Skip to content
Back to announcement

20231227_RGAS_Laporan Informasi dan Fakta Material_31562576_lamp6.pdf

Other Text extracted RGAS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 116

Page 1
        LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
 Atas Transaksi Akuisisi Saham PT Kian Santang dan
PT Karya Instrumindo Simpati. Transaksi Pembelian Hak
                Merek Ergas dan Kians
                 Untuk Dipergunakan oleh :
       PT KIAN SANTANG MULIATAMA TBK
   Jalan Wibawa Mukti II, Perum Telkom Satwika Permai
  Blok A5 No. 8, Kel. Jatiluhur, Kec. Jatiasih, Kota Bekasi,
                    Provinsi Jawa Barat
   No. File: 00551/2.0055-00/BS/05/0060/1/X/2023
Page 2
No. File: 00551/2.0055-00/BS/05/0060/1/X/2023

Jakarta, 16 Oktober 2023

Kepada Yth. :
Direksi
PT Kian Santang Muliatama
Jalan Wibawa Mukti II, Perum Telkom Satwika Permai Blok A5 No.8
Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi
Provinsi Jawa Barat

Perihal : Laporan Pendapat Kewajaran Atas Transaksi Akuisisi Saham PT Kian Santang dan
          PT Karya Instrumindo Simpati Serta Pembelian Hak Merek Ergas dan Kians dari
          PT Ergas Kians Ikonig

Dengan hormat,

PT Kian Santang Muliatama Tbk selanjutnya disebut (“Perseroan”) merencanakan untuk melakukan
akuisisi kepemilikan saham PT Kian Santang dan PT Karya Instrumindo Simpati serta Aset Takberwujud
atas kepemilikan Hak Merek Ergas dan Kians milik PT Ergas Kians Ikonig. Rencana tersebut telah
direalisasi dengan ditandatanganinya Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat atau Conditional Sale and
Purchase Agreement (CSPA) selanjutnya disebut “PJBSB” pada tanggal 3 Juli 2023 selanjutnya disebut
“Transaksi Akuisisi”.

Transaksi Akuisisi yang dilakukan merupakan Transaksi Afiliasi dan Transaksi Material, maka Perseroan
telah menunjuk KJPP Toto Suharto dan Rekan untuk selanjutnya disebut sebagai (“TnR”) atau (“Kami”)
sebagai penilai independen untuk memberikan pendapat kewajaran (Fairness Opinion) atas Transaksi
tersebut di atas, sesuai dengan kesepakatan yang tertuang dalam Surat Penawaran Nomor :
M.FO.23.00.0005, tanggal 12 Juli 2023.

Laporan Kewajaran ini kami laksanakan dengan mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
(POJK) No. 35/POJK.04/2020, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No. 17/2020, serta Kode
Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Edisi VII Tahun 2018 dari Masyarakat Profesi
Penilai Indonesia (MAPPI). Kami menggunakan pendekatan dan metode yang lazim dalam melakukan
kajian serta analisis berbagai data dan informasi yang relevan, dengan suatu batasan kondisi bahwa
secara fundamental asumsi-asumsi yang mendasari kajian dan analisis penilaian tersebut terpenuhi.

LATAR BELAKANG

Perseroan merupakan perusahaan yang yang kegiatan usaha utamanya bergerak dibidang perdagangan,
industri dan jasa. Perseroan berlokasi di Jalan Wibawa Mukti II, Perum Telkom Satwika Permai Blok A5
No. 8 Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan Jatiasih, Bekasi. Saat ini fokus utama Perseroan adalah industri
pengolahan, konstruksi, aktivitas profesional, ilmiah dan teknis, perdagangan besar dan eceran serta
kegiatan usaha Perseroan yang telah benar-benar dijalankan saat ini adalah Perdagangan, EPC, dan
Layanan Kalibrasi (wet cal), Repair Gas Equipment, Testing & Komisioning pada Industri Gas.




                                                 i
Page 3
PT Karya Simpati Indonesia yang selanjutnya disebut (“KSI”) merupakan perseroan terbatas yang
didirikan dan menjalankan usaha berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia, memiliki kantor
terdaftar di Kota Bekasi sebagai pihak yang bermaksud untuk menjual atau mendivestasikan keseluruhan
kepemilikan saham atau sebesar 81,25% di PT Karya Instrumindo Simpati yang selanjutnya disebut
(“KIS”).

Yudia Ihsanat Sudibjo yang selanjutnya disebut (“a.n YIS”) merupakan perseorangan yang berdomisili
di Jakarta Selatan sebagai pihak yang bermaksud untuk menjual atau mendivestasikan keseluruhan
kepemilikan saham atau sebesar 13,125% di KIS.

Desandika Pradana Wirawan yang selanjutnya disebut (“a.n DPW”) merupakan perseorangan yang
berdomisili di Kota Bogor sebagai pihak yang bermaksud untuk menjual atau mendivestasikan
kepemilikan saham atau sebesar 4,625% di KIS.

PT Limau Sejati Investama yang selanjutnya disebut (“LSI”) merupakan perseroan terbatas yang
didirikan dan menjalankan usaha berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia, memiliki kantor
terdaftar di Kota Bekasi sebagai pihak yang bermaksud untuk menjual atau mendivestasikan keseluruhan
kepemilikan saham atau sebesar 95% di PT Kian Santang yang selanjutnya disebut (“KS”).

Edi Cahyono yang selanjutnya disebut (“a.n EC”) merupakan perseorangan yang berdomisili di Kota
Bekasi sebagai pihak yang bermaksud untuk menjual atau mendivestasikan keseluruhan kepemilikan
saham atau sebesar 2% di KS.

Muhamad Hanafi yang selanjutnya disebut (“a.n MH”) merupakan perseorangan yang berdomisili di
Kota Bogor sebagai pihak yang bermaksud untuk menjual atau mendivestasikan kepemilikan saham atau
sebesar 2% di KS.

PT Ergas Kians Ikonig yang selanjutnya disebut (“EKI”) merupakan perseroan terbatas yang didirikan
dan menjalankan usaha berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia, memiliki kantor terdaftar di
Jakarta sebagai pihak yang bermaksud untuk menjual hak kepemilikan Merek Ergas dan Kians.

Mempertimbangkan bahwa dengan membeli atau mengakuisisi kepemilikan saham KIS, KS serta merek
Ergas dan Kians dapat meningkatkan kinerja operasional serta guna meningkatkan ekuitas Perseroan.
Selanjutnya disebut sebagai “Transaksi Akuisisi”.

Berdasarkan informasi manajemen Perseroan, mengingat antara Perseroan dan salah satu perusahaan
sebagai pihak penjual merupakan pihak terafiliasi, maka merujuk pada ketentuan Peraturan OJK
No.42/POJK.04/2020 bahwa Transaksi merupakan Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
Kepentingan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK No.42/POJK.04/2020. Transaksi ini juga
merupakan Transaksi Material sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK No.17/POJK.04/2020
karena nilai transaksi di atas 20% (dua puluh persen) dari total ekuitas Perseroan berdasarkan laporan
keuangan audited per 30 April 2023.

STATUS PENILAI

Pekerjaan penilaian ini dilaksanakan oleh Penilai independen yang merupakan Penilai Publik dan
Pemimpin Rekan pada KJPP Toto Suharto dan Rekan (TnR). Penilai Publik dan TnR telah memiliki
perizinan dan terdaftar sebagai Penilai Publik di Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan Otoritas
Jasa Keuangan (OJK). Penilaian ini dilakukan secara objektif dan tidak memihak serta Penilai juga tidak
mempunyai potensi benturan kepentingan dengan objek penilaian, pemberi tugas dan pengguna laporan.

                                                  ii
Page 4
Seluruh Penilai, tenaga ahli dan staf pelaksana dalam penugasan ini adalah satu kesatuan tim penugasan
di bawah koordinasi Penilai berizin atau penanggung jawab penilaian yang mempunyai kompetensi untuk
melakukan penilaian.

MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud dan tujuan penyusunan laporan Opini Kewajaran atas Transaksi adalah untuk memberikan
gambaran kepada Direksi Perseroan mengenai kewajaran Transaksi dari aspek keuangan dan untuk
memenuhi ketentuan yang berlaku, yaitu POJK 42/2020, POJK 17/2020 dan POJK 14/2019.

TANGGAL PENILAIAN

Tanggal efektif penilaian adalah per 30 April 2023, dimana batas tersebut diambil atas dasar
pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian. Analisis kewajaran dilaksanakan menggunakan
parameter dan laporan keuangan auditied per tanggal 30 April 2023.

OBYEK TRANSAKSI

Objek transaksi dalam Pendapat Kewajaran ini dimana Perseroan merencanakan untuk membeli atau
mengakuisisi atas kepemilikan saham KIS dan KS serta kepemilikan ATb berupa merek Ergas dan Kians
milik PT Ergas Kians Ikonig.

TRANSAKSI AFILIASI DAN UNSUR BENTURAN KEPENTINGAN

Berdasarkan informasi dari manajemen diketahui bahwa Transaksi antara Perseroan dengan KSI, LSI,
a.n YIS, a.n DPW, a.n EC, a.n MH bukan merupakan Transaksi Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam
POJK No. 42/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan. KSI dan LSI adalah
perusahaan tertutup yang tidak memiliki hubungan afiliasi baik dari pemegang saham, dewan direksi
maupun hubungan dewan komisaris dengan Perseroan.

a.n YIS, DPW, EC dan MH merupakan perorangan yang tidak memiliki hubungan afiliasi baik dari
pemegang saham, dewan direksi maupun hubungan dewan komisaris dengan Perseroan.

Transaksi ATB berupa merek Ergas dan Kians antara Perseroan dengan EKI merupakan Transaksi
Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 42/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
Benturan Kepentingan. EKI merupakan perusahaan tertutup yang memiliki hubungan afiliasi dengan
Perseroan yaitu kesamaan komisaris Perseroan dengan pemegang saham dan komisaris EKI.

Transaksi ini tidak terdapat perbedaan kepentingan ekonomis antara Perseroan dengan kepentingan
ekonomis pribadi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, pemegang saham utama, atau pengendali
yang dapat merugikan Perseroan sebagaimana telah diungkapkan dalam Laporan Keuangan Proforma
Perseroan, sehingga bukan merupakan Transaksi Benturan Kepentingan sebagaimana dimaksud dalam
POJK No. 42/2020.

Perseroan akan mengumumkan Rencana Transaksi tersebut melalui Keterbukaan Informasi, bilamana
Transaksi tersebut telah dilaksanakan.




                                                 iii
Page 5
TRANSAKSI MATERIAL

Berdasarkan 5 (lima) PJBSB dengan total harga transaksi yang disepakati untuk keseluruhan transaksi
Perseroan di adalah sebesar Rp23.623.648.000,00. Sementara itu jumlah ekuitas Perseroan berdasarkan
laporan keuangan audited per 30 April 2023 oleh Kantor Akuntan Publik Mennix dan Rekan Nomor
00025/3.0449/AU.1/05/1286-2/1/IV/2023 tanggal 26 Juni 2023 tercatat sebesar Rp51.055.562.311,00.
Total nilai Transaksi terhadap jumlah ekuitas Perseroan adalah 46,27%.

Kami juga melakukan analisa terhadap kriteria pada poin 2, 3 dan 4 dimana kriteria 4 melebihi 20% batas
minimal transaksi material. Setelah melakukan analisis sesuai dengan kriteria Peraturan OJK Nomor
17/POJK.04/2020, tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama, maka Transaksi
ini merupakan Transaksi Material.

METODE ANALISIS ATAS TRANSAKSI

Dalam melakukan evaluasi kewajaran atas Transaksi, kami melakukan analisis dengan tahapan-tahapan
sebagai berikut :
1. Analisis Transaksi yang meliputi identifikasi dan hubungan antara pihak-pihak yang terlibat Rencana
    Transaksi, analisis perjanjian pengikatan dan persyaratan dalam Transaksi, analisis manfaat dan
    risiko Transaksi.
2. Analisis kualitatif atas Transaksi yang meliputi riwayat pihak-pihak yang terlibat dan kegiatan usaha,
    analisis industri, analisis operasional dan prospek, analisis alasan dilakukannya Transaksi,
    keuntungan dan kerugian Transaksi
3. Analisis kuantitatif atas Transaksi yang meliputi analisis laporan keuangan historikal, analisis arus
    kas, analisis rasio keuangan, analisis proyeksi keuangan, analisis laporan keuangan sebelum dan
    setelah Transaksi, analisis nilai tambah.
4. Analisis atas kewajaran nilai Transaksi

IDENTIFIKASI PIHAK-PIHAK YANG TERLIBAT BERTRANSAKSI

Pihak-pihak yang terlibat dalam Transaksi yaitu:

1.   Perseroan sebagai pihak yang akan mengambilalih dan mengakuisisi kepemilikan saham di KS dan
     KIS. Selain itu, Perseroan juga akan membeli Merek Ergas dan Kians.
2.   KSI sebagai pihak yang akan menjual kepemilikan saham sebanyak 1.300 lembar saham atau
     81,25% di KIS melalui skema akuisisi saham.
3.   a.n YIS sebagai pihak yang akan menjual kepemilikan saham sebanyak 210 lembar saham atau
     13,125% di KIS melalui skema akuisisi saham.
4.   a.n DPW sebagai pihak yang akan menjual kepemilikan saham sebanyak 74 lembar saham atau
     4,625% di KIS melalui skema akuisisi saham.
5.   LSI sebagai pihak yang akan menjual kepemilikan saham sebanyak 190 lembar saham atau 95% di
     KS melalui skema akuisisi saham.
6.   a.n EC sebagai pihak yang akan menjual kepemilikan saham sebanyak 4 lembar saham atau 2% di
     KS melalui skema akuisisi saham.
7.   a.n MH sebagai pihak yang akan menjual kepemilikan saham sebanyak 4 lembar saham atau 2% di
     KS melalui skema akuisisi saham.
8.   EKI sebagai pihak yang akan menjual kepemilikan ATb berupa merek Ergas dan Kians melalui
     skema akuisisi ATb.




                                                   iv
Page 6
HASIL ANALISIS ATAS KEWAJARAN TRANSAKSI

1. Analisis Transaksi
   • Berdasarkan informasi dari manajemen diketahui bahwa Transaksi antara KSI, LSI, a.n YIS, a.n
     DPW, a.n EC, a.n MH dengan Perseroan bukan merupakan transaksi afiliasi karena tidak ada
     hubungan afiliasi baik dari pemegang saham, dewan direksi maupun hubungan dewan komisaris
     dengan Perseroan. Sedangkan transaksi antara EKI dengan Perseroan merupakan transaksi
     afiliasi sebagaimana diatur pada POJK 42/2020 karena adanya hubungan afiliasi dengan
     Perseroan yaitu kesamaan Komisaris Perseroan dengan pemegang saham dan Komisaris EKI.
     Transaksi ini merupakan transaksi material sebagaiamana yang diatur pada POJK 17/2020.
   • Berdasarkan 5 draft Akta Perjanjian Jual Beli Bersyarat (CSPA) Para Penjual adalah pemilik dan
     pemegang saham biasa (“Saham Perusahaan”) KS dan KIS yaitu suatu perseroan terbatas yang
     didirikan dan menjalankan usaha berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia (“Perusahaan”)
     dalam jumlah yang secara persentase sama dengan Persentase Saham Para Penjual. Selain itu,
     salah satu penjual juga merupakan pemegang hak Aset Takberwujud berupa Merek Ergas dan
     Kians.
   • Manfaat Transaksi sebagai upaya Perseroan dalam rangka menerapkan diversifikasi portofolio
     bisnis dimana KS dan KIS memiliki struktur perusahaan dan perizinan yang dibutuhkan Perseroan
     untuk memulai kegiatan usaha sesuai dengan strategi bisnis baru yang dituju oleh Perseroan.
     Akuisisi diyakini akan mampu mempercepat pengembangan dalam bidang usaha baru yang
     direncanakan oleh Perseroan. Selain itu, Perseroan juga merencanakan untuk mengembangkan
     lini bisnis yang dimiliki oleh KS dan KIS di masa yang akan datang. Perseroan juga akan
     mengembangkan produk dari merek Ergas dan Kians yang diakuisisi.
   • Resiko Transaksi, Perseroan mungkin akan kehilangan kesempatan untuk memanfaatkan sumber
     dana untuk investasi lain yang mungkin lebih menguntungkan dibandingkan dengan Transaksi.
   • Sementara itu kerugian Transaksi, terdapat biaya-biaya yang muncul akibat Transaksi ini, yang
     tidak terbatas pada biaya lembaga penunjang pasar modal seperti biaya penasehat keuangan,
     KAP, konsultan hukum, KJPP dengan biaya-biaya yang muncul antara lain biaya penilaian objek
     transaksi, biaya-biaya terkait profesi penilai serta kewajiban-kewajiban yang lain yang dapat muncul
     dikemudian hari.

2. Analisis Kualitatif
   • Perbaikan ekonomi dunia berlanjut. Perkembangan ini didorong dampak positif pembukaan
     ekonomi Tiongkok pascapandemi Covid-19 khususnya pada sektor jasa sehingga pengaruh
     rambatannya ke ekonomi global tidak secepat prakiraan sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi
     Amerika Serikat (AS) juga diprakirakan lebih baik dipengaruhi kinerja ekonomi yang kuat pada
     triwulan I-2023. Perbaikan ekonomi global di tengah keketatan pasar tenaga kerja di AS dan Eropa
     mengakibatkan prospek penurunan inflasi global berjalan lambat dan mendorong berlanjutnya
     pengetatan kebijakan moneter di negara maju meskipun diperkirakan hampir akan mencapai
     puncaknya. Perkembangan tersebut pada gilirannya mendorong aliran masuk modal asing dan
     penguatan nilai tukar negara berkembang, termasuk Indonesia.
   • Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat ditopang oleh naiknya permintaan domestik dan
     positifnya kinerja ekspor. Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) tetap baik dan mendukung
     ketahanan eksternal. Nilai tukar Rupiah menguat sejalan dengan kebijakan stabilisasi yang
     ditempuh Bank Indonesia. Tekanan inflasi terus menurun dan mendukung stabilitas perekonomian.
     Likuiditas perbankan dan perekonomian memadai sehingga berkontribusi positif mendorong
     peningkatan kredit/pembiayaan dan mendukung pertumbuhan ekonomi. Dengan berbagai
     perkembangan teresebut pertumbuhan ekonomi 2023 diprakirakan bias atas dalam kisaran
     proyeksi 4,5-5,3%.

                                                  v
Page 7
• Nilai tukar Rupiah menguat sejalan dengan kebijakan stabilisasi yang ditempuh Bank Indonesia.
  Nilai tukar Rupiah pada 17 April 2023 menguat sebesar 1,38% secara point-to-point dibandingkan
  dengan level akhir Maret 2023, didorong kuatnya aliran masuk modal asing di investasi portfolio.
  Secara year-to-date, nilai tukar Rupiah pada 17 April 2023 menguat 5,26% dari level akhir
  Desember 2022, lebih tinggi dibandingkan dengan apresiasi Rupee India sebesar 0,93%, Baht
  Thailand sebesar 0,71%, dan depresiasi Peso Filipina sebesar 0,22%.
• Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Maret 2023 juga terus meningkat menjadi 145,2 miliar dolar
  AS, setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,2 bulan impor dan pembayaran utang luar
  negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.
• Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) secara bulanan tercatat 0,18% (mtm) lebih rendah dari pola
  historisnya di periode awal bulan Ramadan, sehingga secara tahunan turun dari level bulan
  sebelumnya sebesar 5,47% (yoy) menjadi 4,97% (yoy).
• Likuiditas perbankan dan perekonomian memadai sehingga berkontribusi positif mendorong
  peningkatan kredit/pembiayaan dan mendukung pertumbuhan ekonomi. Sejalan dengan stance
  kebijakan likuiditas Bank Indonesia yang akomodatif, indikator rasio Alat Likuid terhadap Dana
  Pihak Ketiga (AL/DPK) tercatat tinggi yakni 28,91% pada Maret 2023.
• Di pasar uang, suku bunga Indonesia tetap rendah sebesar 5,65% pada 17 April 2023. Imbal hasil
  SBN tenor jangka pendek tercatat 6,24%, menurun 20bps dibandingkan dengan level Februari
  2023, sedangkan imbal hasil SBN tenor jangka panjang terkendali. Suku bunga deposito 1 bulan
  pada Maret 2023 juga tercatat rendah 4,10%, turun 2bps dibandingkan dengan Februari 2023.
  Suku bunga kredit Maret 2023 juga kondusif mendukung permintaan kredit, yakni sebesar 9,38%,
  meningkat 4bps dibandingkan dengan level bulan sebelumnya.
• Ketahanan sistem keuangan, khususnya perbankan, tetap terjaga, baik dari sisi permodalan, risiko
  kredit, maupun likuiditas. Permodalan perbankan kuat dengan rasio kecukupan modal (Capital
  Adequacy Ratio /CAR) sebesar 26,02% pada Februari 2023. Risiko kredit jugaterkendali, tecermin
  dari rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan /NPL) yang rendah, yaitu 2,58% (bruto) dan
  0,75% (neto) pada Februari 2023. Likuiditas perbankan pada Maret 2023 juga terjaga didukung
  pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 7,00% (yoy). Hasil stress test Bank Indonesia juga
  menunjukkan ketahanan perbankan Indonesia yang kuat.
• Transaksi ekonomi dan keuangan digital meningkat didukung oleh sistem pembayaran yang lancar
  dan andal. Nilai transaksi uang elektronik (UE) pada Maret 2023 tumbuh tinggi 11,39% (yoy)
  sehingga mencapai Rp34,1 triliun. Nilai transaksi digital banking meningkat 9,88% (yoy) menjadi
  Rp4.944,1 triliun. Nilai transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM, kartu debet, dan kartu
  kredit juga naik 0,45% (yoy) menjadi Rp707,1 triliun.
• PT Kian Santang Muliatama Tbk (“Perseroan” atau “KSM”) adalah perusahaan yang bergerak di
  bidang jasa penunjang industri gas, meliputi penyediaan product (spare parts) hingga ke
  engineering, procurement and construction (EPC). Berkantor pusat di Kota Bekasi, Jawa Barat,
  KSM berdiri sejak tahun 2018 dan dikelola oleh individuindividu yang berpengalaman di sektor oil
  & gas, khususnya di bidang infrastruktur gas. Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan
  senantiasa berpedoman pada visi dan misi yang telah ditetapkan, yang juga merupakan wujud dari
  aspirasi pendiri Perseroan.
• Prospek usaha Perseroan terkait erat dengan kebijakan pemerintah di sektor energi. Pemerataan
  penggunaan energi dalam negeri menggunakan gas alam menjadi prioritas pemerintah untuk
  mengurangi subsidi energi pembelian LPG impor. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 18
  Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2020-2024,
  pembangunan jargas termasuk salah satu proyek strategis nasional. Ini merupakan upaya
  Pemerintah meningkatkan pemanfaatan gas untuk dalam negeri, mengurangi impor LPG sebesar
  603.720 ribu ton per tahun, penghematan subsidi LPG sebesar Rp 297,55 miliar per tahun, serta
  menghemat pengeluaran energi masyarakat Rp 386 miliar per tahun.


                                              vi
Page 8
3. Analisis Kuantitatif
   • Berdasarkan analisis historis keuangan Perseroan diketahui bahwa Perseroan memiliki
     kinerja yang baik. Dengan demikian rencana Perseroan melakukan Transaksi untuk
     memperkuat posisi keuangan dan meningkatkan daya saing adalah wajar.
   • Total aset Perseroan untuk periode empat bulan yang berakhir tanggal 30 April 2023 adalah
     sebesar Rp52,5 miliar mengalami kenaikan sebesar 11,53% dibandingkan dengan tahun yang
     berakhir pada 31 Desember 2022 yaitu sebesar Rp47,15 miliar. Peningkatan tersebut terutama
     disebabkan oleh adanya penurunan pada kas dan bank, penurunan pada piutang usaha, kenaikan
     pada piutang lain-lain, kenaikan pada persediaan, kenaikan pada biaya dibayar dimuka dan
     kenaikan pada uang muka pada periode Januari - April 2023. Total aset Perseroan untuk tahun
     yang berakhir tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp47,15 miliar mengalami kenaikan
     sebesar 148,97% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021 yaitu
     sebesar Rp18,93 miliar. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh adanya kenaikan pada
     kas dan bank, piutang usaha, dan persediaan pada tahun 2022. Berdasarkan perhitungan tingkat
     pertumbuhan tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR) tahun 2019 sampai dengan tahun
     2022, total aset Perseroan mengalami peningkatan rata-rata 61,10% per tahun.
   • Total liabilitas Perseroan untuk periode empat bulan yang berakhir tanggal 30 April 2023 adalah
     sebesar Rp1,53 miliar mengalami penurunan sebesar 78,78% dibandingkan dengan tahun yang
     berakhir pada 31 Desember 2022 yaitu sebesar Rp7,20 miliar. Penurunan tersebut disebabkan
     oleh jumlah liabilitas jangka pendek terutama pada utang usaha turun sebesar Rp 4,41 miliar pada
     tanggal 30 April 2023. Total liabilitas Perseroan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember
     2022 adalah sebesar Rp7,20 miliar mengalami penurunan sebesar 45,70% dibandingkan dengan
     tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021 yaitu sebesar Rp13,26 miliar. Penurunan tersebut
     disebabkan oleh adanya penurunan jumlah liabilitas jangka pendek terutama pada utang usaha
     sebesar Rp6,20 miliar pada tanggal 31 Desember 2022. Berdasarkan perhitungan tingkat
     pertumbuhan tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR) tahun 2019 sampai dengan tahun
     2022, total liabilitas Perseroan mengalami peningkatan rata-rata 11,57% per tahun.
   • Total ekuitas Perseroan untuk periode empat bulan yang berakhir tanggal 30 April 2023 adalah
     sebesar Rp51,05 miliar mengalami kenaikan sebesar 27,81% % dibandingkan dengan tahun yang
     berakhir pada 31 Desember 2022 yaitu sebesar Rp39,94 miliar. Peningkatan tersebut terutama
     disebabkan oleh meningkatnya modal saham sebesar Rp10,00 miliar pada periode empat bulan
     yang berakhir tanggal 30 April 2023. Total ekuitas Perseroan untuk tahun yang berakhir tanggal 31
     Desember 2022 adalah sebesar Rp39,94 miliar mengalami kenaikan sebesar 603,80%
     dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021 yaitu sebesar Rp5,67 miliar.
     Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh penambahan modal disetor sebesar Rp28,00
     miliar pada tanggal 31 Desember 2022. Berdasarkan perhitungan tingkat pertumbuhan tahunan
     (Compound Annual Growth Rate/CAGR) tahun 2019 sampai dengan tahun 2022, total ekuitas
     Perseroan mengalami peningkatan rata-rata 103,03% per tahun.
   • Pendapatan Perseroan untuk periode empat bulan yang berakhir tanggal 30 April 2023 adalah
     sebesar Rp12,37 miliar mengalami kenaikan sebesar 71,83%. Peningkatan tersebut disebabkan
     oleh meningkatnya penjualan barang dagang pada periode Januari-April 2023. Pendapatan
     Perseroan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp42,61 miliar
     mengalami kenaikan sebesar naik 3,33% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 31
     Desember 2021 yaitu sebesar Rp41,24 miliar. Berdasarkan perhitungan tingkat pertumbuhan tahunan
      (Compound Annual Growth Rate/CAGR) tahun 2019 sampai dengan tahun 2022, penjualan Perseroan
      mengalami meningkat rata-rata 61,86% per tahun.
   • Laba bersih Perseroan untuk periode empat bulan yang berakhir tanggal 30 April 2023 adalah
     sebesar Rp1,20 miliar mengalami penurunan sebesar 14,21% dibandingkan dengan tahun yang
     berakhir pada 30 April 2022 yaitu sebesar Rp1,40 miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan
     oleh kenaikan laba sebelum pajak dan kenaikan taksiran penghasilan (beban) pajak pada periode

                                                vii
Page 9
    Januari - April 2023. Laba bersih Perseroan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2022
    adalah sebesar Rp6,27 miliar mengalami kenaikan sebesar 275,01% dibandingkan dengan tahun
    yang berakhir pada 31 Desember 2021 yaitu sebesar Rp1,67 miliar. Peningkatan tersebut terutama
    disebabkan oleh penjualan konverter kit (produk dengan marjin kotor yang relatif lebih tinggi) pada
    tahun 2022, dimana pada tahun 2021 Perseroan tidak ada penjualan konverter kit. . Berdasarkan
    perhitungan tingkat pertumbuhan tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR) tahun 2019
    sampai dengan tahun 2022, laba bersih Perseroan mengalami penurunan rata-rata 105,61% per
    tahun.
•   Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan, diperkirakan akan mengalami peningkatan penjualan,
    laba kotor dan laba bersih, serta dapat meningkatkan jumlah aset dan jumlah ekuitas dengan
    demikian Perseroan melakukan Transaksi adalah wajar.
•   Adapun dampak dari Transaksi yaitu, rata rata Net Profit Margin (NPM) meningkat dari 11,68%
    menjadi 17,30%. Sedangkan rata rata Return on Equity mengalami perubahan dari 10,98%
    sebelum ada Transaksi menjadi rata – rata sebesar 10,38% setelah Transaksi. Sementara itu
    dampak terhadap peningkatan rata-rata Return on Asset Perseroan menjadi meningkat dari 9,11%
    menjadi 9,24%. Pada rasio solvabilitas juga mengalami perbaikan dengan adanya Transaksi dapat
    dilihat pada Debt to Equity Ratio dan Debt to Aset Ratio yang semakin kecil sehingga seluruh
    kewajiban perusahaan dapat ditutupi oleh total aset dan total ekuitas Perseroan.
•   Berdasarkan proforma posisi keuangan Perseroan terdapat penyesuaian antara sebelum dan
    setelah Transaksi, Penyesuaian penambahan atas akun kas dan setara kas sebesar Rp40.772.400
    ribu adalah penyesuaian laporan proforma yang dibuat dengan asumsi Penawaran Umum Saham
    berhasil dilaksanakan dengan harga penawaran saham Rp122/lembar saham, yang berasal dari: -
    sebesar Rp13.368.000 ribu merupakan penyesuaian atas akun Modal Saham yang timbul pada
    saat penawaran perdana (IPO) - sebesar Rp27.404.400 ribu merupakan penyesuaian atas akun
    Tambahan Modal Disetor yang timbul pada saat penawaran perdana (IPO). Penyesuaian
    pengurangan atas akun kas dan setara kas sebesar Rp25.623.648 ribu berasal dari: - sebesar
    Rp4.311.648 ribu digunakan untuk berinvestasi mengakuisisi 99% saham KIS - sebesar
    Rp11.682.000 ribu digunakan untuk berinvestasi mengakuisisi 99% saham KS - sebesar
    Rp7.630.000 ribu digunakan untuk mengakuisisi merek ERGAS dari PT Ergas Kians Ikonig -
    sebesar Rp2.000.000 ribu digunakan untuk mengakuisisi merek KIANS dari PT Ergas Kians Ikonig.
•   Berdasarkan proforma laba rugi Perseroan terdapat penyesuaian antara sebelum dan setelah
    Transaksi, sebesar Rp173.250 ribu timbul dari Transaksi penggabungan usaha KIS menjadi anak
    usaha Perseroan. Dikurangi sebesar Rp31.431 ribu timbul dari Transaksi penggabungan usaha KS
    menjadi anak usaha Perseroan.
•   Berdasarkan analisis nilai tambah, proyeksi jumlah aset Perseroan sebelum Transaksi masing-
    masing adalah sebesar Rp66,20 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp101,33 miliar pada tahun 2027.
    Selanjutnya, proyeksi jumlah aset Perseroan setelah Transaksi masing-masing adalah sebesar
    Rp102,96 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp151,59 miliar pada tahun 2027. Proyeksi jumlah
    liabilitas Perseroan sebelum Transaksi masing-masing adalah sebesar Rp10,70 miliar pada tahun
    2023 menjadi Rp17,61 miliar pada tahun 2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah liabilitas Perseroan
    setelah Transaksi masing-masing adalah sebesar Rp8,98 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp17,61
    miliar pada tahun 2027. Proyeksi jumlah ekuitas Perseroan sebelum Transaksi masing-masing
    adalah sebesar Rp55,49 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp83,71 miliar pada tahun 2027.
    Selanjutnya, proyeksi jumlah ekuitas Perseroan setelah Transaksi masing-masing adalah sebesar
    Rp93,97 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp133,97 miliar pada tahun 2027.
•   Berdasarkan analisis nilai tambah, proyeksi jumlah pendapatan Perseroan sebelum Transaksi
    masing-masing adalah sebesar Rp49,66 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp80,38 miliar pada tahun
    2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah pendapatan Perseroan setelah Transaksi masing-masing
    adalah sebesar Rp49,66 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp88,28 miliar pada tahun 2027. Proyeksi
    laba bersih Perseroan sebelum Transaksi masing-masing adalah sebesar Rp5,54 miliar pada tahun

                                               viii
Page 10
      2023 menjadi Rp9,75 miliar pada tahun 2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah laba bersih Perseroan
      setelah Transaksi masing-masing adalah sebesar Rp8,42 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp16,67
      miliar pada tahun 2027. Terjadi peningkatan laba bersih Perseroan setelah Transaksi disebabkan
      oleh pendapatan atas investasi di penyertaan saham.
    • Berdasarkan analisis nilai tambah, terdapat perbedaan cukup signifikan arus kas Perseroan antara
      sebelum dan sesudah dilaksanakannya transaksi yaitu pada arus kas aktivitas operasi menjadi
      meningkat yang menunjukkan bahwa dengan adanya transaksi maka penerimaan lebih besar
      daripada pengeluaran.

4. Analisis Kewajaran Nilai Transaksi

    Berdasarkan Peraturan OJK Nomor 35/POJK.04/2020 Pasal 48 butir (b) “Batas atas dan batas bawah
    pada kisaran Nilai, tidak boleh melebihi 7,5% (tujuh koma lima perseratus) dari Nilai yang dijadikan
    acuan”. Berdasarkan perbandingan nilai transaksi, selisih antara Nilai Transaksi yaitu 5,70% dibawah
    dari Nilai Pasar namun tidak lebih dari deviasi 7,5%.

KESIMPULAN

Berdasarkan analisa kualitatif dan kuantitatif tersebut diatas, kami berpendapat bahwa Transaksi adalah
WAJAR.

PENUTUP

Laporan Pendapat Kewajaran atas Transaksi ini harus dipandang sebagai satu kesatuan. Penggunaan
sebagian analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan keseluruhan informasi dan analisis dapat
menyebabkan pandangan yang menyesatkan.

Kami menyatakan bahwa kami tidak ada hubungan afiliasi dengan Perseroan, baik secara langsung
maupun tidak langsung, sebagaimana didefinisikan dalam Undang-Undang No.8 tahun 1995 tentang
Pasar Modal.

Kami menyatakan bahwa kami tidak ada benturan kepentingan atas Transaksi yang akan dilaksanakan.
Kami tidak bertanggungjawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi pendapat kami karena
peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal surat ini.

Hormat kami,
KJPP Toto Suharto & Rekan




Ir. Toto Suharto., M.Sc., MAPPI (Cert.)
Pimpinan Rekan
No. MAPPI : 93-S-00361
No. Register Penilai : RMK-2017.00012
No. Ijin Penilai Publik : PB-1.08.00060
Klasifikasi Bidang Jasa : Penilaian Properti (P) dan Penilaian Bisnis (B)
No. STTD OJK PM : STTD.PPB-19/PJ-1/PM.02/2023
No. STTD OJK IKNB : 008/NB.122/STTD-P/2017
No. Lisensi Penilai BPN : 943/SK-PT.01.01/VII/2022



                                                              ix
Page 11
SURAT REPRESENTASI
Page 12
PERNYATAAN PENILAI
Page 13
                                     PERNYATAAN PENILAI

Dalam batas kemampuan dan keyakinan sebagai penilai, Kami menerangkan bahwa :

1.   Kami menyatakan bahwa kami tidak ada hubungan afiliasi dengan Perseroan, baik secara langsung
     maupun tidak langsung, sebagaimana didefinisikan dalam Undang-Undang No. 8 Tahun 1995
     tentang Pasar Modal.
2.   Laporan pendapat kewajaran ini telah dibuat dengan menjaga integritas dan independensi Penilai
     Publik, dan penilaian pada penugasan ini disusun mengacu pada Peraturan OJK Nomor :
     35/POJK.04/2020, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No. 17/2020, dan Standar
     Penilaian Indonesia serta Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI & SPI Edisi VII 2018).
3.   Kami bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan opini atau kesimpulan akhir.
4.   Penugasan pendapat kewajaran telah dilakukan terhadap Obyek Transaksi pada Tanggal Penilaian
     (Cut Off Date) per 30 April 2023.
5.   Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan Pendapat
     Kewajaran ini.
6.   Penugasan penilaian professional telah dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Perundang-
     undangan yang berlaku.
7.   Perkiraan Nilai yang dihasilkan dalam penugasan penilaian professional telah disajikan sebagai
     Kesimpulan Nilai.
8.   Lingkup pekerjaan dan data yang dianalisis telah diungkapkan.
9.   Kesimpulan dalam laporan ini telah sesuai dengan asumsi – asumsi dan kondisi pembatas.
10. Data ekonomi dan industri dalam laporan ini diperoleh dari berbagai sumber yang kami yakini dan
    dapat dipertanggungjawabkan.
11. Kami telah melakukan wawancara/pengumpulan data dan telah bekerja secara profesional,
    bertindak secara independen.
12. Keterangan-keterangan dan pernyataan dalam laporan ini, yang menjadi dasar analisa, pendapat
    dan kesimpulan yang diuraikan di dalamnya adalah benar
13. Analisa, pendapat dan kesimpulan dalam laporan ini bebas dari konflik kepentingan atas obyek yang
    dinilai maupun pihak lain yang terlibat.
14. Imbalan jasa penilaian sama sekali tidak tergantung pada pendapat kewajaran yang tercantum
    dalam laporan ini.
15. Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau
    diselenggarakan oleh Asosiasi Penilai yang diakui Pemerintah.
16. Tidak seorang pun, kecuali yang disebutkan dalam laporan penilaian, telah menyediakan bantuan
    profesional dalam menyiapkan laporan penilaian.




                                                   x
Page 14
Selanjutnya Laporan ini menjelaskan semua asumsi dan syarat-syarat pembatasan yang mempengaruhi
analisa, pendapat dan kesimpulan yang tertera dalam Laporan Hasil Kajian ini.


No.              Nama                                             Tanda Tangan


1. Penanggung Jawab :

   Ir. Toto Suharto, M.Sc., MAPPI (Cert.)                       …………………………
   No. MAPPI : 93-S-00361
   No. Ijin Penilai Publik : PB-1.08.00060
   No. Register Penilai : RMK-2017.00012
   Kualifikasi Penilai : Properti & Bisnis



2. Reviewer :

   Ufik Kurniasih, S.E., M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.)               …………………………
   No. MAPPI : 11-S-03071
   No. Register Penilai : RMK-2017.00450
   Kualifikasi Penilai : Properti & Bisnis



3. Penilai :

   Henrianto, S.Pi., MM., M.Ec.Dev., CSA., CTT                  …………………………
   No. MAPPI : 19-T-09317
   No. Register Penilai : RMK-2019.02918
   Kualifikasi Penilai : Properti & Bisnis




                                                    xi
Page 15
KUALIFIKASI PENILAI
Page 16
                     KUALIFIKASI TIM PENILAI
       Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Toto Suharto & Rekan

A. Penanggung Jawab
1    Nama Lengkap           Ir. Toto Suharto, M.Sc, MAPPI (Cert.)
2    Pendidikan             Strata 2 (S-2)
3    Lembaga Pendidikan          - S-1 Institut Pertanian Bogor (IPB University)
                                 - S-2 Penilaian Universiti Teknologi Malaysia
4    Pengalaman     Kerja        - Memiliki pengalaman lebih dari 29 tahun di
     Penilai                         bidang penilaian aset dan usaha serta
                                     konsultan
                                 - Mendapatkan akreditasi dari MAPPI sebagai
                                     penilai bersertifikat dan memperoleh ijin Penilai
                                     Publik Properti dan Bisnis (PB) dari
                                     Kementerian Keuangan


B. Reviewer
1    Nama Lengkap           Ufik Kurniasih, S.E, M.Ec.Dev, MAPPI (Cert.)
2    Pendidikan             Strata 2 (S-2)
3    Lembaga Pendidikan         - S-1 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
                                - S-2 Ekonomika Pembangunan Universitas
                                     Gadjah Mada
4    Pengalaman     Kerja       - Memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun di
     Penilai                         bidang penilaian aset dan usaha serta
                                     konsultan
                                - Mendapatkan akreditasi dari MAPPI sebagai
                                     penilai Bersertifikat (S)

C. Penilai
1    Nama Lengkap           Henrianto, S.Pi, MM, M.Ec.Dev, CSA, CTT
2    Pendidikan             Strata 2 (S-2)
3    Lembaga Pendidikan         - S-1 Perikanan Universitas Hasanuddin (2016)
                                - S-1 Akuntansi Universitas Terbuka (2020-
                                     Sekarang)
                                - Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk)
                                     Universitas Padjajaran (2023 – Sekarang)
                                - S-2 Ekonomi Pembangunan Universitas
                                     Gadjah Mada (2020)
                                - S-2 Manajemen UPN Veteran Yogyakarta
                                     (2022)
                                - S-3 Ilmu Ekonomi Institut Pertanian Bogor
                                     (2020-Sekarang)
4    Pengalaman     Kerja       - Memiliki pengalaman lebih dari 4 tahun di
     Penilai                         bidang penilaian aset dan usaha serta
                                     konsultan
                                - Mendapatkan akreditasi dari MAPPI sebagai
                                     penilai Terakreditasi (T)
                                - Brevet Pajak A dan B dari Asosiasi Konsultan

                                  xii
Page 17
       Pajak Publik Indonesia
-      Memperoleh lisensi sebagai teknisi pajak
       (Certified Tax Technician) dari Asosiasi Teknisi
       Pajak Indonesia
-      Memperoleh lisensi sebagai Wakil Perantara
       Pedagang Efek dari Otoritas Jasa Keuangan
-      Memperoleh lisensi sebagai Analisis Efek dari
       BNSP LSP Pasar Modal




    xiii
Page 18
DAFTAR ISI
Page 19
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



                                                                DAFTAR ISI
SERTIFIKAT ..........................................................................................................................    i - ix
SURAT REPRESENTASI
PERNYATAAN PENILAI .......................................................................................................               x - xi
KUALIFIKASI PENILAI .........................................................................................................            xii - xiii
DAFTAR ISI ...........................................................................................................................   xiv - xv
DAFTAR TABEL DAN GRAFIK ............................................................................................                     xvi

BAB I           PENDAHULUAN .................................................................................................            I–1
1.1             Latar Belakang .....................................................................................................     I–1
1.2             Identitas Pemberi Tugas & Pengguna Laporan....................................................                           I–3
1.3             Objek Transaksi ...................................................................................................      I–4
1.4             Ruang Lingkup .....................................................................................................      I–4
1.5             Maksud dan Tujuan ..............................................................................................         I–4
1.6             Tanggal Penilaian ................................................................................................       I–5
1.7             Independensi Penilai ............................................................................................        I–5
1.8             Tanggung Jawab Penilai ......................................................................................            I–5
1.9             Transaksi Afiliasi dan Unsur Benturan Kepentingan ............................................                           I–5
1.10            Transaksi Material ................................................................................................      I–7
1.11            Metodologi Pengkajian Kewajaran Transaksi.......................................................                         I–8
1.12            Kejadian-Kejadian Penting Setelah Tanggal Efektif (Subsequent Events) ...........                                        I–9
1.13            Sumber Data ........................................................................................................     I – 10
1.14            Asumsi-Asumsi Penting dan Independensi Penilai ..............................................                            I – 11

BAB II          KAJIAN KEWAJARAN TRANSAKSI ..................................................................                            II – 1
2.1.            Metode Analisis Atas Transaksi ...........................................................................               II – 1
2.2.            Analisis Transaksi ................................................................................................      II – 1
2.2.1.          Identifikasi Pihak-Pihak yang Terlibat Transaksi ..................................................                      II – 1
2.2.1.1.        PT Kian Santang Muliatama Tbk (“Perseroan”) ...................................................                          II – 2
2.2.1.2.        PT Karya Simpati Indonesia (“KSI”) .....................................................................                 II – 3
2.2.1.3.        Yudia Ihsanat Sudibjo (“a.n YIS”) .........................................................................              II – 3
2.2.1.4.        Desandika Pradana Wirawan (“a.n DPW”) ...........................................................                        II – 3
2.2.1.5.        PT Limau Sejati Investama (“LSI”) .......................................................................                II – 4
2.2.1.6.        Edi Cahyono (“a.n EC”) ........................................................................................          II – 4
2.2.1.7.        Muhamad Hanafi (“a.n MH”).................................................................................               II – 4
2.2.1.8.        PT Ergas Kians Ikonig (“EKI”) ..............................................................................             II – 4
2.2.2.          Analisis Perjanjian dan Persyaratan Transaksi ....................................................                       II – 5
2.2.2.1.        Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat Antara Perseroan dengan LSI ..................                                      II – 5
2.2.2.2.        Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat Antara Perseroan
                dengan a.n MH dan a.n EC ..................................................................................              II – 6
2.2.2.3.        Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat Antara Perseroan dengan KSI..................                                       II – 7
2.2.2.4.        Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat Antara Perseroan
                dengan a.n YIS dan a.n DPW ..............................................................................                II – 8
2.2.2.5.        Perjanjian Jual Beli Bersyarat Merek Antara Perseroan dengan EKI ...................                                     II – 9
2.2.3.          Analisis Manfaat dan Risiko Transaksi .................................................................                  II – 10
2.3.            Analisis Kualitatif atas Transaksi ..........................................................................            II – 10
2.3.1.          Riwayat dan Kegiatan Usaha Perseroan..............................................................                       II – 10
2.3.2.          Gambaran Perekonomian Indonesia ....................................................................                     II – 13


Daftar Isi                                                                                                                                         xiv
Page 20
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



2.3.2.1.     Pertumbuhan Ekonomi Global .............................................................................                II – 15
2.3.2.2.     Pertumbuhan Ekonomi Domestik .........................................................................                  II – 16
2.3.2.2.1.   PDB Menurut Lapangan Usaha ...........................................................................                  II – 16
2.3.2.2.2.   PDB Menurut Pengeluaran ..................................................................................              II – 18
2.3.2.2.3.   Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) ............................................................                      II – 19
2.3.2.3.     Tingkat Inflasi (Inflation Rate)...............................................................................         II – 21
2.3.2.4.     Nilai Tukar Rupiah ................................................................................................     II – 22
2.3.2.5.     Suku Bunga..........................................................................................................    II – 22
2.3.3.       Gambaran Umum Industri Konstruksi di Indonesia ..............................................                           II – 23
2.3.4.       Gambaran Umum Industri Perdagangan di Indonesia .........................................                               II – 24
2.3.5.       Industri Minyak Bumi, Gas Bumi, LNG dan LPG di Indonesia ..............................                                 II – 26
2.3.6.       Analisa Prospek Usaha Perseroan ......................................................................                  II – 29
2.3.7.       Alasan Dilakukannya Transaksi ...........................................................................               II – 33
2.3.8.       Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif atas Transaksi .......................                                 II – 33
2.4.         Analisis Kuantitatif atas Transaksi ........................................................................            II – 34
2.4.1.       Analisis Kinerja Historis Perseroan ......................................................................              II – 34
2.4.1.1.     Analisis Posisi Keuangan .....................................................................................          II – 35
2.4.1.2.     Analisis Laba Rugi ...............................................................................................      II – 37
2.4.1.3.     Analisis Arus Kas Perseroan ................................................................................            II – 40
2.4.2.       Analisis Rasio Keuangan .....................................................................................           II – 41
2.4.3.       Penilaian atas Proyeksi Keuangan Perseroan .....................................................                        II – 42
2.4.3.1.     Proyeksi Posisi Keuangan Sebelum Transaksi ....................................................                         II – 43
2.4.3.2.     Proyeksi Posisi Keuangan Setelah Transaksi ......................................................                       II – 44
2.4.3.3.     Proyeksi Laba Rugi Sebelum Transaksi...............................................................                     II – 45
2.4.3.4.     Proyeksi Laba Rugi Setelah Transaksi.................................................................                   II – 46
2.4.3.5.     Proyeksi Arus Kas Sebelum Transaksi ................................................................                    II – 47
2.4.3.6.     Proyeksi Arus Kas Setelah Transaksi ..................................................................                  II – 47
2.4.4.       Analisis Rasio Keuangan atas Proyeksi Keuangan Perseroan ............................                                   II – 48
2.4.4.1.     Rasio Keuangan Sebelum Transaksi ...................................................................                    II – 48
2.4.4.2.     Rasio Keuangan Setelah Transaksi .....................................................................                  II – 50
2.4.5.       Proforma Laporan Keuangan Sebelum dan Setelah Transaksi ...........................                                     II – 50
2.4.5.1.     Proforma Laporan Posisi Keuangan ....................................................................                   II – 51
2.4.5.2.     Proforma Laporan Laba Rugi ...............................................................................              II – 54
2.4.6.       Analisis Inkremental .............................................................................................      II – 54
2.4.6.1.     Konstribusi Nilai Tambah dan Dampak Terhadap Proyeksi Keuangan ................                                         II – 55
2.4.6.2.     Biaya atau Pendapatan yang Relevan .................................................................                    II – 58
2.4.6.3.     Informasi Non Keuangan yang Relevan ...............................................................                     II – 58
2.4.6.4.     Prosedur Pengambilan Keputusan Oleh Perusahaan dalam
             Menentukan Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif Lain...........................                                    II – 59
2.4.6.5.     Hal Material Lainnya ............................................................................................       II – 59
2.5.         Analisis Kewajaran Harga Transaksi ....................................................................                 II – 59
2.5.1.       Ringkasan Hasil Penilaian....................................................................................           II – 60
2.5.2.       Harga Transaksi ...................................................................................................     II – 60
2.5.3.       Perbandingan Nilai Transaksi dengan Nilai Pasar ...............................................                         II – 61
2.5.4.       Pendapat Kewajaran atas Transaksi ....................................................................                  II – 61
2.6.         Kesimpulan ..........................................................................................................   II – 62

LAMPIRAN


Daftar Isi                                                                                                                                     xv
Page 21
DAFTAR TABEL DAN GRAFIK
Page 22
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



                                           DAFTAR TABEL DAN GRAFIK

Tabel 1.1. Objek Transaksi ................................................................................................... I – 4
Tabel 1.2. Hubungan Afiliasi Berdasarkan Kesamaan Direktur & Komisaris ........................ I – 6
Tabel 1.3. Analisis Transaksi Material................................................................................... I – 8

Tabel 2.1. Susunan Pemegang Saham Perseroan ...............................................................                         II – 2
Tabel 2.2. Susunan Pengurus Perseroan .............................................................................                 II – 3
Tabel 2.3. Legalitas Perseroan .............................................................................................        II – 13
Tabel 2.4. Pertumbuhan Ekonomi Dunia dan Indonesia .......................................................                          II – 13
Tabel 2.5. Pertumbuhan PDB Dunia .....................................................................................              II – 16
Tabel 2.6. PDB Atas Dasar Harga Berlaku dan Harga Konstan 2010 Menurut
            Pengeluaran (triliun rupiah) ..................................................................................         II – 20
Tabel 2.7. Tingkat Inflasi Indonesia y-to-y (2018- Maret 2023) .............................................                        II – 22
Tabel 2.8. Perkembangan Posisi Keuangan Perseroan (dinyatakan dalam Rupiah) ............                                            II – 35
Tabel 2.9. Perkembangan Laba Rugi Perseroan (dinyatakan dalam Rupiah) ......................                                        II – 37
Tabel 2.10. Perkembangan Arus Kas Perseroan (dinyatakan dalam Rupiah) ........................                                      II – 40
Tabel 2.11. Rasio Keuangan Perseroan .................................................................................              II – 41
Tabel 2.12. Proyeksi Posisi Keuangan Perseroan (Dalam Ribuan Rupiah) ............................                                   II – 43
Tabel 2.13. Proyeksi Posisi Keuangan Perseroan (Dalam Ribuan Rupiah) ............................                                   II – 44
Tabel 2.14. Proyeksi Laba Rugi Perseroan (Dalam Ribuan Rupiah) ......................................                               II – 45
Tabel 2.15. Proyeksi Laba Rugi Perseroan (Dalam Ribuan Rupiah) ......................................                               II – 46
Tabel 2.16. Proyeksi Arus Kas Perseroan (Dalam Ribuan Rupiah) ........................................                              II – 47
Tabel 2.17. Proyeksi Arus Kas Perseroan (Dalam Ribuan Rupiah) ........................................                              II – 47
Tabel 2.18. Rasio Keuangan Sebelum Transaksi ...................................................................                    II – 48
Tabel 2.19. Rasio Keuangan Setelah Transaksi .....................................................................                  II – 50
Tabel 2.20. Proforma Posisi Keuangan (Dalam Ribuan Rupiah) ............................................                             II – 51
Tabel 2.21. Proforma Laba Rugi (Dalam Ribuan Rupiah) ......................................................                         II – 54
Tabel 2.22. Analisis Nilai Tambah Proyeksi Posisi Keuangan (Dalam Ribuan Rupiah) ..........                                         II – 55
Tabel 2.23. Analisis Nilai Tambah Proyeksi Laba Rugi (Dalam Ribuan Rupiah).....................                                     II – 56
Tabel 2.24. Analisis Nilai Tambah Proyeksi Arus Kas (Dalam Ribuan Rupiah) ......................                                    II – 57
Tabel 2.25. Nilai Pasar Objek Transaksi .................................................................................           II – 60
Tabel 2.26. Nilai Transaksi......................................................................................................   II – 61
Tabel 2.27. Perbandingan Nilai Transaksi dengan Nilai Pasar ...............................................                         II – 61


Grafik 2.1. Perkembangan Posisi Keuangan Perseroan (Rupiah) ......................................... II – 36
Grafik 2.2. Perkembangan Laba Rugi Perseroan (Ribuan Rupiah) ....................................... II – 38




Daftar Tabel Dan Grafik                                                                                                                  xvi
Page 23
    BAB I
PENDAHULUAN
Page 24
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



                                      BAB I
                                  PENDAHULUAN

1.1       Latar Belakang
          PT Kian Santang Muliatama Tbk, untuk selanjutnya disebut (“Perseroan”)
          merupakan perusahaan yang yang kegiatan usaha utamanya bergerak
          dibidang perdagangan, industri dan jasa. Perseroan berlokasi di Jalan
          Wibawa Mukti II, Perum Telkom Satwika Permai, Blok A5 No. 8, Kelurahan
          Jatiluhur, Kecamatan Jatiasih, Bekasi. Saat ini fokus utama Perseroan
          adalah industri pengolahan, konstruksi, aktivitas profesional, ilmiah dan
          teknis, perdagangan besar dan eceran serta kegiatan usaha Perseroan
          yang telah benar-benar dijalankan saat ini adalah Perdagangan, EPC, dan
          Layanan Kalibrasi (wet cal), Repair Gas Equipment, Testing & Komisioning
          pada Industri Gas.

          PT Karya Simpati Indonesia yang selanjutnya disebut (“KSI”) merupakan
          perseroan terbatas yang didirikan dan menjalankan usaha berdasarkan
          hukum Negara Republik Indonesia, memiliki kantor terdaftar di Kota Bekasi
          sebagai pihak yang bermaksud untuk menjual atau mendivestasikan
          keseluruhan kepemilikan saham atau sebesar 81,25% di PT Karya
          Instrumindo Simpati yang selanjutnya disebut (“KIS”).

          Yudia Ihsanat Sudibjo yang selanjutnya disebut (“a.n YIS”) merupakan
          perseorangan yang berdomisili di Jakarta Selatan sebagai pihak yang
          bermaksud untuk menjual atau mendivestasikan keseluruhan kepemilikan
          saham atau sebesar 13,125% di KIS.

          Desandika Pradana Wirawan yang selanjutnya disebut (“a.n DPW”)
          merupakan perseorangan yang berdomisili di Kota Bogor sebagai pihak
          yang bermaksud untuk menjual atau mendivestasikan kepemilikan saham
          atau sebesar 4,625% di KIS.

          PT Limau Sejati Investama yang selanjutnya disebut (“LSI”) merupakan
          perseroan terbatas yang didirikan dan menjalankan usaha berdasarkan
          hukum Negara Republik Indonesia, memiliki kantor terdaftar di Kota Bekasi
          sebagai pihak yang bermaksud untuk menjual atau mendivestasikan
          keseluruhan kepemilikan saham atau sebesar 95% di PT Kian Santang
          yang selanjutnya disebut (“KS”).

          Edi Cahyono yang selanjutnya disebut (“a.n EC”) merupakan
          perseorangan yang berdomisili di Kota Bekasi sebagai pihak yang
          bermaksud untuk menjual atau mendivestasikan keseluruhan kepemilikan
          saham atau sebesar 2% di KS.




Bab I - Pendahuluan                                                              1
Page 25
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



          Muhamad Hanafi yang selanjutnya disebut (“a.n MH”) merupakan
          perseorangan yang berdomisili di Kota Bogor sebagai pihak yang
          bermaksud untuk menjual atau mendivestasikan kepemilikan saham atau
          sebesar 2% di KS.

          PT Ergas Kians Ikonig yang selanjutnya disebut (“EKI”) merupakan
          Perseroan terbatas yang didirikan dan menjalankan usaha berdasarkan
          hukum Negara Republik Indonesia, memiliki kantor terdaftar di Jakarta
          sebagai pihak yang bermaksud untuk menjual hak kepemilikan Aset
          Takberwujud selanjutnya disebut (“ATb”) Merek Ergas dan Kians.

          Rencana tersebut telah direalisasi dengan ditandatanganinya Perjanjian
          Jual Beli Saham Bersyarat atau Conditional Sale and Purchase Agreement
          (CSPA) selanjutnya disebut (“PJBSB”) pada tanggal 3 Juli 2023

          Mempertimbangkan bahwa dengan membeli atau mengakuisisi kepemilikan
          saham KIS, KS serta merek Ergas dan Kians dapat meningkatkan kinerja
          operasional serta guna meningkatkan ekuitas Perseroan, maka
          keseluruhan rangkain transaksi tersebut selanjutnya disebut sebagai
          (“Transaksi Akuisisi”).

          Berdasarkan informasi manajemen Perseroan, mengingat antara
          Perseroan dan salah satu perusahaan sebagai pihak penjual merupakan
          pihak terafiliasi, maka merujuk pada ketentuan Peraturan OJK
          No.42/POJK.04/2020 bahwa Transaksi merupakan Transaksi Afiliasi dan
          Transaksi Benturan Kepentingan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan
          OJK No.42/POJK.04/2020. Transaksi ini juga merupakan Transaksi
          Material     sebagaimana      dimaksud     dalam     Peraturan     OJK
          No.17/POJK.04/2020 karena nilai transaksi diatas 20% (dua puluh persen)
          dari total ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan auditied per
          30 April 2023.

          Sehubungan kejadian tersebut Perseroan menunjuk KJPP Toto Suharto &
          Rekan selanjutnya disebut (“TnR”) atau (“Kami”) untuk melakukan
          penilaian Opini Kewajaran atas Transaksi, sesuai dengan kesepakatan
          yang tertuang dalam dalam Surat Penawaran Nomor: M.FO.23.00.0005,
          tanggal 12 Juli 2023. untuk mengetahui Kewajaran atas Transaksi tersebut.




Bab I - Pendahuluan                                                              2
Page 26
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



1.2       Identitas Pemberi Tugas & Pengguna Laporan
          Berikut adalah identitas pemberi tugas dan pengguna laporan :

          Nama          : PT Kian Santang Muliatama Tbk
          Bidang Usaha  : Perdagangan, EPC, dan Layanan Kalibrasi (wet cal),
                          Repair Gas Equipment, Testing & Komisioning pada
                          Industri Gas.
          Alamat        : Jalan Wibawa Mukti II Perum Satwika Permai Telkom,
                          Blok A5, No. 8, Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan
                          Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat.
          Nomor Telepon : (021) 82748249
          Email         : corsec@kianmulia.com
          Website       : kianmulia.com

          Perseroan berkedudukan di Bekasi, didirikan berdasarkan Akta Pendirian
          No. 634 tanggal 28 November 2018, yang dibuat di hadapan Artisa
          Khamelia Ramadayanti, S.H., M.Kn, Notaris di Bekasi, yang telah
          memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
          Republik Indonesia (“Menkumham”) berdasarkan Surat Keputusan
          No. AHU-0057381.AH.01.01.Tahun 2018 tanggal 1 Desember 2018 dan
          telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada Kementerian Hukum dan
          Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (“Kemenkumham”) di bawah
          No. AHU-0162290.AH.01.11.Tahun 2018 tanggal 1 Desember 2018 serta
          telah diumumkan dalam Tambahan Berita Negara Republik Indonesia
          (“TBNRI”)

          Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan senantiasa
          berpedoman pada visi dan misi yang telah ditetapkan, yang juga merupakan
          wujud dari aspirasi pendiri Perseroan. Visi dan misi Perseroan adalah
          sebagai berikut:

          VISI:
          Perusahaan EPC, industri, perdagangan dan jasa yang kompeten di
          bidangnya mengutamakan penggunaan produk dan jasa dalam negeri demi
          manfaat yang lebih besar untuk Indonesia

          MISI:
          • Mengutamakan produk dan jasa dalam negeri.
          • Mengembangkan produk dan jasa dalam negeri.
          • Mengembangkan bisnis di era ekonomi disruptive.




Bab I - Pendahuluan                                                             3
Page 27
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



1.3       Objek Transaksi
          Objek transaksi dalam Pendapat Kewajaran ini dimana Perseroan
          merencanakan untuk membeli atau mengakuisisi atas kepemilikan saham
          KIS dan KS serta kepemilikan ATb berupa merek Ergas dan Kians, berikut
          adalah objek Transaksi Akuisisi:

          Tabel 1.1.   Objek Transaksi
                          Keterangan                    Jumlah Lembar   Persentase
           Kepemiikan Saham milik KSI di PT Karya
                                                            1.300       81,25%
           Instrumindo Simpati
           Kepemiikan Saham milik a.n YIS di PT Karya
                                                             210        13,125%
           Instrumindo Simpati
           Kepemiikan Saham milik a.n DPW di PT
                                                              74        4,625%
           Karya Instrumindo Simpati
           Kepemiikan Saham milik LSI di PT Kian
                                                             190         95%
           Santang
           Kepemiikan Saham milik a.n EC di PT Kian
                                                              4           2%
           Santang
           Kepemiikan Saham milik a.n MH di PT Kian
                                                              4           2%
           Santang
           Kepemiikan ATB berupa merek Ergas dan
                                                              -            -
           Kians milik EKI



1.4       Ruang Lingkup
          Pendapat kewajaran ini hanya dapat digunakan sehubungan dengan
          Transaksi yang akan dilaksanakan dan tidak dapat dipergunakan untuk
          kepentingan lain. Pendapat kewajaran ini juga tidak dimaksudkan untuk
          memberikan rekomendasi persetujuan atau tidak menyetujui Transaksi atau
          mengambil tindakan tertentu atas Transaksi.

          Sesuai dengan penugasan yang diterima TnR untuk memberikan Pendapat
          Kewajaran Transaksi yang diharapkan dapat melakukan kajian secara
          objektif dan independen.


1.5       Maksud dan Tujuan
          Maksud dan tujuan penyusunan laporan Opini Kewajaran atas Transaksi
          adalah untuk memberikan gambaran kepada Direksi Perseroan mengenai
          kewajaran Transaksi dari aspek keuangan dan untuk memenuhi ketentuan
          yang berlaku, yaitu POJK 42/2020, POJK 17/2020 dan POJK 14/2019.




Bab I - Pendahuluan                                                                  4
Page 28
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



          Pendapat Kewajaran ini disusun dengan memenuhi ketentuan-ketentuan
          dalam Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang “Penilaian dan
          Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal” tanggal 25 Mei 2020
          selanjutnya disebut (“POJK 35/2020”), Surat Edaran Otoritas Jasa
          Keuangan (SEOJK) No. 17/2020 serta Standar Penilaian Indonesia
          selanjutnya disebut (“SPI”) 2018.


1.6       Tanggal Penilaian
          Tanggal efektif penilaian adalah per 30 April 2023, dimana batas tersebut
          diambil atas dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian. Analisis
          kewajaran dilaksanakan menggunakan parameter dan laporan keuangan
          auditied per tanggal 30 April 2023.


1.7       Independensi Penilai
          Dalam mempersiapkan laporan pendapat kewajaran ini, KJPP Toto Suharto
          dan Rekan bertindak secara independen tanpa adanya benturan
          kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan ataupun pihak-pihak
          yang terafiliasi dengan Perseroan. KJPP Toto Suharto dan Rekan juga tidak
          memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan
          penugasan ini.


1.8       Tanggung Jawab Penilai
          Dalam batas kemampuan dan keyakinan TnR sebagai penilai, TnR
          menyatakan bahwa semua perhitungan dan analisis yang dibuat dalam
          penyusunan Pendapat Kewajaran telah dilakukan dengan benar dan TnR
          bertanggung jawab atas Pendapat Kewajaran yang diterbitkan.


1.9       Transaksi Afiliasi dan Unsur Benturan Kepentingan
          Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020
          tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan. Transaksi
          afiliasi didefinisikan sebagai setiap aktivitas dan/atau transaksi yang
          dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali dengan
          afiliasi dari perusahaan terbuka atau afiliasi dari anggota Direksi, anggota
          Dewan Komisaris, pemegang saham utama, atau pengendali, termasuk
          setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka
          atau perusahaan terkendali untuk kepentingan afiliasi dari perusahaan
          terbuka atau afiliasi dari anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris,
          pemegang saham utama, atau pengendali, sedangkan Benturan
          Kepentingan adalah perbedaan antara kepentingan ekonomis perusahaan


Bab I - Pendahuluan                                                                 5
Page 29
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



          terbuka dengan kepentingan ekonomis pribadi anggota Direksi, Anggota
          Dewan Komisaris, atau pemegang saham utama atau pengendali yang
          dapat merugikan perusahaan terbuka dimaksud.

          Berdasarkan informasi dari manajemen diketahui bahwa Transaksi antara
          Perseroan dengan KSI, LSI, a.n YIS, a.n DPW, a.n EC, a.n MH bukan
          merupakan Transaksi Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam POJK No.
          42/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
          KSI dan LSI adalah perusahaan tertutup yang tidak memiliki hubungan
          afiliasi baik dari pemegang saham, dewan direksi maupun hubungan dewan
          komisaris dengan Perseroan.

          a.n YIS, DPW, EC dan MH merupakan perorangan yang tidak memiliki
          hubungan afiliasi baik dari pemegang saham, dewan direksi maupun
          hubungan dewan komisaris dengan Perseroan.

          Transaksi ATB berupa merek Ergas dan Kians antara Perseroan dengan
          EKI merupakan Transaksi Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam POJK No.
          42/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
          EKI merupakan perusahaan tertutup yang memiliki hubungan afiliasi
          dengan Perseroan yaitu kesamaan komisaris Perseroan dengan pemegang
          saham dan komisaris EKI.

          Tabel 1.2.     Hubungan Afiliasi Berdasarkan Kesamaan Direktur & Komisaris
                                                       PT Kian Santang
                                                                               PT Ergas Kians Ikonig
           No.                Nama                       Muliatama Tbk
                                                                                       “EKI”
                                                           “Perseroan”
           1.     Ir. Agus Salim                  Komisaris Utama
           2.     Edy Nurhamid Amin               Komisaris                   Komisaris
           3.     Sigit Indra Gunawan             Komisaris
           4.     Cahyo Triyogo                   Komisaris
           5.     Taufik Dwicahyono               Komisaris
           6.     Sutarno                         Direktur Utama
           7.     Fadjar Tri Ananda               Direktur
           8.     Madina Nailufar                                             Direktur
          Sumber : Laporan Keuangan Audited Perseroan 30 April 2023 (diolah)

          Transaksi ini tidak terdapat perbedaan kepentingan ekonomis antara
          Perseroan dengan kepentingan ekonomis pribadi anggota Direksi, anggota
          Dewan Komisaris, pemegang saham utama, atau pengendali yang dapat
          merugikan Perseroan sebagaimana telah diungkapkan dalam Laporan
          Keuangan Proforma Perseroan, sehingga bukan merupakan Transaksi
          Benturan Kepentingan sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 42/2020.

          Perseroan akan mengumumkan Transaksi tersebut melalui Keterbukaan
          Informasi, bilamana Transaksi tersebut telah dilaksanakan.




Bab I - Pendahuluan                                                                                    6
Page 30
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



1.10      Transaksi Material
          Sesuai dengan POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan
          Perubahan Kegiatan Usaha, transaksi material adalah setiap:
          a. Penyertaan dalam badan usaha, proyek, dan/atau kegiatan usaha
             tertentu;
          b. Pembelian, penjualan, pengalihan, tukar menukar aset atau segmen
             operasi;
          c. Perolehan, pelepasan, dan/atau penggunaan jasa;
          d. Sewa menyewa aset;
          e. Pinjam meminjam dana termasuk pengalihannya;
          f. Menjaminkan aset perusahaan terbuka dan/atau perusahaan terkendali
             atas pinjaman dari pihak lain; dan
          g. Memberikan jaminan perusahaan (corporate guarantee).

          Dengan nilai 20% (dua puluh persen) atau lebih dari ekuitas perusahaan,
          yang dilakukan dalam satu kali atau dalam suatu rangkaian transaksi untuk
          suatu tujuan atau kegiatan tertentu.

          Transaksi berupa perolehan dan pelepasan atas perusahaan atau segmen
          operasi dikategorikan sebagai transaksi material dalam hal:
          a. Nilai transaksi sama dengan 20% (dua puluh persen) atau lebih dari
             ekuitas perusahaan terbuka;
          b. Total aset yang menjadi objek transaksi dibagi total aset perusahaan
             terbuka nilainya sama dengan atau lebih dari 20% (dua puluh persen);
          c. Laba bersih objek transaksi dibagi dengan laba bersih perusahaan
             terbuka nilainya sama dengan atau lebih dari 20% (dua puluh persen);
          d. Pendapatan usaha objek transaksi dibagi dengan laba bersih
             perusahaan terbuka nilainya sama dengan atau lebih dari 20% (dua
             puluh persen).

          Dalam hal perusahaan terbuka mempunyai ekuitas negatif, transaksi
          dikategorikan sebagai transaksi material apabila nilai transaksi sama
          dengan 10% (sepuluh persen) atau lebih dari total aset perusahaan terbuka.

          Kami telah melakukan analisis sesuai kriteria diatas untuk melihat apakah
          transaksi ini merupakan Transaksi Material atau tidak sebagai berikut:




Bab I - Pendahuluan                                                               7
Page 31
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



          Tabel 1.3.    Analisis Transaksi Material
            No                Keterangan                 Jumlah (Rp)   Deviasi   Kesimpulan
                  - Nilai Transaksi                   23.623.648.000
            1.                                                         46,27%     Material
                  - Total Ekuitas Perseroan           51.055.562.311
                  - Total Aset Objek Transaksi KIS    2.284.368.000                Tidak
            2.                                                         4,34%
                  - Total Aset Perseroan              52.583.752.249              Material
                  - Total Aset Objek Transaksi KS     6.379.756.000                Tidak
            3                                                          12,13%
                  - Total Aset Perseroan              52.583.752.249              Material
                  - Laba Bersih Objek Transaksi KIS   -172.339.000                 Tidak
            4.                                                         -1,39%
                  - Laba Bersih Perseroan             12.375.275.001              Material
                  - Laba Bersih Objek Transaksi KS    31.748.000                   Tidak
            5.                                                         2,62%
                  - Laba Bersih Perseroan             1.208.248.812               Material
                  - Pendapatan Objek Transaksi KIS    381.389.000                  Tidak
            6.                                                         3,08%
                  - Pendapatan Perseroan              12.375.275.001              Material
                  - Pendapatan Objek Transaksi KS     3.683.103.000
            7.                                                         29,76%     Material
                  - Pendapatan Perseroan              12.375.275.001
          Sumber : Manajemen Perseroan (diolah)

          Berdasarkan 5 Draft Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (CSPA), total
          harga transaksi yang disepakati untuk keseluruhan transaksi Perseroan di
          adalah sebesar Rp23.623.648.000,00. Sementara itu jumlah ekuitas
          Perseroan berdasarkan laporan keuangan audited per 30 April 2023 oleh
          Kantor     Akuntan      Publik     Mennix     dan      Rekan     Nomor
          00025/3.0449/AU.1/05/1286-2/1/IV/2023 tanggal 26 Juni 2023 tercatat
          sebesar Rp51.055.562.311,00. Total nilai Transaksi terhadap jumlah
          ekuitas Perseroan adalah 46,27%.

          Kami juga melakukan analisa terhadap kriteria pada poin 2, 3 dan 4 dimana
          kriteria 4 melebihi 20% batas minimal transaksi material. Setelah melakukan
          analisis sesuai dengan kriteria Peraturan OJK Nomor 17/POJK.04/2020,
          tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama, maka
          Transaksi ini merupakan Transaksi Material.


1.11      Metodologi Pengkajian Kewajaran Transaksi
          Laporan pendapat kewajaran ini disusun sesuai dengan Peraturan Otoritas
          Jasa Keuangan (POJK) Nomor 35/POJK.04/2020 Tentang Penilaian dan
          Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal dan Standar Penilaian
          Indonesia (SPI) yang ditetapkan oleh MAPPI, dimana pendekatan yang
          diaplikasikan sesuai dengan standar penilaian lengkap.

          Analisis kewajaran dilakukan dengan melakukan analisis atas transaksi,
          analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas transaksi. Dimana analisis atas
          transaksi dilakukan dengan mengidentifikasi adanya keterkaitan dalam
          hubungan antara pihak-pihak yang bertransaksi. Pada analisis atas
          transaksi terdapat penjelasan manfaat dan risiko dari transaksi.



Bab I - Pendahuluan                                                                           8
Page 32
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



          Analisis kualitatif atas transaksi didasarkan atas analisis industri dan
          lingkungan dimana terdapat penjabaran akan kondisi makro ekonomi di
          dunia dan kondisi ekonomi di Indonesia maupun tinjauan industri perbankan
          nasional. Disamping itu, analisis kualitatif akan menjelaskan lebih detail
          mengenai alasan dan latar belakang maupun keuntungan dan kerugian atas
          transaksi.

          Analisis kuantitatif atas transaksi dilakukan dengan mengidentifikasi analisis
          kondisi keuangan Perseroan termasuk penilaian akan kinerja historis
          maupun analisis rasio terhadap Perseroan, trend analisis atas laporan
          keuangan historis Perseroan dan penilaian atas proyeksi keuangan
          perseroan, analisis proforma laporan keuangan, analisis sensitivitas atas
          transaksi serta analisis kewajaran atas nilai transaksi.


1.12      Kejadian-Kejadian Penting Setelah Tanggal Efektif (Subsequent
          Events)
          Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, dari
          tanggal Pendapat Kewajaran, yaitu tanggal 30 April 2023, sampai dengan
          tanggal diterbitkannya Laporan Pendapat Kewajaran, tidak terdapat
          kejadian penting setelah tanggal Pendapat Kewajaran (subsequent events),
          yang secara signifikan dapat mempengaruhi Pendapat Kewajaran, kecuali
          kejadian penting sebagai berikut:

          • Berdasarkan Akta No. 20 tanggal 08 Juni 2023 yang dibuat oleh Notaris
            Rini Yulianti, S.H., di Jakarta Timur, pemegang saham Perseroan telah
            memutuskan dan menyetujui Peningkatan Modal Dasar dari sebesar
            Rp160.000.000.000,00 (seratus enam puluh miliar Rupiah) menjadi
            sebesar Rp180.000.000.000,00 (seratus delapan puluh miliar Rupiah).

          • Berdasarkan Akta No. 35 Tahun 2023 susunan Direksi dan Komisaris
            Perseroan yang menjabat saat ini adalah sebagai berikut:

             Dewan Komisaris
             Komisaris Utama               : Irvan Surya Dewantara
             Komisaris Independen          : Richard Leonardus A.

             Direksi
             Direktur Utama                : Edy Nurhamid Amin
             Direktur                      : Sutarno
             Direktur                      : Fadjar Tri Ananda




Bab I - Pendahuluan                                                                   9
Page 33
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



1.13      Sumber Data
          Sebagai Penilai Independen dalam mempersiapkan Pendapat Kewajaran
          atas Transaksi, kami telah mempelajari, mengacu, dan mempertimbangkan
          hal-hal sebagai berikut :

          1. Pemberitahuan dari Perseroan tentang Transaksi.
          2. Laporan keuangan PT Kian Santang Muliatama untuk tahun yang
              berakhir pada tanggal 31 Desember 2019, yang diaudit oleh Akuntan
              Publik Adi Nuroni dari KAP Adi Nuroni dalam Laporan Nomor
              00014/01.734/AU.2/03/1543-1/1/III/2020      dengan    opini   tanpa
              modifikasian.
          3. Laporan keuangan PT Kian Santang Muliatama untuk tahun yang
              berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, yang diaudit oleh Akuntan
              Publik Sutrisno dari KAP Sukardi Hasan & Rekan dalam Laporan Nomor
              00049/2.0925/AU.2/05/1259-1/1/IV/2021       dengan    opini   tanpa
              modifikasian.
          4. Laporan keuangan PT Kian Santang Muliatama untuk tahun yang
              berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, yang diaudit oleh Akuntan
              Publik Sutrisno dari KAP Sukardi Hasan & Rekan dalam Laporan Nomor
              00056/2.0925/AU.2/05/1259-2/1/IV/2022       dengan    opini   tanpa
              modifikasian.
          5. Laporan keuangan PT Kian Santang Muliatama untuk tahun yang
              berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, yang diaudit oleh Akuntan
              Publik Yudianto Prawiro Silianto dari KAP Mennix & Rekan dalam
              Laporan Nomor 00025/3.0449/AU.1/05/1286-2/1/VI/2023 dengan opini
              tanpa modifikasian.
          6. Laporan keuangan PT Kian Santang Muliatama Tbk untuk periode 4
              bulan yang berakhir pada tanggal 30 April 2023, yang diaudit oleh
              Akuntan Publik Yudianto Prawiro Silianto dari KAP Mennix & Rekan
              dalam Laporan Nomor 00025/3.0449/AU.1/05/1286-2/1/VI/2023
              dengan opini tanpa modifikasian.
          7. Company profile Perseroan.
          8. Prospektus Perseroan.
          9. Proyeksi keuangan Perseroan periode 2023-2027.
          10. Laporan Penilaian Saham PT Kian Santang yang menjadi obyek
              Transaksi oleh KJPP Toto Suharto dan Rekan No : 00336/2.0055-
              00/BS/05/0060/1/VII/2023, tanggal 03 Juli 2023.
          11. Laporan Penilaian Saham PT Karya Instrumindo Simpati yang menjadi
              obyek Transaksi oleh KJPP Toto Suharto dan Rekan No :
              00329/2.0055-00/BS/05/0060/1/VII/2023, tanggal 03 Juli 2023.
          12. Laporan Penilaian ATb berupa Merek Ergas yang menjadi obyek
              Transaksi oleh KJPP Toto Suharto dan Rekan No : 00337/2.0055-
              00/BS/05/0060/1/VII/2023, tanggal 03 Juli 2023.
          13. Laporan Penilaian ATb berupa Merek Kians yang menjadi obyek
              Transaksi oleh KJPP Toto Suharto dan Rekan No : 00338/2.0055-
              00/BS/05/0060/1/VII/2023, tanggal 03 Juli 2023.
          14. Legalitas Perseroan.


Bab I - Pendahuluan                                                            10
Page 34
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



          15. Laporan proforma Perseroan sebelum dan setelah Transaksi.
          16. CSPA antara Perseroan dengan KSI, Perseroan dengan a.n EC dan a.n
              MH, Perseroan dengan KSI, Perseroan dengan a.n YIS dan a.n DPW
              dan Perseroan dengan EKI.
          17. Surat pernyataan (Representasi) manajemen Perseroan terkait dengan
              Transaksi.
          18. Wawancara dengan manajemen Perseroan yaitu dengan Bapak Edy
              Nurhamid Amin selaku Komisaris Perseroan.
          19. Berbagai sumber informasi yang berkaitan dengan kondisi ekonomi,
              kondisi pasar dan lainnya, baik berdasarkan media cetak, elektronik dan
              hasil analisis lain dari pihak independen yang kami anggap relevan.


1.14      Asumsi-Asumsi Penting dan Independensi Penilai
          Dalam penyusunan pendapat independen ini, kami menggunakan beberapa
          asumsi, antara lain:

        1. Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion
        2. TnR telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang
           digunakan dalam proses penilaian.
        3. Data-data dan informasi yang diperoleh TnR berasal dari sumber yang
           dapat dipercaya keakuratannya.
        4. TnR menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
           mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh
           manajemen dengan kemampuan untuk pencapaiannya (fiduciary duty)
        5. TnR bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran
           proyeksi keuangan yang telah disesuaikan.
        6. TnR menghasilkan Laporan Penilaian Bisnis yang terbuka untuk publik,
           kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi
           operasional perusahaan.
        7. TnR bertanggung jawab atas Laporan Penilaian Bisnis dan Kesimpulan
           Pendapat Kewajaran.
        8. TnR telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari
           pemberi tugas.
        9. TnR mengasumsikan bahwa sejak Transaksi hingga penerbitan pendapat
           kewajaran ini tidak terjadi perubahan apapun yang berpengaruh secara
           material terhadap Transaksi.
       10. TnR berasumsi bahwa Perseroan mentaati semua peraturan yang
           ditetapkan pemerintah, khususnya yang terkait dengan operasional
           Perseroan, baik di masa lalu maupun di masa mendatang.




Bab I - Pendahuluan                                                               11
Page 35
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



      11. TnR berasumsi bahwa legalitas yang dimiliki oleh Perseroan tidak ada
          masalah baik secara hukum atau masalah lainnya baik sebelum maupun
          setelah Transaksi.
      12. TnR berasumsi bahwa Perseroan telah dan akan memenuhi kewajiban
          yang berkenaan dengan perpajakan, retribusi dan pungutan-pungutan
          lainnya sesuai dengan peraturan yang berlaku.
      13. TnR telah memperoleh informasi atas syarat-syarat dan ketentuan-
          ketentuan dalam perjanjian-perjanjian yang terkait dengan Transaksi dari
          Perseroan.
      14. Laporan disusun hanya untuk maksud dan tujuan sesuai dengan yang
          dicantumkan pada laporan. Kami tidak bertanggung jawab kepada pihak
          lain selain Pemberi Tugas dimaksud. Pihak lain yang menggunakan
          Hlaporan ini bertanggung jawab atas segala resiko yang timbul.
      15. KJPP TnR tidak berkewajiban untuk memberikan kesaksian atau hadir di
          depan pengadilan atau pejabat pemerintah jika hal tersebut tidak terkait
          dengan maksud dan tujuan laporan ini serta di luar ruang lingkup dari
          penugasan.
      16. Jika dikemudian hari Penilai diminta untuk memberikan penjelasan dan
          pemaparan yang dilakukan diluar wilayah kerja kantor kami maupun
          kepada pihak selain pemberi tugas dan pengguna jasa maka segala
          bentuk biaya yang timbul menjadi beban pemberi tugas.
      17. Laporan ini tidak sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan Pimpinan dan
          stempel kantor (office seal) dari KJPP TnR.




Bab I - Pendahuluan                                                            12
Page 36
           BAB II
KAJIAN KEWAJARAN TRANSAKSI
Page 37
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



                                    BAB II
                         KAJIAN KEWAJARAN TRANSAKSI

2.1.      Metode Analisis Atas Transaksi
          Dalam melakukan evaluasi kewajaran atas Transaksi, kami melakukan
          analisis dengan tahapan-tahapan sebagai berikut:

          1. Analisis Transaksi yang meliputi identifikasi dan hubungan antara pihak-
             pihak yang terlibat Transaksi, analisis perjanjian pengikatan dan
             persyaratan dalam Transaksi, analisis manfaat dan risiko Transaksi.
          2. Analisis kualitatif atas Transaksi yang meliputi riwayat pihak-pihak yang
             terlibat dan kegiatan usaha, analisis industri, analisis operasional dan
             prospek, analisis alasan dilakukannya Transaksi, keuntungan dan
             kerugian Transaksi
          3. Analisis kuantitatif atas Transaksi yang meliputi analisis laporan
             keuangan historikal, analisis rasio keuangan, analisis proyeksi keuangan
             sebelum dan sesudah Transaksi, analisis rasio keuangan sebelum dan
             sesudah Transaksi, analisis proforma keuangan sebelum dan sesudah
             Transaksi, analisis nilai tambah.
          4. Analisis atas kewajaran nilai Transaksi


2.2.      Analisis Transaksi

2.2.1.    Identifikasi Pihak-Pihak yang Terlibat Transaksi

          Pihak-pihak yang terlibat dalam Transaksi yaitu :

          1. Perseroan sebagai pihak yang akan mengakuisisi kepemilikan saham
             di KS dan KIS, selain itu Perseroan juga akan membeli Merek Ergas
             dan Kians.
           2. KSI sebagai pihak yang akan menjual kepemilikan saham sebanyak
              1.300 lembar saham atau 81,25% di KIS melalui skema akuisisi saham.
           3. a.n YIS sebagai pihak yang akan menjual kepemilikan saham sebanyak
              210 lembar saham atau 13,125% di KIS melalui skema akuisisi saham.
           4. a.n DPW sebagai pihak yang akan menjual kepemilikan saham
              sebanyak 74 lembar saham atau 4,625% di KIS melalui skema akuisisi
              saham.
           5. LSI sebagai pihak yang akan menjual kepemilikan saham sebanyak 190
              lembar saham atau 95% di KS melalui skema akuisisi saham.
           6. a.n EC sebagai pihak yang akan menjual kepemilikan saham sebanyak
              4 lembar saham atau 2% di KS melalui skema akuisisi saham.



Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                 1
Page 38
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



           7. a.n MH sebagai pihak yang akan menjual kepemilikan saham sebanyak
              4 lembar saham atau 2% di KS melalui skema akuisisi saham.
           8. EKI sebagai pihak yang akan menjual kepemilikan ATb berupa merek
              Ergas dan Kians melalui skema akuisisi ATb.
           KSI dan LSI adalah perusahaan tertutup yang tidak memiliki hubungan
           afiliasi baik dari pemegang saham, dewan direksi maupun hubungan dewan
           komisaris dengan Perseroan.

           EKI merupakan perusahaan tertutup yang memiliki hubungan afiliasi
           dengan Perseroan yaitu kesamaan Komisaris Perseroan dengan
           pemegang saham dan Komisaris EKI.

           a.n YIS, DPW, EC dan MH merupakan perorangan yang tidak memiliki
           hubungan afiliasi baik dari pemegang saham, dewan direksi maupun
           hubungan dewan komisaris dengan Perseroan.

           Berikut ini adalah riwayat singkat mengenai pihak-pihak yang terlibat
           dengan Transaksi.


2.2.1.1.   PT Kian Santang Muliatama Tbk (“Perseroan”)

           Struktur Permodalan Perseroan

           Struktur permodalan dan kepemilikan saham Perseroan pada tanggal
           30 April 2023 berdasarkan laporan keuangan Perseroan yang diaudit oleh
           KAP Mennix dan Rekan, adalah sebagai berikut:
           Tabel 2.1.    Susunan Pemegang Saham Perseroan
                                                              Jumlah Saham                             Komposisi
                            Pemegang Saham                                        Nilai Nominal (Rp)
                                                                (Lembar)                                 (%)

            1 Ir. Agus Salim                                        225.000.000        9.000.000.000     22,50%
            2 Taufik Dwicahyono                                     187.500.000        7.500.000.000     18,75%
            3 Edy Nurhamid Amin                                     187.500.000        7.500.000.000     18,75%
            4 Fadjar Tri Ananda                                     150.000.000        6.000.000.000     15,00%
            5 PT Kian Megah Investama                               125.000.000        5.000.000.000     12,50%
            6 PT Platinum Berkah Abadi                              125.000.000        5.000.000.000     12,50%
            Jumlah Saham Beredar                                  1.000.000.000       40.000.000.000    100,00%
           Sumber : Laporan Keuangan Audited Perseroan 30 April 2023 (diolah)

           Susunan Pengurus Perseroan

           Berdasarkan laporan keuangan Perseroan per 30 April 2023 yang diaudit
           oleh KAP Mennix dan Rekan, susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi
           Perseroan adalah sebagai berikut:




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                                            2
Page 39
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



           Tabel 2.2.    Susunan Pengurus Perseroan
                             Jabatan                                             Nama
            Dewan Komisaris
            Komisaris Utama                                  Ir. Agus Salim
            Komisaris                                        Edy Nurhamid Amin
            Komisaris                                        Sigit Indra Gunawan
            Komisaris                                        Cahyo Triyogo
            Komisaris Independen                             Taufik Dwicahyono

            Dewan Direksi
            Direktur Utama                                   Sutarno
            Direktur                                         Fadjar Tri Ananda
           Sumber : Laporan Keuangan Audited Perseroan 30 April 2023 (diolah)



2.2.1.2.   PT Karya Simpati Indonesia (“KSI”)

           KSI merupakan perseroan terbatas yang didirikan dan dijalankan
           berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia sebagaimana pendiriannya
           berdasarkan Akta Pendirian PT Karya Simpati Indonesia Nomor : 33 tanggal
           10 Maret 2023, dibuat dihadapan Dr. Sugih Haryati, S.H., M.Kn notaris di
           Jakarta Selatan. Akta pendirian telah mendapat pengesahan dari
           Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
           berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0020373.AH.01.01 Tahun 2023
           tertanggal 13 Maret 2023, beralamat di Jalan Rose Garden I, No. 52,
           RT. 002, RW. 017, Jakasetia, Kec. Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Provinsi
           Jawa Barat. Dalam hal ini bertindak selaku pemegang saham KIS sebanyak
           1.300 lembar.


2.2.1.3.   Yudia Ihsanat Sudibjo (“a.n YIS”)

           a.n YIS merupakan Warga Negara Indonesia, belum menikah, lahir di
           Bandung, tujuh belas agustus tahun dua ribu (17/08/2000) bertempat tinggal
           di Jalan Wijaya I, No. 1, RT. 006, RW. 004, Kelurahan Petogogan,
           Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta. Dalam
           hal ini bertindak selaku pemegang saham KIS sebanyak 210 lembar.


2.2.1.4.   Desandika Pradana Wirawan (“a.n DPW”)

           a.n DPW merupakan Warga Negara Indonesia, belum menikah, lahir di
           Tanjung Balai Karimun, lima belas desember tahun seribu sembilan ratus
           sembilan puluh delapan (15/012/1998) bertempat tinggal di Legenda Wisata
           Blok A.10/31, RT. 003, RW. 017, Kelurahan Nagrak, Kecamatan Gunung
           Putri, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Dalam hal ini bertindak selaku
           pemegang saham KIS sebanyak 74 lembar.




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                     3
Page 40
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



2.2.1.5.   PT Limau Sejati Investama (“LSI”)

           LSI merupakan perseroan terbatas yang didirikan dan dijalankan
           berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia sebagaimana pendiriannya
           berdasarkan Akta Pendirian PT Limau Sejati Investama Nomor : 34 tanggal
           10 Maret 2023, dibuat dihadapan Dr. Sugih Haryati, S.H., M.Kn notaris di
           Jakarta Selatan. Akta pendirian telah mendapat pengesahan dari
           Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
           berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0020377.AH.01.01 Tahun 2023
           tertanggal 13 Maret 2023, beralamat di Jalan Rose Garden I, No. 52,
           RT. 002, RW. 017, Jakasetia, Kec. Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Provinsi
           Jawa Barat. Dalam hal ini bertindak selaku pemegang saham KS sebanyak
           190 lembar.


2.2.1.6.   Edi Cahyono (“a.n EC”)

           a.n EC merupakan Warga Negara Indonesia, menikah, lahir di Cilacap, dua
           puluh sembilan oktober tahun seribu sembilan ratus tujuh puluh delapan
           (29/10/1978) bertempat tinggal di Pualam Green Village B.6, RT. 004, RW.
           003, Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Provinsi Jawa
           Barat. Dalam hal ini bertindak selaku pemegang saham KS sebanyak 4
           lembar.


2.2.1.7.   Muhamad Hanafi (“a.n MH”)

           a.n MH merupakan Warga Negara Indonesia, menikah, lahir di Bogor, enam
           belas februari tahun seribu sembilan ratus enam puluh lima (16/02/1965)
           bertempat tinggal di Cibuluh, RT. 003, RW. 008, Kelurahan Kedungbadak,
           Kecamatan Tanah Sereal, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat. Dalam hal ini
           bertindak selaku pemegang saham KS sebanyak 4 lembar.


2.2.1.8.   PT Ergas Kians Ikonig (“EKI”)

           EKI merupakan perseroan terbatas yang didirikan dan dijalankan
           berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia sebagaimana pendiriannya
           berdasarkan Akta Pendirian PT Ergas Kians Ikonig Nomor : 38 tanggal 20
           Maret 2023, dibuat dihadapan Rini Yulianti, S.H, notaris di Jakarta Timur.
           Akta pendirian telah mendapat pengesahan dari Kementerian Hukum dan
           Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.
           AHU-0022916.AH.01.01 Tahun 2023 tertanggal 21 Maret 2023, beralamat
           di Komplek Wibawa Mukti II, Perum Telkom Satwika Permai Blok A5, No. 5,
           RT. 009, RW. 009, Jatiluhur, Kec. Jatiasih, Kota Bekasi, Provinsi Jawa
           Barat. Dalam hal ini bertindak selaku pemegang hak merek Ergas dan
           Kians.



Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                4
Page 41
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



2.2.2.     Analisis Perjanjian dan Persyaratan Transaksi

2.2.2.1.   Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat Antara Perseroan dengan LSI

           Ringkasan PJBSB Antara Perseroan Dengan LSI No. 001/KSM-
           LSI/LGL/VII/2023 tanggal 03 Juli 2023 bermaterai cukup adalah sebagai
           berikut:

           Obyek Jual Beli
           Saham milik LSI di KS suatu badan hukum yang didirikan dan dijalankan
           berdasarkan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia
           sebagaimana pendiriannya berdasarkan Akta Pendirian PT Kian Santang
           Nomor: 1 Tanggal 06 Maret 2003, dibuat di hadapan Raden Tendy
           Suwarman, S.H., Notaris di Bandung, Akta mana telah mendapat
           pengesahan dari Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik
           Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C-10141 HT.01.01.TH.2003
           tanggal 07 Mei 2003, beralamat di Komplek Wibawa Mukti II Perum Telkom
           Satwika Permai Blok A5 No. 9, RT. 009 RW 009 Kel. Jatiluhur, Kec. Jatiasih
           Bekasi – 17425.

           Kesepakatan Perseroan – LSI
           1. LSI bermaksud menjual/mengalihkan seluruh saham miliknya di KS dan
              Perseroan telah setuju untuk menerima penjualan/pengalihan saham
              tersebut.
           2. LSI menjual/mengalihkan saham miliknya di KS sebanyak 190 (seratus
              Sembilan puluh) saham atau sebesar 95% (Sembilan puluh lima persen)
              senilai Rp Rp. 11.210.000.000 (sebelas milyar dua ratus sepuluh juta
              Rupiah) kepada Perseroan
           3. Bahwa terhadap saham tersebut telah dilakukan Penilaian secara bisnis
              oleh Penilai Independen dari KANTOR JASA PENILAI PUBLIK TOTO
              SUHARTO & REKAN (“KJPP”) beralamat kantor di Jl. Hayam Wuruk
              No.1-RL Jakarta 10120, sebagaimana ternyata dalam Laporan Penilaian
              No File : 00336/2.0055-00/BS/05/0060/1/VII/2023 tertanggal 03 Juli
              2023
           4. Bahwa Perseroan dan LSI setuju harga jual beli saham tersebut akan
              dilakukan dengan mengacu kepada hasil perhitungan secara wajar
              harga Saham yang dilakukan oleh KJPP sesuai dengan kepemilikan LSI.

           Pembayaran
           Perseroan - LSI sepakat bahwa jual beli dan pengalihan atas saham
           dilakukan dengan harga yaitu sebesar Rp 11.210.000.000,- (sebelas milyar
           dua ratus sepuluh juta Rupiah) selanjutnya disebut “Harga Saham”.




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                5
Page 42
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



2.2.2.2.   Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat Antara Perseroan dengan a.n MH dan a.n EC

           PJBSB No. 002/KSM/LGL/VII/2023 tanggal 03 Juli 2023 dibuat oleh dan
           antara Perseroan dengan EC dan MH bermaterai cukup sebagai berikut;

           Obyek Jual Beli
           Saham milik Para Penjual di KS suatu badan hukum yang didirikan dan
           dijalankan berdasarkan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku
           di Indonesia sebagaimana pendiriannya berdasarkan Akta Pendirian PT
           Kian Santang Nomor: 1 Tanggal 06 Maret 2003, dibuat di hadapan Raden
           Tendy Suwarman, S.H., Notaris di Bandung, Akta mana telah mendapat
           pengesahan dari Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik
           Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C-10141 HT.01.01.TH.2003
           tanggal 07 Mei 2003, beralamat di Komplek Wibawa Mukti II Perum Telkom
           Satwika Permai Blok A5 No. 9, RT. 009 RW 009 Kel. Jatiluhur, Kec. Jatiasih
           Bekasi – 17425.

           Kesepakatan Perseroan – Para Penjual
           1. Para Penjual bermaksud menjual/mengalihkan saham miliknya di KS
              dan Perseroan telah setuju untuk menerima penjualan/pengalihan
              saham tersebut.
           2. Edi Cahyono menjual/mengalihkan saham miliknya di KS sebanyak 4
              (empat) saham atau sebanyak 2% (dua persen) senilai Rp236.000.000,-
              (dua ratus tiga puluh enam juta Rupiah), kepada Perseroan, dan
              Muhamad Hanafi menjual/mengalihkan saham miliknya di KS sebanyak
              4 (empat) saham atau sebanyak 2% (dua persen) senilai
              Rp236.000.000,- (dua ratus tiga puluh enam juta Rupiah), kepada
              Perseroan.
           3. Bahwa Para Penjual menyatakan telah memperoleh persetujuan untuk
              menjual saham dari Istri Para Penjual.
           4. Bahwa terhadap saham tersebut telah dilakukan Penilaian secara bisnis
              oleh Penilai Independen dari KANTOR JASA PENILAI PUBLIK TOTO
              SUHARTO & REKAN (“KJPP”) beralamat kantor di Jl. Hayam Wuruk
              No.1-RL Jakarta 10120, sebagaimana ternyata dalam Laporan Penilaian
              No File : 00336/2.0055-00/BS/05/0060/1/VII/2023 tertanggal 03 Juli
              2023
           5. Bahwa Perseroan dan Para Penjual setuju harga jual beli saham
              tersebut akan dilakukan dengan mengacu kepada hasil perhitungan
              secara wajar harga Saham yang dilakukan oleh KJPP sesuai dengan
              kepemilikan Para Penjual.

           Pembayaran
           Perseroan - Para Penjual sepakat bahwa jual beli dan pengalihan atas
           saham dilakukan dengan harga yaitu :
           1. Sebesar Rp 236.000.000,- (dua ratus tiga puluh enam juta Rupiah) untuk
              saham milik Edi Cahyono, dan
           2. Sebesar Rp 236.000.000,- (dua ratus tiga puluh enam juta Rupiah) untuk
              saham milik Muhamad Hanafi.


Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                         6
Page 43
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



2.2.2.3.   Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat Antara Perseroan dengan KSI

           PJBSB No. 003/KSM-KSI/LGL/VII/2023 tanggal 03 Juli 2023 dibuat oleh
           dan antara Perseroan dengan KSI bermaterai cukup sebagai berikut;

           Obyek Jual Beli
           Saham milik KSI di PT KARYA INSTRUMINDO SIMPATI (“KIS”) suatu
           badan hukum yang didirikan dan dijalankan berdasarkan peraturan dan
           perundang-undangan yang berlaku di Indonesia sebagaimana pendiriannya
           berdasarkan Akta Pendirian PT Karya Instrumindo Simpati Nomor: 17
           tanggal 4 November 2015, dibuat di hadapan Eliwaty Tjitra, S.H. Notaris di
           Jakarta Barat, akta mana telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum
           dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan
           No. AHU-2467302.AH.01.01.Tahun 2015 tanggal 19 November 2015,
           beralamat di Rukan Puri Niaga 1 Jl. Puri Kencana Lat 2, Kembangan
           Selatan, Kembangan, Kota Adm Jakarta Barat, DKI Jakarta.

           Kesepakatan Perseroan – KSI
           1. KSI bermaksud menjual/mengalihkan seluruh saham miliknya di KS dan
              Perseroan telah setuju untuk menerima penjualan/pengalihan saham
              tersebut.
           2. KSI menjual/mengalihkan saham miliknya di KIS sebanyak 1.300 (seribu
              tiga ratus) saham atau sebanyak 81,25% (delapan puluh satu koma dua
              lima persen) senilai Rp. 3.538.600.000,- (tiga miliar lima ratus tiga puluh
              delapan juta Rupiah) kepada Perseroan
           3. Bahwa terhadap saham tersebut telah dilakukan Penilaian secara bisnis
              oleh Penilai Independen dari KANTOR JASA PENILAI PUBLIK TOTO
              SUHARTO & REKAN (“KJPP”) beralamat kantor di Jl. Hayam Wuruk
              No.1-RL Jakarta 10120, sebagaimana ternyata dalam Laporan Penilaian
              No File : 00329/2.0055-00/BS/05/0060/1/VII/2023 tertanggal 03 Juli
              2023
           4. Bahwa Perseroan dan LSI setuju harga jual beli saham tersebut akan
              dilakukan dengan mengacu kepada hasil perhitungan secara wajar
              harga Saham yang dilakukan oleh KJPP sesuai dengan kepemilikan LSI.

           Pembayaran
           Perseroan - KSI sepakat bahwa jual beli dan pengalihan atas saham
           dilakukan dengan harga yaitu sebesar Rp. 3.538.600.000,- (tiga miliar lima
           ratus tiga puluh delapan juta Rupiah) selanjutnya disebut “Harga Saham”.




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                    7
Page 44
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



2.2.2.4.   Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat Antara Perseroan dengan a.n YIS dan a.n DPW

           PJBSB No. 004/KSM/LGL/VII/2023 tanggal 03 Juli 2023 dibuat oleh dan
           antara Perseroan dengan YIS dan DPW bermaterai cukup sebagai berikut;

           Obyek Jual Beli
           Saham milik Para Penjual di PT KARYA INSTRUMINDO SIMPATI (“KIS”)
           suatu badan hukum yang didirikan dan dijalankan berdasarkan peraturan
           dan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia sebagaimana
           pendiriannya berdasarkan Akta Pendirian PT Karya Instrumindo Simpati
           Nomor: 17 tanggal 4 November 2015, dibuat di hadapan Eliwaty Tjitra, S.H.
           Notaris di Jakarta Barat, akta mana telah mendapat pengesahan dari
           Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan
           Surat Keputusan No. AHU-2467302.AH.01.01.Tahun 2015 tanggal 19
           November 2015, beralamat di Rukan Puri Niaga 1 Jl. Puri Kencana Lat 2,
           Kembangan Selatan, Kembangan, Kota Adm Jakarta Barat, DKI Jakarta.

           Kesepakatan Perseroan – Para Penjual
           1. Para Penjual bermaksud menjual/mengalihkan saham miliknya di KS
              dan Perseroan telah setuju untuk menerima penjualan/pengalihan
              saham tersebut.
           2. Yudia Ihsanat Sudibjo menjual/mengalihkan saham miliknya di KIS
              sebanyak 210 (dua ratus sepuluh) saham atau sebesar 13,125% (tiga
              belas koma satu dua lima persen) senilai Rp571.620.000 (lima ratus
              tujuh puluh satu juta enam ratus dua puluh ribu Rupiah), kepada
              Perseroan, dan Desandika Pradana Wirawan menjual/mengalihkan
              saham miliknya di KIS sebanyak 74 (tujuh puluh empat) saham atau
              sebesar 4,625% (empat koma enam dua lima persen) senilai
              Rp201.428.000 (dua ratus satu juta empat ratus dua puluh delapan
              Rupiah) kepada Perseroan.
           3. Bahwa terhadap saham tersebut telah dilakukan Penilaian secara bisnis
              oleh Penilai Independen dari KANTOR JASA PENILAI PUBLIK TOTO
              SUHARTO & REKAN (“KJPP”) beralamat kantor di Jl. Hayam Wuruk
              No.1-RL Jakarta 10120, sebagaimana ternyata dalam Laporan Penilaian
              No File : 00329/2.0055-00/BS/05/0060/1/VII/2023 tertanggal 03 Juli
              2023
           4. Bahwa Perseroan dan Para Penjual setuju harga jual beli saham
              tersebut akan dilakukan dengan mengacu kepada hasil perhitungan
              secara wajar harga Saham yang dilakukan oleh KJPP sesuai dengan
              kepemilikan Para Penjual.

           Pembayaran
           Perseroan - Para Penjual sepakat bahwa jual beli dan pengalihan atas
           saham dilakukan dengan harga yaitu :
           1. Sebesar Rp. 571.620.000 (lima ratus tujuh puluh satu juta enam ratus
              dua puluh ribu Rupiah) untuk saham milik Yudia Ihsanat Sudibjo, dan
           2. Sebesar Rp. 201.428.000 (dua ratus satu juta empat ratus dua puluh
              delapan Rupiah) untuk saham milik Desandika Pradana Wirawan.


Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                       8
Page 45
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



2.2.2.5.   Perjanjian Jual Beli Bersyarat Merek Antara Perseroan dengan EKI

           PJBBM No. 005/KSM/LGL/VII/2023 tanggal 03 Juli 2023 dibuat oleh dan
           antara Perseroan dengan EKI bermaterai cukup sebagai berikut;

           Obyek Jual Beli
           Obyek perjanjian ini adalah Merek Dagang ERGAS dan Merek Dagang
           KIANS sebagaimana terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual
           terdaftar dan dimiliki oleh EKI.

           Pernyataan Perseroan – Para Penjual
           1. Bahwa benar EKI adalah Pemegang Hak Merek Dagang yang dikenal
              dengan “ERGAS” dan “KIANS” sebagaimana telah terdaftar di Kantor
              Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual
           2. EKI bermaksud untuk Menjual, Menyerahkan, Mengalihkan Hak Merek
              Dagang ERGAS dan Hak Merek Dagang KIANS kepada Perseroan.
              Perseroan telah setuju dan bersedia untuk membeli dan menerima
              penyerahan Hak Merek ERGAS dan Hak Merek Dagang KIANS untuk
              kepentingan bisnis.
           3. Bahwa terhadap Merek tersebut telah dilakukan Penilaian oleh Penilai
              Independen dari Kantor Jasa Penilai Publik Toto Suharto & Rekan
              (“KJPP”) beralamat kantor di Jl. Hayam Wuruk No.1-RL Jakarta 10120.
              Sebagaimana Laporan Penilaian Aktiva Tak Berwujud Merek ERGAS
              dengan Nomor File : 00337/2.0055-00/BS/05/0060/1/VII/2023 dan
              Merek      KIANS     dengan       Nomor     File     :  00338/2.0055-
              00/BS/05/0060/1/VII/2023 keduanya tertanggal 03 Juli 2023
           4. Bahwa PARA PIHAK setuju harga Jual - Beli Merek ERGAS dan Merek
              KIANS tersebut akan dilakukan dengan mengacu kepada hasil Penilaian
              secara wajar harga Merek yang dilakukan oleh KJPP.
           5. Pihak Pertama menjamin bahwa saat ini tidak ada tuntutan dari pihak
              manapun sehubungan dengan Merek ERGAS selanjutnya mengenai
              apa yang disepakati dalam perjanjian ini, Para Pihak telah sama-sama
              menyatakan mengetahui akan wujud, jenis dan kwalitasnya, karena itu
              tidak memerlukan penjelasan lebih lanjut untuk itu. Pembayaran

           Pembayaran
           1. Perseroan dan EKI secara bersama-sama telah sepakat bahwa jual beli
              dan pengalihan atas Hak Merek Dagang ERGAS dilakukan dengan
              harga sebesar Rp 7.630.000.000,- (tujuh miliar enam ratus tiga puluh
              juta Rupiah), dan
           2. Jual beli pengalihan Merek Dagang KIANS dilakukan dengan harga
              sebesar Rp 2.000.000.000,- (dua miliar Rupiah).

           Berdasarkan perjanjian dan persyaratan di atas tidak ada persyaratan
           khusus yang akan merugikan pihak-pihak yang bertransaksi sehingga
           syarat-syarat yang ada pada Transaksi adalah Wajar.




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                              9
Page 46
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



2.2.3.    Analisis Manfaat dan Risiko Transaksi

          Analisis ini dilakukan untuk melihat manfaat yang akan diperoleh dan risiko
          yang akan dihadapi oleh Perseroan dengan dilaksanakannya Transaksi.

           a. Manfaat Transaksi
               Akuisisi merupakan upaya Perseroan dalam rangka menerapkan
               diversifikasi portofolio bisnis dimana KS dan KIS memiliki struktur
               perusahaan dan perizinan yang dibutuhkan Perseroan untuk memulai
               kegiatan usaha sesuai dengan strategi bisnis baru yang dituju oleh
               Perseroan.     Akuisisi     diyakini akan    mampu     mempercepat
               pengembangan dalam bidang usaha baru yang direncanakan oleh
               Perseroan. Selain itu, Perseroan juga merencanakan untuk
               mengembangkan lini bisnis yang dimiliki oleh KS dan KIS di masa yang
               akan datang. Perseroan juga akan mengembangkan produk dari merek
               Ergas dan Kians yang diakuisisi.

           b. Risiko Transaksi
               • Perseroan mungkin akan kehilangan kesempatan untuk
                 memanfaatkan sumber dana untuk investasi lain yang mungkin lebih
                 menguntungkan dibandingkan dengan Transaksi.
               • Setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan mengharapkan dapat
                 memanfaatkan keunggulan yang dimiliki KS, KIS dan merek Ergas
                 dan Kians untuk dapat meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian
                 Perseroan pada masa yang akan datang. Namun demikian, terdapat
                 kemungkinan Perseroan tidak dapat melakukan sinergi atas
                 keunggulan KS, KIS dan merek Ergas dan Kians yang berpotensi
                 memberikan dampak pada kinerja keuangan konsolidasian
                 Perseroan pada masa yang akan datang.


2.3.      Analisis Kualitatif atas Transaksi

2.3.1.    Riwayat dan Kegiatan Usaha Perseroan

          Perseroan berkedudukan di Bekasi, didirikan berdasarkan Akta Pendirian
          No. 634 tanggal 28 November 2018, yang dibuat di hadapan Artisa
          Khamelia Ramadayanti, S.H., M.Kn, Notaris di Bekasi, yang telah
          memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
          Republik Indonesia (“Menkumham”) berdasarkan Surat Keputusan No.
          AHU-0057381.AH.01.01.Tahun 2018 tanggal 1 Desember 2018 dan telah
          didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada Kementerian Hukum dan Hak
          Asasi Manusia Republik Indonesia (“Kemenkumham”) di bawah No. AHU-
          0162290.AH.01.11.Tahun 2018 tanggal 1 Desember 2018. (“Akta
          Pendirian”). Pada saat Pendirian, berdasarkan Pasal 2 Akta Pendirian
          Perseroan bergerak dalam bidang usaha Pembangunan (Kontraktor),


Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                               10
Page 47
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



          Perdagangan, Industri, Jasa dan Pengankutan. Seiringan dengan
          Perkembangannya, Kegiatan Usaha Perseroan saat ini berdasarkan Akta
          Tbk Tahun 2023 adalah industri pengolahan, konstruksi, aktivitas
          profesional, ilmiah dan teknis, perdagangan besar dan eceran serta
          kegiatan usaha Perseroan yang telah benarbenar dijalankan saat ini adalah
          Perdagangan, EPC, dan Layanan Kalibrasi (wet cal), Repair Gas
          Equipment, Testing & Komisioning pada Industri Gas.

          Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan,
          perubahan terakhir adalah Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Kian
          Santang Muliatama Tbk, No. 33 tanggal 19 Juni 2023 yang dibuat di
          hadapan Rini Yulianti, S.H., Notaris di Jakarta Timur, yang telah: (i)
          memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
          Republik Indonesia (“Menkumham”) berdasarkan Surat Keputusan No.
          AHU0034438.AH.01.02.Tahun 2023; (ii) telah diberitahukan kepada
          Menhukham sebagaimana dibuktikan dengan Surat Penerimaan
          Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan No. AHU-AH.01.03-
          0079780; dan (iii) telah diberitahukan kepada Menhukham sebagaimana
          dibuktikan dengan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data
          Perseroan No. AHU-AH.01.09-0129153, serta telah didaftarkan pada Daftar
          Perseroan No. AHU0114175.AH.01.11.Tahu 2023 tanggal 19 Juni 2023
          (“Akta Tbk Tahun 2023”).

          Kegiatan Usaha Perseroan

          Perseroan adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa penunjang
          industri gas, meliputi penyediaan product (spare parts) hingga ke
          engineering, procurement and construction (EPC). Berkantor pusat di Kota
          Bekasi, Jawa Barat, KSM berdiri sejak tahun 2018 dan dikelola oleh
          individu-individu yang berpengalaman di sektor oil dan gas, khususnya di
          bidang infrastruktur gas. Dalam menjalankan kegiatan usahanya,
          Perseroan senantiasa berpedoman pada visi dan misi yang telah
          ditetapkan, yang juga merupakan wujud dari aspirasi pendiri Perseroan.

          Secara umum, kegiatan utama Perseroan dibagi menjadi 2 (dua) segmen;
          produk dan jasa. Produk terdiri dari penjualan produk seperti regulator,
          transition fitting, konverter kit, dan lain-lain. Sedangkan untuk segmen jasa;
          terdiri dari jasa konstruksi (seperti pembangunan gas metering and
          regulating station, regulator sector) dan jasa lain-lain. Berikut penjelasan
          dari kegiatan usaha Perseroan:
           1) Produk dan Manufacturing
              Perseroan menjual berbagai macam produk yang terkait dengan
              instalasi gas seperti converter Ergas, Regulator dan meter gas Rumah
              Tangga (Ergas), transition fitting (Kians), pressure gauges, gas
              odorizing system, Metering dan Regulating Station (MRS), Regulating
              Station (RS), gas filter.




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                  11
Page 48
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



           2) EPC
              Perseroan memiliki kemampuan melaksanakan pekerjaan Engineering,
              Procurement, Construction, seperti pembangungan fasilitas gas,
              pekerjaan pembangunan jaringan gas rumah tangga (city gas),
              pekerjaan sipil (Migas dan non migas), pekerjaan pembangungan
              jaringan air bersih.
           3) Services
              Menyediakan layanan pekerjaa kalibrasi (wet cal), repair gas
              equipment, testing dan komisioning.
           4) Trading
              Menyediakan berbagai macam peralatan dan sistem yang terkait
              dengan instalasi gas seperti peralatan industri gas, peralatan city gas,
              peralatan alat ukur gas, peralatan industri penunjang dan turunan
              migas.

          Struktur Kepemilikan Saham Perseroan di Entitas Anak

          Pada tanggal Propektus ini diterbitkan, Perseroan memiliki 1 (satu)
          Perusahaan Anak dengan kepemilikan langsung, yaitu dengan uraian
          sebagai berikut:




          PT Ergas Fusion Indonesia (EFI) didirikan berdasarkan Akta Pendirian
          Perseroan Terbatas PT Ergas Fusion Indonesia No. 1 tanggal 17 Pebruari
          2023, dibuat dihadapan Rusminiati, S.H., M.Kn Notaris di Bekasi, yang telah
          mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
          Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU0014828.AH.01.01
          Tahun 2023 tanggal 24 februari 2023 (“Akta Pendirian EFI”). EFI beralamat
          di Jl. Wibawa Mukti No.89, Jatiluhur, Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                12
Page 49
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



          Legalitas dan Perijinan Perseroan

          Data-data legalitas Perseroan yang dapat diinformasikan adalah sebagai
          berikut :

          Tabel 2.3. Legalitas Perseroan
            No.                Keterangan               Nomor & Tanggal              Yang Mengeluarkan
                      Akta Pendirian Perseroan                                    Artisa Khamelia Ramadiyanti,
                                                         Nomor : 634
             1.       Terbatas PT Kian Santang                                              S.H, M.Kn
                                                  Tanggal 28 November 2018
                      Muliatama                                                          Notaris di Bekasi
                                                        Nomor : AHU-              A.n Menteri Hukum dan HAM
                      Pengesahan Pendirian Badan
                                                   0057381.AH.01.01.Tahun         Republik Indonesia, Direktur
             2.       Hukum Perseroan Terbatas PT
                                                            2018                  Jenderal Administrasi Hukum
                      Kian Santang Muliatama
                                                  Tanggal 01 Desember 2018                   Umum
                      Akta Pernyataan Keputusan
                                                          Nomor : 1                  Rusminiati, S.H, M.Kn
             3.       Rapat PT Kian Santang
                                                      23 November 2023                 Notaris di Bekasi
                      Muliatama
                                                        Nomor : AHU-              A.n Menteri Hukum dan HAM
                      Persetujuan Akta Perubahan
                                                   0086765.AH.01.02.Tahun         Republik Indonesia, Direktur
             4.       Anggaran Dasar PT Kian
                                                            2022                  Jenderal Administrasi Hukum
                      Santang Muliatama
                                                  Tanggal 30 November 2022                   Umum

                                                    Nomor : 8120217222061        Menteri Investasi/Kepala Badan
             5.       Nomor Induk Berusaha (NIB)
                                                   Tanggal 26 Desember 2018      Koordinasi Penanaman Modal

                      Nomor Pokok Wajib Pajak
                                                      Nomor : 86.731.963.4-        Ditjen Pajak Kementerian
             6.       (NPWP) PT Kian Santang
                                                            447.000              Keuangan Republik Indonesia
                      Muliatama
                      Surat Keterangan Domisili
                                                      Nomor : 517/112-Kc-JTa
             7.       Usaha PT Kian Santang                                       Camat Jatiasih, Kota Bekasi
                                                       Tanggal 04 April 2019
                      Muliatama



2.3.2.    Gambaran Perekonomian Indonesia
          Tabel 2.4. Pertumbuhan Ekonomi Dunia dan Indonesia
                                                                                                         TW I
                               Deskripsi                    2019       2020       2021        2022
                                                                                                         2023
            PDB Dunia (%)                                     2,80      -3,30        6,00       3,10         2,60
            PDB Indonesia (%)                                 5,02      -2,07        3,70       5,31         5,03
            Nilai Tukar Rupiah (Rp/US $)                    14.110     14.050     14.320      15.592     15.062
            Cadangan Devisa Negara (Rp miliar/US $)        129,200    135,900    144,900     137,200    145,200
            Inflasi                                           2,72        1,68       1,87       5,51         4,97
           BI Rate (Reverse Repo Rate) (%)                  4,75          3,50       3,50       5,75         5,75
          Sumber : Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia

          • Perbaikan ekonomi dunia berlanjut. Perkembangan ini didorong dampak
            positif pembukaan ekonomi Tiongkok pascapandemi Covid-19
            khususnya pada sektor jasa sehingga pengaruh rambatannya ke


Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                                              13
Page 50
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



              ekonomi global tidak secepat prakiraan sebelumnya. Pertumbuhan
              ekonomi Amerika Serikat (AS) juga diprakirakan lebih baik dipengaruhi
              kinerja ekonomi yang kuat pada triwulan I-2023. Perbaikan ekonomi
              global di tengah keketatan pasar tenaga kerja di AS dan Eropa
              mengakibatkan prospek penurunan inflasi global berjalan lambat dan
              mendorong berlanjutnya pengetatan kebijakan moneter di negara maju
              meskipun      diperkirakan   hampir     akan     mencapai     puncaknya.
              Perkembangan tersebut pada gilirannya mendorong aliran masuk modal
              asing dan penguatan nilai tukar negara berkembang, termasuk
              Indonesia.
          •   Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat ditopang oleh naiknya
              permintaan domestik dan positifnya kinerja ekspor. Neraca Pembayaran
              Indonesia (NPI) tetap baik dan mendukung ketahanan eksternal. Nilai
              tukar Rupiah menguat sejalan dengan kebijakan stabilisasi yang
              ditempuh Bank Indonesia. Tekanan inflasi terus menurun dan
              mendukung stabilitas perekonomian. Likuiditas perbankan dan
              perekonomian memadai sehingga berkontribusi positif mendorong
              peningkatan kredit/pembiayaan dan mendukung pertumbuhan ekonomi.
              Dengan berbagai perkembangan teresebut pertumbuhan ekonomi 2023
              diprakirakan bias atas dalam kisaran proyeksi 4,5-5,3%.
          •   Nilai tukar Rupiah menguat sejalan dengan kebijakan stabilisasi yang
              ditempuh Bank Indonesia. Nilai tukar Rupiah pada 17 April 2023 menguat
              sebesar 1,38% secara point-to-point dibandingkan dengan level akhir
              Maret 2023, didorong kuatnya aliran masuk modal asing di investasi
              portfolio. Secara year-to-date, nilai tukar Rupiah pada 17 April 2023
              menguat 5,26% dari level akhir Desember 2022, lebih tinggi
              dibandingkan dengan apresiasi Rupee India sebesar 0,93%, Baht
              Thailand sebesar 0,71%, dan depresiasi Peso Filipina sebesar 0,22%.
          •   Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Maret 2023 juga terus meningkat
              menjadi 145,2 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 6,4 bulan
              impor atau 6,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri
              Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar
              3 bulan impor.
          •   Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) secara bulanan tercatat 0,18%
              (mtm) lebih rendah dari pola historisnya di periode awal bulan Ramadan,
              sehingga secara tahunan turun dari level bulan sebelumnya sebesar
              5,47% (yoy) menjadi 4,97% (yoy).
          •   Likuiditas perbankan dan perekonomian memadai sehingga
              berkontribusi positif mendorong peningkatan kredit/pembiayaan dan
              mendukung pertumbuhan ekonomi. Sejalan dengan stance kebijakan
              likuiditas Bank Indonesia yang akomodatif, indikator rasio Alat Likuid
              terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) tercatat tinggi yakni 28,91% pada
              Maret 2023.
          •   Di pasar uang, suku bunga Indonesia tetap rendah sebesar 5,65% pada
              17 April 2023. Imbal hasil SBN tenor jangka pendek tercatat 6,24%,
              menurun 20bps dibandingkan dengan level Februari 2023, sedangkan
              imbal hasil SBN tenor jangka panjang terkendali. Suku bunga deposito 1
              bulan pada Maret 2023 juga tercatat rendah 4,10%, turun 2bps


Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                14
Page 51
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



             dibandingkan dengan Februari 2023. Suku bunga kredit Maret 2023 juga
             kondusif mendukung permintaan kredit, yakni sebesar 9,38%, meningkat
             4bps dibandingkan dengan level bulan sebelumnya.
           • Ketahanan sistem keuangan, khususnya perbankan, tetap terjaga, baik
             dari sisi permodalan, risiko kredit, maupun likuiditas. Permodalan
             perbankan kuat dengan rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio
             /CAR) sebesar 26,02% pada Februari 2023. Risiko kredit jugaterkendali,
             tecermin dari rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan /NPL) yang
             rendah, yaitu 2,58% (bruto) dan 0,75% (neto) pada Februari 2023.
             Likuiditas perbankan pada Maret 2023 juga terjaga didukung
             pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 7,00% (yoy). Hasil stress
             test Bank Indonesia juga menunjukkan ketahanan perbankan Indonesia
             yang kuat.
           • Transaksi ekonomi dan keuangan digital meningkat didukung oleh sistem
             pembayaran yang lancar dan andal. Nilai transaksi uang elektronik (UE)
             pada Maret 2023 tumbuh tinggi 11,39% (yoy) sehingga mencapai Rp34,1
             triliun. Nilai transaksi digital banking meningkat 9,88% (yoy) menjadi
             Rp4.944,1 triliun. Nilai transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM,
             kartu debet, dan kartu kredit juga naik 0,45% (yoy) menjadi Rp707,1
             triliun.


2.3.2.1.   Pertumbuhan Ekonomi Global

           Perbaikan ekonomi dunia berlanjut. Bank Indonesia tetap memprakirakan
           pertumbuhan ekonomi global tahun 2023 dapat mencapai 2,6%.
           Perkembangan ini didorong dampak positif pembukaan ekonomi Tiongkok
           pascapandemi Covid-19 khususnya pada sektor jasa sehingga pengaruh
           rambatannya ke ekonomi global tidak secepat prakiraan sebelumnya.
           Pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) juga diprakirakan lebih baik
           dipengaruhi kinerja ekonomi yang kuat pada triwulan I 2023.

           Perbaikan ekonomi global di tengah keketatan pasar tenaga kerja di AS dan
           Eropa mengakibatkan prospek penurunan inflasi global berjalan lambat dan
           mendorong berlanjutnya pengetatan kebijakan moneter di negara maju
           meskipun diperkirakan hampir akan mencapai puncaknya. Sementara itu,
           respons bank sentral AS dan Eropa memitigasi risiko kasus perbankan di
           AS dan Eropa berdampak pada berkurangnya ketidakpastian pasar
           keuangan global. Perkembangan tersebut pada gilirannya mendorong
           aliran masuk modal asing dan penguatan nilai tukar negara berkembang,
           termasuk Indonesia.




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                              15
Page 52
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



           Tabel 2.5. Pertumbuhan PDB Dunia




2.3.2.2.   Pertumbuhan Ekonomi Domestik

           Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat ditopang oleh naiknya
           permintaan domestik dan positifnya kinerja ekspor. Konsumsi swasta
           diprakirakan semakin kuat seiring dengan terus naiknya mobilitas,
           membaiknya keyakinan konsumen, dan meningkatnya daya beli seiring
           dengan penurunan inflasi. Kegiatan investasi tetap berlanjut, terutama
           investasi nonbangunan. Kinerja ekspor tetap positif. Hingga Maret 2023,
           ekspor nonmigas Indonesia tumbuh tinggi, didukung antara lain oleh ekspor
           batu bara, mesin listrik, dan kendaraan bermotor. Berdasarkan negara
           tujuan, ekspor nonmigas ke Tiongkok, AS, dan Jepang menjadi kontributor
           utama. Berdasarkan lapangan usaha, kinerja sektor industri pengolahan,
           perdagangan, serta informasi dan komunikasi diprakirakan tumbuh kuat.
           Secara spasial, peningkatan konsumsi terjadi di hampir seluruh wilayah dan
           diikuti kinerja ekspor yang tetap tinggi di wilayah Sulawesi-Maluku-Papua
           (Sulampua). Dengan berbagai perkembangan tersebut, pertumbuhan
           ekonomi 2023 diprakirakan bias atas dalam kisaran proyeksi 4,5-5,3%.


2.3.2.2.1. PDB Menurut Lapangan Usaha

           Pertumbuhan Ekonomi Triwulan I-2023 Terhadap Triwulan I-2022
           (y-on-y). Ekonomi Indonesia triwulan I-2023 terhadap triwulan I-2022 (y-on-
           y) tumbuh sebesar 5,03 persen. Pertumbuhan terjadi pada seluruh
           lapangan usaha. Lapangan usaha yang tumbuh signifikan adalah
           Transportasi dan Pergudangan sebesar 15,93 persen, diikuti Penyediaan
           Akomodasi dan Makan Minum sebesar 11,55 persen, Jasa Lainnya sebesar
           8,90 persen, Informasi dan Komunikasi sebesar 7,19 persen, serta Jasa




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                16
Page 53
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



          Perusahaan sebesar 6,37 persen. Sementara itu, Industri Pengolahan yang
          memiliki peran dominan tumbuh sebesar 4,43 persen.

          Gambar 2.1.         Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (y-to-y) (persen)




          Sumber : Berita Resmi Statistik No.34/05/Th.XXVI, 5 Mei 2023- BPS
          Struktur PDB Indonesia menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku
          pada triwulan I-2023 tidak menunjukkan perubahan berarti. Perekonomian
          Indonesia masih didominasi oleh Industri Pengolahan sebesar 18,57
          persen; diikuti oleh Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan
          Sepeda Motor sebesar 12,95 persen; Pertambangan dan Penggalian
          sebesar 11,85 persen; Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 11,77
          persen; serta Konstruksi sebesar 9,88 persen. Peranan kelima lapangan
          usaha tersebut dalam perekonomian Indonesia mencapai 65,02 persen.

          Pertumbuhan Ekonomi Triwulan I-2023 Terhadap Triwulan IV-2022
          (q-to-q). Ekonomi Indonesia pada triwulan I-2023 mengalami kontraksi
          sebesar 0,92 persen (q-to-q) dibanding triwulan IV-2022. Lapangan usaha
          yang mengalami kontraksi pertumbuhan yang cukup dalam diantaranya
          Lapangan Usaha Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial sebesar 14,56
          persen; diikuti Jasa Pendidikan sebesar 14,29 persen; serta Administrasi
          Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 10,96
          persen. Di sisi lain, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha
          Jasa Keuangan dan Asuransi sebesar 4,89 persen; diikuti Pertanian,
          Kehutanan, dan Perikanan sebesar 4,73 persen; serta Jasa Lainnya
          sebesar 1,07 persen.




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                       17
Page 54
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



          Gambar 2.2. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (q-to-q) (persen)




          Sumber : Berita Resmi Statistik No.34/05/Th.XXVI, 5 Mei 2023- BPS



2.3.2.2.2. PDB Menurut Pengeluaran

          Pertumbuhan Ekonomi Triwulan I-2023 Terhadap Triwulan I-2022
          (y-on-y). Ekonomi Indonesia pada triwulan I-2023 terhadap triwulan I-2022
          (y-on-y) tumbuh 5,03 persen. Pertumbuhan didukung oleh semua
          komponen pengeluaran. Komponen pengeluaran yang mengalami
          pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Ekspor Barang dan Jasa
          sebesar 11,68 persen, diikuti Komponen Pengeluaran Konsumsi LNPRT
          (PK-LNPRT) sebesar 6,17 persen, Komponen Pengeluaran Konsumsi
          Rumah tangga (PK-RT) sebesar 4,54 persen, Komponen PK-P sebesar
          3,99 persen, dan Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB)
          sebesar 2,11 persen. Komponen Impor Barang dan Jasa (yang merupakan
          faktor pengurang dalam PDB menurut pengeluaran) juga tumbuh sebesar
          2,77 persen.
          Gambar 2.3. Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (y-on-y) (persen)




          Sumber : Berita Resmi Statistik No.34/05/Th.XXVI, 5 Mei 2023- BPS


Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                     18
Page 55
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



          Struktur PDB Indonesia menurut pengeluaran atas dasar harga berlaku
          triwulan I-2023 tidak menunjukkan perubahan yang berarti. Perekonomian
          Indonesia masih didominasi oleh Komponen PK-RT yang mencakup lebih
          dari separuh PDB Indonesia yaitu sebesar 52,88 persen, diikuti oleh
          komponen PMTB sebesar 29,11 persen, Komponen Ekspor Barang dan
          Jasa sebesar 22,71 persen, Komponen PK-P sebesar 5,32 persen,
          Komponen PK-LNPRT sebesar 1,17 persen, dan Komponen Perubahan
          Inventori sebesar 2,40 persen. Sementara itu, Komponen Impor Barang dan
          Jasa sebagai faktor pengurang dalam PDB memiliki peran sebesar 19,56
          persen.

          Pertumbuhan Ekonomi Triwulan I-2023 Terhadap Triwulan IV-2022
          (q-to-q). Ekonomi Indonesia triwulan I-2023 dibanding triwulan IV-2022 (q-
          to-q) mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 0,92 persen. Kontraksi
          terjadi pada hampir semua Komponen Pengeluaran, kecuali Komponen PK-
          RT yang tumbuh sebesar 0,25 persen. Kontraksi terdalam terjadi pada
          Komponen PK-P sebesar 45,38 persen, diikuti Komponen Ekspor Barang
          dan Jasa sebesar 5,40 persen, Komponen PMTB sebesar 3,72 persen, dan
          Komponen PK-LNPRT sebesar 0,97 persen. Di sisi lain, Komponen Impor
          Barang dan Jasa sebagai faktor pengurang dalam PDB juga mengalami
          kontraksi sebesar 6,95 persen.

          Gambar 2.4. Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (q-to-q) (persen)




          Sumber : Berita Resmi Statistik No.34/05/Th.XXVI, 5 Mei 2023- BPS



2.3.2.2.3. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)

          Provinsi-provinsi di Pulau Jawa pada triwulan I-2023 mencatat dominasi
          struktur ekonomi Indonesia secara spasial dengan peranan sebesar 57,17
          persen terhadap PDB, diikuti oleh Pulau Sumatera sebesar 21,82 persen,
          Pulau Kalimantan sebesar 9,00 persen, Pulau Sulawesi sebesar 6,87
          persen, Pulau Bali dan Nusa Tenggara sebesar 2,68 persen, serta Pulau
          Maluku dan Papua sebesar 2,46 persen.


Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                     19
Page 56
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



          Sementara itu dengan dihapusnya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan
          Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada 30 Desember 2022, pertumbuhan
          ekonomi di sebagian besar provinsi menunjukkan penguatan. Pada triwulan
          I-2023, penguatan pertumbuhan (y-on-y) tercatat pada kelompok provinsi di
          Pulau Sulawesi sebesar 7,00 persen, disusul Pulau Kalimantan sebesar
          5,79 persen, Pulau Sumatera sebesar 4,79 persen, serta Pulau Bali dan
          Nusa Tenggara sebesar 4,74 persen. Kelompok provinsi di Pulau Jawa
          serta Pulau Maluku dan Papua mengalami perlambatan pertumbuhan
          masing-masGinragf iks e7besar 4,96 persen dan 1,95 persen.

          Gambar 2.5.         Pertumbuhan dan Kontribusi PDRB Menurut Pulau, Triwulan I-2023 (persen)




          Sumber : Berita Resmi Statistik No.34/05/Th.XXVI, 5 Mei 2023- BPS

          Tabel 2.6. PDB Atas Dasar Harga Berlaku dan Harga Konstan 2010 Menurut Pengeluaran (triliun
                     rupiah)




          Sumber : Berita Resmi Statistik No.34/05/Th.XXVI, 5 Mei 2023- BPS


Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                                     20
Page 57
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



2.3.2.3.   Tingkat Inflasi (Inflation Rate)

           Tekanan inflasi terus menurun dan mendukung stabilitas perekonomian.
           Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) secara bulanan tercatat 0,18% (mtm)
           lebih rendah dari pola historisnya di periode awal bulan Ramadan, sehingga
           secara tahunan turun dari level bulan sebelumnya sebesar 5,47% (yoy)
           menjadi 4,97% (yoy). Penurunan inflasi terjadi di semua kelompok, yaitu inti,
           volatile food, dan administered prices. Inflasi inti Maret 2023 terus melambat
           dari 3,09% (yoy) menjadi 2,94% (yoy) dipengaruhi ekspektasi inflasi dan
           tekanan imported inflation yang menurun serta pasokan agregat yang
           memadai dalam merespons kenaikan permintaan barang dan jasa.
           Sementara itu, inflasi volatile food turun dari 7,62% (yoy) pada Februari
           2023 menjadi 5,83% (yoy). Tekanan inflasi yang terus menurun tersebut
           dipengaruhi oleh dampak positif kebijakan moneter Bank Indonesia yang
           pre-emptive dan forward looking serta sinergi yang erat dalam pengendalian
           inflasi antara Bank Indonesia dan Pemerintah (Pusat dan Daerah) dalam
           TPIP dan TPID melalui penguatan GNPIP di berbagai daerah. Dengan
           perkembangan tersebut, Bank Indonesia meyakini inflasi inti akan tetap
           terkendali dalam kisaran 3,0±1% di sisa tahun 2023 dan inflasi IHK dapat
           kembali ke dalam sasaran 3,0±1% lebih awal dari prakiraan sebelumnya.
           Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah
           (Pusat dan Daerah) dalam pengendalian inflasi.

           Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) tetap baik dan mendukung ketahanan
           eksternal. Transaksi berjalan triwulan I 2023 diprakirakan mencatat surplus
           ditopang oleh surplus neraca perdagangan barang sebesar 12,3 miliar dolar
           AS. Transaksi modal dan finansial triwulan I 2023 diprakirakan juga
           mencatat surplus seiring aliran masuk modal asing dalam bentuk investasi
           portofolio pada triwulan I 2023 yang mencatat net inflows sebesar 4,7 miliar
           dolar AS. Aliran masuk modal asing ke investasi portfolio terus berlanjut
           pada April 2023 yang hingga 14 April 2023 mencatat net inflows 1,2 miliar
           dolar AS. Perkembangan positif di aliran masuk modal asing sejalan dengan
           dampak meredanya ketidakpastian pasar keuangan global, di tengah
           kondisi ekonomi domestik yang terus membaik seperti pertumbuhan
           ekonomi yang tinggi, inflasi yang rendah, dan imbal hasil aset keuangan
           yang menarik. Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Maret 2023 juga
           terus meningkat menjadi 145,2 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan
           6,4 bulan impor atau 6,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri
           Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3
           bulan impor. Berbagai kinerja positif tersebut diprakirakan berlanjut
           sehingga NPI 2023 diprakirakan mencatat surplus, dengan transaksi
           berjalan dalam kisaran surplus 0,4% sampai dengan defisit 0,4% dari PDB.
           Sementara itu, neraca transaksi modal dan finansial diprakirakan mencatat
           surplus yang lebih tinggi didukung oleh aliran masuk modal asing dalam
           bentuk PMA dan investasi portofolio.




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                   21
Page 58
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



           Tabel 2.7. Tingkat Inflasi Indonesia y-to-y (2018- Maret 2023)
             Bulan                 2018          2019         2020          2021     2022     2023
             Januari                 3,40          3,25         2,82          1,55     2,18     5,28
             Februari                3,83          3,18         2,57          1,38     2,06     5,47
             Maret                   3,61          3,40         2,48          1,37     2,64     4,97
             April                   4,17          3,41         2,83          1,42     3,47     4,33
             Mei                     4,33          3,23         3,32          1,68     3,55
             Juni                    4,37          3,12         3,28          1,33     4,35
             Juli                    3,88          3,18         3,32          1,52     4,94
             Agustus                 3,82          3,20         3,49          1,59     4,69
             September               3,72          2,88         3,39          1,60     5,95
             Oktober                 3,56          3,16         3,13          1,66     5,71
             Nopember                3,30          3,23         3,00          1,75     5,42
             Desember                3,61          3,13         2,72          1,87     5,51
            Sumber : Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia (diolah)



2.3.2.4.   Nilai Tukar Rupiah

           Nilai tukar Rupiah menguat sejalan dengan kebijakan stabilisasi yang
           ditempuh Bank Indonesia. Nilai tukar Rupiah pada 17 April 2023 menguat
           sebesar 1,38% secara point-to-point dibandingkan dengan level akhir Maret
           2023, didorong kuatnya aliran masuk modal asing di investasi portfolio.
           Secara year-to-date, nilai tukar Rupiah pada 17 April 2023 menguat 5,26%
           dari level akhir Desember 2022, lebih tinggi dibandingkan dengan apresiasi
           Rupee India sebesar 0,93%, Baht Thailand sebesar 0,71%, dan depresiasi
           Peso Filipina sebesar 0,22%. Ke depan, Bank Indonesia memprakirakan
           Rupiah terus menguat sejalan dengan surplusnya transaksi berjalan dan
           berlanjutnya aliran masuk modal asing dipengaruhi prospek pertumbuhan
           ekonomi domestik yang tinggi, inflasi yang rendah, serta imbal hasil aset
           keuangan domestik yang menarik. Bank Indonesia akan terus memperkuat
           kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah untuk mengendalikan inflasi barang
           impor (imported inflation) dan memitigasi risiko rambatan ketidakpastian
           pasar keuangan global terhadap nilai tukar Rupiah. Kebijakan tersebut
           diperkuat dengan pengelolaan devisa hasil ekspor melalui implementasi
           Term Deposit valas Devisa Hasil Ekspor sesuai dengan mekanisme pasar.


2.3.2.5.   Suku Bunga

           Di pasar uang, suku bunga Indonesia tetap rendah sebesar 5,65% pada 17
           April 2023. Imbal hasil SBN tenor jangka pendek tercatat 6,24%, menurun
           20bps dibandingkan dengan level Februari 2023, sedangkan imbal hasil
           SBN tenor jangka panjang terkendali. Suku bunga deposito 1 bulan pada
           Maret 2023 juga tercatat rendah 4,10%, turun 2bps dibandingkan dengan
           Februari 2023. Suku bunga kredit Maret 2023 juga kondusif mendukung
           permintaan kredit, yakni sebesar 9,38%, meningkat 4bps dibandingkan



Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                                    22
Page 59
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



          dengan level bulan sebelumnya. Bank Indonesia akan terus memastikan
          kecukupan likuiditas untuk terjaganya stabilitas sistem keuangan serta
          mendorong berlanjutnya peningkatan kredit/pembiayaan bagi pemulihan
          ekonomi nasional.

          Intermediasi perbankan terus positif menjaga momentum pemulihan
          ekonomi. Pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2023 tetap tinggi yaitu
          sebesar 9,93% (yoy). Pembiayaan syariah juga menunjukkan kinerja positif,
          dengan pertumbuhan lebih tinggi mencapai 19,43% (yoy) pada Maret 2023.

          Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 April 2023
          memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate
          (BI7DRR) sebesar 5,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 5,00%, dan
          suku bunga Lending Facility sebesar 6,50%. Keputusan ini konsisten
          dengan stance kebijakan moneter yang pre-emptive dan forward looking
          untuk memastikan terus berlanjutnya penurunan ekspektasi inflasi dan
          inflasi ke depan. Bank Indonesia meyakini bahwa BI7DRR sebesar 5,75%
          memadai untuk mengarahkan inflasi inti terkendali dalam kisaran 3,0±1% di
          sisa tahun 2023 dan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) dapat kembali ke
          dalam sasaran 3,0±1% lebih awal dari prakiraan sebelumnya. Kebijakan
          stabilisasi nilai tukar Rupiah juga terus diperkuat guna mengendalikan inflasi
          barang impor (imported inflation) dan memitigasi dampak rambatan
          ketidakpastian pasar keuangan global terhadap nilai tukar Rupiah.


2.3.3.    Gambaran Umum Industri Konstruksi di Indonesia

          Pembangunan infrastruktur tidak akan terlepas dari dukungan sektor
          konstruksi. Sektor jasa konstruksi merupakan pilar utama pembangunan
          infrastruktur yang memegang peran penting dalam mendorong
          pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan serta sebagai pondasi dalam
          peningkatan daya saing bangsa di tengah persaingan global. Berdasarkan
          data Badan Pusat Statistik (BPS), konstribusi sektor konstruksi terhadap
          perekonomian nasional (PDB) sebelum Pandemi Covid-19 tercatat urutan
          ke 4 penyumbang PDB terbesar, yakni pada 2018 sebesar 10,53% dan naik
          tahun 2019 sebesar 10,73% dari PDB. Yang tercatat mengalami
          prtumbuhan sebesar 5,76 pada tahu 2019.

          Pandemi COVI D-19 telah memberi dampak kesehatan dan ekonomi
          masyarakat. Dampak yang sudah dirasakan adalah dihentikannya
          beberapa proyek. Meskipun demikian beberapa proyek juga masih terus
          berjalan dengan alasan karena berada bukan pada daerah pandemi.
          Wabah global ini membuat sektor konstruksi mengalami tekanan profit
          margin dan berkurangnya ketersediaan tenaga kerja dan pasokan material.

          Tidak bisa dipungkiri, pandemi COVID-19 menjadi katalis pencapaian
          Revolusi industri 4.0. Penggunaan teknologi digital semakin menyatu dalam
          keseharian kehidupan kita. Pemanfaatan drone, cctv, video conference,


Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                  23
Page 60
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



          penggunaan produk modular (material-based product) memberi
          kemudahan serta manfaat lebih dalam pekerjaan konstruksi, termasuk juga
          mendukung pengendalian penyebaran COVI D-19. Produksi industri
          selama periode perkiraan (2023-2026) juga akan didukung oleh Rencana
          Pengadaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030, di mana pemerintah
          berencana untuk menambah 40,6 GW kapasitas tambahan pada tahun
          2030, di mana 4,7 GW akan menjadi energi surya . dan 51,6% dari sumber
          terbarukan. Selama sisa periode perkiraan, industri konstruksi diperkirakan
          akan mencatat pertumbuhan tahunan rata-rata 5,8%, didukung oleh fokus
          pemerintah pada pembangunan infrastruktur, serta proyek-proyek energi
          dan pembangunan utilitas. Perbaikan kepercayaan konsumen dan investor
          serta perkembangan positif kondisi perekonomian daerah juga akan
          menjadi pendorong.

          Tahun 2022 dinilai akan menjadi momentum meningkatnya peluang bagi
          pasar kontruksi. Dalam sebuah survei berjudul Indonesia Construction
          Market outlook 2022 yang dirilis BCI asia, sebuah lembaga riset konstruksi
          internasional, ditemukan bahwa prospek industri konstruksi pada tahun
          2022 terlihat semakin membaik seiring dengan pemulihan ekonomi
          nasional. BCI asia menyatakan bahwa prospek pasar ini diharapkan dapat
          memberikan gambaran optimis tentang konstruksi Indonesia setahun ke
          depan, sehingga para pelaku konstruksi semakin percaya diri untuk terlibat
          di dalam industri konstruksi


2.3.4.    Gambaran Umum Industri Perdagangan di Indonesia

          Industri perdagangan merupakan salah satu jenis usaha yang menjadi
          penentu aktivitas ekonomi disisi distribusi. Gambaran umum perkembangan
          industri perdagangan di Indonesia salah satunya dapat mengacu pada
          Survei Penjualan Eceran (SPE) yang dilakukan oleh Bank Indonesia. Pada
          Desember 2022, hasil SPE mengindikasikan kinerja penjualan eceran tetap
          tumbuh positif, baik secara tahunan maupun bulanan. Indeks Penjualan Riil
          (IPR) Desember tercatat sebesar 217,8, atau secara tahunan masih tumbuh
          positif 0,7% (yoy), meski lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan
          pada bulan sebelumnya sebesar 1,3% (yoy).

          Berdasarkan kelompoknya, kinerja penjualan eceran pada kelompok
          peralatan informasi dan komunikasi meningkat sebesar 16,6% (yoy) serta
          barang budaya dan rekreasi sebesar 8,2% (yoy). Sementara itu, kelompok
          perlengkapan rumah tangga lainnya (-10,2%, yoy) serta suku cadang dan
          aksesori (-8,2%,yoy) membaik meski masih terkontraksi. Adapun
          perlambatan terjadi kelompok terjadi pada kelompok makanan, minuman
          dan tembakau (0,5%,yoy) dan sekelompok sandang (12,7%, yoy),
          sementara kelompok bahan bakar kendaran bermotor (-10,4%, yoy) tercatat
          menurun dan berada di fase kontraksi.




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                               24
Page 61
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



          Secara bulanan, penjualan eceran tercatat tumbuh sebesar 7,0% (mtm),
          meningkat dari 0,4% (mtm) pada bulan sebelumnya. Seluruh kelompok
          tercatat meningkat dan berada pada fase ekspansi, dengan peningkatan
          tertinggi pada kelompok peralatan informasi dan komunikasi (42,9%,mtm)
          dipengaruhi oleh tingginya penjualan TV Gigital sejalan dengan kebijakan
          peralihan dari YV Analog ke didorong HBKN Natal, musim libur dan kahir
          tahun, serta strategi potongan harga sehingga mendorong domestik.

          Gambar 2.6.    Pertumbuhan Indeks Penjualan Riil (%)




          Sumber : Surey Penjualan Eceran Desember 2022

          Pada Januari 2023, kinerja penjualan eceran diprakirakan meningkat
          secara tahunan, namun terkontraksi secara bulanan.Hal tersebut tercermin
          dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Januari 2023 yang tercatat sebesar 213,2
          atau tumbuh 1,7% (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan
          sebelumnya. Berdasarkan kelompoknya, kinerja kelompok makanan,
          minuman dan tembakau (4,2%,yoy) menjadi satu-satunya kelompoknya
          yang meningkat, sementara subkelompok sandang (10,6%, yoy) tercatat
          melambat.

          Gambar 2.7.    Pertumbuhan IPR Menurut Kelompok (%,yoy)




          Sumber : Surey Penjualan Eceran Desember 2022



Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                             25
Page 62
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



          Secara bulanan, penjualan eceran berada pada fase kontraksi sebesar -
          2,1% (mtm), berbalik arah dari bulan sebelumnya yang tumbuh 7,0% (mtm).
          Penurunan/perlambatan terjadi pada seluruh kelompok, dengan penurunan
          terdalam pada kelompok peralatan informasi dan komunkasi
          (-20,5%, mtm), disusul subkelompok sandang (-3,6%, mtm) serta kelompok
          barang budaya dan rekreasi (-4,1%, mtm) sejalan dengan penurunan
          permintaan masyarakat HBKN natal dan libur akhir tahun pada bulan
          sebelumnya. Sementara itu, perlambatan terjadi pada kelompok suku
          cadang dan aksesori (0,1%, mtm) disebabkan oleh penurunan permintaan
          masyarakat.


2.3.5.    Industri Minyak Bumi, Gas Bumi, LNG dan LPG di Indonesia
          Pada tahun 2021 cadangan minyak bumi Indonesia sebesar 3,9 miliar barel
          sehingga berdasarkan data dari BP Statistic Review 2021, jumlah cadangan
          minyak Indonesia hanya sebesar 0,1% dari cadangan dunia. Dalam dua
          dekade, produksi minyak bumi Indonesia mengalami penurunan yang
          signifikan, dari rata-rata sebesar 1,5 juta barel per hari menjadi rata-rata
          sekitar 658,5 ribu barel per hari di tahun 2021. Berbagai upaya terus
          dilakukan oleh Pemerintah untuk mendorong peningkatan produksi minyak
          mentah, diantaranya dengan meningkatkan investasi sektor hulu migas
          melalui peningkatan kerjasama sektor migas, penyederhanaan perizinan,
          pemberian insentif fiskal dan pemutakhiran data hulu migas, serta
          meningkatkan produksi dengan menetapkan program produksi 1 Juta
          BOPD pada tahun 2030. Adapun produksi minyak bumi dalam 5 tahun
          terakhir (2016 - 2021) menurun dari 831,1 ribu barel per hari menjadi 658,5
          ribu barel per hari akibat dari penurunan cadangan secara alami pada
          berbagai lapangan yang sudah tua.

          Impor minyak bumi pada tahun 2013-2016 cenderung meningkat menjadi
          148,4 juta barel pada tahun 2016, namun menurun menjadi 79,7 juta barel
          pada 2020. Turunnya impor minyak bumi sampai tahun 2020 dipengaruhi
          oleh Peraturan Menteri ESDM Nomor 42 Tahun 2018 tentang Prioritas
          Pemanfaatan Minyak Bumi untuk Pemenuhan Kebutuhan Dalam Negeri.
          Dalam aturan ini dinyatakan, Pertamina dan Badan Usaha Pemegang Izin
          Usaha Pengolahan Minyak Bumi wajib mengutamakan pasokan minyak
          bumi yang berasal dari dalam negeri. Demikian juga kontraktor atau
          afiliasinya, wajib menawarkan minyak bumi bagian kontraktor kepada
          Pertamina dan/atau Badan Usaha Pemegang Izin Usaha Pengolahan
          Minyak Bumi.

          Pada tahun 2021 terjadi kenaikan impor menjadi 104,4 juta barel bila
          dibandingkan tahun sebelumnya. Namun secara keseluruhan impor minyak
          bumi pada tahun 2021 menunjukkan tren menurun sebesar 30% bila
          dibandingkan dengan nilai impor pada tahun 2016. Kenaikan impor pada
          tahun 2021 disebabkan oleh pertambahan pemanfaatan minyak bumi
          sebagai bahan baku produksi kilang akibat peningkatan permintaan BBM


Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                26
Page 63
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



          pada sektor transportasi setelah terjadinya peningkatan mobilitas
          masyarakat karena penurunan kasus pandemi Covid-19. Dilihat dari
          sumbernya, impor minyak mentah pada tahun 2021 dipasok dari beberapa
          negara produsen minyak mentah terutama dari Saudi Arabia (32%) dan
          Nigeria (28%) dan sisanya berasal dari Australia, Angola, Gabon, Aljazair,
          Malaysia, Azerbaijan, Equatorial Guinea, Amerika Serikat serta negara
          lainnya.

          Kebijakan     ekspor  minyak      bumi      nasional  dilakukan   dengan
          mempertimbangkan nilai keekonomian sehingga ekspor dilakukan untuk
          jenis minyak yang memiliki kualitas tinggi. Ekspor minyak bumi pada tahun
          2016 sebesar 125,5 juta barel namun turun menjadi 43,8 juta barel pada
          tahun 2021 sejalan dengan turunnya produksi minyak bumi dan dampak
          dari penerapan terhadap Peraturan Menteri ESDM Nomor 42 Tahun 2018
          tentang Prioritas Pemanfaatan Minyak Bumi untuk Pemenuhan Kebutuhan
          Dalam Negeri dimana minyak mentah yang merupakan bagi hasil bagian
          dari KKKS semula dikategorikan ekspor, namun saat ini dimanfaatkan untuk
          memenuhi kebutuhan kilang domestik. Minyak bumi diekspor ke beberapa
          negara Asia dan pada tahun 2021, ekspor minyak bumi hanya dilakukan ke
          Singapura, Jepang, Taiwan dan Korea.

          Gambar 2.8.    Perkembangan Produksi, Ekspor dan Impor Minyak Bumi 2016-2021




          Sumber : HEESI 2021 dalam Buku Laporan Neraca Energi Nasional 2022

          Gas bumi memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan
          nasional, antara lain sebagai sumber energi, bahan baku untuk industri dan
          sebagai sumber penerimaan negara dan devisa. Dalam bauran energi,
          sekitar 16,8% dari total pasokan energi primer tahun 2021 bersumber dari
          gas bumi. Di masa lalu, pemanfaatan gas bumi diarahkan untuk memenuhi
          kebutuhan ekspor melalui ekspor LNG dengan kontrak jangka panjang,
          namun dengan terus meningkatkan kebutuhan energi dan ketersediaan
          cadangan yang cukup banyak, maka gas menjadi alternatif penggunaan
          energi saat ini dan dimasa mendatang. Selain itu, emisi gas yang rendah
          juga menjadi pilihan penggunaan energi fosil dibandingkan batubara.



Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                      27
Page 64
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



          Produksi gas bumi Indonesia berasal dari gas yang terikut dari lapangan
          minyak bumi (assosiated gas) dan lapangan gas bumi (non-assosiated gas).
          Total produksi gas dari kedua jenis lapangan tersebut pada tahun 2021
          mengalami penurunan dari 3,1 juta MMSCF pada tahun 2016 menjadi 2,4
          juta MMSCF. Penurunan produksi gas bumi terjadi akibat tutupnya
          lapangan gas Arun dan belum mulai berproduksi lapangan gas Tangguh
          Train 3.

          Gambar 2.9.    Tren Produksi Gas Bumi Tahun 2016 – 2021




          Sumber : HEESI 2021 dalam Buku Laporan Neraca Energi Nasional 2022

          Di satu sisi, beberapa sumur gas di Indonesia telah mengalami penurunan
          tingkat produksi, di sisi lain masih terdapat beberapa cadangan gas terbukti
          yang belum dikembangkan (stranded). Salah satu yang terbesar adalah
          Blok Natuna D-Alpha yang diprediksi mempunyai cadangan yang bisa
          diambil sebesar 46 TSCF. Lapangan gas tersebut belum dapat
          dikembangkan karena biaya pengembangannya mahal mengingat
          kandungan gas CO2 dan H2S yang mencapai 70%. Kandungan gas ikutan
          inilah yang menjadi salah satu kendala utama pengembangan lapangan gas
          tersebut.

          Ekspor gas bumi yang digunakan sebagai sumber devisa negara, dapat
          dilakukan baik dalam bentuk gas maupun dalam bentuk LNG sesuai dengan
          kontrak jangka panjang. Ekspor gas bumi dalam bentuk gas pipa dilakukan
          ke Singapura dan Malaysia, dimana kontrak Perjanjian Jual Beli Gas
          (PJBG) ke Singapura akan berakhir pada 2023 yang rencananya tidak akan
          ada perpanjangan lagi. Ke depannya, gas tersebut akan digunakan untuk
          kebutuhan domestik. Ekspor gas pipa mengalami penurunan dari 282.741
          MMSCF pada tahun 2016 menjadi 274.736 MMSCF pada tahun 2021.
          Sedangkan ekspor LNG dilakukan untuk memenuhi permintaan Jepang,
          Korea dan Taiwan juga menggunakan mekanisme kontrak jangka panjang.
          Ekspor LNG ketiga negara tersebut mengalami penurunan dari 747.697 ribu
          MMBTU pada tahun 2016 menjadi 416.691 ribu MMBTU pada tahun 2021.




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                28
Page 65
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



          Gas merupakan energi yang bersih sehingga penggunaannya sedikit
          menimbulkan emisi. Namun demikian pemanfaatan gas memerlukan
          infrastruktur yaitu jaringan pipa agar gas dapat disalurkan dari daerah
          penghasil ke daerah pengguna. Oleh karena itu pemanfaatan gas hanya
          dapat dilakukan terutama di wilayah-wilayah penghasil gas, seperti
          Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Timur dan
          Kalimantan Timur.

          Pemanfaatan gas terbesar untuk sektor industri atau sekitar 99,1% terutama
          untuk industri pupuk, industri petrokimia, industri oleochemical, industri
          baja, industri keramik dan industri kaca. Pada industri pupuk gas digunakan
          sebagai bahan baku sehingga dikategorikan sebagai penggunaaan non
          energi.

          Sementara pemanfaatan gas untuk sektor lainnya seperti rumah tangga
          (jargas), komersial dan transportasi masing-masing hanya 0,8% dan 0,1%
          dari total konsumsi gas. Khusus terkait pembangunan jargas untuk
          konsumsi sektor rumah tangga dalam RUEN, pada tahun 2025 ditargetkan
          pembangunan jargas akan mencapai 4,7 juta sambungan rumah tangga
          (SR). Namun demikian, realisasi penambahan pembangunan jargas hingga
          akhir tahun 2021 baru mencapai 127 ribu SR dengan total jargas terpasang
          sebesar 799 ribu SR.

          Gambar 2.10. Konsumsi Gas per Sektor 2016-2021




          Sumber : HEESI 2021 dalam Buku Laporan Neraca Energi Nasional 2022



2.3.6.    Analisa Prospek Usaha Perseroan

          Prospek usaha Perseroan terkait erat dengan kebijakan pemerintah di
          sektor energi. Pemerataan penggunaan energi dalam negeri menggunakan
          gas alam menjadi prioritas pemerintah untuk mengurangi subsidi energi
          pembelian LPG impor. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun
          2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2020-
          2024, pembangunan jargas termasuk salah satu proyek strategis nasional.


Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                               29
Page 66
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



          Ini merupakan upaya Pemerintah meningkatkan pemanfaatan gas untuk
          dalam negeri, mengurangi impor LPG sebesar 603.720 ribu ton per tahun,
          penghematan subsidi LPG sebesar Rp 297,55 miliar per tahun, serta
          menghemat pengeluaran energi masyarakat Rp 386 miliar per tahun.
          Jargas juga bermanfaat mengurangi defisit neraca perdagangan migas
          mencapai Rp 2,64 triliun per tahun. Pemerintah juga telah
          mempresentasikan kebijakan energi melalui Forum G20, diantaranya
          adalah program pengaliran gas rumah tangga yang menjangkau lebih dari
          95 juta sambungan gas rumah tangga hingga tahun 2060. Diperkirakan
          kegiatan ini akan memerlukan pembiayaan dari Pemerintah sekitar Rp. 800
          triliun (nilai 2023) atau sekitar rata-rata Rp 20 triliun per tahun. Dengan
          pasar sebesar itu ditambah dengan keinginan Manajemen untuk
          mendiversifikasi produk produk baru xv yang relevan dengan hilirisasi dan
          huluisasi proyek tersebut, melalui kegiatan penciptaan nilai TKDN yang
          makin meningkat, maka perseroan akan berjalan pada rel yang tepat.
          Realisasi kinerja indikator Persentase TKDN pada Kegiatan Usaha Hulu
          Migas adalah sebesar 63,96% dari target 61% dengan capaian 103,16%.
          Terdapat peningkatan nilai pengadaan pada sektor barang kumulatif
          37,41%. Kontribusi komitmen TKDN pada kegiatan usaha hulu migas
          terbesar masih berasal dari sektor jasa. Pada tahun 2022 Pengadaan
          komoditas barang memberikan kontribusi TKDN sebesar 27,41%, dan
          Pengadaan komoditas jasa memberikan kontribusi TKDN sebesar 71,91%.




          Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan,
          mengungkapkan bahwa dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
          (APBN) harus dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama lapisan
          menengah ke bawah. Pembangunan jaringan gas kota (jargas) merupakan
          salah satu wujud efektivitas pemanfaatan dana APBN. Fokus Pemerintah
          dalam rangka mendukung aksesibilitas migas tahun 2023 yaitu penyediaan
          konverter Kit BBM ke BBG untuk nelayan dan petani, Pembangunan Pipa
          Transmisi gas ruas Cirebon-Semarang dan peningkatan fasilitas hilir migas.


Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                               30
Page 67
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



          1) Infrastruktur Jaringan Gas Bumi Untuk Rumah Tangga
             Sesuai dengan visi RPJMN 2020-2024 bahwa pemerintah mendorong
             pembangunan infrastruktur jaringan gas bumi untuk rumah tangga
             menggunakan skema pendanaan non APBN sehingga sampai dengan
             akhir 2024 pemerintah fokus pada pengawasan terhadap
             pembangunan yang dilakukan oleh badan usaha dan mendukung
             tercapainya proses pelaksanaan KPBU untuk membangun Jargas
             Rumah Tangga.

          2) Penyediaan Konverter Kit BBM ke BBG untuk Nelayan Sasaran
             Sasaran yang akan dicapai oleh pemerintah adalah tersedianya paket
             konverter Kit BBM ke Bahan Bakar Gas untuk Nelayan yang diukur
             dengan realisasi pelaksanaan kegiatan dari mulai perencanaan,
             pengadaan hingga pembagian dan pengawasan paket Konverter Kit
             bagi Nelayan. Manfaat kegiatan ini untuk mendukung kebijakan
             diversifikasi energi dalam upaya ketahanan energi pada sektor
             perikanan dan turut serta dalam menyelamatkan lingkungan melalui
             penyediaan energi yang lebih ramah lingkungan serta tersalurkannya
             subsidi (energi) yang tepat sasaran untuk rakyat yang
             membutuhkannya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan
             sasaran.

          3) Penyediaan Konveter Kit BBM ke BBG untuk Petani Sasaran
             Sasaran yang akan dicapai oleh kegiatan ini adalah tersedianya paket
             konverter Kit BBM ke Bahan Bakar Gas untuk petani yang diukur
             dengan realisasi pelaksanaan kegiatan dari mulai perencanaan,
             pengadaan hingga pembagian dan pengawasan paket Konverter Kit
             bagi petani. Manfaat kegiatan ini untuk mendukung kebijakan
             diversikasi energi dalam upaya ketahanan energi pada sektor pertanian
             dan turut serta dalam menyelamatkan lingkungan melalui penyediaan
             energi yang lebih ramah lingkungan serta tersalurkannya subsidi
             (energi) yang tepat sasaran untuk rakyat yang membutuhkannya dalam
             upaya meningkatkan kesejahteraan petani sasaran.

          4) Pipa Transmisi Gas Bumi Ruas Cirebon– Semarang
             Dalam rangka percepatan implementasi Perpres Nomor 79 tahun 2019
             tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Kendal-
             Semarang-Salatiga      Demak-Grobogan,    Kawasan     Purworejo–
             Wonosobo–Magelang–Temanggung, dan Kawasan Brebes–Tegal–
             Pemalang, serta dengan ditetapkannya Rencana Pembangunan Pipa
             Transmisi Cirebon Semarang ke dalam Proyek Strategis Nasional
             (PSN) melalui Perpres Nomor 109 Tahun 2020 tentang Perubahan
             Ketiga atas Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang
             Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional, maka
             pembangunan Pipa Transmisi Gas Cirebon-Semarang ini menjadi
             penting untuk segera direalisasikan.




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                            31
Page 68
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



          Jargas Untuk Rumah Tangga Didukung Oleh Skema KPBU Capaian
          Pembangunan Jaringan Gas Bumi untuk Rumah Tangga hingga tahun 2021
          sebanyak 662.431 SR. Pada Tahun Anggaran 2022, Direktorat Jenderal
          Minyak dan Gas Bumi merencanakan pembangunan Jaringan Gas xvii
          untuk Rumah Tangga sebanyak 40.777 Sambungan Rumah di 12 wilayah
          Kab/Kota, dan hingga minggu kedua November 2022, rata-rata realisasi
          fisik telah mencapai 93,80%.




          Sumber : Kementerian ESDM

          Permasalahan umum yang sering dihadapi adalah terkait perizinan,
          sehingga diperlukan koordinasi yang intensif dengan pihak-pihak terkait.
          Perizinan yang semula diterbitkan oleh Pemerintah Daerah, ada yang
          berpindah ke Pemerintah Pusat seperti Izin Lingkungan. Untuk mengejar
          target RPJMN sebesar 4 juta SR, dimana total pembangunan jargas dengan
          menggunakan APBN hingga tahun 2022 hanya sebesar 703.208 SR,
          diperlukan upaya-upaya pencapaian target pembangunan jaringan gas
          untuk rumah tangga selain menggunakan APBN yaitu melalui Skema KPBU
          dan Anggaran BUMN (Jargas Mandiri).

          Daerah pemasaran produk Perseroan adalah keseluruh wilayah Indonesia
          terutama daerah yang memiliki sumber gas alam, kawasan kawasan idustri
          dan wilayah wilayah yang menjadi pengembangan jaringan gas kota yang
          sudah menjadi program pemerintah. Berikut adalah daerah pemasaran
          produk Perseroan yaitu Aceh, Medan, Pekanbaru , Dumai, Duri, Jambi,
          Palembang, Lampung, Cilegon, Serang, Kawasan Industri Krakatau Stel,
          Kawasan Industri Jabodetabek, DKI Jakarta, Kawasan kawasan indutri
          Cikarang, karawang, cikampek, Bandung, Cirebon, Semarang, Magelang,
          Yogyakarta, Solo, Boyolali, Surabaya, Lamongan, Kawasan Industri di Jawa
          Timur, Probolinggo, Pasuruan, Mojokerto, Bali, Kalimantan Timur,
          Balikpapan, Sulawesi, Sorong.



Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                            32
Page 69
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



2.3.7.    Alasan Dilakukannya Transaksi

          Perseroan memandang perlu adanya pertumbuhan kinerja keuangan
          dengan menerapkan strategi bisnis yang dapat meningkatkan operasional
          dan pemasaran serta pengembangan portofolio bisnis Perseroan.
          Perseroan memiliki roadmap untuk menjadi perusahaan yang tidak hanya
          menjalankan kegiatan bisnis pada umumnya, namun juga menambah nilai-
          nilai baru dengan melakukan bisnis yang berkaitan dengan inspeksi teknis,
          jasa kalibrasi, pengetesan peralatan teknis, produsen alat pengukur
          tekanan dan instrumen. Hal ini yang mendorong Perseroan untuk
          mengakuisisi kepemilikan saham KS dan KIS. Selain itu, Perseroan
          mengakuisisi hak kepemilikan ATB berupa merek Ergas dan Kians untuk
          meningkatkan total aset Perseroan.


2.3.8.    Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif atas Transaksi

          Keuntungan yang akan diperoleh Perseroan dari Transaksi ini adalah
          sebagai berikut:

          •   Perseroan mengharapkan dapat memperluas cakupan bisnisnya dalam
              berbagai industri serta memaksimalkan modal kerja yang diperoleh
              Perseroan untuk mengembangkan bisnis KS dan KIS. Diversifikasi
              bisnis dalam rangka mengembangkan kegiatan dan aktivitas usaha
              Perseroan melalui KS sebagai perusahaan dibidang jasa kalibrasi dan
              jasa inspeksi juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi
              kinerja keuangan konsolidasian Perseroan pada masa yang akan
              datang yang pada akhirnya diharapkan dapat memberikan nilai tambah
              bagi Perseroan dan seluruh pemegang saham Perseroan. Selain itu,
              akuisisi KIS sebagai perusahaan produsen alat pengukur tekanan dan
              instrumentasi serta perdagangan umum dapat meningkatkan potensi
              pasar Perseroan.
          •   Merek Ergas saat ini sudah di pakai dan diperjual belikan untuk produk
              regulator gas rumah tangga, meter gas rumah tangga dan konverter kit,
              ke depan akan di pakai untuk pengembangan produksi dalam negeri
              (TKDN) seperti produk electrofusion fitting PE untuk jaringan gas rumah
              tangga dan industri air bersih yang saat ini produk tersebut masih
              seluruhnya impor Merek Kians saat ini sudah di pakai dan diperjual
              belikan untuk produk transition fitting, ke depan akan di pakai untuk
              pengembangan produksi dalam negeri (TKDN) seperti produk galvanis
              fitting dan ball valve untuk jaringan gas rumah tangga dan industri air
              bersih Dengan adanya akuisisi merek, Perseroan kedepan tidak lagi
              memberikan imbal bagi hasil ke pemegang merek Ergas dan Kians.
              Berdasarkan hal tersebut, sehingga keuntungan Perseroan akan
              bertambah.




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                               33
Page 70
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



          Kerugian yang akan diperoleh Perseroan dari Transaksi ini adalah sebagai
          berikut:

          • Dengan dilakukannya Transaksi, terdapat biaya-biaya yang muncul
            akibat Transaksi ini, yang tidak terbatas pada biaya lembaga penunjang
            pasar modal seperti biaya penasehat keuangan, KAP, konsultan hukum,
            KJPP dengan biaya-biaya yang muncul antara lain biaya penilaian objek
            transaksi, biaya-biaya terkait profesi penilai serta kewajiban-kewajiban
            yang lain yang dapat muncul dikemudian hari.


2.4.      Analisis Kuantitatif atas Transaksi

2.4.1.    Analisis Kinerja Historis Perseroan

          Untuk melihat perkembangan kinerja Perseroan, seperti posisi keuangan,
          laba rugi dan arus kas serta potensi atau kemajuan yang dialami selama
          beberapa tahun terakhir, maka hasil analisis keuangan historis yang
          bersumber dari laporan keuangan konsolidasi audited per 31 Desember
          2018, 31 Desember 2019, 31 Desember 2020, 31 Desember 2021,
          31 Desember 2022 dan 30 April 2023 disajikan sebagai berikut :




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                              34
Page 71
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



2.4.1.1.   Analisis Posisi Keuangan
           Tabel 2.8. Perkembangan Posisi Keuangan Perseroan (dinyatakan dalam Rupiah)
            Historis Posisi Keuangan                                                                                                         Full IDR

                                                                  2019A            2020A             2021A             2022A            April 23A

             ASSET
             Aset Lancar
                Kas dan bank                              IDR   2.629.109.332    8.263.465.104     2.764.996.525    15.047.118.726    10.368.468.692
                Investasi jangka pendek                   IDR             -                -                 -           8.815.207         7.639.921
                Piutang usaha                             IDR   2.973.918.494   13.091.771.184     6.960.524.514    19.093.820.235     6.651.724.553
                Piutang lain - lain - neto                IDR     20.000.000       76.519.280      1.252.186.779      245.575.010      2.825.055.728
                Piutang berelasi                          IDR             -       339.288.937                -                 -                 -
                Persediaan                                IDR     72.208.698      751.755.183      5.073.442.618     8.318.013.340    12.145.299.992
                Biaya dibayar dimuka                      IDR             -                -                 -        306.122.449      3.399.443.507
                Pajak dibayar dimuka                      IDR             -                -                 -            450.000       763.885.849
                Uang muka proyek                          IDR    126.361.500         9.444.000       96.059.012       349.500.000      8.328.914.200
                   Jumlah Aset Lancar                      IDR   5.821.598.024   22.532.243.688    16.147.209.448    43.369.414.967    44.490.432.442


             Aset Tidak Lancar
                Aset pajak tangguhan                      IDR             -        14.754.098        10.344.802        36.207.696        85.867.652
                Investasi pada entitas asosiasi           IDR             -                -                 -                 -        375.000.000
                Aset tetap - neto                         IDR   1.177.797.062    2.938.245.578     2.780.485.053     3.743.653.436     7.632.452.155
                   Jumlah Aset Tidak Lancar                IDR   1.177.797.062    2.952.999.676     2.790.829.855     3.779.861.132     8.093.319.807


             JUMLAH ASET                                   IDR   6.999.395.086   25.485.243.364    18.938.039.303    47.149.276.099    52.583.752.249


             LIABILITAS DAN EKUITAS
             Liabilitas
             Liabilitas Jangka Pendek
                Utang usaha                               IDR    796.341.356     8.788.760.202    10.995.225.061     4.795.257.291      380.680.267
                Utang lain - lain                         IDR   3.564.321.455   12.248.900.003     1.150.000.000               -        375.000.000
                Utang pajak                               IDR    263.476.491      362.903.501       808.618.836      2.052.901.338      401.209.637
                Biaya yang masih harus dibayar            IDR             -        21.087.280       279.020.942       206.478.057        74.507.956
                   Jumlah Liabilitas Jangka Pendek         IDR   4.624.139.302   21.421.650.986    13.232.864.839     7.054.636.686     1.231.397.860


             Liabilitas Jangka Panjang
                Liabilitas imbalan kerja jangka panjang   IDR     24.185.000       60.808.000        29.177.000       146.698.000       296.792.078
                   Jumlah Liabilitas Jangka Panjang        IDR     24.185.000       60.808.000        29.177.000       146.698.000       296.792.078


                   JUMLAH LIABILITAS                       IDR   4.648.324.302   21.482.458.986    13.262.041.839     7.201.334.686     1.528.189.938


             EKUITAS
                Modal saham                               IDR   2.000.000.000    2.000.000.000     2.000.000.000    13.000.000.000    40.000.000.000
                Tambahan modal disetor                    IDR             -                -                        17.000.000.000               -
                Saldo laba                                IDR    351.070.784     2.008.071.218     3.681.347.484     9.956.280.393    11.164.529.205
                Komponen ekuitas lainnya                  IDR             -         (5.286.840)       (5.350.020)       (8.338.980)     (108.966.894)
                   JUMLAH EKUITAS                          IDR   2.351.070.784    4.002.784.378     5.675.997.464    39.947.941.413    51.055.562.311


             JUMLAH LIABILITAS & EKUITAS                   IDR   6.999.395.086   25.485.243.364    18.938.039.303    47.149.276.099    52.583.752.249




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                                                                                 35
Page 72
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



          Adapun perkembangan posisi keuangan Perseroan dapat terlihat pada
          grafik berikut ini.

          Grafik 2.1. Perkembangan Posisi Keuangan Perseroan (Rupiah)




          Sumber : Laporan Keuangan Perseroan (diolah)

          • Total aset Perseroan untuk periode empat bulan yang berakhir tanggal
            30 April 2023 adalah sebesar Rp52,5 miliar mengalami kenaikan sebesar
            11,53% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 31 Desember
            2022 yaitu sebesar Rp47,15 miliar. Peningkatan tersebut terutama
            disebabkan oleh adanya penurunan pada kas dan bank, penurunan pada
            piutang usaha, kenaikan pada piutang lain-lain, kenaikan pada
            persediaan, kenaikan pada biaya dibayar dimuka dan kenaikan pada
            uang muka pada periode Januari - April 2023. Total aset Perseroan untuk
            tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp47,15
            miliar mengalami kenaikan sebesar 148,97% dibandingkan dengan
            tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021 yaitu sebesar Rp18,93
            miliar. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh adanya kenaikan
            pada kas dan bank, piutang usaha, dan persediaan pada tahun 2022.
            Berdasarkan perhitungan tingkat pertumbuhan tahunan (Compound
            Annual Growth Rate/CAGR) tahun 2019 sampai dengan tahun 2022,
            total aset Perseroan mengalami peningkatan rata-rata 61,10% per tahun.
          • Total liabilitas Perseroan untuk periode empat bulan yang berakhir
            tanggal 30 April 2023 adalah sebesar Rp1,53 miliar mengalami
            penurunan sebesar 78,78% dibandingkan dengan tahun yang berakhir
            pada 31 Desember 2022 yaitu sebesar Rp7,20 miliar. Penurunan
            tersebut disebabkan oleh jumlah liabilitas jangka pendek terutama pada
            utang usaha turun sebesar Rp 4,41 miliar pada tanggal 30 April 2023.
            Total liabilitas Perseroan untuk tahun yang berakhir tanggal 31
            Desember 2022 adalah sebesar Rp7,20 miliar mengalami penurunan
            sebesar 45,70% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 31


Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                             36
Page 73
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



             Desember 2021 yaitu sebesar Rp13,26 miliar. Penurunan tersebut
             disebabkan oleh adanya penurunan jumlah liabilitas jangka pendek
             terutama pada utang usaha sebesar Rp6,20 miliar pada tanggal 31
             Desember 2022. Berdasarkan perhitungan tingkat pertumbuhan tahunan
             (Compound Annual Growth Rate/CAGR) tahun 2019 sampai dengan
             tahun 2022, total liabilitas Perseroan mengalami peningkatan rata-rata
             11,57% per tahun.
           • Total ekuitas Perseroan untuk periode empat bulan yang berakhir tanggal
             30 April 2023 adalah sebesar Rp51,05 miliar mengalami kenaikan
             sebesar 27,81% % dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 31
             Desember 2022 yaitu sebesar Rp39,94 miliar. Peningkatan tersebut
             terutama disebabkan oleh meningkatnya modal saham sebesar Rp10,00
             miliar pada periode empat bulan yang berakhir tanggal 30 April 2023.
             Total ekuitas Perseroan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember
             2022 adalah sebesar Rp39,94 miliar mengalami kenaikan sebesar
             603,80% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 31 Desember
             2021 yaitu sebesar Rp5,67 miliar. Peningkatan tersebut terutama
             disebabkan oleh penambahan modal disetor sebesar Rp28,00 miliar
             pada tanggal 31 Desember 2022. Berdasarkan perhitungan tingkat
             pertumbuhan tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR) tahun
             2019 sampai dengan tahun 2022, total ekuitas Perseroan mengalami
             peningkatan rata-rata 103,03% per tahun.


2.4.1.2.   Analisis Laba Rugi

           Tabel 2.9. Perkembangan Laba Rugi Perseroan (dinyatakan dalam Rupiah)
            Historis Laba Rugi                                                                                                                    Full IDR

                                                                     2019A             2020A             2021A             2022A            April 23A

            PENDAPATAN                                        IDR   6.210.050.337     37.435.375.532    41.244.048.389    42.618.874.550    12.375.275.001

            BEBAN POKOK PENJUALAN                             IDR   4.308.864.270     33.467.749.557    35.469.868.051    31.150.889.980     7.879.613.641

            LABA KOTOR                                        IDR   1.901.186.067      3.967.625.975     5.774.180.338    11.467.984.570     4.495.661.360

            PENGHASILAN (BEBAN) USAHA
              Beban penjualan, umum dan administrasi         IDR   (1.525.986.377)   (1.993.502.026)   (3.732.697.214)   (4.240.898.066)   (2.675.728.347)
                Jumlah Pendapatan (Beban) Usaha               IDR   (1.525.986.377)   (1.993.502.026)   (3.732.697.214)   (4.240.898.066)   (2.675.728.347)

            LABA USAHA                                        IDR     375.199.690      1.974.123.949     2.041.483.124     7.227.086.504     1.819.933.013

              Pendapatan lain - lain                         IDR       9.153.608       417.560.879       119.974.059      1.298.233.557       53.103.140
              Beban lain - lain                                        (2.232.262)      (13.125.547)      (23.025.393)     (403.539.211)     (321.531.961)
                Jumlah Pendapatan (Beban) Keuangan - bersih   IDR       6.921.346       404.435.332        96.948.666       894.694.346       (268.428.821)

            LABA SEBELUM PAJAK                                IDR     382.121.036      2.378.559.281     2.138.431.790     8.121.780.850     1.551.504.192

              Beban Pajak Penghasilan                        IDR     (31.050.252)      (726.879.547)     (465.155.524)   (1.846.847.941)     (343.255.380)

            LABA TAHUN BERJALAN                               IDR     351.070.784      1.651.679.734     1.673.276.266     6.274.932.909     1.208.248.812




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                                                                                     37
Page 74
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



          Adapun perkembangan laba rugi Perseroan dapat terlihat pada grafik
          berikut ini:

          Grafik 2.2. Perkembangan Laba Rugi Perseroan (Ribuan Rupiah)




          • Pendapatan Perseroan untuk periode empat bulan yang berakhir tanggal
            30 April 2023 adalah sebesar Rp12,37 miliar mengalami kenaikan
            sebesar 71,83%. Peningkatan tersebut disebabkan oleh meningkatnya
            penjualan barang dagang pada periode Januari-April 2023. Pendapatan
            Perseroan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2022 adalah
            sebesar Rp42,61 miliar mengalami kenaikan sebesar naik 3,33%
            dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021 yaitu
            sebesar Rp41,24 miliar. Berdasarkan perhitungan tingkat pertumbuhan
            tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR) tahun 2019 sampai
            dengan tahun 2022, penjualan Perseroan mengalami meningkat rata-
            rata 61,86% per tahun.
          • Beban pokok penjualan Perseroan rata-rata sebesar 76,31% dari
            pendapatan.
          • Laba kotor Perseroan untuk periode empat bulan yang berakhir tanggal
            30 April 2023 adalah sebesar Rp4,49 miliar mengalami peningakatan
            sebesar 141,54% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 30
            April 2022 yaitu sebesar Rp1,86 miliar. Peningkatan tersebut seiring
            dengan pertumbuhan pendapatan, terutama kenaikan segmen penjualan
            barang dagang. Laba kotor Perseroan untuk tahun yang berakhir tanggal
            31 Desember 2022 adalah sebesar Rp11,46 miliar mengalami kenaikan
            sebesar 98,61% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 31
            Desember 2021 yaitu sebesar Rp5,77 miliar. Peningkatan tersebut terjadi
            karena Perseroan pada tahun 2022 melakukan penjualan produk
            konverter kit, yang secara memiliki marjin kotor lebih tinggi dibandingkan
            produk jenis lain. Pada tahun 2021 sendiri, Perseroan tidak melakukan


Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                38
Page 75
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



            penjualan produk konverter kit. Berdasarkan perhitungan tingkat
            pertumbuhan tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR) tahun
            2019 sampai dengan tahun 2022, laba kotor Perseroan mengalami
            penurunan rata-rata 56,72% per tahun.
          • Laba sebelum pajak penghasilan Perseroan untuk periode empat bulan
            yang berakhir tanggal 30 April 2023 adalah sebesar Rp1,55 miliar
            mengalami kenaikan sebesar 10,16% dibandingkan dengan tahun yang
            berakhir pada 30 April 2022 yaitu sebesar Rp1,40 miliar. Peningkatan
            tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan laba bruto di tengah
            kenaikan beban gaji pegawai sebesar dan penurunan pendapatan lain-
            lain pada periode Januari - April 2023. Laba sebelum pajak penghasilan
            Perseroan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2022 adalah
            sebesar Rp8,12 miliar mengalami kenaikan sebesar 280,89%
            dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021 yaitu
            sebesar Rp2,13 miliar. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh
            penjualan konverter kit (produk dengan marjin kotor yang relatif lebih
            tinggi) pada tahun 2022, dimana pada tahun 2021 Perseroan tidak ada
            penjualan konverter kit. Berdasarkan perhitungan tingkat pertumbuhan
            tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR) tahun 2019 sampai
            dengan tahun 2022, laba sebelum pajak Perseroan mengalami
            penurunan rata-rata 114,72% per tahun.
          • Laba bersih Perseroan untuk periode empat bulan yang berakhir tanggal
            30 April 2023 adalah sebesar Rp1,20 miliar mengalami penurunan
            sebesar 14,21% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 30 April
            2022 yaitu sebesar Rp1,40 miliar. Penurunan tersebut terutama
            disebabkan oleh kenaikan laba sebelum pajak dan kenaikan taksiran
            penghasilan (beban) pajak pada periode Januari - April 2023. Laba bersih
            Perseroan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2022 adalah
            sebesar Rp6,27 miliar mengalami kenaikan sebesar 275,01%
            dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021 yaitu
            sebesar Rp1,67 miliar. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh
            penjualan konverter kit (produk dengan marjin kotor yang relatif lebih
            tinggi) pada tahun 2022, dimana pada tahun 2021 Perseroan tidak ada
            penjualan konverter kit. . Berdasarkan perhitungan tingkat pertumbuhan
            tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR) tahun 2019 sampai
            dengan tahun 2022, laba bersih Perseroan mengalami penurunan rata-
            rata 105,61% per tahun.




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                              39
Page 76
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



2.4.1.3.   Analisis Arus Kas Perseroan

           Perkembangan arus kas Perseroan per 31 Desember 2019, per
           31 Desember 2020, 31 Desember 2021, 31 Desember 2022 dan 30 April
           2023 dapat dilihat pada tabel berikut:

           Tabel 2.10. Perkembangan Arus Kas Perseroan (dinyatakan dalam Rupiah)
           Historis Arus Kas                                                                                                         Full IDR

                                                                     2020A              2021A              2022A              April 23A

           ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
             Penerimaan kas dari pelanggan                    IDR   31.061.060.395     51.499.699.898     35.173.655.030      25.919.973.730
             Pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan       IDR   (31.617.371.155)   (45.845.884.960)   (47.902.887.907)   (27.490.724.144)
             Pendapatan bunga                                 IDR       43.271.942         41.806.059         22.120.819         61.535.900
             Pembayaran pajak                                 IDR     (635.394.775)        (15.013.073)     (627.585.293)     (2.016.224.806)

           Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi         IDR    (1.148.433.593)    5.680.607.924     (13.334.697.351)    (3.525.439.320)


           ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
             Penambahan aset tetap                            IDR    (1.901.789.182)       (80.176.500)    (1.224.365.241)    (3.689.386.000)
             Penambahan uang muka pembelian aset              IDR               -                  -                  -       (7.465.000.000)
             Pelepasan (penambahan) investasi jangka pendek   IDR               -                  -           (8.815.207)         1.175.286
             Investasi pada entitas asosiasi                  IDR               -                  -                  -         (375.000.000)

           Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Investasi       IDR    (1.901.789.182)       (80.176.500)    (1.233.180.448)   (11.528.210.714)


           ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
             Penambahan setoran modal                         IDR               -                  -      28.000.000.000      10.000.000.000
             Penambahan (pengurangan) utang lain - lain       IDR    8.684.578.547     (11.098.900.003)    (1.150.000.000)      375.000.000

           Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan       IDR    8.684.578.547     (11.098.900.003)   26.850.000.000      10.375.000.000


           KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS      IDR    5.634.355.772      (5.498.468.579)   12.282.122.201      (4.678.650.034)


           KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                       IDR    2.629.109.332      8.263.465.104      2.764.996.525      15.047.118.726


           KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                      IDR    8.263.465.104      2.764.996.525     15.047.118.726      10.368.468.692




           • Jumlah kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi pada periode 4
             bulan yaitu 30 April 2023 sebesar negatif Rp3,52 miliar. Arus kas masuk
             diperoleh dari penerimaan kas dari pelanggan dan penghasilan bunga.
             Sementara dari arus kas keluar digunakan untuk pembayaran kas
             kepada pemasok gaji dan upah dan pembayaran pajak penghasilan
             badan. Jumlah kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi pada
             tahun 2022 sebesar negatif Rp13,33 miliar. Arus kas masuk diperoleh
             dari penerimaan kas dari pelanggan dan penerimaan dari penghasilan
             bunga. Sementara dari arus kas keluar digunakan untuk pembayaran kas
             kepada pemasok gaji dan upah dan pembayaran pajak penghasilan.
           • Jumlah kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi pada periode 4
             bulan yaitu 30 April 2023 sebesar negatif Rp 11,52 miliar. Arus kas masuk
             diperoleh dari hasil pelepasan investasi jangka pendek. Sedangkan arus
             kas keluar digunakan untuk Penambahan aset tetap, penambahan uang
             muka pembelian aset dan investasi pada entitas asosiasi. Jumlah kas
             bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi pada tahun 2022 sebesar
             negatif Rp1,23 miliar. Arus kas masuk tidak ada. Sedangkan arus kas
             keluar digunakan untuk Penambahan aset tetap dan penambahan
             investasi jangka pendek.




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                                                                   40
Page 77
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



          • Jumlah kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan pada periode
            4 bulan yaitu 30 April 2023 sebesar Rp 10,37 miliar. Arus kas masuk
            diperoleh dari penerimaan dari penambahan setoran modal dan
            penambahan utang lain-lain. Sedangkan arus kas keluar tidak ada.
            Jumlah kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan di 2022
            adalah sebesar Rp26,85 miliar. Arus kas masuk diperoleh dari
            penerimaan dari penambahan setoran modal. Sedangkan arus kas
            keluar digunakan untuk pengurangan utang lain-lain.
          • Jumlah kas dan setara kas Perseroan pada pada periode 4 bulan yaitu
            30 April 2023 sebesar Rp10,36 miliar. Sedangkan jumlah kas dan setara
            kas Perseroan pada tahun 2022 tercatat sebesar Rp15,04 miliar, lebih
            rendah tinggi 444,20% dibandingkan posisi awal tahun yang tercatat
            sebesar Rp2,76 miliar.


2.4.2.    Analisis Rasio Keuangan

          Perkembangan rasio keuangan Perseroan per 31 Desember 2019, per
          31 Desember 2020, per 31 Desember 2021 dan per 31 Desember 2022
          dapat dilihat pada tabel berikut:

          Tabel 2.11. Rasio Keuangan Perseroan
                                                                                               Rata -
                          Keterangan                     2019A     2020A     2021A    2022A
                                                                                               Rata
            Rasio Likuiditas
            - Current Ratio (x)                             1,26      1,05     1,22     6,15       2,42
            - Quick Ratio (x)                               1,24      1,02     0,84     4,97       2,02
            - Working Capital to Total Asset Ratio (%)    -20,45    -28,07     0,79    45,11      -0,66
            Rasio Aktivitas
            - Inventory Turnover (x)                       59,67     44,52     6,99     3,94     28,73
            - Fixed Asset Turnover (x)                      5,27     12,74    14,83    11,38     11,06
            - Total Asset Turnover (x)                      0,89      1,47     2,18     0,90      1,36
            - Sales To Current Asset Ratio (x)              1,07      1,66     2,55     0,98      1,57
            Rasio Solvabilitas
            - Total Debt to Aset Ratio (%)                 66,41     84,29    70,03    15,27     59,00
            - Total Debt to Equity Ratio (%)              197,71    536,69   233,65    18,03    246,52
            Rasio Profitabilitas
            - Gross Profit Margin (%)                      30,61     10,60    14,00    26,91     20,53
            - EBT Margin (%)                                6,15      6,35     5,18    19,06      9,91
            - Net Profit Margin (%)                         5,65      4,41     4,06    14,72      7,21
            - Return on Equity / ROE (%)                   14,93     41,26    29,48    15,71     25,35
            - Return on Asset / ROA (%)                     5,02      6,48     8,84    13,31      8,41

          Berdasarkan rasio keuangan diatas, kondisi perusahaan per 31 Desember
          2022 adalah sebagai berikut;




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                                     41
Page 78
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



          Rasio Likuiditas menunjukkan kemampuan suatu perusahaan untuk
          memenuhi liabilitas keuangannya yang harus segera dipenuhi atau
          kemampuan perusahaan untuk memenuhi liabilitas keuangan dalam jangka
          pendek (pada saat ditagih). Current ratio (rasio lancar) per 31 Desember
          2022 sebesar 6,15 kali yang menunjukkan bahwa Perseroan mampu
          memenuhi liabilitas keuangan dalam jangka pendek. Sedangkan rasio
          cepat Perseroan per 31 Desember 2022 adalah sebesar 4,97. Hal ini
          menunjukkan perusahaan mampu dalam menggunakan aset lancar tanpa
          persediaan untuk menutupi utang jangka pendeknya.

          Rasio Aktivitas digunakan untuk mengukur efisiensi penggunaan dana
          yang tertanam pada aset serta untuk melihat seberapa besar optimalisasi
          Perseroan dalam menggunakan asetnya untuk memperoleh pendapatan
          dan laba usaha. Per 31 Desember 2022 Total asset turnover (perputaran
          aset) 0,90 x, sedangkan sales to current assets ratio 0,98 x.

          Rasio Solvabilitas atau leverage menunjukkan kemampuan suatu
          perusahaan untuk memenuhi seluruh liabilitasnya baik jangka pendek
          maupun jangka panjang. Total Debt to Equity Ratio (DER) / rasio hutang
          atas modal Perseroan pada per 31 Desember 2022 sebesar 18,03 persen
          yang menunjukkan bahwa total liabilitas Perseroan lebih kecil dari ekuitas
          Perseroan sehingga seluruh kewajiban Perseroan mampu ditutupi oleh
          ekuitas. Sementara itu Debt to Total Asset Ratio per 31 Desember 2022
          sebesar 15,27 persen yang menunjukkan bahwa perbandingan
          antara total utang dengan total aktiva dimana total aset yang dimiliki
          perusahaan dapat menutupi seluruh kewajiban perusahaan.

          Rasio Profitabilitas menunjukkan kemampuan Perseroan dalam
          menghasilkan laba selama periode tertentu. Profitabilitas suatu perusahaan
          diukur dengan keberhasilan menggunakan asetnya secara produktif,
          dengan demikian profitabilitas suatu perusahaan juga dapat diketahui
          dengan memperbandingkan antara laba yang diperoleh dengan jumlah aset
          atau modal pada suatu periode tertentu. Return on Asset (ROA) Perseroan
          per 31 Desember 2022 sebesar 13,31 persen. Return on Equity (ROE)
          Perseroan adalah sebesar 15,71 pada 31 Desember 2022. Net Profit Margin
          (NPM) Perseroan sebesar 14,72 persen yang menunjukkan bahwa
          Perseroan mampu untuk menghasilkan laba.


2.4.3.    Penilaian atas Proyeksi Keuangan Perseroan

          Berikut ini adalah proyeksi keuangan sebelum dan setelah Transaksi yang
          diperoleh dari manajemen Perseroan :




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                              42
Page 79
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



2.4.3.1.   Proyeksi Posisi Keuangan Sebelum Transaksi

           Berikut ini disajikan proyeksi posisi keuangan konsolidasi Perseroan
           sebelum Transaksi dengan asumsi sebagai berikut:

            Proyeksi posisi keuangan disusun oleh Perseroan yang berakhir pada 31
             Desember 2027.
            Proyeksi posisi keuangan tersebut tidak dilakukan penyesuaian dan
             normalisasi.

           Tabel 2.12. Proyeksi Posisi Keuangan Perseroan (Dalam Ribuan Rupiah)
                                       2023              2024         2025           2026         2027
                 Keterangan
                                     Proyeksi        Proyeksi     Proyeksi        Proyeksi    Proyeksi
           Aset Lancar              54.924.158     58.765.242    63.358.156   69.582.777      77.013.233
           Aset Tidak Lancar        11.275.792     15.068.136    18.498.400   21.585.803      24.319.484
           Total Aset               66.199.950     73.833.377    81.856.556   91.168.581     101.332.717
           Liabilitas J. Pendek     10.547.285     12.472.371    13.908.243   15.713.498      17.408.209
           Liabilitas J. Panjang       156.967        167.955      179.711         192.291      205.752
           Total Liabilitas         10.704.252     12.640.326    14.087.954   15.905.789      17.613.961
           Total Ekuitas           55.495.698       61.193.052   67.768.602   75.262.792      83.718.756
           Sumber : Laporan Manajemen Perseroan (diolah)

           Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan di atas, diperkirakan total aset
           Perseroan tahun 2023 sampai dengan tahun 2027 mengalami peningkatan
           setiap tahunnya dengan laju pertumbuhan majemuk tahunan (Compound
           Annual Growth Rate/CAGR) sebesar 16,53% per tahun. Kenaikan tersebut
           sebagian besar berasal dari peningkatan kas dan bank, piutang usaha,
           piutang lain – lain, persediaan, biaya dibayar dimuka, uang muka proyek
           dan aset tetap Perseroan.

           Total liabilitas Perseroan selama masa proyeksi yaitu tahun 2023 sampai
           dengan tahun 2027 mengalami peningkatan setiap tahunnya dengan laju
           pertumbuhan majemuk tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR)
           sebesar 19,59% per tahun. Kenaikan tersebut sebagian besar berasal dari
           peningkatan utang usaha, beban akrual dan utang pajak Perseroan.

           Total ekuitas Perseroan selama masa proyeksi yaitu tahun 2023 sampai
           dengan tahun 2027 juga mengalami peningkatan setiap tahunnya dengan
           laju pertumbuhan majemuk tahunan (Compound Annual Growth
           Rate/CAGR) sebesar 15,95% per tahun. Kenaikan tersebut disebabkan
           oleh adanya kenaikan saldo laba Perseroan.




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                                  43
Page 80
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



2.4.3.2.   Proyeksi Posisi Keuangan Setelah Transaksi

           Berikut ini disajikan proyeksi posisi keuangan konsolidasi Perseroan setelah
           Transaksi dengan asumsi sebagai berikut:

            Proyeksi posisi keuangan disusun oleh Perseroan yang berakhir pada 31
             Desember 2027.
            Proyeksi posisi keuangan tersebut tidak dilakukan penyesuaian dan
             normalisasi.

           Tabel 2.13. Proyeksi Posisi Keuangan Perseroan (Dalam Ribuan Rupiah)
                                           2023          2024           2025          2026         2027
                   Keterangan
                                        Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi      Proyeksi     Proyeksi
           Aset Lancar                 66.358.266      74.507.754     82.522.501    93.187.485   106.611.354
           Aset Tidak Lancar           36.607.622      39.232.693     41.495.685    43.415.815    44.982.223
           Total Aset                 102.965.888     113.740.447    124.018.186   136.603.300   151.593.577
           Liabilitas J. Pendek          8.832.049     12.472.371     13.908.243    15.713.498    17.408.209
           Liabilitas J. Panjang          156.967         167.955       179.711       192.291       205.752
           Total Liabilitas              8.989.016     12.640.326     14.087.954    15.905.789    17.613.961
           Total Ekuitas               93.976.871      101.100.121   109.930.232   120.697.511   133.979.616
           Sumber : Laporan Manajemen Perseroan (diolah)

           Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan di atas setelah Transaksi,
           diperkirakan total aset Perseroan tahun 2023 sampai dengan tahun 2027
           mengalami peningkatan setiap tahunnya dengan laju pertumbuhan
           majemuk tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR) sebesar
           26,31% per tahun. Kenaikan tersebut sebagian besar berasal dari
           peningkatan kas dan bank, piutang usaha, piutang lain – lain, persediaan,
           biaya dibayar dimuka, uang muka proyek, aset tetap serta adanya investasi
           penyertaan oleh Perseroan.

           Total liabilitas Perseroan selama masa proyeksi yaitu tahun 2023 sampai
           dengan tahun 2027 mengalami peningkatan setiap tahunnya dengan laju
           pertumbuhan majemuk tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR)
           sebesar 19,59% per tahun. Kenaikan tersebut sebagian besar berasal dari
           peningkatan utang usaha, beban akrual dan utang pajak Perseroan.

           Total ekuitas Perseroan selama masa proyeksi yaitu tahun 2023 sampai
           dengan tahun 2027 juga mengalami peningkatan setiap tahunnya dengan
           laju pertumbuhan majemuk tahunan (Compound Annual Growth
           Rate/CAGR) sebesar 27,38% per tahun. Kenaikan tersebut disebabkan
           oleh adanya kenaikan modal saham, tambahan modal disetor dan kenaikan
           saldo laba Perseroan.




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                                         44
Page 81
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



2.4.3.3.   Proyeksi Laba Rugi Sebelum Transaksi

           Asumsi-asumsi yang digunakan antara lain:

           1. Proyeksi yang digunakan berdasarkan business plan yang disusun oleh
              Perseroan untuk periode 2023-2027.
           2. Proyeksi laba rugi diasumsikan tanpa adanya Transaksi akuisisi saham
              KS dan KIS serta pembelian merek Ergas dan Kians.
           3. Tingkat pertumbuhan pendapatan rata-rata CAGR sebelum Transaksi
              adalah 13,53% per tahun selama masa proyeksi.
           4. Beban pokok penjualan rata-rata sebesar 76,03% terhadap penjualan
              per tahun selama masa proyeksi 2023-2027.
           5. Pertumbuhan laba kotor rata-rata CAGR sebesar 10,94% per tahun
              selama masa proyeksi.
           6. Pertumbuhan laba usaha rata-rata CAGR sebesar 11,02% per tahun
              selama masa proyeksi.
           7. Pertumbuhan laba bersih rata-rata CAGR sebesar 9,21% per tahun
              selama masa proyeksi.
           8. Net Profit Margin (NPM) Perseroan rata-rata sebesar 11,68% pertahun
              selama masa proyeksi.

           Berikut ini disajikan proyeksi laba rugi konsolidasi Perseroan sebelum
           Transaksi :

           Tabel 2.14. Proyeksi Laba Rugi Perseroan (Dalam Ribuan Rupiah)
                                     2023          2024          2025         2026         2027
               Keterangan
                                  Proyeksi        Proyeksi      Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi
           Penjualan              49.659.761      56.938.032    64.473.194   72.283.688    80.387.415
           Beban Pokok
                                  37.754.519      43.287.925    49.016.636   54.954.672    61.115.642
           Penjualan
           Laba Kotor             11.905.242      13.650.107    15.456.558   17.329.016    19.271.773
           Laba Usaha              6.934.696       8.161.897     9.443.722   10.784.296    12.187.600
           Laba Sebelum Pajak      6.934.696       8.161.897     9.443.722   10.784.296    12.187.600
           Beban Pajak             1.386.939        1.632.379    1.888.744    2.156.859     2.437.520
           Laba Bersih Tahun
                                   5.547.756        6.529.517    7.554.977    8.627.437     9.750.080
           Berjalan
           Sumber : Laporan Manajemen Perseroan (diolah)




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                                  45
Page 82
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



2.4.3.4.   Proyeksi Laba Rugi Setelah Transaksi

           Asumsi-asumsi yang digunakan antara lain:

           1. Proyeksi yang digunakan berdasarkan business plan yang disusun oleh
              Perseroan untuk periode 2023-2027.
           2. Proyeksi laba rugi diasumsikan setelah dilakukan Transaksi akuisisi
              saham KS dan KIS serta pembelian merek Ergas dan Kians.
           3. Tingkat pertumbuhan pendapatan rata-rata CAGR sebelum Transaksi
              adalah 15,68% per tahun selama masa proyeksi.
           4. Beban pokok penjualan rata-rata sebesar 74,79% terhadap penjualan
              per tahun selama masa proyeksi 2023 -2027.
           5. Pertumbuhan laba kotor rata-rata CAGR sebesar 14,30% per tahun
              selama masa proyeksi.
           6. Pertumbuhan laba usaha rata-rata CAGR sebesar 16,16% per tahun
              selama masa proyeksi.
           7. Pertumbuhan laba bersih rata-rata CAGR sebesar 21,58% per tahun
              selama masa proyeksi.
           8. Net Profit Margin (NPM) Perseroan rata-rata sebesar 17,30% pertahun
              selama masa proyeksi.

           Berikut ini disajikan proyeksi laba rugi konsolidasi Perseroan setelah
           Transaksi :

           Tabel 2.15. Proyeksi Laba Rugi Perseroan (Dalam Ribuan Rupiah)
                                     2023          2024          2025         2026         2027
               Keterangan
                                  Proyeksi        Proyeksi      Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi
           Penjualan              49.659.761      57.342.380    66.213.541   76.457.115    88.285.423
           Beban Pokok
                                  36.712.325      43.222.218    49.728.334   57.240.980    65.915.870
           Penjualan
           Laba Kotor             12.947.436      14.120.162    16.485.206   19.216.135    22.369.553
           Laba Usaha              7.976.889       8.631.951    10.472.370   12.671.415    15.285.380
           Laba Sebelum Pajak     10.020.308      10.955.873    13.231.955   16.085.932    19.727.094
           Beban Pajak             1.595.378        1.726.390    2.094.474    2.534.283     3.057.076
           Laba Bersih Tahun
                                   8.424.930        9.229.483   11.137.481   13.551.649    16.670.018
           Berjalan
           Sumber : Laporan Manajemen Perseroan (diolah)




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                                  46
Page 83
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



2.4.3.5.   Proyeksi Arus Kas Sebelum Transaksi

           Perkembangan arus kas Perseroan sebelum Transaksi selama masa
           proyeksi dapat dilihat pada tabel berikut:

           Tabel 2.16. Proyeksi Arus Kas Perseroan (Dalam Ribuan Rupiah)
                                      2023            2024          2025          2026          2027
               Keterangan
                                    Proyeksi        Proyeksi       Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi
           Arus Kas Dari
                                    -1.408.438      14.696.309      5.988.403     7.613.556      8.798.134
           Aktivitas Operasi
           Arus Kas Dari
                                    -8.366.115       -5.012.527     -5.000.448    -5.007.587    -5.003.864
           Aktivitas Investasi
           Arus Kas Dari
                                   10.000.000          -832.163      -979.428     -1.133.247    -1.294.115
           Aktivitas Pendanaan
           Kas dan Setara Kas
                                   15.047.119       15.272.566     24.124.184    24.132.711    25.605.433
           Awal Tahun
           Kas dan Setara Kas
                                   15.272.566       24.124.184     24.132.711    25.605.433    28.105.588
           Akhir Tahun
           Sumber : Laporan Manajemen Perseroan (diolah)



2.4.3.6.   Proyeksi Arus Kas Setelah Transaksi

           Perkembangan arus kas Perseroan setelah Transaksi selama masa
           proyeksi dapat dilihat pada tabel berikut:

           Tabel 2.17. Proyeksi Arus Kas Perseroan                                 (Dalam Ribuan Rupiah)
                                        2023           2024          2025         2026          2027
                Keterangan
                                     Proyeksi        Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi
           Arus Kas Dari Aktivitas
                                         45.317       12.875.587    9.758.442    12.689.505    15.831.682
           Operasi
           Arus Kas Dari Aktivitas
                                    -33.989.763       -5.012.527    -5.000.448    -5.007.587    -5.003.864
           Investasi
           Arus Kas Dari Aktivitas
                                     45.604.000       -2.106.232    -2.307.371    -2.784.370    -3.387.912
           Pendanaan
           Kas dan Setara Kas
                                     15.047.119       26.706.673   32.463.501    34.914.124    39.811.672
           Awal Tahun
           Kas dan Setara Kas
                                     26.706.673       32.463.501   34.914.124    39.811.672    47.251.578
           Akhir Tahun
           Sumber : Laporan Manajemen Perseroan (diolah)




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                                       47
Page 84
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



2.4.4.     Analisis Rasio Keuangan atas Proyeksi Keuangan Perseroan

           Analisis rasio keuangan atau financial ratio adalah merupakan suatu alat
           analisis yang digunakan oleh perusahaan untuk menilai kinerja keuangan
           berdasarkan data perbandingan masing-masing pos yang terdapat di
           laporan keuangan seperti posisi keuangan, laba rugi dan arus kas dalam
           periode tertentu.

           Berdasarkan atas proyeksi keuangan yang disampaikan oleh manajemen
           Perseroan, maka dapat diperoleh analis rasio atas proyeksi tersebut
           sebagai berikut :


2.4.4.1.   Rasio Keuangan Sebelum Transaksi

           Rasio keuangan Perseroan sebelum Transaksi selama masa proyeksi
           dapat dilihat pada tabel berikut :

           Tabel 2.18. Rasio Keuangan Sebelum Transaksi
                       Keterangan               2023      2024      2025     2026     2027

           Rasio Likuiditas
           - Current Ratio (x)                     5,21      4,71     4,56     4,43     4,42
           - Quick Ratio (x)                       3,42      3,84     3,67     3,55     3,55
           - Working Capital to Total Asset
                                                  43,96     30,03    30,93    31,00    31,09
           Ratio (%)
           Rasio Aktivitas
           - Inventory Turnover (x)                2,00      4,00     4,00     4,00     4,00
           - Fixed Asset Turnover (x)              4,57      3,89     3,57     3,42     3,36
           - Total Asset Turnover (x)              0,75      0,77     0,79     0,79     0,79
           - Sales To Current Asset Ratio (x)      0,90      0,97     1,02     1,04     1,04
           Rasio Solvabilitas
           - Total Debt to Aset Ratio (%)         16,17     17,12    17,21    17,45    17,38
           - Total Debt to Equity Ratio (%)       19,29     20,66    20,79    21,13    21,04
           Rasio Profitabilitas
           - Gross Profit Margin (%)              23,97     23,97    23,97    23,97    23,97
           - EBT Margin (%)                       13,96     14,33    14,65    14,92    15,16
           - Net Profit Margin (%)                11,17     11,47    11,72    11,94    12,13
           - Return on Equity / ROE (%)           10,00     10,67    11,15    11,46    11,65
           - Return on Asset / ROA (%)             8,38      8,84     9,23     9,46     9,62

           Berdasarkan rasio keuangan diatas, kondisi Perseroan sebelum Transaksi
           selama masa proyeksi adalah sebagai berikut:




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                          48
Page 85
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



          Rasio Likuiditas
          Tingkat likuiditas perusahaan dihitung berdasarkan perbandingan antara
          aset lancar dibandingkan dengan liabilitas lancar yang mencerminkan
          kemampuan perusahaan dalam memenuhi liabilitas jangka pendeknya.
          Terdapat dua indikator utama dalam mengukur tingkat likuiditas, yaitu rasio
          lancar (current ratio) dan rasio cepat (quick ratio). Rata-rata rasio lancar
          Perseroan selama masa proyeksi adalah 4,67 x. Sedangkan, rata-rata rasio
          cepat Perseroan adalah 3,61 x. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan
          mampu untuk menutupi kewajiban jangka pendeknya selama masa
          proyeksi.

          Rasio Aktivitas
          Rasio aktivitas adalah rasio yang mengukur seberapa efektif perusahaan
          dalam memanfaatkan semua sumber daya yang ada padanya. Semua rasio
          aktivitas ini melibatkan perbandingan antara tingkat penjualan dan investasi
          pada berbagai jenis aktiva. Terdapat indikator dalam mengukur rasio
          aktivitas. Rata – rata total aset turnover (perputaran aset) selama masa
          proyeksi adalah 0,78 kali dan sales to current assets ratio sebesar 0,99 kali.
          Hal ini menunjukkan Perseroan cukup mampu menerapkan efektifitas dan
          efisiensi dalam penggunaan dana terhadap aktiva.

          Rasio Solvabilitas
          Tingkat solvabilitas menunjukkan kemampuan perusahaan untuk
          memenuhi seluruh liabilitasnya, yang diukur dengan menggunakan dua
          indikator, yaitu melalui perbandingan antara jumlah liabilitas terhadap
          jumlah aset dan melalui perbandingan antara jumlah aktiva terhadap jumlah
          ekuitas. Rata-rata Debt to Equity Ratio (DER) sebelum Transaksi Perseroan
          selama masa proyeksi adalah 20,58%. Sedangkan rata-rata Debt to Asset
          Ratio selama masa proyeksi adalah 17,07%. Liabilitas Perseroan lebih kecil
          jika dibandingkan dengan total ekuitas sehingga hal menunjukkan secara
          proporsional wajar.

          Rasio Profitabilitas
          Return on asset (ROA) menunjukkan kemampuan Perseroan dalam
          menghasilkan laba bersih dari aset yang dimilikinya. Rata-rata ROA selama
          masa proyeksi adalah 9,11%. Sementara Return on Equity (ROE)
          menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba bersih
          dari ekuitas yang ditanamkan. Rata-rata ROE selama masa proyeksi -
          10,98%. Selanjutnya adalah NPM (Net Profit Margin) adalah kemampuan
          perusahaan dalam menghasilkan laba bersih terhadap penjualan. Adapun
          rata-rata NPM Perseroan selama masa proyeksi adalah 11,68%. Hal ini
          menunjukkan bahwa Perseroan cukup efektif untuk menghasilkan laba.




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                  49
Page 86
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



2.4.4.2.   Rasio Keuangan Setelah Transaksi

           Rasio keuangan Perseroan setelah Transaksi selama masa proyeksi dapat
           dilihat pada tabel berikut:

           Tabel 2.19. Rasio Keuangan Setelah Transaksi
                       Keterangan               2023      2024      2025      2026     2027

           Rasio Likuiditas
           - Current Ratio (x)                     7,51      5,97      5,93     5,93     6,12
           - Quick Ratio (x)                       5,38      4,82      4,76     4,76     4,95
           - Working Capital to Total Asset
                                                  29,93     26,00     27,17    27,57    27,67
           Ratio (%)
           Rasio Aktivitas
           - Inventory Turnover (x)                1,94      3,00      3,04     3,12     3,24
           - Fixed Asset Turnover (x)              4,57      3,91      3,66     3,61     3,70
           - Total Asset Turnover (x)              0,48      0,50      0,53     0,56     0,58
           - Sales To Current Asset Ratio (x)      0,75      0,77      0,80     0,82     0,83
           Rasio Solvabilitas
           - Total Debt to Aset Ratio (%)          8,73     11,11     11,36    11,64    11,62
           - Total Debt to Equity Ratio (%)        9,57     12,50     12,82    13,18    13,15
           Rasio Profitabilitas
           - Gross Profit Margin (%)              26,07     24,62     24,90    25,13    25,34
           - EBT Margin (%)                       20,18     19,11     19,98    21,04    22,34
           - Net Profit Margin (%)                16,97     16,10     16,82    17,72    18,88
           - Return on Equity / ROE (%)            8,96      9,13     10,13    11,23    12,44
           - Return on Asset / ROA (%)             8,18      8,11      8,98     9,92    11,00

           Adapun dampak dari Transaksi yaitu, rata rata Net Profit Margin (NPM)
           meningkat dari 11,68% menjadi 17,30%. Sedangkan rata rata Return on
           Equity mengalami perubahan dari 10,98% sebelum ada Transaksi menjadi
           rata-rata sebesar 10,38% setelah Transaksi. Sementara itu dampak
           terhadap peningkatan rata-rata Return on Asset Perseroan menjadi
           meningkat dari 9,11% menjadi 9,24%. Pada rasio solvabilitas juga
           mengalami perbaikan dengan adanya Transaksi dapat dilihat pada Debt to
           Equity Ratio dan Debt to Aset Ratio yang semakin kecil sehingga seluruh
           kewajiban perusahaan dapat ditutupi oleh total aset dan total ekuitas
           Perseroan.


2.4.5.     Proforma Laporan Keuangan Sebelum dan Setelah Transaksi

           Berikut adalah proforma laporan keuangan Perseroan sebelum dan
           sesudah dilakukan Transaksi yang dipersiapkan oleh manajemen
           Perseroan dan telah direview oleh Kantor Akuntan Publik Mennix dan
           Rekan.



Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                      50
Page 87
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



2.4.5.1.   Proforma Laporan Posisi Keuangan

           Proforma laporan posisi keuangan setelah transaksi dengan adanya
           penggabungan usaha sebagai berikut:

           Tabel 2.20. Proforma Posisi Keuangan                                  (Dalam Ribuan Rupiah)
                                                                                        Proforma
                                                                                    Transaksi Setelah
                                                      Historis      Penyesuian
                       KETERANGAN                                                    Penggabungan
                                                    30 April 2023    Proforma
                                                                                         Usaha
                                                                                      30 April 2023
            ASET
            Aset Lancar
             Kas dan setara kas                      10.368.468      16.484.915          26.853.383
             Investasi jangka pendek                      7.640           6.939              14.579
             Piutang usaha
                - Pihak berelasi                        2.642.365        197.005           2.839.370
                - Pihak ketiga                          4.009.359      2.916.314           6.925.673
             Piutang lain – lain
                - Pihak berelasi                       2.664.585               -           2.664.585
                - Pihak ketiga                           160.471          17.767             178.238
             Persediaan                              12.145.300       1.789.964          13.935.264
             Biaya dibayar dimuka                     3.399.444         114.814           3.514.258
             Pajak dibayar dimuka                       763.886          68.547             832.433
             Uang muka pembelian                      8.328.914         297.552           8.626.466
                Jumlah Aset Lancar                    44.490.432      21.893.817          66.384.249
            Aset Tidak Lancar
             Investasi saham                                   -              -                  -
             Taksiran tagihan pajak penghasilan                -         36.298             36.298
             Aset pajak tangguhan – bersih                85.868        165.050            250.918
             Aset takberwujud – bersih                         -      9.630.000          9.630.000
             Aset tetap – bersih                       7.632.452      1.715.049          9.347.501
             Aset tidak lancar lainnya                   375.000              -            375.000
                Jumlah Aset Tidak Lancar                8.093.320     11.546.397         19.639.717
            TOTAL ASET                                52.583.752      33.440.214         86.023.966
            LIABILITAS DAN EKUITAS
            LIABILITAS
            Liabilitas Jangka Pendek
             Utang usaha
                 - Pihak berelasi                        133.200               -             133.200
                 - Pihak ketiga                          247.480         401.752             649.232
             Utang lain - lain
                 - Pihak berelasi                               -        350.000             350.000
                 - Pihak ketiga                           375.000              -             375.000
             Beban masih harus dibayar                    74.508        245.808             320.316
             Utang pajak                                 401.210        146.552             547.762
                 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek        1.231.398      1.144.112           2.375.510
            Liabilitas Jangka Panjang
             Utang diestimasi atas imbalan kerja         296.792        661.250             958.042
                 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang         296.792        661.250             958.042
            JUMLAH LIABILITAS                           1.528.190      1.805.362           3.333.552


Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                                    51
Page 88
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



                                                                                              Proforma
                                                                                          Transaksi Setelah
                                                        Historis          Penyesuian
                       KETERANGAN                                                          Penggabungan
                                                      30 April 2023        Proforma
                                                                                               Usaha
                                                                                            30 April 2023
            EKUITAS
             Modal saham                                40.000.000          13.368.000        53.368.000
             Tambahan modal disetor                              -          18.198.291        18.198.291
             Saldo laba                                 11.164.529                   -        11.164.529
             Penghasilan komprehensif lain                -108.967                   -          -108.967
             Kepentingan non pengendali                          -              68.561            68.561
                Jumlah Ekuitas                           51.055.562          31.634.852        82.690.414
            JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                52.583.752          33.440.214        86.023.966
          Sumber : Laporan Proforma dari Kantor Akuntan Publik Mennix dan Rekan

          Berdasarkan proforma posisi keuangan diatas terdapat penyesuaian pada :
          1. Ringkasan Laporan Posisi Keuangan Perseroan diambil dari Laporan
             Keuangan Perseroan pada tanggal 30 April 2023 yang telah diaudit.
          2. Penyesuaian dilakukan dengan asumsi bahwa penawaran perdana
             (IPO) Saham Perusahaan telah berlangsung dan Penggunaan Dana
             Penawaran Umum Saham telah dilaksanakan sesuai dengan rencana
             Penawaran Umum Saham.
          3. Ringkasan     Laporan     Posisi   Keuangan       Sebelum    Transaksi
             Penggabungan Usaha diambil dari Laporan Keuangan Entitas pada
             tanggal 30 April 2023 yang telah diaudit dan dilakukan penyesuaian
             dengan asumsi bahwa Penawaran Umum Saham Perusahaan telah
             berlangsung dan Penggunaan Dana Penawaran Umum Saham telah
             dilaksanakan sesuai dengan rencana Penawaran Umum Saham.
          4. Ringkasan Laporan Posisi Keuangan KIS diambil dari Laporan
             Keuangan KIS pada tanggal 30 April 2023 yang telah diaudit.
          5. Ringkasan Laporan Posisi Keuangan KS diambil dari Laporan
             Keuangan KS pada tanggal 30 April 2023 yang telah diaudit.
          6. Penyesuaian akun Investasi Saham yaitu:
             • Sebesar Rp4.311.648 ribu digunakan untuk berinvestasi
                mengakuisisi 99% saham KIS.
             • Sebesar Rp11.682.000 ribu digunakan untuk berinvestasi
                mengakuisisi 99% saham KS.
          7. Penyesuaian akun Modal Saham sebesar Rp 1.700.000 ribu timbul dari
             jurnal eliminasi akibat Transaksi penggabungan usaha KIS dan KS
             menjadi anak usaha Perseroan.
          8. Penyesuaian akun Tambahan Modal Disetor sebesar Rp9.231.609 ribu
             berasal dari:
             • Sebesar Rp25.500.000 ribu timbul dari jurnal eliminasi akibat
                Transaksi penggabungan usaha KS menjadi anak usaha Perseroan.
             • Sebesar Rp2.807.059 ribu merupakan penyesuaian atas tambahan
                modal disetor dari kombinasi bisnis entitas sepengendali yang timbul
                dari Transaksi penggabungan usaha KIS menjadi anak usaha
                Perseroan.


Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                                         52
Page 89
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



              • Sebesar Rp6.399.050 ribu merupakan penyesuaian atas tambahan
                 modal disetor dari kombinasi bisnis entitas sepengendali yang timbul
                 dari Transaksi penggabungan usaha KS menjadi anak usaha
                 Perseroan.
          9. Penyesuaian atas akun Saldo Laba sebesar Rp5.299.378 ribu timbul
              dari jurnal eliminasi akibat Transaksi penggabungan usaha KIS dan KS
              menjadi anak usaha Perseroan.
          10. Penyesuaian atas akun Penghasilan Komprehensif Lain sebesar
              Rp168.778 ribu berasal dari: - sebesar Rp81.655 ribu timbul dari jurnal
              eliminasi akibat Transaksi penggabungan usaha KIS menjadi anak
              usaha KSM. - sebesar Rp87.123 ribu timbul dari jurnal eliminasi akibat
              Transaksi penggabungan usaha KS menjadi anak usaha Perseroan.
          11. Penyesuaian atas akun Kepentingan Non Pengendali sebesar
              Rp68.561 ribu berasal dari: - sebesar Rp15.198 ribu timbul dari jurnal
              eliminasi akibat Transaksi penggabungan usaha KIS menjadi anak
              usaha KSM. - sebesar Rp53.363 ribu timbul dari jurnal eliminasi akibat
              Transaksi penggabungan usaha KS menjadi anak usaha Perseroan.

          Penyesuaian Perseroan:
          1. Penyesuaian penambahan atas akun kas dan setara kas sebesar
             Rp40.772.400 ribu adalah penyesuaian laporan proforma yang dibuat
             dengan asumsi Penawaran Umum Saham berhasil dilaksanakan
             dengan harga penawaran saham Rp122/lembar saham, yang berasal
             dari: - sebesar Rp13.368.000 ribu merupakan penyesuaian atas akun
             Modal Saham yang timbul pada saat penawaran perdana (IPO) -
             sebesar Rp27.404.400 ribu merupakan penyesuaian atas akun
             Tambahan Modal Disetor yang timbul pada saat penawaran perdana
             (IPO)
          2. Penyesuaian pengurangan atas akun kas dan setara kas sebesar
             Rp25.623.648 ribu berasal dari: - sebesar Rp4.311.648 ribu digunakan
             untuk berinvestasi mengakuisisi 99% saham KIS - sebesar
             Rp11.682.000 ribu digunakan untuk berinvestasi mengakuisisi 99%
             saham KS - sebesar Rp7.630.000 ribu digunakan untuk mengakuisisi
             merek ERGAS dari EKI sebesar Rp2.000.000 ribu digunakan untuk
             mengakuisisi merek KIANS dari EKI.




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                               53
Page 90
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



2.4.5.2.   Proforma Laporan Laba Rugi

           Tabel 2.21. Proforma Laba Rugi                                      (Dalam Ribuan Rupiah)
                                                                                       Proforma
                                                                                   Transaksi Setelah
                                                  Historis        Penyesuian
                     KETERANGAN                                                     Penggabungan
                                                30 April 2023      Proforma
                                                                                        Usaha
                                                                                     30 April 2023
            PENJUALAN - NETO                         12.375.275        4.064.492          16.439.767
            BEBAN POKOK PENJUALAN                     7.879.614        2.320.470          10.200.084
            LABA BRUTO                                4.495.661        1.744.022           6.239.683
            Pendapatan lain – lain                       53.103          147.749             200.852
            Beban umum dan administrasi              -2.675.728       -1.873.974          -4.549.702
            Beban lain - lain                          -321.532          -13.848            -335.380
            LABA SEBELUM PAJAK                        1.551.504            3.949           1.555.453
            Manfaat (beban) pajak penghasilan          -343.255           -5.382            -348.637
            LABA NETO TAHUN BERJALAN                  1.208.249           -1.433           1.206.816


           Berdasarkan proforma laba rugi Perseroan diatas terdapat penyesuaian
           antara sebelum dan setelah Transaksi, sehingga proforma laba rugi
           mengalami perubahan atas dampak dari akuisisi KS, KIS, Merek Ergas dan
           Merek Kians.

           1. Penyesuaian atas akun Pendapatan Lain-lain berasal dari:
              • Sebesar Rp173.250 ribu timbul dari Transaksi penggabungan usaha
                KIS menjadi anak usaha KSM.
              • Dikurangi sebesar Rp31.431 ribu timbul dari Transaksi
                penggabungan usaha KS menjadi anak usaha Perseroan.
           2. Penyesuaian atas akun Kepentingan Non Pengendali berasal dari
              Berkurang sebesar Rp1.750 ribu timbul dari Transaksi penggabungan
              usaha KIS menjadi anak usaha KSM. Sebesar Rp317 ribu timbul dari
              Transaksi penggabungan usaha KS menjadi anak usaha Perseroan.


2.4.6.     Analisis Inkremental

           Dalam evaluasi Pendapat Kewajaran atas Transaksi ini, kami juga
           melakukan analisis inkremental dengan mempertimbangkan hal-hal antara
           lain sebagai berikut:

           • Kontribusi nilai tambah terhadap perusahaan sebagai akibat dari
             transaksi yang akan dilakukan, termasuk dampaknya terhadap proyeksi
             keuangan Perseroan;
           • Biaya atau pendapatan yang relevan;
           • Informasi non-keuangan yang relevan;
           • Prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam menentukan
             nilai Transaksi dengan memperhatikan alternatif lain.



Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                                54
Page 91
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



2.4.6.1.   Konstribusi Nilai Tambah dan Dampak Terhadap Proyeksi Keuangan

           Dalam evaluasi Pendapat Kewajaran atas Transaksi ini, kami juga
           melakukan analisis konstribusi nilai tambah dilihat dengan membandingkan
           proyeksi posisi keuangan, laba rugi dan arus kas Perseroan sebelum
           dilakukannya Transaksi dan setelah dilakukannya Transaksi.

           Tabel 2.22. Analisis Nilai Tambah Proyeksi Posisi Keuangan                (Dalam Ribuan Rupiah)
                                                                   PROYEKSI
                Keterangan
                                     2023F            2024F           2025F        2026F          2027F
            Total Aset
            Sebelum Transaksi         66.199.950     73.833.377      81.856.556    91.168.581   101.332.717
            Setelah Transaksi       102.965.888     113.740.447     124.018.186   136.603.300   151.593.577
            Selisih                   36.765.938     39.907.070      42.161.630    45.434.719    50.260.860
            Total Liabilitas
            Sebelum Transaksi         10.704.252     12.640.326      14.087.954    15.905.789    17.613.961
            Setelah Transaksi          8.989.016     12.640.326      14.087.954    15.905.789    17.613.961
            Selisih                   -1.715.236               -              -             -             -
            Total Ekuitas
            Sebelum Transaksi         55.495.698     61.193.052      67.768.602    75.262.792    83.718.756
            Setelah Transaksi         93.976.871    101.100.121     109.930.232   120.697.511   133.979.616
            Selisih                  38.481.173       39.907.069     42.161.630    45.434.719    50.260.860
           Sumber : Laporan Manajemen Perseroan (diolah)

           Berdasarkan analisis tersebut di atas, proyeksi jumlah aset Perseroan
           sebelum Transaksi masing-masing adalah sebesar Rp66,20 miliar pada
           tahun 2023 menjadi Rp101,33 miliar pada tahun 2027. Selanjutnya,
           proyeksi jumlah aset Perseroan setelah Transaksi masing-masing adalah
           sebesar Rp102,96 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp151,59 miliar pada
           tahun 2027.

           Proyeksi jumlah liabilitas Perseroan sebelum Transaksi masing-masing
           adalah sebesar Rp10,70 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp17,61 miliar
           pada tahun 2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah liabilitas Perseroan setelah
           Transaksi masing-masing adalah sebesar Rp8,98 miliar pada tahun 2023
           menjadi Rp17,61 miliar pada tahun 2027.

           Proyeksi jumlah ekuitas Perseroan sebelum Transaksi masing-masing
           adalah sebesar Rp55,49 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp83,71 miliar
           pada tahun 2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah ekuitas Perseroan setelah
           Transaksi masing-masing adalah sebesar Rp93,97 miliar pada tahun 2023
           menjadi Rp133,97 miliar pada tahun 2027.

           Dengan demikian, berdasarkan proyeksi posisi keuangan tersebut di atas,
           setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan berpotensi memperoleh
           tambahan pendapatan serta meningkatkan laba Perseroan sehingga kas


Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                                       55
Page 92
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



          dan ekuitas akan bertambah yang dapat meningkatkan kinerja keuangan
          Perseroan pada masa yang akan datang.

          Analisis konstribusi nilai tambah juga dapat dilihat dengan membandingkan
          laba rugi Perseroan sebelum dilakukannya Transaksi dan setelah
          dilakukannya Transaksi.

          Tabel 2.23. Analisis Nilai Tambah Proyeksi Laba Rugi                 (Dalam Ribuan Rupiah)
                                                               PROYEKSI
             Keterangan
                                2023F            2024F            2025F       2026F         2027F
            Pendapatan
            Sebelum
                                49.659.761       56.938.032      64.473.194   72.283.688   80.387.415
            Transaksi
            Setelah
                                49.659.761       57.342.380      66.213.541   76.457.115   88.285.423
            Transaksi
            Selisih                       -         404.348       1.740.347    4.173.427    7.898.008
            Beban Pokok
            Penjualan
            Sebelum
                                37.754.519       43.287.925      49.016.636   54.954.672   61.115.642
            Transaksi
            Setelah
                                36.712.325       43.222.218      49.728.334   57.240.980   65.915.870
            Transaksi
            Selisih              -1.042.194          -65.707       711.698     2.286.308    4.800.228
            Laba Kotor
            Sebelum
                                11.905.242       13.650.107      15.456.558   17.329.016   19.271.773
            Transaksi
            Setelah
                                12.947.436       14.120.162      16.485.206   19.216.135   22.369.553
            Transaksi
            Selisih              1.042.194          470.055       1.028.648    1.887.119    3.097.780
            Laba Usaha
            Sebelum
                                 6.934.696        8.161.897       9.443.722   10.784.296   12.187.600
            Transaksi
            Setelah
                                 7.976.889        8.631.951      10.472.370   12.671.415   15.285.380
            Transaksi
            Selisih              1.042.193          470.054       1.028.648    1.887.119    3.097.780
            Laba Bersih
            Tahun Berjalan
            Sebelum
                                 5.547.756        6.529.517       7.554.977    8.627.437    9.750.080
            Transaksi
            Setelah
                                 8.424.930        9.229.483      11.137.481   13.551.649   16.670.018
            Transaksi
            Selisih              2.877.174        2.699.966       3.582.504    4.924.212    6.919.938

          Proyeksi jumlah pendapatan Perseroan sebelum Transaksi masing-masing
          adalah sebesar Rp49,66 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp80,38 miliar
          pada tahun 2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah pendapatan Perseroan
          setelah Transaksi masing-masing adalah sebesar Rp49,66 miliar pada
          tahun 2023 menjadi Rp88,28 miliar pada tahun 2027.




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                                 56
Page 93
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



          Proyeksi laba bersih Perseroan sebelum Transaksi masing-masing adalah
          sebesar Rp5,54 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp9,75 miliar pada tahun
          2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah laba bersih Perseroan setelah Transaksi
          masing-masing adalah sebesar Rp8,42 miliar pada tahun 2023 menjadi
          Rp16,67 miliar pada tahun 2027. Terjadi peningkatan laba bersih Perseroan
          setelah Transaksi disebabkan oleh pendapatan atas investasi di penyertaan
          saham.

          Dengan demikian, berdasarkan proyeksi laporan laba rugi tersebut di atas,
          setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan berpotensi memperoleh
          tambahan laba tahun berjalan untuk periode yang berakhir pada tanggal-
          tanggal 31 Desember 2023 - 31 Desember 2027, sehingga diharapkan
          dapat meningkatkan kinerja keuangan Perseroan pada masa yang akan
          datang.

          Analisis konstribusi nilai tambah juga dilihat dengan membandingkan arus
          kas Perseroan sebelum dilakukannya Transaksi dan setelah dilakukannya
          Transaksi.

          Tabel 2.24. Analisis Nilai Tambah Proyeksi Arus Kas                    (Dalam Ribuan Rupiah)
                                                                 PROYEKSI
                 Keterangan
                                      2023F         2024F           2025F       2026F         2027F
            Kas dari Aktivitas
            Operasi
            Sebelum Transaksi         -1.408.438   14.696.309       5.988.403    7.613.556    8.798.134
            Setelah Transaksi            45.317    12.875.587       9.758.442   12.689.505   15.831.682
            Selisih                    1.453.755    -1.820.722      3.770.039    5.075.949    7.033.548
            Kas dari Aktivitas
            Investasi
            Sebelum Transaksi         -8.366.115    -5.012.527     -5.000.448   -5.007.587   -5.003.864
            Setelah Transaksi      -33.989.763      -5.012.527     -5.000.448   -5.007.587   -5.003.864
            Selisih                -25.623.648               -              -            -            -
            Kas dari Aktiivitas
            Pendanaan
            Sebelum Transaksi         10.000.000     -832.163        -979.428   -1.133.247   -1.294.115
            Setelah Transaksi         45.604.000    -2.106.232     -2.307.371   -2.784.370   -3.387.912
            Selisih                   35.604.000    -1.274.069     -1.327.943   -1.651.123   -2.093.797
            Kas Awal Tahun
            Sebelum Transaksi         15.047.119   15.272.566      24.124.184   24.132.711   25.605.433
            Setelah Transaksi         15.047.119   26.706.673      32.463.501   34.914.124   39.811.672
            Selisih                            -   11.434.107       8.339.317   10.781.413   14.206.239
            Kas Akhir Tahun
            Sebelum Transaksi         15.272.566   24.124.184      24.132.711   25.605.433   28.105.588
            Setelah Transaksi         26.706.673   32.463.501      34.914.124   39.811.672   47.251.578
            Selisih                   11.434.107    8.339.317      10.781.413   14.206.239   19.145.990




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                                   57
Page 94
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



           Berdasarkan tabel diatas, terdapat perbedaan cukup signifikan arus kas
           Perseroan antara sebelum dan sesudah dilaksanakannya transaksi yaitu
           pada arus kas aktivitas operasi menjadi meningkat yang menunjukkan
           bahwa dengan adanya transaksi maka penerimaan lebih besar daripada
           pengeluaran.


2.4.6.2.   Biaya atau Pendapatan yang Relevan

           Transaksi yang dilakukan menimbulan biaya-biaya sehubungan dengan
           pelaksanaan transaksi akuisisi atau pembelian saham KS dan KIS serta
           pembelian merek Ergas dan Kians yang termasuk tetapi tidak terbatas pada
           imbalan jasa, biaya dan/atau kompensasi untuk notaris, penasehat hukum,
           dan lainnya.


2.4.6.3.   Informasi Non Keuangan yang Relevan

           • Produk dan/atau Jasa yang dihasilkan
             Perseroan adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa penunjang
             industri gas, meliputi penyediaan product (spare parts) hingga ke
             engineering, procurement and construction (EPC). Secara umum,
             kegiatan utama Perseroan dibagi menjadi 2 (dua) segmen; produk dan
             jasa. Produk terdiri dari penjualan produk seperti regulator, transition
             fitting, konverter kit, dan lain-lain. Sedangkan untuk segmen jasa; terdiri
             dari jasa konstruksi (seperti pembangunan gas metering and regulating
             station, regulator sector) dan jasa lain-lain. Perseroan menjual berbagai
             macam produk untuk keperluan instalasi gas seperti merk Ergas, Kians,
             RMG, Daehan GM Corporation, Tormene Industriale, Canalta, Turan
             Borfit, Honeywell, Dun yun, Abg dan lain-lain.

           • Pasar Geografis
             Dalam menjalankan kegiatan usahanya, pasar geografis Perseroan dan
             Entitas Anak saat ini adalah di wilayah Indonesia.

           • Pesaing Usaha
             Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan memiliki beberapa
             kompetitor, diantaranya merupakan kompetitor Perseroan yaitu PT ANSI
             Mega, PT Algas Mitra Sehati, PT Yuan Sejati, PT Handiyan Hottap
             Instrument.
           • Strategi Usaha
             Berikut merupakan strategi usaha yang akan dilakukan Perseroan dalam
             meningkatkan kinerja usaha dan bisnis, diantaranya:
              1) Diversifikasi Produk
                 Perseroan melakukan diversifikasi produk yang berhubungan
                 dengan pengaliran gas alam ke pengguna baik itu berupa
                 perusahaan maupun perorangan. Produk dalam negeri yang
                 dihasilkan, akan diupayakan mendapatkan nilai kandungan lokal


Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                  58
Page 95
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



                 yang cukup tinggi agar perseroan memiliki keunggulan komparatif
                 terhadap produk produk asing sejenis ataupun importer peralatan.
              2) Kemitraan dengan Pemasok Lokal
                 Perseroan melakukan kerjasama produksi dengan pemasok lokal
                 dengan memanfaatkan fasilitas produksi mereka yang belum
                 dimanfaatkan secara optimal. Dengan demikian perseroan bisa
                 menghemat pengeluaran capital expenditure (Capex) pembangunan
                 fasilitas produksi, menghemat waktu pembangunan fasilitas dan
                 mendapatkan biaya produksi yang relatif lebih murah.
              3) Riset dan Pengembangan Produk
                 Perseroan senantiasa melakukan riset dan pengembangan produk
                 Perseroan untuk meningkatkan kualitas produk dan menurunkan
                 harga pokok penjualan sehingga produk Perseroan menjadi lebih
                 kompetitif.


2.4.6.4.   Prosedur Pengambilan Keputusan Oleh Perusahaan dalam Menentukan
           Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif Lain

           Prosedur pengambilan keputusan oleh Perseroan dalam menentukan
           Transaksi dan nilai Transaksi adalah dilakukan oleh Direksi dengan
           persetujuan Komisaris Perseroan. Tidak terdapat alternatif lain dari
           Transaksi yang dilakukan dengan pihak lain.

           Untuk selanjutnya dilakukan kesepakatan antara antara Perseroan dengan
           KSI, Perseroan dengan a.n EC dan a.n MH, Perseroan dengan KSI,
           Perseroan dengan a.n YIS dan a.n DPW dan Perseroan dengan EKI
           sebagaimana tertuang dalam PJBSB.


2.4.6.5.   Hal Material Lainnya

           Tidak terdapat hal-hal material lainnya terkait dengan analisis inkremental
           dari Transaksi. Dengan analisis inkremental yang telah dilakukan, Penilai
           meyakini bahwa Transaksi memberikan nilai tambah bagi Perseroan.


2.5.       Analisis Kewajaran Harga Transaksi
           Analisis kewajaran harga Transaksi adalah analisis kewajaran suatu
           Transaksi dengan membandingkan Nilai Pasar dengan harga yang
           disepakati dalam PJBSB.




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                59
Page 96
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



2.5.1.    Ringkasan Hasil Penilaian

          Berdasarkan laporan penilaian :
          1. Penilaian 100% saham KS yang dilakukan oleh KJPP Toto Suharto dan
             Rekan No. 00336/2.0055-00/BS/05/0060/1/VII/2023 tanggal 03 Juli
             2023;
          2. Laporan penilaian 100% saham KIS yang dilakukan oleh KJPP Toto
             Suharto dan Rekan No. 00329/2.0055-00/BS/05/0060/1/VII/2023
             tanggal 03 Juli 2023;
          3. Laporan penilaian ATb berupa Merek Ergas yang dilakukan oleh KJPP
             Toto Suharto dan Rekan No. 00337/2.0055-00/BS/05/0060/1/VII/2023
             tanggal 03 Juli 2023;
          4. Laporan penilaian ATb berupa Merek Kians yang dilakukan oleh KJPP
             Toto Suharto dan Rekan No. 00338/2.0055-00/BS/05/0060/1/VII/2023
             tanggal 03 Juli 2023;

          Nilai Pasar Saham KS, KIS dan Nilai Pasar ATb berupa Merek Ergas dan
          Kians dengan tanggal penilaian per 30 April 2023 adalah sebagai berikut :

          Tabel 2.25. Nilai Pasar Objek Transaksi
              Objek Penilaian         Jumlah Lembar   Persentase   Nilai Pasar (Rp)
            Obyek :
                   Saham PT Kian
                                           200          100%              12.433.360.807
                         Santang
                 Saham PT Karya
                                           600          100%               4.586.095.095
              Instrumindo Simpati
                     Merek Ergas                                           8.037.609.352
                     Merek Kians                                           2.114.538.621
            Jumlah Keseluruhan                                            27.171.603.875



2.5.2.    Harga Transaksi

          Berdasarkan 5 (lima) PJBSB Perseroan sepakat menetapkan total Nilai
          Transaksi adalah sebesar Rp25.623.648.000,00 (dua puluh lima miliar
          enam ratus dua puluh tiga juta enam ratus empat puluh delapan ribu
          rupiah)




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                   60
Page 97
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



          Tabel 2.26. Nilai Transaksi
                  Objek Transaksi          Kepemilikan                  Persentase          Nilai Transaksi (Rp)
            Obyek :
                    Saham PT Kian
                                               LSI                         95%                    11.210.000.000
                          Santang
                    Saham PT Kian
                                             a.n EC                        2%                        236.000.000
                          Santang
                    Saham PT Kian
                                             a.n MH                        2%                        236.000.000
                          Santang
                  Saham PT Karya
                                              KSI                        81,25%                    3.538.600.000
               Instrumindo Simpati
                  Saham PT Karya
                                             a.n YIS                     13,125%                     571.620.000
               Instrumindo Simpati
                  Saham PT Karya
                                            a.n DPW                      4,625%                      201.428.000
               Instrumindo Simpati
                      Merek Ergas             EKI                                                  7.630.000.000
                      Merek Kians             EKI                                                  2.000.000.000
            Jumlah Keseluruhan                                                                    25.623.648.000



2.5.3.    Perbandingan Nilai Transaksi dengan Nilai Pasar

          Nilai total Transaksi adalah sebesar Rp25.623.648.000,00 sedangkan total
          Nilai Pasar objek Transaksi yaitu Rp27.171.603.875.00. Selisih harga
          Transaksi terhadap Nilai Pasar adalah sebesar -5,70%.

          Tabel 2.27. Perbandingan Nilai Transaksi dengan Nilai Pasar
            No             Keterangan           Nilai Pasar (Rp)          Nilai Transaksi (Rp)       Deviasi
                     Saham 100% PT Kian
             1.                                        12.433.360.807            11.682.000.000           -6,04%
                     Santang
                     Saham 100% PT Karya
             2.                                         4.586.095.095             4.311.648.000           -5,98%
                     Instrumindo Simpati
             3.      Merek Ergas                        8.037.609.352             7.630.000.000           -5,07%

             4.      Merek Kians                        2.114.538.621             2.000.000.000           -5,42%

                      Total Transaksi                  27.171.603.875            25.623.648.000           -5,70%



2.5.4.    Pendapat Kewajaran atas Transaksi

          Berdasarkan Peraturan OJK Nomor 35/POJK.04/2020 Pasal 48 butir (b)
          “Batas atas dan batas bawah pada kisaran Nilai, tidak boleh melebihi 7,5%
          (tujuh koma lima perseratus) dari Nilai yang dijadikan acuan“. Berdasarkan
          perbandingan di atas, selisih antara Nilai Transaksi yaitu 5,70% dibawah
          dari Nilai Pasar namun tidak lebih dari deviasi 7,5%. Sehingga kami
          berpendapat bahwa secara keseluruhan transaksi ditetapkan adalah
          WAJAR.


Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                                                61
Page 98
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



          Kami tegaskan bahwa kami tidak mengambil keuntungan, baik sekarang
          maupun di masa yang akan datang, atas pendapat kewajaran. Data faktual
          yang diproses disimpan dalam file kami untuk keperluan referensi di
          kemudian hari apabila ada otorisasi tambahan yang memerlukan laporan
          terinci, termasuk dokumentasi. Data ini atas permintaan tersedia untuk
          diperiksa.


2.6.      Kesimpulan
          Dengan mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut :

          • Berdasarkan informasi dari manajemen diketahui bahwa Transaksi
              antara KSI, LSI, a.n YIS, a.n DPW, a.n EC, a.n MH dengan Perseroan
              bukan merupakan transaksi afiliasi karena tidak ada hubungan afiliasi
              baik dari pemegang saham, dewan direksi maupun hubungan dewan
              komisaris dengan Perseroan. Sedangkan transaksi antara EKI dengan
              Perseroan merupakan transaksi afiliasi sebagaimana diatur pada POJK
              42/2020 karena adanya hubungan afiliasi dengan Perseroan yaitu
              kesamaan Komisaris Perseroan dengan pemegang saham dan
              Komisaris EKI. Transaksi ini merupakan transaksi material
              sebagaiamana yang diatur pada POJK 17/2020.
          •   Berdasarkan 5 (lima) PJBSB para Penjual adalah pemilik dan pemegang
              saham biasa (“Saham Perusahaan”) KS dan KIS yaitu suatu perseroan
              terbatas yang didirikan dan menjalankan usaha berdasarkan hukum
              Negara Republik Indonesia (“Perusahaan”) dalam jumlah yang secara
              persentase sama dengan Persentase Saham Para Penjual. Selain itu,
              salah satu penjual juga merupakan pemegang hak Aset Takberwujud
              berupa Merek Ergas dan Kians.
          •   Manfaat Transaksi sebagai upaya Perseroan dalam rangka menerapkan
              diversifikasi portofolio bisnis dimana KS dan KIS memiliki struktur
              perusahaan dan perizinan yang dibutuhkan Perseroan untuk memulai
              kegiatan usaha sesuai dengan strategi bisnis baru yang dituju oleh
              Perseroan. Akuisisi diyakini akan mampu mempercepat pengembangan
              dalam bidang usaha baru yang direncanakan oleh Perseroan. Selain itu,
              Perseroan juga merencanakan untuk mengembangkan lini bisnis yang
              dimiliki oleh KS dan KIS di masa yang akan datang. Perseroan juga akan
              mengembangkan produk dari merek Ergas dan Kians yang diakuisisi.
          •   Resiko Transaksi, Perseroan mungkin akan kehilangan kesempatan
              untuk memanfaatkan sumber dana untuk investasi lain yang mungkin
              lebih menguntungkan dibandingkan dengan Transaksi.
          •   Keuntungan Transaksi, Perseroan mengharapkan dapat memperluas
              cakupan bisnisnya dalam berbagai industri serta memaksimalkan modal
              kerja yang diperoleh Perseroan untuk mengembangkan bisnis KS dan
              KIS. Diversifikasi bisnis dalam rangka mengembangkan kegiatan dan
              aktivitas usaha Perseroan melalui KS sebagai perusahaan dibidang jasa
              kalibrasi dan jasa inspeksi juga diharapkan dapat memberikan kontribusi



Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                               62
Page 99
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



              positif bagi kinerja keuangan konsolidasian Perseroan pada masa yang
              akan datang yang pada akhirnya diharapkan dapat memberikan nilai
              tambah bagi Perseroan dan seluruh pemegang saham Perseroan. Selain
              itu, akuisisi KIS sebagai perusahaan produsen alat pengukur tekanan
              dan instrumentasi serta perdagangan umum dapat meningkatkan potensi
              pasar Perseroan. Merek Ergas saat ini sudah di pakai dan diperjual
              belikan untuk produk regulator gas rumah tangga, meter gas rumah
              tangga dan konverter kit, ke depan akan di pakai untuk pengembangan
              produksi dalam negeri (TKDN) seperti produk electrofusion fitting PE
              untuk jaringan gas rumah tangga dan industri air bersih yang saat ini
              produk tersebut masih seluruhnya impor Merek Kians saat ini sudah di
              pakai dan diperjual belikan untuk produk transition fitting, ke depan akan
              di pakai untuk pengembangan produksi dalam negeri (TKDN) seperti
              produk galvanis fitting dan ball valve untuk jaringan gas rumah tangga
              dan industri air bersih Dengan adanya akuisisi merek, Perseroan
              kedepan tidak lagi memberikan imbal bagi hasil ke pemegang merek
              Ergas dan Kians. Berdasarkan hal tersebut, sehingga keuntungan
              Perseroan akan bertambah.
          •   Sementara itu kerugian Transaksi, terdapat biaya-biaya yang muncul
              akibat Transaksi ini, yang tidak terbatas pada biaya lembaga penunjang
              pasar modal seperti biaya penasehat keuangan, KAP, konsultan hukum,
              KJPP dengan biaya-biaya yang muncul antara lain biaya penilaian objek
              transaksi, biaya-biaya terkait profesi penilai serta kewajiban-kewajiban
              yang lain yang dapat muncul dikemudian hari.
          •   Berdasarkan analisis historis keuangan Perseroan diketahui bahwa
              Perseroan memiliki kinerja yang baik. Dengan demikian rencana
              Perseroan melakukan Transaksi untuk memperkuat posisi keuangan dan
              meningkatkan daya saing adalah wajar.
          •   Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan, diperkirakan akan
              mengalami peningkatan penjualan, laba kotor dan laba bersih, serta
              dapat meningkatkan jumlah aset dan jumlah ekuitas dengan demikian
              Perseroan melakukan Transaksi adalah wajar.
          •   Adapun dampak dari Transaksi yaitu, rata rata Net Profit Margin (NPM)
              meningkat dari 11,68% menjadi 17,30%. Sedangkan rata rata Return on
              Equity mengalami perubahan dari 10,98% sebelum ada Transaksi
              menjadi rata-rata sebesar 10,38% setelah Transaksi. Sementara itu
              dampak terhadap peningkatan rata-rata Return on Asset Perseroan
              menjadi meningkat dari 9,11% menjadi 9,24%. Pada rasio solvabilitas
              juga mengalami perbaikan dengan adanya Transaksi dapat dilihat pada
              Debt to Equity Ratio dan Debt to Aset Ratio yang semakin kecil sehingga
              seluruh kewajiban perusahaan dapat ditutupi oleh total aset dan total
              ekuitas Perseroan.
          •   Berdasarkan proforma posisi keuangan Perseroan terdapat penyesuaian
              antara sebelum dan setelah Transaksi, Penyesuaian penambahan atas
              akun kas dan setara kas sebesar Rp40.772.400 ribu adalah penyesuaian
              laporan proforma yang dibuat dengan asumsi Penawaran Umum Saham
              berhasil dilaksanakan dengan harga penawaran saham Rp122/lembar
              saham, yang berasal dari:


Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                                  63
Page 100
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



            • sebesar Rp13.368.000 ribu merupakan penyesuaian atas akun Modal
               Saham yang timbul pada saat penawaran perdana (IPO)
            • Sebesar Rp27.404.400 ribu merupakan penyesuaian atas akun
               Tambahan Modal Disetor yang timbul pada saat penawaran perdana
               (IPO).
            • Penyesuaian pengurangan atas akun kas dan setara kas sebesar
               Rp25.623.648 ribu berasal dari:
               • Sebesar Rp4.311.648 ribu digunakan untuk berinvestasi
                  mengakuisisi 99% saham KIS.
               • Sebesar Rp11.682.000 ribu digunakan untuk berinvestasi
                  mengakuisisi 99% saham KS.
               • Sebesar Rp7.630.000 ribu digunakan untuk mengakuisisi merek
                  ERGAS dari PT Ergas Kians Ikonig
               • Sebesar Rp2.000.000 ribu digunakan untuk mengakuisisi merek
                  KIANS dari PT Ergas Kians Ikonig.
          • Berdasarkan proforma laba rugi Perseroan terdapat penyesuaian antara
            sebelum dan setelah Transaksi, sebesar Rp173.250 ribu timbul dari
            Transaksi penggabungan usaha KIS menjadi anak usaha Perseroan.
            Dikurangi sebesar Rp31.431 ribu timbul dari Transaksi penggabungan
            usaha KS menjadi anak usaha Perseroan.
          • Berdasarkan analisis nilai tambah, proyeksi jumlah aset Perseroan
            sebelum Transaksi masing-masing adalah sebesar Rp66,20 miliar pada
            tahun 2023 menjadi Rp101,33 miliar pada tahun 2027. Selanjutnya
            proyeksi jumlah aset Perseroan setelah Transaksi masing-masing adalah
            sebesar Rp102,96 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp151,59 miliar pada
            tahun 2027. Proyeksi jumlah liabilitas Perseroan sebelum Transaksi
            masing-masing adalah sebesar Rp10,70 miliar pada tahun 2023 menjadi
            Rp17,61 miliar pada tahun 2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah liabilitas
            Perseroan setelah Transaksi masing-masing adalah sebesar Rp8,98
            miliar pada tahun 2023 menjadi Rp17,61 miliar pada tahun 2027.
            Proyeksi jumlah ekuitas Perseroan sebelum Transaksi masing-masing
            adalah sebesar Rp55,49 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp83,71 miliar
            pada tahun 2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah ekuitas Perseroan
            setelah Transaksi masing-masing adalah sebesar Rp93,97 miliar pada
            tahun 2023 menjadi Rp133,97 miliar pada tahun 2027.
          • Berdasarkan analisis nilai tambah, proyeksi jumlah pendapatan
            Perseroan sebelum Transaksi masing-masing adalah sebesar Rp49,66
            miliar pada tahun 2023 menjadi Rp80,38 miliar pada tahun 2027.
            Selanjutnya, proyeksi jumlah pendapatan Perseroan setelah Transaksi
            masing-masing adalah sebesar Rp49,66 miliar pada tahun 2023 menjadi
            Rp88,28 miliar pada tahun 2027. Proyeksi laba bersih Perseroan
            sebelum Transaksi masing-masing adalah sebesar Rp5,54 miliar pada
            tahun 2023 menjadi Rp9,75 miliar pada tahun 2027. Selanjutnya,
            proyeksi jumlah laba bersih Perseroan setelah Transaksi masing-masing
            adalah sebesar Rp8,42 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp16,67 miliar
            pada tahun 2027. Terjadi peningkatan laba bersih Perseroan setelah




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                             64
Page 101
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Kian Santang Muliatama Tbk



            Transaksi disebabkan oleh pendapatan atas investasi di penyertaan
            saham.
          • Berdasarkan analisis nilai tambah, terdapat perbedaan cukup signifikan
            arus kas Perseroan antara sebelum dan sesudah dilaksanakannya
            transaksi yaitu pada arus kas aktivitas operasi menjadi meningkat yang
            menunjukkan bahwa dengan adanya transaksi maka penerimaan lebih
            besar daripada pengeluaran.
          • Berdasarkan Peraturan OJK Nomor 35/POJK.04/2020 Pasal 48 butir (b)
            “Batas atas dan batas bawah pada kisaran Nilai, tidak boleh melebihi
            7,5% (tujuh koma lima perseratus) dari Nilai yang dijadikan acuan“.
            Berdasarkan perbandingan pada ulasan diatas, selisih antara Nilai
            Transaksi yaitu 5,70% dibawah dari Nilai Pasar namun tidak lebih dari
            deviasi 7,5%.

          Berdasarkan analisa tersebut diatas, kami berpendapat bahwa Transaksi
          adalah WAJAR.




Bab II - Kajian Kewajaran Transaksi                                            65
Page 102
LAMPIRAN
Page 103
FAIRNESS OPINION                                                                                                            Cut of Date

PT Kian Santang Muliatama Tbk                                                                                              30 April 2023
                                                                                                                    Valuers : Henrianto

Historis Posisi Keuangan                                                                                                        Full IDR

                                                      2019A            2020A             2021A             2022A           April 23A

 ASSET
 Aset Lancar
    Kas dan bank                              IDR   2.629.109.332    8.263.465.104     2.764.996.525    15.047.118.726    10.368.468.692
    Investasi jangka pendek                   IDR             -                -                 -           8.815.207         7.639.921
    Piutang usaha                             IDR   2.973.918.494   13.091.771.184     6.960.524.514    19.093.820.235     6.651.724.553
    Piutang lain - lain - neto                IDR     20.000.000       76.519.280      1.252.186.779      245.575.010      2.825.055.728
    Piutang berelasi                          IDR             -       339.288.937                -                 -                 -
    Persediaan                                IDR     72.208.698      751.755.183      5.073.442.618     8.318.013.340    12.145.299.992
    Biaya dibayar dimuka                      IDR             -                -                 -        306.122.449      3.399.443.507
    Pajak dibayar dimuka                      IDR             -                -                 -            450.000       763.885.849
    Uang muka proyek                          IDR    126.361.500         9.444.000       96.059.012       349.500.000      8.328.914.200
       Jumlah Aset Lancar                      IDR   5.821.598.024   22.532.243.688    16.147.209.448    43.369.414.967    44.490.432.442


 Aset Tidak Lancar
    Aset pajak tangguhan                      IDR             -        14.754.098        10.344.802        36.207.696        85.867.652
    Investasi pada entitas asosiasi           IDR             -                -                 -                 -        375.000.000
    Aset tetap - neto                         IDR   1.177.797.062    2.938.245.578     2.780.485.053     3.743.653.436     7.632.452.155
       Jumlah Aset Tidak Lancar                IDR   1.177.797.062    2.952.999.676     2.790.829.855     3.779.861.132     8.093.319.807


 JUMLAH ASET                                   IDR   6.999.395.086   25.485.243.364    18.938.039.303    47.149.276.099    52.583.752.249


 LIABILITAS DAN EKUITAS
 Liabilitas
 Liabilitas Jangka Pendek
    Utang usaha                               IDR    796.341.356     8.788.760.202    10.995.225.061     4.795.257.291      380.680.267
    Utang lain - lain                         IDR   3.564.321.455   12.248.900.003     1.150.000.000               -        375.000.000
    Utang pajak                               IDR    263.476.491      362.903.501       808.618.836      2.052.901.338      401.209.637
    Biaya yang masih harus dibayar            IDR             -        21.087.280       279.020.942       206.478.057        74.507.956
       Jumlah Liabilitas Jangka Pendek         IDR   4.624.139.302   21.421.650.986    13.232.864.839     7.054.636.686     1.231.397.860


 Liabilitas Jangka Panjang
    Liabilitas imbalan kerja jangka panjang   IDR     24.185.000       60.808.000        29.177.000       146.698.000       296.792.078
       Jumlah Liabilitas Jangka Panjang        IDR     24.185.000       60.808.000        29.177.000       146.698.000       296.792.078


       JUMLAH LIABILITAS                       IDR   4.648.324.302   21.482.458.986    13.262.041.839     7.201.334.686     1.528.189.938


 EKUITAS
    Modal saham                               IDR   2.000.000.000    2.000.000.000     2.000.000.000    13.000.000.000    40.000.000.000
    Tambahan modal disetor                    IDR             -                -                        17.000.000.000               -
    Saldo laba                                IDR    351.070.784     2.008.071.218     3.681.347.484     9.956.280.393    11.164.529.205
    Komponen ekuitas lainnya                  IDR             -         (5.286.840)       (5.350.020)       (8.338.980)     (108.966.894)
       JUMLAH EKUITAS                          IDR   2.351.070.784    4.002.784.378     5.675.997.464    39.947.941.413    51.055.562.311


 JUMLAH LIABILITAS & EKUITAS                   IDR   6.999.395.086   25.485.243.364    18.938.039.303    47.149.276.099    52.583.752.249

 Check Balance                                                 -                -                 -                 -                 -
Page 104
FAIRNESS OPINION                                                                                                                  Cut of Date

PT Kian Santang Muliatama Tbk                                                                                                    30 April 2023


Historis Laba Rugi                                                                                                                    Full IDR

                                                          2019A             2020A             2021A             2022A            April 23A

 PENDAPATAN                                        IDR   6.210.050.337     37.435.375.532    41.244.048.389    42.618.874.550    12.375.275.001

 BEBAN POKOK PENJUALAN                             IDR   4.308.864.270     33.467.749.557    35.469.868.051    31.150.889.980     7.879.613.641

 LABA KOTOR                                        IDR   1.901.186.067      3.967.625.975     5.774.180.338    11.467.984.570     4.495.661.360

 PENGHASILAN (BEBAN) USAHA
   Beban penjualan, umum dan administrasi         IDR   (1.525.986.377)   (1.993.502.026)   (3.732.697.214)   (4.240.898.066)   (2.675.728.347)
     Jumlah Pendapatan (Beban) Usaha               IDR   (1.525.986.377)   (1.993.502.026)   (3.732.697.214)   (4.240.898.066)   (2.675.728.347)

 LABA USAHA                                        IDR     375.199.690      1.974.123.949     2.041.483.124     7.227.086.504     1.819.933.013

   Pendapatan lain - lain                         IDR       9.153.608       417.560.879       119.974.059      1.298.233.557       53.103.140
   Beban lain - lain                                        (2.232.262)      (13.125.547)      (23.025.393)     (403.539.211)     (321.531.961)
     Jumlah Pendapatan (Beban) Keuangan - bersih   IDR       6.921.346       404.435.332        96.948.666       894.694.346       (268.428.821)

 LABA SEBELUM PAJAK                                IDR     382.121.036      2.378.559.281     2.138.431.790     8.121.780.850     1.551.504.192

   Beban Pajak Penghasilan                        IDR     (31.050.252)      (726.879.547)     (465.155.524)   (1.846.847.941)     (343.255.380)

 LABA TAHUN BERJALAN                               IDR     351.070.784      1.651.679.734     1.673.276.266     6.274.932.909     1.208.248.812
Page 105
FAIRNESS OPINION                                                                                                              Cut of Date

PT Kian Santang Muliatama Tbk                                                                                               30 April 2023
                                                                                                                       Valuers : Henrianto

Historis Arus Kas                                                                                                                 Full IDR

                                                              2020A              2021A              2022A                  April 23A

   ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
      Penerimaan kas dari pelanggan                    IDR   31.061.060.395     51.499.699.898     35.173.655.030          25.919.973.730
      Pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan       IDR   (31.617.371.155)   (45.845.884.960)   (47.902.887.907)        (27.490.724.144)
      Pendapatan bunga                                 IDR       43.271.942         41.806.059         22.120.819              61.535.900
      Pembayaran pajak                                 IDR     (635.394.775)        (15.013.073)     (627.585.293)          (2.016.224.806)

   Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi          IDR    (1.148.433.593)    5.680.607.924     (13.334.697.351)         (3.525.439.320)


   ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
      Penambahan aset tetap                            IDR    (1.901.789.182)       (80.176.500)    (1.224.365.241)         (3.689.386.000)
      Penambahan uang muka pembelian aset              IDR               -                  -                  -            (7.465.000.000)
      Pelepasan (penambahan) investasi jangka pendek   IDR               -                  -           (8.815.207)             1.175.286
      Investasi pada entitas asosiasi                  IDR               -                  -                  -             (375.000.000)

   Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Investasi        IDR    (1.901.789.182)       (80.176.500)    (1.233.180.448)        (11.528.210.714)


   ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
      Penambahan setoran modal                         IDR               -                  -      28.000.000.000          10.000.000.000
      Penambahan (pengurangan) utang lain - lain       IDR    8.684.578.547     (11.098.900.003)    (1.150.000.000)           375.000.000

   Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan        IDR    8.684.578.547     (11.098.900.003)   26.850.000.000          10.375.000.000


   KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS       IDR    5.634.355.772      (5.498.468.579)   12.282.122.201           (4.678.650.034)


   KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                        IDR    2.629.109.332      8.263.465.104      2.764.996.525          15.047.118.726


   KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                       IDR    8.263.465.104      2.764.996.525     15.047.118.726          10.368.468.692
Page 106
PROYEKSI RASIO KEUANGAN 2023-2027 SETELAH TRANSAKSI
OPINI KEWAJARAN PT KIAN SANTANG MULIATAMA TBK
TANGGAL PENILAIAN : 30 APRIL 2023


                   Keterangan                2019          2020           2021           2022           Average
Rasio Likuiditas
- Current Ratio (x)                                 1,26        1,05           1,22           6,15          2,42
- Quick Ratio (x)                                   1,24        1,02           0,84           4,97          2,02
- Working Capital to Total Asset Ratio (%)      -20,45%     -28,07%          0,79%         45,11%         -0,66%
Rasio Aktivitas
- Inventory Turnover (x)                          59,67           44,52           6,99           3,74      28,73
- Fixed Asset Turnover (x)                         5,27           12,74          14,83          11,38      11,06
- Total Asset Turnover (x)                         0,89            1,47           2,18           0,90       1,36
- Sales to Current Assets (x)                      1,07            1,66           2,55           0,98       1,57
Rasio Solvabilitas
- Debt to total Aset Ratio (%)                   66,41%      84,29%         70,03%         15,27%         59,00%
- Debt Equity Ratio (%)                         197,71%     536,69%        233,65%         18,03%        246,52%
Rasio Profitabilitas
- Gross Profit Margin                           30,61%       10,60%         14,00%         26,91%         20,53%
- EBT Margin                                     6,15%        6,35%          5,18%         19,06%          9,19%
- Net Profit Margin                              5,65%        4,41%          4,06%         14,72%          7,21%
- Return on Equity (ROE)                        14,93%       41,26%         29,48%         15,71%         25,35%
- Return on Asset (ROA)                          5,02%        6,48%          8,84%         13,31%          8,41%
Page 107
FAIRNESS OPINION                                                                                                                  Cut of Date

PT Kian Santang Muliatama Tbk                                                                                                   30 April 2023
                                                                                                                           Valuers : Henrianto

Proyeksi Posisi Keuangan Sebelum Transaksi                                                                                           Full IDR

                                                       2023F             2024F             2025F             2026F                2027F

  ASSET
  Aset Lancar
     Kas dan bank                              IDR   15.272.565.510    24.124.183.798    24.132.710.626    25.605.433.176      28.105.587.614
     Piutang usaha                             IDR   16.553.253.540    18.979.343.974    21.491.064.697    24.094.562.781      26.795.804.853
     Piutang lain - lain                       IDR    1.489.792.819     1.708.140.958     1.934.195.823     2.168.510.650       2.411.622.437
     Persediaan                                IDR   18.877.259.271    10.821.981.193    12.254.158.958    13.738.667.977      15.278.910.408
     Biaya dibayar dimuka                      IDR     993.195.212      1.138.760.638     1.289.463.882     1.445.673.767       1.607.748.291
     Pajak dibayar dimuka                      IDR     496.597.606       569.380.319       644.731.941       722.836.883          803.874.146
     Uang muka proyek                          IDR    1.241.494.015     1.423.450.798     1.611.829.852     1.807.092.209       2.009.685.364
        Jumlah Aset Lancar                      IDR   54.924.157.973    58.765.241.678    63.358.155.780    69.582.777.443      77.013.233.113


  Aset Tidak Lancar
     Aset pajak tangguhan                      IDR      27.322.521        39.849.900        40.298.207        47.885.056           51.749.326
     Investasi pada entitas asosiasi           IDR     375.000.000       375.000.000       375.000.000       375.000.000          375.000.000
     Aset tetap - neto                         IDR   10.873.469.648    14.653.285.860    18.083.102.072    21.162.918.284      23.892.734.497
        Jumlah Aset Tidak Lancar                IDR   11.275.792.170    15.068.135.761    18.498.400.279    21.585.803.340      24.319.483.823


  JUMLAH ASET                                   IDR   66.199.950.142    73.833.377.438    81.856.556.059    91.168.580.784     101.332.716.936


  LIABILITAS DAN EKUITAS
  Liabilitas
  Liabilitas Jangka Pendek
     Utang usaha                               IDR    8.576.179.891     9.833.128.438    11.134.441.725    12.483.304.524      13.882.808.125
     Beban akrual                              IDR     288.271.840       303.186.319       358.786.406       393.575.282          442.523.176
     Utang pajak                               IDR    1.682.833.715     2.336.056.430     2.415.014.988     2.836.618.309       3.082.878.056
        Jumlah Liabilitas Jangka Pendek         IDR   10.547.285.447    12.472.371.188    13.908.243.119    15.713.498.115      17.408.209.358


  Liabilitas Jangka Panjang
     Liabilitas imbalan kerja jangka panjang   IDR     156.966.860       167.954.540       179.711.358       192.291.153          205.751.534
        Jumlah Liabilitas Jangka Panjang        IDR     156.966.860       167.954.540       179.711.358       192.291.153          205.751.534


        JUMLAH LIABILITAS                       IDR   10.704.252.307    12.640.325.728    14.087.954.477    15.905.789.268      17.613.960.891


  EKUITAS
     Modal saham                               IDR   45.000.000.000    45.000.000.000    45.000.000.000    45.000.000.000      45.000.000.000
     Tambahan modal disetor                    IDR              -                 -                 -                 -                   -
     Saldo laba                                IDR   10.504.036.816    16.201.390.690    22.776.940.561    30.271.130.495      38.727.095.024
     Komponen ekuitas lainnya                            (8.338.980)       (8.338.980)       (8.338.980)       (8.338.980)         (8.338.980)
        JUMLAH EKUITAS                          IDR   55.495.697.836    61.193.051.710    67.768.601.581    75.262.791.515      83.718.756.044


  JUMLAH LIABILITAS & EKUITAS                   IDR   66.199.950.142    73.833.377.438    81.856.556.059    91.168.580.784     101.332.716.936

  Check Balance                                                  -                 -                 -                 -                   -

  PRI Notes:
    * Forecast-2023 Forecast using the moving average from historical data (2020-2022).
   ** Subsequent 2023, based on TB as of April 2023
Page 108
FAIRNESS OPINION                                                                                                                   Cut of Date

PT Kian Santang Muliatama Tbk                                                                                                     30 April 2023



Proyeksi Laba Rugi Sebelum Transaksi                                                                                                   Full IDR

                                                          2023F             2024F             2025F             2026F             2027F

 PENDAPATAN                                         IDR   49.659.760.619    56.938.031.921    64.473.194.092    72.283.688.343    80.387.414.560

 BEBAN POKOK PENJUALAN                              IDR   37.754.518.541    43.287.924.772    49.016.635.832    54.954.671.907    61.115.641.631

 LABA KOTOR                                         IDR   11.905.242.078    13.650.107.149    15.456.558.260    17.329.016.437    19.271.772.929

 PENGHASILAN (BEBAN) OPERASI
    Beban penjualan, umum dan administrasi         IDR   (4.970.546.549)   (5.488.210.477)   (6.012.836.420)   (6.544.720.743)   (7.084.172.914)
      Jumlah Beban Operasi                          IDR   (4.970.546.549)   (5.488.210.477)   (6.012.836.420)   (6.544.720.743)   (7.084.172.914)

 LABA (RUGI) USAHA                                  IDR    6.934.695.528     8.161.896.672     9.443.721.840    10.784.295.693    12.187.600.015

    Pendapatan lain - lain                         IDR              -                 -                 -                 -                 -
    Beban lain - lain                              IDR              -                 -                 -                 -                 -
      Jumlah Pendapatan (Beban) Keuangan - bersih   IDR              -                 -                 -                 -                 -

 LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK                          IDR    6.934.695.528     8.161.896.672     9.443.721.840    10.784.295.693    12.187.600.015

    Beban Pajak Penghasilan                        IDR   (1.386.939.106)   (1.632.379.334)   (1.888.744.368)   (2.156.859.139)   (2.437.520.003)

 LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN                         IDR    5.547.756.423     6.529.517.338     7.554.977.472     8.627.436.555     9.750.080.012
Page 109
FAIRNESS OPINION                                                                                                                                 Cut of Date

PT Kian Santang Muliatama Tbk                                                                                                                  30 April 2023
                                                                                                                                          Valuers : Henrianto

Proyeksi Arus Kas Sebelum Transaksi                                                                                                                  Full IDR

                                                            2023F               2024F               2025F               2026F                  2027F

   ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
      NPAT yang didistribusikan ke entitas induk   IDR      5.547.756.423       6.529.517.338       7.554.977.472       8.627.436.555          9.750.080.012
      Depresiasi dan amortisasi                    IDR       870.183.788        1.220.183.788       1.570.183.788       1.920.183.788          2.270.183.788
      Perubahan modal kerja                        IDR     (7.836.647.461)      6.935.620.324      (3.148.515.342)     (2.946.644.118)         (3.235.589.990)
      Lainnya                                      IDR        10.268.860          10.987.680          11.756.818          12.579.795              13.460.381

   Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi      IDR     (1.408.438.391)     14.696.309.130       5.988.402.735       7.613.556.020          8.798.134.191


   ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
      Capex                                        IDR   (8.375.000.000)     (5.000.000.000)     (5.000.000.000)     (5.000.000.000)        (5.000.000.000)
      Perubahan aset lain - lain                   IDR        8.885.175         (12.527.379)           (448.306)         (7.586.849)            (3.864.270)

   Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Investasi    IDR     (8.366.114.825)     (5.012.527.379)     (5.000.448.306)     (5.007.586.849)         (5.003.864.270)


   ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
      Perubahan ekuitas                            IDR     15.000.000.000                 -                   -                   -                       -
      Pembayaran dividen                           IDR     (5.000.000.000)       (832.163.463)       (979.427.601)     (1.133.246.621)         (1.294.115.483)

   Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan    IDR     10.000.000.000        (832.163.463)       (979.427.601)     (1.133.246.621)         (1.294.115.483)


   KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS   IDR       225.446.784        8.851.618.288           8.526.828       1.472.722.550          2.500.154.437


   KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                    IDR     15.047.118.726      15.272.565.510      24.124.183.798      24.132.710.626         25.605.433.176


   KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                   IDR     15.272.565.510      24.124.183.798      24.132.710.626      25.605.433.176         28.105.587.614
Page 110
FAIRNESS OPINION                                                                                                                                       Cut of Date

PT Kian Santang Muliatama Tbk                                                                                                                        30 April 2023
                                                                                                                                                Valuers : Henrianto

Proyeksi Posisi Keuangan Setelah Transaksi                                                                                                                 Full IDR

                                                                 2023F               2024F                 2025F              2026F                  2027F

  ASSET
  Aset Lancar
     Kas dan bank                              IDR              26.706.673.158      32.463.500.575        34.914.123.738     39.811.672.112         47.251.577.510
     Piutang usaha                             IDR              16.553.253.540      22.775.212.768        25.789.277.637     28.913.475.337         32.154.965.824
     Piutang lain - lain                       IDR               1.489.792.819          1.708.140.958      1.934.195.823      2.168.510.650          2.411.622.437
     Persediaan                                IDR              18.877.259.271      14.429.308.257        16.338.878.611     18.318.223.969         20.371.880.544
     Biaya dibayar dimuka                      IDR                993.195.212           1.138.760.638      1.289.463.882      1.445.673.767          1.607.748.291
     Pajak dibayar dimuka                      IDR                496.597.606            569.380.319        644.731.941        722.836.883             803.874.146
     Uang muka proyek                          IDR               1.241.494.015          1.423.450.798      1.611.829.852      1.807.092.209          2.009.685.364
        Jumlah Aset Lancar                      IDR              66.358.265.621      74.507.754.314        82.522.501.483     93.187.484.927        106.611.354.116


  Aset Tidak Lancar
     Aset pajak tangguhan                      IDR                 27.322.521             39.849.900         40.298.207         47.885.056              51.749.326
     Investasi pada entitas asosiasi           IDR                375.000.000            375.000.000        375.000.000        375.000.000             375.000.000
     Investasi pada penyertaan                 IDR              15.993.648.000      15.993.648.000        15.993.648.000     15.993.648.000         15.993.648.000
     Aset tetap - neto                         IDR              10.873.469.648      14.653.285.860        18.083.102.072     21.162.918.284         23.892.734.497
     Aset takberwujud                          IDR               9.338.181.818          8.170.909.091      7.003.636.364      5.836.363.636          4.669.090.909
        Jumlah Aset Tidak Lancar                IDR              36.607.621.988      39.232.692.852        41.495.684.643     43.415.814.977         44.982.222.732


  JUMLAH ASET                                   IDR             102.965.887.609     113.740.447.165       124.018.186.126    136.603.299.904        151.593.576.848


  LIABILITAS DAN EKUITAS
  Liabilitas
  Liabilitas Jangka Pendek
     Utang usaha                               IDR               6.860.943.913          9.833.128.438     11.134.441.725     12.483.304.524         13.882.808.125
     Beban akrual                              IDR                288.271.840            303.186.319        358.786.406        393.575.282             442.523.176
     Utang pajak                               IDR               1.682.833.715          2.336.056.430      2.415.014.988      2.836.618.309          3.082.878.056
        Jumlah Liabilitas Jangka Pendek         IDR               8.832.049.469      12.472.371.188        13.908.243.119     15.713.498.115         17.408.209.358


  Liabilitas Jangka Panjang
     Liabilitas imbalan kerja jangka panjang   IDR                156.966.860            167.954.540        179.711.358        192.291.153             205.751.534
        Jumlah Liabilitas Jangka Panjang        IDR                156.966.860            167.954.540        179.711.358        192.291.153             205.751.534


        JUMLAH LIABILITAS                       IDR               8.989.016.329      12.640.325.728        14.087.954.477     15.905.789.268         17.613.960.891


  EKUITAS
     Modal saham                               IDR              58.368.000.000      58.368.000.000        58.368.000.000     58.368.000.000         58.368.000.000
     Tambahan modal disetor                    IDR              22.236.000.000      22.236.000.000        22.236.000.000     22.236.000.000         22.236.000.000
     Saldo laba                                IDR              13.381.210.260      20.504.460.417        29.334.570.629     40.101.849.616         53.383.954.936
     Komponen ekuitas lainnya                                       (8.338.980)            (8.338.980)        (8.338.980)        (8.338.980)            (8.338.980)
        JUMLAH EKUITAS                          IDR              93.976.871.280     101.100.121.437       109.930.231.649    120.697.510.636        133.979.615.956


  JUMLAH LIABILITAS & EKUITAS                   IDR             102.965.887.609     113.740.447.165       124.018.186.126    136.603.299.904        151.593.576.848

  Check Balance                                                             -                      -                  -                  -                      -

  PRI Notes:
   * Forecast-2023 Forecast using the moving average from historical data (2020-2022).
   ** Subsequent 2023, based on TB as of April 2023
Page 111
FAIRNESS OPINION                                                                                                                   Cut of Date

PT Kian Santang Muliatama Tbk                                                                                                     30 April 2023



Proyeksi Laba Rugi Setelah Transaksi                                                                                                   Full IDR

                                                          2023F             2024F             2025F             2026F             2027F

 PENDAPATAN                                         IDR   49.659.760.619    57.342.380.326    66.213.540.712    76.457.115.115    88.285.423.025

 BEBAN POKOK PENJUALAN                              IDR   36.712.324.733    43.222.218.468    49.728.334.303    57.240.979.633    65.915.869.732

 LABA KOTOR                                         IDR   12.947.435.886    14.120.161.858    16.485.206.409    19.216.135.483    22.369.553.294

 PENGHASILAN (BEBAN) USAHA
    Beban penjualan, umum dan administrasi         IDR   (4.970.546.549)   (5.488.210.477)   (6.012.836.420)   (6.544.720.743)   (7.084.172.914)
      Jumlah Beban Usaha                            IDR   (4.970.546.549)   (5.488.210.477)   (6.012.836.420)   (6.544.720.743)   (7.084.172.914)

 LABA USAHA                                         IDR    7.976.889.337     8.631.951.382    10.472.369.988    12.671.414.740    15.285.380.380

    Pendapatan lain - lain                         IDR    2.043.418.398     2.323.921.518     2.759.584.877     3.414.517.412     4.441.713.318
    Beban lain - lain                              IDR              -                 -                 -                 -                 -
      Jumlah Pendapatan (Beban) Keuangan - bersih   IDR    2.043.418.398     2.323.921.518     2.759.584.877     3.414.517.412     4.441.713.318

 LABA SEBELUM PAJAK                                 IDR   10.020.307.735    10.955.872.900    13.231.954.865    16.085.932.152    19.727.093.697

    Beban Pajak Penghasilan                        IDR   (1.595.377.867)   (1.726.390.276)   (2.094.473.998)   (2.534.282.948)   (3.057.076.076)

 LABA TAHUN BERJALAN                                IDR    8.424.929.867     9.229.482.624    11.137.480.868    13.551.649.204    16.670.017.621
Page 112
FAIRNESS OPINION                                                                                                                          Cut of Date

PT Kian Santang Muliatama Tbk                                                                                                           30 April 2023
                                                                                                                                   Valuers : Henrianto

Proyeksi Arus Kas Setelah Transaksi                                                                                                           Full IDR

                                                          2023F              2024F             2025F             2026F                  2027F

   ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
      NPAT yang didistribusikan ke entitas induk   IDR    8.424.929.867      9.229.482.624    11.137.480.868    13.551.649.204         16.670.017.621
      Depresiasi dan amortisasi                    IDR    1.162.001.970      2.387.456.515     2.737.456.515     3.087.456.515          3.437.456.515
      Perubahan modal kerja                        IDR    (9.551.883.439)    1.247.660.444    (4.128.252.075)   (3.962.180.074)         (4.289.252.548)
      Lainnya                                      IDR       10.268.860        10.987.680        11.756.818        12.579.795              13.460.381

   Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi      IDR       45.317.258     12.875.587.262     9.758.442.125    12.689.505.440         15.831.681.970


   ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
      Capex                                        IDR   (33.998.648.000)   (5.000.000.000)   (5.000.000.000)   (5.000.000.000)         (5.000.000.000)
      Perubahan aset lain - lain                   IDR        8.885.175        (12.527.379)         (448.306)       (7.586.849)             (3.864.270)

   Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Investasi    IDR   (33.989.762.825)   (5.012.527.379)   (5.000.448.306)   (5.007.586.849)         (5.003.864.270)


   ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
      Perubahan ekuitas                            IDR   50.604.000.000                -                 -                 -                       -
      Pembayaran dividen                           IDR    (5.000.000.000)   (2.106.232.467)   (2.307.370.656)   (2.784.370.217)         (3.387.912.301)

   Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan    IDR   45.604.000.000     (2.106.232.467)   (2.307.370.656)   (2.784.370.217)         (3.387.912.301)


   KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS   IDR   11.659.554.432      5.756.827.417     2.450.623.163     4.897.548.374          7.439.905.398


   KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                    IDR   15.047.118.726     26.706.673.158    32.463.500.575    34.914.123.738         39.811.672.112


   KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                   IDR   26.706.673.158     32.463.500.575    34.914.123.738    39.811.672.112         47.251.577.510
Page 113
FAIRNESS OPINION                                                                                                                    Cut of Date

PT Kian Santang Muliatama Tbk                                                                                                     30 April 2023
                                                                                                                             Valuers : Henrianto

Inkremental Posisi Keuangan Sebelum dan Setelah Transaksi                                                                               Full IDR

                                                      2023F             2024F            2025F             2026F                  2027F

  ASSET
  Aset Lancar
     Kas dan bank                              IDR   11.434.107.648     8.339.316.777   10.781.413.112    14.206.238.935         19.145.989.896
     Piutang usaha                             IDR              -       3.795.868.795    4.298.212.939     4.818.912.556          5.359.160.971
     Piutang lain - lain                       IDR              -                 -                -                 -                      -
     Persediaan                                IDR              -       3.607.327.064    4.084.719.653     4.579.555.992          5.092.970.136
     Biaya dibayar dimuka                      IDR              -                 -                -                 -                      -
     Pajak dibayar dimuka                      IDR              -                 -                -                 -                      -
     Uang muka proyek                          IDR              -                 -                -                 -                      -
        Jumlah Aset Lancar                      IDR   11.434.107.648    15.742.512.636   19.164.345.704    23.604.707.484         29.598.121.003


  Aset Tidak Lancar
     Aset pajak tangguhan                      IDR              -                 -                -                 -                      -
     Investasi pada entitas asosiasi           IDR              -                 -                -                 -                      -
     Investasi pada penyertaan                 IDR    5.120.178.352     1.340.362.140   (2.089.454.072)   (5.169.270.284)        (7.899.086.497)
     Aset tetap - neto                               10.873.469.648    14.653.285.860   18.083.102.072    21.162.918.284         23.892.734.497
     Aset takberwujud                          IDR    9.338.181.818     8.170.909.091    7.003.636.364     5.836.363.636          4.669.090.909
        Jumlah Aset Tidak Lancar                IDR   25.331.829.818    24.164.557.091   22.997.284.364    21.830.011.636         20.662.738.909


  JUMLAH ASET                                   IDR   36.765.937.467    39.907.069.727   42.161.630.067    45.434.719.120         50.260.859.912


  LIABILITAS DAN EKUITAS
  Liabilitas
  Liabilitas Jangka Pendek
     Utang usaha                               IDR   (1.715.235.978)              -                -                 -                      -
     Beban akrual                              IDR              -                 -                -                 -                      -
     Utang pajak                               IDR              -                 -                -                 -                      -
        Jumlah Liabilitas Jangka Pendek         IDR   (1.715.235.978)              -                -                 -                      -


  Liabilitas Jangka Panjang
     Liabilitas imbalan kerja jangka panjang   IDR              -                 -                -                 -                      -
        Jumlah Liabilitas Jangka Panjang        IDR              -                 -                -                 -                      -


        JUMLAH LIABILITAS                       IDR   (1.715.235.978)              -                -                 -                      -


  EKUITAS
     Modal saham                               IDR   13.368.000.000    13.368.000.000   13.368.000.000    13.368.000.000         13.368.000.000
     Tambahan modal disetor                    IDR   22.236.000.000    22.236.000.000   22.236.000.000    22.236.000.000         22.236.000.000
     Saldo laba                                IDR    2.877.173.445     4.303.069.727    6.557.630.067     9.830.719.120         14.656.859.912
     Komponen ekuitas lainnya                                   -                 -                -                 -                      -
        JUMLAH EKUITAS                          IDR   38.481.173.445    39.907.069.727   42.161.630.067    45.434.719.120         50.260.859.912


  JUMLAH LIABILITAS & EKUITAS                   IDR   36.765.937.467    39.907.069.727   42.161.630.067    45.434.719.120         50.260.859.912

  Check Balance                                                  -                 -                -                 -                      -
Page 114
FAIRNESS OPINION                                                                                                                       Cut of Date

PT Kian Santang Muliatama Tbk                                                                                                         30 April 2023




Inkremental Laba Rugi Sebelum dan Setelah Transaksi                                                                                        Full IDR

                                                          2023F              2024F              2025F              2026F              2027F

 PENDAPATAN                                         IDR              -         404.348.406       1.740.346.619      4.173.426.772      7.898.008.465

 BEBAN POKOK PENJUALAN                              IDR   (1.042.193.808)       (65.706.304)      711.698.471       2.286.307.726      4.800.228.100

 LABA KOTOR                                         IDR    1.042.193.808       470.054.709       1.028.648.148      1.887.119.046      3.097.780.365

 PENGHASILAN (BEBAN) USAHA
    Beban penjualan, umum dan administrasi         IDR                  -                  -                  -                  -                  -
      Jumlah Beban Operasi                          IDR              -                  -                  -                  -                  -

 LABA (RUGI) USAHA                                  IDR    1.042.193.808       470.054.709       1.028.648.148      1.887.119.046      3.097.780.365

    Pendapatan lain - lain                         IDR    2.043.418.398      2.323.921.518      2.759.584.877      3.414.517.412      4.441.713.318
    Beban lain - lain                              IDR              -                  -                  -                  -                  -
      Jumlah Pendapatan (Beban) Keuangan - bersih   IDR    2.043.418.398      2.323.921.518      2.759.584.877      3.414.517.412      4.441.713.318

 LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK                          IDR    3.085.612.206      2.793.976.227      3.788.233.025      5.301.636.458      7.539.493.682

    Beban Pajak Penghasilan                        IDR     (208.438.762)       (94.010.942)      (205.729.630)      (377.423.809)      (619.556.073)

 LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN                         IDR    2.877.173.445      2.699.965.286      3.582.503.396      4.924.212.649      6.919.937.610
Page 115
PROYEKSI RASIO KEUANGAN 2023-2027 SEBELUM TRANSAKSI
OPINI KEWAJARAN PT KIAN SANTANG MULIATAMA TBK
TANGGAL PENILAIAN : 30 APRIL 2023


                  Keterangan                 2023          2024          2025          2026          2027          Average
Rasio Likuiditas
- Current Ratio (x)                                5,21         4,71          4,56          4,43          4,42         4,67
- Quick Ratio (x)                                  3,42         3,84          3,67          3,55          3,55         3,61
- Working Capital to Total Asset Ratio (%)      43,96%       30,03%        30,93%        31,00%        31,09%        33,40%
Rasio Aktivitas
- Inventory Turnover (x)                            2,00          4,00          4,00          4,00          4,00       3,60
- Fixed Asset Turnover (x)                          4,57          3,89          3,57          3,42          3,36       3,76
- Total Asset Turnover (x)                          0,75          0,77          0,79          0,79          0,79       0,78
- Sales to Current Assets (x)                       0,90          0,97          1,02          1,04          1,04       0,99
Rasio Solvabilitas
- Debt to total Aset Ratio (%)                  16,17%       17,12%        17,21%        17,45%        17,38%        17,07%
- Debt Equity Ratio (%)                         19,29%       20,66%        20,79%        21,13%        21,04%        20,58%
Rasio Profitabilitas
- Gross Profit Margin                           23,97%       23,97%        23,97%        23,97%        23,97%        23,97%
- EBT Margin                                    13,96%       14,33%        14,65%        14,92%        15,16%        14,61%
- Net Profit Margin                             11,17%       11,47%        11,72%        11,94%        12,13%        11,68%
- Return on Equity (ROE)                        10,00%       10,67%        11,15%        11,46%        11,65%        10,98%
- Return on Asset (ROA)                          8,38%        8,84%         9,23%         9,46%         9,62%         9,11%
Page 116
PROYEKSI RASIO KEUANGAN 2023-2027 SETELAH TRANSAKSI
OPINI KEWAJARAN PT KIAN SANTANG MULIATAMA TBK
TANGGAL PENILAIAN : 30 APRIL 2023


                  Keterangan                 2023          2024          2025          2026          2027          Average
Rasio Likuiditas
- Current Ratio (x)                                7,51         5,97          5,93          5,93          6,12         6,30
- Quick Ratio (x)                                  5,38         4,82          4,76          4,76          4,95         4,93
- Working Capital to Total Asset Ratio (%)      29,93%       26,00%        27,17%        27,57%        27,67%        27,67%
Rasio Aktivitas
- Inventory Turnover (x)                            1,94          3,00          3,04          3,12          3,24       2,87
- Fixed Asset Turnover (x)                          4,57          3,91          3,66          3,61          3,70       3,89
- Total Asset Turnover (x)                          0,48          0,50          0,53          0,56          0,58       0,53
- Sales to Current Assets (x)                       0,75          0,77          0,80          0,82          0,83       0,79
Rasio Solvabilitas
- Debt to total Aset Ratio (%)                   8,73%       11,11%        11,36%        11,64%        11,62%        10,89%
- Debt Equity Ratio (%)                          9,57%       12,50%        12,82%        13,18%        13,15%        12,24%
Rasio Profitabilitas
- Gross Profit Margin                           26,07%       24,62%        24,90%        25,13%        25,34%        25,21%
- EBT Margin                                    20,18%       19,11%        19,98%        21,04%        22,34%        20,53%
- Net Profit Margin                             16,97%       16,10%        16,82%        17,72%        18,88%        17,30%
- Return on Equity (ROE)                         8,96%        9,13%        10,13%        11,23%        12,44%        10,38%
- Return on Asset (ROA)                          8,18%        8,11%         8,98%         9,92%        11,00%         9,24%

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.69 MB
Published28 Dec 2023
Pages116
Characters323,740
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result