Back to announcement
20260410_RATU_Rencana Transaksi Material Dengan Persetujuan RUPS_32069963_lamp2.pdf
Asset transaction Needs review RATUSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 182
Page 1
Page 2
Kantor Jasa Penilai Publik
The Manhattan Square
FERDINAND, DANAR, ICHSAN DAN REKAN Lt. 16, Suite D, Jl. TB Simatupang
Property, Business Valuation & Advisory Cilandak, Jakarta Selatan, 12560
Licence No. 2.22.0176 E-Mail: infoadmin@fdipartners.co
KMK 460/KM.1/2022 Website: www.fdipartners.co.id
Wilayah Kerja: Seluruh Indonesia Phone (62 21) 27875910
Jakarta, 06 Maret 2026
Kepada Yth:
PT Raharja Energi Cepu Tbk
Office Park Thamrin Residences A01-05
Jl. Thamrin Boulevard, Kebon Melati,
Tanah Abang Jakarta Pusat, DKI Jakarta
No. Laporan : 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Hal : Laporan Penilaian 100,00% Ekuitas SMS Development Ltd dan Penyertaan 20% Ekuitas
: milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited
Dengan hormat,
LAPORAN PENILAIAN
100% EKUITAS SMS DEVELOPMENT LTD DAN PENYERTAAN 20% EKUITAS MILIK SMS DEVELOPMENT
LIMITED PADA HUSKY-CNOOC MADURA LIMITED
Berdasarkan Surat Penawaran No.009/FDI/PB-SV/XII/2025 tanggal 10 Desember 2025, Kami KJPP
Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan (selanjutnya disebut “KJPP FDI&R” atau “Kami”) mendapat
penugasan dari PT Raharja Energi Cepu Tbk (Selanjutnya disebut “Pemberi Tugas atau REC”) untuk
melakukan Penilaian 100% Ekuitas SMS Development Ltd (“SMSD”) dan Penyertaan 20% Ekuitas milik
SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited (“HCML”) per 30 November 2025.
Maksud penilaian ini adalah untuk memberikan pendapat atas Nilai Pasar 100% Ekuitas SMS
Development Limited dan Penyertaan 20% Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC
Madura Limited. Tujuan penilaian ini untuk keperluan transaksi pada perusahaan terbuka dalam rangka
transaksi jual beli/pengalihan ekuitas.
Laporan penilaian ini digunakan untuk penggunaan di pasar modal, dan tidak digunakan untuk di luar
maksud dan tujuan penilaian tersebut, maupun penggunaan dalam tujuan lainnya. Dalam penilaian ini,
bilamana dianggap perlu, penilai akan menggunakan bantuan dari luar maupun profesi lainnya.
Mengacu pada POJK 35/POJK.04/2020, Nilai Pasar, didefinisikan sebagai estimasi sejumlah uang yang
dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian, antara pembeli
yang berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan,
yang pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar
pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian dan tanpa paksaan.
Penilaian akan dilakukan berdasarkan Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia
Tahun 2018 Edisi VII (KEPI-SPI Edisi VII Tahun 2018) dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
35/POJK.04/2020 (POJK 35/2020), Serta Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
Nomor 17/SEOJK.04/2020 (SEOJK 17/2020) tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan
Penilaian Bisnis di Pasar Modal.
Pendekatan dan metode penilaian yang digunakan merupakan pendekatan dan metode penilaian yang
umum digunakan sesuai dengan POJK 35/POJK.04/2020. Pemilihan pendekatan dan metode penilaian
Kantor Pusat (Properti dan Bisnis); Kantor Cabang Semarang (Properti); Kantor Cabang Jakarta (Bisnis)
Page 3
diterapkan dengan mempertimbangkan karakteristik dan klasifikasi objek penilaian. Dalam penilaian
ini, pendekatan dan metode penilaian yang digunakan dalam objek penilaian adalah pendekatan pasar
dan pendekatan aset. Untuk pendekatan pasar digunakan metode pembanding perdagangan tercatat
di bursa (Guideline Publicly-Traded Comparable Method), dan pendekatan aset (Asset Approach) melalui
metode penyesuaian nilai buku atau Adjusted Book Value.
Dalam penilaian penyertaan 20% SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited,
Penilai menggunakan Pendekatan Pasar karena kepemilikan tersebut bersifat minoritas dan tidak
memberikan pengendalian, sebagaimana ditegaskan dalam Surat Pernyataan Keterbatasan Kendali
Nomor 001/SMSD/XII/25 tanggal 18 Desember 2025. Sesuai POJK 35/POJK.04/2020 Pasal 51, untuk
penyertaan tanpa pengendalian, penggunaan minimal satu pendekatan, yaitu Pendekatan Pasar, telah
memenuhi ketentuan. Pendekatan Pendapatan tidak digunakan karena keterbatasan akses terhadap
proyeksi keuangan yang andal.
Selanjutnya, penilaian 100% ekuitas SMS Development Limited sebagai holding company dilakukan
dengan Pendekatan Aset melalui metode penyesuaian aset bersih. Pendekatan ini digunakan karena
perusahaan tidak memiliki arus kas operasional mandiri dan nilainya terutama tercermin dari aset serta
penyertaan yang dimiliki, serta sesuai dengan POJK 35/POJK.04/2020 Pasal 59.
Berdasarkan analisis dari semua data dan informasi yang kami peroleh dan dengan
mempertimbangkan berbagai faktor yang relevan yang mempengaruhi penilaian, dan mengacu pada
hasil perhitungan dengan menggunakan metode penilaian yang tepat, kami berpendapat bahwa Nilai
Pasar 100% Ekuitas SMS Development Limited dan Penyertaan 20% Ekuitas milik SMS Development
Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited per 30 November 2025 adalah sebesar:
NILAI PASAR
USD66.421.573,-
(Enam Puluh Enam Juta Empat Ratus Dua Puluh Satu Ribu Lima Ratus Tujuh Puluh Tiga Dolar Amerika
Serikat).
Nilai pasar ekuitas tersebut kami tentukan berdasarkan data dan informasi yang kami peroleh dari pihak
manajemen SMSD dan HCML, serta pihak pihak lain yang relevan dengan penilaian. KJPP FDI&R
menganggap bahwa semua data dan informasi yang diperoleh tersebut adalah benar dan tidak ada
keadaan atau hal hal yang tidak terungkap yang dapat mempengaruhi nilai pasar ekuitas tersebut
secara material. KJPP FDI&R juga mengasumsikan bahwa aset yang termasuk dalam penilaian, bebas
dari sengketa dan ditunjang oleh dokumen kepemilikan yang sah dan berlaku, KJPP FDI&R tidak
melakukan verifikasi secara detail dan bukan merupakan tanggung jawab KJPP FDI&R bilamana
terdapat kemungkinan terjadinya masalah yang berkaitan dengan status hukum kepemilikan, kewajiban
utang dan/atau sengketa atas aset yang termasuk dalam penilaian.
Kami menyatakan dengan sesungguhnya, bahwa dalam melaksanakan penugasan ini, kami bertindak
sebagai pihak independen yang tidak terikat dengan kepentingan apapun, baik saat ini maupun di masa
datang terkait dengan usaha SMSD dan HCML yang dinilai maupun atas hasil penilaian yang telah
dilaporkan.
Halaman 2 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 4
Page 5
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI ............................................................................................................................... 4
DAFTAR TABEL .......................................................................................................................... 6
DAFTAR GRAFIK........................................................................................................................8
BAB I ................................................................................................................................. 9
PENDAHULUAN .......................................................................................................................9
1.1 Identitas Status Penilai ..................................................................................................... 9
1.2 Identitas Pemberi Tugas ................................................................................................... 9
1.3 Pengguna Laporan.......................................................................................................... 9
1.4 Identifikasi Objek Penilaian dan Kepemilikan .................................................................. 10
1.5 Jenis Mata Uang Yang Digunakan ................................................................................. 10
1.6 Maksud dan Tujuan Penilaian ........................................................................................ 10
1.7 Dasar Nilai ................................................................................................................... 10
1.8 Tanggal Penilaian (Cut Off Date).................................................................................... 10
1.9 Tingkat Kedalaman Investigasi ....................................................................................... 10
1.10 Sifat Dan Sumber Informasi Yang Dapat Diandalkan ....................................................... 11
1.11 Asumsi Dan Asumsi Khusus ........................................................................................... 11
1.12 Persyaratan Atas Persetujuan Untuk Publikasi .................................................................. 11
1.13 Konfirmasi Bahwa Penilaian Dilakukan Berdasarkan Peraturan dan Standar ..................... 11
1.14 Definisi dan Istilah Yang Digunakan Dalam Penilaian ...................................................... 12
1.15 Premis Penilaian ........................................................................................................... 14
1.16 Pendekatan dan Metode Penilaian Yang Digunakan ........................................................ 14
1.17 Data Dan Informasi Pendukung ..................................................................................... 16
1.18 Tenaga Ahli dan Hasil Pekerjaan Tenaga Ahli ................................................................. 17
1.19 Pernyataan Independensi Penilai .................................................................................... 17
1.20 Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event) ........................................ 17
BAB II ............................................................................................................................... 18
ANALISIS PERSEROAN ............................................................................................................. 18
2.1. Data dan Informasi ....................................................................................................... 18
2.2. Pelaksanaan Inspeksi .................................................................................................... 20
2.3. Gambaran Umum SMS Development Limited (“SMSD”) ................................................... 26
2.4. Gambaran Umum Husky-CNOOC Madura Limited (“HCML”) ......................................... 43
2.5. Kinerja Keuangan dan Analisis Keuangan Perusahaan Pembanding ................................. 64
BAB III ............................................................................................................................. 106
TINJAUAN EKONOMI DAN ANALISIS INDUSTRI ....................................................................... 106
3.1. Perkembangan Ekonomi Indonesia .............................................................................. 106
3.2. Gambaran Perkembangan Industri Minyak Bumi dan Gas (Migas) ................................. 109
3.3. Kesimpulan Industri Pertambangan Minyak Bumi dan Gas ............................................. 114
BAB IV ............................................................................................................................. 115
PENDEKATAN DAN METODE PENILAIAN ................................................................................. 115
4.1. Pendekatan dan Metode Penilaian Usaha ..................................................................... 115
4.2. Pemilihan Pendekatan dan Metode Penilaian ................................................................ 115
BAB V ............................................................................................................................. 117
PROSES PENILAIAN ............................................................................................................... 117
5.1 Prosedur Penilaian ...................................................................................................... 117
5.2 Metode Penilaian Yang Digunakan .............................................................................. 117
5.3 Aplikasi Diskon dan Premi ........................................................................................... 119
5.3.1 Penerapan Diskon dan Premi ....................................................................................... 120
5.4 Perhitungan Indikasi Nilai Pasar 100% Ekuitas SMS Development Limited dan Penyertaan
20% Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited ........ 124
5.4.1 Perhitungan Indikasi Nilai Pasar Penyertaan 20% Ekuitas milik SMS Development Limited
pada Husky-CNOOC Madura Limited - Pendekatan Pasar (GPTCM) .............................. 125
5.4.2 Perhitungan Indikasi Nilai Pasar 100% Ekuitas SMS Development Limited dan Penyertaan
20% Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited -
Pendekatan Aset (ABVM) .............................................................................................. 131
Halaman 4 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 6
BAB VI ............................................................................................................................. 134 KESIMPULAN ........................................................................................................................ 134 ASUMSI – ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS ........................................................................... 135 PERNYATAAN PENILAI ........................................................................................................... 136 LAMPIRAN – LAMPIRAN ......................................................................................................... 138 Halaman 5 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 7
DAFTAR TABEL Tabel 1. Keterangan Laporan Keuangan SMSD ............................................................................. 18 Tabel 2. Keterangan Laporan Keuangan HCML ............................................................................. 19 Tabel 3. Indentitas dan Jabatan Pihak yang di Wawancarai ........................................................... 23 Tabel 4. Susunan Pemegang Saham ............................................................................................. 28 Tabel 5. Ikhtisar Laporan Posisi Keuangan SMSD (dalam Ribuan USD) ............................................ 34 Tabel 6. Ikhtisar Laporan Laba Rugi SMSD (dalam Ribuan USD) ..................................................... 36 Tabel 7. Analisis Commonsize Statement – Laporan Posisi Keuangan .............................................. 41 Tabel 8. Analisis Rasio Keuangan ................................................................................................. 41 Tabel 9. Susunan Pemegang Saham ............................................................................................. 45 Tabel 10. Ikhtisar Laporan Posisi Keuangan HCML (dalam Ribuan USD) ......................................... 53 Tabel 11. Ikhtisar Laporan Laba Rugi HCML (dalam Ribuan USD) ................................................... 56 Tabel 12. Laporan Arus Kas HCML (dalam Ribuan USD) ................................................................ 58 Tabel 13. Analisis Commonsize Statement – Laporan Posisi Keuangan ............................................ 60 Tabel 14. Analisis Commonsize Statement – Laporan Laba Rugi ..................................................... 61 Tabel 15. Analisis Rasio Keuangan ............................................................................................... 62 Tabel 16. Laporan Posisi Keuangan (dalam Ribuan USD) ............................................................... 64 Tabel 17. Laporan Laba (Rugi) (dalam Ribuan USD) ...................................................................... 66 Tabel 18. Commonsize Statement Analysis – Laporan Posisi Keuangan ............................................ 67 Tabel 19. Commonsize Statement Analysis – Laporan Laba Rugi ..................................................... 67 Tabel 20. Rasio Keuangan ........................................................................................................... 68 Tabel 21. Laporan Posisi Keuangan (dalam Ribuan USD) ............................................................... 70 Tabel 22. Laporan Laba (Rugi) (dalam Ribuan USD) ...................................................................... 71 Tabel 23. Commonsize Statement Analysis – Laporan Posisi Keuangan ............................................ 72 Tabel 24. Commonsize Statement Analysis – Laporan Laba Rugi ..................................................... 72 Tabel 25. Rasio Keuangan ........................................................................................................... 73 Tabel 26. Laporan Posisi Keuangan (dalam Ribuan USD) ............................................................... 75 Tabel 27. Laporan Laba (Rugi) (dalam Ribuan USD) ...................................................................... 76 Tabel 28. Commonsize Statement Analysis – Laporan Posisi Keuangan ............................................ 77 Tabel 29. Commonsize Statement Analysis – Laporan Laba Rugi ..................................................... 77 Tabel 30. Rasio Keuangan ........................................................................................................... 78 Tabel 31. Laporan Posisi Keuangan (dalam Ribuan USD) ............................................................... 80 Tabel 32. Laporan Laba (Rugi) (dalam Ribuan USD) ...................................................................... 81 Tabel 33. Commonsize Statement Analysis – Laporan Posisi Keuangan ............................................ 82 Tabel 34. Commonsize Statement Analysis – Laporan Laba Rugi ..................................................... 82 Tabel 35. Rasio Keuangan ........................................................................................................... 83 Tabel 36. Laporan Posisi Keuangan (dalam Ribuan USD) ............................................................... 85 Tabel 37. Laporan Laba (Rugi) (dalam Ribuan USD) ...................................................................... 86 Tabel 38. Commonsize Statement Analysis – Laporan Posisi Keuangan ............................................ 87 Tabel 39. Commonsize Statement Analysis – Laporan Laba Rugi ..................................................... 88 Tabel 40. Rasio Keuangan ........................................................................................................... 88 Tabel 41. Laporan Posisi Keuangan (dalam Ribuan USD) ............................................................... 90 Tabel 42. Laporan Laba (Rugi) (dalam Ribuan USD) ...................................................................... 91 Tabel 43. Commonsize Statement Analysis – Laporan Posisi Keuangan ............................................ 92 Tabel 44. Commonsize Statement Analysis – Laporan Laba Rugi ..................................................... 93 Tabel 45. Rasio Keuangan ........................................................................................................... 93 Tabel 46. Laporan Posisi Keuangan (dalam Ribuan USD) ............................................................... 95 Tabel 47. Laporan Laba (Rugi) (dalam Ribuan USD) ...................................................................... 96 Tabel 48. Commonsize Statement Analysis – Laporan Posisi Keuangan ............................................ 97 Tabel 49. Commonsize Statement Analysis – Laporan Laba Rugi ..................................................... 98 Tabel 50. Rasio Keuangan ........................................................................................................... 98 Tabel 51. Laporan Posisi Keuangan (dalam Ribuan USD) ............................................................. 100 Tabel 52. Laporan Laba (Rugi) (dalam Ribuan USD) .................................................................... 101 Tabel 53. Commonsize Statement Analysis – Laporan Posisi Keuangan .......................................... 102 Tabel 54. Commonsize Statement Analysis – Laporan Laba Rugi ................................................... 103 Halaman 6 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 8
Tabel 55. Rasio Keuangan ......................................................................................................... 103
Tabel 56. Tingkat Suku Bunga Kredit Bank Persero (%) ................................................................. 109
Tabel 57. Jumlah dan Kapasitas Kilang Minyak Bumi dan Gas ..................................................... 111
Tabel 58. Bagan Proses Penilaian Bisnis ...................................................................................... 117
Tabel 59. Penggunaan Diskon dan Premi ................................................................................... 120
Tabel 60. Premi Kendali atau Control Premium (CP) ..................................................................... 120
Tabel 61. Diskon Tanpa Pengendalian atau Discount for Lack of Control (DLOC) ........................... 122
Tabel 62. Diskon Likuiditas Pasar atau Discount for Lack of Marketability (DLOM) .......................... 123
Tabel 63. Kesimpulan Analisis Kesebandingan ............................................................................ 129
Tabel 64. Angka Pengali (Multiple) Price to Book Value (P/BV) Perusahaan Pembanding ................. 130
Tabel 65. Indikasi Nilai Pasar Penyertaan 20% Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-
CNOOC Madura Limited Dengan Metode GPTC ........................................................................ 131
Tabel 66. Pendekatan Aset dengan Metode Penyesuaian Aktiva Bersih (Adjusted Book Value Method –
ABVM) ........................................................................................................................ 132
Tabel 67. Indikasi Nilai Pasar 100% Ekuitas SMS Development Limited dan Penyertaan 20% Ekuitas milik
SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited - Pendekatan Aset Dengan
Metode ABVM ............................................................................................................. 133
Tabel 68. Uraian Perusahaan Pembanding (Kriteria 1 berdasarkan Industri, Kegiatan Usaha, Produk,
dan Risiko Usaha merupakan yang sejenis) ................................................................... 139
Tabel 69. Uraian Perusahaan Pembanding (Kriteria 2 berdasarkan Karateristik Pertumbuhan dan Struktur
Modal) ....................................................................................................................... 140
Tabel 70. Uraian Perusahaan Pembanding (Kriteria 3 berdasarkan Kinerja Keuangan Historis) ....... 141
Tabel 71. Uraian Perusahaan Pembanding (Kriteria 4 berdasarkan Ukuran Perusahaan) dan (Kriteria 5
berdasarkan Pangsa Pasar) ......................................................................................... 142
Halaman 7 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 9
DAFTAR GRAFIK Grafik 1.Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2023 – Q3 2025 (% yoy) ................................................. 106 Grafik 2. Pertumbuhan Ekonomi Sektor Pertambangan Minyak Bumi dan Gas .............................. 107 Grafik 3. Proyeksi PDB Indonesia 2025 – 2030 (yoy %) ............................................................... 107 Grafik 4. Perkembangan dan Proyeksi Inflasi di Indonesia (%) ..................................................... 108 Grafik 5. Perkembangan Nilai Tukar Rupiah tahun 2025 ............................................................ 108 Grafik 6. Cadangan Minyak Bumi dan Gas Indonesia Tahun 2024 ............................................. 110 Grafik 7. Produksi Minyak Bumi dan Gas Indonesia .................................................................... 110 Grafik 8. Neraca Gas Bumi Indonesia Tahun 2024 - 2033 ......................................................... 111 Grafik 8. Lifting Minyak Bumi dan Gas Indonesia ....................................................................... 111 Grafik 10. Ekspor dan Impor Minyak Bumi dan Gas Tahun 2021 - 2024 ..................................... 112 Grafik 11. Perkembangan Harga Acuan Minyak Mentah ............................................................. 113 Grafik 12. Perkembangan Permintaan dan Suplai Minyak Mentah Global .................................... 113 Halaman 8 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 10
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Identitas Status Penilai
Penilaian ini dilakukan oleh KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan (FDI&R), selaku Penilai
Independen untuk memberikan penilaian yang objektif dan tidak memihak, sesuai KEPI; memiliki
kompetensi untuk melakukan penilaian atas objek penilaian yang dimaksud. KJPP Ferdinand,
Danar, Ichsan dan Rekan (FDI&R) adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang memegang Izin Usaha
No.2.22.0176 tanggal 21 April 2022 dari Menteri Keuangan Republik Indonesia dan mempunyai
Penilai Publik sebagai berikut:
• Rekan, Danar Wihandoyo, adalah seorang Penilai Publik untuk klasifikasi penilaian bisnis
dengan Izin No. B-1.09.00213 dari Menteri Keuangan Republik Indonesia, Beliau adalah
anggota dari Masyarakat Profesi Penilai Indonesia.
• Penugasan penilaian ini bersifat independen, tidak memiliki keterlibatan material atau
benturan kepentingan baik aktual maupun potensial dengan objek penilaian dan/atau
pemilik aset/properti/ekuitas, menjunjung tinggi objektifitas, profesionaldan tidak memihak.
• Seluruh Penilai, tenaga ahli dan staf pelaksana dalam penugasan ini adalah satu kesatuan
tim penugasan di bawah kordinator Penilai berizin atau penanggung jawab laporan
penilaian ini.
1.2 Identitas Pemberi Tugas
Berdasarkan Surat Penawaran No.009/FDI/PB-SV/XII/2025 tanggal 10 Desember 2025, Kami
KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan (selanjutnya disebut “KJPP FDI&R” atau “Kami”)
mendapat penugasan dari PT Raharja Energi Cepu Tbk (Selanjutnya disebut “Pemberi Tugas atau
REC”) untuk melakukan Penilaian 100% Ekuitas SMS Development Ltd (“SMSD”) dan Penyertaan
20% Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited (“HCML”) per
30 November 2025. Berikut adalah informasi mengenai identitas pemberi tugas:
Pemberi tugas adalah pihak dimana Penilai mengikatkan diri dalam hubungan kontraktual,
dalam hal ini adalah:
Nama Pemberi Tugas : PT Raharja Energi Cepu Tbk
Alamat : Office Park Thamrin Residences A01-05, Jl. Thamrin
: Boulevard, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Bidang Usaha : Minyak dan Gas
No. Telepon/Fax : (62-21) 23579812
Alamat Email : corsec@rec.co.id
Penanggung Jawab : Bapak Adrian Hartadi
Jabatan : Direktur Keuangan
1.3 Pengguna Laporan
Pengguna laporan dalam hal ini adalah sama dengan Pemberi Tugas.
Halaman 9 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 11
1.4 Identifikasi Objek Penilaian dan Kepemilikan
Objek Penilaian adalah 100% Ekuitas SMS Development Limited dan Penyertaan 20% Ekuitas milik
SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited.
1.5 Jenis Mata Uang Yang Digunakan
Rencana Transaksi akan dilaksanakan dengan menggunakkan mata uang Dolar Amerika Serikat
(”USD”).
1.6 Maksud dan Tujuan Penilaian
Maksud penilaian ini adalah untuk memberikan pendapat atas Nilai Pasar 100% Ekuitas SMS
Development Limited dan Penyertaan 20% Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-
CNOOC Madura Limited.
Tujuan penilaian ini untuk keperluan transaksi pada perusahaan terbuka dalam rangka transaksi
jual beli/pengalihan ekuitas.
Laporan penilaian ini digunakan untuk penggunaan di pasar modal, dan tidak digunakan untuk
di luar maksud dan tujuan penilaian tersebut, maupun penggunaan dalam tujuan lainnya. Dalam
penilaian ini, bilamana dianggap perlu, penilai akan menggunakan bantuan dari luar maupun
profesi lainnya.
1.7 Dasar Nilai
Dasar nilai yang digunakan sesuai maksud dan tujuan di atas adalah Nilai Pasar.
Mengacu pada POJK 35/POJK.04/2020, Nilai Pasar, didefinisikan sebagai estimasi sejumlah
uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian,
antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu
transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua pihak
masing-masing bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian dan tanpa
paksaan.
1.8 Tanggal Penilaian (Cut Off Date)
Tanggal Penilaian dalam penilaian ini adalah 30 November 2025.
1.9 Tingkat Kedalaman Investigasi
a. Data dan informasi menyangkut dokumen atas objek penilaian/penugasan yang kami terima
dari pemberi tugas.
b. Verifikasi yang kami lakukan terhadap objek penilaian adalah merupakan bagian dari
keperluan dan kepentingan pelaksanaan penilaian.
c. Proses pengumpulan dan analisis data dilakukan secara lengkap pada objek penilaian. Bila
terdapat keterbatasan dalam hal dokumen atau identifikasi secara keseluruhan, maka kami
menggunakan data dan dokumen secara sampling secukupnya (data yang relevan).
Halaman 10 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 12
d. Inspeksi dapat dilakukan tanpa ada pembatasan akses ke lokasi termasuk data yang harus
disediakan oleh pemberi tugas dan/ atau pihak terkait lainnya kepada penilai dalam
melakukan inspeksi, penelaahan, penghitungan dan analisis untuk tujuan penilaian.
1.10 Sifat Dan Sumber Informasi Yang Dapat Diandalkan
Informasi dan data yang relevan namun tidak membutuhkan verifikasi. Penggunaan informasi
dan data tersebut dapat disetujui sepanjang sumber data tersebut dipublikasikan pada tingkat
nasional dan atau internasional. Sumber data tersebut antara lain:
a. Bank Indonesia.
b. Bursa Efek Indonesia atau Bursa Lain
c. Badan Pusat Statistik.
d. Pemerintah Kota dan Kabupaten.
e. Lembaga resmi pemerintahan atau swasta yang mempublikasi data dan informasi terkait
dengan objek penilaian.
f. Media cetak dan elektronik resmi.
g. Sumber lainnya.
1.11 Asumsi Dan Asumsi Khusus
Asumsi:
• Kami tidak melakukan reviu terhadap aspek hukum maupun uji tuntas aspek keuangan, oleh
karena itu kami berasumsi bahwa objek yang kami nilai tidak mempunyai masalah hukum
dan hak kepemilikannya adalah sah dan dapat dipasarkan.
• Kami berasumsi bahwa objek yang ditunjukan kepada kami adalah benar merupakan objek
dalam penilaian.
1.12 Persyaratan Atas Persetujuan Untuk Publikasi
Laporan Penilaian yang dihasilkan untuk konsumsi publik. Persetujuan penilai harus didapatkan
atas setiap publikasi terhadap keseluruhan atau sebagian dari laporan, atau referensi yang
dipublikasikan, termasuk referensi mengenai laporan keuangan perusahaan atau objek
penilaian, dan atau laporan direksi/pimpinan perusahaan atau objek penilaian, dan atau
pernyataan atau kajian lainnya atau pernyataan/edaran apapun dari perusahaan atau objek
penilaian.
Tanda tangan Penilai Publik dan cap KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan yang resmi
merupakan syarat mutlak Laporan Penilaian yang dihasilkan.
Laporan penilaian tidak akan dipublikasikan dalam bentuk dan kesempatan apapun, sebagian
atau keseluruhan, tanpa persetujuan KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan.
1.13 Konfirmasi Bahwa Penilaian Dilakukan Berdasarkan Peraturan dan Standar
Penilaian akan dilakukan berdasarkan Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian
Indonesia Tahun 2018 Edisi VII (KEPI-SPI Edisi VII Tahun 2018) dan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020 (POJK 35/2020), Serta Surat Edaran Otoritas Jasa
Keuangan Republik Indonesia Nomor 17/SEOJK.04/2020 (SEOJK 17/2020) tentang Pedoman
Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal.
Halaman 11 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 13
1.14 Definisi dan Istilah Yang Digunakan Dalam Penilaian
ABV : Adjusted Book Value atau Penyesuaian Nilai Buku
Arus Kas Bersih : Tersedia setelah terpenuhinya kebutuhan kas untuk kegiatan
operasional; merupakan arus kas yang tersedia bagi penyedia
modal yang terdiri dari utang dan ekuitas; dan telah bebas dari
kewajiban untuk mempertahankan operasi saat ini dan untuk
mengantisipasi pertumbuhan perusahaan. – POJK 35 Pasal 1.36.
Asumsi : Sesuatu yang dianggap akan terjadi termasuk fakta, syarat, atau
keadaan yang mungkin dapat mempengaruhi objek Penilaian atau
pendekatan penilaian dan kewajarannya telah dianalisis oleh Penilai
Bisnis sebagai bagian dari proses Penilaian. – POJK 35 Pasal 1.15.
Business Interest : Kepemilikan dalam perusahaan yang meliputi penyertaan dalam
perusahaan, surat berharga, aset keuangan lainnya, dan aset tak
berwujud. – POJK 35 Pasal 1.2.
BVI : British Virgin Island.
CAGR : CAGR (Compound Annual Growth Rate) adalah tingkat
pertumbuhan tahunan rata-rata dari suatu nilai (misalnya aset,
pendapatan, atau laba) selama periode tertentu, dengan
mengasumsikan pertumbuhan terjadi secara konstan setiap tahun.
Certificate of Incorporation : Dokumen pendirian perusahaan yang membuktikan bahwa suatu
entitas telah sah berdiri sebagai badan hukum sejak tanggal
pendiriannya.
Certificate of Incumbency : Dokumen keterangan kondisi terkini perusahaan yang membuktikan
bahwa perusahaan masih aktif (good standing) serta menerangkan
susunan direksi dan pemegang saham yang berlaku pada tanggal
tertentu.
CP/Control Premium : Premi Pengendalian (Premium of Control/Control Premium) adalah
suatu jumlah atau persentase tertentu yang merupakan penambah
dari nilai suatu ekuitas sebagai cerminan dari tingkat pengendalian
atas Objek Penilaian – POJK 35 Pasal 1.31.
DLOC : Diskon Tanpa Pengendalian (Discount For Lack of Control) adalah
suatu jumlah atau persentase tertentu yang merupakan pengurang
dari nilai suatu ekuitas sebagai cerminan dari kurangnya tingkat
pengendalian ates Objek Penilaian. – POJK 35 Pasal 1.28.
DLOM : Diskon Likuiditas Pasar (Discount for Lack of Marketability) adalah
suatu jumlah atau persentase tertentu yang merupakan pengurang
dari nilai suatu ekuitas sebagai cerminan dari kurangnya likuiditas
Objek Penilaian – POJK 35 Pasal 1.29.
Halaman 12 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 14
GPTC : Guideline Publicly Traded Company Method atau Metode
Pembanding Perusahaan Tercatat Di Bursa Efek adalah
menggunakan informasi dari pembanding aset yang
diperdagangkan di bursa yang sama atau sejenis dengan aset yang
dinilai untuk mendapatkan indikasi nilai.
HCML : Husky-CNOOC Madura Limited.
Kelangsungan Usaha : Atau dapat disebut premis going concern, adalah suatu kondisi yang
mencerminkan usaha yang sedang beroperasi atau dalam
konstruksi, atau suatu premis dalam Penilaian, dimana Penilai Bisnis
menganggap suatu perusahaan akan terus melanjutkan operasinya
secara berkelanjutan – POJK 35 Pasal 1.30.
KJPP FDI&R : Kantor Jasa Penilai Publik Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan.
Laporan Penilaian Bisnis : Laporan tertulis yang dibuat oleh Penilai Bisnis yang memuat
pendapat Penilai Bisnis mengenai objek Penilaian serta menyajikan
informasi tentang proses Penilaian – POJK 35 Pasal 1.24.
Nilai : Perkiraan harga yang diinginkan oleh penjual dan/atau pembeli
atas suatu barang atau jasa dan merupakan jumlah manfaat
ekonomi berdasarkan nilai pasar yang akan diperoleh dari objek
Penilaian pada tanggal Penilaian. – POJK 35 Pasal 1.8.
Nilai Terminal : Nilai dari jumlah arus kas untuk periode setelah periode waktu tetap,
dimana arus kas yang diterapkan dapat menggunakan model
ekuitas atau Modal Investasi. – POJK 35 Pasal 1.37
Nilai pasar : Estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran
suatu aset atau liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara pembeli
yang berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual,
dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan
secara layak, di mana kedua Pihak masing–masing bertindak atas
dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa
paksaan. – POJK 35 Pasal 1.14
Objek Penilaian : 100% Ekuitas SMS Development Limited dan Penyertaan 20% Ekuitas
milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura
Limited.
P/S : Price to Sales adalah perbandingan antara harga pasar perusahaan
terhadap nilai pendapatan perusahaan.
P/BV : Price to Book Value adalah perbandingan antara harga pasar
perusahaan terhadap nilai buku ekuitas.
Halaman 13 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 15
PER : Price to Earnings adalah perbandingan antara harga pasar
perusahaan terhadap nilai laba bersih perusahaan.
Perusahaan : SMS Development Limited & Husky-CNOOC Madura Limited.
REC : PT Raharja Energi Cepu Tbk.
SMSD : SMS Development Limited.
Tanggal Penilaian : Tanggal pada saat Nilai, hasil Penilaian, atau perhitungan manfaat
ekonomi dinyatakan. – POJK 35 Pasal 1.9.
Tingkat Diskonto : Tingkat Imbal Balik untuk mengkonversikan nilai di masa depan ke
nilai sekarang yang mencerminkan nilai waktu dari uang dan
ketidakpastian atas terealisasinya pendapatan ekonomi. – POJK 35
Pasal 1.35.
1.15 Premis Penilaian
Kami telah melakukan Penilaian 100% Ekuitas SMS Development Limited dan Penyertaan 20%
Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited dengan premis
penilaian Going Concern, yaitu sebuah entitas yang terus melaksanakan kegiatan operasionalnya
secara berkelanjutan di masa depan tanpa adanya maksud atau kebutuhan untuk melikuidasi
atau memperkecil secara material skala usahanya.
1.16 Pendekatan dan Metode Penilaian Yang Digunakan
Dengan mempertimbangkan data, informasi, maksud dan tujuan penilaian, serta kondisi
Perusahaan, maka Pendekatan dan metode penilaian yang kami gunakan dalam penilaian
ekuitas Perusahaan ditentukan berdasarkan kondisi usaha Perusahaan per tanggal penilaian.
Pendekatan dan metode penilaian yang digunakan dalam menentukan indikasi nilai pasar 100%
Ekuitas SMS Development Limited dan Penyertaan 20% Ekuitas milik SMS Development Limited
pada Husky-CNOOC Madura Limited adalah pendekatan pasar (Market Approach) melalui
metode pembanding perdagangan tercatat di bursa (Guideline Publicly-traded Comparable
Method/GPTC), dan Pendekatan Aset (Asset Based Approach) melalui metode penyesuaian aktiva
bersih (Adjusted Book Value Method/ABVM).
Berdasarkan POJK Nomor 35/POJK.04/2020 Pasal 50 Dalam penilaian terhadap Holding
Company, penilai bisnis wajib melakukan penilaian terhadap seluruh penyertaan atau
kepemilikan pada entitas lain.
Penilaian dilakukan melalui tahapan sebagai berikut. Pertama, penilaian atas Penyertaan 20%
Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited dilakukan dengan
menggunakan Pendekatan Pasar (Market Approach) melalui metode pembanding perusahaan
tercatat di bursa (Guideline Publicly-traded Comparable Method/GPTC) yaitu dengan
mengestimasi nilai saham perusahaan berdasarkan harga pasar saham dari perusahaan-
perusahaan yang sepadan dan sebanding yang terdaftar sebagai perusahaan terbuka di bursa
efek. Metode ini didasarkan atas value multiples dari perusahaan-perusahaan lain yang sepadan
Halaman 14 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 16
dan sebanding yang diperkirakan memiliki skala dan karakteristik risiko usaha yang hampir sama
dengan perusahaan.
Dengan mengacu pada POJK Nomor 35/POJK.04/2020 Pasal 51, dalam hal Penilaian dilakukan
terhadap penyertaan atau kepemilikan di bawah 20% (dua puluh persen) dan tidak memiliki
kemampuan untuk menentukan atau mengendalikan, baik secara langsung maupun tidak
langsung, pengelolaan dan/atau kebijakan perusahaan yang dinilai, maka Penilai Bisnis dapat
menggunakan paling sedikit satu Pendekatan Penilaian, yaitu Pendekatan Pasar, serta
diperkenankan menggunakan laporan keuangan yang diaudit atau tidak diaudit dengan
memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam pasal tersebut.
Sehubungan dengan penilaian atas Penyertaan 20% Ekuitas milik SMS Development Limited pada
Husky-CNOOC Madura Limited, Penilai menetapkan penggunaan satu Pendekatan Penilaian,
yaitu Pendekatan Pasar (Market Approach). Hal ini didasarkan pada fakta bahwa penyertaan
tersebut merupakan kepemilikan minoritas dan tidak memberikan kemampuan pengendalian
atas pengelolaan dan/atau kebijakan HCML. Kondisi keterbatasan kendali tersebut didukung oleh
Surat Pernyataan Keterbatasan Kendali SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura
Limited Nomor 001/SMSD/XII/25 tanggal 18 Desember 2025, sehingga penggunaan Pendekatan
Pasar dinilai telah memenuhi ketentuan POJK Nomor 35/POJK.04/2020 Pasal 51 huruf a.
Selanjutnya, dalam pelaksanaan penilaian tersebut, Penilai menggunakan laporan keuangan
HCML yang tidak diaudit per tanggal 30 November 2025 sebagai dasar analisis keuangan.
Penggunaan laporan keuangan yang tidak diaudit tersebut dilakukan dengan
mempertimbangkan bahwa jangka waktu antara tanggal laporan keuangan dan Tanggal
Penilaian berada dalam batas waktu yang diperkenankan sebagaimana diatur dalam POJK
Nomor 35/POJK.04/2020 Pasal 51 huruf b. Dengan demikian, penggunaan laporan keuangan
dimaksud dinilai layak, relevan, dan dapat diterima untuk tujuan penilaian penyertaan 20%
Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited.
Dalam penilaian atas Penyertaan 20% Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-
CNOOC Madura Limited, Pendekatan Pendapatan juga tidak digunakan karena SMS
Development Limited tidak memiliki kendali maupun akses yang memadai untuk memperoleh,
menyusun, atau menetapkan proyeksi keuangan HCML. Keterbatasan tersebut menyebabkan
tidak tersedianya proyeksi arus kas yang andal dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar
penerapan Pendekatan Pendapatan.
Kedua, penilaian atas 100% Ekuitas SMS Development Limited (SMSD) dilakukan dengan
menggunakan Pendekatan Aset (Asset Approach) melalui metode penyesuaian aktiva bersih
(Adjusted Book Value Method) dimana mengukur nilai bersih setelah liabilitas dan aset disesuaikan
untuk mencerminkan nilai pasar. Pendekatan aset digunakan dengan mempertimbangkan bahwa
SMSD merupakan perusahaan induk atau holding company. Serta berdasarkan POJK Nomor
35/POJK.04/2020 Pasal 59 huruf a butir 2 Metode Penyesuaian Aset Bersih wajib digunakan
untuk menilai ekuitas dari holding company.
Pendekatan Pendapatan (Income Approach) tidak digunakan dalam penilaian ini dengan
pertimbangan bahwa SMS Development Limited merupakan perusahaan induk (holding company)
yang tidak menjalankan kegiatan operasional secara langsung dan tidak menghasilkan arus kas
operasional mandiri. Nilai ekonomis SMS Development Limited terutama tercermin dari nilai pasar
Halaman 15 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 17
aset dan penyertaan yang dimilikinya, sehingga penggunaan Pendekatan Aset dinilai lebih tepat
dalam merefleksikan kondisi dan karakteristik usaha Perusahaan pada tanggal penilaian.
Dengan mempertimbangkan karakteristik usaha, struktur kepemilikan, ketersediaan data, serta
prinsip kehati-hatian, Penilai berpendapat bahwa tidak digunakannya Pendekatan Pendapatan
adalah tepat dan konsisten dengan maksud dan tujuan penilaian serta ketentuan dalam Standar
Penilaian Indonesia dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35 /POJK.04/2020.
1.17 Data Dan Informasi Pendukung
Data dan informasi pendukung dalam kegiatan inspeksi dan penelaahan dokumen adalah
sebagai berikut:
• Hasil Pelaksanaan Inspeksi dan Kunjungan Lapangan
Berdasarkan surat tugas No.006/FDI/ST-PB/REC/I/2026 tanggal 09 Januari 2026 serta berita
acara inspeksi, kami telah melakukan inspeksi, kunjungan lapangan, pengumpulan data,
diskusi, verifikasi dan wawancara atas objek penilaian. Hasil pelaksanaan inspeksi dan
kunjungan lapangan tercantum dalam notulen rapat atau minutes of meeting yang disajikan
pada lampiran laporan penilaian ini.
• Hasil Pemeriksaan atas Dokumen Hukum yang Relevan dengan Objek Penilaian
Objek Penilaian merupakan 100% Ekuitas SMS Development Limited dan Penyertaan 20%
Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited. Atas dasar hal
tersebut, maka dokumen hukum yang relevan dengan Objek Penilaian merupakan dokumen-
dokumen hukum yang juga melekat pada Ekuitas SMS Development Limited dan Husky-
CNOOC Madura Limited, Adapun dokumen hukum SMS Development Limited dan Husky-
CNOOC Madura Limited, yang mencakup perijinan dan legalitas SMS Development Limited
dan Husky-CNOOC Madura Limited, diuraikan kemudian dalam Gambaran Umum
Perusahaan.
• Penjelasan Mengenai Tingkat Kepemilikan Dan Sifat Pengendalian Objek Penilaian
Tingkat objek penilaian ini adalah 100% Ekuitas SMS Development Limited dan Penyertaan
20% Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited.
• Tingkat Likuiditas Objek Penilaian
Dengan mempertimbangkan bahwa Objek Penilaian merupakan 100% Ekuitas SMS
Development Limited dan Penyertaan 20% Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-
CNOOC Madura Limited, merupakan perusahaan tertutup yang tidak diperdagangkan di
pasar modal/terbuka maka tingkat likuiditas pasar Ekuitas SMS Development Limited dan
Husky-CNOOC Madura Limited dapat dikatakan relatif rendah.
• Penilai Properti dan Hasil Pekerjaan Penilai Properti
Dalam melakukan penilaian 100% Ekuitas SMS Development Limited dan Penyertaan 20%
Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited, KJPP FDI&R
tidak menggunakan hasil pekerjaan penilai properti.
Halaman 16 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 18
Lebih lengkap informasi data dan informasi pendukung terdapat pada BAB II Sub BAB 2.1
Data dan Informasi serta Sub BAB 2.1 Pelaksanaan Inspeksi.
1.18 Tenaga Ahli dan Hasil Pekerjaan Tenaga Ahli
Dalam memberikan opini nilai, KJPP FDI&R tidak menggunakan hasil pekerjaan tenaga ahli dari
luar.
1.19 Pernyataan Independensi Penilai
Dalam mempersiapkan laporan Penilaian 100% Ekuitas SMS Development Limited dan
Penyertaan 20% Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited,
KJPP FDI&R bertindak secara independen tanpa adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi
dengan SMS Development Limited dan Husky-CNOOC Madura Limited maupun pihak-pihak lain
yang terafiliasi dengan perusahaan. KJPP FDI&R juga tidak memiliki kepentingan ataupun
keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini. Laporan penilaian ini tidak dilakukan untuk
memberikan keuntungan atau merugikan pihak manapun. Imbalan yang kami terima sama sekali
tidak dipengaruhi oleh nilai yang dihasilkan dari proses analisis penilaian ini.
1.20 Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event)
Dari tanggal kajian (cut off date) per 30 November 2025 hingga diterbitkannya laporan penilaian
ekuitas ini, terdapat kejadian penting setelah tanggal penilaian (subsequent event), antara lain:
1. Pada tanggal 04 Desember 2025, REC menambah modal disetor ke REI sebesar
Rp129.500.000.000,00 secara tunai sehingga komposisi kepemilikan REC terhadap REI
menjadi sebesar 99,996%; dan
2. Pada tanggal 05 Desember 2025, REI mendirikan REM dan melakukan penyetoran modal
sebesar Rp127.500.000.000,00 secara tunai dengan porsi kepemilikan REI terhadap REM
sebesar 51,00%.
Namun demikian, kejadian tersebut tidak memengaruhi hasil penilaian ekuitas yang telah
dilakukan.
Halaman 17 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 19
BAB II
ANALISIS PERSEROAN
2.1. Data dan Informasi
Data dan Informasi yang kami gunakan dalam proses Penilaian 100% Ekuitas SMS Development
Limited dan Penyertaan 20% Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC
Madura Limited adalah sebagai berikut:
a. PT Raharja Energi Cepu Tbk (“REC”)
Informasi Lainnya – REC
1. Surat Kebenaran Data (Representation Letter) tanggal 06 Maret 2026.
b. SMS Development Limited (“SMSD”)
Laporan Keuangan
Tabel 1. Keterangan Laporan Keuangan SMSD
Tanggal
No Periode Ket KAP & AP Nomor Laporan Opini
Laporan
30 00109/2.1505/
KAP: Purwantono, 05 Maret
1 November Audit AU.1/02/1726- Wajar
Susanti, Surja & Rekan 2026
2025 1/0/III/2026
31
Tidak Laporan Keuangan
2 Desember - - -
Audit Inhouse Manajemen
2024
31
Tidak Laporan Keuangan
3 Desember - - -
Audit Inhouse Manajemen
2023
31
Tidak Laporan Keuangan
4 Desember - - -
Audit Inhouse Manajemen
2022
31
Tidak Laporan Keuangan
5 Desember - - -
Audit Inhouse Manajemen
2021
31 KAP: Purwantono, 00034/2.1032/
5 Agustus
6 Desember Audit Sungkoro, Surja & NS.0/02/1726- Wajar
2021
2020 Rekan 1/0/VIII/2021
Sumber: Laporan Keuangan Audit SMSD
Keterangan: KAP (Kantor Akuntan Publik)
Akta Pendirian dan Perubahan Terakhir - SMSD
1. Certificate of Incorporation SMSD diterbitkan oleh Registrar of Corporate Affairs di British
Virgin Islands yang menyatakan bahwa SMS Development Limited telah sah didirikan
sebagai BVI Business Company berdasarkan hukum British Virgin Islands pada tanggal 20
September 2010 dengan nomor registrasi 1605552;
2. Certificate of Incumbency SMSD diterbitkan oleh Portcullis (BVI) Ltd selaku Registered Agent
resmi SMS Development Limited di British Virgin Islands, tanggal 11 Juli 2025.
Halaman 18 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 20
Informasi Lainnya - SMSD
2. Company Profile SMSD;
3. Surat SMSD Nomor 001/SMSD/XII/25 tanggal 18 Desember 2025 tentang Pernyataan
Keterbatasan Kendali SMSD pada HCML;
4. Minutes of Meeting tanggal 9 Januari 2026
c. Husky-CNOOC Madura Limited (“HCML”)
Laporan Keuangan
Tabel 2. Keterangan Laporan Keuangan HCML
Tanggal
No Periode Ket KAP Nomor Laporan Opini
Laporan
30
Tidak Laporan Keuangan
1 November - - -
Audit Inhouse HCML
2025
31 KAP: Purwantono, 00030/2.1032/NS.0/
30 Juni
2 Desember Audit Sungkoro, Surja & 02/1726- Wajar
2025
2024 Rekan 0/1/VI/2025
31 KAP: Purwantono, 00031/2.1032/NS.0/ 15
3 Desember Audit Sungkoro, Surja & 02/1726- Agustus Wajar
2023 Rekan 9/1/VIII/2024 2024
31 KAP: Purwantono, 00028/2.1032/NS.0/ 22
4 Desember Audit Sungkoro, Surja & /02/1726- Agustus Wajar
2022 Rekan 8/1/VIII/2023 2023
31 KAP: Purwantono, 00032/2.1032/NS.0/ 27
5 Desember Audit Sungkoro, Surja & 02/0702- Oktober Wajar
2021 Rekan 7/1/X/2022 2022
31 KAP: Purwantono, 00018/2.1032/NS.0/
25 Juni
6 Desember Audit Sungkoro, Surja & 02/0702- Wajar
2021
2020 Rekan 6/1/VI/2021
Sumber: Laporan Keuangan Audit REC
Keterangan: KAP (Kantor Akuntan Publik)
Akta Pendirian dan Perubahan Terakhir - HCML
1. Certificate of Incorporation HCML diterbitkan oleh Registrar of Corporate Affairs di British
Virgin Islands yang menyatakan bahwa Husky-CNOOC Madura Limited telah sah
didirikan sebagai BVI Business Company berdasarkan hukum British Virgin Islands pada
tanggal 30 Oktober 2006 dengan nomor registrasi 1060254.
2. Certificate of Incumbency HCML diterbitkan oleh Portcullis (BVI) Ltd selaku Registered
Agent resmi Husky-CNOOC Madura Limited di British Virgin Islands, tanggal 25 Agustus
2025.
Legalitas Perusahaan - HCML
1. NPWP: 01.066.310.2-081.000
2. NIB: 8120218042929
Halaman 19 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 21
Informasi Lainnya - HCML
1. Company Profile HCML;
2. Minutes of Meeting tanggal 9 Januari 2026 dan 22-23 Januari 2026.
2.2. Pelaksanaan Inspeksi
• Hasil Pelaksanaan Inspeksi dan Kunjungan Lapangan
Berdasarkan surat tugas No.006/FDI/ST-PB/REC/I/2026 tanggal 09 Januari 2026 serta berita
acara inspeksi, kami telah melakukan inspeksi, kunjungan lapangan, pengumpulan data,
diskusi, verifikasi dan wawancara atas objek penilaian. Hasil pelaksanaan inspeksi dan
kunjungan lapangan tercantum dalam notulen rapat atau minutes of meeting yang disajikan
pada lampiran laporan penilaian ini.
A. Hasil Pelaksanaan Inspeksi dan Kunjungan Lapangan dengan SMSD
Dalam rangka pelaksanaan penugasan penilaian, Tim KJPP memperoleh penjelasan dan
melakukan pembahasan terkait hal-hal sebagai berikut:
1. Model bisnis SMSD sebagai perusahaan holding/investment company yang tidak
menjalankan kegiatan operasional secara langsung;
2. Struktur kepemilikan dan investasi SMSD, dengan fokus utama pada penyertaan saham
sebesar 20% pada HCML;
3. Sumber manfaat ekonomi SMSD, yang berasal dari hasil investasi, termasuk potensi
dividen dan peningkatan nilai investasi;
4. Mekanisme pengelolaan investasi dan pemantauan kinerja, termasuk peran SMSD
dalam melakukan oversight terhadap entitas yang diinvestasikan;
5. Aspek administrasi dan pendanaan SMSD, termasuk pengelolaan biaya operasional,
struktur pendanaan, dan kebijakan keuangan;
6. Keterkaitan kinerja HCML terhadap nilai penyertaan SMSD, serta implikasinya terhadap
nilai 100% ekuitas SMS Development Limited;
7. Aspek kendali dan tingkat pengaruh SMSD atas HCML, termasuk keterbatasan kendali
atas penyertaan saham SMSD pada HCML.
Sehubungan dengan hal tersebut, Tim KJPP memperoleh dan mencatat adanya Surat
Pernyataan Keterbatasan Kendali atas penyertaan 20% ekuitas SMSD pada HCML dengan
Nomor Surat : No.001/SMSD/XII/25 tanggal 18 Desember 2025.
Surat pernyataan tersebut menjelaskan bahwa penyertaan saham SMSD pada HCML tidak
memberikan kendali pengelolaan maupun pengambilan keputusan operasional terhadap
HCML, dan menjadi salah satu pertimbangan penting dalam proses penilaian.
Berdasarkan hasil pembahasan, Tim KJPP memperoleh pemahaman yang memadai
mengenai:
• Karakteristik usaha SMS Development Limited sebagai perusahaan holding/investment
company;
• Struktur dan fokus investasi SMSD, khususnya penyertaan 20% ekuitas pada HCML;
• Mekanisme pengelolaan dan pemantauan investasi;
Halaman 20 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 22
• Tingkat kendali dan keterbatasan pengaruh SMSD terhadap HCML; serta
• Hubungan antara kinerja HCML dengan nilai penyertaan dan nilai 100% ekuitas SMS
Development Limited.
Informasi yang diperoleh akan digunakan sebagai data pendukung dan referensi dalam
proses penilaian 100% Ekuitas SMS Development Limited dan Penyertaan 20% Ekuitas milik
SMS Development Limited pada HCML, sesuai dengan maksud dan tujuan penugasan.
B. Hasil Pelaksanaan Inspeksi dan Kunjungan Lapangan dengan HCML
Kunjungan Lapangan Jakarta Control Center HCML (9 Januari 2026)
Pada kunjungan ke Jakarta Control Center HCML, tim KJPP memperoleh pemaparan dan
penjelasan terkait:
1. Proses operasional HCML, termasuk pengendalian dan pemantauan kegiatan produksi
dari fasilitas offshore;
2. Struktur organisasi dan fungsi operasional utama, khususnya yang terkait dengan
kegiatan produksi, keselamatan, dan pengendalian operasi;
3. Sistem pengendalian dan monitoring operasi, termasuk penggunaan control room
sebagai pusat koordinasi kegiatan operasional;
4. Informasi pendukung lainnya, antara lain kebijakan operasional, aspek keselamatan
kerja (HSE), serta gambaran umum alur logistik dari offshore menuju shorebase.
Informasi tersebut digunakan untuk memperoleh pemahaman menyeluruh atas kegiatan
usaha HCML serta keterkaitannya dengan kinerja operasional dan keberlanjutan usaha.
Kunjungan Lapangan Shorebase HCML – Sampang, Madura (22–23 Januari 2026)
Pada kunjungan lapangan di Sampang Shorebase HCML, tim KJPP melakukan kegiatan
sebagai berikut:
1. Peninjauan area shorebase, termasuk fasilitas utama yang digunakan untuk mendukung
kegiatan operasional offshore;
2. Observasi inventory dan fasilitas pendukung, seperti area penyimpanan material,
peralatan operasional, serta sarana pendukung logistik;
3. Kunjungan ke jetty HCML, untuk melihat secara langsung fasilitas sandar kapal dan
aktivitas bongkar muat;
4. Observasi kapal operasional, yaitu kapal yang digunakan untuk mendukung kegiatan
operasional dari offshore menuju shorebase dan sebaliknya;
5. Pemahaman atas alur logistik dan distribusi, mulai dari pengiriman material, peralatan,
hingga pergerakan personel operasional.
Kunjungan ini bertujuan untuk memverifikasi kondisi fisik aset, fungsi fasilitas shorebase,
serta keterkaitannya dengan kegiatan operasional HCML secara keseluruhan.
Berdasarkan hasil site visit dan kunjungan lapangan, tim KJPP memperoleh pemahaman
yang memadai mengenai:
Halaman 21 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 23
• Proses dan sistem operasional HCML;
• Fungsi Jakarta Control Center sebagai pusat pengendalian operasi;
• Peran strategis shorebase Sampang dalam mendukung kegiatan offshore; serta
• Keterkaitan fasilitas, aset, dan aktivitas operasional terhadap keberlangsungan usaha
HCML.
Dokumentasi Kunjungan Lapangan
Ruang Meeting HCML Ruang Penyimpanan HCML
Shorebase Sampang Shorebase Sampang
Storage HCML Jetty HCML
Shorebase Sampang Pelabuhan Sampang
Jetty HCML Floating Production Unit HCML
Halaman 22 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 24
Pelabuhan Sampang Selat Madura
BD WHP (BD Wellhead Platform) /
Floating Production Unit HCML
Anjungan Lepas Pantai (Offshore) HCML
Selat Madura
Selat Madura
• Informasi Mengenai Identitas Dan Jabatan Pihak Yang Telah Diwawancarai Dan Hubungannya
Dengan Objek Penilaian
Tabel 3. Indentitas dan Jabatan Pihak yang di Wawancarai
Nama Jabatan Perusahaan
Rezki Sulung Corporate Finance REC
Supriyanti Priandini Corporate Secretary & Legal REC
Anggraeni Finance REC
Sugiarti Purnamasari Accounting REC
Muhammad Hafy Alfakhri Corporate Finance REC
Itto Umaryono Petroleum Eng REC
Albertus G Finance SMSD
Suryo Birowo Sr. Manager Operations HCML
Fela Wardana Manager Production BD HCML
Frans Adi Manager Production 4M HCML
Wendy Darman Manager Logistics HCML
Aries Apriansyah Manager JCAP HCML
Yonna Wulandari Office Business Performance HCML
Sumber: Surat Tugas Inspeksi, Berita Acara Inspeksi dan Minutes of Meeting
• Hasil Pemeriksaan atas Dokumen Hukum yang Relevan dengan Objek Penilaian
Objek Penilaian merupakan 100% Ekuitas SMS Development Limited dan Penyertaan 20%
Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited. Atas dasar hal
tersebut, maka dokumen hukum yang relevan dengan Objek Penilaian merupakan dokumen-
dokumen hukum yang juga melekat pada Ekuitas SMS Development Limited dan Husky-
CNOOC Madura Limited, Adapun dokumen hukum SMS Development Limited dan Husky-
CNOOC Madura Limited, yang mencakup perijinan dan legalitas SMS Development Limited
dan Husky-CNOOC Madura Limited, diuraikan kemudian dalam Gambaran Umum
Perusahaan.
Halaman 23 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 25
• Penjelasan Mengenai Tingkat Kepemilikan Dan Sifat Pengendalian Objek Penilaian
Tingkat objek penilaian ini adalah 100% Ekuitas SMS Development Limited dan Penyertaan
20% Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited.
• Tingkat Likuiditas Objek Penilaian
Dengan mempertimbangkan bahwa Objek Penilaian merupakan 100% Ekuitas SMS
Development Limited dan Penyertaan 20% Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-
CNOOC Madura Limited, merupakan perusahaan tertutup yang tidak diperdagangkan di
pasar modal/terbuka maka tingkat likuiditas pasar Ekuitas SMS Development Limited dan
Husky-CNOOC Madura Limited dapat dikatakan relatif rendah.
• Penilai Properti dan Hasil Pekerjaan Penilai Properti
Dalam melakukan penilaian 100% Ekuitas SMS Development Limited dan Penyertaan 20%
Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited, KJPP FDI&R
tidak menggunakan hasil pekerjaan penilai properti.
• Hasil Identifikasi Atas Aset Non Operasional, Liabilitas Non Operasional, Dan Kelebihan Atau
Kekurangan Aset Operasional (Excess Or Deficient) Yang Terkait Dan Pengaruhnya Terhadap
Penilaian
SMS Development Limited
1. Aset Non-Operasional
Berdasarkan penelaahan terhadap laporan keuangan SMS Development Limited (SMSD),
aset yang dimiliki oleh SMSD pada umumnya berupa:
• Investasi pada entitas lain, khususnya penyertaan 20% ekuitas pada Husky-CNOOC
Madura Limited (HCML);
• Kas dan setara kas; serta
• Aset lancar lainnya yang bersifat penunjang.
SMSD merupakan perusahaan holding/investment vehicle yang tidak menjalankan
kegiatan operasional secara langsung. Oleh karena itu, seluruh aset yang dimiliki SMSD
pada dasarnya bersifat investasi dan pendukung, dan tidak dapat dipisahkan secara tegas
sebagai aset non-operasional sebagaimana lazim pada perusahaan operasional.
Dengan demikian, tidak teridentifikasi adanya aset non-operasional yang berdiri sendiri
dan material di luar kegiatan utama SMSD sebagai perusahaan pemegang investasi.
2. Liabilitas Non-Operasional
Liabilitas SMSD yang tercatat dalam laporan keuangan pada umumnya meliputi: Kewajiban
usaha dan kewajiban lainnya yang timbul sehubungan dengan aktivitas pendanaan dan
pengelolaan investasi; serta
Halaman 24 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 26
Liabilitas tersebut berkaitan langsung dengan keberadaan SMSD sebagai entitas investasi
dan tidak mencerminkan kewajiban yang bersifat luar biasa atau tidak terkait dengan
kegiatan utama Perusahaan.
Oleh karena itu, tidak terdapat liabilitas non-operasional yang material yang perlu
dipisahkan atau disesuaikan secara khusus dalam penilaian.
3. Excess or Deficient Assets (Kelebihan atau Kekurangan Aset Operasional)
Sebagai entitas holding yang tidak memerlukan modal kerja operasional yang signifikan,
kepemilikan kas dan setara kas oleh SMSD berfungsi untuk memenuhi kebutuhan
pendanaan, biaya administrasi, serta kewajiban terkait investasi.
Berdasarkan penelaahan laporan keuangan:
• Tidak teridentifikasi adanya kelebihan aset operasional (excess assets) yang material,
mengingat kas yang tersedia masih dalam batas kewajaran untuk mendukung fungsi
holding; dan
• Tidak terdapat indikasi kekurangan aset operasional (deficient assets) yang dapat
mengganggu keberlangsungan SMSD sebagai perusahaan pemegang investasi.
4. Pengaruh terhadap Penilaian
Dengan tidak ditemukannya aset non-operasional, liabilitas non-operasional, maupun
excess atau deficient assets yang material, maka:
• Nilai 100% ekuitas SMSD mencerminkan nilai investasi yang dimilikinya, terutama
penyertaan 20% pada HCML;
• Tidak diperlukan penyesuaian tambahan atas hasil penilaian untuk memasukkan atau
mengecualikan aset atau liabilitas tertentu; dan
• Penilaian SMSD merupakan penilaian holding company beserta penyertaanya, di mana
nilai SMSD sangat bergantung pada nilai ekonomis penyertaan pada HCML, setelah
mempertimbangkan kewajiban dan posisi keuangan SMSD.
Husky-CNOOC Madura Limited
1. Aset Non-Operasional
Berdasarkan penelaahan laporan keuangan Husky-CNOOC Madura Limited (HCML),
tidak terdapat aset non-operasional yang material yang dimiliki oleh Perusahaan. Seluruh
aset yang tercatat dalam laporan posisi keuangan pada umumnya berkaitan langsung
dengan kegiatan usaha utama, yaitu eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi
berdasarkan Production Sharing Contract (PSC).
Aset yang dicatat, termasuk aset minyak dan gas (oil and gas properties), kas dan setara
kas, piutang, serta aset lancar lainnya, digunakan untuk mendukung kegiatan operasional
Perusahaan dan tidak dapat dikategorikan sebagai aset non-operasional.
Halaman 25 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 27
2. Liabilitas Non-Operasional
Demikian pula, liabilitas yang tercatat dalam laporan keuangan HCML pada umumnya
merupakan liabilitas operasional, antara lain kewajiban kepada pemasok, kewajiban
pajak, kewajiban bagi hasil, serta kewajiban pembongkaran dan restorasi aset (Asset
Retirement Obligation/ARO) yang timbul secara langsung dari kegiatan operasi PSC.
Tidak terdapat liabilitas non-operasional yang signifikan, seperti kewajiban yang tidak
berkaitan dengan kegiatan usaha utama atau kewajiban luar biasa, yang perlu dipisahkan
dalam penilaian.
3. Excess or Deficient Assets (Kelebihan atau Kekurangan Aset Operasional)
Kas dan setara kas yang dimiliki oleh HCML digunakan untuk mendukung kebutuhan
modal kerja operasional, pembiayaan kegiatan eksplorasi dan produksi, serta pemenuhan
kewajiban PSC. Berdasarkan penelaahan laporan keuangan dan karakteristik usaha
Perusahaan sebagai Kontraktor PSC, tidak teridentifikasi adanya kelebihan aset operasional
(excess assets) yang material di luar kebutuhan operasional wajar.
Demikian pula, tidak terdapat indikasi kekurangan aset operasional (deficient assets) yang
dapat mengganggu keberlangsungan kegiatan usaha Perusahaan, mengingat seluruh
kebutuhan operasional utama didukung oleh aset yang tersedia dan mekanisme cost
recovery dalam PSC.
4. Pengaruh terhadap Penilaian
Dengan tidak ditemukannya aset non-operasional, liabilitas non-operasional, maupun
excess atau deficient assets yang material, maka:
• Nilai ekuitas HCML sepenuhnya mencerminkan nilai kegiatan usaha operasional
berdasarkan PSC;
• Tidak diperlukan penyesuaian tambahan atas hasil penilaian usaha (operating value)
untuk memasukkan atau mengeluarkan aset atau liabilitas tertentu.
2.3. Gambaran Umum SMS Development Limited (“SMSD”)
2.3.1 Latar Belakang dan Riwayat SMSD
SMS Development Limited (“SMSD” atau “Perusahaan”) didirikan pada tanggal 20 September
2010 berdasarkan hukum British Virgin Islands (BVI) sebagai BVI Business Company. Pada awal
pendiriannya, Perusahaan berkedudukan di Portcullis Chambers, 4th Floor, Ellen Skelton Building,
3076 Sir Francis Drake Highway, Road Town, Tortola, British Virgin Islands VG1110.
Pada tanggal 14 Oktober 2010, Perusahaan menyelesaikan akuisisi sebesar 20% kepemilikan
saham pada Husky-CNOOC Madura Limited (“HCML”) yang dibeli dari Husky Oil Madura
Partnership (“HOMP”) dan CNOOC Southeast Asia Limited (“CNOOC”), yang efektif berlaku
sejak 13 Januari 2011. Sejak saat itu, kegiatan utama SMSD adalah sebagai pemegang saham
pada HCML.
Halaman 26 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 28
Secara operasional, SMSD merupakan perusahaan investasi yang memiliki penyertaan saham
pada HCML, yang bergerak di bidang eksplorasi dan produksi minyak mentah serta gas bumi di
Selat Madura, Indonesia, berdasarkan Production Sharing Contract (“PSC”) antara HCML dan SKK
Migas. Per 31 Desember 2020, HCML memiliki 100% participating interest pada wilayah kerja
PSC Selat Madura.
PSC awal dengan jangka waktu 30 tahun telah berakhir pada 20 Oktober 2012. Selanjutnya,
perpanjangan PSC (“Extended PSC”) ditandatangani pada 28 Oktober 2010 untuk periode 20
tahun hingga tahun 2032, kecuali diperpanjang kembali. Perpanjangan PSC tersebut juga
mencakup perubahan antara lain pada wilayah kerja Selat Madura, hak atas produksi, First
Tranche Petroleum, Investment Credit, Domestic Market Obligation, serta biaya operasi yang dapat
dipulihkan (recoverable operating costs).
a. Perizinan
Perizinan yang telah diperoleh SMS Development Limited, antara lain sebagai berikut:
• Certificate of Incorporation SMSD diterbitkan oleh Registrar of Corporate Affairs di British
Virgin Islands yang menyatakan bahwa SMS Development Limited telah sah didirikan
sebagai BVI Business Company berdasarkan hukum British Virgin Islands pada tanggal 20
September 2010 dengan nomor registrasi 1605552.
• Certificate of Incumbency SMSD diterbitkan oleh Portcullis (BVI) Ltd selaku Registered Agent
resmi SMS Development Limited di British Virgin Islands, tanggal 11 Juli 2025.
b. Kegiatan Usaha
SMS Development Limited merupakan perusahaan holding/investment company yang kegiatan
usahanya difokuskan pada kepemilikan dan pengelolaan penyertaan saham pada entitas lain.
SMSD tidak menjalankan kegiatan operasional secara langsung, melainkan memperoleh
manfaat ekonomi dari hasil investasi yang dimilikinya.
Kegiatan usaha utama SMSD meliputi:
• Kepemilikan penyertaan saham, khususnya penyertaan sebesar 20% pada Husky-
CNOOC Madura Limited (HCML);
• Pengelolaan investasi dan pemantauan kinerja entitas yang diinvestasikan; serta
• Pengelolaan administrasi dan pendanaan yang terkait dengan aktivitas investasi tersebut.
Sebagai perusahaan holding, pendapatan SMSD, jika ada, terutama berasal dari bagian laba,
dividen, atau arus kas lainnya yang dihasilkan oleh entitas yang diinvestasikan, serta potensi
peningkatan nilai investasi tersebut.
Dengan demikian, kinerja keuangan dan nilai ekonomis SMSD sangat bergantung pada
kinerja dan prospek usaha entitas investee, khususnya HCML, serta pada ketentuan kontraktual
dan regulasi yang melekat pada investasi tersebut.
Halaman 27 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 29
c. Fasilitas Produksi, Jika Terdapat Fasilitas Produksi
Berdasarkan informasi manajemen, SMS Development Limited (SMSD) tidak memiliki fasilitas
produksi. SMSD merupakan perusahaan holding/investasi yang tidak menjalankan kegiatan
operasional secara langsung, sehingga tidak terlibat dalam aktivitas produksi barang atau jasa
dan tidak mengoperasikan fasilitas produksi.
Seluruh kegiatan usaha SMSD dilakukan melalui kepemilikan penyertaan saham, khususnya
pada Husky-CNOOC Madura Limited (HCML), yang memiliki dan mengoperasikan fasilitas
produksi minyak dan gas bumi berdasarkan Production Sharing Contract (PSC) dengan SKK
Migas.
Dengan demikian, tidak terdapat fasilitas produksi yang dimiliki maupun dioperasikan secara
langsung oleh SMSD, dan seluruh fasilitas produksi yang relevan berada pada tingkat entitas
investee, bukan pada SMSD.
d. Lokasi
Alamat Kantor SMSD berlokasi di World Trade Centre 2, 9th Floor, Jl. Jenderal. Sudirman Kav.
29-30 Jakarta 12920 Indonesia.
e. Susunan Pemegang Saham
Berdasarkan informasi manajemen dan certificate of incumbency SMSD, susunan pemegang
saham SMSD per 30 November 2025 adalah sebagai berikut:
Tabel 4. Susunan Pemegang Saham
Lembar Persentase Jumlah Modal Disetor
Pemegang Saham
Saham % (USD)
SMS Offshore Overseas Limited 100 100,00% 100
Total 100 100,00% 100
Sumber: Informasi Manajemen & certificate of incumbency SMSD
f. Susunan Pengurus
Berdasarkan informasi manajemen dan certificate of incumbency SMSD, susunan Dewan
Direksi SMSD per 30 November 2025 adalah sebagai berikut:
Direksi:
Direktur : Borrelli Cosimo
Direktur : Benjamin John Crilly
g. Jenis Ekuitas dan Hak yang Melekat
1. Jenis Ekuitas
SMS Development Limited merupakan perusahaan tertutup (private company) yang
didirikan berdasarkan hukum British Virgin Islands (BVI). Struktur permodalan SMSD terdiri
atas saham biasa (ordinary shares) yang dimiliki oleh para pemegang saham.
Halaman 28 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 30
Tidak terdapat informasi mengenai penerbitan saham preferen, saham dengan hak
istimewa, instrumen derivatif ekuitas, opsi saham, maupun waran, sebagaimana
diungkapkan dalam laporan keuangan SMSD.
2. Hak Ekonomis yang Melekat
• Kepemilikan saham biasa pada SMSD memberikan kepada pemegang saham hak-
hak ekonomis sebagai berikut:
• Hak atas bagian laba bersih SMSD, termasuk manfaat ekonomi yang berasal dari hasil
investasi Perusahaan;
• Hak atas dividen, apabila dan sepanjang diputuskan oleh pemegang saham sesuai
dengan ketentuan Anggaran Dasar; dan
• Hak atas sisa kekayaan Perusahaan dalam hal likuidasi, setelah seluruh kewajiban
SMSD diselesaikan.
3. Hak atas Aset dan Investasi
Sebagai perusahaan holding, hak ekonomis pemegang saham SMSD secara tidak
langsung melekat pada aset dan investasi yang dimiliki oleh SMSD, terutama penyertaan
sebesar 20% ekuitas pada Husky-CNOOC Madura Limited (HCML). Hak tersebut terbatas
pada hak kepemilikan saham dan tidak mencakup hak pengendalian atau pengelolaan
langsung atas entitas yang diinvestasikan.
4. Hak Pengendalian dan Tata Kelola
Pemegang saham SMSD memiliki hak-hak pengendalian yang lazim melekat pada
kepemilikan saham, antara lain:
• Hak suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham;
• Hak untuk menunjuk dan memberhentikan Direksi SMSD; dan
• Hak untuk menyetujui keputusan strategis Perusahaan sesuai dengan Anggaran Dasar
SMSD.
• Hak pengendalian tersebut terbatas pada tingkat entitas SMSD dan tidak memberikan
kendali atas HCML sebagai entitas investee.
5. Pembatasan Hak
Hak-hak yang melekat pada ekuitas SMSD dibatasi oleh:
• Ketentuan Anggaran Dasar SMSD;
• Peraturan perundang-undangan yang berlaku di yurisdiksi pendirian; serta
• Ketentuan kontraktual yang melekat pada investasi SMSD, khususnya dalam struktur
kepemilikan HCML.
h. Produk dan/atau Jasa yang dihasilkan
SMS Development Limited (SMSD) merupakan perusahaan holding/investasi yang tidak
menjalankan kegiatan operasional secara langsung. Oleh karena itu, SMSD tidak
menghasilkan produk barang maupun jasa operasional sebagaimana perusahaan pada
umumnya.
Halaman 29 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 31
i. Latar Belakang Ekonomi
Penilaian ini dilakukan dalam kondisi ekonomi yang secara rinci dijelaskan dalam BAB III
dalam laporan ini.
j. Pasar Geografis
SMS Development Limited (SMSD) tidak memiliki pasar geografis dalam pengertian
operasional, karena Perusahaan tidak menjalankan kegiatan produksi atau penjualan barang
dan/atau jasa secara langsung.
Namun demikian, dari sudut pandang investasi, aktivitas SMSD berkaitan dengan wilayah
geografis Indonesia, khususnya melalui penyertaan sebesar 20% ekuitas pada Husky-CNOOC
Madura Limited (HCML), yang menjalankan kegiatan eksplorasi dan produksi minyak dan gas
bumi di Wilayah Kerja Selat Madura, Indonesia, berdasarkan Production Sharing Contract
(PSC) dengan SKK Migas.
Dengan demikian, eksposur geografis SMSD secara tidak langsung berada di Republik
Indonesia, dan sangat bergantung pada kondisi ekonomi, regulasi, serta iklim usaha di
wilayah tersebut.
k. Pemasok dan Pelanggan Kunci
SMS Development Limited (SMSD) merupakan perusahaan holding/investasi yang tidak
menjalankan kegiatan operasional secara langsung dan tidak memproduksi maupun
memasarkan barang dan/atau jasa kepada pihak ketiga. Sehubungan dengan karakteristik
tersebut:
• SMSD tidak memiliki pemasok kunci, karena Perusahaan tidak melakukan kegiatan
pengadaan bahan baku, jasa produksi, atau layanan operasional; dan
• SMSD tidak memiliki pelanggan kunci, karena Perusahaan tidak melakukan penjualan
produk atau jasa secara langsung kepada pihak eksternal.
l. Informasi Perpajakan
Berdasarkan penelaahan atas laporan keuangan SMS Development Limited (SMSD) dan
informasi manajemen SMSD, informasi perpajakan yang diungkapkan bersifat terbatas,
sejalan dengan karakteristik SMSD sebagai perusahaan holding/investasi yang tidak
menjalankan kegiatan operasional secara langsung.
Adapun pokok-pokok informasi perpajakan SMSD adalah sebagai berikut:
1. Tidak Terdapat Beban Pajak Penghasilan
Dalam periode historis yang disajikan, SMSD tidak mencatat beban pajak penghasilan
(income tax expenses). Hal ini disebabkan oleh:
• Tidak adanya pendapatan operasional; dan
• Laba yang diakui terutama berasal dari share of profit of an associate (HCML) yang
dicatat menggunakan metode ekuitas dan bukan merupakan objek pajak langsung
pada tingkat SMSD.
Halaman 30 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 32
2. Tidak Terdapat Pajak Kini dan Pajak Tangguhan yang Material
Laporan keuangan SMSD tidak menunjukkan pengakuan pajak kini (current tax) maupun
pajak tangguhan (deferred tax) yang material, mengingat keterbatasan aktivitas kena pajak
pada tingkat entitas SMSD.
3. Kepatuhan terhadap Ketentuan Perpajakan yang Berlaku
Sebagai entitas yang didirikan di British Virgin Islands (BVI), SMSD tunduk pada ketentuan
perpajakan di yurisdiksi tersebut. Berdasarkan pengungkapan laporan keuangan, tidak
terdapat kewajiban pajak signifikan yang timbul pada tingkat SMSD selama periode
pelaporan.
4. Tidak Terdapat Sengketa atau Kontinjensi Pajak yang Diungkapkan
Dalam laporan keuangan SMSD tidak diungkapkan adanya sengketa perpajakan, klaim
pajak, maupun liabilitas pajak kontinjensi yang dapat berdampak material terhadap posisi
keuangan Perusahaan.
m. Informasi Asuransi
Berdasarkan penelaahan atas laporan keuangan SMS Development Limited (SMSD) dan
informasi manajemen SMSD, tidak terdapat pengungkapan mengenai kepemilikan polis
asuransi yang bersifat operasional. Hal ini sejalan dengan karakteristik SMSD sebagai
perusahaan holding/investasi yang tidak menjalankan kegiatan operasional secara langsung
serta tidak memiliki aset fisik maupun fasilitas produksi.
n. Persaingan Usaha
SMS Development Limited (SMSD) sebagai perusahaan holding/investasi tidak menghadapi
persaingan usaha secara langsung, karena tidak menjalankan kegiatan operasional.
Persaingan yang dihadapi bersifat tidak langsung, terutama terkait kinerja dan daya saing
entitas investee, khususnya Husky-CNOOC Madura Limited (HCML).
o. Risiko Usaha
Risiko usaha SMS Development Limited (SMSD) terutama bersifat risiko investasi, yang
bergantung pada kinerja dan prospek entitas investee, khususnya Husky-CNOOC Madura
Limited (HCML). Risiko tersebut mencakup risiko industri migas, regulasi, fluktuasi harga
energi, masa berlaku PSC, serta risiko kepemilikan minoritas yang membatasi pengaruh SMSD
terhadap pengambilan keputusan.
p. Strategi Dan Rencana Masa Depan Perusahaan
Strategi SMS Development Limited (SMSD) difokuskan pada pengelolaan dan optimalisasi nilai
investasi, khususnya penyertaan pada Husky-CNOOC Madura Limited (HCML), serta
pemantauan kinerja entitas investee guna memaksimalkan manfaat ekonomi bagi pemegang
saham.
Halaman 31 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 33
q. Informasi Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik
Kantor Akuntan Publik merupakan pihak independen yang melakukan audit atas Laporan
Keuangan perusahaan. Terdapat keterbatasan perolehan informasi mengenai nama Akuntan
Publik yang melakukan penandatanganan Laporan Keuangan Audit Perusahaan, yang
dikarenakan:
• Framework pelaporan yang digunakan merupakan IFRS.
• Perusahaan berdomisili di luar Negara Kesatuan Republik Indonesia, sehingga tunduk pada
kewajiban administrasi British Virgin Island.
Oleh karena hal diatas, maka penandatanganan Laporan Keuangan Audit adalah
menggunakan nama Kantor Akuntan Publik.
r. Keuntungan dan kerugian atas kontrak usaha
Keuntungan atas kontrak usaha
1. Sumber Pendapatan Berulang
Kontrak usaha memberikan kepastian arus kas (dividen, bagi hasil, atau pendapatan
kontraktual lainnya) sepanjang periode perjanjian.
2. Peningkatan Nilai Investasi
Jika kinerja entitas yang menjadi objek kontrak meningkat, maka nilai ekonomis
penyertaan SMSD juga meningkat (terutama bila menggunakan pendekatan look-through).
3. Kepastian Hukum dan Hak
Kontrak mengatur secara jelas hak dan kewajiban para pihak, termasuk pembagian hasil,
pengendalian, serta mekanisme penyelesaian sengketa.
4. Mitigasi Risiko Operasional Langsung
Sebagai holding/investor, SMSD tidak terlibat langsung dalam operasional sehingga risiko
operasional sehari-hari relatif terbatas.
5. Leverage Strategis
Kontrak dapat memberikan hak tertentu (misalnya hak veto, hak informasi, atau hak
preferensi) yang meningkatkan posisi tawar perusahaan.
Kerugian atas kontrak usaha
1. Ketergantungan pada Kinerja Entitas Investasi
Nilai dan manfaat kontrak sangat bergantung pada performa perusahaan yang menjadi
objek investasi.
2. Risiko Likuiditas
Apabila pendapatan berbasis dividen atau distribusi laba, maka penerimaan kas tidak
selalu reguler dan tergantung keputusan RUPS.
3. Risiko Regulasi dan Yurisdiksi
Karena berdomisili di BVI, terdapat risiko perubahan regulasi lintas negara, perpajakan,
maupun ketentuan pasar modal (jika terkait perusahaan terbuka).
Halaman 32 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 34
4. Risiko Kontrak Jangka Panjang
Ketentuan yang kurang fleksibel dapat membatasi kemampuan restrukturisasi atau divestasi
di masa depan.
5. Risiko Valuasi
Jika nilai investasi menurun, dapat terjadi penurunan nilai (impairment) yang berdampak
pada laporan keuangan.
s. Aset dan liabilitas diluar laporan posisi keuangan
Berdasarkan penelaahan atas data dan informasi yang diberikan manajemen, tidak terdapat
aset dan/atau liabilitas di luar laporan posisi keuangan.
t. Tambahan informasi lain yang diperlukan oleh pengguna Laporan Penilaian Bisnis di luar hal
yang telah diuraikan
Tidak terdapat tambahan informasi lain yang diperlukan oleh pengguna Laporan Penilaian
Bisnis di luar hal yang telah diuraikan.
2.3.2 Laporan Keuangan SMSD
Laporan keuangan merupakan suatu bentuk laporan yang memuat informasi tentang posisi
keuangan, hasil usaha, perubahan ekuitas, dan arus kas dari suatu perusahaan. Laporan
keuangan memberikan gambaran tentang kinerja historis dari suatu perusahaan yang dapat
dijadikan dasar dalam melakukan analisis untuk membuat strategi dan rencana dan proyeksi
keuangan masa depan.
Dalam melaksanakan penugasan penilaian ini, kami juga mendapat data dan informasi
mengenai laporan keuangan SMSD. Adapun data laporan keuangan SMSD yang kami terima
adalah sebagai berikut:
• Laporan Keuangan SMSD untuk periode sebelas bulan yang yang berakhir 30 November 2025
yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Akuntan Publik Purwantono, Susanti, Surja &
Rekan, sebagaimana tertuang dalam laporannya No.00109/2.1505/AU.1/02/1726-
1/0/III/2026 tanggal 05 Maret 2026 dengan opini wajar dalam semua hal yang material;
• Laporan Keuangan SMSD untuk periode dua belas bulan yang yang berakhir 31 Desember
2024 (In-House) yang diperoleh dari manajemen;
• Laporan Keuangan SMSD untuk periode dua belas bulan yang yang berakhir 31 Desember
2023 (In-House) yang diperoleh dari manajemen;
• Laporan Keuangan SMSD untuk periode dua belas bulan yang yang berakhir 31 Desember
2022 (In-House) yang diperoleh dari manajemen;
• Laporan Keuangan SMSD untuk periode dua belas bulan yang yang berakhir 31 Desember
2021 (In-House) yang diperoleh dari manajemen;
• Laporan Keuangan SMSD untuk periode dua belas bulan yang yang berakhir 31 Desember
2020 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro, Surja & Rekan,
sebagaimana tertuang dalam laporannya No.00034/2.1032/NS.0/02/1726-1/0/VIII/2021
tanggal 5 Agustus 2021 dengan opini wajar dalam semua hal yang material.
Halaman 33 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 35
Tabel berikut ini menggambarkan ikhtisar posisi keuangan SMSD untuk periode yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2020 hingga 30 November 2025:
Tabel 5. Ikhtisar Laporan Posisi Keuangan SMSD (dalam Ribuan USD)
Un- Un- Un- Un-
Statement of Financial Audited Audited
Audited Audited Audited Audited
Position
Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Nov 2025
Assets
Non-Current Assets
Investment in associate 80.774 87.734 92.802 103.154 98.827 84.439
Long term receivables -
30.019 17.464 12.151 (13.253) (13.253) -
non-current
Total Non-Current Assets 110.792 105.199 104.953 89.901 85.574 84.439
Current Assets
Cash in Banks - Other
19.825 24.333 17.444 14.119 13.662 14.241
curent assets
Amount due from related
0,10 0,10 0,10 0,10 0,10 0,10
party
Long term receivables -
21.823 - - - - 12
current
Total Current Assets 41.648 24.333 17.445 14.119 13.662 14.253
Total Assets 152.440 129.531 122.397 104.019 99.236 98.692
Equity
Share capital 0,10 0,10 0,10 0,10 0,10 0,10
Retained earnings:
Accumulated deficit (26.360) (20.711) (18.801) (12.107) (11.930) 32.871
Profit current year 5.649 1.910 688 178 15.865 -
Total Equity (20.711) (18.801) (18.113) (11.930) 3.935 32.871
Non-Current Liabilities
Long term liabilities - non-
100.284 - - - - -
current
Due to Other Company - 24.300 14.771 (8.405) 29.159 -
Other Payable - 44.777 48.212 51.204 121 -
Total Non-Current
100.284 69.077 62.983 42.800 29.280 -
Liabilities
Current Liabilities
Amount due to related
59.209 59.209 59.209 59.209 59.209 59.209
party
Long term liabilities -
13.658 - - - - -
current
Due to Other Company - 13.025 10.353 4.798 6.784 6.612
Other Payable - 7.022 7.967 9.143 28 -
Total Current Liabilities 72.867 79.255 77.528 73.150 66.021 65.821
Total Liabilities 173.151 148.333 140.510 115.949 95.301 65.821
Total Liabilities and Equity 152.440 129.531 122.397 104.019 99.236 98.692
Sumber: Laporan Keuangan SMSD Periode 31 Desember 2020 – 30 November 2025
Halaman 34 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 36
Aset Tidak Lancar (Non-Current Assets)
Pertumbuhan aset tidak lancar SMSD selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar negatif
6,25%. Pada tahun 2020 aset tidak lancar tercatat sebesar USD110.792 Ribu. Pada tahun 2021
aset tidak lancar mengalami penurunan sebesar negatif 5,05% secara year on year atau tercatat
sebesar USD105.199 Ribu. Pada tahun 2022 aset tidak lancar mengalami penurunan sebesar
negatif 0,23% secara year on year atau tercatat sebesar USD104.953 Ribu. Pada Tahun 2023
aset tidak lancar mengalami penurunan sebesar negatif 14,34% secara year on year atau tercatat
sebesar USD89.901 Ribu. Pada tahun 2024 aset tidak lancar mengalami penurunan sebesar
negatif 4,81% secara year on year atau tercatat sebesar USD85.574 Ribu. Serta pada periode 30
November 2025 aset tidak lancar tercatat sebesar USD84.439 Ribu.
Aset Lancar (Current Assets)
Pertumbuhan aset lancar SMSD selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar negatif 24,32%. Pada
tahun 2020 aset lancar tercatat sebesar USD41.648 Ribu. Pada tahun 2021 aset lancar
mengalami penurunan sebesar negatif 41,57% secara year on year atau tercatat sebesar
USD24.333 Ribu. Pada tahun 2022 aset lancar mengalami penurunan sebesar negatif 28,31%
secara year on year atau tercatat sebesar USD17.445 Ribu. Pada Tahun 2023 aset lancar
mengalami penurunan sebesar negatif 19,07% secara year on year atau tercatat sebesar
USD14.119 Ribu. Pada tahun 2024 aset lancar mengalami penurunan sebesar negatif 3,23%
secara year on year atau tercatat sebesar USD13.662 Ribu. Serta pada periode 30 November
2025 aset lancar tercatat sebesar USD14.253 Ribu.
Total Aset (Total Assets)
Pertumbuhan total aset SMSD selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar negatif 10,18%. Pada
tahun 2020 total aset tercatat sebesar USD152.440 Ribu. Pada tahun 2021 total aset mengalami
penurunan sebesar negatif 15,03% secara year on year atau tercatat sebesar USD129.531 Ribu.
Pada tahun 2022 total aset mengalami penurunan sebesar negatif 5,51% secara year on year
atau tercatat sebesar USD122.397 Ribu. Pada Tahun 2023 total aset mengalami penurunan
sebesar negatif 15,01% secara year on year atau tercatat sebesar USD104.019 Ribu. Pada tahun
2024 total aset mengalami penurunan sebesar negatif 4,60% secara year on year atau tercatat
sebesar USD99.236 Ribu. Serta pada periode 30 November 2025 total aset tercatat sebesar
USD98.692 Ribu.
Total Ekuitas (Total Equity)
Pertumbuhan total ekuitas SMSD selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan rata-rata sebesar 45,00%.
Pada tahun 2020 total ekuitas tercatat sebesar negatif USD20.711 Ribu. Pada tahun 2021 total
ekuitas mengalami peningkatan sebesar 9,22% secara year on year atau tercatat sebesar negatif
USD18.801 Ribu. Pada tahun 2022 total ekuitas mengalami peningkatan sebesar 3,66% secara
year on year atau tercatat sebesar negatif USD18.113 Ribu. Pada Tahun 2023 total ekuitas
mengalami peningkatan sebesar 34,14% secara year on year atau tercatat sebesar negatif
USD11.930 Ribu. Pada tahun 2024 total ekuitas mengalami peningkatan sebesar 132,98%
Halaman 35 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 37
secara year on year atau tercatat menjadi sebesar USD3.935 Ribu. Serta pada periode 30
November 2025 total ekuitas tercatat sebesar USD32.871 Ribu.
Liabilitas Jangka Panjang (Non-Current Liabilities)
Pertumbuhan total liabilitas jangka panjang SMSD selama periode 31 Desember 2020 sampai
dengan 31 Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar
negatif 26,49%. Pada tahun 2020 total liabilitas jangka panjang tercatat sebesar USD100.284
Ribu. Pada tahun 2021 total liabilitas jangka panjang mengalami penurunan sebesar negatif
31,12% secara year on year atau tercatat sebesar USD69.077 Ribu. Pada tahun 2022 total
liabilitas jangka panjang mengalami penurunan sebesar negatif 8,82% secara year on year atau
tercatat sebesar USD62.983 Ribu. Pada Tahun 2023 total liabilitas jangka panjang mengalami
penurunan sebesar negatif 32,05% secara year on year atau tercatat sebesar USD42.800 Ribu.
Pada tahun 2024 total liabilitas jangka panjang mengalami penurunan sebesar negatif 31,59%
secara year on year atau tercatat sebesar USD29.280 Ribu. Pada periode 30 November 2025
SMSD tidak mencatatkan total liabilitas jangka panjang.
Liabilitas Jangka Pendek (Current Liabilities)
Pertumbuhan total liabilitas jangka pendek SMSD selama periode 31 Desember 2020 sampai
dengan 31 Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar
negatif 2,44%. Pada tahun 2020 total liabilitas jangka pendek tercatat sebesar USD72.867 Ribu.
Pada tahun 2021 total liabilitas jangka pendek mengalami peningkatan sebesar 8,77% secara
year on year atau tercatat sebesar USD79.255 Ribu. Pada tahun 2022 total liabilitas jangka
pendek mengalami penurunan sebesar negatif 2,18% secara year on year atau tercatat sebesar
USD77.528 Ribu. Pada Tahun 2023 total liabilitas jangka pendek mengalami penurunan sebesar
negatif 5,65% secara year on year atau tercatat sebesar USD73.150 Ribu. Pada tahun 2024 total
liabilitas jangka pendek mengalami penurunan sebesar negatif 9,75% secara year on year atau
tercatat sebesar USD66.021 Ribu. Serta pada periode 30 November 2025 total liabilitas jangka
pendek tercatat sebesar USD65.821 Ribu.
Tabel 6. Ikhtisar Laporan Laba Rugi SMSD (dalam Ribuan USD)
Un- Un- Un- Un-
Audited Audited
Statement of Profit or Loss Audited Audited Audited Audited
Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Nov 2025
Revenue
Revenue - - - - - -
Total Revenue - - - - - -
Operating Expenses - - - - - -
Gross Profit - - - - - -
Other Income / (Expenses)
Share of profit of an
9.266 6.961 5.068 2.485 9.737 5.342
associate
Interest expenses, net (3.617) (5.051) (4.379) (2.308) (1.127) (1.018)
Other expenses (0,05) (0,19) (0,27) (0,09) (0,03) (0,03)
Foreign Exchange Gain
- - - - - -
(Loss)
Halaman 36 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 38
Un- Un- Un- Un-
Audited Audited
Statement of Profit or Loss Audited Audited Audited Audited
Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Nov 2025
Interest income bank - - - - 0,31 428
Total Other Income, Net 5.649 1.910 688 178 8.611 4.751
Profit Before Income Tax
5.649 1.910 688 178 8.611 4.751
Expenses
Income Tax Expenses - - - - - -
Net Profit 5.649 1.910 688 178 8.611 4.751
Sumber: Laporan Keuangan SMSD Periode 31 Desember 2020 – 30 November 2025
Pendapatan (Revenues), Beban Operasi (Operating Expenses), dan Laba (Rugi) Kotor (Gross Profit)
SMS Development Limited (SMSD) merupakan perusahaan holding/investasi yang tidak
menjalankan kegiatan operasional secara langsung dan tidak memproduksi maupun menjual
barang atau jasa. Oleh karena itu:
1. Tidak terdapat Pendapatan (Revenues), karena SMSD tidak melakukan penjualan kepada
pihak ketiga;
2. Tidak terdapat Beban Operasi (Operating Expenses) dalam pengertian biaya operasional
produksi atau penjualan, karena SMSD tidak memiliki aktivitas operasi; dan
3. Tidak terdapat Laba Kotor (Gross Profit), karena tidak ada pendapatan dan beban pokok
penjualan yang timbul dari kegiatan usaha operasional.
Kinerja keuangan SMSD pada umumnya tercermin melalui:
1. Hasil investasi, seperti bagian laba atau dividen dari entitas yang diinvestasikan; serta
2. Biaya administratif dan umum yang bersifat terbatas, jika ada, terkait fungsi holding.
Dengan demikian, ketiadaan pos Revenues, Operating Expenses, dan Gross Profit merupakan
kondisi yang wajar dan mencerminkan karakteristik SMSD sebagai perusahaan investasi, bukan
sebagai perusahaan operasional.
Pendapatan atau Beban Non-Operasional (Other Income Net)
Pertumbuhan pendapatan atau beban non-operasional SMSD selama periode 31 Desember 2020
sampai dengan 31 Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR
sebesar 11,11%. Pada tahun 2020 pendapatan atau beban non-operasional tercatat sebesar
USD5.649 Ribu. Pada tahun 2021 pendapatan atau beban non-operasional mengalami
penurunan sebesar negatif 66,20% secara year on year atau tercatat sebesar USD1.910 Ribu.
Pada tahun 2022 pendapatan atau beban non-operasional mengalami penurunan sebesar
negatif 63,97% secara year on year atau tercatat sebesar USD688 Ribu. Pada Tahun 2023
pendapatan atau beban non-operasional mengalami penurunan sebesar negatif 74,20% secara
year on year atau tercatat sebesar USD178 Ribu. Pada tahun 2024 pendapatan atau beban non-
operasional mengalami peningkatan sebesar 4750,15% secara year on year atau tercatat sebesar
USD8.611 Ribu. Serta pada periode 30 November pendapatan atau beban non-operasional
tercatat sebesar USD4.751 Ribu.
Halaman 37 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 39
Total Other Income, Net
Pos ini merupakan hasil bersih dari seluruh pendapatan dan beban non-operasional, yang terdiri
dari share of profit of an associate, beban bunga bersih, pendapatan bunga, dan beban lain-lain.
Pos ini pada dasarnya mewakili keseluruhan kinerja laba rugi SMSD, mengingat tidak adanya
pendapatan operasional.
1. Share of Profit of an Associate
Pos ini mencerminkan bagian laba bersih SMSD atas penyertaan 20% ekuitas pada Husky-
CNOOC Madura Limited (HCML) yang dicatat menggunakan metode ekuitas (equity method).
Nilai yang diakui setiap tahun mengikuti kinerja keuangan HCML dan merupakan sumber
utama pendapatan SMSD. Fluktuasi saldo mencerminkan perubahan laba bersih HCML dari
tahun ke tahun.
2. Interest Expenses, Net
Pos ini merupakan beban bunga bersih yang timbul dari kewajiban pendanaan SMSD, antara
lain terkait development cost agreement dan deferred purchase price, yang kemudian
dikompensasikan dengan pendapatan bunga (finance income). Penurunan beban bunga
bersih dari tahun ke tahun menunjukkan berkurangnya beban pendanaan atau peningkatan
efisiensi struktur keuangan.
3. Other Expenses
Pos ini mencerminkan beban non-operasional yang bersifat minor, antara lain biaya
administrasi, biaya profesional, dan biaya korporasi lainnya yang terkait dengan fungsi SMSD
sebagai perusahaan holding. Nilainya relatif kecil dan tidak material terhadap kinerja
keuangan Perusahaan.
4. Foreign Exchange Gain (Loss)
Pos ini mencerminkan keuntungan atau kerugian selisih kurs, yang timbul dari transaksi atau
saldo aset dan liabilitas dalam mata uang asing. Dalam periode yang disajikan, pos ini tidak
material atau tidak signifikan terhadap hasil usaha SMSD.
5. Interest Income – Bank
Pos ini merupakan pendapatan bunga atas saldo kas dan setara kas yang ditempatkan pada
perbankan. Nilai pos ini meningkat pada periode tertentu, mencerminkan peningkatan saldo
kas atau tingkat suku bunga yang lebih tinggi.
Laba Sebelum Pajak Penghasilan (Profit Before Income Tax Expenses)
Pertumbuhan laba sebelum pajak penghasilan SMSD selama periode 31 Desember 2020 sampai
dengan 31 Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar
11,11%. Pada tahun 2020 laba sebelum pajak penghasilan tercatat sebesar USD5.649 Ribu. Pada
tahun 2021 laba sebelum pajak penghasilan mengalami penurunan sebesar negatif 66,20%
secara year on year atau tercatat sebesar USD1.910 Ribu. Pada tahun 2022 laba sebelum pajak
Halaman 38 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 40
penghasilan mengalami penurunan sebesar negatif 63,97% secara year on year atau tercatat
sebesar USD688 Ribu. Pada Tahun 2023 laba sebelum pajak penghasilan mengalami penurunan
sebesar negatif 74,20% secara year on year atau tercatat sebesar USD178 Ribu. Pada tahun 2024
laba sebelum pajak penghasilan mengalami peningkatan sebesar 4750,15% secara year on year
atau tercatat sebesar USD8.611 Ribu. Serta pada periode 30 November 2025 laba sebelum pajak
penghasilan tercatat sebesar USD4.751 Ribu.
Pos ini mencerminkan laba sebelum pajak penghasilan, yang pada SMSD nilainya sama dengan
Total Other Income, Net, karena tidak terdapat pos pendapatan dan beban operasional maupun
beban pajak penghasilan yang signifikan.
Beban Pajak Penghasilan (Income Tax Expenses)
Dalam periode historis yang disajikan, SMSD tidak mencatat beban pajak penghasilan, meskipun
secara akuntansi Perseroan membukukan laba yang berasal dari pengakuan bagian laba entitas
asosiasi (share of profit of an associate) berdasarkan metode ekuitas, penghasilan tersebut tidak
merupakan objek Pajak Penghasilan Badan karena belum direalisasikan dalam bentuk
penerimaan kas atau pembagian dividen. Sesuai dengan prinsip perpajakan yang menganut
basis realisasi (realization basis), penghasilan baru dikenakan pajak pada saat benar-benar
diterima atau diperoleh secara nyata.
Laba Bersih (Net Profit)
Pertumbuhan laba bersih SMSD selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 11,11%. Pada tahun
2020 laba bersih tercatat sebesar USD5.649 Ribu. Pada tahun 2021 laba bersih mengalami
penurunan sebesar negatif 66,20% secara year on year atau tercatat sebesar USD1.910 Ribu.
Pada tahun 2022 laba bersih mengalami penurunan sebesar negatif 63,97% secara year on year
atau tercatat sebesar USD688 Ribu. Pada Tahun 2023 laba bersih mengalami penurunan sebesar
negatif 74,20% secara year on year atau tercatat sebesar USD178 Ribu. Pada tahun 2024 laba
bersih mengalami peningkatan sebesar 4750,15% secara year on year atau tercatat sebesar
USD8.611 Ribu. Serta pada periode 30 November 2025 laba bersih tercatat sebesar USD4.751
Ribu.
Pos ini mencerminkan laba bersih SMSD, yang sepenuhnya berasal dari hasil investasi pada HCML
setelah memperhitungkan beban pendanaan dan biaya non-operasional. Perubahan laba bersih
dari tahun ke tahun terutama dipengaruhi oleh kinerja HCML dan struktur pendanaan SMSD.
Laporan Arus Kas SMSD
Berdasarkan laporan arus kas historis SMS Development Limited (SMSD) untuk periode Desember
2020 sampai dengan November 2025, seluruh pos arus kas tercatat nihil (0) pada setiap periode
pelaporan.
Kondisi tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:
Halaman 39 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 41
1. Arus Kas dari Aktivitas Operasi
SMSD tidak mencatat arus kas dari aktivitas operasi karena tidak menjalankan kegiatan usaha
operasional secara langsung. SMSD tidak melakukan penjualan, pembelian, maupun
pembayaran biaya operasional yang melibatkan kas. Laba yang diakui oleh SMSD berasal
dari share of profit entitas asosiasi (HCML) yang bersifat non-cash.
2. Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Tidak terdapat arus kas dari aktivitas investasi karena selama periode historis tersebut:
• Tidak dilakukan penambahan atau pelepasan investasi; dan
• Tidak diterima dividen tunai dari entitas asosiasi.
3. Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
SMSD tidak mencatat arus kas dari aktivitas pendanaan karena tidak terdapat penerimaan
atau pelunasan pinjaman, setoran modal, maupun pembayaran dividen yang melibatkan kas.
4. Dampak terhadap Saldo Kas
Dengan tidak adanya transaksi kas pada seluruh aktivitas, maka:
• Kenaikan (penurunan) kas bersih = nihil;
• Saldo kas awal sama dengan saldo kas akhir; dan
• Laporan arus kas disajikan dengan seluruh pos bernilai nol pada setiap periode.
Historis arus kas yang nihil mencerminkan karakteristik SMSD sebagai perusahaan
holding/investasi, di mana kinerja keuangan tidak tercermin dari arus kas, melainkan dari nilai
investasi dan pengakuan laba secara akrual atas entitas asosiasi.
2.3.3 Analisis Laporan Keuangan SMSD
Untuk selanjutnya tinjauan terhadap kinerja keuangan SMSD dilakukan berdasarkan analisis
terhadap laporan keuangan SMSD dengan menggunakan beberapa teknis analisis sebagai
berikut:
a. Commonsize Statement Analysis
Commonsize statement merupakan salah satu metode analisis terhadap laporan keuangan
SMSD untuk mengetahui persentase investasi pada masing-masing aset terhadap total asetnya,
dan juga untuk mengetahui struktur permodalan serta komposisi biaya atau beban terhadap
total pendapatan. Berikut adalah hasil analisis laporan keuangan SMSD dengan
menggunakan metode Commonsize Statement Analysis:
Halaman 40 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 42
Tabel 7. Analisis Commonsize Statement – Laporan Posisi Keuangan
Statement of
Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Nov 2025
Financial Position
Total Non-Current
72,68% 81,21% 85,75% 86,43% 86,23% 85,56%
Assets
Total Current
27,32% 18,79% 14,25% 13,57% 13,77% 14,44%
Assets
Total Assets 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Total Equity -13,59% -14,51% -14,80% -11,47% 3,97% 33,31%
Total Non-Current
65,79% 53,33% 51,46% 41,15% 29,51% 0,00%
Liabilities
Total Current
47,80% 61,19% 63,34% 70,32% 66,53% 66,69%
Liabilities
Total Liabilities 113,59% 114,51% 114,80% 111,47% 96,03% 66,69%
Total Liabilities
100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
and Equity
Sumber: Analisis KJPP FDI&R
Mengacu pada laporan posisi keuangan, berdasarkan analisis Commonsize statement, selama
periode 31 Desember 2020 sampai dengan periode 30 November 2025, rata-rata proporsi
aset lancar terhadap total aset lebih kecil dibandingkan dengan proporsi aset tidak lancar
terhadap total aset. Pada periode 30 November 2025 proporsi aset lancar terhadap total aset
sebesar 14,44%, dan proporsi aset tidak lancar terhadap total aset sebesar 85,56%.
Kemudian pada periode 31 Desember 2020 sampai dengan 30 November 2025, rata-rata
proporsi total liabilitas terhadap total aset lebih besar dibandingkan dengan proporsi total
ekuitas terhadap total aset. Pada periode 30 November 2025 proporsi total liabilitas terhadap
total aset sebesar 66,69%, dan proporsi total ekuitas terhadap total aset sebesar 33,31%.
b. Analisis Rasio Keuangan (Ratio Analysis)
Analisis rasio keuangan merupakan salah satu metode yang digunakan untuk menilai kinerja
keuangan dan tingkat kinerja suatu perusahaan. Dengan menggunakan pendekatan rasio,
dapat dilakukan perbandingan antara pos-pos dalam laporan keuangan sehingga
memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi keuangan perusahaan.
Berikut adalah tabel rasio keuangan yang kami gunakan dalam analisis rasio keuangan
Perusahaan:
Tabel 8. Analisis Rasio Keuangan
Des Des Des Des Des Nov
Rasio Keuangan
2020 2021 2022 2023 2024 2025
Rasio Likuiditas (X)
Current Ratio 1,10 X 1,52 X 1,67 X 2,10 X 2,92 X NA
Quick Ratio 1,10 X 1,52 X 1,67 X 2,10 X 2,92 X NA
Cash Ratio 0,20 X 0,35 X 0,28 X 0,33 X 0,47 X NA
Rasio Profitabilitas (%)
Gross Profit Margin NA NA NA NA NA NA
Operating Profit Margin NA NA NA NA NA NA
Net Profit Margin NA NA NA NA NA NA
Return on Assets 3,71% 1,47% 0,56% 0,17% 8,68% 4,81%
Halaman 41 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 43
Des Des Des Des Des Nov
Rasio Keuangan
2020 2021 2022 2023 2024 2025
Return on Equity 7,75% 2,41% 0,89% 0,24% 13,04% 7,22%
Rasio Solvabilitas (X)
Debt to Assets Ratio 1,14 X 1,15 X 1,15 X 1,11 X 0,96 X 0,67 X
Debt to Equity Ratio -8,36 X -7,89 X -7,76 X -9,72 X 24,22 X 2,00 X
Sumber: Analisis KJPP FDI&R
Analisis Rasio Keuangan SMSD
Rasio Likuiditas
Rasio likuiditas merupakan suatu rasio keuangan yang bertujuan untuk mengetahui sejauh
mana kemampuan Perusahaan dalam melunasi kewajiban jangka pendeknya. Beberapa rasio
keuangan yang masuk dalam kategori ini antara lain adalah:
1. Rasio Lancar (Current Ratio)
Rasio ini merupakan perbandingan antara aset lancar dengan hutang lancar. Rasio ini
bertujuan untuk mengetahui sampai seberapa jauh jumlah aset lancar perusahaan dapat
menjamin utang jangka pendek dari kreditor. Secara umum semakin tinggi rasio lancar
maka semakin aman perusahaan. Pada periode 30 November 2025 SMSD tidak
mencatatkan rasio lancar, karena pada periode tersebut SMSD tidak mencatatkan Total
Non-Current Liabilities atau hutang jangka panjang.
2. Rasio Kas (Cash Ratio)
Rasio ini untuk mengukur jumlah kas tersedia dibanding dengan hutang lancar. Pada
periode 30 November 2025 SMSD tidak mencatatkan rasio kas, karena pada periode
tersebut SMSD tidak mencatatkan Total Non-Current Liabilities atau hutang jangka panjang.
Rasio Profitabilitas
Rasio profitabilitas digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan
laba. Beberapa rasio perusahaan yang termasuk dalam kategori ini antara lain adalah:
1. Rasio laba atas aset (Return on Asset)
Rasio ini digunakan untuk mengetahui sampai seberapa jauh aset yang digunakan dapat
menghasilkan laba, nilai >0 menunjukkan perusahaan telah menghasilkan keuntungan,
sebaliknya jika <0 artinya perusahaan belum mampu menghasilkan keuntungan dari aset
yang telah digunakan. Rasio laba atas asset SMSD pada periode 30 November 2025
adalah sebesar 4,81%.
2. Rasio laba atas ekuitas (Return on Equity)
Rasio ini digunakan untuk mengetahui sampai seberapa jauh hasil atau keuntungan yang
diperoleh dari setiap modal yang ditanamkan, nilai >0 menunjukkan perusahaan telah
menghasilkan profit, sebaliknya jika <0 artinya perusahaan belum mampu menghasilkan
Halaman 42 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 44
profit dari modal yang telah ditanamkan. Adapun tingkat rasio laba atas ekuitas SMSD
pada periode 30 November 2025 adalah sebesar 7,22%.
Rasio Solvabilitas
Rasio solvabilitas (solvency ratio) adalah rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan
Perseroan untuk melunasi hutang-hutangnya. Berikut adalah rasio yang termasuk dalam
kategori ini.
1. Rasio Total Liabilitas terhadap Total Aset (Debt to Asset Ratio)
Rasio ini merupakan perbandingan antara total liabilitas terhadap total aset perusahaan.
Semakin tinggi rasio ini semakin tinggi pula risiko keuangan perusahaan. Adapun tingkat
rasio liabilitas terhadap total aset SMSD pada periode 30 November 2025 adalah sebesar
0,67 kali.
2. Rasio Total Liabilitas terhadap Total Ekuitas (Debt to Equity Ratio)
Rasio ini merupakan perbandingan antara total liabilitas terhadap total ekuitas atau modal
Perseroan. Rasio 1,00 kali menunjukkan jumlah liabilitas sama dengan jumlah ekuitas.
Berdasarkan tabel rasio keuangan perusahaan diatas dapat dilihat bahwa rasio liabilitas
terhadap ekuitas SMSD pada periode 30 November 2025 adalah sebesar 2,00 kali.
2.4. Gambaran Umum Husky-CNOOC Madura Limited (“HCML”)
2.4.1 Latar Belakang dan Riwayat HCML
Husky-CNOOC Madura Limited (“HCML” atau “Perusahaan”) pada awalnya didirikan dengan
nama Husky Oil (Madura) Limited pada tanggal 19 Mei 1982 di Alberta, Kanada. Selanjutnya,
pada tanggal 28 Desember 2005, Perusahaan berada di bawah pengaturan International
Business Companies Act dan secara didaftarkan ulang sebagai BVI Business Company
berdasarkan hukum British Virgin Islands.
Pada tanggal 3 Oktober 2011, Perusahaan secara resmi mengubah nama menjadi Husky-
CNOOC Madura Limited, sebagaimana tercantum dalam Certification of Change of Name yang
diterbitkan oleh Register of Corporate Affairs British Virgin Islands. Perubahan nama tersebut telah
diberitahukan kepada BPMIGAS (sekarang Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu
Minyak dan Gas Bumi/SKK Migas) pada tanggal 22 Desember 2011.
Saat ini, pemegang saham HCML terdiri dari CNOOC Southeast Asia Limited, Husky Oil Madura
Partnership, dan SMS Development Limited.
Berdasarkan kondisi per 31 Desember 2024, HCML memiliki 100% working interest pada Wilayah
Kerja Madura Strait PSC. Kontrak PSC awal dengan jangka waktu 30 tahun telah berakhir pada
20 Oktober 2012. Selanjutnya, perpanjangan PSC telah ditandatangani pada 28 Oktober 2010
untuk jangka waktu 20 tahun dan akan berakhir pada tahun 2032, kecuali diperpanjang kembali
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Halaman 43 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 45
Perpanjangan PSC tersebut mencakup perubahan atas sejumlah ketentuan utama, antara lain
penyesuaian wilayah kerja di Selat Madura, hak atas produksi, First Tranche Petroleum (FTP),
Investment Credit, Domestic Market Obligation (DMO), serta pengakuan biaya operasi yang dapat
dipulihkan (recoverable operating costs).
a. Perizinan
Perizinan yang telah diperoleh Husky-CNOOC Madura Limited, antara lain sebagai berikut:
• Certificate of Incorporation HCML diterbitkan oleh Registrar of Corporate Affairs di British
Virgin Islands yang menyatakan bahwa Husky-CNOOC Madura Limited telah sah
didirikan sebagai BVI Business Company berdasarkan hukum British Virgin Islands pada
tanggal 30 Oktober 2006 dengan nomor registrasi 1060254.
• Certificate of Incumbency HCML diterbitkan oleh Portcullis (BVI) Ltd selaku Registered
Agent resmi Husky-CNOOC Madura Limited di British Virgin Islands, tanggal 25 Agustus
2025.
b. Kegiatan Usaha
Kegiatan usaha utama HCML adalah sebagai Kontraktor dalam pelaksanaan kegiatan
eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi di wilayah Selat Madura, Indonesia,
berdasarkan Kontrak Bagi Hasil (Production Sharing Contract/PSC) yang ditandatangani
dengan SKK Migas.
c. Fasilitas Produksi, Jika Terdapat Fasilitas Produksi
Dalam menjalankan kegiatan usaha di bidang eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi
pada Wilayah Kerja Madura Strait PSC, Husky-CNOOC Madura Limited (“HCML”) didukung
oleh berbagai fasilitas produksi migas yang digunakan untuk kegiatan pemboran,
pengolahan, dan penyaluran hasil produksi.
Fasilitas produksi HCML secara umum meliputi:
1. Sumur Produksi Minyak dan Gas
Sumur-sumur produksi yang digunakan untuk menghasilkan gas bumi dan
kondensat/minyak mentah dari reservoir di wilayah Selat Madura.
2. Anjungan Lepas Pantai (Offshore Platforms)
Anjungan produksi yang berfungsi sebagai sarana utama untuk kegiatan pengeboran,
produksi, serta pemrosesan awal minyak dan gas bumi sebelum dialirkan ke fasilitas
berikutnya.
3. Fasilitas Pemrosesan Produksi (Production Facilities)
Fasilitas yang digunakan untuk pemisahan, pengolahan awal, dan penanganan gas bumi
serta kondensat, sehingga memenuhi spesifikasi penjualan sesuai dengan perjanjian
penjualan gas dan ketentuan PSC.
4. Jaringan Pipa (Pipelines)
Halaman 44 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 46
Pipa bawah laut dan/atau pipa darat yang digunakan untuk mengalirkan gas bumi dan
kondensat dari fasilitas produksi menuju titik serah (delivery point) atau fasilitas penerima,
termasuk pelanggan dan fasilitas pengolahan lanjutan.
5. Fasilitas Pendukung Produksi
Termasuk di dalamnya fasilitas utilitas, sistem kelistrikan, peralatan keselamatan dan
lingkungan, serta infrastruktur penunjang lainnya yang mendukung kelangsungan operasi
produksi migas.
Sesuai dengan ketentuan Production Sharing Contract (PSC), seluruh fasilitas produksi,
peralatan, dan persediaan yang dibeli dan didatangkan ke Indonesia dalam rangka
pelaksanaan PSC secara hukum menjadi milik SKK Migas, namun tetap digunakan dan
dioperasikan oleh HCML selama masa kontrak dan sepanjang belum dinyatakan surplus atau
ditinggalkan dengan persetujuan SKK Migas.
Nilai tercatat atas fasilitas produksi tersebut dicatat dalam laporan keuangan HCML sebagai
aset minyak dan gas (oil and gas properties), termasuk biaya perolehan, pengembangan, serta
kewajiban pembongkaran dan restorasi aset (Asset Retirement Obligation/ARO) sesuai dengan
ketentuan akuntansi yang berlaku.
d. Lokasi
Alamat kantor terdaftar dan tempat kegiatan usaha HCML di Indonesia berlokasi di Gedung
Bursa Efek Indonesia, Menara 1, Lantai 24 dan 25, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52–53,
Jakarta 12190. HCML melaksanakan kegiatan usahanya eksplorasi dan produksi minyak dan
gas bumi di wilayah Selat Madura, Indonesia.
e. Susunan Pemegang Saham
Berdasarkan informasi manajemen dan certificate of incumbency, susunan pemegang saham
HCML per 30 November 2025 adalah sebagai berikut:
Tabel 9. Susunan Pemegang Saham
Lembar Persentase Jumlah Modal Disetor
Pemegang Saham
Saham % (USD)
CNOOC Southeast Asia Ltd. 104.986.298 40,00% 104.986.298
Husky Oil Madura Partnership 104.986.298 40,00% 104.986.298
SMS Development Ltd. 52.493.148 20,00% 52.493.148
Total 262.465.744 100,00% 262.465.744
Sumber: Informasi Manajemen dan certificate of incumbency
f. Susunan Pengurus
Berdasarkan informasi manajemen dan certificate of incumbency, susunan Dewan Direksi
HCML per 30 November 2025 adalah sebagai berikut:
Direksi:
Direktur : Cosimo Borrelli
Direktur : Jonathan Douglas Seaton Brown
Halaman 45 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 47
Direktur : Guodong Wang
g. Jenis Ekuitas dan Hak yang Melekat
1. Jenis Ekuitas
Husky-CNOOC Madura Limited merupakan perusahaan tertutup (private company) yang
didirikan berdasarkan hukum British Virgin Islands (BVI). Struktur permodalan HCML terdiri
atas saham biasa (ordinary shares) yang dimiliki oleh para pemegang saham, yaitu
CNOOC Southeast Asia Limited, Husky Oil Madura Partnership, dan SMS Development
Limited.
Saham biasa tersebut merepresentasikan kepemilikan ekuitas atas HCML dan memberikan
hak ekonomis serta hak pengendalian sesuai dengan Anggaran Dasar dan peraturan
perusahaan yang berlaku. Tidak terdapat informasi mengenai penerbitan saham preferen,
opsi saham, waran, maupun instrumen ekuitas lainnya sebagaimana diungkapkan dalam
laporan keuangan HCML.
2. Hak Ekonomis yang Melekat
Hak ekonomis yang melekat pada kepemilikan saham HCML antara lain:
• Hak atas bagian laba bersih Perusahaan setelah memperhitungkan pembagian hasil
PSC, cost recovery, kewajiban pajak, serta ketentuan lain sesuai peraturan yang
berlaku;
• Hak atas arus kas yang dihasilkan dari kegiatan eksplorasi dan produksi minyak dan
gas bumi di Wilayah Kerja Madura Strait PSC; dan
• Hak atas sisa kekayaan Perusahaan dalam hal likuidasi, setelah seluruh kewajiban
Perusahaan diselesaikan.
3. Hak Operasional dan Kontraktual
Sebagai Kontraktor PSC, HCML memiliki hak-hak kontraktual yang melekat dan bernilai
ekonomis, antara lain:
• Hak untuk melakukan kegiatan eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi di
Wilayah Kerja Madura Strait berdasarkan PSC dengan SKK Migas;
• Hak atas bagian produksi minyak mentah dan gas bumi sesuai dengan persentase
entitlement yang ditetapkan dalam PSC;
• Hak atas pemulihan biaya operasi (cost recovery) atas biaya yang memenuhi syarat
sesuai ketentuan PSC; dan
• Hak untuk mengoperasikan fasilitas produksi migas selama masa PSC, meskipun
secara hukum aset tersebut menjadi milik SKK Migas.
Hak-hak tersebut merupakan hak kontraktual, bukan hak kepemilikan atas cadangan
maupun aset minyak dan gas bumi.
4. Hak Pengendalian dan Tata Kelola
Pemegang saham HCML memiliki hak pengendalian yang lazim melekat pada
kepemilikan saham, antara lain:
• Hak suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham;
• Hak untuk menunjuk dan memberhentikan Direksi; dan
• Hak untuk menyetujui keputusan strategis Perusahaan sesuai dengan Anggaran Dasar.
Halaman 46 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 48
5. Pembatasan dan Ketentuan Khusus
Hak-hak yang melekat pada ekuitas HCML dibatasi oleh ketentuan PSC, peraturan
perundang-undangan di Indonesia, serta pengawasan SKK Migas, termasuk antara lain:
• Tidak adanya hak kepemilikan atas cadangan migas dan fasilitas produksi;
• Kewajiban pemenuhan Domestic Market Obligation (DMO);
• Kewajiban pembongkaran dan pemulihan lokasi (site restoration); serta
• Kewajiban audit oleh otoritas terkait.
h. Produk dan/atau Jasa yang dihasilkan
Produk yang dihasilkan Perusahaan bersumber dari kegiatan hulu minyak dan gas bumi.
Adapun produk utama yang dihasilkan oleh HCML adalah sebagai berikut:
1. Minyak Mentah (Crude Oil)
Minyak mentah yang diproduksi dari Wilayah Kerja Madura Strait PSC dan dijual sesuai
dengan ketentuan PSC, termasuk pemenuhan Domestic Market Obligation (DMO) serta
pembagian produksi antara Kontraktor dan Pemerintah Republik Indonesia.
2. Gas Bumi (Natural Gas)
Gas bumi yang dihasilkan dari kegiatan produksi di Wilayah Kerja Madura Strait PSC dan
dimonetisasi sesuai dengan perjanjian penjualan gas yang berlaku serta ketentuan dalam
PSC.
i. Latar Belakang Ekonomi
Penilaian ini dilakukan dalam kondisi ekonomi yang secara rinci dijelaskan dalam BAB III
dalam laporan ini.
j. Pasar Geografis
Pasar geografis Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) terutama berada di wilayah Republik
Indonesia, khususnya di Selat Madura, sebagai lokasi Wilayah Kerja Madura Strait Production
Sharing Contract (PSC) tempat Perusahaan melaksanakan kegiatan eksplorasi dan produksi
minyak dan gas bumi.
Produksi minyak mentah dan gas bumi yang dihasilkan dari Wilayah Kerja tersebut dipasarkan
sesuai dengan ketentuan PSC dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia,
termasuk kewajiban Domestic Market Obligation (DMO) untuk memenuhi kebutuhan energi
dalam negeri.
Di luar pemenuhan DMO, penjualan minyak mentah dan gas bumi dapat ditujukan kepada
pembeli domestik maupun internasional, sesuai dengan perjanjian penjualan yang disetujui
oleh SKK Migas dan ketentuan pemerintah. Dengan demikian, meskipun aktivitas operasional
HCML berlokasi di Indonesia, pasar akhir produk Perusahaan berpotensi mencakup pasar
domestik dan pasar internasional, tergantung pada struktur kontrak penjualan dan kebijakan
pemasaran yang berlaku.
k. Pemasok dan Pelanggan Kunci
Halaman 47 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 49
Pemasok Kunci
Dalam menjalankan kegiatan eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi di Wilayah Kerja
Madura Strait PSC, Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) didukung oleh berbagai pemasok
dan kontraktor jasa. Pemasok utama HCML pada umumnya meliputi:
• Penyedia jasa pengeboran dan well services, termasuk jasa pemboran, workover, dan
pemeliharaan sumur;
• Kontraktor rekayasa, pengadaan, dan konstruksi (Engineering, Procurement, and
Construction/EPC) untuk pembangunan dan pemeliharaan fasilitas produksi;
• Penyedia peralatan dan material migas, seperti pipa, peralatan produksi, dan suku cadang;
• Penyedia jasa operasi dan pemeliharaan (Operation & Maintenance/O&M) fasilitas
produksi; serta
• Penyedia jasa pendukung, termasuk logistik, transportasi laut, keselamatan kerja, dan jasa
lingkungan.
Pemilihan pemasok dan kontraktor tersebut dilakukan sesuai dengan ketentuan PSC dan
prosedur pengadaan yang diawasi serta disetujui oleh SKK Migas, sehingga ketergantungan
HCML terhadap pemasok tertentu berada dalam kerangka tata kelola yang ketat.
Pelanggan Kunci
Sebagai Kontraktor PSC, HCML tidak menjual produk secara bebas kepada pasar ritel,
melainkan menyalurkan hasil produksi minyak mentah dan gas bumi melalui mekanisme
pemasaran yang ditetapkan dalam PSC dan disetujui oleh SKK Migas.
Pelanggan utama HCML pada umumnya meliputi:
• Pemerintah Republik Indonesia, khususnya dalam rangka pemenuhan Domestic Market
Obligation (DMO); dan
• Pembeli minyak mentah dan gas bumi, baik domestik maupun internasional, yang ditunjuk
atau disetujui oleh SKK Migas berdasarkan perjanjian jual beli yang berlaku.
Dengan demikian, hubungan HCML dengan pelanggan kunci bersifat kontraktual dan
teregulasi, serta sangat dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah dan ketentuan dalam PSC.
l. Informasi Perpajakan
Berdasarkan penelaahan atas laporan keuangan Husky-CNOOC Madura Limited (HCML)
serta ketentuan dalam Production Sharing Contract (PSC), aspek perpajakan HCML memiliki
karakteristik sebagai berikut:
1. Tata Kelola Perpajakan Berbasis PSC
HCML sebagai Kontraktor dalam kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi tunduk pada
tata kelola perpajakan khusus yang ditetapkan dalam PSC, dan tidak sepenuhnya
mengikuti ketentuan perpajakan korporasi umum. Ketentuan perpajakan tersebut diatur
secara spesifik dalam PSC yang ditandatangani dengan SKK Migas.
2. Kewajiban Pajak pada Tingkat Pemegang Saham
Yang dimaksud dengan kewajiban pajak pada tingkat pemegang saham adalah bahwa
pajak penghasilan atas kegiatan usaha dalam kerangka Production Sharing Contract (PSC)
tidak dibebankan kepada Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) sebagai entitas,
melainkan menjadi tanggung jawab masing-masing pemegang saham sesuai dengan porsi
kepemilikan dan bagian produksi atau laba (entitlement) yang diterimanya berdasarkan
PSC.
Halaman 48 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 50
3. Perlakuan Fiskal atas Cost Recovery
Dalam tata kelola perpajakan PSC, biaya yang memenuhi kriteria cost recovery
diperlakukan setara dengan pengurang penghasilan kena pajak, dengan pengecualian
tertentu, antara lain:
• Bonus yang dibayarkan kepada Pemerintah Republik Indonesia tidak dapat dikurangkan
secara fiskal dan tidak termasuk biaya yang dapat direcover;
• Biaya operasional hanya dapat direcover dari produksi migas yang tersedia sesuai
ketentuan PSC.
4. Tidak Diterapkannya Pajak Tangguhan Konvensional
Sehubungan dengan penerapan tata kelola perpajakan PSC, laporan keuangan HCML
tidak mencerminkan pajak tangguhan sebagaimana lazimnya pada perusahaan non-PSC,
dan beban pajak disajikan sesuai dengan mekanisme kontraktual dalam PSC.
5. Pengawasan dan Kepatuhan Perpajakan
Pencatatan akuntansi dan pelaporan perpajakan HCML dapat dilakukan pemeriksaan oleh
SKK Migas, serta oleh instansi pemerintah terkait, termasuk BPKP, BPK, dan Direktorat
Jenderal Pajak. Hingga periode pelaporan, tidak terdapat pengungkapan mengenai
sengketa perpajakan yang berdampak material terhadap kondisi keuangan Perusahaan.
m. Informasi Asuransi
Berdasarkan penelaahan atas laporan keuangan Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) dan
karakteristik kegiatan usahanya, HCML sebagai kontraktor hulu minyak dan gas bumi memiliki
eksposur risiko operasional, aset, dan lingkungan yang signifikan, sehingga perlindungan
asuransi merupakan bagian dari pengelolaan risiko usaha.
Asuransi yang dimiliki atau relevan bagi HCML pada umumnya mencakup:
• Asuransi aset dan fasilitas produksi, termasuk instalasi lepas pantai, peralatan produksi,
dan infrastruktur penunjang;
• Asuransi tanggung jawab hukum pihak ketiga, termasuk risiko pencemaran lingkungan dan
kecelakaan kerja;
• Asuransi gangguan usaha (business interruption) yang terkait dengan penghentian produksi
akibat kejadian tertentu; dan
• Asuransi risiko operasional lainnya sesuai dengan ketentuan PSC dan praktik industri hulu
migas.
Ketentuan, cakupan, dan nilai pertanggungan asuransi disesuaikan dengan persyaratan PSC,
kebijakan internal perusahaan, serta standar praktik industri hulu migas, dan biaya premi
asuransi tersebut dikategorikan sebagai biaya operasional yang dapat direcover sesuai
ketentuan PSC sepanjang memenuhi kriteria yang berlaku.
n. Persaingan Usaha
Kegiatan usaha Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) berada dalam sektor hulu minyak
dan gas bumi yang bersifat teregulasi dan berbasis wilayah kerja. Sebagai Kontraktor Kontrak
Bagi Hasil (Production Sharing Contract/PSC) di Wilayah Kerja Madura Strait, HCML tidak
Halaman 49 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 51
menghadapi persaingan langsung dalam wilayah kerja yang sama, karena hak eksplorasi dan
produksi diberikan secara eksklusif berdasarkan PSC yang ditandatangani dengan SKK Migas.
o. Risiko Usaha
Dalam menjalankan kegiatan usaha di sektor hulu minyak dan gas bumi berdasarkan
Production Sharing Contract (PSC), Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) menghadapi
berbagai risiko usaha yang dapat memengaruhi kinerja operasional dan keuangan
Perusahaan. Risiko-risiko utama tersebut antara lain sebagai berikut:
1. Risiko Regulasi dan Kontrak
Kegiatan usaha HCML sangat bergantung pada ketentuan PSC dan kebijakan Pemerintah
Republik Indonesia, termasuk pengawasan oleh SKK Migas. Perubahan peraturan
perundang-undangan, interpretasi ketentuan PSC, atau kebijakan fiskal dapat berdampak
terhadap hak atas produksi, mekanisme cost recovery, kewajiban DMO, serta profitabilitas
Perusahaan.
2. Risiko Ketergantungan pada PSC
Keberlangsungan usaha HCML bergantung pada masa berlaku PSC Madura Strait yang
saat ini akan berakhir pada tahun 2032, kecuali diperpanjang. Tidak diperolehnya
perpanjangan PSC dapat berdampak signifikan terhadap kelangsungan usaha dan nilai
ekonomis Perusahaan.
3. Risiko Harga Minyak dan Gas
Pendapatan HCML dipengaruhi oleh fluktuasi harga minyak mentah dan gas bumi global.
Penurunan harga energi dapat mengurangi arus kas Perusahaan, meskipun sebagian
risiko dimitigasi melalui mekanisme cost recovery dalam PSC.
4. Risiko Operasional dan Teknis
Kegiatan eksplorasi dan produksi migas mengandung risiko teknis, antara lain kegagalan
produksi, penurunan laju produksi, gangguan fasilitas, kecelakaan kerja, dan kejadian
force majeure. Risiko ini dapat menyebabkan peningkatan biaya, penurunan produksi,
atau gangguan operasi.
5. Risiko Cadangan dan Produksi
HCML tidak memiliki kepemilikan atas cadangan migas dan hanya memiliki hak
kontraktual atas bagian produksi. Ketidakpastian estimasi cadangan dan tingkat produksi
dapat memengaruhi proyeksi arus kas dan nilai Perusahaan.
6. Risiko Lingkungan dan Kewajiban Restorasi
HCML memiliki kewajiban untuk melaksanakan pembongkaran fasilitas dan pemulihan
lokasi (site restoration) sesuai dengan ketentuan PSC dan peraturan lingkungan. Kenaikan
estimasi biaya restorasi dapat berdampak terhadap liabilitas dan nilai Perusahaan.
7. Risiko Pajak dan Audit
Kegiatan usaha HCML tunduk pada ketentuan perpajakan Indonesia serta audit oleh SKK
Migas, BPKP, BPK, dan Direktorat Jenderal Pajak. Perbedaan interpretasi atas biaya yang
dapat dipulihkan atau dikurangkan secara pajak dapat menimbulkan risiko penyesuaian
keuangan.
Halaman 50 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 52
8. Risiko Ketergantungan pada Pemasok dan Kontraktor
Operasional HCML bergantung pada ketersediaan dan kinerja kontraktor jasa migas dan
pemasok utama. Keterlambatan atau kegagalan kinerja pihak ketiga dapat memengaruhi
jadwal dan biaya operasi.
p. Strategi Dan Rencana Masa Depan Perusahaan
Strategi dan rencana masa depan Husky-CNOOC Madura Limited difokuskan pada
optimalisasi nilai ekonomis Wilayah Kerja Madura Strait PSC serta keberlanjutan operasi
hingga berakhirnya masa PSC pada tahun 2032, dengan tetap memperhatikan kepatuhan
terhadap ketentuan kontraktual dan regulasi yang berlaku.
Strategi utama dan rencana ke depan Perusahaan antara lain sebagai berikut:
1. Optimalisasi Produksi dan Pengelolaan Cadangan
HCML berupaya mempertahankan dan mengoptimalkan tingkat produksi minyak dan gas
bumi melalui pengelolaan reservoir yang prudent, kegiatan workover, serta
pengembangan lapangan yang telah ada guna memaksimalkan perolehan cadangan
yang dapat diproduksikan secara ekonomis.
2. Efisiensi Operasional dan Pengendalian Biaya
Perusahaan menerapkan strategi pengendalian biaya operasi dan investasi, termasuk
optimalisasi pengeluaran yang dapat dipulihkan (cost recovery), peningkatan efisiensi
fasilitas produksi, serta pemilihan kontraktor dan pemasok yang kompetitif sesuai dengan
ketentuan PSC dan pengawasan SKK Migas.
3. Kepatuhan Regulasi dan Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
HCML berkomitmen untuk menjaga kepatuhan terhadap PSC, peraturan perundang-
undangan, dan kebijakan SKK Migas, serta memperkuat koordinasi dengan Pemerintah
Republik Indonesia dan pemangku kepentingan terkait guna memastikan kelangsungan
operasi.
4. Pengelolaan Risiko Lingkungan dan Keselamatan
Strategi Perusahaan mencakup penerapan standar keselamatan, kesehatan kerja, dan
perlindungan lingkungan (HSE) yang ketat, termasuk perencanaan pembongkaran fasilitas
dan pemulihan lokasi (site restoration) secara bertahap dan terukur.
5. Evaluasi Perpanjangan PSC
Seiring dengan mendekatnya akhir masa PSC pada tahun 2032, HCML secara
berkelanjutan melakukan evaluasi kelayakan ekonomi dan strategis atas kemungkinan
perpanjangan PSC, sesuai dengan ketentuan dan kebijakan Pemerintah Republik
Indonesia yang berlaku.
q. Informasi Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik
Kantor Akuntan Publik merupakan pihak independen yang melakukan audit atas Laporan
Keuangan perusahaan. Terdapat keterbatasan perolehan informasi mengenai nama Akuntan
Halaman 51 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 53
Publik yang melakukan penandatanganan Laporan Keuangan Audit Perusahaan yang
dikarenakan:
• Framework pelaporan yang digunakan merupakan IFRS.
• Perusahaan berdomisili di luar Negara Kesatuan Republik Indonesia, sehingga tunduk pada
kewajiban administrasi British Virgin Island.
Oleh karena hal diatas, maka penandatanganan Laporan Keuangan Audit adalah
menggunakan nama Kantor Akuntan Publik.
r. Tambahan informasi lain yang diperlukan oleh pengguna Laporan Penilaian Bisnis di luar hal
yang telah diuraikan
Tidak terdapat tambahan informasi lain yang diperlukan oleh pengguna Laporan Penilaian
Bisnis di luar hal yang telah diuraikan.
2.4.2 Laporan Keuangan HCML
Laporan keuangan merupakan suatu bentuk laporan yang memuat informasi tentang posisi
keuangan, hasil usaha, perubahan ekuitas, dan arus kas dari suatu perusahaan. Laporan
keuangan memberikan gambaran tentang kinerja historis dari suatu perusahaan yang dapat
dijadikan dasar dalam melakukan analisis untuk membuat strategi dan rencana dan proyeksi
keuangan masa depan.
Dalam melaksanakan penugasan penilaian ini, kami juga mendapat data dan informasi
mengenai laporan keuangan HCML. Adapun data laporan keuangan HCML yang kami terima
adalah sebagai berikut:
• Laporan Keuangan HCML untuk periode dua belas bulan yang yang berakhir 30 November
2025 (In-House) yang diperoleh dari manajemen;
• Laporan Keuangan HCML untuk periode dua belas bulan yang yang berakhir 31 Desember
2024 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro, Surja & Rekan,
sebagaimana tertuang dalam laporannya No.00030/2.1032/NS.0/02/1726-0/1/VI/2025
tanggal 30 Juni 2025 dengan opini wajar dalam semua hal yang material;
• Laporan Keuangan HCML untuk periode dua belas bulan yang yang berakhir 31 Desember
2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro, Surja & Rekan,
sebagaimana tertuang dalam laporannya No.00031/2.1032/NS.0/02/1726-9/1/VIII/2024
tanggal 15 Agustus 2024 dengan opini wajar dalam semua hal yang material;
• Laporan Keuangan HCML untuk periode dua belas bulan yang yang berakhir 31 Desember
2022 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro, Surja & Rekan,
sebagaimana tertuang dalam laporannya No.00028/2.1032/NS.0//02/1726-8/1/VIII/2023
tanggal 22 Agustus 2023 dengan opini wajar dalam semua hal yang material;
• Laporan Keuangan HCML untuk periode dua belas bulan yang yang berakhir 31 Desember
2021 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro, Surja & Rekan,
sebagaimana tertuang dalam laporannya No.00032/2.1032/NS.0/02/0702-7/1/X/2022
tanggal 27 Oktober 2022 dengan opini wajar dalam semua hal yang material;
• Laporan Keuangan HCML untuk periode dua belas bulan yang yang berakhir 31 Desember
2020 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro, Surja & Rekan,
sebagaimana tertuang dalam laporannya No.00018/2.1032/NS.0/02/0702-
6/1/VI/2021tanggal 25 Juni 2021 dengan opini wajar dalam semua hal yang material;
Halaman 52 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 54
Tabel berikut ini menggambarkan ikhtisar posisi keuangan HCML untuk periode yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2020 hingga 30 November 2025:
Tabel 10. Ikhtisar Laporan Posisi Keuangan HCML (dalam Ribuan USD)
Un-
Statement of Financial Audited Audited Audited Audited Audited
Audited
Position
Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Nov 2025
Assets
Non-Current Assets
Oil and gas properties 1.228.335 1.133.284 1.438.313 1.346.762 1.131.981 910.209
Deferred tax assets,
1.989 - - - - -
net
Reimbursable Value
54.553 30.346 32.372 19.223 19.492 26.561
Added Tax
Restricted Cash 9.825 14.743 18.530 27.415 38.301 47.841
Total Non-Current
1.294.702 1.178.374 1.489.215 1.393.401 1.189.775 984.611
Assets
Current Assets
Prepayments 512 388 - - - -
Inventories 9.212 10.787 2.194 - - -
Trade receivables 51.203 65.191 50.847 55.472 47.235 61.250
Cash and banks 38.004 44.685 62.087 83.182 78.334 107.140
Other current assets 2.050 1.697 2.362 4.884 5.251 7.268
Cash Call Request - - - - - -
Total Current Assets 100.981 122.748 117.491 143.538 130.820 175.658
Total Assets 1.395.683 1.301.121 1.606.706 1.536.938 1.320.595 1.160.270
Equity
Share capital 262.466 262.466 262.466 262.466 262.466 262.466
Additional paid-in
28.027 31.598 35.187 35.954 35.954 35.954
capital
Retained earnings 94.581 175.020 218.517 270.099 221.987 252.295
Other components of
443 706 803 685 641 641
equity
Total Equity 385.517 469.789 516.973 569.203 521.048 551.356
Non-Current Liabilities
Employee benefits
4.600 5.178 5.442 - - -
liabilities
Provision for
decommissioning and 58.471 58.195 62.903 71.705 72.928 76.654
site restoration costs
Lease liabilities 475.216 417.549 620.051 546.132 462.773 479.899
Deferred tax liabilities - 40.854 32.529 46.421 75.449 75.449
Tax payable 35.131 - 1.068 10.348 2.662 62.016
Accounts due to
188.814 53.212 107.152 - - -
shareholders
Other non-current
- - - 6.614 7.077 (128.149)
liabilities
Halaman 53 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 55
Un-
Statement of Financial Audited Audited Audited Audited Audited
Audited
Position
Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Nov 2025
Total Non-Current
762.233 574.988 829.145 681.219 620.889 565.868
Liabilities
Current Liabilities
Accruals 34.926 34.242 96.886 46.086 30.887 35.568
Employee benefit
314 179 251 - - -
liabilities
Lease liabilities 86.398 84.921 94.766 153.833 127.445 -
Trade payables 5.940 53.681 11.935 18.814 8.474 5.033
Taxes payable 1.401 2.163 8.234 9.039 11.093 2.230
Accounts due to
109.115 81.158 48.516 58.410 - -
shareholders
Contract liabilities 9.838 - - - - -
Other current
- - - 333 759 216
liabilities
Total Current
247.932 256.344 260.588 286.516 178.657 43.046
Liabilities
Total Liabilities 1.010.165 831.332 1.089.733 967.735 799.546 608.914
Total Liabilities and
1.395.683 1.301.121 1.606.706 1.536.938 1.320.595 1.160.270
Equity
Sumber: Laporan Keuangan HCML Periode 31 Desember 2020 – 30 November 2025
Aset Tidak Lancar (Non-Current Assets)
Pertumbuhan aset tidak lancar HCML selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar negatif
2,09%. Pada tahun 2020 aset tidak lancar tercatat sebesar USD1.294.702 Ribu. Pada tahun 2021
aset tidak lancar mengalami penurunan sebesar negatif 8,98% secara year on year atau tercatat
sebesar USD1.178.374 Ribu. Pada tahun 2022 aset tidak lancar mengalami peningkatan sebesar
26,38% secara year on year atau tercatat sebesar USD1.489.215 Ribu. Pada Tahun 2023 aset
tidak lancar mengalami penurunan sebesar negatif 6,43% secara year on year atau tercatat
sebesar USD1.393.401 Ribu. Pada tahun 2024 aset tidak lancar mengalami penurunan sebesar
negatif 14,61% secara year on year atau tercatat sebesar USD1.189.775 Ribu. Serta pada periode
30 November 2025 aset tidak lancar tercatat sebesar USD984.611 Ribu.
Aset Lancar (Current Assets)
Pertumbuhan aset lancar HCML selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 6,69%. Pada tahun
2020 aset lancar tercatat sebesar USD100.981 Ribu. Pada tahun 2021 aset lancar mengalami
peningkatan sebesar 21,56% secara year on year atau tercatat sebesar USD122.748 Ribu. Pada
tahun 2022 aset lancar mengalami penurunan sebesar negatif 4,28% secara year on year atau
tercatat sebesar USD117.491 Ribu. Pada Tahun 2023 aset lancar mengalami peningkatan
sebesar 22,17% secara year on year atau tercatat sebesar USD143.538 Ribu. Pada tahun 2024
aset lancar mengalami penurunan sebesar negatif 8,86% secara year on year atau tercatat
sebesar USD130.820 Ribu. Serta pada periode 30 November 2025 aset lancar tercatat sebesar
USD175.658 Ribu.
Halaman 54 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 56
Total Aset (Total Assets)
Pertumbuhan total aset HCML selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar negatif 1,37%. Pada
tahun 2020 total aset tercatat sebesar USD1.395.683 Ribu. Pada tahun 2021 total aset
mengalami penurunan sebesar negatif 6,78% secara year on year atau tercatat sebesar
USD1.301.121 Ribu. Pada tahun 2022 total aset mengalami peningkatan sebesar 23,49% secara
year on year atau tercatat sebesar USD1.606.706 Ribu. Pada Tahun 2023 total aset mengalami
penurunan sebesar negatif 4,34% secara year on year atau tercatat sebesar USD1.536.938 Ribu.
Pada tahun 2024 total aset mengalami penurunan sebesar negatif 14,08% secara year on year
atau tercatat sebesar USD1.320.595 Ribu. Serta pada periode 30 November 2025 total aset
tercatat sebesar USD1.160.270 Ribu.
Total Ekuitas (Total Equity)
Pertumbuhan total ekuitas HCML selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 7,82%. Pada
tahun 2020 total ekuitas tercatat sebesar USD385.517 Ribu. Pada tahun 2021 total ekuitas
mengalami peningkatan sebesar 21,86% secara year on year atau tercatat sebesar USD469.789
Ribu. Pada tahun 2022 total ekuitas mengalami peningkatan sebesar 10,04% secara year on year
atau tercatat sebesar USD516.973 Ribu. Pada Tahun 2023 total ekuitas mengalami peningkatan
sebesar 10,10% secara year on year atau tercatat sebesar USD569.203 Ribu. Pada tahun 2024
total ekuitas mengalami penurunan sebesar negatif 8,46% secara year on year atau tercatat
sebesar USD521.048 Ribu. Serta pada periode 30 November 2025 total ekuitas tercatat sebesar
USD551.356 Ribu.
Total Liabilitas Jangka Panjang (Non-Current Liabilities)
Pertumbuhan total liabilitas jangka panjang HCML selama periode 31 Desember 2020 sampai
dengan 31 Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar
negatif 5,00%. Pada tahun 2020 total liabilitas jangka panjang tercatat sebesar USD762.233
Ribu. Pada tahun 2021 total liabilitas jangka panjang mengalami penurunan sebesar negatif
24,57% secara year on year atau tercatat sebesar USD574.988 Ribu. Pada tahun 2022 total
liabilitas jangka panjang mengalami peningkatan sebesar 44,20% secara year on year atau
tercatat sebesar USD829.145 Ribu. Pada Tahun 2023 total liabilitas jangka panjang mengalami
penurunan sebesar negatif 17,84% secara year on year atau tercatat sebesar USD681.219 Ribu.
Pada tahun 2024 total liabilitas jangka panjang mengalami penurunan sebesar negatif 8,86%
secara year on year atau tercatat sebesar USD620.889 Ribu. Serta pada periode 30 November
2025 total liabilitas jangka panjang tercatat sebesar USD565.868 Ribu.
Total Liabilitas Jangka Pendek (Current Liabilities)
Pertumbuhan total liabilitas jangka pendek HCML selama periode 31 Desember 2020 sampai
dengan 31 Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar
negatif 7,87%. Pada tahun 2020 total liabilitas jangka pendek tercatat sebesar USD247.932 Ribu.
Pada tahun 2021 total liabilitas jangka pendek mengalami peningkatan sebesar 3,39% secara
year on year atau tercatat sebesar USD256.344 Ribu. Pada tahun 2022 total liabilitas jangka
pendek mengalami peningkatan sebesar 1,66% secara year on year atau tercatat sebesar
USD260.588 Ribu. Pada Tahun 2023 total liabilitas jangka pendek mengalami peningkatan
Halaman 55 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 57
sebesar 9,95% secara year on year atau tercatat sebesar USD286.516 Ribu. Pada tahun 2024
total liabilitas jangka pendek mengalami penurunan sebesar negatif 37,64% secara year on year
atau tercatat sebesar USD178.657 Ribu. Serta pada periode 30 November 2025 total liabilitas
jangka pendek tercatat sebesar USD43.046 Ribu.
Tabel 11. Ikhtisar Laporan Laba Rugi HCML (dalam Ribuan USD)
Un-
Statement of Profit or Audited Audited Audited Audited Audited
Audited
Loss
Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Nov 2025
Revenue
Revenue From
Contract With 293.134 387.554 310.507 460.220 519.570 418.761
Customer
Total Revenue 293.134 387.554 310.507 460.220 519.570 418.761
Cost of Revenue (144.734) (193.966) (179.564) (271.903) (290.687) -
Gross Profit 148.400 193.588 130.943 188.317 228.883 418.761
Operating Expenses
General and
(9.003) (11.541) (22.723) (29.085) (31.639) -
administrative
Finance cost (46.023) (35.742) (28.715) (49.550) (37.596) -
Finance income - - 440 396 554 -
Loss on foreign
(1.533) (4.816) 3.872 (2.649) (1.498) -
exchange
Total Operating
(56.559) (52.099) (47.127) (80.888) (70.179) -
Expenses
Total Cost of Revenue
and Operating (201.293) (246.065) (226.691) (352.791) (360.867) (338.310)
Expenses
Profit Before Income
91.842 141.489 83.815 107.429 158.704 80.452
Tax Expenses
Income Tax Expenses (45.339) (61.051) (40.319) (55.847) (72.623) (53.743)
Net Profit 46.503 80.439 43.497 51.582 86.080 26.709
Sumber: Laporan Keuangan HCML Periode 31 Desember 2020 – 30 November 2025
Pendapatan (Revenue)
Pertumbuhan pendapatan HCML selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan rata CAGR sebesar 15,38%.
Pada tahun 2020 pendapatan tercatat sebesar USD293.134 Ribu. Pada tahun 2021 pendapatan
mengalami peningkatan sebesar 32,21% secara year on year atau tercatat sebesar USD387.554
Ribu. Pada tahun 2022 pendapatan mengalami penurunan sebesar negatif 19,88% secara year
on year atau tercatat sebesar USD310.507 Ribu. Pada Tahun 2023 pendapatan mengalami
peningkatan sebesar 48,22% secara year on year atau tercatat sebesar USD460.220 Ribu. Pada
tahun 2024 pendapatan mengalami peningkatan sebesar 12,90% secara year on year atau
Halaman 56 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 58
tercatat sebesar USD519.570 Ribu. Serta pada periode 30 November 2025 pendapatan tercatat
sebesar USD418.761 Ribu.
Beban Pokok Pendapatan (Cost of Revenue)
Pertumbuhan beban pokok pendapatan HCML selama periode 31 Desember 2020 sampai
dengan 31 Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar
19,05%. Pada tahun 2020 beban pokok pendapatan tercatat sebesar USD144.734. Pada tahun
2021 beban pokok pendapatan mengalami peningkatan sebesar 34,02% secara year on year
atau tercatat sebesar USD193.966 Ribu. Pada tahun 2022 beban pokok pendapatan mengalami
penurunan sebesar negatif 7,43% secara year on year atau tercatat sebesar USD179.564 Ribu.
Pada Tahun 2023 beban pokok pendapatan mengalami peningkatan sebesar 51,42% secara
year on year atau tercatat sebesar USD271.903 Ribu. Pada tahun 2024 beban pokok pendapatan
mengalami peningkatan sebesar 6,91% secara year on year atau tercatat sebesar USD290.687
Ribu.
Laba Kotor (Gross Profit)
Pertumbuhan laba kotor HCML selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 11,44%. Pada tahun
2020 laba kotor tercatat sebesar USD148.400 Ribu. Pada tahun 2021 laba kotor mengalami
peningkatan sebesar 30,45% secara year on year atau tercatat sebesar USD193.588 Ribu. Pada
tahun 2022 laba kotor mengalami penurunan sebesar negatif 32,36% secara year on year atau
tercatat sebesar USD130.943 Ribu. Pada Tahun 2023 laba kotor mengalami peningkatan sebesar
43,82% secara year on year atau tercatat sebesar USD188.317 Ribu. Pada tahun 2024 laba kotor
mengalami peningkatan sebesar 21,54% secara year on year atau tercatat sebesar USD228.883
Ribu. Serta pada periode 30 November 2025 laba kotor tercatat sebesar USD418.761 Ribu.
Total Beban Operasional (Total Operating Expenses)
Pertumbuhan total beban operasional HCML selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan
31 Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 5,54%.
Pada tahun 2020 total beban operasional tercatat sebesar USD56.559 Ribu. Pada tahun 2021
total beban operasional mengalami penurunan sebesar negatif 7,89% secara year on year atau
tercatat sebesar USD52.099 Ribu. Pada tahun 2022 total beban operasional mengalami
penurunan sebesar negatif 9,54% secara year on year atau tercatat sebesar USD47.127 Ribu.
Pada Tahun 2023 total beban operasional mengalami peningkatan sebesar 71,64% secara year
on year atau tercatat sebesar USD80.888 Ribu. Pada tahun 2024 total beban operasional
mengalami penurunan sebesar negatif 13,24% secara year on year atau tercatat sebesar
USD70.179 Ribu.
Laba Sebelum Pajak Penghasilan (Profit Before Income Tax Expenses)
Pertumbuhan laba sebelum pajak penghasilan HCML selama periode 31 Desember 2020 sampai
dengan 31 Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar
14,65%. Pada tahun 2020 laba sebelum pajak penghasilan tercatat sebesar USD91.842 Ribu.
Pada tahun 2021 laba sebelum pajak penghasilan mengalami peningkatan sebesar 54,06%
secara year on year atau tercatat sebesar USD141.489 Ribu. Pada tahun 2022 laba sebelum
pajak penghasilan mengalami penurunan sebesar negatif 40,76% secara year on year atau
Halaman 57 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 59
tercatat sebesar USD83.815 Ribu. Pada Tahun 2023 laba sebelum pajak penghasilan mengalami
peningkatan sebesar 28,17% secara year on year atau tercatat sebesar USD107.429 Ribu. Pada
tahun 2024 laba sebelum pajak penghasilan mengalami peningkatan sebesar 47,73% secara
year on year atau tercatat sebesar USD158.704 Ribu. Serta pada periode 30 November 2025
laba sebelum pajak penghasilan tercatat sebesar USD80.452 Ribu.
Beban Pajak Penghasilan (Income Tax Expesnse)
Pertumbuhan beban pajak penghasilan HCML selama periode 31 Desember 2020 sampai
dengan 31 Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar
12,50%. Pada tahun 2020 beban pajak penghasilan tercatat sebesar USD45.339 Ribu. Pada
tahun 2021 beban pajak penghasilan mengalami peningkatan sebesar 34,65% secara year on
year atau tercatat sebesar USD61.051 Ribu. Pada tahun 2022 beban pajak penghasilan
mengalami penurunan sebesar negatif 33,96% secara year on year atau tercatat sebesar
USD40.319 Ribu. Pada Tahun 2023 beban pajak penghasilan mengalami peningkatan sebesar
38,51% secara year on year atau tercatat sebesar USD55.847 Ribu. Pada tahun 2024 beban
pajak penghasilan mengalami peningkatan sebesar 30,04% secara year on year atau tercatat
sebesar USD72.623 Ribu. Serta pada periode 30 November 2025 beban pajak penghasilan
tercatat sebesar USD53.743 Ribu.
Laba Bersih (Net Income)
Pertumbuhan laba bersih HCML selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan rata CAGR sebesar 16,64%.
Pada tahun 2020 laba bersih tercatat sebesar USD46.503 Ribu. Pada tahun 2021 laba bersih
mengalami peningkatan sebesar 72,98% secara year on year atau tercatat sebesar USD80.439
Ribu. Pada tahun 2022 laba bersih mengalami penurunan sebesar negatif 45,93% secara year
on year atau tercatat sebesar USD43.497 Ribu. Pada Tahun 2023 laba bersih mengalami
peningkatan sebesar 18,59% secara year on year atau tercatat sebesar USD51.582 Ribu. Pada
tahun 2024 laba bersih mengalami peningkatan sebesar 66,88% secara year on year atau tercatat
sebesar USD86.080 Ribu. Serta pada periode 30 November 2025 laba bersih tercatat sebesar
USD26.709 Ribu.
Tabel 12. Laporan Arus Kas HCML (dalam Ribuan USD)
Un-
Statement of Cash Audited Audited Audited Audited Audited
Audited
Flow
Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Nov 2025
Cash flows from
226.001 281.168 200.174 261.885 322.641 -
operating activities
Cash flow from
(5.394) (16.700) (136.279) (19.724) (1.506) -
investing activities
Cash flow from
(239.545) (257.787) (46.493) (220.284) (326.039) -
financing activities
Net Increase in Cash
(18.938) 6.681 17.402 21.877 (4.904) -
and Bank
Net foreign exchange
- - - (782) 56 -
difference
Cash and Banks at the
56.942 38.004 44.685 62.087 83.182 78.334
Beginning
Cash and Banks at the
38.004 44.685 62.087 83.182 78.334 78.334
End
Sumber: Laporan Keuangan HCML Periode 31 Desember 2020 – 30 November 2025
Halaman 58 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 60
Berikut adalah komponen arus kas HCML berdasarkan data historis laporan keuangan HCML per
30 November 2025:
Arus Kas dari Aktivitas Operasi (Cash Flows from Operating Activities)
Selama periode 2020–2024, arus kas dari aktivitas operasi secara konsisten bernilai positif, yang
menunjukkan bahwa entitas mampu menghasilkan arus kas dari kegiatan usaha utamanya. Pada
tahun 2020, arus kas operasi tercatat sebesar USD226.001 Ribu dan meningkat pada tahun 2021
menjadi USD281.168 Ribu.
Pada tahun 2022, arus kas operasi menurun menjadi USD 200.174 Ribu, yang mengindikasikan
adanya tekanan terhadap kinerja operasional. Namun demikian, arus kas operasi kembali
meningkat pada tahun 2023 dan 2024 masing-masing menjadi USD261.885 Ribu dan
USD322.641 Ribu. Secara keseluruhan, tren ini mencerminkan kemampuan entitas dalam
mempertahankan arus kas operasional yang sehat.
Arus Kas dari Aktivitas Investasi (Cash Flow from Investing Activities)
Arus kas dari aktivitas investasi selama periode pengamatan selalu bernilai negatif, yang
mencerminkan adanya arus kas keluar untuk belanja modal dan/atau investasi jangka panjang.
Pada tahun 2020 dan 2021, arus kas investasi tercatat masing-masing sebesar negatif USD5.394
Ribu dan negatif USD16.700 Ribu.
Pada tahun 2022, arus kas investasi meningkat signifikan menjadi negatif USD136.279 Ribu,
yang mengindikasikan realisasi investasi dalam jumlah material. Selanjutnya, pada tahun 2023
dan 2024, arus kas keluar dari aktivitas investasi menurun masing-masing menjadi negatif
USD19.724 Ribu dan negatif USD1.506 Ribu, yang menunjukkan berkurangnya aktivitas investasi.
Arus kas bersih untuk aktivitas pendanaan (Cash Flow from Financing Activities)
Arus kas dari aktivitas pendanaan selama periode 2020–2024 secara konsisten bernilai negatif,
yang menunjukkan bahwa entitas lebih banyak melakukan pembayaran kewajiban pendanaan
dibandingkan dengan penerimaan pendanaan baru.
Pada tahun 2020 dan 2021, arus kas pendanaan tercatat masing-masing sebesar negatif
USD239.545 Ribu dan negatif USD257.787 Ribu. Pada tahun 2022, arus kas pendanaan
menurun menjadi negatif USD 46.493 Ribu. Namun, pada tahun 2023 dan 2024, arus kas
pendanaan kembali meningkat menjadi negatif USD220.284 Ribu dan negatif USD326.039 Ribu.
Kondisi ini mencerminkan kebijakan pendanaan yang cenderung konservatif.
Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas dan Bank (Net Increase in Cash and Bank)
Kenaikan atau penurunan bersih kas dan bank merupakan hasil agregasi dari aktivitas operasi,
investasi, dan pendanaan. Pada tahun 2020, entitas mencatat penurunan bersih kas sebesar
negatif USD18.938 Ribu.
Pada tahun 2021 hingga 2023, entitas mencatat kenaikan bersih kas masing-masing sebesar
USD6.681 Ribu, USD17.402 Ribu, dan USD21.877 Ribu. Pada tahun 2024, kembali terjadi
Halaman 59 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 61
penurunan bersih kas sebesar negatif USD4.904 Ribu, terutama dipengaruhi oleh besarnya arus
kas keluar dari aktivitas pendanaan.
Selisih Kurs Bersih (Net Foreign Exchange Difference)
Selisih kurs bersih selama periode 2020–2022 tidak menunjukkan dampak yang material
terhadap arus kas. Pada tahun 2023, entitas mencatat kerugian selisih kurs sebesar negatif
USD782 Ribu. Sementara itu, pada tahun 2024, selisih kurs bersih memberikan dampak positif
berupa keuntungan sebesar USD56 Ribu. Secara keseluruhan, dampak fluktuasi nilai tukar
terhadap posisi kas dinilai tidak signifikan.
Kas dan Bank pada Awal Periode (Cash And Banks At The Beginning)
Saldo kas dan bank pada awal periode menunjukkan tren meningkat selama periode
pengamatan. Pada awal tahun 2020, saldo kas dan bank tercatat sebesar USD56.942 Ribu,
kemudian menurun pada awal tahun 2021 menjadi USD38.004 Ribu. Selanjutnya, saldo kas dan
bank meningkat pada awal tahun 2022, 2023, dan 2024 hingga mencapai USD83.182 Ribu
pada awal tahun 2024, seiring dengan akumulasi arus kas bersih positif pada tahun-tahun
sebelumnya.
Kas dan Bank pada Akhir Periode (Cash And Banks At The End)
Saldo kas dan bank pada akhir periode menunjukkan peningkatan secara keseluruhan selama
periode 2020–2023. Saldo kas dan bank pada akhir tahun 2020 tercatat sebesar USD38.004
Ribu dan meningkat hingga mencapai USD 83.182 Ribu pada akhir tahun 2023.
Pada akhir tahun 2024, saldo kas dan bank tercatat sebesar USD78.334 Ribu, yang
mencerminkan penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, namun secara umum masih
menunjukkan posisi likuiditas yang memadai.
2.4.3 Analisis Laporan Keuangan HCML
Untuk selanjutnya tinjauan terhadap kinerja keuangan HCML dilakukan berdasarkan analisis
terhadap laporan keuangan HCML dengan menggunakan beberapa teknis analisis sebagai
berikut:
a. Commonsize Statement Analysis
Commonsize statement merupakan salah satu metode analisis terhadap laporan keuangan
HCML untuk mengetahui persentase investasi pada masing-masing aset terhadap total
asetnya, dan juga untuk mengetahui struktur permodalan serta komposisi biaya atau beban
terhadap total pendapatan. Berikut adalah hasil analisis laporan keuangan HCML dengan
menggunakan metode Commonsize Statement Analysis:
Tabel 13. Analisis Commonsize Statement – Laporan Posisi Keuangan
Statement of Financial Des Des Des Des Des Nov
Position 2020 2021 2022 2023 2024 2025
Total Non-Current Assets 92,76% 90,57% 92,69% 90,66% 90,09% 84,86%
Total Current Assets 7,24% 9,43% 7,31% 9,34% 9,91% 15,14%
Total Assets 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Halaman 60 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 62
Statement of Financial Des Des Des Des Des Nov
Position 2020 2021 2022 2023 2024 2025
Total Equity 27,62% 36,11% 32,18% 37,03% 39,46% 47,52%
Total Non-Current
54,61% 44,19% 51,61% 44,32% 47,02% 48,77%
Liabilities
Total Current Liabilities 17,76% 19,70% 16,22% 18,64% 13,53% 3,71%
Total Liabilities 72,38% 63,89% 67,82% 62,97% 60,54% 52,48%
Total Liabilities and Equity 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Sumber: Analisis KJPP FDI&R
Mengacu pada laporan posisi keuangan, berdasarkan analisis Commonsize statement, selama
periode 31 Desember 2020 sampai dengan periode 30 November 2025, rata-rata proporsi
aset lancar terhadap total aset lebih kecil dibandingkan dengan proporsi aset tidak lancar
terhadap total aset. Pada periode 30 November 2025 proporsi aset lancar terhadap total aset
sebesar 15,14%, dan proporsi aset tidak lancar terhadap total aset sebesar 84,86%.
Kemudian pada periode 31 Desember 2020 sampai dengan 30 November 2025, rata-rata
proporsi total liabilitas terhadap total aset lebih besar dibandingkan dengan proporsi total
ekuitas terhadap total aset. Pada periode 30 November 2025 proporsi total liabilitas terhadap
total aset sebesar 52,48%, dan proporsi total ekuitas terhadap total aset sebesar 47,52%.
Tabel 14. Analisis Commonsize Statement – Laporan Laba Rugi
Des Des Des Des Des Nov
Statement of Profit or Loss
2020 2021 2022 2023 2024 2025
Total Revenue 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Cost of Revenue 49,37% 50,05% 57,83% 59,08% 55,95% 0,00%
Gross Profit 50,63% 49,95% 42,17% 40,92% 44,05% 100,00%
Total Operating Expenses 19,29% 13,44% 15,18% 17,58% 13,51% 0,00%
Profit Before Income Tax
31,33% 36,51% 26,99% 23,34% 30,55% 19,21%
Expenses
Income Tax Expenses 15,47% 15,75% 12,98% 12,13% 13,98% 12,83%
Net Profit 15,86% 20,76% 14,01% 11,21% 16,57% 6,38%
Sumber: Analisis KJPP FDI&R
Mengacu pada laporan laba rugi, berdasarkan analisis Commonsize statement, selama
periode 31 Desember 2020 sampai dengan periode 30 November 2025, proporsi beban
pokok pendapatan (cost of revenue) terhadap pendapatan tercatat secara berturut turut
sebesar 49,37% (2020); 50,05% (2021); 57,83% (2022); 59,08% (2023); 55,95% (2024).
Kemudian analisis Commonsize statement laba kotor HCML, selama periode 31 Desember
2020 sampai dengan periode 30 November 2025, proporsi laba kotor (gross profit) terhadap
pendapatan tercatat secara berturut turut sebesar 50,63% (2020); 49,95% (2021); 42,17%
(2022); 40,92% (2023); 44,05% (2024).
Proporsi laba bersih (net income) terhadap pendapatan tercatat secara berturut turut sebesar
15,86% (2020); 20,76% (2021); 14,01% (2022); 11,21% (2023); 16,57% (2024) dan 6,38%
pada periode 30 November 2025.
Halaman 61 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 63
b. Analisis Rasio Keuangan (Ratio Analysis)
Analisis rasio keuangan merupakan salah satu metode yang digunakan untuk menilai kinerja
keuangan dan tingkat kinerja suatu perusahaan. Dengan menggunakan pendekatan rasio,
dapat dilakukan perbandingan antara pos-pos dalam laporan keuangan sehingga
memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi keuangan perusahaan.
Berikut adalah tabel rasio keuangan yang kami gunakan dalam analisis rasio keuangan
Perusahaan:
Tabel 15. Analisis Rasio Keuangan
Des Des Des Des Des Nov
Rasio Keuangan
2020 2021 2022 2023 2024 2025
Rasio Likuiditas (X)
Current Ratio 1,70 X 2,05 X 1,80 X 2,05 X 1,92 X 1,74 X
Quick Ratio 1,70 X 2,05 X 1,80 X 2,05 X 1,92 X 1,74 X
Cash Ratio 0,05 X 0,08 X 0,07 X 0,12 X 0,13 X 0,19 X
Rasio Profitabilitas (%)
Gross Profit Margin 50,63% 49,95% 42,17% 40,92% 44,05% 100,00%
Operating Profit Margin 31,33% 36,51% 26,99% 23,34% 30,55% 19,21%
Net Profit Margin 15,86% 20,76% 14,01% 11,21% 16,57% 6,38%
Return on Assets 3,33% 6,18% 2,71% 3,36% 6,52% 2,30%
Return on Equity 18,76% 31,38% 16,69% 18,00% 48,18% 62,05%
Rasio Solvabilitas (X)
Debt to Assets Ratio 72,38% 63,89% 67,82% 62,97% 60,54% 52,48%
Debt to Equity Ratio 262,03% 176,96% 210,79% 170,02% 153,45% 110,44%
Sumber: Analisis KJPP FDI&R
Analisis Rasio Keuangan HCML
Rasio Likuiditas
Rasio likuiditas merupakan suatu rasio keuangan yang bertujuan untuk mengetahui sejauh
mana kemampuan Perusahaan dalam melunasi kewajiban jangka pendeknya. Beberapa rasio
keuangan yang masuk dalam kategori ini antara lain adalah:
1. Rasio Lancar (Current Ratio)
Rasio ini merupakan perbandingan antara aset lancar dengan hutang lancar. Rasio ini
bertujuan untuk mengetahui sampai seberapa jauh jumlah aset lancar perusahaan dapat
menjamin utang jangka pendek dari kreditor. Secara umum semakin tinggi rasio lancar
maka semakin aman perusahaan. Pada periode 30 November 2025 rasio lancar HCML
tercatat sebesar 1,74 kali.
2. Rasio Kas (Cash Ratio)
Rasio ini untuk mengukur jumlah kas tersedia dibanding dengan hutang lancar. Rasio kas
HCML pada periode 30 November 2025 sebesar 0,19 kali.
Halaman 62 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 64
Rasio Profitabilitas
Rasio profitabilitas digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan
laba. Beberapa rasio perusahaan yang termasuk dalam kategori ini antara lain adalah:
1. Rasio Laba Kotor atas Pendapatan (Gross Profit Margin)
Rasio yang menggambarkan kemampuan Perusahaan dalam menghasilkan laba kotor dari
kegiatan operasional utama setelah memperhitungkan harga pokok penjualan, sebagai
indikator efisiensi biaya langsung. Rasio laba kotor atas pendapatan HCML pada periode
31 Desember 2024 adalah sebesar 44,05%.
2. Rasio Laba Operasi atas Pendapatan (Operating Profit Margin)
Rasio yang menunjukkan tingkat laba operasi yang dihasilkan dari penjualan setelah
memperhitungkan seluruh biaya operasional, yang mencerminkan efisiensi kegiatan usaha
inti Perusahaan. Rasio laba operasi atas pendapatan HCML pada periode 30 November
2025 adalah sebesar 19,21%.
3. Rasio Laba Bersih atas Pendapatan (Net Profit Margin)
Rasio yang mengukur kemampuan Perusahaan dalam menghasilkan laba bersih dari
penjualan setelah memperhitungkan seluruh beban, termasuk beban non-operasional.
Rasio laba bersih atas pendapatan HCML pada periode 30 November 2025 adalah
sebesar 6,38%.
4. Rasio laba atas aset (Return on Asset)
Rasio ini digunakan untuk mengetahui sampai seberapa jauh aset yang digunakan dapat
menghasilkan laba, nilai >0 menunjukkan perusahaan telah menghasilkan keuntungan,
sebaliknya jika <0 artinya perusahaan belum mampu menghasilkan keuntungan dari aset
yang telah digunakan. Rasio laba atas asset HCML pada periode 30 November 2025
adalah sebesar 2,30%.
5. Rasio laba atas ekuitas (Return on Equity)
Rasio ini digunakan untuk mengetahui sampai seberapa jauh hasil atau keuntungan yang
diperoleh dari setiap modal yang ditanamkan, nilai >0 menunjukkan perusahaan telah
menghasilkan profit, sebaliknya jika <0 artinya perusahaan belum mampu menghasilkan
profit dari modal yang telah ditanamkan. Adapun tingkat rasio laba atas ekuitas HCML
pada periode 30 November 2025 adalah sebesar 62,05%.
Rasio Solvabilitas
Rasio solvabilitas (solvency ratio) adalah rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan
Perseroan untuk melunasi hutang-hutangnya. Berikut adalah rasio yang termasuk dalam
kategori ini.
Halaman 63 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 65
1. Rasio Total Liabilitas terhadap Total Aset (Debt to Asset Ratio)
Rasio ini merupakan perbandingan antara total liabilitas terhadap total aset perusahaan.
Semakin tinggi rasio ini semakin tinggi pula risiko keuangan perusahaan. Adapun tingkat
rasio liabilitas terhadap total aset HCML pada periode 30 November 2025 adalah sebesar
52,48%.
2. Rasio Total Liabilitas terhadap Total Ekuitas (Debt to Equity Ratio)
Rasio ini merupakan perbandingan antara total liabilitas terhadap total ekuitas atau modal
Perseroan. Rasio 1,00 kali menunjukkan jumlah liabilitas sama dengan jumlah ekuitas.
Berdasarkan tabel rasio keuangan perusahaan diatas dapat dilihat bahwa rasio liabilitas
terhadap ekuitas HCML pada periode 30 November 2025 adalah sebesar 110,44%.
2.5. Kinerja Keuangan dan Analisis Keuangan Perusahaan Pembanding
Analisis Laporan Keuangan Perusahan Pembanding
Analisis dilakukan terhadap delapan (8) perusahaan pembanding yang memiliki bidang usaha
sejenis dan/atau relevan dengan objek penilaian, yaitu perusahaan yang bergerak di sektor
perbankan. Analisis ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif
mengenai kondisi keuangan, kinerja usaha, serta struktur permodalan perusahaan yang
dianggap sebanding dengan objek penilaian. Seluruh data perusahaan pembanding diperoleh
dari S&P Global Capital IQ, yang telah menyajikan laporan keuangan dalam format
terstandardisasi (standardized) sehingga dapat digunakan secara langsung dalam analisis tanpa
memerlukan penyesuaian tambahan. Periode laporan keuangan yang digunakan dalam analisis
mencakup 31 Desember 2020 hingga 30 September 2025.
Untuk masing-masing perusahaan pembanding, terdapat beberapa informasi utama, yaitu:
1. Laporan Posisi Keuangan yang menggambarkan aset, liabilitas, dan ekuitas pada periode
tertentu.
2. Laporan Laba (Rugi) yang menunjukkan kinerja operasional serta hasil usaha dalam periode
berjalan.
3. Commonsize Statement Analysis yang menyajikan perbandingan dalam bentuk persentase
terhadap total aset atau pendapatan, sehingga memudahkan dalam melakukan analisa
perbandingan antarperusahaan.
4. Rasio Keuangan yang meliputi rasio likuiditas, rasio profitabilitas, dan rasio solvabilitas sebagai
indikator kinerja keuangan perusahaan.
Kinerja Keuangan dan Analisis Keuangan Perusahaan Pembanding sebagai berikut:
2.5.1 PXP Energy Corporation (“PXP”)
Tabel 16. Laporan Posisi Keuangan (dalam Ribuan USD)
Laporan Posisi Keuangan Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Aset Lancar 4.066 11.370 4.533 3.151 2.147 1.547
Aset Tidak Lancar 136.558 48.724 54.778 52.491 52.787 53.110
Total Aset 140.624 60.094 59.311 55.642 54.934 54.658
Halaman 64 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 66
Laporan Posisi Keuangan Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Liabilitas Jangka Pendek 517 776 2.636 1.616 1.551 2.168
Liabilitas Jangka Panjang 26.265 8.500 8.171 6.478 6.818 6.815
Total Liabilitas 26.783 9.276 10.806 8.094 8.369 8.983
Total Ekuitas 113.842 50.817 48.505 47.549 46.565 45.674
Total Liabilitas dan Ekuitas 140.624 60.094 59.311 55.642 54.934 54.658
Sumber: S&P Global Capital IQ
Total Aset
Pertumbuhan total aset PXP selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar negatif 20,94%. Pada
tahun 2020 total aset tercatat sebesar USD140.624 Ribu. Pada tahun 2021 total aset mengalami
penurunan sebesar negatif 57,27% secara year on year atau tercatat sebesar USD60.094 Ribu.
Pada tahun 2022 total aset mengalami penurunan sebesar negatif 1,30% secara year on year
atau tercatat sebesar USD59.311 Ribu. Pada Tahun 2023 total aset mengalami penurunan
sebesar negatif 6,19% secara year on year atau tercatat sebesar USD55.642 Ribu. Pada tahun
2024 total aset mengalami penurunan sebesar negatif 1,27% secara year on year atau tercatat
sebesar USD54.934 Ribu. Serta pada periode 30 September 2025 total aset tercatat sebesar
USD54.658 Ribu.
Total Liabilitas
Pertumbuhan total liabilitas PXP selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar negatif 25,23%. Pada
tahun 2020 total liabilitas tercatat sebesar USD26.783 Ribu. Pada tahun 2021 total liabilitas
mengalami penurunan sebesar negatif 65,36% secara year on year atau tercatat sebesar
USD9.276 Ribu. Pada tahun 2022 total liabilitas mengalami peningkatan sebesar 16,49% secara
year on year atau tercatat sebesar USD10.806 Ribu. Pada Tahun 2023 total liabilitas mengalami
penurunan sebesar negatif 25,10% secara year on year atau tercatat sebesar USD8.094 Ribu.
Pada tahun 2024 total liabilitas mengalami peningkatan sebesar 3,40% secara year on year atau
tercatat sebesar USD8.369 Ribu. Serta pada periode 30 September 2025 total liabilitas tercatat
sebesar USD8.983 Ribu.
Total Ekuitas
Pertumbuhan total ekuitas PXP selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar negatif 20,03%. Pada
tahun 2020 total ekuitas tercatat sebesar USD113.842 Ribu. Pada tahun 2021 total ekuitas
mengalami penurunan sebesar negatif 55,36% secara year on year atau tercatat sebesar
USD50.817 Ribu. Pada tahun 2022 total ekuitas mengalami penurunan sebesar negatif 4,55%
secara year on year atau tercatat sebesar USD48.505 Ribu. Pada Tahun 2023 total ekuitas
mengalami penurunan sebesar negatif 1,97% secara year on year atau tercatat sebesar
USD47.549 Ribu. Pada tahun 2024 total ekuitas mengalami penurunan sebesar negatif 2,07%
secara year on year atau tercatat sebesar USD46.565 Ribu. Serta pada periode 30 September
2025 total ekuitas tercatat sebesar USD45.674 Ribu.
Halaman 65 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 67
Tabel 17. Laporan Laba (Rugi) (dalam Ribuan USD)
Laporan Laba Rugi Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Pendapatan 610 1.302 1.362 1.136 1.170 882
Beban Pokok Pendapatan 691 827 746 723 660 713
Laba Kotor (81) 475 616 413 510 169
Laba Usaha (1.504) (33.096) (468) (708) (434) (594)
Laba Bersih (1.131) (34.769) (664) (1.751) (539) (664)
Sumber: S&P Global Capital IQ
Pendapatan
Pertumbuhan pendapatan PXP selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 17,69%. Pada tahun
2020 pendapatan tercatat sebesar USD610 Ribu. Pada tahun 2021 pendapatan mengalami
peningkatan sebesar 113,55% secara year on year atau tercatat sebesar USD1.302 Ribu. Pada
tahun 2022 pendapatan mengalami peningkatan sebesar 4,63% secara year on year atau tercatat
sebesar USD1.362 Ribu. Pada Tahun 2023 pendapatan mengalami penurunan sebesar negatif
16,59% secara year on year atau tercatat sebesar USD1.136 Ribu. Pada tahun 2024 pendapatan
mengalami peningkatan sebesar 2,93% secara year on year atau tercatat sebesar USD1.170 Ribu.
Serta pada periode 30 September 2025 pendapatan tercatat sebesar USD882 Ribu.
Laba Kotor
Pertumbuhan laba kotor PXP selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan rata-rata sebesar 127,35%. Pada tahun
2020 laba kotor tercatat sebesar negatif USD81 Ribu. Pada tahun 2021 laba kotor mengalami
peningkatan sebesar 683,54% secara year on year atau tercatat sebesar USD475 Ribu. Pada
tahun 2022 laba kotor mengalami peningkatan sebesar 29,58% secara year on year atau tercatat
sebesar USD616 Ribu. Pada Tahun 2023 laba kotor mengalami penurunan sebesar negatif
32,92% secara year on year atau tercatat sebesar USD413 Ribu. Pada tahun 2024 laba kotor
mengalami peningkatan sebesar 23,35% secara year on year atau tercatat sebesar USD510 Ribu.
Serta pada periode 30 September 2025 laba kotor tercatat sebesar USD169 Ribu.
Laba Bersih
Pertumbuhan laba bersih PXP selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar negatif 16,90%. Pada
tahun 2020 laba bersih tercatat sebesar negatif USD1.131 Ribu. Pada tahun 2021 laba bersih
mengalami penurunan sebesar negatif 2974,81% secara year on year atau tercatat sebesar
negatif USD34.769 Ribu. Pada tahun 2022 laba bersih mengalami peningkatan sebesar 98,09%
secara year on year atau tercatat sebesar negatif USD664 Ribu. Pada Tahun 2023 laba bersih
mengalami penurunan sebesar negatif 163,84% secara year on year atau tercatat sebesar negatif
USD1.751 Ribu. Pada tahun 2024 laba bersih mengalami peningkatan sebesar 69,21% secara
year on year atau tercatat sebesar negatif USD539 Ribu. Serta pada periode 30 September 2025
laba bersih tercatat sebesar negatif USD664 Ribu.
Halaman 66 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 68
Tabel 18. Commonsize Statement Analysis – Laporan Posisi Keuangan
Des Des Des Des Des Sept
Laporan Posisi Keuangan
2020 2021 2022 2023 2024 2025
Aset Lancar 2,89% 18,92% 7,64% 5,66% 3,91% 2,83%
Aset Tidak Lancar 97,11% 81,08% 92,36% 94,34% 96,09% 97,17%
Total Aset 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Liabilitas Jangka Pendek 0,37% 1,29% 4,44% 2,90% 2,82% 3,97%
Liabilitas Jangka Panjang 18,68% 14,14% 13,78% 11,64% 12,41% 12,47%
Total Liabilitas 19,05% 15,44% 18,22% 14,55% 15,23% 16,44%
Total Ekuitas 80,95% 84,56% 81,78% 85,45% 84,77% 83,56%
Total Liabilitas dan Ekuitas 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan S&P Global Capital IQ
Mengacu pada laporan posisi keuangan, berdasarkan analisis Commonsize statement, selama
periode 31 Desember 2020 sampai dengan periode 30 September 2025, rata-rata proporsi aset
lancar terhadap total aset lebih kecil dibandingkan dengan proporsi aset tidak lancar terhadap
total aset. Pada periode 30 September 2025 proporsi aset lancar terhadap total aset sebesar
2,83%, dan proporsi aset tidak lancar terhadap total aset sebesar 97,17%.
Kemudian pada periode 31 Desember 2020 sampai dengan 30 September 2025, rata-rata
proporsi total liabilitas terhadap total aset lebih kecil dibandingkan dengan proporsi total ekuitas
terhadap total aset. Pada periode 30 September 2025 proporsi total liabilitas terhadap total aset
sebesar 16,44%, dan proporsi total ekuitas terhadap total aset sebesar 83,56%.
Tabel 19. Commonsize Statement Analysis – Laporan Laba Rugi
Sept
Laporan Laba Rugi Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024
2025
Pendapatan 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Beban Pokok Pendapatan 113,36% 63,50% 54,79% 63,64% 56,43% 80,81%
Laba Kotor -13,36% 36,50% 45,21% 36,36% 43,57% 19,19%
Laba Usaha -247% -2549% -34,38% -62,31% -37,10% -67,32%
Laba Bersih -185,46% -2671% -48,73% -154,14% -46,10% -75,32%
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan S&P Global Capital IQ
Mengacu pada laporan laba rugi, berdasarkan analisis Commonsize statement, selama periode
31 Desember 2020 sampai dengan periode 30 September 2025, proporsi beban pokok
pendapatan (cost of revenue) terhadap pendapatan tercatat secara berturut turut sebesar 113,36%
(2020); 63,50% (2021); 54,79% (2022); 63,64% (2023); 56,43% (2024) dan pada 30 September
2025 sebesar 80,81%.
Proporsi laba kotor (gross profit) terhadap pendapatan tercatat secara berturut turut sebesar
negatif 13,36% (2020); 36,50% (2021); 45,21% (2022); 36,36% (2023); 43,57% (2024) dan
pada 30 September 2025 sebesar 19,19%.
Proporsi laba bersih (net income) terhadap pendapatan tercatat secara berturut turut sebesar
negatif 185,46% (2020); negatif 2671% (2021); negatif 48,73% (2022); negatif 154,14% (2023);
negatif 46,10% (2024) dan pada 30 September 2025 sebesar negatif 75,32%.
Halaman 67 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 69
Tabel 20. Rasio Keuangan
Rasio Keuangan Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Rasio Lukuiditas (X)
Current Ratio 263,95 X 62,75 X 20,78 X 32,49 X 34,03 X 24,49 X
Quick Ratio 263,95 X 62,75 X 20,78 X 32,49 X 34,03 X 24,49 X
Cash Ratio 5,75 X 13,24 X 0,73 X 1,62 X 1,01 X 0,46 X
Rasio Profitabilitas (%)
Gross Profit Margin -13,36% 36,50% 45,21% 36,36% 43,57% 19,19%
Operating Profit Margin -247% -2549% -34,38% -62,31% -37,10% -67,32%
Net Profit Margin 488,25% 789,76% 140,72% 230,59% 134,58% 111,86%
Return on Assets -0,80% -57,86% -1,12% -3,15% -0,98% -1,22%
Return on Equity -0,99% -68,42% -1,37% -3,68% -1,16% -1,45%
Rasio Solvabilitas (X)
Debt to Assets Ratio 0,00 X 0,00 X 0,02 X 0,02 X 0,02 X 0,03 X
Debt to Equity Ratio 0,00 X 0,00 X 0,03 X 0,03 X 0,03 X 0,04 X
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan S&P Global Capital IQ
Rasio Keuangan PXP Energy Corporation
Rasio Likuiditas
Rasio likuiditas merupakan suatu rasio keuangan yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana
kemampuan Perusahaan dalam melunasi kewajiban jangka pendeknya. Beberapa rasio
keuangan yang masuk dalam kategori ini antara lain adalah:
1. Rasio Lancar (Current Ratio)
Rasio ini merupakan perbandingan antara aset lancar dengan hutang lancar. Rasio ini
bertujuan untuk mengetahui sampai seberapa jauh jumlah aset lancar perusahaan dapat
menjamin utang jangka pendek dari kreditor. Secara umum semakin tinggi rasio lancar maka
semakin aman perusahaan. Pada periode 30 September 2025 rasio lancar PXP tercatat
sebesar 24,49 kali.
2. Rasio Kas (Cash Ratio)
Rasio ini untuk mengukur jumlah kas tersedia dibanding dengan hutang lancar. Rasio kas PXP
pada periode 30 September 2025 sebesar 0,46 kali.
Rasio Profitabilitas
Rasio profitabilitas digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan
laba. Beberapa rasio perusahaan yang termasuk dalam kategori ini antara lain adalah:
1. Rasio Laba Kotor atas Pendapatan (Gross Profit Margin)
Rasio yang menggambarkan kemampuan Perusahaan dalam menghasilkan laba kotor dari
kegiatan operasional utama setelah memperhitungkan harga pokok penjualan, sebagai
indikator efisiensi biaya langsung. Rasio laba kotor atas pendapatan PXP pada periode 30
September 2025 adalah sebesar 19,19%.
Halaman 68 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 70
2. Rasio Laba Operasi atas Pendapatan (Operating Profit Margin)
Rasio yang menunjukkan tingkat laba operasi yang dihasilkan dari penjualan setelah
memperhitungkan seluruh biaya operasional, yang mencerminkan efisiensi kegiatan usaha inti
Perusahaan. Rasio laba operasi atas pendapatan PXP pada periode 30 September 2025
adalah sebesar negatif 67,32%.
3. Rasio Laba Bersih atas Pendapatan (Net Profit Margin)
Rasio yang mengukur kemampuan Perusahaan dalam menghasilkan laba bersih dari
penjualan setelah memperhitungkan seluruh beban, termasuk beban non-operasional. Rasio
laba bersih atas pendapatan PXP pada periode 30 September 2025 adalah sebesar 111,86%.
4. Rasio laba atas aset (Return on Asset)
Rasio ini digunakan untuk mengetahui sampai seberapa jauh aset yang digunakan dapat
menghasilkan laba, nilai >0 menunjukkan perusahaan telah menghasilkan keuntungan,
sebaliknya jika <0 artinya perusahaan belum mampu menghasilkan keuntungan dari aset
yang telah digunakan. Rasio laba atas asset PXP pada periode 30 September 2025 adalah
sebesar negatif 1,22%.
5. Rasio laba atas ekuitas (Return on Equity)
Rasio ini digunakan untuk mengetahui sampai seberapa jauh hasil atau keuntungan yang
diperoleh dari setiap modal yang ditanamkan, nilai >0 menunjukkan perusahaan telah
menghasilkan profit, sebaliknya jika <0 artinya perusahaan belum mampu menghasilkan
profit dari modal yang telah ditanamkan. Adapun tingkat rasio laba atas ekuitas PXP pada
periode 30 September 2025 adalah sebesar negatif 1,45%%.
Rasio Solvabilitas
Rasio solvabilitas (solvency ratio) adalah rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan
Perseroan untuk melunasi hutang-hutangnya. Berikut adalah rasio yang termasuk dalam kategori
ini.
1. Rasio Total Liabilitas terhadap Total Aset (Debt to Asset Ratio)
Rasio ini merupakan perbandingan antara total liabilitas terhadap total aset perusahaan.
Semakin tinggi rasio ini semakin tinggi pula risiko keuangan perusahaan. Adapun tingkat rasio
liabilitas terhadap total aset PXP pada periode 30 September 2025 adalah sebesar 0,03 kali.
2. Rasio Total Liabilitas terhadap Total Ekuitas (Debt to Equity Ratio)
Rasio ini merupakan perbandingan antara total liabilitas terhadap total ekuitas atau modal
Perseroan. Rasio 1,00 kali menunjukkan jumlah liabilitas sama dengan jumlah ekuitas.
Berdasarkan tabel rasio keuangan perusahaan diatas dapat dilihat bahwa rasio liabilitas
terhadap ekuitas PXP pada periode 30 September 2025 adalah sebesar 0,04 kali.
Halaman 69 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 71
2.5.2 Oil and Gas Development Company Limited (“OGDC”)
Tabel 21. Laporan Posisi Keuangan (dalam Ribuan USD)
Laporan Posisi
Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Keuangan
Aset Lancar 3.300.069 4.117.641 3.810.383 3.350.278 3.810.323 3.846.944
Aset Tidak Lancar 1.985.149 1.932.187 1.720.073 1.624.101 1.953.739 1.890.051
Total Aset 5.285.218 6.049.828 5.530.457 4.974.380 5.764.062 5.736.996
Liabilitas Jangka
531.259 643.460 680.626 562.261 649.813 335.440
Pendek
Liabilitas Jangka
529.441 535.819 565.412 629.466 621.234 642.060
Panjang
Total Liabilitas 1.060.699 1.179.280 1.246.038 1.191.726 1.271.047 977.500
Total Ekuitas 4.224.518 4.870.548 4.284.419 3.782.653 4.493.015 4.759.496
Total Liabilitas dan
5.285.218 6.049.828 5.530.457 4.974.380 5.764.062 5.736.996
Ekuitas
Sumber: S&P Global Capital IQ
Total Aset
Pertumbuhan total aset OGDC selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 2,19%. Pada tahun
2020 total aset tercatat sebesar USD5.285.218 Ribu. Pada tahun 2021 total aset mengalami
peningkatan sebesar 14,47% secara year on year atau tercatat sebesar USD6.049.828 Ribu. Pada
tahun 2022 total aset mengalami penurunan sebesar negatif 8,58% secara year on year atau
tercatat sebesar USD5.530.457 Ribu. Pada Tahun 2023 total aset mengalami penurunan sebesar
negatif 10,05% secara year on year atau tercatat sebesar USD4.974.380 Ribu. Pada tahun 2024
total aset mengalami peningkatan sebesar 15,87% secara year on year atau tercatat sebesar
USD5.764.062 Ribu. Serta pada periode 30 September 2025 total aset tercatat sebesar
USD5.736.996 Ribu.
Total Liabilitas
Pertumbuhan total liabilitas OGDC selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 4,63%. Pada
tahun 2020 total liabilitas tercatat sebesar USD1.060.699 Ribu. Pada tahun 2021 total liabilitas
mengalami peningkatan sebesar 11,18% secara year on year atau tercatat sebesar
USD1.179.280 Ribu. Pada tahun 2022 total liabilitas mengalami peningkatan sebesar 5,66%
secara year on year atau tercatat sebesar USD1.246.038 Ribu. Pada Tahun 2023 total liabilitas
mengalami penurunan sebesar negatif 4,36% secara year on year atau tercatat sebesar
USD1.191.726 Ribu. Pada tahun 2024 total liabilitas mengalami peningkatan sebesar 6,66%
secara year on year atau tercatat sebesar USD1.271.047 Ribu. Serta pada periode 30 September
2025 total liabilitas tercatat sebesar USD977.500 Ribu.
Total Ekuitas
Pertumbuhan total ekuitas OGDC selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 1,55%. Pada
tahun 2020 total ekuitas tercatat sebesar USD4.224.518 Ribu. Pada tahun 2021 total ekuitas
mengalami peningkatan sebesar 15,29% secara year on year atau tercatat sebesar
USD4.870.548 Ribu. Pada tahun 2022 total ekuitas mengalami penurunan sebesar negatif
Halaman 70 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 72
12,03% secara year on year atau tercatat sebesar USD4.284.419 Ribu. Pada Tahun 2023 total
ekuitas mengalami penurunan sebesar negatif 11,71% secara year on year atau tercatat sebesar
USD3.782.653 Ribu. Pada tahun 2024 total ekuitas mengalami peningkatan sebesar 18,78%
secara year on year atau tercatat sebesar USD4.493.015 Ribu. Serta pada periode 30 September
2025 total ekuitas tercatat sebesar USD4.759.496 Ribu.
Tabel 22. Laporan Laba (Rugi) (dalam Ribuan USD)
Laporan Laba Rugi Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Pendapatan 1.473.112 1.494.005 1.897.964 1.691.259 1.638.780 1.116.490
Beban Pokok Pendapatan 597.963 620.821 670.713 588.299 637.508 443.783
Laba Kotor 875.149 873.185 1.227.251 1.102.960 1.001.272 672.706
Laba Usaha 660.818 679.345 1.028.836 893.666 845.604 557.698
Laba Bersih 638.371 571.940 756.913 918.502 738.553 465.424
Sumber: S&P Global Capital IQ
Pendapatan
Pertumbuhan pendapatan OGDC selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 2,70%. Pada
tahun 2020 pendapatan tercatat sebesar USD1.473.112 Ribu. Pada tahun 2021 pendapatan
mengalami peningkatan sebesar 1,42% secara year on year atau tercatat sebesar USD1.494.005
Ribu. Pada tahun 2022 pendapatan mengalami peningkatan sebesar 27,04% secara year on year
atau tercatat sebesar USD1.897.964 Ribu. Pada Tahun 2023 pendapatan mengalami penurunan
sebesar negatif 10,89% secara year on year atau tercatat sebesar USD1.691.259 Ribu. Pada tahun
2024 pendapatan mengalami penurunan sebesar negatif 3,10% secara year on year atau tercatat
sebesar USD1.638.780 Ribu. Serta pada periode 30 September 2025 pendapatan tercatat
sebesar USD1.116.490 Ribu.
Laba Kotor
Pertumbuhan laba kotor OGDC selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 3,42%. Pada
tahun 2020 laba kotor tercatat sebesar USD875.149 Ribu. Pada tahun 2021 laba kotor
mengalami penurunan sebesar negatif 0,22% secara year on year atau tercatat sebesar
USD873.185 Ribu. Pada tahun 2022 laba kotor mengalami peningkatan sebesar 40,55% secara
year on year atau tercatat sebesar USD1.227.251 Ribu. Pada Tahun 2023 laba kotor mengalami
penurunan sebesar negatif 10,13% secara year on year atau tercatat sebesar USD1.102.960 Ribu.
Pada tahun 2024 laba kotor mengalami penurunan sebesar negatif 9,22% secara year on year
atau tercatat sebesar USD1.001.272 Ribu. Serta pada periode 30 September 2025 laba kotor
tercatat sebesar USD672.706 Ribu.
Laba Bersih
Pertumbuhan laba bersih OGDC selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 3,71%. Pada
tahun 2020 laba bersih tercatat sebesar USD638.371 Ribu. Pada tahun 2021 laba bersih
mengalami penurunan sebesar negatif 10,41% secara year on year atau tercatat sebesar
USD571.940 Ribu. Pada tahun 2022 laba bersih mengalami peningkatan sebesar 32,34% secara
year on year atau tercatat sebesar USD756.913 Ribu. Pada Tahun 2023 laba bersih mengalami
Halaman 71 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 73
peningkatan sebesar 21,35% secara year on year atau tercatat sebesar USD918.502 Ribu. Pada
tahun 2024 laba bersih mengalami penurunan sebesar negatif 19,59% secara year on year atau
tercatat sebesar USD738.553 Ribu. Serta pada periode 30 September 2025 laba bersih tercatat
sebesar USD465.424 Ribu.
Tabel 23. Commonsize Statement Analysis – Laporan Posisi Keuangan
Des Des Des Des Des Sept
Laporan Posisi Keuangan
2020 2021 2022 2023 2024 2025
Aset Lancar 62,44% 68,06% 68,90% 67,35% 66,10% 67,06%
Aset Tidak Lancar 37,56% 31,94% 31,10% 32,65% 33,90% 32,94%
Total Aset 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Liabilitas Jangka Pendek 10,05% 10,64% 12,31% 11,30% 11,27% 5,85%
Liabilitas Jangka Panjang 10,02% 8,86% 10,22% 12,65% 10,78% 11,19%
Total Liabilitas 20,07% 19,49% 22,53% 23,96% 22,05% 17,04%
Total Ekuitas 79,93% 80,51% 77,47% 76,04% 77,95% 82,96%
Total Liabilitas dan Ekuitas 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan S&P Global Capital IQ
Mengacu pada laporan posisi keuangan, berdasarkan analisis Commonsize statement, selama
periode 31 Desember 2020 sampai dengan periode 30 September 2025, rata-rata proporsi aset
lancar terhadap total aset lebih besar dibandingkan dengan proporsi aset tidak lancar terhadap
total aset. Pada periode 30 September 2025 proporsi aset lancar terhadap total aset sebesar
67,06%, dan proporsi aset tidak lancar terhadap total aset sebesar 32,94%.
Kemudian pada periode 31 Desember 2020 sampai dengan 30 September 2025, rata-rata
proporsi total liabilitas terhadap total aset lebih kecil dibandingkan dengan proporsi total ekuitas
terhadap total aset. Pada periode 30 September 2025 proporsi total liabilitas terhadap total aset
sebesar 17,04%, dan proporsi total ekuitas terhadap total aset sebesar 82,96%.
Tabel 24. Commonsize Statement Analysis – Laporan Laba Rugi
Des Des Des Des Des Sept
Laporan Laba Rugi
2020 2021 2022 2023 2024 2025
Pendapatan 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Beban Pokok Pendapatan 40,59% 41,55% 35,34% 34,78% 38,90% 39,75%
Laba Kotor 59,41% 58,45% 64,66% 65,22% 61,10% 60,25%
Laba Usaha 44,86% 45,47% 54,21% 52,84% 51,60% 49,95%
Laba Bersih 43,33% 38,28% 39,88% 54,31% 45,07% 41,69%
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan S&P Global Capital IQ
Mengacu pada laporan laba rugi, berdasarkan analisis Commonsize statement, selama periode
31 Desember 2020 sampai dengan periode 30 September 2025, proporsi beban pokok
pendapatan (cost of revenue) terhadap pendapatan tercatat secara berturut turut sebesar 40,59%
(2020); 41,55% (2021); 35,34% (2022); 34,78% (2023); 38,90% (2024) dan pada 30 September
2025 sebesar 39,75%.
Proporsi laba kotor (gross profit) terhadap pendapatan tercatat secara berturut turut sebesar
59,41% (2020); 58,45% (2021); 64,66% (2022); 65,22% (2023); 61,10%% (2024) dan pada 30
September 2025 sebesar 60,25%.
Halaman 72 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 74
Proporsi laba bersih (net income) terhadap pendapatan tercatat secara berturut turut sebesar
43,33% (2020); 38,28% (2021); 39,88% (2022); 54,31% (2023); 45,07% (2024) dan pada 30
September 2025 sebesar 41,69%.
Tabel 25. Rasio Keuangan
Rasio Keuangan Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Rasio Lukuiditas (X)
Current Ratio 3,74 X 3,00 X 2,53 X 2,89 X 3,01 X 5,63 X
Quick Ratio 3,74 X 3,00 X 2,53 X 2,89 X 3,01 X 5,63 X
Cash Ratio 0,19 X 0,07 X 0,23 X 0,16 X 0,78 X 0,32 X
Rasio Profitabilitas (%)
Gross Profit Margin 59,41% 58,45% 64,66% 65,22% 61,10% 60,25%
Operating Profit Margin 44,86% 45,47% 54,21% 52,84% 51,60% 49,95%
Net Profit Margin 6,80% 3,15% 8,16% 5,32% 30,92% 9,47%
Return on Assets 12,08% 9,45% 13,69% 18,46% 12,81% 8,11%
Return on Equity 15,11% 11,74% 17,67% 24,28% 16,44% 9,78%
Rasio Solvabilitas (X)
Debt to Assets Ratio 0,00 X 0,00 X 0,00 X 0,00 X 0,00 X 0,00 X
Debt to Equity Ratio 0,00 X 0,00 X 0,00 X 0,00 X 0,00 X 0,00 X
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan S&P Global Capital IQ
Rasio Keuangan Oil and Gas Development Company Limited
Rasio Likuiditas
Rasio likuiditas merupakan suatu rasio keuangan yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana
kemampuan Perusahaan dalam melunasi kewajiban jangka pendeknya. Beberapa rasio
keuangan yang masuk dalam kategori ini antara lain adalah:
1. Rasio Lancar (Current Ratio)
Rasio ini merupakan perbandingan antara aset lancar dengan hutang lancar. Rasio ini
bertujuan untuk mengetahui sampai seberapa jauh jumlah aset lancar perusahaan dapat
menjamin utang jangka pendek dari kreditor. Secara umum semakin tinggi rasio lancar maka
semakin aman perusahaan. Pada periode 30 September 2025 rasio lancar OGDC tercatat
sebesar 5,63 kali.
2. Rasio Kas (Cash Ratio)
Rasio ini untuk mengukur jumlah kas tersedia dibanding dengan hutang lancar. Rasio kas
OGDC pada periode 30 September 2025 sebesar 0,32 kali.
Rasio Profitabilitas
Rasio profitabilitas digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan
laba. Beberapa rasio perusahaan yang termasuk dalam kategori ini antara lain adalah:
1. Rasio Laba Kotor atas Pendapatan (Gross Profit Margin)
Halaman 73 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 75
Rasio yang menggambarkan kemampuan Perusahaan dalam menghasilkan laba kotor dari
kegiatan operasional utama setelah memperhitungkan harga pokok penjualan, sebagai
indikator efisiensi biaya langsung. Rasio laba kotor atas pendapatan OGDC pada periode 30
September 2025 adalah sebesar 60,25%.
2. Rasio Laba Operasi atas Pendapatan (Operating Profit Margin)
Rasio yang menunjukkan tingkat laba operasi yang dihasilkan dari penjualan setelah
memperhitungkan seluruh biaya operasional, yang mencerminkan efisiensi kegiatan usaha inti
Perusahaan. Rasio laba operasi atas pendapatan OGDC pada periode 30 September 2025
adalah sebesar 49,95%.
3. Rasio Laba Bersih atas Pendapatan (Net Profit Margin)
Rasio yang mengukur kemampuan Perusahaan dalam menghasilkan laba bersih dari
penjualan setelah memperhitungkan seluruh beban, termasuk beban non-operasional. Rasio
laba bersih atas pendapatan OGDC pada periode 30 September 2025 adalah sebesar 9,47%.
4. Rasio laba atas aset (Return on Asset)
Rasio ini digunakan untuk mengetahui sampai seberapa jauh aset yang digunakan dapat
menghasilkan laba, nilai >0 menunjukkan perusahaan telah menghasilkan keuntungan,
sebaliknya jika <0 artinya perusahaan belum mampu menghasilkan keuntungan dari aset
yang telah digunakan. Rasio laba atas asset OGDC pada periode 30 September 2025 adalah
sebesar 8,11%.
5. Rasio laba atas ekuitas (Return on Equity)
Rasio ini digunakan untuk mengetahui sampai seberapa jauh hasil atau keuntungan yang
diperoleh dari setiap modal yang ditanamkan, nilai >0 menunjukkan perusahaan telah
menghasilkan profit, sebaliknya jika <0 artinya perusahaan belum mampu menghasilkan
profit dari modal yang telah ditanamkan. Adapun tingkat rasio laba atas ekuitas OGDC pada
periode 30 September 2025 adalah sebesar 9,78%.
Rasio Solvabilitas
Rasio solvabilitas (solvency ratio) adalah rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan
Perseroan untuk melunasi hutang-hutangnya. Berikut adalah rasio yang termasuk dalam kategori
ini.
1. Rasio Total Liabilitas terhadap Total Aset (Debt to Asset Ratio)
Rasio ini merupakan perbandingan antara total liabilitas terhadap total aset perusahaan.
Semakin tinggi rasio ini semakin tinggi pula risiko keuangan perusahaan. Adapun tingkat rasio
liabilitas terhadap total aset OGDC pada periode 30 September 2025 adalah sebesar 0,00
kali.
Halaman 74 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 76
2. Rasio Total Liabilitas terhadap Total Ekuitas (Debt to Equity Ratio)
Rasio ini merupakan perbandingan antara total liabilitas terhadap total ekuitas atau modal
Perseroan. Rasio 1,00 kali menunjukkan jumlah liabilitas sama dengan jumlah ekuitas.
Berdasarkan tabel rasio keuangan perusahaan diatas dapat dilihat bahwa rasio liabilitas
terhadap ekuitas OGDC pada periode 30 September 2025 adalah sebesar 0,00 kali.
2.5.3 Geo-Jade Petroleum Corporation (“GJPC”)
Tabel 26. Laporan Posisi Keuangan (dalam Ribuan USD)
Laporan Posisi
Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Keuangan
Aset Lancar 94.691 97.185 104.195 312.298 166.663 172.718
Aset Tidak Lancar 2.079.692 1.999.780 1.783.612 1.499.548 1.495.985 1.586.191
Total Aset 2.174.383 2.096.965 1.887.807 1.811.846 1.662.649 1.758.909
Liabilitas Jangka
687.761 824.687 669.233 190.815 142.287 93.511
Pendek
Liabilitas Jangka
626.142 549.686 637.319 482.575 320.014 412.077
Panjang
Total Liabilitas 1.313.903 1.374.373 1.306.552 673.390 462.301 505.588
Total Ekuitas 860.480 722.592 581.254 1.138.456 1.200.348 1.253.321
Total Liabilitas dan
2.174.383 2.096.965 1.887.807 1.811.846 1.662.649 1.758.909
Ekuitas
Sumber: S&P Global Capital IQ
Total Aset
Pertumbuhan total aset GJCP selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar negatif 6,49%. Pada
tahun 2020 total aset tercatat sebesar USD2.174.383 Ribu. Pada tahun 2021 total aset
mengalami penurunan sebesar negatif 3,56% secara year on year atau tercatat sebesar
USD2.096.965 Ribu. Pada tahun 2022 total aset mengalami penurunan sebesar negatif 9,97%
secara year on year atau tercatat sebesar USD1.887.807 Ribu. Pada Tahun 2023 total aset
mengalami penurunan sebesar negatif 4,02% secara year on year atau tercatat sebesar
USD1.811.846 Ribu. Pada tahun 2024 total aset mengalami penurunan sebesar negatif 8,23%
secara year on year atau tercatat sebesar USD1.662.649 Ribu. Serta pada periode 30 September
2025 total aset tercatat sebesar USD1.758.909 Ribu.
Total Liabilitas
Pertumbuhan total liabilitas GJCP selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar negatif
22,98%. Pada tahun 2020 total liabilitas tercatat sebesar USD1.313.903 Ribu. Pada tahun 2021
total liabilitas mengalami peningkatan sebesar 4,60% secara year on year atau tercatat sebesar
USD1.374.373 Ribu. Pada tahun 2022 total liabilitas mengalami penurunan sebesar negatif
4,93% secara year on year atau tercatat sebesar USD1.306.552 Ribu. Pada Tahun 2023 total
liabilitas mengalami penurunan sebesar negatif 48,46% secara year on year atau tercatat sebesar
USD673.390 Ribu. Pada tahun 2024 total liabilitas mengalami penurunan sebesar negatif
31,35% secara year on year atau tercatat sebesar USD462.301 Ribu. Serta pada periode 30
September 2025 total liabilitas tercatat sebesar USD505.588 Ribu.
Halaman 75 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 77
Total Ekuitas
Pertumbuhan total ekuitas GJCP selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 8,68%. Pada
tahun 2020 total ekuitas tercatat sebesar USD860.480 Ribu. Pada tahun 2021 total ekuitas
mengalami penurunan sebesar negatif 16,02% secara year on year atau tercatat sebesar
USD722.592 Ribu. Pada tahun 2022 total ekuitas mengalami penurunan sebesar negatif 19,56%
secara year on year atau tercatat sebesar USD581.254 Ribu. Pada Tahun 2023 total ekuitas
mengalami peningkatan sebesar 95,86% secara year on year atau tercatat sebesar
USD1.138.456 Ribu. Pada tahun 2024 total ekuitas mengalami peningkatan sebesar 5,44%
secara year on year atau tercatat sebesar USD1.200.348 Ribu. Serta pada periode 30 September
2025 total ekuitas tercatat sebesar USD1.253.321 Ribu.
Tabel 27. Laporan Laba (Rugi) (dalam Ribuan USD)
Laporan Laba Rugi Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Pendapatan 235.282 380.333 422.148 385.283 354.151 212.897
Beban Pokok Pendapatan 135.824 143.763 137.289 147.233 155.211 92.744
Laba Kotor 99.458 236.570 284.859 238.050 198.940 120.153
Laba Usaha 22.443 114.775 139.874 107.633 75.094 41.404
Laba Bersih 25.349 (146.227) (109.932) 179.475 67.784 11.506
Sumber: S&P Global Capital IQ
Pendapatan
Pertumbuhan pendapatan GJCP selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 10,76%.
Pada tahun 2020 pendapatan tercatat sebesar USD235.282 Ribu. Pada tahun 2021 pendapatan
mengalami peningkatan sebesar 61,65% secara year on year atau tercatat sebesar USD380.333
Ribu. Pada tahun 2022 pendapatan mengalami peningkatan sebesar 10,99% secara year on year
atau tercatat sebesar USD422.148 Ribu. Pada Tahun 2023 pendapatan mengalami penurunan
sebesar negatif 8,73% secara year on year atau tercatat sebesar USD385.283 Ribu. Pada tahun
2024 pendapatan mengalami penurunan sebesar negatif 8,08% secara year on year atau tercatat
sebesar USD354.151 Ribu. Serta pada periode 30 September 2025 pendapatan tercatat sebesar
USD212.897 Ribu.
Laba Kotor
Pertumbuhan laba kotor GJCP selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 18,92%. Pada tahun
2020 laba kotor tercatat sebesar USD99.458 Ribu. Pada tahun 2021 laba kotor mengalami
peningkatan sebesar 137,86% secara year on year atau tercatat sebesar USD236.570 Ribu. Pada
tahun 2022 laba kotor mengalami peningkatan sebesar 20,41% secara year on year atau tercatat
sebesar USD284.859 Ribu. Pada Tahun 2023 laba kotor mengalami penurunan sebesar negatif
16,43% secara year on year atau tercatat sebesar USD238.050 Ribu. Pada tahun 2024 laba kotor
mengalami penurunan sebesar negatif 16,43% secara year on year atau tercatat sebesar
USD198.940 Ribu. Serta pada periode 30 September 2025 laba kotor tercatat sebesar
USD120.153 Ribu.
Halaman 76 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 78
Laba Bersih
Pertumbuhan laba bersih GJCP selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 27,88%. Pada tahun
2020 laba bersih tercatat sebesar USD25.349 Ribu. Pada tahun 2021 laba bersih mengalami
peningkatan sebesar 137,86% secara year on year atau tercatat sebesar negatif USD146.227
Ribu. Pada tahun 2022 laba bersih mengalami peningkatan sebesar 20,41% secara year on year
atau tercatat sebesar negatif USD109.932 Ribu. Pada Tahun 2023 laba bersih mengalami
penurunan sebesar negatif 16,43% secara year on year atau tercatat sebesar USD179.475 Ribu.
Pada tahun 2024 laba bersih mengalami penurunan sebesar negatif 16,43% secara year on year
atau tercatat sebesar USD67.784 Ribu. Serta pada periode 30 September 2025 laba bersih
tercatat sebesar USD11.506 Ribu.
Tabel 28. Commonsize Statement Analysis – Laporan Posisi Keuangan
Laporan Posisi Keuangan Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Aset Lancar 4,35% 4,63% 5,52% 17,24% 10,02% 9,82%
Aset Tidak Lancar 95,65% 95,37% 94,48% 82,76% 89,98% 90,18%
Total Aset 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Liabilitas Jangka Pendek 31,63% 39,33% 35,45% 10,53% 8,56% 5,32%
Liabilitas Jangka Panjang 28,80% 26,21% 33,76% 26,63% 19,25% 23,43%
Total Liabilitas 60,43% 65,54% 69,21% 37,17% 27,81% 28,74%
Total Ekuitas 39,57% 34,46% 30,79% 62,83% 72,19% 71,26%
Total Liabilitas dan Ekuitas 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan S&P Global Capital IQ
Mengacu pada laporan posisi keuangan, berdasarkan analisis Commonsize statement, selama
periode 31 Desember 2020 sampai dengan periode 30 September 2025, rata-rata proporsi aset
lancar terhadap total aset lebih kecil dibandingkan dengan proporsi aset tidak lancar terhadap
total aset. Pada periode 30 September 2025 proporsi aset lancar terhadap total aset sebesar
9,82%, dan proporsi aset tidak lancar terhadap total aset sebesar 90,18%.
Kemudian pada periode 31 Desember 2020 sampai dengan 30 September 2025, rata-rata
proporsi total liabilitas terhadap total aset lebih kecil dibandingkan dengan proporsi total ekuitas
terhadap total aset. Pada periode 30 September 2025 proporsi total liabilitas terhadap total aset
sebesar 28,74%, dan proporsi total ekuitas terhadap total aset sebesar 71,26%.
Tabel 29. Commonsize Statement Analysis – Laporan Laba Rugi
Laporan Laba Rugi Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Pendapatan 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Beban Pokok Pendapatan 57,73% 37,80% 32,52% 38,21% 43,83% 43,56%
Laba Kotor 42,27% 62,20% 67,48% 61,79% 56,17% 56,44%
Laba Usaha 9,54% 30,18% 33,13% 27,94% 21,20% 19,45%
Laba Bersih 10,77% -38,45% -26,04% 46,58% 19,14% 5,40%
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan S&P Global Capital IQ
Mengacu pada laporan laba rugi, berdasarkan analisis Commonsize statement, selama periode
31 Desember 2020 sampai dengan periode 30 September 2025, proporsi beban pokok
pendapatan (cost of revenue) terhadap pendapatan tercatat secara berturut turut sebesar 57,73%
Halaman 77 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 79
(2020); 37,80% (2021); 32,52% (2022); 38,21% (2023); 43,83% (2024) dan pada 30 September
2025 Sebesar 43,56%.
Proporsi laba kotor (gross profit) terhadap pendapatan tercatat secara berturut turut sebesar
42,27% (2020); 62,20% (2021); 67,48% (2022); 61,79% (2023); 56,17% (2024) dan pada 30
September 2025 Sebesar 56,44%.
Proporsi laba bersih (net income) terhadap pendapatan tercatat secara berturut turut sebesar
10,77% (2020); negatif 38,45% (2021); negatif 26,04% (2022); 46,58% (2023); 19,14% (2024)
dan pada 30 September 2025 Sebesar 5,40%.
Tabel 30. Rasio Keuangan
Rasio Keuangan Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Rasio Lukuiditas (X)
Current Ratio 3,02 X 2,42 X 2,67 X 7,86 X 10,51 X 16,96 X
Quick Ratio 3,02 X 2,42 X 2,67 X 7,86 X 10,51 X 16,96 X
Cash Ratio 0,03 X 0,01 X 0,04 X 0,91 X 0,63 X 0,69 X
Rasio Profitabilitas (%)
Gross Profit Margin 42,27% 62,20% 67,48% 61,79% 56,17% 56,44%
Operating Profit Margin 9,54% 30,18% 33,13% 27,94% 21,20% 19,45%
Net Profit Margin 8,08% 2,70% 7,06% 44,94% 25,30% 30,17%
Return on Assets 1,17% -6,97% -5,82% 9,91% 4,08% 0,65%
Return on Equity 2,95% -20,24% -18,91% 15,76% 5,65% 0,92%
Rasio Solvabilitas (X)
Debt to Assets Ratio 0,29 X 0,28 X 0,28 X 0,07 X 0,05 X 0,08 X
Debt to Equity Ratio 0,73 X 0,83 X 0,90 X 0,11 X 0,08 X 0,11 X
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan S&P Global Capital IQ
Rasio Keuangan Geo-Jade Petroleum Corporation
Rasio Likuiditas
Rasio likuiditas merupakan suatu rasio keuangan yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana
kemampuan Perusahaan dalam melunasi kewajiban jangka pendeknya. Beberapa rasio
keuangan yang masuk dalam kategori ini antara lain adalah:
1. Rasio Lancar (Current Ratio)
Rasio ini merupakan perbandingan antara aset lancar dengan hutang lancar. Rasio ini
bertujuan untuk mengetahui sampai seberapa jauh jumlah aset lancar perusahaan dapat
menjamin utang jangka pendek dari kreditor. Secara umum semakin tinggi rasio lancar maka
semakin aman perusahaan. Pada periode 30 September 2025 rasio lancar GJPC tercatat
sebesar 16,96 kali.
2. Rasio Kas (Cash Ratio)
Rasio ini untuk mengukur jumlah kas tersedia dibanding dengan hutang lancar. Rasio kas
GJPC pada periode 30 September 2025 sebesar 0,69 kali.
Halaman 78 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 80
Rasio Profitabilitas
Rasio profitabilitas digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan
laba. Beberapa rasio perusahaan yang termasuk dalam kategori ini antara lain adalah:
1. Rasio Laba Kotor atas Pendapatan (Gross Profit Margin)
Rasio yang menggambarkan kemampuan Perusahaan dalam menghasilkan laba kotor dari
kegiatan operasional utama setelah memperhitungkan harga pokok penjualan, sebagai
indikator efisiensi biaya langsung. Rasio laba kotor atas pendapatan GJPC pada periode 30
September 2025 adalah sebesar 56,44%.
2. Rasio Laba Operasi atas Pendapatan (Operating Profit Margin)
Rasio yang menunjukkan tingkat laba operasi yang dihasilkan dari penjualan setelah
memperhitungkan seluruh biaya operasional, yang mencerminkan efisiensi kegiatan usaha inti
Perusahaan. Rasio laba operasi atas pendapatan GJPC pada periode 30 September 2025
adalah sebesar 19,45%.
3. Rasio Laba Bersih atas Pendapatan (Net Profit Margin)
Rasio yang mengukur kemampuan Perusahaan dalam menghasilkan laba bersih dari
penjualan setelah memperhitungkan seluruh beban, termasuk beban non-operasional. Rasio
laba bersih atas pendapatan GJPC pada periode 30 September 2025 adalah sebesar 30,17%.
4. Rasio laba atas aset (Return on Asset)
Rasio ini digunakan untuk mengetahui sampai seberapa jauh aset yang digunakan dapat
menghasilkan laba, nilai >0 menunjukkan perusahaan telah menghasilkan keuntungan,
sebaliknya jika <0 artinya perusahaan belum mampu menghasilkan keuntungan dari aset
yang telah digunakan. Rasio laba atas asset GJPC pada periode 30 September 2025 adalah
sebesar 0,65%.
5. Rasio laba atas ekuitas (Return on Equity)
Rasio ini digunakan untuk mengetahui sampai seberapa jauh hasil atau keuntungan yang
diperoleh dari setiap modal yang ditanamkan, nilai >0 menunjukkan perusahaan telah
menghasilkan profit, sebaliknya jika <0 artinya perusahaan belum mampu menghasilkan
profit dari modal yang telah ditanamkan. Adapun tingkat rasio laba atas ekuitas GJPC pada
periode 30 September 2025 adalah sebesar 0,92%.
Rasio Solvabilitas
Rasio solvabilitas (solvency ratio) adalah rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan
Perseroan untuk melunasi hutang-hutangnya. Berikut adalah rasio yang termasuk dalam kategori
ini.
Halaman 79 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 81
1. Rasio Total Liabilitas terhadap Total Aset (Debt to Asset Ratio)
Rasio ini merupakan perbandingan antara total liabilitas terhadap total aset perusahaan.
Semakin tinggi rasio ini semakin tinggi pula risiko keuangan perusahaan. Adapun tingkat rasio
liabilitas terhadap total aset GJPC pada periode 30 September 2025 adalah sebesar 0,08 kali.
2. Rasio Total Liabilitas terhadap Total Ekuitas (Debt to Equity Ratio)
Rasio ini merupakan perbandingan antara total liabilitas terhadap total ekuitas atau modal
Perseroan. Rasio 1,00 kali menunjukkan jumlah liabilitas sama dengan jumlah ekuitas.
Berdasarkan tabel rasio keuangan perusahaan diatas dapat dilihat bahwa rasio liabilitas
terhadap ekuitas GJPC pada periode 30 September 2025 adalah sebesar 0,11 kali.
2.5.4 Sino Prima Gas Technology Co., Ltd. (“SPGT”)
Tabel 31. Laporan Posisi Keuangan (dalam Ribuan USD)
Laporan Posisi
Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Keuangan
Aset Lancar 105.438 268.588 207.489 267.279 268.047 214.591
Aset Tidak Lancar 986.656 1.025.483 906.816 846.916 877.934 932.145
Total Aset 1.092.094 1.294.072 1.114.305 1.114.195 1.145.982 1.146.736
Liabilitas Jangka
234.687 238.255 163.952 157.243 280.956 353.120
Pendek
Liabilitas Jangka
197.979 352.551 296.771 359.501 394.718 298.990
Panjang
Total Liabilitas 432.667 590.806 460.722 516.744 675.673 652.110
Total Ekuitas 659.428 703.266 653.583 597.451 470.309 494.626
Total Liabilitas dan
1.092.094 1.294.072 1.114.305 1.114.195 1.145.982 1.146.736
Ekuitas
Sumber: S&P Global Capital IQ
Total Aset
Pertumbuhan total aset SPGT selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 1,21%. Pada tahun
2020 total aset tercatat sebesar USD1.092.094 Ribu. Pada tahun 2021 total aset mengalami
peningkatan sebesar 18,49% secara year on year atau tercatat sebesar USD1.294.072 Ribu. Pada
tahun 2022 total aset mengalami penurunan sebesar negatif 13,89% secara year on year atau
tercatat sebesar USD1.114.305 Ribu. Pada Tahun 2023 total aset mengalami penurunan sebesar
negatif 0,01% secara year on year atau tercatat sebesar USD1.114.195 Ribu. Pada tahun 2024
total aset mengalami peningkatan sebesar 2,85% secara year on year atau tercatat sebesar
USD1.145.982 Ribu. Serta pada periode 30 September 2025 total aset tercatat sebesar
USD1.146.736 Ribu.
Total Liabilitas
Pertumbuhan total liabilitas SPGT selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 11,79%.
Pada tahun 2020 total liabilitas tercatat sebesar USD432.667 Ribu. Pada tahun 2021 total
liabilitas mengalami peningkatan sebesar 36,55% secara year on year atau tercatat sebesar
USD590.806 Ribu. Pada tahun 2022 total liabilitas mengalami penurunan sebesar negatif
Halaman 80 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 82
22,02% secara year on year atau tercatat sebesar USD460.722 Ribu. Pada Tahun 2023 total
liabilitas mengalami peningkatan sebesar 12,16% secara year on year atau tercatat sebesar
USD516.744 Ribu. Pada tahun 2024 total liabilitas mengalami peningkatan sebesar 30,76%
secara year on year atau tercatat sebesar USD675.673 Ribu. Serta pada periode 30 September
2025 total liabilitas tercatat sebesar USD652.110 Ribu.
Total Ekuitas
Pertumbuhan total ekuitas SPGT selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar negatif 8,10%. Pada
tahun 2020 total ekuitas tercatat sebesar USD659.428 Ribu. Pada tahun 2021 total ekuitas
mengalami peningkatan sebesar 6,65% secara year on year atau tercatat sebesar USD703.266
Ribu. Pada tahun 2022 total ekuitas mengalami penurunan sebesar negatif 7,06% secara year on
year atau tercatat sebesar USD653.583 Ribu. Pada Tahun 2023 total ekuitas mengalami
penurunan sebesar negatif 8,59% secara year on year atau tercatat sebesar USD597.451 Ribu.
Pada tahun 2024 total ekuitas mengalami penurunan sebesar negatif 21,28% secara year on year
atau tercatat sebesar USD470.309 Ribu. Serta pada periode 30 September 2025 total ekuitas
tercatat sebesar USD494.626 Ribu.
Tabel 32. Laporan Laba (Rugi) (dalam Ribuan USD)
Laporan Laba Rugi Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Pendapatan 221.251 282.714 304.395 191.321 214.911 282.194
Beban Pokok Pendapatan 142.115 210.499 243.730 167.310 205.041 246.983
Laba Kotor 79.137 72.215 60.665 24.011 9.870 35.211
Laba Usaha 62.116 47.396 32.596 (255) (10.978) 20.270
Laba Bersih 15.628 9.986 6.124 (34.765) (98.834) (224)
Sumber: S&P Global Capital IQ
Pendapatan
Pertumbuhan pendapatan SPGT selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar negatif
0,72%. Pada tahun 2020 pendapatan tercatat sebesar USD221.251 Ribu. Pada tahun 2021
pendapatan mengalami peningkatan sebesar 27,78% secara year on year atau tercatat sebesar
USD282.714 Ribu. Pada tahun 2022 pendapatan mengalami peningkatan sebesar 7,67% secara
year on year atau tercatat sebesar USD304.395 Ribu. Pada Tahun 2023 pendapatan mengalami
penurunan sebesar negatif 37,15% secara year on year atau tercatat sebesar USD191.321 Ribu.
Pada tahun 2024 pendapatan mengalami peningkatan sebesar 12,33% secara year on year atau
tercatat sebesar USD214.911 Ribu. Serta pada periode 30 September 2025 pendapatan tercatat
sebesar USD282.194 Ribu.
Laba Kotor
Pertumbuhan laba kotor SPGT selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar negatif 40,57%. Pada
tahun 2020 laba kotor tercatat sebesar USD79.137 Ribu. Pada tahun 2021 laba kotor mengalami
penurunan sebesar negatif 8,75% secara year on year atau tercatat sebesar USD72.215 Ribu.
Pada tahun 2022 laba kotor mengalami penurunan sebesar negatif 15,99% secara year on year
atau tercatat sebesar USD60.665 Ribu. Pada Tahun 2023 laba kotor mengalami penurunan
Halaman 81 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 83
sebesar negatif 60,42% secara year on year atau tercatat sebesar USD24.011 Ribu. Pada tahun
2024 laba kotor mengalami penurunan sebesar negatif 58,89% secara year on year atau tercatat
sebesar USD9.870 Ribu. Serta pada periode 30 September 2025 laba kotor tercatat sebesar
USD35.211 Ribu.
Laba Bersih
Pertumbuhan laba bersih SPGT selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan rata-rata sebesar negatif 231,69%.
Pada tahun 2020 laba bersih tercatat sebesar USD15.628 Ribu. Pada tahun 2021 laba bersih
mengalami penurunan sebesar negatif 36,10% secara year on year atau tercatat sebesar
USD9.986 Ribu. Pada tahun 2022 laba bersih mengalami penurunan sebesar negatif 38,68%
secara year on year atau tercatat sebesar USD6.124 Ribu. Pada Tahun 2023 laba bersih
mengalami penurunan sebesar negatif 667,71% secara year on year atau tercatat sebesar negatif
USD34.765 Ribu. Pada tahun 2024 laba bersih mengalami penurunan sebesar negatif 184,29%
secara year on year atau tercatat sebesar negatif USD98.834 Ribu. Serta pada periode 30
September 2025 laba bersih tercatat sebesar negatif USD224 Ribu.
Tabel 33. Commonsize Statement Analysis – Laporan Posisi Keuangan
Laporan Posisi
Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Keuangan
Aset Lancar 9,65% 20,76% 18,62% 23,99% 23,39% 18,71%
Aset Tidak Lancar 90,35% 79,24% 81,38% 76,01% 76,61% 81,29%
Total Aset 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Liabilitas Jangka Pendek 21,49% 18,41% 14,71% 14,11% 24,52% 30,79%
Liabilitas Jangka
18,13% 27,24% 26,63% 32,27% 34,44% 26,07%
Panjang
Total Liabilitas 39,62% 45,65% 41,35% 46,38% 58,96% 56,87%
Total Ekuitas 60,38% 54,35% 58,65% 53,62% 41,04% 43,13%
Total Liabilitas dan
100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Ekuitas
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan S&P Global Capital IQ
Mengacu pada laporan posisi keuangan, berdasarkan analisis Commonsize statement, selama
periode 31 Desember 2020 sampai dengan periode 30 September 2025, rata-rata proporsi aset
lancar terhadap total aset lebih kecil dibandingkan dengan proporsi aset tidak lancar terhadap
total aset. Pada periode 30 September 2025 proporsi aset lancar terhadap total aset sebesar
18,71%, dan proporsi aset tidak lancar terhadap total aset sebesar 81,29%.
Kemudian pada periode 31 Desember 2020 sampai dengan 30 September 2025, rata-rata
proporsi total liabilitas terhadap total aset lebih kecil dibandingkan dengan proporsi total ekuitas
terhadap total aset. Pada periode 30 September 2025 proporsi total liabilitas terhadap total aset
sebesar 56,87%, dan proporsi total ekuitas terhadap total aset sebesar 43,13%.
Tabel 34. Commonsize Statement Analysis – Laporan Laba Rugi
Laporan Laba Rugi Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Pendapatan 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Beban Pokok
64,23% 74,46% 80,07% 87,45% 95,41% 87,52%
Pendapatan
Laba Kotor 35,77% 25,54% 19,93% 12,55% 4,59% 12,48%
Halaman 82 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 84
Laporan Laba Rugi Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Laba Usaha 28,07% 16,76% 10,71% -0,13% -5,11% 7,18%
Laba Bersih 7,06% 3,53% 2,01% -18,17% -45,99% -0,08%
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan S&P Global Capital IQ
Mengacu pada laporan laba rugi, berdasarkan analisis Commonsize statement, selama periode
31 Desember 2020 sampai dengan periode 30 September 2025, proporsi beban pokok
pendapatan (cost of revenue) terhadap pendapatan tercatat secara berturut turut sebesar 64,23%
(2020); 74,46% (2021); 80,07% (2022); 87,45% (2023); 95,41% (2024) dan pada 30 September
2025 sebesar 87,52%.
Proporsi laba kotor (gross profit) terhadap pendapatan tercatat secara berturut turut sebesar
35,77% (2020); 25,54% (2021); 19,93% (2022); 12,55% (2023); 4,59% (2024) dan pada 30
September 2025 sebesar 12,48%.
Proporsi laba bersih (net income) terhadap pendapatan tercatat secara berturut turut sebesar
7,06% (2020); 3,53% (2021); 2,01% (2022); negatif 18,17% (2023); negatif 45,99% (2024) dan
pada 30 September 2025 sebesar negatif 0,08%.
Tabel 35. Rasio Keuangan
Rasio Keuangan Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Rasio Lukuiditas (X)
Current Ratio 4,20 X 4,30 X 5,53 X 5,39 X 3,12 X 2,64 X
Quick Ratio 4,20 X 4,30 X 5,53 X 5,39 X 3,12 X 2,64 X
Cash Ratio 0,19 X 0,92 X 0,54 X 0,79 X 0,34 X 0,29 X
Rasio Profitabilitas (%)
Gross Profit Margin 35,77% 25,54% 19,93% 12,55% 4,59% 12,48%
Operating Profit Margin 28,07% 16,76% 10,71% -0,13% -5,11% 7,18%
Net Profit Margin 20,13% 77,42% 29,12% 65,28% 44,25% 36,33%
Return on Assets 1,43% 0,77% 0,55% -3,12% -8,62% -0,02%
Return on Equity 2,37% 1,42% 0,94% -5,82% -21,01% -0,05%
Rasio Solvabilitas (X)
Debt to Assets Ratio 0,20 X 0,29 X 0,27 X 0,31 X 0,34 X 0,26 X
Debt to Equity Ratio 0,33 X 0,53 X 0,46 X 0,59 X 0,83 X 0,61 X
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan S&P Global Capital IQ
Rasio Keuangan Sino Prima Gas Technology Co., Ltd.
Rasio Likuiditas
Rasio likuiditas merupakan suatu rasio keuangan yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana
kemampuan Perusahaan dalam melunasi kewajiban jangka pendeknya. Beberapa rasio
keuangan yang masuk dalam kategori ini antara lain adalah:
1. Rasio Lancar (Current Ratio)
Rasio ini merupakan perbandingan antara aset lancar dengan hutang lancar. Rasio ini
bertujuan untuk mengetahui sampai seberapa jauh jumlah aset lancar perusahaan dapat
menjamin utang jangka pendek dari kreditor. Secara umum semakin tinggi rasio lancar maka
Halaman 83 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 85
semakin aman perusahaan. Pada periode 30 September 2025 rasio lancar SPGT tercatat
sebesar 2,64 kali.
2. Rasio Kas (Cash Ratio)
Rasio ini untuk mengukur jumlah kas tersedia dibanding dengan hutang lancar. Rasio kas
SPGT pada periode 30 September 2025 sebesar 0,29 kali.
Rasio Profitabilitas
Rasio profitabilitas digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan
laba. Beberapa rasio perusahaan yang termasuk dalam kategori ini antara lain adalah:
1. Rasio Laba Kotor atas Pendapatan (Gross Profit Margin)
Rasio yang menggambarkan kemampuan Perusahaan dalam menghasilkan laba kotor dari
kegiatan operasional utama setelah memperhitungkan harga pokok penjualan, sebagai
indikator efisiensi biaya langsung. Rasio laba kotor atas pendapatan SPGT pada periode 30
September 2025 adalah sebesar 12,48%.
2. Rasio Laba Operasi atas Pendapatan (Operating Profit Margin)
Rasio yang menunjukkan tingkat laba operasi yang dihasilkan dari penjualan setelah
memperhitungkan seluruh biaya operasional, yang mencerminkan efisiensi kegiatan usaha inti
Perusahaan. Rasio laba operasi atas pendapatan SPGT pada periode 30 September 2025
adalah sebesar 7,18%.
3. Rasio Laba Bersih atas Pendapatan (Net Profit Margin)
Rasio yang mengukur kemampuan Perusahaan dalam menghasilkan laba bersih dari
penjualan setelah memperhitungkan seluruh beban, termasuk beban non-operasional. Rasio
laba bersih atas pendapatan SPGT pada periode 30 September 2025 adalah sebesar 36,33%.
4. Rasio laba atas aset (Return on Asset)
Rasio ini digunakan untuk mengetahui sampai seberapa jauh aset yang digunakan dapat
menghasilkan laba, nilai >0 menunjukkan perusahaan telah menghasilkan keuntungan,
sebaliknya jika <0 artinya perusahaan belum mampu menghasilkan keuntungan dari aset
yang telah digunakan. Rasio laba atas asset SPGT pada periode 30 September 2025 adalah
sebesar negatif 0,02%.
5. Rasio laba atas ekuitas (Return on Equity)
Rasio ini digunakan untuk mengetahui sampai seberapa jauh hasil atau keuntungan yang
diperoleh dari setiap modal yang ditanamkan, nilai >0 menunjukkan perusahaan telah
menghasilkan profit, sebaliknya jika <0 artinya perusahaan belum mampu menghasilkan
profit dari modal yang telah ditanamkan. Adapun tingkat rasio laba atas ekuitas SPGT pada
periode 30 September 2025 adalah sebesar negatif 0,05%.
Halaman 84 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 86
Rasio Solvabilitas
Rasio solvabilitas (solvency ratio) adalah rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan
Perseroan untuk melunasi hutang-hutangnya. Berikut adalah rasio yang termasuk dalam kategori
ini.
1. Rasio Total Liabilitas terhadap Total Aset (Debt to Asset Ratio)
Rasio ini merupakan perbandingan antara total liabilitas terhadap total aset perusahaan.
Semakin tinggi rasio ini semakin tinggi pula risiko keuangan perusahaan. Adapun tingkat rasio
liabilitas terhadap total aset SPGT pada periode 30 September 2025 adalah sebesar 0,26 kali.
2. Rasio Total Liabilitas terhadap Total Ekuitas (Debt to Equity Ratio)
Rasio ini merupakan perbandingan antara total liabilitas terhadap total ekuitas atau modal
Perseroan. Rasio 1,00 kali menunjukkan jumlah liabilitas sama dengan jumlah ekuitas.
Berdasarkan tabel rasio keuangan perusahaan diatas dapat dilihat bahwa rasio liabilitas
terhadap ekuitas SPGT pada periode 30 September 2025 adalah sebesar 0,61 kali.
2.5.5 Hindustan Oil Exploration Company Limited (“HOEC”)
Tabel 36. Laporan Posisi Keuangan (dalam Ribuan USD)
Laporan Posisi
Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Keuangan
Aset Lancar 35.420 30.991 18.422 57.084 68.782 NA
Aset Tidak Lancar 102.143 131.003 182.823 168.228 165.434 NA
Total Aset 137.562 161.994 201.245 225.313 234.216 NA
Liabilitas Jangka
28.428 24.433 44.149 66.510 52.307 NA
Pendek
Liabilitas Jangka
18.868 37.347 57.856 43.460 40.953 NA
Panjang
Total Liabilitas 47.296 61.780 102.006 109.970 93.261 NA
Total Ekuitas 90.267 100.214 99.239 115.343 140.955 NA
Total Liabilitas dan
137.562 161.994 201.245 225.313 234.216 NA
Ekuitas
Sumber: S&P Global Capital IQ
Total Aset
Pertumbuhan total aset HOEC selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 14,23%. Pada tahun
2020 total aset tercatat sebesar USD137.562 Ribu Dolar AS. Pada tahun 2021 total aset
mengalami peningkatan sebesar 17,76% secara year on year atau tercatat sebesar USD161.994
Ribu. Pada tahun 2022 total aset mengalami peningkatan sebesar 24,23% secara year on year
atau tercatat sebesar USD201.245 Ribu. Pada Tahun 2023 total aset mengalami peningkatan
sebesar 11,96% secara year on year atau tercatat sebesar USD225.313 Ribu. Pada tahun 2024
total aset mengalami peningkatan sebesar 3,95% secara year on year atau tercatat sebesar
USD234.216 Ribu S.
Halaman 85 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 87
Total Liabilitas
Pertumbuhan total liabilitas HOEC selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 18,50%.
Pada tahun 2020 total liabilitas tercatat sebesar USD47.296 Ribu. Pada tahun 2021 total liabilitas
mengalami peningkatan sebesar 30,62% secara year on year atau tercatat sebesar USD61.780
Ribu. Pada tahun 2022 total liabilitas mengalami peningkatan sebesar 65,11% secara year on
year atau tercatat sebesar USD102.006 Ribu. Pada Tahun 2023 total liabilitas mengalami
peningkatan sebesar 7,81% secara year on year atau tercatat sebesar USD109.970 Ribu. Pada
tahun 2024 total liabilitas mengalami penurunan sebesar negatif 15,19% secara year on year
atau tercatat sebesar USD93.261 Ribu.
Total Ekuitas
Pertumbuhan total ekuitas HOEC selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 11,79%.
Pada tahun 2020 total ekuitas tercatat sebesar USD90.267 Ribu. Pada tahun 2021 total ekuitas
mengalami peningkatan sebesar 11,02% secara year on year atau tercatat sebesar USD100.214
Ribu. Pada tahun 2022 total ekuitas mengalami penurunan sebesar negatif 0,97% secara year on
year atau tercatat sebesar USD99.239 Ribu. Pada Tahun 2023 total ekuitas mengalami
peningkatan sebesar 16,23% secara year on year atau tercatat sebesar USD115.343 Ribu. Pada
tahun 2024 total ekuitas mengalami peningkatan sebesar 22,21% secara year on year atau
tercatat sebesar USD140.955 Ribu.
Tabel 37. Laporan Laba (Rugi) (dalam Ribuan USD)
Laporan Laba Rugi Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Pendapatan 28.508 15.343 20.903 69.623 90.497 45.002
Beban Pokok Pendapatan 8.148 6.843 9.009 13.110 29.696 22.926
Laba Kotor 20.360 8.499 11.894 56.513 60.801 22.076
Laba Usaha 12.792 3.462 6.365 31.600 26.923 12.527
Laba Bersih 19.409 7.198 2.684 24.172 27.353 11.451
Sumber: S&P Global Capital IQ
Pendapatan
Pertumbuhan pendapatan HOEC selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 33,48%.
Pada tahun 2020 pendapatan tercatat sebesar USD28.508 Ribu. Pada tahun 2021 pendapatan
mengalami penurunan sebesar negatif 46,18% secara year on year atau tercatat sebesar
USD15.343 Ribu. Pada tahun 2022 pendapatan mengalami peningkatan sebesar 36,24% secara
year on year atau tercatat sebesar USD20.903 Ribu. Pada Tahun 2023 pendapatan mengalami
peningkatan sebesar 233,08% secara year on year atau tercatat sebesar USD69.623 Ribu. Pada
tahun 2024 pendapatan mengalami peningkatan sebesar 29,98% secara year on year atau
tercatat sebesar USD90.497 Ribu. Serta pada periode 30 September 2025 pendapatan tercatat
sebesar USD45.002 Ribu.
Halaman 86 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 88
Laba Kotor
Pertumbuhan laba kotor HOEC selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 31,46%. Pada tahun
2020 laba kotor tercatat sebesar USD20.360 Ribu. Pada tahun 2021 laba kotor mengalami
penurunan sebesar negatif 58,25% secara year on year atau tercatat sebesar USD8.499 Ribu.
Pada tahun 2022 laba kotor mengalami peningkatan sebesar 39,94% secara year on year atau
tercatat sebesar USD11.894 Ribu. Pada Tahun 2023 laba kotor mengalami peningkatan sebesar
375,15% secara year on year atau tercatat sebesar USD56.513 Ribu. Pada tahun 2024 laba kotor
mengalami peningkatan sebesar 7,59% secara year on year atau tercatat sebesar USD60.801
Ribu. Serta pada periode 30 September 2025 laba kotor tercatat sebesar USD22.076 Ribu.
Laba Bersih
Pertumbuhan laba bersih HOEC selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 8,96%. Pada
tahun 2020 laba bersih tercatat sebesar USD19.409 Ribu. Pada tahun 2021 laba bersih
mengalami penurunan sebesar negatif 62,91% secara year on year atau tercatat sebesar
USD7.198 Ribu. Pada tahun 2022 laba bersih mengalami penurunan sebesar negatif 62,72%
secara year on year atau tercatat sebesar USD2.684 Ribu. Pada Tahun 2023 laba bersih
mengalami peningkatan sebesar 800,70% secara year on year atau tercatat sebesar USD24.172
Ribu. Pada tahun 2024 laba bersih mengalami peningkatan sebesar 13,16% secara year on year
atau tercatat sebesar USD27.353 Ribu. Serta pada periode 30 September 2025 laba bersih
tercatat sebesar USD11.451 Ribu.
Tabel 38. Commonsize Statement Analysis – Laporan Posisi Keuangan
Laporan Posisi
Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Keuangan
Aset Lancar 25,75% 19,13% 9,15% 25,34% 29,37% NA
Aset Tidak Lancar 74,25% 80,87% 90,85% 74,66% 70,63% NA
Total Aset 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% NA
Liabilitas Jangka Pendek 20,67% 15,08% 21,94% 29,52% 22,33% NA
Liabilitas Jangka
13,72% 23,05% 28,75% 19,29% 17,49% NA
Panjang
Total Liabilitas 34,38% 38,14% 50,69% 48,81% 39,82% NA
Total Ekuitas 65,62% 61,86% 49,31% 51,19% 60,18% NA
Total Liabilitas dan
100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% NA
Ekuitas
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan S&P Global Capital IQ
Mengacu pada laporan posisi keuangan, berdasarkan analisis Commonsize statement, selama
periode 31 Desember 2020 sampai dengan periode 31 Desember 2024, rata-rata proporsi aset
lancar terhadap total aset lebih kecil dibandingkan dengan proporsi aset tidak lancar terhadap
total aset. Pada periode 31 Desember 2024 proporsi aset lancar terhadap total aset sebesar
29,37%, dan proporsi aset tidak lancar terhadap total aset sebesar 70,63%.
Kemudian pada periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember 2024, rata-rata
proporsi total liabilitas terhadap total aset lebih kecil dibandingkan dengan proporsi total ekuitas
terhadap total aset. Pada periode 31 Desember 2024 proporsi total liabilitas terhadap total aset
sebesar 39,82%, dan proporsi total ekuitas terhadap total aset sebesar 60,18%.
Halaman 87 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 89
Tabel 39. Commonsize Statement Analysis – Laporan Laba Rugi
Laporan Laba Rugi Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Pendapatan 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Beban Pokok
28,58% 44,60% 43,10% 18,83% 32,81% 50,94%
Pendapatan
Laba Kotor 71,42% 55,40% 56,90% 81,17% 67,19% 49,06%
Laba Usaha 44,87% 22,56% 30,45% 45,39% 29,75% 27,84%
Laba Bersih 68,08% 46,91% 12,84% 34,72% 30,23% 25,44%
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan S&P Global Capital IQ
Mengacu pada laporan laba rugi, berdasarkan analisis Commonsize statement, selama periode
31 Desember 2020 sampai dengan periode 30 September 2025, proporsi beban pokok
pendapatan (cost of revenue) terhadap pendapatan tercatat secara berturut turut sebesar 28,58%
(2020); 44,60% (2021); 43,10% (2022); 18,83% (2023); 32,81% (2024) dan pada 30 September
2025 Sebesar 50,94%.
Proporsi laba kotor (gross profit) terhadap pendapatan tercatat secara berturut turut sebesar
71,42% (2020); 55,40% (2021); 56,90% (2022); 81,17% (2023); 67,19% (2024) dan pada 30
September 2025 Sebesar 49,06%.
Proporsi laba bersih (net income) terhadap pendapatan tercatat secara berturut turut sebesar
68,08% (2020); 46,91% (2021); 12,84% (2022); 34,72% (2023); 30,23% (2024) dan pada 30
September 2025 Sebesar 25,44%.
Tabel 40. Rasio Keuangan
Rasio Keuangan Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Rasio Lukuiditas (X)
Current Ratio 3,59 X 5,36 X 4,14 X 2,53 X 3,16 X NA
Quick Ratio 3,59 X 5,36 X 4,14 X 2,53 X 3,16 X NA
Cash Ratio 0,33 X 0,26 X 0,09 X 0,05 X 0,03 X NA
Rasio Profitabilitas (%)
Gross Profit Margin 71,42% 55,40% 56,90% 81,17% 67,19% 49,06%
Operating Profit Margin 44,87% 22,56% 30,45% 45,39% 29,75% 27,84%
Net Profit Margin 68,08% 46,91% 12,84% 34,72% 30,23% 25,44%
Return on Assets 14,11% 4,44% 1,33% 10,73% 11,68% NA
Return on Equity 21,50% 7,18% 2,70% 20,96% 19,41% 7,99%
Rasio Solvabilitas (X)
Debt to Assets Ratio 0,04 X 0,21 X 0,23 X 0,20 X 0,09 X NA
Debt to Equity Ratio 0,07 X 0,35 X 0,47 X 0,38 X 0,15 X 0,12 X
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan S&P Global Capital IQ
Rasio Keuangan Hindustan Oil Exploration Company Limited
Rasio Likuiditas
Rasio likuiditas merupakan suatu rasio keuangan yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana
kemampuan Perusahaan dalam melunasi kewajiban jangka pendeknya. Beberapa rasio
keuangan yang masuk dalam kategori ini antara lain adalah:
Halaman 88 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 90
1. Rasio Lancar (Current Ratio)
Rasio ini merupakan perbandingan antara aset lancar dengan hutang lancar. Rasio ini
bertujuan untuk mengetahui sampai seberapa jauh jumlah aset lancar perusahaan dapat
menjamin utang jangka pendek dari kreditor. Secara umum semakin tinggi rasio lancar maka
semakin aman perusahaan. Pada periode 31 Desember 2024 rasio lancar HOEC tercatat
sebesar 3,16 kali.
2. Rasio Kas (Cash Ratio)
Rasio ini untuk mengukur jumlah kas tersedia dibanding dengan hutang lancar. Rasio kas
HOEC pada periode 31 Desember 2024 sebesar 0,03 kali.
Rasio Profitabilitas
Rasio profitabilitas digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan
laba. Beberapa rasio perusahaan yang termasuk dalam kategori ini antara lain adalah:
1. Rasio Laba Kotor atas Pendapatan (Gross Profit Margin)
Rasio yang menggambarkan kemampuan Perusahaan dalam menghasilkan laba kotor dari
kegiatan operasional utama setelah memperhitungkan harga pokok penjualan, sebagai
indikator efisiensi biaya langsung. Rasio laba kotor atas pendapatan HOEC pada periode 30
September 2025 adalah sebesar 49,06%.
2. Rasio Laba Operasi atas Pendapatan (Operating Profit Margin)
Rasio yang menunjukkan tingkat laba operasi yang dihasilkan dari penjualan setelah
memperhitungkan seluruh biaya operasional, yang mencerminkan efisiensi kegiatan usaha inti
Perusahaan. Rasio laba operasi atas pendapatan HOEC pada periode 30 September 2025
adalah sebesar 27,84%.
3. Rasio Laba Bersih atas Pendapatan (Net Profit Margin)
Rasio yang mengukur kemampuan Perusahaan dalam menghasilkan laba bersih dari
penjualan setelah memperhitungkan seluruh beban, termasuk beban non-operasional. Rasio
laba bersih atas pendapatan HOEC pada periode 30 September 2025 adalah sebesar
25,44%.
4. Rasio laba atas aset (Return on Asset)
Rasio ini digunakan untuk mengetahui sampai seberapa jauh aset yang digunakan dapat
menghasilkan laba, nilai >0 menunjukkan perusahaan telah menghasilkan keuntungan,
sebaliknya jika <0 artinya perusahaan belum mampu menghasilkan keuntungan dari aset
yang telah digunakan. Rasio laba atas asset HOEC pada periode 31 Desember 2024 adalah
sebesar 11,68%.
Halaman 89 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 91
5. Rasio laba atas ekuitas (Return on Equity)
Rasio ini digunakan untuk mengetahui sampai seberapa jauh hasil atau keuntungan yang
diperoleh dari setiap modal yang ditanamkan, nilai >0 menunjukkan perusahaan telah
menghasilkan profit, sebaliknya jika <0 artinya perusahaan belum mampu menghasilkan
profit dari modal yang telah ditanamkan. Adapun tingkat rasio laba atas ekuitas HOEC pada
periode 30 September 2025 adalah sebesar 7,99%.
Rasio Solvabilitas
Rasio solvabilitas (solvency ratio) adalah rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan
Perseroan untuk melunasi hutang-hutangnya. Berikut adalah rasio yang termasuk dalam kategori
ini.
1. Rasio Total Liabilitas terhadap Total Aset (Debt to Asset Ratio)
Rasio ini merupakan perbandingan antara total liabilitas terhadap total aset perusahaan.
Semakin tinggi rasio ini semakin tinggi pula risiko keuangan perusahaan. Adapun tingkat rasio
liabilitas terhadap total aset HOEC pada periode 31 Desember 2024 adalah sebesar 0,09
kali.
2. Rasio Total Liabilitas terhadap Total Ekuitas (Debt to Equity Ratio)
Rasio ini merupakan perbandingan antara total liabilitas terhadap total ekuitas atau modal
Perseroan. Rasio 1,00 kali menunjukkan jumlah liabilitas sama dengan jumlah ekuitas.
Berdasarkan tabel rasio keuangan perusahaan diatas dapat dilihat bahwa rasio liabilitas
terhadap ekuitas HOEC pada periode 30 September 2025 adalah sebesar 0,12 kali.
2.5.6 Pakistan Oilfields Limited (“POL”)
Tabel 41. Laporan Posisi Keuangan (dalam Ribuan USD)
Laporan Posisi
Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Keuangan
Aset Lancar 354.168 405.868 434.385 468.789 513.558 508.876
Aset Tidak Lancar 200.972 217.289 169.639 110.358 136.737 114.230
Total Aset 555.141 623.156 604.023 579.147 650.295 623.106
Liabilitas Jangka
181.180 216.195 201.710 208.755 200.922 214.434
Pendek
Liabilitas Jangka
124.369 134.347 130.250 114.892 137.321 134.314
Panjang
Total Liabilitas 305.549 350.543 331.960 323.647 338.243 348.748
Total Ekuitas 249.591 272.614 272.064 255.500 312.051 274.358
Total Liabilitas dan
555.141 623.156 604.023 579.147 650.295 623.106
Ekuitas
Sumber: S&P Global Capital IQ
Total Aset
Pertumbuhan total aset POL selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 4,03%. Pada tahun
2020 total aset tercatat sebesar USD555.141 Ribu. Pada tahun 2021 total aset mengalami
Halaman 90 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 92
peningkatan sebesar 12,25% secara year on year atau tercatat sebesar USD623.156 Ribu. Pada
tahun 2022 total aset mengalami penurunan sebesar negatif 3,07% secara year on year atau
tercatat sebesar USD604.023 Ribu. Pada Tahun 2023 total aset mengalami penurunan sebesar
negatif 4,12% secara year on year atau tercatat sebesar USD579.147 Ribu. Pada tahun 2024 total
aset mengalami peningkatan sebesar 12,28% secara year on year atau tercatat sebesar
USD650.295 Ribu. Serta pada periode 30 September 2025 total aset tercatat sebesar
USD623.106 Ribu.
Total Liabilitas
Pertumbuhan total liabilitas POL selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 2,57%. Pada
tahun 2020 total liabilitas tercatat sebesar USD305.549 Ribu. Pada tahun 2021 total liabilitas
mengalami peningkatan sebesar 14,73% secara year on year atau tercatat sebesar USD350.543
Ribu. Pada tahun 2022 total liabilitas mengalami penurunan sebesar negatif 5,30% secara year
on year atau tercatat sebesar USD331.960 Ribu. Pada Tahun 2023 total liabilitas mengalami
penurunan sebesar negatif 2,50% secara year on year atau tercatat sebesar USD323.647 Ribu.
Pada tahun 2024 total liabilitas mengalami peningkatan sebesar 4,51% secara year on year atau
tercatat sebesar USD338.243 Ribu. Serta pada periode 30 September 2025 total liabilitas tercatat
sebesar USD348.748 Ribu.
Total Ekuitas
Pertumbuhan total ekuitas POL selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 5,74%. Pada tahun
2020 total ekuitas tercatat sebesar USD249.591 Ribu. Pada tahun 2021 total ekuitas mengalami
peningkatan sebesar 9,22% secara year on year atau tercatat sebesar USD272.614 Ribu. Pada
tahun 2022 total ekuitas mengalami penurunan sebesar negatif 0,20% secara year on year atau
tercatat sebesar USD272.064 Ribu. Pada Tahun 2023 total ekuitas mengalami penurunan sebesar
negatif 6,09% secara year on year atau tercatat sebesar USD255.500 Ribu. Pada tahun 2024 total
ekuitas mengalami peningkatan sebesar 22,13% secara year on year atau tercatat sebesar
USD312.051 Ribu. Serta pada periode 30 September 2025 total ekuitas tercatat sebesar
USD274.358 Ribu.
Tabel 42. Laporan Laba (Rugi) (dalam Ribuan USD)
Laporan Laba Rugi Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Pendapatan 236.852 230.214 301.278 255.307 235.875 164.943
Beban Pokok Pendapatan 95.007 94.983 108.858 84.117 75.044 58.460
Laba Kotor 141.845 135.231 192.420 171.190 160.830 106.483
Laba Usaha 112.725 114.094 167.529 121.444 127.292 54.157
Laba Bersih 91.967 96.194 151.418 152.398 132.884 61.086
Sumber: S&P Global Capital IQ
Pendapatan
Pertumbuhan pendapatan POL selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar negatif 0,10%. Pada
tahun 2020 pendapatan tercatat sebesar USD236.852 Ribu. Pada tahun 2021 pendapatan
mengalami penurunan sebesar negatif 2,80% secara year on year atau tercatat sebesar
Halaman 91 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 93
USD230.214 Ribu. Pada tahun 2022 pendapatan mengalami peningkatan sebesar 30,87%
secara year on year atau tercatat sebesar USD301.278 Ribu. Pada Tahun 2023 pendapatan
mengalami penurunan sebesar negatif 15,26% secara year on year atau tercatat sebesar
USD255.307 Ribu. Pada tahun 2024 pendapatan mengalami penurunan sebesar negatif 7,61%
secara year on year atau tercatat sebesar USD235.875 Ribu. Serta pada periode 30 September
2025 pendapatan tercatat sebesar USD164.943 Ribu.
Laba Kotor
Pertumbuhan laba kotor POL selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 3,19%. Pada tahun
2020 laba kotor tercatat sebesar USD141.845 Ribu. Pada tahun 2021 laba kotor mengalami
penurunan sebesar negatif 4,66% secara year on year atau tercatat sebesar USD135.231 Ribu.
Pada tahun 2022 laba kotor mengalami peningkatan sebesar 42,29% secara year on year atau
tercatat sebesar USD192.420 Ribu. Pada Tahun 2023 laba kotor mengalami penurunan sebesar
negatif 11,03% secara year on year atau tercatat sebesar USD171.190 Ribu. Pada tahun 2024
laba kotor mengalami penurunan sebesar negatif 6,05% secara year on year atau tercatat sebesar
USD160.830 Ribu. Serta pada periode 30 September 2025 laba kotor tercatat sebesar
USD106.483 Ribu.
Laba Bersih
Pertumbuhan laba bersih POL selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 9,64%. Pada tahun
2020 laba bersih tercatat sebesar USD91.967 Ribu. Pada tahun 2021 laba bersih mengalami
peningkatan sebesar 4,60% secara year on year atau tercatat sebesar USD96.194 Ribu. Pada
tahun 2022 laba bersih mengalami peningkatan sebesar 57,41% secara year on year atau tercatat
sebesar USD151.418 Ribu. Pada Tahun 2023 laba bersih mengalami peningkatan sebesar 0,65%
secara year on year atau tercatat sebesar USD152.398 Ribu. Pada tahun 2024 laba bersih
mengalami penurunan sebesar negatif -12,80% secara year on year atau tercatat sebesar
USD132.884 Ribu. Serta pada periode 30 September 2025 laba bersih tercatat sebesar
USD61.086 Ribu.
Tabel 43. Commonsize Statement Analysis – Laporan Posisi Keuangan
Laporan Posisi
Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Keuangan
Aset Lancar 63,80% 65,13% 71,92% 80,94% 78,97% 81,67%
Aset Tidak Lancar 36,20% 34,87% 28,08% 19,06% 21,03% 18,33%
Total Aset 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Liabilitas Jangka Pendek 32,64% 34,69% 33,39% 36,05% 30,90% 34,41%
Liabilitas Jangka
22,40% 21,56% 21,56% 19,84% 21,12% 21,56%
Panjang
Total Liabilitas 55,04% 56,25% 54,96% 55,88% 52,01% 55,97%
Total Ekuitas 44,96% 43,75% 45,04% 44,12% 47,99% 44,03%
Total Liabilitas dan
100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Ekuitas
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan S&P Global Capital IQ
Mengacu pada laporan posisi keuangan, berdasarkan analisis Commonsize statement, selama
periode 31 Desember 2020 sampai dengan periode 30 September 2025, rata-rata proporsi aset
Halaman 92 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 94
lancar terhadap total aset lebih bersih dibandingkan dengan proporsi aset tidak lancar terhadap
total aset. Pada periode 30 September 2025 proporsi aset lancar terhadap total aset sebesar
81,67%, dan proporsi aset tidak lancar terhadap total aset sebesar 18,33%.
Kemudian pada periode 31 Desember 2020 sampai dengan 30 September 2025, rata-rata
proporsi total liabilitas terhadap total aset lebih besar dibandingkan dengan proporsi total ekuitas
terhadap total aset. Pada periode 30 September 2025 proporsi total liabilitas terhadap total aset
sebesar 55,97%, dan proporsi total ekuitas terhadap total aset sebesar 44,03%.
Tabel 44. Commonsize Statement Analysis – Laporan Laba Rugi
Laporan Laba Rugi Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 164942,8
Pendapatan 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Beban Pokok
40,11% 41,26% 36,13% 32,95% 31,82% 35,44%
Pendapatan
Laba Kotor 59,89% 58,74% 63,87% 67,05% 68,18% 64,56%
Laba Usaha 47,59% 49,56% 55,61% 47,57% 53,97% 32,83%
Laba Bersih 38,83% 41,78% 50,26% 59,69% 56,34% 37,03%
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan S&P Global Capital IQ
Mengacu pada laporan laba rugi, berdasarkan analisis Commonsize statement, selama periode
31 Desember 2020 sampai dengan periode 30 September 2025, proporsi beban pokok
pendapatan (cost of revenue) terhadap pendapatan tercatat secara berturut turut sebesar 40,11%
(2020); 41,26% (2021); 36,13% (2022); 32,95% (2023); 31,82% (2024) dan pada 30 September
2025 sebesar 35,44%.
Proporsi laba kotor (gross profit) terhadap pendapatan tercatat secara berturut turut sebesar
59,89% (2020); 58,74% (2021); 63,87% (2022); 67,05% (2023); 68,18% (2024) dan pada 30
September 2025 sebesar 64,56%.
Proporsi laba bersih (net income) terhadap pendapatan tercatat secara berturut turut sebesar
38,83% (2020); 41,78% (2021); 50,26% (2022); 59,69% (2023); 56,34% (2024) dan pada 30
September 2025 sebesar 37,03%.
Tabel 45. Rasio Keuangan
Rasio Keuangan Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Rasio Lukuiditas (X)
Current Ratio 1,11 X 1,01 X 0,84 X 0,53 X 0,68 X 0,53 X
Quick Ratio 1,11 X 1,01 X 0,84 X 0,53 X 0,68 X 0,53 X
Cash Ratio 1,21 X 1,40 X 1,65 X 1,18 X 1,23 X 1,18 X
Rasio Profitabilitas (%)
Gross Profit Margin 59,89% 58,74% 63,87% 67,05% 68,18% 64,56%
Operating Profit Margin 47,59% 49,56% 55,61% 47,57% 53,97% 32,83%
Net Profit Margin 38,83% 41,78% 50,26% 59,69% 56,34% 37,03%
Return on Assets 16,57% 15,44% 25,07% 26,31% 20,43% 9,80%
Return on Equity 36,85% 35,29% 55,66% 59,65% 42,58% 22,26%
Rasio Solvabilitas (X)
Debt to Assets Ratio 0,00 X 0,00 X 0,00 X 0,00 X 0,00 X 0,00 X
Debt to Equity Ratio 0,00 X 0,00 X 0,00 X 0,00 X 0,00 X 0,00 X
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan S&P Global Capital IQ
Halaman 93 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 95
Rasio Keuangan Pakistan Oilfields Limited
Rasio Likuiditas
Rasio likuiditas merupakan suatu rasio keuangan yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana
kemampuan Perusahaan dalam melunasi kewajiban jangka pendeknya. Beberapa rasio
keuangan yang masuk dalam kategori ini antara lain adalah:
1. Rasio Lancar (Current Ratio)
Rasio ini merupakan perbandingan antara aset lancar dengan hutang lancar. Rasio ini
bertujuan untuk mengetahui sampai seberapa jauh jumlah aset lancar perusahaan dapat
menjamin utang jangka pendek dari kreditor. Secara umum semakin tinggi rasio lancar maka
semakin aman perusahaan. Pada periode 30 September 2025 rasio lancar POL tercatat
sebesar 0,53 kali.
2. Rasio Kas (Cash Ratio)
Rasio ini untuk mengukur jumlah kas tersedia dibanding dengan hutang lancar. Rasio kas POL
pada periode 30 September 2025 sebesar 1,18 kali.
Rasio Profitabilitas
Rasio profitabilitas digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan
laba. Beberapa rasio perusahaan yang termasuk dalam kategori ini antara lain adalah:
1. Rasio Laba Kotor atas Pendapatan (Gross Profit Margin)
Rasio yang menggambarkan kemampuan Perusahaan dalam menghasilkan laba kotor dari
kegiatan operasional utama setelah memperhitungkan harga pokok penjualan, sebagai
indikator efisiensi biaya langsung. Rasio laba kotor atas pendapatan POL pada periode 30
September 2025 adalah sebesar 64,56%.
2. Rasio Laba Operasi atas Pendapatan (Operating Profit Margin)
Rasio yang menunjukkan tingkat laba operasi yang dihasilkan dari penjualan setelah
memperhitungkan seluruh biaya operasional, yang mencerminkan efisiensi kegiatan usaha inti
Perusahaan. Rasio laba operasi atas pendapatan POL pada periode 30 September 2025
adalah sebesar 32,83%.
3. Rasio Laba Bersih atas Pendapatan (Net Profit Margin)
Rasio yang mengukur kemampuan Perusahaan dalam menghasilkan laba bersih dari
penjualan setelah memperhitungkan seluruh beban, termasuk beban non-operasional. Rasio
laba bersih atas pendapatan POL pada periode 30 September 2025 adalah sebesar 37,03%.
Halaman 94 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 96
4. Rasio laba atas aset (Return on Asset)
Rasio ini digunakan untuk mengetahui sampai seberapa jauh aset yang digunakan dapat
menghasilkan laba, nilai >0 menunjukkan perusahaan telah menghasilkan keuntungan,
sebaliknya jika <0 artinya perusahaan belum mampu menghasilkan keuntungan dari aset
yang telah digunakan. Rasio laba atas asset POL pada periode 30 September 2025 adalah
sebesar 9,80%.
5. Rasio laba atas ekuitas (Return on Equity)
Rasio ini digunakan untuk mengetahui sampai seberapa jauh hasil atau keuntungan yang
diperoleh dari setiap modal yang ditanamkan, nilai >0 menunjukkan perusahaan telah
menghasilkan profit, sebaliknya jika <0 artinya perusahaan belum mampu menghasilkan
profit dari modal yang telah ditanamkan. Adapun tingkat rasio laba atas ekuitas POL pada
periode 30 September 2025 adalah sebesar 22,26%.
Rasio Solvabilitas
Rasio solvabilitas (solvency ratio) adalah rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan
Perseroan untuk melunasi hutang-hutangnya. Selamat Periode 31 Desember 2020 sampai
dengan 30 September 2025 POL tidak memiliki hutang berbunga.
2.5.7 PT Energi Mega Persada Tbk (”ENRG”)
Tabel 46. Laporan Posisi Keuangan (dalam Ribuan USD)
Laporan Posisi
Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Keuangan
Aset Lancar 132.649 163.173 179.990 242.373 255.644 255.987
Aset Tidak Lancar 711.969 900.869 1.014.341 1.126.384 1.327.614 1.424.863
Total Aset 844.618 1.064.043 1.194.330 1.368.757 1.583.259 1.680.850
Liabilitas Jangka
359.801 294.047 337.654 363.545 434.811 469.818
Pendek
Liabilitas Jangka
272.643 321.032 341.750 420.107 491.307 477.637
Panjang
Total Liabilitas 632.444 615.079 679.404 783.652 926.118 947.455
Total Ekuitas 212.174 448.964 514.926 585.105 657.141 733.394
Total Liabilitas dan
844.618 1.064.043 1.194.330 1.368.757 1.583.259 1.680.850
Ekuitas
Sumber: S&P Global Capital IQ
Total Aset
Pertumbuhan total aset ENRG selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 17,01%. Pada tahun
2020 total aset tercatat sebesar USD844.618 Ribu. Pada tahun 2021 total aset mengalami
peningkatan sebesar 25,98% secara year on year atau tercatat sebesar USD1.064.043 Ribu. Pada
tahun 2022 total aset mengalami peningkatan sebesar 12,24% secara year on year atau tercatat
sebesar USD1.194.330 Ribu. Pada Tahun 2023 total aset mengalami peningkatan sebesar
14,60% secara year on year atau tercatat sebesar USD1.368.757 Ribu. Pada tahun 2024 total
aset mengalami peningkatan sebesar 15,67% secara year on year atau tercatat sebesar
Halaman 95 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 97
USD1.583.259 Ribu. Serta pada periode 30 September 2025 total aset tercatat sebesar
USD1.680.850 Ribu.
Total Liabilitas
Pertumbuhan total liabilitas ENRG selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 10,00%.
Pada tahun 2020 total liabilitas tercatat sebesar USD632.444 Ribu. Pada tahun 2021 total
liabilitas mengalami penurunan sebesar negatif 2,75% secara year on year atau tercatat sebesar
USD615.079 Ribu. Pada tahun 2022 total liabilitas mengalami peningkatan sebesar 10,46%
secara year on year atau tercatat sebesar USD679.404 Ribu. Pada Tahun 2023 total liabilitas
mengalami peningkatan sebesar 15,34% secara year on year atau tercatat sebesar USD783.652
Ribu. Pada tahun 2024 total liabilitas mengalami peningkatan sebesar 18,18% secara year on
year atau tercatat sebesar USD926.118 Ribu. Serta pada periode 30 September 2025 total
liabilitas tercatat sebesar USD947.455 Ribu.
Total Ekuitas
Pertumbuhan total ekuitas ENRG selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 32,66%.
Pada tahun 2020 total ekuitas tercatat sebesar USD212.174 Ribu. Pada tahun 2021 total ekuitas
mengalami peningkatan sebesar 111,60% secara year on year atau tercatat sebesar USD448.964
Ribu. Pada tahun 2022 total ekuitas mengalami peningkatan sebesar 14,69% secara year on year
atau tercatat sebesar USD514.926 Ribu. Pada Tahun 2023 total ekuitas mengalami peningkatan
sebesar 13,63% secara year on year atau tercatat sebesar USD585.105 Ribu. Pada tahun 2024
total ekuitas mengalami peningkatan sebesar 12,31% secara year on year atau tercatat sebesar
USD657.141 Ribu. Serta pada periode 30 September 2025 total ekuitas tercatat sebesar
USD733.394 Ribu.
Tabel 47. Laporan Laba (Rugi) (dalam Ribuan USD)
Laporan Laba Rugi Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Pendapatan 324.882 406.096 451.940 420.775 467.425 361.381
Beban Pokok Pendapatan 196.909 257.898 268.323 274.710 319.361 236.327
Laba Kotor 127.973 148.199 183.617 146.065 148.064 125.054
Laba Usaha 110.599 133.315 166.785 121.147 123.109 109.497
Laba Bersih 53.659 40.239 66.752 68.436 75.395 55.653
Sumber: S&P Global Capital IQ
Pendapatan
Pertumbuhan pendapatan ENRG selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 9,52%. Pada
tahun 2020 pendapatan tercatat sebesar USD324.882 Ribu. Pada tahun 2021 pendapatan
mengalami peningkatan sebesar 25,00% secara year on year atau tercatat sebesar USD406.096
Ribu. Pada tahun 2022 pendapatan mengalami peningkatan sebesar 11,29% secara year on year
atau tercatat sebesar USD451.940 Ribu. Pada Tahun 2023 pendapatan mengalami penurunan
sebesar negatif 6,90% secara year on year atau tercatat sebesar USD420.775 Ribu. Pada tahun
2024 pendapatan mengalami peningkatan sebesar 11,09% secara year on year atau tercatat
Halaman 96 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 98
sebesar USD467.425 Ribu. Serta pada periode 30 September 2025 pendapatan tercatat sebesar
USD361.381 Ribu.
Laba Kotor
Pertumbuhan laba kotor ENRG selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 3,71%. Pada tahun
2020 laba kotor tercatat sebesar USD127.973 Ribu. Pada tahun 2021 laba kotor mengalami
peningkatan sebesar 15,81% secara year on year atau tercatat sebesar USD148.199 Ribu. Pada
tahun 2022 laba kotor mengalami peningkatan sebesar 23,90% secara year on year atau tercatat
sebesar USD183.617 Ribu. Pada Tahun 2023 laba kotor mengalami penurunan sebesar negatif
20,45% secara year on year atau tercatat sebesar USD146.065 Ribu. Pada tahun 2024 laba kotor
mengalami peningkatan sebesar 1,37% secara year on year atau tercatat sebesar USD148.064
Ribu. Serta pada periode 30 September 2025 laba kotor tercatat sebesar USD125.054 Ribu.
Laba Bersih
Pertumbuhan laba bersih ENRG selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 8,87%. Pada tahun
2020 laba bersih tercatat sebesar USD53.659 Ribu. Pada tahun 2021 laba bersih mengalami
penurunan sebesar negatif 25,01% secara year on year atau tercatat sebesar USD40.239 Ribu.
Pada tahun 2022 laba bersih mengalami peningkatan 65,89% secara year on year atau tercatat
sebesar USD66.752 Ribu. Pada Tahun 2023 laba bersih mengalami peningkatan sebesar 2,52%
secara year on year atau tercatat sebesar USD68.436 Ribu. Pada tahun 2024 laba bersih
mengalami peningkatan sebesar 10,17% secara year on year atau tercatat sebesar USD75.395
Ribu. Serta pada periode 30 September 2025 laba bersih tercatat sebesar USD55.653 Ribu.
Tabel 48. Commonsize Statement Analysis – Laporan Posisi Keuangan
Laporan Posisi
Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Keuangan
Aset Lancar 15,71% 15,34% 15,07% 17,71% 16,15% 15,23%
Aset Tidak Lancar 84,29% 84,66% 84,93% 82,29% 83,85% 84,77%
Total Aset 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Liabilitas Jangka Pendek 42,60% 27,63% 28,27% 26,56% 27,46% 27,95%
Liabilitas Jangka
32,28% 30,17% 28,61% 30,69% 31,03% 28,42%
Panjang
Total Liabilitas 74,88% 57,81% 56,89% 57,25% 58,49% 56,37%
Total Ekuitas 25,12% 42,19% 43,11% 42,75% 41,51% 43,63%
Total Liabilitas dan
100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Ekuitas
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan S&P Global Capital IQ
Mengacu pada laporan posisi keuangan, berdasarkan analisis Commonsize statement, selama
periode 31 Desember 2020 sampai dengan periode 30 September 2025, rata-rata proporsi aset
lancar terhadap total aset lebih kecil dibandingkan dengan proporsi aset tidak lancar terhadap
total aset. Pada periode 30 September 2025 proporsi aset lancar terhadap total aset sebesar
15,23%, dan proporsi aset tidak lancar terhadap total aset sebesar 84,77%.
Kemudian pada periode 31 Desember 2020 sampai dengan 30 September 2025, rata-rata
proporsi total liabilitas terhadap total aset lebih besar dibandingkan dengan proporsi total ekuitas
Halaman 97 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 99
terhadap total aset. Pada periode 30 September 2025 proporsi total liabilitas terhadap total aset
sebesar 56,37%, dan proporsi total ekuitas terhadap total aset sebesar 43,63%.
Tabel 49. Commonsize Statement Analysis – Laporan Laba Rugi
Laporan Laba Rugi Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Pendapatan 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Beban Pokok
60,61% 63,51% 59,37% 65,29% 68,32% 65,40%
Pendapatan
Laba Kotor 39,39% 36,49% 40,63% 34,71% 31,68% 34,60%
Laba Usaha 34,04% 32,83% 36,90% 28,79% 26,34% 30,30%
Laba Bersih 16,52% 9,91% 14,77% 16,26% 16,13% 15,40%
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan S&P Global Capital IQ
Mengacu pada laporan laba rugi, berdasarkan analisis Commonsize statement, selama periode
31 Desember 2020 sampai dengan periode 30 September 2025, proporsi beban pokok
pendapatan (cost of revenue) terhadap pendapatan tercatat secara berturut turut sebesar 60,61%
(2020); 63,51% (2021); 59,37% (2022); 65,29% (2023); 68,32% (2024) dan pada 30 September
2025 Sebesar 65,40%.
Proporsi laba kotor (gross profit) terhadap pendapatan tercatat secara berturut turut sebesar
39,39% (2020); 36,49% (2021); 40,63% (2022); 34,71% (2023); 31,68% (2024) dan pada 30
September 2025 Sebesar 34,60%.
Proporsi laba bersih (net income) terhadap pendapatan tercatat secara berturut turut sebesar
16,52% (2020); 9,91% (2021); 14,77% (2022); 16,26% (2023); 16,13% (2024) dan pada 30
September 2025 Sebesar 15,40%.
Tabel 50. Rasio Keuangan
Rasio Keuangan Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Rasio Lukuiditas (X)
Current Ratio 1,98 X 3,06 X 3,00 X 3,10 X 3,05 X 3,03 X
Quick Ratio 1,98 X 3,06 X 3,00 X 3,10 X 3,05 X 3,03 X
Cash Ratio 0,07 X 0,11 X 0,14 X 0,23 X 0,12 X 0,13 X
Rasio Profitabilitas (%)
Gross Profit Margin 39,39% 36,49% 40,63% 34,71% 31,68% 34,60%
Operating Profit Margin 34,04% 32,83% 36,90% 28,79% 26,34% 30,30%
Net Profit Margin 16,52% 9,91% 14,77% 16,26% 16,13% 15,40%
Return on Assets 6,35% 3,78% 5,59% 5,00% 4,76% 3,31%
Return on Equity 25,29% 8,96% 12,96% 11,70% 11,47% 7,59%
Rasio Solvabilitas (X)
Debt to Assets Ratio 0,22 X 0,18 X 0,15 X 0,20 X 0,25 X 0,24 X
Debt to Equity Ratio 0,88 X 0,43 X 0,34 X 0,47 X 0,61 X 0,54 X
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan S&P Global Capital IQ
Halaman 98 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 100
Rasio Keuangan PT Energi Mega Persada Tbk
Rasio Likuiditas
Rasio likuiditas merupakan suatu rasio keuangan yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana
kemampuan Perusahaan dalam melunasi kewajiban jangka pendeknya. Beberapa rasio
keuangan yang masuk dalam kategori ini antara lain adalah:
1. Rasio Lancar (Current Ratio)
Rasio ini merupakan perbandingan antara aset lancar dengan hutang lancar. Rasio ini
bertujuan untuk mengetahui sampai seberapa jauh jumlah aset lancar perusahaan dapat
menjamin utang jangka pendek dari kreditor. Secara umum semakin tinggi rasio lancar maka
semakin aman perusahaan. Pada periode 30 September 2025 rasio lancar ENRG tercatat
sebesar 3,03 kali.
2. Rasio Kas (Cash Ratio)
Rasio ini untuk mengukur jumlah kas tersedia dibanding dengan hutang lancar. Rasio kas
ENRG pada periode 30 September 2025 sebesar 0,23 kali.
Rasio Profitabilitas
Rasio profitabilitas digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan
laba. Beberapa rasio perusahaan yang termasuk dalam kategori ini antara lain adalah:
1. Rasio Laba Kotor atas Pendapatan (Gross Profit Margin)
Rasio yang menggambarkan kemampuan Perusahaan dalam menghasilkan laba kotor dari
kegiatan operasional utama setelah memperhitungkan harga pokok penjualan, sebagai
indikator efisiensi biaya langsung. Rasio laba kotor atas pendapatan ENRG pada periode 30
September 2025 adalah sebesar 34,60%.
2. Rasio Laba Operasi atas Pendapatan (Operating Profit Margin)
Rasio yang menunjukkan tingkat laba operasi yang dihasilkan dari penjualan setelah
memperhitungkan seluruh biaya operasional, yang mencerminkan efisiensi kegiatan usaha inti
Perusahaan. Rasio laba operasi atas pendapatan ENRG pada periode 30 September 2025
adalah sebesar 30,30%.
3. Rasio Laba Bersih atas Pendapatan (Net Profit Margin)
Rasio yang mengukur kemampuan Perusahaan dalam menghasilkan laba bersih dari
penjualan setelah memperhitungkan seluruh beban, termasuk beban non-operasional. Rasio
laba bersih atas pendapatan ENRG pada periode 30 September 2025 adalah sebesar 15,40%.
Halaman 99 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 101
4. Rasio laba atas aset (Return on Asset)
Rasio ini digunakan untuk mengetahui sampai seberapa jauh aset yang digunakan dapat
menghasilkan laba, nilai >0 menunjukkan perusahaan telah menghasilkan keuntungan,
sebaliknya jika <0 artinya perusahaan belum mampu menghasilkan keuntungan dari aset
yang telah digunakan. Rasio laba atas asset ENRG pada periode 30 September 2025 adalah
sebesar 3,31%,
5. Rasio laba atas ekuitas (Return on Equity)
Rasio ini digunakan untuk mengetahui sampai seberapa jauh hasil atau keuntungan yang
diperoleh dari setiap modal yang ditanamkan, nilai >0 menunjukkan perusahaan telah
menghasilkan profit, sebaliknya jika <0 artinya perusahaan belum mampu menghasilkan
profit dari modal yang telah ditanamkan. Adapun tingkat rasio laba atas ekuitas ENRG pada
periode 30 September 2025 adalah sebesar 7,59%.
Rasio Solvabilitas
Rasio solvabilitas (solvency ratio) adalah rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan
Perseroan untuk melunasi hutang-hutangnya. Berikut adalah rasio yang termasuk dalam kategori
ini.
1. Rasio Total Liabilitas terhadap Total Aset (Debt to Asset Ratio)
Rasio ini merupakan perbandingan antara total liabilitas terhadap total aset perusahaan.
Semakin tinggi rasio ini semakin tinggi pula risiko keuangan perusahaan. Adapun tingkat rasio
liabilitas terhadap total aset ENRG pada periode 30 September 2025 adalah sebesar 0,24
kali.
2. Rasio Total Liabilitas terhadap Total Ekuitas (Debt to Equity Ratio)
Rasio ini merupakan perbandingan antara total liabilitas terhadap total ekuitas atau modal
Perseroan. Rasio 1,00 kali menunjukkan jumlah liabilitas sama dengan jumlah ekuitas.
Berdasarkan tabel rasio keuangan perusahaan diatas dapat dilihat bahwa rasio liabilitas
terhadap ekuitas ENRG pada periode 30 September 2025 adalah sebesar 0,54 kali.
2.5.8 Pakistan Petroleum Limited (“PKL”)
Tabel 51. Laporan Posisi Keuangan (dalam Ribuan USD)
Laporan Posisi
Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Keuangan
Aset Lancar 1.992.179 2.440.442 2.215.318 2.098.279 2.554.180 2.668.717
Aset Tidak Lancar 953.298 961.075 861.613 676.783 726.362 782.927
Total Aset 2.945.477 3.401.517 3.076.932 2.775.062 3.280.542 3.451.644
Liabilitas Jangka
503.501 559.075 629.746 632.713 718.894 714.115
Pendek
Liabilitas Jangka
400.906 381.160 319.619 253.055 259.508 254.847
Panjang
Total Liabilitas 904.407 940.235 949.365 885.767 978.401 968.962
Total Ekuitas 2.041.070 2.461.282 2.127.567 1.889.295 2.302.141 2.482.682
Halaman 100 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 102
Laporan Posisi
Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Keuangan
Total Liabilitas dan
2.945.477 3.401.517 3.076.932 2.775.062 3.280.542 3.451.644
Ekuitas
Sumber: S&P Global Capital IQ
Total Aset
Pertumbuhan total aset PKL selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 2,73%. Pada tahun
2020 total aset tercatat sebesar USD2.945.477 Ribu. Pada tahun 2021 total aset mengalami
peningkatan sebesar 15,48% secara year on year atau tercatat sebesar USD3.401.517 Ribu. Pada
tahun 2022 total aset mengalami penurunan sebesar negatif 9,54% secara year on year atau
tercatat sebesar USD3.076.932 Ribu. Pada Tahun 2023 total aset mengalami penurunan sebesar
negatif 9,81% secara year on year atau tercatat sebesar USD2.775.062 Ribu. Pada tahun 2024
total aset mengalami peningkatan sebesar 18,22% secara year on year atau tercatat sebesar
USD3.280.542 Ribu. Serta pada periode 30 September 2025 total aset tercatat sebesar
USD3.451.644 Ribu.
Total Liabilitas
Pertumbuhan total liabilitas PKL selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 1,99%. Pada tahun
2020 total liabilitas tercatat sebesar USD904.407 Ribu. Pada tahun 2021 total liabilitas
mengalami peningkatan sebesar 3,96% secara year on year atau tercatat sebesar USD940.235
Ribu. Pada tahun 2022 total liabilitas mengalami peningkatan sebesar 0,97% secara year on year
atau tercatat sebesar USD949.365 Ribu. Pada Tahun 2023 total liabilitas mengalami penurunan
sebesar negatif 6,70% secara year on year atau tercatat sebesar USD885.767 Ribu. Pada tahun
2024 total liabilitas mengalami peningkatan sebesar 10,46% secara year on year atau tercatat
sebesar USD978.401 Ribu. Serta pada periode 30 September 2025 total liabilitas tercatat sebesar
USD968.962 Ribu.
Total Ekuitas
Pertumbuhan total ekuitas PKL selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 3,05%. Pada tahun
2020 total ekuitas tercatat sebesar USD2.041.070 Ribu. Pada tahun 2021 total ekuitas mengalami
peningkatan sebesar 20,59% secara year on year atau tercatat sebesar USD2.461.282 Ribu. Pada
tahun 2022 total ekuitas mengalami penurunan sebesar negatif 13,56% secara year on year atau
tercatat sebesar USD2.127.567 Ribu. Pada Tahun 2023 total ekuitas mengalami penurunan
sebesar negatif 11,20% secara year on year atau tercatat sebesar USD1.889.295 Ribu. Pada tahun
2024 total ekuitas mengalami peningkatan sebesar 21,85% secara year on year atau tercatat
sebesar USD2.302.141 Ribu. Serta pada periode 30 September 2025 total ekuitas tercatat sebesar
USD2.482.682 Ribu.
Tabel 52. Laporan Laba (Rugi) (dalam Ribuan USD)
Laporan Laba Rugi Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Pendapatan 999.251 932.747 1.153.107 1.177.900 1.029.290 691.500
Beban Pokok Pendapatan 424.069 393.554 403.861 393.371 358.339 256.133
Laba Kotor 575.182 539.193 749.245 784.529 670.951 435.367
Halaman 101 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 103
Laporan Laba Rugi Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Laba Usaha 399.038 410.269 509.210 611.087 520.956 337.871
Laba Bersih 312.581 326.684 307.513 397.556 408.115 258.023
Sumber: S&P Global Capital IQ
Pendapatan
Pertumbuhan pendapatan PKL selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 0,74%. Pada tahun
2020 pendapatan tercatat sebesar USD999.251 Ribu. Pada tahun 2021 pendapatan mengalami
penurunan sebesar negatif 6,66% secara year on year atau tercatat sebesar USD932.747 Ribu.
Pada tahun 2022 pendapatan mengalami peningkatan sebesar 23,62% secara year on year atau
tercatat sebesar USD1.153.107 Ribu. Pada Tahun 2023 pendapatan mengalami peningkatan
sebesar 2,15% secara year on year atau tercatat sebesar USD1.177.900 Ribu. Pada tahun 2024
pendapatan mengalami penurunan sebesar negatif 12,62% secara year on year atau tercatat
sebesar USD1.029.290 Ribu. Serta pada periode 30 September 2025 pendapatan tercatat
sebesar USD691.500 Ribu.
Laba Kotor
Pertumbuhan laba kotor PKL selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 3,93%. Pada tahun
2020 laba kotor tercatat sebesar USD575.182 Ribu. Pada tahun 2021 laba kotor mengalami
penurunan sebesar negatif 6,26% secara year on year atau tercatat sebesar USD539.193 Ribu.
Pada tahun 2022 laba kotor mengalami peningkatan sebesar 38,96% secara year on year atau
tercatat sebesar USD749.245 Ribu. Pada Tahun 2023 laba kotor mengalami peningkatan sebesar
4,71% secara year on year atau tercatat sebesar USD784.529 Ribu. Pada tahun 2024 laba kotor
mengalami penurunan sebesar negatif 14,48% secara year on year atau tercatat sebesar
USD670.951 Ribu. Serta pada periode 30 September 2025 laba kotor tercatat sebesar
USD435.367 Ribu.
Laba Bersih
Pertumbuhan laba bersih PKL selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 6,89%. Pada tahun
2020 laba bersih tercatat sebesar USD312.581 Ribu. Pada tahun 2021 laba bersih mengalami
peningkatan sebesar 4,51% secara year on year atau tercatat sebesar USD326.684 Ribu. Pada
tahun 2022 laba bersih mengalami penurunan sebesar negatif 5,87% secara year on year atau
tercatat sebesar USD307.513 Ribu. Pada Tahun 2023 laba bersih mengalami peningkatan
sebesar 29,28% secara year on year atau tercatat sebesar USD397.556 Ribu. Pada tahun 2024
laba bersih mengalami peningkatan sebesar 2,66% secara year on year atau tercatat sebesar
USD408.115 Ribu. Serta pada periode 30 September 2025 laba bersih tercatat sebesar
USD258.023 Ribu.
Tabel 53. Commonsize Statement Analysis – Laporan Posisi Keuangan
Laporan Posisi
Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Keuangan
Aset Lancar 67,64% 71,75% 72,00% 75,61% 77,86% 77,32%
Aset Tidak Lancar 32,36% 28,25% 28,00% 24,39% 22,14% 22,68%
Halaman 102 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 104
Laporan Posisi
Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Keuangan
Total Aset 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Liabilitas Jangka Pendek 17,09% 16,44% 20,47% 22,80% 21,91% 20,69%
Liabilitas Jangka
13,61% 11,21% 10,39% 9,12% 7,91% 7,38%
Panjang
Total Liabilitas 30,70% 27,64% 30,85% 31,92% 29,82% 28,07%
Total Ekuitas 69,30% 72,36% 69,15% 68,08% 70,18% 71,93%
Total Liabilitas dan
100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Ekuitas
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan S&P Global Capital IQ
Mengacu pada laporan posisi keuangan, berdasarkan analisis Commonsize statement, selama
periode 31 Desember 2020 sampai dengan periode 30 September 2025, rata-rata proporsi aset
lancar terhadap total aset lebih besar dibandingkan dengan proporsi aset tidak lancar terhadap
total aset. Pada periode 30 September 2025 proporsi aset lancar terhadap total aset sebesar
77,32%, dan proporsi aset tidak lancar terhadap total aset sebesar 22,68%.
Kemudian pada periode 31 Desember 2020 sampai dengan 30 September 2025, rata-rata
proporsi total liabilitas terhadap total aset lebih kecil dibandingkan dengan proporsi total ekuitas
terhadap total aset. Pada periode 30 September 2025 proporsi total liabilitas terhadap total aset
sebesar 28,07%, dan proporsi total ekuitas terhadap total aset sebesar 71,93%.
Tabel 54. Commonsize Statement Analysis – Laporan Laba Rugi
Laporan Laba Rugi Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Pendapatan 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Beban Pokok
42,44% 42,19% 35,02% 33,40% 34,81% 37,04%
Pendapatan
Laba Kotor 57,56% 57,81% 64,98% 66,60% 65,19% 62,96%
Laba Usaha 39,93% 43,99% 44,16% 51,88% 50,61% 48,86%
Laba Bersih 31,28% 35,02% 26,67% 33,75% 39,65% 37,31%
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan S&P Global Capital IQ
Mengacu pada laporan laba rugi, berdasarkan analisis Commonsize statement, selama periode
31 Desember 2020 sampai dengan periode 30 September 2025, proporsi beban pokok
pendapatan (cost of revenue) terhadap pendapatan tercatat secara berturut turut sebesar 42,44%
(2020); 42,19% (2021); 35,02% (2022); 33,40% (2023); 34,81% (2024) dan pada 30 September
2025 sebesar 37,04%.
Proporsi laba kotor (gross profit) terhadap pendapatan tercatat secara berturut turut sebesar
57,56% (2020); 57,81% (2021); 64,98% (2022); 66,60% (2023); 65,19% (2024) dan pada 30
September 2025 sebesar 62,96%.
Proporsi laba bersih (net income) terhadap pendapatan tercatat secara berturut turut sebesar
31,28% (2020); 35,02% (2021); 26,67% (2022); 33,75% (2023); 39,65% (2024) dan pada 30
September 2025 sebesar 37,31%.
Tabel 55. Rasio Keuangan
Rasio Keuangan Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Rasio Lukuiditas (X)
Halaman 103 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 105
Rasio Keuangan Des 2020 Des 2021 Des 2022 Des 2023 Des 2024 Sept 2025
Current Ratio 1,89 X 1,72 X 1,37 X 1,07 X 1,01 X 1,10 X
Quick Ratio 1,89 X 1,72 X 1,37 X 1,07 X 1,01 X 1,10 X
Cash Ratio 0,08 X 0,05 X 0,04 X 0,03 X 0,04 X 0,04 X
Rasio Profitabilitas (%)
Gross Profit Margin 57,56% 57,81% 64,98% 66,60% 65,19% 62,96%
Operating Profit Margin 39,93% 43,99% 44,16% 51,88% 50,61% 48,86%
Net Profit Margin 31,28% 35,02% 26,67% 33,75% 39,65% 37,31%
Return on Assets 10,61% 9,60% 9,99% 14,33% 12,44% 7,48%
Return on Equity 15,31% 13,27% 14,45% 21,04% 17,73% 10,39%
Rasio Solvabilitas (X)
Debt to Assets Ratio 0,0000 X 0,0000 X 0,0023 X 0,0014 X 0,0014 X 0,0016 X
Debt to Equity Ratio 0,0001 X 0,0000 X 0,0033 X 0,0021 X 0,0020 X 0,0022 X
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan S&P Global Capital IQ
Rasio Keuangan Pakistan Petroleum Limited
Rasio Likuiditas
Rasio likuiditas merupakan suatu rasio keuangan yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana
kemampuan Perusahaan dalam melunasi kewajiban jangka pendeknya. Beberapa rasio
keuangan yang masuk dalam kategori ini antara lain adalah:
1. Rasio Lancar (Current Ratio)
Rasio ini merupakan perbandingan antara aset lancar dengan hutang lancar. Rasio ini
bertujuan untuk mengetahui sampai seberapa jauh jumlah aset lancar perusahaan dapat
menjamin utang jangka pendek dari kreditor. Secara umum semakin tinggi rasio lancar maka
semakin aman perusahaan. Pada periode 30 September 2025 rasio lancar PKL tercatat
sebesar 1,10 kali.
2. Rasio Kas (Cash Ratio)
Rasio ini untuk mengukur jumlah kas tersedia dibanding dengan hutang lancar. Rasio kas PKL
pada periode 30 September 2025 sebesar 0,04 kali.
Rasio Profitabilitas
Rasio profitabilitas digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan
laba. Beberapa rasio perusahaan yang termasuk dalam kategori ini antara lain adalah:
1. Rasio Laba Kotor atas Pendapatan (Gross Profit Margin)
Rasio yang menggambarkan kemampuan Perusahaan dalam menghasilkan laba kotor dari
kegiatan operasional utama setelah memperhitungkan harga pokok penjualan, sebagai
indikator efisiensi biaya langsung. Rasio laba kotor atas pendapatan PKL pada periode 30
September 2025 adalah sebesar 62,96%.
Halaman 104 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 106
2. Rasio Laba Operasi atas Pendapatan (Operating Profit Margin)
Rasio yang menunjukkan tingkat laba operasi yang dihasilkan dari penjualan setelah
memperhitungkan seluruh biaya operasional, yang mencerminkan efisiensi kegiatan usaha inti
Perusahaan. Rasio laba operasi atas pendapatan PKL pada periode 30 September 2025
adalah sebesar 48,86%.
3. Rasio Laba Bersih atas Pendapatan (Net Profit Margin)
Rasio yang mengukur kemampuan Perusahaan dalam menghasilkan laba bersih dari
penjualan setelah memperhitungkan seluruh beban, termasuk beban non-operasional. Rasio
laba bersih atas pendapatan PKL pada periode 30 September 2025 adalah sebesar 37,31%.
4. Rasio laba atas aset (Return on Asset)
Rasio ini digunakan untuk mengetahui sampai seberapa jauh aset yang digunakan dapat
menghasilkan laba, nilai >0 menunjukkan perusahaan telah menghasilkan keuntungan,
sebaliknya jika <0 artinya perusahaan belum mampu menghasilkan keuntungan dari aset
yang telah digunakan. Rasio laba atas asset PKL pada periode 30 September 2025 adalah
sebesar 7,48%.
5. Rasio laba atas ekuitas (Return on Equity)
Rasio ini digunakan untuk mengetahui sampai seberapa jauh hasil atau keuntungan yang
diperoleh dari setiap modal yang ditanamkan, nilai >0 menunjukkan perusahaan telah
menghasilkan profit, sebaliknya jika <0 artinya perusahaan belum mampu menghasilkan
profit dari modal yang telah ditanamkan. Adapun tingkat rasio laba atas ekuitas PKL pada
periode 30 September 2025 adalah sebesar 10,39%.
Rasio Solvabilitas
Rasio solvabilitas (solvency ratio) adalah rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan
Perseroan untuk melunasi hutang-hutangnya. Berikut adalah rasio yang termasuk dalam kategori
ini.
1. Rasio Total Liabilitas terhadap Total Aset (Debt to Asset Ratio)
Rasio ini merupakan perbandingan antara total liabilitas terhadap total aset perusahaan.
Semakin tinggi rasio ini semakin tinggi pula risiko keuangan perusahaan. Adapun tingkat rasio
liabilitas terhadap total aset PKL pada periode 30 September 2025 adalah sebesar 0,0016
kali.
2. Rasio Total Liabilitas terhadap Total Ekuitas (Debt to Equity Ratio)
Rasio ini merupakan perbandingan antara total liabilitas terhadap total ekuitas atau modal
Perseroan. Rasio 1,00 kali menunjukkan jumlah liabilitas sama dengan jumlah ekuitas.
Berdasarkan tabel rasio keuangan perusahaan diatas dapat dilihat bahwa rasio liabilitas
terhadap ekuitas PKL pada periode 30 September 2025 adalah sebesar 0,002 kali.
Halaman 105 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 107
BAB III
TINJAUAN EKONOMI DAN ANALISIS INDUSTRI
3.1. Perkembangan Ekonomi Indonesia
Pertumbuhan Ekonomi
Ekonomi Indonesia triwulan III-2025 terhadap triwulan III-2024 tumbuh sebesar 5,04%. Dari sisi
produksi, Lapangan Usaha Jasa Pendidikan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 10,59%.
Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Ekspor Barang dan Jasa mengalami pertumbuhan
tertinggi sebesar 9,91%. Ekonomi Indonesia triwulan III-2025 terhadap triwulan II-2025
mengalami pertumbuhan sebesar 1,43% (q-to-q). Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Pengadaan
Listrik dan Gas mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 5,42%. Dari sisi pengeluaran,
Komponen Ekspor Barang dan Jasa mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 6,77 persen.
Sampai dengan triwulan III-2025, ekonomi Indonesia mengalami pertumbuhan sebesar 5,01%
(c-to-c). Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Jasa Lainnya mengalami pertumbuhan tertinggi
sebesar 10,37%. Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Ekspor Barang dan Jasa
mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 9,13%. Secara spasial, perekonomian Indonesia pada
triwulan III-2025 mencatat pertumbuhan yang relatif stabil dibandingkan dengan periode yang
sama pada tahun sebelumnya (y-on-y).
5,2 5,2
5,11 5,12
5,1 5,04 5,05 5,04 5,1
5,02
5 4,94 4,95 5
4,87
4,9 4,9
4,8 4,8
4,7 4,7
Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3
2023 2023 2024 2024 2024 2024 2025 2025 2025
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia (%)
Grafik 1.Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2023 – Q3 2025 (% yoy)
Sumber: Badan Pusat Statistik 2025, diolah
Pertambangan menjadi salah satu sektor unggulan Indonesia. PDB sektor pertambangan minyak
bumi dan gas menunjukkan kontribusi ekonomi dari kegiatan eksplorasi, produksi, dan
pengolahan sumber daya alam berupa minyak bumi, gas alam terhadap total PDB nasional. PDB
sektor Migas menunjukkan kinerja yang fluktuatif dengan kinerja tahun 2024 sedikit mengalami
pertumbuhan sebesar 1% (yoy) menjadi Rp526 triliun. Sedangkan kinerja Semester I 2025
menunjukkan penurunan dibandingkan dengan kinerja Semester I 2024 dari Rp263 triliun
menjadi Rp261 triliun atau turun 0,64% (yoy).
Halaman 106 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 108
587.597
600.000 526.156
521.070
461.703
400.000
263.159 261.471
200.000
0
2021 2022 2023 2024 HY 2024 HY 2025
PDB Migas (Miliar Rupiah)
Grafik 2. Pertumbuhan Ekonomi Sektor Pertambangan Minyak Bumi dan Gas Tahun 2021 –
Semester I 2025
Sumber: Bank Indonesia, 2025
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Berdasarkan proyeksi PDB harga konstan Indonesia yang dipublikasikan oleh International
Monetary Fund (IMF), prakiraan rata-rata pertumbuhan GDP Indonesia berdasarkan lapangan
usaha selama periode 2025 sampai dengan 2030 adalah 5,01% dengan proyeksi pertumbuhan
di tahun 2030 mencapai 5,14%. Proyeksi di tahun 2025 mencapai Rp23.694 Triliun, sedangkan
perkiraan GDP tahun 2030 diperkirakan mencapai Rp34.386 Triliun.
40.000 8,00
34.386
31.903
29.607 7,00
GDP (Triliun Rupiah)
30.000 27.517
25.573
23.694
20.892 22.139 6,00
(%)
20.000
5,00
5,05 5,03 4,96 4,96 5,11 5,14
10.000 4,86 4,94
4,00
- 3,00
2023 2024 2025 F 2026 F 2027 F 2028 F 2029 F 2030 F
GDP (Triliun) Pertumbuhan Ekonomi (%)
Grafik 3. Proyeksi PDB Indonesia 2025 – 2030 (yoy %)
Sumber: International Monetary Fund (IMF) Oktober 2025, diolah
Perkembangan inflasi
Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada November 2025 tetap terjaga dalam kisaran sasaran
2,5±1%. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, IHK November 2025 tercatat inflasi sebesar
0,17% (mtm), sehingga secara tahunan IHK mengalami inflasi sebesar 2,72% (yoy). Tingkat inflasi
month-to-month (m-to-m) pada November 2025 sebesar 0,17% sedangkan tingkat inflasi year to
date (y-to-d) pada November 2025 sebesar 2,27%. Tingkat inflasi y-on-y komponen inti pada
November 2025 sebesar 2,36%; dengan inflasi m-to-m sebesar 0,17 persen; dan inflasi y-to-d
sebesar 2,18%. Inflasi inti pada November 2025 tercatat sebesar 0,17% (mtm), lebih rendah dari
realisasi inflasi bulan sebelumnya sebesar 0,39% (mtm). Realisasi inflasi inti pada November 2025
Halaman 107 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 109
disumbang terutama oleh komoditas emas perhiasan. Perkembangan tersebut terutama
dipengaruhi oleh peningkatan harga komoditas emas global, di tengah ekspektasi inflasi yang
tetap terjaga. Secara tahunan, inflasi inti November 2025 tercatat sebesar 2,36% (yoy), stabil
dibandingkan realisasi inflasi bulan sebelumnya sebesar 2,36% (yoy). Sedangkan berdasarkan
data proyeksi IMF, inflasi Indonesia pada tahun 2025 mencapai 1,68% (yoy) dengan rata-rata
proyeksi inflasi tahun 2020 – 2030 sebesar 2,32%.
4,00 3,71
3,50
3,00
2,51 2,50 2,52 2,52
2,50 2,30 2,19
Inflasi (%)
2,00 1,68
1,50
1,00
0,50
-
2023 E 2024 E 2025 F 2026 F 2027 F 2028 F 2029 F 2030 F
Grafik 4. Perkembangan dan Proyeksi Inflasi di Indonesia (%)
Sumber: International Monetary Fund (IMF) Oktober 2025, diolah
Perkembangan Nilai Tukar Rupiah
Pada 30 November 2025, nilai tukar Rupiah menunjukkan pelemahan tipis terhadap beberapa
mata uang utama dunia dibandingkan posisi akhir bulan sebelumnya. Rupiah tercatat di kisaran
Rp16.660 per dolar AS, melemah sekitar 11 poin dibandingkan bulan sebelumnya di angka
Rp16.649/USD. Terhadap Euro, Rupiah berada di level Rp19.318/EUR, melemah 115 poin
dibandingkan bulan Oktober 2025. Sementara terhadap Dollar Singapura, Rupiah tercatat
Rp212.857/SGD, melemah 68 poin diibandingkan bulan sebelumnya. Selain itu nilai tukar
Rupiah terhadap Dollar Australia juga mencatatkan pelemahan 24 poin menjadi Rp10.909/AUD.
Pergerakan ini mencerminkan pelemahan nilai tukar rupiah secara multilateral (atau bisa juga
disebut secara umum atau luas) karena Rupiah tidak hanya melemah terhadap satu mata uang
saja, melainkan terhadap sekelompok mata uang utama dunia sekaligus.
19.583 19.203 19.318
20.000
16.691 16.649 16.660
12.930 12.789 12.857
11.040 10.885 10.909
10.000
AUD USD SGD EURO
Grafik 5. Perkembangan Nilai Tukar Rupiah tahun 2025
Sumber: S&P Capital IQ, 2025
Halaman 108 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 110
Suku Bunga
Pada Bulan November 2025, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate
sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility
sebesar 5,50%. Keputusan ini diambil sejalan dengan fokus kebijakan jangka pendek pada
stabilisasi nilai tukar Rupiah dan menarik aliran masuk investasi portofolio asing dari dampak
meningkatnya ketidakpastian global, dengan tetap memperkuat efektivitas transmisi pelonggaran
kebijakan moneter dan makroprudensial yang telah ditempuh selama ini. Hal ini juga akan
berpengaruh terhadap tingkat suku bunga pinjaman yang ditetapkan oleh perbankan. Pada
periode November 2025, tingkat suku bunga pinjaman Perseroan untuk modal kerja, investasi
dan konsumsi tercatat turun di level 8,30%, 8,69% dan 8,87%.
Tabel 56. Tingkat Suku Bunga Kredit Bank Persero (%)
Bank Persero 2020 2021 2022 2023 2024 2025*
Pinjaman Modal Kerja Yang Diberikan 8,77 8,34 8,29 8,93 8,67 8,30
Pinjaman Investasi Yang Diberikan 8,87 8,49 8,72 9,41 9,21 8,69
Pinjaman Konsumsi Yang Diberikan 10,56 10,14 9,65 9,27 9,09 8,87
*November 2025
Sumber: Bank Indonesia November 2025, diolah
3.2. Gambaran Perkembangan Industri Minyak Bumi dan Gas (Migas)
Cadangan Migas Indonesia
Data kementerian ESDM tahun 2024 menunjukkan bahwa cadangan minyak bumi dan Gas di
Indonesia tahun 2023 mengalami sedikit kenaikan dibandingkan dengan data tahun sebelumnya.
Dimana cadangan Minyak Bumi terbukti tahun 2023 mencapai 2,41 ribu MMSTB sedangkan
potensialnya mencapai 2,29 ribu MMSTB dengan total mencapai 4,7 ribu MMSTB. Sedangkan
tahun 2024 menunjukkan sedikit penurunan dengan total cadangan terbukti sebesar 2,3 ribu
MMSTB dan potensial sebesar 2 ribu MMSTB. Cadangan minyak bumi terbesar terletak di
Sumatera Bagian Tengah mencapai 1.410 MMSTB dan Jawa Bagian Timur yaitu sebanyak 1.013
MMSTB. Sedangkan cadangan gas bumi Indonesia yang sudah terbukti di tahun 2023 mencapai
35,3 TSCF, potensi cadangan mencapai 19,46 TSCF dengan total cadangan gas bumi sebesar
54,76 TSCF. Data tahun 2024 juga menunjukkan sedikit penurunan yaitu menjadi 33,84 TSCF
untuk cadangan terbukti dan 18,14 TSCF untuk cadangan potensial di tahun 2024. Maluku Utara
menjadi daerah dengan cadangan gas bumi terbesar mencapai 15,78 TSCF dan Papua sebesar
11,42 TSCF.
Halaman 109 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 111
Cadangan Minyak Bumi Cadangan Gas Bumi
5.000 70,00
60,00
4.000
18,82 18,99
2.290 50,00
1.730 1.900 2.024 18,49 19,46
MMSTB
3.000 1.700 18,14
40,00
TSCF
30,00
2.000
20,00 43,57 41,62
2.442 2.413 36,34 35,30 33,84
1.000 2.245 2.271 2.288
10,00
- 0,00
2020 2021 2022 2023 2024 2020 2021 2022 2023 2024
Terbukti Potensial Terbukti Potensial
Grafik 6. Cadangan Minyak Bumi dan Gas Indonesia Tahun 2024
Sumber: Kementerian ESDM, 2024
Produksi Minyak Bumi dan Gas
Produksi minyak bumi Indonesia dalam 5 tahun terakhir menunjukkan produksi yang menurun
disetiap tahunnya, sedangkan produksi gas bumi mengalami fluktuasi. Produksi minyak bumi
pada tahun 2023 sebesar 606 Juta Barel Minyak per Hari/ MBOPD (Million Barrel of Oil per Day)
atau turun 1% (yoy). Produksi di tahun 2024 sebesar 580 MBOPD atau turun 4% (yoy). Sedangkan
produksi gas bumi pada tahun 2023 mengalami sedikit kenaikan dibandingkan tahun 2022 yaitu
sebesar 1.284 juta barel per hari/MBOEPD (Million Barrels of Oil Equivalent per Days). Sedangkan
pada 2024 produksi gas bumi Indonesia sebesar 1.215 MBPOEPD atau naik 2,6% (yoy).
1.178 1.178 1.184 1.215
1.147
1.200,00
800,00 708,00 659,00 612,00 606,00 580,00
400,00
-
2020 2021 2022 2023 2024
Produksi Minyak Mentah dan Konsentrat (MBOPD) Produksi Produksi Gas Bumi (MBOEPD)
Grafik 7. Produksi Minyak Bumi dan Gas Indonesia
Sumber: Dirjen SKK Migas, 2024
Kebutuhan gas bumi Indonesia diperkirakan stabil hingga tahun 2033. Penambahan kapasitas
suplai gas akan dapat dicapai ketika beberapa proyek gas bumi dapat onstream pada akhir
2027. Sementara Existing Supply masih dapat memenuhi kebutuhan gas bumi terkontrak
(Contracted Demand). Produksi gas Indonesia diperkirakan akan menurun dalam beberapa tahun
mendatang disebabkan oleh penurunan alami sumur-sumur gas eksisting.
Halaman 110 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 112
Grafik 8. Neraca Gas Bumi Indonesia Tahun 2024 - 2033
Sumber: Dirjen SKK Migas, 2024
Lifting merupakan kegiatan pengangkatan atau pengambilan minyak bumi atau gas dari sumur
produksi untuk kemudian dijual atau dimanfaatkan. Besarnya lifting minyak atau gas bisa berbeda
dengan hasil produksi yang diakibatkan karena proses produksi dilaksanakan setiap hari, namun
demikian lifting dilakukan berdasarkan jadwal pengiriman (shipment schedule) yang bisa bersifat
mingguan atau bulanan. Akibatnya, sebagian minyak yang sudah diproduksi bisa tersimpan
sementara di tangki (storage) dan baru dilifting pada periode berikutnya. Lifting minyak semester
I 2024 mencapai 576 MBOEPD atau masih 91% dari total targer sebesar 635 MBOEPD.
Sedangkan lifting gas semester I 2024 mencapai 989 MBOEPD atau 96% dari target pemerintah
di tahun 2024. Realisasi lifting gas di semester I 2024 telah menunjukkan realisasi lifting melebihi
tahun 2023 sebesar 960 MBOEPD.
1.400
1.188
1.200 1.141 1.133
1.058 995
983 953 960 989
1.000
829 804 778 746
800 707
660
612 605 576
600
400
200
-
2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 SM I 2024
Lifting Minyak (MBOEPD) Realisasi Lifting Gas (MBOEPD) Realisasi
Lifting Minyak (MBOEPD) Target Lifting Gas (MBOEPD) Target
Grafik 9. Lifting Minyak Bumi dan Gas Indonesia
Sumber: Ditjen SKK Migas, 2024
Tabel 57. Jumlah dan Kapasitas Kilang Minyak Bumi dan Gas
Jumlah Kilang Kapasitas (MTPA)
Minyak Bumi
Kilang Minyak 6 1.186
Kilang LPG
Kilang LPG (Minyak) 6 1.331
Kilang Hulu 6 2.342
Kilang Hilir 18 1.075
Halaman 111 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 113
Jumlah Kilang Kapasitas (MTPA)
Kilang Hulu dan Hilir 6 44
Total Kilang LPG 4.792
Sumber: Kementerian ESDM, 2024
Keterbatasan Indonesia dalam memenuhi kebutuhan bahan bakar diakibatkan karena
keterbatasan jumlah kilang minyak yang digunakan untuk mengelola minyak mentah hasil lifting
dalam negeri. Jumlah kilang minyak bumi di Indonesia saat ini adalah sebanyak 6 kilang dengan
kapasitas total produksi bahan bakar mencapai 1.186 MTPA. Hasil ini belum mampu memenuhi
total kebutuhan bahan bakar dalam negeri sehingga sebagian besar kebutuhan bahan bakar
minyak dipenuhi dari Impor. Total impor bahan bakar minyak pada tahun 2024 mencapai USD
24,7 miliar dan naik 5% di tahun 2024 (data sementara) menjadi USD 25,9 miliar. Sedangkan
untuk produksi gas menjadi LPG di Indonesia saat ini telah terpenuhi dari 36 kilang dengan
kapasitas 4.792 MTPA. Dari total produksi tersebut telah mampu memenuhi kebutuhan dalam
negeri dan sebagian diantaranya di ekspor dimana ekspor gas alam di Indonesia di tahun 2024
naik 2% (yoy) menjadi USD 8,7 miliar.
30.000 28.962
25.924
25.000 24.689
20.000 18.482
Juta USD
15.000
11.455
11.142
9.712 10.353
10.000 8.773 8.908
7.047 7.451
4.671 5.400
4.741
5.000
2.796 2.229
2.001 1.615 1.749
0
2021 2022 2023 2024
Minyak Mentah Ekspor Minyak Mentah Impor Hasil Minyak Ekspor
Hasil Minyak Impor Gas Alam Ekspor Gas Alam Impor
Grafik 10. Ekspor dan Impor Minyak Bumi dan Gas Tahun 2021 - 2024
Sumber: BPS, 2024
Perkembangan Pasar global
Secara umum, aktivitas ekspor migas menunjukkan kondisi yang berfluktuasi. Sementara impor
migas masih mendominasi untuk memenuhi kebutuhan energi domestik. Ekspor minyak mentah
menurun dari USD 2,80 juta pada 2021 menjadi USD 2,23 juta pada 2024, sedangkan impor
minyak mentah meningkat dari USD 7,05 juta menjadi USD 10,35 juta pada periode yang sama.
Impor hasil minyak menurun signifikan dari USD 18,48 juta pada 2021 menjadi USD 8,91 juta
pada 2024, menunjukkan adanya peningkatan kapasitas kilang domestik. Di sisi lain, ekspor gas
alam meningkat tajam dari USD 7,45 juta pada 2021 menjadi USD 25,92 juta pada 2024,
menegaskan posisi Indonesia sebagai negara pengekspor gas bersih meskipun masih bergantung
pada impor minyak.
Halaman 112 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 114
Brent Crude Oil Futures Prompt Month ($/bbl)
85,00
80,00
75,00
70,00
64,44 63,75 63,77 63,86 64,07 64,44
65,00
60,00
Grafik 11. Perkembangan Harga Acuan Minyak Mentah
Sumber: S&P Capital IQ 2025, diolah
Pada September 2025, harga rata-rata minyak mentah Indonesia (ICP) tercatat sebesar USD
66,81 per barel, naik USD 0,73 dari bulan sebelumnya, sejalan dengan kenaikan harga Brent
(ICE) dan Basket OPEC, meski Dated Brent dan WTI (Nymex) justru mengalami penurunan tipis.
Kenaikan ICP dipengaruhi oleh meningkatnya risiko geopolitik global, terutama akibat eskalasi
konflik Rusia–Ukraina yang mengganggu sekitar 17% kapasitas kilang Rusia serta ketegangan di
Timur Tengah terkait sanksi terhadap Iran. Secara keseluruhan, ICP Indonesia bergerak positif
dibandingkan harga acuan utama dunia, mencerminkan pengaruh kuat kondisi geopolitik dan
dinamika permintaan kawasan Asia. Untuk proyeksi harga Brent pada tahun Januari – Mei 2026
diprediksi berada pada kisaran USD 63,75 – USD 64,44 per barel.
250
200
103,1 103,1 103,2 103,6 103,8 103,9 103,9 103,3 104,5 104,9 104,9 106,8 107,1 108,5
102,8 103,6 103,5 102,8 102,8 104,8
150 101,4
MMB/D
100
50 100,8 102,9 101,8 102,1 103,2 103,8 103,8 103,4 103,2 103,2 103,2 104 101,7 103,3 102,1 103,3 103 105,7 105,2 104,7 104,6
0
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep
2024 2025
Permintaan Suplai
Grafik 12. Perkembangan Permintaan dan Suplai Minyak Mentah Global
Sumber: Mckinsey, 2025
Data International Energy Agency (IEA) menunjukkan bahwa 40,1% dari total kebutuhan energy
global tahun 2023 bersumber dari minyak mentah. Rata-rata total kebutuhan minyak mentah
tahun 2024 mencapai 102,95 MMB per hari, sedangkan rata-rata suplai sebesar 103,23 MMB
per hari. Hingga September 2025 rata-rata total permintaan minyak mentah global turun 0,8%
menjadi 103,72 MMB per hari dengan suplai naik 2% menjadi 105,29 MMB per hari. Penurunan
permintaan disebabkan karna penggunaan renewable energi yang meningkat seiring dengan
komitmen banyak negara untuk beralih dari penggunaan energi yang bersumber dari energi tidak
terbarukan ke sumber energi terbarukan. Namun demikian permintaan akan minyak mentah
Halaman 113 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 115
sebagai sumber energi global masih menjadi yang tertinggi seiring dengan masih bergantungnya
sektor industri dan sumber listrik yang berbahan bakar minyak.
3.3. Kesimpulan Industri Pertambangan Minyak Bumi dan Gas
Industri minyak, baik di Indonesia maupun global, saat ini berada pada fase penting di tengah
meningkatnya kebutuhan energi dunia dan tekanan transisi menuju energi terbarukan. Secara
global, minyak masih menjadi sumber energi utama dengan kontribusi lebih dari 40% terhadap
total kebutuhan energi dunia pada 2023, menandakan ketergantungan tinggi industri dan sektor
transportasi terhadap bahan bakar fosil. Meskipun permintaan minyak mentah global turun 0,8%
hingga September 2025 karena peningkatan penggunaan energi bersih, suplai justru naik 2%,
sementara ketegangan geopolitik di Rusia–Ukraina dan Timur Tengah mendorong harga Brent
bertahan di kisaran USD 63–64 per barel dan harga minyak mentah Indonesia (ICP) meningkat
menjadi USD 66,81 per barel. Di dalam negeri, industri minyak menghadapi tantangan
penurunan produksi dari 606 MBOPD pada 2023 menjadi 580 MBOPD pada 2024 serta
keterbatasan kapasitas kilang, yang menyebabkan sebagian besar minyak mentah hasil lifting
diekspor sementara kebutuhan bahan bakar domestik masih dipenuhi melalui impor BBM senilai
USD 25,9 miliar pada 2024. Meskipun demikian, pertumbuhan ekonomi nasional yang stabil di
kisaran 5,01% per tahun hingga 2030 akan menjaga tingkat konsumsi energi, sehingga prospek
PT Raharja Energy Cepu Tbk atas akuisisi SMS Development Limited (“SMSDL”), termasuk di
dalamnya penyertaan SMSDL sebesar 20% pada Husky-CNOOC Madura Limited (“HCML”) akan
mampu meningkatkan efisiensi lifting, mengoptimalkan produksi di blok-blok minyak domestik,
dan memanfaatkan momentum harga minyak dunia yang cenderung stabil pada level moderat.
Halaman 114 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 116
BAB IV
PENDEKATAN DAN METODE PENILAIAN
4.1. Pendekatan dan Metode Penilaian Usaha
Prosedur penilaian dilaksanakan dengan mengaplikasikan pendekatan dan metode penilaian
usaha yang berlaku umum dalam penilaian Perusahaan atau ekuitas sesuai dengan POJK
35/POJK.04/2020 dan KEPI & SPI 2018. Terdapat tiga pendekatan dalam penilaian usaha yang
umum digunakan, yakni:
a. Pendekatan Pasar (Market Approach)
Pendekatan Pasar membandingkan perusahaan yang dinilai dengan perusahaan sebanding,
kepentingan kepemilikan perusahaan dan surat berharga yang diperjualbelikan di pasar, serta
transaksi relevan atas saham perusahaan yang sebanding. Transaksi sebelumnya atau
penwaran atas komponen perusahaan juga dapat merupakan indikasi nilai (SPI 330-5.23).
Pendekatan Pasar adalah Pendekatan Penilaian dengan cara membandingkan objek Penilaian
dengan objek lain yang sebanding dan sejenis serta telah tersedia informasi harga transaksi
atau penawaran. (POJK 35 Pasal 1.18)
b. Pendekatan Pendapatan (Income Approach)
Pendekatan Pendapatan dapat digunakan untuk memperkirakan Nilai dengan mengantisipasi
dan mengkuantifikasi kemampuan obyek penilaian dalam menghasilkan imbal balik (return),
yang akan diterima dimasa datang (SPI 330-5.25). Pendekatan Pendapatan adalah
Pendekatan Penilaian dengan cara mengkonversi manfaat ekonomis atau pendapatan yang
diperkirakan akan dihasilkan oleh objek Penilaian dengan tingkat diskonto tertentu. (POJK 35
Pasal 1.19)
c. Pendekatan Aset (Asset Approach)
Indikasi nilai ekuitas atau estimasi Nilai Aset Bersih (Net assets value) diperoleh dari selisih
antara nilai asset termasuk asset takberwujud dengan nilai liabilitas, atas Dasar Nilai asset
yang telah disesuaikan (Appraised Value) (SPI 330-5.32). Pendekatan Aset adalah Pendekatan
Penilaian berdasarkan laporan keuangan historis objek Penilaian yang telah diaudit, dengan
cara menyesuaikan seluruh aset dan liabilitas menjadi Nilai Pasar sesuai dengan Premis Nilai
yang digunakan dalam Penilaian Bisnis. (POJK 35 Pasal 1.17)
4.2. Pemilihan Pendekatan dan Metode Penilaian
Dengan mempertimbangkan data, informasi, maksud dan tujuan penilaian, serta kondisi
Perusahaan, maka Pendekatan dan metode penilaian yang kami gunakan dalam penilaian
ekuitas Perusahaan ditentukan berdasarkan kondisi usaha Perusahaan per tanggal penilaian.
Pendekatan dan metode penilaian yang digunakan dalam menentukan indikasi nilai pasar 100%
Ekuitas SMS Development Limited dan Penyertaan 20% Ekuitas milik SMS Development Limited
pada Husky-CNOOC Madura Limited adalah pendekatan pasar (Market Approach) melalui
metode pembanding perdagangan tercatat di bursa (Guideline Publicly-traded Comparable
Halaman 115 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 117
Method/GPTC), dan Pendekatan Aset (Asset Approach) melalui metode penyesuaian aktiva bersih
(Adjusted Book Value Method/ABVM).
Pendekatan Pasar digunakan dalam penilaian penyertaan 20% SMS Development Limited pada
Husky-CNOOC Madura Limited karena kepemilikan tersebut bersifat minoritas dan tidak
memberikan kemampuan pengendalian atas pengelolaan dan/atau kebijakan perusahaan.
Ketiadaan pengendalian tersebut ditegaskan dalam Surat Pernyataan Keterbatasan Kendali SMS
Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited Nomor 001/SMSD/XII/25 tanggal 18
Desember 2025.
Berdasarkan ketentuan POJK 35/POJK.04/2020 Pasal 51, untuk penyertaan yang tidak memiliki
kemampuan pengendalian, Penilai dapat menggunakan paling sedikit satu pendekatan penilaian,
yaitu Pendekatan Pasar. Selain itu, keterbatasan akses terhadap penyusunan proyeksi keuangan
HCML menyebabkan Pendekatan Pendapatan tidak dapat diterapkan secara andal. Oleh karena
itu, penggunaan metode pembanding perusahaan tercatat di bursa (Guideline Publicly-traded
Comparable Method/GPTC) dinilai tepat dan sesuai ketentuan.
Pendekatan Aset digunakan dalam penilaian 100% ekuitas SMS Development Limited karena
perusahaan merupakan holding company yang tidak menjalankan kegiatan operasional secara
langsung dan tidak menghasilkan arus kas mandiri. Nilai ekonomis perusahaan terutama
tercermin dari nilai pasar aset dan penyertaan yang dimilikinya.
Selain itu, sesuai POJK 35/POJK.04/2020 Pasal 59 huruf a butir 2, metode penyesuaian aset
bersih wajib digunakan untuk menilai ekuitas holding company. Dengan demikian, Pendekatan
Aset melalui metode Adjusted Book Value dinilai paling tepat dan konsisten dengan karakteristik
usaha serta ketentuan regulasi yang berlaku.
Halaman 116 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 118
BAB V
PROSES PENILAIAN
5.1 Prosedur Penilaian
Proses penilaian 100% Ekuitas SMS Development Limited dan Penyertaan 20% Ekuitas milik SMS
Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited:
Tabel 58. Bagan Proses Penilaian Bisnis
Lingkup penugasan
Definisi penugasan/identifikasi masalah
Identifikasi
Pemberi Penentuan Identifikasi Asumsi &
Penentuan Tanggal
Tugas & Tujuan Objek Kondisi
Dasar Nilai Penilaian
Pengguna Penilaian Penilaian Pembatas
Laporan
Implementasi
Pengumpulan Dan Pemilihan Data
Data Makro Ekonomi dan
Data Perusahaan Data Perusahan Pembanding
Industri
Uji Tuntas Penilaian
Analisis
Analisis
Makro Analisis Informasi Umum Analisis Penyesuaian Laporan
Kewajaran
Ekonomi & Perusahaan Keuangan
Proyeksi
Industri
Pendekatan Penilaian
Pendekatan Pasar Pendekatan Pendapatan Pendekatan Aset
Rekonsiliasi Indikasi Nilai Dan Opini Nilai Akhir
Pelaporan Penilaian
Sumber: Konsep dan Prinsip Umum Penilaian (KPUP) 21.2, KEPI & SPI Edisi VII Tahun 2018
1. Melakukan penentuan lingkup penugasan;
2. Melakukan pengumpulan dan pemilihan data berupa data makro ekonomi dan industri, data
perusahaan, dan data perusahaan pembanding;
3. Melakukan uji tuntas penilaian berupa analisis terhadap makro ekonomi dan industi, informasi
umum perusahaan, penyesuaian laporan keuangan serta kewajaran proyeksi;
4. Melakukan penilaian dengan pendekatan dan metode yang digunakan;
5. Melakukan rekonsiliasi indikasi nilai dari hasil penilaian dengan pendekatan serta metode
yang digunakan, dan opini nilai akhir;
6. Melakukan pelaporan penilaian.
5.2 Metode Penilaian Yang Digunakan
Dengan mempertimbangkan data, informasi, maksud dan tujuan penilaian, serta kondisi
Perusahaan, maka Pendekatan dan metode penilaian yang kami gunakan dalam penilaian
ekuitas Perusahaan ditentukan berdasarkan kondisi usaha Perusahaan per tanggal penilaian.
Halaman 117 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 119
Pendekatan dan metode penilaian yang digunakan dalam menentukan indikasi nilai pasar 100%
Ekuitas SMS Development Limited dan Penyertaan 20% Ekuitas milik SMS Development Limited
pada Husky-CNOOC Madura Limited adalah pendekatan pasar (Market Approach) melalui
metode pembanding perdagangan tercatat di bursa (Guideline Publicly-traded Comparable
Method/GPTC), dan Pendekatan Aset (Asset Based Approach) melalui metode penyesuaian aktiva
bersih (Adjusted Book Value Method/ABVM).
Berdasarkan POJK Nomor 35/POJK.04/2020 Pasal 50 Dalam penilaian terhadap Holding
Company, penilai bisnis wajib melakukan penilaian terhadap seluruh penyertaan atau
kepemilikan pada entitas lain.
Penilaian dilakukan melalui tahapan sebagai berikut. Pertama, penilaian atas Penyertaan 20%
Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited dilakukan dengan
menggunakan Pendekatan Pasar (Market Approach) melalui metode pembanding perusahaan
tercatat di bursa (Guideline Publicly-traded Comparable Method/GPTC) yaitu dengan
mengestimasi nilai saham perusahaan berdasarkan harga pasar saham dari perusahaan-
perusahaan yang sepadan dan sebanding yang terdaftar sebagai perusahaan terbuka di bursa
efek. Metode ini didasarkan atas value multiples dari perusahaan-perusahaan lain yang sepadan
dan sebanding yang diperkirakan memiliki skala dan karakteristik risiko usaha yang hampir sama
dengan perusahaan.
Dengan mengacu pada POJK Nomor 35/POJK.04/2020 Pasal 51, dalam hal Penilaian dilakukan
terhadap penyertaan atau kepemilikan di bawah 20% (dua puluh persen) dan tidak memiliki
kemampuan untuk menentukan atau mengendalikan, baik secara langsung maupun tidak
langsung, pengelolaan dan/atau kebijakan perusahaan yang dinilai, maka Penilai Bisnis dapat
menggunakan paling sedikit satu Pendekatan Penilaian, yaitu Pendekatan Pasar, serta
diperkenankan menggunakan laporan keuangan yang diaudit atau tidak diaudit dengan
memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam pasal tersebut.
Sehubungan dengan penilaian atas Penyertaan 20% Ekuitas milik SMS Development Limited pada
Husky-CNOOC Madura Limited, Penilai menetapkan penggunaan satu Pendekatan Penilaian,
yaitu Pendekatan Pasar (Market Approach). Hal ini didasarkan pada fakta bahwa penyertaan
tersebut merupakan kepemilikan minoritas dan tidak memberikan kemampuan pengendalian
atas pengelolaan dan/atau kebijakan HCML. Kondisi keterbatasan kendali tersebut didukung oleh
Surat Pernyataan Keterbatasan Kendali SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura
Limited Nomor 001/SMSD/XII/25 tanggal 18 Desember 2025, sehingga penggunaan Pendekatan
Pasar dinilai telah memenuhi ketentuan POJK Nomor 35/POJK.04/2020 Pasal 51 huruf a.
Selanjutnya, dalam pelaksanaan penilaian tersebut, Penilai menggunakan laporan keuangan
HCML yang tidak diaudit per tanggal 30 November 2025 sebagai dasar analisis keuangan.
Penggunaan laporan keuangan yang tidak diaudit tersebut dilakukan dengan
mempertimbangkan bahwa jangka waktu antara tanggal laporan keuangan dan Tanggal
Penilaian berada dalam batas waktu yang diperkenankan sebagaimana diatur dalam POJK
Nomor 35/POJK.04/2020 Pasal 51 huruf b. Dengan demikian, penggunaan laporan keuangan
dimaksud dinilai layak, relevan, dan dapat diterima untuk tujuan penilaian penyertaan 20%
Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited.
Dalam penilaian atas Penyertaan 20% Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-
CNOOC Madura Limited, Pendekatan Pendapatan juga tidak digunakan karena SMS
Halaman 118 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 120
Development Limited tidak memiliki kendali maupun akses yang memadai untuk memperoleh,
menyusun, atau menetapkan proyeksi keuangan HCML. Keterbatasan tersebut menyebabkan
tidak tersedianya proyeksi arus kas yang andal dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar
penerapan Pendekatan Pendapatan.
Kedua, penilaian atas 100% Ekuitas SMS Development Limited (SMSD) dilakukan dengan
menggunakan Pendekatan Aset (Asset Approach) melalui metode penyesuaian aktiva bersih
(Adjusted Book Value Method) dimana mengukur nilai bersih setelah liabilitas dan aset disesuaikan
untuk mencerminkan nilai pasar. Pendekatan aset digunakan dengan mempertimbangkan bahwa
SMSD merupakan perusahaan induk atau holding company. Serta berdasarkan POJK Nomor
35/POJK.04/2020 Pasal 59 huruf a butir 2 Metode Penyesuaian Aset Bersih wajib digunakan
untuk menilai ekuitas dari holding company.
Pendekatan Pendapatan (Income Approach) tidak digunakan dalam penilaian ini dengan
pertimbangan bahwa SMS Development Limited merupakan perusahaan induk (holding company)
yang tidak menjalankan kegiatan operasional secara langsung dan tidak menghasilkan arus kas
operasional mandiri. Nilai ekonomis SMS Development Limited terutama tercermin dari nilai pasar
aset dan penyertaan yang dimilikinya, sehingga penggunaan Pendekatan Aset dinilai lebih tepat
dalam merefleksikan kondisi dan karakteristik usaha Perusahaan pada tanggal penilaian.
Dengan mempertimbangkan karakteristik usaha, struktur kepemilikan, ketersediaan data, serta
prinsip kehati-hatian, Penilai berpendapat bahwa tidak digunakannya Pendekatan Pendapatan
adalah tepat dan konsisten dengan maksud dan tujuan penilaian serta ketentuan dalam Standar
Penilaian Indonesia dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35 /POJK.04/2020.
5.3 Aplikasi Diskon dan Premi
Dalam penilaian ekuitas, khususnya kepemilikan atas objek penilaian pada suatu ekuitas,
penyesuaian nilai ekuitas dapat dilakukan untuk mencerminkan karakteristik kepemilikan yang
memengaruhi hak dan manfaat ekonomis. Penyesuaian ini berupa diskon dan premi terhadap
nilai ekuitas, yang disesuaikan berdasarkan tingkat pengendalian dan likuiditas dari kepemilikan
atas objek penilaian suatu ekuitas.
Premi Kendali (Premium for Control) adalah suatu jumlah atau persentase tertentu yang
merupakan penambah dari Nilai suatu ekuitas sebagai cerminan dari tingkat pengendalian atas
objek Penilaian. (POJK 35 Pasal 1 Butir 31, POJK/35/POJK.04/2020).
Diskon Tanpa Pengendalian (Discount for Lack of Control) adalah suatu jumlah atau persentase
tertentu yang merupakan pengurang dari Nilai suatu ekuitas sebagai cerminan dari kurangnya
tingkat pengendalian atas objek Penilaian. (POJK 35 Pasal 1 Butir 28, POJK/35/POJK.04/2020).
Diskon Likuiditas Pasar (Discount for Lack of Marketabilities) adalah suatu jumlah atau persentase
tertentu yang merupakan pengurang dari Nilai suatu ekuitas sebagai cerminan dari kurangnya
likuiditas objek Penilaian. (POJK 35 Pasal 1 Butir 29, POJK/35/POJK.04/2020).
Kemudian penggunaan Diskon dan Premi sebagaimana POJK No. 35/POJK.04/2020 adalah
sebagai berikut:
Halaman 119 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 121
Tabel 59. Penggunaan Diskon dan Premi
DLOM DLOM DLOC /
Status Perusahaan Objek
Mayoritas Minoritas Cotrol Premium
Perusahaan Tertutup 20% - 40% 30% - 50% 30% - 70%
Perusahaan Terbuka <=20% 10% - 30% 20% - 35%
Sumber : POJK 35/POJK.04 /2020
5.3.1 Penerapan Diskon dan Premi dalam Penilaian 100% Ekuitas SMS Development Limited dan
Penyertaan 20% Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited
Premi dan Diskon yang digunakan dalam penilaian adalah sebagai berikut:
• Premi Pengendalian atau (Control Premium/CP) mencerminkan penambah terhadap nilai
sebagai pengaruh tingkat pengendalian atas objek Penilaian. Premi Kendali (Control Premium)
diaplikasikan atau digunakan dalam pendekatan pasar dengan metode GPTC, karena nilai
perusahaan pembanding di bursa mencerminkan kepemilikan non-pengendali (minoritas),
sedangkan penilaian ini ditujukan untuk kepemilikan pengendali (mayoritas) yang memiliki
kewenangan penuh atas strategi dan kebijakan perusahaan. Serta tingkat pengendalian atas
objek penilaian dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut:
a. Kendali Manajemen Operasional (Operational Management Control);
b. Kendali Penetapan Kompensasi Manajemen (Management Compensation Control);
c. Kendali Merger dan Akuisisi (M&A Control);
d. Kendali Penetapan Dividen (Dividend Control);
e. Kendali Saham Treasury (Treasury Shares Control).
Perhitungan Premi Kendali (Control Premium/CP) dilakukan dengan metode skor berbobot,
yaitu mengalikan bobot setiap faktor pengendalian dengan skor penilaian, kemudian
menjumlahkan seluruh skor berbobot untuk memperoleh total skor, yang selanjutnya
diinterpolasikan pada rentang batas bawah dan batas atas sesuai ketentuan POJK 35 Pasal
41-42 (30%–70% untuk premi kendali perusahaan tertutup), sehingga diperoleh besaran Premi
Pengendalian (Control Premium) sebesar 30,00%, yang mencerminkan tingkat pengendalian
secara wajar. Detail perhitungan dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 60. Premi Kendali atau Control Premium (CP)
Skor
Faktor Deskripsi Bobot Skor
Bobot
Apakah pemegang saham memiliki
Kendali Manajemen
kontrol terhadap perubahan
Operasional
operasional perusahaan?
Ya = 1; Sebagian = 0,5; Tidak = 0 20,00% 0,00 0,00
Kendali Penetapan Apakah pemegang saham memiliki
Kompensasi kendali atas penetapan kompensasi dan
Manajemen fasilitas manajemen?
Ya = 1; Sebagian = 0,5; Tidak = 0 20,00% 0,00 0,00
Apakah pemegang saham memiliki
Kendali Meger dan
kendali dalam negosiasi dan
Akuisisi
pelaksanaan merger dan akuisisi?
Ya = 1; Sebagian = 0,5; Tidak = 0 20,00% 0,00 0,00
Halaman 120 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 122
Skor
Faktor Deskripsi Bobot Skor
Bobot
Apakah pemegang saham memiliki
Kendali Penetapan kendali dalam penetapan dan
Dividen pembayaran dividen tunai dan/atau
dividen saham?
Ya = 1; Sebagian = 0,5; Tidak = 0 20,00% 0,00 0,00
Apakah pemegang saham memiliki
Kendali Saham
kendali dalam penjualan atau
Treasuri
pembelian kembali saham treasuri?
Ya = 1; Sebagian = 0,5; Tidak = 0 20,00% 0,00 0,00
Total Skor 100,00% 0,00 0,00
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan Shannon P. Pratt (Formula 16–1) dengan penyesuaian ke POJK 35
Keterangan Perusahaan Tertutup
Batas Atas (Upper Limit) 70,00%
Batas Bawah (Lower Limit) 30,00%
Control Premium 30,00%
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan POJK 35 Pasal 41-42
• Control Premium (CP) ditentukan dengan menggunakan formula:
𝑪𝑷 = 𝑩𝒂𝒕𝒂𝒔 𝑩𝒂𝒘𝒂𝒉 + ((𝑩𝒂𝒕𝒂𝒔 𝑨𝒕𝒂𝒔 − 𝑩𝒂𝒕𝒂𝒔 𝑩𝒂𝒘𝒂𝒉) × 𝑻𝒐𝒕𝒂𝒍 𝑺𝒌𝒐𝒓)
Dengan parameter batas bawah (lower limit) sebesar 30,00%, dan batas atas (upper limit)
sebesar 70,00%, serta total skor faktor pengendalian sebesar 0,00 maka diperoleh nilai CP
sebesar:
𝑪𝑷 = 𝟑𝟎, 𝟎𝟎% + ((𝟕𝟎, 𝟎𝟎% − 𝟑𝟎, 𝟎𝟎%) × 𝟎, 𝟎𝟎) = 𝟑𝟎, 𝟎𝟎%
• Diskon Tanpa Pengendalian atau (Discount for Lack of Control/DLOC) mencerminkan
pengurangan terhadap nilai sebagai pengaruh dari kurangnya tingkat pengendalian atas
objek penilaian. Diskon tanpa pengendalian dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut:
a. Persyaratan keputusan supermayoritas (Supermajority vote requirement);
b. Perlindungan pemegang saham minoritas (Minority protection);
c. Potensi Dilusi (Potential dilution);
d. Pembatasan kontraktual (Contractual restrictions);
e. Industri yang sangat diatur (Highly regulated industry);
f. Perusahaan tertutup beroperasi seperti perusahaan publik (Private company that operates
like a public company);
g. Kepemilikan yang tersebar (Dissipated control).
Perhitungan Diskon Tanpa Pengendalian (Discount for Lack of Control/DLOC) dilakukan
dengan metode skor berbobot, yaitu mengalikan bobot setiap faktor tanpa pengendalian
dengan skor penilaian, kemudian menjumlahkan seluruh skor berbobot untuk memperoleh
total skor, yang selanjutnya diinterpolasikan pada rentang batas bawah dan batas atas sesuai
ketentuan POJK 35 Pasal 41-42 (30%–70% untuk perusahaan tertutup), sehingga diperoleh
Halaman 121 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 123
besaran Diskon Tanpa Pengendalian (Discount for Lack of Control) sebesar 30,00%, yang
mencerminkan kurangnya tingkat pengendalian secara wajar. Detail perhitungan dapat dilihat
pada tabel berikut:
Tabel 61. Diskon Tanpa Pengendalian atau Discount for Lack of Control (DLOC)
Skor
Faktor Deskripsi Bobot Skor
Bobot
Persyaratan Apakah besaran objek penilaian tidak
keputusan melebihi ketentuan persyaratan suara
supermayoritas supermayoritas (>50%)?
Ya = 0; Tidak = 1 14,29% 0,00 0,00
Perlindungan Apakah anggaran dasar perusahaan
pemegang saham memberikan perlindungan khusus bagi
minoritas pemegang saham minoritas?
Ya = 0; Tidak = 1 14,29% 0,00 0,00
Apakah terdapat potensi dilusi,
Potensi dilusi misalnya penambahan modal, right
issue, dan sejenisnya?
Ya = 0; Tidak = 1 14,29% 0,00 0,00
Apakah ada perjanjian yang membatasi
Pembatasan
hak atau manfaat pemegang saham
kontraktual
pengendali?
Ya = 0; Tidak = 1 14,29% 0,00 0,00
Apakah perusahaan beroperasi pada
Industri yang sangat
industri yang sangat diatur ketat oleh
diatur
regulasi??
Ya = 0; Tidak = 1 14,29% 0,00 0,00
Perusahaan tertutup Apakah perusahaan tertutup ini
beroperasi seperti menerapkan standar transparansi dan
perusahaan publik tata kelola seperti perusahaan publik?
Ya = 0; Tidak = 1 14,29% 0,00 0,00
Kepemilikan yang Apakah struktur kepemilikan saham
tersebar perusahaan sangat tersebar?
Ya = 0; Tidak = 1 14,29% 0,00 0,00
Total score 100,00% 0,00 0,00
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan Shannon P. Pratt (Formula 16–1) dengan penyesuaian ke POJK 35
Keterangan Perusahaan Tertutup
Batas Atas (Upper Limit) 70,00%
Batas Bawah (Lower Limit) 30,00%
DLOC 30,00%
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan POJK 35 Pasal 41-42
• Discount for Lack of Control (DLOC) ditentukan dengan menggunakan formula:
𝑫𝑳𝑶𝑪 = 𝑩𝒂𝒕𝒂𝒔 𝑩𝒂𝒘𝒂𝒉 + ((𝑩𝒂𝒕𝒂𝒔 𝑨𝒕𝒂𝒔 − 𝑩𝒂𝒕𝒂𝒔 𝑩𝒂𝒘𝒂𝒉) × 𝑻𝒐𝒕𝒂𝒍 𝑺𝒌𝒐𝒓)
Halaman 122 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 124
Dengan parameter batas bawah (lower limit) sebesar 30,00%, dan batas atas (upper limit)
sebesar 70,00%, serta total skor faktor pengendalian sebesar 0,00 maka diperoleh nilai DLOC
sebesar:
𝑫𝑳𝑶𝑪 = 𝟑𝟎, 𝟎𝟎% + ((𝟕𝟎, 𝟎𝟎% − 𝟑𝟎, 𝟎𝟎%) × 𝟎, 𝟎𝟎) = 𝟑𝟎, 𝟎𝟎%
• Diskon Likuiditas Pasar (Discount for Lack of Marketability/DLOM) mencerminkan
pengurangan terhadap nilai sebagai pengaruh dari tidak likuidnya objek penilaian untuk
diperdagangkan. Likuiditas objek penilaian dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut:
a. Investor Strategis (Strategic Investor);
b. Prospek Industri (Industry prospect);
c. Tidak Ada Lock-Up Period (No lock up period);
d. Akses Informasi (Information access);
e. Besaran Kepemilikan (Size of interest);
f. Pembayaran Dividen (Dividend payments);
g. Prospek IPO atau Penjualan Saham (Prospect of public offering or sale of business).
Perhitungan Diskon Likuiditas Pasar (Discount for Lack of Marketability/DLOM) dilakukan
dengan metode skor berbobot, yaitu mengalikan bobot setiap faktor pengendalian dengan
skor penilaian, kemudian menjumlahkan seluruh skor berbobot untuk memperoleh total skor,
yang selanjutnya diinterpolasikan pada rentang batas bawah dan batas atas sesuai ketentuan
POJK 35 Pasal 41-42 (20%–40% untuk perusahaan tertutup), sehingga diperoleh besaran
Diskon Likuiditas Pasar (Discount for Lack of Marketability) sebesar 30,00% yang
mencerminkan tingkat likuiditas objek penilaian secara wajar. Detail perhitungan dapat dilihat
pada tabel berikut:
Tabel 62. Diskon Likuiditas Pasar atau Discount for Lack of Marketability (DLOM)
Skor
Faktor Deskripsi Bobot Skor
Bobot
Investor Strategis Bagaimana strategi pemegang saham?
Baik = 0; Cukup = 0,5 ; Kurang = 1 14,29% 0,00 0,00
Bagaimana prospek industri tempat
Prospek Industri
perusahaan beroperasi?
Baik = 0; Cukup = 0,5; Kurang = 1 14,29% 0,00 0,00
Tidak Ada Lock-Up Apakah ada pembatasan periode lock-
Period up bagi pemegang saham?
Ya = 0; Tidak = 1 14,29% 1,00 0,14
Seberapa terbuka akses informasi
Akses Informasi
perusahaan kepada publik?
Terbuka = 0; Terbatas = 0,5; Sangat
14,29% 0,50 0,07
terbatas = 1
Seberapa besar kepemilikan saham
Besaran
yang dinilai dibandingkan dengan
Kepemilikan
pemegang saham lain?
Besar = 1; Menengah = 0.5; Kecil = 0 14,29% 1,00 0,14
Halaman 123 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 125
Skor
Faktor Deskripsi Bobot Skor
Bobot
Pembayaran Bagaimana tingkat pembayaran dividen
Dividen perusahaan dibandingkan industri?
Lebih Tinggi = 0; Rata-rata = 0.5; Lebih
14,29% 0,00 0,00
Rendah = 1
Prospek IPO atau Bagaimana prospek perusahaan untuk
Penjualan Saham IPO atau penjualan saham?
Tinggi = 0; Sedang = 0.5; Rendah = 1 14,29% 1,00 0,14
Total score 100,00% 3,5 0,50
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan Shannon P. Pratt (Formula 16–1) dengan penyesuaian ke POJK 35
Mayoritas
Keterangan
Perusahaan Tertutup
Batas Atas (Upper Limit) 40,00%
Batas Bawah (Lower Limit) 20,00%
DLOM 30,00%
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan POJK 35 Pasal 41-42
• Discount Lack of Marketability (DLOM) ditentukan dengan menggunakan formula:
𝑫𝑳𝑶𝑴 = 𝑩𝒂𝒕𝒂𝒔 𝑩𝒂𝒘𝒂𝒉 + ((𝑩𝒂𝒕𝒂𝒔 𝑩𝒂𝒘𝒂𝒉 − 𝑩𝒂𝒕𝒂𝒔 𝑨𝒕𝒂𝒔) × 𝑻𝒐𝒕𝒂𝒍 𝑺𝒌𝒐𝒓)
Dengan parameter batas bawah (lower limit) sebesar 20,00%, dan batas atas (upper limit)
sebesar 40,00%, serta total skor faktor likuiditas sebesar 0,50, maka diperoleh nilai DLOM
sebesar:
𝑫𝑳𝑶𝑴 = 𝟐𝟎, 𝟎𝟎% + ((𝟒𝟎, 𝟎𝟎% − 𝟐𝟎, 𝟎𝟎%) × 𝟎, 𝟓𝟎) = 𝟑𝟎, 𝟎𝟎%
5.4 Perhitungan Indikasi Nilai Pasar 100% Ekuitas SMS Development Limited dan Penyertaan 20%
Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited
Pendekatan yang digunakan dalam penilaian 100% Ekuitas SMS Development Limited dan
Penyertaan 20% Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited
sebagai berikut:
Tabel 63. Pendekatan Penilaian
Objek Penilaian % Kepemilikan Status Perusahaan Metode
SMS Development Pendekatan Aset
100,00% Holding Company
Limited Metode ABV
Husky-CNOOC Madura Penyertaan pada entitas Pendekatan Pasar
20,00%
Limited asosiasi Metode GPTC
Sumber: Bab 5.2 Metode Penilaian yang Digunakan
1. Pertama, penilaian atas Penyertaan 20% Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-
CNOOC Madura Limited dilakukan dengan menggunakan Pendekatan Pasar (Market
Approach) melalui metode pembanding perusahaan tercatat di bursa (Guideline Publicly-
traded Comparable Method/GPTC);
Halaman 124 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 126
2. Kedua, penilaian atas 100% Ekuitas SMS Development Limited (SMSD) dilakukan dengan
menggunakan Pendekatan Aset (Asset Approach) melalui metode penyesuaian aktiva bersih
(Adjusted Book Value Method)
5.4.1 Perhitungan Indikasi Nilai Pasar Penyertaan 20% Ekuitas milik SMS Development Limited pada
Husky-CNOOC Madura Limited - Pendekatan Pasar Dengan Metode Pembanding Perusahaan
Tercatat Di Bursa Efek (Guideline Publicly Traded Company Method – GPTC)
Dalam hal menggunakan Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek (Guideline
Publicly Traded Company Method), maka berlaku ketentuan sebagai berikut:
1. Perusahaan yang dapat digunakan sebagai perusahaan pembanding adalah perusahaan
yang telah memiliki harga pasar yang relevan di bursa efek lokal maupun internasional.
2. Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek (Guideline Publicly Traded Company
Method) secara langsung menghasilkan indikasi Nilai minoritas.
3. Perusahaan pembanding yang digunakan harus merupakan perusahaan yang tercatat di
bursa efek dan sahamnya aktif ditransaksikan.
4. Dalam menentukan Perusahaan pembanding yang digunakan, mempertimbangkan kriteria
sebagai berikut:
a. Industri, kegiatan usaha dan produk;
b. Karakteristik pertumbuhan (growth in sales and earnings) dan struktur permodalan (capital
structure);
c. Kinerja keuangan historis;
d. Ukuran perusahaan; dan
e. Pangsa pasar (market share).
Dalam menggunakan rasio ekuitas (equity multiple) maka dapat mempergunakan rasio sebagai
berikut:
1. Price to earnings ratio (rasio P/E);
2. Price to sales (rasio P/S);
3. Price to book value ratio (rasio P/BV);
Pendekatan Pasar dengan Metode GPTC
Pendekatan Pasar dalam penilaian ini dilakukan dengan metode Pembanding Perusahaan
Tercatat di Bursa Efek (Guideline Publicly Traded Company - GPTC), yaitu dengan melakukan
perbandingan antara objek penilaian dan perusahaan sejenis yang sahamnya diperdagangkan
di bursa efek.
Dalam penerapannya, Penilai menggunakan 8 (delapan) perusahaan pembanding yang dipilih
berdasarkan:
1. Industri, kegiatan usaha, produk, dan risiko usaha;
2. Karakteristik pertumbuhan dan struktur permodalan;
3. Kinerja keuangan historis;
4. Ukuran perusahaan;
5. Pangsa pasar.
Metode GPTC dalam penilaian ini menggunakan Price to Book Value (P/BV) sebagai angka
pengali (multiple), yaitu perbandingan antara harga pasar suatu perusahaan dengan nilai buku
ekuitas. Penggunaan multiple Price to Book Value (PBV) dipilih karena nilai aset dan ekuitas tercatat
Halaman 125 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 127
lebih mencerminkan nilai ekonomi perusahaan dibandingkan laba yang cenderung fluktuatif
akibat pengaruh faktor eksternal lainnya. Selain itu, data harga pasar yang digunakan dalam
pendekatan ini diyakini mencerminkan transaksi yang wajar (arm’s length transaction), sehingga
dapat digunakan sebagai dasar penilaian.
Tanggal penilaian (cut-off date) adalah 30 November 2025, kemudian berdasarkan POJK Nomor
35/POJK.04/2020 Pasal 65 ayat 6 Dalam hal laporan keuangan pembanding yang telah diaudit
dengan periode yang sama tidak tersedia untuk publik, Penilai dapat menggunakan laporan
keuangan periode yang paling mendekati dengan tanggal penilaian dan tersedia untuk publik,
dalam hal ini laporan keuangan audit perusahaan pembanding yang diperoleh yang paling
mendekati dengan tanggal penilaian adalah periode 30 September 2025. Dengan demikian,
terdapat penyesuaian terhadap laporan keuangan perusahaan pembanding. (Penyesuaian
tersebut akan di jelaskan dalam analisis kesebandingan perusahaan pembanding).
Pemilihan Perusahaan Pembanding
Berdasarkan hasil analisis, kami memperoleh (8) delapan perusahaan pembanding dari S&P
Global Capital IQ, uraian kriteria perbandingannya dapat dilihat pada tabel dibawah ini. Tidak
semua kriteria terpenuhi oleh perusahaan-perusahaan terbuka yang bergerak dalam bidang
minyak dan gas (oil, gas and consumable fuels), berdasarkan POJK 35 Pasal 62 huruf f dalam hal
kriteria sebagaimana dimaksud hanya terpenuhi paling banyak 3 (tiga) atau 4 (empat) kriteria
maka jumlah perusahaan pembanding yang digunakan paling sedikit 8 (delapan) perusahaan,
sehingga kami menggunakan 8 (delapan) perusahan pembanding.
Analisis Kesebandingan Perusahaan Pembanding
Analisis kesebandingan tersebut dilakukan mengacu kepada laporan keuangan audit
perusahaan-perusahaan pembanding berdasarkan data S&P Global Capital IQ Per 30 September
2025. Dari 8 (delapan) perusahaan pembanding tersebut, kami melakukan penyesuaian
tambahan terhadap laporan keuangan perusahaan pembanding, karena data laporan keuangan
perusahaan pembanding yang tersedia dari S&P Global Capital IQ adalah laporan keuangan
audit periode 30 September 2025 dan tanggal penilaian adalah 30 November 2025 sehingga
penilai melakukan penyesuaian terhadap laporan keuangan perusahaan pembanding sebagai
berikut:
1. Pada kriteria industri, kegiatan usaha, produk, dan risiko usaha merupakan yang sejenis,
dilakukan penyesuaian sebagai berikut:
• Pada risiko, dilakukan analisis konten dari deskripsi masing-masing perusahaan
pembanding sesuai dengan karakteristik perusahaan.
• Kepemilikan interest, dilakukan analisis konten atas kepemilikan interest masing-masing
perusahaan pembanding.
• Pada operator status, dilakukan analisis konten dari masing-masing perusahaan
pembanding.
2. Pada kriteria karakteristik pertumbuhan (growth in sales and earnings) dan struktur permodalan
(capital structur) merupakan yang sebanding, dilakukan penyesuaian sebagai berikut:
• Sales Growth merupakan pertumbuhan pendapatan dari tahun 2021 sampai tahun 2025
(disetahunkan)
• Gross Income Growth merupakan pertumbuhan laba kotor dari tahun 2021 sampai dengan
tahun 2024.
• EBITDA Growth merupakan pertumbuhan EBITDA dari tahun 2021 sampai 2024.
Halaman 126 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 128
• EBIT Growth merupakan pertumbuhan EBIT dari tahun 2021 sampai 2024.
• Net Income Growth merupakan pertumbuhan laba bersih dari tahun 2021 sampai tahun
2025 (disetahunkan).
• Debt to Equity merupakan rasio utang terhadap ekuitas per September 2025 untuk
perusahaan pembanding dan November 2025 untuk perusahaan objek.
• Debt to Capital merupakan rasio utang terhadap utang ditambah ekuitas perusahaan per
September 2025 untuk perusahaan pembanding dan November 2025 untuk perusahaan
objek.
• Debt to Assets merupakan rasio utang terhadap aset per September 2025 untuk
perusahaan pembanding dan per November 2025 untuk perusahaan objek.
3. Pada kriteria kinerja keuangan historis selama 5 (lima) tahun terakhir merupakan yang
sebanding, dilakukan penyesuaian sebagai berikut:
• GPM Average merupakan rata-rata margin laba kotor perusahaan dari tahun 2021 sampai
tahun 2024.
• EBITDA Margin Average merupakan rata-rata margin EBITDA perusahaan dari tahun 2021
sampai tahun 2024.
• EBIT Margin Average merupakan rata-rata margin EBIT dari tahun 2021 sampai tahun
2024.
• Net Income Margin Average merupakan rata-rata margin laba bersih perusahaan dari
tahun 2021 sampai tahun 2025 (disetahunkan)
• ROA Average merupakan rata-rata rasio laba terhadap aset perusahaan dari tahun 2021
sampai tahun 2025 (disetahunkan)
• ROE Average merupakan rata-rata rasio laba terhadap ekuitas perusahaan dari tahun
2021 sampai tahun 2025 (disetahunkan)
• Current Ratio Average merupakan rata-rata rasio lancar perusahaan dari tahun 2021
sampai September 2025 untuk perusahaan pembanding dan November 2025 untuk
perusahaan objek.
• Cash Ratio Average merupakan rata-rata rasio kas dari tahun 2021 sampai September
2025 untuk perusahaan pembanding dan November 2025 untuk objek.
4. Pada kriteria ukuran perusahaan (total assets) merupakan yang sebanding, dilakukan
penyesuaian sebagai berikut:
• Total Assets merupakan total aset perusahaan per September 2025 untuk perusahaan
pembanding dan November 2025 untuk perusahaan objek, dengan filter pada
peningkatan aset yang signifikan.
• Total Ekuitas merupakan total ekuitas perusahaan per September 2025 untuk perusahaan
pembanding dan November 2025 untuk perusahaan objek.
5. Pada kriteria pangsa pasar, dilakukan penyesuaian sebagai berikut:
• Pangsa pasar merupakan pangsa pasar perusahaan per September 2025 untuk
perusahaan pembanding dan per November 2025 untuk perusahaan objek.
Kami melakukan analisis kesebandingan terhadap 8 (delapan) perusahaan minyak dan gas (oil,
gas and consumable fuels) yang tercatat di Bursa Efek Global. Analisis ini dilakukan dengan
menggunakan parameter batas atas 2,3X dan batas bawah 2,3X, di mana skor 1 diberikan
apabila indikator sebanding dan skor 0 diberikan apabila tidak sebanding.
Dalam analisis kesebandingan, setiap kriteria terdiri atas beberapa indikator yang dianalisis untuk
menilai tingkat kesesuaian atau kesebandingan antara HCML dengan perusahaan pembanding.
Berikut analisis kriteria atas beberapa indikator perusahaan pembanding:
Halaman 127 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 129
• Kriteria 1 - industri, Kegiatan Usaha, Produk, dan Risiko Usaha: seluruh 6 indikator terpenuhi,
sehingga kriteria ini dinyatakan sebanding.
• Kriteria 2 - karakteristik pertumbuhan dan struktur permodalan: dari 8 indikator, 4 indikator
terpenuhi, sehingga kriteria ini dapat dianggap sebanding.
• Kriteria 3 - kinerja keuangan historis: dari 8 indikator, 4 indikator terpenuhi, sehingga kriteria
ini dinyatakan sebanding.
• Kriteria 4 - ukuran perusahaan: dari 2 indikator, 1 indikator terpenuhi, sehingga kriteria ini
dapat dianggap sebanding.
• Kriteria 5 - Pangsa pasar: dari 1 indikator, 1 indikator terpenuhi, sehingga kriteria ini dapat
dianggap sebanding.
Dalam penerapan Pendekatan Pasar dengan Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa
Efek (Guideline Publicly Traded Company - GPTC), Penilai melakukan analisis kesebandingan
antara objek penilaian “HCML” dengan 8 (delapan) perusahaan pembanding yang terdaftar di
Bursa Efek Global. Analisis kesebandingan dilakukan dengan menggunakan lima kelompok
kriteria utama rincian berikut:
1. Kriteria 1 – Kesamaan Industri dan Profil Usaha
Seluruh perusahaan pembanding memiliki kesamaan pada indikator industri, kegiatan usaha,
produk, risiko usaha, kepemilikan interest, dan status operator: mayoritas indikator
menunjukkan kesesuaian dengan objek penilaian, sehingga perusahaan-perusahaan tersebut
dinyatakan sebanding sebagai perusahaan pembanding. Hal ini menunjukkan bahwa
perusahaan pembanding relevan dijadikan acuan karena bergerak di sektor minyak dan gas
(oil, gas and consumable fuels) dengan karakteristik risiko yang sama atau sebanding dengan
objek penilaian
2. Kriteria 2 – Pertumbuhan dan Struktur Permodalan
Karateristik pertumbuhan (sales, gross income, EBITDA, EBIT, dan net income) serta struktur
permodalan (debt to equity dan debt to assets): sebagian besar indikator menunjukkan pola
yang relatif sebanding dengan objek penilaian, sehingga kriteria ini dinyatakan cukup
sebanding untuk digunakan dalam analisis perusahaan pembanding.
3. Kriteria 3 – Kinerja Keuangan Historis
Kriteria kinerja keuangan historis (profitabilitas, pengembalian aset dan ekuitas, serta
likuiditas): sebagian besar indikator kinerja perusahaan pembanding berada dalam rentang
yang sebanding dengan objek penilaian, sehingga kriteria ini dinyatakan sebanding untuk
mendukung analisis perusahaan pembanding.
4. Kriteria 4 – Ukuran Perusahaan
Kriteria ukuran perusahaan (total aset dan total ekuitas): sebagian besar perusahaan
pembanding memiliki skala aset dan ekuitas yang berada dalam rentang yang relatif
sebanding dengan objek penilaian, sehingga kriteria ukuran perusahaan dinyatakan
sebanding.
Halaman 128 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 130
5. Kriteria 5 – Pangsa Pasar
Pangsa pasar: perusahaan-perusahaan pembanding memiliki pangsa pasar yang berada
dalam rentang yang sebanding dengan objek penilaian, sehingga kriteria pangsa pasar
dinyatakan sebanding.
Kesimpulan Analisis Kesebandingan
Tabel 64. Kesimpulan Analisis Kesebandingan
Total
Kriteria Kriteria Kriteria Kriteria Kriteria
No Nama Perusahaan Kriteria
1 2 3 4 5
Terpenuhi
1 PXP Energy Corporation 1 1 1 1 1 5
Oil and Gas Development
2 1 1 1 0 1 4
Company Limited
3 Geo-Jade Petroleum Corporation 1 1 1 1 1 5
Sino Prima Gas Technology Co.,
4 1 1 1 1 1 5
Ltd.
Hindustan Oil Exploration
5 1 0 1 1 1 4
Company Limited
6 Pakistan Oilfields Limited 1 1 1 1 1 5
7 PT Energi Mega Persada Tbk 1 1 1 1 1 5
8 Pakistan Petroleum Limited 1 1 1 1 1 5
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan S&P Global Capital IQ
Detail analisis kesebandingan perusahaan pembanding terdapat pada lampiran Kriteria Perusahaan
Pembanding.
Berdasarkan hasil evaluasi terhadap lima kriteria kesebandingan, diketahui bahwa sebagian
besar perusahaan pembanding memenuhi 4 hingga 5 kriteria kesebandingan terhadap objek
penilaian. Tujuh perusahaan pembanding memenuhi hampir seluruh kriteria yang ditetapkan,
sedangkan dua perusahaan memenuhi empat kriteria dan tetap berada dalam batas kewajaran
kesebandingan. Dengan demikian, perusahaan-perusahaan pembanding tersebut dinilai cukup
sebanding hingga sebanding dan layak digunakan dalam penerapan Pendekatan Pasar dengan
metode GPTC untuk penentuan nilai pasar Husky-CNOOC Madura Limited.
Angka Pengali (Multiple) P/BV Perusahaan Pembanding
Selanjutnya, dalam penerapan metode GPTC, penilaian dapat dilakukan dengan menggunakan
rasio ekuitas maupun rasio kapital yang diinvestasikan. Untuk Nilai Pasar Penyertaan 20% Ekuitas
milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited, Penilai menggunakan
rasio ekuitas berupa Price to Book Value (P/BV).
Penggunaan multiple Price to Book Value (PBV) dipilih karena nilai aset dan ekuitas tercatat lebih
mencerminkan nilai ekonomi perusahaan dibandingkan laba yang cenderung fluktuatif akibat
pengaruh faktor eksternal lainnya. Selain itu, data harga pasar yang digunakan dalam
pendekatan ini diyakini mencerminkan transaksi yang wajar (arm’s length transaction), sehingga
dapat digunakan sebagai dasar penilaian. Adapun angka pengali (multiple) dari perusahaan
pembanding disajikan pada tabel berikut:
Halaman 129 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 131
Tabel 65. Angka Pengali (Multiple) Price to Book Value (P/BV) Perusahaan Pembanding
No Nama Perusahaan P/BV Country
1 PXP Energy Corporation 1,83 Philippines
2 Oil and Gas Development Company Limited 0,89 Pakistan
3 Geo-Jade Petroleum Corporation 1,06 China
4 Sino Prima Gas Technology Co., Ltd. 0,97 China
5 Hindustan Oil Exploration Company Limited 1,77 India
6 Pakistan Oilfields Limited 2,72 Pakistan
7 PT Energi Mega Persada Tbk 1,63 Indonesia
8 Pakistan Petroleum Limited 0,81 Pakistan
Rata-rata (Average) 1,46
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan S&P Global Capital IQ
Berdasarkan data yang diperoleh dari S&P Global Capital IQ, Penilai menghitung rasio Price to
Book Value (P/BV) dari 8 (delapan) perusahaan pembanding yang dipilih sesuai dengan kriteria
kesebandingan. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa rata-rata (average) nilai P/BV
perusahaan pembanding sebesar 1,46.
Kami menggunakan rata-rata (average) tanpa melakukan penyesuaian atau pembobotan
tambahan karena data P/BV yang digunakan telah distandardisasi oleh S&P Global Capital IQ,
sehingga sudah dapat merepresentasikan kondisi pasar secara wajar. Selain itu, penggunaan
rata-rata sederhana dianggap memadai untuk menghasilkan indikasi nilai yang objektif dan
mengurangi potensi bias yang timbul apabila dilakukan pembobotan terhadap perusahaan
tertentu.
Nilai rata-rata P/BV tersebut selanjutnya digunakan sebagai dasar dalam penentuan indikasi nilai
pasar Penyertaan 20% Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura
Limited dengan metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek (GPTC).
Indikasi Nilai Pasar Penyertaan 20% Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC
Madura Limited - Pendekatan Pasar Dengan Metode GPTC
Berdasarkan perhitungan menggunakan Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek
(Guideline Publicly Traded Company - GPTC) dengan angka pengali (multiple) Price to Book Value
(P/BV), diperoleh rata-rata P/BV 8 perusahaan pembanding sebesar 1,46. Angka pengali tersebut
kemudian dikalikan terhadap ekuitas Husky-CNOOC Madura Limited per 30 November 2025.
Kami mengaplikasikan premi kendali (Control Premium/CP) sebesar 30,00% karena nilai
perusahaan pembanding di bursa mencerminkan kepemilikan non-pengendali (minoritas),
kemudian di aplikasikan diskon tanpa pengendalian (Discount for Lack of Control/DLOC) sebesar
30,00% karena kurangnya tingkat pengendalian atas objek penilaian. Dalam penerapan premi
kendali dan diskon tanpa pengendalian mempertimbangkan faktor-faktor sesuai dengan
perhitungan dan analisis yang terdapat pada Bab 5.3.1 Aplikasi Diskon dan Premi.
Adapun hasil perhitungan indikasi nilai pasar Penyertaan 20% Ekuitas milik SMS Development
Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited sebelum discount for lack of marketability (DLOM)
adalah sebagai berikut:
Halaman 130 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 132
Tabel 66. Indikasi Nilai Pasar Penyertaan 20% Ekuitas milik SMS Development Limited pada
Husky-CNOOC Madura Limited Dengan Metode GPTC
(dalam USD Penuh)
Keterangan Nilai Pasar
Angka Pengali (Multiple) 1,46
Total Ekuitas (Book Value) 551.355.910
Indikasi Nilai Pasar 100% Ekuitas HCML 804.705.484
(+) Premi Kendali (Control Premium) 30% 241.411.645
Indikasi Nilai Pasar 100% Ekuitas HCML setelah CP 1.046.117.129
Indikasi Nilai Pasar 20% Ekuitas HCML milik SMSD 209.223.426
(-) Diskon Tanpa Pengendalian (DLOC) 30% 62.767.028
Indikasi Nilai Pasar 20% Ekuitas HCML milik SMSD Setelah DLOC 146.456.398
Indiaksi Nilai Pasar 20% Ekuitas HCML milik SMSD 146.456.398
Sumber: Analisis KJPP FDI&R
Indikasi nilai pasar Penyertaan 20% Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC
Madura Limited sebelum discount for lack of marketability (DLOM) per 30 November 2025 adalah
sebesar USD146.456.398.
5.4.2 Perhitungan Indikasi Nilai Pasar 100% Ekuitas SMS Development Limited dan Penyertaan 20%
Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited - Pendekatan Aset
Dengan Metode Penyesuaian Aktiva Bersih (Adjusted Book Value Method – ABVM)
Penilaian 100% Ekuitas SMS Development Limited dan Penyertaan 20% Ekuitas milik SMS
Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited dilakukan dengan menggunakan
Pendekatan Aset (Asset Approach) melalui metode penyesuaian aktiva bersih (Adjusted Book Value
Method) dimana mengukur nilai bersih setelah liabilitas dan aset disesuaikan untuk
mencerminkan nilai pasar. Pendekatan aset digunakan dengan mempertimbangkan bahwa
SMSD merupakan perusahaan induk atau holding company. Serta berdasarkan POJK Nomor
35/POJK.04/2020 Pasal 59 huruf a butir 2 Metode Penyesuaian Aset Bersih wajib digunakan
untuk menilai ekuitas dari holding company.
Kami menggunakan Laporan Keuangan SMSD yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
Akuntan Publik Purwantono, Susanti, Surja & Rekan dengan nomor laporan
No.00109/2.1505/AU.1/02/1726-1/0/III/2026 tanggal 05 Maret 2026 yang berakhir pada
periode 30 November 2025.
Berdasarkan POJK Nomor 35/POJK.04/2020 Pasal 50 Dalam penilaian terhadap Holding
Company, penilai bisnis wajib melakukan penilaian terhadap seluruh penyertaan atau
kepemilikan pada entitas lain. Dalam hal ini Penilai telah melakukan penilaian terhadap
penyertaan 20% Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited
sebesar USD146.456.398. Selanjutnya dalam metode penyesuaian aktiva bersih, dilakukan
penyesuaian pada pos penyertaan (investment in associate) menggunakan nilai pasar tersebut.
Pos-pos liabilitas yang tercantum di neraca tidak disesuaikan karena kami anggap telah
merefleksikan Nilai Pasarnya. Berdasarkan POJK Nomor 35/POJK.04/2020 Pasal 59 huruf e
Utang atau liabilitas dinilai sesuai dengan nilai yang tercantum dalam laporan posisi keuangan,
kecuali terdapat faktor lain yang mempengaruhi. Dari hasil analisis kami atas data dan informasi
mengenai liabilitas SMSD yang diperoleh dari manajemen SMSD dan dari hasil wawancara yang
Halaman 131 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 133
kami lakukan dengan manajemen SMSD terkait dengan liabilitas SMSD, kami menyimpulkan
bahwa tidak terdapat faktor-faktor yang akan menyebabkan perubahan terhadap nilai liabilitas
SMSD (seperti diskon atas jumlah liabilitas, beban bunga yang tak tercatat, dan/atau liabilitas
kontinjensi) sebagaimana tercatat pada laporan posisi keuangan SMSD.
Tabel 67. Pendekatan Aset dengan Metode Penyesuaian Aktiva Bersih (Adjusted Book Value
Method – ABVM)
(dalam USD Penuh)
Audited Adjusted
Statement of Financial Position Adjustment
Nov 2025 Nov 2025
Assets
Non-Current Assets
Investment in associate 84.439.399 62.016.999 146.456.398
Long term receivables - non-current -
Total Non-Current Assets 84.439.399 62.016.999 146.456.398
Current Assets
Cash in Banks - Other curent asstes 14.240.963 14.240.963
Amount due from related party 100 100
Long term receivables - current 11.519 11.519
Total Current Assets 14.252.582 - 14.252.582
Total Assets 98.691.981 62.016.999 160.708.980
Equity
Share capital 100 100
Retained earnings:
Accumulated deficit 32.870.863 32.870.863
Profit current year - -
Adjustment 62.016.999 62.016.999
Total Equity 32.870.963 62.016.999 94.887.962
Non-Current Liabilities
Long term liabilities - non-current - -
Due to Other Company - -
Other Payable - -
Total Non-Current Liabilities - - -
Current Liabilities
Amount due to related party 59.208.570 59.208.570
Long term liabilities - current - -
Due to Other Company 6.612.448 6.612.448
Other Payable - -
Total Current Liabilities 65.821.018 - 65.821.018
Total Liabilities 65.821.018 - 65.821.018
Total Liabilities and Equity 98.691.981 62.016.999 160.708.980
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan Laporan Keuangan Audit SMSD per 30 November 2025
Halaman 132 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 134
Indikasi Nilai Pasar 100% Ekuitas SMS Development Limited dan Penyertaan 20% Ekuitas milik
SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited - Pendekatan Aset Dengan
Metode ABVM
Berdasarkan analisis yang telah diuraikan diatas diperoleh Indikasi Nilai Ekuitas SMS
Development Limited per 30 November 2025 adalah sebesar USD94.887.962 . Kemudian kami
menerapkan diskon likuiditas pasar (Discount for Lack of Marketability/DLOM) sebesar 30%.
Dalam penerapan diskon marketabilitas mempertimbangkan faktor-faktor sesuai dengan
perhitungan dan analisis yang terdapat pada Bab 5.3.1 Aplikasi Diskon dan Premi.
Tabel 68. Indikasi Nilai Pasar 100% Ekuitas SMS Development Limited dan Penyertaan 20%
Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited -
Pendekatan Aset Dengan Metode ABVM
(dalam USD Penuh)
Keterangan Nilai Pasar
Indikasi Nilai Pasar 100% Ekuitas SMSD Sebelum DLOM 94.887.962
(-) Diskon Likuiditas Pasar (DLOM) 30% 28.466.389
Indiaksi Nilai Pasar 100% Ekuitas SMSD 66.421.573
Sumber: Analisis KJPP FDI&R
Berdasarkan perhitungan diatas, maka kami berpendapat bahwa Indikasi Nilai Pasar 100%
Ekuitas SMS Development Limited dan Penyertaan 20% Ekuitas milik SMS Development Limited
pada Husky-CNOOC Madura Limited per 30 November 2025 adalah sebesar USD66.421.573,-
(Enam puluh enam juta empat ratus dua puluh satu ribu lima ratus tujuh puluh tiga Dolar Amerika
Serikat).
Halaman 133 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 135
BAB VI
KESIMPULAN
Berdasarkan analisis dari semua data dan informasi yang kami peroleh dan dengan
mempertimbangkan berbagai faktor yang relevan yang mempengaruhi penilaian, dan mengacu pada
hasil perhitungan dengan menggunakan metode penilaian yang tepat, kami berpendapat bahwa Nilai
Pasar 100% Ekuitas SMS Development Limited dan Penyertaan 20% Ekuitas milik SMS Development
Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited per 30 November 2025 adalah sebesar:
NILAI PASAR
USD66.421.573,-
(Enam Puluh Enam Juta Empat Ratus Dua Puluh Satu Ribu Lima Ratus Tujuh Puluh Tiga Dolar Amerika
Serikat).
Nilai pasar ekuitas tersebut kami tentukan berdasarkan data dan informasi yang kami peroleh dari pihak
manajemen SMSD dan HCML, serta pihak pihak lain yang relevan dengan penilaian. KJPP FDI&R
menganggap bahwa semua data dan informasi yang diperoleh tersebut adalah benar dan tidak ada
keadaan atau hal hal yang tidak terungkap yang dapat mempengaruhi nilai pasar ekuitas tersebut
secara material. KJPP FDI&R juga mengasumsikan bahwa aset yang termasuk dalam penilaian, bebas
dari sengketa dan ditunjang oleh dokumen kepemilikan yang sah dan berlaku, KJPP FDI&R tidak
melakukan verifikasi secara detail dan bukan merupakan tanggung jawab KJPP FDI&R bilamana
terdapat kemungkinan terjadinya masalah yang berkaitan dengan status hukum kepemilikan, kewajiban
utang dan/atau sengketa atas aset yang termasuk dalam penilaian.
Kami menyatakan dengan sesungguhnya, bahwa dalam melaksanakan penugasan ini, kami bertindak
sebagai pihak independen yang tidak terikat dengan kepentingan apapun, baik saat ini maupun di masa
datang terkait dengan usaha SMSD dan HCML yang dinilai maupun atas hasil penilaian yang telah
dilaporkan.
Halaman 134 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 136
ASUMSI – ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS
1. Laporan penilaian ini bersifat non-disclaimer opinion.
2. Penilai telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam proses
penilaian.
3. Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya ke akuratannya
4. Laporan Penilaian ini terbuka untuk publik.
5. Analisis, opini dan kesimpulan yang dibuat oleh penilai, serta laporan penilaian telah disusun
sesuai dengan Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Tahun 2018 Edisi
VII (KEPI-SPI Edisi VII Tahun 2018), Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020
(POJK 35/2020), Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor
17/SEOJK.04/2020 (SEOJK 17/2020) tentang Pedoman Penilaian serta Penyajian Laporan
Penilaian Bisnis di Pasar Modal.
6. Penilai bisnis bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian.
7. Penilai bertanggung jawab atas Laporan Penilaian dan kesimpulan nilai akhir.
8. Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum Objek Penilaian dari Pemberi Tugas.
9. Nilai dicantumkan dalam satuan mata uang USD dan/atau ekuivalennya atas permintaan
pemberi tugas.
10. Semua sengketa dalam bentuk perkara pidana maupun perdata (baik di dalam maupun di luar
pengadilan) yang berkaitan dengan objek penilaian tidak menjadi tanggung jawab kami.
11. Kami ingin menekankan bahwa hasil kajian, analisis, serta tanggung jawab kami secara khusus
hanya terbatas pada aspek nilai atas objek penilaian, diluar dari aspek perpajakan dan hukum
karena hal tersebut berada diluar lingkup penugasan kami.
12. Perubahan-perubahan yang dilakukan oleh pihak Pemerintah maupun swasta yang berkaitan
dengan kondisi objek penilaian, dalam hal ini kondisi pasar dan sebagainya bukan menjadi
tanggung jawab kami.
13. Laporan penilaian ini disajikan hanya untuk maksud dan tujuan seperti tertulis di dalam laporan
dan tidak dapat digunakan untuk maksud dan tujuan lainnya dan kami tidak bertanggung jawab
jika laporan ini digunakan untuk tujuan lain.
14. Laporan penilaian ini tidak berlaku dan tidak sah apabila tidak terdapat tanda tangan penilai
berijin beserta stempel perusahaan (corporate seal) yang resmi dari KJPP Ferdinand, Danar,
Ichsan & Rekan.
15. Laporan penilaian ini dibuat dan ditujukan hanya kepada pemberi tugas, sesuai dengan maksud
dan tujuan yang diungkapkan dalam laporan pendapat kewajaran.
Halaman 135 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 137
PERNYATAAN PENILAI
Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai Independen, kami yang bertanda
tangan di bawah ini menerangkan bahwa :
1. Penugasan Penilaian Profesional telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan.
2. Pernyataan faktual yang dipresentasikan dalam laporan penilaian adalah benar sesuai
dengan pemahaman terbaik dari Penilai.
3. Analisis dan kesimpulan hanya dibatasi oleh asumsi dan kondisi yang dilaporkan.
4. Kami tidak mempunyai kepentingan baik sekarang atau di masa yang akan datang, maupun
memiliki kepentingan pribadi atau keberpihakan kepada terhadap objek penilaian.
5. Imbalan Jasa Penilai tidak berkaitan dengan hasil penilaian yang dilaporkan.
6. Penilaian dilakukan dengan memenuhi ketentuan Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar
Penilaian Indonesia Tahun 2018 Edisi VII (KEPI-SPI Edisi VII Tahun 2018), Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020 (POJK 35/2020), Surat Edaran Otoritas Jasa
Keuangan Republik Indonesia Nomor 17/SEOJK.04/2020 (SEOJK 17/2020) tentang
Pedoman Penilaian serta Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal.
7. Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan professional yang ditentukan dan/atau
diselenggarakan oleh Asosiasi Penilai yang diakui Pemerintah.
8. Penilai memiliki pemahaman mengenai jenis usaha atau industri yang menjadi objek
penilaian.
9. Penilai telah melakukan Inspeksi (Diskusi, Verifikasi Dan Wawancara atas Objek Penilaian).
10. Tidak ada Penilai lainnya selain yang bertandatangan di bawah ini, yang telah terlibat dalam
pelaksanaan inspeksi, analisis, pembuatan kesimpulan, dan opini sebagaimana yang
dinyatakan dalam laporan penilaian ini.
11. Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan Penilaian.
12. Kami bertanggung jawab atas laporan penilaian yang telah kami susun berdasarkan data
yang telah diberikan kepada kami oleh Pemberi Tugas dan kami anggap akurat serta
lengkap. Kami tidak bertanggung jawab atas hasil laporan ini apabila data-data, dokumen
dan informasi dari Pemberi Tugas yang diberikan kepada kami tidak sah/legal sehingga
menjadi tidak lengkap atau menyesatkan.
13. Penugasan penilaian telah dilakukan terhadap objek penilaian per tanggal penilaian (cut off
date).
14. Analisis dan kesimpulan yang dihasilkan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam
laporan penilaian.
15. Perkiraan nilai yang dihasilkan dalam penugasan penilaian professional telah disajikan
sebagai kesimpulan nilai.
16. Penilai melakukan penilaian sesuai dengan lingkup penugasan dan data yang dianalisis
yang telah diungkapkan.
17. Kesimpulan nilai telah sesuai dengan asumsi dan kondisi pembatas.
18. Data ekonomi dan industri yang tercantum dalam laporan kami peroleh dari sumber yang
telah terpublikasi dan diyakini kebenarannya.
Halaman 136 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 138
Page 139
LAMPIRAN – LAMPIRAN Halaman 138 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 140
Kriteria Perusahaan Pembanding
Tabel 69. Uraian Perusahaan Pembanding (Kriteria 1 berdasarkan Industri, Kegiatan Usaha, Produk, dan Risiko Usaha merupakan yang sejenis)
Profil Usaha
No Nama Perusahaan Kegiatan Kepemilikan Operator
Industri Ket Ket Produk Ket Risiko Ket Ket Ket
Usaha Interest Status
A Objek Penilaian
Oil and
Oil, Gas Regulatory
Gas
and & Fiscal
Husky-CNOOC Madura Limited 1/0 Exploration 1/0 Oil and Gas 1/0 1/0 Yes 1/0 Operator 1/0
Consumable Regime;
and
Fuels Pricing Risk
Production
B Perusahaan Pembanding
Oil and
Oil, Gas Geopolitical
Gas
and Risk;
1 PXP Energy Corporation 1 Exploration 1 Hydrocarbons 0 0 Yes 1 Mixed 1
Consumable Exploration
and
Fuels Stage Risk
Production
Oil and
Oil, Gas Regulatory
Gas
and &
2 Oil and Gas Development Company Limited 1 Exploration 1 O&G; LPG 0 1 Yes 1 Operator 1
Consumable Receivable
and
Fuels Risk
Production
Oil and
Oil, Gas Geopolitical
Gas
and Crude oil; Risk; Multi-
3 Geo-Jade Petroleum Corporation 1 Exploration 1 1 0 Yes 1 Mixed 1
Consumable petrochemicals Jurisdiction
and
Fuels Risk
Production
Oil and
Oil, Gas
Gas Regulatory
and
4 Sino Prima Gas Technology Co., Ltd. 1 Exploration 1 Natural gas 1 & Pricing 1 Yes 1 Operator 1
Consumable
and Risk
Fuels
Production
Oil and Regulatory
Oil, Gas
Gas & Fiscal
and Crude oil;
5 Hindustan Oil Exploration Company Limited 1 Exploration 1 1 Regime; 1 Yes 1 Mixed 1
Consumable Natural gas
and Offshore
Fuels
Production Risk
Halaman 139 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 141
Profil Usaha
No Nama Perusahaan Kegiatan Kepemilikan Operator
Industri Ket Ket Produk Ket Risiko Ket Ket Ket
Usaha Interest Status
Oil and Regulatory
Oil, Gas
Gas & Pricing
and
6 Pakistan Oilfields Limited 1 Exploration 1 Crude oil; gas 1 Risk; Mature 1 Yes 1 Operator 1
Consumable
and Field
Fuels
Production Decline
Oil and Offshore
Oil, Gas
Gas Risk;
and
7 PT Energi Mega Persada Tbk 1 Exploration 1 Crude oil; gas 1 Capital 0 Yes 1 Mixed 1
Consumable
and Intensity
Fuels
Production Risk
Oil and
Oil, Gas Regulatory
Gas
and Gas; crude; &
8 Pakistan Petroleum Limited 1 Exploration 1 1 1 Yes 1 Mixed 1
Consumable LPG Geopolitical
and
Fuels Risk
Production
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan S&P Global Capital IQ
Keterangan: 1 = Sebanding; 0 = Tidak Sebanding
Tabel 70. Uraian Perusahaan Pembanding (Kriteria 2 berdasarkan Karateristik Pertumbuhan dan Struktur Modal)
Karateristik Pertumbuhan dan Struktur Modal
Debt
Gross Net Debt to Debt
No Nama Perusahaan Sales EBITDA EBIT
Ket Income Ket Ket Ket Income Ket to Ket Equity Ket to Ket
Growth Growth Growth
Growth Growth Equity + Assets
Debt
A Objek Penilaian
Husky-CNOOC Madura Limited 7,29% 1/0 11,00% 1/0 18,16% 1/0 9,32% 1/0 -6,65% 1/0 0,87 1/0 0,47 1/0 0,41 1/0
B Perusahaan Pembanding
1 PXP Energy Corporation -2,12% 1 6,67% 1 8,19% 1 28,70% 1 -15,21% 0 0,04 1 0,04 1 0,03 1
Oil and Gas Development
2 0,97% 1 7,07% 1 6,83% 1 10,98% 1 4,53% 0 - 1 - 1 - 1
Company Limited
3 Geo-Jade Petroleum Corporation -6,42% 1 -4,15% 1 -8,68% 1 -10,47% 1 37,12% 0 0,11 1 0,10 1 0,08 1
Sino Prima Gas Technology Co.,
4 14,48% 1 -45,10% 0 -15,38% 1 -1448,49% 0 -197,74% 0 0,61 1 0,38 1 0,26 1
Ltd.
Halaman 140 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 142
Karateristik Pertumbuhan dan Struktur Modal
Debt
Gross Net Debt to Debt
No Nama Perusahaan Sales EBITDA EBIT
Ket Income Ket Ket Ket Income Ket to Ket Equity Ket to Ket
Growth Growth Growth
Growth Growth Equity + Assets
Debt
Hindustan Oil Exploration
5 66,40% 0 140,89% 0 108,98% 0 155,17% 0 176,74% 0 0,12 1 0,11 1 NA 0
Company Limited
6 Pakistan Oilfields Limited 0,31% 1 8,40% 1 3,54% 1 8,05% 1 1,64% 0 - 1 - 1 - 1
7 PT Energi Mega Persada Tbk 4,64% 1 1,61% 1 -0,73% 1 -0,21% 1 19,25% 0 0,54 1 0,35 1 0,24 1
8 Pakistan Petroleum Limited 0,68% 1 9,73% 1 5,56% 1 9,79% 1 2,59% 0 0,00 1 0,00 1 0,00 1
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan S&P Global Capital IQ
Keterangan: 1 = Sebanding; 0 = Tidak Sebanding
Tabel 71. Uraian Perusahaan Pembanding (Kriteria 3 berdasarkan Kinerja Keuangan Historis)
Kinerja Keuangan Historis
EBITDA EBIT NI Current Cash
No Nama Perusahaan GPM ROA ROE
Ket Margin Ket Margin Ket Margin Ket Ket Ket Ratio Ket Ratio Ket
Average Average Average
Average Average Average Average Average
A Objek Penilaian
Husky-CNOOC Madura Limited 42,38% 1/0 77,40% 1/0 35,93% 1/0 12,19% 1/0 3,77% 1/0 9,82% 1/0 1,44 1/0 0,86 1/0
B Perusahaan Pembanding
1 PXP Energy Corporation 41,71% 1 -43,71% 1 -44,60% 1 -87,35% 0 -1,72% 1 -2,04% 1 1,44 1 0,95 1
Oil and Gas Development
2 63,66% 1 62,08% 1 52,88% 1 48,71% 0 13,95% 0 17,86% 1 7,22 0 0,37 1
Company Limited
Geo-Jade Petroleum
3 61,81% 1 39,74% 1 27,42% 1 11,72% 1 2,26% 1 0,93% 1 1,20 1 0,57 1
Corporation
Sino Prima Gas Technology Co.,
4 12,36% 1 30,87% 1 1,82% 1 -15,56% 1 -2,81% 1 -6,49% 1 1,13 1 0,49 1
Ltd.
Hindustan Oil Exploration
5 68,42% 1 50,87% 1 35,20% 1 27,93% 1 7,91% 1 13,43% 1 0,86 1 0,06 1
Company Limited
6 Pakistan Oilfields Limited 66,37% 1 57,86% 1 52,38% 1 53,92% 0 21,22% 0 46,89% 0 2,33 1 1,31 1
7 PT Energi Mega Persada Tbk 35,67% 1 88,04% 1 30,68% 1 16,92% 1 4,94% 1 11,56% 1 0,58 1 0,15 1
8 Pakistan Petroleum Limited 65,59% 1 56,56% 1 48,88% 1 37,46% 1 11,68% 1 16,77% 1 3,53 1 0,04 1
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan S&P Global Capital IQ
Keterangan: 1 = Sebanding; 0 = Tidak Sebanding
Halaman 141 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 143
Tabel 72. Uraian Perusahaan Pembanding (Kriteria 4 berdasarkan Ukuran Perusahaan) dan (Kriteria 5 berdasarkan Pangsa Pasar)
Ukuran Perusahaan Pangsa Pasar
Pangsa Pasar (Sep 2025 for
No Nama Perusahaan Total Assets USD'000 (Sep 2025 Total Ekuitas USD'000 (Sep 2025
Ket Ket Comps; Nov 2025 for Ket
for Comps; Nov 2025 for Object) for Comps; Nov 2025 for Object)
Object)
A Objek Penilaian
Husky-CNOOC Madura Limited 1.160.270 1/0 551.356 1/0 2,84% 1/0
B Perusahaan Pembanding
1 PXP Energy Corporation 54.658 1 45.674 1 0,01% 1
2 Oil and Gas Development Company Limited 5.736.996 0 4.759.496 0 9,26% 1
3 Geo-Jade Petroleum Corporation 1.758.909 1 1.253.321 1 1,77% 1
4 Sino Prima Gas Technology Co., Ltd. 1.146.736 1 494.626 1 2,34% 1
5 Hindustan Oil Exploration Company Limited NA 0 143.373 1 0,37% 1
6 Pakistan Oilfields Limited 623.106 1 274.358 1 1,37% 1
7 PT Energi Mega Persada Tbk 1.680.850 1 733.394 1 3,00% 1
8 Pakistan Petroleum Limited 3.451.644 1 2.482.682 0 5,74% 1
Sumber: Analisis KJPP FDI&R dan S&P Global Capital IQ
Keterangan: 1 = Sebanding; 0 = Tidak Sebanding
Halaman 142 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 144
Halaman 143 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 145
Halaman 144 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 146
Halaman 145 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 147
Halaman 146 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 148
Halaman 147 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 149
Halaman 148 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 150
Halaman 149 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 151
Halaman 150 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 152
Halaman 151 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 153
Halaman 152 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 154
Halaman 153 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 155
Halaman 154 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 156
Halaman 155 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 157
Halaman 156 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 158
Halaman 157 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 159
Halaman 158 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 160
Halaman 159 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 161
Halaman 160 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 162
Halaman 161 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 163
Halaman 162 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 164
Halaman 163 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 165
Halaman 164 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 166
Halaman 165 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 167
Halaman 166 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 168
Halaman 167 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 169
Halaman 168 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 170
Halaman 169 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 171
Halaman 170 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 172
Halaman 171 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 173
Halaman 172 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 174
Halaman 173 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 175
Halaman 174 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 176
Halaman 175 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 177
Halaman 176 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 178
Halaman 177 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 179
Halaman 178 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 180
Halaman 179 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 181
Halaman 180 00093/2.0176-00/BS/08/0213/1/IX/2025
Page 182
Names mentioned 74 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Ekuitas SMS Development Ltd
p.2 ×38
unresolved
org
SMS Development Limited
p.2 ×78
unresolved
org
Husky-CNOOC Madura Limited
p.2 ×85
unresolved
org
EKUITAS MILIK SMS DEVELOPMENT LIMITED
p.2
unresolved
org
KJPP Ferdinand
p.2 ×6
unresolved
org
Ichsan dan Rekan
p.2 ×7
unresolved
org
KJPP FDI
p.2 ×47
unresolved
org
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
p.2 ×2
unresolved
org
Gambaran Umum SMS Development Limited
p.5 ×2
unresolved
org
Gambaran Umum Husky-CNOOC Madura Limited
p.5 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.10 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.12 ×4
unresolved
org
Pusat Statistik.
p.12 ×3
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Ferdinand
p.14
unresolved
org
Keterbatasan Kendali SMS Development Limited
p.16 ×3
unresolved
org
Surja & Rekan
p.19 ×8
unresolved
—
Rezki Sulung
· Corporate Finance
p.24
unresolved
—
Supriyanti Priandini
· Corporate Secretary & Legal
p.24
unresolved
—
Anggraeni
· Finance
p.24
unresolved
—
Sugiarti Purnamasari
· Accounting
p.24
unresolved
person
Muhammad Hafy Alfakhri
· Corporate Finance
p.24
unresolved
—
Itto Umaryono
· Petroleum Eng
p.24
unresolved
—
Albertus G
· Finance
p.24
unresolved
—
Suryo Birowo
· Sr. Manager Operations
p.24
unresolved
—
Fela Wardana
· Manager Production BD
p.24
unresolved
—
Frans Adi
· Manager Production 4M
p.24
unresolved
—
Wendy Darman
· Manager Logistics
p.24
unresolved
—
Aries Apriansyah
· Manager JCAP
p.24
unresolved
—
Yonna Wulandari
· Office Business Performance
p.24
unresolved
org
Terkait Dan Pengaruhnya Terhadap Penilaian SMS Development Limited
p.25
unresolved
org
SMSD. Husky-CNOOC Madura Limited
p.26
unresolved
org
Riwayat SMSD SMS Development Limited
p.27
unresolved
org
CNOOC Southeast Asia Limited
p.27 ×4
unresolved
org
Kegiatan Usaha SMS Development Limited
p.28
unresolved
org
SMS Offshore Overseas Limited
p.29
unresolved
org
Pasar Geografis SMS Development Limited
p.31
unresolved
org
Pelanggan Kunci SMS Development Limited
p.31
unresolved
org
Persaingan Usaha SMS Development Limited
p.32
unresolved
org
Rencana Masa Depan Perusahaan Strategi SMS Development Limited
p.32
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Akuntan Publik Purwantono
p.34
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Purwantono
p.34 ×6
unresolved
org
Riwayat HCML Husky-CNOOC Madura Limited
p.44
unresolved
org
Ekuitas Husky-CNOOC Madura Limited
p.47
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak. Perbedaan
p.51
unresolved
org
PXP Energy Corporation
p.65
unresolved
org
Global Capital IQ Rasio Keuangan PXP Energy Corporation
p.69
unresolved
org
Geo-Jade Petroleum Corporation
p.76
unresolved
org
Global Capital IQ Rasio Keuangan Geo-Jade Petroleum Corporation
p.79
unresolved
org
Sino Prima Gas Technology Co., Ltd.
p.81
unresolved
org
IQ Rasio Keuangan Sino Prima Gas Technology Co., Ltd.
p.84
unresolved
org
Hindustan Oil Exploration Company Limited
p.86
unresolved
org
IQ Rasio Keuangan Hindustan Oil Exploration Company Limited
p.89
unresolved
org
Pakistan Oilfields Limited
p.91
unresolved
org
Rasio Keuangan Pakistan Oilfields Limited
p.95
unresolved
org
Pakistan Petroleum Limited
p.101
unresolved
org
Global Capital IQ Rasio Keuangan Pakistan Petroleum Limited
p.105
unresolved
org
Kementerian ESDM
p.111 ×2
unresolved
org
Data Perusahan Pembanding Industri Uji Tunt
· Penilai
p.118
unresolved
—
minoritas
p.123
unresolved
—
Potensi dilusi
p.123
unresolved
—
tertutup
p.123
unresolved
—
tersebar
p.123
unresolved
—
Batas Atas (Upper Limit)
p.123
unresolved
—
Batas Bawah (Lower Limit)
p.123
unresolved
—
DLOC
p.123
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.182
18909 ms
12 Sep 2026 22:29
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'MATERIAL_FACT',
'kjpp_name': '',
'letter_number': 'No.001/SMSD/XII/25 tanggal 18 Desember 2025.',
'object_text': '',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': None}