Skip to content
Back to announcement

20260406_RATU_Rencana Transaksi Material Dengan Persetujuan RUPS_32067857_lamp1.pdf

Asset transaction Needs review RATU

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 106

Page 1

          
Page 2
                  Kantor Jasa Penilai Publik                                                                   The Manhattan Square
                                                                                                   Lt. 16, Suite D, Jl. TB Simatupang
                  FERDINAND, DANAR, ICHSAN DAN REKAN                                               Cilandak, Jakarta Selatan, 12560
                  Property, Business Valuation & Advisory                                          E-Mail: infoadmin@fdipartners.co
                  Licence No. 2.22.0176                                                               Website: www.fdipartners.co.id
                  KMK 460/KM.1/2022                                                                         Phone (62 21) 27875911
                  Wilayah Kerja: Seluruh Indonesia



                                                                                              Jakarta, 30 Maret 2026

Kepada Yth.:
PT Raharja Energi Cepu Tbk
Office Park Thamrin Residences A01-05
Jl. Thamrin Boulevard, Kebon Melati,
Tanah Abang Jakarta Pusat, DKI Jakarta

No. Laporan     : 00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Hal             : Laporan Pendapat Kewajaran

Dengan hormat,


LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN PT RAHARJA ENERGI CEPU TBK

Berdasarkan surat perjanjian kerja 019/FDI/SPK/REC/III/2026 tanggal 26 Maret 2026, Kami KJPP
Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan (selanjutnya disebut “FDI&R” atau “Kami”) mendapat penugasan
dari PT Raharja Energi Cepu Tbk (selanjutnya disebut “REC” atau “Perseroan”) untuk memberikan opini
kewajaran atas Rencana Transaksi Afiliasi dan Transaksi Material berupa Transaksi Akuisisi 100%
Ekuitas SMS Development Limited oleh PT Raharja Energi Cepu Tbk melalui Entitas Anak PT Raharja
Energi Madura, yang diperlukan guna memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Maksud Pendapat Kewajaran adalah untuk memberikan opini kewajaran atas Rencana Transaksi Afiliasi
dan Transaksi Material berupa (1) Rencana Transaksi Akuisisi 100% Ekuitas SMS Development Ltd dan
Penyertaan 20% Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited oleh PT
Raharja Energi Cepu Tbk melalui PT Raharja Energi Madura. (2) Rencana Transaksi Novasi Pinjaman
Pemegang Saham SMS Development Limited dari SMS Offshore Overseas Limited kepada PT Raharja
Energi Cepu Tbk melalui PT Raharja Energi Madura. (3) Rencana Transaksi Pemberian Jaminan
Perusahaan (Corporate Guarantee) oleh PT Raharja Energi Cepu Tbk atas Kewajiban PT Raharja Energi
Madura dalam rangka Akuisisi sebagaimana diatur dalam Perjanjian. (4) Rencana Transaksi Pemberian
Jaminan Perusahaan (Corporate Guarantee) dan Jaminan Defisit Kas (Cash Deficit Guarantee) oleh PT
Raharja Energi Cepu Tbk atas upaya perolehan fasilitas pembiayaan dalam rangka akuisisi
sebagaimana diatur dalam perjanjian. Tujuan Pendapat Kewajaran adalah dalam rangka memenuhi
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor.42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
Benturan Kepentingan dan Nomor.17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
Kegiatan Usaha.

Laporan pendapat kewajaran ini digunakan untuk penggunaan di pasar modal, dan tidak digunakan
untuk di luar maksud dan tujuan Pendapat Kewajaran tersebut, maupun penggunaan dalam tujuan
lainnya. Dalam penugasan ini, bilamana dianggap perlu, penilai akan menggunakan bantuan dari luar
maupun profesi lainnya.

Berdasarkan hasil analisis, rencana transaksi akusisi, rencana transaksi novasi, rencana transaksi
pemberian jaminan perusahaan (corporate guarantee) terkait akuisisi, dan rencana transaksi pemberian
jaminan perusahaan (corporate guarantee) serta jaminan defisit kas (cash deficit guarantee) terkait upaya
perolehan fasilitas pembiayaan dalam rangka akuisisi, merupakan transaksi material karena nilai
transaksi diatas 20% dari ekuitas Perseroan per 30 November 2025 hal tersebut tercermin dari nilai
materialitas transaksi sebesar 240.87%, kemudian transaksi tersebut tidak terdapat benturan
kepentingan sesuai dengan surat No.REC/DIR/27.063/III/2026 tanggal 27 Maret 2026, tentang
informasi tidak adanya benturan kepentingan atas rencana transaksi.




                                Kantor Pusat (Properti dan Bisnis); Kantor Cabang Semarang (Properti); Kantor Cabang Jakarta (Bisnis)
Page 3
Pendapat kewajaran atas transaksi dilakukan per tanggal 30 November 2025, berdasarkan Kode Etik
Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Tahun 2018 Edisi VII (KEPI-SPI Edisi VII Tahun 2018),
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020 (POJK 35/2020), Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 42/POJK.04/2020 (POJK 42/2020) tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
Kepentingan Serta Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 17/SEOJK.04/2020
(SEOJK 17/2020) tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal.

Metodologi Pendapat Kewajaran yang digunakan antara lain sebagai berikut:

1.   Analisis rencana transaksi;
2.   Analisis kualitatif dan kuantitatif terkait rencana transaksi;
3.   Analisis atas kewajaran nilai rencana transaksi;
4.   Analisis atas faktor lain yang relevan;
5.   Kesimpulan analisis atas rencana transaksi.

Kesimpulan Hasil Pendapat Kewajaran

Analisis Rencana Transaksi

Rencana transaksi Akuisisi 100% Ekuitas SMS Development Ltd dan Penyertaan 20% Ekuitas milik SMS
Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited oleh PT Raharja Energi Cepu Tbk melalui
PT Raharja Energi Madura, dengan rencana nilai transaksi sebesar USD62.510.594, Rencana transaksi
Novasi Pinjaman Pemegang Saham SMS Development Limited dari SMS Offshore Overseas Limited
kepada PT Raharja Energi Cepu Tbk melalui PT Raharja Energi Madura, dengan rencana nilai transaksi
sebesar USD59.208.570, dengan total nilai keseluruhan sebesar USD121.719.164. Berdasarkan
analisis, transaksi ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan eksposur Perseroan terhadap
aset minyak dan gas bumi yang telah berproduksi dan secara umum sejalan dengan arah
pengembangan usaha Perseroan di sektor energi.

Dari sisi hubungan para pihak, transaksi akuisisi dan novasi pinjaman tidak mengandung hubungan
afiliasi, sedangkan pemberian jaminan perusahaan (corporate guarantee) terkait akuisisi dan pemberian
jaminan perusahaan (corporate guarantee) dan jaminan defisit kas (cash deficit guarantee) atas upaya
perolehan fasilitas pembiayaan dalam rangka akuisisi dilakukan kepada pihak terafiliasi dalam satu
grup usaha sehingga mengandung transaksi afiliasi. Pemberian jaminan terkait akuisisi tersebut
bertujuan untuk meningkatkan kepastian pembayaran kepada penjual serta memperkuat kredibilitas
pihak pembeli, kemudian pemberian jaminan perusahaan dan jaminan defisit kas terkait perolehan
fasilitas pembiayaan dalam rangka akuisisi bertujuan sebagai pemenuhan pemberian penjaminan yang
dapat dipersyaratkan untuk kepentingan kreditur berupa jaminan perusahaan dan atau jaminan defisit
kas.

Analisis Kualitatif Rencana Transaksi

Berdasarkan analisis kualitatif atas rencana transaksi, pengambilalihan SMS Development Limited oleh
PT Raharja Energi Cepu Tbk merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kepemilikan efektif
Perseroan atas aset minyak dan gas bumi yang telah berproduksi melalui kepemilikan tidak langsung
pada Husky-CNOOC Madura Limited. Rencana transaksi ini berpotensi memberikan manfaat berupa
peningkatan eksposur terhadap aset migas yang produktif, tambahan kontribusi pendapatan dan arus
kas, serta penguatan portofolio usaha Perseroan di sektor energi, khususnya pada segmen hulu migas.

Di sisi lain, transaksi ini juga mengandung risiko yang perlu diperhatikan, antara lain potensi kewajiban
dari pemberian jaminan kepada pihak pembeli, potensi kewajiban dari pemberian jaminan kepada


Halaman 2                                                       00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 4
kreditur, peningkatan eksposur terhadap risiko operasional dan volatilitas harga komoditas energi, dan
kemungkinan perbedaan antara proyeksi dan realisasi kinerja aset. Dengan mempertimbangkan
manfaat dan risiko tersebut, rencana transaksi ini pada dasarnya sejalan dengan strategi grup Perseroan
untuk memperkuat investasi di sektor energi, khususnya pada aset migas yang telah berproduksi.

Analisis Kuantitatif Rencana Transaksi

Berdasarkan analisis inkremental terhadap proyeksi posisi keuangan dan kinerja laba rugi, rencana
transaksi menunjukkan peningkatan skala usaha Perseroan sepanjang periode 2026–2030. Total aset
meningkat terutama didorong oleh penambahan aset tidak lancar terkait pengakuan investasi dan atas
rencana transaksi akuisisi serta novasi pinjaman, meskipun diikuti penurunan aset lancar akibat
penggunaan dana untuk pelaksanaan transaksi. Dari sisi struktur permodalan, liabilitas meningkat
seiring penggunaan fasilitas utang untuk pembiayaan akuisisi, sementara ekuitas tetap tumbuh secara
bertahap yang didukung oleh akumulasi laba ditahan.

Dari sisi kinerja keuangan, transaksi memberikan tambahan kontribusi laba melalui peningkatan laba
entitas asosiasi, meskipun diiringi kenaikan beban keuangan sebagai konsekuensi dari perolehan
fasilitas pendanaan. Secara keseluruhan, laba tahun berjalan setelah transaksi tetap menunjukkan
peningkatan dibandingkan sebelum transaksi. Dengan demikian, rencana transaksi ini secara umum
mencerminkan potensi peningkatan nilai tambah bagi Perseroan.

Analisis atas Kewajaran Nilai Transaksi

Berdasarkan perbandingan antara nilai transaksi dengan hasil penilaian yang telah dilakukan, diketahui
nilai rencana transaksi akuisisi 100% ekuitas SMS Development Limited sebesar USD62.510.594 serta
novasi shareholder loan sebesar USD59.208.570 menghasilkan total nilai transaksi sebesar
USD121.719.164. Nilai tersebut lebih rendah dibandingkan dengan total hasil penilaian sebesar
USD125.630.143, sehingga terdapat selisih nilai transaksi lebih rendah sebesar 3,11%. Selisih tersebut
masih berada dalam kisaran batas kewajaran sebagaimana mengacu pada ketentuan POJK No.
35/POJK.04/2020 yang menetapkan batas toleransi sebesar ±7,5% dari hasil penilaian.

Analisis atas Faktor lain yang Relevan

Selain aspek strategis dan finansial, rencana transaksi juga mempertimbangkan kondisi industri minyak
dan gas bumi, termasuk perkembangan harga komoditas dan tingkat permintaan energi yang dapat
mempengaruhi potensi pendapatan. Secara umum, permintaan energi masih menunjukkan tren yang
stabil sehingga sektor hulu migas dinilai masih memiliki prospek yang memadai dalam jangka
menengah hingga panjang. Selain itu, prospek produksi lapangan yang dikelola oleh Husky-CNOOC
Madura Limited, termasuk tingkat produksi saat ini, potensi cadangan, dan estimasi umur produksi,
menunjukkan bahwa aset yang menjadi objek transaksi masih memiliki kemampuan untuk memberikan
kontribusi terhadap kinerja usaha grup di masa mendatang.

Di sisi lain, faktor regulasi dan kebijakan pemerintah yang berlaku pada sektor hulu migas juga menjadi
pertimbangan dalam analisis. Berdasarkan penelaahan, tidak terdapat perubahan regulasi yang secara
material dapat mempengaruhi keberlangsungan operasi maupun nilai ekonomi aset yang terkait
dengan transaksi. Dengan demikian, rencana transaksi ini dinilai memiliki dasar prospek usaha yang
memadai serta tidak terdapat faktor eksternal yang secara material dapat mempengaruhi kewajaran
transaksi.




Halaman 3                                                 00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 5

          
Page 6
                                                              DAFTAR ISI


SURAT PENGANTAR .................................................................................................................. 1
DAFTAR ISI ............................................................................................................................... 5
DAFTAR TABEL .......................................................................................................................... 7
DAFTAR GRAFIK........................................................................................................................ 8
BAB I    ................................................................................................................................. 9
PENDAHULUAN ....................................................................................................................... 9
  1.1    Uraian Mengenai Penugasan .................................................................................... .... ..9
  1.2    Identitas Pemberi Tugas ............................................................................................ ...... 9
  1.3    Identitas Pengguna Laporan ..................................................................................... .... 10
  1.4    Objek Pendapat Kewajaran ...................................................................................... .... 10
  1.5    Jenis Mata Uang Yang Digunakan ............................................................................ .... 10
  1.6    Maksud dan Tujuan Pendapat Kewajaran .................................................................. .... 10
  1.7    Tanggal Pendapat Kewajaran dan Masa Berlaku Laporan Pendapat Kewajaran ........... .... 11
  1.8    Ruang Lingkup Pendapat Kewajaran ......................................................................... .... 11
  1.9    Sumber Data dan Informasi ...................................................................................... .... 12
  1.10 Hasil Pelaksanaan Inspeksi ....................................................................................... .... 15
  1.11 Asumsi dan Asumsi Khusus ....................................................................................... .... 15
  1.12 Konfirmasi Bahwa Pendapat Kewajaran Dilakukan Berdasarkan Standar ..................... .... 16
  1.13 Metodologi Analisis Pendapat Kewajaran ................................................................... .... 16
  1.14 Tenaga Ahli dan Hasil Pekerjaan Tenaga Ahli ............................................................ .... 17
  1.15 Pernyataan Independensi Penilai ............................................................................... .... 17
  1.16 Kejadian Penting Setelah Tanggal Pendapat Kewajaran (Subsequent Event) .................. .... 17
BAB II   ............................................................................................................................... 18
ANALISIS ATAS RENCANA TRANSAKSI ....................................................................................... 18
  2.1. Analisis Objek Transaksi ........................................................................................... .... 18
  2.1.1 Besaran Dana dari Objek Rencana Transaksi ............................................................. .... 18
  2.1.2 Dampak Keuangan atas Rencana Transaksi ............................................................... .... 18
  2.1.3 Pertimbangan Bisnis Manajemen atas Rencana Transaksi ........................................... .... 21
  2.2. Analisis Rencana Transaksi ....................................................................................... .... 22
  2.2.1 Identifikasi & Hubungan Pihak Yang Bertransaksi ....................................................... .... 22
  2.2.2 Analisis Perjanjian & Syarat Transaksi ........................................................................ .... 37
  2.2.3 Analisis Manfaat & Risiko Transaksi ........................................................................... .... 43
BAB III  ............................................................................................................................... 45
ANALISIS KUALITATIF DAN KUANTITATIF ATAS TRANSAKSI .......................................................... 45
  3.1    Analisis Kualitatif Atas Transaksi ................................................................................ .... 45
  3.1.1 Riwayat Perusahaan & Sifat Kegiatan Usaha .............................................................. .... 45
  3.1.2 Analisis Industri & Bisnis ........................................................................................... .... 46
  3.1.3 Analisis Operasional & Prospek Perusahaan .............................................................. .... 54
  3.1.4 Alasan dan Latar Belakang Transaksi ........................................................................ .... 55
  3.1.5 Analisis Keuntungan & Kerugian Kualitatif .................................................................. .... 56
  3.2    Analisis Kuantitatif Atas Rencana Transaksi ................................................................ .... 56
  3.2.1 Penilaian Kinerja Historis .......................................................................................... .... 56
  3.2.2 Penilaian Atas Proyeksi Keuangan. ............................................................................ .... 65
  3.2.3 Analisis Rasio Keuangan ........................................................................................... .... 74
  3.2.4 Proforma Laporan Keuangan Sebelum & Sesudah Transaksi ....................................... .... 77
  3.3    Analisis Nilai Tambah atau Inkremental (Incremental Analysis) .................................... .... 80
  3.3.1 Kontribusi Nilai Tambah atas Transaksi ..................................................................... .... 80
  3.3.2 Biaya atau Pendapatan yang Relevan ........................................................................ .... 82
  3.3.3 Informasi Non Keuangan yang Relevan ..................................................................... .... 82
  3.3.4 Prosedur Pengambilan Keputusan Perusahaan atas Transaksi dan Nilai Transaksi ........ .... 82
  3.3.5 Hal Material Lainnya ................................................................................................ .... 83
  3.4    Analisis Sensitivitas (sensitivity analysis) ...................................................................... .... 83
BAB IV ............................................................................................................................... 85
ANALISIS KEWAJARAN NILAI TRANSAKSI ................................................................................... 85
  4.1    Perbandingan Antara Nilai Rencana Transaksi dengan Hasil Penilaian ........................ .... 85


Halaman 5                                                                      00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 7
  4.2   Analisis Bahwa Nilai Transaksi Memiliki Nilai Tambah ................................................ .... 85
  4.3   Analisis Kewajaran Nilai Transaksi terhadap Hasil Penilaian........................................ .... 87
BAB V   ............................................................................................................................... 89
KESIMPULAN .......................................................................................................................... 89
  5.1   Analisis atas Rencana Transaksi ................................................................................ .... 89
  5.2   Analisis Kualitatif atas Transaksi ................................................................................ .... 90
  5.3   Analisis Kuantitatif atas Transaksi .............................................................................. .... 90
  5.4   Analisis Kewajaran Nilai Transaksi terhadap Hasil Penilaian........................................ .... 91
  5.5   Analisis atas faktor lain yang relevan ......................................................................... .... 91
  5.6   Opini Kewajaran atas Transaksi ................................................................................ .... 91
ASUMSI – ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS ............................................................................. 93
PERNYATAAN PENILAI ............................................................................................................. 94
LAMPIRAN-LAMPIRAN .............................................................................................................. 96




Halaman 6                                                                     00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 8
                                                              DAFTAR TABEL



Tabel 1. Keterangan Laporan Keuangan REC ................................................................................ 12
Tabel 2. Daftar Hadir Manajemen ................................................................................................ 15
Tabel 3. Dampak Keuangan atas Rencana Transaksi Proforma Posisi Keuangan Setelah Rencana
Transaksi .................................................................................................................................... 18
Tabel 4. Dampak Keuangan atas Rencana Transaksi Proforma Laba Rugi Keuangan Setelah Rencana
Transaksi .................................................................................................................................... 21
Tabel 5. Struktur Pemegang Saham PT Raharja Energi Cepu Tbk .................................................... 23
Tabel 6. Struktur Pemegang Saham PT Raharja Energi Indonesia .................................................... 24
Tabel 7. Struktur Pemegang Saham PT Raharja Energi Madura ....................................................... 26
Tabel 8. Struktur Pemegang Saham SMSO .................................................................................... 27
Tabel 9. Struktur Pemegang Saham SMSD .................................................................................... 28
Tabel 11. Hubungan Para Pihak Yang Terlibat Dalam Transaksi ..................................................... 29
Tabel 12. Materialitas Nilai Transaksi ........................................................................................... 36
Tabel 13. Tingkat Suku Bunga Kredit Bank Persero (%) ................................................................... 49
Tabel 14. Jumlah dan Kapasitas Kilang Minyak Bumi dan Gas Indonesia ........................................ 51
Tabel 15. Produk dan Jasa Perseroan ........................................................................................... 54
Tabel 16. Laporan Posisi Keuangan REC Periode 31 Desember 2020 – 30 November 2025 ............. 57
Tabel 17. Laporan Laba Rugi REC Periode 31 Desember 2024 – 30 November 2025 ...................... 61
Tabel 18. Laporan Arus Kas REC Periode 31 Desember 2020 – 30 November 2025 ........................ 62
Tabel 19. Analisis Commonsize Statement-Laporan Posisi Keuangan (%) .......................................... 64
Tabel 20. Analisis Commonsize Statement-Laporan Laba Rugi (%) ................................................... 65
Tabel 21. Proyeksi Posisi Keuangan REC Sebelum Rencana Transaksi.............................................. 66
Tabel 22. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan REC Sesudah Transaksi .............................................. 68
Tabel 23. Proyeksi Laporan Laba Rugi REC Sebelum Transaksi ....................................................... 69
Tabel 24. Proyeksi Laporan Laba Rugi REC Sesudah Transaksi ....................................................... 70
Tabel 25. Proyeksi Laporan Arus Kas REC Sebelum Transaksi ......................................................... 71
Tabel 26. Proyeksi Laporan Arus Kas REC Sesudah Transaksi ......................................................... 73
Tabel 27. Analisis Rasio Keuangan (Financial Ratio Analysis) - REC ................................................. 75
Tabel 28. Proforma Laporan Posisi Keuangan REC Sebelum & Sesudah Transaksi ............................ 77
Tabel 29. Proforma Laporan Laba Rugi REC Sebelum & Sesudah Transaksi ..................................... 79
Tabel 30. Analisis Inkremental Proyeksi Posisi Keuangan REC ......................................................... 80
Tabel 31. Analisis Inkremental Proyeksi Laporan Laba Rugi REC ..................................................... 81
Tabel 31. Analisis Sensitivitas ....................................................................................................... 83
Tabel 32. Analisis Inkremental Proyeksi Posisi Keuangan REC ......................................................... 85
Tabel 33. Analisis Inkremental Proyeksi Laporan Laba Rugi REC ..................................................... 87
Tabel 33. Hasil Penilaian Nilai Pasar ............................................................................................ 87
Tabel 33. Nilai Rencana Transaksi Akusisi ..................................................................................... 88
Tabel 33. Analisis Perbandingan (%) ............................................................................................. 88




Halaman 7                                                                         00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 9
                                                    DAFTAR GRAFIK



Grafik 1. Bagan Hubungan Para Pihak Berdasarkan Struktur Kepemilikan ...................................... 30
Grafik 2. Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2023 – Q3 2025 (% yoy) .................................................. 46
Grafik 3. Pertumbuhan Ekonomi Sektor Pertambangan Minyak Bumi dan Gas ................................ 47
Grafik 4. Proyeksi PDB Indonesia 2025 – 2030 (yoy%) .................................................................. 47
Grafik 5. Perkembangan dan Proyeksi Inflasi di Indonesia (%) ....................................................... 48
Grafik 6. Perkembangan Nilai Tukar Rupiah tahun 2025 .............................................................. 49
Grafik 7. Cadangan Minyak Bumi dan Gas Indonesia Tahun 2024 ............................................... 50
Grafik 8. Produksi Minyak Bumi dan Gas Indonesia ...................................................................... 50
Grafik 9. Lifting Minyak Bumi dan Gas Indonesia ......................................................................... 51
Grafik 10. Investasi Kegiatan Hulu Migas Tahun 2020 – 2024 ...................................................... 52
Grafik 11. Ekspor dan Impor Minyak Bumi dan Gas Tahun 2021 – 2024 ....................................... 52
Grafik 12. Perkembangan Harga Acuan Minyak Mentah (Brent) .................................................... 53




Halaman 8                                                             00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 10
                                                BAB I
                                            PENDAHULUAN


1.1   Uraian Mengenai Penugasan

      Berdasarkan surat pernjanjian kerja 019/FDI/SPK/REC/III/2026 tanggal 26 Maret 2026, Kami
      KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan (selanjutnya disebut “FDI&R” atau “Kami”) mendapat
      penugasan dari PT Raharja Energi Cepu Tbk (selanjutnya disebut “REC” atau “Perseroan”) untuk
      memberikan opini kewajaran atas Rencana Transaksi Afiliasi dan Transaksi Material :

      1. Rencana Transaksi Akuisisi 100% Ekuitas SMS Development Ltd (selanjutnya disebut “SMSD”)
         dan Penyertaan 20% Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura
         Limited (selanjutnya disebut “HCML”) oleh PT Raharja Energi Cepu Tbk melalui PT Raharja
         Energi Madura (selanjutnya disebut “REM”) .
      2. Rencana Transaksi Novasi Pinjaman Pemegang Saham SMS Development Limited dari SMS
         Offshore Overseas Limited (selanjutnya disebut “SMSD”) kepada PT Raharja Energi Cepu Tbk
         melalui PT Raharja Energi Madura.
      3. Rencana Transaksi Pemberian Jaminan Perusahaan (Corporate Guarantee) oleh PT Raharja
         Energi Cepu Tbk atas Kewajiban PT Raharja Energi Madura dalam rangka Akuisisi
         sebagaimana diatur dalam Perjanjian.
      4. Rencana Transaksi Pemberian Jaminan Perusahaan (Corporate Guarantee) Dan Jaminan
         Defisit Kas (Cash Deficit Guarantee) oleh PT Raharja Energi Cepu Tbk atas upaya perolehan
         fasilitas pembiayaan dalam rangka akuisisi sebagaimana diatur dalam perjanjian.

      Rencana transaksi tersebut, merupakan satu rangkaian transaksi yang tidak dapat dipisahkan dan
      saling terkait satu sama lain. Yang diperlukan guna memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa
      Keuangan (OJK).

1.2   Identitas Status Penilai


      Penilaian ini dilakukan oleh KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan (FDI&R), selaku Penilai
      Independen untuk memberikan penilaian yang obyektif dan tidak memihak, sesuai KEPI; memiliki
      kompetensi untuk melakukan penilaian atas objek penilaian yang dimaksud. KJPP Ferdinand,
      Danar, Ichsan dan Rekan (FDI&R) adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang memegang Izin Usaha
      No.2.22.0176 tanggal 21 April 2022 dari Menteri Keuangan Republik Indonesia dan mempunyai
      Penilai Publik sebagai berikut:

      •     Rekan, Danar Wihandoyo, adalah seorang Penilai Publik untuk klasifikasi penilaian bisnis
            dengan Izin No. B-1.09.00213 dari Menteri Keuangan Republik Indonesia, Beliau adalah
            anggota dari Masyarakat Profesi Penilai Indonesia.
      •     Penugasan penilaian ini bersifat independen, tidak memiliki keterlibatan material atau
            benturan kepentingan baik aktual maupun potensial dengan obyek penilaian dan/ atau
            pemilik aset/properti/ekuitas, menjunjung tinggi obyektifitas, profesional dan tidak memihak.
      •     Seluruh Penilai, tenaga ahli dan staf pelaksana dalam penugasan ini adalah satu kesatuan
            tim penugasan di bawah kordinator Penilai berizin atau penanggung jawab laporan
            penilaian ini.

1.3   Identitas Pemberi Tugas

      Nama Pemberi Tugas                  : PT Raharja Energi Cepu Tbk

Halaman 9                                                   00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 11
      Alamat                           : Office Park Thamrin Residences A01-05, Jl. Thamrin
                                       : Boulevard, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat
      Bidang Usaha                     : Minyak dan Gas
      No. Telepon/Fax                  : (62-21) 23579812
      Alamat Email                     : corsec@rec.co.id
      Penanggung Jawab                 : Bapak Adrian Hartadi
      Jabatan                          : Direktur Keuangan

1.4   Identitas Pengguna Laporan

      Pengguna laporan dalam pendapat kewajaran ini adalah sama dengan Pemberi Tugas.

1.5   Objek Pendapat Kewajaran

      Objek Pendapat Kewajaran adalah Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Afiliasi dan
      Transaksi Material:

      1. Rencana Transaksi Akuisisi 100% Ekuitas SMS Development Ltd dan Penyertaan 20% Ekuitas
         milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited oleh PT Raharja Energi
         Cepu Tbk melalui PT Raharja Energi Madura.
      2. Rencana Transaksi Novasi Pinjaman Pemegang Saham SMS Development Limited dari SMS
         Offshore Overseas Limited kepada PT Raharja Energi Cepu Tbk melalui PT Raharja Energi
         Madura.
      3. Rencana Transaksi Pemberian Jaminan Perusahaan (Corporate Guarantee) oleh PT Raharja
         Energi Cepu Tbk atas Kewajiban PT Raharja Energi Madura dalam rangka Akuisisi
         sebagaimana diatur dalam Perjanjian.
      4. Rencana Transaksi Pemberian Jaminan Perusahaan (Corporate Guarantee) Dan Jaminan
         Defisit Kas (Cash Deficit Guarantee) oleh PT Raharja Energi Cepu Tbk atas upaya perolehan
         fasilitas pembiayaan dalam rangka akuisisi sebagaimana diatur dalam perjanjian.

1.6   Jenis Mata Uang Yang Digunakan

      Rencana Transaksi akan dilaksanakan dengan menggunakkan mata uang Dolar Amerika Serikat
      (”USD”).

1.7   Maksud dan Tujuan Pendapat Kewajaran

      Maksud Pendapat Kewajaran adalah untuk memberikan opini kewajaran atas Rencana Transaksi
      Afiliasi dan Transaksi Material:

      1. Rencana Transaksi Akuisisi 100% Ekuitas SMS Development Ltd dan Penyertaan 20% Ekuitas
         milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited oleh PT Raharja Energi
         Cepu Tbk melalui PT Raharja Energi Madura.
      2. Rencana Transaksi Novasi Pinjaman Pemegang Saham SMS Development Limited dari SMS
         Offshore Overseas Limited kepada PT Raharja Energi Cepu Tbk melalui PT Raharja Energi
         Madura.
      3. Rencana Transaksi Pemberian Jaminan Perusahaan (Corporate Guarantee) oleh PT Raharja
         Energi Cepu Tbk atas Kewajiban PT Raharja Energi Madura dalam rangka Akuisisi
         sebagaimana diatur dalam Perjanjian.




Halaman 10                                              00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 12
      4. Rencana Transaksi Pemberian Jaminan Perusahaan (Corporate Guarantee) Dan Jaminan
         Defisit Kas (Cash Deficit Guarantee) oleh PT Raharja Energi Cepu Tbk atas upaya perolehan
         fasilitas pembiayaan dalam rangka akuisisi sebagaimana diatur dalam perjanjian.

      Diperlukan guna memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

      Tujuan Pendapat Kewajaran adalah dalam rangka memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
      Nomor.42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan dan
      Nomor.17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.

      Laporan pendapat kewajaran ini digunakan untuk penggunaan di pasar modal, dan tidak
      digunakan untuk di luar maksud dan tujuan Pendapat Kewajaran tersebut, maupun penggunaan
      dalam tujuan lainnya. Dalam penugasan ini, bilamana dianggap perlu, penilai akan
      menggunakan bantuan dari luar maupun profesi lainnya.

1.8   Tanggal Pendapat Kewajaran (Cut Off Date) dan Masa Berlaku Laporan Pendapat Kewajaran

      Tanggal Pendapat Kewajaran adalah tanggal 30 November 2025, dimana batas tersebut diambil
      atas dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian.

      Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan
      Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, masa berlaku laporan pendapat kewajaran
      adalah selama 6 (enam) bulan sejak tanggal efektif pendapat kewajaran (cut off date) dalam
      laporan pendapat kewajaran.

      Dengan mempertimbangkan hal-hal tersebut di atas, maka masa berlaku laporan pendapat
      kewajaran ini yaitu selama 6 (bulan) bulan sejak tanggal efektif pendapat kewajaran (cut off date)
      dalam laporan pendapat kewajaran.

1.9   Ruang Lingkup Pendapat Kewajaran

      Ruang lingkup penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran mengacu pada POJK No.
      35/POJK.04/2020 adalah sebagai berikut:

      a. Definisi penugasan/identifikasi masalah meliputi:
         • Identifikasi pemberi tugas dan pengguna laporan
         • Penentuan tujuan Pendapat Kewajaran
         • Identifikasi objek Pendapat Kewajaran
         • Tanggal Pendapat Kewajaran
         • Asumsi dan kondisi pembatas
      b. Pengumpulan dan pemilihan data meliputi:
         • Makro ekonomi dan industri
         • Data perusahaan
      c. Analisis Pendapat Kewajaran meliputi:
         • Analisis transaksi
         • Analisis kualitatif dan kuantitatif yang terkait dengan transaksi
         • Analisis atas kewajaran nilai transaksi
         • Analisis atas faktor lain yang relevan
      d. Pelaporan Pendapat Kewajaran.




Halaman 11                                                 00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 13
1.10 Sumber Data dan Informasi

     Sumber data dan informasi yang kami gunakan dalam proses Pendapat Kewajaran adalah
     sebagai berikut:

     a. PT Raharja Energi Cepu Tbk (“REC”)

        Laporan Keuangan

        Tabel 1. Keterangan Laporan Keuangan REC
                                                                             Tanggal
         No     Periode    Ket         KAP & AP           Nomor Laporan                   Opini
                                                                             Laporan
                                        KAP: Paul
                                 Hadiwinata, Hidajat,
                  30                Arsono, Retno,
                                                         PHHARP-AL/039/      16 Maret
          1   November Audit      Palilingan & Rekan                                      Wajar
                                                           RD/AD/2026         2026
                 2025               AP: Retno Dwi
                                   Andani, S.E., Ak.,
                                        CPA, CA
                                        KAP: Paul
                                 Hadiwinata, Hidajat,
                  31                Arsono, Retno,      00227/2.113/AU.1
                                                                            28 Februari
          2   Desember Audit      Palilingan & Rekan       /05/0754-                      Wajar
                                                                               2025
                 2024               AP: Retno Dwi          4/1/II/2025
                                   Andani, S.E., Ak.,
                                        CPA, CA
                                        KAP: Paul
                                 Hadiwinata, Hidajat,
                  31                Arsono, Retno,      00380/2.1133/AU.1
                                                                             01 Maret
          3   Desember Audit      Palilingan & Rekan        /05/0754-                     Wajar
                                                                              2024
                 2023               AP: Retno Dwi          3/1/III/2024
                                   Andani, S.E., Ak.,
                                        CPA, CA
                                        KAP: Paul
                                 Hadiwinata, Hidajat,
                  31                Arsono, Retno,      00509/2.1133/AU.1
                                                                             06 Maret
          4   Desember Audit      Palilingan & Rekan        /05/0754-                     Wajar
                                                                              2023
                 2022               AP: Retno Dwi          2/1/III/2023
                                   Andani, S.E., Ak.,
                                        CPA, CA
                                        KAP: Paul
                                 Hadiwinata, Hidajat,
                  31                Arsono, Retno,      00407/2.1133/AU.1
                                                                             08 Maret
          5   Desember Audit      Palilingan & Rekan        /05/0754-                     Wajar
                                                                              2022
                 2021               AP: Retno Dwi          1/1/III/2022
                                   Andani, S.E., Ak.,
                                        CPA, CA
        Sumber: Laporan Keuangan Audit REC


        Proyeksi Keuangan dan Proforma Keuangan

        1.    Proyeksi Keuangan REC Periode Desember 2026 – Desember 2030 (sebelum dan
              sesudah) adanya transaksi dalam format MS. Excel, yang disiapkan oleh manajemen REC.




Halaman 12                                              00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 14
        2.   Proforma Keuangan REC per 30 November 2025 (sebelum dan sesudah) adanya
             transaksi yang disiapkan oleh manajemen REC.

        Akta Pendirian dan Perubahan Terakhir - REC

        1.   Akta Pendirian No. 07 tanggal 16 Oktober 2006, dibuat dihadapan notaris Indah
             Setyaningsih, S.H., Akta Pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
             Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. W7-06263HT.01.01-TH.2007
             tanggal 7 Juni 2007 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.
             18940 tanggal 21 Juli 2007, Tambahan No. 58;
        2.   Akta No.35 tanggal 30 April 2025 yang dibuat dihadapan Rini Yulianti, S.H., notaris di
             Jakarta, tentang perubahan Direksi dan Komisaris, yang telah mendapat Persetujuan
             Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas dari Menteri Hukum Republik Indonesia
             sesuai dengan suratnya tanggal 05 Mei 2025 No. AHU-AH.01.09-0221474;
        3.   Akta No. 18 tanggal 20 September 2024 dari notaris Rini Yulianti S.H., mengenai
             Penawaran Umum Perdana Perusahaan dan PUPS, pemecahan nilai nominal saham,
             peningkatan modal dasar, serta perubahan semua anggaran dasar termasuk perubahan
             status Perusahaan dari Perseroan Terbatas Tertutup menjadi Perseroan Terbatas Terbuka
             dan karenanya mengubah nama Perusahaan, dari sebelumnya bernama PT Raharja
             Energi Cepu menjadi PT Raharja Energi Cepu Tbk. Perubahan terakhir ini telah diterima
             oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan surat
             penerimaan AHU-0059751.AH.01.02 TAHUN 2024 tanggal 20 September 2024.

        Legalitas Perusahaan - REC

        1.   Nomor Pokok Wajib Pajak: 02.604.262.2-072.000
        2.   Nomor Induk Berusaha: 9120008822586

        Informasi Lainnya - REC

        1.   Company Profile REC
        2.   Share Sale And Purchase Agreement relating to the purchase of shares in SMS Development
             Limited.
        3.   Deed Of Novation in relation to the shareholder loan agreement between SMS Offshore
             Overseas Limited and SMS Development Limited.
        4.   Side Letter to The Share Sale and Purchase Agreement.
        5.   Surat REC No.REC/DIR/27.063/III/2026 tanggal 27 Maret 2026, tentang informasi tidak
             adanya benturan kepentingan atas transaksi.
        6.   Surat Pernyataan Kebenaran Data dan Informasi tanggal 27 Maret 2026.

     b. PT Raharja Energi Indonesia (“REI”)

        Akta Pendirian dan Perubahan Terakhir - REI

        1.   Akta Pendirian Akta No. 13 tanggal 27 Oktober 2025 dari Rini Yulianti, S.H., notaris di
             Jakarta Timur. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
             Manusia dalam Surat Keputusan No. AHU-0092542.AH.01.01 Tahun 2025 tanggal 28
             Oktober 2025;
        2.   Akta No. 6 tanggal 04 Desember 2025 yang dibuat dihadapan Rini Yulianti, S.H., notaris
             di Jakarta Timur, mengenai perubahan Peningkatan Modal Ditempatkan/Disetor, yang
             telah mendapat Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas dari Menteri

Halaman 13                                              00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 15
             Hukum Republik Indonesia sesuai dengan suratnya tanggal 09 Desember 2025 No. AHU-
             AH.01.03-0252576;

        Legalitas Perusahaan – REI

        1.   Nomor Pokok Wajib Pajak: 1000000006912094
        2.   Nomor Induk Berusaha: 2011250107354

        Informasi Lainnya – REI

        1.   Company Profile REI
        2.   Surat Persetujuan Komisaris PT Raharja Energi Indonesia Perihal Persetujuan kepada
             direksi perseroan untuk melakukan penyertaan dalam PT Raharja Energi Madura,
             tertanggal 03 Desember 2025.

     c. PT Raharja Energi Madura (“REM”)

        Akta Pendirian - REM

        1.   Akta Pendirian Akta No.9 tanggal 05 Desember 2025 dari Muhammad Hanafi, S.H.,
             notaris di Jakarta Selatan.

        Informasi Lainnya – REM

        1.   Company Profile REM

     d. SMS Offshore Overseas Limited (“SMSO”)

        Akta Pendirian dan Perubahan Terakhir – SMSO

        1.   Certificate of Incorporation SMSO diterbitkan oleh Registrar of Corporate Affairs di British
             Virgin Islands yang menyatakan bahwa SMS Offshore Overseas Limited telah sah didirikan
             sebagai BVI Business Company berdasarkan hukum British Virgin Islands pada tanggal 20
             September 2010 dengan nomor registrasi 1605522;
        2.   Certificate of Incumbency SMSO diterbitkan oleh Portcullis (BVI) Ltd selaku Registered
             Agent resmi SMS Development Limited di British Virgin Islands, tanggal 14 Juni 2023;
        3.   Share Certificate Number 001, tanggal 20 September 2010;
        4.   Memorandum and Articles of Association of SMS Offshore Overseas Limited (Amended and
             Restated).

        Informasi Lainnya – SMSO

        1.   Company Profile SMSO;

     e. SMS Development Limited (“SMSD”)

        Akta Pendirian dan Perubahan Terakhir – SMSD

        1.   Certificate of Incorporation SMSD diterbitkan oleh Registrar of Corporate Affairs di British
             Virgin Islands yang menyatakan bahwa SMS Development Limited telah sah didirikan



Halaman 14                                                00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 16
              sebagai BVI Business Company berdasarkan hukum British Virgin Islands pada tanggal 20
              September 2010 dengan nomor registrasi 1605552;
         2.   Certificate of Incumbency SMSD diterbitkan oleh Portcullis (BVI) Ltd selaku Registered Agent
              resmi SMS Development Limited di British Virgin Islands, tanggal 11 Juli 2025.

         Informasi Lainnya – SMSD

         1.   Company Profile SMSD;

1.11 Hasil Pelaksanaan Inspeksi

      Berdasarkan Surat Tugas KJPP FDI&R No.011A/FDI/ST-PB/REC/III/2026 tanggal 27 Maret 2026
      serta berita acara inspeksi, kami telah melakukan Inspeksi, pengumpulan data, diskusi, verifikasi
      dan wawancara atas objek pendapat kewajaran. Surat tugas, berita acara inspeksi, dan MoM
      (Minutes of Meeting) terdapat pada lampiran laporan ini.

      Tabel 2. Daftar Hadir Manajemen
                     Nama                             Jabatan                       Perusahaan
       Rezki Sulung                               Corporate Finance          PT Raharja Energi Cepu Tbk
       Supriyanti Priandini                  Corporate Secretary & Legal     PT Raharja Energi Cepu Tbk
       Anggraeni                                      Finance                PT Raharja Energi Cepu Tbk
       Sugiarti Purnamasari                          Accounting              PT Raharja Energi Cepu Tbk
       Muhammad Hafy Alfakhri                     Corporate Finance          PT Raharja Energi Cepu Tbk
      Sumber: Minutes of Meeting dan Daftar Hadir


     Pada pertemuan tersebut terdapat beberapa informasi mengenai objek penilaian, antara lain:

      1. Objek Penilaian berupa Akuisisi 100% Ekuitas SMS Development Ltd dan Penyertaan 20%
         Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited oleh PT Raharja
         Energi Cepu Tbk melalui PT Raharja Energi Madura, Novasi Pinjaman Pemegang Saham SMS
         Development Limited dari SMS Offshore Overseas Limited kepada PT Raharja Energi Cepu Tbk
         melalui PT Raharja Energi Madura, Pemberian Jaminan Perusahaan (Corporate Guarantee)
         oleh PT Raharja Energi Cepu Tbk atas Kewajiban PT Raharja Energi Madura dalam rangka
         Akuisisi sebagaimana diatur dalam Perjanjian, dan Rencana Transaksi Pemberian Jaminan
         Perusahaan (Corporate Guarantee) Dan Jaminan Defisit Kas (Cash Deficit Guarantee) oleh PT
         Raharja Energi Cepu Tbk atas upaya perolehan fasilitas pembiayaan dalam rangka akuisisi
         sebagaimana diatur dalam perjanjian;
      2. Tanggal Pendapat Kewajaran atau Cut Off yang disetujui manajemen perseroan adalah 30
         November 2025;
      3. Tujuan Pendapat Kewajaran untuk memenuhi peraturan pasar modal;

1.12 Asumsi dan Asumsi Khusus

      Asumsi:
      •   Kami tidak melakukan reviu terhadap aspek hukum maupun uji tuntas aspek keuangan, oleh
          karena itu kami berasumsi bahwa objek yang kami nilai tidak mempunyai masalah hukum
          dan hak kepemilikannya adalah sah dan dapat dipasarkan.
      •   Kami berasumsi bahwa objek yang ditunjukan kepada kami adalah benar merupakan objek
          dalam penilaian.




Halaman 15                                                   00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 17
1.13 Konfirmasi Bahwa Pendapat Kewajaran Dilakukan Berdasarkan Standar

     Pendapat Kewajaran akan dilakukan berdasarkan Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar
     Penilaian Indonesia Tahun 2018 Edisi VII (KEPI-SPI Edisi VII Tahun 2018), Peraturan Otoritas Jasa
     Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020 (POJK 35/2020), Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
     Republik Indonesia Nomor 17/SEOJK.04/2020 (SEOJK 17/2020) tentang Pedoman Penilaian
     serta Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
     Nomor 42/POJK.04/2020 (POJK 42/2020) tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
     Kepentingan.

1.14 Metodologi Analisis Pendapat Kewajaran

     Dalam menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas transaksi ini, kami telah melakukan analisis
     melalui pendekatan dan prosedur yang mencakup hal–hal sebagai berikut:

     a. Analisis rencana transaksi:
         • Besaran dana dari objek transaksi;
         • Dampak keuangan atas transaksi;
         • Pertimbangan bisnis manajemen atas transaksi;
         • Identifikasi & hubungan pihak yang bertransaksi
         • Analisis perjanjian & syarat transaksi
         • Analisis manfaat & risiko transaksi

     b. Analisis kualitatif dan kuantitatif yang terkait dengan transaksi

          Analisis kualitatif:
           • Riwayat perusahaan & sifat kegiatan usaha;
           • Analisis industri & bisnis;
           • Analisis operasional & prospek perusahaan;
           • Alasan dan latar belakang transaksi;
           • Analisis keuntungan & kerugian kualitatif;
          Analisis kuantitatif:
           • Penilaian kinerja historis;
           • Penilaian arus kas;
           • Penilaian atas proyeksi keuangan;
           • Analisis rasio keuangan;
           • Proforma laporan keuangan sebelum & sesudah transaksi;
          Analisis nilai tambah atau inkremental:
           • Kontribusi nilai tambah atas transaksi;
           • Biaya atau pendapatan yang relevan;
           • Informasi non keuangan yang relevan;
           • Prosedur pengambilan keputusan perusahaan atas dan nilai transaksi;
           • Hal material lainnya;
           Analisis sensitivitas (sensitivity analysis)

     c.   Analisis atas kewajaran nilai rencana transaksi:
           • Perbandingan antara nilai transaksi dengan hasil penilaian;
           • Analisis bahwa nilai transaksi memiliki nilai tambah;
           • Analisis kewajaran nilai transaksi terhadap hasil penilaian;



Halaman 16                                                 00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 18
      d. Analisis atas faktor lain yang relevan

      e. Kesimpulan atas rencana transaksi

1.15 Tenaga Ahli dan Hasil Pekerjaan Tenaga Ahli

      Dalam memberikan pendapat kewajaran atas transaksi, KJPP FDI&R tidak menggunakan hasil
      pekerjaan tenaga ahli dari luar.

1.16 Pernyataan Independensi Penilai

      Dalam mempersiapkan laporan pendapat kewajaran ini, KJPP FDI&R bertindak secara
      independen tanpa adanya benturan kepentingan, dan tidak terafiliasi dengan PT Raharja Energi
      Cepu Tbk ataupun pihak pihak lainnya yang terafiliasi dengan dengan PT Raharja Energi Cepu
      Tbk. KJPP FDI&R juga tidak memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan
      penugasan ini. Laporan pendapat kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan
      atau merugikan pihak manapun. Imbalan yang kami terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh
      kewajaran nilai yang dihasilkan dari proses analisis kewajaran ini.

1.17 Kejadian Penting Setelah Tanggal Pendapat Kewajaran (Subsequent Event)

     Dari tanggal Pendapat Kewajaran (cut-off off date) per 30 November 2025 hingga Laporan
     Pendapat Kewajaran ini diterbitkan terdapat kejadian penting setelah tanggal Pendapat Kewajaran
     (Subsequent Event), sebagai berikut:
     1. Pada tanggal 04 Desember 2025, REC menambah modal disetor ke REI sebesar
        Rp129.500.000.000,00 secara tunai sehingga komposisi kepemilikan REC terhadap REI
        menjadi sebesar 99,996%; dan
     2. Pada tanggal 05 Desember 2025, REI mendirikan REM dan melakukan penyetoran modal
        sebesar Rp127.500.000.000,00 secara tunai dengan porsi kepemilikan REI terhadap REM
        sebesar 51,00%.




Halaman 17                                              00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 19
                                                   BAB II
                                     ANALISIS ATAS RENCANA TRANSAKSI


2.1.   Analisis Objek Transaksi

2.1.1 Besaran Dana dari Objek Rencana Transaksi

       Rencana transaksi Akuisisi 100% Ekuitas SMS Development Ltd dan Penyertaan 20% Ekuitas milik
       SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited oleh PT Raharja Energi Cepu
       Tbk melalui PT Raharja Energi Madura, dengan rencana nilai transaksi sebesar USD62.510.594.

       Rencana transaksi Novasi Pinjaman Pemegang Saham SMS Development Limited dari SMS
       Offshore Overseas Limited kepada PT Raharja Energi Cepu Tbk melalui PT Raharja Energi
       Madura, dengan rencana nilai transaksi sebesar USD59.208.570.

       Dengan demikian, total nilai rencana transaksi secara keseluruhan atas akuisisi dan novasi
       pinjaman tersebut adalah sebesar USD121.719.164.

2.1.2 Dampak Keuangan atas Rencana Transaksi

       Dampak keuangan yang timbul atas Transaksi dapat dilihat dari proforma keuangan perusahaan
       setelah Transaksi.

       Tabel 3. Dampak Keuangan atas Rencana Transaksi Proforma Posisi Keuangan Setelah Rencana
                Transaksi
                                                                             (dalam USD Penuh)
                PT Raharja Energi Cepu Tbk          30 Nov 2025                        30 Nov 2025
                                                                     Penyesuaian
                 Proforma Posisi Keuangan           Limited Review                      Proforma
        Aset Lancar
        Kas dan bank                                   28.206.595      (12.613.844)      15.592.751
        Piutang Usaha - Pihak Ketiga                    5.822.324              100        5.822.424
        Piutang Lain-lain
        Pihak Ketiga                                        91.323          11.519          102.842
        Pihak Berelasi                                    260.226          (30.664)         229.562
        Pajak Dibayar Dimuka
        Uang Muka dan Beban Dibayar Dimuka              1.628.676       12.500.000       14.128.676
        Investasi Jangka Pendek                           611.381                  0        611.381
        Beban Dibayar Dimuka                                                                         0
        Aset Lancar Lainnya                                 67.706                 0         67.706
        Total Aset Lancar                              36.688.231        (132.889)       36.555.342


        Aset Tidak Lancar
        Investasi Pada Entitas Asosiasi - PJUC          7.457.121                  0      7.457.121
        Investasi Pada Entitas Asosiasi - HCML                          84.439.399       84.439.399
        Investasi Pada Entitas Asosiasi - REI
        Investasi Jangka Panjang                        6.020.450                  0      6.020.450
        Aset Tetap - Bersih                               123.192                  0        123.192
        Properti Minyak dan Gas - Bersih               19.616.819                  0     19.616.819



Halaman 18                                                 00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 20
               PT Raharja Energi Cepu Tbk       30 Nov 2025                        30 Nov 2025
                                                                 Penyesuaian
                 Proforma Posisi Keuangan       Limited Review                      Proforma
      Aset Pajak Tangguhan                              43.776                 0         43.776
      Aset Tidak Lancar Lain-lain                       20.775                 0         20.775
      Goodwill                                                     34.390.804        34.390.804
      Total Aset Tidak Lancar                      33.282.133     118.830.203       152.112.336


      Total Aset                                   69.970.364     118.697.314       188.667.678


      Liabilitas Jangka Pendek
      Utang Dividen
      Utang Lain-lain Pihak Berelasi                  131.350                  0        131.350
      Utang Lain Pihak Ketiga                                       6.612.448         6.612.448
      Utang Pajak                                   2.562.072                  0      2.562.072
      Beban Masih Harus Dibayar                       100.944                  0        100.944
      Kewajiban Kontrak                               750.092                  0        750.092
      Bagian Lancar Liabilitas Jangka Panjang
      Pinjaman Bank                                 5.389.752                  0      5.389.752
      Pinjaman Pemegang Saham                         684.892                  0        684.892
      Pinjaman Pembiayaan Konsumen                      16.351                 0         16.351
      Total Liabilitas Jangka Pendek                9.635.453       6.612.448        16.247.901


      Liabilitas Jangka Panjang
      Pinjaman Jangka Panjang - setelah
      Dikurangi Bagian Lancar
      Utang Lain Pihak Ketiga                                                  0                 0
      Pinjaman Bank                                 8.123.427                  0      8.123.427
      Pinjaman pemegang Saham                       1.516.433                  0      1.516.433
      Pinjaman Pembiayaan Konsumen                      51.139                 0         51.139
      Liabilitas Imbalan Pasca-Kerja                    17.407                 0         17.407
      Liabilitas Imbalan Pensiun Direksi dan
                                                        92.855                 0         92.855
      Komisaris
      Utang Bank Fasilitas Kredit Akuisisi                        100.000.000       100.000.000
      Total Liabilitas Jangka Panjang               9.801.261     100.000.000       109.801.261
                                                                               0                 0
      Total Liabilitas                             19.436.714     106.612.448       126.049.162


      Ekuitas
      Ekuitas yang Dapat Diatribusikan Kepada
      Pemilik Entitas Induk
      Modal Saham                                   2.484.844                  0      2.484.844
      Tambahan Modal Disetor                       12.920.505                  0     12.920.505
      Saldo laba Awal
      Saldo Laba Tahun Ini
      Saldo Laba Akhir
      Saldo Laba
      Ditentukan Penggunaannya                          24.865                 0         24.865
      Belum Ditentukan Penggunaannya               34.803.493       2.346.459        37.149.952
      Kepentingan Non Pengendali                      299.943       9.738.410        10.038.353


Halaman 19                                             00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 21
              PT Raharja Energi Cepu Tbk          30 Nov 2025                     30 Nov 2025
                                                                   Penyesuaian
               Proforma Posisi Keuangan          Limited Review                     Proforma
      Total Ekuitas                                  50.533.650      12.084.869      62.618.519


      Total Liabilitas dan Ekuitas                    69.970.364    118.697.317     188.667.681
     Sumber: Proforma Keuangan REC Setelah Rencana Transaksi

     Dampak keuangan dari rencana transaksi dapat dianalisis dari pos keuangan yang mengalami
     perubahan akibat dari Rencana Transaksi Akuisisi 100% Ekuitas SMS Development Ltd, Rencana
     Transaksi Novasi Pinjaman Pemegang Saham SMS Development Limited dari SMS Offshore
     Overseas Limited, dan Rencana Transaksi Pemberian Jaminan Perusahaan (Corporate Guarantee)
     oleh PT Raharja Energi Cepu Tbk atas Kewajiban PT Raharja Energi Madura dalam rangka Akuisisi
     sebagaimana diatur dalam Perjanjian.

     Kas dan Bank mengalami penyesuaian sehingga turun sebesar USD12.613.844 yang merupakan
     penyesuaian atas rangkaian rencana transaksi akuisisi 100% ekuitas SMS Development Ltd,
     rencana transaksi novasi pinjaman pemegang saham SMSD, renanca perolehan kredit akuisisi,
     dan pengaruh konsolidasi 100% SMSD ke REC lewat 99 % kepemilikan REC pada REI dan lewat
     51% kepemilikan REI pada REM.

     Uang Muka mengalami penyesuaian sehingga naik sebesar USD12.500.000 yang merupakan
     penyesuaian atas konsolidasi REM ke REC lewat 99% kepemilikan REC pada REI dan lewat 51%
     kepemilikan REI pada REM.

     Investasi Pada Entitas Asosiasi – HCML timbul pada proforma REC sebesar USD84.439.399
     setelah rencana transaksi akibat konsolidasi 100% SMSD ke REC lewat 99 % kepemilikan REC
     pada REI dan lewat 51% kepemilikan REI pada REM. Dimana SMSD memiliki 20% porsi
     kepemilikan pada HCML yang dibukukan dengan metode ekuitas pada laporan keuangan SMSD
     sebagai investasi pada entitas asosiasi.

     Goodwill timbul pada proforma REC sebesar USD34.390.804 setelah rencana transaksi akibat
     selisih lebih dari harga rencana transaksi akuisisi 100% SMSD dengan saldo laba dan modal
     saham SMSD serta penyesuaian yang timbul akibat konsolidasi 100% SMSD ke REC lewat 99 %
     kepemilikan REC pada REI dan lewat 51% kepemilikan REI pada REM.

     Utang Lain Pihak Ketiga timbul pada proforma REC sebesar USD6.612.448 setelah rencana
     transaksi akibat konsolidasi 100% SMSD ke REC lewat 99% kepemilikan REC pada REI dan lewat
     51% kepemilikan REI pada REM.

     Utang Bank Fasilitas Kredit Akuisisi timbul pada proforma REC sebesar USD100.000.000 setelah
     rencana transaksi akibat perolehan fasilitas pembiayaan oleh Bank kepada REM dalam rangka
     rencana transaksi akuisisi 100% ekuitas SMSD oleh REC dan rencana transaksi novasi pinjaman
     pemegang saham SMSD.

     Kepentingan Nonpengendali mengalami penyesuaian sehingga naik sebesar USD9.738.410
     yang merupakan penyesuaian atas konsolidasi 100% SMSD ke REC lewat 99 % kepemilikan REC
     pada REI dan lewat 51% kepemilikan REI pada REM.




Halaman 20                                               00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 22
     Tabel 4. Dampak Keuangan atas Rencana Transaksi Proforma Laba Rugi Keuangan Setelah
              Rencana Transaksi
                                                                       (dalam USD Penuh)
              PT Raharja Energi Cepu Tbk          30 Nov 2025                        30 Nov 2025
                                                                   Penyesuaian
                   Proforma Laba Rugi            Limited Review                       Proforma
      Pendapatan Bersih                              46.446.207                  0     46.446.207
      Beban Pokok Pendapatan                       (22.461.664)                  0    (22.461.664)
      Laba Bruto                                     23.984.543                  0     23.984.543


      Beban umum dan administrasi                    (1.275.334)                 0     (1.275.334)
      Beban keuangan/bunga                           (1.281.772)     (1.018.184)       (2.299.956)
      Pendapatan Bunga                                                  427.574           427.574
      Laba/(rugi) selisih kurs - bersih               (443.673)        (107.555)         (551.228)
      Bagian laba entitas asosiasi                    5.259.853       5.341.811        10.601.664
      Pendapatan lain-lain                              422.590           1.045           423.635
      Beban lain-lain                                   (86.555)          2.683           (83.872)
      Laba Sebelum Pajak Penghasilan                 26.579.652       4.647.374        31.227.026


      Beban Pajak Penghasilan                      (10.085.865)                  0    (10.085.865)
      Laba Tahun Berjalan                            16.493.787       4.647.374        21.141.161



      Diatribusikan Kepada:
      Entitas Induk                                  16.366.500       2.346.459        18.712.959
      Kepentingan nonpengendali                         127.287       2.300.915         2.428.202
      Laba Bersih Periode Berjalan                    16.493.787      4.647.374        21.141.161
     Sumber: Proforma Keuangan REC Setelah Rencana Transaksi

     Dampak laba rugi dari rencana transaksi dapat dianalisis dari pos laba rugi yang mengalami
     perubahan akibat dari Rencana Transaksi Akuisisi 100% Ekuitas SMS Development Ltd, Rencana
     Transaksi Novasi Pinjaman Pemegang Saham SMS Development Limited dari SMS Offshore
     Overseas Limited, dan Rencana Transaksi Pemberian Jaminan Perusahaan (Corporate Guarantee)
     oleh PT Raharja Energi Cepu Tbk atas Kewajiban PT Raharja Energi Madura dalam rangka Akuisisi
     sebagaimana diatur dalam Perjanjian.

2.1.3 Pertimbangan Bisnis Manajemen atas Rencana Transaksi

     Berdasarkan keterangan manajemen perseroan, rencana transaksi dilakukan sebagai bagian dari
     strategi Perseroan untuk memperkuat portofolio aset minyak dan gas bumi (migas) yang produktif
     serta meningkatkan pengendalian atas investasi strategis yang dimiliki Perseroan.

     Melalui akuisisi 100% ekuitas SMS Development Limited beserta kepemilikan tidak langsung atas
     20% ekuitas pada Husky-CNOOC Madura Limited, Perseroan diharapkan dapat memperoleh
     eksposur yang lebih besar terhadap aset migas yang telah berproduksi, sehingga berpotensi
     memberikan kontribusi arus kas yang lebih stabil dan berkelanjutan bagi Perseroan. Selain itu,
     pengalihan pinjaman pemegang saham melalui mekanisme novasi dipandang dapat
     menyederhanakan struktur pembiayaan dan memperkuat posisi Perseroan dalam pengelolaan
     kewajiban keuangan terkait investasi tersebut.




Halaman 21                                               00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 23
       Dengan mempertimbangkan hal-hal tersebut, Manajemen berpendapat bahwa rencana transaksi
       sejalan dengan strategi pertumbuhan jangka panjang Perseroan, khususnya dalam meningkatkan
       kualitas dan skala portofolio investasi di sektor migas serta memperkuat posisi Perseroan dalam
       rantai nilai industri energi.

2.2.   Analisis Rencana Transaksi

2.2.1 Identifikasi & Hubungan Pihak Yang Bertransaksi

       Identifikasi Pihak yang Bertransaksi

       A. PT Raharja Energi Cepu Tbk (“REC”)

          Riwayat Singkat

          PT Raharja Energi Cepu Tbk didirikan dengan nama PT Syabas Usaha Migas berdasarkan akta
          notaris Indah Setyaningsih, S.H., No. 07 tanggal 16 Oktober 2006. Akta Pendirian ini telah
          disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat
          Keputusan No. W7-06263HT.01.01-TH.2007 tanggal 7 Juni 2007 serta diumumkan dalam
          Berita Negara Republik Indonesia No. 18940 tanggal 21 Juli 2007, Tambahan No. 58.

          Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Perubahan
          Anggaran Dasar terakhir terkait perubahan Direksi dan Komisaris berdasarkan Akta No.35
          tanggal 30 April 2025 yang dibuat dihadapan Rini Yulianti, S.H., notaris di Jakarta, dan telah
          mendapat Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas dari Menteri Hukum
          Republik Indonesia sesuai dengan suratnya tanggal 05 Mei 2025 No. AHU-AH.01.09-
          0221474.

          Kemudian Akta No. 18 tanggal 20 September 2024 dari notaris Rini Yulianti S.H., mengenai
          Penawaran Umum Perdana Perusahaan dan PUPS, pemecahan nilai nominal saham,
          peningkatan modal dasar, serta perubahan semua anggaran dasar termasuk perubahan
          status Perusahaan dari Perseroan Terbatas Tertutup menjadi Perseroan Terbatas Terbuka dan
          karenanya mengubah nama Perusahaan, dari sebelumnya bernama PT Raharja Energi Cepu
          menjadi PT Raharja Energi Cepu Tbk. Perubahan terakhir ini telah diterima oleh Menteri Hukum
          dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan surat penerimaan AHU-
          0059751.AH.01.02 TAHUN 2024 tanggal 20 September 2024

          Pada saat ini aktivitas Perusahaan adalah berinvestasi pada satu entitas asosiasi dan tiga
          entitas anak. Perusahaan tergabung dalam kelompok usaha PT Rukun Raharja Tbk. Entitas
          induk terakhir Perusahaan adalah PT Rukun Raharja Tbk.

          Perusahaan telah mendapat persetujuan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia dalam
          surat No.37/WPJ.06/2013 tanggal 4 Desember 2013 untuk membuat dan menyajikan
          laporan keuangan dalam bahasa Inggris dan dalam mata uang Dolar Amerika Serikat yang
          berlaku efektif mulai 1 Januari 2014.

          Pada tanggal 30 Desember 2024, Perusahaan mendapatkan Surat Pemberitahuan Efektifnya
          Pernyataan Pendaftaran No. S-179/D.04/2024 atas Penawaran Umum Perdana Saham dari
          Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”).




Halaman 22                                                 00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 24
        Kegiatan Usaha

        Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, maksud dan tujuan Perusahaan adalah
        sebagai berikut:
        • Kegiatan usaha utama:
           a. Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya
           b. Aktivitas Perusahaan Holding
        • Kegiatan Usaha Penunjang:
           a. Pertambangan Minyak Bumi
           b. Pertambangan Gas Alam

        Informasi Umum

        Alamat              : Office Park Thamrin Residences A01-05, Jl. Thamrin Boulevard,
                            : Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat
        No. Telp / Fax      : (62-21) 23579812
        Website             : www.rec.co.id
        Email               : corsec@rec.co.id

        Susunan Kepemilikan Saham

        Berdasarkan Informasi Manajemen REC, susunan kepemilikan saham REC per 30 November
        2025 adalah sebagai berikut:

        Tabel 5. Struktur Pemegang Saham PT Raharja Energi Cepu Tbk
                                       Jumlah Lembar       Proporsi
         No      Pemegang Saham                                       Jumlah Rupiah    Jumlah USD
                                           Saham              (%)
          1    PT Rukun Raharja Tbk     1.867.121.000        68,77%   18.671.210.000     1.708.808
               PT Rukun Prima
          2                                    100.000      0,004%         1.000.000           92
               Sarana
               Masyarakat (masing-
          3    masing kepemilikan          847.832.800       31,23     8.478.328.000       775.945
               dibawah 5%)
               Jumlah                    2.715.053.800     100,00%    27.150.538.000     2.484.844
        Keterangan: Nilai nominal Rp.10 per lembar saham
        Sumber: Informasi Manajemen REC

        Susunan Pengurus

        Berdasarkan akta No.35 tanggal 30 April 2025, Susunan Dewan Komisaris dan Direksi REC
        per 30 November 2025 adalah sebagai berikut:

        Dewan Komisaris
        Komisaris Utama                 : Orias Petrus Moedak
        Komisaris Independen            : Taufik Ahmad
        Komisaris                       : Merly

        Direksi
        Direktur Utama                  : Sumantri
        Direktur Operasional            : Alexandra Sinta Wahjudewanti
        Direktur Keuangan               : Adrian Hartadi




Halaman 23                                                 00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 25
     B. PT Raharja Energi Indonesia (“REI”)

        Riwayat Singkat

        Pada 27 Oktober 2025, PT Raharja Energi Cepu Tbk mendirikan PT Raharja Energi Indonesia
        (“REI”) sebagai langkah strategis untuk memperkuat keberadaan Perseroan dalam sektor
        energi di Indonesia, khususnya pada bidang gas bumi. Pembentukan REI dimaksudkan
        sebagai kendaraan usaha yang berfungsi untuk mengonsolidasikan rencana pengembangan
        kegiatan usaha hulu, menyederhanakan tata kelola perusahaan, serta memberikan fleksibilitas
        bagi Perseroan dalam melaksanakan kegiatan akuisisi dan pengembangan aset pada masa
        mendatang

        PT Raharja Energi Indonesia (”REI”) didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 13 tanggal 27
        Oktober 2025 dari Rini Yulianti, S.H., notaris di Jakarta Timur. Akta pendirian ini telah
        disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam Surat Keputusan No. AHU-
        0092542.AH.01.01 Tahun 2025 tanggal 28 Oktober 2025.

        Anggaran Dasar Perusahaan telah beberapa kali mengalami perubahan dan terakhir
        berdasarkan Akta No. 6 tanggal 04 Desember 2025 yang dibuat dihadapan Rini Yulianti, S.H.,
        notaris di Jakarta Timur, mengenai perubahan Peningkatan Modal Ditempatkan/Disetor, yang
        telah mendapat Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas dari Menteri
        Hukum Republik Indonesia sesuai dengan suratnya tanggal 09 Desember 2025 No. AHU-
        AH.01.03-0252576;

        Kegiatan Usaha

        Sesuain dengan Akta Pendirian REI No. 13, Kegiatan Usaha REI adalah sebagai berikut:
        1. Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya (KBLI -70209);
        2. Aktivitas Perusahaan Holding (KBLI 64200);
        3. Pertambangan Minyak Bumi (KBLI 06100);
        4. Pertambangan Gas Alam (KBLI 06201).

        Informasi Umum

        Alamat              : Office Park Thamrin Residences A01-05, Jl. Thamrin Boulevard,
                            : Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat
        No. Telp / Fax      : 021-23579812
        Website             :-
        Email               : all@rei.co.id

        Susunan Kepemilikan Saham

        Berdasarkan informasi manajemen REI, Susunan Kepemilikan Saham REI per 30 November
        2025 adalah sebagai berikut:

        Tabel 6. Struktur Pemegang Saham PT Raharja Energi Indonesia
                                      Jumlah Lembar     Proporsi
         No      Pemegang Saham                                     Jumlah Rupiah     Jumlah USD
                                         Saham            (%)
               PT Raharja Energi
          1                                   495.000    99,00%       495.000.000       1.708.808
               Cepu Tbk
               PT Rukun Prima
          2                                     5.000     1,00%          5.000.000             92
               Sarana


Halaman 24                                              00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 26
                                        Jumlah Lembar      Proporsi
         No      Pemegang Saham                                       Jumlah Rupiah   Jumlah USD
                                            Saham            (%)
               Jumlah                           500.000    100,00%      500.000.000        29.765
        Keterangan: Nilai nominal Rp1.000 per lembar saham
        Sumber: Informasi Manajemen REI

        Susunan Pengurus

        Berdasarkan Akta Pendirian REI No. 13, Susunan Dewan Komisaris, dan Direksi REI adalah
        sebagai berikut:

        Dewan Komisaris
        Komisaris              : Sumantri

        Direksi
        Direktur Utama         : Adrian Hartadi

     C. PT Raharja Energi Madura (“REM”)

        Riwayat Singkat

        PT Raharja Energi Madura dibentuk sebagai entitas joint venture yang berfungsi sebagai
        perusahaan induk atas partisipasi Perseroan dalam proyek hulu gas Madura. Entitas ini
        bertindak sebagai perusahaan proyek yang menampung participating interest serta mengatur
        kegiatan operasional pada tingkat lapangan.

        Peran utama REM adalah melakukan pemantauan dan merealisasikan nilai dari investasi
        minoritas yang dimilikinya. Fungsi tersebut mencakup pemenuhan komitmen pendanaan atas
        kepemilikan participating interest, khususnya melalui pemenuhan Cash Call berkala dari
        Operator untuk kebutuhan belanja modal maupun belanja operasional proyek.”

        PT Raharja Energi Indonesia (“REI”) memiliki kepemilikan mayoritas sebesar 51% pada PT
        Raharja Energi Madura (“REM”)

        PT Raharja Energi Madura (”REM”) didirikan berdasarkan Akta Pendirian No.9 tanggal 05
        Desember 2025 oleh Muhammad Hanafi, S.H., notaris di Jakarta Selatan.

        Kegiatan Usaha

        Sesuain dengan Akta Pendirian REM No. 9, Kegiatan Usaha REM adalah sebagai berikut:
        1. Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya (KBLI -70209);
        2. Aktivitas Perusahaan Holding (KBLI 64200).

        Informasi Umum

        Alamat              : Jakarta Selatan
        No. Telp / Fax      :-
        Website             :-
        Email               :-




Halaman 25                                                00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 27
        Susunan Kepemilikan Saham

        Berdasarkan informasi manajemen REM, Susunan Kepemilikan Saham REM adalah sebagai
        berikut:

        Tabel 7. Struktur Pemegang Saham PT Raharja Energi Madura
                                       Jumlah Lembar     Proporsi
         No      Pemegang Saham                                       Jumlah Rupiah    Jumlah USD
                                          Saham            (%)
              PT Raharja Energi
          1                                  127.500      51,00%     127.500.000.000     7.660.008
              Indonesia
          2   PT Petro Indo Pasifik          122.500      49,00%     122.500.000.000     7.359.615
               Jumlah                          250.000     100,00%   250.000.000.000    15.019.623
        Keterangan: Nilai nominal Rp1.000.000 per lembar saham
        Sumber: Informasi Manajemen REI

        Susunan Pengurus

        Berdasarkan Akta Pendirian REM No. 9, Susunan Dewan Komisaris, dan Direksi REM adalah
        sebagai berikut:

        Dewan Komisaris
        Komisaris               : Sumantri

        Direksi
        Direktur Utama          : Adrian Hartadi

     D. SMS Offshore Overseas Limited (”SMSO”)

        Riwayat Singkat

        SMS Offshore Overseas Limited (“SMSO”) merupakan perusahaan yang didirikan pada
        tanggal 20 September 2010 berdasarkan BVI Business Companies Act, 2004 di British Virgin
        Islands (BVI). Perusahaan didirikan sebagai perusahaan terbatas dengan saham (company
        limited by shares).

        Memorandum dan Articles of Association perusahaan kemudian mengalami perubahan dan
        penyesuaian yang tercatat antara lain pada 5 Oktober 2011 dan 14 Oktober 2013 sesuai
        dengan ketentuan yang berlaku di wilayah hukum British Virgin Islands.

        SMSO didirikan dengan kapasitas untuk menjalankan berbagai kegiatan usaha dan
        melakukan transaksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di British
        Virgin Islands.

        Kegiatan Usaha

        Berdasarkan Memorandum of Association, SMS Offshore Overseas Limited memiliki kapasitas
        penuh untuk menjalankan kegiatan usaha atau aktivitas bisnis serta melakukan berbagai
        transaksi usaha, sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-
        undangan yang berlaku di British Virgin Islands.




Halaman 26                                                00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 28
        Dalam menjalankan kegiatannya, perusahaan memiliki kewenangan untuk melakukan
        berbagai aktivitas usaha, termasuk melakukan investasi, mengadakan perjanjian bisnis, serta
        menjalankan kegiatan korporasi lainnya sesuai dengan tujuan pendirian perusahaan.

        Namun demikian, perusahaan tidak diperkenankan menjalankan kegiatan usaha tertentu
        yang memerlukan perizinan khusus seperti usaha perbankan, usaha asuransi, maupun
        pengelolaan dana investasi, kecuali telah memperoleh izin sesuai ketentuan yang berlaku.

        Informasi Umum

        Alamat              :-
        No. Telp / Fax      :-
        Website             :-
        Email               :-

        Susunan Kepemilikan Saham

        Berdasarkan informasi manajemen dan certificate of incumbency SMSO, susunan pemegang
        saham SMSO per 30 November 2025 adalah sebagai berikut:

        Tabel 8. Struktur Pemegang Saham SMSO
                                                    Lembar       Persentase   Jumlah Modal Disetor
                   Pemegang Saham
                                                    Saham            %               (USD)
         Samudra Energy Limited                        1          100,00%              1
         Total                                         1          100,00%              1
        Sumber: Informasi Manajemen & certificate of incumbency SMSO


        Susunan Pengurus

        Berdasarkan informasi manajemen dan certificate of incumbency SMSO, susunan Dewan
        Direksi SMSO per 30 November 2025 adalah sebagai berikut:

        Direksi:
        Direktur                                 : Cosimo Borrelli
        Direktur                                 : Benjamin John Crilly

     E. SMS Development Limited (“SMSD”)

        Riwayat Singkat

        SMS Development Limited (“SMSD” atau “Perusahaan”) didirikan pada tanggal 20 September
        2010 berdasarkan hukum British Virgin Islands (BVI) sebagai BVI Business Company. Pada
        awal pendiriannya, Perusahaan berkedudukan di Portcullis Chambers, 4th Floor, Ellen Skelton
        Building, 3076 Sir Francis Drake Highway, Road Town, Tortola, British Virgin Islands VG1110.

        Pada tanggal 14 Oktober 2010, Perusahaan menyelesaikan akuisisi sebesar 20% kepemilikan
        saham pada Husky-CNOOC Madura Limited (“HCML”) yang dibeli dari Husky Oil Madura
        Partnership (“HOMP”) dan CNOOC Southeast Asia Limited (“CNOOC”), yang efektif berlaku
        sejak 13 Januari 2011. Sejak saat itu, kegiatan utama SMSD adalah sebagai pemegang saham
        pada HCML.



Halaman 27                                                 00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 29
        Secara operasional, SMSD merupakan perusahaan investasi yang memiliki penyertaan saham
        pada HCML, yang bergerak di bidang eksplorasi dan produksi minyak mentah serta gas bumi
        di Selat Madura, Indonesia, berdasarkan Production Sharing Contract (“PSC”) antara HCML
        dan SKK Migas. Per 31 Desember 2020, HCML memiliki 100% participating interest pada
        wilayah kerja PSC Selat Madura.

        PSC awal dengan jangka waktu 30 tahun telah berakhir pada 20 Oktober 2012. Selanjutnya,
        perpanjangan PSC (“Extended PSC”) ditandatangani pada 28 Oktober 2010 untuk periode 20
        tahun hingga tahun 2032, kecuali diperpanjang kembali. Perpanjangan PSC tersebut juga
        mencakup perubahan antara lain pada wilayah kerja Selat Madura, hak atas produksi, First
        Tranche Petroleum, Investment Credit, Domestic Market Obligation, serta biaya operasi yang
        dapat dipulihkan (recoverable operating costs).

        Kegiatan Usaha

        SMS Development Limited merupakan perusahaan holding/investment company yang
        kegiatan usahanya difokuskan pada kepemilikan dan pengelolaan penyertaan saham pada
        entitas lain. SMSD tidak menjalankan kegiatan operasional secara langsung, melainkan
        memperoleh manfaat ekonomi dari hasil investasi yang dimilikinya.

        Kegiatan usaha utama SMSD meliputi:

        •      Kepemilikan penyertaan saham, khususnya penyertaan sebesar 20% pada Husky-
               CNOOC Madura Limited (HCML);
        •      Pengelolaan investasi dan pemantauan kinerja entitas yang diinvestasikan; serta
        •      Pengelolaan administrasi dan pendanaan yang terkait dengan aktivitas investasi tersebut.

        Informasi Umum

        Alamat                : World Trade Centre 2, 9th Floor, Jl. Jenderal. Sudirman Kav. 29-30
                              : Jakarta 12920 Indonesia.
        No. Telp / Fax        :-
        Website               :-
        Email                 :-

        Susunan Kepemilikan Saham

        Berdasarkan informasi manajemen dan certificate of incumbency SMSD, susunan pemegang
        saham SMSD per 30 November 2025 adalah sebagai berikut:

        Tabel 9. Struktur Pemegang Saham SMSD
                                                    Lembar        Persentase    Jumlah Modal Disetor
                      Pemegang Saham
                                                    Saham             %                 (USD)
            SMS Offshore Overseas Limited             100         100,00%               100
                            Total                     100         100,00%               100
        Sumber: Informasi Manajemen & certificate of incumbency SMSD


        Susunan Pengurus

        Berdasarkan informasi manajemen dan certificate of incumbency SMSD, susunan Dewan
        Direksi SMSD per 30 November 2025 adalah sebagai berikut:


Halaman 28                                                  00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 30
        Direksi:
        Direktur                                  : Cosimo Borrelli
        Direktur                                  : Benjamin John Crilly

     Hubungan Pihak yang Bertransaksi – atas Rencana Transaksi Akuisisi dan Rencana Transaksi
     Novasi Pinjaman Pemegang Saham

     A. Analisis Transaksi Afiliasi

        Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor
        42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan (“POJK 42”),
        Transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan
        terbuka atau perusahaan terkendali dengan Afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi dari
        anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau Pengendali,
        termasuk setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau
        perusahaan terkendali untuk kepentingan Afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi dari
        anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau Pengendali.

        Hubungan Para Pihak Berdasarkan Struktur Kepengurusan

        Hubungan para pihak yang terlibat dalam rencana transaksi akuisisi dan novasi pinjaman
        pemegang saham, berdasarkan struktur kepengurusan per 30 November 2025 adalah
        sebagai berikut:

        Tabel 10. Hubungan Para Pihak Yang Terlibat Dalam Rencana Transaksi Akuisisi & Novasi
         No                 Nama                 REC           REI         REM      SMSO       Ket
                                               Komisaris
          1    Orias Petrus Moedak                             (-)         (-)        (-)      (-)
                                                 Utama
                                               Komisaris
          2    Taufik Ahmad                                    (-)         (-)        (-)      (-)
                                              Independen
          3    Merly                           Komisaris       (-)         (-)        (-)      (-)
                                                Direktur
          4    Sumantri                                     Komisaris   Komisaris     (-)      (-)
                                                Utama
                                                Direktur
          5    Alexandra Sinta Wahjudewanti                    (-)         (-)        (-)      (-)
                                              Operasional
                                                Direktur
          6    Adrian Hartadi                               Direktur    Direktur      (-)      (-)
                                               Keuangan
          7    Cosimo Borrelli                    (-)          (-)         (-)      Direktur   (-)
          8    Benjamin John Crilly               (-)          (-)         (-)      Direktur   (-)
        Keterangan:
        (-)    : Tidak memiliki hubungan afiliasi
        REC    : Pembeli Tidak Langsung
        REM : Pembeli dan Pemberi Pinjaman Baru
        SMSO : Penjual dan Pemberi Pinjaman Lama
        Sumber: Informasi Manajemen

        Berdasarkan POJK 42, transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas dan/atau transaksi yang
        dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali dengan Afiliasi dari
        perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang
        saham utama, atau Pengendali, termasuk setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan
        oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali untuk kepentingan Afiliasi dari
        perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang
        saham utama, atau Pengendali. Dari tabel hubungan para pihak yang terlibat dalam transaksi,
        dapat dilihat bahwa antara REC sebagai pembeli tidak langsung melalui anak usahanya yaitu



Halaman 29                                                  00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 31
        REM sebagai pembeli langsung dan pemberi pinjaman baru yang digunakan untuk
        mengakuisisi 100% Ekuitas SMSD dan Penyertaan 20% Ekuitas HCML milik SMSD dan SMSO
        sebagai penjual dan pemberi pinjaman lama, dari sisi susunan pengurus transaksi ini tidak
        memenuhi kriteria Transaksi Afiliasi menurut POJK 42.

        Hubungan Para Pihak Berdasarkan Struktur Kepemilikan

        Hubungan para pihak yang terlibat dalam rencana transaksi akuisisi dan novasi pinjaman
        pemegang saham, berdasarkan struktur kepemilikan adalah sebagai berikut:


                                   REC                                  SMS OOL


                                 99,00%                                 100,00%



                                   REI                                   SMSD


                                 51,00%                                  20,00%



                                  REM                                    HCML

                  Grafik 1. Bagan Hubungan Para Pihak Berdasarkan Struktur Kepemilikan
                                          Sumber: Informasi Manajemen


        Keterangan:
        REC           : PT Raharja Energi Cepu Tbk
        REI           : PT Raharja Energi Indonesia
        REM           : PT Raharja Energi Madura
        SMSO          : SMS Offshore Overseas Limited
        SMSD          : SMS Development Limited
        HCML          : Husky-CNOOC Madura Limited

        Berdasarkan POJK 42, transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas dan/atau transaksi yang
        dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali dengan Afiliasi dari
        perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang
        saham utama, atau Pengendali, termasuk setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan
        oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali untuk kepentingan Afiliasi dari
        perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang
        saham utama, atau Pengendali. Dari tabel hubungan para pihak yang terlibat dalam transaksi,
        dapat dilihat bahwa antara REC sebagai pembeli tidak langsung melalui anak usahanya yaitu
        REM sebagai pembeli langsung dan pemberi pinjaman baru yang digunakan untuk
        mengakuisisi 100% Ekuitas SMSD dan Penyertaan 20% Ekuitas HCML milik SMSD dan SMSO
        sebagai penjual dan pemberi pinjaman lama, dari sisi pemegang saham transaksi ini tidak
        memenuhi kriteria Transaksi Afiliasi menurut POJK 42, karena tidak terdapat hubungan afiliasi,
        dari sisi pengendalian/kepemilikan perusahaan, maupun pemegang sahamnya.




Halaman 30                                               00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 32
        Struktur Kepemilikan Setelah Rencana Akuisisi




                       Grafik 2. Bagan Struktur Kepemilikan Setelah Rencana Akuisisi
                                        Sumber: Informasi Manajemen


        Gambar tersebut menggambarkan struktur kepemilikan dan hubungan operasional setelah
        dilaksanakannya Rencana Transaksi Akuisisi 100% Ekuitas SMS Development Ltd dan
        Penyertaan 20% Ekuitas milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited
        oleh PT Raharja Energi Cepu Tbk melalui PT Raharja Energi Madura.

        Dalam struktur pasca transaksi, REC sebagai entitas induk memiliki 99% kepemilikan pada PT
        Raharja Energi Indonesia (“REI”), yang selanjutnya memiliki 51% kepemilikan pada REM. REM
        kemudian menjadi pemegang 100% kepemilikan langsung atas SMSD.

        Dengan demikian, kepemilikan atas SMSD tetap berada dalam kelompok usaha REC, namun
        menjadi lebih terstruktur melalui REM sebagai entitas yang secara langsung mengendalikan
        SMSD.

        SMSD memiliki 20% participating interest (PI) pada Husky-CNOOC Madura Limited (“HCML”),
        yang merupakan operator pada wilayah kerja Madura Strait PSC. Adapun kepemilikan lainnya
        pada HCML masing-masing sebesar 40% dimiliki oleh: Husky Oil Madura Partnership,
        CNOOC Southeast Asia Limited.

        Sebagai operator, HCML bertanggung jawab atas kegiatan operasional, termasuk eksplorasi
        dan produksi, serta melakukan cash call kepada para pemegang participating interest apabila
        terdapat kebutuhan pendanaan untuk pengembangan maupun operasional.




Halaman 31                                              00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 33
        Dari sisi arus kas, SMSD memperoleh bagian pendapatan sesuai porsi participating interest
        sebesar 20% pada HCML. Selanjutnya, arus kas tersebut dapat didistribusikan ke REM, REI,
        hingga REC dalam bentuk dividen.

        Selain itu, dalam hal terdapat kebutuhan pendanaan, SMSD (melalui REM dan entitas di
        atasnya) akan berpartisipasi dalam cash call sesuai dengan porsi kepemilikannya, sehingga
        REC secara tidak langsung menanggung kewajiban pendanaan tersebut.

     Hubungan Pihak yang Bertransaksi – atas Rencana Transaksi Pemberian Jaminan Perusahaan
     (Corporate Guarantee) terkait Akuisisi.

     A. Analisis Transaksi Afiliasi

        Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor
        42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan (“POJK 42”),
        Transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan
        terbuka atau perusahaan terkendali dengan Afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi dari
        anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau Pengendali,
        termasuk setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau
        perusahaan terkendali untuk kepentingan Afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi dari
        anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau Pengendali.

        Hubungan Para Pihak Berdasarkan Struktur Kepengurusan

        Hubungan para pihak yang terlibat dalam rencana transaksi pemberian jaminan, berdasarkan
        struktur kepengurusan per 30 November 2025 adalah sebagai berikut:

        Tabel 11. Hubungan Para Pihak Yang Terlibat Dalam Rencana Transaksi Pemberian Jaminan
          N
                                Nama                     REC           REI        REM          Ket
          o
                                                      Komisaris
          1    Orias Petrus Moedak                                     (-)         (-)         (-)
                                                        Utama
                                                      Komisaris
          2    Taufik Ahmad                                            (-)         (-)         (-)
                                                     Independen
          3    Merly                                  Komisaris        (-)         (-)         (-)
                                                       Direktur
          4    Sumantri                                             Komisaris   Komisaris   (Afiliasi)
                                                        Utama
                                                       Direktur
          5    Alexandra Sinta Wahjudewanti                            (-)         (-)         (-)
                                                     Operasional
                                                       Direktur
          6    Adrian Hartadi                                        Direktur   Direktur    (Afiliasi)
                                                      Keuangan
        Keterangan:
        (-)    : Tidak memiliki hubungan afiliasi
        REC    : Penjamin Pembeli
        REI    : Entitas Anak Penjamin Pembeli
        REM : Pembeli Langsung
        Sumber: Informasi Manajemen

        Berdasarkan POJK 42, transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas dan/atau transaksi yang
        dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali dengan Afiliasi dari
        perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang
        saham utama, atau Pengendali, termasuk setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan
        oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali untuk kepentingan Afiliasi dari
        perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang


Halaman 32                                              00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 34
        saham utama, atau Pengendali. Dari tabel hubungan para pihak yang terlibat dalam transaksi,
        dapat dilihat bahwa antara REC sebagai penjamin pembeli melalui anak usahanya yaitu REI
        sebagai entitas anak penjamin pembeli terhadap REM sebagai pembeli langsung yang
        digunakan untuk rencana transaksi pemberian jaminan dalam rangka akuisisi 100% Ekuitas
        SMSD dan Penyertaan 20% Ekuitas HCML milik SMSD, dari sisi susunan pengurus transaksi ini
        memenuhi kriteria Transaksi Afiliasi menurut POJK 42.

        Hubungan Para Pihak Berdasarkan Struktur Kepemilikan

        Hubungan para pihak yang terlibat dalam rencana transaksi, berdasarkan struktur
        kepemilikan adalah sebagai berikut:


                                                  REC


                                                 99,00%



                                                   REI


                                                 51,00%



                                                  REM

                  Grafik 3. Bagan Hubungan Para Pihak Berdasarkan Struktur Kepemilikan
                                        Sumber: Informasi Manajemen


        Keterangan:
        REC           : PT Raharja Energi Cepu Tbk
        REI           : PT Raharja Energi Indonesia
        REM           : PT Raharja Energi Madura

        Berdasarkan POJK 42, transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas dan/atau transaksi yang
        dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali dengan Afiliasi dari
        perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang
        saham utama, atau Pengendali, termasuk setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan
        oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali untuk kepentingan Afiliasi dari
        perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang
        saham utama, atau Pengendali. Dari tabel hubungan para pihak yang terlibat dalam transaksi,
        dapat dilihat bahwa antara REC sebagai penjamin pembeli melalui anak usahanya yaitu REI
        sebagai entitas anak penjamin pembeli terhadap REM sebagai pembeli langsung yang
        digunakan untuk rencana transaksi pemberian jaminan dalam rangka akuisisi 100% Ekuitas
        SMSD dan Penyertaan 20% Ekuitas HCML milik SMSD, dari sisi pemegang saham transaksi ini
        memenuhi kriteria Transaksi Afiliasi menurut POJK 42, karena terdapat hubungan afiliasi, dari
        sisi pengendalian/kepemilikan perusahaan, maupun pemegang sahamnya.




Halaman 33                                                00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 35
     Hubungan Pihak yang Bertransaksi – atas Rencana Transaksi Pemberian Jaminan Perusahaan
     (Corporate Guarantee) Dan Jaminan Defisit Kas (Cash Deficit Guarantee) terkait Upaya Fasilitas
     Pembiayaan

    A. Analisis Transaksi Afiliasi

        Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor
        42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan (“POJK 42”),
        Transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan
        terbuka atau perusahaan terkendali dengan Afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi dari
        anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau Pengendali,
        termasuk setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau
        perusahaan terkendali untuk kepentingan Afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi dari
        anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau Pengendali.

        Hubungan Para Pihak Berdasarkan Struktur Kepengurusan

        Hubungan para pihak yang terlibat dalam rencana transaksi pemberian jaminan, berdasarkan
        struktur kepengurusan per 30 November 2025 adalah sebagai berikut:

        Tabel 12. Hubungan Para Pihak Yang Terlibat Dalam Rencana Pemberian Jaminan
                  Perusahaan (Corporate Guarantee) Dan Jaminan Defisit Kas (Cash Deficit
                  Guarantee) terkait Upaya Fasilitas Pembiayaan
          N
                                Nama                     REC           REI        REM          Ket
          o
                                                      Komisaris
          1    Orias Petrus Moedak                                     (-)         (-)         (-)
                                                        Utama
                                                      Komisaris
          2    Taufik Ahmad                                            (-)         (-)         (-)
                                                     Independen
          3    Merly                                  Komisaris        (-)         (-)         (-)
                                                       Direktur
          4    Sumantri                                             Komisaris   Komisaris   (Afiliasi)
                                                        Utama
                                                       Direktur
          5    Alexandra Sinta Wahjudewanti                            (-)         (-)         (-)
                                                     Operasional
                                                       Direktur
          6    Adrian Hartadi                                        Direktur   Direktur    (Afiliasi)
                                                      Keuangan
        Keterangan:
        (-)    : Tidak memiliki hubungan afiliasi
        REC    : Penjamin Debitur
        REI    : Entitas Anak Penjamin Debitur
        REM : Debitur
        Sumber: Informasi Manajemen

        Berdasarkan POJK 42, transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas dan/atau transaksi yang
        dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali dengan Afiliasi dari
        perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang
        saham utama, atau Pengendali, termasuk setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan
        oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali untuk kepentingan Afiliasi dari
        perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang
        saham utama, atau Pengendali. Dari tabel hubungan para pihak yang terlibat dalam transaksi,
        dapat dilihat bahwa antara REC sebagai penjamin debitur melalui anak usahanya yaitu REI
        sebagai entitas anak penjamin debitur terhadap REM sebagai debitur yang digunakan untuk
        rencana transaksi pemenuhan pemberian penjaminan yang dapat dipersyaratkan untuk
        kepentingan kreditur berupa jaminan perusahaan dan atau jaminan defisit kas dalam rangka


Halaman 34                                              00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 36
        akuisisi 100% Ekuitas SMSD dan Penyertaan 20% Ekuitas HCML milik SMSD, dari sisi susunan
        pengurus transaksi ini memenuhi kriteria Transaksi Afiliasi menurut POJK 42.

        Hubungan Para Pihak Berdasarkan Struktur Kepemilikan

        Hubungan para pihak yang terlibat dalam rencana transaksi, berdasarkan struktur
        kepemilikan adalah sebagai berikut:


                                                 REC


                                                99,00%



                                                  REI


                                                51,00%



                                                 REM


                  Grafik 4. Bagan Hubungan Para Pihak Berdasarkan Struktur Kepemilikan
                                        Sumber: Informasi Manajemen
        Keterangan:
        REC           : PT Raharja Energi Cepu Tbk
        REI           : PT Raharja Energi Indonesia
        REM           : PT Raharja Energi Madura

        Berdasarkan POJK 42, transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas dan/atau transaksi yang
        dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali dengan Afiliasi dari
        perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang
        saham utama, atau Pengendali, termasuk setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan
        oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali untuk kepentingan Afiliasi dari
        perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang
        saham utama, atau Pengendali. Dari tabel hubungan para pihak yang terlibat dalam transaksi,
        dapat dilihat bahwa antara REC sebagai penjamin debitur melalui anak usahanya yaitu REI
        sebagai entitas anak penjamin debitur terhadap REM sebagai debitur yang digunakan untuk
        rencana transaksi pemenuhan pemberian penjaminan yang dapat dipersyaratkan untuk
        kepentingan kreditur berupa jaminan perusahaan dan atau jaminan defisit kas dalam rangka
        akuisisi 100% Ekuitas SMSD dan Penyertaan 20% Ekuitas HCML milik SMSD, dari sisi
        pemegang saham transaksi ini memenuhi kriteria Transaksi Afiliasi menurut POJK 42, karena
        terdapat hubungan afiliasi, dari sisi pengendalian/kepemilikan perusahaan, maupun
        pemegang sahamnya.

        Kesimpulan Hubungan Para Pihak Yang Bertransaksi

        1. Dalam Rencana Transaksi Akuisisi tidak terdapat hubungan afiliasi.
        2. Dalam Rencana Transaksi Novasi Pinjaman Pemegang Saham tidak terdapat hubungan
           afiliasi.



Halaman 35                                               00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 37
        3. Dalam Rencana Transaksi Pemberian Jaminan Perusahaan (Corporate Guarantee) terkait
           akuisisi terdapat hubungan afiliasi.
        4. Dalam Rencana Transaksi Pemberian Jaminan Perusahaan (Corporate Guarantee) Dan
           Jaminan Defisit Kas (Cash Deficit Guarantee) terkait Upaya Fasilitas Pembiayaan terdapat
           hubungan afiliasi.

     B. Transaksi Benturan Kepentingan

        Menurut informasi manajemen yang mengacu pada Surat Pernyataan REC
        No.REC/DIR/27.063/III/2026 tanggal 27 Maret 2026, Perihal Informasi atas benturan
        kepentingan dalam rangka Rencana Transaksi Afiliasi dan Transaksi Material berupa Transaksi
        Akuisisi 100% Ekuitas SMS Development Limited oleh PT Raharja Energi Cepu Tbk melalui
        Entitas Anak PT Raharja Energi Madura, bahwa transaksi tidak mengandung transaksi
        benturan kepentingan.

     C. Materialitas Nilai Transaksi

        Rencana transaksi Akuisisi 100% Ekuitas SMS Development Ltd dan Penyertaan 20% Ekuitas
        milik SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited oleh PT Raharja Energi
        Cepu Tbk melalui PT Raharja Energi Madura, dengan rencana nilai transaksi sebesar
        USD62.510.594.

        Rencana transaksi Novasi Pinjaman Pemegang Saham SMS Development Limited dari SMS
        Offshore Overseas Limited kepada PT Raharja Energi Cepu Tbk melalui PT Raharja Energi
        Madura, dengan rencana nilai transaksi sebesar USD59.208.570.

        Sehingga jumlah nilai Rencana Transaksi sebesar USD121.719.164.

        Selain itu terdapat eksposur penjaminan atas rencana transaksi pemberian jaminan
        perusahaan terkait akuisisi dan pemberian jaminan perusahaan serta jaminan defisit kas
        terkait upaya perolehan fasilitas pembiayaan dalam rangka akuisisi berupa:

        Rencana Transaksi Pemberian Jaminan Perusahaan (Corporate Guarantee) oleh PT Raharja
        Energi Cepu Tbk atas Kewajiban PT Raharja Energi Madura dalam rangka Akuisisi
        sebagaimana diatur dalam Perjanjian dimana PT Raharja Energi Cepu Tbk akan menanggung
        45% dari setiap dan seluruh pemberitahuan tertulis, tagihan, atau tuntutan pembayaran yang
        diajukan oleh suatu pihak di dalam Perjanjian Jual Beli Saham kepada PT Raharja Energi
        Madura. Rencana Transaksi Pemberian Jaminan Perusahaan (Corporate Guarantee) dan
        Jaminan Defisit Kas (Cash Deficit Guarantee) oleh PT Raharja Energi Cepu Tbk atas upaya
        perolehan fasilitas pembiayaan dalam rangka akuisisi sebagaimana diatur dalam perjanjian
        yang ditanggung sebesar 51% atas setiap kewajiban yang timbul dari jaminan kepada kreditur.

        Kemudian materialitas nilai transaksi dianalisis dengan membandingkan nilai rencana
        transaksi dengan ekuitas REC periode 30 November 2025.

        Tabel 13. Materialitas Nilai Transaksi
                                           Nilai Rencana       Persentase
             Ekuitas REC, 30 Nov 2026                                           Analisis Materialitas
                                             Transaksi         Materialitas
                            50.533.650         121.719.164            240,87%         Material
        Sumber: Analisis KJPP FDI&R




Halaman 36                                              00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 38
          Berdasarkan laporan keuangan REC per 30 November 2025, ekuitas REC tercatat sebesar
          USD50.533.650. Dengan mempertimbangkan nilai Rencana Transaksi sebesar
          USD121.719.164, maka nilai transaksi tersebut setara dengan 240,87% dari ekuitas REC.
          Dengan demikian, Rencana Transaksi dimaksud termasuk sebagai Transaksi Material hal ini
          dikarenakan nilai transaksi diatas 20% dari ekuitas perseroan. Suatu transaksi dikategorikan
          sebagai Transaksi Material apabila nilai transaksi sama dengan 20% (dua puluh persen) atau
          lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka. sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa
          Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan
          Usaha (“POJK 17”).

2.2.2     Analisis Perjanjian & Syarat Transaksi

2.2.2.1   Analisis Perjanjian & Syarat Transaksi terkait Novasi

          A.   Para Pihak dalam Transaksi

               Akta novasi dibuat pada tanggal 24 Desember 2024, transaksi novasi ini melibatkan
               empat pihak utama:

               •   Pemberi Pinjaman Lama : SMS Offshore Overseas Limited
               •   Pemberi Pinjaman Baru : PT Raharja Energi Madura
               •   Peminjam              : SMS Development Limited
               •   Penerima              : Cosimo Borrelli of Kroll HK Limited (sebagai agen
                                         : pemberi pinjaman lama)

               Novasi dilakukan untuk mengganti posisi kreditur tanpa mengubah hubungan pinjaman
               dengan peminjam.

          B.   Nilai dan Objek Novasi

               Objek novasi adalah pinjaman pemegang saham (shareholder loan) dengan nilai:
               USD 59.208.570.

               Pinjaman ini sebelumnya diberikan oleh SMS Offshore Overseas Limited kepada SMS
               Development Limited.

               Nilai tersebut menjadi harga pengalihan pinjaman yang dibayarkan oleh pemberi
               pinjaman baru kepada pemberi pinjaman lama.

          C.   Mekanisme Transaksi Novasi

               Mekanisme novasi diatur sebagai berikut:
               1. PT Raharja Energi Madura membayar USD 59,2 juta kepada pemberi pinjaman lama.
               2. Pembayaran dilakukan maksimal 2 hari kerja setelah syarat pendahuluan dalam
                  perjanjian jual beli terpenuhi.
               3. Setelah pembayaran dilakukan (Effective Time), seluruh hak dan kewajiban kreditur
                  berpindah ke pemberi pinjaman baru.
               Implikasi:
               Perpindahan kreditur terjadi setelah pembayaran efektif, bukan sejak penandatanganan
               akta.



Halaman 37                                                  00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 39
          D.   Perpindahan Hak dan Kewajiban

               Sejak Effective Time:
               • Pemberi pinjaman baru memperoleh seluruh hak kreditur dalam perjanjian pinjaman.
               • Peminjam wajib memenuhi seluruh kewajiban kepada pemberi pinjaman baru.
               • Pemberi pinjaman lama dibebaskan dari seluruh kewajiban terkait pinjaman tersebut.

               Implikasi:
               Secara hukum, perjanjian pinjaman tetap berlaku, namun pihak kreditur digantikan
               sepenuhnya.

          E.   Pembatasan Tanggung Jawab Penerima Pemberi Pinjaman Lama

               Penerima yang mewakili pemberi pinjaman lama:
               • Tidak memiliki tanggung jawab pribadi atas kewajiban dalam perjanjian.
               • Dibebaskan dari klaim yang timbul dari transaksi novasi, kecuali dalam kasus fraud
                   atau misrepresentation.
               Implikasi:
               Risiko hukum receiver dibatasi secara jelas dalam perjanjian.

          F.   Hukum yang Berlaku dan Penyelesaian Sengketa

               Ketentuan hukum dalam perjanjian:
               • Hukum yang berlaku: Hukum Inggris
               • Forum penyelesaian sengketa: Arbitrase di Singapore International Arbitration Centre
                  (SIAC)
               • Tempat arbitrase: Singapura
               • Bahasa: Bahasa Inggris
               Implikasi:
               Penyelesaian sengketa menggunakan forum arbitrase internasional, yang umum
               digunakan dalam transaksi lintas yurisdiksi.

2.2.2.2   Analisis Perjanjian & Syarat Transaksi terkait Jual Beli Saham

          A.   Para Pihak dalam Transaksi

               Perjanjian SHARE SALE AND PURCHASE AGREEMENT ini dibuat tanggal 25 Desember
               2025, melibatkan beberapa pihak, antara lain:
               • Penjual                : SMS Offshore Overseas Limited
               • Penerima               : Cosimo Borrelli of Kroll HK Limited (sebagai agen Penjual)
               • Pembeli                : PT Raharja Energi Madura
               • Penjamin Pembeli       : PT Raharja Energi Cepu Tbk
               • Pemberi Pinjaman Baru : OCP Asia Fund IV dan OCP Asia Fund V (Sebelumnya :
                  adalah “SEL” Samudra Energy Limited)

          B.   Objek Transaksi

               Objek transaksi adalah 100% saham SMS Development Limited, yang secara tidak
               langsung memiliki 20% kepemilikan di Husky-CNOOC Madura Limited (HCML).




Halaman 38                                                  00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 40
             HCML merupakan pemegang 100% participating interest dalam PSC Selat Madura yang
             berlaku hingga tahun 2032.

             Dengan demikian, transaksi ini pada dasarnya merupakan akuisisi kepemilikan tidak
             langsung atas participating interest di blok migas Selat Madura.

        C.   Nilai dan Struktur Pembayaran

             Nilai transaksi terdiri dari:
             a) Harga transaksi utama
                • Total nilai: USD 62.510.594 (termasuk pajak transfer).
             b) Deposit awal
                • Pembeli wajib membayar deposit USD 12.500.000 ("Deposit yang Dapat
                     Dikembalikan") setelah penandatanganan perjanjian.
             c) Pembayaran tambahan (Contingent Payment)
                Penjual berpotensi menerima tambahan:
                • USD 16,5 juta, jika perpanjangan PSC Selat Madura diperoleh.
                • Tambahan USD 3 juta jika perpanjangan PSC terjadi sebelum 30 Juni 2027.
                     Pembayaran tambahan ini bergantung pada perpanjangan PSC dan kepemilikan
                     minimal 20% participating interest oleh pembeli.

        D.   Syarat Utama Penyelesaian Transaksi (Conditions Precedent)

             Transaksi hanya dapat diselesaikan jika beberapa syarat terpenuhi, antara lain:
             1. Persetujuan RUPS PT Raharja Energi Cepu Tbk atas transaksi material sesuai regulasi
                 OJK.
             2. Pelunasan pinjaman tertentu yang dimiliki perusahaan kepada Husky dan CNOOC.
             3. Penjual tidak lagi menjadi kreditur perusahaan.
             4. Jika diperlukan, persetujuan pemegang saham independen sesuai aturan transaksi
                 afiliasi OJK.
             Jika syarat tersebut tidak terpenuhi dalam maksimal 6 bulan sejak penandatanganan,
             maka perjanjian dapat dibatalkan.

        E.   Ketentuan Selama Periode Interim

             Selama periode antara penandatanganan dan penyelesaian transaksi:
             • Penjual wajib menjaga operasi HCML tetap berjalan normal.
             • Tidak boleh ada tindakan yang merugikan PSC Selat Madura.
             • Pembeli berhak memperoleh akses informasi terkait HCML

        F.   Jaminan dan Perlindungan Transaksi

             Beberapa mekanisme perlindungan yang diatur dalam perjanjian:
             • Seller Warranties terkait kondisi perusahaan.
             • No Leakage Clause, yaitu larangan distribusi dana kepada penjual sebelum transaksi
                selesai.
             • Tax indemnity, pembagian tanggung jawab atas kewajiban pajak transaksi.

        G.   Risiko Pembatalan Transaksi




Halaman 39                                             00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 41
              Transaksi dapat dibatalkan apabila:
              • Syarat transaksi tidak terpenuhi hingga batas waktu.
              • Terjadi material adverse change pada operasi PSC Selat Madura.
              • Pembeli gagal membayar deposit sesuai ketentuan.

2.2.2.3   Analisis Perjanjian & Syarat Transaksi terkait Pemberian Jaminan

          Pemberian Jaminan oleh Penjamin Pembeli dalam pelaksanaan transaksi terdapat dalam
          Perjanjian SHARE SALE AND PURCHASE AGREEMENT tanggal 25 Desember 2025, dengan
          ketentuan:

          Klausul 14.1

          Penjamin Pembeli secara tanpa syarat dan tidak dapat dicabut menjamin kepada Penjual
          bahwa Pembeli akan melaksanakan kewajibannya berdasarkan perjanjian. Penjamin Pembeli
          juga berkomitmen untuk membayar atas permintaan Penjual setiap jumlah yang menjadi
          kewajiban Pembeli, termasuk bunga yang mungkin timbul atas jumlah tersebut hingga tanggal
          pembayaran. Dengan demikian, kewajiban pembayaran yang timbul dari perjanjian tidak
          hanya menjadi tanggung jawab Pembeli, tetapi juga dijamin oleh Penjamin Pembeli.

          Klausul 14.2

          Memberikan hak kepada Penjual untuk mengajukan tuntutan langsung kepada Penjamin
          Pembeli sehubungan dengan kewajiban yang dijamin. Hal ini menegaskan bahwa Penjual
          tidak harus terlebih dahulu menempuh upaya hukum terhadap Pembeli sebelum menagih
          kepada Penjamin.

          Klausul 14.3

          Kewajiban Penjamin Pembeli bersifat tambahan (additional security) terhadap hak-hak lain
          yang dimiliki Penjual berdasarkan perjanjian atau jaminan lain. Penjual tetap dapat
          menegakkan haknya terhadap Penjamin tanpa harus terlebih dahulu menggunakan upaya
          hukum terhadap Pembeli.

          Klausul 14.4

          Penjamin Pembeli tidak akan dibebaskan atau terpengaruh oleh berbagai kondisi tertentu,
          antara lain perubahan ketentuan perjanjian, pemberian kelonggaran kepada Pembeli, cacat
          kewajiban para pihak, maupun kondisi kebangkrutan atau likuidasi Pembeli. Dengan
          pengaturan ini, jaminan yang diberikan tetap berlaku dan mengikat sampai seluruh kewajiban
          yang dijamin dipenuhi.

          Klausul 14.5

          Penjamin Pembeli juga memberikan komitmen untuk mengganti kerugian (indemnify) dan
          melindungi Penjual dari setiap kerugian, biaya, atau klaim yang timbul akibat kegagalan
          Pembeli dalam memenuhi kewajibannya berdasarkan perjanjian.




Halaman 40                                                00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 42
          Klausul 14.6 dan Klausul 14.7

          Mengatur pembatasan hak Penjamin terhadap Pembeli sampai seluruh kewajiban yang
          dijamin telah dipenuhi, termasuk pembatasan untuk menuntut kembali pembayaran dari
          Pembeli atau mengajukan klaim yang bersaing dengan Penjual dalam proses kepailitan. Selain
          itu, apabila pembayaran yang telah diterima Penjual dari Pembeli kemudian dibatalkan dalam
          proses kepailitan, kewajiban Penjamin tetap berlaku seolah-olah pembayaran tersebut belum
          dilakukan.

          Kemudian dalam Analisis Perjanjian & Syarat Transaksi terkait Jual Beli Saham dan Analisis
          Perjanjian & Syarat Transaksi terkait Pemberian Jaminan terdapat analisis perjanjian tambahan
          yaitu: (A) Analisis Surat tambahan (side letter) atas perjanjian jual beli saham.

          A.   Analisis Surat tambahan (side letter) atas perjanjian jual beli saham

               Surat tambahan atas perjanjian jual beli saham tertanggal 25 Desember 2025 yang
               dibuat tanggal 26 Desember 2025, memuat ketentuan sebagai berikut:

               1. Para Pihak dalam Perjanjian adalah PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), dan PT Petro
                  Indo Pasifik (PIP) yang merupakan pemegang saham Pembeli.
               2. Sisa Kewajiban pembeli yang dijamin setelah dilakukan pembayaran uang muka
                  (deposit) oleh Pembeli adalah sebesar USD50.010.594.
               3. Kesepakatan alokasi tanggung jawab ekonomi yang timbul dari kewajiban Pembeli
                  adalah sebesar 45% yang akan ditanggung REC dan 55% ditanggung PIP dari seluruh
                  pemberitahuan tertulis, tagihan atau tuntutan pembayaran yang diajukan pihak yang
                  menuntut.
               4. PIP sepakat untuk melakukan pembayaran secara tunai kepada REC sebesar/setara
                  55% dari porsi kewajiban PIP selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja sebelum tanggal
                  jatuh tempo pembayaran yang ditetapkan.
               5. Kewajiban pembayaran oleh PIP tidak terpengaruh oleh; kepailitan, likuidasi,
                  pembubaran, atau ketidakmampuan membayar dari pihak mana pun; setiap
                  perubahan, pengesampingan, atau pengakhiran PPJB; setiap set-off, klaim balik, atau
                  pembelaan apapun; setiap keadaan yang apabila ketentuan ini tidak ada, akan
                  mengurangi atau membebaskan kewajiban PIP berdasarkan Surat Tambahan ini.

2.2.2.4   Analisis Perjanjian & Syarat Transaksi Pemberian Jaminan Perusahaan (Corporate Guarantee)
          Dan Jaminan Defisit Kas (Cash Deficit Guarantee) terkait Upaya Fasilitas Pembiayaan

          Surat tambahan ini dibuat dan ditandatangani tanggal 17 Maret 2026, memuat ketentuan
          sebagai berikut:

          1. Para Pihak dalam Perjanjian adalah PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), dan PT Petro Indo
             Pasifik (PIP).
          2. Tujuan surat tambahan ini dibuat sehubungan dengan rencana Para Pihak untuk mendapat
             fasilitas pembiayaan dari lembaga perbankan untuk tujuan pembelian seluruh saham-
             saham di dalam SMS Development Limited.
          3. Yang akan menjadi debitur dalam perjanjian pembiayaan tersebut adalah PT Raharja
             Energi Madura (REM) yang dimiliki secara langsung oleh PT Raharja Energi Indonesia, yang
             merupakan anak perusahaan RATU serta PIP.
          4. Kewajiban yang timbul dari jaminan kepada kreditur akan ditanggung dengan proporsi
             51% ditanggung RATU, dan 49% akan ditanggung PIP.

Halaman 41                                                  00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 43
          5. Jika salah satu pihak melakukan pembayaran penuh atas klaim kreditor berdasarkan
             jaminan akibat REM menunggak atau lalai memenuhi kewajibannya dalam dokumen
             pembiayaan, maka pihak lainnya wajib secara tanpa syarat dan tidak dapat ditarik kembali
             mengganti kepada pihak yang membayar sesuai porsi kewajiban jaminannya, dengan
             pembayaran penggantian dilakukan paling lambat 3 hari kerja sebelum tanggal jatuh
             tempo yang ditetapkan dalam klaim; yang dimaksud “klaim” adalah setiap pemberitahuan
             tertulis, tagihan, atau tuntutan pembayaran dari kreditor kepada pihak penjamin terkait
             kewajiban REM yang belum dipenuhi.
          6. Kewajiban pembayaran porsi pihak yang menjamin tetap berlaku dan tidak dapat
             dikurangi atau dibebaskan karena kondisi apa pun seperti kepailitan, likuidasi,
             pembubaran, ketidakmampuan membayar, set-off, klaim balik, atau keadaan lain yang
             dapat mengurangi kewajiban tersebut; selain itu, pihak yang membayar berhak menagih
             penggantian atas denda atau bunga tambahan dari pihak yang menjamin apabila terjadi
             keterlambatan pembayaran sesuai porsi kewajibannya.

2.2.2.5   Kesimpulan Analisis Perjanjian atas Rangkaian Rencana Transaksi

          Dalam rangka memahami struktur dan mekanisme pelaksanaan transaksi, Penilai telah
          menelaah beberapa dokumen perjanjian yang menjadi dasar transaksi. Dokumen tersebut
          antara lain Perjanjian Novasi, Share Sale and Purchase Agreement, serta surat tambahan yang
          mengatur pembagian kewajiban pembayaran antar pihak dalam kelompok pembeli. Secara
          keseluruhan, serta perjanjian-perjanjian tersebut saling berkaitan dan membentuk rangkaian
          pengaturan dalam pelaksanaan transaksi.

          Pertama, perjanjian novasi yang dibuat pada tanggal 24 Desember 2024 mengatur
          pengalihan posisi kreditur atas pinjaman pemegang saham (shareholder loan) dari SMS
          Offshore Overseas Limited kepada PT Raharja Energi Madura dengan nilai sebesar
          USD59.208.570. Melalui novasi tersebut, PT Raharja Energi Madura menggantikan
          kedudukan pemberi pinjaman lama dan memperoleh seluruh hak serta kewajiban sebagai
          kreditur dalam perjanjian pinjaman yang telah ada sebelumnya. Dengan demikian, hubungan
          pinjaman antara peminjam dan kreditur tetap berjalan seperti sebelumnya, hanya pihak
          krediturnya yang berubah.

          Selanjutnya, pelaksanaan transaksi jual beli saham diatur dalam Share Sale and Purchase
          Agreement tertanggal 25 Desember 2025. Dalam perjanjian ini diatur bahwa kewajiban
          pembayaran pembeli kepada penjual dijamin oleh PT Raharja Energi Cepu Tbk sebagai
          Penjamin Pembeli. Dengan adanya jaminan tersebut, penjual memiliki hak untuk menagih
          langsung kepada penjamin apabila pembeli tidak memenuhi kewajibannya sesuai dengan
          ketentuan dalam perjanjian.

          Kemudian, terdapat surat tambahan tertanggal 26 Desember 2025 antara PT Raharja Energi
          Cepu Tbk dan PT Petro Indo Pasifik yang mengatur pembagian tanggung jawab penjaminan
          atas sisa kewajiban pembayaran setelah pembayaran uang muka dilakukan. Berdasarkan
          kesepakatan tersebut, tanggung jawab penjaminan dialokasikan secara proporsional, yaitu
          sebesar 45% oleh PT Raharja Energi Cepu Tbk dan sebesar 55% oleh PT Petro Indo Pasifik.
          Pengaturan ini pada dasarnya merupakan kesepakatan antara kedua pihak dalam mengatur
          porsi tanggung jawab penjaminan apabila kewajiban pembayaran oleh pembeli tidak dapat
          dipenuhi sesuai dengan ketentuan dalam perjanjian transaksi.

          Berikutnya, terdapat surat tambahan yang ditandatangani pada 17 Maret 2026 antara PT
          Raharja Energi Cepu Tbk dan PT Petro Indo Pasifik yang mengatur kesepakatan para pihak

Halaman 42                                               00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 44
         terkait rencana perolehan fasilitas pembiayaan perbankan untuk pembelian seluruh saham
         SMS Development Limited oleh PT Raharja Energi Madura (anak perusahaan PT Raharja Energi
         Indonesia yang dimiliki RATU dan PIP), dimana kewajiban yang timbul dari jaminan kepada
         kreditur atas fasilitas tersebut ditanggung secara proporsional sebesar 51% oleh RATU dan
         49% oleh PIP, apabila salah satu pihak melakukan pembayaran atas klaim kreditor akibat
         kelalaian REM, maka pihak lainnya wajib mengganti sesuai porsi kewajibannya secara tanpa
         syarat dan tidak dapat ditarik kembali paling lambat 3 hari kerja sebelum jatuh tempo klaim,
         dan kewajiban tersebut tetap berlaku penuh tanpa dapat dikurangi atau dibebaskan oleh
         kondisi apa pun, termasuk adanya hak pihak yang membayar untuk menagih penggantian
         atas denda atau bunga tambahan akibat keterlambatan pembayaran pihak lainnya.

         Berdasarkan hasil penelaahan terhadap perjanjian-perjanjian yang terkait dengan transaksi,
         termasuk perjanjian novasi pengalihan hak kreditur, pengaturan pemberian jaminan oleh
         pihak yang terafiliasi dengan pembeli, serta pengaturan pemberian jaminan oleh pihak yang
         terafiliasi dengan debitur, tidak ditemukan ketentuan yang secara material menyimpang dari
         tujuan rencana transaksi perusahaan dalam hal akuisisi 100% SMSD, novasi pinjaman
         pemegang saham, pemberian jaminan perusahaan terkait akuisisi dan pemberian jaminan
         perusahaan dan jaminan defisit kas atas upaya perolehan fasilitas pembiayaan dalam rangka
         akuisisi. Mekanisme novasi, pemberian jaminan oleh entitas dalam kelompok pembeli, serta
         pengaturan pembagian proporsi kewajiban penjaminan antar pihak dalam kelompok pembeli
         merupakan praktik yang umum dijumpai dalam transaksi akuisisi atau pengalihan saham yang
         menggunakan skema pembiayaan eksternal.

         Dengan demikian, dari sisi ketentuan perjanjian, struktur transaksi tersebut pada dasarnya
         telah mengatur hak dan kewajiban para pihak secara cukup jelas dan dapat dipandang wajar
         dalam praktik transaksi yang sebanding.

2.2.3 Analisis Manfaat & Risiko Transaksi

      Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Manajemen serta hasil penelaahan Penilai, rencana
      transaksi memiliki sejumlah potensi manfaat dan risiko yang perlu dipertimbangkan dalam
      menilai kewajarannya.

      a. Manfaat Rencana Transaksi

         Potensi keuntungan yang dapat diperoleh PT Raharja Energi Cepu Tbk dari rencana transaksi
         pengambilalihan SMS Development Limited, yang memiliki kepemilikan tidak langsung pada
         Husky-CNOOC Madura Limited, antara lain:

         • Memberikan eksposur terhadap aset migas yang produktif melalui kepemilikan tidak
           langsung pada Husky-CNOOC Madura Limited yang telah berproduksi, yang umumnya
           memiliki risiko lebih rendah dan arus kas yang lebih stabil dibandingkan proyek eksplorasi
           baru.
         • Kepemilikan tidak langsung dalam proyek migas ini dapat menambah sumber pendapatan
           Perseroan di sektor energi dan mendukung stabilitas kinerja keuangan dalam jangka
           panjang.
         • Aset migas umumnya memiliki cadangan yang dapat diproduksi dalam jangka waktu
           tertentu, sehingga berpotensi memberikan kontribusi pendapatan bagi Perseroan selama
           masa produksi.
           Transaksi ini dapat memperkuat posisi Perseroan di sektor energi, khususnya di bisnis hulu
           migas, serta membuka peluang pengembangan usaha di masa depan.


Halaman 43                                               00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 45
     b. Kerugian atas Transaksi

        Potensi kerugian atau risiko yang dapat timbul bagi PT Raharja Energi Cepu Tbk dari rencana
        transaksi pengambilalihan SMS Development Limited antara lain:

        • Sebagai pemberi jaminan atau penjamin pembeli atas kewajiban pembeli, Perseroan
          berpotensi menanggung kewajiban apabila pembeli tidak dapat memenuhi kewajibannya
          dalam transaksi.
        • Transaksi ini meningkatkan eksposur Perseroan terhadap risiko operasional di sektor hulu
          migas, yang dipengaruhi oleh kinerja lapangan, perubahan harga minyak dan gas, serta
          risiko teknis lainnya.
        • Terdapat risiko bahwa kinerja aset di masa depan tidak sesuai dengan proyeksi, sehingga
          manfaat ekonomi yang diharapkan dari transaksi ini dapat lebih rendah dari perkiraan
          awal.
        • Karena kepemilikan diperoleh secara tidak langsung melalui perusahaan perantara,
          terdapat beberapa risiko tambahan, seperti struktur kepemilikan yang lebih kompleks,
          potensi kewajiban pada perusahaan yang diakuisisi, serta keterbatasan kontrol operasional
          secara langsung terhadap proyek migas.




Halaman 44                                             00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 46
                                               BAB III
                        ANALISIS KUALITATIF DAN KUANTITATIF ATAS TRANSAKSI



3.1   Analisis Kualitatif Atas Transaksi

3.1.1 Riwayat Perusahaan & Sifat Kegiatan Usaha

      Riwayat Singkat

      PT Raharja Energi Cepu Tbk didirikan dengan nama PT Syabas Usaha Migas berdasarkan akta
      notaris Indah Setyaningsih, S.H., No. 07 tanggal 16 Oktober 2006. Akta Pendirian ini telah
      disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
      No. W7-06263HT.01.01-TH.2007 tanggal 7 Juni 2007 serta diumumkan dalam Berita Negara
      Republik Indonesia No. 18940 tanggal 21 Juli 2007, Tambahan No. 58.

      Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Perubahan
      Anggaran Dasar terakhir terkait perubahan Direksi dan Komisaris berdasarkan Akta No.35
      tanggal 30 April 2025 yang dibuat dihadapan Rini Yulianti, S.H., notaris di Jakarta, dan telah
      mendapat Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas dari Menteri Hukum
      Republik Indonesia sesuai dengan suratnya tanggal 05 Mei 2025 No. AHU-AH.01.09-0221474.

      Kemudian Akta No. 18 tanggal 20 September 2024 dari notaris Rini Yulianti S.H., mengenai
      Penawaran Umum Perdana Perusahaan dan PUPS, pemecahan nilai nominal saham, peningkatan
      modal dasar, serta perubahan semua anggaran dasar termasuk perubahan status Perusahaan
      dari Perseroan Terbatas Tertutup menjadi Perseroan Terbatas Terbuka dan karenanya mengubah
      nama Perusahaan, dari sebelumnya bernama PT Raharja Energi Cepu menjadi PT Raharja Energi
      Cepu Tbk. Perubahan terakhir ini telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
      Republik Indonesia dengan surat penerimaan AHU-0059751.AH.01.02 TAHUN 2024 tanggal 20
      September 2024

      Pada saat ini aktivitas Perusahaan adalah berinvestasi pada satu entitas asosiasi dan tiga entitas
      anak. Perusahaan tergabung dalam kelompok usaha PT Rukun Raharja Tbk. Entitas induk terakhir
      Perusahaan adalah PT Rukun Raharja Tbk.

      Perusahaan telah mendapat persetujuan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia dalam surat
      No.37/WPJ.06/2013 tanggal 4 Desember 2013 untuk membuat dan menyajikan laporan
      keuangan dalam bahasa Inggris dan dalam mata uang Dolar Amerika Serikat yang berlaku efektif
      mulai 1 Januari 2014.

      Pada tanggal 30 Desember 2024, Perusahaan mendapatkan Surat Pemberitahuan Efektifnya
      Pernyataan Pendaftaran No. S-179/D.04/2024 atas Penawaran Umum Perdana Saham dari
      Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”).

      Kegiatan Usaha

      Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, maksud dan tujuan Perusahaan adalah
      sebagai berikut:
      • Kegiatan usaha utama:
         a. Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya
         b. Aktivitas Perusahaan Holding

Halaman 45                                                 00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 47
      • Kegiatan Usaha Penunjang:
        a. Pertambangan Minyak Bumi
        b. Pertambangan Gas Alam

3.1.2 Analisis Industri & Bisnis

      Pertumbuhan Ekonomi

      Ekonomi Indonesia triwulan III-2025 terhadap triwulan III-2024 tumbuh sebesar 5,04%. Dari sisi
      produksi, Lapangan Usaha Jasa Pendidikan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 10,59%.
      Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Ekspor Barang dan Jasa mengalami pertumbuhan
      tertinggi sebesar 9,91%. Ekonomi Indonesia triwulan III-2025 terhadap triwulan II-2025
      mengalami pertumbuhan sebesar 1,43% (q-to-q). Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Pengadaan
      Listrik dan Gas mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 5,42%. Dari sisi pengeluaran,
      Komponen Ekspor Barang dan Jasa mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 6,77 persen.
      Sampai dengan triwulan III-2025, ekonomi Indonesia mengalami pertumbuhan sebesar 5,01%
      (c-to-c). Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Jasa Lainnya mengalami pertumbuhan tertinggi
      sebesar 10,37%. Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Ekspor Barang dan Jasa
      mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 9,13%. Secara spasial, perekonomian Indonesia pada
      triwulan III-2025 mencatat pertumbuhan yang relatif stabil dibandingkan dengan periode yang
      sama pada tahun sebelumnya (y-on-y).


                    5,2                                                                        5,2
                                           5,11                                  5,12

                    5,1            5,04            5,05                                 5,04   5,1
                                                                  5,02

                      5   4,94                             4,95                                5

                                                                          4,87
                    4,9                                                                        4,9

                    4,8                                                                        4,8

                    4,7                                                                        4,7
                           Q3       Q4      Q1     Q2     Q3      Q4      Q1      Q2     Q3
                          2023     2023    2024 2024 2024 2024 2025              2025   2025
                                             Pertumbuhan Ekonomi Indonesia (%)

                   Grafik 5. Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2023 – Q3 2025 (% yoy)
                                          Sumber: Badan Pusat Statistik 2025, diolah

      Pertambangan menjadi salah satu sektor unggulan Indonesia. PDB sektor pertambangan minyak
      bumi dan gas menunjukkan kontribusi ekonomi dari kegiatan eksplorasi, produksi, dan
      pengolahan sumber daya alam berupa minyak bumi, gas alam terhadap total PDB nasional. PDB
      sektor Migas menunjukkan kinerja yang fluktuatif dengan kinerja tahun 2024 sedikit mengalami
      pertumbuhan sebesar 1% (yoy) menjadi Rp526 triliun. Sedangkan kinerja Semester I 2025
      menunjukkan penurunan dibandingkan dengan kinerja Semester I 2024 dari Rp263 triliun
      menjadi Rp261 triliun atau turun 0,64% (yoy).




Halaman 46                                                        00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 48
                                                      587.597
       600.000                                                                         526.156
                                                                     521.070
                                        461.703

       400.000

                                                                                                                  263.159       261.471

       200.000




                                0
                                         2021          2022            2023             2024                     HY 2024        HY 2025

                                                                         PDB Migas (Miliar Rupiah)



       Grafik 6. Pertumbuhan Ekonomi Sektor Pertambangan Minyak Bumi dan Gas Tahun 2021 –
                                         Semester I 2025
                                   Sumber: Bank Indonesia, 2025

     Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

     Berdasarkan proyeksi PDB harga konstan Indonesia yang dipublikasikan oleh International
     Monetary Fund (IMF), prakiraan rata-rata pertumbuhan GDP Indonesia berdasarkan lapangan
     usaha selama periode 2025 sampai dengan 2030 adalah 5,01% dengan proyeksi pertumbuhan
     di tahun 2030 mencapai 5,14%. Proyeksi di tahun 2025 mencapai Rp23.694 Triliun, sedangkan
     perkiraan GDP tahun 2030 diperkirakan mencapai Rp34.386 Triliun.


                               40.000                                                                                             8,00
                                                                                                                       34.386
                                                                                                              31.903
                                                                                                     29.607                       7,00
                               30.000                                                    27.517
        GDP (Triliun Rupiah)




                                                                              25.573
                                                                 23.694
                                                      22.139                                                                      6,00
                                          20.892
                               20.000                                                                                                    (%)
                                                                                                                                  5,00
                                           5,05       5,03                                                    5,11     5,14
                                                                  4,86        4,94       4,96        4,96
                               10.000
                                                                                                                                  4,00


                                    -                                                                                             3,00
                                           2023       2024       2025 F       2026 F     2027 F      2028 F   2029 F   2030 F

                                                              GDP (Triliun)            Pertumbuhan Ekonomi (%)

                                                  Grafik 7. Proyeksi PDB Indonesia 2025 – 2030 (yoy%)
                                             Sumber: International Monetary Fund (IMF) Oktober 2025, diolah


     Perkembangan inflasi

     Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada November 2025 tetap terjaga dalam kisaran sasaran
     2,5±1%. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, IHK November 2025 tercatat inflasi sebesar
     0,17% (mtm), sehingga secara tahunan IHK mengalami inflasi sebesar 2,72% (yoy). Tingkat inflasi
     month-to-month (m-to-m) pada November 2025 sebesar 0,17% sedangkan tingkat inflasi year to
     date (y-to-d) pada November 2025 sebesar 2,27%. Tingkat inflasi y-on-y komponen inti pada
     November 2025 sebesar 2,36%; dengan inflasi m-to-m sebesar 0,17 persen; dan inflasi y-to-d
     sebesar 2,18%. Inflasi inti pada November 2025 tercatat sebesar 0,17% (mtm), lebih rendah dari

Halaman 47                                                                                00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 49
     realisasi inflasi bulan sebelumnya sebesar 0,39% (mtm). Realisasi inflasi inti pada November 2025
     disumbang terutama oleh komoditas emas perhiasan. Perkembangan tersebut terutama
     dipengaruhi oleh peningkatan harga komoditas emas global, di tengah ekspektasi inflasi yang
     tetap terjaga. Secara tahunan, inflasi inti November 2025 tercatat sebesar 2,36% (yoy), stabil
     dibandingkan realisasi inflasi bulan sebelumnya sebesar 2,36% (yoy). Sedangkan berdasarkan
     data proyeksi IMF, inflasi Indonesia pada tahun 2025 mencapai 1,68% (yoy) dengan rata-rata
     proyeksi inflasi tahun 2020 – 2030 sebesar 2,32%.

                           4,00     3,71

                           3,50

                           3,00
                                                                2,51       2,50    2,52              2,52
                           2,50              2,30
                                                                                             2,19
             Inflasi (%)




                           2,00
                                                       1,68

                           1,50

                           1,00

                           0,50

                              -
                                   2023 E   2024 E   2025 F    2026 F    2027 F   2028 F   2029 F   2030 F

                                  Grafik 8. Perkembangan dan Proyeksi Inflasi di Indonesia (%)
                                   Sumber: International Monetary Fund (IMF) Oktober 2025, diolah


     Perkembangan Nilai Tukar Rupiah

     Pada 30 November 2025, nilai tukar Rupiah menunjukkan pelemahan tipis terhadap beberapa
     mata uang utama dunia dibandingkan posisi akhir bulan sebelumnya. Rupiah tercatat di kisaran
     Rp16.660 per dolar AS, melemah sekitar 11 poin dibandingkan bulan sebelumnya di angka
     Rp16.649/USD. Terhadap Euro, Rupiah berada di level Rp19.318/EUR, melemah 115 poin
     dibandingkan bulan Oktober 2025. Sementara terhadap Dollar Singapura, Rupiah tercatat
     Rp212.857/SGD, melemah 68 poin diibandingkan bulan sebelumnya. Selain itu nilai tukar
     Rupiah terhadap Dollar Australia juga mencatatkan pelemahan 24 poin menjadi Rp10.909/AUD.
     Pergerakan ini mencerminkan pelemahan nilai tukar rupiah secara multilateral (atau bisa juga
     disebut secara umum atau luas) karena Rupiah tidak hanya melemah terhadap satu mata uang
     saja, melainkan terhadap sekelompok mata uang utama dunia sekaligus.




Halaman 48                                                              00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 50
                          19.583                            19.203                       19.318
             20.000


                          16.691                            16.649                       16.660




                          12.930                            12.789                       12.857


                          11.040                            10.885                       10.909


             10.000




                                     AUD       USD       SGD         EURO


                        Grafik 9. Perkembangan Nilai Tukar Rupiah tahun 2025
                                   Sumber: S&P CapitalIQ, 2025


     Suku Bunga

     Pada Bulan November 2025, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate
     sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility
     sebesar 5,50%. Keputusan ini diambil sejalan dengan fokus kebijakan jangka pendek pada
     stabilisasi nilai tukar Rupiah dan menarik aliran masuk investasi portofolio asing dari dampak
     meningkatnya ketidakpastian global, dengan tetap memperkuat efektivitas transmisi pelonggaran
     kebijakan moneter dan makroprudensial yang telah ditempuh selama ini. Hal ini juga akan
     berpengaruh terhadap tingkat suku bunga pinjaman yang ditetapkan oleh perbankan. Pada
     periode November 2025, tingkat suku bunga pinjaman Perseroan untuk modal kerja, investasi
     dan konsumsi tercatat turun di level 8,30%, 8,69% dan 8,87%.

     Tabel 14. Tingkat Suku Bunga Kredit Bank Persero (%)
                        Bank Persero               2020      2021     2022    2023    2024    2025*
      Pinjaman Modal Kerja Yang Diberikan           8,77      8,34     8,29    8,93    8,67    8,30
      Pinjaman Investasi Yang Diberikan             8,87      8,49     8,72    9,41    9,21    8,69
      Pinjaman Konsumsi Yang Diberikan             10,56     10,14     9,65    9,27    9,09    8,87
     *November 2025
     Sumber: Bank Indonesia November 2025, diolah

     Gambaran Perkembangan Industri Pertambangan Minyak bumi dan Gas

     Cadangan Minyak Bumi dan Gas (Migas) Indonesia

     Data kementerian ESDM tahun 2024 menunjukkan bahwa cadangan minyak bumi dan Gas di
     Indonesia tahun 2023 mengalami sedikit kenaikan dibandingkan dengan data tahun sebelumnya.
     Dimana cadangan Minyak Bumi terbukti tahun 2023 mencapai 2,41 ribu MMSTB sedangkan
     potensialnya mencapai 2,29 ribu MMSTB dengan total mencapai 4,7 ribu MMSTB. Sedangkan
     tahun 2024 menunjukkan sedikit penurunan dengan total cadangan terbukti sebesar 2,3 ribu
     MMSTB dan potensial sebesar 2 ribu MMSTB. Cadangan minyak bumi terbesar terletak di
     Sumatera Bagian Tengah mencapai 1.410 MMSTB dan Jawa Bagian Timur yaitu sebanyak 1.013
     MMSTB. Sedangkan cadangan gas bumi Indonesia yang sudah terbukti di tahun 2023 mencapai
     35,3 TSCF, potensi cadangan mencapai 19,46 TSCF dengan total cadangan gas bumi sebesar
     54,76 TSCF. Data tahun 2024 juga menunjukkan sedikit penurunan yaitu menjadi 33,84 TSCF


Halaman 49                                             00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 51
     untuk cadangan terbukti dan 18,14 TSCF untuk cadangan potensial di tahun 2024. Maluku Utara
     menjadi daerah dengan cadangan gas bumi terbesar mencapai 15,78 TSCF dan Papua sebesar
     11,42 TSCF.


                              Cadangan Minyak Bumi                                                Cadangan Gas Bumi

              5.000                                                               70,00

                                                                                  60,00
              4.000
                                                                                          18,82     18,99
                                                          2.290                   50,00
                      1.730                   1.900               2.024                                          18,49       19,46
                                  1.700                                                                                              18,14
      MMSTB




              3.000
                                                                                  40,00




                                                                           TSCF
                                                                                  30,00
              2.000

                                                                                  20,00   43,57     41,62
                      2.442                               2.413                                                  36,34       35,30   33,84
              1.000               2.245       2.271               2.288
                                                                                  10,00

                  -                                                                0,00
                      2020        2021        2022        2023    2024                    2020       2021        2022        2023    2024

                                Terbukti     Potensial                                               Terbukti    Potensial

                        Grafik 10. Cadangan Minyak Bumi dan Gas Indonesia Tahun 2024
                                                      Sumber: Kementerian ESDM, 2024


     Produksi Minyak Bumi dan Gas

     Produksi minyak bumi Indonesia dalam 5 tahun terakhir menunjukkan produksi yang menurun
     disetiap tahunnya, sedangkan produksi gas bumi mengalami fluktuasi. Produksi minyak bumi
     pada tahun 2023 sebesar 606 Juta Barel Minyak per Hari/ MBOPD (Million Barrel of Oil per Day)
     atau turun 1% (yoy). Produksi di tahun 2024 sebesar 580 MBOPD atau turun 4% (yoy). Sedangkan
     produksi gas bumi pada tahun 2023 mengalami sedikit kenaikan dibandingkan tahun 2022 yaitu
     sebesar 1.284 juta barel per hari/MBOEPD (Million Barrels of Oil Equivalent per Days). Sedangkan
     pada 2024 produksi gas bumi Indonesia sebesar 1.215 MBPOEPD atau naik 2,6% (yoy).


                                                1.178             1.178           1.147           1.184              1.215
                      1.200,00

                        800,00             708,00            659,00       612,00            606,00              580,00

                        400,00

                                 -
                                             2020         2021          2022           2023                       2024
                                                Produksi Minyak Mentah dan Konsentrat (MBOPD)

                                      Grafik 11. Produksi Minyak Bumi dan Gas Indonesia
                                                         Sumber: Dirjen SKK Migas, 2024


     Lifting merupakan kegiatan pengangkatan atau pengambilan minyak bumi atau gas dari sumur
     produksi untuk kemudian dijual atau dimanfaatkan. Besarnya lifting minyak atau gas bisa berbeda
     dengan hasil produksi yang diakibatkan karena proses produksi dilaksanakan setiap hari, namun
     demikian lifting dilakukan berdasarkan jadwal pengiriman (shipment schedule) yang bisa bersifat
     mingguan atau bulanan. Akibatnya, sebagian minyak yang sudah diproduksi bisa tersimpan
     sementara di tangki (storage) dan baru dilifting pada periode berikutnya. Lifting minyak semester
     I 2024 mencapai 576 MBOEPD atau masih 91% dari total target sebesar 635 MBOEPD.
     Sedangkan lifting gas semester I 2024 mencapai 989 MBOEPD atau 96% dari target pemerintah
     di tahun 2024. Realisasi lifting gas di semester I 2024 telah menunjukkan realisasi lifting melebihi
     tahun 2023 sebesar 960 MBOEPD.


Halaman 50                                                                        00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 52
         1.400
                    1.188       1.141
         1.200                            1.133      1.058        983         995          953       960       989
         1.000    829         804       778        746          707
           800                                                             660           612      605       576
           600
           400
           200
             -
                  2016         2017      2018      2019         2020        2021         2022      2023    SM I 2024

                            Lifting Minyak (MBOEPD) Realisasi          Lifting Gas (MBOEPD) Realisasi
                            Lifting Minyak (MBOEPD) Target             Lifting Gas (MBOEPD) Target

                               Grafik 12. Lifting Minyak Bumi dan Gas Indonesia
                                            Sumber: Ditjen SKK Migas, 2024

     Tabel 15. Jumlah dan Kapasitas Kilang Minyak Bumi dan Gas Indonesia
                                                                 Jumlah Kilang                   Kapasitas (MTPA)
     Minyak Bumi
         Kilang Minyak                                                              6                             1.186
     Kilang LPG
         Kilang LPG (Minyak)                                                         6                            1.331
         Kilang Hulu                                                                 6                            2.342
         Kilang Hilir                                                               18                            1.075
         Kilang Hulu dan Hilir                                                       6                               44
         Total Kilang LPG                                                                                         4.792
     Sumber: Kementerian ESDM, 2024

     Keterbatasan Indonesia dalam memenuhi kebutuhan bahan bakar diakibatkan karena
     keterbatasan jumlah kilang minyak yang digunakan untuk mengelola minyak mentah hasil lifting
     dalam negeri. Jumlah kilang minyak bumi di Indonesia saat ini adalah sebanyak 6 kilang dengan
     kapasitas total produksi bahan bakar mencapai 1.186 MTPA. Hasil ini belum mampu memenuhi
     total kebutuhan bahan bakar dalam negeri sehingga sebagian besar kebutuhan bahan bakar
     minyak dipenuhi dari Impor. Total impor bahan bakar minyak pada tahun 2024 mencapai USD
     24,7 miliar dan naik 5% di tahun 2024 (data sementara) menjadi USD 25,9 miliar. Sedangkan
     untuk produksi gas menjadi LPG di Indonesia saat ini telah terpenuhi dari 36 kilang dengan
     kapasitas 4.792 MTPA. Dari total produksi tersebut telah mampu memenuhi kebutuhan dalam
     negeri dan sebagian diantaranya di ekspor, dimana ekspor gas alam di Indonesia di tahun 2024
     naik 2% (yoy) menjadi USD 8,7 miliar.

     Jika dilihat dari data investasi kegiatan di sektor hulu migas, kenaikan investasi tidak terlalu
     signifikan. Investasi sektor Migas pada tahun 2024 mencapai USD 14,7 miliar atau sekitar Rp229
     triliun, atau naik sebesar 6% (yoy). Investasi ini meliputi investasi untuk kegiatan ekplorasi 7%,
     pengembangan 22%, produksi 66%, dan administrasi sebesar 6% dari total investasi di tahun
     2024.




Halaman 51                                                            00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 53
                                  30
                                                                                                                     13,27                14,07

                                  25                                                       12,1
                                                    10,52               11,01
                                  20
                     Miliar USD
                                  15
                                                                                                                                          0,78
                                                                                                                      0,84
                                  10                0,68                 0,77                 0,73
                                                                                                                     8,64                 9,24
                                                    7,66                  8                   8,06
                                   5
                                                                                                                      2,63               3,07
                                                    1,65                 1,47              1,47
                                                    0,52                 0,69              0,7                       1,16                0,98
                                   0
                                            2020                2021                2022                    2023                 2024

                                              Eksplorasi      Pengembangan         Produksi          Administrasi       Total

                                        Grafik 13. Investasi Kegiatan Hulu Migas Tahun 2020 – 2024
                                                            Sumber: Ditjen SKK Migas, 2024

     Perkembangan Pasar Global

     Secara umum, aktivitas ekspor migas menunjukkan kondisi yang berfluktuasi. Sementara impor
     migas masih mendominasi untuk memenuhi kebutuhan energi domestik. Ekspor minyak mentah
     menurun dari USD 2,80 juta pada 2021 menjadi USD 2,23 juta pada 2024, sedangkan impor
     minyak mentah meningkat dari USD 7,05 juta menjadi USD 10,35 juta pada periode yang sama.
     Impor hasil minyak menurun signifikan dari USD 18,48 juta pada 2021 menjadi USD 8,91 juta
     pada 2024, menunjukkan adanya peningkatan kapasitas kilang domestik. Di sisi lain, ekspor gas
     alam meningkat tajam dari USD 7,45 juta pada 2021 menjadi USD 25,92 juta pada 2024,
     menegaskan posisi Indonesia sebagai negara pengekspor gas bersih meskipun masih bergantung
     pada impor minyak.


                    30.000                                              28.962
                                                                                                                                25.924
                    25.000                                                                           24.689


                    20.000                    18.482
         Juta USD




                    15.000
                                                                11.455
                                                                                           11.142                           10.353
                    10.000                                                      9.712                       8.773                      8.908
                                         7.047      7.451
                                                                       4.671                    5.400
                                                                                                                              4.741
                     5.000
                                       2.796                                                                           2.229
                                           2.001              1.615                     1.749
                                  0
                                             2021                       2022                         2023                       2024
                                  Minyak Mentah Ekspor                  Minyak Mentah Impor                         Hasil Minyak Ekspor
                                  Hasil Minyak Impor                    Gas Alam Ekspor                             Gas Alam Impor

                                  Grafik 14. Ekspor dan Impor Minyak Bumi dan Gas Tahun 2021 – 2024
                                                                  Sumber: BPS, 2024

     Pada September 2025, harga rata-rata minyak mentah Indonesia (ICP) tercatat sebesar USD
     66,81 per barel, naik USD 0,73 dari bulan sebelumnya, sejalan dengan kenaikan harga Brent
     (ICE) dan Basket OPEC, meski Dated Brent dan WTI (Nymex) justru mengalami penurunan tipis.
     Kenaikan ICP dipengaruhi oleh meningkatnya risiko geopolitik global, terutama akibat eskalasi
     konflik Rusia–Ukraina yang mengganggu sekitar 17% kapasitas kilang Rusia serta ketegangan di
     Timur Tengah terkait sanksi terhadap Iran. Secara keseluruhan, ICP Indonesia bergerak positif

Halaman 52                                                                              00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 54
     dibandingkan harga acuan utama dunia, mencerminkan pengaruh kuat kondisi geopolitik dan
     dinamika permintaan kawasan Asia. Untuk proyeksi harga Brent pada tahun Januari – Mei 2026
     diprediksi berada pada kisaran USD 63,75 – USD 64,44 per barel.


                                                     Brent Crude Oil Futures Prompt Month ($/bbl)
                     85,00

                     80,00

                     75,00

                     70,00

                                                                                                                    64,44    63,7563,7763,8664,0764,44
                     65,00

                     60,00




                                   Grafik 15. Perkembangan Harga Acuan Minyak Mentah (Brent)
                                                     Sumber: S&P Capital IQ, 2025, diolah

     Data International Energy Agency (IEA) menunjukkan bahwa 40,1% dari total kebutuhan energy
     global tahun 2023 bersumber dari minyak mentah. Rata-rata total kebutuhan minyak mentah
     tahun 2024 mencapai 102,95 MMB per hari, sedangkan rata-rata suplai sebesar 103,23 MMB
     per hari. Hingga September 2025 rata-rata total permintaan minyak mentah global turun 0,8%
     menjadi 103,72 MMB per hari dengan suplai naik 2% menjadi 105,29 MMB per hari. Penurunan
     permintaan disebabkan karena penggunaan renewable energi yang meningkat seiring dengan
     komitmen banyak negara untuk beralih dari penggunaan energi yang bersumber dari energi tidak
     terbarukan ke sumber energi terbarukan. Namun demikian permintaan akan minyak mentah
     sebagai sumber energi global masih menjadi yang tertinggi seiring dengan masih bergantungnya
     sektor industri dan sumber listrik yang berbahan bakar minyak.

               250



               200


                                                                                                                           104,9 106,8 107,1 108,5
               150   101,4 102,8 103,6 103,5 103,1 103,1 103,2 103,6 102,8 103,8 103,9 103,9 102,8 103,3 104,8 104,5 104,9
       MMB/D




               100



                50   100,8 102,9 101,8 102,1 103,2 103,8 103,8 103,4 103,2 103,2 103,2                 104   101,7 103,3 102,1 103,3   103    105,7 105,2 104,7 104,6



                 0
                      Jan    Feb   Mar   Apr   May   Jun      Jul   Aug   Sep      Oct       Nov       Dec   Jan    Feb   Mar   Apr    May     Jun   Jul   Aug   Sep
                                                       2024                                                                            2025

                                                                                Permintaan         Suplai



                     Grafik 16. Perkembangan Permintaan dan Suplai Minyak Mentah Global
                                                                Sumber: McKinsey, 2025


     Kesimpulan Industri Pertambangan Minyak Bumi dan Gas

     Industri minyak, baik di Indonesia maupun global, tengah berada pada fase transisi penting di
     antara meningkatnya kebutuhan energi dan tekanan menuju energi terbarukan. Secara global,
     minyak masih menjadi sumber energi utama dengan kontribusi lebih dari 40% terhadap total


Halaman 53                                                                                         00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 55
      konsumsi energi pada 2023. Hingga September 2025, permintaan minyak dunia turun 0,8%
      akibat peningkatan penggunaan energi bersih, sementara pasokan naik 2% dan ketegangan
      geopolitik Rusia–Ukraina serta Timur Tengah menjaga harga Brent di kisaran USD 63–64 per
      barel, dengan ICP Indonesia naik menjadi USD 66,81 per barel. Di dalam negeri, industri migas
      menghadapi penurunan produksi dari 606 MBOPD pada 2023 menjadi 580 MBOPD pada 2024
      serta keterbatasan kapasitas kilang yang menyebabkan impor BBM mencapai USD 25,9 miliar
      pada 2024. Meskipun demikian, pertumbuhan ekonomi nasional yang stabil di kisaran 4,9% per
      tahun hingga 2030 akan menjaga tingkat konsumsi energi, sehingga prospek PT Raharja Energy
      Cepu Tbk tetap terbuka, terutama jika perusahaan mampu meningkatkan efisiensi lifting,
      mengoptimalkan produksi di blok-blok minyak domestik, dan memanfaatkan momentum harga
      minyak dunia yang cenderung stabil pada level moderat.

3.1.3 Analisis Operasional & Prospek Perusahaan

      Analisa Operasional

      Kegiatan usaha Perseroan berdasarkan perubahan Anggaran Dasar terakhir dalam Akta
      Keputusan Para Pemegang Saham PT Raharja Energi Cepu No. 18 tanggal 20 September 2024
      adalah berusaha dalam aktivitas konsultasi manajemen lainnya dan aktivitas perusahaan holding.
      Kegiatan Usaha Penunjang yang mendukung kegiatan usaha utama Perseroan adalah
      menjalankan usaha-usaha di bidang Pertambangan Minyak Bumi dan Pertambangan Gas Alam.

      Produk dan jasa yang dihasilkan Perseroan dan Entitas Anak, yaitu berasal dari lifting minyak dan
      gas bumi dari 2 (dua) blok utama yaitu Blok Cepu melalui Perusahaan Asosiasi yaitu PJUC dan
      Blok Jabung melalui Perusahaan Anak. Operasional perusahaan asosiasi dan perusahaan anak
      dalam hal pertambangan minyak dan gas bumi didukung oleh produksi dan cadangan sebagai
      berikut:

      Tabel 16. Produk dan Jasa Perseroan
       No                   Keterangan                                      Jumlah
        1    Blok Jabung
             Produksi:
             -Minyak Mentah                               2.115 MBBL
             -Minyak Kondensat                            2.991 MBBL
             -Gas Bumi                                    46.950 MMSCF
             -LPG                                         8.103 MMSCF
             Cadangan:
             -Minyak Mentah                               55.029 MBBL
             -Gas                                         412.206 MMSCF
        2    Blok Cepu
             -Minyak Mentah                               53.714 MBBL
             -Cadangan                                    281.662 MBBL

      Pertambangan Minyak Bumi mencakup kegiatan pertambangan minyak bumi mentah termasuk
      usaha pencarian kandungan minyak bumi, pengeboran, penambangan, pemisahan serta
      penampungan, produksi minyak bumi mentah kondensat, pemrosesan untuk menghasilkan
      minyak mentah dengan cara penampungan, penyaringan, pengeringan, stabilisasi dan lain-lain.
      Hasil pertambangan minyak bumi antara lain minyak mentah atau crude oil kondensat.
      Pertambangan Gas Alam mencakup usaha pencarian kandungan gas alam, pengeboran,
      penambangan, pemisahan serta penampungan. Hasil pertambangan gas alam antara lain gas
      alam. Pencairan gas alam menjadi LNG sampai ke pengapalannya masih termasuk kegiatan
      pertambangan. Termasuk kegiatan CBM (Coalbed Methane).


Halaman 54                                                00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 56
      Operasional perusahaan, entitas anak, dan entitas asosiasi tersebar di 3 wilayah Provinsi di
      Indonesia yaitu Jawa Tengah untuk Blok Cepu, Jawa Timur untuk Blok Cepu, dan Jambi untuk
      Blok Jabung. Kapasitas Blok Tanjung Jabung sebesar 52 ribu BOPD dan kapasitas Blok Cepu
      sebesar 155 ribu BOPD.

      Prospek Perusahaan

      Kinerja PT Raharja Energy Cepu Tbk (REC) pada tahun 2024 menunjukkan adanya perlambatan
      dengan penurunan laba bersih sebesar 43% (yoy) menjadi USD13,96 juta. Perlambatan ini
      terutama disebabkan oleh kinerja entitas anak, PT Raharja Energi Tanjung Jabung yang memiliki
      8% participating interest di Blok Jabung, serta entitas asosiasi PT Petrogas Jatim Utama Cendana
      dengan 2,2423% participating interest di Blok Cepu, yang mengalami tekanan akibat fluktuasi
      harga minyak dan gas global. Meskipun secara operasional Blok Jabung mencatat peningkatan
      lifting minyak mentah sebesar 1,4%, kondensat sebesar 11,5%, dan kenaikan gas alam sebesar
      16,2% (yoy) serta Blok Cepu mengalami penurunan lifting minyak mentah sebesar 6,9%. Kenaikan
      volume lifting tersebut turut meningkatkan beban pokok pendapatan hingga 73,7%, namun tidak
      diimbangi dengan kenaikan pendapatan yang signifikan akibat turunnya harga acuan minyak
      dan gas dibandingkan tahun 2023, sehingga menekan profitabilitas perusahaan.

      Kendati menghadapi tekanan margin, fundamental usaha REC tetap solid mengingat kepemilikan
      portofolio pada dua blok migas terbesar di Indonesia, yakni Blok Jabung dan Blok Cepu, dengan
      cadangan minyak masing-masing sebesar 55.029 MMBL dan 281.662 MBBL serta cadangan gas
      412.206 MMSCF di Blok Jabung. Sebagai perusahaan investasi, REC menjalankan kegiatan
      usaha dengan risiko operasional yang relatif rendah karena aktivitas eksplorasi dan produksi
      diserahkan kepada operator berpengalaman dengan rekam jejak yang kuat di industri migas
      nasional. Strategi ini memungkinkan REC untuk mempertahankan kestabilan laju produksi dan
      mengoptimalkan tingkat penurunan produksi secara ekonomis. Selain itu, keberlanjutan kontrak
      pengelolaan Blok Cepu hingga tahun 2035 dan Blok Jabung hingga tahun 2043 memberikan
      kepastian pendapatan jangka panjang bagi perusahaan. Ke depan, prospek usaha REC dinilai
      positif seiring dengan meningkatnya kebutuhan energi domestik, tren stabilisasi harga minyak
      dunia, serta potensi penguatan portofolio investasi di sektor gas bumi dan minyak bumi. Dengan
      tata kelola investasi yang hati-hati serta dukungan dari operator yang andal, REC berpeluang
      memperbaiki kinerja keuangannya dan memperkuat posisinya sebagai perusahaan investasi
      migas yang stabil dan berorientasi jangka panjang.

3.1.4 Alasan dan Latar Belakang Transaksi

      Berdasarkan keterangan Manajemen, rencana transaksi dilatarbelakangi oleh strategi Perseroan
      untuk memperkuat kepemilikan atas aset minyak dan gas bumi (migas) yang telah berproduksi
      melalui pengambilalihan entitas pemegang saham tidak langsung.

      Melalui akuisisi SMS Development Limited, Perseroan bermaksud memperoleh pengendalian yang
      lebih besar atas investasi strategis yang sebelumnya dimiliki secara tidak langsung, khususnya
      kepemilikan 20% pada Husky-CNOOC Madura Limited. Langkah ini dipandang sebagai upaya
      untuk meningkatkan kualitas portofolio aset hulu Perseroan dengan menambah eksposur pada
      aset yang telah berproduksi dan menghasilkan arus kas.

      Selain itu, Manajemen menilai bahwa pengambilalihan entitas pemegang saham tidak langsung
      merupakan pendekatan yang lebih efisien untuk memperkuat posisi kepemilikan dan
      pengendalian, sekaligus menyelaraskan struktur kepemilikan dalam kelompok usaha Perseroan.

Halaman 55                                                00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 57
      Dengan demikian, rencana transaksi diharapkan dapat mendukung strategi pertumbuhan jangka
      panjang Perseroan di sektor energi, khususnya pada segmen hulu migas yang memberikan
      kontribusi pendapatan berulang.

3.1.5 Analisis Keuntungan & Kerugian Kualitatif

      Keuntungan atas Transaksi

      Potensi keuntungan yang dapat diperoleh PT Raharja Energi Cepu Tbk dari rencana transaksi
      pengambilalihan SMS Development Limited, yang memiliki kepemilikan tidak langsung pada
      Husky-CNOOC Madura Limited, antara lain:
       a) Memberikan eksposur terhadap aset migas yang produktif melalui kepemilikan tidak
          langsung pada Husky-CNOOC Madura Limited yang telah berproduksi, yang umumnya
          memiliki risiko lebih rendah dan arus kas yang lebih stabil dibandingkan proyek eksplorasi
          baru.
       b) Kepemilikan tidak langsung dalam proyek migas ini dapat menambah sumber pendapatan
          Perseroan di sektor energi dan mendukung stabilitas kinerja keuangan dalam jangka
          panjang.
       c) Aset migas umumnya memiliki cadangan yang dapat diproduksi dalam jangka waktu
          tertentu, sehingga berpotensi memberikan kontribusi pendapatan bagi Perseroan selama
          masa produksi.
       d) Transaksi ini dapat memperkuat posisi Perseroan di sektor energi, khususnya di bisnis hulu
          migas, serta membuka peluang pengembangan usaha di masa depan.

      Kerugian atas Transaksi

      Potensi kerugian atau risiko yang dapat timbul bagi PT Raharja Energi Cepu Tbk dari rencana
      transaksi pengambilalihan SMS Development Limited antara lain:
       a) Sebagai pemberi jaminan atau penjamin pembeli atas kewajiban pembeli, Perseroan
          berpotensi menanggung kewajiban apabila pembeli tidak dapat memenuhi kewajibannya
          dalam transaksi.
       b) Transaksi ini meningkatkan eksposur Perseroan terhadap risiko operasional di sektor hulu
          migas, yang dipengaruhi oleh kinerja lapangan, perubahan harga minyak dan gas, serta
          risiko teknis lainnya.
       c) Terdapat risiko bahwa kinerja aset di masa depan tidak sesuai dengan proyeksi, sehingga
          manfaat ekonomi yang diharapkan dari transaksi ini dapat lebih rendah dari perkiraan awal.
       d) Karena kepemilikan diperoleh secara tidak langsung melalui perusahaan perantara, terdapat
          beberapa risiko tambahan, seperti struktur kepemilikan yang lebih kompleks, potensi
          kewajiban pada perusahaan yang diakuisisi, serta keterbatasan kontrol operasional secara
          langsung terhadap proyek migas.

3.2   Analisis Kuantitatif Atas Rencana Transaksi

3.2.1 Penilaian Kinerja Historis

      Analisis kinerja historis bertujuan untuk menilai kondisi keuangan dan kinerja operasional
      perusahaan dalam beberapa tahun terakhir sebelum dilakukannya transaksi. Analisis ini
      memberikan gambaran mengenai stabilitas pendapatan, efisiensi operasional, serta kemampuan
      perusahaan dalam menghasilkan laba dan arus kas.




Halaman 56                                               00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 58
     Kinerja Historis PT Raharja Energi Cepu Tbk (“REC”)

     • Laporan Keuangan

        Data laporan keuangan yang digunakan dalam analisis ini adalah laporan keuangan audited
        REC periode 31 Desember 2020 hingga 31 Desember 2024 serta laporan keuangan Limited
        Review periode 30 November 2025.

        Laporan keuangan tersebut menjadi dasar dalam penilaian kinerja historis dan posisi
        keuangan perusahaan, meliputi Laporan Posisi Keuangan, Laporan Laba Rugi, serta Laporan
        Arus Kas pada masing-masing periode.

        Laporan Posisi Keuangan

        Tabel 17. Laporan Posisi Keuangan REC Periode 31 Desember 2020 – 30 November 2025
                                                                           (dalam USD Penuh)
                                  Des 2020     Des 2021     Des 2022     Des 2023     Des 2024     Nov 2025
             Laporan Posisi
               Keuangan                                                                             Limited
                                   Audited      Audited      Audited      Audited      Audited
                                                                                                    Review
         Aset Lancar
         Kas dan bank              8.343.720    1.866.812    1.276.897   12.882.835   10.395.049   28.206.595
         Piutang Usaha -
                                                                         10.372.313   11.400.095    5.822.324
         Pihak Ketiga
         Piutang Lain-lain
         Pihak Ketiga                                                                    14.489       91.323
         Pihak Berelasi             963.126        4.516     1.214.315     495.119      345.483      260.226
         Pajak Dibayar
                                    870.834      241.869
         Dimuka
         Uang Muka dan
         Beban Dibayar                                                                              1.628.676
         Dimuka
         Investasi Jangka
                                                                                                     611.381
         Pendek
         Beban Dibayar
                                      1.094
         Dimuka
         Aset Lancar Lainnya         10.238       10.308                                336.488       67.706
         Total Aset Lancar        10.189.012    2.123.505    2.491.212   23.750.267   22.491.604   36.688.231


         Aset Tidak Lancar
         Investasi Pada Entitas
                                   11573884    12.202.548   11.918.250    9.844.944    8.559.832    7.457.121
         Asosiasi
         Investasi Jangka
                                                                                                    6.020.450
         Panjang
         Aset Tetap - Bersih           8540        5.154       34.078       27.585       24.364      123.192
         Properti Minyak dan
                                                                         23.834.819   21.708.950   19.616.819
         Gas - Bersih
         Aset Pajak
                                       3707        4.277        8.957       17.242       39.601       43.776
         Tangguhan
         Aset Tidak Lancar
                                                                                                      20.775
         Lain-lain
         Total Aset Tidak
                                  11.586.131   12.211.979   11.961.285   33.724.590   30.332.747   33.282.133
         Lancar


         Total Aset               21.775.143   14.335.484   14.452.497   57.474.857   52.824.351   69.970.364


         Liabilitas Jangka
         Pendek



Halaman 57                                                     00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 59
                                 Des 2020     Des 2021     Des 2022     Des 2023     Des 2024     Nov 2025
             Laporan Posisi
               Keuangan                                                                            Limited
                                  Audited      Audited      Audited      Audited      Audited
                                                                                                   Review
         Utang Dividen                          172.372
         Utang Lain-lain Pihak
                                                                 246          252         3.098     131.350
         Berelasi
         Utang Pajak                  2269         1064        2.852     1.861.328    2.640.803    2.562.072
         Beban Masih Harus
                                                  3.435        3.987       10.316      717.327      100.944
         Dibayar
         Kewajiban Kontrak                                                                          750.092
         Bagian Lancar
         Liabilitas Jangka
         Panjang
         Pinjaman Bank                                                   5.965.843    6.274.541    5.389.752
         Pinjaman Pemegang
                                   5016083       148932       284165      357.335      357.335      684.892
         Saham
         Pinjaman
         Pembiayaan                                             4013        4.635         5.004      16.351
         Konsumen
         Total Liabilitas
                                  5.018.352     325.803      295.263     8.199.709    9.998.108    9.635.453
         Jangka Pendek


         Liabilitas Jangka
         Panjang
         Pinjaman Jangka
         Panjang - setelah
                                                                        19.466.522   13.541.980
         Dikurangi Bagian
         Lancar
         Pinjaman Bank                                      2.558.660    2.201.325    1.843.990    8.123.427
         Pinjaman pemegang
                                                2473580       17.075       12.788         7.194    1.516.433
         Saham
         Pinjaman
         Pembiayaan                                                        10.520       14.328       51.139
         Konsumen
         Liabilitas Imbalan
                                     15427       15.127        8.643                                 17.407
         Pasca-Kerja
         Liabilitas Imbalan
         Pensiun Direksi dan                                  26.145       62.035       18.851       92.855
         Komisaris
         Total Liabilitas
                                    15.427     2.488.707    2.610.523   21.753.190   15.426.343    9.801.261
         Jangka Panjang


         Total Liabilitas         5.033.779    2.814.510    2.905.786   29.952.899   25.424.451   19.436.714


         Ekuitas
         Ekuitas yang Dapat
         Diatribusikan Kepada
         Pemilik Entitas Induk
         Modal Saham              2.313.796    2.313.796    2.313.796    2.313.796    2.313.796    2.484.844
         Tambahan Modal
                                     2.041        2.041        2.041        2.041         2.041   12.920.505
         Disetor
         Saldo Laba
         Ditentukan
                                                                                          6.542      24.865
         Penggunaannya
         Belum Ditentukan
                                 14.425.527    9.205.137    9.230.874   25.030.290   24.891.467   34.803.493
         Penggunaannya
         Kepentingan Non
                                                                          175.831      186.054      299.943
         Pengendali
         Total Ekuitas           16.741.364   11.520.974   11.546.711   27.521.958   27.399.900   50.533.650


         Total Liabilitas dan
                                 21.775.143   14.335.484   14.452.497   57.474.857   52.824.351   69.970.364
         Ekuitas
        Sumber: Laporan Keuangan REC Periode 31 Desember 2020 – 30 November 2025



Halaman 58                                                    00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 60
        Aset Lancar

        Pertumbuhan aset lancar REC selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
        Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 21,89%.
        Pada tahun 2020 aset lancar tercatat sebesar USD10.189.012. Pada tahun 2021 aset lancar
        mengalami penurunan sebesar 79,16% secara year on year atau tercatat sebesar
        USD2.123.505. Pada tahun 2022 aset lancar mengalami peningkatan sebesar 17,32% secara
        year on year atau tercatat sebesar USD2.491.212. Pada Tahun 2023 aset lancar mengalami
        peningkatan sebesar 853,36% secara year on year atau tercatat sebesar USD23.750.267.
        Pada Tahun 2024 aset lancar mengalami penurunan sebesar 5,30% secara year on year atau
        tercatat sebesar USD22.491.604. Kemudian Pada periode 30 November 2025 aset lancar
        tercatat sebesar USD36.688.231.

        Aset Tidak Lancar

        Pertumbuhan aset tidak lancar REC selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
        Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 27,20%.
        Pada tahun 2020 aset tidak lancar tercatat sebesar USD11.586.131. Pada tahun 2021 aset
        tidak lancar mengalami peningkatan sebesar 5,40% secara year on year atau tercatat sebesar
        USD12.211.979. Pada tahun 2022 aset tidak lancar mengalami penurunan sebesar 2,05%
        secara year on year atau tercatat sebesar USD11.961.285. Pada Tahun 2023 aset tidak lancar
        mengalami peningkatan sebesar 181,95% secara year on year atau tercatat sebesar
        USD33.724.590. Pada Tahun 2024 aset tidak lancar mengalami penurunan sebesar 10,06%
        secara year on year atau tercatat sebesar USD30.332.747. Kemudian Pada periode 30
        November 2025 aset tidak lancar tercatat sebesar USD33.282.133.

        Total Aset

        Pertumbuhan total aset REC selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember
        2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 24,80%. Pada tahun
        2020 total aset tercatat sebesar USD21.775.143. Pada tahun 2021 total aset mengalami
        penurunan sebesar 34,17% secara year on year atau tercatat sebesar USD14.335.484. Pada
        tahun 2022 total aset mengalami peningkatan sebesar 0,82% secara year on year atau tercatat
        sebesar USD14.452.497. Pada Tahun 2023 total aset mengalami peningkatan sebesar
        297,68% secara year on year atau tercatat sebesar USD57.474.857. Pada Tahun 2024 total
        aset mengalami penurunan sebesar 8,09% secara year on year atau tercatat sebesar
        USD52.824.351. Kemudian Pada periode 30 November 2025 total aset tercatat sebesar
        USD69.970.364.

        Liabilitas Jangka Pendek

        Pertumbuhan liabilitas jangka pendek REC selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan
        31 Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar
        18,81%. Pada tahun 2020 liabilitas jangka pendek tercatat sebesar USD5.018.352. Pada
        tahun 2021 liabilitas jangka pendek mengalami penurunan sebesar 93,51% secara year on
        year atau tercatat sebesar USD325.803. Pada tahun 2022 liabilitas jangka pendek mengalami
        penurunan sebesar 9,37% secara year on year atau tercatat sebesar USD295.263. Pada Tahun
        2023 liabilitas jangka pendek mengalami peningkatan sebesar 2677,09% secara year on year
        atau tercatat sebesar USD8.199.709. Pada Tahun 2024 liabilitas jangka pendek mengalami
        peningkatan sebesar 21,93% secara year on year atau tercatat sebesar USD9.998.108.



Halaman 59                                             00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 61
        Kemudian Pada periode 30 November 2025 liabilitas jangka pendek tercatat sebesar
        USD9.635.453.

        Liabilitas Jangka Panjang

        Pertumbuhan liabilitas jangka panjang REC selama periode 31 Desember 2020 sampai
        dengan 31 Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR
        sebesar 462,34%. Pada tahun 2020 liabilitas jangka panjang tercatat sebesar USD15.427.
        Pada tahun 2021 liabilitas jangka panjang mengalami peningkatan sebesar 16.032% secara
        year on year atau tercatat sebesar USD2.488.707. Pada tahun 2022 liabilitas jangka panjang
        mengalami peningkatan sebesar 4,89% secara year on year atau tercatat sebesar
        USD2.610.523. Pada Tahun 2023 liabilitas jangka panjang mengalami peningkatan sebesar
        733,29% secara year on year atau tercatat sebesar USD21.753.190. Pada Tahun 2024
        liabilitas jangka panjang mengalami penurunan sebesar 29,08% secara year on year atau
        tercatat sebesar USD15.426.343. Kemudian Pada periode 30 September 2025 liabilitas
        jangka panjang tercatat sebesar USD9.801.261.

        Total Liabilitas

        Pertumbuhan total liabilitas REC selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
        Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 49,91%.
        Pada tahun 2020 total liabilitas tercatat sebesar USD5.033.779. Pada tahun 2021 total
        liabilitas mengalami penurunan sebesar 44,09% secara year on year atau tercatat sebesar
        USD2.814.510. Pada tahun 2022 total liabilitas mengalami peningkatan sebesar 3,24%
        secara year on year atau tercatat sebesar USD2.905.786. Pada Tahun 2023 total liabilitas
        mengalami peningkatan sebesar 930% secara year on year atau tercatat sebesar
        USD29.952.899. Pada Tahun 2024 total liabilitas mengalami penurunan sebesar 15,12%
        secara year on year atau tercatat sebesar USD25.424.451. Kemudian Pada periode 30
        November 2025 total liabilitas tercatat sebesar USD19.436.714.

        Total Ekuitas

        Pertumbuhan total ekuitas REC selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
        Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 13,11%.
        Pada tahun 2020 total ekuitas tercatat sebesar USD16.741.364. Pada tahun 2021 total ekuitas
        mengalami penurunan sebesar 31,18% secara year on year atau tercatat sebesar
        USD11.520.974. Pada tahun 2022 total ekuitas mengalami peningkatan sebesar 0,22%
        secara year on year atau tercatat sebesar USD11.546.711. Pada Tahun 2023 total ekuitas
        mengalami peningkatan sebesar 138,35% secara year on year atau tercatat sebesar
        USD27.521.958. Pada Tahun 2024 total ekuitas mengalami penurunan sebesar 0,44% secara
        year on year atau tercatat sebesar USD27.399.900. Kemudian Pada periode 30 November
        2025 total ekuitas tercatat sebesar USD50.533.650.




Halaman 60                                             00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 62
        Laporan Laba Rugi

        Tabel 18. Laporan Laba Rugi REC Periode 31 Desember 2024 – 30 November 2025
                                                                          (dalam USD Penuh)
             Laporan Laba
                               Des 2020        Des 2021      Des 2022       Des 2023       Des 2024       Nov 2025
                 Rugi
                                                                                                           Limited
                                 Audited       Audited       Audited         Audited        Audited
                                                                                                           Review
         Pendapatan Bersih                 0             0             0    47.041.922     57.743.447     46.446.207
         Beban Pokok
                                           0             0             0   (20.321.181)   (35.298.295)   (22.461.664)
         Pendapatan
         Laba Bruto                        0             0             0    26.720.741     22.445.152     23.984.543


         Beban umum dan
                               (1.158.828)     (331.834)     (508.345)       (517.656)     (1.938.236)    (1.275.334)
         administrasi
         Pendapatan
                                  582.789          6.751
         Keuangan
         Beban
                                (947.986)      (327.663)     (318.965)       (975.150)     (1.987.644)    (1.281.772)
         keuangan/bunga
         Laba/(rugi) selisih
                                (613.049)          8.692      (29.134)           1.946        (35.531)     (443.673)
         kurs - bersih
         Bagian laba
                                1.714.168      3.058.997     6.960.148       7.479.071      6.154.687      5.259.853
         entitas asosiasi
         Pendapatan lain-
                                   69.880        86.477       134.640          150.990        164.539        422.590
         lain
         Beban lain-lain           (2.685)     (343.236)      (16.894)         (13.493)       (33.734)       (86.555)
         Laba Sebelum
                                (355.711)      2.158.184     6.221.450      32.846.449     24.769.233     26.579.652
         Pajak Penghasilan


         Beban Pajak
                                     (428)          583          2.268      (8.369.071)   (10.813.647)   (10.085.865)
         Penghasilan
         Laba Tahun
                                (356.139)      2.158.767     6.223.718      24.477.378     13.955.586     16.493.787
         Berjalan

        Sumber: Laporan Keuangan REC Periode 31 Desember 2020 – 30 November 2025


        Pendapatan Bersih

        Pertumbuhan pendapatan bersih REC selama periode 31 Desember 2023 sampai dengan 31
        Desember 2024 mengalami pertumbuhan sebesar 22,75%. Pada Tahun 2023 pendapatan
        bersih tercatat sebesar USD47.041.922. Pada Tahun 2024 pendapatan bersih mengalami
        peningkatan sebesar 22,75% secara year on year atau tercatat sebesar USD57.743.447.
        Kemudian Pada periode 30 November 2025 pendapatan bersih tercatat sebesar
        USD46.446.207.

        Laba Bruto

        Pertumbuhan laba bruto REC selama periode 31 Desember 2023 sampai dengan 31
        Desember 2024 mengalami penurunan sebesar 16,00%. Pada Tahun 2023 laba bruto tercatat
        sebesar USD26.720.741. Pada Tahun 2024 laba bruto mengalami penurunan sebesar
        16,00% secara year on year atau tercatat sebesar USD22.445.152. Kemudian Pada periode
        30 November 2025 laba bruto tercatat sebesar USD23.984.543.

        Laba Sebelum Pajak Penghasilan

        Pertumbuhan laba sebelum pajak penghasilan REC selama periode 31 Desember 2021
        sampai dengan 31 Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR



Halaman 61                                                        00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 63
        sebesar 125,57%. Pada tahun 2020 laba sebelum pajak penghasilan tercatat sebesar negatif
        USD355.711. Pada tahun 2021 laba sebelum pajak penghasilan mengalami peningkatan
        sebesar 706% secara year on year atau tercatat sebesar USD2.158.184. Pada tahun 2022
        laba sebelum pajak penghasilan mengalami peningkatan sebesar 188% secara year on year
        atau tercatat sebesar USD6.221.450. Pada Tahun 2023 laba sebelum pajak penghasilan
        mengalami peningkatan sebesar 427% secara year on year atau tercatat sebesar
        USD32.846.449. Pada Tahun 2024 laba sebelum pajak penghasilan mengalami penurunan
        sebesar 24,59% secara year on year atau tercatat sebesar USD24.769.233. Kemudian Pada
        periode 30 November 2025 laba sebelum pajak penghasilan tercatat sebesar
        USD26.579.652.

        Laba Tahun Berjalan

        Pertumbuhan laba tahun berjalan REC selama periode 31 Desember 2021 sampai dengan 31
        Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dengan CAGR sebesar 86,29%.
        Pada tahun 2020 laba tahun berjalan tercatat sebesar negatif USD356.139. Pada tahun 2021
        laba tahun berjalan mengalami peningkatan sebesar 706% secara year on year atau tercatat
        sebesar USD2.158.767. Pada tahun 2022 laba tahun berjalan mengalami peningkatan
        sebesar 188,30% secara year on year atau tercatat sebesar USD6.223.718. Pada Tahun 2023
        laba tahun berjalan mengalami peningkatan sebesar 293% secara year on year atau tercatat
        sebesar USD24.477.378. Pada Tahun 2024 laba tahun berjalan mengalami penurunan
        sebesar 42,99% secara year on year atau tercatat sebesar USD13.955.586. Kemudian Pada
        periode 30 November 2025 laba laba tahun berjalan tercatat sebesar USD16.493.787.

        Laporan Arus Kas

        Tabel 19. Laporan Arus Kas REC Periode 31 Desember 2020 – 30 November 2025
                                                                          (dalam USD penuh)
         Laporan Arus Kas             Des 2020      Des 2021      Des 2022       Des 2023       Des 2024     Nov 2025
                                                                                                               LIMITED
                                      AUDITED       AUDITED       AUDITED        AUDITED        AUDITED
                                                                                                                REVIEW
         Arus Kas dari Aktivitas
         Operasi
         Total Arus Kas dari
                                    (2.038.223)    (148.496)       (23.282)    11.128.159     11.237.337    18.288.185
         Aktivitas Operasi


         Arus Kas dari Aktivitas
         Investasi
         Total Arus Kas dari
                                    18.591.982     3.369.121     6.051.614    (16.230.661)     6.345.839     (861.813)
         Aktivitas Investasi


         Arus Kas dari Aktivitas
         Pendanaan
         Total Arus Kas dari
                                   (13.737.352)   (9.698.703)   (6.627.596)    16.712.170    (20.079.560)     374.027
         Aktivitas Pendanaan


         Kenaikan (Penurunan)
                                     2.816.407    (6.478.078)    (599.264)     11.609.668     (2.496.384)   17.800.399
         Bersih Kas dan Bank
         Kas dan Bank Awal
                                     5.525.224     8.343.720     1.866.812      1.276.897     12.882.835    10.395.049
         Tahun
         Dampak Bersih
         Perubahan Selisih Kurs          2.089         1.170         9.349         (3.730)         8.598       11.147
         Terhadap Kas dan Anak
         Kas dan Bank Akhir
                                     8.343.720     1.866.812     1.276.897     12.882.835     10.395.049    28.206.595
         Tahun
        Sumber: Laporan Keuangan REC Periode 31 Desember 2020 – 30 November 2025




Halaman 62                                                         00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 64
        Arus Kas dari Aktivitas Operasi

        Pertumbuhan arus kas dari aktivitas operasi REC selama periode 31 Desember 2020 sampai
        dengan 31 Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang signifikan. Pada tahun 2020 arus
        kas dari aktivitas operasi tercatat sebesar negatif USD2.038.223. Pada tahun 2021 arus kas
        dari aktivitas operasi mengalami peningkatan menjadi tercatat sebesar negatif USD148.496.
        Pada tahun 2022 arus kas dari aktivitas operasi mengalami peningkatan menjadi tercatat
        sebesar negatif USD 23.282. Pada Tahun 2023 arus kas dari aktivitas operasi mengalami
        peningkatan menjadi tercatat sebesar USD11.128.159. Pada Tahun 2024 arus kas dari
        aktivitas operasi tercatat sebesar USD11.237.337. Kemudian Pada periode 30 November
        2025 arus kas dari aktivitas operasi tercatat sebesar USD18.288.185. Hal ini mengindikasikan
        bahwa kegiatan operasional REC menghasilkan arus kas positif.

        Arus Kas untuk Aktivitas Investasi

        Pertumbuhan arus kas dari aktivitas investasi REC selama periode 31 Desember 2020 sampai
        dengan 31 Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dimana pada tahun
        2020 arus kas dari aktivitas investasi tercatat sebesar USD18.591.982. Pada tahun 2021 arus
        kas dari aktivitas investasi tercatat sebesar USD3.369.121. Pada tahun 2022 arus kas dari
        aktivitas investasi mengalami peningkatan dan tercatat sebesar USD6.051.614. Pada Tahun
        2023 arus kas dari aktivitas investasi mengalami penurunan sehingga tercatat sebesar negatif
        USD16.230.661. Pada Tahun 2024 arus kas dari aktivitas investasi mengalami peningkatan
        menjadi tercatat sebesar USD6.345.839. Kemudian Pada periode 30 November 2025 arus
        kas dari aktivitas investasi tercatat sebesar negatif USD861.813. Arus kas investasi bernilai
        negatif karena perusahaan melakukan penempatan investasi jangka panjang dan pemberian
        piutang pada pihak berelasi.

        Arus Kas untuk Aktivitas Pendanaan

        Pertumbuhan arus kas dari aktivitas pendanaan REC selama periode 31 Desember 2020
        sampai dengan 31 Desember 2024 mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif dimana pada
        tahun 2020 arus kas dari aktivitas pendanaan tercatat sebesar negatif USD13.737.352. Pada
        tahun 2021 arus kas dari aktivitas pendanaan tercatat sebesar negatif USD9.698.703. Pada
        tahun 2022 arus kas dari aktivitas pendanaan tercatat sebesar negatif USD6.627.596. Pada
        Tahun 2023 arus kas dari aktivitas pendanaan tercatat sebesar USD16.712.170. Pada Tahun
        2024 arus kas dari aktivitas pendanaan tercatat sebesar negatif USD20.079.560. Kemudian
        Pada periode 30 November 2025 arus kas dari aktivitas pendanaan tercatat sebesar
        USD374.027. Aktivitas pendanaan dicatatkan positif karena terdapat penerimaan dari
        penawaran umum perdana.

        Kenaikan Bersih Kas dan Setara Kas

        Pada tahun 2020 kenaikan bersih kas dan setara kas tercatat sebesar USD2.816.407. Pada
        tahun 2021 kenaikan bersih kas dan setara kas tercatat sebesar negatif USD6.478.078. Pada
        tahun 2022 kenaikan bersih kas dan setara kas tercatat sebesar negatif USD599.264. Pada
        Tahun 2023 kenaikan bersih kas dan setara kas tercatat sebesar USD11.609.668. Pada Tahun
        2024 kenaikan bersih kas dan setara kas tercatat sebesar negatif USD2.496.384. Kemudian
        Pada periode 30 November 2025 kenaikan bersih kas dan setara kas tercatat sebesar
        USD17.800.399.




Halaman 63                                              00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 65
        Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun

        Pada tahun 2020 kas dan setara kas pada akhir tahun tercatat sebesar USD8.343.720. Pada
        tahun 2021 kas dan setara kas pada akhir tahun tercatat sebesar USD1.866.812. Pada tahun
        2022 kas dan setara kas pada akhir tahun tercatat sebesar USD1.276.897. Pada Tahun 2023
        kas dan setara kas pada akhir tahun tercatat sebesar USD12.882.835. Pada Tahun 2024 kas
        dan setara kas pada akhir tahun tercatat sebesar USD10.395.049. Kemudian Pada periode
        30 November 2025 kas dan setara kas pada akhir tahun tercatat sebesar USD28.206.595.

        • Analisis Common Size (Common Size Analysis)

             Common size statement merupakan salah satu metode analisis terhadap laporan keuangan
             Perusahaan untuk mengetahui persentase investasi pada masing-masing aset terhadap
             total asetnya, dan juga untuk mengetahui struktur permodalan serta komposisi biaya biaya
             atau beban terhadap total pendapatan. Berikut adalah hasil analisis laporan keuangan
             Perseroan dengan menggunakan metode common size statement analysis:

             Analisis Commonsize Statement – Laporan Posisi Keuangan

             Tabel 20. Analisis Commonsize Statement-Laporan Posisi Keuangan (%)
                   Laporan Posisi         Des        Des        Des       Des       Des       Nov
                     Keuangan            2020       2021       2022      2023      2024      2025
              Total Aset Lancar          46,79%     14,81%     17,24%    41,32%    42,58%    52,43%
              Total Aset Tidak Lancar    53,21%     85,19%     82,76%    58,68%    57,42%    47,57%
              Total Aset                100,00%    100,00%   100,00%    100,00%   100,00%   100,00%
              Total Liabilitas Jangka
                                         23,05%      2,27%      2,04%    14,27%    18,93%    13,77%
              Pendek
              Total Liabilitas Jangka
                                          0,07%     17,36%     18,06%    37,85%    29,20%    14,01%
              Panjang
              Total Liabilitas           23,12%     19,63%     20,11%    52,11%    48,13%    27,78%
              Total Ekuitas               76,88%    80,37%     79,89%    47,89%    51,87%    72,22%
              Total Liabilitas dan
                                         100,00%   100,00%   100,00%    100,00%   100,00%   100,00%
              Ekuitas
             Sumber: Analisis KJPP FDI&R


             Berdasarkan analisis common size statement, rata-rata proporsi total aset lancar terhadap
             total aset selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember 2024 adalah
             sebesar 32,55%, dan proporsi total aset lancar terhadap total aset pada periode 30
             November 2025 adalah sebesar 52,43%, kemudian rata-rata proporsi total aset tidak
             lancar terhadap total aset selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31
             Desember 2024 adalah sebesar 67,45%, dan proporsi total aset tidak lancar terhadap total
             aset pada periode 30 November 2025 adalah sebesar 47,57%.

             Kemudian rata-rata proporsi total liabilitas jangka pendek terhadap total aset selama
             periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember 2024 adalah sebesar 12,11%,
             dan proporsi total liabilitas jangka pendek terhadap total aset pada periode 30 November
             2025 adalah sebesar 13,77%, kemudian rata-rata proporsi total liabilitas jangka panjang
             terhadap total aset selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember 2024
             adalah sebesar 20,51%, dan proporsi total liabilitas jangka panjang terhadap total aset
             pada periode 30 November 2025 adalah sebesar 14,01%.




Halaman 64                                                   00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 66
             Rata-rata proporsi total ekuitas terhadap total aset selama periode 31 Desember 2020
             sampai dengan 31 Desember 2024 adalah sebesar 67,38%, dan proporsi total ekuitas
             terhadap total aset pada periode 30 November 2025 adalah sebesar 72,22%.

             Analisis Commonsize – Laporan Laba Rugi

             Tabel 21. Analisis Commonsize Statement-Laporan Laba Rugi (%)
              Laporan Laba Rugi                           Des 2023       Des 2024      Nov 2025
              Laba Bruto                                    56,80%           38,87%      51,64%
              Laba Sebelum Pajak Penghasilan                69,82%           42,90%      57,23%
              Beban Pajak Penghasilan                       -17,79%          -18,73%     -21,72%
              Laba Tahun Berjalan                           52,03%           24,17%      35,51%
             Sumber: Analisis KJPP FDI&R


             Berdasarkan analisis common size statement, rata-rata proporsi laba bruto terhadap
             pendapatan bersih selama periode 31 Desember 2023 sampai dengan 31 Desember 2024
             adalah sebesar 47,84%, dan proporsi laba bruto terhadap pendapatan bersih pada
             periode 30 November 2025 adalah sebesar 51,64%.

             Rata-rata proporsi laba sebelum pajak penghasilan terhadap pendapatan bersih selama
             periode 31 Desember 2023 sampai dengan 31 Desember 2024 adalah sebesar 56,36%,
             dan proporsi laba sebelum pajak penghasilan terhadap pendapatan bersih pada periode
             30 November 2025 adalah sebesar 57,23%.

             Rata-rata proporsi laba tahun berjalan terhadap pendapatan bersih selama periode 31
             Desember 2023 sampai dengan 31 Desember 2024 adalah sebesar 38,10%, dan proporsi
             laba tahun berjalan terhadap pendapatan bersih pada periode 30 November 2025 adalah
             sebesar 35,51%.

3.2.2 Penilaian Atas Proyeksi Keuangan

      Proyeksi keuangan disusun manajemen dengan dua skenario, yaitu proyeksi keuangan sebelum
      rencana transaksi dan proyeksi keuangan setelah rencana transaksi. Proyeksi keuangan disusun
      pada Laporan Posisi Keuangan, Laporan Laba Rugi, dan Laporan Arus Kas dengan asumsi:

      • Pada proyeksi posisi keuangan sebelum rencana transaksi, terdapat asumsi pembayaran
        dividen sebesar USD7.500.000 sepanjang masa proyeksi.
      • Pada proyeksi laba rugi sebelum rencana transaksi, penjualan bersih perusahaan diproyeksi
        mengalami penurunan gradual dari tahun 2026 sebesar USD49.346.796 sampai tahun 2033
        sebesar USD36.286.703.
      • Pada proyeksi laba rugi sebelum rencana transaksi, laba bersih setelah pajak diproyeksi
        sebesar USD16.434.698 dan menurun sampai dengan tahun 2032 sebesar USD9.453.864.
        Asumsi ini merepresentasikan perolehan pendapatan dan laba bersih perusahaan pada
        operasional saat ini.
      • Pada proyeksi posisi keuangan setelah rencana transaksi, terdapat asumsi pembayaran
        dividen sebesar USD7.500.000 sepanjang masa proyeksi.
      • Pada proyeksi laba rugi setelah rencana transaksi, penjualan bersih perusahaan diproyeksi
        mengalami penurunan gradual dari tahun 2026 sebesar USD49.346.796 sampai tahun 2033
        sebesar USD36.286.703.




Halaman 65                                              00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 67
     • Pada proyeksi laba rugi setelah rencana transaksi, laba bersih setelah pajak diproyeksi sebesar
       USD29.247.286 dan meningkat sampai dengan tahun 2031 sebesar USD31.188.510. Asumsi
       ini merepresentasikan perolehan laba bersih perusahaan yang didalamnya terdapat nilai
       tambah dari adanya rencana transaksi akuisisi 100% ekuitas SMSD.

     Proyeksi keuangan REC untuk tahun proyeksi 2026 sampai dengan 2030 disajikan sebagai
     berikut:

     Tabel 22. Proyeksi Posisi Keuangan REC Sebelum Rencana Transaksi
                                                                                   (Dalam USD Penuh)
         Proyeksi Posisi
       Keuangan Sebelum           2026          2027          2028          2029           2030
           Transaksi
      Aset
      Kas dan bank              62.562.311    70.495.990    75.866.434    79.852.494     85.779.850
      Piutang Usaha              1.116.511             0             0              0              0
      Pihak Ketiga               5.787.275     5.713.210     5.465.709     5.403.549      5.225.902
      Piutang Lain-lain                  0             0             0              0              0
      Pihak Berelasi                     0             0             0              0              0
      Uang Muka                          0             0             0              0              0
      Aset Lancar Lainnya          35.000        35.000         35.000        35.000         35.000
      Total Aset Lancar         69.501.097    76.244.200    81.367.143    85.291.043     91.040.752


      Investasi Pada Entitas
                                 7.284.727     6.897.357     6.193.250     5.583.098      5.052.952
      Asosiasi
      Investasi Saham              68.831        68.831         68.831        68.831         68.831
      Efek utang                 6.097.561     6.097.561     6.097.561     6.097.561      3.048.780
      Aset Tetap - Bersih          26.481        25.951         25.432        24.923         24.425
      Properti Minyak dan
                                26.377.539    26.685.513    27.413.247    28.419.984     29.295.096
      Gas - Bersih
      Goodwill                           0             0             0              0              0
      Aset Lainnya                 70.239        71.239         72.239        73.239         74.239
      Aset Pajak
                                   26.800        26.800         26.800        26.800         26.800
      Tangguhan
      Total Aset Tidak
                                39.952.178    39.873.252    39.897.360    40.294.437     37.591.123
      Lancar
      Total Aset               109.453.275   116.117.452   121.264.503   125.585.480    128.631.875


      Liabilitas
      Utang Lain-lain                    0             0             0              0              0
      Pihak Berelasi                     0             0             0              0              0
      Pihak Ketiga                       0             0             0              0              0
      Utang Pajak                1.260.029      826.205        544.219       360.929        241.790
      Beban Akrual                 60.000        60.000         60.000        60.000         60.000
      Bagian Lancar
      Liabilitas Jangka                  0             0             0              0              0
      Panjang
      Pinjaman Bank
                                         0             0             0              0              0
      (Eksisting)
      Pinjaman bank
                                         0             0             0              0              0
      (Ocean)
      Pinjaman Bank
                                         0             0             0              0              0
      (Share)


Halaman 66                                                 00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 68
          Proyeksi Posisi
       Keuangan Sebelum           2026         2027          2028          2029           2030
             Transaksi
      Obligasi                           0            0             0              0     4.583.061
      Pinjaman Antar
                                         0            0             0              0             0
      Perusahaan
      Pinjaman Pemegang
                                  357.335      357.335        357.335       414.650              0
      Saham
      Pinjaman
      Pembiayaan                     7.194        7.194         7.194         7.194              0
      Konsumen
      Total Liabilitas Lancar    1.684.558    1.250.734       968.748       842.773      4.884.850


      Liabilitas Jangka
      Panjang - Setelah
      Dikurangi Bagian                   0            0             0              0             0
      Jatuh Tempo Dalam
      Satu Tahun
      Pinjaman Bank
                                         0            0             0              0             0
      (Eksisting)
      Pinjaman bank
                                         0            0             0              0             0
      (Ocean)
      Pinjaman Bank
                                         0            0             0              0             0
      (Share)
      Obligasi                  47.616.213   47.616.213    47.616.213    47.616.213     43.033.153
      Pinjaman Antar
                                         0            0             0              0             0
      Perusahaan
      Pinjaman Pemegang
                                 1.129.320     771.985        414.650              0             0
      Saham
      Pinjaman
      Pembiayaan                   52.445       36.952         21.459         5.966              0
      Konsumen
      Carry financing                    0            0             0              0             0
      Liabilitas Imbalan
                                  143.790      208.858        277.179       348.916        424.240
      Pasca kerja
      Total Liabilitas
                                48.941.769   48.634.009    48.329.502    47.971.095     43.457.392
      Jangka Panjang
      Total Liabilitas          50.626.327   49.884.743    49.298.250    48.813.868     48.342.243


      Ekuitas
      Modal Saham                2.431.164    2.431.164     2.431.164     2.431.164      2.431.164
      Tambahan Modal
                                12.983.832   12.983.832    12.983.832    12.983.832     12.983.832
      Disetor
      Saldo Laba                         0            0             0              0             0
      Dicadangkan                  24.990       24.990         24.990        24.990         24.990
      Belum Dicadangkan         42.974.049   50.323.023    56.002.674    60.754.540     64.221.985
      Dividen                            0            0             0              0             0
      Kepentingan
                                  412.913      469.700        523.593       577.086        627.661
      Nonpengendali
      Total Ekuitas             58.826.948   66.232.709    71.966.253    76.771.612     80.289.632


      Total Liabilitas dan
                             109.453.275 116.117.452 121.264.503 125.585.480 128.631.875
      Ekuitas
     Sumber: Proyeksi Keuangan REC Sebelum Rencana Transaksi Periode 31 Desember 2026 – 31 Desember
     2030




Halaman 67                                                00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 69
     Pada proyeksi posisi keuangan REC sebelum rencana transaksi, proyeksi kenaikan total asset
     umumnya didorong oleh akumulasi perolehan kas dan setara kas dari operasional perusahaan
     yang saat ini berjalan (business as it is). Ekuitas REC diproyeksi mengalami kenaikan yang
     umumnya didorong oleh akumulasi laba ditahan akibat operasional perusahaan yang saat ini
     berjalan.

     Tabel 23. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan REC Sesudah Transaksi
                                                                                     (Dalam USD Penuh)
           Proyeksi Posisi
         Keuangan Setelah          2026          2027           2028          2029           2030
             Transaksi
      Aset
      Kas dan bank                40.374.898    45.918.704     52.696.530    56.795.157     67.122.399
      Piutang Usaha                1.116.511            0              0               0            0
      Pihak Ketiga                 5.787.275     5.713.210      5.465.709     5.403.549      5.225.902
      Piutang Lain-lain                   0             0              0               0            0
      Pihak Berelasi                      0             0              0               0            0
      Uang Muka                           0             0              0               0            0
      Aset Lancar Lainnya            35.000        35.000          35.000       35.000         35.000
      Total Aset Lancar           47.313.684    51.666.915     58.197.239    62.233.706     72.383.301


      Investasi Pada Entitas
                                   7.284.727     6.897.357      6.193.250     5.583.098      5.052.952
      Asosiasi
      Investasi Saham                68.831        68.831          68.831       68.831         68.831
      Efek utang                   6.097.561     6.097.561      6.097.561     6.097.561      3.048.780
      Aset Tetap - Bersih            26.481        25.951          25.432       24.923         24.425
      Properti Minyak dan
                                  26.377.539    26.685.513     27.413.247    28.419.984     29.295.096
      Gas - Bersih
      Goodwill                   125.000.000   125.000.000    125.000.000   125.000.000    125.000.000
      Aset Lainnya                   70.239        71.239          72.239       73.239         74.239
      Aset Pajak Tangguhan           26.800        26.800          26.800       26.800         26.800
      Total Aset Tidak Lancar    164.952.178   164.873.252    164.897.360    165.294.47    162.591.123
      Total Aset                 212.265.862   216.540.166    223.094.599    227.528.13    234.974.424


      Liabilitas
      Utang Lain-lain                     0             0              0               0            0
      Pihak Berelasi                      0             0              0               0            0
      Pihak Ketiga                        0             0              0               0            0
      Utang Pajak                  1.260.029      826.205         544.219      360.929        241.790
      Beban Akrual                   60.000        60.000          60.000       60.000         60.000
      Bagian Lancar Liabilitas
                                          0             0              0               0            0
      Jangka Panjang
      Pinjaman Bank
                                          0             0              0               0            0
      (Eksisting)
      Pinjaman bank (Ocean)       15.000.000    15.000.000     15.000.000    15.000.000     15.000.000
      Pinjaman Bank (Share)               0             0              0               0            0
      Obligasi                            0             0              0               0     4.583.061
      Pinjaman Antar
                                          0             0              0               0            0
      Perusahaan
      Pinjaman Pemegang
                                    357.335       357.335         357.335      414.650              0
      Saham
      Pinjaman Pembiayaan
                                       7.194         7.194          7.194         7.194             0
      Konsumen




Halaman 68                                                   00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 70
           Proyeksi Posisi
         Keuangan Setelah          2026           2027             2028           2029           2030
             Transaksi
      Total Liabilitas Lancar     16.684.558     16.250.734       15.968.748     15.842.773     19.884.850


      Liabilitas Jangka
      Panjang - Setelah
      Dikurangi Bagian Jatuh               0              0                0               0             0
      Tempo Dalam Satu
      Tahun
      Pinjaman Bank
                                           0              0                0               0             0
      (Eksisting)
      Pinjaman bank (Ocean)       75.000.000     60.000.000       45.000.000     30.000.000     15.000.000
      Pinjaman Bank (Share)                0              0                0               0             0
      Obligasi                    47.616.213     47.616.213       47.616.213     47.616.213     43.033.153
      Pinjaman Antar
                                           0              0                0               0             0
      Perusahaan
      Pinjaman Pemegang
                                   1.129.320        771.985          414.650               0             0
      Saham
      Pinjaman Pembiayaan
                                      52.445         36.952           21.459          5.966              0
      Konsumen
      Carry financing                      0              0                0               0             0
      Liabilitas Imbalan Pasca
                                     143.790        208.858          277.179        348.916        424.240
      kerja
      Total Liabilitas Jangka
                                 123.941.769    108.634.009       93.329.502     77.971.095     58.457.392
      Panjang
      Total Liabilitas           140.626.327    124.884.743     109.298.250      93.813.868     78.342.243


      Ekuitas
      Modal Saham                  2.431.164      2.431.164        2.431.164      2.431.164      2.431.164
      Tambahan Modal
                                  12.983.832     12.983.832       12.983.832     12.983.832     12.983.832
      Disetor
      Saldo Laba                           0              0                0               0             0
      Dicadangkan                     24.990         24.990           24.990         24.990         24.990
      Belum Dicadangkan           49.508.468     63.288.608       77.336.023     89.795.298    103.156.686
      Dividen                              0              0                0               0             0
      Kepentingan
                                   6.691.081     12.926.830       21.020.340     28.478.991     38.035.510
      Nonpengendali
      Total Ekuitas               71.639.535     91.655.424     113.796.349      133.714.25    156.632.181


      Total Liabilitas dan
                                 212.265.862    216.540.166     223.094.599      227.528.13    234.974.424
      Ekuitas
     Sumber: Proyeksi Keuangan REC Sesudah Transaksi Periode 31 Desember 2026 – 31 Desember 2030


     Pada proyeksi posisi keuangan setelah rencana transaksi, proyeksi kas dan setara kas perusahaan
     pada tahun 2026 adalah sebesar USD40.374.898 dimana mengalami penurunan dibanding
     proyeksi posisi keuangan sebelum rencana transaksi sebesar USD62.562.310. Hal tersebut
     disebabkan karena proyeksi setelah rencana transaksi pada tahun 2026 sudah
     mempertimbangkan adanya rangkaian rencana transaksi akuisisi 100% ekuitas SMSD, rencana
     transaksi novasi pinjaman pemegang saham SMSD, dan perolehan utang bank fasilitas akuisisi.

     Tabel 24. Proyeksi Laporan Laba Rugi REC Sebelum Transaksi
                                                                                         (Dalam USD Penuh)
         Proyeksi Laba Rugi
                                   2026           2027             2028           2029           2030
         Sebelum Transaksi
      Pendapatan Bersih           49.346.797     48.458.019       45.487.999     44.742.084     42.610.323
      Beban Pokok
                                 (25.414.406)   (24.852.256)     (23.101.944)   (22.519.942)   (21.594.104)
      Pendapatan



Halaman 69                                                     00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 71
        Proyeksi Laba Rugi
                                    2026              2027                 2028          2029            2030
        Sebelum Transaksi
      Laba Kotor                   23.932.390        23.605.763          22.386.054     22.222.142     21.016.219
      Beban Umum dan
                                   (1.254.569)       (1.291.576)         (1.329.680)    (1.368.915)    (1.409.314)
      Administrasi
      Beban Keuangan               (3.364.182)       (4.109.339)         (4.085.983)    (4.062.240)    (4.036.958)
      Keuntungan/(Kerugian)
                                      (85.466)          (85.466)            (85.466)       (85.466)       (85.466)
      Selisih Kurs - Bersih
      Bagian Laba Entitas
                                    5.087.459         4.700.089           3.995.982      3.385.830       2.855.684
      Asosiasi
      Pendapatan Dividen                     0                 0                   0              0              0
      Pendapatan Bunga dari
                                             0                 0                   0              0              0
      RETJ
      Pendapatan Bunga dari
                                      170.423            13.956                    0              0              0
      PJUC
      Pendapatan Lainnya            1.519.789         1.519.987           1.320.528      1.120.395       1.110.274
      Beban Lainnya                   (66.883)          (72.734)            (75.977)       (79.383)       (82.959)
      Laba Sebelum Pajak
      Final dan Pajak              25.938.962        24.280.680          22.125.458     21.132.364     19.367.480
      Penghasilan
      Manfaat / (Beban) Pajak
                                   (9.504.263)       (9.374.919)         (8.891.914)    (8.827.005)    (8.349.460)
      Penghasilan
      Laba Periode Berjalan        16.434.699        14.905.761          13.233.544     12.305.359     11.018.020
      Penghasilan (Rugi)
                                             0                 0                   0              0              0
      Komprehensif Lain
      Kepentingan Pengendali       16.270.352        14.756.704          13.101.209     12.182.305     10.907.840
      Kepentingan
                                      164.347           149.058             132.335        123.054        110.180
      Nonpengendali
      Total Penghasilan
      Komprehensif Periode         16.434.699        14.905.761          13.233.544     12.305.359     11.018.020
      Berjalan
     Sumber: Proyeksi Keuangan REC Sebelum Transaksi Periode 31 Desember 2026 – 31 Desember 2030


     Pada proyeksi laba rugi sebelum rencana transaksi, perusahaan diproyeksi menghasilkan
     pendapatan bersih sebesar USD49.346.797 pada tahun proyeksi 2026 sampai sebesar
     USD42.610.323 pada tahun 2030. Pada pos Laba Periode Berjalan perusahaan diproyeksikan
     sebesar USD16.434.699 pada tahun proyeksi 2026 dan diproyeksikan sebesar USD11.018.020
     pada tahun proyeksi 2030. Proyeksi kinerja pada proyeksi laba rugi sebelum rencana transaksi
     merepresentasikan proyeksi kinerja REC dengan operasional yang berjalan saat ini (business as it
     is).

     Tabel 25. Proyeksi Laporan Laba Rugi REC Sesudah Transaksi
                                                                                                (Dalam USD Penuh)
      Proyeksi Laba Rugi Setelah
                                      2026              2027                2028          2029           2030
               Transaksi
      Pendapatan Bersih             49.346.797        48.458.019          45.487.999     44.742.084     42.610.323
      Beban Pokok Pendapatan       (25.414.406)      (24.852.256)        (23.101.944)   (22.519.942)   (21.594.104)
      Laba Kotor                    23.932.390        23.605.763          22.386.054     22.222.142     21.016.219
      Beban Umum dan
                                    (1.254.569)       (1.291.576)         (1.329.680)    (1.368.915)    (1.409.314)
      Administrasi
      Beban Keuangan               (10.239.182)      (10.859.339)         (9.710.983)    (8.562.240)    (7.411.958)
      Keuntungan/(Kerugian)
                                       (85.466)          (85.466)            (85.466)       (85.466)       (85.466)
      Selisih Kurs - Bersih
      Bagian Laba Entitas
                                    24.775.047        24.060.216          26.028.363     22.998.397     25.630.571
      Asosiasi
      Pendapatan Dividen                         0                 0               0              0              0
      Pendapatan Bunga dari
                                                 0                 0               0              0              0
      RETJ
      Pendapatan Bunga dari
                                       170.423            13.956                   0              0              0
      PJUC



Halaman 70                                                             00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 72
      Proyeksi Laba Rugi Setelah
                                    2026          2027             2028          2029          2030
               Transaksi
      Pendapatan Lainnya            1.519.789     1.519.987        1.320.528     1.120.395     1.110.274
      Beban Lainnya                   (66.883)      (72.734)         (75.977)      (79.383)      (82.959)
      Laba Sebelum Pajak Final
                                   38.751.549    36.890.808       38.532.840    36.244.931    38.767.366
      dan Pajak Penghasilan
      Manfaat / (Beban) Pajak
                                   (9.504.263)   (9.374.919)      (8.891.914)   (8.827.005)   (8.349.460)
      Penghasilan
      Laba Periode Berjalan        29.247.286    27.515.889       29.640.925    27.417.926    30.417.907
      Penghasilan (Rugi)
                                            0             0                0             0             0
      Komprehensif Lain
      Kepentingan Pengendali       22.804.771    21.187.869       21.468.973    19.889.714    20.801.782
      Kepentingan
                                    6.442.515     6.328.020        8.171.952     7.528.211     9.616.125
      Nonpengendali
      Total Penghasilan
      Komprehensif Periode         29.247.286    27.515.889       29.640.925    27.417.926    30.417.907
      Berjalan
     Sumber: Proyeksi Keuangan REC Sesudah Transaksi Periode 31 Desember 2026 – 31 Desember 2030


     Proyeksi laba rugi setelah rencana transaksi memproyeksi Laba Periode Berjalan sebesar
     USD29.247.286 pada tahun 2026 dan sebesar USD30.417.907 pada tahun 2030. Kenaikan
     proyeksi Laba Periode Berjalan setelah rencana transaksi didorong oleh kontribusi Bagian Laba
     Entitas Asosiasi akibat dari rencana transaksi akuisisi 100% ekuitas SMSD.

     Tabel 26. Proyeksi Laporan Arus Kas REC Sebelum Transaksi
                                                                                      (Dalam USD Penuh)
      Proyeksi Arus Kas Sebelum
                                    2026          2027             2028          2029          2030
               Transaksi


      Penerimaan dari Kontrak
                                   23.932.390    23.605.763       22.386.054    22.222.142    21.016.219
      Bagi Hasil
      Penyusutan (cost recovery)    1.684.838     1.010.903          606.542       363.925       545.888
      Pembayaran beban
                                   (1.327.559)   (1.291.576)      (1.329.680)   (1.368.915)   (1.409.314)
      operasional
      Pembayaran beban bunga
                                    (522.442)     (101.490)          (63.812)      (40.069)      (14.786)
      (existing)
      Pembayaran beban bunga
                                            0             0                0             0             0
      (ocean)
      Pembayaran beban bunga
                                            0             0                0             0             0
      (share)
      Pembayaran beban bunga
                                   (3.016.628)   (4.022.171)      (4.022.171)   (4.022.171)   (4.022.171)
      (obligasi)
      Pembayaran bunga
      pinjaman antar                        0             0                0             0             0
      perusahaan
      Pembayaran pajak
                                   (9.504.263)   (9.374.919)      (8.891.914)   (8.827.005)   (8.349.460)
      penghasilan
      Penerimaan lain-lain -
                                    2.659.692     1.236.091        1.181.790       796.315       901.680
      bersih
      Pembayaran lain-lain -
                                    (373.784)     (140.187)           11.651       110.346       174.498
      bersih
      Kas bersih dari aktivitas
                                   13.532.244    10.922.414        9.878.460     9.234.568     8.842.554
      operasi


      Perolehan aset tetap             (1.000)       (1.000)          (1.000)       (1.000)       (1.000)
      Perolehan Ocean                       0             0                0             0             0
      Perolehan saham                       0             0                0             0             0
      Pembelian efek utang                  0             0                0             0             0
      Pelunasan efek utang                  0             0                0             0     3.048.780
      Dividen diterima dari RETJ            0             0                0             0             0




Halaman 71                                                     00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 73
      Proyeksi Arus Kas Sebelum
                                     2026          2027             2028          2029          2030
                Transaksi
      Dividen diterima dari
                                             0             0                0             0             0
      Ocean
      Dividen diterima dari
                                             0             0                0             0             0
      Share
      Dividen diterima dari
                                     5.441.179     5.087.459        4.700.089     3.995.982     3.385.830
      entitas asosiasi
      Penambahan properti
                                    (5.347.824)   (1.318.877)      (1.334.276)   (1.370.662)   (1.420.999)
      minyak dan gas
      Penerimaan/pembayaran
      pinjaman antar                         0             0                0             0             0
      perusahaan RETJ
      Penerimaan/pembayaran
      pinjaman antar                 3.349.532     1.116.511                0             0             0
      perusahaan PJUC
      Pinjaman antar
      perusahaan kepada                      0             0                0             0             0
      entitas anak (REC RETJ)
      Pinjaman antar
      perusahaan kepada             (4.466.042)            0                0             0             0
      entitas anak (REC PJUC)
      Kas bersih dari aktivitas
                                    (1.024.155)    4.884.093        3.364.813     2.624.320     5.012.612
      investasi


      Penerimaan dana dari
      Penawaran Umum                         0             0                0             0             0
      Perdana
      Pembayaran pinjaman
                                     (357.335)     (357.335)         (357.335)    (357.335)     (414.650)
      pemegang saham
      Penerimaan pinjaman
                                             0             0                0             0             0
      bank
      Pembayaran pinjaman
                                   (13.083.279)            0                0             0             0
      bank existing (RETJ)
      Pembayaran pinjaman
                                             0             0                0             0             0
      bank baru (Ocean)
      Pembayaran pinjaman
                                             0             0                0             0             0
      bank baru (Share)
      Pinjaman antar
                                             0             0                0             0             0
      perusahaan (RETJ)
      Pembayaran pinjaman
                                             0             0                0             0             0
      antar perusahaan (RETJ)
      Penerimaan dari
                                    47.616.213             0                0             0             0
      penerbitan obligasi (RATU)
      Pembayaran pokok
                                             0             0                0             0             0
      obligasi (RATU)
      Pembayaran pinjaman
                                       (15.493)      (15.493)         (15.493)      (15.493)      (13.160)
      pembiayaan konsumen
      Pembiayaan carry                       0             0                0             0             0
      Pembayaran dividen tunai      (7.500.000)   (7.500.000)      (7.500.000)   (7.500.000)   (7.500.000)


      Kas bersih dari aktivitas
                                    26.660.106    (7.872.828)      (7.872.828)   (7.872.828)   (7.927.810)
      pendanaan


      Kas dan bank bersih
                                    39.168.195     7.933.679        5.370.445     3.986.060     5.927.356
      periode berjalan
      Saldo kas awal periode        23.394.116    62.562.311       70.495.990    75.866.434    79.852.494
      Saldo kas akhir periode       62.562.311    70.495.990       75.866.434    79.852.494    85.779.850
     Sumber: Proyeksi Keuangan REC Sebelum Transaksi Periode 31 Desember 2026 – 31 Desember 2030


     Proyeksi Arus Kas sebelum rencana transaksi memproyeksi Kas Bersih Aktivitas Operasi sebesar
     USD13.532.244 pada tahun 2026 dan USD8.842.554 pada tahun 2030. Perolehan kas bersih
     dari aktivitas operasi merepresentasikan perolehan kas dari aktivitas operasi perusahaan saat ini
     (business as it is). Pada Kas Bersih dari Aktivitas Investasi umumnya didorong oleh dividen yang
     diteirma dari entitas asosiasi, penambahan properti minyak dan gas, dan penerimaan pinjaman


Halaman 72                                                      00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 74
     antar perusahaan PJUC. Pada Kas Bersih dari Aktivitas Pendanaan umumnya didorong oleh
     penerimaan dari penerbitan obligasi, pembayaran pinjaman bank eksisting, dan pembayaran
     dividen tunai.

     Tabel 27. Proyeksi Laporan Arus Kas REC Sesudah Transaksi
                                                                                        (Dalam USD Penuh)
       Proyeksi Arus Kas Setelah
                                      2026          2027             2028          2029          2030
               Transaksi


      Penerimaan dari Kontrak
                                     23.932.390    23.605.763       22.386.054    22.222.142    21.016.219
      Bagi Hasil
      Penyusutan (cost recovery)      1.684.838     1.010.903          606.542       363.925       545.888
      Pembayaran beban
                                     (1.327.559)   (1.291.576)      (1.329.680)   (1.368.915)   (1.409.314)
      operasional
      Pembayaran beban bunga
                                       (522.442)    (101.490)          (63.812)      (40.069)      (14.786)
      (existing)
      Pembayaran beban bunga
                                     (6.875.000)   (6.750.000)      (5.625.000)   (4.500.000)   (3.375.000)
      (ocean)
      Pembayaran beban bunga
                                              0             0                0             0             0
      (share)
      Pembayaran beban bunga
                                     (3.016.628)   (4.022.171)      (4.022.171)   (4.022.171)   (4.022.171)
      (obligasi)
      Pembayaran bunga
      pinjaman antar                          0             0                0             0             0
      perusahaan
      Pembayaran pajak
                                     (9.504.263)   (9.374.919)      (8.891.914)   (8.827.005)   (8.349.460)
      penghasilan
      Penerimaan lain-lain -
                                      2.659.692     1.236.091        1.181.790       796.315       901.680
      bersih
      Pembayaran lain-lain -
                                       (373.784)    (140.187)           11.651       110.346       174.498
      bersih
      Kas bersih dari aktivitas
                                      6.657.244     4.172.414        4.253.460     4.734.568     5.467.554
      operasi


      Perolehan aset tetap               (1.000)       (1.000)          (1.000)       (1.000)       (1.000)
      Perolehan Ocean              (125.000.000)            0                0             0             0
      Perolehan saham                         0             0                0             0             0
      Pembelian efek utang                    0             0                0             0             0
      Pelunasan efek utang                    0             0                0             0     3.048.780
      Dividen diterima dari RETJ              0             0                0             0             0
      Dividen diterima dari
                                     19.687.587    19.360.127       22.032.381    19.612.567    22.774.887
      Ocean
      Dividen diterima dari
                                              0             0                0             0             0
      Share
      Dividen diterima dari
                                      5.441.179     5.087.459        4.700.089     3.995.982     3.385.830
      entitas asosiasi
      Penambahan properti
                                     (5.347.824)   (1.318.877)      (1.334.276)   (1.370.662)   (1.420.999)
      minyak dan gas
      Penerimaan/pembayaran
      pinjaman antar                          0             0                0             0             0
      perusahaan RETJ
      Penerimaan/pembayaran
      pinjaman antar                  3.349.532     1.116.511                0             0             0
      perusahaan PJUC
      Pinjaman antar
      perusahaan kepada                       0             0                0             0             0
      entitas anak (REC RETJ)
      Pinjaman antar
      perusahaan kepada              (4.466.042)            0                0             0             0
      entitas anak (REC PJUC)
      Kas bersih dari aktivitas
                                   (106.336.568)   24.244.220       25.397.194    22.236.887    27.787.498
      investasi




Halaman 73                                                       00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 75
        Proyeksi Arus Kas Setelah
                                      2026           2027             2028           2029           2030
                Transaksi
       Penerimaan dana dari
       Penawaran Umum                         0              0                0              0              0
       Perdana
       Pembayaran pinjaman
                                      (357.335)       (357.335)        (357.335)      (357.335)      (414.650)
       pemegang saham
       Penerimaan pinjaman
                                    100.000.000              0                0              0              0
       bank
       Pembayaran pinjaman
                                    (13.083.279)             0                0              0              0
       bank existing (RETJ)
       Pembayaran pinjaman
                                    (10.000.000)   (15.000.000)     (15.000.000)   (15.000.000)   (15.000.000)
       bank baru (Ocean)
       Pembayaran pinjaman
                                              0              0                0              0              0
       bank baru (Share)
       Pinjaman antar
                                              0              0                0              0              0
       perusahaan (RETJ)
       Pembayaran pinjaman
                                              0              0                0              0              0
       antar perusahaan (RETJ)
       Penerimaan dari
                                     47.616.213              0                0              0              0
       penerbitan obligasi (RATU)
       Pembayaran pokok
                                              0              0                0              0              0
       obligasi (RATU)
       Pembayaran pinjaman
                                        (15.493)       (15.493)         (15.493)       (15.493)       (13.160)
       pembiayaan konsumen
       Pembiayaan carry                       0              0                0              0              0
       Pembayaran dividen tunai      (7.500.000)    (7.500.000)      (7.500.000)    (7.500.000)    (7.500.000)


       Kas bersih dari aktivitas
                                    116.660.106    (22.872.828)     (22.872.828)   (22.872.828)   (22.927.810)
       pendanaan


       Kas dan bank bersih
                                     16.980.782      5.543.806        6.777.826      4.098.627     10.327.242
       periode berjalan
       Saldo kas awal periode        23.394.116     40.374.898       45.918.704     52.696.530     56.795.157
       Saldo kas akhir periode       40.374.898     45.918.704       52.696.530     56.795.157     67.122.399
      Sumber: Proyeksi Keuangan REC Sesudah Transaksi Periode 31 Desember 2026 – 31 Desember 2030


      Laporan Arus Kas setelah rencana transaksi diproyeksikan dengan asumsi telah dilakukan
      rencana akuisisi 100% ekuitas SMSD dan telah dilakukan rencana transaksi novasi pinjaman
      pemegang saham SMSD. Pada proyeksi Arus Kas Bersih dari Aktivitas Operasi tahun 2026 setelah
      rencana transaksi, terdapat tambahan pos pembayaran beban bunga sepanjang masa proyeksi
      yang timbul akibat perolehan utang bank fasilitas akuisisi. Pada Arus Kas dari Aktivitas Investasi
      proyeksi setelah rencana transaksi, terdapat kas keluar sebesar USD125.000.000 yang
      merupakan perolehan rencana transaksi 100% ekuitas SMSD dan rencana transaksi novasi
      pinjaman pemegang saham SMSD. Pada proyeksi Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan, terdapat
      perolehan sebesar USD100.000.000 yang merupakan penerimaan pinjaman bank fasilitas
      akuisisi.

3.2.3 Analisis Rasio Keuangan

      Analisis Rasio Keuangan (Financial Ratio Analysis) PT Raharja Energi Cepu Tbk (“REC”)

      Analisis rasio keuangan atau Financial Ratio Analysis merupakan salah satu bentuk teknis analisis
      laporan keuangan yang digunakan untuk mengetahui hubungan dari pos pos tertentu dari
      laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi secara individu atau kombinasi antara keduanya.
      Berikut adalah tabel berbagai macam rasio keuangan yang digunakan dalam analisis rasio
      keuangan REC.




Halaman 74                                                        00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 76
     Tabel 28. Analisis Rasio Keuangan (Financial Ratio Analysis) - REC
       Laporan Posisi Keuangan    Des 2020   Des 2021   Des 2022   Des 2023       Des 2024   Nov 2025
      Rasio Profitabilitas (%)
      Gross Profit Margin             N/A        N/A         N/A     56,80%        38,87%     51,64%
      Operating Profit Margin         N/A        N/A         N/A     55,70%        35,51%     48,89%
      Net Profit Margin               N/A        N/A         N/A     52,03%        24,17%     35,51%
      Return On Assets              -1,64%    15,06%      43,06%     42,59%        26,42%     23,57%
      Return On Equity              -2,13%    18,74%      53,90%     88,94%        50,93%     32,64%


      Rasio Likuiditas (X)
      Current Ratio                  2,03X      6,52X      8,44X          2,90X      2,25X      3,81X
      Cash Ratio                     1,66X      5,73X      4,32X          1,57X      1,04X      2,93X


      Rasio Leverage
      Debt to Equity Ratio           0,30X      0,24X      0,25X          1,09X      0,93X      0,38X
      Debt to Assets Ratio           0,23X      0,20X      0,20X          0,52X      0,48X      0,28X
     Keterangan: N/A (Belum mencatatatkan pendapatan)
     Sumber: Analisis KJPP FDI&R


     Rasio Profitabilitas

     Rasio profitabilitas mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari kegiatan
     operasionalnya. Rasio ini menunjukkan efisiensi manajemen dalam mengelola sumber daya
     perusahaan untuk memperoleh keuntungan. Rasio yang digunakan antara lain:

     1. Gross Profit Margin (GPM)

        Gross Profit Margin adalah rasio yang menggambarkan tingkat laba kotor terhadap
        pendapatan bersih setelah dikurangi beban pokok pendapatan atau rasio laba kotor atas
        pendapatan perusahaan. Rata-rata rasio Gross Profit Margin REC selama periode 31
        Desember 2023 hingga 31 Desember 2024 adalah sebesar 47,84%, dan pada periode 30
        November 2025 tercatat sebesar 51,64%.

     2. Operating Profit Margin (OPM)

        Operating Profit Margin adalah rasio yang menunjukkan kemampuan perusahaan
        menghasilkan laba dari kegiatan operasional utama sebelum beban bunga dan pajak. Rata-
        rata rasio Operating Profit Margin REC selama periode 31 Desember 2020 hingga 31
        Desember 2024 adalah sebesar 56,36%, dan pada periode 30 November 2025 tercatat
        sebesar 48,89%.

     3. Net Profit Margin (NPM)

        Net Profit Margin adalah rasio untuk mengukur besarnya laba bersih yang dihasilkan dari
        setiap satuan pendapatan. Rata-rata rasio Net Profit Margin REC selama periode 31 Desember
        2023 hingga 31 Desember 2024 adalah sebesar 38,10%, dan pada periode 30 November
        2025 tercatat sebesar 35,51%.




Halaman 75                                               00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 77
     4. Return on Assets (ROA)

        Return on Assets adalah rasio yang menunjukkan kemampuan aset perusahaan dalam
        menghasilkan laba bersih. Rata-rata rasio Return on Assets REC selama periode 31 Desember
        2020 hingga 31 Desember 2024 adalah sebesar 25,10%, dan pada periode 30 November
        2025 tercatat sebesar 23,57%.

     5. Return on Equity (ROE)

        Return on Equity adalah rasio untuk mengukur tingkat pengembalian atas modal yang
        diinvestasikan oleh pemegang saham. Rata-rata rasio Return on Equity REC selama periode 31
        Desember 2020 hingga 31 Desember 2024 adalah sebesar 42,08%, dan pada periode
        periode 30 November 2025 tercatat sebesar 32,64%.

     Rasio Likuiditas

     Rasio likuiditas menggambarkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka
     pendeknya dengan menggunakan aset lancar yang dimiliki. Rasio ini menilai tingkat keamanan
     keuangan perusahaan dalam menghadapi kewajiban lancar. Rasio yang digunakan antara lain:

     1. Current Ratio

        Current Ratio adalah rasio untuk mengukur kemampuan perusahaan membayar utang lancar
        menggunakan aset lancar. Rata-rata rasio aset lancar terhadap kewajiban lancar REC selama
        periode 31 Desember 2020 hingga 31 Desember 2024 adalah sebesar 4,43 kali dan pada
        periode 30 November 2025 tercatat sebesar 3,81 kali .

     2. Cash Ratio

        Cash Ratio adalah rasio untuk mengukur tingkat kemampuan perusahaan melunasi kewajiban
        lancar hanya dengan kas dan setara kas. Rata-rata rasio kas dan setara kas dibandingkan
        kewajiban lancar REC selama periode 31 Desember 2020 hingga 31 Desember 2024 adalah
        sebesar 2,87 kali dan pada periode 30 November 2025 tercatat sebesar 2,93 kali .

     Rasio Solvabilitas

     Rasio solvabilitas digunakan untuk menilai kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban
     jangka panjang serta menilai struktur pendanaan perusahaan. Rasio ini menunjukkan sejauh
     mana aset perusahaan dibiayai oleh utang dan ekuitas. Indikator yang digunakan antara lain:

     1. Debt to Equity Ratio (DER)

        Debt to Equity Ratio adalah rasio yang menunjukkan besarnya aset perusahaan yang dibiayai
        oleh utang. Rata-rata rasio total utang terhadap total aset REC selama periode 31 Desember
        2020 hingga 31 Desember 2024 adalah sebesar 0,56 kali dan pada periode 30 November
        2025 tercatat sebesar 0,38 kali.

     2. Debt to Assets Ratio (DAR)

        Debt to Assets Ratio adalah rasio yang menggambarkan proporsi antara total utang terhadap
        ekuitas perusahaan. Rata-rata rasio total utang terhadap total ekuitas REC selama periode 31

Halaman 76                                              00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 78
        Desember 2020 hingga 31 Desember 2024 adalah sebesar 0,33 kali dan pada periode 30
        November 2025 tercatat sebesar 0,28 kali.

3.2.4 Proforma Laporan Keuangan Sebelum & Sesudah Transaksi

     Proforma keuangan disusun manajemen dengan asumsi:

     • Rencana akuisisi dilakukan terhadap 100% ekuitas SMSD beserta penyertaan SMSD sebesar
       20% pada ekuitas HCML. Nilai rencana transaksi akuisisi adalah sebesar USD62.510.594.
     • Rencana novasi dilakukan terhadap SHL SMSD dengan nilai rencana transaksi sebesar
       USD59.208.571.
     • Diasumsikan perolehan fasilitas loan bank untuk tujuan akuisisi adalah sebesar
       USD100.000.000.
     • Setelah dilakukannya rencana transaksi akuisisi, dilakukan konsolidasi SMSD ke REC, dimana
       konsolidasi atas rencana transaksi diantaranya konsolidasi SMSD ke REM, konsolidasi REM ke
       REI, terakhir konsolidasi REI ke REC.

     Proforma Laporan Posisi Keuangan dan proforma Laba Rugi perusahaan sebelum dan setelah
     adanya transaksi adalah sebagai berikut:

     Tabel 29. Proforma Laporan Posisi Keuangan REC Sebelum & Sesudah Transaksi
              PT Raharja Energi Cepu Tbk        30 Nov 2025                        30 Nov 2025
                                                                 Penyesuaian
                 Proforma Posisi Keuangan      Limited Review                       Proforma
      Aset Lancar
      Kas dan bank                                28.206.595      (12.613.844)       15.592.751
      Piutang Usaha - Pihak Ketiga                  5.822.324             100         5.822.424
      Piutang Lain-lain
      Pihak Ketiga                                     91.323          11.519           102.842
      Pihak Berelasi                                 260.226          (30.664)          229.562
      Pajak Dibayar Dimuka
      Uang Muka dan Beban Dibayar Dimuka            1.628.676      12.500.000        14.128.676
      Investasi Jangka Pendek                        611.381                   0        611.381
      Beban Dibayar Dimuka                                                                       0
      Aset Lancar Lainnya                              67.706                  0         67.706
      Total Aset Lancar                           36.688.231         (132.889)       36.555.342


      Aset Tidak Lancar
      Investasi Pada Entitas Asosiasi - PJUC        7.457.121                  0      7.457.121
      Investasi Pada Entitas Asosiasi - HCML                       84.439.399        84.439.399
      Investasi Pada Entitas Asosiasi - REI
      Investasi Jangka Panjang                      6.020.450                  0      6.020.450
      Aset Tetap - Bersih                            123.192                   0        123.192
      Properti Minyak dan Gas - Bersih            19.616.819                   0     19.616.819
      Aset Pajak Tangguhan                             43.776                  0         43.776
      Aset Tidak Lancar Lain-lain                      20.775                  0         20.775
      Goodwill                                                     34.390.804        34.390.804
      Total Aset Tidak Lancar                     33.282.133      118.830.203       152.112.336


      Total Aset                                  69.970.364      118.697.314       188.667.678



Halaman 77                                             00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 79
               PT Raharja Energi Cepu Tbk       30 Nov 2025                        30 Nov 2025
                                                                 Penyesuaian
                Proforma Posisi Keuangan        Limited Review                      Proforma


      Liabilitas Jangka Pendek
      Utang Dividen
      Utang Lain-lain Pihak Berelasi                  131.350                  0        131.350
      Utang Lain Pihak Ketiga                                       6.612.448         6.612.448
      Utang Pajak                                   2.562.072                  0      2.562.072
      Beban Masih Harus Dibayar                       100.944                  0        100.944
      Kewajiban Kontrak                               750.092                  0        750.092
      Bagian Lancar Liabilitas Jangka Panjang
      Pinjaman Bank                                 5.389.752                  0      5.389.752
      Pinjaman Pemegang Saham                         684.892                  0        684.892
      Pinjaman Pembiayaan Konsumen                      16.351                 0         16.351
      Total Liabilitas Jangka Pendek                9.635.453       6.612.448        16.247.901


      Liabilitas Jangka Panjang
      Pinjaman Jangka Panjang - setelah
      Dikurangi Bagian Lancar
      Utang Lain Pihak Ketiga                                                  0                 0
      Pinjaman Bank                                 8.123.427                  0      8.123.427
      Pinjaman pemegang Saham                       1.516.433                  0      1.516.433
      Pinjaman Pembiayaan Konsumen                      51.139                 0         51.139
      Liabilitas Imbalan Pasca-Kerja                    17.407                 0         17.407
      Liabilitas Imbalan Pensiun Direksi dan
                                                        92.855                 0         92.855
      Komisaris
      Utang Bank Fasilitas Kredit Akuisisi                        100.000.000       100.000.000
      Total Liabilitas Jangka Panjang               9.801.261     100.000.000       109.801.261
                                                                               0                 0
      Total Liabilitas                             19.436.714     106.612.448       126.049.162


      Ekuitas
      Ekuitas yang Dapat Diatribusikan Kepada
      Pemilik Entitas Induk
      Modal Saham                                   2.484.844                  0      2.484.844
      Tambahan Modal Disetor                       12.920.505                  0     12.920.505
      Saldo laba Awal
      Saldo Laba Tahun Ini
      Saldo Laba Akhir
      Saldo Laba
      Ditentukan Penggunaannya                          24.865                 0         24.865
      Belum Ditentukan Penggunaannya               34.803.493       2.346.459        37.149.952
      Kepentingan Non Pengendali                      299.943       9.738.410        10.038.353
      Total Ekuitas                                50.533.650      12.084.869        62.618.519


      Total Liabilitas dan Ekuitas                  69.970.364    118.697.317       188.667.681
     Sumber: Proforma Keuangan REC 30 November 2025




Halaman 78                                              00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 80
     Proforma keuangan memberikan gambaran bagaimana rencana transaksi berdampak pada pos
     keuangan di laporan keuangan perusahaan per tanggal pendapat kewajaran.

     Dampak keuangan dari rencana transaksi dapat dianalisis dari pos keuangan yang mengalami
     perubahan akibat dari Rencana Transaksi Akuisisi 100% Ekuitas SMS Development Ltd, Rencana
     Transaksi Novasi Pinjaman Pemegang Saham SMS Development Limited dari SMS Offshore
     Overseas Limited, dan Rencana Transaksi Pemberian Jaminan Perusahaan (Corporate Guarantee)
     oleh PT Raharja Energi Cepu Tbk atas Kewajiban PT Raharja Energi Madura dalam rangka Akuisisi
     sebagaimana diatur dalam Perjanjian.

     Kas dan Bank mengalami penyesuaian sehingga turun sebesar USD12.613.844 yang merupakan
     penyesuaian atas rangkaian rencana transaksi akuisisi 100% ekuitas SMS Development Ltd,
     rencana transaksi novasi pinjaman pemegang saham SMSD, renanca perolehan kredit akuisisi,
     dan pengaruh konsolidasi 100% SMSD ke REC lewat 99 % kepemilikan REC pada REI dan lewat
     51% kepemilikan REI pada REM.

     Uang Muka mengalami penyesuaian sehingga naik sebesar USD12.500.000 yang merupakan
     penyesuaian atas konsolidasi REM ke REC lewat 99% kepemilikan REC pada REI dan lewat 51%
     kepemilikan REI pada REM.

     Investasi Pada Entitas Asosiasi – HCML timbul pada proforma REC sebesar USD84.439.399
     setelah rencana transaksi akibat konsolidasi 100% SMSD ke REC lewat 99 % kepemilikan REC
     pada REI dan lewat 51% kepemilikan REI pada REM. Dimana SMSD memiliki 20% porsi
     kepemilikan pada HCML yang dibukukan dengan metode ekuitas pada laporan keuangan SMSD
     sebagai investasi pada entitas asosiasi.

     Goodwill timbul pada proforma REC sebesar USD34.390.804 setelah rencana transaksi akibat
     selisih lebih dari harga rencana transaksi akuisisi 100% SMSD dengan saldo laba dan modal
     saham SMSD serta penyesuaian yang timbul akibat konsolidasi 100% SMSD ke REC lewat 99 %
     kepemilikan REC pada REI dan lewat 51% kepemilikan REI pada REM.

     Utang Lain Pihak Ketiga timbul pada proforma REC sebesar USD6.612.448 setelah rencana
     transaksi akibat konsolidasi 100% SMSD ke REC lewat 99% kepemilikan REC pada REI dan lewat
     51% kepemilikan REI pada REM.

     Utang Bank Fasilitas Kredit Akuisisi timbul pada proforma REC sebesar USD100.000.000 setelah
     rencana transaksi akibat perolehan fasilitas pembiayaan oleh Bank kepada REM dalam rangka
     rencana transaksi akuisisi 100% ekuitas SMSD oleh REC dan rencana transaksi novasi pinjaman
     pemegang saham SMSD.

     Kepentingan Nonpengendali mengalami penyesuaian sehingga naik sebesar USD9.738.410
     yang merupakan penyesuaian atas konsolidasi 100% SMSD ke REC lewat 99 % kepemilikan REC
     pada REI dan lewat 51% kepemilikan REI pada REM.

     Tabel 30. Proforma Laporan Laba Rugi REC Sebelum & Sesudah Transaksi
                                                                                    (dalam USD Penuh)
             PT Raharja Energi Cepu Tbk         30 Nov 2025                            30 Nov 2025
                                                                  Penyesuaian
                 Proforma Laba Rugi             Limited Review                          Proforma
      Pendapatan Bersih                            46.446.207                   0        46.446.207
      Beban Pokok Pendapatan                      (22.461.664)                  0       (22.461.664)



Halaman 79                                              00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 81
                 PT Raharja Energi Cepu Tbk            30 Nov 2025                                30 Nov 2025
                                                                             Penyesuaian
                    Proforma Laba Rugi                 Limited Review                              Proforma
       Laba Bruto                                            23.984.543                    0        23.984.543


       Beban umum dan administrasi                           (1.275.334)                   0        (1.275.334)
       Beban keuangan/bunga                                  (1.281.772)       (1.018.184)          (2.299.956)
       Pendapatan Bunga                                                           427.574              427.574
       Laba/(rugi) selisih kurs - bersih                       (443.673)         (107.555)            (551.228)
       Bagian laba entitas asosiasi                           5.259.853         5.341.811           10.601.664
       Pendapatan lain-lain                                     422.590             1.045              423.635
       Beban lain-lain                                          (86.555)            2.683              (83.872)
       Laba Sebelum Pajak Penghasilan                        26.579.652         4.647.374           31.227.026


       Beban Pajak Penghasilan                              (10.085.865)                   0       (10.085.865)
       Laba Tahun Berjalan                                   16.493.787         4.647.374           21.141.161



       Diatribusikan Kepada:
       Entitas Induk                                         16.366.500         2.346.459           18.712.959
       Kepentingan nonpengendali                                127.287         2.300.915            2.428.202
       Laba Bersih Periode Berjalan                  16.493.787                 4.647.374           21.141.161
      Sumber: Proforma Keuangan REC 30 November 2025


      Dampak laba rugi dari rencana transaksi dapat dianalisis dari pos laba rugi yang mengalami
      perubahan akibat dari Rencana Transaksi Akuisisi 100% Ekuitas SMS Development Ltd, Rencana
      Transaksi Novasi Pinjaman Pemegang Saham SMS Development Limited dari SMS Offshore
      Overseas Limited, dan Rencana Transaksi Pemberian Jaminan Perusahaan (Corporate Guarantee)
      oleh PT Raharja Energi Cepu Tbk atas Kewajiban PT Raharja Energi Madura dalam rangka Akuisisi
      sebagaimana diatur dalam Perjanjian.

3.3   Analisis Nilai Tambah atau Inkremental (Incremental Analysis)

3.3.1 Kontribusi Nilai Tambah atas Transaksi

      Analisis inkremental dilakukan untuk melihat dampak nilai tambah dari dilakukannya transaksi.
      Dalam rencana transaksi akuisisi 100% ekuitas SMSD dan rencana transaksi novasi pinjaman
      pemegang saham SMSD, nilai tambah dapat dianalisis dengan melihat selisih nilai tambah antara
      proyeksi sebelum dilakukannya rencana transaksi dan proyeksi setelah dilakukannya rencana
      transaksi dari pos pos keuangan yang dianalisis. Tabel analisis inkremental untuk masing-masing
      pos keuangan yang dianalisis disajikan sebagai berikut:

      Tabel 31. Analisis Inkremental Proyeksi Posisi Keuangan REC
                                                                                               (dalam USD Penuh)
       Laporan Posisi
                              2026              2027              2028            2029                2030
         Keuangan


       Total Aset
       Sebelum             109.453.275        116.117.452      121.264.503      125.585.480         128.631.875
       Setelah             212.265.862        216.540.166      223.094.599      227.528.143         234.974.424



Halaman 80                                                       00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 82
      Laporan Posisi
                              2026            2027             2028            2029             2030
        Keuangan
      Nilai Tambah       102.812.587        100.422.715      101.830.096     101.942.663      106.342.549


      Total Liabilitas
      Sebelum              50.626.327        49.884.743       49.298.250      48.813.868       48.342.243
      Setelah            140.626.327        124.884.743      109.298.250      93.813.868       78.342.243
      Nilai Tambah        90.000.000         75.000.000       60.000.000      45.000.000       30.000.000


      Total Ekuitas
      Sebelum              58.826.948        66.232.709       71.966.253      76.771.612       80.289.632
      Setelah              71.639.535        91.655.424      113.796.349     133.714.275      156.632.181
      Nilai Tambah        12.812.587         25.422.715       41.830.096      56.942.663       76.342.549
     Sumber: Proyeksi Keuangan REC Sebelum dan Setelah Transaksi & Analisis KJPP FDI&R


     Analisis inkremental terkait transaksi dilihat dari proyeksi posisi keuangan REC sebelum dan
     setelah rencana transaksi dapat dilihat dari nilai tambah yang terdapat pada masing-masing pos
     keuangan yang dianalisis. Pada pos Total Aset, terdapat inkremental sepanjang masa proyeksi
     yang didorong oleh peningkatan pos goodwill akibat dari rencana transaksi akuisisi 100% ekuitas
     SMSDL dan novasi pinjaman pemegang saham SMSD. Pada pos Total Liabilitas, terdapat
     kenaikan pada total liabilitas setelah rencana transaksi yang didorong bertambahnya utang bank
     fasilitas akuisisi. Pada pos Total Ekuitas, terdapat kenaikan pada Total Ekuitas setelah rencana
     transaksi yang didorong oleh akumulasi laba ditahan sepanjang masa proyeksi dan peningkatan
     pos kepentingan nonpengendali akibat rencana transaksi akuisisi 100% ekuitas SMSD dan
     rencana transaksi novasi pinjaman pemegang saham SMSD.

     Tabel 32. Analisis Inkremental Proyeksi Laporan Laba Rugi REC
                                                                                         (dalam USD Penuh)
       Laporan Laba Rugi             2026         2027            2028           2029            2030


      Laba Entitas Asosiasi
      Sebelum                    5.087.459       4.700.089       3.995.982      3.385.830       2.855.684
      Setelah                   24.775.047      24.060.216      26.028.363     22.998.397      25.630.571
      Nilai Tambah              19.687.587      19.360.127      22.032.381     19.612.567      22.774.887


      Laba Tahun Berjalan
      Sebelum                   16.434.699      14.905.761      13.233.544     12.305.359      11.018.020
      Setelah                   29.247.286      27.515.889      29.640.925     27.417.926      30.417.907
      Nilai Tambah            12.812.587     12.610.127      16.407.381        15.112.567      19.399.887
     Sumber: Proyeksi Keuangan REC Sebelum dan Setelah Transaksi & Analisis KJPP FDI&R


     Analisis inkremental pada pos Laba Rugi dilihat melalui proyeksi pada pos Laba Entitas Asosiasi
     sebelum rencana transaksi dan setelah rencana transaksi dimana terdapat incremental dalam
     perolehan Laba Entitas Asosiasi sepanjang masa proyeksi. Inkremental laba entitas asosiasi
     setelah rencana transaksi didorong oleh adanya laba entitas asosiasi akibat konsolidasi SMSD
     setelah rencana transaksi akuisisi 100% ekuitas SMSD. Pada pos Laba Tahun Berjalan, terdapat
     kenaikan nilai tambah yang didorong oleh kenaikan beban bunga bank dan kenaikan laba entitas
     asosiasi akibat rencana transaksi akuisisi 100% ekuitas SMSD.




Halaman 81                                                    00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 83
3.3.2 Biaya atau Pendapatan yang Relevan

      Berdasarkan informasi yang diperoleh dari manajemen perseroan, tidak terdapat biaya
      tambahan maupun pendapatan langsung yang bersifat spesifik dan terpisah yang timbul secara
      langsung dari pelaksanaan rencana transaksi selain yang telah tercermin dalam nilai transaksi
      dan proyeksi keuangan yang dianalisis.

      Dengan demikian, dalam analisis Pendapat Kewajaran ini tidak diidentifikasi adanya komponen
      biaya atau pendapatan relevan lainnya yang material yang perlu disesuaikan secara tersendiri di
      luar asumsi dan proyeksi keuangan yang digunakan.

3.3.3 Informasi Non Keuangan yang Relevan

      Berdasarkan informasi yang diperoleh dari manajemen perseroan serta hasil penelaahan Penilai,
      tidak terdapat informasi non-keuangan yang bersifat material dan relevan yang perlu
      dipertimbangkan secara khusus dalam penilaian rencana transaksi ini.

      Seluruh faktor utama yang berpotensi mempengaruhi kewajaran rencana transaksi telah tercermin
      dalam analisis komersial, operasional, dan keuangan sebagaimana diuraikan dalam bagian lain
      laporan ini. Dengan demikian, pada saat penyusunan Pendapat Kewajaran ini tidak diidentifikasi
      adanya informasi non-keuangan tambahan yang secara material dapat mempengaruhi
      keputusan ekonomi atas rencana transaksi.

3.3.4 Prosedur Pengambilan Keputusan Perusahaan atas Transaksi dan Nilai Transaksi

      Berdasarkan informasi yang diperoleh dari manajemen perseroan, REC telah menetapkan
      prosedur pengambilan keputusan yang terstruktur dalam rangka pelaksanaan rencana transaksi
      dan penetapan nilai transaksi. Proses tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa transaksi
      dilaksanakan secara prudent, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

      Tahapan awal dilakukan melalui evaluasi manajemen atas kinerja historis serta proyeksi aset yang
      menjadi dasar rencana transaksi. Evaluasi ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman yang
      memadai mengenai profil risiko dan potensi manfaat ekonomis dari aset yang akan diakuisisi.

      Selanjutnya, Perseroan melakukan analisis valuasi atas aset terkait guna memperoleh indikasi
      nilai pasar sebagai dasar pertimbangan dalam penentuan nilai transaksi. Hasil analisis tersebut
      kemudian menjadi bahan pembahasan internal.

      Rencana transaksi berikut nilai transaksinya selanjutnya dibahas dan memperoleh persetujuan
      dari Direksi dan Dewan Komisaris sesuai dengan kewenangan masing-masing berdasarkan
      anggaran dasar dan ketentuan tata kelola Perseroan.

      Selain itu, manajemen menyampaikan bahwa Perseroan juga berkomitmen untuk memenuhi
      ketentuan transaksi afiliasi serta regulasi pasar modal yang berlaku, termasuk kewajiban
      keterbukaan informasi dan/atau perolehan pendapat kewajaran apabila dipersyaratkan.

      Berdasarkan hal tersebut, Penilai menilai bahwa secara prosedural pengambilan keputusan atas
      rencana transaksi telah dirancang mengikuti praktik tata kelola perusahaan yang berlaku umum.




Halaman 82                                               00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 84
3.3.5 Hal Material Lainnya

      Berdasarkan informasi yang diperoleh dari manajemen REC, tidak terdapat hal material lain yang
      perlu diperhatikan atau yang dapat memengaruhi penilaian atas kewajaran pelaksanaan rencana
      transaksi yang akan dilakukan. Dengan demikian, tidak ada faktor tambahan di luar aspek yang
      telah dianalisis yang dianggap relevan terhadap rencana transaksi.

3.4   Analisis Sensitivitas (sensitivity analysis)

      Analisis sensitivitas dilakukan dengan mengaplikasikan sensitivitas perubahan pada pos
      keuangan tertentu yang dinilai memiliki dampak utama sebagai pendorong niai tambah dari
      rencana transaksi. Pada analisis sensitivitas rencana transaksi akuisisi 100% ekuitas SMSD dan
      rencana transaksi novasi pinjaman pemegang saham SMSD, sensitivitas diaplikasikan pada pos
      Share of Profit of Associate atau laba dari entitas asosiasi. Analisis sensitivitas pada pos laba dari
      entitas asosiasi dianalisis dengan asumsi:

      • Sensitivitas -10,00% merupakan pengurangan 10% dari proyeksi perolehan laba entitas
        asosiasi sepanjang masa proyeksi dilihat dampaknya kepada laba bersih perusahaan setelah
        rencana transaksi.
      • Sensitivitas -7,50% merupakan pengurangan 7,5% dari proyeksi perolehan laba entitas
        asosiasi sepanjang masa proyeksi dilihat dampaknya kepada laba bersih perusahaan setelah
        rencana transaksi.
      • Sensitivitas -5,00% merupakan pengurangan 5% dari proyeksi perolehan laba entitas asosiasi
        sepanjang masa proyeksi dilihat dampaknya kepada laba bersih perusahaan setelah rencana
        transaksi.
      • Sensitivitas 0,00% merupakan analisis yang tidak mengubah proyeksi perolehan laba entitas
        asosiasi sepanjang masa proyeksi dilihat dampaknya kepada laba bersih perusahaan setelah
        rencana transaksi.
      • Sensitivitas +5,00% merupakan penambahan 5% dari proyeksi perolehan laba entitas asosiasi
        sepanjang masa proyeksi dilihat dampaknya kepada laba bersih perusahaan setelah rencana
        transaksi.
      • Sensitivitas +7,50% merupakan penambahan 7,5% dari proyeksi perolehan laba entitas
        asosiasi sepanjang masa proyeksi dilihat dampaknya kepada laba bersih perusahaan setelah
        rencana transaksi.
      • Sensitivitas +10,00% merupakan penambahan 10% dari proyeksi perolehan laba entitas
        asosiasi sepanjang masa proyeksi dilihat dampaknya kepada laba bersih perusahaan setelah
        rencana transaksi.

       Tabel analisis sensitivitas atas dampak perubahan perolehan laba entitas asosiasi terhadap nilai
       tambah laba bersih periode sepanjang periode proyeksi 2026 sampai 2030 disajikan sebagai
       berikut:

      Tabel 33. Analisis Sensitivitas
                                                                                       (dalam USD Penuh)
           Analisis Sensitivitas        2026           2027          2028           2029           2030


       Sensitivitas -10,00%
       Nilai Tambah Laba Bersih       10.843.829     10.674.115   14.204.143     13.151.310      17.122.398
       Sensitivitas -7,50%
       Nilai Tambah Laba Bersih       11.336.018     11.158.118   14.754.953     13.641.624      17.691.770


Halaman 83                                                    00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 85
         Analisis Sensitivitas       2026         2027           2028          2029           2030
      Sensitivitas -5,00%
      Nilai Tambah Laba Bersih     11.828.208   11.642.121    15.305.762     14.131.938    18.261.142
      Sensitivitas 0,00%
      Nilai Tambah Laba Bersih     12.812.587   12.610.127    16.407.381     15.112.567    19.399.887
      Sensitivitas +5%
      Nilai Tambah Laba Bersih     13.796.967   13.578.134    17.509.000     16.093.195    20.538.631
      Sensitivitas +7,5%
      Nilai Tambah Laba Bersih     14.289.157   14.062.137    18.059.810     16.583.509    21.108.003
      Sensitivitas +10,00%
      Nilai Tambah Laba Bersih     14.781.346   14.546.140    18.610.619     17.073.823    21.677.375
     Sumber: Analisis KJPP FDI&R

     Analisis sensitivitas dampak perubahan perolehan laba dari entitas asosiasi terhadap nilai tambah
     laba bersih perusahaan dapat disimpulkan sebagai berikut:

     • Sensitivitas dampak pengurangan 10% perolehan laba entitas asosiasi sepanjang masa
       proyeksi terhadap proyeksi nilai tambah laba bersih perusahaan menghasilkan nilai tambah
       sebesar USD10.843.829 pada tahun proyeksi 2026 hingga USD17.122.398 pada tahun
       proyeksi 2030.
     • Sensitivitas dampak pengurangan 7,5% perolehan laba entitas asosiasi sepanjang masa
       proyeksi terhadap proyeksi nilai tambah laba bersih perusahaan menghasilkan nilai tambah
       sebesar USD11.336.018 pada tahun proyeksi 2026 hingga USD17.691.770 pada tahun
       proyeksi 2030.
     • Sensitivitas dampak pengurangan 5% perolehan laba entitas asosiasi sepanjang masa proyeksi
       terhadap proyeksi nilai tambah laba bersih perusahaan menghasilkan nilai tambah sebesar
       USD11.828.208 pada tahun proyeksi 2026 hingga USD18.261.142 pada tahun proyeksi
       2030.
     • Sensitivitas dampak penambahan 5% perolehan laba entitas asosiasi sepanjang masa proyeksi
       terhadap proyeksi nilai tambah laba bersih perusahaan menghasilkan nilai tambah sebesar
       USD13.796.967 pada tahun proyeksi 2026 hingga USD20.538.631 pada tahun proyeksi
       2030.
     • Sensitivitas dampak penambahan 7,5% perolehan laba entitas asosiasi sepanjang masa
       proyeksi terhadap proyeksi nilai tambah laba bersih perusahaan menghasilkan nilai tambah
       sebesar USD14.289.157 pada tahun proyeksi 2026 hingga USD21.108.003 pada tahun
       proyeksi 2030.
     • Sensitivitas dampak penambahan 10% perolehan laba entitas asosiasi sepanjang masa
       proyeksi terhadap proyeksi nilai tambah laba bersih perusahaan menghasilkan nilai tambah
       sebesar USD14.781.346 pada tahun proyeksi 2026 hingga USD21.677.375 pada tahun
       proyeksi 2030.
     • Dengan begitu, sensitivitas dengan rentang 5% sampai 10% terhadap perolehan laba entitas
        asosiasi masih memberikan nilai tambah terhadap proyeksi laba bersih perusahaan sepanjang
        masa proyeksi.




Halaman 84                                               00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 86
                                              BAB IV
                                ANALISIS KEWAJARAN NILAI TRANSAKSI



4.1   Perbandingan Antara Nilai Rencana Transaksi dengan Hasil Penilaian

      Perbandingan antara nilai rencana transaksi dengan hasil penilaian dilihat dari selisih yang
      timbul antara nilai rencana transaksi dan hasil penilaian yang dilakukan.
                                                                                  (dalam USD penuh)
                                          Keterangan                                                Nilai
       Hasil Penilaian Nilai Pasar 100% Ekuitas SMS Development Limited (USD)                      66.421.573
       Rencana Transaksi Novasi Pinjaman Pemegang Saham SMSD (USD)                                 59.208.570
       Total Hasil Penilaian Nilai Pasar 100% Ekuitas dan Besaran Rencana Transaksi
                                                                                                  125.630.143
       Novasi Pinjaman Pemegang Saham SMSD (USD)


      Hasil penilaian 100% Nilai Pasar Ekuitas SMS Development Limited per 30 November 2025
      adalah sebesar USD66.421.573, sebagaimana tercantum dalam Laporan Penilaian 100% Ekuitas
      SMS Development Limited Nomor 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026 tanggal 6 Maret
      2026. Nilai rencana transaksi novasi pinjaman pemegang saham SMSD sebesar USD59.208.570
      mengacu pada Deed of Novation terkait Shareholder Loan Agreement tanggal 24 Desember 2025
      antara SMS Offshore Overseas Limited dan SMS Development Limited, sebagaimana tertuang
      dalam dokumen yang disusun oleh Herbert Smith Freehills Kramer.

                                                                                             (dalam USD penuh)
                                          Keterangan                                                Nilai
       Rencana Nilai Transaksi 100% Ekuitas SMS Development (USD)                                  62.510.594
       Rencana Transaksi Novasi Pinjaman Pemegang Saham SMSD (USD)                                 59.208.570
       Total Nilai Rencana Transaksi Akuisisi 100% Ekuitas SMS Development Limited dan
                                                                                                  121.719.164
       Besaran Rencana Transaksi Novasi Pinjaman Pemegang Saham SMSD (USD)


      Nilai rencana transaksi 100% ekuitas SMS Development Limited (SMSD) sebesar USD62.510.594
      mengacu pada Share Sale and Purchase Agreement terkait Purchase of Shares in SMS Development
      Limited tanggal 25 Desember 2025 antara SMS Offshore Overseas Limited dan PT Raharja Energi
      Madura, sebagaimana tertuang dalam dokumen yang disusun oleh Herbert Smith Freehills
      Kramer. Nilai rencana transaksi novasi pinjaman pemegang saham SMSD sebesar
      USD59.208.570 mengacu pada Deed of Novation terkait Shareholder Loan Agreement tanggal
      24 Desember 2025 antara SMS Offshore Overseas Limited dan SMS Development Limited,
      sebagaimana tertuang dalam dokumen yang disusun oleh Herbert Smith Freehills Kramer.

4.2   Analisis Bahwa Nilai Transaksi Memiliki Nilai Tambah

      Tabel 34. Analisis Inkremental Proyeksi Posisi Keuangan REC
                                                                                             (dalam USD Penuh)
            Laporan Posisi
                                   2026            2027            2028               2029           2030
              Keuangan
       Total Aset Lancar
       Sebelum                    69.501.097      76.244.200      81.367.143      85.291.043        91.040.752
       Setelah                    47.313.684      51.666.915      58.197.239      62.233.706        72.383.301
       Nilai Tambah             (22.187.413)    (24.577.285)     (23.169.904)   (23.057.337)       (18.657.451)




Halaman 85                                                     00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 87
           Laporan Posisi
                                  2026           2027            2028            2029         2030
             Keuangan
      Total Aset Tidak Lancar
      Sebelum                    39.952.178     39.873.252      39.897.360     40.294.437    37.591.123
      Setelah                   164.952.178    164.873.252     164.897.360    165.294.437   162.591.123
      Nilai Tambah              125.000.000    125.000.000     125.000.000    125.000.000   125.000.000


      Total Aset
      Sebelum                   109.453.275    116.117.452     121.264.503    125.585.480   128.631.875
      Setelah                   212.265.862    216.540.166     223.094.599    227.528.143   234.974.424
      Nilai Tambah              102.812.587    100.422.715     101.830.096    101.942.663   106.342.549


      Total Liabilitas Lancar
      Sebelum                     1.684.558      1.250.734         968.748        842.773     4.884.850
      Setelah                    16.684.558     16.250.734      15.968.748     15.842.773    19.884.850
      Nilai Tambah               15.000.000     15.000.000      15.000.000     15.000.000    15.000.000


      Total Liabilitas Tidak
      Lancar
      Sebelum                    48.941.769     48.634.009      48.329.502     47.971.095    43.457.392
      Setelah                   123.941.769    108.634.009      93.329.502     77.971.095    58.457.392
      Nilai Tambah               75.000.000     60.000.000      45.000.000     30.000.000    15.000.000


      Total Liabilitas
      Sebelum                    50.626.327     49.884.743      49.298.250     48.813.868    48.342.243
      Setelah                   140.626.327    124.884.743     109.298.250     93.813.868    78.342.243
      Nilai Tambah               90.000.000     75.000.000      60.000.000     45.000.000    30.000.000


      Total Ekuitas
      Sebelum                    58.826.948     66.232.709      71.966.253     76.771.612    80.289.632
      Setelah                    71.639.535     91.655.424     113.796.349    133.714.275   156.632.181
      Nilai Tambah               12.812.587     25.422.715      41.830.096     56.942.663    76.342.549


      Total Liabilitas dan
      Ekuitas
      Sebelum                   109.453.275    116.117.452     121.264.503    125.585.480   128.631.875
      Setelah                   212.265.862    216.540.166     223.094.599    227.528.143   234.974.424
      Nilai Tambah              102.812.587    100.422.715     101.830.096    101.942.663   106.342.549
     Sumber: Proyeksi Keuangan REC Sebelum dan Setelah Transaksi & Analisis KJPP FDI&R


     Analisis inkremental terkait transaksi dilihat dari proyeksi posisi keuangan REC sebelum dan
     setelah rencana transaksi dapat dilihat dari nilai tambah yang terdapat pada masing-masing pos
     keuangan yang dianalisis. Pada pos Total Aset, terdapat inkremental sepanjang masa proyeksi
     yang didorong oleh peningkatan pos goodwill akibat dari rencana transaksi akuisisi 100% ekuitas
     SMSDL dan novasi pinjaman pemegang saham SMSD. Pada pos Total Liabilitas, terdapat
     kenaikan pada total liabilitas setelah rencana transaksi yang didorong bertambahnya utang bank
     fasilitas akuisisi. Pada pos Total Ekuitas, terdapat kenaikan pada Total Ekuitas setelah rencana
     transaksi yang didorong oleh akumulasi laba ditahan sepanjang masa proyeksi dan peningkatan



Halaman 86                                                   00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 88
      pos kepentingan nonpengendali akibat rencana transaksi akuisisi 100% ekuitas SMSD dan
      rencana transaksi novasi pinjaman pemegang saham SMSD.

      Tabel 35. Analisis Inkremental Proyeksi Laporan Laba Rugi REC
                                                                                             (dalam USD Penuh)
         Laporan Laba Rugi         2026            2027            2028               2029           2030
       Beban Keuangan
       Sebelum                   (3.364.182)     (4.109.339)     (4.085.983)     (4.062.240)        (4.036.958)
       Setelah                  (10.239.182)    (10.859.339)     (9.710.983)     (8.562.240)        (7.411.958)
       Nilai Tambah              (6.875.000)     (6.750.000)     (5.625.000)     (4.500.000)        (3.375.000)


       Laba Entitas Asosiasi
       Sebelum                    5.087.459       4.700.089       3.995.982       3.385.830          2.855.684
       Setelah                   24.775.047      24.060.216      26.028.363      22.998.397         25.630.571
       Nilai Tambah              19.687.587      19.360.127      22.032.381      19.612.567         22.774.887


       Laba Tahun Berjalan
       Sebelum                   16.434.699      14.905.761      13.233.544      12.305.359         11.018.020
       Setelah                   29.247.286      27.515.889      29.640.925      27.417.926         30.417.907
       Nilai Tambah              12.812.587      12.610.127      16.407.381      15.112.567         19.399.887
      Sumber: Proyeksi Keuangan REC Sebelum dan Setelah Transaksi & Analisis KJPP FDI&R


      Analisis inkremental pada pos Laba Rugi dilihat melalui proyeksi pada pos Laba Entitas Asosiasi
      sebelum rencana transaksi dan setelah rencana transaksi dimana terdapat incremental dalam
      perolehan Laba Entitas Asosiasi sepanjang masa proyeksi. Inkremental laba entitas asosiasi
      setelah rencana transaksi didorong oleh adanya laba entitas asosiasi akibat konsolidasi SMSD
      setelah rencana transaksi akuisisi 100% ekuitas SMSD. Pada pos Laba Tahun Berjalan, terdapat
      kenaikan nilai tambah yang didorong oleh kenaikan beban bunga bank dan kenaikan laba entitas
      asosiasi akibat rencana transaksi akuisisi 100% ekuitas SMSD.

4.3   Analisis Kewajaran Nilai Transaksi terhadap Hasil Penilaian

      Tabel 36. Hasil Penilaian Nilai Pasar
                                                                                             (dalam USD penuh)
                                          Keterangan                                                Nilai
       Hasil Penilaian Nilai Pasar 100% Ekuitas SMS Development Limited (USD)                      66.421.573
       Rencana Transaksi Novasi Pinjaman Pemegang Saham SMSD                                       59.208.570
       Total Hasil Penilaian Nilai Pasar 100% Ekuitas dan Besaran Rencana Transaksi
                                                                                                  125.630.143
       Novasi Pinjaman Pemegang Saham SMSD

      Hasil penilaian 100% Nilai Pasar Ekuitas SMS Development Limited per 30 November 2025
      adalah sebesar USD66.421.573, sebagaimana tercantum dalam Laporan Penilaian 100% Ekuitas
      SMS Development Limited Nomor 00054/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026 tanggal 6 Maret
      2026. Nilai rencana transaksi novasi pinjaman pemegang saham SMSD sebesar USD59.208.570
      mengacu pada Deed of Novation terkait Shareholder Loan Agreement tanggal 24 Desember 2025
      antara SMS Offshore Overseas Limited dan SMS Development Limited, sebagaimana tertuang
      dalam dokumen yang disusun oleh Herbert Smith Freehills Kramer.




Halaman 87                                                     00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 89
     Tabel 37. Nilai Rencana Transaksi Akusisi
                                                                                        (dalam USD penuh)
                                        Keterangan                                             Nilai
      Rencana Nilai Transaksi (USD)                                                           62.510.594
      Rencana Transaksi Novasi Pinjaman Pemegang Saham SMSD                                   59.208.570
      Total Nilai Rencana Transaksi Akuisisi 100% Ekuitas SMS Development Limited dan
                                                                                             121.719.164
      Besaran Rencana Transaksi Novasi Pinjaman Pemegang Saham SMSD


     Nilai rencana transaksi 100% ekuitas SMS Development Limited (SMSD) sebesar USD62.510.594
     mengacu pada Share Sale and Purchase Agreement terkait Purchase of Shares in SMS Development
     Limited tanggal 25 Desember 2025 antara SMS Offshore Overseas Limited dan PT Raharja Energi
     Madura, sebagaimana tertuang dalam dokumen yang disusun oleh Herbert Smith Freehills
     Kramer. Nilai rencana transaksi novasi pinjaman pemegang saham SMSD sebesar
     USD59.208.570 mengacu pada Deed of Novation terkait Shareholder Loan Agreement tanggal
     24 Desember 2025 antara SMS Offshore Overseas Limited dan SMS Development Limited,
     sebagaimana tertuang dalam dokumen yang disusun oleh Herbert Smith Freehills Kramer.

     Tabel 38. Analisis Perbandingan (%)
                                        Keterangan                                            Nilai
                                      Perbandingan (%)                                       (3,11%)
     Sumber: Analisis KJPP FDI&R

     Selisih hasil penilaian dan nilai rencana transaksi Adalah sebesar 3,11% dimana nilai rencana
     transaksi lebih kecil dibanding nilai hasil penilaian. Merujuk pada POJK 35/2020 Pasal 48 poin
     b, batas atas dan batas bawah kewajaran nilai rencana transaksi dari acuan hasil penilaian
     adalah sebesar 7,5%. Dengan begitu, berdasarkan analisis kewajaran yang dilakukan, maka nilai
     rencana transaksi adalah Wajar.

     Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan terhadap aspek kuantitatif maupun kualitatif,
     termasuk perbandingan antara nilai rencana transaksi dengan hasil penilaian, analisis nilai
     tambah berdasarkan proyeksi keuangan, serta dengan mempertimbangkan aspek bisnis, struktur
     perusahaan, dan tujuan investasi dari rencana transaksi, maka dapat disimpulkan bahwa rencana
     transaksi yang dilakukan oleh PT Raharja Energi Cepu Tbk adalah wajar.




Halaman 88                                                  00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 90
                                              BAB V
                                           KESIMPULAN



5.1   Analisis atas Rencana Transaksi

      Rencana transaksi Akuisisi 100% Ekuitas SMS Development Ltd dan Penyertaan 20% Ekuitas milik
      SMS Development Limited pada Husky-CNOOC Madura Limited oleh PT Raharja Energi Cepu
      Tbk melalui PT Raharja Energi Madura, dengan rencana nilai transaksi sebesar USD62.510.594.

      Rencana transaksi Novasi Pinjaman Pemegang Saham SMS Development Limited dari SMS
      Offshore Overseas Limited kepada PT Raharja Energi Cepu Tbk melalui PT Raharja Energi
      Madura, dengan rencana nilai transaksi sebesar USD59.208.570.

      Dengan demikian, total nilai rencana transaksi secara keseluruhan atas akuisisi dan novasi
      pinjaman tersebut adalah sebesar USD121.719.164.

      Berdasarkan analisis atas rencana transaksi, pengambilalihan SMS Development Limited oleh PT
      Raharja Energi Cepu Tbk melalui PT Raharja Energi Madura merupakan langkah strategis yang
      bertujuan untuk meningkatkan eksposur Perseroan terhadap aset migas yang telah berproduksi
      melalui kepemilikan tidak langsung pada Husky-CNOOC Madura Limited. Transaksi ini secara
      umum sejalan dengan arah pengembangan usaha Perseroan di sektor energi.

      Kemudian analisis atas hubungan pihak yang bertransaksi, terkait rencana transaksi akuisisi dan
      rencana transaksi novasi pinjaman pemegang saham tidak terdapat hubungan afiliasi, kemudian
      rencana transaksi pemberian jaminan perusahaan (corporate guarantee) atas akuisisi dan
      rencana pemberian jaminan perusahaan (corporate guarantee) dan jaminan defisit kas (cash
      deficit guarantee) terkait upaya fasilitas pembiayaan terdapat hubungan afiliasi.

      Berdasarkan penelaahan terhadap perjanjian transaksi, terdapat ketentuan mengenai pemberian
      jaminan (corporate guarantee) oleh PT Raharja Energi Cepu Tbk kepada Pembeli saham yang
      masih terafiliasi dengan Perusahaan. Pemberian jaminan tersebut dilakukan dalam konteks
      hubungan afiliasi dalam satu grup usaha dengan Perusahaan. Dalam praktik transaksi dalam
      suatu grup usaha, corporate guarantee lazim diberikan oleh entitas induk atau entitas yang
      memiliki posisi keuangan lebih kuat untuk menjamin kewajiban pihak pembeli. Pemberian
      jaminan tersebut umumnya bertujuan untuk meningkatkan kepastian pembayaran kepada
      penjual serta memperkuat kredibilitas pihak pembeli dalam memenuhi kewajiban yang timbul
      dari transaksi. Serta rencana pemberian corporate guarantee dan cash deficit guarantee terkait
      upaya fasilitas pembiayaan merupakan praktik yang wajar dalam skema pembiayaan transaksi,
      khususnya dalam lingkungan grup usaha, serta memiliki tujuan untuk memperkuat struktur
      pendanaan, memitigasi risiko kredit, dan meningkatkan keberhasilan realisasi transaksi.

      Dengan demikian, struktur pemberian jaminan dalam transaksi ini merupakan praktik yang
      secara umum dalam transaksi akuisisi saham, khususnya yang melibatkan entitas dalam satu grup
      usaha.




Halaman 89                                               00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 91
5.2   Analisis Kualitatif atas Transaksi

      Berdasarkan analisis kualitatif atas rencana transaksi, pengambilalihan SMS Development Limited
      oleh PT Raharja Energi Cepu Tbk pada dasarnya merupakan langkah strategis Perseroan untuk
      meningkatkan kepemilikan efektif atas aset minyak dan gas bumi yang telah berproduksi melalui
      kepemilikan tidak langsung pada Husky-CNOOC Madura Limited. Transaksi ini berpotensi
      memberikan manfaat strategis berupa peningkatan eksposur Perseroan terhadap aset migas yang
      produktif, potensi tambahan kontribusi pendapatan serta arus kas yang bersifat berulang, serta
      penguatan portofolio usaha Perseroan di sektor energi, khususnya pada segmen hulu migas.

      Di sisi lain, transaksi ini juga mengandung sejumlah risiko yang perlu diperhatikan, antara lain
      potensi kewajiban yang timbul dari pemberian jaminan kepada pihak pembeli, potensi kewajiban
      yang timbul dari pemberian jaminan kepada pihak kreditur, eksposur yang lebih besar terhadap
      risiko operasional industri hulu migas yang dipengaruhi oleh kinerja lapangan dan volatilitas
      harga komoditas energi, kemungkinan deviasi antara proyeksi kinerja aset dengan realisasi di
      masa mendatang, serta risiko yang berkaitan dengan struktur kepemilikan tidak langsung melalui
      entitas perantara yang dapat menimbulkan kompleksitas dalam pengelolaan investasi.

      Dengan melihat tujuan transaksi, potensi manfaat yang dapat diperoleh, serta risiko yang
      mungkin timbul, rencana pengambilalihan SMS Development Limited oleh PT Raharja Energi Cepu
      Tbk yang memiliki kepemilikan tidak langsung pada Husky-CNOOC Madura Limited pada
      dasarnya merupakan langkah yang sejalan dengan upaya Perseroan untuk memperkuat
      investasinya di sektor energi, khususnya pada aset migas yang telah berproduksi, dengan tetap
      memperhatikan risiko yang melekat pada operasional bisnis tersebut.

5.3   Analisis Kuantitatif atas Transaksi

      Berdasarkan analisis inkremental terhadap proyeksi posisi keuangan dan laporan laba rugi
      sebelum dan setelah rencana transaksi, terlihat bahwa transaksi memberikan dampak terhadap
      peningkatan skala usaha dan kinerja keuangan perusahaan dalam periode proyeksi. Pada
      proyeksi posisi keuangan, rencana transaksi menyebabkan peningkatan total aset perusahaan
      dari kisaran USD109,45 juta-USD128,63 juta sebelum transaksi menjadi sekitar USD212,27 juta-
      USD234,97 juta setelah transaksi sepanjang periode 2026-2030. Peningkatan tersebut terutama
      berasal dari penambahan aset tidak lancar sebesar USD125 juta yang berkaitan dengan
      pengakuan investasi dan goodwill atas akuisisi SMS Development Limited serta novasi pinjaman
      pemegang saham. Di sisi lain, aset lancar mengalami penurunan sekitar USD18,66 juta hingga
      USD24,58 juta pada periode proyeksi sebagai konsekuensi penggunaan kas untuk mendukung
      pelaksanaan transaksi.

      Dari sisi struktur permodalan, total liabilitas perusahaan meningkat dari kisaran USD48,34 juta-
      USD50,63 juta sebelum transaksi menjadi sekitar USD78,34 juta-USD140,63 juta setelah
      transaksi, yang terutama disebabkan oleh penggunaan fasilitas utang bank untuk pembiayaan
      akuisisi. Meskipun demikian, total ekuitas perusahaan tetap menunjukkan peningkatan secara
      bertahap dari tambahan sekitar USD12,81 juta pada tahun 2026 hingga mencapai sekitar
      USD76,34 juta pada tahun 2030, yang didorong oleh akumulasi laba ditahan selama periode
      proyeksi.

      Dari sisi kinerja keuangan, rencana transaksi memberikan tambahan kontribusi laba melalui
      peningkatan laba entitas asosiasi yang berkisar antara USD19,36 juta hingga USD22,77 juta per
      tahun sepanjang periode proyeksi. Walaupun transaksi juga meningkatkan beban keuangan
      sekitar USD3,38 juta hingga USD6,88 juta per tahun sebagai konsekuensi dari pendanaan

Halaman 90                                                00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 92
      akuisisi, secara keseluruhan laba tahun berjalan setelah transaksi tetap meningkat dibandingkan
      kondisi sebelum transaksi, dengan tambahan laba sekitar USD12,61 juta hingga USD19,40 juta
      per tahun selama periode proyeksi.

      Dengan mempertimbangkan peningkatan total aset, pertumbuhan ekuitas, serta tambahan
      kontribusi laba sepanjang periode proyeksi tersebut, rencana transaksi secara keseluruhan
      menunjukkan adanya potensi nilai tambah bagi perusahaan dalam jangka menengah hingga
      panjang.

5.4   Analisis Kewajaran Nilai Transaksi terhadap Hasil Penilaian

      Berdasarkan perbandingan antara nilai transaksi dengan hasil penilaian yang telah dilakukan,
      diketahui nilai rencana transaksi akuisisi 100% ekuitas SMS Development Limited sebesar
      USD62.510.594 serta novasi pinjaman pemegang saham sebesar USD59.208.570
      menghasilkan total nilai transaksi sebesar USD121.719.164. Nilai tersebut lebih rendah
      dibandingkan dengan total hasil penilaian sebesar USD125.630.143, sehingga terdapat selisih
      nilai transaksi lebih rendah sebesar 3,11%. Selisih tersebut masih berada dalam kisaran batas
      kewajaran sebagaimana mengacu pada ketentuan POJK No. 35/POJK.04/2020 yang
      menetapkan batas toleransi sebesar ±7,5% dari hasil penilaian.

5.5   Analisis atas faktor lain yang relevan

      Selain aspek strategis dan finansial, rencana transaksi juga mempertimbangkan beberapa faktor
      lain yang relevan, antara lain kondisi industri minyak dan gas bumi, prospek produksi lapangan,
      serta faktor regulasi yang berlaku pada sektor energi. Perkembangan harga minyak dan gas serta
      tingkat permintaan energi menjadi faktor yang dapat mempengaruhi potensi pendapatan dari
      aset yang dimiliki. Berdasarkan kondisi industri saat ini, permintaan energi masih menunjukkan
      kebutuhan yang stabil sehingga kegiatan usaha pada sektor hulu migas masih memiliki prospek
      yang memadai dalam jangka menengah hingga panjang.

      Di samping itu, prospek produksi lapangan yang dikelola oleh Husky-CNOOC Madura Limited
      turut menjadi pertimbangan, khususnya terkait tingkat produksi saat ini, potensi cadangan yang
      masih dapat diproduksi, serta estimasi umur produksi lapangan. Faktor-faktor tersebut
      menunjukkan bahwa aset yang menjadi objek transaksi masih memiliki potensi produksi yang
      dapat memberikan kontribusi terhadap kinerja usaha di masa mendatang.

      Selain itu, kegiatan usaha pada sektor hulu migas juga dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah
      dan ketentuan kontrak kerja sama yang berlaku. Berdasarkan penelaahan yang dilakukan, tidak
      terdapat perubahan regulasi yang secara material dapat mempengaruhi keberlangsungan
      operasi maupun nilai ekonomi dari aset yang terkait dengan transaksi.

      Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, rencana transaksi dinilai memiliki dasar
      prospek usaha yang memadai serta tidak terdapat kondisi eksternal yang secara material dapat
      mempengaruhi kewajaran transaksi.

5.6   Opini Kewajaran atas Transaksi

      Berdasarkan hasil penelaahan terhadap perjanjian-perjanjian yang terkait dengan transaksi, yaitu
      Share Sale and Purchase Agreement, Deed of Novation terkait pengalihan Shareholder Loan, serta
      surat tambahan yang mengatur penjaminan oleh pihak yang terafiliasi dengan pembeli, serta
      dengan mempertimbangkan hasil analisis terhadap informasi, data, dan asumsi yang

Halaman 91                                                00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 93
     disampaikan oleh manajemen Perseroan, kami berpendapat bahwa rencana transaksi akuisisi
     100% ekuitas SMS Development Limited dan novasi pinjaman pemegang saham SMS
     Development Limited dengan total nilai transaksi sebesar USD121.719.164 serta rencana
     transaksi pemberian jaminan perusahaan sebagaimana diatur dalam perjanjian-perjanjian
     tersebut adalah “wajar”.




Halaman 92                                          00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 94
                           ASUMSI – ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS



  1. Laporan pendapat kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
  2. Penilai Bisnis telah melakukan penelahaan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam
      proses analisis pendapat kewajaran.
  3. Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya ke akuratannya.
  4. Penilai mengunakan proyeksi keuangan yang mencerminkan kewajara proyeksi yang dibuat oleh
      manajemen dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
  5. Laporan Pendapat Kewajaran ini terbuka untuk publik.
  6. Analisis, opini dan kesimpulan yang dibuat oleh penilai, serta laporan pendapat kewajaran telah
      disusun sesuai dengan Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Tahun 2018
      Edisi VII (KEPI-SPI Edisi VII Tahun 2018), Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
      35/POJK.04/2020 (POJK 35/2020), Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
      Nomor 17/SEOJK.04/2020 (SEOJK 17/2020) tentang Pedoman Penilaian serta Penyajian
      Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal.
  7. Penilai Bisnis bertanggung jawab atas Laporan Pendapat kewajaran dan Kesimpulan Opini Akhir.
  8. Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek Pendapat Kewajaran dari Pemberi
      Tugas.
  9. Semua sengketa dalam bentuk perkara pidana maupun perdata (baik di dalam maupun di luar
      pengadilan) yang berkaitan dengan objek penilaian tidak menjadi tanggung jawab kami.
  10. Kami ingin menekankan bahwa hasil kajian, analisis, serta tanggung jawab kami secara khusus
      hanya terbatas pada aspek nilai atas objek penilaian, diluar dari aspek perpajakan dan hukum
      karena hal tersebut berada diluar lingkup penugasan kami.
  11. Perubahan-perubahan yang dilakukan oleh pihak Pemerintah maupun swasta yang berkaitan
      dengan kondisi objek penilaian, dalam hal ini kondisi pasar dan sebagainya bukan menjadi
      tanggung jawab kami.
  12. Laporan pendapat kewajaran ini disajikan hanya untuk maksud dan tujuan seperti tertulis di
      dalam laporan dan tidak dapat digunakan untuk maksud dan tujuan lainnya dan kami tidak
      bertanggung jawab jika laporan ini digunakan untuk tujuan lain.
  13. Laporan pendapat kewajaran ini sebagai salah satu informasi untuk dijadikan dasar pemikiran
      dalam mengambil keputusan, akan tetapi tidak mengikat dan tidak dapat dijadikan sebagai dasar
      penentu suatu keputusan yang berakibat hukum, karena laporan pendapat kewajaran ini semata-
      mata dibuat berdasarkan kajian disiplin ilmu dan kemampuan yang kami miliki.
  14. Laporan pendapat kewajaran ini tidak berlaku dan tidak sah apabila tidak terdapat tanda tangan
      penilai berijin beserta stempel perusahaan (corporate seal) yang resmi dari KJPP Ferdinand,
      Danar, Ichsan & Rekan.
  15. Laporan pendapat kewajaran ini dibuat dan ditujukan hanya kepada pemberi tugas, sesuai
      dengan maksud dan tujuan yang diungkapkan dalam laporan pendapat kewajaran.




Halaman 93                                              00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 95
                                      PERNYATAAN PENILAI



 Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai Independen, kami yang bertanda
 tangan di bawah ini menerangkan bahwa :
 1. Pernyataan faktual yang dipresentasikan dalam laporan pendapat kewajaran adalah benar sesuai
     dengan pemahaman terbaik dari Penilai.
 2. Analisis dan kesimpulan hanya dibatasi oleh asumsi dan kondisi yang dilaporkan.
 3. Kami tidak mempunyai kepentingan baik sekarang atau di masa yang akan datang, maupun
     memiliki kepentingan pribadi atau keberpihakan kepada terhadap objek Penilaian.
 4. Imbalan Jasa Penilai tidak berkaitan dengan hasil penilaian yang dilaporkan.
 5. Penilaian dilakukan dengan memenuhi ketentuan Standar Penilaian Indonesia (SPI), Kode Etik
     Penilai Indonesia (KEPI), serta POJK Nomor 35 Tahun 2020 tentang Pedoman Penilaian dan
     Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal.
 6. Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan professional yang ditentukan dan/atau
     diselenggarakan oleh Asosiasi Penilai yang diakui Pemerintah.
 7. Penilai memiliki pemahaman mengenai jenis usaha atau industri yang menjadi objek pendapat
     kewajaran.
 8. Penilai telah melakukan kunjungan kepada pihak Manajemen Perseroan.
 9. Tidak ada Penilai lainnya selain yang bertandatangan di bawah ini, yang telah terlibat dalam
     pelaksanaan inspeksi, analisis, pembuatan kesimpulan, dan opini sebagaimana yang dinyatakan
     dalam laporan pendapat kewajaran ini.
 10. Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan pendapat
     kewajaran.
 11. Kami bertanggung jawab atas laporan pendapat kewajaran yang telah kami susun berdasarkan
     data yang telah diberikan kepada kami oleh Pemberi tugas dan kami anggap akurat serta
     lengkap. Kami tidak bertanggung jawab atas hasil laporan ini apabila data-data, dokumen dan
     informasi dari Pemberi Tugas yang diberikan kepada kami tidak sah/legal sehingga menjadi tidak
     lengkap atau menyesatkan.
 12. Penugasan Penilaian telah dilakukan terhadap objek penilaian pada tanggal penilaian (cut off
     date)
 13. Analisis dan kesimpulan yang dihasilkan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam laporan
     pendapat kewajaran.
 14. Perkiraan nilai yang dihasilkan dalam penugasan penilaian profesional telah disajikan sebagai
     kesimpulan nilai.
 15. Penilai melakukan sesuai dengan Lingkup Penugasan dan data yang dianalisis telah
     diungkapkan.
 16. Kesimpulan Nilai telah sesuai dengan asumsi dan kondisi pembatas.
 17. Data ekonomi dan industri yang tercantum dalam laporan ini kami peroleh dari sumber yang
     telah terpublikasi dan diyakini kebenarannya.




Halaman 94                                              00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 96

          
Page 97
             LAMPIRAN-LAMPIRAN




Halaman 96                 00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 98
Halaman 97   00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 99
Halaman 98   00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 100
Halaman 99   00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 101
Halaman 100   00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 102
Halaman 101   00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 103
Halaman 102   00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 104
Halaman 103   00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 105
Halaman 104   00064/2.0176-00/BS/02/0213/1/III/2026
Page 106

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size6.19 MB
Published6 Apr 2026
Pages106
Characters316,656
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 69 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Raharja Energi Cepu Tbk p.2 ×280
linked person Danar Wihandoyo p.10
linked person Adrian Hartadi · Direktur p.11 ×9
linked person Retno Dwi Andani p.13
linked org Rukun Raharja Tbk. p.23 ×14
linked person Orias Petrus Moedak p.24 ×4
linked person Taufik Ahmad p.24 ×4
linked person Alexandra Sinta p.24 ×4
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×14
possible org Bank Persero p.8 ×3
possible org Negara Republik Indonesia p.14 ×3
possible person Merly · Komisaris p.30 ×3
possible person Sumantri · Komisaris p.30 ×3
possible org Raharja Energy Cepu Tbk p.55 ×4
unresolved org KJPP Ferdinand p.2 ×5
unresolved org Ichsan dan Rekan p.2 ×4
unresolved org Ekuitas SMS Development Limited p.2 ×22
unresolved org PT Raharja Energi Madura p.2 ×51
unresolved org SMS Development Limited p.2 ×47
unresolved org Husky-CNOOC Madura Limited p.2 ×27
unresolved org Transaksi Novasi Pinjaman Pemegang Saham SMS Development Limited p.2 ×8
unresolved org SMS Offshore Overseas Limited p.2 ×30
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.3 ×6
unresolved org Novasi Pinjaman Pemegang Saham SMS Development Limited p.3 ×5
unresolved org PT Raharja Energi Indonesia p.8 ×10
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.10 ×4
unresolved org Palilingan & Rekan p.13 ×5
unresolved person CPA p.13 ×5
unresolved person Andani p.13 ×4
unresolved person Indah Setyaningsih p.14 ×3
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.14 ×6
unresolved person Rini Yulianti p.14 ×7
unresolved org Menteri Hukum Republik Indonesia p.14 ×4
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.14 ×2
unresolved org Menteri Halaman p.14
unresolved org PT Raharja Energi Indonesia Perihal Persetujuan p.15
unresolved person Muhammad Hanafi p.15 ×2
unresolved org KJPP FDI p.16 ×13
unresolved — Rezki Sulung · Corporate Finance p.16
unresolved — Supriyanti Priandini · Corporate Secretary & Legal p.16
unresolved — Anggraeni · Finance p.16
unresolved — Sugiarti Purnamasari · Accounting p.16
unresolved person Muhammad Hafy Alfakhri · Corporate Finance p.16
unresolved org PT Syabas Usaha Migas p.23 ×2
unresolved org PT Rukun Prima p.24 ×2
unresolved org PT Raharja Energi p.25 ×2
unresolved org Cepu Tbk p.25
unresolved org PT Petro Indo Pasifik p.27 ×5
unresolved org Adrian Hartadi D. SMS Offshore Overseas Limited p.27
unresolved org Riwayat Singkat SMS Offshore Overseas Limited p.27
unresolved org Samudra Energy Limited p.28 ×2
unresolved org Benjamin John Crilly E. SMS Development Limited p.28
unresolved org Riwayat Singkat SMS Development Limited p.28
unresolved org CNOOC Southeast Asia Limited p.28 ×2
unresolved org Kegiatan Usaha SMS Development Limited p.29
unresolved — Cosimo Borrelli p.30
unresolved — Benjamin John Crilly p.30
unresolved org PT Raharja Energi Indonesia REM p.31 ×3
unresolved org PT Raharja Energi Madura SMSO p.31
unresolved org PT Raharja Energi Madura. Rencana Transaksi Pemberian Jaminan p.37
unresolved org Kroll HK Limited p.38 ×2
unresolved org PT Petro Indo Pasifik. Pengaturan p.43
unresolved org Pusat Statistik p.47 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.48 ×3
unresolved org Kementerian ESDM p.51 ×2
unresolved org Nilai Pasar Ekuitas SMS Development Limited p.86 ×2
unresolved org Ichsan & Rekan p.94

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.455 11539 ms 12 Sep 2026 22:30
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [{'area_sqm': None,
             'category': 'OTHER',
             'description': 'masih memiliki kemampuan untuk memberikan'}],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'CONFLICT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': 'masih memiliki kemampuan untuk memberikan',
 'object_truncated': True,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': '62510594'}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result