Back to announcement
20231227_RGAS_Laporan Informasi dan Fakta Material_31562576_lamp6.pdf
Other Text extracted RGASSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 116
Page 1
LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
Atas Transaksi Akuisisi Saham PT Kian Santang dan
PT Karya Instrumindo Simpati. Transaksi Pembelian Hak
Merek Ergas dan Kians
Untuk Dipergunakan oleh :
PT KIAN SANTANG MULIATAMA TBK
Jalan Wibawa Mukti II, Perum Telkom Satwika Permai
Blok A5 No. 8, Kel. Jatiluhur, Kec. Jatiasih, Kota Bekasi,
Provinsi Jawa Barat
No. File: 00551/2.0055-00/BS/05/0060/1/X/2023
Page 2
No. File: 00551/2.0055-00/BS/05/0060/1/X/2023
Jakarta, 16 Oktober 2023
Kepada Yth. :
Direksi
PT Kian Santang Muliatama
Jalan Wibawa Mukti II, Perum Telkom Satwika Permai Blok A5 No.8
Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi
Provinsi Jawa Barat
Perihal : Laporan Pendapat Kewajaran Atas Transaksi Akuisisi Saham PT Kian Santang dan
PT Karya Instrumindo Simpati Serta Pembelian Hak Merek Ergas dan Kians dari
PT Ergas Kians Ikonig
Dengan hormat,
PT Kian Santang Muliatama Tbk selanjutnya disebut (“Perseroan”) merencanakan untuk melakukan
akuisisi kepemilikan saham PT Kian Santang dan PT Karya Instrumindo Simpati serta Aset Takberwujud
atas kepemilikan Hak Merek Ergas dan Kians milik PT Ergas Kians Ikonig. Rencana tersebut telah
direalisasi dengan ditandatanganinya Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat atau Conditional Sale and
Purchase Agreement (CSPA) selanjutnya disebut “PJBSB” pada tanggal 3 Juli 2023 selanjutnya disebut
“Transaksi Akuisisi”.
Transaksi Akuisisi yang dilakukan merupakan Transaksi Afiliasi dan Transaksi Material, maka Perseroan
telah menunjuk KJPP Toto Suharto dan Rekan untuk selanjutnya disebut sebagai (“TnR”) atau (“Kami”)
sebagai penilai independen untuk memberikan pendapat kewajaran (Fairness Opinion) atas Transaksi
tersebut di atas, sesuai dengan kesepakatan yang tertuang dalam Surat Penawaran Nomor :
M.FO.23.00.0005, tanggal 12 Juli 2023.
Laporan Kewajaran ini kami laksanakan dengan mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
(POJK) No. 35/POJK.04/2020, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No. 17/2020, serta Kode
Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Edisi VII Tahun 2018 dari Masyarakat Profesi
Penilai Indonesia (MAPPI). Kami menggunakan pendekatan dan metode yang lazim dalam melakukan
kajian serta analisis berbagai data dan informasi yang relevan, dengan suatu batasan kondisi bahwa
secara fundamental asumsi-asumsi yang mendasari kajian dan analisis penilaian tersebut terpenuhi.
LATAR BELAKANG
Perseroan merupakan perusahaan yang yang kegiatan usaha utamanya bergerak dibidang perdagangan,
industri dan jasa. Perseroan berlokasi di Jalan Wibawa Mukti II, Perum Telkom Satwika Permai Blok A5
No. 8 Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan Jatiasih, Bekasi. Saat ini fokus utama Perseroan adalah industri
pengolahan, konstruksi, aktivitas profesional, ilmiah dan teknis, perdagangan besar dan eceran serta
kegiatan usaha Perseroan yang telah benar-benar dijalankan saat ini adalah Perdagangan, EPC, dan
Layanan Kalibrasi (wet cal), Repair Gas Equipment, Testing & Komisioning pada Industri Gas.
i
Page 3
PT Karya Simpati Indonesia yang selanjutnya disebut (“KSI”) merupakan perseroan terbatas yang
didirikan dan menjalankan usaha berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia, memiliki kantor
terdaftar di Kota Bekasi sebagai pihak yang bermaksud untuk menjual atau mendivestasikan keseluruhan
kepemilikan saham atau sebesar 81,25% di PT Karya Instrumindo Simpati yang selanjutnya disebut
(“KIS”).
Yudia Ihsanat Sudibjo yang selanjutnya disebut (“a.n YIS”) merupakan perseorangan yang berdomisili
di Jakarta Selatan sebagai pihak yang bermaksud untuk menjual atau mendivestasikan keseluruhan
kepemilikan saham atau sebesar 13,125% di KIS.
Desandika Pradana Wirawan yang selanjutnya disebut (“a.n DPW”) merupakan perseorangan yang
berdomisili di Kota Bogor sebagai pihak yang bermaksud untuk menjual atau mendivestasikan
kepemilikan saham atau sebesar 4,625% di KIS.
PT Limau Sejati Investama yang selanjutnya disebut (“LSI”) merupakan perseroan terbatas yang
didirikan dan menjalankan usaha berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia, memiliki kantor
terdaftar di Kota Bekasi sebagai pihak yang bermaksud untuk menjual atau mendivestasikan keseluruhan
kepemilikan saham atau sebesar 95% di PT Kian Santang yang selanjutnya disebut (“KS”).
Edi Cahyono yang selanjutnya disebut (“a.n EC”) merupakan perseorangan yang berdomisili di Kota
Bekasi sebagai pihak yang bermaksud untuk menjual atau mendivestasikan keseluruhan kepemilikan
saham atau sebesar 2% di KS.
Muhamad Hanafi yang selanjutnya disebut (“a.n MH”) merupakan perseorangan yang berdomisili di
Kota Bogor sebagai pihak yang bermaksud untuk menjual atau mendivestasikan kepemilikan saham atau
sebesar 2% di KS.
PT Ergas Kians Ikonig yang selanjutnya disebut (“EKI”) merupakan perseroan terbatas yang didirikan
dan menjalankan usaha berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia, memiliki kantor terdaftar di
Jakarta sebagai pihak yang bermaksud untuk menjual hak kepemilikan Merek Ergas dan Kians.
Mempertimbangkan bahwa dengan membeli atau mengakuisisi kepemilikan saham KIS, KS serta merek
Ergas dan Kians dapat meningkatkan kinerja operasional serta guna meningkatkan ekuitas Perseroan.
Selanjutnya disebut sebagai “Transaksi Akuisisi”.
Berdasarkan informasi manajemen Perseroan, mengingat antara Perseroan dan salah satu perusahaan
sebagai pihak penjual merupakan pihak terafiliasi, maka merujuk pada ketentuan Peraturan OJK
No.42/POJK.04/2020 bahwa Transaksi merupakan Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
Kepentingan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK No.42/POJK.04/2020. Transaksi ini juga
merupakan Transaksi Material sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK No.17/POJK.04/2020
karena nilai transaksi di atas 20% (dua puluh persen) dari total ekuitas Perseroan berdasarkan laporan
keuangan audited per 30 April 2023.
STATUS PENILAI
Pekerjaan penilaian ini dilaksanakan oleh Penilai independen yang merupakan Penilai Publik dan
Pemimpin Rekan pada KJPP Toto Suharto dan Rekan (TnR). Penilai Publik dan TnR telah memiliki
perizinan dan terdaftar sebagai Penilai Publik di Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan Otoritas
Jasa Keuangan (OJK). Penilaian ini dilakukan secara objektif dan tidak memihak serta Penilai juga tidak
mempunyai potensi benturan kepentingan dengan objek penilaian, pemberi tugas dan pengguna laporan.
ii
Page 4
Seluruh Penilai, tenaga ahli dan staf pelaksana dalam penugasan ini adalah satu kesatuan tim penugasan
di bawah koordinasi Penilai berizin atau penanggung jawab penilaian yang mempunyai kompetensi untuk
melakukan penilaian.
MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud dan tujuan penyusunan laporan Opini Kewajaran atas Transaksi adalah untuk memberikan
gambaran kepada Direksi Perseroan mengenai kewajaran Transaksi dari aspek keuangan dan untuk
memenuhi ketentuan yang berlaku, yaitu POJK 42/2020, POJK 17/2020 dan POJK 14/2019.
TANGGAL PENILAIAN
Tanggal efektif penilaian adalah per 30 April 2023, dimana batas tersebut diambil atas dasar
pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian. Analisis kewajaran dilaksanakan menggunakan
parameter dan laporan keuangan auditied per tanggal 30 April 2023.
OBYEK TRANSAKSI
Objek transaksi dalam Pendapat Kewajaran ini dimana Perseroan merencanakan untuk membeli atau
mengakuisisi atas kepemilikan saham KIS dan KS serta kepemilikan ATb berupa merek Ergas dan Kians
milik PT Ergas Kians Ikonig.
TRANSAKSI AFILIASI DAN UNSUR BENTURAN KEPENTINGAN
Berdasarkan informasi dari manajemen diketahui bahwa Transaksi antara Perseroan dengan KSI, LSI,
a.n YIS, a.n DPW, a.n EC, a.n MH bukan merupakan Transaksi Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam
POJK No. 42/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan. KSI dan LSI adalah
perusahaan tertutup yang tidak memiliki hubungan afiliasi baik dari pemegang saham, dewan direksi
maupun hubungan dewan komisaris dengan Perseroan.
a.n YIS, DPW, EC dan MH merupakan perorangan yang tidak memiliki hubungan afiliasi baik dari
pemegang saham, dewan direksi maupun hubungan dewan komisaris dengan Perseroan.
Transaksi ATB berupa merek Ergas dan Kians antara Perseroan dengan EKI merupakan Transaksi
Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 42/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
Benturan Kepentingan. EKI merupakan perusahaan tertutup yang memiliki hubungan afiliasi dengan
Perseroan yaitu kesamaan komisaris Perseroan dengan pemegang saham dan komisaris EKI.
Transaksi ini tidak terdapat perbedaan kepentingan ekonomis antara Perseroan dengan kepentingan
ekonomis pribadi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, pemegang saham utama, atau pengendali
yang dapat merugikan Perseroan sebagaimana telah diungkapkan dalam Laporan Keuangan Proforma
Perseroan, sehingga bukan merupakan Transaksi Benturan Kepentingan sebagaimana dimaksud dalam
POJK No. 42/2020.
Perseroan akan mengumumkan Rencana Transaksi tersebut melalui Keterbukaan Informasi, bilamana
Transaksi tersebut telah dilaksanakan.
iii
Page 5
TRANSAKSI MATERIAL
Berdasarkan 5 (lima) PJBSB dengan total harga transaksi yang disepakati untuk keseluruhan transaksi
Perseroan di adalah sebesar Rp23.623.648.000,00. Sementara itu jumlah ekuitas Perseroan berdasarkan
laporan keuangan audited per 30 April 2023 oleh Kantor Akuntan Publik Mennix dan Rekan Nomor
00025/3.0449/AU.1/05/1286-2/1/IV/2023 tanggal 26 Juni 2023 tercatat sebesar Rp51.055.562.311,00.
Total nilai Transaksi terhadap jumlah ekuitas Perseroan adalah 46,27%.
Kami juga melakukan analisa terhadap kriteria pada poin 2, 3 dan 4 dimana kriteria 4 melebihi 20% batas
minimal transaksi material. Setelah melakukan analisis sesuai dengan kriteria Peraturan OJK Nomor
17/POJK.04/2020, tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama, maka Transaksi
ini merupakan Transaksi Material.
METODE ANALISIS ATAS TRANSAKSI
Dalam melakukan evaluasi kewajaran atas Transaksi, kami melakukan analisis dengan tahapan-tahapan
sebagai berikut :
1. Analisis Transaksi yang meliputi identifikasi dan hubungan antara pihak-pihak yang terlibat Rencana
Transaksi, analisis perjanjian pengikatan dan persyaratan dalam Transaksi, analisis manfaat dan
risiko Transaksi.
2. Analisis kualitatif atas Transaksi yang meliputi riwayat pihak-pihak yang terlibat dan kegiatan usaha,
analisis industri, analisis operasional dan prospek, analisis alasan dilakukannya Transaksi,
keuntungan dan kerugian Transaksi
3. Analisis kuantitatif atas Transaksi yang meliputi analisis laporan keuangan historikal, analisis arus
kas, analisis rasio keuangan, analisis proyeksi keuangan, analisis laporan keuangan sebelum dan
setelah Transaksi, analisis nilai tambah.
4. Analisis atas kewajaran nilai Transaksi
IDENTIFIKASI PIHAK-PIHAK YANG TERLIBAT BERTRANSAKSI
Pihak-pihak yang terlibat dalam Transaksi yaitu:
1. Perseroan sebagai pihak yang akan mengambilalih dan mengakuisisi kepemilikan saham di KS dan
KIS. Selain itu, Perseroan juga akan membeli Merek Ergas dan Kians.
2. KSI sebagai pihak yang akan menjual kepemilikan saham sebanyak 1.300 lembar saham atau
81,25% di KIS melalui skema akuisisi saham.
3. a.n YIS sebagai pihak yang akan menjual kepemilikan saham sebanyak 210 lembar saham atau
13,125% di KIS melalui skema akuisisi saham.
4. a.n DPW sebagai pihak yang akan menjual kepemilikan saham sebanyak 74 lembar saham atau
4,625% di KIS melalui skema akuisisi saham.
5. LSI sebagai pihak yang akan menjual kepemilikan saham sebanyak 190 lembar saham atau 95% di
KS melalui skema akuisisi saham.
6. a.n EC sebagai pihak yang akan menjual kepemilikan saham sebanyak 4 lembar saham atau 2% di
KS melalui skema akuisisi saham.
7. a.n MH sebagai pihak yang akan menjual kepemilikan saham sebanyak 4 lembar saham atau 2% di
KS melalui skema akuisisi saham.
8. EKI sebagai pihak yang akan menjual kepemilikan ATb berupa merek Ergas dan Kians melalui
skema akuisisi ATb.
iv
Page 6
HASIL ANALISIS ATAS KEWAJARAN TRANSAKSI
1. Analisis Transaksi
• Berdasarkan informasi dari manajemen diketahui bahwa Transaksi antara KSI, LSI, a.n YIS, a.n
DPW, a.n EC, a.n MH dengan Perseroan bukan merupakan transaksi afiliasi karena tidak ada
hubungan afiliasi baik dari pemegang saham, dewan direksi maupun hubungan dewan komisaris
dengan Perseroan. Sedangkan transaksi antara EKI dengan Perseroan merupakan transaksi
afiliasi sebagaimana diatur pada POJK 42/2020 karena adanya hubungan afiliasi dengan
Perseroan yaitu kesamaan Komisaris Perseroan dengan pemegang saham dan Komisaris EKI.
Transaksi ini merupakan transaksi material sebagaiamana yang diatur pada POJK 17/2020.
• Berdasarkan 5 draft Akta Perjanjian Jual Beli Bersyarat (CSPA) Para Penjual adalah pemilik dan
pemegang saham biasa (“Saham Perusahaan”) KS dan KIS yaitu suatu perseroan terbatas yang
didirikan dan menjalankan usaha berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia (“Perusahaan”)
dalam jumlah yang secara persentase sama dengan Persentase Saham Para Penjual. Selain itu,
salah satu penjual juga merupakan pemegang hak Aset Takberwujud berupa Merek Ergas dan
Kians.
• Manfaat Transaksi sebagai upaya Perseroan dalam rangka menerapkan diversifikasi portofolio
bisnis dimana KS dan KIS memiliki struktur perusahaan dan perizinan yang dibutuhkan Perseroan
untuk memulai kegiatan usaha sesuai dengan strategi bisnis baru yang dituju oleh Perseroan.
Akuisisi diyakini akan mampu mempercepat pengembangan dalam bidang usaha baru yang
direncanakan oleh Perseroan. Selain itu, Perseroan juga merencanakan untuk mengembangkan
lini bisnis yang dimiliki oleh KS dan KIS di masa yang akan datang. Perseroan juga akan
mengembangkan produk dari merek Ergas dan Kians yang diakuisisi.
• Resiko Transaksi, Perseroan mungkin akan kehilangan kesempatan untuk memanfaatkan sumber
dana untuk investasi lain yang mungkin lebih menguntungkan dibandingkan dengan Transaksi.
• Sementara itu kerugian Transaksi, terdapat biaya-biaya yang muncul akibat Transaksi ini, yang
tidak terbatas pada biaya lembaga penunjang pasar modal seperti biaya penasehat keuangan,
KAP, konsultan hukum, KJPP dengan biaya-biaya yang muncul antara lain biaya penilaian objek
transaksi, biaya-biaya terkait profesi penilai serta kewajiban-kewajiban yang lain yang dapat muncul
dikemudian hari.
2. Analisis Kualitatif
• Perbaikan ekonomi dunia berlanjut. Perkembangan ini didorong dampak positif pembukaan
ekonomi Tiongkok pascapandemi Covid-19 khususnya pada sektor jasa sehingga pengaruh
rambatannya ke ekonomi global tidak secepat prakiraan sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi
Amerika Serikat (AS) juga diprakirakan lebih baik dipengaruhi kinerja ekonomi yang kuat pada
triwulan I-2023. Perbaikan ekonomi global di tengah keketatan pasar tenaga kerja di AS dan Eropa
mengakibatkan prospek penurunan inflasi global berjalan lambat dan mendorong berlanjutnya
pengetatan kebijakan moneter di negara maju meskipun diperkirakan hampir akan mencapai
puncaknya. Perkembangan tersebut pada gilirannya mendorong aliran masuk modal asing dan
penguatan nilai tukar negara berkembang, termasuk Indonesia.
• Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat ditopang oleh naiknya permintaan domestik dan
positifnya kinerja ekspor. Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) tetap baik dan mendukung
ketahanan eksternal. Nilai tukar Rupiah menguat sejalan dengan kebijakan stabilisasi yang
ditempuh Bank Indonesia. Tekanan inflasi terus menurun dan mendukung stabilitas perekonomian.
Likuiditas perbankan dan perekonomian memadai sehingga berkontribusi positif mendorong
peningkatan kredit/pembiayaan dan mendukung pertumbuhan ekonomi. Dengan berbagai
perkembangan teresebut pertumbuhan ekonomi 2023 diprakirakan bias atas dalam kisaran
proyeksi 4,5-5,3%.
v
Page 7
• Nilai tukar Rupiah menguat sejalan dengan kebijakan stabilisasi yang ditempuh Bank Indonesia.
Nilai tukar Rupiah pada 17 April 2023 menguat sebesar 1,38% secara point-to-point dibandingkan
dengan level akhir Maret 2023, didorong kuatnya aliran masuk modal asing di investasi portfolio.
Secara year-to-date, nilai tukar Rupiah pada 17 April 2023 menguat 5,26% dari level akhir
Desember 2022, lebih tinggi dibandingkan dengan apresiasi Rupee India sebesar 0,93%, Baht
Thailand sebesar 0,71%, dan depresiasi Peso Filipina sebesar 0,22%.
• Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Maret 2023 juga terus meningkat menjadi 145,2 miliar dolar
AS, setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,2 bulan impor dan pembayaran utang luar
negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.
• Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) secara bulanan tercatat 0,18% (mtm) lebih rendah dari pola
historisnya di periode awal bulan Ramadan, sehingga secara tahunan turun dari level bulan
sebelumnya sebesar 5,47% (yoy) menjadi 4,97% (yoy).
• Likuiditas perbankan dan perekonomian memadai sehingga berkontribusi positif mendorong
peningkatan kredit/pembiayaan dan mendukung pertumbuhan ekonomi. Sejalan dengan stance
kebijakan likuiditas Bank Indonesia yang akomodatif, indikator rasio Alat Likuid terhadap Dana
Pihak Ketiga (AL/DPK) tercatat tinggi yakni 28,91% pada Maret 2023.
• Di pasar uang, suku bunga Indonesia tetap rendah sebesar 5,65% pada 17 April 2023. Imbal hasil
SBN tenor jangka pendek tercatat 6,24%, menurun 20bps dibandingkan dengan level Februari
2023, sedangkan imbal hasil SBN tenor jangka panjang terkendali. Suku bunga deposito 1 bulan
pada Maret 2023 juga tercatat rendah 4,10%, turun 2bps dibandingkan dengan Februari 2023.
Suku bunga kredit Maret 2023 juga kondusif mendukung permintaan kredit, yakni sebesar 9,38%,
meningkat 4bps dibandingkan dengan level bulan sebelumnya.
• Ketahanan sistem keuangan, khususnya perbankan, tetap terjaga, baik dari sisi permodalan, risiko
kredit, maupun likuiditas. Permodalan perbankan kuat dengan rasio kecukupan modal (Capital
Adequacy Ratio /CAR) sebesar 26,02% pada Februari 2023. Risiko kredit jugaterkendali, tecermin
dari rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan /NPL) yang rendah, yaitu 2,58% (bruto) dan
0,75% (neto) pada Februari 2023. Likuiditas perbankan pada Maret 2023 juga terjaga didukung
pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 7,00% (yoy). Hasil stress test Bank Indonesia juga
menunjukkan ketahanan perbankan Indonesia yang kuat.
• Transaksi ekonomi dan keuangan digital meningkat didukung oleh sistem pembayaran yang lancar
dan andal. Nilai transaksi uang elektronik (UE) pada Maret 2023 tumbuh tinggi 11,39% (yoy)
sehingga mencapai Rp34,1 triliun. Nilai transaksi digital banking meningkat 9,88% (yoy) menjadi
Rp4.944,1 triliun. Nilai transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM, kartu debet, dan kartu
kredit juga naik 0,45% (yoy) menjadi Rp707,1 triliun.
• PT Kian Santang Muliatama Tbk (“Perseroan” atau “KSM”) adalah perusahaan yang bergerak di
bidang jasa penunjang industri gas, meliputi penyediaan product (spare parts) hingga ke
engineering, procurement and construction (EPC). Berkantor pusat di Kota Bekasi, Jawa Barat,
KSM berdiri sejak tahun 2018 dan dikelola oleh individuindividu yang berpengalaman di sektor oil
& gas, khususnya di bidang infrastruktur gas. Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan
senantiasa berpedoman pada visi dan misi yang telah ditetapkan, yang juga merupakan wujud dari
aspirasi pendiri Perseroan.
• Prospek usaha Perseroan terkait erat dengan kebijakan pemerintah di sektor energi. Pemerataan
penggunaan energi dalam negeri menggunakan gas alam menjadi prioritas pemerintah untuk
mengurangi subsidi energi pembelian LPG impor. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 18
Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2020-2024,
pembangunan jargas termasuk salah satu proyek strategis nasional. Ini merupakan upaya
Pemerintah meningkatkan pemanfaatan gas untuk dalam negeri, mengurangi impor LPG sebesar
603.720 ribu ton per tahun, penghematan subsidi LPG sebesar Rp 297,55 miliar per tahun, serta
menghemat pengeluaran energi masyarakat Rp 386 miliar per tahun.
vi
Page 8
3. Analisis Kuantitatif
• Berdasarkan analisis historis keuangan Perseroan diketahui bahwa Perseroan memiliki
kinerja yang baik. Dengan demikian rencana Perseroan melakukan Transaksi untuk
memperkuat posisi keuangan dan meningkatkan daya saing adalah wajar.
• Total aset Perseroan untuk periode empat bulan yang berakhir tanggal 30 April 2023 adalah
sebesar Rp52,5 miliar mengalami kenaikan sebesar 11,53% dibandingkan dengan tahun yang
berakhir pada 31 Desember 2022 yaitu sebesar Rp47,15 miliar. Peningkatan tersebut terutama
disebabkan oleh adanya penurunan pada kas dan bank, penurunan pada piutang usaha, kenaikan
pada piutang lain-lain, kenaikan pada persediaan, kenaikan pada biaya dibayar dimuka dan
kenaikan pada uang muka pada periode Januari - April 2023. Total aset Perseroan untuk tahun
yang berakhir tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp47,15 miliar mengalami kenaikan
sebesar 148,97% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021 yaitu
sebesar Rp18,93 miliar. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh adanya kenaikan pada
kas dan bank, piutang usaha, dan persediaan pada tahun 2022. Berdasarkan perhitungan tingkat
pertumbuhan tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR) tahun 2019 sampai dengan tahun
2022, total aset Perseroan mengalami peningkatan rata-rata 61,10% per tahun.
• Total liabilitas Perseroan untuk periode empat bulan yang berakhir tanggal 30 April 2023 adalah
sebesar Rp1,53 miliar mengalami penurunan sebesar 78,78% dibandingkan dengan tahun yang
berakhir pada 31 Desember 2022 yaitu sebesar Rp7,20 miliar. Penurunan tersebut disebabkan
oleh jumlah liabilitas jangka pendek terutama pada utang usaha turun sebesar Rp 4,41 miliar pada
tanggal 30 April 2023. Total liabilitas Perseroan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember
2022 adalah sebesar Rp7,20 miliar mengalami penurunan sebesar 45,70% dibandingkan dengan
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021 yaitu sebesar Rp13,26 miliar. Penurunan tersebut
disebabkan oleh adanya penurunan jumlah liabilitas jangka pendek terutama pada utang usaha
sebesar Rp6,20 miliar pada tanggal 31 Desember 2022. Berdasarkan perhitungan tingkat
pertumbuhan tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR) tahun 2019 sampai dengan tahun
2022, total liabilitas Perseroan mengalami peningkatan rata-rata 11,57% per tahun.
• Total ekuitas Perseroan untuk periode empat bulan yang berakhir tanggal 30 April 2023 adalah
sebesar Rp51,05 miliar mengalami kenaikan sebesar 27,81% % dibandingkan dengan tahun yang
berakhir pada 31 Desember 2022 yaitu sebesar Rp39,94 miliar. Peningkatan tersebut terutama
disebabkan oleh meningkatnya modal saham sebesar Rp10,00 miliar pada periode empat bulan
yang berakhir tanggal 30 April 2023. Total ekuitas Perseroan untuk tahun yang berakhir tanggal 31
Desember 2022 adalah sebesar Rp39,94 miliar mengalami kenaikan sebesar 603,80%
dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021 yaitu sebesar Rp5,67 miliar.
Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh penambahan modal disetor sebesar Rp28,00
miliar pada tanggal 31 Desember 2022. Berdasarkan perhitungan tingkat pertumbuhan tahunan
(Compound Annual Growth Rate/CAGR) tahun 2019 sampai dengan tahun 2022, total ekuitas
Perseroan mengalami peningkatan rata-rata 103,03% per tahun.
• Pendapatan Perseroan untuk periode empat bulan yang berakhir tanggal 30 April 2023 adalah
sebesar Rp12,37 miliar mengalami kenaikan sebesar 71,83%. Peningkatan tersebut disebabkan
oleh meningkatnya penjualan barang dagang pada periode Januari-April 2023. Pendapatan
Perseroan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp42,61 miliar
mengalami kenaikan sebesar naik 3,33% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 31
Desember 2021 yaitu sebesar Rp41,24 miliar. Berdasarkan perhitungan tingkat pertumbuhan tahunan
(Compound Annual Growth Rate/CAGR) tahun 2019 sampai dengan tahun 2022, penjualan Perseroan
mengalami meningkat rata-rata 61,86% per tahun.
• Laba bersih Perseroan untuk periode empat bulan yang berakhir tanggal 30 April 2023 adalah
sebesar Rp1,20 miliar mengalami penurunan sebesar 14,21% dibandingkan dengan tahun yang
berakhir pada 30 April 2022 yaitu sebesar Rp1,40 miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan
oleh kenaikan laba sebelum pajak dan kenaikan taksiran penghasilan (beban) pajak pada periode
vii
Page 9
Januari - April 2023. Laba bersih Perseroan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2022
adalah sebesar Rp6,27 miliar mengalami kenaikan sebesar 275,01% dibandingkan dengan tahun
yang berakhir pada 31 Desember 2021 yaitu sebesar Rp1,67 miliar. Peningkatan tersebut terutama
disebabkan oleh penjualan konverter kit (produk dengan marjin kotor yang relatif lebih tinggi) pada
tahun 2022, dimana pada tahun 2021 Perseroan tidak ada penjualan konverter kit. . Berdasarkan
perhitungan tingkat pertumbuhan tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR) tahun 2019
sampai dengan tahun 2022, laba bersih Perseroan mengalami penurunan rata-rata 105,61% per
tahun.
• Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan, diperkirakan akan mengalami peningkatan penjualan,
laba kotor dan laba bersih, serta dapat meningkatkan jumlah aset dan jumlah ekuitas dengan
demikian Perseroan melakukan Transaksi adalah wajar.
• Adapun dampak dari Transaksi yaitu, rata rata Net Profit Margin (NPM) meningkat dari 11,68%
menjadi 17,30%. Sedangkan rata rata Return on Equity mengalami perubahan dari 10,98%
sebelum ada Transaksi menjadi rata – rata sebesar 10,38% setelah Transaksi. Sementara itu
dampak terhadap peningkatan rata-rata Return on Asset Perseroan menjadi meningkat dari 9,11%
menjadi 9,24%. Pada rasio solvabilitas juga mengalami perbaikan dengan adanya Transaksi dapat
dilihat pada Debt to Equity Ratio dan Debt to Aset Ratio yang semakin kecil sehingga seluruh
kewajiban perusahaan dapat ditutupi oleh total aset dan total ekuitas Perseroan.
• Berdasarkan proforma posisi keuangan Perseroan terdapat penyesuaian antara sebelum dan
setelah Transaksi, Penyesuaian penambahan atas akun kas dan setara kas sebesar Rp40.772.400
ribu adalah penyesuaian laporan proforma yang dibuat dengan asumsi Penawaran Umum Saham
berhasil dilaksanakan dengan harga penawaran saham Rp122/lembar saham, yang berasal dari: -
sebesar Rp13.368.000 ribu merupakan penyesuaian atas akun Modal Saham yang timbul pada
saat penawaran perdana (IPO) - sebesar Rp27.404.400 ribu merupakan penyesuaian atas akun
Tambahan Modal Disetor yang timbul pada saat penawaran perdana (IPO). Penyesuaian
pengurangan atas akun kas dan setara kas sebesar Rp25.623.648 ribu berasal dari: - sebesar
Rp4.311.648 ribu digunakan untuk berinvestasi mengakuisisi 99% saham KIS - sebesar
Rp11.682.000 ribu digunakan untuk berinvestasi mengakuisisi 99% saham KS - sebesar
Rp7.630.000 ribu digunakan untuk mengakuisisi merek ERGAS dari PT Ergas Kians Ikonig -
sebesar Rp2.000.000 ribu digunakan untuk mengakuisisi merek KIANS dari PT Ergas Kians Ikonig.
• Berdasarkan proforma laba rugi Perseroan terdapat penyesuaian antara sebelum dan setelah
Transaksi, sebesar Rp173.250 ribu timbul dari Transaksi penggabungan usaha KIS menjadi anak
usaha Perseroan. Dikurangi sebesar Rp31.431 ribu timbul dari Transaksi penggabungan usaha KS
menjadi anak usaha Perseroan.
• Berdasarkan analisis nilai tambah, proyeksi jumlah aset Perseroan sebelum Transaksi masing-
masing adalah sebesar Rp66,20 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp101,33 miliar pada tahun 2027.
Selanjutnya, proyeksi jumlah aset Perseroan setelah Transaksi masing-masing adalah sebesar
Rp102,96 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp151,59 miliar pada tahun 2027. Proyeksi jumlah
liabilitas Perseroan sebelum Transaksi masing-masing adalah sebesar Rp10,70 miliar pada tahun
2023 menjadi Rp17,61 miliar pada tahun 2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah liabilitas Perseroan
setelah Transaksi masing-masing adalah sebesar Rp8,98 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp17,61
miliar pada tahun 2027. Proyeksi jumlah ekuitas Perseroan sebelum Transaksi masing-masing
adalah sebesar Rp55,49 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp83,71 miliar pada tahun 2027.
Selanjutnya, proyeksi jumlah ekuitas Perseroan setelah Transaksi masing-masing adalah sebesar
Rp93,97 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp133,97 miliar pada tahun 2027.
• Berdasarkan analisis nilai tambah, proyeksi jumlah pendapatan Perseroan sebelum Transaksi
masing-masing adalah sebesar Rp49,66 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp80,38 miliar pada tahun
2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah pendapatan Perseroan setelah Transaksi masing-masing
adalah sebesar Rp49,66 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp88,28 miliar pada tahun 2027. Proyeksi
laba bersih Perseroan sebelum Transaksi masing-masing adalah sebesar Rp5,54 miliar pada tahun
viii
Page 10
2023 menjadi Rp9,75 miliar pada tahun 2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah laba bersih Perseroan
setelah Transaksi masing-masing adalah sebesar Rp8,42 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp16,67
miliar pada tahun 2027. Terjadi peningkatan laba bersih Perseroan setelah Transaksi disebabkan
oleh pendapatan atas investasi di penyertaan saham.
• Berdasarkan analisis nilai tambah, terdapat perbedaan cukup signifikan arus kas Perseroan antara
sebelum dan sesudah dilaksanakannya transaksi yaitu pada arus kas aktivitas operasi menjadi
meningkat yang menunjukkan bahwa dengan adanya transaksi maka penerimaan lebih besar
daripada pengeluaran.
4. Analisis Kewajaran Nilai Transaksi
Berdasarkan Peraturan OJK Nomor 35/POJK.04/2020 Pasal 48 butir (b) “Batas atas dan batas bawah
pada kisaran Nilai, tidak boleh melebihi 7,5% (tujuh koma lima perseratus) dari Nilai yang dijadikan
acuan”. Berdasarkan perbandingan nilai transaksi, selisih antara Nilai Transaksi yaitu 5,70% dibawah
dari Nilai Pasar namun tidak lebih dari deviasi 7,5%.
KESIMPULAN
Berdasarkan analisa kualitatif dan kuantitatif tersebut diatas, kami berpendapat bahwa Transaksi adalah
WAJAR.
PENUTUP
Laporan Pendapat Kewajaran atas Transaksi ini harus dipandang sebagai satu kesatuan. Penggunaan
sebagian analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan keseluruhan informasi dan analisis dapat
menyebabkan pandangan yang menyesatkan.
Kami menyatakan bahwa kami tidak ada hubungan afiliasi dengan Perseroan, baik secara langsung
maupun tidak langsung, sebagaimana didefinisikan dalam Undang-Undang No.8 tahun 1995 tentang
Pasar Modal.
Kami menyatakan bahwa kami tidak ada benturan kepentingan atas Transaksi yang akan dilaksanakan.
Kami tidak bertanggungjawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi pendapat kami karena
peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal surat ini.
Hormat kami,
KJPP Toto Suharto & Rekan
Ir. Toto Suharto., M.Sc., MAPPI (Cert.)
Pimpinan Rekan
No. MAPPI : 93-S-00361
No. Register Penilai : RMK-2017.00012
No. Ijin Penilai Publik : PB-1.08.00060
Klasifikasi Bidang Jasa : Penilaian Properti (P) dan Penilaian Bisnis (B)
No. STTD OJK PM : STTD.PPB-19/PJ-1/PM.02/2023
No. STTD OJK IKNB : 008/NB.122/STTD-P/2017
No. Lisensi Penilai BPN : 943/SK-PT.01.01/VII/2022
ix
Page 11
SURAT REPRESENTASI
Page 12
PERNYATAAN PENILAI
Page 13
PERNYATAAN PENILAI
Dalam batas kemampuan dan keyakinan sebagai penilai, Kami menerangkan bahwa :
1. Kami menyatakan bahwa kami tidak ada hubungan afiliasi dengan Perseroan, baik secara langsung
maupun tidak langsung, sebagaimana didefinisikan dalam Undang-Undang No. 8 Tahun 1995
tentang Pasar Modal.
2. Laporan pendapat kewajaran ini telah dibuat dengan menjaga integritas dan independensi Penilai
Publik, dan penilaian pada penugasan ini disusun mengacu pada Peraturan OJK Nomor :
35/POJK.04/2020, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No. 17/2020, dan Standar
Penilaian Indonesia serta Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI & SPI Edisi VII 2018).
3. Kami bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan opini atau kesimpulan akhir.
4. Penugasan pendapat kewajaran telah dilakukan terhadap Obyek Transaksi pada Tanggal Penilaian
(Cut Off Date) per 30 April 2023.
5. Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan Pendapat
Kewajaran ini.
6. Penugasan penilaian professional telah dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Perundang-
undangan yang berlaku.
7. Perkiraan Nilai yang dihasilkan dalam penugasan penilaian professional telah disajikan sebagai
Kesimpulan Nilai.
8. Lingkup pekerjaan dan data yang dianalisis telah diungkapkan.
9. Kesimpulan dalam laporan ini telah sesuai dengan asumsi – asumsi dan kondisi pembatas.
10. Data ekonomi dan industri dalam laporan ini diperoleh dari berbagai sumber yang kami yakini dan
dapat dipertanggungjawabkan.
11. Kami telah melakukan wawancara/pengumpulan data dan telah bekerja secara profesional,
bertindak secara independen.
12. Keterangan-keterangan dan pernyataan dalam laporan ini, yang menjadi dasar analisa, pendapat
dan kesimpulan yang diuraikan di dalamnya adalah benar
13. Analisa, pendapat dan kesimpulan dalam laporan ini bebas dari konflik kepentingan atas obyek yang
dinilai maupun pihak lain yang terlibat.
14. Imbalan jasa penilaian sama sekali tidak tergantung pada pendapat kewajaran yang tercantum
dalam laporan ini.
15. Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau
diselenggarakan oleh Asosiasi Penilai yang diakui Pemerintah.
16. Tidak seorang pun, kecuali yang disebutkan dalam laporan penilaian, telah menyediakan bantuan
profesional dalam menyiapkan laporan penilaian.
x
Page 14
Selanjutnya Laporan ini menjelaskan semua asumsi dan syarat-syarat pembatasan yang mempengaruhi
analisa, pendapat dan kesimpulan yang tertera dalam Laporan Hasil Kajian ini.
No. Nama Tanda Tangan
1. Penanggung Jawab :
Ir. Toto Suharto, M.Sc., MAPPI (Cert.) …………………………
No. MAPPI : 93-S-00361
No. Ijin Penilai Publik : PB-1.08.00060
No. Register Penilai : RMK-2017.00012
Kualifikasi Penilai : Properti & Bisnis
2. Reviewer :
Ufik Kurniasih, S.E., M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.) …………………………
No. MAPPI : 11-S-03071
No. Register Penilai : RMK-2017.00450
Kualifikasi Penilai : Properti & Bisnis
3. Penilai :
Henrianto, S.Pi., MM., M.Ec.Dev., CSA., CTT …………………………
No. MAPPI : 19-T-09317
No. Register Penilai : RMK-2019.02918
Kualifikasi Penilai : Properti & Bisnis
xi
Page 15
KUALIFIKASI PENILAI
Page 16
KUALIFIKASI TIM PENILAI
Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Toto Suharto & Rekan
A. Penanggung Jawab
1 Nama Lengkap Ir. Toto Suharto, M.Sc, MAPPI (Cert.)
2 Pendidikan Strata 2 (S-2)
3 Lembaga Pendidikan - S-1 Institut Pertanian Bogor (IPB University)
- S-2 Penilaian Universiti Teknologi Malaysia
4 Pengalaman Kerja - Memiliki pengalaman lebih dari 29 tahun di
Penilai bidang penilaian aset dan usaha serta
konsultan
- Mendapatkan akreditasi dari MAPPI sebagai
penilai bersertifikat dan memperoleh ijin Penilai
Publik Properti dan Bisnis (PB) dari
Kementerian Keuangan
B. Reviewer
1 Nama Lengkap Ufik Kurniasih, S.E, M.Ec.Dev, MAPPI (Cert.)
2 Pendidikan Strata 2 (S-2)
3 Lembaga Pendidikan - S-1 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
- S-2 Ekonomika Pembangunan Universitas
Gadjah Mada
4 Pengalaman Kerja - Memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun di
Penilai bidang penilaian aset dan usaha serta
konsultan
- Mendapatkan akreditasi dari MAPPI sebagai
penilai Bersertifikat (S)
C. Penilai
1 Nama Lengkap Henrianto, S.Pi, MM, M.Ec.Dev, CSA, CTT
2 Pendidikan Strata 2 (S-2)
3 Lembaga Pendidikan - S-1 Perikanan Universitas Hasanuddin (2016)
- S-1 Akuntansi Universitas Terbuka (2020-
Sekarang)
- Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk)
Universitas Padjajaran (2023 – Sekarang)
- S-2 Ekonomi Pembangunan Universitas
Gadjah Mada (2020)
- S-2 Manajemen UPN Veteran Yogyakarta
(2022)
- S-3 Ilmu Ekonomi Institut Pertanian Bogor
(2020-Sekarang)
4 Pengalaman Kerja - Memiliki pengalaman lebih dari 4 tahun di
Penilai bidang penilaian aset dan usaha serta
konsultan
- Mendapatkan akreditasi dari MAPPI sebagai
penilai Terakreditasi (T)
- Brevet Pajak A dan B dari Asosiasi Konsultan
xii
Page 17
Pajak Publik Indonesia
- Memperoleh lisensi sebagai teknisi pajak
(Certified Tax Technician) dari Asosiasi Teknisi
Pajak Indonesia
- Memperoleh lisensi sebagai Wakil Perantara
Pedagang Efek dari Otoritas Jasa Keuangan
- Memperoleh lisensi sebagai Analisis Efek dari
BNSP LSP Pasar Modal
xiii
Page 18
DAFTAR ISI
Page 19
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
DAFTAR ISI
SERTIFIKAT .......................................................................................................................... i - ix
SURAT REPRESENTASI
PERNYATAAN PENILAI ....................................................................................................... x - xi
KUALIFIKASI PENILAI ......................................................................................................... xii - xiii
DAFTAR ISI ........................................................................................................................... xiv - xv
DAFTAR TABEL DAN GRAFIK ............................................................................................ xvi
BAB I PENDAHULUAN ................................................................................................. I–1
1.1 Latar Belakang ..................................................................................................... I–1
1.2 Identitas Pemberi Tugas & Pengguna Laporan.................................................... I–3
1.3 Objek Transaksi ................................................................................................... I–4
1.4 Ruang Lingkup ..................................................................................................... I–4
1.5 Maksud dan Tujuan .............................................................................................. I–4
1.6 Tanggal Penilaian ................................................................................................ I–5
1.7 Independensi Penilai ............................................................................................ I–5
1.8 Tanggung Jawab Penilai ...................................................................................... I–5
1.9 Transaksi Afiliasi dan Unsur Benturan Kepentingan ............................................ I–5
1.10 Transaksi Material ................................................................................................ I–7
1.11 Metodologi Pengkajian Kewajaran Transaksi....................................................... I–8
1.12 Kejadian-Kejadian Penting Setelah Tanggal Efektif (Subsequent Events) ........... I–9
1.13 Sumber Data ........................................................................................................ I – 10
1.14 Asumsi-Asumsi Penting dan Independensi Penilai .............................................. I – 11
BAB II KAJIAN KEWAJARAN TRANSAKSI .................................................................. II – 1
2.1. Metode Analisis Atas Transaksi ........................................................................... II – 1
2.2. Analisis Transaksi ................................................................................................ II – 1
2.2.1. Identifikasi Pihak-Pihak yang Terlibat Transaksi .................................................. II – 1
2.2.1.1. PT Kian Santang Muliatama Tbk (“Perseroan”) ................................................... II – 2
2.2.1.2. PT Karya Simpati Indonesia (“KSI”) ..................................................................... II – 3
2.2.1.3. Yudia Ihsanat Sudibjo (“a.n YIS”) ......................................................................... II – 3
2.2.1.4. Desandika Pradana Wirawan (“a.n DPW”) ........................................................... II – 3
2.2.1.5. PT Limau Sejati Investama (“LSI”) ....................................................................... II – 4
2.2.1.6. Edi Cahyono (“a.n EC”) ........................................................................................ II – 4
2.2.1.7. Muhamad Hanafi (“a.n MH”)................................................................................. II – 4
2.2.1.8. PT Ergas Kians Ikonig (“EKI”) .............................................................................. II – 4
2.2.2. Analisis Perjanjian dan Persyaratan Transaksi .................................................... II – 5
2.2.2.1. Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat Antara Perseroan dengan LSI .................. II – 5
2.2.2.2. Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat Antara Perseroan
dengan a.n MH dan a.n EC .................................................................................. II – 6
2.2.2.3. Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat Antara Perseroan dengan KSI.................. II – 7
2.2.2.4. Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat Antara Perseroan
dengan a.n YIS dan a.n DPW .............................................................................. II – 8
2.2.2.5. Perjanjian Jual Beli Bersyarat Merek Antara Perseroan dengan EKI ................... II – 9
2.2.3. Analisis Manfaat dan Risiko Transaksi ................................................................. II – 10
2.3. Analisis Kualitatif atas Transaksi .......................................................................... II – 10
2.3.1. Riwayat dan Kegiatan Usaha Perseroan.............................................................. II – 10
2.3.2. Gambaran Perekonomian Indonesia .................................................................... II – 13
Daftar Isi xiv
Page 20
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
2.3.2.1. Pertumbuhan Ekonomi Global ............................................................................. II – 15
2.3.2.2. Pertumbuhan Ekonomi Domestik ......................................................................... II – 16
2.3.2.2.1. PDB Menurut Lapangan Usaha ........................................................................... II – 16
2.3.2.2.2. PDB Menurut Pengeluaran .................................................................................. II – 18
2.3.2.2.3. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) ............................................................ II – 19
2.3.2.3. Tingkat Inflasi (Inflation Rate)............................................................................... II – 21
2.3.2.4. Nilai Tukar Rupiah ................................................................................................ II – 22
2.3.2.5. Suku Bunga.......................................................................................................... II – 22
2.3.3. Gambaran Umum Industri Konstruksi di Indonesia .............................................. II – 23
2.3.4. Gambaran Umum Industri Perdagangan di Indonesia ......................................... II – 24
2.3.5. Industri Minyak Bumi, Gas Bumi, LNG dan LPG di Indonesia .............................. II – 26
2.3.6. Analisa Prospek Usaha Perseroan ...................................................................... II – 29
2.3.7. Alasan Dilakukannya Transaksi ........................................................................... II – 33
2.3.8. Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif atas Transaksi ....................... II – 33
2.4. Analisis Kuantitatif atas Transaksi ........................................................................ II – 34
2.4.1. Analisis Kinerja Historis Perseroan ...................................................................... II – 34
2.4.1.1. Analisis Posisi Keuangan ..................................................................................... II – 35
2.4.1.2. Analisis Laba Rugi ............................................................................................... II – 37
2.4.1.3. Analisis Arus Kas Perseroan ................................................................................ II – 40
2.4.2. Analisis Rasio Keuangan ..................................................................................... II – 41
2.4.3. Penilaian atas Proyeksi Keuangan Perseroan ..................................................... II – 42
2.4.3.1. Proyeksi Posisi Keuangan Sebelum Transaksi .................................................... II – 43
2.4.3.2. Proyeksi Posisi Keuangan Setelah Transaksi ...................................................... II – 44
2.4.3.3. Proyeksi Laba Rugi Sebelum Transaksi............................................................... II – 45
2.4.3.4. Proyeksi Laba Rugi Setelah Transaksi................................................................. II – 46
2.4.3.5. Proyeksi Arus Kas Sebelum Transaksi ................................................................ II – 47
2.4.3.6. Proyeksi Arus Kas Setelah Transaksi .................................................................. II – 47
2.4.4. Analisis Rasio Keuangan atas Proyeksi Keuangan Perseroan ............................ II – 48
2.4.4.1. Rasio Keuangan Sebelum Transaksi ................................................................... II – 48
2.4.4.2. Rasio Keuangan Setelah Transaksi ..................................................................... II – 50
2.4.5. Proforma Laporan Keuangan Sebelum dan Setelah Transaksi ........................... II – 50
2.4.5.1. Proforma Laporan Posisi Keuangan .................................................................... II – 51
2.4.5.2. Proforma Laporan Laba Rugi ............................................................................... II – 54
2.4.6. Analisis Inkremental ............................................................................................. II – 54
2.4.6.1. Konstribusi Nilai Tambah dan Dampak Terhadap Proyeksi Keuangan ................ II – 55
2.4.6.2. Biaya atau Pendapatan yang Relevan ................................................................. II – 58
2.4.6.3. Informasi Non Keuangan yang Relevan ............................................................... II – 58
2.4.6.4. Prosedur Pengambilan Keputusan Oleh Perusahaan dalam
Menentukan Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif Lain........................... II – 59
2.4.6.5. Hal Material Lainnya ............................................................................................ II – 59
2.5. Analisis Kewajaran Harga Transaksi .................................................................... II – 59
2.5.1. Ringkasan Hasil Penilaian.................................................................................... II – 60
2.5.2. Harga Transaksi ................................................................................................... II – 60
2.5.3. Perbandingan Nilai Transaksi dengan Nilai Pasar ............................................... II – 61
2.5.4. Pendapat Kewajaran atas Transaksi .................................................................... II – 61
2.6. Kesimpulan .......................................................................................................... II – 62
LAMPIRAN
Daftar Isi xv
Page 21
DAFTAR TABEL DAN GRAFIK
Page 22
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
DAFTAR TABEL DAN GRAFIK
Tabel 1.1. Objek Transaksi ................................................................................................... I – 4
Tabel 1.2. Hubungan Afiliasi Berdasarkan Kesamaan Direktur & Komisaris ........................ I – 6
Tabel 1.3. Analisis Transaksi Material................................................................................... I – 8
Tabel 2.1. Susunan Pemegang Saham Perseroan ............................................................... II – 2
Tabel 2.2. Susunan Pengurus Perseroan ............................................................................. II – 3
Tabel 2.3. Legalitas Perseroan ............................................................................................. II – 13
Tabel 2.4. Pertumbuhan Ekonomi Dunia dan Indonesia ....................................................... II – 13
Tabel 2.5. Pertumbuhan PDB Dunia ..................................................................................... II – 16
Tabel 2.6. PDB Atas Dasar Harga Berlaku dan Harga Konstan 2010 Menurut
Pengeluaran (triliun rupiah) .................................................................................. II – 20
Tabel 2.7. Tingkat Inflasi Indonesia y-to-y (2018- Maret 2023) ............................................. II – 22
Tabel 2.8. Perkembangan Posisi Keuangan Perseroan (dinyatakan dalam Rupiah) ............ II – 35
Tabel 2.9. Perkembangan Laba Rugi Perseroan (dinyatakan dalam Rupiah) ...................... II – 37
Tabel 2.10. Perkembangan Arus Kas Perseroan (dinyatakan dalam Rupiah) ........................ II – 40
Tabel 2.11. Rasio Keuangan Perseroan ................................................................................. II – 41
Tabel 2.12. Proyeksi Posisi Keuangan Perseroan (Dalam Ribuan Rupiah) ............................ II – 43
Tabel 2.13. Proyeksi Posisi Keuangan Perseroan (Dalam Ribuan Rupiah) ............................ II – 44
Tabel 2.14. Proyeksi Laba Rugi Perseroan (Dalam Ribuan Rupiah) ...................................... II – 45
Tabel 2.15. Proyeksi Laba Rugi Perseroan (Dalam Ribuan Rupiah) ...................................... II – 46
Tabel 2.16. Proyeksi Arus Kas Perseroan (Dalam Ribuan Rupiah) ........................................ II – 47
Tabel 2.17. Proyeksi Arus Kas Perseroan (Dalam Ribuan Rupiah) ........................................ II – 47
Tabel 2.18. Rasio Keuangan Sebelum Transaksi ................................................................... II – 48
Tabel 2.19. Rasio Keuangan Setelah Transaksi ..................................................................... II – 50
Tabel 2.20. Proforma Posisi Keuangan (Dalam Ribuan Rupiah) ............................................ II – 51
Tabel 2.21. Proforma Laba Rugi (Dalam Ribuan Rupiah) ...................................................... II – 54
Tabel 2.22. Analisis Nilai Tambah Proyeksi Posisi Keuangan (Dalam Ribuan Rupiah) .......... II – 55
Tabel 2.23. Analisis Nilai Tambah Proyeksi Laba Rugi (Dalam Ribuan Rupiah)..................... II – 56
Tabel 2.24. Analisis Nilai Tambah Proyeksi Arus Kas (Dalam Ribuan Rupiah) ...................... II – 57
Tabel 2.25. Nilai Pasar Objek Transaksi ................................................................................. II – 60
Tabel 2.26. Nilai Transaksi...................................................................................................... II – 61
Tabel 2.27. Perbandingan Nilai Transaksi dengan Nilai Pasar ............................................... II – 61
Grafik 2.1. Perkembangan Posisi Keuangan Perseroan (Rupiah) ......................................... II – 36
Grafik 2.2. Perkembangan Laba Rugi Perseroan (Ribuan Rupiah) ....................................... II – 38
Daftar Tabel Dan Grafik xvi
Page 23
BAB I PENDAHULUAN
Page 24
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
PT Kian Santang Muliatama Tbk, untuk selanjutnya disebut (“Perseroan”)
merupakan perusahaan yang yang kegiatan usaha utamanya bergerak
dibidang perdagangan, industri dan jasa. Perseroan berlokasi di Jalan
Wibawa Mukti II, Perum Telkom Satwika Permai, Blok A5 No. 8, Kelurahan
Jatiluhur, Kecamatan Jatiasih, Bekasi. Saat ini fokus utama Perseroan
adalah industri pengolahan, konstruksi, aktivitas profesional, ilmiah dan
teknis, perdagangan besar dan eceran serta kegiatan usaha Perseroan
yang telah benar-benar dijalankan saat ini adalah Perdagangan, EPC, dan
Layanan Kalibrasi (wet cal), Repair Gas Equipment, Testing & Komisioning
pada Industri Gas.
PT Karya Simpati Indonesia yang selanjutnya disebut (“KSI”) merupakan
perseroan terbatas yang didirikan dan menjalankan usaha berdasarkan
hukum Negara Republik Indonesia, memiliki kantor terdaftar di Kota Bekasi
sebagai pihak yang bermaksud untuk menjual atau mendivestasikan
keseluruhan kepemilikan saham atau sebesar 81,25% di PT Karya
Instrumindo Simpati yang selanjutnya disebut (“KIS”).
Yudia Ihsanat Sudibjo yang selanjutnya disebut (“a.n YIS”) merupakan
perseorangan yang berdomisili di Jakarta Selatan sebagai pihak yang
bermaksud untuk menjual atau mendivestasikan keseluruhan kepemilikan
saham atau sebesar 13,125% di KIS.
Desandika Pradana Wirawan yang selanjutnya disebut (“a.n DPW”)
merupakan perseorangan yang berdomisili di Kota Bogor sebagai pihak
yang bermaksud untuk menjual atau mendivestasikan kepemilikan saham
atau sebesar 4,625% di KIS.
PT Limau Sejati Investama yang selanjutnya disebut (“LSI”) merupakan
perseroan terbatas yang didirikan dan menjalankan usaha berdasarkan
hukum Negara Republik Indonesia, memiliki kantor terdaftar di Kota Bekasi
sebagai pihak yang bermaksud untuk menjual atau mendivestasikan
keseluruhan kepemilikan saham atau sebesar 95% di PT Kian Santang
yang selanjutnya disebut (“KS”).
Edi Cahyono yang selanjutnya disebut (“a.n EC”) merupakan
perseorangan yang berdomisili di Kota Bekasi sebagai pihak yang
bermaksud untuk menjual atau mendivestasikan keseluruhan kepemilikan
saham atau sebesar 2% di KS.
Bab I - Pendahuluan 1
Page 25
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
Muhamad Hanafi yang selanjutnya disebut (“a.n MH”) merupakan
perseorangan yang berdomisili di Kota Bogor sebagai pihak yang
bermaksud untuk menjual atau mendivestasikan kepemilikan saham atau
sebesar 2% di KS.
PT Ergas Kians Ikonig yang selanjutnya disebut (“EKI”) merupakan
Perseroan terbatas yang didirikan dan menjalankan usaha berdasarkan
hukum Negara Republik Indonesia, memiliki kantor terdaftar di Jakarta
sebagai pihak yang bermaksud untuk menjual hak kepemilikan Aset
Takberwujud selanjutnya disebut (“ATb”) Merek Ergas dan Kians.
Rencana tersebut telah direalisasi dengan ditandatanganinya Perjanjian
Jual Beli Saham Bersyarat atau Conditional Sale and Purchase Agreement
(CSPA) selanjutnya disebut (“PJBSB”) pada tanggal 3 Juli 2023
Mempertimbangkan bahwa dengan membeli atau mengakuisisi kepemilikan
saham KIS, KS serta merek Ergas dan Kians dapat meningkatkan kinerja
operasional serta guna meningkatkan ekuitas Perseroan, maka
keseluruhan rangkain transaksi tersebut selanjutnya disebut sebagai
(“Transaksi Akuisisi”).
Berdasarkan informasi manajemen Perseroan, mengingat antara
Perseroan dan salah satu perusahaan sebagai pihak penjual merupakan
pihak terafiliasi, maka merujuk pada ketentuan Peraturan OJK
No.42/POJK.04/2020 bahwa Transaksi merupakan Transaksi Afiliasi dan
Transaksi Benturan Kepentingan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan
OJK No.42/POJK.04/2020. Transaksi ini juga merupakan Transaksi
Material sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK
No.17/POJK.04/2020 karena nilai transaksi diatas 20% (dua puluh persen)
dari total ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan auditied per
30 April 2023.
Sehubungan kejadian tersebut Perseroan menunjuk KJPP Toto Suharto &
Rekan selanjutnya disebut (“TnR”) atau (“Kami”) untuk melakukan
penilaian Opini Kewajaran atas Transaksi, sesuai dengan kesepakatan
yang tertuang dalam dalam Surat Penawaran Nomor: M.FO.23.00.0005,
tanggal 12 Juli 2023. untuk mengetahui Kewajaran atas Transaksi tersebut.
Bab I - Pendahuluan 2
Page 26
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
1.2 Identitas Pemberi Tugas & Pengguna Laporan
Berikut adalah identitas pemberi tugas dan pengguna laporan :
Nama : PT Kian Santang Muliatama Tbk
Bidang Usaha : Perdagangan, EPC, dan Layanan Kalibrasi (wet cal),
Repair Gas Equipment, Testing & Komisioning pada
Industri Gas.
Alamat : Jalan Wibawa Mukti II Perum Satwika Permai Telkom,
Blok A5, No. 8, Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan
Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Nomor Telepon : (021) 82748249
Email : corsec@kianmulia.com
Website : kianmulia.com
Perseroan berkedudukan di Bekasi, didirikan berdasarkan Akta Pendirian
No. 634 tanggal 28 November 2018, yang dibuat di hadapan Artisa
Khamelia Ramadayanti, S.H., M.Kn, Notaris di Bekasi, yang telah
memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia (“Menkumham”) berdasarkan Surat Keputusan
No. AHU-0057381.AH.01.01.Tahun 2018 tanggal 1 Desember 2018 dan
telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada Kementerian Hukum dan
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (“Kemenkumham”) di bawah
No. AHU-0162290.AH.01.11.Tahun 2018 tanggal 1 Desember 2018 serta
telah diumumkan dalam Tambahan Berita Negara Republik Indonesia
(“TBNRI”)
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan senantiasa
berpedoman pada visi dan misi yang telah ditetapkan, yang juga merupakan
wujud dari aspirasi pendiri Perseroan. Visi dan misi Perseroan adalah
sebagai berikut:
VISI:
Perusahaan EPC, industri, perdagangan dan jasa yang kompeten di
bidangnya mengutamakan penggunaan produk dan jasa dalam negeri demi
manfaat yang lebih besar untuk Indonesia
MISI:
• Mengutamakan produk dan jasa dalam negeri.
• Mengembangkan produk dan jasa dalam negeri.
• Mengembangkan bisnis di era ekonomi disruptive.
Bab I - Pendahuluan 3
Page 27
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
1.3 Objek Transaksi
Objek transaksi dalam Pendapat Kewajaran ini dimana Perseroan
merencanakan untuk membeli atau mengakuisisi atas kepemilikan saham
KIS dan KS serta kepemilikan ATb berupa merek Ergas dan Kians, berikut
adalah objek Transaksi Akuisisi:
Tabel 1.1. Objek Transaksi
Keterangan Jumlah Lembar Persentase
Kepemiikan Saham milik KSI di PT Karya
1.300 81,25%
Instrumindo Simpati
Kepemiikan Saham milik a.n YIS di PT Karya
210 13,125%
Instrumindo Simpati
Kepemiikan Saham milik a.n DPW di PT
74 4,625%
Karya Instrumindo Simpati
Kepemiikan Saham milik LSI di PT Kian
190 95%
Santang
Kepemiikan Saham milik a.n EC di PT Kian
4 2%
Santang
Kepemiikan Saham milik a.n MH di PT Kian
4 2%
Santang
Kepemiikan ATB berupa merek Ergas dan
- -
Kians milik EKI
1.4 Ruang Lingkup
Pendapat kewajaran ini hanya dapat digunakan sehubungan dengan
Transaksi yang akan dilaksanakan dan tidak dapat dipergunakan untuk
kepentingan lain. Pendapat kewajaran ini juga tidak dimaksudkan untuk
memberikan rekomendasi persetujuan atau tidak menyetujui Transaksi atau
mengambil tindakan tertentu atas Transaksi.
Sesuai dengan penugasan yang diterima TnR untuk memberikan Pendapat
Kewajaran Transaksi yang diharapkan dapat melakukan kajian secara
objektif dan independen.
1.5 Maksud dan Tujuan
Maksud dan tujuan penyusunan laporan Opini Kewajaran atas Transaksi
adalah untuk memberikan gambaran kepada Direksi Perseroan mengenai
kewajaran Transaksi dari aspek keuangan dan untuk memenuhi ketentuan
yang berlaku, yaitu POJK 42/2020, POJK 17/2020 dan POJK 14/2019.
Bab I - Pendahuluan 4
Page 28
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
Pendapat Kewajaran ini disusun dengan memenuhi ketentuan-ketentuan
dalam Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang “Penilaian dan
Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal” tanggal 25 Mei 2020
selanjutnya disebut (“POJK 35/2020”), Surat Edaran Otoritas Jasa
Keuangan (SEOJK) No. 17/2020 serta Standar Penilaian Indonesia
selanjutnya disebut (“SPI”) 2018.
1.6 Tanggal Penilaian
Tanggal efektif penilaian adalah per 30 April 2023, dimana batas tersebut
diambil atas dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian. Analisis
kewajaran dilaksanakan menggunakan parameter dan laporan keuangan
auditied per tanggal 30 April 2023.
1.7 Independensi Penilai
Dalam mempersiapkan laporan pendapat kewajaran ini, KJPP Toto Suharto
dan Rekan bertindak secara independen tanpa adanya benturan
kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan ataupun pihak-pihak
yang terafiliasi dengan Perseroan. KJPP Toto Suharto dan Rekan juga tidak
memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan
penugasan ini.
1.8 Tanggung Jawab Penilai
Dalam batas kemampuan dan keyakinan TnR sebagai penilai, TnR
menyatakan bahwa semua perhitungan dan analisis yang dibuat dalam
penyusunan Pendapat Kewajaran telah dilakukan dengan benar dan TnR
bertanggung jawab atas Pendapat Kewajaran yang diterbitkan.
1.9 Transaksi Afiliasi dan Unsur Benturan Kepentingan
Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020
tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan. Transaksi
afiliasi didefinisikan sebagai setiap aktivitas dan/atau transaksi yang
dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali dengan
afiliasi dari perusahaan terbuka atau afiliasi dari anggota Direksi, anggota
Dewan Komisaris, pemegang saham utama, atau pengendali, termasuk
setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka
atau perusahaan terkendali untuk kepentingan afiliasi dari perusahaan
terbuka atau afiliasi dari anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris,
pemegang saham utama, atau pengendali, sedangkan Benturan
Kepentingan adalah perbedaan antara kepentingan ekonomis perusahaan
Bab I - Pendahuluan 5
Page 29
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
terbuka dengan kepentingan ekonomis pribadi anggota Direksi, Anggota
Dewan Komisaris, atau pemegang saham utama atau pengendali yang
dapat merugikan perusahaan terbuka dimaksud.
Berdasarkan informasi dari manajemen diketahui bahwa Transaksi antara
Perseroan dengan KSI, LSI, a.n YIS, a.n DPW, a.n EC, a.n MH bukan
merupakan Transaksi Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam POJK No.
42/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
KSI dan LSI adalah perusahaan tertutup yang tidak memiliki hubungan
afiliasi baik dari pemegang saham, dewan direksi maupun hubungan dewan
komisaris dengan Perseroan.
a.n YIS, DPW, EC dan MH merupakan perorangan yang tidak memiliki
hubungan afiliasi baik dari pemegang saham, dewan direksi maupun
hubungan dewan komisaris dengan Perseroan.
Transaksi ATB berupa merek Ergas dan Kians antara Perseroan dengan
EKI merupakan Transaksi Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam POJK No.
42/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
EKI merupakan perusahaan tertutup yang memiliki hubungan afiliasi
dengan Perseroan yaitu kesamaan komisaris Perseroan dengan pemegang
saham dan komisaris EKI.
Tabel 1.2. Hubungan Afiliasi Berdasarkan Kesamaan Direktur & Komisaris
PT Kian Santang
PT Ergas Kians Ikonig
No. Nama Muliatama Tbk
“EKI”
“Perseroan”
1. Ir. Agus Salim Komisaris Utama
2. Edy Nurhamid Amin Komisaris Komisaris
3. Sigit Indra Gunawan Komisaris
4. Cahyo Triyogo Komisaris
5. Taufik Dwicahyono Komisaris
6. Sutarno Direktur Utama
7. Fadjar Tri Ananda Direktur
8. Madina Nailufar Direktur
Sumber : Laporan Keuangan Audited Perseroan 30 April 2023 (diolah)
Transaksi ini tidak terdapat perbedaan kepentingan ekonomis antara
Perseroan dengan kepentingan ekonomis pribadi anggota Direksi, anggota
Dewan Komisaris, pemegang saham utama, atau pengendali yang dapat
merugikan Perseroan sebagaimana telah diungkapkan dalam Laporan
Keuangan Proforma Perseroan, sehingga bukan merupakan Transaksi
Benturan Kepentingan sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 42/2020.
Perseroan akan mengumumkan Transaksi tersebut melalui Keterbukaan
Informasi, bilamana Transaksi tersebut telah dilaksanakan.
Bab I - Pendahuluan 6
Page 30
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
1.10 Transaksi Material
Sesuai dengan POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan
Perubahan Kegiatan Usaha, transaksi material adalah setiap:
a. Penyertaan dalam badan usaha, proyek, dan/atau kegiatan usaha
tertentu;
b. Pembelian, penjualan, pengalihan, tukar menukar aset atau segmen
operasi;
c. Perolehan, pelepasan, dan/atau penggunaan jasa;
d. Sewa menyewa aset;
e. Pinjam meminjam dana termasuk pengalihannya;
f. Menjaminkan aset perusahaan terbuka dan/atau perusahaan terkendali
atas pinjaman dari pihak lain; dan
g. Memberikan jaminan perusahaan (corporate guarantee).
Dengan nilai 20% (dua puluh persen) atau lebih dari ekuitas perusahaan,
yang dilakukan dalam satu kali atau dalam suatu rangkaian transaksi untuk
suatu tujuan atau kegiatan tertentu.
Transaksi berupa perolehan dan pelepasan atas perusahaan atau segmen
operasi dikategorikan sebagai transaksi material dalam hal:
a. Nilai transaksi sama dengan 20% (dua puluh persen) atau lebih dari
ekuitas perusahaan terbuka;
b. Total aset yang menjadi objek transaksi dibagi total aset perusahaan
terbuka nilainya sama dengan atau lebih dari 20% (dua puluh persen);
c. Laba bersih objek transaksi dibagi dengan laba bersih perusahaan
terbuka nilainya sama dengan atau lebih dari 20% (dua puluh persen);
d. Pendapatan usaha objek transaksi dibagi dengan laba bersih
perusahaan terbuka nilainya sama dengan atau lebih dari 20% (dua
puluh persen).
Dalam hal perusahaan terbuka mempunyai ekuitas negatif, transaksi
dikategorikan sebagai transaksi material apabila nilai transaksi sama
dengan 10% (sepuluh persen) atau lebih dari total aset perusahaan terbuka.
Kami telah melakukan analisis sesuai kriteria diatas untuk melihat apakah
transaksi ini merupakan Transaksi Material atau tidak sebagai berikut:
Bab I - Pendahuluan 7
Page 31
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
Tabel 1.3. Analisis Transaksi Material
No Keterangan Jumlah (Rp) Deviasi Kesimpulan
- Nilai Transaksi 23.623.648.000
1. 46,27% Material
- Total Ekuitas Perseroan 51.055.562.311
- Total Aset Objek Transaksi KIS 2.284.368.000 Tidak
2. 4,34%
- Total Aset Perseroan 52.583.752.249 Material
- Total Aset Objek Transaksi KS 6.379.756.000 Tidak
3 12,13%
- Total Aset Perseroan 52.583.752.249 Material
- Laba Bersih Objek Transaksi KIS -172.339.000 Tidak
4. -1,39%
- Laba Bersih Perseroan 12.375.275.001 Material
- Laba Bersih Objek Transaksi KS 31.748.000 Tidak
5. 2,62%
- Laba Bersih Perseroan 1.208.248.812 Material
- Pendapatan Objek Transaksi KIS 381.389.000 Tidak
6. 3,08%
- Pendapatan Perseroan 12.375.275.001 Material
- Pendapatan Objek Transaksi KS 3.683.103.000
7. 29,76% Material
- Pendapatan Perseroan 12.375.275.001
Sumber : Manajemen Perseroan (diolah)
Berdasarkan 5 Draft Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (CSPA), total
harga transaksi yang disepakati untuk keseluruhan transaksi Perseroan di
adalah sebesar Rp23.623.648.000,00. Sementara itu jumlah ekuitas
Perseroan berdasarkan laporan keuangan audited per 30 April 2023 oleh
Kantor Akuntan Publik Mennix dan Rekan Nomor
00025/3.0449/AU.1/05/1286-2/1/IV/2023 tanggal 26 Juni 2023 tercatat
sebesar Rp51.055.562.311,00. Total nilai Transaksi terhadap jumlah
ekuitas Perseroan adalah 46,27%.
Kami juga melakukan analisa terhadap kriteria pada poin 2, 3 dan 4 dimana
kriteria 4 melebihi 20% batas minimal transaksi material. Setelah melakukan
analisis sesuai dengan kriteria Peraturan OJK Nomor 17/POJK.04/2020,
tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama, maka
Transaksi ini merupakan Transaksi Material.
1.11 Metodologi Pengkajian Kewajaran Transaksi
Laporan pendapat kewajaran ini disusun sesuai dengan Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan (POJK) Nomor 35/POJK.04/2020 Tentang Penilaian dan
Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal dan Standar Penilaian
Indonesia (SPI) yang ditetapkan oleh MAPPI, dimana pendekatan yang
diaplikasikan sesuai dengan standar penilaian lengkap.
Analisis kewajaran dilakukan dengan melakukan analisis atas transaksi,
analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas transaksi. Dimana analisis atas
transaksi dilakukan dengan mengidentifikasi adanya keterkaitan dalam
hubungan antara pihak-pihak yang bertransaksi. Pada analisis atas
transaksi terdapat penjelasan manfaat dan risiko dari transaksi.
Bab I - Pendahuluan 8
Page 32
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
Analisis kualitatif atas transaksi didasarkan atas analisis industri dan
lingkungan dimana terdapat penjabaran akan kondisi makro ekonomi di
dunia dan kondisi ekonomi di Indonesia maupun tinjauan industri perbankan
nasional. Disamping itu, analisis kualitatif akan menjelaskan lebih detail
mengenai alasan dan latar belakang maupun keuntungan dan kerugian atas
transaksi.
Analisis kuantitatif atas transaksi dilakukan dengan mengidentifikasi analisis
kondisi keuangan Perseroan termasuk penilaian akan kinerja historis
maupun analisis rasio terhadap Perseroan, trend analisis atas laporan
keuangan historis Perseroan dan penilaian atas proyeksi keuangan
perseroan, analisis proforma laporan keuangan, analisis sensitivitas atas
transaksi serta analisis kewajaran atas nilai transaksi.
1.12 Kejadian-Kejadian Penting Setelah Tanggal Efektif (Subsequent
Events)
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, dari
tanggal Pendapat Kewajaran, yaitu tanggal 30 April 2023, sampai dengan
tanggal diterbitkannya Laporan Pendapat Kewajaran, tidak terdapat
kejadian penting setelah tanggal Pendapat Kewajaran (subsequent events),
yang secara signifikan dapat mempengaruhi Pendapat Kewajaran, kecuali
kejadian penting sebagai berikut:
• Berdasarkan Akta No. 20 tanggal 08 Juni 2023 yang dibuat oleh Notaris
Rini Yulianti, S.H., di Jakarta Timur, pemegang saham Perseroan telah
memutuskan dan menyetujui Peningkatan Modal Dasar dari sebesar
Rp160.000.000.000,00 (seratus enam puluh miliar Rupiah) menjadi
sebesar Rp180.000.000.000,00 (seratus delapan puluh miliar Rupiah).
• Berdasarkan Akta No. 35 Tahun 2023 susunan Direksi dan Komisaris
Perseroan yang menjabat saat ini adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Irvan Surya Dewantara
Komisaris Independen : Richard Leonardus A.
Direksi
Direktur Utama : Edy Nurhamid Amin
Direktur : Sutarno
Direktur : Fadjar Tri Ananda
Bab I - Pendahuluan 9
Page 33
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
1.13 Sumber Data
Sebagai Penilai Independen dalam mempersiapkan Pendapat Kewajaran
atas Transaksi, kami telah mempelajari, mengacu, dan mempertimbangkan
hal-hal sebagai berikut :
1. Pemberitahuan dari Perseroan tentang Transaksi.
2. Laporan keuangan PT Kian Santang Muliatama untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2019, yang diaudit oleh Akuntan
Publik Adi Nuroni dari KAP Adi Nuroni dalam Laporan Nomor
00014/01.734/AU.2/03/1543-1/1/III/2020 dengan opini tanpa
modifikasian.
3. Laporan keuangan PT Kian Santang Muliatama untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, yang diaudit oleh Akuntan
Publik Sutrisno dari KAP Sukardi Hasan & Rekan dalam Laporan Nomor
00049/2.0925/AU.2/05/1259-1/1/IV/2021 dengan opini tanpa
modifikasian.
4. Laporan keuangan PT Kian Santang Muliatama untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, yang diaudit oleh Akuntan
Publik Sutrisno dari KAP Sukardi Hasan & Rekan dalam Laporan Nomor
00056/2.0925/AU.2/05/1259-2/1/IV/2022 dengan opini tanpa
modifikasian.
5. Laporan keuangan PT Kian Santang Muliatama untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, yang diaudit oleh Akuntan
Publik Yudianto Prawiro Silianto dari KAP Mennix & Rekan dalam
Laporan Nomor 00025/3.0449/AU.1/05/1286-2/1/VI/2023 dengan opini
tanpa modifikasian.
6. Laporan keuangan PT Kian Santang Muliatama Tbk untuk periode 4
bulan yang berakhir pada tanggal 30 April 2023, yang diaudit oleh
Akuntan Publik Yudianto Prawiro Silianto dari KAP Mennix & Rekan
dalam Laporan Nomor 00025/3.0449/AU.1/05/1286-2/1/VI/2023
dengan opini tanpa modifikasian.
7. Company profile Perseroan.
8. Prospektus Perseroan.
9. Proyeksi keuangan Perseroan periode 2023-2027.
10. Laporan Penilaian Saham PT Kian Santang yang menjadi obyek
Transaksi oleh KJPP Toto Suharto dan Rekan No : 00336/2.0055-
00/BS/05/0060/1/VII/2023, tanggal 03 Juli 2023.
11. Laporan Penilaian Saham PT Karya Instrumindo Simpati yang menjadi
obyek Transaksi oleh KJPP Toto Suharto dan Rekan No :
00329/2.0055-00/BS/05/0060/1/VII/2023, tanggal 03 Juli 2023.
12. Laporan Penilaian ATb berupa Merek Ergas yang menjadi obyek
Transaksi oleh KJPP Toto Suharto dan Rekan No : 00337/2.0055-
00/BS/05/0060/1/VII/2023, tanggal 03 Juli 2023.
13. Laporan Penilaian ATb berupa Merek Kians yang menjadi obyek
Transaksi oleh KJPP Toto Suharto dan Rekan No : 00338/2.0055-
00/BS/05/0060/1/VII/2023, tanggal 03 Juli 2023.
14. Legalitas Perseroan.
Bab I - Pendahuluan 10
Page 34
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
15. Laporan proforma Perseroan sebelum dan setelah Transaksi.
16. CSPA antara Perseroan dengan KSI, Perseroan dengan a.n EC dan a.n
MH, Perseroan dengan KSI, Perseroan dengan a.n YIS dan a.n DPW
dan Perseroan dengan EKI.
17. Surat pernyataan (Representasi) manajemen Perseroan terkait dengan
Transaksi.
18. Wawancara dengan manajemen Perseroan yaitu dengan Bapak Edy
Nurhamid Amin selaku Komisaris Perseroan.
19. Berbagai sumber informasi yang berkaitan dengan kondisi ekonomi,
kondisi pasar dan lainnya, baik berdasarkan media cetak, elektronik dan
hasil analisis lain dari pihak independen yang kami anggap relevan.
1.14 Asumsi-Asumsi Penting dan Independensi Penilai
Dalam penyusunan pendapat independen ini, kami menggunakan beberapa
asumsi, antara lain:
1. Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion
2. TnR telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang
digunakan dalam proses penilaian.
3. Data-data dan informasi yang diperoleh TnR berasal dari sumber yang
dapat dipercaya keakuratannya.
4. TnR menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh
manajemen dengan kemampuan untuk pencapaiannya (fiduciary duty)
5. TnR bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran
proyeksi keuangan yang telah disesuaikan.
6. TnR menghasilkan Laporan Penilaian Bisnis yang terbuka untuk publik,
kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi
operasional perusahaan.
7. TnR bertanggung jawab atas Laporan Penilaian Bisnis dan Kesimpulan
Pendapat Kewajaran.
8. TnR telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari
pemberi tugas.
9. TnR mengasumsikan bahwa sejak Transaksi hingga penerbitan pendapat
kewajaran ini tidak terjadi perubahan apapun yang berpengaruh secara
material terhadap Transaksi.
10. TnR berasumsi bahwa Perseroan mentaati semua peraturan yang
ditetapkan pemerintah, khususnya yang terkait dengan operasional
Perseroan, baik di masa lalu maupun di masa mendatang.
Bab I - Pendahuluan 11
Page 35
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
11. TnR berasumsi bahwa legalitas yang dimiliki oleh Perseroan tidak ada
masalah baik secara hukum atau masalah lainnya baik sebelum maupun
setelah Transaksi.
12. TnR berasumsi bahwa Perseroan telah dan akan memenuhi kewajiban
yang berkenaan dengan perpajakan, retribusi dan pungutan-pungutan
lainnya sesuai dengan peraturan yang berlaku.
13. TnR telah memperoleh informasi atas syarat-syarat dan ketentuan-
ketentuan dalam perjanjian-perjanjian yang terkait dengan Transaksi dari
Perseroan.
14. Laporan disusun hanya untuk maksud dan tujuan sesuai dengan yang
dicantumkan pada laporan. Kami tidak bertanggung jawab kepada pihak
lain selain Pemberi Tugas dimaksud. Pihak lain yang menggunakan
Hlaporan ini bertanggung jawab atas segala resiko yang timbul.
15. KJPP TnR tidak berkewajiban untuk memberikan kesaksian atau hadir di
depan pengadilan atau pejabat pemerintah jika hal tersebut tidak terkait
dengan maksud dan tujuan laporan ini serta di luar ruang lingkup dari
penugasan.
16. Jika dikemudian hari Penilai diminta untuk memberikan penjelasan dan
pemaparan yang dilakukan diluar wilayah kerja kantor kami maupun
kepada pihak selain pemberi tugas dan pengguna jasa maka segala
bentuk biaya yang timbul menjadi beban pemberi tugas.
17. Laporan ini tidak sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan Pimpinan dan
stempel kantor (office seal) dari KJPP TnR.
Bab I - Pendahuluan 12
Page 36
BAB II KAJIAN KEWAJARAN TRANSAKSI
Page 37
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
BAB II
KAJIAN KEWAJARAN TRANSAKSI
2.1. Metode Analisis Atas Transaksi
Dalam melakukan evaluasi kewajaran atas Transaksi, kami melakukan
analisis dengan tahapan-tahapan sebagai berikut:
1. Analisis Transaksi yang meliputi identifikasi dan hubungan antara pihak-
pihak yang terlibat Transaksi, analisis perjanjian pengikatan dan
persyaratan dalam Transaksi, analisis manfaat dan risiko Transaksi.
2. Analisis kualitatif atas Transaksi yang meliputi riwayat pihak-pihak yang
terlibat dan kegiatan usaha, analisis industri, analisis operasional dan
prospek, analisis alasan dilakukannya Transaksi, keuntungan dan
kerugian Transaksi
3. Analisis kuantitatif atas Transaksi yang meliputi analisis laporan
keuangan historikal, analisis rasio keuangan, analisis proyeksi keuangan
sebelum dan sesudah Transaksi, analisis rasio keuangan sebelum dan
sesudah Transaksi, analisis proforma keuangan sebelum dan sesudah
Transaksi, analisis nilai tambah.
4. Analisis atas kewajaran nilai Transaksi
2.2. Analisis Transaksi
2.2.1. Identifikasi Pihak-Pihak yang Terlibat Transaksi
Pihak-pihak yang terlibat dalam Transaksi yaitu :
1. Perseroan sebagai pihak yang akan mengakuisisi kepemilikan saham
di KS dan KIS, selain itu Perseroan juga akan membeli Merek Ergas
dan Kians.
2. KSI sebagai pihak yang akan menjual kepemilikan saham sebanyak
1.300 lembar saham atau 81,25% di KIS melalui skema akuisisi saham.
3. a.n YIS sebagai pihak yang akan menjual kepemilikan saham sebanyak
210 lembar saham atau 13,125% di KIS melalui skema akuisisi saham.
4. a.n DPW sebagai pihak yang akan menjual kepemilikan saham
sebanyak 74 lembar saham atau 4,625% di KIS melalui skema akuisisi
saham.
5. LSI sebagai pihak yang akan menjual kepemilikan saham sebanyak 190
lembar saham atau 95% di KS melalui skema akuisisi saham.
6. a.n EC sebagai pihak yang akan menjual kepemilikan saham sebanyak
4 lembar saham atau 2% di KS melalui skema akuisisi saham.
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 1
Page 38
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
7. a.n MH sebagai pihak yang akan menjual kepemilikan saham sebanyak
4 lembar saham atau 2% di KS melalui skema akuisisi saham.
8. EKI sebagai pihak yang akan menjual kepemilikan ATb berupa merek
Ergas dan Kians melalui skema akuisisi ATb.
KSI dan LSI adalah perusahaan tertutup yang tidak memiliki hubungan
afiliasi baik dari pemegang saham, dewan direksi maupun hubungan dewan
komisaris dengan Perseroan.
EKI merupakan perusahaan tertutup yang memiliki hubungan afiliasi
dengan Perseroan yaitu kesamaan Komisaris Perseroan dengan
pemegang saham dan Komisaris EKI.
a.n YIS, DPW, EC dan MH merupakan perorangan yang tidak memiliki
hubungan afiliasi baik dari pemegang saham, dewan direksi maupun
hubungan dewan komisaris dengan Perseroan.
Berikut ini adalah riwayat singkat mengenai pihak-pihak yang terlibat
dengan Transaksi.
2.2.1.1. PT Kian Santang Muliatama Tbk (“Perseroan”)
Struktur Permodalan Perseroan
Struktur permodalan dan kepemilikan saham Perseroan pada tanggal
30 April 2023 berdasarkan laporan keuangan Perseroan yang diaudit oleh
KAP Mennix dan Rekan, adalah sebagai berikut:
Tabel 2.1. Susunan Pemegang Saham Perseroan
Jumlah Saham Komposisi
Pemegang Saham Nilai Nominal (Rp)
(Lembar) (%)
1 Ir. Agus Salim 225.000.000 9.000.000.000 22,50%
2 Taufik Dwicahyono 187.500.000 7.500.000.000 18,75%
3 Edy Nurhamid Amin 187.500.000 7.500.000.000 18,75%
4 Fadjar Tri Ananda 150.000.000 6.000.000.000 15,00%
5 PT Kian Megah Investama 125.000.000 5.000.000.000 12,50%
6 PT Platinum Berkah Abadi 125.000.000 5.000.000.000 12,50%
Jumlah Saham Beredar 1.000.000.000 40.000.000.000 100,00%
Sumber : Laporan Keuangan Audited Perseroan 30 April 2023 (diolah)
Susunan Pengurus Perseroan
Berdasarkan laporan keuangan Perseroan per 30 April 2023 yang diaudit
oleh KAP Mennix dan Rekan, susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi
Perseroan adalah sebagai berikut:
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 2
Page 39
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
Tabel 2.2. Susunan Pengurus Perseroan
Jabatan Nama
Dewan Komisaris
Komisaris Utama Ir. Agus Salim
Komisaris Edy Nurhamid Amin
Komisaris Sigit Indra Gunawan
Komisaris Cahyo Triyogo
Komisaris Independen Taufik Dwicahyono
Dewan Direksi
Direktur Utama Sutarno
Direktur Fadjar Tri Ananda
Sumber : Laporan Keuangan Audited Perseroan 30 April 2023 (diolah)
2.2.1.2. PT Karya Simpati Indonesia (“KSI”)
KSI merupakan perseroan terbatas yang didirikan dan dijalankan
berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia sebagaimana pendiriannya
berdasarkan Akta Pendirian PT Karya Simpati Indonesia Nomor : 33 tanggal
10 Maret 2023, dibuat dihadapan Dr. Sugih Haryati, S.H., M.Kn notaris di
Jakarta Selatan. Akta pendirian telah mendapat pengesahan dari
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0020373.AH.01.01 Tahun 2023
tertanggal 13 Maret 2023, beralamat di Jalan Rose Garden I, No. 52,
RT. 002, RW. 017, Jakasetia, Kec. Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Provinsi
Jawa Barat. Dalam hal ini bertindak selaku pemegang saham KIS sebanyak
1.300 lembar.
2.2.1.3. Yudia Ihsanat Sudibjo (“a.n YIS”)
a.n YIS merupakan Warga Negara Indonesia, belum menikah, lahir di
Bandung, tujuh belas agustus tahun dua ribu (17/08/2000) bertempat tinggal
di Jalan Wijaya I, No. 1, RT. 006, RW. 004, Kelurahan Petogogan,
Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta. Dalam
hal ini bertindak selaku pemegang saham KIS sebanyak 210 lembar.
2.2.1.4. Desandika Pradana Wirawan (“a.n DPW”)
a.n DPW merupakan Warga Negara Indonesia, belum menikah, lahir di
Tanjung Balai Karimun, lima belas desember tahun seribu sembilan ratus
sembilan puluh delapan (15/012/1998) bertempat tinggal di Legenda Wisata
Blok A.10/31, RT. 003, RW. 017, Kelurahan Nagrak, Kecamatan Gunung
Putri, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Dalam hal ini bertindak selaku
pemegang saham KIS sebanyak 74 lembar.
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 3
Page 40
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
2.2.1.5. PT Limau Sejati Investama (“LSI”)
LSI merupakan perseroan terbatas yang didirikan dan dijalankan
berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia sebagaimana pendiriannya
berdasarkan Akta Pendirian PT Limau Sejati Investama Nomor : 34 tanggal
10 Maret 2023, dibuat dihadapan Dr. Sugih Haryati, S.H., M.Kn notaris di
Jakarta Selatan. Akta pendirian telah mendapat pengesahan dari
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0020377.AH.01.01 Tahun 2023
tertanggal 13 Maret 2023, beralamat di Jalan Rose Garden I, No. 52,
RT. 002, RW. 017, Jakasetia, Kec. Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Provinsi
Jawa Barat. Dalam hal ini bertindak selaku pemegang saham KS sebanyak
190 lembar.
2.2.1.6. Edi Cahyono (“a.n EC”)
a.n EC merupakan Warga Negara Indonesia, menikah, lahir di Cilacap, dua
puluh sembilan oktober tahun seribu sembilan ratus tujuh puluh delapan
(29/10/1978) bertempat tinggal di Pualam Green Village B.6, RT. 004, RW.
003, Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Provinsi Jawa
Barat. Dalam hal ini bertindak selaku pemegang saham KS sebanyak 4
lembar.
2.2.1.7. Muhamad Hanafi (“a.n MH”)
a.n MH merupakan Warga Negara Indonesia, menikah, lahir di Bogor, enam
belas februari tahun seribu sembilan ratus enam puluh lima (16/02/1965)
bertempat tinggal di Cibuluh, RT. 003, RW. 008, Kelurahan Kedungbadak,
Kecamatan Tanah Sereal, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat. Dalam hal ini
bertindak selaku pemegang saham KS sebanyak 4 lembar.
2.2.1.8. PT Ergas Kians Ikonig (“EKI”)
EKI merupakan perseroan terbatas yang didirikan dan dijalankan
berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia sebagaimana pendiriannya
berdasarkan Akta Pendirian PT Ergas Kians Ikonig Nomor : 38 tanggal 20
Maret 2023, dibuat dihadapan Rini Yulianti, S.H, notaris di Jakarta Timur.
Akta pendirian telah mendapat pengesahan dari Kementerian Hukum dan
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.
AHU-0022916.AH.01.01 Tahun 2023 tertanggal 21 Maret 2023, beralamat
di Komplek Wibawa Mukti II, Perum Telkom Satwika Permai Blok A5, No. 5,
RT. 009, RW. 009, Jatiluhur, Kec. Jatiasih, Kota Bekasi, Provinsi Jawa
Barat. Dalam hal ini bertindak selaku pemegang hak merek Ergas dan
Kians.
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 4
Page 41
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
2.2.2. Analisis Perjanjian dan Persyaratan Transaksi
2.2.2.1. Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat Antara Perseroan dengan LSI
Ringkasan PJBSB Antara Perseroan Dengan LSI No. 001/KSM-
LSI/LGL/VII/2023 tanggal 03 Juli 2023 bermaterai cukup adalah sebagai
berikut:
Obyek Jual Beli
Saham milik LSI di KS suatu badan hukum yang didirikan dan dijalankan
berdasarkan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia
sebagaimana pendiriannya berdasarkan Akta Pendirian PT Kian Santang
Nomor: 1 Tanggal 06 Maret 2003, dibuat di hadapan Raden Tendy
Suwarman, S.H., Notaris di Bandung, Akta mana telah mendapat
pengesahan dari Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C-10141 HT.01.01.TH.2003
tanggal 07 Mei 2003, beralamat di Komplek Wibawa Mukti II Perum Telkom
Satwika Permai Blok A5 No. 9, RT. 009 RW 009 Kel. Jatiluhur, Kec. Jatiasih
Bekasi – 17425.
Kesepakatan Perseroan – LSI
1. LSI bermaksud menjual/mengalihkan seluruh saham miliknya di KS dan
Perseroan telah setuju untuk menerima penjualan/pengalihan saham
tersebut.
2. LSI menjual/mengalihkan saham miliknya di KS sebanyak 190 (seratus
Sembilan puluh) saham atau sebesar 95% (Sembilan puluh lima persen)
senilai Rp Rp. 11.210.000.000 (sebelas milyar dua ratus sepuluh juta
Rupiah) kepada Perseroan
3. Bahwa terhadap saham tersebut telah dilakukan Penilaian secara bisnis
oleh Penilai Independen dari KANTOR JASA PENILAI PUBLIK TOTO
SUHARTO & REKAN (“KJPP”) beralamat kantor di Jl. Hayam Wuruk
No.1-RL Jakarta 10120, sebagaimana ternyata dalam Laporan Penilaian
No File : 00336/2.0055-00/BS/05/0060/1/VII/2023 tertanggal 03 Juli
2023
4. Bahwa Perseroan dan LSI setuju harga jual beli saham tersebut akan
dilakukan dengan mengacu kepada hasil perhitungan secara wajar
harga Saham yang dilakukan oleh KJPP sesuai dengan kepemilikan LSI.
Pembayaran
Perseroan - LSI sepakat bahwa jual beli dan pengalihan atas saham
dilakukan dengan harga yaitu sebesar Rp 11.210.000.000,- (sebelas milyar
dua ratus sepuluh juta Rupiah) selanjutnya disebut “Harga Saham”.
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 5
Page 42
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
2.2.2.2. Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat Antara Perseroan dengan a.n MH dan a.n EC
PJBSB No. 002/KSM/LGL/VII/2023 tanggal 03 Juli 2023 dibuat oleh dan
antara Perseroan dengan EC dan MH bermaterai cukup sebagai berikut;
Obyek Jual Beli
Saham milik Para Penjual di KS suatu badan hukum yang didirikan dan
dijalankan berdasarkan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku
di Indonesia sebagaimana pendiriannya berdasarkan Akta Pendirian PT
Kian Santang Nomor: 1 Tanggal 06 Maret 2003, dibuat di hadapan Raden
Tendy Suwarman, S.H., Notaris di Bandung, Akta mana telah mendapat
pengesahan dari Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C-10141 HT.01.01.TH.2003
tanggal 07 Mei 2003, beralamat di Komplek Wibawa Mukti II Perum Telkom
Satwika Permai Blok A5 No. 9, RT. 009 RW 009 Kel. Jatiluhur, Kec. Jatiasih
Bekasi – 17425.
Kesepakatan Perseroan – Para Penjual
1. Para Penjual bermaksud menjual/mengalihkan saham miliknya di KS
dan Perseroan telah setuju untuk menerima penjualan/pengalihan
saham tersebut.
2. Edi Cahyono menjual/mengalihkan saham miliknya di KS sebanyak 4
(empat) saham atau sebanyak 2% (dua persen) senilai Rp236.000.000,-
(dua ratus tiga puluh enam juta Rupiah), kepada Perseroan, dan
Muhamad Hanafi menjual/mengalihkan saham miliknya di KS sebanyak
4 (empat) saham atau sebanyak 2% (dua persen) senilai
Rp236.000.000,- (dua ratus tiga puluh enam juta Rupiah), kepada
Perseroan.
3. Bahwa Para Penjual menyatakan telah memperoleh persetujuan untuk
menjual saham dari Istri Para Penjual.
4. Bahwa terhadap saham tersebut telah dilakukan Penilaian secara bisnis
oleh Penilai Independen dari KANTOR JASA PENILAI PUBLIK TOTO
SUHARTO & REKAN (“KJPP”) beralamat kantor di Jl. Hayam Wuruk
No.1-RL Jakarta 10120, sebagaimana ternyata dalam Laporan Penilaian
No File : 00336/2.0055-00/BS/05/0060/1/VII/2023 tertanggal 03 Juli
2023
5. Bahwa Perseroan dan Para Penjual setuju harga jual beli saham
tersebut akan dilakukan dengan mengacu kepada hasil perhitungan
secara wajar harga Saham yang dilakukan oleh KJPP sesuai dengan
kepemilikan Para Penjual.
Pembayaran
Perseroan - Para Penjual sepakat bahwa jual beli dan pengalihan atas
saham dilakukan dengan harga yaitu :
1. Sebesar Rp 236.000.000,- (dua ratus tiga puluh enam juta Rupiah) untuk
saham milik Edi Cahyono, dan
2. Sebesar Rp 236.000.000,- (dua ratus tiga puluh enam juta Rupiah) untuk
saham milik Muhamad Hanafi.
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 6
Page 43
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
2.2.2.3. Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat Antara Perseroan dengan KSI
PJBSB No. 003/KSM-KSI/LGL/VII/2023 tanggal 03 Juli 2023 dibuat oleh
dan antara Perseroan dengan KSI bermaterai cukup sebagai berikut;
Obyek Jual Beli
Saham milik KSI di PT KARYA INSTRUMINDO SIMPATI (“KIS”) suatu
badan hukum yang didirikan dan dijalankan berdasarkan peraturan dan
perundang-undangan yang berlaku di Indonesia sebagaimana pendiriannya
berdasarkan Akta Pendirian PT Karya Instrumindo Simpati Nomor: 17
tanggal 4 November 2015, dibuat di hadapan Eliwaty Tjitra, S.H. Notaris di
Jakarta Barat, akta mana telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan
No. AHU-2467302.AH.01.01.Tahun 2015 tanggal 19 November 2015,
beralamat di Rukan Puri Niaga 1 Jl. Puri Kencana Lat 2, Kembangan
Selatan, Kembangan, Kota Adm Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Kesepakatan Perseroan – KSI
1. KSI bermaksud menjual/mengalihkan seluruh saham miliknya di KS dan
Perseroan telah setuju untuk menerima penjualan/pengalihan saham
tersebut.
2. KSI menjual/mengalihkan saham miliknya di KIS sebanyak 1.300 (seribu
tiga ratus) saham atau sebanyak 81,25% (delapan puluh satu koma dua
lima persen) senilai Rp. 3.538.600.000,- (tiga miliar lima ratus tiga puluh
delapan juta Rupiah) kepada Perseroan
3. Bahwa terhadap saham tersebut telah dilakukan Penilaian secara bisnis
oleh Penilai Independen dari KANTOR JASA PENILAI PUBLIK TOTO
SUHARTO & REKAN (“KJPP”) beralamat kantor di Jl. Hayam Wuruk
No.1-RL Jakarta 10120, sebagaimana ternyata dalam Laporan Penilaian
No File : 00329/2.0055-00/BS/05/0060/1/VII/2023 tertanggal 03 Juli
2023
4. Bahwa Perseroan dan LSI setuju harga jual beli saham tersebut akan
dilakukan dengan mengacu kepada hasil perhitungan secara wajar
harga Saham yang dilakukan oleh KJPP sesuai dengan kepemilikan LSI.
Pembayaran
Perseroan - KSI sepakat bahwa jual beli dan pengalihan atas saham
dilakukan dengan harga yaitu sebesar Rp. 3.538.600.000,- (tiga miliar lima
ratus tiga puluh delapan juta Rupiah) selanjutnya disebut “Harga Saham”.
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 7
Page 44
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
2.2.2.4. Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat Antara Perseroan dengan a.n YIS dan a.n DPW
PJBSB No. 004/KSM/LGL/VII/2023 tanggal 03 Juli 2023 dibuat oleh dan
antara Perseroan dengan YIS dan DPW bermaterai cukup sebagai berikut;
Obyek Jual Beli
Saham milik Para Penjual di PT KARYA INSTRUMINDO SIMPATI (“KIS”)
suatu badan hukum yang didirikan dan dijalankan berdasarkan peraturan
dan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia sebagaimana
pendiriannya berdasarkan Akta Pendirian PT Karya Instrumindo Simpati
Nomor: 17 tanggal 4 November 2015, dibuat di hadapan Eliwaty Tjitra, S.H.
Notaris di Jakarta Barat, akta mana telah mendapat pengesahan dari
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan
Surat Keputusan No. AHU-2467302.AH.01.01.Tahun 2015 tanggal 19
November 2015, beralamat di Rukan Puri Niaga 1 Jl. Puri Kencana Lat 2,
Kembangan Selatan, Kembangan, Kota Adm Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Kesepakatan Perseroan – Para Penjual
1. Para Penjual bermaksud menjual/mengalihkan saham miliknya di KS
dan Perseroan telah setuju untuk menerima penjualan/pengalihan
saham tersebut.
2. Yudia Ihsanat Sudibjo menjual/mengalihkan saham miliknya di KIS
sebanyak 210 (dua ratus sepuluh) saham atau sebesar 13,125% (tiga
belas koma satu dua lima persen) senilai Rp571.620.000 (lima ratus
tujuh puluh satu juta enam ratus dua puluh ribu Rupiah), kepada
Perseroan, dan Desandika Pradana Wirawan menjual/mengalihkan
saham miliknya di KIS sebanyak 74 (tujuh puluh empat) saham atau
sebesar 4,625% (empat koma enam dua lima persen) senilai
Rp201.428.000 (dua ratus satu juta empat ratus dua puluh delapan
Rupiah) kepada Perseroan.
3. Bahwa terhadap saham tersebut telah dilakukan Penilaian secara bisnis
oleh Penilai Independen dari KANTOR JASA PENILAI PUBLIK TOTO
SUHARTO & REKAN (“KJPP”) beralamat kantor di Jl. Hayam Wuruk
No.1-RL Jakarta 10120, sebagaimana ternyata dalam Laporan Penilaian
No File : 00329/2.0055-00/BS/05/0060/1/VII/2023 tertanggal 03 Juli
2023
4. Bahwa Perseroan dan Para Penjual setuju harga jual beli saham
tersebut akan dilakukan dengan mengacu kepada hasil perhitungan
secara wajar harga Saham yang dilakukan oleh KJPP sesuai dengan
kepemilikan Para Penjual.
Pembayaran
Perseroan - Para Penjual sepakat bahwa jual beli dan pengalihan atas
saham dilakukan dengan harga yaitu :
1. Sebesar Rp. 571.620.000 (lima ratus tujuh puluh satu juta enam ratus
dua puluh ribu Rupiah) untuk saham milik Yudia Ihsanat Sudibjo, dan
2. Sebesar Rp. 201.428.000 (dua ratus satu juta empat ratus dua puluh
delapan Rupiah) untuk saham milik Desandika Pradana Wirawan.
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 8
Page 45
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
2.2.2.5. Perjanjian Jual Beli Bersyarat Merek Antara Perseroan dengan EKI
PJBBM No. 005/KSM/LGL/VII/2023 tanggal 03 Juli 2023 dibuat oleh dan
antara Perseroan dengan EKI bermaterai cukup sebagai berikut;
Obyek Jual Beli
Obyek perjanjian ini adalah Merek Dagang ERGAS dan Merek Dagang
KIANS sebagaimana terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual
terdaftar dan dimiliki oleh EKI.
Pernyataan Perseroan – Para Penjual
1. Bahwa benar EKI adalah Pemegang Hak Merek Dagang yang dikenal
dengan “ERGAS” dan “KIANS” sebagaimana telah terdaftar di Kantor
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual
2. EKI bermaksud untuk Menjual, Menyerahkan, Mengalihkan Hak Merek
Dagang ERGAS dan Hak Merek Dagang KIANS kepada Perseroan.
Perseroan telah setuju dan bersedia untuk membeli dan menerima
penyerahan Hak Merek ERGAS dan Hak Merek Dagang KIANS untuk
kepentingan bisnis.
3. Bahwa terhadap Merek tersebut telah dilakukan Penilaian oleh Penilai
Independen dari Kantor Jasa Penilai Publik Toto Suharto & Rekan
(“KJPP”) beralamat kantor di Jl. Hayam Wuruk No.1-RL Jakarta 10120.
Sebagaimana Laporan Penilaian Aktiva Tak Berwujud Merek ERGAS
dengan Nomor File : 00337/2.0055-00/BS/05/0060/1/VII/2023 dan
Merek KIANS dengan Nomor File : 00338/2.0055-
00/BS/05/0060/1/VII/2023 keduanya tertanggal 03 Juli 2023
4. Bahwa PARA PIHAK setuju harga Jual - Beli Merek ERGAS dan Merek
KIANS tersebut akan dilakukan dengan mengacu kepada hasil Penilaian
secara wajar harga Merek yang dilakukan oleh KJPP.
5. Pihak Pertama menjamin bahwa saat ini tidak ada tuntutan dari pihak
manapun sehubungan dengan Merek ERGAS selanjutnya mengenai
apa yang disepakati dalam perjanjian ini, Para Pihak telah sama-sama
menyatakan mengetahui akan wujud, jenis dan kwalitasnya, karena itu
tidak memerlukan penjelasan lebih lanjut untuk itu. Pembayaran
Pembayaran
1. Perseroan dan EKI secara bersama-sama telah sepakat bahwa jual beli
dan pengalihan atas Hak Merek Dagang ERGAS dilakukan dengan
harga sebesar Rp 7.630.000.000,- (tujuh miliar enam ratus tiga puluh
juta Rupiah), dan
2. Jual beli pengalihan Merek Dagang KIANS dilakukan dengan harga
sebesar Rp 2.000.000.000,- (dua miliar Rupiah).
Berdasarkan perjanjian dan persyaratan di atas tidak ada persyaratan
khusus yang akan merugikan pihak-pihak yang bertransaksi sehingga
syarat-syarat yang ada pada Transaksi adalah Wajar.
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 9
Page 46
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
2.2.3. Analisis Manfaat dan Risiko Transaksi
Analisis ini dilakukan untuk melihat manfaat yang akan diperoleh dan risiko
yang akan dihadapi oleh Perseroan dengan dilaksanakannya Transaksi.
a. Manfaat Transaksi
Akuisisi merupakan upaya Perseroan dalam rangka menerapkan
diversifikasi portofolio bisnis dimana KS dan KIS memiliki struktur
perusahaan dan perizinan yang dibutuhkan Perseroan untuk memulai
kegiatan usaha sesuai dengan strategi bisnis baru yang dituju oleh
Perseroan. Akuisisi diyakini akan mampu mempercepat
pengembangan dalam bidang usaha baru yang direncanakan oleh
Perseroan. Selain itu, Perseroan juga merencanakan untuk
mengembangkan lini bisnis yang dimiliki oleh KS dan KIS di masa yang
akan datang. Perseroan juga akan mengembangkan produk dari merek
Ergas dan Kians yang diakuisisi.
b. Risiko Transaksi
• Perseroan mungkin akan kehilangan kesempatan untuk
memanfaatkan sumber dana untuk investasi lain yang mungkin lebih
menguntungkan dibandingkan dengan Transaksi.
• Setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan mengharapkan dapat
memanfaatkan keunggulan yang dimiliki KS, KIS dan merek Ergas
dan Kians untuk dapat meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian
Perseroan pada masa yang akan datang. Namun demikian, terdapat
kemungkinan Perseroan tidak dapat melakukan sinergi atas
keunggulan KS, KIS dan merek Ergas dan Kians yang berpotensi
memberikan dampak pada kinerja keuangan konsolidasian
Perseroan pada masa yang akan datang.
2.3. Analisis Kualitatif atas Transaksi
2.3.1. Riwayat dan Kegiatan Usaha Perseroan
Perseroan berkedudukan di Bekasi, didirikan berdasarkan Akta Pendirian
No. 634 tanggal 28 November 2018, yang dibuat di hadapan Artisa
Khamelia Ramadayanti, S.H., M.Kn, Notaris di Bekasi, yang telah
memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia (“Menkumham”) berdasarkan Surat Keputusan No.
AHU-0057381.AH.01.01.Tahun 2018 tanggal 1 Desember 2018 dan telah
didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada Kementerian Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia (“Kemenkumham”) di bawah No. AHU-
0162290.AH.01.11.Tahun 2018 tanggal 1 Desember 2018. (“Akta
Pendirian”). Pada saat Pendirian, berdasarkan Pasal 2 Akta Pendirian
Perseroan bergerak dalam bidang usaha Pembangunan (Kontraktor),
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 10
Page 47
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
Perdagangan, Industri, Jasa dan Pengankutan. Seiringan dengan
Perkembangannya, Kegiatan Usaha Perseroan saat ini berdasarkan Akta
Tbk Tahun 2023 adalah industri pengolahan, konstruksi, aktivitas
profesional, ilmiah dan teknis, perdagangan besar dan eceran serta
kegiatan usaha Perseroan yang telah benarbenar dijalankan saat ini adalah
Perdagangan, EPC, dan Layanan Kalibrasi (wet cal), Repair Gas
Equipment, Testing & Komisioning pada Industri Gas.
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan,
perubahan terakhir adalah Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Kian
Santang Muliatama Tbk, No. 33 tanggal 19 Juni 2023 yang dibuat di
hadapan Rini Yulianti, S.H., Notaris di Jakarta Timur, yang telah: (i)
memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia (“Menkumham”) berdasarkan Surat Keputusan No.
AHU0034438.AH.01.02.Tahun 2023; (ii) telah diberitahukan kepada
Menhukham sebagaimana dibuktikan dengan Surat Penerimaan
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan No. AHU-AH.01.03-
0079780; dan (iii) telah diberitahukan kepada Menhukham sebagaimana
dibuktikan dengan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data
Perseroan No. AHU-AH.01.09-0129153, serta telah didaftarkan pada Daftar
Perseroan No. AHU0114175.AH.01.11.Tahu 2023 tanggal 19 Juni 2023
(“Akta Tbk Tahun 2023”).
Kegiatan Usaha Perseroan
Perseroan adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa penunjang
industri gas, meliputi penyediaan product (spare parts) hingga ke
engineering, procurement and construction (EPC). Berkantor pusat di Kota
Bekasi, Jawa Barat, KSM berdiri sejak tahun 2018 dan dikelola oleh
individu-individu yang berpengalaman di sektor oil dan gas, khususnya di
bidang infrastruktur gas. Dalam menjalankan kegiatan usahanya,
Perseroan senantiasa berpedoman pada visi dan misi yang telah
ditetapkan, yang juga merupakan wujud dari aspirasi pendiri Perseroan.
Secara umum, kegiatan utama Perseroan dibagi menjadi 2 (dua) segmen;
produk dan jasa. Produk terdiri dari penjualan produk seperti regulator,
transition fitting, konverter kit, dan lain-lain. Sedangkan untuk segmen jasa;
terdiri dari jasa konstruksi (seperti pembangunan gas metering and
regulating station, regulator sector) dan jasa lain-lain. Berikut penjelasan
dari kegiatan usaha Perseroan:
1) Produk dan Manufacturing
Perseroan menjual berbagai macam produk yang terkait dengan
instalasi gas seperti converter Ergas, Regulator dan meter gas Rumah
Tangga (Ergas), transition fitting (Kians), pressure gauges, gas
odorizing system, Metering dan Regulating Station (MRS), Regulating
Station (RS), gas filter.
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 11
Page 48
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
2) EPC
Perseroan memiliki kemampuan melaksanakan pekerjaan Engineering,
Procurement, Construction, seperti pembangungan fasilitas gas,
pekerjaan pembangunan jaringan gas rumah tangga (city gas),
pekerjaan sipil (Migas dan non migas), pekerjaan pembangungan
jaringan air bersih.
3) Services
Menyediakan layanan pekerjaa kalibrasi (wet cal), repair gas
equipment, testing dan komisioning.
4) Trading
Menyediakan berbagai macam peralatan dan sistem yang terkait
dengan instalasi gas seperti peralatan industri gas, peralatan city gas,
peralatan alat ukur gas, peralatan industri penunjang dan turunan
migas.
Struktur Kepemilikan Saham Perseroan di Entitas Anak
Pada tanggal Propektus ini diterbitkan, Perseroan memiliki 1 (satu)
Perusahaan Anak dengan kepemilikan langsung, yaitu dengan uraian
sebagai berikut:
PT Ergas Fusion Indonesia (EFI) didirikan berdasarkan Akta Pendirian
Perseroan Terbatas PT Ergas Fusion Indonesia No. 1 tanggal 17 Pebruari
2023, dibuat dihadapan Rusminiati, S.H., M.Kn Notaris di Bekasi, yang telah
mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU0014828.AH.01.01
Tahun 2023 tanggal 24 februari 2023 (“Akta Pendirian EFI”). EFI beralamat
di Jl. Wibawa Mukti No.89, Jatiluhur, Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 12
Page 49
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
Legalitas dan Perijinan Perseroan
Data-data legalitas Perseroan yang dapat diinformasikan adalah sebagai
berikut :
Tabel 2.3. Legalitas Perseroan
No. Keterangan Nomor & Tanggal Yang Mengeluarkan
Akta Pendirian Perseroan Artisa Khamelia Ramadiyanti,
Nomor : 634
1. Terbatas PT Kian Santang S.H, M.Kn
Tanggal 28 November 2018
Muliatama Notaris di Bekasi
Nomor : AHU- A.n Menteri Hukum dan HAM
Pengesahan Pendirian Badan
0057381.AH.01.01.Tahun Republik Indonesia, Direktur
2. Hukum Perseroan Terbatas PT
2018 Jenderal Administrasi Hukum
Kian Santang Muliatama
Tanggal 01 Desember 2018 Umum
Akta Pernyataan Keputusan
Nomor : 1 Rusminiati, S.H, M.Kn
3. Rapat PT Kian Santang
23 November 2023 Notaris di Bekasi
Muliatama
Nomor : AHU- A.n Menteri Hukum dan HAM
Persetujuan Akta Perubahan
0086765.AH.01.02.Tahun Republik Indonesia, Direktur
4. Anggaran Dasar PT Kian
2022 Jenderal Administrasi Hukum
Santang Muliatama
Tanggal 30 November 2022 Umum
Nomor : 8120217222061 Menteri Investasi/Kepala Badan
5. Nomor Induk Berusaha (NIB)
Tanggal 26 Desember 2018 Koordinasi Penanaman Modal
Nomor Pokok Wajib Pajak
Nomor : 86.731.963.4- Ditjen Pajak Kementerian
6. (NPWP) PT Kian Santang
447.000 Keuangan Republik Indonesia
Muliatama
Surat Keterangan Domisili
Nomor : 517/112-Kc-JTa
7. Usaha PT Kian Santang Camat Jatiasih, Kota Bekasi
Tanggal 04 April 2019
Muliatama
2.3.2. Gambaran Perekonomian Indonesia
Tabel 2.4. Pertumbuhan Ekonomi Dunia dan Indonesia
TW I
Deskripsi 2019 2020 2021 2022
2023
PDB Dunia (%) 2,80 -3,30 6,00 3,10 2,60
PDB Indonesia (%) 5,02 -2,07 3,70 5,31 5,03
Nilai Tukar Rupiah (Rp/US $) 14.110 14.050 14.320 15.592 15.062
Cadangan Devisa Negara (Rp miliar/US $) 129,200 135,900 144,900 137,200 145,200
Inflasi 2,72 1,68 1,87 5,51 4,97
BI Rate (Reverse Repo Rate) (%) 4,75 3,50 3,50 5,75 5,75
Sumber : Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia
• Perbaikan ekonomi dunia berlanjut. Perkembangan ini didorong dampak
positif pembukaan ekonomi Tiongkok pascapandemi Covid-19
khususnya pada sektor jasa sehingga pengaruh rambatannya ke
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 13
Page 50
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
ekonomi global tidak secepat prakiraan sebelumnya. Pertumbuhan
ekonomi Amerika Serikat (AS) juga diprakirakan lebih baik dipengaruhi
kinerja ekonomi yang kuat pada triwulan I-2023. Perbaikan ekonomi
global di tengah keketatan pasar tenaga kerja di AS dan Eropa
mengakibatkan prospek penurunan inflasi global berjalan lambat dan
mendorong berlanjutnya pengetatan kebijakan moneter di negara maju
meskipun diperkirakan hampir akan mencapai puncaknya.
Perkembangan tersebut pada gilirannya mendorong aliran masuk modal
asing dan penguatan nilai tukar negara berkembang, termasuk
Indonesia.
• Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat ditopang oleh naiknya
permintaan domestik dan positifnya kinerja ekspor. Neraca Pembayaran
Indonesia (NPI) tetap baik dan mendukung ketahanan eksternal. Nilai
tukar Rupiah menguat sejalan dengan kebijakan stabilisasi yang
ditempuh Bank Indonesia. Tekanan inflasi terus menurun dan
mendukung stabilitas perekonomian. Likuiditas perbankan dan
perekonomian memadai sehingga berkontribusi positif mendorong
peningkatan kredit/pembiayaan dan mendukung pertumbuhan ekonomi.
Dengan berbagai perkembangan teresebut pertumbuhan ekonomi 2023
diprakirakan bias atas dalam kisaran proyeksi 4,5-5,3%.
• Nilai tukar Rupiah menguat sejalan dengan kebijakan stabilisasi yang
ditempuh Bank Indonesia. Nilai tukar Rupiah pada 17 April 2023 menguat
sebesar 1,38% secara point-to-point dibandingkan dengan level akhir
Maret 2023, didorong kuatnya aliran masuk modal asing di investasi
portfolio. Secara year-to-date, nilai tukar Rupiah pada 17 April 2023
menguat 5,26% dari level akhir Desember 2022, lebih tinggi
dibandingkan dengan apresiasi Rupee India sebesar 0,93%, Baht
Thailand sebesar 0,71%, dan depresiasi Peso Filipina sebesar 0,22%.
• Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Maret 2023 juga terus meningkat
menjadi 145,2 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 6,4 bulan
impor atau 6,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri
Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar
3 bulan impor.
• Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) secara bulanan tercatat 0,18%
(mtm) lebih rendah dari pola historisnya di periode awal bulan Ramadan,
sehingga secara tahunan turun dari level bulan sebelumnya sebesar
5,47% (yoy) menjadi 4,97% (yoy).
• Likuiditas perbankan dan perekonomian memadai sehingga
berkontribusi positif mendorong peningkatan kredit/pembiayaan dan
mendukung pertumbuhan ekonomi. Sejalan dengan stance kebijakan
likuiditas Bank Indonesia yang akomodatif, indikator rasio Alat Likuid
terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) tercatat tinggi yakni 28,91% pada
Maret 2023.
• Di pasar uang, suku bunga Indonesia tetap rendah sebesar 5,65% pada
17 April 2023. Imbal hasil SBN tenor jangka pendek tercatat 6,24%,
menurun 20bps dibandingkan dengan level Februari 2023, sedangkan
imbal hasil SBN tenor jangka panjang terkendali. Suku bunga deposito 1
bulan pada Maret 2023 juga tercatat rendah 4,10%, turun 2bps
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 14
Page 51
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
dibandingkan dengan Februari 2023. Suku bunga kredit Maret 2023 juga
kondusif mendukung permintaan kredit, yakni sebesar 9,38%, meningkat
4bps dibandingkan dengan level bulan sebelumnya.
• Ketahanan sistem keuangan, khususnya perbankan, tetap terjaga, baik
dari sisi permodalan, risiko kredit, maupun likuiditas. Permodalan
perbankan kuat dengan rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio
/CAR) sebesar 26,02% pada Februari 2023. Risiko kredit jugaterkendali,
tecermin dari rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan /NPL) yang
rendah, yaitu 2,58% (bruto) dan 0,75% (neto) pada Februari 2023.
Likuiditas perbankan pada Maret 2023 juga terjaga didukung
pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 7,00% (yoy). Hasil stress
test Bank Indonesia juga menunjukkan ketahanan perbankan Indonesia
yang kuat.
• Transaksi ekonomi dan keuangan digital meningkat didukung oleh sistem
pembayaran yang lancar dan andal. Nilai transaksi uang elektronik (UE)
pada Maret 2023 tumbuh tinggi 11,39% (yoy) sehingga mencapai Rp34,1
triliun. Nilai transaksi digital banking meningkat 9,88% (yoy) menjadi
Rp4.944,1 triliun. Nilai transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM,
kartu debet, dan kartu kredit juga naik 0,45% (yoy) menjadi Rp707,1
triliun.
2.3.2.1. Pertumbuhan Ekonomi Global
Perbaikan ekonomi dunia berlanjut. Bank Indonesia tetap memprakirakan
pertumbuhan ekonomi global tahun 2023 dapat mencapai 2,6%.
Perkembangan ini didorong dampak positif pembukaan ekonomi Tiongkok
pascapandemi Covid-19 khususnya pada sektor jasa sehingga pengaruh
rambatannya ke ekonomi global tidak secepat prakiraan sebelumnya.
Pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) juga diprakirakan lebih baik
dipengaruhi kinerja ekonomi yang kuat pada triwulan I 2023.
Perbaikan ekonomi global di tengah keketatan pasar tenaga kerja di AS dan
Eropa mengakibatkan prospek penurunan inflasi global berjalan lambat dan
mendorong berlanjutnya pengetatan kebijakan moneter di negara maju
meskipun diperkirakan hampir akan mencapai puncaknya. Sementara itu,
respons bank sentral AS dan Eropa memitigasi risiko kasus perbankan di
AS dan Eropa berdampak pada berkurangnya ketidakpastian pasar
keuangan global. Perkembangan tersebut pada gilirannya mendorong
aliran masuk modal asing dan penguatan nilai tukar negara berkembang,
termasuk Indonesia.
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 15
Page 52
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
Tabel 2.5. Pertumbuhan PDB Dunia
2.3.2.2. Pertumbuhan Ekonomi Domestik
Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat ditopang oleh naiknya
permintaan domestik dan positifnya kinerja ekspor. Konsumsi swasta
diprakirakan semakin kuat seiring dengan terus naiknya mobilitas,
membaiknya keyakinan konsumen, dan meningkatnya daya beli seiring
dengan penurunan inflasi. Kegiatan investasi tetap berlanjut, terutama
investasi nonbangunan. Kinerja ekspor tetap positif. Hingga Maret 2023,
ekspor nonmigas Indonesia tumbuh tinggi, didukung antara lain oleh ekspor
batu bara, mesin listrik, dan kendaraan bermotor. Berdasarkan negara
tujuan, ekspor nonmigas ke Tiongkok, AS, dan Jepang menjadi kontributor
utama. Berdasarkan lapangan usaha, kinerja sektor industri pengolahan,
perdagangan, serta informasi dan komunikasi diprakirakan tumbuh kuat.
Secara spasial, peningkatan konsumsi terjadi di hampir seluruh wilayah dan
diikuti kinerja ekspor yang tetap tinggi di wilayah Sulawesi-Maluku-Papua
(Sulampua). Dengan berbagai perkembangan tersebut, pertumbuhan
ekonomi 2023 diprakirakan bias atas dalam kisaran proyeksi 4,5-5,3%.
2.3.2.2.1. PDB Menurut Lapangan Usaha
Pertumbuhan Ekonomi Triwulan I-2023 Terhadap Triwulan I-2022
(y-on-y). Ekonomi Indonesia triwulan I-2023 terhadap triwulan I-2022 (y-on-
y) tumbuh sebesar 5,03 persen. Pertumbuhan terjadi pada seluruh
lapangan usaha. Lapangan usaha yang tumbuh signifikan adalah
Transportasi dan Pergudangan sebesar 15,93 persen, diikuti Penyediaan
Akomodasi dan Makan Minum sebesar 11,55 persen, Jasa Lainnya sebesar
8,90 persen, Informasi dan Komunikasi sebesar 7,19 persen, serta Jasa
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 16
Page 53
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
Perusahaan sebesar 6,37 persen. Sementara itu, Industri Pengolahan yang
memiliki peran dominan tumbuh sebesar 4,43 persen.
Gambar 2.1. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (y-to-y) (persen)
Sumber : Berita Resmi Statistik No.34/05/Th.XXVI, 5 Mei 2023- BPS
Struktur PDB Indonesia menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku
pada triwulan I-2023 tidak menunjukkan perubahan berarti. Perekonomian
Indonesia masih didominasi oleh Industri Pengolahan sebesar 18,57
persen; diikuti oleh Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan
Sepeda Motor sebesar 12,95 persen; Pertambangan dan Penggalian
sebesar 11,85 persen; Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 11,77
persen; serta Konstruksi sebesar 9,88 persen. Peranan kelima lapangan
usaha tersebut dalam perekonomian Indonesia mencapai 65,02 persen.
Pertumbuhan Ekonomi Triwulan I-2023 Terhadap Triwulan IV-2022
(q-to-q). Ekonomi Indonesia pada triwulan I-2023 mengalami kontraksi
sebesar 0,92 persen (q-to-q) dibanding triwulan IV-2022. Lapangan usaha
yang mengalami kontraksi pertumbuhan yang cukup dalam diantaranya
Lapangan Usaha Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial sebesar 14,56
persen; diikuti Jasa Pendidikan sebesar 14,29 persen; serta Administrasi
Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 10,96
persen. Di sisi lain, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha
Jasa Keuangan dan Asuransi sebesar 4,89 persen; diikuti Pertanian,
Kehutanan, dan Perikanan sebesar 4,73 persen; serta Jasa Lainnya
sebesar 1,07 persen.
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 17
Page 54
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
Gambar 2.2. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (q-to-q) (persen)
Sumber : Berita Resmi Statistik No.34/05/Th.XXVI, 5 Mei 2023- BPS
2.3.2.2.2. PDB Menurut Pengeluaran
Pertumbuhan Ekonomi Triwulan I-2023 Terhadap Triwulan I-2022
(y-on-y). Ekonomi Indonesia pada triwulan I-2023 terhadap triwulan I-2022
(y-on-y) tumbuh 5,03 persen. Pertumbuhan didukung oleh semua
komponen pengeluaran. Komponen pengeluaran yang mengalami
pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Ekspor Barang dan Jasa
sebesar 11,68 persen, diikuti Komponen Pengeluaran Konsumsi LNPRT
(PK-LNPRT) sebesar 6,17 persen, Komponen Pengeluaran Konsumsi
Rumah tangga (PK-RT) sebesar 4,54 persen, Komponen PK-P sebesar
3,99 persen, dan Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB)
sebesar 2,11 persen. Komponen Impor Barang dan Jasa (yang merupakan
faktor pengurang dalam PDB menurut pengeluaran) juga tumbuh sebesar
2,77 persen.
Gambar 2.3. Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (y-on-y) (persen)
Sumber : Berita Resmi Statistik No.34/05/Th.XXVI, 5 Mei 2023- BPS
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 18
Page 55
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
Struktur PDB Indonesia menurut pengeluaran atas dasar harga berlaku
triwulan I-2023 tidak menunjukkan perubahan yang berarti. Perekonomian
Indonesia masih didominasi oleh Komponen PK-RT yang mencakup lebih
dari separuh PDB Indonesia yaitu sebesar 52,88 persen, diikuti oleh
komponen PMTB sebesar 29,11 persen, Komponen Ekspor Barang dan
Jasa sebesar 22,71 persen, Komponen PK-P sebesar 5,32 persen,
Komponen PK-LNPRT sebesar 1,17 persen, dan Komponen Perubahan
Inventori sebesar 2,40 persen. Sementara itu, Komponen Impor Barang dan
Jasa sebagai faktor pengurang dalam PDB memiliki peran sebesar 19,56
persen.
Pertumbuhan Ekonomi Triwulan I-2023 Terhadap Triwulan IV-2022
(q-to-q). Ekonomi Indonesia triwulan I-2023 dibanding triwulan IV-2022 (q-
to-q) mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 0,92 persen. Kontraksi
terjadi pada hampir semua Komponen Pengeluaran, kecuali Komponen PK-
RT yang tumbuh sebesar 0,25 persen. Kontraksi terdalam terjadi pada
Komponen PK-P sebesar 45,38 persen, diikuti Komponen Ekspor Barang
dan Jasa sebesar 5,40 persen, Komponen PMTB sebesar 3,72 persen, dan
Komponen PK-LNPRT sebesar 0,97 persen. Di sisi lain, Komponen Impor
Barang dan Jasa sebagai faktor pengurang dalam PDB juga mengalami
kontraksi sebesar 6,95 persen.
Gambar 2.4. Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (q-to-q) (persen)
Sumber : Berita Resmi Statistik No.34/05/Th.XXVI, 5 Mei 2023- BPS
2.3.2.2.3. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)
Provinsi-provinsi di Pulau Jawa pada triwulan I-2023 mencatat dominasi
struktur ekonomi Indonesia secara spasial dengan peranan sebesar 57,17
persen terhadap PDB, diikuti oleh Pulau Sumatera sebesar 21,82 persen,
Pulau Kalimantan sebesar 9,00 persen, Pulau Sulawesi sebesar 6,87
persen, Pulau Bali dan Nusa Tenggara sebesar 2,68 persen, serta Pulau
Maluku dan Papua sebesar 2,46 persen.
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 19
Page 56
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
Sementara itu dengan dihapusnya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan
Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada 30 Desember 2022, pertumbuhan
ekonomi di sebagian besar provinsi menunjukkan penguatan. Pada triwulan
I-2023, penguatan pertumbuhan (y-on-y) tercatat pada kelompok provinsi di
Pulau Sulawesi sebesar 7,00 persen, disusul Pulau Kalimantan sebesar
5,79 persen, Pulau Sumatera sebesar 4,79 persen, serta Pulau Bali dan
Nusa Tenggara sebesar 4,74 persen. Kelompok provinsi di Pulau Jawa
serta Pulau Maluku dan Papua mengalami perlambatan pertumbuhan
masing-masGinragf iks e7besar 4,96 persen dan 1,95 persen.
Gambar 2.5. Pertumbuhan dan Kontribusi PDRB Menurut Pulau, Triwulan I-2023 (persen)
Sumber : Berita Resmi Statistik No.34/05/Th.XXVI, 5 Mei 2023- BPS
Tabel 2.6. PDB Atas Dasar Harga Berlaku dan Harga Konstan 2010 Menurut Pengeluaran (triliun
rupiah)
Sumber : Berita Resmi Statistik No.34/05/Th.XXVI, 5 Mei 2023- BPS
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 20
Page 57
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
2.3.2.3. Tingkat Inflasi (Inflation Rate)
Tekanan inflasi terus menurun dan mendukung stabilitas perekonomian.
Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) secara bulanan tercatat 0,18% (mtm)
lebih rendah dari pola historisnya di periode awal bulan Ramadan, sehingga
secara tahunan turun dari level bulan sebelumnya sebesar 5,47% (yoy)
menjadi 4,97% (yoy). Penurunan inflasi terjadi di semua kelompok, yaitu inti,
volatile food, dan administered prices. Inflasi inti Maret 2023 terus melambat
dari 3,09% (yoy) menjadi 2,94% (yoy) dipengaruhi ekspektasi inflasi dan
tekanan imported inflation yang menurun serta pasokan agregat yang
memadai dalam merespons kenaikan permintaan barang dan jasa.
Sementara itu, inflasi volatile food turun dari 7,62% (yoy) pada Februari
2023 menjadi 5,83% (yoy). Tekanan inflasi yang terus menurun tersebut
dipengaruhi oleh dampak positif kebijakan moneter Bank Indonesia yang
pre-emptive dan forward looking serta sinergi yang erat dalam pengendalian
inflasi antara Bank Indonesia dan Pemerintah (Pusat dan Daerah) dalam
TPIP dan TPID melalui penguatan GNPIP di berbagai daerah. Dengan
perkembangan tersebut, Bank Indonesia meyakini inflasi inti akan tetap
terkendali dalam kisaran 3,0±1% di sisa tahun 2023 dan inflasi IHK dapat
kembali ke dalam sasaran 3,0±1% lebih awal dari prakiraan sebelumnya.
Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah
(Pusat dan Daerah) dalam pengendalian inflasi.
Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) tetap baik dan mendukung ketahanan
eksternal. Transaksi berjalan triwulan I 2023 diprakirakan mencatat surplus
ditopang oleh surplus neraca perdagangan barang sebesar 12,3 miliar dolar
AS. Transaksi modal dan finansial triwulan I 2023 diprakirakan juga
mencatat surplus seiring aliran masuk modal asing dalam bentuk investasi
portofolio pada triwulan I 2023 yang mencatat net inflows sebesar 4,7 miliar
dolar AS. Aliran masuk modal asing ke investasi portfolio terus berlanjut
pada April 2023 yang hingga 14 April 2023 mencatat net inflows 1,2 miliar
dolar AS. Perkembangan positif di aliran masuk modal asing sejalan dengan
dampak meredanya ketidakpastian pasar keuangan global, di tengah
kondisi ekonomi domestik yang terus membaik seperti pertumbuhan
ekonomi yang tinggi, inflasi yang rendah, dan imbal hasil aset keuangan
yang menarik. Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Maret 2023 juga
terus meningkat menjadi 145,2 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan
6,4 bulan impor atau 6,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri
Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3
bulan impor. Berbagai kinerja positif tersebut diprakirakan berlanjut
sehingga NPI 2023 diprakirakan mencatat surplus, dengan transaksi
berjalan dalam kisaran surplus 0,4% sampai dengan defisit 0,4% dari PDB.
Sementara itu, neraca transaksi modal dan finansial diprakirakan mencatat
surplus yang lebih tinggi didukung oleh aliran masuk modal asing dalam
bentuk PMA dan investasi portofolio.
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 21
Page 58
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
Tabel 2.7. Tingkat Inflasi Indonesia y-to-y (2018- Maret 2023)
Bulan 2018 2019 2020 2021 2022 2023
Januari 3,40 3,25 2,82 1,55 2,18 5,28
Februari 3,83 3,18 2,57 1,38 2,06 5,47
Maret 3,61 3,40 2,48 1,37 2,64 4,97
April 4,17 3,41 2,83 1,42 3,47 4,33
Mei 4,33 3,23 3,32 1,68 3,55
Juni 4,37 3,12 3,28 1,33 4,35
Juli 3,88 3,18 3,32 1,52 4,94
Agustus 3,82 3,20 3,49 1,59 4,69
September 3,72 2,88 3,39 1,60 5,95
Oktober 3,56 3,16 3,13 1,66 5,71
Nopember 3,30 3,23 3,00 1,75 5,42
Desember 3,61 3,13 2,72 1,87 5,51
Sumber : Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia (diolah)
2.3.2.4. Nilai Tukar Rupiah
Nilai tukar Rupiah menguat sejalan dengan kebijakan stabilisasi yang
ditempuh Bank Indonesia. Nilai tukar Rupiah pada 17 April 2023 menguat
sebesar 1,38% secara point-to-point dibandingkan dengan level akhir Maret
2023, didorong kuatnya aliran masuk modal asing di investasi portfolio.
Secara year-to-date, nilai tukar Rupiah pada 17 April 2023 menguat 5,26%
dari level akhir Desember 2022, lebih tinggi dibandingkan dengan apresiasi
Rupee India sebesar 0,93%, Baht Thailand sebesar 0,71%, dan depresiasi
Peso Filipina sebesar 0,22%. Ke depan, Bank Indonesia memprakirakan
Rupiah terus menguat sejalan dengan surplusnya transaksi berjalan dan
berlanjutnya aliran masuk modal asing dipengaruhi prospek pertumbuhan
ekonomi domestik yang tinggi, inflasi yang rendah, serta imbal hasil aset
keuangan domestik yang menarik. Bank Indonesia akan terus memperkuat
kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah untuk mengendalikan inflasi barang
impor (imported inflation) dan memitigasi risiko rambatan ketidakpastian
pasar keuangan global terhadap nilai tukar Rupiah. Kebijakan tersebut
diperkuat dengan pengelolaan devisa hasil ekspor melalui implementasi
Term Deposit valas Devisa Hasil Ekspor sesuai dengan mekanisme pasar.
2.3.2.5. Suku Bunga
Di pasar uang, suku bunga Indonesia tetap rendah sebesar 5,65% pada 17
April 2023. Imbal hasil SBN tenor jangka pendek tercatat 6,24%, menurun
20bps dibandingkan dengan level Februari 2023, sedangkan imbal hasil
SBN tenor jangka panjang terkendali. Suku bunga deposito 1 bulan pada
Maret 2023 juga tercatat rendah 4,10%, turun 2bps dibandingkan dengan
Februari 2023. Suku bunga kredit Maret 2023 juga kondusif mendukung
permintaan kredit, yakni sebesar 9,38%, meningkat 4bps dibandingkan
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 22
Page 59
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
dengan level bulan sebelumnya. Bank Indonesia akan terus memastikan
kecukupan likuiditas untuk terjaganya stabilitas sistem keuangan serta
mendorong berlanjutnya peningkatan kredit/pembiayaan bagi pemulihan
ekonomi nasional.
Intermediasi perbankan terus positif menjaga momentum pemulihan
ekonomi. Pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2023 tetap tinggi yaitu
sebesar 9,93% (yoy). Pembiayaan syariah juga menunjukkan kinerja positif,
dengan pertumbuhan lebih tinggi mencapai 19,43% (yoy) pada Maret 2023.
Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 April 2023
memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate
(BI7DRR) sebesar 5,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 5,00%, dan
suku bunga Lending Facility sebesar 6,50%. Keputusan ini konsisten
dengan stance kebijakan moneter yang pre-emptive dan forward looking
untuk memastikan terus berlanjutnya penurunan ekspektasi inflasi dan
inflasi ke depan. Bank Indonesia meyakini bahwa BI7DRR sebesar 5,75%
memadai untuk mengarahkan inflasi inti terkendali dalam kisaran 3,0±1% di
sisa tahun 2023 dan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) dapat kembali ke
dalam sasaran 3,0±1% lebih awal dari prakiraan sebelumnya. Kebijakan
stabilisasi nilai tukar Rupiah juga terus diperkuat guna mengendalikan inflasi
barang impor (imported inflation) dan memitigasi dampak rambatan
ketidakpastian pasar keuangan global terhadap nilai tukar Rupiah.
2.3.3. Gambaran Umum Industri Konstruksi di Indonesia
Pembangunan infrastruktur tidak akan terlepas dari dukungan sektor
konstruksi. Sektor jasa konstruksi merupakan pilar utama pembangunan
infrastruktur yang memegang peran penting dalam mendorong
pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan serta sebagai pondasi dalam
peningkatan daya saing bangsa di tengah persaingan global. Berdasarkan
data Badan Pusat Statistik (BPS), konstribusi sektor konstruksi terhadap
perekonomian nasional (PDB) sebelum Pandemi Covid-19 tercatat urutan
ke 4 penyumbang PDB terbesar, yakni pada 2018 sebesar 10,53% dan naik
tahun 2019 sebesar 10,73% dari PDB. Yang tercatat mengalami
prtumbuhan sebesar 5,76 pada tahu 2019.
Pandemi COVI D-19 telah memberi dampak kesehatan dan ekonomi
masyarakat. Dampak yang sudah dirasakan adalah dihentikannya
beberapa proyek. Meskipun demikian beberapa proyek juga masih terus
berjalan dengan alasan karena berada bukan pada daerah pandemi.
Wabah global ini membuat sektor konstruksi mengalami tekanan profit
margin dan berkurangnya ketersediaan tenaga kerja dan pasokan material.
Tidak bisa dipungkiri, pandemi COVID-19 menjadi katalis pencapaian
Revolusi industri 4.0. Penggunaan teknologi digital semakin menyatu dalam
keseharian kehidupan kita. Pemanfaatan drone, cctv, video conference,
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 23
Page 60
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
penggunaan produk modular (material-based product) memberi
kemudahan serta manfaat lebih dalam pekerjaan konstruksi, termasuk juga
mendukung pengendalian penyebaran COVI D-19. Produksi industri
selama periode perkiraan (2023-2026) juga akan didukung oleh Rencana
Pengadaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030, di mana pemerintah
berencana untuk menambah 40,6 GW kapasitas tambahan pada tahun
2030, di mana 4,7 GW akan menjadi energi surya . dan 51,6% dari sumber
terbarukan. Selama sisa periode perkiraan, industri konstruksi diperkirakan
akan mencatat pertumbuhan tahunan rata-rata 5,8%, didukung oleh fokus
pemerintah pada pembangunan infrastruktur, serta proyek-proyek energi
dan pembangunan utilitas. Perbaikan kepercayaan konsumen dan investor
serta perkembangan positif kondisi perekonomian daerah juga akan
menjadi pendorong.
Tahun 2022 dinilai akan menjadi momentum meningkatnya peluang bagi
pasar kontruksi. Dalam sebuah survei berjudul Indonesia Construction
Market outlook 2022 yang dirilis BCI asia, sebuah lembaga riset konstruksi
internasional, ditemukan bahwa prospek industri konstruksi pada tahun
2022 terlihat semakin membaik seiring dengan pemulihan ekonomi
nasional. BCI asia menyatakan bahwa prospek pasar ini diharapkan dapat
memberikan gambaran optimis tentang konstruksi Indonesia setahun ke
depan, sehingga para pelaku konstruksi semakin percaya diri untuk terlibat
di dalam industri konstruksi
2.3.4. Gambaran Umum Industri Perdagangan di Indonesia
Industri perdagangan merupakan salah satu jenis usaha yang menjadi
penentu aktivitas ekonomi disisi distribusi. Gambaran umum perkembangan
industri perdagangan di Indonesia salah satunya dapat mengacu pada
Survei Penjualan Eceran (SPE) yang dilakukan oleh Bank Indonesia. Pada
Desember 2022, hasil SPE mengindikasikan kinerja penjualan eceran tetap
tumbuh positif, baik secara tahunan maupun bulanan. Indeks Penjualan Riil
(IPR) Desember tercatat sebesar 217,8, atau secara tahunan masih tumbuh
positif 0,7% (yoy), meski lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan
pada bulan sebelumnya sebesar 1,3% (yoy).
Berdasarkan kelompoknya, kinerja penjualan eceran pada kelompok
peralatan informasi dan komunikasi meningkat sebesar 16,6% (yoy) serta
barang budaya dan rekreasi sebesar 8,2% (yoy). Sementara itu, kelompok
perlengkapan rumah tangga lainnya (-10,2%, yoy) serta suku cadang dan
aksesori (-8,2%,yoy) membaik meski masih terkontraksi. Adapun
perlambatan terjadi kelompok terjadi pada kelompok makanan, minuman
dan tembakau (0,5%,yoy) dan sekelompok sandang (12,7%, yoy),
sementara kelompok bahan bakar kendaran bermotor (-10,4%, yoy) tercatat
menurun dan berada di fase kontraksi.
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 24
Page 61
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
Secara bulanan, penjualan eceran tercatat tumbuh sebesar 7,0% (mtm),
meningkat dari 0,4% (mtm) pada bulan sebelumnya. Seluruh kelompok
tercatat meningkat dan berada pada fase ekspansi, dengan peningkatan
tertinggi pada kelompok peralatan informasi dan komunikasi (42,9%,mtm)
dipengaruhi oleh tingginya penjualan TV Gigital sejalan dengan kebijakan
peralihan dari YV Analog ke didorong HBKN Natal, musim libur dan kahir
tahun, serta strategi potongan harga sehingga mendorong domestik.
Gambar 2.6. Pertumbuhan Indeks Penjualan Riil (%)
Sumber : Surey Penjualan Eceran Desember 2022
Pada Januari 2023, kinerja penjualan eceran diprakirakan meningkat
secara tahunan, namun terkontraksi secara bulanan.Hal tersebut tercermin
dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Januari 2023 yang tercatat sebesar 213,2
atau tumbuh 1,7% (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan
sebelumnya. Berdasarkan kelompoknya, kinerja kelompok makanan,
minuman dan tembakau (4,2%,yoy) menjadi satu-satunya kelompoknya
yang meningkat, sementara subkelompok sandang (10,6%, yoy) tercatat
melambat.
Gambar 2.7. Pertumbuhan IPR Menurut Kelompok (%,yoy)
Sumber : Surey Penjualan Eceran Desember 2022
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 25
Page 62
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
Secara bulanan, penjualan eceran berada pada fase kontraksi sebesar -
2,1% (mtm), berbalik arah dari bulan sebelumnya yang tumbuh 7,0% (mtm).
Penurunan/perlambatan terjadi pada seluruh kelompok, dengan penurunan
terdalam pada kelompok peralatan informasi dan komunkasi
(-20,5%, mtm), disusul subkelompok sandang (-3,6%, mtm) serta kelompok
barang budaya dan rekreasi (-4,1%, mtm) sejalan dengan penurunan
permintaan masyarakat HBKN natal dan libur akhir tahun pada bulan
sebelumnya. Sementara itu, perlambatan terjadi pada kelompok suku
cadang dan aksesori (0,1%, mtm) disebabkan oleh penurunan permintaan
masyarakat.
2.3.5. Industri Minyak Bumi, Gas Bumi, LNG dan LPG di Indonesia
Pada tahun 2021 cadangan minyak bumi Indonesia sebesar 3,9 miliar barel
sehingga berdasarkan data dari BP Statistic Review 2021, jumlah cadangan
minyak Indonesia hanya sebesar 0,1% dari cadangan dunia. Dalam dua
dekade, produksi minyak bumi Indonesia mengalami penurunan yang
signifikan, dari rata-rata sebesar 1,5 juta barel per hari menjadi rata-rata
sekitar 658,5 ribu barel per hari di tahun 2021. Berbagai upaya terus
dilakukan oleh Pemerintah untuk mendorong peningkatan produksi minyak
mentah, diantaranya dengan meningkatkan investasi sektor hulu migas
melalui peningkatan kerjasama sektor migas, penyederhanaan perizinan,
pemberian insentif fiskal dan pemutakhiran data hulu migas, serta
meningkatkan produksi dengan menetapkan program produksi 1 Juta
BOPD pada tahun 2030. Adapun produksi minyak bumi dalam 5 tahun
terakhir (2016 - 2021) menurun dari 831,1 ribu barel per hari menjadi 658,5
ribu barel per hari akibat dari penurunan cadangan secara alami pada
berbagai lapangan yang sudah tua.
Impor minyak bumi pada tahun 2013-2016 cenderung meningkat menjadi
148,4 juta barel pada tahun 2016, namun menurun menjadi 79,7 juta barel
pada 2020. Turunnya impor minyak bumi sampai tahun 2020 dipengaruhi
oleh Peraturan Menteri ESDM Nomor 42 Tahun 2018 tentang Prioritas
Pemanfaatan Minyak Bumi untuk Pemenuhan Kebutuhan Dalam Negeri.
Dalam aturan ini dinyatakan, Pertamina dan Badan Usaha Pemegang Izin
Usaha Pengolahan Minyak Bumi wajib mengutamakan pasokan minyak
bumi yang berasal dari dalam negeri. Demikian juga kontraktor atau
afiliasinya, wajib menawarkan minyak bumi bagian kontraktor kepada
Pertamina dan/atau Badan Usaha Pemegang Izin Usaha Pengolahan
Minyak Bumi.
Pada tahun 2021 terjadi kenaikan impor menjadi 104,4 juta barel bila
dibandingkan tahun sebelumnya. Namun secara keseluruhan impor minyak
bumi pada tahun 2021 menunjukkan tren menurun sebesar 30% bila
dibandingkan dengan nilai impor pada tahun 2016. Kenaikan impor pada
tahun 2021 disebabkan oleh pertambahan pemanfaatan minyak bumi
sebagai bahan baku produksi kilang akibat peningkatan permintaan BBM
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 26
Page 63
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
pada sektor transportasi setelah terjadinya peningkatan mobilitas
masyarakat karena penurunan kasus pandemi Covid-19. Dilihat dari
sumbernya, impor minyak mentah pada tahun 2021 dipasok dari beberapa
negara produsen minyak mentah terutama dari Saudi Arabia (32%) dan
Nigeria (28%) dan sisanya berasal dari Australia, Angola, Gabon, Aljazair,
Malaysia, Azerbaijan, Equatorial Guinea, Amerika Serikat serta negara
lainnya.
Kebijakan ekspor minyak bumi nasional dilakukan dengan
mempertimbangkan nilai keekonomian sehingga ekspor dilakukan untuk
jenis minyak yang memiliki kualitas tinggi. Ekspor minyak bumi pada tahun
2016 sebesar 125,5 juta barel namun turun menjadi 43,8 juta barel pada
tahun 2021 sejalan dengan turunnya produksi minyak bumi dan dampak
dari penerapan terhadap Peraturan Menteri ESDM Nomor 42 Tahun 2018
tentang Prioritas Pemanfaatan Minyak Bumi untuk Pemenuhan Kebutuhan
Dalam Negeri dimana minyak mentah yang merupakan bagi hasil bagian
dari KKKS semula dikategorikan ekspor, namun saat ini dimanfaatkan untuk
memenuhi kebutuhan kilang domestik. Minyak bumi diekspor ke beberapa
negara Asia dan pada tahun 2021, ekspor minyak bumi hanya dilakukan ke
Singapura, Jepang, Taiwan dan Korea.
Gambar 2.8. Perkembangan Produksi, Ekspor dan Impor Minyak Bumi 2016-2021
Sumber : HEESI 2021 dalam Buku Laporan Neraca Energi Nasional 2022
Gas bumi memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan
nasional, antara lain sebagai sumber energi, bahan baku untuk industri dan
sebagai sumber penerimaan negara dan devisa. Dalam bauran energi,
sekitar 16,8% dari total pasokan energi primer tahun 2021 bersumber dari
gas bumi. Di masa lalu, pemanfaatan gas bumi diarahkan untuk memenuhi
kebutuhan ekspor melalui ekspor LNG dengan kontrak jangka panjang,
namun dengan terus meningkatkan kebutuhan energi dan ketersediaan
cadangan yang cukup banyak, maka gas menjadi alternatif penggunaan
energi saat ini dan dimasa mendatang. Selain itu, emisi gas yang rendah
juga menjadi pilihan penggunaan energi fosil dibandingkan batubara.
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 27
Page 64
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
Produksi gas bumi Indonesia berasal dari gas yang terikut dari lapangan
minyak bumi (assosiated gas) dan lapangan gas bumi (non-assosiated gas).
Total produksi gas dari kedua jenis lapangan tersebut pada tahun 2021
mengalami penurunan dari 3,1 juta MMSCF pada tahun 2016 menjadi 2,4
juta MMSCF. Penurunan produksi gas bumi terjadi akibat tutupnya
lapangan gas Arun dan belum mulai berproduksi lapangan gas Tangguh
Train 3.
Gambar 2.9. Tren Produksi Gas Bumi Tahun 2016 – 2021
Sumber : HEESI 2021 dalam Buku Laporan Neraca Energi Nasional 2022
Di satu sisi, beberapa sumur gas di Indonesia telah mengalami penurunan
tingkat produksi, di sisi lain masih terdapat beberapa cadangan gas terbukti
yang belum dikembangkan (stranded). Salah satu yang terbesar adalah
Blok Natuna D-Alpha yang diprediksi mempunyai cadangan yang bisa
diambil sebesar 46 TSCF. Lapangan gas tersebut belum dapat
dikembangkan karena biaya pengembangannya mahal mengingat
kandungan gas CO2 dan H2S yang mencapai 70%. Kandungan gas ikutan
inilah yang menjadi salah satu kendala utama pengembangan lapangan gas
tersebut.
Ekspor gas bumi yang digunakan sebagai sumber devisa negara, dapat
dilakukan baik dalam bentuk gas maupun dalam bentuk LNG sesuai dengan
kontrak jangka panjang. Ekspor gas bumi dalam bentuk gas pipa dilakukan
ke Singapura dan Malaysia, dimana kontrak Perjanjian Jual Beli Gas
(PJBG) ke Singapura akan berakhir pada 2023 yang rencananya tidak akan
ada perpanjangan lagi. Ke depannya, gas tersebut akan digunakan untuk
kebutuhan domestik. Ekspor gas pipa mengalami penurunan dari 282.741
MMSCF pada tahun 2016 menjadi 274.736 MMSCF pada tahun 2021.
Sedangkan ekspor LNG dilakukan untuk memenuhi permintaan Jepang,
Korea dan Taiwan juga menggunakan mekanisme kontrak jangka panjang.
Ekspor LNG ketiga negara tersebut mengalami penurunan dari 747.697 ribu
MMBTU pada tahun 2016 menjadi 416.691 ribu MMBTU pada tahun 2021.
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 28
Page 65
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
Gas merupakan energi yang bersih sehingga penggunaannya sedikit
menimbulkan emisi. Namun demikian pemanfaatan gas memerlukan
infrastruktur yaitu jaringan pipa agar gas dapat disalurkan dari daerah
penghasil ke daerah pengguna. Oleh karena itu pemanfaatan gas hanya
dapat dilakukan terutama di wilayah-wilayah penghasil gas, seperti
Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Timur dan
Kalimantan Timur.
Pemanfaatan gas terbesar untuk sektor industri atau sekitar 99,1% terutama
untuk industri pupuk, industri petrokimia, industri oleochemical, industri
baja, industri keramik dan industri kaca. Pada industri pupuk gas digunakan
sebagai bahan baku sehingga dikategorikan sebagai penggunaaan non
energi.
Sementara pemanfaatan gas untuk sektor lainnya seperti rumah tangga
(jargas), komersial dan transportasi masing-masing hanya 0,8% dan 0,1%
dari total konsumsi gas. Khusus terkait pembangunan jargas untuk
konsumsi sektor rumah tangga dalam RUEN, pada tahun 2025 ditargetkan
pembangunan jargas akan mencapai 4,7 juta sambungan rumah tangga
(SR). Namun demikian, realisasi penambahan pembangunan jargas hingga
akhir tahun 2021 baru mencapai 127 ribu SR dengan total jargas terpasang
sebesar 799 ribu SR.
Gambar 2.10. Konsumsi Gas per Sektor 2016-2021
Sumber : HEESI 2021 dalam Buku Laporan Neraca Energi Nasional 2022
2.3.6. Analisa Prospek Usaha Perseroan
Prospek usaha Perseroan terkait erat dengan kebijakan pemerintah di
sektor energi. Pemerataan penggunaan energi dalam negeri menggunakan
gas alam menjadi prioritas pemerintah untuk mengurangi subsidi energi
pembelian LPG impor. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun
2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2020-
2024, pembangunan jargas termasuk salah satu proyek strategis nasional.
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 29
Page 66
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
Ini merupakan upaya Pemerintah meningkatkan pemanfaatan gas untuk
dalam negeri, mengurangi impor LPG sebesar 603.720 ribu ton per tahun,
penghematan subsidi LPG sebesar Rp 297,55 miliar per tahun, serta
menghemat pengeluaran energi masyarakat Rp 386 miliar per tahun.
Jargas juga bermanfaat mengurangi defisit neraca perdagangan migas
mencapai Rp 2,64 triliun per tahun. Pemerintah juga telah
mempresentasikan kebijakan energi melalui Forum G20, diantaranya
adalah program pengaliran gas rumah tangga yang menjangkau lebih dari
95 juta sambungan gas rumah tangga hingga tahun 2060. Diperkirakan
kegiatan ini akan memerlukan pembiayaan dari Pemerintah sekitar Rp. 800
triliun (nilai 2023) atau sekitar rata-rata Rp 20 triliun per tahun. Dengan
pasar sebesar itu ditambah dengan keinginan Manajemen untuk
mendiversifikasi produk produk baru xv yang relevan dengan hilirisasi dan
huluisasi proyek tersebut, melalui kegiatan penciptaan nilai TKDN yang
makin meningkat, maka perseroan akan berjalan pada rel yang tepat.
Realisasi kinerja indikator Persentase TKDN pada Kegiatan Usaha Hulu
Migas adalah sebesar 63,96% dari target 61% dengan capaian 103,16%.
Terdapat peningkatan nilai pengadaan pada sektor barang kumulatif
37,41%. Kontribusi komitmen TKDN pada kegiatan usaha hulu migas
terbesar masih berasal dari sektor jasa. Pada tahun 2022 Pengadaan
komoditas barang memberikan kontribusi TKDN sebesar 27,41%, dan
Pengadaan komoditas jasa memberikan kontribusi TKDN sebesar 71,91%.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan,
mengungkapkan bahwa dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
(APBN) harus dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama lapisan
menengah ke bawah. Pembangunan jaringan gas kota (jargas) merupakan
salah satu wujud efektivitas pemanfaatan dana APBN. Fokus Pemerintah
dalam rangka mendukung aksesibilitas migas tahun 2023 yaitu penyediaan
konverter Kit BBM ke BBG untuk nelayan dan petani, Pembangunan Pipa
Transmisi gas ruas Cirebon-Semarang dan peningkatan fasilitas hilir migas.
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 30
Page 67
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
1) Infrastruktur Jaringan Gas Bumi Untuk Rumah Tangga
Sesuai dengan visi RPJMN 2020-2024 bahwa pemerintah mendorong
pembangunan infrastruktur jaringan gas bumi untuk rumah tangga
menggunakan skema pendanaan non APBN sehingga sampai dengan
akhir 2024 pemerintah fokus pada pengawasan terhadap
pembangunan yang dilakukan oleh badan usaha dan mendukung
tercapainya proses pelaksanaan KPBU untuk membangun Jargas
Rumah Tangga.
2) Penyediaan Konverter Kit BBM ke BBG untuk Nelayan Sasaran
Sasaran yang akan dicapai oleh pemerintah adalah tersedianya paket
konverter Kit BBM ke Bahan Bakar Gas untuk Nelayan yang diukur
dengan realisasi pelaksanaan kegiatan dari mulai perencanaan,
pengadaan hingga pembagian dan pengawasan paket Konverter Kit
bagi Nelayan. Manfaat kegiatan ini untuk mendukung kebijakan
diversifikasi energi dalam upaya ketahanan energi pada sektor
perikanan dan turut serta dalam menyelamatkan lingkungan melalui
penyediaan energi yang lebih ramah lingkungan serta tersalurkannya
subsidi (energi) yang tepat sasaran untuk rakyat yang
membutuhkannya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan
sasaran.
3) Penyediaan Konveter Kit BBM ke BBG untuk Petani Sasaran
Sasaran yang akan dicapai oleh kegiatan ini adalah tersedianya paket
konverter Kit BBM ke Bahan Bakar Gas untuk petani yang diukur
dengan realisasi pelaksanaan kegiatan dari mulai perencanaan,
pengadaan hingga pembagian dan pengawasan paket Konverter Kit
bagi petani. Manfaat kegiatan ini untuk mendukung kebijakan
diversikasi energi dalam upaya ketahanan energi pada sektor pertanian
dan turut serta dalam menyelamatkan lingkungan melalui penyediaan
energi yang lebih ramah lingkungan serta tersalurkannya subsidi
(energi) yang tepat sasaran untuk rakyat yang membutuhkannya dalam
upaya meningkatkan kesejahteraan petani sasaran.
4) Pipa Transmisi Gas Bumi Ruas Cirebon– Semarang
Dalam rangka percepatan implementasi Perpres Nomor 79 tahun 2019
tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Kendal-
Semarang-Salatiga Demak-Grobogan, Kawasan Purworejo–
Wonosobo–Magelang–Temanggung, dan Kawasan Brebes–Tegal–
Pemalang, serta dengan ditetapkannya Rencana Pembangunan Pipa
Transmisi Cirebon Semarang ke dalam Proyek Strategis Nasional
(PSN) melalui Perpres Nomor 109 Tahun 2020 tentang Perubahan
Ketiga atas Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang
Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional, maka
pembangunan Pipa Transmisi Gas Cirebon-Semarang ini menjadi
penting untuk segera direalisasikan.
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 31
Page 68
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
Jargas Untuk Rumah Tangga Didukung Oleh Skema KPBU Capaian
Pembangunan Jaringan Gas Bumi untuk Rumah Tangga hingga tahun 2021
sebanyak 662.431 SR. Pada Tahun Anggaran 2022, Direktorat Jenderal
Minyak dan Gas Bumi merencanakan pembangunan Jaringan Gas xvii
untuk Rumah Tangga sebanyak 40.777 Sambungan Rumah di 12 wilayah
Kab/Kota, dan hingga minggu kedua November 2022, rata-rata realisasi
fisik telah mencapai 93,80%.
Sumber : Kementerian ESDM
Permasalahan umum yang sering dihadapi adalah terkait perizinan,
sehingga diperlukan koordinasi yang intensif dengan pihak-pihak terkait.
Perizinan yang semula diterbitkan oleh Pemerintah Daerah, ada yang
berpindah ke Pemerintah Pusat seperti Izin Lingkungan. Untuk mengejar
target RPJMN sebesar 4 juta SR, dimana total pembangunan jargas dengan
menggunakan APBN hingga tahun 2022 hanya sebesar 703.208 SR,
diperlukan upaya-upaya pencapaian target pembangunan jaringan gas
untuk rumah tangga selain menggunakan APBN yaitu melalui Skema KPBU
dan Anggaran BUMN (Jargas Mandiri).
Daerah pemasaran produk Perseroan adalah keseluruh wilayah Indonesia
terutama daerah yang memiliki sumber gas alam, kawasan kawasan idustri
dan wilayah wilayah yang menjadi pengembangan jaringan gas kota yang
sudah menjadi program pemerintah. Berikut adalah daerah pemasaran
produk Perseroan yaitu Aceh, Medan, Pekanbaru , Dumai, Duri, Jambi,
Palembang, Lampung, Cilegon, Serang, Kawasan Industri Krakatau Stel,
Kawasan Industri Jabodetabek, DKI Jakarta, Kawasan kawasan indutri
Cikarang, karawang, cikampek, Bandung, Cirebon, Semarang, Magelang,
Yogyakarta, Solo, Boyolali, Surabaya, Lamongan, Kawasan Industri di Jawa
Timur, Probolinggo, Pasuruan, Mojokerto, Bali, Kalimantan Timur,
Balikpapan, Sulawesi, Sorong.
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 32
Page 69
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
2.3.7. Alasan Dilakukannya Transaksi
Perseroan memandang perlu adanya pertumbuhan kinerja keuangan
dengan menerapkan strategi bisnis yang dapat meningkatkan operasional
dan pemasaran serta pengembangan portofolio bisnis Perseroan.
Perseroan memiliki roadmap untuk menjadi perusahaan yang tidak hanya
menjalankan kegiatan bisnis pada umumnya, namun juga menambah nilai-
nilai baru dengan melakukan bisnis yang berkaitan dengan inspeksi teknis,
jasa kalibrasi, pengetesan peralatan teknis, produsen alat pengukur
tekanan dan instrumen. Hal ini yang mendorong Perseroan untuk
mengakuisisi kepemilikan saham KS dan KIS. Selain itu, Perseroan
mengakuisisi hak kepemilikan ATB berupa merek Ergas dan Kians untuk
meningkatkan total aset Perseroan.
2.3.8. Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif atas Transaksi
Keuntungan yang akan diperoleh Perseroan dari Transaksi ini adalah
sebagai berikut:
• Perseroan mengharapkan dapat memperluas cakupan bisnisnya dalam
berbagai industri serta memaksimalkan modal kerja yang diperoleh
Perseroan untuk mengembangkan bisnis KS dan KIS. Diversifikasi
bisnis dalam rangka mengembangkan kegiatan dan aktivitas usaha
Perseroan melalui KS sebagai perusahaan dibidang jasa kalibrasi dan
jasa inspeksi juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi
kinerja keuangan konsolidasian Perseroan pada masa yang akan
datang yang pada akhirnya diharapkan dapat memberikan nilai tambah
bagi Perseroan dan seluruh pemegang saham Perseroan. Selain itu,
akuisisi KIS sebagai perusahaan produsen alat pengukur tekanan dan
instrumentasi serta perdagangan umum dapat meningkatkan potensi
pasar Perseroan.
• Merek Ergas saat ini sudah di pakai dan diperjual belikan untuk produk
regulator gas rumah tangga, meter gas rumah tangga dan konverter kit,
ke depan akan di pakai untuk pengembangan produksi dalam negeri
(TKDN) seperti produk electrofusion fitting PE untuk jaringan gas rumah
tangga dan industri air bersih yang saat ini produk tersebut masih
seluruhnya impor Merek Kians saat ini sudah di pakai dan diperjual
belikan untuk produk transition fitting, ke depan akan di pakai untuk
pengembangan produksi dalam negeri (TKDN) seperti produk galvanis
fitting dan ball valve untuk jaringan gas rumah tangga dan industri air
bersih Dengan adanya akuisisi merek, Perseroan kedepan tidak lagi
memberikan imbal bagi hasil ke pemegang merek Ergas dan Kians.
Berdasarkan hal tersebut, sehingga keuntungan Perseroan akan
bertambah.
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 33
Page 70
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
Kerugian yang akan diperoleh Perseroan dari Transaksi ini adalah sebagai
berikut:
• Dengan dilakukannya Transaksi, terdapat biaya-biaya yang muncul
akibat Transaksi ini, yang tidak terbatas pada biaya lembaga penunjang
pasar modal seperti biaya penasehat keuangan, KAP, konsultan hukum,
KJPP dengan biaya-biaya yang muncul antara lain biaya penilaian objek
transaksi, biaya-biaya terkait profesi penilai serta kewajiban-kewajiban
yang lain yang dapat muncul dikemudian hari.
2.4. Analisis Kuantitatif atas Transaksi
2.4.1. Analisis Kinerja Historis Perseroan
Untuk melihat perkembangan kinerja Perseroan, seperti posisi keuangan,
laba rugi dan arus kas serta potensi atau kemajuan yang dialami selama
beberapa tahun terakhir, maka hasil analisis keuangan historis yang
bersumber dari laporan keuangan konsolidasi audited per 31 Desember
2018, 31 Desember 2019, 31 Desember 2020, 31 Desember 2021,
31 Desember 2022 dan 30 April 2023 disajikan sebagai berikut :
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 34
Page 71
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
2.4.1.1. Analisis Posisi Keuangan
Tabel 2.8. Perkembangan Posisi Keuangan Perseroan (dinyatakan dalam Rupiah)
Historis Posisi Keuangan Full IDR
2019A 2020A 2021A 2022A April 23A
ASSET
Aset Lancar
Kas dan bank IDR 2.629.109.332 8.263.465.104 2.764.996.525 15.047.118.726 10.368.468.692
Investasi jangka pendek IDR - - - 8.815.207 7.639.921
Piutang usaha IDR 2.973.918.494 13.091.771.184 6.960.524.514 19.093.820.235 6.651.724.553
Piutang lain - lain - neto IDR 20.000.000 76.519.280 1.252.186.779 245.575.010 2.825.055.728
Piutang berelasi IDR - 339.288.937 - - -
Persediaan IDR 72.208.698 751.755.183 5.073.442.618 8.318.013.340 12.145.299.992
Biaya dibayar dimuka IDR - - - 306.122.449 3.399.443.507
Pajak dibayar dimuka IDR - - - 450.000 763.885.849
Uang muka proyek IDR 126.361.500 9.444.000 96.059.012 349.500.000 8.328.914.200
Jumlah Aset Lancar IDR 5.821.598.024 22.532.243.688 16.147.209.448 43.369.414.967 44.490.432.442
Aset Tidak Lancar
Aset pajak tangguhan IDR - 14.754.098 10.344.802 36.207.696 85.867.652
Investasi pada entitas asosiasi IDR - - - - 375.000.000
Aset tetap - neto IDR 1.177.797.062 2.938.245.578 2.780.485.053 3.743.653.436 7.632.452.155
Jumlah Aset Tidak Lancar IDR 1.177.797.062 2.952.999.676 2.790.829.855 3.779.861.132 8.093.319.807
JUMLAH ASET IDR 6.999.395.086 25.485.243.364 18.938.039.303 47.149.276.099 52.583.752.249
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha IDR 796.341.356 8.788.760.202 10.995.225.061 4.795.257.291 380.680.267
Utang lain - lain IDR 3.564.321.455 12.248.900.003 1.150.000.000 - 375.000.000
Utang pajak IDR 263.476.491 362.903.501 808.618.836 2.052.901.338 401.209.637
Biaya yang masih harus dibayar IDR - 21.087.280 279.020.942 206.478.057 74.507.956
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek IDR 4.624.139.302 21.421.650.986 13.232.864.839 7.054.636.686 1.231.397.860
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang IDR 24.185.000 60.808.000 29.177.000 146.698.000 296.792.078
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang IDR 24.185.000 60.808.000 29.177.000 146.698.000 296.792.078
JUMLAH LIABILITAS IDR 4.648.324.302 21.482.458.986 13.262.041.839 7.201.334.686 1.528.189.938
EKUITAS
Modal saham IDR 2.000.000.000 2.000.000.000 2.000.000.000 13.000.000.000 40.000.000.000
Tambahan modal disetor IDR - - 17.000.000.000 -
Saldo laba IDR 351.070.784 2.008.071.218 3.681.347.484 9.956.280.393 11.164.529.205
Komponen ekuitas lainnya IDR - (5.286.840) (5.350.020) (8.338.980) (108.966.894)
JUMLAH EKUITAS IDR 2.351.070.784 4.002.784.378 5.675.997.464 39.947.941.413 51.055.562.311
JUMLAH LIABILITAS & EKUITAS IDR 6.999.395.086 25.485.243.364 18.938.039.303 47.149.276.099 52.583.752.249
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 35
Page 72
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
Adapun perkembangan posisi keuangan Perseroan dapat terlihat pada
grafik berikut ini.
Grafik 2.1. Perkembangan Posisi Keuangan Perseroan (Rupiah)
Sumber : Laporan Keuangan Perseroan (diolah)
• Total aset Perseroan untuk periode empat bulan yang berakhir tanggal
30 April 2023 adalah sebesar Rp52,5 miliar mengalami kenaikan sebesar
11,53% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 31 Desember
2022 yaitu sebesar Rp47,15 miliar. Peningkatan tersebut terutama
disebabkan oleh adanya penurunan pada kas dan bank, penurunan pada
piutang usaha, kenaikan pada piutang lain-lain, kenaikan pada
persediaan, kenaikan pada biaya dibayar dimuka dan kenaikan pada
uang muka pada periode Januari - April 2023. Total aset Perseroan untuk
tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp47,15
miliar mengalami kenaikan sebesar 148,97% dibandingkan dengan
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021 yaitu sebesar Rp18,93
miliar. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh adanya kenaikan
pada kas dan bank, piutang usaha, dan persediaan pada tahun 2022.
Berdasarkan perhitungan tingkat pertumbuhan tahunan (Compound
Annual Growth Rate/CAGR) tahun 2019 sampai dengan tahun 2022,
total aset Perseroan mengalami peningkatan rata-rata 61,10% per tahun.
• Total liabilitas Perseroan untuk periode empat bulan yang berakhir
tanggal 30 April 2023 adalah sebesar Rp1,53 miliar mengalami
penurunan sebesar 78,78% dibandingkan dengan tahun yang berakhir
pada 31 Desember 2022 yaitu sebesar Rp7,20 miliar. Penurunan
tersebut disebabkan oleh jumlah liabilitas jangka pendek terutama pada
utang usaha turun sebesar Rp 4,41 miliar pada tanggal 30 April 2023.
Total liabilitas Perseroan untuk tahun yang berakhir tanggal 31
Desember 2022 adalah sebesar Rp7,20 miliar mengalami penurunan
sebesar 45,70% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 31
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 36
Page 73
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
Desember 2021 yaitu sebesar Rp13,26 miliar. Penurunan tersebut
disebabkan oleh adanya penurunan jumlah liabilitas jangka pendek
terutama pada utang usaha sebesar Rp6,20 miliar pada tanggal 31
Desember 2022. Berdasarkan perhitungan tingkat pertumbuhan tahunan
(Compound Annual Growth Rate/CAGR) tahun 2019 sampai dengan
tahun 2022, total liabilitas Perseroan mengalami peningkatan rata-rata
11,57% per tahun.
• Total ekuitas Perseroan untuk periode empat bulan yang berakhir tanggal
30 April 2023 adalah sebesar Rp51,05 miliar mengalami kenaikan
sebesar 27,81% % dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 31
Desember 2022 yaitu sebesar Rp39,94 miliar. Peningkatan tersebut
terutama disebabkan oleh meningkatnya modal saham sebesar Rp10,00
miliar pada periode empat bulan yang berakhir tanggal 30 April 2023.
Total ekuitas Perseroan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember
2022 adalah sebesar Rp39,94 miliar mengalami kenaikan sebesar
603,80% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 31 Desember
2021 yaitu sebesar Rp5,67 miliar. Peningkatan tersebut terutama
disebabkan oleh penambahan modal disetor sebesar Rp28,00 miliar
pada tanggal 31 Desember 2022. Berdasarkan perhitungan tingkat
pertumbuhan tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR) tahun
2019 sampai dengan tahun 2022, total ekuitas Perseroan mengalami
peningkatan rata-rata 103,03% per tahun.
2.4.1.2. Analisis Laba Rugi
Tabel 2.9. Perkembangan Laba Rugi Perseroan (dinyatakan dalam Rupiah)
Historis Laba Rugi Full IDR
2019A 2020A 2021A 2022A April 23A
PENDAPATAN IDR 6.210.050.337 37.435.375.532 41.244.048.389 42.618.874.550 12.375.275.001
BEBAN POKOK PENJUALAN IDR 4.308.864.270 33.467.749.557 35.469.868.051 31.150.889.980 7.879.613.641
LABA KOTOR IDR 1.901.186.067 3.967.625.975 5.774.180.338 11.467.984.570 4.495.661.360
PENGHASILAN (BEBAN) USAHA
Beban penjualan, umum dan administrasi IDR (1.525.986.377) (1.993.502.026) (3.732.697.214) (4.240.898.066) (2.675.728.347)
Jumlah Pendapatan (Beban) Usaha IDR (1.525.986.377) (1.993.502.026) (3.732.697.214) (4.240.898.066) (2.675.728.347)
LABA USAHA IDR 375.199.690 1.974.123.949 2.041.483.124 7.227.086.504 1.819.933.013
Pendapatan lain - lain IDR 9.153.608 417.560.879 119.974.059 1.298.233.557 53.103.140
Beban lain - lain (2.232.262) (13.125.547) (23.025.393) (403.539.211) (321.531.961)
Jumlah Pendapatan (Beban) Keuangan - bersih IDR 6.921.346 404.435.332 96.948.666 894.694.346 (268.428.821)
LABA SEBELUM PAJAK IDR 382.121.036 2.378.559.281 2.138.431.790 8.121.780.850 1.551.504.192
Beban Pajak Penghasilan IDR (31.050.252) (726.879.547) (465.155.524) (1.846.847.941) (343.255.380)
LABA TAHUN BERJALAN IDR 351.070.784 1.651.679.734 1.673.276.266 6.274.932.909 1.208.248.812
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 37
Page 74
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
Adapun perkembangan laba rugi Perseroan dapat terlihat pada grafik
berikut ini:
Grafik 2.2. Perkembangan Laba Rugi Perseroan (Ribuan Rupiah)
• Pendapatan Perseroan untuk periode empat bulan yang berakhir tanggal
30 April 2023 adalah sebesar Rp12,37 miliar mengalami kenaikan
sebesar 71,83%. Peningkatan tersebut disebabkan oleh meningkatnya
penjualan barang dagang pada periode Januari-April 2023. Pendapatan
Perseroan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2022 adalah
sebesar Rp42,61 miliar mengalami kenaikan sebesar naik 3,33%
dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021 yaitu
sebesar Rp41,24 miliar. Berdasarkan perhitungan tingkat pertumbuhan
tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR) tahun 2019 sampai
dengan tahun 2022, penjualan Perseroan mengalami meningkat rata-
rata 61,86% per tahun.
• Beban pokok penjualan Perseroan rata-rata sebesar 76,31% dari
pendapatan.
• Laba kotor Perseroan untuk periode empat bulan yang berakhir tanggal
30 April 2023 adalah sebesar Rp4,49 miliar mengalami peningakatan
sebesar 141,54% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 30
April 2022 yaitu sebesar Rp1,86 miliar. Peningkatan tersebut seiring
dengan pertumbuhan pendapatan, terutama kenaikan segmen penjualan
barang dagang. Laba kotor Perseroan untuk tahun yang berakhir tanggal
31 Desember 2022 adalah sebesar Rp11,46 miliar mengalami kenaikan
sebesar 98,61% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 31
Desember 2021 yaitu sebesar Rp5,77 miliar. Peningkatan tersebut terjadi
karena Perseroan pada tahun 2022 melakukan penjualan produk
konverter kit, yang secara memiliki marjin kotor lebih tinggi dibandingkan
produk jenis lain. Pada tahun 2021 sendiri, Perseroan tidak melakukan
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 38
Page 75
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
penjualan produk konverter kit. Berdasarkan perhitungan tingkat
pertumbuhan tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR) tahun
2019 sampai dengan tahun 2022, laba kotor Perseroan mengalami
penurunan rata-rata 56,72% per tahun.
• Laba sebelum pajak penghasilan Perseroan untuk periode empat bulan
yang berakhir tanggal 30 April 2023 adalah sebesar Rp1,55 miliar
mengalami kenaikan sebesar 10,16% dibandingkan dengan tahun yang
berakhir pada 30 April 2022 yaitu sebesar Rp1,40 miliar. Peningkatan
tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan laba bruto di tengah
kenaikan beban gaji pegawai sebesar dan penurunan pendapatan lain-
lain pada periode Januari - April 2023. Laba sebelum pajak penghasilan
Perseroan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2022 adalah
sebesar Rp8,12 miliar mengalami kenaikan sebesar 280,89%
dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021 yaitu
sebesar Rp2,13 miliar. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh
penjualan konverter kit (produk dengan marjin kotor yang relatif lebih
tinggi) pada tahun 2022, dimana pada tahun 2021 Perseroan tidak ada
penjualan konverter kit. Berdasarkan perhitungan tingkat pertumbuhan
tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR) tahun 2019 sampai
dengan tahun 2022, laba sebelum pajak Perseroan mengalami
penurunan rata-rata 114,72% per tahun.
• Laba bersih Perseroan untuk periode empat bulan yang berakhir tanggal
30 April 2023 adalah sebesar Rp1,20 miliar mengalami penurunan
sebesar 14,21% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 30 April
2022 yaitu sebesar Rp1,40 miliar. Penurunan tersebut terutama
disebabkan oleh kenaikan laba sebelum pajak dan kenaikan taksiran
penghasilan (beban) pajak pada periode Januari - April 2023. Laba bersih
Perseroan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2022 adalah
sebesar Rp6,27 miliar mengalami kenaikan sebesar 275,01%
dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021 yaitu
sebesar Rp1,67 miliar. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh
penjualan konverter kit (produk dengan marjin kotor yang relatif lebih
tinggi) pada tahun 2022, dimana pada tahun 2021 Perseroan tidak ada
penjualan konverter kit. . Berdasarkan perhitungan tingkat pertumbuhan
tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR) tahun 2019 sampai
dengan tahun 2022, laba bersih Perseroan mengalami penurunan rata-
rata 105,61% per tahun.
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 39
Page 76
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
2.4.1.3. Analisis Arus Kas Perseroan
Perkembangan arus kas Perseroan per 31 Desember 2019, per
31 Desember 2020, 31 Desember 2021, 31 Desember 2022 dan 30 April
2023 dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 2.10. Perkembangan Arus Kas Perseroan (dinyatakan dalam Rupiah)
Historis Arus Kas Full IDR
2020A 2021A 2022A April 23A
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan IDR 31.061.060.395 51.499.699.898 35.173.655.030 25.919.973.730
Pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan IDR (31.617.371.155) (45.845.884.960) (47.902.887.907) (27.490.724.144)
Pendapatan bunga IDR 43.271.942 41.806.059 22.120.819 61.535.900
Pembayaran pajak IDR (635.394.775) (15.013.073) (627.585.293) (2.016.224.806)
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi IDR (1.148.433.593) 5.680.607.924 (13.334.697.351) (3.525.439.320)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penambahan aset tetap IDR (1.901.789.182) (80.176.500) (1.224.365.241) (3.689.386.000)
Penambahan uang muka pembelian aset IDR - - - (7.465.000.000)
Pelepasan (penambahan) investasi jangka pendek IDR - - (8.815.207) 1.175.286
Investasi pada entitas asosiasi IDR - - - (375.000.000)
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Investasi IDR (1.901.789.182) (80.176.500) (1.233.180.448) (11.528.210.714)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penambahan setoran modal IDR - - 28.000.000.000 10.000.000.000
Penambahan (pengurangan) utang lain - lain IDR 8.684.578.547 (11.098.900.003) (1.150.000.000) 375.000.000
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan IDR 8.684.578.547 (11.098.900.003) 26.850.000.000 10.375.000.000
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS IDR 5.634.355.772 (5.498.468.579) 12.282.122.201 (4.678.650.034)
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN IDR 2.629.109.332 8.263.465.104 2.764.996.525 15.047.118.726
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN IDR 8.263.465.104 2.764.996.525 15.047.118.726 10.368.468.692
• Jumlah kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi pada periode 4
bulan yaitu 30 April 2023 sebesar negatif Rp3,52 miliar. Arus kas masuk
diperoleh dari penerimaan kas dari pelanggan dan penghasilan bunga.
Sementara dari arus kas keluar digunakan untuk pembayaran kas
kepada pemasok gaji dan upah dan pembayaran pajak penghasilan
badan. Jumlah kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi pada
tahun 2022 sebesar negatif Rp13,33 miliar. Arus kas masuk diperoleh
dari penerimaan kas dari pelanggan dan penerimaan dari penghasilan
bunga. Sementara dari arus kas keluar digunakan untuk pembayaran kas
kepada pemasok gaji dan upah dan pembayaran pajak penghasilan.
• Jumlah kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi pada periode 4
bulan yaitu 30 April 2023 sebesar negatif Rp 11,52 miliar. Arus kas masuk
diperoleh dari hasil pelepasan investasi jangka pendek. Sedangkan arus
kas keluar digunakan untuk Penambahan aset tetap, penambahan uang
muka pembelian aset dan investasi pada entitas asosiasi. Jumlah kas
bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi pada tahun 2022 sebesar
negatif Rp1,23 miliar. Arus kas masuk tidak ada. Sedangkan arus kas
keluar digunakan untuk Penambahan aset tetap dan penambahan
investasi jangka pendek.
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 40
Page 77
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
• Jumlah kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan pada periode
4 bulan yaitu 30 April 2023 sebesar Rp 10,37 miliar. Arus kas masuk
diperoleh dari penerimaan dari penambahan setoran modal dan
penambahan utang lain-lain. Sedangkan arus kas keluar tidak ada.
Jumlah kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan di 2022
adalah sebesar Rp26,85 miliar. Arus kas masuk diperoleh dari
penerimaan dari penambahan setoran modal. Sedangkan arus kas
keluar digunakan untuk pengurangan utang lain-lain.
• Jumlah kas dan setara kas Perseroan pada pada periode 4 bulan yaitu
30 April 2023 sebesar Rp10,36 miliar. Sedangkan jumlah kas dan setara
kas Perseroan pada tahun 2022 tercatat sebesar Rp15,04 miliar, lebih
rendah tinggi 444,20% dibandingkan posisi awal tahun yang tercatat
sebesar Rp2,76 miliar.
2.4.2. Analisis Rasio Keuangan
Perkembangan rasio keuangan Perseroan per 31 Desember 2019, per
31 Desember 2020, per 31 Desember 2021 dan per 31 Desember 2022
dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 2.11. Rasio Keuangan Perseroan
Rata -
Keterangan 2019A 2020A 2021A 2022A
Rata
Rasio Likuiditas
- Current Ratio (x) 1,26 1,05 1,22 6,15 2,42
- Quick Ratio (x) 1,24 1,02 0,84 4,97 2,02
- Working Capital to Total Asset Ratio (%) -20,45 -28,07 0,79 45,11 -0,66
Rasio Aktivitas
- Inventory Turnover (x) 59,67 44,52 6,99 3,94 28,73
- Fixed Asset Turnover (x) 5,27 12,74 14,83 11,38 11,06
- Total Asset Turnover (x) 0,89 1,47 2,18 0,90 1,36
- Sales To Current Asset Ratio (x) 1,07 1,66 2,55 0,98 1,57
Rasio Solvabilitas
- Total Debt to Aset Ratio (%) 66,41 84,29 70,03 15,27 59,00
- Total Debt to Equity Ratio (%) 197,71 536,69 233,65 18,03 246,52
Rasio Profitabilitas
- Gross Profit Margin (%) 30,61 10,60 14,00 26,91 20,53
- EBT Margin (%) 6,15 6,35 5,18 19,06 9,91
- Net Profit Margin (%) 5,65 4,41 4,06 14,72 7,21
- Return on Equity / ROE (%) 14,93 41,26 29,48 15,71 25,35
- Return on Asset / ROA (%) 5,02 6,48 8,84 13,31 8,41
Berdasarkan rasio keuangan diatas, kondisi perusahaan per 31 Desember
2022 adalah sebagai berikut;
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 41
Page 78
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
Rasio Likuiditas menunjukkan kemampuan suatu perusahaan untuk
memenuhi liabilitas keuangannya yang harus segera dipenuhi atau
kemampuan perusahaan untuk memenuhi liabilitas keuangan dalam jangka
pendek (pada saat ditagih). Current ratio (rasio lancar) per 31 Desember
2022 sebesar 6,15 kali yang menunjukkan bahwa Perseroan mampu
memenuhi liabilitas keuangan dalam jangka pendek. Sedangkan rasio
cepat Perseroan per 31 Desember 2022 adalah sebesar 4,97. Hal ini
menunjukkan perusahaan mampu dalam menggunakan aset lancar tanpa
persediaan untuk menutupi utang jangka pendeknya.
Rasio Aktivitas digunakan untuk mengukur efisiensi penggunaan dana
yang tertanam pada aset serta untuk melihat seberapa besar optimalisasi
Perseroan dalam menggunakan asetnya untuk memperoleh pendapatan
dan laba usaha. Per 31 Desember 2022 Total asset turnover (perputaran
aset) 0,90 x, sedangkan sales to current assets ratio 0,98 x.
Rasio Solvabilitas atau leverage menunjukkan kemampuan suatu
perusahaan untuk memenuhi seluruh liabilitasnya baik jangka pendek
maupun jangka panjang. Total Debt to Equity Ratio (DER) / rasio hutang
atas modal Perseroan pada per 31 Desember 2022 sebesar 18,03 persen
yang menunjukkan bahwa total liabilitas Perseroan lebih kecil dari ekuitas
Perseroan sehingga seluruh kewajiban Perseroan mampu ditutupi oleh
ekuitas. Sementara itu Debt to Total Asset Ratio per 31 Desember 2022
sebesar 15,27 persen yang menunjukkan bahwa perbandingan
antara total utang dengan total aktiva dimana total aset yang dimiliki
perusahaan dapat menutupi seluruh kewajiban perusahaan.
Rasio Profitabilitas menunjukkan kemampuan Perseroan dalam
menghasilkan laba selama periode tertentu. Profitabilitas suatu perusahaan
diukur dengan keberhasilan menggunakan asetnya secara produktif,
dengan demikian profitabilitas suatu perusahaan juga dapat diketahui
dengan memperbandingkan antara laba yang diperoleh dengan jumlah aset
atau modal pada suatu periode tertentu. Return on Asset (ROA) Perseroan
per 31 Desember 2022 sebesar 13,31 persen. Return on Equity (ROE)
Perseroan adalah sebesar 15,71 pada 31 Desember 2022. Net Profit Margin
(NPM) Perseroan sebesar 14,72 persen yang menunjukkan bahwa
Perseroan mampu untuk menghasilkan laba.
2.4.3. Penilaian atas Proyeksi Keuangan Perseroan
Berikut ini adalah proyeksi keuangan sebelum dan setelah Transaksi yang
diperoleh dari manajemen Perseroan :
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 42
Page 79
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
2.4.3.1. Proyeksi Posisi Keuangan Sebelum Transaksi
Berikut ini disajikan proyeksi posisi keuangan konsolidasi Perseroan
sebelum Transaksi dengan asumsi sebagai berikut:
Proyeksi posisi keuangan disusun oleh Perseroan yang berakhir pada 31
Desember 2027.
Proyeksi posisi keuangan tersebut tidak dilakukan penyesuaian dan
normalisasi.
Tabel 2.12. Proyeksi Posisi Keuangan Perseroan (Dalam Ribuan Rupiah)
2023 2024 2025 2026 2027
Keterangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Aset Lancar 54.924.158 58.765.242 63.358.156 69.582.777 77.013.233
Aset Tidak Lancar 11.275.792 15.068.136 18.498.400 21.585.803 24.319.484
Total Aset 66.199.950 73.833.377 81.856.556 91.168.581 101.332.717
Liabilitas J. Pendek 10.547.285 12.472.371 13.908.243 15.713.498 17.408.209
Liabilitas J. Panjang 156.967 167.955 179.711 192.291 205.752
Total Liabilitas 10.704.252 12.640.326 14.087.954 15.905.789 17.613.961
Total Ekuitas 55.495.698 61.193.052 67.768.602 75.262.792 83.718.756
Sumber : Laporan Manajemen Perseroan (diolah)
Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan di atas, diperkirakan total aset
Perseroan tahun 2023 sampai dengan tahun 2027 mengalami peningkatan
setiap tahunnya dengan laju pertumbuhan majemuk tahunan (Compound
Annual Growth Rate/CAGR) sebesar 16,53% per tahun. Kenaikan tersebut
sebagian besar berasal dari peningkatan kas dan bank, piutang usaha,
piutang lain – lain, persediaan, biaya dibayar dimuka, uang muka proyek
dan aset tetap Perseroan.
Total liabilitas Perseroan selama masa proyeksi yaitu tahun 2023 sampai
dengan tahun 2027 mengalami peningkatan setiap tahunnya dengan laju
pertumbuhan majemuk tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR)
sebesar 19,59% per tahun. Kenaikan tersebut sebagian besar berasal dari
peningkatan utang usaha, beban akrual dan utang pajak Perseroan.
Total ekuitas Perseroan selama masa proyeksi yaitu tahun 2023 sampai
dengan tahun 2027 juga mengalami peningkatan setiap tahunnya dengan
laju pertumbuhan majemuk tahunan (Compound Annual Growth
Rate/CAGR) sebesar 15,95% per tahun. Kenaikan tersebut disebabkan
oleh adanya kenaikan saldo laba Perseroan.
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 43
Page 80
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
2.4.3.2. Proyeksi Posisi Keuangan Setelah Transaksi
Berikut ini disajikan proyeksi posisi keuangan konsolidasi Perseroan setelah
Transaksi dengan asumsi sebagai berikut:
Proyeksi posisi keuangan disusun oleh Perseroan yang berakhir pada 31
Desember 2027.
Proyeksi posisi keuangan tersebut tidak dilakukan penyesuaian dan
normalisasi.
Tabel 2.13. Proyeksi Posisi Keuangan Perseroan (Dalam Ribuan Rupiah)
2023 2024 2025 2026 2027
Keterangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Aset Lancar 66.358.266 74.507.754 82.522.501 93.187.485 106.611.354
Aset Tidak Lancar 36.607.622 39.232.693 41.495.685 43.415.815 44.982.223
Total Aset 102.965.888 113.740.447 124.018.186 136.603.300 151.593.577
Liabilitas J. Pendek 8.832.049 12.472.371 13.908.243 15.713.498 17.408.209
Liabilitas J. Panjang 156.967 167.955 179.711 192.291 205.752
Total Liabilitas 8.989.016 12.640.326 14.087.954 15.905.789 17.613.961
Total Ekuitas 93.976.871 101.100.121 109.930.232 120.697.511 133.979.616
Sumber : Laporan Manajemen Perseroan (diolah)
Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan di atas setelah Transaksi,
diperkirakan total aset Perseroan tahun 2023 sampai dengan tahun 2027
mengalami peningkatan setiap tahunnya dengan laju pertumbuhan
majemuk tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR) sebesar
26,31% per tahun. Kenaikan tersebut sebagian besar berasal dari
peningkatan kas dan bank, piutang usaha, piutang lain – lain, persediaan,
biaya dibayar dimuka, uang muka proyek, aset tetap serta adanya investasi
penyertaan oleh Perseroan.
Total liabilitas Perseroan selama masa proyeksi yaitu tahun 2023 sampai
dengan tahun 2027 mengalami peningkatan setiap tahunnya dengan laju
pertumbuhan majemuk tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR)
sebesar 19,59% per tahun. Kenaikan tersebut sebagian besar berasal dari
peningkatan utang usaha, beban akrual dan utang pajak Perseroan.
Total ekuitas Perseroan selama masa proyeksi yaitu tahun 2023 sampai
dengan tahun 2027 juga mengalami peningkatan setiap tahunnya dengan
laju pertumbuhan majemuk tahunan (Compound Annual Growth
Rate/CAGR) sebesar 27,38% per tahun. Kenaikan tersebut disebabkan
oleh adanya kenaikan modal saham, tambahan modal disetor dan kenaikan
saldo laba Perseroan.
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 44
Page 81
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
2.4.3.3. Proyeksi Laba Rugi Sebelum Transaksi
Asumsi-asumsi yang digunakan antara lain:
1. Proyeksi yang digunakan berdasarkan business plan yang disusun oleh
Perseroan untuk periode 2023-2027.
2. Proyeksi laba rugi diasumsikan tanpa adanya Transaksi akuisisi saham
KS dan KIS serta pembelian merek Ergas dan Kians.
3. Tingkat pertumbuhan pendapatan rata-rata CAGR sebelum Transaksi
adalah 13,53% per tahun selama masa proyeksi.
4. Beban pokok penjualan rata-rata sebesar 76,03% terhadap penjualan
per tahun selama masa proyeksi 2023-2027.
5. Pertumbuhan laba kotor rata-rata CAGR sebesar 10,94% per tahun
selama masa proyeksi.
6. Pertumbuhan laba usaha rata-rata CAGR sebesar 11,02% per tahun
selama masa proyeksi.
7. Pertumbuhan laba bersih rata-rata CAGR sebesar 9,21% per tahun
selama masa proyeksi.
8. Net Profit Margin (NPM) Perseroan rata-rata sebesar 11,68% pertahun
selama masa proyeksi.
Berikut ini disajikan proyeksi laba rugi konsolidasi Perseroan sebelum
Transaksi :
Tabel 2.14. Proyeksi Laba Rugi Perseroan (Dalam Ribuan Rupiah)
2023 2024 2025 2026 2027
Keterangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Penjualan 49.659.761 56.938.032 64.473.194 72.283.688 80.387.415
Beban Pokok
37.754.519 43.287.925 49.016.636 54.954.672 61.115.642
Penjualan
Laba Kotor 11.905.242 13.650.107 15.456.558 17.329.016 19.271.773
Laba Usaha 6.934.696 8.161.897 9.443.722 10.784.296 12.187.600
Laba Sebelum Pajak 6.934.696 8.161.897 9.443.722 10.784.296 12.187.600
Beban Pajak 1.386.939 1.632.379 1.888.744 2.156.859 2.437.520
Laba Bersih Tahun
5.547.756 6.529.517 7.554.977 8.627.437 9.750.080
Berjalan
Sumber : Laporan Manajemen Perseroan (diolah)
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 45
Page 82
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
2.4.3.4. Proyeksi Laba Rugi Setelah Transaksi
Asumsi-asumsi yang digunakan antara lain:
1. Proyeksi yang digunakan berdasarkan business plan yang disusun oleh
Perseroan untuk periode 2023-2027.
2. Proyeksi laba rugi diasumsikan setelah dilakukan Transaksi akuisisi
saham KS dan KIS serta pembelian merek Ergas dan Kians.
3. Tingkat pertumbuhan pendapatan rata-rata CAGR sebelum Transaksi
adalah 15,68% per tahun selama masa proyeksi.
4. Beban pokok penjualan rata-rata sebesar 74,79% terhadap penjualan
per tahun selama masa proyeksi 2023 -2027.
5. Pertumbuhan laba kotor rata-rata CAGR sebesar 14,30% per tahun
selama masa proyeksi.
6. Pertumbuhan laba usaha rata-rata CAGR sebesar 16,16% per tahun
selama masa proyeksi.
7. Pertumbuhan laba bersih rata-rata CAGR sebesar 21,58% per tahun
selama masa proyeksi.
8. Net Profit Margin (NPM) Perseroan rata-rata sebesar 17,30% pertahun
selama masa proyeksi.
Berikut ini disajikan proyeksi laba rugi konsolidasi Perseroan setelah
Transaksi :
Tabel 2.15. Proyeksi Laba Rugi Perseroan (Dalam Ribuan Rupiah)
2023 2024 2025 2026 2027
Keterangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Penjualan 49.659.761 57.342.380 66.213.541 76.457.115 88.285.423
Beban Pokok
36.712.325 43.222.218 49.728.334 57.240.980 65.915.870
Penjualan
Laba Kotor 12.947.436 14.120.162 16.485.206 19.216.135 22.369.553
Laba Usaha 7.976.889 8.631.951 10.472.370 12.671.415 15.285.380
Laba Sebelum Pajak 10.020.308 10.955.873 13.231.955 16.085.932 19.727.094
Beban Pajak 1.595.378 1.726.390 2.094.474 2.534.283 3.057.076
Laba Bersih Tahun
8.424.930 9.229.483 11.137.481 13.551.649 16.670.018
Berjalan
Sumber : Laporan Manajemen Perseroan (diolah)
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 46
Page 83
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
2.4.3.5. Proyeksi Arus Kas Sebelum Transaksi
Perkembangan arus kas Perseroan sebelum Transaksi selama masa
proyeksi dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 2.16. Proyeksi Arus Kas Perseroan (Dalam Ribuan Rupiah)
2023 2024 2025 2026 2027
Keterangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Arus Kas Dari
-1.408.438 14.696.309 5.988.403 7.613.556 8.798.134
Aktivitas Operasi
Arus Kas Dari
-8.366.115 -5.012.527 -5.000.448 -5.007.587 -5.003.864
Aktivitas Investasi
Arus Kas Dari
10.000.000 -832.163 -979.428 -1.133.247 -1.294.115
Aktivitas Pendanaan
Kas dan Setara Kas
15.047.119 15.272.566 24.124.184 24.132.711 25.605.433
Awal Tahun
Kas dan Setara Kas
15.272.566 24.124.184 24.132.711 25.605.433 28.105.588
Akhir Tahun
Sumber : Laporan Manajemen Perseroan (diolah)
2.4.3.6. Proyeksi Arus Kas Setelah Transaksi
Perkembangan arus kas Perseroan setelah Transaksi selama masa
proyeksi dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 2.17. Proyeksi Arus Kas Perseroan (Dalam Ribuan Rupiah)
2023 2024 2025 2026 2027
Keterangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Arus Kas Dari Aktivitas
45.317 12.875.587 9.758.442 12.689.505 15.831.682
Operasi
Arus Kas Dari Aktivitas
-33.989.763 -5.012.527 -5.000.448 -5.007.587 -5.003.864
Investasi
Arus Kas Dari Aktivitas
45.604.000 -2.106.232 -2.307.371 -2.784.370 -3.387.912
Pendanaan
Kas dan Setara Kas
15.047.119 26.706.673 32.463.501 34.914.124 39.811.672
Awal Tahun
Kas dan Setara Kas
26.706.673 32.463.501 34.914.124 39.811.672 47.251.578
Akhir Tahun
Sumber : Laporan Manajemen Perseroan (diolah)
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 47
Page 84
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
2.4.4. Analisis Rasio Keuangan atas Proyeksi Keuangan Perseroan
Analisis rasio keuangan atau financial ratio adalah merupakan suatu alat
analisis yang digunakan oleh perusahaan untuk menilai kinerja keuangan
berdasarkan data perbandingan masing-masing pos yang terdapat di
laporan keuangan seperti posisi keuangan, laba rugi dan arus kas dalam
periode tertentu.
Berdasarkan atas proyeksi keuangan yang disampaikan oleh manajemen
Perseroan, maka dapat diperoleh analis rasio atas proyeksi tersebut
sebagai berikut :
2.4.4.1. Rasio Keuangan Sebelum Transaksi
Rasio keuangan Perseroan sebelum Transaksi selama masa proyeksi
dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel 2.18. Rasio Keuangan Sebelum Transaksi
Keterangan 2023 2024 2025 2026 2027
Rasio Likuiditas
- Current Ratio (x) 5,21 4,71 4,56 4,43 4,42
- Quick Ratio (x) 3,42 3,84 3,67 3,55 3,55
- Working Capital to Total Asset
43,96 30,03 30,93 31,00 31,09
Ratio (%)
Rasio Aktivitas
- Inventory Turnover (x) 2,00 4,00 4,00 4,00 4,00
- Fixed Asset Turnover (x) 4,57 3,89 3,57 3,42 3,36
- Total Asset Turnover (x) 0,75 0,77 0,79 0,79 0,79
- Sales To Current Asset Ratio (x) 0,90 0,97 1,02 1,04 1,04
Rasio Solvabilitas
- Total Debt to Aset Ratio (%) 16,17 17,12 17,21 17,45 17,38
- Total Debt to Equity Ratio (%) 19,29 20,66 20,79 21,13 21,04
Rasio Profitabilitas
- Gross Profit Margin (%) 23,97 23,97 23,97 23,97 23,97
- EBT Margin (%) 13,96 14,33 14,65 14,92 15,16
- Net Profit Margin (%) 11,17 11,47 11,72 11,94 12,13
- Return on Equity / ROE (%) 10,00 10,67 11,15 11,46 11,65
- Return on Asset / ROA (%) 8,38 8,84 9,23 9,46 9,62
Berdasarkan rasio keuangan diatas, kondisi Perseroan sebelum Transaksi
selama masa proyeksi adalah sebagai berikut:
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 48
Page 85
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
Rasio Likuiditas
Tingkat likuiditas perusahaan dihitung berdasarkan perbandingan antara
aset lancar dibandingkan dengan liabilitas lancar yang mencerminkan
kemampuan perusahaan dalam memenuhi liabilitas jangka pendeknya.
Terdapat dua indikator utama dalam mengukur tingkat likuiditas, yaitu rasio
lancar (current ratio) dan rasio cepat (quick ratio). Rata-rata rasio lancar
Perseroan selama masa proyeksi adalah 4,67 x. Sedangkan, rata-rata rasio
cepat Perseroan adalah 3,61 x. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan
mampu untuk menutupi kewajiban jangka pendeknya selama masa
proyeksi.
Rasio Aktivitas
Rasio aktivitas adalah rasio yang mengukur seberapa efektif perusahaan
dalam memanfaatkan semua sumber daya yang ada padanya. Semua rasio
aktivitas ini melibatkan perbandingan antara tingkat penjualan dan investasi
pada berbagai jenis aktiva. Terdapat indikator dalam mengukur rasio
aktivitas. Rata – rata total aset turnover (perputaran aset) selama masa
proyeksi adalah 0,78 kali dan sales to current assets ratio sebesar 0,99 kali.
Hal ini menunjukkan Perseroan cukup mampu menerapkan efektifitas dan
efisiensi dalam penggunaan dana terhadap aktiva.
Rasio Solvabilitas
Tingkat solvabilitas menunjukkan kemampuan perusahaan untuk
memenuhi seluruh liabilitasnya, yang diukur dengan menggunakan dua
indikator, yaitu melalui perbandingan antara jumlah liabilitas terhadap
jumlah aset dan melalui perbandingan antara jumlah aktiva terhadap jumlah
ekuitas. Rata-rata Debt to Equity Ratio (DER) sebelum Transaksi Perseroan
selama masa proyeksi adalah 20,58%. Sedangkan rata-rata Debt to Asset
Ratio selama masa proyeksi adalah 17,07%. Liabilitas Perseroan lebih kecil
jika dibandingkan dengan total ekuitas sehingga hal menunjukkan secara
proporsional wajar.
Rasio Profitabilitas
Return on asset (ROA) menunjukkan kemampuan Perseroan dalam
menghasilkan laba bersih dari aset yang dimilikinya. Rata-rata ROA selama
masa proyeksi adalah 9,11%. Sementara Return on Equity (ROE)
menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba bersih
dari ekuitas yang ditanamkan. Rata-rata ROE selama masa proyeksi -
10,98%. Selanjutnya adalah NPM (Net Profit Margin) adalah kemampuan
perusahaan dalam menghasilkan laba bersih terhadap penjualan. Adapun
rata-rata NPM Perseroan selama masa proyeksi adalah 11,68%. Hal ini
menunjukkan bahwa Perseroan cukup efektif untuk menghasilkan laba.
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 49
Page 86
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
2.4.4.2. Rasio Keuangan Setelah Transaksi
Rasio keuangan Perseroan setelah Transaksi selama masa proyeksi dapat
dilihat pada tabel berikut:
Tabel 2.19. Rasio Keuangan Setelah Transaksi
Keterangan 2023 2024 2025 2026 2027
Rasio Likuiditas
- Current Ratio (x) 7,51 5,97 5,93 5,93 6,12
- Quick Ratio (x) 5,38 4,82 4,76 4,76 4,95
- Working Capital to Total Asset
29,93 26,00 27,17 27,57 27,67
Ratio (%)
Rasio Aktivitas
- Inventory Turnover (x) 1,94 3,00 3,04 3,12 3,24
- Fixed Asset Turnover (x) 4,57 3,91 3,66 3,61 3,70
- Total Asset Turnover (x) 0,48 0,50 0,53 0,56 0,58
- Sales To Current Asset Ratio (x) 0,75 0,77 0,80 0,82 0,83
Rasio Solvabilitas
- Total Debt to Aset Ratio (%) 8,73 11,11 11,36 11,64 11,62
- Total Debt to Equity Ratio (%) 9,57 12,50 12,82 13,18 13,15
Rasio Profitabilitas
- Gross Profit Margin (%) 26,07 24,62 24,90 25,13 25,34
- EBT Margin (%) 20,18 19,11 19,98 21,04 22,34
- Net Profit Margin (%) 16,97 16,10 16,82 17,72 18,88
- Return on Equity / ROE (%) 8,96 9,13 10,13 11,23 12,44
- Return on Asset / ROA (%) 8,18 8,11 8,98 9,92 11,00
Adapun dampak dari Transaksi yaitu, rata rata Net Profit Margin (NPM)
meningkat dari 11,68% menjadi 17,30%. Sedangkan rata rata Return on
Equity mengalami perubahan dari 10,98% sebelum ada Transaksi menjadi
rata-rata sebesar 10,38% setelah Transaksi. Sementara itu dampak
terhadap peningkatan rata-rata Return on Asset Perseroan menjadi
meningkat dari 9,11% menjadi 9,24%. Pada rasio solvabilitas juga
mengalami perbaikan dengan adanya Transaksi dapat dilihat pada Debt to
Equity Ratio dan Debt to Aset Ratio yang semakin kecil sehingga seluruh
kewajiban perusahaan dapat ditutupi oleh total aset dan total ekuitas
Perseroan.
2.4.5. Proforma Laporan Keuangan Sebelum dan Setelah Transaksi
Berikut adalah proforma laporan keuangan Perseroan sebelum dan
sesudah dilakukan Transaksi yang dipersiapkan oleh manajemen
Perseroan dan telah direview oleh Kantor Akuntan Publik Mennix dan
Rekan.
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 50
Page 87
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
2.4.5.1. Proforma Laporan Posisi Keuangan
Proforma laporan posisi keuangan setelah transaksi dengan adanya
penggabungan usaha sebagai berikut:
Tabel 2.20. Proforma Posisi Keuangan (Dalam Ribuan Rupiah)
Proforma
Transaksi Setelah
Historis Penyesuian
KETERANGAN Penggabungan
30 April 2023 Proforma
Usaha
30 April 2023
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 10.368.468 16.484.915 26.853.383
Investasi jangka pendek 7.640 6.939 14.579
Piutang usaha
- Pihak berelasi 2.642.365 197.005 2.839.370
- Pihak ketiga 4.009.359 2.916.314 6.925.673
Piutang lain – lain
- Pihak berelasi 2.664.585 - 2.664.585
- Pihak ketiga 160.471 17.767 178.238
Persediaan 12.145.300 1.789.964 13.935.264
Biaya dibayar dimuka 3.399.444 114.814 3.514.258
Pajak dibayar dimuka 763.886 68.547 832.433
Uang muka pembelian 8.328.914 297.552 8.626.466
Jumlah Aset Lancar 44.490.432 21.893.817 66.384.249
Aset Tidak Lancar
Investasi saham - - -
Taksiran tagihan pajak penghasilan - 36.298 36.298
Aset pajak tangguhan – bersih 85.868 165.050 250.918
Aset takberwujud – bersih - 9.630.000 9.630.000
Aset tetap – bersih 7.632.452 1.715.049 9.347.501
Aset tidak lancar lainnya 375.000 - 375.000
Jumlah Aset Tidak Lancar 8.093.320 11.546.397 19.639.717
TOTAL ASET 52.583.752 33.440.214 86.023.966
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha
- Pihak berelasi 133.200 - 133.200
- Pihak ketiga 247.480 401.752 649.232
Utang lain - lain
- Pihak berelasi - 350.000 350.000
- Pihak ketiga 375.000 - 375.000
Beban masih harus dibayar 74.508 245.808 320.316
Utang pajak 401.210 146.552 547.762
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1.231.398 1.144.112 2.375.510
Liabilitas Jangka Panjang
Utang diestimasi atas imbalan kerja 296.792 661.250 958.042
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 296.792 661.250 958.042
JUMLAH LIABILITAS 1.528.190 1.805.362 3.333.552
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 51
Page 88
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
Proforma
Transaksi Setelah
Historis Penyesuian
KETERANGAN Penggabungan
30 April 2023 Proforma
Usaha
30 April 2023
EKUITAS
Modal saham 40.000.000 13.368.000 53.368.000
Tambahan modal disetor - 18.198.291 18.198.291
Saldo laba 11.164.529 - 11.164.529
Penghasilan komprehensif lain -108.967 - -108.967
Kepentingan non pengendali - 68.561 68.561
Jumlah Ekuitas 51.055.562 31.634.852 82.690.414
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 52.583.752 33.440.214 86.023.966
Sumber : Laporan Proforma dari Kantor Akuntan Publik Mennix dan Rekan
Berdasarkan proforma posisi keuangan diatas terdapat penyesuaian pada :
1. Ringkasan Laporan Posisi Keuangan Perseroan diambil dari Laporan
Keuangan Perseroan pada tanggal 30 April 2023 yang telah diaudit.
2. Penyesuaian dilakukan dengan asumsi bahwa penawaran perdana
(IPO) Saham Perusahaan telah berlangsung dan Penggunaan Dana
Penawaran Umum Saham telah dilaksanakan sesuai dengan rencana
Penawaran Umum Saham.
3. Ringkasan Laporan Posisi Keuangan Sebelum Transaksi
Penggabungan Usaha diambil dari Laporan Keuangan Entitas pada
tanggal 30 April 2023 yang telah diaudit dan dilakukan penyesuaian
dengan asumsi bahwa Penawaran Umum Saham Perusahaan telah
berlangsung dan Penggunaan Dana Penawaran Umum Saham telah
dilaksanakan sesuai dengan rencana Penawaran Umum Saham.
4. Ringkasan Laporan Posisi Keuangan KIS diambil dari Laporan
Keuangan KIS pada tanggal 30 April 2023 yang telah diaudit.
5. Ringkasan Laporan Posisi Keuangan KS diambil dari Laporan
Keuangan KS pada tanggal 30 April 2023 yang telah diaudit.
6. Penyesuaian akun Investasi Saham yaitu:
• Sebesar Rp4.311.648 ribu digunakan untuk berinvestasi
mengakuisisi 99% saham KIS.
• Sebesar Rp11.682.000 ribu digunakan untuk berinvestasi
mengakuisisi 99% saham KS.
7. Penyesuaian akun Modal Saham sebesar Rp 1.700.000 ribu timbul dari
jurnal eliminasi akibat Transaksi penggabungan usaha KIS dan KS
menjadi anak usaha Perseroan.
8. Penyesuaian akun Tambahan Modal Disetor sebesar Rp9.231.609 ribu
berasal dari:
• Sebesar Rp25.500.000 ribu timbul dari jurnal eliminasi akibat
Transaksi penggabungan usaha KS menjadi anak usaha Perseroan.
• Sebesar Rp2.807.059 ribu merupakan penyesuaian atas tambahan
modal disetor dari kombinasi bisnis entitas sepengendali yang timbul
dari Transaksi penggabungan usaha KIS menjadi anak usaha
Perseroan.
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 52
Page 89
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
• Sebesar Rp6.399.050 ribu merupakan penyesuaian atas tambahan
modal disetor dari kombinasi bisnis entitas sepengendali yang timbul
dari Transaksi penggabungan usaha KS menjadi anak usaha
Perseroan.
9. Penyesuaian atas akun Saldo Laba sebesar Rp5.299.378 ribu timbul
dari jurnal eliminasi akibat Transaksi penggabungan usaha KIS dan KS
menjadi anak usaha Perseroan.
10. Penyesuaian atas akun Penghasilan Komprehensif Lain sebesar
Rp168.778 ribu berasal dari: - sebesar Rp81.655 ribu timbul dari jurnal
eliminasi akibat Transaksi penggabungan usaha KIS menjadi anak
usaha KSM. - sebesar Rp87.123 ribu timbul dari jurnal eliminasi akibat
Transaksi penggabungan usaha KS menjadi anak usaha Perseroan.
11. Penyesuaian atas akun Kepentingan Non Pengendali sebesar
Rp68.561 ribu berasal dari: - sebesar Rp15.198 ribu timbul dari jurnal
eliminasi akibat Transaksi penggabungan usaha KIS menjadi anak
usaha KSM. - sebesar Rp53.363 ribu timbul dari jurnal eliminasi akibat
Transaksi penggabungan usaha KS menjadi anak usaha Perseroan.
Penyesuaian Perseroan:
1. Penyesuaian penambahan atas akun kas dan setara kas sebesar
Rp40.772.400 ribu adalah penyesuaian laporan proforma yang dibuat
dengan asumsi Penawaran Umum Saham berhasil dilaksanakan
dengan harga penawaran saham Rp122/lembar saham, yang berasal
dari: - sebesar Rp13.368.000 ribu merupakan penyesuaian atas akun
Modal Saham yang timbul pada saat penawaran perdana (IPO) -
sebesar Rp27.404.400 ribu merupakan penyesuaian atas akun
Tambahan Modal Disetor yang timbul pada saat penawaran perdana
(IPO)
2. Penyesuaian pengurangan atas akun kas dan setara kas sebesar
Rp25.623.648 ribu berasal dari: - sebesar Rp4.311.648 ribu digunakan
untuk berinvestasi mengakuisisi 99% saham KIS - sebesar
Rp11.682.000 ribu digunakan untuk berinvestasi mengakuisisi 99%
saham KS - sebesar Rp7.630.000 ribu digunakan untuk mengakuisisi
merek ERGAS dari EKI sebesar Rp2.000.000 ribu digunakan untuk
mengakuisisi merek KIANS dari EKI.
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 53
Page 90
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
2.4.5.2. Proforma Laporan Laba Rugi
Tabel 2.21. Proforma Laba Rugi (Dalam Ribuan Rupiah)
Proforma
Transaksi Setelah
Historis Penyesuian
KETERANGAN Penggabungan
30 April 2023 Proforma
Usaha
30 April 2023
PENJUALAN - NETO 12.375.275 4.064.492 16.439.767
BEBAN POKOK PENJUALAN 7.879.614 2.320.470 10.200.084
LABA BRUTO 4.495.661 1.744.022 6.239.683
Pendapatan lain – lain 53.103 147.749 200.852
Beban umum dan administrasi -2.675.728 -1.873.974 -4.549.702
Beban lain - lain -321.532 -13.848 -335.380
LABA SEBELUM PAJAK 1.551.504 3.949 1.555.453
Manfaat (beban) pajak penghasilan -343.255 -5.382 -348.637
LABA NETO TAHUN BERJALAN 1.208.249 -1.433 1.206.816
Berdasarkan proforma laba rugi Perseroan diatas terdapat penyesuaian
antara sebelum dan setelah Transaksi, sehingga proforma laba rugi
mengalami perubahan atas dampak dari akuisisi KS, KIS, Merek Ergas dan
Merek Kians.
1. Penyesuaian atas akun Pendapatan Lain-lain berasal dari:
• Sebesar Rp173.250 ribu timbul dari Transaksi penggabungan usaha
KIS menjadi anak usaha KSM.
• Dikurangi sebesar Rp31.431 ribu timbul dari Transaksi
penggabungan usaha KS menjadi anak usaha Perseroan.
2. Penyesuaian atas akun Kepentingan Non Pengendali berasal dari
Berkurang sebesar Rp1.750 ribu timbul dari Transaksi penggabungan
usaha KIS menjadi anak usaha KSM. Sebesar Rp317 ribu timbul dari
Transaksi penggabungan usaha KS menjadi anak usaha Perseroan.
2.4.6. Analisis Inkremental
Dalam evaluasi Pendapat Kewajaran atas Transaksi ini, kami juga
melakukan analisis inkremental dengan mempertimbangkan hal-hal antara
lain sebagai berikut:
• Kontribusi nilai tambah terhadap perusahaan sebagai akibat dari
transaksi yang akan dilakukan, termasuk dampaknya terhadap proyeksi
keuangan Perseroan;
• Biaya atau pendapatan yang relevan;
• Informasi non-keuangan yang relevan;
• Prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam menentukan
nilai Transaksi dengan memperhatikan alternatif lain.
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 54
Page 91
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
2.4.6.1. Konstribusi Nilai Tambah dan Dampak Terhadap Proyeksi Keuangan
Dalam evaluasi Pendapat Kewajaran atas Transaksi ini, kami juga
melakukan analisis konstribusi nilai tambah dilihat dengan membandingkan
proyeksi posisi keuangan, laba rugi dan arus kas Perseroan sebelum
dilakukannya Transaksi dan setelah dilakukannya Transaksi.
Tabel 2.22. Analisis Nilai Tambah Proyeksi Posisi Keuangan (Dalam Ribuan Rupiah)
PROYEKSI
Keterangan
2023F 2024F 2025F 2026F 2027F
Total Aset
Sebelum Transaksi 66.199.950 73.833.377 81.856.556 91.168.581 101.332.717
Setelah Transaksi 102.965.888 113.740.447 124.018.186 136.603.300 151.593.577
Selisih 36.765.938 39.907.070 42.161.630 45.434.719 50.260.860
Total Liabilitas
Sebelum Transaksi 10.704.252 12.640.326 14.087.954 15.905.789 17.613.961
Setelah Transaksi 8.989.016 12.640.326 14.087.954 15.905.789 17.613.961
Selisih -1.715.236 - - - -
Total Ekuitas
Sebelum Transaksi 55.495.698 61.193.052 67.768.602 75.262.792 83.718.756
Setelah Transaksi 93.976.871 101.100.121 109.930.232 120.697.511 133.979.616
Selisih 38.481.173 39.907.069 42.161.630 45.434.719 50.260.860
Sumber : Laporan Manajemen Perseroan (diolah)
Berdasarkan analisis tersebut di atas, proyeksi jumlah aset Perseroan
sebelum Transaksi masing-masing adalah sebesar Rp66,20 miliar pada
tahun 2023 menjadi Rp101,33 miliar pada tahun 2027. Selanjutnya,
proyeksi jumlah aset Perseroan setelah Transaksi masing-masing adalah
sebesar Rp102,96 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp151,59 miliar pada
tahun 2027.
Proyeksi jumlah liabilitas Perseroan sebelum Transaksi masing-masing
adalah sebesar Rp10,70 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp17,61 miliar
pada tahun 2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah liabilitas Perseroan setelah
Transaksi masing-masing adalah sebesar Rp8,98 miliar pada tahun 2023
menjadi Rp17,61 miliar pada tahun 2027.
Proyeksi jumlah ekuitas Perseroan sebelum Transaksi masing-masing
adalah sebesar Rp55,49 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp83,71 miliar
pada tahun 2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah ekuitas Perseroan setelah
Transaksi masing-masing adalah sebesar Rp93,97 miliar pada tahun 2023
menjadi Rp133,97 miliar pada tahun 2027.
Dengan demikian, berdasarkan proyeksi posisi keuangan tersebut di atas,
setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan berpotensi memperoleh
tambahan pendapatan serta meningkatkan laba Perseroan sehingga kas
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 55
Page 92
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
dan ekuitas akan bertambah yang dapat meningkatkan kinerja keuangan
Perseroan pada masa yang akan datang.
Analisis konstribusi nilai tambah juga dapat dilihat dengan membandingkan
laba rugi Perseroan sebelum dilakukannya Transaksi dan setelah
dilakukannya Transaksi.
Tabel 2.23. Analisis Nilai Tambah Proyeksi Laba Rugi (Dalam Ribuan Rupiah)
PROYEKSI
Keterangan
2023F 2024F 2025F 2026F 2027F
Pendapatan
Sebelum
49.659.761 56.938.032 64.473.194 72.283.688 80.387.415
Transaksi
Setelah
49.659.761 57.342.380 66.213.541 76.457.115 88.285.423
Transaksi
Selisih - 404.348 1.740.347 4.173.427 7.898.008
Beban Pokok
Penjualan
Sebelum
37.754.519 43.287.925 49.016.636 54.954.672 61.115.642
Transaksi
Setelah
36.712.325 43.222.218 49.728.334 57.240.980 65.915.870
Transaksi
Selisih -1.042.194 -65.707 711.698 2.286.308 4.800.228
Laba Kotor
Sebelum
11.905.242 13.650.107 15.456.558 17.329.016 19.271.773
Transaksi
Setelah
12.947.436 14.120.162 16.485.206 19.216.135 22.369.553
Transaksi
Selisih 1.042.194 470.055 1.028.648 1.887.119 3.097.780
Laba Usaha
Sebelum
6.934.696 8.161.897 9.443.722 10.784.296 12.187.600
Transaksi
Setelah
7.976.889 8.631.951 10.472.370 12.671.415 15.285.380
Transaksi
Selisih 1.042.193 470.054 1.028.648 1.887.119 3.097.780
Laba Bersih
Tahun Berjalan
Sebelum
5.547.756 6.529.517 7.554.977 8.627.437 9.750.080
Transaksi
Setelah
8.424.930 9.229.483 11.137.481 13.551.649 16.670.018
Transaksi
Selisih 2.877.174 2.699.966 3.582.504 4.924.212 6.919.938
Proyeksi jumlah pendapatan Perseroan sebelum Transaksi masing-masing
adalah sebesar Rp49,66 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp80,38 miliar
pada tahun 2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah pendapatan Perseroan
setelah Transaksi masing-masing adalah sebesar Rp49,66 miliar pada
tahun 2023 menjadi Rp88,28 miliar pada tahun 2027.
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 56
Page 93
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
Proyeksi laba bersih Perseroan sebelum Transaksi masing-masing adalah
sebesar Rp5,54 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp9,75 miliar pada tahun
2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah laba bersih Perseroan setelah Transaksi
masing-masing adalah sebesar Rp8,42 miliar pada tahun 2023 menjadi
Rp16,67 miliar pada tahun 2027. Terjadi peningkatan laba bersih Perseroan
setelah Transaksi disebabkan oleh pendapatan atas investasi di penyertaan
saham.
Dengan demikian, berdasarkan proyeksi laporan laba rugi tersebut di atas,
setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan berpotensi memperoleh
tambahan laba tahun berjalan untuk periode yang berakhir pada tanggal-
tanggal 31 Desember 2023 - 31 Desember 2027, sehingga diharapkan
dapat meningkatkan kinerja keuangan Perseroan pada masa yang akan
datang.
Analisis konstribusi nilai tambah juga dilihat dengan membandingkan arus
kas Perseroan sebelum dilakukannya Transaksi dan setelah dilakukannya
Transaksi.
Tabel 2.24. Analisis Nilai Tambah Proyeksi Arus Kas (Dalam Ribuan Rupiah)
PROYEKSI
Keterangan
2023F 2024F 2025F 2026F 2027F
Kas dari Aktivitas
Operasi
Sebelum Transaksi -1.408.438 14.696.309 5.988.403 7.613.556 8.798.134
Setelah Transaksi 45.317 12.875.587 9.758.442 12.689.505 15.831.682
Selisih 1.453.755 -1.820.722 3.770.039 5.075.949 7.033.548
Kas dari Aktivitas
Investasi
Sebelum Transaksi -8.366.115 -5.012.527 -5.000.448 -5.007.587 -5.003.864
Setelah Transaksi -33.989.763 -5.012.527 -5.000.448 -5.007.587 -5.003.864
Selisih -25.623.648 - - - -
Kas dari Aktiivitas
Pendanaan
Sebelum Transaksi 10.000.000 -832.163 -979.428 -1.133.247 -1.294.115
Setelah Transaksi 45.604.000 -2.106.232 -2.307.371 -2.784.370 -3.387.912
Selisih 35.604.000 -1.274.069 -1.327.943 -1.651.123 -2.093.797
Kas Awal Tahun
Sebelum Transaksi 15.047.119 15.272.566 24.124.184 24.132.711 25.605.433
Setelah Transaksi 15.047.119 26.706.673 32.463.501 34.914.124 39.811.672
Selisih - 11.434.107 8.339.317 10.781.413 14.206.239
Kas Akhir Tahun
Sebelum Transaksi 15.272.566 24.124.184 24.132.711 25.605.433 28.105.588
Setelah Transaksi 26.706.673 32.463.501 34.914.124 39.811.672 47.251.578
Selisih 11.434.107 8.339.317 10.781.413 14.206.239 19.145.990
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 57
Page 94
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
Berdasarkan tabel diatas, terdapat perbedaan cukup signifikan arus kas
Perseroan antara sebelum dan sesudah dilaksanakannya transaksi yaitu
pada arus kas aktivitas operasi menjadi meningkat yang menunjukkan
bahwa dengan adanya transaksi maka penerimaan lebih besar daripada
pengeluaran.
2.4.6.2. Biaya atau Pendapatan yang Relevan
Transaksi yang dilakukan menimbulan biaya-biaya sehubungan dengan
pelaksanaan transaksi akuisisi atau pembelian saham KS dan KIS serta
pembelian merek Ergas dan Kians yang termasuk tetapi tidak terbatas pada
imbalan jasa, biaya dan/atau kompensasi untuk notaris, penasehat hukum,
dan lainnya.
2.4.6.3. Informasi Non Keuangan yang Relevan
• Produk dan/atau Jasa yang dihasilkan
Perseroan adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa penunjang
industri gas, meliputi penyediaan product (spare parts) hingga ke
engineering, procurement and construction (EPC). Secara umum,
kegiatan utama Perseroan dibagi menjadi 2 (dua) segmen; produk dan
jasa. Produk terdiri dari penjualan produk seperti regulator, transition
fitting, konverter kit, dan lain-lain. Sedangkan untuk segmen jasa; terdiri
dari jasa konstruksi (seperti pembangunan gas metering and regulating
station, regulator sector) dan jasa lain-lain. Perseroan menjual berbagai
macam produk untuk keperluan instalasi gas seperti merk Ergas, Kians,
RMG, Daehan GM Corporation, Tormene Industriale, Canalta, Turan
Borfit, Honeywell, Dun yun, Abg dan lain-lain.
• Pasar Geografis
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, pasar geografis Perseroan dan
Entitas Anak saat ini adalah di wilayah Indonesia.
• Pesaing Usaha
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan memiliki beberapa
kompetitor, diantaranya merupakan kompetitor Perseroan yaitu PT ANSI
Mega, PT Algas Mitra Sehati, PT Yuan Sejati, PT Handiyan Hottap
Instrument.
• Strategi Usaha
Berikut merupakan strategi usaha yang akan dilakukan Perseroan dalam
meningkatkan kinerja usaha dan bisnis, diantaranya:
1) Diversifikasi Produk
Perseroan melakukan diversifikasi produk yang berhubungan
dengan pengaliran gas alam ke pengguna baik itu berupa
perusahaan maupun perorangan. Produk dalam negeri yang
dihasilkan, akan diupayakan mendapatkan nilai kandungan lokal
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 58
Page 95
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
yang cukup tinggi agar perseroan memiliki keunggulan komparatif
terhadap produk produk asing sejenis ataupun importer peralatan.
2) Kemitraan dengan Pemasok Lokal
Perseroan melakukan kerjasama produksi dengan pemasok lokal
dengan memanfaatkan fasilitas produksi mereka yang belum
dimanfaatkan secara optimal. Dengan demikian perseroan bisa
menghemat pengeluaran capital expenditure (Capex) pembangunan
fasilitas produksi, menghemat waktu pembangunan fasilitas dan
mendapatkan biaya produksi yang relatif lebih murah.
3) Riset dan Pengembangan Produk
Perseroan senantiasa melakukan riset dan pengembangan produk
Perseroan untuk meningkatkan kualitas produk dan menurunkan
harga pokok penjualan sehingga produk Perseroan menjadi lebih
kompetitif.
2.4.6.4. Prosedur Pengambilan Keputusan Oleh Perusahaan dalam Menentukan
Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif Lain
Prosedur pengambilan keputusan oleh Perseroan dalam menentukan
Transaksi dan nilai Transaksi adalah dilakukan oleh Direksi dengan
persetujuan Komisaris Perseroan. Tidak terdapat alternatif lain dari
Transaksi yang dilakukan dengan pihak lain.
Untuk selanjutnya dilakukan kesepakatan antara antara Perseroan dengan
KSI, Perseroan dengan a.n EC dan a.n MH, Perseroan dengan KSI,
Perseroan dengan a.n YIS dan a.n DPW dan Perseroan dengan EKI
sebagaimana tertuang dalam PJBSB.
2.4.6.5. Hal Material Lainnya
Tidak terdapat hal-hal material lainnya terkait dengan analisis inkremental
dari Transaksi. Dengan analisis inkremental yang telah dilakukan, Penilai
meyakini bahwa Transaksi memberikan nilai tambah bagi Perseroan.
2.5. Analisis Kewajaran Harga Transaksi
Analisis kewajaran harga Transaksi adalah analisis kewajaran suatu
Transaksi dengan membandingkan Nilai Pasar dengan harga yang
disepakati dalam PJBSB.
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 59
Page 96
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
2.5.1. Ringkasan Hasil Penilaian
Berdasarkan laporan penilaian :
1. Penilaian 100% saham KS yang dilakukan oleh KJPP Toto Suharto dan
Rekan No. 00336/2.0055-00/BS/05/0060/1/VII/2023 tanggal 03 Juli
2023;
2. Laporan penilaian 100% saham KIS yang dilakukan oleh KJPP Toto
Suharto dan Rekan No. 00329/2.0055-00/BS/05/0060/1/VII/2023
tanggal 03 Juli 2023;
3. Laporan penilaian ATb berupa Merek Ergas yang dilakukan oleh KJPP
Toto Suharto dan Rekan No. 00337/2.0055-00/BS/05/0060/1/VII/2023
tanggal 03 Juli 2023;
4. Laporan penilaian ATb berupa Merek Kians yang dilakukan oleh KJPP
Toto Suharto dan Rekan No. 00338/2.0055-00/BS/05/0060/1/VII/2023
tanggal 03 Juli 2023;
Nilai Pasar Saham KS, KIS dan Nilai Pasar ATb berupa Merek Ergas dan
Kians dengan tanggal penilaian per 30 April 2023 adalah sebagai berikut :
Tabel 2.25. Nilai Pasar Objek Transaksi
Objek Penilaian Jumlah Lembar Persentase Nilai Pasar (Rp)
Obyek :
Saham PT Kian
200 100% 12.433.360.807
Santang
Saham PT Karya
600 100% 4.586.095.095
Instrumindo Simpati
Merek Ergas 8.037.609.352
Merek Kians 2.114.538.621
Jumlah Keseluruhan 27.171.603.875
2.5.2. Harga Transaksi
Berdasarkan 5 (lima) PJBSB Perseroan sepakat menetapkan total Nilai
Transaksi adalah sebesar Rp25.623.648.000,00 (dua puluh lima miliar
enam ratus dua puluh tiga juta enam ratus empat puluh delapan ribu
rupiah)
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 60
Page 97
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
Tabel 2.26. Nilai Transaksi
Objek Transaksi Kepemilikan Persentase Nilai Transaksi (Rp)
Obyek :
Saham PT Kian
LSI 95% 11.210.000.000
Santang
Saham PT Kian
a.n EC 2% 236.000.000
Santang
Saham PT Kian
a.n MH 2% 236.000.000
Santang
Saham PT Karya
KSI 81,25% 3.538.600.000
Instrumindo Simpati
Saham PT Karya
a.n YIS 13,125% 571.620.000
Instrumindo Simpati
Saham PT Karya
a.n DPW 4,625% 201.428.000
Instrumindo Simpati
Merek Ergas EKI 7.630.000.000
Merek Kians EKI 2.000.000.000
Jumlah Keseluruhan 25.623.648.000
2.5.3. Perbandingan Nilai Transaksi dengan Nilai Pasar
Nilai total Transaksi adalah sebesar Rp25.623.648.000,00 sedangkan total
Nilai Pasar objek Transaksi yaitu Rp27.171.603.875.00. Selisih harga
Transaksi terhadap Nilai Pasar adalah sebesar -5,70%.
Tabel 2.27. Perbandingan Nilai Transaksi dengan Nilai Pasar
No Keterangan Nilai Pasar (Rp) Nilai Transaksi (Rp) Deviasi
Saham 100% PT Kian
1. 12.433.360.807 11.682.000.000 -6,04%
Santang
Saham 100% PT Karya
2. 4.586.095.095 4.311.648.000 -5,98%
Instrumindo Simpati
3. Merek Ergas 8.037.609.352 7.630.000.000 -5,07%
4. Merek Kians 2.114.538.621 2.000.000.000 -5,42%
Total Transaksi 27.171.603.875 25.623.648.000 -5,70%
2.5.4. Pendapat Kewajaran atas Transaksi
Berdasarkan Peraturan OJK Nomor 35/POJK.04/2020 Pasal 48 butir (b)
“Batas atas dan batas bawah pada kisaran Nilai, tidak boleh melebihi 7,5%
(tujuh koma lima perseratus) dari Nilai yang dijadikan acuan“. Berdasarkan
perbandingan di atas, selisih antara Nilai Transaksi yaitu 5,70% dibawah
dari Nilai Pasar namun tidak lebih dari deviasi 7,5%. Sehingga kami
berpendapat bahwa secara keseluruhan transaksi ditetapkan adalah
WAJAR.
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 61
Page 98
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
Kami tegaskan bahwa kami tidak mengambil keuntungan, baik sekarang
maupun di masa yang akan datang, atas pendapat kewajaran. Data faktual
yang diproses disimpan dalam file kami untuk keperluan referensi di
kemudian hari apabila ada otorisasi tambahan yang memerlukan laporan
terinci, termasuk dokumentasi. Data ini atas permintaan tersedia untuk
diperiksa.
2.6. Kesimpulan
Dengan mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut :
• Berdasarkan informasi dari manajemen diketahui bahwa Transaksi
antara KSI, LSI, a.n YIS, a.n DPW, a.n EC, a.n MH dengan Perseroan
bukan merupakan transaksi afiliasi karena tidak ada hubungan afiliasi
baik dari pemegang saham, dewan direksi maupun hubungan dewan
komisaris dengan Perseroan. Sedangkan transaksi antara EKI dengan
Perseroan merupakan transaksi afiliasi sebagaimana diatur pada POJK
42/2020 karena adanya hubungan afiliasi dengan Perseroan yaitu
kesamaan Komisaris Perseroan dengan pemegang saham dan
Komisaris EKI. Transaksi ini merupakan transaksi material
sebagaiamana yang diatur pada POJK 17/2020.
• Berdasarkan 5 (lima) PJBSB para Penjual adalah pemilik dan pemegang
saham biasa (“Saham Perusahaan”) KS dan KIS yaitu suatu perseroan
terbatas yang didirikan dan menjalankan usaha berdasarkan hukum
Negara Republik Indonesia (“Perusahaan”) dalam jumlah yang secara
persentase sama dengan Persentase Saham Para Penjual. Selain itu,
salah satu penjual juga merupakan pemegang hak Aset Takberwujud
berupa Merek Ergas dan Kians.
• Manfaat Transaksi sebagai upaya Perseroan dalam rangka menerapkan
diversifikasi portofolio bisnis dimana KS dan KIS memiliki struktur
perusahaan dan perizinan yang dibutuhkan Perseroan untuk memulai
kegiatan usaha sesuai dengan strategi bisnis baru yang dituju oleh
Perseroan. Akuisisi diyakini akan mampu mempercepat pengembangan
dalam bidang usaha baru yang direncanakan oleh Perseroan. Selain itu,
Perseroan juga merencanakan untuk mengembangkan lini bisnis yang
dimiliki oleh KS dan KIS di masa yang akan datang. Perseroan juga akan
mengembangkan produk dari merek Ergas dan Kians yang diakuisisi.
• Resiko Transaksi, Perseroan mungkin akan kehilangan kesempatan
untuk memanfaatkan sumber dana untuk investasi lain yang mungkin
lebih menguntungkan dibandingkan dengan Transaksi.
• Keuntungan Transaksi, Perseroan mengharapkan dapat memperluas
cakupan bisnisnya dalam berbagai industri serta memaksimalkan modal
kerja yang diperoleh Perseroan untuk mengembangkan bisnis KS dan
KIS. Diversifikasi bisnis dalam rangka mengembangkan kegiatan dan
aktivitas usaha Perseroan melalui KS sebagai perusahaan dibidang jasa
kalibrasi dan jasa inspeksi juga diharapkan dapat memberikan kontribusi
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 62
Page 99
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
positif bagi kinerja keuangan konsolidasian Perseroan pada masa yang
akan datang yang pada akhirnya diharapkan dapat memberikan nilai
tambah bagi Perseroan dan seluruh pemegang saham Perseroan. Selain
itu, akuisisi KIS sebagai perusahaan produsen alat pengukur tekanan
dan instrumentasi serta perdagangan umum dapat meningkatkan potensi
pasar Perseroan. Merek Ergas saat ini sudah di pakai dan diperjual
belikan untuk produk regulator gas rumah tangga, meter gas rumah
tangga dan konverter kit, ke depan akan di pakai untuk pengembangan
produksi dalam negeri (TKDN) seperti produk electrofusion fitting PE
untuk jaringan gas rumah tangga dan industri air bersih yang saat ini
produk tersebut masih seluruhnya impor Merek Kians saat ini sudah di
pakai dan diperjual belikan untuk produk transition fitting, ke depan akan
di pakai untuk pengembangan produksi dalam negeri (TKDN) seperti
produk galvanis fitting dan ball valve untuk jaringan gas rumah tangga
dan industri air bersih Dengan adanya akuisisi merek, Perseroan
kedepan tidak lagi memberikan imbal bagi hasil ke pemegang merek
Ergas dan Kians. Berdasarkan hal tersebut, sehingga keuntungan
Perseroan akan bertambah.
• Sementara itu kerugian Transaksi, terdapat biaya-biaya yang muncul
akibat Transaksi ini, yang tidak terbatas pada biaya lembaga penunjang
pasar modal seperti biaya penasehat keuangan, KAP, konsultan hukum,
KJPP dengan biaya-biaya yang muncul antara lain biaya penilaian objek
transaksi, biaya-biaya terkait profesi penilai serta kewajiban-kewajiban
yang lain yang dapat muncul dikemudian hari.
• Berdasarkan analisis historis keuangan Perseroan diketahui bahwa
Perseroan memiliki kinerja yang baik. Dengan demikian rencana
Perseroan melakukan Transaksi untuk memperkuat posisi keuangan dan
meningkatkan daya saing adalah wajar.
• Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan, diperkirakan akan
mengalami peningkatan penjualan, laba kotor dan laba bersih, serta
dapat meningkatkan jumlah aset dan jumlah ekuitas dengan demikian
Perseroan melakukan Transaksi adalah wajar.
• Adapun dampak dari Transaksi yaitu, rata rata Net Profit Margin (NPM)
meningkat dari 11,68% menjadi 17,30%. Sedangkan rata rata Return on
Equity mengalami perubahan dari 10,98% sebelum ada Transaksi
menjadi rata-rata sebesar 10,38% setelah Transaksi. Sementara itu
dampak terhadap peningkatan rata-rata Return on Asset Perseroan
menjadi meningkat dari 9,11% menjadi 9,24%. Pada rasio solvabilitas
juga mengalami perbaikan dengan adanya Transaksi dapat dilihat pada
Debt to Equity Ratio dan Debt to Aset Ratio yang semakin kecil sehingga
seluruh kewajiban perusahaan dapat ditutupi oleh total aset dan total
ekuitas Perseroan.
• Berdasarkan proforma posisi keuangan Perseroan terdapat penyesuaian
antara sebelum dan setelah Transaksi, Penyesuaian penambahan atas
akun kas dan setara kas sebesar Rp40.772.400 ribu adalah penyesuaian
laporan proforma yang dibuat dengan asumsi Penawaran Umum Saham
berhasil dilaksanakan dengan harga penawaran saham Rp122/lembar
saham, yang berasal dari:
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 63
Page 100
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
• sebesar Rp13.368.000 ribu merupakan penyesuaian atas akun Modal
Saham yang timbul pada saat penawaran perdana (IPO)
• Sebesar Rp27.404.400 ribu merupakan penyesuaian atas akun
Tambahan Modal Disetor yang timbul pada saat penawaran perdana
(IPO).
• Penyesuaian pengurangan atas akun kas dan setara kas sebesar
Rp25.623.648 ribu berasal dari:
• Sebesar Rp4.311.648 ribu digunakan untuk berinvestasi
mengakuisisi 99% saham KIS.
• Sebesar Rp11.682.000 ribu digunakan untuk berinvestasi
mengakuisisi 99% saham KS.
• Sebesar Rp7.630.000 ribu digunakan untuk mengakuisisi merek
ERGAS dari PT Ergas Kians Ikonig
• Sebesar Rp2.000.000 ribu digunakan untuk mengakuisisi merek
KIANS dari PT Ergas Kians Ikonig.
• Berdasarkan proforma laba rugi Perseroan terdapat penyesuaian antara
sebelum dan setelah Transaksi, sebesar Rp173.250 ribu timbul dari
Transaksi penggabungan usaha KIS menjadi anak usaha Perseroan.
Dikurangi sebesar Rp31.431 ribu timbul dari Transaksi penggabungan
usaha KS menjadi anak usaha Perseroan.
• Berdasarkan analisis nilai tambah, proyeksi jumlah aset Perseroan
sebelum Transaksi masing-masing adalah sebesar Rp66,20 miliar pada
tahun 2023 menjadi Rp101,33 miliar pada tahun 2027. Selanjutnya
proyeksi jumlah aset Perseroan setelah Transaksi masing-masing adalah
sebesar Rp102,96 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp151,59 miliar pada
tahun 2027. Proyeksi jumlah liabilitas Perseroan sebelum Transaksi
masing-masing adalah sebesar Rp10,70 miliar pada tahun 2023 menjadi
Rp17,61 miliar pada tahun 2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah liabilitas
Perseroan setelah Transaksi masing-masing adalah sebesar Rp8,98
miliar pada tahun 2023 menjadi Rp17,61 miliar pada tahun 2027.
Proyeksi jumlah ekuitas Perseroan sebelum Transaksi masing-masing
adalah sebesar Rp55,49 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp83,71 miliar
pada tahun 2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah ekuitas Perseroan
setelah Transaksi masing-masing adalah sebesar Rp93,97 miliar pada
tahun 2023 menjadi Rp133,97 miliar pada tahun 2027.
• Berdasarkan analisis nilai tambah, proyeksi jumlah pendapatan
Perseroan sebelum Transaksi masing-masing adalah sebesar Rp49,66
miliar pada tahun 2023 menjadi Rp80,38 miliar pada tahun 2027.
Selanjutnya, proyeksi jumlah pendapatan Perseroan setelah Transaksi
masing-masing adalah sebesar Rp49,66 miliar pada tahun 2023 menjadi
Rp88,28 miliar pada tahun 2027. Proyeksi laba bersih Perseroan
sebelum Transaksi masing-masing adalah sebesar Rp5,54 miliar pada
tahun 2023 menjadi Rp9,75 miliar pada tahun 2027. Selanjutnya,
proyeksi jumlah laba bersih Perseroan setelah Transaksi masing-masing
adalah sebesar Rp8,42 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp16,67 miliar
pada tahun 2027. Terjadi peningkatan laba bersih Perseroan setelah
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 64
Page 101
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk
Transaksi disebabkan oleh pendapatan atas investasi di penyertaan
saham.
• Berdasarkan analisis nilai tambah, terdapat perbedaan cukup signifikan
arus kas Perseroan antara sebelum dan sesudah dilaksanakannya
transaksi yaitu pada arus kas aktivitas operasi menjadi meningkat yang
menunjukkan bahwa dengan adanya transaksi maka penerimaan lebih
besar daripada pengeluaran.
• Berdasarkan Peraturan OJK Nomor 35/POJK.04/2020 Pasal 48 butir (b)
“Batas atas dan batas bawah pada kisaran Nilai, tidak boleh melebihi
7,5% (tujuh koma lima perseratus) dari Nilai yang dijadikan acuan“.
Berdasarkan perbandingan pada ulasan diatas, selisih antara Nilai
Transaksi yaitu 5,70% dibawah dari Nilai Pasar namun tidak lebih dari
deviasi 7,5%.
Berdasarkan analisa tersebut diatas, kami berpendapat bahwa Transaksi
adalah WAJAR.
Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi 65
Page 102
LAMPIRAN
Page 103
FAIRNESS OPINION Cut of Date
PT Kian Santang Muliatama Tbk 30 April 2023
Valuers : Henrianto
Historis Posisi Keuangan Full IDR
2019A 2020A 2021A 2022A April 23A
ASSET
Aset Lancar
Kas dan bank IDR 2.629.109.332 8.263.465.104 2.764.996.525 15.047.118.726 10.368.468.692
Investasi jangka pendek IDR - - - 8.815.207 7.639.921
Piutang usaha IDR 2.973.918.494 13.091.771.184 6.960.524.514 19.093.820.235 6.651.724.553
Piutang lain - lain - neto IDR 20.000.000 76.519.280 1.252.186.779 245.575.010 2.825.055.728
Piutang berelasi IDR - 339.288.937 - - -
Persediaan IDR 72.208.698 751.755.183 5.073.442.618 8.318.013.340 12.145.299.992
Biaya dibayar dimuka IDR - - - 306.122.449 3.399.443.507
Pajak dibayar dimuka IDR - - - 450.000 763.885.849
Uang muka proyek IDR 126.361.500 9.444.000 96.059.012 349.500.000 8.328.914.200
Jumlah Aset Lancar IDR 5.821.598.024 22.532.243.688 16.147.209.448 43.369.414.967 44.490.432.442
Aset Tidak Lancar
Aset pajak tangguhan IDR - 14.754.098 10.344.802 36.207.696 85.867.652
Investasi pada entitas asosiasi IDR - - - - 375.000.000
Aset tetap - neto IDR 1.177.797.062 2.938.245.578 2.780.485.053 3.743.653.436 7.632.452.155
Jumlah Aset Tidak Lancar IDR 1.177.797.062 2.952.999.676 2.790.829.855 3.779.861.132 8.093.319.807
JUMLAH ASET IDR 6.999.395.086 25.485.243.364 18.938.039.303 47.149.276.099 52.583.752.249
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha IDR 796.341.356 8.788.760.202 10.995.225.061 4.795.257.291 380.680.267
Utang lain - lain IDR 3.564.321.455 12.248.900.003 1.150.000.000 - 375.000.000
Utang pajak IDR 263.476.491 362.903.501 808.618.836 2.052.901.338 401.209.637
Biaya yang masih harus dibayar IDR - 21.087.280 279.020.942 206.478.057 74.507.956
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek IDR 4.624.139.302 21.421.650.986 13.232.864.839 7.054.636.686 1.231.397.860
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang IDR 24.185.000 60.808.000 29.177.000 146.698.000 296.792.078
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang IDR 24.185.000 60.808.000 29.177.000 146.698.000 296.792.078
JUMLAH LIABILITAS IDR 4.648.324.302 21.482.458.986 13.262.041.839 7.201.334.686 1.528.189.938
EKUITAS
Modal saham IDR 2.000.000.000 2.000.000.000 2.000.000.000 13.000.000.000 40.000.000.000
Tambahan modal disetor IDR - - 17.000.000.000 -
Saldo laba IDR 351.070.784 2.008.071.218 3.681.347.484 9.956.280.393 11.164.529.205
Komponen ekuitas lainnya IDR - (5.286.840) (5.350.020) (8.338.980) (108.966.894)
JUMLAH EKUITAS IDR 2.351.070.784 4.002.784.378 5.675.997.464 39.947.941.413 51.055.562.311
JUMLAH LIABILITAS & EKUITAS IDR 6.999.395.086 25.485.243.364 18.938.039.303 47.149.276.099 52.583.752.249
Check Balance - - - - -
Page 104
FAIRNESS OPINION Cut of Date
PT Kian Santang Muliatama Tbk 30 April 2023
Historis Laba Rugi Full IDR
2019A 2020A 2021A 2022A April 23A
PENDAPATAN IDR 6.210.050.337 37.435.375.532 41.244.048.389 42.618.874.550 12.375.275.001
BEBAN POKOK PENJUALAN IDR 4.308.864.270 33.467.749.557 35.469.868.051 31.150.889.980 7.879.613.641
LABA KOTOR IDR 1.901.186.067 3.967.625.975 5.774.180.338 11.467.984.570 4.495.661.360
PENGHASILAN (BEBAN) USAHA
Beban penjualan, umum dan administrasi IDR (1.525.986.377) (1.993.502.026) (3.732.697.214) (4.240.898.066) (2.675.728.347)
Jumlah Pendapatan (Beban) Usaha IDR (1.525.986.377) (1.993.502.026) (3.732.697.214) (4.240.898.066) (2.675.728.347)
LABA USAHA IDR 375.199.690 1.974.123.949 2.041.483.124 7.227.086.504 1.819.933.013
Pendapatan lain - lain IDR 9.153.608 417.560.879 119.974.059 1.298.233.557 53.103.140
Beban lain - lain (2.232.262) (13.125.547) (23.025.393) (403.539.211) (321.531.961)
Jumlah Pendapatan (Beban) Keuangan - bersih IDR 6.921.346 404.435.332 96.948.666 894.694.346 (268.428.821)
LABA SEBELUM PAJAK IDR 382.121.036 2.378.559.281 2.138.431.790 8.121.780.850 1.551.504.192
Beban Pajak Penghasilan IDR (31.050.252) (726.879.547) (465.155.524) (1.846.847.941) (343.255.380)
LABA TAHUN BERJALAN IDR 351.070.784 1.651.679.734 1.673.276.266 6.274.932.909 1.208.248.812
Page 105
FAIRNESS OPINION Cut of Date
PT Kian Santang Muliatama Tbk 30 April 2023
Valuers : Henrianto
Historis Arus Kas Full IDR
2020A 2021A 2022A April 23A
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan IDR 31.061.060.395 51.499.699.898 35.173.655.030 25.919.973.730
Pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan IDR (31.617.371.155) (45.845.884.960) (47.902.887.907) (27.490.724.144)
Pendapatan bunga IDR 43.271.942 41.806.059 22.120.819 61.535.900
Pembayaran pajak IDR (635.394.775) (15.013.073) (627.585.293) (2.016.224.806)
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi IDR (1.148.433.593) 5.680.607.924 (13.334.697.351) (3.525.439.320)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penambahan aset tetap IDR (1.901.789.182) (80.176.500) (1.224.365.241) (3.689.386.000)
Penambahan uang muka pembelian aset IDR - - - (7.465.000.000)
Pelepasan (penambahan) investasi jangka pendek IDR - - (8.815.207) 1.175.286
Investasi pada entitas asosiasi IDR - - - (375.000.000)
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Investasi IDR (1.901.789.182) (80.176.500) (1.233.180.448) (11.528.210.714)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penambahan setoran modal IDR - - 28.000.000.000 10.000.000.000
Penambahan (pengurangan) utang lain - lain IDR 8.684.578.547 (11.098.900.003) (1.150.000.000) 375.000.000
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan IDR 8.684.578.547 (11.098.900.003) 26.850.000.000 10.375.000.000
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS IDR 5.634.355.772 (5.498.468.579) 12.282.122.201 (4.678.650.034)
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN IDR 2.629.109.332 8.263.465.104 2.764.996.525 15.047.118.726
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN IDR 8.263.465.104 2.764.996.525 15.047.118.726 10.368.468.692
Page 106
PROYEKSI RASIO KEUANGAN 2023-2027 SETELAH TRANSAKSI
OPINI KEWAJARAN PT KIAN SANTANG MULIATAMA TBK
TANGGAL PENILAIAN : 30 APRIL 2023
Keterangan 2019 2020 2021 2022 Average
Rasio Likuiditas
- Current Ratio (x) 1,26 1,05 1,22 6,15 2,42
- Quick Ratio (x) 1,24 1,02 0,84 4,97 2,02
- Working Capital to Total Asset Ratio (%) -20,45% -28,07% 0,79% 45,11% -0,66%
Rasio Aktivitas
- Inventory Turnover (x) 59,67 44,52 6,99 3,74 28,73
- Fixed Asset Turnover (x) 5,27 12,74 14,83 11,38 11,06
- Total Asset Turnover (x) 0,89 1,47 2,18 0,90 1,36
- Sales to Current Assets (x) 1,07 1,66 2,55 0,98 1,57
Rasio Solvabilitas
- Debt to total Aset Ratio (%) 66,41% 84,29% 70,03% 15,27% 59,00%
- Debt Equity Ratio (%) 197,71% 536,69% 233,65% 18,03% 246,52%
Rasio Profitabilitas
- Gross Profit Margin 30,61% 10,60% 14,00% 26,91% 20,53%
- EBT Margin 6,15% 6,35% 5,18% 19,06% 9,19%
- Net Profit Margin 5,65% 4,41% 4,06% 14,72% 7,21%
- Return on Equity (ROE) 14,93% 41,26% 29,48% 15,71% 25,35%
- Return on Asset (ROA) 5,02% 6,48% 8,84% 13,31% 8,41%
Page 107
FAIRNESS OPINION Cut of Date
PT Kian Santang Muliatama Tbk 30 April 2023
Valuers : Henrianto
Proyeksi Posisi Keuangan Sebelum Transaksi Full IDR
2023F 2024F 2025F 2026F 2027F
ASSET
Aset Lancar
Kas dan bank IDR 15.272.565.510 24.124.183.798 24.132.710.626 25.605.433.176 28.105.587.614
Piutang usaha IDR 16.553.253.540 18.979.343.974 21.491.064.697 24.094.562.781 26.795.804.853
Piutang lain - lain IDR 1.489.792.819 1.708.140.958 1.934.195.823 2.168.510.650 2.411.622.437
Persediaan IDR 18.877.259.271 10.821.981.193 12.254.158.958 13.738.667.977 15.278.910.408
Biaya dibayar dimuka IDR 993.195.212 1.138.760.638 1.289.463.882 1.445.673.767 1.607.748.291
Pajak dibayar dimuka IDR 496.597.606 569.380.319 644.731.941 722.836.883 803.874.146
Uang muka proyek IDR 1.241.494.015 1.423.450.798 1.611.829.852 1.807.092.209 2.009.685.364
Jumlah Aset Lancar IDR 54.924.157.973 58.765.241.678 63.358.155.780 69.582.777.443 77.013.233.113
Aset Tidak Lancar
Aset pajak tangguhan IDR 27.322.521 39.849.900 40.298.207 47.885.056 51.749.326
Investasi pada entitas asosiasi IDR 375.000.000 375.000.000 375.000.000 375.000.000 375.000.000
Aset tetap - neto IDR 10.873.469.648 14.653.285.860 18.083.102.072 21.162.918.284 23.892.734.497
Jumlah Aset Tidak Lancar IDR 11.275.792.170 15.068.135.761 18.498.400.279 21.585.803.340 24.319.483.823
JUMLAH ASET IDR 66.199.950.142 73.833.377.438 81.856.556.059 91.168.580.784 101.332.716.936
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha IDR 8.576.179.891 9.833.128.438 11.134.441.725 12.483.304.524 13.882.808.125
Beban akrual IDR 288.271.840 303.186.319 358.786.406 393.575.282 442.523.176
Utang pajak IDR 1.682.833.715 2.336.056.430 2.415.014.988 2.836.618.309 3.082.878.056
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek IDR 10.547.285.447 12.472.371.188 13.908.243.119 15.713.498.115 17.408.209.358
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang IDR 156.966.860 167.954.540 179.711.358 192.291.153 205.751.534
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang IDR 156.966.860 167.954.540 179.711.358 192.291.153 205.751.534
JUMLAH LIABILITAS IDR 10.704.252.307 12.640.325.728 14.087.954.477 15.905.789.268 17.613.960.891
EKUITAS
Modal saham IDR 45.000.000.000 45.000.000.000 45.000.000.000 45.000.000.000 45.000.000.000
Tambahan modal disetor IDR - - - - -
Saldo laba IDR 10.504.036.816 16.201.390.690 22.776.940.561 30.271.130.495 38.727.095.024
Komponen ekuitas lainnya (8.338.980) (8.338.980) (8.338.980) (8.338.980) (8.338.980)
JUMLAH EKUITAS IDR 55.495.697.836 61.193.051.710 67.768.601.581 75.262.791.515 83.718.756.044
JUMLAH LIABILITAS & EKUITAS IDR 66.199.950.142 73.833.377.438 81.856.556.059 91.168.580.784 101.332.716.936
Check Balance - - - - -
PRI Notes:
* Forecast-2023 Forecast using the moving average from historical data (2020-2022).
** Subsequent 2023, based on TB as of April 2023
Page 108
FAIRNESS OPINION Cut of Date
PT Kian Santang Muliatama Tbk 30 April 2023
Proyeksi Laba Rugi Sebelum Transaksi Full IDR
2023F 2024F 2025F 2026F 2027F
PENDAPATAN IDR 49.659.760.619 56.938.031.921 64.473.194.092 72.283.688.343 80.387.414.560
BEBAN POKOK PENJUALAN IDR 37.754.518.541 43.287.924.772 49.016.635.832 54.954.671.907 61.115.641.631
LABA KOTOR IDR 11.905.242.078 13.650.107.149 15.456.558.260 17.329.016.437 19.271.772.929
PENGHASILAN (BEBAN) OPERASI
Beban penjualan, umum dan administrasi IDR (4.970.546.549) (5.488.210.477) (6.012.836.420) (6.544.720.743) (7.084.172.914)
Jumlah Beban Operasi IDR (4.970.546.549) (5.488.210.477) (6.012.836.420) (6.544.720.743) (7.084.172.914)
LABA (RUGI) USAHA IDR 6.934.695.528 8.161.896.672 9.443.721.840 10.784.295.693 12.187.600.015
Pendapatan lain - lain IDR - - - - -
Beban lain - lain IDR - - - - -
Jumlah Pendapatan (Beban) Keuangan - bersih IDR - - - - -
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK IDR 6.934.695.528 8.161.896.672 9.443.721.840 10.784.295.693 12.187.600.015
Beban Pajak Penghasilan IDR (1.386.939.106) (1.632.379.334) (1.888.744.368) (2.156.859.139) (2.437.520.003)
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN IDR 5.547.756.423 6.529.517.338 7.554.977.472 8.627.436.555 9.750.080.012
Page 109
FAIRNESS OPINION Cut of Date
PT Kian Santang Muliatama Tbk 30 April 2023
Valuers : Henrianto
Proyeksi Arus Kas Sebelum Transaksi Full IDR
2023F 2024F 2025F 2026F 2027F
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
NPAT yang didistribusikan ke entitas induk IDR 5.547.756.423 6.529.517.338 7.554.977.472 8.627.436.555 9.750.080.012
Depresiasi dan amortisasi IDR 870.183.788 1.220.183.788 1.570.183.788 1.920.183.788 2.270.183.788
Perubahan modal kerja IDR (7.836.647.461) 6.935.620.324 (3.148.515.342) (2.946.644.118) (3.235.589.990)
Lainnya IDR 10.268.860 10.987.680 11.756.818 12.579.795 13.460.381
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi IDR (1.408.438.391) 14.696.309.130 5.988.402.735 7.613.556.020 8.798.134.191
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Capex IDR (8.375.000.000) (5.000.000.000) (5.000.000.000) (5.000.000.000) (5.000.000.000)
Perubahan aset lain - lain IDR 8.885.175 (12.527.379) (448.306) (7.586.849) (3.864.270)
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Investasi IDR (8.366.114.825) (5.012.527.379) (5.000.448.306) (5.007.586.849) (5.003.864.270)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Perubahan ekuitas IDR 15.000.000.000 - - - -
Pembayaran dividen IDR (5.000.000.000) (832.163.463) (979.427.601) (1.133.246.621) (1.294.115.483)
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan IDR 10.000.000.000 (832.163.463) (979.427.601) (1.133.246.621) (1.294.115.483)
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS IDR 225.446.784 8.851.618.288 8.526.828 1.472.722.550 2.500.154.437
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN IDR 15.047.118.726 15.272.565.510 24.124.183.798 24.132.710.626 25.605.433.176
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN IDR 15.272.565.510 24.124.183.798 24.132.710.626 25.605.433.176 28.105.587.614
Page 110
FAIRNESS OPINION Cut of Date
PT Kian Santang Muliatama Tbk 30 April 2023
Valuers : Henrianto
Proyeksi Posisi Keuangan Setelah Transaksi Full IDR
2023F 2024F 2025F 2026F 2027F
ASSET
Aset Lancar
Kas dan bank IDR 26.706.673.158 32.463.500.575 34.914.123.738 39.811.672.112 47.251.577.510
Piutang usaha IDR 16.553.253.540 22.775.212.768 25.789.277.637 28.913.475.337 32.154.965.824
Piutang lain - lain IDR 1.489.792.819 1.708.140.958 1.934.195.823 2.168.510.650 2.411.622.437
Persediaan IDR 18.877.259.271 14.429.308.257 16.338.878.611 18.318.223.969 20.371.880.544
Biaya dibayar dimuka IDR 993.195.212 1.138.760.638 1.289.463.882 1.445.673.767 1.607.748.291
Pajak dibayar dimuka IDR 496.597.606 569.380.319 644.731.941 722.836.883 803.874.146
Uang muka proyek IDR 1.241.494.015 1.423.450.798 1.611.829.852 1.807.092.209 2.009.685.364
Jumlah Aset Lancar IDR 66.358.265.621 74.507.754.314 82.522.501.483 93.187.484.927 106.611.354.116
Aset Tidak Lancar
Aset pajak tangguhan IDR 27.322.521 39.849.900 40.298.207 47.885.056 51.749.326
Investasi pada entitas asosiasi IDR 375.000.000 375.000.000 375.000.000 375.000.000 375.000.000
Investasi pada penyertaan IDR 15.993.648.000 15.993.648.000 15.993.648.000 15.993.648.000 15.993.648.000
Aset tetap - neto IDR 10.873.469.648 14.653.285.860 18.083.102.072 21.162.918.284 23.892.734.497
Aset takberwujud IDR 9.338.181.818 8.170.909.091 7.003.636.364 5.836.363.636 4.669.090.909
Jumlah Aset Tidak Lancar IDR 36.607.621.988 39.232.692.852 41.495.684.643 43.415.814.977 44.982.222.732
JUMLAH ASET IDR 102.965.887.609 113.740.447.165 124.018.186.126 136.603.299.904 151.593.576.848
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha IDR 6.860.943.913 9.833.128.438 11.134.441.725 12.483.304.524 13.882.808.125
Beban akrual IDR 288.271.840 303.186.319 358.786.406 393.575.282 442.523.176
Utang pajak IDR 1.682.833.715 2.336.056.430 2.415.014.988 2.836.618.309 3.082.878.056
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek IDR 8.832.049.469 12.472.371.188 13.908.243.119 15.713.498.115 17.408.209.358
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang IDR 156.966.860 167.954.540 179.711.358 192.291.153 205.751.534
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang IDR 156.966.860 167.954.540 179.711.358 192.291.153 205.751.534
JUMLAH LIABILITAS IDR 8.989.016.329 12.640.325.728 14.087.954.477 15.905.789.268 17.613.960.891
EKUITAS
Modal saham IDR 58.368.000.000 58.368.000.000 58.368.000.000 58.368.000.000 58.368.000.000
Tambahan modal disetor IDR 22.236.000.000 22.236.000.000 22.236.000.000 22.236.000.000 22.236.000.000
Saldo laba IDR 13.381.210.260 20.504.460.417 29.334.570.629 40.101.849.616 53.383.954.936
Komponen ekuitas lainnya (8.338.980) (8.338.980) (8.338.980) (8.338.980) (8.338.980)
JUMLAH EKUITAS IDR 93.976.871.280 101.100.121.437 109.930.231.649 120.697.510.636 133.979.615.956
JUMLAH LIABILITAS & EKUITAS IDR 102.965.887.609 113.740.447.165 124.018.186.126 136.603.299.904 151.593.576.848
Check Balance - - - - -
PRI Notes:
* Forecast-2023 Forecast using the moving average from historical data (2020-2022).
** Subsequent 2023, based on TB as of April 2023
Page 111
FAIRNESS OPINION Cut of Date
PT Kian Santang Muliatama Tbk 30 April 2023
Proyeksi Laba Rugi Setelah Transaksi Full IDR
2023F 2024F 2025F 2026F 2027F
PENDAPATAN IDR 49.659.760.619 57.342.380.326 66.213.540.712 76.457.115.115 88.285.423.025
BEBAN POKOK PENJUALAN IDR 36.712.324.733 43.222.218.468 49.728.334.303 57.240.979.633 65.915.869.732
LABA KOTOR IDR 12.947.435.886 14.120.161.858 16.485.206.409 19.216.135.483 22.369.553.294
PENGHASILAN (BEBAN) USAHA
Beban penjualan, umum dan administrasi IDR (4.970.546.549) (5.488.210.477) (6.012.836.420) (6.544.720.743) (7.084.172.914)
Jumlah Beban Usaha IDR (4.970.546.549) (5.488.210.477) (6.012.836.420) (6.544.720.743) (7.084.172.914)
LABA USAHA IDR 7.976.889.337 8.631.951.382 10.472.369.988 12.671.414.740 15.285.380.380
Pendapatan lain - lain IDR 2.043.418.398 2.323.921.518 2.759.584.877 3.414.517.412 4.441.713.318
Beban lain - lain IDR - - - - -
Jumlah Pendapatan (Beban) Keuangan - bersih IDR 2.043.418.398 2.323.921.518 2.759.584.877 3.414.517.412 4.441.713.318
LABA SEBELUM PAJAK IDR 10.020.307.735 10.955.872.900 13.231.954.865 16.085.932.152 19.727.093.697
Beban Pajak Penghasilan IDR (1.595.377.867) (1.726.390.276) (2.094.473.998) (2.534.282.948) (3.057.076.076)
LABA TAHUN BERJALAN IDR 8.424.929.867 9.229.482.624 11.137.480.868 13.551.649.204 16.670.017.621
Page 112
FAIRNESS OPINION Cut of Date
PT Kian Santang Muliatama Tbk 30 April 2023
Valuers : Henrianto
Proyeksi Arus Kas Setelah Transaksi Full IDR
2023F 2024F 2025F 2026F 2027F
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
NPAT yang didistribusikan ke entitas induk IDR 8.424.929.867 9.229.482.624 11.137.480.868 13.551.649.204 16.670.017.621
Depresiasi dan amortisasi IDR 1.162.001.970 2.387.456.515 2.737.456.515 3.087.456.515 3.437.456.515
Perubahan modal kerja IDR (9.551.883.439) 1.247.660.444 (4.128.252.075) (3.962.180.074) (4.289.252.548)
Lainnya IDR 10.268.860 10.987.680 11.756.818 12.579.795 13.460.381
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi IDR 45.317.258 12.875.587.262 9.758.442.125 12.689.505.440 15.831.681.970
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Capex IDR (33.998.648.000) (5.000.000.000) (5.000.000.000) (5.000.000.000) (5.000.000.000)
Perubahan aset lain - lain IDR 8.885.175 (12.527.379) (448.306) (7.586.849) (3.864.270)
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Investasi IDR (33.989.762.825) (5.012.527.379) (5.000.448.306) (5.007.586.849) (5.003.864.270)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Perubahan ekuitas IDR 50.604.000.000 - - - -
Pembayaran dividen IDR (5.000.000.000) (2.106.232.467) (2.307.370.656) (2.784.370.217) (3.387.912.301)
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan IDR 45.604.000.000 (2.106.232.467) (2.307.370.656) (2.784.370.217) (3.387.912.301)
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS IDR 11.659.554.432 5.756.827.417 2.450.623.163 4.897.548.374 7.439.905.398
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN IDR 15.047.118.726 26.706.673.158 32.463.500.575 34.914.123.738 39.811.672.112
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN IDR 26.706.673.158 32.463.500.575 34.914.123.738 39.811.672.112 47.251.577.510
Page 113
FAIRNESS OPINION Cut of Date
PT Kian Santang Muliatama Tbk 30 April 2023
Valuers : Henrianto
Inkremental Posisi Keuangan Sebelum dan Setelah Transaksi Full IDR
2023F 2024F 2025F 2026F 2027F
ASSET
Aset Lancar
Kas dan bank IDR 11.434.107.648 8.339.316.777 10.781.413.112 14.206.238.935 19.145.989.896
Piutang usaha IDR - 3.795.868.795 4.298.212.939 4.818.912.556 5.359.160.971
Piutang lain - lain IDR - - - - -
Persediaan IDR - 3.607.327.064 4.084.719.653 4.579.555.992 5.092.970.136
Biaya dibayar dimuka IDR - - - - -
Pajak dibayar dimuka IDR - - - - -
Uang muka proyek IDR - - - - -
Jumlah Aset Lancar IDR 11.434.107.648 15.742.512.636 19.164.345.704 23.604.707.484 29.598.121.003
Aset Tidak Lancar
Aset pajak tangguhan IDR - - - - -
Investasi pada entitas asosiasi IDR - - - - -
Investasi pada penyertaan IDR 5.120.178.352 1.340.362.140 (2.089.454.072) (5.169.270.284) (7.899.086.497)
Aset tetap - neto 10.873.469.648 14.653.285.860 18.083.102.072 21.162.918.284 23.892.734.497
Aset takberwujud IDR 9.338.181.818 8.170.909.091 7.003.636.364 5.836.363.636 4.669.090.909
Jumlah Aset Tidak Lancar IDR 25.331.829.818 24.164.557.091 22.997.284.364 21.830.011.636 20.662.738.909
JUMLAH ASET IDR 36.765.937.467 39.907.069.727 42.161.630.067 45.434.719.120 50.260.859.912
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha IDR (1.715.235.978) - - - -
Beban akrual IDR - - - - -
Utang pajak IDR - - - - -
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek IDR (1.715.235.978) - - - -
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang IDR - - - - -
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang IDR - - - - -
JUMLAH LIABILITAS IDR (1.715.235.978) - - - -
EKUITAS
Modal saham IDR 13.368.000.000 13.368.000.000 13.368.000.000 13.368.000.000 13.368.000.000
Tambahan modal disetor IDR 22.236.000.000 22.236.000.000 22.236.000.000 22.236.000.000 22.236.000.000
Saldo laba IDR 2.877.173.445 4.303.069.727 6.557.630.067 9.830.719.120 14.656.859.912
Komponen ekuitas lainnya - - - - -
JUMLAH EKUITAS IDR 38.481.173.445 39.907.069.727 42.161.630.067 45.434.719.120 50.260.859.912
JUMLAH LIABILITAS & EKUITAS IDR 36.765.937.467 39.907.069.727 42.161.630.067 45.434.719.120 50.260.859.912
Check Balance - - - - -
Page 114
FAIRNESS OPINION Cut of Date
PT Kian Santang Muliatama Tbk 30 April 2023
Inkremental Laba Rugi Sebelum dan Setelah Transaksi Full IDR
2023F 2024F 2025F 2026F 2027F
PENDAPATAN IDR - 404.348.406 1.740.346.619 4.173.426.772 7.898.008.465
BEBAN POKOK PENJUALAN IDR (1.042.193.808) (65.706.304) 711.698.471 2.286.307.726 4.800.228.100
LABA KOTOR IDR 1.042.193.808 470.054.709 1.028.648.148 1.887.119.046 3.097.780.365
PENGHASILAN (BEBAN) USAHA
Beban penjualan, umum dan administrasi IDR - - - - -
Jumlah Beban Operasi IDR - - - - -
LABA (RUGI) USAHA IDR 1.042.193.808 470.054.709 1.028.648.148 1.887.119.046 3.097.780.365
Pendapatan lain - lain IDR 2.043.418.398 2.323.921.518 2.759.584.877 3.414.517.412 4.441.713.318
Beban lain - lain IDR - - - - -
Jumlah Pendapatan (Beban) Keuangan - bersih IDR 2.043.418.398 2.323.921.518 2.759.584.877 3.414.517.412 4.441.713.318
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK IDR 3.085.612.206 2.793.976.227 3.788.233.025 5.301.636.458 7.539.493.682
Beban Pajak Penghasilan IDR (208.438.762) (94.010.942) (205.729.630) (377.423.809) (619.556.073)
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN IDR 2.877.173.445 2.699.965.286 3.582.503.396 4.924.212.649 6.919.937.610
Page 115
PROYEKSI RASIO KEUANGAN 2023-2027 SEBELUM TRANSAKSI
OPINI KEWAJARAN PT KIAN SANTANG MULIATAMA TBK
TANGGAL PENILAIAN : 30 APRIL 2023
Keterangan 2023 2024 2025 2026 2027 Average
Rasio Likuiditas
- Current Ratio (x) 5,21 4,71 4,56 4,43 4,42 4,67
- Quick Ratio (x) 3,42 3,84 3,67 3,55 3,55 3,61
- Working Capital to Total Asset Ratio (%) 43,96% 30,03% 30,93% 31,00% 31,09% 33,40%
Rasio Aktivitas
- Inventory Turnover (x) 2,00 4,00 4,00 4,00 4,00 3,60
- Fixed Asset Turnover (x) 4,57 3,89 3,57 3,42 3,36 3,76
- Total Asset Turnover (x) 0,75 0,77 0,79 0,79 0,79 0,78
- Sales to Current Assets (x) 0,90 0,97 1,02 1,04 1,04 0,99
Rasio Solvabilitas
- Debt to total Aset Ratio (%) 16,17% 17,12% 17,21% 17,45% 17,38% 17,07%
- Debt Equity Ratio (%) 19,29% 20,66% 20,79% 21,13% 21,04% 20,58%
Rasio Profitabilitas
- Gross Profit Margin 23,97% 23,97% 23,97% 23,97% 23,97% 23,97%
- EBT Margin 13,96% 14,33% 14,65% 14,92% 15,16% 14,61%
- Net Profit Margin 11,17% 11,47% 11,72% 11,94% 12,13% 11,68%
- Return on Equity (ROE) 10,00% 10,67% 11,15% 11,46% 11,65% 10,98%
- Return on Asset (ROA) 8,38% 8,84% 9,23% 9,46% 9,62% 9,11%
Page 116
PROYEKSI RASIO KEUANGAN 2023-2027 SETELAH TRANSAKSI
OPINI KEWAJARAN PT KIAN SANTANG MULIATAMA TBK
TANGGAL PENILAIAN : 30 APRIL 2023
Keterangan 2023 2024 2025 2026 2027 Average
Rasio Likuiditas
- Current Ratio (x) 7,51 5,97 5,93 5,93 6,12 6,30
- Quick Ratio (x) 5,38 4,82 4,76 4,76 4,95 4,93
- Working Capital to Total Asset Ratio (%) 29,93% 26,00% 27,17% 27,57% 27,67% 27,67%
Rasio Aktivitas
- Inventory Turnover (x) 1,94 3,00 3,04 3,12 3,24 2,87
- Fixed Asset Turnover (x) 4,57 3,91 3,66 3,61 3,70 3,89
- Total Asset Turnover (x) 0,48 0,50 0,53 0,56 0,58 0,53
- Sales to Current Assets (x) 0,75 0,77 0,80 0,82 0,83 0,79
Rasio Solvabilitas
- Debt to total Aset Ratio (%) 8,73% 11,11% 11,36% 11,64% 11,62% 10,89%
- Debt Equity Ratio (%) 9,57% 12,50% 12,82% 13,18% 13,15% 12,24%
Rasio Profitabilitas
- Gross Profit Margin 26,07% 24,62% 24,90% 25,13% 25,34% 25,21%
- EBT Margin 20,18% 19,11% 19,98% 21,04% 22,34% 20,53%
- Net Profit Margin 16,97% 16,10% 16,82% 17,72% 18,88% 17,30%
- Return on Equity (ROE) 8,96% 9,13% 10,13% 11,23% 12,44% 10,38%
- Return on Asset (ROA) 8,18% 8,11% 8,98% 9,92% 11,00% 9,24%
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.