Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-SUPA-att2.pdf

Other Text extracted SUPA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 178

Page 1

          
Page 2
                                                       Tentang Laporan
                                                       About this report
                                                       Laporan Tahunan PT Super Bank Indonesia Tbk (“Superbank” atau “Bank” atau “Kami”) 2025
                                                       merupakan wujud komitmen kami terhadap transparansi dan akuntabilitas kepada seluruh pemangku
                                                       kepentingan. Laporan ini disusun secara komprehensif untuk memberikan gambaran mengenai kinerja
                                                       keuangan, operasional, kebijakan,   inisiatif, serta strategi Superbank. Selain itu, laporan ini juga
                                                       memaparkan bagaimana operasional bisnis Superbank dicapai melalui adopsi teknologi dan keunggulan
                                                       Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menghadirkan layanan keuangan yang inklusif dan terjangkau.

                                                       Laporan Tahunan disusun menggunakan editing software yang terpercaya dan Integrated Artificial Intelligence
                                                       yang memadukan berbagai informasi Superbank dalam bentuk laporan, sehingga menghasilkan analisis
                                                       data yang cepat, efisien dan akurat. Penyusunan laporan ini telah disesuaikan dengan standar dan regulasi
                                                       yang berlaku di Indonesia, yaitu Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 29/POJK.04/2016 tentang Laporan
                                                       Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 16/SEOJK.04/2021 tentang
                                                       Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik, dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
                                                       Nomor 14/POJK.04/2022 tentang Penyampaian Laporan Keuangan Berkala Emiten Atau Perusahaan Publik.

                                                       The PT Super Bank Indonesia Tbk (“Superbank” or “Bank” or “We”)2025 Annual Report represents our steadfast
                                                       commitment to transparency and accountability toward all stakeholders. This report is comprehensively structured
                                                       to provide an overview of Superbank’s financial performance, operations, policies, initiatives, and strategic direction.
Karena masa depan bukan untuk ditunggu,                Furthermore, this report highlights how Superbank’s operational excellence is achieved through the synergy of
                                                       technology adoption and the capabilities of our Human Resources to deliver inclusive and affordable financial services.
   tapi untuk dibuka kemungkinannya.
                                                       This Annual Report was compiled using trusted editing software and integrated artificial intelligence to
                                                       synthesize various information regarding Superbank, resulting in fast, efficient, and accurate data analysis.
     Because the future is not to be waited for,       The preparation of this report adheres to the applicable standards and regulations in Indonesia, specifically
                                                       the Financial Services Authority Regulation No. 29/POJK.04/2016 regarding Annual Reports of Issuers or Public
       but to be opened to its possibilities.          Companies, the Financial Services Authority Circular Letter No. 16/SEOJK.04/2021 regarding the Form and
                                                       Content of Annual Reports of Issuers or Public Companies, and the Financial Services Authority Regulation
                                                       No. 14/POJK.04/2022 regarding the Submission of Periodic Financial Reports of Issuers or Public Companies.




                                                       Sanggahan & Batasan Tanggung Jawab
                                                       Disclaimer
                                                       Informasi dalam laporan ini disajikan hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan, serta tidak boleh
                                                       ditafsirkan sebagai, nasihat investasi, pajak, hukum, atau keuangan. Superbank tidak bertindak sebagai
                                                       penasihat atau fidusia dalam kapasitas ini. Setiap keputusan investasi atau tindakan yang diambil berdasarkan isi
                                                       laporan ini harus dikonsultasikan dengan penasihat keuangan, hukum, atau pajak profesional yang independen.

                                                       The information contained within this report is provided for informational purposes only and does not
                                                       constitute, and should not be construed as, investment, tax, legal, or financial advice. Superbank does not act
                                                       as an advisor or fiduciary in this capacity. Any investment decisions or actions taken based on the contents
                                                       of this report should be made in consultation with independent professional financial, legal, or tax advisors.




                                                   2                                                                                                                         3
Page 3
                                                                                                                                                                   New Chapter of Growth
Kesinambungan                                             Tema                     Laporan                                                                         Tahun 2022 menjadi lembaran baru bagi
                                                                                                                                                                   Superbank dengan fokus baru pada

Tahunan                                                                                                                                                            digitalisasi yang memanfaatkan kehadiran
                                                                                                                                                                   teknologi untuk menawarkan layanan yang
                                                                                                                                                                   lebih baik kepada seluruh nasabah. Transisi
                                                                                                                                                                   menuju perbankan digital dari perbankan
                                                                                                                                                                   konvensional akan menjadikan Superbank
                                                                                                                                                                   berkembang menjadi organisasi yang
Continuity of Annual Report Themes                                                                                                                                 adaptif menuju visi dan misi yang baru.

                                                                                                                                                                   The year 2022 has become a new chapter for
                                                                                                                                                                   Superbank, with a new focus on digitalization
                                                                                                                                                                   that utilizes the presence of technology
                                                                                                                                                                   to offer better services to all customers.
                                                                                                                                                                   The transition from conventional banking
                                                                                                                                                                   to digital banking will enable Superbank to
                                                                                                                                                                   develop into an adaptive organization with a
                                                                                                                 Unleashed                                         new vision and mission.

                                                                                                                 Laporan Tahunan 2023 mengangkat tema
                                                                                                                 “Unleashed”     yang     merepresentasikan
                                                                                                                 langkah baru Bank dalam menjajaki dunia
                                                                                                                 perbankan digital di Indonesia. Laporan ini
                                                                                                                 menggambarkan proses transformasi digital
                                                                                                                 Superbank, yang menghasilkan banyak
                                                                                                                 pencapaian dan mendorong penerapan nilai-
                                                                                                                 nilai Superbank untuk terus berinovasi.

                                                                                                                 The 2023 Annual Report adopts the theme
                                                                                                                 “Unleashed,” which illustrates the Bank’s
                                                                                                                 performance over the year with numerous
                                                                                                                 achievements by Superbank as a newcomer
                                                                                                                 in the banking business. The digital transition
                                                                                                                 process by Superbank has yielded significant
                                                                                                                 results and promoted Superbank’s values of
                                                                                                                 continuous innovation.                            Solid Beginnings, Bright Horizons

Infinite Possibilities                                                                                                                                             Laporan Tahunan 2024 mengusung tema
                                                                                                                                                                   “Solid Beginnings, Bright Horizons”, yang
                                                                                                                                                                   menggambarkan pencapaian Superbank
Laporan Tahunan 2025 mengusung tema ‘Infinite Possibilities’ yang merefleksikan transformasi
                                                                                                                                                                   sepanjang tahun 2024, dengan fokus pada
strategis serta rekam jejak kinerja yang berhasil dicapai oleh Superbank sepanjang tahun 2025. Dimulai
                                                                                                                                                                   pendekatan ke segmen ritel dan UMKM
dari pencapaian profitabilitas, peluncuran beragam produk dan layanan inovatif, akuisisi nasabah
                                                                                                                                                                   melalui inovasi digital yang cepat dan
yang semakin besar, perluasan ekosistem yang semakin strategis, serta keberhasilan Superbank
                                                                                                                                                                   manajemen yang terpercaya. Tema ini
mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (IDX) dengan kode saham “SUPA”.
                                                                                                                                                                   menjadi tema utama dalam Laporan Tahunan
                                                                                                                                                                   2024.
Seluruh pencapaian tersebut menjadi fondasi yang kokoh bagi Superbank untuk melangkah ke fase
pertumbuhan berikutnya, sekaligus membuka peluang yang semakin luas dan berkelanjutan melalui
                                                                                                                                                                   The 2024 Annual Report presents the theme
‘Infinite Possibilities’ bagi seluruh pemangku kepentingan.
                                                                                                                                                                   “Solid Beginnings, Bright Horizons,” reflecting
                                                                                                                                                                   Superbank’s achievements throughout the
                                                                                                                                                                   year. This theme highlights the foundation of
The 2025 Annual Report carries the theme “Infinite Possibilities,” reflecting the strategic transformation
                                                                                                                                                                   strong principles and strategic foresight that
and the successful performance track record achieved by Superbank throughout 2025. Starting from
                                                                                                                                                                   drive our success. Through continuous growth
the achievement of profitability, the launch of various innovative products and services, increasingly
                                                                                                                                                                   and digital innovation, we strive to create
large customer acquisition, more strategic ecosystem expansion, as well as the Superbank’s success in
                                                                                                                                                                   new opportunities, empower businesses, and
listing its initial shares on the Indonesia Stock Exchange (IDX) with the stock code “SUPA.”
                                                                                                                                                                   promote economic prosperity, particularly
                                                                                                                                                                   for the retail and MSME segments. This
All of these achievements serve as a solid foundation for the Company to move into the next growth
                                                                                                                                                                   overarching theme serves as the guiding
phase, while simultaneously opening broader and more sustainable opportunities through the “Infinite
                                                                                                                                                                   narrative for our 2024 Annual Report.
Possibilities” aspiration for all stakeholders.



                                                                                                             4                                                                                                       5
Page 4
                                                                                                  Kebijakan Transaksi Afiliasi dan              Program Anti Pencucian Uang,

Daftar Isi                                                                                  144
                                                                                                  Benturan Kepentingan
                                                                                                  Affiliated and Conflict of Interest
                                                                                                  Transaction Policy
                                                                                                                                                Pencegahan Pendanaan Terorisme
                                                                                                                                                dan Pendanaan Proliferasi Senjata
                                                                                                                                                Pemusnah Massal
                                                                                                                                          302
                                                                                                                                                Anti Money Laundering, Counter-
Table of Contents                                                                                 Ikatan Material untuk Investasi
                                                                                                  Barang Modal & Realisasi Tahun 2025           Financing of Terrorism and Counter-
                                                                                            146   Material Commitments for Capital              Proliferation Financing of Weapons of
                                                                                                  Expenditure and Realized Investments          Mass Destruction Program
                                              Perjalanan Superbank
01 Prolog
        Prologue
                                        60

                                        62
                                              Superbank Journey
                                              Struktur Organisasi                           147
                                                                                                  in 2025
                                                                                                  Informasi Suku Bunga Dasar Kredit       306
                                                                                                                                                Fungsi Audit Eksternal
                                                                                                                                                External Audit Function
                                              Organization Structure                              Prime Lending Rate Information
  2
                                                                                                  Perbandingan Target dan Realisasi             Penerapan Manajemen Risiko dan
                                              Profil Dewan Komisaris
                                        64                                                        Kinerja Bank untuk Tahun 2025                 Sistem Pengendalian Internal
                                              Board of Commissioners Profile                149                                           307
                                                                                                  Comparison of Bank Performance                Implementation of Risk Management

02 Ikhtisar Utama
        Main Highlights
                                        70
                                              Profil Direksi
                                              Board of Directors Profile
                                                                                            151
                                                                                                  Targets and Actuals for 2025
                                                                                                  Target Bank pada Tahun 2026
                                                                                                                                                and Internal Control System
                                                                                                                                                Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait
                                              Profil Komite Audit                                 Overview of Bank’s Target in 2026             dan Penyediaan Dana Besar
  8                                     82                                                                                                310
                                              Audit Committee Profile                                                                           Provisions of Funds to Related Parties
        Ikhtisar Data Kinerja                 Profil Komite Pemantau Risiko                       Laporan Eksposur Risiko                       and Large Exposure
  8                                     84
        Performance Highlights                Risk Oversight Committee Profile                    & Permodalan dan                              Penyimpangan Internal dan Upaya

                                                                                            06
                                                                                                                                          312   Penyelesaian
        Ikhtisar Keuangan                     Profil Komite Nominasi dan Remunerasi               Penerapan Manajemen
  10                                                                                                                                            Internal Fraud and Resolution Efforts
        Financial Highlights            86    Nominating and Remuneration
        Ikthtisar Saham                       Commitee Profile                                    Risiko                                        Permasalahan Hukum dan Upaya
  16                                                                                        158   Implementation of Risk                  312   Penyelesaian
        Shares Highlights                     Profil Manajemen Senior
                                        88                                                                                                      Litigation and Resolution Efforts
        Peristiwa Penting                     Senior Management Profile                           Management, Risk Exposure
  18                                                                                              Report & Capitalization                       Sanksi Administratif dari Otoritas
        Event Highlights                      Profil Karyawan
                                        92                                                                                                      terkait
                                              Employee Profile                                                                            312

                                                                                            07    Tata Kelola Perusahaan
        Penghargaan dan                                                                                                                         Administrative Sanctions from Relevant
        Keanggotaan Asosiasi                  Informasi Akuntan Publik dan Kantor                                                               Authorities
  20                                                                                              Corporate Governance
        Awards and Memberships in             Akuntan Publik
                                        96                                                                                                      Transparansi Kondisi Keuangan dan
        Associations                          Information on Public Accountants and         222                                                 Non-Keuangan
                                              Public Accounting Firms                                                                     314
                                                                                                  Tata Kelola Perusahaan                        Transparency of Financial and Non-
                                                                                            222

03      Laporan Manajemen                     Informasi Lembaga dan/atau Profesi                  Corporate Governance                          Financial Conditions
                                              Penunjang Pasar Modal
        Management Report               97    Information on Capital Market                       Penyempurnaan Praktik Tata Kelola             Akses Informasi dan Tata Perusahaan
                                                                                                  Selama Tahun 2025                       315
                                              Supporting Institutions and/or                232                                                 Information Access and Corporate Data
  24                                                                                              Improvement of Governance Practices
                                              Professions
                                                                                                  during 2025
        Laporan Dewan Komisaris                                                                                                                 Pelindungan Data Pribadi di Superbank
  25                                                                                              Kerangka Tata Kelola                    323
                                                                                                                                                Personal Data Protection in Superbank
        Board of Commissioners Report         Analisis dan Pembahasan                       233

  28
        Dewan Komisaris
        Board of Commissioners
                                        05    Manajemen
                                              Management Discussion                         235
                                                                                                  Governance Framework
                                                                                                  Rapat Umum Pemegang Saham
                                                                                                  General Meeting of Shareholders
                                                                                                                                          326
                                                                                                                                                Kebijakan Pelindungan Konsumen
                                                                                                                                                Customer Protection and Handling
        Laporan Direksi                 98
  33                                          and Analysis                                        Dewan Komisaris                               Benturan Kepentingan
        Board of Directors Report                                                           236                                           327
                                              Tinjauan Perekonomian dan Industri                  Board of Commissioners                        Conflict of Interest
        Direksi                               Perbankan Nasional
  45                                    100                                                       Komite di Bawah Dewan Komisaris               Pembiayaan untuk Kegiatan Sosial dan
        Board of Directors                    Overview of the Economic and National         244   Committee Under Board of                327   Politik
                                              Banking Industry                                    Commissioners                                 Funding for Social and Political Activities
                                              Tinjauan Bisnis & Operasional Superbank             Komite Audit

04       Profil Perusahaan
         Company Profile
                                        104   Overview of Bank Business & Operational
                                              Activities
                                              Produk & Layanan
                                                                                            245

                                                                                            248
                                                                                                  Audit Committee
                                                                                                  Komite Pemantau Risiko
                                                                                                                                         08
                                                                                                                                                Strategi dan Komitmen
                                                                                                                                                Keberlanjutan
                                        108                                                       Risk oversight Committee
  48                                          Product & Services                                                                                Sustainable Strategy and
                                                                                                  Komite Nominasi dan Remunerasi          328
         Profil Perusahaan                    Aspek Pemasaran & Branding                    251   Nominating and Remuneration
                                                                                                                                                Commitment
  50                                    116
         Company Profile                      Marketing & Branding Aspect                         Committee
   51
         Pemegang Saham
         Shareholders                   119
                                              Teknologi Informasi
                                              Information Technology                        256
                                                                                                  Direksi
                                                                                                  Board of Directors
                                                                                                                                         09 Internal Control Over
                                                                                                                                            Financial Report (ICOFR)
         Riwayat Singkat Superbank            Pengembangan Sumber Daya Manusia                    Komite di Bawah Direksi
  55                                    124                                                 264                                           330
         Brief History of the Company         Human Resources Development                         Committee Under Board of Directors
         Informasi Umum                       Tinjauan Keuangan                                   Sekretaris Perusahaan
  58                                    128

  59
         General Information
         Visi dan Misi
         Vision & Mission
                                              Financial Review
                                              Struktur Pemegang Saham dan
                                              Permodalan Bank
                                                                                            279

                                                                                            285
                                                                                                  Corporate Secretary
                                                                                                  Hubungan Investor
                                                                                                                                         10 Laporan
                                                                                                                                            Auditan
                                                                                                                                                    Keuangan

                                        142                                                       Investor Relations
                                              Capital and Shareholders Structure of                                                       332   Audited Financial Statements
         Nilai Perusahaan                                                                         Satuan Kerja Audit Internal
  59                                          the Bank                                      287
         Company Value                                                                            Internal Audit Directorate
                                                                                                  Satuan Kerja Kepatuhan
                                                                                        6   295                                                                                               7
                                                                                                  Compliance Division
Page 5
Ikhtisar Data Kinerja
Performance Highlights




    Kredit Yang Diberikan                     Dana Pihak Ketiga                             Laba Setelah Pajak                        Total Nasabah Digital
    Total Loan                                Third Party Funds                             Profit After Tax                          Total Digital Customers
    Dalam Rp Miliar | In Billion IDR          Dalam Rp Miliar | In Billion IDR              Dalam Rp Miliar | In Billion IDR

                                                                                                                                                         5,9 Juta
     2024




                                                                                             2024
                                               2024
            6.426                                      4.943                                                (366)

                                                                                                                                            2,7 Juta
                                       50%                                       139%                                                                               112%
     2025




                                                                                             2025
                                               2025
            9.618                                      11.827                                       100
                                       YOY                                       YOY                                                                                YOY
                                                                                                                                              2024           2025




    Total Aset                                Ekuitas                                       NIM                                       ROE
    Total Assets                              Equity                                        Net Interest Margin                       Return on Equity
    Dalam Rp Miliar | In Billion IDR          Dalam Rp Miliar | In Billion IDR              Dalam % | In %                            Dalam % | In %
                                               2024
     2024




            11.395                                     5.248

                                                                                                                      10,6
                                       87%                                       56%                 7,9                       2,8%         (7,5)
                                                                                                                                                             2,0
                                                                                                                                                                    9,5%
                                               2025
     2025




            21.282                                     8.165
                                       YOY                                       YOY                                           YOY                                  YOY
                                                                                                    2024              2025                   2024            2025




    Pendapatan Bunga Bersih                   Laba Sebelum Pajak                            LDR                                       CIR
    Net Interest Income                       Profit Before Tax                             Loan to Deposit Ratio                     Cost to Income Ratio
    Dalam Rp Miliar | In Billion IDR          Dalam Rp Miliar | In Billion IDR              Dalam % | In %                            Dalam % | In %
                                               2024
     2024




            607                                                 (391)

                                                                                                                                            139,2
                                       160%                                                         130,0
                                                                                                                       81,3    49%                                  69%
                                               2025




                                                                                                                                                             70,5
     2025




                                                       143
            1.576
                                       YOY                                                                                     YOY                                  YOY
                                                                                                    2024                2025                 2024            2025




                                                                                        8                                                                                  9
Page 6
Ikhtisar Keuangan
Financial Highlights

   Laporan Posisi Keuangan                                                            Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lainnya
   Statement of Financial Position                                                    Statement of Profit or Loss and Other Comprehensive Income



  (Dalam Juta Rp)                                                 (In Million IDR)     (Dalam Juta Rp)                                                                           (In Million IDR)



    Uraian                                2023         2024           2025              Uraian                                                          2023         2024           2025
    Description                                                                         Description

    Total Aset                           5.556.074   11.395.094    21.282.312            Pendapatan Bunga
    Total Assets                                                                                                                                        323.223     743.980      2.163.280
                                                                                         Interest Income
    Aset Produktif
                                         4.916.788   10.684.986    19.730.573            Beban Bunga
    Productive Assets                                                                                                                                   (22.119)    (137.136)    (587.006)
                                                                                         Interest Expense
     Penempatan pada BI dan bank lain
                                          195.085     431.617      2.257.750
     Placement with BI and other banks                                                   Pendapatan Bunga Bersih                                        301.104    606.844       1.576.274
                                                                                         Net Interest Income
     Kredit (bersih)
                                         2.642.234   6.054.713      9.199.578
     Loans (Net)                                                                         Pendapatan Operasional Lainnya
                                                                                                                                                        14.049       31.115        40.264
                                                                                         Other Operating Income
     Efek-Efek
                                         2.079.469   4.198.656     8.273.245
     Securities                                                                          Beban Operasional
                                                                                                                                                       (806.525)   (1.029.152)   (1.473.265)
                                                                                         Operating Expense
    Aset Non-Produktif
                                         639.286      710.108       1.551.739
    Non-Productive Asset                                                                 Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan                         (491.372)   (391.193)       143.273
                                                                                         Profit (loss) before income tax
    Liabilitas                           1.187,737   6.147.562     13.117.718
    Liabilities                                                                          Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan
                                                                                                                                                        106.271     24.826        (43.589)
                                                                                         Income Tax Benefit (Expense)
    Dana Pihak Ketiga
                                          921.706    4.942.826     11.827.129
    Third-Party Funds                                                                    Laba (rugi) tahun berjalan
                                                                                                                                                       (385.101)   (366.367)       99.684
                                                                                         Profit (loss) for the Year
      Giro
                                          123.987     113.672        294.183
      Current Accounts                                                                   Laba (rugi) komprehensif lain Tahun Berjalan
                                                                                                                                                         (799)      (18.590)       76.726
                                                                                         Other Comprehensive Income (loss) for the Year
      Tabungan
                                          21.092     1.258.347     2.234.514
      Savings Accounts                                                                   Laba (rugi) komprehensif Tahun Berjalan
                                                                                                                                                       (385.900)   (384.957)       176.410
                                                                                         Totalr Comprehensive Income (loss) for the Year
      Deposito
                                          776.627    3.570.807     9.298.432
      Time Deposits                                                                      Laba (rugi) yang dapat diatribusikan kepada
                                                                                         pemilik entitas induk dan kepentingan
    Liabilitas Lainnya                                                                   nonpengendali                                                 (385.101)   (366.367)       99.684
                                          266.031    1.204.736     1.290.589
    Other Liabilities                                                                    Profit (loss) attributable to owners of the parent and non-
                                                                                         controlling interests
    Ekuitas                              4.368.337   5.247.532     8.164.594             Laba (rugi) komprehensif yang dapat diatribusikan
    Equity                                                                               kepada pemilik entitas induk dan kepentingan
                                                                                         nonpengendali                                                 (385.900)   (384.957)       176.410
    Total Liabilitas dan Ekuitas         5.556.074   11.395.094    21.282.312            Comprehensive profit (loss) attributable to owners of the
    Total Liabilities and Equity                                                         parent and non-controlling interests

                                                                                         Laba (rugi) per saham (nilai penuh)
                                                                                                                                                           -            -             3.3
                                                                                         Profit (loss) per share




                                                                                 10                                                                                                                 11
Page 7
Rasio Keuangan                                                                                               Rasio Keuangan
Financial Ratios                                                                                             Financial Ratios



(Dalam Persentase %)                                                         (In Percentage %)        (Dalam Persentase %)                                                   (In Percentage %)




 Uraian                                                      2023    2024           2025                Uraian                                                2023    2024           2025
 Description                                                                                            Description

  Permodalan                                                                                            Likuiditas
  Capital                                                                                               Liquidity
  Kewajiban Penyediaan Modal Minimum                                                                    Loan to Deposit Ratio (LDR)
                                                             185,7   95,8            93,2                                                                     316,9   130,0           81,3
  Capital Adequacy Ratio (CAR)                                                                          Loan to Deposit Ratio (LDR)
  KPMM Modal Inti
                                                             184,5   94,7            92,1               Liabilitias terhadap Ekuitas
  CAR Tier 1                                                                                                                                                  27,2    117,1          160,7
                                                                                                        Liabilities to Equity
  KPMM Modal Pelengkap
                                                              1,2     1,2             1,2               Liabilitas terhadap Aset
  CAR Tier 2                                                                                                                                                  21,4    53,9            61,6
                                                                                                        Liabilities to Asset
  Aset Tetap terhadap Ekuitas
                                                              0,9     1,6            0,9                Kepatuhan
  Fixed Assets to Equity
                                                                                                        Compliance
  Kualitas Aset
  Asset Quality                                                                                         Persentase Pelanggaran BMPK
                                                                                                        Rate of Non-Compliance to Legal Lending Limit (LLL)
  Aset Produktif dan Non-Produktif Bermasalah terhadap                                                  -Pihak Terkait
  Jumlah Aset Produktif dan Non-Produktif                                                                                                                       -       -               -
                                                              2,1     1,2             1,1               -Related Parties
  Non-Performing Earning and Non-Earning Assets to Total
  Earning and Non Earning Assets                                                                        - Pihak Tidak Terkait
                                                                                                                                                                -       -               -
                                                                                                        -Non- Related Parties

  Aset Produktif Bermasalah terhadap Jumlah Aset Produktif                                              Persentase Pelampauan BMPK
                                                              1,2     1,2             1,1               Percentage of LLL Exceeded
  Non-Performing Earning Assets to Total Earning Assets

                                                                                                        -Pihak Terkait
                                                                                                                                                                -       -               -
  CKPN Aset Keuangan terhadap Aset Produktif                                                            -Related Parties
  Allowance for Impairment Losses on Financial Assets to      5,5     3,5             2,1
  Earning Assets                                                                                        - Pihak Tidak Terkait
                                                                                                                                                                -       -               -
                                                                                                        -Non- Related Parties
  NPL Bruto
                                                              3,8     2,3            2,6                Giro Wajib Minimum
  Gross NPL
                                                                                                        GWM
  NPL Net
                                                              1,0     0,3            0,7                -GWM Utama Rupiah
  Net NPL                                                                                                                                                      9,0     8,1            8,4
                                                                                                        -GWM in Rupiah
  CKPN terhadap NPL
                                                             238,8   254,7          167,6               -GWM Valuta Exchange
  Loan Loss Coverage                                                                                                                                            -       -               -
                                                                                                        -GWM in Foreign Currencies

                                                                                                        -Posisi Devisa Neto (PDN)
                                                                                                                                                                -       -               -
                                                                                                        -Net Open Position (NOP)




                                                                                                 12                                                                                              13
Page 8
 Rasio Keuangan
 Financial Ratios




(Dalam Persentase %)                                                         (In Percentage %)


  Uraian                                                     2023     2024           2025
  Description

  Rentabilitas
  Profitability

  Return On Asset (ROA)                                      (10,9)   (4,9)           0,9


  Return on Equity (ROE)                                     (10,7)   (7,5)           2,0


  Net Interest Margin (NIM)                                   7,2      7,9           10,6

  Biaya operasional terhadap pendapatan operational (BOPO)
                                                             239,7    148,6          93,5
  Operating Expense to Operating Income (BOPO)

  Cost to Income Ratio (CIR)                                 209,3    139,1          70,5




                                                                                                 14   15
Page 9
                                                                                                                        Kode Saham | Ticker Code                                   Tanggal Listing| Listing Date

Ikhtisar Saham
Share Highlights
                                                                                                                                  SUPA                                                17 Desember 2025
                                                                                                                                                                                              December 17, 2025
                                                                                                                    Tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI)
                                                                                                                            Listed on Indonesia Stock Exchange
Pada tanggal 17 Desember 2025, Superbank resmi        On December 17, 2025, Superbank officially listed                                  (BEI)/(IDX)
mencatatkan sahamnya melalui Penawaran Umum           its shares through an Initial Public Offering on the
Perdana Saham di Bursa Efek Indonesia dengan kode     Indonesia Stock Exchange under the ticker symbol
emiten SUPA. Dalam aksi korporasi tersebut, Bank      SUPA. In this corporate action, the Bank issued a
menerbitkan sebanyak 4.406.612.300 lembar saham       total of 4.406.612.300 shares at an offering price of
dengan harga penawaran sebesar Rp635 per lembar       IDR 635 per share. As of the period ending December
saham. Hingga periode 31 Desember 2025, struktur      31, 2025, the share ownership structure reflects a         30                         Harga Saham (Rp)

kepemilikan   saham     mencerminkan     komposisi    solid composition of strategic shareholders, where      Desember                       Share Price (IDR)                Jumlah Saham           Volume         Kapitalisasi Pasar

pemegang saham strategis yang solid, di mana PT       PT Elang Media Visitama holds an ownership stake          2025                                                             Beredar         Transaksi (lot)           (Rp)
                                                      of 27.60%, PT Kudo Teknologi Indonesia 16.67%,                                                                         Number of shares      Transaction            Market
Elang Media Visitama memegang porsi kepemilikan                                                               30 December       Tertinggi        Terendah        Penutupan     Outstanding        Volume (lot)      Capitalization (IDR)
                                                      GXS Bank Pte. Ltd. 10.44%, A5DB Holdings Pte. Ltd.
sebesar 27,60%, PT Kudo Teknologi Indonesia                                                                      2025            Highest          Lowest           Closing
                                                      10.03%, KakaoBank Corp. 8.66%, and Singtel Alpha
sebesar 16,67%, GXS Bank Pte. Ltd. sebesar 10,44%,
                                                      Investments Pte. Ltd 7.36%, while the remaining
A5DB Holdings Pte. Ltd. sebesar 10,03%, KakaoBank
                                                      19.24% stake is held by shareholders with individual
Corp. sebesar 8,66%, Singtel Alpha Investments Pte.   ownership below 5% each.
Ltd sebesar 7,36%, serta sisa porsi saham sebesar
19,24% dimiliki oleh pemegang saham dengan                                                                     2025              1.230             790             935       33.897.017.650       30.494.069       31.693.711.502.750
kepemilikan masing-masing di bawah 5%.




                                                                                                         16                                                                                                                             17
Page 10
Peristiwa Penting
 Event Highlights




       Maret                               Mei                           Agustus                               Oktober                            November                            Desember
         March                              May                              August                               October                            November                            December




Superbank Raih Laba              OVO dan Superbank                 Konsolidasi Strategis GXS             Superbank Raih 5 Juta                Superbank dan KakaoBank             PT Super Bank Indonesia
Bersih Pertama Sejak             Luncurkan OVO Nabung              Bank Pte. Ltd. sebagai                Nasabah dalam Waktu                  Kembali     Berkolaborasi           Tbk Resmi Melantai di
Peluncuran Aplikasi              by Superbank                      Pemegang Saham                        Kurang dari Dua Tahun                dalam Inovasi Undian Unik:          Bursa Efek Indonesia
                                                                                                         Sejak Peluncuran Aplikasi            Kartu Untung
Pencapaian      ini   dicapai    Superbank      dan      OVO       Per Agustus 2025, Superbank
hanya dalam waktu 9 bulan        meluncurkan           produk      mencatat     langkah    penting       Sejak peluncuran publik pada         Sinergi      strategis     antara   Superbank resmi melantai di
sejak peluncuran aplikasi        inovatif ‘rek-wallet’, yang       dalam penyelarasan ekosistem          Juni 2024, Superbank berhasil        Superbank      dan     KakaoBank    Bursa Efek Indonesia melalui
Superbank,          menandai     memungkinkan       pengguna       strategisnya seiring dengan           mengakuisisi lebih dari 5 juta       menghadirkan Kartu Untung,          Penawaran Umum Perdana
transisi strategis Bank dari     dapat menikmati kemudahan         peningkatan          partisipasi      nasabah digital dalam waktu          yang memungkinkan nasabah           Saham dengan kode saham
yang memiliki efektivitas        transaksi e-wallet sekaligus      langsung GXS Bank Pte. Ltd.           kurang dari dua tahun, didukung      memperoleh       hadiah    harian   SUPA pada 17 Desember
strategi penetrasi pasar dan     mendapatkan          manfaat      dalam    struktur   kepemilikan       oleh inovasi teknologi, efisiensi    melalui penempatan deposit          2025, menandai transformasi
skalabilitas model bisnis di     finansial   dari    rekening      saham.                                operasional,     dan      sinergi    dalam pengalaman perbankan          Bank menjadi perusahaan
industri perbankan digital.      tabungan     dalam       satu                                           ekosistem strategis dengan para      digital yang sederhana.             publik.
                                 genggaman.                                                              pemegang saham.


Superbank     Achieves           OVO and Superbank                 Strategic   Consolidation             Superbank       Achieved             Superbank and KakaoBank             PT Super Bank Indonesia
First Net Profit since           Launch OVO Nabung by              of GXS Bank Pte. Ltd. as              5 Million Customers in               Back    in   Collaboration          Tbk Officially Lists on
Application Launched             Superbank                         Shareholder                           Less than 2 Years since              in    Unique      Gamified          the Indonesian Stock
                                                                                                         Application Launched                 Innovation: Kartu Untung            Exchange
This     achievement       was   Superbank and OVO launched        In August 2025, Superbank
reached     within    just   9   the innovative “rek-wallet”       achieved a significant milestone      Since its public launch in           The strategic synergy between       Superbank officially listed on
months since the launch of       product, enabling users to        in aligning its strategic ecosystem   June 2024, Superbank has             Superbank     and    KakaoBank      the Indonesia Stock Exchange
the Superbank application,       enjoy the convenience of          through the increased direct          successfully acquired more than      resulted in the Kartu Untung        through its Initial Public
marking the Bank’s strategic     e-wallet transactions while       participation of GXS Bank Pte.        5 million digital customers in       product, which allows customers     Offering under the ticker
transition through effective     also gaining financial benefits   Ltd. in its shareholding structure.   less than two years, supported       to earn daily rewards simply        code SUPA on 17 December
market penetration and the       from a savings account in a                                             by    technological    innovation,   by placing deposits within          2025, marking the Bank’s
proven scalability of our        single integrated experience.                                           operational    efficiency,    and    a seamless digital banking          transformation into a public
business model within the                                                                                strategic ecosystem synergies        experience.                         company.
digital banking industry.                                                                                with its shareholders.



                                                                                                  18                                                                                                          19
Page 11
Penghargaan
Awards




• Indonesia’s Top 20 Chief Marketing Officersof 2025 by The Iconomics (31 Jan 2025)                      • Bronze Award in the Best Employee Wellness Strategy by Employee Experience Awards Indonesia

• Indonesia’s Best CFOs by SWA Magazine (3Mar 2025)                                                      2025 (25 Apr 2025)

• Best Digital Bank 2025 by Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation 2025 (20 Mar 2025)               • Sapphire Award in the Best Enterprise in Regulatory Compliance Category by Indonesia

• Best Conventional Commercial Bank Deposit 2025 by Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation           Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2025 (9 May 2025)

 2025 (20 Mar 2025)                                                                                      • Financial Services In-House Team of the Year by ALB Indonesia Law Awards 2025 (23 Oct 2025)

• Best Conventional Commercial Bank Savings 2025 by Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation          • Indonesia Customer Service Champion 2025 by SWA (14 Nov 2025)

 2025 (20 Mar 2025)                                                                                      • Top 5 Best Financial Integrity Rating among KBMI 1 by Financial Transaction Reports and Analysis

• 3rd Best Overall Digital Bank 2025 by Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation 2025 (20 Mar 2025)    Centre (28 Nov 2025)

• Top Digital Banks in Asia 2025 by The Banker (17 Apr 2025)

                                                                                                   20                                                                                                         21
Page 12
Keanggotaan Asosiasi
Membership of Associations


•   Perhimpunan Bank Umum Nasional (Perbanas)
•   Ikatan Bankir Indonesia (IBI)
•   Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO)
•   Asosiasi Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing (APUVINDO)
•   Kamar Dagang Indonesia (KADIN)
•   Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDKP)
•   Forum Komunikasi Direktur Operasional Perbankan (FKDOP)
•   Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK)
•   Bankers Association for Risk Management (BARA)
•   Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI)
•   Ikatan Auditor Internal Bank (IAIB)
•   Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA)
•   Perkumpulan Penasihat Hukum Internal Perusahaan (ICCA)
•   Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)
•   Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan (LAPS SJK)




•   National Commercial Banks Association (Perbanas)
•   Indonesian Bankers Association (IBI)
•   Indonesian Employers Association (APINDO)
•   Association of Money Market and Foreign Exchange Dealers (APUVINDO)
•   Indonesian Chamber of Commerce (KADIN)
•   Banking Compliance Directors Communication Forum (FKDKP)
•   Banking Operational Directors Communication Forum (FKDOP)
•   Financial Services Industry Communication Forum (FKIJK)
•   Bankers Association for Risk Management (BARA)
•   Indonesian Payment Systems Association (ASPI)
•   Institute of Internal Auditors of Banks (IAIB)
•   Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA)
•   Indonesian Corporate Council Association (ICCA)
•   Indonesian Issuers Association (AEI)
•   Alternative Dispute Resolution Institution for the Financial Services Sector (LAPS SJK)




                                                                                        22    23
Page 13
Laporan Manajemen                                                                                                    Management Report




LAPORAN MANAJEMEN
MANAGEMENT REPORT        Laporan Dewan Komisaris
                         Board of Commissioners Report

                         Sebagai bagian integral dari struktur tata kelola bank, Dewan Komisaris Superbank secara
                         konsisten menjalankan fungsi pengawasan serta berkoordinasi secara erat dengan Direksi untuk
                         memastikan bahwa setiap langkah strategis Bank selaras dengan visi dan arah pengembangan
                         Superbank. Melalui pengawasan yang efektif tersebut, Superbank berhasil mencatatkan
                         kinerja yang positif sepanjang tahun 2025, sekaligus memperkuat perannya sebagai bank yang
                         berkomitmen dalam memperluas inklusi keuangan bagi masyarakat.

                         Capaian tersebut tecermin dari keberhasilan Superbank membukukan laba, meningkatkan
                         akuisisi nasabah, serta mencatatkan Penawaran Umum Perdana Saham yang menjadi penanda
                         penting atas kepercayaan pasar terhadap transformasi dan prospek pertumbuhan Superbank.


                         As an integral component of the Bank’s governance structure, the Board of Commissioners of
                         Superbank consistently exercises its oversight function and maintains close coordination with
                         the Board of Directors to ensure that all strategic initiatives are aligned with Superbank’s vision
                         and long-term development direction. Through effective and continuous supervision, Superbank
                         recorded positive performance throughout 2025, while further strengthening its role as a bank
                         committed to expanding financial inclusion for the broader community.

                         These achievements are evidenced by the Company’s success in generating profits, expanding
                         its customer base, and completing an Initial Public Offering, which stands as a strong indicator
                         of market confidence in the Superbank’s transformation and future growth prospects.




                    24                                                                                                              25
Page 14
Laporan Manajemen                                                                                                                                                                                                 Management Report


                                                                                                                   PENILAIAN KINERJA DIREKSI                              BOARD OF DIRECTORS’ PERFORMANCE
                                                                                                                                                                          ASSESSMENT

                                                                                                                   Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi Superbank        The Board of Commissioners is of the view that
                                                                                                                   telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya          the Board of Directors of Superbank have carried
                                                                                                                   secara efektif dan strategis sepanjang tahun 2025.     out their duties and responsibilities effectively and
                                                                                                                   Penilaian tersebut didasarkan pada capaian kinerja     strategically throughout 2025. This assessment
                                                                                                                   keuangan dan operasional Superbank yang solid,         is based on the Company’s solid financial and
                                                                                                                   serta konsistensi Direksi dalam mengeksekusi           operational performance, as well as the Board of
                                                                                                                   strategi yang telah ditetapkan.                        Directors’ consistency in executing the strategies that
                                                                                                                                                                          have been established.

                                                                                                                   Kinerja Direksi tecermin dari sejumlah pencapaian      The performance of the Board of Directors is reflected
                                                                                                                   utama, antara lain keberhasilan peluncuran             in several key achievements, including the successful
                                                                                                                   berbagai produk hasil kolaborasi dengan mitra          launch of various products in collaboration with
                                                                                                                   ekosistem, pencapaian laba positif, serta              ecosystem partners, the achievement of positive
                                                                                                                   pertumbuhan signifikan basis nasabah. Menutup          profitability, and significant growth in the customer
                                                                                                                   tahun 2025, keberhasilan Superbank dalam               base. Furthermore, the successful completion of the
                                                                                                                   mencatatkan Penawaran Umum Perdana Saham               Company’s Initial Public Offering toward the end of
                                                                                                                   juga menjadi indikator kepercayaan pasar terhadap      2025 serves as a clear indicator of market confidence
                                                                                                                   arah transformasi dan tata kelola yang dijalankan      in the Company’s transformation agenda and the
                                                                                                                   oleh manajemen.                                        governance practices implemented by management.

                                                                                                                   Dewan Komisaris berpandangan bahwa penerapan           The Board of Commissioners believes that the
                                                                                                                   prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good         implementation of Good Corporate Governance (GCG)
PEMEGANG SAHAM DAN PEMANGKU                           DEAR ESTEEMED SHAREHOLDERS AND                               Corporate Governance/GCG) telah menjadi                principles has been embedded as an integral part of
KEPENTINGAN YANG TERHORMAT,                           STAKEHOLDERS,                                                bagian integral dari strategi Direksi, tidak sekadar   the Board of Directors’ strategy, rather than merely
                                                                                                                   sebagai pemenuhan ketentuan regulasi. Komitmen         to fulfill regulatory requirements. This commitment
                                                                                                                   terhadap praktik tata kelola yang transparan dan       to transparent and accountable governance has
Kami mengawali laporan ini dengan menyampaikan        We begin this report by expressing our praise and            akuntabel dinilai telah mendukung keberlanjutan        supported the sustainability of the Company’s
puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas   gratitude to God Almighty for His blessings and              model bisnis Superbank.                                business model.
berkat dan rahmat-Nya yang senantiasa menyertai       grace,   which   have   continuously   accompanied
perjalanan Superbank sepanjang tahun 2025.            Superbank    throughout   its  journey   in  2025.           Sebagai bank berbasis teknologi, Direksi juga          As a technology-based bank, the Board of Directors
                                                                                                                   dinilai berhasil memperkuat fungsi pengawasan          are also considered successful in strengthening
                                                                                                                   melalui    pemanfaatan      infrastruktur digital,     supervisory and control functions through the effective
Di tengah dinamika ekonomi global dan domestik        Amid global and domestic economic dynamics                   termasuk penerapan kecerdasan buatan (artificial       use of digital infrastructure, including the application
yang masih diwarnai ketidakpastian, termasuk tensi    that remained fraught with uncertainty, including            intelligence/AI) untuk meningkatkan deteksi fraud      of artificial intelligence (AI) to enhance fraud detection
geopolitik yang berkelanjutan, Bank bersama Direksi   ongoing geopolitical tensions, the Company, together         serta optimalisasi kepatuhan operasional. Dewan        and optimize operational compliance. The synergy
dan seluruh karyawan Superbank tetap mampu            with its Directors and all Superbank employees,              Komisaris menilai bahwa sinergi antara disiplin        between disciplined risk management and technology
menjaga ketahanan operasional serta disiplin dalam    was able to maintain operational resilience and              manajemen risiko dan pemanfaatan teknologi             utilization has ensured that the Company’s operations
implementasi strategi. Kinerja yang tetap positif     discipline in executing its strategy. The consistently       tersebut telah memastikan kegiatan operasional         are conducted prudently, securely, and in alignment
sepanjang tahun mencerminkan ketangguhan model        positive performance recorded throughout the year            Superbank berjalan secara prudent, aman, dan           with Superbank’s long-term vision.
bisnis dan ketepatan arah strategis Bank.             reflects the robustness of the Company’s business            selaras dengan visi jangka panjang Superbank.
                                                      model and the soundness of its strategic direction.

Sejalan dengan tema “Infinite Possibilities”,         In line with the theme “Infinite Possibilities,” Superbank
Superbank mencatatkan berbagai pencapaian             achieved several significant milestones, including           PENGAWASAN TERHADAP IMPLEMENTASI                       SUPERVISION OF BANK STRATEGY
penting, antara lain keberhasilan membukukan laba     the recording of its first net profit in the first quarter   STRATEGI BANK                                          IMPLEMENTATION
bersih perdana pada Kuartal I tahun 2025 serta        of 2025 and the expansion of its customer base to
pertumbuhan basis nasabah yang telah mencapai         almost 6 million customers in less than two years
hampir 6 juta nasabah dalam waktu kurang dari         since the widespread launch of its application. These        Dalam menjalankan peran pengawasannya,                 In carrying out its supervisory role, the Board
dua tahun sejak peluncuran aplikasi secara luas.      achievements demonstrate that the Company’s business         Dewan Komisaris Superbank secara berkelanjutan         of Commissioners of Superbank continuously
Pencapaian ini menunjukkan bahwa model bisnis         model is built on solid, innovative, and sustainable         melakukan koordinasi dan dialog strategis dengan       coordinates and engages in strategic dialogue with
Superbank memiliki fundamental yang solid,            fundamentals, while also reflecting the growing public       Direksi terkait perumusan, penetapan, serta            the Directors regarding the formulation, approval,
inovatif, dan berkelanjutan, sekaligus mencerminkan   trust in the financial solutions offered by Superbank.       pelaksanaan Rencana Bisnis Bank (RBB). Melalui         and implementation of the Bank Business Plan (RBB).
meningkatnya kepercayaan publik terhadap solusi                                                                    forum rapat bersama dan mekanisme pengawasan           Through joint meetings and structured oversight
keuangan yang ditawarkan.                                                                                          yang terstruktur, Dewan Komisaris memberikan           mechanisms, the Board of Commissioners provides
                                                                                                                   pandangan strategis untuk memastikan bahwa             strategic guidance to ensure that the Company’s
                                                                                                                   arah kebijakan, sasaran kinerja, dan prioritas kerja   policy direction, performance targets, and work
                                                                                                                   Superbank tetap relevan dengan perkembangan            priorities remain aligned with industry developments,
                                                                                                                   industri, kebutuhan nasabah, serta tujuan jangka       customer needs, and the Bank’s long-term objectives.
                                                                                                                   panjang Bank.

                                                                                                              26                                                                                                                   27
Page 15
Laporan Manajemen               Management Report




  Dewan
  Komisaris
  Board of Commissioners




                           28                 29
Page 16
Laporan Manajemen                                                                                                                                                                                         Management Report

Pasca-penetapan RBB, Dewan Komisaris melakukan        Following the approval of the RBB, the Board of
pemantauan dan evaluasi berkala atas pelaksanaan      Commissioners conducts regular monitoring and
strategi guna memastikan konsistensi antara           evaluation of strategy execution to ensure consistency      PENUTUP                                              CLOSING
perencanaan dan realisasi kinerja.                    between planning and performance realization.

Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris menilai         Throughout 2025, the Board of Commissioners are             Sebagai penutup, Dewan Komisaris menyampaikan        In closing, the Board of Commissioners expresses
bahwa Direksi telah mengelola Bank secara             of the view that the Directors have managed the             apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya   its deepest appreciation and gratitude for the
disiplin dan bertanggung jawab sesuai dengan          Company in a disciplined, prudent, and accountable          atas kepercayaan serta dukungan berkelanjutan        continued trust and support of shareholders and
strategi yang telah disepakati. Direksi dinilai       manner in accordance with the agreed strategic              dari para pemegang saham dan seluruh pemangku        all stakeholders throughout 2025. The Company’s
berhasil menjaga kepatuhan terhadap ketentuan         direction. The Directors are considered successful          kepentingan sepanjang tahun 2025. Berbagai           achievements during the reporting year demonstrate
regulator,   memperkuat     fondasi   operasional,    in maintaining regulatory compliance, strengthening         pencapaian yang diraih Perseroan pada tahun          that Superbank is on the right path of growth
serta meningkatkan kapabilitas teknologi dan          operational foundations, and enhancing technological        pelaporan ini menjadi bukti bahwa Superbank telah    and transformation, supported by an increasingly
pengelolaan risiko, termasuk melalui penerapan        capabilities and risk management, including through         berada pada jalur pertumbuhan dan transformasi       strong foundation as a digital service-based bank
sistem keamanan informasi yang komprehensif dan       the implementation of a comprehensive information           yang tepat, dengan fondasi yang semakin kuat         in Indonesia.
penguatan ketahanan siber. Di sisi pengembangan       security framework and the reinforcement of cyber           sebagai bank dengan layanan digital di Indonesia.
bisnis, Dewan Komisaris mengapresiasi langkah         resilience. In terms of business development, the Board
Direksi dalam membangun kemitraan strategis           of Commissioners also commends the Directors’ efforts       Dewan Komisaris memberikan dukungan penuh            The Board of Commissioners fully supports the
dengan berbagai pihak dalam ekosistem digital dan     in establishing strategic partnerships across the digital   terhadap inisiatif strategis dan kebijakan yang      strategic initiatives and policies implemented by
keuangan, yang berkontribusi terhadap perluasan       and financial ecosystem, which have contributed to          dijalankan oleh Direksi dalam mendorong kinerja,     the Directors to drive performance, strengthen
akses layanan perbankan serta mendukung agenda        expanding access to banking services and supporting         memperkuat tata kelola, serta memastikan             governance, and ensure the sustainability of the
inklusi keuangan yang berkelanjutan.                  the sustainable financial inclusion agenda.                 keberlanjutan bisnis Bank. Dengan dukungan           Company’s business. With the continued support
                                                                                                                  solid dari para pemegang saham dan pemangku          of shareholders and stakeholders, the Board of
Menghadapi tingkat persaingan yang semakin            Amid increasingly intense competition in the financial      kepentingan, Dewan Komisaris meyakini bahwa          Commissioners are confident that Superbank will
intens di industri jasa keuangan, Dewan Komisaris     services industry, the Board of Commissioners               Superbank akan terus menciptakan nilai tambah        continue to create sustainable long-term value and
secara konsisten mendorong agar Superbank             consistently encourages the Company to remain               yang berkelanjutan dan semakin memperkuat            further strengthen its position as one of the leading
tetap responsif terhadap perubahan pasar              agile and responsive to market and technological            posisinya sebagai salah satu bank dengan layanan     digital bank in Indonesia.
dan teknologi, dengan tetap menjunjung tinggi         developments, while continuing to uphold the principles     digital yang dapat diandalkan di Indonesia.
prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko yang       of prudence and robust risk management. Supported
memadai. Dengan tata kelola yang kuat dan sinergi     by strong governance practices and effective synergy
yang efektif antara Dewan Komisaris dan Direksi,      between the Board of Commissioners and the Directors,
Superbank diyakini berada pada posisi yang tepat      Superbank is well-positioned to continue executing its
untuk melanjutkan implementasi strategi secara        strategy sustainably and to create long-term value for
berkelanjutan dan menciptakan nilai tambah jangka     all stakeholders.                                                                                 Jakarta, April 2026
panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
                                                                                                                                                   Atas Nama Dewan Komisaris
                                                                                                                                              On Behalf of the Board of Commissioners
PENILAIAN KINERJA KOMITE-KOMITE                       ASSESSMENT OF COMMITTEES UNDER THE
DIBAWAH DEWAN KOMISARIS                               BOARD OF COMMISSIONERS
Sepanjang tahun 2025, komite-komite di bawah          Throughout 2025, the committees under the Board
Dewan Komisaris, yaitu Komite Audit, Komite           of Commissioners, namely the Audit Committee, the
Pemantau Risiko, serta Komite Nominasi dan            Risk Oversight Committee, and the Nominating and
Remunerasi, telah menjalankan peran dan tanggung      Remuneration Committee, carried out their roles and
jawabnya secara efektif, independen, dan sesuai       responsibilities effectively and independently, in full
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan         compliance with applicable laws and regulations.                                                 Anton H. Gunawan
yang berlaku. Masing-masing komite secara aktif       Each committee actively supported the Board of
mendukung pelaksanaan fungsi pengawasan               Commissioners’ oversight function through in-depth
                                                                                                                                            Presiden Komisaris/Komisaris Independen
Dewan Komisaris melalui pembahasan yang               discussions, continuous evaluations, and the provision of                         President Commissioner/Independent Commissioner
mendalam, evaluasi yang berkelanjutan, serta          objective and constructive views and recommendations.
penyampaian pandangan dan rekomendasi yang
objektif dan konstruktif.

Melalui koordinasi yang erat dengan Dewan             Through close coordination with the Board of
Komisaris dan komunikasi yang konstruktif             Commissioners and constructive communication with
dengan Direksi, rekomendasi yang dihasilkan oleh      the Directors, the recommendations put forward by
masing-masing komite telah menjadi landasan           each committee served as an important foundation
penting dalam proses pengambilan keputusan            for the strategic decision-making process. Overall, the
strategis. Secara keseluruhan, kinerja komite-        performance of these committees is considered to
komite tersebut dinilai telah memberikan kontribusi   have made a significant contribution to strengthening
yang signifikan dalam memperkuat tata kelola          corporate governance, enhancing the quality of
perusahaan, meningkatkan kualitas manajemen           risk management and internal control systems, and
risiko dan sistem pengendalian internal, serta        supporting the sustainable achievement of the Bank’s
mendukung pencapaian Rencana Bisnis Bank              Business Plan.
secara berkelanjutan.
                                                                                                             30                                                                                                           31
Page 17
Laporan Manajemen                                                                                                        Management Report




                         Laporan Direksi
                         Board of Directors Report


                         Setelah membangun fondasi bisnis yang solid pada tahun 2024, Superbank memasuki fase
                         pertumbuhan dan transformasi berikutnya pada tahun 2025. Sepanjang tahun 2025 ini,
                         Superbank telah berhasil mencatatkan sejumlah pencapaian luar biasa, diantaranya peluncuran
                         berbagai produk inovatif dalam ekosistem, pembukuan laba positif dalam waktu kurang dari satu
                         tahun sejak peluncuran aplikasi Superbank secara luas, pertumbuhan basis nasabah hingga
                         hampir mencapai 6 juta pengguna, serta keberhasilan mencatatkan saham perdana di Bursa
                         Efek Indonesia dan resmi beroperasi sebagai perusahaan terbuka menjelang akhir tahun 2025.

                         Pencapaian ini merefleksikan nilai perusahaan kami untuk “Think Bold” dan “Move with Speed”,
                         juga mengukuhkan komitmen Superbank dalam menghadirkan solusi perbankan inklusif
                         yang mudah dijangkau dan menetapkan posisi kami sebagai layanan perbankan digital utama
                         bagi masyarakat Indonesia. Direksi berkomitmen untuk terus membuktikan akselerasi ini dan
                         meningkatkan kualitas layanan yang unggul, efisien, dan relevan dalam memudahkan akses
                         finansial bagi masyarakat di era digital.




                         After building a solid business foundation in 2024, Superbank entered its next phase of growth and
                         transformation in 2025. Throughout the year, Superbank achieved a series of notable milestones,
                         including the launch of various innovative ecosystem-based products, the attainment of positive
                         profitability in less than one year following the widespread rollout of the Superbank app, expansion
                         of its customer base to close to 6 million users, and the successful listing of its initial shares on
                         the Indonesia Stock Exchange, marking the commencement of its official operations as a public
                         company toward the end of 2025.

                         These achievements reflect our corporate values of “Think Bold” and “Move with Speed,” to also
                         strengthen Superbank’s commitment to establish an inclusive accessible banking solution and
                         reinforce our position as a leading digital banking service for Indonesians. The Board of Directors
                         remains committed to sustaining this momentum by continuously enhancing the delivery of
                         superior, efficient, and relevant services, thereby expanding financial access for the broader
                         community in the digital era.




                    32                                                                                                                  33
Page 18
Laporan Manajemen                                                                                                                                                                                              Management Report




                                                                                                                  Kinerja dan komitmen Superbank dalam melayani          Superbank’s performance and commitment to
                                                                                                                  serta memperluas akses keuangan bagi segmen            expanding financial access for the underbanked
                                                                                                                  underbanked tecermin melalui pengembangan              segment are reflected in the development of an
                                                                                                                  ekosistem terintegrasi bersama para pemegang           integrated ecosystem in collaboration with its
                                                                                                                  saham. Kolaborasi ini memudahkan masyarakat            shareholders and strategic partners. This collaboration
                                                                                                                  untuk membuka rekening, menabung, dan                  enables customers to open accounts, save, and
                                                                                                                  melakukan transaksi sehari-hari, antara lain melalui   conduct daily transactions more conveniently,
                                                                                                                  fitur Direct Debit yang terintegrasi dengan salah      including through the Direct Debit feature integrated
                                                                                                                  satu mitra strategis Perseroan, yaitu Grab dan OVO.    with one of the Company’s strategic partners, Grab
                                                                                                                                                                         and OVO.

                                                                                                                  Tantangan-tantangan yang dihadapi pada tahun           Throughout 2025, the Company operated amid
                                                                                                                  2025 diselimuti oleh dinamika geopolitik dan           geopolitical developments and global economic
                                                                                                                  volatilitas ekonomi global, seperti tekanan suku       volatility, including interest rate pressures, potential
                                                                                                                  bunga sampai potensi melemahnya daya beli, juga        moderation in purchasing power, and increasingly
                                                                                                                  ketatnya persaingan antar bank digital. Namun,         intense competition within the digital banking industry.
                                                                                                                  di tengah tantangan ini, kami memanfaatkan             Despite these challenges, Superbank capitalized on
                                                                                                                  momentum percepatan digitalisasi yang didorong         the acceleration of digital adoption by leveraging its
                                                                                                                  oleh kondisi ini dengan aset utama Superbank, yaitu    core strengths, namely its ecosystem-based banking
                                                                                                                  perbankan berbasis ekosistem dan kapabilitas           model and robust technological capabilities.
                                                                                                                  teknologi yang terbukti unggul.

                                                                                                                  Berdasarkan visi tersebut, kami akan mendalami         Guided by this strategic direction, Superbank
                                                                                                                  integrasi kami dengan ekosistem mitra strategis,       continues to deepen integration with its strategic
                                                                                                                  yaitu Grab, EMTEK, Kakaobank, Singtel, dan GXS.        partner ecosystem, including Grab, EMTEK,
                                                                                                                  Tahun ini menandakan milestone baru dimana             KakaoBank, Singtel, and GXS. The year also marked
                                                                                                                  GXS Bank Pte. Ltd. bergabung menjadi salah             an important milestone with the entry of GXS Bank
                                                                                                                  satu pemegang saham kami. Integrasi ini dapat          Pte. Ltd. as one of the Company’s shareholders. This
                                                                                                                  menjawab berbagai kebutuhan finansial nasabah          ecosystem integration is designed to address the
PEMEGANG SAHAM DAN PEMANGKU                              DEAR ESTEEMED SHAREHOLDERS AND                           Superbank di era digital. Sejalan dengan salah         increasingly diverse financial needs of customers in
KEPENTINGAN YANG TERHORMAT,                              STAKEHOLDERS,                                            satu nilai perusahaan kami, ‘Think Bold’ dan           the digital era. In line with the Company’s core values
                                                                                                                  ‘Move With Speed’, kami telah mencapai berbagai        of “Think Bold” and “Move with Speed,” Superbank has
                                                                                                                  pencapaian penting dalam waktu kurang dari dua         achieved several significant milestones within less
                                                                                                                  tahun sejak peluncuran aplikasi Superbank. Kami        than two years since the launch of its application. The
Mengawali     Laporan    Tahunan     ini,  Direksi       To begin this Annual Report, the Directors express       sangat mengapresiasi dukungan dari seluruh pihak       Directors extend their appreciation to all parties who
memanjatkan puji syukur pada Tuhan Yang Maha             their gratitude to God Almighty for His blessings        yang membantu mewujudkan milestone tersebut,           have supported this journey, particularly shareholders
Esa atas berkah serta rahmat tak terhingga kepada        and grace, which have continuously accompanied           terutama dengan kepercayaan dan dukungan dari          and stakeholders, and remain committed to sustaining
Superbank sepanjang tahun 2025, sehingga dapat           Superbank throughout 2025 and enabled the                para pemegang saham dan pemangku kepentingan.          growth and delivering broader and more sustainable
berada pada posisi strategis yang membanggakan           Company to reach significant strategic milestones.       Kami bertekad untuk terus mengakselerasi               value creation.
ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada           The Directors also extend their sincere appreciation     pencapaian pada level yang lebih tinggi di setiap
para pemegang saham dan pemangku kepentingan             to shareholders and all stakeholders for their trust     metrik strategis serta memberikan dampak positif
atas kepercayaan dan dukungan yang telah                 and ongoing support.                                     yang jauh lebih luas dan berkelanjutan bagi seluruh
diberikan.                                                                                                        pemangku kepentingan.

Superbank mencatatkan kinerja bisnis dan                 In 2025, Superbank delivered strong business and         Dengan bangga, akhir tahun 2025 ditutup                The year 2025 was concluded with a historic
keuangan yang luar biasa pada tahun 2025 ditandai        financial performance. The year marked several           dengan pencapaian bersejarah dalam perjalanan          milestone in Superbank’s transformation journey,
dengan pencapaian laba pertama pada Kuartal 1            important milestones, including the recording of the     transformasi Superbank, kami resmi melantai di         marked by the successful listing of its shares on the
2025, hanya dalam waktu kurang dari satu tahun           Company’s first profit in the first quarter of 2025,     Bursa Efek Indonesia. Dengan dukungan modal            Indonesia Stock Exchange. Supported by stronger
sejak peluncuran aplikasi, dan pertumbuhan yang          achieved within less than one year following the         yang lebih kuat pasca-IPO, posisi bank kami telah      capital following the Initial Public Offering, Superbank
mencapai hampir 6 juta nasabah pengguna pada             widespread launch of the Superbank app, as well          mencapai KBMI 2, yang menghadirkan standar             has advanced to KBMI 2, reinforcing higher standards
Kuartal 4 2025. Keberhasilan ini tidak lepas dari visi   as the expansion of the customer base close to 6         tata kelola yang lebih tinggi dan akuntabel untuk      of governance, accountability, and resilience, and
dan peran aktif Direksi dalam merancang strategi         million users by the fourth quarter of 2025. These       menjadi mitra keuangan terpercaya di Indonesia.        strengthening its position as a trusted digital banking
berbasis ekosistem.                                      achievements reflect the clarity of the Directors’                                                              partner in Indonesia.
                                                         strategic vision and their active role in implementing
                                                         an ecosystem-based business model.



                                                                                                             34                                                                                                               35
Page 19
Laporan Manajemen                                                                                                                                                                                                Management Report


PERAN DIREKSI DALAM PENETAPAN                          THE ROLE OF DIRECTORS IN DETERMINING                       Dengan semangat untuk terus memperkuat daya              With a commitment to continuously strengthening
                                                                                                                  saing, Direksi secara konsisten menyempurnakan           competitiveness, the Directors consistently refined
STRATEGI DAN KEBIJAKAN STRATEGIS                       BANK STRATEGIES AND STRATEGIC
                                                                                                                  inisiatif strategis agar selalu relevan dengan           strategic initiatives to ensure their relevance to
BANK                                                   POLICIES                                                   kebutuhan nasabah yang terus berkembang. Fokus           evolving customer needs. The primary focus
                                                                                                                  utama kami adalah memastikan Superbank hadir             remained on positioning Superbank as a resilient and
Sepanjang tahun 2025, perekonomian global              Throughout 2025, the global economy faced complex          sebagai institusi yang tangguh, transparan, dan          transparent institution, as well as a key enabler of
menghadapi dinamika yang kompleks seiring              dynamics as protectionist trade policies intensified,      menjadi pilar utama dalam mendorong akselerasi           digital transformation in the financial sector.
menguatnya kebijakan perdagangan proteksionis,         including the imposition of significant tariffs by the     transformasi digital di sektor keuangan.
termasuk    penerapan     tarif  signifikan  oleh      United States, prompting a revision of global economic
Amerika Serikat, yang mendorong revisi proyeksi        growth projections to around 2.9% due to pressure on       Implementasi kebijakan tersebut dieksekusi secara        The implementation of these policies was carried out
pertumbuhan ekonomi dunia menjadi sekitar              global trade flows. Amid these external challenges,        disiplin melalui pemanfaatan aset terbesar kami:         with discipline by leveraging the Bank’s key strengths,
2,9% akibat tekanan terhadap arus perdagangan          the Indonesian economy continued to demonstrate            model perbankan berbasis ekosistem yang unik             namely its ecosystem-based banking model and
global. Di tengah tantangan eksternal tersebut,        relatively strong resilience, with Badan Pusat Statistik   dan kapabilitas teknologi yang unggul. Superbank         advanced technological capabilities. Superbank
perekonomian Indonesia tetap menunjukkan               (BPS) reported national economic growth in the             berhasil menghadirkan sumber dana pihak ketiga           successfully delivered a robust, utility-based funding
ketahanan yang relatif baik, dengan Badan              range of 5.1% year-on-year (YoY), supported by solid       berbasis utilitas yang kuat melalui sinergi mendalam     source through deep synergies with Grab and OVO,
Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan           domestic consumption, despite export performance           bersama Grab dan OVO, yang terintegrasi secara           which are seamlessly integrated into customers’ daily
ekonomi 5,1% (YoY), ditopang oleh konsumsi             being affected by global conditions. These global          seamless dalam keseharian nasabah. Kami                  activities. The adoption of Artificial Intelligence (AI)
domestik yang tetap solid meskipun kinerja             and national policy developments provided important        mengadopsi       teknologi   Artificial   Intelligence   technology further enhanced operational efficiency
ekspor dipengaruhi kondisi global. Perkembangan        context for determining Superbank’s operational            (AI) untuk menghadirkan efisiensi operasional            and user experience. These efforts were reflected
kebijakan global dan nasional ini menjadi konteks      direction and growth strategy, particularly in liquidity   dan pengalaman pengguna yang lebih baik.                 in strong market reception of the Bank’s innovative
penting dalam penetapan arah operasional dan           management, credit risk, and service expansion, while      Keberhasilan ini tecermin dari antusiasme pasar          products, including Savings, Pocket, and Piggy Bank,
strategi pertumbuhan Superbank, khususnya              simultaneously strengthening operational foundations       terhadap rangkaian produk inovatif kami, mulai           as well as collaborative offerings such as OVO Savings
dalam pengelolaan likuiditas, risiko kredit, dan       and business resilience amid economic uncertainty.         dari Tabungan, Saku, Celengan, hingga terobosan          and Profit Cards, reinforcing Superbank’s role in
ekspansi layanan, sekaligus mendorong penguatan                                                                   kolaboratif seperti OVO Nabung dan Kartu Untung,         expanding financial inclusion for the retail segment.
fondasi operasional dan ketahanan usaha dalam                                                                     yang mempertegas peran kami dalam memperluas
menghadapi ketidakpastian ekonomi.                                                                                inklusi keuangan bagi segmen ritel.

Sejalan dengan perkembangan tersebut, Direksi          In line with these developments, Superbank’s               Keberhasilan Bank dalam mengelola dinamika bisnis        The Bank’s ability to manage business dynamics
Superbank menetapkan kebijakan strategis yang          Directors established strategic policies focused on        sepanjang tahun 2025 mencerminkan ketahanan              throughout 2025 reflects the resilience of its business
berfokus pada pembangunan bisnis berkelanjutan         sustainable business development and value creation        model bisnis serta dukungan berkelanjutan dari           model, supported by the continued confidence of its
dan penciptaan nilai tambah bagi nasabah. Direksi      for customers. The Directors played an active role in      para pemegang saham. Penawaran Umum Perdana              shareholders. The successful Initial Public Offering at
berperan aktif dalam memastikan setiap kebijakan       ensuring that each policy was aligned with Indonesia’s     Saham pada akhir tahun dan peningkatan klasifikasi       the end of the year, along with the Bank’s upgrade to
selaras dengan dinamika ekonomi makro Indonesia        macroeconomic dynamics and the latest trends in            Bank ke kategori KBMI 2 menegaskan penguatan             KBMI category 2, confirms the strengthening of its
yang positif serta tren teknologi perbankan terkini.   banking technology.                                        struktur permodalan dan penerapan tata kelola            capital structure and the effective implementation of
                                                                                                                  perusahaan yang efektif.                                 corporate governance.

                                                                                                                  Dengan fondasi tersebut, Direksi memandang               With this foundation, the Directors believe that
                                                                                                                  Superbank berada pada posisi yang solid untuk            Superbank is well positioned to sustain long-term
                                                                                                                  melanjutkan pertumbuhan secara berkelanjutan,            growth, strengthen its role in the digital banking
                                                                                                                  memperkuat perannya di industri perbankan                industry, and create lasting value for customers,
                                                                                                                  digital, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi     shareholders, and all stakeholders through responsible
                                                                                                                  nasabah, pemegang saham, dan seluruh pemangku            and relevant financial services.
                                                                                                                  kepentingan melalui layanan keuangan yang
                                                                                                                  bertanggung jawab dan relevan.




                                                                                                                  KINERJA DAN PERBANDINGAN TARGET                          BANK PERFORMANCE AND TARGET
                                                                                                                  BANK TAHUN 2025                                          COMPARISON IN 2025
                                                                                                                                                                           Throughout 2025, Superbank recorded strong
                                                                                                                  Sepanjang tahun 2025, Superbank mencatatkan
                                                                                                                                                                           performance, generally in line with and exceeding
                                                                                                                  kinerja yang kuat dan secara umum selaras serta
                                                                                                                                                                           the targets set in the Bank’s Business Plan (RBB).
                                                                                                                  melampaui target yang ditetapkan dalam Rencana
                                                                                                                                                                           This achievement was supported by disciplined
                                                                                                                  Bisnis Bank (RBB). Pencapaian ini didukung oleh
                                                                                                                                                                           strategy execution, solid shareholder support, and
                                                                                                                  eksekusi strategi yang disiplin, dukungan pemegang
                                                                                                                                                                           the Bank’s ability to maintain a balanced approach
                                                                                                                  saham yang solid, serta kemampuan Bank dalam
                                                                                                                                                                           between growth and prudent risk management.
                                                                                                                  menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan
                                                                                                                  pengelolaan risiko.




                                                                                                             36                                                                                                                  37
Page 20
Laporan Manajemen                                                                                                                                                                                                      Management Report



                                                                                                                      KENDALA YANG DIHADAPI BANK DAN                          CHALLENGES FACED BY THE BANK AND
Hingga akhir tahun 2025, total penyaluran kredit      By the end of 2025, total loan disbursement reached             UPAYA PENYELESAIANNYA                                   RESOLUTION EFFORTS
mencapai Rp9,6 triliun, tumbuh 50% YoY, seiring       IDR 9.6 trillion, representing year-on-year growth of
perluasan akses pembiayaan di segmen ritel dan        52%, in line with the expansion of financing access
produktif. Pertumbuhan ini mendorong total aset       across the retail and productive segments. This growth
meningkat menjadi Rp21,3 triliun atau naik 87% YoY.   drove total assets to IDR 21.3 trillion, an increase of 87%     Sepanjang tahun 2025, Superbank menghadapi              Throughout 2025, Superbank faced a series of
menegaskan kemampuan Superbank memperluas             year-on-year, confirming Superbank’s ability to expand          serangkaian tantangan yang bersumber dari               challenges stemming from external dynamics and
pembiayaan secara sehat dan berkelanjutan.            financing in a healthy and sustainable manner.                  dinamika eksternal maupun kompetisi industri.           industry competition. However, through an agile
                                                                                                                      Namun, dengan strategi yang agile dan dukungan          strategy and solid ecosystem support, Superbank
Kinerja penghimpunan dana juga mencatat tren          Funding performance also showed a positive trend, with          ekosistem yang solid, Superbank berhasil memitigasi     successfully mitigated these risks and recorded positive
positif dengan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh         Third Party Funds (TPF) growing by 139% year-on-year            risiko tersebut dan mencatatkan pertumbuhan             performance growth.
139% YoY menjadi Rp11,8 triliun, sejalan dengan       to IDR 11.8 trillion, in line with the increase in the number   kinerja yang positif.
peningkatan jumlah nasabah Superbank yang             of Superbank customers, which close to 6 million
hampir mencapai 6 juta. Integrasi ekosistem           customers. Strong ecosystem integration remains                 Perekonomian pada tahun 2025 diwarnai oleh              The economy in 2025 was characterized by the
yang kuat juga menjadi penggerak utama dalam          a key driver in expanding access and accelerating               kompleksitas kebijakan perdagangan proteksionis,        complexity of protectionist trade policies, including
memperluas akses dan mempercepat inklusi              Superbank’s financial inclusion efforts. From a capital         termasuk penerapan tarif signifikan oleh Amerika        significant tariffs implemented by the United States,
keuangan Superbank kepada masyarakat. Dari            perspective, Superbank maintained a very strong                 Serikat yang menekan arus perdagangan global. Hal       which suppressed global trade flows. This resulted in
sisi permodalan, Superbank mempertahankan             position, with a Capital Adequacy Ratio (CAR) of 93.2%          ini berdampak pada revisi proyeksi pertumbuhan          a revision of the global economic growth projection
posisi yang sangat kuat dengan rasio Kewajiban        in 2025, supporting sustainable business expansion              ekonomi dunia menjadi sekitar 2,9% serta volatilitas    to approximately 2.9% and financial market volatility,
Penyediaan Modal Minimum (KPMM) sebesar 93,2%         while preserving risk resilience.                               pasar keuangan yang tecermin dari tekanan suku          reflected in interest rate pressure persisting for a longer
pada tahun 2025, yang mendukung ekspansi bisnis                                                                       bunga tinggi (interest rate pressure) dalam jangka      period (“higher for longer”). In response to this volatility,
berkelanjutan sekaligus menjaga ketahanan risiko.                                                                     waktu yang lebih lama (higher for longer). Menyikapi    Superbank implemented prudent risk management,
                                                                                                                      volatilitas  tersebut,   Superbank      menerapkan      particularly in liquidity and credit risk management.
Superbank terus menjaga kinerja yang sehat            Superbank continued to maintain healthy performance             manajemen risiko yang pruden, khususnya dalam           Superbank actively diversified its funding sources and
dengan manajemen risiko yang disiplin dan efisiensi   through disciplined risk management and improved                pengelolaan likuiditas dan risiko kredit. Superbank     maintained strong capitalization to absorb potential
operasional yang meningkat. Loan to Deposit Ratio     operational efficiency. The Loan-to-Deposit Ratio (LDR)         secara aktif melakukan diversifikasi sumber             external shocks. Domestically, Superbank optimized
(LDR) berada di tingkat 81,3%, mencerminkan           stood at 81.3%, reflecting a sound balance between              pendanaan serta menjaga permodalan yang kuat            opportunities from household consumption, which
keseimbangan yang baik antara ekspansi kredit         loan expansion and funding growth. Net Interest Margin          untuk menyerap potensi guncangan eksternal. Di          remained solid amidst global economic uncertainty.
dan pertumbuhan pendanaan. Net Interest Margin        (NIM) increased to 10.6%, while the Cost-to-Income              sisi domestik, Superbank mengoptimalkan peluang
(NIM) meningkat menjadi 10,6%, sementara Cost         Ratio (CIR) declined significantly to 70.5% from 139.2%         dari konsumsi rumah tangga yang tetap solid di
to Income Ratio (CIR) turun tajam menjadi 70,5%       in the previous year. Meanwhile, asset quality remained         tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global.
dari sebelumnya sebesar 139,2% di periode yang        robust, with Gross NPL at 2.6% and Net NPL at 0.7%,
sama tahun lalu. Sementara itu, kualitas aset         underscoring the Bank’s prudent approach to lending             Selain itu, di tengah lansekap industri perbankan       Furthermore, amidst an increasingly competitive digital
tetap terjaga dengan NPL Gross di 2,6% dan NPL        and risk management.                                            digital yang semakin kompetitif, tantangan untuk        banking landscape, the challenge of winning the
Net di 0,7%, menegaskan prinsip kehati-hatian                                                                         memenangkan        pasar   tanpa    mengorbankan        market without sacrificing profitability became more
dalam penyaluran kredit dan pengelolaan risiko.                                                                       profitabilitas menjadi semakin nyata. Superbank         apparent. Superbank recognizes that competition
                                                                                                                      menyadari bahwa persaingan yang hanya bertumpu          relying solely on short-term promotions will not yield
Di luar kinerja keuangan, tahun 2025 menjadi          Beyond financial performance, 2025 marked a                     pada promosi sesaat tidak akan menghasilkan             sustainable growth amidst the potential moderation of
tonggak penting bagi Superbank melalui Penawaran      significant milestone for Superbank with the successful         pertumbuhan yang berkelanjutan di tengah potensi        people’s purchasing power. Therefore, Superbank took
Umum Perdana Saham di Bursa Efek Indonesia yang       completion of its Initial Public Offering on the Indonesia      penurunan daya beli masyarakat. Oleh karena itu,        strategic steps to strengthen differentiation through
mengantarkan Bank masuk dalam kategori KBMI           Stock Exchange, which elevated the Bank to the KBMI             Superbank mengambil langkah strategis untuk             deep integration within the ecosystems of strategic
2. Pencapaian ini memperkuat posisi Superbank         2 category. This achievement further strengthened               memperkuat diferensiasi melalui integrasi mendalam      partners, such as Grab, EMTEK, Singtel, KakaoBank,
sebagai bank generasi baru dengan fokus pada          Superbank’s position as a new-generation bank focused           dalam ekosistem mitra strategis, seperti Grab,          and GXS Bank. This ecosystem-based approach allows
solusi keuangan yang inovatif, aman, dan relevan.     on delivering innovative, secure, and relevant financial        EMTEK, Singtel, KakaoBank, dan GXS. Pendekatan          Superbank to be relevantly present in customers’ daily
                                                      solutions.                                                      berbasis ekosistem ini memungkinkan Superbank           activities—a strategy proven effective in significantly
                                                                                                                      untuk hadir secara relevan dalam setiap aktivitas       reducing acquisition costs while driving user loyalty,
Direksi mengapresiasi pencapaian signifikan yang      The Directors appreciate the significant achievements           harian nasabah, sebuah strategi yang terbukti efektif   resulting in the growth of the customer base to nearly
diraih sepanjang tahun 2025, di mana hampir           recorded throughout 2025, with nearly all targets set           dalam menekan biaya akuisisi secara signifikan          6 million users.
seluruh target dalam RBB berhasil dicapai, bahkan     out in the Business Plan (RBB) having been achieved             sekaligus mendorong loyalitas pengguna hingga
melampaui ekspektasi. Keberhasilan ini merupakan      and, in several areas, exceeded. This success reflects          basis nasabah berhasil tumbuh mencapai hampir 6
hasil dari dedikasi dan komitmen seluruh karyawan     the dedication and commitment of all Superbank                  juta pengguna.
Superbank, serta kolaborasi yang solid di seluruh     employees, as well as strong collaboration across the
lini organisasi, dalam mendorong kinerja yang         organization, in driving sustainable performance and
berkelanjutan dan penciptaan nilai jangka panjang     creating long-term value for all stakeholders.
bagi para stakeholders.




                                                                                                                 38                                                                                                                     39
Page 21
Laporan Manajemen                                                                                                                                                                                                   Management Report




Seiring dengan akselerasi volume transaksi digital,      In line with the acceleration of digital transaction          Konsistensi   Direksi   dalam    menyeimbangkan       The Directors’ consistency in balancing business
Superbank juga menaruh perhatian serius terhadap         volume, Superbank also places serious attention on            pertumbuhan bisnis dengan prinsip kehati-hatian       growth with prudential principles is reflected in the
risiko operasional dan keamanan siber yang terus         operational risks and cybersecurity, which continue to        tecermin dari terjaganya tingkat kesehatan Bank.      Bank’s maintained soundness level. Based on the
berkembang secara kompleks. Keandalan sistem             evolve in complexity. System reliability and customer         Berdasarkan penilaian Tingkat Kesehatan Bank          Bank Soundness assessment using the Risk-Based
dan perlindungan data nasabah ditempatkan                data protection are placed as top priorities to mitigate      menggunakan metode Risk-Based Bank Rating             Bank Rating (RBBR) method, which covers risk profile,
sebagai prioritas utama guna mitigasi potensi            potential threats from increasingly sophisticated             (RBBR) yang mencakup profil risiko, penerapan         GCG implementation, profitability, and capitalization,
ancaman kejahatan finansial digital yang kian            digital financial crimes. Responding to this challenge,       GCG, rentabilitas, dan permodalan, Superbank          Superbank maintained a Composite Rating of 2 (PK-2),
canggih. Merespons tantangan ini, Superbank              Superbank proactively strengthens its technology              mempertahankan Peringkat Komposit 2 (PK-2) atau       categorized as “Healthy,” through the end of 2025. This
secara proaktif memperkuat infrastruktur teknologi       infrastructure through cutting-edge adoption, including       kategori “Sehat” hingga akhir tahun 2025. Capaian     achievement confirms that the Bank’s asset growth and
melalui adopsi mutakhir, termasuk pemanfaatan            the utilization of AI to enhance operational efficiency       ini menegaskan bahwa pertumbuhan aset dan             financial performance are supported by sound asset
AI untuk meningkatkan efisiensi operasional serta        and real-time fraud detection systems. This strategic         kinerja keuangan Bank didukung oleh kualitas aset     quality and disciplined risk management.
sistem deteksi fraud secara real-time. Langkah           move is undertaken to ensure that Superbank’s services        yang terjaga dan manajemen risiko yang disiplin.
strategis ini dilakukan untuk memastikan bahwa           not only provide ease and speed (“move with speed”)
layanan Superbank tidak hanya memberikan                 but also instill a sense of security and full trust for all
kemudahan dan kecepatan (‘Move with Speed’),             customers.
tetapi juga memberikan rasa aman dan kepercayaan
penuh bagi seluruh nasabah.                                                                                            STRATEGI KEBERLANJUTAN                                SUSTAINABILITY STRATEGY

                                                                                                                       Tahun 2025 menjadi titik balik monumental dalam       2025 marked a monumental turning point in
PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN,                         IMPLEMENTATION OF CORPORATE GOVER-                           perjalanan keberlanjutan Superbank, ditandai          Superbank’s sustainability journey, defined by our
MANAJEMEN RISIKO, DAN TANGGUNG                            NANCE, RISK MANAGEMENT, AND SOCIAL                           dengan transformasi strategis menjadi perusahaan      strategic transformation into a public company and
JAWAB SOSIAL                                              RESPONSIBILITY                                               terbuka serta menjadi Bank KBMI 2. Langkah            our reclassification as a KBMI 2 bank. This historic
                                                                                                                       bersejarah ini bukan sekadar aksi korporasi,          milestone is more than just a corporate action; it is a
Direksi Superbank meyakini bahwa pertumbuhan             Superbank’s Directors believe that sustainable                melainkan momentum krusial yang memperkokoh           crucial momentum that strengthens the pillars of our
bisnis yang berkelanjutan harus didukung oleh            business growth must be supported by strong and               pilar aspirasi SuperGROW.                             SuperGROW aspirations.
penerapan tata kelola perusahaan yang kuat               disciplined corporate governance. Accordingly, the
dan disiplin. Oleh karena itu, prinsip-prinsip Tata      principles of Good Corporate Governance (GCG) are             Sebagai emiten, Superbank kini beroperasi dengan      As a public entity, Superbank now operates under the
Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate              consistently applied as the foundation for strategic          standar transparansi dan akuntabilitas tertinggi,     highest standards of transparency and accountability,
Governance/GCG) diterapkan secara konsisten              decision-making and business execution at all levels          diawasi secara ketat oleh regulator dan publik.       with close oversight from both regulators and the
sebagai landasan dalam pengambilan keputusan             of the organization. The Directors actively promote the       Struktur permodalan yang semakin kuat dengan          public. Our strengthened capital structure, with
strategis dan pelaksanaan kegiatan usaha di seluruh      internalization of a culture of compliance, integrity, and    modal inti yang melampaui Rp6 triliun, memberikan     core capital exceeding IDR 6 trillion, provides a solid
tingkatan organisasi. Direksi secara aktif mendorong     accountability to ensure alignment between business           landasan solid bagi Bank untuk beroperasi             foundation for safer and more sustainable operations.
internalisasi budaya kepatuhan, integritas, dan          performance, regulatory compliance, and best practice         lebih aman dan berkelanjutan. Transformasi ini        This transformation underscores our commitment to
akuntabilitas guna memastikan keselarasan antara         standards in the digital banking industry.                    menegaskan komitmen kami untuk tidak hanya            not only business growth but also building long-term
kinerja bisnis, kepatuhan regulasi, serta standar                                                                      tumbuh secara bisnis, tetapi juga membangun           resilience that all stakeholders can rely on.
praktik terbaik di industri perbankan digital.                                                                         ketahanan jangka panjang yang dapat diandalkan
                                                                                                                       oleh seluruh pemangku kepentingan.
Seiring    dengan      perkembangan      skala     dan   As the scale and complexity of the Bank’s business
kompleksitas bisnis, Direksi terus memperkuat            continue to expand, the Directors consistently                Berpijak pada fondasi baru tersebut, fokus kinerja    Building on this new foundation, Superbank’s
struktur, kebijakan, dan proses tata kelola agar tetap   strengthen governance structures, policies, and               keberlanjutan Superbank pada tahun 2025               sustainability focus in 2025 is directed toward embedded
efektif dan responsif. Pembaruan kebijakan dilakukan     processes to ensure they remain effective and                 diarahkan pada integrasi (embedded sustainability)    sustainability across every operational line. We are
secara berkala untuk memastikan kesesuaian               responsive. Policy updates are conducted on a                 di setiap lini operasional. Kami menyelaraskan        realigning business priorities with Environmental, Social,
dengan ketentuan regulator, perkembangan industri,       regular basis to maintain compliance with regulatory          kembali prioritas bisnis dengan prinsip Lingkungan,   and Governance (ESG) principles to ensure that every
serta kebutuhan operasional Bank. Pendekatan             requirements, accommodate industry developments,              Sosial, dan Tata Kelola (ESG) guna memastikan         expansion step delivers a measurable positive impact.
ini bertujuan untuk menjaga kualitas pengawasan,         and address the Bank’s evolving operational needs.            setiap langkah ekspansi memberikan dampak             Through disciplined risk management and prudent
memperkuat mekanisme pengendalian internal,              This approach is intended to preserve the quality of          positif yang terukur. Melalui penerapan manajemen     governance, our sustainability strategy is designed to
dan meningkatkan transparansi dalam pengelolaan          supervision, reinforce internal control mechanisms,           risiko yang disiplin dan tata kelola yang pruden,     remain adaptive to regulatory dynamics and responsive
Bank.                                                    and enhance transparency in the Bank’s management.            strategi keberlanjutan kami dirancang untuk tetap     to the expectations of customers, investors, society,
                                                                                                                       adaptif terhadap dinamika regulasi serta responsif    and regulators.
Dalam aspek manajemen risiko, Direksi secara rutin       In the area of risk management, the Directors regularly       terhadap ekspektasi nasabah, investor, masyarakat,
mengevaluasi dan menyempurnakan kebijakan                evaluate and refine risk management policies to               dan regulator.
risiko agar selaras dengan profil risiko dan strategi    ensure alignment with the Bank’s risk profile and
pertumbuhan Bank. Perhatian khusus diberikan             growth strategy. Particular attention is given to the
pada penerapan manajemen risiko yang terintegrasi,       implementation of integrated risk management,
termasuk penguatan keamanan siber (cybersecurity)        including the strengthening of cybersecurity and
dan perlindungan data nasabah, sebagai bagian            customer data protection, as part of ongoing efforts to
dari upaya menjaga ketahanan operasional dan             maintain operational resilience and stakeholder trust
kepercayaan pemangku kepentingan di tengah               amid increasing digital risks.
meningkatnya risiko digital.

                                                                                                                 40                                                                                                                 41
Page 22
Laporan Manajemen                                                                                                                                                                                          Management Report




                                                                                                            Sejalan dengan komitmen terhadap keberlanjutan,        In line with its commitment to sustainability, Superbank
                                                                                                            Superbank juga mengintegrasikan tanggung jawab         also integrates social responsibility into its business
                                                                                                            sosial ke dalam strategi bisnis melalui penerapan      strategy through the implementation of Sustainable
                                                                                                            prinsip Keuangan Berkelanjutan (Sustainable            Finance principles. The primary focus is on enhancing
                                                                                                            Finance). Fokus utama diarahkan pada peningkatan       financial literacy and inclusion, particularly for the
                                                                                                            literasi dan inklusi keuangan, khususnya bagi          underbanked segment and micro, small, and medium
                                                                                                            segmen underbanked dan pelaku UMKM sebagai             enterprises (MSMEs), as part of efforts to strengthen the
                                                                                                            bagian dari penguatan ekosistem keuangan digital.      digital financial ecosystem. The educational programs
                                                                                                            Program edukasi yang dijalankan tidak hanya            implemented aim not only to improve understanding,
                                                                                                            bertujuan meningkatkan pemahaman, tetapi juga          but also to encourage the responsible use of digital
                                                                                                            mendorong pemanfaatan layanan perbankan digital        banking services. Through this approach, the Directors
                                                                                                            secara bertanggung jawab. Melalui pendekatan ini,      believe that Superbank can contribute to more inclusive
                                                                                                            Direksi meyakini Superbank dapat berkontribusi         economic growth while creating long-term value for all
                                                                                                            dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang               stakeholders.
                                                                                                            lebih inklusif sekaligus menciptakan nilai jangka
               Super-Green                            Super-Reliable & Safe                                 panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.


   Mendorong perbankan digital berkelanjutan          Memastikan privasi data dan keamanan
   melalui pengembangan tata kelola dan               digital, menghadirkan pengalaman bank                 PROSPEK BISNIS KE DEPAN                                BUSINESS PROSPECTS
   pengelolaan risiko iklim pada portofolio           dengan layanan digital yang aman dan
   perbankan, operasional ramah lingkungan,           sesuai dengan regulasi, serta mendukung
   dan    kantor  yang    ramah  lingkungan           terciptanya lingkungan kerja yang aman,               Memasuki tahun 2026, Superbank melihat                 Entering 2026, Superbank sees significant growth
   mengurangi dampak lingkungan kami                  sehat dan supportive bagi seluruh karyawan.           peluang pertumbuhan yang signifikan seiring            opportunities amid the still-low adoption of digital
   sekaligus mempromosikan keuangan yang                                                                    dengan masih rendahnya tingkat adopsi layanan          financial services in the retail and MSME segments.
   bertanggung jawab.                                                                                       keuangan digital di segmen Retail dan UMKM.            This large market base, which has not yet been
                                                                                                            Basis pasar yang besar dan belum sepenuhnya            fully integrated into the digital ecosystem, coupled
   Drive sustainable digital banking by developing    Ensuring data privacy and digital security,           terintegrasi ke dalam ekosistem digital, didukung      with Indonesia’s increasingly stable economic
   climate risk governance and management             delivering a banking experience with secure           oleh prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia             growth prospects since the end of 2025, creates a
   within the banking portfolio, eco-friendly         and regulatory-compliant digital services, and        yang semakin stabil sejak akhir 2025, menciptakan      conducive environment for expansion in the banking
   operations, and a smart green office, reducing     supporting a safe, healthy, and supportive            lingkungan yang kondusif bagi ekspansi industri        industry. With a stronger capital structure following
   our environmental impact while promoting           work environments for all employees.                  perbankan. Dengan struktur permodalan yang             its IPO, Superbank is well positioned to capture these
   responsible finance.                                                                                     lebih kuat pasca IPO, Superbank berada pada            opportunities in a measured and responsible manner.
                                                                                                            posisi yang solid untuk menangkap peluang
                                                                                                            tersebut secara terukur dan bertanggung jawab.

      Super-Opportunity                                       Super-Women                                   Strategi Bank difokuskan pada penguatan                The Bank’s strategy focuses on strengthening its business
                                                                                                            fundamental     bisnis  melalui  pengembangan          fundamentals through the development of a selective,
                                                                                                            portofolio kredit yang selektif dan berbasis           risk-based loan portfolio, while optimizing its role within
                                                                                                            risiko,   serta    optimalisasi peran    dalam         the strategic partner ecosystem. This approach aims
  Memberdayakan komunitas underbanked                 Mendukung    kepemimpinan      perempuan              ekosistem mitra strategis. Pendekatan ini              to increase transaction volume and frequency, deepen
  dan pelaku UMKM melalui layanan perbankan           dengan membina pemimpin perempuan dan                 diarahkan untuk meningkatkan volume dan                customer engagement, and sustainably strengthen
  yang     mudah      diakses,     menawarkan         memberdayakan pengusaha perempuan di                  frekuensi transaksi, memperdalam keterlibatan          low-cost funding (CASA) to support healthy growth.
  solusi keuangan inklusif, pinjaman yang             sektor UMKM melalui solusi pembiayaan.                nasabah,     serta     memperkuat    pendanaan
  disesuaikan, dan transaksi digital yang lancar                                                            berbiaya rendah (CASA) secara berkelanjutan
  untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan                                                                   guna mendukung pertumbuhan yang sehat.
  kemandirian finansial yang berkelanjutan.
                                                                                                            Dalam mendukung keunggulan operasional,                To support operational excellence, Superbank leverages
  Empower the underbanked and MSME                    Champion women’s leadership and nurturing             Superbank memanfaatkan teknologi berbasis              data-driven technology, including the implementation
  entrepreneurs through accessible banking            young female leaders and empowering                   data, termasuk penerapan proses kredit berbasis        of artificial intelligence (AI)-based credit processes,
  services, offering inclusive financial solutions,   female SME entrepreneurs through financing            artificial intelligence untuk meningkatkan akurasi     to improve the accuracy of risk assessments and
  tailored lending, and seamless digital              solutions.                                            penilaian risiko dan efisiensi penyaluran kredit.      enhance the efficiency of loan disbursement. As the
  transactions to drive economic growth and                                                                 Seiring dengan peningkatan skala usaha, digitalisasi   business scales, process digitalization and operational
  financial independence.                                                                                   proses dan otomatisasi operasional terus               automation continue to be developed to maintain
                                                                                                            dikembangkan untuk menjaga efisiensi. Dengan           efficiency. With strong governance and disciplined
                                                                                                            tata kelola yang kuat dan disiplin manajemen           risk management, Superbank remains committed to
                                                                                                            risiko, Superbank berkomitmen menciptakan nilai        creating long-term value and maintaining the stability
                                                                                                            jangka panjang serta menjaga stabilitas kinerja        and soundness of the Bank’s performance on an
                                                                                                            dan tingkat kesehatan Bank secara berkelanjutan.       ongoing basis.



                                                                                                       42                                                                                                                  43
Page 23
Laporan Manajemen                                                                                                         Management Report




PENUTUP                                               CLOSING
                                                                                                                      Direksi
                                                                                                                Board of Directors
Menutup Laporan Direksi ini, kami menegaskan          In concluding this Board of Directors’ Report, we
bahwa capaian dan tonggak penting yang diraih         emphasize that the significant accomplishments and
Superbank sepanjang tahun pelaporan merupakan         milestones attained by Superbank throughout the
hasil dari kolaborasi yang solid di seluruh tingkat   reporting year are the result of solid collaboration at
organisasi. Direksi menyampaikan apresiasi yang       all levels of the organization. The Board of Directors
setinggi-tingginya kepada seluruh karyawan atas       expresses its highest appreciation to all employees
profesionalisme, dedikasi, dan kontribusi nyata       for their professionalism, dedication, and tangible
dalam mendukung kinerja serta penguatan fondasi       contributions in supporting the Bank’s performance
bisnis Bank.                                          and     strengthening    its    business    foundation.

Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Dewan       We also extend our gratitude to the Board of
Komisaris atas arahan strategis, pengawasan, dan      Commissioners for their consistent strategic direction,
pendampingan yang konsisten dalam memastikan          oversight, and guidance in ensuring that the Bank’s
pengelolaan Bank berjalan selaras dengan prinsip      management aligns with the principles of good
tata kelola yang baik dan kepentingan jangka          governance and the company’s long-term interests.
panjang perusahaan.

Kepercayaan yang diberikan oleh nasabah, mitra,       The trust placed in us by customers, partners, and the
dan masyarakat luas menjadi landasan utama bagi       wider community serves as a fundamental pillar for
Superbank untuk terus meningkatkan kualitas           Superbank to continuously improve service quality,
layanan, memperkuat inovasi, dan menjaga relevansi    strengthen innovation, and maintain relevance amidst
di tengah dinamika industri perbankan digital.        the dynamics of the digital banking industry.

Atas nama Direksi dan manajemen, kami                 On behalf of the Board of Directors and management,
menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada      we express our highest appreciation to all stakeholders
seluruh pemangku kepentingan atas dukungan            for their support and for providing a conducive
dan kerangka regulasi yang kondusif. Selanjutnya,     regulatory framework. Moving forward, we are
kami akan terus berkomitmen untuk memperkuat          committed to strengthening the synergies we have
sinergi yang telah terbangun guna memastikan          established to ensure sustainable growth and long-
pertumbuhan yang berkelanjutan serta penciptaan       term value creation for all stakeholders.
nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku
kepentingan.




                                       Jakarta, April 2026
                                        Atas Nama Direksi
                                 On Behalf of the Board of Directors




                                           Tigor M. Siahaan
                                           Presiden Direktur
                                           President Director




                                                                                                           44                           45
Page 24
Laporan Manajemen                                                                                                                                                                                    Management Report




                                                                                                       ACCOUNTABILITY STATEMENT OF 2025 ANNUAL
PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB LAPORAN TAHUNAN 2025                                                         REPORT BY THE BOARD OF COMMISSIONERS AND BOARD
OLEH DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI                                                                       OF DIRECTORS
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan          We, the signatories, hereby state that all information contained in the 2025 Annual Report of Superbank has been
Superbank tahun 2025 telah dimuat secara lengkap dan kami bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi   comprehensively presented, and we take full responsibility for the accuracy of the content of the Superbank
Laporan Tahunan Superbank.                                                                             Annual Report.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.                                                      Therefore, this statement is made in good faith and accuracy.




                                       Jakarta, April 2026                                                                                         Jakarta, April 2026
                                        Dewan Komisaris                                                                                                  Direksi
                                     Board of Commissioners                                                                                         Board of Directors




                                    Anton H. Gunawan                                                                                                Tigor M. Siahaan
                         Presiden Komisaris/Komisaris Independen                                                                                    Presiden Direktur
                     President Commissioner/Independent Commissioner                                                                                President Director




                                                                                                                     Melisa Hendrawati                                                 Sukiwan
                                                                                                                          Direktur                                                     Direktur
                                                                                                                          Director                                                     Director
               Neneng M. Goenadi                                  Yenny Z. Wahid
                   Komisaris                                   Komisaris Independen
                 Commissioner                                Independent Commissioner




                                                                                                                     Amalia Pratantara                                         Bhavana B. Vatvani
                                                                                                                         Direktur                                                  Direktur
                                                                                                                         Director                                                   Director




                                                                                                  46                                                                                                                 47
Page 25
Profil Perusahaan            Company Profile




    PROFIL PERUSAHAAN
    COMPANY PROFILE




                        48               49
Page 26
    Profil Perusahaan                                                                                                                                                                                                   Company Profile




Profil Perusahaan                                                                                                       Pemegang Saham
Company Profile                                                                                                         Shareholders
MEWUJUDKAN     INKLUSI,                 MENJELAJAHI        EMPOWERING INCLUSION, EXPLORING INFINITE
KEMUNGKINAN TANPA BATAS                                    POSSIBILITIES
                                                                                                                                                                                             PT Elang Media Visitama
Di tengah akselerasi ekonomi digital, Superbank            Amidst the acceleration of the digital economy,
hadir untuk membuka kemungkinan tanpa batas                Superbank opening infinite possibilities for every
bagi setiap nasabah untuk tumbuh dan berkembang.           customer to grow and thrive. We believe that through                      19,24%                                                  PT Kudo Teknologi Indonesia
Kami percaya bahwa dengan teknologi yang tepat             the right technology and robust governance, financial
dan tata kelola yang kuat, batasan finansial dapat         barriers can be transformed into vast opportunities.                                                 27,60%
diubah menjadi peluang yang luas.                                                                                                                                                            KakaoBank Corp.

2025: TRANSFORMASI MENUJU PERUSAHAAN                       2025: TRANSFORMATION              INTO     A    PUBLIC
TERBUKA                                                    COMPANY                                                                                                                           GXS Bank Pte. Ltd.
                                                                                                                            10,03%
Tahun 2025 menjadi babak historis bagi Superbank           The year 2025 marked a historic chapter for Superbank
dengan pelaksanaan Penawaran Umum Perdana                  with the execution of our Initial Public Offering.                                                                                Singtel Alpha Investments Pte. Ltd.
Saham (Initial Public Offering/IPO). Melalui langkah       Through this strategic milestone, we have not only
strategis ini, kami tidak hanya memperkuat struktur        strengthened our capital structure but also expanded                7,36%
permodalan, tetapi juga memperluas kemungkinan             the horizon of infinite possibilities for our growth. Our                                             16,67%                      A5-DB Holdings Pte. Ltd.
tanpa batas untuk dapat berkembang. Status sebagai         status as a newly listed issuer serves as a testament
emiten baru menjadi bukti komitmen kami terhadap           to our commitment to transparency, accountability,
transparansi, akuntabilitas, dan standar kepatuhan         and the highest standards of compliance as a bank
                                                                                                                                       10,44%                                                Pemegang saham dengan kepemilikan
yang lebih tinggi sebagai bank dengan layanan digital.     with digital services.                                                                      8,66%                                 masing-masing <5% dan Masyarakat
                                                                                                                                                                                             Shareholders with ownership of each
                                                                                                                                                                                             <5% and Public
Sepanjang tahun ini, Superbank fokus pada penguatan        Throughout the year, Superbank focused on
ekosistem yang menjadi pendukung pertumbuhan kami:         strengthening the ecosystems that serve as the
                                                           support to our growth:
•     Optimalisasi         Pengalaman          Nasabah:    • Optimizing Customer Experience: Developing
      Mengembangkan platform digital yang intuitif             an intuitive digital platform to ensure banking
      untuk memastikan layanan perbankan dapat                 services are accessible anytime and anywhere,
      diakses kapan saja dan di mana saja, menghapus           effectively dissolving the boundaries of distance           KLASIFIKASI PEMEGANG SAHAM
      batasan jarak dan waktu.                                 and time.                                                   SHAREHOLDERS CLASSIFICATION
•     Kolaborasi Ekosistem yang Solid: Memperkuat          • Solid Ecosystem Collaboration: Strengthening
      sinergi strategis yang memungkinkan terciptanya          strategic synergies that create added value
      nilai tambah di setiap titik interaksi nasabah,          at every customer touchpoint, fostering an               Klasifikasi pemegang saham Superbank untuk posisi    Superbank shareholders classification position as per
      menciptakan       ekosistem     keuangan     yang        integrated and sustainable financial ecosystem.          per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:         31 December 2025 are as follows:
      terintegrasi dan berkelanjutan.                      • Foundations of Governance and Technology:
•     Fondasi      Tata     Kelola    dan     Teknologi:       Leveraging smart technology while consistently
      Memanfaatkan        teknologi    cerdas   dengan         prioritizing prudential banking principles. For us,
                                                                                                                                                                                                  Persentase Kepemilikan
      tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian                compliance is the anchor that allows us to explore
                                                                                                                            Klasifikasi Pemegang Saham         Jumlah Pemegang Saham               Ownership Percentage
      (prudential banking). Bagi kami, kepatuhan               innovations safely.
                                                                                                                             Shareholders Classification        Number of Shareholders                     (%)
      adalah jangkar yang memungkinkan kami
      mengeksplorasi berbagai inovasi secara aman.
                                                                                                                                   Institusi Lokal
MELIHAT MASA DEPAN DENGAN OPTIMISME                        EMBRACING THE FUTURE WITH OPTIMISM                                                                               193                             51,811
                                                                                                                                  Local institutions
Dengan fondasi yang semakin kokoh pasca-IPO,               With a fortified foundation following our IPO, Superbank
                                                                                                                                   Institusi Asing                          16                              0,006
Superbank siap menavigasi masa depan dengan                is poised to navigate the future with profound
                                                                                                                                 Foreign Institutions
penuh optimisme. Kami akan terus berevolusi,               optimism. We are committed to continuous evolution,
melampaui standar perbankan konvensional, dan              transcending conventional banking standards, and
                                                                                                                                   Individu Lokal                       263.056                              3,136
terus menjelajahi kemungkinan tanpa batas yang             persistently exploring the infinite possibilities that
                                                                                                                                  Local Individuals
membawa manfaat nyata bagi seluruh nasabah.                bring tangible benefits to all consumers. This journey
Perjalanan ini adalah bentuk dedikasi kami untuk           is a reflection of our dedication to delivering positive
                                                                                                                                   Individu Asing                           129                             45,047
terus menghadirkan perubahan positif dan nilai             change and long-term value for all shareholders and
                                                                                                                                 Foreign Individuals
jangka panjang bagi seluruh pemegang saham dan             customers alike.
nasabah kami.                                                                                                      50                                                                                                                51
Page 27
                         Profil Perusahaan                                                                                                                                                                                                                                                              Company Profile



                                                                            Struktur Pemegang Saham
                                                                                                                                                                                                                                                                                    *Per posisi 31 Desember 2025
                                                                               Shareholding Structure                                                                                                                                                                               *Per position on 31st of December 2025



                                                                                                                                                Anthony Tan Ping                                           Eddy K.
                        PSPT




                                                                                                                                                     Yeow                                                Sariaatmadja

                                                                                                                                                          3,7%                                                    21.89%
Struktur sampai dengan dua tingkat atau lebih di atas Bank




                                                                                                                                                  Grab Holdings
                                                                                                                                                     Limited                                                                      PT Adikarsa        Anthoni                   PT Prima      Treasury      Pemegang
                                                                                                                                                                                                                   Ir. Susanto                                   Piet Yaury
                                                                                                                                                          100%                                                                      Sarana            Salim                   Visualindo      Stock        Saham <5%


                                                                                                                                                Grab Holdings Inc.                                                   11.59%         14.10%           8.98%         8.13%        6.19%          0.4%           28.72%
                                                             Structure until two level or more above the Bank




                                                                                                                                                          100%

                                                                                                                                                A2G Holdings Inc.
                                                                                                                                                                                                                                                                                 Pemegang Saham Pengendali
                                                                                                                                                                                                                                                                                 Controlling Shareholders
                                                                                                                         100%                                            100%                                                                                                    Pemegang Saham 1 tingkat di atas
                                                                                                                                                                                                                                                                                 Bank
                                                                                                                           Grab Inc.                              AA Holdings                                                                                                    Shareholders 1 level above Bank

                                                                                                                                                                                                                                                                                 Pemegang Saham 2 tingkat di atas
                                                                                                                                                                                                                                                                                 Bank
                                                                                                                                                          100%                 100%                                                                                              Shareholders 2 level above Bank

                                                                                                                                                 A6 Holdings                     A5-DB Holdings                                                                                  Pemegang Saham lebih dari 2 tingkat
                                                                                                                                                                                                                                                                                 di atas Bank
                                                                                                                                                          100%                                                                                                                   Shareholders more than 2 level above
                                                                                                                                   95.24%                                                                                                                                        Bank
                                                                                                                                                  GP Network
                                                                                                                                                 Asia PTE. LTD.                                                                                                                  Pemegang Saham Pengendali Terakhir
                                                                                                                                                                                                                                                                                 (PSPT)
                                                                                                                            PT Grab                                           49.47%
                                                                                                                                                                                                                                                                                 Ultimate Shareholders
                                                                                                                           Teknologi                                             Kudo Digital            PT Elang Mahkota          Kreatif Media
                                                                                                                                                                              Solutions PTE. LTD.         Teknologi Tbk.              Karya
                                                                                                                                                                                                                 99.9999%        0.0001%
                                                                                                                                                         0.01%                99.99%
                                                                                                                                       59.85%

                                                                                                                                       GXS Bank PTE.               PT Kudo                                 PT Elang                 Singtel Alpha              Pemegang
                                                                                                                KakaoBank Corp.                                                                                                   Investments PTE.             Saham <5%
                                                                                                                                           LTD.                   Teknologi                              Media Visitama
                                                                                                                        8.66%                   10.44%                 16.67%             10.03%                 27.60%                      7.36%                   19.24%
                        Bank




                                                                                                                                                                                                    52                                                                                                              53
Page 28
Profil Perusahaan                                                                                                                                                                                                     Company Profile


KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM
SHAREHOLDERS COMPOSITION
                                                                                                                         Riwayat Singkat Perusahaan
Komposisi pemegang saham Superbank untuk posisi             The shareholding composition of Superbank as of the          Brief History of the Company
awal dan akhir tahun 2025 adalah sebagai berikut:           beginning and the end of 2025 was as follows:
                                                                                                                         Superbank didirikan dengan nama PT Bank Fama          Superbank was originally established as PT Bank
Posisi per 1 Januari 2025 I Position per 1 January 2025                                                                  International berdasarkan Akta Pendirian No. 36       Fama International under Deed of Establishment No.
                                                                                                                         tanggal 5 Maret 1993 di hadapan Notaris Herlien,      36 dated March 5, 1993, executed before Notary
                       Nama                         Jumlah Saham                       Persentase                        S.H. Pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri   Herlien, S.H. This establishment was approved by
                       Name                        Number of Shares                    Percentage                        Kehakiman Republik Indonesia melalui SK No. C2-       the Minister of Justice of the Republic of Indonesia
                                                                                           (%)                           4750 HT.01.01.Th.93 tanggal 17 Juni 1993, serta       through Decree No. C2-4750 HT.01.01.Th.93 dated
                                                                                                                         diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia      June 17, 1993, and was published in the State Gazette
  Seri A                                                                                                                 No. 3538 (Tambahan No. 63) tanggal 6 Agustus          of the Republic of Indonesia No. 3538 (Supplement
  PT Elang Media Visitama                             9.175.800.159                           31,28                      1993. Superbank memegang izin usaha sebagai Bank      No. 63) dated August 6, 1993. Superbank has held a
  PT Kudo Teknologi Indonesia                        5.650.340.722                            19,26                      Umum berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan           commercial banking license since October 11, 1993,
                                                                                                                         RI No. 834/KMK.017/1993 sejak 11 Oktober 1993.        based on the Decree of the Minister of Finance of the
  Singtel Alpha Investment Pte.Ltd                    6.032.682.145                       20,56                                                                                Republic of Indonesia No. 834/KMK.017/1993.
  A5-DB Holdings Pte.Ltd                             3.398.682.495                            11,58
  PT Nusantara Berkat Agung                           452.914.400                             1,54                       Superbank resmi berubah nama menjadi PT Super         In 2023, Superbank officially changed its name to PT
  PT Abadi Pelita Harapan                                 237.737.225                         0,81                       Bank Indonesia pada tahun 2023. Selanjutnya,          Super Bank Indonesia. Since then, Superbank has
                                                                                                                         Superbank terus mengembangkan produk dan              continuously expanded its products and services for
  PT Tiga Sira Sejahtera                              958.207.669                             3,27                                                                             the public. In 2025, Superbank marked a significant
                                                                                                                         pelayanan yang diberikan kepada masyarakat hingga
  KakaoBank Corp.                                    2.934.040.535                            10,00                      pada tahun 2025, Superbank mencapai babak             milestone by transforming into a public-listed
  Seri B                                                                                                                 baru dengan bertransformasi menjadi perusahaan        company through an Initial Public Offering.
  Bersama Sustainability Trust                        500.000.000                             1,70                       publik melalui Penawaran Umum Perdana Saham.

  Total Saham Serie A + B                           29.490.405.350                        100,00                         Anggaran    Dasar   Superbank    terakhir telah       Superbank’s latest Articles of Association have been
                                                                                                                         disesuaikan berdasarkan Akta No. 64 tanggal           adjusted based on Deed No. 64 dated December
                                                                                                                         18 Desember 2025 yang dibuat di hadapan               18, 2025, executed before Notary Aulia Taufani, S.H.
Posisi per 31 Desember 2025 I Position per 31 December 2025                                                              Notaris Aulia Taufani, S.H. Perubahan ini telah       These amendments were officially received and
                                                                                                                         diterima dan dicatat oleh Kementerian Hukum           recorded by the Ministry of Law of the Republic of
                       Nama                         Jumlah Saham                       Persentase                        Republik Indonesia melalui Surat No. AHU-             Indonesia under Letter No. AHU-AH.01.03-0255969
                       Name                        Number of Shares                    Percentage                        AH.01.03-0255969 tanggal 19 Desember 2025.            dated December 19, 2025.
                                                                                           (%)

  PT Elang Media Visitama                             9.354.117.559                           27,60
  PT Kudo Teknologi Indonesia                        5.650.340.722                            16,67
                                                                                                                         KEGIATAN USAHA
  Singtel Alpha Investment Pte.Ltd                   2.493.833.503                            7,36                       BUSINESS ACTIVITIES
  A5-DB Holdings Pte.Ltd                             3.398.682.495                            10,03
  KakaoBank Corp.                                    2.934.040.535                            8,66                                                                             Pursuant to Article 3 of the Superbank’s Articles of
                                                                                                                         Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Superbank,
  GXS Bank Pte. Ltd.                                 3.538.848.642                            10,44                      maksud     dan    tujuan  Superbank    adalah         Association, Superbank’s purpose and objective is to
  Masyarakat dan Pemegang Saham <5%                                                                                      berusaha sebagai bank umum konvensional.              operate as a conventional commercial bank.
  Public and Shareholders with less than 5%           6.527.154.194                           19,24
  ownership                                                                                                              Untuk       mencapai      maksud    dan      tujuan   To achieve said purpose and objective, Superbank
                                                                                                                         tersebut,     Superbank     dapat    melaksanakan     may conduct the following primary business activities:
  Total                                              33.897.017.650                       100,00
                                                                                                                         kegiatan      usaha    utama    sebagai    berikut:
                                                                                                                         1. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk       1. Collecting funds from the public in the form
                                                                                                                             simpanan berupa giro, deposito berjangka,            of deposits, including demand deposits, time
KRONOLOGI PENCATATAN SAHAM                                                                                                                                                        deposits, certificates of deposit, savings, and/or
                                                                                                                             sertifikat deposito, tabungan dan/atau bentuk
SHAREHOLDERS LISTING CHRONOLOGY                                                                                                                                                   other equivalent forms
                                                                                                                             lainnya yang dipersamakan dengan itu
                                                                                                                         2. Memberikan kredit                                  2. Providing credit
                                                                                                                         3. Menerbitkan surat pengakuan hutang                 3. Issuing debt acknowledgement letters
 Pencatatan Saham            Jumlah Saham      Nilai Nominal                                     Institusi Pencatatan    4. Membeli, menjual atau menjamin atas risiko         4. Buying, selling, or guaranteeing, for its own
   Shares Listing           yang ditawarkan    Nominal Value            Harga Penawaran            Listing Institution       sendiri maupun untuk kepentingan dan atas            account or for the interest and on the instructions
                            Number of Shares        (Rp)                Offering Price (Rp)                                  perintah nasabahnya:                                 of its customers:
                                Offered                                                                                      • Surat-surat wesel termasuk wesel yang              • Bills of exchange, including those accepted
                                                                                                                                 diakseptasi oleh bank yang masa berlakunya            by banks, with a maturity not exceeding the
Penawaran          Umum                                                                                                                                                                customary period for such instruments
                                                                                                                                 tidak lebih lama daripada kebiasaan
Perdana Saham
Initial Public Offering
                              4.406.612.300          100                       635               Bursa Efek Indonesia            dalam perdagangan surat-surat dimaksud



                                                                                                                    54                                                                                                            55
Page 29
Profil Perusahaan                                                                                                                                                                                                Company Profile


    •    Surat pengakuan hutang dan kertas dagang          •   Debt acknowledgement letters and other             Kegiatan usaha utama yang saat ini benar-benar         Currently, the primary business activities actively
         lainnya yang masa berlakunya tidak lebih              commercial papers with a maturity not              dijalankan oleh Superbank sebagai bank umum            conducted by Superbank as a conventional
         lama dari kebiasaan dalam perdagangan                 exceeding the customary period for such            konvensional hanya terbatas pada:                      commercial bank are limited to:
         surat-surat dimaksud                                  instruments                                        1. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk        1. Collecting funds from the public (demand
    •    Kertas perbendaharaan negara dan surat            •   Treasury bills and government guarantee                simpanan berupa giro, deposito berjangka,             deposits, time deposits, certificates of deposit,
         jaminan pemerintah                                    letters                                                sertifikat deposito, tabungan dan/atau bentuk         savings, etc.)
    •    Sertifikat Bank Indonesia                         •   Bank Indonesia Certificates                            lainnya yang dipersamakan dengan itu               2. Providing credit
    •    Obligasi                                          •   Bonds                                              2. Memberikan kredit                                   3. Buying, selling, or guaranteeing securities:
    •    Surat dagang berjangka waktu sampai               •   Commercial papers with a maturity of up to 1       3. Membeli, menjual atau menjamin atas risiko             • Bills of exchange, including those accepted
         dengan 1 (satu) tahun                                 (one) year                                             sendiri maupun untuk kepentingan dan atas                 by banks, with a maturity not exceeding the
    •    Instrumen surat berharga lain yang berjangka      •   Other securities instruments with a maturity           perintah nasabahnya:                                      customary period for such instruments
         waktu sampai dengan 1 (satu) tahun                    of up to 1 (one) year                                  • Surat-surat wesel termasuk wesel yang               • Debt acknowledgement letters and other
                                                                                                                          diakseptasi oleh bank yang masa berlakunya            commercial papers with a maturity not
5. Memindahkan uang baik untuk kepentingan              5. Transferring funds, both for its own account and               tidak lebih lama daripada kebiasaan dalam             exceeding the customary period for such
    sendiri maupun untuk kepentingan nasabah                for the interest of customers                                 perdagangan surat-surat dimaksud                      instruments
6. Menempatkan dana pada, meminjam dana                 6. Placing funds with, borrowing from, or                     • Surat pengakuan hutang dan kertas dagang            • Treasury bills and government guarantee
    dari, atau meminjamkan dana kepada bank                 lending funds to other banks, through letters,                lainnya yang masa berlakunya tidak lebih              letters
    lain, baik dengan menggunakan surat, sarana             telecommunication means, sight drafts, checks,                lama dari kebiasaan dalam perdagangan             • Bank Indonesia Certificates
    telekomunikasi maupun dengan wesel unjuk, cek           or other means                                                surat-surat dimaksud                              • Bonds
    atau sarana lainnya                                 7. Receiving payments from receivables on                     • Kertas perbendaharaan negara dan surat              • Commercial papers with a maturity of up to 1
7. Menerima pembayaran dari tagihan atas surat              securities and performing settlements with or                 jaminan pemerintah                                    (one) year
    berharga dan melakukan perhitungan dengan               between third parties                                     • Sertifikat Bank Indonesia                           • Other securities instruments with a maturity
    atau antara pihak ketiga                            8. Providing safe deposit boxes for goods and                 • Obligasi                                                of up to 1 (one) year
8. Menyediakan tempat untuk menyimpan barang                securities                                                • Surat dagang berjangka waktu sampai              4. Transferring funds, both for its own account and
    dan surat berharga                                  9. Conducting custodial activities for the interest of            dengan 1 (satu) tahun                             for the interest of customer
9. Melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan           other parties based on a contract                         • Instrumen surat berharga lain yang berjangka     5. Inter-bank fund placements, borrowing, and
    pihak lain berdasarkan suatu kontrak                10. Placing funds from one customer to another                    waktu sampai dengan 1 (satu) tahun                lending, whether through written correspondence,
10. Melakukan penempatan dana dari nasabah                  in the form of securities not listed on the stock     4. Memindahkan uang baik untuk kepentingan                telecommunications instruments, or by means of
    kepada nasabah lainnya dalam bentuk surat               exchange                                                  sendiri maupun untuk kepentingan nasabah              sight drafts, cheques, or other such instruments.
    berharga yang tidak tercatat di bursa efek          11. Conducting factoring, credit card business, and       5. Menempatkan dana pada, meminjam dana                6. Receiving payments from receivables on
11. Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu           trustee activities                                        dari, atau meminjamkan dana kepada bank               securities and performing settlements with or
    kredit dan kegiatan wali amanat                     12. Performing other activities customary for a bank,         lain, baik dengan menggunakan surat, sarana           between third parties
12. Melakukan kegiatan lain yang lazim dilakukan            provided they do not conflict with prevailing laws        telekomunikasi maupun dengan wesel unjuk, cek      7. Performing other activities customary for a bank,
    oleh bank sepanjang tidak bertentangan dengan           and regulations                                           atau sarana lainnya                                   provided they do not conflict with prevailing laws
    peraturan perundang-undangan yang berlaku.                                                                    6. Menerima pembayaran dari tagihan atas surat            and regulations
                                                                                                                      berharga dan melakukan perhitungan dengan
Untuk mencapai maksud dan tujuan serta untuk            To support the primary business activities, Superbank         atau antara pihak ketiga                           The supporting business activities currently
menunjang kegiatan usaha utamanya, Superbank            may also perform other customary banking activities       7. Melakukan kegiatan lain yang lazim dilakukan        conducted by Superbank as a Payment Service
dapat melakukan kegiatan lain yang lazim dilakukan      provided they do not conflict with prevailing laws and        oleh bank sepanjang tidak bertentangan dengan      Provider include, but are not limited to, information
oleh bank sepanjang tidak bertentangan dengan           regulations, including:                                       peraturan perundang-undangan yang berlaku.         display and source of fund administration, transaction
peraturan perundang-undangan yang berlaku,                                                                                                                               initiation/acquiring services (e-wallet, acquirer, and
termasuk antara lain:                                                                                             Kegiatan usaha pendukung yang saat ini benar-benar     payment gateway), issuance of payment instruments/
1. Melakukan kegiatan dalam valuta asing                1. Conducting foreign exchange activities                 dijalankan oleh Superbank sebagai Penyedia Jasa        accounts, and remittance/fund transfer services.
2. Melakukan kegiatan penyertaan modal pada             2. Engaging in equity participation in banks or other     Pembayaran termasuk namun tidak terbatas pada
    bank atau perusahaan lain di bidang keuangan,          financial companies, such as leasing, venture          menampilkan informasi dan penatausahaan sumber
    seperti sewa guna usaha, modal ventura,                capital, securities companies, insurance, and          dana, menginisiasi transaksi/layanan acquiring
    perusahaan efek, asuransi, serta lembaga kliring       clearing, settlement, and depository institutions      (dompet elektronik, acquirer dan payment gateway),
    penyelesaian dan penyimpanan                        3. Engaging in temporary equity participation to          menerbitkan instrumen/akun pembayaran, layanan
3. Melakukan      kegiatan    penyertaan     modal         address credit or financing failure consequences,      remitansi/transfer dana.
    sementara untuk mengatasi akibat kegagalan             subject to the requirement of withdrawing the
    kredit atau kegagalan pembiayaan, dengan               participation
    syarat harus menarik kembali penyertaannya          4. Operating as a Payment Service Provider,               WILAYAH OPERASIONAL
4. Melakukan kegiatan sebagai Penyedia Jasa                including but not limited to, information display      OPERATIONAL AREA
    Pembayaran termasuk namun tidak terbatas               and source of fund administration, transaction
    pada menampilkan informasi dan penatausahaan           initiation/acquiring services (e-wallets, acquirers,   Pada tanggal 31 Desember 2025, Superbank               As of December 31, 2025, Superbank operates 1 (one)
    sumber dana, menginisiasi transaksi/layanan            and payment gateways), issuance of payment             memiliki 1 (satu) Kantor Pusat yang berlokasi          Head Office located in Jakarta and 2 (two) Branch
    acquiring (dompet elektronik, acquirer dan             instruments/accounts, remittance/fund transfer         di Jakarta dan 2 (dua) Kantor Cabang                   Offices located in Jakarta and Bandung.
    payment gateway), menerbitkan instrumen/akun           services, and banking business activities or           yang berlokasi di Jakarta dan Bandung.
    pembayaran, layanan remitansi/transfer dana,           transactions in both Rupiah and foreign currencies                                                            As a bank focused on digital banking services,
    kegiatan usaha perbankan maupun transaksi                                                                     Sebagai bank yang berfokus pada layanan perbankan      Superbank is able to serve customers across
    perbankan dalam Rupiah dan kegiatan usaha                                                                     digital, Superbank dapat melayani nasabah di seluruh   Indonesia without time or geographical constraints.
    perbankan maupun transaksi perbankan dalam                                                                    wilayah Indonesia tanpa batasan waktu dan geografis.
    valuta asing.
                                                                                                            56                                                                                                               57
Page 30
Profil Perusahaan                                                                                                                                                                                         Company Profile




Informasi Umum                                                                                                        Visi dan Misi
General Information                                                                                                   Vision and Mission

 Nama Perusahaan              PT Super Bank Indonesia Tbk                                                              VISI                                           VISION
 Company Name
 Kode Saham                   SUPA                                                                                     Menjadi bank yang memberdayakan seluruh        To become a bank that empowers the entire
 Ticker Code                                                                                                           masyarakat dengan produk keuangan yang         community with simple, transparent, and flexible
                                                                                                                       sederhana, transparan, dan fleksibel dengan    financial products by utilizing appropriate
 Pendirian                    Akta Pendirian No. 36 pada 5 Maret 1993 yang dibuat di hadapan Notaris                   memanfaatkan teknologi yang sesuai.            technology.
 Establishment                Herlien, S.H.
                              Surat Keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. C2-4750 HT.01.01.
                              Th.93 tanggal 17 Juni 1993.                                                              MISI                                           MISSION
                              Deed of Establishment No. 36 on March 5, 1993 made before Notary Herlien,
                              S.H.                                                                                     Menyediakan solusi keuangan digital yang       To provide digital financial solutions that can
                              Decree of the Minister of Justice of the Republic of Indonesia No. C2-4750               dapat memenuhi kebutuhan layanan keuangan      effectively meet the financial service needs of
                              HT.01.01.Th.93 dated June 17, 1993.                                                      nasabah UMKM dan ritel dengan lebih efektif.   MSME and retail customers.
 Akta Perubahan Terakhir      Akta No. 64 tanggal 18 Desember 2025, yang dibuat di hadapan Notaris Aulia
 Latest Deed Amendment        Taufani S.H.
                              Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-
                              AH.01.03-0255969 tanggal 19 Desember 2025.
                              Deed No. 64 dated December 18, 2025, made before Notary Aulia Taufani,
                              S.H.
                              Receipt of Notification of Amendment to the Articles of Association No. AHU-
                              AH.01.03-0255969 dated December 19, 2025.
                                                                                                                      Nilai Perusahaan
 Izin Usaha                   Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 834/KMK.017/1993                      Company Values
 Business License             tanggal 11 Oktober 1993.
                              Minister of Finance of the Republic of Indonesia Decree No. 834/KMK.017/1993
                              dated October 11, 1993
 Anak Perusahaan              Tidak Ada
 Subsidiary                   None
 Modal Dasar                  Rp10.000.000.000.000
 Authorized Capital
 Modal Ditempatkan dan        Rp3.389.701.765.000
 Disetor
 Issued and Paid up Capital
 Nilai Nominal                Rp100 per lembar saham | per shares
 Nominal Value
 Alamat                       Revenue Tower 28th & 29th Floor, SCBD Lot 13 District 8, Jl Jend Sudirman Kav
 Address                      52-53,12190, Jakarta, Indonesia
 Kantor Cabang                Jakarta
 Branch Office                One Satrio, Jl. Prof. Dr. Satrio Kav E.13, CBD Mega Kuningan Kec. Setiabudi, Kel
                              Karet Kuningan, Jakarta Selatan, 12940

                              Bandung
                              Jl. Cihampelas No. 40, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan, Kota
                              Bandung, Provinsi Jawa Barat, 40116
 Website                      www.superbank.id

 Hubungi Kami                 1500 333 / care@superbank.id
 Contact Us



                                                                                                                 58                                                                                                     59
Page 31
    Profil Perusahaan | Company Profile                                                                                                                                                        2025
                                                                                                                                                                                               • Mencapai hampir 6 juta nasabah dengan laba bersih Rp99,7
                                                                                                                                            2024                                                  miliar.
                                                                                                                                            • Peluncuran aplikasi Superbank                    • Bergabungnya GXS Bank sebagai pemegang saham.
                                                                                                                                            • Integrasi penuh di ekosistem Grab dan            • Superbank (SUPA) resmi listing di BEI pada 17 Desember
                                                                                                                                               Singtel.                                           2025 dengan menerbitkan 4.406.612.300 lembar saham
                                                                                                                                            • Peresmian        fitur  Saku,   Celengan,           seharga Rp635 per lembar.
                                                                                                                                               Deposito, dan Pinjaman Atur Sendiri
                                                                                                                                               (PAS).                                          2025
                                                                                                                                            • Suntikan modal tambahan sebesar Rp1,3            • Reached almost 6 million customers with a net profit of
                                                                                                                                               triliun dari Grab dan Singtel.                     IDR 99.7 billion.
                                                                                                                                            • Lebih dari 2,7 juta nasabah di akhir             • GXS Bank joined as a shareholder.
                                                                                                                                               tahun.                                          • Superbank (SUPA) officially listed on the Indonesia Stock
                                                                                                                                                                                                  Exchange (IDX) on December 17, 2025, issuing 4.406.612.300
                                                                                                                                            2024                                                  shares at a price of IDR 635 per share.
                                                                                                                                            • Launch of the Superbank app
                                                                                                           2023                             • Full integration into the Grab and Singtel
                                                                                                           • Relokasi   Kantor   Pusat         ecosystem.
                                                                                                              (Revenue Tower Jakarta)       • Launch of products: Saku, Celengan,
                                                                                                              dan dua Kantor Cabang            Deposit, and Pinjaman Atur Sendiri (PAS).
                                                                                                              (Jakarta One Satrio dan       • Secured IDR 1.3 trillion in additional capital
                                                                                                              Bandung Cihampelas).             from Grab and Singtel.
                                                                                                           • KakaoBank masuk sebagai        • Successfully reached over 2.7 million
                                                                                                              pemegang saham.                  customers by year-end.

                                                                                                           2023
                                                                                                           • Relocation of the Head
                                                                                                              Office   (Revenue    Tower
                                                                                                              Jakarta) and two Branch
                                                                                                              Offices (Jakarta One Satrio
                                                                                                              and Bandung Cihampelas).
                                                                                                           • KakaoBank joined as a
                                                                                                              shareholder


                                                                          2022
                                                                          Grup Grab dan Singtel resmi
                                                                          bergabung sebagai investor
                                                                          strategis.

                                                                          2022: Strategic Investor
                                                                          Grab Group and Singtel
                                                                          officially joined as strategic
                                                                          investors.

                                          2021
                                          Grup      EMTEK     resmi
                                          melakukan akuisisi saham
                                          melalui PT Elang Media
                                          Visitama dan PT Nusantara
                                          Berkat Agung.

1993
Berdiri sebagai PT Bank                   2021: EMTEK Aquisition
                                                                                                                                                                    Perjalanan Superbank
Fama         International                EMTEK     Group    officially
dengan      izin     Bank
Umum dari Kementerian
                                          acquired shares through PT
                                          Elang Media Visitama and
                                                                                                                                                                                                        Superbank Journey
Keuangan.                                 PT Nusantara Berkat Agung.

1993: Establishment
Established as PT Bank
Fama International with a
Commercial Bank license
from the Ministry of
Finance.
Page 32
Profil Perusahaan                                                                                                                                                                                       Company Profile



      Struktur Organisasi                                                                                                                                                 Komite Nominasi & Remunerasi
                                                                                                                                                                           Nominating and Remuneration
                                                                                                                                                                                    Committee
      Organization Structure
                                                                       Presiden Direktur          Dewan Komisaris                                                            Komite Pemantau Risiko
                                                                       President Director       Board of Commissioners                                                       Risk Oversight Committee


                                                                                                                                                                                    Komite Audit
                                                                                                                                                                                   Audit Committee


                                                                                              Komite Kebijakan Perkreditan           Komite Asset dan Liabilitas          Komite Manajemen Vendor
                        Direktur          Direktur       Direktur                               Credit Policy Committee             Asset and Liability Committee       Vendor Management Committee
   Direktur Bisnis
      Business         Keuangan          Kepatuhan      Operasional                                 Komite Kredit                        Komite Pengarah TI                Komite Manajemen Fraud
       Director         Finance          Compliance     Operations                                 Credit Committee                Information Technology Steering       Fraud Management Committee
                        Director          Director       Director                                                                             Committee
                                                                                               Komite Manajemen Risiko
                                                                                              Risk Management Committee




                                                                                                  Branch                                                                      Human              Internal Audit
                                                                               Product                                           Risk                Technology
                                                                                               Management &                                                                 Resources             Directorate
                                                                              Directorate                                    Directorate             Directorate
                                                                                               Administration                                                               Directorate              (SKAI)

         Funding &      Corporate                          Project
                                           Compliance    Management             Deposit,            Digital                                              Fintrust                                     Business and
         Payments       Finance &                                                                                              Enterprice                                   HR Business
                         Investor                          Office               Payment,           Collection                                           Rewards,                                        Function
                                                                                                                                  Risk                                        Partner
                        Relations                                               Strategy,                                                                 CorEx                                          Audit
                                                                                Research
         Lending                           Corporate       Customer                                                                                                              HR
         Business                                                                                                                                                                                       IT Audit
                       Procurement         Secretary      Experience                                 SME                                               Deposit &             Operations,
                                                                                                                              Credit Policy                                                               and
                                                                                                   Collection                                        Treasury, Data           Facilities
                                                                                                                                                                                                       Analytics
                                                                                 Lending                                                              Engineering,           and General
                                                                                                                                                     Ops & CE, and            Services
         Sales and       Finance,          Anti Money
                                                          Operations                                                                                    Lending
        Distribution    Accounting,        Laundering                                               Branch                        Data
                          and Tax                                                Shared            Manager                     Protection
                                                                                                                                                        Mobile               HR Rewards
                                                                                Services         (Cihampelas)
                                                                                                                                                     Engineering &            & Control
          Credit                                            Data &              Platform
                         Business            Legal                                                                               Risk                   DevEx,
       Underwriting                                        Analytics
                       Performance &                                                                                         Governance &             Onboarding&             Personal
                          Strategy                                                                  Branch                      Model               Fraud, Payments           Assistant
        Marketing &                                                              Corex,             Manager                   Validation
         Branding                                          Business            Onboarding         (One Satrio)
                       Treasury and                        Architect           Acquisition,                                                           Infrastructure,            Future
                       Asset Liability                                          Rewards                                         Special                    SRE,                Leadership
                       Management                                                                                             Working Unit              Enterprise              Program
                                                                                                   Business                                              Solutions
                                                            Data                                   Support
                          Financial                      Governance              Design                                                                  TPM &
                         Institution                     Management                                                                                    Corporate
                        Analyst and                                                                                                                   Tech, Quality
                           Control                                                                                                                    Engineering,
                                                                                                                                                        Technical
                                                                                                                                                       Operations,
                                                                                                                                                          Tech
                                                                                                                                                      Governance

                                                                                                                                                       Information
                                                                                                                                                         Security

                                                                                        62                                                                                                                           63
Page 33
  Profil Perusahaan                                                                                           Presiden Komisaris/Komisaris Independen Superbank        (2023–2025), continuing his leadership following
                                                                                                              sebelum menjadi perusahaan publik (2023-2025), yang      the Bank’s successful transition to a public company

  Profil Dewan Komisaris                                                                                      dilanjutkan dengan kepemimpinan sebagai Presiden
                                                                                                              Komisaris/Komisaris Independen Superbank setelah
                                                                                                              menjadi perusahaan publik (2025-sekarang). Selain itu
                                                                                                                                                                       (2025–Present). Prior to his tenure at Superbank, Anton
                                                                                                                                                                       held several strategic positions, including the position
                                                                                                                                                                       as Independent Commissioner/Chairman of the Audit
                                                                                                              Anton sebelumnya pernah menjabat sebagai Komisaris       Committee at PT Schroder Investment Management
  Board of Commissioners Profile                                                                              Independen/Ketua Komite Audit di PT Schroder             Indonesia (2020–2023), President Commissioner at
                                                                                                              Investment Management Indonesia (2020-2023),             PT Mandiri Manajemen Investasi (2015–2018), and
                                                                                                              Komisaris Utama di PT Mandiri Manajemen Investasi        Independent Commissioner/Chairman of the Risk
                                                                                                              (2015-2018), dan Komisaris Independen/Ketua Komite       Monitoring and Integrated Governance Committee at
                                                                                                              Pemantau Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi di PT       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (2014-2015). During
                                                                                                              Bank Mandiri (Persero) Tbk. (2014-2015). Selama satu     one period (2019-2022), Anton was also appointed
                                                                                                              periode (2019-2022), Anton juga ditunjuk sebagai         as a Member of the Tax Supervisory Committee at
                                                                                                              Anggota Komite Pengawas Perpajakan/Komwasjak di          the Ministry of Finance, Republic of Indonesia, and
                                                                                                              Kementerian Keuangan Republik Indonesia, dan juga        served as a Member of the Senior Advisory Team to
                                                                                                              menjabat sebagai Anggota Tim Penasihat Senior untuk      the Head of the Presidential Staff Office (2017-2018).
                                                                                                              Kepala Kantor Staf Presiden (2017-2018).
                                                                                                                                                                       As an economic and financial market researcher,
                                                                                                              Sebagai seorang peneliti ekonomi dan pasar keuangan,     Anton has experience as the Chief Economist
                                                                                                              Anton memiliki pengalaman sebagai Chief Economist        (Senior Vice President) at PT Bank Mandiri (Persero)
                                                                                                              (Senior Vice President) di PT Bank Mandiri (Persero)     Tbk. (2016-2019), Chief Economist (Executive Vice
                                                                                                              Tbk. (2016-2019), Chief Economist (Executive Vice        President) at PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2008-
                                                                                                              President) di PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2008-       2014), Indonesia Country Economist (Director) at
                                                                                                              2014), Indonesia Country Economist (Director) di         Citibank NA (2000-2008), and Deputy Head of the
                                                                                                              Citibank NA (2000-2008), dan Wakil Kepala Lembaga        Institute for Economic and Social Research (LPEM) at
                                                                                                              Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM)               the University of Indonesia for Research (1998-2000).
                                                                                                              Universitas Indonesia untuk Bidang Penelitian (1998-     Since 2015 until now, Anton is still actively serving as,
                                                                                                              2000). Sejak tahun 2015 hingga sekarang, Anton aktif     (1) Senior Advisor for Macroeconomic and Financial
                                                                                                              sebagai, (1) Principal Adviser untuk Bidang Makro        Sector Policies at PROSPERA (Australia-Indonesia
                                                                                                              Ekonomi dan Sektor Keuangan di PROSPERA (Program         Partnership for Economic Development), previously
                                                                                                              Kemitraan Australia-Indonesia untuk Kesejahteraan),      known as AIPEG; (2) Board Member (Economic
                                                                                                              yang sebelumnya dikenal sebagai AIPEG; (2) Pengurus      Research and Study Division) of PERBANAS;
                                                                                                              (Bidang Riset dan Kajian Ekonomi) PERBANAS; and (3)      and (3) Central Board Member of the Indonesian
                                                                                                              Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI)   Economists Association (ISEI) - Focus Group Member
                                                                                                              - Anggota Focus Group Bidang Kajian Moneter dan          for Monetary and Microprudential Studies.
                                                                                                              Microprudential.
                                                                                                                                                                       He was an academician, as a Lecturer in the
                                                                                                              Beliau juga pernah terlibat di dunia akademis sebagai    Undergraduate/Graduate/MM/Ph.D. Program at the
                                                                                                              Staf Pengajar Program S1/S2-MM/S3 di Fakultas            Faculty of Economics, University of Indonesia (1981-
                                                                                                              Ekonomi Universitas Indonesia (1981-2013) dan Staf       2013) and as a Researcher at LPEM, University of
                                                                                                              Peneliti di LPEM Universitas Indonesia (1981-2000).      Indonesia (1981-2000). While doing his Postgraduate
                                                                                                              Saat melakukan studi Pasca Sarjana di Columbia           studies at Columbia University in New York City, USA,
                                                                                                              University di New York City, USA, Anton juga bertindak   Anton also served as a Preceptor in the Economics
                                                                                                              sebagai Preceptor di Economics Department (1991-         Department (1991-1993). His education includes a
                                                                                                              1993). Pendidikannya melibatkan gelar Sarjana Muda       Bachelor’s and Master’s degree in Economics from
                                                                                                              dan Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia (1979     the University of Indonesia (1979 and 1985), a Master
                                                                                                              dan 1985), Master of Arts (MA) in Economics dari         of Arts (MA) in Economics from the University of
                                                                                                              University of Chicago (1989), dan Master of Philosophy   Chicago (1989), and a Master of Philosophy (MPhil. in
                                                                                                              (MPhil. in Economics) dari Columbia University (1996).   Economics) from Columbia University (1996). Anton
                                                                                                              Saat ini Anton memegang Sertifikat Manajemen Risiko      currently holds a Level 7 Banking Risk Management
ANTON H. GUNAWAN                                                                                              Perbankan Jenjang 7 yang diterbitkan oleh Badan          Certificate issued by the Risk Management
Presiden Komisaris/Komisaris Independen                                                                       Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) dan Certified Risk   Certification Agency (BSMR), and also Certified Risk
President Commissioner/Independent Commissioner                                                               Management (CRM).                                        Management (CRM).

Anton memiliki pengalaman di industri keuangan,      Anton has over two decades of experience in              Anton memiliki jabatan rangkap di Prospera, Perbanas,    Anton hold concurrent position in Prospera, Perbanas,
perbankan, dan kebijakan sektor keuangan selama      the financial, banking, and financial sector policy      dan ISEI sebagai Ketua Komite Pemantau Risiko            and ISEI, as well as Chairman of the Risk Oversight
lebih dari dua dekade. Beliau juga telah menekuni    industries, he has also been involved in economic        Superbank      dan Komite Audit Superbank. Anton         Committee and Audit Committee of Superbank . Anton
keahlian praktis dalam dunia penelitian ekonomi,     research, financial sector, and public policy for over   tidak terafiliasi dengan anggota Dewan Komisaris         is not affiliated with other members of the Board
sektor keuangan, dan kebijakan publik selama lebih   four decades.                                            lainnya, anggota Direksi, pemegang saham utama,          of Commissioners, the Board of Directors, or the
dari empat dekade.                                                                                            dan pengendali Superbank. Anton diangkat sebagai         Superbank’s principal shareholders and controllers.
                                                     Anton is an Indonesian Citizen aged 67 years. Anton      Presiden Komisaris/Komisaris Independen Bank melalui     Anton was appointed as President Commissioner/
Anton adalah seorang Warga Negara Indonesia yang     has held various commissioner positions in investment    Akta No. 88 tanggal 13 Maret 2023 dan mendapatkan        Independent Commissioner of Superbank through
saat ini berusia 67 tahun. Anton telah menangani     management and banking companies. He has                 persetujuan OJK berdasarkan Surat Keputusan              Deed No. 88 dated March 13, 2023, and received
berbagai posisi komisaris di perusahaan manajemen    served as the President Commissioner/Independent         OJK No. KEP-5/PB.1/2023 tanggal 10 Januari 2023.         approval from the Financial Services Authority (OJK)
investasi dan perbankan. Dia menjabat sebagai        Commissioner of Superbank since the pre-IPO era-         Kepemimpinan Anton ditegaskan kembali berdasarkan        based on OJK Decree No. KEP-5/PB.1/2023 dated
                                                                                                        64    Akta No. 20 tanggal 15 Agustus 2025.                     January 10, 2023. Anton’s leadership was reaffirmed
                                                                                                                                                                       based on Deed No. 20, dated August 15, 2025.
Page 34
Profil Perusahaan                                                                                                         Company Profile




                         NENENG M. GOENADI
                         Komisaris
                         Commissioner

                         Mulai menjabat sebagai Komisaris untuk periode         Appointed as Commissioner for her first term since
                         pertama semenjak Superbank menjadi perusahaan          Superbank’s transition to a public company in 2025,
                         publik pada tahun 2025 serta merangkap sebagai         while concurrently serving as the Country Managing
                         Country Managing Director di Grab Indonesia sejak      Director of Grab Indonesia since 2019. Prior to her
                         tahun 2019. Sebelum menjabat di Grab, Neneng           tenure at Grab, Neneng held the position of Country
                         menempati posisi Country Managing Director di          Managing Director at Accenture Indonesia since April
                         Accenture Indonesia sejak April 2013.                  2013.

                         Neneng adalah Warga Negara Indonesia yang saat         Neneng is an Indonesian Citizen aged 62 years.
                         ini berusia 62 tahun. Neneng telah mengumpulkan        With over 25 years of experience in the consulting
                         lebih dari 25 tahun pengalaman di industri             industry, Neneng has garnered extensive expertise.
                         konsultasi. Sebelum bergabung dengan Accenture,        Before joining Accenture, she handled various
                         dia menangani berbagai peran strategis, termasuk       strategic roles, including Resources Industry Lead,
                         Resources Industry Lead, ASEAN Management              ASEAN Management Consulting Lead (2015), ASEAN
                         Consulting Lead (2015), ASEAN Human Capital and        Human Capital and Diversity Lead (2011-2016).
                         Diversity Lead (2011-2016), menjadi anggota Board      Notably, Neneng also served as a Board of Founder
                         of Founder di Indonesia Business Coalition for Women   member at the Indonesia Business Coalition for
                         Empowerment (IBCWE) (2016-Januari 2019), serta         Women Empowerment (IBCWE) (2016-January 2019)
                         berperan dalam Quality Assurance for Bureaucracy       and played a significant role in the Quality Assurance
                         Reform team (2016-2020) dan sebagai Sekretaris         for Bureaucracy Reform team (2016-2020) as well as
                         dalam Quality Assurance Bureaucracy Reform team        Secretary in the Quality Assurance for Bureaucracy
                         (2012-2015).                                           Reform team (2012-2015).

                         Neneng juga aktif di berbagai organisasi saat ini,     Furthermore, Neneng actively engages in various
                         termasuk sebagai anggota Board of Directors di         organizations, currently serving as a Board of
                         Save the Children Indonesia (2019-sekarang) dan        Directors member at Save the Children Indonesia
                         sebagai Member of International Affairs di APINDO-     (2019-present) and as a Member of International
                         Association of Indonesia Businesses (pertengahan       Affairs at APINDO-Association of Indonesia
                         2015-sekarang). Neneng memulai pendidikannya           Businesses (mid-2015-present). Neneng commenced
                         dengan meraih gelar S1 di bidang Teknik Sipil dari     her education by attaining a Bachelor’s degree in Civil
                         Universitas Parahyangan, Bandung, dan kemudian         Engineering from Parahyangan University, Bandung,
                         meraih gelar MBA dari Cleveland State University,      and later obtained an MBA degree from Cleveland
                         Amerika Serikat.                                       State University, United States.

                         Neneng diangkat sebagai Komisaris Superbank            Neneng was appointed as Commissioner of Superbank
                         melalui Akta No. 104 tanggal 15 Desember 2022 dan      through Deed No. 104 dated December 15, 2022,
                         mendapatkan persetujuan OJK berdasarkan Surat          and received approval from the Financial Services
                         Keputusan OJK No. SR-272/PB.12/2022 tanggal 28         Authority (OJK) based on OJK Decree No. SR-272/
                         November 2022. Kepemimpinan Neneng ditegaskan          PB.12/2022 dated November 28, 2022. Neneng’s
                         kembali berdasarkan Akta No. 20 tanggal 15 Agustus     leadership was reaffirmed based on Deed No. 20,
                         2025.                                                  dated August 15, 2025.

                         Saat ini, Neneng memegang beberapa jabatan             Currently, Neneng holds multiple concurrent positions
                         rangkap sebagai anggota Komite Pemantau Risiko         as the member of Risk Oversight Committee and
                         dan anggota Komite Nominasi dan Remunerasi             member of Nominating and Remuneration Committee
                         Superbank, sebagai Direktur dan Komisaris di Grab      of Superbank, also as Director and Commissioner
                         Group. Neneng terafiliasi dengan Grab Group yang       within the Grab Group. Neneng is affiliated with the
                         merupakan pemegang saham mayoritas Superbank.          Grab Group as the majority shareholder of Superbank.




                    66                                                                                                                67
Page 35
Profil Perusahaan                                                                                                           Company Profile


                         YENNY Z. WAHID
                         Komisaris Independen
                         Independent Commissioner

                         Mulai menjabat sebagai Komisaris Independen untuk         Appointed as Independent Commissioner for her
                         periode pertama semenjak Superbank menjadi                first term since Superbank’s transition to a public
                         perusahaan publik pada tahun 2025, Yenny juga aktif       company in 2025, Yenny is also an active Independent
                         sebagai Komisaris Independen di Bukalapak sejak           Commissioner for Bukalapak since 2021. Previously,
                         tahun 2021, serta pernah menjabat sebagai Komisaris       she held the position of Independent Commissioner
                         Independen di Garuda Indonesia pada periode 2020-         at Garuda Indonesia from 2020 to 2021.
                         2021.

                         Yenny adalah Warga Negara Indonesia berusia               Yenny is an Indonesian Citizen aged 51 years. Yenny
                         51 tahun. Yenny menjalankan perannya sebagai              currently serves as a counter violent extremism
                         Advisor di Government Counter Violent Extremism           (CVE) Advisor to the Government. She also holds
                         dan menjabat sebagai Direktur di Wahid Foundation.        the position of Director at the Wahid Foundation.
                         Selain itu, beliau memiliki posisi pimpinan di beberapa   Additionally, she holds leadership positions in various
                         organisasi nirlaba dan yayasan, termasuk kerja sama       non-profit organizations and foundations, including
                         dengan UN Women. Salah satu kegiatan yang beliau          collaborations with UN Women. She was instrumental
                         bantu bentuk adalah program “Desa Damai,” yang            in shaping the Peace Village Initiative, a collaboration
                         bertujuan menciptakan kohesi sosial di masyarakat         project with the UN, aimed at promoting social
                         dengan menggabungkan upaya pemberdayaan                   cohesion on community level, through economic
                         ekonomi, pelatihan, dan pemberdayaan perempuan.           empowerment effort, training on peace building
                                                                                   efforts, and women empowerment programs.

                         Yenny saat ini juga menjadi anggota Steering              Yenny currently sits on the board of the Steering
                         Committee di Paris Peace Forum, dan sebagai salah         Committee of Paris Peace Forum and is one of
                         satu anggota pendiri Global Council for Tolerance and     the founding members of the Global Council for
                         Peace, suatu inisiatif yang dipimpin oleh UAE, beliau     Tolerance and Peace, an initiative led by the UAE.
                         juga menjabat sebagai Ketua/Presiden Federasi             She is also the President of The Indonesian Sport
                         Panjat Tebing Indonesia dan Wakil Presiden Federasi       Climbing Federation (FPTI) and Deputy president of
                         Panjat Tebing Internasional (IFSC) Asia.                  The International Federation of Sport Climbing (IFSC)
                                                                                   Asia.

                         Selain itu, Yenny dikenal sebagai pendiri berbagai        Furthermore, Yenny is recognized as the founder of
                         usaha yang memberikan sumbangsih kepada                   several enterprises that contribute to society through
                         masyarakat melalui kegiatan sosial. Gelar pendidikan      social activities. She holds a Bachelor of Arts in
                         yang dimilikinya adalah Bachelor of Arts in Visual        Visual Communication from Trisakti University in 1997
                         Communication dari Universitas Trisakti pada tahun        and a Master of Public Administration from Harvard
                         1997, dan gelar Master of Public Administration dari      University (HKS) in 2003.
                         Harvard Kennedy School pada tahun 2003.

                         Yenny diangkat sebagai Komisaris Independen               Yenny was appointed as Independent Commissioner
                         Superbank melalui Akta No. 104 tanggal 15 Desember        of Superbank through Deed No. 104 dated December
                         2022 dan mendapatkan persetujuan OJK berdasarkan          15, 2022, and received approval from the Financial
                         Surat Keputusan OJK No. SR-272/PB.12/2022                 Services Authority (OJK) based on OJK Decree No.
                         tanggal 28 November 2022. Kepemimpinan Yenny              SR-272/PB.12/2022 dated November 28, 2022.
                         ditegaskan kembali berdasarkan Akta No. 20 tanggal        Yenny’s leadership was reaffirmed based on Deed No.
                         15 Agustus 2025.                                          20, dated August 15, 2025.

                         Yenny memiliki jabatan rangkap sebagai ketua Komite       Yenny holds concurrent positions as the Chairperson
                         Nominasi dan Remunerasi Superbank serta sebagai           of the Nominating and Remuneration Committee at
                         Komisaris Independen di Bukalapak.                        Superbank and as an Independent Commissioner at
                                                                                   Bukalapak.

                         Yenny tidak terafiliasi dengan anggota Dewan              Yenny is not affiliated with other members of the
                         Komisaris lainnya, anggota Direksi, pemegang saham        Board of Commissioners, the Board of Directors, or
                         utama, dan pengendali Superbank.                          the Bank’s principal shareholders and controllers.




                    68                                                                                                                  69
Page 36
Profil Perusahaan                 Company Profile




Profil Direksi
Board of Directors Profile




                             70                71
Page 37
Profil Perusahaan                                                                                                          Company Profile



                         TIGOR M. SIAHAAN
                         Presiden Direktur
                         President Director

                         Di balik momentum transformatif Superbank pada           Behind Superbank’s transformative momentum in
                         tahun 2025, terdapat kepemimpinan strategis Tigor        2025 lies the strategic leadership of Tigor M. Siahaan.
                         M. Siahaan. Menjabat sebagai Presiden Direktur sejak     Serving as President Director since January 2022,
                         Januari 2022, beliau merupakan arsitek utama yang        he has been the primary architect overseeing the
                         mengawal perjalanan Superbank menuju Penawaran           Superbank’s journey toward its Initial Public Offering.
                         Umum Perdana Saham.

                         Tigor adalah Warga Negara Indonesia berusia 54           Tigor is an Indonesian citizen, aged 54. With a
                         tahun. Dengan rekam jejak selama hampir tiga dekade      track record spanning nearly three decades in the
                         di industri keuangan, Tigor membawa perspektif           financial industry, he brings an extensive perspective
                         yang luas dalam menavigasi kompleksitas perbankan        to navigating the complexities of modern banking.
                         modern. Sebelum mendedikasikan keahliannya untuk         Before dedicating his expertise to Superbank, Tigor
                         Superbank, Tigor menjabat sebagai Presiden Direktur      served as President Director and CEO of PT Bank CIMB
                         dan CEO PT Bank CIMB Niaga Tbk (2015–2021).              Niaga Tbk (2015–2021). His leadership foundation
                         Fondasi kepemimpinannya dibangun selama 20               was built over 20 years at Citibank Indonesia, where
                         tahun di Citibank Indonesia, di mana Tigor menjadi       in 2011, he became the first Indonesian appointed as
                         orang Indonesia pertama yang dipercaya menjabat          Chief Country Officer. His international experience
                         sebagai Chief Country Officer Citibank Indonesia         at Citibank’s Headquarters in New York (2000–
                         sejak tahun 2011. Pengalaman internasionalnya di         2003) as Vice President in the Institutional Remedial
                         Kantor Pusat Citibank, New York (2000–2003) sebagai      Management Group provides significant value in
                         Vice President di Institutional Remedial Management      implementing sound risk management for Superbank.
                         Group, memberikan nilai tambah dalam penerapan
                         manajemen risiko yang baik bagi Superbank.

                         Tigor meraih gelar Sarjana di bidang Finance dan         Tigor earned a Bachelor’s degree with a double major
                         Accounting (double major) dari University of Virginia,   in Finance and Accounting from the University of
                         Charlottesville, Amerika Serikat pada tahun 1995.        Virginia, Charlottesville, USA, in 1995.

                         Saat ini Tigor juga aktif di berbagai organisasi,        Currently, Tigor is active in various organizations,
                         antara lain Wakil Ketua Umum Bidang Perbankan            including serving as Deputy Chairperson for Banking
                         dan Pembiayaan Kadin Indonesia sejak 2021, Wakil         and Finance at the Indonesian Chamber of Commerce
                         Ketua Umum PERBANAS sejak 2016, Mentor di                and Industry (Kadin Indonesia) since 2021, Deputy
                         Endeavor Indonesia sejak 2012, Executive Committee       Chairperson of PERBANAS since 2016, a Mentor
                         dan Anggota di YPO Indonesia sejak 2008, Ketua           at Endeavor Indonesia since 2012, an Executive
                         Perbankan, Jasa Keuangan & Perpajakan di APINDO          Committee member of YPO Indonesia since 2008,
                         sejak 2018. Selain pada jabatan tersebut, Tigor tidak    and Head of Banking, Financial Services & Taxation at
                         memiliki jabatan rangkap lainnya.                        APINDO since 2018. Apart from the aforementioned
                                                                                  position, Tigor holds no other concurrent positions.

                         Tigor diangkat sebagai Presiden Direktur Superbank       Tigor was appointed as President Director of
                         melalui Akta No. 01 tanggal 2 Februari 2022 dan          Superbank through Deed No. 01 dated February
                         mendapatkan persetujuan OJK berdasarkan Surat            2, 2022, and received approval from the Financial
                         Keputusan OJK No. KEP-8/PB 1/2022 tanggal 19             Services Authority (OJK) based on OJK Decree No.
                         Januari 2022. Kepemimpinan Tigor ditegaskan              KEP-8/PB 1/2022 dated January 19, 2022. Tigor’s
                         kembali berdasarkan akta No. 20 tanggal 15 Agustus       leadership was reaffirmed based on Deed No. 20,
                         2025.                                                    dated August 15, 2025.

                         Tigor tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota    Tigor has no affiliation with members of the Board
                         Dewan Komisaris, sesama Direksi, maupun pemegang         of Commissioners, fellow members of the Board of
                         saham utama, dan pengendali Superbank.                   Directors, or the Superbank’s principal and controlling
                                                                                  shareholders.




                    72                                                                                                                 73
Page 38
Profil Perusahaan                                                                                                         Company Profile



                         MELISA HENDRAWATI
                         Direktur Keuangan
                         Finance Director

                         Sebagai sosok di balik ketangguhan finansial              As the figure behind the Superbank’s financial
                         Superbank, Melisa menjabat sebagai Direktur               resilience, Melisa has served as Chief Financial
                         Keuangan sejak Februari 2022. Beliau memainkan            Officer since February 2022. She played a vital
                         peran vital dalam memastikan kesiapan fundamental         role in ensuring Superbank’s fundamental financial
                         keuangan Superbank hingga berhasil menuntaskan            readiness, leading to the successful completion of
                         Penawaran Umum Perdana Saham pada tahun 2025.             the Initial Public Offering in 2025.


                         Melisa adalah Warga Negara Indonesia berusia 39           Melisa is an Indonesian citizen, aged 39. Melisa’s
                         tahun. Melisa juga menjabat sebagai Direktur Global       professional standing is further reflected in her
                         Association of Risk Professionals (GARP) Indonesia        roles as Director of the Global Association of Risk
                         Chapter, Direksi Chartered Financial Analyst (CFA)        Professionals (GARP) Indonesia Chapter, a Board
                         Society Indonesia, dan Vice President NTU Alumni          Member of the Chartered Financial Analyst (CFA)
                         Association Indonesia. Melisa dianugerahi Indonesia       Society Indonesia, Vice President of NTU Alumni
                         Best CFO 2024 Award oleh SWA, Top 500 Most                Association Indonesia. Her excellence in financial
                         Outstanding Women 2025 & Top 200 Future Leaders           leadership has earned her the Indonesia Best CFO
                         2025 oleh Infobank, Indonesia Most Extraordinary          2024 Award by SWA, Top 500 Most Outstanding
                         Women Business Leader 2025 oleh SWA, dan Top 10           Women 2025 & Top 200 Future Leaders 2025 by
                         Women CFOs in Asia 2025 oleh Women Entrepreneurs          Infobank, Indonesia Most Extraordinary Women
                         Review.                                                   Business Leader 2025 by SWA and placed among
                                                                                   the Top 10 Women CFOs in Asia 2025 by Women
                                                                                   Entrepreneurs Review.

                         Sebelum bergabung dengan Superbank, ia menjabat           Prior to Superbank, she served as CFO of payment
                         sebagai CFO di perusahaan fintech OY! Indonesia           fintech OY! Indonesia, and held senior roles at DBS
                         dan memegang peran senior di DBS Bank Indonesia           Bank Indonesia where she last served as Head of
                         dengan jabatan terakhir sebagai Head of Credit Risk       Credit Risk and COO. Melisa returned to Indonesia
                         & COO. Melisa kembali ke Indonesia pada tahun             in 2014 after completing various banking roles at
                         2014 setelah menyelesaikan berbagai penugasan             JPMorgan Singapore and Citibank Singapore.
                         perbankan di JPMorgan Singapura dan Citibank
                         Singapura.

                         Melisa memiliki gelar Bachelor of Business in Actuarial   Melisa holds a Bachelor of Business in Actuarial
                         Science dan Master of Business Administration (MBA)       Science and a Master of Business Administration
                         dari Nanyang Technological University, Singapura.         (MBA) from Nanyang Technological University,
                         Beliau memegang sertifikasi profesional, termasuk         Singapore. She holds professional certifications,
                         Chartered Financial Analyst (CFA), Financial Risk         including Chartered Financial Analyst (CFA),
                         Manager (FRM), Chartered Accountant (CA), CPA             Financial Risk Manager (FRM), Chartered
                         (Australia), ASEAN CPA dan terus berkontribusi            Accountant (CA), CPA (Australia), ASEAN CPA and
                         sebagai dosen tamu dan pembicara dalam berbagai           continues to contribute to the financial community
                         program keuangan, kepemimpinan dan pemberdayaan           as a guest lecturer and speaker in various financial,
                         perempuan.                                                leadership and women empowerment programs.

                         Diangkat sebagai Direktur Superbank melalui Akta          Melisa was appointed as Director of Superbank
                         No. 01 tanggal 2 Februari 2022 dan mendapatkan            through Deed No. 01 dated February 2, 2022,
                         persetujuan OJK berdasarkan Surat Keputusan               and received approval from the Financial Services
                         OJK No. KEP-7/PB 1/2022 tanggal 19 Januari                Authority (OJK) based on OJK Decree No. KEP-
                         2022. Kepemimpinan Melisa ditegaskan kembali              7/PB 1/2022 dated January 19, 2022. Melisa’s
                         berdasarkan Akta No. 20 tanggal 15 Agustus 2025.          leadership was reaffirmed based on Deed No. 20,
                                                                                   dated August 15, 2025.

                         Melisa tidak memiliki jabatan rangkap, serta tidak        Melisa does not hold any concurrent positions and
                         memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan           has no affiliate relationships with members of the
                         Komisaris, sesama Direksi, maupun pemegang saham          Board of Commissioners, fellow members of the
                         utama, dan pengendali Superbank.                          Board of Directors, or the Superbank’s principal
                                                                                   and controlling shareholders.



                    74                                                                                                                75
Page 39
Profil Perusahaan                                                                                                        Company Profile




                         SUKIWAN
                         Direktur Bisnis
                         Business Director


                         Sukiwan memulai jabatan sebagai Direktur Bisnis pada   Sukiwan commenced his tenure as Business Director
                         tahun 2025, sebuah posisi yang diembannya saat         in 2025, a role he undertook as Superbank transitioned
                         Superbank memulai proses untuk memasuki babak          into its new chapter as a public entity. Previously, he
                         baru sebagai perusahaan publik. Sebelumnya, beliau     served as Chief Business Officer Superbank since
                         menjabat sebagai Chief Business Officer Superbank      July 2022.
                         sejak Juli 2022.

                         Sukiwan adalah Warga Negara Indonesia berusia 46       Sukiwan is an Indonesian citizen, aged 46. Prior to
                         tahun. Sebelum mendedikasikan kepemimpinannya          dedicating his leadership to Superbank, he served as
                         untuk Superbank, beliau menjabat sebagai Consumer      Consumer Head at PT Bank Maybank Indonesia Tbk
                         Head di PT Bank Maybank Indonesia Tbk (2018–           (2018–2022). His career portfolio includes various
                         2022). Portofolio karirnya mencakup berbagai posisi    managerial positions at leading financial institutions,
                         manajerial di institusi perbankan terkemuka, di        such as Retail Deposit & Auto Business Group Head
                         antaranya sebagai Retail Deposit & Auto Business       at PT Bank CIMB Niaga Tbk (2012–2017) and Head of
                         Group Head di PT Bank CIMB Niaga Tbk (2012–2017)       Unsecured Loan Business at PT Bank DBS Indonesia
                         dan Head of Unsecured Loan Business di PT Bank         (2008–2012). His experience leading Telebanking
                         DBS Indonesia (2008–2012). Pengalaman beliau           divisions at both PT Bank Danamon Indonesia Tbk and
                         dalam memimpin divisi Telebanking di PT Bank           Standard Chartered Bank provides deep perspective
                         Danamon Indonesia Tbk dan Standard Chartered           in building customer-centric business models.
                         Bank memberikan kedalaman perspektif dalam
                         membangun model bisnis yang berorientasi pada
                         kebutuhan nasabah.

                         Keahlian Sukiwan dalam mengelola portofolio            Sukiwan’s expertise in managing retail business
                         retail business liabilities, pinjaman tanpa jaminan    liabilities, unsecured loans, and secured loans serves
                         (unsecured loans), serta pinjaman dengan jaminan,      as a vital asset for Superbank in delivering an infinite
                         menjadi aset bagi Superbank dalam menghadirkan         possibilities for stakeholders in the post-IPO era.
                         Kemungkinan Tanpa Batas bagi para pemangku
                         kepentingan pasca-IPO.

                         Sukiwan mengenyam pendidikan di Bina Nusantara         Sukiwan attended Bina Nusantara University in 1998
                         University pada tahun 1998 dan merupakan anggota       and is a member of Associate Wealth Manager.
                         Associate Wealth Manager.

                         Sukiwan diangkat sebagai Direktur Superbank melalui    Sukiwan was appointed as Director of Superbank
                         Akta No. 136 tanggal 25 April 2025 dan mendapatkan     by Deed No. 151 dated July 29, 2022, and received
                         persetujuan OJK berdasarkan Surat Keputusan            approval from the Financial Services Authority (OJK)
                         OJK No. KEPR-23/PB.02/2025 tanggal 25 Juli             based on OJK Decree No. KEPR-23/PB.02/2025 dated
                         2025. Kepemimpinan Sukiwan ditegaskan kembali          July 25, 2025. Sukiwan’s leadership was reaffirmed
                         berdasarkan Akta No. 20 tanggal 15 Agustus 2025.       based on Deed No. 20, dated August 15, 2025.

                         Sukiwan tidak memiliki jabatan rangkap dan tidak       Sukiwan does not holds any concurrent positions
                         memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan        and has no affiliate relationships with members of
                         Komisaris, sesama anggota Direksi, maupun              the Board of Commissioners, fellow members of the
                         pemegang saham utama dan pengendali Superbank.         Board of Directors, or the Superbank’s principal and
                                                                                controlling shareholders.




                    76                                                                                                                77
Page 40
Profil Perusahaan                                                                                                          Company Profile




                         BHAVANA B. VATVANI
                         Direktur Operasional
                         Operations Director

                         Keunggulan operasional adalah mesin penggerak            Operational excellence is the engine driving a bank
                         di balik bank dengan layanan digital. Sejak diangkat     with digital services. Since her appointment as
                         sebagai Direktur Operasional pada Agustus 2022,          Operations Director in August 2022, Bhavana has
                         Bhavana telah menjadi penggerak dalam memperkuat         been the driving force behind strengthening the
                         infrastruktur sistem operasional Superbank. Peran        Superbank’s operational systems infrastructure. Her
                         beliau sangat krusial dalam memastikan seluruh           role is instrumental in ensuring that all supporting
                         sistem pendukung berfungsi secara optimal dan            systems function optimally and remain scalable to
                         terukur guna mendukung aktivitas bisnis Superbank.       robustly support Superbank’s expanding business
                                                                                  activities.

                         Bhavana adalah Warga Negara Singapura berusia            Bhavana is a Singapore citizen, aged 47. With over 22
                         47 tahun. Dengan pengalaman lebih dari 22 tahun          years of experience across the banking industry and
                         di industri perbankan dan konsultan manajemen,           management consulting, Bhavana possesses deep
                         Bhavana memiliki keahlian mendalam dalam                 expertise in navigating complex financial ecosystems.
                         menavigasi ekosistem keuangan yang kompleks.             Prior to joining Superbank, he was a Managing
                         Sebelum bergabung dengan Superbank, beliau               Director at Accenture, where he led the financial
                         menjabat sebagai Managing Director di Accenture,         services practice in Indonesia. Throughout his career,
                         di mana beliau memimpin divisi layanan keuangan di       he has been a strategic partner to numerous tier-one
                         Indonesia. Dalam rekam jejaknya, beliau telah menjadi    banks, including Bank Mandiri, Bank BRI, and Bank
                         mitra strategis bagi berbagai perbankan papan atas,      Danamon, as well as multinational institutions such as
                         termasuk Bank Mandiri, Bank BRI, dan Bank Danamon,       DBS, UOB, CIMB Niaga, ANZ, and PT Commonwealth
                         serta institusi perbankan multinasional seperti DBS,     Bank.
                         UOB, CIMB Niaga, ANZ, dan PT Commonwealth Bank.

                         Keahlian utama Bhavana terletak pada kemampuannya        Bhavana’s core strengths lie in driving end-to-
                         mendorong transformasi digital secara menyeluruh,        end digital transformation, encompassing program
                         mencakup manajemen program, business process             management, business process re-engineering, post-
                         re-engineering,   integrasi   pasca-penggabungan,        merger integration, and core banking implementation.
                         hingga implementasi core banking. Fokus beliau pada      His focus on data management and customer
                         manajemen data dan hubungan pelanggan menjadi            relationship management provides a solid foundation
                         fondasi kuat bagi Superbank dalam menghadirkan           for Superbank to deliver Infinite Possibilities through
                         Kemungkinan Tanpa Batas melalui pengalaman               a seamless and secure digital banking experience for
                         perbankan digital yang mulus dan aman bagi seluruh       all segments of society.
                         lapisan masyarakat.

                         Bhavana merupakan lulusan Bachelor of Commerce           Bhavana graduated with a Bachelor of Commerce
                         (with honors) dari University of Melbourne, Australia,   (with honors) from the University of Melbourne,
                         dengan spesialisasi di bidang Keuangan (2000).           Australia, majoring in Finance (2000).

                         Bhavana diangkat sebagai Direktur Superbank              Bhavana was appointed as Director of Superbank by
                         melalui Akta No. 10 tanggal 22 Agustus 2022 dan          Deed No. 10 dated August 22, 2022, and received
                         mendapatkan persetujuan OJK berdasarkan Surat            approval from the Financial Services Authority (OJK)
                         Keputusan OJK No. KEP-33/PB 1/2022 tanggal 12 Juli       based on OJK Decree No. KEP-33/PB 1/2022 dated
                         2022.Kepemimpinan Bhavana ditegaskan kembali             July 12, 2022. She was reappointed through the
                         berdasarkan Akta No. 20 tanggal 15 Agustus 2025.         Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) on
                                                                                  April 25, 2025.

                         Bhavana tidak memiliki jabatan rangkap dan tidak         Bhavana does not hold any concurrent positions and
                         memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan          maintains no affiliate relationships with members
                         Komisaris, sesama Direksi, maupun pemegang saham         of the Board of Commissioners, fellow members of
                         utama dan pengendali Superbank.                          the Board of Directors, or Superbank’s principal and
                                                                                  controlling shareholders.




                    78                                                                                                                 79
Page 41
Profil Perusahaan                                                                                                        Company Profile


                         AMALIA PRATANTARA
                         Direktur Kepatuhan
                         Compliance Director

                         Keberhasilan    Superbank    dalam    menuntaskan      Superbank’s success in completing its Initial Public
                         Penawaran Umum Perdana Saham pada tahun 2025           Offering in 2025 is inextricably linked to the role of
                         tidak lepas dari peran Amalia Pratantara dalam         Amalia Pratantara in fostering a robust culture of
                         membangun budaya kepatuhan yang kokoh dan              compliance and integrity. Serving as Compliance
                         berintegritas. Menjabat sebagai Direktur Kepatuhan     Director since August 2022, she is a central figure in
                         sejak Agustus 2022, Amalia adalah figur sentral yang   ensuring that Superbank remains firmly aligned with
                         memastikan bahwa Superbank tetap berjalan selaras      regulatory frameworks and the principles of Good
                         dengan koridor regulasi dan prinsip tata kelola        Corporate Governance (GCG).
                         perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).

                         Amalia adalah Warga Negara Indonesia berusia 54        Amalia is an Indonesian citizen, aged 54. With
                         tahun. Dengan pengalaman lebih dari 28 tahun di        extensive experience spanning over 28 years in
                         industri perbankan, Amalia memiliki rekam jejak        the banking industry, Amalia possesses a deep
                         yang mendalam dalam mengelola risiko kepatuhan di      track record in managing compliance risks across
                         berbagai lini bisnis. Beliau mendedikasikan 11 tahun   diverse business lines. She dedicated 11 years of her
                         karir profesionalnya di Citibank Indonesia hingga      professional career to Citibank Indonesia until May
                         Mei 2022, dengan posisi puncak sebagai Direktur        2022, culminating in her appointment as Compliance
                         Kepatuhan      (Chief Country Compliance Officer).     Director (Chief Country Compliance Officer). Her
                         Pengalaman internasionalnya tercermin saat beliau      international experience was highlighted when she
                         dipercaya menjabat sebagai Regional Compliance         served as Regional Compliance Manager for Wealth
                         Manager for Wealth Management di Citibank              Management at Citibank Singapore (2014), before
                         Singapore (2014), sebelum akhirnya kembali ke          returning to Indonesia to assume responsibilities as
                         tanah air untuk mengemban tanggung jawab sebagai       Global Consumer Bank (GCB) Compliance Head and
                         Global Consumer Bank (GCB) Compliance Head dan         Head of Institutional Clients Group (ICG) Compliance
                         kemudian Head of Institutional Clients Group (ICG)     at Citibank Indonesia.
                         Compliance di Citibank Indonesia.

                         Sebelum kiprah panjangnya di Citibank, Amalia          Prior to her tenure at Citibank, Amalia built a solid
                         membangun fondasi karir perbankannya selama 16         banking foundation over 16 years at PT Bank
                         tahun di PT Bank Danamon Indonesia Tbk (1995–2011),    Danamon Indonesia Tbk (1995–2011), where she
                         dengan jabatan terakhir sebagai Senior Compliance      last served as Senior Compliance Officer. This
                         Officer. Perjalanan karir yang solid ini memberikan    distinguished career path provides her with a keen
                         beliau perspektif yang tajam dalam menjaga             perspective on maintaining the trust of customers
                         kepercayaan nasabah dan pemangku kepentingan,          and stakeholders—a cornerstone of Superbank.
                         yang menjadi pilar utama Superbank.

                         Amalia meraih gelar Sarjana di bidang Sastra Inggris   Amalia earned her Bachelor’s degree in English
                         dari Universitas Kristen Maranatha, Bandung            Literature from Maranatha Christian University,
                         (1996). Fokus beliau pada kepatuhan mencerminkan       Bandung (1996). Her focus on compliance reflects
                         komitmen jangka panjang terhadap integritas dan        a long-term commitment to integrity and good
                         tata kelola perusahaan yang baik, serta memastikan     corporate governance, ensuring that Superbank, as
                         bahwa Superbank sebagai perusahaan terbuka             a public company, consistently conducts its business
                         senantiasa menjalankan kegiatan usahanya sesuai        activities in accordance with applicable regulations.
                         dengan ketentuan yang berlaku.

                         Amalia diangkat sebagai Direktur Superbank             Amalia was appointed as Director of Superbank by
                         melalui Akta No. 10 tanggal 22 Agustus 2022 dan        Deed No. 10 dated August 22, 2022, and received
                         mendapatkan persetujuan OJK berdasarkan Surat          approval from the Financial Services Authority (OJK)
                         Keputusan OJK No. KEP-34/PB 1/2022 tanggal 12          based on OJK Decree No. KEP-34/PB 1/2022 dated
                         Juli 2022. Kepemimpinan Amalia ditegaskan kembali      July 12, 2022. Amalia’s leadership was reaffirmed
                         berdasarkan Akta No. 20 tanggal 15 Agustus 2025.       based on Deed No. 20, dated August 15, 2025.

                         Amalia tidak memiliki jabatan rangkap di perusahaan    Amalia holds no concurrent positions in other
                         lain, serta tidak memiliki hubungan afiliasi dengan    companies and has no affiliate relationships with
                         anggota Dewan Komisaris, sesama Direksi, maupun        members of the Board of Commissioners, fellow
                         pemegang saham utama, dan pengendali Superbank.        members of the Board of Directors, or Superbank’s
                                                                                principal and controlling shareholders.


                    80                                                                                                                81
Page 42
Profil Perusahaan                                                                                                                                                                                                       Company Profile




                                                                                                                   Hamdi pernah menjabat berbagai posisi strategis         Hamdi has held various strategic positions including at
Profil Komite Audit                                                                                                antara lain di PT Pefindo Biro Kredit sebagai
                                                                                                                   Komisaris Utama (2018-2022), PT Bursa Berjangka
                                                                                                                                                                           PT Pefindo Credit Bureau as President Commissioner
                                                                                                                                                                           (2018- 2022), PT Bursa Berjangka Jakarta as
                                                                                                                   Jakarta sebagai Direktur (2020-2022), PT Bursa Efek     Director (2020 - 2022), PT Bursa Efek Indonesia as
Audit Committee Profile                                                                                            Indonesia sebagai Direktur Pengawasan Transaksi         Director of Transaction Supervision and Compliance
                                                                                                                   dan Kepatuhan (2015-2018), dan sebelumnya sebagai       (2015 - 2018), and previously as Director of Human
                                                                                                                   Direktur Sumber Daya Manusia dan Keuangan (2012-        Resources and Finance (2012 - 2015). Director of PT
                                                                                                                   2015). Direktur PT DBS Vickers Securities Indonesia     DBS Vickers Securities Indonesia (2010 - 2011), and
                                                                                                                   (2010-2011) dan dalam kurun waktu 1987 sampai           from 1987 to 2010 Hamdi pursued his career at PT
                                                                                                                   2010 Hamdi meniti karir di PT Bursa Efek Jakarta dan    Bursa Efek Jakarta and PT Bank Duta.
                                                                                                                   PT Bank Duta.

                                                                                                                   Hamdi saat ini juga merupakan anggota Dewan             Hamdi is currently member of Supervisory Board of
                                                                                                                   Pengawas ILUNI FEB UI, anggota Pengurus Asosiasi        ILUNI FEB UI, board member of Asosiasi Blockchain
                                                                                                                   Blockchain Indonesia untuk bidang perlindungan          Indonesia (ABI), in charge of consumer protection,
                                                                                                                   konsumen, dan anggota Pengurus Perkumpulan              and board member of Indonesia Financial Services
                                                                                                                   Praktisi Jasa Keuangan Indonesia untuk bidang aset      Practitioners Association, in charge of crypto asset.
                                                                                                                   kripto.

                                                                                                                   Hamdi memiliki gelar Sarjana Ekonomi Jurusan            Hamdi holds a Bachelor of Economics degree majoring
                                                                                                                   Akuntansi dari Universitas Indonesia (1986) dan         in Accounting from the University of Indonesia (1986)
                                                                                                                   memperoleh gelar Magister Manajemen (MM) dari           and obtained a Master of Management (MM) degree
                                                                                                                   Universitas Indonesia (1991).                           from the University of Indonesia (1991).


                                                                                                                   RUSTINI DEWI
                                                                                                                   Anggota Komite Audit
                                                                                                                   Member of Audit Committee

                                                                                                                   Diangkat sebagai Anggota Komite Audit pada Agustus      Appointed as a Member of the Audit Committee in
                                                                                                                   2025, Dewi memiliki pengalaman kerja lebih dari 35      August 2025, Dewi has more than 35 years of work
                                                                                                                   tahun di industri perbankan di berbagai bidang mulai    experience in the banking industry in various fields
                                                                                                                   dari memimpin retail banking business, customer         ranging from leading retail banking business, customer
                                                                                                                   segmentation, business intelligence, merchant           segmentation, business intelligence, merchant
                                                                                                                   partnership, asset liability management, finance, M&A   partnership, asset liability management, finance,
    ANTON H. GUNAWAN
                                                                                                                   project, business planning & cost control, controller   M&A project, business planning & cost control,
    Ketua Komite Audit
                                                                                                                   dengan kemampuan analytical, koordinasi dan             controller with analytical skills, coordination and good
    Chairman of Audit Committee
                                                                                                                   komunikasi yang baik.                                   communication.
    Diangkat sebagai ketua Komite Audit di bulan           Anton was appointed Chairman of the Audit
    Agustus 2025.                                          Committee in August 2025.                               Dewi saat ini aktif menjabat Komisaris Independen       Dewi is currently active as an Independent
                                                                                                                   di Asuransi Sequis Life sejak Juli 2021 dan sebagai     Commissioner of Sequis Life Insurance since July
    Profil lengkap Anton dapat dibaca di bagian            For a comprehensive profile of Anton,                   Finance & Human Capital Director di ATI Business        2021 and as Finance & Human Capital Director at ATI
    Profil Dewan Komisaris.                                please refer to the Board of Commissioners              Group sejak Januari 2024. Sebelumnya Dewi juga          Business Group since January 2024. Previously, Dewi
                                                           Profile section.                                        menjabat sebagai Anggota Komite Audit dan Anggota       also served as a Member of the Audit Committee
                                                                                                                   Komite Pemantau Risiko Superbank sebelum menjadi        and a Member of the Risk Monitoring Committee at
                                                                                                                   perusahaan publik (2023-2025). Dewi pernah              Superbank prior to its transition to a public company
    HAMDI HASSYARBAINI                                                                                             menjabat sebagai Direktur Retail & SME Business di      (2023–2025). Dewi has served as Director of Retail &
    Anggota Komite Audit                                                                                           PT Bank Commonwealth (2016-2021), Retail Banking        SME Business at PT Bank Commonwealth (2016-2021),
    Member of Audit Committee                                                                                      Head (Direktur) di Citibank Indonesia (2013-2016)       Retail Banking Head (Director) at Citibank Indonesia
                                                                                                                   dan pernah bekerja di Permata Bank sebagai Head         (2013-2016) and had worked at Permata Bank as Head
    Diangkat sebagai Anggota Komite Audit pada bulan       Appointed as a Member of the Audit Committee in
                                                                                                                   of Segment, Strategic Merchant Partnership & BIU,       of Segment, Strategic Merchant Partnership & BIU and
    Agustus 2025, Hamdi memiliki pengalaman kerja lebih    August 2025, Hamdi has more than 30 years of work
                                                                                                                   dan sebelumnya menjabat sebagai Head of Strategic       previously served as Head of Strategic Planning &
    dari 30 tahun di industri keuangan, perbankan, pasar   experience in the financial, banking, capital markets
                                                                                                                   Planning & Implementation di ABN AMRO Bank.             Implementation at ABN AMRO Bank.
    modal, pasar berjangka, dan kripto.                    and futures market, and crypto industries.
                                                                                                                   Dewi memiliki gelar Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi   Dewi earned her Bachelor of Economics degree
    Hamdi saat ini aktif menjabat Direktur Utama di PT     Hamdi is currently active as President Director of PT
                                                                                                                   di Universitas Trisakti Jakarta 1991.                   majoring in Accounting from Trisakti University,
    Sentra Bitwewe Indonesia, sebuah pedagang aset         Sentra Bitwewe Indonesia, a crypto exchange, since
                                                                                                                                                                           Jakarta 1991.
    keuangan digital (aset kripto), sejak tahun 2022.      2022. Previously, Hamdi also served as a Member
    Sebelumnya Hamdi juga menjabat sebagai Anggota         of the Audit Committee and a Member of the Risk
    Komite Audit dan Anggota Komite Pemantau Risiko        Monitoring Committee at Superbank prior to its
    Superbank sebelum menjadi perusahaan publik            transition to a public company (2023–2025).
    (2023-2025).                                                                                          82                                                                                                                          83
Page 43
Profil Perusahaan                                                                                                                                                                                                Company Profile




  Profil Komite Pemantau Risiko
  Risk Oversight Committee Profile




  ANTON H. GUNAWAN                                                                                             RUSTINI DEWI
  Ketua Komite Pemantau Risiko                                                                                 Anggota Komite Pemantau Risiko
  Chairman of Risk Oversight Committee                                                                         Member of Risk Oversight Committee

  Anton diangkat sebagai Ketua Komite Pemantau         Anton was appointed Chairman of the Risk Oversight      Dewi diangkat sebagai Anggota Komite Pemantau         Dewi was appointed Member of the Risk Oversight
  Risiko di bulan April 2025.                          Committee in April 2025.                                Risiko di bulan April 2025.                           Committee in April 2025.

  Profil lengkap Anton dapat dibaca di bagian Profil   For a comprehensive profile of Anton, please refer to   Profil lengkap Dewi dapat dibaca di bagian Profil     Dewi’s complete profile is available in the Audit
  Dewan Komisaris.                                     the Board of Commissioners Profile section.             Komite Audit.                                         Committee Profile section.

  HAMDI HASSYARBAINI                                                                                           NENENG M. GOENADI
  Anggota Komite Pemantau Risiko                                                                               Anggota Komite Pemantau Risiko
  Member of Risk Oversight Committee                                                                           Member of Risk Oversight Committee

  Hamdi diangkat sebagai Anggota Komite Pemantau       Hamdi was appointed Member of the Risk Oversight        Neneng diangkat sebagai Anggota Komite Pemantau       Neneng was appointed Member of the Risk Oversight
  Risiko di bulan April 2025                           Committee in April 2025.                                Risiko di bulan April 2025                            Committee in April 2025.

  Profil lengkap Hamdi dapat dibaca di bagian Profil   A comprehensive profile of Hamdi can be found in the    Profil lengkap Neneng dapat dibaca di bagian Profil   Neneng’s full profile can be found in the Board of
  Komite Audit.                                        Audit Committee Profile section.                        Dewan Komisaris.                                      Commissioners Profile section.




                                                                                                     84                                                                                                                      85
Page 44
Profil Perusahaan                                                                                                                               Company Profile




Profil Komite Nominasi dan
Remunerasi
Nominating and Remuneration Committee Profile        YENNY Z. WAHID
                                                     Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi
                                                     Chairperson of Nominating and Remuneration

                                                     Yenny ditetapkan sebagai Kepala Nominasi dan           Yenny was appointed Chairperson of Nominating
                                                     Remunerasi pada bulan Agustus 2025.                    and Remuneration in August 2025.

                                                     Informasi selengkapnya mengenai Yenny dapat            Further information about Yenny can be found in
                                                     ditemukan di bagian Profil Dewan Komisaris.            the Board of Commissioners’ Profile section.




                                                     NENENG M. GOENADI
                                                     Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
                                                     Member of Nominating and Remuneration Committee

                                                     Neneng diangkat sebagai Anggota Nominasi dan           Neneng was appointed Member of the Nominating
                                                     Remunerasi di bulan Agustus 2025.                      and Remuneration Committee in August 2025.

                                                     Profil lengkap Neneng dapat dibaca di bagian Profil    For a complete profile of Neneng, please refer to
                                                     Dewan Komisaris.                                       the Board of Commissioners Profile section.




                                                     NERFITA PRIMASARI
                                                     Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
                                                     Member of Nominating and Remuneration Committee

                                                     Nerfita diangkat sebagai Anggota Nominasi dan          Nerfita was appointed Member of the Nominating
                                                     Remunerasi di bulan Agustus 2025.                      and Remuneration Committee in August 2025.

                                                     Profil lengkap Nerfita dapat dibaca di bagian Profil   Nerfita’s complete profile can be found in the
                                                     Senior Manajemen.                                      Senior
                                                                                                            Management Profile section.




                                                86                                                                                                          87
Page 45
Profil Perusahaan                                                                                                                                                                                                         Company Profile




                                                                                                                       Selanjutnya, Ike menjabat sebagai Direktur SDM dan        She later served as the Director of HR and General
                                                                                                                       General Services di PT Bank MNC International Tbk.        Services at PT Bank MNC International Tbk. (2014-

Profil Manajemen Senior                                                                                                (2014-2018).                                              2018).

                                                                                                                       Ike meraih gelar Sarjana dari Fakultas Ekonomi jurusan    Ike earned her Bachelor’s degree in Accounting from
Senior Management Profile                                                                                              Akuntansi di UGM pada tahun 1996 dan meraih gelar         the Faculty of Economics at UGM in 1996 and obtained
                                                                                                                       Magister Manajemen dari FEB UGM pada tahun 2006.          a Master’s degree in Management from FEB UGM in
                                                                                                                                                                                 2006.


                                                                                                                       HERMAWAN TJAKRADIWIRIA
                                                                                                                       Chief Product Officer

                                                                                                                       Hermawan mengemban tugas sebagai Chief Product            Hermawan commenced his tenure as Chief Product
                                                                                                                       Officer sejak Juli 2022. Beliau adalah salah satu sosok   Officer in July 2022. He is a key figure behind the
                                                                                                                       di balik ekosistem produk digital Superbank, yang         Superbank’s digital product ecosystem, playing a vital
                                                                                                                       berperan vital dalam menghadirkan solusi keuangan         role in delivering innovative financial solutions.
                                                                                                                       inovatif.

                                                                                                                       Hermawan memiliki pengalaman kerja lebih dari             Hermawan brings over 20 years of professional
                                                                                                                       20 tahun di beragam industri berbasis teknologi,          experience      across   diverse    technology-driven
                                                                                                                       perbankan dan e-commerce.                                 industries, including banking and e-commerce.

                                                                                                                       Sebelum bergabung dengan Superbank, Hermawan              Hermawan previously served as Executive Director,
                                                                                                                       menjabat sebagai Executive Director, Country Head         Country Head Nexus at Standard Chartered Indonesia
                                                                                                                       Nexus di Standard Chartered Indonesia dan Digital         and Head of Digital Banking Development at Bank
                                                                                                                       Banking Development Head di Bank Danamon.                 Danamon.
NERFITA PRIMASARI
Chief Human Resources Officer                                                                                          Hermawan memiliki gelar Diploma dari Akademi              Hermawan holds a Diploma degree from the Indonesian
                                                                                                                       Teknik Telekomunikasi Indonesia (2006).                   Telecommunication Engineering Academy (2006).
 Nerfita Primasari (Ike) mengemban tanggung jawab        Nerfita Primasari (Ike) commenced her tenure as Chief
 sebagai Chief Human Resources Officer sejak Juni        Human Resources Officer in June 2022. She serves
 2022. Beliau merupakan sosok strategis di balik         as the strategic figure behind talent development
 pengembangan sumber daya manusia di Superbank,          at Superbank, ensuring that the Superbank’s human
 memastikan bahwa sumber daya manusia Superbank          capital is prepared to embrace an infinite possibilities      ITJANG WIBISONO
 siap menghadapi Kemungkinan Tanpa Batas sebagai         as a public entity following the Initial Public Offering in   Chief Administrative Officer
 perusahaan publik pada tahun 2025. Dengan               2025. With 28 years of extensive experience across
 pengalaman luas selama 28 tahun di sektor teknologi     the information technology, banking, and facility             Itjang resmi mengemban tanggung jawab sebagai             Itjang commenced his tenure as Chief of Administrative
 informasi, perbankan, dan facility management, Ike      management sectors, Ike brings a holistic perspective         Chief of Administrative Officer sejak April 2025.         Officer in April 2025. Prior to this, he served as
 membawa perspektif yang holistik dalam membangun        to building an inclusive work culture.                        Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Direktur Bisnis       Business Director since February 2022. With over 30
 budaya kerja yang inklusif.                                                                                           sejak Februari 2022. Dengan pengalaman lebih dari 30      years of experience in the banking industry, Itjang is
                                                                                                                       tahun di industri perbankan, Itjang adalah figur senior   a seasoned figure who brings profound leadership
 Sebelum bergabung dengan Superbank, Ike menjabat        Prior to joining Superbank, Ike served as the Director        yang membawa kedalaman wawasan kepemimpinan,              insights, including his dedication during his tenure as
 sebagai Direktur People and Culture di ISS (2018-       of People and Culture at ISS (2018-2022), a leading           termasuk dedikasinya saat menjabat sebagai Direktur       President Director of Bank Fama (until February 2022).
 2022), perusahaan Integrated Facility Management        Integrated Facility Management company with a                 Utama Bank Fama (hingga Februari 2022).
 dengan jumlah karyawan sekitar 50 ribu di Indonesia.    workforce of approximately 50,000 employees in
                                                         Indonesia.                                                    Itjang memulai karirnya di Bank Fama sejak 1994           Itjang started his career at Bank Fama since 1994 as
                                                                                                                       sebagai Kepala Divisi Kredit & Hukum sampai tahun         Head of Credit & Legal Division until 2013. Previously,
 Awal karirnya dimulai sebagai Management Trainee di     Her career began as a Management Trainee at PT                2013. sebelumnya Itjang mengawali karirnya di             his career in banking industry started from Bank Artha
 PT Astra International, Ike kemudian mengembangkan      Astra International, and she subsequently developed           perbankan di Bank Artha Graha Cabang Bandung              Graha Bandung Branch with his last position as Head
 karir di bidang Sumber Daya Manusia di Hewlett-         her HR career at Hewlett-Packard Indonesia, PT SAP            dengan posisi terakhir sebagai Kepala Bagian Kredit       of Credit (1994).
 Packard Indonesia, PT SAP Indonesia, dan Hewlett-       Indonesia, and Hewlett-Packard Regional Office for a          (1994).
 Packard Regional Office selama total 10 tahun.          total of 10 years.
                                                                                                                       Itjang memiliki gelar Sarjana Hukum dari Universitas      Itjang holds a Bachelor of Law degree from Parahyangan
 Pengalaman Ike di industri perbankan mencakup 12        Ike’s experience in the banking industry spans 12             Katolik Parahyangan Bandung (1986) dan memperoleh         Catholic University Bandung (1986) and obtained a
 tahun, di antaranya sebagai HR Generalist Corporate     years, including roles such as HR Generalist Corporate        gelar Magister Kenotariatan dari Universitas Padjajaran   Master of Notarial degree from Padjadjaran University
 di Citibank Indonesia dengan jabatan terakhir sebagai   at Citibank Indonesia and her last position as SVP -          Bandung (1994).                                           Bandung (1994).
 SVP - Global Consumer Bank HR Head (2006-2014).         Global Consumer Bank HR Head (2006-2014).



                                                                                                               88                                                                                                                     89
Page 46
Profil Perusahaan                                                                                                                                                                                                           Company Profile

                                                                                                                         dalam pengembangan standar di komite teknis              standards development in the Malaysian standards
                                                                                                                         standar Malaysia. Ditesh memiliki gelar Magister ilmu    technical committee. Ditesh graduated with a Master
                                                                                                                         Komputer dari University of Malaya pada tahun 2008.      in Computer Science degree from University of Malaya
                                                                                                                                                                                  in 2008.
 CUT TASHANA AZIA
 Chief Internal Audit

                                                                                                                         JENNY TJANDRA
 Cut menjabat sebagai Kepala Satuan Kerja Audit             Cut commenced her tenure as Head of Internal Audit
                                                                                                                         Chief Risk Officer
 Internal (SKAI) sejak Januari 2023. Beliau adalah figur    in January 2023. She is a key figure in strengthening
 kunci dalam memperkuat pilar pengawasan internal           the Company’s internal oversight pillars, ensuring that
 Perseroan, memastikan bahwa seluruh operasional            all of Superbank’s operations are conducted with high        Jenny mengemban tugas sebagai Chief Risk Officer         Jenny commenced her tenure as Chief Risk Officer
 Superbank berjalan dengan kepatuhan tinggi dan             compliance and effective risk management amidst              sejak Juli 2022. Beliau merupakan figur sentral          in July 2022. She serves as the central figure in
 manajemen risiko yang efektif di tengah dinamika           the dynamics of its new chapter as a public company          dalam membangun kerangka manajemen risiko yang           establishing a comprehensive risk management
 babak baru sebagai perusahaan publik pada tahun            in 2025. With 29 years of extensive experience               komprehensif, memastikan bahwa langkah Superbank         framework, ensuring that Superbank’s initiatives
 2025. Dengan pengalaman luas selama 29 tahun di            in the banking sector—focused on internal audit              senantiasa berlandaskan pada prinsip kehati-hatian       are consistently anchored in prudential banking
 sektor perbankan yang berfokus pada bidang audit           and risk management—Cut brings dedication and                (prudential banking). Dengan pengalaman lebih dari 30    principles. With over 30 years of experience in the
 internal dan manajemen risiko, Cut membawa dedikasi        professionalism anchored in the principles of good           tahun di industri keuangan, Jenny memastikan bahwa       financial industry, Jenny ensures that every innovation
 dan profesionalisme yang berlandaskan pada prinsip         corporate governance.                                        setiap inovasi Superbank didukung oleh mitigasi risiko   of Superbank is fortified by robust risk mitigation to
 tata kelola yang baik.                                                                                                  yang memadai guna menjaga kepercayaan seluruh            safeguard the trust of all stakeholders.
                                                                                                                         pemangku kepentingan.
 Sebelumnya, Cut menjabat sebagai Country Head of           Previously, Cut held positions as the Country Head of
 Audit di Standard Chartered Bank Indonesia (2020-          Audit at Standard Chartered Bank Indonesia (2020-            Spesialisasi utama Jenny adalah Manajemen Risiko.        Risk Management has been Jenny’s key focus. Jenny
 2022), Chief Auditor di PT Bank QNB Indonesia              2022), Chief Auditor at PT Bank QNB Indonesia (2016-         Jenny memiliki beragam pengalaman kerja dengan           has extensive experience working with foreign banks,
 (2016-2020), Wholesale, Risk & Syariah Audit Group         2020), Wholesale, Risk & Syariah Audit Group Head            bank asing, bank lokal, dan juga lembaga keuangan        local banks, and also financial institutions including in
 Head di PT Bank CIMB Niaga - posisi terakhir (2011-        at PT Bank CIMB Niaga - last position (2011-2016), as        termasuk dalam memimpin usaha di bidang card and         leading card and installment loan businesses.
 2016), serta menjabat sebagai Wholesale Senior             well as Wholesale Senior Operational Risk Officer and        loan installment.
 Operational Risk Officer dan Head of Operational Risk      Head of Operational Risk at Standard Chartered Bank
 di Standard Chartered Bank Indonesia (2008-2011). Ia       Indonesia (2008-2011). Cut also has experience in the        Jenny pernah menduduki berbagai posisi strategis         Jenny has held various strategic positions spans from
 juga memiliki pengalaman dalam posisi Internal Audit       role of Internal Audit Head at Deutsche Bank Indonesia       antara lain di Standard Chartered sejak 2015 dengan      Standard Chartered since 2015 with her last position
 Head di Deutsche Bank Indonesia (2006-2008) dan            (2006-2008) and various positions at ABN AMRO Bank           posisi terakhir Country Credit Head (2015-2022),         as Country Credit Head (2015-2022), Consumer Risk
 berbagai jabatan di ABN AMRO Bank Indonesia (1995-         Indonesia (1995-2005).                                       Consumer Risk Head di Danamon (2010-2015), dan           Head in Danamon (2010-2015) and Risk Director at
 2005).                                                                                                                  Risk Director selama bekerja di WOM Finance (2008-       WOM Finance (2008-2010).
                                                                                                                         2010).
 Cut memegang gelar Associate Degree in Business            Cut holds an Associate Degree in Business Management
 Management dari San Diego Mesa College (1994)              from San Diego Mesa College (1994) and Certified             Jenny memiliki gelar Bachelor of Science (double         Jenny obtained her Bachelor of Science with a double
 dan Sertifikasi Internasional Certified Internal Auditor   Internal Auditor (CIA) Certification from the Institute of   major) di bidang Computer Information System             major in Computer Information System and Finance,
 (CIA) dari Institute of Internal Auditors (IIA).           Internal Auditors (IIA).                                     and Finance, Real Estate and Law dari California         Real Estate and Law from California State Polytechnic
                                                                                                                         State Polytechnic University in Pomona (1989), dan       University in Pomona (1989), and an MBA in Marketing
                                                                                                                         gelar MBA di bidang Marketing dari California State      from California State Polytechnic University in Pomona
                                                                                                                         Polytechnic University in Pomona (1990).                 (1990).

 DITESH KUMAR
 Chief Technology Officer

 Ditesh dipercaya menjabat sebagai Chief Technology         Ditesh commenced his tenure as Chief Technology
 Officer sejak Desember 2022. Beliau adalah pemimpin        Officer in December 2022. He is a technology
 teknologi berpengalaman yang menjadi penggerak di          leader and the driving force behind the resilience
 balik ketangguhan infrastruktur digital Superbank.         of the Superbank’s digital infrastructure. His role is
 Peran beliau sangat vital dalam memastikan                 instrumental in ensuring that Superbank’s technology
 bahwa teknologi Superbank mampu menghadirkan               delivers infinite possibilities to customers through
 kemungkinan tanpa batas bagi nasabah melalui sistem        systems that are secure, innovative, and high-
 yang aman, inovatif, dan berkinerja tinggi.                performing.

 Ditesh adalah salah satu pemimpin teknologi di             Ditesh was one of the early technology leaders in Grab,
 awal Grab berdiri, dan telah berkontribusi terhadap        and has contributed to Grab’s growth significantly over
 pertumbuhan Grab secara signifikan selama bertahun         the years. His last notable portfolio in Grab was leading
 tahun. Kontribusi signifikan terakhir Ditesh untuk         the payments, lending and rewards technology teams.
 Grab adalah memimpin tim teknologi untuk payments,
 lending and rewards.

 Ditesh telah menjadi anggota dewan Konfederasi             Ditesh has been a councilor with the Malaysian National
 Komputer Nasional Malaysia, dan telah terlibat             Computer Confederation, and has been involved in

                                                                                                                  90                                                                                                                     91
Page 47
Profil Perusahaan                                                                                                                                                                      Company Profile




Profil Karyawan
                                                                                                                  Komposisi Karyawan Berdasarkan Jabatan
Employee Profile                                                                                                  Employee Composition Based on Position



KOMPOSISI DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI               EMPLOYEE COMPOSITION AND COMPETENCE                                          Jabatan / Position         2024         2025
                                                    DEVELOPMENT

Superbank meyakini bahwa kekuatan fundamental       Superbank firmly believes that the Bank’s fundamental          Manajemen Senior
                                                                                                                                                              6           6
Bank terletak pada keunggulan modal manusia         strength lies in the excellence of its human capital. In       Senior Management
(human capital). Selaras dengan momentum IPO        alignment with the 2025 IPO momentum, Superbank
pada tahun 2025, Superbank mengimplementasikan      has implemented organizational development through             Kepala Divisi
                                                                                                                                                             35          39
pengembangan      organisasi   melalui  rekrutmen   strategic recruitment and measured workforce                   Head of Division
strategis dan ekspansi tenaga kerja yang terukur.   expansion. These efforts are further strengthened by
                                                                                                                   Staf
Upaya ini diperkuat dengan program pengembangan     continuous competency development programs for                                                          493          620
                                                                                                                   Staff
kompetensi berkelanjutan bagi sumber daya manusia   Superbank’s human resources.
Superbank.
                                                                                                                   Jumlah
                                                    Through the synergy of competent human resources                                                        534          665
                                                                                                                   Total
Melalui sinergi sumber daya manusia yang kompeten   and sustainable development, Superbank is unlocking
dan pengembangan yang berkelanjutan, Superbank      infinite possibilities in digital banking for all segments
membuka kemungkinan tanpa batas bagi seluruh        of society.
lapisan masyarakat dalam digitalisasi perbankan.


                                                    EMPLOYEE COMPOSITION                                          Komposisi Karyawan Berdasarkan Jenjang Pendidikan
KOMPOSISI KARYAWAN                                                                                                Employee Composition Based on Educational Level
                                                    As of December 31, 2025, the number of employees of
Per 31 Desember 2025, jumlah karyawan Superbank     the Superbank amounted to 665 people, an increase
                                                                                                                   Jenjang Pendidikan                             2024          2025
berjumlah 665 orang, mengalami peningkatan          of 131 people. This increase is in accordance with the
                                                                                                                   Educational Level
sebanyak 131 orang. Peningkatan ini sesuai dengan   Superbank’s business plan regarding the addition of
rencana bisnis Superbank mengenai penambahan        manpower to support the Bank’s performance.
tenaga kerja untuk mendukung kinerja Bank.                                                                         Doktoral                                        1             2
                                                                                                                   Doctor
                                                                                                                   Pascasarjana                                    61           65
                                                                                                                   Master Degree
                                                                                                                   Sarjana                                        437           543
                                                                                                                   Bachelor Degree
                                                                                                                   D3 - D4                                        27            39
                                                                                                                   Diploma 3 - 4
                                                                                                                   D1 - D2                                         2             2
                                                                                                                   Diploma 1 - 2
                                                                                                                   SMA                                             6             14
                                                                                                                   High School
                                                                                                                   Jumlah                                         534           665
                                                                                                                   Total




                                                                                                             92                                                                                    93
Page 48
Profil Perusahaan                                                   Company Profile




Komposisi Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian
Employee Composition based an Employment Status

 Status Kepegawaian                            2024    2025
 Employee Status
 Pegawai Tetap                                 455     536
 Permanent Employee
 Pegawai Kontrak                                79     129
 Contract Employee
 Jumlah                                        534     665
 Total




Komposisi Karyawan Berdasarkan Usia
Employee Composition based on Age

 Usia                                          2024    2025
 Age
 20-30 Tahun                                    257     319
 20-30 Years Old
 31-40 Tahun                                    197     256
 31-40 Years Old
 41-50 Tahun                                    60      70
 41-50 Years Old

 > 50 Tahun                                     20      20
 > 50 Years Old
 Jumlah                                         534     665
 Total




Komposisi Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin
Employee Composition Based on Gender


Jenis Kelamin                                  2024    2025
Gender
Pria                                            349     417
Male                                           (64%)   (63%)
Wanita                                          185     248
Female                                         (36%)   (37%)
Jumlah                                         534     665
Total




                                                               94               95
Page 49
 Profil Perusahaan                                                                                                                                                                                                   Company Profile




Informasi Akuntan Publik dan Kantor                                                                                  Informasi   Lembaga     dan/atau
Akuntan Publik                                                                                                       Profesi Penunjang Pasar Modal
Information on Public Accountants and Public Accounting                                                              Information on Capital Market Supporting Institutions and/
Firms                                                                                                                or Professions
Dalam rangka memastikan integritas laporan keuangan        To ensure the integrity of financial statements and       Selain AP dan KAP, terdapat beberapa lembaga dan/ In addition to the Public Accountants and Public
dan kepatuhan terhadap standar audit yang berlaku,         compliance with prevailing auditing standards, the        atau profesi penunjang pasar modal yang digunakan Accounting Firms, there are several Capital Market
rincian penggunaan jasa Akuntan Publik (AP) serta          details of the engagement of Public Accountants (AP)      oleh Bank sepanjang tahun 2025 yaitu:             Supporting Institutions and/or Professionals engaged
Kantor Akuntan Publik (KAP) oleh Superbank selama          and Public Accounting Firms (KAP) by Superbank                                                              by the Bank in 2025 as follows:
tahun buku 2025 adalah sebagai berikut:                    throughout the 2025 fiscal year are as follows:
                                                                                                                     Biro Administrasi Efek
Nama                                              :   KAP Siddharta Widjaja & Rekan (a member firm of KPMG           Securities Administration Bureau
Name                                                  International Limited)                                         Nama                                        :   PT Bima Registra
Nama KAP                                          :   Susanto, S.E., CPA                                             Name
KAP Name                                                                                                             Alamat                                      :   Satrio Tower, Lantai 9 A2, Jalan Prof. DR. Satrio Blok C4
Alamat                                            :   Jakarta Mori Tower 35th Floor                                  Address                                         RT 07 RW 02, Kuningan, Setiabudi
Address                                               Jl. Jend. Sudirman Kav. 40-41, Jakarta 10210
Telepon                                           :   +62 (0) 21 574 2333 / 2888
Telephone                                                                                                            Notaris
                                                                                                                     Notary
Periode penugasan                                 :   2025
Appointment period                                                                                                             Nama                              :   Aulia Taufani S.H.
                                                                                                                               Name
Informasi jasa audit dan/atau non-audit yang      :   1.   Financial Statement Review 31 March 2025
diberikan                                             2.   Financial Statement Audit 30 June 2025                              Alamat                            :   Menara Sudirman Lantai 18 ABD, Jl. Jend. Sudirman, 5,
Information on audit and/or non-audit services        3.   Financial Statement Review 31 August 2025 and 2024                  Address                               RT.5/RW.3, Senayan, Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan
provided                                              4.   Financial Statement Review 30 June 2024                                                                   12190
                                                      5.   Comfort Letter Services
                                                                                                                               Nama                              :   Jose Dima Satria S.H., M.Kn.
                                                      6.   Financial Statement Audit 31 December 2025
                                                                                                                               Name
Total biaya jasa (fee) audit dan/atau non-audit   :   Rp12.063.222.000
                                                                                                                               Alamat                            :   Jl. Madrasah Komplek Taman Gandaria No.Kav. 11A,
untuk masing-masing penugasan yang diberi-
                                                                                                                               Address                               Gandaria Sel., Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Jakarta
kan selama tahun buku
                                                                                                                                                                     12420
Total fee of audit and/or non-audit for each
assignment given throughout the year                                                                                           Nama                              :   R.M. Dendy Soebangil
                                                                                                                               Name
                                                                                                                               Alamat                            :   Jl. Terogong Raya No.100B lt. 3, Cilandak Bar., Kec.
                                                                                                                               Address                               Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Jakarta 12430



                                                                                                                     Konsultan Hukum
                                                                                                                     Legal Consultant
                                                                                                                     Nama                                        :   HHP Law Firm
                                                                                                                     Name
                                                                                                                     Alamat                                      :   Sudirman Central Business District, Pacific Century Place,
                                                                                                                     Address                                         Jl. Jend. Sudirman kav 52-53 No.Lot 10 Level 35, Senayan,
                                                                                                                                                                     Kebayoran Baru, South Jakarta City, Jakarta 12190




                                                                                                                96                                                                                                                 97
Page 50
Laporan Tata Kelola Perusahaan        Good Corporate Governance Report




    ANALISIS & PEMBAHASAN
    MANAJEMEN
    MANAGEMENT DISCUSSION &
    ANALYSIS




                                 98                                99
Page 51
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                      Good Corporate Governance Report



                                                                                                                   Efektivitas koordinasi kebijakan nasional tecermin       The effectiveness of national policy coordination
                                                                                                                   dari terjaganya stabilitas harga sepanjang tahun.        was reflected in the maintenance of price stability
                                                                                                                   Inflasi nasional berdasarkan Indeks Harga Konsumen       throughout the year. National inflation, based on
                                                                                                                   (IHK) tercatat terkendali pada level 2,6% (year-on-      the Consumer Price Index (CPI), was recorded at a
                                                                                                                   year) pada akhir 2025, didukung oleh kecukupan           controlled level of 2.6% year-on-year at the end of
                                                                                                                   pasokan domestik serta sinergi yang kuat dalam           2025, supported by adequate domestic supply and
                                                                                                                   pengendalian harga. Kondisi ini memberikan               strong policy synergy in price control. This condition

Tinjauan Perekonomian dan                                                                                          kepastian bagi dunia usaha sekaligus menjaga
                                                                                                                   daya beli masyarakat, meskipun harga komoditas
                                                                                                                   internasional sempat mengalami tekanan.
                                                                                                                                                                            provided certainty for the business sector and helped
                                                                                                                                                                            preserve public purchasing power, despite pressures
                                                                                                                                                                            from international commodity price fluctuations.

Industri Perbankan Nasional                                                                                        Dari sisi eksternal, kinerja perekonomian Indonesia
                                                                                                                   tetap resilien dengan neraca perdagangan yang
                                                                                                                                                                            From the external perspective, Indonesia’s economic
                                                                                                                                                                            performance remained resilient, with the trade balance
                                                                                                                   kembali mencatatkan surplus. Peningkatan nilai           returning to a surplus. Increases in export and import
Overview of Economic and National Banking Industry                                                                 ekspor dan impor mencerminkan pemulihan                  values reflected recovering global demand and the
                                                                                                                   permintaan global serta meningkatnya kebutuhan           growing need for raw materials to support productive
                                                                                                                   bahan baku bagi aktivitas industri domestik yang         domestic industrial activities. These developments
                                                                                                                   produktif. Perkembangan tersebut turut mendukung         also supported the stability of the Rupiah exchange
                                                                                                                   stabilitas nilai tukar Rupiah, yang bergerak relatif     rate, which remained relatively stable at around
TINJAUAN PEREKONOMIAN                                   ECONOMIC OVERVIEW                                          stabil di kisaran Rp16.700 per USD pada akhir 2025,      Rp16,700 per USD at the end of 2025, supported
                                                                                                                   seiring dengan aliran modal asing yang tetap terjaga     by sustained foreign capital inflows amid continued
                                                                                                                   berkat kepercayaan investor terhadap fundamental         investor confidence in Indonesia’s macroeconomic
Sepanjang tahun 2025, perekonomian global               Throughout 2025, the global economy experienced            ekonomi makro Indonesia.                                 fundamentals.
bergerak dalam dinamika yang semakin kompleks,          increasingly complex dynamics, influenced by
dipengaruhi oleh eskalasi ketegangan geopolitik serta   escalating geopolitical tensions and the implementation
penerapan kebijakan proteksionisme oleh Amerika         of protectionist policies by the United States. These      Stabilitas ekonomi nasional semakin diperkuat            National economic stability was further strengthened
Serikat. Kondisi tersebut mendorong fragmentasi         conditions drove the fragmentation of global supply        oleh arah kebijakan moneter Bank Indonesia yang          by Bank Indonesia’s more accommodative monetary
rantai pasok global dan meningkatkan volatilitas        chains and heightened financial market volatility. In      lebih akomodatif, ditandai dengan penurunan BI-          policy stance, marked by a reduction in the BI Rate
pasar keuangan. Dalam konteks ini, International        this context, the International Monetary Fund (IMF)        Rate dari 6,00% menjadi 4,75% pada akhir 2025.           from 6.00% to 4.75% by the end of 2025. This policy
Monetary Fund (IMF) memproyeksikan pertumbuhan          projected global Gross Domestic Product (GDP) growth       Kebijakan tersebut bersinergi dengan kebijakan           was synergized with the Government’s disciplined
Produk Domestik Bruto (PDB) global sebesar 3,2%,        of 3.2%, with inflation declining to around 4.2%. As a     fiskal Pemerintah yang tetap dijalankan secara           fiscal policy, implemented through prudent budget
dengan tingkat inflasi yang melandai ke kisaran 4,2%.   mitigating measure to maintain growth momentum             disiplin melalui pengelolaan defisit anggaran yang       deficit management and the optimization of spending
Sebagai langkah mitigasi untuk menjaga momentum         amid global uncertainty, expected to persist into early    terukur serta optimalisasi belanja pada program-         on strategic infrastructure and social programs. Close
pertumbuhan di tengah ketidakpastian global yang        2026, the Federal Reserve lowered its policy interest      program infrastruktur strategis dan sosial. Koordinasi   coordination between monetary and fiscal authorities
diperkirakan masih berlanjut hingga awal 2026,          rate three times to a range of 3.5%–3.75%.                 yang erat antara otoritas moneter dan fiskal ini         created a conducive economic environment for
Federal Reserve telah menurunkan suku bunga                                                                        menciptakan lingkungan ekonomi yang kondusif bagi        investment and supported sustainable economic
kebijakan sebanyak tiga kali ke kisaran 3,5%–3,75%.                                                                investasi dan mendukung pertumbuhan ekonomi              growth heading into 2026.
                                                                                                                   yang berkelanjutan menuju tahun 2026.
Di tengah dinamika global tersebut, perekonomian        Amid these global dynamics, the Indonesian economy
Indonesia pada tahun 2025 menunjukkan ketahanan         in 2025 demonstrated solid domestic resilience.
domestik yang solid. Badan Pusat Statistik (BPS)        Badan Pusat Statistik (BPS) has reported GDP growth
melaporkan pertumbuhan PDB sebesar 5,1%. Kinerja        of 5.1%. This performance was primarily supported by       TINJAUAN INDUSTRI PERBANKAN NASIONAL                     INDONESIA BANKING INDUSTRY OVERVIEW
ini terutama didukung oleh konsumsi rumah tangga        sustained household consumption, alongside broad-
yang tetap terjaga, seiring dengan perbaikan daya       based improvements in purchasing power. National
beli masyarakat secara luas. Pertumbuhan ekonomi        economic growth was also underpinned by increased          Sepanjang tahun 2025, industri perbankan Indonesia       Throughout 2025, the Indonesian banking industry
nasional juga ditopang oleh peningkatan aktivitas       industrial activity, particularly in strategic sectors     menunjukkan kinerja yang resilien dalam mendukung        demonstrated resilient performance in supporting
industri, khususnya pada sektor-sektor strategis        such as food security, energy transition, and defense      stabilitas sistem keuangan dan pertumbuhan ekonomi       financial system stability and national economic growth.
seperti ketahanan pangan, transisi energi, dan          modernization, in addition to the continued contribution   nasional. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat          The Financial Services Authority (OJK) recorded
modernisasi pertahanan, di samping kontribusi           of the manufacturing sector and commodity exports.         pertumbuhan kredit perbankan mencapai 7,74% yoy          banking loan growth of 7.74% yoy in November 2025,
berkelanjutan dari sektor manufaktur serta ekspor                                                                  pada November 2025, meningkat dibandingkan 7,36%         an increase from 7.36% yoy in October 2025, with total
komoditas.                                                                                                         yoy pada Oktober 2025, dengan total penyaluran           loan disbursement reaching IDR 8.314.48 trillion. Loan
                                                                                                                   kredit mencapai Rp8,314,48 triliun. Pertumbuhan          expansion was primarily driven by productive sectors
                                                                                                                   kredit terutama didorong oleh sektor-sektor produktif    such as transportation and warehousing, electricity,
                                                                                                                   seperti pengangkutan dan pergudangan, pengadaan          gas and water supply, mining, and construction,
                                                                                                                   listrik, gas dan air, pertambangan, serta konstruksi,    reflecting continued economic activity and national
                                                                                                                   mencerminkan berlanjutnya aktivitas ekonomi dan          strategic investment.
                                                                                                                   investasi strategis nasional.




                                                                                                             100                                                                                                                 101
Page 52
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                      Good Corporate Governance Report




                                                                                                                   Dari sisi Penghimpunan Dana, kinerja Dana Pihak         From the funding side, third-party funds (TPF)
                                                                                                                   Ketiga (DPK) tetap kuat dengan pertumbuhan 12,03%       remained strong, growing 12.03% yoy to IDR 9,899.07
                                                                                                                   yoy menjadi Rp9.899,07 triliun pada November 2025.      trillion in November 2025. Banking industry liquidity
                                                                                                                   Kondisi likuiditas industri perbankan berada pada       remained at a very adequate level, as reflected in a
                                                                                                                   level sangat memadai, tecermin dari rasio Liquidity     Liquidity Coverage Ratio (LCR) of 210.38%, well above
                                                                                                                   Coverage Ratio (LCR) sebesar 210,38%, jauh di           the regulatory threshold. The reduction in policy rates
                                                                                                                   atas ambang batas regulasi. Penurunan suku bunga        also prompted adjustments in bank interest rates, with
                                                                                                                   kebijakan turut mendorong penyesuaian suku bunga        the weighted average rupiah lending rate declining to
                                                                                                                   perbankan, dengan rata-rata tertimbang suku bunga       8.97%, while the deposit rate fell to 2.77%, supporting
                                                                                                                   kredit rupiah turun menjadi 8,97%, sementara suku       a more optimal intermediation function.
                                                                                                                   bunga DPK turun menjadi 2,77%, mendukung fungsi
                                                                                                                   intermediasi yang lebih optimal.

                                                                                                                   Ketahanan sistem perbankan tetap solid, ditopang        The resilience of the banking system remained solid,
                                                                                                                   oleh permodalan dan kualitas aset yang terjaga.         supported by strong capital buffers and maintained
                                                                                                                   Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM)               asset quality. The industry’s Capital Adequacy Ratio
                                                                                                                   industri tercatat tinggi sebesar 26,05%, memberikan     (CAR) stood at a high 26.05%, providing a strong
                                                                                                                   bantalan yang kuat terhadap risiko ketidakpastian       cushion against global uncertainty. Loan quality
                                                                                                                   global. Kualitas kredit tetap terkendali dengan NPL     remained well controlled, with gross NPLs at 2.21% and
                                                                                                                   gross sebesar 2,21% dan NPL net sebesar 0,86%,          net NPLs at 0.86%, while Loan at Risk (LaR) declined
                                                                                                                   serta penurunan Loan at Risk (LaR) menjadi 9,22%,       to 9.22%, reflecting the effectiveness of prudent risk
                                                                                                                   mencerminkan efektivitas pengelolaan manajemen          management practices.
                                                                                                                   risiko perbankan yang dilakukan secara pruden.

                                                                                                                   Akselerasi digitalisasi keuangan pada tahun             The acceleration of financial digitalization in 2025 is
                                                                                                                   2025 tecermin dari lonjakan volume transaksi            reflected in a 41.12% year-on-year yoy surge in digital
                                                                                                                   pembayaran digital sebesar 41,12% yoy, dengan           payment transaction volume, with QRIS serving as
                                                                                                                   QRIS sebagai katalis utama yang tumbuh hingga           the primary catalyst, growing by 143.64% year-on-
                                                                                                                   143,64% yoy. Momentum ini diperkuat oleh                year. This momentum is reinforced by Bank Indonesia
                                                                                                                   Bank Indonesia melalui implementasi Blue Print          through the implementation of Indonesia System
                                                                                                                   Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025 yang            Payment Blueprint BSPI 2025, which expands cross-
                                                                                                                   memperluas konektivitas pembayaran lintas negara        border payment connectivity to create efficiency in
                                                                                                                   (cross-border) guna menciptakan efisiensi transaksi     international transactions while deepening digital
                                                                                                                   internasional sekaligus memperdalam inklusi digital.    inclusion. This strategic step targets the integration of
                                                                                                                   Langkah strategis ini menargetkan integrasi 91,3 juta   91.3 million unbanked people and 62.9 million MSMEs
                                                                                                                   penduduk unbanked dan 62,9 juta UMKM ke dalam           into the formal economic ecosystem through secure
                                                                                                                   ekosistem ekonomi formal melalui infrastruktur          and affordable digital infrastructure.
Berdasarkan jenis penggunaan, Kredit Investasi           Based on the type of use, investment loans recorded the   digital yang aman dan terjangkau.
mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 17,98% yoy,       highest growth at 17.98% yoy—the strongest in the past
merupakan yang tertinggi dalam satu dekade terakhir,     decade—driven by financing for the mining sector and      Adapun untuk tahun 2026, OJK memproyeksikan             Looking ahead to 2026, the banking sector is projected
didorong oleh pembiayaan sektor pertambangan dan         downstream-oriented processing industries. Consumer       kinerja perbankan akan tetap solid, dengan              by OJK to remain resilient, supported by stable loan
industri pengolahan yang berorientasi pada hilirisasi.   loans grew steadily by 6.67% yoy in line with sustained   pertumbuhan kredit dan DPK yang tetap stabil,           and third-party fund growth, maintained asset quality,
Kredit Konsumsi tumbuh stabil sebesar 6,67% yoy          household consumption, while working capital loan         ditopang oleh kualitas kredit yang terjaga dan          and strong capitalization.
sejalan dengan terjaganya konsumsi rumah tangga,         expanded more moderately at 2.04% yoy, reflecting         permodalan yang kuat.
sementara Kredit Modal Kerja tumbuh lebih moderat        prudent business sentiment amid global uncertainty.
sebesar 2,04% yoy, mencerminkan sikap kehati-            From the debtor perspective, corporate loans grew
hatian pelaku usaha di tengah dinamika global. Dari      by 12.06% yoy, while MSME loans experienced a mild
sisi debitur, kredit korporasi tumbuh 12,06% yoy,        contraction of 0.64% yoy, which remains a key focus
sedangkan kredit UMKM mengalami kontraksi ringan         area for risk management.
sebesar 0,64% yoy, yang menjadi perhatian utama
dalam pengelolaan risiko ke depan.




                                                                                                             102                                                                                                                103
Page 53
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                      Good Corporate Governance Report



                                                                                                                  Keunggulan ekosistem menjadi pendorong utama             Ecosystem excellence has been a key driver of

Tinjauan Bisnis dan                                                                                               pertumbuhan Superbank pada tahun ini. Sejak
                                                                                                                  peluncuran publik pada Juni 2024, jumlah pengguna
                                                                                                                                                                           Superbank’s growth during the year. Since its public
                                                                                                                                                                           launch in June 2024, the number of active Superbank
                                                                                                                  aktif Superbank meningkat secara signifikan,             users increased significantly, from fewer than 20,000

Operasional Bank                                                                                                  dari di bawah 20.000 pengguna pada April 2024
                                                                                                                  menjadi hampir 6 juta pengguna per 31 Desember
                                                                                                                                                                           in April 2024 to nearly 6 million as of December 31,
                                                                                                                                                                           2025. In line with the expanding customer base,
                                                                                                                  2025. Sejalan dengan pertumbuhan basis nasabah           Superbank’s Third Party Funds recorded strong growth
                                                                                                                  tersebut, Dana Pihak Ketiga Superbank juga               of 139% year-on-year, reaching IDR 11.8 trillion by the
Overview of Bank Business and                                                                                     mencatatkan pertumbuhan yang kuat sebesar                end of 2025. Through seamless ecosystem synergy,
                                                                                                                  139% yoy, mencapai Rp11,8 triliun pada akhir tahun       Superbank successfully acquired around 60% of its
Operational Activities                                                                                            2025. Melalui sinergi ekosistem yang seamless,           customers directly from the Grab and OVO strategic
                                                                                                                  Superbank berhasil mengakuisisi hampir 60%               partner ecosystems. Transaction activity also showed
                                                                                                                  nasabah secara langsung dari ekosistem mitra             robust growth, with average daily transaction volume
Tahun buku 2025 menjadi periode penting yang           The 2025 financial year marked a crucial period            strategis Grab dan OVO. Aktivitas transaksi juga         reaching 1.2 million. The extensive reach of partner
membuka peluang pertumbuhan yang lebih luas            for Superbank, opening up broader growth                   menunjukkan pertumbuhan yang kuat dengan rata-           platforms enables Superbank to access a high-
bagi Superbank, yang ditandai dengan keberhasilan      opportunities following the Company’s successful           rata jumlah transaksi harian Superbank mencapai          frequency user base, including customers in semi-
Superbank melaksanakan Penawaran Umum Perdana          Initial Public Offering on the Indonesia Stock             1,2 juta transaksi per hari. Jangkauan luas platform     urban and rural areas beyond Indonesia’s major cities.
Saham di Bursa Efek Indonesia pada Desember            Exchange in December 2025. This milestone not only         mitra memungkinkan Superbank menjangkau basis            This has driven rapid adoption of digital banking
2025. Pencapaian tersebut tidak hanya memperkuat       strengthened Superbank’s capital structure through         pengguna dengan frekuensi tinggi, termasuk di            services while strengthening Superbank’s efforts to
struktur permodalan melalui dukungan dari investor     support from public investors, but also confirmed the      wilayah semi-perkotaan dan pedesaan di luar kota-        build trust and promote financial inclusion, particularly
publik, tetapi juga menegaskan kesiapan Superbank      Bank’s readiness to enter a phase of sustained and         kota utama di Indonesia. Hal ini mendorong adopsi        for underbanked and unbanked communities.
untuk memasuki fase pertumbuhan akseleratif yang       accelerated growth.                                        layanan perbankan digital secara cepat sekaligus
berkelanjutan.                                                                                                    memperkuat upaya Superbank dalam membangun
                                                                                                                  kepercayaan dan meningkatkan inklusi keuangan,
Sejalan dengan momentum pertumbuhan tersebut,          In line with this growth momentum, Superbank               khususnya bagi masyarakat yang masih underbanked
Superbank juga berhasil mencatatkan profitabilitas     successfully achieved profitability in the first quarter   dan unbanked.
pada triwulan pertama tahun 2025, yang semakin         of 2025, further strengthening its business foundation
memperkuat fondasi bisnis dan kapabilitas produknya.   and product capabilities. Superbank’s strategic            Pada sisi pembiayaan, Superbank menyediakan              On the financing side, Superbank offers 'Pinjaman
Fokus strategis Superbank dalam memperluas             focus on expanding access to digital services              Pinjaman Atur Sendiri (PAS), yaitu pinjaman digital      Atur Sendiri' (PAS), unsecured digital loans designed
akses layanan digital dan meningkatkan kapasitas       and increasing transaction capacity was realized           tanpa agunan yang dirancang untuk memberikan             to provide flexibility and ease of access for customers.
transaksi diwujudkan melalui peluncuran berbagai       through the launch of various innovative products          fleksibilitas dan kemudahan akses bagi nasabah.          The PAS product recorded strong growth, increasing
produk dan layanan inovatif, antara lain OVO Nabung    and services, including OVO Savings by Superbank           Produk PAS mencatatkan pertumbuhan yang                  by more than 367% from December 2024 to
by Superbank dan Pinjaman Atur Sendiri (PAS). Dari     and Pinjaman Atur Sendiri (PAS). Operationally, the        kuat dengan peningkatan lebih dari 367% sejak            December 2025. In addition, Superbank disburses
sisi operasional, integrasi penuh aplikasi Superbank   full integration of the Superbank app with the Grab        Desember 2024 hingga akhir Desember 2025. Selain         loans directly and facilitates loan distribution through
dengan ekosistem Grab dan OVO memungkinkan             and OVO ecosystems enables the Bank to provide             itu, Superbank juga menyalurkan pinjaman secara          strategic partnerships with information technology–
Superbank menyediakan rangkaian solusi perbankan       a comprehensive suite of digital banking solutions,        langsung serta memfasilitasi penyaluran pinjaman         based lending providers and multifinance institutions,
digital yang komprehensif, mencakup produk             encompassing savings products, digital loans, and          melalui kemitraan strategis dengan penyelenggara         expanding access to financing for underserved
tabungan, pinjaman digital, dan layanan pembayaran,    payment services, supported by a fast, secure, and         layanan pinjaman berbasis teknologi informasi dan        segments of society. By the end of December 2025,
dengan pengalaman transaksi yang cepat, aman, dan      seamless transaction experience. Savings products          lembaga multifinance, guna memperluas akses              Superbank’s total loan disbursement reached IDR 9.6
seamless. Produk tabungan yang ditawarkan meliputi     offered include Tabungan Utama, Saku by Superbank,         pembiayaan bagi segmen masyarakat yang kurang            trillion, representing 50% yoy growth. In line with this
Tabungan Utama, Saku by Superbank, Celengan by         Celengan by Superbank, and deposit products with           terlayani. Hingga akhir Desember 2025, total             expansion, total assets increased by 87% yoy to IDR
Superbank, serta Deposito dengan imbal hasil yang      competitive returns.                                       penyaluran pinjaman Superbank mencapai Rp9,6             21.3 trillion as of December 2025.
kompetitif.                                                                                                       triliun, tumbuh sebesar 50% yoy. Seiring dengan
                                                                                                                  pertumbuhan kredit tersebut, total aset Superbank
                                                                                                                  meningkat sebesar 87% yoy menjadi Rp21,3 triliun
                                                                                                                  pada akhir Desember 2025.

                                                                                                                  Dari    sisi   profitabilitas,   Superbank    berhasil   In terms of profitability, Superbank recorded Net
                                                                                                                  mencatatkan pertumbuhan Pendapatan Bunga Bersih          Interest Income (NII) growth of 160% to IDR 1.6
                                                                                                                  (Net Interest Income/NII) yang tumbuh sebesar 160%       trillion. This performance was supported by improved
                                                                                                                  menjadi Rp1,6 triliun. Pertumbuhan ini juga didukung     operational efficiency, as reflected in the Net Interest
                                                                                                                  dengan efisiensi operasional yang tecermin pada          Margin (NIM), which increased to 10.64%, while the
                                                                                                                  rasio Net Interest Margin (NIM) yang meningkat           Cost-to-Income Ratio (CIR) declined sharply to 70.52%
                                                                                                                  menjadi 10,64%, sementara Cost to Income Ratio           from 139.16% in the previous year. By the end of
                                                                                                                  (CIR) turun tajam menjadi 70,52% dari 139,16% pada       2025, Superbank posted a pre-tax profit of IDR 143.3
                                                                                                                  tahun lalu. Hingga akhir 2025, Superbank telah           billion and a net profit of IDR 99.7 billion, successfully
                                                                                                                  berhasil membukukan laba sebelum pajak sebesar           reversing the net loss recorded in the prior period.
                                                                                                                  Rp143,3 miliar dan laba bersih sebesar Rp99,7 miliar,
                                                                                                                  berbalik dari posisi rugi bersih pada periode-periode
                                                                                                                  sebelumnya.



                                                                                                            104                                                                                                                  105
Page 54
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                    Good Corporate Governance Report




Dalam menjaga kualitas pertumbuhan, Superbank           To ensure sustainable and quality growth, Superbank
secara konsisten mengedepankan prinsip kehati-          consistently prioritizes prudent banking principles.
hatian. Hingga Desember 2025, kualitas aset tetap       As of December 2025, asset quality remained stable,
terjaga dengan rasio kredit bermasalah Gross NPL        with a Gross NPL ratio of 2.60% and a Net NPL ratio
berada pada level 2,60% dan Net NPL pada level          of 0.68%, reflecting effective risk management and
0,68% yang mencerminkan efektivitas manajemen           disciplined credit disbursement. This strong financial
risiko serta disiplin dalam proses penyaluran kredit.   performance is further supported by a solid capital
Kinerja keuangan yang kuat ini juga didukung oleh       position, with a Capital Adequacy Ratio (CAR) of
tingkat permodalan yang kokoh, dengan Kewajiban         93.24%, providing ample capacity to support future
Penyediaan Modal Minimum (KPMM) sebesar                 business expansion and long-term growth objectives.
93,24%, memastikan modal yang memadai untuk
mendukung ekspansi bisnis di masa depan dan
tujuan pertumbuhan.

Fokus strategis Superbank ke depan diarahkan pada       Superbank's strategic focus going forward is directed
inovasi berkelanjutan berbasis data guna menjawab       at sustainable, data-driven innovation to address the
kebutuhan konsumen Indonesia yang terus                 evolving needs of Indonesian consumers. Committed
berkembang. Dengan komitmen untuk menjalankan           to acting as a driver of positive change, Superbank
peran sebagai penggerak perubahan yang positif,         will actively contribute to national economic growth
Superbank akan berkontribusi secara aktif terhadap      and improve public welfare. All initiatives and service
pertumbuhan ekonomi nasional dan peningkatan            developments are implemented based on the
kesejahteraan masyarakat. Seluruh inisiatif dan         principles of Good Corporate Governance (GCG) and
pengembangan layanan tersebut dijalankan dengan         the implementation of prudent risk management, to
berlandaskan prinsip Tata Kelola Perusahaan             ensure that every service provided is consistently
yang Baik (Good Corporate Governance/GCG)               aligned with customer needs and supports sustainable
serta penerapan manajemen risiko yang pruden,           growth.
guna memastikan setiap layanan yang diberikan
senantiasa selaras dengan kebutuhan nasabah dan
mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.




                                                                                                            106                               107
Page 55
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                            Good Corporate Governance Report



                                                                                                                 Tabungan Utama
                                                                                                                 Main Savings Account

 Produk dan Layanan                                                                                              Tabungan Utama adalah rekening yang otomatis
                                                                                                                 dibuat pertama kali saat nasabah mendaftar sebagai
                                                                                                                 nasabah Superbank. Nasabah dapat memakai
 Product and Services                                                                                            Tabungan Utama untuk mengirim dan menerima
                                                                                                                 transfer dari bank lain.

                                                                                                                 Main Savings Account is an account that is
                                                                                                                 automatically created when a customer successfully
                                                                                                                 registers as a Superbank customer. Customers
                                                                                                                 can use the Main Savings Account for sending and
                                                                                                                 receiving transfers from other banks.
LAYANAN DAN PRODUK FUNDING                              FUNDING PRODUCTS AND SERVICES

Superbank menyediakan berbagai produk dan layanan       Superbank provides a variety of digital banking
perbankan melalui model digital-first tanpa cabang,     products and services through a branchless, digital-
yang memungkinkan nasabah mengakses layanan             first model, allowing customers to access banking
perbankan kapan saja dan dari mana saja melalui         services anytime, anywhere through the Superbank
aplikasi Superbank.                                     app.                                                     Saku by Superbank
Pendekatan ini mendukung peningkatan aksesibilitas      This approach supports increased accessibility
layanan keuangan, khususnya bagi masyarakat yang        of financial services, particularly for underserved      Saku adalah rekening tabungan tambahan untuk
kurang terlayani. Superbank menekankan transparansi     communities. Superbank emphasizes transparency           membantu mengalokasikan uang nasabah sesuai
dan kesederhanaan dalam desain produk serta             and simplicity in product design and customer            dengan alokasi kebutuhan nasabah. Saku juga dapat
pengalaman nasabah, dengan proses onboarding            experience, with a fully digital onboarding process      diberi nama untuk menyesuaikan dengan alokasi dari
yang sepenuhnya digital dan dapat diselesaikan dalam    that can be completed in minutes. Customers can          nasabah.
hitungan menit. Nasabah dapat mengakses berbagai        access a variety of banking services, including
layanan perbankan, termasuk transaksi harian dan        daily transactions and loan applications, through an     Saku is an additional savings account designed to
pengajuan pinjaman, melalui antarmuka yang intuitif     intuitive interface supported by technology, including   help allocate customers’ money according to their
yang didukung oleh pemanfaatan teknologi, termasuk      automated processes and AI-based credit scoring, to      specific needs. Saku can also be named to match
proses otomatis dan penilaian kredit berbasis AI,       improve service efficiency and speed approval and        the customer’s allocation preferences.
untuk meningkatkan efisiensi layanan serta kecepatan    disbursement.
persetujuan dan pencairan dana.

Superbank terus berinovasi dalam menyediakan            Superbank continues to innovate in providing digital
produk dan layanan perbankan digital melalui aplikasi   banking products and services through the Superbank
Superbank yang didukung oleh infrastruktur digital      app, which is supported by a reliable and secure
yang andal dan aman. Seluruh produk yang ditawarkan     digital infrastructure. All products offered have been   Celengan by Superbank
telah memperoleh persetujuan dari Bank Indonesia,       approved by Bank Indonesia, the Financial Services
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan otoritas terkait      Authority (OJK), and other relevant authorities, and     Celengan adalah jenis tabungan di Superbank yang
lainnya, serta mematuhi ketentuan peraturan yang        comply with applicable regulations.                      melakukan proses menabung secara otomatis,
berlaku.                                                                                                         dengan 2 pilihan metode menabung yaitu dengan
                                                                                                                 Auto-Isi atau Tanpa-Auto-Isi. Jumlah tabungan
                                                                                                                 akan disesuaikan dengan jumlah pengisian yang
                                                                                                                 dipilih oleh nasabah. Nasabah berkesempatan untuk
                                                                                                                 mendapatkan bunga lebih tinggi hingga 10% p.a. dan
                                                                                                                 saldo dapat dicairkan kapan saja.

                                                                                                                 Celengan by Superbank is a savings account offered by
                                                                                                                 Superbank, known as “Celengan,” is a type of savings
                                                                                                                 account that enables automatic saving. There are two
                                                                                                                 available methods for saving: Auto-Fill or Non-Auto-
                                                                                                                 Fill. The amount saved will be adjusted based on the
                                                                                                                 chosen deposit frequency by the customer. Customers
                                                                                                                 have the opportunity to earn a higher interest rate of
                                                                                                                 up to 10% p.a. and the balance can be withdrawn at
                                                                                                                 any time.


                                                                                                          108                                                                                         109
Page 56
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                          Good Corporate Governance Report


                                                               Superbank di Grab
                                                               Superbank x Grab Integration

                                                               Kolaborasi Superbank dengan Grab mengintegrasikan
                                                               layanan perbankan ke ekosistem Grab melalui
Deposito by Superbank                                          direct debit dan in-app onboarding, memungkinkan
                                                               pembayaran otomatis, pembukaan rekening langsung
                                                               di aplikasi Grab, serta same-day settlement bagi
Produk Deposito adalah produk tabungan dalam                   mitra/merchant guna mendorong adopsi pengunaan
bentuk deposito berjangka yang dapat diakses                   layanan Superbank.
melalui aplikasi Superbank dengan manfaat berupa
bunga sampai dengan 7,5% p.a. dengan tenor                     Superbank’s collaboration with Grab integrates
deposito dimulai dari 7 hari penempatan dan opsi               digital banking services into the Grab ecosystem
untuk mencairkan Deposito sebelum tanggal jatuh                through direct debit and in-app onboarding, enabling
tempo tanpa adanya biaya admin.                                automatic payments, instant account opening within
                                                               the Grab app, and same-day settlement for partners/
Deposito is a savings product in the form of a deposit         merchants to drive the adoption of Superbank’s
that can be accessed through the application, offering         services.
benefits with interest rates of up to 7.5% p.a. Where
the term can start as early as 7 days and can be
withdrawn earlier before the maturity date without any
administrative fees.

                                                               OVO Nabung by Superbank

                                                               OVO Nabung adalah kolaborasi Superbank dan OVO
                                                               yang memungkinkan pembukaan tabungan digital
                                                               Superbank di aplikasi OVO melalui satu klik, dengan
                                                               bunga hingga 5% p.a. dan transaksi yang seamless.

                                                               OVO Nabung is a collaboration between Superbank
                                                               and OVO that enables one-click account opening
                                                               for Superbank’s digital savings within the OVO app,
QRIS                                                           offering interest rates of up to 5% p.a. with seamless
                                                               transactions.

QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard)
merupakan    solusi  pembayaran     populer   di
Indonesia yang telah diadopsi jutaan merchant,
dan kini Superbank menghadirkan fitur QRIS yang
memungkinkan nasabah melakukan pembayaran
dengan memindai QR code merchant.                              Kartu Untung
                                                               Lucky Pocket
QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) is
a widely adopted payment solution in Indonesia, and            Kartu Untung adalah kolaborasi Superbank dan
Superbank now offers QRIS, enabling customers to               KakaoBank yang memberikan hadiah uang tunai
make payments by simply scanning the merchant’s                harian kepada nasabah melalui satu kali menabung
QR code.                                                       dan pemilihan Kartu Untung setiap hari, dengan hadiah
                                                               langsung ke Tabungan Utama serta kesempatan
                                                               kartu ekstra bagi nasabah yang rutin mengakses fitur
                                                               selama 7 hari berturut-turut.

                                                               Kartu Untung is a collaboration between Superbank
                                                               and KakaoBank that offers customers daily cash
                                                               rewards by saving once and selecting a Kartu Untung
                                                               each day, with prizes credited directly to the main
                                                               savings account and additional chances for customers
                                                               who participate consistently for 7 consecutive days.




                                                         110                                                                                         111
Page 57
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                        Good Corporate Governance Report


                                                                                                                   PERTUMBUHAN NASABAH &                                     CUSTOMER GROWTH &
                                                                                                                   AKTIVITAS TRANSAKSI                                       TRANSACTION ACTIVITY

Penyediaan layanan transaksi perbankan yang              Providing reliable banking transaction services           Hingga akhir tahun 2025, Superbank melayani sekitar       By the end of 2025, Superbank served approximately
andal merupakan salah satu pilar utama Superbank         remains a fundamental pillar of Superbank’s               5,9 juta nasabah dengan total Dana Pihak Ketiga           5.9 million customers, with total Third-Party Funds
dalam mendukung aktivitas ekonomi nasabah.               commitment to supporting the financial requirements       (DPK) sebesar Rp11,8 triliun. Sejak peluncuran aplikasi   (TPF) amounting to IDR 11.8 trillion. Since the launch
Bank telah menghadirkan solusi transfer antar bank       of our customers. The Bank has implemented a              Superbank pada Juni 2024, basis nasabah digital           of the Superbank application in June 2024, the
melalui aplikasi Superbank yang dirancang untuk          comprehensive interbank transfer solution within the      mencatat pertumbuhan yang signifikan, meningkat           digital customer base has recorded strong growth,
memberikan fleksibilitas penuh dalam pengiriman          Superbank app, engineered to offer maximum flexibility    dari 20 ribu nasabah pada April 2024 menjadi 2,8 juta     increasing from fewer than 20 thousand customers
dana maupun pemrosesan pembayaran harian.                for fund transfers and daily payment processing.          nasabah pada akhir 2024, dan hampir mencapai 6            in April 2024 to 2.8 million customers by the end of
Dengan mengadopsi standar teknologi BI-FAST dan          By leveraging BI-FAST and RTOL technology                 juta nasabah pada akhir 2025. Pertumbuhan tersebut        2024, and reaching nearly 6 million customers by
RTOL, Bank memastikan bahwa setiap transaksi             standards, the Bank ensures that every transaction is     terutama didorong oleh optimalisasi saluran digital       the end of 2025. This growth was primarily driven by
dilakukan dengan efisiensi tinggi, waktu penyelesaian    executed with optimal efficiency, instant settlement,     serta integrasi dengan ekosistem Grab dan OVO, yang       the optimization of digital channels and integration
yang instan, serta standar keamanan perbankan yang       and the highest standards of banking security.            berkontribusi hampir mencapai 60% terhadap total          with the Grab and OVO ecosystems, which together
ketat.                                                                                                             akuisisi nasabah selama tahun 2025.                       accounted close to 60% of total customer acquisitions
                                                                                                                                                                             throughout 2025.
Untuk memperkuat posisi pasar dan meningkatkan           To further solidify our market position and enhance
retensi nasabah, Superbank memberikan keunggulan         customer retention, Superbank provides a distinct         Pendekatan Superbank dalam akuisisi dan customer          Superbank’s approach to customer acquisition and
kompetitif melalui kebijakan bebas biaya transaksi       competitive advantage through a complimentary             engagement berfokus pada integrasi yang erat              engagement focuses on deep integration with its
hingga 200 kali per bulan. Kebijakan ini merupakan       transfer quota of up to 200 transactions per month.       dengan ekosistem pemegang saham. Ekosistem                shareholder ecosystems. This integrated ecosystem
bagian dari strategi Bank untuk memposisikan aplikasi    This initiative is a core component of the Bank’s         terintegrasi ini memungkinkan proses onboarding           enables a more efficient digital onboarding
Superbank sebagai pusat aktivitas finansial nasabah      strategy to establish the Superbank app as a central      digital yang lebih efisien sekaligus memperluas           process and expands access to financial services
yang efisien dan ekonomis.                               hub for efficient, cost-effective financial management.   akses layanan ke segmen masyarakat yang kurang            for underserved segments through embedded
                                                                                                                   terlayani, melalui fitur embedded onboarding seperti      onboarding features, such as in-app account opening
Selain penguatan fitur internal, strategi pengembangan   Beyond internal feature enhancement, the Bank’s           pembukaan rekening langsung dan fungsi debit di           and debit functionality within the Grab application, as
produk Bank juga difokuskan pada perluasan               product development strategy prioritizes expanding        dalam aplikasi Grab, serta promosi yang ditargetkan       well as targeted promotions for MSMEs and digital
jangkauan melalui kemitraan strategis. Superbank         our reach through strategic ecosystem partnerships.       bagi UMKM dan pelaku usaha mikro digital. Dengan          micro-entrepreneurs. By leveraging digital platforms
tengah berada dalam tahap pengembangan integrasi         Superbank is actively advancing integrations with         memanfaatkan platform digital yang memiliki basis         with a broad and established user base, Superbank
dengan berbagai mitra ekosistem strategis di             leading partners across Indonesia to facilitate           pengguna yang luas, Superbank mampu menjangkau            is able to reach customers more inclusively, including
Indonesia. Melalui integrasi ini, Bank bertujuan untuk   a broader array of payment mechanisms and                 nasabah secara lebih inklusif, termasuk kelompok          those with limited access to conventional banking
menghadirkan kemudahan mekanisme pembayaran              personalized reward systems. These efforts are            yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan         services.
yang lebih luas serta sistem penghargaan (rewards)       designed to foster a sustainable financial ecosystem      perbankan konvensional.
yang terpersonalisasi, guna menciptakan ekosistem        that delivers long-term value to all stakeholders.
finansial yang berkelanjutan dan memberikan nilai                                                                  Selain pertumbuhan jumlah nasabah, Superbank juga         In addition to customer growth, Superbank also
lebih bagi setiap pemangku kepentingan.                                                                            mencatat peningkatan yang signifikan dalam volume         recorded a significant increase in daily transaction
                                                                                                                   transaksi harian. Sejak peluncuran publik pada Juni       volumes. Since its public launch in June 2024,
                                                                                                                   2024, jumlah transaksi meningkat dari sekitar 131 ribu    daily transactions have risen from 141 thousand
                                                                                                                   transaksi per hari pada akhir 2024 menjadi sekitar        transactions per day to around 1.2 million transactions
                                                                                                                   1,2 juta transaksi per hari pada akhir Desember 2025.     per day by the end of December 2025. This increase
                                                                                                                   Peningkatan ini mencerminkan tingginya tingkat            reflects the high level of utility and relevance of
                                                                                                                   utilitas serta relevansi produk dan layanan Superbank     Superbank’s products and services in supporting
                                                                                                                   dalam mendukung kebutuhan transaksi nasabah               customers’ daily financial activities.
                                                                                                                   sehari-hari.


                                                                                                                            Jumlah Nasabah Digital                                    Total Transaksi Harian
                                                                                                                            Total Digital Customers                                   Total Daily Transaction

                                                                                                                                                           Juta
                                                                                                                                                       5,9 Million
                                                                                                                          +112%                                                                                        Juta
                                                                                                                                                                                                                   1,2 Million
                                                                                                                                   yoy                                            +847%
                                                                                                                                                                                             yoy


                                                                                                                                             Juta
                                                                                                                                         2,8 Million                                                    Ribu
                                                                                                                                                                                                    131 Thousand




                                                                                                                                           2024          2025                                        2024           2025
                                                                                                             112                                                                                                                   113
Page 58
    Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                      Good Corporate Governance Report



    PENYALURAN DANA DAN                                     LOAN DISTRIBUTION AND
    PRODUK PINJAMAN SUPERBANK                               LENDING PRODUCTS OF SUPERBANK                               b) Loan Partnership                                     b) Loan Partnership

    Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Superbank          In carrying out its business activities, Superbank          Untuk memperluas jangkauan layanan ke segmen            To expand its service reach to the underbanked
    berfokus pada pelaksanaan fungsi intermediasi           focuses on implementing the banking intermediation          underbanked dan unbanked di Indonesia, Superbank        and unbanked segments in Indonesia, Superbank
    perbankan dengan terus meningkatkan kualitas            function by continuously improving the quality of           menerapkan strategi penyaluran pinjaman melalui         implements a lending strategy through strategic
    layanan, khususnya melalui penyaluran kredit kepada     services, particularly through credit distribution to       kemitraan strategis dengan perusahaan pembiayaan        partnerships with digital-based financing companies,
    pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)          Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) and            berbasis digital, lembaga multifinance, serta entitas   multifinance institutions, and other related entities.
    serta masyarakat underbanked. Portofolio pinjaman       the underbanked community. The Company's loan               terkait lainnya.
    Bank terdiri atas dua kategori utama, yaitu: (1)        portfolio consists of two main categories, namely: (1)
    Pinjaman Ritel dan UMKM; serta (2) Pinjaman Non-Ritel   Retail and MSME Loans; and (2) Non-Retail and Non-          Model kemitraan ini memungkinkan Superbank untuk        This partnership model allows Superbank to leverage
    dan Non-UMKM. Pinjaman Ritel dan UMKM mencakup          MSME Loans. Retail and MSME Loans include PAS loan          memanfaatkan ekosistem mitra dalam menjangkau           its partner ecosystem to reach segments of society
    produk pinjaman PAS serta penyaluran kredit melalui     products and credit distribution through partnerships       segmen masyarakat yang belum atau kurang                that are unserved or underserved by formal banking
    kemitraan dengan ekosistem Superbank. Sementara         with the Company's ecosystem. Meanwhile, Non-               terlayani oleh layanan perbankan formal, sekaligus      services, while maximizing the scale and impact
    itu, Pinjaman Non-Ritel dan Non-UMKM meliputi           Retail and Non-MSME Loans include non-digital loans         memaksimalkan skala dan dampak penyaluran               of financing disbursement. Under this scheme,
    pinjaman non-digital yang pada umumnya diberikan        that are generally provided to financial institutions       pembiayaan. Dalam skema tersebut, Superbank             Superbank assumes credit risk on loans granted to
    kepada institusi keuangan dan perusahaan lainnya.       and other companies.                                        menanggung risiko kredit atas pinjaman yang             customers, with risk-sharing arrangements, if any,
                                                                                                                        diberikan kepada nasabah, dengan pengaturan             specifically stipulated in each partnership agreement.
                                                                                                                        pembagian risiko, apabila ada, diatur secara khusus
                                                                                                                        dalam masing-masing perjanjian kemitraan.
    PINJAMAN RITEL DAN UMKM                                 RETAIL AND MSME LOAN


a) Pinjaman Atur Sendiri (PAS)                              a) Pinjaman Atur Sendiri (PAS)


PAS merupakan produk pinjaman digital tanpa agunan          PAS is a collateral-free digital loan product that
yang memberikan akses pembiayaan yang mudah dan             provides easy and flexible access to financing through
fleksibel melalui aplikasi Superbank, dengan seluruh        the Superbank app, with the entire process, from            PINJAMAN NON-RITEL DAN UMKM                             NON-RETAIL AND MSME LOAN
proses mulai dari pengajuan hingga pelunasan                application to repayment, conducted digitally. The
dilakukan secara digital. Produk ini menawarkan limit       product offers a loan limit of up to IDR 100 million
pinjaman hingga Rp100 juta yang ditetapkan secara           determined individually based on the customer’s             Selain pinjaman ritel dan UMKM, Superbank juga          In addition to retail and MSME loans, Superbank also
individual berdasarkan profil risiko, pendapatan, dan       risk profile, income, and other relevant factors,           menyediakan pembiayaan kepada perusahaan                provides financing to finance companies, multifinance
faktor relevan lainnya, dengan proses persetujuan           supported by a fast and efficient approval process.         pembiayaan, lembaga multifinance, serta institusi       institutions, and other institutions. These funds
yang cepat dan efisien. PAS juga dilengkapi fasilitas       PAS also features a revolving credit facility that allows   lainnya. Dana tersebut selanjutnya dimanfaatkan         are then used by partners to disburse loans to end
kredit bergulir (revolving) yang memungkinkan               customers to reuse their available limit as repayments      oleh mitra untuk menyalurkan pinjaman kepada            borrowers or as working capital to support daily
penggunaan kembali limit seiring pelunasan pinjaman,        are made, with interest rates starting from 0.05% flat      debitur akhir atau digunakan sebagai modal kerja        business activities. Under this scheme, Superbank
serta suku bunga mulai dari 0,05% flat per hari dengan      per day and installment payments made via automatic         dalam mendukung kegiatan usaha sehari-hari.             acts as a lender to the finance company, while the
pembayaran angsuran melalui pendebetan otomatis             debit from the customer’s Main Savings Account.             Dalam skema ini, Superbank bertindak sebagai            partners are responsible for the origination and
dari Tabungan Utama nasabah.                                                                                            pemberi pinjaman kepada perusahaan pembiayaan,          management of loans to each customer, in accordance
                                                                                                                        sementara mitra bertanggung jawab atas proses           with applicable terms and risk management.
.                                                                                                                       origination dan pengelolaan pinjaman kepada masing-
                                                                                                                        masing nasabahnya, sesuai dengan ketentuan dan
                                                                                                                        pengaturan risiko yang berlaku.

                                                                                                                        Di samping itu, Superbank masih mengelola portofolio    In addition, Superbank still manages a loan portfolio
                                                                                                                        pinjaman yang berasal dari model bisnis sebelum         derived from its pre-digital bank business model. This
                                                                                                                        transformasi menjadi bank digital. Portofolio ini       portfolio includes traditional loan products, including
                                                                                                                        mencakup produk pinjaman tradisional, termasuk          collateral-based loans provided to MSMEs and other
                                                                                                                        pinjaman berbasis agunan yang diberikan kepada          borrowers, which are being gradually managed and
                                                                                                                        UMKM maupun debitur lainnya, yang secara bertahap       adjusted as Superbank transitions to a digital-first
                                                                                                                        dikelola dan disesuaikan seiring dengan transisi        strategy.
                                                                                                                        Superbank menuju strategi digital-first.




                                                                                                                  114                                                                                                                115
Page 59
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                      Good Corporate Governance Report




                                                                                                                   Pada tahun 2025, kemitraan strategis dengan               In 2025, Superbank’s strategic partnership with the
 Aspek Pemasaran                                                                                                   ekosistem Bank menjadi salah satu pendorong
                                                                                                                   utama dalam memperluas jangkauan pemasaran dan
                                                                                                                                                                             bank's ecosystem became a key driver in expanding
                                                                                                                                                                             its marketing reach and overall business impact.
                                                                                                                   dampak bisnis Superbank. Melalui rilis media bersama      Through joint media releases and various collaborative
 dan Branding                                                                                                      dan berbagai inisiatif kolaboratif, Superbank berhasil
                                                                                                                   meningkatkan visibilitas brand sekaligus memperluas
                                                                                                                                                                             initiatives, Superbank successfully enhanced brand
                                                                                                                                                                             visibility while broadening access to inclusive
                                                                                                                   akses terhadap pembiayaan yang inklusif bagi segmen       financing for underserved segments of society. This
 Marketing and Branding Aspect                                                                                     masyarakat underserved. Sinergi ini berkontribusi         synergy contributed meaningfully to accelerating
                                                                                                                   nyata dalam mempercepat inklusi keuangan dan              financial inclusion and strengthening Superbank’s
                                                                                                                   memperkuat peran Superbank sebagai bagian dari            role within the broader digital ecosystem.
                                                                                                                   ekosistem digital yang lebih luas.

                                                                                                                   Sebagai wujud komitmen terhadap pemberdayaan              As part of its commitment to customer empowerment,
                                                                                                                   nasabah,      Superbank      juga    secara       aktif   Superbank actively conducted a range of financial
                                                                                                                   menyelenggarakan       berbagai   program      literasi   literacy programs throughout 2025. These programs
                                                                                                                   keuangan sepanjang tahun 2025. Program ini                were delivered through various formats, ranging
AKTIVITAS PEMASARAN                                     MARKETING ACTIVITIES                                       dilaksanakan melalui berbagai format, mulai dari          from offline seminars and educational webinars to
                                                                                                                   seminar tatap muka, webinar edukatif, hingga konten       financial content consistently shared across social
                                                                                                                   finansial yang disajikan secara konsisten di platform     media platforms. Through this approach, Superbank
                                                                                                                   media sosial. Melalui pendekatan ini, Superbank           sought to reach diverse segments of society and
                                                                                                                   berupaya menjangkau berbagai lapisan masyarakat           equip customers with the knowledge and confidence
                                                                                                                   dan membekali nasabah dengan pengetahuan                  needed to make more informed financial decisions.
                                                                                                                   serta kepercayaan diri dalam mengambil keputusan
                                                                                                                   keuangan yang lebih baik.

                                                                                                                   Keberhasilan strategi pemasaran dan branding yang         The success of this holistic marketing and branding
                                                                                                                   holistik ini tecermin dalam berbagai pencapaian yang      strategy is reflected in Superbank’s achievements
                                                                                                                   diraih Superbank sepanjang tahun 2025, termasuk           throughout 2025, including a series of prestigious
                                                                                                                   serangkaian penghargaan bergengsi, yang dengan            awards, which are proudly presented below:
                                                                                                                   bangga kami sajikan di bawah ini:

Sepanjang tahun 2025, Superbank secara aktif            Throughout 2025, Superbank actively implemented            •   Indonesia’s Top 20 Chief Marketing Officers of        •   Indonesia’s Top 20 Chief Marketing Officers of
mengimplementasikan strategi pemasaran dan              its marketing and branding strategies through                  2025 by The Iconomics (31 Jan 2025)                       2025 by The Iconomics (31 Jan 2025)
branding melalui berbagai inisiatif yang dirancang      various initiatives designed to strengthen awareness,      •   Best Digital Bank 2025 by Infobank-Isentia Digital    •   Best Digital Bank 2025 by Infobank-Isentia
untuk memperkuat awareness, meningkatkan                increase engagement, and encourage the use of                  Brand Appreciation 2025 (20 Mar 2025)                     Digital Brand Appreciation 2025 (20 Mar 2025)
engagement, dan mendorong pemanfaatan layanan           digital transaction services. Promotional activities       •   Best Deposito Bank Umum Konvensional 2025 by          •   Best Deposito Bank Umum Konvensional 2025 by
transaksi digital. Aktivitas promosi dilakukan secara   were carried out dynamically across multiple channels,         Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation 2025          Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation 2025
dinamis melalui berbagai saluran, diantaranya           including interactive social media campaigns and               (20 Mar 2025)                                             (20 Mar 2025)
kampanye media sosial yang interaktif dan inisiatif     targeted advertising initiatives, to ensure that           •   Best Tabungan Bank Umum Konvensional 2025             •   Best Tabungan Bank Umum Konvensional 2025
periklanan yang tertarget, guna memastikan pesan        the brand message was effectively conveyed to                  by Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation            by Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation
brand tersampaikan secara efektif kepada segmen         relevant customer segments. These activities were              2025 (20 Mar 2025)                                        2025 (20 Mar 2025)
nasabah yang relevan. Seluruh aktivitas ini dirancang   designed to highlight the flexibility and innovation of    •   Best Bank Umum Konvensional 2025 by                   •   Best Bank Umum Konvensional 2025 by
untuk menonjolkan keunggulan fleksibilitas dan          Superbank’s services, while reinforcing its positioning        Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation 2025          Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation 2025
inovasi layanan Superbank, sekaligus memperkuat         as a digital bank that is relevant to the evolving needs       (20 Mar 2025)                                             (20 Mar 2025)
posisi bank dengan layanan digital yang relevan         of the community.                                          •   3rd Best Overall Digital Bank 2025 by Infobank-       •   3rd Best Overall Digital Bank 2025 by Infobank-
sesuai dengan kebutuhan masyarakat.                                                                                    Isentia Digital Brand Appreciation 2025 (20 Mar           Isentia Digital Brand Appreciation 2025 (20 Mar
                                                                                                                       2025)                                                     2025)
Fokus pada edukasi produk menjadi bagian                A strong focus on product education formed an              •   Top Digital Banks in Asia 2025 by The Banker (17      •   Top Digital Banks in Asia 2025 by The Banker (17
integral dari aktivitas pemasaran sepanjang tahun.      integral part of Superbank’s marketing activities              Apr 2025)                                                 Apr 2025)
Superbank      secara    konsisten   menyampaikan       throughout the year. Superbank consistently
informasi yang komprehensif mengenai produk dan         provided    comprehensive      information   on   its
layanan, termasuk manfaat, risiko, serta mekanisme      products and services, including their benefits,
penggunaan, melalui seluruh kanal komunikasi resmi.     risks, and usage mechanisms, through all official
Pendekatan ini bertujuan untuk memastikan nasabah       communication channels. This approach aimed to
tidak hanya tertarik untuk menggunakan layanan,         ensure that customers were not only interested in
tetapi juga memiliki pemahaman yang memadai             using the services, but also possessed sufficient
dalam memanfaatkan solusi perbankan digital secara      understanding to utilize digital banking solutions in
optimal dan bertanggung jawab.                          an optimal and responsible manner.

                                                                                                             116                                                                                                                 117
Page 60
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                      Good Corporate Governance Report




                                                                                                                    Teknologi Informasi
                                                                                                                    Information Technology
STRATEGI BRANDING & PEMASARAN                          BRANDING & MARKETING STRATEGY


Dalam menghadapi persaingan industri perbankan         Facing increasingly dynamic competition in the
digital yang semakin dinamis, Superbank secara         digital banking industry, Superbank consistently
konsisten memperkuat strategi branding untuk           strengthens its branding strategy to affirm its position
menegaskan posisinya sebagai bank dengan               as an innovative, relevant, and customer-focused
layanan digital yang inovatif, relevan, dan berfokus   bank with digital services. This strategy is aimed not
pada kebutuhan nasabah. Strategi ini diarahkan         only at increasing brand visibility but also at building
tidak hanya untuk meningkatkan visibilitas merek,      a strong and sustainable value perception through
tetapi juga untuk membangun persepsi nilai yang        every customer interaction, in line with technological
kuat dan berkelanjutan melalui setiap interaksi        developments and evolving consumer behavior.
dengan nasabah, sejalan dengan perkembangan
teknologi dan perubahan perilaku masyarakat.

Ke depan, Superbank akan terus mengimplementasikan     Going forward, Superbank will continue to implement
strategi pemasaran dan branding yang terintegrasi      an integrated marketing and branding strategy through
melalui pendekatan multi-kanal yang adaptif.           an adaptive multi-channel approach. The optimization
Optimalisasi kanal digital dan offline, pemanfaatan    of digital and offline channels, data utilization, and the
data, serta penyampaian pesan yang konsisten           delivery of consistent and targeted messaging remain
dan tepat sasaran menjadi fokus utama untuk            key focus areas to enhance the appeal of products and
meningkatkan daya tarik produk dan layanan serta       services and sustainably expand the brand’s reach.
memperluas jangkauan brand secara berkelanjutan.

Edukasi produk tetap menjadi elemen penting dalam      Product education remains a crucial element of
aktivitas pemasaran. Seluruh komunikasi diarahkan      Superbank’s marketing activities. All communications
untuk memastikan nasabah memahami manfaat,             are designed to ensure customers have a
risiko, dan tata cara penggunaan produk secara         comprehensive understanding of the benefits, risks,
komprehensif, sebagai bagian dari upaya membangun      and usage of each product, as part of an effort to
kepercayaan dan hubungan jangka panjang melalui        build trust and foster long-term relationships through
informasi yang transparan dan mudah dipahami.          transparent and easy-to-understand information.              Bagi Superbank, teknologi merupakan fondasi utama      For Superbank, technology serves as the primary
                                                                                                                    dalam menjalankan seluruh aktivitas bisnis. Sejak      foundation for conducting all business activities.
Selain itu, kemitraan strategis, khususnya dengan      Furthermore, strategic partnerships—particularly             awal, Superbank mengembangkan model perbankan          From the outset, Superbank has developed a
ekosistem     akan   terus   dikembangkan      untuk   with the Grab group—will continue to be strengthened         digital yang mengandalkan kapabilitas teknologi        digital banking model that relies on technological
meningkatkan visibilitas brand dan mempercepat         to increase brand visibility and accelerate business         sebagai penggerak utama inovasi, pertumbuhan,          capabilities as a key driver of innovation, growth, and
skala bisnis. Melalui kolaborasi ini, Superbank        scale. Through this collaboration, Superbank seeks           dan keunggulan kompetitif. Infrastruktur dan sistem    competitive advantage. Superbank’s technology
berupaya memperluas akses pembiayaan yang              to expand access to responsible financing for                teknologi Superbank dirancang untuk mendukung          infrastructure and systems are designed to support
bertanggung jawab bagi segmen underserved              underserved segments while supporting financial              pengambilan keputusan yang cepat, pengelolaan          rapid decision-making, effective risk management,
sekaligus mendukung penguatan inklusi keuangan di      inclusion in Indonesia. In line with this commitment,        risiko yang terukur, serta penyediaan layanan yang     and the delivery of relevant and reliable services to
Indonesia. Sejalan dengan hal tersebut, Superbank      Superbank also continues to enhance public financial         relevan dan andal bagi nasabah.                        customers.
juga melanjutkan komitmennya dalam meningkatkan        literacy through sustainable and relevant educational
literasi keuangan masyarakat melalui program edukasi   programs.                                                    Strategi teknologi Superbank pada tahun 2025,          Superbank’s technology strategy in 2025 is
yang berkelanjutan dan relevan.                                                                                     dilakukan secara terintegrasi melalui tiga fokus       implemented in an integrated manner through
                                                                                                                    utama, yaitu pemanfaatan AI dan analitik data;         three main focus areas: the utilization of artificial
                                                                                                                    penguatan platform digital yang tangguh dan terukur;   intelligence and data analytics, the strengthening
                                                                                                                    serta penerapan tata kelola dan keamanan siber         of a robust and scalable digital platform, and the
                                                                                                                    yang menyeluruh. Pendekatan ini memungkinkan           implementation of comprehensive technology
                                                                                                                    Superbank untuk meningkatkan kualitas layanan,         governance and cybersecurity. This approach
                                                                                                                    menjaga ketahanan operasional, dan menciptakan nilai   enables Superbank to enhance service quality,
                                                                                                                    jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.      maintain operational resilience, and create long-
                                                                                                                                                                           term value for all stakeholders.



                                                                                                              118                                                                                                                    119
Page 61
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                      Good Corporate Governance Report




           Pemanfaatan AI

 A.        dan Analitik Data
           Utilization of AI
           and Data Analytics
                                                                                                                          CAPAIAN KINERJA TEKNOLOGI INFORMASI
                                                                                                                          PADA TAHUN 2025
                                                                                                                                                                              INFORMATION TECHNOLOGY
                                                                                                                                                                              PERFORMANCE ACHIEVEMENTS IN 2025

                                                                       Platform Digital yang
Superbank secara aktif memanfaatkan AI dan analitik                                                                       Sepanjang tahun 2025, Superbank mencatat sejumlah   Throughout 2025, Superbank recorded several
data untuk mendukung berbagai proses bisnis utama,
mulai dari akuisisi nasabah hingga pengelolaan
portofolio dan layanan perbankan. Integrasi
                                                             B.        Handal dan Terukur
                                                                       Reliable and Scalable
                                                                       Digital Platform
                                                                                                                          pencapaian signifikan dalam penguatan keamanan
                                                                                                                          dan kepatuhan teknologi informasi, sejalan dengan
                                                                                                                          komitmen Bank dalam menjaga integritas sistem,
                                                                                                                                                                              significant    achievements    in  strengthening
                                                                                                                                                                              information technology security and compliance,
                                                                                                                                                                              in line with the Bank’s commitment to maintaining
data dari ekosistem mitra strategis memberikan                                                                            melindungi data, serta memastikan kepatuhan         system integrity, protecting data, and ensuring
pemahaman yang lebih komprehensif terhadap profil           Pengembangan produk dan layanan Superbank                     terhadap ketentuan regulator.                       compliance with regulatory requirements.
dan kebutuhan nasabah, sehingga memungkinkan                didukung oleh arsitektur sistem yang berbasis cloud
penyediaan layanan yang lebih tepat sasaran.                dan dirancang untuk skalabilitas tinggi. Platform
                                                            digital Superbank memungkinkan pengelolaan
Teknologi berbasis AI diterapkan dalam proses               volume transaksi yang terus meningkat secara stabil,               Penguatan Sistem Kepatuhan                           Strengthening the Information
penilaian kredit, pemantauan transaksi, serta
pencegahan fraud secara real-time, guna memastikan
                                                            serta mendukung kolaborasi dengan mitra strategis
                                                            melalui integrasi sistem yang aman dan fleksibel.             1.   Teknologi Informasi                            1.    Technology Compliance System
keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan
pengelolaan risiko. Selain itu, AI juga dimanfaatkan        Keandalan sistem menjadi prioritas utama dalam                Superbank berhasil mengembangkan sistem             Superbank successfully developed an integrated
untuk meningkatkan pengalaman nasabah melalui               pengelolaan      teknologi    informasi  Superbank.           regulatory inventory yang terintegrasi untuk        regulatory inventory system to ensure compliance
layanan digital yang responsif dan personal, sekaligus      Infrastruktur teknologi dirancang dengan mekanisme            memastikan     kepatuhan    terhadap  berbagai      with various regulatory requirements, including
mendorong efisiensi operasional melalui otomatisasi         redundansi dan pemulihan bencana yang memadai,                ketentuan regulator, termasuk Otoritas Jasa         those issued by the Financial Services Authority
proses internal.                                            sehingga mampu menjaga kesinambungan layanan                  Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), Lembaga        (OJK), Bank Indonesia (BI), the Indonesia Deposit
                                                            dan memenuhi standar ketersediaan sistem yang                 Penjamin Simpanan (LPS), dan Pusat Pelaporan        Insurance Corporation (LPS), and the Financial
Superbank actively leverages AI and data analytics to       ditetapkan oleh Superbank.                                    dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Sistem     Transaction Reports and Analysis Center
support key business processes, ranging from customer                                                                     ini mendukung pemantauan kewajiban regulasi         (PPATK). This system supports more structured
acquisition to portfolio management and banking                                                                           secara lebih terstruktur dan meningkatkan           monitoring of regulatory obligations and enhances
services. The integration of data from an ecosystem         Superbank’s product and service development is                efektivitas pengelolaan kepatuhan teknologi         the effectiveness of information technology
of strategic partners provides a more comprehensive         supported by a cloud-based system architecture                informasi.                                          compliance management.
understanding of customer profiles and needs, enabling      designed for high scalability. The digital platform enables
the delivery of more targeted and responsible services.     the stable management of increasing transaction volumes
                                                            and supports collaboration with strategic partners                  Penerapan Standar Keamanan                           Implementation of Best Practice–
AI-based technologies are applied in credit assessment,
transaction monitoring, and real-time fraud prevention
                                                            through secure and flexible system integration.
                                                                                                                           2.   Informasi Sesuai Praktik Terbaik               2.    Based Information Security
to ensure a balance between business growth and             System reliability remains a top priority in Superbank’s
effective risk management. Furthermore, AI is utilized to   information technology management. The technology              Dalam rangka melindungi data dan meningkatkan       To protect data and enhance resilience against
enhance the customer experience through responsive          infrastructure is designed with adequate redundancy            ketahanan terhadap ancaman siber, Superbank         cyber threats, Superbank implemented various
and personalized digital services, while simultaneously     and disaster recovery mechanisms to ensure service             telah menerapkan berbagai standar keamanan          information security standards, including the ISO
improving operational efficiency through the automation     continuity and compliance with the Bank’s system               informasi,   termasuk    mengimplementasikan        27001 framework, an international standard for
of internal processes.                                      availability standards.                                        kerangka kerja ISO 27001 sebagai standar            information security management. The adoption of
                                                                                                                           internasional dalam pengelolaan keamanan            this standard ensures the protection of sensitive
                                                                                                                           informasi. Penerapan standar ini memastikan         data and information, while strengthening
                                                                                                                           perlindungan atas data dan informasi sensitif,      information security governance to remain

      C.       Tata Kelola Teknologi Informasi dan Keamanan Siber
               Information Technology Governance and Cybersecurity
                                                                                                                           sekaligus memperkuat tata kelola keamanan
                                                                                                                           informasi agar senantiasa relevan terhadap
                                                                                                                           dinamika dan perkembangan risiko siber.
                                                                                                                                                                               responsive to evolving cyber risk dynamics.



Superbank menerapkan tata kelola teknologi informasi dan keamanan siber yang kuat untuk melindungi data,
sistem, dan kepentingan nasabah melalui kerangka pengelolaan keamanan informasi yang selaras dengan
standar internasional serta ketentuan regulator di Indonesia. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada
perlindungan sistem, tetapi juga pada pencegahan dan kesiapan menghadapi risiko siber melalui pemantauan
berkelanjutan, pengujian keamanan secara berkala, serta integrasi aspek keamanan sejak tahap perancangan
sistem, guna menjaga keandalan layanan digital dan kepercayaan nasabah.

Superbank implements strong information technology governance and cybersecurity practices to safeguard customer
data, systems, and interests through an information security management framework aligned with international
standards and applicable regulatory requirements in Indonesia. This approach extends beyond system protection
to include proactive risk prevention and preparedness, supported by continuous system monitoring, regular security
testing, and the integration of security considerations from the system design stage, to maintain the reliability of
digital services and customer trust.


                                                                                                                    120                                                                                                          121
Page 62
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                 Good Corporate Governance Report




      Penguatan Keamanan Siber dan                        Strengthening Cybersecurity                         FOKUS STRATEGI PENGEMBANGAN                               FURTHER STRATEGIC FOCUS ON
3.    Pelindungan Data                              3. and Data Protection                                    TEKNOLOGI INFORMASI KEDEPAN                               THE TECHNOLOGY DEVELOPMENT

Sebagai bagian dari strategi pengamanan siber,      As part of its cybersecurity strategy, Superbank
Superbank melakukan pemantauan berkelanjutan        continuously monitors the implementation of               Ke depan, strategi teknologi informasi Superbank          Going forward, Superbank’s information technology
terhadap penerapan kontrol keamanan serta           security controls and has established a Security          diarahkan untuk memperkuat fondasi digital Bank           strategy is aimed at sustainably strengthening
membentuk Security Operations Center (SOC)          Operations Center (SOC) to detect, monitor, and           secara berkelanjutan, guna mendukung pertumbuhan          the Bank’s digital foundation to support business
untuk mendeteksi, memantau, dan merespons           respond to potential cyber threats in a timely and        bisnis, meningkatkan pengalaman nasabah, serta            growth, enhance customer experience, and ensure
potensi ancaman siber secara cepat dan efektif.     effective manner. To further enhance the security         memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan                regulatory compliance and prudent risk management.
Untuk meningkatkan keamanan aktivitas digital,      of digital activities, the Bank has implemented           pengelolaan risiko yang pruden. Berikut beberapa          The following strategies will be implemented:
Bank juga mengimplementasikan Proxy Server atau     a Proxy Server or Secure Web Gateway as an                strategi yang akan diterapkan kedepannya:
Secure Web Gateway sebagai lapisan perlindungan     additional layer of protection. In addition, a
tambahan. Selain itu, penerapan solusi Data Loss    Data Loss Prevention (DLP) solution has been
Prevention (DLP) dilakukan untuk mencegah           implemented to prevent data leakage and ensure                 •   Superbank      akan     terus    memperkuat      •   Superbank will continue to strengthen its
kebocoran data dan memastikan informasi Bank        that the Bank’s information remains protected from                 infrastruktur dan kapabilitas teknologi              information     technology    infrastructure and
tetap terlindungi dari penyalahgunaan.              misuse.                                                            informasi melalui pemanfaatan teknologi              capabilities by leveraging advanced technologies,
                                                                                                                       terkini, termasuk AI, analitik data, dan cloud       including AI, data analytics, and cloud
                                                                                                                       computing, guna meningkatkan efisiensi               computing, to improve operational efficiency,
                                                                                                                       operasional, pengembangan produk, serta              support product development, and deliver more
                                                                                                                       layanan digital yang lebih personal dan              personalized and integrated digital services.
      Peningkatan Efisiensi Operasional                                                                                terintegrasi. Pengembangan API juga akan             API development will also be expanded to
                                                          Improving Information
4. Teknologi Informasi                              4. Technology Operational Efficiency                               terus dilakukan untuk mendukung integrasi
                                                                                                                       dengan ekosistem digital dan menghadirkan
                                                                                                                                                                            support integration within the digital ecosystem
                                                                                                                                                                            and provide seamless services to customers.
                                                                                                                       layanan yang seamless bagi nasabah.
Superbank juga berhasil meningkatkan efisiensi      Superbank has also improved operational efficiency
operasional melalui pemanfaatan berbagai aplikasi   through the utilization of various applications that           •   Superbank juga akan terus memperkuat             •   In parallel, Superbank will further enhance its
yang mendukung otomatisasi proses teknologi         support the automation of information technology                   sistem     kepatuhan      dan   tata   kelola        compliance and governance systems through the
informasi, termasuk dalam pengelolaan insiden       processes, including IT incident management. This                  melalui    pengembangan       sistem     AML         development of a comprehensive AML framework
TI. Inisiatif ini berkontribusi pada peningkatan    initiative has contributed to faster response times,               yang komprehensif untuk mendukung                    to support financial crime prevention, customer
kecepatan respons, keandalan layanan, serta         improved service reliability, and enhanced overall                 pencegahan         kejahatan       keuangan,         risk management, and compliance with regulatory
efektivitas operasional secara keseluruhan.         operational effectiveness.                                         pengelolaan      risiko    nasabah,     serta        reporting obligations. Digital transformation
                                                                                                                       pemenuhan kewajiban pelaporan kepada                 initiatives for the retail and MSME segments will
                                                                                                                       regulator. Transformasi digital untuk                continue through the development of innovative
                                                                                                                       segmen ritel dan UMKM terus dilanjutkan              digital products and services, supported
                                                                                                                       melalui pengembangan produk dan layanan              by the use of AI for data analysis, process
Melalui berbagai pencapaian tersebut, Superbank     Through these achievements, Superbank is                           digital yang inovatif, didukung pemanfaatan          automation, and improved operational efficiency.
semakin siap menghadapi tantangan di era            increasingly well positioned to address the                        AI untuk analisis data, otomatisasi proses,
digital, dengan sistem teknologi informasi yang     challenges of the digital era, supported by reliable,              dan peningkatan efisiensi operasional.
andal, aman, dan patuh terhadap regulasi,           secure, and regulatory-compliant information
guna mendukung pertumbuhan bisnis yang              technology systems that enable sustainable                     •   Superbank      akan    terus   memperkuat        •   Superbank    will  conitnue   to   strengthen
berkelanjutan.                                      business growth.                                                   manajemen risiko teknologi, khususnya                technology risk management, particularly in
                                                                                                                       keamanan siber, melalui penyempurnaan                the area of cybersecurity, through ongoing
                                                                                                                       kebijakan,    pengendalian,    pemantauan            policy enhancements, control implementation,
                                                                                                                       berkelanjutan, serta pengujian dan simulasi          continuous monitoring, and regular incident
                                                                                                                       respons insiden, termasuk pengelolaan                response testing and simulations, including
                                                                                                                       insiden TI guna menjaga ketahanan sistem             the strengthening of IT incident management,
                                                                                                                       dan stabilitas operasional Bank.                     to maintain system resilience and operational
                                                                                                                                                                            stability.




                                                                                                        122                                                                                                                123
Page 63
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                   Good Corporate Governance Report



                                                                                                               Hingga akhir tahun 2025, Superbank telah                  By the end of 2025, Superbank has solidified its
                                                                                                               mengukuhkan komitmennya terhadap integritas               commitment to integrity and advanced digital
                                                                                                               dan kompetensi digital lanjutan melalui serangkaian       competence via a comprehensive series of training
                                                                                                               program pelatihan yang komprehensif. Kepatuhan            programs. Regulatory compliance remains a core
                                                                                                               regulasi tetap menjadi pilar utama, ditunjukkan oleh      pillar, demonstrated by high participation rates
                                                                                                               tingkat partisipasi tinggi pada modul penting seperti     in critical modules such as AML/CFT (APU-PPT)

Pengembangan Sumber                                                                                            APU-PPT (96%), Anti Bribery & Corruption (84%),
                                                                                                               dan Risk Awareness (92%). Selain itu, 95% karyawan
                                                                                                                                                                         (96%), Anti Bribery & Corruption (84%), and Risk
                                                                                                                                                                         Awareness (92%). Furthermore, 95% of employees
                                                                                                               mengikuti     pelatihan     Pelindungan   Konsumen,       participated in Consumer Protection training,

Daya Manusia                                                                                                   memperkuat komitmen kami pada kepercayaan
                                                                                                               nasabah.
                                                                                                                                                                         reinforcing our commitment to customer trust.


Human Resource Development                                                                                     Sejalan dengan komitmen Superbank untuk perbaikan         Aligned with Superbank's commitment to
                                                                                                               proses berkelanjutan dan ekspansi, Bank secara            continuous process improvement and expansion,
                                                                                                               konsisten memastikan bahwa rekrutmen untuk posisi-        the bank consistently ensures that the recruitment
                                                                                                               posisi penting dilaksanakan sesuai dengan rencana         for key positions is executed according to strategic
                                                                                                               strategis. Hingga akhir tahun 2025, jumlah SDM Bank       plans. As of the end of 2025, Superbank's
                                                                                                               terdiri dari 536 karyawan permanen (PKWTT) dan 129        workforce comprised 536 permanent employees
                                                                                                               karyawan kontrak (PKWT). Basis talenta ini mencakup       (PKWTT) and 129 contract employees (PKWT).
                                                                                                               14 peserta dalam Future Leadership Program                This talent base includes 14 participants in our
                                                                                                               khusus kami, yang dirancang untuk mengolah                specialized Future Leadership Program, which
                                                                                                               talenta eksekutif masa depan. Selain itu, Bank juga       is designed to cultivate future executive talent.
                                                                                                               secara aktif berinvestasi pada generasi muda untuk        Furthermore, the bank actively invests in the next
                                                                                                               meningkatkan financial literacy dengan melibatkan         generation by including 78 fresh graduates and
                                                                                                               78 fresh graduate dan mahasiswa/i semester akhir          final-year university students in the successful
                                                                                                               dalam Super Internship Program yang sukses.               Super Internship Program.

                                                                                                                                       Realisasi Program Pengembangan Kompetensi
                                                                                                                                           Realization of Competency Development Program


Strategi pengembangan organisasi dan sumber           Superbank's organizational and human resources
daya manusia Superbank pada tahun 2025                development strategy for 2025 is strategically                                                 Uraian / Description                              2025
difokuskan secara strategis untuk meningkatkan        focused on enhancing employee capabilities
kapabilitas karyawan melalui pengembangan             through continuous development. This is executed                       Jumlah Hari Training per Karyawan
berkelanjutan. Hal ini diimplementasikan melalui      via a comprehensive mechanism encompassing                                                                                                       5,8
                                                                                                                             Total Training Days per Employee
mekanisme pengembangan yang komprehensif,             structured training, coaching, and mentoring,
meliputi pelatihan, coaching, dan mentoring           alongside strategic internal assignments, all aimed at                 Jumlah Karyawan, Direksi, Dewan Komisaris dan Komite
                                                                                                                                                                                                       665
terstruktur, di samping penugasan internal yang       significantly boosting the overall competence of our                   Total Employees, BOD, BOC and Committee
strategis, semuanya bertujuan untuk meningkatkan      human capital. This approach ensures that our talent
kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) secara           base is ready to support high-growth operations and
                                                                                                                             Jumlah Investasi Pelatihan (Rp juta)
                                                                                                                                                                                                      9.048
                                                                                                                             Total Training Investment (IDR million)
signifikan. Pendekatan ini memastikan bahwa basis     manage complexity effectively.
talenta kami siap mendukung operasional dengan
pertumbuhan tinggi dan mengelola kompleksitas                                                                                Rata-rata Investasi Pelatihan per Karyawan (Rp juta)                      13,6
                                                                                                                             Average Training Investment per Employee (IDR million)
secara efektif.

Dalam rangka mendukung keunggulan operasional         In direct support of day-to-day operational
sehari-hari, pengembangan SDM kami dilakukan          excellence, the development of our Human
secara sistematis untuk memperkuat kapasitas          Resources is systematically carried out to reinforce     Karyawan adalah kunci kesuksesan perusahaan.              Employees are key to the Company’s success. This
organisasi. Elemen fundamental dari strategi ini      organizational capacity. A fundamental element of        Keyakinan ini mendorong investasi signifikan              belief drives Superbank’s significant investment
adalah pelatihan wajib, yang sangat penting untuk     this strategy is mandatory training, which is crucial    Superbank      dalam    pelatihan,    retensi,    dan     in employee training, retention, and development,
menanamkan budaya kepatuhan dan manajemen             for instilling a culture of compliance and robust risk   pengembangan karyawan. Membangun budaya                   fostering a dynamic, people-first culture in which
risiko yang kuat di seluruh bank. Program pelatihan   management across the entire bank. Key required          people-first yang dinamis, di mana kolaborasi, inklusi,   collaboration, inclusion, and shared success are
wajib utama yang dilaksanakan mencakup modul          training programs include the deployment of modules      dan kesuksesan bersama bukan sekadar inisiatif,           embedded in daily practices. The Company’s
mengenai Budaya Kepatuhan (Compliance Culture),       on Compliance Culture, Risk Awareness, Anti-Money        tetapi juga kami terapkan dalam praktik sehari-hari.      commitment to its employees has been externally
Risk Awareness, Anti Pencucian Uang & Pencegahan      Laundering & Counter-Financing of Terrorism (AML-        Komitmen Superbank terhadap karyawan telah diakui,        recognized, as reflected in its achievement of a
Pendanaan Terorisme (APU-PPT), serta praktik          CFT), and Anti-Bribery practices, to ensure every        terbukti dengan perolehan penghargaan Bronze Award        Bronze award in the "Best Employee Wellness
Anti Bribery guna memastikan setiap karyawan          employee understands their role in maintaining           dalam kategori "Best Employee Wellness Strategy"          Strategy" category at the Employee Experience
memahami peran mereka dalam menjaga standar           ethical and regulatory standards.                        pada Employee Experience Awards Indonesia 2025.           Awards Indonesia 2025.
etika dan regulasi.



                                                                                                         124                                                                                                                 125
Page 64
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                      Good Corporate Governance Report



                                                                                                                   Dalam pengembangan kepemimpinan, Superbank              In term of leadership development, Superbank places
AREA FOKUS UTAMA PENGEMBANGAN SDM                      KEY FOCUS AREA OF HR DEVELOPMENT                            memberikan perhatian besar pada pemberdayaan            significant emphasis on women’s empowerment
                                                                                                                   perempuan melalui inisiatif seperti "Super-WOMEN        through initiatives such as the Super-WOMEN
Superbank meyakini bahwa kapabilitas Sumber            Superbank believes that Human Resources (HR)                Series" dan "Super-WOMEN (and Allies) Club" yang        Series and the Super-WOMEN (and Allies) Club,
Daya Manusia (SDM) adalah katalis utama dalam          capabilities are a key catalyst in navigating the           menyediakan program mentorship dan lokakarya            which provide mentorship programs and career
menavigasi dinamika perbankan digital. Memasuki        dynamics of digital banking. As the Bank enters             pengembangan      karier.   Fokus    kepemimpinan       development workshops. This focus on leadership
tahun 2025, Bank memperkuat komitmennya dalam          2025, it is strengthening its commitment to                 ini didukung oleh kebijakan jam pelatihan yang          development is further supported by intensive
mendukung Cetak Biru Pengembangan SDM Otoritas         supporting the Financial Services Authority (OJK)           intensif untuk memastikan setiap individu mampu         training programs to ensure individuals are able to
Jasa Keuangan (OJK) melalui implementasi kurikulum     Human Resources Development Blueprint by                    mengintegrasikan inisiatif strategis dalam peran        effectively integrate strategic initiatives into their
yang selaras dengan Rencana Bisnis Bank (RBB) dan      implementing a curriculum aligned with the Bank’s           harian mereka.                                          daily roles.
target pertumbuhan jangka panjang.                     Business Plan (RBB) and long-term growth targets.

Fokus pengembangan tahun ini bertumpu pada             This year’s development focus is centered on holistic
pembangunan kapabilitas yang holistik melalui tiga     capability building through three main pillars:             STRATEGI REKRUTMEN, TRANSFER                            RECRUITMENT STRATEGY, KNOWLEDGE
pilar utama:                                                                                                       KNOWLEDGE & RETENSI KARYAWAN                            TRANSFER & EMPLOYEE RETENTION




1                                                      1
    Manajemen Risiko dan Kepatuhan: Pelatihan               Risk Management and Compliance: Risk                   Untuk mempercepat kesiapan organisasi dalam             To accelerate the organization's readiness to
    dan sertifikasi terkait Manajemen Risiko                Training and certification related to Banking Risk     mencapai target Rencana Bisnis Bank (RBB), Superbank    achieve its Bank Business Plan (RBB) targets,
    Perbankan, AML & APU-PPT, Pelindungan Data,             Management, AML & APU-PPT, Data Protection,            mengombinasikan rekrutmen talenta eksternal terbaik     Superbank combines the recruitment of top
    dan program terkait lainnya yang sesuai dengan          and other related programs in accordance with          dengan pemanfaatan kompetensi dari pemegang             external talent with the utilization of shareholder
Cetak Biru OJK mengenai pengembangan SDM.              the OJK Blueprint on HR development.                        saham guna mempercepat alih pengetahuan (Transfer       competencies to accelerate knowledge transfer.
                                                                                                                   Knowledge). Per 31 Desember 2025, Superbank             As of December 31, 2025, Superbank had a total



2                                                      2
       Bisnis dan Teknologi: Pelatihan yang berfokus          Business and Technology: Training designed           memiliki total 665 karyawan, yang didominasi            of 665 employees, dominated by young, productive
       pada peningkatan kompetensi di bidang                  to enhance digital financial technology,             oleh talenta muda produktif di mana sebagian            talent, mostly in the 20-40 age group.
       teknologi keuangan digital, sistem informasi,          system information, and strategic business           besar berada pada kelompok usia 20-40 tahun.
       serta pengelolaan bisnis strategis.                    management.
                                                                                                                   Dalam hal retensi, Superbank juga menerapkan struktur   Regarding to the employee retention, Superbank also



3                                                      3
        Kepemimpinan dan Budaya Perusahaan:                   Leadership and Corporate Culture: Programs           remunerasi yang kompetitif, mencakup gaji pokok,        implements a competitive remuneration structure,
        Program yang mendukung pengembangan                   that    support   leadership    development,         tunjangan hari raya (THR), serta berbagai fasilitas     including a base salary, holiday allowance (THR),
        kepemimpinan, perubahan budaya, serta                 cultural transformation, and corporate values        kesejahteraan seperti asuransi kesehatan swasta dan     and various welfare benefits such as private health
        penguatan nilai-nilai perusahaan.                     reinforcement.                                       jaminan sosial pemerintah (BPJS). Salah satu pilar      insurance and government social security (BPJS).
                                                                                                                   utama dalam mempertahankan talenta terbaik adalah       One key pillar in retaining top talent is the provision
                                                                                                                   pemberian kompensasi variabel yang terukur, seperti     of measurable variable compensation, such as cash
Ketiga pilar utama ini menjadi fondasi pengembangan    These three main pillars form the foundation of             insentif tunai dan program kepemilikan saham, guna      incentives and stock ownership programs, to ensure
SDM Superbank dalam menghadapi meningkatnya            Superbank's HR development in facing the increasing         memastikan motivasi dan komitmen jangka panjang         employee motivation and long-term commitment to
kompleksitas risiko, sehingga penguatan kompetensi     complexity of risks, so that strengthening employee         karyawan terhadap visi strategis Bank. Pendekatan       the Bank's strategic vision. This approach not only
karyawan di bidang risiko, teknologi, dan bisnis       competencies in the areas of risk, technology, and          ini tidak hanya menumbuhkan tenaga kerja yang loyal     fosters a loyal and productive workforce but is also
menjadi prioritas utama.                               business is a top priority.                                 dan produktif, tetapi juga efektif dalam menekan        effective in reducing employee turnover.
                                                                                                                   tingkat turnover karyawan.


BUDAYA KERJA &                                         CORPORATE CULTURE &
PENGEMBANGAN KEPEMIMPINAN                              LEADERSHIP DEVELOPMENT

                                                       Superbank is committed to building a dynamic,
Superbank berkomitmen membangun budaya people-
                                                       people-first culture through significant investments
first yang dinamis melalui investasi signifikan pada
                                                       in training and talent retention. These efforts to foster
pelatihan dan retensi talenta. Upaya menciptakan
                                                       a collaborative and inclusive work environment have
lingkungan kerja yang kolaboratif dan inklusif ini
                                                       earned international recognition, including a Bronze
membuahkan pengakuan internasional berupa
                                                       Award in the Best Employee Wellness Strategy
perolehan Bronze Award dalam kategori Best Employee
                                                       category at the Employee Experience Awards
Wellness Strategy pada Employee Experience Awards
                                                       Indonesia 2025.
Indonesia 2025.
                                                       This culture of continuous learning is further
Budaya pembelajaran berkelanjutan diperkuat
                                                       reinforced through the “Lunch and Learn” program,
melalui program "Lunch and Learn", di mana
                                                       where employees explore relevant topics such as
karyawan mengeksplorasi topik-topik terkini seperti
                                                       AI implementation, fintech trends, as well as mental
implementasi AI, tren fintech, hingga kesehatan
                                                       health and sustainability.
mental dan keberlanjutan (sustainability).




                                                                                                             126                                                                                                                 127
Page 65
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                     Good Corporate Governance Report




                                                                                                              Asset
                                                                                                              Assets

                                                                                                                  (Dalam Juta Rp)                                                                (In Million IDR)


Tinjauan Keuangan                                                                                                      Uraian                                 2024         2025                   (%)
                                                                                                                       Description                                                                YoY
Financial Overview
                                                                                                                       Kas                                     651          217                 (66,7%)
                                                                                                                       Cash

                                                                                                                       Giro pada BI                           271.632     389.295               43,3%
                                                                                                                       Current accounts on BI

                                                                                                                       Giro pada bank lain                    30.653      59.644                94,6%
                                                                                                                       Current accounts with other banks

                                                                                                                       Penempatan pada BI
                                                                                                                       Placements with BI
                                                                                                                                                              128.681    1.808.594             1.305,5%


                                                                                                                       Efek-Efek yang dibeli dengan janji
                                                                                                                       dijual kembali                           0         420.351                   -
                                                                                                                       Reverse Repo

                                                                                                                       Kredit yang diberikan - bersih
                                                                                                                       Net Loans
                                                                                                                                                             6.054.713   9.199.578               51,9%


                                                                                                                       Efek-efek - bersih                    4.198.656   7.852.894               87,0%
                                                                                                                       Marketable Securities (net)

                                                                                                                       Aset Tetap - bersih                    84.078      75.194                (10,6%)
                                                                                                                       FIxed assets (net)

                                                                                                                       Aset tak berwujud - bersih             229.189     432.987               88,9%
Pembahasan kinerja keuangan berikut disusun          The following financial performance discussion is                 Intangible assets
berdasarkan Laporan Keuangan PT Super Bank           based on the Financial Statements of PT Super Bank
Indonesia Tbk per 31 Desember 2025 yang telah        Indonesia Tbk as of December 31, 2025, which have                 Aset pajak tangguhan                  199.356      134.127               (32,7%)
diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Siddharta   been audited by Siddharta Widjaja & Rekan, with an                Deferred Tax Assets
Widjaja & Rekan yang merupakan anggota dari          opinion that the financial statements present fairly,
KPMG International, dengan opini laporan keuangan    in all material respects, the financial position of PT            Aset lain-lain                        197.485      909.431               360,5%
menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang        Super Bank Indonesia as of December 31, 2025,                     Other Assets
material, posisi keuangan PT Super Bank Indonesia    and its financial performance and cash flows for the
tanggal 31 Desember 2025, serta kinerja keuangan     year then ended, in accordance with the Indonesian                Jumlah Aset                          11.395.094   21.282.312             86,8%
dan arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada       Financial Accounting Standards, specifically the                  Total Assets
tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi    Statement of Financial Accounting Standards (PSAK).
Keuangan Indonesia, yaitu Pernyataan Standar
Akuntansi Keuangan (PSAK).

Laporan Keuangan tersebut dilampirkan sebagai bab    The Financial Statements are attached as the final
terakhir dari Laporan Tahunan ini.                   chapter of this Annual Report.                                       Total aset naik sebesar 86,8% menjadi Rp21,3 triliun pada akhir
                                                                                                                          tahun 2025 dibandingkan dari tahun sebelumnya sebesar Rp11,4
                                                                                                                          triliun.

                                                                                                                          Total assets increased by 86.8% to IDR 21.3 trillion by the end of
                                                                                                                          2025, compared to IDR 11.4 trillion in the previous year.



                                                                                                        128                                                                                                         129
Page 66
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                              Good Corporate Governance Report



                                                                                                                        Total liabilitas Superbank tahun 2025 adalah              Superbank’s total liabilities in 2025 reached IDR 13.1
 Pertumbuhan Aset ini didorong oleh peningkatan            This asset growth was primarily driven by an increase        sebesar Rp13,1 triliun, meningkat sebesar 113,4%          trillion, an increase of 113.4% compared to the previous
 pada Kredit Bruto yang tumbuh sebesar 50,0% secara        in gross loans, which grew by 50.0% to IDR 9.6 trillion      dibandingkan tahun sebelumnya Rp6,1 triliun.              year’s IDR 6.1 trillion.
 tahunan (yoy) menjadi Rp9,6 triliun pada akhir tahun      by the end of 2025, compared to IDR 6.4 trillion
 2025 dibandingkan dari tahun sebelumnya sebesar           in the previous year. This expansion was further             Peningkatan liabilitas ini didukung oleh meningkatnya     This increase in liabilities was primarily driven by a
 Rp6,4 triliun. Pertumbuhan ini juga didukung oleh         supported by strategic ecosystem optimization                jumlah simpanan nasabah yang naik signifikan              significant surge in customer deposits, which grew by
 optimalisasi ekosistem strategis melalui kolaborasi       through collaborations with Grab and OVO,                    sebesar Rp11,8 triliun atau tumbuh sebesar 139,3%         139.3% to IDR 11.8 trillion, up from IDR4.9 trillion in the
 dengan Grab dan OVO yang memungkinkan akuisisi            enabling robust and efficient customer acquisition           dibandingkan tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp4,9         prior year. This growth was propelled by the robust
 nasabah secara masif dan efisien dengan tetap             while adhering to strict prudential principles.              triliun. Peningkatan ini didorong oleh performa kuat      performance of our saving products, which offer
 mengedepankan prinsip kehati-hatian. Pemanfaatan          Furthermore, the Bank's utilization of cloud-native          dari produk simpanan yang beragam, fleksibel dan          flexibility, and competitive interest rates. Furthermore,
 infrastruktur cloud-native dan analisis AI prediktif      infrastructure and predictive AI analytics facilitated       bunga yang kompetitif. Selain itu, faktor pembeda         a key differentiator for the Bank is the optimized
 untuk proses persetujuan kredit yang akurat dan           accurate and rapid credit approval processes.                utama adalah optimalisasi integrasi ekosistem,            ecosystem integration, specifically through products
 cepat.                                                                                                                 seperti produk OVO Nabung dan Kartu Untung.               like OVO Nabung and Kartu Untung.

 Komponen aset lainnya yang mencatatkan                    Another asset component that recorded an
 pertumbuhan signifikan pada akhir tahun 2025              increase at the end of 2025 was placements with
 adalah Penempatan pada Bank Indonesia. Pos ini            Bank Indonesia, which reached IDR 1.8 trillion. This         Ekuitas
 melonjak sebesar 1.305,5% yoy menjadi Rp1,8 triliun,      represents a 1,305.5% year-on-year surge, in line            Equity
 sejalan dengan kebijakan penempatan sementara             with the temporary placement of IPO proceeds at
 dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham pada              the end of December 2025.                                    (Dalam Juta Rp)                                                                                       (In Million IDR)
 akhir bulan Desember 2025.
                                                                                                                          Uraian                                         2024                 2025                       (%)
                                                                                                                          Description                                                                                    YoY
  Kewajiban
                                                                                                                          Modal saham
  Liabilities                                                                                                                                                          2.884.541           3.389.702                   17,5%
                                                                                                                          Share capital
        (Dalam Juta Rp)                                                                        (In Million IDR)           Agio saham
                                                                                                                                                                       3.302.851           5.538.342                   67,7%
                                                                                                                          Paid-in capital
          Uraian                                         2024                2025                (%)                      Cadangan nilai wajar
          Description                                                                            YoY                                                                    (6.332)              69.578                     n/a
                                                                                                                          Fair value reserve

          Liabilitas Segera                                                                                               (Defisit) saldo laba
          Immediate Liabilities                          343.915           784.359              128,1%
                                                                                                                          (Deficit) retained earnings

          Simpanan Nasabah                                                                                                 - Telah ditentukan penggunaannya
          Deposits from Customers                       4.942.826          11.827.129           139,3%                                                                   13.100              13.100                       -
                                                                                                                           - Appropriated

          Efek-efek dijual dengan janji dibeli                                                                             - Belum ditentukan penggunaannya
                                                                                                                                                                       (946.628)           (846.128)                  (10,6%)
          kembali (repo)                                                                                                   - Unappropriated
          Securities sold under repurchase              469.625                 -             (100,0%)
          agreements                                                                                                      Jumlah Ekuitas
                                                                                                                          Total Equity                                5.247.532            8.164.594                   55,6%
          Beban yang masih harus dibayar
          Accrued expense                                302.261           341.320              12,9%

                                                                                                                        Per 31 Desember 2025, jumlah ekuitas yang                 As of December 31, 2025, Superbank’s total equity
          Liabilitas lain-lain
          Other liabilities                              62.501             129.898             107,8%                  dibukukan Superbank sebesar Rp8,2 triliun,                was recorded at Rp8.2 trillion, representing a 55.6%
                                                                                                                        mengalami peningkatan 55,6% jika dibandingkan             increase compared to 2024, which stood at Rp5.2
                                                                                                                        tahun 2024 yang sebesar Rp5,2 Triliun. Peningkatan        trillion. This substantial growth in equity officially
          Liabilitas imbalan pascakerja                                                                                 ekuitas ini secara resmi memposisikan Superbank           elevates Superbank to the KBMI 2 bank category.
          Post-employment benefits liabilities           26.434             35.012              32,5%                   sebagai Bank kategori KBMI 2.

                                                                                                                        Peningkatan signifikan pada total ekuitas Bank            This significant increase in the Bank’s total equity
          Jumlah Liabilitas                             6.147.562          13.117.718          113,4%                   disebabkan oleh pelaksanaan Penawaran Umum                was driven by the Initial Public Offering conducted in
          Total Liabilities                                                                                             Perdana Saham pada Desember 2025. Dana yang               December 2025. The proceeds from this corporate
                                                                                                                        diperoleh dari aksi korporasi ini terutama akan           action will primarily be utilized to strengthen the
                                                                                                                        digunakan untuk memperkuat modal kerja Bank,              Bank’s working capital, with a main focus on lending
                                                                                                                        dengan fokus utama pada penyaluran kredit kepada          and capital expenditure. The allocation for capital
                                                                                                                        nasabah dan belanja modal. Alokasi untuk belanja          expenditure will be implemented gradually starting
                                                                                                                        modal ini akan dilakukan secara bertahap mulai            from 2026 over the next five years.
                                                                                                                        tahun 2026 hingga lima tahun ke depan

                                                                                                                  130                                                                                                                            131
Page 67
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                              Good Corporate Governance Report

 Laporan Laba Rugi Dan Penghasilan Komprehensif Lain
 Statement of Profit and Loss and Other Comprehensive Income                                                        Pendapatan dan Beban Bunga
                                                                                                                    Interest Income and Expense
 (Dalam Juta Rp)                                                                           (In Million IDR)
                                                                                                                     (Dalam Juta Rp)                                                                                     (In Million IDR)
   Uraian                                                         2024          2025           (%)
   Description                                                                                 YoY                     Pendapatan Bunga                                                    2024              2025             (%)
                                                                                                                       Interest Income                                                                                        YoY
  Pendapatan bunga dan beban bunga
  Interest income and expenses                                                                                         Kredit yang diberikan
  Pendapatan bunga                                                                                                     Loans Receivable
                                                                                                                                                                                          523.172         1.785.480         241,3%
  Interest income
                                                                743.980      2.163.280      190,8%
                                                                                                                       Efek- Efek
  Beban bunga                                                                                                          Securities
                                                                                                                                                                                         200.246           359.663          79,6%
  Interest expense
                                                                (137.136)    (587.006)      328,0%
                                                                                                                       Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali
  Pendapatan bunga bersih                                                                                                                                                                 8.408             14.280          69,8%
                                                                606.844      1.576.274       159,7%                    (reverse repo)
  Net interest income                                                                                                  Securities purchased under resale agreements (reverse repo)
  Pendapatan operasional lainnya
  Other operating income                                                                                               Penempatan pada BI
                                                                                                                       Placement with BI
                                                                                                                                                                                          11.969            3.498          (70,8%)
  Pendapatan Provisi dan Komisi
  Fees and commissions income
                                                                 23.756        15.523       (34,7%)
                                                                                                                       Giro dan Penempatan pada Bank lain
                                                                                                                       Current accounts and placements with other banks
                                                                                                                                                                                            185              359            94,1%
  Keuntungan dari penjualan efek-efek untuk tujuan investasi
  Gain on sale of securities for investment
                                                                 4.950         24.584       396,6%
                                                                                                                       Jumlah Pendapatan Bunga
                                                                                                                                                                                          743.980         2.163.280        190,8%
  Pendapatan operasional lainnya                                                                                       Total Interest Income
  Other operating income
                                                                 2.409           157        (93,5%)
  Jumlah pendapatan operasional
                                                                 31.115       40.264         29,4%
  Total operating income
  Beban operasional
  Operating expenses                                                                                                Pada akhir tahun 2025, Superbank mencatatkan                     By the end of 2025, Superbank recorded interest
  Beban kerugian penurunan nilai aset keuangan
                                                                                                                    pendapatan bunga sebesar Rp2.163 miliar, atau                    income of IDR 2,163 billion, a 190.8% increase
  Impairment losses on financial assets
                                                                (101.886)     (319.725)     213,8%                  meningkat sebesar 190,8% jika dibandingkan tahun                 compared to IDR 744 billion in the previous year.
                                                                                                                    sebelumnya yang sebesar Rp744 miliar.
  Beban umum dan administrasi
  General and administrative expenses
                                                                (506.913)     (711.574)      40,4%
                                                                                                                    Peningkatan pendapatan bunga bersih ini utamanya                 This increase in interest income was primarily driven
  Beban tenaga kerja
                                                                (415.934)    (440.380)        5,9%                  dikontribusikan oleh pendapatan bunga dari                       by interest income from loan disbursements, which
  Personnel expenses
                                                                                                                    penyaluran kredit yang tumbuh sebesar 241,3% YoY.                grew by 241.3% year-on-year.
  Beban lain-lain
  Other expenses
                                                                 (4.419)       (1.586)      (64,1%)

  Jumlah beban operasional                                                                                              (Dalam Juta Rp)                                                                                   (In Million IDR)
  Total operational expense
                                                               (1.029.152)   (1.473.265)    43,2%
  Laba (Rugi) sebelum pajak penghasilan                                                                                                                                                                                          (%)
                                                               (391.193)      143.273            -                        Beban Bunga                                                        2024              2025              YoY
  Profit (Loss) before income tax
  Pajak penghasilan
                                                                                                                          Interest Expense
                                                                 24.826       (43.589)           -
  Income tax
                                                                                                                         Deposito berjangka
  Laba (Rugi) bersih                                                                                                     Time deposits
                                                                                                                                                                                            87.897           479.973          446,1%
                                                               (366.367)       99.684            -
  Net (Loss) Profit
                                                                                                                         Tabungan
  PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN:
                                                                                                                         Saving accounts
                                                                                                                                                                                            30.304            83.948           177,0%
  Other comprehensive income:
   Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan                                                                            Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali repo)
   pascakerja, setelah pajak penghasilan
                                                                                                                                                                                             11.227           15.740           40,2%
                                                                                                                         Securities sold under repurchase agreement (repo)
                                                                   955           816        (14,6%)
    Remeasurements of post-employment benefits
                                                                                                                         Giro
    liabilities, net of income tax                                                                                                                                                           3.809             145            (96,2%)
   Perubahan nilai wajar efek-efek untuk tujuan                                                                          Current accounts
   investasi, setelah pajak penghasilan                                                                                  Lainnya
                                                                 (19.545)      75.910            -                                                                                           3.899            7.200            84,7%
    Changes in fair value of investment securities,                                                                      Others
    net of income tax
  Penghasilan komprehensif lain, setelah pajak penghasilan                                                               Jumlah Beban Bunga
                                                                 (18.590)      76.726            -                                                                                          137.136          587.006          328,0%
  Other comprehensive income, net income of tax                                                                          Total Interest Expense

  Jumlah (Rugi) Laba Komprehensif
                                                               (384.957)       176.410           -
  Total Comprehensive (Loss) profit
  Laba (rugi) bersih per saham (Rp) - Dasar
                                                                   (13)          3.3           n/a
  Basic earnings (losses) per share (IDR)




                                                                                                              132                                                                                                                            133
Page 68
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                                          Good Corporate Governance Report


                                                                                                                           (Rugi) Laba Bersih
Pada akhir tahun 2025, Superbank mencatatkan             At the end of 2025, Superbank recorded interest
                                                                                                                           (Loss) Net Profit
beban bunga sebesar Rp587 miliar atau meningkat          expenses of Rp587 billion, a 328.0% increase
sebesar 328,0% jika dibandingkan tahun sebelumnya        compared to Rp137 billion the previous year. This
yang sebesar Rp137 miliar. Peningkatan beban bunga       increase in interest expenses is in line with the                  (Dalam Juta Rp)                                                                                                (In Million IDR)
ini sejalan dengan peningkatan Dana Pihak Ketiga         significant growth in Third Party Funds in 2025.
yang tumbuh signifikan pada tahun 2025.                                                                                      (Rugi) Laba Bersih                                                     2024                2025                 (%)
                                                                                                                             (Loss) Net Profit                                                                                               YoY

                                                                                                                            Laba (Rugi) Sebelum Pajak Penghasilan
                                                                                                                                                                                                  (391,193)            143,273                -
Pendapatan Bunga Bersih                                                                                                     Profit before Income Tax
Net Interest Income                                                                                                         (Beban) Manfaat Pajak Penghasilan
                                                                                                                            Income tax (expense) benefit
                                                                                                                                                                                                   24,826             (43,589)                -
Pada akhir tahun 2025, Superbank mencatatkan            By the end of 2025, Superbank recorded Net Interest                 Laba (Rugi) Bersih
pendapatan Bunga Bersih sebesar Rp1,6 triliun           Income of IDR 1.6 trillion, a significant increase of               Net Profit (Loss)
                                                                                                                                                                                                  (366,367)            99,684                 -
atau meningkat signifikan sebesar 159,7% jika           159.7% compared to IDR 607 billion the previous year.
dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar
Rp607 miliar.
                                                                                                                           Per 31 Desember 2025, Superbank mencatatkan laba                      As of December 31, 2025, Superbank recorded a
Kinerja ini mencerminkan akselerasi pertumbuhan         This performance reflects strong growth acceleration               bersih tahun berjalan sebesar Rp99,6 miliar, berbalik                 net profit for the year of IDR 99 billion, reversing the
yang kuat seiring dengan optimalisasi imbal hasil       along with the optimization of returns on the                      dari rugi bersih tahun berjalan yang dibukukan pada                   net loss of IDR 366 billion recorded in 2024
pada portofolio aset produktif.                         productive asset portfolio.                                        tahun 2024 sebesar Rp366 miliar.



Pendapatan Operasional Lainnya                                                                                             Jumlah (Rugi) Laba Komprehensif
Other Operating Income                                                                                                     Total Comprehensive (Loss) Profit

                                                                                                                            (Dalam Juta Rp)                                                                                               (In Million IDR)
 (Dalam Juta Rp)                                                                                  (In Million IDR)

                                                                                                                                Penghasilan Komprehensif Lain                                          2024                2025              (%)
   Pendapatan Operasional Lainnya                                  2024               2025              (%)                     Total Comprehensive (Loss) Profit                                                                            YoY
   Other Operating Income                                                                               YoY
                                                                                                                               Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
                                                                                                                               Items that will not be reclassified to profit or loss
  Provisi dan Komisi Lainnya
                                                                  23.756             15.523          (34,7%)                   Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan
  Fees and Commissions
                                                                                                                               pascakerja, setelah pajak penghasilan
                                                                                                                               Remeasurements of postemployment benefits liabilities, net of
                                                                                                                                                                                                        955                 816           (14,6%)
  Keuntungan dari penjualan efek-efek untuk tujuan investasi                                                                   income tax
                                                                  4.950              24.584          396,6%
  Gain on sale of securities for investment
                                                                                                                               Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi
  Pendapatan operasional lainnya                                                                                               Items that will be reclassified to profit or loss
                                                                  2.409                157           (93,5%)
  Other Operating Income                                                                                                       Perubahan cadangan nilai wajar efek-efek untuk tujuan in-
                                                                                                                               vestasi, setelah pajak penghasilan
  Jumlah Pendapatan Operasional Lainnya                                                                                        Movement in fair value reserve of investment securities, net of
                                                                                                                                                                                                      (19.545)             75.910             -
                                                                   31.115            40.264           29,4%
  Total Other Operating Income                                                                                                 income tax

                                                                                                                               Penghasilan Komprehensif Lain, setelah pajak penghasilan
                                                                                                                               Other Comprehensive Income, Net of Income Tax
                                                                                                                                                                                                     (18.590)             76.726              -

Pendapatan operasional lainnya Superbank juga            Other operating income also grew by 29.4% to Rp40                     Jumlah Laba (Rugi) Komprehensif
tumbuh sebesar 29,4% menjadi Rp40 miliar, jika           billion, compared to Rp31 billion in the previous year.               Total Comprehensive Profit (Loss)
                                                                                                                                                                                                     (384.957)            176.410             -
dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp31
miliar,
                                                                                                                           Selama tahun 2025, Superbank mencatatkan                              During 2025, Superbank recorded a comprehensive
Pertumbuhan ini utamanya disebabkan adanya               This growth was primarily driven by gains from the                mencatatkan laba komprehensif tahun berjalan                          profit for the year of IDR 176 billion, reversing the
keuntungan dari penjualan efek-efek untuk tujuan         sale of securities held for investment purposes by                sebesar Rp176 miliar, berbalik dari rugi komprehensif                 comprehensive loss for the year of IDR 385 billion
investasi sebesar 396,6% dari tahun sebelumnya           396.6% increase from last year.                                   tahun berjalan sebesar Rp(385 miliar yang tercatat                    recorded in 2024.
                                                                                                                           pada tahun 2024.

                                                                                                                           Pencapain ini didorong oleh keberhasilan Superbank                    This positive achievement was driven by
                                                                                                                           dalam mencatatkan laba bersih yang positif                            Superbank's success in recording a positive net
                                                                                                                           sepanjang tahun 2025 dan peningkatan Pos-pos                          profit throughout 2025 and increase in Items that
                                                                                                                           yang akan direklasifikasi ke laba rugi.                               will be reclassified to profit or loss.


                                                                                                                     134                                                                                                                                135
Page 69
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                    Good Corporate Governance Report


Laporan Arus Kas                                                                                                         Rasio Keuangan Penting
Cash Flows Statements                                                                                                    Key Financial Ratio
                                                                                                                         (Dalam %)                                                                                           (In %)
(Dalam Juta Rp)                                                                                       (In Million IDR)
                                                                                                                          Uraian                                             2024               2025                 (%)
  Uraian                                                        2024               2025                (%)                                                                                                           YoY
                                                                                                       YoY
                                                                                                                          Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
                                                                                                                          (KPMM)                                             95,84%            93,24%               (2,6%)
  KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                                                                                           Capital Adequacy Ratio (CAR)
                                                              693.494             431.617            (37,8%)
  CASH AND CASH EQUIVALENTS AT THE BEGINNING OF YEAR

  Kas bersih dari aktivitas operasi                                                                                       CKPN aset keuangan terhadap aset
                                                              682.424            3.273.349            379,7%              produktif
  Net cash from (used in) operating activities                                                                                                                               3,46%              2,15%               (1,3%)
                                                                                                                          Provision for Impairment Losses (CKPN) of
  Kas bersih dari aktivitas investasi                                                                                     financial assets against productive assets
                                                              (2.193.115)       (3.755.869)           71,3%
  Net cash (used in) from investing activities

                                                                                                                          NPL Bruto
  Kas bersih dari aktivitas pendanaan                                                                                                                                        2,27%              2,60%               0,3%
                                                              1.248.814          2.729.004            118,5%              Gross NPL
  Net cash (used in) from financing activities

                                                                                                                          NPL Nett
  PENINGKATAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS                                                                                                                          0,35%              0,68%               0,3%
                                                              (261.877)          2.246.484                -               Net NPL
  NET INCREASE (DECREASE) IN CASH AND CASH EQUIVALENTS

  KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                                                                                          Return on asset (ROA)                              (4,93%)            0,92%               5,9%
                                                               431.617           2.678.101            520,5%
  CASH AND CASH EQUIVALENTS AT THE END OF YEAR


                                                                                                                          Return on equity (ROE)                             (7,50%)            1,97%               9,5%


Posisi kas dan setara kas Superbank pada akhir tahun     Superbank's cash and cash equivalents at the end                 Marjin Bunga Bersih (NIM)
2024 tercatat sebesar Rp431,6 miliar sementara pada      of 2024 were recorded at IDR 431.6 billion, while at                                                                 7,88%            10,64%               2,8%
                                                                                                                          Net Interest Margin (NIM)
akhir tahun 2025 tercatat mengalami peningkatan          the end of 2025, they increased by 520.5% to IDR
520,5% menjadi Rp2,6 triliun.                            2.6 trillion.
                                                                                                                          Biaya Operasional terhadap
                                                                                                                          Pendapatan Operasional (BOPO)
Dari aktivitas operasi, Bank mencatat adanya arus        From operating activities, the Bank recorded an                                                                     148,63%           93,53%              (55,1%)
                                                                                                                          Operating Expense to
kas masuk yang jumlahnya meningkat dari Rp682,4          increase in cash inflows from IDR 682.4 billion in               Operating Income (BOPO)
miliar pada tahun 2024 menjadi Rp3,3 triliun pada        2024 to IDR 3.3 trillion in 2025, representing a
tahun 2025, atau meningkat sebesar 379,7%. Hal ini       379.7% increase. This is in line with the significant
sejalan dengan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga Bank        growth in the Bank's Third Party Funds in 2025.                  Cost to Income Ratio (CIR)                         139,16%           70,52%              (68,6%)
yang tumbuh secara signifikan pada tahun 2025.

Arus kas yang digunakan untuk aktivitas investasi        Cash flow used in investing activities in 2025                   Loan to Deposit Ratio (LDR)                        130,01%           81,32%              (48,7%)
pada tahun 2025 mengalami kenaikan sebesar 71,3%         increased by 71.3%, from IDR 2.2 trillion in 2024 to
dari pengeluaran sebesar Rp2,2 triliun pada tahun        IDR 3.7 trillion at the end of 2025. This increase was
2024 menjadi Rp3,7 triliun di akhir tahun 2025.          contributed by cash outflows for the purchase of
Kenaikan ini dikontribusikan oleh arus kas keluar        securities to provide optimal returns from treasury             Rasio Permodalan
untuk pembelian efek-efek guna memberikan imbal          transactions.                                                   Capital Ratios
hasil yang optimal dari aktifitas transaksi treasuri.
                                                                                                                         Kecukupan modal Bank diukur menggunakan               The Bank’s capital adequacy is measured using the
Pada akhir tahun 2025, Superbank mencatatkan             At the end of 2025, Superbank recorded an                       Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) yang        Minimum Capital Adequacy Requirement (KPMM)
kenaikan dalam arus kas masuk dari aktivitas             increase in cash inflow from financing activities to            merupakan rasio modal terhadap Aset Tertimbang        which is the ratio of capital to Risk-Weighted Assets
pendanaan menjadi Rp2,7 triliun dari Rp1,2 triliun       IDR2.7 trillion from IDR1.2 trillion the previous year,         Menurut Risiko (ATMR), Rasio kecukupan modal          (RWA). The Bank’s capital adequacy ratio as of
pada tahun sebelumnya, atau tumbuh sebesar               representing a 118.5% increase. This cash inflow                Bank pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024           December 31, 2025 and 2024 taking into account
118,5%. Arus kas masuk ini terutama berasal dari         primarily came from net proceeds from its initial               dengan memperhitungkan risiko kredit, operasional     credit, operational and market risks were 93.2% and
dana bersih yang diperoleh dari penawaran umum           public offering on the Indonesia Stock Exchange in              dan pasar masing-masing adalah 93.2% dan 95.8%.       95.8%, respectively.
perdana saham di Bursa Efek Indonesia pada               mid-December 2025.
pertengahan Desember 2025.                                                                                               Rasio KPMM mencatatkan penurunan seiring dengan       The Capital Adequacy Ratio (CAR) saw a slight
                                                                                                                         ekspansi kredit yang signifikan dan peningkatan       decrease following significant credit expansion and
                                                                                                                         ATMR, namun tetap berada pada level yang kuat         higher RWA; however, it remains at a robust level due
                                                                                                                         berkat tambahan permodalan dari hasil IPO.            to the capital injection from the IPO.




                                                                                                                  136                                                                                                            137
Page 70
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                      Good Corporate Governance Report

 (Dalam Juta Rp)                                                                               (In Million IDR)

                                                                                                                        Kualitas Aset
    Uraian                                              2024                2025               (%)                      Asset Quality
                                                                                               YoY

    Modal Tier 1                                                                                                        Kualitas aset, yang diukur dengan persentase         Asset quality, as measured by the NPL percentage,
                                                       4.814.766          7.597.296            57,8%                    NPL, tetap terjaga pada level yang sehat di tengah   remained at a healthy level amid significant credit
    Tier 1 Capital
                                                                                                                        pertumbuhan kredit yang signifikan pada tahun        growth in 2025. The Bank's gross NPL was recorded
                                                                                                                        2025. NPL Bruto Bank tercatat sebesar 2,60% pada     at 2.60% at the end of 2025, compared to 2.27% the
    Modal Tier 2                                                                                                        akhir tahun 2025, dibandingkan dengan 2,27% pada     previous year.
                                                        59.620             94.585             58,6%
    Tier 2 Capital
                                                                                                                        tahun sebelumnya.

    Jumlah modal                                                                                                        Sejalan dengan pergerakan rasio kredit bermasalah    In line with the movement in the non-performing loan
                                                       4.874.386          7.691.881            57,8%
    Total capital                                                                                                       tersebut, rasio Cadangan Kerugian Penurunan Nilai    ratio, Superbank's Allowance for Impairment Losses
                                                                                                                        (CKPN) terhadap NPL Superbank berada di level        (CKPN) to NPL ratio stood at 73.69%. As a manifestation
    Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)                                                                               73,69%. Sebagai wujud penerapan prinsip kehati-      of the prudent principle, Management believes that
    untuk Risiko Kredit                                4.769.629          7.792.862           63,4%                     hatian, Manajemen meyakini bahwa Cadangan            the Allowance for Impairment Losses (CKPN) for the
    Risk-Weighted Assets (RWA) for Credit Risk                                                                          Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) atas portofolio      loan portfolio has been adequately established. This
                                                                                                                        kredit telah dibentuk secara memadai. Pencadangan    provision represents a solid mitigation measure to
    Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)                                                                               ini merupakan langkah mitigasi yang solid untuk      anticipate potential credit risks while ensuring the
    untuk Risiko Operasional                           316.449            456.395             44,2%                     mengantisipasi potensi risiko kredit, sekaligus      Bank's asset quality remains well maintained.
    Risk-Weighted Assets (RWA) for Operational                                                                          memastikan kualitas aset Bank tetap terjaga dengan
                                                                                                                        baik.
    Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)
    untuk Risiko Pasar                                     -                  -                   -
    Risk-Weighted Assets (RWA) for Market Risk
                                                                                                                        (Dalam %)                                                                                          (In %)
    Dengan memperhitungkan risiko kredit,
    operasional, dan pasar                                                                                                Uraian                                             2024               2025                (%)
                                                       5.086.078          8.249.257           62,2%
    Minimum Capital Adequacy Ratio for Credit                                                                                                                                                                       YoY
    Risk, Operational Risk, and Market Risk
                                                                                                                          NPL Bruto
                                                                                                                                                                             2,27%              2,60%               0,3%
  (Dalam %)                                                                                            (In %)             Gross NPL

    Uraian                                               2024               2025               (%)                        NPL Net
                                                                                                                                                                             0,35%              0,68%               0,3%
                                                                                               YoY                        Net NPL

                                                                                                                          CKPN terhadap NPL
    Rasio CET 1                                                                                                                                                              84,68%            73,69%              (11,0%)
                                                        94,67%             92,10%             (2,6%)                      Loan Loss Coverage
    CET 1 Ratio

    KPMM Modal Inti
                                                        94,67%             92,10%             (2,6%)
    CAR Tier 1

    KPMM Modal Pelengkap
                                                         1,17%              1,14%             (0,0%)
    CAR Tier 2

    Rasio KPMM – Total
                                                        95,84%             93,24%             (2,6%)
    CAR ratio - Total




Superbank     berkomitmen      mengelola    struktur    Superbank is committed to managing its capital
permodalan untuk mendukung pertumbuhan jangka           structure to support long-term growth. As of year-end
panjang. Pada akhir tahun 2025, rasio KPMM (CAR)        2025, the Bank's Capital Adequacy Ratio (CAR) stood
Bank tercatat sebesar 93,2%. Meskipun angka ini         at 93.2%. While this represents a slight decrease as
mencatatkan penurunan sedikit seiring dengan            credit expansion drove RWA higher to IDR 8.2 trillion,
ekspansi kredit yang mendorong kenaikan ATMR            our capital position remains strong and sits way
menjadi Rp8,2 triliun, posisi modal kami tetap kuat     above the 10% regulatory requirement.
dan berada jauh di atas ketentuan minimum regulator
sebesar 10%.




                                                                                                                  138                                                                                                               139
Page 71
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                  Good Corporate Governance Report




Profitabilitas                                                                                                  Likuiditas
Profitability                                                                                                   Liquidity

Rasio rentabilitas di bawah ini digunakan untuk        The following profitability ratios are used to measure   (Dalam %)                                                                                      (In %)
mengukur kinerja Bank: Return on Assets (ROA);         the Bank’s performance: Return on Assets (ROA);
Return on Equity (ROE); Net Interest Margin (NIM);     Return on Equity (ROE); Net Interest Margin (NIM);
dan Beban Operasional terhadap Pendapatan              and Operating Expenses to Operating Income (BOPO).        Uraian                                                    2024               2025                (%)
Operasional (BOPO). Pada akhir tahun 2025, ROA dan     At the end of 2025, ROA and ROE successfully
ROE berhasil mencatatkan angka positif, masing-        reached positive territory, recorded at 0,92% and
                                                                                                                  Rasio Pembiayaan terhadap Simpanan
masing sebesar 0,92% dan 1,97%, sejalan dengan         1,97% respectively, in line with the Bank’s success in     Loan to Deposit Ratio (LDR)
                                                                                                                                                                          130,01%             81,32%             (48,7%)
keberhasilan Bank dalam mencetak laba bersih pada      achieving a net profit for the year.
tahun berjalan.                                                                                                   Liabilitias terhadap Ekuitas
                                                                                                                                                                           117,15%           160,67%              43,5%
                                                                                                                  Liabilities to Equity
NIM Bank membaik menjadi 10,64% pada tahun 2025        The Bank’s NIM improved to 10.64% in 2025 compared         Liabilitas terhadap Aset
dibandingkan 7,88% pada tahun 2024. Perbaikan          to 7.88% in 2024. This improvement was driven by           Liabilities to Asset
                                                                                                                                                                          53,95%              61,64%               7,7%
rasio ini seiring dengan kinerja operasional Bank      better operational performance, reflected in increased
yang lebih baik, tecermin dari meningkatnya            interest income and lower interest costs. Meanwhile,
pendapatan bunga serta turunnya biaya bunga.           the Bank’s BOPO in 2025 decreased significantly to
Sementara itu, BOPO Bank pada tahun 2025 turun         93.53% from 148.63% in the previous year, indicating     Sejalan dengan pertumbuhan skala bisnis, rasio         In line with the growing scale of operations,
signifikan menjadi 93,53% dari sebelumnya 148,63%,     a strong increase in operational efficiency.             liabilitas terhadap ekuitas Superbank berada pada      Superbank's liability-to-equity ratio stood at 160.7%,
yang menandakan adanya peningkatan efisiensi                                                                    level 160,7% dibandingkan 117,2% pada tahun            compared to 117.2% in the previous year. Meanwhile,
operasional yang kuat.                                                                                          sebelumnya. Sementara itu, rasio liabilitas terhadap   the liability-to-asset ratio was recorded at 61.6%, up
                                                                                                                aset tercatat sebesar 61,6%, naik dari 53,9% pada      from 53.9% in 2024.
 (Dalam %)                                                                                   (In %)
                                                                                                                tahun 2024.

   Uraian                                                  2024              2025               (%)             Dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan          To maintain the balance between growth and prudence,
                                                                                                YoY             dan kehati-hatian, kami berhasil mengoptimalkan        we successfully optimized our liquidity structure.
                                                                                                                struktur likuiditas. Loan to Deposit Ratio (LDR)       Superbank's Loan to Deposit Ratio (LDR) now sits at
   Return on Asset (ROA)                                  (4,93%)            0,92%              5,9%            Superbank kini berada pada level yang lebih            a healthier 81.3%, down from 130.0% last year. Driven
                                                                                                                sehat sebesar 81,3%, turun dari 130,0% tahun lalu.     by a robust increase in our low-cost funding base, this
                                                                                                                Penurunan ini didorong oleh pertumbuhan basis          shift provides us with significant flexibility to support
   Return on Equity (ROE)                                 (7,50%)             1,97%             9,5%            dana murah yang kuat, memberikan kami ruang            high-quality credit expansion in the future.
                                                                                                                gerak yang luas untuk mendukung ekspansi kredit
   Net Interest Margin (NIM)                               7,88%             10,64%             2,8%            yang berkualitas di masa depan.

   Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional
   (BOPO)                                                 148,63%            93,53%            (55,1%)          Kemampuan Membayar Utang dan                           Debt Paying Ability and Collectibility of
   Operating Expense to Operating Income (BOPO)
                                                                                                                Kolektibilitas Piutang                                 Receivables
   Cost to Income Ratio (CIR)                              139,16%           70,52%           (68,6%)
                                                                                                                Bank berupaya menjaga keseimbangan antara              The Bank strives to maintain a balance between
                                                                                                                pertumbuhan dan prinsip kehati-hatian, kami            growth and the principle of prudence; we have
                                                                                                                berhasil mengoptimalkan likuiditas melalui Loan        successfully optimized liquidity through a Loan to
                                                                                                                to Deposit Ratio (LDR) sebesar 81,3% dari 130,0%.      Deposit Ratio (LDR) of 81.3%, down from 130.0%. This
                                                                                                                Pencapaian ini didorong oleh pertumbuhan basis         achievement was driven by strong growth in the low-
                                                                                                                dana murah yang kuat, memberikan kami ruang            cost fund base, providing us with space to support
                                                                                                                untuk mendukung ekspansi kredit yang berkualitas       quality credit expansion in the future. In terms of
                                                                                                                di masa depan. Dalam aspek solvabilitas, Kewajiban     solvency, the Bank’s Capital Adequacy Ratio (CAR)
                                                                                                                Penyediaan Modal Minimum (KPMM) Bank                   showed a decrease from 95.8% to 93.2% in 2025. This
                                                                                                                menunjukkan penurunan dari 95,8% menjadi 93,2%         was supported by the liability to asset ratio recorded
                                                                                                                pada tahun 2025. Hal ini didukung dengan rasio         at 61.6% from the previous 53.9%, and the liability
                                                                                                                liabilitas terhadap aset tercatat sebesar 61,6% dari   to equity ratio recorded at 160.7% from the previous
                                                                                                                sebelumnya 53,9%, dan rasio liabilitas terhadap        117.2%.
                                                                                                                ekuitas tercatat sebesar 160,7% dari sebelumnya
                                                                                                                117,2%.




                                                                                                         140                                                                                                                 141
Page 72
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                               Good Corporate Governance Report



                                                                                                           Sejalan    dengan    upaya   penguatan    struktur        In line with efforts to strengthen the national
                                                                                                           permodalan perbankan nasional, Otoritas Jasa              banking capital structure, the Financial Services

Struktur Pemegang Saham                                                                                    Keuangan (OJK) telah memperbarui ketentuan
                                                                                                           mengenai modal inti minimum, yang mensyaratkan
                                                                                                           Bank Umum memiliki modal inti minimum sebesar
                                                                                                                                                                     Authority (OJK) has updated the minimum core
                                                                                                                                                                     capital requirements, which require Superbank, as a
                                                                                                                                                                     Commercial Bank, to maintain minimum core capital

dan Permodalan Bank                                                                                        Rp3 triliun. Dalam rangka memenuhi ketentuan
                                                                                                           tersebut serta memastikan kepatuhan terhadap rasio
                                                                                                           Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM),
                                                                                                                                                                     of IDR 3 trillion. To comply with these requirements
                                                                                                                                                                     and to ensure adherence to the Minimum Capital
                                                                                                                                                                     Adequacy Requirement (CAR), Superbank prepares
                                                                                                           Superbank menyusun proyeksi permodalan yang               integrated capital projections accompanied by
Capital and Shareholders Structure of the Bank                                                             terintegrasi dengan rencana perubahan modal, guna         planned capital adjustments, ensuring sufficient
                                                                                                           menjamin kecukupan permodalan dalam mendukung             capital availability to support business continuity.
                                                                                                           keberlanjutan bisnis

                                                                                                           Melalui penawaran umum perdana saham di Bursa             Following its Initial Public Offering on the Indonesia
                                                                                                           Efek Indonesia, Superbank secara resmi telah              Stock Exchange, Superbank has officially been
                                                                                                           masuk dalam Kategori Bank Umum berdasarkan                classified as a Commercial Bank based on Core Capital
Per Posisi 31 Desember 2025                                                                                Modal Inti (KBMI) 2. Dengan dukungan pemegang             (KBMI) 2. With the support of strategic shareholders,
As of December 31st, 2025                                                                                  saham strategis, termasuk Grab, Emtek, Singtel,           including Grab, Emtek, Singtel, KakaoBank, and
                                                                                                           KakaoBank, dan GXS, serta modal inti yang telah           GXS, and with core capital exceeding IDR 6 trillion,
  Pemegang Saham                               Jumlah Saham             Jumlah Nominal         (%)         melampaui Rp6 triliun, Superbank kini memiliki            Superbank now has a stronger capital structure as a
  Shareholders                                  Total Shares             Nominal Value                     struktur permodalan yang semakin kuat sebagai             solid foundation for the Company’s long-term growth
                                                                                                           fondasi untuk mendukung pertumbuhan jangka                and the expansion of sustainable digital banking
      Modal Dasar                                   100.000.000.000      10.000.000.000.000           -    panjang Perseroan dan perluasan layanan perbankan         services.
      Authorized Capital                                                                                   digital secara berkelanjutan.
      PT Elang Media Visitama                          9.354.117.559         935.411.755.900    27,60%
                                                                                                           Pengelolaan struktur modal Superbank dilakukan            Superbank’s capital structure is managed strategically
      PT Kudo Teknologi Indonesia                      5.650.340.722        565.034.072.200      16,67%    secara strategis dan pruden untuk memastikan              and prudently to ensure regulatory compliance,
                                                                                                           kepatuhan terhadap regulasi, menjaga rasio                maintain strong capital ratios, and support
      GXS Bank Pte Ltd                                 3.538.848.642        353.884.864.200     10,44%     permodalan yang solid, serta mendukung pertumbuhan        sustainable business growth while maximizing
                                                                                                           bisnis yang berkelanjutan dan penciptaan nilai jangka     long-term shareholder value. Superbank actively
      A5-DB Holdings Pte Ltd                           3.398.682.495        339.868.249.500     10,03%     panjang bagi pemegang saham. Superbank secara             manages its capital structure in a dynamic manner
                                                                                                           aktif mengelola struktur modal secara dinamis dengan      to anticipate changes in economic conditions and
      KakaoBank Corp.                                  2.934.040.535        293.404.053.500      8,66%     mempertimbangkan perkembangan kondisi ekonomi             key risk exposures, particularly credit, market, and
                                                                                                           dan eksposur risiko utama, termasuk risiko kredit,        operational risks
      Singtel Alpha Investments Pte Ltd                2.493.833.503        249.383.350.300      7,36%     pasar, dan operasional.
      Pemegang Saham dengan kepemilikan <5%
      Shareholders with ownership <5%
                                                       6.527.154.194         652.715.419.400     19,26%    Per 31 Desember 2025, rasio Kewajiban Penyediaan          As of 31 December 2025, Superbank’s Capital Adequacy
                                                                                                           Modal Minimum (KPMM) Superbank, yang mencakup             Ratio (CAR), which incorporates credit, operational,
      Jumlah Modal Disetor
                                                       33.897.017.650      3.389.701.765.000   100,00%     risiko kredit, operasional, dan pasar, tercatat sebesar   and market risks, stood at 93.24%, substantially above
      Paid Up Capital                                                                                      93,24%, jauh di atas batas minimum yang ditetapkan        the 10% minimum requirement stipulated by OJK in
                                                                                                           oleh OJK sesuai dengan profil risiko Superbank.           accordance with Superbank’s risk profile.



                                                                                                           Dasar Penetapan Kebijakan                                 Basis for Determining
Struktur Permodalan dan Kecukupan                    Capital Structure and Adequacy                        Struktur Modal                                            Capital Structure Policy
Modal
                                                                                                           Penetapan kebijakan struktur modal Bank dilakukan         The determination of the Bank’s capital structure
                                                                                                           dengan mengacu pada ketentuan Otoritas Jasa               policy is carried out by referring to the provisions of
Permodalan yang kuat merupakan pilar utama dalam    Strong capital adequacy is a fundamental pillar in     Keuangan, diantaranya sebagai berikut:                    the Financial Services Authority, is as follow:
menjaga ketahanan dan kesehatan Superbank.          maintaining Superbank’s resilience and soundness.
Efektivitas pengelolaan permodalan memastikan       Effective  capital   management     ensures    that    •   Ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)                •   Financial Services Authority (OJK) provisions
tersedianya dukungan keuangan yang memadai          Superbank has sufficient financial resources               mengenai     Kewajiban    Penyediaan     Modal            concerning the Minimum Capital Requirement
bagi Superbank untuk menjalankan aktivitas bisnis   to support sustainable business operations,                Minimum (KPMM) bagi Bank Umum. Kerangka                   (CAR) for Commercial Banks. This foundational
secara berkelanjutan, termasuk ekspansi usaha,      including   business   expansion,    infrastructure        regulasi dasar ini, yang diatur melalui POJK              regulatory framework, initially established
pengembangan infrastruktur, serta penyediaan        development, and the provision of adequate                 No. 11/POJK.03/2016, mencakup amandemen                   through POJK No. 11/POJK.03/2016, includes its
bantalan (buffers) yang memadai untuk menyerap      buffers to absorb risks and unexpected losses.             terbarunya yaitu POJK No. 27 Tahun 2022.                  latest amendment, POJK No. 27 of 2022.
risiko dan potensi kerugian yang tidak terduga.
                                                                                                           •   Surat Edaran OJK No. 26/SEOJK.03/2016 yang            •   OJK Circular Letter No. 26/SEOJK.03/2016 which
                                                                                                               merinci perhitungan KPMM sesuai profil risiko             details the CAR calculation aligned with the Bank’s
                                                                                                               Bank.                                                     risk profile.


                                                                                                     142                                                                                                                 143
Page 73
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                                    Good Corporate Governance Report




                                                                                                                     Adapun ringkasan informasi mengenai transaksi                      A summary of the Bank's affiliated transactions

Kebijakan Transaksi Afiliasi                                                                                         afiliasi yang dilakukan oleh Bank selama tahun
                                                                                                                     berjalan tersedia pada tabel berikut:
                                                                                                                                                                                        during the year is provided in the following table:



dan Benturan Kepentingan                                                                                                 Pihak berelasi                  Sifat dari hubungan                                   Jenis transaksi
                                                                                                                         Related parties                 Nature of relationship                              Type of transaction
Affiliated and Conflict of Interest Transaction Policy

                                                                                                                                               Pemegang saham dengan pengaruh
                                                                                                                     PT Elang Media                                                     Beban umum dan administrasi
                                                                                                                                               signifikan
Sebagai wujud komitmen terhadap praktik Tata Kelola       As part of its commitment to Good Corporate                Visitama                                                           General and administrative expense
                                                                                                                                               Shareholder with significant influence
Perusahaan yang Baik (GCG), Superbank memiliki            Governance (GCG) practices, Superbank maintains
dan menerapkan Standar Operasional Prosedur               and enforces strict Standard Operating Procedures          PT Kudo Teknologi
                                                                                                                                               Pemegang saham dengan pengaruh
                                                                                                                                                                                        Beban umum dan administrasi
(SOP) yang ketat terkait pengelolaan transaksi afiliasi   (SOPs) governing the management of affiliated                                        signifikan
                                                                                                                     Indonesia                                                          General and administrative expense
                                                                                                                                               Shareholder with significant influence
maupun transaksi yang mengandung benturan                 transactions and conflict of interest transactions.
kepentingan.                                                                                                                                   Pemegang saham dengan pengaruh
                                                                                                                     Singtel Alpha                                                      Beban umum dan administrasi
                                                                                                                                               signifikan
Bank senantiasa memastikan bahwa seluruh                  The Bank consistently ensures that all internal            Investments Pte. Ltd.                                              General and administrative expense
                                                                                                                                               Shareholder with significant influence
kebijakan    internal   selalu   berpedoman      dan      policies remain aligned with the latest regulations,
terkalibrasi dengan regulasi terkini, khususnya           particularly the Financial Services Authority              A5-DB Holdings Pte.
                                                                                                                                               Pemegang saham dengan pengaruh
                                                                                                                                                                                        Beban umum dan administrasi
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.               Regulation (POJK) No. 42/POJK.04/2020 concerning                                     signifikan
                                                                                                                     Ltd.                                                               General and administrative expense
                                                                                                                                               Shareholder with significant influence
42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan            Affiliated Transactions and Conflict of Interest
Transaksi Benturan Kepentingan. Sebagai instrumen         Transactions. As a key compliance instrument, the
                                                                                                                                               Pemegang saham dengan pengaruh
kepatuhan, Pedoman Transaksi Afiliasi dan Transaksi       Bank's SOPs are regularly reviewed and refined             KakaoBank Corp.           signifikan
                                                                                                                                                                                        Beban umum dan administrasi
Benturan Kepentingan Bank juga terus dikaji dan           to ensure the relevance and effectiveness of its                                                                              General and administrative expense
                                                                                                                                               Shareholder with significant influence
disempurnakan secara berkala guna memastikan              internal control mechanisms. Within its governance
relevansi dan efektivitas mekanisme kontrol internal.     framework, Superbank implements a multi-layered
                                                                                                                     GP Network Asia Pte.      Pihak berelasi lainnya                   Beban umum dan administrasi dan aset takberwujud
Dalam kerangka tata kelolanya, Superbank                  oversight structure as follows:                            Ltd.                      Other related party                      General and administrative expense and intangible assets
menerapkan pengawasan yang berlapis sebagai
berikut:
                                                                                                                     GrabTaxi Holdings Pte. Pihak berelasi lainnya                      Beban umum dan administrasi dan aset takberwujud
1.   Direksi secara proaktif memastikan bahwa             1.   The Board of Directors proactively ensures            Ltd.                   Other related party                         General and administrative expense and intangible assets
     seluruh inisiasi dan pelaksanaan transaksi                that the initiation and execution of all affiliated
     afiliasi telah memenuhi prosedur internal                 transactions comply with internal procedures and
                                                                                                                                               Pihak berelasi lainnya                   Beban umum dan administrasi
     serta menjunjung tinggi prinsip kewajaran dan             strictly uphold the arm's-length principle.           PT Surya Citra Televisi
                                                                                                                                               Other related party                      General and administrative expense
     kelaziman usaha (arm’s-length principle).

2. Dewan     Komisaris     menjalankan    fungsi          2. The Board of Commissioners exercises rigorous           Neo Service Holding       Pihak berelasi lainnya                   Beban umum dan administrasi
   pengawasan (oversight) secara ketat terhadap              oversight over these transactions to ensure they        Pte, Ltd                  Other related party                      General and administrative expense
   pelaksanaan transaksi tersebut untuk menjamin             do not result in any losses to the Bank or its
   tidak adanya kerugian bagi Bank maupun                    independent shareholders.                               PT Teknologi
                                                                                                                                               Pihak berelasi lainnya                   Pinjaman yang diberikan
   pemegang saham independen.                                                                                        Pengangkutan
                                                                                                                                               Other related party                      Loans
                                                                                                                     Indonesia
3. Komite Audit turut menelaah Laporan Keuangan           3. The Audit Committee thoroughly reviews the
   Bank secara komprehensif untuk memastikan                 Bank's financial statements to ensure that              PT Bumi Cakrawala         Pihak berelasi lainnya                   Simpanan nasabah dan beban bunga
   bahwa pengungkapan (disclosure) transaksi                 affiliated transactions are transparently disclosed     Perkasa                   Other related party                      Deposits from customers and interest expense
   afiliasi telah disajikan secara transparan dan            in accordance with applicable financial accounting
   sesuai dengan standar akuntansi keuangan yang             standards.
   berlaku.                                                                                                          PT Grab Teknologi         Pihak berelasi lainnya                   Simpanan nasabah dan beban bunga
                                                                                                                     Indonesia                 Other related party                      Deposits from customers and interest expense

Sepanjang tahun 2025, Superbank mencatat                  Throughout 2025, Superbank engaged solely in
hanya melaksanakan transaksi operasional dengan           operational transactions with affiliated parties. There    PT Abhimata Acme          Pihak berelasi lainnya                   Pinjaman yang diberikan, simpanan nasabah dan beban bunga
pihak afiliasi, dan tidak terdapat indikasi maupun        were no indications of, nor any actual transactions        Indonesia                 Other related party                      Loans, deposits from customers and interest expense
pelaksanaan transaksi yang mengandung benturan            involving, a conflict of interest. Comprehensive
kepentingan. Rincian komprehensif mengenai                details regarding these affiliated transactions can be                                                                        Simpanan nasabah, beban bunga dan beban umum dan
transaksi afiliasi dapat dilihat pada laporan audit       found in the Audited Financial Statements, Note No.        PT Visionet               Pihak berelasi lainnya                   administrasi
tahunan pada Catatan Atas Laporan Keuangan No.            27, on pages 67 to 70.                                     Internasional             Other related party                      Deposits from customers, interest expense and general and
27 di halaman 67 hingga 70.                                                                                                                                                             administrative expense



                                                                                                               144                                                                                                                                  145
Page 74
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                                    Good Corporate Governance Report




Ikatan Material untuk Investasi                                                                                               Informasi Suku Bunga
Barang Modal & Realisasi Tahun                                                                                                Dasar Kredit
2025                                                                                                                          Prime Lending Rate Information
Material Commitments for Capital Expenditure and
Realized Investment in 2025
                                                                                                                             Sesuai dengan ketentuan transparansi informasi                In accordance with the information transparency
                                                                                                                             yang diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)                 requirements set by the Financial Services Authority
Pengembangan produk dan layanan digital yang               Developing innovative digital products and services               melalui POJK Nomor 13 Tahun 2004           tentang            (OJK) through POJK Number 13 of 2004 concerning
inovatif menjadi fokus utama Superbank dalam               remains Superbank's primary focus in navigating                   Transparansi dan Publikasi Laporan Bank, Bank                 Transparency and Publication of Bank Reports,
menghadapi dinamika industri. Komitmen ini                 industry dynamics. This commitment is demonstrated                diwajibkan untuk menyampaikan informasi yang                  Banks are required to disclose relevant and material
diwujudkan melalui investasi berkelanjutan pada            by continuous investment in Information Technology                relevan dan material, termasuk struktur suku bunga            information, including credit interest rate structures,
infrastruktur Teknologi Informasi (TI) guna menjamin       (IT) infrastructure to ensure operational reliability.            kredit, untuk meningkatkan transparansi kepada                to enhance transparency for stakeholders. The
keandalan operasional Bank.                                                                                                  pemangku kepentingan. Berikut merupakan detail                following are the details of the Prime Lending Rate
                                                                                                                             pengungkapan informasi Suku Bunga Dasar Kredit                (SBDK) disclosure as of December 31, 2025:
Guna memastikan kesiapan operasional jangka                To support long-term operational readiness,                       (SBDK) per 31 Desember 2025:
panjang, khususnya pada aspek jaringan dan                 particularly in network and technology capabilities,
teknologi, Superbank telah merealisasikan komitmen         Superbank has executed its capital asset investment
investasi aset modal sepanjang tahun 2025.                 commitments throughout 2025.
                                                                                                                             Pengungkapan Kuantitatif
                                                                                                                             Quantitative Disclosure

Realisasi Investasi Barang Modal                                                                                                                             Kredit Non UMKM               Kredit UMKM                                Kredit Non KPR/
Realized Capital Expenditure Investment
                                                                                                                                   Periode Data               Non MSME Loan                 MSME Loan             Kredit KPR/KPA            KPA
(Dalam Juta Rp)                                                                                  (Dalam Juta Rp)
                                                                                                                                   Data Periode                                                                    Housing Loan      Non-Housing Loan
                                                                                                                                                           Korporasi   Ritel    Menengah      Kecil      Mikro
                                                                                                     (%)                                                   Corporate   Retail    Medium       Small      Micro
                                                                                                  (In Million IDR)
  Uraian                                                       2024              2025                YoY                   Harga Pokok Dana
                                                                                                                           untuk Kredit (HPDK)              7,36%       N/A      7,36%        7,36%      7,36%          N/A                7,36%
                                                                                                                           Cost of Fund (COF) (%)
  Inventaris Kantor & Aset Dalam Pembangunan
  Office Equipment & Construction in Progress
                                                              34.596             11.681           (66,2)%
                                                                                                                           Biaya Overhead
                                                                                                                                                            0,86%       N/A      1,68%        1,68%      1,68%          N/A               4,50%
                                                                                                                           Overhead Cost (%)
  Leasehold improvement & Aset Hak Guna
  Leasehold improvements & Right-of-use Assets
                                                              40.656                -              (100)%
                                                                                                                           Margin Keuntungan
                                                                                                                                                            0,28%      NN/AA     0,46%        0,46%      0,46%        NN/AA               2,64%
                                                                                                                           Profit Margin (%)
  Teknologi (termasuk perangkat lunak dalam proses
  penyelesaian)                                               115.992           237.223            104,5%                  Suku Bunga Dasar Kredit
  Technology (include Software Construction in Progress)                                                                   (SBDK) (HPDK + Overhead +
                                                                                                                           Margin)                          8,50%       N/A      9,50%        9,50%      9,50%          N/A               14,50%
  Total Biaya Perolehan                                                                                                    Prime Lending Rate (SBDK) (%)
  Total Expenditure
                                                              191.244           248.904             30,1%
                                                                                                                           (COF + Overhead + Margin)



Hingga akhir tahun 2025, Superbank telah                   By the end of 2025, Superbank had realized capital
merealisasikan belanja modal (capital expenditure)         expenditure of Rp249 billion, allocated for buildings,
sebesar Rp249 miliar yang dialokasikan untuk               office equipment, and software.
bangunan, perlengkapan kantor, serta perangkat
lunak.




                                                                                                                     146                                                                                                                      147
Page 75
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                                      Good Corporate Governance Report


Pengungkapan Kualitatif
Qualitative Disclosure


     Kategori                                   Definisi                                          Indikator / Kritera
     Category                                  Definition                                          Non-Housing Loan


                   Kredit yang diberikan ke badan usaha atau perusahaan non retail dan
                                                                                                                                             Perbandingan Target dan
                                                                                           Hasil penjualan tahunan > Rp 50 Miliar
 Korporasi
 Corporate
                   non UMKM yang memenuhi kriteria segmen Korporasi di Superbank
                   Loan provided to non-retail and non-MSME business entities or
                   companies that meet the corporate segment criteria at Superbank
                                                                                          Productive loan, Plafond > IDR 50 billion
                                                                                                                                             Realisasi Kinerja Bank untuk
 Ritel             Kredit yang diberikan kepada usaha Non UMKM Non Korporasi
                                                                                                           N/A
                                                                                                                                             Tahun 2025
 Retail            Loan given to Non-MSME and Non-Corporate businesses

                                                                                                                                             Comparison of Bank Performance Targets
                                                                                                                                             and Actuals for 2025
Catatan:                                                                Notes:
1. Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) ditentukan Bank                       1. The Prime Lending Rate (SBDK) is determined
   berdasarkan berbagai faktor, diantaranya suku                           by the Bank based on various factors, including
   bunga acuan yang ditetapkan oleh otoritas yang                          the reference interest rate set by the competent                  Realisasi kinerja keuangan Bank tahun 2025       Bank's actual financial performance in 2025 compared
   berwenang, harga pokok dana untuk kredit (cost                          authority, the cost of funds for credit, overhead                 dibandingkan dengan target Rencana Bisnis Bank   to the Bank Business Plan (RBB) targets is presented
   of fund), biaya overhead, margin keuntungan,                            costs, profit margins, and economic conditions.                   (RBB) disajikan sebagai berikut:                 as follows:
   dan perkembangan kondisi ekonomi.                                    2. The Prime Lending Rate does not include the
2. SBDK belum memperhitungkan komponen                                     estimated risk premium component, which
   estimasi premi risiko yang besarnya tergantung                          depends on the Bank’s assessment of the risk
   dari penilaian Bank terhadap risiko untuk masing-                       associated with each debtor or group of debtors.                 (Dalam Juta Rp)                                                                      (in Million IDR)
   masing debitur atau kelompok debitur.                                3. Non-Housing/Apartment Loan refers to consumer
3. Kredit Non KPR / Non KPA adalah kredit konsumsi                         credit other than Housing/Apartment Loan.                                                                                           Realisasi          (In Million IDR)
   selain KPR/KPA.                                                      4. Information about the applicable Prime Lending                     Uraian                                           Target             2025               (%)
4. Informasi SBDK yang berlaku setiap saat dapat                           Rate at any given time is available in publications                Description                                       2025          Realization        Fulfillment
   dilihat pada publikasi di setiap kantor Superbank                       at each Superbank office and/or on the Bank’s                                                                                        in 2025
   dan/atau website Bank.                                                  website.
                                                                                                                                              Pendapatan Bunga Bersih
                                                                                                                                              Net Interest Income
                                                                                                                                                                                              1.545.399        1.576.274            102,0%

                                                                                                                                              Laba Sebelum Pajak
                                                                                                                                              Profit Before Tax
                                                                                                                                                                                                99.015          143.273              144,7%

                                                                                                                                              Laba Bersih
                                                                                                                                              Profit After Tax
                                                                                                                                                                                                77.232           99.684              129,1%

                                                                                                                                              Total Aset
                                                                                                                                              Assets
                                                                                                                                                                                              20.135.899       21.282.312            105,7%

                                                                                                                                              Total Liabiliatas
                                                                                                                                              Liabilities
                                                                                                                                                                                              11.729.199        13.117.718           111,8%

                                                                                                                                              Total Ekuitas
                                                                                                                                              Equity
                                                                                                                                                                                              8.406.699        8.164.594              97,1%




                                                                                                                                      148                                                                                                            149
Page 76
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                        Good Corporate Governance Report




                                       Target Bank pada Tahun 2026
                                       Overview of Bank's Target in 2026


                                       Bank menetapkan visi strategis untuk menjadi            Superbank has established a strategic vision to
                                       lembaga keuangan yang memberdayakan seluruh             empower all levels of society through financial
                                       lapisan masyarakat melalui produk yang sederhana,       products that are simple, transparent, and flexible.
                                       transparan, dan fleksibel. Dengan misi utama            With a primary mission of providing effective digital
                                       menyediakan solusi digital yang efektif, Bank           solutions, Superbank focuses its services on the
                                       memfokuskan layanannya pada segmen UMKM dan             MSME and retail segments, particularly those who
                                       ritel yang selama ini belum terjangkau secara optimal   have historically been underserved by conventional
                                       oleh perbankan konvensional. Melalui pendekatan         banking. Through this approach, Superbank seeks to
                                       ini, Bank berupaya menyelaraskan pertumbuhan            align profitable and sustainable growth with a social
                                       sehat dan berkelanjutan dengan misi sosial untuk        mission to drive broader financial inclusion across
                                       mendorong inklusi keuangan yang lebih luas di           Indonesia.
                                       Indonesia.

                                       Untuk mencapai tujuan tersebut, Bank mengusung          To achieve these goals, Superbank has adopted a
                                       konsep House of Strategy yang mengintegrasikan          "House of Strategy" concept that emphasizes deep
                                       ekosistem    digital  secara   mendalam.     Bank       integration into digital ecosystems. Superbank
                                       memposisikan diri sebagai ecosystem clearing            positions itself as an ecosystem clearing house,
                                       house yang menyediakan layanan pembayaran,              providing seamless payment, lending, and settlement
                                       pinjaman, dan penyelesaian dana secara seamless         services across major platforms, ranging from ride-
                                       di berbagai platform besar, mulai dari ride-hailing     hailing to e-commerce. This integration allows
                                       hingga e-commerce. Integrasi ini memungkinkan           Superbank to retain cash flow within the ecosystem
                                       Bank untuk mengunci arus kas di dalam ekosistem         while offering users a frictionless transactional
                                       dan memberikan kemudahan transaksi bagi                 experience within a single, unified network.
                                       pengguna dalam satu jaringan yang terpadu.

                                       Inovasi AI dan pengelolaan Big Data menjadi             Artificial Intelligence (AI) innovation and Big Data
                                       pilar utama dalam menjalankan operasional dan           management serve as the primary pillars for
                                       pengambilan keputusan. Dengan memanfaatkan              operational execution and decision-making. By
                                       data transaksional alternatif dari ekosistem, Bank      leveraging alternative transactional data from the
                                       mampu menciptakan model penilaian kredit yang           ecosystem, Superbank can create more accurate
                                       lebih akurat dan inklusif bagi gig-worker dan pelaku    and inclusive credit scoring models for gig workers
                                       usaha kecil. Penggunaan teknologi proprietary           and small business owners. The use of proprietary
                                       atau milik sendiri ini tidak hanya meningkatkan         technology not only strengthens Superbank's
                                       keunggulan kompetitif, tetapi juga mengoptimalkan       competitive advantage but also optimizes operational
                                       efisiensi biaya operasional melalui otomatisasi di      cost efficiency through automation across all
                                       berbagai lini kerja.                                    business lines.

                                       Dari sisi pertumbuhan bisnis, Bank melakukan            In terms of business growth, Superbank is strategically
                                       ekspansi portofolio pinjaman secara strategis           expanding its loan portfolio by diversifying products
                                       dengan mendiversifikasi produk untuk menjangkau         to reach broader market segments. Through the
                                       segmen pasar yang lebih luas. Melalui penerapan         application of gamification and personalized services,
                                       gamifikasi dan personalisasi layanan, Superbank         Superbank aims to increase user engagement and
                                       berusaha meningkatkan interaksi serta loyalitas         loyalty, fostering a deeper connection to the platform.
                                       nasabah agar mereka merasa lebih terikat dengan         This strategy is further supported by the development
                                       platform. Strategi ini didukung oleh pengembangan       of low-bandwidth applications, ensuring that banking
                                       aplikasi yang hemat data (low-bandwidth) agar           services remain accessible even to communities in
                                       layanan perbankan dapat tetap diakses oleh              regions with limited technological infrastructure.
                                       masyarakat di wilayah dengan infrastruktur
                                       teknologi yang terbatas.



                                 150                                                                                                               151
Page 77
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                       Good Corporate Governance Report




Guna     menjaga     keberlanjutan   usaha,    Bank      To ensure long-term sustainability, Superbank
memperkuat fondasi internal melalui manajemen            is strengthening its internal foundation through            INFORMASI MATERIAL LAINNYA
risiko yang tangguh dan pengembangan Sumber              robust risk management and Human Resources
Daya Manusia (SDM). Bank menerapkan sistem               development. Superbank utilizes AI-based mitigation
                                                                                                                     Other Material Information
mitigasi risiko berbasis AI untuk mendeteksi potensi     systems to detect potential fraud in real-time and
kecurangan secara real-time serta memastikan             ensures regulatory compliance through an integrated
kepatuhan terhadap regulasi melalui sistem               Regulatory Inventory system. Simultaneously,
Regulatory Inventory yang terintegrasi. Bersamaan        enhancing employee competencies in Data Science             Investasi, Ekspansi, Akuisisi, Divestasi,                Investment,    Expansion,  Acquisition,
dengan itu, peningkatan kompetensi karyawan di           and cybersecurity remains a top priority to ensure          Penggabungan/Peleburan Usaha, dan                        Divestment, Merger/Consolidation, and
bidang Data Science dan keamanan siber menjadi           Superbank remains resilient and ready to face the           Restrukturisasi Utang/Modal                              Debt/Capital Restructuring
prioritas utama untuk memastikan ketahanan Bank          future challenges of digital banking.
dalam menghadapi tantangan perbankan digital di                                                                      Selama tahun 2025, tidak terdapat aksi korporasi         During 2025, the Bank will not undertake any
masa depan.                                                                                                          tambahan terkait investasi, ekspansi, restrukturisasi,   additional corporate actions related to investment,
                                                                                                                     maupun aksi korporasi lainnya yang dilakukan oleh        expansion, restructuring, or other corporate actions
                                                                                                                     Bank, di luar dari apa yang telah dijabarkan secara      beyond those detailed in this Annual Report.
KEBIJAKAN DIVIDEN DAN HISTORIS PEMBAGIAN DIVIDEN                                                                     rinci di dalam Laporan Tahunan ini.
Dividend Policy and Historical Dividend Payments

Kebijakan pembagian dividen Superbank disusun            Superbank's dividend distribution policy is formulated      Peristiwa Setelah          Tanggal      Pelaporan        Subsequent Events after the Financial Re-
dengan     berpedoman     pada    Undang-Undang          in accordance with the Limited Liability Company Law
Perseroan Terbatas (UUPT) serta Anggaran Dasar           (UUPT) and the Company's Articles of Association.
                                                                                                                     Keuangan                                                 porting Date
Perseroan. Sesuai tata kelola yang berlaku, usulan       Pursuant to applicable corporate governance,
pembagian dividen diajukan oleh Direksi, ditelaah        dividend distribution proposals are submitted by            Pada bulan Januari dan Februari 2026, A5-DB              In January and February 2026, A5-DB Holdings Pte.
dan direkomendasikan oleh Dewan Komisaris,               the Board of Directors, reviewed and recommended            Holdings Pte. Ltd. mengakuisisi masing-masing            Ltd. acquired 362.716.600 and 1.582.895.025 shares
untuk kemudian diputuskan dan disetujui oleh para        by the Board of Commissioners, and subsequently             sebanyak 362,716,600 dan 1,582,895,025 saham             of the Bank, respectively, through the Indonesia
pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang                 approved by shareholders at the Annual General              Bank melalui Bursa Efek Indonesia. Transaksi antar       Stock Exchange. These secondary transfers changed
Saham Tahunan (RUPST).                                   Meeting of Shareholders (AGMS).                             pemegang saham ini hanya mengubah komposisi              the composition of share ownership without affecting
                                                                                                                     kepemilikan saham tanpa memengaruhi modal saham          the Bank’s share capital or equity.
Hingga akhir tahun 2025, Bank belum melakukan            As of the end of 2025, Bank has not distributed any         maupun ekuitas Bank.
pembagian dividen.                                       dividends.


                                                                                                                     Perubahan Kebijakan Akuntansi yang                       Changes in Accounting Policies with
REALISASI PENGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM PERDANA SAHAM                                                          Berpengaruh Signifikan Terhadap Bank                     Significant Impacts to Bank
Realization of the use of proceeds from the Initial Public Offering/IPO
                                                                                                                     Sepanjang tahun 2025, Dewan Standar Akuntansi            Based on the report from the Financial Accounting
                                                                                                                     Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI)             Standards Board of the Indonesian Institute of
Sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas               In compliance with Financial Services Authority             mengesahkan beberapa peraturan yang berdampak            Accountants (DSAK-IAI), several amendments and
Jasa Keuangan No. 30/POJK.04/2015, Superbank             Regulation No. 30/POJK.04/2015, Superbank hereby            signifikan pada kebijakan akuntansi perbankan di         interpretations have been issued, effective from
melaporkan        pertanggungjawaban         realisasi   reports on the realization of the use of proceeds from      Indonesia. Berikut adalah beberapa di antaranya:         January 1, 2025, as follows:
penggunaan dana hasil Penawaran Umum Perdana             its Initial Public Offering. Following the effective date
Saham. Berdasarkan tanggal efektif pernyataan            of the registration statement on December 17, 2025,         •   Amandemen     PSAK     221:     Amandemen            •   Amendment to PSAK 221: Amendments to
pendaftaran pada 17 Desember 2025, Superbank             Superbank raised net proceeds of IDR 2.7 trillion after         tentang pengaruh perubahan kurs valuta                   the effects of changes in foreign exchange
memperoleh hasil bersih sebesar Rp2,7 triliun setelah    deducting public offering costs.                                asing berlaku efektif mulai 1 Januari 2025.              rates, effective from    January 1, 2025
dikurangi biaya-biaya penawaran umum.
                                                                                                                     •   PSAK 117 : Amandemen tentang kontrak                 •   PSAK    117:    Amendments   to         Insurance
Hingga 31 Desember 2025, Superbank telah                 As of December 31, 2025, Superbank has utilized IDR             asuransi, berlaku efektif mulai 1 Januari 2025.          Contracts,   effective January         1,    2025
merealisasikan penggunaan dana sebesar Rp1,3             1.3 trillion of the proceeds. The entire amount was
triliun. Seluruh dana yang terealisasi tersebut          allocated to strengthen working capital in support of       •   Amandemen PSAK 117: Penerapan awal PSAK              •   Amendment to PSAK 117: Initial Application of
dialokasikan untuk memperkuat modal kerja dalam          Superbank's credit expansion, in accordance with the            117 dan PSAK 109 - Informasi komparatif.                 PSAK 117 and PSAK 109 - Comparative Information
rangka mendukung ekspansi penyaluran kredit              prospectus.
Superbank, sesuai dengan rencana penggunaan dana                                                                     Penerapan dari amandemen dan interpretasi di atas        The implementation of these amendments and
yang telah ditetapkan dalam prospektus.                                                                              tidak menimbulkan perubahan substansial atas             interpretations does not result in any substantial
                                                                                                                     kebijakan akuntansi Bank dan tidak memiliki dampak       changes to the Bank’s accounting policies and has no
Dengan realisasi tersebut, terdapat sisa dana hasil      Following this utilization, the remaining balance of        signifikan terhadap Laporan Keuangan pada tahun          significant impact on the financial statements for the
penwaran umum perdana saham sebesar Rp1,4 triliun.       the IPO proceeds stands at IDR 1.4 trillion. These          berjalan atau tahun sebelumnya.                          current or prior periods.
Sisa dana ini ditempatkan sementara pada instrumen       remaining funds have been temporarily placed in
pasar uang yang aman dan likuid guna memastikan          safe and liquid money market instruments to ensure
pengelolaan dana yang pruden.                            prudent fund management.


                                                                                                               152                                                                                                               153
Page 78
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                                                           Good Corporate Governance Report




Dampak Perubahan Peraturan                                      Impact of the New Changes of Applicable                                   No.           Peraturan Baru yang Berlaku                    Dampak dan Langkah Penyesuaian oleh Superbank
Perundang-Undangan yang Berlaku                                 Regulation towards Bank                                                                  New Applicable Regulations                       Impact and Adjustment made by Superbank
terhadap Bank
Berikut merupakan uraian perubahan peraturan                    The following is a description of changes to statutory                                                                        Menindaklanjuti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) tersebut, Bank
perundang-undangan yang berdampak signifikan                    regulations and their impact on banks:                                                                                        telah menunjuk 1 (satu) PIC penanggung jawab Pembiayaan Kepada Usaha
                                                                                                                                                                                              Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), menambahkan informasi rencana
terhadap kelangsungan usaha Bank:                                                                                                                                                             spesifik terkait pemberian kemudahan akses pembiayaan UMKM pada
                                                                                                                                                                                              RBB 2026. Selanjutnya sebagai tindak lanjut dari POJK ini Bank akan
                                                                                                                                                Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
                                                                                                                                                                                              menyusun rencana strategis pemberian kemudahan akses pembiayaan
                                                                                                                                                19 Tahun 2025 tentang Kemudahan Akses
                                                                                                                                                                                              UMKM, melakukan asesmen terkait pembentukan unit/fungsi khusus yang
                                                                                                                                                Pembiayaan Kepada Usaha Mikro, Kecil,
                                                                                                                                                                                              bertanggung jawab atas Pembiayaan Kepada Usaha Mikro, Kecil, dan
                                                                                                                                                dan Menengah (UMKM)
                                                                                                                                          5.                                                  Menengah (UMKM), dan menyusun Pedoman Kemudahan Akses Pembiayaan.
 No.            Peraturan Baru yang Berlaku                   Dampak dan Langkah Penyesuaian oleh Superbank
                 New Applicable Regulations                      Impact and Adjustment made by Superbank                                        Otoritas Jasa Keuangan Regulation Number
                                                                                                                                                                                              Following up on the regulation, the Bank has appointed one (1) PIC responsible
                                                                                                                                                19 Year 2025 on Ease of Access to Financing
                                                                                                                                                                                              for Micro, Small, and Medium Enterprise (MSME) financing and has included
                                                                                                                                                for Micro, Small, and Medium Enterprises.
                                                                                                                                                                                              specific plans related to facilitating MSME financing access in the 2026 Business
                                                                                                                                                                                              Plan. Furthermore, as a follow-up to this POJK, the Bank will prepare a strategic
                                                     Menindaklanjuti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) tersebut, Bank
                                                                                                                                                                                              plan for facilitating MSME financing access, conduct an assessment on the
                                                     telah menyusun Pedoman dan SOP Pembukaan Rahasia Bank Kepada Pihak
        Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor                                                                                                                                                establishment of a dedicated unit/function responsible for MSME financing, and
                                                     Ketiga dan/atau Otoritas yang Berwenang sebagai pedoman dalam proses
        44 Tahun 2024 tentang Rahasia Bank                                                                                                                                                    develop the Guidelines on Financing Access Facilitation.
                                                     pembukaan rahasia Bank.
   1.
        Otoritas Jasa Keuangan Regulation Number                                                                                                Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor        Menindaklanjuti Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) tersebut, Bank
                                                     Following up on the regulation, the Bank has prepared the Guidelines and SOP on            24 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan         telah menyusun rencana pelatihan bagi pihak internal Bank yang mencakup
        44 Year 2024 on Bank Secrecy
                                                     the Disclosure of Bank Secrecy to Third Parties and/or Authorized Authorities to           Setelmen Dana Seketika melalui Sistem         aspek operasional, aspek teknologi informasi, dan aspek keamanan BI-RTGS.
                                                     serve as a reference for the bank secrecy disclosure process.                              Bank Indonesia-Real Time Gross Settlement     Selanjutnya, Bank akan melakukan penyesuaian ketentuan internal Bank terkait
                                                                                                                                                                                              BI-RTGS sesuai batas waktu yang diatur dalam PADG ini.
                                                     Menindaklanjuti Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) tersebut, Bank               6.
        Peraturan Anggota Dewan Gubernur                                                                                                        Members of the Board of Governors             Following up on the regulation, the Bank has prepared a training plan for internal
                                                     telah memiliki Rencana Strategis Keamanan Sistem Informasi dan Ketahanan
        Nomor 24 Tahun 2024 tentang Keamanan                                                                                                    Regulation Number 24 Year 2025 on             Bank parties covering BI-RTGS operational, information technology, and security
                                                     Siber (KKS), Kebijakan KKS, Pedoman Operasional Pengamanan Informasi,
        Sistem Informasi dan Ketahanan Siber bagi                                                                                               Implementation Of Instant Fund Settlement     aspects. Furthermore, the Bank will adjust its internal provisions related to BI-
                                                     Kebijakan Penggunaan Penyedia Jasa Teknologi Informasi, System Operational
        Penyelenggara Sistem Pembayaran, Pelaku                                                                                                 Through The Bank Indonesia Real-Time          RTGS in accordance with the deadlines stipulated under this PADG.
                                                     Procedure (SOP) Insiden Siber, serta prosedur lain yang terkait dengan
        Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing, serta                                                                                                Gross Settlement System
                                                     keamanan informasi. Selain itu, Bank juga telah menerapkan budaya keamanan
        Pihak Lain yang Diatur dan Diawasi Bank
                                                     siber secara berkelanjutan melalui program pelatihan dan security awareness
        Indonesia
                                                     bagi pihak internal Bank maupun pihak ketiga terkait.                                                                                    Menindaklanjuti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) tersebut, saat ini
  2.
                                                                                                                                                                                              Bank dalam proses penyesuaian kebijakan dan prosedur terkait pengelolaan
        Members of the Board of Governors
                                                     Following up on the regulation, the Bank has established and implemented                                                                 rekening dan proses pengembangan sistem yang meliputi proses penutupan
        Regulation Number 24 Year 2024 on                                                                                                       Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
                                                     Information System Security And Cyber Resilience (KKS) Strategic Plan, KKS                                                               rekening, proses penambahan dan penyesuaian parameter status rekening,
        Information System Security And Cyber                                                                                                   24 Tahun 2025 tentang Pengelolaan
                                                     Policy, Information Security Operational Guidelines, the Policy on the Use of                                                            proses pengiriman notifikasi, dan akan melakukan pengkinian Syarat dan
        Resilience For Payment System Organizers,                                                                                               Rekening pada Bank Umum
                                                     Information Technology Service Providers, as well as other procedures related                                                            Layanan Perbankan Digital kepada nasabah sesuai POJK ini.
        Money Market And Foreign Exchange Market                                                                                          7.
                                                     to information security. In addition, the Bank has also implemented a sustainable
        Actors, And Other Parties Regulated And                                                                                                 Otoritas Jasa Keuangan Regulation Number
                                                     cybersecurity culture through training programs and security awareness                                                                   Following up on the regulation, the Bank is currently in the process of adjusting
        Supervised By Bank Indonesia                                                                                                            24 Year 2025 on Account Management at
                                                     initiatives for internal Bank parties and relevant third parties.                                                                        its account management policies and procedures and developing system
                                                                                                                                                Commercial Banks
                                                                                                                                                                                              enhancements covering account closure, the addition and adjustment of account
                                                                                                                                                                                              status parameters, and notification delivery, and will update the Digital Banking
                                                     Menindaklanjuti Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) tersebut, Bank                                                                   Terms and Conditions for customers in accordance with this POJK.
        Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor
                                                     telah menyusun rencana pelatihan bagi pihak internal Bank yang mencakup
        1 dan 14 Tahun 2025 tentang Perubahan atas
                                                     aspek operasional, aspek teknologi informasi, dan aspek keamanan BI-FAST,
        Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor                                                                                                                                                Menindaklanjuti Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) tersebut, Bank
                                                     melakukan pembaruan arsitektur BI-FAST, dan akan melakukan penyesuaian
        17 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan                                                                                                                                                 telah melakukan evaluasi atas kebijakan terkait tingkat risiko yang diambil (risk
                                                     ketentuan internal Bank terkait-FAST sesuai dengan cakupan dan batas waktu
        Bank Indonesia-Fast Payment                                                                                                                                                           appetite), evaluasi rencana pendanaan, akses pasar, kemampuan Bank untuk
                                                     yang ditetapkan dalam PADG ini.
  3.                                                                                                                                                                                          memonetisasi aset likuid berkualitas tinggi atau High Quality Liquid Asset
        Members of the Board of Governors                                                                                                                                                     (HQLA), manajemen likuiditas intrahari, dan rencana kontingensi likuiditas,
                                                     Following up on the regulation, the Bank has prepared a training plan for internal
        Regulation Number 1 & 14 Year 2025 on The                                                                                                                                             serta melakukan penguatan kondisi likuiditas dengan menambah aset likuid.
                                                     Bank parties covering BI-FAST operations, information technology, and security             Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
        Amendment To PADG Number 17 Of 2023                                                                                                                                                   Selain itu, Bank telah menyesuaikan komposisi aset dan liabilitas bank untuk
                                                     aspects, updated the BI-FAST architecture, and is currently in the process of              Nomor 26/SEOJK.03/2025 tentang Proses
        On The Organization Of Bank Indonesia-Fast                                                                                                                                            mengurangi eksposur risiko likuiditas. Selanjutnya, Bank akan melakukan
                                                     adjusting the BI-FAST SOP to align with the scope stipulated in the PADG.                  Asesmen Kecukupan Likuiditas Secara
        Payment                                                                                                                                                                               assessment terkait ILAAP ini dengan batas waktu pertama kali dilakukan di
                                                                                                                                                Internal (Internal Liquidity Adequacy
                                                                                                                                                                                              Januari 2029 untuk pelaporan posisi Desember 2028 dan di Januari 2031
                                                                                                                                                Assessment Process) Bagi Bank Umum
                                                                                                                                          8.                                                  untuk pelaporan posisi 2030.
                                                                                                                                                Otoritas Jasa Keuangan Circular Number
                                                                                                                                                                                              Following up on the regulation, the Bank has evaluated policies related to the level
                                                     Menindaklanjuti Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) tersebut,                      26/SEOJK.03/2025 on Internal Liquidity
        Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan                                                                                                                                                   of risk assumed (risk appetite), funding plans, market access, the Bank’s ability
                                                     Bank telah menyesuaikan Laporan Penilaian Sendiri (Self Assessment) atas                   Adequacy     Assessment   Process  for
        Nomor     14/SEOJK.03/2025       tentang                                                                                                                                              to monetize High Quality Liquid Assets (HQLA), intraday liquidity management,
                                                     Penerapan Tata Kelola Semester II/2025 yang menjadi bagian dari Laporan                    Commercial Bankss
        Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum                                                                                                                                                  and liquidity contingency plans, and has strengthened its liquidity position by
                                                     Publikasi Kinerja dan Informasi Keuangan Tahunan Bank.
                                                                                                                                                                                              increasing liquid assets. In addition, the Bank has adjusted the composition of
  4.
        Otoritas   Jasa   Keuangan   Circular                                                                                                                                                 its assets and liabilities to reduce liquidity risk exposure. Furthermore, the Bank
                                                     Following up on the regulation, the Bank has adjusted the Self-Assessment
        Number 14/SEOJK.03/2025 Year 2025                                                                                                                                                     will conduct the Internal Liquidity Adequacy Assessment Process (ILAAP), with
                                                     Report on the Implementation of Good Corporate Governance, which forms part
        on Implementation of Governance For                                                                                                                                                   the first assessment to be conducted in January 2029 for the December 2028
                                                     of the Bank’s Annual Performance and Financial Information Publication Report.
        Commercial Banks                                                                                                                                                                      reporting position and in January 2031 for the 2030 reporting position.




                                                                                                                                   154                                                                                                                                       155
Page 79
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                           Good Corporate Governance Report




 No.            Peraturan Baru yang Berlaku                    Dampak dan Langkah Penyesuaian oleh Superbank
                 New Applicable Regulations                       Impact and Adjustment made by Superbank



                                                      Menindaklanjuti Peraturan Bank Indonesia (PBI) dan Peraturan Anggota Dewan
        Peraturan Bank Indonesia Nomor 9 dan          Gubernur (PADG) tersebut, Bank telah menyampaikan Laporan Komitmen
        Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor        Rencana Penyaluran Kredit sesuai batas waktu yang ditetapkan oleh PBI dan
        27 Tahun 2025 tentang Kebijakan Insentif      PADG ini pada tanggal 10 Desember 2025 dan selanjutnya secara berkala,
        Likuiditas Makroprudensial                    Bank akan menyampaikan laporan ini kepada Bank Indonesia sebagai dasar
  9.                                                  pemberian Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM).
        Peraturan Bank Indonesia Nomor 9 dan
        Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor        Following up on the regulations, the Bank submitted the Credit Distribution Plan
        27 Tahun 2025 tentang Kebijakan Insentif      Commitment Report in accordance with the deadlines stipulated under the
        Likuiditas Makroprudensial                    PBI and PADG on 10 December 2025, and will subsequently submit the report
                                                      periodically to Bank Indonesia as the basis for the granting of KLM.



        Peraturan Bank Indonesia Nomor 9 dan
        Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor        Menindaklanjuti Peraturan Anggota Dewan Komisioner (PADK) tersebut,
        27 Tahun 2025 tentang Kebijakan Insentif      selanjutnya Bank akan menyesuaikan informasi mengenai produk dan/atau
        Likuiditas Makroprudensial                    layanan (RIPLAY) bagi calon Konsumen dan/atau Konsumen sesuai persyaratan
                                                      dan batas waktu yang ditetapkan oleh PADK ini.
  10.
        Member of the Board of Commissioners
        Regulation Number 37/PADK.08/2025 on          Following up on this regulation, the Bank will adjust information on products
        the Provision and Disclosure of Information   and/or services (RIPLAY) for prospective Consumers and/or Consumers in
        for the Marketing of Financial Products and   accordance with the requirements and deadlines stipulated under this PADK.
        Financial Services




                                                                                                                                  156                                 157
Page 80
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko         Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization




LAPORAN EKSPOSUR RISIKO &
PERMODALAN DAN PENERAPAN
MANAJEMEN RISIKO

Implementation of Risk Management,
Risk Exposure Report & Capitalization




                                                                                   158                                                                       159
Page 81
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko                                                                                       Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization

                                                                                                                       1. Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi         1. Active Oversight by the Board of Commissioners
                                                                                                                                                                               and the Board of Directors
                                                                                                                       Efektivitas manajemen risiko dimulai dari "tone from
                                                                                                                       the top". Dewan Komisaris dan Direksi Superbank         Risk management effectiveness begins with the "tone
                                                                                                                       menjalankan fungsi pengawasan aktif untuk               from the top." Superbank's Board of Commissioners
                                                                                                                       memastikan kebijakan risiko diterapkan secara           and Board of Directors exercise active oversight to
                                                                                                                       konsisten.                                              ensure the consistent implementation of risk policies.


Penerapan Manajemen Risiko,                                                                                            •   Dewan Komisaris: Berperan mengevaluasi
                                                                                                                           dan menyetujui arah kebijakan manajemen
                                                                                                                           risiko serta memastikan Direksi mengelola
                                                                                                                                                                               •    Board of Commissioners: Evaluates and approves
                                                                                                                                                                                    the direction of risk management policies and
                                                                                                                                                                                    ensures that the Board of Directors manages the

Laporan Eksposur Risiko &                                                                                                  aktivitas Bank sesuai dengan toleransi risiko
                                                                                                                           yang ditetapkan. Dewan Komisaris didukung
                                                                                                                           oleh Komite Pemantau Risiko dalam melakukan
                                                                                                                                                                                    Bank's activities in accordance with established
                                                                                                                                                                                    risk tolerances. The Board of Commissioners
                                                                                                                                                                                    is supported by the Risk Oversight Committee

Permodalan                                                                                                                 pengawasan atas penerapan manajemen risiko.              in overseeing the implementation of risk
                                                                                                                                                                                    management.

                                                                                                                       •   Direksi: Bertanggung jawab atas pengembangan        •    Directors: Responsible for fostering a risk-
Implementation of Risk Management,                                                                                         budaya sadar risiko dan pelaksanaan operasional          awareness culture and overseeing the day-to-day
                                                                                                                           kebijakan risiko sehari-hari. Direksi memastikan         operational execution of risk policies. The Board of
Risk Exposure Report & Capitalization                                                                                      bahwa struktur organisasi dan alokasi sumber             Directors ensures that the organizational structure
                                                                                                                           daya memadai untuk mendukung penerapan                   and resource allocation are adequate to support
                                                                                                                           manajemen risiko yang efektif. Direksi didukung          effective risk management implementation.
                                                                                                                           oleh Komite Manajemen Risiko dalam memastikan            The Board of Directors is supported by the
                                                                                                                           efektivitas penerapan manajemen risiko di Bank.          Risk Management Committee in ensuring the
                                                                                                                                                                                    effectiveness of risk management implementation
                                                                                                                       •   Superbank meyakini bahwa struktur organisasi             at the Bank.
                                                                                                                           yang kokoh dan adaptif merupakan prasyarat
                                                                                                                           fundamental bagi penerapan manajemen risiko         •    Superbank believes that a robust and adaptive
KEBIJAKAN DAN PENERAPAN                                      BANK RISK MANAGEMENT POLICY AND                               yang efektif. Untuk itu, Bank menetapkan                 organizational structure is a fundamental
MANAJEMEN RISIKO BANK                                        IMPLEMENTATION                                                struktur organisasi melalui pendekatan Tiga              prerequisite for the effective implementation of
                                                                                                                           Lini Pertahanan (Three Lines of Defense) untuk           risk management. Accordingly, the Bank adopts an
                                                                                                                           memastikan bahwa seluruh unit kerja di Bank              organizational structure based on the Three Lines
Dalam menghadapi dinamika industri perbankan                 To navigate the dynamics of the banking industry              bertanggung jawab untuk mengelola risiko                 of Defense approach to ensure that all work units
serta ketidakpastian kondisi internal maupun                 and address the uncertainties of internal and external        sesuai perannya masing-masing:                           within the Bank are accountable for managing
eksternal, Superbank menerapkan tata kelola risiko           conditions, Superbank implements prudent and                                                                           risks in accordance with their respective roles:
yang terintegrasi dan dengan prinsip kehati-hatian.          integrated risk governance. This implementation                •   Lini Pertama (First Line): Unit bisnis dan
Penerapan ini berpedoman pada Pokok-Pokok                    is guided by the Bank's Risk Management Policy                     operasional sebagai pemilik risiko (risk              •    First Line: Business and operational units as
Kebijakan Manajemen Risiko Bank, yang dirancang              Principles, which are designed to identify, measure,               owner) yang bertanggung jawab langsung                     risk owners, directly responsible for day-to-
untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau,                  monitor, and control potential events that could result            atas pengelolaan risiko sehari-hari.                       day risk management.
dan mengendalikan potensi peristiwa yang dapat               in financial and non-financial losses. The primary             •   Lini Kedua (Second Line): Satuan Kerja                •    Second Line: Risk Management and
berdampak pada kerugian finansial maupun non-                objective of this framework is to ensure business                  Manajemen Risiko (SKMR) dan Kepatuhan                      Compliance units, which are responsible
finansial. Tujuan utama dari kerangka kerja ini              continuity, protect stakeholder value, and ensure                  yang berfungsi menyusun kerangka kerja,                    for establishing the framework, monitoring
adalah untuk memastikan keberlangsungan usaha,               alignment with the Bank's strategy, Business Plan                  memantau kepatuhan, dan memberikan                         compliance, and providing independent
melindungi nilai pemangku kepentingan, serta                 (RBB), and applicable laws and regulations.                        pandangan independen.                                      oversight.
memastikan kepatuhan terhadap strategi, Rencana                                                                             •   Lini Ketiga (Third Line): Satuan Kerja Audit          •    Third Line: Internal Audit unit, which provides
Bisnis Bank (RBB), dan peraturan perundang-                                                                                     Internal (SKAI) yang memberikan jaminan                    independent assurance on the overall
undangan yang berlaku.                                                                                                          independen (assurance) atas efektivitas                    effectiveness of the internal control system
                                                                                                                                keseluruhan sistem pengendalian internal                   and the implementation of risk management.
Kerangka Manajemen Risiko (Risk Management                   Superbank's Risk Management Framework is built on                  dan penerapan manajemen risiko.
Framework) Superbank dibangun di atas empat pilar            four main pillars that support one another to create an
utama yang saling menopang untuk menciptakan                 effective control environment:
lingkungan pengendalian yang efektif:                                                                                  2. Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan         2. Adequacy of Risk Policies, Procedures, and Limit
                                                                                                                       Limit Risiko                                            Determination

                                                                                                                       Superbank     menetapkan     berbagai      kebijakan,   Superbank establishes various comprehensive written
                                                                                                                       pedoman dan prosedur tertulis terkait manajemen         risk management related policies, guidelines,and
                                                                                                                       risiko secara komprehensif sebagai arahan tertulis      procedures as written guidance for the implementation
                                                                                                                       dalam menerapkan manajemen risiko. Hal ini              of risk management. This includes the establishment of
                                                                                                                       mencakup penetapan berbagai limit risiko (risk limit)   various risk limits aligned with the Bank's risk appetite
                                                                                                                       yang disesuaikan dengan selera risiko (risk appetite)   and risk tolerance which has been approved by the
                                                                                                                       dan toleransi risiko Bank yang telah disetujui oleh     Board of Commissioners and Board of Directors.
                                                                                                                       Dewan Komisaris dan Direksi.

                                                                                                                 160                                                                                                                        161
Page 82
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko                                                                                           Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization




Seluruh unit kerja wajib menerapkan manajemen                All working units are required to effectively implement        •   Pengendalian Risiko: Pengendalian         risiko   •    Risk Controlling: Risk controlling is carried out with
risiko secara efektif dalam penyelenggaraan Produk           risk management in the execution of the Bank’s                     dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi                the objective of reducing risks to a manageable
Bank dengan memperhatikan kesesuaian dengan                  products, taking into account alignment with the Bank’s            risiko sampai kepada tingkat yang dapat dikelola        level and within the Bank’s risk appetite. This
strategi, Rencana Bisnis Bank, dan ketentuan                 strategy, Bank Business Plan, and applicable laws                  dan dalam batasan risk appetite. Hal ini dapat          is achieved through the use of various control
peraturan perundang-undangan yang berlaku.                   and regulations. As stipulated in internal policy, every           tercapai melalui penggunaan berbagai perangkat          mechanisms, including but not limited to ensuring
Sebagaimana diatur dalam kebijakan internal, setiap          new product or activity launch must be accompanied                 kontrol antara lain namun tidak terbatas pada           the availability of policies and/or procedures to
peluncuran produk atau aktivitas baru wajib disertai         by the development of a written Product Program.                   memastikan ketersediaan kebijakan dan/atau              manage and control risks, ensuring that all new
dengan penyusunan Program Produk tertulis.                   This document strictly mandates the existence of                   prosedur untuk mengelola dan mengendalikan              products are marketed only after undergoing
Dokumen ini secara ketat mempersyaratkan adanya              management systems and procedures, identification                  risiko, memastikan bahwa semua produk baru              adequate review, and managing the adequacy of
sistem dan prosedur pengelolaan, identifikasi risiko         of inherent risks, risk measurement and monitoring                 hanya akan dipasarkan setelah melalui kajian            the Bank’s capital levels to absorb potential losses.
melekat (inherent risk), metode pengukuran dan               methods, legal analysis, accounting treatment, and                 memadai, serta mengelola kecukupan tingkat
pemantauan risiko, analisis aspek hukum, perlakuan           information transparency for customers in accordance               permodalan Bank untuk menyerap potensi
akuntansi, serta transparansi informasi kepada               with regulations.                                                  kerugian.
nasabah sesuai regulasi.
                                                                                                                            •   Sistem Informasi Manajemen Risiko: Bank            •    Risk Management Information System: The Bank
                                                                                                                                memiliki sistem informasi manajemen risiko              has a risk management information system that
                                                                                                                                yang akurat, lengkap, informatif, tepat waktu,          is accurate, complete, informative, timely, and
3. Proses Identifikasi, Pengukuran, Pemantauan,              3. Risk Identification, Measurement, Monitoring, and               dan dapat diandalkan agar dapat digunakan               reliable, enabling Senior Management, the Board
dan Pengendalian Risiko                                      Control Process                                                    Senior Manajemen, Direksi, Dewan Komisaris,             of Directors, the Board of Commissioners, and
                                                                                                                                dan Integrated Risk Management untuk                    Integrated Risk Management to assess, monitor,
Superbank menjalankan siklus pengelolaan risiko              Superbank implements a disciplined risk management                 menilai, memantau, dan memitigasi risiko yang           and mitigate the risks faced by the Bank, as well
yang disiplin untuk seluruh eksposur risiko yang             cycle for all material risk exposures. The process is              dihadapi, serta untuk pengambilan keputusan.            as to support decision-making. The Bank’s risk
material. Proses tersebut juga didukung oleh sistem          also supported by a timely management information                  Sistem informasi manajemen risiko Bank juga             management information system also supports
informasi manajemen yang tepat waktu dan laporan             system and accurate and informative reports on the                 mendukung pelaksanaan pelaporan kepada                  regulatory reporting. In addition, the Bank
yang akurat dan informatif mengenai eksposur                 Bank’s risk exposures, functional activity performance,            Regulator. Bank juga menyusun Laporan Profil            prepares periodic Risk Profile Reports, as well
risiko Bank, kinerja aktivitas fungsional dan kondisi        and financial condition.                                           Risiko secara berkala, serta berbagai informasi         as various risk-related information, performance
keuangan.                                                                                                                       risiko, penilaian kinerja, dan informasi lain           assessments, and other information related to risk
                                                                                                                                terkait dengan manajemen risiko kepada Dewan            management, which are submitted to the Board
•   Identifikasi Risiko: Proses identifikasi risiko          •    Risk Identification: The risk identification process          Komisaris melalui Komite Pemantau Risiko dan            of Commissioners through the Risk Oversight
    dilakukan dengan menganalisis sumber risiko                   is carried out by analyzing risk sources arising              Direksi melalui Komite Manajemen Risiko.                Committee and to the Board of Directors through
    dari seluruh produk dan aktivitas Bank. Proses                from all of the Bank’s products and activities.                                                                       the Risk Management Committee.
    identifikasi risiko tersebut dilakukan secara                 This process is conducted on a regular basis to
    berkala untuk memastikan agar risiko dapat                    ensure that risks are identified at an early stage,
    teridentifikasi sedini mungkin sehingga Bank                  enabling the Bank to take timely and appropriate          4. Sistem Pengendalian Internal yang Menyeluruh        4. Comprehensive Internal Control System
    dapat mengambil langkah mitigasi risiko secara                risk mitigation measures.
    tepat waktu.                                                                                                            Penerapan manajemen risiko yang efektif di Bank        The effective implementation of risk management in
                                                                                                                            membutuhkan sistem pengendalian internal yang          the Bank requires a reliable internal control system
•   Pengukuran Risiko: Pengukuran risiko dilakukan           •    Risk Measurement: Risk measurement is                     andal untuk menjaga aset, memastikan laporan yang      to safeguard assets, ensure trustworthy reporting,
    secara berkala baik untuk produk, portofolio, dan             conducted periodically for products, portfolios,          terpercaya, meningkatkan kepatuhan, meminimalkan       strengthen compliance, minimize potential losses,
    seluruh aktivitas bisnis Bank, secara kuantitatif             and all of the Bank’s business activities, using          risiko kerugian, serta membangun risk-aware culture,   and foster a risk-aware culture, through a framework
    dan/atau kualitatif. Hal ini termasuk pelaksanaan             quantitative and/or qualitative approaches. This          melalui kerangka kerja yang mencakup pengawasan        that encompasses management oversight and control
    stress testing secara berkala untuk menilai                   includes the regular implementation of stress             manajemen dan budaya pengendalian, identifikasi        culture, risk identification and assessment, control
    dampak terhadap permodalan dan kinerja                        testing to assess the impact on the Bank’s capital        dan penilaian risiko, kegiatan pengendalian dengan     activities with segregation of duties, accounting and
    portofolio Bank pada kondisi yang tidak normal                and portfolio performance under abnormal but              pemisahan fungsi, sistem akuntansi dan komunikasi,     communication systems, monitoring and corrective
    namun masuk akal.                                             plausible conditions.                                     pemantauan serta tindakan koreksi, dan kaji ulang      actions, as well as periodic reviews by integrated risk
                                                                                                                            oleh manajemen risiko terintegrasi serta audit         management and internal audit.
•   Pemantauan Risiko: Pemantauan risiko dilakukan           •    Risk Monitoring: Risk monitoring is conducted on          internal.
    secara berkala terhadap besarnya eksposur                     a regular basis covering the level of risk exposures,
    Risiko, toleransi Risiko, kepatuhan limit internal,           risk tolerance, compliance with internal limits, stress
    dan hasil stress testing maupun konsistensi                   testing results, and consistency of implementation
    pelaksanaan dengan kebijakan dan prosedur                     with established policies and procedures. The
    yang ditetapkan. Hasil pemantauan risiko                      results of risk monitoring are reported periodically
    dilaporkan kepada Dewan Komisaris, Direksi                    to the Board of Commissioners, the Board of
    dan/atau Manajemen Senior melalui Komite                      Directors, and/or Senior Management through
    Pemantau Risiko dan Komite Manajemen Risiko                   the Risk Oversight Committee (ROC) and the Risk
    secara berkala.                                               Management Committee (RMC).




                                                                                                                      162                                                                                                                      163
Page 83
      Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko                                                                                                                           Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization



      Eksposur Risiko & Permodalan                                                                                                            (Dalam Jutaan Rp)                                                                                                                 (In Million IDR)


      Risk exposure & capital                                                                                                          No.                         Deskripsi
                                                                                                                                                                  Description
                                                                                                                                                                                                     Des-25
                                                                                                                                                                                                     Dec-25
                                                                                                                                                                                                                            Sep-25
                                                                                                                                                                                                                            Sep-25
                                                                                                                                                                                                                                              Jun-25
                                                                                                                                                                                                                                              Jun-25
                                                                                                                                                                                                                                                                 Mar-25
                                                                                                                                                                                                                                                                 Mar-25
                                                                                                                                                                                                                                                                                    Des-24
                                                                                                                                                                                                                                                                                    Dec-24

      1. Laporan Publikasi Eksposur Risiko dan Permodalan                                                                              Rasio pengungkit sesuai Basel III

      1. Risk Exposure & Capital Report                                                                                                       Total Eksposur
                                                                                                                                        13                                                          21.081.990             16.297.371        14.598.544         13.688.145         11.206.860
                                                                                                                                              Total Basel III leverage ratio exposure measure
      1.1 Ukuran Utama (KM1)                                                                                                                  Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari
      1.1 Key Metrics (KM1)                                                                                                                   penyesuaian terhadap pengecualian sementara
                                                                                                                                              atas penempatan giro pada Bank Indonesia
      (Dalam Jutaan Rp)                                                                                             (In Million IDR)          dalam rangka memenuhi ketentuan GWM (jika
                                                                                                                                       14.a                                                          36,04%                 29,96%             33,11%            35,01%             42,96%
                                                                                                                                              ada) (%)
No.                         Deskripsi                       Des-25              Sep-25       Jun-25      Mar-25         Des-24                Basel III leverage ratio (%) (including the impact
                           Description                      Dec-25              Sep-25       Jun-25      Mar-25         Dec-24                of any applicable temporary exemption of
                                                                                                                                              central bank reserves)
Modal yang Tersedia
                                                                                                                                               Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak
      Modal Inti Utama (CET1)                                                                                                                 dari penyesuaian terhadap pengecualian
1                                                          7.597.296            4.882.873   4.834.206   4.792.213      4.814.766              sementara atas penempatan giro pada Bank
      Main Core Capital (CET1)
                                                                                                                                              Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan
      Modal Inti                                                                                                                       14.b                                                          36,04%                 29,96%             33,11%            35,01%             42,96%
2                                                          7.597.296            4.882.873   4.834.206   4.792.213      4.814.766              GWM (jika ada) (%)
      Tier 1 Capital                                                                                                                          Basel III leverage ratio (%) (excluding the impact
      Total Modal                                                                                                                             of any applicable temporary exemption of
3                                                          7.691.881            4.971.446   4.911.934   4.867.822      4.874.386
      Total Capital                                                                                                                           central bank reserves)

Aset Tertimbang Menurut Risiko                                                                                                                 Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak
                                                                                                                                              dari penyesuaian terhadap pengecualian
       Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)                                                                                            sementara atas penempatan giro pada Bank
4                                                          8.249.257            7.542.246   6.674.644   6.505.090      5.086.078
       Total Risk-Weighted Assets (RWA)                                                                                                       Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan
Rasio Modal berbasis Risiko dalam bentuk persentase dari ATMR                                                                          14.c   GWM (jika ada) (%)                                     36,04%                 29,96%             33,11%            35,01%             42,96%
                                                                                                                                              Basel III leverage ratio (%) (including the impact
      Rasio CET1 (%)
5                                                           92,10%              64,74%       72,43%      73,67%         94,67%                of any applicable temporary exemption of
      CET 1 Ratio (%)
                                                                                                                                              central bank reserves) incorporating mean
      Rasio Tier 1 (%)                                                                                                                        values for SFT assets
6                                                           92,10%              64,74%       72,43%      73,67%         94,67%
      Tier 1 Ratio (%)
                                                                                                                                               Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak
      Rasio Total Modal (%)                                                                                                                   dari penyesuaian terhadap pengecualian
7                                                           93,24%               65,91%      73,59%      74,83%         95,84%
      Total Capital Ratio (%)                                                                                                                 sementara atas penempatan giro pada Bank
Tambahan CET1 yang berfungsi sebagai buffer dalam bentuk persentase dari ATMR                                                                 Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan
                                                                                                                                              GWM (jika ada) (%), yang telah memasukan
      Capital conservation buffer (2.5% dari ATMR) (%)                                                                                 14.d   nilai rata-rata dari nilai tercatat aset Securities    36,04%                 29,96%             33,11%            35,01%             42,96%
8     Capital Conservation Buffer requirement (2.5%         2,50%                0,00%       0,00%       0,00%          0,00%                 Financing Transactions (SFT) secara gross (%)
      from RWA) (%)                                                                                                                           Basel III leverage ratio (%) (excluding the impact
      Countercyclical Buffer                                                                                                                  of any applicable temporary exemption of
      (0-2.5% dari ATMR) (%)                                                                                                                  central bank reserves) incorporating mean
9                                                           0,00%                0,00%       0,00%       0,00%          0,00%                 values for SFT assets
      Countercyclical Buffer Requirement
      (0 - 2.5% from RWA) (%)                                                                                                          Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR)

       Capital Surcharge untuk Bank Sistemik                                                                                                  Total Aset Likuid Berkualitas Tinggi (HQLA)
                                                                                                                                        15                                                           7.081.801             5.675.004         4.713.882          4.229.406          3.641.527
       (1%-2.5%) (%)                                                                                                                          Total High-Quality Liquid Assets (HQLA)
10                                                          0,00%                0,00%       0,00%       0,00%          0,00%
       Bank G-SIB and/or D-SIB additional                                                                                                     Total Arus Kas Keluar Bersih
       requirements (1% - 2.5%) (%)                                                                                                     16                                                          1.040.679               667.122           421.346            471.138           466.790
                                                                                                                                              Total Net Cash Outflow
       Total CET1 sebagai buffer (%)                                                                                                          Rasio LCR
                                                                                                                                        17                                                          680,50%                850,67%            1118,77%          897,70%            780,12%
11     Total of bank CET1 specific buffer                   2,50%                0,00%       0,00%       0,00%          0,00%                 LCR Ratio
       requirements (%)
                                                                                                                                       Rasio Pendanaan Stabil Bersih (NSFR)
       Komponen CET1 untuk buffer (%)                                                                                                         Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF)
12     CET1 available after meeting the bank’s              83,24%               55,91%     63,59%       64,83%         85,84%          18                                                          18.508.793            14.041.259         12.830.721         11.573.414         9.427.829
                                                                                                                                              Total Available Stable Funding
       minimum capital requirements (%)
                                                                                                                                              Total Pendanaan Stabil yang Diperlukan (RSF)
                                                                                                                                        19                                                          6.815.659              6.059.128         5.652.716          5.416.708          3.993.296
                                                                                                                                              Total Required Stable Funding


                                                                                                                                              Rasio NSFR
                                                                                                                                       20                                                            271,56%               231,74%            226,98%            213,66%           236,00%
                                                                                                                                              NSFR Ratio




                                                                                                                        164                                                                                                                                                           165
Page 84
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko                                                                                                                                                     Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization


                                                                                                                                                            (Dalam Jutaan Rp)                                                                                                                       (In Million IDR)
  1.2 Ikhtisar atas ATMR (OV1)
                                                                                                                                                                                                                                                                    ATMR
  1.2 RWA Highlights (OV1)
                                                                                                                                                                                                                                                                       RWA
                                                                                                                                                                                                                                                                                                 Modal Minimum
 (Dalam Jutaan Rp)                                                                                                                   (In Million IDR)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                 Minimum Capital
                                                                                                                                                                 No.                                 Keterangan                                    Posisi Triwulanan         Posisi Triwulanan
                                                                                                       ATMR                                                                                          Description                                    Pelaporan (T)            Sebelumnya (T-1)
                                                                                                          RWA
                                                                                                                                    Modal Minimum                                                                                                                                                  c=a * modal
                                                                                                                                    Minimum Capital                                                                                                       a                         b            minimum sesuai
    No.                                 Keterangan                                    Posisi Triwulanan         Posisi Triwulanan                                                                                                                                                                  profil risiko
                                         Description                                   Pelaporan (T)            Sebelumnya (T-1)                                       Investasi ekuitas dalam funds – pendekatan fall-back
                                                                                                                                                                 14                                                                                      N/A                       N/A                 N/A
                                                                                                                                                                       Equity investments in funds – Fall-back Approach
                                                                                                                                      c=a * modal                      Risiko kredit akibat kegagalan penyelesaian
                                                                                                                                                                 15                                                                                       0                         0                   0
                                                                                             a                         b            minimum sesuai                     Settlement Risk
                                                                                                                                      profil risiko                    Eksposur sekuritisasi pada banking book
                                                                                                                                                                 16                                                                                       0                         0                   0
          Risiko Kredit (tidak termasuk Counterparty Credit Risk)                                                                                                      Securitization exposures in the banking book
    1                                                                                     7.792.862                 7.085.850           779.286
          Credit Risk (excluding Counterparty Credit Risk)                                                                                                             Pendekatan Rating Internal (SEC IRBA)
                                                                                                                                                                 17                                                                                      N/A                       N/A                 N/A
          ATMR yang dihitung berdasarkan pendekatan standar                                                                                                            Internal Ratings-Based Approach (SEC-IRBA)
    2                                                                                     7.792.862                 7.085.850           779.286
          RWA calculated using the Standardized Approach                                                                                                               Pendekatan Rating Eksternal (SEC-ERBA), termasuk
          ATMR yang dihitung berdasarkan pendekatan foundation internal                                                                                                pendekatan penilaian internal (IAA)
                                                                                                                                                                 18                                                                                       0                         0                   0
          ratings-based (F- IRB)                                                                                                                                       External Ratings-Based Approach (SEC-ERBA), including Internal
    3                                                                                       N/A                       N/A                 N/A                          Assessment Approach (IAA)
          RWA calculated using the Foundation Internal Ratings-Based (F-IRB)
          Approach                                                                                                                                                     Pendekatan Standar
                                                                                                                                                                 19                                                                                       0                         0                   0
          ATMR yang dihitung berdasarkan pendekatan supervisory slotting                                                                                               Standardized Approach
    4                                                                                       N/A                       N/A                 N/A
          RWA calculated using the Supervisory Slotting Approach                                                                                                       Risiko pasar
                                                                                                                                                                 20                                                                                       0                         0                   0
          ATMR yang dihitung berdasarkan pendekatan advanced internal                                                                                                  Market Risk
          ratings-based (A-IRB)
    5                                                                                       N/A                       N/A                 N/A
          RWA calculated using the Advanced Internal Ratings-Based (A-IRB)                                                                                             ATMR yang dihitung berdasarkan pendekatan standar
          Approach                                                                                                                                               21                                                                                       0                         0                   0
                                                                                                                                                                       RWA calculated using the Standardized Approach
          Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan (Counterparty credit risk
    6     (CCR))                                                                             0                         0                    -
                                                                                                                                                                       ATMR yang dihitung berdasarkan pendekatan standar yang
          Counterparty Credit Risk (CCR)
                                                                                                                                                                 21a   disederhanakan                                                                     0                         0                   0
          Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan (Counterparty credit risk                                                                                         RWA calculated using the Simplified Standardized Approach
          (CCR)) yang dihitung berdasarkan pendekatan standar
    7                                                                                        0                         0                    -                          ATMR yang dihitung berdasarkan pendekatan model internal
          Counterparty Credit Risk (CCR) calculated using the Standardized
                                                                                                                                                                 22    (IMA)                                                                             N/A                       N/A                 N/A
          Approach
                                                                                                                                                                       RWA calculated using the Internal Model Approach (IMA)
          Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan (Counterparty credit risk
                                                                                                                                                                       Capital Charge dalam hal adanya reklasifikasi antara trading
    8     (CCR)) yang dihitung berdasarkan metode internal model                            N/A                       N/A                 N/A
                                                                                                                                                                       book dengan banking book
          Counterparty Credit Risk (CCR) calculated using the Internal Model Method                                                                              23                                                                                       0                         0                   0
                                                                                                                                                                       Capital Charge for reclassification between trading book and
                                                                                                                                                                       banking book
          Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan (Counterparty credit risk
    9     (CCR)) yang dihitung berdasarkan metode lain                                      N/A                       N/A                 N/A                          Risiko Operasional
                                                                                                                                                                 24                                                                                    456.395                   456.395             45.640
          Counterparty Credit Risk (CCR) calculated using other methods                                                                                                Operational Risk
                                                                                                                                                                       Jumlah di bawah ambang batas pengurang modal (dikenakan
    10    Credit Valuation Adjustment (CVA)                                                  0                         0                   0                           bobot risiko 250%)
                                                                                                                                                                 25                                                                                      N/A                       N/A                 N/A
                                                                                                                                                                       Amounts below the capital deduction threshold (subject to 250%
          Equity positions under the simple risk weight approach and the internal
    11                                                                                      N/A                       N/A                 N/A                          risk weight)
          model method during the five-year linear phase-in period
                                                                                                                                                                       Penerapan output flooor
          Investasi ekuitas dalam funds - pendekatan look-through                                                                                                26                                                                                      N/A                       N/A                 N/A
    12                                                                                      N/A                       N/A                 N/A                          Application of Output Floor
          Equity investments in funds – Look-through Approach
                                                                                                                                                                 27    Floor adjustment (before application of transitional cap)                         N/A                       N/A                 N/A
          Investasi ekuitas dalam funds - pendekatan berbasis mandat
    13                                                                                      N/A                       N/A                 N/A
          Equity investments in funds – Mandate-based Approach                                                                                                   28    Floor adjustment (after application of transitional cap)                          N/A                       N/A                 N/A

                                                                                                                                                                 29    Total (1 + 6 + 10 + 11 + 12 + 13 + 14 + 15 + 16 + 20 + 23 + 24 + 25 + 28)       8.249.257                 7.542.246           824.926




                                                                                                                                                      166                                                                                                                                                              167
Page 85
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko                                                                                                                                   Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization


                                                                                                                                                (Dalam Jutaan Rp)                                                                                                                (In Million IDR)

2.1 Laporan Komposisi Permodalan (CC1)
2.1 Composition of Capital (CC1)                                                                                                                                                                                                                                            No. Ref. yang
                                                                                                                                                                                                                                                                         berasal dari Neraca
                                                                                                                                                                                                                                                         Jumlah                 Bank
(Dalam Jutaan Rp)                                                                                                            (In Million IDR)
                                                                                                                                                No.                                       Komponen                                                       Amount           Ref. Number from
                                                                                                                                                                                         Component                                                                         Bank's Balance
                                                                                                                       No. Ref. yang                                                                                                                                           Sheet
                                                                                                                    berasal dari Neraca
                                                                                                   Jumlah                  Bank                                                                                                                                   2025
   No.                                    Komponen                                                 Amount            Ref. Number from                                                              CET 1: Instrumen dan Tambahan Modal Disetor
                                          Component                                                                   Bank's Balance                                                            Common Equity Tier 1 Capital: Instruments and Reserves
                                                                                                                          Sheet                       Keuntungan penjualan aset dalam transaksi
                                                                                                                                                      sekuritisasi
                                                                                                                                                13                                                                                                         -                      -
                                                                                                             2025                                     Securitisation gain on sale (as set out in
                                                                                                                                                      paragraph 562 of Basel II framework)
                                                      CET 1: Instrumen dan Tambahan Modal Disetor
                                                   Common Equity Tier 1 Capital: Instruments and Reserves                                             Peningkatan/penurunan nilai wajar atas kewajiban keuangan (DVA)
                                                                                                                                                14    Gains and losses dwue to changes in own credit                                                       -                      -
         Saham biasa (termasuk stock surplus)                                                                                                         risk on fair valued liabilities
         Directly issued qualifying common share (and
     1
         equivalent for non-joint stock companies) capital
                                                                                                 8.928.044                  A                         Aset pensiun manfaat pasti
                                                                                                                                                15                                                                                                         -                      -
         plus related stock surplus                                                                                                                   Defined-benefit pension fund net assets

         Laba ditahan                                                                                                                                 Investasi pada saham sendiri (jika belum di net
     2
         Retained earnings
                                                                                                 (846.128)                  B                         dalam modal di Laporan Posisi Keuangan)
                                                                                                                                                16                                                                                                         -                      -
                                                                                                                                                      Investments in own shares (if not already netted
         Akumulasi penghasilan komprehensif lain                                                                                                      off paid-in capital on reported balance sheet)
         (dan cadangan lain)
     3
         Accumulated other comprehensive income (and
                                                                                                   76.726                   C                         Kepemilikan silang pada instrumen CET 1 pada
         other reserves)                                                                                                                        17    entitas lain                                                                                         -                      -
                                                                                                                                                      Reciprocal cross-holdings in common equity
         Modal yang termasuk phase out dari CET1
         Directly issued capital subject to phase out                                                                                                 Investasi pada modal bank, entitas keuangan
    4
         from CET1 (only applicable to non-joint stock
                                                                                                      -                      -                        dan asuransi diluar cakupan konsolidasi secara
         companies)                                                                                                                                   ketentuan, net posisi short yang diperkenankan,
                                                                                                                                                      dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal
         Kepentingan Non Pengendali yang dapat                                                                                                        saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan
         diperhitungkan                                                                                                                               10%)
     5   Common share capital issued by subsidiaries and                                              -                      -                  18                                                                                                         -                      -
                                                                                                                                                      Investments in the capital of Banking, financial
         held by third parties (amount allowed in group                                                                                               and insurance entities that are outside the scope
         CET1)                                                                                                                                        of regulatory consolidation, net of eligible short
         CET1 sebelum regulatory adjustment                                                                                                           positions, where the Bank does not own more
    6    Common Equity Tier 1 capital before                                                     8.164.594                   -                        than 10% of the issued share capital (amount
         regulatory adjustments                                                                                                                       above 10% threshold)
                                                               CET 1: Faktor Pengurang                                                                Investasi signifikan pada saham biasa Bank,
                                                   Common Equity Tier 1 Capital: Regulatory Adjustments                                               entitas keuangan dan asuransi diluar cakupan
                                                                                                                                                      konsolidasi secara ketentuan, net posisi short
         Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai wajar dari instrumen keuangan
                                                                                                                                                      yang diperkenankan (jumlah di atas batasan 10%)
     7   dalam trading book                                                                           -                      -
                                                                                                                                                19    Significant investments in the common stock of                                                       -                      -
         Prudential valuation adjustments
                                                                                                                                                      Banking, financial and insurance entities that are
         Goodwill                                                                                                                                     outside the scope of regulatory consolidation,
     8
         Goodwill (net of related tax liability)
                                                                                                      -                      -
                                                                                                                                                      net of eligible short positions (amount above 10%
                                                      CET 1: Instrumen dan Tambahan Modal Disetor                                                     threshold
                                                   Common Equity Tier 1 Capital: Instruments and Reserves                                             Mortgage servicing rights
         Aset tidak berwujud lainnya (selain Mortgage                                                                                           20    Mortgage servicing rights (amount above 10%                                                          -                      -
         Servicing Rights)                                                                                                                            threshold)
    9
         Other intangibles other than mortgage-servicing
                                                                                                 (432.987)                  D
                                                                                                                                                      Aset pajak tangguhan yang berasal dari
         rights (net of related tax liability                                                                                                         perbedaan temporer (jumlah di atas batasan 10%, net dari kewajiban pajak)
         Aset pajak tangguhan yang berasal dari future                                                                                          21    Deferred tax assets arising from temporary                                                           -                      -
         profitability                                                                                                                                differences (amount above 10% threshold, net of
    10   Deferred tax assets that rely on future                                                      -                      -                        related tax liability)
         profitability excluding those arising from                                                                                                   Jumlah melebihi batasan 15% dari:
         temporary differences (net of related tax liability)                                                                                   22                                                                                                         -                      -
                                                                                                                                                      Amount exceeding the 15% threshold
    11   Cash-flow hedge reserve                                                                      -                      -                        Investasi signifikan pada saham biasa financials
                                                                                                                                                23    Significant investments in the common stock of                                                       -                      -
    12   Shortfall on provisions to expected losses                                                   -                      -                        financials
                                                                                                                                                24    Mortgage servicing rights                                                                            -                      -




                                                                                                                                          168                                                                                                                                                  169
Page 86
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko                                                                                                                                      Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization


   (Dalam Jutaan Rp)                                                                                                         (In Million IDR)         (Dalam Jutaan Rp)                                                                                                            (In Million IDR)


                                                                                                                        No. Ref. yang                                                                                                                                        No. Ref. yang
                                                                                                                     berasal dari Neraca                                                                                                                                  berasal dari Neraca
                                                                                                  Jumlah                    Bank                                                                                                                          Jumlah                 Bank
     No.                                    Komponen                                              Amount              Ref. Number from                 No.                                   Komponen                                                     Amount           Ref. Number from
                                            Component                                                                  Bank's Balance                                                        Component                                                                      Bank's Balance
                                                                                                                           Sheet                                                                                                                                                Sheet


                                                                                                              2025                                                                                                                                                 2025
                                                  CET 1: Instrumen dan Tambahan Modal Disetor                                                                                                             Modal Inti Tambahan (AT 1): Instrumen
                                               Common Equity Tier 1 Capital: Instruments and Reserves                                                                                                      Additional Tier 1 Capital: Instruments
           Pajak tangguhan dari perbedaan temporer                                                                                                           Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Entitas
     25                                                                                               -                       -
           Deferred tax assets arising from temporary differences                                                                                            Anak yang diakui dalam perhitungan KPMM
                                                                                                                                                             secara konsolidasi
           Penyesuaian berdasarkan ketentuan
                                                                                                                                                       34    Additional Tier 1 instruments (and CET1                                                        -                      -
           spesifik nasional                                                                          -                       -
                                                                                                                                                             instruments not included in row 5) issued by
           National specific regulatory adjustments
                                                                                                                                                             subsidiaries and held by third parties (amount
           a. Selisih PPKA dan CKPN                                                                                                                          allowed in group AT1)
               Dfference between allowance for possible                                               -                       -
                                                                                                                                                             Instrumen yang diterbitkan Entitas Anak yang
               losses and impairment losses
                                                                                                                                                             termasuk phase out
           b. PPKA non produktif                                                                                                                       35                                                                                                   -                      -
                                                                                                                                                             Instruments issued by subsidiaries subject to
              Allowance for losses on non productive assets                                           -                       -                              phase out
              required
                                                                                                                                                             Jumlah AT 1 sebelum regulatory adjustment
           c. Aset Pajak Tangguhan                                                                                                                     36    Additional Tier 1 capital before regulatory                                                    -                      -
                                                                                                  (134.127)                  E
              Deferred tax asset                                                                                                                             adjustments
     26
           d. Penyertaan                                                                                                                                                                                Modal Inti Tambahan: Faktor Pengurang
                                                                                                      -                       -
             Investments in shares of stock                                                                                                                                                           Additional Tier 1 Capital: Regulatory Adjustments
           e. Kekurangan modal pada perusahaan anak
                                                                                                                                                             Investasi pada instrumen AT 1 sendiri
              asuransi                                                                                                                                 37                                                                                                   -                      -
                                                                                                      -                       -                              Investments in own Additional Tier 1 instruments
              Shortage of capital on insurance subsidiary
              company                                                                                                                                        Kepemilikan silang pada instrumen AT 1 pada
                                                                                                                                                             entitas lain
           f. Eksposur sekuritisasi                                                                                                                    38                                                                                                   -                      -
                                                                                                      -                       -                              Reciprocal cross-holdings in Additional Tier 1
              Securitisation Exposure
                                                                                                                                                             instruments
           g. Lainnya
                                                                                                                                                             Investasi pada modal bank, entitas keuangan
             Other deduction factor of common equity                                                  -                       -                              dan asuransi diluar cakupan konsolidasi secara
              tier 1
                                                                                                                                                             ketentuan, net posisi short yang diperkenankan,
           Penyesuaian pada CET 1 akibat AT 1 dan Tier 2                                                                                                     dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal
           lebih kecil daripada faktor pengurangnya                                                                                                          saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan
     27    Regulatory adjustments applied to Common                                                   -                       -                              10%)
                                                                                                                                                       39                                                                                                   -                      -
           Equity Tier 1 due to insufficient Additional Tier 1                                                                                               Investments in the capital of Banking, financial
           and Tier 2 to cover deductions                                                                                                                    and insurance entities that are outside the scope
           Jumlah pengurang (regulatory adjustment)                                                                                                          of regulatory consolidation, net of eligible short
           terhadap CET 1                                                                                                                                    positions, where the Bank does not own more
     28                                                                                           (567.114)                   -                              than 10% of the issued common share capital of
           Total regulatory adjustments to Common
           equity Tier 1                                                                                                                                     the entity (amount above 10% threshold)

           Jumlah CET 1 setelah faktor pengurang                                                                                                              Investasi signifikan pada modal Bank, entitas
     29                                                                                           7.597.296                   -                              keuangan dan asuransi di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan
           Common Equity Tier 1 capital (CET1)
                                                                                                                                                             (net posisi short yang
                                                        Modal Inti Tambahan (AT 1): Instrumen
                                                                                                                                                             diperkenankan)
                                                         Additional Tier 1 Capital: Instruments                                                        40                                                                                                   -                      -
                                                                                                                                                             Significant investments in the capital of Banking,
           Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Bank                                                                                                         financial and insurance entities that are outside
           (termasuk stock surplus)                                                                                                                          the scope of regulatory consolidation (net of
     30                                                                                               -                       -
           Directly issued qualifying Additional Tier 1                                                                                                      eligible short positions)
           instruments plus related stock surplus                                                                                                            Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik
           Yang diklasifikasikan sebagai ekuitas berdasarkan standar akuntansi                                                                         41    nasional                                                                                       -                      -
     31    Classified as equity under applicable accounting                                           -                       -                              National specific regulatory adjustments
           standards                                                                                                                                         Penempatan dana pada instrumen AT 1 pada
           Yang diklasifikasikan sebagai liabilitas                                                                                                          Bank lain
                                                                                                                                                       41a                                                                                                  -                      -
           berdasarkan standar akuntansi                                                                                                                     Investments in Additional Tier 1 instruments at
     32                                                                                               -                       -
           Classified as liabilities under applicable                                                                                                        other banks
           accounting standards                                                                                                                              Penyesuaian pada AT 1 akibat Tier 2 lebih kecil
           Modal yang yang termasuk phase out dari AT 1                                                                                                      daripada faktor pengurangnya
     33    Directly issued capital instruments subject to                                             -                       -                        42    Regulatory adjustments applied to Additional                                                   -                      -
           phase out from Additional Tier 1                                                                                                                  Tier 1 due to insufficient Tier 2 to cover
                                                                                                                                                             deductions
                                                                                                                                                             Penempatan dana pada instrumen AT 1 pada
                                                                                                                                                             Bank lain
                                                                                                                                                       43                                                                                                   -                      -
                                                                                                                                                             Investments in Additional Tier 1 instruments at
                                                                                                                                                170          other banks                                                                                                                              171
Page 87
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko                                                                                                                                Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization


(Dalam Jutaan Rp)                                                                                                                (In Million IDR)
                                                                                                                                                    (Dalam Jutaan Rp)                                                                                                       (In Million IDR)

                                                                                                                           No. Ref. yang
                                                                                                                        berasal dari Neraca                                                                                                                       No. Ref. yang
                                                                                                      Jumlah                   Bank                                                                                                                            berasal dari Neraca
  No.                                      Komponen                                                   Amount             Ref. Number from                                                                                               Jumlah                        Bank
                                           Component                                                                      Bank's Balance             No.                                   Komponen                                     Amount                   Ref. Number from
                                                                                                                              Sheet                                                        Component                                                              Bank's Balance
                                                                                                                                                                                                                                                                      Sheet
                                                                                                                 2025
                                                        Modal Inti Tambahan: Faktor Pengurang                                                                                                                                                           2025
                                                      Additional Tier 1 Capital: Regulatory Adjustments                                                    Investasi pada kewajiban TLAC modal bank,
        Jumlah faktor pengurang (regulatory                                                                                                                entitas keuangan dan asuransi diluar cakupan
        adjustment) terhadap AT 1                                                                                                                          konsolidasi secara ketentuan, net posisi short
   43                                                                                                     -                      -
                                                                                                                                                           yang diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki
        Total regulatory adjustments to Additional
        Tier 1 capital                                                                                                                                     lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan; nilai
                                                                                                                                                           sebelumnya ditetapkan dengan threshold 5%
        Jumlah AT 1 setelah faktor pengurang
   44                                                                                                     -                      -                         namun tidak lagi memenuhi kriteria (untuk bank
        Additional Tier 1 capital (AT1)
                                                                                                                                                           Sistemik)
                                                                                                                                                     54                                                                                    -                            -
        Jumlah Modal Inti (Tier 1) (CET 1 + AT 1)                                                                                                          Investments in TLAC capital obligations of banks,
   45                                                                                                7.597.296
        Tier 1 capital (T1 = CET 1 + AT 1)                                                                                                                 financial and insurance entities outside the
                                                    Modal Pelengkap (Tier 2): Instrumen dan Cadangan                                                       scope of consolidation under the provision that
                                                         Tier 2 Capital: Instruments and Provisions                                                        net short positions are permitted, where the
                                                                                                                                                           Bank does not own more than 10% of the issued
        Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Bank
                                                                                                                                                           share capital; the previous value was set with a
        (termasuk stock surplus)
   46                                                                                                     -                      -                         threshold of 5% but no longer meets the criteria
        Directly issued qualifying Tier 2 instruments plus
                                                                                                                                                           (for Systemic banks)
        related stock surplus
                                                                                                                                                           Investasi signifikan pada modal atau instrumen
        Modal yang yang termasuk phase out dari Tier 2
                                                                                                                                                           TLAC Bank, entitas keuangan dan asuransi di luar
   47   Directly issued capital instruments subject to                                                    -                      -
                                                                                                                                                           cakupan konsolidasi secara ketentuan (net posisi
        phase out from Tier 2
                                                                                                                                                           short yang diperkenankan)
                                                                                                                                                     55                                                                                    -                            -
        Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Entitas                                                                                                     Significant investments in the capital banking,
        Anak yang diakui dalam perhitungan KPMM                                                                                                            financial and insurance entities that are outside
        secara konsolidasi                                                                                                                                 the scope of regulatory consolidation (net of
   48   Tier 2 instruments (and CET1 and AT1                                                              -                      -                         eligible short positions)
        instruments not included in rows 5 or 34) issued
                                                                                                                                                           Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik
        by subsidiaries and held by third parties (amount
                                                                                                                                                     56    nasional                                                                        -                            -
        allowed in group Tier 2)
                                                                                                                                                           National specific regulatory adjustments
        Modal yang diterbitkan Entitas Anak yang
                                                                                                                                                           Sinking fund
        termasuk phase out                                                                                                                           56a                                                                                   -                            -
   49                                                                                                     -                      -                         Sinking fund
        Instruments issued by subsidiaries subject to
        phase out                                                                                                                                          Penempatan dana pada instrumen Tier 2 pada
                                                                                                                                                           Bank lain
        Cadangan umum PPKA atas aset produktif
                                                                                                                                                     56b   Investments in Instruments issued by the other                                  -                            -
        yang wajib dihitung dengan jumlah paling tinggi
                                                                                                                    Cadangan Umum Aset                     bank that meet the criteria for inclusion in
        sebesar 1,25% dari ATMR untuk Risiko Kredit
   50                                                                                                 94.585             Produktif                         additional tier 2
        General allowance for losses on earning assets
                                                                                                                     (maks 1,25% ATMR)                     Jumlah faktor pengurang (regulatory
        that must be calculated with a maximum of 1.25%
        of RWA for Credit Risk                                                                                                                       57    adjustment) Modal Pelengkap                                                    0                             -
                                                                                                                                                           Total regulatory adjustments to Tier 2 capital
        Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) sebelum
   51   faktor pengurang                                                                              94.585                     -                         Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) setelah
        Tier 2 capital before regulatory adjustments                                                                                                 58    regulatory adjustment                                                        94.585                          -
                                                                                                                                                           Tier 2 capital (T2)
                                                       Modal Pelengkap (Tier 2): Faktor Pengurang
                                                          Tier 2 Capital: Regulatory Adjustments                                                           Total Modal
                                                                                                                                                     59    (Modal Inti + Modal Pelengkap)                                              7.691.881                        -
        Investasi pada instrumen Tier 2 sendiri                                                                                                            Total capital (TC = T1 + T2)
   52                                                                                                     -                      -
        Investments in own Tier 2 instruments
                                                                                                                                                           Total Aset Tertimbang Menurut Risiko
        Kepemilikan silang pada instrumen Tier 2 pada                                                                                                60    (ATMR)                                                                     8.249.257                         -
        entitas lain                                                                                                                                       Total risk weighted assets
   53                                                                                                     -                      -
        Reciprocal cross-holdings in Tier 2 instruments
        and other TLAC liabilities




                                                                                                                                              172                                                                                                                                        173
Page 88
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko                                                                                                                                     Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization


(Dalam Jutaan Rp)                                                                                                                (In Million IDR)   (Dalam Jutaan Rp)                                                                                                                        (In Million IDR)


                                                                                                                       No. Ref. yang
                                                                                                                    berasal dari Neraca                                                                                                                                        No. Ref. yang
                                                                                              Jumlah                       Bank                                                                                                                                             berasal dari Neraca
    No.                                Komponen                                               Amount                  Ref. Number from                                                                                                           Jumlah                              Bank
                                      Component                                                                        Bank's Balance               No.                                     Komponen                                             Amount                      Ref. Number from
                                                                                                                           Sheet                                                            Component                                                                         Bank's Balance
                                                                                                                                                                                                                                                                                     Sheet
                                                                                                           2025
                            Rasio Kecukupan Pemenuhan Modal Minimum (KPMM) dan Tambahan Modal (Capital Buffer)                                                                                                                                                     2025
                                                         Capital Ratios and Buffers                                                                       Mortgage servicing rights (net dari kewajiban
          Rasio CET 1 (persentase terhadap ATMR)                                                                                                          pajak)
                                                                                                                  Modal Inti/Total ATMR *           74                                                                                              -                                  -
    61    Common Equity Tier 1 (as a percentage of risk                                       92,10%                                                      Mortgage servicing rights (net of related tax
                                                                                                                            100                           liability)
          weighted assets)
          Rasio Modal Inti Tier 1 (persentase terhadap                                                                                                    Aset pajak tangguhan yang berasal
          ATMR)                                                                                                   Modal Inti/Total ATMR *                 dari perbedaan temporer (net dari kewajiban
    62                                                                                        92,10%                                                75    pajak)                                                                                    -                                  -
          Tier 1 (as a percentage of risk weighted                                                                          100
          assets)                                                                                                                                         Deferred tax assets arising from temporary
                                                                                                                                                          differences (net of related tax liability)
          Rasio Total Modal (persentase terhadap
          ATMR)                                                                                                   Modal Inti & Pelengkap/                                      Rasio Kecukupan Pemenuhan Modal Minimum (KPMM) dan Tambahan Modal (Capital Buffer)
    63                                                                                        93,24%                                                                                                        Capital Ratios and Buffers
          Total capital (as a percentage of risk                                                                     Total ATMR * 100
          weighted assets)                                                                                                                                 Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai
          Buffer (persentase terhadap ATMR)                                                                                                               dengan eksposur berdasarkan pendekatan
          Institution specific buffer requirement                                                                                                         standar (sebelum dikenakan cap))
    64                                                                                         2,50%                         -                      76                                                                                              -                                  -
          (minimum CET1 requirement plus capital                                                                                                          Provisions eligible for inclusion in Tier 2 in respect
          conservation buffer plus                                                                                                                        of exposures subject to standardised approach
                                                                                                                                                          (prior to application of cap)
          Capital Conservation Buffer
    65                                                                                         2,50%                         -                            Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2
          Capital Conservation Buffer
                                                                                                                                                          berdasarkan pendekatan standar
          Countercyclical Buffer                                                                                                                    77                                                                                              -                                  -
    66                                                                                           0                           -                            Cap on inclusion of provisions in Tier 2 under
          Countercylical Buffer
                                                                                                                                                          standardised approach
          Higher Loss Absorbency Requirement                                                                                                              Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai
    67                                                                                           0                           -
          Higher Loss Absorbency Requirement                                                                                                              dengan eksposur berdasarkan pendekatan IRB
          Modal Inti Utama (CET 1) yang tersedia                                                                                                          (sebelum dikenakan cap)
                                                                                                                                                    78                                                                                              -                                  -
          untuk memenuhi Tambahan Modal (Buffer) -                                                                                                        Provisions eligible for inclusion in Tier 2 in respect
          persentase terhadap ATMR                                                                                                                        of exposures subject to internal ratings-based
    68                                                                                        83,24%                         -                            approach (prior to application of cap)
          Common Equity Tier 1 available to meet
          buffers (as a percentage of risk weighted                                                                                                       Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2
          assets)                                                                                                                                         berdasarkan pendekatan IRB
                                                                                                                                                    79                                                                                              -                                  -
                                                       National minimal (jika berbeda dari Basel 3)                                                       Cap for inclusion of provisions in Tier 2 under
                                                        National minimal (if different from Basel 3)                                                      internal ratings-based approach

          Rasio terendah CET 1 nasional (jika berbeda                                                                                                                          Instrumen Modal yang termasuk phase out (hanya berlaku antara 1 Jan 2018 s.d. 1 Jan 2022)
          dengan Basel 3)                                                                                                                                                Capital instruments subject to phase-out arrangements (only applicable between 1 Jan 2018 and 1 Jan 2022)
    69                                                                                            -                          -
          National Common Equity Tier 1 minimum ratio (if                                                                                                 Cap pada CET 1 yang temasuk phase out
          different from Basel 3 minimum                                                                                                            80    Current cap on CET1 instruments subject to                                                -                                  -
          Rasio terendah Tier 1 nasional (jika berbeda                                                                                                    phase out arrangements
          dengan Basel 3)                                                                                                                                  Jumlah yang dikecualikan dari CET 1 karena
    70                                                                                            -                          -
          National Tier 1 minimum ratio (if different from                                                                                                adanya cap (kelebihan di atas cap setelah
          Basel 3 minimum)                                                                                                                          81    redemptions dan maturities)                                                               -                                  -
           Rasio terendah total modal nasional (jika berbeda dengan                                                                                       Amount excluded from CET1 due to cap (excess
          Basel 3)                                                                                                                                        over cap after redemptions and maturities)
    71                                                                                            -                          -
          National total capital minimum ratio (if different                                                                                              Cap pada AT 1 yang termasuk phase out
          from Basel 3 minimum)                                                                                                                     82    Current cap on AT1 instruments subject to phase                                           -                                  -
                                         Jumlah di bawah batasan pengurangan (sebelum pembobotan risiko)                                                  out arrangements
                                           Amounts below the thresholds for deduction (before risk weighting)                                             Jumlah yang dikecualikan dari AT 1 karena adanya cap (kelebihan di
          Investasi nonsignifikan pada modal atau                                                                                                         atas cap setelah redemptions dan maturities)
                                                                                                                                                    83                                                                                              -                                  -
          kewajiban TLAC lainnya pada entitas keuangan                                                                                                    Amount excluded from AT1 due to cap (excess
    72    lain                                                                                    -                          -                            over cap after redemptions and maturities)
          Non-significant investments in the capital and                                                                                                  Cap pada Tier 2 yang temasuk phase out
          other TLAC liabilities of other financial entities                                                                                        84                                                                                              -                                  -
                                                                                                                                                          Current cap on T2 instruments subject to phase out arrangements
          Investasi signifikan pada saham biasa entitas                                                                                                   Jumlah yang dikecualikan dari Tier 2 karena
          keuangan                                                                                                                                        adanya cap (kelebihan di atas cap setelah
    73                                                                                            -                          -
          Significant investments in the common stock of                                                                                            85    redemptions dan maturities)                                                               -                                  -
          financial entities                                                                                                                              Amount excluded from T2 due to cap (excess over cap after redemptions
                                                                                                                                                          and maturities)



                                                                                                                                              174                                                                                                                                                       175
Page 89
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko                                                                                                                         Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization



                                                                                                                                         (Dalam Jutaan Rp)                                                                                                                     (In Million IDR)
2.2 Rekonsiliasi Permodalan (CC2)
                                                                                                                                                                                                                                   Laporan Posisi
2.2 Reconciliation of Capital (CC1)
                                                                                                                                                                                                                                     Keuangan                       Refrensi
                                                                                                                                                                                      Pos-Pos                                      Statements of                   Refference
                                                                                                                                                  No.                                 Accounts                                    Financial Position
(Dalam Jutaan Rp)                                                                                                     (In Million IDR)
                                                                                                                                                                                                                                                    31 Des 2025
                                                                          Laporan Posisi                      -Refrensi                                                                                                                             Dec 31, 2025
                                                                            Keuangan                   Consolidated Statements                                                                                  Aset
                                        Pos-Pos                           Statements of                      Refferences                                                                                       Assets
 No.                                   Accounts                          Financial Position                                                             Aset tidak berwujud
                                                                                                                                                                                                                                      487.440                          D
                                                                                                                                                        Intangible assets
                                                                                              31 Des 2025                                         14    Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud -/-
                                                                                              Dec 31, 2025                                              Accumulated amortization on intangible                                        (54.453)                         D
                                                                                                                                                        asset -/-
                                                          Aset
                                                         Assets                                                                                         Aset tetap dan inventaris
                                                                                                                                                                                                                                       114.927                         -
                                                                                                                                                        Fixed assets and equipment
       Kas
   1                                                                            217                               -                                     Akumulasi penyusutan aset tetap dan
       Cash                                                                                                                                       15
                                                                                                                                                        inventaris -/-
       Penempatan pada Bank Indonesia                                                                                                                                                                                                 (39.733)                         -
   2                                                                         2.197.889                            -                                     Accumulated depreciation on fixed assets
       Placement to Bank Indonesia
                                                                                                                                                        and equipment -/-
       Penempatan pada bank lain
   3                                                                          59.644                              -                                     Aset nonproduktif
       Interbank placement                                                                                                                                                                                                                -                            -
                                                                                                                                                        Non productive asset
       Tagihan spot dan derivatif/forward
   4                                                                               -                              -                                     a. Properti terbengkalai
       Spot and derivative/forward receivables                                                                                                                                                                                            -                            -
                                                                                                                                                           Abandoned property
       Surat berharga yang dimiliki
   5                                                                        7.852.894                             -                                     b. Agunan yang diambil alih
       Securities                                                                                                                                 16                                                                                      -                            -
                                                                                                                                                          Foreclosed accounts
       Surat berharga yang dijual dengan janji
                                                                                                                                                        c. Rekening tunda
       dibeli kembali (repo)                                                                                                                                                                                                              -                            -
   6                                                                               -                              -                                        Suspense accounts
       Securities sold under repurchase agreement
       (repo)                                                                                                                                           d. Aset antar kantor
                                                                                                                                                                                                                                          -                            -
                                                                                                                                                           Interbranch assets
       Tagihan atas surat berharga yang dibeli
       dengan janji dijual kembali (reverse repo)                                                                                                       Aset lainnya
   7                                                                         420.351                              -                               17                                                                                      -                            -
       Claims on securities bought under reverse                                                                                                        Other Assets
       repo                                                                                                                                             a. Aset pajak tangguhan
                                                                                                                                                                                                                                       134.127                         E
       Tagihan akseptasi                                                                                                                                   Deferred tax assets
   8                                                                               -                              -
       Acceptance receivables                                                                                                                           b. Lainnya
                                                                                                                                                                                                                                      668.943                          -
       Kredit yang diberikan                                                                                                                              Others
   9                                                                         9.618.259                            -
       Loans and financing                                                                                                                        Total Aset
                                                                                                                                                                                                                                     21.282.312                        -
       Pembiayaan syariah                                                                                                                         Total Assets
  10                                                                               -                              -
       Sharia financing                                                                                                                                                                                LIABILITAS DAN EKUITAS
       Penyertaan Modal                                                                                                                                                                                LIABILITIES AND EQUITIES
  11                                                                               -                              -
       Equity investment                                                                                                                                Giro
                                                                                                                                                  1                                                                                    294.183                         -
       Aset Keuangan Lainnya                                                                                                                            Current account
  12                                                                         247.092                              -
       Other financial assets                                                                                                                           Tabungan
                                                                                                                                                  2                                                                                   2.234.514                        -
       Cadangan kerugian penurunan nilai aset                                                                                                           Saving account
       keuangan -/-                                                         (425.282)                             -
                                                                                                                                                        Deposito
       Impairment on financial assets -/-                                                                                                         3                                                                                  9.298.432                         -
                                                                                                                                                        Time deposit
       a. Surat Berharga
                                                                                   -                              -
          Securities                                                                                                                                    Uang Elektronik
  13                                                                                                                                              4                                                                                       -                            -
                                                                                                                                                        Electronic money
       b. Kredit yang diberikan dan pembiayaan
          syariah                                                            (418.681)                            -                                     Liabilitas kepada Bank Indonesia
         Loans and Sharia financing                                                                                                               5                                                                                       -                            -
                                                                                                                                                        Other financial assets
       c. Lainnya
                                                                              (6.601)                             -                                     Liabilitas kepada Bank Lain
          Others                                                                                                                                  6                                                                                       -                            -
                                                                                                                                                        Interbank liabilities




                                                                                                                                 176                                                                                                                                                        177
Page 90
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko                                                                                                                              Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization

                                                                                                                                            (Dalam Jutaan Rp)                                                                                                                  (In Million IDR)
(Dalam Jutaan Rp)                                                                                                        (In Million IDR)
                                                                                                                                                                                                                                          Laporan Posisi                Refrensi
                                                                                           Laporan Posisi                Refrensi                                                                                                           Keuangan                  Consolidated
                                                                                             Keuangan                  Consolidated                                                         Pos-Pos                                       Statements of               Statements
                                                    Pos-Pos                                Statements of               Statements                No.                                        Accounts                                     Financial Position           Refferences
   No.                                              Accounts                              Financial Position           Refferences
                                                                                                                                                                                                                                                       31 Des 2025
                                                                                                         31 Des 2025                                                                                                                                   Dec 31, 2025
                                                                                                        Dec 31, 2025                                                                                      LIABILITAS DAN EKUITAS
                                                                                                                                                                                                          LIABILITIES AND EQUITIES
                                                               LIABILITAS DAN EKUITAS
                                                               LIABILITIES AND EQUITIES                                                                Penghasilan komprehensif lain
                                                                                                                                                  17                                                                                          69.753                       -
                                                                                                                                                       Other comprehensive gain/(loss)
          Liabilitas spot dan derivatif/forward
     7                                                                                            -                          -                         a. Keuntungan (kerugian) dari perubahan nilai aset keuangan dalam
          Spot and derivative/forward liabilities
                                                                                                                                                         kelompok tersedia untuk diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
          Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo)                                                                  komprehensif lain                                                                    69.578                       C
     8                                                                                            -                          -                            Gains (losses) from changes in the value of financial assets in the group
          Liabilities on securities sold under repurchase agreement
                                                                                                                                                          available for sale at fair value through other comprehensive income
          Liabilitas akseptasi
     9                                                                                            -                          -                         b. Keuntungan revaluasi aset tetap
          Acceptance liabilities                                                                                                                                                                                                                 -                         -
                                                                                                                                                          Fixed asset revaluation gains
          Surat berharga yang diterbitkan                                                                                                              c. Keuntungan (kerugian) aktuarial program imbalan pasti
    10                                                                                            -                          -
                                                                                                                                                                                                                                                176                        -
          Issued securities                                                                                                                                Actuarial gains (losses) of defined benefit plans

          Pinjaman/pembiayaan yang diterima                                                                                                            d. Lainnya
     11                                                                                           -                          -
                                                                                                                                                                                                                                                 -                         -
          Loans/financing received                                                                                                                        Others

          Setoran jaminan                                                                                                                         18   Selisih kuasi reorganisasi
    12                                                                                            -                          -                                                                                                                   -                         -
          Margin deposit                                                                                                                               Quasi-reorganization difference 3)
                                                                                                                                                  19   Selisih restrukturisasi entitas sepengendali
          Liabilitas antar kantor                                                                                                                                                                                                                -                         -
    13                                                                                            -                          -                         Difference in restructuring of entities under common control
          Interbranch liabilities
                                                                                                                                                  20   Lainnya
          Liabilitas lainnya                                                                                                                                                                                                                     -                         -
    14                                                                                       1.290.589                      -                          Others
          Other liabilities
                                                                                                                                                  21   Cadangan
                                                                                                                                                                                                                                              13.100
                                                                                                                                                       Reserves
                                         Total Liabilitas
                                         Total Liabilities
                                                                                            13.117.719                      -                          a. Cadangan umum
                                                                                                                                                                                                                                              13.100                       C
                                                                                                                                                          General reserves
          Modal disetor
                                                                                             3.389.702                      -                          b. Cadangan tujuan
          Paid in capital                                                                                                                                                                                                                        -                         -
                                                                                                                                                           Appropriated reserves
          a. Modal dasar                                                                                                                               Laba/rugi
                                                                                            10.000.000                      A                     22                                                                                        (846.303)                      -
             Capital                                                                                                                                   Gain/loss
    15
                                                                                                                                                       a. Tahun-tahun lalu
          b. Modal yang belum disetor                                                                                                                                                                                                       (945.987)                      B
                                                                                            (6.610.298)                     A                             Previous years
             Unpaid Capital
                                                                                                                                                       b. Tahun berjalan
          c. Saham yang dibeli kembali                                                                                                                                                                                                        99.684                       B
                                                                                                                                                          Current years
                                                                                                  -                         -
             Treasury stock
                                                                                                                                                 Total Ekuitas
                                                                                                                                                                                                                                           8.164.594                       -
          Tambahan modal disetor                                                                                                                 Total Equity
                                                                                             5.538.342                      -
          Additional paid in capital
                                                                                                                                                 Total Liabilitas dan Ekuitas
                                                                                                                                                                                                                                           21.282.312                      -
          a. Agio                                                                                                                                Total Liabilities and Equities
                                                                                             5.538.334                      A
             Agio

          b. Disagio
    16                                                                                            -                         -
             Disagio

          c. Modal Sumbangan
                                                                                                  -                         -
             Capital Endowment

          d. Dana setoran modal
                                                                                                  -                         -
             Fund for paid up capital

          e. Lainnya
                                                                                                  8                         -
             Others




                                                                                                                                      178                                                                                                                                                  179
Page 91
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko                                                                                                                                  Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization


 3. Laporan Total Eksposur dalam Rasio Pengungkit
 3. Report of Total Exposure in Leverage Ratio                                                                                                3. LAPORAN TOTAL EKSPOSUR DALAM RASIO PENGUNGKIT
                                                                                                                                              3. REPORT OF TOTAL EXPOSURE IN LEVERAGE
(Dalam Jutaan Rp)                                                                                                    (In Million IDR)

    No.                                           Keterangan                                                  Des-25
                                                                                                                                               (Dalam Jutaan Rp)                                                                                                           (In Million IDR)
                                                   Description                                                Dec-25


          Total aset di laporan posisi keuangan pada laporan keuangan publikasi (nilai gross                                                                                                                                                                     Periode
          sebelum dikurangi CKPN).                                                                                                                                                                                                                               Period
    1                                                                                                       21.707.594
          Total assets on the balance sheet in published financial statements (gross value before                                              No.                                            Keterangan
          deducting impairment provision).
                                                                                                                                                                                               Description
          Penyesuaian untuk nilai penyertaan pada Bank, lembaga keuangan, perusahaan
                                                                                                                                                                                                                                                     Des-25                  Sep-25
          asuransi, dan/atau entitas lain yang berdasarkan standar akuntansi keuangan harus
                                                                                                                                                                                                                                                     Dec-25                  Sep-25
          dikonsolidasikan namun di luar cakupan konsolidasi berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa
    2     Keuangan.                                                                                              -
          Adjustment for investment in Bank, Financial Institution, Insurance Company, and/or other                                                  Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan termasuk aset jaminan, namun tidak
          entities that consolidated based on accounting standard yet out of scope consolidation                                                     termasuk eksposur transaksi derivatif dan eksposur SFT (Nilai gross sebelum dikurangi
          based on Otoritas Jasa Keuangan.                                                                                                     1     CKPN)                                                                                          21.287.243              16.330.661
                                                                                                                                                     On-balance sheet exposure including collateral, but excluding derivatives and securities
          Penyesuaian untuk nilai kumpulan aset keuangan yang mendasari yang telah dialihkan
                                                                                                                                                     financing transaction (SFTs) (gross value before deducting impairment provisions)
          dalam sekuritisasi aset yang memenuhi persyaratan jual putus sebagaimana diatur
          dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai prinsip kehati-hatian dalam aktivitas                                                      Nilai penambahan kembali untuk agunan derivatif yang diserahkan kepada pihak lawan
          sekuritisasi aset bagi bank umum. Dalam hal aset keuangan yang mendasari dimaksud                                                          yang mengakibatkan penurunan total eksposur aset dalam neraca karena adanya
    3     telah dikurangkan dari total aset pada laporan posisi keuangan maka angka pada baris                   -                             2     penerapan standar akuntansi keuangan                                                                -                       -
          ini adalah 0 (nol).                                                                                                                        Gross-up for derivatives collateral provided where deducted from balance sheet assets
          Adjustment for portfolio of financial asset that have underlying which already transferred to                                              pursuant to the accounting standard
          without recourse securitization asset as stipulated in OJK's statutory regulations related to                                              (Pengurangan atas piutang terkait Cash Variation Margin (CVM) yang diberikan dalam
          Prudential Principles in Securitization Asset Activity for General Bank.                                                                   transaksi derivatif)
                                                                                                                                               3                                                                                                         -                       -
          Penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank                                                                 (Deductions of receivable assets for Cash Variation Margin (CVM) provided in derivatives
          Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada).                                                                   transactions)
    4                                                                                                            -
          Adjustment to temporary exception of Placement to Bank Indonesia in accordance Statutory                                                   (Penyesuaian untuk nilai tercatat surat berharga yang diterima dalam eksposur SFT yang
          Reserve Requirement (if any).                                                                                                              diakui sebagai aset)
                                                                                                                                               4                                                                                                         -                       -
          Penyesuaian untuk aset fidusia yang diakui sebagai komponen laporan posisi keuangan                                                        (Adjustment for securities received under securities financing transactions that are
          berdasarkan standar akuntansi keuangan namun dikeluarkan dari perhitungan total                                                            recognised as an asset)
    5     eksposur dalam Rasio Pengungkit.                                                                       -                                   (CKPN atas aset tersebut sesuai standar akuntansi keuangan)
                                                                                                                                               5                                                                                                    (425.282)                (497.411)
          Adjustment to fiduciary asset that recognized as balance sheet based on accounting                                                         (Impairment provision those assets inline with accounting standard applied)
          standard yet excluded from total exposure in Leverage Ratio calculation.
                                                                                                                                                     (Aset yang telah diperhitungkan sebagai faktor pengurang Modal Inti sebagaimana
          Penyesuaian untuk nilai pembelian atau penjualan aset keuangan secara reguler dengan                                                       dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai kewajiban penyediaan
                                                                                                                                               6                                                                                                     (567.115)              (534.477)
          menggunakan metode akuntansi tanggal perdagangan.                                                                                          modal minimum bagi bank umum)
    6                                                                                                            -
          Adjustment to acquisition cost or sales price of financial assets regularly using trade date                                               (Asset amounts deducted in determining Basel III Tier 1 capital and regulatory adjustments)
          accounting method.
                                                                                                                                                     Total Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan
          Penyesuaian untuk nilai transaksi cash pooling yang memenuhi persyaratan sebagaimana                                                 7                                                                                                    20.294.846              15.298.773
                                                                                                                                                     Total On-Balance Sheet Exposure.
    7     diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini.                                                     -
          Adjustment to qualified cash pooling transaction as stipulated in this OJK’s regulation.                                                                                                       Eksposur Transaksi Derivatif
          Penyesuaian untuk nilai eksposur transaksi derivatif.                                                                                                                                              Derivative Exposure
    8                                                                                                            -
          Adjustment to exposure of derivative transaction.                                                                                          Nilai RC untuk seluruh transaksi derivatif baik dalam hal terdapat variation margin yang
          Penyesuaian untuk nilai eksposur SFT sebagai contoh transaksi reverse repo.                                                                memenuhi syarat ataupun terdapat perjanjian saling hapus yang memenuhi persyaratan
    9     Adjustment to exposure of Securities Financing Transaction (SFT) as example: reverse repo              -                             8     tertentu.                                                                                           -                       -

          transaction.                                                                                                                               Replacement cost associated with all derivatives transactions (where applicable net of
                                                                                                                                                     eligible cash variation margin and/or with bilateral netting).
          Penyesuaian untuk nilai eksposur TRA yang telah dikalikan dengan FKK
    10    Adjustment to exposure of Off Balance Sheet transaction that already multiply with Credit           377.618                                Nilai penambahan yang merupakan PFE untuk seluruh transaksi derivatif
                                                                                                                                               9                                                                                                         -                       -
          Conversion Factor.                                                                                                                         Add on amounts for PFE associated with all derivatives transactions

          Penyesuaian penilaian prudensial berupa faktor pengurang modal dan CKPN.                                                                   (Pengecualian atas eksposur transaksi derivatif yang diselesaikan melalui central
    11                                                                                                      (1.003.222)                        10    counterparty (CCP))                                                                                 -                       -
          Prudent valuation adjustments in form of capital deduction factor and impairment.
                                                                                                                                                     (Exempted central counterparty (CCP) leg of client-cleared trade exposures)
          Penyesuaian lainnya.
    12                                                                                                           -                                   Penyesuaian untuk nilai nosional efektif dari derivatif kredit
          Other adjustments.                                                                                                                   11                                                                                                        -                       -
                                                                                                                                                     Adjustment for effective notional amount of written credit derivatives
          Total Eksposur dalam perhitungan Rasio Pengungkit
    13                                                                                                      21.081.990                               (Penyesuaian untuk nilai nosional efektif yang dilakukan saling hapus dan pengurangan
          Total Exposure in Leverage Ratio Calculation
                                                                                                                                                     add-on untuk transaksi penjualan derivatif kredit)
                                                                                                                                               12                                                                                                        -                       -
                                                                                                                                                     (Adjustment for effective notional offsets and add-on deductions for written credit
                                                                                                                                                     derivatives)

Total eksposur dalam perhitungan rasio pengungkit                            Total exposure in the calculation of the leverage ratio           13
                                                                                                                                                     Total Eksposur Transaksi Derivatif
                                                                                                                                                                                                                                                         -                       -
                                                                                                                                                     Total Derivative Exposure
mengalami dibanding periode sebelumnya, terutama                             experienced an increase compared to the previous period,
disebabkan oleh adanya peningkatan jumlah eksposur                           mainly due to an increase in the number of credit exposures
kredit yang disalurkan.                                                      distributed.




                                                                                                                                        180                                                                                                                                                   181
Page 92
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko                                                                                                                                          Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization


(Dalam Jutaan Rp)                                                                                                                     (In Million IDR)    (Dalam Jutaan Rp)                                                                                                               (In Million IDR)


                                                                                                                   Periode                                                                                                                                                  Periode
                                                                                                                   Period                                                                                                                                                   Period
No.                                            Keterangan                                                                                                 No.                                           Keterangan
                                               Description                                                                                                                                              Description
                                                                                                      Des-25                  Sep-25                                                                                                                            Des-25                 Sep-25
                                                                                                      Dec-25                  Sep-25                                                                                                                            Dec-25                 Sep-25


                                               Eksposur Securities Financing Transaction (SFT)                                                                  Nilai akhir triwulan laporan dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian
                                                Securities Financing Transaction (SFT) Exposure                                                                 untuk transaksi akuntansi penjualan (sale accounting transaction) yang dihitung secara
      Nilai tercatat aset SFT secara gross                                                                                                                29    bersih (nett) dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT                            -                      -
14                                                                                                    420.351                 703.666                           Quarter-end value of gross SFT assets, after adjustment for sale accounting transactions and
      Gross SFT Assets
                                                                                                                                                                netted of amounts of associated cash payables and cash receivables.
      Nilai bersih antara liabilitas kas dan tagihan kas
15                                                                                                        -                       -                             Total Eksposur, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara
      Netted amounts of cash payables and cash receivables of gross SFT assets
                                                                                                                                                                atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib
      Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan terkait aset SFT yang mengacu pada                                                                             minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT
      perhitungan current exposure sebagaimana diatur dalam Lampiran Peraturan Otoritas                                                                   30                                                                                                   21.081.990             16.297.371
16                                                                                                        -                      412                            secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
      Jasa Keuangan ini                                                                                                                                         Total exposures (including the impact of any applicable temporary exemption of central bank
      Counterparty credit risk exposure for SFT assets refers to current exposure calculation                                                                   reserves) incorporating mean values from row 28 of gross SFT assets.
      Eksposur sebagai agen SFT                                                                                                                                 Total Eksposur, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
17                                                                                                        -                       -
      Agent transaction exposures                                                                                                                               sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan
      Total Eksposur SFT                                                                                                                                        giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat
18                                                                                                    420.351                 704.078                     30a                                                                                                  21.081.990             16.297.371
      Total SFT Exposure                                                                                                                                        aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
                                                                                                                                                                Total exposures (excluding the impact of any applicable temporary exemption of central
                                               Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA)                                                                  bank reserves) incorporating mean values from row 28 of gross SFT asset.
                                                      Other Off-Balance Sheet Exposure
                                                                                                                                                                 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
      Nilai seluruh kewajiban komitmen atau kewajiban kontinjensi. Nilai gross sebelum dikurangi                                                                sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan
      CKPN                                                                                                                                                      giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat
19                                                                                                   2.576.155                1.856.121                   31                                                                                                     36,04                  29,96
      Off-balance sheet exposure at gross notional amount (gross value before deducting                                                                         aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
      impairment provision)                                                                                                                                     Leverage ratio (including the impact of any applicable temporary exemption of central bank
      (Penyesuaian terhadap hasil perkalian antara nilai kewajiban komitmen atau kewajiban                                                                      reserves) incorporating mean values from row 28 of gross SFT assets.
      kontinjensi dan FKK kemudian dikurangi CKPN)                                                                                                              Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
20                                                                                                   (2.198.537)             (1.550.496)
      Adjustment from the result of multiplying commitment payable or contingent payables with                                                                  sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan
      credit conversion factor and deducted with impairment provision.                                                                                          giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat
                                                                                                                                                          31a                                                                                                    36,04                  29,96
      (CKPN atas TRA sesuai standar akuntansi keuangan)                                                                                                         aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
21                                                                                                    (10.825)                 (11.105)                         Leverage ratio (excluding the impact of any applicable temporary exemption of central bank
      (Impairment provision for off balance sheet inline with accounting standard)
                                                                                                                                                                reserves) incorporating mean values from row 28 of gross SFT assets.
      Total Eksposur TRA
22                                                                                                    366.793                 294.520
      Total Other Off-Balance Sheet Exposure
                                                             Modal dan Total Eksposur
                                                             Capital and Total Exposure
                                                                                                                                                         Pada tanggal 31 Desember 2025 Rasio Pengungkit Bank                        As of December 31, 2025, the Bank's leverage ratio reached
      Modal Inti                                                                                                                                         mencapai 36.04% berada di atas nilai minimun 3% yang                       36.04%, exceeding the 3% minimum set by the Financial
23                                                                                                   7.597.296               4.882.873
      Tier 1 Capital
                                                                                                                                                         ditetapkan oleh OJK. Dibanding periode sebelumnya                          Services Authority (OJK). Compared to the previous period,
      Total Eksposur
24                                                                                                   21.081.990              16.297.371                  Rasio Pengungkit mengalami peningkatan sebesar 6.09%                       the leverage ratio increased by 6.09%, primarily due to an
      Total Exposure
                                                                                                                                                         terutama berasal dari adanya peningkatan modal inti yang                   increase in core capital from the IPO listing on the Capital
                                                             Modal dan Total Eksposur
                                                                                                                                                         berasal dari pencatatan saham IPO di Pasar Modal.                          Market.
                                                             Capital and Total Exposure
      Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
      sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan
25    giro wajib minimum (jika ada)                                                                    36,04                    29,96
      Leverage ratio (including the impact of any applicable temporary exemption of central bank
      reserves)
      Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
      sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan
25a   giro wajib minimum (jika ada)                                                                    36,04                    29,96
      Leverage ratio (excluding the impact of any applicable temporary exemption of central bank
      reserves)
      Nilai Minimum Rasio Pengungkit
26                                                                                                      3,00                    3,00
      National Minimum Leverage Ratio Requirement
      Bantalan terhadap nilai Rasio Pengungkit
27                                                                                                        -                       -
      Applicable Leverage Buffer
                                                        Pengungkapan Nilai Rata-Rata
                                                          Disclosures of Mean Values
       Nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian untuk
      transaksi akuntansi penjualan (sale accounting transaction) yang dihitung secara bersih
28    (nett) dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT                                    -                       -
      Mean value of gross SFT assets, after adjustment for sale accounting transactions and netted
      of amounts of associated cash payables and cash receivables.
                                                                                                                                                  182                                                                                                                                                183
Page 93
     Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko                                                                                                              Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization


     4.A Pengungkapan Tambahan terkait Kualitas Kredit atas Aset (CRB)
     4.A Additional Disclosures on Credit Quality of Assets (CRB)

     Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah - Bank Secara Individual
     Net Receivables Based on Region - Bank Only

     (Dalam Jutaan Rp)                                                                                                                                                                                                 (In Million IDR)

                                                                                           31 Desember 2025                                                                    31 Desember 2024
                                                                                           December 31, 2025                                                                   December 31, 2024
No.                    Kategori Portofolio
                       Portfolio Category                                          Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah                                                  Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
                                                                                     Net Receivables Based on Region                                                     Net Receivables Based on Region

                                                                                                                  INDONESIA                                                                          INDONESIA
                                                              JAWA       DKI JAKARTA           SUMATERA                              TOTAL        JAWA       DKI JAKARTA          SUMATERA                                TOTAL
                                                                                                                 BAGIAN TIMUR                                                                       BAGIAN TIMUR
        Tagihan Kepada Pemerintah
1                                                                -         9.774.432                 -                      -        9.774.432       -        4.059.747                -                    -            4.059.747
        Claims against Goverment
        Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik
2                                                                -             -                     -                      -             -          -             -                   -                    -                -
        Claims against Public Sector Entities
        Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral
        dan Lembaga Internasional
3                                                                -             -                     -                      -             -          -             -                   -                    -                -
        Claims against Multilateral Development Banks
        and International Entities
        Tagihan Kepada Bank
4                                                                -          59.644                   -                      -         59.644         -         30.653                  -                    -             30.653
        Claims against Banks
        Tagihan berupa Covered Bond
5                                                                -             -                     -                      -             -          -             -                   -                    -                -
        Covered Bond Claims
        Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga
        Jasa Keuangan Lainnya
6                                                                -         2.593.685                 -                      -        2.593.685       -        2.474.317                -                    -            2.474.317
        Securities Companies and Other Financial Services
        Institutions Claims
        Tagihan Berupa Surat Berharga/Piutang
        Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal
7       Lainnya                                                  -             -                     -                      -             -          -             -                   -                    -                -
        Claims in the form of Securities/Subordinated
        Receivables, Equity and Other Capital Instruments
        Kredit Beragun Rumah Tinggal
8                                                                -             -                     -                      -             -          -             -                   -                    -                -
        Loans Secured by Residential Property
        Kredit Beragun Properti Komersial
9                                                                -             -                     -                      -             -          -             -                   -                    -                -
        Loans Secured by Commercial Property
        Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan
        Tanah, dan Konstruksi
10                                                               -             -                     -                      -             -          -             -                   -                    -                -
        Loans by Land Acquisition, Land Processing and
        Construction
        Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
11                                                               -             -                     -                      -             -          -             -                   -                    -                -
        Net Receivables Based on Region

        Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan
12      Portfolio Ritel                                      3.484.818     1.139.267              976.307               1.115.498    6.715.890    426.311      1.801.412            863.074            788.087           3.878.884
        Claims on Micro, Small, and Retail Portfolio

        Tagihan Kepada Korporasi
13                                                            14.469       1.323.511                 -                      -        1.337.980    738.936       29.329                 -                    -             768.265
        Claims against Corporations
        Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
14                                                            38.953         8.127                 7.213                 6.014        60.307       6.415        10.229               3.385              1.640             21.669
        Claims on Past Due Exposures
        Aset Lainnya
15                                                               -         744.353                   -                      -         744.353     421.212          -                   -                    -             421.212
        Other Assets


        TOTAL                                               3.538.240    15.643.019             983.520             1.121.512       21.286.291   1.592.874    8.405.687            866.459             789.727          11.654.747




                                                                                                                                    184                                                                                                                                185
Page 94
        Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko                                                                                                                                                    Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization




        Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi
        - Bank secara Individual
        Disclosure of Receivables and Reserves by Economic Sector - Bank Only
(Dalam Jutaan Rp)                                                                                                                                                                                                                                                                                            (In Million IDR)

                                                                                                                                                                                 Tagihan Kepada                         Kredit Beragun     Kredit        Tagihan Kepada

                                                                                                                          Tagihan Kepada Bank Pem-                              Perusahaan Efek        Kredit Beragun      Properti      Pegawai/          Usaha Mikro,      Tagihan Kepada    Tagihan
                                                                          Tagihan Kepada    Tagihan Kepada Entitas        bangunan Multilateral dan                            dan Lembaga Jasa        Rumah Tinggal      Komersial      Pensiunan       Usaha Kecil dan       Korporasi      Yang Jatuh
                                                                            Pemerintah            Sektor Publik            Lembaga Internasional
No.              Sektor Ekonomi | Economic Sector                                                                                                       Tagihan Kepada Bank    Keuangan Lainnya        Loans Secured    Loans Secured     Loans to        Portofolio Ritel       Claims         Tempo          Aset Lainnya
                                                                          Claims against   Claims against Public Sector   Claims against Multilateral
                                                                                                                                                        Claims against Banks   Loans for Securities    by Residential   by Commercial    Employees/      Claims on Micro,       against        Claims on       Other Assets
                                                                           Government                Entities              Development Banks and
                                                                                                                            International Institution                            Companies and           Property         Property       Pensioners      Small, and Retail    Corporations     Past Due

                                                                                                                                                                                 Other Financial                                                             Portfolio                         Exposures

                                                                                                                                                                               Services Institutions


                        31 Desember 2025
                       December 31, 2025

      Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
1                                                                                -                      -                               -                        -                       -                   -                -              -                   -                  -               -                  -
      Agricultures, Forestry and Fisheries

      Pertambangan dan Penggalian
2
      Mining and Quarrying
                                                                                 -                      -                               -                        -                       -                   -                -              -                   -               50.191          1.677                 -

      Industri Pengolahan
3
      Processing Industry
                                                                                 -                      -                               -                        -                       -                   -                -              -                  852              538.381          468                  -

      Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin
4
      Supply of Electricity, Gas, Steam/Hot Water and Cold Air
                                                                                 -                      -                               -                        -                       -                   -                -              -                   -                  -               -                  -

      Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan Daur
      Ulang Sampah
5
      Water Management, Wastewater Management, Waste
                                                                                 -                      -                               -                        -                       -                   -                -              -                   -                  -               -                  -
      Management and Recycling

      Konstruksi
6
      Construction
                                                                                 -                      -                               -                        -                       -                   -                -              -                   42                 -             1.715                -

      Perdagangan Besar dan Eceran: Reparasi dan Perawatan Mobil
      dan Sepeda Motor
7
      Wholesale and Retail Trade: Repair and Maintenance of
                                                                                 -                      -                               -                        -                       -                   -                -              -                672.845             3.748          17.291                -
      Automobiles and Motorcycles

      Penyediaan akomodasi dan penyediaan makan minum
8
      Provision of accomodation and provision of food and drink
                                                                                 -                      -                               -                        -                       -                   -                -              -                   -               76.463             -                  -

      Informasi dan Komunikasi
9
      Information and Communication
                                                                                 -                      -                               -                        -                       -                   -                -              -                 3.689             14.469           775                  -

      Pengangkutan dan Pergudangan
10
      Transportation and Storage
                                                                                 -                      -                               -                        -                       -                   -                -              -                   -               507.716            -                  -

      Aktivitas Keuangan dan Asuransi
11
      Financial Activities and Insurance
                                                                                 -                      -                               -                      59.644                2.593.685               -                -              -                   -               147.012            -                  -

      Real Estat
12
      Real Estate
                                                                                 -                      -                               -                        -                       -                   -                -              -                   -                  -               -                  -

      Aktivitas Profesi, Ilmiah, dan Teknis
13
      Professional, Scientific, and Technical Activities
                                                                                 -                      -                               -                        -                       -                   -                -              -                   -                  -               -                  -

      Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak
      Opsi,Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan Penunjang Usaha
14    Lainnya.                                                                   -                      -                               -                        -                       -                   -                -              -                   -                  -            3.069                 -
      Rental and Operating Leasing Activities Without Option Rights,
      Employment, Travel Agencies, and Other Business Support Services.

      Administrasi Pemerintah, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib
15    Government Administration, Defense and Assurance Mandatory             9.774.432                  -                               -                        -                       -                   -                -              -                   -                  -               -                  -
      Social

      Pendidikan
16
      Education
                                                                                 -                      -                               -                        -                       -                   -                -              -                   -                  -               -                  -

      Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial
17
      Human Health Activities and Social Activities
                                                                                 -                      -                               -                        -                       -                   -                -              -                   -                  -               -                  -

      Kesenian, Hiburan dan Rekreasi
18
      Art, Entertainment, and Recreation
                                                                                 -                      -                               -                        -                       -                   -                -              -                   -                  -               -                  -

      Aktivitas Jasa Lainnya
19
      Other Service Activities
                                                                                 -                      -                               -                        -                       -                   -                -              -                   34                 -              11                  -

      Aktivitas Rumah Tangga Sebagai Pemberi Kerja
20
      Household Activities as Job Providers
                                                                                 -                      -                               -                        -                       -                   -                -              -                   -                  -             965                  -

      Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional
      Lainnya
21
      Activities of International Bodies and Other International
                                                                                 -                      -                               -                        -                       -                   -                -              -                   -                  -               -                  -
      Organizations

      Rumah Tangga
22
      Household
                                                                                 -                      -                               -                        -                       -                   -                -              -               6.038.429              -            34.335                -

      Bukan Lapangan Usaha
23
      Non-Business Field
                                                                                 -                      -                               -                        -                       -                   -                -              -                   -                  -               -                  -

      Lainnya
24
      Others
                                                                                 -                      -                               -                        -                       -                   -                -              -                   -                  -              -              744.353


      TOTAL                                                                  9.774.432                  -                               -                      59.644               2.593.685                -                -              -              6.715.890          1.337.980        60.307            744.353



                                                                                                                                                                     186                                                                                                                                         187
Page 95
      Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko                                                                                                                                                    Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization



      Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi
      - Bank secara Individual
      Disclosure of Receivables and Reserves by Economic Sector - Bank Only
(Dalam Jutaan Rp)                                                                                                                                                                                                                                                                                          (In Million IDR)


                                                                                                                                                                                 Tagihan Kepada                         Kredit Beragun     Kredit        Tagihan Kepada

                                                                                                                          Tagihan Kepada Bank Pem-                              Perusahaan Efek        Kredit Beragun      Properti      Pegawai/         Usaha Mikro,         Kredit          Tagihan

                                                                          Tagihan Kepada    Tagihan Kepada Entitas        bangunan Multilateral dan                            dan Lembaga Jasa        Rumah Tinggal      Komersial      Pensiunan       Usaha Kecil dan      Kepada          Yang Jatuh
No.              Sektor Ekonomi | Economic Sector                           Pemerintah            Sektor Publik            Lembaga Internasional        Tagihan Kepada Bank    Keuangan Lainnya        Loans Secured    Loans Secured     Loans to       Portofolio Ritel    Korporasi         Tempo         Aset Lainnya
                                                                          Claims against   Claims against Public Sector   Claims against Multilateral
                                                                                                                                                        Claims against Banks   Loans for Securities    by Residential   by Commercial    Employees/      Claims on Micro,      Claims         Claims on      Other Assets
                                                                           Government                Entities              Development Banks and
                                                                                                                                                                                 Companies and           Property         Property       Pensioners     Small, and Retail     against          Past Due
                                                                                                                            International Institution
                                                                                                                                                                                 Other Financial                                                            Portfolio       Corporations      Exposures

                                                                                                                                                                               Services Institutions

                       31 Desember 2024
                       December 31, 2024

      Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
1
      Agricultures, Forestry and Fisheries                                      -                       -                               -                        -                       -                   -                -              -                  -                 -               -                  -

      Pertambangan dan Penggalian
2
      Mining and Quarrying                                                      -                       -                               -                        -                       -                   -                -              -                  -             50.484              1                  -

      Industri Pengolahan
3
      Processing Industry                                                       -                       -                               -                        -                       -                   -                -              -                2.639           453.545           3.506                -

      Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin
4
      Supply of Electricity, Gas, Steam/Hot Water and Cold Air                  -                       -                               -                        -                       -                   -                -              -                  -                 -               -                  -

      Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan Daur
      Ulang Sampah
5
      Water Management, Wastewater Management, Waste                            -                       -                               -                        -                       -                   -                -              -                  -                 -               -                  -
      Management and Recycling

      Konstruksi
6
      Construction                                                              -                       -                               -                        -                       -                   -                -              -                3.000           40.544             426                 -

      Perdagangan Besar dan Eceran: Reparasi dan Perawatan Mobil
      dan Sepeda Motor
7
      Wholesale and Retail Trade: Repair and Maintenance of                     -                       -                               -                        -                       -                   -                -              -              1.352.988           7.152           8.638                -
      Automobiles and Motorcycles

      Penyediaan akomodasi dan penyediaan makan minum
8
      Provision of accomodation and provision of food and drink                 -                       -                               -                        -                       -                   -                -              -                3.005           103.864             -                  -

      Informasi dan Komunikasi
9
      Information and Communication                                             -                       -                               -                        -                       -                   -                -              -                4.880            15.074           1.075                -

      Pengangkutan dan Pergudangan
10
      Transportation and Storage                                                -                       -                               -                        -                       -                   -                -              -                  -              35.153             -                  -

      Aktivitas Keuangan dan Asuransi
11
      Financial Activities and Insurance                                        -                       -                               -                     30.653                2.474.317                -                -              -                  -             60.636              -                  -

      Real Estat
12
      Real Estate                                                               -                       -                               -                        -                       -                   -                -              -                2.524             1.812            706                 -

      Aktivitas Profesi, Ilmiah, dan Teknis
13
      Professional, Scientific, and Technical Activities                        -                       -                               -                        -                       -                   -                -              -                  -                 -             2.266                -

      Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak
      Opsi,Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan Penunjang Usaha
14    Lainnya.                                                                  -                       -                               -                        -                       -                   -                -              -                2.016               -               2                  -
      Rental and Operating Leasing Activities Without Option Rights,
      Employment, Travel Agencies, and Other Business Support Services.

      Administrasi Pemerintah, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib
15    Government Administration, Defense and Assurance Mandatory            4.059.747                   -                               -                        -                       -                   -                -              -                  -                 -               -                  -
      Social

      Pendidikan
16
      Education                                                                 -                       -                               -                        -                       -                   -                -              -                  -                 -               -                  -

      Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial
17
      Human Health Activities and Social Activities                             -                       -                               -                        -                       -                   -                -              -                1.047               -               -                  -

      Kesenian, Hiburan dan Rekreasi
18
      Art, Entertainment, and Recreation                                        -                       -                               -                        -                       -                   -                -              -                  -                 -               -                  -

      Aktivitas Jasa Lainnya
19
      Other Service Activities                                                  -                       -                               -                        -                       -                   -                -              -                 92                 -              290                 -

      Aktivitas Rumah Tangga Sebagai Pemberi Kerja
20
      Household Activities as Job Providers                                     -                       -                               -                        -                       -                   -                -              -                  -                 -              965                 -

      Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional
      Lainnya
21
      Activities of International Bodies and Other International                -                       -                               -                        -                       -                   -                -              -                  -                 -               -                  -
      Organizations

      Rumah Tangga
22
      Household                                                                 -                       -                               -                        -                       -                   -                -              -             2.506.696              -             3.792                -

      Bukan Lapangan Usaha
23
      Non-Business Field                                                        -                       -                               -                        -                       -                   -                -              -                  -                 -               -                  -

      Lainnya
24
      Others
                                                                                -                       -                               -                        -                       -                                                                      -                 -               -             421.212


      TOTAL                                                                 4.059.747                   -                               -                     30.653                2.474.317                -                -              -              3.878.887         768.264           21.667          421.212




                                                                                                                                                                     188                                                                                                                                       189
Page 96
     Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko                                                                                                                                    Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization



     Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
     - Bank Secara Individual
     Net Receivables Based on Maturity Term - Bank Only


(Dalam Jutaan Rp)                                                                                                                                                                                                                                (In Million IDR)

                                                                                              31 Desember 2025 | December 31, 2025                                                          31 Desember 2024 | December 31, 2024

                                                                                  Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak                                            Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
No.                        Kategori Portofolio                                            Net Receivables Based on Maturity Term                                                          Net Receivables Based on Maturity Term
                            Portfolio Category                                                                                  Non-kontrak-
                                                                    <1 tahun |   >1-3 tahun |     >3-5 tahun |    >5 tahun |        tual                        <1 tahun |   >1-3 tahun |      >3-5 tahun |     >5 tahun |     Non-kontraktual
                                                                                                                                                 Total                                                                                                 Total
                                                                       year          year            year            year       Non-Contrac-                       year          year             year             year        Non-Contractual
                                                                                                                                    tual
         Tagihan Kepada Pemerintah
1                                                                   6.707.122     1.216.167         709.528        1.141.615            -       9.774.432       2.968.169      106.540           48.680           936.358              -             4.059.747
         Claims against Goverment
         Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik
2                                                                       -             -                 -              -                -            -      -       -             -                  -               -                 -                 -
         Claims against Public Sector Entities
         Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan
         Lembaga Internasional
3                                                                       -             -                 -              -                -            -      -       -             -                  -               -                 -                 -
         Claims against Multilateral Development Banks and
         International Entities
         Tagihan Kepada Bank
4                                                                    59.644           -                 -              -                -        59.644          30.653           -                  -               -                 -              30.653
         Claims against Banks
         Tagihan berupa Covered Bond
5                                                                       -             -                 -              -                -            -              -             -                  -               -                 -
         Covered Bond Claims
         Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa
         Keuangan Lainnya
6                                                                   2.252.473      341.212              -              -                -       2.593.685       2.194.456      279.861               -               -                 -             2.474.317
         Securities Companies and Other Financial Services Insti-
         tutions Claims
         Tagihan Berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi,
         Ekuitas, dan Instrumen Modal Lainnya
7                                                                       -             -                 -              -                -            -              -             -                  -               -                 -
         Claims in the form of Securities/Subordinated Receiv-
         ables, Equity and Other Capital Instruments
         Kredit Beragun Rumah Tinggal
8                                                                       -             -                 -              -                -            -              -             -                  -               -                 -                 -
         Loans Secured by Residential Property
         Kredit Beragun Properti Komersial
9                                                                       -             -                 -              -                -            -              -             -                  -               -                 -                 -
         Loans Secured by Commercial Property
         Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan Tanah,
         dan Konstruksi
10                                                                      -             -                 -              -                -            -              -             -                  -               -                 -
         Loans by Land Acquisition, Land Processing and Construc-
         tion
         Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
11                                                                      -             -                 -              -                -            -              -             -                  -               -                 -                 -
         Net Receivables Based on Region

         Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portfolio
12       Ritel                                                      6.131.824      579.104            1.168          3.794              -       6.715.890       3.858.405       11.047            3.556            5.876               -             3.878.884
         Claims on Micro, Small, and Retail Portfolio

         Tagihan Kepada Korporasi
13                                                                   605.415      591.084           141.481            -                -       1.337.980        346.418       316.133            103.771          1.943               -              768.265
         Claims against Corporations
         Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
14                                                                   57.406         1.280             1.177          444                -        60.307           20.875         207               149             438                 -               21.669
         Claims on Past Due Exposures
         Aset Lainnya
15                                                                      -             -                 -              -             744.353    744.353             -             -                  -               -              421.212           421.212
         Other Assets


         TOTAL                                                      15.813.884   2.728.847          853.354        1.145.853         744.353   21.286.291       9.418.976      713.788           156.156         944.615           421.212          11.654.747




                                                                                                                                               190                                                                                                                                            191
Page 97
    Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko                                                                                                                                                   Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization



    Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah Bank
                                                                                                                                                       Pengungkapan Tagihan dan Percadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi
    - Bank secara Individual
                                                                                                                                                       - Bank Secara Individidu
    Disclosure of Receivables and Reserves by Region - Bank Only
                                                                                                                                                       Disclosure of Claims and Allowance by Economic Sector - Bank Only

                                                                                                                                 (In Million IDR)
    (Dalam Jutaan Rp)
                                                                                                                                                           (Dalam Jutaan Rp)

                                                                                              31 Desember 2025                                                                                                          Tagihan Mengalami Penurunan Nilai
                                                                                                                                                                                                                                                                                 CKPN
                         Kategori Portofolio                                                  December 31, 2025                                                                  Sektor Ekonomi                                  Impaired Receivables                                                    Tagihan yang
No.                      Portfolio Category                                                       Wilayah                                              No.                       Economic Sector
                                                                                                                                                                                                                                    Belum Jatuh         Telah Jatuh                                      dihapus buku
                                                                                                                                                                                                                     Tagihan                                                                            Claim Written Off
                                                                                              Claims by Region                                                                                                                        Tempo               Tempo       Stage 1   Stage 2      Stage 3
                                                                                                                                                                                                                     Claims
                                                                                                                                                                                                                                   Non Past Due          Past Due
                                                                                                                   INDONESIA
                                                            DKI JAKARTA          JAWA             SUMATERA                             TOTAL
                                                                                                                  BAGIAN TIMUR                                                31 Desember 2025
        Tagihan                                                                                                                                                               December 31, 2025
1                                                            14.954.413         3.602.412          1.024.371        1.138.935         20.720.131
        Claims
                                                                                                                                                               Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
                                                                                                                                                       1
                                                                                                                                                               Agricultures, Forestry and Fisheries
                                                                                                                                                                                                                         -                -                  -           -         -            -               -
        Tagihan yang Mengalami Peningkatan dan Pemburukan Risiko Kredit (Stage 2 dan Stage 3)
2
        Claims on Experiencing Increase and Deterioration of Credit Risks (Stage 2 and Stage 3)                                                        2
                                                                                                                                                               Pertambangan dan Penggalian
                                                                                                                                                                                                                      55.426              -                5.235         -         -          3.566           7.577
                                                                                                                                                               Mining and Quarrying
        a. Belum Jatuh Tempo
                                                               64.209            241.415           209.875           67.489            582.988         3
                                                                                                                                                               Industri Pengolahan
                                                                                                                                                                                                                     540.424            1.205               56          20         -           726              -
        a. Non Past Due                                                                                                                                        Processing Industry

        b. Telah Jatuh Tempo                                                                                                                                   Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara
                                                               22.417            100.419            26.151           21.023            170.010         4
                                                                                                                                                               Dingin
                                                                                                                                                                                                                       464              136                 328          -         -           465              -
        b. Past Due                                                                                                                                            Supply of Electricity, Gas, Steam/Hot Water and
                                                                                                                                                               Cold Air
3       CKPN - Stage 1                                         158.584           19.907              3.831            7.745            190.067                 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah,
                                                                                                                                                               Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah
                                                                                                                                                       5
                                                                                                                                                               Water Management, Wastewater Management, Waste
                                                                                                                                                                                                                         -                -                  -           -         -            -               -
4       CKPN - Stage 2                                         16.556             9.404             10.637            3.006             39.603                 Management and Recycling

5       CKPN - Stage 3                                         56.335             88.511            29.236            21.531           195.613         6
                                                                                                                                                               Konstruksi
                                                                                                                                                                                                                      4.523             1.493              3.027         -         -          2.772
                                                                                                                                                               Construction
        Tagihan yang Dihapus
                                                                                                                                                               Perdagangan Besar dan Eceran: Reparasi dan
6       Buku                                                   129.579           177.119            29.245           23.348            359.291         7
                                                                                                                                                               Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
                                                                                                                                                                                                                     764.754          139.092             47.946       14.034    13.784       83.451        104.098
                                                                                                                                                               Wholesale and Retail Trade: Repair and Maintenance
        Claim Written Off                                                                                                                                      of Automobiles and Motorcycles

                                                                                                                                                               Pengangkutan dan Pergudangan
                                                                                                                                                       8
                                                                                                                                                               Transportation and Storage
                                                                                                                                                                                                                      76.463              -                  -         2.130       -            -

                                                                                                                                                               Penyediaan akomodasi dan penyediaan makan
                                                                                                                                                               minum
                                                                                                                                                       9
                                                                                                                                                               Provision of accomodation and provision of food
                                                                                                                                                                                                                      27.253           6.622               8.549        313       625         7.759          15.593
                                                                                                                                                               and drink
(Dalam Jutaan Rp)                                                                                                                   (In Million IDR)           Informasi dan Komunikasi
                                                                                                                                                       10
                                                                                                                                                               Information and Communication
                                                                                                                                                                                                                      507.716             -                  -         18.563      -            -               -

                                                                                                                                                               Aktivitas Keuangan dan Asuransi
                                                                                              31 Desember 2024                                         11
                                                                                                                                                               Financial Activities and Insurance
                                                                                                                                                                                                                    2.526.840             -                  -        92.625       -            -               -

                                                                                              December 31, 2024                                                Real Estat
                         Kategori Portofolio                                                                                                           12
                                                                                                                                                               Real Estate
                                                                                                                                                                                                                       200                -                200           -         -           200              -
No.                      Portfolio Category                                                       Wilayah                                                      Aktivitas Profesi, Ilmiah, dan Teknis
                                                                                                                                                       13
                                                                                                                                                               Professional, Scientific, and Technical Activities
                                                                                                                                                                                                                         -                -                  -           -         -            -               -
                                                                                              Claims by Region
                                                                                                                                                               Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa
                                                                                                                   INDONESIA                                   Hak Opsi,Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan
                                                            DKI JAKARTA          JAWA             SUMATERA                             TOTAL
                                                                                                                  BAGIAN TIMUR                                 Penunjang Usaha Lainnya.
                                                                                                                                                       14      Rental and Operating Leasing Activities Without        9.050             1.702              7.348         -         -          5.997             -
        Tagihan                                                                                                                                                Option Rights,
1                                                             7.972.411         1.931.519          873.345           794.280          11.571.555               Employment, Travel Agencies, and Other Business
        Claims                                                                                                                                                 Support Services.

        Tagihan yang Mengalami Peningkatan dan Pemburukan Risiko Kredit (Stage 2 dan Stage 3)                                                                  Administrasi Pemerintah, Pertahanan dan Jaminan
2                                                                                                                                                      15
                                                                                                                                                               Sosial Wajib
                                                                                                                                                                                                                     9.354.081            -                  -           -         -            -               -
        Claims on Experiencing Increase and Deterioration of Credit Risks (Stage 2 and Stage 3)                                                                Government Administration, Defense and Assurance
                                                                                                                                                               Mandatory Social
        a. Belum Jatuh Tempo
                                                               82.660            64.937             19.339           12.627            179.563         16
                                                                                                                                                               Pendidikan
                                                                                                                                                                                                                         -                -                  -           -         -            -               -
        a. Non Past Due                                                                                                                                        Education

        b. Telah Jatuh Tempo                                                                                                                           17
                                                                                                                                                               Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial
                                                                                                                                                                                                                         -                -                  -           -         -            -               -
                                                               39.834            92.825             2.269             1.624            136.552                 Human Health Activities and Social Activities
        b. Past Due
                                                                                                                                                               Kesenian, Hiburan dan Rekreasi
                                                                                                                                                       18
                                                                                                                                                               Art, Entertainment, and Recreation
                                                                                                                                                                                                                         -                -                  -           -         -            -             23.113
3       CKPN - Stage 1                                         132.196           35.804             25.175           19.603            212.778
                                                                                                                                                               Aktivitas Jasa Lainnya
                                                                                                                                                       19
                                                                                                                                                               Other Service Activities
                                                                                                                                                                                                                        86               70                  -           -         -           40               -
4       CKPN - Stage 2                                         16.273             6.312             3.453             2.285             28.323
                                                                                                                                                               Aktivitas Rumah Tangga Sebagai Pemberi Kerja
                                                                                                                                                       20
                                                                                                                                                               Household Activities as Job Providers
                                                                                                                                                                                                                      2.265               -                2.265         -         -          1.303             -
5       CKPN - Stage 3                                         28.667            102.848             2.146            1.057            134.718
                                                                                                                                                               Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra
        Tagihan yang Dihapus                                                                                                                                   Internasional Lainnya
6       Buku                                                    9.535            78.102                -                -               87.637         21      Activities of International Bodies and Other              -                -                  -           -         -            -               -
                                                                                                                                                               International
        Claim Written Off                                                                                                                                      Organizations

                                                                                                                                                               Rumah Tangga
                                                                                                                                                       22
                                                                                                                                                               Household
                                                                                                                                                                                                                     6.106.233        432.667             95.056      62.382     25.195      89.333          139.753

                                                                                                                                                               Bukan Lapangan Usaha
                                                                                                                                                       23
                                                                                                                                                               Non-Business Field
                                                                                                                                                                                                                         -                -                  -           -         -            -            69.156

                                                                                                                                                               Lainnya
                                                                                                                                                       24
                                                                                                                                                               Others
                                                                                                                                                                                                                     744.353              -                  -           -         -            -               -


                                                                                                                                                               TOTAL                                                20.720.131        582.987            170.010      190.067   39.603       195.613        359.290


                                                                                                                                             192                                                                                                                                                            193
Page 98
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko                                                                                                                                                          Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization




                                                                                                                                                                 Pengungkapan Tagihan yang Telah Jatuh Tempo Berdasarkan Hari Tunggakan
(Dalam Jutaan Rp)                                                                                                                           (In Million IDR)     - Bank Secara Individual
                                                                Tagihan Mengalami Penurunan Nilai
                                                                                                                         CKPN
                                                                         Impaired Receivables                                                Tagihan yang        Disclosure of Past Due Bills Based on Days
 No.                     Sektor Ekonomi
                                                                            Belum Jatuh         Telah Jatuh                                  dihapus buku        - Bank Only
                         Economic Sector                    Tagihan                                                                         Claim Written Off
                                                                              Tempo               Tempo       Stage 1   Stage 2   Stage 3
                                                             Claims
                                                                           Non Past Due          Past Due                                                       (Dalam Jutaan Rp)                                                                                                                        (In Million IDR)

                      31 Desember 2024
                                                                                                                                                                                                                                                              31 Desember 2025 | December 31, 2025
                      December 31, 2024
                                                                                                                                                                                                    Jenis Eksposur                                            Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
       Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan                                                                                                                        No.                               Exposure Type                                                Billing Based on Days Overdue
 1
       Agricultures, Forestry and Fisheries                   600                 -                600           -         -       601              -

       Pertambangan dan Penggalian                                                                                                                                                                                                         > 90 hari s.d.       > 120 hari s.d.
 2
       Mining and Quarrying                                  55.859               -                5.375         -         -      5.388          4.435                                                                                                                                  > 180 hari           Total
                                                                                                                                                                                                                                             120 hari              180 hari
       Industri Pengolahan
 3
       Processing Industry                                   495.253           9.649              33.194        74         -      35.851         13.548

       Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara
       Dingin
 4
       Supply of Electricity, Gas, Steam/Hot Water and        464               136                328           -         -       465              -
                                                                                                                                                                            Kredit yang termasuk dalam Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
       Cold Air                                                                                                                                                   1                                                                            16.189               17.233               274.569            307.991
                                                                                                                                                                            Loan included in Past Due Bills
       Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah,
       Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah                                                                                                                                    Surat Berharga yang termasuk dalam Tagihan yang Telah
 5
       Water Management, Wastewater Management,                 -                 -                  -           -         -         -              -
       Waste Management and Recycling                                                                                                                             2         Jatuh Tempo                                                          -                     -                    -                  -

       Konstruksi
                                                                                                                                                                            Securities included in Overdue Bills
 6
       Construction                                          50.108            1.682              16.233       1.380     395      15.152         6.564
                                                                                                                                                                                                          Total                               16.189                17.233               274.569            307.991
       Perdagangan Besar dan Eceran: Reparasi dan
       Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
 7
       Wholesale and Retail Trade: Repair and Maintenance   1.399.957         41.303              23.106      59.845     7.351    25.194         14.299
       of Automobiles and Motorcycles

       Pengangkutan dan Pergudangan
 8
       Transportation and Storage                            106.857              -                  -        6.254        -         -              -

       Penyediaan akomodasi dan penyediaan makan
 9
       minum
                                                             27.859             7.119             2.584        1.152       -      6.908          18.553         (Dalam Jutaan Rp)                                                                                                                      (In Million IDR)
       Provision of accomodation and provision of food
       and drink

       Informasi dan Komunikasi
 10
       Information and Communication                          35.153              -                  -           -         -         -           12.000                                                                                                         31 Desember 2024 | December 31, 2024

 11
       Aktivitas Keuangan dan Asuransi
                                                            2.366.106             -                  -        75.798       -         -              -                                                 Jenis Eksposur                                           Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
       Financial Activities and Insurance
                                                                                                                                                                      No.                              Exposure Type                                                Billing Based on Days Overdue
       Real Estat
 12
       Real Estate                                            6.448               -                2.116       190         -       1.413            -
                                                                                                                                                                                                                                             > 90 hari s.d.       > 120 hari s.d.
       Aktivitas Profesi, Ilmiah, dan Teknis                                                                                                                                                                                                                                              > 180 hari           Total
 13
       Professional, Scientific, and Technical Activities     8.500               -               8.500          -         -      6.249          4.400                                                                                          120 hari             180 hari

       Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa
       Hak Opsi,Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan
       Penunjang Usaha Lainnya.
 14    Rental and Operating Leasing Activities Without        10.819           1.702               7.103        88         -      8.826           650
       Option Rights,
                                                                                                                                                                              Kredit yang termasuk dalam Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
       Employment, Travel Agencies, and Other Business                                                                                                                1                                                                           1.537                4.097               255.988            261.622
       Support Services.                                                                                                                                                      Loan included in Past Due Bills
       Administrasi Pemerintah, Pertahanan dan Jaminan                                                                                                                        Surat Berharga yang termasuk dalam Tagihan yang Telah
       Sosial Wajib
 15
       Government Administration, Defense and Assurance     4.042.014             -                  -           -         -         -              -                 2       Jatuh Tempo                                                            -                     -                    -                  -
       Mandatory Social
                                                                                                                                                                              Securities included in Overdue Bills
       Pendidikan
 16
       Education                                                -                 -                  -           -         -         -              -
                                                                                                                                                                                                              Total                              1.537                4.097                255.988            261.622
       Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial
 17
       Human Health Activities and Social Activities          1.047               -                  -          66         -         -              -

       Kesenian, Hiburan dan Rekreasi
 18
       Art, Entertainment, and Recreation                       -                 -                  -           -         -         -              -

       Aktivitas Jasa Lainnya
 19
       Other Service Activities                               19.016            864               18.108         2         -      18.679         12.987

       Aktivitas Rumah Tangga Sebagai Pemberi Kerja
 20
       Household Activities as Job Providers                  2.265               -               2.265          -         -       1.303            -

       Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra
       Internasional Lainnya
 21    Activities of International Bodies and Other             -                 -                  -           -         -         -              -
       International
       Organizations

       Rumah Tangga
 22
       Household                                            2.522.018          117.108            17.040      67.929    20.577    8.689           201

       Bukan Lapangan Usaha
 23
       Non-Business Field                                       -                 -                  -           -         -         -              -

       Lainnya
 24
       Others                                                421.212              -                  -           -         -         -              -


       TOTAL                                                11.571.555        179.563            136.552      212.778   28.323    134.718        87.637




                                                                                                                                                 194                                                                                                                                                                    195
Page 99
            Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko                                                                                                                                                                                                                                                                                      Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization

                                                                                                                                                                                                                                                                       5.A Pengungkapan Kualitas Kredit atas Aset (CR1)
            4.B Pengungkapan Tambahan terkait Perlakuan terhadap Aset                                                                                                                                                                                                  5.A Disclosure of Credit Quality of Assets (CR1)
            Bermasalah (CRB-A)
                                                                                                                                                                                                                                                                       (Dalam Jutaan Rp)                                                                                                                                                                          (In Million IDR)
            4.B Additional Disclosures Regarding the Treatment of Troubled Assets (CRB-A)                                                                                                                                                                                                   Jenis
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             Nilai Bruto                                                                  CKPN
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Gross Amount
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           CKPN
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Provision                                                     Nilai Bersih
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        CKPN                                                         (Pendekatan IRB)
                                                                                                                                                                                                                                                                       No.         Exposure Type                                                                                                                                                                      Net Amount
                                                                                                                                                                                                                                                                                                          Tagihan yang Telah Jatuh   Tagihan yang Belum Jatuh         Provision                                                          Provision
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Tempo                     Tempo                                       Stage 2 dan Stage 3        Stage 1
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      (IRB Approach)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                Past Due Bills             Unpaid Bills
            Pengungkapan Aset Performing dan Non Performing
            Disclosure of Performing and Non-Performing Assets
                                                                                                                                                                                                                                                                               Kredit
                                                                                                                                                                                                                                                                       1                                          242.391                   9.375.869                  418.682                231.808               186.874                                             9.199.578
                                                                                                                                                                                                                                                                               Loan
                                                                                                                                                                                                                                                                               Surat Berharga
    (Dalam Jutaan Rp)                                                                                                                                                                                                                           (In Million IDR)       2
                                                                                                                                                                                                                                                                               Securities
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      -                     7.852.894                     -                         -                  -                                                7.852.894


                                                                                                                                                                                                                                                                               Transaksi Rekening
                                                Performing (Kualitas L dan DPK)                                                                                       Non Performing (Kualitas L dan DPK)
                                                                                                                                                                                                                                                                               Administratif
                                                                                                                                                                                                                                                                       3                                             110                   2.576.045                    10.825                     25               10.800                                              2.565.330
                            Jenis                      Performing (Quality 1 and 2)                                                                                         Performing (Quality L and DPK)                                                                     Administrative Account
                                                                                                                                                                                                                                                                               Transactions
    No.                Exposure Type
                                                                                                                                                                                      Tagihan yang tidak Mengalami Penurunan Nilai                                     4       Total                              242.501                  19.804.808                  429.507                   231.833            197.674                                            19.617.802
                                                                                                   Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai                                                                Un-Impaired Bills

                                                      Nilai Bruto                CKPN                               Impaired Bills                                   Memiliki Tunggakan > 90 Hari                         Memiliki Tunggakan ≤ 90 Hari
                                                  Gross Amount                  Provision                                                                              Have Arrears > 90 Days                                    Have Arrears > 90 Days

                                                                                                      Nilai Bruto                     CKPN                        Nilai Bruto                    CKPN                  Nilai Bruto                        CKPN
                                                                                                    Gross Amount                 Provision                       Gross Amount                  Provision             Gross Amount                    Provision

                                                                                                                                                                                                                                                                       5.B Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh
             Surat Berharga
                                                                                                                                                                                                                                                                       Tempo (CR2)
    1                                                 7.946.727                     -                                                     -                             -                          -                         -                             -
             Securities
                                                                                                                                                                                                                                                                       5.B Disclosure of Credit Movements and Matured Securities (CR2)
             Kredit
    2
             Loan

             Korporasi
    a                                                 549.835                    21.092                    -                              -                             -                          -                         -                             -
             Corporate                                                                                                                                                                                                                                                 (Dalam Jutaan Rp)                                                                                                                                                                          (In Million IDR)
             Ritel
    b                                                 8.971.793                 220.049               249.890                        184.142                            -                          -                         -                             -           No.                                                                                  Jenis                                                                                           Nilai Bersih
             Retail
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Exposure Type                                                                                            Net Amount
             Transaksi Rekening
             Administratif
    3                                                 2.571.679                 10.800                  4.476                             25                           -                           -                         -                             -
             Administrative Account
             Transactions                                                                                                                                                                                                                                                      Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada periode pelaporan terakhir
                                                                                                                                                                                                                                                                       1                                                                                                                                                                                      223.148
                                                                                                                                                                                                                                                                               Credits and Securities that have matured in the last reporting period

                                                                                                                                                                                                                                                                               Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak periode pelaporan terakhir
                                                                                                                                                                                                                                                                       2                                                                                                                                                                                       19.243
                                                                                                                                                                                                                                                                               Credits and Securities that have matured since the last reporting period


                                                                                                                                                                                                                                                                               Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang belum jatuh tempo
                                                                                                                                                                                                                                                                       3                                                                                                                                                                                          -
                                                                                                                                                                                                                                                                               Credit and Securities that have returned to being outstanding bills

                                                                                                                                                                                                                                                                               Nilai hapus buku
                                                                                                                                                                                                                                                                       4                                                                                                                                                                                          -
            Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing dan Non Performing                                                                                                                                                                                                    Write-off value

            Disclosure of Performing Restructuring and Non-Restructuring Assets                                                                                                                                                                                        5
                                                                                                                                                                                                                                                                               Perubahan Lain
                                                                                                                                                                                                                                                                               Other Changes

                                                                                                                                                                                                                                                                       6       Total                                                                                                                                                                          242.391
(Dalam Jutaan Rp)                                                                                                                                                                                                                               (In Million IDR)
                       Jenis           Performing (Kualitas L dan DPK)            Non Performing (Kualitas L dan DPK)
                                                                                                                                               Stage 1                                         Stage 2                                          Stage 3
                                         Performing (Quality 1 and 2)               Performing (Quality L and DPK)
No.                Exposure Type

                                        Nilai Bruto
                                       Gross Amount
                                                                     CKPN
                                                                    Provision
                                                                                     Nilai Bruto
                                                                                   Gross Amount
                                                                                                          CKPN
                                                                                                        Provision
                                                                                                                               Nilai Bruto
                                                                                                                              Gross Amount
                                                                                                                                                          CKPN
                                                                                                                                                         Provision
                                                                                                                                                                                 Nilai Bruto
                                                                                                                                                                                Gross Amount
                                                                                                                                                                                                           CKPN
                                                                                                                                                                                                         Provision
                                                                                                                                                                                                                                  Nilai Bruto
                                                                                                                                                                                                                             Gross Amount
                                                                                                                                                                                                                                                               CKPN
                                                                                                                                                                                                                                                           Provision   5.C Pengungkapan Kuantitatif terkait Teknik Mitigasi Risiko Kredit (CR3)
                                                                                                                                                                                                                                                                       5.C Quantitative Disclosures related to Credit Risk Mitigation Techniques (CR3)
          Surat Berharga
1
          Securities
                                            -                           -                   -               -                         -                      -                       -                       -                        -                          -
                                                                                                                                                                                                                                                                       (Dalam Jutaan Rp)                                                                                                                                                                                        (In Million IDR)
          Kredit
2
          Loan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             Tagihan yang Dijamin
          Korporasi
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                Tagihan yang Tidak
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 Tagihan Dijamin dengan                                    dengan Garansi dan/atau          Tagihan yang Dijamin
a
          Corporate
                                            -                           -                   -               -                         -                      -                       -                       -                        -                          -                                      Jenis                                 Dijamin dengan Teknik                                             Tagihan yang Dijamin
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Teknik MRK                                              Asuransi Kredit            dengan Derivatif Kredit
          Ritel
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            MRK                                                      dengan Agunan
b                                        4.973                       3.112              17.563          11.835                        -                      -                       -                       -                    17.563                   11.835                                   Exposure Type                                                                Bills Guaranteed with MRK                                    Claims Secured by               Secured by Credit
          Retail                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             Unsecured Bills with MRK                                               Collateralized Bills
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Technique                                          Guarantees and/or Credit                 Derivatives
          Transaksi Rekening                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          Technique
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               Insurance Claims
          Administratif
3
          Administrative Account
                                            -                           -                   -               -                         -                      -                       -                       -                        -                          -
          Transactions



                                                                                                                                                                                                                                                                               Kredit
                                                                                                                                                                                                                                                                           1                                                                              9.187.118                      12.460                               -                         -
                                                                                                                                                                                                                                                                               Loan

                                                                                                                                                                                                                                                                               Surat Berharga
                                                                                                                                                                                                                                                                           2                                                                         7.852.894                               -                                -                         -
                                                                                                                                                                                                                                                                               Securities


                                                                                                                                                                                                                                                                           3   Total                                                                 17.040.012                          12.460                               -                         -


                                                                                                                                                                                                                                                                               Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo
                                                                                                                                                                                                                                                                           4                                                                              242.391                            -                                -                         -
                                                                                                                                                                                                                                                                               Maturity Credit and Securities




                                                                                                                                                                                                                                                          196                                                                                                                                                                                                                                        197
Page 100
   Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko                                                                                                                                                                                                                                  Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization



   5.D Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik Mitigasi                                                                                                                                         5.E Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5)
   Risiko Kredit                                                                                                                                                                                              5.E Exposure Disclosure by Asset Class and Risk Weight (CR5)
   5.D Disclosure of Credit Risk Exposure and the Impact of Credit Risk Mitigation
                                                                                                                                                                                                                  (Dalam Jutaan Rp)                                                                                                                                                                                               (In Million IDR)
   Techniques
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         Tagihan Bersih
                                                                                                                                                                                                                                      Kategori Portofolio                                                                                                                                                                               Setelah FKK dan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 Lainnya
                                                                                                                                                                                                                                                                                   0%                          20%                     50%                     100%                      150%                                              Teknik MRK
                                                                                                                                                                                                                                       Portfolio Category                                                                                                                                                        Others
(Dalam Jutaan Rp)                                                                                                                                                                        (In Million IDR)                                                                                                                                                                                                                                Net Receivables
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       After FKK and MRK
                                                                    Tagihan Bersih Sebelum Penerapan FKK               Tagihan Bersih Setelah Penerapan FKK
                                                                                   dan Teknik MRK                                       dan Teknik MRK                   ATMR dan Rata-Rata Bobot Risiko
                                                                                                                                                                                                                      Tagihan kepada Pemerintah
                                                                    Net Billing Before Implementation of FKK          Net Billing After Implementation of FKK and          RWA and Average Risk Weight        1                                                                  9.354.081                       -                      -                        -                         -                           -                   9.354.081
                                                                                                                                                                                                                      Receivables on Sovereigns
 No.                  Kategori Portofolio                                         and MRK Techniques                                    MRK Techniques

                       Portfolio Category                             Laporan Posisi             Transaksi              Laporan Posisi         Transaksi Rekening                           Rata Rata Bobot                                                                                                                                                                                                                              Tagihan Bersih
                                                                                                 Rekening
                                                                        Keuangan                                          Keuangan                Administratif               ATMR               Risiko                                         Kategori Portofolio                                                                                                                                                                     Setelah FKK dan
                                                                                                Administratif                                                                                                                                                                                                                                                                                                    Lainnya
                                                                    Statement of Financial                            Statement of Financial    Administrative Account         RWA            Average Risk                                                                                                     20%                     50%                     100%                      150%                                              Teknik MRK
                                                                                             Administrative Account                                                                                                                              Portfolio Category                                                                                                                                              Others
                                                                           Position                                          Position               Transactions                                Weight                                                                                                                                                                                                                                   Net Receivables
                                                                                                 Transactions
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       After FKK and MRK
       Tagihan Kepada Pemerintah
   1                                                                      9.354.081                    -                    9.354.081                      -                     -                0%                  Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik
       Receivables on Goverment                                                                                                                                                                               2                                                                                                  -                      -                        -                         -                           -                        -
                                                                                                                                                                                                                      Claims against Public Sector Entities
       Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik
   2                                                                          -                        -                        -                          -                     -                0%
       Receivables on Public Sector Entities
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         Tagihan Bersih
                                                                                                                                                                                                                                      Kategori Portofolio
       Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 Setelah FKK dan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 Lainnya
       Lembaga Internasional                                                                                                                                                                                                           Portfolio Category                          0%                          20%                     50%                     100%                      150%                                              Teknik MRK
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 Others
   3                                                                          -                        -                        -                          -                     -                0%                                                                                                                                                                                                                                     Net Receivables
       Receivables on Multilateral Development Banks and
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       After FKK and MRK
       International Entities
                                                                                                                                                                                                                       Tagihan Kepada Bank Pembangunan
       Tagihan Kepada Bank
                                                                           59.644                      -                     59.644                        -                  11.929             20%                   Multilateral dan Lembaga Internasional
       Receivables on Banks                                                                                                                                                                                       3                                                                 -                            -                      -                        -                         -                           -                        -
                                                                                                                                                                                                                       Claims against Multilateral Development
       Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa                                                                                                                                                                 Banks and International Entities
   4
       Keuangan Lain
                                                                          2.320.185               1.535.000                 2.320.185                 273.500                1.037.474           40%
       Receivables on Securities Companies and Other Financial
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             Tagihan Bersih
       Services Institutions                                                                                                                                                                                                      Kategori Portofolio
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             Setelah FKK dan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           Lainnya
                                                                                                                                                                                                                                      Portfolio Category                  20%                     30%                40%               50%                75%                     100%               150%                                      Teknik MRK
       Tagihan berupa Covered Bond                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         Others
   5                                                                          -                                                 -                          -                     -                0%                                                                                                                                                                                                                                         Net Receivables
       Covered Bond Receivables                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             After FKK and MRK

       Tagihan kepada Korporasi - Eksposur Korporasi Umum                                                                                                                                                              Tagihan Kepada Bank
                                                                                                                                                                                                                                                                        59.644                     -                  -                    -                -                      -                  -                       -                 59.644
   6   Receivables on Corporations - General Corporate Expo-              1.336.730                 12.500                  1.324.270                    1.250               884.223             67%                   Receivables on Banks
       sure
                                                                                                                                                                                                                       Tagihan kepada Perusahaan Efek dan
       Tagihan Berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi,                                                                                                                                                         4    Lembaga Jasa Keuangan Lain
       Ekuitas, dan Instrumen Modal Lainnya                                                                                                                                                                            Receivables on Securities Companies                   -                     -           2.320.185                   -                -                      -                  -                       -               2.320.185
   7                                                                          -                        -                        -                          -                     -                0%
       Receivables in the form of Securities/Subordinated Receiv-                                                                                                                                                      and Other Financial Services
       ables, Equity and Other Capital Instruments                                                                                                                                                                     Institutions
       Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio
   8   Ritel                                                              6.613.377                1.025.138                6.613.377                  102.514               5.036.917           75%
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      Tagihan Bersih Setelah
       Receivable in Micro, Small and Retail Portfolios                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      Lainnya                   FKK dan Teknik MRK
                                                                                                                                                                                                                               Kategori Portofolio                      10%              15%                   20%               25%               35%                50%                 100%
       Kredit Beragun Properti                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                Others                  Net Receivables After
   9                                                                          -                        -                        -                          -                     -                0%                            Portfolio Category                                                                                                                                                                                        FKK and MRK
       Loans Secured by Property
                                                                                                                                                                                                                      Tagihan berupa Covered Bond
       Tagihan yang Telah Jatuh Tempo                                                                                                                                                                         5                                                          -                    -                  -                -                 -                  -                       -                   -                            -
  10                                                                       59.952                    3.517                   59.952                      354                  78.181             130%                 Covered Bond Claims
       Receivables in Past Due Exposures

       Aset Lainnya
  11                                                                      744.353                      -                    744.353                        -                 744.137            100%
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              Tagihan Bersih
       Other Assets                                                                                                                                                                                                              Kategori Portofolio
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             Setelah FKK dan

       Kredit Pegawai atau Pensiunan                                                                                                                                                                                              Portfolio Category                                                                                                                                                                         Lainnya           Teknik MRK
                                                                                                                                                                                                                                                                       20%              50%              65%               75%              80%          85%               100%               130%          150%
  12                                                                          -                        -                        -                          -                     -                0%                                                                                                                                                                                                                          Others         Net Receivables
       Employee or Pension Loan                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               After FKK and
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    MRK

  13   Total                                                            20.488.322                2.576.155               20.475.862                   377.618              7.792.861            37%                  Tagihan kepada Korporasi - Eksposur
                                                                                                                                                                                                                      Korporasi Umum
                                                                                                                                                                                                              6                                                       147.001      643.524              59.644              -                  -        16.967        529.228                  -             -                    -            1.324.270
                                                                                                                                                                                                                      Claims to Corporations - General
                                                                                                                                                                                                                      Corporate Exposure



                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         Tagihan Bersih

                                                                                                                                                                                                                                                Kategori Portofolio                                                                                                                                                                      Setelah FKK dan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             Lainnya
                                                                                                                                                                                                                                                                                                           100%                       150%                 250%                          400%                                              Teknik MRK
                                                                                                                                                                                                                                                 Portfolio Category                                                                                                                                              Others
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      Net Receivables After
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          FKK and MRK
                                                                                                                                                                                                                      Tagihan Berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi, Ekuitas,
                                                                                                                                                                                                                      dan Instrumen Modal Lainnya
                                                                                                                                                                                                              7                                                                                                -                       -                        -                         -                        -                            -
                                                                                                                                                                                                                      Receivables in the form of Securities/Subordinated Receivables,
                                                                                                                                                                                                                      Equity and Other Capital Instruments




                                                                                                                                                                                             198                                                                                                                                                                                                                                                          199
Page 101
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization


                                                                                                                                                                                                                                                                       6. Risiko Operasional - Pengungkapan ATMR Risiko Operasional dengan
(Dalam Jutaan Rp)                                                                                                                                                                                                                     (In Million IDR)
                                                                                                                                                                                                                                               Tagihan Bersih
                                                                                                                                                                                                                                                                       Menggunakan Pendekatan Standar
                                        Kategori Portofolio
                                                                                                                                                                                                                                              Setelah FKK dan
                                         Portfolio Category                                              45%                           75%                 85%                        100%
                                                                                                                                                                                                                    Lainnya
                                                                                                                                                                                                                                                 Teknik MRK            6. Operational Risk - Disclosure of Operational Risk RWA Using the Standardized Approach
                                                                                                                                                                                                                    Others
                                                                                                                                                                                                                                         Net Receivables After
                                                                                                                                                                                                                                                 FKK and MRK

           Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
8
           Receivable in Micro, Small and Retail Portfolios
                                                                                                          -                       6.613.376                 -                              -                            -                        6.613.376             6.A Laporan Data Kerugian (OR1)
                                                                                                                                                                                                                                                                       6.A Loss Data Report (OR1)
                                                                                                                                                                                                                                                                       (Dalam Jutaan Rp)                                                                                                                                                                                                                (In Million IDR)

                                                                                                                                                                                                                                                    Tagihan Bersih
      Kategori Portofolio                                                                                                                                                                                                                                                     Indikator Bisnis (IB) dan komponen IB
                                                                                                                                                                                                                                                   Setelah FKK dan
                                                                                                                                                                                                                                       Lainnya
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                T (2025)            T-1 (2024)           T-2 (2023)           T-3 (2022)      T-4 (2021)   T-5 (2020)   T-6 (2019)   T-7 (2018)   T-8 (2017)   T-9 (2016)   Rata-rata 10 Tahun
          Portfolio Category            0%       20%    25%       30%         35%          40%     45%    50%           60%           65%     70%    75%        85%       90%         100%        105%         110%         150%                      Teknik MRK                Business Indicators & Components
                                                                                                                                                                                                                                       Others
                                                                                                                                                                                                                                                    Net Receivables

                                                                                                                                                                                                                                                   After FKK and MRK   Batasan minimum untuk suatu kejadian kerugian operasional (loss event) sebesar Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah) atau lebih

                                                                                                                                                                                                                                                                       The minimum limit for an operational loss event is IDR 300,000,000.00 (three hundred million rupiah) or more.

                                                                                                                                                                                                                                                                                Jumlah kerugian operasional bersih
           Kredit Beragun
                                                                                                                                                                                                                                                                                setelah memperhitungkan nilai
           Properti
 9                                       -        -      -         -            -              -    -         -           -            -        -     -          -          -          -               -        -            -            -                -            1.      pemulihan (tanpa pengecualian).                                     910                 4.197                   -                    -            -            -            -            -            -            -               511
           Loans Secured by
                                                                                                                                                                                                                                                                                The amount of net operational loss after taking into
           Property
                                                                                                                                                                                                                                                                                account the recovery value (without exceptions).

                                                                                                                                                                                                                                                                                Jumlah terjadinya kerugian risiko

                                                                                                                                                                                                                                                                        2.      operasional                                                           1                     1                   -                    -            -            -            -            -            -            -                0
                                                                                                                                                                                                                       Tagihan Bersih Setelah FKK dan
                                             Kategori Portofolio                                                                                                                               Lainnya                                                                          The amount of operational risk losses.
                                                                                                                  50%                        100%                150%                                                                 Teknik MRK
                                                                                                                                                                                               Others
                                             Portfolio Category                                                                                                                                                       Net Receivables After FKK and MRK                         Jumlah kerugian risiko operasional yang

                                                                                                                                                                                                                                                                        3.      dikecualikan                                                          -                     -                   -                    -            -            -            -            -            -            -                -
           Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
10                                                                                                             10.971                        2.544              46.428                            -                                     59.522                                  The amount of excluded operational risk losses.
           Receivables in Past Due Exposures
                                                                                                                                                                                                                                                                                Jumlah terjadinya kerugian risiko

                                                                                                                                                                                                                                                                        4.      operasional yang dikecualikan                                         -                     -                   -                    -            -            -            -            -            -            -                -
                                                                                                                                                                                                                                                                                The amount of excluded operational risk losses.
                                                                                                                                                                                                                                               Tagihan Bersih
                         Kategori Portofolio                                                                                                                                                                                                                                    Jumlah kerugian operasional
                                                                                                                                                                                                                                              Setelah FKK dan
                                                                                                                                                                                                                    Lainnya
                           Portfolio Category                                        0%                  25%                           100%                150%                       1250%                                                      Teknik MRK                     bersih setelah memperhitungkan
                                                                                                                                                                                                                    Others
                                                                                                                                                                                                                                               Net Receivables                  nilai pemulihan dan kerugian risiko
                                                                                                                                                                                                                                              After FKK and MRK                 operasional yang dikecualikan
                                                                                                                                                                                                                                                                        5.                                                                          910                 4.197                   -                    -            -            -            -            -            -            -               511
            Aset Lainnya                                                                                                                                                                                                                                                        The amount of net operational loss after taking into
 11                                                                                  217                  -                           744.353               -                              -                            -                         744.353
            Other Assets                                                                                                                                                                                                                                                        account the recovery value and excluded operational

                                                                                                                                                                                                                                                                                risk losses.

                                                                                                                                                                                                                                                                       Batasan minimum untuk suatu kejadian kerugian operasional (loss event) sebesar Rp1.500.000.000,00 (satu milyar lima ratus juta rupiah) atau lebih

                                                                                                                                                                                                                                                                       The minimum limit for an operational loss event is IDR 1,500,000,000.00 (one billion five hundred million rupiah) or more.

                                                                                                                                                            Lainnya                                   Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK                                 Jumlah kerugian operasional bersih
                                             Kategori Portofolio                                                          50%
                                                                                                                                                                Others                                     Net Receivables After FKK and MRK
                                                                                                                                                                                                                                                                                setelah memperhitungkan nilai
                                             Portfolio Category
                                                                                                                                                                                                                                                                        6.      pemulihan (tanpa pengecualian)                                        -                     -                   -                    -            -            -            -            -            -            -                -
           Kredit Pegawai atau Pensiunan                                                                                                                                                                                                                                        Amount of net operating losses after taking into
12                                                                                                                            -                                      -                                                           -
           Employee or Pension Loan                                                                                                                                                                                                                                             account recoverable amounts (excluding exceptions)

                                                                                                                                                                                                                                                                                Jumlah terjadinya kerugian risiko

                                                                                                                                                                                                                                                                        7.      operasional                                                           -                     -                   -                    -            -            -            -            -            -            -                -
                                                                                                                                                                                                                                                                                The amount of operational risk losses.
                                                              Tagihan Bersih Laporan                          Tagihan Bersih TRA (sebelum                                Rata-Rata                             Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik
                                                                                                                                                                                                                                                                                Jumlah kerugian risiko operasional yang
 No.                       Bobot Risiko                                Posisi Keuangan                                 pengenaan FKK)                                       FKK                                                        MRK
                               Risk Weight                    Net Receivables on Statement                        Net Receivables on TRA (before                         Mean Value                                    Net Receivables After FKK and MRK                8.      dikecualikan                                                          -                     -                   -                    -            -            -            -            -            -            -                -
                                                                       of Financial Position                            imposition of FKK)                                 of FKK                                                                                               The amount of excluded operational risk losses.


      1                         < 40%                                      9.560.953                                          2.176.148                                    10%                                                       41.331,00                                  Jumlah terjadinya kerugian risiko

                                                                                                                                                                                                                                                                        9.      operasional yang dikecualikan                                         -                     -                   -                    -            -            -            -            -            -            -                -
     2                         40%-70%                                     2.974.680                                          400.007                                      40%                                                     1.364.721,50
                                                                                                                                                                                                                                                                                The amount of excluded operational risk losses.

     3                            75%                                      6.613.376                                              -                                        75%                                                     5.036.917,34                                 Jumlah kerugian operasional

                                                                                                                                                                                                                                                                                bersih setelah memperhitungkan
     4                           80%                                             -                                                -                                         0%                                                           -
                                                                                                                                                                                                                                                                                nilai pemulihan dan kerugian risiko

     5                           85%                                         16.967                                               -                                        85%                                                        3.831,13                         10.      operasional yang dikecualikan                                         -                     -                   -                    -            -            -            -            -            -            -                -
                                                                                                                                                                                                                                                                                The amount of net operational loss after taking into
     6                     90%-100%                                         1.275.135                                             -                                        100%                                                    1.276.418,58
                                                                                                                                                                                                                                                                                account the recovery value and excluded operational

     7                     105%-130%                                             -                                                -                                         0%                                                           -                                      risk losses.

                                                                                                                                                                                                                                                                       Rincian perhitungan modal untuk risiko operasional
     8                           150%                                        46.428                                               -                                        150%                                                      69.642,00
                                                                                                                                                                                                                                                                       Details of capital calculations for operational risk

     9                           250%                                            -                                                -                                         0%                                                           -                                      Apakah kerugian digunakan dalam perhitungan FPKI? (Ya/Tidak)
                                                                                                                                                                                                                                                                        11.                                                                                                                                                                                                                                        No
                                                                                                                                                                                                                                                                                Are losses used in the FPKI calculation? (Yes/No)
    10                          400%                                             -                                                -                                         0%                                                           -
                                                                                                                                                                                                                                                                                Dalam hal baris 11 diisi "Tidak", apakah tidak digunakannya data kerugian intern tersebut disebabkan ketidaksesuaian standar minimum untuk data kerugian? (Ya/Tidak)
    11                         1250%                                            -                                                 -                                        0%                                                            -                             12.                                                                                                                                                                                                                                         Yes
                                                                                                                                                                                                                                                                                If line 11 is filled with "No," is the omission of internal loss data due to a discrepancy in the minimum standards for loss data? (Yes/No)

    12              Total Tagihan Bersih                                20.488.539                                        2.576.155                                        42%                                                       7.792.862                                  Threshold yg digunakan dalam perhitungan modal untuk risiko operasional (dalam satuan rupiah penuh)
                                                                                                                                                                                                                                                                       13.                                                                                                                                                                                                                                    300.000.000
                                                                                                                                                                                                                                                                                Threshold used in the calculation of capital for operational risk (in whole rupiah units)

                                                                                                                                                                                                                                                                                Keterangan Tambahan (jika ada)
                                                                                                                                                                                                                                                                       14.                                                                                                                                                                                                                                      Optional
                                                                                                                                                                                                                                                                                Additional Information (if any)




                                                                                                                                                                                                                                                               200                                                                                                                                                                                                                                                         201
Page 102
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko                                                 Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization


6.B Laporan Rincian Indikator Bisnis (OR2)
6.B Business Indicator Details Report (OR2)

(Dalam Jutaan Rp)                                                                                          (In Million IDR)

                                  Indikator Bisnis (IB) dan komponen IB
                                                                                 T (2025)     T-1 (2024)      T-2 (2023)
                                         Business Indicators & Components

       Komponen Bunga, Sewa, dan Dividen (KBSD)
 1.                                                                               273.276          -               -
       Interest, Rent, and Dividend Component (KBSD)

       Pendapatan Bunga
 2.                                                                              2.163.564     743.980          323.223
       Interest Income

       Beban Bunga
 3.                                                                               587.006       137.136         23.783
       Interest Expense

       Aset Produktif
 4.                                                                              20.149.037   11.056.038       5.231.773
       Earning Assets

       Pendapatan Dividen
 5.                                                                                  -             -               -
       Dividend Income.

       Komponen Jasa (KJ)
 6.                                                                               184.089          -               -
       Service Component (KJ)

       Pendapatan Jasa dan Komisi
 7.                                                                                15.293       23.756            728
       Service and Commission Income

       Beban Jasa dan Komisi
 8.                                                                               19.659        10.889           1.791
       Service and Commission Expense

       Pendapatan operasional lainnya
 9.                                                                               20.313        26.628          20.480
       Other Operating Income

       Beban operasional lainnya
10.                                                                               142.629       264.167         105.695
       Other Operating Expenses

       Komponen Keuangan (KK)
 11.                                                                              12.960           -               -
       Financial Component (KK)

       Laba Rugi Bersih Trading Book
12.                                                                                  -             -               -
       Net Profit and Loss from Trading Book

       Laba Rugi Bersih Banking Book
13.                                                                               24.584        4.950            9.347
       Net Profit and Loss from Banking Book

       Indikator Bisnis (IB)
14.                                                                               470.326          -               -
       Business Indicator (IB)

       Komponen Indikator Bisnis (KIB)
15.                                                                               56.439           -               -
       Business Indicator Component (KIB)

       Pengungkapan IB
       IB Disclosure

       IB total termasuk aktivitas yang didivestasi
16.                                                                                  -             -               -
       Total IB includes divested activities

       Pengurangan IB dikarenakan pengecualian atas aktivitas yang didivestasi
 17.                                                                              470.326          -               -
       IB reduction due to exclusion of divested activities

       Keterangan Tambahan
18.                                                                              Optional          -               -
       Additional Information




6.C Laporan Perhitungan ATMR Risiko Operasional dengan menggunakan pendekatan standar (OR3)
6.C Operational Risk ATMR Calculation Report using the standard approach (OR3)


                                                       Deskripsi
                                                                                 T (2025)
                                                        Description

       Komponen Indikator Bisnis (KIB)
 1.                                                                               56.439
       Business Indicator Components (KIB)

       Faktor Pengali Kerugian Internal (FPKI)
 2.                                                                                  1
       Internal Loss Multiplier (FPKI)

       Modal Minimum Risiko Operasional (MMRO)
 3.                                                                               56.439
       Minimum Operational Risk Capital (MMRO)

       ATMR untuk Risiko Operasional
 4.                                                                               705.489
       RWA for Operational Risk




                                                                                                                           202                                                                       203
Page 103
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko                                     Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization




Tingkat Kesehatan Bank
Bank Soundness Rating



Dalam proses dan pengelolaan bisnis, Superbank               In business processes and management, Superbank
selalu berupaya menerapkan prinsip-prinsip Good              strives to apply the principles of Good Corporate
Corporate Governance (GCG), kehati-hatian dan                Governance, prudence and good risk management in
manajemen risiko yang baik dan sesuai dengan                 accordance with applicable laws and regulations.
ketentuan dan peraturan yang berlaku.

Superbank melakukan langkah ini dengan tujuan                Superbank undertakes this measure with the aim of
untuk   menjaga     dan   meningkatkan     standar           upholding and enhancing the standard of its rating.
peringkatnya. Sejalan dengan POJK No. 4/                     In line with Financial Services Authority Regulation
POJK.03/2016 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan             No. 4/POJK.03/2016 regarding the Assessment of
Bank Umum, penilaian Tingkat Kesehatan Bank diukur           Commercial Banks Soundness Level, the assessment
berdasarkan 4 (empat) faktor, yaitu Profil Risiko,           of the Soundness Level of Banks is measured based on
Good Corporate Governance (GCG), Rentabilitas                four (4) factors, namely Risk Profile, Good Corporate
(Earnings), dan Permodalan (Capital). Kami berhasil          Governance (GCG), Earnings, and Capital. We managed
mempertahankan peringkat "SEHAT" (peringkat 2)               to sustain a "HEALTHY" rating (rating 2) for our 2025
untuk self-assessment kami untuk tahun 2025.                 self-assessment.




                                                                                                              204                                                                        205
Page 104
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko                                                                                          Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization


                                                                                                                          Bank menetapkan berbagai kebijakan dan limit             The Bank establishes various policies and limits
                                                                                                                          terkait manajemen risiko kredit. Secara umum,            related to credit risk management. In general, the
                                                                                                                          kebijakan atas penerapan manajemen risiko kredit         implementation of credit risk management is set out
                                                                                                                          diatur dalam Kebijakan Manajemen Risiko Bank. Bank       in the Bank’s Risk Management Policy. The Bank also
                                                                                                                          juga memiliki Kebijakan Perkreditan yang menjadi         has a Credit Policy that serves as a guideline/reference
                                                                                                                          pedoman/acuan dalam melakukan aktivitas yang             for activities related to the granting and management
                                                                                                                          berhubungan dengan pemberian dan pengelolaan             of credit, which is further detailed in various credit-
                                                                                                                          kredit di Bank, yang kemudian telah diturunkan dalam     related guidelines and procedures.
Analisis Kualitatif                                                                                                       berbagai pedoman dan prosedur terkait perkreditan.

                                                                                                                          Bank juga menetapkan berbagai Limit Risiko Kredit        The Bank also establishes various Credit Risk Limits
Jenis-Jenis Risiko                                                                                                        sesuai dengan Risk Appetite. Penetapan risk appetite
                                                                                                                          kredit dilakukan berdasarkan kinerja historis Bank,
                                                                                                                                                                                   in line with its Risk Appetite. The determination of
                                                                                                                                                                                   credit risk appetite is based on the Bank’s historical
                                                                                                                          regulasi yang berlaku serta Rencana Bisnis Bank di       performance, prevailing regulations, and future
Qualitative Analysis of Risk Types                                                                                        masa yang akan datang. Kebijakan, prosedur dan
                                                                                                                          limit manajemen risiko kredit ini senantiasa akan
                                                                                                                                                                                   Business Plans. These credit risk management policies,
                                                                                                                                                                                   procedures, and limits are regularly reviewed to ensure
                                                                                                                          dilakukan kaji ulang secara berkala untuk memastikan     their alignment with changes in internal conditions,
                                                                                                                          kesesuaiannya dengan perubahan kondisi internal,         external factors, and applicable regulations.
                                                                                                                          eksternal dan regulasi yang berlaku.
                                                                                                                                                                                   Active oversight by the Board of Commissioners
                                                                                                                          Pengawasan aktif Dewan Komisaris, Direksi dan/atau       (BOC), the Board of Directors (BOD), and/or Senior
                                                                                                                          manajemen senior terkait Risiko Kredit dilakukan         Management regarding Credit Risk is carried out
                                                                                                                          melalui berbagai komite yang ada di Bank secara          through various committees within the Bank on a regular
RISIKO KREDIT & PENGUNGKAPAN KUALITATIF UMUM (CRA)                                                                        berkala. Bank memiliki Komite Pemantau Risiko pada       basis. The Bank has a Risk Oversight Committee at the
CREDIT RISK-GENERAL QUALITATIVE DISCLOSURE (CRA)                                                                          tingkat Dewan Komisaris dan Komite Manajemen             Board of Commissioners evel and a Risk Management
                                                                                                                          Risiko pada tingkat Direksi untuk membahas               Committee at the Board of Directors level to periodically
                                                                                                                          perkembangan profil risiko kredit secara berkala.        discuss the credit risk profile trend.
Risiko Kredit adalah risiko akibat kegagalan debitur          Credit Risk is the risk resulting from the failure of a
dan/atau pihak lain dalam memenuhi kewajibannya               debtor and/or other parties to meet their obligations       Bank juga memiliki beberapa komite lainnya di tingkat    The Bank also has several other committees at the
kepada Bank, termasuk risiko kredit akibat kegagalan          to the Bank, including credit risk due to debtor default,   Direksi untuk membantu Direksi dalam melakukan           Board of Directors level to assist the Board of Directors
debitur, risiko konsentrasi kredit, counterparty credit       credit concentration risk, counterparty credit risk,        fungsi pengawasan terkait risiko kredit, diantaranya     in carrying out their oversight functions related to credit
risk, settlement risk dan country risk.                       settlement risk, and country risk.                          terdiri dari:                                            risk, which include:
                                                                                                                          • Komite Kredit yang bertugas untuk mengevaluasi         • The Credit Committee which is responsible to
Penerapan manajemen risiko kredit dilakukan                   The implementation of credit risk management is                 dan/atau memutuskan Permohonan Kredit, serta              evaluate and/or decide on Credit Applications, as
berdasarkan Kebijakan Manajemen Risiko, Kebijakan             carried out based on Risk Management Policy, Credit             Penanganan Kredit Bermasalah sesuai dengan                well as the handling of Non-Performing Loans,
dan Prosedur Perkreditan, dan regulasi yang berlaku           Policy and Procedures, and applicable regulations,              batas kewenangan dan tanggung jawab yang                  in accordance with the limits of authority and
dengan memperhatikan 4 (empat) faktor yakni                   while taking into account the following 4 (four) factors:       ditetapkan oleh Direksi.                                  responsibilities established by the Board of
kecukupan pengawasan aktif Direksi dan Dewan                  the adequacy of active oversight of credit risk by the      • Komite Kebijakan Perkreditan yang bertugas                  Directors.
Komisaris atas risiko kredit, kecukupan kebijakan,            Board of Directors and the Board of Commissioners;              untuk     membantu    merumuskan       kebijakan,    • The Credit Policy Committee which is responsible
prosedur, dan penetapan limit terkait risiko kredit,          the adequacy of policies, procedures, and the setting           mengawasi pelaksanaan kebijakan, memantau                 to assist in formulating policies, overseeing their
kecukupan proses manajemen risiko kredit, serta               of limits related to credit risk; the adequacy of the           perkembangan dan kondisi portofolio perkreditan           implementation, monitoring the development and
sistem pengendalian internal secara menyeluruh                credit risk management process; and a comprehensive             serta memberikan saran langkah perbaikan.                 condition of the credit portfolio, and providing
untuk risiko kredit.                                          internal control system for credit risk.                                                                                  recommendations for corrective actions.
                                                                                                                          Penerapan manajemen risiko kredit dilakukan oleh
Pengukuran risiko kredit diakomodir dalam komponen            Credit risk measurement is incorporated into the            seluruh tiga lini pertahanan. Lini pertahanan pertama    The implementation of credit risk management is
profil risiko kredit Bank yang mencerminkan model             Bank’s credit risk profile, which reflects its business     terkait manajemen risiko kredit terdiri dari:            carried out across all three lines of defense. The first
bisnis dan risiko yang dihadapi Bank melalui                  model and the risks that the Bank faces through the         • Unit Bisnis yang berfungsi untuk mengelola             line of defense related to credit risk management
pengukuran terhadap konsentrasi aset dan/                     assessments of asset and/or credit concentration, the           debitur dan calon debitur.                           consists of:
atau kredit Bank, pengukuran rasio kualitas aset,             asset quality, and the adequacy of provision (ECL),         • Unit Credit Underwriting yang berfungsi untuk          • Business Units, responsible for managing debtors
kecukupan CKPN, termasuk mempertimbangkan                     while also considering external factors that may affect         melakukan analisis kredit dan memberikan                 and prospective debtors.
faktor-faktor eksternal yang dapat mempengaruhi               the Bank’s credit risk. For each credit product to be           rekomendasi atas pengajuan kredit proposal.          • Credit Underwriting Unit, responsible for conducting
risiko kredit pada Bank. Untuk setiap produk kredit           developed, the Bank also identifies credit risks and        • Unit Credit Administration yang berfungsi                  credit analysis and providing recommendations on
yang akan dikembangkan, Bank juga melakukan                   their mitigation, documented in the relevant Product            sebagai operasional kredit dalam hal melakukan           credit proposals.
identifikasi risiko kredit dan mitigasinya yang               Program. In addition, the Bank implements an internal           pengikatan dan pencairan kredit, serta               • Credit Administration Unit, serving as credit
dituangkan dalam Produk Program terkait. Bank                 credit scoring model (A-Score) in the credit application        pemantauan, dokumentasi dan pengarsipan                  operations in terms of binding and disbursing loans,
juga mengimplementasikan model kredit internal                process and applies calculation models for provision            dokumen terkait kredit.                                  as well as monitoring, documenting, and archiving
dalam proses pengajuan kredit (A-Score), serta                (CKPN) in accordance with prevailing regulations.           • Unit Quality Assurance yang bertugas untuk                 credit-related documents.
menerapkan model perhitungan untuk Cadangan                                                                                   melakukan sample check terkait pelaksanaan           • Quality      Assurance      Unit,   responsible    for
Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) sesuai ketentuan                                                                              proses kredit.                                           performing sample checks on the credit process
yang berlaku.                                                                                                             • Unit Collection yang berfungsi untuk mengelola             implementation.
                                                                                                                              debitur-debitur bermasalah untuk proses              • Collection Unit, responsible for managing non-
                                                                                                                              penyelamatan atau penyelesaian kredit.                   performing debtors in the process of credit
                                                                                                                                                                                       recovery or resolution.
                                                                                                                   206                                                                                                                        207
Page 105
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko                                                                                         Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization


                                                                                                                         Dalam kerangka tata kelola, Dewan Komisaris dan         Within the governance framework, the Board of
Lini pertahanan kedua terdiri dari unit Manajemen            The second line of defense consists of the Risk             Direksi senantiasa menjalankan fungsi pengawasan        Commissioners and Board of Directors actively
Risiko yang berfungsi untuk melakukan pengawasan             Management Unit, which is responsible for overseeing        dan eksekusi secara aktif. Direksi melakukan evaluasi   exercise their respective oversight and executive
dan pemantauan atas pelaksanaan kredit termasuk              and monitoring credit implementation, including             berkala atas efektivitas manajemen risiko pasar         functions. The Board of Directors conduct periodic
menentukan Risk Appetite dan limit risiko kredit             determining the Risk Appetite, credit risk limits, and      melalui Asset & Liability Committee (ALCO) dan          evaluations of market risk management effectiveness
dan juga Kebijakan Perkreditan. Sementara itu, lini          Credit Policy. Meanwhile, the third line of defense         Komite Manajemen Risiko, sedangkan pada tingkat         through the Asset & Liability Committee (ALCO) and
pertahanan ketiga terdiri dari SKAI sebagai pihak            consists of the Internal Audit Unit (SKAI) as an            Dewan Komisaris, fungsi pengawasan dilakukan            the Risk Management Committee. Meanwhile, at the
independen yang bertugas melakukan pemeriksaan               independent party tasked with conducting regular            melalui Komite Pemantau Risiko.                         Board of Commissioners level, the oversight function is
secara regular terhadap pelaksanaan pemberian                examinations of credit granting and the management                                                                  exercised through the Risk Oversight Committee.
kredit dan pengelolaan kredit bermasalah.                    of non-performing loans.
                                                                                                                         Seluruh eksposur risiko pasar dikelola secara           All market risk exposures are centrally managed by the
Fungsi manajemen risiko melakukan pemantauan                 The risk management function conducts regular               terpusat oleh unit Treasury berdasarkan limit risiko    Treasury unit based on market risk limits approved by
portofolio kredit secara berkala. Secara periodik            monitoring of the credit portfolio. Periodic Portfolio      pasar yang disetujui oleh ALCO. Unit Market &           ALCO. The Market & Liquidity Risk (MLR) unit, as an
juga dilakukan rapat Portfolio Quality Review antara         Quality Review meetings are also held between               Liquidity Risk (MLR), sebagai unit yang independen      independent unit from the risk-taking unit, periodically
unit Manajemen Risiko dengan unit kerja Bisnis               the Risk Management Unit and the Business and               dari unit pengambil risiko (risk-taking unit),          measures and monitors market risk through a series
dan Credit Underwriting. Hasil pemantauan secara             Credit Underwriting units. The results of ongoing           melakukan pengukuran dan pemantauan risiko              of methods, including interest rate sensitivity (DV01),
berkala disampaikan kepada Direksi (melalui Komite           monitoring are reported to the Board of Directors           pasar secara berkala melalui serangkaian metode,        Management Action Trigger, stress tests, and a
Manajemen Risiko) dan Dewan Komisaris (melalui               (through the Risk Management Committee) and the             antara lain sensitivitas terhadap suku bunga (DV01),    standardized approach to measuring interest rate risk
Komite Pemantau Risiko), dengan cakupan informasi            Board of Commissioners (through the Risk Oversight          Management Action Trigger, stress test, serta           in the Banking Book.
berupa, namun tidak terbatas pada, perkembangan              Committee), covering information that includes, but         pendekatan standar dalam mengukur risiko suku
profil risiko kredit Bank, perkembangan kualitas             is not limited to, the Bank’s credit risk profile, credit   bunga pada Banking Book.
kredit dan kecukupan pencadangan, penyelesaian               quality and adequacy of reserves, resolution of non-
kredit bermasalah, serta pemantauan kepatuhan                performing loans, and monitoring of compliance with         Sepanjang tahun 2025, profil risiko pasar Superbank     Throughout 2025, Superbank’s market risk profile
terhadap limit yang telah ditetapkan.                        established limits.                                         tetap terjaga dengan baik. Bank menerapkan              remained well-managed. The Bank implemented a
                                                                                                                         strategi pengelolaan aset dan liabilitas yang relatif   conservative asset and liability management strategy,
                                                                                                                         konservatif dengan fokus utama pada pengelolaan         primarily focusing on Banking Book instruments,
                                                                                                                         instrumen Banking Book. Pengelolaan risiko pasar        thereby minimizing material exposure to speculative
                                                                                                                         dipusatkan pada mitigasi Risiko Suku Bunga, yaitu       Trading Book activities. Management efforts centered
RISIKO PASAR                                                                                                             potensi kerugian akibat pergerakan suku bunga pasar     on mitigating Interest Rate Risk—the potential loss
MARKET RISK                                                                                                              yang berlawanan dengan posisi Bank. Untuk itu,          resulting from interest rate movements adverse to the
                                                                                                                         Superbank secara disiplin mengukur dan memantau         Bank’s positions. Consequently, Superbank rigorously
Risiko Pasar pada Superbank didefinisikan sebagai            Market risk at Superbank is defined as the potential        sensitivitas tersebut melalui mekanisme perhitungan     measures and monitors this sensitivity through
potensi kerugian pada posisi neraca maupun rekening          loss in on- and off-balance sheet positions arising         dan pelaporan Risiko Suku Bunga pada Banking Book       the Interest Rate Risk in the Banking Book (IRRBB)
administratif yang timbul akibat pergerakan variabel         from adverse movements in market variables. Key             (IRRBB), guna memastikan stabilitas pendapatan          calculation and reporting mechanism to ensure income
pasar secara keseluruhan. Faktor-faktor pasar yang           determinants of this risk include fluctuations in           dan permodalan Bank di tengah dinamika pasar            and capital stability amidst financial market dynamics.
menjadi determinan utama risiko ini meliputi fluktuasi       exchange rates and interest rates. The fundamental          keuangan.
nilai tukar dan suku bunga. Tujuan fundamental dari          objective of market risk management is to monitor and
pengelolaan risiko pasar di Superbank adalah untuk           maintain exposure within acceptable parameters while        Pada tahun 2025, Superbank tidak memiliki volume        In 2025, Superbank did not face significant volume or
mengelola dan memantau eksposur risiko agar tetap            optimizing the Bank’s revenue through measurable            dan komposisi portofolio yang signifikan terhadap       portfolio composition risks related to market risk, as the
berada dalam koridor parameter yang dapat diterima,          strategies.                                                 risiko pasar. Hal ini karena Bank beroperasi sebagai    Bank maintained its status as a non-foreign exchange
sekaligus mengoptimalkan pendapatan Bank melalui                                                                         bank non-devisa dan tidak memiliki portofolio           bank and did not hold a Trading Book portfolio.
strategi yang terukur.                                                                                                   Trading Book.

Secara karakteristik, risiko pasar dapat berdampak
pada portofolio Trading Book maupun Banking                  Inherently, market risk impacts both Trading Book
Book. Namun demikian, risiko pasar pada Superbank            and Banking Book portfolios. However, during 2025,
selama 2025 terbatas hanya pada Banking Book                 Superbank’s market risk exposure was limited to the
karena Superbank tidak memiliki Trading Book. Pada           Banking Book, as the Bank maintained no Trading Book
posisi Banking Book, risiko pasar yang berasal dari          positions. In the Banking Book position, the market
suku bunga memberikan dampak tidak langsung                  risk’s impact from interest rate is indirect, influencing
yang memengaruhi perolehan Pendapatan Bunga                  Net Interest Income (NII) and the Economic Value of
Bersih (Net Interest Income) serta Nilai Ekonomis            Equity (EVE).
Modal (Economic Value of Equity).




                                                                                                                  208                                                                                                                        209
Page 106
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko                                                                                          Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization


RISIKO SUKU BUNGA DALAM BANKING BOOK
                                                                                                                          Asumsi Pemodelan dan Parameter Utama                    Modeling Assumptions and Key Parameters
Interest Rate Risk in the Banking Book
                                                                                                                          Untuk tujuan pengungkapan IRRBB, Superbank              For IRRBB disclosure purposes, Superbank applies
Analisis Kualitatif                                          Qualitative Analysis                                         menerapkan asumsi atau metode yang sejalan              assumptions and methods consistent with the IRRBB
                                                                                                                          dengan pendekatan standar IRRBB:                        standardized approach:
Risiko Suku Bunga dalam Banking Book (IRRBB)                 Interest Rate Risk in the Banking Book (IRRBB) is
merupakan risiko akibat pergerakan suku bunga di             the risk resulting from adverse movements in market          •   Arus Kas & Diskonto: Arus kas memperhitungkan       •     Cash Flow & Discounting: Cash flows include
pasar yang berlawanan dengan posisi Banking Book,            interest rates against the Banking Book positions,               margin komersial (client rate) dan didiskontokan          the commercial margin (client rate) and are
sehingga berpotensi memberikan dampak terhadap               which potentially impacts the Bank’s capital and                 menggunakan risk-free rate.                               discounted using the relevant risk-free rate.
permodalan dan rentabilitas, baik untuk saat ini             profitability for the present and in the future. The         •   Asumsi Non-Maturity Deposits (NMD): Superbank       •     Non-Maturity Deposits (NMD): Superbank adopts
maupun pada masa mendatang. Sumber utama                     Bank’s primary source of IRRBB is gap risk, which                menerapkan pendekatan konservatif untuk NMD               a conservative approach for NMD (Current
IRRBB berasal dari gap risk, yakni risiko kerugian           stems from timing differences in the repricing of                (Giro dan Tabungan) dengan mengklasifikasikan             Accounts and Savings) by classifying the entire
yang disebabkan oleh perbedaan waktu perubahan               assets and liabilities.                                          seluruhnya    sebagai     komponen      non-core,         balance as non-core. Consequently, these
suku bunga (repricing risk) antara aset dan liabilitas.                                                                       sehingga memiliki rata-rata jangka waktu                  products have an average repricing maturity of 1
                                                                                                                              penilaian ulang (repricing maturity) selama 1             (one) day.
Superbank memiliki kebijakan untuk Manajemen                 Superbank maintains a Market Risk Management                     (satu) hari.                                        •     Prepayment & Early Withdrawal: Currently,
Risiko Pasar, termasuk untuk pengelolaan IRRBB.              Policy, which includes the management of IRRBB.              •   Prepayment & Early Withdrawal: Saat ini                   Superbank does not incorporate prepayment
Pengawasan secara aktif dilakukan oleh Direksi dan           Active oversight is conducted periodically by the                Superbank belum memperhitungkan tingkat                   rate for loans or early withdrawal rate for term-
Dewan Komisaris secara berkala melalui Komite                Board of Directors and Board of Commissioners via                pelunasan dipercepat dari pinjaman maupun                 deposit due to the limited historical data required
Pemantau Risiko, Komite Manajemen Risiko, serta              the Risk Oversight Committee, the Risk Management                penarikan deposito sebelum jatuh tempo karena             for robust behavioral analysis.
Asset & Liabilities Committee (ALCO).                        Committee, and the Asset & Liabilities Committee                 keterbatasan data historis untuk behavioral         •     Optionality: Superbank does not hold instruments
                                                             (ALCO).                                                          analysis.                                                 with explicit or implicit behavioral options
                                                                                                                          •   Instrumen Opsi: Superbank tidak memiliki            •     Currency: As IRRBB exposure is currently
Strategi mitigasi difokuskan pada pendekatan natural         Mitigation strategies focus on a natural hedging                 instrumen dengan fitur behavior options baik              denominated solely in IDR, no cross-currency
hedging dengan menyelaraskan mismatch aset dan               approach—aligning asset-liability mismatches and                 eksplisit maupun implisit.                                aggregation or correlation methodologies are
liabilitas serta durasi portofolio surat berharga agar       securities portfolio durations to ensure exposures           •   Mata Uang: Eksposur IRRBB saat ini hanya dalam            required.
tetap berada dalam koridor Risk Appetite dan Risk            remain within the Bank’s approved Risk Appetite and              mata uang Rupiah, sehingga tidak terdapat
Tolerance Bank yang disetujui.                               Risk Tolerance limits.                                           metode agregasi maupun korelasi antar-mata
                                                                                                                              uang.



Pengukuran dan Skenario Shock                                Measurement and Interest Rate                                Capaian Tahun 2025                                          2025 Performance
Suku Bunga                                                   Shock Scenarios
                                                                                                                          Laporan posisi 31 Desember 2025 merupakan                   The report as of December 31, 2025, marks the Bank’s
                                                                                                                          pengungkapan perdana IRRBB Bank, sehingga                   inaugural IRRBB disclosure; therefore, no comparative
Pemantauan IRRBB dilakukan secara bulanan                    IRRBB monitoring is conducted monthly using                  belum terdapat perbandingan data dengan periode             data from previous periods is available. Superbank is
dengan menggunakan dua metode yang sejalan                   two complementary approaches in accordance                   sebelumnya. Superbank berkomitmen untuk terus               committed to refining its behavioral analysis models
dengan ketentuan OJK mengenai IRRBB No.12/                   with OJK Circular Letter regarding IRRBB No. 12/             mengevaluasi dan mengembangkan analisis perilaku            as more comprehensive historical data becomes
SEOJK.03/2018, yaitu:                                        SEOJK.03/2018:                                               (behavioral analysis) seiring dengan ketersediaan           available.
                                                                                                                          basis data yang lebih komprehensif di masa
1. Economic Value of Equity (ΔEVE)                           1. Economic Value of Equity (ΔEVE)                           mendatang.
Metode ini mengukur dampak perubahan suku bunga              This method measures the impact of interest rate
terhadap nilai ekonomis dari ekuitas Bank, dengan            changes on the economic value of the Bank’s equity
menggunakan 6 (enam) skenario shock suku bunga,              using 6 (six) interest rate shock scenarios, i.e. parallel
yakni parallel up/down, steepener, flattener, serta          up, parallel down, steepener, flattener, short rate up,
short rate up/down.                                          and short rate down.

2. Net Interest Income (ΔNII)                                2. Net Interest Income (ΔNII)
Metode ini mengukur dampak perubahan suku bunga              This method measures the impact of interest rate
terhadap rentabilitas Bank, dengan menggunakan 2             changes on the Bank’s profitability using 2 (two)
(dua) skenario shock suku bunga, yakni parallel up           shock scenarios, i.e. parallel up and parallel down.
dan parallel down.




                                                                                                                    210                                                                                                                        211
Page 107
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko                                                                                           Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization



Analisis Kuantitatif                                         Quantitative Analysis
                                                                                                                          RISIKO OPERASIONAL
Jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing               The longest and average repricing maturity applied
maturity) terlama maupun rata-rata untuk NMD adalah          to NMD is 1 (one) day, as all NMD are classified as
                                                                                                                          OPERATIONAL RISK
1 (satu) hari karena seluruh NMD diklasifikasikan            non-core components due to limited historical data
sebagai komponen non-core sehubungan dengan                  availability.                                                Superbank mendefinisikan Risiko Operasional               Superbank defines Operational Risk as the potential
ketersediaan data historis yang masih terbatas.                                                                           sebagai risiko akibat ketidakcukupan dan/atau             loss arising from inadequate and/or failed internal
                                                                                                                          kegagalan pada proses internal, kesalahan manusia         processes, human error, system failures, or external
Hasil perhitungan ∆EVE dan ∆NII untuk posisi tanggal         The results of the ∆EVE and ∆NII calculations as of          (human error), kegagalan sistem, dan/atau adanya          events affecting the Bank's operations. This risk
31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:                     31 December 2025, are as follows:                            kejadian eksternal yang mempengaruhi operasional          encompasses a wide spectrum of consequences,
                                                                                                                          Bank. Risiko ini memiliki dampak yang luas, mulai dari    ranging from direct and indirect financial losses to
                                                                                                                          kerugian finansial secara langsung maupun tidak           reputational damage and lost business opportunities.
                                                                                                                          langsung, kerusakan reputasi, hingga hilangnya
  (Dalam Juta Rp)                                                                                      (In Million IDR)   peluang bisnis (opportunity loss).

                    Periode Data                                    ∆EVE                       ∆NII                       Oleh karena itu, Superbank berkomitmen untuk              Consequently, Superbank is committed to minimizing
                    Data Periode                                                                                          meminimalisasi eksposur risiko operasional yang           operational risk exposure while maintaining an
                                                             31 Desember 2025            31 Desember 2025                 timbul dengan tetap menjaga keseimbangan optimal          optimal balance between risk exposure, control cost
                                                             December 31 2025            December 31 2025                 antara eksposur risiko, efektivitas biaya kontrol,        effectiveness, and the Bank’s Risk Appetite. This is
                                                                                                                          dan Risk Appetite Bank. Hal ini diwujudkan melalui        achieved through the consistent implementation of
  Parallel up                                                    (725.037)                  (137.552)                     implementasi Kerangka Kerja Manajemen Risiko              the Operational Risk Management (ORM) Framework
                                                                                                                          Operasional (ORM) yang konsisten di seluruh lini          across the organization.
                                                                                                                          organisasi.
  Parallel down                                                   865.063                    137.883


  Steepener                                                       (25.585)                                                Kerangka Kerja dan Proses Manajemen Risiko                Risk Management Framework and Processes
                                                                                                                          Operasional
  Flattener                                                      (126.884)
                                                                                                                          Pelaksanaan kerangka kerja ORM di Superbank               The implementation of the ORM framework at
                                                                                                                          dijalankan melalui siklus terpadu yang mencakup           Superbank is carried out through an integrated cycle
  Short rate up                                                  (440.605)                                                empat tahapan utama:                                      that includes four main stages:
                                                                                                                          1. Identifikasi: Menganalisis risiko yang melekat         1. Identification: Analyzing the risks inherent in each
  Short rate down                                                 457.242                                                     pada setiap produk, layanan, sistem, dan proses           new product, service, system, and process, as well
                                                                                                                              baru maupun perubahannya, guna memastikan                 as changes to ensure adequate preventive controls
  Nilai Maksimum Negatif (absolut)                                725.037                    137.552                          tersedianya kontrol preventif yang memadai                are in place before implementation.
                                                                                                                              sebelum implementasi.                                 2. Measurement: Objectively assessing the impact
  Modal Tier 1 (untuk ∆EVE) atau Projected                       7.599.435                  2.065.959                     2. Pengukuran: Melakukan penilaian dampak dan                 and likelihood of risks at the operational unit level.
  Income (untuk ∆NII)                                                                                                         kemungkinan risiko di tingkat unit operasional        3. Monitoring: Preparing          regular   reports     to
                                                                                                                              secara objektif.                                          management to detect weaknesses in control
  Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk                                                                               3. Pemantauan: Menyusun laporan berkala kepada                functions or emerging anomalies.
                                                                   9,54%                      6,66%
  ∆EVE) atau Projected Income (untuk ∆NII)                                                                                    manajemen untuk mendeteksi kelemahan fungsi           4. Control: Ensuring the availability of operational
                                                                                                                              kontrol atau anomali yang muncul.                         policies and procedures equipped with early
                                                                                                                          4. Pengendalian:      Memastikan       ketersediaan           warning mechanisms and an emphasis on
                                                                                                                              kebijakan dan prosedur operasional yang                   preventive controls.
                                                                                                                              dilengkapi dengan mekanisme deteksi dini (early
                                                                                                                              warning) serta penekanan pada aspek kontrol
                                                                                                                              preventif.

                                                                                                                          Saat ini Superbank telah memiliki kecukupan               Superbank is supported by an adequate organizational
                                                                                                                          perangkat organisasi untuk mendukung terlaksananya        structure to ensure the effective implementation of
                                                                                                                          Kerangka Kerja Risiko Operasional yang efektif,           the Operational Risk Framework, including clearly
                                                                                                                          termasuk diantaranya kejelasan wewenang dan               defined authority and well-established roles and
                                                                                                                          tanggung jawab yang memadai. Selain itu, Bank juga        responsibilities. In addition, Superbank has established
                                                                                                                          telah membentuk unit khusus untuk pengelolaan             a dedicated Operational Risk management function
                                                                                                                          Risiko Operasional di lini pertahanan kedua dan pada      within the second line of defense. Within the third line
                                                                                                                          lini pertahanan ketiga, Bank telah memiliki Satuan        of defense, the Internal Audit Unit (IA) operates to
                                                                                                                          Kerja Audit Internal (SKAI) yang melaksanakan fungsi      perform comprehensive reviews of overall operational
                                                                                                                          pemeriksaan keseluruhan risiko operasional dan            risk management and to manage as well as conduct
                                                                                                                          mengelola serta melaksanakan investigasi secara           thorough investigations into any indications involving
                                                                                                                          tuntas terhadap indikasi yang melibatkan Pihak Bank       Bank personnel or related parties, in adherence to the
                                                                                                                          dengan prinsip kehati-hatian.                             prudential principle.


                                                                                                                    212                                                                                                                        213
Page 108
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko                                                                                          Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization




Tata Kelola                                                  Governance

Pengawasan       penerapan     manajemen     Risiko          Oversight of the implementation of Operational Risk          A. Tata Kelola dan Struktur Organisasi                   A. Governance and Organizational Structure
Operasional telah dilakukan oleh Dewan Komisaris,            management is conducted periodically by the Board
Direksi, dan/atau Manajemen Senior secara berkala            of Commissioners, the Board of Directors, and/or             Untuk memastikan tata kelola yang kuat dalam             To ensure strong governance in liquidity risk
melalui Komite Manajemen Risiko, Komite Manajemen            Senior Management through the Risk Management                pengelolaan risiko likuiditas, Dewan Komisaris           management, the Board of Commissioners and the Board
Fraud, dan Komite Pemantau Risiko. Komite Risiko             Committee, the Fraud Management Committee and                dan Direksi menjalankan pengawasan secara aktif          of Directors conduct active and regular oversight. The
tersebut secara berkala terinformasi dan mengawasi           the Risk Oversight Committee. These Risk Committees          dan berkala. Direksi melakukan evaluasi terhadap         Board of Directors evaluates liquidity risk management
atas laporan insiden Risiko Operasional, termasuk            are regularly informed of and oversee reports on             manajemen risiko likuiditas melalui Asset & Liability    through the Asset & Liability Committee (ALCO) and the
kerugian operasional secara berkala.                         Operational Risk incidents, including operational losses.    Committee (ALCO) dan Komite Manajemen Risiko.            Risk Management Committee. Meanwhile, the strategic
                                                                                                                          Sementara itu, fungsi pengawasan strategis di            oversight function at the Board of Commissioners level
Di sisi Teknologi Informasi, Komite Pengarah Teknologi       From an Information Technology perspective, the              tingkat Dewan Komisaris dilakukan melalui Komite         is carried out through the Risk Oversight Committee.
Informasi aktif dalam mengkaji, mengawasi, dan               Information Technology Steering Committee actively           Pemantau Risiko.
memprioritaskan area utama Teknologi Informasi               reviews, oversees, and prioritizes key Information
kepada pemangku kepentingan untuk memastikan                 Technology areas for stakeholders to ensure that the         Untuk memastikan tata kelola yang kuat dalam             To ensure strong governance in liquidity risk
bahwa Rencana Strategis Teknologi Informasi telah            Information Technology Strategic Plan is aligned with        pengelolaan risiko likuiditas, Dewan Komisaris           management, the Board of Commissioners and
sesuai dengan rencana bisnis strategis Bank.                 the Bank’s strategic business plan.                          dan Direksi menjalankan pengawasan secara aktif          the Board of Directors conduct active and regular
                                                                                                                          dan berkala. Direksi melakukan evaluasi terhadap         oversight. The Board of Directors evaluates liquidity risk
Sebagai     pilar   pendukung, Superbank         telah       As a supporting pillar, Superbank has implemented an         manajemen risiko likuiditas melalui ALCO dan             management through the Asset & Liability Committee
mengimplementasikan            Operational        Risk       Operational Risk Management System. This system              Komite Manajemen Risiko. Sementara itu, fungsi           (ALCO) and the Risk Management Committee (RMC).
Management System. Sistem ini mencakup,                      includes risk register management, loss event data           pengawasan strategis di tingkat Dewan Komisaris          Meanwhile, the strategic oversight function at the
pencatatan insiden risiko (risk event), pencatatan           recording, Risk Control Self-Assessment (RCSA), Key          dilakukan melalui Komite Pemantau Risiko.                Board of Commissioners level is carried out through
data kerugian operasional, pelaksanaan Risk Control          Risk Indicators (KRI) monitoring, and tracking of actions                                                             the Risk Oversight Committee.
Self-Assessment (RCSA), pemantauan Key Risk                  plans completion .
Indicators (KRI), serta pelacakan penyelesaian tindak                                                                     Pengelolaan likuiditas dilakukan secara terpusat oleh    Liquidity management is centrally conducted by the
lanjut.                                                                                                                   unit Treasury berdasarkan limit yang telah ditentukan    Treasury unit based on limits determined by the ALCO.
                                                                                                                          oleh ALCO. Unit Market & Liquidity Risk (MLR),           The Market & Liquidity Risk (MLR) unit, operating
                                                                                                                          sebagai unit yang independen dari unit pengambil         independently from risk-taking units, periodically
                                                                                                                          risiko (risk-taking unit), melakukan pengukuran dan      measures and monitors liquidity risk through a series of
                                                                                                                          pemantauan risiko likuiditas secara berkala melalui      methods, including:
RISIKO LIKUIDITAS                                                                                                         serangkaian metode, antara lain:
                                                                                                                                                                                   •   Maximum Cumulative Outflow (MCO): To measure
LIQUIDITY RISK                                                                                                            •   Maximum Cumulative Outflow (MCO) untuk                   cumulative inflows and outflows to identify potential
                                                                                                                              mengukur arus pemasukan dan pengeluaran                  liquidity gaps based on maturity profiles, for both
                                                                                                                              secara kumulatif sehingga dapat mengidentifikasi         the short and long term.
Superbank mendefinisikan Risiko Likuiditas sebagai           Superbank defines Liquidity Risk as the risk resulting           potensi gap likuiditas berdasarkan profil            •   Liquidity Coverage Ratio (LCR): To ensure the
risiko akibat ketidakmampuan Bank untuk memenuhi             from a Bank's inability to meet maturing obligations             maturitas, baik dalam jangka pendek maupun               adequacy of high-quality liquid assets to cover
kewajiban yang jatuh tempo yang bersumber                    sourced from cash flow funding and/or from high-                 jangka panjang.                                          potential cash outflows over the next 30 days
dari pendanaan arus kas dan/atau dari aset likuid            quality liquid assets that can be pledged as collateral,     •   Liquidity Coverage Ratio (LCR) untuk memastikan          under a stress scenario.
berkualitas tinggi yang dapat diagunkan, tanpa               without disrupting the Bank's operational activities and         kecukupan aset likuid berkualitas tinggi dalam       •   Net Stable Funding Ratio (NSFR): To ensure a
mengganggu aktivitas operasional dan kondisi                 financial condition. This risk is classified into two main       menutupi potensi arus kas keluar selama 30 hari          stable funding structure to support long-term
keuangan Bank. Risiko ini diklasifikasikan menjadi           categories:                                                      kedepan dalam skenario stres.                            business activities and credit distribution.
dua kategori utama:                                          1. Funding Liquidity Risk: The risk of inability to obtain   •   Net Stable Funding Ratio (NSFR) untuk
1. Risiko Likuiditas Pendanaan (Funding Liquidity                funds at a reasonable cost and timeframe to meet             memastikan struktur pendanaan yang stabil
     Risk): Risiko ketidakmampuan memperoleh dana                obligations.                                                 guna mendukung aktivitas bisnis dan penyaluran
     dengan biaya dan jangka waktu yang wajar untuk          2. Market Liquidity Risk: The risk that certain assets           kredit secara jangka panjang.
     memenuhi kewajiban.                                         cannot be converted into cash at a reasonable
2. Risiko Likuiditas Pasar (Market Liquidity                     price due to unfavorable market conditions, which
     Risk): Risiko di mana aset tertentu tidak dapat             can inherently exacerbate funding liquidity risk.
     dikonversi menjadi uang tunai pada harga yang
     wajar akibat kondisi pasar yang tidak kondusif,
     yang secara inheren dapat memperburuk risiko
     likuiditas pendanaan.

Tujuan fundamental dari manajemen risiko likuiditas          The fundamental objective of Superbank's liquidity risk
Superbank     adalah   memastikan    ketersediaan            management is to ensure the availability of adequate
sumber pendanaan yang memadai setiap saat, guna              funding sources at all times, to ensure performance
memastikan stabilitas kinerja, mendukung fungsi              stability, support the intermediation function, and
intermediasi, dan menjaga kepercayaan nasabah.               maintain customer trust.



                                                                                                                    214                                                                                                                       215
Page 109
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko                                                                                                                 Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization


                                                                                                                          Table Aset Terikat
B. Strategi Pendanaan dan Mitigasi Risiko                    B. Funding Strategy and Risk Mitigation                      Table of Encumbrance Asset

                                                                                                                          (Dalam Juta Rp)                                                                                                                     (In Million IDR)
Strategi pendanaan Superbank difokuskan pada                 Superbank’s funding strategy focuses on diversifying
                                                                                                                                                                                        a.                          b.                           c.               d.
diversifikasi sumber dana yang mencakup segmen               funding sources, covering retail, MSME, and corporate
ritel, UMKM, dan korporasi untuk mencegah risiko             segments to prevent concentration risk. The Bank
                                                                                                                                                                                                        Aset yang disimpan atau
konsentrasi. Bank menawarkan portofolio produk               offers a varied portfolio of deposit products (Current
                                                                                                                                                                                                         diperjanjikan dengan
simpanan yang variatif (Giro, Tabungan, Deposito)            Accounts, Savings, and Time Deposits) with various                                Kategori                                                   bank sentral namun
dengan tenor yang beragam sesuai kebutuhan                   tenors tailored to customer needs.                            No.                 Category                           Aset Terikat
                                                                                                                                                                                                        belum digunakan untuk
                                                                                                                                                                                                                                         Aset tidak terikat
                                                                                                                                                                                                                                                                Total
                                                                                                                                                                                 (Encumbered)                                             (Uncumbered)
nasabah.                                                                                                                                                                         Encumbered Assets
                                                                                                                                                                                                        menghasilkan likuiditas
                                                                                                                                                                                                                                         Uncumbered Asset
                                                                                                                                                                                                                                                                Total
                                                                                                                                                                                                       Assets held or pledged to the

Untuk mendukung pengukuran risiko likuiditas,                To support liquidity risk measurement, the Bank                                                                                          central bank but not yet used to
                                                                                                                                                                                                             generate liquidity
Bank secara disiplin memantau indikator likuiditas           disciplinedly monitors other liquidity indicators,
lainnya, termasuk namun tidak terbatas pada Rasio            including but not limited to the Top 50 Core Depositors             Kas dan setara kas
50 Deposan Inti, komposisi dana murah (CASA),                Ratio, CASA (Current Account Savings Account)                  1
                                                                                                                                 Cash and cash equivalents
                                                                                                                                                                                        0                            0                          217              217

serta rasio aset likuid. Pengelolaan likuiditas juga         composition, and liquid asset ratios. Liquidity                     Total penempatan pada Bank
mencakup kepatuhan ketat terhadap ketentuan                  management also includes strict compliance with                2    Indonesia                                              0                        788.074                     1.409.815        2.197.889
                                                                                                                                 Total placement in Bank Indonesia
regulator, seperti pemenuhan Giro Wajib Minimum              regulatory requirements, such as the Statutory Reserve
                                                                                                                                 Surat berharga yang diterbitkan
(GWM), Penyangga Likuiditas Makroprudensial                  Requirement (GWM), Macroprudential Liquidity Buffer                 Pemerintah Pusat dan Bank
(PLM), dan Rasio Intermediasi Makroprudensial                (PLM), and Macroprudential Intermediation Ratio (RIM).              Indonesia dalam Rupiah yang
                                                                                                                                 memenuhi kriteria Pasal 10 ayat (1)
(RIM).                                                                                                                      3    huruf d POJK LCR                                       0                        456.854                     7.033.804        7.490.658
                                                                                                                                 Securities issued by the Central Government
                                                                                                                                 and Bank Indonesia in Rupiah that meet the
                                                                                                                                 criteria of Article 10 paragraph (1) letter d
                                                                                                                                 POJK LCR
C. Stress Testing dan Rencana Kontinjensi                    C.Stress Testing and Contingency Planning                           Biaya Modal 100% (>45 hari kerja)
                                                                                                                                 Sekuritas berupa surat utang yang
                                                                                                                                 diterbitkan oleh badan usaha
Sebagai langkah antisipatif, Superbank melakukan             As an anticipatory measure, Superbank regularly                     non-keuangan yang memenuhi
uji ketahanan (stress testing) secara berkala.               conducts stress testing. These tests aim to assess the         4
                                                                                                                                 kriteria Pasal 11 ayat (1) huruf b UU
                                                                                                                                 POJK LCR                                               0                            0                           0                0
Pengujian ini bertujuan menilai dampak skenario              impact of extreme scenarios on liquidity risk. The results          Capital Cost 100% (>45 working days)
                                                                                                                                 Securities in the form of debt securities
ekstrem terhadap risiko likuiditas. Hasil stress test        of these stress tests serve as a basis for management               issued by non-financial corporations that
                                                                                                                                 meet the criteria of Article 11 paragraph (1)
menjadi dasar bagi manajemen untuk mengambil                 to take early preventive actions. If necessary, the                 letter b POJK LCR
tindakan pencegahan dini. Apabila diperlukan, Bank           Bank is prepared to activate its Contingency Funding
                                                                                                                                 Surat berharga berupa surat utang
siap mengaktifkan Rencana Pendanaan Kontinjensi              Plan (CFP) to ensure liquidity availability during crisis           yang diterbitkan oleh korporasi
(Contingency Funding Plan) untuk memastikan                  conditions.                                                         non-keuangan yang memenuhi
                                                                                                                                 kriteria Pasal 11 ayat (1) huruf b                     0                            0                        782.586          782.586
ketersediaan likuiditas dalam kondisi krisis.                                                                               5
                                                                                                                                 POJK LCR
                                                                                                                                 Securities in the form of debt securities is-
                                                                                                                                 sued by corporations that meet the criteria
                                                                                                                                 of Article 12 paragraph (1) letter c POJK LCR

Sejalan dengan prinsip keterbukaan informasi publik,         In line with the principle of public disclosure, Superbank
Superbank memastikan bahwa indikator likuiditas              ensures that its key liquidity indicators are readily
Bank dapat diakses secara transparan oleh publik.            accessible to the public. Details of historical data
Adapun rincian data historis dan perhitungan                 and calculations for Superbank's Liquidity Coverage          Analisis Kualitatif                                                             Qualitative Analysis
kelengkapan Liquidity Coverage Ratio (LCR) serta             Ratio (LCR) and Net Stable Funding Ratio (NSFR) are
Net Stable Funding Ratio (NSFR) Superbank tersedia           available and updated regularly on the Superbank             Pada posisi 31 Desember 2025, tidak terdapat                                    As of December 31, 2025, Superbank had no liquid
dan diperbarui secara berkala pada laman situs web           Investor Relations web page as follows:                      aset likuid Superbank yang dikategorikan sebagai                                assets categorized as encumbered. Assets held
Hubungan Investor Superbank sebagai berikut:                                                                              aset terikat (encumbered). Aset yang disimpan                                   or pledged to Bank Indonesia but not yet used to
                                                                                                                          atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia namun                                  generate liquidity amounted to IDR 1.24 trillion,
• LCR:                                                       • LCR:                                                       belum digunakan untuk menghasilkan likuiditas                                   derived from placements to meet the Minimum
https://www.superbank.id/hubungan-investor/                  https://www.superbank.id/en/hubungan-investor/               tercatat sebesar Rp1,24 triliun, yang berasal dari                              Reserve Requirement (GWM) of IDR 788.07 billion
liquidity-coverage-ratio                                     liquidity-coverage-ratio                                     penempatan dalam rangka pemenuhan Giro Wajib                                    and the Macroprudential Liquidity Buffer (PLM) or
                                                                                                                          Minimum (GWM), sebesar Rp788,07 miliar dan                                      Secondary GWM of IDR 456.85 billion. Meanwhile,
• NSFR:                                                      • NSFR:                                                      Penyangga Likuiditas Makroprudential (PLM) atau                                 unencumbered assets amounted to IDR 9.23 trillion.
https://www.superbank.id/hubungan-investor/net-              https://www.superbank.id/en/hubungan-investor/net-           GWM Sekunder sebesar Rp456,85 miliar. Sementara                                 Therefore, total liquid assets that meet the High
stable-funding-ratio                                         stable-funding-ratio                                         itu, aset tidak terikat (unencumbered assets)                                   Quality Liquid Assets (HQLA) criteria and are fully
                                                                                                                          berjumlah Rp9,23 triliun. Sehingga total aset likuid                            available to support the Bank's liquidity needs are
                                                                                                                          yang memenuhi kriteria High Quality Liquid Assets                               IDR 10.5 trillion.
                                                                                                                          (HQLA) dan sepenuhnya tersedia untuk mendukung
                                                                                                                          kebutuhan likuiditas Bank adalah sebesar Rp10,5
                                                                                                                          triliun.




                                                                                                                    216                                                                                                                                                    217
Page 110
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko                                                                                           Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization




RISIKO HUKUM
LEGAL RISK
                                                                                                                         RISIKO STRATEGI
Risiko hukum merupakan risiko yang timbul akibat             Legal risk is defined as the risk arising from potential    STRATEGIC RISK
tuntutan hukum atau kelemahan aspek yuridis,                 lawsuits or juridical weaknesses, such as non-
termasuk ketidakpatuhan terhadap perikatan                   compliance with the Bank's agreements or changes            Risiko stratejik muncul akibat ketidaktepatan dalam       Strategic risk arises from inaccuracies in strategic
maupun perubahan peraturan perundang-undangan                in statutory regulations. Superbank mitigates its legal     pengambilan atau pelaksanaan keputusan stratejik,         decision-making or implementation, as well as
yang berlaku. Superbank memitigasi risiko hukum              risks through regular review of all its agreements and      serta ketidakmampuan dalam mengantisipasi                 an inability to anticipate changes in the business
melalui pelaksanaan tinjauan (review) berkala secara         contracts. This step ensures that all Bank's transactions   perubahan        lingkungan      bisnis.     Superbank    environment. Superbank focuses its strategic risk
seksama terhadap seluruh dokumen perjanjian dan              have proper legal basis and minimizes claims arising        memfokuskan pengelolaan risiko stratejik pada             management on intensive monitoring of performance
kontrak kerja sama. Langkah ini memastikan setiap            within the litigation process from third parties against    pemantauan intensif terhadap keselarasan realisasi        alignment with the Bank's Business Plan (RBB). By
transaksi Bank memiliki dasar hukum yang tepat               the Bank.                                                   kinerja dengan Rencana Bisnis Bank (RBB). Melalui         identifying potential deviations early, the Bank strives
serta meminimalisir potensi tuntutan pihak ketiga                                                                        identifikasi potensi deviasi secara dini, Bank berupaya   to mitigate risks by periodically measuring the impact
dalam proses litigasi terhadap Bank.                                                                                     memitigasi risiko dengan mengukur dampak risiko           of strategic risks.
                                                                                                                         stratejik secara berkala.
Manajemen     berkomitmen    untuk    memastikan             The management is committed to ensuring legal
kepastian hukum dan menjaga posisi Bank agar                 certainty and maintaining the Bank's position to remain     Langkah ini diperkuat dengan kebijakan pengelolaan        This approach is strengthened by an adaptive strategic
senantiasa kuat secara yuridis dalam setiap                  legally strong in every business engagement. These          risiko stratejik yang adaptif untuk memastikan arah       risk management policy to ensure the Bank's business
perikatan bisnis. Upaya ini dilakukan untuk                  efforts are carried out to protect the interests of the     bisnis Bank tetap relevan dengan visi jangka panjang.     direction remains relevant to its long-term vision. With
melindungi kepentingan Bank dan setiap pemangku              Bank and all of its stakeholders, including its customers   Dengan profil permodalan yang solid, di mana rasio        a solid capital profile, featuring a CAR maintained
kepentingan, termasuk nasabah dan pihak dengan               and parties with whom the Bank cooperates. Through          CAR terjaga pada level 93,24% per 31 Desember             at 93.24% as of December 31, 2025, Superbank
siapa Bank bekerjasama. Melalui pengawasan aspek             strict legal oversight, Superbank ensures that all          2025, Superbank memiliki landasan yang kuat dalam         possesses a strong foundation for managing strategic
legal yang ketat, Superbank memastikan seluruh               banking operations run in alignment with the prevailing     mengelola dinamika strategi dan pengembangan              dynamics and digital ecosystem development in a
operasional perbankan berjalan selaras dengan                legal framework.                                            ekosistem digital secara terukur.                         measured manner.
kerangka hukum yang berlaku.



                                                                                                                         RISIKO KEPATUHAN
RISIKO REPUTASI                                                                                                          COMPLIANCE RISK
REPUTATION RISK                                                                                                          Pelaksanaan seluruh kegiatan operasional Superbank        All Superbank operational activities are consistently
                                                                                                                         senantiasa berpedoman pada regulasi perbankan             guided by banking regulations established by
Risiko reputasi didefinisikan sebagai risiko akibat          Reputation risk is defined as the risk arising from a       yang ditetapkan oleh regulator sebagai wujud              regulators, demonstrating the Bank's commitment
menurunnya     tingkat    kepercayaan    pemangku            decrease in stakeholder trust resulting from negative       komitmen Bank terhadap peraturan perundang-               to compliance with laws and regulations. As a bank
kepentingan yang bersumber dari persepsi negatif             perceptions of the Bank. Maintaining public trust is a      undangan. Sebagai bank yang beroperasi dengan             operating with a digital services-based business model,
terhadap Bank. Menjaga kepercayaan publik adalah             top priority for Superbank. Reputation risk mitigation is   model bisnis berbasis layanan digital, Superbank          Superbank places particular emphasis on compliance
prioritas utama Superbank. Mitigasi risiko reputasi          carried out through responsive customer aspiration and      memberikan perhatian khusus pada mitigasi risiko          risk mitigation. This includes proactively identifying
dilakukan melalui mekanisme penanganan aspirasi              complaint handling mechanisms, as well as integrated        kepatuhan. Langkah ini mencakup proses identifikasi       risks that may arise from the development of digital
dan pengaduan nasabah yang responsif, serta                  recording of every incident that has the potential to       proaktif terhadap risiko yang mungkin timbul dari         innovations and conducting rigorous reviews of new
pencatatan terintegrasi atas setiap kejadian yang            affect the Bank's image.                                    pengembangan inovasi digital, serta pelaksanaan           product launches.
berpotensi mempengaruhi citra Bank.                                                                                      kaji ulang yang ketat terhadap peluncuran produk-
                                                                                                                         produk baru.
Upaya ini didukung oleh kebijakan terkait dengan             These efforts are supported by an adequate reputation
pengelolaan risiko reputasi, seperti kebijakan               risk management policy, such as consumer protection         Dalam meminimalkan potensi risiko, seluruh lini           To minimize potential risks, all levels of the organization
perlindungan konsumen yang dilakukan peninjauan              policy which is regularly reviewed and risk management      organisasi bertanggung jawab terhadap pengelolaan         are responsible for managing compliance across all
secara berkala       dan pelatihan fundamental               fundamental training to all employees. To ensure that       kepatuhan pada setiap aktivitas Bank. Upaya ini           Bank activities. This effort is reinforced by the ongoing
manajemen risiko kepada karyawan. Untuk                      positive stakeholder perceptions are maintained,            diperkuat melalui penguatan mekanisme sistem              strengthening of internal control mechanisms. Through
memastikan persepsi positif pemangku kepentingan             Superbank provides various official communication           pengendalian internal (internal control) secara           the Compliance Unit, Management ensures that all
tetap terjaga, Superbank menyediakan berbagai                channels to handle customer complaints effectively,         berkelanjutan. Melalui fungsi Satuan Kerja Kepatuhan,     Bank products and services remain aligned with the
saluran komunikasi resmi untuk menangani keluhan             aiming to mitigate potential negative impacts on the        Manajemen memastikan bahwa setiap             produk      applicable regulatory framework.
nasabah secara efektif, guna mitigasi potensi                Bank's business stability.                                  dan layanan Bank tetap selaras dengan kerangka
dampak negatif terhadap stabilitas bisnis Bank.                                                                          peraturan yang berlaku.




                                                                                                                   218                                                                                                                         219
Page 111
Laporan Pengungkapan Eksposur Risiko & Permodalan dan Penerapan Manajemen Risiko                                                                                          Implementation of Risk Management, Risk Exposure Report & Capitalization




                                                                                                                        Per 31 Desember 2025, rasio Kewajiban Penyediaan          As of 31 December 2025, Superbank’s Capital Adequacy
                                                                                                                        Modal Minimum (KPMM) Superbank, yang mencakup             Ratio (CAR), which incorporates credit, operational,
                                                                                                                        risiko kredit, operasional, dan pasar, tercatat sebesar   and market risks, stood at 93.24%, above the 10%
                                                                                                                        93,24%, di atas batas minimum sebesar 10% yang            minimum requirement stipulated by OJK in accordance

Struktur dan Kecukupan                                                                                                  ditetapkan oleh OJK sesuai dengan profil risiko
                                                                                                                        Superbank.
                                                                                                                                                                                  with Superbank’s risk profile.



Permodalan Bank
                                                                                                                        Dasar Penetapan Kebijakan Struktur Modal
Bank's Capital Structure and Adequacy                                                                                   Basis for Determining Capital Structure Policy

                                                                                                                        Kebijakan struktur modal Superbank ditetapkan             Superbank's capital structure policy is determined by
Permodalan yang kuat merupakan fondasi utama                 Strong capital adequacy is a fundamental pillar in         dengan mengacu pada ketentuan Otoritas Jasa               referencing Financial Services Authority (OJK) provisions
dalam menjaga ketahanan dan kesehatan Superbank.             maintaining Superbank’s resilience and soundness.          Keuangan (OJK) mengenai Kewajiban Penyediaan              concerning the Minimum Capital Requirement (CAR)
Efektivitas pengelolaan permodalan memastikan                Effective   capital   management      ensures     that     Modal Minimum (KPMM) bagi Bank Umum. Kerangka             for Commercial Banks. This foundational regulatory
tersedianya dukungan keuangan yang memadai                   Superbank has sufficient financial resources to            regulasi dasar ini, yang diatur melalui POJK No. 11/      framework, initially established through POJK No. 11/
bagi Superbank untuk menjalankan aktivitas bisnis            support sustainable business operations, including         POJK.03/2016, mencakup amandemen terbarunya               POJK.03/2016, includes its latest amendment, POJK
secara berkelanjutan, termasuk ekspansi usaha,               business expansion, infrastructure development, and        yaitu POJK No. 27 Tahun 2022, serta Surat Edaran          No. 27 of 2022, alongside OJK Circular Letter No.
pengembangan infrastruktur, serta penyediaan                 the provision of adequate buffers to absorb risks and      OJK No. 26/SEOJK.03/2016 yang merinci perhitungan         26/SEOJK.03/2016 which details the CAR calculation
bantalan (buffers) yang memadai untuk menyerap               unexpected losses.                                         KPMM sesuai profil risiko Bank.                           aligned with the Bank's risk profile.
risiko dan potensi kerugian yang tidak terduga.

Sejalan     dengan   upaya   penguatan    struktur           In line with efforts to strengthen the national
permodalan perbankan nasional, Otoritas Jasa                 banking capital structure, the Financial Services
Keuangan (OJK) telah memperbarui ketentuan                   Authority (OJK) has updated the minimum core
mengenai modal inti minimum, yang mensyaratkan               capital requirements, which require Superbank, as a
Bank Umum memiliki modal minimum sebesar Rp3                 Commercial Bank, to maintain minimum core capital of
triliun. Dalam rangka memenuhi ketentuan tersebut            IDR 3 trillion. To comply with these requirements and to
serta memastikan kepatuhan terhadap rasio                    ensure adherence to the Minimum Capital Adequacy
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM),                   Requirement (CAR), Superbank prepares integrated
Superbank menyusun proyeksi permodalan yang                  capital projections accompanied by planned capital
terintegrasi dengan rencana perubahan modal, guna            adjustments, ensuring sufficient capital availability to
menjamin kecukupan permodalan dalam mendukung                support business continuity.
kesinambungan usaha.

Melalui pencatatan saham perdana di Bursa Efek               Following its Initial Public Offering on the Indonesia
Indonesia, Superbank secara resmi telah masuk                Stock Exchange, Superbank has officially been
dalam kategori KBMI 2. Dengan dukungan pemegang              classified as KBMI 2. With the support of strategic
saham strategis, termasuk Grab, Emtek, Singtel,              shareholders, including Grab, Emtek, Singtel,
KakaoBank, dan GXS, serta modal inti yang telah              KakaoBank, and GXS, and with core capital exceeding
melampaui Rp6 triliun, Superbank kini memiliki               IDR 6 trillion, Superbank now has a stronger capital
struktur permodalan yang semakin kuat sebagai                structure as a solid foundation for the Company’s
fondasi untuk mendukung pertumbuhan jangka                   long-term growth and the expansion of sustainable
panjang Bank dan perluasan layanan perbankan                 digital banking services.
digital secara berkelanjutan.

Pengelolaan struktur modal Superbank dilakukan               Superbank’s capital structure is managed strategically
secara strategis dan pruden untuk memastikan                 and prudently to ensure regulatory compliance,
kepatuhan terhadap regulasi, menjaga rasio                   maintain strong capital ratios, and support
permodalan    yang      solid,   serta    mendukung          sustainable business growth while maximizing
pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan                    long-term shareholder value. Superbank actively
penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang                manages its capital structure in a dynamic manner
saham. Superbank secara aktif mengelola struktur             to anticipate changes in economic conditions and
modal secara dinamis dengan mempertimbangkan                 key risk exposures, particularly credit, market, and
perkembangan kondisi ekonomi dan eksposur risiko             operational risks.
utama, termasuk risiko kredit, pasar, dan operasional.



                                                                                                                  220                                                                                                                         221
Page 112
Laporan Tata Kelola Perusahaan         Good Corporate Governance Report




TATA KELOLA PERUSAHAAN
CORPORATE GOVERNANCE




                                 222                               223
Page 113
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                 Good Corporate Governance Report

                                                                                                                  Inti dari upaya ini adalah peninjauan, pemutakhiran,   The core of this effort involves the continuous review,
                                                                                                                  dan harmonisasi berkelanjutan kebijakan dan            update, and harmonization of our internal policies
                                                                                                                  prosedur internal kami, memastikan bahwa setiap        and procedures, ensuring that every aspect of
                                                                                                                  aspek bisnis Superbank selalu selaras dan patuh        Superbank’s business remains aligned and compliant
                                                                                                                  terhadap dinamika dan ketentuan regulasi terkait.      with the dynamics and provisions of relevant
                                                                                                                  Komitmen aktif ini menjadi motor penggerak bagi        regulations. This active commitment serves as the
                                                                                                                  tata kelola yang semakin kuat dan responsif di masa    driving force for increasingly stronger and more
                                                                                                                  depan.                                                 responsive governance in the future.

                                                                                                                  Implementasi atas tata kelola perusahaan Superbank     The implementation of Superbank’s corporate
                                                                                                                  berdasarkan pada peraturan perundang-undangan,         governance is governed by the regulations, among
                                                                                                                  antara lain:                                           others:
                                                                                                                  • Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang            • Law Number 10 Year 1998 regarding Amendment
                                                                                                                     perubahan atas Undang-Undang Republik                  to Law Number 7 Year 1992 regarding Banking
                                                                                                                     Indonesia Nomor 7 Tahun 1992 tentang perbankan         (“UU 10/1998”)
                                                                                                                     (“UU 10/1998”).                                     • Law Number 40 Year 2007 regarding Limited
                                                                                                                  • Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang               Liability Company, including its implementing rules
                                                                                                                     Perseroan Terbatas (“UU 40/2007”).                     and regulations (“UU 40/2007”).
                                                                                                                  • Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17            • Regulation of the Financial Services Authority
                                                                                                                     Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola               Number 17 Year 2023 regarding Implementation
                                                                                                                     Bagi Bank Umum, serta peraturan pelaksananya           of Corporate Governance for Commercial Banks,
                                                                                                                     (“POJK 17/2023”).                                      including its implementing rules and regulations
                                                                                                                  • Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 45/              (“POJK 17/2023”).
                                                                                                                     POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola          • Regulation of the Financial Services Authority
                                                                                                                     dalam Pemberian Remunerasi Bagi Bank Umum              Number          45/POJK.03/2015          regarding
                                                                                                                     (“POJK 45/2015”).                                      Implementation of Governance in Providing
                                                                                                                  • Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 40/           Remuneration for Commercial Banks (“POJK
                                                                                                                     SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola            45/2015”).
                                                                                                                     dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum           • Circular Letter of the Financial Services
                                                                                                                     (“SEOJK 40/2016”).                                     Authority Number 40/SEOJK.03/2016 regarding
LAPORAN HASIL PENILAIAN SENDIRI (SELF-ASSESSMENT) PENERAPAN TATA KELOLA TAHUN 2025                                • Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 4/               Implementation of Governance in Providing
SELF-ASSESSMENT REPORT ON THE IMPLEMENTATION OF CORPORATE GOVERNANCE FOR THE YEAR 2025                               POJK.03/2016      tentang     Penilaian  Tingkat       Remuneration for Commercial Banks (“SEOJK
                                                                                                                     Kesehatan Bank Umum (“POJK 4/2016”).                   40/2016”) .
                                                                                                                  • Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 37/           • Regulation of the Financial Services Authority
Tahun 2025 menandai tonggak penting bagi Superbank, sebuah periode di mana penguatan sistem tata                     POJK.03/2019 tentang Transparansi dan Publikasi        Number 4/POJK.03/2016 regarding Assessment
kelola perusahaan (Good Corporate Governance - GCG) yang kokoh menjadi prioritas utama kami. Di tengah               Laporan Bank, termasuk peraturan pelaksananya          of Commercial Bank Soundness Level (“POJK
tantangan industri perbankan yang terus berkembang, Superbank meyakini bahwa integritas adalah kunci                 (“POJK 37/2019”).                                      4/2016”).
keberlanjutan. Sebagai persiapan strategis pada tahun 2025 menyongsong penawaran umum perdana                     • Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 9 Tahun       • Regulation of the Financial Services Authority
saham, kami telah melakukan penguatan kerangka GCG secara menyeluruh untuk menjamin transparansi                     2023 tentang Penggunaan Jasa Akuntan Publik            Number 37/POJK.03/2019 regarding Transparency
dan akuntabilitas yang solid. Langkah ini merupakan bukti komitmen kami dalam menciptakan nilai jangka               dan Kantor Akuntan Publik Dalam Kegiatan Jasa          and Publication of Bank Reports (“POJK 37/2019”).
panjang bagi para pemegang saham baru maupun lama. Dengan fondasi tata kelola yang kuat, kami siap                   Keuangan (“POJK 9/2023”).                           • Regulation of the Financial Services Authority
memitigasi risiko dan mendorong pertumbuhan yang stabil, memastikan Superbank terus berinovasi dan                • Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 15 Tahun         Number 9 Year 2023 regarding the Use of Public
memberikan layanan terbaiknya.                                                                                       2024 tentang Integritas Pelaporan Keuangan Bank        Accountants and Public Accounting Firm in
                                                                                                                     (“POJK 15/2024”).                                      Financial Services Activities (“POJK 9/2023”).
The year 2025 marks a significant milestone for Superbank, a period where strengthening a robust Good             • Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14/        • Regulation of the Financial Services Authority
Corporate Governance (GCG) system has become our top priority. Amidst the evolving challenges of the                 SEOJK.03/2025 tentang Penerapan Tata Kelola            Number 15 Year 2024 regarding Integrity for Bank’s
banking industry, Superbank believes that integrity is the key to sustainability. As a strategic preparation in      Bagi Bank Umum (“SEOJK 14/2025”).                      Financial Report (“POJK 15/2024”).
2025 for our Initial Public Offering, we have comprehensively strengthened our GCG framework to ensure            • Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/             • Circular Letter of the Financial Services
solid transparency and accountability. This initiative stands as a testament to our commitment to creating           POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan                 Authority Number 14/SEOJK.03/2025 regarding
long-term value for both existing and prospective shareholders. With a strong governance foundation, we are          Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik (“POJK         implementation of Governance (“SEOJK 14/2025)
poised to mitigate risks and drive stable growth, ensuring Superbank continues to innovate and deliver its           33/2014”).                                          • Financial Services Authority Regulation Number
best services.                                                                                                    • Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 34/                33/POJK.04/2014 regarding Board of Directors
                                                                                                                     POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan               and Board of Commissioners of Issuers or Public
Sepanjang tahun 2025, Superbank berhasil                 Throughout 2025, Superbank successfully validated           Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik               Companies (“POJK 33/2014”).
memvalidasi efektivitas pelaksanaan tata kelola          the effectiveness of its corporate governance               (“POJK 34/2014”).                                   • Financial Services Authority Regulation Number
perusahaan melalui Hasil Self-Assessment Tata            implementation through the Corporate Governance          • Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 55/                34/POJK.04/2014 regarding Nominating and
Kelola Perusahaan Semester I dan II yang berada          Self-Assessment Results for Semesters I and II, which       POJK.04/2015      tentang    Pembentukan     dan       Remuneration Committee of Issuers or Public
pada Peringkat 2. Capaian ini menjadi bukti atas         achieved a Rank 2 rating. This achievement serves           Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit (“POJK          Companies (“POJK 34/2014”).
tingkat kematangan dan kepatuhan sistem GCG Bank.        as evidence of the maturity and compliance level of         55/2015”).                                          • Financial Services Authority Regulation Number
Menanggapi hasil positif ini dan dalam semangat          the Bank’s GCG system. Responding to this positive       • Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/                55/POJK.04/2015 regarding Establishment and
transformasi berkelanjutan, Superbank tidak berhenti     result and in the spirit of continuous transformation,      POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan            Implementation Guidelines of Audit Committee
berpuas diri. Superbank terus meluncurkan langkah-       Superbank did not rest on its laurels. Superbank            Benturan Kepentingan (“POJK 42/2020”).                 Work (“POJK 55/2015”).
langkah sistematis yang terfokus pada peningkatan        continued to launch systematic steps focused on                                                                 • Financial Services Authority Regulation Number 42/
efisiensi operasional secara menyeluruh.                 enhancing overall operational efficiency.                                                                          POJK.04/2020 regarding Affiliated Transactions
                                                                                                           224                                                              and Conflicts of Interest (“POJK 42/2020”). 225
Page 114
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                        Good Corporate Governance Report


•    Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/            •    Financial     Services    Authority    Regulation         Struktur ini tidak hanya memenuhi ketentuan              This structure not only complies with regulatory
     POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan              Number 17/POJK.04/2020 regarding Material                 regulasi mengenai keseimbangan jumlah anggota            requirements regarding the balance of members
     Perubahan Kegiatan Usaha (“POJK 17/2020”).               Transactions and Change of Business Activities            terhadap Direksi, namun juga dirancang untuk             relative to the Board of Directors but is also
•    Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 31/                 (“POJK 17/2020”).                                         memperkuat tata kelola perusahaan terbuka yang           designed to reinforce transparent and accountable
     POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Atas Informasi     •    Financial Services Authority Regulation Number            transparan dan akuntabel.                                governance for a public company.
     atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan          31/POJK.04/2015       regarding   Disclosure   of         Sepanjang tahun 2025, fungsi pengawasan Dewan            Throughout 2025, the Board of Commissioners’
     Publik (“POJK 31/2015”).                                 Material Information or Facts by Issuers or Public        Komisaris berjalan efektif melalui dukungan Komite       supervisory function operated effectively,
•    Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/                 Companies (“POJK 31/2015”).                               Audit, Komite Pemantau Risiko, serta Komite              supported by the Audit Committee, Risk Oversight
     POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan          •    Financial Services Authority Regulation Number            Nominasi dan Remunerasi. Sinergi ini memastikan          Committee, and Nominating and Remuneration
     Emiten atau Perusahaan Publik (“POJK 35/2014”).          35/POJK.04/2014 regarding Corporate Secretary             pengawasan yang ketat atas kinerja Direksi,              Committee. This synergy ensured rigorous
•    Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 8/                  of Issuers or Public Companies (“POJK 35/2014”).          realisasi Rencana Bisnis Bank, serta keandalan           oversight of the Board of Directors’ performance,
     POJK.04/2015 tentang Situs Web Emiten atau          •    Financial Services Authority Regulation Number            infrastruktur teknologi informasi. Langkah ini           the realization of the Bank’s Business Plan,
     Perusahaan Publik (“POJK 8/2015”).                       8/POJK.04/2015 regarding Website of Issuers or            diambil untuk menjaga kepercayaan investor dan           and the reliability of information technology
                                                              Public Companies (“POJK 8/2015”).                         memastikan fungsi kepatuhan berjalan seiring             infrastructure. These measures were undertaken
                                                                                                                        dengan pertumbuhan bisnis Bank.                          to maintain investor confidence and ensure that
                                                                                                                                                                                 the compliance function operates in tandem with
                                                                                                                                                                                 the Bank’s business growth.
LAPORAN HASIL PENILAIAN SENDIRI (SELF-ASSESSMENT) PENERAPAN TATA KELOLA TAHUN 2025
SELF-ASSESSMENT REPORT ON THE IMPLEMENTATION OF CORPORATE GOVERNANCE FOR THE YEAR                                    3. Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-            3. Completeness and implementation of the duties of
2025                                                                                                                    Komite                                                  the Committee
                                                                                                                        Sebagai wujud komitmen terhadap prinsip Tata            Driven by our commitment to Good Corporate
Transformasi Superbank menjadi perusahaan publik         Superbank’s transformation into a public company               Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) bagi Bank             Governance (GCG), Superbank has actively
melalui Penawaran Umum Perdana Saham pada                through the Initial Public Offering in 2025 demands            Umum, Superbank telah memberdayakan Komite              strengthened the roles of our Audit Committee,
tahun 2025 menuntut standar transparansi dan             higher standards of transparency and accountability.           Audit, Komite Pemantau Risiko, serta Komite             Risk Oversight Committees, and Nominating and
akuntabilitas yang lebih tinggi. Menjawab tantangan      Addressing this strategic challenge, the GCG self-             Nominasi dan Remunerasi di bawah naungan                Remuneration Committee under the Board of
strategis tersebut, hasil self-assessment pelaksanaan    assessment results for Semester I and Semester II              Dewan Komisaris. Pelaksanaan tugas komite-              Commissioners. Throughout 2025, we ensured
GCG pada Semester I dan Semester II tahun 2025           of 2025 demonstrate that Superbank has, overall,               komite tersebut pada tahun 2025 telah sepenuhnya        their activities were fully in line with the latest
menunjukkan bahwa Superbank secara keseluruhan           implemented Governance principles with a ‘Good’                diselaraskan     dengan     standar    kepatuhan        standards, including the updated meeting
telah mengimplementasikan prinsip-prinsip Tata           rating. This achievement not only confirms our                 terbaru, termasuk penyesuaian intensitas rapat          schedules required by POJK No. 17/2023. This
Kelola dengan predikat baik. Pencapaian ini tidak        compliance with applicable regulations but also                sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas             high level of committee performance provides
hanya menegaskan kepatuhan kami terhadap regulasi        stands as proof of the Bank’s continuous commitment            Jasa Keuangan No. 17/2023 tentang Penerapan             our Board of Commissioners with a solid base to
yang berlaku, tetapi juga menjadi bukti komitmen         to maintaining the quality of governance practices             Tata Kelola bagi Bank Umum. Melalui efektivitas         guide the Board of Directors, prioritizing the risk
berkelanjutan Bank dalam menjaga kualitas praktik tata   as a fundamental pillar of operations post-IPO. The            kinerja komite, Dewan Komisaris memperoleh              mitigation and internal controls that are essential
kelola sebagai pilar fundamental operasional pasca-      following is a description of the GCG implementation           landasan yang kokoh dalam memberikan arahan             to our post- IPO journey.
Penawaran Umum Perdana Saham. Berikut adalah             achievements in Semester II of 2025, based on 15               kepada Direksi, khususnya terkait mitigasi risiko
uraian pencapaian pelaksanaan GCG pada semester II       relevant GCG assessment aspects in accordance                  dan pengendalian internal yang menjadi prioritas
tahun 2025 berdasarkan 15 aspek penilaian GCG yang       with the stipulations of OJK Circular Letter No. 14/           utama pasca-IPO.
relevan sesuai dengan ketentuan Surat Edaran OJK         SEOJK.03/2025 concerning the Implementation of
No. 14/SEOJK.03/2025 tentang Penerapan Tata Kelola       Governance for Commercial Banks.                            4. Penanganan Benturan Kepentingan                      4. Conflict of Interest Handling
bagi Bank Umum.                                                                                                         Berangkat dari semangat kepatuhan, Satuan Kerja         Driven by a culture of compliance, Superbank’s
                                                                                                                        Kepatuhan Superbank telah memperbarui Kebijakan         Compliance Unit has updated our Conflict of
1.   Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi        1.   Implementation of Board of Directors roles and            Benturan Kepentingan agar tetap relevan dengan          Interest Policy to stay aligned with POJK 17/2023.
     Komposisi      Direksi    Superbank      disusun         responsibilities                                          standar POJK 17/2023. Pembaruan ini merupakan           This update is part of our effort to boost operational
     berlandaskan prinsip tata kelola yang pruden,            The composition of Superbank’s Board of Directors         langkah nyata kami dalam menjaga integritas dan         integrity and transparency, ensuring that every
     memastikan adanya keseimbangan keahlian                  is established upon prudent governance principles,        transparansi operasional, guna memastikan setiap        action we take is rooted in ethics and the law.
     yang esensial dalam memimpin Bank. Setiap                ensuring a balance of expertise essential for             keputusan yang diambil selalu berlandaskan etika        Our assessments throughout 2025 showed no
     anggota Direksi berkomitmen menjunjung tinggi            steering the Bank. Each Board member upholds              bisnis dan hukum yang berlaku.                          conflicts of interest, confirming that our policies
     integritas, kompetensi profesional, serta rekam          the highest standards of integrity, professional          Berdasarkan hasil asesmen sepanjang tahun               are working effectively. This success is a direct
     jejak keuangan yang solid dalam menjalankan              competence, and a solid financial reputation,             2025, tidak ditemukan adanya kasus benturan             result of the strong commitment from our Board of
     kepengurusan Bank, sesuai dengan Anggaran                bearing full responsibility for managing the Bank         kepentingan dalam operasional Bank. Hal ini             Commissioners, Board of Directors, and Executive
     Dasar dan peraturan perundang-undangan yang              in accordance with the Articles of Association            membuktikan bahwa kebijakan yang ada telah              Officers to lead with integrity and professionalism,
     berlaku. Melalui mekanisme Rapat Direksi yang            and applicable laws and regulations. Through              berjalan efektif, didukung oleh komitmen kuat dari      values that remain our top priority as a public
     terjadwal, Direksi menetapkan arah strategis dan         scheduled Board Meetings, the Directors determine         Dewan Komisaris, Direksi, serta Pejabat Eksekutif       company.
     melakukan pengawasan kinerja secara berkala.             strategic direction and monitor performance               untuk menjalankan tanggung jawab mereka secara
     Seluruh keputusan strategis diambil melalui              strictly. All strategic decisions are made following      profesional dan penuh integritas, sebuah standar
     prosedur yang berlaku di Superbank.                      the applicable procedures of Superbank.                   yang terus kami jaga sebagai perusahaan terbuka.

2. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan            2. Implementation of Board of Commissioners roles           5. Penerapan Fungsi Kepatuhan                           5. Implementation of the Compliance Function
   Komisaris                                                and responsibilities                                        Untuk memperkuat budaya kepatuhan di seluruh            To weave compliance into the fabric of our
   Menyertai langkah strategis Superbank pada               Accompanying Superbank’s strategic move                     lini, Satuan Kerja Kepatuhan Superbank secara           daily operations, Superbank’s Compliance Unit
   tahun 2025, komposisi Dewan Komisaris yang               in 2025, the composition of the Board of                    rutin menggelar program pelatihan yang mencakup         consistently runs training programs on anti-
   beranggotakan 3 (tiga) orang telah disusun secara        Commissioners, consisting of 3 (three) members,             aspek     kepatuhan,   anti-penyuapan,   hingga         bribery, compliance, and anti-money laundering.
   cermat.                                                  has been meticulously established.                          pencegahan pencucian uang.
                                                                                                             226                                                                                                                  227
Page 115
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                        Good Corporate Governance Report


     Kami juga memantau setiap sanksi regulator               We stay on top of regulatory sanctions with              kinerja historis Superbank, standar regulasi              of Superbank’s operations, covering everything
     secara berkesinambungan dan segera melakukan             continuous monitoring and proactive fixes to             terbaru, serta rencana bisnis strategis kami ke           from risk identification to control. This is all backed
     langkah perbaikan demi memastikan tidak ada              prevent any recurring issues.                            depan. Sesuai dengan skala dan kompleksitas               by a reliable risk management information system,
     pelanggaran yang berulang.                               In line with our commitment to transparency,             bisnis Superbank, proses identifikasi, pengukuran,        ensuring that our management team receives
     Sejalan dengan transparansi laporan kami, Laporan        the Compliance Director’s Report for the second          pemantauan, hingga pengendalian risiko dilakukan          timely and accurate risk reports to support
     Pelaksanaan Tugas Direktur Kepatuhan untuk               half of 2025 has been submitted to the OJK as            secara menyeluruh. Seluruh proses ini didukung            informed decision-making.
     Semester II 2025 telah disampaikan kepada OJK,           required. Furthermore, there were no changes to          oleh sistem informasi manajemen risiko yang
     sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu,        the position of Director of Compliance in 2025.          andal, yang memungkinkan kami melaporkan profil
     tidak terdapat perubahan pada posisi Direktur                                                                     risiko secara berkala kepada manajemen secara
     Kepatuhan sepanjang tahun 2025.                                                                                   akurat dan transparan.

6. Penerapan Fungsi Audit Internal                       6. Implementation of Internal Audit Function               9. Penerapan Remunerasi                                  9. Remuneration Implementation
   Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) Superbank             Superbank’s Internal Audit Unit (SKAI) is built on         Superbank mengelola tata kelola remunerasi               At Superbank, our remuneration governance
   dibangun di atas struktur yang independen                an independent structure and led by seasoned               dengan berlandaskan pada regulasi OJK,                   follows OJK regulations and is built on a structured
   dan dipimpin oleh para tenaga profesional di             professionals. This setup ensures that all Bank            yang diperkuat oleh kerangka kebijakan yang              policy framework. We back this up with oversight
   bidangnya. Struktur ini memastikan seluruh               operations are overseen objectively. In carrying out       terstruktur. Kami memastikan sistem ini berjalan         and clear information disclosure to ensure
   operasional Bank diawasi secara objektif. Dalam          its duties, SKAI is backed by a solid audit charter,       optimal melalui pengawasan dan transparansi              everything remains transparent and fair.
   menjalankan tugasnya, SKAI didukung oleh piagam          meticulous planning, and seamless coordination             informasi yang memadai bagi seluruh pemangku
   audit, perencanaan audit yang matang, serta              with external auditors to ensure comprehensive             kepentingan.
   koordinasi yang solid dengan auditor eksternal           oversight.                                                                                                       10. Funding to Related Parties and Large Exposures
   untuk memastikan pengawasan yang menyeluruh.             Overall, Superbank’s Internal Audit performance         10. Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait dan                 In distributing funds, Superbank takes a cautious
   Secara keseluruhan,        kinerja Audit Internal        has met all regulatory standards and has become a           Penyediaan Dana Besar                                    and disciplined approach to lending. We have set
   Superbank telah memenuhi standar regulasi dan            vital pillar in strengthening our governance and risk       Dalam    hal   penyaluran     dana,   Superbank          our own internal limits for related parties and major
   menjadi pilar penting dalam memperkuat tata kelola       management. SKAI plays a crucial role in ensuring           menerapkan prinsip kehati-hatian yang ketat. Kami        borrowers that are even more conservative than
   dan manajemen risiko. Peran SKAI sangat krusial          that transparency and accountability remain at the          menetapkan batasan internal untuk pihak terkait          the OJK’s legal lending limits (BMPK). To stay ahead
   dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas          heart of everything we do.                                  dan debitur utama dengan pendekatan yang                 of any regulatory risks, our Risk Management
   tetap terjaga.                                                                                                       lebih konservatif dibandingkan batas BMPK dari           Division constantly monitors fund exposures and
                                                                                                                        OJK. Sebagai langkah mitigasi, Divisi Manajemen          reports directly to the Board of Directors.
7.   Penerapan fungsi Audit Eksternal                    7.   Implementation of the External Audit Function             Risiko memantau eksposur dana secara rutin dan           When it comes to significant lending decisions,
     Superbank telah menunjuk Kantor Akuntan Publik           Superbank has appointed Siddharta Widjaja &               melaporkannya langsung kepada Direksi untuk              we ensure they are made independently and
     (KAP) Siddharta Widjaja & Rekan (KPMG Indonesia)         Rekan (KPMG Indonesia) as our external auditor,           mencegah risiko pelanggaran regulasi.                    objectively, free from any outside influence or
     sebagai auditor eksternal kami. Penunjukan ini           ensuring full compliance with OJK regulations and         Kami memastikan setiap keputusan penyaluran              intervention, in strict accordance with our Credit
     dilakukan sesuai dengan ketentuan OJK serta              professional auditing standards. This appointment         dana dalam jumlah signifikan diambil secara              Authority Policy. We also continuously review our
     standar profesional audit, dengan memastikan             was based on their proven capacity and legal              independen dan objektif, tanpa intervensi dari           policies to ensure they stay relevant to the evolving
     bahwa KAP yang terpilih memiliki kapasitas,              standing, and was finalized through our formal            pihak mana pun, sesuai dengan Kebijakan Batas            market conditions and the latest regulatory
     legalitas, dan rekam jejak yang kredibel. Seluruh        approval procedures.                                      Kewenangan Keputusan Kredit. Selain itu, kami            standards.
     proses pemilihan juga telah melalui prosedur             Both the Public Accountant and the firm operate           secara konsisten mengevaluasi dan memperbarui
     persetujuan internal yang berlaku.                       with complete independence, strictly following the        kebijakan internal agar tetap sejalan dengan
     Dalam menjalankan tugasnya, baik Akuntan Publik          guidelines set in POJK 9/2023. Our auditors also          dinamika pasar dan regulasi terbaru.
     (AP) maupun KAP bekerja secara independen                maintain direct communication with regulators                                                                  11. Reporting Integrity and Information Technology
     dan sepenuhnya patuh pada ketentuan POJK                 to ensure every report is accurate and up to          11. Integritas Pelaporan dan Sistem Teknologi                Systems
     9/2023. Auditor kami juga menjalin komunikasi            standard. For the 2025 fiscal year, the Board of          Informasi                                                At Superbank, we uphold the highest standards
     langsung dengan regulator guna menjamin akurasi          Commissioners has officially approved Susanto,            Superbank berkomitmen penuh dalam menjaga                of integrity in our reporting and IT management
     pelaksanaan audit serta ketepatan pelaporan.             CPA, from KAP Siddharta Widjaja & Rekan to lead           integritas pelaporan serta pengelolaan sistem TI         through a transparent framework that stays
     Untuk audit tahun buku 2025, Dewan Komisaris             our audit process.                                        melalui kerangka kebijakan yang transparan dan           strictly in line with OJK regulations. We ensure our
     telah menyetujui penunjukan Susanto, CPA,                                                                          selaras dengan regulasi OJK. Informasi keuangan          financial updates are consistently shared through
     dari KAP Siddharta Widjaja & Rekan sebagai                                                                         kami sampaikan secara konsisten melalui saluran          official channels, including our website, to keep
     penanggung jawab audit kami.                                                                                       resmi, seperti situs web perusahaan untuk                information accessible and accountable for all
                                                                                                                        menjamin kemudahan akses dan akuntabilitas bagi          stakeholders.
8. Penerapan Manajemen Risiko termasuk Sistem            8. Implementation of Risk Management including                 seluruh pemangku kepentingan.                            To bolster our system’s security and reliability, we
   Pengendalian Internal                                    Internal Control System                                     Selain itu, guna memperkuat keamanan dan                 do not just follow POJK requirements, we actively
   Di Superbank, manajemen risiko bukan sekadar             At Superbank, risk management is woven into the             keandalan sistem, kami memastikan seluruh                invest in our people. We conduct regular training
   prosedur, melainkan bagian integral dari strategi        way we do business. Our Risk Management Policy              operasional TI memenuhi standar POJK yang                for our staff on the latest in information security
   bisnis kami. Seluruh kebijakan, pedoman, hingga          serves as the foundation for all our guidelines and         berlaku. Kami juga rutin membekali tim kami dengan       and technology, ensuring our digital environment
   SOP di setiap lini mengacu pada Kebijakan                SOPs, and we review it regularly to ensure it stays         pelatihan keamanan informasi dan teknologi               remains robust and secure.
   Manajemen Risiko yang kami evaluasi secara               aligned with both regulatory updates and the                terkini, demi menjaga ekosistem perbankan digital
   berkala. Hal ini memastikan bahwa langkah kami           latest market trends.                                       yang aman dan terpercaya.
   tidak hanya patuh pada regulasi, tetapi juga             We define our boundaries through a clear Risk                                                                    12. Bank Strategic Plan
   tetap relevan dengan dinamika pasar yang terus           Appetite and Risk Tolerance framework. In the           12. Rencana Strategis Bank                                   Superbank’s strategic plan is outlined in the
   berubah.                                                 second half of 2025, we refreshed these limits to           Rencana strategis Superbank tertuang di dalam            Bank Business Plan (RBB), which is formulated
   Kami telah menetapkan batasan risiko yang jelas          better reflect our historical performance, current          Rencana Bisnis Bank (RBB) yang disusun secara            realistically, comprehensively, and measurably,
   melalui Risk Appetite dan Risk Tolerance. Pada           regulations, and our strategic goals for the future.        realistis, komprehensif, dan terukur, serta telah        and has been processed based on the prevailing
   Semester II tahun 2025, kami telah meninjau              Our approach is tailored to the scale and complexity        diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku.           regulations.
   kembali batasan ini dengan mempertimbangkan                                                              228                                                                                                                     229
Page 116
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                              Good Corporate Governance Report


    Direksi melaksanakan RBB, dan bersama dengan             The Board of Directors implements the RBB                     keuangan jangka panjang, sekaligus memperkuat               while strengthening internal alignment with
    Dewan Komisaris yang memantau pencapaiannya              and, together with the Board of Commissioners,                keselarasan internal dengan harapan regulasi.               regulatory expectations.
    serta menyampaikan laporan realisasi pencapaian          monitors its achievements and submits quarterly               Sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan                    Our commitment to social responsibility is driven
    RBB setiap kuartal kepada OJK.                           reports on the realization of RBB achievements to             lingkungan,    Superbank    fokus    mendorong              by a mission to empower the underserved. We
                                                             OJK.                                                          inklusi keuangan bagi masyarakat yang belum                 allocate our resources to bridge the gap in financial
13. Aspek Pemegang Saham                                                                                                   terjangkau layanan perbankan (underserved).                 inclusion, supporting SMEs, providing innovative
    Superbank memegang teguh komitmen terhadap           13. Shareholders Aspect                                           Kami mendedikasikan sumber daya kami untuk                  funding solutions for startups, and expanding
    tata kelola perusahaan yang berintegritas. Bagi          At Superbank, we are deeply committed to                      memperkuat sektor UMKM, menyediakan solusi                  access to inclusive banking across Indonesia.
    kami, mengutamakan kepentingan pemegang                  high standards of governance. By prioritizing                 pembiayaan yang inovatif bagi startup, serta
    saham, menjaga transparansi dalam setiap aksi            shareholder interests, maintaining transparency               memperluas akses keuangan yang inklusif di
    korporasi, dan patuh terhadap regulasi adalah            in our corporate actions, and staying strictly                seluruh Indonesia.
    kunci utama untuk mendorong pertumbuhan yang             compliant, we aim to drive sustainable growth
    berkelanjutan. Hal ini penting guna memastikan           while keeping the trust of our stakeholders.
    kepercayaan para pemangku kepentingan tetap              To    uphold    this   commitment,       Superbank        TINDAK LANJUT PERBAIKAN                                      FOLLOW-UP IMPROVEMENTS
    terjaga seiring dengan perkembangan Superbank.           has implemented a dedicated Shareholder                   Superbank terus berkomitmen memperkuat praktik               Superbank is dedicated to continuously elevating our
    Sebagai langkah nyata dalam menjaga komitmen             Communication and Interaction Policy. This                tata kelola di setiap lini penilaian secara berkelanjutan.   governance standards across all assessment areas.
    tersebut, kami mengimplementasikan Kebijakan             framework ensures we maintain a strong, open, and         Upaya ini merupakan langkah strategis kami dalam             Our goal is to build a rock-solid governance foundation
    Komunikasi dan Interaksi Pemegang Saham.                 professional relationship with all our shareholders       membangun fondasi tata kelola yang kokoh dan                 that will power Superbank’s future growth and long-
    Kebijakan ini menjadi jembatan bagi Superbank            as we move forward together.                              tangguh guna mengawal pertumbuhan Superbank                  term success.
    untuk menjalin hubungan yang harmonis, terbuka,                                                                    yang progresif di masa depan.
    dan profesional dengan seluruh pemegang saham
    kami.

14. Penerapan Strategi Anti-Fraud Termasuk Anti          14. Implementation of Anti-Fraud Strategy Including
    -Bribery                                                 Anti-Bribery
    Superbank berkomitmen penuh menjalankan                  Superbank is deeply committed to a consistent
    strategi anti-fraud dan Anti-Bribery secara              anti-fraud and anti-bribery strategy, ensuring that
    konsisten demi menjaga kepercayaan para                  the trust of our shareholders is backed by sound
    pemegang saham. Kami memastikan pertumbuhan              and sustainable financial principles. We maintain
    yang stabil dan berkelanjutan dengan menjunjung          stability and steady growth by strictly adhering
    tinggi prinsip keuangan yang sehat serta tata            to our credit policies and upholding the highest
    kelola perusahaan yang baik di setiap aktivitas          standards of Good Corporate Governance across
    operasional.                                             all operations.
    Integritas kami wujudkan melalui kebijakan kredit        Our commitment to integrity is reflected in our
    yang ketat serta praktik pengadaan barang dan            transparent and ethical procurement practices,
    jasa yang transparan, etis, dan bebas dari segala        which are strictly free from bribery and any form
    bentuk penyuapan atau gratifikasi. Dengan                of improper influence. By maintaining a zero-
    menanamkan budaya zero tolerance terhadap                tolerance policy toward unethical conduct, we
    praktik yang tidak etis, Superbank memastikan            ensure that every business decision is made
    bahwa setiap keputusan bisnis diambil secara             objectively to protect the long-term interests of
    objektif demi kepentingan jangka panjang seluruh         our stakeholders.
    pemangku kepentingan.


15. Penerapan Keuangan Berkelanjutan Termasuk            15. Implementation of Sustainable Finance Including
    Penerapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan               the      Implementation      of    Corporate     Social
    Superbank      berkomitmen         penuh     untuk       Responsibility
    mengintegrasikan praktik keuangan berkelanjutan          At Superbank, sustainability is at the core of our
    ke dalam strategi bisnis jangka pendek maupun            business strategy. We’ve successfully integrated
    jangka panjang. Inisiatif ini kami wujudkan              sustainable finance practices into both our short-
    melalui berbagai program prioritas, mulai dari           term goals and long-term vision. This includes
    peningkatan literasi keuangan, penerapan                 everything from boosting financial literacy and
    operasional kantor ramah lingkungan, hingga              going green in our offices to developing sustainable
    pengembangan produk keuangan berkelanjutan.              financial products and building our team’s expertise
    Kami juga terus memperkuat kapasitas internal            in ESG (Environmental, Social, and Governance)
    agar prinsip keberlanjutan menjadi bagian dari           principles. In 2025, Superbank began laying the
    budaya kerja kami. Pada tahun 2025, Superbank            groundwork for climate risk governance through
    mulai meletakkan dasar untuk tata kelola                 the development of its Climate Risk Management
    risiko iklim melalui pengembangan pedoman                & Scenario (CRMS) guidelines and the execution of
    Manajemen dan Skenario Risiko Iklim (CRMS)               its first climate risk stress test. This early exercise
    dan pelaksanaan uji stres risiko iklim pertamanya.       offered measured insights into the potential
    Latihan awal ini memberikan wawasan terukur              influence of climate-related scenarios on portfolio
    tentang potensi pengaruh skenario terkait iklim          resilience and long-term financial sustainability,
    terhadap ketahanan portofolio dan keberlanjutan                                                            230                                                                                                                      231
Page 117
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                                                          Good Corporate Governance Report

Penyempurnaan Praktek Tata Kelola Selama Tahun 2025                                                                      Kerangka Tata Kelola
Improvement of Governance Practices During 2025                                                                          Governance Framework

Dalam upaya memperkuat kualitas tata kelola                 In an effort to enhance our governance quality and           Tata kelola di Superbank bukan sekadar pemenuhan                              At Superbank, governance is more than just a matter
serta memastikan kepatuhan penuh terhadap                   ensure full compliance with the regulatory framework         kewajiban, melainkan kerangka strategis yang kami                             of compliance, it is a strategic framework we have built
regulasi bagi perusahaan perbankan dan emiten,              for both the banking sector and listed issuers,              bangun untuk memastikan pertumbuhan yang etis                                 to ensure ethical and sustainable growth. Through a
Superbank telah melaksanakan serangkaian inisiatif          Superbank implemented a series of strategic initiatives      dan berkelanjutan. Melalui struktur yang terdefinisi                          well-defined structure, we ensure that every decision
strategis sepanjang tahun 2025 sebagai berikut:             throughout 2025, as follows:                                 dengan baik, kami memastikan setiap keputusan                                 is transparent and future-oriented. Anchored by
                                                                                                                         diambil secara transparan dan berorientasi pada                               the General Meeting of Shareholders (GMS) as the
                                                                                                                         masa depan. Berlandaskan otoritas tertinggi pada                              highest authority, and led by the collective leadership
1.   Optimalisasi Piagam Komite: Superbank juga melakukan pembaruan pada Piagam Komite Audit serta
                                                                                                                         Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) serta                                        of a credible Board of Commissioners and Board of
     Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi. Hal ini dilakukan untuk memenuhi persyaratan transparansi
                                                                                                                         kepemimpinan kolektif Dewan Komisaris dan                                     Directors, we have created an oversight system that
     sebagai perusahaan terbuka.
                                                                                                                         Direksi yang kredibel, kami menciptakan sistem                                is highly adaptive to the dynamics of the banking
                                                                                                                         pengawasan yang adaptif terhadap dinamika industri                            industry. This synergy strengthens stakeholder trust
     Committee Charter Optimization: Superbank also updated the Charters for the Audit Committee and
                                                                                                                         perbankan. Sinergi ini memperkuat kepercayaan                                 and serves as the primary foundation for Superbank
     the Nominating and Remuneration Committee. These updates were designed to meet the transparency
                                                                                                                         pemangku kepentingan dan menjadi fondasi utama                                to deliver innovation and a competitive edge as a
     requirements of a public company.
                                                                                                                         bagi Superbank dalam menghadirkan inovasi dan                                 public company.
                                                                                                                         keunggulan kompetitif sebagai perusahaan terbuka.
2. Pembentukan Piagam dan Kebijakan baru: Piagam dan kebijakan baru dibentuk sehubungan dengan adanya
   Penawaran Umum Perdana Saham Superbank yang antara lain meliputi Piagam Sekretaris Perusahaan,                        Diagram dibawah ini adalah struktur tata kelola yang                          The diagram below visually illustrates Superbank’s
   Kebijakan Shares Transaction & Blackout Period, Pedoman Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan,                  berlaku di Superbank.                                                         integrated and dynamic governance architecture.
   Pedoman Transaksi Material, serta SOP Keterbukaan Informasi dan Fakta Material.

     Establishment of New Charters and Policies: Following Superbank’s Initial Public Offering, we established                                                          Rapat Umum Pemegang Saham
     several new charters and policies to safeguard our integrity as a public company. These include the                                                                General Meeting of Shareholders
     Corporate Secretary Charter, the Shares Transaction & Blackout Period Policy, the Guidelines for Affiliated
     Transactions and Conflicts of Interest, the Guidelines for Material Transactions, and SOPs for the Disclosure                   Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan                                     Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
                                                                                                                                      Annual General Meeting of Shareholders                              Extraordinary General Meeting of Shareholders
     of Information and Material Facts.
                                                                                                                                             1x setahun I 1x in a year                                      Kapan saja dibutuhkan I anytime required

3. Pembaruan Kebijakan Benturan Kepentingan: Kebijakan Benturan Kepentingan diperbaharui untuk
   memperluas subjek kebijakan dengan memasukkan Calon Pihak Bank, memperjelas mekanisme
                                                                                                                                               Dewan Komisaris                                                                    Direksi
   pengungkapan benturan kepentingan, memperkenalkan Approval Matrix untuk deklarasi benturan
                                                                                                                                         Board of Commissioners (BOC)                                                     Board of Directors (BOD)
   kepentingan, serta memberikan kejelasan mengenai kewajiban pengungkapan secara tertulis untuk
   kondisi yang memerlukan evaluasi lebih lanjut. Pembaruan ini juga menegaskan tanggung jawab karyawan
   dan unit terkait dalam pengelolaan benturan kepentingan.                                                                     Rapat Dewan Komisaris                Rapat Dewan Komisaris dan                  Rapat Direksi
                                                                                                                                BOC Meeting                          Direksi                                    BOD Meeting
     Conflict of Interest Policy Update: The Conflict of Interest Policy has been updated to expand the subjects                • dua bulanan I Bi-Monthly           BOC and BOD Meeting                        • Bulanan I Monthly
     of the policy by including Prospective Bank Parties, clarify the conflict of interest disclosure mechanism,                • Ad-hoc                             • Quarterly                                • Ad-hoc
     introduce an Approval Matrix for conflict of interest declarations, and provide clarity regarding the                                                           • Ad-hoc
                                                                                                                                                                                                                Sekretaris Rapat
     obligation for written disclosure for conditions requiring further evaluation. This update also emphasizes             Sekretaris Rapat
                                                                                                                                                                                                                Meeting Secretary
     the responsibilities of employees and related units in managing conflicts of interest.                                 Meeting Secretary
                                                                                                                                                                                                                Sekretaris Perusahaan I Corporate Secretary
                                                                                                                            Sekretaris Perusahaan I Corporate Secretary

                                                                                                                       Komite Audit      Komite Pe-          Komite             CPC              CC           ALCO           RMC            VMC          FMC            ITSC
                                                                                                                          Audit         mantau Risiko     Nominasi dan
                                                                                                                        Committee       Risk Oversight     Remunerasi
                                                                                                                                                                             CEO (Chair)     CEO (Chair)    CEO (Chair)   CEO (Chair)    Finance       CEO (Chair)   CEO (Chair)
                                                                                                                                          Committee      Nominating and
                                                                                                                                                          Remuneration                                                                   Director
                                                                                                                                                            Committee

                                                                                                                      Anggota min.      Anggota min.     Anggota min.        Meeting         Meeting        Meeting       Meeting        Meeting       Meeting       Meeting
                                                                                                                      3 dengan          3 dengan         3 dengan            Secretary:      Secretary:     Secretary:    Secretary:     Secretary:    Secretary:    Secretary:
                                                                                                                      Komisaris         Komisaris        Komisaris           Head of                        Treasury &    Head           Procurement   Fraud Risk    Head of
                                                                                                                      Independen        Independen       Independen          Credit Policy                  AML Head      of Risk        Head          Lead          TPM
                                                                                                                      (ketua)           (ketua)          (ketua)                                                          Governance
                                                                                                                      Min. 3            Min. 3           Min.3                                                            and Model
                                                                                                                      members with      members with     members with                                                     Validation
                                                                                                                      independent       independent      independent
                                                                                                                      Commissioner      Commissioner     Commissioner
                                                                                                                      (chair)           (chair)          (chair)




                                                                                                               232                                                                                                                                                         233
Page 118
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                            Good Corporate Governance Report


                                       Rapat Umum Pemegang Saham
                                       General Meeting of Shareholders

                                       PEMEGANG SAHAM*                                         SHAREHOLDERS*

                                       Superbank menjunjung tinggi prinsip kesetaraan          Superbank is deeply committed to the principles
                                       (equal treatment) dan keadilan bagi seluruh             of equity and fairness for all shareholders, whether
                                       pemegang saham, baik investor individu maupun           individual or institutional. We ensure that every
                                       badan hukum. Kami memastikan setiap pemegang            shareholder has equal rights to exercise their role, as
                                       saham memiliki hak yang setara untuk berpartisipasi     guaranteed by prevailing laws and the Superbank’s
                                       dan menjalankan perannya, sesuai dengan mandat          Articles of Association. This commitment ensures
                                       peraturan perundang-undangan serta Anggaran             that the voices and interests of every investor are
                                       Dasar Superbank. Komitmen ini merupakan fondasi         respected and protected.
                                       kami dalam menghargai aspirasi dan melindungi
                                       kepentingan setiap investor tanpa terkecuali.

                                       RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM                               GENERAL MEETING OF SHAREHOLDERS

                                       Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) adalah                 The General Meeting of Shareholders (GMS) serves
                                       otoritas tertinggi di Superbank sekaligus forum         as the highest authority within Superbank and is the
                                       strategis bagi pemegang saham untuk mengambil           official forum for shareholders to discuss and decide
                                       keputusan krusial terkait arah kebijakan Bank.          on key strategic policies. As a public company, we
                                       Sebagai perusahaan terbuka, kami memfasilitasi          facilitate GMS to ensure broad accessibility and
                                       penyelenggaraan RUPS secara transparan dan              transparency. The GMS plays a vital role in upholding
                                       inklusif. RUPS menjadi instrumen vital dalam            accountability and active participation, ensuring that
                                       mewujudkan akuntabilitas dan partisipasi aktif,         our decision-making process remains robust and
                                       memastikan bahwa setiap keputusan besar diambil         aligned with our long-term goals.
                                       demi pertumbuhan jangka panjang Bank yang sehat.

                                       PELAKSANAAN RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM                   GENERAL   MEETING                OF      SHAREHOLDERS
                                                                                               CONVENTION

                                       Pada     tahun    2025,      Superbank      telah       In 2025, Superbank convened the Annual General
                                       menyelenggarakan RUPS Tahunan (RUPST) dan               Meeting of Shareholders (AGMS) and did not hold
                                       tidak menyelenggarakan RUPS Luar Biasa (RUPS LB).       an Extraordinary General Meeting of Shareholders
                                                                                               (EGMS).

                                       RUPS Tahunan Superbank telah diselenggarakan            The Annual General Meeting of Shareholders was
                                       pada tanggal 25 April 2025, yang dihadiri oleh 100%     conducted on 25 April 2025 with the attendance of
                                       pemegang saham dengan hak suara.                        100% of shareholders with voting rights.

                                       Adapun agenda RUPS Tahunan tersebut adalah              The AGMS covers the following agenda:
                                       sebagai berikut:                                        1. Approval of the Annual Report 2024 Approval
                                       1. Persetujuan Laporan Tahunan 2024 termasuk               including submission of Sustainable Finance
                                          penyampaian Laporan Rencana Aksi Keuangan               Action Plan (RAKB) & Ratification of Audited
                                          Berkelanjutan (RAKB) & Pengesahan Laporan               Annual Financial Statements 2024;
                                          Keuangan Auditan 2024;                               2. Allocation of the Company’s Net Profit
                                       2. Alokasi Laba Bersih Perseroan;                       3. The appointment of external auditors;
                                       3. Penunjukan auditor eksternal;                        4. Proposed Changes of the Composition of the
                                       4. Perubahan Susunan Dewan Komisaris dan/atau              Board of Commissioners and/or the Board of
                                          Direksi;                                                Directors;
                                       5. Penetapan Besarnya Remunerasi bagi Dewan             5. Determination of Remuneration for the Board of
                                          Komisaris serta Remunerasi termasuk Bonus               Commissioners as well as the Remuneration for
                                          Kinerja bagi Direksi Perseroan; dan                     the Board of Directors of the Company including
                                       6. Persetujuan Rencana Aksi Pemulihan Bank.                their Performance Bonus; and
                                                                                               6. Approval of Bank Recovery Plan.
                                       Hasil keputusan RUPS Tahunan ini dicatatkan dalam
                                       Akta No. 21 tanggal 25 April 2025.                      The decisions made during this Annual General
                                                                                               Meeting were recorded under Deed No. 21 dated 25
                                                                                               April 2025.
                                       *Komposisi pemegang saham per 31 Desember 2025 secara   *Shareholders composition per 31 December 2025 can be found in
                                       lengkap dapat dibaca di bagian Profil Perusahaan.       the Company Profile section.
                                 234                                                                                                                     235
Page 119
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                                          Good Corporate Governance Report


Dewan Komisaris
Board of Commissioners

Struktur pengawasan Superbank dijalankan oleh 3 (tiga) anggota Dewan Komisaris dengan komposisi                                                                      Hubungan Keuangan, Keluarga dan Kepengurusan Dewan Komisaris
                                                                                                                                                                Financial, Family, and Management Relationships of the Board of Commissioners
proporsional terhadap Direksi. Mengintegrasikan kompetensi mendalam di sektor perbankan, keuangan, dan
teknologi pada setiap anggota Dewan Komisaris, keragaman ini menjadi fondasi keputusan strategis yang
efektif, berkualitas, dan bernilai.
                                                                                                                                                               Hubungan Keuangan                               Hubungan Keluarga
                                                                                                                                                              Financial Relationships                          Family Relationships
                                                                                                                                                                                                                                                 Hubungan
Superbank’s supervisory structure comprises 3 (three) Board of Commissioners members, maintained in a                      Nama        Jabatan
composition proportional to the Board of Directors. Integrating profound expertise across banking, finance, and            Name          Title          Dewan
                                                                                                                                                                                    Pemegang                                      Pemegang
technology, this diversity serves as the foundation for strategic decisions that are effective, high-quality, and                                      Komisaris       Direksi
                                                                                                                                                                                      Saham         Dewan
                                                                                                                                                                                                                     Direksi        Saham
value-oriented.                                                                                                                                        Board of       Directors                    Komisaris
                                                                                                                                                                                   Pengendali                       Directors     Pengendali
                                                                                                                                                     Commissioners                                 Board of
                                                                                                                                                                                    Controlling                                   Controlling
                                                                                                                                                                                   Shareholder                                   Shareholders

SUSUNAN DAN KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS                     STRUCTURE AND COMPOSITION OF THE BOARD OF
TAHUN 2025                                                COMMISSIONERS IN 2025
                                                                                                                                                     Ya     Tidak    Ya    Tidak   Ya    Tidak    Ya    Tidak     Ya     Tidak   Ya    Tidak    Ya    Tidak
                                                                                                                                                     Yes     No      Yes    No     Yes    No      Yes    No       Yes     No     Yes    No      Yes    No
Pada tahun 2025 tidak terdapat perubahan atas             In 2025, there were no changes to the structure
susunan dan komposisi Dewan Komisaris. Adapun             and composition of the Board of Commissioners.                                 Presiden
sepanjang tahun 2025, susunan dan komposisi               Throughout the year 2025, the structure and                     Anton H.      Komisaris/
Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:                   composition of the Board of Commissioners were as               Gunawan       Komisaris
                                                                                                                                      Independen
                                                          follows:                                                                      President
                                                                                                                                     Commissioner
                                                                                                                                     / Independent
               Nama                            Jabatan                            Periode Jabatan                                    Commissioner
               Name                              Title                                 Tenure
                                                                                                                          Neneng       Komisaris
                                                                                                                          Goenadi    Commissioner
                                     Presiden Komisaris/Komisaris      Periode I (sejak menjadi perusahaan Tbk
         Anton H. Gunawan
                                              Independen                                                                   Yenny
                                        President Commissioner/                   pada tahun 2025)                                      Komisaris
                                                                                                                          Z. Wahid
                                      Independent Commissioner                                                                        Independen
                                                                       Period I (since becoming a publicly listed
                                                                                                                                     Independent
                                                                                  company in 2025)                                   Commissioner


                                               Komisaris               Periode I (sejak menjadi perusahaan Tbk
          Neneng Goenadi
                                             Commissioner                           pada tahun 2025)
                                                                       Period I (since becoming a publicly listed
                                                                                    company in 2025)
                                                                                                                          SERTIFIKASI MANAJEMEN RISIKO                                   RISK MANAGEMENT CERTIFICATION

           Yenny Z. Wahid                 Komisaris Independen                                                            Setiap anggota Dewan Komisaris Superbank telah                 All members of Superbank’s Board of Commissioners
                                                                       Periode I (sejak menjadi perusahaan Tbk
                                       Independent Commissioner                     pada tahun 2025)                      memegang sertifikasi Manajemen Risiko yang sah                 hold valid Risk Management certifications in
                                                                       Period I (since becoming a publicly listed         dan sesuai jenjang standar berdasarkan ketentuan               accordance with the standard stipulated by the
                                                                                    company in 2025)                      yang berlaku.                                                  prevailing regulations.

                                                                                                                          PIAGAM DEWAN KOMISARIS                                         CHARTER OF THE BOARD OF COMMISSIONERS

                                                                                                                          Piagam Dewan Komisaris adalah pedoman utama                    The Board of Commissioners Charter serves as the
                                                                                                                          yang menguraikan tugas dan wewenang pengawasan,                primary guideline outlining supervisory duties and
HUBUNGAN AFILIASI DEWAN KOMISARIS                         AFFILIATION OF THE BOARD OF COMMISSIONERS
                                                                                                                          memastikan pemahaman Dewan Komisaris akan                      authorities, ensuring the Board’s clear understanding
                                                                                                                          peran kontrol operasional Superbank.                           of its role in the Superbank’s operational control.
Afiliasi adalah keterkaitan yang dimiliki oleh            Affiliation refers to the connections held by Controlling
Pemegang Saham Pengendali, Dewan Komisaris                Shareholders, the Board of Commissioners, or the
                                                                                                                          Pada tahun 2025, Superbank telah menyelaraskan                 In 2025, Superbank adjusted its Board of Commissioners
atau Direksi Superbank.                                   Board of Directors of Superbank.
                                                                                                                          Piagam Dewan Komisaris dengan Peraturan Otoritas               Charter with Financial Services Authority Regulation
                                                                                                                          Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi              No. 33/POJK.04/2014 concerning the Board of
Rincian hubungan afiliasi Dewan Komisaris disajikan       The details of the Board of Commissioners’ affiliations
                                                                                                                          dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan                     Directors and Board of Commissioners of Issuers or
dalam tabel berikut:                                      are presented in the table below:
                                                                                                                          Publik. Revisi ini menitikberatkan pada penyesuaian            Public Companies. This revision focuses on adjusting
                                                                                                                          fungsi Dewan Komisaris pada perusahaan terbuka.                the functions of the Board of Commissioners to meet
                                                                                                                                                                                         the specific requirements and standards of a publicly
                                                                                                                                                                                         listed company.

                                                                                                                    236                                                                                                                               237
Page 120
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                Good Corporate Governance Report




TUGAS, WEWENANG, DAN TANGGUNG JAWAB                     ROLES, RESPONSIBILITIES, AND AUTHORITY OF                  8. Dewan Komisaris membentuk komite-komite          9. To ensure the committees implement their
DEWAN KOMISARIS                                         THE BOARD OF COMMISSIONERS                                    guna mendukung efektivitas pelaksanaan tugas        duties effectively and conduct evaluation to the
                                                                                                                      dan tanggung jawabnya, yang minimal terdiri         committees of the Bank at the end of book year.
Dewan Komisaris Superbank mempunyai tugas,              Below are key points of roles, responsibility, and            atas Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, dan
wewenang, dan tanggung jawab antara lain sebagai        authority of the Board of Commissioners:                      Komite Remunerasi dan Nominasi.                  10. The Board of Commissioners has the authority
berikut:                                                                                                                                                                   to temporarily dismiss members of the Board
1. Dewan Komisaris menerima dan melaksanakan            1.   Board of Commissioners ассepts and implements         9. Memastikan bahwa komite-komite tersebut              of Directors by stating the reasons for such
    kewenangan yang diserahkan dan/atau diberikan            the authority delegated and/or given to the              diatas menjalankan tugasnya secara efektif dan       dismissal.
    kepada Dewan Komisaris sesuai dengan                     Board of Commissioners in accordance with the            melakukan evaluasi terhadap komite-komite
    ketentuan   peraturan    perundang-undangan,             provisions of statutory regulations, articles of         Bank pada akhir tahun buku.                      11. The Board of Commissioners may carry out
    anggaran dasar, dan/atau keputusan RUPS.                 association, and/or GMS resolutions.                                                                          the management of the Bank under certain
                                                                                                                   10. Dewan Komisaris memiliki wewenang untuk             circumstances for a specific period of time as
2. Mengawasi dan memberikan masukan kepada              2. Oversight and provide advice to the Board of                memberhentikan sementara anggota Direksi            determined by the Articles of Association or a
   Direksi dalam menjalankan operasional Bank              Directors in operating the bank in accordance               dengan menyebutkan alasannya.                       GMS resolution.
   sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar                  with the provision of the Superbank’s Articles of
   Superbank dan peraturan yang berlaku.                   Association and the prevailing regulations.             11. Dewan Komisaris dapat melakukan tindakan        12. The Board of Commissioners has the authority
                                                                                                                       pengurusan Bank dalam keadaan tertentu              and responsibility to evaluate, direct and monitor
3. Dalam     melakukan       pengawasan,      Dewan     3. In conducting the oversight, Board of                       untuk jangka waktu tertentu yang ditetapkan         the Bank’s Information Technology strategic plan
   Komisaris wajib mengarahkan, memantau,                  Commissioners shall direct, monitor and evaluate            berdasarkan anggaran dasar atau keputusan           and the governance implementation of Bank
   dan mengevaluasi pelaksanaan tata kelola,               the implementation of integrated governance,                RUPS.                                               Information Technology.
   manajemen risiko, dan kepatuhan secara                  risk management and compliance as well as the
   terintegrasi serta kebijakan strategis Superbank,       Superbank’s strategic policies, in accordance with      12. Dewan     Komisaris    memiliki   wewenang
   sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-                                                                                                                        13. The Board of Commissioners must inform OJK no
                                                           the provisions of statutory regulations, articles of        dan tanggung jawab untuk mengevaluasi,              later than 5 (five) business days upon the finding
   undangan, anggaran dasar, dan/atau keputusan            association and/or GMS resolutions.                         mengarahkan, dan memantau rencana strategis
   RUPS.                                                                                                                                                                   on:
                                                                                                                       dan penerapan tata kelola Teknologi Informasi       • Violation of the provisions of laws and
                                                        4. The Board of Commissioners must actively                    Bank.                                                   regulations in the fields of finance, banking
4. Dewan Komisaris wajib melakukan pengawasan              supervise compliance function, by:                                                                                  and those related to the Bank’s business
   aktif terhadap fungsi kepatuhan, dengan:                • Evaluating Superbank’s compliance function            13. Dewan Komisaris wajib memberitahukan kepada             activities; and
   • Mengevaluasi pelaksanaan fungsi kepatuhan                at least 2 (two) times a year; and                       OJK paling lambat 5 (lima) hari kerja sejak         • Condition or forecast on the condition which
       Superbank paling sedikit 2 (dua) kali dalam         • Providing suggestions to improve the quality              ditemukannya:                                           may endanger the Bank’s business continuity.
       satu tahun; dan                                        of the Superbank’s compliance function                   • Pelanggaran ketentuan peraturan perundang-
   • Memberikan saran untuk meningkatkan                      Implementation.                                              undangan di bidang keuangan, perbankan      14. In fulfilling the implementation of governance,
       kualitas pelaksanaan fungsi kepatuhan                                                                               dan yang terkait dengan kegiatan usaha          members of the Board of Commissioners disclose
       Superbank.                                       5. Based on evaluation of compliance function                      Bank; dan                                       in the Bank’s governance implementation report
                                                           implementation, the Board of Commissioners                  • Keadaan atau perkiraan keadaan yang dapat         the following matters:
5. Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan fungsi           provides suggestions to improve the quality of                  membahayakan kelangsungan usaha Bank.           • share ownership amounting to 5% (five
   kepatuhan, Dewan Komisaris menyampaikan                 compliance function to President Director, copy                                                                     percent) or more, both in the Bank and in
   saran untuk peningkatan kualitas pelaksanaan            to director in charge of compliance function.           14. Dalam pemenuhan pelaksanaan tata kelola,                other banks and/or companies, domiciled
   fungsi kepatuhan kepada Presiden Direktur                                                                           anggota Dewan Komisaris mengungkapkan                   domestically and abroad;
   dengan tembusan kepada Direktur yang                 6. The Board of Commissioners is required to                   didalam laporan pelaksanaan tata kelola Bank        • financial relationships with other members
   membawahkan fungsi kepatuhan.                           hold the annual GMS and other GMS meetings                  hal-hal sebagai berikut:                                of the Board of Commissioners, members
                                                           under certain conditions, in accordance with its            • kepemilikan saham yang mencapai 5% (lima              of the Board of Directors, and/or controlling
6. Dewan Komisaris wajib menyelenggarakan                  authority as stipulated in laws and regulations as              persen) atau lebih, baik pada Bank maupun           shareholders of the Bank; and
   RUPS tahunan dan RUPS lainnya dalam kondisi             well as the Articles of Association.                            pada bank dan/atau perusahaan lain, yang        • family relationship up to the second
   tertentu, sesuai dengan kewenangannya yang                                                                              berkedudukan di dalam dan di luar negeri;           degree with other members of the Board of
   diatur dalam peraturan perundang-undangan            7.   The Board of Commissioners must ensure that               • hubungan keuangan dengan anggota Dewan                Commissioners, members of the Board of
   dan anggaran dasar.                                       Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) can conduct                Komisaris lain, anggota Direksi, dan/atau           Directors, and/or controlling shareholders of
                                                             their duties independently. In this case, the Board           pemegang saham pengendali Bank; dan                 the Bank.
7.   Dewan Komisaris harus menjamin agar Satuan              of Commissioners is obliged to supervise the              • hubungan keluarga sampai derajat kedua
     Kerja Audit Internal (SKAI) dapat melaksanakan          planning and implementation of audits as well                 dengan anggota Dewan Komisaris lain,
     tugas secara independen. Dalam hal ini Dewan            as monitoring the Directors’ follow-up to audit               anggota Direksi, dan/atau pemegang saham
     Komisaris    wajib    melakukan    pengawasan           findings or inspections and recommendations                   pengendali Bank.
     terhadap perencanaan dan pelaksanaan audit              from the Superbank’s internal audit work unit,                                                            Full duties and responsibilities of the Board of
     serta pemantauan atas tindak lanjut Direksi atas        external auditors, results of OJK supervision and/    Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris secara     Commissioners can be found in the Board of
     temuan audit atau pemeriksaan dan rekomendasi           or results of supervision by authorities or other     lengkap dapat dibaca di Piagam Dewan Komisaris      Commissioners Charter, available in Superbank
     dari Satuan Kerja Audit Internal Superbank,             institutions.                                         yang tersedia di situs web Superbank.               website.
     auditor eksternal, hasil pengawasan OJK dan/
     atau hasil pengawasan otoritas maupun lembaga
     lain.


                                                                                                            238                                                                                                           239
Page 121
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                    Good Corporate Governance Report



RAPAT DEWAN KOMISARIS                                  BOARD OF COMMISSIONERS MEETING
                                                                                                                PELATIHAN DAN/ATAU PENINGKATAN KOMPETENSI               TRAINING AND/OR COMPETENCY DEVELOPMENT
                                                                                                                ANGGOTA DEWAN KOMISARIS                                 FOR THE BOARD OF COMMISSIONERS
Sepanjang 2025, Dewan Komisaris melaksanakan           Throughout 2025, the Board of Commissioners
10 (sepuluh) rapat, yang mencakup 6 (enam) rapat       convened a total of ten (10) meetings, comprising six
                                                                                                                Sepanjang tahun 2025, anggota Dewan Komisaris           Throughout 2025, members of the Board of
internal dan 4 (empat) rapat gabungan bersama          (6) internal meetings and four (4) joint meetings with
                                                                                                                telah mengikuti beberapa pelatihan dan peningkatan      Commissioners participated in several training and
Direksi.                                               the Board of Directors.
                                                                                                                kompetensi yaitu:                                       competency development programs, namely:
RENCANA AWAL TAHUN RAPAT DEWAN KOMISARIS               PLAN FOR BOARD OF COMMISSIONERS ANNUAL
                                                       MEETING                                                      Nama Anggota Dewan         Pelatihan dan/atau Peningkatan          Fasilitator               Tanggal
Sekretaris Perusahaan memfasilitasi penyusunan                                                                            Komisaris                      Kompetensi                    Facilitator                Date
Kalender     Rapat     Tahunan   2025,    serta        The Corporate Secretary facilitated the formulation         Board of Commissioners’      Training and/or Competency
mengoordinasikan keselarasan jadwal dengan             of the 2025 Annual Meeting Calendar, ensuring                        Name                        Improvement
seluruh pihak terkait.                                 coordination and alignment with relevant parties.

PENYAMPAIAN UNDANGAN, AGENDA DAN MATERI                SUBMISSION   OF     INVITATION, AGENDA                         Anton H. Gunawan        Program Inaugurasi Gelar CRM dan             IRPA             2 September 2025
RAPAT DEWAN KOMISARIS                                  AND   MEETING MATERIALS FOR BOARD OF                                                    Program Pemeliharaan SMR J7 2
                                                       COMMISSIONERS MEETING                                                                          September 2025
Demi mengoptimalkan koordinasi dan produktivitas,
Superbank menyempurnakan tata kelola rapat             To optimize coordination and productivity, Superbank           Neneng M. Goenadi         Sertifikasi Manajemen Risiko J6           LSPP                  28 Juli 2025
melalui prosedur yang disiplin. Distribusi undangan,   has refined its meeting governance through strict
agenda, dan materi dilakukan sebelum pelaksanaan       procedural adherence, distributing invitations,
rapat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.            agendas, and materials prior to the meeting in                   Yenny Z. Wahid          Sertifikasi Manajemen Risiko J6           LSPP                  28 Juli 2025
                                                       accordance with the prevailing regulations.

TINGKAT KEHADIRAN RAPAT                                 MEETING ATTENDANCE RATE
                                                                                                                PENILAIAN  DEWAN          KOMISARIS    TERHADAP         BOARD OF COMMISSIONERS’ ASSESSMENT OF
                                                        The Board of Commissioners’ meeting attendance          KINERJA KOMITE                                          COMMITTEE PERFORMANCE
Tingkat partisipasi Dewan Komisaris dalam rapat
sepanjang tahun 2025 tercatat sebagai berikut:          record throughout 2025 is detailed below:
                                                                                                                Setiap tahunnya diadakan penilaian mandiri terhadap     An annual self-assessment is conducted for each
                                                                                                                masing-masing Komite di bawah Dewan Komisaris.          Committee under the Board of Commissioners. The
                                                                                                                Kinerja Komite di bawah Dewan Komisaris untuk           performance assessment of the Committees under
                                                                            Jumlah Kehadiran dalam              periode tahun 2025 telah dilakukan dan disetujui        the Board of Commissioners for the 2025 period
                                        Jumlah Kehadiran dalam Rapat        Rapat Gabungan Dewan                oleh Dewan Komisaris.                                   has been completed and approved by the Board of
                                              Dewan Komisaris                 Komisaris - Direksi                                                                       Commissioners.
                      Nama                   (total Rapat 6 kali)             (total Rapat 4 kali)
                      Name                                                                                      Adapun kriteria penilaian yang dilakukan mencakup       The assessment criteria include the conduct of
                                        Total Attendance at BOC Meeting      Total Attendance at Joint          pelaksanaan rapat, pemenuhan kewajiban setelah          meetings, the fulfillment of post-meeting obligations,
                                                 (total 6 Meetings)            BOC - BOD Meeting                rapat serta tingkat kehadiran pada rapat yang           and the attendance rates at meetings held by
                                                                                (total 4 Meetings)              diadakan oleh masing-masing komite di bawah             each respective Committee under the Board of
                                                                                                                Dewan Komisaris.                                        Commissioners.

               Anton H. Gunawan                        6/6                             4/4                      Penilaian Dewan Komisaris terhadap kinerja komite       The Board of Commissioners’ assessment of the
                                                                                                                yang mendukung pelaksanaan tugas Dewan                  performance of committees supporting the Board’s
              Neneng M. Goenadi                        3/6                             1/4                      Komisaris pada tahun buku paling sedikit memuat:        duties during the financial year includes, at a minimum:
                                                                                                                1. Prosedur penilaian kinerja; dan                      1. The performance assessment procedure; and
                 Yenny Z. Wahid                        6/6                             4/4                      2. Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja      2. The criteria used, such as performance
                                                                                                                   selama tahun buku, kompetensi dan kehadiran             achievements   during   the   financial year,
Ketidakhadiran anggota Dewan Komisaris divalidasi       Member absences are validated via a Power of               dalam rapat.                                            competence, and meeting attendance.
melalui Surat Kuasa yang diserahkan kepada              Attorney submitted to the Corporate Secretary.
Sekretaris Perusahaan.

KEPUTUSAN DEWAN KOMISARIS YANG DIAMBIL                  CIRCULAR RESOLUTIONS BY THE BOARD OF
SECARA SIRKULER                                         COMMISSIONERS

Dewan Komisaris berwenang mengambil keputusan           The Board of Commissioners is authorized to adopt
sah dan mengikat melalui mekanisme sirkuler (tanpa      valid and binding decisions via circular resolution
rapat), dengan syarat persetujuan tertulis yang         (without convening a meeting), contingent upon the
ditandatangani oleh seluruh anggota.                    unanimous written approval of all members.

Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris telah             Throughout 2025, the Board of Commissioners
mengesahkan 7 (tujuh) keputusan sirkuler.               ratified 7 (seven) circular resolutions.


                                                                                                         240                                                                                                                   241
Page 122
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                                  Good Corporate Governance Report

                                                                                                                  2. Calon anggota Direksi yang diusulkan lengkap                  2. The proposed candidates for the Board of
Nominasi dan Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris                                                                  dengan profil dan resumenya wajib disampaikan                    Directors, complete with their profiles and
Nominating and Remuneration of Board of Director and Board of Commissioners                                          kepada Komite Nominasi dan Remunerasi.                           resumes, must be submitted to the Nominating
                                                                                                                                                                                      and Remuneration Committee.
                                                                                                                  3. Komite Nominasi dan Remunerasi memeriksa
KEBIJAKAN   NOMINASI              ANGGOTA    DEWAN      NOMINATING POLICY FOR MEMBERS OF THE                         usulan pencalonan dalam rapat komite termasuk                 3. The Nominating and Remuneration Committee
KOMISARIS DAN DIREKSI                                   BOARD OF COMMISSIONERS AND BOARD OF                          kesesuaian terhadap kriteria dan terpenuhinya                    reviews the nominating proposal in a committee
                                                        DIRECTORS                                                    persyaratan kualifikasi dan latar belakang calon,                meeting, including compliance with criteria and
                                                                                                                     sebelum dilakukan persiapan untuk proses fit                     the fulfillment of qualification requirements and
Ketentuan mengenai nominasi anggota Direksi dan         Provisions regarding the nominating of members of the        and proper test.                                                 the candidate’s background, prior to preparation
Dewan Komisaris diatur dalam Kebijakan Nominasi.        Board of Directors and the Board of Commissioners                                                                             for the fit and proper test process.
                                                                                                                  4. Wawancara dapat dilakukan untuk calon terpilih.
Secara umum, anggota Direksi dan Dewan Komisaris        are regulated in the Nominating Policy. Generally,                                                                         4. Interviews may be conducted for selected
diangkat dan diberhentikan melalui mekanisme            members of the Board of Directors and Board               5. Rekomendasi dikeluarkan oleh Komite Nominasi
                                                                                                                                                                                      candidates.
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).                       of Commissioners are appointed and dismissed                 dan Remunerasi.
                                                        through the General Meeting of Shareholders (GMS)                                                                          5. Recommendations are issued by the Nominating
                                                                                                                  6. Rekomendasi disampaikan dan diinformasikan
                                                        mechanism.                                                                                                                    and Remuneration Committee.
                                                                                                                     kepada Dewan Komisaris.
                                                                                                                                                                                   6. Recommendations are submitted and informed to
PROSEDUR NOMINASI DAN                  PENGANGKATAN     NOMINATING AND APPOINTMENT PROCEDURE                      7.   Superbank akan melakukan proses lebih lanjut
                                                                                                                                                                                      the Board of Commissioners.
ANGGOTA DEWAN KOMISARIS                                 FOR MEMBERS OF THE BOARD OF COMMISSIONERS                      termasuk persiapan fit and proper test untuk
                                                                                                                       calon terpilih.                                             7.   Superbank will proceed with further processes,
1.   Calon anggota Dewan Komisaris yang diusulkan       1.   Proposed candidates for the Board of                                                                                       including preparation for the fit and proper test
     dapat berasal dari Pemegang Saham Pengendali,           Commissioners may originate from the Controlling                                                                           for selected candidates.
     Pemegang Saham lain dan/atau dari internal              Shareholder, other Shareholders, and/or internally
     Superbank.                                              from Superbank.                                      REMUNERASI DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI                           REMUNERATION   FOR    THE    BOARD   OF
                                                                                                                                                                                   COMMISSIONERS AND BOARD OF DIRECTORS
2. Calon anggota Dewan Komisaris yang diusulkan         2. The proposed candidates for the Board of
   beserta profil dan resumenya disampaikan                Commissioners, along with their profiles and           Proses   remunerasi   di  Superbank      mengacu                 The remuneration process at Superbank adheres
   kepada Komite Nominasi dan Remunerasi.                  resumes, are submitted to the Nominating and           kepada kebijakan remunerasi internal Bank yang                   to the Bank’s internal remuneration policy, which is
                                                           Remuneration Committee.                                berlandaskan pada prinsip kehati-hatian dalam                    grounded in the principle of prudence regarding risk-
3. Komite Nominasi dan Remunerasi memeriksa             3. The Nominating and Remuneration Committee              pemberian remunerasi berbasiskan risiko.                         based remuneration.
   usulan pencalonan dalam rapat komite termasuk           reviews the nominating proposal in a committee
   kesesuaian terhadap kriteria dan terpenuhinya           meeting, including compliance with criteria and        Adapun penetapan remunerasi beserta fasilitas                    The determination of remuneration and other
   persyaratan kualifikasi dan latar belakang              the fulfillment of qualification requirements and      lainnya bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris                 facilities for members of the Board of Directors and
   kandidat, termasuk kriteria dan persyaratan             the candidate’s background, including specific         diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang                           the Board of Commissioners is decided through
   khusus bagi calon Komisaris Independen,                 criteria and requirements for Independent              Saham (RUPS). Proses pengambilan keputusan ini                   the General Meeting of Shareholders (GMS). This
   sebelum dilakukan persiapan untuk proses fit            Commissioner candidates, prior to preparation          senantiasa berpijak pada rekomendasi objektif dari               decision-making process is consistently based on
   and proper test.                                        for the fit and proper process.                        Komite Nominasi dan Remunerasi, guna menjamin                    objective recommendations from the Nominating and
                                                                                                                  terciptanya tata kelola yang akuntabel dan kompetitif.           Remuneration Committee to ensure the establishment
                                                        4. Interviews may be conducted for selected                                                                                of accountable and competitive governance.
4. Wawancara dapat dilakukan untuk calon terpilih
                                                           candidates.
5. Rekomendasi dikeluarkan oleh Komite Nominasi                                                                   STRUKTUR REMUNERASI                                              REMUNERATION STRUCTURE
                                                        5. Recommendations are issued by the Nominating
   dan Remunerasi.                                                                                                Struktur   remunerasi     Superbank      merupakan
                                                           and Remuneration Committee.                                                                                             The Superbank’s remuneration structure consists of
6. Rekomendasi disampaikan dan diinformasikan                                                                     keseluruhan komponen remunerasi yang diterima
                                                        6. Recommendations are submitted and informed to                                                                           the total remuneration components received by the
   kepada Dewan Komisaris.                                                                                        oleh Direksi dan Dewan Komisaris meliputi
                                                           the Board of Commissioners.                                                                                             Board of Directors and the Board of Commissioners,
                                                                                                                  kompensasi yang bersifat tetap (fixed pay) dan/atau
7.   Superbank akan melakukan proses lebih lanjut                                                                                                                                  including fixed pay, variable pay, and/or benefit
                                                        7.   Superbank will proceed with further processes,       kompensasi bersifat variabel (variable pay) dan/atau
     termasuk persiapan fit and proper test untuk                                                                                                                                  components.
                                                             including preparation for the fit and proper test    komponen benefit.
     calon terpilih.
                                                             for selected candidates.
                                                                                                                  REMUNERASI DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
                                                        A Statement of Independence from the shareholder          BOARD OF COMMISSIONERS AND BOARD OF DIRECTORS REMUNERATION
Surat Pernyataan Independensi dari pemegang
                                                        and the Bank is required for the nominating process
saham dan pihak Bank diperlukan dalam rangka
                                                        of Independent Commissioners.                                       Jenis Remunerasi                             Jumlah yang Diterima dalam 1 Tahun (bruto)
proses pencalonan Komisaris Independen.                                                                                    Remuneration Type                               Amount Received in 1 Year (gross amount)
                                                                                                                                                           Dewan Komisaris dan Komite di Bawah                   Direksi
PROSEDUR NOMINASI                DAN   PENGANGKATAN     NOMINATING AND APPOINTMENT PROCEDURE                                                                         Dewan Komisaris                        Board of Directors
                                                                                                                                                           Board of Commissioners and Committee
ANGGOTA DIREKSI                                         FOR MEMBERS OF THE BOARD OF DIRECTORS                                                                          Under BOC
                                                                                                                                                           Jumlah Anggota        Remunerasi       Jumlah Anggota        Remunerasi
1.   Calon anggota Direksi yang diusulkan dapat         1.   Proposed candidates for the Board of Directors                                                 Total Members       Remuneration       Total Members       Remuneration
     berasal dari Pemegang Saham Pengendali,                 may originate from the Controlling Shareholder,                                                                        (Rp)                                   (Rp)
     Pemegang Saham lainnya, internal Superbank              other Shareholders, internally from Superbank,       Gaji, bonus, tunjangan rutin, tantiem,                         8.787.146.947                         60.827.904.367
     dan/atau pihak di luar Pihak Bank yang mempunyai        and/or parties external to the Bank who possess      dan fasilitas.                                  5                                     5
     kompetensi yang memenuhi persyaratan sebagai            the competence that meets the requirements for       Salaries, bonuses, fixed allowances,
     anggota Direksi.                                        a member of the Board of Directors.                  performance bonus, and facilities.



                                                                                                           242                                                                                                                              243
Page 123
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                   Good Corporate Governance Report


Komite di Bawah Dewan Komisaris                                                                                  Komite Audit
Committee Under Board of Commissioners                                                                           Audit Committee

                                                                                                                 Pada tahun 2025, terdapat beberapa perubahan            In 2025, there were several changes to the Audit
Dewan      Komisaris   Superbank     mengandalkan      The Superbank Board of Commissioners relies on
                                                                                                                 pada Piagam Komite Audit. Revisi pertama pada awal      Committee Charter. The first revision was made in
kapabilitas dari 3 (tiga) komite spesialis untuk       the capabilities of 3 (three) specialized committees
                                                                                                                 tahun 2025 dilakukan untuk menyesuaikan dengan          early 2025 to adjust with the Global International
menyelenggarakan     fungsi    pengawasan      yang    to perform a more incisive and focused oversight
                                                                                                                 ketentuan Global Internal Audit Standard (“GIAS”).      Audit Standard (“GIAS”). The latest adjustments
lebih tajam dan terfokus. Sebagai unit pendukung       function. Operating as a collective support unit, these
                                                                                                                 Penyesuaian terakhir dilakukan untuk memenuhi           were made to ensure compliance with applicable
yang bekerja secara kolektif, komite-komite ini        committees dedicate their expertise to dissecting
                                                                                                                 ketentuan peraturan perundang-undangan dan              laws, regulations, and prevailing standards for public
mendedikasikan keahlian mereka untuk membedah          operational challenges and technical risks, providing
                                                                                                                 standar yang berlaku untuk perusahaan terbuka.          company. By the time this report was released, the
setiap tantangan operasional dan risiko teknis,        the Board of Commissioners with a clear perspective.
                                                                                                                 Pada saat laporan ini diterbitkan, perubahan pada       changes to the Audit Committee Charter had been
guna memberikan perspektif yang jernih bagi            This contribution is a crucial element that ensures
                                                                                                                 Piagam Komite Audit tersebut telah disetujui oleh       approved by the Board of Commissioners.
Dewan Komisaris. Kontribusi ini merupakan elemen       all strategic directions issued by the Board are
                                                                                                                 Dewan Komisaris.
krusial yang memastikan setiap arahan strategis        consistently grounded in solid and credible analysis.
yang dikeluarkan oleh Dewan Komisaris senantiasa
didasarkan pada analisis yang solid dan kredibel.
                                                                                                                 STRUKTUR DAN KEANGGOTAAN KOMITE AUDIT                   AUDIT COMMITTEE STRUCTURE AND MEMBERSHIP
Kedisiplinan dalam menjalankan tugas pengawasan        The discipline in executing these oversight duties
                                                                                                                 Komite Audit Superbank terdiri dari 3 (tiga) orang,     Superbank’s Audit Committee comprises three (3)
ini tecermin dari intensitas rapat yang terjaga        is reflected in the steady intensity of meetings
                                                                                                                 dipimpin    oleh   Presiden      Komisaris/Komisaris    members, chaired by the President Commissioner/
sepanjang tahun 2025. Seluruh komite secara aktif      maintained throughout 2025. All committees
                                                                                                                 Independen dan terdiri atas 2 (dua) anggota eksternal   Independent Commissioner, and two (2) members
berkoordinasi dan memenuhi seluruh kewajiban           remained proactive in their coordination and fulfilled
                                                                                                                 independen yang memiliki kompetensi di bidang           from independent external parties who are experts in
prosedural yang pada akhir tahun 2025 disesuaikan      every procedural obligation, which, by the end of
                                                                                                                 keuangan, perbankan dan/atau hukum. Selama tahun        the fields of finance, banking, and/or law. Throughout
dengan kerangka hukum yang berlaku bagi                2025, was further aligned with the legal framework
                                                                                                                 2025, tidak terdapat perubahan terhadap komposisi       2025, there is no changes in the composition of the
perusahaan terbuka.                                    governing public companies.
                                                                                                                 keanggotaan Komite Audit.                               Audit Committee membership.

                                                                                                                                                       ANGGOTA KOMITE AUDIT
                                                                                                                                                     MEMBERS OF AUDIT COMMITTEE

                     Independensi                                        Independence
                                                                                                                               Nama                 Jabatan          Periode Jabatan                  Hubungan
Komite Audit                                           Audit Committee                                                         Name                   Title               Tenure                     Relationship
Komite ini dipimpin oleh seorang Komisaris             Led by an Independent Commissioner, this
                                                                                                                                                                                              Saat ini menjabat sebagai
Independen. Anggotanya mencakup dua Pihak              committee includes two Independent Parties with
                                                                                                                                                                                             Presiden Komisaris/Komisaris
Independen yang kompeten di sektor perbankan           strong backgrounds in conventional banking, risk                                                                  Periode I
                                                                                                                                                                                                     Independen
konvensional, manajemen risiko, serta tata kelola      management, finance, and accounting.                                  Anton H.                Ketua         (2025 hingga saat ini)
                                                                                                                             Gunawan                Chairman              Period I
keuangan dan akuntansi.                                                                                                                                               (2025 until now)
                                                                                                                                                                                                 Also act as President
                                                                                                                                                                                                    Commissioner/
Komite Pemantau Risiko                                 Risk Oversight Committee                                                                                                               Independent Commissioner
Sama halnya dengan Komite Audit, komite ini diketuai   This committee is also headed by an Independent                                                                   Periode I
oleh Komisaris Independen. Susunan keanggotaannya      Commissioner. Its membership comprises one                                                   Anggota        (2025 hingga saat ini)          Pihak Independen
                                                                                                                            Rustini Dewi
                                                                                                                                                    Member                Period I                Independent Party
terdiri dari satu Komisaris dan dua pihak independen   Commissioner and two independent experts                                                                       (2025 until now)
yang memiliki rekam jejak di bidang perbankan          specializing  in   conventional   banking,  risk
konvensional, manajemen risiko, hingga keuangan        management, finance, and accounting.                                                                              Periode I
                                                                                                                                                    Anggota        (2025 hingga saat ini)          Pihak Independen
dan akuntansi.                                                                                                          Hamdi Hassyarbaini
                                                                                                                                                    Member                Period I                Independent Party
Komite Nominasi dan Remunerasi                         Nominating and Remuneration Committee                                                                          (2025 until now)

Komite ini diketuai oleh Komisaris Independen dan An Independent Commissioner chairs this committee,
didukung oleh dua anggota, yaitu satu orang Komisaris supported by two members, one Commissioner and             Masing-masing anggota Komite Audit memenuhi             Each member of the Audit Committee meets all
serta satu Pejabat Eksekutif yang mengelola sumber an Executive Officer from human resources.                    seluruh kriteria independensi dan mampu untuk           independence criteria and is capable of performing
daya manusia (SDM).                                                                                              menjalankan     tugasnya   secara  independen,          their duties independently, upholding the Bank’s
                                                                                                                 menjunjung tinggi kepentingan Bank dan tidak            interests, and remaining uninfluenced by any party.
                                                                                                                 dipengaruhi oleh pihak manapun.

                                                                                                                 Setiap anggota Komite Audit telah memenuhi              Every member of the Audit Committee has met the
                                                                                                                 kualifikasi   dan     kompetensi     sebagaimana        qualifications and competencies as required by the
                                                                                                                 dipersyaratkan oleh ketentuan POJK 17/2023.             provisions of POJK 17/2023.

                                                                                                                 Komite Audit telah merancang program kerja periode      The Audit Committee has arranged a work program
                                                                                                                 2025, yang bertujuan untuk melaksanakan review          for 2025 aimed at reviewing and monitoring:
                                                                                                                 dan pemantauan terhadap:



                                                                                                           244                                                                                                               245
Page 124
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                   Good Corporate Governance Report
1.   Pelaksanaan tugas SKAI (Satuan Kerja Audit        1.   Implementation of SKAI (Internal Audit Unit)        PENYAMPAIAN UNDANGAN, AGENDA DAN MATERI                 SUBMISSION OF INVITATION, AGENDA AND
     Internal);                                             duties;                                             RAPAT KOMITE AUDIT                                      MEETING MATERIALS FOR AUDIT COMMITTEE
                                                                                                                                                                        MEETING
2. Kesesuaian pelaksanaan audit laporan keuangan       2. Conformity of the implementation of financial
   oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) dengan                statement audits by Public Accounting Firms           Superbank telah menyempurnakan proses tata kelola       Superbank has refined its meeting governance process
   standar yang berlaku; dan                              (KAP) with applicable standards; and                  rapat dengan mengimplementasikan prosedur rapat         by consistently implementing the Audit Committee
                                                                                                                Komite Audit secara konsisten agar terlaksananya        meeting procedures to ensure more coordinated and
3. Pelaksanaan tindak lanjut atas hasil temuan dari    3. Implementation of follow-up on the findings of        rapat yang lebih terkoordinasi dan produktif.           productive meetings. Meeting invitations, including
   SKAI, KAP dan OJK.                                     SKAI, KAP and OJK.                                    Undangan rapat, termasuk agenda dan materi rapat,       the meeting agendas and materials, are distributed
                                                                                                                telah disampaikan sebelum pelaksanaan rapat.            prior to the meeting.
Tugas Komite Audit yang telah dilaksanakan selama     The duties of the Audit Committee that have been
tahun 2025 adalah sebagai berikut:                    carried out during 2025, are as follows:                  TINGKAT KEHADIRAN RAPAT                                 MEETING ATTENDANCE RATE
 1. Melakukan       pemantauan,      mengevaluasi      1. Monitoring,      evaluating      the      planning,
    perencanaan dan pelaksanaan program audit,             implementation of audit programs and monitoring      Ketidakhadiran anggota Komite dibuktikan dengan         The absence of a Committee member is evidenced
    serta memantau tindak lanjut hasil audit dalam         the follow-up of audit results in order to assess    Surat Kuasa yang disampaikan kepada Sekretaris          by a Power of Attorney submitted to the Corporate
    rangka menilai kecukupan pengendalian internal.        the adequacy of internal control.                    Perusahaan.                                             Secretary.

                                                                                                                Tingkat kehadiran anggota Komite Audit dalam rapat      The attendance rate of Audit Committee members in
2. Melakukan review terhadap pelaksanaan tugas         2. Conducting a review of the implementation of
                                                                                                                selama tahun 2025 sebagai berikut:                      meetings during the year 2025 are as follows:
   SKAI.                                                  SKAI duties.

3. Melakukan review terhadap pelaksanaan tindak        3. Conducting a review on the implementation of
   lanjut oleh Direksi atas hasil temuan SKAI,            follow-up actions by the Board of Directors on                                                               Jumlah Kehadiran dalam Rapat Komite Audit
   Akuntan Publik dan hasil pengawasan OJK.               the findings of SKAI, Public Accountants and the                          Nama                                           (total Rapat 17 kali)
                                                          results of OJK supervision.                                               Name                                    Total Attendance at AC Meeting
                                                                                                                                                                                   (total 17 Meetings)
4. Melakukan review dan pemantauan atas core
   banking system termasuk proses penerapan            4. Conducting a review and monitoring towards
   sistem keamanan siber untuk layanan perbankan          the implementation process of the cybersecurity                     Anton H. Gunawan                                           17/17
   digital.                                               system for digital banking services.

5. Melakukan kajian dan assessment terhadap            5. Conducting an assessment of the performance                            Rustini Dewi                                            15/17
   kinerja Akuntan Publik (AP) dan KAP atas jasa          of the Public Accountant (AP) and the Public
   audit tahun buku 2025, serta memberikan                Accounting Firm (KAP) for the audit services
   rekomendasi kepada Dewan Komisaris untuk               of the 2025 financial year, and providing                          Hamdi Hassyarbaini                                          17/17
   penunjukan AP dan KAP untuk tahun buku 2025.           recommendations to the Board of Commissioners
                                                          for the appointment of AP and KAP for the 2025
6. Melakukan kajian dan memberikan rekomendasi            financial year.                                       PELATIHAN DAN/ATAU PENINGKATAN KOMPETENSI               TRAINING AND/OR COMPETENCY DEVELOPMENT
   kepada Dewan Komisaris untuk penyelarasan                                                                    KOMITE AUDIT                                            FOR THE AUDIT COMMITTEE
   Piagam Komite Audit dengan GIAS.                    6. Conducting      a      review    and     provide
                                                          recommendations to the Board of Commissioners         Sepanjang tahun 2025, anggota Komite Audit telah        Throughout 2025, Audit Committee participated
                                                          for the alignment of the Audit Committee Charter      mengikuti beberapa pelatihan dan peningkatan            in several training and competency development
                                                          with the GIAS.                                        kompetensi yaitu:                                       programs, namely:

Komite Audit juga secara aktif memberikan             The Audit Committee also actively provides                    Nama Komite Audit            Pelatihan dan/atau Peningkatan       Fasilitator              Tanggal
rekomendasi agar Direksi dan manajemen senior         recommendations for the Board of Directors and              Audit Committee’s Name                   Kompetensi                 Facilitator               Date
Superbank memberikan perhatian khusus terhadap        senior management of Superbank to pay special                                               Training and/or Competency
temuan agar segera dilakukan tindak lanjut dan        attention to new findings, and to promptly take                                                     Improvement
perbaikan.                                            follow-up actions and improvements.

                                                                                                                  Anton Hermanto Gunawan         Program Inaugurasi Gelar CRM dan        IRPA              2 September 2025
RAPAT KOMITE AUDIT                                    AUDIT COMMITTEE MEETING                                                                      Program Pemeliharaan SMR J7

Selama tahun 2025, Komite Audit telah melaksanakan    Throughout 2025, the Audit Committee has convened                  Rustini Dewi            Program Inaugurasi Gelar CRM dan        IRPA              2 September 2025
rapat sebanyak 17 (tujuh belas) kali.                 17 (seventeen) meetings.                                                                    Program Pemeliharaan SMR J7 2
                                                                                                                                                         September 2025

RENCANA AWAL TAHUN RAPAT KOMITE AUDIT                 PLAN FOR AUDIT COMMITTEE ANNUAL MEETING                        Hamdi Hassyarbaini          Refreshment Manajemen Risiko J7         GPS                  20 Mei 2025

Sekretaris Perusahaan turut membantu dalam            The Corporate Secretary is assisted in preparing
menyusun Kalender Rapat Tahunan Komite untuk          the Committee’s Annual Meeting Calendar for 2025.                                          Program Inaugurasi Gelar CRM dan        IRPA              2 September 2025
tahun 2025, untuk kemudian diinformasikan dan         Following that, the calendar is communicated and                                            Program Pemeliharaan SMR J7 2
diselaraskan dengan pihak-pihak terkait.              aligned with the relevant stakeholders.                                                            September 2025


                                                                                                         246                                                                                                                  247
Page 125
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                       Good Corporate Governance Report

Komite Pemantau Risiko                                                                                             3. Mengevaluasi kesesuaian antara kebijakan dan        3. Evaluate the conformity between policies and the
                                                                                                                                                                             implementation of risk management.
                                                                                                                      pelaksanaan manajemen risiko.
Risk Oversight Committee
                                                                                                                   4. Memantau efektifitas pelaksanaan tugas Satuan       4. Monitor the effectiveness of the Risk Management
                                                                                                                      kerja Manajemen Risiko (SKMR) sesuai SOP.              Unit (SKMR) in carrying out its duties in accordance
STRUKTUR    DAN            KEANGGOTAAN      KOMITE     RISK OVERSIGHT COMMITTEE STRUCTURE AND                                                                                with SOPs.
PEMANTAU RISIKO                                        MEMBERSHIP                                                  5. Memantau     dan    mengevaluasi   efektifitas
                                                                                                                      pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko.          5. Monitor and evaluate the effectiveness of
Komite Pemantau Risiko Superbank beranggotakan         The Superbank Risk Oversight Committee consists                                                                       the implementation of the duties of the Risk
4 (empat) orang, dipimpin oleh Presiden Komisaris/     of 4 (four) members, chaired by the President               6. Mengevaluasi kecukupan dan kualitas infrastruktur      Management Committee.
Komisaris Independen dan beranggotakan 1 (satu)        Commissioner/Independent      Commissioner,  and               manajemen risiko yang dimiliki Superbank.
orang Komisaris Independen, serta 2 (dua) orang        comprises 1 (one) Independent Commissioner and                                                                     6. Evaluate the adequacy and quality of Superbank
pihak eksternal independen yang memiliki kompetensi    2 (two) members from independent external parties           7.   Membantu Dewan Komisaris dalam mengevaluasi,         risk management infrastructure.
di bidang risk management, keuangan, perbankan         with expertise in the fields of risk management,                 mengarahkan, dan memantau rencana strategis
dan/atau hukum.                                        finance, banking, and/or law.                                    dan penerapan tata kelola TI.                     7.   Assisting the Board of Commissioners in
                                                                                                                                                                               evaluating, guiding, and monitoring strategic
                                                                                                                   8. Menyusun kajian atas setiap kebijakan manajemen          plans and the implementation of IT governance.
                                  ANGGOTA KOMITE PEMANTAU RISIKO
                                                                                                                      risiko Superbank yang perlu ditelaah oleh Dewan
                                  MEMBERS OF OVERSIGHT COMMITTEE                                                                                                          8. Make a review of each Superbank risk
                                                                                                                      Komisaris.
                                                                                                                                                                             management policy that requires review by the
                Nama             Jabatan        Periode Jabatan                    Hubungan                        9. Mengevaluasi metode penilaian dan pengukuran           Board of Commissioners.
                Name               Title             Tenure                       Relationship                        risiko yang diputuskan oleh Superbank.
                                                                                                                                                                          9. Evaluate the risk assessment and measurement
                                                                                                                   10. Berkoordinasi dengan Komite Audit.                    methods decided by Superbank.
                                                                       Merangkap sebagai Presiden Komis-
                                                    Periode II                                                                                                            10. Coordinate with the Audit committee.
                                                                           aris /Komisaris Independen
             Anton H.             Ketua       (2025 hingga saat ini)
                                                                       Also act as President Commissioner/
             Gunawan             Chairman            Period II
                                                                            Independent Commissioner               PROGRAM KERJA KOMITE PEMANTAU RISIKO                   WORK PROGRAM          OF   THE    RISK    OVERSIGHT
                                                 (2025 until now)
                                                                                                                                                                          COMMITTEE
                                                    Periode II
                                 Anggota      (2025 hingga saat ini)     Merangkap sebagai Komisaris               Selama tahun 2025 program kerja Komite Pemantau        During 2025, the work program of the Risk Oversight
          Neneng Goenadi
                                 Member              Period II             Also act as Commissioner
                                                 (2025 until now)                                                  Risiko mencakup:                                       Committee includes:
                                                                                                                   1. Evaluasi atas konsistensi antara kebijakan          1. Evaluation    of  consistency    between     risk
                                                    Periode II
                                                                                                                       manajemen risiko dengan pelaksanaannya.               management policies and their implementation.
                                 Anggota      (2025 hingga saat ini)            Pihak Independen
            Rustini Dewi
                                 Member              Period II                 Independent Party
                                                 (2025 until now)                                                  2. Mengevaluasi dan memberikan rekomendasi atas        2. Conducting    evaluations    and     providing
                                                                                                                      usulan pembentukan Kebijakan Internal Capital          recommendations    on    proposals   for   the
                                                    Periode II
                                 Anggota      (2025 hingga saat ini)            Pihak Independen                      Adequacy Assessment Process (ICAAP) dan                establishment of Internal Capital Adequacy
        Hamdi Hassyarbaini                                                                                            Kebijakan Market Liquidity Risk.                       Assessment Process (ICAAP) and Market Liquidity
                                 Member              Period II                 Independent Party
                                                 (2025 until now)                                                                                                            Risk Policy.
                                                                                                                   3. Pemantauan dan evaluasi hasil penilaian tingkat
Seluruh anggota Komite Pemantau Risiko telah           All members of the Risk Oversight Committee have               kesehatan Superbank untuk periode Semester          3. Monitoring and evaluating the results of
memenuhi kualifikasi dan kompetensi sebagaimana        met the qualifications and competencies as required            I dan Semester II tahun 2025 serta memberikan          Superbank’s soundness level assessment for the
dipersyaratkan oleh ketentuan POJK 17/2023.            by the provisions of POJK 17/2023.                             rekomendasi kepada Dewan Komisaris.                    first semester and second semester of 2025, as
                                                                                                                                                                             well as providing recommendations to the Board
                                                                                                                   4. Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas              of Commissioners.
TUGAS  DAN    TANGGUNG            JAWAB     KOMITE     DUTIES  AND  RESPONSIBILITIES               OF    RISK         Komite Manajemen Risiko dan Satuan Kerja
PEMANTAU RISIKO                                        OVERSIGHT COMMITTEE                                            Manajemen Risiko.                                   4. Monitoring and evaluation of the implementation
                                                                                                                                                                             of duties of the Risk Management Committee and
Tugas dan tanggung jawab Komite Pemantau Risiko        The duties and responsibilities of the Risk Oversight       5. Evaluasi, mengarahkan, dan memantau rencana            Risk Management Unit.
adalah sebagai berikut:                                Committee are as follows:                                      penerapan tata kelola TI.
1. Menilai   kecukupan kebijakan dan prosedur          1. Assess the adequacy of Superbank risk                                                                           5. Evaluation,  guiding,   and   monitoring         the
   manajemen risiko yang diimplementasikan oleh           management policies and procedures.                                                                                implementation of IT governance.
   Superbank.

2. Mengevaluasi kebijakan manajemen risiko yang        2. Evaluate risk management policies which require                                              RAPAT KOMITE PEMANTAU RISIKO
   memerlukan persetujuan Dewan Komisaris                 approval from the Board of Commissioners and                                              RISK OVERSIGHT COMMITTEE MEETING
   dan memberikan rekomendasi perbaikan yang              provide suggestions for necessary improvements.
   diperlukan.                                                                                                      Sepanjang tahun 2025, Komite Pemantau Risiko telah menyelenggarakan rapat sebanyak 13 (tiga belas)kali.

                                                                                                                    During 2025, the Risk Oversight Committee held 13 (thirteen) meetings.



                                                                                                             248                                                                                                                 249
Page 126
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                        Good Corporate Governance Report

RENCANA AWAL TAHUN RAPAT KOMITE PEMANTAU
RISIKO
                                                            PLAN FOR RISK OVERSIGHT COMMITTEE ANNUAL
                                                            MEETING
                                                                                                                      Komite Nominasi dan Remunerasi
                                                                                                                      Nominating and Remuneration Committee
Sekretaris Perusahaan berperan dalam mendukung              The Corporate Secretary supported the Risk Oversight
Komite Pemantau Risiko dalam penyusunan Kalender            Committee in preparing the Annual Committee               Pada tahun 2025, Superbank melakukan perubahan atas Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi sebagai
Rapat Tahunan Komite untuk tahun 2025, untuk                Meeting Calendar for the entire year 2025, and such       upaya penyelarasan terhadap Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite
kemudian dikomunikasikan serta disesuaikan                  was informed and aligned across the relevant parties      Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik.
dengan pihak-pihak terkait pada awal tahun 2025.            in early 2025.
                                                                                                                      In 2025, Superbank amended its Nominating and Remuneration Committee Charter as part of an alignment with
PENYAMPAIAN UNDANGAN, AGENDA DAN MATERI                     SUBMISSION OF INVITATION, AGENDA AND                      Financial Services Authority Regulation No. 34/POJK.04/2014 concerning the Nominating and Remuneration
RAPAT KOMITE PEMANTAU RISIKO                                MEETING MATERIALS FOR RISK OVERSIGHT                      Committee of Issuers or Public Companies.
                                                            COMMITTEE MEETING

Superbank telah menyempurnakan proses tata                  Superbank has enhanced its meeting governance             Komite Nominasi dan Remunerasi Superbank               The Superbank Nominating and Remuneration
kelola rapat dengan secara disiplin menerapkan              process by consistently implementing committee            beranggotakan 3 (tiga) orang dipimpin oleh             Committee consists of 3 (three) members, chaired
prosedur rapat Komite Pemantau Risiko agar rapat            meeting procedures to ensure more coherent and            Komisaris Independen dan dibantu oleh 1 (satu)         by an Independent Commissioner and supported by
lebih kohesif dan efektif. Undangan rapat, termasuk         effective meetings. Meeting invitation, including         orang Komisaris serta 1 (satu) orang karyawan          1 (one)Commissioner and 1 (one) Executive Officer in
agenda dan materi rapat, tersedia sebelum rapat             agenda and its corresponding meeting materials are        Pejabat Eksekutif yang membawahi fungsi sumber         charge of the human resources function.
dilaksanakan.                                               provided prior to the meeting.                            daya manusia.

TINGKAT KEHADIRAN RAPAT                                     MEETING ATTENDANCE RATE
                                                                                                                                                 ANGGOTA KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI
Tingkat kehadiran anggota Komite Pemantau Risiko            The following are Risk Oversight Committee members                               MEMBERS OF NOMINATING AND REMUNERATION COMMITTEE
dalam rapat selama 2025 adalah sebagai berikut:             attendance rate during 2025 as follows:

                                                                                                                                   Nama               Jabatan        Periode Jabatan                     Hubungan
                                               Jumlah Kehadiran dalam Rapat Komite Pemantau Risiko                                 Name                 Title             Tenure                        Relationship
                      Nama                                      (total Rapat 13 kali)
                      Name                     Total Attendance at Risk Oversight Committee Meeting                                                               Periode I (sejak menjadi
                                                                (total 13 Meetings)                                                                                perusahaan Tbk pada        Saat ini menjabat sebagai Komis-
                                                                                                                               Yenny Z. Wahid
                                                                                                                                                      Ketua             tahun 2025)                    aris Independen
                                                                                                                                                     Chairman     Period I (since becoming    Also act as Independent Commis-
                Anton H. Gunawan                                         13/13                                                                                        a publicly listed                      sioner
                                                                                                                                                                     company in 2025)
               Neneng M. Goenadi                                         7/13
                                                                                                                                                                  Periode I (sejak menjadi
                                                                                                                                                                   perusahaan Tbk pada
                   Rustini Dewi                                          12/13                                                                       Anggota            tahun 2025)
                                                                                                                                                                                                     Saat ini menjabat
                                                                                                                             Neneng M. Goenadi
                                                                                                                                                     Member       Period I (since becoming
                                                                                                                                                                                                    sebagai Komisaris
               Hamdi Hassyarbaini                                        13/13                                                                                        a publicly listed
                                                                                                                                                                                                 Also act as Commissioner
                                                                                                                                                                     company in 2025)
Ketidakhadiran anggota Komite dibuktikan dengan             The absence of a Committee member is documented
Surat Kuasa yang disampaikan kepada Sekretaris              through a Power of Attorney, which must be submitted                                                  Periode I (sejak menjadi
                                                                                                                                                                   perusahaan Tbk pada
Perusahaan sebelum tanggal penyelenggaraan                  to the Corporate Secretary before the scheduled                                          Anggota             tahun 2025)
                                                                                                                                                                                                Saat ini menjabat sebagai
rapat.                                                      meeting.                                                          Nerfita Primasari                                                       Chief HR Officer
                                                                                                                                                     Member       Period I (since becoming      Also act as Chief HR Officer
                                                                                                                                                                  a publicly listed company
PELATIHAN DAN/ATAU PENINGKATAN KOMPETENSI                   TRAINING AND/OR COMPETENCY DEVELOPMENT                                                                         in 2025)
KOMITE PEMANTAU RISIKO                                      FOR THE RISK OVERSIGHT COMMITTEE
Sepanjang tahun 2025, Komite Pemantau Risiko                Throughout 2025, members of the Risk Oversight
telah mengikuti beberapa pelatihan dan peningkatan          Committee participated in several training and
kompetensi yaitu:                                           competency development programs, namely:                  TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE NOMINASI               DUTIES AND RESPONSIBILITIES OF NOMINATING
                                                                                                                      DAN REMUNERASI                                         AND REMUNERATION COMMITTEE
    Nama Anggota Komite            Pelatihan dan/atau Peningkatan          Fasilitator           Tanggal
      Pemantau Risiko                        Kompetensi                    Facilitator            Date                Tugas dan tanggung jawab Komite Nominasi dan           The duties and responsibilities of the Nominating and
  Name of the Risk Oversight        Training and/or Competency                                                        Remunerasi adalah sebagai berikut:                     Remuneration Committee are as follows:
     Committee member                       Improvement                                                               1. Terkait    Kebijakan    Remunerasi,    Komite       1. Related to the remuneration policy, committee
       Anton H. Gunawan            Program Inaugurasi Gelar CRM dan              IRPA        2 September 2025            berkewajiban untuk:                                    obliged to:
                                     Program Pemeliharaan SMR J7                                                         a. melakukan evaluasi terhadap kebijakan               a. evaluate the remuneration policy based on the
       Neneng M. Goenadi             Sertifikasi Manajemen Risiko J6             LSPP           28 Juli 2025                remunerasi yang didasarkan atas kinerja,                Bank’s performance, risk, fairness with peer
          Rustini Dewi             Program Inaugurasi Gelar CRM dan              IRPA        2 September 2025               risiko, kewajaran dengan peer group,                    groups, targets, and long-term strategies,
                                     Program Pemeliharaan SMR J7 2                                                          sasaran, dan strategi jangka panjang Bank,              reserve fulfillment as stipulated in laws and
                                            September 2025                                                                  pemenuhan cadangan sebagaimana diatur                   regulations and the Bank’s potential future
                                    Refreshment Manajemen Risiko J7                                                         dalam peraturan perundang-undangan dan                  income;
      Hamdi Hassyarbaini            Refreshment Manajemen Risiko J7              GPS           20 Mei 2025                  potensi pendapatan Bank pada masa yang
                                   Program Inaugurasi Gelar CRM dan              IRPA        2 September 2025
                                                                                                                            akan datang;
                                    Program Pemeliharaan SMR J7 2
                                           September 2025
                                                                                                                250                                                                                                               251
Page 127
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                  Good Corporate Governance Report

   b. menyampaikan hasil evaluasi dan rekomendasi         b. submit the results of the evaluation                  g. memberikan     rekomendasi    mengenai                g. provide      recommendations       regarding
      kepada Dewan Komisaris mengenai:                       and recommendations to the Board of                      Pihak Independen yang akan menjadi                       Independent Parties who will become
      • kebijakan remunerasi bagi Direksi dan                Commissioners regarding:                                 anggota komite dibawah Dewan Komisaris                   members of the committees under the Board of
         Dewan Komisaris untuk disampaikan                   • remuneration policy for the Board of                   Sebagaimana dimaksud dalam POJK 17/2023                  Commissioners as referred to in POJK17/2023
         kepada RUPS;                                           Directors and Board of Commissioners to               kepada Dewan Komisaris.                                  to the Board of Commissioners.
                                                                be submitted to the GMS;
        •   kebijakan remunerasi bagi pegawai
            secara keseluruhan untuk disampaikan               •   remuneration policy for employees as         TUGAS KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI                     DUTIES OF NOMINATING AND REMUNERATION
            kepada Direksi;                                        a whole to be submitted to the Board of                                                               COMMITTEE
                                                                   Directors;
        •   struktur remunerasi; dan
                                                               •   remuneration structure; and                  Tugas Komite Nominasi dan Remunerasi yang telah          The duties of the Nominating and Remuneration
        •   besaran atas remunerasi.                                                                            dilaksanakan selama tahun 2025 adalah sebagai            Committee that have been carried out during 2025,
                                                               •   the amount of remuneration.                  berikut:                                                 are as follows:
   c. memastikan bahwa kebijakan remunerasi
                                                          c. ensure that the remuneration policy is in          1. melakukan pembaruan terhadap Piagam Komite            1. updating the Charter of the Nominating and
      telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
                                                             accordance with the applicable provision;              Nominasi dan Remunerasi Superbank sesuai                 Remuneration Committee of Superbank in
   d. melakukan evaluasi secara berkala terhadap                                                                    dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.              accordance with Financial Services Authority
      penerapan kebijakan remunerasi; dan                 d. Conduct   periodic    evaluations   of    the                                                                   Regulation No. 34/POJK.04/2014 concerning
                                                                                                                    34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan
                                                             implementation of remuneration policy; and                                                                      the Nominating and Remuneration Committee of
   e. menyusun mekanisme dan melakukan                                                                              Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik;
                                                          e. establish   a   mechanism     and   conduct                                                                     Issuers or Public Companies;
      penilaian kinerja Direksi dan Dewan Komisaris.                                                            2. melakukan tinjauan dan memberikan rekomendasi
                                                             performance evaluation for the Board of                                                                     2. reviewing and providing recommendations to
                                                                                                                   kepada Dewan Komisaris mengenai Objective
                                                             Directors and the Board of Commissioners.                                                                      the Board of Commissioners on Superbank’s
                                                                                                                   Key Result (OKR) Superbank untuk tahun 2025;
2. Terkait Kebijakan Nominasi, Komite wajib untuk:                                                                                                                          Objective Key Results (OKR) for 2025;
   a. memberikan rekomendasi kepada Dewan              2. Regarding the Nominating Policy, the Committee        3. melakukan tinjauan dan memberikan rekomendasi
      Komisaris terkait:                                  is obliged to:                                           kepada Dewan Komisaris terkait program                3. reviewing and providing recommendations to the
                                                          a. provide recommendations to the Board of               kepemilikan saham karyawan dan Direksi;                  Board of Commissioners on the employee and
        •   komposisi jabatan anggota Direksi dan/            Commissioners regarding:                                                                                      Board of Directors’ stock ownership program;
            atau anggota Dewan Komisaris;                                                                       4. melakukan tinjauan dan memberikan rekomendasi
                                                               •   the composition of the Board of Directors       kepada Dewan Komisaris mengenai pencapaian            4. reviewing and providing recommendations to the
        •   kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan                 and/or the Board of Commissioners;                                                                       Board of Commissioners on the achievements
                                                                                                                   berdasarkan Objective Key Result (OKR) tahun
            dalam proses nominasi; dan                                                                                                                                      based on the 2024 Objective Key Results (OKR)
                                                               •   the policies and criteria required for the      2024 serta evaluasi kinerja Direksi dan Dewan
        •   kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota                                                                Komisaris Superbank; dan                                 and the performance evaluation of the Board of
                                                                   nominating process; and
            Direksi   dan/atau    anggota    Dewan                                                                                                                          Directors and the Board of Commissioners of
                                                               •   the performance evaluation policies for      5. melakukan pembahasan talent management dan
            Komisaris.                                                                                                                                                      Superbank; and
                                                                   the Board of Directors members and/or           rencana suksesi manajemen senior di Superbank.
                                                                   the Board of Commissioners members;                                                                   5. discussed talent management and               senior
                                                                                                                                                                            management succession at Superbank.
   b. membantu Dewan Komisaris melakukan                  b. Assist the Board of Commissioners in assessing
      penilaian kinerja anggota Direksi dan/atau             the performance of members of the Board
      anggota Dewan Komisaris berdasarkan                    of Directors and/or members of the Board
      tolok ukur yang telah disusun sebagai bahan            of Commissioners based on benchmarks as                                           RAPAT KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI
      evaluasi;                                              predetermined evaluation material;                                         NOMINATING AND REMUNERATION COMMITTEE MEETING
   c. memberikan rekomendasi kepada Dewan                 c. Provide recommendations to the Board                Sepanjang tahun 2025, Komite Nominasi dan Remunerasi telah menyelenggarakan rapat sebanyak 4
      Komisaris mengenai program pengembangan                of Commissioners regarding development              (empat) kali.
      kemampuan anggota Direksi dan/atau                     programs for the capabilities of members of
      anggota Dewan Komisaris;                               the Board of Directors and/or members of the        Throughout 2025, the Nominating and Remuneration Committee held 4 (four) meetings.
                                                             Board of Commissioners;
   d. menyusun dan memberikan rekomendasi
      mengenai sistem serta prosedur pemilihan            d. prepare    and    provide   recommendations
      dan/atau penggantian anggota Direksi dan               regarding the system and procedure for             RENCANA AWAL TAHUN RAPAT KOMITE NOMINASI                 ANNUAL MEETING PLAN FOR NOMINATING AND
      anggota Dewan Komisaris kepada Dewan                   selecting and/or replacing members of the          DAN REMUNERASI                                           REMUNERATION COMMITTEE
      Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS;               Board of Directors and members of the Board of
                                                             Commissioners to the Board of Commissioners        Sekretaris Perusahaan memfasilitasi penyusunan           The Corporate Secretary facilitated the preparation of
   e. Dalam hal anggota Komite Nominasi dan                                                                     Kalender Rapat Tahunan 2025 Komite Nominasi
                                                             to be submitted to the GMS;                                                                                 the Nominating and Remuneration Committee’s 2025
      Remunerasi bukan berasal dari Dewan                                                                       dan Remunerasi, serta memastikan koordinasi dan          Annual Meeting Calendar, ensuring coordination and
      Komisaris, maka penggantian dilakukan               e. In the event that an Nominating and                penyelarasan jadwal dengan pihak terkait.                alignment with relevant parties.
      paling lambat 60 (enam puluh) hari sejak               Remuneration Committee member is not a
      anggota Nominasi dan Remunerasi tersebut               Board of Directors member, the replacement
                                                                                                                PENYAMPAIAN UNDANGAN, AGENDA DAN MATERI                  SUBMISSION OF INVITATION, AGENDA                  AND
      tidak lagi melaksanakan fungsinya;                     shall be carried out no later than sixty (60)
                                                                                                                RAPAT KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI                     MEETING MATERIALS FOR NOMINATING                  AND
                                                             days as of the date such member ceases to
   f.   memberikan rekomendasi kepada Dewan                  perform their functions;                                                                                    REMUNERATION COMMITTEE MEETING
        Komisaris mengenai calon anggota Direksi
        dan/atau Dewan Komisaris atas kesesuaian          f.   provide recommendations to the Board of          Superbank senantiasa meningkatkan efektivitas            Superbank enhances meeting effectiveness through
        prasyarat sebagaimana ditetapkan dalam                 Commissioners regarding candidate members        rapat melalui disiplin tata kelola yang ketat. Selaras   rigorous governance discipline. In accordance with
        peraturan yang berlaku, untuk disampaikan              of the Board of Directors and/or members of      dengan prosedur internal, distribusi undangan            our formal procedures, meeting invitations complete
        kepada RUPS; dan                                       the Board of Commissioners on the fulfilment     yang dilengkapi dengan agenda serta materi rapat         with agendas and supporting materials are distributed
                                                               of prerequisite criteria in accordance to the    dilakukan sebelum pertemuan diselenggarakan
                                                               prevailing regulations, to be submitted to the
                                                               GMS; and
                                                                                                          252                                                                                                               253
Page 128
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                 Good Corporate Governance Report



                                                                                                              Nama Anggota Komite        Pelatihan dan/atau Peningkatan             Fasilitator               Tanggal
 sesuai dengan ketentuan yang berlaku guna in advance according to the prevailing regulations.               Nominasi dan Remunerasi                Kompetensi                      Facilitator                Date
 memberikan waktu penelaahan yang cukup bagi This ensures that all participants have sufficient             Name of the Nominating and     Training and/or Competency
 para peserta.                               time for review, fostering more productive and well-            Remuneration Committee                Improvement
                                             informed discussions.                                                   member

 TINGKAT KEHADIRAN RAPAT                              MEETING ATTENDANCE RATE
                                                                                                                  Yenny Z. Wahid           Sertifikasi Manajemen Risiko J6             LSPP                  28 Juli 2025
 Tingkat kehadiran anggota Komite Nominasi dan The following are Nominating and Remuneration
 Remunerasi dalam rapat selama tahun 2025 sebagai Committee members attendance rate during 2025 as
 berikut:                                         follows:                                                       Neneng Goenadi            Sertifikasi Manajemen Risiko J6             LSPP                  28 Juli 2025



                                                                                                                 Nerfita Primasari       Safe & Respectful Workplace (SRW)           Internal              17 Maret 2025
                                                                                                                                                     Training
                                            Jumlah Kehadiran dalam Rapat Komite Nominasi dan
                             Nama                      Remunerasi (total Rapat 4 kali)                                                     Women Empowerment Session                 Internal              10 Maret 2025
                             Name            Total Attendance at Nominating and Remuneration                                             (International Women's Day 2025)
                                                   Committee Meeting (total 4 Meetings)
                                                                                                                                         Development Workshop: Handling              Internal              18 Maret 2025
                        Yenny Z. Wahid                              4/4                                                                  Escalations, Problem-Solving, and
                                                                                                                                                Coaching Like A Pro
                      Neneng M. Goenadi                             3/4
                                                                                                                                         Re-sertifikasi Manajemen Risiko J7        PT Efektif Pro          24 Maret 2025
                       Nerfita Primasari                            4/4

                                                                                                                                            Training Compliance Culture              Internal            26 November 2025
  Anggota yang berhalangan hadir wajib menyampaikan    Members unable to attend are required to submit a
  Surat Kuasa kepada Sekretaris Perusahaan sesuai      Power of Attorney to the Corporate Secretary prior
  dengan ketentuan yang berlaku.                       to the meeting in accordance with the prevailing                                      Coaching Style Leadership           Vanaya Indonesia           30 April 2025
                                                       regulations.
                                                                                                                                           From Bricks to Bonds: Building         PT Next Move              11 April 2025
  Masing-masing anggota Komite Nominasi dan            Each member of the Nominating and Remuneration                                    Stronger Teams with Lego (Human            Indonesia
  Remunerasi memenuhi seluruh kriteria independensi    Committee meets all independence criteria and is                                             Resources)
  dan mampu untuk menjalankan tugasnya secara          capable of performing their duties independently,
  independen, menjunjung tinggi kepentingan Bank       upholding the Bank’s interests, and remaining                                     Artificial Intelligence, Intellectual     HHP Law Firm            13 Maret 2025
  dan tidak dipengaruhi oleh pihak manapun.            uninfluenced by any party.                                                        Property, and Data Privacy Legal
                                                                                                                                              Perspective in Indonesia


  PELATIHAN DAN/ATAU PENINGKATAN KOMPETENSI            TRAINING AND/OR COMPETENCY DEVELOPMENT                                            Refreshment Manajemen Risiko J7               GPS                 24 Maret 2025
  KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI                       FOR THE NOMINATING AND REMUNERATION
                                                       COMMITTEE
                                                                                                                                           Certification Lego Serious Play        PT Next Move               15 Mei 2025
  Sepanjang tahun 2025, Komite Nominasi dan            Throughout 2025, members of the Nominating and                                                                               Indonesia
  Remunerasi telah mengikuti beberapa pelatihan dan    Remuneration Committee participated in several
  peningkatan kompetensi yaitu:                        training and competency development programs,                                         Training ICoFR Perbankan                   IAIB                27 Mei 2025
                                                       namely:
                                                                                                                                         Program Inaugurasi Gelar CRM dan
                                                                                                                                          Program Pemeliharaan SMR J7 2                IRPA              2 September 2025
                                                                                                                                                 September 2025

                                                                                                                                           Anti Money Laundering (AML)               Internal                8 Mei 2025
                                                                                                                                                     Training




                                                                                                   254                                                                                                                      255
Page 129
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                     Good Corporate Governance Report



Direksi
Board of Directors                                                                                                            Nama                       Jabatan                              Periode Jabatan
                                                                                                                              Name                         Title                                   Tenure
PELAKSANAAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB                   IMPLEMENTATION        OF    DUTIES      AND
DIREKSI                                                RESPONSIBILITIES OF THE BOARD OF DIRECTORS
                                                                                                                                                    Presiden Direktur     Periode I (sejak menjadi perusahaan Tbk pada tahun 2025)
Direksi Superbank terdiri dari 5 (lima) anggota yang   The Superbank Board of Directors comprises 5                      Tigor M. Siahaan
                                                                                                                                                    President Director    Period I (since becoming a publicly listed company in 2025)
dipilih berdasarkan pengalaman serta keahlian          (five) members, selected for their experience and
komprehensif di sektor perbankan, keuangan,            comprehensive expertise in banking, finance,
                                                                                                                                                      Direktur Bisnis           Periode I (sejak tahun 2022 sampai April 2025)
teknologi, serta manajemen strategis. Komposisi        technology, and strategic management. This diverse                Itjang Wibisono*
                                                                                                                                                     Business Director               Period I (since 2022 until April 2025)
ini dirancang secara cermat untuk memperkuat           composition is intentionally designed to accelerate
                                                                                                                                                      Direktur Bisnis     Periode I (sejak menjadi perusahaan Tbk pada tahun 2025)
akselerasi strategi Superbank dalam menghadirkan       Superbank’s strategy in providing innovative and                     Sukiwan**
                                                                                                                                                     Business Director    Period I (since becoming a publicly listed company in 2025)
solusi perbankan digital yang inovatif dan inklusif.   inclusive digital banking services.
                                                                                                                                                    Direktur Keuangan     Periode I (sejak menjadi perusahaan Tbk pada tahun 2025)
                                                                                                                        Melisa Hendrawati
                                                                                                                                                     Finance Director     Period I (since becoming a publicly listed company in 2025)
Setiap anggota Direksi mengemban tanggung              Each member of the Board carries out their duties
jawab secara profesional dengan menjunjung tinggi      with high professional standards, upholding integrity,                                      Direktur Kepatuhan     Periode I (sejak menjadi perusahaan Tbk pada tahun 2025)
                                                                                                                        Amalia Pratantara
                                                                                                                                                   Compliance Director    Period I (since becoming a publicly listed company in 2025)
integritas, objektivitas, serta visi strategis yang    objectivity, and a visionary mindset adapted to market
adaptif terhadap dinamika pasar. Dalam setiap          dynamics. The Board consistently prioritizes the                 Bhavana B. Vatvani
                                                                                                                                                   Direktur Operasional   Periode I (sejak menjadi perusahaan Tbk pada tahun 2025)
langkahnya, Direksi senantiasa memprioritaskan         Bank’s best interests to create sustainable value for                                       Operational Director   Period I (since becoming a publicly listed company in 2025)
kepentingan Bank guna menciptakan nilai tambah         all shareholders and stakeholders. Furthermore, the      *Periode masa jabatan sampai dengan tanggal 25 April 2025 I Term of office ending on April 25, 2025.
yang optimal bagi seluruh pemegang saham dan           Directors execute their roles within their respective    ** Periode masa jabatan sejak tanggal 25 April 2025 I Term of office starting on April 25, 2025.
pemangku kepentingan, sembari memastikan               authorities, ensuring that the Bank’s operational
pertumbuhan Bank yang berkelanjutan (sustainable       management is conducted with optimum efficiency
growth). Selain itu, Direksi menjalankan fungsi        and robust governance.
pengelolaan operasional secara kolektif sesuai                                                                  HUBUNGAN AFILIASI PARA DIREKSI                            AFFILIATED      RELATIONS       OF    THE    BOARD       OF
dengan batasan kewenangan masing-masing, guna                                                                                                                             DIRECTORS
menjamin terciptanya tata kelola yang efektif dan
efisien di seluruh lini organisasi.                                                                             Tidak terdapat hubungan keuangan dan/atau                 There are no financial and/or family relationships
                                                                                                                keluarga yang terjalin antara sesama anggota              between the members of the Board of Directors,
PIAGAM DIREKSI                                         CHARTER OF THE BOARD OF DIRECTORS                        Direksi, Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham           the Board of Commissioners, or the Controlling
                                                                                                                Pengendali Superbank.                                     Shareholders of Superbank.
Dalam rangkaian proses Penawaran Umum Perdana          As part of the Initial Public Offering process and as
Saham dan sebagai wujud komitmen terhadap              a reflection of its commitment to public company         SERTIFIKASI MANAJEMEN RISIKO                              RISK MANAGEMENT CERTIFICATION
tata kelola perusahaan terbuka, Superbank telah        governance, Superbank updated its Board of
melakukan pembaruan terhadap Piagam Direksi            Directors Charter in 2025. This amendment aims to        Setiap anggota Direksi Superbank telah memperoleh         Each member of the Board of Directors Superbank
(Board of Directors Charter) pada tahun 2025.          align the Board’s working guidelines and authorities     sertifikasi Manajemen Risiko sesuai dengan                has obtained the Risk Management certifications in
Perubahan ini bertujuan untuk menyelaraskan            with Financial Services Authority Regulation No.         ketentuan yang berlaku.                                   accordance with the prevailing regulations
seluruh pedoman kerja dan wewenang Direksi             33/POJK.04/2014 regarding the Board of Directors
dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/        and Board of Commissioners of Issuers or Public
POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris       Companies. This adjustment was conducted to ensure       TUGAS, TANGGUNG JAWAB, DAN WEWENANG                       ROLES, RESPONSIBILITY, AND AUTHORITY OF THE
Emiten atau Perusahaan Publik. Penyesuaian ini         that Superbank’s leadership mechanisms meet the          DIREKSI                                                   BOARD OF DIRECTORS
dilakukan guna memastikan bahwa mekanisme              standards of transparency, accountability, and public
kepemimpinan di Superbank telah memenuhi standar       shareholder protection required for publicly listed      Berikut merupakan uraian tugas, tanggung jawab,           The following describes the duties, responsibilities,
transparansi, akuntabilitas, serta pelindungan hak     entities.                                                dan wewenang Direksi:                                     and authority of the Board of Directors:
pemegang saham publik yang diwajibkan bagi                                                                      1. Menerima dan melaksanakan kewenangan yang              1. Accepts and implements the authority delegated,
entitas yang tercatat di bursa.                                                                                     diberikan, serta mewakili Bank sesuai ketentuan          and represents the Bank in accordance with the
                                                                                                                    peraturan    perundang-undangan,      Anggaran           provisions of statutory regulations, Articles of
                                                                                                                    Dasar, dan/atau keputusan RUPS.                          Association, and/or GMS resolutions.
SUSUNAN DAN KOMPOSISI DIREKSI TAHUN 2025               STRUCTURE AND COMPOSITION OF THE BOARD OF
                                                       DIRECTORS IN 2025                                        2. Menerapkan Tata Kelola yang Baik pada Bank,            2. Implement the GCG to the Bank, Risk Management
                                                                                                                   manajemen risiko, dan kepatuhan secara                    and compliance in an integrated manner.
Terdapat perubahan terhadap komposisi Direksi          There was a change in the composition of the Board          terintegrasi.                                          3. Develop the Bank’s vision, mission, and values as
pada tahun 2025 sebagaimana terakhir termuat           of Directors in 2025, as most recently recorded in       3. Menyusun visi, misi, dan nilai-nilai, serta rencana       well as strategic plan in the form of a corporate
dalam Akta No. 151 tanggal 29 Juli 2025, sebagai       Deed No. 151 dated July 29, 2025, as follows:               strategis Bank dalam bentuk rencana korporasi             plan and business plan.
berikut:                                                                                                           dan rencana bisnis.                                    4. Hold Board of Directors Meeting regularly and
                                                                                                                4. Menyelenggarakan Rapat Direksi secara berkala             with sufficient time.
                                                                                                                   dan dengan waktu yang memadai.                         5. Establish an internal audit working unit, a risk
                                                                                                                5. Membentuk Satuan Kerja Audit Internal, Satuan             management working unit, and a compliance
                                                                                                                   Kerja Manajemen Risiko, dan Satuan Kerja                  working unit.
                                                                                                                   Kepatuhan.
                                                                                                          256                                                                                                                     257
Page 130
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                            Good Corporate Governance Report
6. Menindaklanjuti temuan audit atau pemeriksaan          6. Follow up on audit findings or examinations and           17. Dalam hal tidak ditetapkan dalam keputusan           17. In the event that it is not stipulated in the GMS
   dan rekomendasi dari Satuan Kerja Audit Internal          recommendations from the Bank’s internal audit                RUPS atau Anggaran Dasar Bank, Direksi                   decision or the Bank’s Articles of Association, the
   Bank, auditor eksternal, hasil pengawasan OJK,            working unit, external auditors, OJK supervision              melalui keputusan Direksi menetapkan struktur            Board of Directors through a Board of Directors
   dan/atau hasil pengawasan otoritas dan lembaga            results, and/or supervision results from other                organisasi Bank, termasuk pembidangan tugas              decision shall determine the Bank’s organizational
   lain.                                                     authorities and institutions.                                 Direksi, mekanisme direktur pengganti, serta             structure includes the division of duties of the
7.   Mengungkapkan kepada karyawan mengenai               7.   Disclose to employees regarding the Bank’s                  mekanisme jika direktur pengganti tidak dapat            Board of Directors members, interim director
     kebijakan internal Bank yang bersifat strategis di        strategic internal policies in the field of manpower.       menjalankan tugasnya.                                    mechanism, and mechanism if the interim director
     bidang kepegawaian.                                                                                               18. Selama periode masa jabatan, pembidangan                 unable to carry out his duties.
                                                          8. Establish an internal control system and
8. Menciptakan sistem pengendalian internal dan              risk management, oversee the internal audit                   tugas anggota Direksi dapat dialihkan atau           18. During the term of office, the duties of the Board
   manajemen risiko, mengawasi fungsi audit                  function at all management levels, and follow                 diubah menjadi pembidangan tugas lain sesuai             of Directors members can be transferred or
   internal di semua tingkatan manajemen, dan                up on audit findings as directed by the Board of              ketentuan Anggaran Dasar Bank atau ditentukan            changed to other duties, in accordance with the
   menindaklanjuti temuan audit sesuai arahan                Commissioners.                                                oleh RUPS.                                               provisions of the Bank’s Articles of Association or
   Dewan Komisaris.                                                                                                    19. Dalam hal anggota Direksi hanya terdiri dari 1           determined by the GMS.
                                                          9. To consider the Company’s stakeholder’s proper
9. Memperhatikan kepentingan yang wajar dari                 interest.                                                     (satu) orang direktur, tugas dan tanggung jawab      19. In the event that the members of the Board of
   pemangku kepentingan Bank.                                                                                              direktur yang membawahkan fungsi kepatuhan               Directors only consist of 1 (one) director, the
                                                          10. Establish and evaluate the performance of                    dilaksanakan oleh kepala satuan kerja kepatuhan          duties and responsibilities of the director in
10. Membentuk dan mengevaluasi kinerja komite                 committees that are responsible to the Board of              Bank paling lama 6 (enam) bulan.                         charge of the compliance function are carried out
    yang bertanggung jawab kepada Direksi. Evaluasi           Directors. The evaluation must be conducted at                                                                        by the head of the Bank’s compliance work unit
    tersebut dilakukan setidaknya setiap akhir tahun          least at the end of each financial year.                 20. Direktur pengganti dilarang untuk dipenuhi dari
                                                                                                                           pihak lain selain dari anggota Direksi yang sedang       for a maximum of 6 (six) months.
    buku.
                                                          11. Ensure that the Bank’s data and information is               menjabat, kecuali karena pemenuhan ketentuan         20. Substitute directors are prohibited from being
11. Memastikan data dan informasi Bank akurat,                accurate, relevant, and timely, also managed it              peraturan perundang-undangan.                            appointed by parties other than current members
    relevan, dan tepat waktu serta mengelolanya               in accordance with GCG Principles and prevailing                                                                      of the Board of Directors, except for compliance
    sesuai tata kelola bank yang baik serta peraturan         regulations.                                             21. Bidang tugas direktur yang dipenuhi oleh direktur
                                                                                                                           pengganti wajib berlaku paling lama 6 (enam)             with statutory provisions.
    yang berlaku.
                                                          12. Have working guidelines and rules that are binding           bulan dan dalam hal diperlukan, pembidangan          21. Working field of the director that is conducted by
12. Memiliki pedoman dan tata tertib kerja yang               for each Board of Directors member.                          tugas direktur pengganti dapat diperpanjang              the substitute director shall apply for a maximum
    bersifat mengikat bagi setiap anggota Direksi.                                                                         berdasarkan pertimbangan tertentu dari Bank              of 6 (six) months and if necessary, the field of
                                                          13. Board of Director decisions taken in accordance
13. Keputusan Direksi yang diambil sesuai dengan              with the working guidelines and regulations are              dan mendapatkan persetujuan OJK.                         duties of the substitute director can be extended
    pedoman dan tata tertib kerja mengikat dan                binding and the responsibility of all Board of           22. Anggota Direksi secara sendiri-sendiri atau              based on certain considerations from the Bank
    menjadi tanggung jawab seluruh anggota Direksi.           Directors members.                                           bersama-sama dilarang memiliki saham pada                and obtaining OJK approval.
14. Menumbuhkan dan mewujudkan terlaksananya              14. Grow and realize the implementation of a                     perusahaan lain sebesar 25% (dua puluh lima          22. Members of the Board of Directors, individually or
    budaya kepatuhan pada Bank serta memastikan               compliance culture in the Bank as well as to ensure          persen) atau lebih dari modal disetor perusahaan         collectively, are prohibited from owning shares in
    terlaksananya fungsi kepatuhan Bank.                      the implementation of the Bank’s compliance                  lain yang dimaksud.                                      another company amounting to 25% (twenty five
                                                              function.                                                23. Kepemilikan saham anggota Direksi secara                 percent) or more than the paid-up capital of the
15. Mengungkapkan kepemilikan sahamnya (dan                                                                                                                                         other company in question.
    keluarganya), baik pada Bank yang bersangkutan        15. Disclose his/her share ownership (including his/             sendiri-sendiri atau bersama-sama sehubungan
    maupun pada bank dan perusahaan lain, yang                her family), either in the Bank or in other banks,           penerimaan bonus dan/atau tantiem dalam              23. Share ownership of members of the Board of
    berkedudukan di dalam dan di luar negeri                  and companies domiciled, both within the country             bentuk saham yang mengakibatkan kepemilikan              Directors individually or jointly in connection with
    ke dalam Daftar Khusus yang disimpan dan                  and abroad. The Special Register is maintained               saham sebesar 25% (dua puluh lima persen) atau           the receipt of bonuses and/or bonuses in the form
    diperbaharui dari waktu ke waktu oleh Bank.               and should be updated from time to time by the               lebih dikecualikan dari ketentuan poin 22 di atas.       of shares which results in share ownership of 25%
                                                              Bank.                                                    24. Kepemilikan saham Presiden Direktur atau                 (twenty five percent) or more is exempt from the
16. Dalam pemenuhan pelaksanaan tata kelola,                                                                                                                                        provisions of point 22 above.
    anggota Direksi mengungkapkan:                        16. With regard to the implementation of good                    Direktur Kepatuhan yang berasal dari bonus,
                                                              governance, the Board of Directors members                   tantiem, program kepemilikan saham bagi              24. Share ownership of the President Director or
     a. kepemilikan saham yang mencapai 5%                                                                                 manajemen, dan/atau program kepemilikan                  Compliance Director, derived from a bonus,
                                                              shall disclose:
        (lima persen) atau lebih, baik pada Bank                                                                           saham bagi karyawan pada perusahaan yang                 tantiem, management stock ownership program,
        yang bersangkutan maupun bank dan/atau                 a. Ownership of five percent (5%) of shares or              merupakan pemegang saham pengendali dan/                 and/or employee stock ownership program at
        perusahaan lain, yang berkedudukan di dalam               more either in the Bank or other banks and               atau pengendali terakhir Bank, tidak termasuk            a company that is a controlling and/or ultimate
        dan di luar negeri;                                       companies domiciled both within the country              dalam    penilaian   independensi    terhadap            controlling shareholder of a Bank, is not taken
                                                                  and abroad.                                              pemegang saham pengendali, sepanjang:                    into account in assessing the independence of
     b. hubungan keuangan dengan anggota Direksi
        lain, anggota Dewan Komisaris, dan/atau                b. financial relation with other Board of Directors        a. Kepemilikan saham merupakan kebijakan                  controlling shareholders, as long as:
        pemegang saham pengendali Bank; dan                       member, Board of Commissioners member,                     dari pemegang saham pengendali dan/                   a. Share ownership is the policy of the controlling
                                                                  and/or controlling shareholders of the Bank;               atau pengendali terakhir Bank dan bukan                  shareholder and/or ultimate controller of the
     c. hubungan keluarga sampai derajat kedua
                                                                  and                                                        merupakan inisiatif dari Presiden Direktur               Bank and is not an initiative of the president
        dengan anggota Direksi lain, anggota Dewan
        Komisaris, dan/atau pemegang saham                     c. family relation up to second degree with                   atau Direktur Kepatuhan;                                 director or Compliance Director;
        pengendali Bank, dalam laporan pelaksanaan                other Board of Directors member, Board of               b. Kepemilikan     saham          tidak      untuk       b. Shares ownership is not for trading; and
        tata kelola sesuai ketentuan POJK.                        Commissioners member, and/or controlling                   diperdagangkan; dan
                                                                  shareholders of the Bank, in the GCG                                                                             c. The person concerned submits a statement
                                                                  implementation report as regulated under                c. Yang     bersangkutan       menyampaikan                 that he/she always acts independently during
                                                                  OJK Regulation.                                            surat pernyataan untuk selalu bertindak                  their term of office.
                                                                                                                             independen selama menjabat.



                                                                                                                258                                                                                                                   259
Page 131
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                                     Good Corporate Governance Report



RAPAT DIREKSI                                                       BOARD OF DIRECTORS MEETING
Selama tahun 2025, Direksi Superbank telah                          During 2025, The Board of Directors has conducted 19
menyelenggarakan rapat sebanyak 19 (sembilan                        (nineteen) meetings consisting of 15 (fifteen) Board     Rapat Direksi turut dihadiri oleh manajemen senior           Board of Directors meetings are also attended by
belas) kali yang terdiri dari 15 (lima belas) kali Rapat            of Directors Meeting and 4 (four) Joint Meetings with    yang bertanggung jawab atas fungsi administratif,            senior management responsible for administrative
Direksi dan 4 (empat) kali Rapat Gabungan dengan                    the Board of Commissioners.                              SDM, produk, teknologi informasi, manajemen risiko           functions, HR, products, information technology, risk
Dewan Komisaris.                                                                                                             dan internal audit.                                          management, and internal audit.

RENCANA AWAL TAHUN RAPAT DIREKSI                                    PLAN FOR BOARD OF DIRECTORS ANNUAL MEETING               Apabila terdapat ketidakhadiran anggota Direksi, hal         In the event of an absence of a Board member,
Kalender Rapat Tahunan untuk periode 2025 disusun                   The Annual Meeting Calendar for the Board of             ini dibuktikan dengan Surat Kuasa yang disampaikan           such absence is evidenced by a Power of Attorney
dengan bantuan Sekretaris Perusahaan, untuk                         Directors for 2025 is prepared by the assistance of      kepada Sekretaris Perusahaan sesuai ketentuan                submitted to the Corporate Secretary in accordance
kemudian diinformasikan dan diselaraskan dengan                     the Corporate Secretary, which is then communicated      yang berlaku.                                                with prevailing regulations.
pihak-pihak terkait.                                                and aligned with the relevant stakeholders.

                                                                                                                             KEPUTUSAN     DIREKSI     YANG    DIAMBIL      SECARA        CIRCULAR RESOLUTIONS BY THE BOARD OF
PENYAMPAIAN UNDANGAN, AGENDA, DAN MATERI                            SUBMISSION OF INVITATION, AGENDA AND                     SIRKULER                                                     DIRECTORS
RAPAT DIREKSI                                                       MEETING MATERIALS FOR BOARD OF DIRECTORS
Superbank telah menyempurnakan proses tata kelola                   MEETING                                                  Direksi dapat mengambil keputusan yang sah                   The Board of Directors may pass a valid and binding
rapat dengan mematuhi prosedur Rapat Direksi                        Superbank has refined its meeting governance             dan mengikat tanpa mengadakan rapat, melalui                 resolution without holding a formal meeting through
secara disiplin guna mencapai koordinasi yang                       by strictly adhering to Board of Directors meeting       keputusan sirkuler, selama seluruh Anggota Direksi           a circular resolution, provided that all Board members
optimal dan pertemuan yang produktif. Undangan                      procedures to achieve optimal coordination and           menyetujuinya dengan memberikan tanda tangan.                approve by signing the resolution.
rapat, beserta agenda dan materi pendukung,                         productive outcomes. Meeting invitations, along with
disampaikan sebelum rapat sesuai dengan ketentuan                   the agendas and supporting materials, are distributed    Sepanjang tahun 2025, Direksi telah menandatangani           During 2025, the Board of Directors adopted 5 (five)
yang berlaku. Hal ini dilakukan untuk memberikan                    prior to the meetings in accordance with prevailing      sebanyak 5 (lima) resolusi sirkuler.                         circular resolutions.
kesempatan bagi seluruh anggota Direksi dalam                       regulations. This practice is implemented to provide
melakukan penelaahan materi secara mendalam,                        all Board members with the opportunity for in-depth
sehingga setiap pembahasan dapat berjalan secara                    review, ensuring that every discussion is conducted      PELATIHAN DAN/ATAU PENINGKATAN KOMPETENSI                    TRAINING AND/OR COMPETENCY DEVELOPMENT
efektif dan berorientasi pada hasil.                                effectively and remains results-oriented.                ANGGOTA DIREKSI                                              FOR THE BOARD OF DIRECTORS

TINGKAT KEHADIRAN RAPAT                                             MEETINGS ATTENDANCE RATE                                 Sepanjang tahun 2025, anggota Direksi telah                  Throughout 2025, members of the Board of Directors
Tingkat kehadiran Direksi dalam Rapat selama 2025                   The attendance rate of the Board of Directors in         mengikuti beberapa pelatihan dan peningkatan                 participated in several training and competency
sebagai berikut:                                                    Meetings during 2025 is as follows:                      kompetensi yaitu:                                            development programs, namely:


                                                                                                                                Nama Anggota Direksi          Pelatihan dan/atau Peningkatan             Fasilitator               Tanggal
                                                                                                                               Board of Director’s Name                 Kompetensi                       Facilitator                Date
                                                                                                                                                               Training and/or Competency
                                                                                                                                                                       Improvement
                                                                                           Jumlah Kehadiran dalam
                                         Jumlah Kehadiran dalam Rapat                      Rapat Gabungan Dewan                                                 Women Empowerment Session                 Internal              10 Maret 2025
               Nama                        Direksi (total Rapat 15 kali)                      Komisaris - Direksi                   Tigor M. Siahaan          (International Women's Day 2025)
               Name                       Total Attendance at Board of                        (total Rapat 4 kali)
                                                                                                                                                               Sertifikasi Manajemen Risiko J7              LSPP                  14 Juli 2025
                                                Directors Meeting                        Total Attendance at Board of
                                               (total 15 Meetings)                    Commissioners Joint Meeting (total 4              Sukiwan                 Women Empowerment Session                 Internal              10 Maret 2025
                                                                                                                                                              (International Women's Day 2025)
                                                                                                   Meetings)
                                                                                                                                                              Resertifikasi Manajemen Risiko J7         PT Efektif Pro          24 Maret 2025
         Tigor M. Siahaan                                15/15                                             4/4                                                Refreshment Manajemen Risiko J7
                                                                                                                                                                                                            GPS                 24 Maret 2025
         Itjang Wibisono*                                 2/15                                             1/4                                                   Coaching Style Leadership
                                                                                                                                                                                                      Vanaya Indonesia           30 April 2025
             Sukiwan**                                    9/15                                             3/4                                                Artificial Intelligence, Intellectual
                                                                                                                                                              Property, and Data Privacy Legal          HHP Law Firm            13 Maret 2025
        Melisa Hendrawati                                15/15                                             4/4                                                     Perspective in Indonesia
                                                                                                                                                                 Coaching Style Leadership
        Amalia Pratantara                                14/15                                             4/4                                                                                        Vanaya Indonesia           21 Mei 2025
                                                                                                                                                                Anti Money Laundering (AML)
        Bhavana B. Vatvani                               15/15                                             4/4                                                            Training                        Internal                8 Mei 2025

    *Periode masa jabatan sampai dengan tanggal 25 April 2025 I Term of office ending on April 25, 2025.                                                              Automation Arena
    ** Periode masa jabatan sejak tanggal 25 April 2025 I Term of office starting on April 25, 2025.
                                                                                                                                                                                                          Internal             19 Februari 2025
                                                                                                                                                                From Bricks to Bonds: Building
                                                                                                                                                                  Stronger Teams with Lego                Internal            14 November 2025
                                                                                                                                                                         (Business)



                                                                                                                       260                                                                                                                        261
Page 132
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                       Good Corporate Governance Report




                                   Women Empowerment Session                                                           PENILAIAN DIREKSI TERHADAP KINERJA KOMITE             BOARD  OF   DIRECTORS’           ASSESSMENT         OF
        Melisa Hendrawati                                                     Internal        10 Maret 2025
                                 (International Women's Day 2025)                                                                                                            COMMITTEE PERFORMANCE
                                    Anti Money Laundering (AML)               Internal          8 Mei 2025
                                              Training                                                                 Setiap tahunnya diadakan penilaian mandiri terhadap   An annual self-assessment is conducted for each
                                                                                                                       masing-masing Komite dibawah Direksi. Kinerja         Committee under the Board of Directors. The
                                     Coaching Style Leadership
                                                                                                                       Komite dibawah Direksi untuk periode tahun 2025       performance assessment of the Committees under
                                                                          Vanaya Indonesia     30 April 2025
                                                                                                                       telah dilakukan dan disetujui oleh Direksi.           the Board of Directors for the 2025 period has been
                                 Refreshment Manajemen Risiko J7                                                                                                             completed and approved by the Board of Directors.
                                                                          Goei Siauw Hong       19 Juni 2025
                                 Chartered Financial Analyst (CFA)                                                     Adapun kriteria penilaian yang dilakukan mencakup     The assessment criteria include the conduct of
                                           Certification                         -            25 Januari 2025
                                                                                                                       pelaksanaan rapat, pemenuhan kewajiban setelah        meetings, the fulfillment of post-meeting obligations,
                                   Training International Coaching                                                     rapat serta tingkat kehadiran pada rapat yang         and the attendance rates at meetings held by each
                                             Certification                Vanaya Indonesia    15 - 18 Mei 2025
                                                                                                                       diadakan oleh masing-masing komite dibawah            respective Committee under the Board of Directors.
                                  Refreshment Sertifikasi Treasury                                                     Direksi.
                                            Dealer J7                           ACI            26 April 2025

                                  Artificial Intelligence, Intellectual                                                Penilaian Direksi terhadap kinerja komite yang        The Board of Directors’ assessment of the
                                  Property, and Data Privacy Legal          HHP Law Firm       13 Maret 2025
                                                                                                                       mendukung pelaksanaan tugas Direksi pada tahun        performance of committees supporting the Board’s
                                       Perspective in Indonesia
                                                                                                                       buku 2025 paling sedikit memuat:                      duties during the 2025 financial year includes, at a
                                         Executive Coaching                                                            1. Prosedur penilaian kinerja; dan                    minimum:
                                                                          Vanaya Indonesia     30 Juni 2025
                                                                                                                                                                             1. The performance assessment procedure;
                                    From Bricks to Bonds: Building                                                     2. Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja
                                 Stronger Teams with Lego (Finance)           Internal       13 Desember 2025             selama tahun buku, kompetensi dan kehadiran        2. The criteria used, such as performance
                                  Artificial Intelligence, Intellectual                                                   dalam rapat.                                          achievements   during   the   financial year,
        Amalia Pratantara         Property, and Data Privacy Legal          HHP Law Firm       13 Maret 2025                                                                    competence, and meeting attendance.
                                       Perspective in Indonesia
                                    Anti Money Laundering (AML)
                                              Training                        Internal          8 Mei 2025
                                   Women Empowerment Session
                                 (International Women's Day 2025)             Internal        10 Maret 2025
                                     Coaching Style Leadership
                                                                          Vanaya Indonesia     30 April 2025
                                   From Bricks to Bonds: Building
                                     Stronger Teams with Lego                 Internal        17 Oktober 2025
                                           (Compliance)
                                          Automation Arena
                                                                              Internal       19 Februari 2025
                                   Sertifikasi Manajemen Risiko J7
                                                                               LSPP                LSPP
                                 Safe & Respectful Workplace (SRW)
                                             Training                         Internal         17 Maret 2025
   Bhavana Balramdas Vatvani         Coaching Style Leadership
                                                                          Vanaya Indonesia     29 April 2025
                                    Anti Money Laundering (AML)
                                              Training                        Internal          8 Mei 2025
                                  Artificial Intelligence, Intellectual
                                  Property, and Data Privacy Legal          HHP Law Firm       13 Maret 2025
                                       Perspective in Indonesia
                                  Pembekalan Sertifikasi Standar
                                  Kompetensi Sistem Pembayaran                  LPPI          3 Oktober 2025
                                  (SKSP) sub bidang Pengelolaan
                                         Transfer Dana J6
                                 Refreshment Manajemen Risiko J7
                                                                          Goei Siauw Hong       19 Juni 2025
                                          Automation Arena
                                                                              Internal       19 Februari 2025
                                   From Bricks to Bonds: Building
                                     Stronger Teams with Lego                 Internal       28 November 2025
                                           (Operations)




                                                                                                                 262                                                                                                             263
Page 133
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                           Good Corporate Governance Report

                                                                                                                            •   Kepatuhan terhadap ketentuan peraturan              •   The compliance with provisions of laws and
Komite di Bawah Direksi                                                                                                         perundang-undangan dan peraturan lain                   regulations and other regulations in the
Committee Under Board of Directors                                                                                              dalam pelaksanaan pemberian kredit.                     implementation of granting credit.
                                                                                                                            •   Penyelesaian kredit bermasalah sesuai               •   Settlement of bad credit in accordance with
                                                                                                                                dengan yang ditetapkan dalam kebijakan,                 the determined credit policy, procedure, and
                                                                                                                                prosedur, dan limit perkreditan.                        limit.
 Komite di bawah Direksi dibentuk untuk membantu           The Committees of the Board of Directors are
 Direksi dalam mengelola aktivitas Bank agar selaras       established to assist the Board of Directors in                  •   Upaya Bank dalam memenuhi kecukupan                 •   The Bank’s efforts to meet the adequacy of
 dengan rencana strategis Bank kedepannya. Komite          managing the Bank’s activities in line with the strategic            jumlah penyisihan penghapusan Kredit dalam              credit write-off provisions, in this case the
 yang dibentuk dan bertanggung jawab langsung              plan of the Bank going forward. The Committees                       hal ini Cadangan Kerugian Penurunan Nilai               Allowance for Impairment Losses (CKPN).
 kepada Direksi terdiri dari:                              directly responsible to the Board of Directors consist               (CKPN).
                                                           of:
 1.   Komite Kebijakan Perkreditan
                                                           1.   Credit Policy Committee                                                                                        II. Responsibilities of the Credit Policy Committee:
 2. Komite Kredit                                                                                                      II. Tanggung jawab Komite Kebijakan Perkreditan:
                                                           2. Credit Committee                                                                                                 1.   Submit reports periodically to the Board of
 3. Komite Manajemen Risiko                                                                                            1.   Menyampaikan laporan secara berkala kepada
                                                                                                                                                                                    Directors with a copy of the report to the Board
                                                           3. Risk Management Committee                                     Direksi dengan tembusan laporan kepada Dewan
 4. Komite Aset dan Liabilitas                                                                                                                                                      of Commissioners regarding:
                                                                                                                            Komisaris mengenai:
                                                           4. Asset and Liability Committee
 5. Komite Pengarah TI                                                                                                                                                              •   Results of supervision over the implementation
                                                                                                                            •   Hasil pengawasan terhadap penerapan dan
                                                           5. Information Technology Steering Committee                                                                                 of credit policies.
 6. Komite Manajemen Vendor                                                                                                     pelaksanaan kebijakan perkreditan.
                                                           6. Vendor Management Committee                                                                                           •   The results of monitoring and evaluation of
 7.   Komite Manajemen Fraud                                                                                                •   Hasil pemantauan dan evaluasi mengenai
                                                                                                                                                                                        the matters referred in point I.4 of the Roles
                                                           7.   Fraud Management Committee                                      hal-hal yang dimaksud dalam Tugas Komite
                                                                                                                                                                                        of Credit Policy Committee above.
                                                                                                                                Kebijakan Perkreditan pada poin I.4.
 KOMITE KEBIJAKAN PERKREDITAN                                                                                                                                                  2. Provide recommendations for improvement to the
                                                           CREDIT POLICY COMMITTEE                                     2. Memberikan saran langkah-langkah perbaikan
 Komite Kebijakan Perkreditan (CPC) dibentuk untuk                                                                                                                                Board of Directors with a copy of the report to
                                                                                                                          kepada Direksi dengan tembusan laporan kepada
                                                           The Credit Policy Committee (CPC) was established                                                                      the Board of Commissioners regarding matters
 membantu Direksi guna merumuskan kebijakan                                                                               Dewan Komisaris mengenai hal-hal yang terkait
                                                           to support the Board of Directors in determining                                                                       related to point 1 above.
 kredit dan memberikan saran untuk perbaikan terkait                                                                      dengan butir 1 di atas.
                                                           the credit policies and provide recommendations to
 kebijakan kredit di Bank.
                                                           improve credit policies in the Bank.
 Mengacu pada ketentuan dalam Piagam Komite yang                                                                                                                               Composition of Credit Policy Committee Members
                                                           According to the applicable Committee Charter, the          Komposisi Anggota Komite Kebijakan Perkreditan
 berlaku, berikut adalah tugas dan tanggung jawab
                                                           followings are the duties and responsibilities of Credit                                                            1.   President Director (Chairman)
 Komite Kebijakan Perkreditan:                                                                                         1.   Presiden Direktur (Ketua)
                                                           Policy Committee:
                                                                                                                                                                               2. Chief Risk Officer (Alternate Chairman)
                                                                                                                       2. Chief Risk Officer (Wakil Ketua)
                                                                                                                                                                               3. Business Director (Member)
 I. Tugas Komite Kebijakan Perkreditan adalah sebagai                                                                  3. Direktur Bisnis (Anggota)
                                                           I. The roles of Credit Policy Committee are as follows:
 berikut:                                                                                                                                                                      4. Finance Director (Member)
                                                                                                                       4. Direktur Keuangan (Anggota)
                                                           1.   Provide input to the Board of Directors in the
 1.   Memberikan masukan kepada Direksi dalam                                                                                                                                  5. Operational Director (Member)
                                                                preparation of credit policies, especially those       5. Direktur Operasional (Anggota)
      penyusunan kebijakan perkreditan, terutama yang
                                                                relating to the formulation of prudential principles                                                           6. Chief Administrative Officer (Member)
      terkait dengan perumusan prinsip kehati-hatian                                                                   6. Chief Administrative Officer (Anggota)
                                                                in credit.
      dalam perkreditan.                                                                                                                                                       7.   Chief Internal Audit (Non-Voting Member)
                                                                                                                       7.   Chief Internal Audit (Anggota - Tanpa Hak Suara)
                                                           2. To supervise so that Bank’s credit policies can
 2. Mengawasi agar kebijakan perkreditan dapat                                                                                                                                 8. Head of Enterprise Risk (Member)
                                                              be applied and implemented consequently and              8. Head of Enterprise Risk (Anggota)
    diterapkan dan dilaksanakan secara konsekuen
                                                              consistently as well as to formulate solutions                                                                   9. Head of Credit Policy (Secretary - Non-Voting
    dan konsisten serta merumuskan solusi dalam hal                                                                    9. Head of Credit Policy (Sekretaris - Tanpa Hak
                                                              if there are obstructions or constraints in the                                                                     Member)
    terdapat hambatan atau kendala dalam penerapan                                                                        Suara)
                                                              implementation of these policies.                                                                                During 2025, the Credit Policy Committee held 12
    kebijakan tersebut.                                                                                                Sepanjang tahun 2025, Komite Kebijakan Perkreditan
                                                           3. Conduct periodic reviews of credit policies and                                                                  (twelve) meetings. The attendance rate of Credit
 3. Melakukan kajian berkala terhadap kebijakan                                                                        telah melangsungkan rapat sebanyak 12 (dua belas)
                                                              provide advice to the Board of Directors if updates                                                              Policy Committee members in meetings during 2025
    perkreditan dan memberikan saran kepada Direksi                                                                    kali. Tingkat kehadiran anggota Komite Kebijakan
                                                              or changes are required.                                                                                         was as follows:
    dalam hal diperlukan pengkinian atau perubahan.                                                                    Perkreditan dalam rapat selama 2025 adalah sebagai
                                                           4. Monitor and evaluate:                                    berikut:
 4. Memantau dan mengevaluasi:
                                                                •   The development and quality of the overall
      •   Perkembangan      dan    kualitas   portofolio
                                                                    credit portfolio.                                                        Nama                                       Jumlah Kehadiran
          perkreditan secara keseluruhan.
                                                                •   The validity of the implementation of credit                             Name                                        Total Attendance
      •   Kebenaran pelaksanaan kewenangan memutus
                                                                    authority limits.
          kredit.
                                                                •   The validity of the process of granting,                           Presiden Direktur                                      12/12
      •   Kebenaran proses pemberian, perkembangan,
                                                                    development, and quality of credit to the
          dan kualitas kredit yang diberikan kepada                                                                                    Chief Risk Officer                                     12/12
                                                                    related party to the Bank and certain large
          pihak terkait dengan Bank dan debitur besar
                                                                    debtors.
          tertentu.                                                                                                                      Direktur Bisnis                                      10/12
                                                                •   The validity of the implementation           of
      •   Kebenaran pelaksanaan ketentuan         Batas
                                                                    provisions on Legal Lending Limit (LLL).
          Maksimum Pemberian Kredit (BMPK).

                                                                                                               264                                                                                                                    265
Page 134
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                                                                     Good Corporate Governance Report
                                                                                                                             3. Chief Risk Officer - Anggota (Peninjau)                                             3. Chief Risk Officer - Member (Reviewer/Non
                                                                                                                                                                                                                       voting Member)
                Direktur Operasional                                         12/12                                           4. Branch Manager KC Cihampelas - Anggota
                                                                                                                                (Pemutus Kredit)                                                                    4. Branch Manager KC Cihampelas - Member
                 Direktur Keuangan                                           12/12                                                                                                                                     (Credit Approver)
                                                                                                                             5. SME Collection Head - Anggota (Pemutus
             Chief Administrative Officer                                   10/12                                               Kredit)                                                                             5. SME Collection Head - Member (Credit
                                                                                                                                                                                                                       Approver)
                 Chief Internal Audit                                        11/12                                           6. Head of Credit Underwriting - Anggota
                                                                                                                                (Pemutus Kredit)                                                                    6. Head of Credit Underwriting - Member
               Head of Enterprise Risk                                       12/12                                                                                                                                     (Credit Approver)
                                                                                                                             7.    Business Support                 Specialist         -    Anggota
                Head of Credit Policy                                        12/12                                                 (Rekomendasi)                                                                    7.    Business Support Specialist - Member
                                                                                                                                                                                                                          (Recommendation)
                                                                                                                             8. Credit Underwriting Officer / Specialist -
                                                                                                                                Sekretaris (Rekomendasi)                                                            8. Credit Underwriting Officer / Specialist -
KOMITE KREDIT                                                CREDIT COMMITTEE                                                                                                                                          Secretary (Recommendation)
                                                                                                                                                                                                             •    Resolve Non Performing Loan
Komite Kredit Superbank yang membantu Direksi                                                                            •    Penyelesaian Kredit Bermasalah
                                                             The Superbank Credit Committee is in charge of
dalam    mengevaluasi    dan/atau    memutuskan                                                                                                                                                                     1.    Chief Administrative Officer - Head (Credit
                                                             evaluating and/or deciding credit application and               1.    Chief Administrative Officer - Ketua (Pemutus
permohonan kredit dan penyediaan dana lainnya,                                                                                                                                                                            Approver)
                                                             other fund provisions, as well as handling problematic                Kredit)
serta penanganan kredit bermasalah sesuai dengan             credit in accordance with the limits of authority and                                                                                                  2. Chief Risk Officer - Member (Reviewer/Non
batas kewenangan dan tanggung jawab yang                                                                                     2. Chief Risk Officer - Anggota (Peninjau)
                                                             responsibility set by The Board of Directors.                                                                                                             voting Member)
ditetapkan oleh Direksi.                                                                                                     3. Branch Manager KC Cihampelas - Anggota
                                                                                                                                                                                                                    3. Branch Manager KC Cihampelas - Member
                                                             The responsibilities, authorities, and duties of the               (Pemutus Kredit)
Komite Kredit memiliki tanggung jawab, wewenang,                                                                                                                                                                       (Credit Approver)
                                                             Credit Committee has the responsibilities, authorities,         4. SME Collection Head - Anggota (Pemutus
dan tugas untuk memberikan rekomendasi dan                   and duties to provide recommendations and decisions                                                                                                    4. SME Collection Head - Member (Credit
keputusan untuk menyetujui atau menolak hal-hal                                                                                 Kredit)
                                                             to approve or reject regarding as follows:                                                                                                                Approver)
berikut:                                                     • the granting of credit and other funding in                   5. Business Support                    Specialist         -    Anggota
• pemberian kredit dan penyediaan dana lainnya,                                                                                                                                                                     5. Business Support Specialist - Member
                                                                 accordance with the limits of authority and                    (Rekomendasi)
    sesuai dengan batas kewenangan dan jenis kredit                                                                                                                                                                    (Recommendation)
                                                                 applicable credit types;
    yang berlaku;
                                                             •    the selection of partners for loan channeling;         Komite Kredit telah melaksanakan rapat secara
•    pemilihan mitra untuk penyaluran pinjaman;                                                                                                                                                              Credit Committee level I held 33 (thirty three) direct
                                                                                                                         langsung di Tingkat I sebanyak 33 (tiga puluh tiga)
                                                             •    the selection of partners for providing leads for                                                                                          meetings and the Credit Committee Level II held 2
•    pemilihan mitra untuk penyediaan leads untuk                                                                        kali dan Tingkat II sebanyak 2 (dua) kali sepanjang
                                                                  credit applications;                                                                                                                       (two) direct meetings during 2025. In addition, the
     aplikasi kredit;                                                                                                    tahun 2025. Selain itu Komite Kredit Tingkat II juga
                                                                                                                                                                                                             Level II Credit Committee also makes decisions
                                                             •    Credit extensions; and                                 mengambil keputusan diluar rapat atau melalui
•    Perpanjangan kredit; dan                                                                                                                                                                                outside of meetings or through circular resolutions.
                                                                                                                         keputusan sirkuler.
                                                             •    the handling of non performing loans, including but
•    Penanganan kredit bermasalah, termasuk namun                 not limited to restructuring programs, collateral                                                                                          The attendance rate of Credit Committee members in
     tidak terbatas pada program restrukturisasi,                                                                        Tingkat kehadiran anggota Komite Kredit dalam
                                                                  takeovers, write-offs, and/or other measures.                                                                                              meetings during 2025 was as follows:
     pengambilalihan agunan, penghapusan buku,                                                                           rapat selama tahun 2025 adalah sebagai berikut:
     dan/atau lainnya.
                                                             Composition of Credit Committee Level I Members
                                                             1.   President Director - Chairman (Credit Approver)                                                        Nama                                               Jumlah Kehadiran
Komposisi Anggota Komite Kredit Tingkat I
                                                                                                                                                                         Name                                                Total Attendance
1.   Presiden DIrektur - Ketua (Pemutus Kredit)              2. Finance Director - Alternate Chairman (Credit
                                                                Approver)                                                                                                                  Komite Kredit Tingkat I
2. Direktur Keuangan - Wakil Ketua (Pemutus Kredit)                                                                                                                                        Level I Credit Committee
                                                             3. Business Director - Member (Credit Approver)
3. Direktur Bisnis - Anggota (Pemutus Kredit)                                                                                                                    Presiden Direktur
                                                                                                                                                                                                                                      33/33
                                                             4. Chief Administrative Officer - Member (Credit                                                    President Director
4. Chief Administrative Officer - Anggota (Pemutus              Approver)                                                                                       Direktur Keuangan
   Kredit)                                                                                                                                                       Finance Director
                                                                                                                                                                                                                                      32/33
                                                             5. Chief Risk Officer - Member (Reviewer/Non voting
5. Chief Risk Officer - Anggota (Peninjau)                      Member)                                                                                           Direktur Bisnis
                                                                                                                                                                                                                                      30/33
                                                                                                                                                                 Business Director
6. Head of Lending - Anggota (Pemutus Kredit)                6. Head of Lending - Member (Credit Approver)
                                                                                                                                                          Chief Administrative Officer*                                               18/33
7.   Head of Credit        Underwriting     -   Sekretaris   7.   Head of Credit Underwriting          -   Secretary
     (Rekomendasi)                                                (Recommendation)                                                                               Chief Risk Officer                                                   32/33

                                                                                                                                                                  Head of Lending                                                     30/33
Komposisi Anggota Komite Kredit Tingkat II                   Composition of Credit Committee Level II Members                                            Head of Credit Underwriting**                                                 13/33
•    Perpanjangan & Restruktur Kredit                        •    Renewal & Restructure Credit
                                                                                                                                                                                                             * Chief Administrative Officer membership became effective following the Credit
     1.   Chief Administrative Officer - Ketua (Pemutus            1.   Chief Administrative Officer - Chairman
                                                                                                                         * Keanggotaan Chief Administrative Officer menjadi efektif sejak adendum Piagam
                                                                                                                         Komite Kredit per September 2025. Jumlah dan kehadiran rapat juga memperhitungkan
                                                                                                                                                                                                             Committee Charter addendum in September 2025. The reported meeting attendance
                                                                                                                                                                                                             includes participation prior to the Credit Committee Charter addendum and reflects the
          Kredit)                                                       (Credit Approver)                                kehadiran sebelum adendum Piagam Komite Kredit dan perubahan jabatan dilakukan.     subsequent change in position.
                                                                                                                         ** Jumlah dan kehadiran rapat Head of Credit Underwriting terhitung efektif sejak
     2. Direktur Bisnis - Wakil Ketua (Pemutus Kredit)             2. Business Director - Alternate Chairman             penunjukan di bulan Oktober 2025 setelah sebelumnya vacant. Sebelumnya Sekretaris
                                                                                                                                                                                                             ** Head of Credit Underwriting meeting attendance reflects the appointment effective
                                                                                                                                                                                                             October 2025, following a period of vacancy. Prior to this, the role of Credit Committee
                                                                                                                         Komite Kredit ditunjuk pada setiap rapat diadakan.
                                                                      (Credit Approver)                                                                                                                      Secretary was appointed on an ad-hoc basis at the time that the meeting is being held.


                                                                                                                   266                                                                                                                                                                         267
Page 135
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                           Good Corporate Governance Report


                                       KOMITE MANAJEMEN RISIKO                                   RISK MANAGEMENT COMMITTEE
                                       Komite Manajemen Risiko (RMC) dibentuk untuk              The Risk Management Committee (RMC) was
                                       membantu Direksi guna memastikan efektivitas              established to support the Board of Directors to
                                       penerapan manajemen risiko di Bank.                       ensure an effective risk management implementation
                                                                                                 in the Bank.
                                                                                                 The roles and responsibilities of RMC are to provide
                                       Tugas dan tanggung jawab RMC adalah memberikan
                                                                                                 recommendations to the Board of Directors as follows:
                                       rekomendasi kepada Direksi terkait dalam hal:

                                                                                                 1.   Develop risk management policy and its
                                       1.   Menyusun kebijakan manajemen risiko serta
                                                                                                      changes including designing and establishing a
                                            perubahannya,    termasuk    merancang     dan
                                                                                                      comprehensive and integrated vision, strategy,
                                            menetapkan arah, strategi, serta kerangka kerja
                                                                                                      and risk management framework.
                                            manajemen risiko yang menyeluruh dan terpadu.
                                                                                                 2. Design and determine the level of risk taken
                                       2. Perancangan dan penetapan tingkat risiko
                                                                                                    (risk appetite) and risk tolerance, including limit,
                                          yang diambil (risk appetite) dan toleransi risiko,
                                                                                                    methodology, and tools used in managing risk,
                                          termasuk terkait limit, metodologi, dan perangkat
                                                                                                    and manage the Bank’s risk so that it is within the
                                          yang digunakan dalam mengelola risiko, serta
                                                                                                    predetermined risk limits.
                                          mengelola risiko Bank agar berada dalam batasan
                                          risiko yang telah ditentukan.                          3. Ensure good corporate governance in the
                                                                                                    implementation of risk management, with
                                       3. Memastikan tata kelola perusahaan yang baik
                                                                                                    appropriate frameworks for risk identification,
                                          dalam penerapan manajemen risiko, dengan
                                                                                                    measurement, monitoring, and controlling as well
                                          kerangka kerja yang sesuai untuk identifikasi,
                                                                                                    as timely escalation of risks.
                                          pengukuran, pemantauan, dan pengendalian
                                          risiko serta eskalasi risiko secara tepat waktu.
                                       4. Mengevaluasi dan menyempurnakan proses                 4. Evaluate and improve the risk management
                                          manajemen risiko secara berkala maupun                    process periodically or at any time (if necessary,
                                          sewaktu-waktu (jika diperlukan, sebagai akibat            as a result of internal and external changes that
                                          dari adanya perubahan internal dan eksternal              might affect the capital adequacy and risk profile
                                          yang mempengaruhi kecukupan permodalan dan                of the Bank).
                                          profil risiko Bank).
                                       5. Menetapkan       dan/atau     merekomendasikan
                                                                                                 5. Establish and/or recommend policies or other
                                          kebijakan atau hal-hal terkait dengan keputusan
                                                                                                    matters related to business decisions that should
                                          bisnis jika terdapat ketidaksesuaian dengan
                                                                                                    be commenced if there are any discrepancies
                                          kebijakan dan prosedur, misalnya terjadi
                                                                                                    with policies and procedures, for example if there
                                          pelampauan ekspansi usaha yang signifikan
                                                                                                    is a significant business expansion exceeding the
                                          dibandingkan dengan Rencana Bisnis Bank
                                                                                                    business plan of Bank that has been determined
                                          yang telah ditetapkan atau pengambilan posisi/
                                                                                                    or decision which impact to risk exposure that
                                          eksposur risiko yang melampaui limit atau tingkat
                                                                                                    exceeds the limit or level of risk appetite and risk
                                          risiko yang diambil dan toleransi risiko yang telah
                                                                                                    tolerance which has been set.
                                          ditetapkan.
                                                                                                 6. Develop a contingency plan policy, if necessary,
                                       6. Menyusun         kebijakan     rencana     darurat
                                                                                                    and determine whether a situation is in an
                                          (contingency plan), jika diperlukan, dan
                                                                                                    emergency condition/abnormal condition or
                                          memutuskan suatu situasi dalam kondisi darurat/
                                                                                                    not based on the results of an analysis of these
                                          kondisi di luar normal atau tidak, yang didasarkan
                                                                                                    conditions, and design and determine appropriate
                                          pada hasil analisis terhadap kondisi tersebut
                                                                                                    steps to anticipate and overcome impacts that
                                          serta merancang dan menetapkan langkah-
                                                                                                    can be detrimental for Banks.
                                          langkah yang tepat untuk mengantisipasi dan
                                          mengatasi dampak yang dapat merugikan bagi
                                          Bank.
                                                                                                 7.   Determine the self-assessment results of the
                                       7.   Menetapkan hasil penilaian mandiri atas Tingkat           Bank’s Soundness Rating on a regular basis
                                            Kesehatan Bank secara berkala yang mencakup               which covers the risk profile, good corporate
                                            profil risiko, tata kelola perusahaan, permodalan,        governance, capital, and earnings, including
                                            dan rentabilitas, termasuk metodologi, parameter,         methodology, parameter, threshold, and weight
                                            ambang batas dan bobot yang digunakan dalam               used in the assessment.
                                            penilaian.
                                       8. Melakukan kajian terhadap Laporan Direktur
                                                                                                 8. Conduct review on the Compliance Director
                                          Kepatuhan secara berkala.
                                                                                                    Report on a regular basis.


                                 268                                                                                                                 269
Page 136
 Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                 Good Corporate Governance Report

9. Melakukan kajian terhadap kebijakan dan/atau       9. Conduct reviews of relevant policies and/
   pedoman terkait lainnya yang memerlukan               or guidelines that require Board of Directors                                         Nama                                    Jumlah Kehadiran
   persetujuan Direksi.                                  approval.                                                                             Name                                    Total Attendance
10. Melakukan kajian terhadap hasil Stress Test       10. Review the Stress Test result including its
                                                                                                                                         Presiden Direktur
    termasuk di antaranya skenario, asumsi,               scenarios, assumption, methodology, result and                                 President Director
                                                                                                                                                                                             12/12
    metodologi, hasil dan tindak lanjut mitigasi          follow up risk mitigation actions that will be taken,
    risiko yang akan dilakukan, serta rencana             as well as contingency plan if needed.                                         Chief Risk Officer                                  12/12
    penanggulangan apabila diperlukan.
                                                      11. Conduct discussion and monitoring regarding the                                 Direktur Bisnis
                                                                                                                                                                                             10/12
11. Melakukan pembahasan dan pemantauan                   risk, compliance aspect, Anti Money Laundering,                                Business Director
    terkait risiko, aspek kepatuhan, Anti Pencucian       Countering the Financing of Terrorism and                                     Direktur Keuangan
                                                                                                                                                                                             10/12
    Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan             Counter-Proliferation Financing of Weapons of                                  Finance Director
    Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata              Mass Destruction, including determining the                                  Direktur Operasional
                                                                                                                                                                                             11/12
    Pemusnah Massal Bank, serta menetapkan                necessary follow-up actions.                                                 Operational Director
    tindak lanjut yang diperlukan.
                                                      12. Participate in building and creating a risk culture                          Direktur Kepatuhan
                                                                                                                                                                                             12/12
12. Turut membangun dan menciptakan budaya                at all levels of the organization.                                           Compliance Director
    risiko di seluruh tingkatan organisasi.                                                                                         Chief Administrative Officer                             10/12
                                                      13. Oversee the integration of climate risk into
13. Melakukan pengawasan atas integrasi risiko            the Bank’s risk management framework, as                                   Chief Technology Officer                                 9/12
    iklim ke dalam kerangka manajemen risiko              well as review and evaluate the results of the
    Bank, serta meninjau dan mengevaluasi hasil           implementation of Climate Risk Management                                   Head of Enterprise Risk                                12/12
    penerapan Climate Risk Management Scenario            Scenarios (CRMS) to ensure portfolio resilience
    (CRMS) untuk memastikan ketahanan portofolio          to the impacts of climate change.                                 Head of Risk Governance & Model Validation                       11/12
    terhadap dampak perubahan iklim.
                                                      14. Ensure     adequate   financial  support        and
14. Memastikan kecukupan dukungan keuangan dan            infrastructure to manage and control risks.
    infrastruktur untuk mengelola dan mengendalikan                                                                KOMITE ASET DAN LIABILITAS (ALCO)                     ASSET AND LIABILITIES COMMITTEE (ALCO)
    risiko.
                                                      15. Provide reports to the Board of Directors regarding      ALCO adalah komite yang bertanggung jawab             ALCO is a committee responsible for determining
15. Memberikan laporan kepada Direksi terkait                                                                      untuk menentukan strategi dan melakukan               the strategy and evaluating the Bank’s balance sheet
                                                          the implementation of their duties, authorities,
    pelaksanaan tugas, wewenang, dan tanggung                                                                      evaluasi pengelolaan neraca, termasuk strategi        management in general, including the appropriate
                                                          and responsibilities.
    jawab yang dimilikinya.                                                                                        dan kebijakan pengelolaan suku bunga agar             interest rate management policy and strategy for
                                                                                                                   Bank dapat memperoleh tingkat pengembalian            the Bank to obtain the optimum return-to-risk in
                                                      Composition     of   Risk   Management       Committee       terhadap risiko (return-to-risk) yang optimal         accordance with the Bank’s risk appetite.
Komposisi Anggota Komite Manajemen Risiko                                                                          sesuai dengan tingkat risiko yang dapat diterima
                                                      Members
1.   Presiden Direktur (Ketua)                                                                                     (risk appetite) Bank.
                                                      1.   President Director (Chairman)
2. Chief Risk Officer (Wakil Ketua)
                                                      2. Chief Risk Officer (Vice Chairman)
                                                                                                                                                                         The roles and responsibility of ALCO are as follows:
3. Direktur Bisnis (Anggota)                                                                                       Tugas dan tanggung jawab ALCO adalah sebagai
                                                      3. Business Director (Member)                                berikut:
4. Direktur Kepatuhan (Anggota)
                                                      4. Compliance Director (Member)                              1.   Melakukan evaluasi atas pengelolaan risiko       1.   Evaluate the liquidity risk management with
5. Direktur Keuangan (Anggota)
                                                      5. Finance Director (Member)                                      likuiditas terkait sumber dan penggunaan              regards to the source and use of funds.
6. Direktur Operasional (Anggota)                                                                                       dana.
                                                      6. Operational Director (Member)
7.   Chief Administrative Officer (Anggota)                                                                        2. Melakukan evaluasi eksposur risiko suku
                                                      7.   Chief Administrative Officer (Member)                                                                         2. Evaluate the interest rate risk exposure and
                                                                                                                      bunga dan strategi Asset & Liabilities
8. Chief Technology Officer (Anggota)                                                                                                                                       Asset & Liabilities Management (ALM) strategy
                                                      8. Chief Technology Officer (Member)                            Management (ALM) untuk memastikan
                                                                                                                                                                            to ensure the Bank’s risk-taking position is in
9. Head of Enterprise Risk (Anggota)                                                                                  bahwa posisi yang diambil Bank telah sesuai
                                                      9. Head of Enterprise Risk (Member)                                                                                   accordance with the objectives of interest rate
                                                                                                                      dengan tujuan pengelolaan risiko suku
10. Head of Risk Governance and Model Validation                                                                                                                            risk management.
                                                      10. Head of Risk Governance and Model Validation                bunga.
    (Sekretaris - tanpa hak suara)
                                                          (Secretary - Non Voting Member)                                                                                3. Optimization of the balance sheet and capital,
                                                                                                                   3. Mengupayakan      optimasi   neraca   dan
                                                                                                                                                                            including developing related balance sheet and
                                                                                                                      permodalan termasuk penetapan strategi
                                                                                                                                                                            capital strategies with regards to the acceptable
Selama tahun 2025, Komite Manajemen Risiko telah                                                                      atas neraca dan permodalan tersebut sesuai
                                                      During 2025, the Risk Management Committee held 12                                                                    return-to-risk levels.
menyelenggarakan rapat sebanyak 12 (dua belas)                                                                        dengan tingkat return-to-risk yang dapat
                                                      (twelve) meetings.
kali.                                                                                                                 diterima.                                          4. Conduct review of the Bank’s assets and liabilities
                                                                                                                                                                            pricing to ensure that the pricing can optimize the
Tingkat kehadiran anggota Komite Manajemen Risiko                                                                  4. Melakukan kaji ulang atas penetapan
                                                      The attendance rate of Risk Management Committee                                                                      cost and worth of funds, as well as maintaining
dalam rapat selama 2025 adalah sebagai berikut:                                                                       harga (pricing) aset dan liabilitas Bank
                                                      members in meetings during 2025 was as follows:                                                                       the Bank’s balance sheet structure in accordance
                                                                                                                      untuk memastikan bahwa pricing tersebut
                                                                                                                                                                            with the Bank’s risk appetite.
                                                                                                                      dapat mengoptimalkan biaya serta hasil
                                                                                                                      penempatan dana, dan memelihara struktur           5. Conduct review of the Bank’s business plan (RBB)
                                                                                                                      neraca sesuai dengan risk appetite Bank.              realization and financial performance as well as
                                                                                                                                                                            the latest market condition and outlook in order
                                                                                                                   5. Melakukan kaji ulang realisasi Rencana
                                                                                                                                                                            to anticipate the impact to such realization.
                                                                                                                      Bisnis Bank (RBB) dan performa keuangan
                                                                                                                      Bank serta perkembangan atas kondisi pasar
                                                                                                             270                                                                                                             271
Page 137
 Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                    Good Corporate Governance Report

     yang dapat berpengaruh terhadap realisasi                                                                        KOMITE PENGARAH TEKNOLOGI INFORMASI                     INFORMATION          TECHNOLOGY            STEERING
     tersebut untuk dapat diantisipasi.                                                                                                                                       COMMITTEE
                                                         6. Evaluate the Bank’s liquidity position with
6. Melakukan evaluasi kondisi likuiditas Bank               regards to the risk limits set based on the Bank’s        Komite Pengarah Teknologi Informasi (TI) Superbank      The Superbank Information Technology (IT) Steering
   terhadap batasan risiko sesuai dengan risk               risk appetite, including formulation of liquidity         merupakan bagian dari tata kelola yang mengkaji,        Committee as part of the governance body to review,
   appetite Bank yang ditetapkan termasuk                   management strategy and risk mitigation                   mengawasi dan memprioritaskan area utama                monitor, and prioritize IT key areas from a cross-
   penetapan strategi pengelolaan likuiditas dan            measures.                                                 Teknologi Informasi dari perspektif lintas-fungsi dan   functional perspective, make recommendations
   mitigasi risikonya.                                                                                                membuat rekomendasi untuk pemangku kepentingan          to stakeholders in relation to, amongst others,
                                                         7.   Establish the methodology for risk measurements
7.   Menetapkan metodologi pengukuran eksposur                of interest and liquidity risks as well as reviewing    sehubungan dengan, antara lain, memastikan bahwa        ensuring that the Information Technology Strategic
     risiko suku bunga dan risiko likuiditas serta            and endorsing the applicable risk limits in             Rencana Strategis Teknologi Informasi sesuai dengan     Plan is in accordance with the Superbank’s strategic
     batasan-batasan risiko (risk limits) yang terkait        accordance with the Bank’s risk appetite.               rencana bisnis strategis Superbank, dan memastikan      business plans, and ensuring the effectiveness of the
     sesuai dengan risk appetite Bank yang telah                                                                      efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab        implementation of the duties and responsibilities of
                                                         8. Provide inputs for the annual financial planning                                                                  the Board of Directors.
     ditetapkan.                                                                                                      Direksi.
                                                            including, but not limited to, basic assumptions
8. Memberi masukan untuk perencanaan keuangan               and indicators of macroeconomic as well as                                                                        The Information Technology Steering Committee
                                                                                                                      Komite Pengarah Teknologi Informasi Superbank
   tahunan termasuk, namun tidak terbatas pada,             microeconomic conditions related to the banking                                                                   of Superbank is established in accordance with the
                                                                                                                      dibentuk sesuai dengan arahan dalam Peraturan OJK
   asumsi-asumsi dasar dan angka indikator                  industry indicators and ratios.                                                                                   provisions of Financial Services Authority Regulation
                                                                                                                      Nomor 11/POJK.03/2022 tentang Penyelenggaraan
   makroekonomi maupun mikroekonomi seperti                                                                                                                                   No. 11/POJK.03/2022 regarding the Implementation
                                                         9. Endorse the macroeconomic assumptions used                Teknologi Informasi oleh Bank Umum.
   indikator dan rasio terkait industri perbankan.                                                                                                                            of Information Technology by Commercial Banks.
                                                            for stress testing, including, but not limited to,
9. Menetapkan      asumsi  makroekonomi      yang           Internal Capital Adequacy Assessment Process
   digunakan untuk melakukan stress test termasuk,          (ICAAP).                                                  Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pengarah TI             Duties and Responsibilities of the IT Steering
   namun tidak terbatas pada, untuk kegiatan                                                                          adalah sebagai berikut:                                 Committee are as follows:
   Internal Capital Adequacy Assessment Process                                                                       1. Menyusun Rencana Strategis Teknologi Informasi       1. Develop Information Technology Strategic Plan
   (ICAAP).                                                                                                              (RSTI) yang sejalan dengan rencana strategis            which is in line with the Bank’s business activity
                                                                                                                         kegiatan usaha Bank, yang mencakup:                     strategic plan, which includes:
                                                                                                                         •   Roadmap untuk mencapai kebutuhan TI yang              •   Roadmap to achieve IT needs that support
Komposisi Anggota ALCO dengan Hak Suara                  Composition of ALCO Voting Members
                                                                                                                             mendukung strategi bisnis Bank. Adapun                    the bank’s business strategy. The roadmap
1.   Presiden Direktur (Ketua)                           1.   President Director (Chairman)                                  roadmap tersebut terdiri dari kondisi saat                consists of current conditions, conditions
                                                                                                                             ini, kondisi yang ingin dicapai, dan langkah-             to be achieved, and steps to be taken to
2. Direktur Keuangan (Wakil Ketua)                       2. Director of Finance (Vice Chairman)
                                                                                                                             langkah yang akan dilakukan untuk mencapai                achieve the conditions to be achieved;
3. Direktur Bisnis (Anggota)                             3. Director of Business (Member)                                    kondisi yang ingin dicapai;                           •   Resources needed;
4. Direktur Operasional (Anggota)                        4. Director of Operations (Member)                              •   Sumber daya yang dibutuhkan;                          •   Benefits to be gained when IT strategic
5. Chief Business Officer (Anggota)                      5. Chief Business Officer (Member)                              •   Manfaat yang akan diperoleh saat rencana                  plans are implemented; and
6. Chief Risk Officer (Anggota)                          6. Chief Risk Officer (Member)                                      strategis TI diterapkan; dan                          •   Constraints that may arise in              the
                                                         7.   Head of Treasury & ALM (Secretary)                         •   Kendala yang mungkin timbul dalam penerapan               implementation of IT strategic plans.
7.   Head of Treasury & ALM (Sekretaris)
                                                                                                                             rencana strategis TI.
                                                                                                                      2. Perumusan kebijakan, standar, dan prosedur TI        2. Formulation of    IT   policies,   standards,   and
Selama     tahun 2025, Komite ALCO telah                 During 2025, the ALCO Committee held 12 (twelve)                yang utama.
                                                         meetings.                                                                                                               procedures.
melangsungkan rapat sebanyak 12 (dua belas) kali.
                                                                                                                      3. Mengawasi kesesuaian antara proyek TI                3. Monitor      the  conformity    between      the
Tingkat kehadiran anggota Komite ALCO dalam rapat        The attendance rate of the ALCO Committee members               yang disetujui dengan RSTI, dan melengkapi
                                                         in meetings during 2025 was as follows:                                                                                 implementation of IT project and the Information
selama 2025 adalah sebagai berikut:                                                                                      rekomendasi dengan hasil analisis dari proyek           Technology Strategic Plan, and provide
                                                                                                                         TI yang utama sehingga memungkinkan Direksi             recommendations based on IT projects analysis
                                                                                                                         mengambil keputusan secara efisien.                     results to enable Directors to make decisions
                                  Nama                            Jumlah Kehadiran                                    4. Mengawasi kesesuaian antara pelaksanaan proyek          efficiently.
                                  Name                            Total Attendance                                       TI dengan rencana proyek yang disepakati (project    4. Monitor     the    conformity    between    the
                                                                                                                         charter).                                               implementation of the IT project and the agreed
                         Presiden Direktur
                         President Director
                                                                         12/12                                        5. Mengawasi kesesuaian dengan kebutuhan sistem            project plan (project charter).
                                                                                                                         informasi manajemen serta kebutuhan kegiatan         5. Monitor the conformity of IT with the needs of the
                         Direktur Keuangan
                          Finance Director
                                                                         12/12                                           usaha Bank.                                             management information system and the needs
                  Direktur Operasional (Anggota)                                                                      6. Efektivitas langkah–langkah dalam meminimalkan          of the Bank’s business activities.
                                                                         12/12
                        Operational Director                                                                             risiko atas investasi Bank pada sektor TI agar       6. The effectiveness of measures in minimizing
                     Direktur Bisnis (Anggota)                                                                           investasi Bank pada sektor TI memberikan                the risk of the Bank’s investment in the IT sector
                                                                         11/12
                         Business Director                                                                               kontribusi terhadap pencapaian tujuan bisnis Bank.      so that the Bank’s investment in the IT sector
                    Chief Risk Officer (Anggota)
                                                                         12/12                                                                                                   contributes to the achievement of the Bank’s
                              (Member)                                                                                                                                           business objectives.
                 Chief Business Officer (Anggota)
                                                                         1/12
                            (Member)




                                                                                                                272                                                                                                              273
Page 138
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                   Good Corporate Governance Report
                                                                                                                      10. Head of Infra Ops (Anggota)                      10. Head of Infra Ops (Member)
7.   Pemantauan atas kinerja TI dan upaya peningkatan   7.   Monitor IT performance and efforts to improve IT
     kinerja TI.                                             performance.                                             11. Head of Information Security (Anggota)           11. Head of Information Security (Member)
8. Melakukan evaluasi atas efektivitas pelaksanaan      8. Evaluate the effectiveness of implementing IT              12. Head of Operations (Anggota)                     12. Head of Operations (Member)
   implementasi kebijakan pengamanan TI dan                security policies and IT projects that are being           13. Head of Technical Program Manager (Sekretaris)   13. Head of Technical Program Manager (Secretary)
   proyek TI yang sedang dilakukan dan memberikan          carried out and provide reports to the Board of
   laporannya kepada Direksi.                              Directors.
9. Upaya penyelesaian berbagai masalah terkait TI       9. Efforts to resolve various problems related to             Terkait dengan Komite AI, Komite pengarah TI wajib   In relation to the AI Committee, the IT Steering
   yang tidak dapat diselesaikan oleh satuan kerja         IT that cannot be resolved by the work unit and            mengundang kepala satuan kerja terkait sebagai       Committee is required to invite the heads of the
   pengguna dan penyelenggara TI secara efektif,           users of IT in an effective, efficient, and timely         berikut:                                             relevant work units as follows:
   efisien, dan tepat waktu.                               manner.                                                    1.   Head of Compliance                              1.   Head of Compliance
Dalam usaha pengawasan penggunaan kecerdasan            In an effort to oversee the use of artificial intelligence,   2. Head of Legal                                     2. Head of Legal
artifisial, Komite AI dibentuk di bawah Komite          the AI Committee is established under the IT Steering
Pengarah TI, bertanggung jawab untuk:                                                                                 3. Head of Enterprise Risk                           3. Head of Enterprise Risk
                                                        Committee, responsible for:
1.   Mengawasi desain dan peluncuran kerangka tata                                                                    4. Head of Product                                   4. Head of Product
                                                        1.   Oversee the design and rollout of the enterprise
     kelola AI perusahaan.                                   AI governance framework.                                 5. Head of Procurement                               5. Head of Procurement
2. Mendefinisikan peran dan tanggung jawab utama        2. Define key roles and responsibilities for the              6. Head of Data Science                              6. Head of Data Science
   terkait pengawasan, desain, pengembangan, dan           oversight, design, development, and use of AI
   penggunaan AI di seluruh bisnis.                                                                                   7.   Head of Marketing                               7.   Head of Marketing
                                                           across the business.
3. Membuat prinsip panduan AI.                                                                                        8. Head of Customer Experience, dan/atau             8. Head of Customer Experience, and/or
                                                        3. Create AI guiding principles.
4. Mendefinisikan dan mendokumentasikan cakupan                                                                       9. Head of AML;                                      9. Head of AML;
                                                        4. Define and document the scope of the AI
   program tata kelola AI (termasuk jenis model,           governance program (including which types of               sesuai dengan pokok bahasan rapat.                   in accordance with the agenda of the meeting.
   algoritma, dan sistem mana yang termasuk dan            models, algorithms, and systems are included in
   tidak termasuk dalam cakupan beserta alasannya,         scope along with the reasons, and establish a risk
   serta membangun skala risiko untuk penggunaan           scale for use within the scope of AI).                     Selama tahun 2025, Komite Pengarah Teknologi         During 2025, the Information Technology Steering
   dalam cakupan AI).                                                                                                 Informasi telah melangsungkan rapat sebanyak 5       Committee held 5 (five) meetings.
                                                        5. Identify and oversee policies, processes, and
5. Mengidentifikasi dan mengawasi kebijakan,                                                                          (lima) kali.
                                                           training to allow design, usage, and oversight of                                                               The attendance rate of the Information Technology
   proses, dan pelatihan untuk memungkinkan                AI responsibly.                                            Tingkat kehadiran anggota Komite Pengarah            Steering Committee members in meetings during
   desain, penggunaan, dan pengawasan AI secara                                                                       Teknologi Informasi dalam rapat sepanjang tahun      2025 was as follows:
   bertanggung jawab.                                   6. Identify areas that require human review or
                                                                                                                      2025 adalah sebagai berikut:
                                                           oversight, including to identify inaccuracies,
6. Mengidentifikasi   area     yang     memerlukan         identify bias, and conduct quality assurance.
   reviu atau pengawasan manusia, termasuk
   untuk     mengidentifikasi      ketidakakuratan,     7.   Develop a process to assess and escalate high-                                           Nama                           Jumlah Kehadiran
   mengidentifikasi bias, dan melakukan quality              risk AI use cases.                                                                       Name                           Total Attendance
   assurance (jaminan kualitas).                        8. Reporting to company management (board and
7.   Mengembangkan proses untuk menilai dan                senior management).
                                                                                                                                                Presiden Direktur
     mengeskalasi kasus penggunaan AI berisiko                                                                                                                                             5/5
                                                        9. Assist in managing incidents related to the use                                      President Director
     tinggi.                                               of AI.                                                                               Direktur Keuangan
                                                                                                                                                                                           5/5
8. Melaporkan kepada manajemen           perusahaan                                                                                              FInance Director
   (dewan dan manajemen senior).                                                                                                               Direktur Kepatuhan
                                                                                                                                                                                           5/5
                                                                                                                                               Compliance Director
9. Membantu dalam mengelola insiden             yang
                                                                                                                                                  Direktur Bisnis
   berkaitan dengan penggunaan AI.                                                                                                               Business Director
                                                                                                                                                                                           4/5

                                                                                                                                               Direktur Operasional
                                                                                                                                                                                           4/5
                                                        Composition, Structure, and Membership                  of                             Operational Director
Komposisi, Struktur, dan Keanggotaan          Komite
                                                        Information Technology Steering Committee
Pengarah Teknologi Informasi                                                                                                             Chief Administrative Officer                      5/5
                                                        1.   President Director (Chairman)
1.   Presiden Direktur (Ketua)                                                                                                                  Chief Risk Officer                         5/5
                                                        2. Finance Director (Member)
2. Direktur Keuangan (Anggota)
                                                                                                                                           Chief Technology Officer                        5/5
                                                        3. Compliance Director (Member)
3. Direktur Kepatuhan (Anggota)
                                                        4. Business Director (Member)                                                          Chief Product Officer                       5/5
4. Direktur Bisnis (Anggota)
                                                        5. Operational Director (Member)                                                        Head of Infra Ops                          5/5
5. Direktur Operasional (Anggota)
                                                        6. Chief Administrative Officer (Member)
6. Chief Administrative Officer (Anggota)                                                                                                Head of Information Security                      5/5
                                                        7.   Chief Risk Officer (Member)
7.   Chief Risk Officer (Anggota)
                                                                                                                                               Head of Operations                          3/5
                                                        8. Chief Technology Officer (Alternate Chairperson)
8. Chief Technology Officer (Wakil Ketua)
                                                        9. Chief Product Officer (Member)
9. Chief Product Officer (Anggota)
                                                                                                                274                                                                                                          275
Page 139
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                     Good Corporate Governance Report

KOMITE MANAJEMEN VENDOR                                  VENDOR MANAGEMENT COMMITTEE                               Komite dapat mengundang fungsi lainnya untuk             The Committee may invite other functions to attend
Komite Manajemen Vendor adalah komite yang               The Vendor Management Committee is a committee            hadir dalam rapat sesuai dengan topik yang dibahas.      the meeting in accordance with the topic being
bertanggung jawab atas penunjukan dan pengelolaan        responsible for the appointment and management of                                                                  discussed.
                                                                                                                   Komite Manajemen Vendor telah menyelenggarakan
vendor, dengan kegiatan yang mencakup:                   vendors, with activities that include:                    rapat sebanyak 16 (enam belas) kali pada tahun           The Vendor Management Committee held 16 (sixteen)
I.   Hubungan dengan vendor                              I.   Vendor Relationship                                  2025.                                                    meetings in 2025.
     1.   Mendiskusikan dan meninjau vendor yang              1.   Discuss and review potential and strategic      Tingkat kehadiran anggota Komite Manajemen               The attendance rate of the Vendor Management
          potensial dan strategis.                                 vendors.                                        Vendor dalam rapat selama 2025 adalah sebagai            Committee members in meetings during 2025 was as
                                                                                                                   berikut:                                                 follows:
     2. Menyetujui penunjukan vendor dalam proses             2. Approve appointment of vendors in Tender
        tender maupun penunjukan langsung yang                   or Waiver of Competition process subject to
        sesuai dengan kriteria penilaian dan kebijakan           scoring criteria and procurement policy .
        pengadaan.
                                                              3. Reviewing and giving the decision regarding
     3. Meninjau    dan   memberikan    keputusan                the appointment of affiliates/related parties                                      Nama                                Jumlah Kehadiran
        terhadap penunjukan afiliasi/pihak terkait               and supporting service professions such as                                         Name                                Total Attendance
        dan profesi jasa penunjang seperti notaris,              notaries, legal consultants, etc.
        konsultan hukum, dan lainnya.                                                                                                        Direktur Keuangan
                                                              4. Reviewing and acknowledging third party                                                                                       16/16
     4. Meninjau dan mengetahui manajemen pihak                                                                                               Finance DIrector
                                                                 management such as the result of supplier risk
        ketiga seperti hal nya hasil penilaian risiko            assessment, result of supplier performance                                 Direktur Kepatuhan
                                                                                                                                                                                               13/16
        supplier, hasil evaluasi kinerja supplier, dan                                                                                      Compliance Director
                                                                 review, and other reports.
        laporan lainnya.                                                                                                                    Direktur Operasional
                                                                                                                                                                                               14/16
                                                              5. Reviewing the result of third party (supplier)                             Operational Director
     5. Meninjau hasil penilaian risiko pihak ketiga             risk assessment with overall risk rating high
        (supplier) dengan risiko high dan medium                 and medium in periodic, including with the                               Chief of Business Officer                            7/16
        secara berkala, termasuk apabila terdapat                deviation.                                                                Chief of Product Officer                            9/16
        deviasi.
                                                         II. Outsourcing Vendor
II. Vendor Alih Daya                                                                                                                     Chief of Technology Officer                           11/16
                                                              1.   Review the outsourcing framework, strategies,
     1.   Meninjau kerangka kerja alih daya, strategi,             policies,  contingency plans and onward                                   Chief of Risk Officer                             15/16
          kebijakan, rencana kontinjensi dan dukungan              endorsement to the Board of Directors.
          lebih lanjutkepada Direksi.                                                                                                  Chief Human Resources Officer                          10/16
                                                              2. Reviewing     and    approving    outsourcing
     2. Meninjau dan menyetujui pemberitahuan atau               notifications or reports and incident reports
        laporan alih daya dan laporan insiden kepada             to the regulator.
        regulator.
                                                                                                                    KOMITE MANAJEMEN FRAUD                                  FRAUD MANAGEMENT COMMITTEE
                                                         DUTIES AND RESPONSIBILITIES OF THE VENDOR
TUGAS  DAN   TANGGUNG               JAWAB     KOMITE                                                                Komite Manajemen Fraud (FMC) dibentuk untuk             The Fraud Management Committee (FMC) was
                                                         MANAGEMENT COMMITTEE
MANAJEMEN VENDOR                                                                                                    membantu Direksi dalam memastikan bahwa                 established to support the Board of Directors to
                                                         The Bank’s Board of Directors grants the Vendor            segala risiko fraud yang melekat pada produk dan        ensure that the inherent fraud risks on product
Direksi Bank memberikan Komite Manajemen Vendor          Management Committee the authority to oversee and          proses bisnis di Bank dapat dikelola sesuai dengan      and business processes in the Bank are properly
kewenangan dalam melakukan pengawasan dan                manage all Bank activities, as stipulated in the Vendor    empat pilar anti-fraud yaitu pencegahan; deteksi;       managed according to the four pillars of anti-fraud
pengelolaan seluruh kegiatan Bank, sebagaimana           Management Committee Charter. The Committee                investigasi, pelaporan, dan sanksi; serta pemantauan,   ie. prevention; detection; investigation, reporting,
ditetapkan dalam Piagam Komite Manajemen Vendor.         is responsible for conducting reviews, providing           evaluasi, dan tindak lanjut.                            and sanctioning; and monitoring, evaluation, and
Komite ini bertugas untuk melakukan peninjauan,          recommendations, and carrying out investigations on                                                                response.
pemberian rekomendasi, serta penyelidikan atas           all matters within its scope of authority.
segala aspek yang ada dalam lingkup kewenangannya.                                                                                                                          The roles and responsibilities of FMC are to provide
                                                                                                                    Tugas dan tanggung jawab FMC adalah memberikan
                                                                                                                                                                            recommendations to the Board of Directors as follows:
                                                                                                                    rekomendasi kepada Direksi terkait dalam hal:
                                                         Composition of Vendor Management Committee                                                                         1.   Propose recommendations on Anti-Fraud Policy
Komposisi Anggota Komite Manajemen Vendor                                                                           1.   Memberikan rekomendasi Kebijakan dan Strategi
                                                         Members                                                                                                                 and Strategy within the Bank to the Board of
                                                                                                                         Anti-Fraud dalam lingkup Bank kepada Direksi.
Komite Manajemen Vendor terdiri dari:                                                                                                                                            Directors.
                                                         Vendor Management Committee consist of:
                                                                                                                    2. Memastikan efektivitas pelaksanaan Kebijakan
1.   Direktur Keuangan (Ketua).                                                                                                                                             2. Ensure Anti-Fraud Strategy Policy is effectively
                                                         1.   Finance Director (Chief of Committee).                   dan Strategi Anti-Fraud di Bank.
                                                                                                                                                                               implemented in the Bank.
2. Direktur Kepatuhan (Anggota)                          2. Compliance Director (Member)                            3. Menetapkan rencana langkah pencegahan,
                                                                                                                                                                            3. Establish fraud risk prevention,          detection,
3. Direktur Operasional (Anggota)                                                                                      deteksi, investigasi, dan respon yang diperlukan
                                                         3. Operation Director (Member)                                                                                        investigation, and response plans.
                                                                                                                       terhadap risiko fraud.
4. Chief Business Officer (Anggota)                      4. Chief Business Officer (Member)                                                                                 4. Conduct monitoring on the fraud incident and its
                                                                                                                    4. Melakukan pemantauan atas kejadian fraud
5. Chief Product Officer (Anggota)                                                                                                                                             corrective action aims to ensure it is in accordance
                                                         5. Chief Product Officer (Member)                             dan tindak lanjut atas kejadian fraud agar dapat
                                                                                                                                                                               with the Anti-Fraud Policy and Strategy.
6. Chief Technology Officer (Anggota)                                                                                  berjalan sesuai dengan Kebijakan dan Strategi
                                                         6. Chief Technology Officer (Member)
                                                                                                                       Anti-Fraud.                                          5. Conduct review on the implementation report of
7.   Chief Risk Officer (Anggota)                        7.   Chief Risk Officer (Member)                                                                                      Anti-Fraud Strategy to be communicated to the
                                                                                                                    5. Melakukan kajian atas laporan penerapan
8. Chief Human Resources Officer (Anggota)               8. Chief Human Resources Officer (Member)                                                                             Board of Directors and Board of Commissioners.
                                                                                                                       Strategi Anti-Fraud untuk dikomunikasikan
9. Head of Procurement (Sekretaris).                     9. Head of Procurement (Secretary).                           kepada Direksi dan Dewan Komisaris.
                                                                                                             276                                                                                                               277
Page 140
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                                     Good Corporate Governance Report




6. Melakukan pemantauan terhadap pengembangan                      6. Conduct monitoring towards the development of
   budaya Anti-Fraud dan kualitas sumber daya                         Anti-Fraud Culture and Human resource quality
                                                                                                                                Sekretaris Perusahaan
   manusia (SDM) agar kesadaran, kepedulian, dan                      in order to improve the awareness, concern, and           Corporate Secretary
   pengendalian fraud dapat ditingkatkan pada                         control of Fraud for Bank’s internal and external
   pihak internal dan eksternal Bank.                                 parties.
                                                                                                                                Sekretaris Perusahaan memegang peranan vital dalam mengawal implementasi prinsip Tata Kelola
                                                                                                                                Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance), yang mencakup aspek transparansi, akuntabilitas,
Komposisi Anggota Komite Manajemen Fraud                                                                                        serta kepatuhan hukum di seluruh tingkatan organisasi. Sebagai penghubung utama antara Bank dengan
                                                                   Composition      of   Fraud        Management   Committee
                                                                                                                                otoritas pasar modal dan pemegang saham publik, Sekretaris Perusahaan memastikan bahwa setiap
1.     Presiden Direktur (Ketua)                                   Members
                                                                                                                                kebijakan dan tindakan korporasi senantiasa selaras dengan standar etika serta regulasi yang berlaku.
2. Chief Risk Officer (Wakil Ketua)                                1.   President Director (Chairman)
                                                                                                                                The Corporate Secretary plays a vital role in overseeing the implementation of Good Corporate Governance
3. Direktur Kepatuhan (Anggota)                                    2. Chief Risk Officer (Alternate Chairman)
                                                                                                                                (GCG) principles, including transparency, accountability, and rigorous legal compliance across all levels of
4. Direktur Keuangan (Anggota)                                     3. Compliance Director (Member)                              the organization. Serving as the primary liaison between the Bank, capital market authorities, and public
                                                                                                                                shareholders, the Corporate Secretary ensures that every corporate policy and action remains aligned with
5. Direktur Operasional (Anggota)                                  4. Finance Director (Member)
                                                                                                                                ethical standards and prevailing regulations.
6. Direktur Bisnis (Anggota)                                       5. Operational Director (Member)

7.     Chief Technology Officer (Anggota)                          6. Business Director (Member)
                                                                   7.   Chief Technology Officer (Member)                       Dalam mendukung fase baru Superbank sebagai perusahaan terbuka pada tahun 2025, fungsi Sekretaris
8. Chief Internal Audit (Anggota - Tanpa Hak Suara)                                                                             Perusahaan terus diperkuat melalui optimalisasi pengawasan kepatuhan emiten dan keterbukaan informasi.
9. Head of Enterprise Risk (Anggota)                               8. Chief Internal Audit (Non Voting Member)                  Transformasi ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan investor melalui penyampaian informasi
                                                                   9. Head of Enterprise Risk (Member)                          yang akurat dan tepat waktu, sekaligus memastikan penerapan tata kelola perusahaan yang unggul guna
10. Fraud Risk Lead (Sekretaris - Tanpa Hak Suara)                                                                              mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
                                                                   10. Fraud Risk Lead (Secretary - Non Voting Member)
                                                                                                                                To support Superbank’s new phase as a public company in 2025, the Corporate Secretary’s function has been
                                                                   During 2025, the Fraud Management Committee held             further strengthened by optimizing issuer compliance and disclosure mechanisms. This transformation aims to
Selama tahun 2025, Komite Manajemen Fraud telah                                                                                 solidify investor confidence through accurate and timely information disclosure, while ensuring the application of
menyelenggarakan rapat sebanyak 12 (dua belas)                     12 (twelve) meetings.
                                                                                                                                superior corporate governance to drive sustainable business growth.
kali.                                                              The attendance rate of the Fraud Management
Tingkat kehadiran anggota Komite Manajemen Fraud                   Committee members in meetings throughout 2025:
dalam rapat selama 2025 adalah sebagai berikut:


                                                                                                                                Profil Sekretaris Perusahaan
                                         Nama                                         Jumlah Kehadiran                          Corporate Secretary Profile
                                         Name                                         Total Attendance


                                  Presiden Direktur
                                                                                              12/12
                                  President Director

                                  Chief Risk Officer                                          12/12

                                  Direktur Keuangan
                                   Finance Director
                                 Direktur Kepatuhan
                                                                                              11/12

                                                                                             10/12
                                                                                                                                                                                          Astrid Abina
                                 Compliance Director
                                Direktur Operasional
                                                                                              12/12                                                                                       Astrid Abina Carolin, S.H., LL.M, efektif diangkat
                                Operational Director
                                    Direktur Bisnis*
                                                                                                                                                                                          menjadi Head of Corporate Secretary di bulan
                                   Business Director
                                                                                              4/12                                                                                        Oktober 2025 berdasarkan Keputusan Sirkuler
                                                                                                                                                                                          Direksi No. 004/KEP-DIR/SBI/X/2025.
                              Chief Technology Officer                                        9/12

                                 Chief Internal Audit                                         11/12                                                                                       Astrid Abina Carolin, S.H., LL.M, was appointed Head
                                                                                                                                                                                          of Corporate Secretary in October 2025 based on
                               Head of Enterprise Risk                                        12/12                                                                                       Board of Directors Circular Decree No. 004/KEP-DIR/
                                                                                                                                                                                          SBI/X/2025.
     * Mengacu kepada Piagam Komite Manajemen Fraud (KMF) bulan Agustus 2025, ditambahkan sebagai Anggota KMF.

     * Referring to the Fraud Management Committee (FMC) Charter of August 2025, added as a member of FMC.




                                                                                                                          278                                                                                                                  279
Page 141
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                   Good Corporate Governance Report

                                                                                                                  4. Fungsi Jembatan Informasi dan Penasihat             4. Liaison and Advisory Function
Astrid yang berdomisili di Jakarta meraih gelar           Astrid who resides in Jakarta earned her law degree
sarjana hukum dari Universitas Indonesia, Fakultas        from the University of Indonesia, Faculty of Law           a. Bertindak sebagai penghubung (jembatan)             a. Acting as a bridge for information and
Hukum (2003) dan gelar Magister Hukum (LL.M) dari         (2003) and her Master of Laws (LL.M.) from the                informasi dan komunikasi antara Dewan                  communication between the Board of
University of Sydney (2005). Astrid juga merupakan        University of Sydney (2005). She is also a member             Komisaris,   Direksi, manajemen,   dan                 Commissioners, Directors, management, and
anggota dari Persatuan Advokat Indonesia (PERADI)         of the Indonesian Advocates Association (PERADI)              pemangku kepentingan.                                  stakeholders.
dan memiliki sertifikasi Profesi Konsultan Hukum          and holds a Basic Capital Market Legal Consultant
                                                                                                                     b. Memberikan   nasihat   mengenai        tugas,       b. Advising on the duties, responsibilities,
Pasar Modal Dasar.                                        Professional Certification.
                                                                                                                        tanggung jawab, dan kewajiban          hukum           and legal liabilities of Board and Committee
                                                                                                                        anggota Dewan dan Komite.                              members.
Saat ini, ia menjabat sebagai Head of Legal di She currently holds the dual roles of Head of Legal
Superbank sekaligus merangkap sebagai Head of and Head of Corporate Secretary at Superbank.                          c. Mengelola penanganan benturan kepentingan           c. Managing conflict of interest handling and
Corporate Secretary.                                                                                                    dan Transaksi Pihak Terafiliasi (RPT).                 Related Party Transactions (RPT).
                                                                                                                  5. Hubungan Pemegang Saham dan Pemangku                5. Shareholder and Stakeholder Relations
TUGAS,  TANGGUNG    JAWAB,             DAN     PERAN      DUTIES, RESPONSIBILITIES,         AND     ROLES   OF
                                                                                                                     Kepentingan
SEKRETARIS PERUSAHAAN                                     CORPORATE SECRETARY                                                                                               a. Maintaining relationships with Shareholders,
                                                                                                                     a. Menjalin hubungan dengan Pemegang                      safeguarding their rights, and managing share
Beberapa tanggung jawab kunci seorang Sekretaris          Some key responsibilities of a Corporate Secretary,           Saham, melindungi hak-hak mereka, serta                administration.
Perusahaan Superbank, antara lain:                        includes:                                                     mengelola administrasi saham
                                                                                                                                                                            b. Organizing  the  General  Meeting   of
1.   Tugas Umum dan Kerahasiaan                           1.   General Duties and Confidentiality                    b. Menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang                   Shareholders (GMS) from preparation to
                                                                                                                        Saham (RUPS) mulai dari persiapan hingga               execution.
     a. Memainkan peran penting sebagai “jembatan”             a. Plays a valuable role as a “bridge” for
                                                                                                                        pelaksanaan.
        informasi, komunikasi, pemberi nasihat,                   information,     communication,       advice,                                                             c. Managing relationships and engagement with
        dan mediasi antara Dewan Komisaris dan                    and arbitration between the Board of               c. Mengelola hubungan dan keterlibatan                    other stakeholders and mitigating associated
        Direksi atau Komite-Komite dibawah Dewan                  Commissioners and Board of Directors or               dengan pemangku kepentingan lainnya                    reputational risks.
        Komisaris dan Direksi dan manajemen, serta                Committees under the Board of Commissioners           (stakeholders) serta memitigasi risiko
        antara organisasi dengan para pemangku                    and the Board of Directors and management             reputasi yang terkait.
        kepentingannya.                                           and the organization and its stakeholders.                                                             6. Compliance, Reporting, and Documentation
                                                                                                                  6. Kepatuhan, Pelaporan, dan Dokumentasi
     b. Membantu manajemen memahami kebutuhan                  b. Help the management understand the                                                                        a. Ensuring compliance with reporting obligations
                                                                                                                     a. Memastikan kepatuhan terhadap kewajiban
        dan tuntutan Dewan atau Komite, membantu                  requirements of the Boards or Committee,                                                                     and information disclosure to regulators.
                                                                                                                        pelaporan dan keterbukaan informasi kepada
        Dewan atau Komite memahami tantangan                      help the Boards or Committee understand
                                                                                                                        regulator.                                          b. Drafting meeting minutes, maintaining the
        yang dihadapi manajemen dalam memenuhi                    the challenges faced by management in
        kebutuhan    tersebut,  serta   membantu                  meeting the requirements of the Boards or          b. Menyusun notulen rapat, memelihara Daftar              Shareholder Register, and archiving legal and
        organisasi dalam mengelola hubungan                       Committee, and help the organization manage           Pemegang Saham, dan mengarsipkan                       other important corporate documents.
        dengan para pemangku kepentingan.                         stakeholders relations.                               dokumen legal serta dokumen penting                 c. Preparing the Annual Report on the
                                                                                                                        perusahaan lainnya.                                    performance of the Corporate Secretary
     c. Menjaga kerahasiaan dokumen, data, dan                 c. Maintain the confidentiality of documents,
        informasi yang diklasifikasikan sebagai                   data, and information that are classified as       c. Menyusun Laporan Tahunan pelaksanaan                   function.
        rahasia.                                                  confidential.                                         fungsi Sekretaris Perusahaan.
2. Tata Kelola Perusahaan, Etika, dan Strategi            2. Corporate Governance, Ethics and Strategy            Uraian komprehensif atas tugas dan tanggung jawab      A comprehensive description of the Corporate
                                                                                                                  Sekretaris Perusahaan dapat dilihat dalam dokumen      Secretary’s duties and responsibilities can be found
     a. Menjamin kepatuhan terhadap peraturan                  a. Ensuring compliance with laws, good
                                                                                                                  Piagam Sekretaris Perusahaan.                          in the Corporate Secretary Charter.
        perundang-undangan, prinsip tata kelola                   corporate governance principles, and ethical
        perusahaan yang baik, serta standar etika                 business standards.
        bisnis.                                                                                                   PELAKSANAAN TUGAS SEKRETARIS PERUSAHAAN                IMPLEMENTATION OF CORPORATE SECRETARY’S
                                                               b. Building an ethical culture, including
     b. Membangun     budaya     etis,   termasuk                 overseeing whistleblowing policies.             TAHUN 2025                                             DUTIES IN 2025
        mengawasi kebijakan whistleblowing.                                                                       Sepanjang tahun 2025, Sekretaris Perusahaan            Throughout 2025, Superbank’s Corporate Secretary
                                                               c. Providing strategic advice to the Board of
     c. Memberikan nasihat strategis kepada Dewan                 Commissioners and Directors regarding           Superbank telah menjalankan fungsi strategisnya        has optimally executed its strategic functions,
        Komisaris dan Direksi terkait keselarasan                 organizational alignment, reputational risk,    secara optimal, terutama dalam mengawal transisi       particularly in overseeing the Bank’s transition into a
        tujuan organisasi, risiko reputasi, dan isu-isu           and other strategic issues.                     Bank menjadi perusahaan terbuka.                       public company.
        strategis lainnya.                                                                                        Fokus utama pelaksanaan tugas tahun ini meliputi       Throughout 2025, Superbank’s Corporate Secretary
                                                          3. Administrative Support and Board and Committee
3. Dukungan Administratif dan Fasilitasi Dewan dan           Facilitation                                         penguatan mekanisme keterbukaan informasi              has optimally executed its strategic functions,
   Komite                                                                                                         (disclosure) dan pemenuhan kewajiban pelaporan         particularly in overseeing the Bank’s transition into
   a. Mengelola administrasi dan logistik rapat                                                                   kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Bursa        a public company. The primary focus of duties this
                                                               a. Managing meeting administration and logistics
      (termasuk penyusunan kalender tahunan,                                                                      Efek Indonesia (BEI) secara tepat waktu. Selain        year included strengthening information disclosure
                                                                  (including annual calendars, agendas, and
      agenda, dan materi) untuk Dewan Komisaris,                                                                  itu, Sekretaris Perusahaan berperan aktif dalam        mechanisms and ensuring the timely fulfillment
                                                                  materials) for the Boards and Committees.
      Direksi, dan Komite.                                                                                        penyelenggaraan RUPS yang inklusif bagi pemegang       of reporting obligations to the Financial Services
                                                               b. Facilitating induction programs, refreshment,   saham, mengelola komunikasi intensif dengan para       Authority (OJK) and the Indonesia Stock Exchange
     b. Memfasilitasi program orientasi (induksi),                and succession planning for Board and           investor, serta memastikan seluruh aksi korporasi      (IDX). Furthermore, the Corporate Secretary played
        penyegaran, serta perencanaan suksesi bagi                Committee members.                              dilaksanakan sesuai dengan koridor hukum yang          an active role in organizing a General Meeting
        anggota Dewan dan Komite.                                                                                 berlaku. Sinergi antara fungsi kepatuhan emiten dan    of Shareholders (GMS) that was inclusive for
                                                               c. Supporting the implementation of Board and
     c. Mendukung pelaksanaan evaluasi kinerja                    Committee performance evaluations.              tata kelola ini menjadi kunci dalam menjaga reputasi   shareholders, managing intensive communication
        Dewan dan Komite.                                                                                         serta meningkatkan kepercayaan pasar terhadap          with investors, and ensuring that all corporate actions
                                                                                                                  kredibilitas Superbank di pasar modal.                 were executed in accordance with applicable legal

                                                                                                            280                                                                                                              281
Page 142
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                           Good Corporate Governance Report

                                                       frameworks. This synergy between issuer compliance                •   Piagam Direksi,                                           •    Board of Directors Charter;
                                                       and governance functions has been key in maintaining
                                                                                                                         •   Piagam Dewan Komisaris                                    •    Board of Commissioners Charter;
                                                       the reputation and enhancing market confidence in
                                                       Superbank’s credibility within the capital market.                •   Piagam Komite Audit; dan                                  •    Audit Committee Charter; and
                                                                                                                         •   Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi                     •    Nominating and Remuneration Committee
Selain itu Sekretaris Perusahaan juga tetap            In addition, the Corporate Secretary also continued                                                                                  Charter.
melaksanakan tata kelola Bank dengan dengan                                                                           b. Membuat pedoman dan prosedur-prosedur
                                                       to implement Bank governance by ensuring the
memastikan hal-hal sebagai berikut:                                                                                      internal lainnya guna memenuhi ketentuan                  b. Establishing   other     internal  guidelines
                                                       following:
                                                                                                                         yang berlaku bagi perusahaan publik.                         and procedures to fulfill the applicable
1.   Fasilitasi Komunikasi                             1.   Communication Facilitation                                                                                                requirements for public companies.
                                                                                                                      c. Menyampaikan pelaporan dan pengungkapan
     a. Membuka sarana komunikasi aktif dengan              a. Establishing     active    communication                  dari Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan                  c. Submitting reports and disclosures from
        pemegang saham, Dewan Komisaris, Direksi,              channels with shareholders, the Board of                  Direksi termasuk Laporan Tahunan 2025                        Shareholders, the Board of Commissioners,
        komite-komite, manajemen senior, dan                   Commissioners, the Board of Directors,                    secara tepat waktu.                                          and the Board of Directors, including the 2025
        berbagai pemangku kepentingan.                         committees, senior management, and various                                                                             Annual Report, in a timely manner.
                                                                                                                5. Hubungan dengan Pemegang Saham
     b. Menyusun agenda rapat tahun 2025 beserta               stakeholders.
                                                                                                                                                                             5. Shareholder Relations
        rancangan agenda rapat, untuk Rapat Umum                                                                      Membina hubungan dengan Pemegang Saham
                                                            b. Developing the 2025 meeting calendar
        Pemegang Saham Tahunan, Rapat Dewan                                                                           dan menangani hal-hal terkait dengan pengkinian              Nurturing relationships with Shareholders and
                                                               and draft meeting agendas for the Annual
        Komisaris, Rapat Komite Audit, Komite                                                                         daftar pihak terkait dan rapat pemegang saham.               addressing matters related to updating the list of
                                                               General Meeting of Shareholders, Board of
        Pemantau Risiko, Komite Nominasi dan                                                                                                                                       related parties and shareholder meetings.
                                                               Commissioners Meetings, Audit Committee
        Remunerasi serta Rapat Direksi.                        Meetings,  Risk    Oversight   Committee
                                                                                                                PELATIHAN DAN/ATAU PENINGKATAN KOMPETENSI
2. Tata Kelola Perusahaan                                      Meetings, Nominating and Remuneration                                                                         TRAINING AND/OR COMPETENCY DEVELOPMENT
                                                                                                                SEKRETARIS PERUSAHAAN
                                                               Committee Meetings, and Board of Directors                                                                    FOR THE CORPORATE SECRETARY
     a. Memastikan Superbank mematuhi peraturan,               Meetings.
        regulasi, dan prinsip tata kelola perusahaan                                                            Sepanjang tahun 2025, Sekretaris Perusahaan telah
                                                                                                                                                                             Throughout 2025, members of the Corporate
        yang berlaku.                                  2. Corporate Governance                                  mengikuti beberapa pelatihan dan peningkatan
                                                                                                                                                                             Secretary participated in several training and
                                                                                                                kompetensi yaitu:
     b. Memberikan saran kepada Pemegang Saham,             a. Ensuring Superbank complies with applicable                                                                   competency development programs, namely:
        Dewan Komisaris, Direksi dan komite-komite,            rules, regulations, and corporate governance
        atas penerapan tata kelola dan membantu                principles.
                                                                                                                No.            Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi                       Fasilitator              Tanggal
        membentuk serta menjaga praktik tata kelola         b. Advising Shareholders, the Board of                              Training and/or Competency Improvement                         Facilitator               Date
        yang baik.                                             Commissioners, the Board of Directors, and
     c. Memastikan disiplin dan tata kelola dalam              committees on governance implementation,
        penyelenggaraan rapat Dewan Komisaris,                 and assisting in establishing and maintaining     1     In House Counsel Summit & Awards “Agility in Convergence”              Hukum Online &        2- 3 Oktober 2025
        Direksi, dan Komite dengan menyampaikan                good governance practices.                                                                                                  Indonesian Corporate
        pemberitahuan dan agenda rapat, termasuk                                                                                                                                            Counsel Association
                                                            c. Ensuring discipline and governance in the
        materi rapat, secara tepat waktu sesuai                                                                                                                                                   (ICCA).
                                                               conduct of Board of Commissioners, Board
        ketentuan yang diatur dalam Anggaran Dasar             of Directors, and Committee meetings by
        dan/atau Piagam.                                                                                         2     Peran GRC dalam Meningkatkan Kepercayaan Investor dan                       OJK               25 Februari 2025
                                                               distributing meeting notices and agendas,
                                                                                                                       Stabilitas Sektor Keuangan
     d. Melakukan self-assessment secara periodik              including meeting materials, in a timely
        di Semester I dan Semester II tahun 2025 dan           manner in accordance with the provisions
                                                                                                                 3     Optimalisasi Layanan LAPS SJK                                            Perbanas             27 Februari 2025
        menyampaikan laporannya dalam Laporan                  stipulated in the Articles of Association and/
        Tingkat Kesehatan Bank.                                or Charters.
                                                                                                                 4     Pengelolaan Rekening pada Bank Umum                                         OJK              4 September 2025
                                                            d. Conducting periodic self-assessments in
                                                               Semesters I and II of 2025 and submitting the
                                                               results within the Bank’s Soundness Rating        5     Layanan Jaminan Fidusia kepada masyarakat dan pelaku usaha               Perbanas               27 Mei 2025
                                                               Report.                                                 terkait manfaat pengalihan hak kepemilikan suatu benda atas
                                                                                                                       dasar kepercayaan dengan Jaminan Fidusia
3. Penyimpanan Dokumen Perusahaan                      3. Corporate Document Retention

     Menjaga keakuratan dan keabsahan dokumen               Maintaining the accuracy and integrity of            6     Seminar Hak Cipta                                                        Perbanas           12 September 2025
     Superbank, dalam bentuk perapihan dokumen-             Superbank documents through the proper
     dokumen terkait rapat-rapat Dewan Komisaris,           organization of documents related to meetings of     7     Ujian Profesi Konsultan Hukum Pasar Modal Dasar I                         HKHPM                 13 Juni 2025
     Direksi   dan    komite-komite, dan   segala           the Board of Commissioners, Board of Directors,
     keputusannya serta dokumen perusahaan                  and committees, along with all their resolutions     8     Data Privacy and Artificial Intelligence                               PT Super Bank          5 Februari 2025
     penting lainnya. Termasuk dokumen legal dan            and other vital corporate records.                                                                                                  Indonesia
     resmi, seperti Anggaran Dasar Superbank dan
     dokumen penting usaha lainnya.                                                                              9     Credit Analysis for Multi Finance Training                              PasarTrainer          17 Februari 2025
                                                       4. Compliance
4. Kepatuhan                                                                                                    10     Fraud in Digital Trends                                                    VIDA              26 Februari 2025
                                                            a. Updating Superbank’s internal governance
     a. Melakukan penyesuaian dokumen tata                     documents to ensure compliance with
        kelola internal Superbank untuk memastikan             regulations applicable to public companies,      11     Coaching Style Leadership Supervision - Batch 1                      Vanaya Indonesia        24 Februari 2025
        kepatuhan      terhadap    peraturan  bagi             including:
        perusahaan publik antara lain:                                                                          12     Artificial Intelligence, Intellectual Property, and Data Privacy      Hadiputranto,            13 Maret 2025
                                                                                                                       Legal Perspective in Indonesia                                      Hadinoto & Partners
                                                                                                         282                                                                                                                            283
Page 143
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                   Good Corporate Governance Report

13    Training Pelindungan Konsumen                                      PT Super Bank       17 April 2025
                                                                           Indonesia                               Hubungan Investor
14    Coaching Style Leadership 2025                                    Vanaya Indonesia    1 Januari 2025         Investor Relations
15    Training Embedding Operational Risk Management                     PT Super Bank       5 Maret 2025
                                                                           Indonesia
                                                                                                                   Tahun 2025 menjadi tonggak sejarah bagi                 The year 2025 marked a historic milestone for
16    1st Session Coaching Style Leadership Advanced Session Batch 2    Vanaya Indonesia     30 April 2025         Superbank dengan terlaksananya Penawaran Umum           Superbank with the successful execution of its Initial
                                                                                                                   Perdana Saham. Dalam momentum krusial ini, unit         Public Offering. In this pivotal moment, the Investor
                                                                                                                   Hubungan Investor memegang peranan penting              Relations unit played a central role in establishing
17    Understanding Artificial Intelligence and Intellectual Property    PT Super Bank        7 Mei 2025           guna membangun komunikasi yang menghubungkan            communication that bridged the Bank’s strategic
                                                                           Indonesia                               visi strategis Bank dengan ekspektasi calon investor.   vision with the expectations of prospective investors.
                                                                                                                   Hubungan Investor memastikan bahwa nilai potensi        Investor Relations ensured that the growth potential
18    2nd Session Coaching Style Leadership Advanced Session Batch 2    Vanaya Indonesia      21 Mei 2025          pertumbuhan ekosistem digital, serta fundamental        of the digital ecosystem, as well as Superbank’s
                                                                                                                   keuangan Superbank terartikulasi dengan jelas dan       financial fundamentals, were articulated clearly and
19    Regulatory Roundtable: From Policy to Practice: Shaping Robust        ATD Law           9 Mei 2025           kredibel di mata komunitas investasi global maupun      credibly to both global and domestic investment
      Antitrust Compliance in Indonesia                                                                            domestik.                                               communities.

20    Fraud Awareness Training                                           PT Super Bank       18 Juni 2025          Melalui fungsi Hubungan Investor yang responsif         Through a responsive and transparent Investor
                                                                           Indonesia                               dan transparan, Superbank berkomitmen untuk terus       Relations function, Superbank is committed to
                                                                                                                   meningkatkan kualitas keterlibatan (engagement)         continuously enhancing the quality of engagement
21    Re-sertifikasi Manajemen Risiko J5                                     BSMR           21 Maret 2025          dengan seluruh pemegang saham. Fokus kami adalah        with all shareholders. Our focus is to create a shared
                                                                                                                   menciptakan pemahaman yang selaras mengenai             understanding of the Bank’s long-term strategy in
22    Penerapan Privacy by Design dan Penanganan Insiden Data:            Veda Praxis      26 Agustus 2025         strategi jangka panjang Bank dalam memperkuat           strengthening Indonesia’s digital banking landscape,
      Panduan Praktis dalam Kerangka UU PDP                             and Kementrian                             lanskap perbankan digital Indonesia, sehingga dapat     thereby generating sustainable investment value.
                                                                        Komunikasi dan                             menciptakan nilai investasi yang berkelanjutan.
                                                                            Digital

23    Kredit Sindikasi sebagai Alternatif Pembiayaan: Memahami           Hukum Online      23 November 2023


                                                                                                                                                           Ekaputra Aditya
      Aspek Hukum dan Risikonya




                                                                                                                                                           Profil Hubungan Investor
                                                                                                                                                           Investor Relations Profile

                                                                                                                                                           Efektif diangkat menjadi Kepala Hubungan Investor pada bulan
                                                                                                                                                           Agustus 2022, Adit memiliki lebih dari 12 tahun pengalaman dalam
                                                                                                                                                           bidang investasi, corporate finance dan perdagangan saham. Sebelum
                                                                                                                                                           bergabung dengan Superbank, Adit pernah menduduki berbagai posisi
                                                                                                                                                           serupa antara lain Vice President Investment Banking dari Bahana
                                                                                                                                                           Sekuritas (2017 - 2022), Corporate Finance dengan BCA Sekuritas (2016
                                                                                                                                                           - 2017) dan Investment Banking Analyst di PT Indo Premier Securities
                                                                                                                                                           (2013 - 2016), dimana Adit terlibat di berbagai transaksi Merger and
                                                                                                                                                           Acquisition (M&A), aksi korporasi pasar modal dan beberapa penerbitan
                                                                                                                                                           efek bersifat ekuitas dan utang.

                                                                                                                                                           Effective from August 2022, Adit was appointed as the Head of Investor
                                                                                                                                                           Relations, bringing over 12 years of experience in investment, corporate
                                                                                                                                                           finance and stock tradingBefore joining Superbank, Adit held various
                                                                                                                                                           similar positions, including Vice President of Investment Banking at
                                                                                                                                                           Bahana Sekuritas (2017 - 2022), Corporate Finance at BCA Sekuritas
                                                                                                                                                           (2016 - 2017), and Investment Banking Analyst at PT Indo Premier
                                                                                                                                                           Securities (2013 - 2016), where Adit was involved in various Merger and
                                                                                                                                                           Acquisition (M&A) transactions, capital market corporate actions, and
                                                                                                                                                           several equity and debt securities issuances.




                                                                                                             284                                                                                                             285
Page 144
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                           Good Corporate Governance Report

Beberapa tanggung jawab kunci seorang Hubungan
Investor Superbank, antara lain:
                                                        Several of
                                                        including:
                                                                        Investor    Relations’     responsibilities,   Satuan Kerja Audit Internal
1.   Memastikan ketersediaan informasi kuantitatif      1.   Ensure the availability of up-to-date quantitative        Internal Audit Directorate
     dan kualitatif yang terkini bagi pemegang saham         and qualitative information to shareholders and
     dan seluruh pemangku kepentingan melalui kanal          all stakeholders through communication channels
     komunikasi yang dapat diakses oleh seluruh              accessible to all stakeholders of the Bank.
     pemangku kepentingan Bank.
                                                        2. Hold regular meetings with shareholders to                  Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) menjalankan            The Internal Audit Function at Superbank is carried
2. Melaksanakan rapat secara periodik dengan               provide the latest information about the Bank and           peran sebagai third line of defense yang merupakan        out by the Internal Audit Unit (SKAI), which acts as
   pemegang saham untuk menyampaikan informasi             its future growth plans.                                    fungsi audit internal di Superbank. Tugas utama           the third line of defense. The main task of SKAI is to
   terkini mengenai Bank dan rencana pertumbuhan                                                                       SKAI adalah menjamin pelaksanaan proses                   ensure that the Bank’s management and operational
                                                        3. Ensure fulfillment       of    Bank’s   obligations   to
   Bank kedepan.                                                                                                       pengelolaan dan operasional Bank sesuai dengan            processes comply with applicable regulations and
                                                           shareholders.
                                                                                                                       ketentuan dan peraturan yang berlaku, serta               support the Bank’s interests and objectives. SKAI
3. Memastikan terpenuhinya seluruh kewajiban
                                                        4. Maintain cooperative relationships with market              mendukung kepentingan dan tujuan Bank. SKAI juga          is also responsible for ensuring the adequacy and
   bank kepada pemegang saham terpenuhi.
                                                           participants such as Buy-side and Sell-side                 bertanggung jawab memastikan kecukupan dan                effectiveness of internal controls.
4. Memelihara hubungan kerja sama dengan pelaku            analysts, Stock Brokers, Investment Bankers, and            proses pengendalian internal.
   pasar modal, seperti Buy-side dan Sell side             other market players.
   analyst, Stock Brokers, Investment Bankers dan                                                                      SKAI berperan penting dalam memberikan jaminan            SKAI plays an important role in providing independent
                                                        5. Ensure that all corporate actions to be carried out
   pelaku pasar lainnya.                                                                                               serta konsultasi independen dan objektif yang dapat       and objective assurance and consultation that can
                                                           are well-executed and effectively communicated
5. Memastikan agar seluruh aksi korporasi yang             to all stakeholders.                                        memberi nilai tambah dan memperbaiki operasional          add value and improve the Bank’s operations. SKAI
   akan dilaksanakan dapat berjalan dengan baik                                                                        Bank. SKAI membantu Bank dengan memberikan                assists the Bank in evaluating and enhancing the
   dan dikomunikasikan dengan baik ke seluruh                                                                          evaluasi dan meningkatkan efektivitas manajemen           effectiveness of risk management, internal controls,
   pemangku kepentingan.                                                                                               risiko, pengendalian internal, dan proses governance      and governance processes to achieve its objectives.
                                                                                                                       agar tercapainya tujuan Bank.

PELAKSANAAN TUGAS HUBUNGAN INVESTOR                     IMPLEMENTATION         OF        INVESTOR     RELATIONS        PIAGAM AUDIT INTERNAL                                     INTERNAL AUDIT CHARTER
TAHUN 2025                                              DUTIES IN 2025
                                                                                                                       SKAI Superbank memiliki Piagam Audit Internal yang        SKAI of Superbank has an Internal Audit Charter that
Selama   proses    Penawaran     Umum    Perdana        Throughout the Initial Public Offering process in 2025,        menjadi pedoman pekerjaan audit internal, memuat          serves as a guideline for SKAI, outlining the core
Saham pada tahun 2025, unit Hubungan Investor           the Investor Relations unit performed the following            di dalamnya prinsip pokok praktik profesional SKAI        principles of SKAI’s professional practices, among
menjalankan fungsi-fungsi utama sebagai berikut:        primary functions:                                             yaitu:                                                    others:
1.   Fasilitator Proses Penawaran Umum Perdana          1.   Initial Public Offering Process Facilitator:
     Saham: Menyusun materi presentasi investor              Developing investor presentation materials,               •   Visi-misi                                             •   Vision and mission
     (investor presentation), mengelola kegiatan             managing roadshow activities, and coordinating            •   Tujuan                                                •   Objectives
     roadshow, serta menyelenggarakan bookbuilding           the bookbuilding process alongside the                    •   Struktur dan kedudukan                                •   Structure and position
     bersama dengan penjamin emisi. IR bertanggung           underwriters. IR was responsible for ensuring that        •   Kewenangan dan pembatasan                             •   Authority and restrictions
     jawab     memastikan   para     calon  investor         prospective investors gained a comprehensive              •   Tugas dan tanggung jawab                              •   Roles and responsibilities
     mendapatkan pemahaman mendalam mengenai                 understanding of Superbank’s digital banking              •   Ruang lingkup tugas                                   •   Scope of work
     model bisnis perbankan digital Superbank.               business model.                                           •   Independensi dan objektivitas                         •   Independence and objectivity
                                                                                                                       •   Profesionalisme                                       •   Professionalism
2. Manajemen Keterbukaan Informasi: Menjamin            2. Information Disclosure Management: Ensuring                 •   Ketidakberpihakan                                     •   Impartiality
   ketersediaan informasi yang akurat dan                  the availability of accurate and transparent                •   Hak, kewajiban, dan tanggung jawab Kepala SKAI        •   Rights, roles, and responsibilities of Head of SKAI
   transparan terkait prospektus serta laporan             information regarding the prospectus and post-              •   Prinsip standar etika                                 •   Principles of ethics standards.
   kinerja pasca-pencatatan melalui kanal resmi,           listing performance reports through official
   guna membangun basis investor yang loyal dan            channels to build a loyal and well-informed
   terinformasi.                                           investor base.                                              Piagam Audit Internal Superbank telah mendapatkan         The Internal Audit Charter has been approved by the
3. Jembatan       Komunikasi      Pasca-pencatatan:     3. Post-Listing Communication Liaison: Maintaining             persetujuan Presiden Direktur dan Dewan Komisaris.        President Director and the Board of Commissioners.
   Menjaga dialog berkelanjutan dengan analis              an ongoing dialogue with analysts and
   dan pemegang saham untuk mengomunikasikan               shareholders to communicate the realization of              PENGANGKATAN KEPALA SKAI                                  APPOINTMENT OF THE HEAD OF SKAI
   realisasi rencana strategis yang telah disampaikan      strategic milestones and commitments made
   saat masa Penawaran Umum Perdana Saham.                 during the public offering period.                          Pengangkatan dan pemberhentian Kepala SKAI                The appointment and dismissal of the Head of SKAI
                                                                                                                       dilakukan oleh Presiden Direktur dengan persetujuan       are executed by the President Director, with the
4. Analisis Pasar dan Sentimen Investor: Memantau       4. Market Analysis and Investor Sentiment:                     Dewan Komisaris serta rekomendasi Komite Audit.           approval of the Board of Commissioners and based
   persepsi pasar terhadap saham Superbank                 Monitoring market perception of Superbank’s                                                                           on the Audit Committee’s recommendation.
   pasca-pencatatan (listing) dan memberikan               shares post-listing and providing strategic input
   masukan strategis kepada Direksi mengenai tren          to the Board of Directors regarding industry                Sejak Januari 2023, posisi ini dijabat oleh Cut Tashana   Since January 2023, this position has been held by
   industri serta ekspektasi pasar modal.                  trends and capital market expectations.                     Azia, yang pengangkatannya telah dilaporkan secara        Cut Tashana Azia, whose appointment has been
5. Kepatuhan terhadap Tata Kelola Pasar Modal:          5. Capital    Market      Governance   Compliance:             resmi kepada OJK.                                         officially reported to the OJK.
   Bekerja sama dengan Sekretaris Perusahaan               Collaborating with the Corporate Secretary to
   dalam memastikan seluruh aktivitas komunikasi           ensure all corporate communication activities
   perusahaan mematuhi regulasi Otoritas Jasa              comply with the regulations of the Financial
   Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI)           Services Authority (OJK) and the Indonesia Stock
   demi menjaga integritas perusahaan di pasar             Exchange (IDX) to uphold the company’s integrity
   modal.                                                  in the capital market.
                                                                                                                 286                                                                                                                 287
Page 145
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                     Good Corporate Governance Report

                                                                                                                     Selain itu, Audit Internal memiliki hak untuk:          In addition, Internal Audit has the right to:
KEDUDUKAN SKAI DALAM ORGANISASI                            SKAI POSITION IN STRUCTURE
                                                                                                                     1.   Diberitahukan segera mengenai kemungkinan          1.   Being informed promptly of any major potential
                                                                                                                          atau     terjadinya   kegagalan   pengendalian          or actual control failures relevant to the Bank,
Sesuai POJK No. 1/POJK.03/2019 tentang Penerapan           Pursuant to POJK No. 1/POJK.03/2019 regarding
                                                                                                                          yang relevan dengan Bank. Termasuk yang                 including those identified by external auditors,
Fungsi Audit Intern pada Bank Umum, SKAI                   the Implementation of the Internal Audit Function at
                                                                                                                          diidentifikasi oleh auditor eksternal, regulator        regulators, or other external parties.
menerapkan garis pertanggungjawaban ganda:                 Commercial Banks, SKAI implements a dual reporting
                                                                                                                          atau pihak eksternal lainnya.
bertanggung jawab langsung kepada Presiden                 line: reporting directly to the President Director, and                                                           2. Being informed promptly of any major acquisition,
Direktur, serta secara fungsional kepada Dewan             functionally to the Board of Commissioners through        2. Diberitahukan     segera    tentang     akuisisi,       reorganization or disposal that may have a
Komisaris melalui Komite Audit.                            the Audit Committee.                                         reorganisasi atau disposal yang signifikan yang         material impact on the risk management and
                                                                                                                        mungkin berdampak material pada manajemen               control environment of the Bank.
                                                                                                                        risiko dan lingkungan pengendalian Bank.
                                           Presiden Direktur                       Komite Audit
                                           Presiden Director                     Audit Committee                                                                             SKAI does not have the authority to:
                                                                                                                     SKAI tidak memiliki wewenang untuk:
                                                                                                                                                                             1.   Dual functions and perform any operational duties
                                                                                                                     1.   Perangkapan tugas dan melaksanakan tugas                for the Bank.
                                          Chief Internal Audit                                                            operasional Bank.
                                                                                                                                                                             2. Initiate and approve external accounting
                                                                                                                     2. Menginisiasi dan menyetujui transaksi akuntansi         transactions other than for Internal Audit
                                                                                                                        diluar untuk kepentingan Audit Internal.                purposes.
                                                                                                                     3. Mengarahkan kegiatan-kegiatan dari karyawan          3. Direct the activities of any of the organization’s
                   Head of Business                                        Head of IT Audit
                                                                                                                        yang tidak dipekerjakan oleh Audit Internal,            employees which are not employed by Internal
                  and Function Audit                                        and Analytics
                                                                                                                        kecuali karyawan tersebut secara jelas ditugaskan       Audit, except to the extent that such employees
                                                                                                                        sebagai tim pemeriksa atau diperbantukan untuk          have been appropriately assigned to auditing
                                                                                                                        Audit.                                                  teams or to otherwise assist Internal Audit.

      Business and                Business and                Audit             Infra &            Product
     Function Audit 1            Function Audit 2           Analytics            Cyber           Technology          TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB SKAI                           ROLES AND RESPONSIBILITIES OF SKAI
                                                                             Security Audit         Audit
                                                                                                                     Tugas SKAI sesuai Piagam Audit internal adalah          The roles of SKAI in accordance with the Internal
                                                                                                                     sebagai berikut:                                        Audit Charter are as follows:
                                                                                                                     1. Membantu tugas Presiden Direktur dan Dewan
WEWENANG SKAI                                              AUTHORITY OF SKAI                                            Komisaris dalam melakukan pengawasan.                1.   Assisting the President Director and the Board of
SKAI Superbank memegang otoritas penuh dalam               Superbank’s SKAI holds full authority to execute its                                                                   Commissioners in performing supervision.
                                                                                                                     2. Membuat analisis dan penilaian di bidang
menjalankan tugas sesuai standar profesional yang          duties in accordance with applicable professional            keuangan, akuntansi, operasional, dan kegiatan
berlaku. Adapun cakupan wewenang tersebut                  standards. The scope of this authority includes:                                                                  2. Conducting analysis and assessments in the
                                                                                                                        lain melalui audit.
meliputi:                                                                                                                                                                       fields of finance, accounting, operations, and
                                                           1.    Conduct comprehensive audits of all work units      3. Mengidentifikasi segala kemungkinan untuk               other activities through audits.
1.   Melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh                 within Superbank without exception.                    memperbaiki    dan   meningkatkan  efisiensi
     unit kerja di Bank tanpa terkecuali.                                                                               penggunaan sumber daya dan dana.                     3. Identifying opportunities for improvement and
                                                           2. Have unrestricted access to all activities,
2. Memiliki akses yang tidak terbatas atas seluruh            functions, records, property, and personnel of the                                                                enhancing the efficiency of resource and fund
                                                                                                                     4. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang
   aktivitas, fungsi, pencatatan, kekayaan, serta             Bank.                                                                                                             utilization.
                                                                                                                        objektif tentang kegiatan yang diperiksa pada
   personil Bank.                                                                                                       semua kegiatan manajemen.
                                                           3. Have full and free access to the Board of Directors                                                            4. Providing recommendations for improvements
3. Memiliki akses yang penuh dan bebas, langsung              and to the Board of Commissioners through the                                                                     and objective information regarding activities
   kepada Direksi serta Dewan Komisaris melalui               Audit Committee.                                       SKAI bertanggung jawab untuk:                              audited across all management activities.
   Komite Audit.                                                                                                     1. Menyusun dan mengimplementasikan rencana
                                                           4. Conduct a regular and incidental meeting with
4. Mengadakan rapat secara berkala dan insidentil             the Board of Directors, Board of Commissioner,            audit tahunan berdasarkan metodologi berbasis        SKAI is responsible to:
   dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau                  and/or Audit Committee.                                   penilaian risiko secara komprehensif. Rencana        1. Prepare and implement an annual audit plan based
   Komite Audit.                                                                                                        audit tahunan dan alokasi anggaran disetujui oleh       on a robust risk assessment methodology. Annual
                                                           5. Allocate resources, set frequencies, select               Presiden Direktur dan Dewan Komisaris dengan            audit plan and budget allocation approved by
5. Mengalokasikan sumber daya, menetapkan                     subjects, determine scope of work, and apply              mempertimbangkan rekomendasi Komite Audit.              President Director and Board of Commissioners
   frekuensi, memilih subjek, menentukan ruang                the techniques required to accomplish audit                                                                       with recommendation from the Audit Committee.
   lingkup pekerjaan, dan menerapkan teknik yang              objectives.                                            2. Melakukan aktivitas audit dan memberikan
   dibutuhkan untuk mencapai tujuan audit.                                                                              penilaian atas efisiensi dan efektivitas di bidang   2. Conduct audit activities and evaluate the
                                                           6. Coordinating its activities with the activities of        keuangan, akuntansi, operasional, sumber daya           efficiency of financial, accounting, operational,
6. Melakukan koordinasi kegiatannya             dengan        external auditors.                                        manusia, pemasaran, teknologi informasi dan             human     resources,     marketing,  information
   kegiatan auditor eksternal.                                                                                          kegiatan lainnya.                                       technology and other activities.
                                                           7.    Obtain the necessary assistance from personnel
7.   Mendapatkan bantuan personil dari unit-unit                 in units of the Bank where audits are being         3. Secara periodik melaporkan kepada Direksi dan        3. Report on a periodic basis to the Board of
     kerja di Bank dimana audit dilaksanakan, serta              performed, as well as other services from within       Dewan Komisaris melalui Komite Audit mengenai           Directors and to the Board of Commissioners
     jasa khusus lainnya dari dalam maupun luar Bank.            or outside the Bank.                                   tujuan, kewenangan, dan tanggung jawab, serta           through Audit Committee on the internal audit
8. Mengikuti rapat yang bersifat strategis.                8. Attending strategic meetings.                             kinerja aktivitas Audit Internal dibandingkan           activity’s purpose, authority, and responsibilities,
                                                                                                                        dengan perencanaannya. Pelaporan juga meliputi          as well as performance relative to its plan. The
                                                                                                                        eksposur risiko dan pengendalian masalah yang           report will also include significant risk exposures
                                                                                                                        signifikan.                                             and control issues.
                                                                                                               288                                                                                                             289
Page 146
 Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                   Good Corporate Governance Report

4. Membuat laporan semester mengenai Laporan             4. Report on a semi-annual basis to the Financial          10. Memantau tindakan perbaikan atas temuan yang      10. Monitoring the corrective actions taken for
   Pelaksanaan dan Pokok-Pokok Hasil Audit                  Services Authority for the summary of audit                 signifikan.                                           significant findings.
   Internal ke Otoritas Jasa Keuangan atas ringkasan        activities and significant audit findings, at the
   kegiatan audit dan temuan audit yang signifikan,         latest 1 (one) month after the period.                  11. Melaporkan hasil pemantauan tindak lanjut         11. Reporting the results of follow-up monitoring on
   paling lambat 1 (satu) bulan setelah berakhirnya                                                                     perbaikan atas temuan yang signifikan kepada          corrective actions for significant findings to the
                                                         5. Monitoring follow-up on audit issues and                    Direksi dan Dewan Komisaris, dengan tembusan          Board of Directors and the Board of Commissioners,
   periode.
                                                            recommendations. All significant audit issues will          kepada Komite Audit dan Direktur yang                 with copies to the Audit Committee and the
5. Memantau pelaksanaan follow-up atas temuan               remain in “open” issues status until cleared.               membawahkan fungsi kepatuhan.                         Compliance Director.
   dan rekomendasi audit. Seluruh temuan audit
                                                         6. Inform corrective action status of follow-up audit
   yang signifikan akan tetap berstatus “belum
                                                            findings and recommendations to the Board of
   selesai” sampai temuan diselesaikan.                                                                             LAPORAN KEGIATAN SKAI TAHUN 2025                      SKAI ACTIVITY REPORT FOR 2025
                                                            Directors and to the Board of Commissioners
6. Menginformasikan status tindakan perbaikan               through the Audit Committee.                            Pada tahun 2025 SKAI telah menyelesaikan 15           In 2025, SKAI successfully completed 15 audit tasks
   atas temuan audit dan rekomendasi hasil audit,                                                                   pekerjaan audit sesuai rencana audit tahunan. Audit   in accordance with the annual audit plan. Audits
                                                         7.   Prepare measurements of performance and
   kepada Direksi dan kepada Dewan Komisaris                                                                        yang dilakukan langsung oleh tim SKAI mencakup:       conducted directly by the SKAI team included:
                                                              achievement of goals for the internal audit
   melalui Komite Audit.
                                                              organization.                                         •   Audit atas pemrosesan operasional dari kredit     •   Audit of operational processing for credit in the
7.   Menyiapkan         ukuran-ukuran       penilaian                                                                   dalam bentuk Loan Executing.                          form of Loan Executing.
                                                         8. Prepare and safely keep the adequate audit
     keberhasilan kinerja dan pencapaian tujuan Audit
                                                            working papers in accordance with the prevailing        •   Audit atas Cyber Endpoint Security.               •   Audit of Cyber Endpoint Security.
     Internal.
                                                            regulations.
8. Membuat     dan menyimpan   kertas   kerja                                                                       •   Audit atas penerapan sistem informasi keamanan    •   ISO 27001:2022 Certification Readiness -
   pemeriksaan yang memadai sesuai peraturan                                                                            sesuai ISO 27001:2022.                                Implementation of an Information Security
   yang berlaku.                                                                                                                                                              Management System.
                                                                                                                    •   Audit atas Proses Penilaian Kecukupan Modal
9. Melaporkan secara khusus kepada Otoritas Jasa         9. Particularly report to the Financial Services               Internal (ICAAP).                                 •   Audit of the Internal Capital Adequacy Assessment
   Keuangan, temuan audit internal yang secara              Authority concerning internal audit findings that                                                                 Process (ICAAP).
                                                                                                                    •   Audit atas sistem pembayaran Bank Indonesia
   signifikan dapat mengganggu kelangsungan                 would significantly affect the business continuity
                                                                                                                        yang mencakup BI-FAST, BI-RTGS, SKNBI, BI-        •   Audits of Bank Indonesia’s payment systems,
   usaha Bank. Laporan paling lambat disampaikan            of the Bank. The report is to be submitted no later
                                                                                                                        SSSS, BI-ETP dan KPDHN.                               covering BI-FAST, BI-RTGS, SKNBI, BI-SSSS, BI-
   3 hari setelah ditemukan.                                than 3 days after the findings are discovered.
                                                                                                                                                                              ETP, and KPDHN.
                                                                                                                    •   Pemantauan      berkelanjutan   berbasis   data
10. Melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan, hasil      10. Report to Financial Services Authority, the
                                                                                                                        analytics untuk Digital Time Deposit.             •   Continuous monitoring based on data analytics
    kaji ulang pihak eksternal yang memuat pendapat          external quality assurance review result regarding
                                                                                                                                                                              for the Digital Time Deposit.
    tentang hasil kerja audit internal dan kepatuhan         the opinion on the performance of internal audit       •   Audit atas keamanan sistem pembayaran Bank
    terhadap Penerapan Fungsi Audit Internal Pada            and its compliance to the Penerapan Fungsi                 Indonesia yang mencakup BI-FAST, SKNBI, BI-       •   Security audit of Bank Indonesia’s payment
    Bank Umum (PPFAIB) serta perbaikan yang dapat            Audit Internal Pada Bank Umum (PPFAIB) and the             RTGS, BI-SSSS, dan BI-ETP.                            systems, covering BI-FAST, SKNBI, BI-RTGS, BI-
    dilakukan.                                               recommendations.                                                                                                 SSSS, and BI-ETP.
                                                                                                                    •   Pemantauan     berkelanjutan  berbasis    data
                                                                                                                        analytics untuk pelaporan biro kredit melalui     •   Continuous monitoring based on data analytics
                                                                                                                        Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).             for credit bureau reporting through SLIK.
TANGGUNG JAWAB KEPALA SKAI                               CHIEF INTERNAL AUDIT RESPONSIBILITIES
                                                                                                                    •   Audit atas kerjasama penyaluran kredit ritel      •   Audit of the retail credit distribution cooperation
1.   Melakukan komunikasi dengan Otoritas Jasa           1.   Communicating with the Financial Services                 dalam bentuk Loan Channeling.                         in the form of Loan Channeling.
     Keuangan paling sedikit sekali dalam 1 (satu)            Authority (Otoritas Jasa Keuangan) at least once
     tahun.                                                   a year.                                               •   Audit atas manajemen infrastruktur teknologi      •   Audit of information technology infrastructure
                                                                                                                        informasi.                                            management.
2. Memastikan pelaksanaan fungsi audit internal          2. Ensuring the implementation of internal audit
   sesuai dengan Standar Etika dan Profesionalisme          adheres to the Code of Ethics and Professionalism       •   Pemeriksaan tahunan atas kualitas data dan        •   Annual review of data quality and system reliability
   Global International Audit Standard.                     from Global International Audit Standards.                  keandalan sistem dari pelaporan Single Customer       for the Single Customer View (SCV) reporting
                                                                                                                        View (SCV) kepada Lembaga Penjamin Simpanan           to the Indonesia Deposit Insurance Corporation
3. Menyusun rencana strategis fungsi audit internal.     3. Developing a strategic plan for internal audit.             (LPS).                                                (LPS).
4. Memilih sumber daya manusia yang kompeten             4. Selecting competent human resources or                  •   Audit atas produk Pinjaman Atur Sendiri (PAS).    •   Audit of digital lending (PAS) product.
   atau secara kolektif memiliki kompetensi sesuai          collectively possessing the required competencies
   dengan kebutuhan dalam pelaksanaan tugas                 to perform internal audit duties.
   SKAI.                                                                                                            Pemeriksaan berikut ini dilakukan oleh vendor audit   The following audits were conducted by external
                                                         5. Ensuring internal audit members participate in
5. Memastikan      anggota     SKAI      mengikuti          continuous professional development and other           eksternal dengan pengawasan dari SKAI:                audit vendors under SKAI’s supervision:
   perkembangan profesional berkelanjutan serta             training relevant to the increasing complexity and      •   Tinjauan pasca implementasi atas beberapa         •   Post-Implementation      Reviews     of    offshore
   pelatihan lain sesuai dengan perkembangan                activities of the Bank.                                     sistem elektronik yang ditempatkan di luar            applications.
   kompleksitas dan kegiatan usaha Bank.                                                                                wilayah Republik Indonesia.
                                                         6. Preparing and periodically reviewing the internal                                                             •   Annual audit of Payment Service Providers.
6. Menyusun dan mengkaji piagam audit internal              audit charter.                                          •   Audit tahunan Penyedia Jasa Pembayaran.
   secara periodik.
                                                         7.   Developing an annual audit plan and budget
7.   Menyusun rencana audit tahunan dan alokasi               allocation for internal audit.                                                                              For the findings raised in the audit reports, SKAI
     anggaran untuk pelaksanaan fungsi audit internal.                                                              Dari temuan audit yang diangkat dalam laporan         provided recommendations for corrective actions
                                                         8. Ensuring the internal audit is conducted according      hasil audit, SKAI telah menyampaikan rekomendasi      required by management. Management committed to
8. Memastikan pelaksanaan audit internal sesuai             to the internal audit plan.                             langkah perbaikan yang perlu diambil oleh             implementing corrective measures within the agreed
   dengan rencana audit internal.                                                                                   manajemen.     Manajemen     berkomitmen   untuk      timelines. SKAI monitored the fulfillment of these
                                                         9. Reporting significant findings to the Board of
9. Melaporkan temuan yang signifikan kepada                 Directors for prompt corrective actions.                menyelesaikan langkah perbaikan sesuai tenggat        commitments.
   Direksi untuk dilakukan tindakan perbaikan dalam
   waktu yang cepat.                                                                                          290                                                                                                             291
Page 147
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                              Good Corporate Governance Report
                                                                                                                    PENERAPAN FUNGSI AUDIT INTERNAL                              IMPLEMENTATION OF INTERNAL AUDIT FUNCTION
                                                                                                                    Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) Superbank dibangun        Superbank’s Internal Audit Unit (SKAI) is built on
Laporan hasil audit SKAI dan perkembangan               The audit reports and updates on corrective measures
                                                                                                                    di atas struktur yang independen dan dipimpin oleh           an independent structure and led by seasoned
langkah perbaikan telah disampaikan kepada Dewan        were submitted to the Board of Commissioners
                                                                                                                    para tenaga profesional di bidangnya. Struktur ini           professionals. This setup ensures that all Bank
Komisaris melalui Komite Audit. Sebagai bentuk          through the Audit Committee. As part of their active
                                                                                                                    memastikan seluruh operasional Bank diawasi secara           operations are overseen objectively. In carrying out
pengawasan aktif, Komisaris melalui Komite Audit        oversight, the Board, via the Audit Committee,
                                                                                                                    objektif. Dalam menjalankan tugasnya, SKAI didukung          its duties, SKAI is backed by a solid audit charter,
melakukan pemantauan atas hasil audit dan tindak        monitored audit results and management’s follow-
                                                                                                                    oleh piagam audit, perencanaan audit yang matang,            meticulous planning, and seamless coordination with
lanjut manajemen.                                       ups.
                                                                                                                    serta koordinasi yang solid dengan auditor eksternal         external auditors to ensure comprehensive oversight.
                                                                                                                    untuk memastikan pengawasan yang menyeluruh.
Manajemen telah memperhatikan rekomendasi               Management has adhered to SKAI’s recommendations
SKAI dan menindaklanjutinya sesuai tenggat waktu        and taken corrective actions within the agreed              Secara keseluruhan, kinerja Audit Internal Superbank
                                                                                                                                                                                 Overall, Superbank’s Internal Audit performance
yang disepakati. Sepanjang tahun 2025, tidak            timelines. During 2025, there are no significant            telah memenuhi standar regulasi dan menjadi pilar
                                                                                                                                                                                 has met all regulatory standards and has become a
terdapat temuan signifikan yang dapat mengganggu        findings that could disrupt Superbank’s operations          penting dalam memperkuat tata kelola dan manajemen
                                                                                                                                                                                 vital pillar in strengthening our governance and risk
kelancaran usaha Superbank yang perlu dilaporkan        that need to be reported to the OJK.                        risiko. Peran SKAI sangat krusial dalam memastikan
                                                                                                                                                                                 management. SKAI plays a crucial role in ensuring that
ke OJK.                                                                                                             transparansi dan akuntabilitas tetap terjaga.
                                                                                                                                                                                 transparency and accountability remain at the heart of
                                                                                                                                                                                 everything we do.
Laporan pelaksanaan pokok-pokok hasil audit SKAI        The key internal audit results have been reported to
telah disampaikan kepada OJK sesuai ketentuan           the OJK in compliance with applicable regulations.
yang berlaku.                                                                                                                                                                    TRAINING AND/OR COMPETENCY DEVELOPMENT
                                                                                                                    PELATIHAN DAN/ATAU PENINGKATAN KOMPETENSI
                                                                                                                                                                                 FOR THE SKAI
                                                                                                                    SKAI
FOKUS STRATEGIS SKAI                                    STRATEGIC FOCUS OF SKAI
                                                                                                                                                                                 Throughout 2025, members of the SKAI participated
Berdasarkan self-assessment SKAI terhadap kinerja       According to the SKAI’s self-assessment of its              Sepanjang tahun 2025, SKAI telah mengikuti                   in several training and competency development
selama setahun, serta sebagai upaya perbaikan           performance over the past year, and to drive                beberapa pelatihan dan peningkatan kompetensi                programs, namely:
berkelanjutan dalam proses bisnis, SKAI akan            continuous improvement in business processes, SKAI          yaitu:
memfokuskan perhatian pada hal-hal berikut:             will focus on the following areas:
1. Secara periodik meninjau dan memperbarui             1. Reviewing and updating the Internal Audit                     Pelatihan dan/atau Peningkatan            Jumlah Karyawan               Fasilitator               Tanggal
    Piagam Audit Internal, kebijakan serta prosedur          Charter, Internal Audit policies and procedures to                    Kompetensi                       Total Participant            Facilitator                Date
    Internal Audit agar sesuai dengan praktik terbaik        align with best practices and the Global Internal            Training and/or Competency
    dan Global Internal Audit Standard.                      Audit Standard, which takes effect on January 9,                     Improvement
                                                             2025.
2. Meningkatkan komunikasi yang efektif dengan                                                                                Coaching Style Leadership                     6                     Vanaya               6 Februari 2025,
   para pemangku kepentingan, termasuk Dewan            2. Enhancing     effective    communication   with
                                                                                                                                                                                                                       27 Februari 2025,
   Komisaris, Komite Audit, Manajemen, pihak               stakeholders,     including   the    Board    of
                                                                                                                                                                                                                         30 April 2025,
   eksternal bank, auditor eksternal, pengawas             Commissioners, Audit Committee, Management,
                                                                                                                                                                                                                          6 Mei 2025,
   bank, dan regulator lainnya.                            external parties of the bank, external auditors,
                                                                                                                                                                                                                          21 Mei 2025
                                                           bank supervisors, and other regulators.
3. SKAI berkomitmen untuk memberikan hasil                                                                              Anti Money Laundering (AML) Training
   terbaik melalui penggunaan sumber daya yang          3. SKAI is committed to delivering optimal results by                                                               12                    Internal              14 Oktober 2025,
   kompeten dalam melaksanakan audit, baik melalui         utilizing competent resources for audits, through                                                                                                           16 Desember 2025
   rekrutmen eksternal maupun pengembangan                 both external recruitment and the development                      Code of Ethics Workshop
   dan pelatihan sumber daya manusia internal              and training of internal Superbank resources.                                                                    10                    Internal               29 April 2025
   Superbank.                                                                                                         Credit Analysis for Multi Finance Training
                                                        4. Developing Audit Analytics to implement
                                                                                                                                                                            4                   PasarTrainer           17 Februari 2025
4. Pengembangan       Audit    Analytics    untuk          continuous auditing in line with the bank’s
   melaksanakan audit berkelanjutan sesuai dengan          products and strategy.                                       Data Privacy and Artificial Intelligence
                                                                                                                                                                            2                     Internal              5 Februari 2025
   produk dan strategi bank.
                                                                                                                              Fraud Awareness Training
                                                        SKAI has established a three-year strategy to                                                                       11                    Internal                18 Juni 2025
SKAI menetapkan strategi tiga tahun untuk
                                                        strengthen its function by enhancing talent capabilities,      From Bricks to Bonds: Building Stronger
memperkuat        fungsinya    melalui  peningkatan
                                                        modernizing audit systems, and leveraging audit                   Teams with Lego (Internal Audit)                  12                    Internal              4 Oktober 2025
kapabilitas sumber daya, modernisasi sistem audit,
                                                        analytics and continuous auditing. The initial phase
serta pemanfaatan audit analytics dan continuous
                                                        focuses on building a strong foundation through                    Identifikasi Transaksi Keuangan
auditing. Pada tahap awal, fokus diarahkan pada
                                                        organizational strengthening, alignment of audit                             Mencurigakan                           1                 Forum Komunikasi            9 Juli 2025
penguatan fondasi organisasi, penyempurnaan
                                                        procedures with applicable standards, and exploration                                                                                Direktur Kepatuhan
prosedur sesuai standar yang berlaku, serta
                                                        of technology, data analytics, and automation. The                                                                                    Perbankan (DKP)
pengembangan dan eksplorasi teknologi, data
                                                        subsequent phase emphasizes the implementation                           Artificial Intelligence
analytics dan otomatisasi. Selanjutnya, SKAI
                                                        of an Audit Management System, competency model                                                                     11                    Internal              5 Februari 2025
akan mengimplementasikan Audit Management
                                                        development, and continuous auditing supported by                BI Fast Technology and Security for
System, pengembangan competency model, serta
                                                        AI/ML. In the final phase, the strategy aims to ensure                  Operational Activities                      7                     Internal             8 Desember 2025
continuous auditing yang dibantu oleh AI / Machine
                                                        sustainability through talent retention and succession
Learning (ML). Pada tahap akhir, strategi difokuskan
                                                        management, while embedding advanced analytics               Pembekalan Re-sertifikasi Manajemen Risiko
pada keberlanjutan, retensi talenta, dan penerapan
                                                        into risk-based and continuous audit processes to                                J4                                 1                   PT Efektif Pro          13 Januari 2025
advanced analytics dalam audit berbasis risiko dan
                                                        enhance audit effectiveness, efficiency, and overall         Pembekalan Re-sertifikasi Manajemen Risiko
continuous auditing untuk meningkatkan efektivitas,
                                                        governance quality.                                                              J5                                 1                   PT Efektif Pro          13 Januari 2025
efisiensi, serta kualitas pengawasan.
                                                                                                                       Pembekalan Sertifikasi Audit Intern Bank
                                                                                                                                   Level Auditor                            3                        IAIB                16 April 2025
                                                                                                              292                                                                                                                          293
Page 148
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                 Good Corporate Governance Report

  Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko J4   1    PT Efektif Pro    7 Januari 2025
                                                                                              Satuan Kerja Kepatuhan
  Program Inaugurasi Gelar CRM dan Program     1        IRPA         2 September 2025
            Pemeliharaan SMR J7                                                               Compliance Division
       Re-sertifikasi Manajemen Risiko J5      2        BSMR          16 Januari 2025

                                                                                              Superbank berkomitmen bahwa kepatuhan terhadap           Superbank is committed to ensuring compliance with
        Re-sertifikasi Manajemen Risiko J7     1    PT Efektif Pro    24 Maret 2025
                                                                                              peraturan baik dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK),        regulations issued by the Financial Services Authority
                                                                                              Bank Indonesia (BI), Lembaga Penjamin Simpanan           (OJK), Bank Indonesia (BI), the Indonesia Deposit
        Refreshment Manajemen Risiko J4        2    PT Efektif Pro     26 Mei 2025
                                                                                              (LPS), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi            Insurance Corporation (LPS), the Financial Transaction
                                                                                              Keuangan (PPATK), maupun Self Regulatory                 Reports and Analysis Center (PPATK), Self-Regulatory
        Refreshment Manajemen Risiko J5        2    PT Efektif Pro      17 Juli 2025          Organization (SRO) dan pihak regulator terkait           Organizations (SROs), and other relevant regulators
                                                                                              lainnya yang mempengaruhi kegiatan usaha dan             that impact the Bank’s business activities and
        Refreshment Manajemen Risiko J7        1        GPS           24 Maret 2025           kepatuhan Bank merupakan kewajiban yang harus            compliance obligations. This commitment applies
                                                                                              dilaksanakan oleh seluruh pihak Bank termasuk            to all parties within the Bank, including the Board of
         Sertifikasi Manajemen Risiko J4       1        BSMR          17 Januari 2025
                                                                                              Direksi, Dewan Komisaris, dan seluruh karyawan           Directors, Board of Commissioners, and all employees.
                                                                                              dalam organisasi Bank. Karena itu, setiap kegagalan      Failure to adhere to the compliance requirements can
                                                                                              pelaksanaan kepatuhan dapat menyebabkan risiko           lead to compliance risks, reputational risks, and other
     Training on Auditing Treasury Business    10        IAIB          23 Mei 2025            kepatuhan, risiko reputasi, dan risiko-risiko lainnya.   associated risks. These challenges and exposures
                                                                                              Hal ini menjadi tantangan dan eksposur risiko yang       significantly increase the Bank’s risk landscape,
  Women Empowerment Session (International     5      Internal        10 Maret 2025           semakin besar, sehingga diperlukan berbagai macam        necessitating various efforts to mitigate potential
           Women's Day 2025)                                                                  upaya untuk memitigasi timbulnya berbagai risiko.        risks effectively.
       Workshop Cyber Risk Management          5    Veda Praxis        28 April 2025
                                                                                              Untuk memitigasi dan meminimalisir risiko kepatuhan      To mitigate and minimize compliance risks and other
                                                                                              serta risiko lainnya, Bank membentuk Satuan Kerja        potential risks, the Bank established a Compliance
                                                                                              Kepatuhan. Unit kerja ini bertugas secara preventif      Unit. This unit performs both preventive (ex-ante)
                                                                                              (ex-ante) dan kuratif (ex-post), termasuk melalui        and corrective (ex-post) functions, including ensuring
                                                                                              pemenuhan ketentuan eksternal dan kebijakan              compliance with external regulations and the Bank’s
                                                                                              internal Bank untuk mengurangi potensi risiko            internal policies to mitigate potential risks arising
                                                                                              dalam kegiatan usaha Bank. Unit kerja ini bersifat       from the Bank’s business activities. This unit operates
                                                                                              independen dan bertugas membantu Direktur yang           independently and supports the Compliance Director
                                                                                              membawahkan fungsi kepatuhan untuk memastikan            in ensuring that the Bank’s policies, regulations,
                                                                                              bahwa kebijakan, ketentuan, sistem, prosedur, dan        systems, procedures, and business activities comply
                                                                                              kegiatan usaha Bank sesuai dengan peraturan yang         with applicable laws. It also ensures the Bank’s
                                                                                              berlaku. Unit kerja ini juga memastikan komitmen         commitment to healthy banking practices, aimed at
                                                                                              Bank terhadap standar praktik perbankan yang sehat,      improving operational and business performance as
                                                                                              guna meningkatkan kinerja operasional, bisnis, dan       well as fostering stakeholder trust.
                                                                                              kepercayaan pemangku kepentingan.

                                                                                              FUNGSI KEPATUHAN                                         COMPLIANCE FUNCTION

                                                                                              Fungsi Kepatuhan merupakan serangkaian aktivitas         The Compliance Function comprises a series of
                                                                                              yang dilakukan Bank untuk memastikan bahwa               activities carried out by the Bank to ensure that
                                                                                              kebijakan, pedoman, produk program, sistem,              the Bank’s policies, guidelines, products, programs,
                                                                                              prosedur, serta kegiatan usaha Bank telah sesuai         systems, procedures, and business activities are in
                                                                                              dengan peraturan perundang-undangan yang                 compliance with applicable laws and regulations.
                                                                                              berlaku. Fungsi ini bertujuan untuk mendukung            This function aims to support the implementation of
                                                                                              penerapan budaya kepatuhan dan pengelolaan risiko        a compliance culture and the effective management
                                                                                              kepatuhan secara efektif termasuk namun tidak            of compliance:
                                                                                              terbatas pada:
                                                                                              1. Memelihara dan mengembangkan budaya                   1.   Maintaining and developing a compliance culture
                                                                                                  kepatuhan pada semua tingkatan organisasi dan             at all levels of the Bank’s organization and
                                                                                                  kegiatan usaha Bank, antara lain dengan cara:             business activities, including by:
                                                                                                  a. Membangun budaya kepatuhan dengan                      a. Establishing a compliance culture through
                                                                                                     menyusun dan/atau melakukan melakukan                     the formulation and/or review of policies,
                                                                                                     reviu kebijakan, pedoman, produk program,                 guidelines, products, programs, systems,
                                                                                                     sistem maupun prosedur (jika diperlukan)                  and procedures (where necessary) to ensure
                                                                                                     agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku                 alignment with applicable regulations, by
                                                                                                     dengan membuat kajian / analisis kepatuhan                conducting compliance studies/analyses,
                                                                                                     dan fungsi advisory lainnya dan melakukan                 providing advisory support, and conducting
                                                                                                     sosialisasi   kepada    seluruh    karyawan               socialization to all employees regarding
                                                                                                     mengenai hal-hal yang terkait dengan fungsi               matters related to the compliance function
                                                                                                     kepatuhan mengenai ketentuan regulator                    and applicable regulatory requirements;
                                                                                        294          yang berlaku;                                                                                         295
Page 149
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                  Good Corporate Governance Report

    b. Memastikan kepatuhan Bank terhadap                 b. Ensuring the Bank’s compliance with regulatory
       komitmen regulasi dan komitmen audit yang             commitments and audit commitments made               Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, Direktur      In performing their duties and functions, the
       dibuat kepada Otoritas Jasa Keuangan dan/             to the Financial Services Authority (Otoritas        yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan wajib bersifat     Compliance Director must act independently and
       atau otoritas pengawas lain yang berwenang;           Jasa Keuangan – OJK) and/or other relevant           independen dan terpisah dari fungsi bisnis, fungsi   separated from business functions, operational
                                                             supervisory authorities;                             operasional maupun fungsi penunjang lainnya, serta   functions, and other supporting functions. The
    c. Memastikan kepatuhan terhadap seluruh                                                                      bebas dari pengaruh atau tekanan unit kerja lain     Compliance Director must also be free from influence
       ketentuan perundangan terkait yang terdapat        c. Ensuring compliance with all applicable              dan bebas dari benturan kepentingan (conflict of     or pressure from other work units, free from conflicts of
       dalam Regulatory Inventory System untuk               statutory       and    regulatory   requirements     interest), dan wajib bertindak secara objektif dan   interest, and must act objectively and professionally.
       menjaga komitmen terhadap kewajiban                   recorded in the Regulatory Inventory System          profesional.
       pelaporan kepada regulator;                           in order to maintain the Bank’s commitment to
                                                             fulfilling its regulatory reporting obligations;     Secara berkala, Direktur yang Membawahkan Fungsi     Periodically, the Compliance Director reports the
    d. Berkoordinasi dengan unit kerja terkait untuk
       memastikan pembuatan gap analysis (jika            d. Coordinating with relevant work units to             Kepatuhan melaporkan pelaksanaan tugas dan           execution of their duties and responsibilities to the
       diperlukan) dengan melakukan identifikasi             ensure the preparation of gap analyses               tanggung jawabnya kepada Presiden Direktur dengan    President Director, with copies sent to the Board
       atas dampak ketentuan baru terhadap                   (where necessary) by identifying the impact          tembusan kepada Dewan Komisaris baik melalui         of Commissioners, either through periodic Board
       kegiatan operasional Bank;                            of new regulations on the Bank’s operational         Rapat Direksi, Rapat Dewan Komisaris, Rapat Komite   of Directors Meetings, Board of Commissioners
                                                             activities.                                          di bawah Direksi dan atau Dewan Komisaris secara     Meetings, Committees under the Board of Directors
2. Berkoordinasi dengan unit kerja terkait dalam                                                                  berkala, serta menyampaikan Laporan Pelaksanaan      and/or the Board of Commissioners, as well as
   melakukan identifikasi, pengukuran, monitoring,     2. Coordinating with relevant work units to identify,      Fungsi Kepatuhan secara semesteran kepada OJK.       submitting a semi-annual Compliance Function
   dan pengendalian terhadap Risiko Kepatuhan             measure, monitor, and control Compliance Risk                                                                Implementation Report to the OJK.
   dan risiko lainnya dengan mengacu pada                 and other risks, in accordance with applicable
   ketentuan terkait yang berlaku antara lain dengan      regulations, including through the conduct of           Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan           The Compliance Director is responsible for:
   melakukan penilaian sendiri (self assessment)          self-assessments of the compliance risk profile.        bertanggung jawab:                                   1. Collaborating with other Board of Directors
   profil risiko kepatuhan.                                                                                       1. Bersama dengan anggota Direksi lainnya               members to formulate strategies that promote
                                                                                                                      merumuskan        strategi guna mendorong           the creation of a Compliance Culture within the
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Superbank mengacu         The implementation of the Compliance Function                  terciptanya Budaya Kepatuhan di Bank.               Bank.
pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.46/           at Superbank refers to Financial Services Authority
POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017 Tentang              Regulation No. 46/POJK.03/2017 dated 12 July 2017          2. Menerbitkan Kebijakan Kepatuhan sebagai           2. Issuing Compliance Policies as guidelines for the
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum                 on the Implementation of the Compliance Function              pedoman bagi Satuan Kerja Kepatuhan dalam            Compliance Unit in carrying out its functions and
dimana pelaksanaan Fungsi Kepatuhan mencakup           in Commercial Banks, under which the Compliance               menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya.            responsibilities.
pemantauan, pengendalian, dan evaluasi atas            Function includes the monitoring, control, and             3. Menetapkan prosedur kepatuhan sebagai             3. Establishing compliance procedures as a guide
kepatuhan Bank terhadap ketentuan yang berlaku,        evaluation of the Bank’s compliance with applicable           panduan Satuan Kerja Kepatuhan dalam mengkaji        for the Compliance Unit in reviewing policies,
termasuk pemenuhan kewajiban dan komitmen Bank         regulations, including the fulfillment of the Bank’s          kebijakan, pedoman, prosedur yang diusulkan          guidelines, and procedures proposed by relevant
kepada regulator.                                      obligations and commitments to regulators.                    oleh unit kerja terkait.                             work units.
                                                                                                                  4. Memastikan bahwa seluruh kebijakan, ketentuan,    4. Ensuring that all policies, regulations, systems,
PRINSIP KEPATUHAN                                      COMPLIANCE PRINCIPLES                                         sistem, dan prosedur, serta kegiatan usaha yang      procedures, and business activities conducted
                                                                                                                     dilakukan Bank telah sesuai dengan ketentuan         by the Bank comply with applicable laws and
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Superbank         In conducting its business activities, Superbank              perundangan terkait yang berlaku.                    regulations.
senantiasa berpegang pada prinsip kepatuhan, yaitu     consistently adheres to the principle of compliance by
dengan menegakkan Budaya Kepatuhan (Compliance         upholding a Compliance Culture to ensure compliance        5. Meminimalisir terjadinya risiko kepatuhan di      5. Minimizing compliance risks in all areas of the
Culture) untuk mematuhi ketentuan perundang-           with applicable laws and regulations, both individually       setiap lini kegiatan usaha Bank salah satu di        Bank’s business activities, including through the
undangan terkait yang berlaku baik secara individu     and collectively. This principle applies to the Board of      antaranya melalui sosialisasi regulasi terkait       dissemination of relevant regulations issued by
maupun berkelompok, yang berlaku bagi Direksi,         Directors, the Board of Commissioners, and Executive          yang diterbitkan oleh pihak regulator.               the regulator.
Dewan Komisaris, dan Pejabat Eksekutif sebagai         Officers, who serve as role models for all employees       6. Melakukan tindakan pencegahan agar kebijakan      6. Taking preventive actions to ensure that
contoh (role model) bagi seluruh karyawan dalam        in implementing compliance principles grounded                dan/atau keputusan yang diambil Direksi Bank         policies and/or decisions made by the Board of
melaksanakan prinsip kepatuhan yang berlandaskan       in prudence and integrity, so that compliance is              tidak menyimpang dari ketentuan perundangan          Directors do not deviate from applicable laws and
pada prinsip kehati-hatian yang berintegritas agar     embedded as a working culture throughout the Bank.            terkait yang berlaku melalui Kajian Kepatuhan.       regulations through Compliance Reviews.
pelaksanaan kepatuhan menjadi budaya kerja bagi
                                                                                                                  7.   Melakukan tugas dan tanggung jawab lain yang    7.   Performing other duties and responsibilities
Bank.
                                                                                                                       terkait dengan Fungsi Kepatuhan.                     related to the Compliance Function.
                                                       COMPLIANCE DIRECTOR
DIREKTUR  YANG            MEMBAWAHKAN       FUNGSI                                                                PELAKSANAAN TUGAS TAHUN 2025
KEPATUHAN                                                                                                                                                              EXECUTION OF DUTIES IN 2025
                                                       In accordance with POJK No.46/POJK.03/2017
                                                       regarding the Implementation of the Compliance             Sepanjang tahun 2025, Satuan Kerja Kepatuhan telah
Menindaklanjuti POJK No.46/POJK.03/2017 tentang                                                                   melaksanakan tugas dan tanggung jawab dalam          Throughout 2025, the Compliance Unit carried out
                                                       Function in Commercial Banks, Superbank, through
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum,                                                                           rangka penerapan Fungsi Kepatuhan di Bank, antara    its duties and responsibilities in implementing the
                                                       the General Meeting of Shareholders on August
melalui Rapat Umum Pemegang Saham, Superbank                                                                      lain sebagai berikut:                                Compliance Function at the Bank, including the
                                                       22, 2022, appointed Mrs. Amalia Pratantara as the
telah mengangkat Sdri. Amalia Pratantara sebagai                                                                  1. Menyampaikan       Laporan     Direktur   Yang    following:
                                                       Compliance Director. She has successfully passed
Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan yang                                                                       Membawahkan Fungsi Kepatuhan                     1. Submitting Compliance Director Report
                                                       the fit and proper test conducted by the OJK, as
telah lulus uji kemampuan dan kepatutan (fit and                                                                      Secara semesteran menyampaikan Laporan                Semi-annually, submitting the main points of the
                                                       stipulated in the Decision of the Deputy Commissioner
proper test) yang dilakukan oleh OJK berdasarkan                                                                      Pokok Pokok Pelaksanaan Tugas Direktur Yang           Compliance Director’s duties and responsibilities
                                                       for Banking Supervision 1 of OJK No. KEP-34/
Keputusan Deputi Komisioner Pengawas Perbankan                                                                        Membawahkan Fungsi Kepatuhan kepada OJK               report to the Financial Services Authority (OJK)
                                                       PB.1/2022 on the Results of the Fit and Proper Test
1 OJK No. KEP-34/PB.1/2022 tentang Hasil Penilaian                                                                    dan kepada Presiden Direktur dengan tembusan          and to the President Director, with a copy sent to
                                                       dated July 12, 2022.
Kemampuan dan Kepatutan tanggal 12 Juli 2022.                                                                         kepada Dewan Komisaris.                               the Board of Commissioners.


                                                                                                           296                                                                                                              297
Page 150
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                   Good Corporate Governance Report

                                                                                                                   f.   Secara berkala, mengirimkan reminder                 f. Regularly sending reminder notifications via
2. Meningkatkan Awareness Budaya Kepatuhan              2. Enhancing Compliance Culture Awareness                                                                               e-mail regarding the audit commitments from
                                                                                                                        notifikasi melalui e-mail terkait pemenuhan
    a. Memberikan pelatihan Budaya Kepatuhan,              a. Providing training on Compliance Culture,                 komitmen hasil pemeriksaan (audit) dari                 regulatory audit results to relevant work units,
       Anti Penyuapan dan Korupsi, dan pelatihan              Anti-Bribery and Corruption, and Anti-Money               pihak regulator kepada unit kerja terkait               in accordance with the time targets agreed
       Pencegahan Pencucian Uang dan Pendanaan                Laundering and Counter-Terrorism Financing                sesuai target waktu yang telah disepakati               upon with the regulators;
       Terorisme kepada seluruh karyawan, termasuk            to all employees, including the dissemination             dengan pihak regulator;                              g. Monitoring and following up on the imposition
       sosialisasi ketentuan baru/perubahan dari              of new regulations or changes from regulators                                                                     of sanctions by the regulators.
                                                                                                                   g. Melakukan pemantauan dan tindak lanjut
       regulator dan menyebarluaskan budaya                   and spreading the compliance culture through
                                                                                                                      atas pengenaan sanksi oleh pihak regulator.
       kepatuhan pada Buletin Bank.                           the Bank’s bulletin.
    b. Sebagai bagian dari proses identifikasi,            b. As part of the process of identifying,
                                                                                                                                                                         4. Analysis of Internal Policies, Guidelines, and
       pemantauan,      dan     pengelolaan    risiko         monitoring, and managing compliance risks,        4. Analisis Terhadap Kebijakan Internal, Pedoman
                                                                                                                                                                            Procedures (If Necessary)
       kepatuhan, secara berkala Satuan Kerja                 the Compliance Unit regularly conducts               dan Prosedur (Jika Diperlukan)
       Kepatuhan      melakukan pemantauan dan                monitoring, analysis, and awareness sessions
                                                                                                                   Dalam mengimplementasikan budaya kepatuhan,               In implementing the compliance culture, the
       analisis serta sosialisasi kepada seluruh unit         for all relevant work units on applicable laws
                                                                                                                   Satuan Kerja Kepatuhan juga melakukan                     Compliance Unit also conducts an analysis
       kerja terkait atas ketentuan perundangan               and regulations.
                                                                                                                   analisis atas kebijakan, pedoman dan prosedur             of the policies, guidelines, and procedures (if
       terkait yang berlaku.
                                                                                                                   (jika diperlukan) yang diajukan oleh unit kerja           necessary) proposed by relevant work units. The
3. Pemantauan Pemenuhan Komitmen Regulasi                                                                          terkait dan selanjutnya hasil analisis tersebut           results of this analysis are then documented in
                                                        3. Monitoring of Regulatory Commitments and
   dan Komitmen Hasil Pemeriksaan (Audit) dari                                                                     dituangkan dalam bentuk Kajian Kepatuhan.                 the form of a Compliance Review. The purpose
                                                           Audit Commitments by Regulators (OJK, BI,
   Pihak Regulator (OJK, BI, LPS, PPATK dan SRO)                                                                   Kajian Kepatuhan ini bertujuan agar Kebijakan             of the Compliance Review is to ensure that the
                                                           LPS, PPATK, and SRO)
                                                                                                                   Internal, Pedoman, Prosedur yang diterbitkan              Internal Policies, Guidelines, and Procedures
    Dalam meminimalisasi dan mitigasi timbulnya
                                                           To minimize and mitigate compliance risks and           oleh unit kerja terkait telah memenuhi ketentuan          issued by the relevant work units comply with the
    risiko kepatuhan serta meningkatkan awareness
                                                           enhance awareness of the compliance culture             perundangan terkait yang berlaku.                         applicable laws and regulations.
    budaya      kepatuhan     terhadap    peraturan
                                                           concerning applicable regulations and the
    perundangan terkait yang berlaku dan hasil                                                                  5. Regulatory Affair
                                                           results of inspections (audits) by regulators, the                                                            5. Regulatory Affairs
    pemeriksaan (Audit) oleh pihak regulator, Satuan
                                                           Compliance Unit regularly monitors the fulfillment      Satuan Kerja Kepatuhan bertindak sebagai                 The Compliance Unit acts as the liaison officer
    Kerja Kepatuhan secara berkala melakukan
                                                           of these commitments both manually and through          penghubung (liaison officer) dalam menjalin              in establishing communication and coordination
    pemantauan pemenuhan komitmen-komitmen
                                                           the Regulatory Inventory system. The details of         komunikasi dan koordinasi antara Bank dengan             between the Bank and the regulators, both in
    dimaksud baik secara manual maupun melalui
                                                           these activities are as follows:                        pihak regulator, baik dalam menjalankan fungsi           carrying out supervisory functions and during
    sistem Regulatory Inventory dengan rincian
                                                                                                                   pengawasan      maupun    dalam    pelaksanaan           the implementation of inspections (audits) by the
    kegiatan sebagai berikut:                              a. Regularly monitoring the issuance of new
                                                                                                                   pemeriksaan (audit) oleh pihak regulator.                regulators.
                                                              regulations through the websites of Bank
    a. Secara berkala melakukan pemantauan
                                                              Indonesia, the Financial Services Authority       6. Penggunaan Artificial Intelligence (AI)
       penerbitan regulasi baru melalui website                                                                                                                          6. Use of Artificial Intelligence (AI)
                                                              (OJK), the Deposit Insurance Corporation
       BI, OJK, LPS, Pusat Pelaporan dan Analisis                                                                  Satuan Kerja Kepatuhan mengembangkan sebuah              The Compliance Unit developed a chatbot in
                                                              (LPS), and the Financial Transaction Reports
       Transaksi Keuangan dan juga Self-Regulatory                                                                 chatbot yang dikembangkan sesuai Kebijakan               accordance with the Anti-Bribery and Corruption
                                                              and Analysis Center (PPATK), as well as Self-
       Organization (SRO);                                                                                         Anti Penyuapan dan Korupsi untuk memberikan              Policy to provide explanations and automatically
                                                              Regulatory Organizations (SROs);
                                                                                                                   penjelasan dan menjawab pertanyaan secara                respond to inquiries related to the Anti-Bribery
    b. Melakukan analisis terhadap regulasi baru
                                                           b. Conducting an analysis of new regulations            otomatis terkait Kebijakan Anti Penyuapan dan            and Corruption Policy.
       dan ringkasan atas regulasi baru tersebut
                                                              and providing summaries of these regulations,        Korupsi.
       yang berstatus Dapat Diaplikasikan Dengan
                                                              categorizing them as Applicable with Further
       Tindak Lanjut dan Dapat Diaplikasikan Tanpa
                                                              Actions and Applicable without Further
       Tindak Lanjut;
                                                              Actions;                                                                                                 Jumlah Target      Karyawan sudah
    c. Melakukan sosialisasi regulasi       tersebut                                                                 Jenis Training            Jumlah Pertemuan*         Karyawan             Training         %Pencapaian
                                                           c. Conducting socialization of these regulations
       kepada unit kerja terkait;                                                                                   Types of Training         Number of Trainings*   Target Employees         Trained          %Achievement
                                                              to the relevant work units;
    d. Melakukan penatausahaan regulasi dimaksud                                                                                                                                            Employees
                                                           d. Managing the documentation of these
       pada Modul New Regulation;
                                                              regulations in the New Regulation Module;
    e. Secara berkala, mengirimkan reminder
                                                           e. Regularly sending reminder notifications via         Budaya Kepatuhan                          5             530                  498                  94%
       notifikasi melalui e-mail atas pemenuhan
                                                              e-mail regarding the fulfillment of regulatory
       komitmen regulasi yang ditujukan kepada                                                                     APU, PPT, dan
                                                              commitments to relevant work units,
       unit kerja terkait berupa kewajiban pelaporan,                                                              PPPSPM (AML                               5             530                   507                 96%
                                                              including reporting obligations, policy and          Training)
       pembuatan kebijakan dan prosedur maupun
                                                              procedure development, and other regulatory
       komitmen regulasi lainnya sebagaimana                                                                       Anti Penyuapan
                                                              commitments as established by the regulators.                                                  2             530                   482                 91%
       yang telah ditetapkan oleh pihak regulator                                                                  dan Korupsi
                                                              This also includes ensuring the fulfillment of
       termasuk memastikan pemenuhan aktivitas
                                                              activities determined by regulators, such as         Risk Awareness                            3             530                  480                  91%
       yang ditentukan oleh regulator, seperti
                                                              the implementation of BI-FAST, QRIS, and
       implementasi BI-FAST, QRIS dan pelaporan
                                                              other relevant reports to the regulators, such       Pelindungan
                                                                                                                                                             7             530                  499                  94%
       lainnya yang relevan kepada pihak regulator,                                                                Konsumen
                                                              as the Integrated Commercial Bank Report
       seperti Laporan Bank Umum Terintegrasi
                                                              (LBUT), SLIK Report, and others;
       (LBUT), Laporan SLIK dan lain sebagainya;                                                                   Fraud Awareness                           9             530                   493                 93%


                                                                                                                 *Per 1 Januari - 31 Desember 2025.
                                                                                                                 *Per 1st of January - 31st December 2025.

                                                                                                         298                                                                                                                 299
Page 151
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                  Good Corporate Governance Report

                                                                                                                  4. Kajian atau Analisis Kepatuhan                      4. Compliance Review
               Jenis Training            Jumlah Event         Target Event (2025)        % Pencapaian                Dalam meminimalisasi dan memitigasi timbulnya          The Compliance Unit will strengthen its role in the
              Types of Training           Total Event         Event Target (2025)        % Achievement               risiko kepatuhan, Satuan Kerja Kepatuhan               process of identifying, monitoring, and managing
                                                                                                                     melakukan analisis atas diterbitkannya Kebijakan,      compliance risks at Superbank by becoming a
                                                                                                                     Pedoman, dan/atau Prosedur (jika diperlukan)           mandatory reviewer of Policies, Guidelines, and/or
                                                                                                                     yang diterbitkan oleh Unit Kerja terkait melalui       Procedures (if necessary). This mandatory review
      Banking Knowledge                       30                       12                     250%                   Kajian Kepatuhan. Kajian Kepatuhan ini bertujuan       reflects Superbank’s commitment to consistently
                                                                                                                     untuk memastikan bahwa Kebijakan, Pedoman              ensuring compliance with applicable regulations
                                                                                                                     dan/atau Prosedur yang diterbitkan oleh                and requirements in every activity carried out by
                                                                                                                     Unit Kerja Terkait telah memenuhi ketentuan            the bank.
                                                                                                                     perundangan yang berlaku.
STRATEGI SATUAN KERJA KEPATUHAN 2026                  COMPLIANCE STRATEGY 2026
                                                                                                                  5. Buletin Kepatuhan                                   5. Compliance Bulletin
Masih sejalan dengan strategi jangka pendek           In line with Superbank’s short-term strategy for 2024,         Masih terkait penerapan budaya kepatuhan,              In order to implement a compliance culture,
Superbank pada tahun 2025, Satuan Kerja Kepatuhan     the Compliance Unit in 2025 will continue several key          Satuan Kerja Kepatuhan berencana untuk                 the Compliance Unit plans to publish a bulletin
pada tahun 2026 akan tetap melanjutkan beberapa       initiatives that have already been implemented, as             menerbitkan buletin yang berisi informasi              containing information on new and/or significant
key initiatives yang telah dijalankan sebagaimana     outlined in the Bank’s Business Plan. This aligns with         mengenai kewajiban, himbauan, kebijakan yang           internal policies, regulations, and other topics
tertuang dalam Rencana Bisnis Bank. Hal tersebut      the Compliance Unit’s goal to enhance the compliance           signifikan, regulasi dan topik penting lainnya         impacting Superbank. The bulletin is designed to
seiring dengan tujuan Satuan Kerja Kepatuhan          function and maintain Superbank’s compliance                   yang berdampak bagi Superbank. Penerbitan              be visually appealing, concise, and clear, making
untuk meningkatkan fungsi kepatuhan dan menjaga       culture, with the following explanations:                      buletin dirancang dengan tampilan yang menarik,        it easier for employees to understand.
budaya kepatuhan Superbank dengan penjelasan                                                                         singkat, padat, dan jelas, sehingga memudahkan
sebagai berikut:                                                                                                     karyawan dalam memahami informasi yang
1. Pengembangan Sistem Regulatory Inventory           1.   Enhancement Regulatory Inventory System                   disampaikan.
    Superbank saat ini masih dalam proses                  Superbank is currently in the process of
    pengembangan fase ke-2 Sistem Regulatory               developing Phase 2 of the Regulatory Inventory         6. Compliance Monitoring dan Testing                   6. Compliance Monitoring dan Testing
    Inventory yang berfungsi melakukan reminder            System, which is designed to provide reminders            Satuan Kerja Kepatuhan berencana untuk                 The Compliance Unit plans to establish one
    atas komitmen regulasi dan komitmen regulator          to relevant work units regarding regulatory               menambah 1 (satu) unit kerja baru yang                 (1) new independent work unit tasked with and
    audit kepada unit kerja terkait.                       commitments and commitments arising from                  independen yang bertugas serta bertanggung             responsible for conducting monitoring and testing
                                                           regulatory audits.                                        jawab untuk melakukan pemantauan (monitoring)          of compliance with regulatory commitments in
2. Pelatihan Compliance Awareness                                                                                    dan pengujian (testing) atas kepatuhan terhadap        the Bank’s operational activities.
                                                      2. Compliance Awareness Training                               komitmen regulasi dalam kegiatan operasional
    Superbank     berkomitmen     untuk    menjaga
    budaya kepatuhan di seluruh jajaran karyawan.          Superbank is committed to continuously                    Bank.
    Setiap karyawan terlibat dalam pelatihan dan           strengthening the compliance culture across all
    pengembangan kompetensi sumber daya                    levels of employees. Every employee is involved
    manusia, yang mencakup pelatihan, sertifikasi,         in training and the development of human
    sosialisasi, webinar, dan diskusi kelompok             resource competencies, which include training,
    yang diadakan oleh pihak regulator, asosiasi,          certification, socialization, webinars, and group
    dan lembaga terkait. Secara internal, karyawan         discussions organized by regulatory authorities,
    mendapatkan pelatihan mengenai kesadaran               associations, and relevant institutions. Internally,
    kepatuhan, yang mencakup topik seperti                 employees receive training on compliance
    Budaya Kepatuhan, Anti Pencucian Uang dan              awareness, covering topics such as Compliance
    Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU-PPT),              Culture, Anti-Money Laundering and Counter-
    Anti Penyuapan dan Korupsi, Pekerjaan atau             Terrorism Financing (AML-CTF), Anti-Bribery and
    Aktivitas di Luar Bank, Benturan Kepentingan,          Corruption, Outside Business Activity, Conflicts of
    Eskalasi, serta topik lain yang mendukung              Interest, Escalation Procedure, and other topics
    pengelolaan risiko kepatuhan.                          that support the management of compliance
                                                           risks.
3. Sumber Daya Manusia
                                                      3. Human Resources
    Satuan Kerja Kepatuhan berupaya membantu
    Unit Sumber Daya Manusia dalam meningkatkan            The Compliance Unit strives to assist the Human
    kesadaran      budaya    kepatuhan     maupun          Resources Unit in raising awareness of the
    pengetahuan di bidang Perbankan, khususnya             compliance culture and enhancing knowledge in
    dalam memahami ketentuan perundangan                   the banking sector, specifically in understanding
    yang berlaku melalui sosialisasi atau pelatihan        the applicable laws and regulations, through
    dan program pengembangan lainnya. Satuan               dissemination/training and other development
    kerja ini juga mendorong partisipasi aktif oleh        programs. This unit also promotes active
    karyawan untuk mengikuti sosialisasi, webinar          participation by employees in attending
    yang diselenggarakan oleh pihak regulator guna         socialization sessions and webinars organized by
    memperdalam pemahaman mengenai ketentuan               the regulators to deepen their understanding of
    dan regulasi yang berlaku.                             the applicable rules and regulations.




                                                                                                           300                                                                                                              301
Page 152
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                       Good Corporate Governance Report

Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme                                                            Pelaporan secara berkala kepada Direksi dan/atau       Regular reporting to the Board of Directors and/or
                                                                                                                       Dewan Komisaris dilakukan melalui rapat Direksi dan/   Board of Commissioners is conducted through Board
dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal                                                           atau rapat Dewan Komisaris terkait tata kelola APU-    of Directors meetings and/or Board of Commissioners
Anti Money Laundering, Counter-Financing of Terrorism and Counter                                                      PPT dan PPPSPM. Penyampaian dokumen internal           meetings to discuss AML- CFT and CPF governance.
                                                                                                                       beserta pembaharuannya dalam bentuk kebijakan,         The submission of internal documents along with
Proliferation Financing of Weapons of Mass Destruction Program                                                         pedoman, dan prosedur perlu mendapatkan                the updates in the form of policies, guidelines, and
                                                                                                                       persetujuan dari Direksi dan Dewan Komisaris.          procedures needs to obtain approval from the Board
                                                                                                                                                                              of Directors and the Board of Commissioners.
Superbank sebagai lembaga perbankan yang                 Superbank, as a banking institution that collects
                                                         public funds through the products, services, and              Penerbitan kebijakan, pedoman, dan prosedur            The issuance of internal policies, guidelines, and
menghimpun dana masyarakat melalui produk
                                                         transaction services it offers, faces risks to infiltration   internal, serta pengawasan internal yang memadai,      procedures, adequate internal supervision where the
dan jasa serta layanan transaksi yang ditawarkan,
                                                         by criminal actors seeking to commit crimes through           dimana penerapan program APU-PPT dan PPPSPM            implementation of the AML-CFT and CPF programs
berisiko disusupi oleh para pelaku tindak pidana
                                                         the financial system, which may then be exploited             telah masuk dalam agenda Satuan Kerja Audit            is included in the Internal Audit agenda for regular
untuk melakukan kejahatan melalui sistem keuangan,
                                                         for activities such as money laundering, terrorism            Internal untuk dilakukan pemeriksaan secara berkala.   inspections. The development of internal systems
yang kemudian dapat dimanfaatkan untuk aktivitas
                                                         financing, and/or the financing of weapons of mass            Pengembangan sistem internal dilakukan untuk           was built to support the monitoring and reporting
pencucian uang, pendanaan terorisme, dan/atau
                                                         destruction proliferation.                                    mendukung proses pemantauan dan pelaporan              activities of AML-CFT and CPF. The implementation
pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal.
                                                                                                                       APU- PPT dan PPPSPM. Penerapan Know Your               of Know Your Employee (KYE) is applied to both
                                                         With the increasing complexity of financial products          Employee (KYE) dilakukan kepada calon karyawan         prospective and current employees. Additionally, the
Dengan meningkatnya kompleksitas produk dan
                                                         and services, including digital services provided             dan karyawan. Selain itu, Bank mengadakan sesi         Bank conducts training sessions for its employees
layanan keuangan, termasuk layanan digital yang
                                                         by the Bank, and the growing use of information               pelatihan untuk karyawannya terkait penerapan          regarding the implementation of the AML-CFT
disediakan oleh Bank, serta semakin tingginya
                                                         technology in the banking industry, the risk of money         program APU-PPT dan PPPSPM guna memberikan             and CPF. The purpose of this training is to provide
penggunaan teknologi informasi dalam industri
                                                         laundering, terrorism financing, and financing the            pemahaman dan kesadaran akan pentingnya                understanding and raise awareness about the
perbankan, risiko pencucian uang, pendanaan
                                                         proliferation of weapons of mass destruction faced by         program tersebut dalam proses yang dilakukan oleh      importance of these programs in the processes
terorisme, dan pendanaan proliferasi senjata
                                                         the Bank also increases. Therefore, these increased           masing-masing unit terkait.                            carried out by each relevant unit.
pemusnah massal yang dihadapi Bank juga
meningkat. Oleh karena itu, peningkatan risiko           risks need to be balanced with improved quality in
                                                         the implementation of Anti Money Laundering (AML),            Superbank       berkomitmen      untuk    mencegah     Superbank is committed to preventing the use of its
ini perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas
                                                         Counter Financing of Terrorism (CFT) and Counter-             penggunaan layanan dan produk Bank sebagai             services and products as a tool for money laundering,
dalam penerapan program Anti Pencucian Uang
                                                         Proliferation Financing (CPF) of weapons of mass              media pencucian uang, pendanaan terorisme, dan         terrorism financing, and financing the proliferation
(APU), Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT)
                                                         destruction programs based on a risk-based approach           pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal.         of weapons of mass destruction. Superbank will
dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata
                                                         aligns with the Bank’s business. Additionally, by             Superbank akan selalu mendukung dan bekerja            always support and cooperate with the Indonesian
Pemusnah Massal (PPPSPM) yang didasarkan pada
                                                         implementing AML-CFT and CPF programs, the Bank               sama dengan pemerintah Indonesia, regulator,           government, regulators, relevant authorities, and
pendekatan berbasis risiko yang sejalan dengan
                                                         is expected to mitigate various risks that may arise,         otoritas terkait, dan lembaga keuangan lainnya untuk   other financial institutions to prevent, detect, and
bisnis Bank. Selain itu, dengan melaksanakan
                                                         such as compliance risk, legal risk, reputational risk,       mencegah, mendeteksi, dan melaporkan transaksi         report suspicious financial transactions related to
program APU-PPT dan PPPSPM, Bank diharapkan
                                                         and operational risk.                                         keuangan mencurigakan yang berkaitan dengan            these activities.
dapat memitigasi berbagai risiko yang mungkin
                                                                                                                       aktivitas tersebut.
timbul, seperti risiko kepatuhan, risiko hukum, risiko
reputasi, dan risiko operasional.
                                                                                                                       Salah satu wujud komitmen Superbank terhadap           One     of   Superbank’s    commitments       to   the
                                                         The implementation of the AML-CFT and CPF programs            penerapan program APU-PPT dan PPPSPM adalah            implementation of the AML-CFT and CPF programs is
Pelaksanaan program APU-PPT dan PPPSPM tahun
                                                         in 2025 aligns with the Bank’s business development           keberhasilan dalam penilaian Financial Integrity       its success in the 2025 Financial Integrity Rating on
2025 sejalan dengan rencana pengembangan
                                                         plan through the application of the five pillars of the       Rating on Money Laundering and Terrorism               Money Laundering and Terrorism Financing (FIR on
bisnis Bank melalui penerapan lima pilar program
                                                         AML-CFT and CPF programs as stipulated in POJK                Financing (FIR on ML/TF) tahun 2025, yaitu masuk       ML/TF) assessment, where it achieved a ‘Very Good’
APU- PPT dan PPPSPM sebagaimana diatur dalam
                                                         8 Year 2023 concerning the Implementation of Anti             dalam kategori Sangat Baik dengan nilai 9.53,          category with a score of 9.53, while the average
POJK 8 Tahun 2023 tentang Penerapan Program
                                                         Money Laundering and Counter Financing of Terrorism           dimana nilai rata-rata Bank Umum yang masuk            score for Commercial Banks in KBMI-1 category
Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan
                                                         and Counter Proliferation Financing Programs. AML             kategori KBMI-1 adalah sebesar 8.96. Penilaian         was 8.96. The Financial Integrity Rating on Money
Terorisme dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi
                                                         Compliance unit under the Compliance Director act             Financial Integrity Rating on Money Laundering and     Laundering and Terrorism Financing (FIR on ML/TF)
Senjata Pemusnah Massal. Unit AML Compliance
                                                         as the second line of defense and an AML Operation            Terrorism Financing (FIR on ML/TF) dilakukan untuk     assessment is conducted to measure the integrity and
yang berada di bawah Direktur Kepatuhan berperan
                                                         unit as the first line of defense under the Operations        mengukur integritas dan efektifitas Pihak Pelapor      effectiveness of Reporting Parties in implementing
sebagai lini pertahanan kedua dan unit AML
                                                         Director for the implementation of AML-CFT and                dalam menjalankan Program APU-PPT dan PPPSPM,          the AML-CFT and CPF programs, particularly
Operation di bawah Direktur Operasional sebagai
                                                         CPF monitoring. Additionally, the Internal Audit Unit         khususnya dari aspek kinerja pelaporan APU-PPT dan     regarding the performance of AML-CFT and CPF
lini pertahanan pertama dalam hal melakukan
                                                         conducts independent oversight as the third line of           PPPSPM. Selain itu, ditahun yang sama Superbank        reporting. Superbank also successfully secured a
pemantauan penerapan program APU- PPT dan
                                                         defense to ensure that the Bank has implemented the           berhasil menempati posisi 10 besar dalam ajang         Top 10 position in the Best Report Award (BREW)
PPPSPM. Serta Satuan Kerja Audit Internal yang
                                                         AML- CFT and CPF programs in accordance with the              Best Report Award (BREW) 2025. Penghargaan ini         2025. This award was organized by the Indonesian
melakukan pengawasan secara independen sebagai
                                                         applicable regulations.                                       diselenggarakan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis      National Financial Transaction Reports and Analysis
lini pertahanan ketiga untuk memastikan Bank telah
                                                                                                                       Transaksi Keuangan (PPATK) bekerja sama dengan         Center (PPATK) in collaboration with the Indonesian
menerapkan program APU- PPT dan PPSPM sesuai
                                                                                                                       Asosiasi Analis Transaksi Keuangan Indonesia           Financial Transaction Analysts Association (AATKI),
ketentuan yang berlaku.
                                                                                                                       (AATKI), sebagai bagian dari rangkaian kegiatan        as part of the National Movement commemorating 23
                                                                                                                       Gerakan Nasional 23 Tahun Anti Pencucian Uang,         Years of Anti Money Laundering, Counter, Terrorism
                                                                                                                       Pendanaan Terorisme, dan Pendanaan Proliferasi         Financing, and Counter Proliferation Financing
                                                                                                                       Senjata Pemusnah Massal (APU-PPT dan PPSPM).           of Weapons of Mass Destruction (AML-CFT and
                                                                                                                       Pencapaian ini mencerminkan komitmen kuat              CPF). This achievement reflects Superbank’s strong
                                                                                                                       Superbank dalam menerapkan prinsip tata kelola yang    commitment to implementing sound corporate
                                                                                                                       baik, kepatuhan, serta penguatan sistem pelaporan      governance principles, regulatory compliance, and
                                                                                                                       dan pengendalian risiko secara berkelanjutan.          the continuous strengthening of its reporting systems
                                                                                                                                                                              and risk control framework.
                                                                                                                302                                                                                                              303
Page 153
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                 Good Corporate Governance Report

Sebagai implementasi pilar keempat program APU-      As part of the implementation of the fourth pillar of
PPT dan PPPSPM, pada tahun 2025, Superbank           the AML-CTF and CPF Programs, in 2025 Superbank               Fokus Strategis Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan
secara konsisten telah menerapkan dan berupaya       consistently implemented and continued to enhance             Pendanaan Terorisme dan Pendanaan Proliferasi Senjata
melakukan     pengembangan      terhadap    sistem   its internal AML systems. The development and
internal AML. Pengembangan dan implementasi          implementation of these systems were carried out to           Pemusnah Massal
dilakukan untuk memenuhi kebutuhan Superbank         support Superbank’s needs in monitoring customer
dalam hal pemantauan profil dan transaksi            profiles and transactions, as well as to fulfill regulatory
nasabah serta untuk kebutuhan pelaporan kepada       reporting requirements to the relevant authority              Anti Money Laundering, Counter-Financing of Terrorism and Counter
Regulator (PPATK). Selain itu, Superbank juga        (PPATK). In addition, Superbank implemented                   Proliferation Financing of Weapons of Mass Destruction Program Strategic
telah      mengimplementasikan      pengembangan     enhancements to its customer data update system
sistem pengkinian data Nasabah (Re-CDD) dengan       (Re-CDD) using a Risk-Based Approach (RBA). The
                                                                                                                   Focus
menggunakan metode Risk Base Approach (RBA).         development of the AML system will continue to be
Pengembangan terhadap sistem AML akan terus          undertaken on an ongoing and phased basis, in line            Rencana kerja tahun 2026 dari unit kerja AML         The work plan for 2026 from the AML Compliance
dilakukan secara berkelanjutan dan bertahap sesuai   with the Bank’s needs and established priority scale.         Compliance dilakukan dengan mengacu pada             unit is developed with reference Based on the POJK
dengan kebutuhan Bank dan berdasarkan skala                                                                        POJK 8/2023. Berikut adalah fokus strategis Unit     8/2023, here are the strategic focus areas for the
prioritas.                                                                                                         Kepatuhan Anti-Pencucian Uang (AML) Superbank        AML Compliance unit of Superbank for the coming
                                                                                                                   untuk tahun mendatang:                               year:
Selain itu, Superbank juga telah menyampaikan        In addition, Superbank submitted the Individual Risk          1. Mengkinikan dan mengembangkan prosedur
Laporan IRA untuk tahun 2025 kepada regulator        Assessment (IRA) Report for 2025 to the regulator in             internal pada unit kerja AML Compliance yang      1.   Updating and developing internal procedures
secara tepat waktu. Adapun penyusunannya             a timely manner. The preparation of the report was               diperlukan untuk menunjang penerapan APU-              within the AML Compliance unit necessary to
merujuk pada metodologi kuantitatif dengan model     based on a quantitative methodology employing                    PPT dan PPPSPM.                                        support the implementation of AML- CFT and
analisis statistik dan pendekatan berbasis risiko,   statistical analysis models and a risk-based approach,                                                                  CPF.
dengan penyesuaian pada faktor risiko yang terkait   with adjustments to risk factors related to Suspicious        2. Pengembangan sistem internal AML secara
dengan Laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan       Financial Transaction Reports (LTKM), both proactive             berkelanjutan dan berkesinambungan yang           2. Continuous and sustainable development of the
(LTKM) baik yang bersifat proaktif maupun berbasis   and     regulator-requested.     These     adjustments           digunakan untuk menunjang aktivitas APU- PPT         internal AML system, which supports AML-CFT
permintaan regulator. Penyesuaian ini mencerminkan   reflect the dynamic development of the Bank’s data               dan PPPSPM dalam menerapkan Program APU,             and CPF activities in implementing the AML, CFT
dinamika perkembangan basis data Bank, serta         repository, as well as the implementation of a risk-             PPT dan PPPSPM dengan pendekatan berbasis            and CPF programs, with a risk-based approach.
implementasi pendekatan berbasis risiko dalam        based approach in the application of the AML-CTF                 risiko.
                                                                                                                                                                        3. Providing ongoing training related to the
penerapan program APU-PPT dan PPPSPM.                and CPF Programs.                                             3. Memberikan pelatihan yang berkelanjutan terkait      implementation of AML-CFT and CPF programs
                                                                                                                      penerapan program APU-PPT dan PPPSPM                 to employees, both new and existing, through
Berdasarkan hasil penyusunan Individual Risk         Based on the results of the Individual Risk Assessment           kepada karyawan, baik kepada karyawan baru           offline (face-to-face) and online training methods
Assessment (IRA), tingkat risiko tindak pidana       (IRA), the risk levels of money laundering (ML),                 maupun karyawan yang sudah ada (existing)            as well as comprehensive implementation of
pencucian uang (TPPU), pendanaan terorisme           terrorist financing (TF), and proliferation financing            secara     berkesinambungan    baik    dengan        Know Your Employee (KYE).
(TPPT), dan pendanaan proliferasi senjata pemusnah   (PF) at Superbank were assessed to be in the low-risk            menggunakan metode pelatihan tatap muka
massal (PPSPM) di Superbank dinilai berada pada      category. This assessment reflects the effectiveness                                                               4. Periodic monitoring of customer data updates
                                                                                                                      (offline training) atau secara daring (online
kategori risiko rendah. Hal ini mencerminkan         of Superbank’s management of ML-TF and PF risk                                                                        based on a risk-based approach, as part of the
                                                                                                                      training) serta penerapan Know Your Employee
efektivitas pengelolaan tingkat risiko TPPU-TPPT     levels.                                                                                                               customer profile monitoring activity.
                                                                                                                      secara menyeluruh.
dan PPSPM di Superbank.                                                                                                                                                 5. Conduct IRA on AML-CFT and CPF risks at the
                                                                                                                   4. Pemantauan      secara      berkala  terhadap
                                                                                                                                                                           Bank for the year 2026.
                                                                                                                      pelaksanaan pengkinian data nasabah yang
                                                                                                                      berbasis pendekatan risiko sebagai bagian dari
                                                                                                                      aktivitas pemantauan profil nasabah.
                                                                                                                   5. Melaksanakan penilaian IRA terhadap risiko APU-
                                                                                                                      PPT dan PPSPM pada Bank untuk periode tahun
                                                                                                                      2026.




                                                                                                            304                                                                                                            305
Page 154
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                     Good Corporate Governance Report



Fungsi Audit Eksternal                                                                                            Penerapan Manajemen Risiko dan Sistem Pengendalian Internal
                                                                                                                  Implementation of Risk Management and Internal Control System
External Audit Function
                                                                                                                  Selama tahun 2025, Superbank berhasil memelihara          The implementation of risk management is an
KEBIJAKAN PENUNJUKAN AKUNTAN PUBLIK DAN              POLICY FOR   APPOINTMENT    OF   PUBLIC                      integritas operasionalnya. Tidak terdapat kejadian        important focus to ensure the Bank’s financial
KANTOR AKUNTAN PUBLIK                                ACCOUNTANTS AND PUBLIC ACCOUNTING FIRMS                      fraud internal yang dilakukan oleh pengurus atau          stability, safeguard the interests of stakeholders,
                                                                                                                  pegawai Bank yang terkait dengan proses kerja dan         shareholders, customers, increase competitiveness
Proses penunjukan Akuntan Publik dan/atau            The process of appointing Public Accountants and/            kegiatan operasional yang menimbulkan dampak              and manage risks to prevent losses that may arise.
Kantor Akuntan Publik telah dilaksanakan sesuai      or Public Accounting Firms has been carried out              material terhadap kondisi keuangan kami.
dengan prosedur yang telah ditetapkan dalam          in accordance with the procedures stated in the
peraturan perundang-undangan yang berlaku , serta    applicable laws and regulations and the Bank’s               Dalam rangka pengelolaan manajemen risiko,                To manage risk management, Superbank implements
prosedur internal Bank sebagai upaya menjamin        internal procedures to ensure the independence               Superbank menerapkan 4 (empat) pilar yaitu:               4 (four) pillars, as follows:
independensi dan kualitas hasil pemeriksaan dari     and quality of the audit results from the appointed             1. Pengawasan aktif Direksi dan/atau Manajemen         1. Active supervision of the Board of Directors and/or
akuntan publik yang ditunjuk. Proses pemeriksaan     public accountants. This audit process is conducted                Senior dan Dewan Komisaris.                             Senior Management and Board of Commissioners.
ini ditujukan untuk memastikan seluruh informasi     to ensure the Bank’s financial information is prepared                                                                 2. Adequacy of risk management policies and
                                                                                                                     2. Kebijakan dan prosedur manajemen risiko
keuangan Bank disusun dan disajikan secara           and presented with quality, forming and expressing                                                                        procedures and determination of risk limits.
                                                                                                                        yang cukup serta penetapan limit risiko.
berkualitas, membentuk dan menyatakan pendapat       an opinion on the fairness of the Financial Statements.
atas kewajaran Laporan Keuangan. Untuk kelima        For the fifth consecutive time since the audit period           3. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran,          3. Adequacy of risk identification, measurement,
kalinya sejak periode audit untuk tahun buku yang    for the fiscal year ending on December 31, 2021,                   pemantauan, dan pengendalian risiko serta              monitoring, and controlling processes as well as
berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, Superbank    Superbank has re-appointed Public Accountant                       sistem informasi manajemen risiko.                     risk management information systems.
kembali menunjuk Akuntan Publik Siddharta Widjaja    Siddharta Widjaja & Rekan, a member of Klynveld,                4. Sistem      pengendalian        internal   yang     4. Comprehensive internal control system.
& Rekan yang merupakan anggota dari Klynveld,        Peat, Marwick, and Goerdeler International Limited                  menyeluruh.
Peat, Marwick, and Goerdeler International Limited   (KPMG) to audit Superbank’s annual financial                 Pelaksanaan penerapan manajemen risiko sudah              The implementation of risk management has been
(KPMG) untuk melakukan audit terhadap laporan        statements ending on December 31, 2025. This                 berjalan dengan baik, hal ini tecermin sebagai berikut:   performing well, which is reflected as follows:
keuangan tahunan Superbank yang berakhir pada        appointment has complied with the restrictions on the           1. Pengawasan aktif dari Direksi dan/atau              1. Active supervision from the Board of Directors
31 Desember 2025. Penunjukan ini telah memenuhi      use of audit services and the pause period stipulated               Manajemen Senior serta Dewan Komisaris                and/or Senior Management and Board of
ketentuan pembatasan penggunaan jasa audit dan       in Article 7 POJK 9/2023.                                           terhadap penerapan manajemen risiko,                  Commissioners. On the implementation of
masa jeda yang diatur dalam Pasal 7 POJK 9/2023.                                                                         diantaranya melalui Komite Manajemen Risiko           risk management, among others through the
                                                                                                                         pada Tingkat Direksi dan Komite Pemantau              Risk Management Committee at the Board of
EFEKTIVITAS  PELAKSANAAN          AUDIT     OLEH     EFFECTIVENESS OF AUDIT IMPLEMENTATION BY                            Risiko pada Tingkat Komisaris. Selain itu,            Directors’ level and Risk Oversight Committee at
AKUNTAN PUBLIK                                       PUBLIC ACCOUNTANTS                                                  pengawasan juga dilakukan melalui berbagai            the Board of Commissioners’ level. In addition,
                                                                                                                         komite terkait risiko lainnya seperti Komite          supervision is also carried out through other risk
Pelaksanaan audit atas laporan keuangan Superbank    The audit of Superbank’s Financial Statement by the                 Kebijakan Perkreditan, Komite Manajemen               related committees such as the Credit Policy
oleh Akuntan Publik (AP) dan/atau Kantor Akuntan     Public Accountant (AP) and/or Public Accounting                     Fraud dan Komite Aset dan Liabilitas (ALCO).          Committee, Fraud Management Committee and
Publik (KAP) senantiasa menjunjung tinggi prinsip    Firm (KAP) consistently upholds the principles of                                                                         Asset & Liability Committee (ALCO).
independensi, profesionalisme, dan objektivitas.     independence, professionalism, and objectivity. The             2. Komite-komite ini dilaksanakan secara
Ruang lingkup pemeriksaan telah mencakup seluruh     scope of examination covers all accounts deemed                    berkala dan melakukan pemantauan antara             2. These committees meet regularly to supervise
akun yang dianggap material, dan dilaksanakan        material, and the audit is conducted based on the                  lain terhadap Tingkat Kesehatan Bank,                  and monitor, among others, the Bank’s Soundness
berdasarkan Standar Profesional Akuntan Publik       Indonesian Standards on Auditing (ISA) / (SPAP) and in             Profil Risiko Bank, kajian atas risiko utama           Level, Bank Risk Profile, review of key issues
(SPAP) serta kesesuaian dengan Standar Akuntansi     conformity with the Indonesian Financial Accounting                antara lain Risiko Kredit, Risiko Pasar, Risiko        such as Credit Risk, Market Risk, Liquidity Risk,
Keuangan (SAK) yang berlaku di Indonesia.            Standards (SAK) applicable in Indonesia.                           Likuiditas, Risiko Operasional, Risiko Hukum,          Operational Risk, Legal Risk, Compliance Risk,
                                                                                                                        Risiko Kepatuhan, Risiko Stratejik dan Risiko          Strategic Risk and Reputation Risk, and review on
Lebih lanjut, audit ini memastikan akurasi dan       Furthermore, this audit serves to assure the accuracy              Reputasi, serta kajian atas Kebijakan dan              the Risk Management Policy and Limit
kebenaran informasi dalam pelaporan keuangan         and reliability of information within the Bank’s financial         Limit untuk pengelolaan Manajemen Risiko.
                                                                                                                                                                            3. The Bank has an organizational structure that
Bank. Pemeriksaan meliputi pengujian atas nilai      reporting process. The examination includes testing             3. Bank memiliki struktur organisasi yang                 supports the implementation of risk management
kewajaran dari penyusunan laporan serta pengujian    the fair value of the financial statement preparation              mendukung penerapan manajemen risiko                   and internal control to ensure the implementation
terhadap efektivitas pengendalian internal atas      and assessing the effectiveness of internal controls               dan pengendalian internal untuk memastikan             of good governance. In addition, the Bank
prosedur yang telah diterapkan Bank.                 over the procedures implemented by the Bank.                       penerapan tata kelola yang baik. Selain itu            implements three lines of defense to support the
                                                                                                                        Bank menerapkan tiga lini pertahanan untuk             comprehensive risk management implementation.
                                                                                                                        membantu implementasi manajemen risiko
                                                                                                                                                                               a. The first line of defense consists of all units
                                                                                                                        secara menyeluruh.
                                                                                                                                                                                  that conduct business and operational
                                                                                                                          a. Lini pertahanan pertama merupakan                    activities.
                                                                                                                             seluruh unit kerja yang melaksanakan
                                                                                                                                                                               b. As a second line of defense, the independent
                                                                                                                             kegiatan    bisnis  dan   operasional
                                                                                                                                                                                  Risk Management Unit and Compliance Unit
                                                                                                                             Superbank.
                                                                                                                                                                                  are in place that are responsible to perform
                                                                                                                          b. Sebagai lini pertahanan kedua, telah ada             monitoring and supervisory functions.
                                                                                                                             unit Satuan Kerja Manajemen Risiko dan
                                                                                                                                                                               c. In addition, the Internal Audit Unit as the
                                                                                                                             Satuan Kerja Kepatuhan yang independen
                                                                                                                                                                                  third line of defense has also functioned as
                                                                                                                             dan bertugas untuk melakukan fungsi
                                                                                                                                                                                  an assurance audit to ensure an effective
                                                                                                                             pemantauan dan pengawasan.
                                                                                                                                                                                  implementation of the internal control system
                                                                                                           306
                                                                                                                                                                                  in the Bank.                               307
Page 155
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                             Good Corporate Governance Report

     c. Selain itu, Satuan Kerja Audit Internal sebagai                                                                 13. Selain itu, untuk mendukung implementasi               13. In addition, to support the implementation of
        lini pertahanan ketiga juga sudah berfungsi                                                                         layanan perbankan digital, Bank melakukan                  digital banking services, the Bank has developed
        untuk memastikan sistem pengendalian                                                                                pengembangan kontrol keamanan Teknologi                    Information Technology security controls by
        internal di Bank berjalan dengan baik.                                                                              Informasi     dengan        menerapkan       prinsip       implementing the principles of confidentiality,
4. Tanggung jawab Satuan Kerja Manajemen Risiko              4. The responsibilities of the Risk Management                 confidentiality, integrity dan availability.               integrity and availability.
   telah diperluas dengan mencakup risiko-risiko                unit have been expanded to include other risk
                                                                                                                        14. Tanggung jawab Satuan Kerja Manajemen Risiko
   lainnya seperti risiko model, risiko siber, dan              types such as model risk, cyber risk, and initial
                                                                                                                            Untuk pengelolaan risiko TI dan peningkatan
   implementasi awal atas ICOFR.                                implementation of ICOFR.                                                                                           14. To manage IT risk and improve its control, the Bank
                                                                                                                            kontrol, maka Bank telah menerapkan kebijakan
                                                                                                                                                                                       has implemented policies and procedures related
5. Bank telah memiliki Kebijakan Manajemen                   5. The Bank has a Risk Management Policy that                  dan prosedur antara lain untuk ketahanan dan
                                                                                                                                                                                       to cyber resilience and security, information
   Risiko yang mencakup seluruh jenis risiko, serta             covers the overall risks and determines various risk        keamanan TI dan siber, pengamanan informasi
                                                                                                                                                                                       security including personal data protection,
   menetapkan berbagai kebijakan, pedoman,                      management policies, guidelines, and procedures             termasuk pelindungan data pribadi, pemulihan
                                                                                                                                                                                       disaster recovery, IT and Cyber Risk Management
   dan prosedur terkait manajemen risiko untuk                  to govern the risk management process of all risks          bencana, manajemen risiko      TI dan siber
                                                                                                                                                                                       and IT and cyber incident handling. In addition,
   mengatur pengelolaan terhadap seluruh risiko                 faced by the Bank. These policies, guidelines, and          serta penanganan insiden TI dan siber. Selain
                                                                                                                                                                                       the Bank has implemented integrated security
   yang dihadapi oleh Bank. Seluruh kebijakan,                  procedures will be updated on a regular basis to            itu Bank juga mengimplementasikan solusi
                                                                                                                                                                                       solutions and continuous monitoring.
   pedoman, dan prosedur tersebut akan senantiasa               ensure alignment with applicable strategies and             keamanan terintegrasi dan pemantauan secara
   dilakukan pengkinian secara berkala untuk                    laws and regulations.                                       berkelanjutan.
   diselaraskan dengan strategi dan peraturan                                                                           15. Bank melakukan risk awareness secara berkala           15. The Bank conducted risk awareness on a regular
   perundangan yang berlaku.                                                                                                kepada seluruh karyawan melalui berbagai                   basis to all employees through various training
                                                             6. The Bank has determined the risk appetite and risk
6. Bank telah menyusun risk appetite dan risk                                                                               macam pelatihan dan sosialisasi.                           and socialization.
                                                                tolerance and reviewed the risk limits, including
   tolerance serta telah melakukan kaji ulang atas              credit risk, market risk, liquidity risk, operational
   limit-limit risiko antara lain risiko kredit, risiko         risk and other risks to be adjusted to the business     SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL                               INTERNAL CONTROL SYSTEM
   pasar, risiko likuiditas, risiko operasional dan risiko      strategy of the Bank and predetermined risk
   lainnya untuk disesuaikan dengan strategi bisnis             appetite.                                               Sistem pengendalian internal merupakan hal yang            The internal control system is important for the Bank
   Bank dan risk appetite yang telah ditentukan.                                                                        penting bagi Bank untuk menjaga dan mengamankan            to maintain and secure the Bank’s assets.
                                                             7.   Various risk measurement tools have also been
7.   Berbagai alat pengukuran risiko juga telah                                                                         aset Bank.
                                                                  developed to better measure the risks inherent in
     dikembangkan untuk dapat mengukur risiko-                    products, services and activities.
     risiko yang melekat pada produk, layanan dan                                                                       Untuk mendukung sistem pengendalian internal yang          To support for an effective internal control system,
     aktivitas dengan lebih baik.                                                                                       efektif, Bank menerapkan prinsip-prinsip sebagai           the Bank applies the following principles:
                                                                                                                        berikut:                                                   1. Supervision by management and control culture;
8. Bank juga senantiasa melakukan stress testing             8. The Bank also regularly conducts stress-tests
                                                                                                                        1. Pengawasan oleh manajemen dan budaya                    2. Risk identification and assessment;
   terhadap tingkat permodalan dan likuiditas secara            related to Capital and Liquidity to ensure the
                                                                                                                            pengendalian;                                          3. Control activities and segregation of duties;
   berkala untuk memastikan ketahanan Bank dalam                Bank’s resilience during crisis conditions.
                                                                                                                        2. Identifikasi dan penilaian Risiko;                      4. Accounting, information and communication
   kondisi krisis.                                                                                                                                                                     systems; and
                                                                                                                        3. Kegiatan pengendalian dan pemisahan fungsi;
9. Bank telah menyusun dan melakukan kaji ulang              9. The Bank has prepared and reviewed a Recovery           4. Sistem akuntansi, informasi dan komunikasi; dan         5. Monitoring activities and corrective actions for
   atas Rencana Aksi (Recovery Plan) dan Opsi                   Plan and Recovery Options to prevent, restore           5. Kegiatan pemantauan dan tindakan koreksi                    deviations.
   Pemulihan (Recovery Options) untuk mencegah,                 or improve the Bank’s financial condition and               penyimpangan.
   memulihkan maupun memperbaiki kondisi                        business continuity in the event of financial
   keuangan serta kelangsungan usaha Bank apabila               stress. In addition, the Bank has also prepared a       Direksi dan/atau manajemen senior serta Dewan              The Board of Directors and/or senior management
   terjadi financial stress. Selain itu, Bank juga telah        Resolution Plan as a recovery effort if the Recovery    Komisaris    senantiasa   melakukan      pemantauan        and Board of Commissioners always supervise the
   menyusun Rencana Resolusi sebagai upaya                      Plan is unable to restore the Bank’s condition to       atas penerapan sistem pengendalian internal dan            implementation of the internal control system and
   pemulihan apabila Rencana Aksi tidak mampu                   meet the minimum regulatory requirements.               memastikan pemenuhan tindak perbaikan dari hasil           ensure the fulfillment of corrective actions based on
   mengembalikan kondisi Bank untuk memenuhi                                                                            evaluasi yang ada sehingga diharapkan tidak terjadi        existing evaluation results so that it is expected that
   ketentuan minimum regulasi.                                                                                          risiko yang lebih besar dan telah dilakukan langkah-       no surprises risk will occur and corrective steps will
                                                             10. The Bank also continuously identifies the risks        langkah perbaikan secara tepat waktu.                      be taken in a timely manner.
10. Bank juga senantiasa melakukan identifikasi
    risiko-risiko yang melekat pada produk dan                   inherent in the Bank’s products and services and
    layanan Bank dan memastikan mitigasi terhadap                ensures that risk mitigations are in place.
    risiko sudah tersedia.
11. Bank juga memiliki berbagai sistem untuk                 11. The Bank also has several systems in place
    mendukung penerapan manajemen risiko antara                  to support an effective risk management
    lain Operational Risk Management System,                     implementation among others are Operational
    Liquidity Risk & Interest Rate Risk in Banking Book          Risk Management System, Liquidity Risk & Interest
    (IRRBB) System, dan sebagainya.                              Rate Risk in Banking Book (IRRBB) System, etc.
12. Bank menempatkan aspek keamanan sebagai                  12. The Bank prioritizes security, with particular
    prioritas utama, dengan perhatian khusus pada                attention paid to mitigating the increasingly
    mitigasi risiko fraud eksternal yang kian dinamis.           dynamic external fraud risk. The Bank has
    Bank     telah    mengimplementasikan       sistem           implemented a fraud prevention and detection
    pencegahan dan deteksi fraud yang disupport                  system powered by the latest technology,
    teknologi terkini,     didukung oleh parameter               supported by realtime detection parameters and
    deteksi dan pemantauan secara real-time.                     monitoring.


                                                                                                                 308                                                                                                                   309
Page 156
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                    Good Corporate Governance Report

Pengungkapan Rencana Aksi Pemulihan 2025                                                                           Melalui langkah ini, Bank memastikan bahwa setiap     Through this step, the Bank ensures that each
                                                                                                                   strategi pemulihan telah selaras dengan standar       recovery strategy is aligned with the latest
Disclosure of 2025 Recovery Plan                                                                                   pengawasan terbaru guna menjaga stabilitas dan        supervisory standards to maintain the stability and
                                                                                                                   integritas layanan perbankan bagi seluruh pemangku    integrity of banking services for all stakeholders.
Sebagai wujud komitmen terhadap stabilitas sistem        As a commitment to banking system stability and           kepentingan.
perbankan dan kepatuhan terhadap regulasi,               regulatory compliance, Superbank has developed
Superbank telah menyusun Rencana Aksi Pemulihan          a Recovery Plan in accordance with Financial
(Recovery Plan) sesuai dengan Peraturan Otoritas         Services Authority Regulation Number 5 of 2024
Jasa Keuangan Nomor 5 Tahun 2024 (POJK 5/2024).          (POJK 5/2024). This regulation mandates that all
Peraturan ini mewajibkan seluruh bank, baik bank         banks, including both systemic and non-systemic           Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait dan Penyediaan
sistemik maupun selain bank sistemik, untuk memiliki     institutions, establish a comprehensive framework to
kerangka kerja yang komprehensif guna menangani          address potential financial issues independently and      Dana Besar
potensi permasalahan keuangan secara mandiri dan         in a planned manner.                                      Provisions of Funds to Related Parties and Large Exposure
terencana.
                                                                                                                   Superbank telah memiliki kebijakan dan prosedur       Superbank has established rules and procedures
Rencana ini berfungsi sebagai panduan strategis          This document serves as a strategic guide for the Bank    mengenai penyediaan dana kepada pihak terkait         governing the provision of funds to related parties
bagi Bank dalam menghadapi krisis keuangan               in managing financial crises or significant operational   serta penyediaan dana besar, yang telah selaras       and large exposures, in which these policies and
atau kesulitan operasional yang signifikan. Melalui      difficulties, enabling the proactive identification of    dengan ketentuan Peraturan OJK mengenai Batas         procedures have been updated in accordance with
Recovery Plan ini, Superbank dapat secara proaktif       risks to financial stability and the determination of     Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang berlaku.        the applicable OJK Regulation on the Maximum Credit
mengidentifikasi risiko-risiko yang berpotensi           appropriate measures to address such situations.          Superbank juga telah menetapkan risk appetite untuk   Exposure Limit / Legal Lending Limit (LLL). Superbank
mengganggu stabilitas keuangan serta menetapkan          In its implementation, the Bank has established           penyediaan dana kepada pihak terkait dan kepada       has also defined its risk appetite for funding to related
langkah-langkah mitigasi yang tepat untuk mengatasi      Recovery Options focusing on four primary aspects:        obligor selain pihak terkait dengan penetapan         parties as well as to obligors non-related parties,
situasi tersebut. Dalam implementasinya, Bank            Capital, Liquidity, Asset Quality, and Profitability.     batasan yang konservatif. Superbank secara berkala    with a conservative thresholds. On a regular basis,
telah menetapkan Opsi Pemulihan yang berfokus            These options are only activated if the Bank faces        memantau eksposur penyediaan dana kepada              Superbank monitors exposures to related parties and
pada empat aspek utama, yaitu Permodalan,                extreme financial stress, indicated by the breach         pihak terkait dan obligor selain pihak terkait guna   large exposures to other obligors to ensure alignment
Likuiditas, Kualitas Aset, dan Rentabilitas. Opsi ini    of predefined trigger levels across the Prevention,       menjamin kesesuaian eksposur dengan risk appetite     with the established risk appetite.
hanya akan diaktifkan apabila Bank menghadapi            Recovery, and Remediation phases.                         yang telah ditetapkan.
tekanan keuangan ekstrim yang ditandai dengan
terlampauinya batas pemicu (trigger level) yang                                                                    Dalam implementasinya, Bank telah melaksanakan        In practice, the Bank has conducted the credit
telah ditetapkan pada fase Pencegahan, Pemulihan,                                                                  proses penyediaan dana besar serta penyaluran         disbursement to related parties and large exposures
maupun Perbaikan.                                                                                                  dana kepada pihak terkait dengan menjunjung tinggi    in full adherence to prudential banking principles and
                                                                                                                   prinsip kehati-hatian (prudential banking) serta      applicable regulations. No violations or breaches of
Dari sisi tata kelola, Recovery Plan Superbank telah     In terms of governance, Superbank’s Recovery              mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku. Tidak        the legal lending limits (LLL) for related parties or
dicatat dalam administrasi pengawasan OJK dan            Plan has been recorded in the OJK’s supervisory           ditemukan adanya pelanggaran atau pelampauan          large exposures have been recorded.
telah mendapatkan persetujuan dari pemegang              administration and has received shareholder approval      Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK), baik
saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham                  through the Annual General Meeting of Shareholders.       kepada Pihak Terkait maupun Penyediaan Dana
Tahunan. Bank berkomitmen untuk meninjau dan             The Bank is committed to reviewing and adjusting          Besar.
menyesuaikan dokumen ini secara periodik agar            this plan periodically to ensure its continued
tetap relevan dengan dinamika industri serta             relevance to industry dynamics and evolving               Guna menunjang penerapan prinsip kehati-hatian,       To support the implementation of prudential
peraturan perundang-undangan yang berlaku.               regulatory requirements. Should recovery measures         Komite Kredit diberikan kewenangan persetujuan        principles, credit approval authority is vested in the
Apabila langkah pemulihan perlu diimplementasikan,       be implemented, the Bank will execute an integrated,      kredit. Setiap anggota Komite Kredit ditetapkan       Credit Committee, whose members are appointed
Bank akan menjalankan strategi komunikasi yang           comprehensive, and consistent communication               menurut kualifikasi, profesionalisme, pengalaman,     based on their qualifications, professionalism,
terpadu, komprehensif, dan konsisten kepada              strategy for all stakeholders. This communication         dan kebutuhan bisnis Bank. Namun, untuk               experience, and business needs. Specifically, for
seluruh pemangku kepentingan. Proses komunikasi          process is centrally managed by the Marketing,            penyediaan dana kepada pihak terkait, persetujuan     fund provisions to related parties, approval must be
ini dikelola secara terpusat oleh Divisi Marketing,      Public Relations, and Corporate Secretary Division        wajib diperoleh sampai dengan Dewan Komisaris.        obtained at the Board of Commissioners level.
Public Relations, dan Corporate Secretary di bawah       under the direction of the Board of Directors, working
arahan Direksi, serta berkoordinasi erat dengan Divisi   in close coordination with the Human Resources            Total baki debet penyediaan dana kepada pihak         The total outstanding balance of funds provided to
Human Resources untuk memastikan keterbukaan             Division to ensure transparency for both internal and     terkait (related party) dan penyediaan dana besar     related parties and large exposures as of December
informasi bagi pihak internal maupun eksternal.          external parties.                                         per posisi Desember tahun 2025 adalah sebagai         2025 is as follows:
                                                                                                                   berikut:
Sebagai bentuk komitmen terhadap kepatuhan               As a commitment to regulatory compliance, Superbank
regulasi, Superbank telah merampungkan pengkinian        has completed an update to its 2025 Recovery
Rencana Aksi Pemulihan pada tahun 2025 yang              Action Plan, comprehensively prepared based on the
                                                                                                                    No.                     Penyediaan Dana                                      Jumlah
disusun secara komprehensif berdasarkan ketentuan        provisions of POJK 5/2024. This recovery action plan
                                                                                                                                            Provision of Funds                                    Total
dalam POJK 5/2024. Adapun dokumen rencana                document has also been approved by shareholders at
                                                                                                                                                                                  Debitur                       Nominal
aksi pemulihan ini juga telah disetujui oleh para        the Annual General Meeting of Shareholders and has
                                                                                                                                                                                  Debtors                     (Rp Miliar)
pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang               officially received approval from the OJK.                                                                                                           (IDR Billion)
Saham Tahunan dan secara resmi telah memperoleh                                                                      1    Kepada Pihak Terkait                                       1                           76,39
persetujuan dari OJK.                                                                                                     To Related Parties
                                                                                                                    2     Penyediaan Dana Besar                                      1                          904,93
                                                                                                                          Large Exposures




                                                                                                             310                                                                                                               311
Page 157
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                             Good Corporate Governance Report




Penyimpangan Internal dan Upaya Penyelesaian                                                                      Internal Fraud dalam 1 tahun
                                                                                                                     Internal Fraud in 1 year
                                                                                                                                                                             Jumlah Kasus yang Dilakukan Oleh
                                                                                                                                                                               Number of Cases Commited by
Internal Fraud and Resolution Efforts                                                                                                                     Pengurus                   Pegawai Tetap                Pegawai Tidak Tetap dan
                                                                                                                                                         Management               Permanent Employees                 Tenaga Alih Daya
Selama tahun 2025, Superbank berhasil memelihara       Throughout 2025, Superbank successfully maintained                                                                                                       Non-Permanent Employees and
integritas operasionalnya. Tidak terdapat kejadian     its operational integrity. There were no internal fraud                                                                                                      Outsourced Personnel
fraud internal yang dilakukan oleh pengurus atau       incidents committed by the Bank’s management or                                           2025      2024       2023      2025      2024      2023         2025      2024     2023
pegawai Bank yang terkait dengan proses kerja dan      employees related to work processes and operational
kegiatan operasional yang menimbulkan dampak           activities that resulted in a material impact on our      Total Fraud                                                              NIHIL
material terhadap kondisi keuangan kami.               financial condition.
                                                                                                                 Telah diselesaikan
                                                                                                                 Resolved
Dalam rangka mengendalikan dan memitigasi risiko       To control the risk of fraud, we have taken fraud
                                                                                                                 Dalam proses penyelesaian di
fraud, kami telah melakukan langkah-langkah            prevention measures as follows:                           Internal Bank
pencegahan fraud melalui:                              1. Superbank has an Anti-Fraud Policy which serves        Under the Bank’s Internal
1. Superbank memiliki Kebijakan         Anti-Fraud        as the primary foundation for implementing the         settlement process
    yang berfungsi sebagai landasan utama dalam           anti-fraud strategy, ensuring that all management      Belum              diupayakan
    penerapan strategi anti-fraud, memastikan             and employees conduct business with honesty            penyelesaiannya
    seluruh pengurus dan pegawai menjalankan              and professionalism.                                   No resolution has been made
    usaha dengan jujur dan profesional.                                                                          Telah ditindaklanjuti melalui
                                                       2. Superbank Management consistently prioritizes          proses hukum
2. Manajemen       Superbank   secara  konsisten          fraud risk mitigation and is proactively involved      Has been followed up through
   memprioritaskan mitigasi risiko fraud serta            in overseeing the implementation of anti-fraud         the legal process
   terlibat proaktif dalam pengawasan penerapan           strategies.
   strategi anti-fraud.
                                                       3. Management is supported by existing committees,
3. Manajemen dibantu oleh komite-komite yang ada,         which actively monitor and address fraud-related       Permasalahan Hukum dan Penyelesaian Sengketa
   yang secara aktif mengawasi dan mengatasi isu-         issues with appropriate and measured action            Litigation and Resolution Efforts
   isu terkait fraud dengan tindakan yang tepat dan       by implementing four pillars namely prevention,
   terukur dengan menerapkan 4 pilar strategi yaitu       detection, investigation, reporting and sanction,      Pada tahun 2025, terdapat 2 (dua) perkara hukum di            In 2025, there were 2 (two) legal cases at Bandung
   pencegahan, deteksi, investigasi, pelaporan dan        as well as monitoring, evaluation and follow up.       Pengadilan Negeri Bandung dan Pengadilan Negeri               District Court and the South Jakarta District Court
   sanksi, serta pemantauan, evaluasi dan tindak                                                                 Jakarta Selatan yang sampai saat ini masih berjalan.          that are still ongoing.
                                                       4. The Bank routinely promotes its whistleblowing
   lanjut.
                                                          channels to employees, customers, and vendors
4. Bank secara rutin mensosialisasikan saluran            to capture reports of potential irregularities.        PERMASALAHAN             HUKUM         YANG      BERNILAI     MATERIAL LEGAL ISSUES
   whistleblowing    bagi    karyawan,    nasabah,        All reports are treated with confidentiality and       MATERIAL
   dan vendor guna menjaring laporan potensi              followed up immediately.
   penyimpangan. Seluruh laporan diperlakukan                                                                    Semua perkara hukum yang tengah berjalan saat ini             All legal cases currently ongoing           are considered
                                                       5. As part of its efforts to strengthen a fraud risk
   rahasia dengan tindak lanjut yang segera.                                                                     tidak bersifat material.                                      non-material.
                                                          awareness culture, Superbank consistently
5. Sebagai upaya meningkatkan budaya sadar                provides fraud risk education to both employees
                                                                                                                 DAMPAK PERMASALAHAN HUKUM BAGI BANK                           IMPACT OF LEGAL ISSUES ON THE BANK
   risiko fraud, Superbank senantiasa memberikan          and customers, while ensuring that all employees
   edukasi risiko fraud kepada karyawan dan               sign an Integrity Pact as a demonstration of
                                                                                                                 Tidak ditemukan adanya masalah hukum yang                     There were no legal issues that had a significant
   nasabah, serta memastikan agar seluruh                 their commitment and personal responsibility in
                                                                                                                 berdampak signifikan terhadap kondisi Bank.                   impact on the Bank’s condition.
   karyawan Superbank menandatangani Pakta                combating fraud.
   Integritas sebagai wujud komitmen dan peran
   serta individu dalam memerangi fraud.
Selaras dengan roadmap pengembangan produk,            Aligned with our product development roadmap,
Kami menerapkan upaya pencegahan fraud berbasis        we implement fraud prevention measures based              Sanksi Administratif dan Otoritatif Terkait
teknologi terkini guna melindungi inovasi produk dan   on cutting-edge technology to safeguard our               Administrative Sanctions from Relevant Authorities
layanan digital yang terus berkembang.                 continuously evolving digital service innovations.
                                                                                                                 Tidak terdapat sanksi administratif yang bersifat             There were no material administrative sanctions
                                                                                                                 material dan berdampak terhadap keberlangsungan               impacting Superbank’s business continuity throughout
                                                                                                                 usaha Superbank selama tahun 2025.                            2025.




                                                                                                           312                                                                                                                           313
Page 158
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                    Good Corporate Governance Report

Transparansi Kondisi Keuangan dan Non-Keuangan                                                                 Akses Informasi dan Data Perusahaan
Transparency of Financial and Non-Financial Conditions                                                         Information Access and Corporate Data
                                                      Affirming its commitment to Good Corporate               Superbank berkomitmen teguh dalam menjalankan              Superbank maintains a firm commitment to
Menegaskan komitmen terhadap tata kelola
                                                      Governance, Superbank complies with all transparency     praktik tata kelola yang baik, yang mencakup               implementing good corporate governance practices,
perusahaan yang baik, Superbank mematuhi seluruh
                                                      obligations regarding financial and non-financial data   pemberian informasi dan data Perusahaan sesuai             which includes providing access to Company
kewajiban transparansi data keuangan maupun non-
                                                      in accordance with applicable regulations. Official      dengan ketentuan yang berlaku. Upaya peningkatan           information and data in accordance with the prevailing
keuangan sesuai ketentuan yang berlaku. Publikasi
                                                      publications are released transparently through the      kualitas layanan informasi ini diwujudkan, antara          regulations. The endeavor to enhance the quality
resmi dilakukan secara transparan melalui situs
                                                      website www.superbank.id.                                lain, melalui usaha Bank yang secara berkelanjutan         of information services is realized by the Bank’s
www.superbank.id.
                                                                                                               melakukan penyempurnaan situs web, menambahkan             continuous efforts to undertake website refinement,
                                                                                                               informasi komprehensif terkait profil Bank, serta          adding comprehensive information related to the
                                                      TRANSPARENCY OF THE             COMPANY'S       NON-     produk dan layanan perbankan.                              Bank’s profile, as well as its banking products and
TRANSPARANSI KONDISI KEUANGAN PERUSAHAAN
                                                      FINANCIAL CONDITION                                                                                                 services.
                                                                                                               Kami secara konsisten memelihara dan meningkatkan
Pada tahun 2025, Superbank telah memenuhi
                                                      Throughout 2025, Superbank has fulfilled its             keandalan situs web Superbank, guna menjamin               We consistently maintain and enhance the reliability
kewajiban transparansi terkait kondisi keuangan
                                                      transparency obligations related to the Bank’s           penyajian informasi dan data yang mutakhir dan             of Superbank’s website, thereby ensuring the
perusahaan, yang meliputi:
                                                      financial condition, which include:                      mudah diakses oleh seluruh pemangku kepentingan            presentation of up-to-date and easily accessible
                                                                                                               Bank.                                                      information and data for all the Bank’s stakeholders.

1.   Laporan Keuangan Publikasi Bulanan, yang         1.   Monthly Financial Reports, which have been
                                                           submitted to regulators in accordance with          INFORMASI LEBIH LANJUT
     telah disampaikan kepada regulator sesuai                                                                 Further information
     dengan ketentuan yang berlaku serta telah             applicable regulations and have been published
     dipublikasikan dan diunggah pada situs web            and uploaded on Superbank’s website.                                    Kategori                                                  Kontak
     Superbank.                                       2. Quarterly Financial Reports, which have also                              Category                                                  Contact

2. Laporan Keuangan Publikasi Triwulanan, yang           been submitted to regulators as required and have      Pemberitaan Superbank dan media relations
                                                         been published and uploaded on Superbank’s                                                                                public.relations@superbank.id
   telah disampaikan kepada regulator sesuai                                                                    Superbank news and media relations
   dengan ketentuan yang berlaku serta telah             website.
                                                                                                                Laporan keuangan, kepemilikan saham,
   dipublikasikan dan diunggah pada situs web         3. Superbank’s Annual Report, which has been              informasi pemegang saham
                                                                                                                                                                                  investor.relations@superbank.id
   Superbank.                                            prepared and presented in accordance with              Financial reports, share ownership, shareholder
                                                         regulations, submitted to regulators, and              information
3. Laporan Tahunan Superbank, yang telah
   dirancang dan disajikan sesuai ketentuan yang         published on Superbank’s website.                      Tata kelola, laporan tahunan, rapat umum
                                                                                                                pemegang saham, keanggotaan dan
   berlaku, disampaikan kepada regulator, serta       4. Reports on leverage ratio, and disclosures of          pelaksanaan tugas komite
                                                                                                                                                                                       corsec@superbank.id
   dipublikasikan melalui situs web Superbank.           information and material facts, which have been        Governance, annual reports, general meetings of
4. Laporan Leverage Ratio,       serta    laporan        published and uploaded on Superbank’s website.         shareholders, committee membership, and duties
                                                                                                                implementation
   keterbukaan informasi dan fakta material, yang
                                                                                                                Produk, jasa perbankan serta keluhan nasabah
   telah dipublikasikan dan diunggah pada situs                                                                 Banking products, services, and customer
                                                                                                                                                                             Contact Center “Super Care” 1500 333 atau
   web Superbank.                                                                                                                                                                      care@superbank.id
                                                                                                                complaints

TRANSPARANSI            KONDISI   NON-KEUANGAN        TRANSPARENCY OF THE COMPANY’S FINANCIAL
                                                      CONDITION
PERUSAHAAN                                                                                                     Aspek Pemegang Saham
Realisasi transparansi informasi non-keuangan         The implementation of Superbank’s non-financial          Shareholders Aspect
Superbank sepanjang tahun 2025 mencakup:              information transparency throughout 2025 includes:
1. Profil Perusahaan: Publikasi informasi Sejarah,    1. Company Profile: Publication of History,              KEPEMILIKAN      SAHAM       DIREKSI    DAN        DEWAN   SHARE OWNERSHIP OF THE BOARD OF DIRECTORS
   Pemegang Saham, Visi Misi, Nilai Utama, serta          Shareholder information, Vision, Mission, and        KOMISARIS                                                  AND BOARD OF COMMISSIONERS
   profil lengkap Dewan Komisaris, Direksi, Komite,       Core Values, as well as complete profiles of the
   dan manajemen senior melalui situs web resmi;          Board of Commissioners, Board of Directors,          Pada posisi 31 Desember 2025, berdasarkan                  As of December 31, 2025, based on the Bank’s
                                                          Committees, and senior management via the            pencatatan Bank, tidak terdapat kepemilikan saham          records, there is no direct or indirect share ownership
2. Produk dan Layanan: Penyediaan informasi               official website;                                    Superbank baik secara langsung maupun tidak                in Superbank by members of the Board of Directors
   produk, layanan, dan jaringan kantor secara                                                                 langsung oleh anggota Direksi dan Dewan Komisaris          or the Board of Commissioners.
   terintegrasi melalui Laporan Tahunan, kantor       2. Products and Services: Provision of integrated
                                                         information regarding products, services, and         Bank.
   cabang, situs web, serta Contact Center demi
   kemudahan akses nasabah dan investor; dan             office networks through the Annual Report,
                                                         branch offices, the website, and the Contact          Selain itu tidak terdapat transaksi pembelian dan/         Furthermore, there were no share purchase and/or
3. Keterbukaan Informasi: Pengumuman fakta               Center to ensure ease of access for customers         atau penjualan saham Bank yang dilakukan oleh              sale transactions involving the Bank conducted by
   material yang relevan bagi pengambilan                and investors;                                        Direksi dan Dewan Komisaris.                               the Board of Directors or the Board of Commissioners.
   keputusan melalui situs web, serta penyebaran
   materi edukasi keuangan dan layanan publik         3. Information Disclosure: Announcement            of    Adapun terkait dengan kepemilikan saham anggota            Regarding the share ownership of the members of the
   melalui media elektronik, e-mail dan situs web        material facts relevant to decision-making via the    Direksi dan Dewan Komisaris, Bank telah memiliki           Board of Directors and the Board of Commissioners,
   resmi.                                                website, as well as the dissemination of financial    kebijakan terkait dengan transaksi saham dan               the Bank has established a policy on share
                                                         education materials and public services through       transaksi orang dalam. Kebijakan ini mengatur terkait      transactions and insider trading. This policy regulates
                                                         electronic media, e-mails and official website.       dengan kepemilikan saham yang secara berkala               matters related to share ownership and is periodically
                                                                                                               disosialisasikan kepada seluruh anggota Direksi dan        disseminated to all members of the Bank’s Board of
                                                                                                               Dewan Komisaris Bank.                                      Directors and Board of Commissioners.
                                                                                                         314                                                                                                                  315
Page 159
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                               Good Corporate Governance Report

Kode Etik dan Budaya Perusahaan                                                                                           Program Kepemilikan Saham oleh Karyawan dan Manajemen
Code of Conduct and Corporate Culture                                                                                     Management and Employee Stock Option Program
Superbank     berkomitmen     untuk  menjalankan             Superbank is committed to conducting business in             Dalam rangka mendorong kinerja jangka panjang dan         To drive long-term performance and retain top
usaha secara transparan, bertanggung jawab, dan              a transparent and responsible manner, grounded in            mempertahankan talenta terbaik, Superbank telah           talent, Superbank has established a Long Term
berlandaskan pada praktik bisnis yang etis serta             ethical business practices as well as compliance with        mengadakan suatu program Long Term Incentive              Incentive Plan (Share Ownership Program) wherein
kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan              applicable laws, regulations, and internal policies.         Plan (Program Kepemilikan Saham) di mana karyawan         participating employees and/or management of the
yang berlaku dan kebijakan internal.                                                                                      dan/atau manajemen Superbank yang berpartisipasi          Superbank (Participants) have the opportunity to
                                                                                                                          dalam Program Kepemilikan Saham (Peserta)                 own 650,000,000 of Superbank’ shares, representing
Kebijakan Kode Etik Bank disusun sebagai pedoman             The Bank’s Code of Ethics Policy is formulated as a          berkesempatan untuk memiliki 650.000.000 saham            1.92% of the issued and fully paid-up capital after the
dasar sikap dan tindakan seluruh pihak Bank dalam            fundamental guideline for the attitude and conduct           Superbank yang mewakili sebesar 1,92% dari modal          Initial Public Offering (LTIP Shares). The LTIP Shares
menjalankan tugas dan pengambilan keputusan.                 of all Bank parties in executing their duties and            ditempatkan dan disetor penuh setelah Penawaran           have been issued by Superbank and are currently
Kode Etik Bank memberikan pemahaman kepada                   making decisions. The Bank’s Code of Ethics provides         Umum Perdana Saham (Saham LTIP). Saham LTIP               registered in the name of Glas Trust (Singapore) Ltd
pihak Bank mengenai kepatutan pihak Bank dalam               Bank parties with an understanding of propriety              telah diterbitkan oleh Superbank dan saat ini             Cq. Bersama Sustainability Trust (BST). The LTIP
membina hubungan dengan sesama pihak Bank,                   in fostering relationships with fellow Bank parties          terdaftar atas nama Glas Trust (Singapore) Ltd Cq.        Shares are also free and clear, are not under dispute
hubungan dengan Bank, hubungan dengan nasabah,               (colleagues), the Bank itself, customers, competitors,       Bersama Sustainability Trust (BST). Saham LTIP juga       and/or pledged to any party, and are not currently
hubungan dengan pesaing, hubungan dengan                     regulators, third parties. Furthermore, it ensures           dalam keadaan bebas, tidak sedang dalam sengketa          being offered to other parties. Furthermore, the
Regulator, atau hubungan dengan pihak ketiga serta           uniformity and consistency of attitude and conduct in        dan/atau dijaminkan kepada pihak manapun serta            implementation of the Share Ownership Program will
memastikan adanya kesamaan dan konsistensi sikap             the implementation of daily operations.                      tidak sedang ditawarkan kepada pihak lain. Selain itu,    not cause dilution of public share ownership as it is
maupun tindakan dalam implementasi operasional                                                                            pelaksanaan Program Kepemilikan Saham tidak akan          not carried out by issuing new shares of Superbank.
sehari-hari.                                                                                                              menyebabkan adanya dilusi terhadap kepemilikan
                                                                                                                          saham publik karena tidak dilaksanakan dengan
POKOK-POKOK KODE ETIK                                        PRINCIPLES OF THE CODE OF CONDUCT                            menerbitkan saham baru dari Superbank.

Kebijakan Kode Etik Superbank disusun dengan                 The Superbank Code of Ethics Policy is drafted to            Setelah selesainya Penawaran Umum Perdana                 Following the completion of the Initial Public Offering
cakupan sebagai berikut.                                     cover the following scope:                                   Saham dan saham Superbank resmi tercatat di BEI,          and the official listing of the Superbank’s shares on
                                                                                                                          proses pengalihan saham kepada Peserta akan               the IDX, the share transfer process to Participants
1.   Etika dan kewajiban Bank, termasuk mengatur             1.   Bank Ethics and Obligations, this section regulates
                                                                                                                          dimulai secara bertahap dalam rentang waktu sampai        will commence in stages over a period of up to 4
     etika dalam menghadapi hal-hal berikut:                      ethics regarding the following matters:
                                                                                                                          dengan paling lama 4 (empat) tahun sesuai dengan          (four) years in accordance with the share transfer
     a. Integritas                                                a. Integrity                                            jadwal pengalihan saham yang telah ditentukan             schedule determined for each Participant. Under
     b. Hubungan Kerja Pihak Bank                                 b. Workplace Relationships of Bank Parties              untuk setiap Peserta. Berdasarkan POJK No. 25 tahun       POJK No. 25 year 2017, LTIP members are prohibited
                                                                                                                          2017, peserta LTIP dilarang mengalihkan kepemilikan       from transferring ownership of Superbank’s shares,
     c. Manajemen Aset Bank dan Data/Informasi                    c. Management of Bank Assets and Customer               atas saham Superbank tersebut baik sebagian atau          either partially or wholly, until 8 (eight) months after
        milik Nasabah                                                Data/Information                                     seluruhnya sampai dengan 8 (delapan) bulan setelah        the Initial Public Offering Registration Statement is
     d. Representasi Bank                                         d. Bank Representation                                  Pernyataan Pendaftaran Penawaran Umum Perdana             declared Effective, the transfer of LTIP Shares may
                                                                                                                          Saham dinyatakan Efektif, pengalihan Saham LTIP           only be conducted after the expiration of the lock-up
     e. Kerahasiaan Bank                                          e. Bank Confidentiality                                 hanya dapat dilakukan setelah berakhirnya periode         period as stipulated in POJK No. 25 year 2017 and
     f.   Benturan Kepentingan (Conflict of Interest)             f.   Conflict of Interest                               lock-up sebagaimana diatur dalam POJK No. 25              will be carried out in stages according to the agreed
                                                                                                                          tahun 2017 berakhir dan akan dilakukan secara             schedule, wherein the final transfer will be conducted
     g. Insider dan Personal Trading                              g. Insider and Personal Trading                         bertahap sesuai jadwal yang telah disepakati dimana       in 2029. For information, the following is the indicative
     h. Pekerjaan dan Aktivitas di Luar Bank                      h. Employment and Activities Outside the Bank           pengalihan terakhir akan dilakukan pada tahun 2029.       plan for the annual transfer schedule of LTIP Shares
                                                                                                                          Sebagai informasi, berikut adalah indikasi rencana        to Participants:
     i.   Penyalahgunaan Wewenang                                 i.   Abuse of Authority                                 jadwal pengalihan Saham LTIP kepada Peserta setiap
     j.   Pengelolaan Laporan, Data, dan Informasi                j.   Management of Bank Reports, Data, and              tahunnya:
          Bank                                                         Information
     k. Persaingan Tidak Sehat                                    k. Unfair Competition                                   Dalam Lembar Saham I In Shares

2. Pelaksanaan     Kode    Etik  Bank, termasuk              2. Implementation of the Bank Code of Ethics,                                                               2026           2027          2028          2029           Total
   penyebarluasan, penerapan, pelanggaran dan                   this section covers, dissemination, application,
   sanksi, serta kewajiban pelaporan.                           violations and sanctions, and reporting obligations.      Saham LTIP Tahap I - Agustus 2023           279.903.000    93.301.000         -             -         373.204.000
                                                                                                                          LTIP Shares Stage I - August 2023
BENTUK SOSIALISASI DAN UPAYA PENEGAKAN                       CODE OF CONDUCT ENFORCEMENT MEASURES                         Saham LTIP Tahap II - April 2024            63.398.000     31.699.000     31.699.000    31.699.000    126.796.000
                                                                                                                          LTIP Shares Stage II - April 2024
Kode Etik Guna memastikan penerapan kode etik                To ensure the comprehensive implementation of the            Saham LTIP Tahap III - April 2025           37.500.000     37.500.000    37.500.000     37.500.000    150.000.000
secara menyeluruh oleh pihak Bank, Superbank                 Code of Ethics by Bank parties, Superbank conducts           LTIP Shares Stage III - April 2025
melakukan sosialisasi Kode Etik secara berkala               periodic socialization of the Code of Ethics and                                    Total               380.801.000    162.500.000    69.199.000     37.500.000   650.000.000
serta memberikan sanksi yang tegas bagi setiap               imposes strict sanctions for any violations of the Code
pelanggaran Kode Etik.                                       of Ethics.

 Kode Etik berlaku dan mengikat bagi seluruh pihak Bank yaitu anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris,
 anggota Komite Dewan Komisaris serta seluruh karyawan Superbank.
 The Code of Ethics applies to and is binding upon all Bank parties, namely members of the Board of Directors, members
 of the Board of Commissioners, members of the Board of Commissioners’ Committees, and all Superbank employees.
                                                                                                                    316                                                                                                                    317
Page 160
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                               Good Corporate Governance Report

Kriteria karyawan dan manajemen yang dapat            The criteria for employees and management eligible       Sistem Pelaporan Pelanggaran
mengikuti Program Kepemilikan Saham untuk setiap      to participate in the Share Ownership Program for
tahap adalah:                                         each stage are:                                          Whistleblowing System
a. Tahap I: Karyawan dan/atau manajemen               a. Stage I: Employees and/or management of
    Superbank yang telah bergabung dengan                 Superbank who joined Superbank prior to July 31,     LANGKAH-LANGKAH        PENYAMPAIAN      LAPORAN       PROCEDURES        FOR     SUBMITTING       VIOLATION
    Superbank sebelum tanggal 31 Juli 2023                2023.                                                PELANGGARAN                                           REPORTS
b. Tahap II: Karyawan dan/atau manajemen              b. Stage II: Employees and/or management of
    Superbank yang telah bergabung dengan                 Superbank who joined Superbank prior to October      Bank telah memiliki whistleblowing mechanism          The Bank has established a whistleblowing
    Superbank sebelum 1 Oktober 2023                      1, 2023.                                             sebagai sarana bagi siapa pun yang ingin melaporkan   mechanism as a channel for anyone wishing to report
c. Tahap III: Karyawan dan/atau manajemen             c. Stage III: Employees and/or management of             dugaan pelanggaran, seperti kecurangan (fraud),       alleged violations, such as fraud, violations of law,
    Superbank yang telah bergabung dengan                 Superbank who joined Superbank prior to October      pelanggaran hukum, penyalahgunaan kode etik,          breaches of the code of ethics, or conflicts of interest
    Superbank sebelum 1 Oktober 2024                      1, 2024.                                             maupun benturan kepentingan yang melibatkan           involving internal parties of the Bank.
                                                                                                               pihak internal Bank.
MEKANISME HARGA DAN PENGALIHAN                        PRICING AND TRANSFER MECHANISM
                                                                                                               Eskalasi dapat dilakukan melalui sarana pelaporan     Reports can be escalated through the reporting
Harga yang dibayarkan oleh Peserta dalam rangka       The price paid by Participants under the Share           yang tersedia di situs web Bank maupun e-mail ke      channels available on the Bank’s website or via e-mail
Program Kepemilikan Saham ditetapkan sebesar          Ownership Program is set at Rp1.00 (one Rupiah)          whistleblower@superbank.id.                           to whistleblower@superbank.id.
Rp1,00,- (satu rupiah) per Saham LTIP pada setiap     per LTIP Share at each stage of the program
tahap pelaksanaan program.                            implementation.                                          PELINDUNGAN BAGI PELAPOR, PENANGANAN                  WHISTLEBLOWER   PROTECTION,  COMPLAINT
                                                                                                               PENGADUAN & PIHAK YANG MENGELOLA                      HANDLING & COMPLAINT MANAGEMENT PARTIES
                                                                                                               PENGADUAN
PENGUNDURAN DIRI DAN HANGUSNYA HAK                    RESIGNATION AND FORFEITURE
                                                                                                               Setiap laporan yang diterima Bank akan ditelaah       Every report received by the Bank will be reviewed
Dalam hal Peserta mengundurkan diri dan/atau tidak    In the event that a Participant resigns and/or is no     sesuai prosedur yang berlaku oleh unit kerja yang     in accordance with applicable procedures by the
lagi bekerja di Superbank sebelum jadwal pengalihan   longer employed by the Superbank before the LTIP         bertindak sebagai pihak penindaklanjut laporan        relevant work unit responsible for following up on
Saham LTIP kepada Peserta tercapai, maka sesuai       Share transfer schedule to the Participant is reached,   sebagaimana relevan.                                  such reports.
dengan kesepakatan antara Peserta dengan              then in accordance with the agreement between the
Superbank, Superbank berhak menunjuk Peserta lain     Participant and Superbank, Superbank has the right       Bank berkomitmen menjamin kerahasiaan identitas       The Bank is committed to guaranteeing the
untuk mengambilalih Saham LTIP milik Peserta yang     to appoint another Participant to take over the LTIP     pelapor sesuai dengan ketentuan yang berlaku.         confidentiality of the whistleblower’s identity in
mengundurkan diri tersebut dengan harga Rp1,00,-      Shares belonging to the resigning Participant at a                                                             accordance with applicable regulations.
(satu Rupiah) per Saham LTIP.                         price of Rp1.00 (one Rupiah) per LTIP Share.
                                                                                                               Selama tahun 2025, tidak terdapat laporan             Throughout 2025, no violation reports were received
                                                                                                               pelanggaran yang diterima melalui sistem ini, yang    through this system. This reflects the integrity and
                                                                                                               mencerminkan integritas dan komitmen seluruh          commitment of all Bank personnel in carrying out
                                                                                                               pihak Bank dalam menjalankan tugasnya dan             their duties, as well as the effective implementation
                                                                                                               terlaksananya fungsi tata kelola Bank dengan baik.    of the Bank’s governance functions.




                                                                                                         318                                                                                                             319
Page 161
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                                                                                                Good Corporate Governance Report

Penerapan Pedoman OJK untuk Tata Kelola bagi Perusahaan                                                                                                                                                        b.   Penentuan komposisi anggota Dewan
                                                                                                                                                                                                                    Komisaris memperhatikan keberagaman
                                                                                                                                                                                                                                                                      Telah dipenuhi
                                                                                                                                                                                                                                                                      Fulfilled

Terbuka                                                                                                                                                                                                             keahlian, pengetahuan, dan pengalaman
                                                                                                                                                                                                                    yang dibutuhkan
                                                                                                                                                                                                                    The determination of the composition of the
Implementation of OJK’s Corporate Governance Guidelines for                                                                                                                                                         Board of Commissioners members takes into
                                                                                                                                                                                                                    account the diversity of skills, knowledge,

Public Companies                                                                                                                                           Prinsip 4: Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan        a.
                                                                                                                                                                                                                    and experience required
                                                                                                                                                                                                                    Dewan Komisaris mempunyai kebijakan               Telah dipenuhi
Superbank menjaga dan mengimplementasikan                                    Superbank upholds and implements Good Corporate                               Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris                 penilaian sendiri (self-assessment) untuk         Fulfilled
                                                                                                                                                           Principle 4: Improving the Quality of the                menilai kinerja Dewan Komisaris
praktek tata kelola yang baik dengan juga menerapkan                         Governance practices by applying five key aspects                             Performance of Duties and Responsibilities of the        The Board of Commissioners has a
lima aspek tata Kelola Perusahaan Terbuka yang                               of governance for Public Companies, which include:                            Board of Commissioners                                   self-assessment policy to evaluate the
                                                                                                                                                                                                                    performance of the Board of Commissioners
meliputi:                                                                    a. The relationship between the Public Company
a. Hubungan        Perusahaan     Terbuka    dengan                              and Shareholders in guaranteeing Shareholders’                                                                                b.   Kebijakan      penilaian     sendiri
                                                                                                                                                                                                                    assessment) untuk menilai kinerja Dewan
                                                                                                                                                                                                                                                           (self      Telah dipenuhi
                                                                                                                                                                                                                                                                      Fulfilled
    Pemegang Saham Dalam Menjamin Hak-Hak                                        rights;                                                                                                                            Komisaris, diungkapkan melalui Laporan
    Pemegang Saham;                                                          b. The function and role of the Board of                                                                                               Tahunan Perusahaan Terbuka
                                                                                                                                                                                                                    The self-assessment policy for evaluating
b. Fungsi dan Peran Dewan Komisaris;                                             Commissioners;                                                                                                                     the Board of Commissioners’ performance
c. Fungsi dan Peran Direksi;                                                 c. The function and role of the Board of Directors;                                                                                    is disclosed in the Public Company’s Annual
                                                                                                                                                                                                                    Report
d. Partisipasi Pemangku Kepentingan; dan                                     d. Stakeholder participation; and
e. Keterbukaan Informasi.                                                    e. Information disclosure.                                                                                                        c.   Dewan Komisaris mempunyai kebijakan
                                                                                                                                                                                                                    terkait pengunduran diri anggota Dewan
                                                                                                                                                                                                                                                                      Telah dipenuhi
                                                                                                                                                                                                                                                                      Fulfilled
                                                                                                                                                                                                                    Komisaris apabila terlibat dalam kejahatan
Penerapan aspek-aspek tersebut                         dapat    dilihat      The implementation of these aspects is detailed as                                                                                     keuangan
                                                                                                                                                                                                                    The Board of Commissioners has a policy
dengan rincian sebagai berikut:                                              follows:                                                                                                                               regarding the resignation of members of
                                                                                                                                                                                                                    the Board of Commissioners if involved in
                                                                                                                                                                                                                    financial crimes
                                      Aspek Tata Kelola                                                              Status Pemenuhan
                                Corporate Government Checklist                                                        Fulfillment Status                                                                       d.   Dewan Komisaris atau Komite yang                  Telah dipenuhi
                                                                                                                                                                                                                    menjalankan      fungsi    Nominasi    dan        Fulfilled
Hubungan Perusahaan Terbuka dengan Pemegang Saham dalam Menjamin Hak-hak Pemegang Saham                                                                                                                             Remunerasi menyusun kebijakan suksesi
Relationship between the Public Company and Shareholders in Guaranteeing Shareholders’ Rights                                                                                                                       dalam proses Nominasi anggota Direksi
                                                                                                                                                                                                                    The Board of Commissioners or the
Prinsip 1: Meningkatkan Nilai Penyelenggaraan     a.    Perusahaan      Terbuka    memiliki   cara     Telah dipenuhi                                                                                               Committee performing the Nominating
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)                        atau     prosedur   teknis   pengumpulan       Fulfilled                                                                                                    and Remuneration function formulates a
Principle 1: Enhancing the Value of General             suara (voting) baik secara terbuka                                                                                                                          succession policy in the Nominating process
Meeting of Shareholders (GMS) Implementation            maupun tertutup yang mengedepankan                                                                                                                          for members of the Board of Directors
                                                        independensi, dan kepentingan pemegang
                                                        saham                                                                                              Fungsi dan Peran Direksi
                                                        The Public Company has technical                                                                   Function and Role of the Board of Directors
                                                        procedures for voting (open or closed) that
                                                        prioritize independence and shareholder                                                            Prinsip 5: Memperkuat Keanggotaan dan               a.   Penentuan      jumlah     anggota   Direksi       Telah dipenuhi
                                                        interests                                                                                          Komposisi Direksi                                        mempertimbangkan kondisi Perusahaan               Fulfilled
                                                                                                                                                           Principle 5: Strengthening the Membership and            Terbuka      serta      efektifitas dalam
                                                  b.    Seluruh anggota Direksi dan anggota            Telah dipenuhi                                      Composition of the Board of Directors                    pengambilan keputusan
                                                        Dewan Komisaris Perusahaan Terbuka             Fulfilled                                                                                                    The determination of the number of
                                                        hadir dalam RUPS Tahunan                                                                                                                                    Board of Directors members considers the
                                                        All members of the Board of Directors                                                                                                                       condition of the Public Company as well as
                                                        and Board of Commissioners of the Public                                                                                                                    effectiveness in decision-making
                                                        Company attended the Annual GMS
                                                                                                                                                                                                               b.   Penentuan komposisi anggota Direksi               Telah dipenuhi
                                                  c.    Ringkasan risalah RUPS tersedia dalam          Bank akan melakukan publikasi ringkasan risalah                                                              memperhatikan, keberagaman keahlian,              Fulfilled
                                                        Situs Web Perusahaan Terbuka paling            RUPS yang terjadi setelah perubahan status                                                                   pengetahuan, dan pengalaman yang
                                                        sedikit selama 1 (satu) tahun                  Bank menjadi perusahaan terbuka                                                                              dibutuhkan
                                                        A summary of the GMS minutes is available      The Bank will publish a summary of the minutes of                                                            The determination of the composition of
                                                        on the Public Company’s website for at least   the General Meeting of Shareholders (GMS) held                                                               the Board of Directors members takes into
                                                        1 (one) year                                   after the Bank’s change in status to a publicly                                                              account the diversity of skills, knowledge,
                                                                                                       listed company.                                                                                              and experience required.
Prinsip 2: Meningkatkan Kualitas Komunikasi       a.    Perusahaan      Terbuka    memiliki   suatu    Telah dipenuhi                                                                                          c.   Anggota Direksi yang membawahi bidang             Telah dipenuhi
Perusahaan Terbuka dengan Pemegang Saham                kebijakan komunikasi dengan pemegang           Fulfilled                                                                                                    akuntansi atau keuangan memiliki keahlian         Fulfilled
atau Investor                                           saham atau investor.                                                                                                                                        dan/atau pengetahuan di bidang akuntansi
Principle 2: Improving the Quality of Public            The Public Company has a communication                                                                                                                      The member of the Board of Directors in
Company Communication with Shareholders or              policy with shareholders or investors                                                                                                                       charge of accounting or finance possesses
Investors                                                                                                                                                                                                           expertise and/or knowledge in the field of
                                                                                                                                                                                                                    accounting
                                                  b.    Perusahaan       Terbuka  mengungkapkan        Telah dipenuhi                                      Prinsip 6: Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan        a.   Direksi mempunyai kebijakan penilaian             Telah dipenuhi
                                                        kebijakan komunikasi Perusahaan Terbuka        Fulfilled                                           Tugas dan Tanggung Jawab Direksi                         sendiri (self assessment) untuk menilai           Fulfilled
                                                        dengan pemegang saham atau investor                                                                Principle 6: Improving the Quality of the                kinerja Direksi
                                                        dalam Situs Web                                                                                    Performance of Duties and Responsibilities of the        The Board of Directors has a self-
                                                        The    Public     Company  discloses   its                                                         Board of Directors                                       assessment policy to evaluate the
                                                        communication policy with shareholders or                                                                                                                   performance of the Board of Directors
                                                        investors on its website
                                                                                                                                                                                                               b.   Kebijakan     penilaian   sendiri   (self         Telah dipenuhi
Fungsi dan Peran Dewan Komisaris                                                                                                                                                                                    assessment) untuk menilai kinerja Direksi         Fulfilled
Function and Role of the Board of Commissioners                                                                                                                                                                     diungkapkan melalui laporan tahunan
                                                                                                                                                                                                                    Perusahaan Terbuka
Prinsip 3: Memperkuat Keanggotaan dan             a.    Penentuan      jumlah    anggota  Dewan        Telah dipenuhi
                                                                                                                                                                                                                    The self-assessment policy for evaluating
Komposisi Dewan Komisaris                               Komisaris     mempertimbangkan    kondisi      Fulfilled
                                                                                                                                                                                                                    the Board of Directors’ performance is
Principle 3: Strengthening the Membership and           Perusahaan Terbuka
                                                                                                                                                                                                                    disclosed in the Public Company’s Annual
Composition of the Board of Commissioners               The determination of the number of Board
                                                                                                                                                                                                                    Report
                                                        of Commissioners members considers the
                                                        condition of the Public Company                                                                                                                        c.   Direksi mempunyai kebijakan terkait               Telah dipenuhi
                                                                                                                                                                                                                    pengunduran diri anggota Direksi apabila          Fulfilled
                                                                                                                                                                                                                    terlibat dalam kejahatan keuangan
                                                                                                                                                                                                                    The Board of Directors has a policy
                                                                                                                                                                                                                    regarding the resignation of members of
                                                                                                                                                                                                                    the Board of Directors if involved in financial
                                                                                                                                                                                                                    crimes
                                                                                                                                                     320                                                                                                                                                  321
Page 162
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                          Good Corporate Governance Report

Partisipasi Pemangku Kepentingan
Stakeholder Participation
                                                                                                                          Pelindungan Data Pribadi di Superbank
Prinsip 7: Meningkatkan Aspek Tata Kelola
Perusahaan melalui Partisipasi Pemangku
                                               a.   Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan
                                                    untuk mencegah terjadinya insider trading
                                                                                                   Telah dipenuhi
                                                                                                   Fulfilled
                                                                                                                          Personal Data Protection in Superbank
Kepentingan                                         The Public Company has a policy to prevent
Principle 7: Improving Corporate Governance         insider trading
Aspects through Stakeholder Participation                                                                                 Superbank telah memiliki Kebijakan Pelindungan        Superbank has established a Personal Data Protection
                                               b.   Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan anti     Telah dipenuhi
                                                                                                                          Data Pribadi yang telah disesuaikan dengan Undang-    Policy that has been aligned with Law Number 27 of
                                                    korupsi dan anti fraud                         Fulfilled              Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan        2022 concerning Personal Data Protection, and other
                                                    The Public Company has anti-corruption                                Data Pribadi, dan ketentuan perundangan lainnya       relevant legislation, as an expression of Superbank’s
                                                    and anti-fraud policies
                                                                                                                          yang berlaku, sebagai perwujudan komitmen teguh       unwavering commitment to ensure personal data
                                               c.   Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan          Telah dipenuhi         Superbank dalam menjamin pelindungan data             protection.
                                                    tentang      seleksi   dan    peningkatan      Fulfilled              pribadi.
                                                    kemampuan pemasok atau vendor
                                                    The Public Company has a policy regarding
                                                    the selection and capability enhancement                              Pada tahun 2025, Superbank melakukan pembaruan        In 2025, Superbank will update the Personal Data
                                                    of suppliers or vendors                                               terhadap Kebijakan Pelindungan Data Pribadi guna      Protection Policy to align with the development of
                                               d.   Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan          Telah dipenuhi         menyesuaikan dengan perkembangan proses bisnis,       business processes, technology, and to strengthen
                                                    tentang pemenuhan hak-hak kreditur             Fulfilled
                                                    The Public Company has a policy regarding                             teknologi, serta penguatan penerapan prinsip          the implementation of personal data protection
                                                    the fulfillment of creditors’ rights                                  pelindungan data pribadi sesuai dengan ketentuan      principles in accordance with prevailing laws and
                                                                                                                          peraturan perundang-undangan yang berlaku.            regulations.
                                               e.   Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan          Telah dipenuhi
                                                    sistem whistleblowing                          Fulfilled
                                                    The Public Company has a whistleblowing                               Kebijakan ini mengatur pelaksanaan pelindungan        This policy governs the implementation of personal
                                                    system policy                                                         atas data pribadi yang dikelola dan/atau diproses     data protection managed and/or processed by
                                                                                                                          oleh Superbank. Adapun cakupan Kebijakan tersebut     Superbank. The scope of the Policy includes among
                                               f.   Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan          Telah dipenuhi
                                                    pemberian insentif jangka panjang kepada       Fulfilled              antara lain:                                          others:
                                                    Direksi dan karyawan                                                  1. Penetapan      tugas   dan    tanggung    jawab    1. Establishing the duties and responsibilities of the
                                                    The Public Company has a policy on
                                                    providing long-term incentives to the Board                               Direksi, unit kerja Data Protection, unit kerja       Board of Directors, the Data Protection work unit,
                                                    of Directors and employees.                                               terkait lainnya, dan seluruh Pihak Bank dalam         other relevant work units, and all Parties of the
Keterbukaan Informasi                                                                                                         mengimplementasikan pelindungan data pribadi;         Bank in implementing personal data protection;
Information Disclosure
                                                                                                                          2. Penentuan kewajiban dalam setiap proses            2. Obligations in every processing of personal data
Prinsip    8:    Meningkatkan   Pelaksanaan    a.   Perusahaan       Terbuka    memanfaatkan       Telah dipenuhi
Keterbukaan Informasi                               penggunaan teknologi informasi secara          Fulfilled                 pemrosesan data pribadi yang dilakukan oleh           carried out by the Superbank;
Principle 8: Improving the Implementation of        lebih luas selain Situs Web sebagai media                                Superbank;
Information Disclosure                              keterbukaan informasi                                                                                                       3. Classification of personal data;
                                                    The Public Company utilizes information                               3. Pengklasifikasian atas data pribadi;
                                                    technology more broadly, beyond the                                                                                         4. Rules for processing personal data involving third
                                                    Website, as a medium for information                                  4. Pengaturan terkait pemrosesan data pribadi            parties and/or parties outside Superbank;
                                                    disclosure
                                                                                                                             apabila melibatkan pihak ketiga dan/atau pihak
                                               b.   Laporan Tahunan Perusahaan Terbuka             Telah dipenuhi                                                               5. Recording and review of activities related to
                                                                                                                             di luar Superbank.
                                                    mengungkapkan pemilik manfaat akhir            Fulfilled                                                                       the processing of personal data carried out by
                                                    dalam kepemilikan saham Perusahaan
                                                    Terbuka paling sedikit 5% (lima persen),                              5. Perekaman dan peninjauan atas aktivitas               Superbank; and
                                                    selain pengungkapan pemilik manfaat akhir                                pemrosesan data pribadi yang dilakukan oleh
                                                    dalam kepemilikan saham Perusahaan                                                                                          6. Handling in case of indications of failure and/or
                                                                                                                             Superbank; dan
                                                    Terbuka melalui pemegang saham utama                                                                                           breach of personal data protection.
                                                    dan pengendali
                                                    The Public Company’s Annual Report                                    6. Prosedur penanganan apabila terdapat indikasi
                                                    discloses the ultimate beneficial owners                                 kegagalan dan/atau pelanggaran pelindungan
                                                    of at least 5% (five percent) of the Public
                                                    Company’s share ownership, in addition to                                data pribadi.
                                                    the disclosure of ultimate beneficial owners
                                                    through major and controlling shareholders.
                                                                                                                          Melalui pembaruan Kebijakan tersebut, Superbank       Through this policy update, Superbank strengthens
                                                                                                                          memperkuat pengaturan antara lain terkait             regulations related to, among others, the management
                                                                                                                          pengelolaan persetujuan subjek data, pemenuhan        of data subject consent, fulfillment of Personal Data
                                                                                                                          hak-hak subjek Data Pribadi, pengaturan retensi       Subjects’ rights, regulation of Personal Data retention
                                                                                                                          dan penghapusan Data Pribadi, penanganan insiden      and deletion, handling of Personal Data Protection
                                                                                                                          Pelindungan Data Pribadi, serta penguatan tata        incidents, and strengthening of governance for
                                                                                                                          kelola pemrosesan Data Pribadi yang melibatkan        Personal Data processing involving third parties.
                                                                                                                          pihak ketiga.

                                                                                                                          Dengan demikian, kebijakan ini diharapkan dapat       Therefore, this policy is expected to aid in optimizing
                                                                                                                          membantu dalam mengoptimalkan pelaksanaan             the execution of Personal Data Protection at
                                                                                                                          pelindungan data pribadi di Superbank dan             Superbank and ensuring Superbank’s compliance
                                                                                                                          memastikan    kepatuhan   Superbank    terhadap       with the prevailing laws and regulations.
                                                                                                                          ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

                                                                                                                          Superbank juga memiliki komitmen yang kuat untuk      Superbank also has a strong commitment to
                                                                                                                          meningkatkan pemahaman dan kesadaran atas             enhancing understanding and awareness of the
                                                                                                                          pentingnya pelindungan data pribadi dengan secara     importance of personal data protection by routinely
                                                                                                                          rutin memberikan sosialisasi dan pelatihan bagi       providing socialization and training for the Board of
                                                                                                                          Direksi dan Karyawan Bank.
                                                                                                                    322                                                                                                             323
Page 163
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                  Good Corporate Governance Report

Kebijakan ini mengatur pelaksanaan pelindungan          Throughout 2025, Superbank will conduct personal
Sepanjang tahun 2025, Superbank menyelenggarakan        data protection training which is mandatory for new
pelatihan pelindungan data pribadi yang wajib diikuti   employees as part of the regularly implemented
oleh karyawan baru sebagai bagian dari proses           onboarding process. In addition, Superbank also
onboarding yang dilaksanakan secara berkala. Selain     organizes various awareness programs for employees,
itu, Superbank juga menyelenggarakan berbagai           such as sharing sessions, quizzes, infographics, and
program peningkatan awareness bagi karyawan,            other internal communication materials to ensure
seperti sharing session, kuis, infografis, dan materi   continuous understanding and compliance.
komunikasi internal lainnya guna memastikan
pemahaman dan kepatuhan yang berkelanjutan.

Selain itu, Superbank juga memiliki Pemberitahuan       In addition, Superbank has established a Privacy
Privasi untuk setiap kategori subjek data pribadi       Notice for each category of personal data subjects
sebagai upaya pelindungan data pribadi milik individu   as part of its efforts to protect the personal data
atau subjek data yang diterima oleh Superbank.          of individuals whose information is received by the
Tersedia Pemberitahuan Privasi khusus untuk setiap      Bank. A dedicated Privacy Notice is available for
nasabah yang dapat diakses melalui aplikasi dan         all customers and can be accessed through the
situs web Superbank.                                    Superbank application and website.

Pada tahun 2025, Pemberitahuan Privasi Superbank        In 2025, Superbank’s Privacy Notice was also updated
turut diperbarui untuk menyesuaikan dengan              to align with policy updates and business process
pembaruan kebijakan serta perkembangan proses           developments, so that the information conveyed to
bisnis, sehingga informasi yang disampaikan kepada      the data subject remains relevant, transparent, and
subjek data tetap relevan, transparan, dan mudah        easy to understand. This Privacy Notice also reflects
dipahami.                                               Superbank’s commitment to protecting all personal
                                                        data processed by the Bank, whether directly or
                                                        indirectly.

Pemberitahuan Privasi ini turut mencerminkan            This Privacy Notice also reflects Superbank’s
komitmen Superbank dalam melindungi setiap data         commitment to protecting all personal data processed
pribadi yang diproses oleh Superbank, baik secara       by the Bank, whether directly or indirectly.
langsung maupun tidak langsung.




                                                                                                          324                               325
Page 164
Laporan Tata Kelola Perusahaan                                                                                                                                                                    Good Corporate Governance Report


                                                                                                                     Superbank telah menerima tiket pengaduan             Superbank has received a total of 8.128 complaints
Pelindungan dan Penanganan Nasabah                                                                                   sebanyak 8.128 tiket dan tiket yang diselesaikan     (or complaint tickets) and successfully resolved
Customer Protection and Handling                                                                                     sebanyak 8.037 tiket. Sejumlah 91 (sembilan puluh    8.037 tickets. The remaining 91 (ninety one) tickets
                                                                                                                     satu) tiket yang sedang dalam proses akan segera     currently being processed will be resolved promptly,
                                                                                                                     diselesaikan sesuai dengan SLA yang ditetapkan       in accordance with the established SLAs stipulated in
                                                                                                                     dalam ketentuan yang berlaku.                        the prevailing regulations.
KEBIJAKAN PELINDUNGAN KONSUMEN                               CUSTOMER PROTECTION POLICY

Sebagai bentuk kepatuhan terhadap Undang-Undang              In compliance with Law Number 4 of 2023 regarding       Bank selalu berupaya untuk senantiasa meningkatkan   The Bank consistently strives to maintain service
Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan                      the Development and Strengthening of the Financial      kualitas layanan yang didukung oleh pengembangan     quality by developing service technology and
dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK),                     Sector (UU PPSK), as well as relevant regulations       teknologi    layanan   yang    berkelanjutan   dan   conducting continuous training, thereby ensuring the
serta peraturan terkait dari OJK dan BI mengenai             from OJK and BI regarding Consumer Protection,          pelaksanaan program pelatihan yang komprehensif      provision of the best services to its Customers and
Pelindungan Konsumen, Superbank menerapkan                   Superbank has implemented a Consumer Protection         di mana upaya ini dilakukan untuk memastikan         Prospective Customers.
Kebijakan Pelindungan Konsumen untuk menjamin                Policy. This policy aims to guarantee the application   penyediaan layanan yang optimal bagi seluruh
prinsip kehati-hatian (prudential) dalam aspek               of prudential principles within the scope of Customer   Nasabah dan Calon Nasabah.
Pelindungan Nasabah. Sebagai langkah konkret,                Protection. As a concrete step, the Bank established
Bank membentuk Unit Pelindungan Konsumen                     the Customer Protection Unit (CPU), which is tasked
(Customer Protection Unit/CPU) yang bertugas                 with validating strict compliance for every product,
memvalidasi kepatuhan ketat pada setiap produk,              feature, and promotion prior to public launch.
                                                                                                                     Benturan Kepentingan
fitur, dan promosi sebelum diluncurkan ke publik.                                                                    Conflict of Interest

KELUHAN NASABAH                                              CUSTOMER’S COMPLAINT                                    Superbank secara konsisten menegakkan integritas     Superbank consistently upholds its organizational
Sebagai perwujudan komitmen Bank dalam                       As part of the Bank’s commitment to prioritize          organisasi melalui penerapan Kebijakan Benturan      integrity by implementing a Conflict of Interest Policy
mengutamakan      pelanggan,   Superbank     telah           customers, Superbank provides the Supercare             Kepentingan sebagai pilar fundamental dalam          as a fundamental pillar of the Bank’s governance
menyediakan layanan pelanggan Supercare yang                 customer service, which is accessible to Customers      kerangka tata kelola Bank. Komitmen ini dibuktikan   framework. This commitment is evidenced by
beroperasi 24 (dua puluh empat) jam sehari dan 7             and Prospective Customers 24 (twenty four) a day,       dengan nihilnya transaksi benturan kepentingan       the absence of conflict-of-interest transactions
(tujuh) hari seminggu (24/7) untuk Nasabah dan               7 (seven) days a week (24/7). This service channel      sepanjang tahun 2025 yang berdampak negatif          throughout 2025 that negatively impacted the
Calon Nasabah. Kanal layanan ini tersedia melalui            is available via telephone, e-mail, and/or in-app       terhadap profitabilitas perusahaan. Pencapaian ini   company’s profitability. This achievement reflects
telepon, e-mail, dan/atau chat dalam aplikasi                chat within the Superbank application. The service      merefleksikan efektivitas kebijakan pengawasan       the effectiveness of the oversight policies in place
Superbank. Kanal layanan tersebut dapat digunakan            channels can be comprehensively utilized for            yang dijalankan, sekaligus menegaskan dedikasi       and underscores the Board of Directors’ dedication
secara komprehensif untuk memperoleh informasi               obtaining information regarding the Bank’s products     Direksi dalam memperkuat budaya kerja yang           to strengthening a transparent corporate culture
produk dan layanan Bank, mengajukan permohonan               and services, submitting requests related to accounts   transparan dan menjunjung tinggi kode etik           and upholding the highest standards of professional
terkait akun dan transaksi, serta menyampaikan               and transactions, as well as filing complaints.         profesionalisme.                                     ethics.
pengaduan.
                                                             To ensure transparency, the Bank also publishes its
Tidak hanya itu, guna menjamin transparansi, Bank            handling of complaints received by Superbank at
secara berkala melakukan publikasi atas penanganan           least once a year on the Bank’s website, as presented
pengaduan yang telah diterima Superbank minimal              in the table below:
1 (satu) kali dalam setahun pada situs web Bank,
sebagaimana disajikan pada tabel di bawah ini:                                                                       Pembiayaan Kegiatan Sosial dan Politik
                                                                                                                     Funding For Social and Political Activities
                                        Selesai         Dalam Proses            Tidak Selesai
      Jenis Pengaduan/                 Completed         In Process            Not Completed        Jumlah
      Produk/Layanan                                                                              Pengaduan
      Type of Complains/                                                                          Number of          Sepanjang     tahun    2025,   Superbank     aktif   Throughout 2025, Superbank actively organized
                                 Jumlah               Jumlah                 Jumlah
      Products/Services           Total
                                               %
                                                       Total
                                                                     %
                                                                              Total
                                                                                          %       Complains          menyelenggarakan beragam kegiatan sosial. Adapun     various social initiatives. Further details are provided
                                                                                                                     informasi selengkapnya tercantum dalam Laporan       in the 2025 Sustainability Report, which forms an
      Electronic Banking         6.803       84.65%     73        80.22%        0       0,00%        6.876           Keberlanjutan 2025 yang menjadi bagian yang tidak    integral part of this Annual Report.
                                                                                                                     terpisahkan dari Laporan Tahunan ini.
      PAS                         345         4.29%     7          7.69%        0       0,00%        352
                                                                                                                     Superbank secara konsisten tetap berpegang pada      Superbank consistently adheres to its principle of not
      Tabungan                                                                                                       prinsipnya untuk tidak mengalokasikan dana untuk     allocating funds for political activities.
                                  699         8.70%     11         12.09%       0       0,00%        710             kegiatan politik.
      Savings

      Direct Debit                114         1.42%     0          0.00%        0       0,00%         114

      Deposito
                                  70          0.87%     0          0.00%        0       0,00%         70
      Term Deposit
      Kredit Modal Kerja
                                   6          0.07%     0          0.00%        0       0,00%         6
      Working Capital Loan

      Total                      8.037      100.00%     91        100.00%       0       0,00%        8.128

                                                                                                               326                                                                                                            327
Page 165
Laporan Keberlanjutan Bank Tahun 2025                                                              Bank’s Sustainability Report 2025




     STRATEGI DAN KOMITMEN KEBERLANJUTAN
     SUSTAINABILITY STRATEGY AND COMMITMENT
     Uraian lengkap mengenai pelaksanaan kegiatan keberlanjutan, termasuk tanggung
     jawab sosial perusahaan, disampaikan dalam Laporan Keberlanjutan Superbank
     2025. Laporan ini diterbitkan secara terpisah, namun tetap menjadi satu kesatuan
     dari Laporan Tahunan ini.

     A comprehensive description of sustainability activities, including corporate social
     responsibility, is presented in the 2025 Superbank Sustainability Report. This report
     is published separately but remains an integral part of this Annual Report.




     Laporan Keberlanjutan lengkap tersedia pada website Bank dan dapat di klik pada link
     berikut:


     LAPORAN KEBERLANJUTAN BANK TAHUN 2025

     The complete Sustainability Report is available on the Bank’s website and can be
     accessed by clicking on the following link:


     BANK SUSTAINABILITY REPORT 2025




                                                                                             328                                329
Page 166
Laporan Pengendalian Internal atas Pelaporan Keuangan (ICOFR)                                                                                                                               Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR)




INTERNAL CONTROL OVER
FINANCIAL REPORTING (ICOFR)
Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR)


Pernyataan Direksi Mengenai Tanggung                            Board of Directors’ Statement of                        Laporan Tahunan Manajemen atas                          Management’s Annual Report on
Jawab atas Penerapan Pengendalian                               Responsibility for the Implementation of                Pengendalian Internal Dalam Proses                      Internal Control Over Financial
Internal Dalam Proses Pelaporan Keuangan                        Internal Control Over Financial Reporting               Pelaporan Keuangan                                      Reporting


Berdasarkan hasil asesmen manajemen atas                        Based on management’s assessment of the                 Pengendalian internal Superbank dalam proses            Superbank’s internal control over financial reporting
efektivitas implementasi pengendalian internal                  effectiveness of internal control implementation        pelaporan keuangan dirancang untuk memberikan           is designed to provide reasonable assurance
terhadap laporan keuangan periode 2025, Presiden                over financial reporting for the 2025 period, the       keyakinan memadai mengenai keandalan pelaporan          regarding the reliability of financial reporting and
Direktur dan Direktur Keuangan menyatakan bahwa:                President Director and Chief Financial Officer state    keuangan dan penyusunan laporan keuangan untuk          the preparation of financial statements for external
                                                                that:                                                   tujuan pelaporan eksternal sesuai dengan prinsip-       reporting purposes in accordance with regulatory
1.   Kami telah menelaah laporan keuangan yang                                                                          prinsip regulasi. Pengendalian internal Superbank       principles. Superbank’s internal control over
     berakhir pada Desember 2025.                               1.   We have reviewed the financial statements          dalam proses pelaporan keuangan mencakup                financial reporting includes policies and procedures
                                                                     ending December 2025.                              kebijakan dan prosedur yang:                            that:
2. Berdasarkan pengetahuan kami, laporan keuangan
   tidak memuat pernyataan yang tidak benar                     2. To the best of our knowledge, the financial          1.   Memastikan    kebenaran,   keakuratan,   dan       1.   Ensure the truth, accuracy, and transparency of
   tentang fakta material atau tidak mencantumkan                  statements do not contain any untrue                      transparansi atas laporan dan/atau informasi            financial reports and/or information.
   fakta material yang diperlukan untuk membuat                    statements of material fact or omit any material          keuangan.
   pernyataan yang dibuat, dan laporan keuangan                    facts necessary to make the statements made,                                                                 2. Improve operational efficiency and effectiveness
   secara wajar menyajikan dalam semua hal yang                    and the financial statements fairly present in all   2. Meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional      within the financial reporting process.
   material atas kondisi keuangan dan hasil operasi                material respects the financial condition and           dalam proses pelaporan keuangan.
   untuk periode-periode yang disajikan dalam                      results of operations for the periods presented                                                              3. Ensure compliance with applicable laws and
   laporan.                                                        in the report.                                       3. Memastikan kepatuhan terhadap ketentuan                 regulations in the financial reporting process.
                                                                                                                           peraturan perundang-undangan yang berlaku
3. Kami telah mengimplementasikan pengendalian                  3. We have implemented the controls and                    dalam proses pelaporan keuangan.                     4. Ensure that the financial statements have
   dan prosedur atas penyusunan laporan keuangan                   procedures over the preparation of financial                                                                    been prepared in accordance with financial
   yang dianggap perlu untuk menyusun dan                          statements deemed necessary to fairly prepare        4. Memastikan bahwa laporan keuangan telah                 accounting standards and Otoritas Jasa
   menyajikan secara wajar laporan keuangan dan                    and present financial statements that are free          disusun sesuai dengan standar akuntansi                 Keuangan (OJK) regulations regarding the
   bebas dari salah saji material.                                 from material misstatement.                             keuangan dan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan           recording of financial transactions.
                                                                                                                           (OJK) mengenai pencatatan transaksi keuangan.
4. Kami telah mengungkapkan, berdasarkan hasil                  4. Based on the results of the evaluation of
   evaluasi pengendalian internal dalam proses                     internal control over financial reporting, we have   Manajemen Superbank telah melakukan asesmen             Superbank Management has conducted an
   pelaporan keuangan kepada Dewan Komisaris,                      disclosed to the Board of Commissioners, the         atas efektivitas pengendalian internal dalam proses     assessment of the effectiveness of internal control
   Direksi dan Komite Audit bahwa pengendalian                     Board of Directors, and the Audit Committee          pelaporan keuangan per tanggal 31 Desember 2025,        over financial reporting as of December 31, 2025,
   tersebut berjalan efektif.                                      that such controls are operating effectively.        dan menyimpulkan bahwa pengendalian tersebut            and concluded that such controls are operating
                                                                                                                        berjalan efektif. Hasil pengendalian internal dalam     effectively. The results of the internal control
                                                                                                                        proses pelaporan keuangan sudah dievaluasi dan          over financial reporting have been evaluated and
                                                                                                                        dipantau oleh Komite Audit.                             monitored by the Audit Committee.




                                                                                                                  330                                                                                                                    331
Page 167
Laporan Keuangan Audit Tahun 2025                                                            Audited Financial Report 2025




   Laporan Keuangan Auditan
   Audited Financial Statements




   Laporan Keuangan Audit Tahun 2025 lengkap tersedia pada website Bank dan dapat di
   klik pada link berikut:


   LAPORAN KEUANGAN AUDIT 2025

   The complete Financial Audit Report is available on the Bank’s website and can be
   accessed by clicking on the following link:


   AUDITED FINANCIAL REPORT 2025




   PT Super Bank Indonesia Tbk

   LAPORAN KEUANGAN AUDITAN
   Untuk tahun buku yang berakhir
   pada 31 Desember 2025


   AUDITED FINANCIAL STATEMENT
   For the financial years ended
   of 31 December 2025




                                                                                       332                            333
Page 168
Lampiran                                                                                                                                                                                                 Attachment




                                                                                                   STATEMENT OF THE BOARD OF DIRECTORS AND THE BOARD
SURAT PERNYATAAN ANGGOTA DIREKSI DAN ANGGOTA                                                       OF COMMISSIONERS REGARDING THE RESPONSIBILITY FOR
DEWAN KOMISARIS TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS                                                        THE 2025 ANNUAL REPORT OF PT SUPER BANK INDONESIA
LAPORAN TAHUNAN PERIODE 2025 PT SUPER BANK                                                         TBK
INDONESIA TBK

Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan PT   We, the undersigned, hereby declare that all information in the 2025 Annual Report of PT Super Bank
Super Bank Indonesia Tbk tahun 2025 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas   Indonesia Tbk has been presented in its entirety, and we assume full responsibility for the accuracy of the
kebenaran isi Laporan Tahunan perusahaan.                                                          contents of the Company’s Annual Report.”

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.                                                  “This statement is made truthfully.




                                                                                                                                               Jakarta, April 2026
                                                                                                                                                     Direksi
                                                                                                                                                Board of Directors
                                       Jakarta, April 2026
                                        Dewan Komisaris
                                     Board of Commissioners


                                    Anton H. Gunawan                                                                                             Tigor M. Siahaan
                         Presiden Komisaris/Komisaris Independen                                                                                 Presiden Direktur
                     President Commissioner/Independent Commissioner                                                                             President Director




                                                                                                                 Melisa Hendrawati                                                 Sukiwan
                                                                                                                      Direktur                                                     Direktur
                                                                                                                      Director                                                     Director
              Neneng M. Goenadi                                   Yenny Z. Wahid
                  Komisaris                                    Komisaris Independen
                Commissioner                                 Independent Commissioner




                                                                                                                 Amalia Pratantara                                         Bhavana B. Vatvani
                                                                                                                     Direktur                                                  Direktur
                                                                                                                     Director                                                   Director
Page 169
Lampiran                                                                                                                                                                                                                              Attachment


Daftar Pengungkapan Indeks Berdasarkan SEOJK 16/2021
(Bentuk Dan Isi Laporan Tahunan) Emiten Atau Perusahaan
Publik)                                                                                                                11   rasio laba (rugi) terhadap jumlah aset               return on assets

List of Index Disclosures Based on SEOJK 16/2021                                                                       12   rasio laba (rugi) terhadap ekuitas                   return on equity                                      14

(Form and Content of Annual Reports of Issuers or Public                                                               13   rasio laba (rugi) terhadap pendapatan/penjualan net profit margin

Companies)                                                                                                             14   rasio lancar                                         current ratio

                                                                                                                       15   rasio liabilitas terhadap ekuitas                    liabilities to equity ratio                           13
 No.                    Bahasa Indonesia                                     English                        Halaman/
                                                                                                             Pages     16   rasio liabilitas terhadap jumlah aset                liabilities to assets ratio
   1   Laporan Tahunan paling sedikit memuat:           The Annual Repost shall at least contain:
                                                                                                                       17   informasi dan rasio keuangan lainnya yang other information and financial ratios relevant to
  A    Ikhtisar data keuangan penting                   Key financial highlights                                            relevan dengan Emiten atau Perusahaan Publik the Issuer or Public Company and the type of                 12-14
                                                                                                              8-14
                                                                                                                            dan jenis industrinya                        industry
  B    Informasi saham (jika ada)                       Stock information (if any)                           16-17     B    Informasi Saham                                      Stock Information:                                   16-17
  C    Laporan Direksi                                  Report of the Board of Directors                     32-45     1    saham yang telah diterbitkan untuk setiap            shares that have been issued for each quarterly
                                                                                                                            masa triwulan yang disajikan dalam bentuk            period presented in the form of a comparison
  D    Laporan Dewan Komisaris                          Report of the Board of Commissioners                 25-31          perbandingan selama 2 (dua) tahun buku               for the last 2 (two) financial years, containing
                                                                                                                            terakhir, paling sedikit memuat:                     at least:
  E    Profil Emiten atau Perusahaan Publik             Profile of the Issuer or Public Company              48-97
                                                                                                                       a    jumlah saham yang beredar                            number of shares outstanding
  F    Analisis dan pembahasan manajemen                Management discussion and analysis                   98-157
                                                                                                                       b    kapitalisasi pasar berdasarkan harga pada bursa market capitalization based on the price on the
  G    Tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik        Corporate governance of the Issuer or Public                        efek tempat saham dicatatkan                    stock exchange where the shares are listed
                                                                                                            222-327
                                                        Company
                                                                                                                       c    harga saham tertinggi, terendah, dan penutupan highest, lowest, and closing prices based on the
  H    Tanggung jawab sosial dan lingkungan             Social and environmental responsibility             328-329         berdasarkan harga pada bursa efek tempat stock exchange where the shares are listed
                                                                                                                            saham dicatatkan
   I   Laporan keuangan tahunan yang telah diaudit      Audited financial statements for the year             332
                                                                                                                       d    volume perdagangan pada bursa efek tempat volume of trading on the stock exchange where
  J    Surat pernyataan anggota Direksi dan anggota Statement of members of the Board of Directors                          saham dicatatkan                          the shares are listed
       Dewan Komisaris tentang tanggung jawab atas and Board of Commissioners regarding their               334-335    2    dalam hal terjadi aksi korporasi yang                in the event of a corporate action that causes
       Laporan Tahunan                              responsibility for the Annual Report                                    menyebabkan terjadinya perubahan pada                changes in shares, such as stock splits,
  2    Uraian Isi Laporan Tahunan                       Details of the Annual Report Content                                saham, seperti pemecahan saham (stock                reverse stock, stock dividends, bonus shares,
                                                                                                                            split), penggabungan saham (reverse stock),          changes in the par value of shares, issuance
  A    Ikhtisar Data Keuangan Penting:                  Key Financial Highlights:                                           dividen saham, saham bonus, perubahan nilai          of convertible securities, as well as capital        16-17
                                                                                                              8-14
                                                                                                                            nominal saham, penerbitan efek konversi,             additions and deductions, the share information
   1   pendapatan/penjualan                             revenue/sales                                                       serta penambahan dan pengurangan modal,              as referred to in number 1) shall at least include
                                                                                                                            informasi saham sebagaimana dimaksud pada            an explanation regarding:
  2    laba bruto                                       gross profit                                                        angka 1) ditambahkan penjelasan paling sedikit
                                                                                                                            mengenai:
  3    laba (rugi)                                      profit (loss)                                                  a    tanggal pelaksanaan aksi korporasi                   date of implementation of corporate action
  4    jumlah laba (rugi) yang dapat diatribusikan ke- profit (loss) attributable to owners of the parent              b    rasio    pemecahan     saham      (stock   split),   stock split ratio, reverse stock, stock dividends,
       pada pemilik entitas induk dan kepentingan non- and non-controlling interests                                        penggabungan saham (reverse stock), dividen          bonus shares, number of convertible securities
       pengendali                                                                                                           saham, saham bonus, jumlah efek konversi yang        issued, and changes in the par value of the
                                                                                                               11
  5    total laba (rugi) komprehensif                   total comprehensive profit (loss)                                   diterbitkan, dan perubahan nilai nominal saham       shares
                                                                                                                       c    jumlah saham beredar sebelum dan sesudah number of shares outstanding prior to and after
  6    jumlah laba (rugi) komprehensif yang dapat di- total comprehensive profit (loss) attributable
                                                                                                                            aksi korporasi                           the corporate action
       atribusikan kepada pemilik entitas induk dan to owners of the parent and non-controlling
       kepentingan nonpengendali                      interests                                                        d    jumlah efek konversi yang dilaksanakan (jika number of convertible securities executed (if
                                                                                                                            ada)                                         any)
  7    laba (rugi) per saham                            profit (loss) per share
                                                                                                                       e    harga saham      sebelum     dan     sesudah   aksi share price before and after corporate action
  8    jumlah aset                                      total assets                                                        korporasi

  9    jumlah liabilitas                                total liabilities
                                                                                                               10
  10   jumlah ekuitas                                   total equity
Page 170
Lampiran                                                                                                                                                                                                                      Attachment




  3    dalam hal terjadi penghentian sementara        in the event of a temporary suspension of                      2    akses terhadap Emiten atau Perusahaan            access to the Issuer or Public Company including
       perdagangan saham (suspension) dan/atau        trading and/or delisting of shares in the                           Publik termasuk kantor cabang atau kantor        branch offices or representative offices that
       pembatalan pencatatan saham (delisting)        financial year, the reasons for such suspension                     perwakilan yang memungkinkan masyarakat          allow the public to obtain information about the
       dalam   tahun     buku,    dijelaskan alasan   and/or delisting shall be provided                                  dapat memperoleh informasi mengenai Emiten       Issuer or Public Company, including:
       penghentian sementara perdagangan saham                                                                            atau Perusahaan Publik, meliputi:
       (suspension) dan/atau pembatalan pencatatan
                                                                                                                     a    alamat                                           address                                             58
       saham (delisting) tersebut
  4    dalam hal penghentian sementara perdagangan    in the event that the temporary suspension of                  b    nomor telepon                                    phone number
       saham (suspension) sebagaimana dimaksud        trading as referred to in number 3) and/or the Tidak relevan
       pada angka 3) dan/atau proses pembatalan       process of delisting of the shares is ongoing                  c    alamat surat elektronik                          e-mail address
       pencatatan     saham     (delisting)  masih    until the end of the Annual Report period,
       berlangsung hingga akhir periode Laporan       the actions taken to resolve the temporary                     d    alamat situs web                                 website
       Tahunan, dijelaskan tindakan yang dilakukan    suspension of trading and/or delisting of the
       untuk menyelesaikan penghentian sementara      shares must be detailed                                        3    riwayat singkat Emiten atau Perusahaan Publik brief history of the Issuer or Public Company         55-58
       perdagangan saham (suspension) dan/atau
       pembatalan pencatatan saham (delisting)                                                                       4    visi dan misi Emiten atau Perusahaan Publik vision and mission of the Issuer or Public
       tersebut                                                                                                           serta budaya perusahaan (corporate culture) Company as well as the corporate culture or              59
                                                                                                                          atau nilai-nilai perusahaan;                values
  C    Laporan Direksi                                Report of the Board of Directors                   32-47
                                                                                                                     5    kegiatan usaha menurut anggaran dasar            business activities according to the latest
   1   kinerja Emiten atau Perusahaan Publik, paling performance of the Issuer or Public Company,                         terakhir, kegiatan usaha yang dijalankan pada    articles of association, business activities
                                                                                                         33-44                                                                                                                55-57
       sedikit memuat:                               containing at least:                                                 tahun buku, serta jenis barang dan/atau jasa     carried out in the financial year, and types of
                                                                                                                          yang dihasilkan                                  goods and/or services produced
  a    strategi dan kebijakan strategis Emiten atau the Issuer or Public       Company's     strategic
       Perusahaan Publik                            strategies and policies                                          6    wilayah operasional Emiten atau Perusahaan the operational area of the Issuer or Public
                                                                                                                                                                                                                               57
                                                                                                                          Publik                                     Company
  b    peranan Direksi dalam perumusan strategi dan roles of the Board of Directors in formulating
       kebijakan strategis Emiten atau Perusahaan strategies and strategic policies of the Issuer or                 7    struktur organisasi Emiten atau Perusahaan       the organizational structure of the Issuer or
                                                                                                         36-37            Publik dalam bentuk bagan, paling sedikit        Public Company in the form of a chart, at least
       Publik                                       Public Company
                                                                                                                          sampai dengan struktur 1 (satu) tingkat di       up to a structure of 1 (one) level below the
  c    proses yang dilakukan Direksi untuk memastikan processes carried out by the Board of Directors                     bawah Direksi termasuk komite di bawah           Board of Directors including committees under      62-63
       implementasi strategi Emiten atau Perusahaan to ensure the implementation of the Issuer or                         Direksi (jika ada) dan komite di bawah Dewan     the Board of Directors (if any) and committees
       Publik                                         Public Company's strategy                                           Komisaris, disertai dengan nama dan jabatan      under the Board of Commissioners, alongside
  d    perbandingan antara hasil yang dicapai dengan comparison between the results achieved with                                                                          the names and positions
                                                                                                         37-38
       yang ditargetkan Emiten atau Perusahaan Publik those targeted by the Issuer or Public Company                 8    daftar keanggotaan asosiasi industri baik        list of memberships in industry associations
  e    kendala yang dihadapi Emiten atau Perusahaan constraints faced by the Issuer or Public                             dalam skala nasional maupun internasional        both on a national and international scale
                                                                                                         39-40                                                                                                                 22
       Publik                                       Company                                                               yang berkaitan dengan penerapan keuangan         related to the implementation of sustainable
                                                                                                                          berkelanjutan                                    finance
  2    gambaran tentang prospek usaha Emiten atau overview of the business prospects of the
                                                                                                          43         9    profil Direksi                                   profile of the Board of Directors
       Perusahaan Publik                          Issuer or Public Company
  3    penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan implementation of governance of the Issuer or                    a    nama dan jabatan yang sesuai dengan tugas name and position in accordance with the duties
                                                                                                         40-41
       Publik                                       Public Company                                                        dan tanggung jawab                        and responsibilities
  D    Laporan Dewan Komisaris                        Report of the Board of Commissioners               25-31       b    foto terbaru                                     latest photo

   1   penilaian terhadap kinerja Direksi mengenai assessment of the performance of the board                        c    usia                                             age
       pengelolaan Emiten atau Perusahaan Publik, of directors regarding the management of the
       termasuk pengawasan Dewan Komisaris dalam Issuer or Public Company                                            d    kewarganegaraan                                  citizenship
       perumusan dan implementasi strategi Emiten
       atau Perusahaan Publik yang dilakukan oleh                                                        27-30       e    riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi          education history and/or certification
       Direksi
                                                                                                                                                                                                                              70-81
                                                                                                                     f    riwayat jabatan, meliputi informasi              work experience, including information on:
  2    pandangan atas prospek usaha Emiten atau views on the business prospects of the Issuer
       Perusahaan Publik yang disusun oleh Direksi or Public Company prepared by the board of                        1)   dasar hukum pengangkatan sebagai anggota the legal basis for appointment as a member
                                                   directors                                                              Direksi pada Emiten atau Perusahaan Publik of the Board of Directors of the Issuer or Public
  3    pandangan atas penerapan tata kelola Emiten views on the implementation of governance of                           yang bersangkutan                          Company
                                                                                                          27
       atau Perusahaan Publik                      the Issuer or Public Company                                      2)   rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,   concurrent positions, either as a member of the
  E    Profil Emiten atau Perusahaan Publik           Issuer or Public Company’s Profile                 48-96            anggota Dewan Komisaris, dan/atau anggota        Board of Directors, a member of the Board of
                                                                                                                          komite serta jabatan lainnya baik di dalam       Commissioners, and/or a member of committees
   1   nama Emiten atau Perusahaan Publik termasuk name of the Issuer or Public Company                                   maupun di luar Emiten atau Perusahaan Publik.    and other positions both inside and outside the
       apabila terdapat perubahan nama, alasan                                                                            dalam hal anggota Direksi tidak memiliki         Issuer or Public Company
                                                                                                          58              rangkap jabatan, maka diungkapkan mengenai
       perubahan, dan tanggal efektif perubahan
       nama pada tahun buku                                                                                               hal tersebut
Page 171
Lampiran                                                                                                                                                                                                                            Attachment



  3)   pengalaman kerja beserta periode waktunya work experience and period of time both inside                       h    pernyataan independensi komisaris independen statement of independence of the independent
       baik di dalam maupun di luar Emiten atau and outside the Issuer or Public Company                                   dalam hal komisaris independen telah menjabat commissioner(s) should the independent
                                                                                                                                                                                                                       Tidak Relevan
       Perusahaan Publik                                                                                                   lebih dari 2 (dua) periode                    commissioner(s) have served more than 2 (two)
                                                                                                                                                                         terms
  g    hubungan afiliasi dengan anggota Direksi           affiliation with other members of the Board
       lainnya, anggota Dewan Komisaris, pemegang         of Directors, members of the Board of                       i    perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris       changes in the composition of the members of
       saham utama, dan pengendali baik langsung          Commissioners, majority shareholders, and                        dan alasan perubahannya. Dalam hal tidak          the Board of Commissioners and reasons for
       maupun tidak langsung sampai kepada pemilik        controlling shareholders, either directly or                     terdapat perubahan komposisi anggota Dewan        such changes In the event of no change in the       236,256-257
       individu, meliputi nama pihak yang terafiliasi.    indirectly, to individual owners, including names                Komisaris, maka diungkapkan mengenai hal          composition of the members of the Board of
       dalam hal anggota Direksi tidak memiliki           of the affiliated parties In the event that a       70-81        tersebut                                          Commissioners, this shall be disclosed
       hubungan afiliasi, maka Emiten atau Perusahaan     member of the Board of Directors does not have
                                                                                                                      11   dalam hal terdapat perubahan susunan anggota      in the event that there is a change in the
       Publik mengungkapkan hal tersebut                  an affiliated relationship, the Issuer or Public
                                                                                                                           Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris          composition of the members of the Board of
                                                          Company shall disclose this matter
                                                                                                                           yang terjadi setelah tahun buku berakhir sampai   Directors and/or members of the Board of
  h    perubahan komposisi anggota Direksi dan            changes in the composition of the members                        dengan batas waktu penyampaian Laporan            Commissioners that occurs after the financial
       alasan perubahannya. dalam hal tidak terdapat      of the Board of Directors and reasons for                        Tahunan, susunan yang dicantumkan dalam           year ends, up to the deadline for submitting the
                                                                                                                                                                                                                                  256-257
       perubahan komposisi anggota Direksi, maka          such changes In the event of no change in the                    Laporan Tahunan adalah susunan anggota            Annual Report, the compositions presented in
       diungkapkan mengenai hal tersebut                  composition of the members of the Board of                       Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris          the Annual Report are the current and previous
                                                          Directors, this shall be disclosed                               yang terakhir dan sebelumnya                      compositions of the members of the Board
                                                                                                                                                                             of Directors and/or members of the Board of
  10   profil Dewan Komisaris                             profile of the Board of Commissioners
                                                                                                                                                                             Commissioners
  a    nama dan jabatan                                   name and position                                           12   jumlah karyawan menurut jenis kelamin,            Number of employees by gender, position,
                                                                                                                           jabatan, usia, tingkat pendidikan, dan status     age, education level, and employment status
  b    foto terbaru                                       latest photo                                                     ketenagakerjaan (tetap/kontrak) dalam tahun       (permanent/ contract) in the financial year
                                                                                                                                                                                                                                   92-94
                                                                                                                           buku; pengungkapan informasi dapat disajikan      This information can be presented in tabulated
  c    usia                                               age                                                              dalam bentuk tabel                                format of employees by gender, position, age,
                                                                                                                                                                             education, status
  d    kewarganegaraan                                    citizenship
                                                                                                                      13   nama pemegang saham dan persentase names of shareholders and percentages of
  e    riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi            education history and/or certification                           kepemilikan pada awal dan akhir tahun buku, ownership at the beginning and end of the
                                                                                                                                                                                                                                    51-54
                                                                                                                           yang terdiri dari informasi mengenai:       financial year, consisting of the following
   f   riwayat jabatan, meliputi informasi:               work experience, including information on:                                                                   information regarding:
                                                                                                                      a    pemegang saham yang memiliki 5% (lima persen) shareholders who own 5% (five percent) or more
  1)   dasar hukum pengangkatan sebagai anggota the legal basis for appointment as a member                                                                                                                                        52-54
                                                                                                                           atau lebih saham Emiten atau Perusahaan Publik shares of the Issuer or Public Company
       Dewan Komisaris                          of the Board of Commissioners of the Issuer or
                                                Public Company                                                        b    anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris       members of the Board of Directors and members
                                                                                                                           yang memiliki saham Emiten atau Perusahaan        of the Board of Commissioners who own shares
  2)   dasar hukum pengangkatan pertama kali the legal basis for initial appointment as                                    Publik. dalam hal seluruh anggota Direksi dan/    in the Issuer or Public Company In the event that
                                                                                                                                                                                                                                    315
       sebagai anggota Dewan Komisaris yang an independent member of the Board of                                          atau seluruh anggota Dewan Komisaris tidak        all members of the Board of Directors and/or all
       merupakan komisaris independen pada Emiten Commissioners of the Issuer or Public Company                            memiliki saham, maka diungkapkan mengenai         members of the Board of Commissioners do not
       atau Perusahaan Publik yang bersangkutan                                                                            hal tersebut                                      own shares, this shall be disclosed
                                                                                                              64-69
  3)   rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan        concurrent positions, either as a member of the             c    kelompok pemegang saham masyarakat, yaitu         public shareholders, namely shareholders who
       Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota       Board of Commissioners, a member of the Board                    kelompok pemegang saham yang masing-              each own less than 5% (five percent) of the
                                                                                                                                                                                                                                   52-54
       komite serta jabatan lainnya baik di dalam         of Directors, and/or a member of committees                      masing memiliki kurang dari 5% (lima persen)      shares of the Issuer or Public Company This
       maupun di luar Emiten atau Perusahaan Publik.      and other positions both inside and outside                      saham Emiten atau Perusahaan Publik               information can be presented in tabulated format
       dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak            the Issuer or Public Company In the event that              14   persentase kepemilikan tidak langsung atas        percentage of indirect ownership of the shares
       memiliki rangkap jabatan, maka diungkapkan         a member of the Board of Commissioners does                      saham Emiten atau Perusahaan Publik oleh          of the Issuer or Public Company by members
       mengenai hal tersebut                              not have concurrent positions, then this shall be                anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris       of the Board of Directors and members of the
                                                          disclosed                                                        pada awal dan akhir tahun buku, termasuk          Board of Commissioners at the beginning
  4)   pengalaman kerja beserta periode waktunya work experience and period of time both inside                            informasi mengenai pemegang saham yang            and end of the financial year, including the           315
       baik di dalam maupun di luar Emiten atau and outside the Issuer or Public Company                                   terdaftar dalam daftar pemegang saham             shareholders registered in the shareholder
       Perusahaan Publik                                                                                                   untuk kepentingan kepemilikan tidak langsung      register for indirect ownership of interests
                                                                                                                           anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris       by members of the Board of Directors and
  g    hubungan afiliasi dengan anggota Dewan             affiliation with other members of the Board                                                                        members of the Board of Commissioners
       Komisaris lainnya, pemegang saham utama, dan       of Commissioners, members of the Board of
       pengendali baik langsung maupun tidak langsung     Directors, majority shareholders, and controlling           15   jumlah pemegang saham dan persentase number of shareholders and the percentage
       sampai kepada pemilik individu, meliputi nama      shareholders, either directly or indirectly, to                  kepemilikan per akhir tahun buku berdasarkan of ownership at the end of the financial year,               5
       pihak yang terafiliasi; dalam hal anggota Dewan    individual owners, including names of the                        klasifikasi                                  classified by:
       Komisaris tidak memiliki hubungan afiliasi, maka   affiliated parties In the event that a member
       Emiten atau Perusahaan Publik mengungkapkan        of the Board of Commissioners does not have
       hal tersebut                                       an affiliated relationship, the Issuer or Public
                                                          Company shall disclose this matter
Page 172
Lampiran                                                                                                                                                                                                                                    Attachment




  a    kepemilikan institusi lokal                      local institutional ownership                                         F   Analisis dan Pembahasan Manajemen                  Management Analysis and Discussion                    98-156

  b    kepemilikan institusi asing                      foreign institutional ownership                                       1   tinjauan operasi per segmen usaha sesuai review of operations for each business segment,
                                                                                                                   54             dengan jenis industri Emiten atau Perusahaan according to the type of industry of the Issuer
  c    kepemilikan individu lokal                       local individual ownership                                                Publik, paling sedikit mengenai:             or Public Company, at least regarding:
                                                                                                                              a   produksi, yang meliputi proses, kapasitas, dan production, which includes the                process,
  d    kepemilikan individu asing                       foreign individual ownership                                                                                                                                                       104-115
                                                                                                                                  perkembangannya                                capacity, and developments thereof
  16   informasi pemegang saham utama dan               information regarding the majority and                                b   pendapatan/penjualan                               revenue/sales
       pengendali Emiten atau Perusahaan Publik,        controlling shareholders of the Issuer or Public
       baik langsung maupun tidak langsung, sampai      Company, either directly or indirectly, down to            51         c   profitabilitas                                     profitability
       kepada pemilik individu, yang disajikan dalam    the individual owners, presented in the form of
       bentuk skema atau bagan                          a scheme or chart                                                     2   kinerja keuangan komprehensif yang mencakup        comprehensive financial performance, which
                                                                                                                                  perbandingan kinerja keuangan dalam 2              includes a comparison of financial performance
  17   nama entitas anak, perusahaan asosiasi,          names of subsidiaries, associated entities, joint
                                                                                                                                  (dua) tahun buku terakhir, penjelasan tentang      in the last 2 (two) financial years, an explanation   128-141
       perusahaan ventura bersama dimana Emiten         ventures in which the Issuer or Public Company
                                                                                                                                  penyebab adanya perubahan dan dampak               of the causes of the changes and the impact of
       atau Perusahaan Publik memiliki pengendalian     has joint control of the entities (if any), along
                                                                                                                                  perubahan tersebut, paling sedikit mengenai:       these changes, at least regarding:
       bersama entitas (jika ada), beserta persentase   with the percentages of share ownership, lines
       kepemilikan saham, bidang usaha, total aset,     of business, total assets, and operating status       Tidak relevan   a   aset lancar, aset tidak lancar, dan total aset;    current assets, non-current assets, and total
       dan status operasi entitas anak, perusahaan      of the subsidiaries, associated entities, and                                                                                                                                      129-130
                                                                                                                                                                                     assets
       asosiasi, perusahaan ventura bersama             joint ventures For subsidiaries, their addresses
                                                        must be provided                                                      b   liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang, current liabilities, non-current liabilities, and
                                                                                                                                                                                                                                           130-131
                                                                                                                                  dan total liabilitas;                                total liabilities

  18   kronologi pencatatan saham, jumlah saham,        chronology of share listing, number of shares,                        c   ekuitas                                            equity                                                  131
       nilai nominal, dan harga penawaran dari awal     par value, and offering price from the beginning
       pencatatan hingga akhir tahun buku serta         of listing to the end of the financial year as well                   d   pendapatan/penjualan, beban, laba (rugi), revenue/sales, expenses, profit (loss), other
       nama bursa efek dimana saham Emiten atau         as the name of the stock exchange where the                               penghasilan komprehensif lain, dan total laba comprehensive income, and total comprehensive              132-135
       Perusahaan Publik dicatatkan, termasuk           shares of the Issuer or Public Company are                                (rugi) komprehensif                           profit (loss)
       pemecahan saham (stock split), penggabungan      listed, including events of stock splits, reverse          54
                                                                                                                              e   arus kas                                           cash flows                                             136
       saham (reverse stock), dividen saham, saham      stock, stock dividends, bonus shares, and
       bonus, dan perubahan nilai nominal saham,        changes in the par value of shares, issuance
                                                                                                                              3   kemampuan membayar utang atau kewajiban ability to pay debts or obligations, by presenting
       pelaksanaan efek konversi, pelaksanaan           of convertible securities, capital additions and
                                                                                                                                  dengan menyajikan perhitungan rasio yang the calculations for the relevant ratios                          141
       penambahan dan pengurangan modal (jika           subtractions (if any)
                                                                                                                                  relevan
       ada)
                                                                                                                              4   tingkat kolektibilitas piutang Emiten atau collectibility of the Issuer or Public Company’s
  19   informasi pencatatan efek lainnya selain efek    information on listing of other securities other
                                                                                                                                  Perusahaan    Publik    dengan  menyajikan receivables, by presenting the calculations for                 141
       sebagaimana dimaksud pada angka 18), yang        than those referred to in number 18), which have
                                                                                                                                  perhitungan rasio yang relevan             the relevant ratios
       belum jatuh tempo pada tahun buku paling         not matured in the financial year, containing
       sedikit memuat nama efek, tahun penerbitan,      at least the names of the securities, issuance        Tidak relevan   5   struktur modal (capital structure) dan kebijakan capital structure and management policy on
       tingkat suku bunga/imbal hasil, tanggal jatuh    year, interest rate/yield, maturity date, offering                        manajemen atas struktur modal (capital the capital structure along with the basis for
                                                                                                                                                                                                                                           142-143
       tempo, nilai penawaran, dan peringkat efek       value, and ratings (if any)                                               structure) tersebut disertai dasar penentuan determining such policy
       (jika ada)                                                                                                                 kebijakan dimaksud
  20   informasi penggunaan jasa akuntan publik information on procurement of services from                                   6   bahasan mengenai ikatan yang material untuk discussion of material commitments for capital
       (AP) dan kantor akuntan publik (KAP) beserta public accountant and public accounting                                       investasi barang modal dengan penjelasan goods investments, with the explanation
                                                                                                                   96
       jaringan/asosiasi/aliansinya                 firms along with their networks/associations/                                 paling sedikit memuat:                      containing at least:
                                                    alliances,
                                                                                                                              a   tujuan dari ikatan tersebut                        purposes of commitments
  21   nama dan alamat lembaga/profesi penunjang names and addresses of capital market
       pasar modal selain AP dan KAP             supporting institutions and/or professions                                   b   sumber dana yang diharapkan untuk memenuhi expected sources of funding to fulfill such
                                                                                                                   97
                                                 other than the public accountants and public                                     ikatan tersebut                            commitments
                                                 accounting firms
                                                                                                                              c   mata uang yang menjadi denominasi                  currencies in which such commitments are
                                                                                                                                                                                     denominated
                                                                                                                              d   langkah yang direncanakan Emiten atau measures planned by the Issuer or Public
                                                                                                                                  Perusahaan Publik untuk melindungi risiko dari Company to take to protect against the risk                146
                                                                                                                                  posisi mata uang asing yang terkait            arising from the related foreign currency
                                                                                                                                                                                 positions
                                                                                                                              7   bahasan mengenai investasi barang modal discussion of capital goods investments
                                                                                                                                  yang direalisasikan dalam tahun buku terakhir, realized in the last financial year, containing at
                                                                                                                                  paling sedikit memuat:                         least:
                                                                                                                              a   jenis investasi barang modal                       types of capital goods investments

                                                                                                                              b   tujuan investasi barang modal                      purposes of capital goods investments

                                                                                                                              c   nilai investasi barang modal yang dikeluarkan      amounts disbursed in capital goods investments
Page 173
Lampiran                                                                                                                                                                                                                                             Attachment


  8    informasi dan fakta material setelah tanggal material information and facts occurring after                                                                                        material   information    (if    any),    among
                                                                                                                   153              informasi material (jika ada), antara lain
       laporan akuntan                              the date of the accountant's report                                                                                                   others regarding investments, expansions,
                                                                                                                                    mengenai investasi, ekspansi, divestasi,
                                                                                                                                                                                          divestments, business mergers/consolidations,
  9                                                      business prospects of the Issuer or Public                                 penggabungan/peleburan usaha, akuisisi,
       prospek usaha dari Emiten atau Perusahaan                                                                                                                                          acquisitions,   debt/capital      restructurings,         144-145,
                                                         Company related to the conditions in the                              15   restrukturisasi utang/modal, transaksi material,
       Publik dikaitkan dengan kondisi industri,                                                                                                                                          material transactions, affiliated transactions,             153
                                                         relevant industry, the general economy, and                                transaksi afiliasi, dan transaksi benturan
       ekonomi secara umum dan pasar internasional                                                               100-106                                                                  and transactions with conflict of interest, which
                                                         the international market, accompanied by                                   kepentingan, yang terjadi pada tahun buku,
       disertai data pendukung kuantitatif dari sumber                                                                                                                                    occurred during the financial year, containing
                                                         supporting quantitative data from reliable                                 paling sedikit memuat:
       data yang layak dipercaya                                                                                                                                                          at least:
                                                         sources
  10   perbandingan antara target/proyeksi pada comparison between the target/projection at                                    a    tanggal, nilai, dan objek transaksi                   dates, values, and objects of the transactions
       awal tahun buku dengan hasil yang dicapai the beginning of the financial year with the
       (realisasi), mengenai:                    results achieved, regarding:                                                  b    nama pihak yang melakukan transaksi                   names of parties conducting the transactions

  a    pendapatan/penjualan                              revenue/sales                                                         c    sifat hubungan afiliasi (jika ada)                    nature of the affiliations (if any)

  b                                                                                                                149         d    penjelasan mengenai kewajaran transaksi               explanation of the fairness of the transactions
       laba (rugi)                                       profit (loss)

  c    struktur modal (capital structure)                capital structure                                                     e    pemenuhan ketentuan terkait                           compliance with related provisions

  d    hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten other matters deemed important to the Issuer or                                dalam hal terdapat hubungan afiliasi, selain
                                                                                                                                                                                          in the event that there is an affiliation relationship,
       atau Perusahaan Publik                        Public Company                                                                 mengungkapkan       informasi  sebagaimana
                                                                                                                                                                                          in addition to disclosing the information as
                                                                                                                               f    dimaksud dalam huruf a) sampai dengan
  11   target/proyeksi yang ingin dicapai Emiten targets/projections to be achieved by the                                                                                                referred to in letters a) to e) above, the Issuer or
                                                                                                                                    huruf e), Emiten atau Perusahaan Publik juga
       atau Perusahaan Publik untuk 1 (satu) tahun Issuer or Public Company for the next 1 (one)                 151-152                                                                  Public Company also shall disclose the following:
                                                                                                                                    mengungkapkan informasi:
       mendatang, mengenai:                        year, regarding:
                                                                                                                                    pernyataan Direksi bahwa transaksi afiliasi           a statement from the Board of Directors that the
  a    pendapatan/penjualan                              revenue/sales                                                              telah   melalui   prosedur  yang     memadai          affiliated transactions have undergone adequate
                                                                                                                                    untuk memastikan bahwa transaksi afiliasi             procedures to ensure that affiliated transactions
  b    laba (rugi)                                       profit (loss)                                                         1)   dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang        have been carried out in accordance with
                                                                                                                                    berlaku umum antara lain dilakukan dengan             generally accepted business practices, among
  c    struktur modal (capital structure)                capital structure                                                          memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arm's          others, by complying with the arms-length
                                                                                                                 151-152
                                                                                                                                    length principle)                                     principle
  d    kebijakan dividen                                 dividend policy
                                                                                                                                    peran Dewan Komisaris dan komite audit                the roles of the Board of Commissioners
  e    hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten other matters deemed important to the Issuer or                                dalam melakukan prosedur yang memadai                 and the audit committee in undertaking the
       atau Perusahaan Publik                        Public Company                                                                 untuk memastikan bahwa transaksi afiliasi             adequate procedures to ensure that the
                                                                                                                               2)   dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang        affiliated transactions have been carried out in
  12   aspek pemasaran (atas barang dan/atau jasa        marketing aspects of the goods and/or                                      berlaku umum antara lain dilakukan dengan             accordance with generally accepted business
       Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit     services of the Issuer or Public Company, at                               memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arm's          practices, among others, by complying with the            144-145
                                                                                                                 116-118
       mengenai strategi pemasaran dan pangsa            least regarding marketing strategy and market                              length principle)                                     arms-length principle
       pasar                                             share
                                                                                                                                    untuk transaksi afiliasi atau transaksi material
  13   uraian mengenai dividen selama 2 (dua) tahun description of dividends for the last 2 (two)                                                                                         for affiliated transactions or material transactions
                                                                                                                   152              yang merupakan kegiatan usaha yang dijalankan
       buku terakhir, paling sedikit:               financial years, containing at least:                                                                                                 that are business activities carried out in order
                                                                                                                                    dalam rangka menghasilkan pendapatan usaha
                                                                                                                                                                                          to generate business revenue and are carried
  a    kebijakan dividen, antara lain memuat informasi                                                                              dan dijalankan secara rutin, berulang, dan/atau
                                                       dividend policy, which includes information on                                                                                     out regularly, repeatedly, and/or continuously,
       persentase jumlah dividen yang dibagikan                                                                    152              berkelanjutan, ditambahkan penjelasan bahwa
                                                       the ratio of dividends to net income                                    g                                                          an explanation shall be added that the affiliated
       terhadap laba bersih                                                                                                         transaksi afiliasi atau transaksi material tersebut
                                                                                                                                                                                          transactions or material transactions are related
                                                                                                                                    merupakan kegiatan usaha yang dijalankan
  b    tanggal pembayaran dividen kas dan/atau cash dividend payment date and/or non-cash                                                                                                 to business activities carried out in order to
                                                                                                                                    dalam rangka menghasilkan pendapatan usaha
       tanggal distribusi dividen non kas      dividend distribution date                                                                                                                 generate business revenue and are carried out
                                                                                                                                    dan dijalankan secara rutin, berulang, dan/atau
                                                                                                                                                                                          regularly, repeatedly, and/or continuously
  c                                                      amount of dividend per share (cash and/or non-                             berkelanjutan
       jumlah dividen per saham (kas dan/atau non kas)                                                         Tidak relevan
                                                         cash)                                                                 h    untuk pengungkapan transaksi afiliasi dan/            for disclosure of affiliated transactions and/
  d    jumlah dividen per tahun yang dibayar             amount of dividends disbursed per year                                     atau transaksi benturan kepentingan yang              or conflict of interest transactions resulting
                                                                                                                                    merupakan hasil pelaksanaan transaksi                 from the implementation of affiliated
  14
       realisasi penggunaan dana hasil penawaran
                                                 realization of the use of public offering                                          afiliasi  dan/atau   transaksi     benturan           transactions and/ or conflict of interest
                                                 proceeds, by taking into consideration the                                         kepentingan yang telah disetujui pemegang             transactions that have been approved
       umum
                                                 following                                                                          saham independen, ditambahkan informasi               by independent shareholders, additional
  a    kebijakan dividen, antara lain memuat informasi                                                                              mengenai tanggal pelaksanaan RUPS                     information regarding the date of the GMS
                                                       dividend policy, which includes information on
       persentase jumlah dividen yang dibagikan                                                                                     yang menyetujui transaksi afiliasi dan/atau           which approved the affiliated transactions
                                                       the ratio of dividends to net income
       terhadap laba bersih                                                                                        152              transaksi benturan kepentingan tersebut               and/or transactions with conflict of interest
  b    dalam hal terdapat perubahan penggunaan dana      in the event of a change in the use of proceeds,                                                                                 shall be provided
       sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas       as stipulated in the Regulation of the Financial                      i    dalam hal tidak terdapat transaksi afiliasi in the event of no affiliated transaction and/
       Jasa Keuangan mengenai laporan realisasi          Services Authority regarding the report on the                             dan/atau transaksi benturan kepentingan, or transaction with conflict of interest, this
       penggunaan dana hasil penawaran umum, maka        realization of the use of public offering proceeds,
                                                                                                                                    maka diungkapkan mengenai hal tersebut shall be disclosed
       Emiten menjelaskan perubahan tersebut             the Issuer shall explain such change
Page 174
Lampiran                                                                                                                                                                                                                        Attachment


       perubahan ketentuan peraturan perundang-           changes in the laws and regulations that bear                2)   kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja criteria used, such as performance achievements
       undangan yang signifikan terhadap Emiten atau      a significant effect on the Issuer or Public                      selama tahun buku, kompetensi dan kehadiran during the financial year, competence and              264-278
  16                                                                                                         154-156
       Perusahaan Publik dan dampaknya terhadap           Company and their impact on the financial                         dalam rapat                                     attendance at meetings
       laporan keuangan (jika ada)                        statements (if any)
                                                                                                                       f    dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak    in the event that the Issuer or Public Company
       perubahan kebijakan akuntansi, alasan dan changes in accounting policies, the reasons for                            memiliki komite yang mendukung pelaksanaan       does not have a committee that supports the
                                                                                                                                                                                                                            Tidak Relevan
  17   dampaknya terhadap laporan keuangan (jika such changes, and their impact on the financial               153          tugas Direksi, maka diungkapkan mengenai hal     implementation of the duties of the Board of
       ada)                                      statements (if any)                                                        tersebut                                         Directors, then this shall be disclosed

  G    Tata Kelola Emiten atau Perusahaan Publik          Governance of the Issuer or Public Company                   3    Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:          Board of Commissioners, at least regarding:       236-241

   1   RUPS, paling sedikit memuat:                       GMS, at least regarding:                                     a    tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris         duties and responsibilities of each member of
                                                                                                                                                                                                                               238-239
                                                                                                                                                                             the Board of Commissioners
       Informasi mengenai keputusan RUPS pada
                                                   Resolutions of the GMS in the financial year and                    b    pernyataan bahwa Dewan Komisaris memiliki statement that the Board of Commissioners
  a    tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun
                                                   1 (one) year prior to the financial year, including:                     pedoman atau piagam (charter) Dewan has guidelines or charter of the Board of                        237
       buku meliputi:
                                                                                                                            Komisaris                                 Commissioners
       keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) resolutions of the GMS in the financial year and
                                                                                                                       c    kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat        policy and implementation of the frequency
  1)   tahun sebelum tahun buku yang direalisasikan 1 (one) year before the financial year that were
                                                                                                                            Dewan Komisaris, rapat Dewan Komisaris           of meetings of the Board of Commissioners,
       pada tahun buku                              implemented in the financial year
                                                                                                              235           bersama Direksi dan tingkat kehadiran anggota    meetings of the Board of Commissioners with the
                                                                                                                                                                                                                                 240
       keputusan RUPS pada tahun buku dan 1               resolutions of the GMS in the financial year and                  Dewan Komisaris dalam rapat tersebut termasuk    Board of Directors, and the level of attendance
       (satu) tahun sebelum tahun buku yang               1 (one) year before the financial year that were                  kehadiran dalam RUPS                             of members of the Board of Commissioners in
  2)                                                                                                                                                                         these meetings including attendance at the GMS
       belum direalisasikan beserta alasan belum          not implemented along with the reasons for not
       direalisasikan                                     implementing them
                                                                                                                       d    pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi training and/or competence development for
       dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik            in the event that the Issuer or Public Company                    anggota Dewan Komisaris:                  members of the Board of Commissioners:
       menggunakan      pihak  independen      dalam      uses an independent party at the GMS to
  b                                                                                                                    1)   kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan         policy   on  training    and/or  competence
       pelaksanaan RUPS untuk melakukan perhitungan       calculate the votes, then this matter shall be
                                                                                                                            kompetensi anggota Dewan Komisaris, termasuk     development for members of the Board of
       suara, maka diungkapkan mengenai hal tersebut      disclosed
                                                                                                                            program orientasi bagi anggota Dewan Komisaris   Commissioners,    including   an  orientation
                                                                                                                                                                                                                                 241
  2    Direksi, paling sedikit memuat:                    Board of Directors, at least regarding:            256-263        yang baru diangkat (jika ada)                    program for newly appointed members of the
                                                                                                                                                                             Board of Commissioners (if any)
       tugas dan tanggung jawab masing-masing             duties and responsibilities of each member of
       anggota Direksi; Informasi mengenai tugas dan      the Board of Directors This information shall be             2)   pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi training and/or competence development
  a                                                                                                          257-260        yang diikuti anggota Dewan Komisaris dalam programs attended by members of the Board of
       tanggung jawab masing-masing anggota Direksi       described and may be presented in tabulated
       diuraikan dan dapat disajikan dalam bentuk tabel   format                                                            tahun buku (jika ada)                      Commissioners in the financial year (if any)

       pernyataan bahwa Direksi memiliki pedoman                                                                       e    penilaian kinerja Direksi dan Dewan Komisaris    performance appraisal of the Board of Directors
                                                 statement that the Board of Directors has                                  serta masing-masing anggota Direksi dan          and the Board of Commissioners as well as each
  b    atau piagam (charter) Direksi                                                                          256
                                                 guidelines or charter of the Board of Directors                            anggota Dewan Komisaris, paling sedikit          member of the Board of Directors and the Board
                                                                                                                            memuat:                                          of Commissioners, containing at least:
                                                          policy and implementation of the frequency of
       kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat          meetings of the Board of Directors, meetings                 1)   prosedur pelaksanaan penilaian kinerja           performance appraisal procedures                  238-239,
       Direksi, rapat Direksi bersama Dewan Komisaris,    of the Board of Directors with the Board of                                                                                                                          242-243
  c                                                                                                          260-261
       dan tingkat kehadiran anggota Direksi dalam        Commissioners, and the level of attendance                   2)   kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja criteria used, such as performance achievements
       rapat tersebut termasuk kehadiran dalam RUPS       of members of the Board of Directors in these                     selama tahun buku, kompetensi dan kehadiran during the financial year, competence, and
                                                          meetings including attendance at the GMS                          dalam rapat                                     attendance at meetings
  d    pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi training and/or competence development for                            3)   pihak yang melakukan penilaian                   the party conducting the assessment
       anggota Direksi:                          members of the Board of Directors:
                                                                                                                       f    penilaian Dewan Komisaris terhadap kinerja The Board of Commissioners’ assessment of the
  1)   kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan           policy   on     training and/or  competence                       Komite yang mendukung pelaksanaan tugas performance of the Committees that support
       kompetensi anggota Direksi, termasuk program       development for members of the Board of                           Dewan Komisaris pada tahun buku meliputi:  the implementation of the duties of the Board
       orientasi bagi anggota Direksi yang baru           Directors, including an orientation program                                                                  of Commissioners in the financial year, including
                                                                                                             261-263
       diangkat (jika ada)                                for newly appointed members of the Board of
                                                                                                                                                                                                                               242-243
                                                          Directors (if any)                                           1)   Prosedur penilaian kinerja                       performance appraisal procedures
  2)   pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi training and/or competence development                                2)   kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja criteria used, such as performance achievements
       yang diikuti anggota Direksi dalam tahun buku programs attended by members of the Board of                           selama tahun buku, kompetensi dan kehadiran during the financial year, competence, and
       (jika ada)                                    Directors in the financial year (if any)                               dalam rapat                                     attendance at meetings
  e    penilaian Direksi terhadap kinerja komite yang The Board of Directors' assessment of the
       mendukung pelaksanaan tugas Direksi pada performance of the committees that support
       tahun buku paling sedikit memuat:              the implementation of the duties of the Board
                                                      of Directors in the financial year shall at least       263
                                                      contain:
  1)   prosedur penilaian kinerja                         Performance appraisal procedure
Page 175
Lampiran                                                                                                                                                                                                                                         Attachment


  4    Remunerasi dan nominasi Direksi dan Dewan The remuneration and nomination of the Board                                                                                       period and term of office of audit committee
                                                                                                                              f    periode dan masa jabatan anggota komite audit
       Komisaris, paling sedikit memuat:         of Directors and the Board of Commissioners                                                                                        members                                                      245
                                                 shall contain at least:
                                                                                                                              g    pernyataan independensi komite audit             audit committee independence statement
  a    prosedur nominasi, meliputi uraian singkat       nomination procedure, including a brief                 242-243
       mengenai kebijakan dan proses nominasi           description of the policy and process of                                   pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi training and/or competence development
                                                                                                                              h                                                                                                                  247
       anggota Direksi dan/atau anggota Dewan           nomination of members of the Board of Directors                            yang telah diikuti dalam tahun buku (jika ada) programs attended in the financial year (if any)
       Komisaris                                        and/or members of the Board of Commissioners                                                                          policies and implementation of the frequency
                                                                                                                                   kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat
  b    prosedur dan pelaksanaan remunerasi Direksi procedures and implementation of remuneration                                                                              of audit committee meetings and level of
                                                                                                                              i    komite audit dan tingkat kehadiran anggota                                                                  246-247
       dan Dewan Komisaris, antara lain:           for the Board of Directors and the Board of                                                                                attendance of audit committee members in
                                                                                                                                   komite audit dalam rapat tersebut
                                                   Commissioners, among others:                                                                                               these meetings
                                                                                                                242-243                                                         implementation of audit committee activities
  1)   prosedur penetapan remunerasi Direksi dan the remuneration structure of the Board of                                        pelaksanaan kegiatan komite audit pada tahun
       Dewan Komisaris                           Directors and the Board of Commissioners, such                                                                                 in the financial year in accordance with those
                                                                                                                              j    buku sesuai dengan yang dicantumkan dalam                                                                     246
                                                 as salary, allowances, tantiem/bonus and others                                                                                stated in the audit committee guidelines or
                                                                                                                                   pedoman atau piagam (charter) komite audit
                                                                                                                                                                                charter
  2)   struktur remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris the amount of remuneration for each member of
       seperti, gaji, tunjangan, tantiem/bonus dan the Board of Directors and member of the Board                                  Komite atau fungsi remunerasi dan nominasi Committee or function of remuneration and
       lainnya                                         of Commissioners                                                       7    Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit nomination of the Issuer or Public Company, at                251-255
                                                                                                                                   memuat:                                       least regarding:
  3)   besarnya remunerasi masing-masing anggota the amount of remuneration for each member of                    243
       Direksi dan anggota Dewan Komisaris; the Board of Directors and member of the Board                                    a    nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite name and position in the committee membership
       Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam of Commissioners                                                          b    usia                                             age
       bentuk tabel
                                                                                                                              c    Kewarganegaraan                                  citizenship
  5    Dewan Pengawas Syariah, bagi Emiten              The sharia supervisory board, should the
       atau Perusahaan Publik yang menjalankan          Issuer or Public Company carry out business                           d    riwayat pendidikan                               educational background
       kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah       activities based on sharia principles as stated
       sebagaimana tertuang dalam anggaran dasar,       in the articles of association, at least regarding:                   e    Riwayat jabatan, meliputi informasi:             work experience, including information on:
       paling sedikit memuat:                                                                                                      dasar hukum penunjukan sebagai anggota legal basis for appointment as committee
                                                                                                                              1)                                                                                                                86-87
  a    nama                                             names                                                                      komite                                 member

  b    dasar hukum pengangkatan dewan pengawas legal basis for appointment                                                                                                      concurrent positions, either as a member of the
                                                                                                                                   rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan
       syariah                                                                                                                                                                  Board of Commissioners, a member of the Board
                                                                                                              Tidak relevan   2)   Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota
                                                                                                                                                                                of Directors, and/or a member of a committee as
  c    periode penugasan dewan pengawas syariah         term of office                                                             komite serta jabatan lainnya (jika ada)
                                                                                                                                                                                well as other positions (if any)
  d    tugas dan tanggung jawab dewan pengawas duties and responsibilities                                                         pengalaman kerja beserta periode waktunya
                                                                                                                                                                             work experience and time period both inside
       syariah                                                                                                                3)   baik di dalam maupun di luar Emiten atau
                                                                                                                                                                             and outside the Issuer or Public Company
                                                                                                                                   Perusahaan Publik
  e    frekuensi dan cara pemberian nasihat dan saran   frequency and method of providing advice and
       serta pengawasan pemenuhan prinsip syariah di    suggestions as well as supervision of compliance                           periode dan masa jabatan anggota komite
                                                                                                                              f                                            period and term of office of committee members                        251
       pasar modal terhadap Emiten atau Perusahaan      with sharia principles in the capital market for                           remunerasi dan nominasi
       Publik                                           the Issuer or Public Company
                                                                                                                                   pernyataan independensi komite remunerasi
                                                                                                                              g                                              Committee independence statement                                    254
  6    Komite audit, paling sedikit memuat:             The audit committee, at least contains:                 245-247            dan nominasi
  a    nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite name and position in the committee membership                                  pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi training and/or competence development
                                                                                                                              h                                                                                                                254-255
                                                                                                                                   yang telah diikuti dalam tahun buku (jika ada) programs attended in the financial year (if any)
  b    usia                                             age
                                                                                                                              i    uraian tugas dan tanggung jawab                  description of duties and responsibilities                 251-253
  c    Kewarganegaraan                                  citizenship
                                                                                                                                   pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau a statement that the committee has a guideline
  d    riwayat pendidikan                               educational background                                                j                                                                                                                  251
                                                                                                                                   piagam (charter)                             or charter
  e    Riwayat jabatan, meliputi informasi:             work experience, including information on:                                                                                policy and implementation of the frequency
                                                                                                                                   kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat dan
                                                                                                                              k                                                   of meetings and the level of attendance of                   253-254
  1)   dasar hukum penunjukan sebagai anggota legal basis for appointment as committee                                             tingkat kehadiran anggota dalam rapat tersebut
                                                                                                                 82-83                                                            members in the meetings
       komite                                 member
                                                                                                                                   uraian singkat pelaksanaan kegiatan pada tahun brief description of the activities carried out in
  2)   rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan concurrent positions, either as a member of the                            l                                                                                                                  253
                                                                                                                                   buku                                           the financial year
       Komisaris, anggota Direksi,dan/atau anggota Board of Commissioners, a member of the Board
       komite serta jabatan lainnya (jika ada)     of Directors, and/or a member of a committee as                                 dalam hal tidak dibentuk komite nominasi dan     in the event that no remuneration and
                                                   well as other positions (if any)                                                remunerasi, Emiten atau Perusahaan Publik        nomination committee is formed, the Issuer or
                                                                                                                              m    cukup mengungkapkan informasi sebagaimana        Public Company shall disclose the information
  3)   pengalaman kerja beserta periode waktunya work experience and time period both inside
                                                                                                                                   dimaksud dalam huruf i) sampai dengan huruf l)   as referred to in letter i) to letter l) and disclose:
       baik di dalam maupun di luar Emiten atau and outside the Issuer or Public Company
                                                                                                                                   dan mengungkapkan:                                                                                        Tidak Relevan
       Perusahaan Publik
                                                                                                                              1)   alasan tidak dibentuknya komite                  reasons for not forming the committee
                                                                                                                                   pihak yang melaksanakan fungsi nominasi dan the party carrying out the remuneration and
                                                                                                                              2)
                                                                                                                                   remunerasi                                  nomination function
Page 176
Lampiran                                                                                                                                                                                                                                 Attachment



           komite lain yang dimiliki Emiten atau            other committees in the Issuer or Public Company             9    Sekretaris perusahaan, paling sedikit memuat:       Corporate Secretary, at least regarding:              279-284
           Perusahaan Publik dalam rangka mendukung         that support the functions and duties of the
     8     fungsi dan tugas Direksi (jika ada) dan/atau     Board of Directors (if any) and/or committees      264-278   a    nama                                                name
           komite yang mendukung fungsi dan tugas           that support the functions and duties of the                 b    domisili                                            domicile
           Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:          Board of Commissioners, at least regarding:
                                                                                                                         c    riwayat jabatan, meliputi:                          work experience, including information on:
     a
           nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite name and position in the committee membership
                                                                                                                         1)   dasar hukum penunjukan sebagai sekretaris legal basis              for   appointment    as     company
                                                                                                                              perusahaan                                secretary                                                       279-280
     b     usia                                             age
                                                                                                                         2)   pengalaman kerja beserta periode waktunya work experience and time period both inside
     c     Kewarganegaraan                                  citizenship
                                                                                                                              baik di dalam maupun di luar Emiten atau and outside the Issuer or Public Company
     d     riwayat pendidikan                               educational background                                            Perusahaan Publik

     e     Riwayat jabatan, meliputi informasi              work experience, including information on:                   d    riwayat pendidikan                                  work experience

           dasar hukum penunjukan sebagai anggota legal basis for appointment as committee                               e    pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi training and/or competence                      development
     1)                                                                                                                                                                                                                                 283-284
           komite                                 member                                                                      yang diikuti dalam tahun buku             attended in the financial year

                                                        concurrent positions, either as a member of the                  f    uraian singkat pelaksanaan tugas sekretaris brief description of the implementation of the
           rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan                                                                        perusahaan pada tahun buku                  duties of the company secretary in the financial              280-283
                                                        Board of Commissioners, a member of the Board
    2)     Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota                                                                                                                   year
                                                        of Directors, and/or a member of a committee as
           komite serta jabatan lainnya (jika ada)
                                                        well as other positions (if any)                                 10   Unit audit internal, paling sedikit memuat:         Internal audit unit, at least regarding:              287-294
           pengalaman kerja beserta periode waktunya                                                                     a    nama kepala unit audit internal                     name of head of internal audit unit
                                                     work experience and time period both inside                                                                                                                                         287
    3)     baik di dalam maupun di luar Emiten atau                                                            264-278
                                                     and outside the Issuer or Public Company
           Perusahaan Publik                                                                                             b    riwayat jabatan, meliputi:                          work experience, including:
     f     periode dan masa jabatan anggota komite          period and term of office of committee members               1)   dasar hukum penunjukan sebagai kepala unit legal basis             for   appointment    as     company
                                                                                                                              audit internal                             secretary
     g     pernyataan independensi komite                   Committee independence statement
                                                                                                                         2)   pengalaman kerja beserta periode waktunya work experience and time period both inside                       90
           pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi training and/or competence development                                   baik di dalam maupun di luar Emiten atau and outside the Issuer or Public Company
     h
           yang telah diikuti dalam tahun buku (jika ada programs attended in the financial year (if any)                     Perusahaan Publik
     i     uraian tugas dan tanggung jawab                  description of duties and responsibilities                   c    kualifikasi atau sertifikasi sebagai profesi audit qualification or certification in the internal audit
           pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau a statement that the committee has a guideline                        internal (jika ada)                                profession (if any)
     j
           piagam (charter)                             or charter                                                       d    pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi training and/or competence                      development
                                                                                                                                                                                                                                        293-294
                                                          policy and implementation of the frequency                          yang diikuti dalam tahun buku             attended in the financial year
           kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat dan
     k                                                    of meetings and the level of attendance of                     e    struktur dan kedudukan unit audit internal          structure and position of the internal audit unit      288
           tingkat kehadiran anggota dalam rapat tersebut
                                                          members in the meetings
                                                                                                                         f    uraian tugas dan tanggung jawab                     description of duties and responsibilities            289-291
           uraian singkat pelaksanaan kegiatan pada tahun brief description of the activities carried out in
     l
           buku                                           the financial year                                             g    pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau statement that there is a guideline or charter of
                                                                                                                                                                                                                                         287
                                                                                                                              piagam (charter) unit audit internal         the internal audit unit
                                                                                                                                                                                  brief description of the implementation of the
                                                                                                                              uraian singkat pelaksanaan tugas unit audit         duties of the internal audit unit in the financial
                                                                                                                              internal pada tahun buku termasuk kebijakan         year including the policy and implementation
                                                                                                                         h                                                                                                              291-292
                                                                                                                              dan pelaksanaan frekuensi rapat dengan Direksi,     of the frequency of meetings with the Board of
                                                                                                                              Dewan Komisaris, dan/atau komite audit              Directors, Board of Commissioners, and/or audit
                                                                                                                                                                                  committee
                                                                                                                              uraian mengenai sistem pengendalian internal description of the internal control system
                                                                                                                         11   (internal control) yang diterapkan oleh Emiten implemented by the Issuer or Public Company,                309
                                                                                                                              atau Perusahaan Publik, paling sedikit memuat: at least regarding:
                                                                                                                              pengendalian keuangan dan operasional, serta
                                                                                                                                                                           financial and operational control, as well as
                                                                                                                         a    kepatuhan terhadap peraturan perundang-
                                                                                                                                                                           compliance with other laws and regulations
                                                                                                                              undangan lainnya
                                                                                                                              tinjauan atas efektivitas sistem pengendalian review of the effectiveness of the internal
                                                                                                                         b                                                                                                               309
                                                                                                                              internal                                      control system
                                                                                                                                                                          statement of the Board of Directors and/or
                                                                                                                              pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris
                                                                                                                         c                                                Board of Commissioners on the adequacy of the
                                                                                                                              atas kecukupan sistem pengendalian internal
                                                                                                                                                                          internal control system
Page 177
Lampiran                                                                                                                                                                                                                                   Attachment



       Sistem manajemen risiko yang diterapkan oleh                                                                           uraian   singkat    mengenai     kebijakan brief description of the information disclosure
                                                     risk management system implemented by the                           17                                                                                                             315,317-318
  12   Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit                                                           307-309        pengungkapan informasi mengenai:           policy, regarding:
                                                     Issuer or Public Company, at least regarding:
       memuat:                                                                                                                                                                     share ownership of members of the Board
                                                                                                                              kepemilikan saham anggota Direksi dan anggota
       gambaran umum mengenai sistem manajemen overview of the risk management system in the                                                                                       of Directors and members of the Board of
  a                                                                                                                           Dewan Komisaris paling lambat 3 (tiga) hari
       risiko Emiten atau Perusahaan Publik    Issuer or Public Company                                                                                                            Commissioners no later than 3 (three) working
                                                                                                                         a    kerja setelah terjadinya kepemilikan atau setiap
                                                                                                                                                                                   days after the ocurrence of ownership or any         315,317-318
  b    jenis risiko dan cara pengelolaannya                types of risks and ways to manage them                             perubahan kepemilikan atas saham Perusahaan
                                                                                                                                                                                   change in ownership of shares of a Public
                                                                                                                              Terbuka
                                                                                                                                                                                   Company
       tinjauan atas efektivitas sistem manajemen review of the effectiveness                of   the   risk   307-309
  c
       risiko Emiten atau Perusahaan Publik       management system                                                      b    pelaksanaan atas kebijakan dimaksud                  implementation of said policy
       pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris statement from the Board of Directors and/or the                           uraian mengenai sistem pelaporan pelanggaran description of the whistleblowing system
  d    atau komite audit atas kecukupan sistem Board of Commissioners or the audit committee                             18   (whistleblowing system) di Emiten atau prevailing in the Issuer or Public Company,                           319
       manajemen risiko                            on the adequacy of the risk management system                              Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:    containing at least:
       Perkara hukum yang berdampak material yang          Legal cases with a material impact involving                  a    cara penyampaian laporan pelanggaran                 mechanism for reporting submission
       dihadapi oleh Emiten atau Perusahaan Publik,        the Issuer or Public Company, its subsidiaries,
  13   entitas anak, anggota Direksi dan anggota           the members of the Board of Directors and             313     b    perlindungan bagi pelapor                            protection for whistleblowers
       Dewan Komisaris (jika ada), paling sedikit          members of the Board of Commissioners (if
                                                                                                                         c    penanganan pengaduan                                 handling of complaints/reports
       memuat:                                             any), at least regarding:
  a    pokok perkara/gugatan                               legal case/lawsuit matter                                     d    pihak yang mengelola pengaduan                       party managing the reports
                                                                                                                                                                                                                                           319
                                                                                                                                                                                   results of the handling of complaints/reports, at
  b    status penyelesaian perkara/gugatan                 status of settlement                                          e    hasil dari penanganan pengaduan, paling sedikit:
                                                                                                                 313                                                               least:
       pengaruhnya terhadap kondisi Emiten atau effect on the condition of the Issuer or Public
  c                                                                                                                           jumlah pengaduan yang masuk dan diproses the number of reports received and processed
       Perusahaan Publik                        Company                                                                  1)
                                                                                                                              dalam tahun buku                         in the financial year
       informasi  tentang     sanksi   administratif/      information on administrative sanctions
                                                                                                                         2)   tindak lanjut pengaduan                              follow-up to the reports.
       sanksi yang dikenakan kepada Emiten atau            imposed on the Issuer or Public Company,
       Perusahaan Publik, anggota Dewan Komisaris          members of the Board of Commissioners                              uraian mengenai kebijakan anti korupsi Emiten description of the anti-corruption policy of the
  14                                                                                                             313     19                                                                                                              302-305
       dan anggota Direksi, oleh Otoritas Jasa             and members of the Board of Directors, by                          atau Perusahaan Publik, paling sedikit memuat: Issuer or Public Company, at least regarding:
       Keuangan dan otoritas lainnya pada tahun buku       the Financial Services Authority and other
       (jika ada)                                          authorities in the financial year (if any)                         program dan prosedur yang dilakukan dalam            programs and procedures carried out to address
                                                                                                                              mengatasi praktik korupsi, balas jasa (kickbacks),   practices of corruption, kickbacks, fraud,
       informasi mengenai kode etik Emiten atau information on the code of ethics prevailing in                          a
  15                                                                                                             316          fraud, suap dan/atau gratifikasi dalam Emiten        bribery and/ or gratuities in the Issuer or Public
       Perusahaan Publik meliputi:              the Issuer or Public Company, including:                                      atau Perusahaan Publik                               Company                                               302-305
  a    pokok-pokok kode etik                               code of ethics                                                     pelatihan/sosialisasi anti korupsi    kepada anti-corruption training/dissemination thereof to
                                                                                                                         b
                                                                                                                              karyawan Emiten atau Perusahaan Publik       employees of the Issuer or Public Company
       bentuk sosialisasi    kode    etik   dan   upaya dissemination of the code of ethics and
  b
       penegakannya                                     enforcement mechanisms                                                                                         implementation of the guidelines for the
                                                                                                                 316          Penerapan pedoman tata kelola Perusahaan
                                                                                                                         20                                            governance of issuers and public companies,                       320-322
                                                     statement that the code of ethics applies to                             Terbuka
       pernyataan bahwa kode etik berlaku bagi                                                                                                                         including:
                                                     members of the Board of Directors, members of
  c    anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan
                                                     the Board of Commissioners, and employees of                             pernyataan mengenai rekomendasi yang telah a statement regarding the recommendations
       karyawan Emiten atau Perusahaan Publik                                                                            a
                                                     the Issuer or Public Company                                             dilaksanakan; dan/atau                     that have been implemented and/or
  16   uraian singkat mengenai kebijakan pemberian         brief description of the policy of providing                       penjelasan atas rekomendasi yang belum an explanation of the recommendations that                          320-322
       kompensasi jangka panjang berbasis kinerja          long-term performance-based compensation                      b    dilaksanakan, disertai alasan dan alternatif have not been implemented, along with reasons
       kepada manajemen dan/atau karyawan yang             to management and/or employees of the                              pelaksanaannya (jika ada)                    and alternative implementations (if any)
       dimiliki oleh Emiten atau Perusahaan Publik (jika   Issuer or Public Company (if any), including
       ada), antara lain berupa program kepemilikan        the management stock ownership program              317-318
       saham oleh manajemen (management stock              (MSOP) and/or employee stock ownership
       ownership program/MSOP) dan/atau program            program (ESOP)
       kepemilikan saham oleh karyawan (employee
       stock ownership program/ESOP)
  a    jumlah saham dan/atau opsi                          number of shares and/or options
                                                                                                                 317
  b    jangka waktu pelaksanaan                            implementation period
  c    persyaratan karyawan dan/atau manajemen requirements for the eligibility of employees
       yang berhak                             and/or management
                                                                                                                 318
  d    harga pelaksanaan      atau   penentuan    harga exercise price or determination thereof
       pelaksanaan
Page 178
Lampiran                                                                                                                                                                                                                                    Attachment


       Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Emiten Corporate      Social               and      Environmental                    uraian   singkat    mengenai     kebijakan brief description of the information disclosure
  H                                                                                                                328-329   4                                                                                                            328-329
       atau Perusahaan Publik                      Responsibility                                                                pengungkapan informasi mengenai:           policy, regarding:
       informasi yang diungkapkan dalam bagian                                                                                   uraian mengenai sistem pelaporan pelanggaran description of the whistleblowing system
                                                            information disclosed in the corporate social
       tanggung jawab sosial dan lingkungan                                                                                  5   (whistleblowing system) di Emiten atau prevailing in the Issuer or Public Company,                       328-329
                                                            and environmental responsibility chapter shall
       merupakan          laporan       keberlanjutan                                                                            Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:    containing at least:
                                                            be the Sustainability Report as referred to in
       (sustainability report) sebagaimana dimaksud
                                                            the Financial Services Authority Regulation                          memuat    seluruh  informasi        sebagaimana contain all the information as referred to in
   1   dalam peraturan otoritas jasa keuangan nomor                                                                328-329   a
                                                            No. 51/POJK.03/2017 on the Implementation                            dimaksud pada angka 1)                          number 1)
       51/pojk.03/2017 tentang penerapan keuangan
                                                            of Sustainable Finance for Financial Services
       berkelanjutan bagi lembaga jasa keuangan,
                                                            Institutions, Issuers, and Public Companies,                         disusun sesuai pedoman teknis penyusunan
       emiten, dan perusahaan publik, paling sedikit                                                                                                                                  be prepared in accordance with the Technical
                                                            and the report shall contain at least:                               laporan keberlanjutan (sustainability report) bagi                                                       328-329
       memuat:                                                                                                                                                                        Guidelines for the Preparation of Sustainability
                                                                                                                                 emiten dan perusahaan publik sebagaimana
                                                                                                                             b                                                        Reports for Issuers and Public Companies
  a    penjelasan strategi keberlanjutan                    explanation of sustainability strategy                               tercantum dalam lampiran ii yang merupakan
                                                                                                                                                                                      as listed in Appendix II of this Circular of the
                                                                                                                                 bagian tidak terpisahkan dari surat edaran
       ikhtisar aspek keberlanjutan (ekonomi, sosial, overview of sustainability aspects (economic,                                                                                   Financial Services Authority
  b                                                                                                                              otoritas jasa keuangan ini
       lingkungan)                                    social, environmental)
                                                                                                                                 dalam hal laporan keberlanjutan disajikan            In the event that the Sustainability Report
  c    profil singkat Emiten atau Perusahaan Publik         brief profile of the Issuer or Public Company                        secara terpisah dengan Laporan Tahunan,              is presented separately from the Annual
                                                                                                                                 maka dalam bagian tanggung jawab sosial              Report, then the social and environmental
  d    penjelasan Direksi                                   explanation by the Board of Directors                                dan lingkungan memuat informasi bahwa                responsibility section shall state that the
                                                                                                                             6                                                                                                            328-329
                                                                                                                                 informasi mengenai tanggung jawab sosial dan         information regarding social and environmental
  e    tata kelola keberlanjutan                            sustainability governance                                            lingkungan telah diungkapkan dalam laporan           responsibility is disclosed in the Sustainability
                                                                                                                   328-329
                                                                                                                                 keberlanjutan yang disajikan secara terpisah         Report presented separately from the Annual
   f   kinerja keberlanjutan                                sustainability performance                                           dari Laporan Tahunan                                 Report
       verifikasi tertulis dari pihak independen (jika written verification from an independent party                            penyampaian         laporan     keberlanjutan
  g                                                                                                                                                                                   Submission of the Sustainability Report which
       ada)                                            (if any)                                                                  (sustainability report) yang disajikan secara
                                                                                                                                                                                      is presented separately from the Annual Report
                                                                                                                             7   terpisah dengan Laporan Tahunan harus                                                                    328-329
       lembar umpan balik (feedback) untuk pembaca                                                                                                                                    must be done together with the submission of
  h                                                feedback sheet for readers (if any)                                           disampaikan bersamaan dengan penyampaian
       (jika ada)                                                                                                                                                                     the Annual Report
                                                                                                                                 Laporan Tahunan
       tanggapan Emiten atau Perusahaan Publik
   i                                                 response to the previous year's report feedback                         I   Laporan Keuangan Tahunan yang Telah Diaudit Audited Financial Statements for the Year                     332
       terhadap umpan balik laporan tahun sebelumnya
       laporan keberlanjutan sebagaimana dimaksud                                                                                laporan keuangan tahunan yang dimuat dalam           the financial statements contained in the Annual
       pada angka 1), harus disusun sesuai pedoman          sustainability Report as referred to in number                       Laporan Tahunan disusun sesuai dengan                Report shall be prepared in accordance with
       teknis penyusunan laporan keberlanjutan              1) shall be prepared in accordance with the                          standar akuntansi keuangan di indonesia dan          the financial accounting standards prevailing
       (sustainability report) bagi emiten dan              Technical Guidelines for the Preparation of                          telah diaudit oleh akuntan publik yang terdaftar     in Indonesia and have been audited by a public
  2                                                                                                                328-329       di otoritas jasa keuangan. laporan keuangan          accountant registered with the Financial Services
       perusahaan publik sebagaimana tercantum              Sustainability Reports for Issuers and Public
       dalam lampiran ii yang merupakan bagian tidak        Companies, as contained in Appendix II of this                       tahunan     dimaksud     memuat      pernyataan      Authority. Said annual financial statements shall
       terpisahkan dari surat edaran otoritas jasa          Circular of the Financial Services Authority                         mengenai pertanggungjawaban atas laporan             contain a statement regarding the accountability
                                                                                                                             1                                                                                                             332
       keuangan ini                                                                                                              keuangan sebagaimana diatur dalam peraturan          for the financial statements as regulated in the
                                                                                                                                 otoritas jasa keuangan mengenai tanggung             Financial Services Authority Regulation on
       informasi laporan keberlanjutan (sustainability Information on the Sustainability Report in                               jawab Direksi atas laporan keuangan atau             the responsibility of the Board of Directors for
  3                                                                                                                328-329
       report) pada angka 1) dapat:                    number 1) may:                                                            peraturan perundang-undangan di sektor pasar         financial reporting, or the laws and regulations
                                                                                                                                 modal yang mengatur mengenai laporan berkala         in the capital market which regulate the periodic
       diungkapkan pada bagian lain yang relevan            disclosed in other relevant sections outside
                                                                                                                                 perusahaan efek dalam hal emiten merupakan           reporting of securities companies, in the event
       di luar bagian tanggung jawab sosial dan             of the social and environmental responsibility
                                                                                                                                 perusahaan efek                                      that the Issuer is a securities company
  a    lingkungan, seperti penjelasan Direksi terkait       section, such as the Directors' explanation
       laporan keberlanjutan diungkapkan dalam              regarding the Sustainability Report disclosed in                                                                  Statement Letter of Members of the Board
                                                                                                                                 Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota
       bagian terkait laporan Direksi                       the section related to the Directors' Report                                                                      of Directors and Members of the Board of
                                                                                                                             J   Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab                                                                   334-335
                                                                                                                                                                              Commissioners regarding Responsibility for
       merujuk pada bagian lain di luar bagian tanggung                                                                          atas Laporan Tahunan:
                                                            refer to other sections outside the social and                                                                    the Annual Report:
       jawab sosial dan lingkungan dengan tetap                                                                    328-329
                                                            environmental responsibility section while still
       mengacu pada pedoman teknis penyusunan                                                                                    surat pernyataan anggota Direksi dan anggota
                                                            referring to the Technical Guidelines for the
       laporan keberlanjutan (sustainability report) bagi                                                                        Dewan Komisaris tentang tanggung jawab atas          the statement letter from members of the
                                                            Preparation of Sustainability Reports for Issuers
  b    emiten dan perusahaan publik sebagaimana                                                                                  Laporan Tahunan disusun sesuai dengan format         Board of Directors and members of the Board
                                                            and Public Companies as listed in Appendix II
       tercantum dalam lampiran ii yang merupakan                                                                                surat pernyataan anggota Direksi dan anggota         of Commissioners regarding the responsibility
                                                            which is an integral part of this Financial Services
       bagian tidak terpisahkan dari surat edaran                                                                            1   Dewan Komisaris tentang tanggung jawab               for the Annual Report shall be prepared in          334-335
                                                            Authority Circular Letter, such as profiles Issuer
       otoritas jasa keuangan ini, seperti profil Emiten                                                                         atas Laporan Tahunan sebagaimana tercantum           accordance with the prescribed format provided
                                                            or Public Company
       atau Perusahaan Publik                                                                                                    dalam lampiran i yang merupakan bagian tidak         in Appendix I of this Circular of the Financial
                                                                                                                                 terpisahkan dari surat edaran otoritas jasa          Services Authority
                                                                                                                                 keuangan ini

File

File Open PDF
Source IDX
Size6.08 MB
Published2 Apr 2026
Pages178
Characters1,948,682
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 168 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Super Bank Indonesia Tbk · Nama Perusahaan p.2 ×11
linked org Kudo Teknologi p.9 ×6
linked person Melisa Hendrawati p.24 ×2
linked person Amalia Pratantara p.24 ×4
linked — Piet Yaury p.27
linked org PT Elang Mahkota p.27
linked org PT Nusantara Berkat Agung p.28 ×5
linked org Abadi Pelita p.28
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk. p.33 ×12
linked org Bank Danamon Indonesia Tbk p.33 ×11
linked org Citibank NA p.33 ×2
linked org Garuda Indonesia p.35 ×2
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.37 ×12
linked org Bank Maybank Indonesia Tbk p.39 ×4
linked org PT Bank DBS Indonesia p.39
linked — Standard Chartered p.39 ×10
linked org Bank Danamon p.40 ×3
linked org MNC International p.45 ×2
linked org PT Astra International p.45 ×2
linked org Artha Graha p.45
linked org PT Bank QNB Indonesia p.46 ×3
linked org PT Elang Media p.73
linked org Surya Citra Televisi p.73
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×6
possible org Bursa Efek Indonesia p.3 ×12
possible org PT Elang Media Visitama p.9 ×11
possible org GXS Bank Pte. Ltd. p.9 ×19
possible org KakaoBank Corp. p.9 ×6
possible person H. Gunawan p.16 ×5
possible person Tan Ping p.27
possible person Ir. Susanto p.27 ×2
possible org Teknologi Tbk. p.27
possible org Negara Republik Indonesia p.28
possible person Prof. Dr. Satrio p.30 ×2
possible org DBS Bank p.38 ×2
possible — DBS Vickers p.42 ×2
possible org International Limited p.49
possible — Central Business p.49
unresolved org Bank Indonesia p.2 ×25
unresolved org Financial Services Authority p.2 ×10
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.3 ×7
unresolved person Pelindungan Data Pribadi · Komisaris p.4
unresolved org PT Kudo Teknologi Indonesia p.9 ×5
unresolved org Holdings Pte. Ltd. p.9 ×4
unresolved org Investments Pte. Ltd p.9 ×2
unresolved org PT Super Bank Indonesia Bersih Pertama p.10
unresolved org PT Super Bank Indonesia First Net Profit p.10
unresolved org participation of GXS Bank Pte. p.10
unresolved — Ltd. in its shareholding structure. p.10
unresolved org Bank Deposit p.11
unresolved org Bank Savings p.11
unresolved person Forum Komunikasi · Direktur p.12 ×2
unresolved org Pte. Ltd. p.18
unresolved org Pusat Statistik p.19 ×3
unresolved org Bank Soundness p.21
unresolved org Bank KBMI p.21
unresolved — POSSIBILITIES p.26
unresolved org PT Elang Media Visitama Di p.26
unresolved — Amidst the acceleration of the digital economy, p.26
unresolved — Superbank opening infinite possibilities for every p.26
unresolved org right technology and robust governance, financial p.26
unresolved org Singtel Alpha Investments Pte. Ltd. p.26
unresolved org DB Holdings Pte. Ltd. p.26
unresolved — as a newly listed p.26
unresolved — to our commitment to transparency, accountability, p.26
unresolved — highest standards of compliance as a bank p.26
unresolved — Throughout the year, Superbank focused on p.26
unresolved — strengthening the ecosystems that serve as p.26
unresolved — an intuitive digital platform to ensure banking p.26
unresolved org services are accessible anytime and anywhere, p.26
unresolved — strategic synergies that create added p.26
unresolved org • Foundations of Governance and Technology: p.26
unresolved — innovations safely. p.26
unresolved org With a fortified foundation following our IPO, Superbank p.26
unresolved — optimism. We are committed to continuous evolution, p.26
unresolved — transcending conventional banking standards, p.26
unresolved — persistently exploring the infinite possibilities that p.26
unresolved — long-term value for all shareholders p.26
unresolved — customers alike. p.26
unresolved org Bank Grab Holdings Limited p.27
unresolved org PT Adikarsa p.27
unresolved org PT Prima p.27
unresolved org Grab Holdings Inc. p.27
unresolved org Bank Grab Inc. p.27
unresolved org Bank GP Network Asia PTE. LTD. p.27
unresolved org PT Grab p.27
unresolved org Kreatif Media Solutions PTE. LTD. p.27
unresolved org PT Kudo p.27
unresolved org PT Elang p.27
unresolved org Pemegang KakaoBank Corp. p.27
unresolved org PT Bank Fama p.28 ×5
unresolved person H. Pendirian p.28
unresolved person Herlien p.28 ×2
unresolved org Minister of Justice p.28 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.28
unresolved org Minister of Finance p.28 ×2
unresolved org Singtel Alpha Investment Pte.Ltd p.28
unresolved org DB Holdings Pte.Ltd p.28 ×2
unresolved org PT Super p.28
unresolved org PT Abadi Pelita Harapan p.28
unresolved org PT Tiga Sira Sejahtera p.28
unresolved person Notary Aulia Taufani p.28 ×3
unresolved org Kementerian p.28
unresolved org Ministry of Law p.28
unresolved org KEGIATAN USAHA Singtel Alpha Investment Pte.Ltd p.28
unresolved org Bank Indonesia Certificates p.29 ×2
unresolved person H. Surat Keputusan Menteri Kehakiman p.30
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. C p.30
unresolved person Notary Herlien p.30
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.30
unresolved org PT Bank Fama International p.31
unresolved org Ministry of Finance. p.31 ×2
unresolved person Pemantau Risiko · Komisaris p.32
unresolved person Credit Policy Committee · Direktur p.32
unresolved person Committee · Director p.32 ×2
unresolved org PT Schroder Investment Management Board p.33
unresolved org PT Schroder p.33
unresolved org PT Mandiri Manajemen Investasi p.33 ×2
unresolved org During Bank Mandiri (Persero) Tbk. p.33
unresolved org Kementerian Keuangan Republik Indonesia p.33
unresolved org Executive Vice Tbk. p.33
unresolved org Sertifikasi Manajemen Risiko · Komisaris Independen p.33
unresolved — ISEI · Ketua p.33
unresolved — Profile NENENG M. GOENADI · Komisaris p.34
unresolved — Remuneration Committee Superbank · Direktur p.34
unresolved — Superbank · Director p.34 ×2
unresolved — Z. WAHID · Komisaris Independen p.35
unresolved person Yenny · Komisaris Independen p.35
unresolved — Tigor M. Siahaan. M. Siahaan. Menjabat · Presiden Direktur p.37
unresolved — Serving · President Director p.37
unresolved — Tigor Superbank · Presiden Direktur p.37
unresolved org Niaga Tbk p.37
unresolved person Tigor · Direktur Superbank p.37
unresolved org Danamon Indonesia Tbk p.39 ×2
unresolved org Bank BRI p.40 ×2
unresolved org PT Commonwealth p.40
unresolved org PT Commonwealth Bank. Keahlian p.40
unresolved person Bhavana · Direktur Superbank p.40
unresolved person Amalia · Direktur Superbank p.41
unresolved org PT Pefindo Biro Kredit · Komisaris Utama p.42
unresolved org PT Bursa Berjangka PT Pefindo Credit Bureau · President Commissioner p.42
unresolved org PT Pefindo Credit Bureau p.42
unresolved org PT DBS Vickers Securities Indonesia p.42
unresolved org PT Bank Duta. p.42
unresolved org PT Bank Duta. Hamdi p.42
unresolved — Committee Diangkat · Anggota Komite Audit p.42
unresolved person Dewi · Komisaris Independen p.42
unresolved org PT Bank Commonwealth p.42 ×2
unresolved — Profile Selanjutnya · Direktur p.45
unresolved org Bank MNC International Tbk. p.45 ×4
unresolved org Bank Artha Graha Cabang Bandung p.45
unresolved org PT SAP p.45
unresolved org PT SAP Indonesia p.45
unresolved org Bank HR Head p.45 ×2
unresolved org Siddharta Widjaja & Rekan p.49
unresolved org Siddharta Widjaja p.49
unresolved org PT Bima Registra Nama p.49
unresolved person Satrio Tower, Lantai 9 A2, p.49
unresolved person Jose Dima Satria S.H. p.49
unresolved — Total biaya jasa (fee) audit dan/atau non-audit p.49
unresolved org Bank Indonesia’s p.51
unresolved org PT Kudo Teknologi Pemegang p.73
unresolved org PT Surya Citra Televisi Other p.73
unresolved org PT Bumi Cakrawala p.73
unresolved org PT Grab Teknologi p.73
unresolved org PT Abhimata Acme p.73
unresolved org PT Visionet p.73
unresolved org Bank Realization p.77

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result