Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 346
Page 1
Driving Resilience
through
Sustainability
2025
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 2
SANGGAHAN DAN BATASAN TANGGUNG JAWAB Disclaimers and Limitations of Liability Laporan Keberlanjutan ini memuat pernyataan This Sustainability Report contains statements mengenai kinerja, strategi, kebijakan, rencana, regarding the Company’s sustainability performance, proyeksi, target, dan tujuan terkait keberlanjutan, strategies, policies, plans, projections, targets, and termasuk dampak sosial, lingkungan, dan ekonomi objectives, including the social, environmental, and dari kegiatan operasional dan bisnis Perseroan. economic impacts of the Company’s operations and Sebagian pernyataan tersebut merupakan business activities. Certain statements constitute as pernyataan ke depan sebagaimana dimaksud forward-looking statements in the implementation of dalam pelaksanaan perundang-undangan yang the applicable law. berlaku. Pernyataan ke depan bersifat prospektif dan Forward-looking statements are prospective in mengandung risiko serta ketidakpastian yang nature and involve risks and uncertainties that dapat menyebabkan hasil aktual berbeda dari yang may cause actual results to differ from those dinyatakan dalam Laporan Keberlanjutan ini. Tidak expressed in this Sustainability Report. Nothing in this ada bagian dalam Laporan Keberlanjutan ini yang Sustainability Report shall be construed or assumed dapat ditafsirkan atau diasumsikan berbeda dari to differ from what is expressly stated herein. yang secara tegas dinyatakan di dalamnya. Pernyataan ke depan disusun berdasarkan Forward-looking statements are made based on asumsi dan informasi yang tersedia pada tanggal assumptions and information available as of the penyusunan Laporan Keberlanjutan ini serta date of this Sustainability Report and expectations ekspektasi atas kondisi dan perkembangan di regarding future conditions and developments. masa mendatang. Perseroan dapat melakukan The Company may update such forward-looking pembaruan atas pernyataan ke depan apabila statements if deemed necessary, however, it has dipandang perlu, namun tidak berkewajiban untuk no obligation to update or revise them, except memperbarui atau merevisinya, kecuali diwajibkan as required by applicable laws and regulations. oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam Laporan Keberlanjutan ini, istilah “Perseroan” In this Sustainability Report, the terms “the Company” atau “Perusahaan” dan “Cikarang Listrindo” and “Cikarang Listrindo” refer to PT Cikarang Listrindo mengacu pada PT Cikarang Listrindo Tbk. Istilah Tbk. The term “We” is also used for the same purpose “Kami” juga digunakan untuk tujuan yang sama for ease of reference. demi kemudahan penyebutan.
Page 3
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
01
TEMA 2025
2025 Theme
Mendorong Ketangguhan
melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
Melanjutkan tema tahun sebelumnya, “Memperkuat Building on last year’s theme, “Empowering
Keberlanjutan”, Perseroan menegaskan komitmennya Sustainability,” the Company reaffirmed
untuk memperkuat peran dalam mendorong its commitment to advance sustainability
keberlanjutan melalui kolaborasi yang saling through mutually beneficial collaboration and
menguntungkan serta kontribusi positif bagi seluruh positive contributions to all stakeholders. In the
pemangku kepentingan. Pada tahun pelaporan 2025 reporting year, the Company takes this
2025, Perseroan melangkah lebih jauh dengan commitment further by embedding sustainability
mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam upaya into efforts to ensure reliable electricity supply,
menjaga keandalan pasokan listrik, meningkatkan improve environmental performance, expand
kinerja lingkungan, memperluas dampak sosial, dan social impact, and strengthen governance.
memperkuat tata kelola.
Sejalan dengan arah tersebut, Perseroan In line with this direction, the Company adopts
mengangkat tema “Mendorong Ketangguhan “Driving Resilience through Sustainability” as its
melalui Keberlanjutan” sebagai pernyataan arah strategic theme. Resilience is strengthened through
strategis. Ketangguhan dibangun melalui penerapan phased and consistent ESG implementation aligned
ESG yang bertahap dan konsisten sesuai peta jalan with the Company’s roadmap, grounded in the
Perseroan, dengan berlandaskan pendekatan 5P approach: advancing People through a strong
5P: memperkuat aspek People melalui budaya K3, safety culture, capability development, as well
pengembangan kapabilitas, serta keberagaman dan as diversity and inclusion; protecting the Planet
inklusi; menjaga Planet melalui peningkatan kinerja through improved environmental performance
lingkungan dan transisi energi; mendorong Prosperity and the energy transition; supporting Prosperity
melalui keandalan layanan dan nilai ekonomi yang by maintaining service reliability and sustainable
berkelanjutan; memperkuat Peace melalui praktik tata economic value creation; reinforcing Peace through
kelola yang etis, transparan, akuntabel, dan patuh; ethical, transparent, accountable, and compliant
serta memperluas Partnership melalui kolaborasi governance; and enhancing Partnership through
yang bertanggung jawab di sepanjang rantai nilai. responsible collaboration across the value chain.
Dalam menjalankan strategi tersebut, Perseroan In executing this strategy, the Company upholds
menerapkan tata kelola dan manajemen risiko yang strong governance and risk management to
kuat agar mampu merespons dinamika eksternal respond effectively to external dynamics and keep
secara tepat serta menjaga kinerja keberlanjutan sustainability performance consistent and on track.
tetap konsisten dan terarah. Berlandaskan nilai STAR Guided by STAR values and the spirit of “Light that
dan semangat “Terang yang Membawa Kebaikan”, Brings Goodness,” the Company underscores its
Perseroan menegaskan komitmen untuk meningkatkan commitment to elevate ESG implementation and
kualitas penerapan ESG dan menciptakan nilai jangka create long-term value for all stakeholders.
panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
Page 4
PT Cikarang Listrindo Tbk
02 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
DAFTAR ISI
Table of Contents
Sanggahan dan Batasan Tanggung Jawab Menentukan Topik Material
i 61
Disclaimers and Limitations of Liability Determining Material Topics
Tema 2025 Daftar Topik Material
01 63
2025 Theme List of Material Topics
Daftar Isi Umpan Balik
02 70
Table of Contents Feedback
Daftar Istilah dan Singkatan Akses Informasi atas Laporan Keberlanjutan
06 70
List of Terms and Abbreviations Information Access to Sustainability Report
Ikhtisar Aspek Keberlanjutan 2025
08
2025 Sustainability Highlights
Sekilas Tentang Cikarang Listrindo
04 Cikarang Listrindo at a Glance
Penjelasan Direksi
01 Identitas Perseroan
Statement from the Board of Directors 74
Corporate Identity
Penjelasan Direksi
18 Sejarah Singkat dan Perkembangan Cikarang
Statement from the Board of Directors
Listrindo 75
Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris dan A Brief History and Development of Cikarang Listrindo
Direksi tentang Tanggung Jawab atas Laporan
Keberlanjutan 2025 PT Cikarang Listrindo Tbk Visi, Misi, Pilar dan Nilai Perusahaan
34 76
Responsibility Statement of Board of Commissioners Vision, Mission, Pillars, and Corporate Values
and Board of Directors for 2025 Sustainability Report
Wilayah Operasional dan Pasar yang Dilayani
of PT Cikarang Listrindo Tbk 78
Operational Area and Market Served
Jaringan Transmisi dan Distribusi
79
Kebijakan dan Strategi Keberlanjutan
02 Transmission and Distribution Networks
Sustainability Policy and Strategy
Aktivitas, Rantai Nilai, dan Hubungan Bisnis Lainnya
Kebijakan dan Strategi Keberlanjutan Activities, Value Chain, and Other Business 81
38
Sustainability Policy and Strategy Relationships
Kebijakan Keberlanjutan Skema Penyaluran Tenaga Listrik
41 83
Sustainability Policy Power Distribution Scheme
Strategi Jangka Pendek, Menengah, dan Panjang Rantai Pasokan
42 85
Short-, Medium-, and Long-Term Strategy Supply Chain
Tantangan dan Pembelajaran Tahun 2025 Struktur Organisasi
47 88
Challenges and Learnings in 2025 Organization Structure
Struktur Grup dan Kelompok Usaha
92
Group Structure and Business Groups
Tentang Laporan Ini
03
About This Report Skala Usaha
92
Business Scale
Tentang Laporan Ini
50
About This Report Komposisi Pemegang Saham
93
Shareholders Composition
Cakupan dan Standar Penyusunan Laporan
52
Scope and Reporting Standards Informasi Karyawan
94
Information of Employees
Proses Penyusunan dan Persetujuan Laporan
53
Report Preparation and Approval Process Assurance oleh Pihak Eksternal
95
External Assurance
Standard Pengukuran Data
54
Data Measurement Standard Keanggotaan Asosiasi
101
Memberships of Associations
Struktur Pelaporan
55
Reporting Structure
Perubahan Signifikan Terkait Pelaporan dan
Pernyataan Ulang 56 Tata Kelola Keberkelanjutan
Significant Changes in Reporting and Restatements
05 Sustainability Governance
Memastikan Kredibilitas Pelaporan Tata Kelola Keberlanjutan
56 104
Ensuring Report Credibility Sustainability Governance
Pelibatan Pemangku Kepentingan Struktur Tata Kelola
56 107
Stakeholder Engagement Governance Structure
Page 5
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
03
Tata Kelola ESG yang Berkelanjutan Implementasi Hak Asasi Manusia
109 150
Sustainable ESG Governance Human Rights Implementation
Manajemen Risiko Perlindungan Data dan Privasi
111 152
Risk Management Data Protection and Privacy
Pengelolaan Benturan Kepentingan Informasi Karyawan
113 152
Conflict of Interest Management Information of Employees
Komunikasi Masalah Penting dan Mekanisme Praktik Ketenagakerjaan: Prinsip STAR
Remediasi 159
115 Employment Practice: STAR Principle
Communication of Critical Concerns and Process to
Remediate Strategi Rekrutmen dan Retensi Karyawan
161
Kode Etik Recruitment and Employees Retention Strategy
117
Code of Conduct Keharmonisan di Tempat Kerja dan Kemitraan
Kolaboratif
Kebijakan Anti-Korupsi dan Gratifikasi 167
117 Harmony in the Workplace and Collaborative
Anti Corruption and Gratification Policy
Partnership
Penanganan Pengaduan Karyawan
169
Handling of Employee Grievances
Keandalan Operasi dan Kontribusi
06 Strategisnya terhadap Industri dan Peningkatan Kompetensi: Pelatihan dan
Perekonomian Indonesia Pengembangan Karyawan
Operational Reliability and its Strategic 170
Competency Enhancement: Training and
Contribution to the Industry and Economy of Development
Indonesia
Penilaian Kinerja Karyawan
Keandalan Operasi 175
123 Employee Performance Evaluation
Operational Reliability
Pelatihan Karyawan Pra-Pensiun
Tingkat Susut Energi dalam Jaringan Distribusi dan 176
Transmisi Pre-Retirement Employee Training
129
Network Distribution and Transmission Line Losses Sistem Remunerasi
Rate 177
Remuneration System
Kinerja Operasional 2025
130 Hak Cuti Orang Tua dan Perlindungan Kesejahteraan
2025 Operational Performance
Karyawan 182
Distribusi Nilai Ekonomi Parental Leave and Employee Welfare Protection
131
Economic Values Distribution
Program Pensiun dan Perlindungan Sosial
183
Kontribusi kepada Negara Pension and Social Protection Program
136
Contribution to the state
Perlindungan Kesehatan dan Keselamatan Karyawan
184
Komitmen dalam Penggunaan Energi Baru Employee Health and Safety Protection
Terbarukan 138
Commitment in the Use of Renewable Energy Mewujudkan Angka Kecelakaan Kerja Nihil
185
Achieving Zero Work Accident
Pemasaran Produk dan Layanan
139
Marketing Product and Services Tata Kelola Pelaksanaan K3L
188
Governance of Occupational HSE Implementation
Kepuasan Pelanggan
142
Customer Satisfaction Kebijakan dan Pengendalian Risiko K3L
191
HSE Policy and Risk Controls
Partisipasi Karyawan dan Non-Karyawan dalam K3L
192
Menjalankan Praktik Employee and Non-Employee Participation in HSE
07 Ketenagakerjaan Terbaik
Kesehatan Kerja
Implementing Best Practices in Employment 195
Occupational Health
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
146 Pelatihan Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan
Implementing Best Practices in Employment
Lingkungan (K3L)
201
Meningkatkan Potensi Karyawan: Strategi Occupational Health, Safety, and Environment
Pengelolaan SDM yang Unggul Training (HSE)
148
Enhancing Employee Potential: Strategies for
Excellent HR Management Kinerja K3 Seluruh Tenaga Kerja di Area Operasional
OHS Performance for All Workforce in Operational 202
Mengembangkan Potensi Karyawan: Fokus terhadap Area
Aspek Sosial dalam Kebijakan SDM
159 Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan
Developing Employees Potential: Focusing on Social 206
Aspects in HR Policies Customer Health and Safety
Page 6
PT Cikarang Listrindo Tbk
04 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Sistem Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan Pengelolaan Kualitas Udara Ambien, Kebauan, dan
(SMK2) 207 Kebisingan 271
Electricty Safety and Management System (SMK2) Quality of Air Ambient, Odor, and Noise Management
Penghargaan dan Sertifikat di Bidang K3L Pengelolaan Emisi Bahan Perusak Ozon (BPO)
208
Awards and Certificates in the Field of HSE Emissions Management for Ozone Depleting 273
Substances (ODS)
Pengelolaan Air dan Limbah
Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat 274
08 Distributing Benefits to the Community
Water and Waste Management
Keanekaragaman Hayati
Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat 287
212 Biodiversity
Distributing Benefits to the Community
Komitmen Lingkungan
Dampak Operasional terhadap Masyarakat 292
214 Environmental Commitment
Operational Impact on Community
Penghargaan di Bidang Lingkungan
Roadmap TJSL Cikarang Listrindo 293
214 Award in the Field of Environment
Cikarang Listrindo’s TJSL Roadmap
Program TJSL Tahun 2025
216
TJSL Program in 2025 Ringkasan Rekomendasi Task Force on
10 Climate Related Financial Disclosure (TCFD)
Pilar Sosial-Ekonomi dan Lingkungan Task Force on Climate-Related Financial
217
Socio-Economic and Environmental Pillar Disclosure (TCFD) Recommendations
Summary
Pilar Pendidikan
229
Educational Pillar Tata Kelola
298
Governance
Pilar Kesehatan
236
Health Pillar Strategi
301
Strategy
Pelibatan Masyarakat Lokal
238
Local Community Involvement Risiko Manajemen
312
Management Risk
Sarana Pengaduan Komunitas
238
Community Complaint Mechanism Matriks dan Target
314
Metrics and Targets
Penghargaan di Bidang Sosial dan Pengembangan
Masyarakat
239
Award in the Field of Social and Community
Lampiran
Development 11
Appendix
Opini Verifikasi atas Laporan Emisi Gas Rumah Kaca
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan 2025
09 319
Sustainable Environmental Management Verification Opinion of the 2025 Greenhouse Gas
Emissions Report
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
244
Sustainable Environmental Management Laporan Assurance Independen atas Laporan
Keberlanjutan 2025
Praktik Pengelolaan Lingkungan 320
248 Independent Assurance Statement of 2025
Enviromental Management Practices Sustainability Report
Strategi Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca Lembar Umpan Balik
250 324
Greenhouse Gas Emission Reduction Strategy Feedback Sheet
Energi untuk Pembangkitan Listrik Indeks Referensi Silang Sesuai POJK No 51/
252
Energy for Electricity Generation POJK.03/2017 dan SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
327
Reference Index Based on POJK No.51/POJK.03/2017
Efisiensi Operasional Pembangkit Listrik Termal
and SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
Perseroan
253
Operational Efficiency of the Company’s Thermal Indeks Standar GRI
Power Plants 330
GRI Standard Index
Pengelolaan Energi GRI G4 Pengungkapan Sektor Utilitas Listrik 2013
254 337
Energy Management GRI G4 Electric Utilities Sector Disclosures 2013
Konsumsi Energi dan Emisi Di Luar Organisasi SASB Electric Utilities & Power Generators 340
(Scope 3)
260
Energy Consumption and Emissions Outside
the Organization (Scope 3)
Pengelolaan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK)
263
Greenhouse Gas (GHG) Emissions Management
Pengelolaan Emisi Gas Buang
269
Exhaust Gas Emissions Management
Page 7
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
05
Page 8
PT Cikarang Listrindo Tbk
06 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
DAFTAR ISTILAH DAN SINGKATAN
List of Terms and Abbreviations
ACGS ASEAN Corporate Governance Scorecard GIS Geographic Information System
AMDAL Analisis Mengenai Dampak Lingkungan GRC Tata Kelola, Risiko, dan Kepatuhan
Analysis on Environmental Impact Governance, Risk, and Compliance
BAU Business as Usual GRI Global Reporting Initiative
BEI Bursa Efek Indonesia GRK atau Gas Rumah Kaca
Indonesian Stock Exchange or GHG Greenhouse Gas
BPO atau Bahan Perusak Ozon GTG Gas Turbine Generator
or ODS Ozone Depleting Substances
HRIS Human Resources Information System
BUMN atau Badan Usaha Milik Negara
or SOE State-Owned Enterprise I-REC Sertifikat Energi Terbarukan Internasional
International Renewable Energy Certificate
CAGR Laju Pertumbuhan Majemuk Tahunan
Compound Annual Growth Rate ICE Mesin Pembakaran Dalam
Internal Combustion Engine
CAIDI Indeks Durasi Gangguan Konsumen
Consumer Average Interruption Duration IE Kawasan Industri
Index Industrial Estates
CEER Dewan Regulator Energi Eropa IEA International Energy Agency
Council of European Energy Regulators
IEEE Institut Insinyur Listrik dan Elektronik,
CEMS Sistem Pemantauan Emisi Secara Terus
asosiasi profesional terbesar di Amerika
Menerus
yang didedikasikan untuk kemajuan
Continuous Emission Monitoring System
teknologi
CFB Circulating Fluidized Bed Institute of Electrical and Electronics
Engineers, the largest professional
CSR Corporate Social Responsibility association in the United States for the
advancement of technology
EBT atau Energi Baru Terbarukan
or NRE New Renewable Energy ILO International Labor Organization
ECRB Dewan Regulasi Komunitas Energi IPAL Instalasi Pengolahan Air Limbah
Energy Community Regulatory Board Wastewater Treatment Plant
EJIP East Jakarta Industrial Park IPCC Intergovernmental Panel on Climate
Change
ESDM atau Kementerian Energi dan Sumber Daya
or MEMR Mineral Republik Indonesia IPO Penawaran Umum Perdana Saham
Ministry of Energy and Mineral Resources Initial Public Offering
Republic of Indonesia
ISO Organisasi Standar Internasional
ESG Environmental, Social, and Governance International Organization for
Standarization
ESP Electrostatic Precipitator
IT Teknologi Informasi
EV Kendaraan Listrik
Information Technology
Electric Vehicle
IUPTLU Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik untuk
FABA Fly Ash and Bottom Ash
Kepentingan Umum
FGD Focus Group Discussion Business Permit to Supply Electricity to
Public
FSB Dewan Stabilitas Keuangan
Financial Stability Board K3 atau Kesehatan dan Keselamatan Kerja
or OHS Occupational Health and Safety
FTE Full-Time Equivalent
K3L atau Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan
GCG Tata Kelola Perusahaan yang Baik or HSE Lingkungan
Good Corporate Governance Health, Safety, and Environment
Page 9
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
07
KKN Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme PTBAE-PU Persetujuan Teknis Batas Atas Emisi Pelaku
Corruption, Collusion, and Nepotism Usaha
Technical Approval for the Upper Emission
KLH atau Kementerian Lingkungan Hidup Limit for Entities
or MOE Ministry of Environment
RUPS atau Rapat Umum Pemegang Saham
KNKG Komite Nasional Kebijakan Governansi or GMS General Meeting of Shareholders
National Committee on Governance Policy
SAIDI Indeks Durasi Gangguan Rata-rata Sistem
MM-2100 Megalopolis Manunggal 2100 System Average Interruption Duration
Index
NDC atau Kontribusi Nasional yang Ditetapkan
or NDCs Nationally Determined Contributions SAIFI Indeks Frekuensi Gangguan Rata-rata
Sistem
NZE Net Zero Emissions
System Average Interruption Frequency
Obvitnas atau Objek Vital Nasional Index
or VNO Vital National Objects
SDM atau Sumber Daya Manusia
OJK Otoritas Jasa Keuangan or HR Human Resources
Indonesian Financial Services Authority
SMK2 Sistem Manajemen Keselamatan
OT Teknologi Operasional Ketenagalistrikan
Operational Technology Electricity Safety Management System
P2K3 atau Panitia Pembina Kesehatan dan SMK3 Standar Mutu, Sistem Manajemen
or HSE Keselamatan Kerja Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Committee Health and Safety Committee Quality Standards, Occupational Health
and Safety Management Systems
Pertamina PT Pertamina EP
SML Sistem Manajemen Lingkungan
PGN PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk Environmental Management Systems
PKS Cangkang Sawit SMP Sistem Manajemen Pengamanan
Palm Kernel Shell Security Management Systems
PLN PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) SNDC Kontribusi Nasional yang Ditetapkan Kedua
Second Nationally Determined
PLTG Pembangkit Listrik Tenaga Gas Contributions
Gas-fired Power Plant
SPKL atau Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik
PLTGU Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap or EVCS Electric Vehicle Charging Stations
Gas and Steam Power Plant
STAR Service, Trustworthiness, Accountability,
PLTS Pembangkit Listrik Tenaga Surya Reliability
Solar Power
TCFD Task Force on Climate-Related Financial
PLTU Pembangkit Listrik Tenaga Uap Disclosure
Steam Power Plant
TMS Talent Management System
POJK Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Indonesian Financial Services Authority TPB atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
Regulations or SDGs Sustainable Development Goals
PPSDM atau Pengelolaan dan Pengembangan Sumber WBS Whistleblowing System
or HRMD Daya Manusia
Human Resources Management and
Development
PPU Private Power Utility
PROPER Program Penilaian Peringkat Kinerja
Perusahaan
Company Performance Rating Program
Page 10
PT Cikarang Listrindo Tbk
08 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
IKHTISAR ASPEK KEBERLANJUTAN 2025
2025 Sustainability Highlights
LINGKUNGAN [OJK B.2]
Environmental
Mendorong dekarbonisasi melalui peningkatan bauran energi terbarukan
dan meningkatkan kinerja lingkungan.
Driving decarbonization by increasing the renewable energy mix and
improving environmental performance.
Kapasitas Terpasang Kapasitas Co-firing pada
PLTS PLTU Co-firing Babelan
Solar Power Installed Co-firing Capacity at PLTU
Capacity Co-firing Babelan
45,7 MWp 70 MW
2024 2024
35,8 MWp 28 MW
Energi yang Dihasilkan dari Energi yang Dihasilkan dari
PLTS Co-firing PLTU
Energy Produced from Energy Produced from
Solar Power Co-firing PLTU
46.254 MWh 205.261 MWh
2024 2024
31.999 MWh 80.336 MWh
Kapasitas Terpasang PLTS untuk Porsi Total Energi Terbarukan
Pemakaian Sendiri yang Dihasilkan
Installed Capacity of Solar Power Share of Total Renewable Energy
for Internal Use Generated
1,3 MWp 6,1 %
2024 2024
1,3 MWp 2,7%
Page 11
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
09
a
Serapan Karbon dari Penanaman
Pohon yang Dilakukan di Sekitar
Area Operasional dan Area
Konservasi Perseroan
Carbon sequestration from
Tree Planting Carried Out in the
Total Energi Terbarukan Company’s Operational Area and
yang Digunakan untuk Conservation Area
1.311
Kebutuhan Internal
Total Renewable Energy tCO2e/Tahun
Used for Internal Use tCO2e/Year
1.614 MWh
2024
671 tCO e/Year
tCO2e/Tahun
2
2024
1.286 MWh
a
Total Energi Terbarukan Biaya atau Investasi Terkait
yang Dihasilkan Tanggung Jawab Lingkungan Hidup
Total Renewable Energy Expenditure or Investments Related
Generation to Environmental Stewardship
Program
251.515 MWh
AS$
US$ 32,3 Juta
Million
2024 2024
112.335 MWh AS$
US$ 21,5 Juta
Million
Intensitas Emisi Emisi Bahan Perusak Ozon
Emission Intensity Ozone Depleting Substances
0,69 tCO2e/MWh ZERO
2024 2024
0,68 tCO e/MWh
2
ZERO
Total Ekuivalen Emisi CO2 atas Konsumsi Energi yang Dibutuhkan untuk
Pengoperasian Unit Pembangkit Menyalurkan Tenaga Listrik kepada
di Tiga Lokasi (Scope 1) Pelanggan serta Konsumsi Internal Perseroan
Total Equivalent CO2 Emissions The Total Consumption Required to Supply
from the Operation of the Three Electricity to Customers and Company’s
Generating Units (Scope 1) Internal Consumption
2,8 Juta tCO2e
Million tCO2e 42.478.018 GJ
2024 2024
2,8 41.315.732 GJ
Juta tCO2e
Million tCO2e
Page 12
PT Cikarang Listrindo Tbk
10 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Limbah B3 yang Limbah B3 yang
Dihasilkan Dimanfaatkan kembali
Hazardous Waste Hazardous Waste
Generated Reused
175,7 Ton
Tons 10,0 Ton
Tons
2024 2024
231,9 9,6 Tons
Ton Ton
Tons
Limbah Non-B3 yang Dihasilkan Limbah Non-B3 yang Dimanfaatkan kembali
Non-Hazardous Waste Generated Non-Hazardous Waste Reused
64.543,9 Ton
Tons 64.417,7 Ton
Tons
2024 2024
54.197,0 53.997,2 Tons
Ton Ton
Tons
Limbah B3 yang Dikelola melalui Insinerasi dengan Perolehan Energi
Hazardous Waste Managed through Incineration with Energy Recovery
27,5 Ton 2024
30,3 Tons
Ton
Tons
PROPER
Intensitas Efisiensi Air
PLTGU Jababeka
Water Efficiency Intensity
PLTGU Jababeka
2024
1,43 m3/MWh
PROPER Hijau untuk PLTGU Jababeka
Green PROPER Rating Certificate for
PLTGU Jababeka
2024
1,48 m /MWh
3 PROPER Hijau untuk PLTU Co-firing
Babelan
Green PROPER Rating Certificate for
PLTU Co-firing Babelan
Intensitas Efisiensi Air PLTU Co-firing PROPER Biru untuk PLTG MM-2100
Babelan Blue PROPER Rating Certificate for
Water Efficiency Intensity PLTU Co-firing PLTG MM-2100
Babelan
0,08
*PROPER 2024 merupakan hasil
penilaian terbaru yang tersedia,
sementara penilaian PROPER 2025
m3/MWh masih dalam proses.
PROPER 2024 is the latest available
2024 assessment result, while the 2025
PROPER assessment is still in
0,10 m /MWh
3 progress.
Page 13
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
11
SOSIAL [OJK B.3]
Social
Perseroan memprioritaskan pengelolaan sumber daya manusia melalui
peningkatan kompetensi, peluang pengembangan karier, kesetaraan
gender, dan menjaga stabilitas tenaga kerja. Perseroan juga memperkuat
keselamatan dan kesehatan kerja untuk memastikan tersedianya lingkungan
kerja yang sehat dan aman. Di sepanjang rantai pasok, Perseroan mendorong
pelibatan pemasok nasional, sebagai bagian dari komitmen Perseroan
dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat setempat melalui
program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada
pemberdayaan dan dampak yang terukur.
The Company prioritizes workforce management by strengthening
competencies, providing career development opportunities, promoting
gender equality, and maintaining workforce stability. The Company also
reinforces occupational health and safety to ensure a healthy and safe
working environment. Throughout its supply chain, the Company promotes
the engagement of national suppliers as part of its commitment to
contributing to local communities, through the Social and Environmental
Responsibility (TJSL) programs, with a focus on empowerment and
measurable impacts.
Jumlah Karyawan Kesetaraan Gender
Total Employees Gender Equality
828 Karyawan
Employees 112 Karyawan Wanita
Female Employees
2024 2024
812 100 Female Employees
Karyawan Karyawan Wanita
Employees
Promosi Internal Survei Tingkat Tingkat Pengunduran Diri
Karyawan Keterikatan Karyawan Karyawan secara Sukarela
Internal Employee Employee Engagement Voluntary Resignation
Promotions Survey Rate Turnover Rate
55 Karyawan
Employees 4,1 5,0 dari
from 2,8%
2024 2024 2024
62 4,1 5,0 2,2%
Karyawan dari
Employees from
Rata-rata Jam Pelatihan per Rata-rata Biaya Peningkatan
Karyawan Setara Waktu Penuh (FTE) Kompetensi per FTE
Average Training Hours per Full-time Average Amount Spent per FTE for
Equivalent (FTE) Employees Competency Enhancement
37,4 Jam per FTE
Hours per FTE Rp4,5
Juta
Million
2024 2024
52,4 Hours per FTE
Jam per FTE
Rp4,5 Million
Juta
Page 14
PT Cikarang Listrindo Tbk
12 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Total Jam Selamat - Karyawan Total Jam Selamat - Non Karyawan
Total Safe Manhours - Employee Total Safe Manhours - Non Employee
2.192.467 Jam
Hours 3.138.063 Jam
Hours
2024 2024
2.169.594 3.229.214 Hours
Jam Jam
Hours
Jumlah Kecelakaan Kerja Pelibatan Pemasok
(Kematian) - Karyawan Nasional
Work Accident (Fatality) - National Suppliers
Employee Engagement
ZERO Kasus
Case 738
(97,9%)*
Mitra
Partners
2024
ZERO Case
Kasus
2024
732 Partners
Mitra
(98,1%)*
Jumlah Kecelakaan Kerja (Kematian) - *) Dibandingkan dengan
Non Karyawan Jumlah Pemasok
Compare to Total Supplier
Work Accident (Fatality) - Non Employee
ZERO Kasus
Case
2024
ZERO Case
Kasus
Rasio Jam Kerja Hilang karena Jumlah Dana CSR
Kecelakaan Kerja - Karyawan Disalurkan
Lost Time Incident Ratio - Employee Total CSR Funds Disbursed
ZERO Kasus
Case
AS$
US$ 841.789
2024 2024
0,5
Kasus
Case
AS$
US$ 566.146
Rasio Jam Kerja Hilang karena Dana untuk Program
Kecelakaan Kerja - Non Karyawan Pemberdayaan Masyarakat
Lost Time Incident Ratio - Non Employee Funds for Community
Development Program
ZERO Kasus
Case
AS$
US$ 167.870
2024 2024
ZERO 153.853
Kasus AS$
Case US$
Page 15
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
13
TATA KELOLA
Governance
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) menjadi pedoman
Perseroan dalam menjalankan usaha berdasarkan pilar etika, transparansi,
akuntabilitas, dan kewajaran. Komitmen ini tercermin melalui penilaian
Environmental, Social, dan Governance (ESG) eksternal, skor penerapan GCG
(ACGS), kepatuhan terhadap regulasi pasar modal, serta penguatan integritas
melalui kepatuhan Kode Etik dan mekanisme whistleblowing.
The implementation of Good Corporate Governance (GCG) guides the
Company in conducting business based on the pillars of ethics, transparency,
accountability, and fairness. This commitment is reflected through external
Environmental, Social, and Governance (ESG) assessments, the GCG
implementation score (ACGS), compliance with capital market regulations, and
integrity reinforcement through the Code of Conduct and the whistleblowing
mechanism.
Peringkat Risiko ESG
ESG Risk Rating
27,2 BB 46
2024 2024 2024
27,2 BB 47
Stabil di Kategori Risiko Sedang - Di atas skor industri Di atas skor rata-rata
Menempatkan Perseroan pada persentil yang telah disesuaikan pada industri utilitas listrik
ke-28 teratas di sub-industri utilitas listrik
Stable in the Medium Risk Category – Placing Above the adjusted Above the average score
the Company in the top 28th percentile in the industry score in the electric utilities
electric utilities sub-industry industry
Page 16
PT Cikarang Listrindo Tbk
14 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Penilaian Penerapan GCG
Berdasarkan ASEAN Corporate Pelanggaran
Governance Scorecard (ACGS) Kode Etik
Assessment of GCG Implementation Code of Conduct
Based on ASEAN Corporate Violation
Governance Scorecard
86,1% self-assessment ZERO Kasus
Case
2024 2024
85,1% self-assessment ZERO Case
Kasus
Laporan Whistleblowing yang
Kepatuhan Terhadap diterima oleh Tim Kepatuhan
Regulasi Pasar Modal GCG dan Etika
In Compliance with Whistleblowing Report received
Capital Market by the GCG Compliance and
Regulations Ethics Team
Terpenuhi Seluruhnya
Fully Compliant ZERO Kasus
Case
2024 2024
ZERO Case
Kasus
Terpenuhi Seluruhnya
Fully Compliant
Page 17
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
15
EKONOMI [OJK B.1]
Economic
Kinerja ekonomi yang solid menjadi landasan bagi Perseroan untuk menjaga
keberlanjutan usaha dan menyalurkan manfaat bagi pemangku kepentingan
melalui penyediaan pasokan listrik yang andal, penciptaan nilai ekonomi, serta
pengembangan layanan pendukung transisi energi.
Solid economic performance is the foundation for the Company to sustain its
business and deliver benefits to stakeholders through reliable electricity supply,
economic value creation, and the development of services supporting the
energy transition.
Penjualan Neto Laba Tahun Berjalan
Net Sales Profit for the Year
AS$
US$ 553,5 Juta
Million
AS$
US$ 72,1 Juta
Million
2024 2024
547,0 75,3 Million
AS$ Juta AS$ Juta
US$ Million US$
Tenaga Listrik yang Jumlah Pelanggan Industri*
Dijual Number of Industrial Customers*
2.894
Electricity Sold
Pelanggan
4.150
Customers
GWh 2024
2.738 Customers
Pelanggan
2024
4.135 GWh
Jumlah Pelanggan Institusional
Number of Institutional Customers
1 Pelanggan
Customers
Penjualan Sertifikat Energi
Terbarukan**
Sales of Renewable Energy
Certificate**
79.580
SPKL yang Dioperasikan**
Operational EVCS**
MWh
2024
59.486 MWh
31 SPKL
EVCS
2024
11 EVCS
SPKL
* Termasuk pelanggan non-industri | Include non-industrial customers
** Dimulai pada tahun 2023 | Initiated in 2023
Page 18
PT Cikarang Listrindo Tbk
16 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Penjelasan
Direksi
Statement from the Board of Directors
Page 19
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
17
Page 20
PT Cikarang Listrindo Tbk
18 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
PENJELASAN DIREKSI [OJK D.1, E.5][GRI 2-22]
Statement from the Board of Directors
Sejalan dengan tema Perseroan
tahun 2025, “Mendorong
Ketangguhan Melalui Keberlanjutan”,
Direksi menegaskan bahwa
ketangguhan dibangun melalui
implementasi bertahap yang
dilakukan secara konsisten sesuai
Roadmap ESG, dengan berlandaskan
pendekatan 5P (People, Planet,
Prosperity, Peace, Partnership).
In line with the Company’s 2025
theme, “Driving Resilience Through
Sustainability,” the Board emphasizes
that resilience is strengthened
through several phases and
implemented consistently aligning
with the ESG Roadmap, grounded
in the 5P (People, Planet, Prosperity,
Peace, Partnership) approach.
Andrew K. Labbaika
Direktur Utama
President Director
Page 21
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
19
01 Statement from the Board of Directors
Penjelasan Direksi
Para Pemangku Kepentingan Dear Stakeholders,
yang Terhormat,
Atas nama Direksi PT Cikarang Listrindo Tbk On behalf of the Board of Directors of PT Cikarang
(“Perseroan”), izinkan kami menyampaikan Listrindo Tbk (the “Company”), we are pleased to
02
ringkasan arah strategis dan kinerja keberlanjutan present a summary of the Company’s sustainability
Perseroan sepanjang tahun 2025. Di tengah dinamika direction and performance throughout 2025. Amid
ekonomi global dan percepatan transisi energi, global economic dynamics and an accelerating energy
03
dengan tetap memprioritaskan keandalan pasokan transition, while continuing to prioritize the reliability
listrik bagi pelanggan, Perseroan terus memperkuat of the power supply to our customers, the Company
04
pengelolaan dampak Lingkungan, Sosial, dan Tata has further strengthened its Environmental, Social, and
kelola (ESG) sebagai fondasi ketangguhan dan Governance (ESG) management as the foundation for
05
pertumbuhan jangka panjang. a long-term resilience and sustainable growth.
PT Cikarang Listrindo Tbk terus memperkuat PT Cikarang Listrindo Tbk continues to strengthen its
06
komitmennya dalam menciptakan bisnis yang commitment to building a sustainable business and
berkelanjutan serta berkontribusi positif terhadap contributing positively to Indonesia’s Sustainable
07
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Development Goals (SDGs). This contribution is
(TPB) Indonesia. Kontribusi ini diwujudkan melalui realized through reliable electricity supply and
08
penyediaan listrik dan layanan yang andal bagi services, tangible contributions to society and the
pelanggan, kontribusi nyata kepada masyarakat environment through stakeholder collaboration, and
09
dan lingkungan melalui kolaborasi bersama para the implementation of sound corporate governance
pemangku kepentingan, serta penerapan tata as a key foundation for operations.
kelola yang baik sebagai fondasi utama dalam
10
menjalankan operasional.
11
Page 22
PT Cikarang Listrindo Tbk
20 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Sepanjang tahun 2025, Perseroan menghadapi Throughout 2025, the Company navigated global
dinamika perekonomian global yang disertai economic dynamics that remained uncertain,
ketidakpastian, serta tantangan pasokan energi as well as primary energy supply challenges
primer yang memerlukan respons operasional yang requiring disciplined operational responses. In
disiplin. Dalam kondisi tersebut, Perseroan tetap this context, the Company maintained its core
menjaga fokus utama yaitu keandalan pasokan focus on power supply reliability and operational
listrik dan ketahanan operasional, sambil terus resilience, while strengthening Environmental,
memperkuat kinerja Lingkungan, Sosial, dan Tata Social, and Governance (ESG) performance as an
Kelola (ESG) sebagai bagian yang tidak terpisahkan integral part of its long-term resilience strategy.
dari strategi ketangguhan jangka panjang.
Selama tahun 2025, Perseroan menjaga kinerja During 2025, the Company maintained its
ekonomi dan keandalan operasional tanpa economic performance and operational reliability,
mengabaikan komitmen kami terhadap kinerja without compromising our commitment to our
lingkungan, peningkatan komitmen sosial (termasuk environmental performance, enhanced the social
ketenagakerjaan dan K3L), serta penguatan tata commitments (including employment and HSE),
kelola keberlanjutan. Rangkaian capaian ini menjadi and reinforced the sustainability governance. These
dasar bagi Perseroan untuk terus mempercepat achievements provide a foundation to accelerate
transisi energi, memperkuat keselamatan the energy transition, reinforce electricity safety,
ketenagalistrikan, memperluas dampak sosial scale up measurable social impacts, and enhance
yang terukur, serta meningkatkan transparansi dan a transparent and accountable governance.
akuntabilitas tata kelola.
Dasar Penyusunan Laporan dan Reporting Basis and Accountability
Akuntabilitas
Sebagai bentuk komitmen transparansi kepada para As a commitment to transparency and accountability
pemangku kepentingan, Laporan Keberlanjutan to stakeholders, the 2025 Sustainability Report is
2025 disusun sesuai dengan ketentuan POJK No. 51/ prepared in accordance with POJK No. 51/POJK.03/2017
POJK.03/2017 dan SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021, serta SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021, and refers to the GRI
mengacu pada Standar GRI (In Accordance), SASB Standards (In Accordance), SASB Electric Utilities &
Electric Utilities & Power Generators, GRI G4 Electric Power Generators, GRI G4 Electric Utilities (2013), and a
Utilities (2013), dan ringkasan rekomendasi TCFD. summary of the TCFD recommendations.
Periode pelaporan keberlanjutan dan keuangan Sustainability and financial reporting periods
selaras untuk memastikan konsistensi dan are aligned to enhance consistency and
keterbandingan informasi. Perseroan juga comparability. The Company also strengthened
memperkuat tata kelola data dan bukti pendukung data governance and supporting documentation
untuk meningkatkan kualitas pengungkapan to enhance the disclosure quality and support
serta mendukung pelaksanaan assurance secara the ongoing implementation of assurance.
berkelanjutan.
Keselarasan Komitmen Keberlanjutan Aligning Sustainability Commitment
dengan Budaya STAR Perseroan with the Company’s STAR Culture
Sepanjang 2025, Perseroan secara konsisten Throughout 2025, the Company consistently
memperkuat kinerja keberlanjutan sebagai strengthened its sustainability performance as part of
bagian dari langkah strategis menuju target net its strategic steps toward achieving net zero by 2060.
zero pada tahun 2060. Komitmen ini dituangkan This commitment is outlined in the Sustainability Policy
dalam Kebijakan Keberlanjutan serta direncanakan and systematically planned through the Carbon
secara sistematis dalam Carbon Roadmap 2060, Roadmap 2060, which guides gradual and continual
sebagai panduan upaya pengurangan emisi emissions reduction efforts. This strengthened
secara bertahap dan berkelanjutan. Penguatan commitment is also aligned with the implementation
komitmen tersebut juga sejalan dengan penerapan of the Company’s corporate values, STAR - Service,
budaya nilai Perseroan yang telah mengakar Trustworthiness, Accountability, and Reliability, which
pada setiap insan Perseroan, yaitu STAR – Service, are deeply embedded in every individual within the
Trustworthiness, Accountability, dan Reliability. organization.
Page 23
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
21
Budaya STAR diinternalisasikan dalam proses bisnis The STAR culture is embedded into the
01 Statement from the Board of Directors
dan program keberlanjutan Perseroan, serta diturunkan Company’s business processes and sustainability
ke dalam 4 (empat) pilar Perseroan sebagai kerangka programs, and translated into 4 (four) Company
Penjelasan Direksi
implementasi yang konkret. Keempat pilar tersebut pillars as a concrete implementation framework.
menegaskan fokus Perseroan untuk mencapai These pillars reflect the Company’s focus on
keunggulan dalam SDM (People), Tata Kelola achieving excellence in People, Corporate
Perusahaan (Corporate Governance), Proses Kerja Governance, Sustainable Process, and Stakeholder
Berkelanjutan (Sustainable Process), serta Hubungan Engagement. A detailed explanation of the pillars,
dan Keterlibatan Pemangku Kepentingan (Stakeholder implementation elements, and their linkage
Engagement). Penjelasan rinci mengenai pilar, elemen to the Company’s ESG strategy is presented in
pelaksanaan, dan keterkaitannya dengan strategi ESG the “Sustainability Policy and Strategy” chapter
Perseroan disampaikan dalam bab “Kebijakan dan of this Sustainability Report .
Strategi Keberlanjutan” pada Laporan Keberlanjutan ini.
A. Pencapaian Kinerja Ekonomi dan A. Economic Performance and Operational
02
Keandalan Operasional Reliability Achievements
Perseroan beroperasi dalam lingkungan The Company operates in an external environment
03
eksternal yang penuh ketidakpastian, mulai filled with uncertainty, ranging from rising
dari meningkatnya tensi geopolitik, dampak geopolitical tensions and the impacts of climate
perubahan iklim, hingga kondisi ekonomi global change to increasingly unpredictable global
04
yang bergerak tidak menentu dan pasar keuangan economic conditions and heightened volatility
yang semakin volatil. Pergeseran kebijakan in financial markets. Shifts in international trade
05
perdagangan dan moneter internasional, and monetary policies, including the imposition
termasuk penerapan tarif dan fragmentasi of tariffs and growing trade fragmentation, have
06
perdagangan, mendorong perusahaan dunia compelled companies worldwide to adjust their
menyesuaikan strategi dan pengelolaan risikonya. strategies and risk management. These dynamics
Dinamika tersebut semakin kompleks dengan have become even more complex due to changes
07
perubahan pemerintahan di sejumlah negara, in government structure across several countries,
termasuk Indonesia pasca Pemilihan Umum including Indonesia, following the 2024 General
08
2024 dan rangkaian pemilihan kepala daerah Election and the series of regional head elections
pada 2025, yang memicu reposisi kebijakan in 2025, which have triggered a realignment of
09
ekonomi global, fiskal, dan sektor riil, sehingga global, fiscal, and real-sector economic policies,
arah pertumbuhan dunia menjadi lebih bervariasi resulting in a more varied global growth trajectory
dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. compared with previous years.
10
Di tengah tekanan tersebut, termasuk tantangan Amid these pressures, including primary energy
pasokan energi primer yang berdampak supply challenges that directly affected the
11
langsung pada operasional Perseroan, Perseroan Company’s operations, the Company continued
tetap menunjukkan ketangguhan melalui to demonstrate resilience by strengthening
penguatan strategi operasional dan keuangan, its operational and financial strategies, and
serta pengelolaan risiko yang disiplin. maintaining a disciplined risk management.
Perseroan juga menegaskan prioritas utama The Company also reaffirmed its top priority to
kepada seluruh pemangku kepentingan terhadap all stakeholders for its reliable electricity supply
keandalan pasokan listrik kepada pelanggan to the industrial customers. Reliability is not only
industri. Keandalan ini bukan hanya berkaitan about continuity of service, but also a critical
dengan kontinuitas layanan, tetapi juga menjadi prerequisite for the industrial customers that rely
prasyarat penting bagi aktivitas pelanggan on electricity as essential infrastructure.
industri yang bergantung pada listrik sebagai
infrastruktur kritikal.
Page 24
PT Cikarang Listrindo Tbk
22 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Secara kinerja, Perseroan membukukan capaian In terms of performance, the Company recorded
ekonomi dan operasional dengan total volume the following economic and operational results
penjualan listrik pada tahun 2025 mencapai with a total electricity sales volume in 2025 of
4.150 GWh (2024: 4.135 GWh). Penjualan listrik 4,150 GWh (2024: 4,135 GWh). Electricity sales
kepada pelanggan industri dan non-industri to the industrial and non-industrial customers
tercatat 3.455 GWh (2024: 3.365 GWh), sedangkan were 3,455 GWh (2024: 3,365 GWh), while
penjualan listrik kepada PLN sebesar 696 GWh electricity sales to PLN were 696 GWh (2024: 770
(2024: 770 GWh). Dari sisi nilai, Perseroan GWh). In value terms, the Company recorded
membukukan penjualan sebesar AS$553,5 juta sales of US$553.5 million in 2025, up 1.2% from
pada 2025, meningkat 1,2% dibandingkan 2024 (US$547.0 million). Service growth was
tahun 2024 (AS$547,0 juta). Pertumbuhan also reflected in the increase in the connected
layanan juga tercermin dari peningkatan capacity, reaching 1,376 MVA (2024: 1,354 MVA).
daya tersambung mencapai 1.376 MVA
(2024: 1.354 MVA).
Dari sisi keandalan operasional pembangkit, From a generation reliability perspective, the
Perseroan meraih faktor ketersediaan 95,8% pada Company achieved an availability factor of 95.8%
2025 (2024: 94,2%). Pada jaringan, Perseroan juga in 2025 (2024: 94.2%). Across the network, the
menjaga efisiensi dan keandalan penyaluran Company maintained the efficient and reliable
energi dengan tingkat susut yang rendah pada energy delivery, with a low energy loss in the
jaringan distribusi, yaitu sebesar 0,5% (2024: 0,5%), distribution at 0.5% (2024: 0.5%), which has been
relatif stabil selama lima tahun terakhir. [EU30] relatively stable for the past five years. [EU30]
Mutu dan keandalan layanan juga tercermin dalam Service reliability was also reflected in the
indikator keandalan jaringan tahun 2025, yaitu SAIDI Company’s 2025 grid resilience indicators:
0,0 jam/pelanggan/tahun, SAIFI 0,1 kali/pelanggan/ SAIDI 0.0 hours/customer/year, SAIFI 0.1 times/
tahun, dan CAIDI 0,6 jam/tahun. Capaian ini customer/year, and CAIDI 0.6 hours/year. These
menunjukkan bahwa gangguan jaringan dapat results indicate that interruptions were kept at
dijaga pada tingkat yang sangat rendah, a very low level, consistent with the Company’s
sejalan dengan komitmen Perseroan menjaga commitment to maintain supply continuity.
kontinuitas pasokan.
Faktor Ketersediaan Susut Energi dalam Jaringan
Availability Factor Distribusi dan Transmisi
Network Distribution and
95,8% Transmission Line Losses
2024
1,6%
0,5%
94,2% 2024
0,5%
Page 25
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
23
Tantangan pasokan gas dan mitigasi untuk Gas supply challenges and mitigation to
01 Statement from the Board of Directors
menjaga keandalan protect reliability
Pada tahun 2025, Perseroan menghadapi In 2025, the Company faced external disruptions
Penjelasan Direksi
peristiwa di luar kendali yang secara signifikan that significantly affected the generation
memengaruhi bauran energi dan strategi energy mix and operational strategy. For the
operasional pembangkitan. Untuk pertama kalinya first time in more than 32 years of operations,
dalam lebih dari 32 tahun beroperasi, Perseroan the Company experienced two unprecedented
mengalami dua peristiwa yang belum pernah simultaneous events in the upstream gas
terjadi sebelumnya secara bersamaan dalam supply chain involving both of our main
rantai pasok gas hulu oleh kedua pemasok gas suppliers. These events constrained natural
utama Perseroan. Kondisi ini membatasi pasokan gas supply and created fuel shortage risks
gas alam dan menimbulkan risiko kekurangan for the Company’s operations in meeting its
bahan bakar bagi operasional Perseroan dalam electricity supply commitments.
memenuhi komitmen pasokan listrik.
02
Untuk memastikan keandalan pasokan, Perseroan To ensure the reliability of supply, the Company
melakukan langkah mitigasi berupa substitusi mitigated the shortfall by substituting part of the
sebagian kekurangan gas dengan biodiesel B40 gas deficit with B40 biodiesel for the operational
03
untuk operasional di PLTGU Jababeka. Langkah in PLTGU Jababeka. This was an operational
ini merupakan keputusan operasional untuk decision to maintain supply continuity during
04
menjaga kontinuitas layanan pada saat terjadi primary energy supply disruptions.
gangguan pasokan energi primer.
05
Sebagai tindak lanjut penguatan ketahanan To strengthen longer-term supply resilience,
pasokan, Perseroan menetapkan langkah- the Company established additional risk
06
langkah pengelolaan risiko tambahan dengan management measures by exploring alternative
menjajaki opsi pasokan gas alam alternatif dari natural gas supply options from various
07
berbagai pemasok guna memastikan pasokan suppliers to secure more stable supply and
yang lebih stabil serta memitigasi risiko gangguan mitigate future disruption risks. The Company
serupa di masa mendatang. Perseroan dan has reached an agreement with Pertamina
08
Pertamina EP telah mencapai kesepahaman EP for a new gas supply arrangement
terkait rencana pasokan gas bumi dari field from Akasia Bagus field.
09
Akasia Bagus.
Penjelasan lengkap mengenai konsekuensi emisi, A full explanation of emissions impacts, the target
10
gap terhadap target, dan strategi mitigasi emisi gap, and mitigation actions is presented in the
Perseroan disampaikan pada bagian Pencapaian Environmental Performance Achievements section.
11
Kinerja Lingkungan.
B. Pencapaian Kinerja Lingkungan B. Environmental Performance Achievements
Dalam membangun perusahaan yang tahan uji, In building a resilient company, the Company
Perseroan menempatkan pengelolaan lingkungan places environmental management as an
sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari proses integral part of its power generation, transmission,
bisnis pembangkitan, transmisi, dan distribusi and distribution processes. Environmental
tenaga listrik. Pengelolaan lingkungan dilakukan management ensures the Company’s operations
dengan memastikan operasional Perseroan tetap remain clean, sustainable, and continually
bersih, berkelanjutan, serta terus meningkatkan improving standards to deliver positive
standar untuk memberikan manfaat positif bagi benefits to stakeholders, now and in the future.
pemangku kepentingan, saat ini dan masa depan.
Pada tahun 2025, fokus penguatan kinerja In 2025, the Company’s environmental
lingkungan Perseroan diarahkan pada transisi performance priorities focused on a measurable
energi yang terukur dari pengurangan emisi energy transition, gradual emissions reduction
secara bertahap sesuai Carbon Roadmap 2060, aligned with the Carbon Roadmap 2060, and
serta penguatan ekosistem dekarbonisasi bagi strengthening customer decarbonization as
pelanggan. Di tengah dinamika pasokan energi enablers. Amid primary energy supply dynamics,
primer, Perseroan tetap menjalankan langkah the Company continued mitigation actions
mitigasi untuk menjaga arah transisi energi, to stay on course with the energy transition,
terutama melalui pemanfaatan biomassa dan particularly through the utilization of biomass and
peningkatan kapasitas PLTS. the expansion of Solar Power capacity.
Page 26
PT Cikarang Listrindo Tbk
24 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Penguatan bauran energi terbarukan Strengthening the renewable energy mix
bersumber dari biomassa dan PLTS sourced from biomass and Solar Power
Perseroan memperkuat bauran energi terbarukan The Company strengthened its renewable
melalui peningkatan pemanfaatan biomassa energy mix by scaling up biomass utilization and
dan pengembangan PLTS sebagai bagian dari expanding Solar Power as part of the renewable
upaya menyediakan opsi listrik dari sumber electricity provision options for the industrial
energi terbarukan bagi pelanggan industri yang customers who need them. In 2025, clean energy
membutuhkan. Pada 2025, energi bersih yang generated from biomass increased by 155.5%,
dihasilkan dari biomassa meningkat sebesar from 80.3 GWh in 2024 to 205.3 GWh in 2025.
155,5%, dari 80,3 GWh pada tahun 2024 menjadi
205,3 GWh pada tahun 2025.
Di sisi PLTS, kapasitas terpasang meningkat On Solar Power, installed capacity increased
menjadi 45,7 MWp (2024: 35,8 MWp) dengan to 45.7 MWp (2024: 35.8 MWp) with electricity
energi listrik yang dihasilkan sebesar 46,3 GWh generation reached 46.3 GWh (2024: 32.0 GWh).
(2024: 32,0 GWh). Dengan demikian, total energi Accordingly, total renewable electricity from
terbarukan dari biomassa dan PLTS pada biomass and Solar Power in 2025 reached
2025 mencapai 251,5 GWh, meningkat 123,9% 251.5 GWh, representing a 123.9% increase
dibandingkan tahun 2024 sebesar 112,3 GWh. compared to 112.3 GWh in 2024.
Sejalan dengan peningkatan tersebut, porsi energi In line with this increase, the share of renewable
terbarukan dalam bauran energi Perseroan juga electricity in the Company’s energy mix also
menunjukkan penguatan. Dengan total penjualan strengthened. Based on total electricity sales of
listrik 4.150 GWh pada 2025, kontribusi energi 4,150 GWh in 2025, renewables (biomass and Solar
terbarukan (biomassa dan PLTS) setara sekitar 6,1% Power) accounted for approximately 6.1% of the
dari penjualan listrik Perseroan (2024: sekitar 2,7%, Company’s electricity sales (2024: approximately
dari 112,3 GWh terhadap total penjualan 4.135 GWh). 2.7%, based on 112.3 GWh out of 4,135 GWh).
Persentase ini mencerminkan akselerasi transisi This reflects the Company’s accelerated and
energi Perseroan melalui inisiatif yang terukur dan measurable energy transition progress year-on-
dapat dibandingkan dari tahun ke tahun. year.
Intensitas emisi dan penyesuaian target Emissions intensity and target recalibration
Sejalan dengan penguatan bauran energi In line with the strengthening of the renewable
terbarukan, Perseroan terus mengelola emisi GRK energy mix, the Company continued managing
secara bertahap sesuai Carbon Roadmap 2060. its GHG emissions progressively under the Carbon
Pada tahun 2025, Perseroan mencatat intensitas Roadmap 2060. In 2025, the Company recorded
emisi sebesar ~0,69 tCO2e/MWh (baseline 2019: emissions intensity of ~0.69 tCO2e/MWh (2019
0,71 tCO2e/MWh). baseline: 0.71 tCO2e/MWh).
Perseroan menargetkan penurunan intensitas The Company targeted a 10% reduction in
emisi pada tahun 2025 sebesar 10% dibanding emission intensity in 2025 compared to the
tahun dasar 2019, setara dengan 0,64 tCO2e/ baseline 2019, equivalent to 0.64 tCO2e/MWh.
MWh. Namun target tersebut belum tercapai However, the target was not achieved, primarily
terutama dipengaruhi dinamika pasokan gas due to the gas supply disruption arising from
akibat peristiwa force majeure di pemasok gas, the force majeure events at the gas suppliers,
sehingga Perseroan perlu mengambil langkah which required the Company to implement
mitigasi operasional untuk menjaga keandalan operational mitigation measures to maintain the
pasokan. Sehubungan dengan kondisi tersebut, supply reliability. In light of these conditions, the
Perseroan menetapkan kembali intensitas Company has recalibrated its emissions intensity
emisi sebesar 0,64 tCO2e/MWh sebagai target target to 0.64 tCO2e/MWh for 2026.
tahun 2026.
Page 27
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
25
Dalam konteks tersebut, penggunaan biodiesel In this context, emergency substitution using B40
01 Statement from the Board of Directors
B40 sebagai substitusi darurat memiliki biodiesel carries a higher combustion emissions
konsekuensi peningkatan faktor emisi pembakaran factor than natural gas. To partially mitigate the
Penjelasan Direksi
dibanding gas alam. Untuk menahan sebagian emissions impact and maintain the direction of
dampak emisi dan menjaga arah strategi transisi its transition strategy, the Company increased
energi, Perseroan meningkatkan pemanfaatan renewable energy utilization through biomass
energi terbarukan melalui biomassa dan and Solar Power as described in “Strengthening
PLTS sebagaimana dijelaskan pada bagian the renewable energy mix sourced from
“Penguatan bauran energi terbarukan bersumber biomass and Solar Power” section.
dari biomassa dan PLTS”.
Perseroan berkomitmen mempercepat The Company is committed to accelerating
pelaksanaan Carbon Roadmap 2060 dengan the execution of its Carbon Roadmap 2026 by
memperkuat ketahanan pasokan energi primer, strengthening the resilience of primary energy
mengoptimalkan penerapan co-firing, dan supply, optimizing co-firing implementation, and
ekspansi PLTS secara berkelanjutan. Untuk sustainably expanding Solar Power capacity.
02
mendukung roadmap tersebut, Perseroan To support this roadmap, the Company is also
juga memperkuat sistem MRV (Measurement, enhancing its emissions MRV (Measurement,
03
Reporting, and Verification) emisi. Penguatan Reporting, and Verification) system. The MRV
MRV ini difokuskan untuk menjaga konsistensi enhancements focus on maintaining consistency
04
dan meningkatkan kualitas data dasar termasuk and improving the quality of underlying data
data aktivitas dan faktor emisi, menyempurnakan including activity data and emission factors,
metodologi perhitungan, serta memperkuat refining calculation methodologies, as well as
05
jejak audit dan bukti pendukung, guna strengthening audit trails and supporting evidence,
memastikan pengelolaan emisi tetap andal untuk to ensure emissions management outcomes
06
kebutuhan pengambilan keputusan, pelaporan, remains reliable for decision-making, reporting,
dan verifikasi. and verification.
07
Pengelolaan karbon dan kesiapan Carbon management and readiness for the
perdagangan karbon nasional national carbon trading scheme
08
Selaras dengan kebijakan Pemerintah Indonesia In line with the Government of Indonesia’s policy
dalam pengendalian emisi sektor pembangkit on emissions control for the power generation
09
dan pengembangan perdagangan karbon sector and the development of the national carbon
nasional, Perseroan memperkuat kesiapan trading scheme, the Company strengthened the
10
kepatuhan melalui Persetujuan Teknis Batas Atas compliance readiness through the Technical
Emisi Pelaku Usaha Pembangkit Tenaga Listrik Approval on Emission Limits for Power Generation
(PTBAE-PU). Pada tahun 2025, PLTU Co-firing Business Operators (PTBAE-PU). In 2025, PLTU
11
Babelan telah dipersiapkan untuk memasuki Co-firing Babelan was prepared to enter Phase
Fase 2 (dua) implementasi perdagangan karbon 2 (two) of the power sector carbon trading
sektor pembangkit, termasuk kesiapan proses implementation, including readiness for third-
verifikasi nilai emisi oleh pihak ketiga untuk periode party verification of emissions values for the
pelaporan tahun 2025. Sesuai timeline yang telah 2025 reporting period. In accordance with the
ditetapkan, proses verifikasi dan penyelesaian established timeline, the verification process and
laporan telah selesai pada akhir Maret 2026. report completion was completed by the end of
March 2026.
Page 28
PT Cikarang Listrindo Tbk
26 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Inisiatif ini melengkapi penguatan tata kelola emisi This initiative complements the Company’s
Perseroan, termasuk konsistensi data, metodologi strengthened emissions governance, including
perhitungan, serta bukti pendukung yang dapat data consistency, calculation methodology, and
ditelusuri, sehingga mendukung kepatuhan traceable supporting evidence, thereby supporting
dan kredibilitas pengungkapan terkait iklim. compliance and the credibility of climate-related
disclosures.
Dukungan dekarbonisasi pelanggan melalui Customer decarbonization support through
I-REC dan SPKL I-REC and EVCS
Selain menyediakan opsi listrik dari sumber In addition to providing renewable electricity options
energi terbarukan sebagaimana dijelaskan pada as described in the section “Strengthening the
bahasan “Penguatan bauran energi terbarukan renewable energy mix sourced from biomass and
bersumber dari biomassa dan PLTS”, Perseroan juga Solar Power “, the Company also offers supporting
menghadirkan produk dan infrastruktur pendukung products and infrastructure as additional services
sebagai layanan tambahan untuk membantu to help customers in their decarbonization efforts.
pelanggan dalam upaya dekarbonisasi.
Pada tahun 2025, penjualan I-REC tercatat In 2025, I-REC sales reached 79,580 MWh (2024:
79.580 MWh (2024: 59.486 MWh), meningkat 59,486 MWh), an increase of 33.8% year-on-
33,8% dibanding tahun sebelumnya. I-REC year. I-REC (International Renewable Energy
(Sertifikat Energi Terbarukan Internasional) Certificate) is a renewable energy certificate/
merupakan sertifikat/atribut energi terbarukan attribute that represents the generation of
yang merepresentasikan produksi 1 (satu) MWh 1 (one) MWh of electricity from renewable
listrik dari sumber energi terbarukan, dan dapat sources, and can be used by customers to
digunakan oleh pelanggan untuk mendukung klaim support their renewable electricity usage claims
penggunaan listrik terbarukan sesuai ketentuan in accordance with the scheme’s requirements.
skema. Perseroan juga memperluas infrastruktur The Company also expanded EV infrastructure by
kendaraan listrik dengan mengoperasikan 31 SPKL operating 31 EVCS in 2025 (2024: 11 EVCS).
pada 2025 (2024: 11 SPKL).
Peningkatan ini merupakan bagian dari upaya This improvement forms part of the Company’s
Perseroan dalam membangun ekosistem transisi efforts to build a more integrated energy transition
energi yang lebih terintegrasi di kawasan industri ecosystem within the industrial estates it serves.
yang dilayani.
Kepatuhan dan pengakuan kinerja Environmental compliance and recognition
lingkungan
Dari sisi kepatuhan, Perseroan mempertahankan On compliance, the Company maintained
capaian kinerja pengelolaan lingkungan melalui environmental performance through Green
PROPER Hijau untuk PLTU Co-firing Babelan dan PROPER ratings for PLTU Co-firing Babelan and
PLTGU Jababeka, serta PROPER Biru untuk PLTG PLTGU Jababeka, and Blue PROPER for PLTG
MM-2100. Capaian tersebut mengacu pada hasil MM-2100. These achievements refer to the latest
penilaian terakhir PROPER 2024 sebagai penilaian available PROPER 2024 assessment results, while
terbaru yang tersedia, sementara penilaian the PROPER 2025 assessment is still in progress.
PROPER 2025 masih dalam proses.
Hal ini mencerminkan komitmen Perseroan This reflects the Company’s commitment
dalam menjaga kepatuhan regulasi sekaligus to maintaining regulatory compliance and
memperkuat praktik pengelolaan lingkungan strengthening environmental management
pada fasilitas operasional. practices across operational facilities.
Page 29
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
27
C. Pencapaian Komitmen Sosial C. Social Commitment Achievements
01 Statement from the Board of Directors
Komitmen sosial Perseroan dijalankan The Company’s social commitment is
untuk memastikan keandalan layanan dan implemented to ensure that service reliability
Penjelasan Direksi
ketangguhan bisnis berjalan beriringan dengan and business resilience go hand in hand with
kesejahteraan masyarakat, kualitas tempat community well-being, workplace quality, and
kerja, serta Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Occupational Health, Safety, and Environment
Lingkungan (K3L). Perseroan meyakini bahwa (HSE). The Company believes that the energy
transisi energi dan keandalan operasional hanya transition and operational reliability can only
dapat dicapai secara berkelanjutan apabila be achieved sustainably when supported by a
didukung SDM yang terlindungi dan kompeten, capable and protected workforce, safe working
kemitraan kerja yang aman baik bagi karyawan partnerships for both employees and non-
dan non-karyawan, serta program Tanggung employees, and relevant and impactful Social
Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang relevan and Environmental Responsibility (TJSL) programs
dan berdampak bagi masyarakat. for communities.
02
Kontribusi TJSL dan fokus dampak sosial di TJSL contribution and social impact focus in
wilayah operasional operational areas
03
Pada tahun 2025, Perseroan merealisasikan dana In 2025, the Company realized TJSL program
program TJSL sebesar AS$841.789, meningkat funding of US$841,789, increasing from US$566,146
04
dibandingkan tahun 2024 sebesar AS$566.146 in 2024 (increased by 48.7%). Cumulatively
(meningkat 48,7%). Secara kumulatif sejak tahun since 2019, the Company’s total realized TJSL
2019, total realisasi dana TJSL Perseroan mencapai funding has reached US$7,149,558, reflecting
05
AS$7.149.558, mencerminkan konsistensi dukungan the Company’s consistent support for social
Perseroan terhadap pembangunan sosial dan and environmental development.
06
lingkungan.
Program TJSL dijalankan dalam 4 (empat) pilar TJSL programs are implemented across 4 (four)
07
yaitu Sosial-Ekonomi, Pendidikan, Kesehatan, dan pillars, namely Socio-Economic, Education, Health,
Lingkungan, dengan fokus utama pada wilayah and Environment, with a primary focus on areas
08
sekitar area operasional Perseroan antara lain surrounding the Company’s operations, including
Babelan, Jababeka, dan MM-2100 serta lokasi Babelan, Jababeka, and MM-2100, as well as other
09
penerima manfaat lain sesuai kebutuhan dan beneficiary locations based on community needs
kolaborasi dengan pemangku kepentingan. and stakeholder collaboration.
10
Dalam implementasinya, Perseroan memberi In its implementation, the Company prioritizes
perhatian pada kelompok rentan yang paling support for the most vulnerable groups, including:
membutuhkan dukungan, antara lain:
11
• Pilar Sosial–Ekonomi yang ditujukan untuk • Socio-Economic pillar, targeting low-income
masyarakat berpendapatan rendah, UMKM/ communities, MSMEs/local business groups,
kelompok usaha lokal, serta warga terdampak and disaster-affected communities.
bencana.
• Pilar Pendidikan yang ditujukan untuk • Education pillar, targeting children and youth
anak dan remaja dari keluarga dengan from economically constrained families,
keterbatasan ekonomi, siswa Sekolah Vocational High School (SMK) students, and
Menengah Kejuruan (SMK), serta kelompok groups with limited access to education.
dengan akses pendidikan terbatas.
• Pilar Kesehatan yang ditujukan untuk • Health pillar, targeting mothers and children,
ibu dan anak, keluarga rentan stunting, families that vulnerable to stunting, and
serta masyarakat dengan akses layanan communities with limited access to healthcare
kesehatan terbatas. services.
• Pilar Lingkungan yang ditujukan untuk • Environment pillar, targeting communities
komunitas sekitar wilayah konservasi/ around conservation areas/ecosystems,
ekosistem, termasuk kelompok yang rentan including groups vulnerable to environmental
terdampak degradasi lingkungan. degradation impacts.
Page 30
PT Cikarang Listrindo Tbk
28 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Respon terhadap tanggap bencana Disaster response
Pada 2025, kontribusi bantuan tanggap bencana In 2025, disaster response contributions increased
meningkat signifikan dari AS$6.028 (2024) significantly from US$6,028 (2024) to US$263,418
menjadi AS$263.418 (2025). Peningkatan ini antara (2025). This increase was driven in part by
lain dipengaruhi oleh komitmen Perseroan dalam the Company’s commitment to emergency
respon tanggap darurat, termasuk dukungan response, including humanitarian donations for
donasi kemanusiaan untuk bencana di Sumatera disasters in Sumatra toward the end of 2025.
pada akhir tahun 2025.
Perluasan akses energi bagi kelompok rentan Expanding energy access for vulnerable groups
Sebagai bagian dari dukungan sosial yang As part of its direct-impact social support,
berdampak langsung, Perseroan melanjutkan the Company continued its commitment to
komitmen program penyambungan listrik gratis provide free electricity connections for up to
hingga 18.000 rumah. Hingga akhir 2025, realisasi 18,000 households. By the end of 2025, the
pemasangan mencapai 11.053 rumah (61,4% dari number of installed connections had reached
total komitmen), yang tersebar di Kabupaten 11,053 households (61.4% of the total commitment),
Bekasi (termasuk Cikarang), Sumedang, Cianjur, distributed across Bekasi Regency (including
Bogor, dan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Cikarang), Sumedang, Cianjur, Bogor, and East
Nusa Tenggara Province.
Secara kumulatif sejak tahun 2019–2025, realisasi Cumulatively from 2019 to 2025, the total
dana yang telah dikeluarkan untuk program funds disbursed for this free electricity
penyambungan listrik ini mencapai sekitar connection program reached approximately
AS$650,5 ribu, dengan estimasi sisa biaya sekitar 39% US$650.5 thousand, with an estimated remaining
yang masih akan dikeluarkan untuk memenuhi sisa cost of around 39% still to be incurred to fulfill the
komitmen Perseroan. Inisiatif ini memperluas akses Company’s remaining commitment. This initiative
energi bagi rumah tangga yang membutuhkan expands energy access for households in need
serta berkontribusi pada peningkatan produktivitas and strengthens community productivity and
dan kualitas hidup masyarakat. quality of life.
Ketenagakerjaan, keberagaman, dan Employment, diversity, and workplace quality
kualitas tempat kerja
Perseroan memandang karyawan sebagai The Company views employees as the key
penggerak utama ketangguhan organisasi. Pada driver of organizational resilience. In 2025, the
tahun 2025, total karyawan Perseroan tercatat 828 Company employed 828 people, with 112 female
orang, dengan keterwakilan karyawan perempuan employees (13.5%) (2024: 12.3%) and 2 female
112 orang (13,5%) (2024: 12,3%) dan keterwakilan employees in top management (equivalent
perempuan pada top management sebanyak to 18.2% of top management). This reflects
2 orang (setara 18,2% dari top management). Ini the Company’s consistent steps in expanding
menunjukkan langkah konsisten Perseroan dalam inclusive employment opportunities.
memperluas kesempatan kerja yang inklusif.
Dalam penguatan kualitas tempat kerja, To strengthen workplace quality, the Company
Perseroan melanjutkan pengembangan kebijakan continued enhancing worker protection policies
perlindungan pekerja dan praktik ketenagakerjaan and responsible employment practices,
yang bertanggung jawab, termasuk prinsip tanpa including zero tolerance for harassment
toleransi terhadap pelecehan dan diskriminasi, and discrimination, as well as strengthening
serta penguatan kanal pelaporan dan tindak reporting channels and adequate follow-up
lanjut yang memadai. Konsistensi penerapan mechanisms. The consistent implementation
kebijakan dan penguatan budaya kerja tersebut of these policies and the strengthening of
turut mendukung tercapainya tingkat voluntary the corporate culture have contributed to
resignation turnover yang tergolong sangat achieving a very low voluntary resignation
rendah sebesar 2,8% pada tahun 2025, jika turnover rate of 2.8% in 2025, compared to the
dibandingkan dengan perkiraan rata-rata average industrial turnover in Indonesia of 5.2%1.
turnover industri Indonesia sebesar 5,2%1.
1) Data perkiraan rata-rata tingkat turnover industri Indonesia diakses dari https://swa.co.id/read/467592/survei-mercer-memproyeksikan-kenaikan-
gaji-di-indonesia-naik-sebesar-58-pada-2026
Estimated average employee turnover rate in Indonesia’s industry, accessed from https://swa.co.id/read/467592/survei-mercer-memproyeksikan-
kenaikan-gaji-di-indonesia-naik-sebesar-58-pada-2026
Page 31
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
29
K3L bagi karyawan dan kontraktor HSE for employees and contractors
01 Statement from the Board of Directors
Perseroan menempatkan K3L sebagai fondasi The Company places HSE as a foundation for
keandalan operasional. Sepanjang tahun 2025, operational reliability. Throughout 2025, there
Penjelasan Direksi
tidak terdapat kecelakaan kerja pada karyawan were no occupational accidents involving
Perseroan. Pada sisi non-karyawan/kontraktor, Company employees. For non-employees/
terdapat 2 (dua) kejadian kecelakaan Kelas contractors, there were 2 (two) Class 2 accidents
2 dan 1 (satu) kejadian kecelakaan Kelas 3. and 1 (one) Class 3 accident. All incidents
Seluruh kejadian tersebut tidak menimbulkan resulted in no Lost Time Injury (LTI = 0) and
Lost Time Injury (LTI = 0) dan tidak terdapat hari no lost workdays (LTD = 0). Total manhours
kerja hilang (LTD = 0). Total jam kerja tahun 2025 in 2025 were 5,330,530 hours (employees:
tercatat 5.330.530 jam (karyawan: 2.192.467 jam; 2,192,467 hours; contractors: 3,138,063 hours).
kontraktor: 3.138.063 jam).
Atas kejadian pada kontraktor, Perseroan Following the contractors’ incidents, the
memperkuat pengendalian risiko melalui Company strengthened the risk controls through
02
investigasi dan corrective action, penguatan investigations and corrective actions, reinforced
briefing keselamatan, peningkatan pengawasan safety briefings, enhanced the supervision of
pekerjaan berisiko, serta penguatan manajemen high-risk work, and strengthened the contractor’s
03
K3L kontraktor untuk memastikan standar HSE management to ensure consistent safety
keselamatan yang konsisten di seluruh area kerja. standards across all work areas.
04
D. Pencapaian Komitmen Tata Kelola D. Governance Commitment Achievements
05
Penerapan tata kelola perusahaan yang baik Good corporate governance is a critical foundation
merupakan fondasi penting dalam mendukung for the Company’s sustainability performance.
06
keberhasilan kinerja keberlanjutan Perseroan. Tata Strong governance helps ensuring the operational
kelola yang kuat membantu memastikan keandalan reliability, regulatory compliance, disciplined risk
operasional, kepatuhan terhadap regulasi, management, and the prevention of conflicts
07
pengelolaan risiko yang disiplin, serta pencegahan of interest and business ethics violations.
benturan kepentingan dan pelanggaran etika Throughout 2025, the Company continued
08
bisnis. Sepanjang tahun 2025, Perseroan terus strengthening its sustainability governance so
memperkuat tata kelola keberlanjutan agar that ESG implementation becomes more focused,
09
pelaksanaan program ESG semakin terarah, cross-functionally integrated, and accountable.
terintegrasi lintas fungsi, dan akuntabel.
10
Penguatan struktur tata kelola keberlanjutan Strengthening sustainability governance
structure
11
Sebagai langkah penguatan tata kelola, As a governance enhancement, the Company
Perseroan melakukan penggabungan Komite consolidated the Environmental Sustainability
Keberlanjutan Lingkungan dan Komite Corporate Committee and the Corporate Social
Social Responsibility (CSR) menjadi Komite Responsibility (CSR) Committee into a single
Environmental, Social, dan Governance (ESG) Environmental, Social, and Governance (ESG)
yang efektif berlaku sejak 1 Januari 2025, dan Committee, effective January 1, 2025, chaired by
diketuai oleh Direktur ESG & Keuangan. Konsolidasi ESG & Financial Director. This consolidation aims
struktur ini bertujuan meningkatkan koordinasi to improve cross-functional coordination and ESG
lintas fungsi dan efektivitas pengambilan decision-making effectiveness, while reinforcing
keputusan ESG, sekaligus memperkuat peran the Board of Director's supporting bodies in
organ pendukung Direksi dalam memastikan ensuring consistent sustainability implementation
implementasi program keberlanjutan berjalan across all operational areas.
konsisten di seluruh area operasional.
Page 32
PT Cikarang Listrindo Tbk
30 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Penguatan tata kelola digital melalui Komite Strengthening digital governance through
Pengarah ICT the ICT Steering Committee
Perseroan juga membentuk Komite Pengarah The Company also established an Information
Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT and Communication Technology (ICT) Steering
Steering Committee) yang diketuai oleh Direktur Committee, chaired by ESG & Financial Director,
ESG & Keuangan, selaku penanggung jawab who is in charge of ICT function within the Company.
fungsi ICT di lingkungan Perseroan. Komite ini The committee serves as a strategic steering
berperan sebagai forum pengarah strategis yang forum supporting management in ICT governance
mendukung manajemen dalam pengelolaan and development across the Company, including
dan pengembangan ICT di lingkungan Perseroan, strengthening data governance and systems to
termasuk penguatan tata kelola data dan sistem support service reliability and reporting quality.
untuk mendukung keandalan layanan serta
kualitas pelaporan.
Kepatuhan, etika, dan akuntabilitas Compliance, ethics, and reporting
pelaporan accountability
Perseroan menerapkan tata kelola keberlanjutan The Company implements a sustainability
untuk memastikan keberlanjutan bisnis, governance to ensure business continuity,
mematuhi peraturan di setiap aspek operasional, comply with regulations across operational
serta menghindari konflik kepentingan dan aspects, and avoid conflicts of interest and
pelanggaran etika bisnis. Sepanjang tahun 2025, business ethics violations. Throughout 2025,
tidak terdapat insiden ketidakpatuhan terhadap there were no incidents of legal non-compliance,
hukum, sehingga tidak terdapat denda material resulting in no material fines and no non-
dan sanksi non-keuangan yang dikenakan monetary sanctions imposed on the Company.
kepada Perseroan.
Untuk memperkuat kualitas dan kredibilitas To strengthen disclosure quality and credibility,
pengungkapan, Perseroan memperkuat tata kelola the Company enhanced data governance
data dan bukti pendukung, termasuk penguatan and supporting evidence, including clearer
dokumentasi dan keterlacakan informasi documentation and traceability of material
keberlanjutan yang material. Perseroan telah sustainability information. The Company
melaksanakan assurance independen atas Laporan has conducted independent assurance of
Keberlanjutan sejak tahun 2020 berdasarkan its Sustainability Report since 2020 based on
standar ISAE 3000. Sejak tahun 2023, Perseroan ISAE 3000. Since 2023, the Company has further
juga memperkuat pendekatan assurance dengan strengthened its assurance approach by referring
mengacu pada AA1000 Assurance Standard to the AA1000 Assurance Standard (AA1000AS)
(AA1000AS) Type 2 (tingkat assurance moderat) Type 2 (moderate level of assurance) to assess
untuk menilai keandalan informasi sekaligus aspek information reliability as well as sustainability
prinsip/praktik keberlanjutan. principles/practices.
Selain itu, inventaris emisi GRK Perseroan In addition, the Company’s GHG emissions
telah diverifikasi sesuai ISO 14064-1 oleh pihak inventory has been verified in accordance with
independen sejak tahun 2020 dengan cakupan ISO 14064-1 by an independent party since 2020,
seluruh unit pembangkit dan kantor Perseroan. covering all generation units and offices. These
Langkah ini memperkuat kepercayaan pemangku measures reinforce stakeholder confidence in the
kepentingan atas keandalan dan akuntabilitas reliability and accountability of the Company’s
pengungkapan keberlanjutan Perseroan. sustainability disclosures.
Penyelarasan dengan pedoman tata kelola Alignment with governance guidelines and
dan penguatan praktik terbaik strengthening best practices
Perseroan secara sukarela mengintegrasikan The Company voluntarily integrates the
Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia Indonesian General Guidelines for Corporate
(PUGKI) 2021 ke dalam kerangka kerja tata kelola Governance (PUGKI) 2021 into its governance
sebagai acuan praktik terbaik. Berdasarkan framework as a best-practice reference. Based on
hasil evaluasi di tahun 2025, Perseroan the evaluation results in 2025, the Company has
mengimplementasikan standar PUGKI 2021 implemented PUGKI 2021 standard following the
dengan menggunakan pendekatan “diterapkan “apply or explain” approach.
atau dijelaskan”.
Page 33
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
31
Sebagai indikator penguatan tata kelola yang As a measurable indicator of governance
01 Statement from the Board of Directors
terukur, Perseroan juga secara konsisten strengthening, the Company also consistently
melakukan self-assessment ASEAN Corporate conducts a self-assessment using the ASEAN
Penjelasan Direksi
Governance Scorecard (ACGS). Pada tahun Corporate Governance Scorecard (ACGS).
buku 2025, tingkat penerapan ACGS Perseroan In FY2025, the Company’s ACGS adoption
meningkat menjadi 86,1% (2024: 85,1%) dan level increased to 86.1% (FY2024: 85.1%) and
menunjukkan kemajuan yang signifikan reflects significant progress compared to
dibandingkan penilaian awal 73,9% pada tahun the initial assessment of 73.9% in FY2019.
buku 2019.
Lebih lanjut, dalam pelaksanaan keberlanjutan, Furthermore, in sustainability implementation, the
Dewan Komisaris dan Direksi secara formal Board of Commissioners and the Board of Directors
mengkaji dan menyetujui topik-topik material formally review and approve the Company’s
yang diungkapkan pada Laporan Keberlanjutan material topics disclosed in the Sustainability Report
sesuai kondisi Perseroan pada periode pelaporan, in accordance with the Company’s conditions
melakukan tinjauan kesesuaian dengan during the reporting period, conduct compliance
02
peraturan yang berlaku, serta menyetujui Laporan reviews against applicable regulations, and
Keberlanjutan secara keseluruhan. approve the Sustainability Report as a whole.
03
Pengakuan Eksternal atas Kinerja External Recognition of Sustainability
04
Keberlanjutan Performance
Sebagai indikasi positif atas konsistensi penguatan
05
As a positive indication of consistent ESG
kinerja ESG, Perseroan memperoleh pengakuan performance strengthening, the Company received
eksternal dan menunjukkan penilaian yang baik external recognition and demonstrated strong
06
dari beberapa lembaga independen. Pada tahun assessments from independent institutions. In 2025,
2025, Perseroan meraih Asia Sustainability Reporting the Company achieved Asia Sustainability Reporting
07
Rating (ASRRAT) 2025 dengan predikat Platinum. Rating (ASRRAT) 2025 with a Platinum rating.
Selain itu, Perseroan memantau penilaian risiko ESG
08
The Company also monitors ESG risk assessments
oleh lembaga pemeringkat internasional sebagai from international rating agencies as part of its
bagian dari perbaikan berkelanjutan dan penguatan continual improvement and stronger disclosure
09
transparansi pengungkapan, dengan capaian transparency, with the following results:
sebagai berikut:
10
11
27,2 BB 46
Stabil di Kategori Di atas nilai industri Di atas nilai rata-rata
Risiko Sedang yang telah disesuaikan industri utilitas listrik
Stable in the Medium Above the adjusted Above the average
Risk Category industry score score in the electric
utilities industry
Pengakuan ini menjadi umpan balik penting bagi These recognitions provide important feedback
Perseroan untuk terus meningkatkan efektivitas for the Company to continuously enhance ESG
pengelolaan ESG dan kualitas pengungkapan management effectiveness and disclosure quality.
secara konsisten.
Page 34
PT Cikarang Listrindo Tbk
32 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Outlook dan Prioritas 2026 Outlook and 2026 Priorities
Memasuki tahun 2026, Perseroan menetapkan Entering 2026, the Company sets priorities to
prioritas untuk memperkuat ketahanan operasional strengthen operational resilience while improving
sekaligus meningkatkan kinerja ESG secara terukur. measurable ESG performance. Key priorities include:
Fokus utama Perseroan meliputi:
• Percepatan transisi energi melalui penguatan • Accelerating the energy transition by
bauran energi terbarukan. strengthening the renewable energy mix.
• Penguatan ketahanan pasokan energi primer • Strengthening primary energy supply resilience to
untuk meminimalkan risiko gangguan dan minimize disruption risks and safeguard service
menjaga keandalan layanan. reliability.
• Penguatan pengelolaan emisi dan kualitas data • Strengthening emissions management and
pelaporan keberlanjutan, mencakup PTBAE-PU sustainability reporting data quality, including
untuk mendukung pengambilan keputusan dan PTBAE-PU to support more reliable decision-
pengungkapan yang lebih andal. making and disclosures.
• Penguatan K3L bagi karyawan dan kontraktor • Strengthening HSE for both employees and
melalui pengendalian risiko dan konsistensi contractors through risk controls and consistent
penerapan standar keselamatan. safety standards.
• Penguatan dampak sosial yang terukur melalui • Strengthening measurable social impacts through
program TJSL yang semakin terarah bagi more targeted TJSL programs for vulnerable
kelompok rentan dan penguatan pelibatan groups and stronger stakeholder engagement.
pemangku kepentingan.
Rincian strategi, kebijakan, dan pelaksanaan roadmap Detailed strategies, policies, and implementation
disampaikan pada bab Kebijakan dan Strategi roadmaps are presented in the Sustainability Policy
Keberlanjutan dalam Laporan Keberlanjutan ini. and Strategy chapter of this Sustainability Report.
Page 35
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
33
Penutup Closing
01 Statement from the Board of Directors
Kami bangga atas capaian Perseroan sepanjang We are proud of the Company’s achievements
Penjelasan Direksi
tahun 2025 dalam menjaga keandalan layanan di throughout 2025 in maintaining service reliability
tengah adanya gangguan pasokan gas, sekaligus amid disruptions in gas supply, while continuing to
tetap memperkuat kinerja ESG secara berkelanjutan. strengthening the ESG performance in a sustainable
Konsistensi peningkatan bauran energi terbarukan, manner. The consistent increase in the renewable
penguatan aspek keselamatan ketenagalistrikan energy mix, reinforcement of electricity safety and OHS,
dan K3L, penguatan dampak sosial, serta penguatan enhancement of social impact, and strengthening
tata kelola dan kualitas pengungkapan merupakan of governance and disclosure quality reflects the
hasil kerja kolektif seluruh insan Perseroan dan collective efforts of all Company personnel, as well as
dukungan para pemangku kepentingan. the continued support of stakeholders.
Atas nama Direksi, kami menyampaikan apresiasi On behalf of the Board of Directors, we express
yang setinggi-tingginya kepada seluruh karyawan our highest appreciation to all employees for their
atas dedikasi dan kontribusinya, serta kepada dedication and contributions, and to customers,
02
pelanggan, pemerintah, masyarakat, mitra usaha, government, communities, business partners,
investor, dan seluruh pemangku kepentingan atas investors, and all stakeholders for their continued
03
01
dukungan dan kepercayaan yang terus diberikan. support and trust. Looking ahead, the Company
Ke depan, Perseroan berkomitmen untuk terus remains committed to continual innovation and
04
02
berinovasi dan berkolaborasi dalam memperkuat collaboration to strengthen the operational resilience
ketahanan operasional dan mempercepat and accelerate its sustainability journey, aligned
perjalanan keberlanjutan, sejalan dengan semangat with our spirit of being a “Light that Brings Goodness.”
05
03
menjadi “Terang yang Membawa Kebaikan.”
06
04
05
07
06
08
Jakarta, 31 Maret 2026
09
07
Jakarta, March 31, 2026
08
10
Atas nama Direksi PT Cikarang Listrindo Tbk
On behalf of the Board of Directors of PT Cikarang Listrindo Tbk
09
11
10
11
Andrew K. Labbaika
Direktur Utama
President Director
Page 36
PT Cikarang Listrindo Tbk
34 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
SURAT PERNYATAAN ANGGOTA DEWAN KOMISARIS DAN
DIREKSI TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN
KEBERLANJUTAN 2025 PT CIKARANG LISTRINDO TBK
Responsibility Statement of Board of Commissioners and Board of Directors
for 2025 Sustainability Report of PT Cikarang Listrindo Tbk
Kami yang bertanda tangan di bawah ini We, the undersigned, hereby declare that all
menyatakan bahwa semua informasi dalam information in the 2025 Sustainability Report of
Laporan Keberlanjutan PT Cikarang Listrindo Tbk PT Cikarang Listrindo Tbk has been fully disclosed
tahun 2025 telah dimuat secara lengkap dan kami and we take full responsibility for the accuracy of
bertanggungjawab penuh atas kebenaran isi the information in this Sustainability Report.
Laporan Keberlanjutan Perseroan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. This statement was duly prepared.
Jakarta, 31 Maret 2026
Jakarta, March 31, 2026
Dewan Komisaris | Board of Commissioners
Sutanto Joso
Komisaris Utama
President Commissioner
Iwan P. Brasali Fenza Sofyan Djeradjat Janto Joso
Komisaris Komisaris Komisaris
Commissioner Commissioner Commissioner
Ir. Kiskenda Suriahardja Drs. Josep Karnady
Komisaris Independen Komisaris Independen
Independent Commissioner Independent Commissioner
Direksi | Board of Directors
Andrew K. Labbaika Png Ewe Chai
Direktur Utama Wakil Direktur Utama
President Director Vice President Director
Richard N. Flynn Christanto Pranata Yudho Pratikto
Direktur Direktur Direktur
Director Director Director
Page 37
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
35
01 Statement from the Board of Directors
Penjelasan Direksi
02
03
04
05
06
07
08
09
10
11
Page 38
PT Cikarang Listrindo Tbk
36 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Kebijakan
dan Strategi
Keberlanjutan
Sustainability Policy and Strategy
Page 39
Mendorong Ketangguhan Melalui Keberlanjutan
Driving Resilience Through Sustainability
37
Page 40
PT Cikarang Listrindo Tbk
38 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
KEBIJAKAN DAN STRATEGI KEBERLANJUTAN [OJK A.1][GRI 2-22, 2-23, 2-24]
Sustainability Policy and Strategy
“
PLTS di atas Atap Kantor Operasional Jababeka
Solar Power on the Rooftop of Jababeka
Operational Office
Keberhasilan keberlanjutan Perseroan dibangun atas konsistensi
komitmen untuk mengintegrasikan prinsip Lingkungan, Sosial,
dan Tata Kelola (ESG) dalam setiap keputusan operasional dan
strategis. Dengan Kebijakan Keberlanjutan yang sejalan dengan
Kontribusi Nasional Indonesia (NDC), Perseroan memastikan
setiap tindakan menghasilkan manfaat nyata bagi pelestarian
lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan nilai berkelanjutan
bagi seluruh pemangku kepentingan.
The Company’s sustainability success is built on a consistent commitment to
integrating Environmental, Social, and Governance (ESG) principles into every
operational and strategic decision. Through a Sustainability Policy aligned with
Indonesia’s Nationally Determined Contribution (NDC), the Company ensures
every action delivers tangible benefits for environmental preservation, community
empowerment, and sustainable value for all stakeholders.
Page 41
Mendorong Ketangguhan Melalui Keberlanjutan
Driving Resilience Through Sustainability
39
Perseroan meyakini bahwa bisnis yang berkelanjutan The Company believes that sustainable business
01
adalah bisnis yang memiliki komitmen kuat untuk is a business that has a strong commitment to
berkontribusi kepada sosial dan lingkungannya. contribute to the society and environment. As
02 Sustainability Policy and Strategy
Sebagai perusahaan penyedia listrik, Perseroan a power company, the Company is committed
berkomitmen untuk memberikan energi yang to providing clean and affordable energy to
Kebijakan dan Strategi Keberlanjutan
bersih dan terjangkau kepada pelanggan, the customers, improve community well-being,
mensejahterakan masyarakat, dan menciptakan and creating added value for all stakeholders.
nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.
Komitmen untuk beroperasi secara bertanggung The commitment to operate responsibly and
jawab dan berkontribusi untuk masa depan yang contribute to a sustainable future is reflected in
berkelanjutan tergambar pada Visi, Misi, Pilar, Elemen, the Company’s Vision, Mission, Pillars, Elements,
dan Nilai Perusahaan. Ini juga dibahas lebih lanjut and Corporate Values. It is also elaborated in the
mengenai Kebijakan Keberlanjutan Perseroan, yang Company’s Sustainability Policy, which outlines
menjelaskan pandangan keberlanjutan Perseroan the Company’s sustainability vision and main
dan tujuan utama yang mendorong inisiatif-inisiatif objectives that drive the sustainability initiatives.
keberlanjutan.
Fokus area keberlanjutan Perseroan didasarkan The Company’s sustainability focus areas are
pada 4 (empat) pilar pondasi dan elemen visi
03
based on the 4 (four) pillars and elements of the
dan misi Perseroan. Perseroan menetapkan dan Company’s vision and mission. The Company
menerapkan nilai perusahaan yang dijadikan establishes and implements corporate values that
04
pedoman tingkah laku seluruh karyawan, dengan serve as guidelines for the behavior of all employees
menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan upholding integrity in carrying out their duties.
05
tugasnya.
Visi, Misi, Pilar, dan Nilai Perusahaan telah dijelaskan The Vision, Mission, Pillars, and Corporate Values
06
di bab “Sekilas Tentang Cikarang Listrindo”, is explained in the “Cikarang Listrindo At A Glance”
sedangkan Elemen atas Pilar Perseroan dapat chapter, while the Elements of the Company’s Pillars
07
dilihat berikut ini: can be seen as follows:
08
09
10
11
Page 42
PT Cikarang Listrindo Tbk
40 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Unggul dalam Unggul dalam Unggul dalam Tata Unggul dalam Sumber
Proses Kerja Hubungan dengan Kelola Perusahaan Daya Manusia
Keberlanjutan Pemangku Kepentingan
Excellent Sustainable Excellent Stakeholders Excellent Corporate Excellent People
Process Relations Governance
Harmonisasi tujuan Membangun hubungan Menerapkan etika Organisasi yang efektif
lingkungan, kesehatan yang baik dengan yang kuat, kepatuhan dan efisien untuk
dan keselamatan, pemangku kepentingan terhadap peraturan, mencapai tujuan
dan keuangan dalam melalui komunikasi dan manajemen risiko Perseroan dengan
menjalankan kegiatan yang jelas, transparan, secara menyeluruh pada menciptakan orang-
bisnis utama untuk dan konsisten, strategi organisasi untuk orang yang bermotivasi
mencapai nilai yang untuk mendapatkan pertumbuhan yang tinggi, mengelola
maksimal. kepercayaan dan berkelanjutan. talenta-talenta hebat,
memungkinkan Perseroan dan menanamkan nilai-
mengambil keputusan nilai untuk menjadi mitra
secara holistik dengan bisnis strategis.
memperhatikan masukan
dari mereka.
The harmonization of Build an excellent Implement strong Effective and efficient
environmental, health relationship with external ethic-driven, regulatory organization to achieve
and safety, and financial stakeholders through compliance and risk the Company’s goals by
objectives in the delivery of clear, transparent, and management thoroughly creating highly motivated
core business activities to consistent communication, on organizational people, managing great
maximize value. to gain trust and enable strategy for sustainable talents, and embedding
the Company to make growth impact. values to become
holistic decision-making by strategic business
concerning the inputs from partners.
them.
Elemen
Elements
1. Proses kerja efisien 1. Respon cepat untuk 1. Sistem manajemen 1. Memberdayakan
Efficient work process kebutuhan pelanggan terintegrasi karyawan
2. Hasil berkualitas unggul Quick response to Integrated management Empowered
Superior quality outcomes customers’ needs system employees
3. Proses kerja yang 2. Membina hubungan 2. Kepatuhan terhadap 2. Organisasi yang
unggul dan dapat mendalam dengan hukum dan peraturan efektif dan efisien
diandalkan pelanggan yang berlaku Effective and efficient
Excellent and reliable Fostering intimate Compliance with organization
work process customer relation applicable laws and 3. Membentuk talenta-
3. Hubungan baik dengan regulations talenta yang kuat
4. Bersih dan ramah
lingkungan investor, pemerintah, 3. Manajemen risiko yang Strong talent pools
Clean and dan pemangku komprehensif 4. Mempraktikkan
environmentally friendly kepentingan lainnya Comprehensive risk budaya STAR
Good relations with management Perseroan
5. Proses kerja aman investors, government,
Safe work process 4. Etika bisnis yang kuat Practice
and other stakeholders Strong business ethics the Company’s
6. Fundamental keuangan 4. Memberdayakan STAR culture
yang kuat dan 5. Menjunjung tinggi
masyarakat lokal dan hak asasi manusia,
memaksimalkan nilai mendukung agenda
pemegang saham keragaman, dan
nasional kesempatan yang sama
Strong financial Empowering local
fundamentals and Uphold human rights,
community and diversity, and equal
maximizing shareholder supporting national
value opportunity
agenda
Page 43
Mendorong Ketangguhan Melalui Keberlanjutan
Driving Resilience Through Sustainability
41
KEBIJAKAN KEBERLANJUTAN [GRI 2-23, 2-24]
01
Sustainability Policy
02 Sustainability Policy and Strategy
Perseroan berkomitmen untuk menciptakan The Company is committed to ensuring business
Kebijakan dan Strategi Keberlanjutan
keberlanjutan usaha sesuai dengan Kebijakan sustainability in accordance with the Sustainability
Keberlanjutan yang telah ditetapkan oleh Policy established by Management and approved
Manajemen dan disetujui oleh Dewan Komisaris, by the Board of Commissioners, along with the
serta Roadmap Keberlanjutan dengan horizon waktu short-term (2021–2026), medium-term (2027–2035),
jangka pendek (2021-2026), menengah (2027-2035), and long-term (2036–2060) time horizons of the
dan panjang (2036-2060) untuk mengelola dampak Sustainability Roadmap, to manage impacts on the
terhadap ekonomi, lingkungan, dan masyarakat. economy, the environment, and society.
Kebijakan Keberlanjutan Perseroan menjadi acuan The Company’s Sustainability Policy serves as a
dalam seluruh aktivitas operasional dan hubungan reference in all operational activities and business
bisnis, dengan prinsip-prinsip utama yaitu relationships, guided by the key principles of
transparansi dan akuntabilitas, prinsip kehati-hatian, transparency and accountability, the precautionary
penghormatan hak asasi manusia, due diligence principle, respect for human rights, ESG due diligence,
ESG, dan perbaikan yang berkesinambungan.
03
and continual improvement.
Kebijakan ini ditinjau secara rutin dengan This policy is reviewed regularly, taking into account
04
mempertimbangkan kesesuaian dengan topik its alignment with the Company’s material topics
materialitas Perseroan serta isu-isu ESG yang and emerging ESG issues in society. The Company’s
berkembang di masyarakat. Kebijakan Keberlanjutan Sustainability Policy, which covers environmental,
05
Perseroan yang mencakup kebijakan lingkungan, social, and governance policies, can be accessed
sosial, dan tata kelola dapat diakses melalui situs through the www.listrindo.com.
06
www.listrindo.com.
Sosialisasi internal dilakukan melalui program Internal dissemination is carried out through regular
07
pelatihan reguler, e-learning, dan individual training programs, e-learning, and the individual
performance scorecard. Sosialisasi eksternal performance scorecard. External dissemination is
08
dilakukan melalui pakta integritas dengan pemasok, conducted through integrity pacts with suppliers,
Contractor Safety Management System (CSMS), the Contractor Safety Management System (CSMS),
09
dan program TJSL berbasis masyarakat. Kebijakan and community-based TJSL programs. The policy is
tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa available in Indonesian and English.
Inggris.
10
Selain Kebijakan Keberlanjutan, Perseroan In addition to the Sustainability Policy, the
menetapkan komitmen kebijakan untuk perilaku Company establishes policy commitments for
11
bisnis yang bertanggung jawab sebagai acuan responsible business conduct as a reference for
dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan decision-making and business operations. These
kegiatan usaha. Komitmen tersebut mencakup commitments include compliance with applicable
kepatuhan terhadap peraturan perundang- laws and regulations, the application of business
undangan, penerapan etika bisnis dan pencegahan ethics and the prevention of conflicts of interest,
benturan kepentingan, penghormatan terhadap respect for human rights and non-discrimination,
hak asasi manusia dan prinsip non-diskriminasi, strengthening occupational health and safety,
penguatan kesehatan dan keselamatan kerja, environmental protection and climate-related
perlindungan lingkungan serta pengelolaan dampak impact management, and social contributions
perubahan iklim, dan kontribusi sosial melalui through community empowerment. These
pemberdayaan masyarakat. Komitmen ini berlaku commitments apply across all Company entities
di seluruh entitas Perseroan dan menjadi rujukan and serve as a reference in the Company’s business
dalam hubungan bisnis dengan mitra usaha. relationships with its partners.
Page 44
PT Cikarang Listrindo Tbk
42 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
STRATEGI JANGKA PENDEK, MENENGAH, DAN PANJANG [GRI 2-22]
Short-, Medium-, and Long-Term Strategy
Perseroan telah menetapkan roadmap keberlanjutan The Company has established a sustainability
dengan horizon waktu yang jelas untuk mengelola roadmap with clear time horizons to manage
dampak terhadap ekonomi, lingkungan, dan impacts on the economy, environment, and society.
masyarakat.
Target Utama
Key Targets
Prioritas Strategi Status FY2025
Strategic Priorities Jangka Pendek Jangka Menengah Jangka Panjang FY2025 Status
Short-term Medium-term Long-term
(2021-2026) (2027-2035) (2036-2060)
Lingkungan
Environmental
Pengurangan emisi Gas Target penurunan Target penurunan Target penurunan Dalam Proses
Rumah Kaca yang sejalan intensitas efisiensi intensitas efisiensi intensitas efisiensi Intensitas emisi 2025:
dengan target Second emisi sebesar 10% emisi sebesar 21,4% emisi sebesar 100% 0,69 tCO2e/MWh
Nationally Determined atau mencapai dari tahun dasar dari tahun dasar atau (penurunan 3,0% dari
Contribution (SNDC) ~0,64 tCO2e/MWh atau mencapai mencapai net zero tahun dasar 2019).
Indonesia. pada tahun 2025 ~0,56 tCO2e/MWh pada tahun 2060. Target 2025 ini
(dari tahun dasar pada tahun 2030. dilanjutkan ke tahun
2019: 0,71 tCO2e/ 2026 karena peristiwa
MWh). force majeure pada
pemasok gas Perseroan,
sebagaimana
dijelaskan pada
bagian “Tantangan
dan Pembelajaran
Tahun 2025” pada bab
ini. Saat ini, Perseroan
berada dalam tahap
implementasi untuk
mencapai target
tersebut.
Reduce Greenhouse Target 10% emission Target 21.4% emission Target 100% emission In Progress
Gas emissions in line intensity reduction intensity reduction intensity reduction 2025 emission intensity:
with Indonesia’s Second or achieving ~0.64 from baseline from baseline or 0.69 tCO2e/MWh (3.0%
Nationally Determined tCO2e/MWh by 2025 or achieving achieving net zero reduction from 2019
Contribution (SNDC) target. (from 2019 baseline: ~0.56 tCO2e/MWh by 2060. baseline).
0.71 tCO2e/MWh). by 2030. The 2025 target has
been carried forward
to 2026 due to a force
majeure event affecting
the Company’s gas
suppliers, as explained
in the “Challenges
and Learnings in
2025” section of this
chapter. The Company
is currently in the
implementation phase
to achieve the target.
Page 45
Mendorong Ketangguhan Melalui Keberlanjutan
Driving Resilience Through Sustainability
43
01
02 Sustainability Policy and Strategy
Kebijakan dan Strategi Keberlanjutan
Target Utama
Key Targets
Prioritas Strategi Status FY2025
Strategic Priorities Jangka Pendek Jangka Menengah Jangka Panjang FY2025 Status
Short-term Medium-term Long-term
(2021-2026) (2027-2035) (2036-2060)
Meningkatkan investasi • Co-firing PLTU: • Co-firing PLTU: • Co-firing PLTU: • Co-firing PLTU:
pada solusi energi Peningkatan Peningkatan Peningkatan Target Tercapai
teknologi bebas CO2. kapasitas co-firing kapasitas co-firing kapasitas co-firing Kapasitas co-firing
PLTU menjadi PLTU menjadi 112 PLTU menjadi 100%. PLTU sebesar 70 MW
70 MW (25% dari MW (40% dari (25% dari kapasitas
kapasitas PLTU). kapasitas PLTU). PLTU).
03
• PLTS: • PLTS: • PLTS: • PLTS:
Penambahan Penambahan Penambahan Dalam Proses
kapasitas PLTS kapasitas PLTS kapasitas PLTS Kapasitas PLTS
04
mencapai lebih sebesar 15 MWp mencapai lebih sebesar 45,7 MWp.
dari 70 MWp pada per tahun. dari 200 MWp. Gap atas target
tahun 2026. tahun 2026
05
akan dicapai
di tahun 2026.
Increase investment • Co-firing PLTU: • Co-firing PLTU: • Co-firing PLTU: • Co-firing PLTU:
06
in CO2-free energy Increasing the Increasing the Increasing the Target Achieved
technology solutions. PLTU co-firing PLTU co-firing PLTU co-firing Co-firing PLTU
capacity to 70 MW capacity to 112 MW capacity to 100%. capacity of 70 MW
07
(25% of the PLTU (40% of the PLTU (25% of PLTU
capacity). capacity). capacity).
• Solar Power: • Solar Power: • Solar Power: • Solar Power:
08
An additional An additional Solar An additional Solar In Progress
Solar Power Power capacity Power capacity Solar Power capacity
capacity reached of 15 MWp per reached more of 45.7 MWp.
09
more than 70 MWp annum. than 200 MWp. The gap to the
in 2026. 2026 target will be
achieved in 2026.
10
Meningkatkan transparansi Perolehan verifikasi Perolehan verifikasi Perolehan verifikasi Target Tercapai
emisi Gas Rumah Kaca ISO 14064-1:2018 ISO 14064-1:2018 ISO 14064-1:2018 Telah memperoleh
melalui sertifikasi ISO dengan opini wajar tahunan untuk tahunan untuk verifikasi ISO 14064-1:2018
11
14064-1 oleh pihak ketiga. tanpa pengecualian seluruh fasilitas seluruh fasilitas dengan opini wajar
untuk seluruh fasilitas Perseroan. Perseroan. tanpa pengecualian
Perseroan. untuk seluruh fasilitas
Perseroan.
Increase transparency of Obtaining ISO 14064- Obtaining annual Obtaining annual Target Achieved
Greenhouse Gas emissions 1:2018 verification ISO 14064-1:2018 ISO 14064-1:2018 Successfully obtained
through third-party with an unqualified verification for all verification for all ISO 14064-1:2018
ISO 14064-1 certification. opinion for all Company facilities. Company facilities. verification with
Company facilities. unqualified opinion for all
Company’s facilities.
Page 46
PT Cikarang Listrindo Tbk
44 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Target Utama
Key Targets
Prioritas Strategi Status FY2025
Strategic Priorities Jangka Pendek Jangka Menengah Jangka Panjang FY2025 Status
Short-term Medium-term Long-term
(2021-2026) (2027-2035) (2036-2060)
Sosial
Social
Penguatan sistem • Mencapai • Mencapai Zero LTI • Mencapai Zero LTI Zero Fatality Tercapai
manajemen Kesehatan, Zero Lost Time di seluruh fasilitas di seluruh fasilitas Mencapai Zero LTI
Keselamatan Kerja (K3) Injury (LTI) di pembangkitan. pembangkitan. di seluruh fasilitas
dan Lingkungan. seluruh fasilitas pembangkitan.
pembangkitan.
• Target Total • Target TRIR: 0. • Target TRIR: 0.
Recordable
Incident Rate
(TRIR): 0.
Strengthening • Achieve Zero • Achieve Zero • Achieve Zero Zero Fatality Achieved
Occupational Health, Safety Lost Time Injury LTI across all LTI across all Achieved Zero LTI across
(OHS), and Environmental (LTI) across generation generation all generation facilities.
Management System. all generation facilities. facilities.
facilities.
• Target Total • Target TRIR: 0. • Target TRIR: 0.
Recordable
Incident Rate
(TRIR): 0.
Peningkatan program Minimal terdapat Minimal terdapat Minimal terdapat Target Tercapai
pengembangan 3 (tiga) program 3 (tiga) program 3 (tiga) program Terdapat 3 (tiga)
masyarakat yang pengembangan pengembangan pengembangan program
berkelanjutan dan masyarakat masyarakat masyarakat pengembangan
berdampak tinggi. memperoleh nilai memperoleh nilai memperoleh nilai masyarakat yang
Social Return on SROI >2,0. SROI >2,0. memperoleh nilai SROI
Investment (SROI) >2,0.
>2,0. Rincian dapat
dilihat dalam bab
“Menyalurkan Manfaat
untuk Masyarakat”.
Enhancement of At least 3 (three) At least 3 (three) At least 3 (three) Target Achieved
sustainable and high community community community There are 3 (three)
impact community development development development community development
development programs. programs achieve programs achieve programs achieve programs achieved SROI
Social Return on SROI >2.0. SROI >2.0. >2.0.
Investment (SROI) Details available in
>2.0. “Distributing Benefits to
the Community” chapter.
Penguatan keberagaman Target persentase Target persentase Dalam Proses
dan inklusi Sumber Daya karyawan karyawan Persentase karyawan
Manusia. perempuan sebesar perempuan 15% pada perempuan 2025: 13,5%.
13% pada tahun 2025. tahun 2030.
Strengthening workforce The target The target In Progress
diversity and inclusion. percentage of female percentage of female 2025 female employee
employees is 13% employees is 15% percentage: 13.5%.
by 2025. by 2030.
Page 47
Mendorong Ketangguhan Melalui Keberlanjutan
Driving Resilience Through Sustainability
45
Target Utama
01
Key Targets
Prioritas Strategi Status FY2025
Strategic Priorities Jangka Pendek Jangka Menengah Jangka Panjang FY2025 Status
02 Sustainability Policy and Strategy
Short-term Medium-term Long-term
(2021-2026) (2027-2035) (2036-2060)
Kebijakan dan Strategi Keberlanjutan
Tata Kelola
Governance
Penguatan transparansi • Adopsi standar • Adopsi Pernyataan Target Tercapai
dan akuntabilitas pelaporan Standar POJK 51, GRI, SASB, dan
pelaporan keberlanjutan. nasional maupun Pengungkapan TCFD telah diungkapkan
internasional atas Keberlanjutan dalam Laporan
POJK 51, GRI, SASB: (PSPK 1 dan 2) Keberlanjutan Perseroan.
Electric Utilities & untuk diterapkan
Power Generators, pada tahun buku
dan TCFD. 2027.
• Target nilai ACGS • Adopsi ISO
>86. 27001 (Sistem
Manajemen
Keamanan
Informasi) untuk
memperkuat tata
kelola keamanan
03
informasi dan
ketahanan siber
dengan target
implementasi
04
pada tahun 2027.
Strengthen transparency • Adopt national • Adopt the Target Achieved
05
and accountability in and international Sustainability POJK 51, GRI, SASB,
sustainability reporting. reporting Disclosure and TCFD have been
standards, Standards disclosed in the
06
including POJK 51, Statement Company’s Sustainability
GRI, SASB: Electric (PSPK 1 and 2) to Report.
Utilities & Power be implemented
07
Generators, and for year 2027.
TCFD.
• ACGS target score: • Adopt ISO 27001
08
>86. (Information
Security
Management
System) to
09
strengthen
information
security
10
governance and
cyber resilience
with target
11
implementation in
2027.
Page 48
PT Cikarang Listrindo Tbk
46 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Target Utama
Key Targets
Prioritas Strategi Status FY2025
Strategic Priorities Jangka Pendek Jangka Menengah Jangka Panjang FY2025 Status
Short-term Medium-term Long-term
(2021-2026) (2027-2035) (2036-2060)
Pengelolaan risiko Pelaksanaan verifikasi Pelaksanaan verifikasi Dalam Proses
kepatuhan terkait independen emisi GRK independen emisi Kesiapan dokumen
perdagangan karbon di PLTU Co-firing Babelan GRK PLTGU Jababeka pendukung, bukti data
Indonesia. untuk tahun buku 2025 dan PLTG MM-2100 aktivitas, serta audit
yang dilakukan pada akan dilakukan trail dan penyelarasan
tahun 2026 sesuai sesuai ketentuan metodologi
ketentuan Fase 2 Fase 3 (2028-2030) Measurement, Reporting,
Persetujuan Teknis Persetujuan Teknis dan Verification (MRV).
Batas Atas Emisi Pelaku Batas Atas Emisi Pelaku
Usaha (PTBAE-PU). Usaha (PTBAE-PU).
Compliance risk Independent Independent In Progress
management for carbon verification of GHG verification of GHG Readiness of supporting
trading in Indonesia. emissions for PLTU emissions for PLTGU documents, activity
Co-firing Babelan Jababeka and data evidence, as
for year 2025 to be PLTG MM-2100 will well as audit trails
conducted in 2026 in be conducted in and alignment of the
accordance with the accordance with the Measurement, Reporting,
Phase 2 requirements Phase 3 (2028–2030) and Verification (MRV)
of the Technical requirements of the methodology.
Approval for Emission Technical Approval
Cap for Entities for Emission Cap for
(PTBAE-PU). Entities (PTBAE-PU).
Page 49
Mendorong Ketangguhan Melalui Keberlanjutan
Driving Resilience Through Sustainability
47
TANTANGAN DAN PEMBELAJARAN TAHUN 2025 [GRI 2-22]
01
Challenges and Learnings in 2025
02 Sustainability Policy and Strategy
Pada tahun 2025, Perseroan menargetkan intensitas In 2025, the Company targeted an emission intensity
Kebijakan dan Strategi Keberlanjutan
emisi sebesar 0,64 tCO2e/MWh, yang setara dengan of 0.64 tCO2e/MWh, equivalent to approximately
pengurangan sekitar 10% dari baseline tahun 2019 a 10% reduction from the 2019 baseline of
sebesar 0,71 tCO2e/MWh. Realisasi intensitas emisi 0.71 tCO2e/MWh. The realized emission intensity in
pada tahun 2025 tercatat sebesar 0,69 tCO2e/MWh, 2025 was 0.69 tCO2e/MWh, equivalent to a 3.0%
atau setara dengan pengurangan sebesar 3,0% dari reduction from the 2019 baseline, indicating a gap
tahun dasar 2019, mengindikasikan kesenjangan from the set target.
dari target yang ditetapkan.
Faktor utama yang berkontribusi terhadap gap The main factor contributing to the gap in the
pencapaian target intensitas emisi adalah terjadinya emission intensity target was due to the force
peristiwa force majeure pada pemasok gas majeure events on our gas suppliers which limited
kami yang membatasi pasokan gas alam. Untuk the supplies of natural gas. For the first time in over
pertama kalinya dalam lebih dari 32 tahun, kami 32 years, we encountered two unprecedented events
menghadapi dua peristiwa yang belum pernah occurring simultaneously within the gas supply
03
terjadi sebelumnya secara bersamaan dalam rantai chain by our suppliers, involving a pipeline explosion
pasok gas hulu oleh pemasok kami, yatu terjadinya and a reduced gas pipeline pressure. This resulted
04
ledakan pipa dan penurunan tekanan pipa gas. Hal in a fuel shortfall for the PLTGU operations to meet
ini mengakibatkan terjadinya kekurangan bahan our electricity supply commitments, particularly to
05
bakar untuk operasional PLTGU dalam memenuhi the industrial customers. To mitigate the shortfall,
komitmen pasokan listrik, khususnya kepada the Company substituted part of the reduced gas
06
pelanggan industri. Untuk memitigasi kekurangan supply with B40 biodiesel. [GRI 302-1]
tersebut, Perseroan melakukan substitusi kekurangan
gas dengan biodiesel B40. [GRI 302-1]
07
Meskipun biodiesel B40 mengandung 40% biofuel, Although B40 biodiesel contains 40% biofuel, it still
faktor emisi pembakarannya tetap lebih tinggi has a higher combustion emission factor than
08
dibandingkan gas alam. Untuk memitigasi sebagian natural gas. To partially mitigate the resulting
peningkatan emisi yang terjadi, Perseroan juga telah increase in emissions, the Company also increased
09
meningkatkan pembangkitan co-firing biomassa the biomass co-firing generation from 80.3 GWh
dari 80,3 GWh selama 2024 menjadi 205,3 GWh during 2024 to 205.3 GWh during 2025. Nevertheless,
10
selama 2025. Namun demikian, substitusi gas alam the substitution of natural gas with B40 biodiesel
dengan biodiesel B40 tetap berkontribusi pada contributed to higher emissions and affected
peningkatan emisi dan memengaruhi intensitas the Company’s emission intensity. [GRI 302-1]
11
emisi Perseroan. [GRI 302-1]
Disrupsi operasional yang disebabkan oleh pemasok Operational disruptions caused by suppliers are factors
merupakan faktor di luar kendali Perseroan yang beyond the Company’s control that significantly
secara signifikan memengaruhi bauran energi dan affect the energy mix and the operational strategy
strategi operasional pembangkitan. for power generation.
Meskipun menghadapi situasi yang belum pernah Despite this unprecedented situation, the Company
terjadi sebelumnya, Perseroan berhasil mengurangi was able to mitigate significant risk and still maintain
risiko signifikan dan tetap menjaga keandalan reliable operation. To strengthen supply resilience
operasional. Untuk memperkuat ketahanan and minimize the risk of future disruptions, the
pasokan dan meminimalkan risiko gangguan di Company has established corrective actions by
masa mendatang, Perseroan menetapkan tindakan exploring alternative natural gas supply options from
korektif dengan menjajaki opsi pasokan gas alam various suppliers to ensure a more stable gas supply
alternatif dari berbagai pemasok untuk memastikan for power plants serving critical infrastructure and
pasokan gas yang lebih stabil bagi pembangkit to mitigate future supply disruption risks.
yang melayani infrastruktur kritikal serta memitigasi
risiko gangguan pasokan di masa mendatang.
Page 50
PT Cikarang Listrindo Tbk
48 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Tentang
Laporan Ini
About This Report
Page 51
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
49
Page 52
PT Cikarang Listrindo Tbk
50 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
“
TENTANG LAPORAN INI
About This Report
Perseroan menerbitkan Laporan Keberlanjutan
dengan pengungkapan yang relevan, transparan,
dan dapat diperbandingkan, serta berfokus pada
topik material berdasarkan dampak signifikan dan
ekspektasi pemangku kepentingan.
The Company publishes a Sustainability Report with relevant,
transparent, and comparable disclosures, and focuses on material
topics based on significant impacts and stakeholder expectations.
Area Switchyard Perseroan di PLTGU Jababeka
The Company’s Switchyard Area at PLTGU Jababeka
Page 53
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
51
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Cikarang Listrindo Tbk PT Cikarang Listrindo Tbk’s 2025 Sustainability Report
01
merupakan media untuk menyampaikan informasi serves as a medium for conveying information
tentang komitmen, gagasan, strategi, kebijakan, about commitments, ideas, strategies, policies,
02
inisiatif, kinerja, dan pencapaian dari pengelolaan initiatives, performance, and achievements in
aspek-aspek keberlanjutan dalam 1 (satu) tahun managing sustainability aspects and Company’s
kalender, yaitu 1 Januari 2025 hingga 31 Desember role in achieving the Sustainable Development Goals
03 About This Report
2025 kepada para pemangku kepentingan serta (SDGs) over 1 (one) calendar year from January 1,
menyampaikan peran Perseroan mencapai Tujuan 2025 to December 31, 2025 to the stakeholders.
Tentang Laporan Ini
Pembangunan Berkelanjutan (TPB). [GRI 2-3] [GRI 2-3]
Periode pelaporan keberlanjutan dan keuangan The sustainability and financial reporting periods
sepenuhnya selaras untuk memfasilitasi konsistensi are fully aligned to facilitate consistency and
dan transparansi informasi yang disampaikan. [GRI 2-3] transparency of the information presented. [GRI 2-3}
Dalam penyajian laporan ini, terdapat kata In the presentation of this report, the words “the
“Perseroan”, ”Perusahaan”, “Cikarang Listrindo”, atau Company”, “Cikarang Listrindo”, or “We”, refer to PT
04
“Kami” yang mengacu kepada PT Cikarang Listrindo Cikarang Listrindo Tbk. In addition, in certain sections,
Tbk. Sedangkan pada bagian-bagian tertentu, this Sustainability Report will also contain acronyms
Laporan Keberlanjutan ini juga akan menggunakan or abbreviations that will be explained in the Glossary
05
akronim atau singkatan-singkatan yang akan and Abbreviations section.
dijelaskan pada bagian Daftar Istilah dan Singkatan.
06
07
Laporan Keberlanjutan yang Telah Diterbitkan oleh Cikarang Listrindo [GRI 2-3]
Sustainability Report Published by Cikarang Listrindo
08
09
10
Empowering 30 Years Becoming Powering a
Sustainability the Light that Brings Sustainable Future
Goodness
11
Laporan Keberlanjutan Tahun 2024 Laporan Keberlanjutan Tahun 2023 Laporan Keberlanjutan Tahun 2022
2024 Sustainability Report 2023 Sustainability Report 2022 Sustainability Report
Penerbitan: 11 April 2025 Penerbitan: 15 Maret 2024 Penerbitan: 31 Maret 2023
Published: April 11, 2025 Published: March 15, 2024 Published: March 31, 2023
Page 54
PT Cikarang Listrindo Tbk
52 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
CAKUPAN DAN STANDAR PENYUSUNAN LAPORAN
Scope and Reporting Standards
Laporan Keberlanjutan Standar Penyusunan Laporan
Cikarang Listrindo Tahun 2025 Reporting Standards
2025 Sustainability Report of
Cikarang Listrindo Laporan Keberlanjutan Cikarang Listrindo tahun
2025 disusun sesuai dengan Standar Global
Reporting Initiative (GRI) (“In Accordance”),
Pedoman Teknis Laporan Keberlanjutan Surat
Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK)
No. 16/ SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi
Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik
sebagai pelaksanaan atas Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi
Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan
Publik, Sustainable Development Goals (SDGs),
Sustainable Accounting Standards Board
(SASB) Electric Utilities and Power Generators,
dan GRI G4 Pengungkapan Sektor Utilitas Listrik
2013. Di samping itu, Laporan Keberlanjutan ini
Cakupan Laporan [GRI 2-2] juga memuat bagian khusus untuk menjawab
Scope of the Report rekomendasi Task Force on Climate-Related
Financial Disclosures (TCFD). Pemetaan lengkap
isi laporan terhadap SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021,
Laporan Keberlanjutan ini mencakup data dan informasi Standar GRI, GRI G4 Pengungkapan Sektor Utilitas
keberlanjutan dari seluruh entitas operasional utama PT Listrik 2013, dan SASB Electric Utilities & Power
Cikarang Listrindo Tbk, yaitu: Generators disajikan pada halaman 327, 330, 337,
This Sustainability Report includes sustainability data and dan 340 Laporan Keberlanjutan ini.
information from all primary operational entities of PT Cikarang The 2025 Cikarang Listrindo’s Sustainability Report
Listrindo Tbk, namely: was prepared in accordance with the Global
1. Kantor Pusat | Head Office Reporting Initiative (GRI) Standards, Technical
2. PLTGU Jababeka Guidelines for Sustainability Reports Financial
3. PLTG MM-2100 Services Authority (SEOJK) Circular Letter No. 16/
4. PLTU Co-firing Babelan SEOJK.04/2021 concerning the Form and Content of
5. Kantor Layanan | Service Office the Annual Report of Issuers or Public Companies
as an implementation of the Financial Services
Data keuangan yang dilaporkan bersifat konsolidasi, mencakup Authority Regulations (POJK) No. 51/POJK.03/2017
kinerja Perseroan dan Anak Perusahaan. Namun, untuk concerning the Implementation of Sustainable
pelaporan keberlanjutan, informasi dari Anak Perusahaan masih Finance for Financial Service Institutions, Issuers,
bersifat terbatas karena lingkup usahanya tidak signifikan Public Companies, and Sustainable Development
terhadap keseluruhan dampak keberlanjutan Perseroan. Goals (SDGs), Sustainable Accounting Standards
The reported financial data is consolidated, covering the Board (SASB) Electric Utilities and Power Generators,
performance of the Company and its subsidiaries. However, for and GRI G4 Electric Utilities Sector Disclosures 2013.
sustainability reporting, information from subsidiaries remains In addition, this Sustainability Report also contains a
limited as its business scope does not significantly impact the special section to response to the recommendations
overall sustainability outcomes of the Company. of the Task Force on Climate-Related Financial
Disclosures (TCFD). A complete mapping of the
Pendekatan penggabungan informasi dalam Laporan contents of the report against the SEOJK No. 16/
Keberlanjutan ini hanya mencakup data dari entitas yang secara SEOJK.04/2021, the GRI Standards, GRI G4 Electric
langsung dikendalikan oleh Perseroan dan tidak mencakup Utilities Sector Disclosures 2013, and SASB Electric
penyesuaian data untuk kepentingan minoritas. Selama periode Utilities & Power Generators, are presented on pages
pelaporan, tidak ada merger, akuisisi, atau pelepasan entitas 327, 330, 337, and 340 of this Sustainability Report.
yang terjadi, sehingga cakupan laporan tetap konsisten dengan
basis data keuangan konsolidasi.
The information consolidation approach in this Sustainability
Report includes only data from entities directly controlled by
the Company and does not account for adjustments related
to minority interests. During the reporting period, no mergers,
acquisitions, or divestments occurred, ensuring that the report’s
scope remains consistent with the consolidated financial data.
Laporan ini tidak mencakup data kinerja mitra kontraktor yang
beroperasi di luar wilayah operasional Perseroan. Pendekatan
ini memastikan bahwa laporan hanya mencakup data dari
aktivitas yang berada dalam kendali langsung Perseroan, sesuai
dengan standar pelaporan yang berlaku.
This report does not cover the performance data of the
contractors operating outside the Company’s operational areas.
This approach ensures that the report includes data solely from
activities under the direct control of the Company, in alignment
with the applicable reporting standards.
Page 55
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
53
PROSES PENYUSUNAN DAN PERSETUJUAN LAPORAN [GRI 2-3]
01
Report Preparation and Approval Process
02
Laporan Keberlanjutan ini disusun melalui proses This Sustainability Report is prepared through
03 About This Report
kolaboratif yang melibatkan seluruh departemen a collaborative process involving all relevant
terkait di Perseroan, dengan timeline penyusunan departments in the Company, with the following
Tentang Laporan Ini
sebagai berikut: preparation timeline:
Tahap Periode Aktivitas Utama
Stage Period Key Activity
Pengumpulan Data Desember 2025 - Januari 2026 Pengumpulan data kinerja ekonomi, lingkungan, sosial, dan
tata kelola dari seluruh unit operasional, termasuk validasi awal
oleh data owner serta pengumpulan evidensi pendukung untuk
kebutuhan assurance.
04
Data Collection December 2025 - January 2026 Collection of economic, environmental, social, and governance
performance data from all operational units, including initial
validation by data owners and compilation of supporting evidence
for assurance purposes.
05
Penyusunan Draft Januari - Februari 2026 Penyusunan draft Laporan Keberlanjutan, termasuk konsolidasi
dan verifikasi awal data, penetapan batasan pelaporan, serta
06
penyelarasan pengungkapan dengan POJK, GRI, SASB, GRI G4
(Electric Utilities), dan TCFD. Pada tahap ini, Perseroan juga
melakukan penyelarasan dengan topik material dan masukan
07
pemangku kepentingan, serta penelaahan internal untuk
memastikan konsistensi narasi, kelengkapan pengungkapan, dan
kesiapan data untuk validasi/assurance. Laporan Keberlanjutan
08
ini disajikan dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan
Bahasa Inggris.
Draft Preparation January - February 2026 The preparation of Sustainability Report draft, including initial
09
data consolidation and verification, determination of the reporting
boundary, and alignment of disclosures with POJK, GRI, SASB, GRI
G4 (Electric Utilities), and TCFD. At this stage, the Company also
10
ensures alignment with material topics and stakeholder inputs,
and conducts internal review to ensure narrative consistency,
completeness of disclosures, and data readiness for validation/
assurance. This Sustainability Report is presented in two languages:
11
Indonesian and English.
Assurance oleh Pihak Februari - Maret 2026 Verifikasi independen oleh PT TÜV Rheinland Indonesia (AA1000
Eksternal Type 2 Moderate Assurance), termasuk pengujian sampel data,
penelusuran evidensi, dan konfirmasi kepada fungsi terkait.
External Assurance February - March 2026 Independent verification by PT TÜV Rheinland Indonesia (AA1000
Type 2 Moderate Assurance), including sample testing, evidence
tracing, and confirmations with relevant functions.
Reviu dan Persetujuan Maret 2026 Reviu oleh Direksi dan Dewan Komisaris; dilanjutkan dengan
persetujuan final oleh Direksi dan Dewan Komisaris.
Review and Approval March 2026 Review by the Board of Directors and the Board of Commissioners;
followed by final approval by the Board of Directors and the Board
of Commissioners.
Publikasi 31 Maret 2026 Dipublikasikan bersamaan dengan Laporan Tahunan melalui
situs web Perseroan (www.listrindo.com) dan situs web Bursa Efek
Indonesia (BEI).
Namun, Laporan Keuangan Perseroan telah diterbitkan terlebih
dahulu pada tanggal 27 Februari 2026.
Publication March 31, 2026 Published concurrently with the Annual Report on the Company’s
website (www.listrindo.com) and the Indonesia Stock Exchange
(IDX) website.
The Company’s Financial Statements were published earlier on
February 27, 2026.
Page 56
PT Cikarang Listrindo Tbk
54 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
STANDAR PENGUKURAN DATA
Data Measurement Standard
Dalam pelaporan dan penyajian data, Cikarang In reporting and presenting data, Cikarang Listrindo
Listrindo menggunakan standar pengumpulan uses data collection and measurement standards
dan pengukuran data yang telah sesuai dengan that are in accordance with the respective general
masing-masing standar umum yang relevan dan standards that are relevant and generally accepted,
berlaku secara umum seperti: such as:
Lingkungan Perseroan mengacu pada ketentuan-ketentuan yang berlaku dari berbagai
kementerian dan regulator, seperti Peraturan Pemerintah No. 22 tahun 2021
tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaaan Lingkungan Hidup,
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 15 tahun 2019 mengenai Baku Mutu Emisi
Pembangkit Listrik Tenaga Termal, dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 5
Tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja. Perseroan
juga mengacu pada PROPER yang turut mencantumkan Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan (TPB), dan Standar Sistem Manajemen Lingkungan Internasional ISO
14001 sebagai best practice yang Kami terapkan dalam berbagai program, inisiatif
dan target-target lingkungan.
Environment The Company refers to the applicable regulations from various ministries
and regulators, such as Government Regulation No. 22 of 2021 concerning the
Implementation of Environmental Protection and Management, the Minister of
Environment Regulation No. 15 of 2019 regarding Emission Quality Standards
for Thermal Power Plants, and Minister of Manpower Regulation No. 5 of 2018 on
Occupational Safety and Health in the Work Environment. The Company also refers
to PROPER which incorporates the Sustainable Development Goals (SDGs), and
the International Environmental Management System standard ISO 14001 as best
practices that we implement in various programs, initiatives, and environmental
targets.
Kesehatan dan Data Kesehatan dan Keselamatan Kerja mengacu ke standar Kesehatan dan
Keselamatan Kerja (K3) Keselamatan Kerja Internasional ISO 45001.
Occupational Health and Occupational Health and Safety data refers to the International Occupational Health
Safety (OHS) and Safety standard ISO 45001.
Keuangan Data keuangan mengacu pada Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia (“SAK”),
yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK”) dan Peraturan
No. VIII.G.7 tentang Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan
yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Finance Financial data refers to Financial Accounting Standards in Indonesia (“SAK”),
which includes Statements and Interpretations issued by the Financial Accounting
Standards Board of the Indonesian Institute of Accountants (“DSAK”) and Regulation
No. VIII.G.7 concerning Guidelines for Presentation and Disclosure of Financial
Statements issued by the Financial Services Authority (OJK).
Sosial Perseroan mengacu pada Peraturan Pemerintah No. 47 tahun 2012 tentang Tanggung
Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas, Peraturan Pemerintah No. 59
tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
(TPB), Roadmap TPB Nasional dari Bappenas, Peraturan Gubernur Jawa Barat
No. 30 tahun 2011 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Tanggung Jawab Sosial di
Lingkungan Perusahaan di Jawa Barat, Peraturan Daerah Kabupaten Bekasi No. 6
tahun 2015 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan, serta ISO
26000 terkait Panduan Tanggung Jawab Sosial.
Social The Company refers to the Government Regulation No. 47 of 2012 regarding
Corporate Social and Environmental Responsibility of Limited Liability Companies,
Government Regulation No. 59 of 2017 concerning the Implementation of Sustainable
Development Goals (SDGs), the National SDGs Roadmap from Bappenas, West Java
Governor Regulation No. 30 of 2011 concerning Facilitation of the Implementation of
Corporate Social Responsibility in West Java, and Bekasi Regency Regulation No. 6 of
2015 concerning Corporate Social and Environmental Responsibility, and ISO 26000
related to Guidance of Social Responsibility.
Page 57
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
55
Untuk membantu pemangku kepentingan dalam To assist stakeholders in analyzing the trend of
01
melakukan analisis tren kinerja Perseroan, data the Company’s performance, the quantitative
kuantitatif yang bersifat indikator kinerja dalam data presented as performance indicators in this
02
Laporan Keberlanjutan ini disajikan secara Sustainability Report are provided on a comparative
komparatif dua tahun atau lebih, guna menunjukkan basis for two years or more, to show developments
perkembangan antar periode. Sementara across reporting periods. Meanwhile, for certain
03 About This Report
itu, untuk indikator tertentu yang ketentuan indicators whose disclosure requirements focus on
pengungkapannya berfokus pada periode berjalan, the current reporting period, the Company presents
Tentang Laporan Ini
Perseroan menyajikan data tahun berjalan disertai current-year data accompanied by the necessary
penjelasan konteks yang diperlukan. contextual explanation.
STRUKTUR PELAPORAN
Reporting Structure
04
05
Struktur Laporan Keberlanjutan Cikarang Listrindo The structure of the 2025 Cikarang Listrindo Sustainability
2025 disusun mengikuti struktur yang ditetapkan Report is prepared in accordance with the structure as
pada SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 sebagai berikut: stipulated in SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 as follows:
06
1. Strategi Keberlanjutan 1. Sustainability Strategy
2. Tentang Laporan ini 2. About This Report
07
3. Ikhtisar Aspek Keberlanjutan 3. Sustainability Highlights
08
4. Penjelasan Direksi 4. Statement from the Board of Directors
5. Profil Singkat Perseroan 5. Brief Profile of the Company
09
6. Tata Kelola Keberlanjutan 6. Sustainability Governance
7. Kinerja Keberlanjutan: 7. Sustainability Performance:
10
a. Ekonomi a. Economy
b. Sumber Daya Manusia & Kesehatan dan b. Human Resources & Occupational Health and
Keselamatan Kerja (K3) Safety (OHS)
11
c. Masyarakat c. Community
d. Lingkungan d. Environment
8. Verifikasi tertulis dari pihak independen 8. Written verification from an independent party
9. Lembar umpan balik (feedback) untuk pembaca 9. Feedback sheet for readers
10. Tanggapan Lembaga Jasa Keuangan dan 10. Responses from Financial Services Institutions
Perseroan terhadap umpan balik laporan tahun and the Company toward the feedback on the
sebelumnya previous year’s reports
11. Indeks POJK No. 51/POJK.03/2017 dan SEOJK 11. Index of POJK No. 51/POJK.03/2017 and SEOJK No.
No. 16/SEOJK.04/2021; Standar GRI – In Accordance; 16/SEOJK.04/2021; GRI Standard – In Accordance;
Tautan Implementasi Tujuan Pembangunan Links for Implementation of the Company’s
Berkelanjutan Perseroan dengan POJK dan Sustainable Development Goals with POJK and
SEOJK, Standar GRI, SDGs, SASB Electric Utilities & SEOJK, GRI Standards, SDGs, SASB Electric Utilities
Power Generators, GRI G4 Pengungkapan Sektor & Power Generators, GRI G4 Electric Utilities Sector
Utilitas Listrik 2013, dan bagian khusus: Ringkasan Disclosures 2013, and a special section: Summary
Rekomendasi TCFD of Recommendations of the TCFD
Informasi tambahan lainnya kami sertakan sebagai The Company includes other additional information
bagian dari transparansi Perseroan kepada as part of the Company’s transparency to the
pemangku kepentingan. stakeholders.
Page 58
PT Cikarang Listrindo Tbk
56 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
PERUBAHAN SIGNIFIKAN TERKAIT PELAPORAN DAN
PERNYATAAN ULANG [OJK C.6][GRI 2-4, 3-2]
Significant Changes in Reporting and Restatements
Pada Laporan Keberlanjutan tahun 2025, Perseroan In the 2025 Sustainability Report, the Company
tidak melakukan pernyataan ulang atas informasi did not restate any comparative information
komparatif tahun 2024. Metodologi perhitungan dan for 2024. Reporting boundaries and calculation
batas pelaporan tetap konsisten, serta tidak terdapat methodologies remained consistent, and no
koreksi data material yang memerlukan penyajian material data corrections were identified that would
kembali. Apabila pada periode mendatang terjadi require restatement. Should any material changes
perubahan metodologi, batas pelaporan, atau koreksi in methodology, reporting boundary, or data
data material, Perseroan akan mengungkapkan corrections occur in future periods, the Company will
pernyataan ulang tersebut secara jelas beserta clearly disclose the restatement and its impact on
dampaknya terhadap angka yang dilaporkan. the reported figures.
MEMASTIKAN KREDIBILITAS LAPORAN
Ensuring Report Credibility
Untuk meningkatkan kredibilitas dan keandalan To enhance the credibility and reliability of the
informasi yang dilaporkan, Perseroan menunjuk information reported, the Company appointed an
pihak independen, PT TÜV Rheinland Indonesia, independent third party, PT TÜV Rheinland Indonesia,
untuk melakukan external assurance atas Laporan to conduct external assurance of this Sustainability
Keberlanjutan ini. PT TÜV Rheinland Indonesia tidak Report. PT TÜV Rheinland Indonesia has no conflict of
memiliki konflik kepentingan dengan Perseroan. interest with the Company.
Proses assurance beserta hasil utamanya ditelaah The assurance process and key outcomes were
oleh Direktur ESG & Keuangan selaku Direktur yang reviewed by the ESG & Financial Director, who
membawahi pelaksanaan ESG dan pelaporan oversees ESG implementation and sustainability
keberlanjutan. Direksi juga melakukan peninjauan reporting. The Board of Directors also reviewed and
dan memberikan persetujuan atas Laporan approved this Sustainability Report.
Keberlanjutan ini.
Assurance dilakukan sesuai AA1000 Assurance The assurance was performed in accordance with
Standard (AA1000AS) tipe 2 dengan tingkat moderate the AA1000 Assurance Standard (AA1000AS) type 2
assurance, mencakup penilaian terhadap prinsip at a moderate assurance level, covering the AA1000
AA1000 (Inclusivity, Materiality, Responsiveness, dan principles (Inclusivity, Materiality, Responsiveness,
Impact) serta pengujian atas data kinerja terpilih and Impact) and selected performance data testing
pada topik material prioritas, antara lain emisi GRK, for priority material topics, including GHG emissions,
energi/bauran energi, intensitas emisi, keselamatan energy/energy mix, emission intensity, occupational
kerja, dan data keuangan terkait keberlanjutan. safety, and sustainability-related financial data. The
Pernyataan assurance lengkap disajikan pada full assurance statement is provided on pages 320-
halaman 320-323 laporan ini. [OJK G.1][GRI 2-5] 323 of this report. [OJK G.1][GRI 2-5]
PELIBATAN PEMANGKU KEPENTINGAN [OJK E.4][GRI 2-29]
Stakeholder Engagement
Kami percaya bahwa pemangku kepentingan We believe the stakeholders have important roles in
memiliki peran penting dalam pencapaian kinerja achieving the Company’s sustainable performance.
keberlanjutan Perseroan. Untuk itu, Perseroan Therefore, the Company ensures that the involvement
berupaya melibatkan para pemangku kepentingan of stakeholders in all aspects of business activities
dalam aktivitas bisnis dan aktivitas berkelanjutan and sustainable activities, including the economic,
dalam semua aspek termasuk aspek ekonomi, social, and environment. We carefully consider
sosial, dan lingkungan. Kami dengan hati-hati the stakeholders’ expectations by managing
memperhatikan harapan pemangku kepentingan an excellent relationships with stakeholders.
dengan menjaga hubungan yang baik dengan para
pemangku kepentingan.
Page 59
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
57
Hubungan Perseroan dengan pemangku The Company’s relationship with stakeholders is
01
kepentingan digambarkan sebagai berikut: described as follows:
GCG dan Pertumbuhan yang Berkelanjutan: Hubungan Perseroan dengan Pemegang
02
Saham dan Pemangku Kepentingan
GCG and Sustainable Growth: Relationship between the Company and the Shareholders and
03 About This Report
Stakeholders
Tentang Laporan Ini
PT Cikarang Listrindo Tbk
Pemegang Saham
Regulator Pelanggan
Shareholders
Regulators Customers
Direksi & Dewan
Komisaris Kreditur Mitra Kerja/Pemasok
Board of Directors & Creditors Business Partners/Suppliers
04
Board of Commisioners
Masyarakat Setempat
05
Karyawan
Local Community
Employees
06
Pemangku Kepentingan
Stakeholders
07
Dalam implementasi pelibatan pemangku In implementing the stakeholder engagement,
08
kepentingan, Perseroan melakukan berbagai metode the Company has performed various methods in
dalam pengelolaan hubungan yang berkualitas. maintaining quality relationships. These methods
09
Metode-metode ini dilakukan untuk memperoleh are performed to obtain effective involvements
keterlibatan yang efektif dari setiap kelompok from each group of stakeholders with different
10
pemangku kepentingan yang memiliki karakteristik characteristics. We identify and approach various
yang berbeda-beda. Kami mengidentifikasi dan stakeholders who have dominant influences
melakukan pendekatan ke berbagai pemangku on the Company’s business continuity, in
11
kepentingan yang memiliki pengaruh dominan order to achieve high level of involvement and
terhadap keberlangsungan usaha Perseroan, fulfillment of stakeholder’s needs. The methods
agar tercapai tingkat keterlibatan yang tinggi dan for identifying stakeholder groups are based on
pemenuhan kebutuhan pemangku kepentingan. Dependency, Responsibility, Tension, Influence,
Metode identifikasi kelompok pemangku kepentingan Diverse Perspectives, and Proximity.
didasarkan pada Dependency, Responsibility,
Tension, Influence, Diverse Perspective, dan Proximity.
Dependency (D) Perseroan memiliki ketergantungan pada seseorang atau sebuah organisasi, atau sebaliknya.
The Company has dependency on someone or an organization, or vice versa.
Responsibility (R) Perseroan memiliki tanggung jawab legal, komersial atau etika terhadap seseorang atau sebuah
organisasi.
The Company has legal, commercial or ethical responsibilities towards someone or an
organization.
Tension (T) Seseorang atau sebuah organisasi memiliki pengaruh terhadap Perseroan terkait isu ekonomi,
sosial, atau lingkungan tertentu.
Someone or an organization has influence toward the Company related to certain economic,
social, and environmental issues.
Influence (I) Seseorang atau sebuah organisasi memiliki pengaruh terhadap Perseroan atau strategi atau
kebijakan pemangku kepentingan lain.
Someone or an organization has influence over the Company or other stakeholder strategies or
policies.
Diverse Perspective (DP) Seseorang atau sebuah organisasi memiliki pandangan yang berbeda yang dapat
mempengaruhi situasi dan mendorong adanya aksi yang tidak ada sebelumnya.
Someone or an organization has different opinion that may affect the current situation and
create new actions.
Proximity (P) Seseorang atau sebuah organisasi memiliki kedekatan geografis dan operasional dengan
Perseroan.
Someone or an organization is geographically located near the Company’s operations.
Page 60
PT Cikarang Listrindo Tbk
58 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Berikut adalah gambaran mengenai pelibatan The following is descriptions of stakeholder
pemangku kepentingan yang telah diidentifikasi oleh engagement that has been identified by the
Perseroan: [GRI 2-29][EU19] Company: [GRI 2-29][EU19]
Pemangku Basis Metode Pelibatan Frekuensi Tujuan Pelibatan Cara Memastikan
Kepentingan Identifikasi Keterlibatan yang
Bermakna
Stakeholders Basis for Involvement Methods Frequency Engagement Way to Ensuring
[OJK E.4][GRI 2-29] Identification [OJK E.4][GRI 2-29] [GRI 2-29] Objectives Meaningful
[GRI 2-29] [GRI 2-29] Engagement
[GRI 2-29]
Pelanggan D, R, I, P • Situs web Perseroan Setiap saat Memastikan Survei rutin untuk
dan situs web untuk kualitas layanan, masukan, evaluasi
pelanggan respons cepat hasil survei,
• Temu pelanggan Sesuai kebutuhan terhadap keluhan, komunikasi melalui
• Layanan pengaduan Sesuai kebutuhan dan penyediaan berbagai platform
• Survei kepuasan Tahunan perlindungan
pelanggan pelanggan
• Customer gathering Sesuai kebutuhan
• Program layanan Sesuai kebutuhan
khusus
Customers • Company’s website Any time Ensuring service Regular surveys for
and website for quality, prompt feedback, evaluation
customers response to of survey results,
• Customer meeting As required complaints, and and communication
• Complaint services As required providing customer through various
• Customer satisfaction Annually protection platforms
survey
• Customer gathering As required
• Special service As required
programs
Pemegang Saham D, R, I, P • Situs web Perseroan Setiap saat Menjaga nilai Informasi terkini
• RUPS dan/atau RUPSLB Tahunan investasi, disampaikan secara
• Public Expose Tahunan keterbukaan transparan melalui
• Sesi diskusi dan tanya Sesuai kebutuhan informasi, dan forum resmi
jawab langsung menghormati hak-
• Analyst update dan Per Kuartal hak pemegang
telekonferensi saham
• Kunjungan ke Sesuai Kebutuhan
pembangkit
• Keterbukaan informasi Sesuai Kebutuhan
• Siaran pers Sesuai Kebutuhan
Shareholders • Company’s website Any time Maintaining Up-to-date
• AGMS and/or EGMS Annually investment information is
• Public Expose Annually value, ensuring communicated
• One on one discussion As required information transparently
and Q and A session transparency, through official
• Analyst updates and Quarterly and respecting forums
teleconferences shareholders’
• Site visits As required rights
• Information disclosure As required
• Press releases As required
Karyawan D, R, T, I, P • Pertemuan rutin Minimal satu Kejelasan hak Penilaian karyawan
• Pelatihan kali per tahun dan kewajiban, berkala, saluran
• Gathering karyawan atau sesuai peningkatan umpan balik internal,
• Forum diskusi kebutuhan kompetensi, dan program
karyawan kesejahteraan pelatihan berbasis
• Relawan dalam kerja kebutuhan
kegiatan TJSL
• Penilaian karyawan
Employees • Regular meeting At least once Clarity of rights Periodic employee
• Training a year or as and obligations, evaluations, internal
• Employees gathering required competency feedback channels,
• Employees discussion development, and needs-based
forum workplace well- training programs
• Volunteering in TJSL being
• Employees assessment
Page 61
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
59
Pemangku Basis Metode Pelibatan Frekuensi Tujuan Pelibatan Cara Memastikan
01
Kepentingan Identifikasi Keterlibatan yang
Bermakna
Stakeholders Basis for Involvement Methods Frequency Engagement Way to Ensuring
02
[OJK E.4][GRI 2-29] Identification [OJK E.4][GRI 2-29] [GRI 2-29] Objectives Meaningful
[GRI 2-29] [GRI 2-29] Engagement
[GRI 2-29]
03 About This Report
Pemerintah dan D, R, T, I, DP, P • Konsultasi dan Periodik Membangun Laporan berkala
Regulator komunikasi dengan hubungan sesuai standar
Tentang Laporan Ini
regulator dan harmonis, regulasi, komunikasi
pemerintah, termasuk mematuhi aktif dengan
dengan Pemerintah peraturan, dan regulator
Daerah, Departemen memastikan
Kementerian Energi operasi sesuai
dan Sumber Daya dengan kebijakan
Mineral Indonesia
(ESDM), Direktorat
Jenderal Tenaga Listrik,
Direktorat Jenderal
Pajak, Kementerian
04
Lingkungan Hidup, dan
lainnya
• Pelaporan kerja
05
yang teratur kepada
Regulator dan
Pemerintah
06
Government and • Consultation and Periodically Building Regular reporting
Regulators communication harmonious in accordance
with regulators and relationships, with regulatory
07
government, including complying with standards, active
Regional Government, regulations, communication with
Ministry of Energy and and ensuring regulators
08
Mineral Resources operations align
(MEMR), Directorate with policies
General of Electricity,
09
Directorate General
of Taxes, Ministry of
Environment, and
10
others
• Regular reports
to Regulators and
Government
11
Kreditur termasuk D, R, I, P • Situs web Perseroan Setiap saat Transparansi Informasi terkini
Pemegang • Sesi diskusi dan tanya Sesuai rencana diberikan melalui
Obligasi jawab langsung kebutuhan pengembangan presentasi dan
• Analyst update dan Per kuartal dan pembayaran diskusi
telekonferensi kewajiban tepat
• Kunjungan ke Sesuai waktu
pembangkit kebutuhan
• Presentasi rencana Sesuai
aksi korporasi kebutuhan
Creditors include • Company’s website Any time Transparency Up-to-date
Bondholders • One on one discussion As required in development information is
and Q and A session plans and timely provided through
• Analyst updates and Quarterly fulfillment of presentations and
teleconferences obligations discussions
• Site visit As required
• Presentation on As required
corporate action plan
Mitra Usaha, D, R, T, P • Kontrak kerja Sesuai Proses pengadaan Seleksi mitra
Pemasok, dan • Seleksi dan penilaian kebutuhan yang transparan, berbasis kriteria
Kontraktor kerja pemasok dan hubungan saling objektif dan
kontraktor menguntungkan, pemantauan kinerja
• Manajemen mitra pembayaran tepat secara berkala
usaha waktu
• Koordinasi operasional
Business Partners, • Work contracts As required Transparent Partner selection
Suppliers, and • Suppliers and procurement based on objective
Contractors contractors’ selection processes, criteria and regular
and performance mutually beneficial performance
assessment relationships, and monitoring
• Business partners timely payments
management
• Operational
coordination
Page 62
PT Cikarang Listrindo Tbk
60 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Pemangku Basis Metode Pelibatan Frekuensi Tujuan Pelibatan Cara Memastikan
Kepentingan Identifikasi Keterlibatan yang
Bermakna
Stakeholders Basis for Involvement Methods Frequency Engagement Way to Ensuring
[OJK E.4][GRI 2-29] Identification [OJK E.4][GRI 2-29] [GRI 2-29] Objectives Meaningful
[GRI 2-29] [GRI 2-29] Engagement
[GRI 2-29]
Masyarakat dan D, R, T, I, DP, P • Pertemuan forum Sesuai Hubungan Forum diskusi
Lembaga Swadaya dalam perencanaan kebutuhan harmonis, masyarakat,
Masyarakat program TJSL kontribusi positif, pengawasan
• Pengawasan bersama dan pelestarian bersama dalam
atas aktualisasi lingkungan implementasi TJSL
program TJSL
• Kegiatan filantropi
Communities and • TJSL plans forum As required Harmonious Community
Non-Governmental meetings relationships, discussion
Organizations • TJSL programs positive forums and joint
implementation contributions, and monitoring of TJSL
co-monitoring environmental implementation
• Philanthropic activities conservation
Media Massa T, I, DP • Siaran pers Sesuai Penyebaran Memberikan
• Temu media kebutuhan informasi terkini, informasi terpercaya
• Konferensi pers tepat waktu, dan kepada media,
akurat menyampaikan
tanggapan cepat
untuk pertanyaan
atau isu tertentu
Mass Media • Press release As required Dissemination of Providing reliable
• Media gathering up-to-date, timely, information to the
• Press conference and accurate media and delivering
information. prompt responses to
specific inquiries or
issues
Lingkungan R Kegiatan pemeliharaan Setiap saat Menciptakan Pemantauan
lingkungan dan sumber dampak positif program lingkungan
daya alam terhadap berkala, pelaporan
lingkungan hasil program, dan
operasional dan koordinasi dengan
sekitarnya pihak terkait
Environment Environment and natural Any time Creating a Regular
resource maintenance positive impact environmental
activities on the operational program monitoring,
environment and reporting program
its surroundings outcomes, and
coordinating with
relevant parties
Page 63
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
61
MENENTUKAN TOPIK MATERIAL [GRI 3-1]
01
Determining Material Topics
02
Dalam menyusun Laporan Keberlanjutan, Perseroan In preparing the Sustainability Report, the Company
03 About This Report
mengikuti proses sistematis yang selaras dengan follows a systematic process aligned with GRI
standar GRI untuk menentukan topik material, yang standards to determine material topics, which
Tentang Laporan Ini
mencakup langkah-langkah berikut: include the following steps:
1. Identifikasi Dampak Aktual dan Potensial 1. Identification of Actual and Potential Impacts
Perseroan mengidentifikasi dampak positif dan The Company identifies both positive and
negatif dari kegiatan operasionalnya terhadap negative impacts of its operational activities on
ekonomi, lingkungan, dan sosial, termasuk the economy, environment, and society, including
dampak terhadap hak asasi manusia (misalnya, impacts on human rights (e.g., occupational
kesehatan dan keselamatan kerja bagi karyawan health and safety for employees and contractors,
04
dan kontraktor, praktik ketenagakerjaan yang adil, fair labor practices, community engagement
keterlibatan masyarakat sekitar operasional, dan around operations, and prevention of forced
05
pencegahan kerja paksa/pekerja anak). Proses ini labor/child labor). This process involves an
melibatkan penilaian isu-isu yang relevan dengan assessment of relevant issues using various
06
menggunakan berbagai metode, termasuk methods, including benchmarking with peer
benchmarking dengan perusahaan sejenis, companies, internal data analysis, and industry
analisis data internal, dan referensi standar sektor sector standards references such as SASB Electric
07
industri seperti SASB Electric Utilities & Power Utilities & Power Generators and GRI G4 Electric
Generators dan GRI G4 Pengungkapan Sektor Utilities Sector Disclosures 2013. This approach
08
Utilitas Listrik 2013. Pendekatan ini memastikan ensures that identified impacts cover both short-
bahwa dampak yang diidentifikasi mencakup term and long-term aspects, taking into account
09
baik jangka pendek maupun jangka panjang, all of the Company’s business relationships.
dengan mempertimbangkan semua hubungan
bisnis Perseroan.
10
2. Pelibatan Pemangku Kepentingan 2. Stakeholders Engagement
11
Pemangku kepentingan internal dan eksternal Internal and external stakeholders were engaged
dilibatkan melalui survei dan Diskusi Kelompok through surveys and Focus Group Discussions
Terarah (FGD) untuk memperoleh perspektif (FGDs) to gain a holistic perspective. On
yang holistik. Pada 25 Januari 2024, Perseroan January 25, 2024, the Company held a Focus
mengadakan Diskusi Kelompok Terarah (FGD) Group Discussion (FGD) as part of the process
sebagai bagian dari proses menentukan topik for determining material topics, based on the
material, yang didasarkan pada hasil survei results of a materiality survey distributed starting
materialitas yang disebarkan sejak awal Januari early January 2024 to both internal and external
2024 kepada responden internal dan eksternal. respondents.
Survei materialitas dilakukan kepada 24 responden The materiality survey involved 24 internal
internal dan 62 responden eksternal. Responden respondents and 62 external respondents. Internal
internal mencakup karyawan Perseroan, respondents included the Company’s employees,
sementara responden eksternal terdiri dari while external respondents consisted of regulators,
regulator, kreditur, pelanggan, subkontraktor, creditors, customers, subcontractors, suppliers,
pemasok, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Non-Governmental Organizations (NGOs), and
dan masyarakat sekitar area operasional. communities around the operational areas.
Pada tahun 2025, Perseroan tidak melakukan In 2025, the Company did not conduct another
FGD maupun survei materialitas ulang dan FGDs or repeat the materiality survey, and
tetap mengacu pada hasil survei serta FGD continued to refer to the results of the survey
Januari 2024. Pada periode pelaporan 2025, and FGD conducted in January 2024. During the
Perseroan melakukan reviu internal dan tidak 2025 reporting period, the Company conducted
mengidentifikasi perubahan signifikan pada an internal review and did not identify significant
pemangku kepentingan maupun kegiatan changes in the Company’s stakeholders or
usaha Perseroan, sehingga topik material business activities, and therefore the material
dinilai masih relevan untuk pelaporan 2025. topics were considered to remain relevant for the
2025 reporting.
Page 64
PT Cikarang Listrindo Tbk
62 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
3. Prioritisasi Dampak 3. Prioritization of Impacts
Perseroan memprioritaskan dampak berdasarkan The Company prioritizes impacts based on their
tingkat signifikansi dan kontribusinya. Dampak significance and contribution. Impacts requiring
yang membutuhkan perhatian lebih dinilai dari greater attention are assessed for their urgency,
urgensinya, sementara dampak positif diukur while positive impacts are measured by the
berdasarkan skala manfaat yang dihasilkan. scale of benefits they provide. The results of
Hasil prioritisasi ini digunakan untuk menentukan this prioritization process are utilized to identify
topik material yang memiliki dampak signifikan material topics with significant economic,
terhadap ekonomi, lingkungan, dan sosial. environmental, and social impacts.
4. Validasi dan Finalisasi Topik Material 4. Validation and Finalization of Material Topics
Hasil survei dan FGD divalidasi melalui diskusi The survey and FGD results are validated
yang dihadiri oleh kepala departemen Perseroan through discussions attended by the Company’s
atau yang mewakili dalam pertemuan tatap department heads or their representatives in a
muka di kantor operasional PLTGU Jababeka face-to-face meeting at the PLTGU Jababeka
untuk memastikan bahwa topik material operational office. This process ensures that
mencerminkan prioritas utama bagi pemangku the material topics reflect the key priorities of
kepentingan dan Perseroan. Setelah validasi, both stakeholders and the Company. Following
daftar topik material tersebut disepakati oleh the validation, the list of material topics was
Top Management sebelum diintegrasikan dalam approved by the Top Management, before being
Laporan Keberlanjutan dan dipergunakan dalam incorporated into the Sustainability Report and
penentuan target korporat menggunakan used in the determination of the corporate targets
Balanced Scorecard. through the Balanced Scorecard.
5. Komitmen terhadap Prinsip Kualitas 5. Commitment to Quality Principles
Perseroan memastikan bahwa proses dan hasil The Company ensures that the processes
penentuan topik material mematuhi 6 (enam) and outcomes of determining material topics
prinsip kualitas GRI, yaitu: Akurasi, Keseimbangan, adhere to the 6 (six) GRI quality principles:
Kejelasan, Daya Banding, Keandalan, dan Accuracy, Balance, Clarity, Comparability,
Ketepatan Waktu. Prinsip ini memastikan Reliability, and Timeliness. These principles ensure
laporan dapat memberikan informasi yang that the report provides accurate, relevant,
akurat, relevan, dan tepat waktu kepada para and timely information to the stakeholders.
pemangku kepentingan.
6. Reviu dan Pembaruan Berkala 6. Periodic Review and Updates
Perseroan melakukan reviu topik material The Company reviews material topics at least
minimal setiap 2 (dua) tahun atau lebih sering every 2 (two) years, or more frequently if there
jika terdapat perubahan signifikan dalam konteks are significant changes in business context,
bisnis, regulasi, atau ekspektasi pemangku regulations, or stakeholder expectations.
kepentingan. Proses reviu meliputi: evaluasi The review process includes evaluating
relevansi topik material terhadap kondisi terkini, the continued relevance of existing topics,
identifikasi topik yang muncul, konsultasi ulang identifying emerging topics, re-engaging key
dengan pemangku kepentingan kunci melalui stakeholders through surveys or engagement
survei atau engagement session, serta validasi sessions, and obtaining validation and approval
dan persetujuan oleh Top Management sebelum from Top Management before integration
diintegrasikan dalam Laporan Keberlanjutan into the next Sustainability Report.
tahun berikutnya.
Page 65
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
63
Reviu terakhir melalui survei dan FGD yang The most recent review conducted through survey
01
dilakukan pada Januari 2024 menjadi landasan and an FGD in January 2024 serves as a strong
kuat untuk pelaporan tahun 2025, dengan hasil basis for the 2025 reporting, with the results that
02
yang tetap relevan terhadap situasi terkini. remain relevant to the current situation. Through
Dengan ini, Perseroan memastikan bahwa these processes, the Company ensures that the
Laporan Keberlanjutan 2025 mencerminkan Sustainability Report 2025 reflects its key priorities
03 About This Report
prioritas utama Perseroan sekaligus memenuhi while meeting stakeholders’ expectations.
harapan pemangku kepentingan.
Tentang Laporan Ini
Reviu berikutnya akan dilakukan pada tahun The next review is scheduled for 2026 to strengthen
2026 untuk penguatan pendekatan materialitas the Company’s materiality approach, including
Perseroan, termasuk mengembangkan double development of double materiality and preparation
materiality dan persiapan penerapan Pernyataan for the implementation of Sustainability Disclosure
Standar Pengungkapan Keberlanjutan (PSPK) 1 Standards Statement (PSPK) 1 and PSPK 2, which will
dan PSPK 2 yang akan berlaku efektif untuk periode be effective for reporting periods beginning on or
04
pelaporan yang dimulai pada atau setelah after January 1, 2027.
1 Januari 2027.
05
Pada tahun 2026, Perseroan akan melengkapi In 2026, the Company will complement impact-
penilaian materialitas berbasis dampak (impact based materiality assessment (impact materiality)
06
materiality) melalui identifikasi risiko dan peluang with the identification of sustainability-related
keberlanjutan yang berpotensi mempengaruhi risks and opportunities that may affect the
07
kinerja dan posisi keuangan Perseroan (financial Company’s performance and financial position
materiality), termasuk potensi dampaknya terhadap (financial materiality), including potential impacts
biaya operasi, belanja modal, pendapatan, akses on operating costs, capital expenditure, revenue,
08
pendanaan, dan risiko kepatuhan. Selaras dengan access to financing, and compliance risks. In line with
persiapan penerapan ini, Perseroan juga akan this preparation, the Company will also strengthen
09
memperkuat pemetaan topik material ke pilar the mapping of material topics to the pillars of
tata kelola, strategi, manajemen risiko, serta metrik governance, strategy, risk management, as well as
10
dan target. metrics and targets.
11
DAFTAR TOPIK MATERIAL [GRI 3-2]
List of Material Topics
Pada Laporan Keberlanjutan 2025, daftar topik In this 2025 Sustainability Report, the Company’s list of
material Perseroan tetap konsisten dengan laporan material topics remains consistent with the previous
tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa year’s report. This consistency demonstrates that
prioritas dan isu-isu material yang telah ditentukan the priorities and material issues identified in the
pada periode pelaporan sebelumnya tetap relevan prior reporting period remain relevant to the current
dengan situasi terkini dan terus mencerminkan circumstances and continue to reflect significant
dampak signifikan yang dirasakan oleh Perseroan impacts experienced by the Company and its
dan para pemangku kepentingan. stakeholders.
Topik material ini mencakup 4 (empat) pilar These material topics encompass 4 (four) main
utama yaitu Ekonomi, Lingkungan, Sosial, dan Tata pillars: Economic, Environmental, Social, and
Kelola untuk memperkuat pelaksanaan prinsip Governance to strengthen the implementation of
keberlanjutan. sustainability principles.
Page 66
PT Cikarang Listrindo Tbk
64 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Topik Material
Material Topics
Ekonomi Lingkungan
Economic Environment
• Kinerja Ekonomi • Energi
Economic Performance Energy
• Investasi dalam Bisnis Energi Baru • Emisi
Investment in New Energy Business Emission
• Air
Water
Sosial
Social
Tata Kelola
• Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Governance
Occupational Health and Safety
• Kepuasan Pelanggan • Etika dan Integritas
Customer Satisfaction Ethics and Integrity
• Pengembangan Sumber Daya • Keandalan Jaringan
Manusia Grid Resiliency
Human Capital Development • Manajemen Risiko dan Krisis
• Pengembangan Masyarakat Risk and Crisis Management
Community Development
Matriks Topik Material
Material Topics Matrix
5,20
Penting bagi Pemangku Kepentingan
5,00 7
5 4
Important for Stakeholders
8 2 1
6 3
4,80
11 10
9
4,60
12
4,40
4,20
4,00
4,00 4,10 4,20 4,30 4,40 4,50 4,60 4,70 4,80 4,90
Penting bagi Perseroan
Important for the Company
Keterangan
Description
1. Etika dan Integritas 5. Kepuasan Pelanggan 9. Pengembangan Sumber Daya Manusia
Ethics and Integrity Customer Satisfaction Human Capital Development
2. Manajemen Risiko dan Krisis 6. Kinerja Ekonomi 10. Air
Risk and Crisis Management Economic Performance Water
3. Kesehatan dan Keselamatan Kerja 7. Keandalan Jaringan 11. Investasi dalam Bisnis Energi Baru
Occupational Health and Safety Grid Resiliency Investment in New Energy Business
4. Emisi 8. Energi 12. Pengembangan Masyarakat
Emissions Energy Community Development
Page 67
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
65
Daftar lengkap topik material dapat dilihat dalam The complete list of material topics can be found in
01
tabel berikut: the following table:
02
Batasan | Boundary
[GRI 3-1]
03 About This Report
Kantor
Penjelasan Topik Material
Topik Material Referensi Pusat dan
Unit Explanation of Material Topics
Material Topics Reference Kantor Anak
Pembangkit
Tentang Laporan Ini
[GRI 3-3]
[GRI 3-2] Layanan Perusahaan
Generating
Head Office Subsidiaries
Units
and Service
Offices
Ekonomi
Economic
Kinerja Ekonomi GRI 201 √ √ √ Perseroan diharapkan untuk dapat
mempertahankan kinerja ekonomi yang
solid untuk dapat terus memberikan
04
kontribusi positif bagi pemegang saham,
kreditur dan masyarakat. Kontribusi yang
dihasilkan dari kinerja ekonomi yang baik
05
disalurkan melalui pelaksanaan tanggung
jawab sosial dan lingkungan (TJSL),
peningkatan pengembalian terhadap nilai
06
saham, pembayaran kewajiban yang tepat
waktu serta peningkatan kesejahteraan
karyawan.
07
Economic The Company is expected to be able to
Performance maintain a solid economic performance
in order to continue to make positive
08
contributions to the shareholders, creditors
and society. Contributions generated
through strong economic performance are
09
channeled through the implementation
of Social and Environmental Responsibility
(TJSL), improved returns on shareholder
value, timely fulfilment of obligations and
10
enhanced employees’ welfare.
Investasi dalam GRI 203 - √ - Investasi dalam bisnis energi baru merupakan
11
Bisnis Energi topik yang penting bagi para pemangku
Baru kepentingan. Investasi ini dinilai sebagai
strategi penting bagi perusahaan listrik
dalam meningkatkan inisiatif keberlanjutan
Perseroan serta dukungan terhadap program
Pemerintah mencapai Net Zero Emission pada
tahun 2060.
Investment in Investment in new energy businesses is an
New Energy important topic for the stakeholders. This
Business investment is considered as an important
strategy for electricity companies in increasing
the Company’s sustainability initiatives as well
as supporting the Government’s program to
achieve Net Zero Emissions by 2060.
Page 68
PT Cikarang Listrindo Tbk
66 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Batasan | Boundary
[GRI 3-1]
Kantor
Penjelasan Topik Material
Topik Material Referensi Pusat dan
Unit Explanation of Material Topics
Material Topics Reference Kantor Anak
Pembangkit [GRI 3-3]
[GRI 3-2] Layanan Perusahaan
Generating
Head Office Subsidiaries
Units
and Service
Offices
Lingkungan
Environmental
Energi GRI 302 √ √ √ Pengelolaan energi merupakan topik
yang penting bagi Perseroan ditengah
permintaan dunia akan energi bersih.
Kebijakan dan implementasi Perseroan
terhadap pengelolaan energi secara
langsung mempengaruhi pencapaian target
pengurangan emisi karbon Perseroan. Oleh
karena itu, berbagai program pengendalian
penggunaan energi, termasuk penerapan
teknologi ramah lingkungan, telah menjadi
salah satu fokus perusahaan dan juga
dianggap penting bagi pemangku
kepentingan Perseroan.
Energy Energy management is an important topic
for the Company amidst the world’s demand
for clean energy. The Company’s policies
and implementation of energy management
directly influence the achievement of the
Company’s carbon emission reduction
targets. Therefore, various programs to
control energy use, including the application
of environmentally friendly technology, have
become one of the Company’s focuses
and are also considered important for the
Company’s stakeholders.
Emisi GRI 305 √ √ - Tingginya perhatian global terhadap
emisi, terutama terkait dengan upaya
bersama melawan perubahan iklim,
dianggap oleh pemangku kepentingan
sebagai fokus utama bagi Perseroan dan
pihak-pihak yang terlibat. Laporan ini akan
mengungkapkan berbagai inisiatif, program,
dan inovasi Perseroan yang bertujuan untuk
mengendalikan serta mengurangi emisi dari
kegiatan operasional Perseroan.
Emissions The high global attention to emissions,
especially in relation to the collective efforts
against climate change, is considered by
the stakeholders to become the Company’s
main focus. This report will unveil various
initiatives, programs, and innovations by the
Company aimed at controlling and reducing
emissions from the Company’s operational
activities.
Air GRI 303 √ √ - Air menjadi salah satu perhatian utama
bagi para pemangku kepentingan Cikarang
Listrindo karena dapat memberikan dampak
langsung kepada kegiatan operasional dan
lingkungan. Ketersediaan dan penggunaan
air secara langsung memengaruhi kegiatan
produksi. Selain itu, kebijakan efisiensi
penggunaan air, penerapan praktik
pembuangan air yang bertanggung jawab
berkontribusi pada upaya konservasi air
disekitar area pembangkit.
Water Water is one of the main concerns for
Cikarang Listrindo’s stakeholders due to its
direct impact on the operational activities
and environment. The availability and use of
water directly affect production activities. In
addition, water use efficiency policies and the
implementation of responsible water disposal
practices contribute to water conservation
efforts around the generating area.
Page 69
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
67
Batasan | Boundary
01
[GRI 3-1]
Kantor
Penjelasan Topik Material
02
Topik Material Referensi Pusat dan
Unit Explanation of Material Topics
Material Topics Reference Kantor Anak
Pembangkit [GRI 3-3]
[GRI 3-2] Layanan Perusahaan
Generating
03 About This Report
Head Office Subsidiaries
Units
and Service
Offices
Tentang Laporan Ini
Sosial
Social
Kesehatan dan GRI 403 √ √ - Kesehatan dan keselamatan kerja (K3)
Keselamatan merupakan aspek yang penting menurut
Kerja pemangku kepentingan Cikarang Listrindo.
Perseroan menjalankan prosedur dan
kebijakan K3 dengan ketat dan secara
berkelanjutan melakukan perbaikan yang
inovatif. Perseroan juga menjalankan
04
protokol kesehatan yang ketat untuk
memastikan keselamatan seluruh karyawan.
Komitmen ini tidak hanya melindungi
05
para karyawan tetapi juga menciptakan
lingkungan kerja yang positif dan produktif.
Occupational Occupational health and safety (OHS)
06
Health and is an important aspect according to the
Safety stakeholders of Cikarang Listrindo. The
Company strictly implements procedures
07
and policy of OHS policy, and continually
creates innovative improvements. The
Company also implements strict health
08
protocols to ensure the safety of all
employees. This commitment not only
protects the employees but also creates a
09
positive and productive work environment.
Kepuasan OJK F.30 √ √ - Kepuasan pelanggan adalah aspek yang
Pelanggan sangat krusial untuk Cikarang Listrindo karena
10
berdampak langsung kepada kegiatan
operasional dan pertumbuhan bisnis. Untuk
itu, Cikarang Listrindo terus bertransformasi
11
dan berinovasi untuk menjaga kepuasan
pelanggan untuk mencapai keberlanjutan
bisnis.
Customer Customer satisfaction is a crucial aspect
Satisfaction for Cikarang Listrindo as it impacts the
Company’s operational and business growth.
For this reason, Cikarang Listrindo continually
transforms and innovates to maintain
customer satisfaction to achieve a sustainable
business.
Pengembangan GRI 401, 403, √ √ √ Pengembangan sumber daya manusia
Sumber Daya 404, 405 dinilai sebagai aspek yang penting oleh
Manusia pemangku kepentingan Cikarang Listrindo.
Meningkatkan keterampilan dan kompetensi,
serta memastikan kesejahteraan tenaga
kerja dapat memberikan kontribusi positif
kepada kelancaran kegiatan operasional dan
keberlanjutan usaha. Selain itu, komitmen
Perseroan dalam menciptakan lingkungan
kerja yang aman dan nyaman merupakan
bagian dari usaha Perseroan dalam program
pengembangan sumber daya manusia.
Human Capital Human resources development is considered
Development as an important aspect by Cikarang
Listrindo’s stakeholders. Improving skills
and competencies, as well as ensuring the
welfare of the workforce, can make a positive
contribution to the smooth operational
activities and business sustainability. In
addition, the Company’s commitment to
creating a safe and comfortable working
environment is part of the Company’s efforts
in its human resources development program.
Page 70
PT Cikarang Listrindo Tbk
68 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Batasan | Boundary
[GRI 3-1]
Kantor
Penjelasan Topik Material
Topik Material Referensi Pusat dan
Unit Explanation of Material Topics
Material Topics Reference Kantor Anak
Pembangkit [GRI 3-3]
[GRI 3-2] Layanan Perusahaan
Generating
Head Office Subsidiaries
Units
and Service
Offices
Pengembangan GRI 413 √ √ - Tanggung jawab kepada masyarakat
Masyarakat menjadi topik penting bagi pemangku
kepentingan Perseroan. Sebagai perusahaan
listrik yang mengoperasikan dan mengelola
secara langsung aset pembangkit, jalur
transmisi dan jalur distribusi di Kabupaten
Bekasi, maka penting bagi Perseroan untuk
memastikan kesejahteraan masyarakat
di sekitar area operasional terpenuhi.
Perseroan diharapkan dapat memberikan
manfaat ekonomi dan sosial kepada
masyarakat lokal.
Community Responsibility to society is an important
Development topic for the Company’s stakeholders. As an
electricity company that directly operates
and manages its generation assets,
transmission lines and distribution network
in Bekasi Regency, it is important for the
Company to ensure that the welfare of the
community around the operational area is
met. The Company is expected to provide
economic and social benefits to the local
communities.
Tata Kelola
Governance
Etika dan ACGS Bagian B √ √ √ Etika dan integritas merupakan aspek
Integritas dan D yang penting menurut pemangku
kepentingan Cikarang Listrindo. Aspek
tersebut dinilai menjadi pondasi dalam
membangun kepercayaan, meningkatkan
kredibilitas, membina hubungan positif, dan
memperkuat reputasi Perseroan. Komitmen
teguh untuk menegakkan nilai-nilai ini
menjadi peran penting dalam membentuk
keterlibatan yang positif dan berkelanjutan
dengan para pemangku kepentingan Kami
yang beragam.
Ethics and ACGS Part B and D Ethics and integrity are important aspects for
Integrity the stakeholders of Cikarang Listrindo. These
aspects are considered to be the foundation
for trust building, credibility enhancement,
positive relationships fostering, and
strengthening the Company’s reputation.
The firm commitment to upholding these
values plays a crucial role in shaping positive
and sustainable engagement with our
diverse stakeholder.
Page 71
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
69
Batasan | Boundary
01
[GRI 3-1]
Kantor
Penjelasan Topik Material
02
Topik Material Referensi Pusat dan
Unit Explanation of Material Topics
Material Topics Reference Kantor Anak
Pembangkit [GRI 3-3]
[GRI 3-2] Layanan Perusahaan
Generating
03 About This Report
Head Office Subsidiaries
Units
and Service
Offices
Tentang Laporan Ini
Keandalan SASB: √ √ - Menjamin keandalan jaringan, yang
Jaringan IF-EU-550a.1 meliputi kinerja jaringan dan keamanan
IF-EU-550a.2 siber, dianggap merupakan fokus penting
bagi Cikarang Listrindo. Keandalan jaringan
memberikan kontribusi yang positif kepada
kinerja operasional, dan penerapan
langkah-langkah keamanan siber yang baik
dapat melindungi perusahaan dari risiko
operasional. Komitmen terhadap keandalan
jaringan ini tidak hanya melindungi
04
kepentingan dan investasi para pemangku
kepentingan, tetapi juga memperkuat
stabilitas dan keberlanjutan usaha Cikarang
05
Listrindo.
Grid Resiliency Ensuring network resiliency, which includes
06
network performance and cyber security,
is considered as an important focus for
Cikarang Listrindo. Grid Resiliency brings
a positive contribution to the operational
07
performance, and the implementation of
good cybersecurity practices which can
protect a company from its operational
08
risks. This commitment to grid resiliency not
only protects the interests and investments
of the stakeholders, but also strengthens
09
the stability and sustainability of Cikarang
Listrindo’s business.
Manajemen Dokumen Internal: √ √ √ Manajemen risiko dan krisis merupakan
10
Risiko dan Krisis • Manual aspek yang penting menurut pemangku
Manajemen kepentingan Cikarang Listrindo karena
Risiko mempengaruhi stabilitas operasional.
11
• Rencana Penerapan manajemen risiko dan krisis yang
Keberlangsungan kuat mencerminkan komitmen Perseroan
Bisnis Perusahaan terhadap tata kelola yang bertanggung
jawab, yang secara bersamaan menarik
perhatian para pemangku kepentingan.
Risk and Crisis Internal Risk and crisis management is an important
Management Documents: aspect for the stakeholders of Cikarang
• Manual Risk Listrindo as it impacts the Company’s
Management operational stability. The adoption of a
• Corporate robust crisis and risk management strategy
Business reflects the Company’s commitment to a
Continuity Plan responsible governance, and simultaneously
capturing the attention of the stakeholders.
Page 72
PT Cikarang Listrindo Tbk
70 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Dengan mempertahankan daftar topik material By maintaining a consistent list of material topics,
yang konsisten, Perseroan memastikan fokus the Company ensures focus on significant Economic,
pada dampak Ekonomi, Lingkungan, Sosial, dan Environmental, Social, and Governance impacts,
Tata kelola yang signifikan, serta tetap relevan while remains relevant in supporting sustainability
dalam mendukung keberlanjutan dan memenuhi and meeting stakeholder expectations.
ekspektasi pemangku kepentingan.
UMPAN BALIK [OJK G.2]
Feedback
Perseroan menyediakan Lembar Umpan Balik The Company provides a Feedback Sheet at the end
di bagian akhir Laporan, sebagai sarana bagi of this Report, as a means for stakeholders to provide
pemangku kepentingan dalam memberikan saran input and recommendations for the Company to
dan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas improve the quality of its next Sustainability Report.
laporan selanjutnya.
AKSES INFORMASI ATAS LAPORAN KEBERLANJUTAN
Information Access to Sustainability Report
Perseroan memberikan akses bagi seluruh The Company provides access to all stakeholders
pemangku kepentingan dan pembaca untuk dapat and readers to access this Sustainability Report
mengakses Laporan Keberlanjutan ini melalui through the Company’s website. In order to improve
situs web Perseroan. Untuk meningkatkan kualitas the quality of this Sustainability Report, stakeholders
Laporan Keberlanjutan ini, pemangku kepentingan and readers may submit inquiries regarding the
dan pembaca dapat menyampaikan pertanyaan reporting period, the preparation process, or data
terkait periode pelaporan, proses penyusunan, atau clarification, as well as, suggestions, ideas, criticisms,
klarifikasi data, serta saran, ide, kritik, dan tanggapan and responses by contacting: [GRI 2-3]
dengan menghubungi: [GRI 2-3]
PT CIKARANG LISTRINDO TBK
Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary
World Trade Centre 1, lantai 17 | 17th floor
Jl. Jend. Sudirman Kav. 29-31
Jakarta 12920, Indonesia
Telp. | Phone Surel | Email
(+62 21) 522 8122 Corpsec@listrindo.com
Situs Web | Website
www.listrindo.com
Page 73
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
71
01
02
03 About This Report
Tentang Laporan Ini
04
05
06
07
08
09
10
11
Page 74
PT Cikarang Listrindo Tbk
72 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Sekilas Tentang
Cikarang Listrindo
Cikarang Listrindo at a Glance
Page 75
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
73
Page 76
PT Cikarang Listrindo Tbk
74 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
IDENTITAS PERSEROAN
Corporate Identity
Lokasi Kantor Pusat [OJK C.2][GRI 2-1]
Location of Headquarters
World Trade Centre 1, Lantai 17
Jl. Jend. Sudirman Kav. 29-31
Jakarta 12920, Indonesia
www.listrindo.com
(62-21) 5228122
corpsec@listrindo.com
PT Cikarang Listrindo Tbk
powr.id
@PTCikarangListrindoTbk
[GRI 2-1] Bentuk Hukum Perusahaan
Nama Perusahaan [GRI 2-1] Company’s Legal Form
Company Name
Perseroan Terbatas (PT)/Perusahaan
Terbuka (Tbk) tercatat pada Bursa Efek
PT Cikarang Listrindo Tbk Indonesia, sejak 14 Juni 2016
Limited Liability Company (PT)/Public Company
listed (Tbk) on the Indonesia Stock Exchange,
since June 14, 2016
Jumlah dan Nama Negara Tempat Beroperasi: 1 (satu), Indonesia
Total Area of Operation and Name of the Country: 1 (one), Indonesia
[OJK C.3][GRI 2-1]
Wilayah Operasional: • PLTGU Jababeka
Jl. Jababeka Raya Blok R, Cikarang
Location of Operations:
Bekasi 17833, Indonesia
[OJK C.3][GRI 2-1]
• PLTG MM-2100
Blok AB-5, Desa Danau Indah, Cikarang Barat
Bekasi 17530, Indonesia
• PLTU Co-firing Babelan
Kampung Utan, Desa Muara Bakti, Babelan
Bekasi 17610, Indonesia
Page 77
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
75
01
02
03
04 Cikarang Listrindo at a Glance
Sekilas Tentang Cikarang Listrindo
Kegiatan, Merek, Produk,
dan Jasa Perusahaan [OJK C.4, F.29][GRI 2-6]
05
Company’s Activities,
Brands, Products, and Services
06
Kegiatan Pembangkitan
07
Activities Generation
Transmisi
08
Transmission
Distribusi
09
Distribution
Layanan Penjualan Tenaga Listrik
10
Services Electric Power Sales
Selama tahun 2025, tidak terdapat
produk dan layanan Perseroan
Layanan Penjualan sertifikat energi terbarukan
11
yang dilarang dari pasar.
lainnya The sale of renewable energy certificates
During 2025, none of the
Other Penjualan layanan pengisian daya kendaraan Company's products and services
Support listrik melalui pembangunan dan pengoperasian were prohibited in the market.
Activities Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKL).
The sale of electric vehicle charging services
through the development and operation of Electric
Vehicle Charging Stations (EVCS).
SEJARAH SINGKAT DAN PERKEMBANGAN
CIKARANG LISTRINDO
A Brief History and Development of Cikarang Listrindo
Informasi mengenai sejarah singkat Brief history and development of
dan perkembangan Perseroan dapat the Company can be seen in the 2025
dilihat dalam Laporan Tahunan 2025 Annual Report of PT Cikarang Listrindo Tbk
PT Cikarang Listrindo Tbk pada bab in the “Company Profile” chapter.
“Profil Perusahaan”.
Page 78
PT Cikarang Listrindo Tbk
76 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
VISI, MISI, PILAR, DAN NILAI PERUSAHAAN [OJK C.1]
Vision, Mission, Pillars, and Corporate Values
VISI Menjadi produsen listrik kelas dunia.
VISION To become a world class power producer.
MISI Unggul dalam industri penyediaan tenaga listrik dengan kerjasama tim yang
baik untuk memenuhi kebutuhan pelanggan akan tenaga listrik yang aman,
andal, bersih, dan efisien dengan cara yang ramah dan profesional.
MISSION To excel in the electricity supply industry with good teamwork to meet our customers’
needs for safe, reliable, clean, and efficient power in a friendly and professional manner.
PILAR Pilar Perseroan disusun untuk menopang secara kokoh kegiatan operasional
untuk mencapai visi dan misi Perseroan. Dalam menjalankan kegiatan
operasionalnya, PT Cikarang Listrindo Tbk menerapkan 4 (empat) pilar sebagai
berikut:
PILLARS The Company’s pillars are established to strongly support the operational activities in
achieving the vision and mission. In carrying out its operational activities, PT Cikarang
Listrindo Tbk implements 4 (four) pillars, as follows:
Unggul dalam Proses Unggul dalam Unggul dalam Tata Unggul dalam Sumber
Kerja Keberlanjutan Hubungan dengan Kelola Perusahaan Daya Manusia
Pemangku Kepentingan
Excellent Sustainable Excellent Stakeholder Excellent Corporate Excellent People
Process Relations Governance
Harmonisasi tujuan Membangun hubungan yang Menerapkan etika Organisasi yang efektif dan
lingkungan, kesehatan baik dengan pemangku yang kuat, kepatuhan efisien untuk mencapai
dan keselamatan, kepentingan Perseroan terhadap peraturan, tujuan Perseroan dengan
dan keuangan dalam melalui komunikasi yang jelas, dan manajemen risiko menciptakan orang-orang
menjalankan kegiatan transparan, dan konsisten, secara menyeluruh pada yang bermotivasi tinggi,
bisnis utama untuk untuk mendapatkan strategi organisasi untuk mengelola talenta-talenta
mencapai nilai yang kepercayaan dan pertumbuhan yang hebat, dan menanamkan
maksimal. memungkinkan Perseroan berkelanjutan. nilai-nilai untuk menjadi
mengambil keputusan mitra bisnis strategis.
secara holistik dengan
memperhatikan masukan
dari mereka.
The harmonization of Build an excellent relationship Implement strong Effective and efficient
environmental, health with external stakeholders of ethic-driven, regulatory organization to achieve
and safety, and financial the Company through clear, compliance, and risk the Company's goals by
objectives in the delivery of transparent, and consistent management thoroughly creating highly motivated
core business activities to communication, to gain trust on organizational strategy people, managing great
maximize value. and enable the Company for sustainable growth talents, and embedding
to make holistic decision- impact. values to become strategic
making by concerning the business partners.
inputs from them.
Page 79
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
77
01
02
NILAI PERUSAHAAN
03
CORPORATE VALUES
04 Cikarang Listrindo at a Glance
Perseroan menerapkan nilai perusahaan yang dijadikan pedoman tingkah laku seluruh karyawan
Sekilas Tentang Cikarang Listrindo
Perseroan, dengan menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan tugasnya dan mempercayai
nilai-nilai berikut:
The Company implements corporate values which are the code of conduct for all employees of the Company,
by upholding integrity in carrying out their duties and belief in the following values:
S A
T R
05
• Membantu
Bertanggung Jawab • Komitmen
Service
Accountability
Melayani
sesama Commitment
Helping others • Totalitas
06
• Peduli Totality
• Disiplin
• Saling
Dapat Diandalkan
Caring
Trustworthiness
• Perkataan dan
Disciplined
07
menghormati
• Ketulusan hati tindakan yang
Mutual respect • Rajin
Reliability
Sincerity sejalan
Diligent
• Terikat Walk the talk
08
Tepercaya
Engagement • Responsif
• Tanggung jawab
Responsive
• Sinergi Responsibility
09
Synergy
• Jujur
Honesty
10
11
Kajian Visi, Misi, Pilar, dan Nilai Review of Vision, Mission, Pillars, and
Perusahaan oleh Manajemen Kunci Corporate Values of the Company by
Key Management
Visi, misi, pilar, serta nilai perusahaan merupakan The company’s vision, mission, pillars, as well as
bagian yang fundamental dari Perseroan its values are fundamental parts of the Company,
sebagaimana tercantum dalam dokumen as stated in the internal Quality Manual document
internal Quality Manual yang ditetapkan oleh established by the Company’s Board of Directors.
Direksi Perseroan.
Perseroan memastikan kesesuaian pilar dan The Company ensures the alignment of its
elemen Perseroan agar dapat tetap sejalan pillars and elements to consistently support the
mendukung pencapaian visi dan misi di achievement of its vision and mission amidst
tengah lingkungan yang selalu berubah. Pada the ever-changing environment. In 2022, the
tahun 2022, Perseroan memasukkan unsur Company incorporated sustainability aspects
keberlanjutan pada pilar dan elemen dalam into the pillars and elements in its work processes.
proses kerja Perseroan. Hal ini dilakukan guna These adjustments are made to strengthen the
memperkuat keberlanjutan Perseroan secara Company's overall sustainability.
keseluruhan.
Page 80
PT Cikarang Listrindo Tbk
78 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
WILAYAH OPERASIONAL DAN PASAR YANG DILAYANI [OJK C.2, C.4][GRI 2-1]
Operation Area and Market Served
Secara geografis, wilayah operasional dan layanan Secara geografis, wilayah operasional dan layanan
Cikarang Listrindo adalah sebagai berikut: Cikarang Listrindo adalah sebagai berikut:
PLTU Co-firing Babelan
280 MW (termasuk | include 70 MW co-firing) KABUPATEN
KARAWANG
KARAWANG
REGENCY
Transmisi | Transmission
±60 kms | ckm
KABUPATEN BEKASI
BEKASI REGENCY
DKI
JAKARTA
PLTGU Jababeka
KOTAMADYA 755 MW
BEKASI
BEKASI
MUNICIPALITY
Kawasan Industri Jababeka
PLTG MM-2100 Jababeka Industrial Estate
109 MW
Distribusi | Distribution
±1.979 kms | ckm
Lippo Cikarang
Hyundai Inti Development
East Jakarta Industrial Park
PLTS | Solar Power
45,7 MWp MM-2100
Page 81
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
79
Perseroan melayani basis pelanggan yang The Company serves a diverse customer
01
beragam, meliputi pelanggan industri, non-industri, base, comprising industrial, non-industrial,
dan institusional. Pelanggan industri dan non- and institutional customers. Industrial and
02
industri merupakan pelanggan yang mengonsumsi non-industrial customers consume electricity
listrik di 5 (lima) kawasan industri yang dilayani oleh within the 5 (five) industrial estates served by the
Perseroan. Selain itu, Perseroan memiliki 1 (satu) Company. In addition, the Company has 1 (one)
03
pelanggan institusional, yaitu PT Perusahaan institutional customer, namely PT Perusahaan Listrik
Listrik Negara (Persero) (PLN) yang merupakan Negara (Persero) (PLN), a state-owned enterprise
04 Cikarang Listrindo at a Glance
badan usaha milik negara yang berperan sebagai that serves as the national electricity provider in
penyedia listrik nasional sesuai kebutuhan sistem accordance with the needs of Indonesia’s power
Sekilas Tentang Cikarang Listrindo
kelistrikan Indonesia, dengan kerjasama yang system, with the cooperation governed under a
diatur dalam Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik untuk Power Purchase Agreement for a specified contract
jangka waktu kontrak tertentu sesuai dengan syarat period in accordance with the applicable terms
dan ketentuan yang berlaku. and conditions.
Pada tahun 2025, lebih kurang 90,0% dari total In 2025, approximately 90.0% of the Company’s
penjualan Perseroan ditujukan kepada pelanggan total sales were allocated to industrial customers,
industri, sedangkan lebih kurang 10,0% ditujukan while approximately 10.0% were allocated to the
kepada pelanggan institusional, yaitu PLN. institutional customer, namely PLN.
JARINGAN TRANSMISI DAN DISTRIBUSI [EU4]
05
Transmission and Distribution Networks
06
Perseroan memiliki dan mengoperasikan jaringan The Company owns and operates transmission
transmisi dan distribusi dengan mengacu pada and distribution networks, referring to Indonesia’s
07
kerangka regulasi ketenagalistrikan di Indonesia yang electricity regulatory framework governing the
mengatur penyelenggaraan usaha ketenagalistrikan electricity supply business, including transmission
08
termasuk kegiatan transmisi dan distribusi, and distribution activities, as stipulated in Law
sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 30 No. 30 of 2009 on Electricity and Government
Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan dan Peraturan Regulation No. 14 of 2012, as amended.
09
Pemerintah No. 14 Tahun 2012 beserta perubahannya.
Perseroan menyajikan panjang jaringan dalam km The Company presents network length in circuit-
10
sirkuit untuk menggambarkan total panjang jaringan km to reflect the total operated network length,
yang dioperasikan, dengan memperhitungkan taking into account the number of circuits in the
11
jumlah sirkuit pada sistem transmisi dan jumlah transmission system and the number of feeders in
feeder pada sistem distribusi. the distribution system.
Data panjang jaringan transmisi bersumber dari Transmission network length data is sourced from
Sertifikat Laik Operasi (SLO) dan direkonsiliasi the Certificate of Operational Fitness (SLO) and is
dengan data teknis internal Perseroan. Data reconciled with the Company’s internal technical
panjang jaringan distribusi bersumber dari data. Distribution network length data is derived
register aset aktual pada sistem GIS (Geographic from the actual asset register in the GIS (Geographic
Information System) & Asset Management, yang Information System) & Asset Management systems,
direkonsiliasi secara berkala terhadap perubahan and is periodically reconciled against asset
aset (penambahan/relokasi/retirement) guna changes (additions/relocations/retirements) to
menjaga akurasi data. maintain data accuracy.
Page 82
PT Cikarang Listrindo Tbk
80 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Per 31 Desember 2025, panjang jaringan transmisi As of 31 December 2025, the lengths of the
dan distribusi Perseroan tercatat sebagai berikut: Company’s transmission and distribution networks
were recorded as follows:
Kategori Tegangan Jenis Jaringan Penempatan Panjang (km sirkuit)*
Voltage Category Type of Network Installation Length (circuit-km)
Tegangan Tinggi Jalur Transmisi 150kV Di Atas Tanah ±60 kms | ckm
High Voltage Transmission Lines 150kV Overhead Lines
Tegangan Menengah Kabel Distribusi 20kV Di Bawah Tanah ±1.979 kms | ckm
Medium Voltage Distribution Cables 20kV Underground Cables
*) km sirkuit = satuan panjang jaringan yang memperhitungkan jumlah sirkuit/feeder yang dioperasikan pada suatu rute.
circuit-km = a unit of network length that reflects the number of circuits/feeders operated along a route.
Sistem transmisi listrik Perseroan terdiri dari dua The Company’s electricity transmission system
sirkuit utama yang menghubungkan tiga gardu consists of two main circuits connecting three
induk tegangan tinggi 150 kV, yaitu PLTGU Jababeka, high-voltage substations at 150 kV, namely PLTGU
PLTG MM-2100, dan PLTU Co-firing Babelan. Dalam Jababeka, PLTG MM-2100, and PLTU Co-firing
sistem ini, listrik disalurkan dalam bentuk arus bolak- Babelan. In this system, electricity is transmitted
balik (AC) dengan tegangan tinggi menggunakan as alternating current (AC) at high voltage using a
sistem tiga fasa. three-phase system.
Sistem tiga fasa adalah metode umum dalam The three-phase system is a common method
transmisi dan distribusi listrik, di mana aliran listrik in electricity transmission and distribution, where
dibagi menjadi tiga fasa yang berurutan. Sistem the electrical flow is divided into three sequential
ini lebih efisien dibandingkan sistem satu fasa phases. This system is more efficient than a
karena dapat mengalirkan daya lebih besar dengan single-phase system as it can transmit greater
kehilangan energi yang lebih rendah, sehingga power with lower energy losses, ensuring a reliable
memastikan keandalan pasokan listrik bagi electricity supply for the Company’s customers.
pelanggan Perseroan.
Sistem distribusi Perseroan menerapkan konfigurasi The Company’s distribution system applies a spindle
jaringan spindle, dengan pasangan satu feeder network configuration, with a 1:1 pairing of one
backup untuk satu feeder utama (rasio 1:1), back-up feeder for one main feeder, and additional
serta tambahan penguatan keandalan melalui reliability reinforcement through a 1:5 configuration
penerapan satu feeder backup untuk setiap lima of one back-up feeder for every five main feeders.
feeder utama (rasio 1:5).
Perseroan memiliki infrastruktur transmisi dan The Company has transmission and distribution
distribusi untuk melayani berbagai jenis pelanggan infrastructure to serve various types of customers
sesuai dengan titik sambungan jaringan yang based on the connection points utilized. The following
digunakan. Berikut adalah pembagian jenis akun are the types of the Company’s customer based on
pelanggan Perseroan berdasarkan titik sambungan point of connection in 2025: [EU3]
pada tahun 2025: [EU3]
Titik Sambungan Jaringan
Jenis Pelanggan Point of Connection
Type of Customer Transmisi Distribusi
Transmission Distribution
Industri dan Non-Industri
- 2.894
Industrial and Non-Industrial
Institusional
1 -
Institutional
Page 83
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
81
AKTIVITAS, RANTAI NILAI, DAN HUBUNGAN BISNIS LAINNYA
01
[GRI 2-6]
Activities, Value Chain, and Other Business Relationships
02
Sebagai perusahaan pemegang “Izin Usaha As a holder of an “Integrated Business Permit
03
Penyediaan Tenaga Listrik untuk Kepentingan Umum to Supply Electricity to Public (IUPTLU)” and in
(IUPTLU) Terintegrasi” dan sesuai Penetapan Wilayah accordance with the Business Area Determination
04 Cikarang Listrindo at a Glance
Usaha oleh Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan by the Directorate General of Electricity - Ministry
- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral of Energy and Mineral Resources of the Republic
Sekilas Tentang Cikarang Listrindo
Republik Indonesia, Perseroan secara eksklusif of Indonesia, the Company exclusively serves and
melayani dan memasok listrik ke pelanggan supplies electricity to industrial customers in 5 (five)
industri di 5 (lima) kawasan industri yang meliputi industrial estates, i.e Jababeka, MM-2100, EJIP,
Jababeka, MM-2100, EJIP, Hyundai Inti Development Hyundai Inti Development and Lippo Cikarang.
dan Lippo Cikarang.
Rantai nilai Perseroan mencakup seluruh proses The Company's value chain encompasses the
dari aktivitas hulu hingga hilir, dimulai dari entire process from upstream to downstream
pengadaan sumber energi, pengoperasian dan activities, starting from energy sourcing, power
pemeliharaan pembangkitan, hingga penyaluran plant operations, maintenance, to electricity
listrik kepada pelanggan industri dan institusional. distribution to industrial and institutional customers.
Pada sisi hulu, Perseroan memastikan ketersediaan At the upstream side, the Company ensures
05
bahan bakar dan teknologi pembangkit yang the availability of fuels and reliable generation
andal. Pada sisi hilir, Perseroan memastikan technology. At the downstream side, the Company
keandalan pasokan melalui pengoperasian ensures supply reliability through the operation of
06
jaringan transmisi dan distribusi milik Perseroan its transmission and distribution networks, as well
serta pengembangan infrastruktur pendukung as the development of supporting infrastructure
07
yang sejalan dengan transisi energi. aligned with the energy transition.
Pada sisi hulu, rantai nilai Perseroan didukung On the upstream side, the Company's value
08
oleh pemasok utama yang menyediakan gas chain is supported by key suppliers that provide
alam dan batubara sebagai bahan bakar utama natural gas and coal as primary fuels for power
09
pembangkitan. Perseroan memanfaatkan biomassa generation. The Company utilizes biomass as
sebagai sumber energi terbarukan melalui skema a renewable energy source through a co-firing
co-firing. Dalam operasional tertentu, Perseroan scheme. In certain operations, the Company
10
menggunakan biodiesel sebagai bahan bakar also uses biodiesel as a substitute fuel for power
substitusi pembangkitan. Selain itu, Perseroan generation. In addition, the Company operates the
11
juga mengoperasikan PLTS sebagai bagian dari solar power as part of strengthening its renewable
penguatan portofolio energi terbarukan dan transisi energy portfolio and supporting the transition
menuju bauran energi yang lebih bersih. toward a cleaner energy mix.
Pada sisi hilir, energi listrik yang dihasilkan On the downstream side, the electricity generated
didistribusikan kepada pelanggan melalui jaringan is distributed to customers through an efficient
transmisi dan distribusi yang efisien, didukung transmission and distribution network, supported
infrastruktur dan teknologi untuk meningkatkan by infrastructure and technology that enhance the
efisiensi energi dan keberlanjutan operasional. energy efficiency and operational sustainability.
Perseroan juga menyediakan Sertifikat Energi The Company also provides International
Terbarukan Internasional (I-REC) yang bersumber Renewable Energy Certificates (I-REC) sourced
dari pembangkitan listrik energi terbarukan yang from renewable energy generation derived
berasal dari biomassa, untuk mendukung pelanggan from biomass, enabling the customers or third
atau pihak ketiga dalam upaya pengimbangan emisi parties to offset the Scope 2 emissions as part of
Scope 2 sebagai bagian dari upaya keberlanjutan sustainability and decarbonisation efforts.
dan dekarbonisasi.
Selain aktivitas utama di hulu dan hilir, Perseroan Beyond its core upstream and downstream
juga menjalin hubungan strategis dengan mitra activities, the Company also forges strategic
bisnis lainnya, seperti penyedia teknologi untuk relationships with other business partners, such
efisiensi energi, pengembang infrastruktur, dan as providers of energy efficiency technology,
pihak-pihak yang berkontribusi dalam operasional infrastructure development partners, and
berkelanjutan. Kolaborasi ini mendukung stakeholders contributing to sustainable operations.
Page 84
PT Cikarang Listrindo Tbk
82 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
peningkatan keandalan pasokan listrik sekaligus This collaboration enhances power supply reliability
memastikan pencapaian target Lingkungan, Sosial, while ensuring the achievement of the Company’s
dan Tata Kelola (ESG) Perseroan. Environmental, Social, and Governance (ESG) targets.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan terus Throughout 2025, the Company has continued
memperluas rantai nilainya melalui penguatan expanding its value chain by strengthening
portofolio energi terbarukan dan pengembangan its renewable energy portfolio and developing
infrastruktur pendukung untuk transisi energi supporting infrastructure for a sustainable
yang berkelanjutan. energy transition.
Upaya ini mencakup peningkatan pemanfaatan These efforts include increasing the utilization
energi terbarukan dari biomassa melalui PLTU of renewable energy from biomass through the
Co-firing Babelan, dengan peningkatan kapasitas PLTU Co-firing Babelan, with co-firing capacity
co-firing dari 28 MW menjadi 70 MW per expanded from 28 MW to 70 MW as of December
Desember 2025. Seiring dengan itu, energi listrik yang 2025. In parallel, the electricity generation from
dihasilkan dari pemanfaatan biomassa sepanjang biomass throughout 2025 was also increased by
tahun 2025 juga meningkat 155,5% dari 80 GWh di 155.5% from 80 GWh in 2024 to 205 GWh in 2025.
tahun 2024 menjadi 205 GWh di tahun 2025.
Perseroan juga telah menambah kapasitas The Company also added 9.9 MWp of Solar Power
PLTS sebesar 9,9 MWp sehingga total kapasitas capacity, bringing the total installed and operated
PLTS yang terpasang dan dioperasikan Solar Power capacity to 45.7 MWp as of December
mencapai 45,7 MWp per Desember 2025, serta 2025, and expanded electric vehicle infrastructure
mengembangkan infrastruktur kendaraan listrik by adding 22 Electric Vehicle Charging Stations
melalui penambahan 22 unit Stasiun Pengisian (EVCS), resulting in a total of 31 installed units
Kendaraan Listrik (SPKL) sehingga total SPKL as of December 2025. In addition, the Company
terpasang menjadi 31 unit terpasang per Desember supports customers through the provision of
2025. Selain itu, Perseroan mendukung pelanggan international renewable energy certificates (I-REC).
melalui penyediaan sertifikat energi terbarukan
internasional (I-REC).
Rangkaian inisiatif ini merupakan bagian dari These series of initiatives form part of the
implementasi Carbon Roadmap Perseroan yang Company’s Carbon Roadmap implementation,
dijelaskan lebih lanjut pada Laporan Keberlanjutan which is further described in this 2025 Sustainability
2025 ini dalam Bab “Pengelolaan Lingkungan Report under the “Sustainable Environmental
yang Berkelanjutan”, serta memperkuat peran Management” chapter, and strengthen the
Perseroan dalam mendukung transisi energi yang Company’s role in supporting a cleaner and more
lebih bersih dan berkelanjutan. sustainable energy transition.
Selama periode laporan, tidak terdapat perubahan During the reporting period, there were no
signifikan pada skala usaha, kegiatan usaha, significant changes in the scale of operations,
termasuk organisasi dan rantai pasokan. [OJK C.6] business activities, including the organization and
supply chain. [OJK C.6]
Pertumbuhan penjualan Perseroan sangat erat The Company's revenue is highly influenced by the
dipengaruhi oleh tingkat konsumsi listrik di 5 electricity consumption in the 5 (five) industrial
(lima) kawasan industri yang dilayani Perseroan. estates where the Company serves. Electricity
Peningkatan konsumsi listrik dipengaruhi oleh 2 consumption growth is influenced by 2 (two) factors,
(dua) faktor, yaitu melalui tambahan konsumsi through the additional electricity consumption from
listrik dari pelanggan existing (melalui penambahan existing customers (through addition of capacity)
daya) maupun tambahan konsumsi listrik dari and the additional electricity consumption from new
pelanggan baru (melalui kapasitas baru). customers (through new capacity).
Lebih kurang 63,9% dari pelanggan Perseroan About 63.9% of the Company’s customers are
merupakan perusahaan multinasional yang multinational companies from countries such
berasal dari negara-negara seperti Amerika as United States, Japan, South Korea, Taiwan,
Serikat, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, negara- ASEAN countries and European countries.
negara ASEAN dan negara-negara Eropa, dengan Most customers operate in light and medium
profil industri yang didominasi manufaktur ringan manufacturing such as automotive, electronics,
dan menengah seperti industri otomotif, elektronik, plastic, food, chemical, consumer goods, heavy
plastik, makanan, kimia, barang konsumen, industri industry, and others, as well as a rapidly growing
berat, dan lainnya, serta industri yang tengah industry, namely data center.
berkembang pesat, yaitu industri pusat data.
Page 85
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
83
SKEMA PENYALURAN TENAGA LISTRIK [OJK C.3][EU1]
01
Power Distribution Scheme
02
03
Pembangkit Listrik
04 Cikarang Listrindo at a Glance
Power Generation
Sekilas Tentang Cikarang Listrindo
Perseroan memiliki dan mengoperasikan The Company owns and operates power
pembangkit listrik dengan rincian per plants with the following details as of
31 Desember 2025 sebagai berikut: December 31, 2025:
a. Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap a. Gas and Steam Power Plant (PLTGU) in
(PLTGU) di Jababeka berkapasitas 755 MW. Jababeka with a capacity of 755 MW.
b. Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di b. Gas-Fired Power Plant (PLTG) in MM-2100
MM-2100 berkapasitas 109 MW. with a capacity of 109 MW.
c. Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) c. Steam Power Plant (PLTU) Co-firing in
Co-firing di Babelan berkapasitas 280 MW, Babelan with a capacity of 280 MW,
termasuk 70 MW yang menerapkan including 70 MW implementing co-firing.
05
co-firing.
d. PLTS pada fasilitas Perseroan dan fasilitas d. Solar Power at the Company's and
06
pelanggan dengan total kapasitas customers’ facilities with a total capacity
terpasang 45,7 MWp. of 45.7 MWp.
07
Total kapasitas terpasang Perseroan The Company's total installed capacity
mencapai 1.189,7 MW, termasuk 115,7 MW reached 1,189.7 MW, including 115.7 MW
sebagai kapasitas energi terbarukan, of renewable energy capacity, making
08
menjadikan Perseroan sebagai salah it one of the largest Private Power Utility
satu Private Power Utility (PPU) terbesar (PPU) in Indonesia.
09
di Indonesia.
Bahan bakar utama dan bahan bakar The main fuels and supporting fuels for
10
pendukung PLTGU dan PLTG adalah gas alam PLTGU and PLTG are natural gas and
dan biodiesel; sedangkan PLTU menggunakan biodiesel; meanwhile PLTU uses coal and
11
batubara dan biomassa, berupa cangkang biomass; in the form of palm kernel shells
sawit dan serpihan kayu, yang digunakan and woodchips, which are used in co-firing
dalam co-firing PLTU untuk menggantikan PLTU to replace some portion of coal.
sebagian batubara.
Co-firing PLTU dan PLTS merupakan bagian Co-firing PLTU and Solar Power are part of
dari upaya pengurangan emisi gas rumah the Company's greenhouse gas emission
kaca Perseroan yang dilakukan sejak reduction efforts since 2019.
tahun 2019.
Biomass
Page 86
PT Cikarang Listrindo Tbk
84 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Transmisi
Transmission
Perseroan memiliki dan mengoperasikan jalur The Company owns and operates 150 kV
transmisi listrik 150 kV yang menghubungkan electricity transmission line that connect the
ke-3 (tiga) lokasi pembangkit tenaga listrik, 3 (three) power plant locations, which is one
yang merupakan salah satu transmisi of the longest transmission lines owned by
terpanjang yang dimiliki PPU di Indonesia. a PPU in Indonesia. The Company also owns
Perseroan juga memiliki dan mengoperasikan and operates a separate transmission line to
jalur transmisi terpisah untuk memasok listrik supply electricity to PLN.
kepada PLN.
Transmisi & Distribusi
Pelanggan Industri
PLTGU Jababeka Transmission & Distribution
Industrial Customers
PLTG MM-2100
Pelanggan Institusional
Institutional Customer
PLTU Co-Firing Babelan
Catatan | Note:
Kabel distribusi 20 kV
20 kV distribution cables
PLTS | Solar Power
Pembangkit Listrik
Power Generation
Distribusi
Distribution
Perseroan memiliki dan mengoperasikan The Company owns and operates 20 kV
jaringan distribusi listrik 20 kV untuk memasok electricity distribution network to supply
listrik kepada pelanggan di 5 (lima) kawasan power to the customers in 5 (five) industrial
industri. estates.
Page 87
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
85
RANTAI PASOKAN [GRI 2-6]
01
Supply Chain
02
Keberhasilan Perseroan menjalankan usahanya The Company’s success in conducting its
03
selama lebih dari 3 (tiga) dekade juga ditopang business for more than 3 (three) decades is
oleh adanya dukungan dan kepercayaan dari also supported by the support and trust of its
para pemasok. Kami bekerja sama dengan para suppliers. We work closely with all suppliers to
04 Cikarang Listrindo at a Glance
pemasok untuk memastikan bahwa kegiatan usaha ensure that our business activities run smoothly
kami dapat berjalan dengan lancar dan mampu and are able to meet our customers’ demand.
Sekilas Tentang Cikarang Listrindo
memenuhi permintaan pelanggan kami.
Pasokan energi Perseroan berasal dari pemasok The Company's energy supply comes from national
nasional. Pasokan gas alam disuplai oleh dua suppliers. Natural gas is supplied by two main
pemasok utama, yaitu PT Pertamina EP (Pertamina) providers, namely PT Pertamina EP (Pertamina)
dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk and PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk
(PGN). Pasokan batubara diperoleh dari beberapa (PGN). Coal supply is sourced from several national
pemasok nasional, di antaranya PT Antang Gunung suppliers, including PT Antang Gunung Meratus,
Meratus, PT Adaro Indonesia, dan PT Kideco PT Adaro Indonesia, and PT Kideco Jaya Agung.
Jaya Agung.
Untuk biomassa, pasokan cangkang sawit dan For biomass, palm kernel shells and woodchips
05
serpihan kayu diperoleh dari pemasok nasional, are procured from national suppliers, including
termasuk berbagai pabrik (mill) dan pedagang various mills and traders. Palm kernel shells are
(trader). Cangkang sawit bersumber dari wilayah sourced from Sumatra and Kalimantan, while
06
Sumatera dan Kalimantan, sedangkan serpihan woodchips come from West Java, Banten, and
kayu berasal dari Jawa Barat, Banten, dan Lampung. Biodiesel supply is sourced from two
07
Lampung. Pasokan biodiesel bersumber dari dua main providers, namely PT Aluna Bina Tribumi and
pemasok utama, yaitu PT Aluna Bina Tribumi dan PT Indomobil Prima Energi.
08
PT Indomobil Prima Energi.
Pengelolaan pengadaan dan evaluasi kinerja para Procurement management and performance
09
pemasok, dilakukan oleh Departemen Pengadaan evaluation of suppliers are carried out by the
dengan melibatkan departemen lain yang terkait. Procurement Department by involving other related
10
Pelibatan departemen lain dilakukan untuk departments. The engagement of other departments
memastikan bahwa proses pengadaan telah sesuai aims to ensure that the procurement process is in
dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. accordance with the principles of good corporate
11
Sejak tahun 2023, Perseroan memasukkan kriteria governance. Since 2023, the Company includes
ESG dalam proses pengadaan serta menetapkan ESG criteria into the procurement process and
persyaratan bagi pemasok untuk berkomitmen established requirements for suppliers to commit to
pada kebijakan ESG dan tujuan keberlanjutan the Company’s ESG policies and sustainability goals,
Perseroan, terutama untuk para pemasok utama. particularly for the major suppliers.
Sebagai bagian dari standar seleksi pemasok, As part of the supplier selection standards, the
Perseroan juga mewajibkan calon pemasok Company also requires prospective suppliers to
untuk memenuhi persyaratan Contractor Safety comply with the Contractor Safety Management
Management System (CSMS). CSMS bertujuan System (CSMS). CSMS aims to ensure that suppliers
untuk memastikan bahwa pemasok memiliki have an occupational safety management
sistem manajemen keselamatan kerja yang sesuai system that aligns with the Company's standards,
dengan standar Perseroan, guna meminimalkan minimizing the risk of accidents and enhancing
risiko kecelakaan dan meningkatkan keselamatan operational safety in the workplace.
operasional di lingkungan kerja.
Evaluasi CSMS mencakup aspek kepatuhan terhadap The CSMS evaluation covers compliance with
regulasi keselamatan, penerapan prosedur kerja safety regulations, the implementation of safe
aman, kualifikasi tenaga kerja, serta kesiapan work procedures, workforce qualifications,
dalam menangani keadaan darurat. Dengan and emergency preparedness. Through the
penerapan CSMS, Perseroan memastikan bahwa implementation of CSMS, the Company ensures
setiap pemasok tidak hanya memenuhi aspek that every supplier not only meets the quality and
kualitas dan keberlanjutan tetapi juga berkontribusi sustainability standards but also contributes to the
dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman creation of a safe and reliable work environment.
dan andal.
Page 88
PT Cikarang Listrindo Tbk
86 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Seluruh pemasok dan kontraktor Perseroan yang terlibat All of the Company’s suppliers and contractors
untuk pengadaan barang dan jasa juga diwajibkan involved in the process of procuring goods and
untuk menandatangani Pakta Integritas sebagai services are required to sign the Integrity Pact as
bentuk usaha Perseroan untuk mengimplementasikan the Company’s effort to implement good corporate
tata kelola perusahaan yang baik, sehubungan governance in the context of implementing control
dengan implementasi pengendalian praktik gratifikasi, over gratification, corruption, collusion, and nepotism
korupsi, kolusi, dan nepotisme. practices.
Dalam menjaga hubungan dengan pemasok, In maintaining relationships with suppliers, the
Perseroan menjalankan kebijakan rantai pasokan Company applies an efficient and effective supply
(supply chain) yang efisien dan efektif dengan chain policy by implementing a transparent goods
menerapkan kebijakan pengadaan barang dan and services procurement policy. This policy also
jasa yang transparan. Kebijakan ini juga menjadi works as the main reference for all procurement
acuan utama semua aktivitas pengadaan dalam activities within the Company and all suppliers.
Perseroan dan juga untuk seluruh pemasok.
Pemasok perlu terdaftar di Departemen Suppliers must be registered with the Procurement
Pengadaan dan lulus seleksi pengadaan untuk Department and pass the procurement selection
dapat bekerja sama dengan Perseroan. Selain process to collaborate with the Company. In
klasifikasi berdasarkan barang atau jasa yang addition to the classification based on the goods
dipasok, Perseroan juga mengklasifikasikan or services supplied, the Company also classifies
pemasok berdasarkan letak geografis domisili its suppliers based on the geographical location of
mereka. their domiciles.
Perseroan mengutamakan pemasok nasional, The Company prioritizes national suppliers, who
yaitu mereka yang berdomisili dan menghasilkan are domiciled and produce goods and services
produk barang dan jasanya di Indonesia, termasuk within Indonesia, including local suppliers
di dalamnya adalah pemasok lokal yang berada di around the Cikarang and Babelan areas. Local
sekitar kawasan Cikarang dan Babelan. Pemasok- suppliers are generally on the scale of Micro,
pemasok lokal umumnya masih berskala Usaha Small and Medium Enterprises (MSMEs) and
Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan tergolong padat considered as labor intensive, located around
karya, yang berlokasi di sekitar area operasional the Company’s operational areas, namely
Perseroan yaitu di Jababeka, MM-2100, dan Babelan. Jababeka, MM-2100, and Babelan. [GRI 204-1]
[GRI 204-1]
Apabila pemasok nasional tidak mampu memenuhi When the national suppliers are unable to meet
kebutuhan, maka Perseroan akan menggandeng the required needs, the Company will partner with
pemasok asing. Uraian lengkap tentang rantai foreign suppliers. Complete descriptions of the
pasokan dan nilai kontraknya selama tahun supply chain and contract value during the reporting
pelaporan disajikan dalam tabel berikut: [GRI 204-1] year are presented in the following table: [GRI 204-1]
Nilai Pekerjaan
Jumlah Pemasok % Pemasok % Nilai Pekerjaan
Jenis Pemasok (dalam jutaan Rp)
Number of Suppliers % of Suppliers % of Job Value
Supplier Type Job Value (in million Rp)
2025 2024 2025 2024 2025 2024 2025 2024
Nasional
738 732 87,0% 85,0% 5.227.724 4.872.025 97,9% 98,1%
National
Asing
110 129 13,0% 15,0% 109.843 95.645 2,1% 1,9%
Foreign
Jumlah
848 861 100,0% 100,0% 5.337.567 4.967.670 100,0% 100,0%
Total
Page 89
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
87
01
2,1%
02
13,0%
03
Pemasok Nasional
Jumlah
Nilai National Suppliers
Pemasok
Pekerjaan
04 Cikarang Listrindo at a Glance
Number of
Job Value Pemasok Asing
Suppliers
Foreign Suppliers
Sekilas Tentang Cikarang Listrindo
87,0% 97,9%
Pelibatan pemasok nasional dan lokal merupakan The engagement of national and local suppliers
salah satu upaya Perseroan untuk memberdayakan is one of the Company’s efforts to empower and
dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat improve the welfare of the surrounding community
sekitar dan Indonesia pada umumnya. Selama tahun and Indonesia in general. During 2025, the Company
2025, Perseroan telah berkontribusi sebesar 97,9% has contributed amounting to 97.9% of the total
05
dari total pengeluaran kepada 738 pemasok lokal expenditure to 738 local and national suppliers. A total
dan nasional. Sebanyak 30 pemasok pada tahun of 30 suppliers in 2025 (2024: 33) were categorized
06
2025 (2024: 33) berasal dari kelompok pemasok as local suppliers within the national suppliers group,
nasional yang dikategorikan sebagai pemasok accounting for 3.5% of the total suppliers. [GRI 204-1]
lokal, atau setara dengan 3,5% dari total pemasok.
07
[GRI 204-1]
Para pemasok lokal disarankan untuk mempekerjakan The local suppliers are requested to employ people
08
masyarakat sekitar saat melaksanakan pekerjaan from surrounding community when carrying out
untuk Perseroan. Dengan demikian, masyarakat works for the Company. Therefore, the communities
09
sekitar Perseroan dapat tetap merasakan manfaat around the Company will experience indirect benefits
tidak langsung dari keberadaan Perseroan. from the existence of the Company.
10
Hubungan dengan seluruh pemasok didasarkan The relationship with all suppliers is built based on the
pada asas profesionalisme. Kerja sama yang terjalin principle of professionalism. The existing cooperation
11
telah mempertimbangkan berbagai persyaratan has already considered various requirements
yang mencakup Standar Mutu, Sistem Manajemen including Quality Standards, Occupational Health
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3), Sistem and Safety Management Systems (SMK3), Electrical
Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan (SMK2), Safety Management System (SMK2), Environmental
Sistem Manajemen Lingkungan (SML), serta Sistem Management Systems (SML), and Security
Manajemen Pengamanan (SMP). Management Systems (SMP).
Asas profesionalisme mencakup juga pemenuhan The principle of professionalism also includes the
ketentuan mutu barang dan jasa, harga yang fulfilment of provisions for the quality of goods
bersaing, kredibilitas, akuntabilitas, dan keandalan and services, competitive prices, credibility,
atas pasokan barang maupun jasa dari para accountability and reliability in the supply of
pemasok. Selain itu, seluruh proses pengadaan goods and services from its suppliers. In addition,
harus mengikuti prosedur yang berlaku, termasuk the entire procurement process must follow the
kewenangan, limit persetujuan, klasifikasi, serta applicable procedures, including authority, approval
pembagian tugas dan tanggung jawab dalam limits, classification, and division of duties and
proses pengadaan barang dan jasa. responsibilities in the process of procuring goods
and services.
Page 90
PT Cikarang Listrindo Tbk
88 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
STRUKTUR ORGANISASI Rapat Umum Pemegang Saham
Organization Structure General Meeting of Shareholders
Struktur Organisasi per 31 Desember 2025
Organization Structure as of December 31, 2025
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Komite Nominasi & Remunerasi
Nomination &
Remuneration Committee
Direktur Utama
President Director (CEO)
Andrew K. Labbaika
Wakil Direktur Utama
Vice President Director
Png Ewe Chai
Direktur Pemasaran & Direktur Associate Sumber
Direktur ESG & Keuangan
Pengembangan Bisnis Daya Manusia & Pengadaan
ESG & Financial
Marketing & Business Human Resources &
Director (CFO)
Development Director Procurement Associate Director
Christanto Pranata
Yudho Pratikto Linda Lotjanawan
Komite Tim Kepatuhan
Komite ESG Pengarah ICT GCG & Etika
ESG Committee ICT Steering GCG Compliance
Committee & Ethics Team
Pengawas Keuangan
Financial Controller
Kho Tjoen Mey
Manajer
Pengembangan Bisnis Manajer HRD
Manajer Akuntansi
Business Development HRD Manager Manajer Komunikasi & Pajak
Manager N. Hanif Alrosyid Perusahaan & ESG Accounting
M. Ady Dhiromi (Sekretaris Perusahaan) & Tax Manager
Corporate Communication Andriyono A. Nugroho
& ESG Manager
Manajer Pemasaran Manajer Pengadaan (Corporate Secretary)
Marketing Manager Procurement Manager Rani Maheswari M
I Wayan Sudarmasana Manajer Keuangan
Sigit Wirawan
Finance Manager
Manajer Hubungan Investor
& Corporate Finance
Investor Relation &
Corporate Finance Manager
Ko Rina
Catatan | Notes:
MR= Perwakilan Manajemen | Management Representative
Page 91
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
89
01
02
03
04 Cikarang Listrindo at a Glance
Komite Audit
Sekilas Tentang Cikarang Listrindo
Audit Committee
Unit Audit Internal
Internal Audit Unit
Ari Setiono
Direktur Associate
Risiko & Kepatuhan
Direktur Teknik
Risk & Compliance
05
Technical Director
Associate Director
Richard N. Flynn
(MR Quality)
06
Komite Manajemen Risiko Winan Kusno
Risk Management
Committee
07
08
Manajer Pembangkit Manajer Pembangkit Teknis Komersial
Station Manager Station Manager Technical Commercial
(Cikarang-MM2100) (Babelan)
09
(MR HSE) (MR HSE) Manajer Umum
Perencanaan Korporat
Jannes M. Sirait Duriman Efendi
& Proyek
10
Corporate Planning,
Project General Manager
Komite HSE Komite HSE
Sami Sivola
HSE Committee HSE Committee
11
IT OT Manajer Operasi
Manajer Distribusi Pembangkit Manajer Risiko
& Sistem
Manajer ICT Distribution Manager Station
Operation Manager Risk & System
ICT Manager Mawan Adi Candra Manager
Kiki Dewi Pertiwi I Gde Bagus W.
Manajer Operasi Manajer Pemeliharaan Compliance & Legal
Pembangkit Pembangkit Manager
Station Station Maintenance Manajer Kepatuhan
Operation Manager Manager & Hukum
Vicky Ardhitya M. Adi Purwanto Johanes Irawan
Eddianto
Manajer Pemeliharaan
Pembangkit
Station Maintenance
Manager
Mukti Wibowo
Asisten Manajer Asisten Manajer
General Affairs General Affairs
Engineer Proyek Senior
General Affairs General Affairs
Assistant Manager Assistant Manager Project Senior Engineer
(MR SMP) Komite SMP (MR SMP) Komite SMP Akhmad Suhriadi
Kisvan Simarmata SMP Committee Jauhari E. Ronaldo SMP Committee
Page 92
PT Cikarang Listrindo Tbk
90 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Struktur Organisasi sejak Organization Structure since
1 Januari 2026 January 1, 2026
Melalui proses peninjauan organisasi secara Through a periodic organizational review process,
berkala, Perseroan melakukan penyesuaian struktur the Company adjusts its organizational structure to
organisasi guna memastikan kesesuaiannya ensure its alignment with business developments
dengan perkembangan bisnis dan strategi and corporate strategy. The most recent update
perusahaan. Struktur organisasi terbaru Perseroan to the Company’s organizational structure was
ditetapkan pada tanggal 1 Januari 2026. established on January 1, 2026.
Wakil Direktur Utama
Vice President Director
Png Ewe Chai
Direktur Pemasaran & Direktur Associate Sumber Direktur ESG & Keuangan
Pengembangan Bisnis Daya Manusia & Pengadaan
ESG & Financial
Marketing & Business Human Resources & Director (CFO)
Development Director Procurement Associate Director
Christanto Pranata
Yudho Pratikto Linda Lotjanawan
Sekretaris
Komite Perusahaan
Komite ESG Pengarah ICT
Corporate
ESG Committee ICT Steering Secretary
Committee
Rani Maheswari M
Pengawas Keuangan
Financial Controller
Kho Tjoen Mey
Manajer Manajer Akuntansi
Pengembangan Bisnis Manajer HRD & GA Manajer ICT & Pajak
Business Development HRD & GA Manager ICT Manager Accounting
Manager N. Hanif Alrosyid & Tax Manager
Kiki Dewi Pertiwi
M. Ady Dhiromi Andriyono A. Nugroho
Manajer Hubungan Investor
Manajer Pemasaran Manajer Pengadaan
& Corporate Finance Manajer Keuangan
Marketing Manager Procurement Manager
Investor Relation & Finance Manager
Sigit Wirawan I Wayan Sudarmasana Corporate Finance Manager
Ko Rina
Catatan | Notes:
MR= Perwakilan Manajemen | Management Representative
Page 93
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
91
01
Rapat Umum Pemegang Saham
General Meeting of Shareholders
02
03
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
04 Cikarang Listrindo at a Glance
Komite Nominasi & Remunerasi
Komite Audit
Nomination &
Sekilas Tentang Cikarang Listrindo
Remuneration Committee Audit Committee
Direktur Utama
President Director (CEO)
Andrew K. Labbaika
Unit Audit Internal
Internal Audit Unit
Ari Setiono
Direktur Associate
Risiko & Kepatuhan
Direktur Teknik
Risk & Compliance
Technical Director
05
Associate Director
Richard N. Flynn
(MR Quality)
Winan Kusno
06
Tim Kepatuhan
07
GCG & Etika
GCG Compliance
Manajer Pembangkit Manajer Pembangkit & Ethics Team
08
Manajer Umum
Station Manager Station Manager Perencanaan Korporat &
(Cikarang-MM2100) (Babelan) Proyek
Komite Manajemen
(MR HSE) (MR HSE)
09
Corporate Planning Risiko
Jannes M. Sirait Duriman Efendi Project General Manager
Risk Management
Sami Sivola Committee
10
Komite HSE Komite HSE
HSE Committee HSE Committee
11
Manajer Operasi
Manajer Distribusi Pembangkit Manajer Risiko
& Sistem
Distribution Manager Station
Operation Manager Risk & System
Manajer Operasi Mawan Adi Candra Manager
Pembangkit I Gde Bagus W.
Station
Operation Manager Manajer Pemeliharaan Manajer Pemeliharaan Manajer Kepatuhan
Vicky Ardhitya M. Pembangkit Pembangkit & Hukum
Station Maintenance Station Maintenance Compliance & Legal
Manager Manager Manager
Manajer HSE &
Keamanan Mukti Wibowo Adi Purwanto Johanes Irawan
HSE & Security Eddianto
Manager Manajer HSE &
(Cikarang-MM2100) Keamanan Manajer Komunikasi
HSE & Security Perusahaan
Asisten Manajer HSE & Manager Corporate
Keamanan (Babelan) Communication
Manager
HSE & Security Asst. Komite SMP
Manager Rani Maheswari M
SMP Asisten Manajer HSE &
(Cikarang-MM2100) Committee Keamanan
(MR SMP) HSE & Security Asst.
Kisvan Simarmata Manager Kepala Proyek &
(Babelan) (MR SMP) Komite SMP Engineering
Jauhari E. Ronaldo SMP Head of Project &
Committee Engineering
Akhmad Suhriadi
Page 94
PT Cikarang Listrindo Tbk
92 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
STRUKTUR GRUP DAN KELOMPOK USAHA
Group Structure and Business Group
PT Udinda PT Brasali PT Pentakendana Masyarakat Saham Treasuri
Wahanatama Industri Pratama Pakarperdana Public Treasury Shares
30,48% 26,64% 26,64% 14,77% 1,47%
PT Bahtera Listrindo Jaya PT Energi Baik Alami
99,998% 99,998%
PT Alami Energi Lestari
99,998%
SKALA USAHA [OJK C.3, F.2, F.3][EU1]
Business Scale
dalam ribuan AS$ kecuali dinyatakan lain | in thousand US$, unless stated otherwise
Keterangan 2025 2024 2023 Description
Indikator Keuangan Financial Indicator
Total Aset 1.191.462 1.336.683 1.324.229 Total Assets
Total Liabilitas 476.478 628.638 620.105 Total Liabilities
Total Ekuitas 714.983 708.044 704.124 Total Equity
Penjualan Neto 553.496 547.020 546.079 Net Sales
Laba Tahun Berjalan 72.056 75.345 76.977 Profit for the Year
Indikator Operasi Operation Indicators
Kapasitas Terpasang (MW) 1.189,7 1.179,8 1.165,2 Installed Capacity (MW)
Konvensional (MW): 1.074 1.116 1.116 Conventional (MW)
- PLTGU & PLTG 864 864 864 PLTGU & PLTG -
- PLTUa) 210 252 252 PLTUa) -
Energi Terbarukan (MW): 115,7 63,8 49,2 Renewable Energy (MW)
- Co-firing PLTUa) 70 28 28 Co-firing PLTUa) -
- PLTS (MWp) 45,7 35,8 21,2 Solar Power (MWp) -
Jumlah Pelanggan Industri Number of Industrial and
2.894 2.738 2.650
dan Non-industri Non-Industrial Customers
Jumlah Pelanggan Institusional 1 1 1 Number of Institutional Customer
Daya Tersambung (MVA) 1.376 1.354 1.254 Energized Capacity (MVA)
Total Penjualan Listrik (GWh) 4.150 4.135 4.258 Total Electricity Sales (GWh)
Jumlah Karyawan (Orang) 828 812 807 Number of Employees (Employees)
a) PLTU Co-firing Babelan memiliki total kapasitas sebesar 280 MW dan sejak 2021 telah dilengkapi dengan sistem biomass handling yang memungkinkan co-firing
biomassa. Kapasitas co-firing tersebut meningkat dari 28 MW menjadi 70 MW pada tahun 2025.
PLTU Co-firing Babelan has a total capacity of 280 MW and since 2021 has been equipped with a biomass handling system that allows for biomass co-firing. The
co-firing capacity increased from 28 MW to 70 MW in 2025.
Page 95
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
93
KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM [OJK C.3][GRI 2-1]
01
Shareholders Composition
02
03
Kepemilikan Saham Perseroan per 31 Desember 2025
Share Ownership of the Company as of December 31, 2025
04 Cikarang Listrindo at a Glance
Modal Ditempatkan Persentase
Sekilas Tentang Cikarang Listrindo
Jumlah Saham dan Disetor Penuh Kepemilikan
Pemegang Saham
Number of Shares Issued and Fully Percentage of
Shareholders
(Lembar | Shares) Paid Capital Ownership
(AS$ | US$) (%)
Kepemilikan saham 5% atau lebih | Shareholders with 5% or more shares
PT Udinda Wahanatama 4.903.778.030 87.522.198 30,48
PT Brasali Industri Pratama 4.285.134.845 76.028.220 26,64
PT Pentakencana Pakarperdana 4.285.064.945 76.443.890 26,64
Kepemilikan Kurang dari 5% | Less than 5% ownership
Dewan Komisaris dan Direksi
225.285.333 3.473.061 1,39
05
Board of Commissioners and Board of Directors
Masyarakat (masing-masing kepemilikan di bawah 5%)
2.152.235.947 23.932.514 13,38
Public (each ownership is under 5%)
06
Saham Treasuri1,2
235.656.900 14.602.283 1,47
Treasury Shares1,2
07
Jumlah
16.087.156.000 282.002.166 100,00
Total
08
09
Komposisi Pemegang Saham Perseroan per 31 Desember 2025
Composition of Shareholders of the Company as of December 31, 2025
10
1,47
11
PT Udinda Wahanatama
1,39 PT Brasali Industri Pratama
13,38
PT Pentakencana Pakarperdana
30,48
Dewan Komisaris dan Direksi
26,64
% Board of Commissioners and Board of Directors
Masyarakat (masing-masing kepemilikan di bawah 5%)
Public (each ownership is under 5%)
Saham Treasuri1,2
26,64 Treasury Shares1,2
1. Sampai dengan 31 Desember 2025, Perseroan telah melakukan 1. As of December 31, 2025, the Company repurchased 346,017,000 shares
pembelian kembali sebanyak 346.017.000 lembar saham dengan nilai with a total value of Rp307.3 billion.
sebesar Rp307,3 miliar.
Sejak 2019-2025, Perseroan menerbitkan kembali saham sebanyak Since 2019-2025, the Company has reissued 110,360,100 shares from
110.360.100 lembar dari saham treasuri dalam pelaksanaan pemberian treasury shares in connection with share bonus as part of the bonus
saham bonus sebagai bagian dari bonus kepada karyawan Perseroan. for the employees. Therefore, as of December 31, 2025, the company's
Dengan demikian, pada 31 Desember 2025, jumlah saham treasuri remaining treasury shares amounted to 235,656,900 shares.
Perseroan tersisa sebesar 235.656.900 lembar saham.
2. Persentase dihitung dari jumlah lembar saham ditempatkan dan 2. Percentage is calculated from issued and fully paid shares.
disetor penuh.
Page 96
PT Cikarang Listrindo Tbk
94 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
INFORMASI KARYAWAN [OJK C.3][GRI 2-7, 2-8]
Information of Employees
Bahasan mengenai informasi karyawan Perseroan The discussion regarding information of employees
dapat dilihat pada bab “Menjalankan Praktik of the Company can be seen in the “Implementing
Ketenagakerjaan Terbaik”. Best Practices in Employment” chapter.
Page 97
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
95
ASSURANCE OLEH PIHAK EKSTERNAL [OJK G.1][GRI 2-5]
01
External Assurance
02
Sertifikasi yang berlaku pada tahun 2025
03
Valid Certifications in 2025
04 Cikarang Listrindo at a Glance
Sekilas Tentang Cikarang Listrindo
Sertifikat Sistem Manajemen Mutu - Quality Management System Certificate -
ISO 9001:2015 ISO 9001:2015
untuk proses pembangkitan dan distribusi for the power generation and distribution
listrik, diperoleh sejak 2 September 2018 process, obtained since September 2, 2018
(upgrading dari versi ISO 9001:2000 pada (upgrading from the ISO 9001:2000 version
15 September 2000 dan ISO 9001:2008 pada on September 15, 2000 and ISO 9001:2008 on
29 Oktober 2012). Pada tahun 2025, cakupan October 29, 2012). In 2025, the certification
sertifikasi diperluas mencakup kantor pusat scope is extended to include the Company’s
dan kantor layanan Perseroan. head office and service office.
Cakupan wilayah: Location coverage:
• Kantor Pusat • Head Office
• PLTGU Jababeka • PLTGU Jababeka
• PLTG MM-2100 • PLTG MM-2100
05
• PLTU Co-firing Babelan • PLTU Co-firing Babelan
• Kantor Layanan • Service Office
Berlaku: Valid:
06
6 September 2024 - 14 September 2027 September 6, 2024 - September 14, 2027
Dikeluarkan oleh: Issued by:
TÜV NORD Indonesia TÜV NORD Indonesia
07
08
09
Sertifikat Sistem Manajemen Lingkungan - Environmental Management System
ISO 14001:2015 Certificate - ISO 14001:2015
untuk proses pembangkitan dan distribusi for the power generation and distribution
10
listrik, diperoleh sejak 6 November 2017 process, obtained since November 6, 2017
(upgrading dari versi ISO 14001:2004 pada (upgrading from the ISO 14001:2004 on
24 Oktober 2014). October 24, 2014).
11
Cakupan wilayah: Location coverage:
• PLTGU Jababeka • PLTGU Jababeka
• PLTG MM-2100 • PLTG MM-2100
• PLTU Co-firing Babelan • PLTU Co-firing Babelan
Berlaku: Valid:
20 Oktober 2023 - 23 Oktober 2026 October 20, 2023 - October 23, 2026
Dikeluarkan oleh: Issued by:
TÜV NORD Indonesia TÜV NORD Indonesia
Sertifikasi Sistem Manajemen Kesehatan dan Occupational Health and Safety Management
Keselamatan Kerja - ISO 45001:2018 System Certification - ISO 45001:2018
untuk proses pembangkitan dan distribusi for the power generation and distribution
listrik, diperoleh sejak 13 November 2020 process, obtained since November 13, 2020
(upgrading dari OHSAS 18001:2007 pada (upgrading from the OHSAS 18001:2007 on
11 November 2014). November 11, 2014).
Cakupan wilayah: Location coverage:
• PLTGU Jababeka • PLTGU Jababeka
• PLTG MM-2100 • PLTG MM-2100
• PLTU Co-firing Babelan • PLTU Co-firing Babelan
Berlaku: Valid:
20 Oktober 2023 - 19 Oktober 2026 October 20, 2023 - October 19, 2026
Dikeluarkan oleh: Issued by:
TÜV NORD Indonesia TÜV NORD Indonesia
Page 98
PT Cikarang Listrindo Tbk
96 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan Occupational Safety and Health Management
dan Kesehatan Kerja (SMK3) System (SMK3) Certification
untuk pengoperasian dan pemeliharaan for the operation and maintenance of
pembangkit listrik tenaga gas dan uap dan gas and steam power plants and power
distribusi listrik. distribution.
Berlaku: Valid:
PLTGU Jababeka: PLTGU Jababeka:
6 Agustus 2024 - 6 Agustus 2027 August 6, 2024 - August 6, 2027
PLTG MM-2100: PLTG MM-2100:
6 Oktober 2025 – 6 Oktober 2028 October 6, 2025 – October 6, 2028
PLTU Co-firing Babelan: PLTU Co-firing Babelan:
9 Juni 2023 - 9 Juni 2026 June 9, 2023 - June 9, 2026
Dikeluarkan oleh: Issued by:
Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia The Minister of Manpower of the Republic
of Indonesia
Sertifikasi Manajemen Keselamatan Electricity Safety Management Certification
Ketenagalistrikan (SMK2) (SMK2)
untuk ketaatan dalam penerapan Sistem for compliance with the implementation of the
Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan Electricity Safety Management System for the
periode tahun 2024. Perseroan memperoleh 2024 period. The Company received “Green
predikat ”Taat Hijau” untuk pembangkit GTG Compliance” predicate for the GTG and PLTGU
dan PLTGU Jababeka dan predikat “Taat Biru” Jababeka, along with “Blue Compliance”
untuk distribusi tenaga listrik, gardu induk dan predicate for electricity distribution,
transmisi, dan PLTU Co-firing Babelan. substations and transmission, and PLTU Co-
firing Babelan.
Diterbitkan: Issued:
31 Oktober 2025 October 31, 2025
Dikeluarkan oleh: Issued by:
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan - Directorate General of Electricity - Ministry of
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Energy and Mineral Resources of the Republic
Republik Indonesia of Indonesia
Sertifikasi Sistem Manajemen Pengamanan Security Management System Certification
untuk penerapan sistem manajemen for the independent security management
pengamanan swakarsa berdasarkan system implementation based on the
Peraturan Kepolisian Negara Republik Regulation of the State Police of Republic of
Indonesia No. 7 Tahun 2019 dengan Indonesia No. 7 of 2019 with Gold rating.
pencapaian predikat Gold.
Cakupan wilayah: Location coverage:
• PLTGU Jababeka • PLTGU Jababeka
• PLTG MM-2100 • PLTG MM-2100
• PLTU Co-firing Babelan • PLTU Co-firing Babelan
Berlaku: Valid:
30 April 2025 - 30 April 2028 April 30, 2025 - April 30, 2028
Dikeluarkan oleh: Issued by:
Kepolisian Negara Republik Indonesia State Police of Republic of Indonesia
Page 99
Sekilas Tentang Cikarang Listrindo
01 02 03 04 Cikarang Listrindo at a Glance 05 06 07 08 09 10 11
97
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
Page 100
PT Cikarang Listrindo Tbk
98 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Penghargaan terhadap penerapan keberlanjutan ESG secara umum yang
diperoleh pada tahun 2025:
Awards received in 2025 for the overall implementation of ESG sustainability:
ESG Index Awards 2025 ESG Index Awards 2025
Apresiasi sebagai perusahaan sektor Appreciation for the best Indonesian
energi Indonesia terbaik dalam energy sector company in the field of
bidang lingkungan environment
10 September 2025 September 10, 2025
KataData KataData
16th Institute for Corporate Directorship 16th Institute for Corporate Directorship
Corporate Governance Awards Corporate Governance Awards
1. Penghargaan kategori “Best Non- 1. Award in the category of “Best Non-
Financial Sector” Financial Sector”
2. Penghargaan top 50 perusahaan publik 2. Top 50 mid capitalization publicly listed
kapitalisasi menengah dengan praktik company award for the best GCG
GCG terbaik practice
15 September 2025 September 15, 2025
Indonesian Institute for Corporate Indonesian Institute for Corporate
Directorship Directorship
Investortrust ESG Awards 2025 Investortrust ESG Awards 2025
Platinum star award untuk kategori Platinum star award in the category of
perusahaan mid cap mid cap companies
23 Oktober 2025 October 23, 2025
Investortrust Investortrust
Indonesia ESG Leadership Awards 2025 Indonesia ESG Leadership Awards 2025
Penghargaan Leadership AA atas Leadership AA award for ESG disclosure
transparansi pengungkapan ESG transparency
12 November 2025 November 12, 2025
Yayasan Bumi Global Karbon Bumi Global Karbon Foundation
Page 101
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
99
01
02
Asia Sustainability Reporting Rating 2025 Asia Sustainability Reporting Rating 2025
Peringkat Platinum atas Laporan Platinum rating for the Company’s 2024
Keberlanjutan Perseroan tahun 2024 Sustainability Report
03
28 November 2025 November 28, 2025
National Center for Corporate Reporting National Center for Corporate Reporting
04 Cikarang Listrindo at a Glance
Sekilas Tentang Cikarang Listrindo
Indonesia Sustainable Development Indonesia Sustainable Development
Goals Award 2025 Goals Award 2025
Penghargaan “The Top Corporate “The Top Corporate Leadership on the
Leadership on SDGs” SDGs” award
10 Desember 2025 December 10, 2025
Corporate Forum for CSR Development Corporate Forum for CSR Development
05
06
Foundation for International Human Rights Foundation for International Human Rights
07
Reporting Standards Sustainability Report Reporting Standards Sustainability Report
Rating 2025 Rating 2025
08
Penghargaan atas Laporan Keberlanjutan Award for outstanding Sustainability Report
terbaik dengan peringkat A+ with an A+ rating
18 Desember 2025 December 18, 2025
09
Foundation for International Human Rights Foundation for International Human Rights
Reporting Standards Reporting Standards
10
11
Penghargaan atas pencapaian keberlanjutan The Company’s sustainability-related awards,
Perseroan, mencakup pengelolaan lingkungan, including those for environmental management,
tanggung jawab sosial, serta aspek Kesehatan, social responsibility, and Occupational Health, Safety,
Keselamatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) masing- and Environment (HSE) respectively is discussed
masing terdapat dalam bab “Pengelolaan in "Sustainable Environmental Management",
Lingkungan yang Berkelanjutan”, “Menyalurkan "Distributing Benefits to The Community", and
Manfaat untuk Masyarakat”, dan “Menjalankan “Implementing Best Practices in Employment”
Praktik Ketenagakerjaan Terbaik” dalam Laporan chapter in this 2025 Sustainability Report.
Keberlanjutan tahun 2025 ini.
Selain itu, untuk memberikan assurance lebih lanjut Moreover, to provide further assurance to the
bagi para pemangku kepentingan, Perseroan juga stakeholders, the Company also obtained Assurance
mendapatkan Pernyataan Penjaminan (Assurance Statements issued by independent certification
Statement) dari penyedia jasa sertifikasi independen service provider for the Greenhouse Gas Emissions
atas Laporan Inventaris Emisi Gas Rumah Kaca Inventory Report Year 2025 and 2025 Sustainability
Tahun 2025 dan Laporan Keberlanjutan Tahun 2025: Report:
Page 102
PT Cikarang Listrindo Tbk
100 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
TRANSPACIFIC CERTIFICATIONS LIMITED
VERIFICATION OPINION
The Inventory of Greenhouse Gas
Emissions in the year 2025
of
PT CIKARANG LISTRINDO
Opini Verifikasi dari Pihak Independen Verification Opinion from an Independent
Plant 1 : Jababeka Power Station, Jl. Jababeka Raya Blok R Cikarang, Bekasi
17833, Jawa Barat - Indonesia.
Plant 2 : MM 2100 Power Station, Kawasan MM 2100, Blok AB-5 Danau Indah,
Cikarang Barat, Bekasi 17530, Jawa Barat - Indonesia.
Plant 3 : Babelan Power Station, Kampung Utan, Desa Muara Bakti, Kec.
Babelan, Bekasi 17610, Jawa Barat - Indonesia.
atas Laporan Inventaris Emisi Gas Rumah Party for the entire Company operations on
Office 1 : World Trade Center 1, 17th Floor, Jl. Jend. Sudirman
Kav. 29-31, Jakarta 12920 - Indonesia.
Office 2 : Ruko Cosmo Estate Blok B No. 51, Jl. Gn. Tangkuban Perahu,
Cikarang Selatan, Bekasi, Jawa Barat - Indonesia.
Has been verified in accordance with ISO 14064-3 : 2019 as
meeting the requirements of ISO 14064-1 : 2018
Direct GHG emissions : 2,808,329 tCO₂e
Energy indirect GHG emissions : 8,627 tCO₂e
Other indirect GHG emissions : 52,743 tCO₂e
Total GHG Emissions (Gross) : 2,869,700 tCO₂e
Carbon Sink : 1,311 tCO₂
Kaca untuk seluruh operasional Perseroan the Greenhouse Gas Emissions Inventory
Tahun 2025 sesuai dengan persyaratan Report for Year 2025 in conforming to
Total GHG Inventory (Net) : 2,868,388 tCO₂e
And the quantity of GHG emissions have been examined and found
to be at assurance level: reasonable
Verification of the Greenhouse Gas (GHG) Report (Period 2025)
and GHG Assertion of Jababeka, MM2100 and Babelan
ISO 14064-1:2018. requirements of ISO 14064-1:2018.
Power Stations, Head and Lippo Offices.
GHG-005 Feb. 20, 2026
Certificate No. Date of this Certificate Managing Director/Director
Sertifikat ini adalah sertifikat untuk: This certificate is a certificate for:
Website : www.tclcertifications.com Email : info@tclcertifications.com
32/22, III Floor, East Patel Nagar, New Delhi-110008, India.
Note : There are limitations to the sampling methodology and some of the facts may not have come to the notice of the audit team. This does not
mean that the systems is free from other non-comforfities. To maintan the management systems is the responsibility of the client. Some other non-
comformity may also exist. This eport and related documents are prepared only for TCL client and no for other pupose. TCL does not accept or
assure any responsibility, legal or otherwise or accept any liability for, or in connection with any other purpose.
• Kantor Pusat • Head Office
*In case if Surveillance/Recertification Audit is not allowed to be conducted on or before the specified date ; the Certificate shall be
Suspened /Withdrawn.
Version 1.00
• PLTGU Jababeka • PLTGU Jababeka
• PLTG MM-2100 • PLTG MM-2100
• PLTU Co-firing Babelan • PLTU Co-firing Babelan
• Kantor Layanan • Service Office
Diverifikasi oleh Verified by
Transpacific Certifications Limited (TCL) Transpacific Certifications Limited (TCL)
Opini Verifiator Verifier Opinion
Berdasarkan hasil verifikasi TCL terhadap Based on verification of GHG data and
data dan informasi GRK, sebagaimana information by TCL, as in accordance with
sesuai dengan ISO 14064-3:2019 untuk ISO 14064-3:2019 to meet the requirements
memenuhi persyaratan ISO 14064-1:2018, of ISO 14064-1:2018, the Company’s GHG
perhitungan dan nilai emisi GRK Perseroan emission calculations and values are at a
berada pada tingkat wajar. reasonable level.
Tanggal Finalisasi Laporan Finalization Report Date
20 Februari 2026 February 20, 2026
Assurance Statement dari Pihak Assurance Statement from an Independent
Independen dalam melakukan verifikasi Party in verifying the contents of the
isi Laporan Keberlanjutan, terutama pada Sustainability Report, especially on
topik-topik material tahun 2025. material topics for 2025.
Ruang lingkup atas Assurance Statement The scope of Assurance Statement follows
ini mengikuti kriteria pelaporan yaitu Global the reporting criteria, namely the Global
Reporting Initiatives (GRI) Standards 2021, Reporting Initiatives (GRI) Standards 2021,
khususnya dengan fokus pada 12 topik specifically with a focus on 12 material
material dan Tipe 2 Tingkat Assurance topics and Type 2 Moderate Level of
Moderate terhadap 4 (empat) Prinsip Assurance against the 4 (four) AA1000
Akuntabilitas AA1000 (2018). (2018) Accountability Principles.
Diverifikasi oleh Verified by
PT TÜV Rheinland Indonesia PT TÜV Rheinland Indonesia
Opini Verifiator Verifier Opinion
Berdasarkan penilaian kesesuaian (in Based on assessment in accordance
accordance) dengan Prinsip AA1000AS with AA1000AS (2008) Principles with 2018
(2008) dengan adendum 2018, Prinsip addendum, AA1000AP (2008) Principles, and
AA1000AP (2008), dan Standar GRI: GRI Standards:
• Laporan Keberlanjutan Perseroan tahun • The Company’s Sustainability Report
2025 memberikan gambaran yang 2025 provides a fair and balanced
wajar dan seimbang mengenai kinerja representation of the Company's
keberlanjutan Perseroan selama tahun sustainability performance during 2025;
2025;
• Standar GRI telah diterapkan dan • The GRI Standards have been applied
disusun dalam Laporan; and prepared in the Report;
• Data yang disajikan oleh Perseroan untuk • Data presented by the Company for
seluruh indikator kinerja terkait topik all the performance indicators related
material telah terwakili secara wajar to the material topics are reasonably
dan tidak ada satupun hal yang menjadi represented and nothing has come to
perhatian yang dapat menyebabkan attention that would cause assessors
penilai berpendapat bahwa Perseroan to believe that the Company has not
tidak menyajikan data yang akurat dan presented accurate and reliable data.
dapat diandalkan.
Tanggal Finalisasi Laporan Finalization Report Date
26 Maret 2026 March 26, 2026
Page 103
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
101
KEANGGOTAAN ASOSIASI [OJK C.5][GRI 2-28]
01
Memberships of Associations
02
03
Informasi mengenai keanggotaan asosiasi Information regarding the Company’s memberships
Perseroan dapat dilihat dalam Laporan Tahunan of association can be seen in 2025 Annual Report of
2025 PT Cikarang Listrindo Tbk pada bab “Profil PT Cikarang Listrindo Tbk in the “Company Profile”
04 Cikarang Listrindo at a Glance
Perusahaan”. chapter.
Sekilas Tentang Cikarang Listrindo
05
06
07
08
09
10
11
Page 104
PT Cikarang Listrindo Tbk
102 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Tata Kelola
Keberlanjutan
Sustainability Governance
Page 105
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
103
Page 106
PT Cikarang Listrindo Tbk
104
“
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
Sustainability Governance
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) secara
berkelanjutan mencerminkan komitmen Perseroan untuk
menjalankan bisnis berdasarkan pilar perilaku beretika,
transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan. Melalui
kepatuhan terhadap regulasi, perilaku beretika bisnis, serta
pengelolaan risiko, Perseroan mengintegrasikan aspek
ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam proses pengambilan
keputusan guna menciptakan nilai jangka panjang. Pendekatan
ini memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan dan
meningkatkan ketahanan serta daya saing Perseroan.
The sustainable implementation of Good Corporate Governance (GCG)
reflects the Company’s commitment to conducting business based on the
pillars of ethical behavior, transparency, accountability, and sustainability.
Through regulatory compliance, business ethics, and risk management, the
Company integrates economic, social, and environmental considerations into
decision-making process to create long-term value. This approach strengthens
stakeholder trust and enhances the Company’s resilience and competitiveness.
Page 107
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
105
01
02
03
Cikarang Listrindo menerapkan GCG secara konsisten Cikarang Listrindo implements GCG consistently
yang bertujuan untuk mendukung peningkatan which aims to support the improvement of the
kinerja Perseroan dan menciptakan nilai tambah Company performance and to create value-
04
bagi para pemangku kepentingan. Kami meyakini added for stakeholders. We believe that with the
dengan penerapan tata kelola yang baik, Perseroan implementation of good governance, the Company
05 Sustainability Governance
akan menjadi lebih efektif dan efisien dalam upaya will become more effective and efficient in its efforts
meningkatkan dan menyelaraskan hubungan to improve and harmonize good relations with all
Tata Kelola Keberlanjutan
baik dengan seluruh pemangku kepentingan, stakeholders, enable the Company to grow and
memungkinkan Perseroan tumbuh dan berkembang develop sustainably in the future.
secara berkelanjutan di masa yang akan datang.
Dalam pelaksanaannya, penerapan GCG Perseroan In its implementation, the application of the
meliputi sistem pengawasan dan pengendalian. Company’s GCG includes a system of supervision
Hal tersebut diimplementasikan untuk mendukung and control. This is implemented to support the
terciptanya proses pengambilan keputusan yang creation of responsible decision-making processes,
bertanggung jawab, berintegritas dalam pelaporan integrity in financial reporting, management of risks
keuangan, pengelolaan risiko yang berdampak that affected the Company’s sustainability, as well
06
pada keberlanjutan Perseroan, serta hubungan yang as ethical relationships between stakeholders and
berlandaskan etika antara pemangku kepentingan the Company. [GRI 3-3]
07
dan Perseroan. [GRI 3-3]
Penerapan tata kelola keberlanjutan diarahkan The implementation of sustainability governance
08
untuk memastikan keberlanjutan bisnis Perseroan, is aimed at ensuring the business continuity of
mematuhi peraturan di setiap aspek operasional, the Company, complying with regulations in every
09
dan menghindari konflik kepentingan serta operational aspect, and avoiding conflicts of
pelanggaran etika bisnis. Sepanjang tahun 2025, interest as well as violations of business ethics.
tidak terdapat insiden ketidakpatuhan terhadap During 2025, there were no incidents of non-
10
hukum, sehingga tidak terdapat denda material dan compliance with the law, and accordingly, no
sanksi non-keuangan yang dikenakan terhadap material fines and non-financial sanctions imposed
11
Perseroan. [GRI 2-27] on the Company. [GRI 2-27]
Perseroan berkomitmen untuk terus memenuhi The Company is committed to fulfilling compliance
aspek kepatuhan terhadap peraturan perundang- aspects with the applicable laws and regulations
undangan yang berlaku dan meningkatkan and enhancing services to the stakeholders.
pelayanan kepada pemangku kepentingan.
Perseroan juga secara rutin melakukan evaluasi The Company also regularly evaluates and updates
dan pemutakhiran berbagai pedoman, prosedur various guidelines, operating procedures, and
operasi, dan manual yang berlaku dalam Perseroan manuals applicable within the Company, in order
sesuai dengan standar terbaik dan peraturan yang to comply with the best standards and applicable
berlaku. Evaluasi dan pembaruan tersebut akan regulations. Those evaluations and updates will be
disosialisasikan kepada para pemangku kepentingan socialized to the stakeholders and performed by
dan dilaksanakan oleh seluruh karyawan termasuk all employees including the management. These
manajemen. Tindakan-tindakan ini dilakukan untuk actions are taken to improve the quality of our
meningkatkan kualitas dalam penerapan prinsip implementation of the best GCG principles within
GCG terbaik di lingkungan Perseroan dari waktu ke the Company from time to time. To ensure the
waktu. Untuk memastikan implementasi penerapan implementation of GCG runs effectively, the Company
GCG berjalan dengan efektif, Perseroan secara rutin conducts periodic evaluations annually performed
melakukan evaluasi tiap tahunnya yang dilakukan by the GCG Compliance and Ethics Team.
oleh Tim Kepatuhan GCG dan Etika.
Page 108
PT Cikarang Listrindo Tbk
106 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Pembahasan lebih lanjut mengenai penerapan Further discussion regarding the implementation of
tata kelola keberlanjutan PT Cikarang Listrindo Tbk, sustainable governance of PT Cikarang Listrindo Tbk, is
juga dibahas dalam bab “Ringkasan Rekomendasi also discussed in the “Task Force on Climate-Related
Task Force on Climate-Related Financial Disclosure Financial Disclosure (TCFD) Recommendations
(TCFD)”, yang merupakan bagian tidak terpisahkan Summary” chapter, which is an integral part of this
dalam Laporan Keberlanjutan ini dan Laporan Sustainability Report and the 2025 Annual Report of
Tahunan 2025 PT Cikarang Listrindo Tbk yang terdapat PT Cikarang Listrindo Tbk under the “Good Corporate
dalam bab “Tata Kelola Perusahaan yang Baik”. Governance” chapter.
Perseroan senantiasa memastikan terjadinya The Company always ensures the improvement of
peningkatan kualitas praktik terbaik GCG. Selain the quality of the GCG best practices. In addition to
penilaian internal atas kesesuaian penerapan GCG the internal assessment on the conformity of GCG
sesuai rekomendasi OJK, Perseroan juga melakukan implementation with the OJK’s recommendations,
penilaian internal berdasarkan standar kriteria ASEAN the Company also conducts an internal assessment
Corporate Governance Scorecard (ACGS), serta based on ASEAN Corporate Governance Scorecard
Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia (ACGS), as well as General Guidelines for Indonesian
(PUGKI) tahun 2021 yang diterbitkan Komite Nasional Corporate Governance (PUGKI) year 2021 issued by
Kebijakan Governansi. the National Committee on Governance Policy.
Perkembangan Tingkat Penerapan GCG dengan ASEAN CG Scorecard
(Self-Assessment)
The Trend of GCG Implementation Adoption Rate using the ASEAN CG
Scorecard (Self-Assessment)
73,9% 78,9% 81,8% 83,9% 83,4% 85,1% 86,1%
2019 2020 2021 2022 2023 2024 2025
Hasil self-assessment Perseroan tahun buku 2025 The Company’s self-assessment result in 2025
menunjukkan perolehan tingkat penerapan ACGS shows an adoption rate of ACGS of 86.1%. This result
sebesar 86,1%. Hasil tersebut menunjukkan perbaikan shows an increase from the Company’s first internal
dari hasil penilaian internal pertama Perseroan untuk assessment result for 2019, with the adoption rate of
tahun 2019, dengan tingkat penerapan sebesar 73,9%. 73.9%.
Page 109
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
107
STRUKTUR TATA KELOLA [GRI 2-9]
01
Governance Structure
02
Struktur tata kelola Cikarang Listrindo terdiri dari: The governance structure of Cikarang Listrindo
03
consists of:
04
1. Organ Utama, sesuai dengan Undang-Undang 1. Main Organs, based on the Indonesian Republic
Republik Indonesia No. 40 tahun 2007 tentang Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability
Perseroan Terbatas: Companies:
05 Sustainability Governance
• Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) adalah • The General Meeting of Shareholders (GMS) is
badan pengambil keputusan tertinggi. the highest decision-making body.
Tata Kelola Keberlanjutan
• Dewan Komisaris (BOC) memberikan saran • The Board of Commissioners (BOC) advises the
kepada Direksi dan mengawasi manajemen Board of Directors and oversees the Company‘s
Perseroan. management.
• Direksi (BOD) mengelola Perseroan untuk • The Board of Directors (BOD) manages the
kepentingan pemegang saham dan pemangku Company for the interest of its shareholders
kepentingan lainnya. and other stakeholders.
2. A. Organ Pendukung Dewan Komisaris yang 2. A. Supporting organs of the Board of Commissioners
dibentuk untuk mendukung pelaksanaan tugas established to support the implementation
06
dan fungsi Dewan Komisaris sebagai berikut: of the duties and functions of the Board of
Commissioners are as follows:
07
• Komite Audit, sesuai dengan Peraturan OJK • Audit Committee, in accordance with OJK
No. 55/POJK.04/2015 Regulation No. 55/POJK.04/2015
08
• Komite Nominasi dan Remunerasi, sesuai • Nomination and Remuneration Committee,
dengan Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 in accordance with OJK Regulation No. 34/
09
POJK.04/2014
B. Organ Pendukung Direksi yang dibentuk untuk B. Supporting organs of the Board of Directors
10
mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi established to support the implementation of the
Direksi, serta pencapaian ESG, adalah sebagai duties and functions of the Board of Directors, as
berikut: well as the achievement of ESG, are as follows:
11
• Unit Audit Internal, sesuai dengan Peraturan • Internal Audit Unit, in accordance with OJK
OJK No. 56/POJK.04/2015 Regulation No. 56/POJK.04/2015
• Sekretaris Perusahaan, sesuai dengan • Corporate Secretary, in accordance with OJK
Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 Regulation No. 35/POJK.04/2014
• Komite Manajemen Risiko • Risk Management Committee
• Komite Environmental, Social, dan • Environmental, Social, and Governance
Governance (ESG) (ESG) Committee
• Tim Kepatuhan GCG dan Etika • GCG Compliance and Ethics Team
• Komite Pengarah Teknologi Informasi dan • Information and Communication Technology
Komunikasi (ICT) (ICT) Steering Committee
C. Organ pendukung eksternal berupa Auditor C. External supporting organ in the form of External
Eksternal (independen) Auditor (independent)
Seluruh badan usaha di Indonesia mengadopsi All business entities in Indonesia adopt 2 (two)
2 (dua) badan atau 2 (dua) tier system, yaitu body or 2 (two) tier systems, which consist of the
Dewan Komisaris dan Direksi dengan kewenangan Board of Commissioners and Board of Directors with
dan tanggung jawab yang jelas, sesuai fungsinya clear authorities and responsibilities, in accordance
masing-masing sebagaimana diamanahkan with their respective functions as mandated in the
dalam peraturan dan perundang-undangan, serta laws and the regulations, as well as the Articles
Anggaran Dasar. Pada tahun 2025, tidak terdapat of Association. In 2025, there was no Board of
Dewan Komisaris yang merangkap jabatan sebagai Commissioners who held positions as Directors or
Direksi atau bertindak sebagai manajemen di acted as management in the Company. [GRI 2-11]
Perseroan. [GRI 2-11]
Page 110
PT Cikarang Listrindo Tbk
108 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Struktur Tata Kelola PT Cikarang Listrindo Tbk
Governance Structure of PT Cikarang Listrindo Tbk
Pemegang Saham dan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Organ Utama
Main Organ
Shareholders and General Meeting of Shareholders (GMS)
Organ Pendukung Direksi
Supporting Organs for the Board of Directors
Organ Pendukung Dewan Komisaris
Supporting Organs for the Board of Commissioners
Organ Pendukung Eksternal
Dewan Komisaris Direksi
External Supporting Organ
Board of Commissioners Board of Directors
Komite Nominasi & Tim Kepatuhan
Komite Manajemen Risiko1
Remunerasi Sekretaris Perusahaan GCG & Etika
Risk Management
Nomination & Corporate Secretary GCG Compliance &
Committee1
Remuneration Committee Ethics Team
Komite Environmental,
Komite Audit Unit Audit Internal Social, dan Governance Komite Pengarah ICT
Audit Committee Internal Audit Unit Environmental, Social, and ICT Steering Committee
Governance Committee
Auditor Eksternal Catatan | Notes:
1. Terdapat Risk Champion di masing-masing Departemen
External Auditor
There is a Risk Champion in each Department
Independen | Independent
Informasi mengenai struktur dan komposisi tata Information regarding the governance structure
kelola dengan rincian informasi komposisi dan and composition, including details on membership
susunan keanggotaan, independensi, masa composition, independence, terms of office,
jabatan, rangkap jabatan, gender, kelompok sosial concurrent positions, gender, under-represented
yang kurang terwakili, kompetensi, dan perwakilan social groups, competencies, and stakeholder
pemangku kepentingan; nominasi dan suksesi representation; nomination and succession of the
Dewan Komisaris dan Direksi; penilaian kinerja Board of Commissioners and Board of Directors;
Dewan Komisaris, Direksi, serta seluruh organ the performance evaluation of the Board of
pendukungnya; kebijakan remunerasi; proses untuk Commissioners, Board of Directors, and all supporting
menentukan remunerasi; dan rasio kompensasi organs; remuneration policy; process to determine
total tahunan, dibahas secara detail dalam Laporan remuneration; and annual total compensation ratio
Tahunan 2025 PT Cikarang Listrindo Tbk yang is discussed in detail in the 2025 Annual Report of
terdapat dalam bab “Tata Kelola Perusahaan yang PT Cikarang Listrindo Tbk under the “Good Corporate
Baik”. [GRI 2-9, 2-10, 2-18, 2-19, 2-20, 2-21] Governance” chapter. [GRI 2-9, 2-10, 2-18, 2-19, 2-20, 2-21]
Cikarang Listrindo, dalam tata kelola organisasinya, Cikarang Listrindo, in its organizational governance, has
memiliki 6 (enam) Komisaris, 2 (dua) di antaranya 6 (six) Commissioners, 2 (two) of them are Independent
merupakan Komisaris Independen, yang memenuhi Commissioners, who have criteria in accordance with
kriteria-kriteria sesuai dengan Peraturan OJK No. 33/ the OJK Regulation No. 33/POJK.03/2014 as below:
POJK.03/2014 sebagai berikut:
1. Bukan termasuk orang yang bekerja atau 1. Not included as an individual who works or has the
mempunyai wewenang dan tanggung jawab authority and responsibility to plan, lead, control,
untuk merencanakan, memimpin, mengendalikan, or supervise the Company’s activities within the
atau mengawasi kegiatan Perseroan dalam last 6 (six) months.
waktu 6 (enam) bulan terakhir.
2. Tidak mempunyai saham, baik secara langsung 2. Does not own shares, either directly or indirectly, in
maupun tidak langsung, pada Perseroan. the Company.
3. Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan 3. Has no affiliation with the Company, members of
Perseroan, anggota Dewan Komisaris, anggota the Board of Commissioners, members of the Board
Direksi, atau Pemegang Saham utama. of Directors, or major Shareholders.
4. Tidak mempunyai hubungan usaha, baik secara 4. Does not have any business relationship, either
langsung maupun tidak langsung, yang berkaitan directly or indirectly, related to the Company’s
dengan kegiatan usaha Perseroan. business activities.
Page 111
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
109
TATA KELOLA ESG YANG BERKELANJUTAN [OJK E.1][GRI 2-9, 2-12, 2-13, 2-14]
01
Sustainable ESG Governance
02
Direktur Utama bertanggung jawab atas arah The President Director is responsible for the
03
kebijakan dan strategi Perseroan dan berperan objectives of the Company’s policies and strategies,
sebagai pengambil keputusan tertinggi dalam as well as plays the role as the highest decision-
04
menjalankan operasional perusahaan. Direktur maker in managing company operations. The
Utama melalui Direksi juga dapat mendelegasikan President Director, through the Board of Directors,
05 Sustainability Governance
tugas dan tanggung jawabnya kepada Direktur lain may also delegate tasks and responsibilities to other
atau Komite atau Tim Keberlanjutan yang berada Directors, or the Sustainability Committees or Teams
Tata Kelola Keberlanjutan
di bawah Direksi untuk mengembangkan praktik under the Board of Directors to develop sustainable
Environmental, Social, dan Governance (ESG) yang Environmental, Social, and Governance (ESG)
berkelanjutan dalam Perseroan. practices within the Company.
Dalam menjalankan perannya, Direktur Utama In carrying out its role, the President Director is
bertanggung jawab atas: responsible for:
• Mengembangkan dan menetapkan pernyataan • Developing and establishing the Company’s
tujuan, nilai, dan misi perusahaan agar selaras purpose statement, values, and mission to align
dengan visi jangka panjang Perseroan. with the Company’s long-term vision.
• Mengarahkan dan menyetujui strategi, kebijakan, • Directing and approving strategies, policies, and
06
serta sasaran keberlanjutan untuk memastikan sustainability targets to ensure the achievement
pencapaian target ESG yang terukur. of measurable ESG goals.
07
• Memastikan Kebijakan Keberlanjutan sejalan • Ensuring that the Sustainability Policy aligns with
dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan the Sustainable Development Goals (SDGs),
08
(TPB), regulasi nasional, serta standar national regulations, and international standards
internasional guna mendukung praktik bisnis to support responsible and sustainable business
09
yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. practices.
ESG merupakan salah satu topik utama yang ESG is one of the main topics discussed in the joint
10
didiskusikan dalam rapat bersama Dewan Komisaris meetings between the Board of Commissioners and
dan Direksi, yang diadakan sebanyak 3 (tiga) kali Board of Directors, held 3 (three) times throughout
selama tahun 2025. Bahasan ESG ini antara lain, 2025. The ESG discussions include, but are not
11
tidak terbatas pada: limited to:
• Merumuskan langkah perbaikan berkelanjutan • Formulating continual improvement measures to
untuk meningkatkan kinerja keberlanjutan. enhance sustainability performance.
• Memastikan strategi keberlanjutan Perseroan • Ensuring the Company’s sustainability strategy
dapat beradaptasi dengan dinamika eksternal can adapt to evolving external dynamics.
yang terjadi.
• Memastikan program keberlanjutan mencerminkan • Ensuring sustainability programs reflect
kepentingan pemangku kepentingan. stakeholders’ interests.
• Mengintegrasikan hasil proses identifikasi dan • Integrating the outcomes of stakeholder
keterlibatan pemangku kepentingan dalam identification and engagement processes into
pengambilan keputusan strategis. strategic decision-making.
Sebagai bagian dari pengawasan ESG, Dewan As part of ESG oversight, the Board of Commissioners
Komisaris dan Direksi juga mengkaji dan menyetujui and Board of Directors also review and approve
topik material dalam Laporan Keberlanjutan material topics in the Sustainability Report in
berdasarkan kondisi Perseroan pada periode accordance with the Company’s conditions during
pelaporan. Selain itu, mereka juga meninjau the reporting period. Additionally, they review and
dan menyetujui Laporan Keberlanjutan secara approve the Sustainability Report as a whole.
keseluruhan.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, In the Annual General Meeting of Shareholders, the
Dewan Komisaris dan Direksi juga melakukan Board of Commissioners and the Board of Directors
pelaporan berkala yang memuat perkembangan also provide periodic reports on the progress of the
program keberlanjutan ESG Perseroan. Company’s ESG sustainability programs.
Page 112
PT Cikarang Listrindo Tbk
110 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Dalam mengelola dampak keberlanjutan Perseroan To manage the Company’s sustainability impacts on
terhadap ekonomi, lingkungan, dan masyarakat, the economy, environment, and society, the Board
Direksi menunjuk eksekutif senior yang bertanggung of Directors appoints senior executives responsible
jawab melalui komite dan tim ESG, sebagai berikut: through ESG committees and teams as follows:
1. Komite Manajemen Risiko 1. Risk Management Committee
Diketuai oleh Winan Kusno (Risk & Compliance Chaired by Winan Kusno (Risk & Compliance
Associate Director) berdasarkan Surat Keputusan Associate Director) based on the Board of
Direksi No. 2024-XII/068/DIR tanggal 5 Desember Directors’ Decree No. 2024-XII/068/DIR dated
2024, efektif 1 Januari 2025. December 5, 2024, effective January 1, 2025.
2. Komite Environmental, Social, and Governance 2. Environmental, Social, and Governance (ESG)
(ESG) Committee
Diketuai oleh Christanto Pranata (Direktur ESG & Chaired by Christanto Pranata (ESG & Financial
Keuangan) berdasarkan Surat Keputusan Direksi Director) based on the Board of Directors’ Decree
No. 2024-XII/069/DIR tanggal 5 Desember 2024, No. 2024-XII/069/DIR dated December 5, 2024,
efektif 1 Januari 2025. Komite Environmental, effective January 1, 2025. The Environmental,
Social, dan Governance (ESG) ini merupakan Social, and Governance (ESG) Committee is
integrasi antara Komite Keberlanjutan Lingkungan an integrated committee formed from the
dan Komite Corporate Social Responsibility. Environmental Sustainability Committee and the
Corporate Social Responsibility Committee.
3. Tim Kepatuhan GCG dan Etika 3. GCG Compliance and Ethics Team
Diketuai oleh Rani Maheswari Miraza (Sekretaris Chaired by Rani Maheswari Miraza (Corporate
Perusahaan) berdasarkan Surat Keputusan Secretary) based on the Board of Directors’
Direksi No. 2024-XII/067/DIR tanggal 5 Desember Decree No. 2024-XII/067/DIR dated December 5,
2024, efektif 1 Januari 2025. 2024, effective January 1, 2025.
4. Komite Pengarah Teknologi Informasi dan 4. Information and Communication Technology
Komunikasi (ICT) (ICT) Steering Committee
Diketuai oleh Christanto Pranata (Direktur ESG & Chaired by Christanto Pranata (ESG & Financial
Keuangan) berdasarkan Surat Keputusan Direksi Director) based on the Board of Directors’ Decree
No. 2025-VIII/036/DIR tanggal 15 Agustus 2025, No. 2025-VIII/036/DIR dated August 15, 2025,
efektif 15 Agustus 2025. effective August 15, 2025.
Setiap komite dan tim bertanggung jawab atas Each committee and team is responsible
pemantauan dan evaluasi dampak ESG, kepatuhan for monitoring and evaluating ESG impacts,
terhadap regulasi, serta efektivitas program regulatory compliance, and the effectiveness of
keberlanjutan. Pelaporan topik ESG dilakukan sustainability programs. ESG topics are reported
langsung kepada Direktur Utama, melalui rapat directly to the President Director through Board
Direksi, yang diadakan sebanyak 12 kali selama of Directors meetings, held 12 times in 2025.
tahun 2025.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap As part of the commitment to implementing
penerapan prinsip keberlanjutan, Dewan sustainability principles, the Board of
Komisaris dan Direksi secara aktif meningkatkan Commissioners and the Board of Directors actively
kompetensi mereka melalui pelatihan dan enhance their competencies through training and
pengembangan keterampilan terkait ESG. Pelatihan skill development related to ESG. These training
ini diselenggarakan oleh regulator, asosiasi sessions are conducted by regulators, industry
industri, dan organisasi independen, dengan total associations, and independent organizations, with
waktu pelatihan mencapai 89,5 jam sepanjang a total training duration of 89.5 hours throughout
tahun 2025. [GRI 2-17] 2025. [GRI 2-17]
Peningkatan kapabilitas ini membantu badan tata This enhancement of capabilities supports the
kelola tertinggi dalam menilai risiko dan peluang highest governance body in assessing sustainability
keberlanjutan, menyusun strategi responsif terhadap risks and opportunities, develop responsive strategies
isu-isu ESG, serta mengelola dampak ekonomi, for ESG issues, and manage economic, social, and
sosial, dan lingkungan secara lebih efektif. [GRI 2-17] environmental impacts more effectively. [GRI 2-17]
Page 113
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
111
MANAJEMEN RISIKO [OJK E.3][EU21]
01
Risk Management
02
03
Perseroan mengimplementasikan Sistem The Company implements a Risk Management
Manajemen Risiko yang merujuk pada standar System that refers to ISO 31000:2018 standard to
ISO 31000:2018, untuk mengidentifikasi, mengukur, identify, measure, monitor, and control both strategic
04
memantau, dan mengendalikan risiko strategis and operational risks related to economic, social, and
maupun operasional terkait aspek ekonomi, sosial, environmental aspects. This system is supported by
05 Sustainability Governance
dan lingkungan. Sistem ini didukung oleh sistem other management systems, including:
manajemen lainnya, yaitu:
Tata Kelola Keberlanjutan
• Sistem Manajemen Mutu (ISO 9001:2015), • Quality Management System (ISO 9001:2015),
• Sistem Manajemen Lingkungan (ISO 14001:2015), • Environmental Management System (ISO 14001:2015),
• Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan • Occupational Health and Safety (OHS) Management
Kerja (K3) (ISO 45001:2018 dan regulasi nasional), System (ISO 45001:2018 and national regulations),
• Sistem Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan • Electrical Safety Management System (SMK2),
(SMK2),
• Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) • Security Management System (SMP) based on the
berdasarkan Keputusan Menteri Energi dan Minister of Energy and Mineral Resources’ Decree
06
Sumber Daya Mineral tentang Objek Vital Nasional. on National Vital Objects.
Manajemen risiko juga merupakan bagian yang tidak Risk management also forms an integral part of
07
terpisahkan dari proses bisnis dan praktik tata kelola the Company’s business processes and good
yang baik di seluruh unit Perseroan. Audit terhadap governance practices across all business units. Risk
08
sistem manajemen risiko ini dilakukan paling tidak Management System audits are conducted at least
1 (satu) kali per tahun untuk memastikan efektivitas once a year to ensure effective implementation and
pelaksanaan dan kepatuhan terhadap standar. compliance with standards.
09
Direksi memiliki peran sentral dalam merumuskan The Board of Directors plays a central role in
arah strategi manajemen risiko Perseroan, serta
10
formulating the Company’s risk management
memastikan integrasi risiko ESG dalam proses strategy and ensuring the integration of ESG risks
pengambilan keputusan dan kebijakan usaha. into decision-making and business policies.
11
Untuk mendukung pelaksanaan tersebut, Direksi To support this implementation, the Board of Directors
membentuk Komite Manajemen Risiko yang establishes a Risk Management Committee that is
bertugas memantau dan mengevaluasi penerapan responsible for periodically monitoring and evaluating
manajemen risiko secara berkala, menetapkan the implementation of risk management, deciding on
keputusan atas usulan mitigasi atau penanganan proposed mitigation or other risk treatment measures,
risiko, memberikan rekomendasi penyempurnaan providing recommendations to improve the risk
sistem dan kelengkapan manajemen risiko, serta management system and its supporting elements,
melaporkan risiko-risiko penting perusahaan. and reporting significant risks of the Company.
Untuk pelaksanaan sehari-hari, Perseroan For day-to-day implementation, the Company
membentuk Unit Manajemen Risiko di bawah has established a Risk Management Unit under
Departemen Risk & System yang bertugas the Risk & System Department to coordinate,
mengoordinasikan, memantau, mereviu, dan monitor, review, and report the implementation of
melaporkan implementasi manajemen risiko risk management together with Risk Champions
bersama Risk Champion dan Risk Owner di masing- and Risk Owners in each department.
masing departemen.
Pada tahun 2025, telah dilaksanakan 3 (tiga) rapat In 2025, 3 (three) Risk Management Committee
Komite Manajemen Risiko, yang membahas, antara meetings were held to discuss, among other,
lain, pelaksanaan manajemen risiko di Perseroan, the implementation of risk management in the
tindak lanjut hasil audit internal dan eksternal Company, follow-ups on internal and external risk
manajemen risiko, risiko korporat, serta pembahasan management audit results, corporate risks, as well
dan penerapan kerangka kerja, dan rencana kerja as the discussion and implementation of the risk
Unit Manajemen Risiko untuk tahun 2026. management framework and the Risk Management
Unit’s work plan for 2026.
Page 114
PT Cikarang Listrindo Tbk
112 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Selain itu, pemantauan implementasi manajemen Additionally, the implementation of risk management
risiko juga dilakukan setiap kuartal oleh Unit is monitored quarterly by the Risk Management
Manajemen Risiko bersama Risk Champion dan Risk Committee together with Risk Champions and Risk
Owner untuk mengevaluasi risiko korporat, risiko Owners to evaluate corporate risks, key departmental
utama departemen, risiko lintas departemen, serta risks, cross-departmental risks and ensure the
memastikan pelaksanaan mitigasi secara kolaboratif. collaborative implementation of mitigation efforts.
Perseroan juga mengelola aplikasi RIMA sebagai The Company also manages the RIMA application
sarana terintegrasi untuk pencatatan daftar risiko, as an integrated tool for maintaining risk registers,
pemantauan mitigasi, dan pembaruan profil risiko monitoring mitigation measures, and updating risk
oleh fungsi-fungsi terkait. profiles by relevant functions.
Dewan Komisaris melakukan pengawasan terhadap The Board of Commissioners oversees the
penerapan manajemen risiko dengan dukungan implementation of risk management process with
Komite Audit, serta melalui rapat gabungan the support of the Audit Committee, including
bersama Direksi. through joint meetings with the Board of Directors.
Sebagai bagian dari penguatan ketangguhan As part of strengthening organizational resilience,
organisasi, Perseroan juga menerapkan Corporate the Company also implements a Corporate Business
Business Continuity Plan (CBCP) untuk melengkapi Continuity Plan (CBCP) to complement its risk
sistem manajemen risiko dalam menghadapi management system in responding to emergencies
kondisi darurat atau krisis. Dalam CBCP, krisis or crisis situations. Under the CBCP, a crisis is
dipahami sebagai situasi yang tidak normal understood as an abnormal and unstable situation
dan tidak stabil yang dapat mengancam tujuan that may threaten strategic objectives, reputation, or
strategis, reputasi, atau keberlangsungan usaha. business viability. The CBCP is designed to maintain
CBCP dirancang untuk menjaga fungsi bisnis critical business functions, minimize impacts on
kritis, meminimalkan dampak terhadap karyawan, employees, assets, customers, and stakeholders,
aset, pelanggan, dan pemangku kepentingan, and accelerate operational recovery in the event
serta mempercepat pemulihan operasi ketika of disruption. The approach applied is based on
terjadi gangguan. Pendekatan yang digunakan loss of resource, covering potential loss of people,
berbasis loss of resource, yang mencakup potensi facilities/property, suppliers, and technology, and
kehilangan tenaga kerja, fasilitas/properti, pemasok, is implemented through the stages of prevention/
dan teknologi, serta diterapkan melalui tahapan mitigation, preparedness, response, and recovery.
pencegahan/mitigasi, kesiapsiagaan, tanggapan,
dan pemulihan.
Tata kelola krisis dalam CBCP berada di bawah Crisis governance under the CBCP is overseen by
Direksi. Presiden Direktur memiliki tanggung the Board of Directors. The President Director holds
jawab akhir atas pengambilan keputusan the ultimate responsibility for business continuity
keberlangsungan bisnis dan aktivasi fungsi decision-making and the activation of the
keberlangsungan bisnis Perseroan. Wakil Presiden Company’s business continuity functions. The Vice
Direktur memimpin organisasi keberlangsungan President Director leads the Company’s business
bisnis perusahaan, sedangkan Direktur Teknik continuity organization, while the Technical Director
memimpin koordinasi operasional harian selama leads the day-to-day operational coordination
aktivasi CBCP, tanggapan, dan pemulihan. Seluruh during CBCP activation, response, and recovery.
departemen terkait melaporkan perkembangan All relevant departments report the progress of
penanganan kepada Direktur Teknik, yang crisis handling to the Technical Director, who in turn
selanjutnya menyampaikan perkembangan reports to the Vice President Director and the Board
tersebut kepada Wakil Presiden Direktur dan of Directors as needed. In line with the Company’s
Direksi sesuai kebutuhan. Sejalan dengan risk management framework, the Risk Management
kerangka manajemen risiko Perseroan, Komite Committee supports the periodic monitoring and
Manajemen Risiko mendukung pemantauan dan evaluation of risk management implementation,
evaluasi berkala atas penerapan manajemen including as part of strengthening preparedness
risiko, termasuk sebagai bagian dari penguatan and organizational resilience in responding to
kesiapsiagaan dan ketangguhan organisasi dalam crisis situations. The CBCP is also supported
menghadapi situasi krisis. CBCP juga didukung by business impact analysis to identify critical
oleh analisis dampak bisnis untuk mengidentifikasi business functions, potential operational and
fungsi bisnis kritis, potensi dampak operasional financial impacts, and basic recovery requirements
dan keuangan, serta kebutuhan dasar pemulihan as the basis for strengthening the Company’s
sebagai dasar penguatan strategi kesiapsiagaan preparedness and recovery strategies.
dan pemulihan Perseroan.
Page 115
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
113
Sebagai bagian dari mitigasi risiko non-finansial, As part of non-financial risk mitigation, the Company
01
Perseroan juga memperkuat tata kelola keamanan also strengthens cybersecurity governance through
siber melalui pembaruan infrastruktur, pencegahan infrastructure updates, prevention of unauthorized
02
akses jaringan ilegal, serta peningkatan sistem network access, and enhancement of defence systems
pertahanan terhadap potensi ancaman siber against potential cyber threats that could disrupt
yang dapat mengganggu operasional maupun operations or compromise critical company data.
03
membahayakan data penting perusahaan.
04
Rincian mengenai pelaksanaan manajemen risiko Details on risk management implementation and
dan pengawasan oleh Direksi serta Dewan Komisaris oversight by the Board of Directors and the Board
dapat ditemukan dalam Laporan Tahunan 2025 of Commissioners can be found in the 2025 Annual
05 Sustainability Governance
PT Cikarang Listrindo Tbk, pada bab “Tata Kelola Report of PT Cikarang Listrindo Tbk, under the “Good
Perusahaan yang Baik”. [OJK E.3] Corporate Governance” chapter. [OJK E.3]
Tata Kelola Keberlanjutan
PENGELOLAAN BENTURAN KEPENTINGAN [GRI 2-15]
Conflict of Interest Management
Perseroan memiliki pedoman transaksi benturan The Company has guidelines for conflict of interest
06
kepentingan, yang diatur dalam “Pedoman Transaksi transactions, outlined in the “Affiliated Transactions and
Afiliasi dan Benturan Kepentingan”, yang dapat diakses Conflict of Interest Guidelines”, which can be accessed
melalui situs web Perseroan (www.listrindo.com). through the Company’s website (www.listrindo.com).
07
Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan seluruh This policy aims to ensure that decisions and
keputusan dan transaksi dilakukan secara transparan, transactions are conducted with transparency,
08
akuntabel, wajar (arm’s length), dan mengutamakan accountability, at arm’s length basis, and prioritizing the
kepentingan Perseroan. Perseroan memiliki proses Company’s interests. The Company has established
09
pencegahan dan mitigasi benturan kepentingan processes for the prevention and mitigation of conflicts
oleh organ tata kelola tertinggi, serta mekanisme of interest by the highest governance body, as well as
pengungkapan kepada pemangku kepentingan. mechanisms for disclosure to stakeholders.
10
Pengelolaan benturan kepentingan berlaku Conflict of interest management applies to the
bagi Dewan Komisaris, Direksi, dan Pemegang Board of Commissioners, the Board of Directors, and
11
Saham Utama, serta personel yang terlibat dalam Major Shareholders, as well as personnel involved in
pengambilan keputusan dan/atau transaksi decision-making and/or material transactions. Each
material. Setiap pihak wajib: party is required to:
• Mengutamakan kepentingan Perseroan dalam • Prioritize the Company’s interests in all business
setiap keputusan bisnis. decisions.
• Menghindari tindakan yang menguntungkan • Avoid actions that favor personal interests/
kepentingan pribadi/afiliasi yang berpotensi affiliations that could potentially harm the
merugikan Perseroan. Company.
• Mengungkapkan secara transparan jika terdapat • Disclose, in a transparent manner, any potential
potensi transaksi yang melibatkan konflik transactions involving a conflict of interest to the
kepentingan kepada Sekretaris Perusahaan Corporate Secretary before any decision is made
sebelum keputusan diambil atau transaksi or any transaction is executed.
dilaksanakan.
Untuk memastikan benturan kepentingan dapat To ensure conflict of interests are prevented and
dicegah dan dimitigasi, Perseroan menerapkan mitigated, the Company implements the following
proses berikut: process:
• Identifikasi dini dan deklarasi • Early identification and declaration
Saat suatu agenda keputusan atau transaksi When a decision agenda or transaction is
diusulkan, Sekretaris Perusahaan melakukan proposed, the Corporate Secretary conducts an
penyaringan awal terhadap keterkaitan pihak initial screening of any linkages to related/affiliated
berelasi/afiliasi. Jika terdapat indikasi benturan parties. If a potential conflict of interest is indicated,
kepentingan, pihak terkait wajib mengungkapkan the relevant party must disclose and submit
dan menyampaikan deklarasi kepada a declaration to the Corporate Secretary.
Sekretaris Perusahaan.
Page 116
PT Cikarang Listrindo Tbk
114 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
• Penilaian dan kaji kepatuhan • Review and compliance assessment
Sekretaris Perusahaan menelaah informasi dan The Corporate Secretary reviews the information
menyampaikan hasil penelaahan kepada Direktur and submits the review results to the President
Utama untuk tindak lanjut. Director for follow-up actions.
• Pengendalian pengambilan keputusan • Decision-making controls
Pihak yang memiliki benturan kepentingan Parties with a conflict of interest are not involved
tidak dilibatkan dalam pembahasan maupun in deliberations or decision-making on the related
pengambilan keputusan atas transaksi terkait, transaction, and decisions are formalized through
dan keputusan diformalkan melalui rapat Direksi meetings of the Board of Directors and/or the
dan/atau organ terkait. relevant governing body.
• Dokumentasi dan jejak audit • Documentation and audit trail
Seluruh pengungkapan, hasil penelaahan, All disclosures, review results, and meeting
serta keputusan rapat didokumentasikan untuk resolutions are documented to ensure
memastikan akuntabilitas dan keterlacakan. accountability and traceability.
Apabila Perseroan melakukan Transaksi Benturan If the Company undertakes a Conflict of Interest
Kepentingan, Perseroan mengikuti prosedur Transaction, it follows the applicable regulatory
regulator, termasuk: procedures, including:
• Menggunakan penilai (independen) untuk menilai • Appointing an independent appraiser to assess the
kewajaran/nilai wajar transaksi; fairness and/or fair value of the transaction;
• Melakukan keterbukaan informasi kepada publik; • Making public disclosures;
• Menyampaikan keterbukaan informasi dan • Submitting the disclosure and supporting
dokumen pendukung kepada Otoritas Jasa documents to the Financial Services Authority
Keuangan (OJK); serta (OJK); and
• Memperoleh persetujuan Pemegang Saham • Obtaining approval from Independent Shareholders
Independen dalam RUPS. at a General Meeting of Shareholders (GMS).
Dalam kondisi tertentu, transaksi dengan nilai Under certain conditions, transactions with a
tidak melebihi 0,5% dari modal disetor atau value not exceeding 0.5% of the Company’s paid-
Rp5 miliar (menggunakan nilai yang lebih rendah) up capital or Rp5 billion (whichever is lower) are
tidak wajib memenuhi prosedur sebagaimana not required to comply with the procedures set
diatur dalam Pasal 11 ayat (1) Peraturan OJK out in Article 11 paragraph (1) of OJK Regulation
No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi No. 42/ POJK.04/2020 on Affiliated Transactions
dan Transaksi Benturan Kepentingan, namun and Conflict of Interest Transactions, however, the
Perseroan tetap wajib melaporkan kepada Company must still make report to OJK no later than
OJK paling lambat pada akhir hari kerja ke-2 the end of the 2nd business day after the transaction
setelah tanggal transaksi sesuai Pasal 12 ayat (2) date, in accordance with Article 12 paragraph (2) of
Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020. OJK Regulation 42/POJK.04/2020.
Pengungkapan terkait benturan kepentingan Disclosures related to conflicts of interest are
disampaikan Perseroan melalui dokumen pelaporan provided by the Company through its corporate
korporasi. Pengungkapan pihak berelasi disajikan reporting documents. Related party disclosures are
dalam Laporan Keuangan 2025, sementara informasi presented in the 2025 Financial Statements, while
hubungan afiliasi terkait rangkap jabatan disajikan information on affiliated relationships related to
dalam Laporan Tahunan 2025 PT Cikarang Listrindo concurrent position is presented in the 2025 Annual
Tbk pada bab “Tata Kelola Perusahaan yang Baik”, Report of PT Cikarang Listrindo Tbk under the “Good
serta informasi struktur kepemilikan dan pemegang Corporate Governance” chapter, and information on
saham pengendali disajikan dalam bab “Profil the ownership structure and controlling shareholders
Perusahaan”. Sepanjang tahun pelaporan, Perseroan is presented under the “Company Profile” chapter.
juga menyatakan bahwa tidak terdapat kepemilikan Throughout the reporting year, the Company also
saham lintas organisasi (cross-shareholding) antara states that there were no cross-shareholdings
Perseroan dengan pemasok maupun pemangku between the Company and its suppliers or other
kepentingan lain yang dapat menimbulkan stakeholders that could give rise to conflicts
benturan kepentingan. of interest.
Pada tahun 2025, Perseroan menyatakan tidak ada In 2025, the Company stated there were no incidents
kejadian benturan kepentingan yang berkaitan of conflicts of interest related to cross-board
dengan keanggotaan lintas dewan, kepemilikan memberships, cross-shareholdings with suppliers
saham lintas organisasi dengan pemasok dan and other stakeholders, or controlling shareholder
pemangku kepentingan lain, maupun aspek matter.
pemegang saham pengendali.
Page 117
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
115
KOMUNIKASI MASALAH PENTING DAN MEKANISME REMEDIASI
01
Communication of Critical Concerns and Processes to Remediate
02
Perseroan membangun budaya komunikasi dua The Company fosters a two-way communication
03
arah yang mendorong karyawan dan pemangku culture that encourages employees and
kepentingan untuk menyampaikan saran, stakeholders to provide feedback, seek advice, and
04
meminta nasihat, serta melaporkan kekhawatiran raise concerns or report suspected misconduct
atau dugaan pelanggaran secara bertanggung responsibly. This supports transparency,
jawab. Mekanisme ini mendukung transparansi, accountability, and the management of economic,
05 Sustainability Governance
akuntabilitas, serta pengelolaan isu ekonomi, environmental, social, and governance issues that
lingkungan, sosial, dan tata kelola yang dapat may affect the Company.
Tata Kelola Keberlanjutan
berdampak pada Perseroan.
Mekanisme untuk Meminta Nasihat Mechanisms to Seek Advise and Raise
dan Menyampaikan Keluhan [GRI 2-26] Concerns [GRI 2-26]
Perseroan menyediakan kanal bagi pihak internal The Company provides channels for both internal
maupun eksternal untuk meminta nasihat dan/atau and external parties to seek advice and/or raise
menyampaikan keluhan, dugaan pelanggaran, concerns, submit complaints, and report suspected
06
serta isu lainnya, melalui: violations, through:
• Email konsultasi dan pengaduan yang terdiri dari: • Consultation and complaint emails:
07
- konsultasi.etika@listrindo.com, untuk menyampaikan - konsultasi.etika@listrindo.com, for submitting
pendapat atau konsultasi terkait etika dan opinions or consultations regarding ethics and
08
kepatuhan. compliance.
- pengaduan.gcg@listrindo.com, untuk pelaporan - pengaduan.gcg@listrindo.com, for reporting
dugaan pelanggaran tata kelola dan benturan suspected governance violations and conflicts
09
kepentingan. of interest.
• Sistem whistleblowing melalui situs web • Whistleblowing system available on the website
10
(www.listrindo.com) yang memungkinkan pelaporan (www.listrindo.com), enabling secure reporting
secara aman, dengan opsi pelaporan anonim, with anonymous option for issues such as ethical
11
untuk isu seperti pelanggaran etika atau hukum, or legal violations, harassment, discrimination,
pelecehan, diskriminasi, korupsi, benturan corruption, conflicts of interest, and other
kepentingan, dan isu relevan lainnya. relevant concerns.
Perseroan menjaga kerahasiaan pelapor dan The Company maintains confidentiality of reporters
informasi yang disampaikan, serta mendorong and information submitted and encourages
pelaporan dengan itikad baik untuk mendukung reporting in good faith to support an objective
penanganan isu secara objektif. handling process.
Sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat proses As part of its efforts to strengthen the whistleblowing
whistleblowing dan praktik tata kelola perusahaan process and good corporate governance practices,
yang baik, Perseroan akan menunjuk pihak ketiga the Company will appoint an independent third
independen pada tahun 2026 guna mendukung party in 2026 to support the whistleblowing reporting
pelaporan dan penanganan whistleblowing. and handling.
Proses Penanganan dan Remediasi [GRI 2-25] Handling and Remediation Process [GRI 2-25]
Setiap laporan atau masukan yang diterima dikaji All reports and inputs received are first reviewed by
terlebih dahulu oleh Tim Kepatuhan GCG dan the GCG Compliance and Ethics Team to assess
Etika untuk memastikan kelengkapan informasi completeness, determine urgency, and identify
dan mengidentifikasi tingkat urgensi serta potensi potential impacts. The matter is then escalated to
dampaknya. Selanjutnya, isu disampaikan the relevant Director for further action in line with
kepada Direktur terkait untuk tindak lanjut sesuai authority and case characteristics.
kewenangan dan karakteristik kasus.
Page 118
PT Cikarang Listrindo Tbk
116 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Setelah dilakukan kajian awal, isu-isu yang masuk After an initial assessment, reported issues will be
akan ditindaklanjuti berdasarkan tingkat urgensinya. addressed based on their level of urgency. The
Penanganan mencakup investigasi internal, handling process includes internal investigations,
koordinasi lintas fungsi, penerapan tindakan korektif, cross-functional coordination, implementation
hingga langkah pemulihan atas dampak yang of corrective actions, and recovery measures for
dialami pihak terkait (apabila diperlukan). Jika affected parties (if needed). Where necessary,
diperlukan, Perseroan dapat melakukan perbaikan the Company, may implement process/policy
proses/kebijakan dan/atau pemberian sanksi improvements and/or apply internal sanctions in
internal sesuai ketentuan. Seluruh proses dijalankan accordance with the applicable provisions. The
dengan integritas dan menjaga kerahasiaan, dengan entire process is conducted with integrity and
tujuan mencegah berulangnya kejadian serupa dan confidentiality to prevent recurrence and strengthen
memperkuat tata kelola yang bertanggung jawab. responsible governance.
Selain itu, komite dan tim terkait pelaksanaan ESG Additionally, the committees and teams related to
juga mengumpulkan isu strategis melalui diskusi ESG implementation also gather strategic issues
kelompok terfokus (FGD) maupun survei pemangku through focused group discussions (FGD) and
kepentingan. Masukan yang bersifat strategis akan stakeholder surveys. Strategic input will be conveyed
disampaikan kepada Direksi, dan ditindaklanjuti oleh to the Board of Directors and followed up by the
tim atau departemen yang terkait. relevant team or department.
Komunikasi Masalah Penting kepada Communication of Critical Concerns to
Organ Tata Kelola Tertinggi [GRI 2-16] the Highest Governance Body [GRI 2-16]
Perseroan memastikan isu-isu material dan The Company ensures that material issues and
kekhawatiran yang signifikan, terutama yang significant concerns, particularly those that may
berpotensi memengaruhi kinerja dan keberlanjutan affect performance and long-term sustainability,
Perseroan, dikomunikasikan melalui jalur pelaporan are communicated through internal reporting lines.
internal. Dalam rapat gabungan Dewan Komisaris In the joint meetings of the Board of Commissioners
dan Direksi yang diadakan setiap (4) empat bulan and Board of Directors, held every (4) four months,
sekali, Direksi membahas isu-isu material kepada the Board of Directors discusses material issues to
Dewan Komisaris untuk memperoleh masukan the Board of Commissioners to obtain feedback,
dan nasihat strategis, guna memastikan bahwa and strategic advices, ensuring that the policies and
kebijakan dan keputusan Direksi tetap sejalan decisions of the Board of Directors remain aligned
dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik with the good corporate governance principles and
serta mendukung keberlanjutan jangka panjang. support long-term sustainability.
Pada tahun 2025, Perseroan telah melaporkan 100% In 2025, the Company reported 100% of identified
masalah penting terkait aspek ekonomi, lingkungan, material issues related to economic, environmental,
sosial, dan tata kelola kepada Dewan Komisaris, social, and governance aspects were communicated to
melalui mekanisme tersebut. the Board of Commissioners through this mechanism.
Pemantauan Efektivitas Mekanisme Monitoring Effectiveness
Perseroan melakukan pemantauan dan evaluasi The Company monitors and evaluates the
efektivitas mekanisme pengaduan secara berkala effectiveness of its grievance mechanism regularly
dalam rapat evaluasi tahunan Tim Kepatuhan GCG during the annual evaluation meeting of the GCG
dan Etika, guna memastikan sistem tetap responsif, and Ethics Compliance Team, to ensure the system
adil, dan dapat ditingkatkan secara berkelanjutan. remains responsive, fair, and continuously improved.
Page 119
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
117
KODE ETIK [GRI 2-23]
01
Code of Conduct
02
03
Pedoman Etika dan Perilaku Cikarang Listrindo Cikarang Listrindo’s ethical and behavioural
dituangkan dalam Kode Etik Perusahaan yang guidelines are set out in the Company’s Code
menetapkan komitmen Perseroan terhadap perilaku of Conduct, which states the Company’s policy
04
bisnis yang bertanggung jawab serta standar commitments to responsible business conduct and
perilaku yang wajib dipatuhi oleh seluruh insan behavioural standards that must be applied by all
05 Sustainability Governance
Perseroan. Kode Etik ini mencakup prinsip etika bisnis Company’s employees. The Code covers business
dan etos kerja, serta menegaskan nilai integritas, ethics and work ethos, and reinforces the values of
Tata Kelola Keberlanjutan
transparansi, dan akuntabilitas dalam seluruh integrity, transparency, and accountability across
aktivitas operasional. the Company’s operations.
Dalam penerapannya, Kode Etik merujuk pada In its implementation, the Code of Conduct refers
standar internasional yang relevan, termasuk to relevant international standards, including the
Universal Declaration of Human Rights, dan Universal Declaration of Human Rights, and affirms
menegaskan komitmen penghormatan hak asasi the Company’s commitment to respect human
manusia, antara lain non-diskriminasi, bebas dari rights, including non-discrimination, freedom from
kerja paksa dan pekerja anak, serta kebebasan forced and child labour, and freedom of association.
berserikat. Perseroan juga menerapkan prinsip The Company also requires prudence in decision-
06
kehati-hatian dalam pengambilan keputusan dan making and encourages the application of due
mendorong penerapan uji tuntas (due diligence) diligence to manage economic, environmental, and
07
dalam mengelola dampak ekonomi, lingkungan, social impacts.
dan sosial.
08
Kode Etik disetujui oleh Direksi dan pelaksanaannya The Code of Conduct is approved by the Board of
diawasi oleh Tim Kepatuhan GCG dan Etika. Directors and its implementation is overseen by the
09
Ketentuan ini berlaku di seluruh entitas usaha GCG Compliance and Ethics Team. It applies across
Perseroan dan menjadi rujukan dalam menjalin all Company entities and serves as a reference in
hubungan dengan mitra bisnis, termasuk ekspektasi the Company’s relationships with business partners,
10
perilaku yang sejalan dengan prinsip-prinsip including expectations for conduct aligned with
Perseroan. Sosialisasi Kode Etik dilakukan melalui the Company’s principles. Communication and
11
pelatihan, integrasi dalam orientasi karyawan dissemination are carried out through training,
baru, serta komunikasi melalui kanal internal. integration into new employee orientation, and
internal communication channels.
Dokumen Kode Etik Cikarang Listrindo dapat The Cikarang Listrindo Code of Conduct is publicly
diakses publik melalui situs web resmi Perseroan di available on the Company’s official website at
www.listrindo.com. www.listrindo.com.
KEBIJAKAN ANTI-KORUPSI DAN GRATIFIKASI
Anti-Corruption and Gratification Policy
Korupsi menjadi perhatian besar bagi pemangku Corruption is a great concern to stakeholders and the
kepentingan dan Perseroan. Cikarang Listrindo Company. Cikarang Listrindo is committed to taking
berkomitmen untuk melakukan berbagai upaya various measures to prevent all forms of corruption,
pencegahan dari segala tindak korupsi, gratifikasi, gratification, and fraud within the Company in
dan penyelewengan (fraud) di dalam Perseroan order to create clean and law-abiding corporate
demi menciptakan praktik tata kelola perusahaan governance practices.
yang bersih dan patuh kepada hukum.
Page 120
PT Cikarang Listrindo Tbk
118 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Upaya tersebut diimplementasikan Cikarang These efforts were implemented by Cikarang
Listrindo dengan melakukan upaya mitigasi risiko Listrindo through risk mitigation in every operational
dalam setiap aktivitas operasional dan bisnis. and business activity. The Company is committed
Perseroan berkomitmen menjalankan praktik to conducting business practices that are clean
bisnis yang bersih dan menjauhi segala bentuk and free from any form of fraud. The Company
kecurangan. Perseroan secara rutin melakukan regularly conducts socialization and supervision to
sosialisasi dan pengawasan kepada seluruh all employees and parties involved in the Company’s
karyawan dan berbagai pihak yang terlibat dalam operational and business activities. The Company
kegiatan operasional maupun bisnis Perseroan. has insignificant risk of corruption in its operational
Perseroan tidak memiliki risiko yang signifikan atas activities.
aktivitas korupsi dalam kegiatan operasi Perseroan.
Dalam rangka memitigasi adanya praktik Korupsi, In order to mitigate the practice of Corruption,
Kolusi, dan Nepotisme (KKN), Perseroan telah Collusion, and Nepotism (KKN), the Company has
membuat panduan tentang perilaku etika (Pedoman developed a code of ethical behavior (Code of
Etika dan Perilaku), yang berisi nilai-nilai etika bisnis Conduct), which contains the value of business ethics
serta mengembangkannya untuk disesuaikan dengan and updated it to align with business developments
perkembangan bisnis dan perubahan peraturan. and any regulatory changes.
Kami juga secara berkala mengirimkan surat imbauan We also periodically send notification letter to all
kepada seluruh mitra kerja Perseroan, termasuk of the Company’s business partners, including
pelanggan, pemasok maupun kontraktor terkait customers, suppliers or contractors, regarding the
komitmen Perseroan dalam menerapkan Pedoman Company’s commitment to implementing Good
Tata Kelola Perusahaan yang Baik, Pedoman Etika, Corporate Governance Guidelines, the Code of
dan Perilaku, serta pelaksanaan kebijakan anti- Conduct, and the implementation of anti-corruption
korupsi dan gratifikasi, serta meminta mitra kerja and gratification policies, as well as asking business
untuk menyampaikan informasi jika mengetahui partners to inform the Company of any violation
adanya pelanggaran yang dilakukan oleh Dewan committed by the Board of Commissioners, Board of
Komisaris, Direksi maupun karyawan Perseroan. Directors or employees of the Company.
Dalam upaya mencegah adanya praktik KKN, In an effort to prevent KKN practices, the Company
Perseroan secara rutin melakukan pelatihan routinely conducts refreshment trainings regarding
refreshment terkait integritas dan implementasi integrity and the implementation of corporate
nilai perusahaan sejak tahun 2021. Selama tahun values since 2021. In 2025, these training activities are
2025, kegiatan pelatihan ini difokuskan untuk specifically focused on the staff-level employees,
karyawan level staf, dan akan dilanjutkan secara and will be continued regularly to enhance
regular untuk meningkatkan pemahaman atas understanding of the implementation of anti-
penerapan anti-KKN. corruption practices.
Lebih jauh, Kami juga mendorong karyawan In addition, We also encourage employees and
dan pihak eksternal untuk ikut berperan dalam external parties to participate in assisting efforts
membantu upaya pencegahan dan pemberantasan to prevent and eradicate KKN by informing the
KKN dengan menginformasikan kepada Perseroan Company through reports of Violations of the
melalui laporan Pelanggaran Pedoman Etika dan Code of Ethics, by letter or email, regarding any
Perilaku, dengan surat atau email, tentang tindakan corrupt action involving the Company by using the
korupsi yang melibatkan Perseroan dengan mechanism in the Whistleblower Policy.
mekanisme dalam Kebijakan Whistleblower.
Selama periode 2025, Perseroan tidak memiliki kasus The Company has no corruption cases involving
korupsi yang melibatkan karyawan maupun mitra kerja. employees or business partners during the 2025 period.
Page 121
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
119
01
02
03
04
05 Sustainability Governance
Tata Kelola Keberlanjutan
06
07
08
09
10
11
Page 122
PT Cikarang Listrindo Tbk
120 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Keandalan Operasi
dan Kontribusi
Strategisnya
Terhadap Industri
dan Perekonomian
Indonesia
Operational Reliability and Its Strategic
Contribution to the Industry and
Economy of Indonesia
Page 123
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
121
Page 124
PT Cikarang Listrindo Tbk
122 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
“
KEANDALAN OPERASI DAN KONTRIBUSI STRATEGISNYA
TERHADAP INDUSTRI DAN PEREKONOMIAN INDONESIA
Operational Reliability and Its Strategic Contribution to the Industry
and Economy of Indonesia
Keandalan operasi merupakan salah satu fondasi utama
keberlanjutan Cikarang Listrindo, yang terus diperkuat
melalui inovasi dan investasi strategis transisi energi.
Dengan menjaga stabilitas penyaluran listrik, Perseroan
turut mendukung pertumbuhan industri dan menciptakan
nilai ekonomi yang berkelanjutan bagi para pemangku
kepentingan.
Operational reliability is one of the cornerstone of Cikarang Listrindo’s
sustainability, that is continually strengthened through innovative and
strategic investments in the energy transition. By maintaining energy
supply stability, the Company supports the industrial growth and creates
sustainable economic value for its stakeholders.
Page 125
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
123
KEANDALAN OPERASI
01
Operational Reliability
02
Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor As a company operating in the electricity sector,
03
ketenagalistrikan, Cikarang Listrindo turut Cikarang Listrindo has contributed to driving
berkontribusi dalam menggerakkan pertumbuhan economic growth in Indonesia. The Company
04
ekonomi Indonesia. Pelanggan Perseroan yang has a diverse customer base, including industrial,
beragam, termasuk di dalamnya pelanggan industri, non-industrial, and institutional customers.
non-industri, dan institusional.
05
Perseroan melayani lebih dari 2.500 pelanggan The Company serves over 2,500 industrial customers,
industri, yang terdiri dari perusahaan multinasional consisting of multinational and domestic companies,
06 Operational Reliability
dan domestik, serta terdiversifikasi di berbagai and diversified in various industrial sectors, including
sektor industri termasuk otomotif, elektronik, plastik, automotive, electronic, plastic, data centers,
Keandalan Operasi dan Kontribusi Strategisnya terhadap Industri dan Perekonomian Indonesia
pusat data, dan lainnya, serta sekitar 400 pelanggan and others, as well as around 400 non-industrial
non-industri yang mencakup sektor komersial dan customers covering commercial and social sectors;
sosial; selain itu, Perseroan juga melayani pelanggan in addition, the Company also serves an institutional
institusional, yaitu PLN. Para pelanggan Perseroan customer, namely PLN. The Company’s customers
06
merupakan bagian dari penggerak ekonomi are part of the key drivers of Indonesia’s economy
Indonesia dan menaruh harapan besar terhadap and place high expectations on the availability of
and Its Strategic Contribution to the Industry and Economy of Indonesia
ketersediaan listrik dengan kualitas layanan yang electricity with reliable service quality. [EU6]
andal. [EU6]
Indonesia memiliki pasar industri tenaga listrik yang Indonesia has a regulated market for the power
diatur melalui Undang-Undang No. 30 tahun 2009, industry governed by Law No. 30 of 2009, allowing
yang memungkinkan hanya terdapat satu penyedia only one electricity provider within each regional
listrik di setiap batas regional yang ditentukan oleh boundary as determined by the regulator. The
regulator. Perseroan secara eksklusif memasok Company exclusively supplies power to 5 (five)
listrik ke 5 (lima) kawasan industri terkemuka di leading industrial estates in Bekasi Regency.
Kabupaten Bekasi.
Perseroan memiliki rencana jangka pendek dan The Company has short- and long-term plans
panjang untuk memastikan kapasitas produksi, to ensure well-prepared production capacity,
distribusi, dan pengelolaan permintaan yang distribution, and demand management. The
matang. Perseroan mengalokasikan kapasitas Company allocates planned capacity with the
terencana dengan rincian sebagai berikut: [EU6, EU10] following details: [EU6, EU10]
Realisasi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Sumber Energi Realization Projected Projected Projected
Energy Sources 2025 2025 2026 2030
MW % MW % MW % MW %
Gas alam
864,0 72,6% 864,0 72,3% 914,0 72,3% 914,0 69,0%
Natural gas
Batubara
210,0 17,7% 210,0 17,6% 210,0 16,6% 210,0 15,9%
Coal
07
Biomassa
70,0 5,9% 70,0 5,9% 70,0 5,5% 70,0 5,3%
Biomass
08
PLTS
45,7 3,8% 51,3 4,3% 70,0 5,5% 130,0 9,8%
Solar power
09
Total kapasitas
1.189,7 100,0% 1.195,3 100,0% 1.264,0 100,0% 1.324,0 100,0%
Total Capacity
Sejak tahun 2021, Perseroan telah melakukan Since 2021, the Company has installed a biomass
10
pemasangan sistem biomass handling untuk handling system to increase the co-firing PLTU
meningkatkan kapasitas co-firing PLTU hingga capacity to 28 MW, equivalent to 10% of the PLTU
11
28 MW, setara dengan 10% dari kapasitas PLTU, capacity, thereby reducing the coal consumption
sekaligus menurunkan kapasitas penggunaan by the same proportion. In line with the established
batubara dalam jumlah yang sama. Sejalan targets, in 2025 the Company achieved an
dengan target yang ditetapkan, pada tahun 2025 increase in PLTU co-firing capacity to 70 MW,
Perseroan telah mencapai peningkatan kapasitas equivalent to 25% of the PLTU capacity. [EU10]
co-firing PLTU hingga 70 MW, setara dengan 25% dari
kapasitas PLTU. [EU10]
Page 126
PT Cikarang Listrindo Tbk
124 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Sejak tahun 2018, Perseroan telah melakukan Since 2018, the Company has explored the
penjajakan pengembangan pembangkit listrik development of renewable energy power generation
energi terbarukan melalui pilot project PLTS through a 52.5 kWp Solar Power pilot project installed
berkapasitas 52,5 kWp yang dipasang di kantor at the Company’s operational office in Jababeka.
operasional Perseroan di Jababeka. Perseroan The Company has set a target to add 15 MWp of
menetapkan target penambahan kapasitas PLTS Solar Power capacity per year since 2024.
sebesar 15 MWp per tahun sejak tahun 2024.
Sejalan dengan target yang ditetapkan, pada tahun In line with its target, in 2025 the Company
2025 Perseroan telah merealisasikan peningkatan increased its Solar Power capacity to 45.7 MWp,
kapasitas PLTS hingga mencapai 45,7 MWp, while an additional 11.4 MWp is in the process
sementara tambahan 11,4 MWp sedang dalam of installation and contract completion, and is
proses instalasi dan penyelesaian kontrak, dan targeted for completion in the next period. [EU10]
ditargetkan selesai pada periode berikutnya. [EU10]
Perseroan menggunakan pendekatan Integrated The Company uses the Integrated Resource Planning
Resource Planning (IRP) untuk mengevaluasi (IRP) approach to evaluate electricity needs by
kebutuhan listrik dengan mempertimbangkan considering several key factors, including: [EU6]
beberapa faktor utama, diantaranya: [EU6]
• Analisis tren permintaan listrik untuk sektor • Analysis of electricity demand trends for the
industri, yang mencakup proyeksi kenaikan industrial sectors, including projections of
konsumsi listrik sesuai dengan pertumbuhan increased electricity consumption in line with
ekonomi Indonesia. Indonesia’s economic growth.
• Penerapan teknologi terbaru untuk meningkatkan • Implementation of the latest technologies to
efisiensi energi, misalnya teknologi gas engine improve energy efficiency, such as gas engine
atau pembangkit berbasis energi terbarukan, technology or renewable energy-based power
seperti PLTS. generation, including Solar Power.
• Analisis kerangka regulasi yang berlaku untuk • Analysis of the applicable regulatory framework to
memastikan bahwa kebijakan dan regulasi ensure that policies and regulations support the
mendukung pengembangan kapasitas listrik development of sustainable electricity capacity.
yang berkelanjutan.
• Dampak sosial terhadap masyarakat sekitar, • Social impact on surrounding communities,
dengan memperhatikan aspek kesejahteraan with attention to welfare aspects and delivering
dan memberikan manfaat positif melalui positive benefits through energy initiatives.
inisiatif energi.
• Risiko dan mitigasi pasokan energi • Risks and mitigation of primary energy supply,
primer, termasuk upaya untuk mengurangi including efforts to reduce reliance on conventional
ketergantungan pada sumber energi konvensional energy sources and address the limitations
dan mengatasi keterbatasan energi terbarukan of intermittent renewable energy sources.
yang bersifat intermiten.
• Dampak lingkungan, termasuk upaya • Environmental impact, including efforts to reduce
pengurangan emisi karbon dan konservasi carbon emissions and conserve biodiversity,
keanekaragaman hayati, yang menjadi which are integral parts of the Company’s strategy
bagian integral dari strategi Perseroan dalam for environmentally friendly operations.
menjalankan operasional yang ramah lingkungan.
Untuk menjaga keandalan pasokan listrik, Perseroan To maintain the reliability of electricity supply, the
menerapkan berbagai langkah strategis, termasuk Company implements various strategic measures,
praktik pemeliharaan jangka pendek dan panjang, including short- and long-term maintenance
pengelolaan beban puncak, serta investasi pada practices, peak load management, and investments
infrastruktur pembangkitan, transmisi, dan distribusi. in generation, transmission, and distribution
[EU6] infrastructure. [EU6]
Perseroan melaksanakan pemeliharaan terjadwal The Company conducts scheduled maintenance
yang dirancang berdasarkan rekomendasi dari designed based on supplier recommendations and
pemasok serta jam operasional mesin atau the operational hours of machines or equipment.
peralatan. Pemeliharaan ini dilakukan secara spesifik This maintenance is carried out specifically for each
untuk setiap jenis pembangkitan yang dioperasikan type of power generation operated by the Company
Page 127
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
125
oleh Perseroan sesuai dengan rekomendasi oleh in accordance with the recommendations from
01
Original Equipment Manufacturer (OEM) dan the Original Equipment Manufacturer (OEM) and
pemasok, sebagai berikut: [EU6] suppliers, as follows: [EU6]
02
• PLTGU Jababeka dan | and PLTG MM-2100
03
Jenis Pemeliharaan Lama Penghentian
Interval
Type of Maintenance Outage Period
04
Turbin Gas Inspeksi Pembakaran Kumulatif 12.000 jam operasi 7 hari | days
Gas Turbine Combustion Inspection (CI) Cumulative 12,000 hours of
05
operations
Inspeksi Jalur Gas Panas Kumulatif 24.000 jam operasi 14 hari | days
Hot Gas Path Inspection (HGPI) Cumulative 24,000 hours of
06 Operational Reliability
operations
Inspeksi Besar Kumulatif 48.000 jam operasi 5 minggu | weeks
Keandalan Operasi dan Kontribusi Strategisnya terhadap Industri dan Perekonomian Indonesia
Major Inspection (MI) Cumulative 48,000 hours of
operations
Boiler HRSG Inspeksi Boiler HRSG (bersamaan dengan Kumulatif 12.000 jam operasi 7 hari | days
HRSG Boiler setiap inspeksi turbin gas) Cumulative 12,000 hours of
HRSG Boiler Inspections (concurrent with operations
06
each gas turbine inspection)
Turbin Uap Inspeksi Keselamatan Tahunan 1 tahun | year 10 hari | days
and Its Strategic Contribution to the Industry and Economy of Indonesia
Steam Turbine Annual Safety Inspection
Inspeksi Besar Kumulatif 50.000 jam operasi 6 minggu | weeks
Major Inspection Cumulative 50,000 hours
of operations
• PLTU Co-firing Babelan
Jenis Pemeliharaan Lama Penghentian
Interval
Type of Maintenance Outage Period
Boiler dan Peralatan Inspeksi Mini Boiler dan Peralatan 1 tahun | year 7 hari | days
Pembantu Utama Pembantu Utama
Boiler and Main Mini Inspection Boiler and Main Auxiliaries
Auxiliaries
Inspeksi Tahunan Boiler dan Peralatan 1 tahun | year 21 hari | days
Pembantu Utama
Annual Inspection Boiler and Main
Auxiliaries
Turbin Uap Inspeksi Keselamatan Tahunan 1 tahun | year 7 hari | days
Steam Turbine (bersamaan dengan inspeksi
tahunan boiler)
Annual Safety Inspection (concurrent with
boiler annual inspection)
Inspeksi Besar (bersamaan dengan Kumulatif 50.000 jam operasi 6 minggu | weeks
inspeksi tahunan boiler) Cumulative 50,000 hours of
Major Inspection (concurrent with boiler operations
annual inspection)
07
Generator Inspeksi Keselamatan Tahunan 1 tahun | year 10 hari | days
(bersamaan dengan inspeksi tahunan
boiler)
Annual Safety Inspection (concurrent with
08
boiler annual inspection)
Inspeksi Besar (bersamaan dengan Kumulatif 60.000 jam operasi 21 hari | days
09
inspeksi tahunan boiler) Cumulative 60,000 hours
Major Inspection (concurrent with boiler of operations
annual inspection)
10
• PLTS | Solar Power
11
PLTS memerlukan perawatan minimal, yang Solar Power requires minimum maintenance,
mencakup pembersihan panel surya setidaknya of which includes solar panel cleaning at least
2 (dua) kali setahun. 2 (two) times a year.
Page 128
PT Cikarang Listrindo Tbk
126 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Perseroan memiliki Pengelolaan Beban Puncak untuk The Company implements Peak Load Management
menjaga tingkat keandalan pasokan listrik. Dalam to maintain the reliability of electricity supply. In its
penerapannya, reserve margin dijaga di atas tingkat implementation, the reserve margin is maintained
minimum yang secara umum digunakan dalam above the minimum level commonly used in power
praktik perencanaan sistem ketenagalistrikan di system planning practice in Indonesia, which
Indonesia, yaitu sekitar 35%1 dari beban puncak. Pada is approximately 35%1 of peak load. In 2025, the
tahun 2025, reserve margin Perseroan tercatat sebesar Company’s reserve margin was recorded at 50.7%,
50,7%, sehingga memberikan tambahan buffer untuk providing an additional buffer to maintain the
menjaga keandalan pasokan listrik. [GRI 3-3, EU6] reliability of electricity supply. [GRI 3-3, EU6]
Sejak mulai beroperasi, Perseroan telah secara Since its operation, the Company has gradually
bertahap berinvestasi dalam smart grid dengan invested in a smart grid by establishing essential
membangun sarana infrastruktur utama untuk infrastructure to distribute electricity to customers.
mendistribusikan listrik bagi pelanggan. Investasi These investments include enhancing operational
ini termasuk peningkatan kemampuan operasional capabilities in the electricity distribution process
dalam proses pendistribusian listrik untuk terus to continually improve network performance and
meningkatkan kinerja jaringan dan memungkinkan enable remote operations without the physical
pengoperasian jarak jauh tanpa kehadiran operator presence of the operators. Currently, to support
fisik. Saat ini, untuk menunjang kualitas pelayanan, service quality, the Company utilizes online
Perseroan menggunakan sarana komunikasi online communication facilities to convey operational
untuk menyampaikan informasi operasional kepada information to customers and implements remote
pelanggan dan menerapkan sistem pembacaan automatic meter reading systems, covering 100%
meteran otomatis jarak jauh, yang mencakup 100% of the electricity distribution to the customers.
dari distribusi listrik ke pelanggan. [SASB: IF-EU-420a.2] [SASB: IF-EU-420a.2][EU6]
[EU6]
Sebagai bagian dari investasi berkelanjutan smart As part of its sustainable smart grid investment,
grid, Perseroan membangun dan mengembangkan the Company develops and expands the 150 kV
jalur transmisi 150 kV serta kabel distribusi 20 kV transmission lines and 20 kV distribution cables
untuk memastikan keandalan dan efisiensi pasokan to ensure reliable and efficient power supply. The
listrik. Jalur transmisi 150 kV dibangun dalam bentuk 150 kV transmission lines are built using alternating
arus bolak-balik (AC) menggunakan sistem tiga current (AC) with a three-phase system, designed
fasa, dirancang untuk meminimalkan kehilangan to minimize power losses and maintain grid stability.
daya dan menjaga stabilitas kelistrikan. Sementara Meanwhile, the 20 kV distribution cable network
itu, jaringan kabel distribusi 20 kV dikonfigurasi is configured in a ring system for each feeder, to
dalam sistem cincin pada setiap feeder, yang akan effectively provide a backup supply that can be
secara efektif menyediakan pasokan cadangan switched quickly in the rare event of a feeder fault.
yang dapat dialihkan dengan cepat dalam kejadian [EU6]
langka terjadinya gangguan pada feeder. [EU6]
Sebagai bagian dari sistem ini, Perseroan As part of this system, the Company operates an
mengoperasikan pusat kontrol listrik berbasis advanced technology-based power control center
teknologi canggih untuk meningkatkan efisiensi to enhance network monitoring and management
pengawasan dan pengelolaan jaringan. Perseroan efficiency. The Company also regularly replaces
juga secara rutin melakukan penggantian kabel cables to ensure optimal network operations. [EU6].
untuk memastikan operasional jaringan yang
optimal. [EU6]
Perseroan secara berkelanjutan melakukan The Company continually conducts Research
kegiatan Penelitian dan Pengembangan (R&D) and Development (R&D) activities to ensure
untuk memastikan keandalan pasokan listrik, the reliability of electricity supply, operational
efisiensi operasional, dan inovasi keberlanjutan. efficiency, and sustainable innovation. Below are
Berikut adalah beberapa aktivitas R&D Perseroan some significant R&D activities carried out as part
yang dijalankan sebagai bagian dari strategi inovasi of its sustainability innovation strategy from 2019
keberlanjutan sejak tahun 2019 hingga 2025 terfokus to 2025, focusing on the following key categories:
pada beberapa kategori utama berikut: [EU8] [EU8]
1 International Energy Agency (IEA), 2022. “Enhancing Indonesia’s Power System: Pathways to meet the renewables targets in 2025 and beyond”, diakses
dari https://www.oecd.org/content/dam/oecd/en/publications/reports/2022/08/enhancing-indonesia-s-power-system_75045e3a/13a0321c-en.pdf
International Energy Agency (IEA), 2022. “Enhancing Indonesia’s Power System: Pathways to meet the renewables targets in 2025 and beyond”, accessed
from https://www.oecd.org/content/dam/oecd/en/publications/reports/2022/08/enhancing-indonesia-s-power-system_75045e3a/13a0321c-en.pdf
Page 129
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
127
Kolaborasi Status
01
Kategori R&D Aktivitas R&D Tahun R&D Eksternal Implementasi Capaian Utama
R&D Category R&D Activity R&D Year External Implementation Key Outcome
Collaboration Status
02
Efisiensi energi 1 Pemasangan sistem 2020 Original Terimplementasi Peningkatan
Advance Gas Path (AGP) Equipment & Operasional output: +4,1%
03
pada Turbin Gas GTG-9. Manufacturers Efisiensi heat
(OEMs) rate: +3,5%
04
Energy efficiency Installation of the Implemented & Output increase:
Advance Gas Path (AGP) Operational +4.1%
system on GTG-9 Gas Heat rate
Turbine.
05
efficiency: +3.5%
Teknologi energi 2 Peningkatan kapasitas 2021 Original Operasional Kapasitas
terbarukan co-firing biomassa Equipment & Terus co-firing: 70 MW
06 Operational Reliability
di PLTU Co-firing Manufacturers Ditingkatkan (25% of PLTU
Babelan, sebagai upaya (OEMs) Co-firing
pengurangan konsumsi Babelan)
Keandalan Operasi dan Kontribusi Strategisnya terhadap Industri dan Perekonomian Indonesia
batubara.
Renewable energy Increasing the capacity Operational & Co-firing
technologies of biomasa co-firing at Continuously capacity: 70 MW
PLTU Co-firing Babelan to Enhanced (25% of PLTU Co-
reduce coal usage. firing Babelan)
06
3 Instalasi uji coba PLTS 2018 Original Operasional Kapasitas PLTS
berkapasitas 52,5 kWp Equipment & Terus kumulatif: 45,7
and Its Strategic Contribution to the Industry and Economy of Indonesia
untuk mendukung adopsi Manufacturers Ditingkatkan MWp
energi surya. (OEMs)
Pilot installation of Solar Operational & Cumulative
Power with a capacity of Continuously Solar Power
52.5 kWp to support solar Enhanced capacity: 45.7
energy adoption. MWp
Teknologi Transmisi 4 Penerapan smart grid 2020 Mitra penyedia Operasional Pemantauan
dan Distribusi untuk optimalisasi software SCADA & Terus real-time
jaringan distribusi dan Ditingkatkan
pemantauan jarak jauh.
Transmission Implementation of SCADA software Operational & Real-time
and Distribution smart grid for optimizing provider Continuously monitoring
Technology distribution networks and Enhanced
remote monitoring.
Teknologi 5 Pengembangan teknologi 2024 Original Sedang Dalam -
pembangkitan gas engine untuk efisiensi Equipment Pembangunan
lanjutan pembangkitan. Manufacturers
(OEMs)
Advanced generation Development of gas Under
technologies engine technology for Construction
generation efficiency.
Infrastruktur 6 Pengembangan dan 2021 Mitra penyedia Operasional SPKL
Kendaraan Listrik pemasangan SPKL di platform & Terus operasional: 31
kawasan industri yang pengisian Ditingkatkan unit
Perseroan layani. kendaraan listrik
Electric Vehicle Development and Electric vehicle Operational & Operational
Infrastructure installation of EVCS in charging Continuously EVCS: 31 units
07
industrial areas served by platform Enhanced
the Company. provider
Pemanfaatan FABA 7 Pemanfaatan fly ash dan 2024 Pemanfaatan Terimplementasi FABA
08
secara internal dan bottom ash (FABA), yang eksternal oleh & Berkembang termanfaatkan
eksternal merupakan sisa hasil produsen semen secara internal
pembakaran, sebagai dan eksternal:
09
material timbunan dan 64.256,5 ton
alternatif bahan baku (2025)
pembuatan semen oleh
10
produsen semen.
Internal and external Utilization of fly ash and External Implemented & FABA utilized
FABA utilization bottom ash (FABA), utilization by Expanding internally and
11
which are combustion the cement externally:
by-products, as backfill manufacturers 64,256.5 tons
material and as an (2025)
alternative raw material
for cement production by
cement manufacturers.
Page 130
PT Cikarang Listrindo Tbk
128 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
PLTU Co-firing Babelan
Sebagai bagian dari persiapan jangka menengah As part of medium-term preparation toward the
menuju target kapasitas PLTS sebesar 130 MWp pada Solar Power target capacity of 130 MWp by 2030,
tahun 2030, serta dengan mempertimbangkan and considering both of the increasing scale
peningkatan skala kapasitas dan karakteristik of capacity and the intermittent nature of Solar
PLTS yang bersifat intermiten, Perseroan sedang Power, the Company is currently preparing various
dalam persiapan berbagai studi kelayakan untuk feasibility studies to optimize the performance
mengoptimalkan kinerja dan keandalan ekosistem and reliability of its electricity ecosystem, including
ketenagalistrikan Perseroan, termasuk Battery Energy the development of an integrated Battery Energy
Storage System (BESS) yang terintegrasi dengan PLTS, Storage System (BESS) with Solar Power to primarily
dengan fungsi utama untuk meningkatkan stabilitas enhance grid stability and renewable energy
jaringan dan penetrasi energi terbarukan. Selain itu, penetration. Additionally, BESS is expected to function
BESS juga diharapkan berfungsi sebagai buffer energi as an energy buffer by storing surplus electricity
dengan menyimpan surplus listrik dari PLTS pada siang from Solar Power during the day and delivering it
hari dan menyalurkannya pada malam hari atau saat at night or during peak demand, thereby helping
beban puncak, sehingga membantu mengurangi reduce dependency on fossil-based generation.
ketergantungan pada pembangkit berbasis fosil. BESS implementation will be carried out gradually in
Implementasi BESS akan dilakukan secara bertahap line with Solar Power capacity expansion to support
seiring dengan peningkatan kapasitas PLTS untuk the achievement of Net Zero 2060.
mendukung pencapaian Net Zero 2060.
Perseroan melaksanakan program Demand-Side The Company implements the Demand-Side
Management (DSM) sebagai bagian dari komitmen Management (DSM) program as part of its
mendukung efisiensi energi sekaligus berkontribusi commitment to supporting energy efficiency and
pada upaya mitigasi perubahan iklim. [EU7] contributing to climate change mitigation efforts. [EU7]
Perseroan secara konsisten melakukan edukasi The Company consistently educates all customers
kepada seluruh pelanggan untuk meningkatkan to raise awareness of the importance of energy
kesadaran akan pentingnya efisiensi energi. Edukasi efficiency. This education is conducted through
Page 131
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
129
ini dilakukan melalui berbagai media komunikasi yang various available communication channels, such
01
tersedia, seperti email dan kampanye digital, yang as email and digital campaigns, aimed at providing
bertujuan memberikan informasi tentang langkah- information on practical steps to manage energy
02
langkah praktis dalam mengelola konsumsi energi consumption more efficiently. [EU7][SASB: IF-EU-420a.3]
secara lebih efisien. [EU7][SASB: IF-EU-420a.3]
03
Selama lebih dari 30 tahun beroperasi, pertumbuhan Over 30 years of operation, the growth of customers’
daya tersambung listrik pelanggan terus meningkat, energized capacity has continued to increase,
04
mencapai rata-rata CAGR 10,6% per tahun, dengan reaching an average CAGR of 10.6% per year, with
total daya tersambung pelanggan industri pada akhir total industrial customers’ energized capacity by the
tahun 2025 mencapai 1.376 MVA, kembali menjadi end of 2025 reaching 1,376 MVA, again becoming the
05
daya tersambung tertinggi sejak mulai beroperasi. highest energized capacity since the commencement
of operations.
06 Operational Reliability
Perseroan berhasil mempertahankan tingkat susut The Company has succeeded in maintaining a low
energi dalam jaringan distribusi dan transmisi yang rate of network distribution and transmission line
Keandalan Operasi dan Kontribusi Strategisnya terhadap Industri dan Perekonomian Indonesia
rendah, yaitu di bawah 1,0% selama 5 (lima) tahun losses, which was below 1.0% over the last 5 (five) years.
terakhir. [EU12] [EU12]
Susut energi selama proses pengaliran listrik dari Energy losses during the transmission of electricity
06
pembangkit ke pelanggan dapat diakibatkan oleh from power plants to customers can be caused by 2
2 (dua) faktor. Pertama, susut teknis, yang terjadi (two) factors. First, technical losses, which occur due
akibat hambatan alami dalam jaringan listrik. Untuk to natural resistance within the electrical network.
and Its Strategic Contribution to the Industry and Economy of Indonesia
meningkatkan efisiensi dan keandalan distribusi To enhance efficiency and reliability in electricity
listrik, Perseroan telah merancang seluruh jaringan distribution, the Company has designed its entire
distribusi di bawah tanah. Kedua, susut non-teknis, distribution network underground. Second, non-
yang diakibatkan oleh pencatatan meteran yang technical losses, which result from inaccurate meter
tidak akurat atau masalah administratif lainnya. Untuk readings or other administrative issues. To minimize
meminimalkan hal ini, Perseroan telah menerapkan these losses, the Company has implemented
digitalisasi melalui aplikasi automatic meter reading digitalization through automatic meter reading and
dan customer relationship management. [EU12] customer relationship management applications. [EU12]
TINGKAT SUSUT ENERGI DALAM JARINGAN DISTRIBUSI DAN
TRANSMISI [EU12]
Network Distribution and Transmission Line Losses Rate
Tingkat Susut Energi (%)*
Jaringan Proses Energy Loss Rate (%)*
Network Process
2025 2024
Transmisi Dari pembangkit ke gardu induk
0,17% 0,19%
Transmission From power plants to substations
Distribusi Dari gardu induk ke pelanggan
0,46% 0,47%
Distribution From substations to customers
07
*) Tingkat susut energi (%) diperoleh dari total energi listrik yang hilang atau tidak mencapai pelanggan dibagi dengan total energi yang dikirimkan dari
pembangkit ke sistem transmisi atau distribusi dikali 100. [EU12]
08
Energy loss rate (%) is calculated as the total electricity lost or not delivered to the customers divided by the total electricity sent from the power plant
to the transmission or distribution system, multiplied by 100. [EU12]
09
Efisiensi tinggi pada jaringan transmisi dan distribusi High efficiency in the transmission and distribution
didukung oleh beberapa inisiatif strategis, antara network is supported by several strategic initiatives,
lain pemeliharaan berkala, penggunaan teknologi including routine maintenance, the use of real-time
10
monitoring jaringan real-time, penerapan smart network monitoring technology, the implementation of
metering, serta penertiban koneksi illegal yang smart metering, and the enforcement of actions against
11
dilakukan oleh Perseroan. [EU12] illegal connections undertaken by the Company. [EU12]
Pencapaian tingkat susut energi yang rendah ini The achievement of a low energy loss rate
mencerminkan keunggulan kompetitif Perseroan reflects the Company’s competitive advantage
dalam menjaga efisiensi operasional, sekaligus in maintaining operational efficiency while
menunjukkan ketahanan Perseroan di tengah demonstrating its resilience amid various
berbagai tantangan yang dihadapi selama challenges faced over recent periods.
beberapa periode terakhir.
Page 132
PT Cikarang Listrindo Tbk
130 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Keberhasilan tersebut menjadi pondasi penting This success serves as a critical foundation for the
bagi peningkatan kinerja ekonomi Perseroan, Company’s economic performance improvement,
yang didukung oleh kontribusi para pemangku supported by contributions from the stakeholders.
kepentingan. Sejalan dengan komitmennya untuk Aligned with its commitment to generating positive
menciptakan manfaat positif, Perseroan terus impacts, the Company continues to drive sustainable
mendorong pertumbuhan kinerja ekonomi yang economic growth while maintaining a focus on social
berkelanjutan dengan tetap memperhatikan aspek and environmental aspects.
sosial dan lingkungan.
KINERJA OPERASIONAL 2025
2025 Operational Performance
Pelanggan [SASB: IF-EU-000.A]
Kapasitas Terpasang Daya Customers
Pembangkit Listrik Tersambung
Power Plants’
Installed Capacity
Energized
Capacity
2.470 1
Pelanggan Industri Pelanggan Institusional
1.189,7 1.376
Industrial Customers Institutional Customer
PT Perusahaan Listrik
MW MVA
Negara (Persero)
Pasokan Listrik Pelanggan Institusional Pelanggan Industri dan
Terjual [SASB: IF-EU-000.B] - PT Perusahaan Listrik Non-Industri [SASB: IF-EU-000.B]
Electricity Supply Sold Negara (Persero) Industrial and Non-Industrial
Institutional Customer Customer
4.150 GWH 696 GWh 3.455 GWh
Energi Terbarukan yang Penjualan I-REC
Dihasilkan dari Biomassa yang berasal dari
dan PLTS Pembakaran Biomassa
Kapasitas Renewable Energy Generated Sales of I-REC sourced from
Co-firing PLTU from Biomass and Solar Power the Biomass Generation
Co-firing PLTU
Capacity
252 GWh 79.580 MWh
70 MW
Biomass
Page 133
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
131
DISTRIBUSI NILAI EKONOMI [GRI 201-1]
01
Economic Values Distribution
02
03
Melalui pertumbuhan kinerja ekonomi yang positif Through the positive and sustainable economic
dan berkelanjutan pada tahun 2025, Perseroan dapat performance in 2025, the Company can continually
terus memberikan kontribusi dan manfaat kepada contribute and provide benefits to all stakeholders.
04
seluruh pemangku kepentingan.
05
Beberapa pencapaian kinerja ekonomi berkelanjutan Some achievements of the Company’s sustainable
Perseroan sepanjang tahun 2025, antara lain yang economic performance throughout 2025, including
tidak terbatas pada: but not limited to:
06 Operational Reliability
• Meningkatkan kapasitas terpasang energi • Increasing the installed capacity of renewable
terbarukan dari co-firing PLTU dan PLTS masing- energy from co-firing PLTU and Solar Power to
Keandalan Operasi dan Kontribusi Strategisnya terhadap Industri dan Perekonomian Indonesia
masing menjadi 70 MW dan 45,7 MWp, dari 28 MW 70 MWp and 45.7 MWp, respectively, from 28 MW
dan 35,8 MWp pada tahun sebelumnya. and 35.8 MWp in the previous year.
• Meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan • Increasing the utilization of renewable energy from
atas bahan bakar biomassa dan PLTS sebesar biomass and Solar Power by 251,515 MWh, a 123.9%
06
251.515 MWh, meningkat 123,9% dari 112.335 MWh increase from 112,335 MWh in the previous year.
pada tahun sebelumnya.
and Its Strategic Contribution to the Industry and Economy of Indonesia
• Melanjutkan penjualan Sertifikat Energi Terbarukan • Continue selling International Renewable Energy
Internasional (I-REC) yang bersumber dari Certificates (I-REC) sourced from electricity
pembangkitan listrik yang berasal dari biomassa. generation derived from biomass. In 2025, total
Pada tahun 2025, total penjualan sertifikat energi sales of renewable energy certificates reached to
terbarukan mencapai 79.580 MWh. 79,580 MWh.
• Mencapai intensitas emisi sebesar 0,69 tCO2e/ • Achieving emission intensity of 0.69 tCO2e/MWh,
MWh atau menurun sebesar 3,0% dibandingkan or a decrease of 3.0% compared to emission
dengan intensitas emisi tahun 2019 (baseline) intensity in 2019 (baseline) of 0.71 tCO2e/MWh.
sebesar 0,71 tCO2e/MWh. Penjelasan lengkap A full explanation of these emission challenges
atas tantangan emisi ini dapat dilihat dalam is provided in the “Sustainability Policies and
Bab “Kebijakan dan Strategi Keberlanjutan” dan Strategies” and “Sustainable Environmental
“Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan”. Management” chapters.
• Mengoperasikan 31 Stasiun Pengisian Kendaraan • Operating 31 Electric Vehicle Charging Stations
Listrik (SPKL) di kawasan industri yang Perseroan (EVCS) in industrial areas served by the Company.
layani.
• Mencapai rekor daya tersambung tertinggi • Reaching the highest energized capacity record
sebesar 1.376 MVA sejak Perseroan beroperasi. of 1,376 MVA since the Company commenced
operations.
• Mempertahankan kinerja operasional yang andal • Maintaining a reliable operational performance
dengan mampu meraih faktor ketersediaan by achieving an availability factor of 96%.
sebesar 96%.
• Mempertahankan angka susut energi dalam • Maintaining the network distribution and
07
jaringan distribusi dan transmisi tetap stabil di transmission line losses remain stable below 1.0% in
bawah 1,0% selama 5 (lima) tahun terakhir. the last 5 (five) years.
08
• Menjaga tingkat perpindahan pelanggan industri • Maintaining the churn rate1 for the industrial
(churn rate)1 pada level 0,4%, tetap stabil di bawah customers at level of 0.4%, remaining stable below
09
level 1,0% selama 5 (lima) tahun terakhir. 1.0% for the past 5 (five) years.
10
11
1. Churn rate merupakan rasio perhitungan yang menggambarkan tingkat berhentinya pelanggan atas layanan Perseroan.
Churn rate is defined as a ratio calculation that describes the rate of termination of subscriptions for the Company’s services.
Page 134
PT Cikarang Listrindo Tbk
132 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
• Jumlah pelanggan industri dan pelanggan non- • Number of industrial and non-industrial customers
industri sebanyak 2.894 pelanggan, dimana 75% of 2,894 customers, of which 75% have become
diantaranya merupakan pelanggan selama lebih the Company’s customers for more than 10 (ten)
dari 10 (sepuluh) tahun. years.
• Pada akhir tahun 2025, Perseroan telah • By the end of 2025, the Company has utilized 15
menggunakan 15 sepeda motor listrik dan 36 mobil electric motorbikes and 36 electric cars as its
listrik sebagai kendaraan operasional Perseroan. operational vehicles.
Pada tahun 2025, Perseroan mencatat produksi neto In 2025, the Company recorded net production of
sebesar 4.175 GWh, sedikit meningkat dari 4.158 GWh 4,175 GWh, slightly higher from 4,158 GWh in 2024.
pada tahun 2024.
Sejalan dengan itu, penjualan neto dan laba In line with this, net sales and profit for the
tahun berjalan tahun 2025 masing-masing year in 2025 reached US$553.5 million and
mencapai AS$553,5 juta dan AS$72,1 juta. Sebagai US$72.1 million, respectively. In comparison, net sales
perbandingan, penjualan neto pada tahun 2024 in 2024 amounted to US$547.0 million, while profit
tercatat sebesar AS$547,0 juta, sementara laba for the year reached US$75.3 million. [OJK F.2]
tahun berjalan mencapai AS$75,3 juta. [OJK F.2]
Penjualan neto meningkat terutama ditopang The increase in net sales was mainly supported
oleh kenaikan penjualan kepada pelanggan by higher sales to industrial customers in line with
industri seiring meningkatnya konsumsi listrik dan increased electricity consumption and additional
penambahan daya tersambung dari industri pusat energized capacity from the data center industry.
data. Di sisi lain, penjualan kepada PLN menurun, On the other hand, sales to PLN declined, reflecting
yang dipengaruhi oleh penurunan tarif listrik kepada lower electricity tariffs charged to PLN following
PLN seiring turunnya harga gas bumi rata-rata the decrease in the average natural gas price for
untuk PLN dalam kerangka Harga Gas Bumi Tertentu PLN under the prevailing Specific Natural Gas Price
(HGBT) yang berlaku, serta penurunan volume listrik (HGBT) framework, as well as lower electricity volume
yang disalurkan akibat gangguan pasokan gas delivered due to natural gas supply disruptions. [OJK F.2]
bumi. [OJK F.2]
Sementara itu, laba tahun berjalan menurun Meanwhile, profit for the year decreased mainly due
terutama dipengaruhi oleh penurunan laba usaha to lower operating profit and lower interest income -
dan pendapatan bunga-neto, meskipun sebagian net, although this was partially offset by lower income
diimbangi oleh penurunan beban pajak penghasilan. tax expense. The Company continues to optimize its
Perseroan terus mengoptimalkan strategi operasional operational and financial strategies to ensure target
dan keuangan guna memastikan pencapaian target achievement and sustainable growth. [OJK F.2]
serta pertumbuhan yang berkelanjutan. [OJK F.2]
Untuk meningkatkan transparansi informasi To enhance the transparency of the Company’s
Perseroan terkait dengan tingkat keandalan information regarding the level of service reliability
layanan atau ketahanan jaringan sesuai dengan or grid resilience in accordance with SASB, the
SASB, berikut adalah penjelasan mengenai 3 (tiga) following is an explanation of the 3 (three) indices
indeks yang digunakan dibandingkan dengan used compared to the international reference IEEEd:
referensi internasional IEEEd: [EU28, EU29][SASB: IF-EU-550a.2] [EU28, EU29][SASB: IF-EU-550a.2]
Page 135
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
133
Referensi
01
Referensi CEER
Ketahanan Internasional
Satuan dan ECRBe
Jaringan 2025 2024 2023 IEEEd
units CEER and ECRBe
Grid Resilience IEEEd International
02
Reference
Reference
SAIDIa jam/pelanggan/tahun
0,0 0,1 0,1 2,3 1,5
03
hours/customer/year
SAIFIb kali/pelanggan/tahun
0,1 0,3 0,1 1,1 1,7
04
times/customer/year
CAIDIc jam/tahun
0,6 0,5 0,8 2,1 0,9
hours/year
05
Catatan | Notes :
a) Indeks lama gangguan (System Average Interruption Duration Index / SAIDI), merupakan indeks lama waktu pemadaman dalam satu tahun. SAIDI
06 Operational Reliability
dihitung dengan membandingkan lama gangguan pada konsumen dengan jumlah total konsumen yang dilayani.
The interruption duration index (System Average Interruption Duration Index / SAIDI) is a one-year interruption time per consumer index. SAIDI is
calculated by comparing the duration of disruption to the consumers with the total number of consumers served.
Keandalan Operasi dan Kontribusi Strategisnya terhadap Industri dan Perekonomian Indonesia
b) Indeks frekuensi gangguan (System Average Interruption Frequency Index / SAIFI) merupakan indeks jumlah pemadaman dalam satu tahun. SAIFI
dihitung dengan membandingkan jumlah total gangguan dengan jumlah total konsumen yang dilayani.
The interruption frequency index (System Average Interruption Frequency Index / SAIFI) is an index of the number of interruptions per consumer in one
year. SAIFI is calculated by comparing the total number of disturbances with the total number of consumers served.
c) Indeks durasi gangguan konsumen (Customer Average Interruption Duration Index / CAIDI) merupakan indeks rata-rata waktu yang diperlukan
06
untuk penormalan kembali gangguan. CAIDI dihitung dengan membandingkan SAIDI dan SAIFI.
The customer’s interruption duration index (Customer Average Interruption Duration Index / CAIDI) is an index of the average times it takes to restore
an interruption. CAIDI is calculated by comparing SAIDI and SAIFI.
and Its Strategic Contribution to the Industry and Economy of Indonesia
d) IEEE PES 2025 Distribution Reliability Working Group, Materi presentasi berjudul “IEEE Benchmark Year 2025 Results for 2024 Data”, 15 Agustus 2025.
IEEE PES 2025 Distribution Reliability Working Group, Presentation Material titled “IEEE Benchmark Year 2025 Results for 2024 Data”, August 15, 2025.
e) Dewan Regulator Energi Eropa (CEER) dan Dewan Regulasi Komunitas Energi (ECRB), referensi berdasarkan nilai median tahun 2018 yang disadur
dari 7th CEER-Benchmarking Report on the Quality of Electricity and Gas Supply 2022.
Council of European Energy Regulators (CEER) and Energy Community Regulatory Board (ECRB), reference based on the 2018 median value adapted
from 7th CEER-ECRB Benchmarking Report on the Quality of Electricity and Gas Supply 2022.
Uraian lebih rinci mengenai kinerja operasional More detailed discussion on the Company’s
dan keuangan Perseroan disajikan dalam Laporan operational and financial performance is presented
Tahunan 2025 pada bab “Analisis dan Pembahasan in the 2025 Annual Report under the “Management
Manajemen”. Discussion and Analysis” chapter.
Di samping menjaga kesinambungan pasokan In addition to maintaining the continuity of electricity
listrik, Perseroan juga berupaya memastikan bahwa supply, the Company also seeks to ensure that the
nilai ekonomi yang dihasilkan dari kegiatan usaha economic value generated from its business activities
dapat didistribusikan secara bertanggung jawab is distributed responsibly to various stakeholder
kepada berbagai kelompok pemangku kepentingan, groups, including suppliers, employees, shareholders
termasuk pemasok, karyawan, pemegang saham and bondholders, the government, and communities.
dan obligasi, pemerintah, serta masyarakat. Berikut The following is the direct economic value generated
adalah nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan and distributed on an accrual basis, based on the
didistribusikan dengan basis akrual, berdasarkan data in the Company’s audited financial statements
data dalam laporan keuangan Perseroan yang telah as of December 31, 2025: [GRI 201-1]
diaudit per 31 Desember 2025: [GRI 201-1]
07
08
09
10
11
Page 136
PT Cikarang Listrindo Tbk
134 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Tabel Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan Didistribusikan [GRI 201-1]
Table of Direct Economic Value Generated and Distributed
dalam AS$ ribu | in US$ thousand
Uraian
2025 2024 2023
Description
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan | Direct Economic Value Generated
Penjualan neto
553.496 547.020 546.079
Net sales
Pendapatan bunga
17.382 22.965 19.084
Interest income
Pendapatan lain-lain
967 724 2.320
Other income
Keuntungan (rugi) selisih kurs – neto1
(1.439) (2.001) 1.813
Gain (loss) on foreign exchange - net1
Jumlah Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan
570.406 568.708 569.296
Total Direct Economic Value Generated
Nilai Ekonomi yang Didistribusikan | Economic Value Distributed
Kepada pemasok2
333.214 311.541 301.134
To suppliers2
Kepada karyawan
49.487 56.619 57.394
To employees
Kepada pemegang saham dan obligasi:
To shareholders and bondholders:
Dividen (pemegang saham)
66.879 71.225 74.839
Dividends (shareholders)
Bunga (pemegang obligasi)
26.654 26.872 27.698
Interest (bondholders)
Jumlah kepada Pemegang Saham dan Obligasi
93.533 98.097 102.537
Total to Shareholders and Bondholders
Kepada pemerintah
22.913 25.641 48.747
To government
Kepada masyarakat
842 525 588
To communities
Jumlah Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
499.989 492.423 510.399
Total Economic Value Distributed
Nilai ekonomi yang ditahan sebelum dividen
137.296 147.510 133.735
Economic value retained excluding dividend paid
Jumlah Nilai Ekonomi yang Ditahan
70.417 76.285 58.897
Total Economic Value Retained
Catatan | Notes:
1. Rugi selisih kurs-neto terutama disebabkan oleh depresiasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS sebesar 3,8% dari Rp16.162/AS$1 per 31 Desember 2024
menjadi Rp16.782/AS$1 per 31 Desember 2025.
Loss on foreign exchange-net was mainly attributable to the Rupiah depreciation against the US Dollar by 3.8% from Rp Rp16,162/US$1 as of December
31, 2024 to Rp16,782/US$1 as of December 31, 2025.
2. Pembayaran kepada pemasok termasuk beban operasional dan beban lain-lain, namun tidak termasuk beban pegawai, TJSL, dan penyusutan.
Payment to suppliers includes operating expenses and other expenses, but excludes employee expenses, TJSL and depreciation.
Page 137
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
135
Pada tahun 2025, Perseroan telah mendistribusikan In 2025, the Company’s distributed economic value
01
perolehan nilai ekonomi untuk para pemangku to the stakeholders amounting to US$500,0 million,
kepentingan sebesar AS$500,0 juta, meningkat an increase of 1.5% compared to US$492.4 million
02
1,5% dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar in 2024. This increase was primarily driven by
AS$492,4 juta. Peningkatan ini terutama didorong higher distribution to suppliers, while distribution to
oleh kenaikan distribusi kepada pemasok, sementara employees, government, as well as shareholders
03
distribusi kepada karyawan, pemerintah, serta and bondholders was lower than in the previous
pemegang saham dan obligasi tercatat lebih rendah year. Changes in each component of distributed
04
dibandingkan tahun sebelumnya. Perubahan pada economic value are further explained below.
masing-masing komponen distribusi tersebut
05
dijelaskan lebih lanjut pada bagian berikut.
Pembayaran kepada pemasok pada tahun 2025 The payments to suppliers in 2025 were recorded
06 Operational Reliability
tercatat sebesar AS$333,2 juta, mengalami kenaikan at US$333.2 million, an increase of 7.0% compared
sebesar 7,0% dibandingkan tahun 2024 sebesar to US$311.5 million in 2024. This increase was
Keandalan Operasi dan Kontribusi Strategisnya terhadap Industri dan Perekonomian Indonesia
AS$311,5 juta. Kenaikan tersebut terutama dipengaruhi mainly attributable to higher fuel expenses
oleh meningkatnya beban bahan bakar akibat resulting from an unprecedented gas supply
gangguan pasokan gas yang belum pernah terjadi disruption, which led to higher diesel consumption
sebelumnya, yang menyebabkan kenaikan konsumsi to meet electricity generation needs.
06
solar untuk memenuhi kebutuhan pembangkitan listrik.
Pembayaran kepada karyawan pada tahun 2025 The payments to employees in 2025 were recorded
and Its Strategic Contribution to the Industry and Economy of Indonesia
tercatat sebesar AS$49,5 juta, menurun 12,6% at US$49.5 million, a decrease of 12.6% compared to
dibandingkan tahun 2024 sebesar AS$56,6 juta. Nilai ini US$56.6 million in 2024. This amount includes salaries
mencakup gaji dan imbalan kerja, biaya pengobatan, and employee benefits, medical expenses, and other
serta komponen lainnya. Penurunan tersebut components. The decrease was mainly due to lower
terutama disebabkan oleh turunnya beban gaji seiring salary expenses in line with the higher depreciation
depresiasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS yang of the Rupiah against the US Dollar, as well as lower
lebih tinggi, serta provisi imbalan kerja yang lebih employee benefit provisions compared to the
rendah dibandingkan tahun sebelumnya. previous year.
Pembayaran kepada pemegang saham dan obligasi The payments to shareholders and bondholders
pada tahun 2025 tercatat sebesar AS$93,5 juta, in 2025 amounted to US$93.5 million, a decrease
menurun 4,7% dibandingkan tahun 2024 sebesar of 4.7% compared to US$98.1 million in 2024.
AS$98,1 juta. Pembayaran kepada pemegang Payments to shareholders in the form of dividends
saham dalam bentuk dividen tercatat sebesar were recorded at US$66.9 million, down 6.1% from
AS$66,9 juta, menurun 6,1% dibandingkan tahun 2024 US$71.2 million in 2024. Meanwhile, payments
sebesar AS$71,2 juta. Sementara itu, pembayaran to bondholders in the form of interest expense
kepada pemegang obligasi dalam bentuk beban were recorded at US$26.7 million, relatively stable
bunga tercatat sebesar AS$26,7 juta, relatif stabil compared to US$26.9 million in 2024.
dibandingkan tahun 2024 sebesar AS$26,9 juta.
Pada tahun 2025, distribusi nilai ekonomi kepada In 2025, the distribution of economic value to
masyarakat dalam bentuk dana TJSL tercatat sebesar communities in the form of TJSL funds amounted
AS$0,8 juta, meningkat 60,4% dibandingkan tahun to US$0.8 million, an increase of 60.4% compared
2024 sebesar AS$0,5 juta. Peningkatan ini terutama to US$0.5 million in 2024. This increase was mainly
07
disebabkan oleh dukungan donasi kemanusiaan attributable to humanitarian donations for the
untuk bencana di Sumatera pada akhir tahun 2025. disaster in Sumatra at the end of 2025. As of 2025, the
Hingga tahun 2025, total penyaluran dana TJSL cumulative distribution of the Company’s TJSL funds
08
Perseroan sejak 2019 telah mencapai akumulasi since 2019 has reached US$7.1 million.
sebesar AS$7,1 juta.
09
Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak menerima Throughout 2025, the Company did not receive
bantuan finansial dari Pemerintah dalam bentuk financial assistance from the Government in the
10
pembebasan pajak dan kredit pajak, subsidi, hibah form of tax exemptions and tax credits, subsidies,
investasi, penghargaan, pembebasan royalti investment grants, awards, temporary royalty
11
sementara, bantuan finansial dari Badan Kredit Ekspor, exemptions, financial assistance from the Export
insentif finansial, dan tunjangan finansial lainnya dari Credit Agency, financial incentives, and other financial
Pemerintah. [GRI 201-4] benefits from the Government. [GRI 201-4]
Page 138
PT Cikarang Listrindo Tbk
136 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
KONTRIBUSI KEPADA NEGARA
Contribution to the State
Cikarang Listrindo memberikan manfaat ekonomi Cikarang Listrindo provides economic benefits to
bagi negara melalui pembayaran pajak. Sebagai the state through tax payments. As a taxpayer,
wajib pajak, Perseroan berkomitmen untuk mematuhi the Company is committed to complying with
seluruh peraturan perundangan yang berlaku. all applicable laws and regulations. This reflects
Hal ini merupakan salah satu kontribusi Perseroan one of the Company’s contribution to supporting
dalam mendukung program pembangunan yang sustainable development programs in Indonesia.
berkelanjutan di Indonesia. Informasi mengenai The information regarding governance, control,
tata kelola, pengendalian, dan manajemen risiko and tax risk management is further detailed in
pajak lebih lanjut diuraikan dalam Laporan Tahunan the 2025 Annual Report in the ”Good Corporate
2025 pada bab “Tata Kelola Perusahaan yang Governance” chapter and tax reporting within
Baik” dan pelaporan perpajakan yang terdapat the 2025 Financial Statements, managed by
dalam Laporan Keuangan 2025, yang dikelola oleh the Company’s Accounting and Tax Department.
Departemen Akuntansi dan Pajak Perseroan.
Selain itu, Perseroan juga memberikan berbagai jenis In addition, the Company also provides various
kontribusi lain kepada negara, dalam bentuk pajak types of contributions to the state, in the form of
penghasilan, bea masuk, dan pajak lainnya. Pada income taxes, import duties, and other taxes. In
tahun 2025, kontribusi Perseroan kepada negara 2025, the Company’s contribution to the state was
sebesar AS$22,9 juta, turun 10,6% dibandingkan US$22.9 million, decreased by 10.6% compared to
tahun 2024, yang mencapai AS$25,6 juta. Penurunan 2024, which reached US$25.6 million. The decrease
tersebut terutama disebabkan oleh menurunnya was mainly attributable to lower taxable income
penghasilan kena pajak pada tahun 2025 in 2025 compared to 2024, as well as lower final
dibandingkan tahun 2024, serta turunnya pajak tax on interest income in line with the reduced
Page 139
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
137
final atas pendapatan bunga seiring berkurangnya principal amount of time deposits following the
01
jumlah pokok deposito berjangka setelah Perseroan Company’s use of US$150 million of internal funds
menggunakan dana internal sebesar AS$150 juta to repay a portion of the 2026 Senior Notes.
02
untuk melunasi sebagian Senior Notes 2026.
Di pasar internasional, Perseroan sebagai On the international market, the Company as a
03
perusahaan yang sebagian besar dimiliki investor majority domestic-owned company is known as
dalam negeri ini dikenal sebagai perusahaan swasta the first private company in Indonesia since 2010
04
pertama di Indonesia sejak 2010 yang mampu to issue a non-bank and non-investment grade
menerbitkan Senior Notes non-bank dan non- Senior Notes, with the lowest coupon for a tenor
investment grade, dengan kupon terendah untuk of 10 (ten) years back in 2016. The Company is
05
tenor 10 (sepuluh) tahun pada tahun 2016. Perseroan also known as the first electricity company to be
juga dikenal sebagai perusahaan penyedia listrik listed on the Indonesia Stock Exchange in 2016,
06 Operational Reliability
swasta pertama yang tercatat di Bursa Efek which also contributed in encouraging foreign
Indonesia pada tahun 2016, yang juga menyumbang capital inflows to domestic financial markets. The
Keandalan Operasi dan Kontribusi Strategisnya terhadap Industri dan Perekonomian Indonesia
kontribusi tersendiri dalam mendorong masuknya information regarding the “Details of Composition
aliran modal asing ke pasar keuangan domestik. of Shareholders of the Company Based on Status
Informasi atas “Rincian Komposisi Pemegang Saham as of December 31, 2025” can be found in the 2025
Perseroan Berdasarkan Status per 31 Desember Annual Report in the “Company Profile” chapter.
06
2025” dapat dilihat dalam Laporan Tahunan 2025
pada bab “Profil Perusahaan”.
and Its Strategic Contribution to the Industry and Economy of Indonesia
Khususnya di pasar obligasi internasional, Perseroan Especially in the international bond market,
berhasil memberikan kontribusi aliran masuk the Company managed to contribute foreign
modal asing sebesar AS$300 juta, AS$500 juta, capital inflows of US$300 million, US$500 million,
AS$550 juta, dan AS$350 juta melalui penerbitan US$550 million, and US$350 million through
Senior Notes masing-masing pada Januari 2010, the issuance of Senior Notes in January 2010,
Februari 2012, September 2016, dan Maret 2025. February 2012, September 2016, and March 2025,
respectively.
Perseroan menerbitkan Senior Notes 2035 dengan The Company issued Senior Notes 2035 with
nilai pokok sebesar AS$350.000.000 dengan bunga a principal amount of US$350,000,000 with an
5,65% per tahun dan akan jatuh tempo pada tanggal interest rate of 5.65% per annum and will mature on
12 Maret 2035. Penerbitan mengalami kelebihan March 12, 2035. The issuance was oversubscribed
permintaan (oversubscription) sebesar 3,4x, yang by 3.4x, indicating strong investor demand.
mencerminkan tingginya minat investor.
Melalui penerbitan Senior Notes 2035 tersebut, Through the issuance of the Senior Notes due 2035,
Perseroan berhasil memperoleh peningkatan the Company successfully obtained a credit rating
peringkat kredit, dengan Moody’s menaikkan upgrade, with Moody’s upgrading its rating from
peringkat dari Ba1 dengan outlook positif menjadi Ba1 with a positive outlook to Baa3 with a stable
Baa3 dengan outlook stabil dan S&P dari BB+ dengan outlook and S&P upgrading its rating from BB+ with
outlook positif menjadi BBB- dengan outlook stabil. a positive outlook to BBB- with a stable outlook. This
Peningkatan peringkat ini menjadikan PT Cikarang rating upgrade marked PT Cikarang Listrindo Tbk’s
Listrindo Tbk meraih status investment grade untuk first achievement of investment grade status.
pertama kalinya.
07
Selain itu, Perseroan juga telah berkontribusi Apart from that, the Company has also contributed
memberikan aliran masuk modal asing dari hasil to the inflow of foreign capital from the results of IPO
08
kegiatan IPO yang dilakukan pada tahun 2016 activities carried out in 2016 through the Indonesia
melalui Bursa Efek Indonesia dengan nilai total Stock Exchange with a total value of US$272 million,
09
sebesar AS$272 juta, dimana lebih dari 50% dana IPO where more than 50% of the IPO funds came from
berasal dari modal asing. foreign capital.
10
Pencapaian ini memperkuat posisi Perseroan di This achievement strengthens the Company’s
pasar keuangan global dan membuka lebih banyak position in the global financial market and opens up
peluang untuk pertumbuhan dan pendanaan yang more opportunities for broader growth and funding.
11
lebih luas.
Page 140
PT Cikarang Listrindo Tbk
138 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
KOMITMEN DALAM PENGGUNAAN ENERGI BARU TERBARUKAN
[OJK F.7]
Commitment in the Use of Renewable Energy
Perubahan iklim dan efek gas rumah kaca menjadi Climate change and greenhouse gas effects
perhatian serius para pemangku kepentingan. attract the stakeholders’ attention. The Company
Perseroan memiliki pembangkit listrik dengan total has power plants with a total installed capacity of
kapasitas terpasang sebesar 1.189,7 MW, terdiri 1,189.7 MW, consisting of 755 MW from PLTGU, 109 MW
dari 755 MW dari PLTGU, 109 MW dari PLTG, 280 MW from PLTG, 280 MW from PLTU Co-firing Babelan
dari PLTU Co-firing Babelan (termasuk 70 MW dari (including 70 MW from Co-firing PLTU), and 45.7 MWp
Co-firing PLTU), dan 45,7 MWp dari PLTS. Persentase from Solar Power. The percentage of Renewable
kapasitas Energi Baru Terbarukan (EBT) dari co-firing Energy (EBT) capacity from co-firing PLTU and Solar
PLTU dan PLTS Perseroan pada tahun 2025 mencapai Power of the Company for year 2025 reached 9.7%
9,7% (2024: 5,4%). Porsi energi non-terbarukan dalam (2024: 5.4%). The non-renewable portion of the
bauran pembangkitan Perseroan masih menjadi Company’s generation mix remains the main source
sumber utama GRK Perseroan. [GRI 201-2] of the Company’s GHG emissions. [GRI 201-2]
Komitmen Perseroan terhadap penggunaan energi The Company’s commitment to the renewable
baru terbarukan dilakukan melalui transisi menuju energy is carried out through a transition
penggunaan energi ramah lingkungan, terutama towards environmentally friendly energy use,
pada transisi kapasitas PLTU Babelan menjadi particularly in the gradual transition of the PLTU
PLTU Co-firing Babelan secara bertahap. Kami Babelan capacity to PLTU Co-firing Babelan. We
melihat risiko ini sebagai peluang ke depan dan see these risks as upside opportunities rather
bukan risiko negatif, untuk memperluas bisnis kami than downside risks, to expand our business by
dengan menjawab tantangan dari para pemangku answering the challenges from the stakeholders
kepentingan dengan melakukan transformasi ke EBT. to perform transformation into EBT. [GRI 201-2]
[GRI 201-2]
Kerangka pengelolaan risiko iklim dan instrumen Indonesia’s climate risk management framework
pasar karbon di Indonesia terus berkembang. OJK and carbon market instruments continue to evolve.
telah mengatur perdagangan karbon melalui Bursa OJK has regulated carbon trading through the
Karbon, sementara implementasi instrumen pasar Carbon Exchange, while the broader implementation
karbon secara lebih luas masih berlangsung secara of carbon market instruments remains gradual. In
bertahap. Di sisi lain, panduan analisis skenario/stress addition, the available guidance on climate-related
testing risiko iklim yang tersedia saat ini terutama scenario analysis/stress testing is currently primarily
ditujukan bagi industri perbankan; sedangkan bagi intended for the banking sector; meanwhile, for non-
perusahaan non-lembaga jasa keuangan seperti financial entities such as the Company, there is no
Perseroan, belum terdapat kewajiban stress testing uniform mandatory requirement for climate stress
yang seragam. testing.
Dalam konteks perkembangan tersebut, hingga In this context, as of 31 December 2025 the
31 Desember 2025 Perseroan belum menerima Company has not received a determined/allotted
penetapan/alokasi kuota emisi (allowance) CO2 CO2 emissions allowance quota under the carbon
dalam kerangka perdagangan karbon yang trading framework relevant to the Company.
relevan bagi Perseroan, sehingga tidak terdapat Accordingly, there were no allowances allocated,
saldo allowance yang dialokasikan, digunakan, used, purchased, or sold during the reporting year. The
dibeli, maupun dijual pada tahun pelaporan. Company is focused on meeting its Measurement,
Perseroan memfokuskan pemenuhan kewajiban Reporting, and Verification (MRV) obligations,
Measurement, Reporting, dan Verification (MRV), including the preparation of independent verification
termasuk persiapan verifikasi independen emisi of fiscal year 2025 GHG emissions for PLTU Co-firing
GRK PLTU Co-firing Babelan untuk tahun buku 2025 Babelan to be conducted in 2026 in accordance
pada tahun 2026 sesuai ketentuan Fase 2 PTBAE- with the Phase 2 PTBAE-PU requirements, as well
PU, serta persiapan pemenuhan ketentuan fase as preparing to comply with subsequent phase
berikutnya untuk pembangkit gas sesuai jadwal requirements for gas-fired plants in line with the
implementasi regulator. [EU5] regulator’s implementation timeline. [EU5]
Namun, terlepas dari dinamika regulasi dan Nevertheless, regardless of these regulatory and
implementasi tersebut, Perseroan telah menyusun implementation dynamics, the Company has
dokumen Task Force on Climate-Related Financial prepared a Task Force on Climate-Related Financial
Disclosures (TCFD) sebagai bagian yang terintegrasi Disclosures (TCFD) document as an integrated part of
Page 141
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
139
dalam Laporan Keberlanjutan ini. Dokumen TCFD this Sustainability Report. The TCFD document outlines
01
menjelaskan tata kelola, strategi, manajemen risiko, the Company’s climate-related governance, strategy,
serta metrik dan target terkait perubahan iklim, risk management, and metrics and targets, including
02
termasuk potensi dampak finansial yang dapat potential financial impacts that may affect the
mempengaruhi kinerja dan posisi keuangan Perseroan. Company’s performance and financial position. The
Penyusunan TCFD ini juga mendukung kesiapan preparation of the TCFD also supports the Company’s
03
Perseroan menuju penerapan PSPK 1 dan PSPK 2 yang readiness for the adoption of PSPK 1 and PSPK 2, which
berlaku efektif mulai 1 Januari 2027. [GRI 201-2] will become effective from January 1, 2027. [GRI 201-2]
04
Sebagai bentuk komitmen Perseroan terkait As a form of the Company’s commitment to
perubahan iklim, kami menargetkan penurunan efek climate change, we are targeting a 21.4% reduction
05
emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 21,4% pada in Greenhouse Gas (GHG) emissions by 2030.
tahun 2030. Rincian strategi jangka pendek hingga Details of the short- to long-term strategies for
06 Operational Reliability
panjang atas penurunan GRK dapat ditemukan GHG reduction can be found in the “Sustainable
dalam bab “Pengelolaan Lingkungan yang Environmental Management” chapter of the
Keandalan Operasi dan Kontribusi Strategisnya terhadap Industri dan Perekonomian Indonesia
Berkelanjutan” pada Laporan Keberlanjutan 2025 2025 Sustainability Report, with the ultimate
dengan tujuan akhir mencapai net zero emission goal of achieving net zero emissions by 2060.
pada tahun 2060.
06
PEMASARAN PRODUK DAN LAYANAN [OJK F.17][EU24]
and Its Strategic Contribution to the Industry and Economy of Indonesia
Marketing Product and Services
Keberlanjutan bisnis Perseroan juga ditentukan The sustainability of the Company’s business will
dari kepuasan dan loyalitas dari pelanggan kami. also depend on the satisfaction and loyalty of
Salah satu usaha yang dilakukan untuk mencapai our customers. One of the efforts to achieve this
hal ini adalah memberikan layanan terbaik bagi is by giving the best service to the customers,
pelanggan, melalui peningkatan keandalan sistem through improving the reliability of the Company’s
ketenagalistrikan Perseroan dan juga layanan electrical system and also the customer services.
pelanggan. Perseroan selalu mengimplementasikan The Company always applies STAR corporate
nilai perusahaan STAR di setiap aspek operasional values in every operational aspect in order to
yang dijalankan, dalam rangka memberikan provide the best service for the customers. We
pelayanan terbaik bagi pelanggan. Kami prioritize excellent stakeholders relation and
mengedepankan pelayanan yang unggul dalam provide solutions to meet the customer needs in
hubungan dengan pemangku kepentingan dan providing the best electricity services. [GRI 3-3]
memberikan solusi dalam memenuhi kebutuhan
pelanggan dalam pelayanan listrik terbaik. [GRI 3-3]
Kami juga telah membuat inisiatif dan program We have also created initiatives and programs in
untuk menjaga loyalitas pelanggan melalui order to maintain customer loyalty through the
pendekatan customer relation management. customer relation management approach. This
Program ini merupakan layanan berbasis interaksi program is a service based on direct interaction
langsung dengan pelanggan yang dilaksanakan with customers, conducted actively and regularly
secara aktif dan rutin sepanjang tahun. Bentuk throughout the year. The interaction activities include
07
kegiatan interaksi mencakup kunjungan rutin, tindak routine visits, follow-up on customers’ complaints,
lanjut atas keluhan pelanggan, customer call, serta customer calls, and the implementation of certain
pelaksanaan acara-acara tertentu seperti customer events such as customer gatherings, technical
08
gathering, seminar teknik, dan kegiatan olahraga seminars, and joint sports activities. [OJK F.26]
bersama. [OJK F.26]
09
Untuk meningkatkan aksesibilitas dan responsivitas To enhance accessibility and responsiveness, the
layanan, Perseroan menyediakan layanan Company provides a 24-hour customer service
10
pelanggan 24 jam yang dapat dihubungi melalui that can be reached at +62811-5790-790, ensuring
+62811-5790-790, memastikan setiap kebutuhan dan that every customer’s needs and complaints are
11
keluhan pelanggan dapat ditangani secara cepat addressed promptly and efficiently. Additionally,
dan efisien. Selain itu, sistem komunikasi berbasis a digital-based communication system has also
digital juga telah dikembangkan melalui situs web been developed by the Company through customer
customer, platform perpesanan resmi, dan notifikasi website, official messaging platform, and digital
secara digital, guna mendukung hadirnya layanan notifications, supporting a more integrated and
pelanggan yang terintegrasi dan berkualitas. [OJK F.26] qualified customer service. [OJK F.26]
Page 142
PT Cikarang Listrindo Tbk
140 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Dengan adanya pendekatan customer relation Through this customer relation approach, customers
tersebut, pelanggan mudah mendapatkan find it easy to obtain information about products
informasi mengenai produk serta aspek lainnya, and other aspects, including the safety aspect in the
termasuk aspek keselamatan atas penggunaan electricity usage. Product safety guarantees are also
listrik. Jaminan keamanan produk juga dilakukan carried out through a series of Standard Operating
melalui serangkaian Prosedur Operasi Standar Procedures (SOPs), including periodic checking to
(SOP), antara lain dengan melakukan pemeriksaan ensure the quality of the electricity supplied, the
secara berkala untuk memastikan kualitas listrik safety and security of power users, and the general
yang dialirkan, keselamatan dan keamanan para public around the operating area. [OJK F.27, F.28]
pengguna tenaga listrik, serta masyarakat umum di
sekitar kawasan operasional. [OJK F.27, F.28]
Sejak tahun 2023, Perseroan menyediakan Since 2023, the Company has provided International
Sertifikat Energi Terbarukan Internasional (I-REC) Renewable Energy Certificate (I-REC) sourced
yang bersumber dari pembangkitan listrik yang from electricity generation using biomass. These
berasal dari biomassa, yang dijual kepada certificates are sold to customers, delivering
pelanggan dengan dampak terhadap lingkungan positive environmental and social impacts, while
dan masyarakat yang positif, serta membantu supporting our customers in planning their carbon
pelanggan kami dalam merencanakan peta jalan neutral roadmap in their operations. [OJK F.26, F.28]
menuju netralitas karbon untuk operasi mereka.
[OJK F.26, F.28]
Cikarang Listrindo berkomitmen untuk bersaing Cikarang Listrindo is committed to fair competition
secara sehat dan tidak melakukan praktik usaha and does not engage in unhealthy business
yang tidak adil (anti-competitive dan anti-trust practices (such as anti-competitive and anti-trust
behaviors). Bagi Perseroan, praktik usaha yang sehat behaviors). For the Company, economic efficiency
menciptakan efisiensi ekonomi dan pertumbuhan and sustainable growth created through the
yang berkelanjutan. Kami selalu mematuhi regulasi implementation of sound business practices. We
terkait perilaku anti-competitive dan anti-trust, yang always comply with regulations related to the anti-
terus dipantau secara berkala. [GRI 3-3, 206-1] competitive and anti-trust behaviors, which we
monitor regularly. [GRI 3-3, 206-1]
Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak terlibat Throughout 2025, the Company was not involved in
dalam tindakan hukum yang sedang berlangsung any ongoing or completed legal actions related to
maupun yang telah selesai terkait dengan perilaku anti-competitive behavior, violations of anti-trust
anti-persaingan, pelanggaran undang-undang laws, or monopoly practices. Accordingly, there are
anti-trust, atau praktik monopoli. Dengan demikian, no relevant decisions or legal judgments to report on
tidak terdapat keputusan atau putusan hukum yang this matter. [GRI 3-3, 206-1]
relevan untuk dilaporkan terkait isi tersebut. [GRI 3-3, 206-1]
Produk dan layanan yang diberikan oleh Perseroan The products and services provided by the
telah memenuhi prosedur pelabelan dan Company comply with relevant labeling and
keterbukaan informasi yang relevan. Berikut adalah information disclosure procedures. The following
implementasi pengungkapan informasi yang telah is the implementation of information disclosure
dilakukan oleh Perseroan kepada pelanggan: carried out by the Company for customers: [OJK F.27]
[OJK F.27]
Jenis Informasi Deskripsi Implementasi dalam Produk/Layanan
Type of Information Description Implementation in Products/Services
Sumber Komponen – Bahan Bakar Perseroan menyampaikan informasi • Kapasitas PLTGU Jababeka: 755 MW.
Fosil tentang sumber bahan bakar fosil seperti • Kapasitas PLTG MM-2100: 109 MW.
gas alam dan batubara yang digunakan di • Kapasitas PLTU Co-firing Babelan: 280 MW
PLTGU Jababeka, PLTG MM-2100, dan PLTU termasuk 70 MW kapasitas co-firing.
Co-firing Babelan.
Component Source – Fossil Fuel The Company provides information on the • PLTGU Jababeka capacity: 755 MW.
sources of fossil fuel such as natural gas and • PLTG MM-2100 capacity: 109 MW.
coal used at PLTGU Jababeka, PLTG MM-2100, • PLTU Co-firing Babelan capacity: 280 MW
and PLTU Co-firing Babelan. include 70 MW co-firing capacity.
Page 143
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
141
Jenis Informasi Deskripsi Implementasi dalam Produk/Layanan
01
Type of Information Description Implementation in Products/Services
Sumber Komponen – Bahan Bakar Perseroan menyampaikan informasi • Kapasitas co-firing: 70 MW (25% kapasitas
02
Terbarukan Biomassa mengenai sumber biomassa yang PLTU).
digunakan untuk co-firing di PLTU • Volume biomassa 2025: 162 kton (setara
Co-firing Babelan sebagai substitusi 205 GWh energi listrik).
03
sebagian batubara, guna mendukung • Jenis biomassa: Cangkang sawit dan
penyediaan opsi energi listrik yang Serpihan kayu.
ramah lingkungan dan rendah karbon
04
bagi pelanggan.
Component Source – Biomass The Company provides information on • Co-firing capacity: 70 MW (25% of PLTU
Renewable Fuel the biomass sources used for co-firing capacity).
05
at PLTU Co-firing Babelan as a partial • 2025 biomass volume: 162 kton (equivalent
substitute for coal, to support the provision to 205 GWh of electricity).
of environmentally friendly and low-carbon • Biomass types: Palm kernel shells and
06 Operational Reliability
electricity options for customers. Wood chips.
Sumber Komponen – Energi Perseroan menyampaikan informasi tentang • Kapasitas PLTS: 45,7 MWp (2025).
Keandalan Operasi dan Kontribusi Strategisnya terhadap Industri dan Perekonomian Indonesia
Terbarukan PLTS sumber komponen PLTS yang digunakan • Panel surya: Tier-1 manufacturers dengan
untuk menghasilkan energi listrik terbarukan, efisiensi >20%.
sebagai bagian dari komitmen terhadap • Inverter: Merek terkemuka dengan
transparansi rantai pasok dan keandalan efisiensi >98,7%.
pembangkitan energi terbarukan.
06
Component Source – Solar Power The Company provides information on • Solar Power capacity: 45.7 MWp (2025).
Renewable Energy sources of Solar Power component used • Solar panels: Tier-1 manufacturers with
to generate electricity, as part of the efficiency >20%.
and Its Strategic Contribution to the Industry and Economy of Indonesia
commitment to supply chain transparency • Inverters: Leading brands with efficiency
and the reliability of renewable energy >98.7%.
generation.
Dampak Produk terhadap Perseroan memberikan informasi terkait Laporan emisi GRK disediakan secara rinci
Lingkungan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dan dampak dalam Laporan Keberlanjutan ini, termasuk
lingkungan dari pembangkitan listrik. langkah mitigasi untuk mengurangi
dampak lingkungan.
Environmental Impact of The Company provides details on GHG emissions reports are comprehensively
the Product greenhouse gas (GHG) emissions and provided in this Sustainability Report,
the environmental impact of electricity including mitigation measures to reduce
generation. environmental impact.
Penggunaan Aman Perseroan memastikan tersedianya Panduan keselamatan kelistrikan diberikan
informasi mengenai panduan untuk melalui berbagai media komunikasi
penggunaan listrik secara aman yang tersedia antara Perseroan dan para
oleh pelanggan, termasuk informasi pelanggan, diantaranya melalui email.
perlindungan kelistrikan.
Safe Usage The Company ensures the availability Electrical safety guidelines are
of information regarding guidance for communicated through various media
customers on the safe use of electricity, channels available between the Company
including electrical protection information. and its customers, including email.
Pengelolaan Limbah Tersedianya informasi terkait pengelolaan Limbah dari pembangkit listrik dikelola sesuai
limbah dari fasilitas pembangkit, seperti dengan peraturan yang berlaku, termasuk
limbah B3 dan non-B3. penerapan 3R (reduce, reuse, recycle) dan
pelaporan rutin kepada regulator.
Waste Management The availability of information related to Waste from power plants is managed in
waste management from power generation compliance with applicable regulations,
facilities, such as hazardous and non- including implementing 3R (reduce, reuse,
07
hazardous waste. recycle) and routine reporting to regulators.
Lainnya Perseroan menyampaikan tersedianya SPKL didirikan untuk mendukung transisi
informasi layanan tambahan yang energi berkelanjutan, sementara I-REC
08
disediakan oleh Perseroan seperti memberikan pilihan kepada pelanggan
penyediaan SPKL untuk mendukung untuk mendukung pengembangan energi
kendaraan listrik serta penjualan Sertifikat terbarukan.
09
Energi Terbarukan Internasional (I-REC).
Others The Company provides information on EVCS have been established to support
10
additional services such as providing EVCS the energy transition, while I-REC offers
and selling International Renewable Energy customers the option to support renewable
Certificates (I-REC). energy development.
11
Page 144
PT Cikarang Listrindo Tbk
142 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Selama tahun 2025, PT Cikarang Listrindo Tbk tidak In 2025, PT Cikarang Listrindo Tbk reported no
mengalami insiden ketidakpatuhan terhadap incidents of non-compliance with regulations
regulasi maupun peraturan sukarela terkait or voluntary standards related to product and
pelabelan, informasi produk dan jasa, serta service labeling, information, as well as marketing
komunikasi pemasaran. Hal ini mencakup: communications. This includes:
• Informasi dan Pelabelan Produk dan Jasa: Tidak • Product and Service Information and Labeling: There
terdapat denda, hukuman, peringatan, atau were no fines, penalties, warnings, or violations
pelanggaran peraturan sukarela dalam pelabelan of voluntary standards were recorded regarding
dan informasi produk, termasuk layanan Stasiun product labeling and information, including services
Pengisian Kendaraan Listrik (SPKL) dan Sertifikat such as Electric Vehicle Charging Stations (EVCS)
Energi Terbarukan Internasional (I-REC). and International Renewable Energy Certificates
(I-REC).
• Komunikasi Pemasaran: Tidak terdapat insiden • Marketing Communications: There were no
pelanggaran regulasi maupun peraturan sukarela incidents of regulatory or voluntary standard
dalam periklanan, promosi, atau pensponsoran violations were recorded in advertising,
yang menghasilkan sanksi, peringatan, atau promotions, or sponsorships that resulted in
klaim pelanggaran lainnya. sanctions, warnings, or other claims of misconduct.
Pencapaian ini mencerminkan komitmen Perseroan This achievement reflects the Company’s
dalam menerapkan sistem manajemen yang efektif commitment to implementing effective management
untuk memastikan kepatuhan terhadap standar systems that ensure compliance with national and
nasional dan internasional, transparansi komunikasi international standards, transparency in marketing
pemasaran, serta praktik bisnis yang adil dan communications, and fair and responsible business
bertanggung jawab. Perseroan terus menjaga practices. The Company remains dedicated to
standar tinggi ini sebagai bagian dari upaya maintaining these high standards as part of its
membangun kepercayaan dan hubungan yang efforts to build trust and strong relationships with
kuat dengan para pemangku kepentingan. stakeholders.
KEPUASAN PELANGGAN [OJK F.30][GRI 3-3]
Customer Satisfaction
Cikarang Listrindo meyakini bahwa keberlanjutan Cikarang Listrindo believes that the sustainability of the
bisnis Perseroan saat ini dipengaruhi oleh tingkat Company’s business is influenced by the high level of
kepercayaan dan kepuasan yang tinggi pelanggan trust and satisfaction of its customers. The Company
kepada Perseroan. Perseroan senantiasa menjaga always maintains a high level of customer satisfaction
tingkat kepuasan pelanggan dengan melakukan by conducting regular customer satisfaction
survei kepuasan pelanggan secara berkala. Hal ini juga surveys. This is also aimed at obtaining feedback
bertujuan untuk mendapatkan umpan balik sebagai as an effort to improve the quality of service.
upaya Perseroan meningkatkan kualitas pelayanan.
Survei dilakukan dengan menggunakan metode The survey is conducted using sampling methods to
sampling guna mengukur kinerja layanan unit-unit measure the performance of the Company’s work
kerja Perseroan, sekaligus mengukur Indeks Kepuasan units, as well as to measure the Customer Satisfaction
Pelanggan. Aspek yang menjadi dasar pengukuran Index. The aspects that are the basis for measurement
di antaranya aspek kepuasan pelanggan terhadap include customer satisfaction with services, reliability
pelayanan, keandalan suplai listrik, dan daya tanggap of electricity supply, and responsiveness to customer
terhadap keluhan pelanggan. complaints.
Hasil survei dan temuan permasalahan akan The survey results and problem findings will be
ditindaklanjuti oleh Departemen Pemasaran melalui followed-up by the Marketing Department through
penyusunan action plan dan program improvement action plans arrangement and improvement
untuk mengatasi masalah tersebut. Selain survei programs to resolve the problems. In addition
secara berkala, Perseroan juga mengirimkan to regular surveys, the Company also delivers a
kuesioner kepada setiap pelanggan yang questionnaire to each customer who submits an
mengajukan aplikasi, seperti kepada pelanggan application, either new customers or those applying
baru ataupun pelanggan tambah daya. Dengan for additional energized capacity. Thus, this feedback
demikian, diperoleh feedback dan evaluasi dari and evaluation is obtained from customers regarding
pelanggan terkait dengan layanan dan prosedur di the services and procedures at the Company.
Perseroan.
Page 145
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
143
Survei kepuasan pelanggan dilakukan setiap tahun The customer satisfaction survey is conducted
01
untuk memantau tingkat kepuasan pelanggan, yang annually to monitor customer satisfaction levels,
diukur melalui Customer Satisfaction Index (CSI). Pada measured through the Customer Satisfaction Index
02
tahun 2025 survei ini menghasilkan skor 86,0 dari 100, (CSI). In 2025, the survey recorded a score of 86.0
berdasarkan sampel yang diambil. Hasil tersebut out of 100, based on the sampled respondents. This
menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap result indicates a high level of satisfaction with the
03
produk dan layanan Perseroan secara keseluruhan, Company’s products and services overall, and are
serta didukung oleh Net Promoter Score (NPS) sebesar supported by a Net Promoter Score (NPS) of 85.95,
04
85,95 yang mencerminkan kecenderungan pelanggan reflecting customers’ willingness to recommend the
untuk merekomendasikan layanan Perseroan. [OJK F.30] Company’s services. [OJK F.30]
05
Kepuasan ini tercermin dari sebanyak 74,6% para This satisfaction is reflected in the fact that 74.6% of
pelanggan Perseroan telah menjadi pelanggan the Company’s customers have been customers
06 Operational Reliability
selama lebih dari 10 (sepuluh) tahun dan 10,0% telah for more than 10 (ten) years and 10.0% have been
menjadi pelanggan selama lebih dari 5 (lima) tahun. customers for more than 5 (five) years.
Keandalan Operasi dan Kontribusi Strategisnya terhadap Industri dan Perekonomian Indonesia
Lama Hubungan dengan Pelanggan Industri dan Non-Industri
06
Length of Industrial and Non-Industrial Customer Relationship
and Its Strategic Contribution to the Industry and Economy of Indonesia
2.894 Pelanggan
Customers
2025 74,6% 10,0% 15,4%
>10 5-10 <5
Tahun | Years Tahun | Years Tahun | Years
2.738 Pelanggan
Customers
2024 73,4% 11,7% 14,9%
>10 5-10 <5
Tahun | years Tahun | years Tahun | years
07
08
09
10
11
Page 146
PT Cikarang Listrindo Tbk
144 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Menjalankan
Praktik
Ketenagakerjaan
Terbaik
Implementing Best
Practices in Employment
Page 147
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
145
Page 148
PT Cikarang Listrindo Tbk
146
“
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
MENJALANKAN PRAKTIK KETENAGAKERJAAN TERBAIK
Implementing Best Practices in Employment
Cikarang Listrindo menerapkan praktik ketenagakerjaan
terbaik dengan menempatkan Keselamatan dan Kesehatan
Kerja (K3), kesejahteraan, serta pengembangan kompetensi
dan kesempatan yang setara sebagai prioritas utama dalam
pengelolaan sumber daya manusia. Komitmen ini diwujudkan
melalui penerapan standar K3 yang ketat, kesempatan yang
setara tanpa diskriminasi, serta sistem pengembangan berbasis
kompetensi guna mendukung budaya kerja yang aman,
produktif, dan berkelanjutan.
Cikarang Listrindo implements best employment practices by prioritizing
Occupational Health and Safety (OHS), employee well-being, and competency
development as well as equal opportunity in its human capital management.
This commitment is reflected in the implementation of stringent OHS standards,
equal opportunities without discrimination, and competency-based development
systems to foster a safe, productive, and sustainable work culture.
Page 149
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
147
01
02
03
Cikarang Listrindo mengelola ketenagakerjaan Cikarang Listrindo manages employment as a
sebagai aspek material yang mendukung keandalan material aspect that supports operational reliability
operasional dan keberlanjutan usaha melalui and long-term business sustainability through a
04
kerangka kebijakan yang selaras dengan peraturan policy framework that is aligned with applicable
ketenagakerjaan dan prinsip hak asasi manusia, labor regulations and human rights principles, and
05
dan berlaku bagi seluruh karyawan di seluruh lokasi applies to all employees across the Company’s
operasional Perseroan dan anak perusahaan, serta operational locations and subsidiaries, as well as to
06
diperluas kepada tenaga kerja non-karyawan non-employee workers (contractors and outsourced
(kontraktor dan outsourcing) yang bekerja dengan personnel) working with the Company. [GRI 3-3]
Perseroan. [GRI 3-3][GRI 2-7, 2-8] [GRI 2-7, -8]
07 Implementing Best Practices in Employment
Kerangka pengelolaan Sumber Daya Manusia The Company’s Human Resources (HR) management
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
(SDM) Perseroan mengacu prinsip non-diskriminasi, framework incorporates principles of non-
pencegahan pelecehan, larangan pekerja anak dan discrimination, prevention of harassment, prohibition
kerja paksa, pengaturan jam kerja yang layak, serta of child labor and forced labor, reasonable working
mekanisme keluhan yang dapat diakses. Kebijakan hours, and accessible grievance mechanisms. Key
dan ketentuan kerja utama ditetapkan dalam employment policies and provisions are stipulated
Peraturan Perusahaan dan kebijakan internal terkait, in the Company Regulation and related internal
disetujui pada tingkat Direksi, serta disosialisasikan policies, approved at the Board of Directors level,
melalui komunikasi internal dan pelatihan berkala and disseminated through internal communications
untuk memastikan implementasi yang konsisten dan and periodic training to ensure a consistent
perbaikan berkelanjutan. [OJK F.18][GRI 3-3][GRI 2-23] implementation and continual improvement. [OJK F.18]
[GRI 3-3][GRI 2-23]
Dalam rekrutmen dan pengembangan karir, In recruitment and career development, the
Perseroan menerapkan prinsip berbasis kompetensi Company applies a competency-based approach
dan memberikan kesempatan yang setara tanpa and provides equal opportunity regardless of
mempertimbangkan suku, agama, dan ras (SARA). ethnicity, religion, or race (SARA).
08
Efektivitas kebijakan SDM dipantau melalui sistem The effectiveness of the Company’s human capital
informasi SDM berbasis digital yang terintegrasi policies is monitored through a digital-based HR
09
dalam platform Enterprise Resource Planning information system that is integrated with the
(ERP) Perseroan, survei keterikatan karyawan yang Company’s Enterprise Resource Planning (ERP)
10
dilakukan secara berkala menggunakan platform platform, periodic employee engagement surveys
digital, serta mekanisme pengaduan yang telah conducted through a digital platform, and a
dijelaskan dan dapat dilihat pada Bab “Tata Kelola grievance mechanism as described and available
Keberlanjutan” dalam Laporan Keberlanjutan ini. in the “Sustainability Governance“ chapter of this
11
Penggunaan sistem informasi SDM yang terintegrasi Sustainability Report. The use of the integrated
mendukung pengelolaan data kepegawaian HR information system supports the structured
secara terstruktur, termasuk administrasi SDM personnel data management, including HR
dan pemantauan Corporate Values Index (CVI), administration and monitoring of the Corporate
sebagai bagian dari penguatan tata kelola sumber Values Index (CVI), as part of strengthening human
daya manusia. capital governance.
Ringkasan kinerja utama, termasuk komposisi tenaga Key performance highlights, such as workforce
kerja, rekrutmen, turnover, pelatihan, penilaian composition, recruitment, turnover, training,
kinerja, parental leave, serta isu hubungan industrial, performance appraisal, parental leave, and
diungkapkan pada bagian indikator terkait. industrial relations issues, are disclosed in the
relevant indicator sections.
Page 150
PT Cikarang Listrindo Tbk
148 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
MENINGKATKAN POTENSI KARYAWAN:
STRATEGI PENGELOLAAN SDM YANG UNGGUL
Enhancing Employee Potential: Strategies for Excellent HR Management
Perseroan secara berkelanjutan mengembangkan The Company continually develops a superior
SDM yang unggul di industri ketenagalistrikan HR in the power generation industry through the
melalui implementasi nilai perusahaan, yaitu STAR implementation of its corporate values, STAR (Service,
(Service, Trustworthiness, Accountability, Reliability) Trustworthiness, Accountability, Reliability), as well
serta penguatan kompetensi teknis dan manajerial. as the strengthening of technical and managerial
Pengembangan ini dilaksanakan secara sistematis competencies. This development is carried out
melalui Strategic Human Capital Master Plan 2016– systematically through the Strategic Human Capital
2030 yang dirancang bertahap untuk memastikan Master Plan 2016–2030, which is designed in phases to
kesiapan talenta, keberlanjutan organisasi, serta ensure talent readiness, organizational sustainability,
daya saing jangka panjang Perseroan. [GRI 3-3] and the Company’s long-term competitiveness.
[GRI 404-2] [GRI 3-3][GRI 404-2]
Pada fase awal, Master Plan berfokus pada In its initial phase, the Master Plan focused on
penguatan kapabilitas dan keandalan organisasi, strengthening the organizational capabilities
untuk membangun sumber daya manusia yang and reliability, to develop an adaptive, innovative
adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan workforce that is well-prepared to tackle future
industri di masa depan. Memasuki fase 2024–2030 industry. Entering the 2024–2030 phase under the
dengan tema “Organizational Partnership and theme “Organizational Partnership and Sustainable
Sustainable Human Capital”, peran Departemen Human Capital”, the HR Department has evolved
SDM berkembang menjadi mitra strategis into a strategic partner to the organization in driving
organisasi dalam mendorong keberlanjutan usaha business sustainability through improved people
melalui peningkatan people experience, integrasi experience, the integration of diversity and inclusion
prinsip keberagaman dan inklusi, serta penerapan principles, and the incorporation of ESG principles
prinsip ESG dalam pengelolaan SDM. Transformasi into human capital management. Ongoing digital
digital yang dilakukan secara berkelanjutan transformation initiatives further enhance HR
turut mendukung efisiensi proses manajemen management efficiency, strengthen employee
SDM, memperkuat keterlibatan karyawan, dan engagement, and ensure alignment between
memastikan keselarasan antara strategi bisnis business strategy and talent development. [GRI 3-3]
dengan pengembangan talenta. [GRI 3-3][GRI 404-1, 405-1] [GRI 404-1, 405-1]
Page 151
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
149
MENGEMBANGKAN POTENSI KARYAWAN:
01
FOKUS TERHADAP ASPEK SOSIAL DALAM KEBIJAKAN SDM
02
Developing Employees Potential: Focusing on Social Aspects in HR Policies
03
Komitmen sosial Perseroan dalam pengelolaan SDM The Company’s social commitment in human capital
dituangkan dalam Kebijakan Keberlanjutan dan management is set out in its Sustainability Policy and
04
diimplementasikan melalui sistem manajemen yang implemented through an integrated management
terintegrasi. Prioritas utama meliputi pencapaian system. Key priorities include achieving zero accidents,
05
zero accident, penerapan prinsip keberagaman upholding diversity and non-discrimination principles,
dan non-diskriminasi, pengembangan kompetensi enhancing employee competencies, promoting
06
karyawan, promosi hak asasi manusia dalam human rights across the value chain, and supporting
rantai nilai, serta dukungan terhadap masyarakat surrounding communities through corporate
sekitar melalui program tanggung jawab sosial social responsibility programs. [GRI 403-1, 405-1]
07 Implementing Best Practices in Employment
perusahaan. [GRI 403-1, 405-1]
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
Perseroan secara konsisten menerapkan Sistem The Company consistently implements an
Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Occupational Health and Safety (OHS) Management
(K3) berbasis standar internasional ISO 45001 System based on the international standard ISO
serta standar nasional, yaitu Sistem Manajemen 45001, as well as national standards, namely
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), dan Occupational Health and Safety Management System
Sistem Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan (SMK3) and the Electricity Safety Management
(SMK2), sebagai bagian dari pengendalian risiko System (SMK2), as part of operational risk control
operasional di sektor ketenagalistrikan. Selain itu, in the power sector. In addition, pre-retirement
program pelatihan pra-pensiun diselenggarakan training programs are conducted to support
untuk mendukung kesiapan karyawan memasuki employees’ readiness for retirement from financial,
masa purnabakti secara finansial, mental, dan sosial. mental, and social perspectives. [GRI 403-8, 404-2]
[GRI 403-8, 404-2]
08
09
10
11
Page 152
PT Cikarang Listrindo Tbk
150 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
IMPLEMENTASI HAK ASASI MANUSIA [GRI 2-23]
Human Rights Implementation
Cikarang Listrindo berkomitmen menjunjung Cikarang Listrindo is committed to upholding human
tinggi hak asasi manusia sesuai dengan Universal rights in accordance with the Universal Declaration
Declaration of Human Rights 19481 serta regulasi of Human Rights 19481 and national regulations,
nasional, termasuk Peraturan Presiden No. 60 including the Presidential Regulation No. 60 of 2023
tahun 2023 mengenai Strategi Nasional Bisnis outlining the National Business and Human Rights
dan Hak Asasi Manusia. Prinsip-prinsip tersebut Strategy. These principles are integrated into the
diintegrasikan dalam kebijakan, proses bisnis, serta Company’s policies, business processes, and
praktik operasional Perseroan guna memastikan operational practices to ensure respect for the
penghormatan terhadap martabat dan hak setiap dignity and rights of every individual. [OJK F.21]
individu. [OJK F.21]
Fokus implementasi mencakup non-diskriminasi, The focus of implementation includes non-
pencegahan pelecehan, pemberian hak cuti discrimination, prevention of harassment, provision
orang tua, serta larangan pekerja anak, kerja of parental leave rights, and the prohibition of child
paksa, dan perdagangan manusia. Perseroan juga labor, forced labor, and human trafficking. The
menerapkan mekanisme pengaduan yang dapat Company also implements an accessible grievance
diakses untuk memastikan penanganan isu secara mechanism to ensure that issues are addressed fairly
adil dan transparan. and transparently.
Kesetaraan dan Non-Diskriminasi [GRI 3-3] Equality and Non-Discrimination [GRI 3-3]
Perseroan menjunjung tinggi prinsip kesetaraan The Company upholds the principle of equality
tanpa diskriminasi berdasarkan ras, jenis kelamin, without discrimination based on race, gender,
agama, usia, kondisi disabilitas, maupun latar religion, age, disability status, or any other
belakang lainnya. Implementasi dilakukan background. Implementation is carried out through
melalui Kebijakan Anti-Diskriminasi dan Kebijakan the Anti-Discrimination Policy and the Workplace
Perlindungan Karyawan di Tempat Kerja yang pada Employee Protection Policy, which in 2024 was
tahun 2024 dikembangkan dari kebijakan pelecehan expanded from a sexual harassment policy into
seksual menjadi kerangka perlindungan yang lebih a more comprehensive protection framework,
komprehensif, dan dilengkapi dengan prosedur complemented by investigation procedures and a
investigasi dan sanksi zero-tolerance. zero-tolerance sanctions policy.
Selama tahun 2025, tidak terdapat laporan kasus Throughout 2025, there were no reported cases of
diskriminasi maupun pelecehan seksual, yang discrimination or sexual harassment, indicating the
menunjukkan efektivitas sistem pencegahan dan effectiveness of the Company’s internal prevention
pengawasan internal. and monitoring systems.
Penghapusan Kerja Paksa dan Pekerja Elimination of Forced Labor and Child
Anak [OJK F.19][GRI 3-3] Labor [OJK F.19][GRI 3-3]
Perseroan memastikan tidak terdapat praktik kerja The Company ensures that there are no practices
paksa maupun pekerja anak di seluruh operasional involving forced labor or child labor across its
dan rantai pasok. Usia minimum kerja ditetapkan operations and supply chain. The minimum working
18 tahun sesuai ketentuan perundang-undangan age is set at 18 years, in accordance with applicable
dan konvensi ILO. Evaluasi kepatuhan juga dilakukan laws and ILO conventions. Compliance assessments
kepada mitra kerja melalui klausul kontraktual dan are also conducted for business partners through
proses seleksi vendor. contractual clauses and vendor selection processes.
Pada tahun 2025, tidak ditemukan insiden terkait In 2025, no incidents related to forced labor or child
kerja paksa maupun pekerja anak di dalam labor were identified within the Company’s operations
operasional Perseroan maupun mitra kerja. or those of its business partners.
1. Deklarasi Universal Hak-Hak Asasi Manusia tanggal 10 Desember 1948, diakses melalui https://www.komnasham.go.id/files/1475231326-deklarasi-
universal-hak-asasi--$R48R63.pdf
The Universal Declaration of Human Rights dated December 10, 1948, accessed at https://www.komnasham.go.id/files/1475231326-deklarasi-universal-
hak-asasi--$R48R63.pdf
Page 153
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
151
01
02
Pengelolaan Waktu Kerja dan Work Hours Management and
03
Remunerasi [GRI 3-3][OJK F.19] Remuneration [GRI 3-3][OJK F.19]
04
Perseroan mematuhi Peraturan Pemerintah No. 35 The Company complies with Government Regulation
Tahun 2021 yang mengatur perjanjian kerja waktu No. 35 of 2021, which governs fixed-term employment
05
tertentu, alih daya, waktu kerja dan waktu istirahat, agreements, outsourcing, working hours and rest
serta pemutusan hubungan kerja. Sesuai ketentuan periods, as well as termination of employment. In
06
tersebut, Perseroan menetapkan waktu kerja 8 accordance with these provisions, the Company sets
(delapan) jam per hari atau 40 jam per minggu working hours at 8 (eight) hours per day or 40 hours
dengan sistem 5 (lima) hari kerja dan 2 (dua) hari per week, with a 5 (five) day workweek and 2 (two)
07 Implementing Best Practices in Employment
istirahat mingguan. days of weekly rest.
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
Untuk mendukung keberlanjutan operasional, To support operational sustainability, particularly
khususnya pada unit pembangkit listrik, Perseroan in power plant units, the Company implements a
menerapkan sistem kerja giliran yang dirancang shift work system designed with due consideration
dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan, to occupational safety and health, as well as
kesehatan kerja, serta keseimbangan kehidupan work-life balance. Employees who work beyond
kerja dan pribadi. Karyawan yang bekerja melebihi normal working hours receive compensation and
waktu kerja normal menerima kompensasi dan allowances in accordance with the applicable
tunjangan sesuai dengan ketentuan peraturan laws and prevailing internal policies.
perundang-undangan dan kebijakan internal
yang berlaku.
Selain berlaku bagi karyawan internal, standar In addition to applying to internal employees, these
ketenagakerjaan ini juga menjadi bagian dari labor standards also form part of the requirements
persyaratan bagi mitra kerja dan pemasok dalam for business partners and suppliers within the supply
rantai pasok. Perseroan mensyaratkan penerapan chain. The Company requires the implementation of
praktik ketenagakerjaan yang menjamin lingkungan labor practices that ensure a safe, fair, and humane
08
kerja yang aman, adil, dan manusiawi, termasuk working environment, including compliance with
kepatuhan terhadap ketentuan jam kerja maksimum maximum working hour provisions and the prohibition
09
serta larangan terhadap segala bentuk hukuman of all forms of physical punishment, harassment, and
fisik, pelecehan, dan perlakuan tidak manusiawi. inhumane treatment.
10
Implementasi dan Komunikasi Policy Implementation and
Kebijakan Communication 11
Seluruh kebijakan disetujui oleh Direksi dan berlaku All policies are approved by the Board of Directors
bagi seluruh unit operasional serta mitra kerja yang and apply to all operational units as well as business
berada dalam lingkup pengendalian operasional partners within the Company’s operational control.
Perseroan. Sosialisasi dilakukan melalui pelatihan Dissemination is carried out through periodic training,
berkala, komunikasi internal, serta integrasi dalam internal communications, and integration into
kontrak dengan mitra bisnis. contracts with business partners.
Pada tahun 2025, pelatihan terkait Hak Asasi Manusia In 2025, Human Rights training was delivered to all
diberikan kepada seluruh karyawan melalui platform employees through an online platform, achieving a
daring dengan tingkat penyelesaian sebesar 90,5%, completion rate of 90.5%, reflecting the Company’s
mencerminkan komitmen terhadap peningkatan commitment to enhancing the understanding and
pemahaman dan kepatuhan kebijakan. policy compliance.
Page 154
PT Cikarang Listrindo Tbk
152 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
PERLINDUNGAN DATA DAN PRIVASI
Data Protection and Privacy
Sebagai bagian dari penghormatan terhadap hak As part of its commitment to respecting human
asasi manusia, Perseroan memastikan perlindungan rights, the Company ensures the protection of
hak privasi individu melalui tata kelola data pribadi individual privacy rights through responsible personal
yang bertanggung jawab sesuai Undang-Undang data governance in accordance with Law No. 27
No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data of 2022 on Personal Data Protection. The principles
Pribadi. Prinsip transparansi, etika, dan akuntabilitas of transparency, ethics, and accountability are
diterapkan dalam setiap proses pengumpulan, applied in every process of data collection, storage,
penyimpanan, dan pemrosesan data. and processing.
Perseroan telah menetapkan Kebijakan Perlindungan The Company has established a Personal Data
Data Pribadi yang mengatur pengelolaan data Protection Policy that comprehensively regulates
secara komprehensif dan dapat diakses melalui data management and is accessible at www.listrindo.
www.listrindo.com/privacy, guna memastikan com/privacy, to ensure compliance with applicable
kepatuhan terhadap regulasi dan praktik terbaik regulations and data protection best practices.
perlindungan data. [OJK F.21] [OJK F.21]
INFORMASI KARYAWAN [OJK C.3][GRI 2-7, 2-8]
Information of Employees
Jumlah karyawan Perseroan per 31 Desember 2025 The number of employees of the Company as
mencapai 828 orang, bertambah dibandingkan of December 31, 2025 reached 828 employees,
tahun 2024 yang berjumlah 812 orang. Pada which was an increase compared to 2024 with
tahun 2025, sebanyak 640 orang karyawan bekerja 812 employees. In 2025, 640 employees worked in the
pada bidang teknis, yang berhubungan langsung technical field supporting the production activities
dengan kegiatan produksi listrik dan 188 orang and 188 employees worked in non-technical field.
karyawan yang bekerja pada bidang non-teknis.
Perseroan menerapkan sistem kerja penuh waktu The Company implements a full-time work
(full-time) untuk seluruh karyawannya. Jumlah system for all of its employees. The Company’s
karyawan dengan waktu kerja setara penuh full-time equivalent (FTE) employees for year
waktu (FTE) Perseroan pada tahun 2025 adalah 2025 are 828 (2024: 812 employees).
828 karyawan (2024: 812 karyawan).
Persentase karyawan laki-laki sebesar 86,5% The percentage of male employees is 86.5%
(2024: 87,7%) dari total karyawan, lebih tinggi (2024: 87.7%) of the total employees, higher than
dibandingkan dengan jumlah karyawan perempuan. the number of female employees. This composition
Komposisi tersebut dipengaruhi oleh karakteristik is influenced by the characteristics of the power
industri ketenagalistrikan yang secara historis industry, which has historically been dominated by a
didominasi oleh tenaga kerja laki-laki. male workforce.
Meskipun didominasi oleh karyawan laki-laki, Even though it is dominated by male employees,
Perseroan tetap memberikan kesempatan yang the Company provides equal opportunities for every
sama kepada setiap karyawan tanpa memandang employee to be promoted to a higher position.
gender untuk dipromosikan ke jabatan yang
lebih tinggi.
Pada akhir tahun 2025, jumlah karyawan perempuan As of the end of 2025, the number of female
tercatat sebanyak 112 orang (2024: 100 orang), setara employees reached 112 (2024: 100), representing
dengan 13,5% dari total karyawan (2024: 12,3%). 13.5% of the total number of employees (2024:
Sebanyak 64 karyawan perempuan (2024: 62 orang) 12.3%). Of this number, 64 female employees (2024:
bekerja pada departemen non-teknis dari total 62) were employed in non-technical departments
188 karyawan (2024: 187 karyawan) yang bekerja out of a total of 188 non-technical employees
pada departemen non-teknis 34,0% (2024: 33,2%). (2024: 187), accounting for 34.0% (2024: 33.2%).
Dari total karyawan 64 perempuan non-teknis, Among these 64 non-technical female employees,
Page 155
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
153
sebanyak 27 orang (2024: 28 orang) atau 42,2% there are 27 (2024: 28) or 42.2% (2024: 45.2%), held
01
(2024: 45,2%) menduduki posisi senior, yaitu pada senior positions of supervisor level and above.
tingkat supervisor ke atas.
02
Selain itu, persentase wanita yang menduduki posisi Furthermore, the percentage of women holding
di fungsi penghasil pendapatan adalah 45,0% (2024: positions in revenue-generating functions is 45.0%
03
50,0%) dari total jabatan pada fungsi tersebut. (2024: 50.0%) of all such positions. Meanwhile,
Adapun, persentase wanita pada posisi yang terkait the percentage of women in positions related to
04
dengan bidang STEM (Sains, Teknologi, Teknik, dan STEM fields (Science, Technology, Engineering, and
Matematika) adalah 7,5% (2024: 6,1%) dari total Mathematics) is 7.5% (2024: 6.1%) of total STEM
posisi STEM di Perseroan. positions within the Company.
05
Selain karyawan tetap dan karyawan kontrak, In addition to the Company’s permanent and
06
Cikarang Listrindo juga bekerja sama dengan contract employees, Cikarang Listrindo also works
pemasok dan kontraktor, di mana tenaga with suppliers and contractors, where their workforce
kerja mereka bekerja di wilayah operasional works in the Company’s operational areas. In 2025,
07 Implementing Best Practices in Employment
Perseroan. Pada tahun 2025, total tenaga kerja the total non-employee workforce of the Company
non-karyawan Perseroan mencapai 1.614 pekerja reached 1,614 workers (2024: 1,629 workers).
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
(2024: 1.629 pekerja).
Data informasi karyawan Perseroan per Employee information data as of December 31, 2025
31 Desember 2025 dikompilasi dari seluruh lokasi was compiled from all sites: head office,
yaitu kantor pusat, kantor operasional, kantor operational offices, service offices, and also its
layanan Perseroan, beserta anak perusahaan, subsidiaries, using data collection methods.
dengan metode pengumpulan data.
Demografi Karyawan Berdasarkan Status Karyawan dan Wilayah Kerja
Employee Demographics Based on Employment Status and Operational
Working Area
dalam jumlah karyawan
in number of employees
2025 2024
08
Karyawan Karyawan Karyawan Karyawan
Tetap Tidak Tetap Jumlah Tetap Tidak Tetap Jumlah
09
Wilayah Kerja
Permanent Non-permanent Total Permanent Non-permanent Total
Working Area
Employees Employees Employees Employees
10
T T T T T T
Kantor Pusat
Head Office
23 24 47 1 1 2 24 25 49 20 23 43 1 1 2 21 24 45 11
PLTGU
373 59 432 8 2 10 381 61 442 376 54 430 8 1 9 384 55 439
Jababeka
PLTG MM-2100 59 6 65 - - - 59 6 65 55 4 59 1 - 1 56 4 60
PLTU Co-firing
247 20 267 3 - 3 250 20 270 246 17 263 3 - 3 249 17 266
Babelan
Kantor Layanan
2 - 2 - - - 2 - 2 2 - 2 - - - 2 - 2
Service Office
Jumlah
704 109 813 12 3 15 716 112 828 699 98 797 13 2 15 712 100 812
Total
Keterangan | Notes:
= Laki-laki | Male = Perempuan | Female
T = Jumlah | Total
Page 156
PT Cikarang Listrindo Tbk
154 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Demografi Karyawan Berdasarkan Jabatan
Employee Demographics Based on Position
dalam jumlah karyawan
in number of employees
Kenaikan (Penurunan)
2025 2024
Increase (Decrease)
Jabatan
Position T % T % T %
(1) (2) (3=1-2) (3/2)
Associate Director &
4 2 6 0,7 5 - 5 0,6 1 20,0
General Manager
Manager 12 3 15 1,8 10 5 15 1,8 - -
Assistant Manager 34 5 39 4,7 32 4 36 4,4 3 8,3
Supervisor 140 22 162 19,6 136 24 160 19,7 2 1,3
Staf/Teknisi
509 79 588 71,0 507 66 573 70,6 15 2,6
Staff/Technician
Pelaksana
17 1 18 2,2 22 1 23 2,8 (5) (21,7)
General Worker
Jumlah
716 112 828 100,0 712 100 812 100,0 16 2,0
Total
Persentase
86,5% 13,5% 87,7% 12,3%
Percentage
Keterangan | Notes:
= Laki-laki | Male = Perempuan | Female
T = Jumlah | Total
Pembagian level manajemen Perseroan dirancang The Company’s management level structure
untuk mencerminkan struktur organisasi yang is designed to reflect a well-structured and
terstruktur dan efektif, terdiri atas 3 (tiga) kategori effective organizational framework, consisting
utama: top, middle, dan junior management. of 3 (three) main categories: top, middle, and
junior management.
Pada tahun 2025, jabatan yang termasuk pada level In 2025, the positions classified under the top
top management adalah Direksi, Associate Director, management level are the Board of Directors,
dan General Manager. Level ini bertanggung jawab Associate Directors, and General Managers. This level
atas pengambilan keputusan strategis utama yang is responsible for making key strategic decisions that
mendukung visi dan misi Perseroan. support the Company’s vision and mission.
Pada level middle management, jabatan yang The middle management level comprises the
termasuk meliputi Manager dan Assistant Managers and Assistant Managers. This level
Manager. Level ini memiliki peran penting plays a crucial role in managing daily operations,
dalam pengelolaan operasional sehari-hari, ensuring the implementation of corporate policies,
memastikan pelaksanaan kebijakan perusahaan, and overseeing operational activities.
dan pengawasan aktivitas operasional.
Selanjutnya, pada level junior management, jabatan At the junior management level, the positions
yang tercakup adalah Supervisor. Level ini bertugas cover the Supervisors. This level is tasked with
dalam pengelolaan kegiatan harian, pengawasan managing daily activities, directly supervising work
langsung terhadap tim kerja, serta memastikan teams, and ensuring the effective achievement of
tercapainya target operasional dengan efektif. operational targets.
Page 157
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
155
Dari keseluruhan posisi top (termasuk Direksi), Across all top (including Board of Directors), middle,
01
middle, dan junior management, terdapat sebanyak and junior management positions, there are 32
32 (2024: 33) karyawan perempuan, yang mewakili (2024: 33) female employees, representing 14.1%
02
14,1% (2024: 14,9%) dari total posisi manajemen atau (2024: 14.9%) of the total management positions or
3,9% (2024: 4,1%) dari total karyawan. 3.9% (2024: 4.1%) of the total workforce.
03
Perseroan terus memberikan kesempatan yang The Company continues to provide equal
setara bagi karyawan wanita untuk dapat mencapai opportunities for female employees to attain
04
jabatan di level manajemen. Pada akhir 2025, management-level positions. By the end of 2025,
Perseroan telah memiliki 2 (dua) keterwakilan the Company has appointed 2 (two) female
wanita pada posisi top management yang diangkat representatives to the top management position at
05
pada awal tahun 2025, yang mencerminkan 18,2% the beginning of 2025, representing 18.2% of the total
dari total posisi top management. top management positions.
06
Sementara itu, proporsi wanita pada posisi middle Meanwhile, by the end of 2025, the proportion of
management hingga akhir tahun 2025 mencapai women in middle management positions stands at
07 Implementing Best Practices in Employment
14,8% dari total middle management, dan di posisi 14.8% of the total middle management, and in junior
junior management adalah 13,6% dari total posisi management positions, it is 13.6% of the total junior
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
junior management. management posistions.
Demografi Karyawan Berdasarkan Nasionalitas
Employee Demographics Based on Nationalities
dalam jumlah karyawan
in number of employees
Kenaikan (Penurunan)
2025 2024
Increase (Decrease)
Jabatan
Jumlah Jumlah Jumlah
Position WNI WNA % WNI WNA % %
Total Total Total
(1) (2) (3=1-2) (3/2)
Associate Director &
5 1 6 0,7 4 1 5 0,6 1 20,0
General Manager
08
Manager 15 - 15 1,8 15 - 15 1,9 - -
Assistant Manager 39 - 39 4,7 36 - 36 4,4 3 8,3
09
Supervisor 162 - 162 19,6 160 - 160 19,7 2 1,3
Staf/Teknisi
588 - 588 71,0 573 - 573 70,6 15 2,6
10
Staff/Technician
Pelaksana
18 - 18 2,2 23 - 23 2,8 (5) (21,7)
General Worker
Jumlah
11
827 1 828 100,0 811 1 812 100,0 16 2,0
Total
Persentase
99,9% 0,1% 100,0% 99,9% 0,1% 100,0%
Percentage
Keterangan | Notes:
WNI = Warga Negara Indonesia | Indonesian Citizen
WNA = Warga Negara Asing | Expatriate
Page 158
PT Cikarang Listrindo Tbk
156 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Dari keseluruhan posisi top (termasuk Direksi), Across all the top (include Board of Directors),
middle, dan junior management, terdapat sebanyak middle, and junior management positions, there
224 Warga Negara Indonesia dan 3 (tiga) Warga are 224 Indonesian citizen and 3 (three) expatriates,
Negara Asing, yang masing-masing mewakili 98,7% representing 98.7% and 1.3% of total management
dan 1,3% dari total posisi manajemen. positions, respectively.
Persentase WNI dan WNA pada posisi top The percentages of WNI and WNA in the top
management masing-masing adalah 72,7% dan management positions are 72.7% and 27.3% of the
27,3% dari total posisi top management. total, respectively.
Pada posisi middle dan junior management, In the middle and junior management, all roles
seluruh posisi (100%) diisi oleh WNI, tanpa (100%) are held by WNI, with no representation
keterwakilan WNA. from WNA.
Pada tahun 2025, Perseroan telah mempekerjakan in 2025, the Company has employed 2 (two)
2 (dua) orang karyawan penyandang disabilitas employees with disabilities as part of its commitment
sebagai wujud komitmen terhadap prinsip to diversity, equal employment opportunity, and the
keberagaman, kesetaraan kesempatan kerja, creation of an inclusive workplace. The Company
dan penciptaan lingkungan kerja yang inklusif. ensures the provision of accessible work facilities
Perseroan memastikan penyediaan fasilitas kerja and makes necessary adjustments to support the
yang aksesibel serta melakukan penyesuaian yang employee’s productivity and active participation, in
diperlukan untuk mendukung produktivitas serta line with its ongoing efforts to strengthen an inclusive
partisipasi aktif karyawan tersebut. [GRI 405-1] corporate culture. [GRI 405-1]
Ke depannya, Perseroan berkomitmen untuk Going forward, the Company is committed to
secara bertahap meningkatkan kesempatan kerja gradually expanding employment opportunities
bagi penyandang disabilitas melalui perluasan for persons with disabilities through broader
peluang rekrutmen dan penguatan lingkungan recruitment access and a more inclusive
kerja yang lebih inklusif. Upaya ini juga dilakukan workplace environment. These efforts also take
dengan mempertimbangkan perkembangan into consideration relevant national regulations
regulasi nasional terkait penyandang disabilitas, concerning persons with disabilities, including Law
termasuk Undang-Undang No. 8 Tahun 2016 tentang No. 8 of 2016 concerning Persons with Disabilities.
Penyandang Disabilitas. [GRI 405-1] [GRI 405-1]
Page 159
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
157
Demografi Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan
01
Employee Demographics Based on Educational Level
02
dalam jumlah karyawan
in number of employees
03
Kenaikan (Penurunan)
2025 2024
Increase (Decrease)
Tingkat Pendidikan
T T T
04
Educational Level % % %
(1) (2) (3=1-2) (3/2)
05
Strata 2 & 3 (S2 & S3)
35 11 46 5,6 32 11 43 5,3 3 7,0
Master & Postgraduate
06
Strata 1 (S1)
351 80 431 52,1 326 66 392 48,3 39 9,9
Bachelor
07 Implementing Best Practices in Employment
Diploma (D1-D4)
177 18 195 23,6 184 20 204 25,1 (9) (4,4)
Diploma
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
Non Akademi
153 3 156 18,7 170 3 173 21,3 (17) (9,8)
Non-Academic
Jumlah
716 112 828 100,0 712 100 812 100,0 16 2,0
Total
Keterangan | Notes:
= Laki-laki | Male = Perempuan | Female
T = Jumlah | Total
Demografi Karyawan Berdasarkan Kelompok Usia [GRI 405-1]
Employee Demographics Based on Age Group
dalam jumlah karyawan
in number of employees
Kenaikan (Penurunan)
08
2025 2024
Increase (Decrease)
Kelompok Usia
Age Group T % T % T %
09
(1) (2) (3=1-2) (3/2)
10
>50 tahun
65 15 80 9,7 71 12 83 10,2 (3) (0,4)
>50 years old
11
31-50 tahun
503 48 551 66,5 474 48 522 64,3 29 3,6
31-50 years old
≤30 tahun
148 49 197 23,8 167 40 207 25,5 (10) (1,2)
≤30 years old
Jumlah
716 112 828 100,0 712 100 812 100,0 16 2,0
Total
Keterangan | Notes:
= Laki-laki | Male = Perempuan | Female
T = Jumlah | Total
Perseroan memberikan perhatian khusus kepada The Company pays special attention to vulnerable
kelompok rentan di lingkungan Perseroan, terutama groups within the company, particularly the female
kepada karyawan perempuan, karyawan disabilitas, employees, employees with disabilities, and pre-
dan karyawan pra-purnabakti. Kerentanan tersebut retirement employees. These vulnerabilities include
antara lain berkaitan dengan tantangan kesetaraan challenges related to gender equality, limited
gender, keterbatasan aksesibilitas bagi penyandang accessibility for person with disabilities, as well as
disabilitas, serta kesiapan finansial dan psikologis employees’ financial and psychological readiness
karyawan menjelang masa purnabakti. [GRI 405-1] approaching retirement. [GRI 405-1]
Page 160
PT Cikarang Listrindo Tbk
158 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Informasi Tenaga Kerja Non-Karyawan Perseroan [GRI 2-8, 403-8][EU17, EU18]
Information on Non-Employee Workforce of the Company
dalam jumlah karyawan
in number of employees
2025 2024
Kontraktor Jumlah Kontraktor Jumlah
Wilayah Kerja Outsource Outsource
Contractors Total Contractors Total
Working Area
T T T T T T
Kantor Pusat
2 3 5 - - - 2 3 5 2 3 5 - - - 2 3 5
Head Office
PLTGU
112 5 117 689 9 698 801 14 815 107 4 111 600 9 609 707 13 720
Jababeka
PLTG MM-2100 45 - 45 216 7 223 261 7 268 45 - 45 101 4 105 146 4 150
PLTU Co-firing
222 3 225 297 4 301 519 7 526 226 3 229 522 2 524 748 5 753
Babelan
Kantor Layanan
- - - - - - - - - - 1 1 - - - - 1 1
Service Office
Jumlah
381 11 392 1.202 20 1.222 1.583 31 1.614 380 11 391 1.223 15 1.238 1.603 26 1.629
Total
Keterangan | Notes:
= Laki-laki | Male = Perempuan | Female
T = Jumlah | Total
Perseroan memanfaatkan tenaga kerja outsource The Company utilizes outsourced workers to support
untuk mendukung fungsi operasional non-inti di non-core operational functions across all work
seluruh lokasi kerja, meliputi layanan keamanan, locations, including security services, cleaning
kebersihan, pengemudi, dan pemeliharaan taman services, drivers, and gardening, to ensure the
guna menunjang kelancaran aktivitas operasional smooth execution of daily operational activities. In
sehari-hari. Selain itu, Perseroan juga bekerja addition, the Company also engages contractors in
sama dengan tenaga kerja kontraktor yang terlibat technical works and specific projects in accordance
dalam pekerjaan teknis dan proyek tertentu sesuai with operational requirements, particularly in the
kebutuhan operasional, terutama pada bidang areas of mechanical and electrical maintenance,
pemeliharaan mekanikal dan elektrikal, kegiatan material handling and transportation, cable and
material handling dan transportasi, instalasi piping installation, equipment maintenance,
kabel dan pipa, perawatan peralatan, pekerjaan minor civil works, as well as testing and
sipil ringan, serta pengujian dan proyek utilitas supporting utility projects.
pendukung.
Seluruh tenaga kerja outsource dan kontraktor All outsourced workers and contractors are engaged
bekerja melalui perusahaan penyedia jasa yang through service providers bound by cooperation
terikat perjanjian kerja sama dengan Perseroan agreements with the Company and are required
dan diwajibkan mematuhi ketentuan peraturan to comply with applicable labor regulations,
ketenagakerjaan, standar keselamatan dan occupational health and safety standards, and
kesehatan kerja, serta kebijakan yang berlaku di the policies implemented within the Company’s
lingkungan Perseroan. [EU17] operational environment. [EU17]
Pada tahun 2025, dari total tenaga kerja outsource In 2025, out of the total outsourced workers
dan kontraktor yang digunakan Perseroan, and contractors engaged by the Company,
sebanyak 391 orang berasal dari komunitas lokal 391 individuals came from local communities
di sekitar area operasional. Keterlibatan tersebut surrounding its operational areas. This reflects the
mencerminkan upaya Perseroan untuk memperluas Company’s efforts to extend economic benefits to
manfaat ekonomi kepada masyarakat setempat surrounding communities while also encouraging
serta mendorong partisipasi komunitas lokal dalam the participation of local communities in supporting
mendukung operasional Perseroan. the Company’s operations.
Page 161
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
159
PRAKTIK KETENAGAKERJAAN: PRINSIP STAR [OJK F.1]
01
Employment Practice: STAR Principle
02
Cikarang Listrindo menjalankan pengelolaan SDM Cikarang Listrindo manages its HR based on the
03
berdasarkan nilai-nilai Perseroan yang dirangkum Company’s values embodied in the STAR principles
dalam prinsip STAR (Service, Trustworthiness, (Service, Trustworthiness, Accountability, Reliability).
04
Accountability, Reliability). Prinsip ini menjadi These principles serve as the foundation of the
fondasi budaya kerja dan pedoman perilaku dalam Company’s work culture and behavioral guidelines,
05
memastikan setiap kebijakan dan keputusan ensuring that every HR policy and decision supports
SDM mendukung keberlanjutan usaha, keandalan business sustainability, operational reliability, and the
operasional, serta penciptaan nilai jangka panjang creation of long-term value for all stakeholders.
06
bagi seluruh pemangku kepentingan.
Proses rekrutmen dilakukan secara terbuka, The recruitment process is conducted openly,
07 Implementing Best Practices in Employment
transparan, dan berbasis kompetensi sesuai transparently, and on a competency-based
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
kebutuhan bisnis Perseroan. Sebagai bagian approach aligned with the Company’s business
dari komitmen terhadap keberagaman dan needs. As part of its commitment to diversity and
kesempatan yang setara, Perseroan terus berupaya equal opportunity, the Company continually strives
meningkatkan representasi perempuan di to increase female representation across various
berbagai fungsi organisasi. Komposisi tenaga kerja organizational functions. The workforce composition
yang masih didominasi laki-laki mencerminkan remains predominantly male, reflecting the historical
karakteristik industri ketenagalistrikan yang secara characteristics of the power industry which has
historis didominasi tenaga kerja teknis laki-laki. been largely dominated by male technical workers.
Namun, Perseroan tetap berkomitmen mendorong However, the Company remains committed to
partisipasi perempuan secara bertahap dan terukur. gradually and measurably increasing women’s
[GRI 405-1] participation. [GRI 405-1]
Sebesar 42,2% dari total karyawan perempuan non- Approximately 42.2% of the total non-technical female
teknis menduduki posisi senior, yang menunjukkan employees hold senior positions, demonstrating
pengisian jabatan yang berbasis kompetensi dan merit-based appointments grounded in competence
kinerja tanpa diskriminasi gender. and performance without gender discrimination.
08
Perseroan berkomitmen untuk menciptakan The Company is committed to fostering an
lingkungan kerja yang inklusif yang mendorong inclusive workplace that promotes equal
09
kesetaraan kesempatan, perlakuan yang adil, opportunities, fair treatment, and respect for
serta penghormatan terhadap hak asasi manusia. human rights. To support this commitment, the
10
Untuk mendukung komitmen tersebut, Perseroan Company implements various initiatives aimed
menerapkan berbagai inisiatif yang bertujuan at ensuring fair remuneration, equal access to
memastikan sistem remunerasi yang adil, career development, and a safe and supportive
kesempatan yang setara dalam pengembangan working environment for all employees. 11
karier, serta lingkungan kerja yang aman dan
mendukung bagi seluruh karyawan.
Page 162
PT Cikarang Listrindo Tbk
160 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Inisiatif tersebut dilaksanakan melalui beberapa These initiatives are implemented through the
pendekatan strategis sebagai berikut: following strategic approaches:
1. Kesetaraan Kesempatan dan Remunerasi 1. Equal Opportunity and Fair Remuneration
yang Adil
Perseroan menerapkan prinsip equal pay for The Company applies the principle of equal pay
equal work serta memastikan kesempatan yang for equal work and ensures equal opportunities for
setara bagi seluruh karyawan dalam program all employees in talent development programs,
pengembangan talenta, promosi jabatan, dan promotions, and job rotations. Employment
rotasi kerja. Keputusan ketenagakerjaan diambil decisions are made based on competence,
berdasarkan kompetensi, kinerja, dan kebutuhan performance, and organizational needs, without
organisasi, tanpa diskriminasi berdasarkan discrimination based on gender, background, or
gender, latar belakang, maupun kondisi fisik. physical condition.
2. Penguatan Partisipasi dan Kepemimpinan 2. Strengthening Women’s Participation and
Perempuan Leadership
Perseroan mendorong peningkatan partisipasi The Company encourages greater participation
perempuan dalam organisasi melalui berbagai of women in the workforce through talent
inisiatif pengembangan talenta, program development initiatives, scholarship and self-
beasiswa dan pengembangan diri, serta development programs, as well as long-term
perencanaan pengembangan tenaga kerja workforce planning. As part of this commitment,
jangka panjang. Sebagai bagian dari komitmen the Company has set a target to increase
tersebut, Perseroan menetapkan target the proportion of female employees to
peningkatan rasio karyawan perempuan menjadi 15% of the total workforce by 2030.
15% dari total karyawan sebelum tahun 2030.
3. Lingkungan Kerja yang Inklusif dan Mendukung 3. Inclusive and Supportive Work Environment
Perseroan menyediakan berbagai kebijakan The Company provides policies and facilities
dan fasilitas yang mendukung kesejahteraan that support employee well-being and work-life
karyawan serta keseimbangan kehidupan kerja, balance, which are implemented in accordance
yang diterapkan sesuai dengan ketentuan with applicable laws and regulations. These
peraturan perundang-undangan yang berlaku. include fully paid maternity leave, the provision of
Fasilitas tersebut antara lain mencakup hak lactation facilities for breastfeeding employees,
cuti melahirkan dengan pembayaran penuh, and accessible workplace arrangements
penyediaan ruang laktasi bagi karyawan that support employees with disabilities.
perempuan yang menyusui, serta penyediaan
lingkungan kerja yang aksesibel bagi
penyandang disabilitas.
4. Perlindungan Hak Asasi Manusia di Tempat Kerja 4. Protection of Human Rights in the Workplace
Perseroan menjunjung tinggi perlindungan The Company upholds the protection of human
hak asasi manusia di tempat kerja melalui rights in the workplace through policies that
penerapan kebijakan yang melarang pelecehan prohibit sexual harassment, forced labor,
seksual, kerja paksa, pekerja anak, serta segala child labor, and discrimination. The Company
bentuk diskriminasi. Perseroan juga menyediakan also provides a grievance mechanism that
mekanisme pengaduan yang aman, rahasia, is secure, confidential, and accessible to all
dan dapat diakses oleh seluruh karyawan employees to ensure that any issues can be
untuk memastikan setiap permasalahan dapat addressed appropriately and responsibly.
ditangani secara tepat dan bertanggung jawab.
Page 163
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
161
STRATEGI REKRUTMEN DAN RETENSI KARYAWAN [GRI 3-3]
01
Recruitment and Employees Retention Strategy
02
Strategi rekrutmen Perseroan berbasis kompetensi The Company’s recruitment strategy is competency-
03
dan diselaraskan dengan kebutuhan bisnis serta based and aligned with business needs as well as
perencanaan suksesi jangka panjang. Retensi SDM long-term succession planning. Human resources
04
dipandang sebagai faktor kunci dalam menjaga retention is viewed as a key factor in maintaining
keandalan operasional dan keberlanjutan usaha. operational reliability and business sustainability.
05
Melalui Program Pengelolaan dan Pengembangan Through the Human Resources Management
SDM (PPSDM), pengelolaan karyawan dilakukan and Development Program (HRMD), employee
06
secara menyeluruh sejak rekrutmen, pelatihan, management is carried out comprehensively, covering
pengembangan, penilaian kinerja, hingga recruitment, training, development, performance
persiapan pensiun. Program ini memastikan appraisal, and retirement preparation. This program
07 Implementing Best Practices in Employment
transfer pengetahuan, regenerasi tenaga kerja, ensures knowledge transfer, workforce regeneration,
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
serta penerapan sistem remunerasi berbasis kinerja and the implementation of a performance- and
dan kompetensi. competency-based remuneration system.
Rekrutmen dilakukan melalui: Recruitment is conducted through:
• Internal hiring: promosi, mutasi, dan rotasi • Internal hiring: promotions, transfers, and rotations
untuk mendorong loyalitas dan optimalisasi to foster loyalty and optimize internal talent.
talenta internal.
• External hiring: perekrutan fresh graduate dan • External hiring: recruitment of fresh graduates and
profesional berpengalaman. experienced professionals.
Perseroan juga membuka kesempatan bagi The Company also provides opportunities for
masyarakat sekitar lokasi pembangkit untuk communities surrounding the power plant locations
mengikuti proses seleksi. Pada tahun 2025, to participate in the selection process. In 2025,
tidak terdapat manajemen senior yang direkrut there were no senior management positions filled
secara khusus dari komunitas lokal. [GRI 202-2] by individuals specifically recruited from the local
community. [GRI 202-2]
08
Proses rekrutmen dilaksanakan dengan mereviu Selection process is carried out by reviewing their
jenjang pendidikan, pengalaman dan keahlian educational level, experience and expertise as well
09
serta nilai-nilai (karakter) yang sesuai dengan as values (character) which suits the needs of
kebutuhan Perseroan. the Company.
10
Pada tahun 2025, Departemen SDM telah merekrut In 2025, the HR Department has recruited 55
karyawan baru sebanyak 55 (2024: 43) orang (2024: 43) new employees. Meanwhile, the employees
karyawan. Sedangkan jumlah pergantian karyawan turnover number of the Company was 39 (2024: 38) 11
Perseroan tercatat sebanyak 39 (2024: 38) orang people in 2025. The following are the demographics
pada tahun 2025. Berikut di bawah ini merupakan of new employees and employees turnover of
demografi karyawan baru dan pergantian karyawan the Company based on gender, age, working
Perseroan berdasarkan jenis kelamin, usia, wilayah area and type of employee turnover: [GRI 401-1]
kerja dan jenis pergantian karyawan: [GRI 401-1]
Page 164
PT Cikarang Listrindo Tbk
162 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Komposisi Karyawan Baru [GRI 401-1]
New Employee Composition
dalam jumlah karyawan
in number of employees
Keterangan
2025 2024
Description
Jenis Kelamin
Gender
Laki-laki | Male 39 25
Perempuan | Female 16 18
Jumlah | Total 55 43
Usia
Age
>50 tahun | years old - -
31-50 tahun | years old 11 9
≤30 tahun | years old 44 34
Jumlah | Total 55 43
Wilayah Kerja
Working Area
Kantor Pusat | Head Office 6 4
PLTGU Jababeka 32 20
PLTG MM-2100 - -
PLTU Co-firing Babelan 17 18
Kantor Layanan | Service Office - 1
Jumlah | Total 55 43
2025 2024
Biaya Perekrutan Rata-rata per FTE*)
Rp1,3 juta | million Rp1,6 juta | million
Average Hiring Cost per FTE*)
*) Full-Time Equivalent
Rata-rata biaya perekrutan pada tahun 2025 The average hiring cost in 2025 decreased compared
menurun dibandingkan tahun sebelumnya, to the previous year, mainly due to efficiency
terutama disebabkan oleh efisiensi pada biaya improvements in recruitment operational costs,
operasional perekrutan, termasuk optimalisasi biaya including the optimization of accommodation and
akomodasi dan transportasi yang diberikan secara transportation expenses provided selectively based
selektif sesuai kebutuhan. on needs.
Page 165
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
163
Rekrutmen Internal [GRI 404-3]
01
Internal Hires
02
dalam jumlah karyawan
in number of employees
03
Keterangan
2025 2024
Description
04
Jenis Kelamin
Gender
Laki-laki | Male 116 133
05
Perempuan | Female 17 9
Jumlah | Total 133 142
06
Usia
Age
07 Implementing Best Practices in Employment
>50 tahun | years old 11 6
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
31-50 tahun | years old 83 93
≤30 tahun | years old 39 43
Jumlah | Total 133 142
Cikarang Listrindo mengutamakan rekrutmen Cikarang Listrindo prioritizes internal recruitment
internal sebagai wujud untuk mengembangkan dan as a manifestation of developing and promoting
mempromosikan bakat yang berasal dari dalam talents originating from within the company, through
perusahaan, melalui mekanisme promosi, mutasi, promotion, mutation, and rotation mechanisms.
dan rotasi. Pendekatan strategi ini bertujuan untuk This strategic approach aims to foster employee
mendorong loyalitas karyawan, mengoptimalkan loyalty, optimize the utilization of valuable skills,
pemanfaatan keahlian yang berharga, serta and contribute significantly to the overall success
berkontribusi secara signifikan pada keseluruhan and sustainability of the Company. [GRI 404-3]
keberhasilan dan keberlanjutan Perseroan. [GRI 404-3]
Pada tahun 2025, sebanyak 55 karyawan (2024: In 2025, a total of 55 employees (2024: 62 employees)
08
62 karyawan) telah dipromosikan melalui program were promoted through this internal recruitment
rekrutmen internal ini. Promosi ini dilakukan untuk program. These promotions were made to fill
09
mengisi posisi yang ditinggalkan akibat pensiun, positions vacated due to retirements, resignations,
pengunduran diri, serta kebutuhan pengembangan and organizational development needs. [GRI 404-3]
organisasi. [GRI 404-3]
10
11
Page 166
PT Cikarang Listrindo Tbk
164 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Demografi Pergantian Karyawan [GRI 401-1]
Employee Turnover Demographics
dalam jumlah karyawan
in number of employees
Keterangan
2025 2024
Description
Jenis Pergantian Karyawan
Types of Employee Turnover
Mengundurkan Diri | Resignation 23 18
Kontrak Habis | End of Contract - 1
Meninggal Dunia | Death 1 -
Pensiun | Retire 16 19
Jumlah | Total 40 38
Jenis Kelamin
Gender
Laki-laki | Male 36 32
Perempuan | Female 4 6
Jumlah | Total 40 38
Usia
Age
>50 tahun | years old - 19
31-50 tahun | years old 18 11
≤30 tahun | years old 22 8
Jumlah | Total 40 38
Wilayah Kerja
Working Area
Kantor Pusat | Head Office 5 6
PLTGU Jababeka 21 20
PLTG MM-2100 3 1
PLTU Co-firing Babelan 11 11
Kantor Layanan | Service Office - -
Jumlah | Total 40 38
Page 167
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
165
Turnover dan Keberlanjutan Tenaga Turnover and Workforce Sustainability
01
Kerja [GRI 401-1] [GRI 401-1]
02
Pada tahun 2025, Perseroan mencatat jumlah As of 2025, the Company recorded a voluntary
pengunduran diri karyawan secara sukarela resignation turnover of 2.8% (2024: 2.2%), which
03
(voluntary resignation turnover) sebesar 2,8% remains very low compared to the estimated
(2024: 2,2%), yang tergolong sangat rendah jika average industrial turnover in Indonesia
04
dibandingkan dengan perkiraan rata-rata turnover of 5.2%1. This indicates that the Company
industri Indonesia sebesar 5,2%1. Hal ini menunjukkan has succeeded in maintaining a stable and
bahwa Perseroan berhasil menciptakan lingkungan supportive working environment. [GRI 401-1]
05
kerja yang stabil dan suportif. [GRI 401-1]
Jenis pergantian karyawan yang mencakup The type of employee turnover that includes pre-
06
karyawan pra-purnabakti terdapat sebanyak retirement aged employees was observed in
16 orang pada tahun 2025. Dengan memasukkan 16 individuals in the year 2025. By incorporating these
07 Implementing Best Practices in Employment
karyawan pra-purnabakti ini, Perseroan mencatat pre-retirement-aged employees, the Company
tingkat pergantian karyawan (employee turnover) recorded an employee turnover rate of 4.7% in the
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
sebesar 4,7% pada tahun yang sama. [GRI 401-1] same year. [GRI 401-1]
Sebagai bagian dari strategi keberlanjutan tenaga As part of its workforce sustainability strategy, the
kerja, Perseroan melakukan analisis proyeksi Company performs a projection analysis toward the
terhadap posisi pekerjaan yang akan kosong akibat job position that will be vacant due to retirement age
usia pensiun (55 tahun) dalam 5 dan 10 tahun (55 years) within the next 5 and 10 years. This analysis
mendatang. Analisis ini bertujuan untuk memastikan aims to ensure operational continuity and prepare
kesinambungan operasional serta menyiapkan an effective workforce regeneration, particularly for
regenerasi tenaga kerja yang efektif, terutama untuk positions requiring specific skills in power generation
posisi dengan keterampilan yang spesifik dalam activities, namely the Operations, Distribution, and
kegiatan pembangkit listrik yaitu Departemen Maintenance Departments. The evaluation covers
Operasi, Distribusi, dan Pemeliharaan. Evaluasi ini all Company operational areas. The following table
mencakup seluruh area kerja Perseroan. Berikut presents the projection percentage of employees
adalah persentase proyeksi karyawan yang akan who will retire in the next 5 and 10 years: [EU15]
pensiun dalam 5 dan 10 tahun mendatang: [EU15]
08
Persentase dalam 5 Tahun Persentase dalam 10 Tahun
Departemen Wilayah Kerja Mendatang Mendatang
09
Department Working Area Percentage in the Next 5 Years Percentage in the Next 10 Years
(2026-2030) (2026-2035)
Operasi PLTGU Jababeka 1,2% 2,7%
10
Operation
PLTG MM-2100 0,1% 0,7%
PLTU Co-firing Babelan 0,6% 1,6%
11
Distribusi PLTGU Jababeka 1,3% 3,5%
Distribution
PLTG MM-2100 0,2% 0,2%
PLTU Co-firing Babelan *
N/A N/A
Pemeliharaan PLTGU Jababeka 1,3% 2,9%
Maintenance
PLTG MM-2100 0,1% 0,6%
PLTU Co-firing Babelan 0,1% 0,7%
*) Tidak terdapat tenaga kerja distribusi di PLTU Co-firing Babelan.
There are no distribution workers at PLTU Co-firing Babelan.
1 Data perkiraan rata-rata tingkat turnover industri Indonesia diakses dari https://swa.co.id/read/467592/survei-mercer-memproyeksikan-
kenaikan-gaji-di-indonesia-naik-sebesar-58-pada-2026
Estimated average employee turnover rate in Indonesia’s industry, accessed from https://swa.co.id/read/467592/survei-mercer-memproyeksikan-
kenaikan-gaji-di-indonesia-naik-sebesar-58-pada-2026
Page 168
PT Cikarang Listrindo Tbk
166 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Berdasarkan proyeksi tersebut, dalam 5 tahun ke Based on the projection, the percentage of
depan persentase karyawan yang memasuki usia employees expected to reach retirement age within
pensiun berada dalam rentang yang relatif rendah the next 5 years remains relatively low, ranging from
pada kisaran 0,1% hingga 1,3%, dan dalam 10 tahun 0.1% to 1.3%. Over the next 10 years, the projected
ke depan berada pada tingkat yang rendah dengan percentage also remains at a low level, ranging from
kisaran 0,2% hingga 3,5%. Secara keseluruhan, tren 0.2% to 3.5%. Overall, this trend remains manageable
ini masih berada dalam batas yang dapat dikelola through structured workforce planning. [EU15]
melalui perencanaan tenaga kerja yang terstruktur.
[EU15]
Proyeksi tersebut menjadi bagian dari perencanaan These projections form part of the Company’s
tenaga kerja jangka menengah dan panjang medium- and long-term workforce planning
Perseroan untuk memastikan kesinambungan to ensure operational continuity, particularly in
operasional, khususnya pada fungsi teknis yang technical functions requiring specialized expertise
memiliki spesialisasi tertentu di unit pembangkit within power generation units. [EU15]
listrik. [EU15]
Sebagai langkah antisipasi, Perseroan telah As a proactive measure, the Company has
menyiapkan Program Pengelolaan dan implemented the Human Resource Management
Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) and Development Program (HRMD) to ensure
guna memastikan transfer pengetahuan, knowledge, skills, and experience transfer to
keterampilan, dan pengalaman kepada tenaga the younger workforce. This program includes
kerja yang lebih muda. Program ini mencakup succession planning, technical and non-technical
pengembangan suksesi, pelatihan teknis dan non- training, and workforce competency enhancement
teknis, serta penguatan kompetensi tenaga kerja to maintain operational sustainability. [EU15]
agar keberlanjutan operasional tetap terjaga. [EU15]
Pemilihan kandidat untuk posisi kepemimpinan The selection of candidates for leadership position
dilakukan untuk memperoleh individu yang memiliki is carried out to identify individuals who possess the
kompetensi, nilai, dan karakter yang sesuai dengan competencies, values, and character required for
kebutuhan jabatan. Proses seleksi tidak hanya the role. The assessment process evaluates not only
menilai pengetahuan dan keterampilan, tetapi technical knowledge and skills but also emotional and
juga kematangan emosi dan sosial. Untuk menjaga social maturity. To ensure objectivity, independent
objektivitas, proses ini melibatkan lembaga institutions such as PT Gaia Solutions and Aire
independen seperti PT Gaia Solutions dan Aire Consultant are involved as part of the Company’s
Consultant sebagai bagian dari penerapan prinsip commitment to a good corporate governance.
tata kelola perusahaan yang baik.
Perseroan juga menjalin kerja sama dengan The Company has also collaborated with
politeknik dan universitas di Indonesia dalam polytechnics and universities in Indonesia through
program praktik industri (internship) untuk internship programs to sustain its talent pipeline.
menjaga keberlanjutan talent pipeline. Program ini The program provides participants with exposure to
memberikan pemahaman mengenai pekerjaan di careers in the power sector and offers opportunities
sektor ketenagalistrikan serta membuka peluang for permanent employment based on performance
pengangkatan menjadi karyawan tetap berdasarkan evaluation and organizational needs.
hasil evaluasi dan kebutuhan organisasi.
Page 169
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
167
KEHARMONISAN DI TEMPAT KERJA DAN KEMITRAAN
01
KOLABORATIF [GRI 2-30, 402-1, 407-1]
02
Harmony in The Workplace and Collaborative Partnership
03
Cikarang Listrindo membangun hubungan industrial Cikarang Listrindo fosters constructive industrial
konstruktif yang berbasis dialog untuk menciptakan relations based on dialogue to create a safe,
04
lingkungan kerja yang aman, produktif, dan saling productive, and respectful working environment.
menghormati. Pendekatan ini merupakan bagian This approach forms part of the management of
05
dari pengelolaan aspek ketenagakerjaan yang material employment aspects to ensure operational
material guna menjaga stabilitas operasional serta stability and long-term sustainability. [GRI 3-3]
06
keberlanjutan usaha. [GRI 3-3]
Perseroan menghormati hak kebebasan berserikat The Company respects the rights to freedom of
07 Implementing Best Practices in Employment
dan perundingan bersama sesuai dengan association and collective bargaining in accordance
peraturan perundang-undangan yang berlaku di with the applicable laws and regulations in Indonesia.
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
Indonesia. Hingga tahun pelaporan, Perseroan tidak As of the reporting year, the Company does not have
memiliki serikat pekerja, dan hubungan industrial a labor union, and industrial relations are facilitated
difasilitasi melalui Lembaga Kerja Sama Bipartit through a Bipartite Cooperation Institution as the
sebagai mekanisme representasi karyawan dan formal mechanism for employee and management
manajemen. [GRI 2-30][GRI 407-1] representation. [GRI 2-30][GRI 407-1]
Hubungan kerja diatur dalam Peraturan Employment relationships are governed by the
Perusahaan yang telah disahkan melalui Company Regulation approved under the Decree of
Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan the Director General of Industrial Relations and Social
Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Security No. Kep.4/HI.00.00/00.0000.250113010/P-1/
No. Kep.4/HI.00.00/00.0000.250113010/P-1/III/2025 tanggal III/2025 dated March 3, 2025, and valid until
3 Maret 2025 dan berlaku hingga 2 Maret 2027. March 2, 2027. The regulation outlines the rights and
Peraturan ini mengatur hak dan kewajiban karyawan obligations of employees and the Company, including
serta Perseroan, termasuk ketentuan hubungan kerja, employment terms, welfare provisions, disciplinary
kesejahteraan, disiplin, dan mekanisme penyelesaian measures, and dispute resolution mechanisms,
perselisihan, serta ditinjau dan diperbarui setiap 2 and is reviewed and updated every 2 (two) years in
08
(dua) tahun sesuai ketentuan yang berlaku. [GRI 2-30] accordance with the applicable regulations. [GRI 2-30]
Sebelum pengesahan, rancangan Peraturan Prior to ratification, the draft regulation is consulted
09
Perusahaan dikonsultasikan melalui Lembaga through the Bipartite Cooperation Institution as
Kerja Sama Bipartit sebagai forum dialog antara a dialogue forum between management and
10
manajemen dan perwakilan karyawan. Pada employee representatives. During the reporting year,
tahun pelaporan, 100% karyawan tercakup dalam 100% of employees were covered under employment
perjanjian kerja yang mengacu pada Peraturan agreements referring to the Company Regulation.
11
Perusahaan. [GRI 2-30] [GRI 2-30]
Partisipasi dan konsultasi karyawan dalam aspek Employee participation and consultation on
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dilakukan Occupational Health and Safety (OHS) are
melalui forum internal dan perwakilan karyawan conducted through internal forums and employee
dalam pembahasan kebijakan K3, sosialisasi representation in OHS policy discussions, safety
prosedur keselamatan, serta penyampaian procedure socialization, and the submission of
masukan terkait potensi risiko di lingkungan kerja. feedback regarding workplace risk identification.
Mekanisme ini mendukung komunikasi dua arah This mechanism supports two-way communication
dalam pengelolaan risiko operasional, khususnya in managing operational risks, particularly in power
di unit pembangkit listrik yang memiliki karakteristik plant units with higher technical risk exposure.
risiko teknis lebih tinggi. [GRI 403-4] [GRI 403-4]
Page 170
PT Cikarang Listrindo Tbk
168 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Perseroan menyediakan mekanisme penyampaian The Company provides formal channels for
aspirasi dan pengaduan bagi karyawan melalui employees to raise concerns and submit grievances,
kanal resmi yang telah dijelaskan pada Bab “Tata as described in the “Sustainability Governance”
Kelola Keberlanjutan” terkait Komunikasi Masalah chapter under Communication of Critical Concerns
Penting dan Mekanisme Remediasi. Mekanisme and Remediation Mechanisms. These mechanisms
tersebut dapat diakses oleh seluruh karyawan dan are accessible to all employees and ensure
menjamin kerahasiaan serta penanganan yang confidentiality and objective handling in accordance
objektif sesuai prosedur yang berlaku. [GRI 3-3] with established procedures. [GRI 3-3]
Dalam hal terjadi perubahan operasional signifikan In the event of significant operational changes
yang berdampak terhadap kondisi kerja, Perseroan affecting working conditions, the Company
memberikan pemberitahuan paling lambat provides a minimum notice period of 14 (fourteen)
14 (empat belas) hari kerja kepada karyawan dan/ working days to employees and/or their
atau perwakilan mereka sebelum penerapan representatives prior to the implementation. [GRI 402-1]
perubahan tersebut. [GRI 402-1]
Perseroan beroperasi sepenuhnya di Indonesia, The Company operates solely in Indonesia, where
di mana peraturan ketenagakerjaan nasional labor laws provide protection for freedom of
menjamin kebebasan berserikat dan hak atas association and collective bargaining. Up to the
perundingan kolektif. Hingga tahun pelaporan, reporting year, no significant risks related to restrictions
tidak terdapat risiko signifikan terkait pembatasan on freedom of association have been identified
kebebasan berserikat yang teridentifikasi dalam in the Company’s direct operations. [GRI 407-1]
operasi langsung Perseroan. [GRI 407-1]
Perseroan memastikan bahwa Peraturan The Company ensures that the Company Regulation
Perusahaan dan kebijakan operasional beserta and related operational policies, including any
setiap perubahannya dikomunikasikan secara amendments, are adequately communicated to
memadai kepada seluruh karyawan agar dipahami all employees to ensure consistent understanding
dan diterapkan secara konsisten. Standar hubungan and implementation. These industrial relations
industrial ini juga dikomunikasikan kepada standards are also communicated to suppliers
pemasok melalui perjanjian kerja sama dan pakta through cooperation agreements and integrity
integritas yang mencakup komitmen terhadap pacts, which include commitments to fair labor
praktik ketenagakerjaan yang adil, penghormatan practices, respect for freedom of association, and
terhadap kebebasan berserikat, serta kepatuhan compliance with applicable labor regulations. These
terhadap peraturan ketenagakerjaan yang berlaku. policies apply to all Company employees, while
Kebijakan tersebut berlaku bagi seluruh karyawan outsourced workers are required to comply with
Perseroan, sementara tenaga kerja outsource workplace rules and standards applicable within
diwajibkan mematuhi ketentuan dan standar kerja the Company’s operational areas in accordance
yang berlaku di lingkungan operasional Perseroan with agreements with suppliers. [GRI 2-23, 407-1]
sesuai perjanjian dengan pemasok. [GRI 2-23, 407-1]
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat laporan Throughout 2025, there were no significant reported
sengketa hubungan industrial yang signifikan industrial relations disputes or violations of the
maupun pelanggaran terhadap kebijakan Company’s employment policies. This condition
ketenagakerjaan Perseroan. Kondisi ini reflects stable employment relations and the
mencerminkan hubungan kerja yang stabil serta effectiveness of the dialogue and resolution
efektivitas mekanisme dialog dan penyelesaian mechanisms implemented by the Company.
yang telah diterapkan.
Page 171
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
169
PENANGANAN PENGADUAN KARYAWAN [GRI 2-26]
01
Handling of Employee Grievances
02
Mekanisme penyampaian pengaduan dan The grievance and consultation mechanisms
03
konsultasi bagi karyawan telah dijelaskan secara available to employees are comprehensively
komprehensif pada Bab “Tata Kelola Keberlanjutan“ described in the “Sustainability Governance” chapter
04
dalam bagian Komunikasi Masalah Penting dan under Communication of Critical Concerns and
Mekanisme Remediasi. Mekanisme tersebut Remediation Mechanisms. These mechanisms
05
juga berlaku untuk isu ketenagakerjaan dan hak also apply to employment-related and human
asasi manusia, serta menjamin kerahasiaan rights issues, ensuring confidentiality and objective
dan penanganan yang objektif sesuai prosedur handling in accordance with established procedures.
06
yang ditetapkan.
Sebagai bagian dari pemantauan hubungan As part of monitoring employment relations and
07 Implementing Best Practices in Employment
kerja dan peningkatan berkelanjutan, Perseroan continuous improvement, the Company conducts
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
melaksanakan survei keterikatan karyawan an annual employee engagement survey. In 2025,
(employee engagement) setiap tahun. Pada tahun the survey achieved a participation rate of 91.7%
2025, survei diikuti oleh 91,7% dari total karyawan of total employees, with an average Employee
dengan skor rata-rata keterikatan karyawan Engagement score of 4.10 out of 5.00 and a Net
sebesar 4,10 dari skala 5,00 dan Net Promoter Score Promoter Score (NPS) of 90.8%, indicating a high
(NPS) sebesar 90,8%, yang menunjukkan tingkat level of employee willingness to recommend the
kesediaan karyawan untuk merekomendasikan Company as a workplace. The results serve as
Perseroan sebagai tempat bekerja. Hasil ini menjadi a basis for identifying areas for improvement
dasar bagi Perseroan untuk mengidentifikasi area and strengthening workplace relations.
perbaikan dan penguatan hubungan kerja.
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat pengaduan Throughout 2025, there were no significant reported
ketenagakerjaan dan pelanggaran hak asasi employment-related grievances or human
manusia yang signifikan. rights violations.
08
09
10
11
Page 172
PT Cikarang Listrindo Tbk
170 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
PENINGKATAN KOMPETENSI: PELATIHAN DAN
PENGEMBANGAN KARYAWAN
Competency Enhancement: Training and Development
2025 2024
Human Capital Return on Investment (HCROI) dihitung dengan membagi selisih 3,1 3,0
antara Total Penjualan Neto dikurangi dengan Seluruh Biaya Operasional selain
Beban Pegawai dengan Beban Pegawai
Human Capital Return on Investment (HCROI) is calculated by dividing Total Net
Sales minus All Operational Expenses excluding Employee Expenses by Employee
Expenses
HCROI Perseroan relatif stabil dari 3,0 pada 2024 The Company’s HCROI remained relatively stable,
menjadi 3,1 pada 2025, yang menunjukkan nilai increasing slightly from 3.0 in 2024 to 3.1 in 2025,
tambah dari investasi pada tenaga kerja tetap indicating a consistent level of value generated from
terjaga secara konsisten. human capital investment.
Operasi yang berkelanjutan didukung oleh karyawan Sustainable operations are supported by employees
yang kompeten dan adaptif terhadap dinamika who are competent and adaptive to increasingly
bisnis yang semakin kompleks. Perseroan secara complex business dynamics. The Company
konsisten melaksanakan program pelatihan dan consistently implements training and development
pengembangan untuk meningkatkan kompetensi programs to enhance employees’ technical,
teknis, manajerial, dan kepemimpinan karyawan, managerial, and leadership competencies, in line
sejalan dengan Strategic Human Capital Master with the Strategic Human Capital Master Plan. [GRI 3-3]
Plan. [GRI 3-3]
Setiap karyawan memiliki kesempatan yang All employees are provided with equal access to
setara untuk mengakses program pelatihan dan training and development programs aligned with
pengembangan sesuai kebutuhan kompetensi the job’s competency requirements. Participation in
jabatan. Penetapan peserta dalam program advanced development and succession programs
pengembangan lanjutan dan suksesi dilakukan is determined based on performance evaluations,
berdasarkan hasil evaluasi kinerja, asesmen competency assessments, and organizational
kompetensi, serta kebutuhan organisasi. [GRI 3-3] needs. [GRI 3-3]
Selain pelatihan formal, Perseroan juga mendorong In addition to formal training, the Company fosters
budaya pembelajaran berkelanjutan melalui a continuous learning culture through a knowledge
mekanisme knowledge sharing, di mana setiap sharing mechanism, where each employee is
karyawan diwajibkan melakukan minimal 2 (dua) required to conduct at least 2 (two) knowledge
sesi berbagi pengetahuan per semester di sharing sessions per semester at the departmental
tingkat departemen maupun forum koordinasi level or during company coordination forums.
perusahaan. Pendekatan ini bertujuan memperkuat This approach aims to strengthen knowledge
transfer pengetahuan, kolaborasi lintas fungsi, dan transfer, cross-functional collaboration, and
memperkaya wawasan internal sebagai bagian dari enrich internal capabilities as part of continuous
pengembangan kompetensi berkelanjutan. competency development.
Program Pengelolaan dan Pengembangan Sumber The Human Resources Management and
Daya Manusia (PPSDM) dilaksanakan secara Development Program (HRMD) is implemented
sistematis dan holistik yang mencakup: [OJK F.1, F.22] systematically and holistically, covering: [OJK F.22]
[GRI 3-3, 404-2][EU14] [GRI 3-3, 404-2][EU14]
1. Program Pengembangan Karyawan Bertalenta 1. Talent Employee Development Program to
untuk menyiapkan suksesi pada posisi kunci, prepare succession for key positions, through:
melalui:
a. Supervisor Development Program (SDP) a. Supervisor Development Program (SDP) as
sebagai pengantar untuk promosi ke tingkat an introduction for promotion to supervisor
supervisor; level;
Page 173
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
171
b. Leadership Development Program (LDP) b. Leadership Development Program (LDP) as an
01
sebagai pengantar untuk promosi ke tingkat introduction for promotion to managerial level;
manager; dan and
02
c. Executive Development Program (EDP) sebagai c. Executive Development Program (EDP) as
pengantar untuk promosi ke tingkat general an introduction for promotion to the general
03
manager/associate director ke atas. manager/associate director level and above.
2. Kategori Program Pelatihan, yang 2. Categories of Training Programs conducted
04
diselenggarakan sesuai dengan kebutuhan in accordance with the work needs and
dan persyaratan kerja, termasuk pelatihan requirements, including refresher training
penyegaran untuk menjaga kompetensi dan to maintain competency and compliance,
05
kepatuhan, yang dikelompokkan ke dalam grouped into six (6) categories:
6 (enam) kategori, yaitu:
06
a. Functional Competency Training, yaitu a. Functional Competency Training, training
pelatihan yang terkait langsung dengan fungsi that is directly related to the work function
07 Implementing Best Practices in Employment
kerja sesuai dengan profil kompetensi pada in accordance with the competency profile
setiap jabatan, termasuk dalamnya sertifikasi of each position, including competency and
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
kompetensi dan sertifikasi profesi; professional certifications;
b. Corporate System Training, yaitu pelatihan b. Corporate System Training, training that
yang terkait dengan sistem yang diterapkan/ is related with the systems implemented/
dijalankan oleh Perseroan, seperti Good operated by the Company, such as Good
Corporate Governance (GCG), Sistem Corporate Governance (GCG), Security
Manajemen Pengamanan (SMP), Cyber Management Systems (SMP), Cyber Security,
Security, Enterprise Resource Planning (ERP), Enterprise Resource Planning (ERP), etc;
dsb;
c. Leadership & Managerial Training, yaitu c. Leadership & Managerial Training, training that
pelatihan terkait dengan soft competency is related with soft competencies to support
guna mendukung dalam mengelola pekerjaan work management and build interactions with
dan membangun interaksi dengan orang lain; others;
d. Corporate Values Training, yaitu pelatihan d. Corporate Values Training, training that is
yang terkait dengan penerapan nilai-nilai related with the implementation of corporate
budaya perusahaan, termasuk dalamnya 5R, values, including 5R, diversity and inclusion,
08
keberagaman dan inklusi, dsb; etc;
e. HSE (Health, Safety & Environment) Training, e. HSE (Health, Safety & Environment) Training,
09
yaitu pelatihan yang terkait akan aspek HSE training that is related to HSE aspects to ensure
guna memenuhi kepatuhan terhadap standar compliance with both mandatory and non-
10
dan regulasi, baik yang wajib maupun tidak mandatory standards and regulations; and
wajib; dan
f. Induction Training, yaitu pelatihan bagi f. Induction Training, training that is for the new 11
karyawan baru guna memperkenalkan employees to comprehend the Company.
Perseroan.
3. Pelatihan Pra-Pensiun yang dirancang bagi 3. Pre-retirement Training designed to prepare
karyawan menjelang masa purnabakti untuk employees approaching retirement in terms
mempersiapkan aspek mental, kesehatan, of mental readiness, health management,
pengelolaan keuangan, serta peluang financial planning, and entrepreneurial business
kewirausahaan. opportunities.
Pelaksanaan program pelatihan dan pengembangan Training and development programs are delivered
dilakukan melalui sesi tatap muka, virtual, dan through in-person, virtual, and e-learning sessions,
e-learning, dengan materi yang dilengkapi evaluasi with materials complemented by evaluations to
untuk memastikan efektivitas pembelajaran. [OJK F.1, F.22] ensure learning effectiveness. [OJK F.1, F.22][GRI 3-3, 404-2]
[GRI 3-3, 404-2][EU14] [EU14]
Page 174
PT Cikarang Listrindo Tbk
172 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Berikut adalah kegiatan pelatihan sepanjang The following are training throughout the year 2025
tahun 2025 yang diikuti oleh karyawan Perseroan attended by the Company’s employees related to
terkait dengan ESG dan keberlanjutan: [GRI 404-2] ESG and sustainability: [GRI 404-2]
Topik Pendidikan dan Pelatihan Tanggal Penyelenggara
Topics of Education and Training Programs Date Organizers
The CCS Regulatory and Business Framework – 23 Januari 2025 Assegaf Hamzah & Partners
The Complete Picture January 23, 2025
How to Enhance Credibility on Your Sustainability Report 12 Februari 2025 TÜV Rheinland
February 12, 2025
Navigating Sustainability Reporting Standards 20 Maret 2025 Bursa Efek Indonesia | Indonesia Stock
“Implementasi pelaporan yang mengadopsi International March 20, 2025 Exchange, Global Reporting Initiative,
Financial Reporting Standards (IFRS) Sustainability Disclosure dan | and Asosiasi Emiten Indonesia
Standards S1 dan S2 dari International Sustainability Standards
Board (ISSB)”
Navigating Sustainability Reporting Standards
“Implementation of reporting adopting the International
Financial Reporting Standards (IFRS) Sustainability Disclosure
Standards S1 and S2 issued by the International Sustainability
Standards Board (ISSB)”
Value and Benefits of 2025 S&P Global Corporate Sustainability 28 Mei 2025 Bursa Efek Indonesia | Indonesia Stock
Assessment (CSA) May 28, 2025 Exchange, S&P Global
Factoring Climate Risk into Decarbonization 23 Juli 2025 S&P Global
July 23, 2025
IDX Net Zero Incubator 2025 28 Juli 2025 Bursa Efek Indonesia | Indonesia Stock
July 28, 2025 Exchange, Sucofindo
Sustainable Procurement 7-8, 14-15 Agustus 2025 TÜV Rheinland
August 7-8, 14-15, 2025
Seminar Peluncuran Bersama Standar Pengungkapan 11 Agustus 2025 Ikatan Akuntan Indonesia
Keberlanjutan (SPK) & Seminar "SPK dan Tantangan Penerapan August 11, 2025
dalam Transformasi Keuangan Berkelanjutan"
Joint Launch Seminar of the Sustainability Disclosure Standards
(SPK) & Seminar on “SPK and Implementation Challenges in
Sustainable Finance Transformation”
Modul 1 IDX Net Zero Incubator 2025: Pengenalan Risiko Iklim 25 Agustus 2025 Bursa Efek Indonesia | Indonesia
dan Net Zero August 25, 2025 Stock Exchange, International Finance
IDX Net Zero Incubator 2025 Module 1: Introduction to Climate Corporation (IFC)
Risk and Net Zero
GRI 102: Climate Change dan | and GRI 103: Energy Topic 3 September 2025 Bursa Efek Indonesia | Indonesia Stock
Standards September 3, 2025 Exchange, Global Reporting Initiative,
dan | and Asosiasi Emiten Indonesia
Modul 2 IDX Net Zero Incubator: Penilaian Emisi GRK Scope 1 24-25 September 2025 Bursa Efek Indonesia | Indonesia Stock
dan 2 September 24-25, 2025 Exchange, Sucofindo
IDX Net Zero Incubator Module 2: Assessment of Scope 1 and
Scope 2 GHG Emissions
Modul 3 IDX Net Zero Incubator: Penilaian Emisi Gas Rumah 7-8 Oktober 2025 Bursa Efek Indonesia | Indonesia Stock
Kaca Scope 3 October 7-8, 2025 Exchange, Sucofindo
IDX Net Zero Incubator Module 3: Assessment of Scope 3
Greenhouse Gas Emissions
Sosialiasi Pernyataan Standar Pengungkapan Keberlanjutan 29 Oktober 2025 Bursa Efek Indonesia | Indonesia Stock
(PSPK 1 dan PSPK 2) October 29, 2025 Exchange, Ikatan Akuntan Indonesia
Socialization of the Sustainability Disclosure Standards
Statements (PSPK 1 and PSPK 2)
Modul 4 dan 5 IDX Net Zero Incubator: Menghitung Emisi Gas 10 November 2025 Bursa Efek Indonesia | Indonesia Stock
Rumah Kaca menggunakan Carbon Calculator Tool dan November 10, 2025 Exchange, Jejakin, Ikatan Akuntan
Climate Reporting Indonesia, International Finance
IDX Net Zero Incubator Modules 4 and 5: Calculating Corporation (IFC)
Greenhouse Gas Emissions using the Carbon Calculator Tool
and Climate Reporting
Roundtable Discussion on Piloting the IDX Green Equity 26 November 2025 Bursa Efek Indonesia | Indonesia Stock
Designation November 26, 2025 Exchange, S&P Global
Page 175
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
173
Sepanjang tahun 2025, total jam pelatihan dan Throughout the year 2025, the total training and
01
pengembangan yang diikuti oleh para karyawan development hours attended by employees reached
adalah 31.002 jam (2024: 42.582 jam), dengan rata- 31,002 hours (2024: 42,582 hours), with an average of
02
rata 37,4 jam/karyawan (2024: 52,4 jam/karyawan). 37.4 hours/employee (2024: 52.4 hours/employee).
[GRI 404-1] [GRI 404-1]
03
Penurunan total jam pelatihan dan pengembangan The decrease in the total hours of training and
pada tahun 2025 dibandingkan tahun 2024 development in 2025 compared to 2024 was primarily
04
terutama dikarenakan pelaksanaan sejumlah due to the implementation of several training
program pelatihan pada tahun sebelumnya yang programs in the previous year that involved broader
memiliki cakupan peserta lebih luas, termasuk participant coverage, including training related
05
pelatihan terkait HSE serta program penguatan to HSE as well as the Balanced Scorecard system
sistem Balanced Scorecard sebagai bagian dari strengthening program as part of the Company’s
06
pengembangan manajemen kinerja Perseroan. performance management development. In
Selain itu, Perseroan senantiasa memprioritaskan addition, the Company consistently prioritizes
07 Implementing Best Practices in Employment
pengembangan kompetensi yang lebih terarah dan competency development that is more targeted and
selaras dengan kebutuhan strategis Perseroan. aligned with the organization’s strategic needs.
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
Perseroan secara berkala mengevaluasi efektivitas The Company periodically evaluates the
dan relevansi program pelatihan untuk memastikan effectiveness and relevance of training programs
pengembangan kompetensi tetap berjalan to ensure that competency development continues
secara terstruktur dan efektif sesuai kebutuhan to be implemented in a structured and effective
organisasi. manner in line with organizational needs.
Pada tahun 2025, Perseroan menyelenggarakan In 2025, the Company conducted 214 (2024: 371)
214 (2024: 371) kegiatan pelatihan internal dan eksternal internal and external training activities covering
yang mencakup kompetensi teknis, manajerial, tata technical, managerial, governance, sustainability,
kelola, keberlanjutan, dan HSE. [GRI 404-2] and HSE competencies. [GRI 404-2]
Terkait pemahaman hak asasi manusia, pelatihan With regard to human rights awareness, specific
khusus bagi petugas keamanan belum dilaksanakan training for security personnel was not conducted
pada tahun 2025. Namun demikian, pengarahan in 2025. However, regular briefings referring to the
rutin yang merujuk pada Pedoman Etika dan Perilaku Code of Ethics and Conduct are continued to ensure
tetap diberikan untuk memastikan prinsip-prinsip that human rights principles are understood and
08
hak asasi manusia dipahami dan diterapkan dalam implemented in the performance of their duties.
pelaksanaan tugas.
09
Sejak tahun 2023, Departemen SDM mengembangkan Since 2023, the HR Department has developed the
Sistem Manajemen Pengetahuan (KMS) “Gerakan Knowledge Management System (KMS) “Gerakan
10
Belajar Terpadu” yang terintegrasi dengan Learning Belajar Terpadu,” integrated with the Learning
Management System (LMS) sebagai pusat akses Management System (LMS), as a centralized internal
pembelajaran internal. Platform ini mendukung learning access point. The platform supports
pembelajaran mandiri dan memperluas akses self-directed learning and expands access to 11
terhadap materi pengembangan kompetensi. competency development materials.
Total investasi pelatihan dan pengembangan Total investment in employee training and
kompetensi karyawan pada tahun 2025 sebesar competency development in 2025 amounted to
Rp3.725,5 juta atau setara dengan Rp4,5 juta per Rp3,725.5 million, equivalent to Rp4.5 million per
karyawan (2024: Rp3.655,3 juta atau setara dengan employee (2024: Rp3,655.3 million, equivalent to
Rp4,5 juta per karyawan). [F.22][GRI 404-1] Rp4.5 million per employee). [F.22][GRI 404-1]
Page 176
PT Cikarang Listrindo Tbk
174 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Pelatihan dan Pengembangan Berdasarkan Jenis Kelamin Tahun 2025 [OJK F.22][GRI 404-1]
Training and Competency by Gender in 2025
Jenis Kelamin Jumlah Karyawan Jumlah Jam Pelatihan Rata-rata Jam Pelatihan per Karyawan
Gender Number of Employees Total Training Hours Average Training Hours per Employee
Laki-laki
716 28.076 39,2
Male
Perempuan
112 2.926 26,1
Female
Jumlah
828 31.002 37,4
Total
Pelatihan dan Pengembangan Berdasarkan Level Jabatan Tahun 2025 [OJK F.22][GRI 404-1]
Training and Competency by Position Level in 2025
Level Jabatan Jumlah Karyawan Jumlah Jam Pelatihan Rata-rata Jam Pelatihan per Karyawan
Position Level Number of Employees Total Training Hours Average Training Hours per Employee
Top dan | and Middle
60 1.862 31,0
Management
Junior Management 162 5.628 34,7
Staf/Teknisi
606 23.512 38,8
Staff/Technician
Jumlah
828 31.002 37,4
Total
Pelatihan dan Pengembangan Berdasarkan Jenis Program Tahun 2025 [OJK F.22][GRI 404-1]
Training and Competency by Program Type in 2025
Jenis Jumlah Partisipasi berdasarkan Level Jabatan
Program Tujuan Program Peserta Participation by Position Level
Program Program Objective Number of
Type Participants AD GM/M/AM S S/T P
Functional Pelatihan yang terkait langsung 1.633 2 28 250 1.348 5
Competency dengan fungsi kerja sesuai
dengan profil kompetensi pada
setiap jabatan
Training programs directly related
to the job function in accordance
with the competency profile of
each position
Corporate Pelatihan yang terkait 4.328 1 288 856 3.121 62
System dengan sistem dan kebijakan
perusahaan yang diterapkan,
seperti GCG, SMP, cyber security,
ERP, dan sistem lainnya
Training program related to
corporate systems and policies
implemented by the Company,
such as GCG, SMP, cyber security,
ERP, and other corporate systems
Leadership & Pelatihan yang berfokus 106 - 60 31 15 -
Managerial pada penguatan kompetensi
kepemimpinan dan manajerial
untuk mendukung pengelolaan
pekerjaan serta efektivitas
interaksi antar individu dan tim
Training programs focused on
strengthening leadership and
managerial competencies
to support effective work
management and interpersonal
collaboration
Page 177
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
175
Jenis Jumlah Partisipasi berdasarkan Level Jabatan
01
Program Tujuan Program Peserta Participation by Position Level
Program Program Objective Number of
Type Participants AD GM/M/AM S S/T P
02
Corporate Pelatihan yang terkait dengan 10 - - 2 8 -
Values penerapan nilai dan budaya
03
perusahaan
Training programs related to the
implementation of corporate
04
values and culture
HSE (Health, Pelatihan yang terkait akan 1.016 - 39 171 794 12
Safety & aspek K3L untuk memastikan
05
Environment) kepatuhan terhadap standar
dan regulasi yang berlaku, baik
yang bersifat wajib maupun
06
penguatan kompetensi
Training programs related
to HSE to ensure compliance
07 Implementing Best Practices in Employment
with applicable standards and
regulations, including both
mandatory and competency
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
enhancement programs
Induction Pelatihan bagi karyawan 31 - 1 2 28 -
baru untuk memperkenalkan
Perseroan, nilai perusahaan,
kebijakan, dan prosedur kerja
Training programs provided to
new employees to introduce the
Company, its values, policies, and
work procedures
Keterangan | Notes:
AD : Associate Director
GM/M/AM : General Manager / Manager / Assistant Manager
S : Supervisor
S/T : Staf / Teknisi | Staff / Technician
P : Pelaksana | General Worker
PENILAIAN KINERJA KARYAWAN
08
Employee Performance Evaluation
09
Cikarang Listrindo secara berkala melakukan Cikarang Listrindo periodically conducts performance
10
penilaian kinerja seluruh karyawan sebagai assessments for all employees as part of a structured
bagian dari pengelolaan sumber daya manusia and sustainable human capital management
yang terstruktur dan berkelanjutan. Sistem approach. This system serves as the foundation 11
ini menjadi landasan dalam pengembangan for individual development and alignment of
individu serta penyelarasan kontribusi karyawan employee contributions with the Company’s
terhadap pencapaian tujuan strategis dan strategic and sustainability objectives.
keberlanjutan Perseroan.
Sebagai bagian dari penyempurnaan sistem, As part of the continual system enhancement, by the
pada akhir 2024 Perseroan mengintegrasikan end of 2024 the Company has integrated individual
penilaian individu dengan target korporat berbasis performance assessments with corporate targets
Balanced Scorecard melalui penerapan Individual derived from the Balanced Scorecard through the
Scorecard. Sistem ini dijalankan melalui aplikasi Individual Scorecard framework. This system is
internal Scorecard App yang dikembangkan oleh implemented through the internal Scorecard App
Perseroan. Integrasi tersebut memastikan bahwa developed by the Company. This integration ensures
Key Performance Indicator (KPI) individu secara that individual Key Performance Indicators (KPIs)
langsung selaras dengan sasaran strategis dan are directly aligned with the Company’s strategic
kinerja korporat. objectives and corporate performance.
Page 178
PT Cikarang Listrindo Tbk
176 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Penilaian kinerja SDM dilakukan 2 (dua) kali dalam 1 Human capital performance assessments are
(satu) tahun melalui melalui tahapan berikut: conducted twice a year through the following stages:
1. Penyusunan dan penetapan KPI individu dalam 1. Preparation and determination of individual KPIs
kerangka Individual Scorecard; within the Individual Scorecard framework;
2. Pemantauan kinerja secara berkala oleh atasan 2. Periodic performance monitoring by the immediate
langsung; dan supervisor; and
3. Evaluasi akhir sebagai dasar penilaian kinerja dan 3. Final evaluation as the basis for performance
pengembangan lanjutan. appraisal and further development.
Pada tahun 2025, penilaian kinerja telah dilakukan In 2025, performance evaluations were conducted for
kepada 100% karyawan di seluruh level jabatan. 100% of employees across all position levels. [GRI 3-3]
[GRI 3-3][GRI 404-3] [GRI 404-3]
Penilaian kinerja juga menjadi dasar dalam proses Performance evaluation outcomes also serve as
promosi dan pengembangan karier. Melalui the basis for promotion and career development
Talent Management System (TMS), Perseroan decisions. Through the Talent Management System
mengidentifikasi dan mempersiapkan talenta (TMS), the Company identifies and prepares internal
internal sebagai calon pemimpin masa depan melalui talents as future leaders through structured programs
program terstruktur seperti Supervisor Development such as the Supervisor Development Program
Program (SDP), Leadership Development Program (SDP), Leadership Development Program (LDP), and
(LDP), dan Executive Development Program (EDP). Executive Development Program (EDP).
Pada tahun 2025, Perseroan menyelenggarakan In 2025, the Company conducted the Supervisor
Supervisor Development Program (SDP) bagi Development Program (SDP) for 22 participants
22 peserta (2024: 19 peserta) dan Leadership (2024: 19 participants) and the Leadership
Development Program (LDP) bagi 20 peserta (2024: Development Program (LDP) for 20 participants (2024:
22 orang). [GRI 404-2] 22 participants). [GRI 404-2]
PELATIHAN KARYAWAN PRA-PENSIUN [GRI 404-2]
Pre-Retirement Employee Training
Perseroan menyelenggarakan Program Masa The Company organizes a Retirement Preparation
Persiapan Pensiun (MPP) sebagai bagian dari Program (RPP) as part of its commitment to
komitmen pengembangan berkelanjutan bagi supporting employees’ development through to
karyawan hingga akhir masa kerja. Program ini the end of their employment period. The program is
dilaksanakan paling lambat 2 (dua) tahun sebelum implemented no later than 2 (two) years before an
karyawan mencapai usia pensiun yang ditetapkan, employee reaches the retirement age of 55 years,
yaitu 55 tahun, sesuai ketentuan yang diatur dalam in accordance with the provisions set out in the
Peraturan Perusahaan. Company Regulations.
MPP diberikan kepada karyawan yang memasuki The RPP is provided to employees entering
masa pra-pensiun dan dapat diikuti pula the pre-retirement period and may also be
oleh pasangan karyawan, sebagai bentuk attended by their spouses, recognizing the
pengakuan atas pentingnya kesiapan keluarga importance of family preparedness in supporting
dalam mendukung transisi yang lancar menuju a smooth transition into retirement.
masa pensiun.
Program ini bertujuan untuk mempersiapkan peserta The program aims to prepare participants in terms
dari aspek kesiapan mental, pengelolaan kesehatan, of mental readiness, health management, financial
perencanaan keuangan, serta pengembangan planning, and entrepreneurial opportunities to
peluang kewirausahaan agar tetap produktif setelah ensure continued productivity after retirement.
memasuki masa purnabakti.
Pada tahun 2025, program MPP diselenggarakan In 2025, the RPP was conducted for 16 employees
bagi 16 karyawan (2024: 17 karyawan). Melalui (2024: 17 employees). Through this program, the
program ini, Perseroan memastikan karyawan dan Company ensures that employees and their families
keluarganya memperoleh dukungan transisi yang receive adequate transition support in preparing for
memadai dalam mempersiapkan masa pensiun. retirement. [GRI 404-2]
[GRI 404-2]
Page 179
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
177
SISTEM REMUNERASI [GRI 3-3, 202-1, 401-2, 405-2]
01
Remuneration System
02
Keberlanjutan Perseroan tidak terlepas dari The sustainability of the Company is closely linked to
03
kemampuannya dalam menarik, mempertahankan, its ability to attract, retain, and motivate competent
dan memotivasi karyawan yang kompeten. employees. Therefore, the Company has established
04
Oleh karena itu, Perseroan menetapkan sistem a remuneration and welfare system that is objective,
remunerasi dan kesejahteraan yang objektif, competitive, performance-based, and aligned with
05
kompetitif, berbasis kinerja, serta selaras dengan the principles of fairness and equal opportunity for all
prinsip keadilan dan kesempatan yang setara bagi employees, both permanent and non-permanent.
seluruh karyawan, baik tetap maupun tidak tetap.
06
Sistem remunerasi ditetapkan berdasarkan jabatan, The remuneration system is determined based on
kompetensi, masa kerja, pencapaian kinerja, serta position, competence, years of service, performance
07 Implementing Best Practices in Employment
Corporate Values Index (CVI), tanpa membedakan achievement, and the Corporate Values Index
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
gender, suku, ras, agama, maupun karakteristik (CVI), without discrimination on the basis of gender,
pribadi lainnya. Pengukuran CVI dilakukan melalui ethnicity, race, religion, social background, or other
sistem SDM yang terintegrasi sebagai bagian personal attributes. The measurement of the CVI
dari penguatan sistem informasi SDM berbasis is conducted through the integrated HR system as
teknologi. Bagi karyawan yang menduduki posisi part of strengthening the technology-based HR
yang sama pada lokasi kerja yang sama serta information system. For employees holding the same
memiliki kompetensi, kinerja, dan masa kerja yang position at the same work location with comparable
sebanding,, Perseroan menerapkan gaji pokok yang competence, performance, and length of service,
setara, sehingga rasio remunerasi antara karyawan the Company applies equal basic pay, resulting in a
laki-laki dan perempuan adalah 1:1. [GRI 405-2] remuneration ratio of 1:1 between male and female
employees. [GRI 405-2]
Dalam pemberian upah kerja berupa gaji pokok, In providing work wages through the form of
Perseroan senantiasa mematuhi seluruh ketentuan basic salary, the Company complies with all
perundang-undangan yang berlaku, termasuk applicable regulations, including the Regency
ketentuan terkait Upah Minimum Kabupaten (UMK) Minimum Wage (UMK) in each operational area.
08
di masing-masing wilayah operasional. Sepanjang Throughout 2025, all permanent and non-permanent
tahun 2025, seluruh karyawan tetap dan tidak tetap employees received salaries above the applicable
09
menerima gaji di atas ketentuan UMK yang berlaku. UMK applied. [OJK F.20][GRI 202-1]
[OJK F.20][GRI 202-1]
10
Rasio upah bagi karyawan level awal terhadap upah The ratio of entry-level wages to the minimum wage
minimum di lokasi operasional menunjukkan bahwa at the operational locations indicates that the entry-
upah bagi karyawan laki-laki maupun perempuan level wages for both male and female employees are
berada pada tingkat yang sama, yaitu setara set at the same level, equivalent to 1 (one) time the 11
dengan 1 (satu) kali UMK yang berlaku di wilayah applicable UMK in the Company’s operational areas.
operasional Perseroan. [OJK F.20][GRI 202-1] [OJK F.20][GRI 202-1]
Sebagai bagian dari komitmen terhadap As part of its commitment to diversity and
keberagaman dan kesempatan yang setara, equal opportunity, the Company monitors the
Perseroan melakukan pemantauan rasio gaji base salary ratio between female and male
pokok antara karyawan perempuan dan laki-laki employees across comparable job categories
pada kategori jabatan dan lokasi operasional and operational locations to ensure that there
yang sebanding untuk memastikan tidak are no unjustified remuneration gaps. The ratio is
terdapat kesenjangan remunerasi yang tidak calculated by comparing the average base salary
dapat dibenarkan. Rasio dihitung berdasarkan of female employees to that of male employees in
perbandingan rata-rata gaji pokok karyawan equivalent positions. [GRI 405-2]
perempuan terhadap laki-laki pada posisi yang
setara. [GRI 405-2]
Page 180
PT Cikarang Listrindo Tbk
178 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Hasil pemantauan tahun 2025 menunjukkan bahwa The 2025 monitoring results indicate that the base
rasio gaji pokok antara karyawan perempuan dan salary ratio between female and male employees
laki-laki pada kategori jabatan dan lokasi kerja yang across relevant job categories and work locations is
relevan telah setara, tanpa perbedaan material. equal, with no material differences observed. Base
Penetapan gaji pokok dilakukan berdasarkan salary determination is based on job evaluation,
evaluasi jabatan, kompetensi, pengalaman, dan competencies, experience, and performance
hasil penilaian kinerja, tanpa mempertimbangkan appraisal results, without regard to gender. [GRI 405-2]
gender. [GRI 405-2]
Di luar remunerasi, Perseroan menyediakan berbagai Beyond remuneration, the Company provides
fasilitas kesejahteraan sesuai Peraturan Perusahaan, comprehensive employee benefits in accordance
meliputi jaminan sosial, asuransi kesehatan, with the Company Regulations, covering social
program pensiun, hak cuti, serta tunjangan lainnya. security, health insurance, retirement benefits, leave
Secara khusus, fasilitas kesehatan bagi karyawan entitlements, and other welfare facilities. Notably,
perempuan yang telah menikah mencakup suami health coverage provided to married female
dan anak-anaknya, sebagai bentuk komitmen employees extends to their spouse and children,
terhadap praktik manfaat yang inklusif dan adil. reflecting the Company’s commitment to equitable
[GRI 401-2, 405-2] and inclusive benefit practices. [GRI 401-2, 405-2]
Berikut adalah komponen manfaat yang diberikan The following are the benefit components provided by
Perseroan berdasarkan status karyawan: the Company based on employee status:
Karyawan Tetap dan Karyawan Tidak Tetap
Component of Benefits of Permanent and Non-Permanent Employees
Jenis Tunjangan Karyawan Tetap Karyawan Tidak Tetap
Types of Benefits Permanent Employees Non-Permanent Employees
Gaji Pokok
√ √
Basic Salary
Kompensasi Lembur
√ √
Overtime Compensation
Tunjangan Operasional
Operational Allowance
Uang Makan
√ √
Meal Allowance
Uang Transportasi
√ √
Transport Allowance
Tunjangan Kesehatan
Health Allowance
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
√ √
Social Security Agency (BPJS) Health
Asuransi Kesehatan (Rawat Jalan, Rawat Inap, termasuk
Pengobatan Disabilitas/Difabel)
√ √
Health Insurance (Outpatient, Inpatient, including Disability
Treatment)
Page 181
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
179
Jenis Tunjangan Karyawan Tetap Karyawan Tidak Tetap
01
Types of Benefits Permanent Employees Non-Permanent Employees
Tunjangan Keselamatan Kerja
02
Work Accident Allowance
BPJS Ketenagakerjaan (Jaminan Keselamatan Kerja)
√ √
03
BPJS Employment (Work Accident Insurance)
Tunjangan Kematian
Death Allowance
04
BPJS Ketenagakerjaan (Jaminan Kematian)
√ √
BPJS for Employment (Death Benefit)
05
Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karena Karyawan Meninggal
Dunia (Uang Pisah)
√ x
06
Termination of Employment due to Employee’s Death
(Severance Payment)
Tunjangan Hari Tua [GRI 201-3]
07 Implementing Best Practices in Employment
Retirement Allowance
BPJS Ketenagakerjaan (Jaminan Hari Tua)
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
√ √
BPJS for Employment (Old Age Protection)
BPJS Ketenagakerjaan (Jaminan Pensiun)
√ √
BPJS for Employment (Pension Benefit)
Program Pensiun Imbalan Pasti
√ x
Defined Benefit Pension Plans
PHK karena Karyawan Mencapai Usia Pensiun (Uang Pisah)
Termination of Employment due to the Retirement Age √ x
(Severance Payment)
Asuransi Kesehatan (Santunan Kematian)
√ √
Health Insurance (Death Benefit)
Tunjangan Lainnya
Others Allowance
Tunjangan Perumahan
√ √
Housing Allowance
Tunjangan Hari Raya
08
√ √
Religious Festivity Allowance
Tunjangan Jabatan
√ √
09
Functional Allowance
Tunjangan Pajak
√ √
10
Tax Allowance
PHK karena Alasan Lainnya yang sesuai ketetapan Perusahaan
yang Berlaku (Uang Pisah)
Termination of Employment for Other Reasons in accordance √ x 11
with the Applicable Company’s Regulations (Severance
Payment)
Cuti
Leave
Cuti Tahunan
√ √
Annual Leave
Page 182
PT Cikarang Listrindo Tbk
180 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Jenis Tunjangan Karyawan Tetap Karyawan Tidak Tetap
Types of Benefits Permanent Employees Non-Permanent Employees
Ijin Sakit
√ √
Sick Leave
Cuti Melahirkan/Keguguran
√ √
Maternity/Miscarriage Leave
Cuti Paternity
√ √
Paternity Leave
Cuti Menikah
√ √
Marriage Leave
Cuti Ibadah
√ x
Religious Leave
Cuti karena Alasan Penting Lainnya
√ √
Leave for Other Important Reasons
Tambahan Hari Cuti Tahunan (pada tahun ke-5, tahun ke-6,
tahun ke-10, dan tahun ke-15)
√ x
Additional Annual Leave Days (in the 5th year, 6th year, 10th year,
and 15th year)
Cuti Istimewa (setiap kelipatan masa kerja 5 tahun)
√ x
Special leave (every multiple of 5 years of employment)
Penunjang Kerja
Work Support
Pakaian Kerja
√ √*
Uniform
Alat Penunjang Kerja
√* √*
Work Support Tools
Lain-lain
Others
Pendidikan dan Pelatihan
√ √
Education and Training
Insentif dan Bonus (berdasarkan kinerja Perseroan dan
karyawan dalam bentuk uang dan/atau saham)
√ √*
Incentives and Bonuses (based on the Company and employee
performance in form of cash and/or stocks)
Penghargaan Masa Kerja Karyawan
√ x
Employee Service Awards
Penghargaan Karyawan Teladan
√ x
Honorary Employee Award
Beasiswa Anak Karyawan yang Berprestasi
√ √
Scholarship for Outstanding Children of Employees
*) Berlaku sesuai ketentuan dan kebutuhan jabatan.
Applicable in accordance with prevailing regulations and job requirements.
Page 183
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
181
Mekanisme Penilaian Insentif dan Incentive Assessment and Outstanding
01
Karyawan Teladan Employee Mechanism
02
Penetapan bonus dan insentif karyawan didasarkan The determination of employee bonuses and
pada hasil penilaian Individual Scorecard yang incentives is based on the results of the Individual
03
terintegrasi dengan Balanced Scorecard Perseroan. Scorecard assessment, which is integrated with the
Penilaian ini mencakup pencapaian indikator Company’s Balanced Scorecard. This assessment
04
kinerja finansial dan non-finansial, termasuk covers the achievement of both financial and
Corporate Values Index (CVI), aspek Health, non-financial performance indicators, including
Safety, dan Environment (HSE), serta Continuous the Corporate Values Index (CVI), Health, Safety
05
Improvement, yang ditetapkan sebagai komponen and Environment (HSE) aspects, and Continuous
penilaian wajib bagi seluruh karyawan. [GRI 3-3] Improvement initiatives, which are established
06
as mandatory evaluation components for all
employees. [GRI 3-3]
07 Implementing Best Practices in Employment
Dengan pendekatan ini, sistem penghargaan Through this approach, the reward system evaluates
tidak hanya menilai hasil kinerja bisnis, not only business performance outcomes but also
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
tetapi juga konsistensi penerapan nilai dan the consistent application of the Company’s values
budaya perusahaan. and culture.
Melalui mekanisme tersebut, karyawan yang Under this mechanism, employees who demonstrate
menunjukkan kinerja unggul dan penerapan nilai- outstanding performance and embody the
nilai perusahaan STAR (Service, Trustworthiness, Company’s STAR values (Service, Trustworthiness,
Accountability, Responsibility) berhak memperoleh Accountability, Responsibility) are eligible to receive
penghargaan sebagai Karyawan Teladan. recognition as Outstanding Employees.
Penghargaan ini diberikan berdasarkan proses This recognition is granted through an objective and
evaluasi yang objektif dan transparan, serta menjadi transparent evaluation process and forms part of
bagian dari sistem apresiasi kinerja yang adil a fair and performance-based appreciation system.
dan berbasis kinerja.
Perseroan tidak memberikan tunjangan khusus The Company does not provide specific remote
lokasi terpencil, mengingat tidak terdapat lokasi location allowances, as there were no operational
operasional yang dikategorikan sebagai wilayah sites classified as remote areas or requiring
08
terpencil atau memerlukan kompensasi khusus special compensation during 2025. [GRI 401-2]
selama tahun 2025. [GRI 401-2]
09
Melalui kerangka remunerasi ini, Perseroan Through this remuneration framework, the Company
memastikan praktik kompensasi yang adil, kompetitif, ensures that compensation practices remain
10
patuh terhadap regulasi, serta mendukung fair, competitive, compliant with regulations, and
keterikatan karyawan dan keberlanjutan jangka supportive of long-term employee engagement and
panjang organisasi. organizational sustainability.
11
Page 184
PT Cikarang Listrindo Tbk
182 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
HAK CUTI ORANG TUA DAN PERLINDUNGAN KESEJAHTERAAN
KARYAWAN [GRI 401-3]
Parental Leave and Employee Welfare Protection
Sebagai bagian dari komitmen terhadap pemenuhan As part of its commitment to upholding human
hak asasi manusia dan kesejahteraan karyawan, rights and employee welfare, the Company
Perseroan menyediakan hak cuti melahirkan provides maternity leave for female employees for
(maternity leave) bagi karyawan perempuan 3 (three) months with full pay, as well as paternity
selama 3 (tiga) bulan dengan pembayaran gaji leave for male employees for 2 (two) days when
penuh, serta hak cuti ayah (paternity leave) selama their spouse gives birth. These provisions are
2 (dua) hari bagi karyawan laki-laki yang istrinya formally regulated in the Company Regulation
melahirkan. Ketentuan tersebut telah diatur secara concerning Maternity or Miscarriage Leave
formal dalam Peraturan Perusahaan mengenai and Leave of Absence due to Incidental Events.
Ketentuan Istirahat Melahirkan atau Keguguran
serta Ketentuan Izin Tidak Masuk Kerja karena
Peristiwa Insidental.
Penerapan ini juga sejalan dengan upaya This implementation is also aligned with national efforts
peningkatan perlindungan ibu dan anak yang diatur to strengthen the protection of mothers and children
dalam Undang-Undang No. 4 Tahun 2024 tentang as reflected in Law No. 4 of 2024 on Maternal and
Kesejahteraan Ibu dan Anak pada Fase 1.000 Hari Child Welfare during the First 1,000 Days of Life.
Pertama Kehidupan.
Selain itu, Perseroan memberikan berbagai In addition, the Company provides various benefits
hak tambahan yang melampaui persyaratan that exceed the minimum government requirements,
minimal dari Pemerintah, antara lain cuti ibadah including one-time religious leave during the period
yang diberikan 1 (satu) kali selama masa kerja, of employment, additional leave days based on
penambahan hari cuti berdasarkan masa kerja, years of service, scholarships for high-achieving
beasiswa bagi anak karyawan berprestasi, employees’ children, and a pension program
serta program pensiun bagi seluruh karyawan for all permanent employees. All such benefits
tetap. Seluruh hak tersebut diatur dalam are governed under the Company Regulation.
Peraturan Perusahaan.
Page 185
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
183
Informasi Cuti Melahirkan Perseroan pada Tahun 2025
01
Parental Leave Information of the Company in 2025
02
Informasi Cuti Melahirkan Perempuan Laki-laki
Parental Leave Information Female Male
03
Hak cuti melahirkan bagi karyawan yang sudah berkeluarga 54 639
Parental leave rights for married employees
04
Jumlah karyawan yang mengambil cuti melahirkan 3 61
Total employees taking parental leave
05
Jumlah karyawan yang kembali bekerja pada tahun 2025 setelah cuti melahirkan berakhir 3 61
Total employees returning to work in 2025 after parental leave ended
06
Tingkat kembali bekerja *) 100% 100%
Return to work rate *)
07 Implementing Best Practices in Employment
Jumlah karyawan yang kembali bekerja setelah berakhirnya cuti melahirkan dan masih bekerja 1 51
hingga 12 bulan setelah kembali bekerja
Total employees returning to work after the parental leave ended and remain employed for 12
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
months after their return to work
Tingkat karyawan yang dipertahankan **) 100% 96,2%
Retention rate **)
Catatan: Note:
*) Tingkat Kembali Bekerja = (Jumlah karyawan yang kembali bekerja *) Return to work rate = (Total employees returning to work in
pada tahun 2025 setelah cuti melahirkan / Jumlah karyawan yang 2025 after parental leave ended / Total employees scheduled
dijadwalkan kembali bekerja pada tahun 2025 setelah mengambil cuti to return to work in 2025 after taking parental leave) x 100
melahirkan) x 100
**) Tingkat karyawan yang dipertahankan = (Jumlah karyawan yang **) Retention rate = (Total employees returning to work after the parental
kembali bekerja setelah berakhirnya cuti melahirkan dan masih leave ended and remain employed for 12 months after their return to
bekerja hingga 12 bulan setelah kembali bekerja / Jumlah karyawan work / Total employees return to work in 2024 after taking parental
yang kembali bekerja pada tahun 2024 setelah mengambil cuti leave) x 100
melahirkan) x 100
Tingkat retensi karyawan laki-laki sebesar The male employee retention rate of 96.2% was
96,2% disebabkan oleh 2 (dua) karyawan yang attributable to 2 (two) employees who resigned
mengundurkan diri dalam periode 12 bulan setelah within 12 months after returning to work from
08
kembali bekerja dari cuti paternity. paternity leave.
09
PROGRAM PENSIUN DAN PERLINDUNGAN SOSIAL [GRI 201-3]
10
Pension and Social Protection Program
11
Kesejahteraan dalam jangka panjang, termasuk Long-term employee welfare, including during
pada masa purnabakti, merupakan bagian integral retirement, forms an integral part of the Company’s
dari komitmen keberlanjutan Perseroan. Seluruh sustainability commitment. All permanent and
karyawan tetap dan tidak tetap terdaftar dalam non-permanent employees are enrolled in the
program jaminan sosial ketenagakerjaan yang employment social security program administered
diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan sesuai by BPJS Ketenagakerjaan in accordance
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan with applicable laws and regulations.
yang berlaku.
Selain kepesertaan dalam BPJS Ketenagakerjaan, In addition to participation in BPJS Employment,
Perseroan memenuhi kewajiban imbalan pasca the Company fulfills its post-employment benefit
kerja sesuai dengan ketentuan Undang-Undang obligations in accordance with Law No. 6 of 2023
No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja beserta concerning Job Creation and its implementing
peraturan pelaksananya, termasuk Peraturan regulations, including Government Regulation
Pemerintah No. 35 Tahun 2021. Kewajiban tersebut No. 35 of 2021. These obligations include pension
mencakup kompensasi pensiun dan manfaat pasca compensation and other post-employment benefits
kerja lainnya sebagaimana diatur dalam regulasi as stipulated under the prevailing labor regulations.
ketenagakerjaan yang berlaku.
Page 186
PT Cikarang Listrindo Tbk
184 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Kewajiban imbalan pasca kerja tersebut dihitung These post-employment benefit obligations
berdasarkan metode aktuaria sesuai standar are calculated based on actuarial methods in
akuntansi yang berlaku dan dicadangkan dalam accordance with applicable accounting standards
laporan keuangan konsolidasian Perseroan. Pada and are recognized as provisions in the Company’s
tahun 2025, nilai kewajiban imbalan pasca kerja consolidated financial statements. In 2025, the
yang telah dicadangkan Perseroan adalah sekitar value of the Company’s post-employment benefit
AS$7,0 juta (2024: AS$7,6 juta). Pencadangan obligations provided amounted to approximately
ini mencerminkan komitmen Perseroan dalam US$7.0 million (2024: US$7.6 million). This provision
memastikan kecukupan pendanaan atas kewajiban reflects the Company’s commitment to ensuring
jangka panjang kepada karyawan. adequate funding for its long-term obligations
to employees.
Aset program tersebut dikelola secara pooled fund The program assets are managed as a pooled fund
atas Dana Kompensasi Paska Kerja (DKPK) oleh under the Post-Employment Compensation Fund
Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Manulife (DKPK) by Financial Institution Pension Fund (DPLK)
Indonesia, yang didirikan oleh PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia, which was established by PT
Manulife Indonesia. Pengelolaan secara pooled fund Asuransi Jiwa Manulife Indonesia. The pooled fund
dilakukan untuk mendukung pengelolaan investasi management approach supports professional and
yang profesional dan terdiversifikasi sesuai prinsip diversified investment management in accordance
kehati-hatian. with the principle of prudence.
PERLINDUNGAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KARYAWAN [GRI 403-3, 403-6]
Employee Health and Safety Protection
Selain program pensiun, Perseroan menyediakan In addition to the pension program, the Company
asuransi kecelakaan kerja dan asuransi kecelakaan provides occupational accident insurance and
diri lainnya bagi karyawan. Perseroan juga other personal accident insurance coverage for
memberikan asuransi kesehatan rawat jalan dan employees. The Company also provides outpatient
rawat inap untuk seluruh karyawan beserta keluarga and inpatient health insurance for all employees and
terdaftar (suami/istri dan hingga anak ketiga), their registered family members (spouse and up to
yang manfaatnya melebihi ketentuan minimum the third child), with benefits exceeding the minimum
BPJS Kesehatan. requirements set by BPJS Health.
Untuk mendukung kesehatan kerja, Perseroan To support occupational health, the Company
menyediakan fasilitas ruang Pertolongan Pertama provides First Aid (P3K) facilities within its operational
pada Kecelakaan (P3K) di area operasional areas, and working with third parties for the
Perseroan serta bekerja sama dengan pihak provision of paramedics who are ready to deliver
ketiga untuk penyediaan tenaga paramedis yang initial treatment in the event of incidents or medical
siap penanganan awal terhadap insiden atau emergencies. These facilities are intended to
kondisi medis darurat. Fasilitas ini ditujukan untuk ensure prompt response to workplace accidents
memastikan respons cepat terhadap kecelakaan and other health conditions occurring within the
kerja maupun kondisi kesehatan lainnya yang terjadi operational environment, for both employees
di lingkungan operasional, baik bagi karyawan and other individuals present at the work site.
maupun pihak lain yang berada di area kerja.
Perseroan juga melaksanakan pemeriksaan The Company also conducts annual medical check-
kesehatan tahunan (medical check-up), yang ups, followed up by various initiatives, including
ditindaklanjuti dengan berbagai kegiatan follow-up, ongoing health programs, health awareness
berupa program-program kesehatan berkelanjutan, campaigns, and health monitoring. In addition, the
sosialiasasi dan pemantauan kesehatan. Selain Company ensures the availability and proper use
itu, Perseroan memastikan ketersediaan dan of personal protective equipment in accordance
penggunaan alat pelindung diri sesuai standar, with standards, regularly monitors workplace
memantau kondisi higienis lingkungan kerja hygiene conditions, provides additional nutritional
secara berkala, menyediakan extra fooding, serta support (extra fooding), and delivers occupational
memberikan edukasi kesehatan kerja. health education.
Page 187
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
185
MEWUJUDKAN ANGKA KECELAKAAN KERJA NIHIL
01
Achieving Zero Work Accident
02
Berdasarkan Keputusan Menteri Tenaga Kerja Based on the Minister of Manpower Decree
03
No. Kep.186/MEN/1999 tentang Unit Penanggulangan No. Kep.186/MEN/1999 regarding the Fire Response Unit
Kebakaran di Tempat Kerja, Cikarang Listrindo, in the Workplace, Cikarang Listrindo, as a company
04
sebagai perusahaan yang bergerak di sektor engaged in the electricity sector, is classified as a type
kelistrikan, termasuk dalam klasifikasi jenis tempat of workplace with a high fire hazard risk. Accordingly,
05
kerja yang memiliki risiko bahaya kebakaran the Company prioritizes Occupational Health,
berat. Oleh karena itu, Perseroan memprioritaskan Safety, and Environment (HSE) through risk controls,
Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan preventive and corrective actions, and continual
06
Hidup (K3L) melalui pengendalian risiko, improvement to minimize operational risks.
tindakan pencegahan, tindakan korektif, dan
07 Implementing Best Practices in Employment
perbaikan berkelanjutan untuk meminimalkan
risiko operasional.
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
Perseroan menerapkan standar sistem manajemen The Company implements HSE management system
K3L bagi seluruh pekerja yang terlibat dalam aktivitas standards for all workers involved in operational
operasional, baik karyawan maupun non-karyawan activities, including employees and non-employees
(kontraktor, subkontraktor, dan tenaga outsource), (contractors, subcontractors, and outsourced
sebagai bagian dari kewajiban Perseroan serta personnel), as part of the Company’s obligations and
penghormatan hak pekerja atas lingkungan kerja respect workers’ rights to a safe and healthy working
yang aman dan sehat. [OJK F.21][GRI 3-3] environment. [OJK F.21][GRI 3-3]
Perseroan menargetkan “zero accident” sebagai The Company aspires to achieve “zero accidents”
aspirasi kinerja yang dijalankan melalui sosialisasi as a performance goal, carried out through policy
kebijakan, pelatihan, inspeksi, audit, serta tindak dissemination, training, inspections, audits, and
lanjut temuan secara sistematis, serta dipantau systematic follow-up on findings, and monitored
melalui indikator keselamatan kerja. [OJK F.21][GRI 3-3] through occupational safety performance indicators.
[OJK F.21][GRI 3-3]
08
Dasar Kepatuhan dan Standar K3L [GRI 3-3, Basis of Compliance and HSE Standards
403-1] [GRI 3-3, 403-1]
09
Komitmen Perseroan mengacu pada peraturan dan The Company’s commitment refers to regulations
perundang-undangan yang mengatur tentang K3L, and laws governing HSE, including:
10
antara lain:
1. Undang-Undang No. 1 tahun 1970 tentang 1. Law No. 1 of 1970 concerning Work Safety;
Keselamatan Kerja; 11
2. Undang-Undang No. 36 tahun 2009 tentang 2. Law No. 36 of 2009 concerning Health;
Kesehatan;
3. Undang-Undang No. 6 tahun 2023 tentang Cipta 3. Law No. 6 of 2023 concerning Job Creation;
Kerja;
4. Peraturan Presiden No. 7 tahun 2019 tentang 4. Presidential Regulation No. 7 of 2019 concerning
Penyakit Akibat Kerja; Occupational Diseases;
5. Peraturan Pemerintah No. 50 tahun 2012 tentang 5. Government Regulation No. 50 of 2012 concerning
Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan the Implementation of Occupational Health and
Kesehatan Kerja; Safety Management Systems;
6. Peraturan Menteri ESDM No 10 tahun 2021 tentang 6. MEMR regulation No. 10 of 2021 concerning Electricity
Keselamatan Ketenagalistrikan; Safety;
7. Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 5 Tahun 7. Minister of Manpower Regulation No. 5 of 2018
2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja concerning Occupational Health and Safety in the
Lingkungan Kerja; Work Environment;
8. Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 8. Ministry of Manpower Regulation No. 13 of 2025
2025 tentang Panitia Pembina Keselamatan dan concerning the Committee for the Establishment
Kesehatan Kerja; of Occupational Health and Safety;
Page 188
PT Cikarang Listrindo Tbk
186 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
9. Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi 9. Minister of Manpower and Transmigration
Nomor PER.08/MEN/VII/2010 tentang Alat Regulation No. PER.08/MEN/VII/2010 concerning
Pelindung Diri; dan Personal Protective Equipment; and
10. ISO 45001:2018 tentang Sistem Manajemen 10. ISO 45001:2018 on Occupational Health and Safety
Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Management Systems.
Dasar-dasar pengaturan ini tertuang dalam The fundamentals of these regulations are outlined
Kebijakan Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan in the Company’s Occupational Health, Safety, and
Lingkungan (K3L) Perseroan yang ditandatangani Environmental (HSE) Policy signed by the Board
oleh Direksi. of Directors.
Topik K3L Dalam Peraturan Perusahaan HSE Topics in Company Regulations
Peningkatan aspek kinerja K3L secara berkelanjutan Continual improvement of HSE performance aspects
menjadi perhatian utama Perseroan agar setiap is the Company’s main focus to ensure that every
karyawan mendapatkan rasa aman dan nyaman employee experience a safe and comfortable
dalam bekerja. Selain tertuang di dalam pernyataan working environment. Apart from being stated in the
kebijakan K3L, Perseroan juga mengatur secara HSE policy statement, the Company also specifically
khusus mengenai aturan K3L di sejumlah pasal pada regulates HSE rules in a number of articles in
Peraturan Perusahaan, sebagaimana tabel berikut: the Company Regulations, as follows: [GRI 3-3, 403-1]
[GRI 3-3, 403-1]
Peraturan Perusahaan Uraian
Company Regulations Description
Pasal 42 tentang Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Ketentuan mengenai kewajiban Perseroan dan seluruh
Lingkungan (K3L) karyawan untuk menjaga dan mengutamakan K3L melalui
penerapan ketentuan K3L di lingkungan kerja.
Article 42 regarding Occupational Health, Safety, and Provisions regarding the obligations of the Company and
Environment (HSE) all employees to maintain and prioritize HSE through the
application of HSE provisions in the working environment.
Pasal 43 tentang Komite K3L Ketentuan mengenai perwakilan karyawan dalam Komite
K3L serta mekanisme untuk memastikan penerapan K3L oleh
seluruh karyawan.
Article 43 regarding the HSE Committee Provisions regarding employees representation in the
HSE Committee and the mechanism to ensure the HSE
implementation by all employees.
Pasal 44 tentang Peraturan dan Pelatihan Khusus K3L Ketentuan mengenai pendidikan dan pelatihan K3L bagi
karyawan sesuai peran dan risiko pekerjaan.
Article 44 regarding HSE Special Training and Regulations Provisions regarding HSE education and training for employees,
based on job roles and risk levels.
Pasal 48 tentang Tata Tertib Kerja secara Umum Ketentuan mengenai tata tertib kerja dan disiplin karyawan
dalam mendukung penerapan K3L.
Article 48 regarding General Rules of Work Provisions regarding work regulations and employee discipline
in supporting the implementation of HSE.
Pasal 53 tentang Keselamatan dan Peralatan Kerja Ketentuan mengenai keselamatan kerja dan penggunaan
alat perlindungan kerja bagi karyawan sesuai ketentuan
yang berlaku.
Article 53 regarding Work Safety and Equipment Provisions regarding work safety and use of personal protective
equipment for employees, in accordance with applicable
requirements.
Page 189
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
187
Ketentuan tersebut ditinjau dan diperbarui secara These provisions are reviewed and updated
01
berkala serta disosialisasikan kepada karyawan. periodically and communicated to employees.
Pelanggaran terhadap ketentuan K3L dapat Violations of the HSE provisions may result in sanctions
02
dikenakan sanksi sesuai ketentuan internal. in accordance with the internal regulations.
Ketentuan K3L bagi non-karyawan (kontraktor, HSE requirements for non-employees (contractors,
03
subkontraktor, dan tenaga outsource) diatur melalui subcontractors, and outsourced personnel)
Sistem Manajemen Keselamatan Kontraktor (CSMS), are governed through the Contractor Safety
04
ketentuan kontrak, prosedur izin kerja, serta aturan Management System (CSMS), contractual clauses,
keselamatan di area operasional. work permit procedures, and site safety rules.
05
Cakupan Sistem Manajemen K3 [GRI 403-8] OHS Management System Coverage [GRI 403-8]
06
Dalam menjalankan kegiatan operasional di PLTGU In carrying out operational activities at PLTGU
Jababeka, PLTG MM-2100, PLTU Co-firing Babelan, Jababeka, PLTG MM-2100, and PLTU Co-firing Babelan,
07 Implementing Best Practices in Employment
serta transmisi dan distribusi listrik, Perseroan as well as power transmission and distribution, the
menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan Company implements an Occupational Health and
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang mengacu pada Safety Management System (SMK3) aligned with
ketentuan perundang-undangan yang berlaku serta applicable legal requirements and ISO 45001:2018 as
ISO 45001:2018 sebagai standar internasional sistem the international standard for Occupational Health
manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). and Safety (OHS) management system.
SMK3 dan ISO 45001 merupakan kerangka sistem SMK3 and ISO 45001 are structured management
manajemen yang terstruktur untuk mengidentifikasi system frameworks, designed to identify hazards,
bahaya, mengendalikan risiko, dan melakukan control risk, and continually improving the
perbaikan berkelanjutan terhadap kinerja K3 di OHS performance in the workplace.
tempat kerja.
Cakupan sistem manajemen K3 Perseroan The scope of OHS management system covers
meliputi pekerja, aktivitas, dan tempat kerja di area the workers, activities, and workplaces within the
operasional yang berada dalam kendali Perseroan, Company’s operational areas under the Company’s
termasuk karyawan dan non-karyawan yang control, including employees and non-employees
bekerja di lokasi operasional. Berikut jumlah pekerja working at operational sites. The following table
08
yang tercakup dalam sistem manajemen K3 di area shows the number of workers covered by the OHS
operasional Perseroan per 31 Desember 2025. management system in the Company’s operational
09
areas as of 31 December 2025.
10
Tercakup dalam SMK3 dan ISO 45001*
Jenis Pekerja Covered by SMK3 and ISO 45001*
Type of Workers
Jumlah
Total
% 11
Karyawan tetap dan tidak Tetap
777 100%
Permanent and non-permanent employees
Non-karyawan (kontraktor, subkontraktor, dan tenaga outsource)
1.609 100%
Non-employees (contractors, subcontractors, and outsource personnel)
*) Sistem manajemen tersebut telah diaudit secara internal dan eksternal
The management system has been audited internally and externally
Kantor Pusat dan Kantor Layanan Perseroan memiliki The Company’s Head Office and Service Office have
tingkat risiko K3L yang relatif rendah dibandingkan relatively low HSE risks compared to operational sites.
area operasional. Oleh karena itu, kedua lokasi Therefore, these locations are not included in the
tersebut tidak termasuk dalam ruang lingkup scope of ISO 45001 certification and external SMK3
sertifikasi ISO 45001 dan audit eksternal SMK3, audits, which are focused on operational areas with
yang difokuskan pada area operasional dengan more significant HSE risks. Nevertheless, for the Head
risiko K3L yang lebih signifikan. Namun demikian, Office and Service Offices, the Company continues
untuk Kantor Pusat dan Kantor Layanan, Perseroan to implement basic OHS controls in accordance with
tetap menerapkan pengendalian K3 dasar sesuai the respective risk levels.
tingkat risikonya.
Page 190
PT Cikarang Listrindo Tbk
188 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
TATA KELOLA PELAKSANAAN K3L [GRI 3-3]
Governance of Occupational HSE Implementation
Dalam struktur organisasi Perseroan, terdapat Unit In the Company’s organizational structure, there is
K3L yang merupakan bagian dari Departemen an HSE Unit which operates under General Affairs
General Affairs di setiap area operasional. Unit Department within each operational site. The HSE
K3L bertanggung jawab untuk memastikan Unit is responsible for ensuring the implementation
implementasi program K3L berjalan sesuai dengan of HSE programs in accordance with the Company’s
kebijakan dan regulasi yang berlaku. Tugas utama policies and applicable regulations. The key
Unit K3L mencakup: responsibilities of the HSE Unit include:
1. Mengawasi kepatuhan operasional terhadap 1. Monitoring operational compliance with
standar K3L dan peraturan perundangan HSE standards and relevant regulations.
yang berlaku.
2. Melakukan identifikasi dan mitigasi risiko terkait 2. Identifying and mitigating risks related to
kesehatan, keselamatan kerja, dan lingkungan. occupational health, safety, and environmental.
3. Menyediakan pelatihan dan sosialisasi kepada 3. Providing training and awareness programs
karyawan serta pekerja non-karyawan yang for employees and relevant non-employees at
relevan di area operasional sesuai kebutuhan operational sites based on job roles, risk levels,
peran risiko kerja dan ketentuan CSMS, mengenai and CSMS requirements, on safe work practices
praktik kerja aman dan keberlanjutan lingkungan. and environmental sustainability.
4. Memantau dan melaporkan kinerja K3L kepada 4. Monitoring and reporting HSE performance to
manajemen sebagai dasar evaluasi dan management as a basis for evaluation and
peningkatan berkelanjutan. continual improvement.
Untuk memperkuat pelaksanaan tata kelola K3L, To strengthen HSE implementation, the Company’s
Direksi Perseroan menunjuk Perwakilan Manajemen Board of Directors appoints an HSE Management
K3L, yaitu General Manajer Pembangkit di masing- Representative, which is the Station General Manager
masing area operasional untuk memastikan bahwa at each operational sites to ensure that the HSE
sistem manajemen K3L dibangun, diterapkan, dan management system is established, implemented,
dipelihara sesuai dengan standar ISO 14001:2015, and maintained in compliance with ISO 14001:2015,
ISO 45001:2018, SMK3, serta penerapan persyaratan ISO 45001:2018, SMK3, and relevant Electricity
Sistem Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan Safety Management System (SMK2) requirements.
(SMK2) yang relevan. [GRI 403-4] [GRI 403-4]
Tugas dan tanggung jawab Perwakilan The duties and responsibilities of the HSE
Manajemen K3L adalah sebagai berikut, yang tidak Management Representatives among others, are:
terbatas pada:
1. Memastikan kebijakan dan sasaran K3L 1. Ensuring that HSE policies and objectives are
ditetapkan serta selaras dengan konteks dan established and aligned with the Company’s
strategi Perseroan. context and strategic direction.
2. Memastikan sistem manajemen K3L mencapai 2. Ensuring that the HSE management system meets
target yang ditetapkan. its designated targets.
3. Mengintegrasikan persyaratan sistem 3. Integrating HSE management system
manajemen K3L ke dalam proses bisnis requirements into the Company’s business
Perseroan. processes.
4. Memastikan serta mendorong perbaikan 4. Ensuring and promoting continual
keberlanjutan. improvement.
Lebih lanjut, sebagai bagian dari tata kelola K3L Furthermore, as part of the effective and integrated
yang efektif dan terintegrasi dalam seluruh kegiatan HSE governance across all operational activities,
operasional, Perseroan membentuk tim Panitia the Company has formed a Safety and Health
Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3), Steering Committee (P2K3), which internally referred
dimana dalam pengelolaan internal Perseroan as the “HSE Committee”, comprising employee
disebut “Komite K3L”, yang beranggotakan representatives from each relevant departments.
perwakilan karyawan dari setiap departemen terkait. The establishment of HSE Committee is also a form
Page 191
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
189
Pembentukan P2K3 merupakan bentuk kepatuhan of the Company’s compliance with the Ministry of
01
terhadap Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 13 Manpower Regulation No. 13 of 2025 concerning the
Tahun 2025 tentang Panitia Pembina Keselamatan Committee for the Establishment of Occupational
02
dan Kesehatan Kerja. Health and Safety.
Komite K3L/P2K3 bertugas memberikan saran dan The HSE Committee/P2K3 is tasked to provide advice
03
pertimbangan, baik diminta maupun tidak, kepada and consideration, whether requested or not, to the
Perseroan mengenai isu dan masalah terkait Company regarding issues and problems related to
04
dengan penerapan K3 di lingkungan Perseroan. the application of HSE in the Company’s environment.
Sesuai ketentuan dalam Peraturan Menteri As stipulated in the Regulation of the Minister of
05
Ketenagakerjaan, struktur Komite K3L/P2K3 terdiri Manpower, the HSE Committee/P2K3 structure
atas ketua, sekretaris, dan anggota. Jabatan ketua consists of chairman, secretary and members. The
06
dijalankan oleh Perwakilan Manajemen K3L selaku chairman role is carried out by the HSE Management
pimpinan puncak atau pengurus di area operasional, Representative as the top leader or management
sedangkan sekretaris merupakan ahli K3. Susunan representative in the operational area, while
07 Implementing Best Practices in Employment
komite ini memiliki keterwakilan yang seimbang the secretary is an OHS expert. This committee
antara manajemen dan karyawan. [GRI 403-4] composition ensures balanced representation
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
between management and employees. [GRI 403-4]
Dalam rangka peningkatan kualitas implementasi In order to improve the quality of K3 implementation,
K3, Perseroan menetapkan pedoman/ketentuan the Company has established internal guidelines/
internal mengenai fungsi, kedudukan, serta tugas provisions governing the roles, position, and
Komite K3L/P2K3. Adapun struktur organisasi Komite responsibilities of the HSE Committee/P2K3. The HSE
K3L di Perseroan adalah sebagai berikut: [GRI 403-4] Committee structure in the Company is as follows:
[GRI 403-4]
Ketua
Head
Wakil Ketua Sekretaris
Deputy Head Secretary
08
09
Anggota
Member
10
Adapun tugas dan tanggung jawab Komite K3L The duties and responsibilities of the HSE
adalah sebagai berikut, yang tidak terbatas pada: Committee among others: [GRI 403-4] 11
[GRI 403-4]
1. Memberikan saran dan pertimbangan terkait 1. Providing advice and considerations related to
masalah Kesehatan, Keselamatan Kerja, Occupational Health, Safety, and Environment
dan Lingkungan; issues;
2. Melakukan pembinaan terhadap penerapan 2. Fostering the implementation of all electricity
kebijakan dan prosedur keselamatan safety policies and procedures across all of the
ketenagalistrikan di seluruh unit kerja Perseroan; Company’s work unit;
3. Melakukan evaluasi apabila terjadi kecelakaan 3. Evaluating in the event of work accidents
dan penyakit akibat kerja di wilayah operasional and occupational diseases in the Company’s
Perseroan, serta mengambil langkah operational areas, and taking the necessary
yang diperlukan; measures;
4. Memberikan rekomendasi perbaikan berdasarkan 4. Providing improvement recommendations
hasil investigasi untuk menyempurnakan based on the investigation results to enhance
persyaratan, sistem, dan prosedur kerja terkait requirements, systems, and work procedures
keselamatan ketenagalistrikan; dan related to electricity safety; and
5. Membuat laporan pelaksanaan investigasi 5. Preparing reports on the implementation of the
keselamatan ketenagalistrikan. investigation in electricity safety aspects.
Page 192
PT Cikarang Listrindo Tbk
190 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Sepanjang tahun 2025, Perseroan terus melakukan Throughout 2025, the Company continue to carry
inisiatif dan kegiatan K3L guna mendukung out HSE initiatives and activities to support the
tercapainya target zero accident dengan achievement of the zero accident target by involving
melibatkan Komite K3L di seluruh area operasional HSE Committees in all of the Company’s operational
Perseroan, yang tidak terbatas pada: [GRI 3-3] generating sites, among others: [GRI 3-3]
1. Melaksanakan rapat rutin Komite K3L setiap bulan 1. Conducting routine monthly HSE Committee
untuk membahas dan meninjau hal-hal terkait meetings to discuss and review HSE-related
K3L serta perumusan solusi dari permasalahan matters and formulate solutions to identified
yang ada. Hasil rapat didokumentasikan problems. The meeting minutes are documented
oleh Unit K3L dan dapat diakses oleh seluruh by the HSE Unit, and accessible to all employees
karyawan melalui sistem internal Perseroan, serta through the Company’s internal system, and
dikomunikasikan kepada pekerja non-karyawan communicated to non-employee workers through
melalui mekanisme lapangan seperti safety on-site mechanisms such as safety briefings,
briefing, guna meningkatkan kesadaran dan to enhance awareness and participation in the
partisipasi penerapan K3L di lingkungan kerja. implementation of HSE in the workplace.
2. Menetapkan program pencapaian zero accident, 2. Establishing zero accident achievement, including
termasuk target Zero Lost Time Incident (LTI) a target of Zero Lost Time Incident (LTI) Class 1
Kelas 1 (kematian/cacat permanen). (death/permanent disability).
3. Inspeksi rutin terkait K3L di seluruh unit 3. Conducting routine HSE-related inspection in all
pembangkitan, transmisi 150 kV, dan jalur plants; 150 kV transmission and distribution lines
distribusi termasuk peralatan tanggap darurat. including emergency response equipment.
4. Telaah prosedur dan instruksi kerja serta 4. Reviewing procedures and work instructions as
evaluasi kinerja K3L melalui audit internal well as evaluating HSE performance through
sesuai ketentuan yang berlaku. internal audits in accordance with applicable
requirements.
5. Melaksanakan pelatihan internal dan eksternal 5. Arranging internal and external training related to
terkait dengan keselamatan dan kesehatan kerja. work safety.
6. Melaksanakan pembaruan sertifikasi dan audit 6. Conducting regular HSE certification renewal
berkala K3L untuk memastikan kepatuhan regulasi and audits to ensure regulatory compliance
dan peningkatan standar keselamatan di seluruh and enhance safety standards across all of the
area operasional Perseroan. Company’s operational areas.
Perseroan melakukan penilaian terhadap kebutuhan The Company assesses the HSE training needs
pelatihan K3L berdasarkan peran pekerjaan, based on job roles, operational risks, and applicable
risiko operasional, dan regulasi yang berlaku. regulations. The training is designed and delivered
Pelatihan disusun dan disampaikan oleh pelatih by qualified trainers, covering topics such as
yang kompeten, dengan materi yang mencakup hazard identification, emergency response, and
identifikasi bahaya, tanggap darurat, dan prosedur safe work procedures. In addition, the Company
kerja aman. Selain itu, Perseroan juga telah has developed emergency response plans and
mengembangkan rencana dan prosedur keadaan procedures that have been communicated
tanggap darurat yang telah disosialisasikan dan and tested through drills for employees in
disimulasikan kepada karyawan di area operasional. the operational areas. [GRI 403-5][EU21]
[GRI 403-5][EU21]
Pelatihan diberikan kepada karyawan dan non- Training is provided to relevant employees and
karyawan yang relevan, dalam bahasa yang mudah non-employees, delivered in language that is easy
dipahami, dan diselenggarakan secara berkala to understand, and conducted regularly during
selama jam kerja. Efektivitas pelatihan dievaluasi working hours. The effectiveness of the training is
melalui umpan balik, penilaian, dan tinjauan kinerja evaluated through feedback, assessments, and
keselamatan. [GRI 403-5] safety performance reviews. [GRI 403-5]
Page 193
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
191
KEBIJAKAN DAN PENGENDALIAN RISIKO K3L [GRI 3-3, 403-1, 403-2]
01
HSE Policy and Risk Controls
02
Perseroan memiliki kebijakan K3L yang terintegrasi The Company has an HSE policy integrated
03
dengan perlindungan lingkungan, dengan tujuan with environmental protection, aimed at
memastikan kepatuhan regulasi, memperkuat ensuring regulatory compliance, strengthening
04
komunikasi dengan pemangku kepentingan, communication with stakeholders, enhancing
meningkatkan kompetensi pekerja, serta mencegah workers’ competencies, and preventing incidents
05
insiden dan pencemaran lingkungan. and environmental pollution.
Perseroan menerapkan mekanisme pengendalian The Company implements risk control
06
risiko mengidentifikasi bahaya, menilai risiko, dan mechanisms to identify hazards, assess risks,
menetapkan pengendalian berdasarkan hirarki and determine controls based on the hierarchy
pengendalian (eliminasi/substitusi, rekayasa, of controls (elimination/substitution, engineering,
07 Implementing Best Practices in Employment
administratif, dan Alat Pelindung Diri (APD)), administrative controls, and Personal Protective
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
antara lain melalui Hazard Identification Risk Equipment (PPE)), including Hazard Identification
Assessment Determine Control – Identifikasi Analisa Risk Assessment Determine Control – Environmental
Dampak Lingkungan (HIRADC-IADL), Job Safety Impact Analysis Identification (HIRADC-IADL), Job
and Environmental Analysis (JSEA), dan Hazard Safety and Environmental Analysis (JSEA), and
Observation Card (HAZOC). Hazard Observation Card (HAZOC).
Perseroan memastikan semua pekerja di area The Company ensures that all workers in operational
operasional, baik karyawan dan non-karyawan, areas, both employees and non-employees,
memahami penerapan K3 dan dilengkapi peralatan understand the implementation of OHS and are
keselamatan yang sesuai berdasarkan aktivitas equipped with appropriate safety equipment based
operasionalnya, antara lain: [GRI 403-2][EU16, EU17] on their operational activities, including: [GRI 403-2]
[EU16, EU17]
• Alat Pelindung Diri (APD): Helm, sepatu • Personal Protective Equipment (PPE): Helmets,
keselamatan, sarung tangan, dan kacamata safety shoes, gloves, and safety goggles.
pelindung.
• Alat Pemadam Kebakaran (APAR): Tersedia • Fire Extinguishers (APAR): Available at work
08
di lokasi kerja untuk tanggap darurat kebakaran. locations for emergency fire response.
• Peralatan Spesifik: Harness untuk pekerjaan • Specialized Equipment: Harnesses for
09
di ketinggian dan alat ventilasi untuk ruang working at heights and ventilation devices for
terbatas. confined spaces.
10
Selain itu, Perseroan menerapkan pemantauan In addition, the Company implements regular
kondisi lingkungan kerja secara berkala, dan tidak monitoring of the work environment, and
memaksakan pekerja untuk mengerjakan pekerjaan does not force workers to perform tasks they 11
yang dianggap tidak aman oleh pekerja tersebut. consider unsafe. Workers are protected from
Pekerja tersebut dilindungi dari konsekuensi the consequences of such refusal, as outlined in
penolakan tersebut yang terdapat dalam prosedur the work permit procedure. [GRI 403-2]
ijin kerja. [GRI 403-2]
Pada aspek kesehatan kerja, Perseroan secara In the health at work aspect, the Company routinely
rutin menyelenggarakan sosialisasi/penyuluhan conducts occupational health awareness/education
kesehatan kerja bagi karyawan. Selain itu, sesuai sessions for employees. In addition, in accordance
ketentuan dalam perjanjian kerja, Perseroan with the provisions stipulated in work agreements,
juga memfasilitasi penyuluhan kesehatan kerja the Company also facilitates occupational health
bagi pekerja non-karyawan yang relevan. Untuk education for relevant non-employee workers. For
penanganan dan konsultasi awal di area operasional, initial treatment and consultation at operational
Perseroan menyediakan fasilitas ruang Pertolongan areas, the Company provides on-site first-aid (P3K)
Pertama pada Kecelakaan (P3K) dengan tenaga facilities staffed by paramedics, accessible to both
paramedis yang dapat diakses oleh karyawan employees and non-employee workers. Meanwhile,
maupun pekerja non-karyawan. Sementara itu, employees’ access to doctor consultations is
akses konsultasi dokter bagi karyawan difasilitasi facilitated through the available healthcare facilities
melalui fasilitas kesehatan yang tersedia sesuai in accordance with applicable requirements.
ketentuan yang berlaku. [GRI 403-3] [GRI 403-3]
Page 194
PT Cikarang Listrindo Tbk
192 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Perseroan melakukan pengawasan kepatuhan Compliance oversight is conducted through
melalui audit internal, audit eksternal (sesuai internal audits, external audits (in accordance with
skema sertifikasi/ketentuan yang berlaku), dan applicable certification schemes/requirements),
inspeksi lapangan berbasis risiko, termasuk verifikasi and risk-based field inspections, including the
kompetensi pekerja. Audit internal dilakukan verification of workers’ competence. Internal audit
minimal dua kali dalam setahun, sementara audit is conducted at least twice a year, while external
eksternal dilakukan satu kali dalam setahun. Selain audits are carried out once a year. Additionally,
itu, inspeksi lapangan dilakukan secara berkala, field inspections are conducted regularly, especially
terutama saat pelaksanaan major inspection atau during major inspections or high-risk operational
kegiatan operasional berisiko tinggi lainnya untuk activities, to ensure compliance with the safety
memastikan kepatuhan terhadap kebijakan dan procedures and policy. [GRI 403-1][EU16, EU17]
prosedur keselamatan. [GRI 403-1][EU16, EU17]
Dalam hal kepatuhan, kontraktor dan subkontraktor In terms of compliance, contractors and
yang melanggar kebijakan K3L dapat dikenakan subcontractors who violate HSE policies may face
sanksi, hingga penghentian pekerjaan jika sanctions, up to and including the suspension of work
pelanggaran dianggap berat. Pengendalian if the violation is deemed severe. Non-employee
kepatuhan non-karyawan dilakukan melalui compliance is managed through the CSMS, safety
CSMS, klausul keselamatan dalam kontrak, serta clauses in contracts, and periodic review of safety
peninjauan dokumen keselamatan dan pelatihan documents and mandatory training. [EU16, EU17]
wajib secara berkala. [EU16, EU17]
PARTISIPASI KARYAWAN DAN NON-KARYAWAN DALAM K3L
Employee and Non-Employee Participation in HSE
Pelaporan Bahaya - HAZOC Report [GRI 403-4] Hazard Reporting - HAZOC Report [GRI 403-4]
Bagi Cikarang Listrindo, partisipasi karyawan dan For Cikarang Listrindo, employee and non-employee
non-karyawan merupakan faktor penting dalam participation is an important factor in strengthening
peningkatan penerapan aspek K3L di lingkungan HSE aspects within the Company. Therefore, the
Perseroan. Untuk itu, Perseroan menerapkan Company has implemented hazard reporting for
pelaporan bahaya bagi seluruh pekerja melalui all workers through the online Hazard Observation
media Hazard Observation Card (HAZOC) berbasis Card (HAZOC). Through HAZOC, workers can report
online. Melalui HAZOC, para pekerja dapat work-related accidents, unsafe conditions, unsafe
melaporkan terkait kecelakaan kerja, kondisi tidak actions, near misses, and potential environmental
aman (unsafe condition), perilaku tidak aman pollution related to routine and non-routine
(unsafe action), hampir celaka (near-miss), serta operational activities in the work area.
potensi pencemaran yang terkait dengan aktivitas
operasional rutin dan non-rutin di area kerja.
Page 195
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
193
Mekanisme pelaporan HAZOC serta kebijakan The HAZOC reporting mechanism and internal HSE
01
internal terkait K3L disosialisaskan secara berkala policies are socialized regularly to both employees
kepada karyawan dan non-karyawan untuk and non-employees to enhance awareness and
02
meningkatkan kesadaran serta partisipasi dalam participation in hazard reporting and prevention.
pelaporan dan pencegahan bahaya. Laporan The submitted HAZOC reports will be collected
HAZOC yang diterima akan dikumpulkan dan and managed by the HSE Unit. Subsequently, the
03
dikelola oleh Unit K3L. Selanjutnya, pelapor dan Unit reporter and the HSE Unit will take immediate
K3L akan melakukan langkah-langkah penyelesaian resolution steps, including the following:
04
dengan segera, di antaranya sebagai berikut:
• Memasang rambu, tanda, pembatas, dan • Installing signs, signals, barricades, and closing
05
menutup akses ke lokasi yang tidak aman. access to unsafe locations.
• Menghentikan pekerjaan bila diperlukan serta • Stopping work when necessary and issuing
06
memberikan teguran/peringatan kepada warning/admonition to employees and
karyawan maupun non-karyawan yang non-employees engaged in unsafe actions.
07 Implementing Best Practices in Employment
melakukan tindakan tidak aman.
• Mengajukan permintaan layanan kepada • Creating a service request to the Maintenance
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
Departemen Pemeliharaan untuk fasilitas dan Department for facilities and equipment in need of
peralatan yang memerlukan perbaikan. repairs.
Sepanjang tahun 2025, terdapat 1.783 laporan Throughout 2025, a total of 1,783 HAZOC reports
HAZOC yang dilaporkan. Dari total laporan tersebut, were submitted. Of these reports, 1,494 have
sebanyak 1.494 laporan telah tertangani, sementara been addressed, while 289 remain in progress
289 laporan masih dalam proses penyelesaian dan and will be followed up in the following year.
akan ditindaklanjuti pada tahun berikutnya.
Status laporan yang belum tertangani umumnya The open status reports are generally due to ongoing
disebabkan oleh proses pembelian material yang material procurement processes or manpower
masih berlangsung atau penjadwalan tenaga kerja scheduling that is still being coordinated. The
(manpower) yang sedang dalam proses koordinasi. Company is committed to ensuring that all HAZOC
Perseroan berkomitmen memastikan seluruh reports are systematically followed up to maintain
laporan HAZOC ditindaklanjuti secara sistematis HSE in the operational environment.
guna menjaga K3L di lingkungan operasional.
08
Sebagai tanggapan terhadap tindakan tidak In response to the identified unsafe actions, the
aman yang teridentifikasi, Perseroan memiliki Company has the authority to impose sanctions
09
kewenangan untuk memberlakukan sanksi sesuai in accordance with the Company Regulations for
dengan Peraturan Perusahaan bagi karyawan dan/ employees and/or based on the Contractor Safety
atau berdasarkan Sistem Manajemen Keselamatan Management System (CSMS) for non-employees.
10
Kontraktor (CSMS) bagi non-karyawan.
Melalui HAZOC, Perseroan dapat merespon By using Hazard Observation Card (HAZOC), the
11
laporan secara cepat untuk mencegah terjadinya Company can respond quickly to prevent workplace
kecelakaan kerja maupun dampak lingkungan. accidents and potential environmental impacts. This
Mekanisme ini merupakan bagian dari pemenuhan mechanism supports the Company’s implementation
Perseroan terhadap penerapan ISO 45001, ISO 14001, of ISO 45001, ISO 14001, SMK3, and SMK2 in relation to
SMK3, dan SMK2 terkait komunikasi, konsultasi communication, consultation and participation.
dan partisipasi.
Alat Penilaian Risko: HIRADC-IADL dan Risk Assessment Tools: HIRADC-IADL
JSEA [GRI 403-2] and JSEA [GRI 403-2]
Selain HAZOC, Perseroan menerapkan mekanisme In addition to HAZOC, the Company applies a
pendekatan sistematis dalam analisis risiko dan systematic approach to risk analysis and incident
manajemen insiden untuk mencegah kecelakaan management to prevent workplace accidents and
kerja serta pencemaran lingkungan. Mekanisme environmental pollution. The mechanisms used
yang digunakan, meliputi Hazard Identification Risk include Hazard Identification Risk Assessment
Assessment Determine Control – Identifikasi Analisa Determine Control – Environmental Impact Analysis
Dampak Lingkungan (HIRADC-IADL) dan Job Safety Identification (HIRADC-IADL) and Job Safety and
and Environmental Analysis (JSEA), yang diterapkan Environmental Analysis (JSEA), each applied based
sesuai dengan tingkat risiko pekerjaan. on the level of work risk.
Page 196
PT Cikarang Listrindo Tbk
194 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
HIRADC-IADL HIRADC-IADL
HIRADC-IADL merupakan mekanisme analisis risiko HIRADC-IADL is a risk analysis mechanism designed to
yang bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya identify potential hazards in every operational process
pada setiap proses dan kegiatan operasional. and activity. Through this mechanism, the Company
Melalui mekanisme ini, Perseroan mengidentifikasi identifies potential risks, assesses possible impacts,
potensi risiko, menilai dampak yang mungkin and determines control to ensure occupational health
timbul, serta menetapkan pengendalian untuk and safety, as well as environmental protection.
memastikan kesehatan dan keselamatan kerja,
serta perlindungan lingkungan.
HIRADC-IADL mencakup kegiatan rutin, non-rutin, HIRADC-IADL covers routine, non-routine, and
dan situasi darurat yang dilakukan oleh seluruh emergency activities conducted by all employees
karyawan dan non-karyawan di area operasional and non-employees within the Company’s the
Perseroan. Hasil identifikasi digunakan sebagai dasar operational areas. The results form the basis for
penetapan pengendalian risiko, termasuk eliminasi risk control measures, including eliminating or
atau substitusi kegiatan/proses, modifikasi atau substituting activities/processes, modifying or adding
penambahan sarana, pembuatan atau perubahan facilities, creating or amending regulations, and using
peraturan, serta penggunaan alat pelindung diri. personal protective equipment.
Akses ke aplikasi HIRADC-IADL hanya diberikan Access to the HIRADC-IADL application is limited
kepada karyawan Perseroan yang berwenang to the Company authorized employees who are
dan bertanggung jawab dalam identifikasi dan responsible for risk identification and control, enabling
pengendalian risiko, untuk melakukan input data, them to input data, monitor implementation,
pemantauan implementasi, serta evaluasi efektivitas and evaluate control effectiveness.
pengendalian.
JSEA JSEA
JSEA diterapkan untuk pekerjaan berkategori kritikal JSEA is applied to the critical work categories such
seperti pekerjaan kelistrikan, pekerjaan dengan as electrical work, high-temperature (hot) work, and
suhu tinggi (panas), serta pekerjaan di ruang confined space work, which carry high potential of
terbatas, yang memiliki potensi bahaya tinggi dan hazard and can significantly impact worker’s safety
dapat berdampak signifikan terhadap keselamatan and the environment. This mechanism is carried out
pekerja dan lingkungan. Mekanisme ini dilakukan in a more detailed and comprehensive manner to
lebih rinci dan komprehensif guna memastikan ensure hazards are identified, controls are defined,
seluruh bahaya teridentifikasi, pengendalian and work readiness is confirmed before execution.
ditetapkan, dan kesiapan kerja dipastikan sebelum
pekerjaan dimulai.
Proses JSEA dimulai dari identifikasi pekerjaan kritikal The JSEA process starts with identifying critical
dan potensi bahayanya, analisa setiap langkah work and potential hazards, analyzing each work
kerja, penetapan pengendalian sesuai tingkat risiko, steps, determining controls based on risk level, and
dan persetujuan dokumen JSEA sebelum pekerjaan obtaining approval of the JSEA document prior to
dimulai. Seluruh pekerja yang terlibat wajib mengikuti work commencement. All involved workers must
safety briefing, dan selama pekerjaan berlangsung undergo a safety briefing, and work execution is
dilakukan pemantauan untuk memastikan monitored to ensure compliance with defined
kepatuhan terhadap pengendalian yang ditetapkan controls, with improvements made as needed.
serta evaluasi untuk perbaikan jika diperlukan.
Persyaratan dalam CSMS mewajibkan calon Under the CSMS requirements, prospective
kontraktor menyampaikan dokumen JSEA yang contractors must submit a JSEA document tailored
disesuaikan dengan jenis pekerjaan kritikal to the type of critical work to be performed. The
yang akan dilakukan. Dokumen ini ditinjau oleh document is reviewed by the relevant departments
departemen terkait dan Unit K3L untuk memastikan and the HSE unit to ensure alignment with the safety
kesesuaian dengan standar keselamatan. standards. The requirement serves as a mechanism
Ketentuan ini juga menjadi mekanisme Perseroan for the Company to manage risks associated
dalam mengelola risiko non-karyawan yang bekerja with non-employees working at the Company’s
di lokasi operasional Perseroan. operational sites.
Page 197
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
195
Akses ke aplikasi JSEA diberikan terbatas kepada Access to the JSEA application is limited to the
01
karyawan Perseroan atau Persons in Charge of Company’s authorized employees or Persons
Work (PICW) yang berwenang dalam melakukan in Charge of Work (PICW) responsible for risk
02
identifikasi risiko, menyusun dokumen JSEA, serta identification, preparing JSEA documents, and
memastikan kepatuhan terhadap langkah-langkah ensuring adherence to established mitigation
mitigasi yang telah ditetapkan. PICW harus memiliki measures. PICW must meet the Company’s
03
kualifikasi dan kompetensi yang memenuhi standar competency requirements and applicable HSE
Perseroan dan ketentuan K3L, termasuk sertifikasi regulations, including relevant safety certifications,
04
keselamatan kerja yang relevan, pelatihan prosedur training on standard operating procedures,
operasional, serta pengalaman dalam mengelola and experience in managing high-risk tasks.
05
pekerjaan berisiko tinggi.
Dengan penerapan HIRADC-IADL dan JSEA yang With the systematic and digital-based implementation
06
sistematis serta berbasis digital, Perseroan of HIRADC-IADL and JSEA, the Company ensures that
memastikan risiko kerja teridentifikasi, dianalisis, work-related risks are effectively identified, analyzed,
07 Implementing Best Practices in Employment
dan dikendalikan secara efektif untuk menciptakan and controlled to create a safe and sustainable
lingkungan kerja yang aman dan berkelanjutan. work environment.
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
KESEHATAN KERJA [GRI 403-3, 403-6, 403-10]
Occupational Health
Kesehatan karyawan berkorelasi erat dengan Employee health is correlated with the productivity
produktivitas dan kinerja perusahaan. Oleh karena and performance of a company. Therefore, the
itu, Perseroan menempatkan keselamatan dan Company prioritizes safety and health in every
kesehatan sebagai prioritas dalam setiap kegiatan operational activity and is committed to reducing
operasional serta berkomitmen untuk mengurangi the lost work days due to illness and creating a
hari kerja yang hilang akibat sakit serta menciptakan healthy work environment.
lingkungan kerja yang sehat.
Perseroan secara berkala melaksanakan program The Company regularly conducts annual health
08
pemeriksaan kesehatan tahunan yang mencakup examination program covering 100% of employees,
100% karyawan, termasuk parameter terkait potensi including parameters related to occupational
09
penyakit akibat kerja berdasarkan identifikasi diseases based on the Company’s identification
Perseroan dalam tabel “Jenis Pekerjaan dengan as described in the table “Types of Jobs with High
Risiko Tinggi akan Penyakit Akibat Kerja”. Dalam Risk of Occupational Diseases”. In carrying out
10
menjalankan kegiatan pemeriksaan kesehatan these health examination activities, the Company
ini, Perseroan bekerja sama dengan laboratorium collaborates with accredited laboratories, and
yang sudah terakreditasi dan dokter bersertifikasi doctors certified in occupational health or Industrial 11
kesehatan kerja atau Higiene Perusahaan dan Hygiene and Occupational Health (HIPERKES) by
Kesehatan Kerja (HIPERKES) dari Pemerintah. the Government. [GRI 403-3, 403-6, 403-10]
[GRI 403-3, 403-6, 403-10]
Perseroan menyediakan asuransi kesehatan bagi The Company provides health insurance for all
seluruh karyawan, termasuk perlindungan keadaan employees, including coverage for emergency
darurat akibat kecelakaan selama perjalanan situations due to accidents, during travel to and from
menuju dan dari area kerja. [GRI 403-3, 403-6] the workplace. [GRI 403-3, 403-6]
Perseroan menyediakan layanan ruang Pertolongan The Company provides a first-aid room service
Pertama pada Kecelakaan (P3K) yang berfungsi that serves as a primary emergency center,
sebagai pusat pertolongan pertama, termasuk including medication services, for initial treatment
layanan obat, untuk penanganan pertama of work-related accidents for all employees
kecelakaan kerja bagi seluruh karyawan dan and non-employees within the Company’s
non-karyawan yang berada di area operasional operational area. [GRI 403-3, 403-6]
Perseroan. [GRI 403-3, 403-6]
Page 198
PT Cikarang Listrindo Tbk
196 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Unit K3L Perseroan memiliki akses untuk berkoordinasi The Company’s HSE Unit has regular access to
dan berkonsultasi secara berkala dengan rumah coordinate and consult with the partner hospitals
sakit mitra untuk mendukung pengembangan, to support the development, implementation, and
implementasi, dan evaluasi program kesehatan evaluation of the health and safety programs,
dan keselamatan kerja, termasuk kesiapsiagaan including emergency preparedness. [GRI 403-4]
penanganan kondisi. [GRI 403-4]
Perseroan secara berkelanjutan melaksanakan The Company continuously implements various
berbagai upaya untuk meningkatkan kesehatan initiatives to improve employee health through
karyawan melalui seminar, edukasi, dan pelatihan seminars, education, and health training. These
kesehatan. Program ini difokuskan pada upaya programs focus on preventive, promotive,
preventif, promotif, kuratif, dan rehabilitatif, curative, and rehabilitative efforts, covering
mencakup kesehatan umum, penyakit akibat kerja, general health, occupational diseases, and
serta penyakit yang tidak terkait dengan pekerjaan. non-work-related illnesses. [GRI 403-4, 403-5, 403-6]
[GRI 403-4, 403-5, 403-6]
Sepanjang tahun 2025, Perseroan menjalankan Throughout 2025, the Company implemented
berbagai inisiatif untuk meningkatkan kesehatan various initiatives to improve worker health, including:
pekerja, antara lain: [GRI 403-6] [GRI 403-6]
• Melakukan pemeriksaan kesehatan berkala bagi • Conducting regular health checks to employees
karyawan sesuai dengan risiko pekerjaannya, based on their job-related risks, as well as for
serta non-karyawan sesuai dengan perjanjian non-employees according to their contract
kontrak kerja. agreements.
• Memastikan ketersediaan dan penggunaan alat • Ensuring the availability and the proper use of
pelindung diri yang sesuai standar dan digunakan standard personal protective equipment.
dengan benar.
• Memantau kondisi higienis lingkungan kerja • Closely and regularly monitoring workplace
secara ketat dan berkala. hygienic conditions.
• Melaksanakan pemeriksaan tekanan darah • Conducting blood pressure checks before
sebelum pekerjaan di ketinggian guna working at heights to ensure workers’ health
memastikan kondisi kesehatan pekerja dalam conditions are in optimal condition.
keadaan optimal.
• Memberikan extra fooding bagi karyawan shift • Providing extra fooding for shift employees to help
untuk menjaga daya tahan tubuh selama bekerja. maintain their endurance while working.
• Menyelenggarakan edukasi kesehatan kerja guna • Organizing occupational health education to
meningkatkan kesadaran dan pemahaman terkait enhance awareness and understanding of
kesehatan dan keselamatan kerja. workplace health and safety.
Page 199
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
197
Pemetaan Risiko Kecelakaan dan Risk Mapping of Accidents and
01
Penyakit Akibat Kerja Occupational Diseases
02
Perseroan melakukan pemetaan terhadap risiko The Company maps the risks of work-related
kecelakaan dan penyakit akibat kerja dari kegiatan accidents and occupational diseases as part of its
03
operasional sebagai bagian dari upaya pencegahan prevention and risk control efforts. The mapping
dan pengendalian risiko K3. Pemetaan dilakukan categorizes the risk level based on the type of works,
04
dengan mengkategorikan tingkat risiko berdasarkan work units and work locations, particularly for the
jenis pekerjaan, unit kerja, dan lokasi kerja, khususnya Operation Department, Distribution Department
untuk fungsi Departemen Operasi, Departemen and Maintenance Department, enabling the
05
Distribusi dan Departemen Pemeliharaan, sehingga Company to design appropriate prevention
Perseroan dapat menyusun rencana program and response programs. [GRI 403-1, GRI 403-2, 403-7]
06
pencegahan dan penanganan yang tepat. [GRI 403-1,
GRI 403-2, 403-7]
07 Implementing Best Practices in Employment
Perseroan telah memetakan risiko pada kegiatan The Company has mapped risks related to routine
rutin dan non-rutin di area operasional PLTGU and non-routine activities in the operational areas
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
Jababeka, PLTG MM-2100, dan PLTU Co-firing of PLTGU Jababeka, PLTG MM-2100, and PLTU Co-
Babelan, serta pekerjaan pada jalur distribusi dan firing Babelan, as well as work along distribution and
transmisi, termasuk risiko kecelakaan dan penyakit transmission lines, including the risk of work-related
akibat pekerjaan, sebagaimana disajikan dalam accidents and occupational diseases, as presented
tabel berikut: [GRI 403-2, 403-7] in the following table: [GRI 403-2, 403-7]
Jenis Pekerjaan Berisiko Tinggi Berdasarkan Unit Pembangkit
Types of High Risk Work Based on Generating Units
Unit Jenis Pekerjaan Berisiko
Cara Pencegahan/Penanganan
Pembangkit Tinggi
Prevention/Handling Method
Power Plant Unit Types of High Risk Work
PLTGU • Pengoperasian dan • Pembatasan akses Mewajibkan setiap karyawan untuk memiliki ijin kerja
Jababeka pemeliharaan GTG, confined space, hot khusus sebelum menjalankan perkerjaan berisiko tinggi,
08
dan | and HRSG dan STG work, scaffolding dan dengan tata cara sebagai berikut:
PLTG MM- 2100 • Pekerjaan dengan purging; • Menyusun job card dan instruksi kerja.
suhu tinggi (panas) • Tes rutin fire alarm; • Supervisor (pengawas K3L) menyusun analisis
09
• Pekerjaan di ruang • Kesiapan instalasi keselamatan kerja dan lingkungan jika diperlukan
terbatas firefighting system; yang mengidentifikasi bahaya keselamatan kerja
• Pekerjaan di • Pembuatan rambu dan aspek lingkungan dalam setiap langkah kerja
10
ketinggian dengan terkait hazard; dan menetapkan kontrol dari potensi bahaya;
potensi bahaya tinggi • Kelengkapan Alat • Ijin kerja (work permit) wajib diberikan oleh pejabat
• Pekerjaan tegangan Pelindung Diri (APD) setingkat Supervisor/Engineer PICO (Person in Charge
11
tinggi (150kV) dan lengkap sesuai of Operation);
tegangan menengah potensi bahaya. • Lock out-tag out (jika diperlukan);
(20kV dan 6,3kV) • Checklist pemenuhan tool dan alat kerja;
• Pekerjaan dengan • Melakukan HSE briefing sebelum melakukan
bahan kimia pekerjaan;
(bahan atau limbah • Inspeksi keselamatan dan management safety walk-
berbahaya dan arounds;
beracun)
• Pengawasan pekerjaan yang dilakukan oleh
• Operation and • Restrictions on supervisor PICW (Person in Charge of Work);
maintenance of GTG, confined space • Terdapat supervisor/pengawas K3L yang
HRSG and STG access, hot work, bertanggungjawab atas pemenuhan aspek K3L;
• Work in high- scaffolding and
• Penutupan ijin kerja oleh pengawas pekerjaan
temperature (hot) purging;
internal (supervisor PICW) dan validasi oleh
environments • Routine tests of fire supervisor PICO apabila pekerjaan dinyatakan
• Work in confined alarm; selesai;
space • Readiness of fire- • Ketersediaan dan sosialisasi Lembar Data
• Work at height with fighting system Keselamatan Bahan (Material Safety Data Sheet)
high potential hazard installation; kepada para pekerja.
• High voltage (150kV) • Creation of hazard-
Require each employee to have a special work permit
and medium voltage related signs;
before carrying out high-risk work, with the following
(20kV and 6.3kV) • Availability of procedures:
related tasks complete Personal
• Develop job card and work instructions.
• Work involving Protective Equipment
(PPE) according to • HSE supervisor prepares an analysis of work safety
chemical substances
potential hazards. and the environment if necessary which identifies
(hazardous and toxic
occupational safety hazards and environmental
materials or waste)
Page 200
PT Cikarang Listrindo Tbk
198 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Unit Jenis Pekerjaan Berisiko
Cara Pencegahan/Penanganan
Pembangkit Tinggi
Prevention/Handling Method
Power Plant Unit Types of High Risk Work
PLTU Co-firing • Pengoperasian dan • Pembatasan akses aspects in each work step and establishes control of
Babelan pemeliharaan Boiler confined space, hot potential hazards;
dan Steam Turbine work, scaffolding • A work permit must be granted by a superior at
• Pekerjaan dengan dan penggalian the level of PICO (Person In-Charge of Operation)
suhu tinggi (panas) (excavation); Supervisor/Engineer;
• Pekerjaan di ruang • Tes rutin fire alarm; • Lock out - tag out (if necessary);
terbatas • Kesiapan instalasi • Tools and work equipments compliance checklist;
• Pekerjaan di firefighting system; • Conduct HSE briefing before doing work;
ketinggian dengan • Pembuatan rambu • Safety inspection dan management safety walk-
potensi bahaya tinggi terkait hazard; arounds;
• Pekerjaan di Coal • Ketersediaan • Supervision of work carried out by the PICW (Person
Handling Plant (CHP) APD lengkap In-Charge of Work) supervisor;
area sesuai potensi
• There are HSE supervisors who are responsible for
• Pekerjaan tegangan bahaya, termasuk
fulfilling the HSE aspects;
tinggi (150kV) ketersediaan
peralatan darurat • Closing of work permit by the internal work supervisor
• Pekerjaan dengan (PICW supervisor) and validation by PICO supervisor if
bahan kimia di dalam air seperti
ring buoy dan tali the work is declared complete;
(bahan atau limbah
tambang. • The availability and dissemination of the Material
berbahaya dan
Safety Data Sheet (MSDS) to workers.
beracun)
• Pekerjaan di area
perairan atau sungai
yang berhubungan
dengan operasional di
area dermaga
• Operation and • Restrictions on
maintenance of confined space
Boilers and Steam access, hot work,
Turbines scaffolding and
• Work in high- excavation;
temperature (hot) • Routine tests of fire
environments alarm;
• Work in confined • Readiness for fire-
space fighting system
• Work at height with installations;
high potential hazard • Creation of hazard-
• Jobs in the Coal related signs;
Handling Plant (CHP) • Availability of
area complete PPE
• High voltage (150kV) according to
related tasks potential hazards,
• Work involving including the
chemicals substances availability of
(hazardous and toxic emergency
materials or waste) equipment in water,
such as a ring buoy
• Work in water or
and rope.
river areas related to
operations at the dock
area
Page 201
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
199
Selain karyawan, pekerjaan berisiko tinggi juga dapat In addition to employees, high-risk work may
01
melibatkan kontraktor dan subkontraktor (misalnya also involve contractors and subcontractors
pemasangan jaringan distribusi, pemeliharaan (e.g., distribution network installation, power plant
02
pembangkit, dan pekerjaan mekanikal). Oleh karena maintenance, and mechanical work). Therefore,
itu, Perseroan menerapkan pengendalian K3L bagi the Company manages non-employee HSE
non-karyawan melalui CSMS, pelatihan yang relevan, requirements through the CSMS, relevant training,
03
penyediaan APD sesuai risiko, serta pemantauan risk-appropriate PPE, and compliance monitoring
dan evaluasi kepatuhan sesuai ketentuan yang and evaluation in accordance with applicable
04
berlaku. [EU17] regulations. [EU17]
05
Penyakit Akibat Kerja (PAK) [GRI 403-10] Occupational Disease (PAK) [GRI 403-10]
06
Selain kecelakaan kerja, Penyakit Akibat Kerja (PAK) In addition to work-related injuries, occupational
juga menjadi perhatian utama bagi Perseroan disease (PAK) is also a key focus for the Company in
07 Implementing Best Practices in Employment
dalam memastikan keselamatan dan kesehatan ensuring workers’ health and safety. The Company
para pekerja. Perseroan secara berkala melakukan regularly identifies and evaluates potential work-
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
identifikasi dan evaluasi potensi PAK di seluruh area related illness risks across operational areas through
operasional melalui pemetaan jenis pekerjaan risk mapping of high-risk job types and routine
berisiko serta pemeriksaan kesehatan rutin. health examinations. Workers with indications of
Pemantauan dilakukan terhadap para pekerja yang work-related illness are monitored and followed
memiliki indikasi PAK dan diikuti langkah mitigasi up with mitigation measures to minimize risks and
untuk meminimalkan risiko serta menciptakan maintain a safe and healthy working environment.
lingkungan kerja yang aman dan sehat.
Berikut adalah pemetaan jenis pekerjaan dengan The following table presents types of occupations
risiko tinggi akan PAK beserta langkah pencegahan/ with a high risk of occupational disease and the
penanganannya: corresponding prevention/handling measures:
Jenis Pekerjaan dengan Risiko Tinggi akan Penyakit Akibat Kerja
Type of Occupation with a High Risk of Occupational Disease
08
Unit Pembangkit Jenis Pekerjaan Berisiko Tinggi Cara Pencegahan/Penanganan
Power Plant Unit Types of High Risk Work Prevention/Handling Method
09
PLTGU Jababeka Bekerja di kebisingan dengan • Ketersediaan APD, yaitu ear plug, ear muff dan APD standar;
PLTG MM-2100 risiko penurunan atau • Pemeriksaan kesehatan berkala;
10
PLTU Co-firing kerusakan fungsi pendengaran. • Pemasangan rambu-rambu K3L (safety sign);
Babelan
• Sosialisasi terkait Penyakit Akibat Kerja.
Works in loud noise environment • Availability of PPE, namely ear plug, ear muff and standard PPE;
with the risk of hearing loss or • Periodic health checks; 11
damage. • Installation of HSE signs (safety sign);
• Dissemination of Occupational Diseases.
Bekerja di area paparan bahan • Ketersediaan APD, diantaranya masker, respirator, safety glasses, latex
kimia dengan risiko gangguan gloves, lab coat dan APD standar;
saluran pernapasan, kulit • Ketersediaan Material Safety Data Sheet (MSDS);
maupun pencernaan. • Pemeriksaan kesehatan berkala;
• Pemasangan rambu-rambu K3L (safety sign);
• Sosialisasi terkait Penyakit Akibat Kerja.
Works in the area of chemical • Availability of PPE, including masks, respirators, safety glasses, latex
exposure with the risk of gloves, lab coat and standard PPE;
respiratory, skin and digestive • Availability of Material Safety Data Sheet (MSDS);
disorders. • Periodic health checks;
• Installation of HSE signs (safety sign);
• Dissemination of Occupational Diseases.
Page 202
PT Cikarang Listrindo Tbk
200 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Unit Pembangkit Jenis Pekerjaan Berisiko Tinggi Cara Pencegahan/Penanganan
Power Plant Unit Types of High Risk Work Prevention/Handling Method
Bekerja di area paparan radiasi • Ketersediaan APD, yaitu apron proteksi tubuh, safety glove dan APD
dengan risiko menyebabkan standar lainnya;
kanker, permasalahan • Pengukuran tingkat radiasi menggunakan alat tingkat survei meter,
reproduksi dan kematian. dengan batas tingkat radiasi maksimal yang diperbolehkan untuk
berada dalam area tersebut sebesar 10 µSv/jam;
• Pemeriksaan kesehatan berkala;
• Pemasangan rambu-rambu K3L (safety sign) serta barikade;
• Sosialisasi terkait Penyakit Akibat Kerja.
Works in the area of radiation • Availability of PPE, namely body protection apron, safety glove and other
exposure with the risk of causing standard PPE;
cancer, reproductive problems • Measurement of radiation levels using a survey meter tool, with the
and death. maximum allowable radiation level for entry into the area set at 10 µSv/
hour;
• Periodic health checks;
• Installation of HSE signs (safety sign) and barricades;
• Dissemination of Occupational Diseases.
PLTU Co-firing Bekerja di area paparan • Ketersediaan APD, diantaranya masker karbon aktif, respirator,
Babelan ash dan batubara dengan kacamata pelindung dan APD standar;
risiko mengganggu saluran • Pemeriksaan kesehatan berkala;
pernapasan. • Pengukuran Indeks Kualitas Udara/Air Quality Index (AQI) secara
periodik;
• Pemasangan rambu-rambu K3L (safety sign);
• Sosialisasi terkait Penyakit Akibat Kerja.
Works in the ash and coal • Availability of PPE, namely activated carbon masks, respirators,
exposure area with the risk of protective goggles and standard PPE;
respiratory tract disturbance. • Periodic health checks;
• Periodic Air Quality Index (AQI) measurement;
• Installation of HSE signs (safety sign);
• Dissemination of Occupational Diseases.
Berdasarkan pemeriksaan kesehatan kerja oleh Based on occupational health examinations
dokter okupasi pada 2025, tidak ditemukan kasus conducted by occupational doctors in 2025, no
PAK pada karyawan maupun non-karyawan. occupational disease (PAK) cases were identified
Dengan demikian, tidak terdapat kasus PAK yang among employees or non-employees. Accordingly,
dapat dicatat serta tidak terdapat fatalitas akibat there were no recordable work-related illness cases
PAK baik untuk karyawan maupun non-karyawan and no fatalities due to work-related illness for either
pada tahun pelaporan 2025. employees or non-employees in 2025.
Kebijakan Pengupahan Selama Sakit, Policy on Wages During Sickness, Work
Santunan Kecelakaan Kerja, dan Accident Compensation, and Health
Kerahasiaan Data Kesehatan [GRI 403-6] Data Confidentiality Policy [GRI 403-6]
Komitmen Perseroan terkait pengupahan dan In line with the Company’s commitment and
santunan bagi karyawan yang menderita responsibility, provisions regarding wages and
penyakit akibat kerja dan telah menjalani benefits for employees suffering from occupational
pengobatan, namun tidak lagi dapat menjalankan diseases and having undergone medical treatment,
kewajibannya, diatur dalam Peraturan Perusahaan yet unable to carry out their duties is regulated in
Pasal 23 tentang Upah Karyawan Selama Sakit Article 23 of the Company Regulations regarding
dan Pasal 37 tentang Santunan Kecelakaan Wages for Employees During Sickness and Article
Kerja. Peraturan Perusahaan diperbaharui 37 regarding Work Accident Compensation. The
secara berkala dan disahkan oleh Kementerian Company Regulation is regularly updated and
Ketenagakerjaan Republik Indonesia. ratified by the Ministry of Manpower of the Republic
of Indonesia.
Perseroan memastikan bahwa informasi kesehatan The Company ensures that workers’ personal health
pribadi pekerja disimpan dengan aman dan hanya information is stored securely and is only accessible
dapat diakses oleh personel yang berwenang, sesuai by the authorized personnel, in compliance with
dengan peraturan dan undang-undang privasi applicable privacy laws and regulations. Such
yang berlaku. Informasi kesehatan pribadi tidak information is never used for favorable or unfavorable
digunakan untuk perlakuan yang menguntungkan treatment in employment-related decisions.
atau merugikan dalam keputusan terkait pekerjaan.
Page 203
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
201
PELATIHAN KESEHATAN, KESELAMATAN KERJA, DAN
01
LINGKUNGAN (K3L) [GRI 403-5][EU16, EU17, EU18]
02
Occupational Health, Safety, and Environment Training (HSE)
03
Selama tahun 2025, Perseroan telah melaksanakan During the year 2025, the Company has conducted
berbagai pelatihan K3L bagi karyawan dan non- various HSE training programs for both employees
04
karyawan yang bekerja di area operasional and non-employees working in the operational areas
Perseroan. Program pelatihan ini disusun of the Company. The training program is developed
05
berdasarkan analisis kebutuhan pelatihan dengan based on training needs analysis, considering job
mempertimbangkan peran pekerjaan, tingkat risiko, roles, risk levels, competency requirements, and
06
kebutuhan kompetensi, serta pemenuhan regulasi applicable regulatory compliance.
yang berlaku.
07 Implementing Best Practices in Employment
Untuk memastikan efektivitas pelatihan, Perseroan To ensure its effectiveness, the Company applies
menerapkan evaluasi pelatihan, antara lain sesi training evaluations, including feedback sessions
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
umpan balik (feedback) serta evaluasi melalui pre- as well as evaluations through pre-tests and post-
test dan post-test guna mengukur peningkatan tests to measure participants’ understanding and
pemahaman peserta. improvement.
Pelatihan bertujuan untuk memastikan standar The training aims to ensure consistent implementation
keselamatan diterapkan secara konsisten dalam of safety standards across operational activities. The
aktivitas operasional. Berikut jenis pelatihan K3L types of HSE training provided include:
yang diberikan berdasarkan klasifikasi pekerja:
Klasifikasi Pekerja Jenis Pelatihan K3L yang Dilaksanakan
Worker Classification Types of HSE Training Conducted
Karyawan Tetap dan Tidak Tetap yang Bekerja di Wilayah Safety Induction, Penggunaan APAR (Alat Pemadam Api
Operasional Ringan), Tanggap Darurat Kebakaran, Keselamatan Listrik
Dasar, Pelatihan Work Permit, Pelatihan Ruang Terbatas,
Pelatihan Hazard Identification Risk Assesment Determine
Control – Identifikasi Analisa Dampak Lingkungan (HIRADC-
IADL), Pelatihan Job Safety Environment Analyses (JSEA), dan
08
Pelatihan Hazard Observation Card (HAZOC).
Permanent and Non-Permanent Field Workers in the Safety Induction, Use of APAR (Light Fire Extinguisher), Fire
09
Operational Areas Emergency Response, Basic Electricity Safety, Work Permit
Training, Confined Space Training, Hazard Identification Risk
Assessment Determine Control – Environmental Impact Analysis
(HIRADC-IADL) Training, Job Safety Environment Analyses (JSEA)
10
Training, and Hazard Observation Card (HAZOC) Training.
Pekerja Outsource yang Bekerja di Wilayah Operasional Safety Induction, Penggunaan APAR (Alat Pemadam Api
Ringan), Tanggap Darurat Kebakaran, dan Pelatihan Hazard
Observation Card (HAZOC).
11
Outsourced Workers Working in the Operational Areas Safety Induction, Use of APAR (Light Fire Extinguisher), Fire
Emergency Response, and Hazard Observation Card (HAZOC)
Training.
Pekerja Kontraktor dan Subkontraktor di Wilayah Operasional Safety Induction, Penggunaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan),
Tanggap Darurat Kebakaran, Pelatihan Ruang Terbatas, Sistem
Manajemen Keselamatan Kontraktor (CSMS), Pelatihan Job
Safety Environment Analyses (JSEA) dan Pelatihan Hazard
Observation Card (HAZOC).
Contractor and Subcontractor Workers in the Operational Safety Induction, Use of APAR (Light Fire Extinguisher), Fire
Areas Emergency Response, Confined Space Training, Contractor
Safety Management System (CSMS), Job Safety Environment
Analyses (JSEA) Training, and Hazard Observation Card
(HAZOC) Training.
Page 204
PT Cikarang Listrindo Tbk
202 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Perseroan memastikan bahwa 100% pekerja The Company ensures that 100% of the employees
karyawan dan non-karyawan telah memperoleh and non-employees have received HSE training in
pelatihan K3L sesuai dengan klasifikasi pekerja. accordance with the worker classification. [GRI 403-5]
[GRI 403-5][EU17, EU18] [EU17, EU18]
Pelatihan dilakukan di lokasi operasional (onsite) Training is conducted either onsite at operational
atau di luar lokasi (offsite) sesuai kebutuhan locations or offsite, depending on the operational
operasional. Pelatihan dibagi menjadi dua kategori, needs. Training is divided into two categories, namely:
yaitu formal dan informal. Pelatihan formal formal and informal. Certified formal trainings for
bersertifikasi untuk topik khusus, seperti pelatihan specialized topics, such as confined space training,
ruang terbatas, diselenggarakan oleh lembaga are conducted by certified professional external
profesional eksternal tersertifikasi. Sementara institutions. While, informal trainings are conducted
pelatihan informal dilakukan secara internal dan internally and regularly by the HSE Unit, such as safety
berkala oleh Unit K3L, seperti safety induction. [EU16] inductions. [EU16]
KINERJA K3 SELURUH TENAGA KERJA DI AREA OPERASIONAL [EU25]
OHS Performance for All Workforce in Operational Area
Kecelakaan Kerja [GRI 403-9] Work-related Injuries [GRI 403-9]
Perseroan secara rutin melakukan penilaian kinerja The Company routinely conducts OHS performance
K3 untuk menilai efektivitas penerapan kinerja K3 assessments to evaluate the effectiveness of OHS
bagi tenaga kerja di area operasional serta sebagai implementation of the workforce in the operational
dasar evaluasi perbaikan prosedur K3. Statistik areas and to support continuous improvement of OHS
kinerja K3 berikut disajikan untuk 3 (tiga) tahun procedures. The following OHS performance statistics
terakhir dan dipisahkan antara karyawan dan non- over the past 3 (three) years, separated between
karyawan. employees dan non-employees.
Statistik Kinerja K3 – Karyawan
OHS Performance Statistics - Employees
Insiden Kecelakaan Kerja
2025 2024
Work Accidents
Kecelakaan Kelas III – Luka ringan dengan perawatan rawat jalan
oleh petugas P3K di ruang P3K dalam fasilitas Perseroan
0 1
Class III Accident – Minor injuries treated on an outpatient basis
by the first aid personnel in the Company’s first aid room
Kecelakaan Kelas II – Luka sedang dengan perawatan rawat
jalan oleh tenaga medis di fasilitas eksternal, seperti klinik atau
rumah sakit
0 0
Class II Accident – Moderate injuries treated on an outpatient
basis by medical experts at external facilities, such as clinics
or hospitals
Kecelakaan Kelas I – Luka berat atau cacat permanen
0 1
Class I Accident – Severe injury or permanent disability
Fatalitas - Kematian
0 0
Fatalities - Death
Jumlah
0 2
Total
Page 205
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
203
Statistik Kecelakaan Kerja - Karyawan
01
Work Accidents Statistics - Employees
02
Insiden Kecelakaan Kerja
2025 2024
Work Accidents
03
Lost Time Incident Rate (LTIR) 0 0,5
04
Tingkat Keparahan/SR (hari)
0 8,6
Severity Rate/SR (day)
05
Tingkat Frekuensi/FR
0 0,9
Frequency Rate/FR
06
Jumlah Jam Kerja (jam)
2.192.467 2.222.034
Total Manhours (hour)
07 Implementing Best Practices in Employment
Jam Kerja Selamat (jam)
2.192.467 2.169.594
Safe Manhours (hour)
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
Catatan: Note:
• LTIR (Lost Time Incident Rate) = (Jumlah kecelakaan yang menyebabkan • LTIR (Lost Time Incident Rate) = (Number of lost time injuries x 1,000,000)/
waktu kerja hilang x 1.000.000)/Total jam kerja Total manhours
• SR (Severity Rate) = Rasio Keparahan Cidera = (Jumlah hari kerja hilang • SR (Severity Rate) = Injury Severity Ratio = (Total of lost working days ×
× 1.000.000)/Jumlah jam kerja 1,000,000)/Total manhours
• FR (Frequency Rate) = Jumlah fatalitas + kecelakaan kelas 1 + kecelakaan • FR (Frequency Rate) = Number of fatality + class 1 accidents + Class
kelas 2 + kecelakaan kelas 3/ Jumlah jam kerja x 1.000.000 2 accidents + class 3 accidents / Number of people working hours x
1,000.000
• Jam Kerja Selamat = Jumlah jam kerja – Jumlah jam kerja atas insiden • Safe manhours = Total work hours - Total work hours lost due to
yang menghilangkan jam kerja incidents
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat kecelakaan Throughout 2025, there were no Class I–III accidents
kelas I-III maupun fatalitas pada karyawan. and no fatalities among employees.
Perseroan secara berkala memberikan pelatihan dan The Company periodically provides training and
pengujian kompetensi bagi pihak yang bertanggung competency assessments for personnel responsible
jawab dalam pengelolaan izin kerja (work permit), for managing work permits (permit-to-work), namely
yaitu PICO (Person-in-Charge of Operation) dan PICW the PICO (Person-in-Charge of Operation) and PICW
08
(Person-in-Charge of Work). Pada 2024, Perseroan (Person-in-Charge of Work). In 2024, the Company
melaksanakan pelatihan dan pengujian kompetensi conducted 1,856 hours of work permit–related training
terkait work permit sebanyak 1.856 jam untuk PICO and competency assessments for PICO and PICW as
09
dan PICW sebagai bagian dari upaya penguatan part of efforts to strengthen controls for high-risk work.
pengendalian pekerjaan berisiko tinggi.
Statistik Kinerja K3 – Non-Karyawan 10
11
OHS Performance Statistics – Non-Employees
Insiden Kecelakaan Kerja
2025 2024
Work Accidents
Kecelakaan Kelas III – Luka ringan dengan perawatan rawat jalan oleh petugas
P3K di ruang P3K dalam fasilitas Perseroan
1 4
Class III Accident – Minor injuries treated on an outpatient basis by the first aid
personnel in the Company’s first aid room
Kecelakaan Kelas II – Luka sedang dengan perawatan rawat jalan oleh tenaga
medis di fasilitas eksternal, seperti klinik atau rumah sakit
2 0
Class II Accident – Moderate injuries treated on an outpatient basis by medical
experts at external facilities, such as clinics or hospitals
Kecelakaan Kelas I – Luka berat atau cacat permanen
0 0
Class I Accident – Severe injury or permanent disability
Fatalitas - Kematian
0 0
Fatalities - Death
Jumlah
3 4
Total
Page 206
PT Cikarang Listrindo Tbk
204 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Statistik Kecelakaan Kerja - Non-Karyawan
Work Accidents Statistics - Non-Employee
Insiden Kecelakaan Kerja
2025 2024
Work Accidents
Lost Time Incident Rate (LTIR) 0 0
Tingkat Keparahan/SR (hari)
0 0
Severity Rate/SR (day)
Tingkat Frekuensi/FR
1,0 1,2
Frequency Rate/FR
Jumlah Jam Kerja (jam)
3.138.063 3.275.965
Total Manhours (hour)
Jam Kerja Selamat (jam)
3.138.063 3.229.214
Safe Manhours (hour)
Catatan: Note:
• LTIR (Lost Time Incident Rate) = (Jumlah kecelakaan yang menyebabkan • LTIR (Lost Time Incident Rate) = (Number of lost time injuries x 1,000,000)/
waktu kerja hilang x 1.000.000)/Total jam kerja Total manhours
• SR (Severity Rate) = Rasio Keparahan Cidera = (Jumlah hari kerja hilang • SR (Severity Rate) = Injury Severity Ratio = (Total of lost working days ×
× 1.000.000)/Jumlah jam kerja 1,000,000)/Total manhours
• FR (Frequency Rate) = Jumlah fatalitas + kecelakaan kelas 1 + kecelakaan • FR (Frequency Rate) = Number of fatality + class 1 accidents + Class
kelas 2 + kecelakaan kelas 3/ Jumlah jam kerja x 1.000.000 2 accidents + class 3 accidents / Number of people working hours x
1,000.000
• Jam Kerja Selamat = Jumlah jam kerja – Jumlah jam kerja atas insiden • Safe manhours = Total work hours - Total work hours lost due to
yang menghilangkan jam kerja incidents
Pada tahun 2025, untuk non-karyawan tercatat 3 In 2025, for non-employees, 3 (three) incidents were
(tiga) kejadian, terdiri dari 1 (satu) kecelakaan Kelas recorded, consisting of 1 (one) Class III accident and
III dan 2 (dua) kecelakaan Kelas II, tanpa kecelakaan 2 (two) Class II accidents, with no Class I accidents
Kelas I maupun fatalitas. and no fatalities.
Seluruh kejadian tersebut telah ditindaklanjuti All incidents were followed up through investigations,
melalui investigasi, tindakan korektif, dan penguatan corrective actions, and reinforcement of work
pengendalian kerja sesuai prosedur. [GRI 403-2] controls in accordance with procedures. [GRI 403-2]
Selama tahun 2025, non-karyawan (kontraktor dan Throughout 2025, non-employees (contractors
subkontraktor) berkontribusi pada keberlanjutan and subcontractors) contributed to the Company’s
operasional Perseroan dengan estimasi jumlah hari operational sustainability with an estimated Full-
kerja penuh waktu (Full-Time Equivalent (FTE) Days) Time Equivalent (FTE) Days of 392,258 FTE (2024:
sebesar 392.258 FTE (2024: 409.496). [EU17] 409,496). [EU17]
Total jam kerja karyawan dan non-karyawan pada The total working hours for employees and non-
tahun 2024 dan 2025 relatif lebih tinggi dengan employees in 2024 and 2025 were relatively
rata-rata peningkatan jam sebesar 830.886 jam, higher, with an average increase of 830,886
atau sekitar 18%, yang terutama disebabkan hours, or approximately 18%, primarily due to the
oleh pelaksanaan proyek strategis, antara lain implementation of several strategic projects,
pembangunan PLTS 5 MWp di PLTU Co-firing Babelan, including the development of a 5 MWp Solar Power
pengembangan sistem biomass handling pada at PLTU Co-firing Babelan, the development of a
CFB boiler 2 (dua) untuk meningkatkan kapasitas biomass handling system for CFB Boiler Unit 2 (two)
co-firing, serta pengembangan pembangkit listrik to increase co-firing capacity, and the development
tenaga mesin gas 50 MW di PLTG MM-2100. of a 50 MW gas engine power plant at PLTG MM-2100.
Page 207
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
205
Mekanisme Pelaporan dan Investigasi Incident Reporting and Investigation
01
Insiden [GRI 403-2] [GRI 403-2]
02
Perseroan memiliki mekanisme pelaporan dan The Company has an incident reporting and
investigasi kecelakaan kerja yang bertujuan investigation mechanism aimed at identifying the
03
untuk mengidentifikasi akar penyebab insiden, root causes of incidents, establishing corrective and
menetapkan tindakan korektif dan pencegahan, preventive actions, improving work procedures, and
04
memperbaiki prosedur kerja, serta memonitor tindak monitoring the implementation of follow-up actions.
lanjut perbaikan. Hasil investigasi dan rekomendasi The investigation results and recommendations
dikomunikasikan kepada seluruh karyawan sebagai are communicated to all employees as part of a
05
bagian dari upaya pembelajaran berkelanjutan continual learning to enhance workplace safety.
untuk meningkatkan keselamatan kerja. [GRI 403-2] [GRI 403-2]
06
Perseroan juga menerapkan sistem pelaporan The Company also implements a near-miss
near-miss sebagai indikator pencegahan untuk reporting system as a prevention indicator
07 Implementing Best Practices in Employment
mendukung pengambilan langkah pengendalian to support further risk control actions. [GRI 3-3]
risiko lebih lanjut. [GRI 3-3]
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
Untuk memperkuat tanggung jawab Perusahaan To strengthen the Company’s commitment to
terhadap kesehatan dan keselamatan kerja (K3), health and safety, we conduct measurements
kami melakukan pengukuran berdasarkan SASB based on the SASB for the occupational health and
untuk performa K3 karyawan dan non-karyawan safety (OHS) performance of both employees and
Perseroan beserta target untuk keseluruhan wilayah non-employees, along with targets for the overall
operasi Perseroan. [SASB: IF-EU-320a.1] operational areas of the Company. [SASB: IF-EU-320a.1]
Pengukuran
2025 2024 Target
Metric
Tingkat insiden tercatat total (TRIR)
0,6 (3 case) 1,1 (6 case) 0 (0 case)
Total recordable incident rate (TRIR)
Tingkat fatalitas
0 0 0
Fatality rate
Tingkat frekuensi kejadian hampir (NMFR)
08
4,9 (26 case) 2,7 (15 case) 0 (0 case)
Near miss frequency rate (NMFR)
Catatan: Note:
09
• Tingkat insiden tercatat total (TRIR) = (Jumlah fatalitas + kecelakaan • Total recordable incident rate (TRIR) = (Number of fatality + Class 1
kelas 1 + kecelakaan kelas 2 + kecelakaan kelas 3) x 1,000,000 / Jumlah accidents + Class 2 accidents + Class 3 accidents) x 1,000.000 / Number
jam kerja of people working hours
10
• Tingkat fatalitas = Jumlah fatalitas x 1.000.000 / Jumlah jam kerja • Fatality rate = Number of fatality x 1,000,000 / Number of people
working hours
• Tingkat frekuensi kejadian hampir (NMFR) = Jumlah kejadian hampir x • Near miss frequency rate (NMFR) = Number of near miss x 1.000.000 /
11
1,000,000/ Jumlah jam kerja Number of people working hours
Page 208
PT Cikarang Listrindo Tbk
206 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
KESEHATAN DAN KESELAMATAN PELANGGAN [EU24]
Customer Health and Safety
Sebagai penyedia tenaga listrik, Perseroan As a power producer, the Company is responsible
bertanggung jawab untuk memastikan penyaluran for ensuring that electricity distribution to customers
listrik kepada pelanggan berjalan aman dan andal. is safe and reliable. In the distribution process, there
Dalam proses distribusian, terdapat potensi risiko, are potential risks, such as fire hazards, which could
seperti kebakaran, yang dapat berdampak pada impact customer health and safety. To mitigate
kesehatan dan keselamatan pelanggan. Untuk such risk, the Company routinely carries out
mengurangi risiko tersebut, Perseroan secara rutin dissemination regarding maintenance of electrical
melakukan sosialisasi terkait pemeliharaan gardu substations and security of electrical equipment to
listrik dan pengamanan peralatan listrik kepada para the customers. The objective of these programs is to
pelanggan. Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk enhance customer awareness of safety practivies
meningkatkan kesadaran pelanggan terhadap to minimize potential hazards in electricity usage.
praktik keselamatan guna meminimalkan potensi These awareness initiatives are communicated
bahaya yang mungkin timbul dalam penggunaan through various channels, including email, customer
listrik. Sosialisasi ini dilakukan melalui berbagai kanal website, official messaging platforms, and digital
komunikasi, termasuk email, situs web pelanggan, notifications, to ensure safety information is easily
platform perpesanan resmi, serta notifikasi digital, accessible to all customers. [OJK F.27, F.28][GRI 416-1]
agar informasi keselamatan mudah diakses oleh
seluruh pelanggan. [OJK F.27, F.28][GRI 416-1]
Sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan, As part of its continual improvement efforts, the
Perseroan meninjau dan meningkatkan prosedur Company is committed to reducing health and
layanan, protokol keselamatan, dan program safety risks by reviewing and enhancing its service
pelatihan. Seluruh atau 100% kategori layanan procedures, safety protocols, and training programs.
signifikan telah dievaluasi terkait dampak kesehatan All or 100% of significant service categories have
dan keselamatannya, dan perbaikan terus dilakukan been assessed for their health and safety impacts,
untuk mengurangi risiko yang teridentifikasi. [OJK F.27] and improvements are continually implemented to
[GRI 416-1] mitigate any identified risks. [OJK F.27][GRI 416-1]
Lokasi Perseroan di daerah kawasan industri The Company’s location in an industrial estates
yang dekat dengan pelanggan memungkinkan area close to the customers enables us to support
kesiapsiagaan Perseroan dalam merespon kondisi emergency responsiveness. The Company has the
darurat. Perseroan memiliki kendaraan pemadam availability of firefighting vehicles ready to assist
kebakaran yang siap membantu jika terjadi in case of fire hazards. In 2025, the Company’s
bahaya kebakaran. Selama tahun 2025, kendaraan firefighting vehicles provided assistance in 6 (six)
pemadam kebakaran Perseroan memberikan fire incidents outside the operational area, such as
bantuan dalam 6 (enam) kejadian kebakaran di land fire caused by rubbish burning, cigarette butts,
luar area operasional, antara lain kebakaran lahan illegal burning of wastes, and negligence of the
kosong akibat pembakaran sampah, puntung rokok, residents. [GRI 416-1]
pembakaran limbah secara ilegal, dan kelalaian
warga. [GRI 416-1]
Selama tahun 2025, Perseroan tidak mengalami In 2025, the Company recorded no incidents of
insiden ketidakpatuhan terhadap regulasi dan/atau non-compliance with regulations and/or voluntary
peraturan sukarela yang berkaitan dengan dampak standards relating to the health and safety impacts
kesehatan dan keselamatan dari layanan/produk of services/products, therefore no admonition
sehingga tidak ada teguran yang dikeluarkan. is issued. [OJK F.28][GRI 416-2][SASB: IF-EU-550a.1][EU25]
[OJK F.28][GRI 416-2][SASB: IF-EU-550a.1][EU25]
Page 209
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
207
SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KETENAGALISTRIKAN
01
(SMK2)
02
Electricity Safety and Management System (SMK2)
03
Perseroan menerapkan Sistem Manajemen The Company implements the Electricity Safety
Keselamatan Ketenagalistrikan (SMK2) sesuai Management System (SMK2) in accordance
04
ketentuan keselamatan ketenagalistrikan untuk with electricity safety requirements to control
mengendalikan risiko yang berkaitan dengan electricity-related risks. To ensure electricity safety
05
ketenagalistrikan. Dalam rangka memastikan in the operation of generation, transmission, and
keselamatan ketenagalistrikan pada pengoperasian distribution units, in 2024 the Company developed
06
unit pembangkit, transmisi, dan distribusi, pada 2024 and implemented SMK2 in accordance with MEMR
Perseroan mengembangkan dan menerapkan SMK2 Regulation No. 10 of 2021 on Electricity Safety.
sesuai Peraturan Menteri ESDM No. 10 Tahun 2021
07 Implementing Best Practices in Employment
tentang Keselamatan Ketenagalistrikan.
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
Penerapan SMK2 meliputi: (1) penetapan SMK2 implementation includes: (1) establishing
kebijakan badan usaha terkait keselamatan a corporate policy related to electricity safety,
ketenagalistrikan, (2) penetapan organisasi SMK2, (2) establishing the SMK2 organization, (3)
(3) penetapan dan pelaksanaan kebijakan SMK2, implementing SMK2 policies, and (4) evaluating and
serta (4) evaluasi dan tindak lanjut penerapan following up on electricity safety implementation.
keselamatan ketenagalistrikan. Kebijakan SMK2 The SMK2 policy has been communicated
telah dikomunikasikan dan disosialisasikan kepada and socialized to the Company employees.
karyawan Perseroan.
Pada 2025, Perseroan memperoleh Sertifikasi Sistem In 2025, the Company obtained the Electricity
Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan (SMK2) Safety Management System (SMK2) Certification for
untuk ketaatan penerapan sistem manajemen compliance with SMK2 implementation for the 2024
keselamatan ketenagalistrikan periode tahun 2024, period, with a “Green Compliance” predicate for the
dengan predikat “Taat Hijau” untuk pembangkit Gas Gas Turbine Generator (GTG) and PLTGU Jababeka,
Turbine Generator (GTG) dan PLTGU Jababeka serta and “Blue Compliance” predicates for electricity
“Taat Biru” untuk distribusi tenaga listrik, gardu induk distribution, substations and transmission, as well as
08
dan transmisi, serta PLTU Co-firing Babelan. Rincian PLTU Co-firing Babelan. Certification details (scope,
sertifikasi (cakupan, masa berlaku, dan penerbit) validity period, and issuer) are presented in the
09
disajikan pada bab “Assurance oleh Pihak Eksternal”. “External Assurance” chapter.
10
11
Page 210
PT Cikarang Listrindo Tbk
208 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
PENGHARGAAN DAN SERTIFIKAT DI BIDANG K3L
Awards and Certificates in the Field of HSE
Sebagai bentuk komitmen Perseroan dalam As part of the Company’s commitment to HSE best
penerapan praktik K3L, Perseroan memiliki sertifikasi practices, the Company holds relevant external
dan penilaian eksternal yang relevan, termasuk ISO certifications and assessments, including ISO
45001:2018 untuk sistem manajemen K3, sertifikasi 45001:2018 for OHS management, SMK3 certification,
SMK3, serta sertifikasi/penilaian SMK2 terkait and SMK2 certification/assessment related to
keselamatan ketenagalistrikan. Rincian sertifikasi electricity safety. Details of valid certifications in
yang berlaku pada tahun 2025 (cakupan lokasi, 2025 (site coverage, validity period, and issuer) are
masa berlaku, dan penerbit) disajikan pada bab presented in the External Assurance section.
Assurance oleh Pihak Eksternal.
Selain sertifikasi, Perseroan juga menerima In addition to certifications, the Company has received
penghargaan terkait penerapan K3L, antara lain HSE-related awards, including the Zero Accident
Zero Accident Award dan penghargaan P2K3. Daftar Award and P2K3 recognition. The list of awards is
penghargaan disajikan sebagai berikut: presented as follows:
Zero Accident Award Zero Accident Award
• PLTGU Jababeka berhasil • PLTGU Jababeka successfully
mencapai 3.799.985 jam kerja achieved 3,799,985 working hours
tanpa kecelakaan sejak 1 Januari without accidents from January 1,
2023 hingga 30 September 2024. 2023 to September 30, 2024.
• PLTU Co-firing Babelan berhasil • PLTU Co-firing Babelan successfully
mencapai 5.756.212 jam kerja achieved 5,756,212 working hours
tanpa kecelakaan sejak 3 Juni 2022 without accidents from June 3, 2022
hingga 31 Oktober 2024. to October 31, 2024.
• PLTU Co-firing Babelan juga meraih • PLTU Co-firing Babelan also
Penghargaan Panitia Pembina received the Occupational Safety
Keselamatan dan Kesehatan and Health Advisory Committee
Kerja (P2K3) Tingkat Provinsi Jawa (P2K3) Award at the West Java
Barat Tahun 2024 dengan kategori Provincial Level 2024 in the
PLATINUM. PLATINUM category.
24 Januari 2025 January 24, 2025
Menteri Ketenagakerjaan Republik Minister of Manpower of the Republic
Indonesia of Indonesia
Page 211
209
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
01 02 03 04 05 06 07 Implementing Best Practices in Employment 08 09 10 11
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
Page 212
PT Cikarang Listrindo Tbk
210 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Menyalurkan
Manfaat untuk
Masyarakat
Distributing Benefits
to the Community
Page 213
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
211
Page 214
PT Cikarang Listrindo Tbk
212 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
“
MENYALURKAN MANFAAT UNTUK MASYARAKAT
Distributing Benefits to the Community
Menyalurkan
Masyarakat
Manfaat untuk
Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu fondasi
untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan.
Melalui kolaborasi dan dukungan yang terarah, Perseroan
berkomitmen meningkatkan kapasitas, kemandirian,
dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sekitar
wilayah operasional, agar manfaat yang dihasilkan dapat
dirasakan bersama dalam jangka panjang.
Community empowerment is one of the key foundations
for sustainable change. Through collaboration and
targeted support, the Company is committed to
strengthening community capacity, self-reliance, and
well-being, particularly around its operational areas, so
that a long-term shared value can be created.
Komitmen Untuk Masyarakat [GRI 2-23] Commitment to the Society [GRI 2-23]
Bagi Perseroan, pertumbuhan bisnis harus berjalan For the Company, business growth should go
seiring dengan Tanggung Jawab Sosial dan hand in hand with Social and Environmental
Lingkungan (TJSL). Perseroan berkomitmen untuk Responsibility (TJSL). The Company is committed
meminimalkan dampak negatif yang mungkin to minimizing any potential negative impacts from
timbul dari kegiatan operasional serta berkontribusi its operational activities and actively contributing to
aktif dalam meningkatkan kesejahteraan the community’s well-being, particularly for the local
masyarakat, khususnya komunitas lokal di sekitar communities around its operational areas. [GRI 2-23]
wilayah operasional Perseroan. [GRI 2-23][GRI 3-3] [GRI 3-3]
Perseroan melaksanakan program TJSL secara rutin The Company implements its TJSL programs on
dan terencana, dengan berpedoman pada Kebijakan a regular and structured basis, guided by the TJSL
TJSL, yang menjadi landasan dalam pengelolaan Policy, which serves as the foundation for managing
dan pelaksanaan program TJSL secara terstruktur and executing TJSL programs in a structured and
dan terintegrasi. Program TJSL tidak hanya berupa integrated manner. These TJSL programs are not
bantuan jangka pendek, namun juga jangka panjang, limited to short-term assistance, but also long-
yang diarahkan untuk menjawab kebutuhan sosial term initiatives aimed at addressing community
serta mendukung pelestarian lingkungan secara needs and supporting integrated and sustainable
terpadu dan berkelanjutan. [GRI 3-3] environmental stewardship. [GRI 3-3]
Page 215
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
213
Pada Agustus 2025, Perseroan melakukan In August 2025, the Company updated its TJSL
01
pembaruan terhadap Kebijakan TJSL guna Policy to ensure alignment with prevailing
memastikan keselarasan dengan perkembangan regulatory developments, stakeholders’
02
regulasi yang berlaku, kebutuhan dan ekspektasi needs and expectations, and the Company’s
pemangku kepentingan, serta arah strategis sustainability strategic direction. This update
keberlanjutan Perseroan. Pembaruan ini juga also aims to strengthen governance and
03
bertujuan untuk memperkuat tata kelola enhance the effectiveness of the sustainable
dan efektivitas implementasi program TJSL implementation of TJSL programs.
04
secara berkelanjutan.
Kebijakan TJSL berlaku untuk seluruh area The TJSL Policy applies to all the Company’s
05
operasional Perseroan dan relevan untuk setiap operational areas and is relevant to all employees,
karyawan, anggota Direksi, dan anggota Dewan members of the Board of Directors, and the Board
06
Komisaris Perseroan. Kebijakan tersebut telah of Commissioners of the Company. The TJSL Policy
tersedia dan dapat diakses secara terbuka melalui is available publicly and can be accessed through
07
situs web resmi Perseroan di www.listrindo.com. the Company’s official website at www.listrindo.com.
Dalam pelaksanaannya, Perseroan mengacu pada In its implementation, the Company refers to the
08 Distributing Benefits to the Community
prinsip Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Sustainable Development Goals (SDGs) principles
dengan pendekatan 5P (People, Planet, Prosperity, using the 5P (People, Planet, Prosperity, Peace, and
Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat
Peace, dan Partnership), serta menyelaraskan Partnership) approach, and aligns its programs with
program dengan kerangka TPB Indonesia. [GRI 3-3] the Indonesia’s SDGs framework. [GRI 3-3]
Perseroan melakukan pemetaan sosial sebagai The Company conducts social mapping as the
dasar penyusunan program TJSL. Melalui pemetaan basis for designing TJSL programs. Through social
sosial tersebut, Perseroan mendefinisikan mapping, vulnerable groups are defined as groups
kelompok rentan sebagai kelompok yang memiliki with limited access and assets, for example, limited
keterbatasan akses dan aset, misalnya akses access to self-development opportunities and
terhadap pengembangan diri serta keterbatasan limited financial capacity. [GRI 413-2]
kemampuan finansial. [GRI 413-2]
Berdasarkan hasil pemetaan sosial, tidak Based on the social mapping results, no indigenous
teridentifikasi adanya masyarakat adat di communities were identified within the Company’s
lingkungan operasional Perseroan. operational areas.
Program Perseroan disiapkan untuk melibatkan The Company’s programs are designed to involve
09
dan memberdayakan kelompok rentan, seperti and empower vulnerable groups, such as groups
kelompok dengan tingkat sosial dan ekonomi with low socio-economic level, low-literacy groups,
10
rendah, kelompok dengan literasi rendah, lansia, the elderly, people with disabilities, and victims of
penyandang disabilitas, serta korban bencana natural disasters. [GRI 413-1]
alam. [GRI 413-1]
Dalam pelaksanaan program TJSL, Perseroan In implementing TJSL, the Company organizes 11
membagi inisiatifnya ke dalam 4 (empat) pilar its initiatives into four (4) main pillars: Socio-
utama, yaitu pilar Sosial-Ekonomi, Pendidikan, Economic, Education, Health, and Environment. TJSL
Kesehatan, dan Lingkungan. Program TJSL dapat programs may be delivered within a single pillar
dijalankan dalam satu pilar atau melalui kolaborasi or through cross-pillars collaboration depending
antar pilar sesuai dengan tujuan dan dampak on the intended goals and impacts.
yang diharapkan.
Pelaksanaan program TJSL disusun dengan TJSL implementation is structured with reference
mengacu pada panduan ISO 26000: Tanggung to ISO 26000: Social Responsibility, which guides
Jawab Sosial, yang menjadi rujukan dalam program planning, execution, monitoring, and
perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluation. The Company adopts this guidance
evaluasi program. Perseroan mengadopsi panduan in stages. In 2025, the Company updated the TJSL
ini secara bertahap. Pada tahun 2025, Perseroan Policy, strengthened strategic partnerships in
melakukan pembaruan pada kebijakan TJSL, the implementation of community development
meningkatkan kemitraan yang strategis dalam programs, and ensured that programs are
pelaksanaan program pengembangan masyarakat implemented inclusively without exclusivity in
serta memastikan pelaksanaan program yang beneficiary selection.
inklusif tanpa eksklusivitas penerima manfaat.
Page 216
PT Cikarang Listrindo Tbk
214 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
DAMPAK OPERASIONAL TERHADAP MASYARAKAT [OJK F.23][GRI 413-2]
Operational Impact on Community
Perseroan menyadari adanya potensi dampak The Company realizes the potential for both positive
positif maupun negatif kepada masyarakat dari and negative impacts on communities arising from
kegiatan operasionalnya. Oleh karena itu, Perseroan its operational activities. Therefore, the Company has
melakukan analisis dampak terhadap masyarakat conducted an impacts analysis on the community
yang tinggal di sekitar area pembangkit listrik. surrounding the power plants area.
Hasil identifikasi menunjukkan bahwa potensi The assessment identified that the main potential
dampak negatif utama adalah penggunaan bahan negative impacts is greenhouse gas emissions
bakar fosil yang menghasilkan emisi gas rumah resulting from the use of fossil fuels. Other
kaca. Adapun potensi dampak lainnya mencakup potential impacts include waste treatment, water
pengolahan limbah, pengelolaan air, kualitas udara, management, air quality, and the land use especially
serta penggunaan lahan, khususnya untuk kantor for the Company’s operational offices.
operasional Perseroan.
Perseroan berupaya mengimbangi potensi The Company has endeavored to offset the potential
dampak negatif tersebut melalui berbagai inisiatif negative impact through many positive impact
yang berdampak positif, antara lain pelestarian initiatives such as environmental preservation
lingkungan, efisiensi energi, pengelolaan limbah, activities, energy efficiency, waste management, job
penciptaan lapangan kerja, pemberdayaan opportunity, community empowerment and social
masyarakat, dan bantuan sosial kepada masyarakat. assistance to communities.
ROADMAP TJSL CIKARANG LISTRINDO [OJK A.1][GRI 2-22, 2-23]
Cikarang Listrindo’s TJSL Roadmap
Untuk mewujudkan komitmen Perseroan dan To enhance the Company’s commitment and
menjaga kesinambungan pelaksanaan program, maintain the continuity of the programs, the
Perseroan telah menetapkan Roadmap TJSL Company has established TJSL Roadmap
2020-2030. 2020- 2030.
Pada tahun 2025 , tim internal Perseroan melakukan In 2025, the Company’s internal team conducted
reviu kembali atas Roadmap TJSL serta evaluasi a review of the TJSL Roadmap and evaluated the
realisasi program pada periode sebelumnya. Hasil implementation of previous period programs. The
reviu menunjukkan bahwa pembaruan Roadmap TJSL review concluded that the most recent update
terakhir yang dilakukan pada tahun 2024 masih relevan Roadmap in 2024 remains relevant and continues
dan tetap selaras dengan kebutuhan pemangku to align with stakeholder needs and the Company’s
kepentingan serta konteks operasional Perseroan. operational context. In line with this, the Company
Sejalan dengan hal tersebut, Perseroan juga terus also continues to ensure that social impact
memastikan analisis dampak sosial dijalankan dalam assessments are carried out across its operations,
operasional, dan program sosial kemasyarakatan and that community development programs are
disusun berdasarkan hasil analisis tersebut. designed based on the results of these assessments.
Rumusan inisiatif dan tahapan kegiatan TJSL The formulation of TJSL initiatives and implementation
tahun 2025-2030 difokuskan pada Kemitraan stages for 2025-2030 phase is focused on Social
Sosial, setelah sebelumnya pada tahun 2020-2024 Partnership, continuing the previous 2020-2024 phase
pada pengembangan masyarakat. [GRI 3-3, 413-1] which emphasized on community development.
[GRI 3-3, 413-1]
Kolaborasi Pemangku Penguatan Dampak dan Kemandirian Masyarakat
Kepentingan Strengthening Impact and Community Self-Reliance
Stakeholders Collaboration
2025-2026 2028
2027 2029-2030
Program Pengembangan Inovasi Replikasi dan Keberlanjutan
Innovation Development Program Replication and Sustainability
Page 217
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
215
01
02
Perseroan mengusung inisiatif Kemitraan Sosial The Company is implementing the Social Partnership
03
sebagai landasan strategis selama tahun 2025- initiative as a strategic foundation for 2025-2030 to
2030 untuk menciptakan dampak positif yang create a holistic and sustainable positive impact. The
04
holistik dan berkelanjutan. Fokus utama inisiatif ini primary focus of this initiative is the establishment
adalah pembentukan Desa Binaan Terintegrasi, of Integrated Fostered Villages, combining socio-
05
yang menggabungkan program sosial-ekonomi, economic, education, health, and environmental
pendidikan, kesehatan, dan lingkungan untuk programs to support community independence.
mendukung kemandirian masyarakat. Kolaborasi Collaboration with the government, recognized
06
dengan pemerintah, lembaga yang diakui, dan institutions, and business entities is essential to
pelaku usaha menjadi elemen penting untuk ensure the effectiveness and sustainability of the
07
memastikan efektivitas dan keberlanjutan program. programs.
Untuk mendukung perekonomian masyarakat, pilar To support economic empowerment, the socio-
08 Distributing Benefits to the Community
sosial-ekonomi diarahkan untuk mengembangkan economic pillar aims to develop community potential
potensi masyarakat menuju kemandirian ekonomi, toward economic self-sufficiency, including through
Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat
antara lain melalui pembinaan UMKM dengan the development of MSMEs program with the
pembentukan organisasi, pelatihan keterampilan, formation of organizations, skills training, marketing
pendampingan pemasaran, dan akses pendanaan. assistance, and access to funding.
Dalam bidang pendidikan, pilar pendidikan In the education sector, the education pillar is designed
dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup to improve the quality of life of the community
masyarakat melalui peningkatan mutu pendidikan, through enhancing the quality of education, one
salah satunya melalui Sekolah Binaan, yang of which is through Fostered Schools, that provide
memberikan pelatihan guru, penyediaan fasilitas teacher training, learning facilities, and scholarship
belajar, serta program beasiswa bagi siswa programs for high-achieving students and those
berprestasi maupun dari keluarga dengan from the economically disadvantaged families.
keterbatasan ekonomi.
Di bidang kesehatan, pilar kesehatan berfokus In the health sector, the health pillar focuses on
pada mendukung Pemerintah dalam melakukan supporting the Government in preventing and
09
pencegahan dan pengentasan stunting melalui alleviating stunting by enhancing the competencies
peningkatan kompetensi bagi tenaga atau kader of community health workers or cadres, and
10
kesehatan masyarakat, dan penguatan program strengthening independent posyandu programs.
posyandu yang mandiri.
11
Dalam aspek lingkungan, Perseroan memprioritaskan In the environment aspect, the Company prioritizes
pilar lingkungan untuk mendorong transisi energi the environmental pillar to promote the transition
bersih, antara lain melalui edukasi, instalasi teknologi to clean energy, including through education, the
ramah lingkungan, dan program konservasi. installation of environmentally friendly technology,
and conservation programs.
Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan TJSL To support the implementation of TJSL activities
menuju Kemitraan Sosial, Perseroan memperkuat towards Social Partnership, the Company
tata kelola TJSL dengan mengintegrasikan fungsi strengthens TJSL governance by integrating
Komite CSR dan Komite Keberlanjutan Lingkungan the functions of the CSR and the Environmental
ke dalam Komite ESG sejak awal tahun 2025. Komite Sustainability Committee into the ESG Committee
ESG ini berada di bawah kepemimpinan Direktur since early 2025. The ESG Committee is led by the
ESG & Keuangan, dan bertanggung jawab langsung ESG & Financial Director, and reports directly to
kepada Direktur Utama. Dengan struktur ini, Komite the President Director. With this structure, the ESG
ESG berperan strategis dalam mengintegrasikan Committee plays a strategic role in integrating
aspek keberlanjutan ke dalam kegiatan operasional all sustainability aspects into the Company’s
Perseroan, baik secara internal maupun dalam operational activities, both internally and in
keterlibatan dengan pemangku kepentingan. stakeholders’ engagement .
Page 218
PT Cikarang Listrindo Tbk
216 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
PROGRAM TJSL TAHUN 2025 [OJK F.25][GRI 413-1]
TJSL Programs in 2025
Komitmen Perseroan dalam melaksanakan The Company’s commitment to implementing TJSL
kegiatan TJSL tercermin melalui semangat “Terang programs is manifested through the spirit of “Light
yang Membawa Kebaikan”. Semangat ini terus that Brings Goodness”. This spirit continues to be
diinternalisasikan ke seluruh lini organisasi untuk internalized across all levels of the organization to
menciptakan kontribusi positif yang berkelanjutan create sustainable positive contribution to the local
bagi masyarakat lokal. communities.
Program-program TJSL yang diadakan sejalan TJSL programs that are carried out are in line with
dengan nilai-nilai Perseroan yaitu STAR (Service, the Company’s values, namely STAR (Service,
Trustworthiness, Accountability, dan Reliability). Trustworthiness, Accountability, and Reliability).
Khususnya untuk Service atau melayani, Perseroan In particular, Service reflects our commitment to
menjunjung tinggi kepedulian, ketulusan, dan empathy, sincerity, and a helping attitude.
semangat saling membantu.
Perseroan menyadari bahwa bantuan filantropi We recognize that philanthropic support may
dapat menimbulkan risiko ketergantungan. Oleh create dependency risks. Therefore, the Company
karena itu, Perseroan mendorong program TJSL promotes TJSL programs that strengthen
yang meningkatkan kemandirian masyarakat long-term community self-reliance through
secara berkelanjutan melalui 4 (empat) pilar, the 4 (four) pillars, and applies identification
serta menerapkan proses identifikasi hingga and evaluation processes in each activity
evaluasi dalam setiap pelaksanaan kegiatan untuk to minimize the risk of dependency. [GRI 203-2]
meminimalkan dampak ketergantungan. [GRI 203-2]
Sejak tahun 2019, Perseroan telah merealisasikan Since 2019, the Company has realized pro bono
dana kegiatan TJSL yang bersifat pro bono dengan TJSL program funds totaling US$7,149,558, of which
total sebesar AS$7.149.558, dimana sebesar US$841,789 was realized in 2025, with the following
AS$841.789 direalisasikan di tahun 2025, dengan details: [GRI 203-1]
rincian sebagai berikut: [GRI 203-1]
dalam AS$, kecuali dinyatakan lain
in US$, unless stated otherwise
YoY 2025-2024
Kegiatan 2025 2024
Nominal %
Activities
(1) (2) (3=1-2) (3/2)
Pilar Sosial-Ekonomi
Socio-Economic Pillar
Program Pemberdayaan Masyarakat
167.870 153.853 14.017 9,1%
Community Development Program
Fasilitas Umum/Infrastruktur
36.571 34.608 1.963 5,7%
Public Facilities/Infrastructure
Kegiatan Keagamaan
72.765 91.022 (18.257) (20,1%)
Religious Activities
Program Penyambungan Listrik
27.005 64.311 (37.306) (58,0%)
Electricity Connection Program
Bantuan Bencana
263.418 6.028 257.390 4.269,9%
Disaster Relief
Sub-jumlah Pilar Sosial-Ekonomi
567.629 349.822 217.807 62,3%
Sub-total of Socio-Economic Pillar
Pilar Pendidikan 142.327 158.246 (15.919) (10,1%)
Educational Pillar
Pilar Lingkungan 102.225 25.129 77.096 306,8%
Environmental Pillar
Pilar Kesehatan 29.608 32.949 (3.341) (10,1%)
Health Pillar
Jumlah
841.789 566.146 275.643 48,7%
Total
Page 219
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
217
01
02
03
04
PILAR SOSIAL-EKONOMI DAN LINGKUNGAN [OJK F.25][GRI 413-1]
Socio-Economic and Environmental Pillar
05
06
Pilar sosia-ekonomi dan lingkungan mencakup The socio-economic and environmental pillars
berbagai inisiatif yang bertujuan untuk encompasses various initiatives aimed at improving
07
meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus the community’s quality of life while creating
menciptakan dampak ekonomi dan lingkungan sustainable economic and environmental impacts.
08 Distributing Benefits to the Community
yang berkelanjutan. Program-program Perseroan The Company’s programs under this pillar include
dalam pilar ini meliputi pemberdayaan UMKM, MSME empowerment, strengthening food security,
Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat
penguatan ketahanan pangan, mitigasi bencana, disaster mitigation, environmental conservation,
konservasi lingkungan, hingga perluasan akses and expanding energy access for underprivileged
energi bagi masyarakat kurang mampu. communities.
Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor As a company operating in the energy sector, the
energi, Perseroan memandang perluasan akses Company views the expansion of electricity access
listrik sebagai langkah strategis untuk mendukung as a strategic step to support improvements in
peningkatan kualitas hidup dan aktivitas quality of life and community economic activities,
ekonomi masyarakat, khususnya bagi kelompok particularly for low-income groups. [EU23]
berpenghasilan rendah. [EU23]
Sejalan dengan itu, pada tahun 2025 Perseroan In line with this commitment, in 2025, the Company
melanjutkan Program Penyambungan Listrik Gratis continued the Free Electricity Connection Program
bekerja sama dengan Kementerian Energi dan in collaboration with the Ministry of Energy and
Sumber Daya Mineral (ESDM) (Direktorat Jenderal Mineral Resources (MEMR) (Directorate General of
09
Ketenagalistrikan), Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat, Electricity), the West Java Provincial MEMR Office,
dan PLN, dengan komitmen kontribusi hingga 18.000 and PLN, with a commitment to contribute up to
sambungan rumah. Sepanjang tahun 2025, realisasi 18,000 household connections. Throughout 2025,
10
penyambungan mencapai 257 rumah, terdiri atas the program realized 257 household connections,
180 sambungan melalui kerja sama dengan Dinas consisting of 180 connections through collaboration
11
ESDM Provinsi Jawa Barat dan 77 sambungan with the West Java Provincial MEMR Office and
melalui kerja sama dengan PLN di wilayah Cikarang. 77 connections through collaboration with PLN in
[EU23][GRI 413-1] the Cikarang area. [EU23][GRI 413-1]
Dengan demikian, sejak tahun 2019 hingga akhir As a result, from 2019 to the end of 2025, the
tahun 2025, total realisasi pemasangan telah cumulative number of installed connections reached
mencapai 11.053 rumah atau 61,4% dari total 11,053 households, or 61.4% of the Company’s total
komitmen Perseroan, yang tersebar di Kabupaten commitment, distributed across Bekasi Regency
Bekasi (termasuk Cikarang), Sumedang, Cianjur, (including Cikarang), Sumedang, Cianjur, Bogor, and
Bogor, dan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Inisiatif East Nusa Tenggara Province. This initiative directly
ini secara langsung meningkatkan rasio elektrifikasi increases the electrification ratio by providing
melalui penyediaan akses listrik bagi masyarakat electricity access to low-income communities,
berpenghasilan rendah, sehingga mendorong thereby supporting improvements in quality
peningkatan kualitas hidup dan produktivitas of life and household economic productivity.
ekonomi rumah tangga.
Selain itu, Perseroan juga melaksanakan berbagi In addition, the Company also implemented various
program lainnya yang mencakup pembangunan dan other programs, including the construction and
perbaikan sarana ibadah, bantuan penanggulangan renovation of religious facilities, disaster relief
bencana, serta distribusi bantuan kebutuhan pokok support, and the distribution of basic necessities for
bagi masyarakat yang membutuhkan. communities in need .
Page 220
PT Cikarang Listrindo Tbk
218 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Berikut ringkasan program unggulan pilar sosial Below is a summary of the Company’s flagship socio-
ekonomi dan lingkungan yang dilakukan Perseroan economic and environmental pillar programs carried
secara pro bono sepanjang tahun 2025. [GRI 203-1] out on a pro bono basis throughout 2025. [GRI 203-1]
Program Sosial-Ekonomi
Socio-Economic Program
1 2
Penerima Manfaat
Program Unggulan Lokasi Tujuan
No. Beneficiaries
Flagship Program Location Objective
[GRI 413-1]
1 BEGANA – Program Bersatu Desa Labansari, Kabupaten Mitigasi bencana berbasis 60 Kepala
Sigap Bencana Bekasi komunitas Keluarga
BEGANA – United Disaster Alert Labansari Village, Bekasi Community-based disaster 60 Households
Program Regency mitigation
2 PERISAI NEGERI – Program Desa Wanajaya, Kabupaten Kemandirian ekonomi melalui 130 Orang
Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Bekasi pemanfaatan lahan Perseroan
Inklusif melalui Urban E–Farming yang tidak produktif
sekitar Jalur Transmisi
PERISAI NEGERI – Inclusive Wanajaya Village, Bekasi Economic empowerment 130 Beneficiaries
Community Economic Regency through the utilization of the
Empowerment Program through Company’s unproductive land
Urban E–Farming Around
Transmission Lines
Page 221
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
219
01
02
03
04
3 4
05
06
07
08 Distributing Benefits to the Community
Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat
Hasil Kunci 2025
Mitra Pelaksana SROI* TPB
Key Outcome 2025
Implementing Partner [GRI 413-1] SDG
[GRI 413-1]
• BPBD (Badan Penanggulangan Bencana • 13 orang anggota Tim Kerja Masyarakat 1 : 2,86 1, 11
Daerah) Kabupaten Bekasi Siaga Bencana (TKMSB) dan 25 warga
• Dinas Sosial Kabupaten Bekasi terdampak banjir mendapatkan kapasitas
• TAGANA (Taruna Siaga Bencana) Provinsi evakuasi melalui pelatihan water rescue dan
Jawa Barat susur sungai Cibeet-Citarum
• Yayasan Cipta Nusa Cendikia • 55 Kepala Keluarga berhasil dievakuasi saat
• PUSKASI (Pusat Kajian Bencana dan banjir
Pengungsi) Politeknik Kesejahteraan Sosial • 1 replikasi program di Desa Wanajaya
Bandung
09
• BPBD (Regional Disaster Management • 13 Disaster Preparedness Community Work
Agency) of Bekasi Regency Team (TKMSB) members and 25 flood-
• Social Service Office of Bekasi Regency affected residents enhanced their evacuation
• TAGANA (Disaster Preparedness Cadets) of skills through water rescue training and river
10
West Java Province tracing activities along the Cibeet-Citarum
• Cipta Nusa Cendikia Foundation River
• PUSKASI (Center for Disaster and Refugee • 55 households evacuated during flood
11
Studies) of Social Welfare Polytechnic of • 1 program replication in Wanajaya Village
Bandung
• Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi • Produksi ikan lele: 1.912 kg 1 : 1,10 1, 2, 8
• Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi • Hasil pertanian organik: kangkung 4.670 ikat;
• Badan Penelitian dan Pengembangan bayam 1.722 ikat; kenikir 416 ikat; sawi 60 ikat;
(Balitbangda) Kabupaten Bekasi daun singkong 285 ikat, cabai 14 kg; terong
• Yayasan Cipta Nusa Cendikia ungu 22,5 kg, kemangi 417 ikat; tomat 1 kg;
pakcoy 1 kg; pare 2 kg
• Pendapatan kelompok: Rp117.610.720
• Pembentukan Bank Sampah dan
pemanfaatan energi terbarukan melalui
pemasangan PLTS di atap Gedung Pakan
Perikanan sebagai penunjang kegiatan
operasional
• Bekasi Regency Fisheries Agency • Catfish production: 1,912 kg
• Bekasi Regency Agriculture Agency • Organic farming output: water spinach
• Bekasi Regency Research and Development 4,670 bundles; spinach 1,722 bundles; kenikir
Agency (Balitbangda) 416 bundles; mustard greens 60 bundles;
• Cipta Nusa Cendikia Foundation cassava leaves 285 bundles; chili 14 kg;
purple eggplant 22.5 kg; basil 417 bundles;
tomatoes 1 kg; pakcoy 1 kg; bitter melon 2 kg
• Group income: Rp117,610,720
• Establishment of a Waste Bank and utilization
of renewable energy through the installation
of Solar Power on the rooftop of Fish Feed
Building to support operational activities
Page 222
PT Cikarang Listrindo Tbk
220 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Penerima Manfaat
Program Unggulan Lokasi Tujuan
No. Beneficiaries
Flagship Program Location Objective
[GRI 413-1]
3 POLA SENI – Program Desa Pantai Bahagia, Kemandirian ekonomi berbasis 60 Kepala
Optimalisasi Layanan Alam Kabupaten Bekasi konservasi mangrove Keluarga
sebagai Penunjang Livelihood
POLA SENI – Optimization of Pantai Bahagia Village, Mangrove-based livelihood 60 Households
Natural Services as Livelihood Bekasi Regency empowerment
Support Program
4 SAWARGI – Penguatan Ekonomi Desa Sindangsari, Kabupaten Peningkatan kesejahteraan 23 Orang
Komunitas dan Pelestarian Sumedang masyarakat sekitar Taman
Ekosistem Keanekaragaman Hayati Kiara
Payung
SAWARGI – Community Sindangsari Village, Enhancing community welfare 23 Beneficiaries
Economic Empowerment and Sumedang Regency surround the Kiara Payung
Ecosystem Conservation Biodiversity Park
5 SEKAR MUKTI – Sentra Kreasi Desa Muara Bakti, Kabupaten Peningkatan kreativitas 6 Perempuan
Masyarakat Muara Bakti Bekasi dan kemandirian ekonomi
perempuan melalui UMKM
kerajinan dan jahit
SEKAR MUKTI – Muara Bakti Muara Bakti Village, Bekasi Enhancing women’s creativity 6 Women
Community Creative Center Regency and economic independence
through craft and tailoring
MSMEs
6 P2L – Program Pekarangan Desa Muara Bakti, Kabupaten Ketahanan pangan dan 7 Perempuan
Pangan Lestari Bekasi peningkatan pendapatan
kelompok tani melalui
pengelolaan lahan 350 m² dan
pengembangan usaha olahan
pangan
P2L – Sustainable Food Farm Muara Bakti Village, Bekasi Food security and increasing 7 Women
Program Regency farmer group income through
the management of 350 m²
of agricultural land and
development of processed food
products
7 PRODI ATENSI – Program Desa Sumberjaya, Pemberdayaan Orang dengan 82 Orang
Disabilitas Atasi Keterbatasan Kabupaten Bekasi Gangguan Jiwa (ODGJ) melalui
melalui Potensi terapi produktif
PRODI ATENSI – Disability Sumberjaya Village, Bekasi Empowerment of Persons 82 Beneficiaries
Program to Overcome Regency with Mental Disorders (ODGJ)
Limitations through Potential through productive therapy
5 6 6
Page 223
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
221
Hasil Kunci 2025
01
Mitra Pelaksana SROI* TPB
Key Outcome 2025
Implementing Partner [GRI 413-1] SDG
[GRI 413-1]
02
• Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi • Pendapatan UMKM: Rp208.177.000 1 : 2,08 1, 5, 15
• Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi • Pengurangan sampah plastik melalui
• Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi pemanfaatan kompos blok berbahan belt
03
• Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bekasi press sludge Perseroan sebagai alternatif
• Yayasan DAUN ramah lingkungan untuk media tanam
mangrove
04
• Bekasi Regency Tourism Agency • MSME revenue: Rp208,177,000
• Bekasi Regency Environmental Agency • Reduction of plastic waste through the
• Bekasi Regency Fisheries Agency utilization of compost blocks made from
05
• Bekasi Regency Cooperatives and MSMEs the Company’s belt press sludge as an
Agency environmentally friendly alternative for
• DAUN Foundation mangrove planting media
06
• Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat • Hasil pertanian hidroponik: jamur 124.505 kg; 1 : 2,81 1, 2
• PT Enviro Strategic Indonesia pakcoy 154 ikat; kangkung 59 ikat
• Peningkatan kapasitas pengolahan,
07
packaging & pemasaran
• Penguatan eduwisata
08 Distributing Benefits to the Community
• West Java Provincial Environmental Agency • Hydroponic harvest: mushroom 124,505 kg;
• PT Enviro Strategic Indonesia pakcoy 154 bundles; water spinach
59 bundles
Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat
• Capacity building in processing, packaging &
marketing
• Edu-tourism development support
• Yayasan Karya Salemba Empat • 3 (tiga) jenis produk: manik-manik, eco-print, Belum 1, 8
• Juliana Jahit dan pakaian tersedia
• Kanantra Danantra • Peningkatan kapasitas produksi dan
• Karang Taruna Desa Muara Bakti pembentukan sarana usaha
• Paguyuban Mahasiswa Universitas Negeri
Jakarta
• Karya Salemba Empat Foundation • 3 (three) products lines: beadwork, eco-print, Not yet
• Juliana Jahit and apparel available
• Kanantra Danantra • Capacity building and establishment of
• Muara Bakti Village Youth Organization business resources
(Karang Taruna)
• Jakarta State University Student Association
• Kelompok Wanita Tani (KWT) Cahaya Mandiri • Hasil pertanian sayuran (kangkung & kacang Belum 1, 8
• Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan tanah): 855 kg tersedia
09
Babelan • Pendapatan (panen dan produk olahan):
• Pemerintah Desa Muara Bakti Rp5.730.000
• Telah memperoleh Nomor Induk Berusaha
(NIB)
10
• Partisipasi dalam 2 (dua) kegiatan UMKM
tingkat kabupaten
11
• Cahaya Mandiri Women Farmers Group • Harvest vegetable (water spinach & Not yet
(KWT) peanuts): 855 kg available
• Babelan District Agricultural Extension Center • Revenue (fresh produce and processed
(BPP) products): Rp5,730,000
• Muara Bakti Village Government • Has obtained a Business Identification
Number (NIB)
• Participation in 2 (two) district-level MSME
exhibitions
• Yayasan Al-Fajar Berseri • Peningkatan manajemen peternakan domba Belum 3, 12
• Dinas Sosial Kabupaten Bekasi dan produksi pupuk organik tersedia
• Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi • Produksi pupuk organik: 180 karung
• Yayasan Cipta Nusa Cendikia (masing-masing 5 kg)
• Al-Fajar Berseri Foundation • Capacity building in sheep farming Not yet
• Social Affairs Office of Bekasi Regency management and organic fertilizer available
• Agriculture Office of Bekasi Regency production
• Cipta Nusa Cendikia Foundation • Production of organic fertilizer: 180 bags
(5 kg each)
7 8 8
Page 224
PT Cikarang Listrindo Tbk
222 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Penerima Manfaat
Program Unggulan Lokasi Tujuan
No. Beneficiaries
Flagship Program Location Objective
[GRI 413-1]
8 DESWITA – Program Desa Wisata Desa Kertarahayu, Pengembangan potensi wisata 30 Kepala
Potensi Alam dan Budaya Kabupaten Bekasi alam Keluarga
DESWITA – The Village Tourism Kertarahayu Village, Bekasi Development of natural tourism 30 Households
Program for Natural and Cultural Regency potential
Potentials
* Nilai SROI belum tersedia untuk beberapa program karena masih dalam tahap penguatan model intervensi dan pengumpulan data dampak. Perseroan
menerapkan prinsip kehati-hatian metodologis guna memastikan hasil pengukuran akurat dan dapat dipertanggungjawabkan sebelum dilakukan
valuasi sosial.
The SROI value is not yet available for several programs as they are still in the process of strengthening the intervention model and collecting impact
data. The Company applies a prudent methodological approach to ensure that measurement results are accurate and accountable before conducting
social valuation.
Program Lingkungan
Environmental Program
Penerima Manfaat
Program Unggulan Lokasi Tujuan
No. Beneficiaries
Flagship Program Location Objective
[GRI 413-1]
1 SIPANDU – Pengelolaan Sampah Desa Muara Bakti, Kabupaten Sirkular ekonomi • 7 Bank Sampah
Terpadu Bekasi dan pengurangan • 20 Komite SIPANDU
beban sampah • 20 Ranger SIPANDU
Kabupaten Bekasi • SMKN 1 Babelan
SIPANDU - Integrated Waste Muara Bakti Village, Bekasi Circular economy • 7 Waste Banks
Management Regency and waste burden • 20 SIPANDU
reduction in Bekasi Committees
Regency • 20 SIPANDU Ranger
• SMKN 1 Babelan
Page 225
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
223
Hasil Kunci 2025
01
Mitra Pelaksana SROI* TPB
Key Outcome 2025
Implementing Partner [GRI 413-1] SDG
[GRI 413-1]
02
• Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) • Pelaksanaan Green Festival yang mencakup Belum 1, 8
Cikahuripan lomba karya ilmiah, workshop waste tersedia
• Asosiasi Penyelenggara Perjalanan Wisata management, dan pameran UMKM
03
Indonesia (ASPERWI) • 1 (satu) unit infrastruktur pengolahan
• Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa sampah organik
Kabupaten Bekasi
04
• Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi
• Cikahuripan Tourism Awareness Group • Implementation of the Green Festival, which Not yet
(Pokdarwis) includes a scientific paper competition, available
05
• Indonesian Association of Travel Organizers waste management workshops, and a MSME
(ASPERWI) exhibition
• Community and Village Empowerment • 1 (one) organic waste processing unit
06
Agency of Bekasi Regency established
• Tourism Agency of Bekasi Regency
Government
Mitra Pelaksana
Hasil Kunci 2025
Key Outcome 2025
SROI TPB 07
08 Distributing Benefits to the Community
09
10
11 Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat
Implementing Partner [GRI 413-1] SDG
[GRI 413-1]
Yayasan Kreatif Usaha Mandiri Alami (KUMALA) • Pengumpulan sampah anorganik ekonomis: 1 : 1,56 8, 13
6.980,6 kg
• Pendapatan kelompok dari pengelolaan
sampah 3R dan produk daur ulang:
Rp22.365.530
• Peningkatan kapasitas komite dan ranger
sampah
• Sosialisasi pengelolaan sampah kepada
masyarakat di sekitar Desa Muara Bakti
Kreatif Usaha Mandiri Alami (KUMALA) • Collection of economically valuable inorganic
Foundation waste: 6,980.6 kg
• Group income from 3R waste management
and recycled products: Rp22,365,530
• Capacity building for waste management
committees and rangers
• Community waste management awareness
programs in Muara Bakti Village
Page 226
PT Cikarang Listrindo Tbk
224 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
CIPTA NUSA
B R I N G A S U S T A I N A B L E F U T U R E
Program PERISAI NEGERI – Program
Pemberdayaan Ekonomi Rakyat
Inklusif melalui Urban E-Farming
sekitar Jalur Transmisi Desa Wanajaya
PERISAI NEGERI Program – Inclusive Community
Economic Empowerment Program through Urban
E-Farming around the Transmission Lines in
Wanajaya Village
Desa Wanajaya merupakan salah satu desa di Wanajaya Village is located in Cibitung District,
Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, yang Bekasi Regency, along the Company’s 150 kV
berada di sepanjang jalur transmisi 150 kV Perseroan. transmission line. The village faces socio-economic
Desa ini menghadapi tantangan sosial-ekonomi, di challenges, as approximately 70% of household
mana sekitar 70% kepala keluarga di RT 04/RW 10 heads in RT 04/RW 10 are expected to enter
akan memasuki masa pensiun dalam 2–3 tahun retirement within the next 2–3 years, potentially
ke depan, sehingga berpotensi meningkatkan increasing the risk of unemployment and poverty in
risiko pengangguran dan kemiskinan apabila tidak the absence of alternative livelihood sources.
tersedia alternatif sumber penghidupan.
Menanggapi kondisi tersebut, Perseroan menginisiasi In response, the Company initiated the PERISAI
Program PERISAI NEGERI (Pemberdayaan Ekonomi NEGERI Program (Inclusive Community Economic
Rakyat Inklusif melalui Urban E-Farming di sekitar Empowerment through Urban E-Farming around the
Jalur Transmisi) sebagai upaya mendorong Transmission Line) to promote community economic
kemandirian ekonomi masyarakat melalui independence by utilizing non-productive land
pemanfaatan lahan non-produktif milik Perseroan owned by the Company along the transmission line.
di sekitar jalur transmisi.
Program yang telah berjalan sejak 2024 ini Since its implementation in 2024, the program
dikembangkan lebih lanjut pada tahun 2025 has been further developed in 2025 through the
melalui perluasan kegiatan pertanian organik dan expansion of organic farming and freshwater
budidaya perikanan, sehingga jumlah penerima aquaculture activities, increasing the number of
manfaat meningkat menjadi 130 individu (2024: 59 beneficiaries to 130 individuals (2024: 59 individuals).
individu). Pengembangan ini juga diarahkan untuk This development also aims to strengthen
memperkuat sumber pendapatan masyarakat sustainable community income generation.
secara berkelanjutan.
Page 227
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
225
01
02
03
04
05
06
07
08 Distributing Benefits to the Community
Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat
Dalam pelaksanaannya, program ini dirancang The program is designed as an integrated
sebagai model pemberdayaan terintegrasi berbasis empowerment model based on circular economy
ekonomi sirkular, yang mencakup: principles, covering:
• Pertanian organik • Organic farming
• Budidaya ikan air tawar • Freshwater aquaculture
• Pengembangan produk olahan perikanan • Fisheries-based product development
• Bank sampah • Waste bank
Sebagai bagian dari penguatan keberlanjutan As part of strengthening program sustainability, the
program, Perseroan menginisiasi penerapan Company initiated the application of zero-waste
prinsip zero waste melalui pemanfaatan limbah principles, including converting organic waste into
organik menjadi pupuk serta pengolahan limbah fertilizer and processing aquaculture wastewater
09
air budidaya ikan air tawar menjadi pupuk organik into liquid organic fertilizer. To support the group’s
cair. Untuk mendukung efisiensi biaya operasional operational cost efficiency, the Company installed
kelompok, Perseroan memasang panel surya solar panels above the feed house, contributing
10
di atas rumah pakan, yang berkontribusi pada to electricity cost savings of up to 20% per month.
penghematan biaya listrik hingga 20% per bulan.
11
Untuk mendukung peningkatan kapasitas To enhance community capacity, the Company
masyarakat, Perseroan bermitra dengan Badan partnered with the Bekasi Regency Research
Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Bekasi and Development Agency and IPB University to
dan IPB University dalam memberikan pelatihan provide training in organic farming techniques.
teknik pertanian organik. Pendampingan ini This support contributed to improved crop quality
berkontribusi pada peningkatan kualitas hasil panen and better pest risk management.
serta pengendalian risiko hama.
Hasil implementasi program menunjukkan bahwa The results of the program implementation show
kelompok masyarakat mampu mengembangkan that community groups are able to develop
berbagai komoditas dan aktivitas ekonomi, antara various commodities and economic activities,
lain: including:
• Budidaya berbagai jenis sayuran seperti kangkung, • Cultivation of vegetables such as water spinach,
bayam, kenikir, sawi, cabai, terong ungu, kemangi, spinach, kenikir, mustard greens, chili, purple
tomat, pakcoy, dan pare; eggplant, basil, tomatoes, pakcoy, and bitter melon;
• Diversifikasi produk perikanan air tawar menjadi • Diversification of freshwater aquaculture
produk olahan seperti abon lele dan amplang; products into processed items such as catfish
dan floss and amplang; and
• Pengelolaan 17 jenis sampah rumah tangga • Management of 17 types of household waste
melalui bank sampah dengan 53 anggota aktif. through a waste bank with 53 active members.
Page 228
PT Cikarang Listrindo Tbk
226 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Untuk mendukung pengelolaan bank sampah yang To support sustainable waste management, the
berkelanjutan, Perseroan juga menjalin kerja sama Company also established collaboration in utilizing
pemanfaatan limbah operasional guna mendukung operational waste to support group activities, further
aktivitas kelompok, sehingga memperkuat strengthening the circular economy approach within
pendekatan ekonomi sirkular dalam program. the program.
Perseroan menargetkan tercapainya kemandirian The Company targets achieving community
ekonomi masyarakat pada tahun 2030, sehingga economic independence by 2030, enabling the
program dapat berjalan secara berkelanjutan tanpa program to operate sustainably without direct
ketergantungan langsung pada Perseroan. [GRI 413-1] Company involvement. [GRI 413-1]
Evaluasi Program dan Dampak Program Evaluation and Impact
Pada tahun 2025, total produksi sayuran mencapai In 2025, total vegetable production reached 2 tons
2 ton dan produksi ikan lele sebesar 1.912 kg, dengan and catfish production amounted to 1,912 kg, with 1,360
penjualan produk olahan mencapai 1.360 unit. processed products sold. The waste bank managed
Bank sampah juga berhasil mengelola 2,5 ton 2.5 tons of waste. Overall, total income generated
sampah. Secara keseluruhan, total pendapatan from all business units reached Rp99,671,720.
yang dihasilkan dari seluruh unit usaha mencapai
Rp99.671.720.
Evaluasi dampak menggunakan metode Social The Social Return on Investment (SROI) evaluation
Return on Investment (SROI) menunjukkan nilai recorded a value of 1.1, indicating that every Rp1
sebesar 1,1, yang berarti setiap Rp1 investasi invested by the Company generated Rp1.1 in socio-
Perseroan menghasilkan manfaat sosial-ekonomi economic benefits for the community. [GRI 413-1]
sebesar Rp1,1 bagi masyarakat. [GRI 413-1]
Keberhasilan implementasi program ini juga The success of the program has also encouraged
mendorong replikasi di Desa Wangunharja melalui replication in Wangunharja Village through the
pengembangan infrastruktur pertanian dan development of integrated agricultural and
perikanan terpadu, yang disertai pendampingan aquaculture infrastructure, supported by technical
teknis dan transfer pengetahuan untuk memperkuat assistance and knowledge transfer to strengthen
ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat. food security and community economic resilience.
Page 229
227
Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat
01 02 03 04 05 06 07 08 Distributing Benefits to the Community 09 10 11
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
Page 230
PT Cikarang Listrindo Tbk
228 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Program Pendidikan
Educational Program
Penerima Manfaat
Program Unggulan Lokasi Tujuan
No. Beneficiaries
Flagship Program Location Objective
[GRI 413-1]
1 LINTAS ENERGI – Pembinaan Desa Muara Bakti, Kabupaten Peningkatan kualitas • 961 Siswa
SMKN 1 Babelan Bekasi pendidikan vokasi • 60 Guru
berbasis link & match
industri
LINTAS ENERGI - Vocational Muara Bakti Village, Bekasi Enhancing vocational • 961 Students
Development Program at SMKN Regency education quality • 60 Teachers
1 Babelan through industry link &
match
1
Page 231
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
229
01
PILAR PENDIDIKAN [OJK F.25][GRI 413-1]
02
Educational Pillar
03
Pilar Pendidikan difokuskan untuk meningkatkan The Educational Pillar focuses on improving
04
kualitas hidup masyarakat melalui peningkatan quality of life by enhancing access to and the
akses dan mutu pendidikan. Perseroan meyakini quality of education. The Company believes
bahwa pendidikan merupakan fondasi education is a foundation for long-term
05
kemandirian dan kesejahteraan jangka panjang, independence and well-being; therefore,
sehingga program pendidikan dirancang untuk education programs are designed to strengthen
06
memperkuat kapasitas individu dan kelembagaan individual capacity and education institutions
pendidikan di sekitar wilayah operasional. [GRI 413-1] around operational areas. [GRI 413-1]
07
Inisiatif pilar pendidikan dapat mencakup, antara Education pillar initiatives may include
lain beasiswa, dukungan sarana prasarana scholarships, school facility support, teacher
08 Distributing Benefits to the Community
sekolah, pelatihan guru/tenaga pendidik, serta trainings, and student skills development
program penguatan keterampilan bagi pelajar programs to enhance work readiness. [GRI 203-2]
Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat
untuk kesiapan kerja. [GRI 203-2]
Berikut ringkasan program unggulan pilar Below is a summary of the Company’s flagship
pendidikan yang Perseroan laksanakan secara educational pillar programs carried out on a pro
pro bono sepanjang tahun 2025. [GRI 203-1] bono basis throughout 2025. [GRI 203-1]
Hasil Kunci 2025
Mitra Pelaksana TPB
Key Outcome 2025
Implementing Partner SDG
[GRI 413-1]
09
• Yayasan Mitra Industri Mandiri • Kerja sama industri: 35 Memorandum of Understanding (MoU) 4, 5, 8
• Pelaku dunia usaha dan dunia industri • Penetapan sebagai Sekolah Keunggulan, yang membuat sekolah
(DUDI) berhak memperoleh bantuan Sekolah Menengah Kejuruan Pusat
10
Keunggulan (SMK PK)sebesar Rp4,1 miliar
• Penyerapan lulusan: 4 bekerja; 1 magang di Jepang; 1 melanjutkan ke
perguruan tinggi vokasi
11
• Perolehan penghargaan Adiwiyata dari Dinas Lingkungan Hidup
Kabupaten Bekasi
• Pelaksanaan kegiatan Teaching Factory dan On-the-Job Training
(OJT) bagi guru
• Mitra Industri Mandiri Foundation • Industry partnerships: 35 Memorandums of Understanding (MoUs)
• Industry and Business Sector Partners • Designation as a Center of Excellence School, making the school eligible
(DUDI) for Vocational High School Center of Excellence (SMK PK) assistance
amounting to Rp4.1 billion
• Graduate placement: 4 employed; 1 internship in Japan; 1 enrolled in
vocational college
• Receipt of the Adiwiyata Award from the Bekasi Regency Environmental
Agency
• Implementation of Teaching Factory and On-the-Job Training (OJT)
activities for teachers
2
Page 232
PT Cikarang Listrindo Tbk
230 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Penerima Manfaat
Program Unggulan Lokasi Tujuan
No. Beneficiaries
Flagship Program Location Objective
[GRI 413-1]
2 Beasiswa Yatim Piatu Kabupaten Bekasi Keberlanjutan akses 5 Siswa (2 SMP; 2 SMA;
pendidikan bagi anak 1 Universitas)
yatim piatu
Orphans Scholarship Program Bekasi Regency Sustaining access to 5 Students (2 Junior
education for orphans High; 2 Senior High;
1 University)
3 Beasiswa Mahasiswa Perguruan Kabupaten Bekasi Akses pendidikan dan 30 Mahasiswa
Tinggi Negeri (PTN) penguatan karakter
Public University (PTN) Bekasi Regency Access to higher 30 University students
Scholarship Program education
and character
development
4 Program Remedial Literasi Jakarta Peningkatan • 172 Siswa
kemampuan literasi • 55 Guru
anak dan kapasitas
guru
Literacy Remedial Program Jakarta Improving children’s • 172 Students
literacy and teachers’ • 55 Teachers
capacity
5 Program Pos Baca Desa Muara Bakti, Kabupaten Peningkatan literasi • 30 Anak
Bekasi dan numerasi anak • 7 Fasilitator/Relawan
Reading Post Program Muara Bakti Village, Bekasi Improving children’s • 30 Children
Regency literacy and numeracy • 7 Facilitators/
skills Volunteers
6 Program Kerjasama RAGATS Kabupaten Asmat, Papua Peningkatan kualitas • 440 Siswa
Selatan pendidikan melalui • 20 Sekolah Dasar
pengembangan • 22 Kampung
infrastruktur penunjang Pedalaman
kegiatan belajar dan
mengajar di daerah
pedalaman
RAGATS Program Collaboration Asmat Regency, South Papua Enhancing education • 440 Students
quality through the • 20 Primary Schools
development of • 22 Remote Villages
supporting infrastructure
for teaching and
learning activities in
remote areas
3 4
Page 233
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
231
Hasil Kunci 2025
01
Mitra Pelaksana TPB
Key Outcome 2025
Implementing Partner SDG
[GRI 413-1]
02
Yayasan Gugah Nurani Indonesia • Penerima manfaat: 5 siswa 4
• Bantuan pendidikan dan biaya hidup selama 12 bulan
• Pendampingan akademik dan karier
03
Gugah Nurani Indonesia Foundation • Beneficiaries: 5 students
• Education and living support for 12 months
04
• Academic and career mentoring
Yayasan Karya Salemba Empat • Pemberian beasiswa dan tunjangan hidup kepada 30 mahasiswa PTN 4
di sekitar area operasional PLTU Co-firing Babelan
05
• Peningkatan kapasitas dalam bidang organisasi, kepemimpinan,
literasi keuangan, perencanaan karier, dan pelaksanaan program
pemberdayaan masyarakat
06
• Sebanyak 93% mahasiswa penerima beasiswa mengalami kenaikan
Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), dengan rata-rata IPK diatas 3,25
Karya Salemba Empat Foundation • Provision of scholarships and living allowances to 30 students from
07
PTN located around the operational area of the PLTU Co-firing Babelan
• Capacity enhancement in organizational development, leadership,
financial literacy, career planning, and the implementation of
08 Distributing Benefits to the Community
community empowerment programs
• A total of 93% of scholarship recipients recorded an increase in their
Grade Point Average (GPA), with an average GPA of above 3.25
Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat
Creative Education Indonesia Foundation • 172 siswa dari 7 sekolah mengikuti asesmen kemampuan membaca 4
(Credo) • 56 siswa mencapai kemampuan membaca sesuai jenjang kelas
• 55 guru menerima pelatihan pengajaran literasi
• 172 students from 7 schools participated in a reading proficiency
assessment
• 56 students achieved grade-level reading proficiency
• 55 teachers received literacy instruction
• Karang Taruna Desa Muara Bakti • 2 Pos Baca beroperasi 4
• MA Mu’min Cendikia • 30 anak menerima pendampingan literasi dan numerasi
• 2 relawan menerima pelatihan pengajaran
• Muara Bakti Village Youth Organization • 2 Reading Posts were in operation
(Karang Taruna) • 30 children received literacy and numeracy support
• MA Mu’min Cendikia • 2 volunteers received teaching skills training
Yayasan Relawan Asmat Indonesia • Pemasangan 8 unit Starlink di 8 kampung pedalaman Asmat 4
09
• Pemasangan PLTS di 16 kampung pedalaman Asmat
• 440 siswa mengikuti program kelas online
• Distribusi makanan tambahan bagi siswa
10
• Pemberian bantuan honorarium kepada 5 guru
11
Relawan Asmat Indonesia Foundation • Installation of 8 Starlink units in 8 remote villages in Asmat
• Installation of Solar Power in 16 remote villages in Asmat
• 440 students participated in online learning programs
• Distribution of supplementary food for students
• Provision of honorarium support for 5 teachers
5 6
Page 234
PT Cikarang Listrindo Tbk
232 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Program LINTAS ENERGI - Program
“Listrindo Cerdas, Tingkatkan
Kompetensi Anak Negeri” SMKN 1
Babelan
LINTAS ENERGI Program - “Listrindo Smart,
Enhancing the Nation’s Youth Competence”
Program at SMKN 1 Babelan
Kondisi ketenagakerjaan di Desa Muara Bakti masih Employment conditions in Muara Bakti Village still
menunjukkan tantangan yang perlu mendapat present challenges that require attention. Based
perhatian. Berdasarkan pembaruan pemetaan on the 2025 social mapping update, approximately
sosial tahun 2025, sekitar 12% penduduk desa masih 12% of the village population remains unemployed.
belum bekerja. Kondisi ini menunjukkan bahwa This indicates that access to employment
akses masyarakat terhadap peluang kerja dan opportunities and sustainable livelihoods has not
sumber penghidupan yang berkelanjutan belum yet been fully optimized. This condition is also
sepenuhnya optimal. Situasi tersebut juga sejalan consistent with the broader regional context, where
dengan kondisi di tingkat yang lebih luas, di mana the open unemployment rate in Bekasi Regency
tingkat pengangguran terbuka Kabupaten Bekasi was recorded at 8.82% in 2024, based on the latest
masih tercatat sebesar 8,82% pada tahun 2024 available data from Statistics Indonesia (BPS).
berdasarkan data terakhir yang tersedia dari Badan
Pusat Statistik.
Menanggapi kondisi tersebut, Perseroan bekerja In response to this condition, the Company
sama dengan Yayasan Mitra Industri Mandiri collaborates with Yayasan Mitra Industri Mandiri
serta berbagai pelaku Dunia Usaha dan Dunia and various Business and Industrial Sector
Page 235
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
233
Industri (DUDI) untuk mengembangkan program Partners (DUDI) to develop a vocational education
01
pembinaan pendidikan vokasi di SMKN 1 Babelan. development program at SMKN 1 Babelan. The
Program ini dirancang untuk memperkuat program is designed to strengthen the link and
02
keterkaitan (link and match) antara pendidikan match between vocational education and industry
vokasi dan kebutuhan industri, sehingga lulusan needs, ensuring that graduates possess relevant
memiliki kompetensi yang relevan, berkarakter, dan competencies, strong character, and better
03
lebih siap memasuki dunia kerja. readiness to enter the workforce.
04
Melalui kolaborasi dengan instansi pemerintah Through collaboration with government institutions
dan mitra industri, program ini difokuskan and industry partners, the program focuses on
pada peningkatan kualitas pembelajaran, improving the quality of learning, strengthening
05
penguatan kompetensi teknis dan soft skills, serta both technical and soft skills, and fostering a work
pembentukan budaya kerja yang selaras dengan culture aligned with industrial practices. In the
06
praktik industri. Dalam jangka panjang, program long-term, the program aims to position
ini diarahkan untuk menjadikan SMKN 1 Babelan SMKN 1 Babelan as an industry-referenced
07
sebagai sekolah kejuruan rujukan industri di vocational school in Bekasi Regency.
Kabupaten Bekasi.
08 Distributing Benefits to the Community
Sejak dimulai pada tahun 2024, program ini Since its initiation in 2024, the program has
dilaksanakan melalui sejumlah inisiatif utama been implemented through several integrated
Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat
yang saling terintegrasi untuk memperkuat kualitas initiatives to strengthen learning quality, work
pembelajaran, budaya kerja, dan kesiapan lulusan, culture, and graduate readiness, including:
meliputi:
1. Penguatan budaya kerja dan disiplin sekolah, 1. Strengthening work culture and school discipline,
melalui workshop budaya kerja yang mencakup through workshops covering Occupational
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Health and Safety (OHS), Horenso (reporting,
Horenso (melaporkan, menginformasikan, dan informing, and consulting), Kaizen (continuous
berkonsultasi), Kaizen (continuous improvement), improvement), and the implementation of 5R
serta penerapan 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, (Sort, Set in Order, Shine, Standardize, Sustain).
Rajin).
2. Pembentukan karakter dan kepemimpinan 2. Developing student character and leadership,
siswa, melalui pembinaan rutin dan penguatan through regular mentoring and strengthening of
organisasi siswa. student organizations.
09
3. Peningkatan wawasan dan eksposur industri bagi 3. Enhancing students’ industry exposure and insight,
siswa, melalui kegiatan guru tamu dan kunjungan through guest teacher sessions and industrial
industri yang melibatkan tenaga profesional dari visits involving professionals from various DUDI
10
berbagai perusahaan DUDI. companies.
4. Penguatan pembelajaran berbasis praktik, 4. Strengthening practice-based learning, through
11
melalui pengembangan Teaching Factory (TeFa) the development of Teaching Factory (TeFa) and
dan Project-Based Learning (PjBL). Project-Based Learning (PjBL).
5. Peningkatan kesiapan memasuki dunia kerja, 5. Improving job readiness, through pre-employment
melalui pelatihan persiapan kerja dengan training guided by industry practitioners.
bimbingan dari pelaku industri.
6. Perluasan akses penempatan kerja dan magang, 6. Expanding access to job placement and
melalui fasilitasi kerja sama dengan dunia industri internships, through facilitation of partnerships
dan lembaga pelatihan kerja. with industries and vocational training institutions.
7. Penguatan kelembagaan sekolah, melalui 7. Strengthening school institutional capacity,
pendampingan dalam memperoleh dukungan through assistance in obtaining support under the
program Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Vocational High School (SMK) Center of Excellence
Pusat Keunggulan. program.
Page 236
PT Cikarang Listrindo Tbk
234 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Program LINTAS ENERGI direncanakan berjalan The LINTAS ENERGI Program is planned to run
selama 5 (lima) tahun dan diharapkan dapat for 5 (five) years and is expected to support
mendorong tercapainya status SMK Pusat the achievement of a sustainable SMK Center
Keunggulan yang berkelanjutan. Roadmap of Excellence status. The program development
pengembangan program meliputi: roadmap includes:
2024
Membangun kemitraan strategis antara sekolah dan industri untuk
menyelaraskan kurikulum pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia kerja.
Establish strategic partnerships between the school and industry to align the
vocational education curriculum with workforce and industry needs.
2025
Meningkatkan kualitas tata kelola dan pembelajaran sekolah menuju
pengakuan sebagai SMK Pusat Keunggulan.
Improve school governance and learning quality
to achieve recognition as SMK Center of Excellence.
2026
Memperkuat kompetensi tenaga pendidik dan siswa melalui optimalisasi
fasilitas pembelajaran berbasis praktik industri.
Strengthen the competencies of teachers and students through the
optimization of industry-based practical learning facilities.
2027
Mengembangkan kolaborasi multipihak dalam peningkatan kualitas
pendidikan vokasi dan perluasan akses serapan lulusan ke dunia industri.
Expand multi-stakeholder collaboration to enhance the quality of vocational
education and broaden graduate employment opportunities within industry.
2028
Mendorong keberlanjutan program dan peningkatan daya saing lulusan
melalui pengembangan sekolah untuk mewujudkan SMKN 1 Babelan sebagai
sekolah rujukan industri.
Promote program sustainability and enhance graduate competitiveness by
developing SMKN 1 Babelan as an industry-referenced school.
Hingga tahun 2025, program ini telah memberikan As of 2025, the program has benefited 60 teachers
manfaat bagi 60 guru dan 961 siswa. Dampak yang and 961 students. The impacts achieved include
dihasilkan tidak hanya mencakup peningkatan improvements in technical competencies and
kompetensi teknis dan soft skills, tetapi juga soft skills, enhancement of learning systems,
perbaikan sistem pembelajaran, peningkatan increased school achievements, and stronger
prestasi sekolah, serta penguatan hubungan antara linkages between the school and industry.
sekolah dan industri.
Page 237
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
235
Dalam periode pelaksanaan program, SMKN 1 During the implementation period, SMKN 1 Babelan
01
Babelan berhasil memperoleh dukungan successfully obtained support under the regular
program SMK Pusat Keunggulan skema reguler SMK Center of Excellence scheme, which includes
02
yang mencakup pembangunan infrastruktur, infrastructure development, learning assistance,
pendampingan pembelajaran, dan penguatan and strengthening of industry-based learning.
pembelajaran berbasis industri. Selain itu, sekolah The school also received the Provincial Adiwiyata
03
juga meraih penghargaan Adiwiyata tingkat Award and ranked among the top 10 in Project-
provinsi serta masuk dalam 10 besar hasil Project- Based Learning outcomes. From the graduate
04
Based Learning. Dari sisi outcome lulusan, program outcome perspective, the program has contributed
ini juga berkontribusi terhadap penyerapan to graduate absorption, with 4 students employed
05
lulusan, dengan capaian 4 siswa bekerja di industri, in industry, 1 student undertaking an internship in
1 siswa mengikuti magang di Jepang, dan 1 siswa Japan, and 1 student continuing to a vocational
06
melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi vokasi. higher education institution.
Evaluasi Program dan Dampak Program Evaluation and Impact
07
Pada tahun 2025, program LINTAS ENERGI In 2025, the LINTAS ENERGI Program demonstrated
menunjukkan kontribusi terhadap peningkatan contributions to improving governance and
08 Distributing Benefits to the Community
kualitas tata kelola dan pembelajaran di SMKN 1 learning quality at SMKN 1 Babelan, as reflected in
Babelan, yang tercermin dari capaian sebagai its achievement as a recipient of the SMK Center of
Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat
penerima program SMK Pusat Keunggulan, Excellence program, improved school performance,
peningkatan prestasi sekolah, serta semakin kuatnya and stronger industry involvement in the learning
keterlibatan industri dalam proses pembelajaran. process. From an outcome perspective, the
Dari sisi outcome, program ini juga berkontribusi program also contributed to enhancing graduate
terhadap peningkatan kesiapan kerja lulusan, yang employability, as reflected in job placements,
tercermin dari terserapnya lulusan ke dunia kerja, international internship participation, and
program magang internasional, dan pendidikan progression to vocational higher education.
vokasi lanjutan.
Kinerja program juga tercermin dalam hasil Indeks Program performance is also reflected in the
Kepuasan Masyarakat (IKM) yang mencapai nilai 3,73 Community Satisfaction Index (CSI), which reached
dengan kategori Sangat Baik, menunjukkan tingkat a score of 3.73, categorized as Very Good, indicating
penerimaan dan manfaat program yang tinggi bagi a high level of acceptance and perceived benefits
pemangku kepentingan. Program ini diharapkan among stakeholders. The program is expected
09
dapat memberikan dampak berkelanjutan dalam to generate sustainable impacts in improving
peningkatan kualitas pendidikan vokasi serta vocational education quality and supporting the
10
mendukung pengembangan sumber daya manusia development of competitive and future-ready
yang kompeten dan berdaya saing di masa depan. human resources.
11
Page 238
PT Cikarang Listrindo Tbk
236 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
PILAR KESEHATAN [OJK F.25][GRI 413-1]
Health Pillar
Pilar Kesehatan difokuskan untuk mendukung The Health Pillar focuses on improving
peningkatan derajat kesehatan masyarakat community health outcomes through preventive
melalui program preventif dan promotif, and promotive programs, particularly by
khususnya dalam penguatan layanan strengthening basic healthcare services at the
kesehatan dasar di tingkat komunitas. Perseroan community level. The Company also supports
juga mendukung upaya pemerintah dalam isu government priority health issues, including
kesehatan prioritas, termasuk pencegahan dan stunting prevention and treatment. [GRI 413-1]
penanganan stunting. [GRI 413-1]
Inisiatif pilar kesehatan dapat mencakup, antara Health pillar initiatives may include the provision
lain penyediaan sarana air bersih, program of clean water facilities, stunting program, and
stunting, dan Posyandu binaan. [GRI 203-2] assisted Posyandu. [GRI 203-2]
Berikut ringkasan program unggulan pilar Below is a summary of the Company’s flagship
kesehatan yang Perseroan laksanakan secara health pillar programs carried out on a pro bono
pro bono sepanjang tahun 2025. [GRI 203-1] basis throughout 2025. [GRI 203-1]
Penerima Manfaat
Program Unggulan Lokasi Tujuan
No. Beneficiaries
Flagship Program Location Objective
[GRI 413-1]
1 SERASI – Program Sehat Desa Wangunharja, Kabupaten Penguatan layanan • 521 Balita
Sejahtera Berseri Bekasi Posyandu dan • 40 Ibu hamil
pencegahan stunting • 86 Lansia
• 28 Remaja
• 135 Kader kesehatan
SERASI- Health Prosperous Wangunharja Village, Bekasi Strengthening • 521 Toddlers
Community Program Regency Posyandu services and • 40 Pregnant women
stunting prevention • 86 Elderly
• 28 Teenagers
• 135 Health cadres
2 SIKESMAS – Siaga Kesehatan Desa Muara Bakti dan Buni Bakti, Akses layanan • 967 Bayi dan Balita
Masyarakat Kabupaten Bekasi kesehatan ibu, anak, • 66 Ibu hamil
dan lansia • 80 Lansia
• 109 Kader kesehatan
SIKESMAS – Community Health Muara Bakti Village and Buni Access to maternal, • 967 Infants and
Alert Program Bakti Village, Bekasi Regency child, and elderly Toddlers
health services • 66 Pregnant women
• 80 Elderly
• 109 Health cadres
Page 239
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
237
01
1 1
02
03
04
05
06
2 2
07
08 Distributing Benefits to the Community
Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat
Hasil Kunci 2025
Mitra Pelaksana TPB
Key Outcome 2025
Implementing Partner SDG
[GRI 413-1]
• Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi • Pelayanan kesehatan gratis rutin bagi warga Desa Wangunharja 2, 3
• Pusat Kesehatan Masyarakat • 9 Posyandu meningkat menjadi strata Purnama berdasarkan SK
(Puskesmas) Mekarmukti Kepala Desa No. PM.001.01/68/Kep-Des/II/2025
09
• Cipta Nusa Cendikia • Pengembangan kebun gizi dan inovasi olahan tanaman katuk
• Rumah Sakit Permata Keluarga Jababeka sebagai camilan sehat untuk mendukung pencegahan stunting
• Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu)
Alamandu Bandung
10
• Bekasi Regency Health Office • Regular free health services for residents of Wangunharja Village
• Mekarmukti Community Health Center • 9 Integrated Health Posts upgraded to Purnama level based on
11
(Puskesmas) Village Decree No. PM.001.01/68/Kep-Des/II/2025
• Cipta Nusa Cendikia • Nutrition garden development and katuk-based healthy snack
• Permata Keluarga Jababeka Hospital innovation to support stunting prevention
• Alamandu Integrated Health Post
(Posyandu), Bandung
Puskesmas Babelan II • Pelaksanaan 20 kegiatan Posyandu rutin setiap bulan di 2 desa 2, 3
• Pemeriksaan kesehatan dan pemantauan tumbuh kembang bayi,
balita dan ibu hamil
• Pemeriksaan kesehatan bagi lansia
• Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bergizi
Babelan II Puskesmas • Conducting 20 regular Posyandu sessions each month in 2 villages
• Health check-ups and growth monitoring for infants, toddlers, and
pregnant women
• Health check-ups for elderly
• Provision of Nutritious Supplementary Food (PMT)
Page 240
PT Cikarang Listrindo Tbk
238 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
PELIBATAN MASYARAKAT LOKAL [OJK F.24][GRI 413-1, 413-2][EU20]
Local Community Involvement
Perseroan melibatkan masyarakat lokal sebagai The Company engages local communities
bagian dari tata kelola sosial untuk memastikan as part of its social governance framework to
bahwa kegiatan operasional dan program TJSL ensure that its operational activities and TJSL
telah mempertimbangkan kebutuhan, aspirasi, programs take into account the needs, aspirations,
serta potensi dampaknya terhadap komunitas. and potential impacts on the community.
Pelibatan tersebut dilakukan secara berkelanjutan Engagement is carried out from the planning
dari tahap perencanaan melalui pemetaan sosial stage through social mapping and stakeholder
dan komunikasi dengan pemangku kepentingan, communication, to the implementation and
hingga tahap pelaksanaan dan evaluasi program evaluation of TJSL programs. [GRI 413-1, 413-2]
TJSL. [GRI 413-1, 413-2]
Bentuk pelibatan dapat dilakukan melalui forum Engagement channels may include communication
komunikasi, koordinasi dengan aparat/representasi forums, coordination with local representatives,
masyarakat, konsultasi program, survei kepuasan program consultations, community satisfaction
masyarakat, serta mekanisme umpan balik surveys, and feedback mechanisms that enable
yang memungkinkan perbaikan program secara continuous program improvement. [OJK F.24]
berkelanjutan. [OJK F.24]
Pada tahun 2025, Perseroan menyelenggarakan In 2025, the Company organized 33 communication
33 sesi forum komunikasi dan Focus Group forums and Focus Group Discussion (FGD) sessions
Discussion (FGD) di sekitar area operasional dengan in areas surrounding its operations, involving more
melibatkan lebih dari 400 peserta, yang terdiri atas than 400 participants, including community leaders,
tokoh masyarakat, organisasi masyarakat sipil, civil society organizations, village governments, and
pemerintah desa, dan aparat keamanan. Kegiatan security authorities. These activities form part of the
ini merupakan bagian dari mekanisme pelibatan Company’s stakeholder engagement mechanism
pemangku kepentingan untuk memastikan to ensure transparency, foster two-way dialogue,
transparansi, membangun dialog dua arah, serta and strengthen constructive relationships with
memperkuat hubungan yang konstruktif dengan surrounding communities as a foundation for the
masyarakat sekitar sebagai fondasi keberlanjutan sustainability of the Company’s operations. [GRI 413-1]
operasional Perseroan. [GRI 413-1]
SARANA PENGADUAN KOMUNITAS [OJK F.24][GRI 2-25]
Community Complaint Mechanism
Perseroan menyediakan sarana pengaduan bagi The Company provides a grievance mechanism for
masyarakat dan pemangku kepentingan untuk communities and stakeholders to submit complaints,
menyampaikan keluhan, masukan, atau dugaan feedback, or concerns related to operations or TJSL
dampak terkait operasional maupun program TJSL. programs. This mechanism is designed to ensure
Mekanisme ini bertujuan memastikan penanganan fair, timely, well-documented handling of grievance,
yang adil, tepat waktu, terdokumentasi, serta while serving as a basis for continual improvement.
menjadi dasar perbaikan berkelanjutan.
Kanal pengaduan komunitas mencakup:
Community complaint channels include:
pengaduan.gcg@listrindo.com
(021) 893 4108
Surat/kunjungan langsung melalui aparat setempat: Forum
Komunikasi Polisi dan Masyarakat (FKPM)
Written submission/direct visit via local authorities: Police and
Community Communication Forum (FKPM)
Page 241
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
239
Perseroan menetapkan tahapan penanganan The Company applies grievance handling stages,
01
keluhan yang meliputi penerimaan, verifikasi, including receipt, verification, follow-up/resolution,
tindak lanjut/penyelesaian, dan penutupan kasus, and case closure, including communicating
02
termasuk komunikasi hasil kepada pelapor apabila outcomes to the complainant where possible.
memungkinkan.
03
Pada tahun 2025, Perseroan tidak menerima In 2025, the Company did not receive any
pengaduan dari masyarakat di sekitar area complaints from the community around the
04
pembangkit yang dapat mengganggu kegiatan operational area that could disrupt the Company’s
operasional Perseroan. Tidak terdapat juga operational activities. There are also no public
pengaduan masyarakat terhadap kegiatan complaints regarding the Company’s operational
05
operasional Perseroan yang dapat menimbulkan activities which could cause disruption to
gangguan kepada masyarakat. the community.
06
07
PENGHARGAAN DI BIDANG SOSIAL DAN PENGEMBANGAN
MASYARAKAT
08 Distributing Benefits to the Community
Award in the Field of Social and Community Development
Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat
Pada tahun 2025, Cikarang Listrindo berhasil In 2025, Cikarang Listrindo successfully received
mendapatkan beberapa penghargaan terkait several awards related to the Company’s CSR
kegiatan CSR yang dilakukan Perseroan, di antaranya activities, including the following: [GRI 2-5]
sebagai berikut: [GRI 2-5]
CSR Jabar Award Tahun 2024 2024 West Java CSR Forum
1. Peringkat 1 pada penghargaan 1. 1st rank for community environmental
pengelolaan lingkungan oleh komunitas. stewardship award.
2. Peringkat 2 pada penghargaan 2. 2nd rank for sustainability award.
09
keberlanjutan.
3. Peringkat 3 pada penghargaan 3. 3rd rank for stunting prevention award.
pencegahan stunting.
10
4. Kategori Best Local Champion kepada 4. Best Local Champion category awarded
Ibu Alpiah, seorang local hero dari Desa to Ms. Alpiah, a local hero from Pantai
Pantai Bahagia, Kabupaten Bekasi, Bahagia Village, Bekasi Regency, one
11
yang merupakan salah satu desa of the Company’s assisted villages, for
binaan Perseroan, atas perannya dalam her role in implementing the coastal
pelaksanaan program pemberdayaan women’s empowerment program to
perempuan pesisir untuk mendukung support the realization of Indonesia’s
terwujudnya generasi emas Indonesia. golden generation.
3 Juni 2025 June 3, 2025
Gubernur Jawa Barat Governor of West Java
Indonesia Social Responsibility Award 2025 Indonesia Social Responsibility Award 2025
1. Kategori Emas untuk aspek 1. Gold category for economic
pemberdayaan ekonomi. empowerment aspects.
2. Kategori Emas untuk aspek peningkatan 2. Gold category for health quality
kualitas kesehatan. improvement aspects.
3. Kategori Silver untuk aspek pendidikan. 3. Silver Category for education aspects.
10 Juli 2025 July 10, 2025
Indonesia Social Responsibility Award Indonesia Social Responsibility Award
Page 242
PT Cikarang Listrindo Tbk
240 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Penghargaan Tanggung Jawab Sosial Social and Environmental Responsibility
dan Lingkungan Kabupaten Bekasi Award of the Bekasi Regency
Penghargaan kepada PT Cikarang Recognition to PT Cikarang Listrindo Tbk
Listrindo Tbk melalui PLTU Co-firing through PLTU Co-firing Babelan for its
Babelan atas partisipasinya dalam participation in CSR programs supporting
program CSR untuk mendukung the sustainability of the “Kampung Iklim”
keberlanjutan Program “Kampung Program in Muara Bakti Village, Bekasi.
Iklim“ di Desa Muara Bakti, Bekasi.
15 Agustus 2025 August 15, 2025
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Head of the Environmental Agency of
Kabupaten Bekasi Bekasi Regency
Penghargaan Asian Impact 2025 Asian Impact Award 2025
Penghargaan Platinum kepada Platinum Recognition awarded to
PT Cikarang Listrindo Tbk melalui PT Cikarang Listrindo Tbk through
PLTGU Jababeka atas keunggulannya PLTGU Jababeka for its excellence in
dalam melaksanakan program KEHATI implementing the KEHATI ASRI program
ASRI pada kategori Environmental under the Environmental Stewardship
Stewardship, melalui inisiatif “Initiating category, through the initiative
Action for Sustainability and Resilience “Initiating Action for Sustainability and
– KEHATI ASRI”. Resilience – KEHATI ASRI”.
18 September 2025 September 18, 2025
La Tofi School of Social Responsibility & La Tofi School of Social Responsibility &
Portman College Portman College
Penghargaan Indonesia Sustainable Indonesia Sustainable Development
Development 2025 Award 2025
Kategori Emas untuk PLTGU Jababeka Gold Category to PLTGU Jababeka
atas kontribusinya terhadap Tujuan TPB for its contribution to SDG 11.5, namely
11.5, yaitu mengurangi secara signifikan significantly reducing the adverse
dampak buruk bencana alam secara impacts of natural disasters, through
signifikan, melalui Program “Masyarakat the Innovative Community for Disaster
Inovatif Tanggap Risiko Alam: Sinergi Risk Preparedness Program, through
Desa Jaga Darurat (MITRA SEJAGAT)”. “Masyarakat Inovatif Tanggap Risiko
Alam: Sinergi Desa Jaga Darurat
(MITRA SEJAGAT)”.
Kategori Silver untuk PLTU Co-firing Silver Category to PLTU Co-firing Babelan
Babelan atas kontribusinya terhadap for its contribution to SDG 2.3, namely
TPB 2.3, yaitu menggandakan doubling the agricultural productivity and
produktivitas dan pendapatan produsen incomes of small-scale food producers,
pangan skala kecil, terutama perempuan, particularly women, indigenous peoples,
masyarakat adat, petani keluarga, family farmers, livestock keepers, and
peternak, dan nelayan, melalui Program fishers, through the Sustainable Food
Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Garden Program (P2L).
10 Desember 2025 December 10, 2025
Corporate Forum for CSR Development Corporate Forum for CSR Development
Page 243
241
Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat
01 02 03 04 05 06 07 08 Distributing Benefits to the Community 09 10 11
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
Page 244
PT Cikarang Listrindo Tbk
242 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Pengelolaan
Lingkungan
yang Berkelanjutan
Sustainable Environmental
Management
Page 245
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
243
Page 246
PT Cikarang Listrindo Tbk
244 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
PENGELOLAAN LINGKUNGAN YANG BERKELANJUTAN
“
Sustainable Environmental Management
Cikarang Listrindo terus mengembangkan kegiatan
operasional yang berkelanjutan dengan merumuskan
Carbon Roadmap Perseroan. Kami meyakini bahwa
lingkungan hidup yang baik dan sehat tidak hanya akan
memberikan dampak positif pada pertumbuhan bisnis
di masa depan, tetapi juga merupakan hak asasi setiap
manusia.
Cikarang Listrindo continues to advance sustainable operational activities
by formulating the Company’s Carbon Roadmap. We believe that a good
and healthy environment will not only have a positive impact on future
business growth but is also a fundamental human right for everyone.
Cikarang Listrindo menyadari bahwa kegiatan bisnis Cikarang Listrindo realizes that the Company’s
Perseroan yang bergerak di sektor ketenagalistrikan business activities in the electricity sector have
memberikan dampak bagi lingkungan. Pengelolaan an impact on the environment. Environmental
lingkungan merupakan suatu keharusan dan management is certainly a must and it is the
tanggung jawab dalam pengelolaan dampak Company’s responsibility to manage the impact
terhadap kinerja dan pertumbuhan bisnis. Untuk on the performance and growth of the business.
itu, Perseroan memiliki komitmen yang kuat untuk Hence, the Company has a strong commitment to
memastikan operasi yang berkelanjutan terhadap ensure environmentally sustainable operation as
lingkungan menjadi prioritas utama Perseroan the Company’s top priority by implementing best
dengan penerapan best practice di sektor industri practices in the electricity industry sector. [GRI 3-3]
ketenagalistrikan. [GRI 3-3]
Sebagai perusahaan penyedia listrik, sumber utama As a power company, Cikarang Listrindo’s main
energi pembangkit listrik Cikarang Listrindo berasal energy sources for power generation come from fossil
dari bahan bakar fosil, yaitu berupa gas alam fuels, in the form of natural gas (PLTGU Jababeka and
(PLTGU Jababeka dan PLTG MM-2100) dan batubara PLTG MM-2100) and coal (PLTU Co-firing Babelan).
(PLTU Co-firing Babelan). Sumber energi yang tak These non-renewable energy sources are the main
terbarukan ini menjadi sumber utama emisi yang contributor to the Company’s emissions. [GRI 3-3]
dihasilkan oleh Perseroan. [GRI 3-3]
Page 247
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
245
Dalam upaya mendukung transisi menuju In supporting the transition to environmentally
01
penggunaan energi ramah lingkungan, Perseroan friendly energy, the Company is gradually converting
mengalihkan kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga the capacity of the Steam Power Plant (PLTU)
02
Uap (PLTU) Babelan menjadi co-firing PLTU Babelan into co-firing PLTU. Since 2021, the Company
secara bertahap. Mulai tahun 2021, Perseroan has developed biomass co-firing as a substitute
mengembangkan co-firing biomassa sebagai
03
for coal at PLTU Babelan with the installation of
substitusi batubara pada PLTU Babelan melalui biomass handling system, allowing higher utilization
pemasangan sistem biomass handling yang of biomass. The biomass used as fuel includes palm
04
memungkinkan pemanfaatan biomassa yang lebih kernel shells and woodchips. Other alternatives
tinggi. Biomassa yang digunakan sebagai bahan will be tested and considered. [GRI 3-3]
05
bakar yaitu cangkang sawit dan serpihan kayu.
Alternatif lain akan diuji dan dipertimbangkan. [GRI 3-3]
06
Pada akhir tahun 2025, total kapasitas terpasang By the end of 2025, the Company’s total installed
Perseroan mencapai 1.189,7 MW, terdiri dari 755 MW capacity reached 1,189.7 MW, consisting of 755 MW from
07
dari PLTGU, 109 MW dari PLTG, 280 MW dari PLTU PLTGU, 109 MW from PLTG, 280 MW from PLTU (including
(termasuk 70 MW yang menerapkan co-firing), dan 70 MW implementing co-firing), and 45.7 MWp from
45,7 MWp dari PLTS. Persentase kapasitas Energi Baru Solar Power. The percentage of New Renewable Energy
08
Terbarukan (EBT) dari co-firing PLTU dan PLTS pada (NRE) capacity from the co-firing PLTU and Solar Power
tahun 2025 mencapai 9,7% (2024: 5,4%). [GRI 3-3] for year 2025 reaches 9.7% (2024: 5.4%). [GRI 3-3]
09 Sustainable Environmental Management
Melalui transisi ini, Perseroan secara berkelanjutan Through this transition, the Company continues
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dengan to reduce its Greenhouse Gas (GHG) emissions
meningkatkan utilisasi pemanfaatan sumber EBT by increasing the utilization of NRE sources such
seperti biomassa dan PLTS. Lebih dari itu, sebagai as biomass and Solar Power. Moreover, as the
upaya Perseroan mengedepankan keberlanjutan Company’s commitment to prioritizing environmental
lingkungan yang sejalan dengan Nationally sustainability in line with the Indonesia’s Nationally
Determined Contribution atas sektor energi, Determined Contribution for energy sector, the
Perseroan berkomitmen untuk: Company is dedicated to:
Target Penurunan Emisi GRK [GRI 3-3]
Reduce GHG Emissions
Tahun 2026
Year 2026
Tahun 2030
Year 2030
Tahun 2060
Year 2060
10
11
~0,64 tCO2e/MWh ~0,56 tCO2e/MWh Net Zero
10% dari | from 2019 21,4% dari | from 2019 100% dari | from 2019
Page 248
PT Cikarang Listrindo Tbk
246 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Komitmen ini merupakan inisiatif Perseroan This commitment is part of the Company’s initiative
dalam mendukung agenda Pemerintah terkait to support the Government’s agenda on reducing
pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK). Greenhouse Gas (GHG) emissions. Indonesia
Indonesia telah memperbarui komitmen iklimnya has updated its climate commitment through
melalui Second Nationally Determined Contribution the Second Nationally Determined Contribution
(SNDC) yang disampaikan kepada United Nations (SNDC) submitted to the United Nations Framework
Framework Convention on Climate Change Convention on Climate Change (UNFCCC) on
(UNFCCC) pada 27 Oktober 2025, mengadopsi 27 October 2025, adopting a 2019 baseline and
baseline tahun 2019 dan menggabungkan hasil incorporating the outcomes of the first Global
global stocktake pertama di COP-28. Stocktake at COP-28.
Sejalan dengan komitmen nasional, Perseroan In line with the national commitment, the Company
menetapkan target penurunan intensitas emisi has set an emissions intensity reduction target from
dengan tahun dasar 2019 sebesar 0,71 tCO2e/ the 2019 baseline of 0.71 tCO2e/MWh, recorded 0.69
MWh, telah mencatatkan 0,69 tCO2e/MWh pada tCO2e/MWh in 2025 (a 3.0 % reduction), and targets
tahun 2025 (penurunan 3,0%), dan menargetkan a progressive decline to 0.56 tCO2e/MWh in 2030
penurunan progresif hingga 0,56 tCO2e/MWh pada (a 21.4% reduction). The Company’s emission
tahun 2030 (penurunan 21,4%). Target intensitas intensity targets, as set out in the Sustainability
emisi Perseroan yang tertuang dalam Kebijakan Policy last updated in June 2024, remain aligned with
Keberlanjutan yang terakhir diperbarui pada Juni the Government’s SNDC targets updated in 2025.
2024 masih sejalan dengan target Pemerintah
dalam SNDC yang diperbarui pada tahun 2025.
Kebijakan Pengelolaan Lingkungan Environmental Management Policy
[GRI 3-3] [GRI 3-3]
Secara garis besar, Kebijakan Lingkungan di The outlines of the Environmental Policy are as
Perseroan adalah sebagai berikut: follows:
1. Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, 2025. “Second Nationally Determined Contribution Republic of Indonesia”,
diakses dari https://unfccc.int/sites/default/files/2025-10/Indonesia_Second%20NDC_2025.10.24.pdf
Ministry of Environment, Environmental Control Agency, 2025. “Second Nationally Determined Contribution Republic of Indonesia”, accessed from
https://unfccc.int/sites/default/files/2025-10/Indonesia_Second%20NDC_2025.10.24.pdf
Page 249
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
247
KEBIJAKAN LINGKUNGAN
01
CIKARANG LISTRINDO
02
03
Cikarang Listrindo Environmental Policy
04
05
• Mengurangi emisi karbon sebesar 21,4% pada tahun 2030, dengan tahun 2019 sebagai tahun
dasar, mencapai net zero emission pada tahun 2060 sejalan dengan Komitmen Kontribusi
06
Nasional Indonesia.
Reducing carbon emissions by 21.4% by 2030, with the 2019 as the base year, achieving net zero
07
emissions by 2060 in line with the Indonesia's National Contribution Commitment.
08
• Mendukung dekarbonisasi dengan meningkatkan kinerja lingkungan kami dan berinvestasi pada
solusi energi teknologi bebas CO2, yang tidak terbatas pada PLTS, co-firing PLTU, penggunaan
09 Sustainable Environmental Management
kendaraan listrik untuk menunjang kegiatan operasional, dan pembangunan SPKL.
Supporting decarbonization by enhancing our environmental performance and investing in CO2-
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
free energy technologies solutions, including but not limited to Solar Power, co-firing PLTU, using
electric vehicle for operational activities, and development of EVCS.
• Menghitung dan melaporkan emisi gas rumah kaca menurut standar ISO 14064-1.
Quantifying and reporting greenhouse gas emissions according to ISO 14064-1 standard.
• Meningkatkan pengelolaan limbah melalui prinsip 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle) dan
pengurangan emisi non-gas rumah kaca dalam operasional kami.
Improving waste management through the principles of 3R (Reduce, Reuse, and Recycle) and
reducing non-greenhouse gas emissions in our operations.
• Melindungi lingkungan, menjaga keberlanjutan sumber daya dan melestarikan keanekaragaman
hayati melalui efisiensi dalam pemanfaatan sumber daya alam seperti air dan praktik konservasi.
10
Protecting environment, maintaining the sustainability of resources, and preserving biodiversity
through efficiency in the utilization of natural resources such as water and conservation practices.
11
• Meningkatkan standar kinerja lingkungan dan secara rutin melaksanakan audit internal dan
eksternal untuk memastikan kepatuhan pada standar yang digunakan, seperti ISO 14001.
Enhancing environmental performance standards and regularly conducting internal and external
audits to ensure compliance with the standards used, such as ISO 14001.
• Bekerja sama dengan para pemangku kepentingan, khususnya para pemasok Perseroan untuk
bersinergi dalam mengurangi emisi dalam rantai nilai Perseroan.
Cooperating with stakeholders, particularly the Company’s suppliers, to synergize efforts in
reducing emission in the Company’s value chain.
• Mematuhi semua undang-undang lingkungan yang berlaku dan komitmen keberlanjutan di
Indonesia, termasuk mencapai PROPER Hijau untuk seluruh area operasional Perseroan.
Complying with all applicable environmental legislation and sustainability commitments of
Indonesia, including achieving Green-rating PROPER for all of the Company’s operational areas.
Page 250
PT Cikarang Listrindo Tbk
248 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
PRAKTIK PENGELOLAAN LINGKUNGAN
Environmental Management Practices
Cikarang Listrindo mewujudkan komitmennya Cikarang Listrindo demonstrates its commitment
terhadap operasi berkelanjutan dengan to sustainable operations by conducting various
melaksanakan berbagai program pengelolaan relevant environmental management programs,
lingkungan yang relevan, meliputi: including:
• Pengelolaan sumber energi • Energy resource management
• Pengelolaan konsumsi energi • Energy consumption management
• Program edukasi emisi • Emissions education program
• Pengelolaan limbah • Waste management
• Pemantauan kualitas lingkungan • Environmental quality monitoring
• Konservasi air • Water conservation
• Program penghijauan • Reforestation program
Berbagai upaya dan program pengelolaan The various environmental management efforts
lingkungan yang telah dilaksanakan Perseroan and programs that have been implemented by
berpedoman pada dokumen Analisis Mengenai the Company are in line with the Environmental
Dampak Lingkungan (AMDAL), Rencana Pengelolaan Impact Analysis (AMDAL) document, Environmental
Lingkungan Hidup (RKL), dan Rencana Pemantauan Management Plan (RKL), and Environmental
Lingkungan Hidup (RPL). Seluruh aspek operasional Monitoring Plan (RPL). All operational aspects of
pembangkit listrik juga telah dilaksanakan the power plant have also been carried out in
sesuai dengan pedoman lingkungan: Baku Mutu accordance with the environmental guidelines:
Lingkungan (BML), perizinan, PROPER, serta ketentuan Environmental Quality Standards (BML), licensing,
dan peraturan perundang-undangan lainnya yang PROPER, as well as other applicable provisions and
berlaku. [GRI 3-3] regulations. [GRI 3-3]
Selain itu, Perseroan juga secara berkelanjutan In addition, the Company has continually improved
meningkatkan kualitas manajemen operasional the operational management quality which is
pembangkit yang dikelola dan diimplementasikan managed and implemented in accordance with
sesuai dengan standar internasional ISO 9001 untuk the international ISO 9001 certification for its Quality
Sistem Manajemen Mutu, sertifikasi ISO 14001 untuk Management System, ISO 14001 certification for
Sistem Manajemen Lingkungan sejak tahun 2014, its Environment Management System since 2014,
ISO 45001 untuk Sistem Manajemen Keselamatan dan ISO 45001 for its Occupational Health and Safety
Kesehatan Kerja, Sistem Manajemen Keselamatan Management System, Electrical Safety Management
Ketenagalistrikan (SMK2), dan ISO 14064 melalui System (SMK2), and ISO 14064 through the validation
validasi perhitungan emisi efek Gas Rumah Kaca of GHG emission calculation by third parties. [GRI 3-3]
oleh pihak ketiga. [GRI 3-3]
Tim Keberlanjutan Lingkungan telah dibentuk pada Environmental Sustainability Team was established
tahun 2020 melalui Surat Keputusan Direksi untuk in 2020 through the Board of Directors Decree to
memperkuat aspek keberlanjutan lingkungan strengthen the environmental sustainability aspects
dalam organisasi. Pembentukan ini bertujuan untuk within the organization. The formation aims to develop
mengembangkan dan mengevaluasi pelaksanaan and evaluate the implementation of environmental
inisiatif keberlanjutan lingkungan yang di dalamnya sustainability initiatives which include aspects of
terdapat aspek energi, emisi, air, limbah, dan energy, emissions, water, waste, and biodiversity in
keanekaragaman hayati sesuai dengan peraturan accordance with prevailing regulations and best
yang berlaku dan praktik-praktik terbaik. [GRI 3-3] practices. [GRI 3-3]
Pada tahun 2023, Perseroan memperkuat struktur In 2023, the Company strengthened its governance
tata kelolanya dengan meningkatkan fungsi structure by increasing the function of the
Tim Keberlanjutan Lingkungan menjadi Komite Environmental Sustainability Team to become the
Keberlanjutan Lingkungan. Pada tahun 2025, Environmental Sustainability Committee. In 2025,
untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas to enhance the efficiency and effectiveness of
pengawasan terhadap isu keberlanjutan, Komite oversight on sustainability issues, the Environmental
Keberlanjutan Lingkungan dan Komite Corporate Sustainability Committee and the Corporate Social
Social Responsibility direstrukturisasi menjadi Responsibility Committee were restructured into
Page 251
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
249
Komite Environmental, Social dan Governance the Environmental, Social and Governance (ESG)
01
(ESG), yang diketuai oleh Direktur ESG & Keuangan Committee, which is chaired by the ESG & Financial
dan bertanggung jawab langsung kepada Direktur Director, and reports directly to the President Director.
02
Utama. [GRI 3-3] [GRI 3-3]
Komite ini membantu manajemen Perseroan dalam The Committee assists management of the
03
mengembangkan, mengawasi, dan mengevaluasi Company in developing, overseeing, and evaluating
pelaksanaan inisiatif keberlanjutan lingkungan di the implementation of environmental sustainability
04
Perseroan. Tujuannya adalah untuk memastikan initiatives within the Company. It aims to ensure
pelaksanaan program kerja terkait keberlanjutan the implementation of sustainability related work
oleh seluruh departemen serta meningkatkan kinerja programs by all departments as well as improve the
05
dan kepatuhan Perseroan terhadap peraturan Company’s performance, ensure compliance with
perundangan yang berlaku, dan upaya untuk relevant regulations, and effectively minimize and
06
meminimalisasi dan mengelola risiko keberlanjutan manage sustainability risks while working towards
dalam mencapai Tujuan Pembangunan the achievement of Sustainable Development Goals
07
Berkelanjutan (SDG). Perseroan berkomitmen untuk (SDGs). The Company is committed to continually
terus memperkuat tata kelola keberlanjutan guna strengthening sustainability governance to achieve
mencapai kinerja lingkungan yang lebih baik. [GRI 3-3] better environmental performance. [GRI 3-3]
08
Melalui ketiga area pembangkitan, yaitu PLTGU Through its three power generation facilities,
09 Sustainable Environmental Management
Jababeka, PLTG MM-2100 dan PLTU Co-firing PLTGU Jababeka, PLTG MM-2100 and PLTU Co-firing
Babelan, Perseroan mengikuti Program Penilaian Babelan, the Company participates in the Corporate
Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
Performance Rating Program in Environmental
Lingkungan Hidup (PROPER) yang diselenggarakan Management (PROPER), organized by the Ministry
oleh Kementerian Lingkungan Hidup Republik of Environment of the Republic of Indonesia (MoE).
Indonesia (KLH). PROPER merupakan sistem evaluasi PROPER is a comprehensive evaluation system that
komprehensif yang menilai tidak hanya kepatuhan assesses not only environmental compliance but
lingkungan, tetapi penerapan prinsip keberlanjutan also the implementation of sustainability principles
di berbagai aspek operasional perusahaan. across various aspects of the company’s operations.
Ruang lingkup penilaian PROPER mencakup kinerja The scope of PROPER assessment includes
pengelolaan lingkungan, pendekatan daur hidup, environmental management performance, life
sistem manajemen lingkungan, efisiensi energi, cycle approach, environmental management
penurunan emisi, efisiensi air dan pengelolaan air system, energy efficiency, emission reduction, water
limbah, pengurangan dan pemanfataan limbah efficiency and wastewater management, reduction
B3 dan non-B3, pelindungan keanekaragaman and utilization of hazardous (B3) and non-hazardous
hayati, pemberdayaan masyarakat, dan tanggap waste (non-B3), biodiversity protection, community
kebencanaan. empowerment, and disaster responsiveness.
10
Sistem peringkat PROPER terdiri dari 5 (lima) The PROPER rating system consists of 5 (five) levels
tingkatan penilaian, yaitu: of assessment:
• PROPER Emas – Perusahaan telah menunjukkan • PROPER Gold – for the companies that 11
inovasi luar biasa dalam pengelolaan demonstrate outstanding innovation in
lingkungan, pemberdayaan masyarakat, serta environmental management, community
tata kelola berkelanjutan. empowerment, and sustainable governance.
• PROPER Hijau – Perusahaan telah menerapkan • PROPER Green – for the companies that apply
praktik lebih dari yang dipersyaratkan dalam practices beyond regulatory requirements,
peraturan, dengan inovasi lingkungan dan with environmental innovation and community
pemberdayaan masyarakat. empowerment.
• PROPER Biru – Perusahaan memenuhi seluruh • PROPER Blue – for the companies that are fully
ketentuan yang dipersyaratkan dalam regulasi in compliance with all environmental and social
lingkungan hidup dan sosial. regulations.
• PROPER Merah – Perusahaan belum memenuhi • PROPER Red – for the companies that have not fully
seluruh persyaratan dalam pengelolaan met the environmental and social management
lingkungan dan sosial yang ditetapkan regulasi. requirements stipulated by the regulations.
• PROPER Hitam – Perusahaan memiliki dampak • PROPER Black – for the companies that cause
lingkungan dan social yang tinggi tanpa upaya significant environmental and social impacts
mitigasi yang memadai. without adequate mitigation efforts.
Page 252
PT Cikarang Listrindo Tbk
250 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Pada tahun 2024, PLTGU Jababeka dan PLTU Co-firing In 2024, PLTGU Jababeka and PLTU Co-firing
Babelan berhasil memperoleh peringkat PROPER Babelan successfully obtained a Green-rating
Hijau, yang mencerminkan keberhasilan Perseroan PROPER. This achievement demonstrates that the
melampaui standar regulasi yang ditetapkan Company has go beyond the regulatory standards
pemerintah dan telah mengimplementasikan praktik set by the government and has implemented
keberlanjutan yang inovatif, termasuk program- innovative sustainability practices, including
program berbasis ESG. PROPER 2024 merupakan ESG-based programs. PROPER 2024 is the latest
hasil penilaian terbaru yang tersedia, sementara available assessment result, while the 2025 PROPER
penilaian PROPER 2025 masih dalam proses. assessment is still in progress.
Selain itu, melalui berbagai inisiatif ESG yang In addition, through various ESG initiatives, the
dijalankan, Perseroan juga berperan aktif dalam Company actively contributes to supporting the
mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Sustainable Development Goals (SDGs). Since 2019,
Sejak tahun 2019, Perseroan telah berkontribusi the Company has contributed to 14 out of 17 SDGs,
terhadap 14 dari 17 SDGs, mencerminkan komitmen reflecting a strong commitment to responsible
kuat dalam menjalankan praktik bisnis yang and sustainable business practices.
bertanggung jawab dan berkelanjutan.
STRATEGI PENURUNAN EMISI GAS RUMAH KACA
Greenhouse Gas Emission Reduction Strategy
Salah satu pilar Perseroan dalam pengelolaan One of the Company’s pillars in environmental
lingkungan adalah mengelola dan mengurangi management is managing and reducing its carbon
jejak karbon untuk meningkatkan keberlanjutan footprint to enhance environmental sustainability.
lingkungan. Di bawah ini adalah Carbon Roadmap Below is the Carbon Roadmap outlining
yang menggambarkan pokok strategi jangka the Company’s short-, medium-, and long-term
pendek, menengah, dan panjang Perseroan dalam strategies to achieve its GHG emissions reduction
mencapai target penurunan emisi GRK: [GRI 2-22, 2-23, target: [GRI 2-22, 2-23, 3-3][SASB: IF-EU-110a.3]
3-3][SASB: IF-EU- 110a.3]
2021-2026 2027-2035 2036-2060
Strategi Jangka Pendek Strategi Jangka Menengah Strategi Jangka Panjang
Short-Term Strategies Medium-Term Strategies Long-Term Strategies
Tidak ada kapasitas batubara baru Tidak ada kapasitas batubara baru Tidak ada kapasitas batubara baru
No new coal capacity No new coal capacity No new coal capacity
Transisi kapasitas PLTU menjadi co- Transisi kapasitas PLTU menjadi co- Transisi kapasitas PLTU menjadi co-firing
firing hingga 25% firing menuju 100% mencapai 100%*)
Transition of PLTU capacity to co-firing Transition of PLTU capacity to co-firing Transition of PLTU capacity to co-firing
up to 25% towards 100% reaches 100%*)
Meningkatkan kapasitas PLTS hingga Meningkatkan kapasitas PLTS menuju Meningkatkan kapasitas PLTS di atas
70 MWp 200 MWp 200 MWp
Increasing Solar Power capacity to Increasing Solar Power capacity towards Increasing Solar Power capacity over
70 MWp 200 MWp 200 MWp
Melakukan adaptasi transisi PLTGU dan
PLTG mengikuti perkembangan teknologi
energi terbarukan
Adapting the transition of PLTGU and PLTG
in line with the development of renewable
energy technology
Target Intensitas Emisi
Emission Intensity Target
*) Disesuaikan dengan hasil analisis dari Valmet Oy, yang merupakan pemasok boiler CFB PLTU kami.
0,7 tCO2e/MWh
Subject – 0,6 tCO
to the analysis e/MWh
results
2
0,6
from Valmet Oy, our tCO2e/MWh
supplier of PLTU’s–CFB
0,4boilers.
tCO2e/MWh 0,4 tCO2e/MWh – 0,0 tCO2e/MWh
Page 253
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
251
Implementasi roadmap strategis Perseroan dalam The implementation of the Company’s strategic
01
mendukung target Net Zero Emission selama tahun roadmap to support of the Net Zero Emission target
2025 adalah sebagai berikut: [SASB: IF-EU-110a.3] during 2025 are as follows: [SASB: IF-EU-110a.3]
02
1. Pemanfaatan Energi Terbarukan dari Biomassa 1. Utilization of Renewable Energy from Biomass
Pada tahun 2025, Perseroan telah meningkatkan In 2025, the Company increased the co-firing
03
kapasitas co-firing sampai dengan 25% dari capacity up to 25%, from the previous 10% of
sebelumnya 10% dari kapasitas PLTU Co-firing the PLTU Co-firing Babelan capacity, and no
04
Babelan, serta tidak ada penambahan kapasitas additional coal-fired power generation capacity
pembangkit berbahan bakar batubara. was added.
05
Pada tahun 2025, Perseroan meningkatkan In 2025, the Company increased the utilization
pemanfaatan biomassa menggantikan batubara of biomass to replace coal generating
yang menghasilkan 205,3 GWh tenaga listrik. 205.3 GWh of electricity. This figure represents
06
Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan a significant increase compared to the
dibandingkan tahun dasar tahun 2019, dimana base year 2019, when biomass utilization
07
pemanfaatan biomassa tercatat menghasilkan generated 1.6 GWh of electricity.
1,6 GWh tenaga listrik.
08
Sepanjang tahun 2025, Perseroan telah Throughout 2025, the Company reduced
mengurangi emisi dari pemanfaatan biomassa emissions from biomass utilization by
09 Sustainable Environmental Management
sebesar 228.488 tCO2e. 228,488 tCO2e.
2. Pemanfaatan Energi Terbarukan dari PLTS 2. Utilization of Renewable Energy from Solar Power
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
Pada tahun 2025, total kapasitas PLTS mencapai In 2025, the total installed Solar Power capacity
45,7 MWp, terdiri atas: reached 45.7 MWp, consisting of:
• 44,4 MWp yang dipasang di fasilitas pelanggan. • 44.4 MWp installed at customers’ facilities.
• 1,3 MWp yang dipasang di fasilitas Perseroan, • 1.3 MWp installed at the Company’s facilities for
untuk pemakaian internal. internal use.
Energi yang dimanfaatkan untuk kebutuhan The energy utilized for the Company’s internal needs
internal Perseroan dari PLTS mencapai 1.614 MWh, from Solar Power plants amounted to 1,614 MWh,
berdasarkan pengukuran langsung dari kWh meter. based on direct measurements from kWh meters.
3. Pengoperasian Stasiun Pengisian Kendaraan 3. Operation of Electric Vehicle Charging Stations
Listrik (SPKL) di kawasan industri yang Perseroan (SPKL) in the industrial estates served by
layani. the Company.
Pada tahun 2025, Perseroan telah mengoperasikan In 2025, the Company operated 31 SPKL to support
31 SPKL untuk mendukung transisi ke energi the transition to renewable energy within the
10
terbarukan di area kawasan industri layanan kami. industrial estates under its service area.
4. Penyediaan Sertifikat Energi Terbarukan 4. Provision of International Renewable Energy
Internasional (I-REC) yang bersumber dari Certificates (I-REC) sourced from biomass.
11
pembangkitan listrik yang berasal dari biomassa.
Selama tahun 2025, total penjualan sertifikat During 2025, total sales of renewable energy
energi terbarukan mencapai 79.580 MWh. certificates reached 79,580 MWh.
5. Perseroan saat ini tengah mengembangkan 5. The Company is currently constructing a
pembangkit listrik tenaga mesin gas sebesar 4x12.5 MW gas engine plant at its MM-2100
4x12,5 MW di MM-2100 untuk meningkatkan kinerja facility, to enhance its operational performance,
operasional, seiring dengan fleksibilitasnya dalam given its flexibility in supporting operations
mendukung operasional secara efisien. efficiently.
Inisiatif strategis tersebut diatas saling melengkapi These strategic initiatives are mutually reinforcing
dalam menciptakan ekosistem energi berkelanjutan in creating a sustainable energy ecosystem that
yang mendukung pelanggan industri kami supports our industrial customers in achieving their
untuk mencapai target emisi mereka, sekaligus emission reduction targets, while simultaneously
memperkuat posisi Perseroan sebagai mitra strengthening the Company’s position as a trusted
terpercaya dalam transisi energi nasional. partner in Indonesia’s national energy transition.
Page 254
PT Cikarang Listrindo Tbk
252 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
ENERGI UNTUK PEMBANGKITAN LISTRIK
Energy for Electricity Generation
Berdasarkan uraian strategis diatas, selain sumber Based on the strategic initiatives described above, in
energi yang berasal dari bahan bakar fosil, Perseroan addition to energy sources derived from fossil fuels,
juga telah memanfaatkan sumber energi terbarukan the Company has also utilized renewable energy
berupa panas matahari untuk PLTS dan biomassa sources, in the form of solar energy for its Solar
untuk menggantikan sebagian penggunaan batubara Power, and biomass to replace a portion of coal
pada PLTU Co-firing Babelan. [GRI 3-3] consumption at PLTU Co-firing Babelan. [GRI 3-3]
Juga melakukan pengelolaan energi pembangkit The Company also strives to manage thermal power
listrik termal agar dikonsumsi secara efektif dan plant energy consumption effectively and efficiently
efisien dengan berbagai inisiatif yang dilakukan untuk through various initiatives aimed at reducing costs
mencapai pengurangan biaya dan emisi. Hal ini and emissions. This forms part of the Company’s
merupakan bagian dari upaya Perseroan untuk turut effort to contribute to a 21.4% reduction in greenhouse
berkontribusi pada penurunan emisi GRK sebesar gas (GHG) emissions by 2030, compared to 2019
21,4% pada tahun 2030 dibandingkan dengan tahun base year, equivalent to a reduction of 700,000 tons
dasar 2019, yang setara dengan penurunan 700.000 of GHG emissions or the planting of 7 million trees.
ton GRK atau penanaman 7 juta pohon.
Material untuk Pembangkitan Listrik Materials for Electricity Generation
[OJK F.5][GRI 301-1] [OJK F.5][GRI 301-1]
Material Satuan
2025 2024 2023
Materials Unit
Gas alam
MMBtu 20.083.486 21.032.496 23.159.204
Tidak Terbarukan Natural gas
Non-renewable Batubara Ton
1.072.772 1.044.384 963.737
Coal Tons
Biomassa Ton
162.386 57.024 53.997
Biomass Tons
Terbarukan PLTS (Kapasitas
Renewable Terpasang)
Solar Power MWp 45,7 35,8 21,2
(Installed
capacity)
Campuran Komponen
Terbarukan dan Tidak
Liter
Terbarukan Biodiesel* 32.574.796 5.049.248 2.928.294
Litre
Renewable and Non-
Renewable Component Mix
*) Biodiesel yang digunakan Perseroan terdiri dari B40 pada tahun 2025, B35 pada tahun 2024, dan B30 pada tahun 2023.
The biodiesel used by the Company consisted of B40 in 2025, B35 in 2024, and B30 in 2023.
Pada tahun 2025, persentase penggunaan energi In 2025, the percentage of renewable energy usage,
terbarukan terutama atas biomassa dibandingkan primarily from biomass compared to coal, amounted
dengan batubara adalah sebesar 15,1%. Hasil to 15.1%. The utilization of renewable energy from
pemanfaatan energi terbarukan atas biomassa biomass and Solar Power in 2025 amounted to 251,515
dan PLTS pada tahun 2025 adalah 251.515 MWh, MWh, representing a significant increase of 123.9%
meningkat sebesar 123,9% dari 112.335 MWh dari from 112,335 MWh from the previous year. [OJK F.5]
tahun sebelumnya. [OJK F.5]
Hingga saat ini, material yang digunakan Perseroan To date, the materials used by the Company in
dalam menghasilkan listrik merupakan bahan bakar electricity generation consist of primary fuels and
primer serta energi terbarukan yang tergolong renewable energy sources classified as virgin
sebagai virgin material, meliputi gas alam, batubara, materials, including natural gas, coal, biodiesel,
biodiesel, serta biomassa (cangkang sawit dan and biomass (palm kernel shells and woodchips).
serpihan kayu). Karakteristik industri pembangkit The characteristics of the power generation
listrik mensyaratkan penggunaan bahan bakar yang industry require the use of fuels that meet technical
Page 255
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
253
memenuhi spesifikasi teknis sesuai dengan standar specifications set by the Original Equipment
01
Original Equipment Manufacturer (OEM) guna Manufacturer (OEM) in order to maintain operational
menjaga keandalan, efisiensi, dan keselamatan reliability, efficiency, and safety. [GRI 301-2]
02
operasional. [GRI 301-2]
Perseroan belum menggunakan material yang The Company has not yet utilized materials derived
03
berasal dari daur ulang, mengingat keterbatasan from recycled sources, given the limited availability
ketersediaan material daur ulang yang memenuhi of recycled materials that meet the technical
04
spesifikasi teknis untuk pembangkitan listrik. specifications required for electricity generation.
Namun demikian, Perseroan secara aktif Nevertheless, the Company is actively exploring
mengeksplorasi peluang pemanfaatan bahan opportunities to utilize waste-to-energy–based
05
bakar alternatif berbasis waste-to-energy, dengan alternative fuels, while ensuring compliance with
tetap memastikan kesesuaian terhadap standar applicable operational and safety standards. [GRI 301-2]
06
operasional dan keselamatan. [GRI 301-2]
07
EFISIENSI OPERASIONAL PEMBANGKIT LISTRIK TERMAL
PERSEROAN [EU11]
08
Operational Efficiency of the Company’s Thermal Power Plants
09 Sustainable Environmental Management
Perseroan mengukur efisiensi rata-rata tahun The Company measures the average efficiency
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
pembangkit listrik termal Perseroan berdasarkan of the Company’s thermal power plants in 2025,
jenis pembangkit dan sumber energi, yang dihitung categorized by plant type and energy source,
berdasarkan Higher Heating Value (HHV) dari calculated based on the Higher Heating Value (HHV)
masing-masing bahan bakar. of each fuel.
Data ini mencerminkan kinerja operasional This data reflects the actual operating performance
pembangkit pada kondisi aktual yaitu beban rata- of the power plants under prevailing conditions,
rata, kualitas bahan bakar, dan kondisi lingkungan. including average load, fuel quality, and environmental
conditions.
Efisiensi Net*
Sumber Net Efficiency*
Jenis Pembangkit Penjelasan
Energi (%)
Plant Type Explanation
Energy Source
2025 2024
PLTGU Jababeka Gas Alam dan 39,1% 40,5% PLTGU Jababeka menggunakan sistem combined
PLTG MM-2100 Biodiesel cycle, yang memanfaatkan energi panas sisa dari
10
turbin gas untuk menggerakkan turbin uap, yang
akan menghasilkan tingkat efisiensi yang lebih
tinggi. Sementara itu, PLTG MM-2100 menggunakan
11
sistem simple cycle turbin gas yang berfungsi
sebagai unit pembangkit cadangan.
Natural Gas PLTGU Jababeka utilizes a combined cycle system,
and Biodiesel which captures residual heat from gas turbines
to drive steam turbine, ensuring a higher energy
efficiency. Meanwhile, PLTG MM-2100 operates on a
simple cycle gas turbine and functions as a backup
power generation unit.
PLTU Co-firing Batubara dan 30,5% 30,6% PLTU Co-firing Babelan merupakan pembangkit
Babelan Biomassa listrik tenaga uap yang dilengkapi dengan teknologi
co-firing, yang berkontribusi pada pengurangan
emisi karbon sekaligus mendukung diversifikasi
sumber energi.
Coal and PLTU Co-firing Babelan is a steam power plant
Biomass equipped with co-firing technology, contributing to
carbon emission reduction while supporting energy
source diversification.
PLTS Surya Tidak Berlaku Tidak Berlaku Tidak menggunakan bahan bakar fosil, sehingga
efisiensi termal tidak relevan.
Solar Power Sunlight Not Applicable Not Applicable Does not use fossil fuels, so thermal efficiency is not
relevant.
*) Efisiensi Net (%) diperoleh dari total energi listrik yang disalurkan ke jaringan listrik atau pelanggan dibagi dengan total energi dari sumber bahan bakar
yang digunakan oleh pembangkit dikali 100.
Net Efficiency (%) is calculated by dividing the total electricity supplied to the grid or customers by the total energy input from fuel sources used by the
plant, multiplied by 100.
Page 256
PT Cikarang Listrindo Tbk
254 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
PENGELOLAAN ENERGI
Energy Management
Dalam melakukan pengelolaan energi, baik yang In managing energy for both internal use and
digunakan secara internal maupun yang didistribusikan customers, Cikarang Listrindo consistently complies
ke pelanggan, Cikarang Listrindo senantiasa mematuhi with applicable laws and regulations, including
peraturan perundang-undangan yang berlaku, the Regulation of the Minister of Energy and
termasuk Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Resources (ESDM) No. 14 of 2012 on Energy
Mineral (ESDM) No. 14 Tahun 2012 tentang Manajemen Management. The Company is committed to
Energi. Perseroan berkomitmen menerapkan implementing energy management consistently
manajemen energi secara konsisten dan telah and has established an Energy Management Team
membentuk Tim Manajemen Energi pada PLTGU at each of PLTGU Jababeka, PLTG MM-2100, and PLTU
Jababeka, PLTG MM-2100, dan PLTU Co-firing Babelan. Co-firing Babelan. These teams are responsible
Tim ini merupakan tim yang bertanggung jawab untuk for coordinating the implementation of energy
mengoordinasikan pelaksanaan manajemen energi, management, identifying efficiency opportunities,
mengidentifikasi peluang efisiensi, serta memantau and monitoring and evaluating energy use to ensure
dan mengevaluasi penggunaan energi agar lebih it is effective and efficient. The results of these
efektif dan efisien. Hasil pelaksanaan program efisiensi energy efficiency programs are reported to the
energi tersebut dilaporkan kepada Kementerian ESDM. Ministry of Energy and Mineral Resources. The Energy
Tim Manajemen Energi juga melakukan audit energi Management Teams also conduct routine energy
secara rutin setiap tahun. [GRI 3-3] audits on an annual basis. [GRI 3-3]
Untuk memastikan pasokan listrik kepada pelanggan To ensure that the electricity supply to the customers
tetap tersedia, Perseroan melakukan berbagai is always available, the Company performs various
upaya dalam mencapai proses yang efektif dan efforts to achieve effective and efficient processes,
efisien, diantaranya: [OJK F.7][GRI 302-5] among others: [OJK F.7][GRI 302-5]
• Perawatan rutin seluruh instalasi pembangkit • Routine maintenance of all power plants in
sesuai dengan rekomendasi OEM agar senantiasa accordance with the OEM to ensure the most
beroperasi dalam kondisi terbaik dan konsumsi optimal operating conditions and efficient
energi yang efisiensi. Perawatan rutin ini dilakukan consumption of energy. This routine maintenance
untuk mempertahankan dan meningkatkan is carried out to maintain and improve the
keandalan sistem pembangkit. reliability of the generating system.
• Pemanfaatan teknologi digital untuk • Utilization of digital technology to increase the
meningkatkan efisiensi pendistribusian listrik efficiency of electricity distribution to customers.
ke pelanggan. Perseroan juga menggunakan The Company also uses special performance
software manajemen kinerja khusus, yang management software, that can provide relevant
memungkinkan untuk memberikan informasi information of the power station performance
yang relevan tentang kinerja pembangkit serta and its major processes and sub-processes.
proses dan sub-proses utamanya.
• Pemilihan teknologi Circulating Fluidized Bed • The selection of Circulating Fluidized Bed (CFB)
(CFB) pada PLTU Co-firing Babelan yang memiliki technology at the PLTU Co-firing Babelan, which
tingkat efisiensi tinggi dan emisi rendah sehingga has a high level of efficiency and low emissions
memungkinkan Perseroan untuk menggunakan allows the Company to use variety of solid
berbagai bahan bakar padat dengan rentang fuels with combustion temperatures ranging
temperatur pembakaran antara 850 - 900°C. of 850 to 900°C. Therefore, the Company
Oleh sebab itu, Perseroan dapat menggunakan can use other solid fuel, namely palm kernel
bahan bakar lainnya yakni cangkang sawit dan shells and woodchips as substitute for coal.
serpihan kayu sebagai pengganti batubara.
• Meningkatkan efisiensi dari combined cycle • Improved efficiency on combined cycle steam
steam turbine dengan memodifikasi sistem turbine, by modifying the condenser air removal
penghilangan udara kondenser untuk mengurangi system to reduce back pressure.
tekanan balik.
Page 257
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
255
Konsumsi Energi Langsung dan Emisi (Scope 1) dari Pembangkitan Listrik dan
01
Operasional [OJK F.6, F.11][GRI 302-1, 302-3, 305-1][EU2]
02
Direct Energy Consumption and Emissions (Scope 1) from Power Generation and
Operational
03
2025 2024 2023
04
Sumber
Energi yang Emisi yang Energi yang Emisi yang Energi yang Emisi yang
Energi Penggunaan
Dikonsumsi Dihasilkan Dikonsumsi Dihasilkan Dikonsumsi Dihasilkan
Energy Usage
05
Volume Energy Generated Volume Energy Generated Volume Energy Generated
Source
Consumed Emissions Consumed Emissions Consumed Emissions
(GJ) (tCO2e) (GJ) (tCO2e) (GJ) (tCO2e)
06
Energi Tak Terbarukan
Non-renewable Energy
Gas Alam Pembangkitan
07
Listrik 20.083.486 21.178.998 1.067.458 21.032.496 22.203.660 1.115.368 23.159.204 24.434.254 1.216.420
Natural Electricity MMBtu MMBtu MMBtu MMBtu
Gas Generation
08
Batubara Pembangkitan
Listrik 1.072.772 17.779.427 1.682.807 1.044.384 18.043.857 1.650.096 963.737 16.533.925 1.506.535
09 Sustainable Environmental Management
Coal Electricity Ton | Tons Ton | Tons Ton | Tons
Generation
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
Sub-total Energi Tak
Terbarukan
38.958.425 2.750.265 40.247.517 2.765.464 40.968.179 2.722.955
Sub-total Non-renewable
Energy
Energi Terbarukan
Renewable Energy
Biomassa Pembangkitan
Listrik 162.386 2.183.237 3.878 57.024 857.251 1.514 53.997 831.955 1.420
Biomass Electricity Ton | Tons Ton | Tons Ton | Tons
Generation
Campuran Komponen Terbarukan dan Tidak Terbarukan
Renewable and Non-Renewable Component Mix
Biodiesel Pembangkitan
Listrik dan
Operational 32.574.796 1.336.356 50.670 5.049.248 210.964 8.980 2.928.294 94.888 4.729
Electricity Liter | Liters Liter | Liters Liter | Liters
Generation and
Operations
10
Sub-total Energi
Terbarukan
3.519.593 54.548 1.068.215 10.494 926.843 6.149
Sub-total Renewable
Energy
11
Jumlah
42.478.018 2.804.813 41.315.732 2.775.958 41.895.022 2.729.104
Total
Intensitas 9,67 0,67 9,46 0,67 9,25 0,64
Intensity GJ/MWh tCO2e/MWh GJ/MWh tCO2e/MWh GJ/MWh tCO2e/MWh
Referensi atau dasar faktor konversi energi: Reference or basic conversion energy factors:
• Gas Alam • Natural Gas:
- American Petroleum Institute (API) Compendium, Tabel 3-4 - American Petroleum Institute (API) Compendium, Table 3-4
- Faktor Konversi, 1 juta Btu (MMBtu) = 1,055056×109 Joule (J) - Conversion Factors, 1 million Btu (MMBtu) = 1.055056×109 Joules (J)
• Batubara, Biodiesel, dan Biomassa: • Coal, Biodiesel, and Biomass:
- Tabel Uap Internasional (1929) - International Steam Table (1929)
- Faktor Konversi, 1 kalori (cal) = 4,1868 Joule (J) - Conversion Factors, 1 calorie (cal) = 4.1868 Joules (J)
Referensi faktor emisi berdasarkan nilai Global Warming Potential (GWP) dari Emission factor references are based on the Global Warming Potential (GWP)
IPCC Sixth Assessment Report (AR6). values from the IPCC Sixth Assessment Report (AR6).
Catatan: Note:
• Pembagi intensitas energi ini adalah total angka energi yang dihasilkan • The energy intensity divisor is the total figure of energy generated from all
dari semua sumber energi yang tersedia. available energy sources.
• Emisi biomassa dan biodiesel dalam Scope 1 ini tidak memperhitungkan • Biomass and biodiesel emissions in Scope 1 do not account for CO2
emisi CO2, namun memperhtungkan elemen emisi gas lainnya sesuai emissions but consider other gas emission elements in accordance with
dengan referensi IPCC AR6. Emisi CO2 dari biomassa dan biodiesel IPCC AR6 references. CO2 emissions from biomass and biodiesel are
dikategorikan sebagai biogenic CO2 emissions. categorized as biogenic CO2 emissions.
• Biodiesel yang digunakan Perseroan terdiri dari B40 pada tahun 2025, • The biodiesel used by the Company consisted of B40 in 2025, B35 in 2024,
B35 pada tahun 2024, dan B30 pada tahun 2023. Perhitungan kontribusi and B30 in 2023. The calculation of renewable energy contribution from
energi terbarukan dari konsumsi biodiesel telah dilakukan dengan biodiesel consumption has taken into account the renewable energy
mempertimbangkan kandungan energi terbarukan sesuai persentase content based on the blending percentage of each respective biodiesel
campuran pada masing-masing jenis biodiesel yang digunakan. type.
Page 258
PT Cikarang Listrindo Tbk
256 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Perseroan tidak melakukan penjualan maupun The Company does not engage in the sale or
konsumsi untuk pemanasan (heating), pendinginan consumption of heating, cooling, or steam. The
(cooling), atau uap (steam). Perseroan Company consumes electricity and sells electricity
mengkonsumsi energi listrik dan menjual energi as part of its operations. [GRI 302-1, 302-3]
listrik sebagai bagian dari operasionalnya. [GRI 302-1,
302-3]
Dalam tiga tahun terakhir, intensitas energi Over the past three years, the Company’s energy
Perseroan menunjukkan penyesuaian seiring intensity has been adjusted in line with changes in the
dengan perubahan bauran energi dan dinamika energy mix and fuel supply dynamics. The record’s
pasokan bahan bakar. Tren pencatatan ini terutama trend was primarily influenced by constraints in
dipengaruhi oleh terbatasnya pasokan gas bumi, natural gas supply, which in 2025 were also affected
yang pada tahun 2025 turut dipengaruhi oleh by supply disruptions from the Company’s two
gangguan pasokan dari kedua pemasok utama main gas suppliers, resulting in increased utilization
Perseroan, sehingga mendorong peningkatan of biodiesel (B40) as substitute fuels. [GRI 302-1, 302-3]
pemanfaatan biodiesel (B40) sebagai bahan bakar
substitusi. [GRI 302-1, 302-3]
Secara teknis, perbedaan nilai kalor dan karakteristik From a technical perspective, differences in calorific
efisiensi pembakaran antar jenis bahan bakar value and combustion efficiency among fuel
menyebabkan kebutuhan energi input per unit listrik types lead to higher energy input requirements
yang dihasilkan menjadi lebih tinggi dibandingkan per unit of electricity generated compared to
saat pasokan gas dalam kondisi optimal. Dengan periods when natural gas supply is fully available.
demikian, perubahan intensitas energi tersebut Accordingly, the change in energy intensity reflects
mencerminkan penyesuaian terhadap kondisi adjustments to fuel supply conditions and energy
pasokan energi dan komposisi bahan bakar, bukan mix composition rather than a deterioration in
penurunan kinerja operasional pembangkit. [GRI 302-1, operational performance. [GRI 302-1, 302-3]
302-3]
Namun demikian, secara absolut total konsumsi Nevertheless, in absolute terms, total energy
energi tahun 2025 sebesar 42.478.018 GJ masih consumption in 2025 amounted to 42,478,018 GJ,
lebih rendah dibandingkan tahun dasar 2019 which remains lower than the 2019 baseline of
sebesar 50.559.934 GJ, menunjukkan bahwa dalam 50,559,934 GJ. This indicates that over the long-term,
perspektif jangka panjang Perseroan tetap menjaga the Company continues to maintain effective control
pengendalian dan efisiensi konsumsi energi. [GRI 302-1, and efficiency in energy consumption. [GRI 302-1, 302-3]
302-3]
Pada tabel di atas, Perseroan tidak memasukkan In the table above, the Company does not include
PLTS dalam kategori sumber energi terbarukan Solar Power under other renewable energy
lainnya, karena proses pembangkitannya tidak sources, as no fuel combustion is involved in the
melibatkan pembakaran bahan bakar. Listrik generation process. The electricity is generated
dihasilkan secara langsung dari radiasi matahari directly from solar irradiation, which is naturally
yang tersedia secara alami dan tidak memerlukan available and does not require measurable fuel
input bahan bakar yang dapat diukur dalam satuan input in volumetric units. [GRI 302-1, 305-1]
volumetrik. [GRI 302-1, 305-1]
Selama tahap operasional, PLTS tidak menghasilkan During operation, Solar Power does not produce
emisi langsung (Scope 1), karena tidak terdapat direct (Scope 1) emissions, as there is no combustion
proses pembakaran. Pada tahun 2025, PLTS process. In 2025, Solar Power generated a total
menghasilkan total energi listrik sebesar 46.254 MWh, of 46,254 MWh of electricity, including 1,614 MWh
termasuk 1.614 MWh yang digunakan untuk konsumsi consumed internally. The utilization of Solar
internal. Pemanfaatan PLTS tersebut berkontribusi Power therefore contributes to the Company’s
terhadap upaya dekarbonisasi Perseroan dengan decarbonization efforts by providing low-emission
menyediakan listrik beremisi rendah tanpa emisi electricity with no direct operational emissions. [GRI
operasional langsung. [GRI 302-1, 305-1] 302-1, 305-1]
Page 259
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
257
Pemakaian energi untuk kebutuhan internal adalah The energy consumption for internal use is 790,600
01
sebesar 790.600 GJ, sedangkan, energi listrik yang GJ, while, the electricity sold based on kWh
dijual berdasarkan angka kWh adalah sebesar figures amounts to 14,941,088 GJ. [GRI 302-1][EU2]
02
14.941.088 GJ. [GRI 302-1][EU2]
Merujuk pada data di atas, Perseroan melakukan Referring to the above data, the Company collects
03
pengumpulan data emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Greenhouse Gas (GHG) emissions data by employing
dengan menerapkan pendekatan konsolidasi a consolidated operational control approach
04
kontrol operasional dari seluruh wilayah cakupan across all covered regions in accordance with the
yang merujuk pada ketentuan GHG Protokol. [GRI 305-1, GHG Protocol provisions. [GRI 305-1, 305-2, 305-3]
05
305-2, 305-3]
Data didasarkan pada pengukuran langsung dengan The data is based on direct measurements using
alat ukur dan metode estimasi menggunakan
06
measurement tools and estimation methods with
faktor konversi energi. Tahun dasar untuk intensitas energy conversion factors. The base year for energy
energi dan emisi GRK adalah tahun 2019, dengan intensity and GHG emissions is 2019, chosen to
07
alasan bahwa tahun tersebut mencerminkan reflect normal operational conditions prior to the
kondisi operasional normal sebelum pelaksanaan implementation of energy efficiency initiatives.
08
inisiatif efisiensi energi. Perubahan konsumsi energi Changes in energy consumption are not normalized
tidak dinormalisasi terhadap perubahan kapasitas for changes in electricity generation capacity.[GRI 302-
09 Sustainable Environmental Management
pembangkitan listrik. [GRI 302-2, 302-4, 302-5, 305-1, 305-2, 305-3] 2, 302-4, 302-5, 305-1, 305-2, 305-3]
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
2025 2024 2023
Intensitas Energi Perseroan atau Energi yang Dibutuhkan untuk
Pembangkitan Listrik dan Operasional [OJK F.6][GRI 302-3]
9,67 GJ/MWh 9,46 GJ/MWh 9,25 GJ/MWh
Company Energy Intensity or Energy Required for Electricity
Generation and Operations
Total Energi Terbarukan yang Dihasilkan 251.515 MWh 112.335 MWh 95.106 MWh
Total Renewable Energy Generated (↑ 123,9%) (↑ 18,1%) (↑ 101,8%)
INISIATIF EFISIENSI ENERGI [GRI 302-4]
Energy Efficiency Initiatives
10
Perseroan menerapkan berbagai inisiatif The Company implements various energy
pengurangan konsumsi energi yang difokuskan consumption reduction initiatives focused on
pada peningkatan efisiensi operasional pembangkit. improving the operational efficiency of its power
Upaya pengurangan konsumsi energi dilakukan plants. Energy reduction efforts are carried out through 11
melalui beberapa pendekatan utama, antara lain (1) several key approaches, including (1) optimization of
optimalisasi proses pembangkitan, (2) peningkatan the power generation process, (2) enhancement of
efisiensi peralatan, (3) penyesuaian operasional, equipment efficiency, (3) operational adjustments,
serta (4) penguatan kesadaran, dan perilaku and (4) strengthening of energy efficiency awareness
efisiensi energi di lingkungan kerja. and behavior in the workplace.
Perseroan secara rutin melaporkan hasil The Company regularly reports the absolute energy
penghematan energi absolut dari program savings achieved from its energy conservation
konservasi energi kepada Kementerian Energi dan programs to the Ministry of Energy and Mineral
Sumber Daya Mineral (ESDM) setiap tahun. Resources (MEMR) on an annual basis.
Page 260
PT Cikarang Listrindo Tbk
258 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Program dan Jumlah Efisiensi Energi Perseroan pada tahun 2025 [GRI 302-4]
Energy Efficiency Programs and Results in 2025
Hasil Efisiensi
Inisiatif Utama Fasilitas Energi Deskripsi Inisiatif
Key Initiative Facility Energy Efficiency Initiative Description
Result (GJ)
Optimalisasi Pengoperasian PLTGU 29.869 Optimalisasi pengoperasian pompa air pengisi
Sistem Pompa dan Pendingin Jababeka ketel, pompa air pendingin, dan sistem menara
pendingin untuk menjaga konsumsi listrik internal
tetap rendah, sehingga menurunkan houseload
tanpa mengurangi keandalan operasi.
Optimization of Pump and Cooling Optimizing the operation of boiler feed water pumps,
System Operations cooling water pumps, and cooling tower systems
to maintain low internal electricity consumption,
reducing houseload without compromising
operational reliability.
Peningkatan Efisiensi Blower Batu PLTU Co-firing 8.959 Pengoperasian limestone blower disesuaikan
Kapur Babelan dengan kadar SO2 aktual, sehingga tidak over
injection dan konsumsi listrik juga menurun.
Limestone Blower Efficiency Adjusting limestone blower operation based on
actual SO2 levels to avoid over-injection, resulting in
reduced electricity consumption.
Optimasi Electrostatic Precipitator PLTU Co-firing 2.165 Optimasi pengoperasian ESP melalui penyesuaian
(ESP) Babelan tegangan dan arus sesuai beban dan konsentrasi
partikulat aktual, sehingga meningkatkan efisiensi
penangkapan debu dan menurunkan konsumsi
listrik tanpa mengurangi kepatuhan terhadap baku
mutu emisi.
Optimization of Electrostatic ESP operations were optimized by adjusting voltage
Precipitator (ESP) and current based on actual load and particulate
concentration, improving dust collection efficiency
and reducing electricity consumption while
maintaining compliance with applicable emission
standards.
Optimasi Cooling Water PLTGU 1.300 Optimasi pengoperasian CWTP melalui pengaturan
Treatment Plant (CWTP) Jababeka laju alir optimal (>100 kg/s) dengan satu unit
beroperasi serta pemasangan jalur pembersihan
(cleaning line) untuk mengurangi hambatan aliran,
sehingga menekan kebutuhan operasi pompa
tambahan dan menurunkan konsumsi listrik
internal pembangkit.
Optimization of Cooling Water The CWTP was optimized by maintaining optimal
Treatment Plant (CWTP) flow rates (>100 kg/s) using a single operating unit
and installing a dedicated cleaning line to reduce
flow resistance, thereby minimizing additional pump
operation and lowering internal plant electricity
consumption.
Optimasi Primary Air Fan (PAF) & PLTU Co-firing 501 Pemanfaatan steam coil air heater untuk
Secondary Air Fan (SAF) Babelan memanaskan udara pembakaran yang
meningkatkan efisiensi thermal boiler, sehingga
PAF dan SAF dapat bekerja lebih efisien dengan
konsumsi listrik lebih rendah per volume udara
yang disirkulasikan.
Optimation PAF & SAF Utilization of steam coil air heaters to preheat
combustion air, improving boiler thermal efficiency
and enabling PAF and SAF to operate more
efficiently with lower electricity consumption per
volume of circulated air.
Page 261
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
259
Peningkatan Efisiensi Produksi [GRI 302-5]
01
Improvement in Production Efficiency
02
PT Cikarang Listrindo Tbk terus berinovasi dalam PT Cikarang Listrindo Tbk continues to innovate in
03
mengoperasikan mesin dan peralatan guna operating its machines and equipment to improve
meningkatkan efisiensi energi dalam proses energy efficiency in the production process. These
04
produksi. Upaya ini bertujuan untuk menurunkan efforts aim to reduce energy requirements per unit
kebutuhan energi per unit listrik yang didistribusikan of electricity distributed (kWh) and maximize the
(kWh) dan memaksimalkan net output listrik yang net electricity output delivered to customers.
05
didistribusikan kepada pelanggan.
06
Pada tahun 2025, PLTGU Jababeka dan PLTU Co- In 2025, PLTGU Jababeka and PLTU Co-firing Babelan
firing Babelan mengimplementasikan berbagai implemented various production and energy
proyek peningkatan efisiensi produksi dan energi. efficiency improvement projects. These initiatives
07
Inisiatif ini berfokus pada pengurangan pemakaian focused on reducing the auxiliary consumption
sendiri melalui optimalisasi sistem operasional through the optimization of plant operational
08
pembangkit. systems.
09 Sustainable Environmental Management
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
PLTU Jababeka PLTU Co-firing Babelan
Hasil Pengurangan Hasil Pengurangan
Pemakaian Sendiri Pemakaian Sendiri
Auxiliary Consumption Auxiliary Consumption
Reduction (GJ) Reduction (GJ)
36.009 11.959
Metode perhitungan pengurangan energi dilakukan The energy reduction calculation method is by
dengan membandingkan kinerja aktual tahun comparing the actual performance in 2025 with
2025 terhadap baseline masing-masing program the respective baseline of each efficiency program,
10
efisiensi, yang ditetapkan berdasarkan kondisi which was established based on initial operating
operasi awal sebelum implementasi program. conditions prior to the program implementation. The
Selisih kinerja tersebut kemudian dikalikan dengan performance gap is then multiplied by the relevant
volume produksi atau parameter operasional yang production volume or operational parameters for 11
relevan pada tahun berjalan. Penurunan yang the reporting year. The resulting reduction reflects
dihasilkan mencerminkan total energi yang berhasil the total energy savings achieved during the
dihemat pada tahun pelaporan sebagai dampak reporting year as a result of operational efficiency
dari peningkatan efisiensi operasional. improvements.
Page 262
PT Cikarang Listrindo Tbk
260 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
KONSUMSI ENERGI DAN EMISI DI LUAR ORGANISASI
( SCOPE 3) [GRI 302-2, 305-3]
Energy Consumption and Emissions Outside the Organization (Scope 3)
Perhitungan emisi Scope 3 dilakukan mengacu pada The calculation of Scope 3 emissions follows the
standar GHG Protocol Corporate Value Chain (Scope GHG Protocol Corporate Value Chain (Scope 3)
3) Accounting and Reporting Standard dan ISO 14064- Accounting and Reporting Standard and ISO 14064-
1:2008 dengan pendekatan operational control. 1:2008, using the operational control approach.
Dalam pelaporannya, Perseroan hanya menghitung The Company quantifies and discloses greenhouse
dan mengungkapkan emisi Gas Rumah Kaca gas (GHG) emissions in units of tCO2e based
(GRK) dalam satuan tCO2e, berdasarkan data on available primary activity data, such as
aktivitas primer yang tersedia, seperti ton-km untuk ton-kilometers for transportation, liters of fuel
transportasi, liter bahan bakar yang dikonsumsi, consumed, and other relevant activity data. These
serta data aktivitas relevan lainnya. Data tersebut data are multiplied by appropriate emission
dikalikan dengan faktor emisi yang sesuai untuk factors to determine total Scope 3 emissions.
menghasilkan total emisi Scope 3.
Perhitungan konsumsi energi dalam satuan Energy consumption in gigajoules (GJ) for Scope 3
gigajoule (GJ) untuk aktivitas Scope 3 tidak dapat activities cannot be calculated due to limitations
dilakukan karena keterbatasan ketersediaan data in the availability of sufficiently reliable and
energi yang memadai dan terverifikasi pada rantai verifiable energy data across the upstream value
nilai hulu. Oleh karena itu, pelaporan difokuskan chain. Accordingly, the disclosure focuses on GHG
pada kuantifikasi emisi GRK. emissions quantification.
Dari 15 kategori Scope 3 GHG Protocol, Perseroan From the 15 categories of Scope 3 under the GHG
melaporkan kategori 1-8 (aktivitas hulu) yang Protocol, the Company reports categories 1–8
relevan dengan karakteristik usaha Perseroan (upstream activities) that are relevant to the
sebagai penyedia listrik. Kategori 9-14 dinilai tidak Company’s business characteristics as an
relevan karena Perseroan tidak memiliki aktivitas hilir electricity provider. Categories 9-14 are considered
sebagaimana dimaksud dalam kategori tersebut. not applicable, as the Company does not have
Kategori 15 (investasi) juga tidak diungkapkan downstream activities as defined under these
karena Perseroan tidak memiliki aktivitas investasi categories. Category 15 (Investments) is also not
finansial atau portofolio di luar lingkup konsolidasi. disclosed, as the Company does not have financial
investment or portfolio activities outside the scope
of consolidation.
Page 263
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
261
Identifikasi Scope 3 Berdasarkan Kategori
01
Identification of Scope 3 Based on Categories
02
Emisi yang Dihasilkan
03
Kategori Generated Emissions (TCo2e)
No.
Category
2025 2024
04
1 Barang dan jasa yang dibeli
720 878
Purchased goods and services
05
2 Barang modal
3.407 813
Capital goods
06
3 Kegiatan yang terkait dengan bahan bakar dan energi
22.623 9.583
Fuel and energy related activities
07
4 Transportasi hulu
25.650 17.161
Upstream transport
5 Limbah
08
197 459
Waste
6 Perjalanan bisnis
09 Sustainable Environmental Management
75 52
Business travel
7 Perjalanan karyawan ke tempat kerja
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
71 85
Employee commuting
8 Aset sewaan hulu
- -
Upstream leased assets
Jumlah
52.743 29.031
Total
Cakupan kategori barang dan jasa yang dibeli The purchased goods and services category
terutama mencakup pengadaan bahan kimia dan primarily covers the procurement of chemicals
bahan penunjang operasional, termasuk pelumas and operational supporting materials, including
dan bahan kimia pengolahan air, untuk mendukung lubricants and water treatment chemicals, to
kegiatan usaha Perseroan. support the Company’s business activities.
Peningkatan emisi Scope 3 pada tahun 2025 The increase in Scope 3 emissions in 2025 mainly
terutama berasal dari kategori barang modal, came from the capital goods, fuel and energy related
kegiatan terkait bahan bakar dan energi, dan activities, and upstream transport categories. This
10
transportasi hulu. Kenaikan tersebut terutama increase was primarily driven by higher purchases
dipengaruhi oleh pembelian kabel dan PLTS of cables and Solar Power to support the Company’s
yang lebih tinggi untuk mendukung operasional operations, as well as increased biodiesel usage, as
Perseroan, serta peningkatan penggunaan biodiesel, further described in the “Challenges and Learnings 11
sebagaimana dijelaskan lebih lanjut pada bab in 2025” chapter of this Sustainability Report.
“Tantangan dan Pembelajaran Tahun 2025” dalam
Laporan Keberlanjutan ini.
Faktor konversi energi dan emisi mengacu pada Energy and emission conversion factors were
sumber internasional dan nasional yang kredibel, derived from credible international and national
yaitu IEA Emission Factors 2024, IPCC 2006 references, namely the IEA Emission Factors 2024,
Guidelines for National GHG Inventories, UK DEFRA/ IPCC 2006 Guidelines for National GHG Inventories,
BEIS GHG Conversion Factors 2024, GHG Protocol UK DEFRA/BEIS GHG Conversion Factors 2024, GHG
Calculation Tools, Peraturan Menteri Lingkungan Protocol Calculation Tools, Minister of Environment
Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia No. 12 and Forestry Regulation of the Republic of Indonesia
Tahun 2024, serta data spesifik dari pemasok/ No. 12 of 2024, as well as supplier/vendor-specific
vendor apabila tersedia. data, where available.
Hasil perhitungan telah melalui proses verifikasi pihak The calculation results have undergone a third-
ketiga (assurance) oleh Transpacific Certifications party verification (assurance) by Transpacific
Limited sesuai dengan standar ISO 14064-3:2019. Certifications Limited in accordance with
ISO 14064-3:2019.
Page 264
PT Cikarang Listrindo Tbk
262 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Dukung Pemerintah dalam Program Mobil Listrik, Cikarang Listrindo Hadirkan
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKL) di Kawasan Industri
Supporting the Government Efforts in the Electric Vehicles Program, Cikarang
Listrindo Developed Electric Vehicles Charging Station (EVCS) in Industrial Estates
Cikarang Listrindo selalu mendukung agenda Cikarang Listrindo always supports the
Pemerintah, salah satunya dalam pencapaian Government’s agenda, including the achievement of
Energi Terbarukan. Bermula dari pernyataan Renewable Energy. This started with the Company’s
komitmen Perseroan dalam menurunkan emisi commitment to reducing Greenhouse Gas emissions
Gas Rumah Kaca sebanyak 21,4% pada tahun 2030, by 21.4% in 2030, to support the Government’s
untuk mendukung komitmen yang dibuat oleh commitment in the energy sector in 2030.
Pemerintah untuk sektor energi pada tahun 2030. Additionally, the Company has also started using
Kemudian, Perseroan juga mulai menggunakan Electric Vehicles as operational vehicles to support
kendaraan listrik sebagai kendaraan operasional emission reduction in the transportation sector.
guna mendukung pengurangan emisi di sektor
transportasi.
Saat ini, Perseroan sendiri secara bertahap Currently, the Company is gradually shifting the
melakukan pengalihan kendaraan operasional operational vehicles from ICE vehicles to electric
ICE ke kendaraan listrik. Pada akhir tahun 2025, vehicles. By the end of 2025, the Company has
Perseroan telah menggunakan 15 (2024: 15) sepeda utilized 15 (2024: 15) electric motorbikes and
motor listrik dan 36 (2024: 12) mobil listrik sebagai 36 (2024: 12) electric cars as its operational
kendaraan operasional Perseroan, mewakili 35% vehicles, representing 35% (2024: 20.1%) of
(2024: 20,1%) dari total kendaraan operasional. the total operational vehicles. The Company
Perseroan memproyeksikan transisi sampai dengan projects a transition of up to 80% by 2030.
80% pada tahun 2030.
Pada tahun 2025, Perseroan mengoperasikan 31 SPKL In 2025, the Company operated 31 EVCS infrastructure
di kawasan industri yang dilayani oleh Perseroan. in the industrial areas served by the Company.
Dalam merespon animo pelanggan industri terhadap In response to the growing interest from industrial
penggunaan kendaraan listrik, pembangunan SPKL customers in using electric vehicles, the development
ini akan terus berlanjut dengan terus menambah of EVCS will continue by adding more charging
jumlah charging station di kawasan industri dengan stations in the industrial areas, with the expectation
harapan bahwa banyak pelanggan Perseroan that many customers of the Company will use
akan menggunakan kendaraan listrik untuk electric vehicles for their operations in the future.
operasionalnya di masa depan.
Page 265
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
263
PENGELOLAAN EMISI GAS RUMAH KACA (GRK)
01
Greenhouse Gas (GHG) Emissions Management
02
Cikarang Listrindo berkomitmen untuk berkontribusi Cikarang Listrindo is committed to contributing
03
mewujudkan pencapaian target Nationally Determined to the achievement of the Nationally Determined
Contribution (NDC) yang ditetapkan oleh Pemerintah Contribution (NDC) targets set by the Government of
04
Indonesia sebagaimana tertuang dalam Peraturan Indonesia, as stipulated in Presidential Regulation No.
Presiden No. 98 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan 98 of 2021 concerning the Implementation of Carbon
Nilai Ekonomi Karbon untuk Pencapaian Target NDC Economic Value for Achieving NDC Targets and
05
dan Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca dalam Controlling of Greenhouse Gas Emissions in National
Pembangunan Nasional. Perseroan telah melakukan Development. The Company has undertaken various
06
berbagai upaya di ketiga pembangkit listriknya untuk initiatives across in its three power plants to support
mencapai target tersebut. [GRI 3-3] the achievement of the targets. [GRI 3-3]
07
Emisi utama Perseroan berasal dari sumber energi The Company’s main emissions arise from the fossil
fosil untuk pembangkitan listrik. Selain itu, emisi energy sources used for electricity generation. In
08
juga timbul dari proses-proses pendukung yang addition, emissions are also generated from supporting
menunjang fungsi operasional dari tiga pembangkit processes related to the operational functions of the
09 Sustainable Environmental Management
listrik dan dua kantor. [GRI 3-3] three power plants and two offices. [GRI 3-3]
Untuk mengurangi emisi karbon dioksida (CO2) To reduce carbon dioxide (CO2) and exhaust gas
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
dan emisi gas buang dari proses pembakaran, emissions from the combustion process, Cikarang
Cikarang Listrindo berkomitmen melaksanakan Listrindo is committed to implementing various
berbagai inisiatif dan program berkelanjutan sustainable initiatives and programs in an effective
secara efektif dan efisien. Rincian upaya yang telah and efficient manner. Following are the details of
dilakukan Perseroan sebagai berikut: [OJK F.12][GRI 305-5] The Company’s efforts are described as follows: [OJK
F.12][GRI 305-5]
• Menggunakan Sistem Pemantauan Emisi Secara • Using Continuous Emission Monitoring System
Terus Menerus (CEMS) untuk memantau semua (CEMS) to monitor all the Company’s non
emisi non-GRK Perseroan secara real-time, GHG emissions in real-time, with the collected
yang terintegrasi dengan Sistem Informasi data integrated into the Continuous Industrial
Pemantauan Emisi Industri Kontinyu (SISPEK) Emissions Monitoring Information System (SISPEK)
sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan in accordance with the Regulation of the Minister
Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia No. 13 of Environment and Forestry of the Republic of
tahun 2021 tentang Sistem Informasi Pemantauan Indonesia No. 13 of 2021 regarding Continuous
Emisi Industri secara Terus Menerus. Industrial Emission Monitoring Information System.
10
• Melakukan pemeliharaan mesin-mesin • Performing maintenance on power generation
pembangkit listrik dengan praktik terbaik dan equipment in accordance with best practices and
rekomendasi Original Equipment Manufacturer the recommendations of the Original Equipment 11
(OEM). Manufacturers (OEM).
• Memantau proses operasi dan memastikan • Monitoring operational processes and ensuring
fasilitas pembangkit listrik beroperasi pada power generation facilities operate in optimal
kondisi optimal dengan tingkat efisiensi setinggi conditions with the highest possible level of
mungkin. efficiency.
• Memantau peralatan bantu dan kinerja sistem • Monitoring the performance of auxiliary
distribusi untuk memastikan bahwa tingkat equipment and its distribution system to ensure
konsumsi energi dan susut jaringan pada tingkat that energy consumption and network losses are
terendah. maintained at the lowest level.
• Menggunakan peralatan modern yang berkualitas • Using modern, high-quality equipment and
tinggi dan berteknologi ramah lingkungan, serta environmentally friendly technology, and
mengganti sebagian sumber energi batubara replacing some portion of coal energy sources
dengan biomassa. with biomass.
• Melakukan investasi pada pembangkit listrik • Investing in environmentally friendly power
yang ramah lingkungan, termasuk namun tidak generation, including but not limited to Solar Power
terbatas pada PLTS dan pemasangan sistem and installation of biomass handling system.
biomass handling.
Page 266
PT Cikarang Listrindo Tbk
264 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
• Melakukan investasi pada pembangkit listrik • Investing in a 50 MW gas engine plant at
tenaga mesin gas berkapasitas 50 MW di MM-2100, to improve operational performance
MM-2100, untuk meningkatkan kinerja operasional and support a cleaner energy mix.
dan mendukung bauran energi yang lebih bersih.
• Mengadopsi praktik pemeliharaan yang • Adopting maintenance practices that
meminimalkan tingkat kebocoran Sulfur minimize Sulfur Hexafluoride (SF6) leakage and
Heksafluorida (SF6) dan secara bertahap beralih gradually transition to SF6-free equipment or
ke peralatan bebas SF6 atau alternatif pengganti SF6 alternatives in the power grid.
SF6 di jaringan listrik.
• Mempertahankan penyerapan karbon melalui • Maintaining carbon absorption through
pemeliharaan pohon-pohon yang telah ditanam the upkeep of the trees planted around the
di wilayah operasional. Selain itu, Perseroan juga operational areas. In addition, the Company also
secara berkelanjutan melakukan penanaman continues to plant trees inside and outside the
pohon di dalam maupun di luar wilayah operational areas, as well as planting mangroves
operasional, serta penanaman mangrove untuk to rehabilitate damaged ecosystems.
merehabilitasi ekosistem yang telah rusak.
• Melakukan pemantauan berkala terhadap • Periodically monitoring pollutant parameters
parameter polutan, termasuk emisi udara, efluen, including air emissions, effluent, waste and
limbah dan Bahan Perusak Ozon (BPO). Selain itu, Ozone Depleting Substances (ODS). In addition,
Perseroan juga memastikan atas penggunaan the Company also ensures the use of non-
pendingin yang tidak berbahaya. hazardous refrigerants.
• Secara bertahap beralih dari kendaraan ICE ke • Gradually shifting from ICE vehicles to electric
kendaraan listrik untuk keperluan operasional. vehicles for operational purposes.
• Sejak tahun 2023, kantor pusat dan kantor layanan • Since 2023, the Company’s head office and service
Perseroan telah mencapai status karbon netral offices have achieved carbon-neutral status for
untuk konsumsi listrik melalui pembelian Sertifikat electricity consumption through the purchase
Energi Terbarukan Internasional (I-REC) yang of International Renewable Energy Certificates
diterbitkan atas produksi listrik berbasis biomassa (I-REC) issued for electricity generated from
dari PLTU Co-firing Babelan milik Perseroan dan biomass-based PLTU Co-firing Babelan, which
telah terdaftar dalam sistem I-REC. Sertifikat is registered under the I-REC system. These
tersebut merepresentasikan atribut energi certificates represent renewable energy
terbarukan yang setara dengan konsumsi listrik attributes equivalent to the offices’ electricity
kantor dan telah di redeem (retired), sehingga consumption and have been redeemed (retired),
emisi Scope 2 terkait konsumsi listrik tersebut thereby allowing the related Scope 2 emissions
dinyatakan netral berdasarkan pendekatan to be declared neutral under the market-based
market-based. approach.
Dengan berbagai inisiatif sepanjang tahun 2025, Through various initiatives during 2025, the Company
Perseroan mencatatkan: [GRI 305-1, 305-2, 305-3, 305-4, 305-5] recorded: [GRI 305-1, 305-2, 305-3, 305-4, 305-5]
• Total ekuivalen emisi CO2 dari GRK Scope 1, Scope • The total CO2 equivalent emissions from GHG
2, dan Scope 3 sebesar 2,87 juta tCO2e dengan Scope 1, Scope 2, and Scope 3 GHG amounted to
intensitas emisi sebesar 0,69 tCO2e/MWh, lebih 2.87 million tCO2e with an emission intensity of
baik dibandingkan tahun dasar 2019 sebesar 0.69 tCO2e/MWh, an improvement compared to
3,67 juta tCO2e dengan intensitas emisi sebesar the 2019 base year of 3.67 million tons CO2e with
0,71 tCO2e/MWh. an emission intensity of 0.71 tCO2e/MWh.
• Total ekuivalen emisi CO2 dari GRK Scope 1 • The total CO2 equivalent from GHG Scope 1 and
dan Scope 2 sebesar 2,82 juta tCO2e dengan Scope 2 amounted to 2.82 million tCO2e, with
intensitas emisi sebesar 0,67 tCO2e/MWh, lebih an emission intensity of 0.67 tCO2e/MWh, an
baik dibandingkan tahun dasar 2019 sebesar improvement compared to the 2019 base year
3,61 juta tCO2e dengan intensitas emisi sebesar of 3.61 million tCO2e with an emission intensity of
0,70 tCO2e/MWh. 0.70 tCO2e/MWh.
Penurunan intensitas emisi ini mencerminkan The reduction in emission intensity reflects the
keberhasilan upaya Perseroan untuk mengurangi Company’s successful efforts to reduce GHG
emisi GRK. emissions.
Page 267
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
265
Sejak tahun 2019, Perseroan telah melakukan Since 2019, the Company has conducted GHG
01
perhitungan inventarisasi GRK yang mengacu inventory calculations in accordance with GHG
pada GHG Protocol dan ISO 14064-1:2018. Protocol and ISO 14064-1:2018. These calculations
02
Seluruh perhitungan ini mencakup ketiga lokasi cover all three power plants and Company’s
pembangkitan dan seluruh wilayah kerja Perseroan, working areas, and have been verified and certified
serta telah diverifikasi serta disertifikasi oleh badan by an international certification body, Transpacific
03
sertifikasi internasional, Transpacific Certifications Certifications Limited. [GRI 3-3, 305-1, 305-2, 305-3, 305-4, 305-5]
Limited. [GRI 3-3, 305-1, 305-2, 305-3, 305-4, 305-5][SASB:IF-EU-110a.1] [SASB:IF-EU-110a.1]
04
Cikarang Listrindo akan Meningkatkan Cikarang Listrindo to Gradually
05
Penggunaan Biomassa secara Increase Biomass Utilization
Bertahap
06
Cikarang Listrindo menjaga kualitas ketersediaan Cikarang Listrindo maintains the quality of
listrik dengan menerapkan standar operasi availability by implementing high operational
07
yang tinggi pada seluruh asset pembangkitnya, standards to all power generation, including PLTU
termasuk PLTU Co-firing Babelan. PLTU Co-firing Co-firing Babelan. PLTU Co-firing Babelan uses CFB
08
Babelan menggunakan teknologi CFB yang dapat technology, which can utilize various solid fuels,
memanfaatkan berbagai bahan bakar padat, such as coal and biomass, with diverse qualities
09 Sustainable Environmental Management
seperti batubara dan biomassa dengan kualitas within the combustion temperature range of 850-
beragam dalam kisaran temperatur pembakaran di 900 degrees Celsius. This technology results in lower
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
850-900 derajat Celsius. Teknologi ini memberikan nitrogen oxide (NOX) emission compared to the
tingkat emisi nitrogen oksida (NOX) lebih rendah standard required by the Ministry of Environment,
dibandingkan dengan standar yang disyaratkan due to the lower furnace temperature.
oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), karena
suhu tungku juga lebih rendah.
Adapun boiler berteknologi CFB yang digunakan The CFB boilers used in PLTU Co-firing Babelan are
di PLTU Co-firing Babelan dipasok oleh Valmet Oy, supplied by Valmet Oy, a Finnish company. The
perusahaan asal Finlandia. Teknologi CFB sendiri CFB technology can be designed and operated
dapat dirancang dan dioperasikan hingga 100 up to 100 percent biomass. Therefore, the use
persen biomassa. Karena itu, penggunaan teknologi of CFB technology at PLTU Co-firing Babelan
CFB pada PLTU Co-firing Babelan membuka peluang opens up opportunities for the use of solid
terhadap penggunaan bahan bakar terbarukan renewable fuels, such as palm kernel shells and
yang padat, seperti cangkang sawit dan serpihan woodchips, as substitutes for coal.
kayu, sebagai pengganti batubara.
10
Sampai dengan 2025, Cikarang Listrindo secara As of 2025, Cikarang Listrindo has gradually
bertahap telah meningkatkan kapasitas co-firing increased the biomass co-firing capacity to reach
biomassa hingga mencapai 25% dari kapasitas PLTU 25% of the PLTU Co-firing Babelan. This is outlined in
Co-firing Babelan. Hal ini tertuang dalam Carbon the Company’s Carbon Roadmap. Until now, the CFBs 11
Roadmap Perseroan. Hingga saat ini, CFB di PLTU at PLTU Co-firing Babelan use palm kernel shells and
Co-firing Babelan telah menggunakan cangkang woodchips as an initial step in adopting plant-based
sawit dan serpihan kayu sebagai langkah awal fuels to replace fossil fuels.
dalam pengadopsian bahan bakar nabati untuk
menggantikan bahan bakar fosil.
Page 268
PT Cikarang Listrindo Tbk
266 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Inventaris Emisi Gas Rumah Kaca [OJK F.11][GRI 305-1, 305-2, 305-3, 305-4, 305-5][SASB: IF-EU-110a.1, IF-EU-110a.2]
Greenhouse Gas Emissions Inventory
Sumber Emisi Gas Emisi Gas Rumah Kaca
Rumah Kaca Satuan Greenhouse Gas Emissions
Scope
Greenhouse Gas Unit
Emission Sources 2025 2024 2023 2022 2021 2020 2019
Scope 1 Konsumsi bahan
bakar yang digunakan CO2 2.794.013 2.767.544 2.722.390 2.773.767 2.846.856 2.737.270 3.594.882
untuk pengoperasian
pembangkit listrik dan
kendaraan operasional CH4 3.316 2.245 2.011 1.839 1.873 1.512 1.695
Consumption of fuel
used for operation of
power generation and N2O 9.537 8.168 7.643 7.054 9.204 7.502 10.250
operational vehicle
HFC 1.318 1.218 1.305 3.266 2.459 965 3.849
SF6 146 284
Jumlah GRK Scope 1
Total GHG Scope 1 tCO2e 2.808.330 2.779.459 2.733.349 2.785.926 2.860.392 2.747.249 3.610.676
Scope 2 Konsumsi listrik oleh
semua bangunan dan CO2 8.627 57 74 84 62 81 -*)
kantor di kantor pusat
dan kantor layanan
yang berasal dari luar CH4 - - - - - - -
pembangkit
Electricity consumption
by all buildings and N2O - - - - - - -
offices in head office and
service office originated
from outside the power HFC - - - - - - -
plant
Jumlah GRK Scope 2
Total GHG Scope 2 tCO2e 8.627 57 74 84 62 81 -
Scope 3 Emisi tidak langsung
lainnya diantaranya CO2 44.188 21.272 17.673 10.731 6.979 10.311 17.247
pengapalan batubara,
transportasi bahan
kimia, transportasi
pegawai, dan perjalanan CH4 8.374 7.630 5.674 8.016 19.201 32.233 39.872
dinas
Other indirect
emissions which
include coal shipping, N2O 180 129 172 150 136 - 52
chemical substances
transportation,
employees
transportation and HFC - - - - - - -
business trips
Jumlah GRK Scope 3
tCO2e 52.743 29.031 23.519 18.898 26.316 42.544 57.171
Total GHG Scope 3
Total Emisi GRK
tCO2e 2.869.700 2.808.547 2.756.942 2.804.908 2.886.771 2.789.875 3.667.847
Total GHG Emissions
Intensitas Emisi Scope 1 & 2 tCO2e/
0,67 0,67 0,64 0,64 0,67 0,72 0,70
Emission Intensity Scope 1& 2 MWh
Intensitas Emisi Scope 1, 2, & 3 tCO2e/
0,69 0,68 0,64 0,64 0,68 0,73 0,71
Emission Intensity Scope 1, 2, & 3 MWh
Catatan | Notes:
*) Perhitungan Scope 2 Perseroan dimulai pada tahun 2020.
The Company’s Scope 2 calculations began in 2020.
Page 269
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
267
Sebagai bagian dari pelaporan emisi, Perseroan As part of emissions reporting, the Company also
01
juga mencatat emisi biogenic CO2, yang berasal records biogenic CO2 emissions, originated from the
dari penggunaan biomassa dan biodiesel dalam use of biomass and biodiesel in its operations. These
02
operasionalnya. Emisi biogenic CO2 ini tidak biogenic CO2 emissions are not included in the total
diperhitungkan dalam total emisi GRK Scope 1, 2, dan GHG emissions of Scope 1, 2, and 3, as the released
3, karena karbon yang dilepaskan dianggap sebagai carbon is considered part of the natural carbon
03
bagian dari siklus karbon alami. Berikut adalah rincian cycle. Below are the details of biogenic CO2 emissions
emisi biogenic CO2 yang dihasilkan dari penggunaan generated from biomass and biodiesel use in 2025:
04
biomassa dan biodiesel pada tahun 2025:
05
Rincian Emisi Biogenic CO2 2025 2024
Details of Biogenic CO2 Emissions (ton CO2e) (ton CO2e)
06
Emisi CO2 dari biomassa | CO2 emissions from biomass 197.413 78.822
Emisi CO2 dari biodiesel | CO2 emissions from biodiesel 33.093 5.020
07
Total Emisi Biogenic CO2 | Total Biogenic CO2 Emissions 230.506 83.842
08
Perseroan juga menggunakan Sulfur Hexafluorida The Company also utilizes Sulfur Hexafluoride
(SF6) sebagai isolator dalam peralatan tegangan (SF6) as an insulator in high-voltage equipment
09 Sustainable Environmental Management
tinggi untuk mendukung operasionalnya. SF6 to support its operations. SF6 is a greenhouse gas
merupakan senyawa gas rumah kaca yang compound that has a significant potential for
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
berpotensi signifikan terhadap pemanasan global global warming when released into the atmosphere.
bila berada di udara bebas. Pengelolaan dan Managing and monitoring the use of SF6 in the
pemantauan terhadap penggunaan senyawa SF6 Company’s operational activities is crucial.
di kegiatan operasional Perseroan merupakan hal
yang penting.
Pada tahun 2025, tingkat pelepasan SF6 yang tercatat In 2025, the recorded SF6 release was 6.0 kilograms
sebesar 6,0 kilogram (2024: 11,7 kilogram) atau setara (2024: 11.7 kilograms) or equivalent to 146 tCO2e
dengan 146 tCO2e (2024: 284 tCO2e). (2024: 284 tCO2e).
Peningkatan emisi Scope 2 pada tahun 2025 The increase in Scope 2 emissions in 2025 was
terutama dipengaruhi oleh peningkatan pembelian mainly driven by higher electricity purchases
listrik dari PLN untuk mendukung kegiatan operasional from PLN to support the Company’s operational
Perseroan, sehingga konsumsi listrik berbasis grid activities, resulting in higher grid-based electricity
yang tercatat dalam cakupan Scope 2 meningkat consumption recorded within the Scope 2 boundary
pada tahun pelaporan. during the reporting year.
10
Pada tahun 2025, kantor pusat Perseroan di In 2025, the Company’s head office at World
World Trade Centre dan kantor layanan di Lippo Trade Centre and service office at Lippo achieved
mencapai karbon netral melalui inisiatif offset karbon carbon neutrality through carbon offset initiatives 11
menggunakan energi dari pembangkitan listrik utilizing energy from biomass-based electricity
berbasis biomassa melalui I-REC. Dengan inisiatif ini, generation through I-REC. With this initiative, the
Perseroan berhasil mencapai netralitas karbon untuk Company has successfully achieved carbon
emisi GRK Scope 2 yang mencakup Kantor Pusat dan neutrality for Scope 2 GHG emissions, covering
Kantor Layanan. the Head Office and Service Office.
Page 270
PT Cikarang Listrindo Tbk
268 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Perbandingan Total Emisi, Produksi Neto, dan Intensitas Emisi
Comparison of Total Emissions, Net Generation, and Emission Intensity
0,73
0,71
0,68 0,68 0,69
0,64 0,64
5.176
4.269 4.354 4.283 4.175
4.158
3.667.847 3.839
2.886.771 2.869.700
2.789.875 2.804.908 2.756.942 2.808.547
2019 2020 2021 2022 2023 2024 2025
Base year
Total Emisi Produksi Neto Intensitas Emisi
Total Emissions (tCO2e) Net Generation (GWh) Emission Intensity (tCO2e/GWh)
Fasilitas Coal Dome di PLTU Co-firing Babelan
Coal Dome Facility at PLTU Co-firing Babelan
Page 271
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
269
PENGELOLAAN EMISI GAS BUANG [GRI 305-7]
01
Exhaust Gas Emissions Management
02
Sebagai bentuk komitmen tanggung jawab terhadap As a form of commitment to the responsibility for
03
lingkungan, Cikarang Listrindo telah memasang CEMS the environment, Cikarang Listrindo has installed
pada seluruh cerobong gas buang untuk memantau CEMS on all of the exhaust gas chimney to monitor
04
emisi SO2, NOX, dan lainnya yang dihasilkan secara emissions of SO2, NOX, and others directly and
langsung dan terintegrasi dengan Sistem Informasi integrated with the Continuous Industrial Emissions
Pemantauan Emisi Industri Kontinyu (SISPEK) yang Monitoring Information System (SISPEK) that can
05
dapat diakses oleh Kementerian Lingkungan Hidup be accessed by the Ministry of Environment in
sesuai ketentuan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup accordance with the provisions of the Minister
06
dan Kehutanan No. P.15/MENLHK/ SETJEN/KUM.1/4/2019 of Environment and Forestry Regulation No. P.15/
Tahun 2019 tentang Baku Mutu Emisi Pembangkit MENLHK/SETJEN/KUM.1/4/2019 of 2019 concerning the
07
Listrik Tenaga Termal. Emission Standards for Thermal Power Plants.
Pengukuran angka rata-rata secara real-time atas The real-time average measurement of the exhaust
08
emisi gas buang yang dihasilkan dari seluruh cerobong gas emissions generated from all the chimneys of
pembangkit Perseroan adalah sebagai berikut: the Company’s power plants are as follows:
09 Sustainable Environmental Management
Emisi Gas Buang PLTGU Jababeka dan PLTG MM-21001,2
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
PLTGU Jababeka and PLTG MM-2100 Flue Gas Emission1,2
Satuan Baku Mutu Jababeka MM-2100
Parameter
Unit Quality Standards
2025 2024 2023 2025 2024 2023
Sulfur Dioksida (SO2)
mg/Nm3 150 <8 <4 <16 <6 <3 <9
Sulfur Dioxide (SO2)
NOX sebagai NO2
mg/Nm3 400 <198 <187 <131 <195 <203 <211
NOX as NO2
Total partikulat
mg/Nm3 30 <7 <11 <5 <14 <8 <9
Total particulates
Sumber: Source:
Berdasarkan rekapitulasi data CEMS dan hasil pengukuran sampling Based on the recapitulation of CEMS data and the results of manual
10
manual. sampling measurements.
Keterangan: Description:
1. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.15/ 1. Minister of Environment and Forestry Regulation No. P.15/MENLHK/SETJEN/
11
MENLHK/SETJEN/KUM.1/4/2019 Tahun 2019 tentang Baku Mutu Emisi KUM.1/4/2019 of 2019 concerning Emission Quality Standards for Thermal
Pembangkit Listrik Tenaga Termal dan Peraturan Direktur Jenderal Power Plants and Regulation of the Director-General of Pollution Control
Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan No. P.17/PPKL/ and Environmental Damage No. P.17/PPKL/PPU/KUM.1/10/2022 regarding
PPU/KUM.1/10/2022 tentang Petunjuk Teknis Kriteria Program Penilaian Technical Guidelines for the Criteria of the Company Performance
Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup Rating Assessment Program in Environmental Management for the
untuk Aspek Pemantauan Pencemaran Udara Bagi Usaha dan/atau Aspect of Air Pollution Monitoring for Thermal Power Plant Business and/
Kegiatan Pembangkit Listrik Tenaga Termal or Activities
2. Emisi pada 25°C untuk PLTGU dan PLTG yang dibangun setelah tahun 2. Emission at 25°C for PLTGU and PLTG built after the year 2000, the O2 is
2000, O2 dikoreksi 3% corrected 3%
Emisi pada 25°C untuk PLTGU dan PLTG yang dibangun sebelum tahun Emission at 25°C for PLTGU and PLTG built before the year 2000, O2 is
2000, O2 dikoreksi 15% corrected 15%
Page 272
PT Cikarang Listrindo Tbk
270 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Emisi Gas Buang PLTU Co-firing Babelan 1,2
PLTU Co-firing Babelan Flue Gas Emission 1,2
Babelan
Satuan Baku Mutu
Parameter
Unit Quality Standards
2025 2024 2023
Sulfur Dioksida (SO2)
mg/Nm3 550 <135 <200 <200
Sulfur Dioxide (SO2)
NOX sebagai NO2
mg/Nm3 550 <239 <250 <250
NOX as NO2
Total partikulat
mg/Nm3 100 <37 <50 <50
Total particulates
Merkuri
mg/Nm3 0,03 <0,01 <0,01 <0,02
Mercury
Sumber: Source:
Berdasarkan rekapitulasi data CEMS dan hasil pengukuran sampling Based on the recapitulation of CEMS data and the results of manual
manual. sampling measurements.
Keterangan: Description:
1. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.15/MENLHK/ 1. Minister of Environment and Forestry Regulation No. P.15/MENLHK/
SETJEN/KUM.1/4/2019 Tahun 2019 tentang Baku Mutu Emisi Pembangkit SETJEN/KUM.1/4/2019 of 2019 concerning Emission Quality Standards for
Listrik Tenaga Termal Thermal Power Plants
2. Emisi pada 25oC dan 7% O2 2. Emission at 25oC and 7% O2
Data parameter pengukuran dalam metric ton atas The measurement parameters data in metric tons
emisi gas buang yang dihasilkan PLTGU Jababeka, for the emissions produced by PLTGU Jababeka,
PLTG MM-2100, dan PLTU Co-firing Babelan Perseroan PLTG MM-2100, and PLTU Co-firing Babelan of the
pada tahun 2025, sebagai berikut. [SASB: IF-EU-120a.1] Company in 2025 are as follows. [SASB: IF-EU-120a.1]
Jababeka MM-2100 Babelan
Satuan
Parameter
Unit
2025 2024 2025 2024 2025 2024
Sulfur Dioksida (SO2)
Metric ton 218,9 70,2 14,7 2,1 1.034,8 1.011,8
Sulfur Dioxide (SO2)
NOX sebagai NO2
Metric ton 5.081,1 4.998,4 611,2 167,1 1.861,0 1.285,2
NOX as NO2
Total partikulat
Metric ton 157,1 288,2 56,9 6,5 282,0 184,4
Total particulates
Merkuri
Metric ton - - - - 0,02 0,03
Mercury
Peningkatan parameter yang diukur dalam metrik The increase in parameters measured in metric
ton atas emisi gas buang yang dihasilkan pada tons of flue gas emissions generated in 2025,
tahun 2025, dipengaruhi oleh adanya penyesuaian was influenced by operational adjustments
operasional sebagai respons terhadap gangguan made in response to gas supply disruptions, as
pasokan gas, sebagaimana dijelaskan lebih further explained in the chapter “Challenges and
lanjut pada bab “Tantangan dan Pembelajaran Learnings in 2025” of this Sustainability Report.
Tahun 2025” pada Laporan Keberlanjutan ini.
Page 273
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
271
PENGELOLAAN KUALITAS UDARA AMBIEN, KEBAUAN, DAN
01
KEBISINGAN
02
Ambient Air Quality, Odor, and Noise Management
03
Cikarang Listrindo menyadari bahwa kegiatan Cikarang Listrindo realizes that the operational
operasional yang dijalankan Perseroan mungkin activities carried-out by the Company may
04
menimbulkan berbagai dampak bagi lingkungan have various impacts on the environment
diantaranya polusi udara, kebauan dan kebisingan. including air, odor, and noise pollution. As a
05
Sebagai bentuk tanggung jawab, Perseroan secara form of responsibility, the Company routinely
rutin mengukur kualitas udara ambien, kebauan, measures the ambient air quality, odor, and noise
dan kebisingan di setiap unit pembangkitan setiap in the power plant unit every 6 (six) months, and
06
6 (enam) bulan, dan melakukan perawatan secara perform routine maintenance on generators
rutin pada pembangkitan dan unit pendukung. and support units. This activity is carried out to
07
Pengukuran ini dilakukan Perseroan untuk memonitor monitor and manage potential air pollution from
dan mengelola potensi pencemaran udara dari exhaust emissions of our operational activities.
08
emisi gas buang dari kegiatan operasional.
Lebih dari itu, Perseroan juga melakukan pemantauan Moreover, the Company conducts air quality
09 Sustainable Environmental Management
kualitas udara untuk memverifikasi kondisi ambien monitoring to verify ambient conditions in the
di area sekitarnya. Berdasarkan hasil analisa udara surrounding area. Based on the results of the
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
ambien, kualitas udara ambien Perseroan memenuhi ambient air analysis, the Company’s ambient air
standar Baku Mutu dengan ketentuan waktu quality still meets the Quality Standards at the time
pengukuran berdasarkan Peraturan Pemerintah of measurement based on Government Regulation
No. 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan No. 22 of 2021 concerning the Implementation of
Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Environmental Protection and Management.
Pengukuran Kualitas Udara, Ambien, Kebauan, dan Kebisingan [SASB: IF-EU-120a.1]
Measurements of Ambient Air Quality, Odor, and Noise
Baku Mutu Jababeka MM-2100 Babelan
Satuan
Parameter Quality
Unit 2025 2024 2025 2024 2025 2024
Standards
Pencemaran Udara
10
Air Pollution
Sulfur Dioksida (SO2)
11
µg/m3 75a 28,25 28,63 30,50 35,63 26,00 32,00
Sulfur Dioxide (SO2)
Karbon Monoksida (CO)
µg/m3 10.000a 1.145 1.145 1.145 1.145 1.145 1.145
Carbon Monoxide (CO)
Nitrogen Oksida (NOX) sebagai
Nitrogen Dioksida (NO2) µg/m3 65a 17,50 20,38 29,25 19,38 18,50 17,00
NOX as NO2
Oksidan (O3)
µg/m3 150a 26,63 19,00 31,25 28,63 24,00 29,00
Oxidant (O3)
Hidrokarbon
µg/m3 160a 66,00 66.00 66,00 39.42 66,00 66,00
Hydrocarbon
Total Partikel Tersuspensi
µg/m3 230a 68,38 75.63 68,38 104.02 69,50 77,50
Total Suspended Particulates
PM 10 µg/m3 75a 35,38 33.50 32,88 66.01 30,00 36,50
PM 2,5 µg/m3 55a
17,13 17.00 17,25 26.01 18,50 20,00
Timbal (Pb)
µg/m3 2a 0,01 0,01 0,02 0,02 0,00 0,02
Lead (Pb)
Page 274
PT Cikarang Listrindo Tbk
272 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Baku Mutu Jababeka MM-2100 Babelan
Satuan
Parameter Quality
Unit 2025 2024 2025 2024 2025 2024
Standards
Kebauan
Odor
Amoniak (NH3)
ppm 2b 0,02 0,01 0,02 0,01 - -
Ammonia (NH3)
Hidrogen Sulfida (H2S)
ppm 0,02b 0,01 0,01 0,004 0,005 - -
Hydrogen Sulfide (H2S)
Kebisingan
Noise
Kebisingan
dbA 70c 54,63 57,13 54,00 51,75 61,50 60,00
Noise
Sumber: Source:
1. Jababeka dan MM-2100 1. Jababeka and MM-2100
2025: Sertifikat hasil pengujian Laboratorium Pengendalian Kualitas 2025: Certificate of testing result from the Environmental Quality Control
Lingkungan PT Sky Pacific Indonesia tahun 2025 Laboratory of PT Sky Pacific Indonesia in 2025
2024: Sertifikat hasil pengujian Laboratorium Pengendalian Kualitas 2024: Certificate of testing result from the Environmental Quality Control
Lingkungan PT Sky Pacific Indonesia tahun 2024 Laboratory of PT Sky Pacific Indonesia in 2024
2. Babelan 2. Babelan
2025: Sertifikat hasil pengujian Laboratorium Pengendalian Kualitas 2025: Certificate of testing result from the Environmental Quality Control
Lingkungan PT Sky Pacific Indonesia tahun 2025 Laboratory of PT Sky Pacific Indonesia in 2025
2024: Sertifikat hasil pengujian Laboratorium Pengendalian Kualitas 2024: Certificate of testing result from the Environmental Quality Control
Lingkungan PT Sky Pacific Indonesia tahun 2024 Laboratory of PT Sky Pacific Indonesia in 2024
Keterangan: Description:
a. Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan a. Government Regulation No.22 of 2021 concerning the Implementation of
Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Environmental Protection and Management
b. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No.50 Tahun 1996 tentang b. The Minister of Environment Decree No. 50 of 1996 concerning Odor
Baku Tingkat Kebauan Standard
c. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No.48 Tahun 1996 tentang c. The Minister of Environment Decree No. 48 of 1996 concerning Noise
Baku Tingkat Kebisingan Level Standard
Cikarang Listrindo Atasi Polusi Udara Cikarang Listrindo Addresses Air
Gunakan Teknologi Canggih di PLTU Pollution Using Advanced Technology
Co-firing Babelan at PLTU Co-firing Babelan
Cikarang Listrindo terus berinovasi dalam operasional Cikarang Listrindo continues to innovate in the
PLTU Co-firing Babelan dengan memanfaatkan operations of the PLTU Co-firing Babelan by utilizing
teknologi canggih untuk memastikan emisi yang advanced technology to ensure that its emissions
dihasilkan sesuai standar lingkungan. Berbagai comply with environmental standards. Various
langkah strategis telah diterapkan, antara lain: strategic measures have been implemented, including:
1. Fasilitas pengendalian lingkungan yang efektif, 1. Effective environmental control facilities, including
termasuk teknologi Circulating Fluidized Bed Circulating Fluidized Bed (CFB) technology,
(CFB) yang mampu memisahkan partikel padat capable of separating solid particles from
dari emisi gas buang dengan efektivitas lebih dari exhaust gas emissions with over 99.5% efficiency
99,5% menggunakan Electrostatic Precipitator using Electrostatic Precipitator (ESP).
(ESP).
2. Abu batubara yang terdiri dari fly ash dan bottom 2. Coal ash, consisting of fly ash and bottom ash
ash (FABA) digunakan kembali, terutama untuk (FABA), is reused, especially for land hardening,
pengerasan lahan, serta bermitra dengan industri as well as partnering with the cement industry
semen untuk memanfaatkan abu batubara to use coal ash as a substitute raw material in
sebagai bahan baku substitusi pembuatan cement production. The Company is committed
semen. Perseroan berkomitmen untuk mendaur to recycling 100% of the produced FABA.
ulang 100% FABA yang diproduksi.
3. Emisi dari PLTU Co-firing Babelan dipantau 3. Emissions from PLTU Co-firing Babelan are
secara real-time melalui CEMS. Sistem monitored in real-time through the CEMS. This
ini terintegrasi dengan Sistem Informasi system is integrated with the Continuous Industrial
Pemantauan Emisi Industri Kontinyu (SISPEK) Emission Monitoring Information System (SISPEK),
yang dapat diakses oleh KLH setiap saat. accessible by the Ministry of Environment (KLH) at
any time.
Beberapa upaya tersebut mencerminkan These efforts reflect the Company’s dedication to
dedikasi Perseroan terhadap transparansi dan transparency and professionalism in managing
profesionalisme dalam pengelolaan PLTU Co-firing PLTU Co-firing Babelan. As evidenced by the
Page 275
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
273
Babelan. Terbukti, berdasarkan analisis, emisi gas analysis, emissions from PLTU Co-firing Babelan
01
buang dari PLTU Co-firing Babelan selama tahun during the year 2025 were below the standards
2025 hasilnya tercatat di bawah standar yang set by Ministerial Regulation KLHK No. 15/2019.
02
ditetapkan oleh Permen KLHK No. 15/2019.
Sebagai wujud komitmen berkelanjutan terhadap As a reflection of its continued commitment to
03
pengelolaan lingkungan, PLTU Co-firing Babelan environmental management, the PLTU Co-firing
meraih PROPER Hijau dari Kementerian Lingkungan Babelan received the Green PROPER rating from
04
Hidup (KLH) pada tahun 2024. PLTGU Jababeka juga Ministry of Environment (KLH) in 2024. The PLTGU
mempertahankan PROPER Hijau yang telah diraih Jababeka also maintained the Green PROPER rating
sejak 2022, sedangkan PLTG MM-2100 memperoleh since 2022, while the PLTG MM-2100 received the
05
PROPER Biru pada tahun 2024 sebagai bentuk Blue PROPER rating in 2024 as a form of compliance
kepatuhan terhadap pengelolaan lingkungan sesuai with applicable environmental management
06
peraturan yang berlaku. Hasil PROPER 2024 tersebut regulations. The 2024 PROPER results represent the
merupakan penilaian terbaru yang tersedia, karena latest available assessment, as the 2025 PROPER
07
penilaian PROPER 2025 masih dalam proses. assessment is still in progress
08
PENGELOLAAN EMISI BAHAN PERUSAK OZON (BPO) [GRI 305-6]
Emissions Management for Ozone Depleting Substances (ODS)
09 Sustainable Environmental Management
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
Bahan Perusak Ozon (BPO) seperti klorofluorokarbon Ozone-Depleting Substances (ODS) such as
(CFC) merupakan senyawa yang dapat chlorofluorocarbons (CFCs), are compounds that
menyebabkan penipisan lapisan ozon dan contribute to ozone layer depletion and may also
berkontribusi terhadap efek rumah kaca. Penipisan have greenhouse gas effects. The depletion of the
lapisan ozon meningkatkan paparan radiasi ozone layer increases ultraviolet radiation reaching
ultraviolet yang masuk ke permukaan bumi, the Earth’s surface, which may adversely affect
yang berdampak pada kesehatan manusia serta human health, ecosystems, and climate stability.
keseimbangan ekosistem dan iklim.
Sejalan dengan komitmen terhadap perlindungan In line with its environmental commitment
lingkungan dan kepatuhan terhadap regulasi and compliance with national regulations and
nasional maupun standar internasional, Perseroan international standards, the Company fully
mendukung kebijakan Pemerintah dalam supports government policies aimed at controlling
pengendalian dan penghapusan penggunaan and phasing out the use of ODS. The Company
BPO. Perseroan tidak memproduksi maupun does not produce nor directly utilize ODS in its
menggunakan BPO dalam proses pembangkitan electricity generation processes. Historically, ODS
10
listrik secara langsung. Penggunaan BPO usage was limited to supporting operational
sebelumnya hanya terdapat pada aktivitas activities, particularly refrigerants in cooling and
pendukung operasional, khususnya pada sistem air conditioning systems at the head office, all 11
refrigeran dan pendingin udara di kantor pusat, power plant sites, and service office.
seluruh lokasi pembangkit, dan kantor layanan.
Berdasarkan pemetaan yang telah dilakukan, Based on the mapping that has been conducted,
Perseroan telah menyelesaikan proses penghapusan the Company completed the phase-out of CFC-
penggunaan refrigeran berbasis CFC, termasuk freon based refrigerants, including R22, in 2023. All
R22, sejak tahun 2023. Seluruh peralatan pendingin cooling systems have been replaced with non-CFC
telah diganti menggunakan refrigeran non-CFC, yaitu refrigerants, namely R32, R407C, and R410A, as part
R32, R407C, dan R410A, sebagai bagian dari upaya of the Company’s efforts to reduce ozone depletion
pengurangan potensi penipisan ozon serta kepatuhan potential and comply with applicable environmental
terhadap ketentuan lingkungan yang berlaku. regulations.
Sebagai hasil dari perubahan tersebut, besaran As a result of this change, the Company’s ODS
emisi BPO Perseroan pada tahun 2025 dan 2024 emissions in 2025 and 2024 were recorded at 0 kg
tercatat sebesar 0 kg CFC-11 ekuivalen. Hal ini CFC-11 equivalent. This indicates that the Company
menunjukkan bahwa Perseroan telah sepenuhnya has fully eliminated the use of refrigerants with
menghilangkan penggunaan refrigeran dengan ozone depletion potential and remains compliant
potensi penipisan ozon dan menjaga kepatuhan with ozone protection standards.
terhadap prinsip perlindungan lapisan ozon.
Page 276
PT Cikarang Listrindo Tbk
274 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Perhitungan Potensi Penipisan Ozon (ODP) The calculation of Ozone Depletion Potential (ODP)
mengacu pada standar Montreal Protocol, dengan refers to the standards established under the
pengukuran dilakukan berdasarkan selisih berat Montreal Protocol. Measurements are conducted
refrigeran sebelum dan sesudah pengisian pada based on the actual difference in refrigerant weight
peralatan pendingin dan sistem refrigerasi. before and after charging in refrigeration and air
conditioning systems.
PENGELOLAAN AIR DAN LIMBAH [SASB: IF-EU-140a.3]
Water and Waste Management
Dalam kegiatan operasional, pengelolaan air dan In the operational activities, water and waste
limbah adalah salah satu aspek yang dipantau management are aspects that are closely monitored
ketat oleh Perseroan. Pengelolaan air dan limbah, by the Company. Management of water and waste,
baik limbah padat dan cair maupun berbahaya both solid and liquid, both hazardous and non-
dan tidak berbahaya, dapat menimbulkan hazardous materials, may create imbalances and
ketidakseimbangan dan pencemaran lingkungan environmental pollution if good care is not taken
jika tidak dijaga dengan baik selama kegiatan during the operational activities. Water and waste
operasional. Pengelolaan air dan limbah menjadi management becomes a Cikarang Listrindo’s key
komitmen Cikarang Listrindo dalam upayanya commitment in its efforts towards environmental
menuju keberlanjutan lingkungan. sustainability.
Pengelolaan Air dan Limbah Cair [OJK F.14][GRI 303-1] Water and Effluents Management [OJK F.14][GRI 303-1]
Berdasarkan laporan Badan Perencanaan Based on the 2020 report by the National Development
Pembangunan Nasional (Bappenas) tahun 2020, Planning Agency (Bappenas), Java Island is a
Pulau Jawa merupakan daerah padat penduduk densely populated area that has the potential to
yang berpotensi memiliki tingkat kelangkaan air have a high level of water shortages1. Since all of
(water stress) yang cukup tinggi1. Melihat seluruh the Cikarang Listrindo’s power plants are located on
pembangkit listrik Cikarang Listrindo berada di Java island, the Company is obliged to implement a
Pulau Jawa, maka Perseroan berkewajiban untuk water management strategy to maintain long-term
melakukan strategi pengelolaan air untuk menjaga environmental balance.
keseimbangan lingkungan jangka panjang.
Sebagai respons terhadap risiko kelangkaan air, As a response to the water scarcity risks, the
Perseroan menerapkan strategi pengelolaan air Company implements the following proactive water
yang proaktif sebagai berikut: management strategies:
• Tidak ada penggunaan air tanah • No groundwater abstraction
Perseroan berkomitmen untuk tidak melakukan The Company is committed to not extracting
ekstraksi air tanah baik untuk keperluan groundwater for both operational or domestic
operasional maupun domestik. purposes.
• Sumber dan pengelolaan air operasional • Operational water sources and management
- Operasional pembangkitan - Power generation operations
• Kebutuhan air untuk operasional • Water withdrawal for power generation
pembangkitan dipenuhi melalui kerja sama operations is conducted through direct
langsung dengan Perusahaan Jasa Tirta cooperation with Perusahaan Jasa Tirta
(PJT) sebagai pengelola sumber daya air (PJT), the government-appointed water
yang ditunjuk Pemerintah, dengan sumber resources management authority, with
air berasal dari air permukaan (sungai). water sourced from surface water (rivers).
• Kebutuhan air untuk pembangkitan listrik • Water withdrawal for power generation
hanya berlaku pada PLTGU Jababeka dan applies only to PLTGU Jababeka and PLTU
PLTU Co-firing Babelan, sedangkan PLTG Co-firing Babelan, whereas PLTG MM-2100
MM-2100 tidak memerlukan air untuk does not require water for power generation
operasional pembangkitan. operations.
1. National Geographic Indonesia, Indonesia Terancam Krisis Air Bersih di 2045, Pemanfaatan Embung dan Sumur Resapan Jadi Solusi, diakses melalui
https://nationalgeographic.grid.id/read/133625127/indonesia-terancam-krisis-air-bersihdi-2045-pemanfaatan-embung-dan-sumur-resapan-jadi-
solusi?page=all
National Geographic Indonesia, Indonesia Terancam Krisis Air Bersih di 2045, Pemanfaatan Embung dan Sumur Resapan Jadi Solusi, diakses melalui
https://nationalgeographic.grid.id/read/133625127/indonesia-terancam-krisis-air-bersihdi-2045-pemanfaatan-embung-dan-sumur-resapan-jadi-
solusi?page=all
Page 277
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
275
- Kebutuhan air domestik - Domestic water use
01
• Di PLTGU Jababeka dan PLTU Co-firing • At PLTGU Jababeka and PLTU Co-firing
Babelan, penyediaan air bersih domestik Babelan, domestic clean water supply is
02
dipenuhi melalui Water Treatment Plant provided through the Company’s internal
(WTP) internal Perseroan. Water Treatment Plant (WTP).
03
• Di PLTG MM-2100, penyediaan air domestik • At PLTG MM-2100, domestic water supply is
dikelola oleh pengelola kawasan industri managed by the industrial estate operator
sebagai bagian dari sistem utilitas as part of the estate’s integrated utilities
04
terintegrasi kawasan. system.
05
- Pengelolaan air limbah domestik - Domestic wastewater management
• Di PLTGU Jababeka dan PLTG MM-2100, • At PLTGU Jababeka and PLTG MM-2100,
pembuangan dan pengolahan air limbah domestic wastewater discharge and
06
domestik dilakukan melalui sistem treatment are managed through the
pengolahan air limbah terpusat milik centralized wastewater treatment system
07
kawasan industri. operated by the respective industrial estates.
• Di PLTU Co-firing Babelan, pengelolaan air • At PLTU Co-firing Babelan, domestic
08
limbah domestik dilakukan secara mandiri wastewater is treated and managed
oleh Perseroan sesuai dengan peraturan internally by the Company in accordance
09 Sustainable Environmental Management
yang berlaku. with applicable regulations.
• Kebijakan konservasi air menyeluruh • Comprehensive water conservation policy
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
Perseroan memiliki kebijakan konservasi air yang The Company has established a water conservation
berlaku di seluruh lokasi operasional, termasuk policy that applies to all operational locations,
pembangkit, kantor pusat, dan kantor layanan, including power plants, the head office, and service
serta mencakup seluruh karyawan dan kontraktor offices, and covers all employees and contractors
yang bekerja di area Perseroan. working within the Company’s premises.
Dalam pelaporannya, pengungkapan kuantitatif In its reporting, quantitative disclosure of water use is
penggunaan air difokuskan pada aktivitas focused on power generation operational activities
operasional pembangkitan yang bersifat material that are material to the Company’s total water
terhadap total pengambilan air Perseroan. withdrawal.
Air merupakan salah satu aspek penting dalam Water is an important aspect of the power plants
operasional pembangkit listrik. Perseroan operational activities. The Company requires good
membutuhkan kualitas air yang baik dalam water quality in the electricity generation process,
proses pembangkitan listrik, siklus penguapan air, water evaporation cycle, cooling media, cleaning,
media pendingin, pembersihan, dan kebutuhan and drinking in each building. To facilitate access
10
air minum di tiap gedung. Untuk mempermudah to water for electricity generation processes, the
akses air dalam proses pembangkitan tenaga Company’s power plants are located near rivers.
11
listrik, maka pembangunan pembangkitan The Company ensures that all water withdrawals
milik Perseroan dilakukan dekat dengan sungai. are conducted responsibly, taking into account the
Perseroan memastikan bahwa setiap pengambilan social and environmental impacts on surrounding
air dilakukan secara bertanggung jawab dengan communities. [GRI 3-3]
memperhitungkan dampak sosial dan lingkungan
bagi masyarakat sekitar. [GRI 3-3]
Kebijakan konservasi air ditinjau setiap tahun untuk The water conservation policy is reviewed
memastikan relevansi dan efektivitasnya. Kebijakan annually to ensure its continued relevance and
ini juga disosialisasikan dan dikomunikasikan secara effectiveness. This policy is also regularly socialized
berkala untuk memastikan bahwa semua personil and communicated to ensure that all personnel are
mengetahui dan memenuhi persyaratan kebijakan. aware of and comply with its requirements. [GRI 3-3]
[GRI 3-3]
Pendekatan manajemen kami berfokus pada tiga Our management approach focuses on three main
pilar utama yaitu mengurangi beban pengambilan pillars by reducing the burden of taking raw water,
air baku, memaksimalkan air daur ulang, dan maximizing recycled water, and ensuring that the
memastikan kualitas air yang dialirkan kembali quality of water flowing back to main water bodies
ke badan air umum sudah memenuhi baku mutu has met the quality standards in accordance with
sesuai dengan peraturan yang berlaku. [GRI 3-3] the applicable regulations. [GRI 3-3]
Page 278
PT Cikarang Listrindo Tbk
276 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Manajemen Dampak Terkait Pembuangan Water Discharge Impact Management [OJK F.14]
Air [OJK F.14][GRI 303-2] [GRI 303-2]
Sistem pengelolaan limbah cair Perseroan dirancang The Company’s wastewater management system
sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan is designed in accordance with the operational
operasional masing-masing pembangkitan. characteristics and needs of each power plant.
Sistem pengelolaan limbah cair per lokasi The wastewater management systems by
pembangkitan sebagai berikut: generation site are as follows:
1. PLTGU Jababeka 1. PLTGU Jababeka
• Lokasi: Berlokasi di dalam kawasan industri • Location: Situated within the Jababeka
Jababeka yang memiliki infrastruktur industrial estate, which has integrated waste
pengelolaan limbah terintegrasi. management infrastructure.
• Sistem IPAL: Memanfaatkan fasilitas Instalasi • WWTP System: Utilizes the industrial estate’s
Pengolahan Air Limbah (IPAL) terpadu milik centralized Wastewater Treatment Plant
kawasan industri. (WWTP).
• Proses: Limbah cair domestik dan operasional • Process: Domestic and operational wastewater
dari PLTGU Jababeka diproses melalui IPAL from PLTGU Jababeka is treated through the
kawasan yang telah dilengkapi dengan estate’s WWTP, which is equipped with modern
teknologi pengolahan modern sebelum treatment technology, before being discharged
dialirkan ke Sungai Cikarang. into the Cikarang River.
2. PLTU Co-firing Babelan 2. PLTU Co-firing Babelan
• Sistem IPAL Mandiri: Memiliki sistem Instalasi • Independent WWTP: Operates an internal
Pengolahan Air Limbah (IPAL) internal yang Wastewater Treatment Plant (WWTP) managed
dikelola secara independen. independently.
• Proses Pengolahan: Air limbah dari kegiatan • Treatment Process: Wastewater generated from
operasional diolah secara menyeluruh melalui operational activities is fully treated through
IPAL internal sebelum dialirkan ke Sungai the internal WWTP before being discharged into
Cikarang Bekasi Laut (CBL). the Cikarang Bekasi Laut (CBL) River.
• Pengelolaan Lumpur (Sludge): Lumpur hasil • Sludge Management: Sludge generated
proses pemurnian air sungai dan pengolahan from the river water purification process
limbah dikategorikan dan dikelola sebagai and wastewater treatment is classified and
limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). managed as hazardous and toxic waste
Lumpur ini diserahkan kepada pihak ketiga (B3). The sludge is handed over to licensed
yang telah memiliki izin dan sertifikasi untuk and certified third parties for B3 waste
pengelolaan limbah B3 guna memastikan management to ensure safe disposal and full
pembuangan yang aman dan sesuai dengan compliance with environmental regulations.
regulasi lingkungan.
3. PLTG MM-2100 3. PLTG MM-2100
• Status Operasional: Berfungsi sebagai unit • Operational Status: Functions as a standby
pembangkit siaga (standby unit) dengan generation unit with one gas turbine operating
satu unit turbin gas yang beroperasi dalam under a simple cycle configuration.
konfigurasi simple cycle.
• Konsumsi Air: Dalam konfigurasi simple cycle, • Water Consumption: Under the simple cycle
turbin gas tidak memerlukan air untuk proses configuration, the gas turbine does not require
pembangkitan listrik. Oleh karena itu, tidak water for electricity generation. Therefore,
terdapat pengambilan air untuk keperluan there is no water withdrawal for operational
operasional pembangkitan. Konsumsi air generation purposes. The recorded water
yang tercatat hanya berasal dari kebutuhan consumption is limited to domestic use by
domestik karyawan di area operasional. employees within the operational area.
• Fokus Konservasi: Saat ini belum menjadi fokus • Conservation Focus: Water conservation is not
utama program konservasi air mengingat currently a primary focus at this site due to its
intensitas penggunaan yang rendah. low intensity of use.
Page 279
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
277
Berdasarkan penjabaran diatas, maka prioritas Based on the explanation above, water conservation
01
inisiatif konservasi air difokuskan pada PLTGU initiatives are prioritized at PLTGU Jababeka and PLTU
Jababeka dan PLTU Co-firing Babelan yang memiliki Co-firing Babelan, which operate continuously.
02
operasional kontinu.
Air yang dibuang Perseroan merupakan air yang The effluent released by the Company is originated
03
berasal dari air hasil proses pengolahan dalam from the processed water in the boiler and the
boiler dan Instalasi Pengolahan Air Limbah, serta Waste Water Treatment Plant, as well as rainwater
04
cucuran hujan, yang telah diukur dan kualitasnya runoff, which has been tested and meets the quality
memenuhi baku mutu parameter yang tidak standards parameters that do not cause harm to
menyebabkan kerusakan terhadap ekosistem the ecosystem before being returned to the water
05
sebelum dikembalikan ke badan air. body.
Seluruh air yang dibuang (efluen) dari fasilitas All effluent discharged from the Company’s facilities
06
Perseroan wajib memenuhi parameter baku mutu must comply with the quality standards stipulated in
yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Negara the Regulation of the State Minister of Environment
07
Lingkungan Hidup Republik Indonesia No. 8 Tahun of the Republic of Indonesia No. 8 of 2009 on
2009 tentang Baku Mutu Air Limbah Bagi Usaha dan/ Wastewater Quality Standards for Thermal Power
08
atau Kegiatan Pembangkit Listrik Tenaga Termal. Generation Businesses and/or Activities.
Sistem pemantauan yang dimiliki Perseroan The Company’s monitoring system includes the
09 Sustainable Environmental Management
diantaranya sebagai berikut: following:
• Pemantauan kualitas air limbah dilakukan • Wastewater quality monitoring is conducted
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
secara berkala dan terstruktur di bawah regularly and in a structured manner under
pengawasan Departemen Operasi dan the supervision of the Operations Department
Health, Safety, and Environment (HSE). and the Health, Safety, and Environment (HSE)
Department.
• Air hasil olahan hanya dilepaskan ke saluran • Treated water is only released to the discharge
pembuangan menuju Sungai Cikarang Bekasi channel leading to the Cikarang Bekasi Laut (CBL)
Laut (CBL) atau Sungai Cikarang setelah River or the Cikarang River after full compliance
dipastikan memenuhi seluruh parameter with all environmental safety parameters has
keamanan lingkungan. been confirmed.
• Pengujian kualitas air dilakukan oleh laboratorium • Water quality testing is carried out by accredited
terakreditasi untuk memastikan kepatuhan laboratories to ensure regulatory compliance.
terhadap regulasi.
Volume Air yang Ditarik [GRI 303-3] The Volume of Water Withdrawn [GRI 303-3]
10
[SASB: IF-EU-140a.1] [SASB: IF-EU-140a.1]
Berikut adalah data volume pengambilan air Following are the Company’s water withdrawal
Perseroan berdasarkan sumber dan kualitas air: volumes by source and water quality. 11
Volume Pengambilan Air (megaliter)
Berdasarkan Sumber Air Water Withdrawal Volume (megaliter)
%
Base on Water Source
2025 2024 2023
Air tanah
- - - -
Ground water
Air permukaan
3.529,0 3.980,6 4.430,9 100,0
Surface water
Jumlah Pengambilan Air
3.529,0 3.980,6 4.430,9 100,0
Total Water Withdrawal
Page 280
PT Cikarang Listrindo Tbk
278 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Volume Pengambilan Air (megaliter)
Berdasarkan Kualitas Air Water Withdrawal Volume (megaliter)
%
Base on Water Quality
2025 2024 2023
Freshwater (TDS<=1000 mg/L) 3.529,0 3.980,6 4.430,9 100,0
Non-Freshwater (TDS>1000 mg/L) - - - -
Jumlah Pengambilan Air 3.529,0 3.980,6 4.430,9 100,0
Total Water Withdrawal
Volume Air yang Dibuang [OJK F.14][GRI 303-4][SASB: IF-EU-140a.1]
The Volume of Water Released
Berikut adalah data volume air yang dibuang Following are the Company’s water discharge
Perseroan berdasarkan tujuan pembuangan dan volumes by discharge destination and water quality:
kualitas air:
Seluruh Area (megaliter)
Deskripsi All Area (megaliter)
Description
2025 2024 2023
Sungai Cikarang Barat Laut
91,5 51,6 70,9
Berdasarkan Tujuan Cikarang Barat Laut River
Pembuangan
Base on Discharge Destination Sungai Cikarang
599,7 740,4 755,6
Cikarang River
Jumlah
691,2 792,0 826,6
Total
Freshwater (≤1,000 mg/L Total Dissolved
691,2 792,0 826,6
Berdasarkan Kualitas Air Solids)
Base on Water Quality Non-freshwater (>1,000 mg/L Total
- - -
Dissolved Solids)
Volume Air yang Dikonsumsi [OJK F.8][GRI 303-5][SASB: IF-EU-140a.1]
English: The Volume of Water Consumed
Dalam megaliter | In megalitre
2025 2024 2023
Jumlah Air yang Dikonsumsi
2.837,8 3.188,6 3.604,3
The Volume of Water Consumed
Pengukuran volume air Perseroan menggunakan The Company measures water volumes using
flow meter terkalibrasi untuk menjamin akurasi. calibrated flow meters to ensure accuracy. Data are
Pencatatan data juga dilakukan secara real-time recorded in real-time and validated periodically.
dan divalidasi secara berkala.
Penurunan volume pengambilan, pembuangan, The reduction in water withdrawal, release, and
dan konsumsi air disebabkan oleh menurunnya consumption was due to the decreased in production
produksi di PLTGU akibat terbatasnya pasokan at the PLTGU due to the limited gas supply. Water
gas. Intensitas konsumsi air di PLTU lebih rendah consumption intensity at PLTU is lower than at PLTGU,
dibandingkan PLTGU, sehingga berkontribusi pada contributing to overall water use efficiency.
efisiensi penggunaan air secara keseluruhan.
Page 281
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
279
Pengelolaan Limbah [OJK F.14][SASB: IF-EU-150a.3] Waste Management [OJK F.14][SASB: IF-EU-150a.3]
01
Pengelolaan limbah menjadi salah satu komitmen Waste management is one of Cikarang Listrindo’s
02
Cikarang Listrindo guna mewujudkan keberlanjutan commitments to realizing environmental
lingkungan. Dalam pengelolaannya, Cikarang Listrindo sustainability. In its management, the Company
03
membagi dua kategori limbah Perseroan yang categorizes wastes from operational activities into
ditimbulkan dari kegiatan operasional, yakni limbah two categories, namely B3 (Hazardous and Toxic)
B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) yang terbagi waste, which are divided into solid and liquid wastes,
04
menjadi limbah padat dan cair, dan kategori kedua and non-B3 (Non-hazardous and Non-toxic) waste
yakni limbah non-B3 (Tidak Berbahaya dan Beracun) consisting of organic and non-organic wastes.
05
yang terdiri dari sampah organik dan non-organik.
Untuk meminimalkan potensi pencemaran In order to minimize the potential for environmental
06
lingkungan, Perseroan melakukan pengelolaan pollution, the Company conducts waste
limbah sesuai dengan jenis dan karakteristik management according to the types and
07
limbah, dan berpedoman pada Standar characteristics of the wastes based on the
Operasi Perusahaan serta diawasi oleh Sistem Company’s Operating Standards, and is supervised
08
Manajemen K3L dalam Perseroan. Perseroan by the HSE Management System in the Company.
memastikan bahwa pengelolaan limbah mengikuti The Company ensures that the waste management
peraturan perundangan yang berlaku, seperti complies with the prevailing laws and regulations,
09 Sustainable Environmental Management
Peraturan Pemerintah No. 22 tahun 2021 tentang including Government Regulation No. 22 of 2021
Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan concerning the Implementation of Environmental
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
Lingkungan Hidup, dan peraturan ketentuan lainnya. Protection and Management, and other provisions.
[GRI 3-3] [GRI 3-3]
Timbulan Limbah dan Dampak Signifikan Waste Generation and Significant Waste-
Terkait Limbah [GRI 306-1] Related Impacts [GRI 306-1]
Berdasarkan rantai nilai, Perseroan memetakan Based on its value chain, the Company maps its
timbulan limbah Perseroan sebagai berikut: waste generation as follows:
1. Aktivitas Sendiri (Own Operations) - Sumber 1. Own Operations - Primary source of waste
utama limbah
- Input yang menjadi limbah: - Inputs that become waste:
• Batubara sebagai bahan bakar utama • Coal as the main fuel for power generation.
pembangkit.
• Oli dan pelumas untuk pemeliharaan • Oils and lubricants for equipment
10
peralatan. maintenance.
• Material pasir untuk bed material CFB boiler. • Sand material for CFB boiler bed material.
• Bahan kimia untuk water treatment. • Chemicals for water treatment.
11
• Material pemeliharaan (spareparts, kain • Maintenance materials (spareparts,
majun, aki). cleaning rags, batteries).
- Output limbah yang dihasilkan: - Waste outputs generated:
• Fly ash dan bottom ash (FABA) dari • Fly ash and bottom ash (FABA) from coal
pembakaran batubara. combustion.
• Oli bekas dari pemeliharaan peralatan. • Used oil from equipment maintenance.
• Aki bekas dari sistem backup power. • Used batteries from backup power systems.
• Limbah elektronik dari penggantian • E-waste from equipment replacement.
peralatan.
• Sludge dari instalasi pengolahan air limbah • Sludge from the wastewater treatment plant
(IPAL). (WWTP).
• Kain majun bekas terkontaminasi minyak. • Used oil-contaminated rags.
• Scrap metal dari pemeliharaan. • Scrap metal from maintenance activities.
• Sampah organik dan non-organik dari • Organic and inorganic waste from office and
kegiatan kantor dan operasional. operational activities.
Page 282
PT Cikarang Listrindo Tbk
280 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
2. Hulu 2. Upstream
- Limbah kemasan dari logistik material yang - Packaging waste from material logistics
dikelola oleh pemasok. managed by suppliers.
- Limbah dari proses produksi spareparts dan - Waste generated from the manufacturing
peralatan. process of spareparts and equipment.
3. Hilir 3. Downstream
- Produk utama Perseroan adalah listrik - The Company’s main product is electricity,
yang tidak menghasilkan limbah fisik di sisi which does not generate physical waste at the
pelanggan. (Not Applicable) customer end. (Not Applicable)
Dampak signifikan aktual dan potensial terkait Actual and potential significant waste-related
limbah berdasarkan input, aktivitas, dan output impacts, based on inputs, activities, and outputs, are
yang menimbulkan dampak sebagai berikut: identified as follows:
1. Input dan Aktivitas: 1. Inputs and Activities:
- Penggunaan batubara: Pembakaran batubara - Coal use: Coal combustion generates FABA,
menghasilkan FABA yang memerlukan which requires specific management.
pengelolaan khusus.
- Pemeliharaan peralatan: Menghasilkan oli - Equipment maintenance: Generates used oil,
bekas, aki bekas, dan material terkontaminasi used batteries, and contaminated materials
yang memiliki karakteristik B3. that have hazardous waste (B3) characteristics.
- Operasional pembangkit: Menghasilkan sludge - Plant operations: Generate WWTP sludge and
IPAL dan limbah elektronik. e-waste.
2. Output: 2. Outputs
- FABA yang dihasilkan oleh PLTU Co-firing - FABA generated by PLTU Co-firing Babelan:
Babelan: Meskipun tidak termasuk limbah B3 Although not classified as hazardous waste
berdasarkan PP No. 22/2021, FABA dalam jumlah (B3) under Government Regulation No. 22/2021,
besar dapat berdampak negatif pada udara, large volumes of FABA can negatively affect air,
air, dan tanah jika tidak dikelola dengan baik. water, and soil if not properly managed.
- Oli bekas yang dihasilkan oleh PLTGU Jababeka, - Used oil generated by PLTGU Jababeka, PLTG
PLTG MM-2100, dan PLTU Co-firing Babelan: MM-2100, and PLTU Co-firing Babelan: Contains
Mengandung logam berat dan hidrokarbon heavy metals and hydrocarbons that may
yang dapat mencemari tanah dan air jika tidak contaminate soil and water if improperly
dikelola dengan benar. handled.
- Aki bekas yang dihasilkan oleh PLTGU Jababeka, - Used batteries generated by PLTGU Jababeka,
PLTG MM-2100, dan PLTU Co-firing Babelan: PLTG MM-2100, and PLTU Co-firing Babelan:
Mengandung timbal (Pb) dan asam sulfat Contain lead (Pb) and sulfuric acid, which are
yang beracun bagi lingkungan dan kesehatan toxic to the environment and human health.
manusia.
- Limbah elektronik yang dihasilkan oleh - E-waste generated by PLTGU Jababeka, PLTG
PLTGU Jababeka, PLTG MM-2100 dan PLTU MM-2100, and PLTU Co-firing Babelan: Contains
Co- firing Babelan: Mengandung logam berat heavy metals and hazardous materials that
dan material berbahaya yang memerlukan require specialized management.
pengelolaan khusus.
Dampak utama terkait limbah Perseroan berada Overall, the Company’s main waste-related impacts
pada aktivitas sendiri, khususnya dari proses occur within own operations, particularly from the
pembangkitan listrik yang menghasilkan FABA power generation process that produces FABA,
dan kegiatan pemeliharaan yang menghasilkan and from maintenance activities that generate
limbah B3. hazardous waste (B3).
Page 283
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
281
Pengelolaan Dampak Signifikan Terkait Management of Significant Waste-Related
01
Limbah [GRI 306-2] Impacts [GRI 306-2]
02
Perseroan menerapkan inisiatif sirkularitas untuk The Company applies circularity initiatives across
setiap tahapan hirarki limbah dalam mencegah each stage of the waste hierarchy to prevent waste
03
timbulan limbah dan mengelola dampak, yaitu: generation and manage impacts, as follows:
1. Pencegahan Limbah 1. Waste Prevention
04
• Seleksi material input seperti penggunaan • Selecting material inputs, such as using low-
batubara low ash untuk mengurangi timbulan ash coal to reduce ash generation.
05
abu.
• Optimasi pembakaran untuk meminimalkan • Combustion optimization to minimize unburned
06
kandungan karbon dalam abu. carbon in ash.
• Pemeliharaan preventif untuk memperpanjang • Preventive maintenance to extend equipment
umur peralatan dan mengurangi limbah life and reduce sparepart waste.
07
sparepart.
• Transformasi digital untuk mengurangi • Digital transformation to reduce paper use
08
penggunaan kertas (paperless) di kantor. (paperless) in offices.
2. Penggunaan Kembali dan Daur Ulang 2. Reuse and Recycling
09 Sustainable Environmental Management
• Program Pemanfaatan Fly Ash: Bermitra • Fly Ash Utilization Program: Partnering with the
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
dengan industri semen untuk memanfaatkan cement industry to use coal ash as a substitute
abu batubara sebagai bahan baku substitusi raw material (Supplementary Cementitious
(Supplementary Cementitious Materials/SCM). Materials/ SCM).
• Daur Ulang Logam (Scrap): Kerjasama dengan • Scrap Metal Recycling: Cooperation with
pendaur ulang bersertifikat untuk limbah certified recyclers for metal waste from
logam sisa pemeliharaan. maintenance.
• Pemilahan Sampah Kantor: Program 3R untuk • Office Waste Segregation: 3R program for
kertas, plastik, dan kaleng aluminium. paper, plastics, and aluminum cans.
• Manajemen E-waste: Kerjasama dengan • E-waste Management: Cooperation with
pengelola limbah elektronik berizin. licensed e-waste handlers.
3. Penggunaan Kembali Internal 3. Internal Reuse
• Bed Material Circulation: Bottom ash dari PLTU • Bed Material Circulation: Bottom ash from PLTU
Co-firing Babelan digunakan kembali sebagai Co-firing Babelan is reused as silo sand/bed
material pasir silo/bed material untuk proses material for the combustion process, reducing
10
pembakaran, mengurangi kebutuhan material the need for new external materials.
baru dari luar.
4. Kolaborasi Masyarakat 4. Community Collaboration 11
• Pengerukan sungai CBL secara rutin: • Routine dredging of the CBL River:
- Untuk memelihara jalur lalu lintas - To maintain the Company’s water transport/
pengangkutan air Perseroan. withdrawal access.
- Untuk mengurangi bencana banjir secara - To significantly reduce flood risk and
signifikan dan secara tidak langsung indirectly improve local living conditions and
meningkatkan kelayakan hidup dan kondisi public health.
kesehatan masyarakat.
Page 284
PT Cikarang Listrindo Tbk
282 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Untuk limbah yang dikelola oleh pihak ketiga, For waste managed by third parties, the Company
Perseroan menerapkan proses verifikasi untuk applies a verification process to ensure proper
memastikan pengelolaan sesuai standar: management in line with required standards:
• Seleksi mitra pengelola limbah: Memastikan • Selection of waste management partners:
pihak ketiga memiliki izin pemanfaatan limbah Ensuring third parties hold valid permits for waste
dan terdaftar di Kementerian Lingkungan utilization/management and are registered with
Hidup sesuai peraturan perundangan. the Ministry of Environment in accordance with
prevailing regulations.
• Kontrak pengelolaan: Menetapkan kewajiban • Waste management contracts: Establishing
kontraktual untuk pengelolaan limbah yang contractual obligations for safe and compliant
aman dan sesuai regulasi. waste handling.
• Monitoring berkala: Pemantauan dan evaluasi • Periodic monitoring: Monitoring and evaluating
proses pengelolaan limbah oleh pihak ketiga. third-party waste management processes.
• Audit dan verifikasi: Verifikasi kepatuhan pihak • Audit and verification: Verifying third-party
ketiga terhadap standar keamanan dan compliance with safety and environmental
lingkungan. standards.
Sejak tahun 2024, Perseroan telah memiliki izin untuk Since 2024, the Company has obtained a permit
mengelola FABA secara mandiri, menunjukkan to manage FABA independently, demonstrating
peningkatan kapabilitas internal dalam pengelolaan strengthened internal capability in waste
limbah. management.
Perseroan menerapkan sistem pengumpulan dan The Company implements a comprehensive
pemantauan data limbah yang komprehensif yang waste data collection and monitoring system
terdiri dari: consisting of:
• Pencatatan harian timbulan limbah oleh operator • Daily waste generation records maintained by
operators
• Weighbridge measurement untuk pengukuran • Weighbridge measurements to ensure accurate
akurat berat limbah waste weight data
• Waste transfer notes dari mitra pengelola limbah • Waste transfer notes from certified waste
bersertifikat management partners
• Annual external data validation untuk memastikan • Annual external data validation to ensure data
akurasi dan reliabilitas data accuracy and reliability
• Pelaporan rutin kepada manajemen dan instansi • Regular reporting to management and relevant
terkait, seperti Kementerian Lingkungan Hidup authorities, such as Ministry of Environment
Selama tahun 2025, tidak terdapat tumpahan Throughout 2025, the Company recorded no
signifikan terkait pengolahan limbah di Perseroan significant spills related to waste management that
yang dapat berdampak pada kerusakan lingkungan. resulted in environmental damage. [OJK F.15][GRI 306-3]
[OJK F.15][GRI 306-3]
Berikut adalah data tahun 2025 atas limbah yang The following presents the Company’s 2025
dihasilkan dari kegiatan operasional Perseroan operational waste data, detailed as follows:
dengan rincian sebagai berikut:
Page 285
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
283
Limbah Menurut Komposisi [OJK F.13, F.14][GRI 306-3, 306-4][SASB: IF-EU-150a.1]
01
Waste by Composition
02
Dalam Ton | In Tons
Limbah yang Dimanfaatkan Limbah yang Dikirimkan ke
03
Komposisi Timbulan Limbah
Kembali *) Pembuangan Akhir
Composition Waste Generation
Reused Waste *) Waste Sent to Final Disposal
04
Limbah B3
Hazardous Waste
05
Sludge IPAL
107,4 - 107,4
Sludge WWTP
Oli bekas
06
19,1 - 19,1
Used oil
Kain majun bekas
07
11,4 - 11,4
Used rags
Limbah terkontaminasi
11,6 - 11,6
08
Contaminated waste
Aki bekas
8,8 8,8 -
09 Sustainable Environmental Management
Used batteries
Residu dasar tangki
8,4 - 8,4
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
Tank bottom sludge
Limbah elektronik
0,8 - 0,8
Electronic waste
Kemasan bekas B3
2,1 1,2 0,9
Used hazardous waste packaging
Limbah B3 lainnya
6,1 - 6,1
Other B3 Waste
Subtotal 175,7 10,0 165,7
Limbah Non-B3
Non-Hazardous Waste
Fly Ash 58.539,9 58.539,9 -
Bottom Ash 5.716,6 5.716,6 -
Sampah Organik
40,0 32,3 -
Organic Waste
10
Sampah Non-organik
247,4 128,9 126,2
Non-organic Waste
Subtotal 64.543,9 64.417,7 126,2 11
Total 64.719,6 64.427,7 291,9
Catatan:
*) Limbah yang Dimanfaatkan Kembali adalah limbah yang dihasilkan oleh Perseroan dan dikelola melalui pemanfaatan oleh pihak ketiga maupun
secara mandiri oleh Perseroan. Seluruh pihak yang terlibat memiliki izin pemanfaatan limbah dan terdaftar di Kementerian Lingkungan Hidup sesuai
dengan peraturan perundangan yang berlaku.
Reused Waste refers to waste generated by the Company that is managed through utilization by authorized third parties and through self-utilization by
the Company. All parties has a permit for waste utilization and is registered with the Ministry of Environment in accordance with applicable regulations.
Page 286
PT Cikarang Listrindo Tbk
284 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Limbah yang Dialihkan dari Pembuangan Akhir (Dimanfaatkan Kembali)
Berdasarkan Pengerjaan Pemulihan [GRI 306-4][SASB: IF-EU-150a.1]
Waste Diverted from Final Disposal (for Reused) Based on Recovery Works
Dalam Ton | In Tons
Komposisi Di Tempat Di Luar
Total
Composition Onsite Outside
Limbah B3
Hazardous Waste
Persiapan untuk penggunaan ulang
Preparation for reuse
Aki Bekas
- 8,8 8,8
Used batteries
Kemasan bekas B3
- 1,2 1,2
Used hazardous waste packaging
Subtotal - 10,0 10,0
Limbah Non-B3
Non-Hazardous Waste
Daur ulang
Recycling
Fly Ash 42.929,2 15.610,7 58.539,9
Bottom Ash 5.716,6 - 5.716,6
Sampah Organik
23,6 8,7 32,3
Organic Waste
Sampah Non-organik
- 128,9 128,9
Non-organic Waste
Subtotal 48.669,4 15.748,3 64.417,7
Total Limbah Dialihkan dari Pembuangan Akhir
48.669,4 15.758,3 64.427,7
Total Waste Diverted from Final Disposal
Limbah yang Dikirim ke Pembuangan Akhir Berdasarkan Cara Pembuangan (Ton)
[GRI 306-5][SASB: IF-EU-150a.1]
Waste Sent to Final Disposal Site Based On Disposal Methods (Tons)
Dalam Ton | In Tons
Jenis Di Tempat Di Luar
Total
Type Onsite Outside
Limbah B3
Hazardous Waste
Insinerasi (dengan perolehan energi)
Incineration (with energy recovery)
Oli bekas
- 19,1 19,1
Used oil
Residu dasar tangki
- 8,4 8,4
Tank bottom sludge
Page 287
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
285
Dalam Ton | In Tons
01
Jenis Di Tempat Di Luar
Total
Type Onsite Outside
02
Insinerasi (tanpa perolehan energi)
Incineration (without energy recovery)
03
Kain majun bekas
- 11,4 11,4
Used rags
04
Limbah terkontaminasi
- 11,6 11,6
Contaminated waste
05
Kemasan bekas B3
- 0,9 0,9
Used hazardous waste packaging
06
Limbah B3 lainnya
- 0,1 0,1
Other B3 Waste
Penimbunan
07
Landfilling
Sludge IPAL
08
- 107,4 107,4
Sludge WWTP
Limbah B3 lainnya
- 6,0 6,0
09 Sustainable Environmental Management
Other B3 Waste
Pengerjaan pembuangan lainnya (Solidifikasi)
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
Other disposal operations (Solidification)
Limbah elektronik
- 0,8 0,8
Electronic waste
Subtotal - 165,7 165,7
Limbah Non-B3
Non-Hazardous Waste
Penimbunan
Landfilling
Sampah Non-organik
- 126,2 126,2
Non-organic Waste
Subtotal - 126,2 126,2
Total Limbah yang Dikirimkan ke Pembuangan Akhir
- 291,9 291,9
Total Waste Sent to Final Disposal
10
Intensitas Limbah Non-B3 ke Pembuangan Non-Hazardous Waste to Final Disposal
Akhir Intensity
Berdasarkan data pembuangan akhir limbah non-B3 Based on the reported final disposal data of non-
11
yang dilaporkan, intensitas penimbunan limbah hazardous waste, the intensity of non-hazardous
non-B3 terhadap kinerja keuangan pada tahun waste disposed to landfill in 2025 was recorded at
2025 tercatat sebesar 0,23 ton/AS$ juta penjualan, 0.23 tons/US$ million in revenue, representing an
menunjukkan perbaikan dibandingkan tahun 2024 improvement compared to 0.37 tons/US$ million
sebesar 0,37 ton/AS$ juta penjualan. Secara rata- in 2024. The three-year average non-hazardous
rata, intensitas limbah non-B3 selama tiga tahun waste intensity stands at 0.38 tons/US$ million
terakhir sebesar 0,38 ton/AS$ juta penjualan. in revenue.
Intensitas dihitung dengan membagi total limbah The intensity is calculated by dividing total volume
non-B3 yang ditimbun pada pembuangan akhir of non-hazardous waste disposed to final landfill by
dengan total penjualan (dalam AS$ juta). total revenue (US$ million).
Page 288
PT Cikarang Listrindo Tbk
286 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Pengolahan Limbah B3 oleh Cikarang The Processing of B3 Waste by
Listrindo Membawa Dampak Positif Cikarang Listrindo Brings Positive
pada Aspek Sosial [GRI 306-2] Social Impacts [GRI 306-2]
Dalam pengelolaan limbah Bahan Berbahaya In managing Hazardous and Toxic Waste (B3)
dan Beracun (B3) khususnya aki bekas, Cikarang particularly used batteries, Cikarang Listrindo
Listrindo bekerjasama dengan pihak ketiga yang collaborates with a third-party registered with
terdaftar di Kementerian Lingkungan Hidup. Inisiatif the Ministry of Environment. This initiative has a
ini memberikan dampak ekonomi dan sosial yang positive economic and social impact, including
positif, termasuk menciptakan lapangan kerja bagi creating job opportunities for its 96 employees.
96 karyawannya.
Pengelolaan aki bekas ini dilakukan melalui proses The management of used batteries is carried-out
peleburan menggunakan rotary furnace pada through a smelting process using a rotary furnace
temperatur 600°C - 1.300°C. Teknologi ini secara at temperatures ranging from 600°C to 1,300°C.
signifikan mengurangi massa dan volume limbah This technology significantly reduces the mass and
sekaligus memungkinkan pemanfaatan kembali volume of waste while enabling the recovery of
material bernilai ekonomi, seperti timbal. economically valuable materials, such as lead.
Mitra pengelola bertanggung jawab penuh terhadap The waste management partner is fully responsible
keseluruhan proses, dengan memastikan kepatuhan for the entire process, ensuring the compliance with
terhadap standar keamanan dan lingkungan the stringent safety and environmental standards.
yang ketat. Teknologi ini memungkinkan proses This technology enables safe and effective waste
pengelolaan dilakukan secara aman dan efektif yang management in accordance with the applicable
sesuai dengan regulasi lingkungan yang berlaku. environmental regulations.
Pendekatan ini tidak hanya mengurangi risiko This approach not only reduces the risk of
pencemaran lingkungan tetapi juga mendukung environmental pollution but also supports the
prinsip sirkular ekonomi, dengan mengembalikan principles of a circular economy by returning
material hasil pemrosesan ke rantai pasok sebagai processed materials to the supply chain as new
bahan baku baru. raw materials.
Cikarang Listrindo secara konsisten memantau dan Cikarang Listrindo consistently monitors and
mengevaluasi proses pengelolaan limbah B3 untuk evaluates the B3 waste management process to
memastikan efektivitas, kepatuhan, dan kontribusi ensure its effectiveness, compliance, and contribution
terhadap tujuan keberlanjutan jangka panjang. to long-term sustainability goals. Through
Melalui kolaborasi dengan mitra berpengalaman dan collaboration with experienced partners and the use
penggunaan teknologi tepat guna, Perseroan terus of appropriate technology, the Company continues
memperkuat perannya dalam mewujudkan industri to strengthen its role in fostering an environmentally
yang ramah lingkungan dan bertanggung jawab. responsible and sustainable industry.
Page 289
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
287
KEANEKARAGAMAN HAYATI [EU13]
01
Biodiversity
02
Bagi Cikarang Listrindo, pemeliharaan For Cikarang Listrindo, maintaining biodiversity is not
03
keanekaragaman hayati tidak hanya penting only important for the balance of the ecosystem.
bagi keseimbangan ekosistem. Lebih dari itu, Moreover, well-preserved biodiversity is an
04
keanekaragaman hayati yang terpelihara dengan invaluable legacy for future generations. Therefore,
baik merupakan warisan yang tidak ternilai bagi the Company is committed to carrying out various
generasi mendatang. Oleh karena itu, Perseroan efforts to conserve biodiversity, especially the flora
05
berkomitmen melakukan berbagai upaya and fauna outside the operational area.
pelestarian keanekaragaman hayati terutama
06
flora-fauna yang berada di luar area operasional.
Lokasi Operasional dan Area Konservasi Operational Sites and Conservation Areas
07
Wilayah operasional Perseroan tidak bersinggungan The Company’s operational areas do not directly
08
secara langsung maupun tidak langsung dengan or indirectly intersect with protected areas
kawasan lindung atau daerah konservasi yang or conservation areas that have high level of
09 Sustainable Environmental Management
memiliki tingkat keanekaragaman hayati yang biodiversity. The Company’s operational locations
tinggi. Lokasi operasional Perseroan berjarak lebih are located more than 40 km away from the
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
dari 40 km dari area konservasi yang dikelola conservation area managed by the Company. [OJK F.9]
Perseroan. [OJK F.9]
Area konservasi yang dikelola oleh Perseroan adalah: The conservation areas managed by the Company
[OJK F.9] are as follows: [OJK F.9]
1. Konservasi Mangrove di Desa Pantai Bahagia, 1. Mangrove Conservation in Pantai Bahagia
Muara Gembong, Bekasi (Koordinat: 5°56’24.63”S, Village, Muara Gembong, Bekasi (Coordinates:
107°2’17.49”E) sejak tahun 2019. 5°56’24.63”S, 107°2’17.49”E) since 2019.
2. Taman Kehati Kiara Payung Blok 2 di Desa 2. Kiara Payung Biodiversity Park Block 2 in
Sindangsari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat Sindangsari Village, Sumedang Regency, West
(Koordinat: 6°53’15.60”S, 107°45’37.29”E) sejak Java (Coordinates: 6°53’15.60”S, 107°45’37.29”E)
tahun 2022. since 2022.
3. Taman Kehati Kiara Payung Blok 4 di Desa 3. Kiara Payung Biodiversity Park Block 4 in
Sindangsari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat Sindangsari Village, Sumedang Regency, West
(Koordinat: 6°53’16.879”S, 107°45’34.269”E) sejak Java (Coordinates: 6°53’16.879”S, 107°45’34.269”E)
10
tahun 2024. since 2024.
Dengan demikian, kehadiran Perseroan tidak Thus, the existence of the Company does not give
memberikan dampak negatif terhadap negative impact on biodiversity in the protected 11
keanekaragaman hayati di kawasan lindung atau areas or conservation areas. [OJK F.9]
daerah konservasi yang ada di provinsi. [OJK F.9]
Meskipun tidak berlokasi di kawasan konservasi, Although the Company’s operations are not
operasional Perseroan mengidentifikasi dampak located within conservation areas, the Company
tidak langsung terhadap keanekaragaman hayati has identified the following indirect impacts on
sebagai berikut: biodiversity:
Page 290
PT Cikarang Listrindo Tbk
288 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Area yang Berpotensi
Jenis Dampak Skala Dampak Strategi Mitigasi
Terdampak
Impact Type Impact Scale Mitigation Strategy
Potentially Affected Area
Emisi dan polusi udara dari Area dalam radius 5-10 km Rendah hingga sedang Habitat offset di area Mangrove
operasional pembangkit dari lokasi pembangkit (40+ km dari operasional) dan
Taman Kehati Sumedang (>150
km dari operasional)
Air emissions and pollution Areas within a 5–10 km radius Low to moderate Habitat offset initiatives in
from power plant operations of the power plants mangrove areas (40+ km
from operations) and the
Sumedang Biodiversity Park
(Taman Kehati) (>150 km from
operations)
Konsumsi air untuk proses Sumber air lokal Rendah Pengelolaan daerah aliran
operasional sungai Citarum melalui Taman
Kehati
Water consumption for Local water sources Low Citarum watershed
operational processes management through the
Biodiversity Park (Taman
Kehati)
Aktivitas kendaraan dan Koridor transportasi menuju Rendah Program konservasi habitat
logistik fasilitas operasional alami di lokasi offset
Vehicle and logistics activities Transportation corridors Low Conservation programs for
leading to operational natural habitats at offset
facilities locations
Perseroan berkomitmen untuk melestarikan The Company is committed to preserving biodiversity
keanekaragaman hayati melalui program through conservation programs in offset areas
konservasi di area offset yang berlokasi di luar located outside its operational zones. Habitat offset
wilayah operasional. Habitat offset merupakan is a conservation approach designed to compensate
pendekatan konservasi yang dirancang untuk the indirect impacts on biodiversity arising from the
mengkompensasi dampak tidak langsung terhadap Company’s operational activities by protecting,
keanekaragaman hayati akibat aktivitas operasional restoring, or managing natural habitats in other
Perseroan, dengan cara melindungi, merestorasi, locations with equivalent or higher ecological value.
atau mengelola habitat alami di lokasi lain yang This strategy ensures that, even where operational
memiliki nilai ekologis setara atau lebih tinggi. activities create ecological impacts, conservation
Strategi ini memastikan bahwa meskipun terdapat efforts at offset sites can deliver a net positive impact
dampak ekologis dari operasional, upaya konservasi on overall biodiversity. Below is information about
di lokasi offset dapat memberikan manfaat bersih the managed offset habitats: [OJK F.10]
bagi keanekaragaman hayati secara keseluruhan.
Berikut adalah informasi mengenai habitat offset
yang dikelola: [OJK F.10]
Page 291
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
289
Jumlah pohon
01
Luas yang yang dikelola
Deskripsi Komitmen Keanekaragaman
Dikelola hingga 2025
Lokasi Habitat Offset Habitat Penanaman Habitat Offset
No. Managed Number
02
Offset Habitat Location Habitat Planting Offset Habitat
Area of Trees
Description Commitment Biodiversity
(ha) Managed up
to 2025
03
1 Konservasi Mangrove Hutan 0,40 30.000 5.000 Peningkatan populasi
di Desa Pantai Bahagia, Mangrove mangrove/ flora khas ekosistem
04
Muara Gembong, Bekasi tahun mangrove
Mangrove Conservation Mangrove 5,000 Increased populations
in Pantai Bahagia Village, Forest mangroves/ of flora specific to
05
Muara Gembong, Bekasi year mangrove ecosystems
2 Taman Kehati Kiara Sumber daya 2,54 2.062 300 pohon/ Peningkatan populasi
06
Payung Blok 2 di Desa alam hayati di tahun flora khas ekosistem
Sindangsari, Kabupaten luar kawasan hutan dan konservasi
Sumedang, Jawa Barat hutan dan hulu daerah aliran
07
konservasi hulu sungai (DAS) Citarum
daerah aliran
sungai Citarum
08
Kiara Payung Biodiversity Biological 300 trees/year Increased populations
Park Block 2 in Sindangsari natural of flora specific to
Village, Sumedang resources forrest ecosystems and
09 Sustainable Environmental Management
Regency, West Java outside forest conserved the upstream
areas and area of the Citarum
upstream River basin
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
conservation of
the upstream
area of the
Citarum River
basin
3 Taman Kehati Kiara Sumber daya 0,84 797 50 pohon/ Peningkatan populasi
Payung Blok 4 di Desa alam hayati di tahun flora khas ekosistem
Sindangsari, Kabupaten luar kawasan hutan dan konservasi
Sumedang, Jawa Barat hutan dan hulu daerah aliran
Konservasi hulu sungai (DAS) Citarum
daerah aliran
sungai Citarum
Kiara Payung Biodiversity Biological 50 trees/year Increased populations
Park Block 4 in Sindangsari natural of flora specific to
Village, Sumedang resources forrest ecosystems and
Regency, West Java outside forest conserved the upstream
areas and area of the Citarum
upstream River basin
conservation of
10
the upstream
area of the
Citarum River
11
basin
Pemantauan Keanekaragaman Hayati di Biodiversity Monitoring in Offset Habitat
Habitat Offset Locations
Pemantauan keanekaragaman hayati di habitat Biodiversity monitoring in the offset habitats has
offset dilakukan setiap tahun sejak 2019, melibatkan been conducted annually since 2019, involving
kolaborasi dengan masyarakat setempat dan collaboration with local communities and non-
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Berikut governmental organizations (NGOs). Below are the
adalah hasil pemantauan pada tahun 2025: monitoring results for 2025:
Page 292
PT Cikarang Listrindo Tbk
290 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Jumlah Spesies Flora and Fauna (Berdasarkan Daftar Merah IUCN)
Number of Flora and Fauna Species (Based on the IUCN Red List)
Serapan Karbon
Kritis atau
Lokasi Habitat Offset Carbon
Sangat Hampir
Offset Habitat Location Terancam Sequestration
Terancam Rentan Terancam Risiko Rendah
Punah (tCO2/year)
Punah Vulnerable Near Least Concern
Endangered
Critically Threatened
Endangered
Desa Pantai Bahagia,
Muara Gembong,
Bekasi
- 3 3 4 61 275
Pantai Bahagia Village,
Muara Gembong,
Bekasi
Kiara Payung Blok 2
di Desa Sindangsari,
Kabupaten Sumedang,
Jawa Barat
- 1 3 3 104 45
Kiara Payung Block 2
in Sindangsari Village,
Sumedang Regency,
West Java
Kiara Payung Blok 4
di Desa Sindangsari,
Kabupaten Sumedang,
Jawa Barat
- 1 5 1 91 24
Kiara Payung Block 4
in Sindangsari Village,
Sumedang Regency,
West Java
Serapan karbon dari penanaman pohon yang Carbon sequestration from tree planting carried out
dilakukan di sekitar area operasional dan area in the Company’s operational area and conservation
konservasi Perseroan. area.
Serapan Karbon 2025
Carbon sequestration by 2025
734 tCO2 671 tCO2 1.311 tCO2
per tahun | year per tahun | in year per tahun | in year
2023 2024 2025
1.311 tCO2
per tahun | in year
Sepanjang tahun 2025, Cikarang Listrindo telah Through 2025, Cikarang Listrindo has planted nearly
menanam hampir 11.000 pohon di tiga lokasi 11,000 trees across three power plant locations and
pembangkit dan tiga wilayah area konservasi three conservation areas of the Company. With good
Perseroan. Dengan pemeliharaan yang baik, pohon- maintenance, these trees, along with those planted
pohon ini dengan yang telah tertanam pada tahun- in previous years, can grow bigger and contribute to
tahun sebelumnya, dapat tumbuh besar dan sequestering carbon in the future.
berkontribusi dalam penyerapan karbon di masa
akan datang.
Page 293
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
291
01
02
03
04
05
06
07
08
09 Sustainable Environmental Management
PLTU Co-firing Babelan Menerapkan Teknologi Ramah Lingkungan dan
Membangun Rumah Pembibitan
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
PLTU Co-firing Babelan Implements Eco-Friendly Technology and Establishes
Seedling House
PLTU Co-firing Babelan menjadi salah satu The PLTU Co-firing Babelan becomes one of the
pembangkit listrik yang telah menerapkan teknologi power plants that has implemented technology
yang dapat mendukung penggunaan sumber that can support the use of environmentally friendly
energi yang ramah lingkungan. energy sources.
PLTU Co-firing Babelan menggunakan teknologi PLTU Co-firing Babelan utilizes air condensing cooler
air condensing cooler (ACC) untuk pendinginan. (ACC) technology for cooling. This technology
Teknologi ini tidak memerlukan air seperti pembangkit does not require water like conventional steam
PLTU pada umumnya karena proses uap didinginkan power plants, as the steam process is cooled by
oleh udara sekitar yang mengalir melalui steam coil. the surrounding air flowing through steam coils.
Dengan demikian, area sekitar operasional PLTU Consequently, the operational area around PLTU does
10
tidak mengalami kekurangan air dan terhindar dari not experience water shortages and is spared from
kekeringan, sehingga tidak menimbulkan dampak drought, avoiding adverse impacts on biodiversity.
11
buruk pada keanekaragaman hayati.
Pada 2025 PLTU Co-firing Babelan mengambil In 2025, PLTU Co-firing Babelan took a sustainable
inisiatif berkelanjutan dengan membangun Rumah initiative by constructing a Seedling House to meet
Pembibitan untuk memenuhi kebutuhan tanaman the plant needs for greening, both inside and outside
yang diperlukan untuk penghijauan, baik di dalam the generation area. Currently, 6,172 trees have been
maupun di luar area pembangkitan. Saat ini, telah planted, including 5 South-Indian Vatica (Vatica
tertanam 6.172 pohon, termasuk 5 langka South- chinensis) rare trees.
Indian Vatica (Vatica chinensis).
Di luar lokasi pembangkitan, sejak tahun 2019, Beyond the power plant location, since 2019 the
Perseroan melakukan penanaman 30.000 pohon Company has been planting 30,000 mangrove trees
mangrove di Desa Pantai Bahagia, timur laut dari in the Pantai Bahagia Village, northeast of Babelan,
Babelan, dan akan masih terus berlanjut di tahun ini. and will continue into the following year.
Dengan semangat “Terang yang Membawa With the spirit of “Light that Bring Goodness” in the
Kebaikan” dalam sektor lingkungan, Perseroan environmental sector, the Company has a goal to
memiliki tujuan untuk berkontribusi pada Tujuan contribute to the Sustainable Development Goals
Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 13 dan 15 (SDG’s) 13 and 15 on Climate Action, and Life on Land.
terhadap Climate Action dan Life on Land.
Page 294
PT Cikarang Listrindo Tbk
292 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
KOMITMEN LINGKUNGAN
Environmental Commitment
Cikarang Listrindo berkomitmen untuk mematuhi Cikarang Listrindo is committed to complying with
semua peraturan yang terkait dengan lingkungan all regulations related to the environment and
dan bahkan melampaui standar minimal peraturan. even beyond the requirements. We believe that by
Kami meyakini kepatuhan terhadap peraturan complying the regulations will lead the Company
akan membawa Perseroan menuju bisnis yang towards business sustainability. During 2025, the
berkelanjutan. Pada tahun 2025, Perseroan tidak Company did not receive any sanctions related
mendapatkan sanksi atau denda atas pelanggaran to noncompliance with environmental laws or
atau ketidakpatuhan terhadap undang-undang. regulations.
Perseroan juga memastikan selalu terbuka apabila The Company is always open to any inputs related to
terdapat laporan pengaduan terkait dampak environmental impacts arising from its power plants
lingkungan yang timbul dari kegiatan operasional operational activities. Inputs can be submitted in
pembangkitan. Pengaduan masalah lingkungan writing and addressed to the Company’s official
dapat disampaikan secara tertulis yang ditujukan ke address or directly to the relevant power plants.
alamat resmi Perseroan atau langsung disampaikan Throughout 2025, the Company did not receive any
kepada unit pembangkit terkait. Selama tahun 2025, material environmental complaints or substantiated
Perseroan tidak menerima adanya pengaduan complaints from the community surrounding the
lingkungan yang bersifat material maupun Company’s operational area. [OJK F.16][SASB: IF-EU-140a.2]
pengaduan yang terverifikasi dari masyarakat sekitar
lokasi operasional Perseroan. [OJK F.16][SASB: IF-EU-140a.2]
Sepanjang tahun 2025, Perseroan mengalokasikan Throughout 2025, the Company allocated
investasi untuk mitigasi dampak lingkungan yang investments for environmental impact mitigation,
seluruhnya dibiayai melalui sumber pembiayaan fully financed through internal funding sources. Key
internal. Beberapa proyek utama yang dijalankan projects undertaken include construction of gas
mencakup proyek pengembangan pembangkit engine power plant project with the capacity of 50 MW
listrik tenaga mesin gas dengan kapasitas 50 MW to increase operational performance. This project is
untuk meningkatkan kinerja operasional. Proyek ini projected to require a total budget of US$44.0 million
direncanakan memerlukan total anggaran sebesar for the 2024–2026 period, of which realization as of
AS$44,0 juta untuk periode 2024-2026, di mana 2025 has reached US$32.8 million. Additionally, the
realisasi sampai tahun 2025 mencapai AS$32,8 juta. biomass handling system project has a budget of
Selain itu, proyek sistem biomass handling memiliki US$7.0 million for the 2024-2025 period, which was
anggaran sebesar AS$7,0 juta untuk periode fully realized in 2025 at a total of US$7.3 million. The
2024-2025 yang telah terealisasi seluruhnya pada Company also executed the solar power project,
tahun 2025 sebesar AS$7,3 juta. Perseroan juga which was budgeted at US$9.0 million for 2025, but
menjalankan proyek PLTS, yang pada tahun 2025 actual investment reached US$5.4 million. [OJK F.3, F.4]
dianggarkan sebesar AS$9,0 juta, dengan realisasi
investasinya mencapai AS$5,4 juta. [OJK F.3, F.4]
Secara keseluruhan, total investasi yang telah Overall, the total investment allocated for
dikeluarkan untuk proyek-proyek lingkungan environmental projects in 2025 amounted to
pada tahun 2025 mencapai AS$32,3 juta. Investasi US$32.3 million. This investment reflects the
ini mencerminkan komitmen Perseroan dalam Company’s commitment to reducing environmental
mengurangi dampak lingkungan dan mendukung impact and supporting the transition to more
transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan. sustainable energy. [OJK F.3, F.4]
[OJK F.3, F.4]
Page 295
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
293
PENGHARGAAN DI BIDANG LINGKUNGAN
01
Award in the Field of Environment
02
Pada tahun 2025, Cikarang Listrindo berhasil In 2025, Cikarang Listrindo successfully received
03
mendapatkan beberapa penghargaan terkait several awards related to the environmental
kegiatan di bidang lingkungan yang dilakukan, activities, including the following: [GRI 2-5]
04
diantaranya sebagai berikut: [GRI 2-5]
05
06
07
The Best Corporate Emission Reduction The Best Corporate Emission Reduction
Transparency Awards 2025 Transparency Awards 2025
Kategori Best of The Best Public Company Category Best of The Best Public Company
08
with Trusted Green Achievement in with Trusted Green Achievement in
Emission Reduction and Trusted Diamond Emission Reduction and Trusted Diamond
Achievement in Emission Transparency Achievement in Emission Transparency
09 Sustainable Environmental Management
29 April 2025 April 29, 2025
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
InvestorTrust InvestorTrust
Penghargaan PROKLIM – PLTU Co-firing PROKLIM Award – PLTU Co-firing Babelan
Babelan
Atas Partisipasi Program CSR Perusahaan For the Company’s participation through its
dalam Mendukung Keberlanjutan Program CSR program in supporting the sustainability
"Kampung Iklim" di Wilayah Dusun 1 of the "Kampung Iklim" program in Hamlet 1,
Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Muara Bakti Village, Babelan Sub-district,
Kabupaten Bekasi Bekasi Regency
15 Agustus 2025 August 15, 2025
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Head of the Environmental Agency
Kabupaten Bekasi Bekasi Regency
10
11
Katadata Sustainability Action for the Katadata Sustainability Action for the
Future Econony (SAFE) 2025 Future Econony (SAFE) 2025
Apresiasi Katadata ESG Index kepada Recognition from the Katadata ESG
Cikarang Listrindo sebagai salah satu Index to Cikarang Listrindo as one of the
perusahaan terbaik di Sektor Energi yang best companies in the Energy Sector
menerapkan konsep ESG implementing ESG principles
10 September 2025 September 10, 2025
Katadata ESG Index (KESGI) 2025 Katadata ESG Index (KESGI) 2025 2025
Page 296
PT Cikarang Listrindo Tbk
294 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Penghargaan Inovasi Lingkungan Environmental Innovation Award for
Penurunan Emisi Emission Reduction
Kategori Silver atas “Penurunan Beban Silver Category for “Reducing the GHG
Emisi Gas Rumah Kaca GRK PLTU emission load at PLTU Co-firing Babelan
Co-firing Babelan sebesar 25 dengan by 25 through the development of an
Pembuatan Otomasi Co-Firing Allocator automated Co-Firing Allocator System
System Sicocom pada CFB Boiler". (Sicocom) for the CFB Boiler.”
16 September 2025 September 16, 2025
Environmental & Social Innovation Environmental & Social Innovation
Awards (ENSIA) 2025 Awards (ENSIA) 2025
Platinum Alignment untuk PLTGU Platinum Alignment for PLTGU
Jababeka Jababeka
For its excellence in environmental For its excellence in environmental
stewardship through “Initiating Action stewardship through “Initiating Action
for Sustainability and Resilience – for Sustainability and Resilience –
Kehati Asri” Kehati Asri”
18 September 2025 September 18, 2025
La Tofi School of CSR dan Portman La Tofi School of CSR and Portman
College Malaysia College Malaysia
Piagam Utama Apresiasi Kinerja 2025 2025 Main Performance Appreciation
Award
Penghargaan EBTKE Tahun 2025 2025 EBTKE Award in the Bioenergy Sector
Bidang Bioenergi atas Kinerja for Biomass Co-firing Performance
Pelaksana Co-firing Biomassa
22 September 2025 September 22, 2025
Direktorat Jenderal Energi Baru, Directorate General of New, Renewable
Terbarukan, dan Konservasi Energi Energy, and Energy Conservation
Kementerian Energi dan Sumber Daya Ministry of Energy and Mineral Resources
Mineral
Temu Karya Mutu & Produktivitas National Quality & Productivity
Nasional XXIX (TKMPN) 2025 Convention XXIX (NQPC) 2025
Tim kontingen terbaik Perseroan The Company’s best contingent team
berhasil meraih penghargaan sbb: successfully achieved the following
awards:
• 2 Diamond melalui QCP Petualang • 2 Diamond through QCP Petualang
dan QCP D’Chems dan QCP D’Chems
• 3 Gold melalui QCC D’Tools, QCI • 3 Gold through QCC D’Tools, QCI
Cationic, dan QCI Synergy Cationic, dan QCI Synergy
24-28 November 2025 November 24-28, 2025
Wahana Kendali Mutu dan Asosiasi Quality Control Circle Forum and
Manajemen Mutu dan Produktivitas Indonesian Association for Quality &
Indonesia Productivity Management
Page 297
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
295
01
02
03
Indonesia Sustainable Development Goals Indonesia Sustainable Development Goals
Award 2025 Award 2025
• Penghargaan “The Most Committed • “The Most Committed Corporate to the
04
Corporate to the SDGs on Environment SDGs on Environmental Pillar Program”
Pillar Program” award
• Kategori Emas atas kontribusi dalam • Gold Category for contributions to the
05
pilar lingkungan tujuan SDGs 6.4 – air environmental pillar of SDG target 6.4 –
bersih dan sanitasi layak clean water and adequate sanitation
06
• Kategori Emas atas kontribusi dalam • Gold Category for contributions to the
pilar ekonomi tujuan SDGs 7.3 – energi economic pillar of SDG target 7.3 –
bersih dan terjangkau affordable and clean energy
07
• Kategori Emas atas kontribusi dalam • Gold Category for contributions to the
pilar lingkungan tujuan SDGs 11.5 – kota environmental pillar of SDG target 11.5 –
dan komunitas yang berkelanjutan sustainable cities and communities
08
• Kategori Emas atas kontribusi dalam pilar • Gold Category for contributions to
lingkungan tujuan SDGs 12.4 – konsumsi the environmental pillar of SDG target
09 Sustainable Environmental Management
dan produksi yang bertanggung jawab 12.4 – responsible consumption and
production
• Kategori Emas atas kontribusi dalam pilar • Gold Category for contributions to
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
lingkungan tujuan SDGs 12.5 – konsumsi the environmental pillar of SDG target
dan produksi yang bertanggung jawab 12.5 – responsible consumption and
production
• Kategori Emas atas kontribusi dalam • Gold Category for contributions to the
pilar lingkungan tujuan SDGs 13.2(b) – environmental pillar of SDG target 13.2(b)
penanganan perubahan iklim – climate change mitigation
• Kategori Perak atas kontribusi dalam pilar • Silver Category for contributions to
lingkungan tujuan SDGs 12.4 – konsumsi the environmental pillar of SDG target
dan produksi yang bertanggung jawab 12.4 – responsible consumption and
production
10 Desember 2025 December 10, 2025
Corporate Forum for CSR Development Corporate Forum for CSR Development
10
11
PROPER 2024 PROPER 2024
Penghargaan PROPER periode 2023- PROPER award for the period of
2024: 2023-2024:
• PLTGU Jababeka: peringkat hijau • PLTGU Jababeka: green rating
• PLTU Co-firing Babelan: peringkat • PLTU Co-firing Babelan: green
hijau rating
• PLTG MM-2100: peringkat biru • PLTG MM-2100: blue rating
Februari 2025 February 2025
Kementerian Lingkungan Hidup Ministry of Environment of the
Republik Indonesia Republic of Indonesia
Page 298
PT Cikarang Listrindo Tbk
296 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Ringkasan
Rekomendasi Task
Force on Climate
Related Financial
Disclosure (TCFD)
Task Force on Climate-Related Financial
Disclosure (TCFD) Recommendations
Summary
Page 299
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
297
Page 300
PT Cikarang Listrindo Tbk
298 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
TATA KELOLA
Governance
Pendekatan tata kelola Perseroan terhadap risiko dan
peluang terkait iklim.
The Company’s governance approach around climate-related risks and
opportunities.
Perseroan menempatkan pengawasan risiko dan The Company places the oversight of the climate-
peluang terkait iklim dalam struktur tata kelola related risks and opportunities within its sustainability
keberlanjutan dan manajemen risiko Perseroan. governance and risk management structure. The
Direktur Utama bertanggung jawab atas arah President Director is responsible for the Company’s
kebijakan dan strategi Perseroan, sementara policy direction and strategy, while oversight of
pengawasan pelaksanaan isu Environmental, Environmental, Social, and Governance (ESG), and
Social, dan Governance (ESG), dan iklim didukung climate implementation are supported by the ESG
oleh Komite ESG, Komite Manajemen Risiko, Tim Committee, the Risk Management Committee, the
Kepatuhan GCG dan Etika, serta Komite Pengarah GCG Compliance and Ethics Team, and the ICT Steering
ICT sesuai ruang lingkup masing-masing. Committee according to their respective scopes.
Dewan Komisaris melakukan pengawasan atas risiko, The Board of Commissioners oversees risks, including
termasuk risiko terkait iklim, melalui rapat gabungan climate-related risks, through joint meetings with the
dengan Direksi yang dilaksanakan setiap 4 (empat) Board of Directors held every 4 (four) months. The
bulan. Direksi membahas topik ESG secara berkala, Board of Directors discusses ESG topics periodically,
sementara isu keberlanjutan, termasuk perubahan while sustainability matters, including climate change,
iklim, turut dilaporkan dan dibahas dalam rapat are also reported and discussed in monthly Board of
bulanan Direksi. Directors’ meetings.
Sepanjang tahun 2025, pembahasan terkait iklim Throughout 2025, climate-related discussions at
pada tingkat Direksi dan Dewan Komisaris mencakup the Board of Directors and Board of Commissioners
antara lain: levels covered, among others:
- Evaluasi risiko fisik dan transisi yang dapat - Evaluation of physical and transition risks that may
memengaruhi operasional, integritas aset, dan affect operations, asset integrity, and financial
kinerja keuangan; performance;
- Pengembangan energi terbarukan dan - Renewable energy development and Carbon
implementasi Carbon Roadmap; Roadmap implementation;
- Konservasi air dan ketahanan operasional; - Water conservation and operational resilience;
- Kesiapan terhadap perkembangan regulasi dan - Readiness for evolving regulations and carbon
pasar karbon; dan market developments; and
- Peninjauan matriks dan target keberlanjutan - Review of relevant sustainability metrics and
yang relevan. targets.
Lebih lanjut, Komite dan Tim terkait ESG dalam Furthermore, ESG-related Committees and Team
Struktur Tata Kelola Cikarang Listrindo digambarkan in the Corporate Governance Structure of Cikarang
sebagai berikut: Listrindo, are as follows:
Page 301
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
299
01
Pemegang Saham dan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Organ Utama
Main Organ
Shareholders and General Meeting of Shareholders (GMS)
Organ Pendukung Direksi
Supporting Organs for the Board of Directors
02
Organ Pendukung Dewan Komisaris
Supporting Organs for the Board of Commissioners
Organ Pendukung Eksternal
Dewan Komisaris Direksi
03
External Supporting Organ
Board of Commissioners Board of Directors
04
Komite Nominasi & Tim Kepatuhan
Komite Manajemen Risiko1
05
Remunerasi Sekretaris Perusahaan GCG & Etika
Risk Management
Nomination & Corporate Secretary GCG Compliance &
Committee1
Remuneration Committee Ethics Team
06
Komite Environmental, Komite Pengarah ICT
Komite Audit Unit Audit Internal Social, dan Governance ICT Steering Committee
07
Audit Committee Internal Audit Unit Environmental, Social, and
Governance Committee
08
Auditor Eksternal
09
External Auditor
Independen | Independent
10 Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD) Recommendations Summary
Catatan:
Ringkasan Rekomendasi Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD)
1. Terdapat Risk Champion di masing-masing Departemen.
There is a Risk Champion in each Department
Komite ESG sebagai bagian dari organ pendukung The ESG Committee, as part of the Board of Directors’
Direksi, berperan dalam mengawasi isu ESG yang supporting organs, plays a role in overseeing material
material, termasuk risiko dan peluang terkait iklim. ESG matters, including climate-related risks and
opportunities.
Berikut adalah struktur organisasi Komite ESG: The following is the organizational structure of the
ESG Committee:
Struktur Organisasi Komite ESG
Organizational Structure of the ESG Committee
Direktur Utama
President Director
Direktur ESG & Keuangan
ESG & Financial Director
Komite ESG
ESG Committee
11
Melalui Surat Keputusan Direksi No. 2024/XII/069/DIR Through Directors’ Decree No. 2024-XII/069/DIR
tanggal 5 Desember 2024, efektif per 1 Januari 2025, dated December 5, 2024, effective January 1, 2025,
Perseroan telah membentuk Komite Environmental, the Company established the Environmental, Social,
Social, and Governance (ESG), menggantikan Komite and Governance (ESG) Committee, replacing the
Keberlanjutan Lingkungan dan Komite Corporate Social Environmental Sustainability Committee and the
Responsibility. Komite ESG beranggotakan 10 (sepuluh) Corporate Social Responsibility Committee. The ESG
orang personel dan diketuai oleh Christanto Pranata, Committee consists of 10 (ten) members and is chaired
Direktur ESG & Keuangan, dan bertanggung jawab by Christanto Pranata, ESG & Financial Director, and
langsung kepada Direktur Utama. reports directly to the President Director.
Page 302
PT Cikarang Listrindo Tbk
300 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Komite ESG membantu Direksi dalam ESG Committee assists the Board of Directors in
mengembangkan, mengawasi, dan mengevaluasi developing, overseeing, and evaluating sustainability
pelaksanaan inisiatif keberlanjutan, termasuk initiatives, including the management of climate-
pengelolaan risiko dan peluang terkait iklim. Dalam related risks and opportunities. In the context of this
konteks TCFD ini, komite ESG berperan dalam TCFD summary, the ESG Committee supports the
mengkaji strategi transisi, ketahanan operasional, review of the transition strategy, operational resilience,
kesiapan regulasi, dan tindak lanjut program yang regulatory readiness, and follow-up actions relevant to
relevan terhadap perubahan iklim. climate change.
Selain melalui Komite ESG, Perseroan juga In addition to the ESG Committee, the Company also
mengintegrasikan isu perubahan iklim ke dalam integrates climate matters into other governance
mekanisme tata kelola lain, khususnya dalam proses mechanisms, particularly the risk management
pengelolaan risiko melalui Komite Manajemen process through the Risk Management Committee.
Risiko. Rincian mengenai susunan keanggotaan, Further details on membership composition, duties,
tugas, dan pelaporan masing-masing organ tata and reporting lines of each governance body are
kelola dijelaskan lebih lanjut pada bab “Tata Kelola described in the “Sustainability Governance” chapter
Keberlanjutan” dalam Laporan Keberlanjutan ini of this Sustainability Report and the “Good Corporate
dan bab “Tata Kelola Perusahaan yang Baik” dalam Governance” chapter of the Company’s 2025 Annual
Laporan Tahunan Perseroan tahun 2025. Report.
Perseroan juga terus meningkatkan kompetensi The Company also continues to enhance the
Direksi dan manajemen melalui pelatihan terkait competence of the Board of Directors and management
ESG, perubahan iklim, termasuk International through training related to ESG, climate change,
Financial Reporting Standards (IFRS) S1 dan S2. including International Financial Reporting Standards
Rincian program pelatihan disajikan dalam Laporan (IFRS) S1 and S2. Details of the training programs are
Keberlanjutan 2025 pada bab “Menjalankan Praktik presented in the 2025 Sustainability Report under the
Ketenagakerjaan Terbaik” bagian “Peningkatan chapter “Implementing Best Employment Practices”
Kompetensi: Pelatihan dan Pengembangan in the section “Competency Development: Employee
Karyawan”. Training and Development”.
Berikut adalah pelatihan dan pengembangan The following are the training and competency
kompetensi terkait dengan konteks perubahan iklim development programs related to climate change that
yang telah diikuti Direksi sepanjang tahun 2025: [OJK E.2] the Board of Directors has participated in throughout
[GRI 2-17] 2025: [OJK E.2][GRI 2-17]
Topik Pelatihan Tanggal Penyelenggara
No.
Training Topic Date Organizer
1 Pemikiran Kepemimpinan Forensik EY Indonesia tentang Tanggung 16 Januari 2025 Ernst & Young (EY)
Jawab Pidana Perusahaan: Bagaimana Organisasi Harus Menavigasi January 16, 2025 Indonesia
Menuju Bisnis yang Berkelanjutan
EY Indonesia Forensics Thought Leadership Corporate Criminal Liability:
How Organizations Should Navigate Toward Sustainable Business
2 Diskusi Keberlanjutan: Pengalaman dan Tantangan Implementasi IFRS S1 13 Februari 2025 CPA Australia
dan S2 February 13, 2025
Sustainability Discussion: Stories and Challenges of IFRS S1 and S2
Implementation
3 Modern Slavery Compass: Panduan Praktis untuk Kepemimpinan Bisnis 25 Februari 2025 CPA Australia
yang Beretika February 25, 2025
Modern Slavery Compass: A Key Resource for Ethical Business Leadership
4 Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Cloud dalam Pelaporan dan 22 April 2025 American Institute
Perencanaan ESG April 22, 2025 of Certified Public
Leveraging Cloud Technology for ESG Reporting and Planning Accountants (AICPA)
5 Pelatihan Sertifikasi Tata Kelola Teknologi Informasi Perusahaan (CGEIT) 15-18 Juli 2025 Biztech Academy,
Training Certified in the Governance of Enterprise Information Technology July 15-18, 2025 Proxsis IT Group
(CGEIT)
Page 303
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
301
Topik Pelatihan Tanggal Penyelenggara
01
No.
Training Topic Date Organizer
6 Peran CFO dalam Menciptakan Nilai dan Keunggulan Kompetitif untuk 29 Agustus 2025 PwC Australia
02
Pertumbuhan Berkelanjutan August 29, 2025
How CFO Creates Value and Competitive Advantage for Sustainable
Growth
03
7 Sharing Session “PSPK 1 dan PSPK 2” 11 Desember 2025 IAI-DPPK Kementerian
December 11, 2025 Keuangan RI
04
IAI-DPPK Ministry
of Finance of the
Republic of Indonesia
05
8 Standar dan Implementasi Sustainability Reporting (Termasuk Update 15 Desember 2025 Institut Akuntan Publik
Terkini IFRS S1 dan S2) December 15, 2025 Indonesia (IAPI)
Sustainability Reporting Standards and Implementation (Including the
06
Latest Updates to IFRS S1 and S2)
07
STRATEGI [OJK E.3]
08
Strategy
09
10 Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD) Recommendations Summary
Ringkasan Rekomendasi Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD)
Dampak aktual dan potensial dari risiko dan peluang terkait
iklim pada bisnis dan strategi.
The actual and potential impacts of climate-related risks and opportunities on
Company’s business and strategy.
Kebijakan Keberlanjutan Perseroan telah The Company’s Sustainability Policy has incorporated
mengintegrasikan topik terkait iklim sebagai bagian climate-related topics as part of its sustainability
dari prinsip komitmen keberlanjutan. Kebijakan commitment principles. The policy was last reviewed
tersebut terakhir ditinjau pada Juni 2024 dan tetap in June 2024 and remained the main reference for
menjadi acuan pelaksanaan pada tahun 2025. implementation in 2025.
Penjabaran lebih lanjut mengenai kebijakan, Further details on the Company’s policies,
program lingkungan, dan strategi transisi Perseroan environmental programs, and transition strategy are
disampaikan pada bab “Kebijakan dan Strategi presented in the “Sustainability Policy and Strategy”
Keberlanjutan” dan “Pengelolaan Lingkungan yang and “Sustainable Environmental Management”
Berkelanjutan” dalam Laporan Keberlanjutan ini. chapters of this Sustainability Report.
Ringkasan TCFD ini difokuskan pada bagaimana This TCFD summary focuses on how climate matters
isu iklim memengaruhi strategi, ketahanan, affect the Company’s strategy, resilience, decision-
pengambilan keputusan, dan aspek rantai pasok making, and key supply chain aspects.
utama Perseroan.
11
Page 304
PT Cikarang Listrindo Tbk
302 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Sebagai bagian dari perencanaan korporasi, As part of corporate planning, the Company identifies
Perseroan mengidentifikasi risiko dan peluang actual and potential climate-related risks and
terkait iklim yang aktual dan potensial yang dapat opportunities that may affect its business, strategy,
memengaruhi bisnis, strategi, perencanaan financial planning, and key supply chains across
keuangan, dan rantai pasok utama dalam jangka the short-, medium-, and long-term.
pendek, menengah, dan panjang.
Pembaruan tahun 2025 pada ringkasan ini The 2025 update of this summary reaffirms the
menegaskan pendekatan kualitatif Perseroan Company’s qualitative approach to climate scenario
terhadap analisis skenario iklim, selaras dengan analysis, aligned with the TCFD recommendations
rekomendasi TCFD dan sebagai persiapan menuju and as preparation for climate-related disclosure
pengungkapan terkait iklim berdasarkan PSPK 2, under PSPK 2, which is aligned with IFRS S2.
yang sejalan dengan IFRS S2.
Analisis Skenario Iklim - Profil Aset Climate Scenario Analysis - Asset Profile
Perseroan menggunakan profil aset operasional The Company uses its operational asset profile as the
sebagai dasar untuk menilai eksposur terhadap basis for assessing exposure to physical and transition
risiko fisik dan risiko transisi terkait iklim. Penilaian climate-related risks. The assessment considers
mempertimbangkan lokasi geografis operasi, the geographic location of operations, generation
karakteristik teknologi pembangkitan, sumber technology characteristics, energy sources, water
energi, ketergantungan terhadap air, serta implikasi dependency, and implications for employee health and
terhadap kesehatan dan keselamatan pekerja. safety.
Risiko fisik mencakup dampak kronis dan akut yang Physical risks include chronic and acute impacts that
dapat memengaruhi aset dan operasi, sedangkan may affect assets and operations, while transition risks
risiko transisi mencakup perubahan kebijakan, include changes in policy, technology, markets, and
teknologi, pasar, dan ekspektasi pelanggan menuju customer expectations in the shift toward a low-carbon
ekonomi rendah karbon. economy.
Berdasarkan profil aset Perseroan berikut, Perseroan Based on the asset profile below, the Company
melakukan penilaian kualitatif atas signifikansi performs a qualitative assessment of the significance
dampak yang mungkin timbul apabila aset tertentu of potential impacts if specific assets are exposed to
terpapar peristiwa terkait iklim. climate-related events.
Profil Aset Cikarang Listrindo
Cikarang Listrindo’s Asset Profile
Sumber Energi untuk Kapasitas Terpasang
Nama Aset Pembangkit Listrik per 31 Desember 2025 Lokasi
No.
Asset Name Energy Source for Total Installed Capacity Location
Power Generation as per December 31, 2025
1 PLTGU Jababeka Gas Alam 755 MW Kawasan Industri Jababeka, Kabupaten Bekasi
Natural Gas Jababeka Industrial Estate, Bekasi Regency
2 PLTG MM-2100 Gas Alam 109 MW Kawasan Industri MM-2100, Kabupaten Bekasi
Natural Gas MM-2100 Industrial Estate, Bekasi Regency
3 PLTU Co-firing Batubara dan 280 MW termasuk Desa Muara Bakti, Babelan, Kabupaten Bekasi
Babelan Biomassa 70 MW yang
menerapkan co-firing
Coal and Biomass 280 MW including 70 MW Muara Bakti Village, Babelan, Bekasi Regency
implementing co-firing
4 PLTS Energi Matahari 45,7 MWp Area operasional Perseroan dan lokasi
pelanggan di Kabupaten Bekasi
Solar Power Solar Energy The Company’s operational areas and
customer locations in Bekasi Regency
Page 305
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
303
Penjualan Listrik Berdasarkan Sumber Energi
01
Electricity Sales Based on Energy Sources
02
03
Gas Alam dan Batubara Biomassa dan Energi Matahari
Natural Gas and Coal Biomass and Solar Energy
04
05
06
07
3.898.787 251.515
08
MWh MWh
3,1% 4.022.603 123,9% 112.335
09
2024 2024
MWh MWh
10 Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD) Recommendations Summary
Ringkasan Rekomendasi Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD)
Analisis Skenario Iklim - Menilai Risiko Climate Scenario Analysis - Assessing
dan Dampak Perubahan Iklim Climate Risks and Impacts
Pada pembaruan untuk tahun pelaporan 2025, For the 2025 reporting year update, the
Perseroan menggunakan horizon jangka waktu Company uses the following time horizons:
sebagai berikut:
• Jangka pendek: Tahun 2025 - 2026 • Short-term: Year 2025 - 2026
• Jangka menengah: Tahun 2027 - 2035 • Medium-term: Year 2027 - 2035
• Jangka panjang: Tahun 2036 - 2060 • Long-term: Year 2036 - 2060
Tahun 2030 digunakan sebagai referensi jangka The year 2030 is used as the medium-term reference as
menengah karena sejalan dengan tonggak transisi it aligns with the Company’s transition milestones and
dan target penurunan emisi Perseroan, sedangkan emission reduction targets, while year 2060 is used as
tahun 2060 digunakan sebagai referensi jangka the long-term reference in line with the Company’s net
panjang yang sejalan dengan aspirasi net zero zero emissions aspiration.
emission Perseroan.
11
Page 306
PT Cikarang Listrindo Tbk
304 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Kategori Penilaian Risiko Iklim
Climate Risk Assessment Category
Risiko Minimal atau Terisolasi: Minimal or Isolated Risk:
Risiko terkait iklim yang dapat menyebabkan gangguan The climate-related risks that may cause temporary
Rendah
sementara terhadap operasional Perseroan dan disturbance to the Company’s operations and disrupt
Low
mengganggu pasokan energi, namun masih dapat our energy supply, but still can be managed through
dikelola melalui pendekatan teknik (engineering). engineering approaches.
Risiko Sedang atau yang Ditingkatkan: Moderate or Amplified Risk:
Risiko terkait iklim yang mungkin dapat menyebabkan The climate-related risks may cause low to medium
kerusakan ringan hingga sedang pada aset, dengan damage to assets, with a financial impact from
Menengah
dampak finansial berupa peningkatan biaya operasional increased operating cost and capital cost, or additional
Medium
dan biaya modal, atau pengeluaran tambahan untuk expenditures to support operational activities related to
mendukung kegiatan operasional yang berkaitan these assets.
dengan aset tersebut.
Risiko Utama dan Ditingkatkan: Major and Amplified Risk:
Risiko terkait iklim yang mungkin dapat menyebabkan The climate-related risks that could cause major
Tinggi
kerusakan besar pada asset, dengan dampak keuangan damages to the assets, with financial impact such as
High
seperti penghapusan dan pensiun dini dari aset yang write-offs and early retirement of existing assets, or
ada, atau pengeluaran modal tambahan yang signifikan. significant additional capital expenditures.
Shared Socio-economic Pathways (SSP) merupakan Shared Socio-economic Pathways (SSP) are socio-
jalur perkembangan sosial-ekonomi yang economic development pathways developed by
dikembangkan oleh IIASA (International Institute for IIASA (International Institute for Applied Systems
Applied Systems Analysis), serta digunakan dalam Analysis), and used within the framework of the
kerangka Intergovernmental Panel on Climate Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC)
Change (IPCC) Assessment Report (AR6) untuk Assessment Report (AR6) for climate scenario
analisis skenario iklim. Perseroan menggunakan analysis. The Company uses SSP2-4.5 and SSP5-
SSP2-4.5 dan SSP5-8.5 sebagai acuan dalam analisis 8.5 as references in its climate scenario analysis.
skenario iklim. Kedua skenario tersebut dipilih untuk These two scenarios were selected to represent an
merepresentasikan kondisi menengah dan kondisi intermediate pathway and a high-stress pathway
tekanan tinggi dalam penilaian ketahanan iklim in the Company’s climate resilience assessment.
Perseroan. Penggunaan kedua skenario ini bersifat The use of these two scenarios is qualitative in
kualitatif dan dimaksudkan untuk mendukung nature and is intended to support the identification
identifikasi area kerentanan utama, bukan untuk of key vulnerability areas, rather than to produce
menghasilkan proyeksi kuantitatif dampak quantitative projections of financial impacts.
keuangan.
1. Analisis Skenario Iklim – SSP2-4.5 1. Climate Scenario Analysis – SSP2-4.5
SSP2-4.5 merepresentasikan jalur perkembangan SSP2-4.5 represents an intermediate development
menengah, di mana transisi menuju ekonomi pathway, in which the transition toward a
yang lebih rendah karbon berlangsung secara lower-carbon economy proceeds gradually
bertahap, sementara risiko fisik terkait iklim while climate-related physical risks continue to
meningkat seiring waktu. Dalam IPCC AR6, increase over time. In the IPCC AR6, this scenario
skenario ini berkaitan dengan estimasi kenaikan is associated with an estimated average global
suhu rata-rata global sekitar 2,7°C pada periode temperature increase of approximately 2.7°C
2081–2100 dibandingkan 1850–1900, dengan in 2081–2100 relative to 1850–1900, with a range
kisaran 2,1–3,5°C. Perseroan menggunakan of 2.1–3.5°C. The Company uses this scenario
skenario ini sebagai acuan dasar kualitatif untuk as its qualitative baseline reference to assess
menilai ketahanan operasional, kesiapan transisi, operational resilience, transition readiness, and
serta potensi dampak terhadap aset, operasi, potential impacts on assets, operations, supply
rantai pasok, dan struktur biaya. chain, and cost structure.
Page 307
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
305
2. Analisis Skenario Iklim - SSP5-8.5 2. Climate Scenario Analysis - SSP5-8.5
01
SSP5-8.5 merepresentasikan jalur emisi sangat SSP5-8.5 represents a very high emissions
tinggi, dengan konsekuensi risiko fisik yang lebih pathway, with more severe physical climate risks
02
berat dan potensi gangguan yang lebih besar and greater potential disruption to the Company’s
terhadap aset, kondisi operasi, rantai pasok, dan assets, operating conditions, supply chain, and
03
struktur biaya Perseroan. Dalam IPCC AR6, skenario cost structure. In the IPCC AR6, this scenario is
ini berkaitan dengan estimasi kenaikan suhu associated with an estimated average global
rata-rata global sekitar 4,4°C pada periode 2081– temperature increase of approximately 4.4°C in
04
2100 dibandingkan 1850–1900, dengan kisaran 2081–2100 relative to 1850–1900, with a range of
3,3–5,7°C. Perseroan menggunakan skenario ini 3.3–5.7°C. The Company uses this scenario as
05
sebagai stress case untuk menguji ketahanan a stress case to test operational resilience and
operasi dan respons strategis terhadap kondisi strategic response under more extreme climate
06
iklim yang lebih ekstrem. conditions.
Risiko Fisik Physical Risk
07
Berikut adalah kemungkinan keterjadian kategori The following are the possible occurrences of the
08
penilaian risiko fisik atas skenario SSP2-4.5 dan SSP5-8.5 physical risk assessment categories for SSP2-4.5 and
dengan jangka waktu yang telah ditetapkan: SSP5-8.5 scenarios within the specified time frame:
09
PLTGU Jababeka SSP2-4.5 SSP5-8.5
10 Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD) Recommendations Summary
Risiko Fisik Jangka Jangka Jangka Jangka Jangka Jangka
Ringkasan Rekomendasi Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD)
Physical Risks Pendek Menengah Panjang Pendek Menengah Panjang
Short-term Medium-term Long-term Short-term Medium-term Long-term
Kronis (Dampak Bertahap)
Chronic (Gradual Impacts)
Kenaikan Permukaan Air Laut
Sea Level Rise
Kenaikan Suhu
Rising Temperatures
Ketersediaan Air
Water Availability
Akut (Kejadian Ekstrim)
Acute (Extreme Events)
Angin Ekstrem dan Petir
Extreme Wind and Lightning
Curah Hujan Tinggi dan Banjir
Heavy Precipitation and Flooding
Kekeringan
Drought
Kebakaran Hutan
Wildfires
Gelombang Panas
Heatwaves
11
Page 308
PT Cikarang Listrindo Tbk
306 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
PLTG MM-2100 SSP2-4.5 SSP5-8.5
Jangka Jangka Jangka Jangka Jangka Jangka
Risiko Fisik
Pendek Menengah Panjang Pendek Menengah Panjang
Physical Risks
Short-term Medium-term Long-term Short-term Medium-term Long-term
Kronis (Dampak Bertahap)
Chronic (Gradual Impacts)
Kenaikan Permukaan Air Laut
Sea Level Rise
Kenaikan Suhu
Rising Temperatures
Ketersediaan Air
Water Availability
Akut (Kejadian Ekstrim)
Acute (Extreme Events)
Angin Ekstrem dan Petir
Extreme Wind and Lightning
Curah Hujan Tinggi dan Banjir
Heavy Precipitation and Flooding
Kekeringan
Drought
Kebakaran Hutan
Wildfires
Gelombang Panas
Heatwaves
PLTU Co-Firing Babelan SSP2-4.5 SSP5-8.5
Jangka Jangka Jangka Jangka Jangka Jangka
Risiko Fisik
Pendek Menengah Panjang Pendek Menengah Panjang
Physical Risks
Short-term Medium-term Long-term Short-term Medium-term Long-term
Kronis (Dampak Bertahap)
Chronic (Gradual Impacts)
Kenaikan Permukaan Air Laut
Sea Level Rise
Kenaikan Suhu
Rising Temperatures
Ketersediaan Air
Water Availability
Akut (Kejadian Ekstrim)
Acute (Extreme Events)
Angin Ekstrem dan Petir
Extreme Wind and Lightning
Curah Hujan Tinggi dan Banjir
Heavy Precipitation and Flooding
Kekeringan
Drought
Kebakaran Hutan
Wildfires
Gelombang Panas
Heatwaves
Page 309
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
307
PLTS | Solar Power SSP2-4.5 SSP5-8.5
01
Jangka Jangka Jangka Jangka Jangka Jangka
Risiko Fisik
Pendek Menengah Panjang Pendek Menengah Panjang
Physical Risks
02
Short-term Medium-term Long-term Short-term Medium-term Long-term
Kronis (Dampak Bertahap)
Chronic (Gradual Impacts)
03
Kenaikan Permukaan Air Laut
Sea Level Rise
04
Kenaikan Suhu
Rising Temperatures
05
Ketersediaan Air
Water Availability
06
Akut (Kejadian Ekstrim)
Acute (Extreme Events)
07
Angin Ekstrem dan Petir
Extreme Wind and Lightning
08
Curah Hujan Tinggi dan Banjir
Heavy Precipitation and Flooding
09
Kekeringan
Drought
Kebakaran Hutan
10 Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD) Recommendations Summary
Wildfires
Gelombang Panas
Ringkasan Rekomendasi Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD)
Heatwaves
Keterangan:
Notes:
Rendah Menengah Tinggi
Low Medium High
11
Page 310
PT Cikarang Listrindo Tbk
308 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Perseroan memiliki strategi mitigasi untuk risiko The Company has mitigation strategies for the
terkait iklim yang paling relevan terhadap aset dan climate-related risks considered most relevant to its
operasional Perseroan, sebagai berikut: assets and operations, as follows:
Aset yang Berpotensi
Risiko Terkait Iklim Indikator Kesiapan
Terdampak
Climate-Related Risk Readiness Indicator
Potentially Affected Assets
• Curah Hujan Tinggi dan Banjir Seluruh aset Perseroan berlokasi lebih dari 10 km dari PLTU Co-firing Babelan
• Kenaikan Permukaan Air Laut garis pantai ke arah daratan. Desain dan konstruksi
struktur utama juga telah mempertimbangkan
risiko banjir dan erosi tanah. Selain itu, setiap lokasi
pembangkitan dibangun dengan elevasi tanah dan
fasilitas kritis di atas level banjir 100 tahunan, sehingga
eksposur langsung terhadap risiko banjir dinilai relatif
lebih terkendali.
• Heavy Precipitation and All of the Company’s assets are located more than PLTU Co-firing Babelan
Floodings 10 km inland from the coastline. The design and
• Sea Level Rise construction of major structures have also taken into
account flood and soil erosion risks. In addition, each
generation site has been developed with ground
elevation and critical facilities above the 100-year
flood level, thereby making direct exposure to flood risk
relatively more manageable.
• Kenaikan Suhu Perseroan melakukan pemantauan kondisi operasi PLTU Co-firing Babelan
• Gelombang Panas pada fasilitas pembangkitan, pemantauan PLTGU Jababeka
kondisi kerja di area operasional, serta penerapan PLTG MM-2100
pengendalian Keselamatan dan Kesehatan Kerja
(K3) untuk mengelola paparan panas terhadap
pekerja. Pada fasilitas yang relevan, Perseroan juga
mengoperasikan sistem pendingin untuk mendukung
kebutuhan operasional. Perseroan turut melakukan
penghijauan di area tertentu untuk mendukung
lingkungan kerja yang lebih teduh dan nyaman.
• Rising Temperatures The Company monitors operating conditions across PLTU Co-firing Babelan
• Heatwaves its generation facilities, monitors working conditions PLTGU Jababeka
in operational areas, and implements Occupational PLTG MM-2100
Health and Safety (OHS) controls to manage workers’
heat exposure. At relevant facilities, the Company
also operates cooling systems to support operational
needs. The Company also carries out greening
initiatives in certain areas to support a shadier and
more comfortable working environment.
• Ketersediaan Air Perseroan memiliki fasilitas penyimpanan air, terutama PLTU Co-firing Babelan
• Kekeringan di PLTU Co-firing Babelan, serta sumber pasokan air PLTGU Jababeka
alternatif untuk mendukung keberlangsungan operasi
pada fasilitas yang relevan. Perseroan juga melakukan
pemantauan kebutuhan air operasional, evaluasi
konservasi air, dan peninjauan keandalan infrastruktur
pendukung pasokan air secara berkala.
• Water Availability The Company has water storage facilities, particularly PLTU Co-firing Babelan
• Drought at the PLTU Co-firing Babelan, as well as alternative PLTGU Jababeka
water supply sources to support operational
continuity at relevant facilities. The Company also
monitors operational water needs, evaluates water
conservation measures, and periodically reviews the
reliability of supporting water supply infrastructure.
Page 311
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
309
01
02
03
Dampak Strategi Mitigasi
Impact Mitigation Strategy
04
Kejadian cuaca ekstrem, termasuk hujan lebat yang Perseroan menjaga ketahanan pasokan bahan bakar melalui
menyebabkan banjir, dapat memengaruhi kualitas dan pemeliharaan persediaan minimum bahan bakar padat sekitar
penanganan bahan bakar padat di PLTU Co-firing Babelan, 3 (tiga) bulan kebutuhan operasi di PLTU Co-firing Babelan dan
05
termasuk akibat meningkatnya kadar air pada batubara, serta penggunaan fasilitas coal dome untuk membantu menjaga
mengganggu jalur logistik dan pengiriman. Kondisi ini dapat kualitas batubara dari paparan hujan. Untuk mendukung
memengaruhi kelancaran pasokan bahan bakar dan kegiatan kelancaran logistik, Perseroan juga memperkuat koordinasi
coal handling, yang pada akhirnya dapat berdampak pada dengan pemasok dan mitra logistik serta melakukan
06
keandalan operasi dan output pembangkitan. pengerukan Sungai CBL secara rutin guna memelihara jalur lalu
lintas tongkang.
Kenaikan permukaan air laut juga dapat meningkatkan risiko
07
sedimentasi dan pendangkalan di area muara, yang berpotensi
mengganggu kelancaran lalu lintas tongkang dan pengiriman
bahan bakar.
08
Extreme weather events, including heavy rainfall that leads to The Company maintains fuel supply resilience by keeping
flooding, may affect the quality and handling of solid fuel at the a minimum solid fuel inventory equivalent to approximately
PLTU Co-firing Babelan, including due to increased moisture three months of operational requirements at the PLTU Co-firing
09
content in coal, and may also disrupt logistics and delivery Babelan and by using a coal dome facility to help maintain
routes. These conditions may affect the continuity of fuel coal quality from rain exposure. To support logistics reliability,
supply and coal handling activities, which may in turn affect the Company also strengthens coordination with suppliers and
10 Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD) Recommendations Summary
operational reliability and power generation output. logistics partners and carries out routine dredging of the CBL
River to maintain barge traffic access.
Sea level rise may also increase the risk of sedimentation and
Ringkasan Rekomendasi Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD)
siltation in the estuary area, which could disrupt barge traffic
and fuel delivery.
Terhadap pembangkitan: Kenaikan suhu lingkungan dan Terhadap pembangkitan: Perseroan mengelola risiko ini melalui
gelombang panas dapat memengaruhi efisiensi pembangkitan pemantauan kondisi operasi pembangkitan, pengoperasian
dan kinerja peralatan tertentu, terutama pada kondisi sistem pendingin pada fasilitas yang relevan, dan penyesuaian
temperatur ambien yang lebih tinggi. praktik operasional bila diperlukan.
Terhadap pekerja: Kenaikan suhu lingkungan dan gelombang Terhadap pekerja: Perseroan melakukan mitigasi melalui
panas juga dapat meningkatkan risiko kesehatan dan pemantauan kondisi kerja dan kesehatan pekerja, penerapan
keselamatan pekerja di area operasional, khususnya bagi pengendalian K3 untuk paparan panas, serta penghijauan di
pekerja yang melakukan aktivitas di luar ruang. area tertentu untuk mendukung lingkungan kerja yang lebih
teduh dan nyaman.
Impact on generation: Rising ambient temperatures and Mitigation for generation: The Company manages this risk
heatwaves may affect generation efficiency and the through monitoring of generation operating conditions,
performance of certain equipment, particularly under higher operation of cooling systems at relevant facilities, and
ambient temperature conditions. adjustments to operating practices when necessary.
Impact on workers: Rising ambient temperatures and Mitigation for workers: The Company mitigates this risk
heatwaves may also increase occupational health and safety through monitoring of working conditions and workers’ health,
risks in operational areas, particularly for workers performing implementation of occupational health and safety controls
outdoor activities. for heat exposure, and greening initiatives in certain areas to
support a shadier and more comfortable working environment.
Keterbatasan ketersediaan air baku atau kondisi kekeringan Perseroan melakukan mitigasi melalui penyediaan fasilitas
dapat memengaruhi keberlangsungan pasokan air untuk penyimpanan air, identifikasi dan pemanfaatan sumber
proses operasional pada fasilitas yang relevan. Kondisi ini dapat pasokan air alternatif, pemantauan kebutuhan air operasional,
memengaruhi keandalan operasi dan pada kondisi tertentu, pelaksanaan upaya konservasi air, serta evaluasi dan
memengaruhi kemampuan fasilitas dalam mempertahankan penguatan infrastruktur pendukung untuk meningkatkan
kinerja operasional secara optimal. ketahanan pasokan air pada fasilitas yang relevan.
Reduced raw water availability or drought conditions may The Company mitigates this risk through the provision of
affect the continuity of water supply for operational processes water storage facilities, identification and use of alternative
at relevant facilities. These conditions may affect operational water supply sources, monitoring of operational water needs,
reliability and, under certain circumstances, may affect the implementation of water conservation efforts, as well as
facilities’ ability to maintain optimal operating performance. evaluation and strengthening of supporting infrastructure to
11
enhance water supply resilience at relevant facilities.
Page 312
PT Cikarang Listrindo Tbk
310 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Aset yang Berpotensi
Risiko Terkait Iklim Indikator Kesiapan
Terdampak
Climate-Related Risk Readiness Indicator
Potentially Affected Assets
Angin Ekstrem dan Petir Perseroan menerapkan desain struktur dan PLTU Co-firing Babelan
perlindungan teknis yang memadai pada fasilitas PLTGU Jababeka
yang relevan, termasuk pemasangan sistem proteksi PLTG MM-2100
petir dan pelaksanaan inspeksi serta pemeliharaan
berkala. Perseroan juga melakukan pemantauan
kondisi operasi dan menjaga kesiapan operasional
untuk merespons gangguan cuaca ekstrem.
Extreme Wind and Lightning The Company applies adequate structural design and PLTU Co-firing Babelan
technical protection measures at relevant facilities, PLTGU Jababeka
including the installation of lightning protection PLTG MM-2100
systems and the performance of periodic inspections
and maintenance. The Company also monitors
operating conditions and maintains operational
readiness to respond to extreme weather disruptions.
Perseroan tidak merinci risiko kebakaran hutan The Company does not further elaborate on the
beserta dampak dan mitigasinya, sebab hutan wildfire risk, its impacts and mitigation measures
atau kawasan lindung yang terdekat dengan area because the nearest forest or protected area
operasional Perseroan berlokasi sekitar 40 km to the Company’s operational area is located
jauhnya. approximately 40 km away.
Peluang Transisi Transition Opportunities
Perseroan juga merumuskan strategi untuk The Company has also formulated strategies to
mengoptimalkan peluang transisi yang relevan optimize relevant transition opportunities in order to
guna menciptakan nilai positif bagi Perseroan, create positive value for the Company, as outlined
sebagai berikut: [GRI 2-22] below: [GRI 2-22]
Peluang Transisi
Dampak Positif Strategi
Transition
Positive Impact Strategy
Opportunities
Meningkatnya Pelanggan industri, khususnya pelanggan Perseroan merespons peluang ini melalui strategi
permintaan atas listrik multinasional, semakin memperhatikan penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dan transisi
dan solusi energi atribut energi yang lebih rendah emisi energi. Rincian kebijakan, strategi, dan implementasi
rendah emisi dan solusi yang mendukung target disajikan pada bagian “Kebijakan dan Strategi
keberlanjutan mereka. Hal ini membuka Keberlanjutan” serta “Pengelolaan Lingkungan yang
peluang bagi Perseroan untuk memperkuat Berkelanjutan” dalam Laporan Keberlanjutan 2025.
relevansi produk dan layanan energi rendah
emisi.
Increased demand Industrial customers, particularly The Company responds to this opportunity through its
for lower-emission multinational customers, are increasingly Greenhouse Gas (GHG) emissions reduction and energy
electricity and energy paying attention to lower-emission energy transition strategy. Further details on the related policies,
solutions attributes and solutions that support strategies, and implementation are presented in the
their sustainability targets. This creates “Sustainability Policy and Strategy” and “Sustainable
opportunities for the Company to strengthen Environmental Management” sections of the 2025
the relevance of its lower-emission energy Sustainability Report.
products and services.
Perkembangan Perkembangan instrumen nilai ekonomi Perseroan memantau perkembangan PTBAE-PU dan
instrumen nilai karbon, termasuk Persetujuan Teknis instrumen pasar karbon nasional serta mengevaluasi
ekonomi karbon dan Batas Atas Emisi Pelaku Usaha (PTBAE- peluang partisipasi yang relevan sesuai profil emisi dan
pasar karbon nasional PU) dan pasar karbon nasional, membuka strategi transisi Perseroan. Rincian lebih lanjut disajikan
peluang bagi Perseroan untuk memperkuat pada bagian “Kebijakan dan Strategi Keberlanjutan” serta
kesiapan transisi, mendukung pengelolaan “Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan” dalam
kepatuhan, dan mengevaluasi potensi nilai Laporan Keberlanjutan 2025.
tambah dari kinerja emisi.
Development of The development of carbon economic The Company monitors developments in PTBAE-PU and
carbon economic value instruments, including the Technical national carbon market instruments and evaluates
value instruments and Approval for Emission Cap for Entities relevant participation opportunities in line with its
the national carbon (PTBAE-PU) and the national carbon market, emissions profile and transition strategy. Further details
market creates opportunities for the Company to are presented in the “Sustainability Policy and Strategy”
strengthen its transition readiness, support and “Sustainable Environmental Management” sections
compliance management, and evaluate of the 2025 Sustainability Report.
the potential added value of its emissions
performance.
Page 313
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
311
01
Dampak Strategi Mitigasi
Impact Mitigation Strategy
02
Kondisi angin ekstrem dapat memengaruhi kinerja Air Cooled Perseroan memitigasi risiko ini melalui perlindungan struktural
Condenser (ACC) di PLTU Co-firing Babelan, sehingga berpotensi untuk ACC, pemasangan dan pemeliharaan sistem proteksi
menurunkan efisiensi pembangkitan pada kondisi tertentu. petir, serta fleksibilitas operasi untuk mendukung pembagian
03
Selain itu, angin ekstrem juga dapat mengganggu kelancaran beban sesuai kondisi operasional. Mitigasi terkait ketahanan
pasokan bahan bakar padat akibat memburuknya kondisi laut pasokan bahan bakar padat dilakukan sesuai kebijakan
dan terganggunya lalu lintas tongkang. Peningkatan aktivitas persediaan minimum bahan bakar dan pengelolaan logistik
04
sambaran petir juga dapat memicu gangguan pembangkitan sebagaimana dijelaskan pada risiko curah hujan tinggi, banjir,
dan meningkatkan waktu henti unit pembangkit. dan kenaikan permukaan air laut.
Extreme wind conditions may affect the performance of the Air The Company mitigates this risk through structural protection
05
Cooled Condenser (ACC) at the PLTU Co-firing Babelan, which for the ACC, installation and maintenance of lightning
may reduce generation efficiency under certain conditions. In protection systems, and operational flexibility to support load
addition, extreme wind may disrupt the continuity of solid fuel sharing in accordance with operating conditions. Mitigation
06
supply due to adverse sea conditions and interruptions to barge related to solid fuel supply resilience is implemented in line with
traffic. Increased lightning activity may also trigger generation the minimum fuel inventory policy and logistics management
disturbances and increase the downtime of generating units. as described under the risk of heavy precipitation, flooding, and
07
sea level rise.
08
09
10 Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD) Recommendations Summary
11 Ringkasan Rekomendasi Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD)
Page 314
PT Cikarang Listrindo Tbk
312 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
RISIKO MANAJEMEN
Risk Management
Proses Perseroan untuk mengidentifikasi, menilai, dan
mengelola risiko terkait iklim.
The Company process to identify, assess, and manage climate-related risk.
Cikarang Listrindo mengintegrasikan risiko terkait Cikarang Listrindo integrates climate-related risks
iklim ke dalam Enterprise Risk Management (ERM) into its Enterprise Risk Management (ERM) or Risk
atau Sistem Manajemen Risiko yang mengacu pada Management System, which refers to ISO 31000:2018.
ISO 31000:2018. Risiko iklim dipertimbangkan dalam Climate risks are considered in both corporate
penilaian risiko korporat dan risiko departemental, and departmental risk assessments, including
termasuk yang berkaitan dengan keandalan those related to energy supply reliability, asset
pasokan energi, integritas aset, ketersediaan air, integrity, water availability, regulatory compliance,
kepatuhan regulasi, perkembangan teknologi, technology development, changes in carbon market
perubahan kebijakan pasar karbon, serta ketahanan policy, as well as the resilience of key supply chains
rantai pasok utama untuk bahan bakar, biomassa, for fuel, biomass, materials, and critical services.
material, dan layanan kritis.
Risiko terkait iklim tidak dikelola secara terpisah, Climate-related risks are not managed separately,
melainkan diperlakukan sebagai bagian dari proses but are treated as part of the Company’s risk
manajemen risiko Perseroan di tingkat korporat management process at both the corporate
maupun departemen. Dengan pendekatan ini, risiko and departmental levels. Through this approach,
iklim dapat mendukung penetapan prioritas mitigasi climate-related risks support the determination of
dan pengambilan keputusan yang lebih terstruktur. mitigation priorities and more structured decision-
Direksi memiliki peran sentral dalam memastikan making. The Board of Directors plays a central role
integrasi risiko ESG, termasuk risiko terkait iklim, in ensuring the integration of ESG risks, including
dalam pengambilan keputusan, dengan dukungan climate-related risks, into decision-making, with the
Komite Manajemen Risiko. Pada tahun 2025, Komite support of the Risk Management Committee. In 2025,
Manajemen Risiko diketuai oleh Winan Kusno, Risk & the Risk Management Committee was chaired by
Compliance Associate Director. Winan Kusno, Risk & Compliance Associate Director.
Penjelasan lebih lanjut mengenai kerangka Further details on the risk management framework
manajemen risiko dan tata kelola perusahaan and corporate governance are presented in the “Risk
disajikan pada bab “Manajemen Risiko” dan “Tata Management” and “Good Corporate Governance”
Kelola Perusahaan yang Baik” dalam Laporan chapters of the Company’s 2025 Annual Report,
Tahunan 2025 Perseroan, sedangkan tata kelola while sustainability governance is described in the
keberlanjutan dijelaskan pada bab “Tata Kelola “Sustainability Governance” chapter of the 2025
Keberlanjutan” dalam Laporan Keberlanjutan 2025. Sustainability Report.
Dalam konteks TCFD ini, penilaian risiko iklim In the context of this TCFD summary, climate risk
menggunakan horizon jangka pendek, menengah, assessment uses short-, medium-, and long-term
dan panjang sebagai dasar untuk memahami horizons as the basis for understanding materiality
materialitas dan prioritas tindakan mitigasi. and mitigation priorities.
Adapun langkah-langkah proses ERM yang relevan The relevant ERM process steps for managing
dalam pengelolaan risiko terkait iklim adalah climate-related risks are as follows:
sebagai berikut:
Page 315
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
313
LANGKAH-LANGKAH
01
PROSES ERM
02
Steps of ERM Process
03
04
1 Identifikasi
05
Identification
Perseroan melibatkan unit, fungsi, dan komite yang The Company involves relevant units, functions, and
06
relevan dalam mengidentifikasi risiko terkait iklim pada committees in identifying climate-related risks at both
tingkat korporat maupun departemental. Pencatatan the corporate and departmental levels. The recording and
dan pembaruan profil risiko dilakukan secara terintegrasi updating of risk profiles are carried out in an integrated
07
melalui mekanisme manajemen risiko Perseroan, manner through the Company’s risk management
termasuk untuk isu ketahanan pasokan bahan bakar, mechanism, including issues related to the resilience of
biomassa, material, dan layanan kritis. fuel, biomass, material, and critical service supplies.
08
2 Penilaian
09
Assessment
Setiap risiko yang teridentifikasi dinilai secara kualitatif Each identified risk is qualitatively assessed based on
10 Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD) Recommendations Summary
berdasarkan kemungkinan dan dampak sesuai kategori likelihood and impact in accordance with the categories
dalam Risk Management Manual Perseroan. Untuk risiko in the Company’s Risk Management Manual. For
Ringkasan Rekomendasi Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD)
iklim, penilaian mempertimbangkan antara lain potensi climate risks, the assessment considers, among others,
gangguan aset, keandalan pasokan energi, ketersediaan potential asset disruption, energy supply reliability, water
air, perubahan regulasi, pergeseran pasar atau teknologi, availability, regulatory changes, market or technology
konsentrasi pemasok tertentu, serta ketersediaan shifts, concentration on certain suppliers, as well as the
alternatif pasokan dan jalur logistik. availability of alternative supplies and logistics routes.
3 Presentasi & Diskusi
Presentation & Discussion
Hasil penilaian risiko dibahas dalam forum internal yang Risk assessment results are discussed in relevant internal
relevan, termasuk rapat risiko dan rapat manajemen, forums, including risk meetings and management
untuk menyepakati prioritas mitigasi, tindak lanjut, dan meetings, to agree on mitigation priorities, follow-up
penanggung jawab pelaksanaan. actions, and accountable owners.
4 Pemantauan Terus Menerus
Continuous Monitoring
Seluruh risiko dipantau secara berkelanjutan melalui All risks are monitored on an ongoing basis through the
mekanisme manajemen risiko Perseroan. Pemantauan ini Company’s risk management mechanism. This process is
didukung oleh Komite Manajemen Risiko, Unit Manajemen supported by the Risk Management Committee, the Risk
Risiko di bawah Departemen Risk & System, serta Risk Management Unit under the Risk & System Department,
Champion yang ditunjuk pada setiap departemen untuk as well as Risk Champions appointed in each department
memperkuat kesadaran dan penerapan manajemen to strengthen risk awareness and implementation at the
risiko di tingkat operasional. Pada tahun 2025, risk review operational level. In 2025, risk reviews were also conducted
juga dilakukan setiap kuartal untuk mengevaluasi risiko quarterly to evaluate corporate risks and key risks within
korporat serta risiko utama pada departemen terkait, relevant departments, including developments that may
termasuk perkembangan isu yang dapat memengaruhi affect key supplies and operational continuity.
pasokan utama dan kesinambungan operasi.
5 Tinjauan Tahunan, Pelaporan & Peningkatan
11
Annual Review, Reporting & Improvement
Lanskap risiko Perseroan dan efektivitas sistem The Company’s risk landscape and effectiveness of
manajemen risiko ditinjau setiap tahun dan dilaporkan its risk management system are reviewed annually
kepada Direksi. Pada tahun 2025, Komite Manajemen and reported to the Board of Directors. In 2025, the Risk
Risiko melaksanakan 3 (tiga) rapat. Dewan Komisaris Management Committee held 3 (three) meetings. The
melakukan pengawasan atas proses tersebut dengan Board of Commissioners oversees this process with the
dukungan Komite Audit, termasuk melalui rapat support of the Audit Committee, including through joint
gabungan dengan Direksi. meetings with the Board of Directors.
Page 316
PT Cikarang Listrindo Tbk
314 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
MATRIKS DAN TARGET
Metrics and Targets
Matriks dan target yang digunakan oleh
Perseroan untuk menilai dan mengelola risiko
dan peluang terkait iklim yang relevan.
The metrics and targets used by the Company to assess and
manage relevant climate-related risks and opportunities.
Pada bagian ini, Perseroan memfokuskan In this section, the Company focuses its disclosure
pengungkapan pada metrik dan target yang on the metrics and targets used to monitor transition
digunakan untuk memantau arah transisi, ketahanan direction, operational resilience, and governance
operasional, dan kesiapan tata kelola terkait iklim. readiness related to climate. Detailed emissions
Rincian inventaris emisi dan data lingkungan inventories and other quantitative environmental
kuantitatif lainnya disajikan pada bab “Pengelolaan data are presented in the “Sustainable Environmental
Lingkungan yang Berkelanjutan”. Management” chapter.
Metrik Deskripsi Target/Arah Target
Metrics Descriptions Targets/Target Direction
Arah Perseroan menggunakan Carbon Roadmap Target formal: penurunan intensitas emisi sebesar
transisi dan sebagai acuan untuk memantau arah transisi dan 21,4% pada tahun 2030 dari tahun dasar 2019, serta
implementasi dekarbonisasi operasional, termasuk pengembangan aspirasi net zero emission pada tahun 2060.
Carbon co-firing biomassa, PLTS, I-REC, SPKL, dan solusi energi
Roadmap yang lebih rendah emisi.
Transition The Company uses its Carbon Roadmap as Formal target: a 21.4% reduction in emissions intensity
direction a reference to monitor its transition direction by 2030 from the 2019 base year, and a net zero
and Carbon and operational decarbonization, including the emissions aspiration by 2060.
Roadmap development of biomass co-firing, solar power, I-REC,
implementation EVCS, and lower-emission energy solutions.
Pengembangan Perseroan memantau perkembangan kapasitas Arah target: melanjutkan pengembangan kapasitas
kapasitas co-firing, pemanfaatan biomassa, kapasitas PLTS, PLTS, peningkatan pemanfaatan biomassa, serta
energi rendah serta peran pembangkit berbasis gas, termasuk optimalisasi solusi pembangkitan dan energi yang
emisi dan solusi pembangkit listrik tenaga mesin gas, sebagai bagian mendukung transisi pelanggan dan keandalan
transisi dari solusi transisi untuk mendukung keandalan operasional sesuai Carbon Roadmap.
pasokan dan arah dekarbonisasi operasional.
Perseroan juga memantau transisi pelanggan
sebagai indikator arah transisi bisnis.
Lower-emission The Company monitors the development of co-firing Target direction: continue the development of solar
energy capacity capacity, biomass utilization, solar power capacity, power capacity, gradually increase biomass utilization,
development and the role of gas-based generation, including gas and optimize generation and energy solutions that
and transition engine power plants, as part of transition solutions support customer transition needs and operational
solutions to support supply reliability and the direction of reliability in line with the Carbon Roadmap.
development operational decarbonization. The Company also
monitors customer transition as indicators of its
business transition direction.
Page 317
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
315
01
Metrik Deskripsi Target/Arah Target
Metrics Descriptions Targets/Target Direction
02
Ketahanan Perseroan memantau ketersediaan air, fasilitas Arah target: melanjutkan konservasi air, menjaga
air dan penyimpanan, pasokan alternatif, dan kesiapan pasokan alternatif, dan memperkuat ketahanan
03
kesinambungan infrastruktur pada aset yang material terhadap operasional pada lokasi yang material.
operasional penggunaan air.
04
Water resilience The Company monitors water availability, storage Target direction: continue water conservation efforts,
and operational facilities, alternative supply sources, and infrastructure maintain alternative supply sources, and strengthen
continuity readiness at assets that are material to water use. operational resilience at material locations.
05
Kesiapan Perseroan memantau perkembangan kebijakan iklim, Arah target: menjaga kepatuhan terhadap ketentuan
regulasi dan PTBAE-PU, instrumen nilai ekonomi karbon, pasar yang berlaku serta meningkatkan kesiapan terhadap
pasar karbon karbon nasional, dan sistem pendukung kepatuhan mekanisme nilai ekonomi karbon dan pengungkapan
06
sebagai bagian dari pengelolaan risiko transisi. iklim.
Regulatory and The Company monitors developments in climate Target direction: maintain compliance with applicable
07
carbon market policy, PTBAE-PU, carbon economic value instruments, requirements and strengthen readiness for carbon
readiness the national carbon market, and supporting economic value mechanisms and climate-related
compliance systems as part of transition risk disclosures.
08
management.
Tata kelola dan Perseroan menggunakan frekuensi pembahasan di Arah target: melanjutkan pembahasan berkala di
peningkatan tingkat tata kelola dan pengembangan kompetensi tingkat tata kelola serta pelatihan yang relevan terkait
09
kompetensi terkait iklim sebagai indikator kesiapan pengambilan ESG, perubahan iklim, serta PSPK 1 dan PSPK 2, yang
terkait iklim keputusan. sejalan dengan IFRS S1 dan IFRS S2.
Climate The Company uses the frequency of climate-related Target direction: continue periodic governance-level
10 Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD) Recommendations Summary
governance and discussions at the governance level and climate- discussions and relevant training on ESG, climate
competency related competency development as indicators of change, as well as PSPK 1 and PSPK 2, which are aligned
Ringkasan Rekomendasi Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD)
enhancement decision-making readiness. with IFRS S1 and IFRS S2.
Ketahanan Perseroan memantau ketersediaan dan keandalan Arah target: memperkuat diversifikasi pasokan yang
rantai pasok pasokan bahan bakar utama dan alternatif, material relevan, menjaga kesiapan alternatif operasional,
dan kesiapan atau layanan kritis, kesiapan alternatif operasional, dan meningkatkan koordinasi dengan pemasok atau
pemasok serta koordinasi dengan pemasok dan mitra logistik. mitra utama.
Supply chain The Company monitors the availability and reliability Target direction: strengthen relevant supply
resilience of primary and alternative fuel supplies, critical diversification, maintain operational alternatives, and
and supplier materials or services, operational alternatives, and enhance coordination with key suppliers and partners.
readiness coordination with suppliers and logistics partners.
11
Page 318
PT Cikarang Listrindo Tbk
316 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Lampiran
Appendix
Page 319
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
317
Page 320
PT Cikarang Listrindo Tbk 318 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 321
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
319
TRANSPACIFIC CERTIFICATIONS LIMITED
VERIFICATION OPINION
The Inventory of Greenhouse Gas
Emissions in the year 2025
of
PT CIKARANG LISTRINDO
Plant 1 : Jababeka Power Station, Jl. Jababeka Raya Blok R Cikarang, Bekasi
17833, Jawa Barat - Indonesia.
Plant 2 : MM 2100 Power Station, Kawasan MM 2100, Blok AB-5 Danau Indah,
Cikarang Barat, Bekasi 17530, Jawa Barat - Indonesia.
Plant 3 : Babelan Power Station, Kampung Utan, Desa Muara Bakti, Kec.
Babelan, Bekasi 17610, Jawa Barat - Indonesia.
Office 1 : World Trade Center 1, 17th Floor, Jl. Jend. Sudirman
Kav. 29-31, Jakarta 12920 - Indonesia.
Office 2 : Ruko Cosmo Estate Blok B No. 51, Jl. Gn. Tangkuban Perahu,
Cikarang Selatan, Bekasi, Jawa Barat - Indonesia.
Has been verified in accordance with ISO 14064-3 : 2019 as
meeting the requirements of ISO 14064-1 : 2018
Direct GHG emissions : 2,808,329 tCO₂e
Energy indirect GHG emissions : 8,627 tCO₂e
Other indirect GHG emissions : 52,743 tCO₂e
Total GHG Emissions (Gross) : 2,869,700 tCO₂e
Carbon Sink : 1,311 tCO₂
Total GHG Inventory (Net) : 2,868,388 tCO₂e
And the quantity of GHG emissions have been examined and found
to be at assurance level: reasonable
Verification of the Greenhouse Gas (GHG) Report (Period 2025)
and GHG Assertion of Jababeka, MM2100 and Babelan
Power Stations, Head and Lippo Offices.
GHG-005 Feb. 20, 2026
Certificate No. Date of this Certificate Managing Director/Director
Website : www.tclcertifications.com Email : info@tclcertifications.com
32/22, III Floor, East Patel Nagar, New Delhi-110008, India.
Note : There are limitations to the sampling methodology and some of the facts may not have come to the notice of the audit team. This does not
mean that the systems is free from other non-comforfities. To maintan the management systems is the responsibility of the client. Some other non-
comformity may also exist. This report and related documents are prepared only for TCL client and no for other pupose. TCL does not accept or
assure any responsibility, legal or otherwise or accept any liability for, or in connection with any other purpose.
*In case if Surveillance/Recertification Audit is not allowed to be conducted on or before the specified date ; the Certificate shall be
Suspened /Withdrawn.
Version 1.00
Page 322
INDEPENDENT ASSURANCE STATEMENT
The 2025 Sustainability Report of PT Cikarang Listrindo Tbk
Statement No: 387/TRID-A04/3/2026
PT TUV Rheinland Indonesia (hereinafter "TÜV Rheinland" or "we") has been engaged by the
management of PT Cikarang Listrindo Tbk (hereinafter "Cikarang Listrindo" or "the Reporting Company")
to provide an independent assurance of the PT Cikarang Listrindo Tbk Sustainability Report 2025
(hereinafter, "the Report"). TÜV Rheinland, headquartered in Germany, is a global independent
Environmental, Social, and Governance ("ESG") & Sustainability Assurance service provider with
qualified ESG practitioners worldwide.
This assurance statement applies only to the relevant information included in the scope of the assurance.
The entire content and information of the Report is in the responsibility of Cikarang Listrindo. The
responsibility of the assurance team (the “Assurance Team” or the “Assurer”) is to provide Cikarang
Listrindo and its stakeholder with an independent assurance statement based on our expert opinions by
applying the verification methodology for the specified assurance scope. The overall objective is to
provide Cikarang Listrindo's stakeholders with assurance on the reliability and objectivity of the
information contained in the Report. The intended users of this assurance statement are stakeholders
who are interested in Cikarang Listrindo’s overall sustainability performance and the impacts of its
business activities.
SCOPE OF ASSURANCE AND SUBJECT MATTER
The scope of assurance engagement agreed upon with Cikarang Listrindo includes the following:
1. The reporting period: 1st January 2025 to 31st December 2025.
2. The assurance covers the Report against the reporting criteria including evaluation of quality,
accuracy and reliability of performance information, and all entities under the control of the
reporting company which includes Head Office, PLTGU Jababeka, PLTG MM-2100, PLTU
Babelan and Service Office.
3. Material topics identified and reported by Cikarang Listrindo consist of 12 material topics (the
“Subject Matter”). These material topics include the following:
• Economic Performance
• Investment in New Energy Business
• Energy
• Emission
• Water
• Occupational Health and Safety
• Customer Satisfaction
• Human Capital Development
• Community Development
• Ethics and Integrity
• Grid Resiliency
• Risk and Crisis Management
Page 323
REPORTING CRITERIA AND FRAMEWORK
• Reporting in accordance with the Global Reporting Initiative Standards 2021 (“GRI 2021”).
• The Regulation of Financial Services Authority Number 51/POJK.03/2017 on the Implementation of
Sustainable Finance for Financial Services Institutions, Issuers, and Public Companies.
• The Circular Letter of The Financial Services Authority Number 16/SEOJK.04/2021 on the Form
and Content of the Annual Report of Issuers or Public Companies.
• Sustainable Development Goals (SDGs).
• Sustainable Accounting Standards Board (Electric Utilities and Power Generators).
• GRI G4 Electric Utilities Sector Disclosures 2013.
• Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD).
ASSURANCE STANDARD AND LEVEL OF ASSURANCE
The independent assurance was conducted in accordance:
• AA1000AP (2018) Principles, covering the accountability principles of inclusivity, materiality,
responsiveness, and impact (the “AA1000AP (2018) Principles”).
• AA1000AS v3 with assurance engagement: Type 2 and level of assurance: Moderate.
LIMITATIONS
The assurance was performed at a moderate assurance level in accordance with AA1000AS. The
information and performance data subject to assurance is limited to the content of the Report and
supporting data provided by the reporting organization. It implies that no significant errors were found
during the assurance process and that there are limitations related to the unavoidable risks that may
exist.
ASSURANCE METHODOLOGY
We have evaluated the overall sustainability strategy, targets and commitments disclosed in the Report.
We have performed an objective review of the reported information and evidence gathered against the
criteria defined in the assurance standards, i.e. the accountability principles of inclusivity, materiality,
responsiveness and impact. The processes and system controls applied by the Reporting Company in
the disclosure of quantitative and qualitative information on sustainability performance, from source to
aggregation, were evaluated. Analytical procedures, interviews, and data testing were performed on a
sample basis to test the generation and collection of data for defined sustainability key performance
indicators in accordance with Cikarang Listrindo's corporate sustainability strategy, governance, and
management systems as disclosed in the Report. Our work included interviews with Cikarang Listrindo
representatives, including senior management at the executive and functional levels, as well as relevant
employees responsible for collecting, aggregating and reporting the data. The assurance work was
performed by our multidisciplinary team of experienced professionals in the areas of corporate
sustainability, climate change, environmental, social, governance and stakeholder engagement. The
opinion expressed is based on a moderate level of assurance and at the level of materiality of the
Assurer’s professional judgment.
Page 324
ADHERENCE TO THE AA1000AS v3 Inclusivity: Cikarang Listrindo ensures inclusiveness by proactively identifying and engaging with diverse stakeholder groups, whose concerns are systematically addressed throughout the Report. Its approach to stakeholder engagement is supported by formal strategies designed to foster ongoing communication and collaboration. This commitment comes from the highest levels of leadership within the organization. Engagement activities include a variety of formats, including customer and employee surveys, meetings, and group discussions. Each interaction is carefully documented, and dedicated personnel are responsible for managing the feedback received. In addition, Cikarang Listrindo is transparent in communicating sustainability goals and commitments to stakeholders. This ensures that stakeholders are well-informed about initiatives and progress toward its sustainability goals. Materiality: Cikarang Listrindo has systematically conducted a materiality assessment of sustainability issues, taking into account the industry landscape, due diligence findings, risk assessments and stakeholder engagement. This assessment, which has become an annual practice, is a cornerstone of their commitment to sustainability. The Sustainability Steering Group reflecting the commitment of top management, carefully reviews and approves the list of material issues. The materiality assessment provides a comprehensive understanding of the relevant issues. These material issues are then methodically addressed in specific sections, each outlined by measurable metrics. Cikarang Listrindo’s senior management and cross-functional teams are well versed in these processes, which are informed by extensive documentation and interviews. Responsiveness: Cikarang Listrindo is committed to addressing stakeholder concerns through a multi-faceted approach embedded in the sustainability strategy, policies, procedures, code of conduct and established sustainability goals. Cikarang Listrindo actively promotes stakeholder engagement through various channels, including multi-stakeholder platforms and customer interfaces. In particular, the dialog-driven approach is exemplified throughout the Report. Impact: Cikarang Listrindo adheres to the GRI 2021, which prioritize the assessment of internal and external impacts. Cikarang Listrindo has systematically identified the impacts associated with its operations and products. Their commitment to impact assessment is reflected in careful documentation and tracking of impacts through internal processes and systems. Impact analysis covering environmental, economic, social, people and its human rights. In addition, their commitment to identifying and mitigating negative impacts is evident in their annual risk and materiality assessment. STATEMENT OF RESPONSIBILITY OF THE MANAGEMENT OF CIKARANG LISTRINDO The Management of Cikarang Listrindo has sole responsibility for preparing and presenting the Subject Matter (material topics) in accordance with GRI 2021 and preparing the Report in adherence to the AA1000AP (2018) Principles. Cikarang Listrindo’s responsibilities also include maintaining
Page 325
effective internal controls over the information and data, resulting in the preparation of the Subject
Matter in a way that is free from material misstatements.
STATEMENT OF RESPONSIBILITY, COMPETENCY, INDEPENDENCY AND IMPARTIALITY OF
ASSURANCE PROVIDER
TÜV Rheinland ensures that appropriately qualified individuals are selected based on their qualifications,
training and experience. We have maintained complete impartiality and independence throughout the
assurance engagement and have not been involved in the preparation of the content of the Report or
provided any related information. The assurance statement is only valid if it is published in its entirety
with the Report. TÜV Rheinland does not accept any liability or responsibility to any third party for any
perception or decision regarding Cikarang Listrindo based on this assurance statement.
CONCLUSION DAN OPINION
In conclusion, we can mention that no instances or information came to our attention that would be
contrary to the statement made below:
• The Report 2025 meets the requirements of the AA1000AP Accountability Principles.
• The Report meets the requirements of Type 2, Moderate Assurance Level according to the
AA1000AS v3 and follows the requirements of reporting in accordance with GRI 2021.
• The Report contains statements and claims that reflect Cikarang Listrindo’s sustainability
achievements and challenges, supported by documentary evidence and internal records.
• The Assurer concludes that the Report for all the performance indicators related to the material
topics are reasonably represented, and nothing has come to our attention that would cause us to
believe that Cikarang Listrindo has not presented accurate and not reliable data.
For and on behalf of PT TUV Rheinland
Indonesia
Jakarta, 26 March 2026
Nyoman Susila
President Director
www.tuv.com
Page 326
PT Cikarang Listrindo Tbk
324 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
LEMBAR UMPAN BALIK
Feedback Sheet
Terima kasih atas kesediaan Bapak/Ibu/Saudara/ Thank you for your willingness to read the 2025
Saudari untuk membaca Laporan Keberlanjutan Sustainability Report of PT Cikarang Listrindo Tbk.
PT Cikarang Listrindo Tbk tahun 2025. Untuk To improve the transparency of sustainability
meningkatkan transparansi kinerja keberlanjutan performance and as evaluation material in the
dan sebagai bahan evaluasi dalam penyusunan preparation of the Sustainability Report for the
Laporan Keberlanjutan tahun berikutnya, Kami following year, we kindly ask your willingness to fill in
mengharapkan kesediaan Bapak/Ibu/Saudara/ this Feedback Sheet and send back to us via email
Saudari untuk mengisi Lembar Umpan Balik yang or post.
telah disiapkan dan mengirimkan kembali kepada
kami melalui email atau pos.
Silahkan pilih salah satu kelompok pemangku kepentingan yang paling mewakili Anda:
Please tick the box for the stakeholder group that best describes you:
Pelanggan Pemerintah dan Regulator Masyarakat
Customers Government and Regulator Communities
Pemegang Saham Kreditur Media Massa
Shareholders Creditors Mass Media
Karyawan Mitra Usaha, Pemasok dan Kontraktor Lain-lain
Employees Business Partners, Suppliers and Contractors Others:
Bagaimana penilaian Anda terhadap laporan ini:
Please rate the report for:
(1 Sangat Buruk sampai 5 Sangat baik) | (1 being Poor up to 5 being Excellent)
Parameter 1 2 3 4 5
Dapat memenuhi kebutuhan informasi yang anda butuhkan | Meeting your information needs
Konten yang lengkap | Content completeness
Transparan | Transparency
Jelas dan mudah dimengerti | Clarity and easy to understand
Kemudahan dalam mencari informasi tertentu | Ease in finding information
Keseluruhan Laporan | Overall Report
Laporan ini terdiri dari bagian-bagian berikut:
The report has these following sections:
Apakah bagian ini
Apakah anda
bermanfaat/memuat
Bagian mengakses bagian ini?
informasi yang
Section Did you access this
mencukupi?
section?
Is it useful/insightful?
Ikhtisar Aspek Keberlanjutan 2025
Sustainability Highlights 2025
Sambutan Direksi
Message from the Board of Directors
Kebijakan dan Strategi Keberlanjutan
Sustainability Policy and Strategy
Tentang Laporan Ini
About This Report
Sekilas tentang Cikarang Listrindo
Cikarang Listrindo at a Glance
Page 327
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
325
01
02
03
Apakah bagian ini
Apakah anda
bermanfaat/memuat
Bagian mengakses bagian ini?
informasi yang
04
Section Did you access this
mencukupi?
section?
Is it useful/insightful?
05
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
06
Keandalan Operasi dan Kontribusi Strategisnya terhadap Industri dan
Perekonomian Indonesia
Operational Reliability and Its Strategic Contribution to the Industry and
Economy of Indonesia
07
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
Implementing Best Practices in Employment
08
Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat
Distributing Benefits to the Community
09
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
Sustainable Environmental Management
10
Ringkasan Rekomendasi Task Force on Climate-Related Financial
Disclosure (TCFD)
Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD)
Recommendations Summary
11 Appendix
Lampiran
Material aspek apa yang menurut Anda paling informatif dan bermanfaat?
Which of our most material aspect did you find informative or useful?
Apakah data dan informasi yang disajikan cukup
untuk kebutuhan informasi Anda?
Aspek Keberlanjutan Material Is data and information presented sufficient for you?
Material Sustainability Aspects
Terlalu Banyak Mencukupi Terlalu Sedikit
Too Much Sufficient Too Little
Etika dan Integritas
Ethics and Integrity
Manajemen Risiko dan Krisis
Risk and Crisis Management
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Occupational Health and Safety
Emisi
Emissions
Kepuasan Pelanggan
Customer Satisfaction
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
Keandalan Jaringan
Grid Resiliency
Energi
Energy
Pengembangan Sumber Daya Manusia
Human Capital Development
Air
Water
Investasi dalam Bisnis Energi Baru
Investment in New Energy Business
Pengembangan Masyarakat
Community Development
Page 328
PT Cikarang Listrindo Tbk
326 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Apakah laporan ini menjawab perhatian utama Anda tentang kinerja keberlanjutan
kami? Mohon jelaskan:
Does this report address your main concern about our sustainability performance? Please
elaborate:
Mohon berikan saran/usulan/komentar Bapak/Ibu/Saudara/Saudari atas laporan ini
Please give your suggestions/comments on this report
Terima kasih atas partisipasi Anda.
Thank you in advance for your participation.
PT Cikarang Listrindo Tbk
Sekretaris Perusahaan | Corporate Secretary
World Trade Centre 1, Lantai 17 | 17th Floor
Jl. Jend. Sudirman Kav. 29-31
Jakarta Selatan, 12920, Indonesia
Telepon | Phone: (+62 21) 522 8122
Surel | Email: corpsec@listrindo.com
Situs Web | Website: www.listrindo.com
Page 329
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
327
INDEKS REFERENSI SILANG SESUAI POJK NO. 51/POJK.03/2017
01
DAN SEOJK NO. 16/SEOJK.04/2021 [OJK G.4]
02
Reference Index Based on POJK No. 51/POJK.03/2017 and
SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021
03
No. Indeks Nama Indeks Halaman
04
No. Index Index Name Page
Strategi Keberlanjutan
05
Sustainability Strategy
Penjelasan Strategi Keberlanjutan
A.1 38-47, 214-215
Explanation on Sustainability Strategy
06
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
Overview of Sustainability Aspects Performance
07
Aspek Ekonomi
B.1 15
Economy Aspects
08
Aspek Lingkungan Hidup
B.2 8-10
Environmental Aspects
09
Aspek Sosial
B.3 11-12
Social Aspects
Profil Perusahaan
10
Company Profile
Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
C.1 76-77
Vission, Mission, and Sustainable Values
11 Appendix
Alamat Perusahaan 74, 83-84, 92-94,
C.2
Lampiran
Company Address 152-158
Skala Usaha:
a. Total aset atau kapitalisasi aset dan total kewajiban;
b. Jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, pendidikan, dan status
ketenagakerjaan;
c. Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan saham; dan
d. Wilayah operasional
C.3
Business Scale:
a. Total assets or assets capitalization and total liabilities;
b. Total employee based on gender, position, age, education, and employment
status;
c. Name of shareholders and percentage of share ownership; and
d. Operational area
Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
C.4 75, 78
Product, Service, and Business Activities
Keanggotaan pada Asosiasi 101
C.5
Membership Association AR 2025: 133-134
Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan
C.6 56, 82
Significant Changes on Issuer and Public Companies
Penjelasan Direksi
Director Explanation
Penjelasan Direksi
D.1 18-33
Director Explanation
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Corporate Governance
Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
E.1 109-110
Person in Charge Responsibility for Sustainable Finance
300-301
Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
E.2 AR 2025: 286, 290,
Competency Development Related to Sustainable Finance
293, 296
Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan 111-113, 301-311
E.3
Risk Assessment on the Implementation of Sustainable Finance AR 2025: 308-309
Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
E.4 56-60
Stakeholders Relations
Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
E.5 18-33
Sustainable Finance Implementation Problems
Page 330
PT Cikarang Listrindo Tbk
328 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
No. Indeks Nama Indeks Halaman
No. Index Index Name Page
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
F.1 159-160, 170-175
The Activities of Building a Culture of Sustainability
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau
Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi
F.2 92, 132
Comparison of Production Targets and Performance, Portfolio, Financial Targets, or
Investment, Revenue and Profit and Loss
Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada
Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
F.3 Comparison of Portfolio Targets and Performance, Financing Targets, or Investments 92, 292
in Financial Instruments or Projects in Line with the Implementation of Sustainable
Finance
Kinerja Lingkungan Hidup
Environmental Performance
Aspek Umum
General Aspect
Biaya Lingkungan Hidup
F.4 292
Environment Cost Incurred
Aspek Material
Material Aspect
Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
F.5 252
Use of Environmentally Friendly Materials
Aspek Energi
Energy Aspect
Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
F.6 255, 257
The Amount and Intensity of Energy Used
Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
F.7 254
Efforts and Achievement of Energy Efficiency Including Use of Renewable Energy Sources
Aspek Air
Water Aspect
Penggunaan Air
F.8 278
Water Used
Aspek Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Aspect
Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi
atau Memiliki Keanekaragaman Hayati
F.9 287
Impacts from Operational Areas Close to or Located in Conservation Areas or Having
Biodiversity
Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
F.10 288-289
Biodiversity Conservation Efforts
Aspek Emisi
Emission Aspect
Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
F.11 255, 266
The Amount and Intensity of Emissions Produced by Type
Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
F.12 263-265
Efforts and Achievement Emission Reduction Carried Out
Aspek Limbah dan Efluen
Waste and Effluent Aspect
Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
F.13 283
The Amount of Waste and Effluent Produced by Type
Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
F.14 274-285
Mechanism of Waste and Effluent Management
Tumpahan yang Terjadi (jika ada)
F.15 282
Spills that Occur (if any)
Page 331
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
329
No. Indeks Nama Indeks Halaman
01
No. Index Index Name Page
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
02
Environmental Complaint Aspect
Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
F.16 292
03
The Amount and Material of Environmental Complaints Received and Resolved
Kinerja Sosial
Social Aspect
04
Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara
F.17 kepada Konsumen 139-142
05
Commitment to Provide Services for Equal Products and/or Services to Consumers
Aspek Ketenagakerjaan
Employtment Aspect
06
Kesetaraan Kesempatan Bekerja
F.18 147
Equality of Employment Opportunities
07
Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
F.19 150, 151
Child Labor and Forced Labor
08
Upah Minimum Regional
F.20 177
The Regional Minimum Wage
09
Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
F.21 150, 152, 185
Decent and Safe Working Environment
Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
10
F.22 170-175
Employee Capabilities Training and Development
Aspek Masyarakat
Society Aspect
11 Appendix
Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar
Lampiran
F.23 214
Operational Impacts to the Surrounding Community
Pengaduan Masyarakat
F.24 238-239
Public Complaints
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan
F.25 216-237
Environmental and Social Responsibility Activities
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
Responsibilities for Sustainable Products/Services Development
Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan
F.26 139, 140
Innovation and Development of Sustainable Financial Products and/or Services
Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
F.27 140-142, 206
Products/Services that Have Been Evaluated for Safety for Customers
Dampak Produk/Jasa
F.28 140-142, 206
Products/Service Impacts
Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
F.29 75
Number of Products Recalled
Survei Kepuasan Pelanggan terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan
F.30 142-143
Customer Satisfaction Survey of Sustainable Finance and/or Services
Lain-lain
Others
Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)
G.1 56, 95-96
Written Verification from an Independent Party (if any)
Lembar Umpan Balik
G.2 70
Feedback Form
Tidak terdapat
Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
G.3 tanggapan
Feedback on Previous Year’s Sustainability Report
No feedback
Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51/POJK.03/2017
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten,
dan Perusahaan Publik dan SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan
Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik
G.4 327-329
Disclosure List Based on POJK No. 51/POJK.03/2017 regarding the Implementation of
Sustainable Finance for Financial Services Institutions, Listed Companies, and Public
Companies and SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 concerning the Form and Content of the
Annual Report of Issuers or Public Companies
Page 332
PT Cikarang Listrindo Tbk
330 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
INDEKS STANDARD GRI [GRI 1]
GRI Standard Index
Pernyataan penggunaan PT Cikarang Listrindo Tbk telah melaporkan sesuai dengan Standar GRI untuk
Statement of use periode 1 Januari hingga 31 Desember 2025
PT Cikarang Listrindo Tbk has reported in accordance with the GRI Standards for the
period January 1 until December 31, 2025
GRI 1 yang digunakan GRI 1: Landasan 2021
GRI 1 used GRI 1: Foundation 2021
Standar sektor GRI yang berlaku GRI G4 Pengungkapan Sektor Utilitas Listrik 2013 (Halaman 337-339)
Applicable GRI sector standard GRI G4 Electric Utilities Sector Disclosures 2013 (Page 337-339)
Penghilangan
No. Ref
Omission
Standar
Sektor GRI
Standar GRI Pengungkapan Lokasi Persyaratan Alasan Penjelasan
GRI Sector
GRI Standard Disclosure Location yang Reason Explanation
Standard
Diabaikan
Ref No.
Requirements
Omitted
Pengungkapan Umum
General Disclosure
GRI 2: 2-1 Rincian Organisasi 74, 78, 93
Pengungkapan Organizational Details
Umum 2021
General
Disclosure 2-2 Entitas yang dimasukkan dalam 52
2021 Pelaporan Keberlanjutan Organisasi
Entities included in the Organization’s
Sustainability Reporting
2-3 Periode Pelaporan, Frekuensi, dan 51, 53, 70
Titik Kontak
Reporting Period, Frequency, and
Contact Point
2-4 Informasi Pernyataan Ulang 56
Restatements of Information
2-5 Assurance oleh Pihak Eksternal 56, 95-96,
External Assurance 239- 240,
293- 295
2-6 Aktivitas, Rantai Nilai, dan Hubungan 75, 81-87
Bisnis Lainnya
Activities, Value Chain, and Other
Business Relationships
2-7 Karyawan 94, 147, 152-158
Employees
2-8 Pekerja yang Bukan Karyawan 94, 147, 152-158
Workers who are Not Employees
2-9 Struktur dan Komposisi Tata Kelola 107-110
Governance Structure and AR 2025:
Composition 24- 212, 218-299
2-10 Nominasi dan Pemilihan Badan Tata 108
Kelola Tertinggi AR 2025:
Nomination and Selection of the 243- 244, 252-
Highest Governance Body 255
2-11 Ketua Badan Tata Kelola Tertinggi 107
Chair of the Highest Governance AR 2025: 225,
Body 235
2-12 Peran Badan Tata Kelola Tertinggi 109-110
dalam Mengawasi Pengelolaan
Dampak
Role of the Highest Governance Body
in Overseeing the Management of
Impacts
Page 333
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
331
01
02
Penghilangan
No. Ref
Omission
Standar
03
Sektor GRI
Standar GRI Pengungkapan Lokasi Persyaratan Alasan Penjelasan
GRI Sector
GRI Standard Disclosure Location yang Reason Explanation
Standard
Diabaikan
04
Ref No.
Requirements
Omitted
05
2-13 Pendelegasian Tanggung Jawab 109-110
untuk Mengelola Dampak Delegation AR 2025:
of Responsibility for Managing 284- 285,
06
Impacts 288- 289,
291- 292,
294- 295
07
2-14 Peran Badan Tata Kelola Tertinggi 109-110
dalam Pelaporan Keberlanjutan
Role of the Highest Governance Body
08
in Sustainability Reporting
2-15 Konflik Kepentingan 113-114
09
Conflicts of Interest
2-16 Komunikasi Keprihatinan Kritis 116
Communication of Critical Concerns
10
2-17 Pengetahuan Kolektif dari Badan 110, 300-301
Tata Kelola Tertinggi AR 2025: 111-114
Collective Knowledge of the Highest
11 Appendix
Governance Body
2-18 Evaluasi Kinerja Badan Tata Kelola 108
Lampiran
Tertinggi AR 2025:
Evaluation of the Performance of the 250- 251
Highest Governance Body
2-19 Kebijakan Remunerasi 108
Remuneration Policies AR 2025:
255- 256,
259- 260
2-20 Proses Penetapan Remunerasi 108
Process to Determine Remuneration AR 2025:
255- 257
2-21 Rasio Kompensasi Total Tahunan 108
Annual Total Compensation Ratio AR 2025:
258- 259
2-22 Pernyataan tentang Strategi 18-33, 38-47,
Pembangunan Berkelanjutan 214-215,
Statement on Sustainable 250- 251, 310
Development Strategy
2-23 Komitmen Kebijakan 38-47, 117,
Policy Commitments 147, 150-151,
168, 212-215,
250-251
2-24 Menyematkan Komitmen Kebijakan 41
Embedding Policy Commitments
2-25 Proses untuk Memulihkan Dampak 115-116, 250- 251
Negatif
Processes to Remediate Negative
Impacts
2-26 Mekanisme untuk Mencari Saran dan 115, 169
Menyampaikan Kepentingan
Mechanisms for Seeking Advice and
Raising Concerns
2-27 Kepatuhan terhadap Hukum dan 105
Peraturan AR 2025: 286,
Compliance with Laws and 290, 293, 296,
Regulations 313-314
2-28 Keanggotaan Asosiasi 101
Membership Associations AR 2025:
133- 134
Page 334
PT Cikarang Listrindo Tbk
332 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Penghilangan
No. Ref
Omission
Standar
Sektor GRI
Standar GRI Pengungkapan Lokasi Persyaratan Alasan Penjelasan
GRI Sector
GRI Standard Disclosure Location yang Reason Explanation
Standard
Diabaikan
Ref No.
Requirements
Omitted
2-29 Pendekatan Keterlibatan Pemangku 56-60
Kepentingan
Approach to Stakeholder
Engagement
2-30 Perjanjian Perundingan Kolektif 167-168
Collective Bargaining Agreements
Topik Material
Material Topics
GRI 3: 3-1 Proses Penentuan Topik Material 61-63, 65-70
Topik Material Process to Determine Material Topics
2021
Material Topics
2021 3-2 Daftar Topik Material 56, 63-70
List of Material Topics
Kategori Ekonomi
Economic Category
GRI 3: 3-3 Manajemen Topik Material 65, 126, 139- 140,
Topik Material Management of Material Topics 142
2021
Material Topics
2021
GRI 201: 201-1 Nilai Ekonomi Langsung yang 131-135
Kinerja Dihasilkan dan Didistribusikan
Ekonomi 2016 Direct Economic Value Generated
Economic and Distributed
Performance 2016
201-2 Implikasi Finansial serta Risiko dan 138-139
Peluang Lain Akibat dari Perubahan
Iklim
Financial Implications and Other Risk
and Opportunities Due to Climate
Change
201-3 Kewajiban Program Pensiun Manfaat 179, 183-184
Pasti dan Program Pensiun Lainnya
Defined Benefit Plan Obligations and
Other Retirement Plans
201-4 Bantuan Finansial yang Diterima dari 135
Pemerintah
Financial Assistance Received from
Government
GRI 202: 202-1 Rasio Standar Upah Karyawan Entry- 177-181
Keberadaan Pasar Level Berdasarkan Jenis Kelamin
2016 terhadap Upah Minimum Regional
Market Presence Ratios of Standard Entry Level Wage
2016 by Gender Compared to Local
Minimum Wage
202-2 Proporsi Manajemen Senior yang 161
Berasal dari Masyarakat Lokal
Proportion of Senior Management
Hired from the Local Community
GRI 203: 203-1 Investasi Infrastruktur dan Dukungan 216, 218-237
Dampak Ekonomi Layanan Infrastructure Investments
Tidak Langsung and Services Supported
2016
Indirect Economic 203-2 Dampak Ekonomi Tidak Langsung 216, 229, 236
Impacts 2016 yang Signifikan
Significant Indirect Economic Impacts
GRI 204: 204-1 Proporsi Pengeluaran untuk Pemasok 86-87
Praktik Pengadaan Lokal
2016 Proportion of Spending on Local
Procurement Suppliers
Practices 2016
Page 335
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
333
Penghilangan
No. Ref
01
Omission
Standar
Sektor GRI
Standar GRI Pengungkapan Lokasi Persyaratan Alasan Penjelasan
GRI Sector
02
GRI Standard Disclosure Location yang Reason Explanation
Standard
Diabaikan
Ref No.
Requirements
03
Omitted
GRI 206: 206-1 Langkah-Langkah Hukum untuk 140
Perilaku Perilaku Anti-Persaingan, Praktik Anti-
04
AntiPersaingan Trust, dan Monopoli
2016 Legal Actions or Anti-Competitive
Anti-Competitive Behavior, Anti-Trust, and Monopoly
05
Behavior 2016 Practices
Kategori Lingkungan
Environment Category
06
GRI 3: 3-3 Manajemen Topik Material 66, 244-246,
Topik Material Management of Material Topics 248-250, 252,
07
2021 254, 263, 265,
Material Topics 275, 277, 279
2021
08
GRI 301: 301-1 Material yang Digunakan 252
Material 2016 Berdasarkan Berat atau Volume
Materials 2016 Materials Used by Weight or Volume
09
301-2 Material Daur Ulang yang Digunakan 253
Recycled Input Materials Used
10
301-3 Produk Reklamasi dan Bahan Not Applicable
Kemasannya Reclaimed Products
and Their Packaging Materials
11 Appendix
GRI 302: 302-1 Konsumsi Energi Dalam Organisasi 47, 255-257
Energi 2016 Energy Consumption Within the
Lampiran
Energy 2016 Organization
302-2 Konsumsi Energi di Luar Organisasi 257, 260
Energy Consumption Outside the
Organization
302-3 Intensitas Energi 255-257
Energy Intensity
302-4 Pengurangan Konsumsi Energi 257-258
Reduction of Energy Consumption
302-5 Pengurangan pada Energi yang 254, 257, 259
Dibutuhkan untuk Produk dan Jasa
Reduction in Energy Requirements of
Products and Services
GRI 303: 303-1 Interaksi dengan Air sebagai Sumber 274-275
Air dan Efluen 2018 Daya Bersama
Water and Effluents Interactions with Water as a Shared
2018 Resource
303-2 Manajemen Dampak yang Berkaitan 276-278
dengan Pembuangan Air
Management of Water Discharge-
Related Impacts
303-3 Pengambilan Air 277-278
Water Withdrawal
303-4 Pembuangan Air 278
Water Discharge
303-5 Konsumsi Air 278
Water Consumption
Page 336
PT Cikarang Listrindo Tbk
334 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Penghilangan
No. Ref
Omission
Standar
Sektor GRI
Standar GRI Pengungkapan Lokasi Persyaratan Alasan Penjelasan
GRI Sector
GRI Standard Disclosure Location yang Reason Explanation
Standard
Diabaikan
Ref No.
Requirements
Omitted
GRI 305: 305-1 Emisi GRK (Scope 1) Langsung 255-257,
Emisi 2016 Direct (Scope 1) GHG Emissions 264- 268
Emission 2016
305-2 Emisi Energi GRK (Scope 2) Tidak 257, 264-268
Langsung
Energy Indirect (Scope 2) GHG
Emmisions
305-3 Emisi GRK (Scope 3) Tidak Langsung 257, 260-261,
Lainnya 264-268
Other Indirect (Scope 3) GHG
Emmisions
305-4 Intensitas Emisi GRK 264-268
GHG Emissions Intensity
305-5 Pengurangan Emisi GRK 263-268
Reduction of GHG Emissions
305-6 Emisi Zat Perusak Ozon (ODS) 273-274
Emissions of Ozone-Depleting
Subtance (ODS)
305-7 Nitrogen Oksida (NOx), Sulfur Oksida 269-270
(SOx), dan Emisi Udara Signifikan
Lainnya
Nitrogen Oxides (NOx), Sulfur Oxides
(SOx), and Other Significant Air
Emissions
GRI 306: 306-1 Timbulan Limbah dan Dampak- 279-280
Limbah 2020 Dampak yang Signifikan Terkait
Waste 2020 Limbah
Waste Generation and Significant
Waste-Related Impacts
306-2 Pengelolaan Dampak yang Signifikan 281-286
Terkait Limbah Management of
Significant Waste-Related Impacts
306-3 Timbulan Limbah 282-285
Waste Generated
306-4 Limbah yang Dialihkan dari 283-285
Pembuangan Akhir
Waste Diverted from Disposal
306-5 Limbah yang Dikirimkan ke 284
Pembuangan Akhir
Waste Directed to Disposal
Kategori Sosial
Social Category
GRI 3: 3-3 Manajemen Topik Material 67, 147-148,
Topik Material Management of Material Topics 150-151, 161,
2021 167-168, 170- 171,
Material Topics 176-177, 181, 185-
2021 186, 188, 190-191,
205, 212-214
GRI 401: 401-1 Perekrutan Karyawan Baru dan 161-166
Kepegawaian 2016 Pergantian Karyawan
Employment 2016 New Employee Hires and Employee
Turnover
401-2 Tunjangan yang Diberikan kepada 177-181
Karyawan Purnawaktu yang Tidak
Diberikan kepada Karyawan
Sementara atau Paruh Waktu
Benefits Provided to Full-Time
Employees that are Not Provided to
Temporary or Part-Time Employees
401-3 Cuti Melahirkan 182-183
Parental Leave
Page 337
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
335
Penghilangan
No. Ref
01
Omission
Standar
Sektor GRI
Standar GRI Pengungkapan Lokasi Persyaratan Alasan Penjelasan
GRI Sector
02
GRI Standard Disclosure Location yang Reason Explanation
Standard
Diabaikan
Ref No.
Requirements
03
Omitted
GRI 402: 402-1 Periode Pemberitahuan Minimum 167-168
Hubungan Tenaga Terkait Perubahan
04
Kerja/ Manajemen Operasional
2016 Minimum Notice Periods Regarding
Labor/ Operational Changes
05
Management
Relations 2016
GRI 403: 403-1 Sistem Manajemen Kesehatan dan 149, 185-187,
06
Keselamatan dan Keselamatan Kerja Occupational 191-192, 195- 200
Kesehatan Kerja Health and Safety Management
2018 System
07
Occupational
Health and Safety 403-2 Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, 191-195, 197- 199,
2018 dan Investigasi Insiden 204- 205
08
Hazard Identification, Risk
Assessment, and Incident
Investigation
09
403-3 Layanan Kesehatan Kerja 184, 191, 195- 200
Occupational Health Services
10
403-4 Partisipasi, Konsultan, dan 167, 188-189,
Komunikasi Pekerja pada Kesehatan 192-193, 196
dan Keselamatan Kerja
Worker Participation, Consultation,
11 Appendix
and Communication on
Occupational Health and Safety
Lampiran
403-5 Pelatihan bagi Pekerja Mengenai 190, 196,
Keselamatan dan 201- 202
Kesehatan Kerja
Worker Training on Occupational
Health and Safety
403-6 Peningkatan Kualitas Kesehatan 184, 195-200
Pekerja
Promotion of Worker Health
403-7 Pencegahan dan Mitigasi Kesehatan 197-200
dan Keselamatan Kerja yang
Berdampak Langsung dalam
Hubungan Bisnis
Prevention and Mitigation of
Occupational Health and Safety
Impacts Directly Linked by Business
Relationships
403-8 Pekerja yang Tercakup dalam Sistem 149, 158, 187
Manajemen Keselamatan dan
Kesehatan Kerja
Workers Covered by an Occupational
Health and Safety Management
System
403-9 Kecelakaan Kerja 202-204
Work-Related Injuries
403- 10 Penyakit Akibat Kerja 195-200
Work-Related Ill Health
Page 338
PT Cikarang Listrindo Tbk
336 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Penghilangan
No. Ref
Omission
Standar
Sektor GRI
Standar GRI Pengungkapan Lokasi Persyaratan Alasan Penjelasan
GRI Sector
GRI Standard Disclosure Location yang Reason Explanation
Standard
Diabaikan
Ref No.
Requirements
Omitted
GRI 404: 404-1 Rata-Rata Jam Pelatihan per Tahun 148, 173-175
Pelatihan & per Karyawan
Pendidikan 2016 Average Hours of Training per Year
Training & per Employee
Education 2016
404-2 Program untuk Meningkatkan 148-149,
Keterampilan Karyawan dan 170- 173, 176
Program Bantuan Peralihan
Programs for Upgrading Employee
Skills and Transition Assistance
Programs
404-3 Persentase Karyawan yang 163, 176
Menerima Tinjauan Rutin terhadap
Kinerja dan Pengembangan Karier
Percentage of Employees Receiving
Regular Performance and Career
Development Reviews
GRI 405: 405-1 Keanekaragaman Badan Tata Kelola 148-149,
Keanekaragaman dan Karyawan 156- 157, 159
dan Diversity of Governance Bodies and
Kesempatan yang Employees
Setara 2016
Diversity and Equal 405-2 Rasio Gaji Pokok dan Remunerasi 177-180
Opportunity 2016 Perempuan Dibandingkan Laki-Laki
Ratio of Basic Salary and
Remuneration of Women to Men
GRI 407: 407-1 Operasi dan Pemasok di mana Hak 167-168
Kebebasan atas Kebebasan Berserikat dan
Berserikat Perundingan Kolektif Mungkin Berisiko
dan Perundingan Operations and Suppliers in which
Kolektif 2016 the Right to Freedom of Association
Freedom of and Collective Bargaining May Be
Association at Risk
and Collective
Bargaining 2016
GRI 413: 413-1 Operasi dengan Keterlibatan 213-214,
Masyarakat Masyarakat Lokal, Penilaian Dampak, 216- 238
Setempat 2016 dan Program Pengembangan
Local Community Operations with Local Community
2016 Engagement, Impact Assessments,
and Development Programs
413-2 Operasi yang Secara Aktual dan yang 213-214, 238
Berpotensi Memiliki Dampak Negatif
Signifikan terhadap Masyarakat Lokal
Operations with Significant Actual and
Potential Negative Impacts on Local
Communities
GRI 416: 416-1 Penilaian Dampak Kesehatan dan 206
Kesehatan dan Keselamatan dari Berbagai Kategori
Keselamatan Produk dan Jasa
Pelanggan 2016 Assessment of the Health and Safety
Customer Health Impacts of Product and Service
and Categories
Safety 2016
416-2 Insiden Ketidakpatuhan Sehubungan 206
dengan Dampak Kesehatan dan
Keselamatan dari Produk dan Jasa
Incidents of Non-Compliance
Concerning the Health and Safety
Impacts of Products and Services
Page 339
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
337
GRI G4 PENGUNGKAPAN SEKTOR UTILITAS LISTRIK 2013
01
GRI G4 Electric Utilities Sector Disclosures 2013
02
Pengungkapan Standar Umum untuk Sektor Utilitas Listrik Lokasi Penjelasan
03
General Standard Disclosures for the Electric Utility Sector Location Explanation
EU1 Kapasitas terpasang dibagi berdasarkan sumber 83-84, 92
energi utama dan rezim regulasi
04
Installed capacity, broken down by primary energy
source and by regulatory regime
05
EU2 Jumlah energi bersih yang dihasilkan berdasarkan 255-257
sumber energi utama dan rezim regulasi
Net energy output broken down by primary energy
source and by regulatory regime
06
EU3 Jumlah akun pelanggan residensial, industri, 80
institusional, dan komersial
07
Number of residential, industrial, institutional and
commercial customer accounts
08
EU4 Panjang jalur transmisi dan distribusi di atas dan di 79-80
bawah tanah berdasarkan rezim regulasi
Length of above and underground transmission and
distribution lines by regulatory regime
09
EU5 Alokasi kuota emisi CO2e atau yang setara, yang 138
dibagi berdasarkan kerangka kerja perdagangan
10
karbon
Allocation of CO2e emissions allowances or equivalent,
broken down by carbon trading framework
EU6 Pendekatan manajemen untuk memastikan 123-126
11 Appendix
ketersediaan dan keandalan listrik jangka pendek
Lampiran
dan jangka panjang
Management approach to ensure short and longterm
electricity availability and reliability
EU7 Program pengelolaan sisi permintaan termasuk 128-129
program untuk residensial, komersial, institusional,
dan industri
Demand-side management programs including
residential, commercial, institutional and industrial
programs
EU8 Aktivitas dan pengeluaran Penelitian dan 126-128
Pengembangan yang bertujuan untuk menyediakan
listrik yang dapat diandalkan dan mempromosikan
pembangunan berkelanjutan
Research and Development activity and expenditure
aimed at providing reliable electricity and promoting
sustainable development
EU9 Ketentuan untuk penghentian operasi pembangkit Not Perseroan tidak memiliki dan mengoperasikan
listrik tenaga nuklir Applicable Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir.
Provisions for decommissioning of nuclear power sites The Company does not own or operate Nuclear
Power Plants.
EU10 Kapasitas yang direncanakan dibandingkan dengan 123-124
permintaan listrik yang diproyeksikan dalam jangka
panjang, dibagi berdasarkan sumber energi dan rezim
regulasi
Planned capacity against projected electricity
demand over the long term, broken down by energy
source and regulatory regime
EU11 Rata-rata efisiensi generasi pembangkit termal 253
berdasarkan sumber energi dan rezim regulasi
Average generation efficiency of thermal plants by
energy source and by regulatory regime
EU12 Kehilangan transmisi dan distribusi sebagai 129
persentase energi total
Transmission and distribution losses as a percentage
of total energy
EU13 Keanekaragaman hayati habitat kompensasi 287-290
dibandingkan dengan keanekaragaman hayati area
terdampak
Biodiversity of offset habitats compared to the
biodiversity of the affected areas
Page 340
PT Cikarang Listrindo Tbk
338 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Pengungkapan Standar Umum untuk Sektor Utilitas Listrik Lokasi Penjelasan
General Standard Disclosures for the Electric Utility Sector Location Explanation
EU14 Program dan proses untuk memastikan ketersediaan 170-171
tenaga kerja terampil
Programs and processes to ensure the availability of a
skilled workforce
EU15 Persentase pegawai yang akan memasuki masa 165-166
pensiun dalam 5 dan 10 tahun mendatang, dibagi
berdasarkan kategori pekerjaan dan wilayah
Percentage of employees eligible to retire in the next 5
and 10 years broken down by job category and by region
EU16 Kebijakan dan persyaratan mengenai kesehatan dan 191-192,
keselamatan karyawan serta karyawan kontraktor dan 201-202
subkontraktor
Policies and requirements regarding health and safety
of employees and employees of contractors and
subcontractors
EU17 Hari bekerja oleh karyawan kontraktor dan 158, 191- 192,
subkontraktor yang terlibat dalam kegiatan konstruksi, 199,
operasi, dan pemeliharaan 201- 202,
Days worked by contractor and subcontractor 204
employees involved in construction, operation &
maintenance activities
EU18 Persentase karyawan kontraktor dan subkontraktor 158,
yang telah menjalani pelatihan kesehatan dan 201- 202
keselamatan yang relevan
Percentage of contractor and subcontractor
employees that have undergone relevant health and
safety training
EU19 Partisipasi pemangku kepentingan dalam proses 58-60
pengambilan keputusan terkait perencanaan energi
dan pengembangan infrastruktur
Stakeholder participation in decision making
processes related to energy planning and
infrastructure development
EU20 Pendekatan dalam mengelola dampak perpindahan 238 Pada tahun 2025, tidak terdapat pembangunan
Approach to managing the impacts of displacement atau perkembangan infrastruktur usaha
Cikarang Listrindo yang menimbulkan dampak
perpindahan penduduk.
In 2025, there were no construction or expansion
of Cikarang Listrindo’s business infrastructure
that caused population displacement.
EU21 Langkah-langkah perencanaan kontinjensi, rencana 111-113, 190
manajemen bencana/darurat dan program pelatihan, AR 2025:
serta rencana pemulihan/pemulihan kembali 324-327
Contingency planning measures, disaster/emergency
management plan and training programs, and
ecovery/restoration plans
EU22 Jumlah orang yang secara fisik atau ekonomi terkena Not Merujuk pada EU20. Pada tahun 2025, tidak
dampak perpindahan dan diberi kompensasi, dirinci Applicable terdapat pembangunan atau perkembangan
berdasarkan jenis proyek infrastruktur usaha Cikarang Listrindo yang
Number of people physically or economically menimbulkan dampak perpindahan penduduk.
displaced and compensation, broken down by type of Refer to EU20. In 2025, there were no
project construction or expansion of Cikarang Listrindo’s
business infrastructure that caused population
displacement.
Page 341
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
339
Pengungkapan Standar Umum untuk Sektor Utilitas Listrik Lokasi Penjelasan
01
General Standard Disclosures for the Electric Utility Sector Location Explanation
EU23 Program, termasuk yang bermitra dengan pemerintah, 217
02
untuk meningkatkan atau mempertahankan akses
listrik dan layanan dukungan pelanggan
Programs, including those in partnership with
03
government, to improve or maintain access to
electricity and customer support services
EU24 Praktik untuk mengatasi hambatan terkait bahasa, 139-142,
04
budaya, literasi rendah, dan disabilitas dalam 206
mengakses dan menggunakan listrik secara aman,
serta layanan dukungan pelanggan
05
Practices to address language, cultural, low literacy
and disability related barriers to access and safely use
electricity and customer support services
06
EU25 Jumlah cedera dan kematian kepada masyarakat 202-205
yang melibatkan aset perusahaan, termasuk putusan
hukum, penyelesaian, dan kasus hukum yang sedang
07
berlangsung atas penyakit
Number of injuries and fatalities to the public
involving company assets, including legal judgments,
08
settlements and pending legal cases of diseases
EU26 Persentase penduduk yang belum terlayani di area Not Perseroan memegang IUPTLU Terintegrasi dan
09
distribusi atau layanan berlisensi Applicable secara eksklusif memasok listrik ke pelanggan
Percentage of population unserved in licensed industri di 5 (lima) kawasan industri, yaitu
distribution or service areas Jababeka, MM-2100, EJIP, Hyundai, dan Lippo
Cikarang.
10
The Company holds an Integrated (IUPTLU) and
exclusively supplies electricity to customers in
5 (five) industrial estates, namely Jababeka,
MM-2100, EJIP, Hyundai, and Lippo Cikarang.
11 Appendix
EU27 Jumlah pemutusan layanan residensial karena tidak Not Pelanggan Perseroan diklasifikasikan ke dalam
Lampiran
membayar, dibagi berdasarkan durasi pemutusan Applicable 2 (dua) kategori utama, yaitu pelanggan
dan rezim regulasi industri dan institusional. Eksposur layanan
Number of residential disconnections for nonpayment, residential Perseroan bersifat sangat terbatas.
broken down by duration of disconnection and by The Company’s customers are classified into
regulatory regime 2 (two) main categories, namely industrial
customers and institutional customer. The
Company’s exposure to residential services is
very limited.
EU28 Frekuensi pemadaman Listrik 132-133
Power outage frequency
EU29 Durasi rata-rata pemadaman listrik 132-133
Average power outage duration
EU30 Rata-rata faktor ketersediaan pembangkit 22
berdasarkan sumber energi dan rezim regulasi
Average plant availability factor by energy source and
by regulatory regime
Page 342
PT Cikarang Listrindo Tbk
340 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
SASB ELECTRIC UTILITIES & POWER GENERATORS
Penjelasan
Dilaporkan atas Topik
Topik Metrik Kategori Kode pada Halaman yang Belum
Topic Metric Category Code Reported on Diungkapkan
Page Explanation of
Ommission
Emisi Gas (1) Emisi global bruto Scope 1, persentase Kuantitatif IF-EU-110a.1 264, 266-268
Rumah Kaca & yang tercakup dalam (2) peraturan Quantitative
Perencanaan pembatasan emisi dan (3) peraturan
Sumber Energi dalam pelaporan emisi
Greenhouse (1) Gross global Scope 1 emissions,
Gas Emissions & percentage covered under (2)
Energy Resource emissions-limiting regulations and (3)
Planning emissions-reporting regulations
Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang Kuantitatif IF-EU-110a.2 266-268
terkait dengan pengiriman daya Quantitative
Greenhouse gas (GHG) emissions
associated with power deliveries
Penjelasan mengenai strategi jangka Penjelasan IF-EU-110a.3 250-251
panjang dan jangka pendek atau dan Analisa
rencana dalam mengelola emisi Scope Discussion
1, target pengurangan emisi, dan analisa and Analysis
kinerja terhadap target-target tersebut
Discussion of long- and short-term
strategy or plan to manage Scope 1
emissions, emissions reduction targets,
and an analysis of performance against
those targets
Kualitas Udara Emisi udara dari polutanpolutan sebagai Kuantitatif IF-EU-120a.1 270-272
Air Quality berikut: (1) NOx (tidak termasuk N2O), Quantitative
(2) SOx, (3) particulate matter (PM10),
(4) timbal (Pb), and (5) merkuri (Hg);
persentase dari masing-masing polutan
yang terdapat disekitar daerah yang
padat penduduk.
Air emissions of the following pollutants:
(1) NOx (excluding N2O), (2) SOx, (3)
particulate matter (PM10), (4) lead
(Pb), and (5) mercury (Hg); percentage
of each in or near areas of dense
population
Pengelolaan Air (1) Total air yang ditarik, (2) total air Kuantitatif IF-EU-140a.1 277-278
Water yang dikonsumsi; persentase dari Quantitative
Management tiap area dengan Water Stress tinggi
ataupun sangat tinggi
(1) Total water withdrawn, (2) total
water consumed; percentage
of each in regions with High or
Extremely High Baseline Water
Stress
Jumlah insiden ketidakpatuhan yang Kuantitatif IF-EU-140a.2 292
terkait dengan ijin, standar, dan Quantitative
peraturan yang mengatur tantang
kualitas air
Number of incidents of non-compliance
associated with water quality permits,
standards and regulations
Penjelasan mengenai resiko Penjelasan IF-EU-140a.3 274-278
pengelolaan air dan pembahasan dan Analisa
mengenai strategi dan usaha mitigasi Discussion
resiko tersebut. and Analysis
Description of water management
risks and discussion of strategies and
practices to mitigate those risks
Page 343
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
Driving Resilience through Sustainability
341
01
02
Penjelasan
Dilaporkan atas Topik
Topik Metrik Kategori Kode pada Halaman yang Belum
03
Topic Metric Category Code Reported on Diungkapkan
Page Explanation of
Ommission
04
Pengeloaan (1) Jumlah Residu Pembakaran Batubara Kuantitatif IF-EU-150a.1 283-285
Residu Batubara (CCR) yang dihasilkan, (2) persentase Quantitative
Coal Ash yang di daur ulang
05
Management (1) Amount of Coal Combustion
Residuals (CCR) generated, (2)
percentage recycled
06
Uraian mengenai kebijakan dan Penjelasan IF-EU-150a.3 279-282
prosedur pengelolaan Residu dan Analisa
07
Pembakaran Batubara (CCR) untuk Discussion
operasi yang aktif maupun tidak aktif and Analysis
Description of Coal Combustion Residual
(CCRs) management policies and
08
procedures for active and inactive
operations
09
Keterjangkauan Rata-rata tarif retail untuk pelanggan Kuantitatif IF-EU-240a.1 - Bahasan ini tidak
Energi (1) perumahan (2) komersial, dan (3) Quantitative masuk sebagai
Energy industri topik material
10
Affordability Average retail electric rate for (1) Perseroan
residential, (2) commercial, and (3) This topic is
industrial customers not considered
material to the
11 Appendix
Company
(1) Jumlah pemutusan listrik pelanggan Kuantitatif IF-EU-240a.3 - Bahasan ini tidak
Lampiran
perumahan karena tidak membayar, (2) Quantitative masuk sebagai
persentase tersambung kembali dalam topik material
waktu 30 hari Perseroan
(1) Number of residential customer This topic is
electric disconnections for non- not considered
payment, (2) percentage reconnected material to the
within 30 days Company
Penjelasan mengenai dampak faktor Penjelasan IF-EU-240a.4 - Bahasan ini tidak
eksternal terhadap kemampuan dan Analisa masuk sebagai
pelanggan dalam membayar listrik, Discussion topik material
termasuk kondisi ekonomi wilayah and Analysis Perseroan
layanan This topic is
Discussion of impact of external factors not considered
on customer affordability of electricity, material to the
including the economic conditions of the Company
service territory
Kesehatan & (1) Tingkat Insiden Tercatat Total Kuantitatif IF-EU-320a.1 205
Keselamatan (TRIR), (2) tingkat kematian, and (3) Quantitative
Kerja tingkat frekuensi kejadian hampir
Workforce (NMFR) untuk (a) pekerja langsung dan
Health & Safety (b) pekerja kontrak
(1) Total recordable incident rate
(TRIR), (2) fatality rate, and (3) near
miss frequency rate (NMFR) for (a) direct
employees and (b) contract employees
Efisiensi dan Persentase beban listrik yang dihasilkan Kuantitatif IF-EU-420a.2 126
Permintaan dari dari teknologi smart grid Quantitative
Pengguna Akhir Percentage of electric load served by
End-Use smart grid technology
Efficiency &
Demand Penghematan listrik pelanggan dari Kuantitatif IF-EU-420a.3 128-129
langkah-langkah efisiensi, menurut Quantitative
pasar
Customer electricity savings from
efficiency measures, by market
Page 344
PT Cikarang Listrindo Tbk
342 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Penjelasan
Dilaporkan atas Topik
Topik Metrik Kategori Kode pada Halaman yang Belum
Topic Metric Category Code Reported on Diungkapkan
Page Explanation of
Ommission
Keselamatan Jumlah total unit tenaga nuklir, dirinci Kuantitatif IF-EU-540a.1 Not Applicable Telah dijelaskan
& Keadaan berdasarkan hasil tinjauan keselamatan Quantitative di EU9.
Darurat dalam terbaru As explained in
Pengelolaan Total number of nuclear power units, EU9.
Nuklir broken down by results of most recent
Nuclear Safety independent safety review
& Emergency
Management Penjelasan mengenai usaha untuk Penjelasan IF-EU-540a.2 Not Applicable Telah dijelaskan
mengelola keselamatan dan dan Analisa di EU9.
kesiapsiagaan darurat nuklir Discussion As explained in
Description of efforts to manage nuclear and Analysis EU9.
safety and emergency preparedness
Ketahanan Jumlah insiden ketidakpatuhan Kuantitatif IF-EU-550a.1 68, 206
Jaringan terhadap standar atau regulasi Quantitative AR 2025: 327
Grid Resiliency keamanan fisik atau siber
Number of incidents of non-compliance
with physical or cybersecurity standards
or regulations
(1) Indeks Durasi Rata-rata Gangguan Kuantitatif IF-EU-550a.2 69, 132-134
Sistem (SAIDI), (2) Indeks Frekuensi Quantitative
Rata-rata Gangguan Sistem (SAIFI), and
(3) Indeks Durasi Rata-rata Gangguan
Pelanggan (CAIDI), termasuk peristiwa
besar
(1) System Average Interruption Duration
Index (SAIDI), (2) System Average
Interruption Frequency Index (SAIFI),
and (3) Customer Average Interruption
Duration Index (CAIDI), inclusive of major
event days
Dilaporkan
Penjelasan atas Topik yang
Metrik Aktivitas Kategori Kode pada Halaman
Belum Diungkapkan
Activity Metric Category Code Reported on
Explanation of Ommission
Page
Jumlah: pelanggan (1) perumahan, (2) Kuantitatif IF-EU-000.A 130
komersial, dan (3) industri yang dilayani Quantitative
Number of: (1) residential, (2) commercial, and
(3) industrial customers served
Total listrik yang di distribusikan kepada: (1) Kuantitatif IF-EU-000.B 130
perumahan, (2) komersial, (3) industri, (4) Quantitative
pelanggan retail lainnya, dan (5) pelanggan
grosir
Total electricity delivered to: (1) residential, (2)
commercial, (3) industrial, (4) all other retail
customers, and (5) wholesale customers
Page 345
Page 346
PT Cikarang Listrindo Tbk World Trade Centre 1, Lantai 17 Jl. Jend. Sudirman Kav. 29-31 Jakarta 12920, Indonesia www.listrindo.com corpsec@listrindo.com (+62 21) 522 8122
Names mentioned 64 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Milik Negara
p.8
unresolved
org
Kementerian Energi dan Sumber Daya
p.8
unresolved
org
Ministry of Energy and Mineral Resources
p.8
unresolved
org
Kementerian Lingkungan Hidup
p.9
unresolved
org
Ministry of Environment RUPS
p.9
unresolved
org
Financial Services Authority
p.9 ×4
unresolved
org
PT Pertamina EP SML
p.9
unresolved
org
PT Cikarang
p.21 ×2
unresolved
org
Listrindo Tbk
p.21
unresolved
person
Committee
· Direktur
p.32
unresolved
person
Vice
· President Director
p.36 ×2
unresolved
—
fundamentals
p.42
unresolved
—
maximizing shareholder
p.42
unresolved
org
PT Cikarang Listrindo Tbk’s
p.53
unresolved
org
Power Cikarang Listrindo Tbk
p.54
unresolved
org
Cikarang Listrindo’s Sustainability Report Listrindo Tbk
p.54
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.55 ×2
unresolved
org
Menteri Lingkungan Hidup
p.56
unresolved
org
Menteri Ketenagakerjaan
p.56
unresolved
org
Minister of Environment Regulation
p.56
unresolved
org
Minister of Manpower Regulation
p.56
unresolved
org
Kementerian Energi
p.61
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.61
unresolved
org
Ministry of Energy
p.61
unresolved
org
Ministry of Environment
p.61
unresolved
org
Cikarang
05
Listrindo.
p.71
unresolved
org
Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan
p.83
unresolved
org
Directorate General of Electricity
p.83
unresolved
org
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
p.83
unresolved
person
Jababeka
p.83 ×2
unresolved
—
CEO
· President Director
p.90 ×2
unresolved
—
CFO
· Director
p.90
unresolved
person
Procurement Associate
· Director
p.90
unresolved
—
BOC
· Komisaris
p.109
unresolved
person
Organ Pendukung
· Komisaris
p.110
unresolved
person
GCG
· Sekretaris Perusahaan
p.110
unresolved
person
GCG Compliance
· Corporate Secretary
p.110
unresolved
org
Departemen External Auditor There
p.110
unresolved
org
Menteri Energi
p.113
unresolved
org
Minister of Energy and Mineral Resources’ Decree
p.113
unresolved
org
Departemen Risk & System
p.113
unresolved
org
Annual Tbk
p.116
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.