Skip to content
Back to announcement

20231222_AHAP_Informasi Transaksi Afiliasi_31561991_lamp4.pdf

Asset transaction Needs review AHAP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 54

Page 1

          
Page 2

          
Page 3

          
Page 4

          
Page 5

          
Page 6

          
Page 7

          
Page 8

          
Page 9

          
Page 10

          
Page 11

          
Page 12

          
Page 13

          
Page 14

          
Page 15

          
Page 16

          
Page 17
    1. PENDAHULUAN


1.1    Identifikasi Status Penilai

Pendapat Kewajaran ini disusun oleh Tim Penilai Independen dari KJPP Felix Sutandar
dan Rekan. Buku Laporan Pendapat Kewajaran ini di tanda tangani oleh:
-     Felix Sutandar, MSc (MAPPI No. 81-S-00017; PB-1.08.00022; STTD.PPB-
      31/PM.2/2018) sebagai Penilai Berizin.
-     Natalia Goysal (MAPPI No. 10-S-02509; P.1-12.00347; RMK-2017.00307) sebagai
      Reviewer.
-     Grace Martana (MAPPI No. 16-S-07048; B-1.22.00626, RMK-2019.03051) sebagai
      Pelaksana Penilai.

Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran ini, Penilai menjunjung tinggi
integritas, bertindak secara objektif dan tidak memihak serta tidak mempunyai potensi
benturan kepentingan dengan pihak-pihak yang terlibat dengan Rencana Transaksi.
Penilai memiliki kompetensi dalam mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran ini dan
menjaga kerahasiaan informasi yang diperoleh.


1.2    Identitas Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan

Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan dalam hal ini adalah:

Nama                : PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (“AHAP”)
Bidang usaha        : Asuransi Umum Konvensional (KBLI 65121)
Alamat              : Wisma 46 Lantai 33 Kota BNI
                      Jl. Jend. Sudirman Kav. 1,
                      Jakarta Pusat 10220
Email               : harta@asuransi-harta.co.id
Website             : www.asuransi-harta.co.id
Telepon             : 021-5702060
Faksimili           : 021-5727589


1.3    Maksud dan Tujuan

Laporan ini dimaksudkan untuk memberikan Pendapat Kewajaran (Fairness Opinion)
atas Rencana Transaksi. Sedangkan tujuan Pendapat Kewajaran sesuai dengan
penugasan yang diterima adalah untuk dipergunakan sebagai salah satu bahan dalam
rangka keterbukaan informasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (POJK) No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
Benturan Kepentingan.


1.4    Asumsi dan Kondisi Pembatas

Tanpa mengurangi tanggung jawab kami sebagai Penilai, Pendapat Kewajaran ini
dibatasi oleh asumsi dan kondisi pembatas sebagai berikut:
1. Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.


Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                        1
Page 18
2. Penilai Bisnis telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan
   dalam proses penilaian.
3. Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya
   keakuratannya.
4. Proyeksi keuangan yang digunakan telah disesuaikan dan mencerminkan kewajaran
   proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan
   pencapaiannya.
5. Penilai Bisnis bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi
   keuangan.
6. Laporan Pendapat Kewajaran ini terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi
   yang bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
7. Penilai Bisnis bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan Kesimpulan
   Akhir.
8. Penilai Bisnis telah memperoleh informasi atas status hukum Objek Pendapat
   Kewajaran dari Pemberi Tugas.


1.5   Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi

AHAP memiliki 2 (dua) unit Rumah Toko (“Ruko”) yang berlokasi di Jalan Balikpapan
Raya 6, Kelurahan Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, yang sebelumnya
pernah digunakan sebagai kantor pusat AHAP. Namun seiring dengan perkembangan
usaha Perseroan, ukuran ruko tersebut tidak cukup memadai untuk digunakan sebagai
kantor pusat sehingga sejak tahun 2020, kantor pusat AHAP telah dipindahkan ke
Wisma BNI 46 Jalan Jenderal Sudirman.

Saat ini Ruko tersebut hanya digunakan sebagai tempat penerimaan surat-menyurat
yang masih menggunakan alamat yang lama dan frekuensi penerimaan surat-surat
tersebut sudah sangat sedikit.

Dalam rangka meningkatkan efisiensi dan melihat adanya potensi alokasi pendanaan
untuk peningkatan investasi atau modal kerja, Perseroan berencana untuk melakukan
penjualan Ruko tersebut kepada pihak afiliasi yaitu PT Asuransi Central Asia (“ACA”),
dimana dengan dilaksanakannya Rencana Transaksi tersebut diharapkan dapat
meningkatkan kinerja Perseroan.

KJPP Felix Sutandar dan Rekan sebagai Penilai Independen telah diminta oleh Perseroan,
sebagaimana tertuang dalam Surat Penugasan No. 0617/FSR/Spn/FS/1711/2023
tanggal 17 November 2023 yang telah disetujui oleh AHAP pada tanggal 20 November
2023, untuk memberikan Pendapat Kewajaran (Fairness Opinion, untuk selanjutnya
disebut “Pendapat Kewajaran”) atas Rencana Transaksi dimaksud.


1.6   Obyek Pendapat Kewajaran

Obyek Pendapat Kewajaran adalah Rencana Transaksi Penjualan 2 (dua) unit Ruko yang
terletak di Jalan Balikpapan Raya 6, Kelurahan Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Jakarta
Pusat.


1.7   Tanggal Pendapat Kewajaran

Tanggal (cut-off date) dari Pendapat Kewajaran ini adalah 31 Agustus 2023 (“Tanggal
Pendapat Kewajaran”). Tanggal Pendapat Kewajaran dipilih atas dasar pertimbangan



Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                         2
Page 19
kepentingan dan ketersediaan data dalam rangka analisa kewajaran Rencana Transaksi
dimaksud.


1.8   Mata Uang yang Digunakan

Jenis mata uang yang digunakan dalam laporan Penilaian ini adalah Rupiah.


1.9   Tingkat Kedalaman Investigasi

Pemberian Pendapat Kewajaran dilakukan dengan investigasi yang meliputi inspeksi,
pengumpulan data dan informasi dari pihak Manajemen Perseroan yang bertujuan untuk
memperoleh dokumen kelengkapan analisis yang dibutuhkan dan selanjutnya
diverifikasi melalui wawancara.

Penilai tidak melakukan kegiatan atau analisis sebagai berikut:
a. Analisis dampak pajak untuk para pihak terkait Rencana Transaksi;
b. Transaksi lain selain yang disebutkan dalam objek analisis kewajaran.


1.10 Sifat dan Sumber Informasi yang Dapat Diandalkan

Informasi yang diperoleh berupa:
- Data dan dokumen dari Manajemen Perseroan.
- Data dan keterangan yang diperoleh secara lisan maupun tulisan melalui komunikasi
    dengan manajemen
- Berbagai data dan publikasi yang tersedia secara umum baik berdasarkan media
    cetak maupun elektronik, seperti website Bank Indonesia, website Pemerintah
    maupun Asosiasi yang relevan dengan penugasan penilaian.

Informasi, perkiraan dan pendapat yang kami peroleh dari berbagai sumber, kami
anggap merupakan informasi yang dapat dipercaya kebenarannya dan tidak
mengandung unsur-unsur yang dengan sengaja disembunyikan.


1.11 Persetujuan Publikasi

Laporan ini terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia, yang
dapat mempengaruhi kelangsungan operasional Perseroan.


1.12 Pedoman dan Standar Penilaian

Dasar pedoman pelaksanaan dan standar penilaian yang Penilai gunakan adalah:
1. Standar Penilaian Indonesia yang meliputi Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar
   Penilaian Indonesia (KEPI & SPI) Edisi VII 2018 dan Edisi Revisi SPI 300, SPI 310,
   SPI 320, SPI 330 Tahun 2020;
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 35/POJK.04/2020 Tentang Penilaian
   dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal;
3. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor 17/SEOJK.04/2020 Tentang
   Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal.




Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                          3
Page 20
1.13 Keterangan Rencana Transaksi dan Benturan Kepentingan

Rencana Transaksi merupakan transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud dalam POJK No.
42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
Namun sesuai dengan Surat Pernyataan Manajemen Perseroan, Rencana Transaksi
dimaksud bukan merupakan transaksi yang mengandung benturan kepentingan.


1.14 Dampak Keuangan

Dengan dilakukannya Rencana Transaksi, dampak keuangan adalah sebagai berikut:
• Perseroan memperoleh kas yang dapat digunakan untuk investasi atau modal kerja
   sebesar Rp12.000.000.000.
• Aset tetap Perseroan berkurang sebesar nilai buku yaitu Rp215.000.000.
• Perseroan memperoleh keuntungan atas penjualan aset tetap sebesar
   Rp.11.785.000.000.


1.15 Sumber Data

Dalam memberikan pendapat kewajaran ini kami telah melaksanakan prosedur yang
mencakup pengkategorian, pengkorelasian, pengecekan validitas dan penelaahan data
dan informasi berikut:
1. Laporan Keuangan AHAP untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Agustus 2023
   yang telah direviu oleh Akuntan Publik Desman PL Tobing dari Kantor Akuntan Publik
   Kanaka     Puradiredja,    Suhartono    dalam    Laporan     No.    RO-036/AHAP-
   KPS/DPL01/X/2023 tanggal 3 Oktober 2023.
2. Laporan Keuangan AHAP untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
   2022 yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Desman PL Tobing dari Kantor Akuntan
   Publik     Kanaka      Puradiredja,    Suhartono      dalam     Laporan      No.
   00185/3.0357/AU.1/08/0127-2/1/III/2023 tanggal 24 Maret 2023 dengan opini
   wajar, dalam semua hal yang material.
3. Laporan Keuangan AHAP untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
   2021 yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Desman PL Tobing dari Kantor Akuntan
   Publik Kanaka Puradiredja, Suhartono dalam Laporan No. 00050/3.0357
   /AU.1/08/0127-1/1/II/2022 tanggal 25 Februari 2022 dengan opini wajar, dalam
   semua hal yang material.
4. Laporan Keuangan AHAP untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
   2020 yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Tan Siddharta dari Kantor Akuntan
   Publik     Kanaka    Puradiredja,     Suhartono     dalam      Laporan    No.
   00140/3.0357/AU.1/08/0111-2/1/III/2021 tanggal 26 Maret 2021 dengan opini
   wajar, dalam semua hal yang material.
5. Laporan Keuangan AHAP untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
   2019 yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Tan Siddharta dari Kantor Akuntan
   Publik     Kanaka    Puradiredja,     Suhartono     dalam      Laporan    No.
   00361/3.0357/AU.1/08/0111-1/1/III/2020 tanggal 26 Maret 2020 dengan opini
   wajar, dalam semua hal yang material.
6. Laporan Keuangan AHAP untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
   2018 yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Drs. Hardy Manahan Lumban Tobing,
   Ak., CPA dari Kantor Akuntan Publik Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali dalam
   Laporan Nomor 00099/3.0279/AU.1/08/0410-2/1/III/2019 tanggal 22 Maret 2019
   dengan opini wajar, dalam semua hal yang material.


Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                         4
Page 21
7. Laporan Keuangan Proforma AHAP Sebelum dan Setelah Rencana Transaksi pada
   tanggal 31 Agustus 2023 yang disiapkan oleh Manajemen Perseroan.
8. Laporan Penilaian Properti atas 2 (dua) Unit Ruko yang telah dinilai oleh Penilai
   Publik Felix Sutandar, Msc dari Kantor Jasa Penilai Publik Felix Sutandar dan Rekan
   dengan laporan No. 1354/2.0072-00/PI/08/0022/1/XII/2023 tanggal 12 Desember
   2023.
9. Proyeksi keuangan AHAP untuk periode 1 September 2023 – 31 Desember 2028
   Dengan dan Tanpa dilakukannya Rencana Transaksi yang disiapkan oleh Manajemen
   Perseroan.
10. Salinan Akta pendirian, perubahan dan perizinan yang terkait AHAP dan ACA.
11. Surat Perjanjian Pendahuluan Pengikatan Jual Beli antara AHAP dan ACA tanggal 21
    Desember 2023.
12. Hasil wawancara dengan pihak internal manajemen Perseroan yang diwakilkan oleh
    Bapak Sutjianta selaku Direktur Perusahaan mengenai alasan, latar belakang dan
    hal-hal lainnya terkait dengan Rencana Transaksi.
13. Informasi lain dari pihak manajemen Perseroan dan pihak-pihak lain yang relevan
    dalam rangka penugasan ini.


1.16 Pendekatan dan Prosedur Penilaian

Dalam menganalisis kewajaran Rencana Transaksi, kami melakukan prosedur analisis
sebagai berikut:

•   Analisis Transaksi;
•   Analisis kualitatif dan kuantitatif atas Rencana Transaksi;
•   Analisis atas kewajaran nilai Transaksi; dan
•   Analisis atas faktor lain yang relevan.




Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                         5
Page 22
 2. PIHAK-PIHAK YANG TERKAIT DENGAN TRANSAKSI


Para pihak yang terlibat Rencana Transaksi adalah:
1. AHAP adalah perusahaan publik yang berkedudukan di Jakarta, beralamat di Wisma
   46 Lantai 33 Kota BNI, Jl. Jend. Sudirman Kav. 1, Jakarta Pusat, yang dalam Rencana
   Transaksi ini bertindak sebagai Pihak Penjual.
2. ACA adalah perusahaan yang berkedudukan di Jakarta, beralamat di Jalan Gajah
   Mada No. 3-5, Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat, yang dalam Rencana Transaksi
   ini bertindak sebagai Pihak Pembeli.


2.1    AHAP

2.1.1 Pendirian dan Informasi Umum

PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk d/h PT Asuransi Harapan Aman Pratama pada
tanggal 28 Mei 1982 berdasarkan Akta Notaris Trisnawati Mulia, SH No. 76 yang telah
disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-
1325.HT.01.01.Th.82 tanggal 21 September 1982.

Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan
Akta Notaris Rahayu Ningsih, SH Nomor 01 tanggal 7 Agustus 2023 terkait Perubahan
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi serta penyesuaian Anggaran Dasar Perseroan
terhadap Pasal 20 POJK Nomor 14/POJK.04/2022 tentang Penyampaian Laporan
Keuangan Berkala Emiten atau Perusahaan Publik. Perubahan ini telah diterima oleh
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Nomor AHU-
AH.01.09-0149453 tanggal 8 Agustus 2023.


2.1.2 Pemegang Saham

Pada 31 Agustus 2023, modal dasar AHAP berjumlah sebesar Rp.300.000.000.000 yang
terbagi atas 6.000.000.000 lembar saham dengan nominal Rp50 per saham. Dari jumlah
modal dasar ini telah ditempatkan dan disetor sebanyak 4.900.000.000 lembar saham,
dengan susunan pemegang saham sebagai berikut:

                          Tabel 1 : Daftar Pemegang Saham AHAP

                       Nama                   Jumlah                    Jumlah
  No                                                          %
                Pemegang Saham                Saham                      (Rp)
  1     PT Asuransi Central Asia              3.066.343.009   62,58    153.317.150.450
  2     Sendra Gunawan                         627.362.866    12,80     31.368.143.300
  3     Pemegang saham lainnya                1.206.294.125   24,62     60.314.706.250
                  Jumlah                     4.900.000.000    100,0   245.000.000.000




Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                          6
Page 23
2.1.3 Susunan Manajemen

Per 31 Agustus 2023, susunan manajemen AHAP adalah sebagai berikut:


Dewan Komisaris
  Komisaris Utama                            : Adhi Indrawan
  Komisaris Independen                       : Pramono Margono
  Komisaris Independen                       : Adie Poernomo Widjaya

Direksi
   Direktur Utama                            :   Yulianto Piettojo
   Direktur                                  :   Josep Gunawan Setyo
   Direktur                                  :   Indradi Prasodjo
   Direktur                                  :   Treesje Halim
   Direktur Kepatuhan                        :   Sutjianta



2.1.4 Gambaran Usaha

Perseroan mulai beroperasi secara komersial sejak tahun 1983 dan memiliki jaringan
operasi sebanyak 3 (tiga) kantor cabang dan 7 (tujuh) kantor pemasaran yang tersebar
di wilayah Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera Utara.

Sesuai dengan Akta No. 06 tanggal 14 April 2022, maksud dan tujuan Perseroan adalah
melakukan usaha di bidang asuransi umum konvensional (KBLI 65121) dengan ruang
lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah sebagai berikut:

   •   Menjalankan usaha di bidang asuransi umum konvensional termasuk
       menerbitkan polis-polis.
   •   Menerima pembayaran premi-premi dalam hubungannya dengan polis-polis atau
       kontrak-kontrak asuransi.
   •   Menetapkan atau membayarkan tuntutan-tuntutan atau polis-polis atau kontrak-
       kontrak asuransi yang dikeluarkan atau yang diadakan oleh Perseroan.
   •   Menjalankan setiap kegiatan dan usaha yang sesuai dengan maksud dan tujuan
       dan melakukan usaha-usaha dalam pengertian seluas-luasnya dengan cara dan
       bentuk sebagaimana disyaratkan dengan tidak mengurangi ketentuan peraturan
       Negara Republik Indonesia.


2.1.5 Perijinan

Perijinan yang telah dimiliki Perseroan antara lain adalah sebagai berikut:
a. Nomor Induk Berusaha (NIB) 9120111240593, bukti Pendaftaran Penanaman
   Modal/Berusaha yang sekaligus merupakan pengesahan Tanda Daftar Perusahaan,
   yang dikeluarkan oleh Lembaga Pengelola dan Penyelenggara OSS Pemerintah
   Republik Indonesia tanggal 9 Desember 2019 dengan perubahan ke – 9 tanggal 26
   Juli 2022.
b. Surat Izin Usaha dalam Bidang Asuransi Kerugian Nomor Kep-2561/MD/1986 yang
   dikeluarkan oleh Direktur Jenderal Moneter Dalam Negeri tanggal 21 April 1986.
c. Nomor Pokok Wajib Pajak No. 01.360.902.9-054.000.



Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                      7
Page 24
2.2    ACA

2.2.1 Pendirian dan Informasi Umum

PT Asuransi Central Asia (“ACA”) adalah Perusahaan yang bergerak di bidang asuransi
umum, didirikan tanggal 29 Agustus 1956 berdasarkan Akta no. 163 oleh Raden
Kadiman, Notaris di Djakarta dengan nama Maskapai Asuransi Oriental N.V. Nama
Perseroan diubah menjadi PT Asuransi Central Asia berdasarkan Akta No.10 tanggal 5
Agustus 1958 oleh Raden Meester Soewandi, SH. Dan telah mendapat persetujuan dari
Menteri Kehakiman Republik Indonesia No.J.A.5/92/5 Tanggal 2 Oktober 1958.

Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan
Akta Notaris Wiwik Condro, SH Nomor 38 tanggal 19 Juni 2023 mengenai perubahan
direksi dan komisaris. Perubahan ini telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia melalui Surat Nomor AHU-AH.01.09-0131196 tanggal 23
Juni 2023.


2.2.2 Pemegang Saham

Per 31 Agustus 2023, susunan pemegang saham ACA adalah sebagai berikut:

                           Tabel 2 : Daftar Pemegang Saham ACA

                        Nama                 Jumlah                       Jumlah
  No                                                          %
               Pemegang Saham                Saham                         (Rp)
  1     Anthoni Salim                            32.999.343    33,0        32.999.343.000
  2     PT. Asian International Investindo       31.999.731    32,0        31.999.731.000
  3     PT Lintas Sejahtera Langgeng             18.936.540    18,9        18.936.540.000
  4     Aylen Salim                               2.507.972     2,5         2.507.972.000
  5     Brenda Salim                              2.507.972     2,5         2.507.972.000
  6     Raymond Salim                             2.507.973     2,5         2.507.973.000
  7     Teddy Salim                               2.507.973     2,5         2.507.973.000
  8     Renny Salim                               2.507.972     2,5         2.507.972.000
  9     Sjerra (Sherra) Salim                     2.507.972     2,5         2.507.972.000
  10    Sri Rahayu Kartorahardjo                   619.368      0,6          619.368.000
  11    Dharmawan Gozali                           397.184      0,4          397.184.000
                Jumlah                       100.000.000      100,0      100.000.000.000



2.2.3 Susunan Manajemen

Per 31 Agustus 2023, susunan manajemen ACA adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris
  Komisaris Utama                            :   Anthoni Salim
  Komisaris Independen                       :   Indomen Saragih
  Komisaris Independen                       :   Paul Hardjatmo
  Komisaris                                  :   Phiong Philipus Darma




Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                            8
Page 25
Direksi
   Direktur Utama                            :   Juliati Boddhiya
   Direktur                                  :   Indrawati Darmawan
   Direktur                                  :   Muljadi Kusuma
   Direktur                                  :   Syarifuddin
   Direktur Kepatuhan                        :   Yohanes Jap


2.2.4 Gambaran Usaha

ACA bergerak dibidang usaha asuransi umum konvensional (KBLI 65121) dan unit
syariah Asuransi umum (KBLI 65123) yang didirikan sejak tahun 1956. ACA telah
beroperasi lebih dari 65 tahun dan memiliki 77 kantor cabang dan perwakilan yang
tersebar di seluruh Indonesia.


2.2.5 Perijinan

Perijinan yang telah dimiliki ACA antara lain adalah sebagai berikut:
a. Nomor Induk Berusaha (NIB) 9120204470651, bukti Pendaftaran Penanaman
   Modal/Berusaha yang sekaligus merupakan pengesahan Tanda Daftar Perusahaan,
   yang dikeluarkan oleh Lembaga Pengelola dan Penyelenggara OSS Pemerintah
   Republik Indonesia tanggal 5 April 2019.
b. Izin Lokasi yang dikeluarkan oleh Lembaga Pengelola dan Penyelenggara OSS
   Pemerintah Republik Indonesia tanggal 5 November 2020.
c. Surat Perpanjangan Izin Usaha dalam Bidang Asuransi Kerugian Nomor KEP-
   2097/MD/1986 yang dikeluarkan oleh Direktur Jenderal Moneter Dalam Negeri
   Departemen Keuangan Republik Indonesia tanggal 31 Maret 1986.
d. Nomor Pokok Wajib Pajak No. 01.312.280.9-073.000.




Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                   9
Page 26
    3. ANALISIS DAN PENDAPAT KEWAJARAN


3.1   Analisis Transaksi

3.1.1 Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan

Berdasarkan POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
Benturan Kepentingan;
-   Transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh
    perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali dengan Afiliasi dari perusahaan
    terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang
    saham utama, atau Pengendali, termasuk setiap aktivitas dan/atau transaksi yang
    dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali untuk kepentingan
    Afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan
    komisaris, pemegang saham utama, atau Pengendali.
-   Transaksi Benturan Kepentingan adalah transaksi yang dilakukan oleh perusahaan
    terbuka atau perusahaan terkendali dengan setiap pihak, baik dengan Afiliasi maupun
    pihak selain Afiliasi yang mengandung benturan kepentingan.

Pihak-pihak yang terlibat Rencana Transaksi memiliki hubungan afiliasi sebagai berikut:


                   Gambar 1 : Hubungan Afiliasi AHAP dengan ACA




                            PT Asuransi Central Asia
                                     (ACA)

                                               62,58%
                                               %

                            PT Asuransi Harta Aman
                                 Pratama, Tbk
                                       (AHAP)

Berdasarkan struktur kepemilikan saham Perseroan dapat dilihat bahwa AHAP dan ACA
memiliki hubungan afiliasi, dimana ACA merupakan pemegang saham utama dari AHAP
dengan kepemilikan saham pada AHAP sebesar 62,58%.

Dengan demikian Rencana Transaksi antara AHAP dengan ACA merupakan Transaksi
Afiliasi sesuai dengan POJK No. 42/POJK.04/2020, akan tetapi berdasarkan Surat
Pernyataan Manajemen AHAP, Rencana Transaksi bukan merupakan Transaksi Benturan
Kepentingan.




Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                         10
Page 27
3.1.2 Transaksi Material

Berdasarkan POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
Kegiatan Usaha, Transaksi Material adalah setiap transaksi yang dilakukan oleh
perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali yang memenuhi batasan nilai:
1. suatu transaksi dikategorikan sebagai Transaksi Material apabila nilai transaksi sama
   dengan 20% atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka.
2. Transaksi berupa perolehan dan pelepasan atas perusahaan atau segmen operasi
   dikategorikan sebagai Transaksi Material dalam hal:
   a) Nilai transaksi sama dengan 20% atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka;
   b) Total aset yang menjadi objek transaksi dibagi total aset Perusahaan Terbuka
      nilainya sama dengan atau lebih dari 20%;
   c) Laba bersih objek transaksi dibagi dengan laba bersih Perusahaan Terbuka
      nilainya sama dengan atau lebih dari 20% (dua puluh persen); atau
   d) Pendapatan usaha objek transaksi dibagi dengan pendapatan usaha Perusahaan
      Terbuka nilainya sama dengan atau lebih dari 20%.
3. Dalam hal transaksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) dilakukan
   oleh Perusahaan Terbuka yang mempunyai ekuitas negatif, transaksi dikategorikan
   sebagai Transaksi Material apabila nilai transaksi sama dengan 10% atau lebih dari
   total aset Perusahaan Terbuka.
Dalam hal Rencana Transaksi lebih dari 50%, maka Perusahaan Terbuka yang akan
melakukan Transaksi Material wajib terlebih dahulu memperoleh persetujuan RUPS.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Agustus 2023 yang telah direviu oleh Akuntan
Publik Desman PL Tobing dari Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja, Suhartono
dalam Laporan No. RO-036/AHAP-KPS/DPL01/X/2023 tanggal 3 Oktober 2023, jumlah
ekuitas AHAP tercatat sebesar Rp.200.269.844.448 sedangkan Nilai Rencana Transaksi
adalah sebesar Rp.12.000.000.000 atau 6,0% dari ekuitas AHAP. Dengan demikian
Rencana Transaksi tidak termasuk Transaksi Material sebagaimana dimaksud dalam
POJK No. 17/POJK.04/2020.


3.1.3 Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati Dalam Rencana Transaksi

Sesuai dengan Surat Perjanjian Pendahuluan Pengikatan Jual Beli tanggal 21 Desember
2023 antara AHAP (“Penjual”) dengan ACA (“Pembeli”), pokok-pokok perjanjian adalah
sebagai berikut:


Objek Perjanjian

2 (dua) unit Rumah Toko, yang terletak di Jl. Balikpapan Raya 6, Jakarta (selanjutnya
disebut “Ruko”).


Harga Jual Beli dan Pembayarannya

Kedua belah pihak setuju bahwa harga jual Ruko yang menjadi obyek perjanjian ini
adalah sebesar Rp12.000.000.000,- (dua belas miliar rupiah).

Biaya-biaya yang dapat timbul selain sebagaimana tercantum maka akan dibicarakan
lebih lanjut oleh Para Pihak secara musyawarah.



Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                         11
Page 28
Pembayaran harga jual dilakukan secara bertahap, yakni Uang Muka sebesar
Rp1.000.000.000,- (satu miliar rupiah). Sisa pembayaran termasuk termin pembayaran
untuk pelunasan akan dituangkan dalam addendum perjanjian setelah Pihak Penjual
menyelesaikan pemenuhan persyaratan internal berupa Laporan Pendapat Kewajaran
atas rencana Transaksi Penjualan Ruko dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) dan
Laporan Penilaian atas bangunan Ruko tersebut. Setelah seluruh pembayaran selesai
maka akan ditindak lanjuti berupa penanda tanganan Akta Jual Beli yang dibuat di
hadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).


Penandatanganan Akta Jual Beli

1. Kedua belah sepakat untuk membuat dan menandatangani Akta Jual Beli (AJB)
   dihadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), setelah seluruh persyaratan di
   bawah ini dipenuhi:
   a) Pihak Pertama telah menyelesaikan persyaratan internal berupa Laporan Pendapat
      Kewajaran atas rencana Transaksi Penjualan Ruko dari Kantor Jasa Penilai Publik
      (KJPP).
   b) Pihak Kedua telah melunasi Harga Jual yang masih tertunggak.
2. Pada saat penanda tanganan AJB, Pihak Pertama wajib menerbitkan tanda terima
   baru yang meliputi total pembayaran.
3. Setelah Penandatanganan AJB, maka Pihak Kedua atas biaya sendiri mengurus balik
   nama Sertifikat Hak Guna Bangunan serta persyaratan kepemilikan lainnya
   berdasarkan hukum yang berlaku di Indonesia.


3.1.4 Analisis Manfaat dan Risiko Rencana Transaksi

Berdasarkan kajian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa manfaat dari
Rencana Transaksi adalah:
1. Memperoleh kas yang dapat digunakan untuk investasi atau modal kerja, sehingga
   dapat meningkatkan kinerja Perseroan.
2. Penghematan atas beban kepemilikan properti, seperti beban PBB, utilitas dan
   pemeliharaan sehingga meningkatkan laba bersih Perseroan secara keseluruhan.

Sementara itu, Rencana Transaksi tidak menimbulkan risiko terhadap Perseroan karena
aset Rencana Transaksi merupakan aset non operasional.


3.2   Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi

3.2.1 Riwayat Perusahaan dan Sifat Kegiatan Usaha

AHAP didirikan pada tahun 1982 dan mulai beroperasi secara komersial sebagai
perusahaan asuransi kerugian sejak tahun 1983. Perseroan telah menyampaikan
Pernyataan Penawaran Umum Perdana pada tahun 1990 kepada Ketua Badan Pelaksana
Pasar Modal dan pada tanggal 14 September 1990 saham Perseroan tercatat di Bursa
Efek Jakarta.

Perseroan berkantor pusat di Wisma 46 Lantai 33, Kota BNI, Jalan Jenderal Sudirman
Kavling 1, Jakarta. Perseroan memiliki jaringan operasi 3 (tiga) kantor cabang dan 7
(tujuh) kantor pemasaran yang tersebar di wilayah Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah,
Jawa Timur dan Sumatera Utara.



Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                       12
Page 29
3.2.2 Analisis Industri dan Lingkungan

Industri Asuransi Umum

Premi dicatat industri asuransi umum semester 1 tahun 2023 tercatat sebesar Rp48,9
triliun, tumbuh sebesar 6,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Melihat lini usaha asuransi umum, pertumbuhan premi terjadi hampir disebagian besar
lini usaha di semester 1 tahun 2023, meskipun ada 4 lini usaha yang terkontraksi yaitu
asuransi harta benda (-16.2%), asuransi satelit (-93%), asuransi energy on shore (-
13,1%) dan asuransi aneka (-0,9%).

       Tabel 3 : Premi Dicatat Asuransi Umum Semester 1 Tahun 2022 - 2023




  Sumber: Asuransi Umum dan Reasuransi Semester 1 (Jan-Jun) Tahun 2023, Asosiasi Asuransi Umum
                                          Indonesia

Secara persentase, pendapatan premi asuransi umum bedasarkan jalur distribusi
terbesar adalah melalui broker asuransi/perantara yaitu sebesar 33,2% dan diikuti
dengan direct marketing sebesar 27,6%. Pangsa premi terbesar yaitu asuransi harta
benda sebesar 25,7%, diikuti dengan asuransi kendaraan bermotor sebesar 20,1% dan
asuransi kredit 17,2%.




Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                                  13
Page 30
           Gambar 2 : Pangsa Pasar Asuransi Umum Semester I Tahun 2023




  Sumber: Asuransi Umum dan Reasuransi Semester 1 (Jan-Jun) Tahun 2023, Asosiasi Asuransi Umum
                                          Indonesia



Klaim dibayar asuransi umum semester I tahun 2023 tercatat sebesar Rp20,1 triliun,
meningkat sebesar 13,2% dibandingkan periode yang saham tahun sebelumnya.
Melihat per lini usaha, terjadi peningkatan persentase pembayaran klaim hampir
disebagian besar lini usaha, namun ada 4 lini usaha yang mencatatkan penurunan yaitu
asuransi harta benda, asuransi aviation, asuransi energy on shore dan asuransi aneka.

                       Tabel 4 : Pangsa Pasar Premi Asuransi Umum




         Sumber: Asuransi Umum dan Reasuransi Semester 1 (Jan-Jun) Tahun 2023, Asosiasi
                                  Asuransi Umum Indonesia




Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                                  14
Page 31
3.2.3 Analisis Operasional dan Prospek Usaha

AHAP merupakan perusahaan yang sesuai dengan Anggaran Dasarnya memiliki ruang
lingkup kegiatan usaha di bidang asuransi umum konvensional.

Produk yang dihasilkan oleh Perseroan antara lain:

                                 Tabel 5 : Produk Perseroan

                                                                         Persetujuan Otoritas
 No.   Nama Produk
                                                                           Jasa Keuangan
                                                                         S-1189/NB.111/2014
  1    Surety Bond
                                                                           (Non Konstruksi)
       Asuransi Mikro
             a          Asuransi Mikro Warisanku                         S-2351/NB.111/2015
             b          Asuransi Mikro Rumahku                           S-2352/NB.111/2015
              c         Asuransi Mikro Stop Usaha - Erupsi               S-2353/NB.111/2015
                        Asuransi Mikro Stop Usaha - Gempa
  2          d                                                           S-2354/NB.111/2015
                        Tsunami
              e         Asuransi Mikro Asuransiku                        S-2355/NB.111/2015
                        Asuransi Mikro si ABANG (Asuransi Anti
               f                                                         S-1368/NB.111/2015
                        Bangkrut) - Erupsi
                        Asuransi Mikro si ABANG (Asuransi Anti
              g                                                          S-1369/NB.111/2015
                        Bangkrut) - Gempa Tsunami
  3    Polis Standar Asuransi Kebakaran Indonesia (PSAKI)                S-4542/NB.111/2016
       Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia
  4                                                                      S-4662/NB.111/2016
       (PSAKBI)
  5    Polis Standar Asuransi Gempa Bumi Indonesia (PSAGBI)              S-5220/NB.111/2016
       Polis Standar Asuransi Terorisme Sabotase Indonesia
  6                                                                      S-5235/NB.111/2016
       (PSATSI)
  7    Polis Standar Asuransi Kecelakaan Diri Indonesia (PSAKDI)          S-280/NB.111/2017
       Polis Standar Asuransi Pengangkutan Barang Indonesia
  8                                                                       S-602/NB.111/2017
       (PSAPBI)
       Polis Asuransi Industrial/Property All Risk (Polis Semua Risiko
  9                                                                      S-1690/NB.111/2017
       Industri/Harta Benda)
 10    Polis Standar Asuransi Proyek Konstruksi Indonesia (PSAPKI)       S-2331/NB.111/2017
       Polis Standar Asuransi Kebongkaran Indonesia
 11                                                                      S-2447/NB.111/2017
       (Kebongkaran)
 12    Polis Standar Asuransi Penyimpanan Uang Indonesia                 S-2889/NB.111/2017
 13    Polis Standar Asuransi Pengiriman Uang Indonesia                  S-2884/NB.111/2017
 14    Polis Kecelakaan Diri Plus (PA-Plus)                              S-3686/NB.111/2017
 15    Polis Asuransi Harta Travel Care                                  S-4129/NB.111/2017
 16    Polis Asuransi Tanggung Gugat Umum Komprehensif                   S-4276/NB.111/2017
 17    Produk Asuransi Rangka Kapal                                      S-5120/NB.111/2017
 18    Produk Asuransi Kesehatan                                         S-5122/NB.111/2017
 19    Produk Asuransi Bersama Asuransi Kecelakaan Diri Plus Plus        S-5715/NB.111/2017
 20    Produk Asuransi Mesin                                             S-6395/NB.111/2017
 21    Produk Asuransi Peralatan Elektronika                              S-320/NB.111/2018
       Produk Asuransi Semua Risiko Benda Bergerak (Movable
 22                                                                       S-125/NB.111/2018
       property All Risk Insurance)
 23    Produk Asuransi Kecelakaan Diri HCI Multiguna                     S-3382/NB.111/2018


Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                                15
Page 32
                                                                      Persetujuan Otoritas
 No.    Nama Produk
                                                                        Jasa Keuangan
 24     Produk Asuransi Mesin dan Peralatan Kontraktor / Alat Berat   S-3183/NB.111/2019
 25     Produk Asuransi Hole in One                                   S-3456/NB.111/2019
 26     Produk Asuransi Reklame (Neon Sign)                           S-3457/NB.111/2019
 27     Produk Asuransi Fidelity Guarantee                            S-3904/NB.111/2019
 28     Produk Asuransi CECR                                          S-5850/NB.111/2019
        Produk Asuransi Tanggung Jawab Hukum Jasa Pengiriman
 29                                                                   S-1246/NB.111/2020
        Barang/Freight Forwarder’s Liability
 30     Produk Asuransi Harta Health Protection                       S-4237/NB.111/2020
 31     Produk Asuransi Mikro HARTAKU Aman                            S-4464/NB.111/2020
 32     Produk Asuransi Rumahku Aman                                  S-2690/NB.111/2021
 33     Produk Asuransi Bersama JAGA HUJAN                            S-4022/NB.111/2022



Berikut perkembangan nasabah Perseroan selama periode 2018 – 31 Agustus 2023:

          Tabel 6 : Perkembangan Nasabah Polis AHAP 2018- 31 Agustus 2023

       Keterangan          2018        2019        2020       2021      2022      31 Agt
                                                                                    23
 Jumlah
                           20.482     23.963      64.568     74.874     66.882    19.766
 Tertanggung
                                Sumber: Manajemen Perseroan



Strategi Bisnis

Perusahaan telah merancang sejumlah strategi yang spesifik untuk mendukung visi dan
misi Perusahaan dengan rincian sebagai berikut:
a.    Analisis posisi Perusahaan dalam menghadapi persaingan usaha
      Perusahaan memiliki hubungan dan kepercayaan yang baik dari sumber bisnis,
      khususnya Broker dan Agen.
b. Arah kebijakan Perusahaan dan strategi pengembangan bisnis
   Menjaga kualitas bisnis dari Broker dan Agen, membangun kapasitas dan
   kemampuan dalam mengelola bisnis, mengembangkan hubungan dengan Bank dan
   Lembaga Pembiayaan, merintis digital channel, dan mengembangkan bisnis secara
   langsung (direct).
c. Kebijakan manajemen
   Memperkuat pelayanan sebagai kekuatan kompetitif, meningkatkan kualitas
   manajemen untuk mencapai target bisnis, dan menerapkan digital teknologi untuk
   membantu proses operasional dan meningkatkan pelayanan.


Pemasaran

Perseroan memiliki jaringan operasional sebanyak 3 (tiga) kantor cabang dan 7 (tujuh)
kantor pemasaran. Dalam memasarkan produk, Perseroan menggunakan saluran
pemasaran / jalur distribusi agen asuransi, Broker Asuransi, Badan Usaha Selain Bank,
dan secara langsung (direct marketing).


Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                             16
Page 33
Sumber Daya Manusia

Per 31 Agustus 2023, tenaga kerja AHAP berjumlah 216 orang dengan rincian sebagai
berikut:

             Tabel 7 : Sumber Daya Manusia AHAP per 31 Agustus 2023

                                Posisi                Jumlah
                  Direktur Utama                             1
                  Direktur                                   4
                  General Manager                            6
                  Deputy General Manager                     2
                  Senior Manager                            12
                  Manager                                   13
                  Deputy Manager                            15
                  Assistant Manager                         18
                  Supervisor                                32
                  Staff                                    104
                  Non Staff                                  9
                    Jumlah                                 216




Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                   17
Page 34
Struktur Organisasi
                                     Gambar 3 : Struktur Organisasi AHAP per 31 Agustus 2023




Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                                     18
Page 35
Analisis SWOT

Kekuatan (Strength)

-   Perseroan memiliki pengalaman lebih dari 40 tahun di bidang asuransi dan
    mempunyai beragam jenis produk asuransi yang dapat dipilih oleh berbagai nasabah
    sesuai dengan kebutuhan.
-   Sumber Daya Manusia yang terlatih dan kompeten.
-   Perseroan didukung oleh grup bisnis yang besar antara lain Salim Grup.

Kelemahan (Weakness)

-   Penetrasi pasar untuk produk Perseroan masih kurang.
-   Pengembangan bisnis memerlukan modal yang cukup besar karena diharuskan
    untuk menjaga tingkat solvabilitas perusahaan.

Peluang (Opportunities)

-   Ukuran portofolio perusahaan masih sangat memungkinkan untuk diperbesar
    dengan mempertimbangkan pertumbuhan dan portofolio Industri Asuransi.
-   Jumlah penduduk Indonesia yang sangat besar.

Ancaman (Threats)

-   Persaingan yang cukup ketat sehingga Perseroan harus terus melakukan inovasi dan
    menentukan strategi yang lebih baik.


Prospek Usaha

Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk yang sangat besar, dimana
berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pada pertengahan tahun 2023 jumlah
penduduk Indonesia sebanyak 278.696.200 jiwa.

Perseroan memandang bahwa dengan jumlah penduduk Indonesia yang sangat besar
dan apabila didukung dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya
perlindungan atas berbagai macam risiko yang bisa terjadi sewaktu-waktu, industri
asuransi di Indonesia tentunya merupakan bisnis yang memiliki prospek yang
menjanjikan.


3.2.4 Alasan Dilakukan Rencana Transaksi

Saat ini Ruko hanya digunakan sebagai tempat penerimaan surat-menyurat yang masih
menggunakan alamat yang lama dan frekuensi penerimaan surat-surat tersebut sudah
sangat sedikit.

Dalam rangka meningkatkan efisiensi dan melihat adanya potensi alokasi pendanaan
untuk peningkatan investasi atau modal kerja, Perseroan berencana untuk melakukan
penjualan Ruko tersebut kepada pihak afiliasi yaitu ACA, dimana dengan
dilaksanakannya Rencana Transaksi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kinerja
Perseroan.




Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                      19
Page 36
3.2.5 Keuntungan dan Kerugian atas Rencana Transaksi

Dengan dilakukannya Rencana Transaksi memberikan keuntungan bagi Perseroan yaitu
Meningkatkan likuiditas Perseroan serta efisiensi biaya atas kepemilikan aset seperti
biaya PBB, utilitas dan pemeliharaan. Sementara itu, tidak terdapat kerugian akibat dari
Rencana Transaksi, karena aset Rencana Transaksi merupakan aset non operasional.




3.3     Analisis Kuantitatif atas Rencana Transaksi

3.3.1 Posisi Keuangan

Posisi keuangan AHAP untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018
hingga 31 Agustus 2023 adalah seperti terlihat berikut ini.


          Tabel 8 : Laporan Posisi Keuangan AHAP Tahun 2018 – 31 Agustus 2023

                                                2018        2019        2020        2021        2022         31-Agu-23
 Dalam juta Rp
                                                Audit       Audit       Audit       Audit       Audit       Limited Review

 ASET
  Kas dan setara kas                               9.531       4.674      13.412       5.516      12.998          11.582
  Piutang premi                                  270.507     155.834     136.089     109.917      98.638         106.614
  Piutang reasuransi                               7.342      46.824      17.321      24.590     118.735          77.352
  Piutang lain-lain                                3.238       5.014       1.919       2.432       2.213           4.867
  Uang muka dan biaya dibayar dimuka               3.377       6.266       7.560       8.296       5.176          16.306
  Investasi
    Deposito berjangka                            88.313      47.807      66.430     131.783     135.052         156.454
    Reksadana tersedia untuk dijual               30.443      33.786      22.434         120         129             134
    Saham tersedia untuk dijual                    2.092       1.808       2.386       1.397       1.378           1.493
    Obligasi yang dimiliki hingga jatuh tempo     39.869      44.876      44.881      67.251      62.093          61.988
  Tagihan
    Investasi
           bruto
              lainnya:
                  pemberi kerja
      Penyertaan pada menara proteksi                   4           4           4           4           4                4
      Penyertaan pada perusahaan asuransi
        resiko khusus                                190         190       3.050       3.050       2.908           2.908
      Lain-lain                                    2.267          30          20           4           4               0
   Aset reasuransi                               145.628     151.514     232.866     295.546     478.006         496.150
   Aset tetap                                     18.985      17.525      19.736       9.825       8.911           8.079
   Aset hak guna                                       -           -       3.104       2.312       1.519             991
   Aset pajak tangguhan                            6.308       5.584       5.654       3.993       4.570           7.858
   Aset lain-lain                                    371         898         879         869         944             974

 JUMLAH ASET                                    628.465     522.634     577.745     666.904     933.279         953.753

 LIABILITAS DAN EKUITAS
   Utang klaim pihak ketiga                        9.231      17.531         917       2.257       4.264           5.725
   Utang reasuransi pihak ketiga                  50.720     102.383      61.984      31.985      26.815           4.106
   Utang komisi                                   38.667      11.385      19.446      18.363       6.193           4.453
   Utang lain-lain                                   126       1.642       4.104      13.682       8.425           5.088
   Utang pajak                                       400         316         788       2.500       1.140             992
   Biaya masih harus dibayar                       2.745       7.547       2.939       3.184       5.912          10.620
   Pendapatan & Premi diterima dimuka             12.081      18.301      10.282       6.462       5.778          11.651
   Liabilitas kontrak asuransi                   240.872     261.157     357.255     429.924     652.625         700.048
   Liabilitas sewa                                     -           -       3.183       2.481       1.708           1.149
   Liabilitas imbalan kerja                        9.751      13.051      11.278       8.929      10.353           9.652
   Utang subordinasi                                   -           -           -      25.000           -               -
 JUMLAH LIABILITAS                              364.593     433.311     472.176     544.768     723.212         753.483

 EKUITAS
  Modal saham                                    147.000     147.000     147.000     147.000     245.000         245.000
  Laba (rugi) yang belum direalisasi
    atas efek tersedia untuk dijual               (2.704)     (2.988)        449         542         381             496
  Tambahan modal disetor                          79.566      79.566      79.566      79.566      78.179          78.179
  Pendapatan komprehensif lainnya                  2.418       3.207       5.576       6.635       5.583           5.583
  Saldo laba
    Ditentukan penggunaannya                         600         600         600         600         600             600
    Belum ditentukan penggunaannya                36.993    (138.062)   (127.621)   (112.206)   (119.675)       (129.587)
 Jumlah Ekuitas                                  263.872      89.323     105.569     122.136     210.067         200.270

 JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                  628.465     522.634     577.745     666.904     933.279         953.753




Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                                                          20
Page 37
a. Aset

Pada tahun 2018, aset AHAP tercatat sebesar Rp628,5 miliar. Pada tahun 2019, aset
AHAP turun menjadi Rp522,6 miliar yang terutama disebabkan adanya penurunan
piutang premi dan investasi pada deposito.

Pada tahun 2020, aset AHAP turun menjadi Rp577,7 miliar yang terutama disebabkan
karena penurunan piutang premi.

Pada tahun 2021, aset AHAP meningkat menjadi Rp666,9 miliar terutama pada
peningkatan investasi berupa deposito jangka panjang dan aset reasuransi.

Pada tahun 2022, aset AHAP kembali meningkat menjadi Rp933,3 miliar terutama pada
piutang reasuransi dan aset reasuransi.

Pada 31 Agustus 2023, aset AHAP kembali meningkat menjadi Rp953,8 miliar terutama
disebabkan karena peningkatan investasi pada deposito berjangka dan aset reasuransi.
Secara keseluruhan aset AHAP rata-rata mengalami kenaikan sebesar 9,3% per tahun
selama periode 2018-31 Agustus 2023.


b. Liabilitas

Pada tahun 2018, liabilitas AHAP tercatat sebesar Rp364,6 miliar.

Pada tahun 2019, liabilitas AHAP meningkat menjadi Rp433,3 miliar yang terutama
disebabkan adanya peningkatan utang reasuransi dan liabilitas kontrak asuransi.

Pada tahun 2020, 2021 dan 2022, liabilitas AHAP kembali meningkat menjadi masing-
masing sebesar Rp472,1 miliar, Rp544,8 miliar dan Rp723,2 miliar yang terutama
disebabkan adanya peningkatan liabilitas kontrak asuransi.

Pada 31 Agustus 2023, liabilitas AHAP kembali meningkat menjadi sebesar Rp753,5
miliar yang juga disebabkan karena peningkatan liabilitas kontrak asuransi.

Secara keseluruhan liabilitas AHAP rata-rata mengalami kenaikan sebesar 16,8% per
tahun selama periode 2018-31 Agustus 2023.


c. Ekuitas

Ekuitas AHAP pada periode 2018 – 31 Agustus 2023 terus mengalami fluktuasi. Pada
tahun 2018 jumlah ekuitas tercatat sebesar Rp263,9 miliar. Pada tahun 2019 dan 2020,
ekuitas AHAP turun menjadi masing-masing sebesar Rp89,3 miliar dan Rp105,6 miliar
karena Perseroan mengalami kerugian. Pada tahun 2021, ekuitas AHAP mengalami
peningkatan karena Perseroan memperoleh laba. Pada tahun 2022, ekuitas AHAP
meningkat menjadi Rp210,1 miliar karena adanya penambahan modal disetor. Pada 31
Agustus 2023, ekuitas AHAP kembali turun menjadi Rp200,3 miliar. Dengan demikian
selama periode 2018 – 31 Agustus 2023, ekuitas AHAP rata-rata mengalami penurunan
sebesar 5,7% per tahun.




Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                      21
Page 38
3.3.2       Laba Rugi

Secara ringkas Laba Rugi AHAP untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2018 hingga 31 Agustus 2023 adalah seperti disajikan di bawah ini.

               Tabel 9 : Laporan Laba-Rugi AHAP Tahun 2018 – 31 Agustus 2023

                                          2018           2019        2020          2021        2022         31-Agu-23
 Dalam juta Rp
                                          Audit          Audit       Audit         Audit       Audit       Limited Review

 PENDAPATAN UNDERWRITING
  Premi bruto                              278.443        349.573     405.930       568.107     679.991         451.474
  Premi reasuransi                        (138.463)      (226.273)   (258.011)     (362.708)   (420.957)       (280.132)
  Penurunan (kenaikan) premi yang belum
    Merupakan pendapatan                    (1.269)       (16.016)    (12.669)       (8.897)    (22.887)         (8.124)
 Jumlah Pendapatan Premi-Neto              138.710        107.284     135.250       196.501     236.148         163.219

 BEBAN UNDERWRITING
  Beban klaim                             (106.145)       (88.890)    (68.374)      (93.565)   (153.628)       (113.319)
  Komisi-neto                               (2.695)       (15.847)     32.289        14.957      18.938          20.572
  Pendapatan underwriting lain-neto              -          1.399       1.336         1.434       3.107           1.182
 Jumlah Beban Underwriting                (108.840)      (103.338)    (34.749)      (77.173)   (131.583)        (91.565)

 HASIL UNDERWRITING                         29.870          3.946     100.501       119.328     104.565          71.653

  Hasil investasi                            8.316          8.830       6.113         6.882       7.875           6.148
  Beban usaha                              (79.778)       (97.939)   (105.202)     (111.333)   (126.069)        (87.545)

 LABA USAHA                                (41.591)       (85.163)      1.412        14.877     (13.629)          (9.744)

 Pendapatan (Beban) Lain-lain               14.890        (89.394)      8.386         3.503       6.579           (2.927)

 LABA SEBELUM PAJAK                        (26.701)      (174.556)      9.797        18.380      (7.051)        (12.671)

 Pajak Penghasilan                                (25)       (499)           709     (2.964)       (419)           2.758

 LABA TAHUN BERJALAN                       (26.726)      (175.055)     10.507        15.416      (7.469)          (9.912)




a. Pendapatan Underwriting

Pendapatan AHAP mengalami peningkatan rata-rata sebesar 3,5% tiap tahun pada
periode 2018 – 31 Agustus 2023. Pada tahun 2018 jumlah pendapatan tercatat sebesar
Rp138,7 miliar, kemudian turun menjadi Rp107,3 miliar pada tahun 2019, lalu
meningkat berturut-turut menjadi Rp135,3 miliar pada tahun 2020, Rp196,5 miliar pada
tahun 2021 dan Rp236,1 miliar pada tahun 2022. Per 31 Agustus 2023, AHAP telah
mencatat pendapatan sebesar Rp163,2 miliar.


b. Beban Underwriting

Beban underwriting AHAP mengalami penurunan sebesar 3,6% tiap tahun pada periode
2018 – 31 Agustus 2023. Pada tahun 2018 jumlah beban underwriting tercatat sebesar
Rp108,8 miliar, kemudian turun berturut-turut menjadi Rp103,3 miliar pada tahun 2019
dan Rp34,7 miliar pada tahun 2020. Pada tahun 2021 dan 2022, beban underwriting
AHAP meningkat masing-masing menjadi Rp77,2 miliar dan Rp131,6 miliar. per 31
Agustus 2023, AHAP mencatat beban underwriting sebesar 91,6 miliar.


c. Laba Rugi

Pada tahun 2018 AHAP mencatat kerugian sebesar Rp26,7 miliar. Tahun 2019 AHAP
mencatat kerugian yang cukup signifikan yaitu sebesar Rp175,1 miliar yang disebabkan
karena penurunan pendapatan premi dan juga adanya penghapusan piutang premi yang
cukup signifikan. Pada tahun 2020 dan 2021, AHAP membukukan laba masing-masing


Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                                                         22
Page 39
sebesar Rp10,5 miliar dan Rp15,4 miliar, namun kembali rugi pada tahun 2022 yaitu
sebesar Rp7,5 miliar. pada 31 Agustus 2023, AHAP kembali mencatat rugi sebesar Rp9,9
miliar.


3.3.3 Arus Kas

Gambaran arus kas AHAP untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018-
31 Agustus 2023 adalah seperti disajikan berikut ini.

                 Tabel 10 : Laporan Arus Kas AHAP Tahun 2018-31 Agustus 2023

                                                 2018         2019        2020        2021        2022         31-Agu-23
 Dalam juta Rp
                                                 Audit        Audit       Audit       Audit       Audit       Limited Review

 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
   Penerimaan premi                                254.768     285.861     457.591     630.807     694.124         438.811
   Penerimaan klaim dan potongan reasuransi         93.929     168.586     297.287     304.607     431.258         313.544
   Pembayaran premi asuransi                      (108.930)   (174.610)   (298.410)   (392.707)   (426.127)       (302.841)
   Pembayaran klaim                               (166.301)   (251.679)   (254.646)   (292.025)   (533.199)       (278.419)
   Pembayaran komisi                               (42.035)    (54.443)    (63.757)    (96.016)   (119.703)        (64.275)
   Pembayaran beban usaha                          (74.917)    (32.517)   (123.836)   (141.925)   (121.730)        (81.865)
   Penerimaan (pembayaran) pajak penghasilan          (798)        (37)        (20)       (795)       (811)            -
   Lain-lain                                         1.021         -           -           -           -               -
  Arus Kas Dari Aktivitas Operasi                 (43.263)    (58.839)     14.208      11.945     (76.188)         24.955

 ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
   Penerimaan hasil investasi                        6.547      10.078       6.379       6.635       7.952           5.362
   Perolehan aset tetap                                (47)       (562)     (4.568)     (1.391)       (868)           (255)
   Perolehan aset hak guna                                                   3.897           -           -               -
   Hasil penjualan aset tetap                          616       1.637          36      12.513         424             822
   Penurunan/(peningkatan) aset lain-lain            8.212       8.434        (266)      1.806       1.122         (10.890)
   Hasil penjualan investasi efek                  171.315     169.907     169.213     149.414     236.524         121.167
   Pembelian investasi efek                       (299.945)   (135.513)   (176.479)   (213.818)   (234.484)       (142.579)
  Arus Kas dari Aktivitas Investasi              (113.303)     53.981      (1.789)    (44.840)     10.670         (26.372)

 ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
  Liabilitas sewa                                      -           -        (3.963)        -           -                -
  Bunga inkremental                                    -           -           281         -           -                -
  Penerimaan (pembayaran) pinjaman subordinasi         -           -           -        25.000     (25.000)             -
  Penerimaan penambahan modal disetor               97.000         -           -           -        98.000              -
  Arus kas neto aktivitas pendanaan                97.000         -        (3.682)     25.000      73.000              -

 KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS                  (59.566)     (4.858)      8.738      (7.896)      7.482          (1.416)
 KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                     69.097       9.531       4.674      13.412       5.516          12.998
 KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                     9.531       4.674      13.412       5.516      12.998          11.582




a. Aktivitas Operasi

Selama tahun 2018 - 2019, Perseroan terus mencatat arus kas negatif untuk aktivitas
operasi. Kas tertinggi terutama digunakan untuk aktivitas operasi terjadi pada tahun
2019 dengan jumlah Rp59,0 miliar terutama karena pembayaran premi asuransi, klaim,
potongan premi dan beban usaha lebih tinggi dibandingkan dengan penerimaan premi
dan klaim reasuransi. Pada tahun 2020 dan 2021 Perseroan mencatat arus kas positif
aktivitas operasi sebesar Rp14 miliar dan Rp11,9 miliar, lalu kembali negatif pada tahun
2022 yaitu sebesar Rp76,2 miliar. Per 31 Agustus 2023, Perseroan kembali mencatat
arus kas positif sebesar Rp25,0 miliar.
b. Aktivitas Investasi

Selama tahun 2018- 31 Oktober 2023, Perseroan mencatat adanya kas yang diterima
dari atau digunakan untuk aktivitas investasi. Kas terbesar yang digunakan untuk
aktivitas investasi terjadi pada tahun 2018 dengan jumlah Rp113,3 miliar, yaitu
terutama karena tingginya investasi hasil pembelian efek.




Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                                                           23
Page 40
c. Aktivitas Pendanaan

Selama tahun 2018- 31 Oktober 2023, Perseroan mencatat adanya kas tertinggi yang
diterima dari aktivitas pendanaan terjadi pada tahun 2018 karena adanya setoran modal
dari pemegang saham sebesar Rp97 miliar.


3.3.4 Rasio-rasio Keuangan

Gambaran rasio keuangan AHAP untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2018 hingga 31 Agustus 2023 adalah seperti disajikan berikut ini.

              Tabel 11 : Rasio Keuangan AHAP Tahun 2018 - 31 Agustus 2023

 RASIO                             2018         2019         2020         2021         2022         31-Agu-23

 Profitabilitas
  GPM                                 22%           4%          74%          61%          44%            44%
  OPM                                -30%         -79%           1%           8%          -6%            -6%
  NPM                                -19%        -163%           8%           8%          -3%            -6%
  ROA                                 -4%         -33%           2%           2%          -1%            -1%
  ROE                                -10%        -196%          10%          13%          -4%            -6%
 Aktivitas
  Perputaran Aset                         0,2          0,2          0,2          0,3          0,3          0,2
  Perputaran Piutang                      0,5          0,5          0,9          1,5          1,1          1,1
 Leverage
  DER                                 138%         485%         447%         446%         344%           376%
  DAR                                  58%          83%          82%          82%          77%            79%
 Rasio Kesehatan Keuangan
  Rasio Kecukupan Investasi          176%         105%         122%         153%         121%           115%
  Rasio Solvabilitas                 189%         128%         149%         253%         287%           184%
  Rasio Likuiditas                   245%         165%         121%         135%         135%           126%




Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa:
❖ Marjin laba bersih (Net Profit Margin, NPM) mulai tahun 2018, 2019, 2022 dan 31
    Agustus 2023 berada pada posisi negatif.
❖ Rasio likuiditas Perseroan mulai tahun 2020 berada dibawah 150%, sehingga
    Perseroan tidak diperbolehkan untuk menawarkan asuransi suretyship yang
    memiliki ketentuan rasio likuiditas minimum 150%. RASIO 20
❖ Komposisi struktur perusahaan yang digambarkan dengan debt equity ratio (DER)
    dan debt to asset ratio (DAR) menunjukkan bahwa sebagian besar pendanaan
    Perseroan berasal dari utang.


3.3.5 Analisis Keuangan Sebelum dan Setelah Rencana Transaksi

Posisi Keuangan dan Laba Rugi Sebelum Rencana Transaksi diambil dari laporan
keuangan pada tanggal 31 Agustus 2023 yang telah direviu oleh Kantor Akuntan Publik
Kanaka Puradiredja Suhartono, sedangkan Posisi Keuangan dan Laba Rugi Setelah
Rencana Transaksi merupakan perkiraan yang didasarkan atas kemungkinan perubahan
pada akun-akun yang terkait dengan Rencana Transaksi yang diberikan oleh
Manajemen.

Untuk memberikan gambaran secara lebih jelas, berikut ini disajikan tabel Posisi
Keuangan dan Laba Rugi sebelum dan setelah Rencana Transaksi.




Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                                               24
Page 41
3.3.5.1 Posisi Keuangan Sebelum dan Setelah Rencana Transaksi

      Tabel 12 : Posisi Keuangan AHAP Sebelum dan Setelah Rencana Transaksi

                                                                    31 Agustus 2023
 Dalam juta Rp
                                                Sebelum Transaksi     Penyesuaian      Setelah Transaksi

 ASET
  Kas dan setara kas                                      11.582             12.000             23.582
  Piutang premi                                          106.614                -              106.614
  Piutang reasuransi                                      77.352                -               77.352
  Piutang lain-lain                                        4.867                -                4.867
  Uang muka dan biaya dibayar dimuka                      16.306                                16.306
  Investasi                                                                     -
    Deposito berjangka                                   156.454                -              156.454
    Reksadana tersedia untuk dijual                          134                -                  134
    Saham tersedia untuk dijual                            1.493                -                1.493
    Obligasi yang dimiliki hingga jatuh tempo             61.988                -               61.988
  Tagihan
    Investasi
           bruto
              lainnya:
                  pemberi kerja
      Penyertaan pada menara proteksi                          4                -                     4
      Penyertaan pada perusahaan asuransi
        resiko khusus                                      2.908                -                2.908
      Lain-lain                                                0                -                    0
   Aset reasuransi                                       496.150                -              496.150
   Aset tetap                                              8.079               (215)             7.864
   Aset hak guna                                             991                                   991
   Aset pajak tangguhan                                    7.858                -                7.858
   Aset lain-lain                                            974                -                  974

 JUMLAH ASET                                           953.753              11.785            965.538

 LIABILITAS & EKUITAS

   Utang klaim pihak ketiga                                5.725                -                5.725
   Utang reasuransi pihak ketiga                           4.106                -                4.106
   Utang komisi                                            4.453                -                4.453
   Utang lain-lain                                         5.088                -                5.088
   Utang pajak                                               992                -                  992
   Biaya masih harus dibayar                              10.620                -               10.620
   Pendapatan dan premi diterima dimuka                   11.651                -               11.651
   Liabilitas kontrak asuransi                           700.048                -              700.048
   Liabilitas sewa                                         1.149                -                1.149
   Liabilitas imbalan kerja                                9.652                -                9.652
   Pinjaman Subordinasi                                      -                  -                  -

 JUMLAH LIABILITAS                                     753.483                 -              753.483

 EKUITAS
  Modal saham                                            245.000                -              245.000
  Laba (rugi) yang belum direalisasi
    atas efek tersedia untuk dijual                          496                -                   496
  Tambahan modal disetor                                  78.179                -                78.179
  Pendapatan komprehensif lainnya                          5.583                -                 5.583
  Saldo laba
    Ditentukan penggunaannya                                 600                -                   600
    Belum ditentukan penggunaannya                      (129.587)            11.785            (117.802)
 Jumlah Ekuitas                                          200.270             11.785             212.055

 JUMLAH LIABILITAS & EKUITAS                           953.753              11.785            965.538



Penyesuaian atas laporan keuangan Sebelum dan Setelah Rencana Transaksi dilakukan
adalah sebagai berikut:

Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                                          25
Page 42
Kas dan setara kas
Diperoleh penambahan sebesar Rp12.000.000.000 dari penjualan aset.

Aset tetap
Terdapat pengurangan aset tetap sebesar Rp215.000.000.

Saldo laba
Terdapat penambahan sebesar Rp11.785.000.000 dari keuntungan penjualan aset.


3.3.5.2 Laba Rugi Sebelum dan Setelah Rencana Transaksi

          Tabel 13 : Laba Rugi AHAP Sebelum dan Setelah Rencana Transaksi

                                                              31 Agustus 2023
 Dalam juta Rp
                                          Sebelum Transaksi     Penyesuaian   Setelah Transaksi

 PENDAPATAN UNDERWRITING
  Premi bruto                                      451.474                  -          451.474
  Premi reasuransi                                (280.132)                 -         (280.132)
  Penurunan (kenaikan) premi yang belum
    Merupakan pendapatan                            (8.124)                 -           (8.124)
 Jumlah Pendapatan Premi                           163.219                  -          163.219

 BEBAN UNDERWRITING
  Beban klaim                                     (113.319)                 -         (113.319)
  Beban komisi - neto                               20.572                  -           20.572
  Pendapatan uderwriting lain-neto                   1.182                               1.182
 Jumlah Beban Underwriting                         (91.565)                 -          (91.565)

 HASIL UNDERWRITING                                 71.653                  -           71.653

  Hasil investasi                                    6.148                  -            6.148
  Beban usaha                                      (87.545)                 -          (87.545)

 LABA USAHA                                         (9.744)                 -            (9.744)

 Pendapatan (Beban) Lain-lain                       (2.927)            11.785            8.858

 LABA SEBELUM PAJAK                                (12.671)            11.785             (886)

 Pajak Penghasilan                                   2.758                  -            2.758

 LABA TAHUN BERJALAN                                (9.912)            11.785            1.873



Dari gambaran laba rugi di atas terlihat bahwa Setelah Transaksi, terjadi peningkatan
laba Perseroan karena adanya keuntungan atas penjualan aset tetap.


3.3.6 Proyeksi Keuangan Dengan dan Tanpa Rencana Transaksi

Proyeksi laporan keuangan telah dipersiapkan oleh manajemen AHAP dengan asumsi-
asumsi yang menurut Penilai cukup wajar sebagai berikut:




Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                                 26
Page 43
                               Tabel 14 : Asumsi Dasar Penyusunan Proyeksi

  No.                  Dengan Transaksi                                      Tanpa Transaksi
  1.         Aset ruko telah dijual sebesar Rp12                  Aset ruko tidak dijual
             miliar
   2.        Peningkatan investasi dan hasil                      Tidak ada peningkatan investasi
             investasi dari kas yang diterima atas
             penjualan aset
   3.        Pengurangan biaya atas kepemilikan                   Tidak ada pengurangan biaya.
             aset ruko seperti PBB, utilitas dan
             pemeliharaan.


            Tabel 15 : Proyeksi Posisi Keuangan AHAP Dengan Rencana Transaksi

                                                                  Dengan Rencana Transaksi
 Dalam Juta Rp
                                          2023        2024           2025          2026         2027         2028

 ASET
  Kas dan setara kas                        15.008      15.384         15.751        26.118       31.486       31.853
  Piutang premi                            101.464     103.769        111.844       120.684      131.775      120.549
  Piutang reasuransi                        99.271      42.576         38.270        28.074       25.529       23.589
  Piutang lain-lain                          5.200       5.000          5.700         6.500        9.000        7.500
  Uang muka dan biaya dibayar dimuka         6.000      10.000          7.000         6.000        6.000        6.000
  Investasi                                222.000     221.188        242.000       272.000      307.000      322.000
  Aset reasuransi                          535.134     512.832        535.917       546.437      503.906      535.807
  Aset tetap                                 7.785      10.785         10.585        10.385       10.285       10.185
  Aset pajak tangguhan
  Aset hak guna                                998       2.331          1.939         1.623        1.359        1.127
  Aset lain-lain                             9.167      20.190         20.237        18.078       15.024       10.660


 JUMLAH ASET                             1.002.027    944.054        989.243     1.035.900     1.041.364    1.069.270

 LIABILITAS DAN EKUITAS

  Utang klaim pihak ketiga                   6.000       7.000          8.000         8.000        5.000        5.000
  Utang reasuransi pihak ketiga              7.000       7.000          6.000         6.000        5.000        5.000
  Utang komisi                              10.000      10.600         10.112         9.829       10.812       10.899
  Utang lain-lain                           15.000      15.200         15.500        15.700       16.000       16.500
  Utang pajak                                1.600       2.200          2.700         2.850        3.250        3.450
  Biaya masih harus dibayar                  3.000       5.000          5.000         5.000        5.000        5.000
  Pendapatan & premi diterima dimuka         6.000       6.000          6.000         6.000        6.000        6.000
  Liabilitas kontrak asuransi              721.734     715.913        758.868       794.990      787.040      793.336
  Liabilitas sewa                            1.176       3.309          2.807         2.383        2.014        1.682
  Pinjaman Subordinasi                      30.000      30.000         30.000        30.000       30.000       30.000

 JUMLAH LIABILITAS                        801.510     802.222        844.987       880.753      870.116      876.867
                                               -
 EKUITAS
  Modal saham                              245.000     245.000        245.000       245.000      245.000      245.000
  Tambahan modal disetor                    78.179      78.179         78.179        78.179       78.179       78.179
  Laba (rugi) yang belum direalisasi
    atas efek tersedia untuk dijual            496         496            496           496          496          496
  Pendapatan komprehensif lainnya            5.583       5.583          5.583         5.583        5.583        5.583
  Saldo laba
    Ditentukan penggunaannya                   600         600            600           600          600          600
    Belum ditentukan penggunaannya        (129.340)   (188.026)      (185.601)     (174.711)    (158.610)    (137.454)
 Jumlah Ekuitas                           200.518     141.832        144.256       155.147      171.247      192.403

 JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS           1.002.027    944.054        989.243     1.035.900     1.041.364    1.069.270




Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                                                      27
Page 44
                    Tabel 16 : Proyeksi Laba Rugi AHAP Dengan Rencana Transaksi

                                                                          Dengan Rencana Transaksi
 Dalam Juta Rp
                                             Sep-Des 2023     2024           2025          2026        2027        2028

 PENDAPATAN UNDERWRITING
  Premi bruto                                      191.010     670.571         710.806      767.670     844.437     945.770
  Premi reasuransi                                (119.329)   (380.221)       (388.378)    (356.136)   (348.222)   (292.506)
  Penurunan (kenaikan) premi yang belum                  -
    Merupakan pendapatan                            (3.858)    (16.481)       (19.870)      (25.602)    (34.581)    (54.448)
 Jumlah Pendapatan Underwriting                     67.823     273.870        302.558       385.933     461.635     598.815

 BEBAN UNDERWRITING
  Beban klaim                                      (48.481)   (148.467)       (158.843)    (192.966)   (230.817)   (299.408)
  Komisi-neto                                       (1.681)    (10.345)        (16.742)     (45.792)    (63.955)   (108.779)
  Pendapatan underwriting lain-neto                    504       1.773           1.879        2.029       2.232       2.500
  Jumlah Beban Underwriting                        (49.658)   (157.039)       (173.706)    (236.729)   (292.540)   (405.687)

 HASIL UNDERWRITING                               18.165      116.830        128.852       149.204     169.095     193.128

  Hasil investasi                                    2.967      10.769          11.395       12.280      13.474      15.051
  Beban usaha                                      (35.893)   (124.896)       (136.362)    (147.274)   (162.006)   (181.451)

 LABA USAHA                                       (14.761)      2.703           3.885       14.209      20.563      26.728

 Pendapatan (Beban) Lain-lain
  Pendapatan (beban) lainnya                          (596)     (1.000)         (1.000)      (1.000)     (1.000)     (1.000)
   Beban piutang ragu-ragu                           2.927     (70.812)            -            -           -           -
 Pendapatan (Beban) Lain-lain                        2.331     (71.812)         (1.000)      (1.000)     (1.000)     (1.000)

 LABA SEBELUM PAJAK                               (12.430)    (69.109)          2.885       13.209      19.563      25.728

  Pajak penghasilan                                 1.008       10.423            (460)      (2.319)     (3.462)     (4.572)

 LABA TAHUN BERJALAN                              (11.422)    (58.686)          2.425       10.891      16.100      21.156




                    Tabel 17 : Proyeksi Arus Kas AHAP Dengan Rencana Transaksi

                                                                          Dengan Rencana Transaksi
 Dalam Juta Rp
                                             Sep-Des 2023     2024           2025          2026        2027        2028

 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
 Penerimaan
  Penerimaan Kas
             premi                                 205.634     674.006         735.117      783.319     800.108     817.690
  Penerimaan klaim dan potongan reasuransi         (29.404)    326.567         306.067      287.429     299.459     303.320
  Pembayaran premi reasuransi                     (116.435)   (400.221)       (389.378)    (356.136)   (349.222)   (310.506)
  Pembayaran klaim                                (122.664)   (435.612)       (453.804)    (463.900)   (471.539)   (491.966)
  Penerimaan (pembayaran) komisi                    64.065     (36.138)        (39.213)     (69.817)    (89.089)   (137.943)
  Pembayaran beban usaha                           (55.764)   (135.725)       (144.305)    (151.598)   (162.232)   (179.767)
 Arus Kas Dari Aktivitas Operasi                  (54.568)     (7.123)         14.484       29.297      27.485         827

 ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
  Penerimaan hasil investasi                        3.753       10.769          11.395       12.280      13.474      15.051
  Pencairan (Penempatan) investasi                 41.871          812         (20.812)     (30.000)    (35.000)    (15.000)
  Penjualan aset tetap                                728          250             500          350         500         800
  Perolehan aset tetap                               (357)      (4.333)         (5.199)      (1.560)     (1.092)     (1.310)
 Arus Kas dari Aktivitas Investasi                 45.994        7.498         (14.117)     (18.930)    (22.118)       (460)

 ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
  Penerimaan pinjaman subordinasi                     -              -              -             -           -           -
 Arus kas neto aktivitas pendanaan                    -              -              -             -           -           -

 KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS                  (8.574)         376             367       10.367       5.367         367
 KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                    23.582       15.008          15.384       15.751      26.118      31.485
 KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                   15.008       15.384          15.751       26.118      31.485      31.852




Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                                                            28
Page 45
                     Tabel 18 : Proyeksi Rasio AHAP Dengan Rencana Transaksi

                                                                 Dengan Rencana Transaksi
 RASIO
                                       2023         2024            2025          2026          2027          2028

 Profitabilitas
  GPM                                      39%          43%             43%           39%           37%           32%
  OPM                                     -11%           1%              1%            4%            4%            4%
  NPM                                      -6%         -25%              1%            3%            4%            4%
  ROA                                      -1%          -6%              0%            1%            2%            2%
  ROE                                      -5%         -41%              2%            7%            9%           11%
 Aktivitas
  Perputaran Aset                             0,2          0,3             0,3           0,4           0,4           0,6
  Perputaran Piutang                          1,2          1,9             2,0           2,6           2,9           4,2
 Leverage
  DER                                     400%         566%            586%          568%          508%          456%
  DAR                                      80%          85%             85%           85%           84%           82%
 Rasio Kesehatan Keuangan
  Rasio Solvabilitas                      239%         167%            160%          154%          148%          179%
  Rasio Kecukupan Investasi (RKI)         123%         112%            111%          116%          117%          134%
  Rasio Likuiditas                        125%         119%            119%          120%          123%          125%




             Tabel 19 : Proyeksi Posisi Keuangan AHAP Tanpa Rencana Transaksi

                                                                 Tanpa Rencana Transaksi
 Dalam Juta Rp
                                       2023         2024            2025          2026          2027          2028

 ASET
  Kas dan setara kas                     15.000       15.000          15.000        25.000        30.000        30.000
  Piutang premi                         101.464      103.769         111.844       120.684       131.775       120.549
  Piutang reasuransi                     99.271       42.576          38.270        28.074        25.529        23.589
  Piutang lain-lain                       5.200        5.000           5.700         6.500         9.000         7.500
  Uang muka dan biaya dibayar dimuka      6.000       10.000           7.000         6.000         6.000         6.000
  Investasi                             210.000      209.188         230.000       260.000       295.000       310.000
  Aset reasuransi                       535.134      512.832         535.917       546.437       503.906       535.807
  Aset tetap                              8.000       11.000          10.800        10.600        10.500        10.400
  Aset pajak tangguhan
  Aset hak guna                             998        2.331           1.939         1.623         1.359         1.127
  Aset lain-lain                          9.167       20.190          20.237        18.078        15.024        10.660


 JUMLAH ASET                           990.234      931.885         976.707      1.022.996     1.028.093     1.055.632
                                        981.068
 LIABILITAS DAN EKUITAS

  Utang klaim pihak ketiga                6.000        7.000           8.000         8.000         5.000         5.000
  Utang reasuransi pihak ketiga           7.000        7.000           6.000         6.000         5.000         5.000
  Utang komisi                           10.000       10.600          10.112         9.829        10.812        10.899
  Utang lain-lain                        15.000       15.200          15.500        15.700        16.000        16.500
  Utang pajak                             1.600        2.200           2.700         2.850         3.250         3.450
  Biaya masih harus dibayar               3.000        5.000           5.000         5.000         5.000         5.000
  Pendapatan & Premi diterima dimuka      6.000        6.000           6.000         6.000         6.000         6.000
  Liabilitas kontrak asuransi           721.734      715.913         758.868       794.990       787.040       793.336
  Liabilitas sewa                         1.176        3.309           2.807         2.383         2.014         1.682
  Pinjaman Subordinasi                   30.000       30.000          30.000        30.000        30.000        30.000

 JUMLAH LIABILITAS                     801.510      802.222         844.987       880.753       870.116       876.867

 EKUITAS
  Modal saham                           245.000      245.000         245.000       245.000       245.000       245.000
  Tambahan modal disetor                 78.179       78.179          78.179        78.179        78.179        78.179
  Laba (rugi) yang belum direalisasi
    atas efek tersedia untuk dijual         496          496             496           496           496           496
  Pendapatan komprehensif lainnya         5.583        5.583           5.583         5.583         5.583         5.583
  Saldo laba
    Ditentukan penggunaannya                600          600             600           600           600           600
    Belum ditentukan penggunaannya     (141.133)    (200.195)       (198.137)     (187.614)     (171.881)     (151.092)
 Jumlah Ekuitas                        188.725      129.663         131.720       142.243       157.977       178.765

 JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS         990.234      931.885         976.707      1.022.996     1.028.093     1.055.632




Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                                                       29
Page 46
                    Tabel 20 : Proyeksi Laba Rugi AHAP Tanpa Rencana Transaksi
                                                                         Tanpa Rencana Transaksi
 Dalam Juta Rp
                                             Sep-Des 2023    2024          2025          2026        2027        2028

 PENDAPATAN UNDERWRITING
  Premi bruto                                     191.010     670.571        710.806      767.670     844.437     945.770
  Premi reasuransi                               (119.329)   (380.221)      (388.378)    (356.136)   (348.222)   (292.506)
  Penurunan (kenaikan) premi yang belum                 -
    Merupakan pendapatan                           (3.858)    (16.481)      (19.870)      (25.602)    (34.581)    (54.448)
 Jumlah Pendapatan                                 67.823     273.870       302.558       385.933     461.635     598.815

 BEBAN UNDERWRITING
  Beban klaim                                     (48.481)   (148.467)      (158.843)    (192.966)   (230.817)   (299.408)
  Komisi-neto                                      (1.681)    (10.345)       (16.742)     (45.792)    (63.955)   (108.779)
  Pendapatan underwriting lain-neto                   504       1.773          1.879        2.029       2.232       2.500
  Jumlah Beban Underwriting                       (49.658)   (157.039)      (173.706)    (236.729)   (292.540)   (405.687)

 HASIL UNDERWRITING                               18.165     116.830       128.852       149.204     169.095     193.128

  Hasil investasi                                   2.967      10.433         11.059       11.944      13.138      14.715
  Beban usaha                                     (35.901)   (124.936)      (136.402)    (147.314)   (162.046)   (181.491)

 LABA USAHA                                      (14.769)      2.327          3.509       13.833      20.187      26.352

 Pendapatan (Beban) Lain-lain
  Pendapatan (beban) lainnya                         (596)     (1.000)        (1.000)      (1.000)     (1.000)     (1.000)
   Beban piutang ragu-ragu                          2.927     (70.812)           -            -           -           -
 Pendapatan (Beban) Lain-lain                       2.331     (71.812)        (1.000)      (1.000)     (1.000)     (1.000)

 LABA TAHUN BERJALAN                             (12.438)    (69.485)         2.509       12.833      19.187      25.352

  Pajak penghasilan                                 1.008      10.423           (452)      (2.310)     (3.454)     (4.563)

 LABA TAHUN BERJALAN                             (11.430)    (59.062)         2.057       10.523      15.733      20.788




                      Tabel 21 : Proyeksi Arus Kas AHAP Tanpa Rencana Transaksi

                                                                         Tanpa Rencana Transaksi
 Dalam Juta Rp
                                             Sep-Des 2023    2024          2025          2026        2027        2028

 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
 Penerimaan
  Penerimaan Kas
             premi                                205.634     674.006        735.117      783.319     800.108     817.690
  Penerimaan klaim dan potongan reasuransi        (29.404)    326.567        306.067      287.429     299.459     303.320
  Pembayaran premi reasuransi                    (116.435)   (400.221)      (389.378)    (356.136)   (349.222)   (310.506)
  Pembayaran klaim                               (122.664)   (435.612)      (453.804)    (463.900)   (471.539)   (491.966)
  Penerimaan (pembayaran) komisi                   64.065     (36.138)       (39.213)     (69.817)    (89.089)   (137.943)
  Pembayaran beban usaha                          (55.772)   (135.765)      (144.336)    (151.629)   (162.263)   (179.797)
 Arus Kas Dari Aktivitas Operasi                 (54.576)     (7.162)        14.453       29.266      27.454         797

 ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
  Penerimaan hasil investasi                        3.753      10.433         11.059       11.944      13.138      14.715
  Pencairan (Penempatan) investasi                 53.871         812        (20.812)     (30.000)    (35.000)    (15.000)
  Penjualan aset tetap                                728         250            500          350         500         800
  Perolehan aset tetap                               (357)     (4.333)        (5.199)      (1.560)     (1.092)     (1.310)
 Arus Kas dari Aktivitas Investasi                 57.994       7.162        (14.453)     (19.266)    (22.454)       (796)

 ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
  Pinjaman subordinasi                                -             -             -             -           -
 Arus kas neto aktivitas pendanaan                    -             -             -             -           -           -

 KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS                   3.418          (0)            0        10.000       5.000          (0)
 KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                    11.582      15.000        15.000        15.000      25.000      30.000
 KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                   15.000      15.000        15.000        25.000      30.000      30.000




Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                                                          30
Page 47
                      Tabel 22 : Proyeksi Rasio AHAP Tanpa Rencana Transaksi

                                                                                 Tanpa Rencana Transaksi
 RASIO
                                                  2023            2024                2025            2026            2027         2028

 Profitabilitas
  GPM                                                39%                43%                43%            39%              37%            32%
  OPM                                               -11%                 1%                 1%             4%               4%             4%
  NPM                                               -11%               -25%                 1%             3%               4%             4%
  ROA                                                -2%                -6%                 0%             1%               2%             2%
  ROE                                               -11%               -46%                 2%             7%              10%            12%
 Aktivitas
  Perputaran Aset                                        0,2             0,3                 0,3              0,4            0,4          0,6
  Perputaran Piutang                                     1,2             1,9                 2,0              2,6            2,9          4,2
 Leverage
  DER                                               425%               619%                642%           619%             551%       491%
  DAR                                                81%                86%                 87%            86%              85%        83%
 Rasio Kesehatan Keuangan
  Rasio Solvabilitas                                221%               149%                142%           139%             135%       165%
  Rasio Kecukupan Investasi (RKI)                   117%               107%                106%           111%             113%       130%
  Rasio Likuiditas                                  123%               117%                117%           118%             121%       123%




Dari gambaran di atas terlihat bahwa diproyeksikan terdapat beberapa perbedaan
antara Dengan dilakukannya Rencana Transaksi dan Tanpa dilakukannya Rencana
Transaksi yaitu sebagai berikut:

Posisi Keuangan:

❖ Investasi
  Dengan Transaksi, dana yang dapat dialokasikan untuk investasi Perseroan menjadi
  lebih tinggi sebesar Rp12 miliar dibandingkan Tanpa Transaksi.

❖ Aset tetap
  Dengan Transaksi, aset tetap berkurang sebesar nilai buku dari ruko yaitu Rp215
  juta.

❖ Kas
  Dengan Transaksi, kas Perseroan berangsur meningkat seiring dengan peningkatan
  laba yang dikarenakan peningkatan hasil investasi dan pengurangan beban atas
  kepemilikan aset tetap.



Laba Rugi:

❖ Hasil Underwriting
  Rencana Transaksi tidak menyebabkan perubahan pada hasil underwriting
  Perseroan.

          Tabel 23 : Proyeksi Hasil Underwriting Dengan dan Tanpa Rencana Transaksi

         Dalam jutaan Rp            Sep-Des 2023          2024                 2025                2026             2027           2028

         DENGAN                          18.165            116.830             128.852             149.204          169.095        193.128
         TANPA                           18.165            116.830             128.852             149.204          169.095        193.128
          PERBEDAAN (Rp)                      -                   -                    -                  -                  -              -
          PERBEDAAN (%)                   0,00%                0,00%             0,00%               0,00%            0,00%          0,00%




Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                                                                            31
Page 48
❖ Laba Usaha
  Dengan dilaksanakannya Rencana Transaksi, hasil investasi Perseroan mengalami
  peningkatan karena peningkatan investasi yang berasal dari penjualan ruko. Selain
  itu, beban usaha Perseroan mengalami penurunan yang disebabkan oleh adanya
  penurunan biaya kepemilikan ruko seperti PBB, utilitas dan pemeliharaan.

            Tabel 24 : Proyeksi Laba Usaha Dengan dan Tanpa Rencana Transaksi

     Dalam jutaan Rp   Sep-Des 2023   2024         2025         2026         2027         2028

     DENGAN                (14.761)     2.703        3.885       14.209       20.563       26.728
     TANPA                 (14.769)     2.327        3.509       13.833       20.187       26.352
      PERBEDAAN (Rp)             8           376          376          376          376          376
      PERBEDAAN (%)          0,05%     16,16%       10,72%        2,72%        1,86%        1,43%


❖ Laba bersih
  Dengan Transaksi, laba bersih Perseroan akan meningkat dikarenakan adanya
  peningkatan laba usaha setelah memperhitungkan pajak.

            Tabel 25 : Proyeksi Laba Bersih Dengan dan Tanpa Rencana Transaksi

     Dalam jutaan Rp   Sep-Des 2023   2024         2025         2026         2027         2028

     DENGAN                (11.422)   (58.686)       2.425       10.891       16.100       21.156
     TANPA                 (11.430)   (59.062)       2.057       10.523       15.733       20.788
      PERBEDAAN (Rp)             8           376          367          367          367          367
      PERBEDAAN (%)          0,07%      0,64%       17,85%        3,49%        2,33%        1,77%




Arus Kas:


❖ Aktivitas Operasi
  Perbedaan pada arus kas aktivitas operasi terkait pembayaran atas biaya
  kepemilikan properti.

❖ Aktivitas Investasi
  Perbedaan pada arus kas aktivitas investasi adalah peningkatan penerimaan hasil
  investasi.


Rasio Keuangan

❖ Dengan Transaksi, rasio leverage yang dapat dilihat dari DER dan DAR mengalami
  penurunan dibanding Tanpa Transaksi karena adanya peningkatan saldo laba dari
  keuntungan atas penjualan aset, peningkatan hasil investasi dan penghematan
  beban kepemilikan properti.
❖ Dengan Transaksi meningkatkan rasio kesehatan keuangan Perseroan yaitu rasio
  solvabilitas, rasio kecukupan investasi dan rasio likuiditas karena Perseroan
  memperoleh aset yang lebih likuid.




Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                                   32
Page 49
3.3.7 Analisa Inkremental atas Rencana Transaksi

3.3.7.1 Kontribusi Nilai Tambah

Dari kajian terhadap proyeksi Dengan dan Tanpa dilakukannya Rencana Transaksi,
diperoleh kontribusi nilai tambah terhadap Perseroan sebagai berikut:

          Tabel 26 : Kontribusi Nilai Tambah dari Rencana Transaksi Penjualan Ruko

    Dalam jutaan Rp               Sep-Des 2023    2024          2025              2026         2027         2028
    Peningkatan hasil investasi              -           336           336               336          336          336
    Penghematan biaya properti               8            40            40                40           40           40
    Peningkatan pajak                       -             -             (9)            (9)          (9)          (9)
    Kontribusi Nilai Tambah                 8           376           367            367          367          367


•      Dengan dilakukannya Rencana Transaksi, Perseroan dapat menginvestasikan
       kembali hasil penjualan Ruko sebesar Rp12 miliar tersebut sehingga hasil investasi
       Perseroan meningkat dengan asumsi investasi pada deposito dengan bunga sebesar
       3,5% dan pajak atas investasi tersebut sebesar 20% sehingga terdapat
       peningkatan hasil investasi sebesar Rp336 juta per tahun.

•      Dengan dilakukannya Rencana Transaksi, Perseroan dapat menghemat biaya
       kepemilikan properti dengan asumsi sebesar Rp40 juta per tahun. Sampai dengan
       tahun 2024 Perseroan masih mengalami kerugian sehingga efek pajak atas
       penghematan biaya tersebut baru ada pada tahun 2025.

•      Dari asumsi di atas, diperoleh kontribusi nilai tambah atas Rencana Transaksi
       adalah berupa peningkatan laba Perseroan sebesar Rp8 juta pada September –
       Desember 2023, Rp376 juta pada tahun 2024 dan Rp367 juta untuk tahun 2025
       sampai seterusnya hingga akhir masa proyeksi.


❖ Rasio Kesehatan Keuangan

                      Tabel 27 : Perbandingan Rasio Kesehatan Keuangan AHAP

                                                                               Proyeksi
    Dengan Transaksi
                                                 2023          2024           2025      2026      2027      2028
    Rasio Solvabilitas                           239%          167%           160%      154%      148%      179%
    Rasio Kecukupan Investasi (RKI)              123%          112%           111%      116%      117%      134%
    Rasio Likuiditas                             125%          119%           119%      120%      123%      125%


                                                                               Proyeksi
    Tanpa Transaksi
                                                 2023          2024           2025      2026      2027      2028
    Rasio Solvabilitas                           221%          149%           142%      139%      135%      165%
    Rasio Kecukupan Investasi (RKI)              117%          107%           106%      111%      113%      130%
    Rasio Likuiditas                             123%          117%           117%      118%      121%      123%

•      Rasio kesehatan keuangan yang digambarkan dengan rasio solvabilitas, rasio
       kecukupan investasi dan rasio likuiditas Dengan Transaksi lebih tinggi dibandingkan
       Tanpa Transaksi.




Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                                                     33
Page 50
3.3.8     Analisis Kewajaran Nilai Transaksi

Terkait dengan Rencana Transaksi, AHAP telah menugaskan kepada KJPP Felix Sutandar
dan Rekan untuk melakukan penilaian atas aset yang menjadi objek Rencana Transaksi,
yang secara ringkas dapat digambarkan sebagai berikut:


  No Laporan               :   01354/2.0072-00/PI/08/0022/1/XII/2023
  Tanggal Laporan          :   12 Desember 2023
  Objek Penilaian          :   2 (dua) Unit Ruko
  Tanggal Penilaian        :   31 Agustus 2023
  Tujuan Penilaian         :   Transaksi Penjualan
  Dasar Penilaian          :   Nilai Pasar
  Pendekatan Penilaian     :   Pendekatan Pasar
  Kesimpulan Nilai         :   Rp11.800.000.000

Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh Penilai Properti KJPP Felix Sutandar dan
Rekan, Nilai Pasar Aset Rencana Transaksi adalah sebesar Rp11.800.000.000,
sedangkan harga penjualan Ruko adalah sebesar Rp12.000.000.000 atau lebih tinggi
1,7% yang berarti berada dalam batas atas pada kisaran nilai tidak melebihi 7,5% atau
berada dalam kisaran nilai yang wajar.


3.3.8.1 Informasi Non Keuangan yang Relevan

Seluruh informasi yang relevan terkait Rencana Transaksi telah dijelaskan pada laporan
ini.


3.3.8.2 Prosedur Pengambilan Keputusan dengan Memperhatikan Alternatif
        Lain

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari Manajemen Perseroan, pengambilan
keputusan untuk menjual ruko dilakukan oleh Direksi dengan persetujuan Komisaris
Perseroan. Keputusan ini diambil karena aset Ruko merupakan aset non operasional dan
AHAP sebagai perusahaan keuangan memilih untuk memiliki aset yang cenderung lebih
likuid.

Pertimbangan pemilihan alternatif ini adalah apabila aset tidak dijual, maka
alternatifnya adalah dengan menyewakan aset tersebut. Namun alternatif ini tidak
dipilih karena aset ruko merupakan aset yang cenderung tidak likuid dan belum tentu
Perseroan dapat terus mendapatkan penyewa yang cocok.


3.4     Analisis Kewajaran Rencana Transaksi

Berdasarkan kajian-kajian yang telah diungkapkan di atas, berikut adalah analisis atas
kewajaran Rencana Transaksi:

a. Analisis Rencana Transaksi
Rencana Transaksi adalah rencana penjualan 2 (dua) unit Rumah Toko (“Ruko”) yang
terletak di Jalan Balikpapan Raya 6, Kelurahan Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Jakarta
Pusat.



Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                         34
Page 51
Rencana Transaksi merupakan transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud dalam POJK No.
42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
Namun sesuai dengan Surat Pernyataan Manajemen Perseroan, Rencana Transaksi
dimaksud bukan merupakan transaksi yang mengandung benturan kepentingan.

Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa manfaat dari
Rencana Transaksi adalah Perseroan memperoleh kas yang dapat digunakan untuk
investasi atau modal kerja, sehingga dapat meningkatkan kinerja Perseroan dan
penghematan atas beban kepemilikan properti, seperti beban PBB, utilitas dan
pemeliharaan sehingga meningkatkan laba bersih Perseroan secara keseluruhan.

Sementara itu, Rencana Transaksi tidak menimbulkan risiko terhadap Perseroan karena
aset Rencana Transaksi merupakan aset non operasional.


b. Analisis Kualitatif
Saat ini Ruko hanya digunakan sebagai tempat penerimaan surat-menyurat yang masih
menggunakan alamat yang lama dan frekuensi penerimaan surat-surat tersebut sudah
sangat sedikit.

Dalam rangka meningkatkan efisiensi dan melihat adanya potensi alokasi pendanaan
untuk peningkatan investasi atau modal kerja, Perseroan berencana untuk melakukan
penjualan Ruko tersebut kepada pihak afiliasi yaitu ACA, dimana dengan
dilaksanakannya Rencana Transaksi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kinerja
Perseroan.

Dengan dilakukannya Rencana Transaksi memberikan keuntungan bagi Perseroan yaitu
Meningkatkan likuiditas Perseroan serta efisiensi biaya atas kepemilikan aset seperti
biaya PBB, utilitas dan pemeliharaan. Sementara itu, tidak terdapat kerugian akibat dari
Rencana Transaksi, karena aset Rencana Transaksi merupakan aset non operasional.


c. Analisis Kuantitatif
Dengan dilakukannya Rencana Transaksi, terdapat peningkatan terhadap Perseroan,
antara lain:
•   Dengan dilakukannya Rencana Transaksi, Perseroan dapat menginvestasikan
    kembali hasil penjualan Ruko sebesar Rp12 miliar tersebut sehingga hasil investasi
    Perseroan meningkat dengan asumsi investasi pada deposito dengan bunga sebesar
    3,5% dan pajak atas investasi tersebut sebesar 20% sehingga terdapat
    peningkatan hasil investasi sebesar Rp336 juta per tahun.

•   Dengan dilakukannya Rencana Transaksi, Perseroan dapat menghemat biaya
    kepemilikan properti dengan asumsi sebesar Rp40 juta per tahun. Sampai dengan
    tahun 2024 Perseroan masih mengalami kerugian sehingga efek pajak atas
    penghematan biaya tersebut baru ada pada tahun 2025.

•   Dari asumsi di atas, diperoleh kontribusi nilai tambah atas Rencana Transaksi
    adalah berupa peningkatan laba Perseroan sebesar Rp8 juta pada September-
    Desember 2023, Rp376 juta pada tahun 2024 dan Rp367 juta untuk tahun 2025
    sampai seterusnya.

•   Rasio kesehatan keuangan yang digambarkan dengan rasio solvabilitas, rasio
    kecukupan investasi dan rasio likuiditas Dengan Transaksi lebih tinggi dibandingkan
    Tanpa Transaksi.

Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                         35
Page 52
d. Analisis Kewajaran Nilai Transaksi
Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh Penilai Properti KJPP Felix Sutandar dan
Rekan, Nilai Pasar Aset Rencana Transaksi adalah sebesar Rp11.800.000.000,
sedangkan harga penjualan Ruko adalah sebesar Rp12.000.000.000 atau lebih tinggi
1,7% yang berarti berada dalam batas atas pada kisaran nilai tidak melebihi 7,5% atau
berada dalam kisaran nilai yang wajar.


e. Analisis atas Faktor Lain yang Relevan
Seluruh informasi yang relevan terkait Rencana Transaksi telah dijelaskan pada laporan
ini.


3.5   Kesimpulan

Berdasarkan analisis kewajaran Rencana Transaksi sebagaimana diuraikan dalam
laporan ini, kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi Penjualan Ruko oleh
PT.Asuransi Harta Aman Pratama Tbk adalah Wajar.




Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                                         36
Page 53
 4. LAMPIRAN


 Lampiran :     1.   Surat Pernyataan Tidak Ada Benturan Kepentingan




Ref. 01379/2.0072-00/BS/08/0022/1/XII/2023                             37
Page 54
Ref. 01108/2.0072-00/BS/08/0022/1/VII/2020   38

File

File Open PDF
Source IDX
Size6.88 MB
Published22 Dec 2023
Pages54
Characters106,921
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.364 3666 ms 12 Sep 2026 21:45
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [{'area_sqm': None,
             'category': 'OTHER',
             'description': 'dibagi total aset Perusahaan Terbuka'}],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'CONFLICT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': 'dibagi total aset Perusahaan Terbuka',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': '2023-08-31',
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result