Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-POWR-att7.pdf

Other Text extracted POWR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 346

Page 1
Driving Resilience
      through
Sustainability




                               2025
                Laporan Keberlanjutan
                   Sustainability Report
Page 2
SANGGAHAN DAN BATASAN TANGGUNG JAWAB
Disclaimers and Limitations of Liability

Laporan Keberlanjutan ini memuat pernyataan            This Sustainability Report contains statements
mengenai kinerja, strategi, kebijakan, rencana,        regarding the Company’s sustainability performance,
proyeksi, target, dan tujuan terkait keberlanjutan,    strategies, policies, plans, projections, targets, and
termasuk dampak sosial, lingkungan, dan ekonomi        objectives, including the social, environmental, and
dari kegiatan operasional dan bisnis Perseroan.        economic impacts of the Company’s operations and
Sebagian     pernyataan    tersebut    merupakan       business activities. Certain statements constitute as
pernyataan ke depan sebagaimana dimaksud               forward-looking statements in the implementation of
dalam pelaksanaan perundang-undangan yang              the applicable law.
berlaku.

Pernyataan ke depan bersifat prospektif dan            Forward-looking statements are prospective in
mengandung risiko serta ketidakpastian yang            nature and involve risks and uncertainties that
dapat menyebabkan hasil aktual berbeda dari yang       may cause actual results to differ from those
dinyatakan dalam Laporan Keberlanjutan ini. Tidak      expressed in this Sustainability Report. Nothing in this
ada bagian dalam Laporan Keberlanjutan ini yang        Sustainability Report shall be construed or assumed
dapat ditafsirkan atau diasumsikan berbeda dari        to differ from what is expressly stated herein.
yang secara tegas dinyatakan di dalamnya.

Pernyataan ke depan disusun berdasarkan                Forward-looking statements are made based on
asumsi dan informasi yang tersedia pada tanggal        assumptions and information available as of the
penyusunan Laporan Keberlanjutan ini serta             date of this Sustainability Report and expectations
ekspektasi atas kondisi dan perkembangan di            regarding future conditions and developments.
masa mendatang. Perseroan dapat melakukan              The Company may update such forward-looking
pembaruan atas pernyataan ke depan apabila             statements if deemed necessary, however, it has
dipandang perlu, namun tidak berkewajiban untuk        no obligation to update or revise them, except
memperbarui atau merevisinya, kecuali diwajibkan       as required by applicable laws and regulations.
oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam Laporan Keberlanjutan ini, istilah “Perseroan”   In this Sustainability Report, the terms “the Company”
atau “Perusahaan” dan “Cikarang Listrindo”             and “Cikarang Listrindo” refer to PT Cikarang Listrindo
mengacu pada PT Cikarang Listrindo Tbk. Istilah        Tbk. The term “We” is also used for the same purpose
“Kami” juga digunakan untuk tujuan yang sama           for ease of reference.
demi kemudahan penyebutan.
Page 3
                                                              Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                     Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                 01


TEMA 2025
2025 Theme


                                Mendorong Ketangguhan
                                 melalui Keberlanjutan
                                 Driving Resilience through Sustainability




Melanjutkan tema tahun sebelumnya, “Memperkuat          Building on last year’s theme, “Empowering
Keberlanjutan”, Perseroan menegaskan komitmennya        Sustainability,”   the     Company       reaffirmed
untuk memperkuat peran dalam mendorong                  its   commitment      to   advance   sustainability
keberlanjutan melalui kolaborasi yang saling            through mutually beneficial collaboration and
menguntungkan serta kontribusi positif bagi seluruh     positive contributions to all stakeholders. In the
pemangku kepentingan. Pada tahun pelaporan              2025 reporting year, the Company takes this
2025, Perseroan melangkah lebih jauh dengan             commitment further by embedding sustainability
mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam upaya           into efforts to ensure reliable electricity supply,
menjaga keandalan pasokan listrik, meningkatkan         improve environmental performance, expand
kinerja lingkungan, memperluas dampak sosial, dan       social impact, and strengthen governance.
memperkuat tata kelola.

Sejalan     dengan     arah     tersebut,   Perseroan   In line with this direction, the Company adopts
mengangkat tema “Mendorong Ketangguhan                  “Driving Resilience through Sustainability” as its
melalui Keberlanjutan” sebagai pernyataan arah          strategic theme. Resilience is strengthened through
strategis. Ketangguhan dibangun melalui penerapan       phased and consistent ESG implementation aligned
ESG yang bertahap dan konsisten sesuai peta jalan       with the Company’s roadmap, grounded in the
Perseroan,     dengan    berlandaskan     pendekatan    5P approach: advancing People through a strong
5P: memperkuat aspek People melalui budaya K3,          safety culture, capability development, as well
pengembangan kapabilitas, serta keberagaman dan         as diversity and inclusion; protecting the Planet
inklusi; menjaga Planet melalui peningkatan kinerja     through improved environmental performance
lingkungan dan transisi energi; mendorong Prosperity    and the energy transition; supporting Prosperity
melalui keandalan layanan dan nilai ekonomi yang        by maintaining service reliability and sustainable
berkelanjutan; memperkuat Peace melalui praktik tata    economic value creation; reinforcing Peace through
kelola yang etis, transparan, akuntabel, dan patuh;     ethical, transparent, accountable, and compliant
serta memperluas Partnership melalui kolaborasi         governance; and enhancing Partnership through
yang bertanggung jawab di sepanjang rantai nilai.       responsible collaboration across the value chain.

Dalam menjalankan strategi tersebut, Perseroan          In executing this strategy, the Company upholds
menerapkan tata kelola dan manajemen risiko yang        strong governance and risk management to
kuat agar mampu merespons dinamika eksternal            respond effectively to external dynamics and keep
secara tepat serta menjaga kinerja keberlanjutan        sustainability performance consistent and on track.
tetap konsisten dan terarah. Berlandaskan nilai STAR    Guided by STAR values and the spirit of “Light that
dan semangat “Terang yang Membawa Kebaikan”,            Brings Goodness,” the Company underscores its
Perseroan menegaskan komitmen untuk meningkatkan        commitment to elevate ESG implementation and
kualitas penerapan ESG dan menciptakan nilai jangka     create long-term value for all stakeholders.
panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
Page 4
     PT Cikarang Listrindo Tbk
02   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



     DAFTAR ISI
     Table of Contents

     Sanggahan dan Batasan Tanggung Jawab                         Menentukan Topik Material
                                                             i                                                            61
     Disclaimers and Limitations of Liability                     Determining Material Topics

     Tema 2025                                                    Daftar Topik Material
                                                             01                                                           63
     2025 Theme                                                   List of Material Topics

     Daftar Isi                                                   Umpan Balik
                                                             02                                                           70
     Table of Contents                                            Feedback

     Daftar Istilah dan Singkatan                                 Akses Informasi atas Laporan Keberlanjutan
                                                             06                                                           70
     List of Terms and Abbreviations                              Information Access to Sustainability Report

     Ikhtisar Aspek Keberlanjutan 2025
                                                             08
     2025 Sustainability Highlights
                                                                          Sekilas Tentang Cikarang Listrindo
                                                                  04      Cikarang Listrindo at a Glance
            Penjelasan Direksi
       01                                                         Identitas Perseroan
            Statement from the Board of Directors                                                                         74
                                                                  Corporate Identity
     Penjelasan Direksi
                                                             18   Sejarah Singkat dan Perkembangan Cikarang
     Statement from the Board of Directors
                                                                  Listrindo                                               75
     Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris dan                 A Brief History and Development of Cikarang Listrindo
     Direksi tentang Tanggung Jawab atas Laporan
     Keberlanjutan 2025 PT Cikarang Listrindo Tbk                 Visi, Misi, Pilar dan Nilai Perusahaan
                                                             34                                                           76
     Responsibility Statement of Board of Commissioners           Vision, Mission, Pillars, and Corporate Values
     and Board of Directors for 2025 Sustainability Report
                                                                  Wilayah Operasional dan Pasar yang Dilayani
     of PT Cikarang Listrindo Tbk                                                                                         78
                                                                  Operational Area and Market Served

                                                                  Jaringan Transmisi dan Distribusi
                                                                                                                          79
            Kebijakan dan Strategi Keberlanjutan
      02                                                          Transmission and Distribution Networks
            Sustainability Policy and Strategy
                                                                  Aktivitas, Rantai Nilai, dan Hubungan Bisnis Lainnya
     Kebijakan dan Strategi Keberlanjutan                         Activities, Value Chain, and Other Business             81
                                                             38
     Sustainability Policy and Strategy                           Relationships

     Kebijakan Keberlanjutan                                      Skema Penyaluran Tenaga Listrik
                                                             41                                                           83
     Sustainability Policy                                        Power Distribution Scheme

     Strategi Jangka Pendek, Menengah, dan Panjang                Rantai Pasokan
                                                             42                                                           85
     Short-, Medium-, and Long-Term Strategy                      Supply Chain

     Tantangan dan Pembelajaran Tahun 2025                        Struktur Organisasi
                                                             47                                                           88
     Challenges and Learnings in 2025                             Organization Structure

                                                                  Struktur Grup dan Kelompok Usaha
                                                                                                                          92
                                                                  Group Structure and Business Groups
            Tentang Laporan Ini
      03
            About This Report                                     Skala Usaha
                                                                                                                          92
                                                                  Business Scale
     Tentang Laporan Ini
                                                             50
     About This Report                                            Komposisi Pemegang Saham
                                                                                                                          93
                                                                  Shareholders Composition
     Cakupan dan Standar Penyusunan Laporan
                                                             52
     Scope and Reporting Standards                                Informasi Karyawan
                                                                                                                          94
                                                                  Information of Employees
     Proses Penyusunan dan Persetujuan Laporan
                                                             53
     Report Preparation and Approval Process                      Assurance oleh Pihak Eksternal
                                                                                                                          95
                                                                  External Assurance
     Standard Pengukuran Data
                                                             54
     Data Measurement Standard                                    Keanggotaan Asosiasi
                                                                                                                          101
                                                                  Memberships of Associations
     Struktur Pelaporan
                                                             55
     Reporting Structure

     Perubahan Signifikan Terkait Pelaporan dan
     Pernyataan Ulang                                        56           Tata Kelola Keberkelanjutan
     Significant Changes in Reporting and Restatements
                                                                  05      Sustainability Governance

     Memastikan Kredibilitas Pelaporan                            Tata Kelola Keberlanjutan
                                                             56                                                           104
     Ensuring Report Credibility                                  Sustainability Governance

     Pelibatan Pemangku Kepentingan                               Struktur Tata Kelola
                                                             56                                                           107
     Stakeholder Engagement                                       Governance Structure
Page 5
                                                                 Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                           Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                       03




Tata Kelola ESG yang Berkelanjutan                         Implementasi Hak Asasi Manusia
                                                     109                                                         150
Sustainable ESG Governance                                 Human Rights Implementation

Manajemen Risiko                                           Perlindungan Data dan Privasi
                                                     111                                                         152
Risk Management                                            Data Protection and Privacy
Pengelolaan Benturan Kepentingan                           Informasi Karyawan
                                                     113                                                         152
Conflict of Interest Management                            Information of Employees
Komunikasi Masalah Penting dan Mekanisme                   Praktik Ketenagakerjaan: Prinsip STAR
Remediasi                                                                                                        159
                                                     115   Employment Practice: STAR Principle
Communication of Critical Concerns and Process to
Remediate                                                  Strategi Rekrutmen dan Retensi Karyawan
                                                                                                                 161
Kode Etik                                                  Recruitment and Employees Retention Strategy
                                                     117
Code of Conduct                                            Keharmonisan di Tempat Kerja dan Kemitraan
                                                           Kolaboratif
Kebijakan Anti-Korupsi dan Gratifikasi                                                                           167
                                                     117   Harmony in the Workplace and Collaborative
Anti Corruption and Gratification Policy
                                                           Partnership

                                                           Penanganan Pengaduan Karyawan
                                                                                                                 169
                                                           Handling of Employee Grievances
       Keandalan Operasi dan Kontribusi
06     Strategisnya terhadap Industri dan                  Peningkatan Kompetensi: Pelatihan dan
       Perekonomian Indonesia                              Pengembangan Karyawan
       Operational Reliability and its Strategic                                                                 170
                                                           Competency Enhancement: Training and
       Contribution to the Industry and Economy of         Development
       Indonesia
                                                           Penilaian Kinerja Karyawan
Keandalan Operasi                                                                                                175
                                                     123   Employee Performance Evaluation
Operational Reliability
                                                           Pelatihan Karyawan Pra-Pensiun
Tingkat Susut Energi dalam Jaringan Distribusi dan                                                               176
Transmisi                                                  Pre-Retirement Employee Training
                                                     129
Network Distribution and Transmission Line Losses          Sistem Remunerasi
Rate                                                                                                             177
                                                           Remuneration System
Kinerja Operasional 2025
                                                     130   Hak Cuti Orang Tua dan Perlindungan Kesejahteraan
2025 Operational Performance
                                                           Karyawan                                              182
Distribusi Nilai Ekonomi                                   Parental Leave and Employee Welfare Protection
                                                     131
Economic Values Distribution
                                                           Program Pensiun dan Perlindungan Sosial
                                                                                                                 183
Kontribusi kepada Negara                                   Pension and Social Protection Program
                                                     136
Contribution to the state
                                                           Perlindungan Kesehatan dan Keselamatan Karyawan
                                                                                                                 184
Komitmen dalam Penggunaan Energi Baru                      Employee Health and Safety Protection
Terbarukan                                           138
Commitment in the Use of Renewable Energy                  Mewujudkan Angka Kecelakaan Kerja Nihil
                                                                                                                 185
                                                           Achieving Zero Work Accident
Pemasaran Produk dan Layanan
                                                     139
Marketing Product and Services                             Tata Kelola Pelaksanaan K3L
                                                                                                                 188
                                                           Governance of Occupational HSE Implementation
Kepuasan Pelanggan
                                                     142
Customer Satisfaction                                      Kebijakan dan Pengendalian Risiko K3L
                                                                                                                 191
                                                           HSE Policy and Risk Controls

                                                           Partisipasi Karyawan dan Non-Karyawan dalam K3L
                                                                                                                 192
       Menjalankan Praktik                                 Employee and Non-Employee Participation in HSE
 07    Ketenagakerjaan Terbaik
                                                           Kesehatan Kerja
       Implementing Best Practices in Employment                                                                 195
                                                           Occupational Health
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
                                                     146   Pelatihan Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan
Implementing Best Practices in Employment
                                                           Lingkungan (K3L)
                                                                                                                 201
Meningkatkan Potensi Karyawan: Strategi                    Occupational Health, Safety, and Environment
Pengelolaan SDM yang Unggul                                Training (HSE)
                                                     148
Enhancing Employee Potential: Strategies for
Excellent HR Management                                    Kinerja K3 Seluruh Tenaga Kerja di Area Operasional
                                                           OHS Performance for All Workforce in Operational      202
Mengembangkan Potensi Karyawan: Fokus terhadap             Area
Aspek Sosial dalam Kebijakan SDM
                                                     159   Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan
Developing Employees Potential: Focusing on Social                                                               206
Aspects in HR Policies                                     Customer Health and Safety
Page 6
     PT Cikarang Listrindo Tbk
04   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



     Sistem Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan           Pengelolaan Kualitas Udara Ambien, Kebauan, dan
     (SMK2)                                             207   Kebisingan                                           271
     Electricty Safety and Management System (SMK2)           Quality of Air Ambient, Odor, and Noise Management

     Penghargaan dan Sertifikat di Bidang K3L                 Pengelolaan Emisi Bahan Perusak Ozon (BPO)
                                                        208
     Awards and Certificates in the Field of HSE              Emissions Management for Ozone Depleting             273
                                                              Substances (ODS)

                                                              Pengelolaan Air dan Limbah
            Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat                                                                   274
      08    Distributing Benefits to the Community
                                                              Water and Waste Management

                                                              Keanekaragaman Hayati
     Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat                                                                          287
                                                        212   Biodiversity
     Distributing Benefits to the Community
                                                              Komitmen Lingkungan
     Dampak Operasional terhadap Masyarakat                                                                        292
                                                        214   Environmental Commitment
     Operational Impact on Community
                                                              Penghargaan di Bidang Lingkungan
     Roadmap TJSL Cikarang Listrindo                                                                               293
                                                        214   Award in the Field of Environment
     Cikarang Listrindo’s TJSL Roadmap

     Program TJSL Tahun 2025
                                                        216
     TJSL Program in 2025                                            Ringkasan Rekomendasi Task Force on
                                                               10    Climate Related Financial Disclosure (TCFD)
     Pilar Sosial-Ekonomi dan Lingkungan                             Task Force on Climate-Related Financial
                                                        217
     Socio-Economic and Environmental Pillar                         Disclosure (TCFD) Recommendations
                                                                     Summary
     Pilar Pendidikan
                                                        229
     Educational Pillar                                       Tata Kelola
                                                                                                                   298
                                                              Governance
     Pilar Kesehatan
                                                        236
     Health Pillar                                            Strategi
                                                                                                                   301
                                                              Strategy
     Pelibatan Masyarakat Lokal
                                                        238
     Local Community Involvement                              Risiko Manajemen
                                                                                                                   312
                                                              Management Risk
     Sarana Pengaduan Komunitas
                                                        238
     Community Complaint Mechanism                            Matriks dan Target
                                                                                                                   314
                                                              Metrics and Targets
     Penghargaan di Bidang Sosial dan Pengembangan
     Masyarakat
                                                        239
     Award in the Field of Social and Community
                                                                     Lampiran
     Development                                               11
                                                                     Appendix

                                                              Opini Verifikasi atas Laporan Emisi Gas Rumah Kaca
            Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan         2025
      09                                                                                                           319
            Sustainable Environmental Management              Verification Opinion of the 2025 Greenhouse Gas
                                                              Emissions Report
     Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
                                                        244
     Sustainable Environmental Management                     Laporan Assurance Independen atas Laporan
                                                              Keberlanjutan 2025
     Praktik Pengelolaan Lingkungan                                                                                320
                                                        248   Independent Assurance Statement of 2025
     Enviromental Management Practices                        Sustainability Report
     Strategi Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca                  Lembar Umpan Balik
                                                        250                                                        324
     Greenhouse Gas Emission Reduction Strategy               Feedback Sheet
     Energi untuk Pembangkitan Listrik                        Indeks Referensi Silang Sesuai POJK No 51/
                                                        252
     Energy for Electricity Generation                        POJK.03/2017 dan SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                                                                                                                   327
                                                              Reference Index Based on POJK No.51/POJK.03/2017
     Efisiensi Operasional Pembangkit Listrik Termal
                                                              and SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
     Perseroan
                                                        253
     Operational Efficiency of the Company’s Thermal          Indeks Standar GRI
     Power Plants                                                                                                  330
                                                              GRI Standard Index
     Pengelolaan Energi                                       GRI G4 Pengungkapan Sektor Utilitas Listrik 2013
                                                        254                                                        337
     Energy Management                                        GRI G4 Electric Utilities Sector Disclosures 2013
     Konsumsi Energi dan Emisi Di Luar Organisasi             SASB Electric Utilities & Power Generators           340
     (Scope 3)
                                                        260
     Energy Consumption and Emissions Outside
     the Organization (Scope 3)

     Pengelolaan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK)
                                                        263
     Greenhouse Gas (GHG) Emissions Management

     Pengelolaan Emisi Gas Buang
                                                        269
     Exhaust Gas Emissions Management
Page 7
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
       Driving Resilience through Sustainability
                                                   05
Page 8
     PT Cikarang Listrindo Tbk
06   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



     DAFTAR ISTILAH DAN SINGKATAN
     List of Terms and Abbreviations




     ACGS            ASEAN Corporate Governance Scorecard       GIS        Geographic Information System

     AMDAL           Analisis Mengenai Dampak Lingkungan        GRC        Tata Kelola, Risiko, dan Kepatuhan
                     Analysis on Environmental Impact                      Governance, Risk, and Compliance

     BAU             Business as Usual                          GRI        Global Reporting Initiative

     BEI             Bursa Efek Indonesia                       GRK atau   Gas Rumah Kaca
                     Indonesian Stock Exchange                  or GHG     Greenhouse Gas
     BPO atau        Bahan Perusak Ozon                         GTG        Gas Turbine Generator
     or ODS          Ozone Depleting Substances
                                                                HRIS       Human Resources Information System
     BUMN atau       Badan Usaha Milik Negara
     or SOE          State-Owned Enterprise                     I-REC      Sertifikat Energi Terbarukan Internasional
                                                                           International Renewable Energy Certificate
     CAGR            Laju Pertumbuhan Majemuk Tahunan
                     Compound Annual Growth Rate                ICE        Mesin Pembakaran Dalam
                                                                           Internal Combustion Engine
     CAIDI           Indeks Durasi Gangguan Konsumen
                     Consumer Average Interruption Duration     IE         Kawasan Industri
                     Index                                                 Industrial Estates
     CEER            Dewan Regulator Energi Eropa               IEA        International Energy Agency
                     Council of European Energy Regulators
                                                                IEEE       Institut Insinyur Listrik dan Elektronik,
     CEMS            Sistem Pemantauan Emisi Secara Terus
                                                                           asosiasi profesional terbesar di Amerika
                     Menerus
                                                                           yang didedikasikan untuk kemajuan
                     Continuous Emission Monitoring System
                                                                           teknologi
     CFB             Circulating Fluidized Bed                             Institute of Electrical and Electronics
                                                                           Engineers, the largest professional
     CSR             Corporate Social Responsibility                       association in the United States for the
                                                                           advancement of technology
     EBT atau        Energi Baru Terbarukan
     or NRE          New Renewable Energy                       ILO        International Labor Organization

     ECRB            Dewan Regulasi Komunitas Energi            IPAL       Instalasi Pengolahan Air Limbah
                     Energy Community Regulatory Board                     Wastewater Treatment Plant

     EJIP            East Jakarta Industrial Park               IPCC       Intergovernmental Panel on Climate
                                                                           Change
     ESDM atau       Kementerian Energi dan Sumber Daya
     or MEMR         Mineral Republik Indonesia                 IPO        Penawaran Umum Perdana Saham
                     Ministry of Energy and Mineral Resources              Initial Public Offering
                     Republic of Indonesia
                                                                ISO        Organisasi Standar Internasional
     ESG             Environmental, Social, and Governance                 International Organization for
                                                                           Standarization
     ESP             Electrostatic Precipitator
                                                                IT         Teknologi Informasi
     EV              Kendaraan Listrik
                                                                           Information Technology
                     Electric Vehicle
                                                                IUPTLU     Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik untuk
     FABA            Fly Ash and Bottom Ash
                                                                           Kepentingan Umum
     FGD             Focus Group Discussion                                Business Permit to Supply Electricity to
                                                                           Public
     FSB             Dewan Stabilitas Keuangan
                     Financial Stability Board                  K3 atau    Kesehatan dan Keselamatan Kerja
                                                                or OHS     Occupational Health and Safety
     FTE             Full-Time Equivalent
                                                                K3L atau   Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan
     GCG             Tata Kelola Perusahaan yang Baik           or HSE     Lingkungan
                     Good Corporate Governance                             Health, Safety, and Environment
Page 9
                                                                  Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                         Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                       07




KKN             Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme            PTBAE-PU        Persetujuan Teknis Batas Atas Emisi Pelaku
                Corruption, Collusion, and Nepotism                       Usaha
                                                                          Technical Approval for the Upper Emission
KLH atau        Kementerian Lingkungan Hidup                              Limit for Entities
or MOE          Ministry of Environment
                                                          RUPS atau       Rapat Umum Pemegang Saham
KNKG            Komite Nasional Kebijakan Governansi      or GMS          General Meeting of Shareholders
                National Committee on Governance Policy
                                                          SAIDI           Indeks Durasi Gangguan Rata-rata Sistem
MM-2100         Megalopolis Manunggal 2100                                System Average Interruption Duration
                                                                          Index
NDC atau        Kontribusi Nasional yang Ditetapkan
or NDCs         Nationally Determined Contributions       SAIFI           Indeks Frekuensi Gangguan Rata-rata
                                                                          Sistem
NZE             Net Zero Emissions
                                                                          System Average Interruption Frequency
Obvitnas atau   Objek Vital Nasional                                      Index
or VNO          Vital National Objects
                                                          SDM atau        Sumber Daya Manusia
OJK             Otoritas Jasa Keuangan                    or HR           Human Resources
                Indonesian Financial Services Authority
                                                          SMK2            Sistem Manajemen Keselamatan
OT              Teknologi Operasional                                     Ketenagalistrikan
                Operational Technology                                    Electricity Safety Management System

P2K3 atau       Panitia Pembina Kesehatan dan             SMK3            Standar Mutu, Sistem Manajemen
or HSE          Keselamatan Kerja                                         Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Committee       Health and Safety Committee                               Quality Standards, Occupational Health
                                                                          and Safety Management Systems
Pertamina       PT Pertamina EP
                                                          SML             Sistem Manajemen Lingkungan
PGN             PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk                    Environmental Management Systems

PKS             Cangkang Sawit                            SMP             Sistem Manajemen Pengamanan
                Palm Kernel Shell                                         Security Management Systems

PLN             PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)    SNDC            Kontribusi Nasional yang Ditetapkan Kedua
                                                                          Second Nationally Determined
PLTG            Pembangkit Listrik Tenaga Gas                             Contributions
                Gas-fired Power Plant
                                                          SPKL atau       Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik
PLTGU           Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap     or EVCS         Electric Vehicle Charging Stations
                Gas and Steam Power Plant
                                                          STAR            Service, Trustworthiness, Accountability,
PLTS            Pembangkit Listrik Tenaga Surya                           Reliability
                Solar Power
                                                          TCFD            Task Force on Climate-Related Financial
PLTU            Pembangkit Listrik Tenaga Uap                             Disclosure
                Steam Power Plant
                                                          TMS             Talent Management System
POJK            Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
                Indonesian Financial Services Authority   TPB atau        Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
                Regulations                               or SDGs         Sustainable Development Goals

PPSDM atau      Pengelolaan dan Pengembangan Sumber       WBS             Whistleblowing System
or HRMD         Daya Manusia
                Human Resources Management and
                Development

PPU             Private Power Utility

PROPER          Program Penilaian Peringkat Kinerja
                Perusahaan
                Company Performance Rating Program
Page 10
     PT Cikarang Listrindo Tbk
08   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



     IKHTISAR ASPEK KEBERLANJUTAN 2025
     2025 Sustainability Highlights



     LINGKUNGAN [OJK B.2]
     Environmental

     Mendorong dekarbonisasi melalui peningkatan bauran energi terbarukan
     dan meningkatkan kinerja lingkungan.
     Driving decarbonization by increasing the renewable energy mix and
     improving environmental performance.




                    Kapasitas Terpasang                                     Kapasitas Co-firing pada
                    PLTS                                                    PLTU Co-firing Babelan
                    Solar Power Installed                                   Co-firing Capacity at PLTU
                    Capacity                                                Co-firing Babelan



                    45,7            MWp                                     70       MW

                    2024                                                    2024

                    35,8 MWp                                                28 MW

         Energi yang Dihasilkan dari                              Energi yang Dihasilkan dari
         PLTS                                                     Co-firing PLTU
         Energy Produced from                                     Energy Produced from
         Solar Power                                              Co-firing PLTU


         46.254                     MWh                           205.261                       MWh

         2024                                                     2024

         31.999 MWh                                               80.336 MWh

         Kapasitas Terpasang PLTS untuk                           Porsi Total Energi Terbarukan
         Pemakaian Sendiri                                        yang Dihasilkan
         Installed Capacity of Solar Power                        Share of Total Renewable Energy
         for Internal Use                                         Generated


         1,3       MWp                                            6,1 %
         2024                                                     2024

         1,3 MWp                                                  2,7%
Page 11
                                                    Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                           Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                       09


                                               a
                                                            Serapan Karbon dari Penanaman
                                                            Pohon yang Dilakukan di Sekitar
                                                            Area Operasional dan Area
                                                            Konservasi Perseroan
                                                            Carbon sequestration from
                                                            Tree Planting Carried Out in the
          Total Energi Terbarukan                           Company’s Operational Area and
          yang Digunakan untuk                              Conservation Area


                                                            1.311
          Kebutuhan Internal
          Total Renewable Energy                                                     tCO2e/Tahun
          Used for Internal Use                                                      tCO2e/Year



          1.614                   MWh
                                                            2024

                                                            671 tCO e/Year
                                                                    tCO2e/Tahun
                                                                       2


          2024

          1.286 MWh

                                               a
Total Energi Terbarukan                                     Biaya atau Investasi Terkait
yang Dihasilkan                                             Tanggung Jawab Lingkungan Hidup
Total Renewable Energy                                      Expenditure or Investments Related
Generation                                                  to Environmental Stewardship
                                                            Program


251.515                          MWh
                                                            AS$
                                                            US$    32,3                 Juta
                                                                                        Million

2024                                                        2024

112.335 MWh                                                 AS$
                                                            US$   21,5     Juta
                                                                           Million




          Intensitas Emisi                   Emisi Bahan Perusak Ozon
          Emission Intensity                 Ozone Depleting Substances


          0,69                   tCO2e/MWh   ZERO
          2024                               2024

          0,68 tCO e/MWh
                       2
                                             ZERO




          Total Ekuivalen Emisi CO2 atas     Konsumsi Energi yang Dibutuhkan untuk
          Pengoperasian Unit Pembangkit      Menyalurkan Tenaga Listrik kepada
          di Tiga Lokasi (Scope 1)           Pelanggan serta Konsumsi Internal Perseroan
          Total Equivalent CO2 Emissions     The Total Consumption Required to Supply
          from the Operation of the Three    Electricity to Customers and Company’s
          Generating Units (Scope 1)         Internal Consumption


          2,8              Juta tCO2e
                           Million tCO2e     42.478.018                                      GJ

          2024                               2024

          2,8                                41.315.732 GJ
                 Juta tCO2e
                 Million tCO2e
Page 12
     PT Cikarang Listrindo Tbk
10   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




                     Limbah B3 yang                                               Limbah B3 yang
                     Dihasilkan                                                   Dimanfaatkan kembali
                     Hazardous Waste                                              Hazardous Waste
                     Generated                                                    Reused



                     175,7                Ton
                                          Tons                                    10,0                  Ton
                                                                                                        Tons

                     2024                                                         2024

                     231,9                                                        9,6 Tons
                                 Ton                                                        Ton
                                 Tons



        Limbah Non-B3 yang Dihasilkan                              Limbah Non-B3 yang Dimanfaatkan kembali
        Non-Hazardous Waste Generated                              Non-Hazardous Waste Reused


        64.543,9                               Ton
                                               Tons                64.417,7                                 Ton
                                                                                                            Tons

        2024                                                       2024

        54.197,0                                                   53.997,2 Tons
                       Ton                                                            Ton
                       Tons




                     Limbah B3 yang Dikelola melalui Insinerasi dengan Perolehan Energi
                     Hazardous Waste Managed through Incineration with Energy Recovery



                     27,5               Ton           2024

                                                      30,3 Tons
                                                             Ton
                                        Tons




                                                                          PROPER
                     Intensitas Efisiensi Air
                     PLTGU Jababeka
                     Water Efficiency Intensity
                     PLTGU Jababeka
                                                                          2024
                     1,43               m3/MWh
                                                                          PROPER Hijau untuk PLTGU Jababeka
                                                                          Green PROPER Rating Certificate for
                                                                          PLTGU Jababeka
                     2024

                     1,48 m /MWh
                              3                                           PROPER Hijau untuk PLTU Co-firing
                                                                          Babelan
                                                                          Green PROPER Rating Certificate for
                                                                          PLTU Co-firing Babelan

        Intensitas Efisiensi Air PLTU Co-firing                           PROPER Biru untuk PLTG MM-2100
        Babelan                                                           Blue PROPER Rating Certificate for
        Water Efficiency Intensity PLTU Co-firing                         PLTG MM-2100
        Babelan



        0,08
                                                                          *PROPER 2024 merupakan hasil
                                                                           penilaian terbaru yang tersedia,
                                                                           sementara penilaian PROPER 2025
                            m3/MWh                                         masih dalam proses.
                                                                           PROPER 2024 is the latest available
        2024                                                               assessment result, while the 2025
                                                                           PROPER assessment is still in
        0,10 m /MWh
                 3                                                         progress.
Page 13
                                                                      Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                               Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                           11



SOSIAL [OJK B.3]
Social

Perseroan memprioritaskan pengelolaan sumber daya manusia melalui
peningkatan kompetensi, peluang pengembangan karier, kesetaraan
gender, dan menjaga stabilitas tenaga kerja. Perseroan juga memperkuat
keselamatan dan kesehatan kerja untuk memastikan tersedianya lingkungan
kerja yang sehat dan aman. Di sepanjang rantai pasok, Perseroan mendorong
pelibatan pemasok nasional, sebagai bagian dari komitmen Perseroan
dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat setempat melalui
program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada
pemberdayaan dan dampak yang terukur.
The Company prioritizes workforce management by strengthening
competencies, providing career development opportunities, promoting
gender equality, and maintaining workforce stability. The Company also
reinforces occupational health and safety to ensure a healthy and safe
working environment. Throughout its supply chain, the Company promotes
the engagement of national suppliers as part of its commitment to
contributing to local communities, through the Social and Environmental
Responsibility (TJSL) programs, with a focus on empowerment and
measurable impacts.




                          Jumlah Karyawan                            Kesetaraan Gender
                          Total Employees                            Gender Equality



                          828                Karyawan
                                             Employees               112        Karyawan Wanita
                                                                                Female Employees

                          2024                                       2024

                          812                                        100 Female Employees
                                 Karyawan                                   Karyawan Wanita
                                 Employees



     Promosi Internal                          Survei Tingkat                             Tingkat Pengunduran Diri
     Karyawan                                  Keterikatan Karyawan                       Karyawan secara Sukarela
     Internal Employee                         Employee Engagement                        Voluntary Resignation
     Promotions                                Survey Rate                                Turnover Rate



     55            Karyawan
                   Employees                   4,1 5,0        dari
                                                              from                        2,8%
     2024                                      2024                                       2024

     62                                        4,1           5,0                          2,2%
            Karyawan                                  dari
            Employees                                 from




                   Rata-rata Jam Pelatihan per                          Rata-rata Biaya Peningkatan
                   Karyawan Setara Waktu Penuh (FTE)                    Kompetensi per FTE
                   Average Training Hours per Full-time                 Average Amount Spent per FTE for
                   Equivalent (FTE) Employees                           Competency Enhancement



                   37,4              Jam per FTE
                                     Hours per FTE                      Rp4,5
                                                                                                 Juta
                                                                                                 Million

                   2024                                                 2024
                   52,4 Hours per FTE
                           Jam per FTE
                                                                        Rp4,5 Million
                                                                                   Juta
Page 14
     PT Cikarang Listrindo Tbk
12   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




                        Total Jam Selamat - Karyawan                   Total Jam Selamat - Non Karyawan
                        Total Safe Manhours - Employee                 Total Safe Manhours - Non Employee



                        2.192.467                        Jam
                                                         Hours         3.138.063                                    Jam
                                                                                                                    Hours

                        2024                                           2024

                        2.169.594                                      3.229.214 Hours
                                         Jam                                             Jam
                                         Hours




                       Jumlah Kecelakaan Kerja                                       Pelibatan Pemasok
                       (Kematian) - Karyawan                                         Nasional
                       Work Accident (Fatality) -                                    National Suppliers
                       Employee                                                      Engagement



                       ZERO                Kasus
                                           Case                                      738
                                                                                     (97,9%)*
                                                                                                        Mitra
                                                                                                        Partners

                       2024

                       ZERO Case
                                 Kasus
                                                                                     2024

                                                                                     732 Partners
                                                                                                Mitra

                                                                                     (98,1%)*

        Jumlah Kecelakaan Kerja (Kematian) -                                         *) Dibandingkan dengan
        Non Karyawan                                                                    Jumlah Pemasok
                                                                                        Compare to Total Supplier
        Work Accident (Fatality) - Non Employee



        ZERO                   Kasus
                               Case

        2024

        ZERO Case
                   Kasus




        Rasio Jam Kerja Hilang karena                                          Jumlah Dana CSR
        Kecelakaan Kerja - Karyawan                                            Disalurkan
        Lost Time Incident Ratio - Employee                                    Total CSR Funds Disbursed



        ZERO                   Kasus
                               Case
                                                                               AS$
                                                                               US$   841.789
        2024                                                                   2024

        0,5
               Kasus
               Case
                                                                               AS$
                                                                               US$   566.146

        Rasio Jam Kerja Hilang karena                            Dana untuk Program
        Kecelakaan Kerja - Non Karyawan                          Pemberdayaan Masyarakat
        Lost Time Incident Ratio - Non Employee                  Funds for Community
                                                                 Development Program



        ZERO                   Kasus
                               Case
                                                                 AS$
                                                                 US$    167.870
        2024                                                     2024

        ZERO                                                           153.853
                  Kasus                                          AS$
                  Case                                           US$
Page 15
                                                                    Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                             Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                            13




TATA KELOLA
Governance

Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) menjadi pedoman
Perseroan dalam menjalankan usaha berdasarkan pilar etika, transparansi,
akuntabilitas, dan kewajaran. Komitmen ini tercermin melalui penilaian
Environmental, Social, dan Governance (ESG) eksternal, skor penerapan GCG
(ACGS), kepatuhan terhadap regulasi pasar modal, serta penguatan integritas
melalui kepatuhan Kode Etik dan mekanisme whistleblowing.
The implementation of Good Corporate Governance (GCG) guides the
Company in conducting business based on the pillars of ethics, transparency,
accountability, and fairness. This commitment is reflected through external
Environmental, Social, and Governance (ESG) assessments, the GCG
implementation score (ACGS), compliance with capital market regulations, and
integrity reinforcement through the Code of Conduct and the whistleblowing
mechanism.




                Peringkat Risiko ESG
                ESG Risk Rating




                27,2                                             BB                        46
                2024                                             2024                      2024

                27,2                                             BB                        47
                Stabil di Kategori Risiko Sedang -               Di atas skor industri     Di atas skor rata-rata
                Menempatkan Perseroan pada persentil             yang telah disesuaikan    pada industri utilitas listrik
                ke-28 teratas di sub-industri utilitas listrik
                Stable in the Medium Risk Category – Placing     Above the adjusted        Above the average score
                the Company in the top 28th percentile in the    industry score            in the electric utilities
                electric utilities sub-industry                                            industry
Page 16
     PT Cikarang Listrindo Tbk
14   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




                     Penilaian Penerapan GCG
                     Berdasarkan ASEAN Corporate                    Pelanggaran
                     Governance Scorecard (ACGS)                    Kode Etik
                     Assessment of GCG Implementation               Code of Conduct
                     Based on ASEAN Corporate                       Violation
                     Governance Scorecard




                    86,1%                  self-assessment          ZERO                 Kasus
                                                                                         Case

                     2024                                           2024

                     85,1% self-assessment                          ZERO Case
                                                                              Kasus




                                                             Laporan Whistleblowing yang
                    Kepatuhan Terhadap                       diterima oleh Tim Kepatuhan
                    Regulasi Pasar Modal                     GCG dan Etika
                    In Compliance with                       Whistleblowing Report received
                    Capital Market                           by the GCG Compliance and
                    Regulations                              Ethics Team

                    Terpenuhi Seluruhnya
                    Fully Compliant                          ZERO                Kasus
                                                                                 Case


                    2024                                     2024

                                                             ZERO Case
                                                                      Kasus
                    Terpenuhi Seluruhnya
                    Fully Compliant
Page 17
                                                                 Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                             Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                           15




EKONOMI [OJK B.1]
Economic

Kinerja ekonomi yang solid menjadi landasan bagi Perseroan untuk menjaga
keberlanjutan usaha dan menyalurkan manfaat bagi pemangku kepentingan
melalui penyediaan pasokan listrik yang andal, penciptaan nilai ekonomi, serta
pengembangan layanan pendukung transisi energi.
Solid economic performance is the foundation for the Company to sustain its
business and deliver benefits to stakeholders through reliable electricity supply,
economic value creation, and the development of services supporting the
energy transition.




                Penjualan Neto                                                         Laba Tahun Berjalan
                Net Sales                                                              Profit for the Year

                AS$
                US$    553,5                  Juta
                                              Million
                                                                                       AS$
                                                                                       US$     72,1                  Juta
                                                                                                                     Million

                2024                                                                   2024

                      547,0                                                                  75,3 Million
                AS$           Juta                                                     AS$             Juta
                US$           Million                                                  US$




                Tenaga Listrik yang                          Jumlah Pelanggan Industri*
                Dijual                                       Number of Industrial Customers*


                                                             2.894
                Electricity Sold
                                                                                             Pelanggan



                4.150
                                                                                             Customers

                                        GWh                  2024

                                                             2.738 Customers
                                                                          Pelanggan
                2024

                4.135 GWh
                                                             Jumlah Pelanggan Institusional
                                                             Number of Institutional Customers


                                                             1    Pelanggan
                                                                  Customers

                Penjualan Sertifikat Energi
                Terbarukan**
                Sales of Renewable Energy
                Certificate**




                79.580
                                                             SPKL yang Dioperasikan**
                                                             Operational EVCS**
                                              MWh

                2024

                59.486 MWh
                                                             31          SPKL
                                                                         EVCS

                                                             2024

                                                             11 EVCS
                                                                 SPKL




                                                                    * Termasuk pelanggan non-industri | Include non-industrial customers
                                                                    ** Dimulai pada tahun 2023 | Initiated in 2023
Page 18
     PT Cikarang Listrindo Tbk
16   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




     Penjelasan
     Direksi
     Statement from the Board of Directors
Page 19
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
       Driving Resilience through Sustainability
                                                   17
Page 20
     PT Cikarang Listrindo Tbk
18   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




     PENJELASAN DIREKSI [OJK D.1, E.5][GRI 2-22]
     Statement from the Board of Directors




           Sejalan dengan tema Perseroan
           tahun 2025, “Mendorong
           Ketangguhan Melalui Keberlanjutan”,
           Direksi menegaskan bahwa
           ketangguhan dibangun melalui
           implementasi bertahap yang
           dilakukan secara konsisten sesuai
           Roadmap ESG, dengan berlandaskan
           pendekatan 5P (People, Planet,
           Prosperity, Peace, Partnership).

           In line with the Company’s 2025
           theme, “Driving Resilience Through
           Sustainability,” the Board emphasizes
           that resilience is strengthened
           through several phases and
           implemented consistently aligning
           with the ESG Roadmap, grounded
           in the 5P (People, Planet, Prosperity,
           Peace, Partnership) approach.




                             Andrew K. Labbaika
                             Direktur Utama
                             President Director
Page 21
                                                            Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                    Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                   19




                                                                                                                  01 Statement from the Board of Directors
                                                                                                                                     Penjelasan Direksi
Para Pemangku Kepentingan                            Dear Stakeholders,
yang Terhormat,


Atas nama Direksi PT Cikarang Listrindo Tbk          On behalf of the Board of Directors of PT Cikarang
(“Perseroan”),     izinkan   kami    menyampaikan    Listrindo Tbk (the “Company”), we are pleased to




                                                                                                                          02
ringkasan arah strategis dan kinerja keberlanjutan   present a summary of the Company’s sustainability
Perseroan sepanjang tahun 2025. Di tengah dinamika   direction and performance throughout 2025. Amid
ekonomi global dan percepatan transisi energi,       global economic dynamics and an accelerating energy




                                                                                                                          03
dengan tetap memprioritaskan keandalan pasokan       transition, while continuing to prioritize the reliability
listrik bagi pelanggan, Perseroan terus memperkuat   of the power supply to our customers, the Company




                                                                                                                          04
pengelolaan dampak Lingkungan, Sosial, dan Tata      has further strengthened its Environmental, Social, and
kelola (ESG) sebagai fondasi ketangguhan dan         Governance (ESG) management as the foundation for




                                                                                                                          05
pertumbuhan jangka panjang.                          a long-term resilience and sustainable growth.

PT Cikarang Listrindo Tbk terus memperkuat           PT Cikarang Listrindo Tbk continues to strengthen its




                                                                                                                          06
komitmennya dalam menciptakan bisnis yang            commitment to building a sustainable business and
berkelanjutan serta berkontribusi positif terhadap   contributing positively to Indonesia’s Sustainable




                                                                                                                          07
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan          Development Goals (SDGs). This contribution is
(TPB) Indonesia. Kontribusi ini diwujudkan melalui   realized through reliable electricity supply and




                                                                                                                          08
penyediaan listrik dan layanan yang andal bagi       services, tangible contributions to society and the
pelanggan, kontribusi nyata kepada masyarakat        environment through stakeholder collaboration, and




                                                                                                                          09
dan lingkungan melalui kolaborasi bersama para       the implementation of sound corporate governance
pemangku kepentingan, serta penerapan tata           as a key foundation for operations.
kelola yang baik sebagai fondasi utama dalam




                                                                                                                          10
menjalankan operasional.




                                                                                                                          11
Page 22
     PT Cikarang Listrindo Tbk
20   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



     Sepanjang tahun 2025, Perseroan menghadapi               Throughout 2025, the Company navigated global
     dinamika perekonomian global yang disertai               economic dynamics that remained uncertain,
     ketidakpastian, serta tantangan pasokan energi           as well as primary energy supply challenges
     primer yang memerlukan respons operasional yang          requiring disciplined operational responses. In
     disiplin. Dalam kondisi tersebut, Perseroan tetap        this context, the Company maintained its core
     menjaga fokus utama yaitu keandalan pasokan              focus on power supply reliability and operational
     listrik dan ketahanan operasional, sambil terus          resilience, while strengthening Environmental,
     memperkuat kinerja Lingkungan, Sosial, dan Tata          Social, and Governance (ESG) performance as an
     Kelola (ESG) sebagai bagian yang tidak terpisahkan       integral part of its long-term resilience strategy.
     dari strategi ketangguhan jangka panjang.

     Selama tahun 2025, Perseroan menjaga kinerja             During 2025, the Company maintained its
     ekonomi dan keandalan operasional tanpa                  economic performance and operational reliability,
     mengabaikan komitmen kami terhadap kinerja               without compromising our commitment to our
     lingkungan, peningkatan komitmen sosial (termasuk        environmental performance, enhanced the social
     ketenagakerjaan dan K3L), serta penguatan tata           commitments (including employment and HSE),
     kelola keberlanjutan. Rangkaian capaian ini menjadi      and reinforced the sustainability governance. These
     dasar bagi Perseroan untuk terus mempercepat             achievements provide a foundation to accelerate
     transisi   energi,     memperkuat     keselamatan        the energy transition, reinforce electricity safety,
     ketenagalistrikan, memperluas dampak sosial              scale up measurable social impacts, and enhance
     yang terukur, serta meningkatkan transparansi dan        a transparent and accountable governance.
     akuntabilitas tata kelola.


     Dasar Penyusunan                 Laporan           dan   Reporting Basis and Accountability
     Akuntabilitas

     Sebagai bentuk komitmen transparansi kepada para         As a commitment to transparency and accountability
     pemangku kepentingan, Laporan Keberlanjutan              to stakeholders, the 2025 Sustainability Report is
     2025 disusun sesuai dengan ketentuan POJK No. 51/        prepared in accordance with POJK No. 51/POJK.03/2017
     POJK.03/2017 dan SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021, serta       SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021, and refers to the GRI
     mengacu pada Standar GRI (In Accordance), SASB           Standards (In Accordance), SASB Electric Utilities &
     Electric Utilities & Power Generators, GRI G4 Electric   Power Generators, GRI G4 Electric Utilities (2013), and a
     Utilities (2013), dan ringkasan rekomendasi TCFD.        summary of the TCFD recommendations.

     Periode pelaporan keberlanjutan dan keuangan             Sustainability and financial reporting periods
     selaras untuk memastikan konsistensi dan                 are aligned to enhance consistency and
     keterbandingan    informasi.    Perseroan   juga         comparability. The Company also strengthened
     memperkuat tata kelola data dan bukti pendukung          data governance and supporting documentation
     untuk   meningkatkan    kualitas   pengungkapan          to enhance the disclosure quality and support
     serta mendukung pelaksanaan assurance secara             the ongoing implementation of assurance.
     berkelanjutan.


     Keselarasan Komitmen Keberlanjutan                       Aligning Sustainability Commitment
     dengan Budaya STAR Perseroan                             with the Company’s STAR Culture

     Sepanjang 2025, Perseroan secara konsisten               Throughout 2025, the Company consistently
     memperkuat       kinerja keberlanjutan        sebagai    strengthened its sustainability performance as part of
     bagian dari langkah strategis menuju target net          its strategic steps toward achieving net zero by 2060.
     zero pada tahun 2060. Komitmen ini dituangkan            This commitment is outlined in the Sustainability Policy
     dalam Kebijakan Keberlanjutan serta direncanakan         and systematically planned through the Carbon
     secara sistematis dalam Carbon Roadmap 2060,             Roadmap 2060, which guides gradual and continual
     sebagai panduan upaya pengurangan emisi                  emissions reduction efforts. This strengthened
     secara bertahap dan berkelanjutan. Penguatan             commitment is also aligned with the implementation
     komitmen tersebut juga sejalan dengan penerapan          of the Company’s corporate values, STAR - Service,
     budaya nilai Perseroan yang telah mengakar               Trustworthiness, Accountability, and Reliability, which
     pada setiap insan Perseroan, yaitu STAR – Service,       are deeply embedded in every individual within the
     Trustworthiness, Accountability, dan Reliability.        organization.
Page 23
                                                                Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                        Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                      21


Budaya STAR diinternalisasikan dalam proses bisnis        The STAR culture is embedded into the




                                                                                                                    01 Statement from the Board of Directors
dan program keberlanjutan Perseroan, serta diturunkan     Company’s business processes and sustainability
ke dalam 4 (empat) pilar Perseroan sebagai kerangka       programs, and translated into 4 (four) Company




                                                                                                                                       Penjelasan Direksi
implementasi yang konkret. Keempat pilar tersebut         pillars as a concrete implementation framework.
menegaskan fokus Perseroan untuk mencapai                 These pillars reflect the Company’s focus on
keunggulan dalam SDM (People), Tata Kelola                achieving excellence in People, Corporate
Perusahaan (Corporate Governance), Proses Kerja           Governance, Sustainable Process, and Stakeholder
Berkelanjutan (Sustainable Process), serta Hubungan       Engagement. A detailed explanation of the pillars,
dan Keterlibatan Pemangku Kepentingan (Stakeholder        implementation elements, and their linkage
Engagement). Penjelasan rinci mengenai pilar, elemen      to the Company’s ESG strategy is presented in
pelaksanaan, dan keterkaitannya dengan strategi ESG       the “Sustainability Policy and Strategy” chapter
Perseroan disampaikan dalam bab “Kebijakan dan            of this Sustainability Report		        .
Strategi Keberlanjutan” pada Laporan Keberlanjutan ini.

A. Pencapaian   Kinerja  Ekonomi                 dan      A. Economic Performance and Operational




                                                                                                                            02
   Keandalan Operasional                                     Reliability Achievements
  Perseroan   beroperasi     dalam      lingkungan          The Company operates in an external environment




                                                                                                                            03
  eksternal yang penuh ketidakpastian, mulai                filled with uncertainty, ranging from rising
  dari meningkatnya tensi geopolitik, dampak                geopolitical tensions and the impacts of climate
  perubahan iklim, hingga kondisi ekonomi global            change to increasingly unpredictable global




                                                                                                                            04
  yang bergerak tidak menentu dan pasar keuangan            economic conditions and heightened volatility
  yang semakin volatil. Pergeseran kebijakan                in financial markets. Shifts in international trade




                                                                                                                            05
  perdagangan      dan    moneter    internasional,         and monetary policies, including the imposition
  termasuk penerapan tarif dan fragmentasi                  of tariffs and growing trade fragmentation, have




                                                                                                                            06
  perdagangan, mendorong perusahaan dunia                   compelled companies worldwide to adjust their
  menyesuaikan strategi dan pengelolaan risikonya.          strategies and risk management. These dynamics
  Dinamika tersebut semakin kompleks dengan                 have become even more complex due to changes




                                                                                                                            07
  perubahan pemerintahan di sejumlah negara,                in government structure across several countries,
  termasuk Indonesia pasca Pemilihan Umum                   including Indonesia, following the 2024 General




                                                                                                                            08
  2024 dan rangkaian pemilihan kepala daerah                Election and the series of regional head elections
  pada 2025, yang memicu reposisi kebijakan                 in 2025, which have triggered a realignment of




                                                                                                                            09
  ekonomi global, fiskal, dan sektor riil, sehingga         global, fiscal, and real-sector economic policies,
  arah pertumbuhan dunia menjadi lebih bervariasi           resulting in a more varied global growth trajectory
  dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.                      compared with previous years.




                                                                                                                            10
  Di tengah tekanan tersebut, termasuk tantangan            Amid these pressures, including primary energy
  pasokan energi primer yang berdampak                      supply challenges that directly affected the



                                                                                                                            11
  langsung pada operasional Perseroan, Perseroan            Company’s operations, the Company continued
  tetap   menunjukkan       ketangguhan   melalui           to demonstrate resilience by strengthening
  penguatan strategi operasional dan keuangan,              its operational and financial strategies, and
  serta pengelolaan risiko yang disiplin.                   maintaining a disciplined risk management.

  Perseroan juga menegaskan prioritas utama                 The Company also reaffirmed its top priority to
  kepada seluruh pemangku kepentingan terhadap              all stakeholders for its reliable electricity supply
  keandalan pasokan listrik kepada pelanggan                to the industrial customers. Reliability is not only
  industri. Keandalan ini bukan hanya berkaitan             about continuity of service, but also a critical
  dengan kontinuitas layanan, tetapi juga menjadi           prerequisite for the industrial customers that rely
  prasyarat penting bagi aktivitas pelanggan                on electricity as essential infrastructure.
  industri yang bergantung pada listrik sebagai
  infrastruktur kritikal.
Page 24
     PT Cikarang Listrindo Tbk
22   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



       Secara kinerja, Perseroan membukukan capaian               In terms of performance, the Company recorded
       ekonomi dan operasional dengan total volume                the following economic and operational results
       penjualan listrik pada tahun 2025 mencapai                 with a total electricity sales volume in 2025 of
       4.150 GWh (2024: 4.135 GWh). Penjualan listrik             4,150 GWh (2024: 4,135 GWh). Electricity sales
       kepada pelanggan industri dan non-industri                 to the industrial and non-industrial customers
       tercatat 3.455 GWh (2024: 3.365 GWh), sedangkan            were 3,455 GWh (2024: 3,365 GWh), while
       penjualan listrik kepada PLN sebesar 696 GWh               electricity sales to PLN were 696 GWh (2024: 770
       (2024: 770 GWh). Dari sisi nilai, Perseroan                GWh). In value terms, the Company recorded
       membukukan penjualan sebesar AS$553,5 juta                 sales of US$553.5 million in 2025, up 1.2% from
       pada 2025, meningkat 1,2% dibandingkan                     2024 (US$547.0 million). Service growth was
       tahun 2024 (AS$547,0 juta). Pertumbuhan                    also reflected in the increase in the connected
       layanan juga tercermin dari peningkatan                    capacity, reaching 1,376 MVA (2024: 1,354 MVA).
       daya      tersambung    mencapai    1.376  MVA
       (2024: 1.354 MVA).

       Dari sisi keandalan operasional pembangkit,                From a generation reliability perspective, the
       Perseroan meraih faktor ketersediaan 95,8% pada            Company achieved an availability factor of 95.8%
       2025 (2024: 94,2%). Pada jaringan, Perseroan juga          in 2025 (2024: 94.2%). Across the network, the
       menjaga efisiensi dan keandalan penyaluran                 Company maintained the efficient and reliable
       energi dengan tingkat susut yang rendah pada               energy delivery, with a low energy loss in the
       jaringan distribusi, yaitu sebesar 0,5% (2024: 0,5%),      distribution at 0.5% (2024: 0.5%), which has been
       relatif stabil selama lima tahun terakhir. [EU30]          relatively stable for the past five years. [EU30]

       Mutu dan keandalan layanan juga tercermin dalam            Service reliability was also reflected in the
       indikator keandalan jaringan tahun 2025, yaitu SAIDI       Company’s 2025 grid resilience indicators:
       0,0 jam/pelanggan/tahun, SAIFI 0,1 kali/pelanggan/         SAIDI 0.0 hours/customer/year, SAIFI 0.1 times/
       tahun, dan CAIDI 0,6 jam/tahun. Capaian ini                customer/year, and CAIDI 0.6 hours/year. These
       menunjukkan bahwa gangguan jaringan dapat                  results indicate that interruptions were kept at
       dijaga pada tingkat yang sangat rendah,                    a very low level, consistent with the Company’s
       sejalan dengan komitmen Perseroan menjaga                  commitment to maintain supply continuity.
       kontinuitas pasokan.




          Faktor Ketersediaan                              Susut Energi dalam Jaringan
          Availability Factor                              Distribusi dan Transmisi
                                                           Network Distribution and

         95,8%                                             Transmission Line Losses




         2024
                 1,6%
                                                           0,5%
         94,2%                                             2024

                                                               0,5%
Page 25
                                                            Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                     Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                23


  Tantangan pasokan gas dan mitigasi untuk               Gas supply challenges and mitigation to




                                                                                                                 01 Statement from the Board of Directors
  menjaga keandalan                                      protect reliability

  Pada tahun 2025, Perseroan menghadapi                  In 2025, the Company faced external disruptions




                                                                                                                                    Penjelasan Direksi
  peristiwa di luar kendali yang secara signifikan       that significantly affected the generation
  memengaruhi bauran energi dan strategi                 energy mix and operational strategy. For the
  operasional pembangkitan. Untuk pertama kalinya        first time in more than 32 years of operations,
  dalam lebih dari 32 tahun beroperasi, Perseroan        the Company experienced two unprecedented
  mengalami dua peristiwa yang belum pernah              simultaneous events in the upstream gas
  terjadi sebelumnya secara bersamaan dalam              supply chain involving both of our main
  rantai pasok gas hulu oleh kedua pemasok gas           suppliers. These events constrained natural
  utama Perseroan. Kondisi ini membatasi pasokan         gas supply and created fuel shortage risks
  gas alam dan menimbulkan risiko kekurangan             for the Company’s operations in meeting its
  bahan bakar bagi operasional Perseroan dalam           electricity supply commitments.		
  memenuhi komitmen pasokan listrik.




                                                                                                                         02
  Untuk memastikan keandalan pasokan, Perseroan          To ensure the reliability of supply, the Company
  melakukan langkah mitigasi berupa substitusi           mitigated the shortfall by substituting part of the
  sebagian kekurangan gas dengan biodiesel B40           gas deficit with B40 biodiesel for the operational




                                                                                                                         03
  untuk operasional di PLTGU Jababeka. Langkah           in PLTGU Jababeka. This was an operational
  ini merupakan keputusan operasional untuk              decision to maintain supply continuity during




                                                                                                                         04
  menjaga kontinuitas layanan pada saat terjadi          primary energy supply disruptions.
  gangguan pasokan energi primer.




                                                                                                                         05
  Sebagai tindak lanjut penguatan ketahanan              To strengthen longer-term supply resilience,
  pasokan, Perseroan menetapkan langkah-                 the Company established additional risk




                                                                                                                         06
  langkah pengelolaan risiko tambahan dengan             management measures by exploring alternative
  menjajaki opsi pasokan gas alam alternatif dari        natural gas supply options from various




                                                                                                                         07
  berbagai pemasok guna memastikan pasokan               suppliers to secure more stable supply and
  yang lebih stabil serta memitigasi risiko gangguan     mitigate future disruption risks. The Company
  serupa di masa mendatang. Perseroan dan                has reached an agreement with Pertamina




                                                                                                                         08
  Pertamina EP telah mencapai kesepahaman                EP for a new gas supply arrangement
  terkait rencana pasokan gas bumi dari field            from Akasia Bagus field.			




                                                                                                                         09
  Akasia Bagus.

  Penjelasan lengkap mengenai konsekuensi emisi,         A full explanation of emissions impacts, the target




                                                                                                                         10
  gap terhadap target, dan strategi mitigasi emisi       gap, and mitigation actions is presented in the
  Perseroan disampaikan pada bagian Pencapaian           Environmental Performance Achievements section.




                                                                                                                         11
  Kinerja Lingkungan.

B. Pencapaian Kinerja Lingkungan                       B. Environmental Performance Achievements
  Dalam membangun perusahaan yang tahan uji,             In building a resilient company, the Company
  Perseroan menempatkan pengelolaan lingkungan           places environmental management as an
  sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari proses      integral part of its power generation, transmission,
  bisnis pembangkitan, transmisi, dan distribusi         and distribution processes. Environmental
  tenaga listrik. Pengelolaan lingkungan dilakukan       management ensures the Company’s operations
  dengan memastikan operasional Perseroan tetap          remain clean, sustainable, and continually
  bersih, berkelanjutan, serta terus meningkatkan        improving      standards     to  deliver    positive
  standar untuk memberikan manfaat positif bagi          benefits to stakeholders, now and in the future.
  pemangku kepentingan, saat ini dan masa depan.

  Pada tahun 2025, fokus penguatan kinerja               In   2025,     the   Company’s        environmental
  lingkungan Perseroan diarahkan pada transisi           performance priorities focused on a measurable
  energi yang terukur dari pengurangan emisi             energy transition, gradual emissions reduction
  secara bertahap sesuai Carbon Roadmap 2060,            aligned with the Carbon Roadmap 2060, and
  serta penguatan ekosistem dekarbonisasi bagi           strengthening customer decarbonization as
  pelanggan. Di tengah dinamika pasokan energi           enablers. Amid primary energy supply dynamics,
  primer, Perseroan tetap menjalankan langkah            the Company continued mitigation actions
  mitigasi untuk menjaga arah transisi energi,           to stay on course with the energy transition,
  terutama melalui pemanfaatan biomassa dan              particularly through the utilization of biomass and
  peningkatan kapasitas PLTS.                            the expansion of Solar Power capacity.
Page 26
     PT Cikarang Listrindo Tbk
24   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



       Penguatan   bauran    energi   terbarukan               Strengthening the renewable energy mix
       bersumber dari biomassa dan PLTS                        sourced from biomass and Solar Power

       Perseroan memperkuat bauran energi terbarukan           The Company strengthened its renewable
       melalui peningkatan pemanfaatan biomassa                energy mix by scaling up biomass utilization and
       dan pengembangan PLTS sebagai bagian dari               expanding Solar Power as part of the renewable
       upaya menyediakan opsi listrik dari sumber              electricity provision options for the industrial
       energi terbarukan bagi pelanggan industri yang          customers who need them. In 2025, clean energy
       membutuhkan. Pada 2025, energi bersih yang              generated from biomass increased by 155.5%,
       dihasilkan dari biomassa meningkat sebesar              from 80.3 GWh in 2024 to 205.3 GWh in 2025.
       155,5%, dari 80,3 GWh pada tahun 2024 menjadi
       205,3 GWh pada tahun 2025.

       Di sisi PLTS, kapasitas terpasang meningkat             On Solar Power, installed capacity increased
       menjadi 45,7 MWp (2024: 35,8 MWp) dengan                to 45.7 MWp (2024: 35.8 MWp) with electricity
       energi listrik yang dihasilkan sebesar 46,3 GWh         generation reached 46.3 GWh (2024: 32.0 GWh).
       (2024: 32,0 GWh). Dengan demikian, total energi         Accordingly, total renewable electricity from
       terbarukan dari biomassa dan PLTS pada                  biomass and Solar Power in 2025 reached
       2025 mencapai 251,5 GWh, meningkat 123,9%               251.5 GWh, representing a 123.9% increase
       dibandingkan tahun 2024 sebesar 112,3 GWh.              compared to 112.3 GWh in 2024.

       Sejalan dengan peningkatan tersebut, porsi energi       In line with this increase, the share of renewable
       terbarukan dalam bauran energi Perseroan juga           electricity in the Company’s energy mix also
       menunjukkan penguatan. Dengan total penjualan           strengthened. Based on total electricity sales of
       listrik 4.150 GWh pada 2025, kontribusi energi          4,150 GWh in 2025, renewables (biomass and Solar
       terbarukan (biomassa dan PLTS) setara sekitar 6,1%      Power) accounted for approximately 6.1% of the
       dari penjualan listrik Perseroan (2024: sekitar 2,7%,   Company’s electricity sales (2024: approximately
       dari 112,3 GWh terhadap total penjualan 4.135 GWh).     2.7%, based on 112.3 GWh out of 4,135 GWh).
       Persentase ini mencerminkan akselerasi transisi         This reflects the Company’s accelerated and
       energi Perseroan melalui inisiatif yang terukur dan     measurable energy transition progress year-on-
       dapat dibandingkan dari tahun ke tahun.                 year.

       Intensitas emisi dan penyesuaian target                 Emissions intensity and target recalibration

       Sejalan dengan penguatan bauran energi                  In line with the strengthening of the renewable
       terbarukan, Perseroan terus mengelola emisi GRK         energy mix, the Company continued managing
       secara bertahap sesuai Carbon Roadmap 2060.             its GHG emissions progressively under the Carbon
       Pada tahun 2025, Perseroan mencatat intensitas          Roadmap 2060. In 2025, the Company recorded
       emisi sebesar ~0,69 tCO2e/MWh (baseline 2019:           emissions intensity of ~0.69 tCO2e/MWh (2019
       0,71 tCO2e/MWh).                                        baseline: 0.71 tCO2e/MWh).

       Perseroan menargetkan penurunan intensitas              The Company targeted a 10% reduction in
       emisi pada tahun 2025 sebesar 10% dibanding             emission intensity in 2025 compared to the
       tahun dasar 2019, setara dengan 0,64 tCO2e/             baseline 2019, equivalent to 0.64 tCO2e/MWh.
       MWh. Namun target tersebut belum tercapai               However, the target was not achieved, primarily
       terutama dipengaruhi dinamika pasokan gas               due to the gas supply disruption arising from
       akibat peristiwa force majeure di pemasok gas,          the force majeure events at the gas suppliers,
       sehingga Perseroan perlu mengambil langkah              which required the Company to implement
       mitigasi operasional untuk menjaga keandalan            operational mitigation measures to maintain the
       pasokan. Sehubungan dengan kondisi tersebut,            supply reliability. In light of these conditions, the
       Perseroan menetapkan kembali intensitas                 Company has recalibrated its emissions intensity
       emisi sebesar 0,64 tCO2e/MWh sebagai target             target to 0.64 tCO2e/MWh for 2026.
       tahun 2026.
Page 27
                                                            Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                    Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                               25


Dalam konteks tersebut, penggunaan biodiesel             In this context, emergency substitution using B40




                                                                                                                01 Statement from the Board of Directors
B40    sebagai   substitusi   darurat   memiliki         biodiesel carries a higher combustion emissions
konsekuensi peningkatan faktor emisi pembakaran          factor than natural gas. To partially mitigate the




                                                                                                                                   Penjelasan Direksi
dibanding gas alam. Untuk menahan sebagian               emissions impact and maintain the direction of
dampak emisi dan menjaga arah strategi transisi          its transition strategy, the Company increased
energi, Perseroan meningkatkan pemanfaatan               renewable energy utilization through biomass
energi terbarukan melalui biomassa dan                   and Solar Power as described in “Strengthening
PLTS sebagaimana dijelaskan pada bagian                  the renewable energy mix sourced from
“Penguatan bauran energi terbarukan bersumber            biomass and Solar Power” section.
dari biomassa dan PLTS”.

Perseroan        berkomitmen        mempercepat          The Company is committed to accelerating
pelaksanaan Carbon Roadmap 2060 dengan                   the execution of its Carbon Roadmap 2026 by
memperkuat ketahanan pasokan energi primer,              strengthening the resilience of primary energy
mengoptimalkan penerapan co-firing, dan                  supply, optimizing co-firing implementation, and
ekspansi PLTS secara berkelanjutan. Untuk                sustainably expanding Solar Power capacity.




                                                                                                                        02
mendukung       roadmap     tersebut,  Perseroan         To support this roadmap, the Company is also
juga memperkuat sistem MRV (Measurement,                 enhancing its emissions MRV (Measurement,




                                                                                                                        03
Reporting, and Verification) emisi. Penguatan            Reporting, and Verification) system. The MRV
MRV ini difokuskan untuk menjaga konsistensi             enhancements focus on maintaining consistency




                                                                                                                        04
dan meningkatkan kualitas data dasar termasuk            and improving the quality of underlying data
data aktivitas dan faktor emisi, menyempurnakan          including activity data and emission factors,
metodologi perhitungan, serta memperkuat                 refining calculation methodologies, as well as




                                                                                                                        05
jejak audit dan bukti pendukung, guna                    strengthening audit trails and supporting evidence,
memastikan pengelolaan emisi tetap andal untuk           to ensure emissions management outcomes




                                                                                                                        06
kebutuhan pengambilan keputusan, pelaporan,              remains reliable for decision-making, reporting,
dan verifikasi.                                          and verification.




                                                                                                                        07
Pengelolaan   karbon     dan              kesiapan       Carbon management and readiness for the
perdagangan karbon nasional                              national carbon trading scheme




                                                                                                                        08
Selaras dengan kebijakan Pemerintah Indonesia            In line with the Government of Indonesia’s policy
dalam pengendalian emisi sektor pembangkit               on emissions control for the power generation




                                                                                                                        09
dan pengembangan perdagangan karbon                      sector and the development of the national carbon
nasional, Perseroan memperkuat kesiapan                  trading scheme, the Company strengthened the




                                                                                                                        10
kepatuhan melalui Persetujuan Teknis Batas Atas          compliance readiness through the Technical
Emisi Pelaku Usaha Pembangkit Tenaga Listrik             Approval on Emission Limits for Power Generation
(PTBAE-PU). Pada tahun 2025, PLTU Co-firing              Business Operators (PTBAE-PU). In 2025, PLTU



                                                                                                                        11
Babelan telah dipersiapkan untuk memasuki                Co-firing Babelan was prepared to enter Phase
Fase 2 (dua) implementasi perdagangan karbon             2 (two) of the power sector carbon trading
sektor pembangkit, termasuk kesiapan proses              implementation, including readiness for third-
verifikasi nilai emisi oleh pihak ketiga untuk periode   party verification of emissions values for the
pelaporan tahun 2025. Sesuai timeline yang telah         2025 reporting period. In accordance with the
ditetapkan, proses verifikasi dan penyelesaian           established timeline, the verification process and
laporan telah selesai pada akhir Maret 2026.             report completion was completed by the end of
                                                         March 2026.
Page 28
     PT Cikarang Listrindo Tbk
26   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



       Inisiatif ini melengkapi penguatan tata kelola emisi   This initiative complements the Company’s
       Perseroan, termasuk konsistensi data, metodologi       strengthened emissions governance, including
       perhitungan, serta bukti pendukung yang dapat          data consistency, calculation methodology, and
       ditelusuri, sehingga mendukung kepatuhan               traceable supporting evidence, thereby supporting
       dan kredibilitas pengungkapan terkait iklim.           compliance and the credibility of climate-related
                                                              disclosures.

       Dukungan dekarbonisasi pelanggan melalui               Customer decarbonization support through
       I-REC dan SPKL                                         I-REC and EVCS

       Selain menyediakan opsi listrik dari sumber            In addition to providing renewable electricity options
       energi terbarukan sebagaimana dijelaskan pada          as described in the section “Strengthening the
       bahasan “Penguatan bauran energi terbarukan            renewable energy mix sourced from biomass and
       bersumber dari biomassa dan PLTS”, Perseroan juga      Solar Power “, the Company also offers supporting
       menghadirkan produk dan infrastruktur pendukung        products and infrastructure as additional services
       sebagai layanan tambahan untuk membantu                to help customers in their decarbonization efforts.
       pelanggan dalam upaya dekarbonisasi.

       Pada tahun 2025, penjualan I-REC tercatat              In 2025, I-REC sales reached 79,580 MWh (2024:
       79.580 MWh (2024: 59.486 MWh), meningkat               59,486 MWh), an increase of 33.8% year-on-
       33,8% dibanding tahun sebelumnya. I-REC                year. I-REC (International Renewable Energy
       (Sertifikat    Energi Terbarukan    Internasional)     Certificate) is a renewable energy certificate/
       merupakan sertifikat/atribut energi terbarukan         attribute that represents the generation of
       yang merepresentasikan produksi 1 (satu) MWh           1 (one) MWh of electricity from renewable
       listrik dari sumber energi terbarukan, dan dapat       sources, and can be used by customers to
       digunakan oleh pelanggan untuk mendukung klaim         support their renewable electricity usage claims
       penggunaan listrik terbarukan sesuai ketentuan         in accordance with the scheme’s requirements.
       skema. Perseroan juga memperluas infrastruktur         The Company also expanded EV infrastructure by
       kendaraan listrik dengan mengoperasikan 31 SPKL        operating 31 EVCS in 2025 (2024: 11 EVCS).
       pada 2025 (2024: 11 SPKL).

       Peningkatan ini merupakan bagian dari upaya            This improvement forms part of the Company’s
       Perseroan dalam membangun ekosistem transisi           efforts to build a more integrated energy transition
       energi yang lebih terintegrasi di kawasan industri     ecosystem within the industrial estates it serves.
       yang dilayani.

       Kepatuhan         dan     pengakuan         kinerja    Environmental compliance and recognition
       lingkungan

       Dari sisi kepatuhan, Perseroan mempertahankan          On compliance, the Company maintained
       capaian kinerja pengelolaan lingkungan melalui         environmental performance through Green
       PROPER Hijau untuk PLTU Co-firing Babelan dan          PROPER ratings for PLTU Co-firing Babelan and
       PLTGU Jababeka, serta PROPER Biru untuk PLTG           PLTGU Jababeka, and Blue PROPER for PLTG
       MM-2100. Capaian tersebut mengacu pada hasil           MM-2100. These achievements refer to the latest
       penilaian terakhir PROPER 2024 sebagai penilaian       available PROPER 2024 assessment results, while
       terbaru yang tersedia, sementara penilaian             the PROPER 2025 assessment is still in progress.
       PROPER 2025 masih dalam proses.

       Hal ini mencerminkan komitmen Perseroan                This reflects the Company’s commitment
       dalam menjaga kepatuhan regulasi sekaligus             to maintaining regulatory compliance and
       memperkuat praktik pengelolaan lingkungan              strengthening     environmental       management
       pada fasilitas operasional.                            practices across operational facilities.
Page 29
                                                            Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                   Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                               27


C. Pencapaian Komitmen Sosial                          C. Social Commitment Achievements




                                                                                                               01 Statement from the Board of Directors
  Komitmen        sosial  Perseroan     dijalankan      The     Company’s    social    commitment      is
  untuk memastikan keandalan layanan dan                implemented to ensure that service reliability




                                                                                                                                  Penjelasan Direksi
  ketangguhan bisnis berjalan beriringan dengan         and business resilience go hand in hand with
  kesejahteraan masyarakat, kualitas tempat             community well-being, workplace quality, and
  kerja, serta Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan        Occupational Health, Safety, and Environment
  Lingkungan (K3L). Perseroan meyakini bahwa            (HSE). The Company believes that the energy
  transisi energi dan keandalan operasional hanya       transition and operational reliability can only
  dapat dicapai secara berkelanjutan apabila            be achieved sustainably when supported by a
  didukung SDM yang terlindungi dan kompeten,           capable and protected workforce, safe working
  kemitraan kerja yang aman baik bagi karyawan          partnerships for both employees and non-
  dan non-karyawan, serta program Tanggung              employees, and relevant and impactful Social
  Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang relevan       and Environmental Responsibility (TJSL) programs
  dan berdampak bagi masyarakat.                        for communities.




                                                                                                                       02
  Kontribusi TJSL dan fokus dampak sosial di            TJSL contribution and social impact focus in
  wilayah operasional                                   operational areas




                                                                                                                       03
  Pada tahun 2025, Perseroan merealisasikan dana        In 2025, the Company realized TJSL program
  program TJSL sebesar AS$841.789, meningkat            funding of US$841,789, increasing from US$566,146




                                                                                                                       04
  dibandingkan tahun 2024 sebesar AS$566.146            in 2024 (increased by 48.7%). Cumulatively
  (meningkat 48,7%). Secara kumulatif sejak tahun       since 2019, the Company’s total realized TJSL
  2019, total realisasi dana TJSL Perseroan mencapai    funding has reached US$7,149,558, reflecting




                                                                                                                       05
  AS$7.149.558, mencerminkan konsistensi dukungan       the Company’s consistent support for social
  Perseroan terhadap pembangunan sosial dan             and environmental development.




                                                                                                                       06
  lingkungan.

  Program TJSL dijalankan dalam 4 (empat) pilar         TJSL programs are implemented across 4 (four)




                                                                                                                       07
  yaitu Sosial-Ekonomi, Pendidikan, Kesehatan, dan      pillars, namely Socio-Economic, Education, Health,
  Lingkungan, dengan fokus utama pada wilayah           and Environment, with a primary focus on areas




                                                                                                                       08
  sekitar area operasional Perseroan antara lain        surrounding the Company’s operations, including
  Babelan, Jababeka, dan MM-2100 serta lokasi           Babelan, Jababeka, and MM-2100, as well as other




                                                                                                                       09
  penerima manfaat lain sesuai kebutuhan dan            beneficiary locations based on community needs
  kolaborasi dengan pemangku kepentingan.               and stakeholder collaboration.




                                                                                                                       10
  Dalam implementasinya, Perseroan memberi              In its implementation, the Company prioritizes
  perhatian pada kelompok rentan yang paling            support for the most vulnerable groups, including:
  membutuhkan dukungan, antara lain:




                                                                                                                       11
  •   Pilar Sosial–Ekonomi yang ditujukan untuk         •   Socio-Economic pillar, targeting low-income
      masyarakat berpendapatan rendah, UMKM/                communities, MSMEs/local business groups,
      kelompok usaha lokal, serta warga terdampak           and disaster-affected communities.
      bencana.
  •   Pilar Pendidikan yang ditujukan untuk             •   Education pillar, targeting children and youth
      anak dan remaja dari keluarga dengan                  from economically constrained families,
      keterbatasan   ekonomi,    siswa  Sekolah             Vocational High School (SMK) students, and
      Menengah Kejuruan (SMK), serta kelompok               groups with limited access to education.
      dengan akses pendidikan terbatas.
  •   Pilar Kesehatan yang ditujukan untuk              •   Health pillar, targeting mothers and children,
      ibu dan anak, keluarga rentan stunting,               families that vulnerable to stunting, and
      serta masyarakat dengan akses layanan                 communities with limited access to healthcare
      kesehatan terbatas.                                   services.
  •   Pilar Lingkungan yang ditujukan untuk             •   Environment pillar, targeting communities
      komunitas    sekitar  wilayah  konservasi/            around    conservation    areas/ecosystems,
      ekosistem, termasuk kelompok yang rentan              including groups vulnerable to environmental
      terdampak degradasi lingkungan.                       degradation impacts.
Page 30
     PT Cikarang Listrindo Tbk
28   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



          Respon terhadap tanggap bencana                                            Disaster response

          Pada 2025, kontribusi bantuan tanggap bencana                              In 2025, disaster response contributions increased
          meningkat signifikan dari AS$6.028 (2024)                                  significantly from US$6,028 (2024) to US$263,418
          menjadi AS$263.418 (2025). Peningkatan ini antara                          (2025). This increase was driven in part by
          lain dipengaruhi oleh komitmen Perseroan dalam                             the Company’s commitment to emergency
          respon tanggap darurat, termasuk dukungan                                  response, including humanitarian donations for
          donasi kemanusiaan untuk bencana di Sumatera                               disasters in Sumatra toward the end of 2025.
          pada akhir tahun 2025.

          Perluasan akses energi bagi kelompok rentan                                Expanding energy access for vulnerable groups

          Sebagai bagian dari dukungan sosial yang                                   As part of its direct-impact social support,
          berdampak langsung, Perseroan melanjutkan                                  the Company continued its commitment to
          komitmen program penyambungan listrik gratis                               provide free electricity connections for up to
          hingga 18.000 rumah. Hingga akhir 2025, realisasi                          18,000 households. By the end of 2025, the
          pemasangan mencapai 11.053 rumah (61,4% dari                               number of installed connections had reached
          total komitmen), yang tersebar di Kabupaten                                11,053 households (61.4% of the total commitment),
          Bekasi (termasuk Cikarang), Sumedang, Cianjur,                             distributed across Bekasi Regency (including
          Bogor, dan Provinsi Nusa Tenggara Timur.                                   Cikarang), Sumedang, Cianjur, Bogor, and East
                                                                                     Nusa Tenggara Province.

          Secara kumulatif sejak tahun 2019–2025, realisasi                          Cumulatively from 2019 to 2025, the total
          dana yang telah dikeluarkan untuk program                                  funds disbursed for this free electricity
          penyambungan listrik ini mencapai sekitar                                  connection program reached approximately
          AS$650,5 ribu, dengan estimasi sisa biaya sekitar 39%                      US$650.5 thousand, with an estimated remaining
          yang masih akan dikeluarkan untuk memenuhi sisa                            cost of around 39% still to be incurred to fulfill the
          komitmen Perseroan. Inisiatif ini memperluas akses                         Company’s remaining commitment. This initiative
          energi bagi rumah tangga yang membutuhkan                                  expands energy access for households in need
          serta berkontribusi pada peningkatan produktivitas                         and strengthens community productivity and
          dan kualitas hidup masyarakat.                                             quality of life.

          Ketenagakerjaan,      keberagaman,                           dan           Employment, diversity, and workplace quality
          kualitas tempat kerja

          Perseroan memandang karyawan sebagai                                       The Company views employees as the key
          penggerak utama ketangguhan organisasi. Pada                               driver of organizational resilience. In 2025, the
          tahun 2025, total karyawan Perseroan tercatat 828                          Company employed 828 people, with 112 female
          orang, dengan keterwakilan karyawan perempuan                              employees (13.5%) (2024: 12.3%) and 2 female
          112 orang (13,5%) (2024: 12,3%) dan keterwakilan                           employees in top management (equivalent
          perempuan pada top management sebanyak                                     to 18.2% of top management). This reflects
          2 orang (setara 18,2% dari top management). Ini                            the Company’s consistent steps in expanding
          menunjukkan langkah konsisten Perseroan dalam                              inclusive employment opportunities.
          memperluas kesempatan kerja yang inklusif.

          Dalam penguatan kualitas tempat kerja,                                     To strengthen workplace quality, the Company
          Perseroan melanjutkan pengembangan kebijakan                               continued enhancing worker protection policies
          perlindungan pekerja dan praktik ketenagakerjaan                           and     responsible    employment       practices,
          yang bertanggung jawab, termasuk prinsip tanpa                             including zero tolerance for harassment
          toleransi terhadap pelecehan dan diskriminasi,                             and discrimination, as well as strengthening
          serta penguatan kanal pelaporan dan tindak                                 reporting channels and adequate follow-up
          lanjut yang memadai. Konsistensi penerapan                                 mechanisms. The consistent implementation
          kebijakan dan penguatan budaya kerja tersebut                              of these policies and the strengthening of
          turut mendukung tercapainya tingkat voluntary                              the corporate culture have contributed to
          resignation turnover yang tergolong sangat                                 achieving a very low voluntary resignation
          rendah sebesar 2,8% pada tahun 2025, jika                                  turnover rate of 2.8% in 2025, compared to the
          dibandingkan dengan perkiraan rata-rata                                    average industrial turnover in Indonesia of 5.2%1.
          turnover industri Indonesia sebesar 5,2%1.


     1)   Data perkiraan rata-rata tingkat turnover industri Indonesia diakses dari https://swa.co.id/read/467592/survei-mercer-memproyeksikan-kenaikan-
          gaji-di-indonesia-naik-sebesar-58-pada-2026
          Estimated average employee turnover rate in Indonesia’s industry, accessed from https://swa.co.id/read/467592/survei-mercer-memproyeksikan-
          kenaikan-gaji-di-indonesia-naik-sebesar-58-pada-2026
Page 31
                                                              Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                       Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                  29


  K3L bagi karyawan dan kontraktor                         HSE for employees and contractors




                                                                                                                   01 Statement from the Board of Directors
  Perseroan menempatkan K3L sebagai fondasi                The Company places HSE as a foundation for
  keandalan operasional. Sepanjang tahun 2025,             operational reliability. Throughout 2025, there




                                                                                                                                      Penjelasan Direksi
  tidak terdapat kecelakaan kerja pada karyawan            were no occupational accidents involving
  Perseroan. Pada sisi non-karyawan/kontraktor,            Company employees. For non-employees/
  terdapat 2 (dua) kejadian kecelakaan Kelas               contractors, there were 2 (two) Class 2 accidents
  2 dan 1 (satu) kejadian kecelakaan Kelas 3.              and 1 (one) Class 3 accident. All incidents
  Seluruh kejadian tersebut tidak menimbulkan              resulted in no Lost Time Injury (LTI = 0) and
  Lost Time Injury (LTI = 0) dan tidak terdapat hari       no lost workdays (LTD = 0). Total manhours
  kerja hilang (LTD = 0). Total jam kerja tahun 2025       in 2025 were 5,330,530 hours (employees:
  tercatat 5.330.530 jam (karyawan: 2.192.467 jam;         2,192,467 hours; contractors: 3,138,063 hours).
  kontraktor: 3.138.063 jam).

  Atas kejadian pada kontraktor, Perseroan                 Following    the   contractors’  incidents,   the
  memperkuat      pengendalian     risiko  melalui         Company strengthened the risk controls through




                                                                                                                           02
  investigasi dan corrective action, penguatan             investigations and corrective actions, reinforced
  briefing keselamatan, peningkatan pengawasan             safety briefings, enhanced the supervision of
  pekerjaan berisiko, serta penguatan manajemen            high-risk work, and strengthened the contractor’s




                                                                                                                           03
  K3L kontraktor untuk memastikan standar                  HSE management to ensure consistent safety
  keselamatan yang konsisten di seluruh area kerja.        standards across all work areas.




                                                                                                                           04
D. Pencapaian Komitmen Tata Kelola                        D. Governance Commitment Achievements




                                                                                                                           05
  Penerapan tata kelola perusahaan yang baik               Good corporate governance is a critical foundation
  merupakan fondasi penting dalam mendukung                for the Company’s sustainability performance.




                                                                                                                           06
  keberhasilan kinerja keberlanjutan Perseroan. Tata       Strong governance helps ensuring the operational
  kelola yang kuat membantu memastikan keandalan           reliability, regulatory compliance, disciplined risk
  operasional,      kepatuhan      terhadap   regulasi,    management, and the prevention of conflicts




                                                                                                                           07
  pengelolaan risiko yang disiplin, serta pencegahan       of interest and business ethics violations.
  benturan kepentingan dan pelanggaran etika               Throughout 2025, the Company continued




                                                                                                                           08
  bisnis. Sepanjang tahun 2025, Perseroan terus            strengthening its sustainability governance so
  memperkuat tata kelola keberlanjutan agar                that ESG implementation becomes more focused,




                                                                                                                           09
  pelaksanaan program ESG semakin terarah,                 cross-functionally integrated, and accountable.
  terintegrasi lintas fungsi, dan akuntabel.




                                                                                                                           10
  Penguatan struktur tata kelola keberlanjutan             Strengthening      sustainability     governance
                                                           structure




                                                                                                                           11
  Sebagai langkah penguatan tata kelola,                   As a governance enhancement, the Company
  Perseroan melakukan penggabungan Komite                  consolidated the Environmental Sustainability
  Keberlanjutan Lingkungan dan Komite Corporate            Committee      and     the    Corporate     Social
  Social Responsibility (CSR) menjadi Komite               Responsibility (CSR) Committee into a single
  Environmental, Social, dan Governance (ESG)              Environmental, Social, and Governance (ESG)
  yang efektif berlaku sejak 1 Januari 2025, dan           Committee, effective January 1, 2025, chaired by
  diketuai oleh Direktur ESG & Keuangan. Konsolidasi       ESG & Financial Director. This consolidation aims
  struktur ini bertujuan meningkatkan koordinasi           to improve cross-functional coordination and ESG
  lintas fungsi dan efektivitas pengambilan                decision-making effectiveness, while reinforcing
  keputusan ESG, sekaligus memperkuat peran                the Board of Director's supporting bodies in
  organ pendukung Direksi dalam memastikan                 ensuring consistent sustainability implementation
  implementasi program keberlanjutan berjalan              across all operational areas.
  konsisten di seluruh area operasional.
Page 32
     PT Cikarang Listrindo Tbk
30   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



       Penguatan tata kelola digital melalui Komite         Strengthening digital governance through
       Pengarah ICT                                         the ICT Steering Committee

       Perseroan juga membentuk Komite Pengarah             The Company also established an Information
       Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT              and Communication Technology (ICT) Steering
       Steering Committee) yang diketuai oleh Direktur      Committee, chaired by ESG & Financial Director,
       ESG & Keuangan, selaku penanggung jawab              who is in charge of ICT function within the Company.
       fungsi ICT di lingkungan Perseroan. Komite ini       The committee serves as a strategic steering
       berperan sebagai forum pengarah strategis yang       forum supporting management in ICT governance
       mendukung manajemen dalam pengelolaan                and development across the Company, including
       dan pengembangan ICT di lingkungan Perseroan,        strengthening data governance and systems to
       termasuk penguatan tata kelola data dan sistem       support service reliability and reporting quality.
       untuk mendukung keandalan layanan serta
       kualitas pelaporan.

       Kepatuhan,        etika,    dan     akuntabilitas    Compliance,        ethics,     and       reporting
       pelaporan                                            accountability

       Perseroan menerapkan tata kelola keberlanjutan       The Company implements a sustainability
       untuk     memastikan     keberlanjutan   bisnis,     governance to ensure business continuity,
       mematuhi peraturan di setiap aspek operasional,      comply with regulations across operational
       serta menghindari konflik kepentingan dan            aspects, and avoid conflicts of interest and
       pelanggaran etika bisnis. Sepanjang tahun 2025,      business ethics violations. Throughout 2025,
       tidak terdapat insiden ketidakpatuhan terhadap       there were no incidents of legal non-compliance,
       hukum, sehingga tidak terdapat denda material        resulting in no material fines and no non-
       dan sanksi non-keuangan yang dikenakan               monetary sanctions imposed on the Company.
       kepada Perseroan.

       Untuk memperkuat kualitas dan kredibilitas           To strengthen disclosure quality and credibility,
       pengungkapan, Perseroan memperkuat tata kelola       the Company enhanced data governance
       data dan bukti pendukung, termasuk penguatan         and supporting evidence, including clearer
       dokumentasi       dan     keterlacakan   informasi   documentation and traceability of material
       keberlanjutan yang material. Perseroan telah         sustainability    information.  The   Company
       melaksanakan assurance independen atas Laporan       has conducted independent assurance of
       Keberlanjutan sejak tahun 2020 berdasarkan           its Sustainability Report since 2020 based on
       standar ISAE 3000. Sejak tahun 2023, Perseroan       ISAE 3000. Since 2023, the Company has further
       juga memperkuat pendekatan assurance dengan          strengthened its assurance approach by referring
       mengacu pada AA1000 Assurance Standard               to the AA1000 Assurance Standard (AA1000AS)
       (AA1000AS) Type 2 (tingkat assurance moderat)        Type 2 (moderate level of assurance) to assess
       untuk menilai keandalan informasi sekaligus aspek    information reliability as well as sustainability
       prinsip/praktik keberlanjutan.                       principles/practices.

       Selain itu, inventaris emisi GRK Perseroan           In addition, the Company’s GHG emissions
       telah diverifikasi sesuai ISO 14064-1 oleh pihak     inventory has been verified in accordance with
       independen sejak tahun 2020 dengan cakupan           ISO 14064-1 by an independent party since 2020,
       seluruh unit pembangkit dan kantor Perseroan.        covering all generation units and offices. These
       Langkah ini memperkuat kepercayaan pemangku          measures reinforce stakeholder confidence in the
       kepentingan atas keandalan dan akuntabilitas         reliability and accountability of the Company’s
       pengungkapan keberlanjutan Perseroan.                sustainability disclosures.

       Penyelarasan dengan pedoman tata kelola              Alignment with governance guidelines and
       dan penguatan praktik terbaik                        strengthening best practices

       Perseroan secara sukarela mengintegrasikan           The   Company       voluntarily   integrates the
       Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia           Indonesian General Guidelines for Corporate
       (PUGKI) 2021 ke dalam kerangka kerja tata kelola     Governance (PUGKI) 2021 into its governance
       sebagai acuan praktik terbaik. Berdasarkan           framework as a best-practice reference. Based on
       hasil evaluasi di tahun 2025, Perseroan              the evaluation results in 2025, the Company has
       mengimplementasikan standar PUGKI 2021               implemented PUGKI 2021 standard following the
       dengan menggunakan pendekatan “diterapkan            “apply or explain” approach.
       atau dijelaskan”.
Page 33
                                                                Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                         Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                       31


  Sebagai indikator penguatan tata kelola yang              As a measurable indicator of governance




                                                                                                                     01 Statement from the Board of Directors
  terukur, Perseroan juga secara konsisten                  strengthening, the Company also consistently
  melakukan self-assessment ASEAN Corporate                 conducts a self-assessment using the ASEAN




                                                                                                                                        Penjelasan Direksi
  Governance Scorecard (ACGS). Pada tahun                   Corporate Governance Scorecard (ACGS).
  buku 2025, tingkat penerapan ACGS Perseroan               In FY2025, the Company’s ACGS adoption
  meningkat menjadi 86,1% (2024: 85,1%) dan                 level increased to 86.1% (FY2024: 85.1%) and
  menunjukkan     kemajuan    yang    signifikan            reflects significant progress compared to
  dibandingkan penilaian awal 73,9% pada tahun              the initial assessment of 73.9% in FY2019.
  buku 2019.

  Lebih lanjut, dalam pelaksanaan keberlanjutan,            Furthermore, in sustainability implementation, the
  Dewan Komisaris dan Direksi secara formal                 Board of Commissioners and the Board of Directors
  mengkaji dan menyetujui topik-topik material              formally review and approve the Company’s
  yang diungkapkan pada Laporan Keberlanjutan               material topics disclosed in the Sustainability Report
  sesuai kondisi Perseroan pada periode pelaporan,          in accordance with the Company’s conditions
  melakukan      tinjauan   kesesuaian     dengan           during the reporting period, conduct compliance




                                                                                                                             02
  peraturan yang berlaku, serta menyetujui Laporan          reviews against applicable regulations, and
  Keberlanjutan secara keseluruhan.                         approve the Sustainability Report as a whole.




                                                                                                                             03
Pengakuan Eksternal              atas     Kinerja       External Recognition of Sustainability




                                                                                                                             04
Keberlanjutan                                           Performance

Sebagai indikasi positif atas konsistensi penguatan




                                                                                                                             05
                                                        As a positive indication of consistent ESG
kinerja ESG, Perseroan memperoleh pengakuan             performance strengthening, the Company received
eksternal dan menunjukkan penilaian yang baik           external recognition and demonstrated strong




                                                                                                                             06
dari beberapa lembaga independen. Pada tahun            assessments from independent institutions. In 2025,
2025, Perseroan meraih Asia Sustainability Reporting    the Company achieved Asia Sustainability Reporting




                                                                                                                             07
Rating (ASRRAT) 2025 dengan predikat Platinum.          Rating (ASRRAT) 2025 with a Platinum rating.

Selain itu, Perseroan memantau penilaian risiko ESG




                                                                                                                             08
                                                        The Company also monitors ESG risk assessments
oleh lembaga pemeringkat internasional sebagai          from international rating agencies as part of its
bagian dari perbaikan berkelanjutan dan penguatan       continual improvement and stronger disclosure




                                                                                                                             09
transparansi pengungkapan, dengan capaian               transparency, with the following results:		
sebagai berikut:




                                                                                                                             10
                                                                                                                             11


        27,2                       BB                           46
        Stabil di Kategori         Di atas nilai industri       Di atas nilai rata-rata
        Risiko Sedang              yang telah disesuaikan       industri utilitas listrik
        Stable in the Medium       Above the adjusted           Above the average
        Risk Category              industry score               score in the electric
                                                                utilities industry




Pengakuan ini menjadi umpan balik penting bagi          These recognitions provide important feedback
Perseroan untuk terus meningkatkan efektivitas          for the Company to continuously enhance ESG
pengelolaan ESG dan kualitas pengungkapan               management effectiveness and disclosure quality.
secara konsisten.
Page 34
     PT Cikarang Listrindo Tbk
32   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



     Outlook dan Prioritas 2026                             Outlook and 2026 Priorities

     Memasuki tahun 2026, Perseroan menetapkan              Entering 2026, the Company sets priorities to
     prioritas untuk memperkuat ketahanan operasional       strengthen operational resilience while improving
     sekaligus meningkatkan kinerja ESG secara terukur.     measurable ESG performance. Key priorities include:
     Fokus utama Perseroan meliputi:
     • Percepatan transisi energi melalui penguatan         • Accelerating    the   energy    transition    by
       bauran energi terbarukan.                              strengthening the renewable energy mix.
     • Penguatan ketahanan pasokan energi primer            • Strengthening primary energy supply resilience to
       untuk meminimalkan risiko gangguan dan                 minimize disruption risks and safeguard service
       menjaga keandalan layanan.                             reliability.
     • Penguatan pengelolaan emisi dan kualitas data        • Strengthening emissions management and
       pelaporan keberlanjutan, mencakup PTBAE-PU             sustainability reporting data quality, including
       untuk mendukung pengambilan keputusan dan              PTBAE-PU to support more reliable decision-
       pengungkapan yang lebih andal.                         making and disclosures.
     • Penguatan K3L bagi karyawan dan kontraktor           • Strengthening HSE for both employees and
       melalui pengendalian risiko dan konsistensi            contractors through risk controls and consistent
       penerapan standar keselamatan.                         safety standards.
     • Penguatan dampak sosial yang terukur melalui         • Strengthening measurable social impacts through
       program TJSL yang semakin terarah bagi                 more targeted TJSL programs for vulnerable
       kelompok rentan dan penguatan pelibatan                groups and stronger stakeholder engagement.
       pemangku kepentingan.

     Rincian strategi, kebijakan, dan pelaksanaan roadmap   Detailed strategies, policies, and implementation
     disampaikan pada bab Kebijakan dan Strategi            roadmaps are presented in the Sustainability Policy
     Keberlanjutan dalam Laporan Keberlanjutan ini.         and Strategy chapter of this Sustainability Report.
Page 35
                                                                Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                       Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                  33


Penutup                                               Closing




                                                                                                                   01 Statement from the Board of Directors
Kami bangga atas capaian Perseroan sepanjang          We are proud of the Company’s achievements




                                                                                                                                      Penjelasan Direksi
tahun 2025 dalam menjaga keandalan layanan di         throughout 2025 in maintaining service reliability
tengah adanya gangguan pasokan gas, sekaligus         amid disruptions in gas supply, while continuing to
tetap memperkuat kinerja ESG secara berkelanjutan.    strengthening the ESG performance in a sustainable
Konsistensi peningkatan bauran energi terbarukan,     manner. The consistent increase in the renewable
penguatan aspek keselamatan ketenagalistrikan         energy mix, reinforcement of electricity safety and OHS,
dan K3L, penguatan dampak sosial, serta penguatan     enhancement of social impact, and strengthening
tata kelola dan kualitas pengungkapan merupakan       of governance and disclosure quality reflects the
hasil kerja kolektif seluruh insan Perseroan dan      collective efforts of all Company personnel, as well as
dukungan para pemangku kepentingan.                   the continued support of stakeholders.

Atas nama Direksi, kami menyampaikan apresiasi        On behalf of the Board of Directors, we express
yang setinggi-tingginya kepada seluruh karyawan       our highest appreciation to all employees for their
atas dedikasi dan kontribusinya, serta kepada         dedication and contributions, and to customers,




                                                                                                                           02
pelanggan, pemerintah, masyarakat, mitra usaha,       government, communities, business partners,
investor, dan seluruh pemangku kepentingan atas       investors, and all stakeholders for their continued




                                                                                                                           03
                                                                                                                           01
dukungan dan kepercayaan yang terus diberikan.        support and trust. Looking ahead, the Company
Ke depan, Perseroan berkomitmen untuk terus           remains committed to continual innovation and




                                                                                                                           04
                                                                                                                           02
berinovasi dan berkolaborasi dalam memperkuat         collaboration to strengthen the operational resilience
ketahanan     operasional     dan    mempercepat      and accelerate its sustainability journey, aligned
perjalanan keberlanjutan, sejalan dengan semangat     with our spirit of being a “Light that Brings Goodness.”




                                                                                                                           05
                                                                                                                           03
menjadi “Terang yang Membawa Kebaikan.”




                                                                                                                           06
                                                                                                                           04
                                                                                                                           05
                                                                                                                           07
                                                                                                                           06
                                                                                                                           08
                                       Jakarta, 31 Maret 2026




                                                                                                                           09
                                                                                                                           07
                                       Jakarta, March 31, 2026




                                                                                                                           08
                                                                                                                           10
                          Atas nama Direksi PT Cikarang Listrindo Tbk
                   On behalf of the Board of Directors of PT Cikarang Listrindo Tbk




                                                                                                                           09
                                                                                                                           11
                                                                                                                           10
                                                                                                                           11


                                         Andrew K. Labbaika
                                            Direktur Utama
                                           President Director
Page 36
     PT Cikarang Listrindo Tbk
34   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



     SURAT PERNYATAAN ANGGOTA DEWAN KOMISARIS DAN
     DIREKSI TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN
     KEBERLANJUTAN 2025 PT CIKARANG LISTRINDO TBK
     Responsibility Statement of Board of Commissioners and Board of Directors
     for 2025 Sustainability Report of PT Cikarang Listrindo Tbk

     Kami yang bertanda tangan di bawah ini                       We, the undersigned, hereby declare that all
     menyatakan bahwa semua informasi dalam                       information in the 2025 Sustainability Report of
     Laporan Keberlanjutan PT Cikarang Listrindo Tbk              PT Cikarang Listrindo Tbk has been fully disclosed
     tahun 2025 telah dimuat secara lengkap dan kami              and we take full responsibility for the accuracy of
     bertanggungjawab penuh atas kebenaran isi                    the information in this Sustainability Report.
     Laporan Keberlanjutan Perseroan.

     Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.            This statement was duly prepared.


                                                     Jakarta, 31 Maret 2026
                                                     Jakarta, March 31, 2026

                                        Dewan Komisaris | Board of Commissioners




                                                          Sutanto Joso
                                                        Komisaris Utama
                                                     President Commissioner




            Iwan P. Brasali                              Fenza Sofyan                        Djeradjat Janto Joso
              Komisaris                                    Komisaris                                Komisaris
            Commissioner                                 Commissioner                             Commissioner




                        Ir. Kiskenda Suriahardja                               Drs. Josep Karnady
                           Komisaris Independen                               Komisaris Independen
                        Independent Commissioner                           Independent Commissioner



                                                   Direksi | Board of Directors




                         Andrew K. Labbaika                                        Png Ewe Chai
                               Direktur Utama                                   Wakil Direktur Utama
                              President Director                               Vice President Director




         Richard N. Flynn                             Christanto Pranata                             Yudho Pratikto
             Direktur                                        Direktur                                    Direktur
             Director                                        Director                                    Director
Page 37
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
       Driving Resilience through Sustainability
                                                                  35




                                                   01 Statement from the Board of Directors
                                                                      Penjelasan Direksi
                                                           02
                                                           03
                                                           04
                                                           05
                                                           06
                                                           07
                                                           08
                                                           09
                                                           10
                                                           11
Page 38
     PT Cikarang Listrindo Tbk
36   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




     Kebijakan
     dan Strategi
     Keberlanjutan
     Sustainability Policy and Strategy
Page 39
Mendorong Ketangguhan Melalui Keberlanjutan
      Driving Resilience Through Sustainability
                                                  37
Page 40
     PT Cikarang Listrindo Tbk
38   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



     KEBIJAKAN DAN STRATEGI KEBERLANJUTAN [OJK A.1][GRI 2-22, 2-23, 2-24]
     Sustainability Policy and Strategy




                 “
           PLTS di atas Atap Kantor Operasional Jababeka
           Solar Power on the Rooftop of Jababeka
           Operational Office




             Keberhasilan keberlanjutan Perseroan dibangun atas konsistensi
             komitmen untuk mengintegrasikan prinsip Lingkungan, Sosial,
             dan Tata Kelola (ESG) dalam setiap keputusan operasional dan
             strategis. Dengan Kebijakan Keberlanjutan yang sejalan dengan
             Kontribusi Nasional Indonesia (NDC), Perseroan memastikan
             setiap tindakan menghasilkan manfaat nyata bagi pelestarian
             lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan nilai berkelanjutan
             bagi seluruh pemangku kepentingan.

             The Company’s sustainability success is built on a consistent commitment to
             integrating Environmental, Social, and Governance (ESG) principles into every
             operational and strategic decision. Through a Sustainability Policy aligned with
             Indonesia’s Nationally Determined Contribution (NDC), the Company ensures
             every action delivers tangible benefits for environmental preservation, community
             empowerment, and sustainable value for all stakeholders.
Page 41
                                                                 Mendorong Ketangguhan Melalui Keberlanjutan
                                                                         Driving Resilience Through Sustainability
                                                                                                                                  39


Perseroan meyakini bahwa bisnis yang berkelanjutan         The Company believes that sustainable business




                                                                                                                             01
adalah bisnis yang memiliki komitmen kuat untuk            is a business that has a strong commitment to
berkontribusi kepada sosial dan lingkungannya.             contribute to the society and environment. As




                                                                                                                     02 Sustainability Policy and Strategy
Sebagai perusahaan penyedia listrik, Perseroan             a power company, the Company is committed
berkomitmen untuk memberikan energi yang                   to providing clean and affordable energy to




                                                                                                                                       Kebijakan dan Strategi Keberlanjutan
bersih   dan   terjangkau    kepada    pelanggan,          the customers, improve community well-being,
mensejahterakan masyarakat, dan menciptakan                and creating added value for all stakeholders.
nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.

Komitmen untuk beroperasi secara bertanggung               The commitment to operate responsibly and
jawab dan berkontribusi untuk masa depan yang              contribute to a sustainable future is reflected in
berkelanjutan tergambar pada Visi, Misi, Pilar, Elemen,    the Company’s Vision, Mission, Pillars, Elements,
dan Nilai Perusahaan. Ini juga dibahas lebih lanjut        and Corporate Values. It is also elaborated in the
mengenai Kebijakan Keberlanjutan Perseroan, yang           Company’s Sustainability Policy, which outlines
menjelaskan pandangan keberlanjutan Perseroan              the Company’s sustainability vision and main
dan tujuan utama yang mendorong inisiatif-inisiatif        objectives that drive the sustainability initiatives.
keberlanjutan.

Fokus area keberlanjutan Perseroan didasarkan              The Company’s sustainability focus areas are
pada 4 (empat) pilar pondasi dan elemen visi




                                                                                                                             03
                                                           based on the 4 (four) pillars and elements of the
dan misi Perseroan. Perseroan menetapkan dan               Company’s vision and mission. The Company
menerapkan nilai perusahaan yang dijadikan                 establishes and implements corporate values that




                                                                                                                             04
pedoman tingkah laku seluruh karyawan, dengan              serve as guidelines for the behavior of all employees
menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan             upholding integrity in carrying out their duties.




                                                                                                                             05
tugasnya.

Visi, Misi, Pilar, dan Nilai Perusahaan telah dijelaskan   The Vision, Mission, Pillars, and Corporate Values




                                                                                                                             06
di bab “Sekilas Tentang Cikarang Listrindo”,               is explained in the “Cikarang Listrindo At A Glance”
sedangkan Elemen atas Pilar Perseroan dapat                chapter, while the Elements of the Company’s Pillars




                                                                                                                             07
dilihat berikut ini:                                       can be seen as follows:




                                                                                                                             08
                                                                                                                             09
                                                                                                                             10
                                                                                                                             11
Page 42
          PT Cikarang Listrindo Tbk
40        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




         Unggul dalam                     Unggul dalam                           Unggul dalam Tata          Unggul dalam Sumber
          Proses Kerja                  Hubungan dengan                          Kelola Perusahaan             Daya Manusia
         Keberlanjutan                Pemangku Kepentingan
     Excellent Sustainable             Excellent Stakeholders                    Excellent Corporate           Excellent People
            Process                           Relations                             Governance




         Harmonisasi tujuan             Membangun hubungan                           Menerapkan etika         Organisasi yang efektif
       lingkungan, kesehatan               yang baik dengan                       yang kuat, kepatuhan            dan efisien untuk
          dan keselamatan,              pemangku kepentingan                       terhadap peraturan,            mencapai tujuan
        dan keuangan dalam                melalui komunikasi                     dan manajemen risiko            Perseroan dengan
       menjalankan kegiatan             yang jelas, transparan,                 secara menyeluruh pada         menciptakan orang-
          bisnis utama untuk                 dan konsisten,                     strategi organisasi untuk    orang yang bermotivasi
         mencapai nilai yang              untuk mendapatkan                         pertumbuhan yang             tinggi, mengelola
              maksimal.                    kepercayaan dan                            berkelanjutan.          talenta-talenta hebat,
                                       memungkinkan Perseroan                                                dan menanamkan nilai-
                                        mengambil keputusan                                                  nilai untuk menjadi mitra
                                         secara holistik dengan                                                    bisnis strategis.
                                       memperhatikan masukan
                                              dari mereka.

        The harmonization of                 Build an excellent                     Implement strong            Effective and efficient
        environmental, health           relationship with external               ethic-driven, regulatory      organization to achieve
      and safety, and financial            stakeholders through                    compliance and risk        the Company’s goals by
     objectives in the delivery of        clear, transparent, and                management thoroughly       creating highly motivated
      core business activities to      consistent communication,                    on organizational         people, managing great
           maximize value.               to gain trust and enable                strategy for sustainable     talents, and embedding
                                          the Company to make                         growth impact.              values to become
                                       holistic decision-making by                                                strategic business
                                       concerning the inputs from                                                      partners.
                                                    them.



                                                                     Elemen
                                                                     Elements




     1. Proses kerja efisien           1. Respon cepat untuk                    1. Sistem manajemen          1. Memberdayakan
        Efficient work process            kebutuhan pelanggan                      terintegrasi                 karyawan
     2. Hasil berkualitas unggul          Quick response to                        Integrated management        Empowered
        Superior quality outcomes         customers’ needs                         system                       employees

     3. Proses kerja yang              2. Membina hubungan                      2. Kepatuhan terhadap        2. Organisasi yang
        unggul dan dapat                  mendalam dengan                          hukum dan peraturan          efektif dan efisien
        diandalkan                        pelanggan                                yang berlaku                 Effective and efficient
        Excellent and reliable            Fostering intimate                       Compliance with              organization
        work process                      customer relation                        applicable laws and       3. Membentuk talenta-
                                       3. Hubungan baik dengan                     regulations                  talenta yang kuat
     4. Bersih dan ramah
        lingkungan                        investor, pemerintah,                 3. Manajemen risiko yang        Strong talent pools
        Clean and                         dan pemangku                             komprehensif              4. Mempraktikkan
        environmentally friendly          kepentingan lainnya                      Comprehensive risk           budaya STAR
                                          Good relations with                      management                   Perseroan
     5. Proses kerja aman                 investors, government,
        Safe work process                                                       4. Etika bisnis yang kuat       Practice
                                          and other stakeholders                   Strong business ethics       the Company’s
     6. Fundamental keuangan           4. Memberdayakan                                                         STAR culture
        yang kuat dan                                                           5. Menjunjung tinggi
                                          masyarakat lokal dan                     hak asasi manusia,
        memaksimalkan nilai               mendukung agenda
        pemegang saham                                                             keragaman, dan
                                          nasional                                 kesempatan yang sama
        Strong financial                  Empowering local
        fundamentals and                                                           Uphold human rights,
                                          community and                            diversity, and equal
        maximizing shareholder            supporting national
        value                                                                      opportunity
                                          agenda
Page 43
                                                                Mendorong Ketangguhan Melalui Keberlanjutan
                                                                       Driving Resilience Through Sustainability
                                                                                                                                   41


KEBIJAKAN KEBERLANJUTAN [GRI 2-23, 2-24]




                                                                                                                           01
Sustainability Policy




                                                                                                                   02 Sustainability Policy and Strategy
Perseroan    berkomitmen     untuk   menciptakan         The Company is committed to ensuring business




                                                                                                                                     Kebijakan dan Strategi Keberlanjutan
keberlanjutan usaha sesuai dengan Kebijakan              sustainability in accordance with the Sustainability
Keberlanjutan    yang   telah   ditetapkan   oleh        Policy established by Management and approved
Manajemen dan disetujui oleh Dewan Komisaris,            by the Board of Commissioners, along with the
serta Roadmap Keberlanjutan dengan horizon waktu         short-term (2021–2026), medium-term (2027–2035),
jangka pendek (2021-2026), menengah (2027-2035),         and long-term (2036–2060) time horizons of the
dan panjang (2036-2060) untuk mengelola dampak           Sustainability Roadmap, to manage impacts on the
terhadap ekonomi, lingkungan, dan masyarakat.            economy, the environment, and society.

Kebijakan Keberlanjutan Perseroan menjadi acuan          The Company’s Sustainability Policy serves as a
dalam seluruh aktivitas operasional dan hubungan         reference in all operational activities and business
bisnis,  dengan    prinsip-prinsip     utama    yaitu    relationships, guided by the key principles of
transparansi dan akuntabilitas, prinsip kehati-hatian,   transparency and accountability, the precautionary
penghormatan hak asasi manusia, due diligence            principle, respect for human rights, ESG due diligence,
ESG, dan perbaikan yang berkesinambungan.




                                                                                                                           03
                                                         and continual improvement.

Kebijakan ini ditinjau secara rutin dengan               This policy is reviewed regularly, taking into account




                                                                                                                           04
mempertimbangkan kesesuaian dengan topik                 its alignment with the Company’s material topics
materialitas Perseroan serta isu-isu ESG yang            and emerging ESG issues in society. The Company’s
berkembang di masyarakat. Kebijakan Keberlanjutan        Sustainability Policy, which covers environmental,




                                                                                                                           05
Perseroan yang mencakup kebijakan lingkungan,            social, and governance policies, can be accessed
sosial, dan tata kelola dapat diakses melalui situs      through the www.listrindo.com.




                                                                                                                           06
www.listrindo.com.

Sosialisasi internal dilakukan melalui program           Internal dissemination is carried out through regular




                                                                                                                           07
pelatihan reguler, e-learning, dan individual            training programs, e-learning, and the individual
performance     scorecard.    Sosialisasi eksternal      performance scorecard. External dissemination is




                                                                                                                           08
dilakukan melalui pakta integritas dengan pemasok,       conducted through integrity pacts with suppliers,
Contractor Safety Management System (CSMS),              the Contractor Safety Management System (CSMS),




                                                                                                                           09
dan program TJSL berbasis masyarakat. Kebijakan          and community-based TJSL programs. The policy is
tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa               available in Indonesian and English.
Inggris.




                                                                                                                           10
Selain    Kebijakan    Keberlanjutan,   Perseroan        In addition to the Sustainability Policy, the
menetapkan komitmen kebijakan untuk perilaku             Company establishes policy commitments for


                                                                                                                           11
bisnis yang bertanggung jawab sebagai acuan              responsible business conduct as a reference for
dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan              decision-making and business operations. These
kegiatan usaha. Komitmen tersebut mencakup               commitments include compliance with applicable
kepatuhan     terhadap    peraturan   perundang-         laws and regulations, the application of business
undangan, penerapan etika bisnis dan pencegahan          ethics and the prevention of conflicts of interest,
benturan kepentingan, penghormatan terhadap              respect for human rights and non-discrimination,
hak asasi manusia dan prinsip non-diskriminasi,          strengthening occupational health and safety,
penguatan kesehatan dan keselamatan kerja,               environmental protection and climate-related
perlindungan lingkungan serta pengelolaan dampak         impact management, and social contributions
perubahan iklim, dan kontribusi sosial melalui           through     community        empowerment.   These
pemberdayaan masyarakat. Komitmen ini berlaku            commitments apply across all Company entities
di seluruh entitas Perseroan dan menjadi rujukan         and serve as a reference in the Company’s business
dalam hubungan bisnis dengan mitra usaha.                relationships with its partners.
Page 44
     PT Cikarang Listrindo Tbk
42   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



     STRATEGI JANGKA PENDEK, MENENGAH, DAN PANJANG [GRI 2-22]
     Short-, Medium-, and Long-Term Strategy

     Perseroan telah menetapkan roadmap keberlanjutan                 The Company has established a sustainability
     dengan horizon waktu yang jelas untuk mengelola                  roadmap with clear time horizons to manage
     dampak terhadap ekonomi, lingkungan, dan                         impacts on the economy, environment, and society.
     masyarakat.

                                                              Target Utama
                                                               Key Targets
          Prioritas Strategi                                                                                   Status FY2025
          Strategic Priorities        Jangka Pendek        Jangka Menengah          Jangka Panjang             FY2025 Status
                                        Short-term           Medium-term               Long-term
                                       (2021-2026)            (2027-2035)             (2036-2060)

     Lingkungan
     Environmental

     Pengurangan emisi Gas         Target penurunan       Target penurunan        Target penurunan        Dalam Proses
     Rumah Kaca yang sejalan       intensitas efisiensi   intensitas efisiensi    intensitas efisiensi    Intensitas emisi 2025:
     dengan target Second          emisi sebesar 10%      emisi sebesar 21,4%     emisi sebesar 100%      0,69 tCO2e/MWh
     Nationally Determined         atau mencapai          dari tahun dasar        dari tahun dasar atau   (penurunan 3,0% dari
     Contribution (SNDC)           ~0,64 tCO2e/MWh        atau mencapai           mencapai net zero       tahun dasar 2019).
     Indonesia.                    pada tahun 2025        ~0,56 tCO2e/MWh         pada tahun 2060.        Target 2025 ini
                                   (dari tahun dasar      pada tahun 2030.                                dilanjutkan ke tahun
                                   2019: 0,71 tCO2e/                                                      2026 karena peristiwa
                                   MWh).                                                                  force majeure pada
                                                                                                          pemasok gas Perseroan,
                                                                                                          sebagaimana
                                                                                                          dijelaskan pada
                                                                                                          bagian “Tantangan
                                                                                                          dan Pembelajaran
                                                                                                          Tahun 2025” pada bab
                                                                                                          ini. Saat ini, Perseroan
                                                                                                          berada dalam tahap
                                                                                                          implementasi untuk
                                                                                                          mencapai target
                                                                                                          tersebut.

     Reduce Greenhouse             Target 10% emission    Target 21.4% emission   Target 100% emission    In Progress
     Gas emissions in line         intensity reduction    intensity reduction     intensity reduction     2025 emission intensity:
     with Indonesia’s Second       or achieving ~0.64     from baseline           from baseline or        0.69 tCO2e/MWh (3.0%
     Nationally Determined         tCO2e/MWh by 2025      or achieving            achieving net zero      reduction from 2019
     Contribution (SNDC) target.   (from 2019 baseline:   ~0.56 tCO2e/MWh         by 2060.                baseline).
                                   0.71 tCO2e/MWh).       by 2030.                                        The 2025 target has
                                                                                                          been carried forward
                                                                                                          to 2026 due to a force
                                                                                                          majeure event affecting
                                                                                                          the Company’s gas
                                                                                                          suppliers, as explained
                                                                                                          in the “Challenges
                                                                                                          and Learnings in
                                                                                                          2025” section of this
                                                                                                          chapter. The Company
                                                                                                          is currently in the
                                                                                                          implementation phase
                                                                                                          to achieve the target.
Page 45
                                                                              Mendorong Ketangguhan Melalui Keberlanjutan
                                                                                       Driving Resilience Through Sustainability
                                                                                                                                                       43




                                                                                                                                                  01
                                                                                                                                          02 Sustainability Policy and Strategy
                                                                                                                                                            Kebijakan dan Strategi Keberlanjutan
                                                            Target Utama
                                                             Key Targets
    Prioritas Strategi                                                                                            Status FY2025
    Strategic Priorities         Jangka Pendek             Jangka Menengah            Jangka Panjang              FY2025 Status
                                   Short-term                Medium-term                 Long-term
                                  (2021-2026)                 (2027-2035)               (2036-2060)

Meningkatkan investasi       •   Co-firing PLTU:       •    Co-firing PLTU:       •   Co-firing PLTU:       •   Co-firing PLTU:
pada solusi energi               Peningkatan                Peningkatan               Peningkatan               Target Tercapai
teknologi bebas CO2.             kapasitas co-firing        kapasitas co-firing       kapasitas co-firing       Kapasitas co-firing
                                 PLTU menjadi               PLTU menjadi 112          PLTU menjadi 100%.        PLTU sebesar 70 MW
                                 70 MW (25% dari            MW (40% dari                                        (25% dari kapasitas
                                 kapasitas PLTU).           kapasitas PLTU).                                    PLTU).




                                                                                                                                                  03
                             •   PLTS:                 •    PLTS:                 •   PLTS:                 •   PLTS:
                                 Penambahan                 Penambahan                Penambahan                Dalam Proses
                                 kapasitas PLTS             kapasitas PLTS            kapasitas PLTS            Kapasitas PLTS




                                                                                                                                                  04
                                 mencapai lebih             sebesar 15 MWp            mencapai lebih            sebesar 45,7 MWp.
                                 dari 70 MWp pada           per tahun.                dari 200 MWp.             Gap atas target
                                 tahun 2026.                                                                    tahun 2026




                                                                                                                                                  05
                                                                                                                akan dicapai
                                                                                                                di tahun 2026.

Increase investment          •   Co-firing PLTU:       •    Co-firing PLTU:       •   Co-firing PLTU:       •   Co-firing PLTU:




                                                                                                                                                  06
in CO2-free energy               Increasing the             Increasing the            Increasing the            Target Achieved
technology solutions.            PLTU co-firing             PLTU co-firing            PLTU co-firing            Co-firing PLTU
                                 capacity to 70 MW          capacity to 112 MW        capacity to 100%.         capacity of 70 MW




                                                                                                                                                  07
                                 (25% of the PLTU           (40% of the PLTU                                    (25% of PLTU
                                 capacity).                 capacity).                                          capacity).
                             •   Solar Power:          •    Solar Power:          •   Solar Power:          •   Solar Power:




                                                                                                                                                  08
                                 An additional              An additional Solar       An additional Solar       In Progress
                                 Solar Power                Power capacity            Power capacity            Solar Power capacity
                                 capacity reached           of 15 MWp per             reached more              of 45.7 MWp.




                                                                                                                                                  09
                                 more than 70 MWp           annum.                    than 200 MWp.             The gap to the
                                 in 2026.                                                                       2026 target will be
                                                                                                                achieved in 2026.




                                                                                                                                                  10
Meningkatkan transparansi    Perolehan verifikasi      Perolehan verifikasi       Perolehan verifikasi      Target Tercapai
emisi Gas Rumah Kaca         ISO 14064-1:2018          ISO 14064-1:2018           ISO 14064-1:2018          Telah memperoleh
melalui sertifikasi ISO      dengan opini wajar        tahunan untuk              tahunan untuk             verifikasi ISO 14064-1:2018




                                                                                                                                                  11
14064-1 oleh pihak ketiga.   tanpa pengecualian        seluruh fasilitas          seluruh fasilitas         dengan opini wajar
                             untuk seluruh fasilitas   Perseroan.                 Perseroan.                tanpa pengecualian
                             Perseroan.                                                                     untuk seluruh fasilitas
                                                                                                            Perseroan.

Increase transparency of     Obtaining ISO 14064-      Obtaining annual           Obtaining annual          Target Achieved
Greenhouse Gas emissions     1:2018 verification       ISO 14064-1:2018           ISO 14064-1:2018          Successfully obtained
through third-party          with an unqualified       verification for all       verification for all      ISO 14064-1:2018
ISO 14064-1 certification.   opinion for all           Company facilities.        Company facilities.       verification with
                             Company facilities.                                                            unqualified opinion for all
                                                                                                            Company’s facilities.
Page 46
     PT Cikarang Listrindo Tbk
44   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



                                                                Target Utama
                                                                 Key Targets
          Prioritas Strategi                                                                                           Status FY2025
          Strategic Priorities         Jangka Pendek           Jangka Menengah             Jangka Panjang              FY2025 Status
                                         Short-term              Medium-term                  Long-term
                                        (2021-2026)               (2027-2035)                (2036-2060)

     Sosial
     Social

     Penguatan sistem              •   Mencapai            •    Mencapai Zero LTI      •   Mencapai Zero LTI      Zero Fatality Tercapai
     manajemen Kesehatan,              Zero Lost Time           di seluruh fasilitas       di seluruh fasilitas   Mencapai Zero LTI
     Keselamatan Kerja (K3)            Injury (LTI) di          pembangkitan.              pembangkitan.          di seluruh fasilitas
     dan Lingkungan.                   seluruh fasilitas                                                          pembangkitan.
                                       pembangkitan.
                                   •   Target Total        •    Target TRIR: 0.        •   Target TRIR: 0.
                                       Recordable
                                       Incident Rate
                                       (TRIR): 0.

     Strengthening                 •   Achieve Zero        •    Achieve Zero           •   Achieve Zero           Zero Fatality Achieved
     Occupational Health, Safety       Lost Time Injury         LTI across all             LTI across all         Achieved Zero LTI across
     (OHS), and Environmental          (LTI) across             generation                 generation             all generation facilities.
     Management System.                all generation           facilities.                facilities.
                                       facilities.
                                   •   Target Total        •    Target TRIR: 0.        •   Target TRIR: 0.
                                       Recordable
                                       Incident Rate
                                       (TRIR): 0.

     Peningkatan program           Minimal terdapat        Minimal terdapat            Minimal terdapat           Target Tercapai
     pengembangan                  3 (tiga) program        3 (tiga) program            3 (tiga) program           Terdapat 3 (tiga)
     masyarakat yang               pengembangan            pengembangan                pengembangan               program
     berkelanjutan dan             masyarakat              masyarakat                  masyarakat                 pengembangan
     berdampak tinggi.             memperoleh nilai        memperoleh nilai            memperoleh nilai           masyarakat yang
                                   Social Return on        SROI >2,0.                  SROI >2,0.                 memperoleh nilai SROI
                                   Investment (SROI)                                                              >2,0.
                                   >2,0.                                                                          Rincian dapat
                                                                                                                  dilihat dalam bab
                                                                                                                  “Menyalurkan Manfaat
                                                                                                                  untuk Masyarakat”.

     Enhancement of                At least 3 (three)      At least 3 (three)          At least 3 (three)         Target Achieved
     sustainable and high          community               community                   community                  There are 3 (three)
     impact community              development             development                 development                community development
     development programs.         programs achieve        programs achieve            programs achieve           programs achieved SROI
                                   Social Return on        SROI >2.0.                  SROI >2.0.                 >2.0.
                                   Investment (SROI)                                                              Details available in
                                   >2.0.                                                                          “Distributing Benefits to
                                                                                                                  the Community” chapter.

     Penguatan keberagaman         Target persentase       Target persentase                                      Dalam Proses
     dan inklusi Sumber Daya       karyawan                karyawan                                               Persentase karyawan
     Manusia.                      perempuan sebesar       perempuan 15% pada                                     perempuan 2025: 13,5%.
                                   13% pada tahun 2025.    tahun 2030.

     Strengthening workforce       The target              The target                                             In Progress
     diversity and inclusion.      percentage of female    percentage of female                                   2025 female employee
                                   employees is 13%        employees is 15%                                       percentage: 13.5%.
                                   by 2025.                by 2030.
Page 47
                                                                            Mendorong Ketangguhan Melalui Keberlanjutan
                                                                                  Driving Resilience Through Sustainability
                                                                                                                                           45


                                                            Target Utama




                                                                                                                                      01
                                                             Key Targets
    Prioritas Strategi                                                                                  Status FY2025
    Strategic Priorities        Jangka Pendek              Jangka Menengah       Jangka Panjang         FY2025 Status




                                                                                                                              02 Sustainability Policy and Strategy
                                  Short-term                 Medium-term            Long-term
                                 (2021-2026)                  (2027-2035)          (2036-2060)




                                                                                                                                                Kebijakan dan Strategi Keberlanjutan
Tata Kelola
Governance

Penguatan transparansi      •   Adopsi standar         •    Adopsi Pernyataan                      Target Tercapai
dan akuntabilitas               pelaporan                   Standar                                POJK 51, GRI, SASB, dan
pelaporan keberlanjutan.        nasional maupun             Pengungkapan                           TCFD telah diungkapkan
                                internasional atas          Keberlanjutan                          dalam Laporan
                                POJK 51, GRI, SASB:         (PSPK 1 dan 2)                         Keberlanjutan Perseroan.
                                Electric Utilities &        untuk diterapkan
                                Power Generators,           pada tahun buku
                                dan TCFD.                   2027.
                            •   Target nilai ACGS      •    Adopsi ISO
                                >86.                        27001 (Sistem
                                                            Manajemen
                                                            Keamanan
                                                            Informasi) untuk
                                                            memperkuat tata
                                                            kelola keamanan




                                                                                                                                      03
                                                            informasi dan
                                                            ketahanan siber
                                                            dengan target
                                                            implementasi




                                                                                                                                      04
                                                            pada tahun 2027.

Strengthen transparency     •   Adopt national         •    Adopt the                              Target Achieved




                                                                                                                                      05
and accountability in           and international           Sustainability                         POJK 51, GRI, SASB,
sustainability reporting.       reporting                   Disclosure                             and TCFD have been
                                standards,                  Standards                              disclosed in the




                                                                                                                                      06
                                including POJK 51,          Statement                              Company’s Sustainability
                                GRI, SASB: Electric         (PSPK 1 and 2) to                      Report.
                                Utilities & Power           be implemented




                                                                                                                                      07
                                Generators, and             for year 2027.
                                TCFD.
                            •   ACGS target score:     •    Adopt ISO 27001




                                                                                                                                      08
                                >86.                        (Information
                                                            Security
                                                            Management
                                                            System) to




                                                                                                                                      09
                                                            strengthen
                                                            information
                                                            security




                                                                                                                                      10
                                                            governance and
                                                            cyber resilience
                                                            with target




                                                                                                                                      11
                                                            implementation in
                                                            2027.
Page 48
     PT Cikarang Listrindo Tbk
46   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



                                                               Target Utama
                                                                Key Targets
          Prioritas Strategi                                                                               Status FY2025
          Strategic Priorities      Jangka Pendek           Jangka Menengah          Jangka Panjang        FY2025 Status
                                      Short-term              Medium-term               Long-term
                                     (2021-2026)               (2027-2035)             (2036-2060)

     Pengelolaan risiko          Pelaksanaan verifikasi    Pelaksanaan verifikasi                     Dalam Proses
     kepatuhan terkait           independen emisi GRK      independen emisi                           Kesiapan dokumen
     perdagangan karbon di       PLTU Co-firing Babelan    GRK PLTGU Jababeka                         pendukung, bukti data
     Indonesia.                  untuk tahun buku 2025     dan PLTG MM-2100                           aktivitas, serta audit
                                 yang dilakukan pada       akan dilakukan                             trail dan penyelarasan
                                 tahun 2026 sesuai         sesuai ketentuan                           metodologi
                                 ketentuan Fase 2          Fase 3 (2028-2030)                         Measurement, Reporting,
                                 Persetujuan Teknis        Persetujuan Teknis                         dan Verification (MRV).
                                 Batas Atas Emisi Pelaku   Batas Atas Emisi Pelaku
                                 Usaha (PTBAE-PU).         Usaha (PTBAE-PU).

     Compliance risk             Independent               Independent                                In Progress
     management for carbon       verification of GHG       verification of GHG                        Readiness of supporting
     trading in Indonesia.       emissions for PLTU        emissions for PLTGU                        documents, activity
                                 Co-firing Babelan         Jababeka and                               data evidence, as
                                 for year 2025 to be       PLTG MM-2100 will                          well as audit trails
                                 conducted in 2026 in      be conducted in                            and alignment of the
                                 accordance with the       accordance with the                        Measurement, Reporting,
                                 Phase 2 requirements      Phase 3 (2028–2030)                        and Verification (MRV)
                                 of the Technical          requirements of the                        methodology.
                                 Approval for Emission     Technical Approval
                                 Cap for Entities          for Emission Cap for
                                 (PTBAE-PU).               Entities (PTBAE-PU).
Page 49
                                                               Mendorong Ketangguhan Melalui Keberlanjutan
                                                                      Driving Resilience Through Sustainability
                                                                                                                                 47


TANTANGAN DAN PEMBELAJARAN TAHUN 2025 [GRI 2-22]




                                                                                                                           01
Challenges and Learnings in 2025




                                                                                                                   02 Sustainability Policy and Strategy
Pada tahun 2025, Perseroan menargetkan intensitas       In 2025, the Company targeted an emission intensity




                                                                                                                                     Kebijakan dan Strategi Keberlanjutan
emisi sebesar 0,64 tCO2e/MWh, yang setara dengan        of 0.64 tCO2e/MWh, equivalent to approximately
pengurangan sekitar 10% dari baseline tahun 2019        a 10% reduction from the 2019 baseline of
sebesar 0,71 tCO2e/MWh. Realisasi intensitas emisi      0.71 tCO2e/MWh. The realized emission intensity in
pada tahun 2025 tercatat sebesar 0,69 tCO2e/MWh,        2025 was 0.69 tCO2e/MWh, equivalent to a 3.0%
atau setara dengan pengurangan sebesar 3,0% dari        reduction from the 2019 baseline, indicating a gap
tahun dasar 2019, mengindikasikan kesenjangan           from the set target.
dari target yang ditetapkan.

Faktor utama yang berkontribusi terhadap gap            The main factor contributing to the gap in the
pencapaian target intensitas emisi adalah terjadinya    emission intensity target was due to the force
peristiwa force majeure pada pemasok gas                majeure events on our gas suppliers which limited
kami yang membatasi pasokan gas alam. Untuk             the supplies of natural gas. For the first time in over
pertama kalinya dalam lebih dari 32 tahun, kami         32 years, we encountered two unprecedented events
menghadapi dua peristiwa yang belum pernah              occurring simultaneously within the gas supply




                                                                                                                           03
terjadi sebelumnya secara bersamaan dalam rantai        chain by our suppliers, involving a pipeline explosion
pasok gas hulu oleh pemasok kami, yatu terjadinya       and a reduced gas pipeline pressure. This resulted




                                                                                                                           04
ledakan pipa dan penurunan tekanan pipa gas. Hal        in a fuel shortfall for the PLTGU operations to meet
ini mengakibatkan terjadinya kekurangan bahan           our electricity supply commitments, particularly to




                                                                                                                           05
bakar untuk operasional PLTGU dalam memenuhi            the industrial customers. To mitigate the shortfall,
komitmen pasokan listrik, khususnya kepada              the Company substituted part of the reduced gas




                                                                                                                           06
pelanggan industri. Untuk memitigasi kekurangan         supply with B40 biodiesel. [GRI 302-1]
tersebut, Perseroan melakukan substitusi kekurangan
gas dengan biodiesel B40. [GRI 302-1]		




                                                                                                                           07
Meskipun biodiesel B40 mengandung 40% biofuel,          Although B40 biodiesel contains 40% biofuel, it still
faktor emisi pembakarannya tetap lebih tinggi           has a higher combustion emission factor than




                                                                                                                           08
dibandingkan gas alam. Untuk memitigasi sebagian        natural gas. To partially mitigate the resulting
peningkatan emisi yang terjadi, Perseroan juga telah    increase in emissions, the Company also increased




                                                                                                                           09
meningkatkan pembangkitan co-firing biomassa            the biomass co-firing generation from 80.3 GWh
dari 80,3 GWh selama 2024 menjadi 205,3 GWh             during 2024 to 205.3 GWh during 2025. Nevertheless,




                                                                                                                           10
selama 2025. Namun demikian, substitusi gas alam        the substitution of natural gas with B40 biodiesel
dengan biodiesel B40 tetap berkontribusi pada           contributed to higher emissions and affected
peningkatan emisi dan memengaruhi intensitas            the Company’s emission intensity. [GRI 302-1]


                                                                                                                           11
emisi Perseroan. [GRI 302-1]

Disrupsi operasional yang disebabkan oleh pemasok       Operational disruptions caused by suppliers are factors
merupakan faktor di luar kendali Perseroan yang         beyond the Company’s control that significantly
secara signifikan memengaruhi bauran energi dan         affect the energy mix and the operational strategy
strategi operasional pembangkitan.                      for power generation.

Meskipun menghadapi situasi yang belum pernah           Despite this unprecedented situation, the Company
terjadi sebelumnya, Perseroan berhasil mengurangi       was able to mitigate significant risk and still maintain
risiko signifikan dan tetap menjaga keandalan           reliable operation. To strengthen supply resilience
operasional.     Untuk    memperkuat       ketahanan    and minimize the risk of future disruptions, the
pasokan dan meminimalkan risiko gangguan di             Company has established corrective actions by
masa mendatang, Perseroan menetapkan tindakan           exploring alternative natural gas supply options from
korektif dengan menjajaki opsi pasokan gas alam         various suppliers to ensure a more stable gas supply
alternatif dari berbagai pemasok untuk memastikan       for power plants serving critical infrastructure and
pasokan gas yang lebih stabil bagi pembangkit           to mitigate future supply disruption risks.
yang melayani infrastruktur kritikal serta memitigasi
risiko gangguan pasokan di masa mendatang.
Page 50
     PT Cikarang Listrindo Tbk
48   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




     Tentang
     Laporan Ini
     About This Report
Page 51
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
       Driving Resilience through Sustainability
                                                   49
Page 52
     PT Cikarang Listrindo Tbk
50   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




                 “
     TENTANG LAPORAN INI
     About This Report




              Perseroan menerbitkan Laporan Keberlanjutan
              dengan pengungkapan yang relevan, transparan,
              dan dapat diperbandingkan, serta berfokus pada
              topik material berdasarkan dampak signifikan dan
              ekspektasi pemangku kepentingan.

              The Company publishes a Sustainability Report with relevant,
              transparent, and comparable disclosures, and focuses on material
              topics based on significant impacts and stakeholder expectations.




          Area Switchyard Perseroan di PLTGU Jababeka
          The Company’s Switchyard Area at PLTGU Jababeka
Page 53
                                                                  Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                         Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                           51


Laporan Keberlanjutan 2025 PT Cikarang Listrindo Tbk      PT Cikarang Listrindo Tbk’s 2025 Sustainability Report




                                                                                                                        01
merupakan media untuk menyampaikan informasi              serves as a medium for conveying information
tentang komitmen, gagasan, strategi, kebijakan,           about commitments, ideas, strategies, policies,




                                                                                                                        02
inisiatif, kinerja, dan pencapaian dari pengelolaan       initiatives, performance, and achievements in
aspek-aspek keberlanjutan dalam 1 (satu) tahun            managing sustainability aspects and Company’s
kalender, yaitu 1 Januari 2025 hingga 31 Desember         role in achieving the Sustainable Development Goals




                                                                                                                      03 About This Report
2025 kepada para pemangku kepentingan serta               (SDGs) over 1 (one) calendar year from January 1,
menyampaikan peran Perseroan mencapai Tujuan              2025 to December 31, 2025 to the stakeholders.




                                                                                                                                Tentang Laporan Ini
Pembangunan Berkelanjutan (TPB). [GRI 2-3]                [GRI 2-3]


Periode pelaporan keberlanjutan dan keuangan              The sustainability and financial reporting periods
sepenuhnya selaras untuk memfasilitasi konsistensi        are fully aligned to facilitate consistency and
dan transparansi informasi yang disampaikan. [GRI 2-3]    transparency of the information presented. [GRI 2-3}

Dalam penyajian laporan ini, terdapat kata                In the presentation of this report, the words “the
“Perseroan”, ”Perusahaan”, “Cikarang Listrindo”, atau     Company”, “Cikarang Listrindo”, or “We”, refer to PT




                                                                                                                        04
“Kami” yang mengacu kepada PT Cikarang Listrindo          Cikarang Listrindo Tbk. In addition, in certain sections,
Tbk. Sedangkan pada bagian-bagian tertentu,               this Sustainability Report will also contain acronyms
Laporan Keberlanjutan ini juga akan menggunakan           or abbreviations that will be explained in the Glossary




                                                                                                                        05
akronim atau singkatan-singkatan yang akan                and Abbreviations section.
dijelaskan pada bagian Daftar Istilah dan Singkatan.




                                                                                                                        06
                                                                                                                        07
Laporan Keberlanjutan yang Telah Diterbitkan oleh Cikarang Listrindo [GRI 2-3]
Sustainability Report Published by Cikarang Listrindo




                                                                                                                        08
                                                                                                                        09
                                                                                                                        10
         Empowering                         30 Years Becoming                            Powering a
        Sustainability                     the Light that Brings                      Sustainable Future
                                                 Goodness




                                                                                                                        11




Laporan Keberlanjutan Tahun 2024       Laporan Keberlanjutan Tahun 2023         Laporan Keberlanjutan Tahun 2022
    2024 Sustainability Report              2023 Sustainability Report               2022 Sustainability Report


      Penerbitan: 11 April 2025              Penerbitan: 15 Maret 2024                Penerbitan: 31 Maret 2023
       Published: April 11, 2025             Published: March 15, 2024                Published: March 31, 2023
Page 54
     PT Cikarang Listrindo Tbk
52   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



     CAKUPAN DAN STANDAR PENYUSUNAN LAPORAN
     Scope and Reporting Standards



                                   Laporan Keberlanjutan                  Standar Penyusunan Laporan
                                   Cikarang Listrindo Tahun 2025          Reporting Standards
                                   2025 Sustainability Report of
                                   Cikarang Listrindo                     Laporan Keberlanjutan Cikarang Listrindo tahun
                                                                          2025 disusun sesuai dengan Standar Global
                                                                          Reporting Initiative (GRI) (“In Accordance”),
                                                                          Pedoman Teknis Laporan Keberlanjutan Surat
                                                                          Edaran     Otoritas   Jasa   Keuangan      (SEOJK)
                                                                          No. 16/ SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi
                                                                          Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik
                                                                          sebagai pelaksanaan atas Peraturan Otoritas
                                                                          Jasa Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017
                                                                          tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi
                                                                          Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan
                                                                          Publik, Sustainable Development Goals (SDGs),
                                                                          Sustainable     Accounting    Standards      Board
                                                                          (SASB) Electric Utilities and Power Generators,
                                                                          dan GRI G4 Pengungkapan Sektor Utilitas Listrik
                                                                          2013. Di samping itu, Laporan Keberlanjutan ini
      Cakupan Laporan [GRI 2-2]                                           juga memuat bagian khusus untuk menjawab
      Scope of the Report                                                 rekomendasi Task Force on Climate-Related
                                                                          Financial Disclosures (TCFD). Pemetaan lengkap
                                                                          isi laporan terhadap SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021,
      Laporan Keberlanjutan ini mencakup data dan informasi               Standar GRI, GRI G4 Pengungkapan Sektor Utilitas
      keberlanjutan dari seluruh entitas operasional utama PT             Listrik 2013, dan SASB Electric Utilities & Power
      Cikarang Listrindo Tbk, yaitu:                                      Generators disajikan pada halaman 327, 330, 337,
      This Sustainability Report includes sustainability data and         dan 340 Laporan Keberlanjutan ini.
      information from all primary operational entities of PT Cikarang    The 2025 Cikarang Listrindo’s Sustainability Report
      Listrindo Tbk, namely:                                              was prepared in accordance with the Global
      1.   Kantor Pusat | Head Office                                     Reporting Initiative (GRI) Standards, Technical
      2.   PLTGU Jababeka                                                 Guidelines for Sustainability Reports Financial
      3.   PLTG MM-2100                                                   Services Authority (SEOJK) Circular Letter No. 16/
      4.   PLTU Co-firing Babelan                                         SEOJK.04/2021 concerning the Form and Content of
      5.   Kantor Layanan | Service Office                                the Annual Report of Issuers or Public Companies
                                                                          as an implementation of the Financial Services
      Data keuangan yang dilaporkan bersifat konsolidasi, mencakup        Authority Regulations (POJK) No. 51/POJK.03/2017
      kinerja Perseroan dan Anak Perusahaan. Namun, untuk                 concerning the Implementation of Sustainable
      pelaporan keberlanjutan, informasi dari Anak Perusahaan masih       Finance for Financial Service Institutions, Issuers,
      bersifat terbatas karena lingkup usahanya tidak signifikan          Public Companies, and Sustainable Development
      terhadap keseluruhan dampak keberlanjutan Perseroan.                Goals (SDGs), Sustainable Accounting Standards
      The reported financial data is consolidated, covering the           Board (SASB) Electric Utilities and Power Generators,
      performance of the Company and its subsidiaries. However, for       and GRI G4 Electric Utilities Sector Disclosures 2013.
      sustainability reporting, information from subsidiaries remains     In addition, this Sustainability Report also contains a
      limited as its business scope does not significantly impact the     special section to response to the recommendations
      overall sustainability outcomes of the Company.                     of the Task Force on Climate-Related Financial
                                                                          Disclosures (TCFD). A complete mapping of the
      Pendekatan      penggabungan     informasi   dalam    Laporan       contents of the report against the SEOJK No. 16/
      Keberlanjutan ini hanya mencakup data dari entitas yang secara      SEOJK.04/2021, the GRI Standards, GRI G4 Electric
      langsung dikendalikan oleh Perseroan dan tidak mencakup             Utilities Sector Disclosures 2013, and SASB Electric
      penyesuaian data untuk kepentingan minoritas. Selama periode        Utilities & Power Generators, are presented on pages
      pelaporan, tidak ada merger, akuisisi, atau pelepasan entitas       327, 330, 337, and 340 of this Sustainability Report.
      yang terjadi, sehingga cakupan laporan tetap konsisten dengan
      basis data keuangan konsolidasi.
      The information consolidation approach in this Sustainability
      Report includes only data from entities directly controlled by
      the Company and does not account for adjustments related
      to minority interests. During the reporting period, no mergers,
      acquisitions, or divestments occurred, ensuring that the report’s
      scope remains consistent with the consolidated financial data.

      Laporan ini tidak mencakup data kinerja mitra kontraktor yang
      beroperasi di luar wilayah operasional Perseroan. Pendekatan
      ini memastikan bahwa laporan hanya mencakup data dari
      aktivitas yang berada dalam kendali langsung Perseroan, sesuai
      dengan standar pelaporan yang berlaku.
      This report does not cover the performance data of the
      contractors operating outside the Company’s operational areas.
      This approach ensures that the report includes data solely from
      activities under the direct control of the Company, in alignment
      with the applicable reporting standards.
Page 55
                                                                   Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                             Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                 53


PROSES PENYUSUNAN DAN PERSETUJUAN LAPORAN [GRI 2-3]




                                                                                                                                01
Report Preparation and Approval Process




                                                                                                                                02
Laporan Keberlanjutan ini disusun melalui proses            This Sustainability Report is prepared through




                                                                                                                              03 About This Report
kolaboratif yang melibatkan seluruh departemen              a collaborative process involving all relevant
terkait di Perseroan, dengan timeline penyusunan            departments in the Company, with the following




                                                                                                                                        Tentang Laporan Ini
sebagai berikut:                                            preparation timeline:

        Tahap                     Periode                                       Aktivitas Utama
        Stage                      Period                                         Key Activity

Pengumpulan Data        Desember 2025 - Januari 2026   Pengumpulan data kinerja ekonomi, lingkungan, sosial, dan
                                                       tata kelola dari seluruh unit operasional, termasuk validasi awal
                                                       oleh data owner serta pengumpulan evidensi pendukung untuk
                                                       kebutuhan assurance.




                                                                                                                                04
Data Collection         December 2025 - January 2026   Collection of economic, environmental, social, and governance
                                                       performance data from all operational units, including initial
                                                       validation by data owners and compilation of supporting evidence
                                                       for assurance purposes.




                                                                                                                                05
Penyusunan Draft           Januari - Februari 2026     Penyusunan draft Laporan Keberlanjutan, termasuk konsolidasi
                                                       dan verifikasi awal data, penetapan batasan pelaporan, serta




                                                                                                                                06
                                                       penyelarasan pengungkapan dengan POJK, GRI, SASB, GRI G4
                                                       (Electric Utilities), dan TCFD. Pada tahap ini, Perseroan juga
                                                       melakukan penyelarasan dengan topik material dan masukan




                                                                                                                                07
                                                       pemangku kepentingan, serta penelaahan internal untuk
                                                       memastikan konsistensi narasi, kelengkapan pengungkapan, dan
                                                       kesiapan data untuk validasi/assurance. Laporan Keberlanjutan




                                                                                                                                08
                                                       ini disajikan dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan
                                                       Bahasa Inggris.

Draft Preparation          January - February 2026     The preparation of Sustainability Report draft, including initial




                                                                                                                                09
                                                       data consolidation and verification, determination of the reporting
                                                       boundary, and alignment of disclosures with POJK, GRI, SASB, GRI
                                                       G4 (Electric Utilities), and TCFD. At this stage, the Company also




                                                                                                                                10
                                                       ensures alignment with material topics and stakeholder inputs,
                                                       and conducts internal review to ensure narrative consistency,
                                                       completeness of disclosures, and data readiness for validation/
                                                       assurance. This Sustainability Report is presented in two languages:




                                                                                                                                11
                                                       Indonesian and English.

Assurance oleh Pihak        Februari - Maret 2026      Verifikasi independen oleh PT TÜV Rheinland Indonesia (AA1000
Eksternal                                              Type 2 Moderate Assurance), termasuk pengujian sampel data,
                                                       penelusuran evidensi, dan konfirmasi kepada fungsi terkait.

External Assurance         February - March 2026       Independent verification by PT TÜV Rheinland Indonesia (AA1000
                                                       Type 2 Moderate Assurance), including sample testing, evidence
                                                       tracing, and confirmations with relevant functions.

Reviu dan Persetujuan            Maret 2026            Reviu oleh Direksi dan Dewan Komisaris; dilanjutkan dengan
                                                       persetujuan final oleh Direksi dan Dewan Komisaris.

Review and Approval              March 2026            Review by the Board of Directors and the Board of Commissioners;
                                                       followed by final approval by the Board of Directors and the Board
                                                       of Commissioners.

Publikasi                       31 Maret 2026          Dipublikasikan bersamaan dengan Laporan Tahunan melalui
                                                       situs web Perseroan (www.listrindo.com) dan situs web Bursa Efek
                                                       Indonesia (BEI).
                                                       Namun, Laporan Keuangan Perseroan telah diterbitkan terlebih
                                                       dahulu pada tanggal 27 Februari 2026.

Publication                    March 31, 2026          Published concurrently with the Annual Report on the Company’s
                                                       website (www.listrindo.com) and the Indonesia Stock Exchange
                                                       (IDX) website.
                                                       The Company’s Financial Statements were published earlier on
                                                       February 27, 2026.
Page 56
     PT Cikarang Listrindo Tbk
54   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



     STANDAR PENGUKURAN DATA
     Data Measurement Standard

     Dalam pelaporan dan penyajian data, Cikarang              In reporting and presenting data, Cikarang Listrindo
     Listrindo menggunakan standar pengumpulan                 uses data collection and measurement standards
     dan pengukuran data yang telah sesuai dengan              that are in accordance with the respective general
     masing-masing standar umum yang relevan dan               standards that are relevant and generally accepted,
     berlaku secara umum seperti:                              such as:



     Lingkungan                   Perseroan mengacu pada ketentuan-ketentuan yang berlaku dari berbagai
                                  kementerian dan regulator, seperti Peraturan Pemerintah No. 22 tahun 2021
                                  tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaaan Lingkungan Hidup,
                                  Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 15 tahun 2019 mengenai Baku Mutu Emisi
                                  Pembangkit Listrik Tenaga Termal, dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 5
                                  Tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja. Perseroan
                                  juga mengacu pada PROPER yang turut mencantumkan Tujuan Pembangunan
                                  Berkelanjutan (TPB), dan Standar Sistem Manajemen Lingkungan Internasional ISO
                                  14001 sebagai best practice yang Kami terapkan dalam berbagai program, inisiatif
                                  dan target-target lingkungan.
     Environment                  The Company refers to the applicable regulations from various ministries
                                  and regulators, such as Government Regulation No. 22 of 2021 concerning the
                                  Implementation of Environmental Protection and Management, the Minister of
                                  Environment Regulation No. 15 of 2019 regarding Emission Quality Standards
                                  for Thermal Power Plants, and Minister of Manpower Regulation No. 5 of 2018 on
                                  Occupational Safety and Health in the Work Environment. The Company also refers
                                  to PROPER which incorporates the Sustainable Development Goals (SDGs), and
                                  the International Environmental Management System standard ISO 14001 as best
                                  practices that we implement in various programs, initiatives, and environmental
                                  targets.

     Kesehatan dan                Data Kesehatan dan Keselamatan Kerja mengacu ke standar Kesehatan dan
     Keselamatan Kerja (K3)       Keselamatan Kerja Internasional ISO 45001.
     Occupational Health and      Occupational Health and Safety data refers to the International Occupational Health
     Safety (OHS)                 and Safety standard ISO 45001.

     Keuangan                     Data keuangan mengacu pada Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia (“SAK”),
                                  yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan
                                  Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK”) dan Peraturan
                                  No. VIII.G.7 tentang Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan
                                  yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
     Finance                      Financial data refers to Financial Accounting Standards in Indonesia (“SAK”),
                                  which includes Statements and Interpretations issued by the Financial Accounting
                                  Standards Board of the Indonesian Institute of Accountants (“DSAK”) and Regulation
                                  No. VIII.G.7 concerning Guidelines for Presentation and Disclosure of Financial
                                  Statements issued by the Financial Services Authority (OJK).

     Sosial                       Perseroan mengacu pada Peraturan Pemerintah No. 47 tahun 2012 tentang Tanggung
                                  Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas, Peraturan Pemerintah No. 59
                                  tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
                                  (TPB), Roadmap TPB Nasional dari Bappenas, Peraturan Gubernur Jawa Barat
                                  No. 30 tahun 2011 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Tanggung Jawab Sosial di
                                  Lingkungan Perusahaan di Jawa Barat, Peraturan Daerah Kabupaten Bekasi No. 6
                                  tahun 2015 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan, serta ISO
                                  26000 terkait Panduan Tanggung Jawab Sosial.
     Social                       The Company refers to the Government Regulation No. 47 of 2012 regarding
                                  Corporate Social and Environmental Responsibility of Limited Liability Companies,
                                  Government Regulation No. 59 of 2017 concerning the Implementation of Sustainable
                                  Development Goals (SDGs), the National SDGs Roadmap from Bappenas, West Java
                                  Governor Regulation No. 30 of 2011 concerning Facilitation of the Implementation of
                                  Corporate Social Responsibility in West Java, and Bekasi Regency Regulation No. 6 of
                                  2015 concerning Corporate Social and Environmental Responsibility, and ISO 26000
                                  related to Guidance of Social Responsibility.
Page 57
                                                                 Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                          Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                           55


Untuk membantu pemangku kepentingan dalam                 To assist stakeholders in analyzing the trend of




                                                                                                                          01
melakukan analisis tren kinerja Perseroan, data           the Company’s performance, the quantitative
kuantitatif yang bersifat indikator kinerja dalam         data presented as performance indicators in this




                                                                                                                          02
Laporan Keberlanjutan ini disajikan secara                Sustainability Report are provided on a comparative
komparatif dua tahun atau lebih, guna menunjukkan         basis for two years or more, to show developments
perkembangan       antar    periode.    Sementara         across reporting periods. Meanwhile, for certain




                                                                                                                        03 About This Report
itu, untuk indikator tertentu yang ketentuan              indicators whose disclosure requirements focus on
pengungkapannya berfokus pada periode berjalan,           the current reporting period, the Company presents




                                                                                                                                  Tentang Laporan Ini
Perseroan menyajikan data tahun berjalan disertai         current-year data accompanied by the necessary
penjelasan konteks yang diperlukan.                       contextual explanation.




STRUKTUR PELAPORAN
Reporting Structure




                                                                                                                          04
                                                                                                                          05
Struktur Laporan Keberlanjutan Cikarang Listrindo         The structure of the 2025 Cikarang Listrindo Sustainability
2025 disusun mengikuti struktur yang ditetapkan           Report is prepared in accordance with the structure as
pada SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 sebagai berikut:          stipulated in SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 as follows:




                                                                                                                          06
1. Strategi Keberlanjutan                                 1. Sustainability Strategy
2. Tentang Laporan ini                                    2. About This Report




                                                                                                                          07
3. Ikhtisar Aspek Keberlanjutan                           3. Sustainability Highlights




                                                                                                                          08
4. Penjelasan Direksi                                     4. Statement from the Board of Directors
5. Profil Singkat Perseroan                               5. Brief Profile of the Company




                                                                                                                          09
6. Tata Kelola Keberlanjutan                              6. Sustainability Governance
7. Kinerja Keberlanjutan:                                 7. Sustainability Performance:




                                                                                                                          10
   a. Ekonomi                                                a. Economy
   b. Sumber Daya Manusia & Kesehatan dan                    b. Human Resources & Occupational Health and
      Keselamatan Kerja (K3)                                    Safety (OHS)




                                                                                                                          11
   c. Masyarakat                                             c. Community
   d. Lingkungan                                             d. Environment
8. Verifikasi tertulis dari pihak independen              8. Written verification from an independent party
9. Lembar umpan balik (feedback) untuk pembaca            9. Feedback sheet for readers
10. Tanggapan Lembaga Jasa Keuangan dan                   10. Responses from Financial Services Institutions
    Perseroan terhadap umpan balik laporan tahun              and the Company toward the feedback on the
    sebelumnya                                                previous year’s reports
11. Indeks POJK No. 51/POJK.03/2017 dan SEOJK             11. Index of POJK No. 51/POJK.03/2017 and SEOJK No.
    No. 16/SEOJK.04/2021; Standar GRI – In Accordance;        16/SEOJK.04/2021; GRI Standard – In Accordance;
    Tautan Implementasi Tujuan Pembangunan                    Links for Implementation of the Company’s
    Berkelanjutan Perseroan dengan POJK dan                   Sustainable Development Goals with POJK and
    SEOJK, Standar GRI, SDGs, SASB Electric Utilities &       SEOJK, GRI Standards, SDGs, SASB Electric Utilities
    Power Generators, GRI G4 Pengungkapan Sektor              & Power Generators, GRI G4 Electric Utilities Sector
    Utilitas Listrik 2013, dan bagian khusus: Ringkasan       Disclosures 2013, and a special section: Summary
    Rekomendasi TCFD                                          of Recommendations of the TCFD

Informasi tambahan lainnya kami sertakan sebagai          The Company includes other additional information
bagian dari transparansi Perseroan kepada                 as part of the Company’s transparency to the
pemangku kepentingan.                                     stakeholders.
Page 58
     PT Cikarang Listrindo Tbk
56   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



     PERUBAHAN SIGNIFIKAN TERKAIT PELAPORAN DAN
     PERNYATAAN ULANG [OJK C.6][GRI 2-4, 3-2]
     Significant Changes in Reporting and Restatements

     Pada Laporan Keberlanjutan tahun 2025, Perseroan        In the 2025 Sustainability Report, the Company
     tidak melakukan pernyataan ulang atas informasi         did not restate any comparative information
     komparatif tahun 2024. Metodologi perhitungan dan       for 2024. Reporting boundaries and calculation
     batas pelaporan tetap konsisten, serta tidak terdapat   methodologies remained consistent, and no
     koreksi data material yang memerlukan penyajian         material data corrections were identified that would
     kembali. Apabila pada periode mendatang terjadi         require restatement. Should any material changes
     perubahan metodologi, batas pelaporan, atau koreksi     in methodology, reporting boundary, or data
     data material, Perseroan akan mengungkapkan             corrections occur in future periods, the Company will
     pernyataan ulang tersebut secara jelas beserta          clearly disclose the restatement and its impact on
     dampaknya terhadap angka yang dilaporkan.               the reported figures.


     MEMASTIKAN KREDIBILITAS LAPORAN
     Ensuring Report Credibility

     Untuk meningkatkan kredibilitas dan keandalan           To enhance the credibility and reliability of the
     informasi yang dilaporkan, Perseroan menunjuk           information reported, the Company appointed an
     pihak independen, PT TÜV Rheinland Indonesia,           independent third party, PT TÜV Rheinland Indonesia,
     untuk melakukan external assurance atas Laporan         to conduct external assurance of this Sustainability
     Keberlanjutan ini. PT TÜV Rheinland Indonesia tidak     Report. PT TÜV Rheinland Indonesia has no conflict of
     memiliki konflik kepentingan dengan Perseroan.          interest with the Company.

     Proses assurance beserta hasil utamanya ditelaah        The assurance process and key outcomes were
     oleh Direktur ESG & Keuangan selaku Direktur yang       reviewed by the ESG & Financial Director, who
     membawahi pelaksanaan ESG dan pelaporan                 oversees ESG implementation and sustainability
     keberlanjutan. Direksi juga melakukan peninjauan        reporting. The Board of Directors also reviewed and
     dan memberikan persetujuan atas Laporan                 approved this Sustainability Report.
     Keberlanjutan ini.

     Assurance dilakukan sesuai AA1000 Assurance             The assurance was performed in accordance with
     Standard (AA1000AS) tipe 2 dengan tingkat moderate      the AA1000 Assurance Standard (AA1000AS) type 2
     assurance, mencakup penilaian terhadap prinsip          at a moderate assurance level, covering the AA1000
     AA1000 (Inclusivity, Materiality, Responsiveness, dan   principles (Inclusivity, Materiality, Responsiveness,
     Impact) serta pengujian atas data kinerja terpilih      and Impact) and selected performance data testing
     pada topik material prioritas, antara lain emisi GRK,   for priority material topics, including GHG emissions,
     energi/bauran energi, intensitas emisi, keselamatan     energy/energy mix, emission intensity, occupational
     kerja, dan data keuangan terkait keberlanjutan.         safety, and sustainability-related financial data. The
     Pernyataan assurance lengkap disajikan pada             full assurance statement is provided on pages 320-
     halaman 320-323 laporan ini. [OJK G.1][GRI 2-5]         323 of this report. [OJK G.1][GRI 2-5]



     PELIBATAN PEMANGKU KEPENTINGAN [OJK E.4][GRI 2-29]
     Stakeholder Engagement

     Kami percaya bahwa pemangku kepentingan                 We believe the stakeholders have important roles in
     memiliki peran penting dalam pencapaian kinerja         achieving the Company’s sustainable performance.
     keberlanjutan Perseroan. Untuk itu, Perseroan           Therefore, the Company ensures that the involvement
     berupaya melibatkan para pemangku kepentingan           of stakeholders in all aspects of business activities
     dalam aktivitas bisnis dan aktivitas berkelanjutan      and sustainable activities, including the economic,
     dalam semua aspek termasuk aspek ekonomi,               social, and environment. We carefully consider
     sosial, dan lingkungan. Kami dengan hati-hati           the stakeholders’ expectations by managing
     memperhatikan harapan pemangku kepentingan              an excellent relationships with stakeholders.
     dengan menjaga hubungan yang baik dengan para
     pemangku kepentingan.
Page 59
                                                                               Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                            Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                            57


Hubungan      Perseroan   dengan     pemangku                        The Company’s relationship with stakeholders is




                                                                                                                                          01
kepentingan digambarkan sebagai berikut:                             described as follows:

GCG dan Pertumbuhan yang Berkelanjutan: Hubungan Perseroan dengan Pemegang




                                                                                                                                          02
Saham dan Pemangku Kepentingan						
GCG and Sustainable Growth: Relationship between the Company and the Shareholders and




                                                                                                                                        03 About This Report
Stakeholders




                                                                                                                                                  Tentang Laporan Ini
                  PT Cikarang Listrindo Tbk




                                   Pemegang Saham
                                                                      Regulator                          Pelanggan
                                     Shareholders
                                                                      Regulators                         Customers



                                    Direksi & Dewan
                                       Komisaris                      Kreditur                     Mitra Kerja/Pemasok
                                  Board of Directors &                Creditors                 Business Partners/Suppliers




                                                                                                                                          04
                                 Board of Commisioners



                                                                                   Masyarakat Setempat




                                                                                                                                          05
                                       Karyawan
                                                                                     Local Community
                                       Employees




                                                                                                                                          06
                                                            Pemangku Kepentingan
                                                                Stakeholders




                                                                                                                                          07
Dalam      implementasi       pelibatan    pemangku                  In implementing the stakeholder engagement,




                                                                                                                                          08
kepentingan, Perseroan melakukan berbagai metode                     the Company has performed various methods in
dalam pengelolaan hubungan yang berkualitas.                         maintaining quality relationships. These methods




                                                                                                                                          09
Metode-metode ini dilakukan untuk memperoleh                         are performed to obtain effective involvements
keterlibatan yang efektif dari setiap kelompok                       from each group of stakeholders with different




                                                                                                                                          10
pemangku kepentingan yang memiliki karakteristik                     characteristics. We identify and approach various
yang berbeda-beda. Kami mengidentifikasi dan                         stakeholders who have dominant influences
melakukan pendekatan ke berbagai pemangku                            on the Company’s business continuity, in




                                                                                                                                          11
kepentingan yang memiliki pengaruh dominan                           order to achieve high level of involvement and
terhadap keberlangsungan usaha Perseroan,                            fulfillment of stakeholder’s needs. The methods
agar tercapai tingkat keterlibatan yang tinggi dan                   for identifying stakeholder groups are based on
pemenuhan kebutuhan pemangku kepentingan.                            Dependency, Responsibility, Tension, Influence,
Metode identifikasi kelompok pemangku kepentingan                    Diverse Perspectives, and Proximity.
didasarkan pada Dependency, Responsibility,
Tension, Influence, Diverse Perspective, dan Proximity.

 Dependency (D)                     Perseroan memiliki ketergantungan pada seseorang atau sebuah organisasi, atau sebaliknya.
                                    The Company has dependency on someone or an organization, or vice versa.

 Responsibility (R)                 Perseroan memiliki tanggung jawab legal, komersial atau etika terhadap seseorang atau sebuah
                                    organisasi.
                                    The Company has legal, commercial or ethical responsibilities towards someone or an
                                    organization.

 Tension (T)                        Seseorang atau sebuah organisasi memiliki pengaruh terhadap Perseroan terkait isu ekonomi,
                                    sosial, atau lingkungan tertentu.
                                    Someone or an organization has influence toward the Company related to certain economic,
                                    social, and environmental issues.

 Influence (I)                      Seseorang atau sebuah organisasi memiliki pengaruh terhadap Perseroan atau strategi atau
                                    kebijakan pemangku kepentingan lain.
                                    Someone or an organization has influence over the Company or other stakeholder strategies or
                                    policies.

 Diverse Perspective (DP)           Seseorang atau sebuah organisasi memiliki pandangan yang berbeda yang dapat
                                    mempengaruhi situasi dan mendorong adanya aksi yang tidak ada sebelumnya.
                                    Someone or an organization has different opinion that may affect the current situation and
                                    create new actions.

 Proximity (P)                      Seseorang atau sebuah organisasi memiliki kedekatan geografis dan operasional dengan
                                    Perseroan.
                                    Someone or an organization is geographically located near the Company’s operations.
Page 60
     PT Cikarang Listrindo Tbk
58   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



     Berikut adalah gambaran mengenai pelibatan                            The following is descriptions of stakeholder
     pemangku kepentingan yang telah diidentifikasi oleh                   engagement that has been identified by the
     Perseroan: [GRI 2-29][EU19]                                           Company: [GRI 2-29][EU19]



          Pemangku               Basis             Metode Pelibatan           Frekuensi        Tujuan Pelibatan     Cara Memastikan
         Kepentingan          Identifikasi                                                                          Keterlibatan yang
                                                                                                                       Bermakna
         Stakeholders          Basis for          Involvement Methods         Frequency          Engagement          Way to Ensuring
       [OJK E.4][GRI 2-29]   Identification         [OJK E.4][GRI 2-29]        [GRI 2-29]         Objectives           Meaningful
                               [GRI 2-29]                                                          [GRI 2-29]         Engagement
                                                                                                                         [GRI 2-29]

     Pelanggan               D, R, I, P       •   Situs web Perseroan      Setiap saat        Memastikan           Survei rutin untuk
                                                  dan situs web untuk                         kualitas layanan,    masukan, evaluasi
                                                  pelanggan                                   respons cepat        hasil survei,
                                              •   Temu pelanggan           Sesuai kebutuhan   terhadap keluhan,    komunikasi melalui
                                              •   Layanan pengaduan        Sesuai kebutuhan   dan penyediaan       berbagai platform
                                              •   Survei kepuasan          Tahunan            perlindungan
                                                  pelanggan                                   pelanggan
                                              •   Customer gathering       Sesuai kebutuhan
                                              •   Program layanan          Sesuai kebutuhan
                                                  khusus

     Customers                                •   Company’s website        Any time           Ensuring service     Regular surveys for
                                                  and website for                             quality, prompt      feedback, evaluation
                                                  customers                                   response to          of survey results,
                                              •   Customer meeting         As required        complaints, and      and communication
                                              •   Complaint services       As required        providing customer   through various
                                              •   Customer satisfaction    Annually           protection           platforms
                                                  survey
                                              •   Customer gathering       As required
                                              •   Special service          As required
                                                  programs

     Pemegang Saham          D, R, I, P       •   Situs web Perseroan      Setiap saat        Menjaga nilai        Informasi terkini
                                              •   RUPS dan/atau RUPSLB     Tahunan            investasi,           disampaikan secara
                                              •   Public Expose            Tahunan            keterbukaan          transparan melalui
                                              •   Sesi diskusi dan tanya   Sesuai kebutuhan   informasi, dan       forum resmi
                                                  jawab langsung                              menghormati hak-
                                              •   Analyst update dan       Per Kuartal        hak pemegang
                                                  telekonferensi                              saham
                                              •   Kunjungan ke             Sesuai Kebutuhan
                                                  pembangkit
                                              •   Keterbukaan informasi    Sesuai Kebutuhan
                                              •   Siaran pers              Sesuai Kebutuhan

     Shareholders                             •   Company’s website        Any time           Maintaining          Up-to-date
                                              •   AGMS and/or EGMS         Annually           investment           information is
                                              •   Public Expose            Annually           value, ensuring      communicated
                                              •   One on one discussion    As required        information          transparently
                                                  and Q and A session                         transparency,        through official
                                              •   Analyst updates and      Quarterly          and respecting       forums
                                                  teleconferences                             shareholders’
                                              •   Site visits              As required        rights
                                              •   Information disclosure   As required
                                              •   Press releases           As required

     Karyawan                D, R, T, I, P    •   Pertemuan rutin          Minimal satu       Kejelasan hak        Penilaian karyawan
                                              •   Pelatihan                kali per tahun     dan kewajiban,       berkala, saluran
                                              •   Gathering karyawan       atau sesuai        peningkatan          umpan balik internal,
                                              •   Forum diskusi            kebutuhan          kompetensi,          dan program
                                                  karyawan                                    kesejahteraan        pelatihan berbasis
                                              •   Relawan dalam                               kerja                kebutuhan
                                                  kegiatan TJSL
                                              •   Penilaian karyawan

     Employees                                •   Regular meeting          At least once      Clarity of rights    Periodic employee
                                              •   Training                 a year or as       and obligations,     evaluations, internal
                                              •   Employees gathering      required           competency           feedback channels,
                                              •   Employees discussion                        development,         and needs-based
                                                  forum                                       workplace well-      training programs
                                              •   Volunteering in TJSL                        being
                                              •   Employees assessment
Page 61
                                                                                     Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                            Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                             59


    Pemangku               Basis                Metode Pelibatan             Frekuensi        Tujuan Pelibatan      Cara Memastikan




                                                                                                                                            01
   Kepentingan          Identifikasi                                                                                Keterlibatan yang
                                                                                                                       Bermakna
   Stakeholders          Basis for             Involvement Methods           Frequency          Engagement           Way to Ensuring




                                                                                                                                            02
 [OJK E.4][GRI 2-29]   Identification            [OJK E.4][GRI 2-29]          [GRI 2-29]         Objectives            Meaningful
                         [GRI 2-29]                                                               [GRI 2-29]          Engagement
                                                                                                                         [GRI 2-29]




                                                                                                                                          03 About This Report
Pemerintah dan         D, R, T, I, DP, P   •   Konsultasi dan             Periodik           Membangun             Laporan berkala
Regulator                                      komunikasi dengan                             hubungan              sesuai standar




                                                                                                                                                    Tentang Laporan Ini
                                               regulator dan                                 harmonis,             regulasi, komunikasi
                                               pemerintah, termasuk                          mematuhi              aktif dengan
                                               dengan Pemerintah                             peraturan, dan        regulator
                                               Daerah, Departemen                            memastikan
                                               Kementerian Energi                            operasi sesuai
                                               dan Sumber Daya                               dengan kebijakan
                                               Mineral Indonesia
                                               (ESDM), Direktorat
                                               Jenderal Tenaga Listrik,
                                               Direktorat Jenderal
                                               Pajak, Kementerian




                                                                                                                                            04
                                               Lingkungan Hidup, dan
                                               lainnya
                                           •   Pelaporan kerja




                                                                                                                                            05
                                               yang teratur kepada
                                               Regulator dan
                                               Pemerintah




                                                                                                                                            06
Government and                             •   Consultation and           Periodically       Building              Regular reporting
Regulators                                     communication                                 harmonious            in accordance
                                               with regulators and                           relationships,        with regulatory




                                                                                                                                            07
                                               government, including                         complying with        standards, active
                                               Regional Government,                          regulations,          communication with
                                               Ministry of Energy and                        and ensuring          regulators




                                                                                                                                            08
                                               Mineral Resources                             operations align
                                               (MEMR), Directorate                           with policies
                                               General of Electricity,




                                                                                                                                            09
                                               Directorate General
                                               of Taxes, Ministry of
                                               Environment, and




                                                                                                                                            10
                                               others
                                           •   Regular reports
                                               to Regulators and
                                               Government




                                                                                                                                            11
Kreditur termasuk      D, R, I, P          •   Situs web Perseroan        Setiap saat        Transparansi          Informasi terkini
Pemegang                                   •   Sesi diskusi dan tanya     Sesuai             rencana               diberikan melalui
Obligasi                                       jawab langsung             kebutuhan          pengembangan          presentasi dan
                                           •   Analyst update dan         Per kuartal        dan pembayaran        diskusi
                                               telekonferensi                                kewajiban tepat
                                           •   Kunjungan ke               Sesuai             waktu
                                               pembangkit                 kebutuhan
                                           •   Presentasi rencana         Sesuai
                                               aksi korporasi             kebutuhan

Creditors include                          •   Company’s website          Any time           Transparency          Up-to-date
Bondholders                                •   One on one discussion      As required        in development        information is
                                               and Q and A session                           plans and timely      provided through
                                           •   Analyst updates and        Quarterly          fulfillment of        presentations and
                                               teleconferences                               obligations           discussions
                                           •   Site visit                 As required
                                           •   Presentation on            As required
                                               corporate action plan

Mitra Usaha,           D, R, T, P          •   Kontrak kerja              Sesuai             Proses pengadaan      Seleksi mitra
Pemasok, dan                               •   Seleksi dan penilaian      kebutuhan          yang transparan,      berbasis kriteria
Kontraktor                                     kerja pemasok dan                             hubungan saling       objektif dan
                                               kontraktor                                    menguntungkan,        pemantauan kinerja
                                           •   Manajemen mitra                               pembayaran tepat      secara berkala
                                               usaha                                         waktu
                                           •   Koordinasi operasional

Business Partners,                         •   Work contracts             As required        Transparent           Partner selection
Suppliers, and                             •   Suppliers and                                 procurement           based on objective
Contractors                                    contractors’ selection                        processes,            criteria and regular
                                               and performance                               mutually beneficial   performance
                                               assessment                                    relationships, and    monitoring
                                           •   Business partners                             timely payments
                                               management
                                           •   Operational
                                               coordination
Page 62
     PT Cikarang Listrindo Tbk
60   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



          Pemangku               Basis                Metode Pelibatan             Frekuensi     Tujuan Pelibatan      Cara Memastikan
         Kepentingan          Identifikasi                                                                             Keterlibatan yang
                                                                                                                          Bermakna
         Stakeholders          Basis for             Involvement Methods           Frequency       Engagement           Way to Ensuring
       [OJK E.4][GRI 2-29]   Identification            [OJK E.4][GRI 2-29]         [GRI 2-29]       Objectives            Meaningful
                                 [GRI 2-29]                                                          [GRI 2-29]          Engagement
                                                                                                                            [GRI 2-29]

     Masyarakat dan          D, R, T, I, DP, P   •   Pertemuan forum            Sesuai          Hubungan              Forum diskusi
     Lembaga Swadaya                                 dalam perencanaan          kebutuhan       harmonis,             masyarakat,
     Masyarakat                                      program TJSL                               kontribusi positif,   pengawasan
                                                 •   Pengawasan bersama                         dan pelestarian       bersama dalam
                                                     atas aktualisasi                           lingkungan            implementasi TJSL
                                                     program TJSL
                                                 •   Kegiatan filantropi

     Communities and                             •   TJSL plans forum           As required     Harmonious            Community
     Non-Governmental                                meetings                                   relationships,        discussion
     Organizations                               •   TJSL programs                              positive              forums and joint
                                                     implementation                             contributions, and    monitoring of TJSL
                                                     co-monitoring                              environmental         implementation
                                                 •   Philanthropic activities                   conservation

     Media Massa             T, I, DP            •   Siaran pers                Sesuai          Penyebaran            Memberikan
                                                 •   Temu media                 kebutuhan       informasi terkini,    informasi terpercaya
                                                 •   Konferensi pers                            tepat waktu, dan      kepada media,
                                                                                                akurat                menyampaikan
                                                                                                                      tanggapan cepat
                                                                                                                      untuk pertanyaan
                                                                                                                      atau isu tertentu

     Mass Media                                  •   Press release              As required     Dissemination of      Providing reliable
                                                 •   Media gathering                            up-to-date, timely,   information to the
                                                 •   Press conference                           and accurate          media and delivering
                                                                                                information.          prompt responses to
                                                                                                                      specific inquiries or
                                                                                                                      issues

     Lingkungan              R                   Kegiatan pemeliharaan          Setiap saat     Menciptakan           Pemantauan
                                                 lingkungan dan sumber                          dampak positif        program lingkungan
                                                 daya alam                                      terhadap              berkala, pelaporan
                                                                                                lingkungan            hasil program, dan
                                                                                                operasional dan       koordinasi dengan
                                                                                                sekitarnya            pihak terkait

     Environment                                 Environment and natural        Any time        Creating a            Regular
                                                 resource maintenance                           positive impact       environmental
                                                 activities                                     on the operational    program monitoring,
                                                                                                environment and       reporting program
                                                                                                its surroundings      outcomes, and
                                                                                                                      coordinating with
                                                                                                                      relevant parties
Page 63
                                                                Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                        Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                         61


MENENTUKAN TOPIK MATERIAL [GRI 3-1]




                                                                                                                      01
Determining Material Topics




                                                                                                                      02
Dalam menyusun Laporan Keberlanjutan, Perseroan           In preparing the Sustainability Report, the Company




                                                                                                                    03 About This Report
mengikuti proses sistematis yang selaras dengan           follows a systematic process aligned with GRI
standar GRI untuk menentukan topik material, yang         standards to determine material topics, which




                                                                                                                              Tentang Laporan Ini
mencakup langkah-langkah berikut:                         include the following steps:

1. Identifikasi Dampak Aktual dan Potensial               1. Identification of Actual and Potential Impacts
   Perseroan mengidentifikasi dampak positif dan             The Company identifies both positive and
   negatif dari kegiatan operasionalnya terhadap             negative impacts of its operational activities on
   ekonomi, lingkungan, dan sosial, termasuk                 the economy, environment, and society, including
   dampak terhadap hak asasi manusia (misalnya,              impacts on human rights (e.g., occupational
   kesehatan dan keselamatan kerja bagi karyawan             health and safety for employees and contractors,




                                                                                                                      04
   dan kontraktor, praktik ketenagakerjaan yang adil,        fair labor practices, community engagement
   keterlibatan masyarakat sekitar operasional, dan          around operations, and prevention of forced




                                                                                                                      05
   pencegahan kerja paksa/pekerja anak). Proses ini          labor/child labor). This process involves an
   melibatkan penilaian isu-isu yang relevan dengan          assessment of relevant issues using various




                                                                                                                      06
   menggunakan berbagai metode, termasuk                     methods, including benchmarking with peer
   benchmarking dengan perusahaan sejenis,                   companies, internal data analysis, and industry
   analisis data internal, dan referensi standar sektor      sector standards references such as SASB Electric




                                                                                                                      07
   industri seperti SASB Electric Utilities & Power          Utilities & Power Generators and GRI G4 Electric
   Generators dan GRI G4 Pengungkapan Sektor                 Utilities Sector Disclosures 2013. This approach




                                                                                                                      08
   Utilitas Listrik 2013. Pendekatan ini memastikan          ensures that identified impacts cover both short-
   bahwa dampak yang diidentifikasi mencakup                 term and long-term aspects, taking into account




                                                                                                                      09
   baik jangka pendek maupun jangka panjang,                 all of the Company’s business relationships.
   dengan mempertimbangkan semua hubungan
   bisnis Perseroan.




                                                                                                                      10
2. Pelibatan Pemangku Kepentingan                         2. Stakeholders Engagement




                                                                                                                      11
   Pemangku kepentingan internal dan eksternal               Internal and external stakeholders were engaged
   dilibatkan melalui survei dan Diskusi Kelompok            through surveys and Focus Group Discussions
   Terarah (FGD) untuk memperoleh perspektif                 (FGDs) to gain a holistic perspective. On
   yang holistik. Pada 25 Januari 2024, Perseroan            January 25, 2024, the Company held a Focus
   mengadakan Diskusi Kelompok Terarah (FGD)                 Group Discussion (FGD) as part of the process
   sebagai bagian dari proses menentukan topik               for determining material topics, based on the
   material, yang didasarkan pada hasil survei               results of a materiality survey distributed starting
   materialitas yang disebarkan sejak awal Januari           early January 2024 to both internal and external
   2024 kepada responden internal dan eksternal.             respondents.

  Survei materialitas dilakukan kepada 24 responden         The materiality survey involved 24 internal
  internal dan 62 responden eksternal. Responden            respondents and 62 external respondents. Internal
  internal   mencakup        karyawan     Perseroan,        respondents included the Company’s employees,
  sementara responden eksternal terdiri dari                while external respondents consisted of regulators,
  regulator, kreditur, pelanggan, subkontraktor,            creditors, customers, subcontractors, suppliers,
  pemasok, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM),                Non-Governmental Organizations (NGOs), and
  dan masyarakat sekitar area operasional.                  communities around the operational areas.

  Pada tahun 2025, Perseroan tidak melakukan                In 2025, the Company did not conduct another
  FGD maupun survei materialitas ulang dan                  FGDs or repeat the materiality survey, and
  tetap mengacu pada hasil survei serta FGD                 continued to refer to the results of the survey
  Januari 2024. Pada periode pelaporan 2025,                and FGD conducted in January 2024. During the
  Perseroan melakukan reviu internal dan tidak              2025 reporting period, the Company conducted
  mengidentifikasi perubahan signifikan pada                an internal review and did not identify significant
  pemangku kepentingan maupun kegiatan                      changes in the Company’s stakeholders or
  usaha Perseroan, sehingga topik material                  business activities, and therefore the material
  dinilai masih relevan untuk pelaporan 2025.               topics were considered to remain relevant for the
                                                            2025 reporting.
Page 64
     PT Cikarang Listrindo Tbk
62   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



     3. Prioritisasi Dampak                                   3. Prioritization of Impacts
        Perseroan memprioritaskan dampak berdasarkan             The Company prioritizes impacts based on their
        tingkat signifikansi dan kontribusinya. Dampak           significance and contribution. Impacts requiring
        yang membutuhkan perhatian lebih dinilai dari            greater attention are assessed for their urgency,
        urgensinya, sementara dampak positif diukur              while positive impacts are measured by the
        berdasarkan skala manfaat yang dihasilkan.               scale of benefits they provide. The results of
        Hasil prioritisasi ini digunakan untuk menentukan        this prioritization process are utilized to identify
        topik material yang memiliki dampak signifikan           material topics with significant economic,
        terhadap ekonomi, lingkungan, dan sosial.                environmental, and social impacts.

     4. Validasi dan Finalisasi Topik Material                4. Validation and Finalization of Material Topics
        Hasil survei dan FGD divalidasi melalui diskusi          The survey and FGD results are validated
        yang dihadiri oleh kepala departemen Perseroan           through discussions attended by the Company’s
        atau yang mewakili dalam pertemuan tatap                 department heads or their representatives in a
        muka di kantor operasional PLTGU Jababeka                face-to-face meeting at the PLTGU Jababeka
        untuk memastikan bahwa topik material                    operational office. This process ensures that
        mencerminkan prioritas utama bagi pemangku               the material topics reflect the key priorities of
        kepentingan dan Perseroan. Setelah validasi,             both stakeholders and the Company. Following
        daftar topik material tersebut disepakati oleh           the validation, the list of material topics was
        Top Management sebelum diintegrasikan dalam              approved by the Top Management, before being
        Laporan Keberlanjutan dan dipergunakan dalam             incorporated into the Sustainability Report and
        penentuan     target   korporat   menggunakan            used in the determination of the corporate targets
        Balanced Scorecard.                                      through the Balanced Scorecard.

     5. Komitmen terhadap Prinsip Kualitas		                  5. Commitment to Quality Principles
        Perseroan memastikan bahwa proses dan hasil              The Company ensures that the processes
        penentuan topik material mematuhi 6 (enam)               and outcomes of determining material topics
        prinsip kualitas GRI, yaitu: Akurasi, Keseimbangan,      adhere to the 6 (six) GRI quality principles:
        Kejelasan, Daya Banding, Keandalan, dan                  Accuracy,      Balance,    Clarity,  Comparability,
        Ketepatan Waktu. Prinsip ini memastikan                  Reliability, and Timeliness. These principles ensure
        laporan dapat memberikan informasi yang                  that the report provides accurate, relevant,
        akurat, relevan, dan tepat waktu kepada para             and timely information to the stakeholders.
        pemangku kepentingan.

     6. Reviu dan Pembaruan Berkala                           6. Periodic Review and Updates
        Perseroan melakukan reviu topik material                 The Company reviews material topics at least
        minimal setiap 2 (dua) tahun atau lebih sering           every 2 (two) years, or more frequently if there
        jika terdapat perubahan signifikan dalam konteks         are significant changes in business context,
        bisnis, regulasi, atau ekspektasi pemangku               regulations,    or    stakeholder      expectations.
        kepentingan. Proses reviu meliputi: evaluasi             The    review    process      includes   evaluating
        relevansi topik material terhadap kondisi terkini,       the continued relevance of existing topics,
        identifikasi topik yang muncul, konsultasi ulang         identifying emerging topics, re-engaging key
        dengan pemangku kepentingan kunci melalui                stakeholders through surveys or engagement
        survei atau engagement session, serta validasi           sessions, and obtaining validation and approval
        dan persetujuan oleh Top Management sebelum              from Top Management before integration
        diintegrasikan dalam Laporan Keberlanjutan               into the next Sustainability Report.		
        tahun berikutnya.
Page 65
                                                              Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                       Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                       63


  Reviu terakhir melalui survei dan FGD yang              The most recent review conducted through survey




                                                                                                                      01
  dilakukan pada Januari 2024 menjadi landasan            and an FGD in January 2024 serves as a strong
  kuat untuk pelaporan tahun 2025, dengan hasil           basis for the 2025 reporting, with the results that




                                                                                                                      02
  yang tetap relevan terhadap situasi terkini.            remain relevant to the current situation. Through
  Dengan ini, Perseroan memastikan bahwa                  these processes, the Company ensures that the
  Laporan Keberlanjutan 2025 mencerminkan                 Sustainability Report 2025 reflects its key priorities




                                                                                                                    03 About This Report
  prioritas utama Perseroan sekaligus memenuhi            while meeting stakeholders’ expectations.
  harapan pemangku kepentingan.




                                                                                                                              Tentang Laporan Ini
Reviu berikutnya akan dilakukan pada tahun              The next review is scheduled for 2026 to strengthen
2026 untuk penguatan pendekatan materialitas            the Company’s materiality approach, including
Perseroan, termasuk mengembangkan double                development of double materiality and preparation
materiality dan persiapan penerapan Pernyataan          for the implementation of Sustainability Disclosure
Standar Pengungkapan Keberlanjutan (PSPK) 1             Standards Statement (PSPK) 1 and PSPK 2, which will
dan PSPK 2 yang akan berlaku efektif untuk periode      be effective for reporting periods beginning on or




                                                                                                                      04
pelaporan yang dimulai pada atau setelah                after January 1, 2027.
1 Januari 2027.




                                                                                                                      05
Pada tahun 2026, Perseroan akan melengkapi              In 2026, the Company will complement impact-
penilaian materialitas berbasis dampak (impact          based materiality assessment (impact materiality)




                                                                                                                      06
materiality) melalui identifikasi risiko dan peluang    with the identification of sustainability-related
keberlanjutan yang berpotensi mempengaruhi              risks and opportunities that may affect the




                                                                                                                      07
kinerja dan posisi keuangan Perseroan (financial        Company’s performance and financial position
materiality), termasuk potensi dampaknya terhadap       (financial materiality), including potential impacts
biaya operasi, belanja modal, pendapatan, akses         on operating costs, capital expenditure, revenue,




                                                                                                                      08
pendanaan, dan risiko kepatuhan. Selaras dengan         access to financing, and compliance risks. In line with
persiapan penerapan ini, Perseroan juga akan            this preparation, the Company will also strengthen




                                                                                                                      09
memperkuat pemetaan topik material ke pilar             the mapping of material topics to the pillars of
tata kelola, strategi, manajemen risiko, serta metrik   governance, strategy, risk management, as well as




                                                                                                                      10
dan target.                                             metrics and targets.




                                                                                                                      11
DAFTAR TOPIK MATERIAL [GRI 3-2]
List of Material Topics

Pada Laporan Keberlanjutan 2025, daftar topik           In this 2025 Sustainability Report, the Company’s list of
material Perseroan tetap konsisten dengan laporan       material topics remains consistent with the previous
tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa             year’s report. This consistency demonstrates that
prioritas dan isu-isu material yang telah ditentukan    the priorities and material issues identified in the
pada periode pelaporan sebelumnya tetap relevan         prior reporting period remain relevant to the current
dengan situasi terkini dan terus mencerminkan           circumstances and continue to reflect significant
dampak signifikan yang dirasakan oleh Perseroan         impacts experienced by the Company and its
dan para pemangku kepentingan.                          stakeholders.

Topik material ini mencakup 4 (empat) pilar             These material topics encompass 4 (four) main
utama yaitu Ekonomi, Lingkungan, Sosial, dan Tata       pillars: Economic, Environmental, Social, and
Kelola untuk memperkuat pelaksanaan prinsip             Governance to strengthen the implementation of
keberlanjutan.                                          sustainability principles.
Page 66
                            PT Cikarang Listrindo Tbk
64                          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



                           Topik Material
                           Material Topics


                                                     Ekonomi                                        Lingkungan
                                                     Economic                                       Environment

                                         •   Kinerja Ekonomi                              •    Energi
                                             Economic Performance                              Energy
                                         •   Investasi dalam Bisnis Energi Baru           •    Emisi
                                             Investment in New Energy Business                 Emission
                                                                                          •    Air
                                                                                               Water

                                                     Sosial
                                                     Social
                                                                                                    Tata Kelola
                                         •   Kesehatan dan Keselamatan Kerja
                                                                                                    Governance
                                             Occupational Health and Safety
                                         •   Kepuasan Pelanggan                           •    Etika dan Integritas
                                             Customer Satisfaction                             Ethics and Integrity
                                         •   Pengembangan Sumber Daya                     •    Keandalan Jaringan
                                             Manusia                                           Grid Resiliency
                                             Human Capital Development                    •    Manajemen Risiko dan Krisis
                                         •   Pengembangan Masyarakat                           Risk and Crisis Management
                                             Community Development




                           Matriks Topik Material
                           Material Topics Matrix

                                             5,20
     Penting bagi Pemangku Kepentingan




                                             5,00                                                                                   7
                                                                                                                                                        5   4
          Important for Stakeholders




                                                                                                                                             8                             2   1
                                                                                                                                                            6          3
                                             4,80

                                                                                                                       11               10
                                                                                                                                                            9

                                             4,60


                                                                                                          12

                                             4,40




                                             4,20




                                             4,00

                                                    4,00        4,10     4,20      4,30            4,40         4,50         4,60                4,70           4,80               4,90


                                                                                                Penting bagi Perseroan
                                                                                              Important for the Company


                            Keterangan
                            Description

                            1.           Etika dan Integritas                     5. Kepuasan Pelanggan                     9. Pengembangan Sumber Daya Manusia
                                         Ethics and Integrity                        Customer Satisfaction                     Human Capital Development
                            2. Manajemen Risiko dan Krisis                        6. Kinerja Ekonomi                        10. Air
                               Risk and Crisis Management                            Economic Performance                       Water
                            3. Kesehatan dan Keselamatan Kerja                    7. Keandalan Jaringan                     11. Investasi dalam Bisnis Energi Baru
                               Occupational Health and Safety                        Grid Resiliency                            Investment in New Energy Business
                            4. Emisi                                              8. Energi                                 12. Pengembangan Masyarakat
                               Emissions                                             Energy                                     Community Development
Page 67
                                                                  Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                              Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                     65


Daftar lengkap topik material dapat dilihat dalam           The complete list of material topics can be found in




                                                                                                                                    01
tabel berikut:                                              the following table:




                                                                                                                                    02
                                          Batasan | Boundary
                                                [GRI 3-1]




                                                                                                                                  03 About This Report
                                   Kantor
                                                                                        Penjelasan Topik Material
 Topik Material    Referensi     Pusat dan
                                                  Unit                                Explanation of Material Topics
 Material Topics   Reference       Kantor                         Anak
                                              Pembangkit




                                                                                                                                            Tentang Laporan Ini
                                                                                                  [GRI 3-3]
    [GRI 3-2]                     Layanan                      Perusahaan
                                               Generating
                                Head Office                    Subsidiaries
                                                 Units
                                and Service
                                   Offices

Ekonomi
Economic

Kinerja Ekonomi     GRI 201         √             √                 √          Perseroan    diharapkan     untuk  dapat
                                                                               mempertahankan kinerja ekonomi yang
                                                                               solid untuk dapat terus memberikan




                                                                                                                                    04
                                                                               kontribusi positif bagi pemegang saham,
                                                                               kreditur dan masyarakat. Kontribusi yang
                                                                               dihasilkan dari kinerja ekonomi yang baik




                                                                                                                                    05
                                                                               disalurkan melalui pelaksanaan tanggung
                                                                               jawab sosial dan lingkungan (TJSL),
                                                                               peningkatan pengembalian terhadap nilai




                                                                                                                                    06
                                                                               saham, pembayaran kewajiban yang tepat
                                                                               waktu serta peningkatan kesejahteraan
                                                                               karyawan.




                                                                                                                                    07
Economic                                                                       The Company is expected to be able to
Performance                                                                    maintain a solid economic performance
                                                                               in order to continue to make positive




                                                                                                                                    08
                                                                               contributions to the shareholders, creditors
                                                                               and society. Contributions generated
                                                                               through strong economic performance are




                                                                                                                                    09
                                                                               channeled through the implementation
                                                                               of Social and Environmental Responsibility
                                                                               (TJSL), improved returns on shareholder
                                                                               value, timely fulfilment of obligations and




                                                                                                                                    10
                                                                               enhanced employees’ welfare.

Investasi dalam     GRI 203         -             √                 -          Investasi dalam bisnis energi baru merupakan




                                                                                                                                    11
Bisnis Energi                                                                  topik yang penting bagi para pemangku
Baru                                                                           kepentingan. Investasi ini dinilai sebagai
                                                                               strategi penting bagi perusahaan listrik
                                                                               dalam meningkatkan inisiatif keberlanjutan
                                                                               Perseroan serta dukungan terhadap program
                                                                               Pemerintah mencapai Net Zero Emission pada
                                                                               tahun 2060.

Investment in                                                                  Investment in new energy businesses is an
New Energy                                                                     important topic for the stakeholders. This
Business                                                                       investment is considered as an important
                                                                               strategy for electricity companies in increasing
                                                                               the Company’s sustainability initiatives as well
                                                                               as supporting the Government’s program to
                                                                               achieve Net Zero Emissions by 2060.
Page 68
     PT Cikarang Listrindo Tbk
66   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



                                                  Batasan | Boundary
                                                        [GRI 3-1]

                                           Kantor
                                                                                            Penjelasan Topik Material
      Topik Material      Referensi      Pusat dan
                                                          Unit                            Explanation of Material Topics
      Material Topics     Reference        Kantor                      Anak
                                                      Pembangkit                                      [GRI 3-3]
           [GRI 3-2]                      Layanan                   Perusahaan
                                                       Generating
                                        Head Office                 Subsidiaries
                                                         Units
                                        and Service
                                           Offices

     Lingkungan
     Environmental

     Energi                GRI 302          √             √              √         Pengelolaan     energi  merupakan    topik
                                                                                   yang penting bagi Perseroan ditengah
                                                                                   permintaan dunia akan energi bersih.
                                                                                   Kebijakan dan implementasi Perseroan
                                                                                   terhadap     pengelolaan   energi  secara
                                                                                   langsung mempengaruhi pencapaian target
                                                                                   pengurangan emisi karbon Perseroan. Oleh
                                                                                   karena itu, berbagai program pengendalian
                                                                                   penggunaan energi, termasuk penerapan
                                                                                   teknologi ramah lingkungan, telah menjadi
                                                                                   salah satu fokus perusahaan dan juga
                                                                                   dianggap      penting    bagi   pemangku
                                                                                   kepentingan Perseroan.

     Energy                                                                        Energy management is an important topic
                                                                                   for the Company amidst the world’s demand
                                                                                   for clean energy. The Company’s policies
                                                                                   and implementation of energy management
                                                                                   directly influence the achievement of the
                                                                                   Company’s carbon emission reduction
                                                                                   targets. Therefore, various programs to
                                                                                   control energy use, including the application
                                                                                   of environmentally friendly technology, have
                                                                                   become one of the Company’s focuses
                                                                                   and are also considered important for the
                                                                                   Company’s stakeholders.

     Emisi                 GRI 305          √             √              -         Tingginya    perhatian   global   terhadap
                                                                                   emisi, terutama terkait dengan upaya
                                                                                   bersama     melawan     perubahan      iklim,
                                                                                   dianggap oleh pemangku kepentingan
                                                                                   sebagai fokus utama bagi Perseroan dan
                                                                                   pihak-pihak yang terlibat. Laporan ini akan
                                                                                   mengungkapkan berbagai inisiatif, program,
                                                                                   dan inovasi Perseroan yang bertujuan untuk
                                                                                   mengendalikan serta mengurangi emisi dari
                                                                                   kegiatan operasional Perseroan.

     Emissions                                                                     The high global attention to emissions,
                                                                                   especially in relation to the collective efforts
                                                                                   against climate change, is considered by
                                                                                   the stakeholders to become the Company’s
                                                                                   main focus. This report will unveil various
                                                                                   initiatives, programs, and innovations by the
                                                                                   Company aimed at controlling and reducing
                                                                                   emissions from the Company’s operational
                                                                                   activities.

     Air                   GRI 303          √             √              -         Air menjadi salah satu perhatian utama
                                                                                   bagi para pemangku kepentingan Cikarang
                                                                                   Listrindo karena dapat memberikan dampak
                                                                                   langsung kepada kegiatan operasional dan
                                                                                   lingkungan. Ketersediaan dan penggunaan
                                                                                   air secara langsung memengaruhi kegiatan
                                                                                   produksi. Selain itu, kebijakan efisiensi
                                                                                   penggunaan       air,  penerapan   praktik
                                                                                   pembuangan air yang bertanggung jawab
                                                                                   berkontribusi pada upaya konservasi air
                                                                                   disekitar area pembangkit.

     Water                                                                         Water is one of the main concerns for
                                                                                   Cikarang Listrindo’s stakeholders due to its
                                                                                   direct impact on the operational activities
                                                                                   and environment. The availability and use of
                                                                                   water directly affect production activities. In
                                                                                   addition, water use efficiency policies and the
                                                                                   implementation of responsible water disposal
                                                                                   practices contribute to water conservation
                                                                                   efforts around the generating area.
Page 69
                                                                  Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                              Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                     67


                                             Batasan | Boundary




                                                                                                                                   01
                                                   [GRI 3-1]

                                      Kantor
                                                                                        Penjelasan Topik Material




                                                                                                                                   02
 Topik Material     Referensi       Pusat dan
                                                     Unit                             Explanation of Material Topics
 Material Topics    Reference         Kantor                      Anak
                                                 Pembangkit                                       [GRI 3-3]
    [GRI 3-2]                        Layanan                   Perusahaan
                                                  Generating




                                                                                                                                 03 About This Report
                                   Head Office                 Subsidiaries
                                                    Units
                                   and Service
                                      Offices




                                                                                                                                           Tentang Laporan Ini
Sosial
Social

Kesehatan dan        GRI 403           √             √              -          Kesehatan dan keselamatan kerja (K3)
Keselamatan                                                                    merupakan aspek yang penting menurut
Kerja                                                                          pemangku kepentingan Cikarang Listrindo.
                                                                               Perseroan menjalankan prosedur dan
                                                                               kebijakan K3 dengan ketat dan secara
                                                                               berkelanjutan melakukan perbaikan yang
                                                                               inovatif. Perseroan juga menjalankan




                                                                                                                                   04
                                                                               protokol kesehatan yang ketat untuk
                                                                               memastikan keselamatan seluruh karyawan.
                                                                               Komitmen ini tidak hanya melindungi




                                                                                                                                   05
                                                                               para karyawan tetapi juga menciptakan
                                                                               lingkungan kerja yang positif dan produktif.

Occupational                                                                   Occupational health and safety (OHS)




                                                                                                                                   06
Health and                                                                     is an important aspect according to the
Safety                                                                         stakeholders of Cikarang Listrindo. The
                                                                               Company strictly implements procedures




                                                                                                                                   07
                                                                               and policy of OHS policy, and continually
                                                                               creates innovative improvements. The
                                                                               Company also implements strict health




                                                                                                                                   08
                                                                               protocols to ensure the safety of all
                                                                               employees. This commitment not only
                                                                               protects the employees but also creates a




                                                                                                                                   09
                                                                               positive and productive work environment.

Kepuasan             OJK F.30          √             √              -          Kepuasan pelanggan adalah aspek yang
Pelanggan                                                                      sangat krusial untuk Cikarang Listrindo karena




                                                                                                                                   10
                                                                               berdampak langsung kepada kegiatan
                                                                               operasional dan pertumbuhan bisnis. Untuk
                                                                               itu, Cikarang Listrindo terus bertransformasi




                                                                                                                                   11
                                                                               dan berinovasi untuk menjaga kepuasan
                                                                               pelanggan untuk mencapai keberlanjutan
                                                                               bisnis.

Customer                                                                       Customer satisfaction is a crucial aspect
Satisfaction                                                                   for Cikarang Listrindo as it impacts the
                                                                               Company’s operational and business growth.
                                                                               For this reason, Cikarang Listrindo continually
                                                                               transforms and innovates to maintain
                                                                               customer satisfaction to achieve a sustainable
                                                                               business.

Pengembangan       GRI 401, 403,       √             √              √          Pengembangan sumber daya manusia
Sumber Daya         404, 405                                                   dinilai sebagai aspek yang penting oleh
Manusia                                                                        pemangku kepentingan Cikarang Listrindo.
                                                                               Meningkatkan keterampilan dan kompetensi,
                                                                               serta memastikan kesejahteraan tenaga
                                                                               kerja dapat memberikan kontribusi positif
                                                                               kepada kelancaran kegiatan operasional dan
                                                                               keberlanjutan usaha. Selain itu, komitmen
                                                                               Perseroan dalam menciptakan lingkungan
                                                                               kerja yang aman dan nyaman merupakan
                                                                               bagian dari usaha Perseroan dalam program
                                                                               pengembangan sumber daya manusia.

Human Capital                                                                  Human resources development is considered
Development                                                                    as an important aspect by Cikarang
                                                                               Listrindo’s stakeholders. Improving skills
                                                                               and competencies, as well as ensuring the
                                                                               welfare of the workforce, can make a positive
                                                                               contribution to the smooth operational
                                                                               activities and business sustainability. In
                                                                               addition, the Company’s commitment to
                                                                               creating a safe and comfortable working
                                                                               environment is part of the Company’s efforts
                                                                               in its human resources development program.
Page 70
     PT Cikarang Listrindo Tbk
68   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



                                                      Batasan | Boundary
                                                            [GRI 3-1]

                                               Kantor
                                                                                                Penjelasan Topik Material
      Topik Material        Referensi        Pusat dan
                                                              Unit                            Explanation of Material Topics
      Material Topics       Reference          Kantor                      Anak
                                                          Pembangkit                                      [GRI 3-3]
         [GRI 3-2]                            Layanan                   Perusahaan
                                                           Generating
                                            Head Office                 Subsidiaries
                                                             Units
                                            and Service
                                               Offices

     Pengembangan            GRI 413            √             √              -         Tanggung jawab kepada masyarakat
     Masyarakat                                                                        menjadi topik penting bagi pemangku
                                                                                       kepentingan Perseroan. Sebagai perusahaan
                                                                                       listrik yang mengoperasikan dan mengelola
                                                                                       secara langsung aset pembangkit, jalur
                                                                                       transmisi dan jalur distribusi di Kabupaten
                                                                                       Bekasi, maka penting bagi Perseroan untuk
                                                                                       memastikan kesejahteraan masyarakat
                                                                                       di sekitar area operasional terpenuhi.
                                                                                       Perseroan diharapkan dapat memberikan
                                                                                       manfaat ekonomi dan sosial kepada
                                                                                       masyarakat lokal.

     Community                                                                         Responsibility to society is an important
     Development                                                                       topic for the Company’s stakeholders. As an
                                                                                       electricity company that directly operates
                                                                                       and manages its generation assets,
                                                                                       transmission lines and distribution network
                                                                                       in Bekasi Regency, it is important for the
                                                                                       Company to ensure that the welfare of the
                                                                                       community around the operational area is
                                                                                       met. The Company is expected to provide
                                                                                       economic and social benefits to the local
                                                                                       communities.

     Tata Kelola
     Governance

     Etika dan            ACGS Bagian B         √             √              √         Etika dan integritas merupakan aspek
     Integritas              dan D                                                     yang       penting  menurut     pemangku
                                                                                       kepentingan Cikarang Listrindo. Aspek
                                                                                       tersebut dinilai menjadi pondasi dalam
                                                                                       membangun kepercayaan, meningkatkan
                                                                                       kredibilitas, membina hubungan positif, dan
                                                                                       memperkuat reputasi Perseroan. Komitmen
                                                                                       teguh untuk menegakkan nilai-nilai ini
                                                                                       menjadi peran penting dalam membentuk
                                                                                       keterlibatan yang positif dan berkelanjutan
                                                                                       dengan para pemangku kepentingan Kami
                                                                                       yang beragam.

     Ethics and         ACGS Part B and D                                              Ethics and integrity are important aspects for
     Integrity                                                                         the stakeholders of Cikarang Listrindo. These
                                                                                       aspects are considered to be the foundation
                                                                                       for trust building, credibility enhancement,
                                                                                       positive    relationships     fostering,  and
                                                                                       strengthening the Company’s reputation.
                                                                                       The firm commitment to upholding these
                                                                                       values plays a crucial role in shaping positive
                                                                                       and sustainable engagement with our
                                                                                       diverse stakeholder.
Page 71
                                                                         Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                     Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                         69


                                                    Batasan | Boundary




                                                                                                                                        01
                                                          [GRI 3-1]

                                             Kantor
                                                                                               Penjelasan Topik Material




                                                                                                                                        02
 Topik Material         Referensi          Pusat dan
                                                            Unit                             Explanation of Material Topics
 Material Topics        Reference            Kantor                      Anak
                                                        Pembangkit                                      [GRI 3-3]
    [GRI 3-2]                               Layanan                   Perusahaan
                                                         Generating




                                                                                                                                      03 About This Report
                                          Head Office                 Subsidiaries
                                                           Units
                                          and Service
                                             Offices




                                                                                                                                                Tentang Laporan Ini
Keandalan                   SASB:             √             √              -          Menjamin      keandalan     jaringan,  yang
Jaringan                IF-EU-550a.1                                                  meliputi kinerja jaringan dan keamanan
                       IF-EU-550a.2                                                   siber, dianggap merupakan fokus penting
                                                                                      bagi Cikarang Listrindo. Keandalan jaringan
                                                                                      memberikan kontribusi yang positif kepada
                                                                                      kinerja    operasional,   dan     penerapan
                                                                                      langkah-langkah keamanan siber yang baik
                                                                                      dapat melindungi perusahaan dari risiko
                                                                                      operasional. Komitmen terhadap keandalan
                                                                                      jaringan ini tidak hanya melindungi




                                                                                                                                        04
                                                                                      kepentingan dan investasi para pemangku
                                                                                      kepentingan, tetapi juga memperkuat
                                                                                      stabilitas dan keberlanjutan usaha Cikarang




                                                                                                                                        05
                                                                                      Listrindo.

Grid Resiliency                                                                       Ensuring network resiliency, which includes




                                                                                                                                        06
                                                                                      network performance and cyber security,
                                                                                      is considered as an important focus for
                                                                                      Cikarang Listrindo. Grid Resiliency brings
                                                                                      a positive contribution to the operational




                                                                                                                                        07
                                                                                      performance, and the implementation of
                                                                                      good cybersecurity practices which can
                                                                                      protect a company from its operational




                                                                                                                                        08
                                                                                      risks. This commitment to grid resiliency not
                                                                                      only protects the interests and investments
                                                                                      of the stakeholders, but also strengthens




                                                                                                                                        09
                                                                                      the stability and sustainability of Cikarang
                                                                                      Listrindo’s business.

Manajemen           Dokumen Internal:         √             √              √          Manajemen risiko dan krisis merupakan




                                                                                                                                        10
Risiko dan Krisis   • Manual                                                          aspek yang penting menurut pemangku
                      Manajemen                                                       kepentingan Cikarang Listrindo karena
                      Risiko                                                          mempengaruhi      stabilitas operasional.




                                                                                                                                        11
                    • Rencana                                                         Penerapan manajemen risiko dan krisis yang
                      Keberlangsungan                                                 kuat mencerminkan komitmen Perseroan
                      Bisnis Perusahaan                                               terhadap tata kelola yang bertanggung
                                                                                      jawab, yang secara bersamaan menarik
                                                                                      perhatian para pemangku kepentingan.

Risk and Crisis     Internal                                                          Risk and crisis management is an important
Management          Documents:                                                        aspect for the stakeholders of Cikarang
                    • Manual Risk                                                     Listrindo as it impacts the Company’s
                      Management                                                      operational stability. The adoption of a
                    • Corporate                                                       robust crisis and risk management strategy
                      Business                                                        reflects the Company’s commitment to a
                      Continuity Plan                                                 responsible governance, and simultaneously
                                                                                      capturing the attention of the stakeholders.
Page 72
     PT Cikarang Listrindo Tbk
70   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



     Dengan mempertahankan daftar topik material                 By maintaining a consistent list of material topics,
     yang konsisten, Perseroan memastikan fokus                  the Company ensures focus on significant Economic,
     pada dampak Ekonomi, Lingkungan, Sosial, dan                Environmental, Social, and Governance impacts,
     Tata kelola yang signifikan, serta tetap relevan            while remains relevant in supporting sustainability
     dalam mendukung keberlanjutan dan memenuhi                  and meeting stakeholder expectations.
     ekspektasi pemangku kepentingan.



     UMPAN BALIK [OJK G.2]
     Feedback

     Perseroan menyediakan Lembar Umpan Balik                    The Company provides a Feedback Sheet at the end
     di bagian akhir Laporan, sebagai sarana bagi                of this Report, as a means for stakeholders to provide
     pemangku kepentingan dalam memberikan saran                 input and recommendations for the Company to
     dan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas                 improve the quality of its next Sustainability Report.
     laporan selanjutnya.



     AKSES INFORMASI ATAS LAPORAN KEBERLANJUTAN
     Information Access to Sustainability Report

     Perseroan memberikan akses bagi seluruh                     The Company provides access to all stakeholders
     pemangku kepentingan dan pembaca untuk dapat                and readers to access this Sustainability Report
     mengakses Laporan Keberlanjutan ini melalui                 through the Company’s website. In order to improve
     situs web Perseroan. Untuk meningkatkan kualitas            the quality of this Sustainability Report, stakeholders
     Laporan Keberlanjutan ini, pemangku kepentingan             and readers may submit inquiries regarding the
     dan pembaca dapat menyampaikan pertanyaan                   reporting period, the preparation process, or data
     terkait periode pelaporan, proses penyusunan, atau          clarification, as well as, suggestions, ideas, criticisms,
     klarifikasi data, serta saran, ide, kritik, dan tanggapan   and responses by contacting: [GRI 2-3]
     dengan menghubungi: [GRI 2-3]




     PT CIKARANG LISTRINDO TBK
     Sekretaris Perusahaan
     Corporate Secretary

     World Trade Centre 1, lantai 17 | 17th floor
     Jl. Jend. Sudirman Kav. 29-31
     Jakarta 12920, Indonesia

     Telp. | Phone             Surel | Email
     (+62 21) 522 8122         Corpsec@listrindo.com

     Situs Web | Website
     www.listrindo.com
Page 73
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
       Driving Resilience through Sustainability
                                                        71




                                                     01
                                                     02
                                                   03 About This Report
                                                             Tentang Laporan Ini
                                                     04
                                                     05
                                                     06
                                                     07
                                                     08
                                                     09
                                                     10
                                                     11
Page 74
     PT Cikarang Listrindo Tbk
72   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




     Sekilas Tentang
     Cikarang Listrindo
     Cikarang Listrindo at a Glance
Page 75
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
       Driving Resilience through Sustainability
                                                   73
Page 76
     PT Cikarang Listrindo Tbk
74   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



     IDENTITAS PERSEROAN
     Corporate Identity




                                          Lokasi Kantor Pusat [OJK C.2][GRI 2-1]
                                          Location of Headquarters

                                          World Trade Centre 1, Lantai 17
                                          Jl. Jend. Sudirman Kav. 29-31
                                          Jakarta 12920, Indonesia
                                              www.listrindo.com


                                             (62-21) 5228122

                                             corpsec@listrindo.com

                                             PT Cikarang Listrindo Tbk

                                             powr.id

                                             @PTCikarangListrindoTbk

                                                                           [GRI 2-1]   Bentuk Hukum Perusahaan
     Nama Perusahaan [GRI 2-1]                                                                          Company’s Legal Form
     Company Name
                                                                                       Perseroan Terbatas (PT)/Perusahaan
                                                                                     Terbuka (Tbk) tercatat pada Bursa Efek
        PT Cikarang Listrindo Tbk                                                              Indonesia, sejak 14 Juni 2016

                                                                         Limited Liability Company (PT)/Public Company
                                                                            listed (Tbk) on the Indonesia Stock Exchange,
                                                                                                       since June 14, 2016




      Jumlah dan Nama Negara Tempat Beroperasi:                   1 (satu), Indonesia
     Total Area of Operation and Name of the Country:             1 (one), Indonesia
                                             [OJK C.3][GRI 2-1]




                                             Wilayah Operasional:                •      PLTGU Jababeka
                                                                                        Jl. Jababeka Raya Blok R, Cikarang
                                            Location of Operations:
                                                                                        Bekasi 17833, Indonesia
                                                           [OJK C.3][GRI 2-1]
                                                                                 •      PLTG MM-2100
                                                                                        Blok AB-5, Desa Danau Indah, Cikarang Barat
                                                                                        Bekasi 17530, Indonesia

                                                                                 •      PLTU Co-firing Babelan
                                                                                        Kampung Utan, Desa Muara Bakti, Babelan
                                                                                        Bekasi 17610, Indonesia
Page 77
                                                               Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                       Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                               75




                                                                                                                          01
                                                                                                                          02
                                                                                                                          03
                                                                                                                   04 Cikarang Listrindo at a Glance
                                                                                                                                   Sekilas Tentang Cikarang Listrindo
Kegiatan, Merek, Produk,
dan Jasa Perusahaan [OJK C.4, F.29][GRI 2-6]




                                                                                                                          05
Company’s Activities,
Brands, Products, and Services




                                                                                                                          06
Kegiatan      Pembangkitan




                                                                                                                          07
Activities    Generation
              Transmisi




                                                                                                                          08
              Transmission
              Distribusi




                                                                                                                          09
              Distribution

Layanan       Penjualan Tenaga Listrik




                                                                                                                          10
Services      Electric Power Sales
                                                                            Selama tahun 2025, tidak terdapat
                                                                                produk dan layanan Perseroan
Layanan       Penjualan sertifikat energi terbarukan




                                                                                                                          11
                                                                                     yang dilarang dari pasar.
lainnya       The sale of renewable energy certificates
                                                                                      During 2025, none of the
Other         Penjualan layanan pengisian daya kendaraan                     Company's products and services
Support       listrik melalui pembangunan dan pengoperasian                      were prohibited in the market.
Activities    Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKL).
              The sale of electric vehicle charging services
              through the development and operation of Electric
              Vehicle Charging Stations (EVCS).




SEJARAH SINGKAT DAN PERKEMBANGAN
CIKARANG LISTRINDO
A Brief History and Development of Cikarang Listrindo


Informasi mengenai sejarah singkat            Brief history and development of
dan perkembangan Perseroan dapat              the Company can be seen in the 2025
dilihat dalam Laporan Tahunan 2025            Annual Report of PT Cikarang Listrindo Tbk
PT Cikarang Listrindo Tbk pada bab            in the “Company Profile” chapter.
“Profil Perusahaan”.
Page 78
     PT Cikarang Listrindo Tbk
76   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



     VISI, MISI, PILAR, DAN NILAI PERUSAHAAN [OJK C.1]
     Vision, Mission, Pillars, and Corporate Values




     VISI                            Menjadi produsen listrik kelas dunia.

     VISION                          To become a world class power producer.




     MISI                            Unggul dalam industri penyediaan tenaga listrik dengan kerjasama tim yang
                                     baik untuk memenuhi kebutuhan pelanggan akan tenaga listrik yang aman,
                                     andal, bersih, dan efisien dengan cara yang ramah dan profesional.
     MISSION                         To excel in the electricity supply industry with good teamwork to meet our customers’
                                     needs for safe, reliable, clean, and efficient power in a friendly and professional manner.




     PILAR                           Pilar Perseroan disusun untuk menopang secara kokoh kegiatan operasional
                                     untuk mencapai visi dan misi Perseroan. Dalam menjalankan kegiatan
                                     operasionalnya, PT Cikarang Listrindo Tbk menerapkan 4 (empat) pilar sebagai
                                     berikut:
     PILLARS                         The Company’s pillars are established to strongly support the operational activities in
                                     achieving the vision and mission. In carrying out its operational activities, PT Cikarang
                                     Listrindo Tbk implements 4 (four) pillars, as follows:




      Unggul dalam Proses                      Unggul dalam                  Unggul dalam Tata            Unggul dalam Sumber
      Kerja Keberlanjutan                    Hubungan dengan                 Kelola Perusahaan               Daya Manusia
                                           Pemangku Kepentingan
      Excellent Sustainable                 Excellent Stakeholder             Excellent Corporate            Excellent People
             Process                              Relations                      Governance


         Harmonisasi tujuan              Membangun hubungan yang                 Menerapkan etika        Organisasi yang efektif dan
       lingkungan, kesehatan                baik dengan pemangku              yang kuat, kepatuhan         efisien untuk mencapai
          dan keselamatan,                  kepentingan Perseroan              terhadap peraturan,        tujuan Perseroan dengan
        dan keuangan dalam               melalui komunikasi yang jelas,      dan manajemen risiko        menciptakan orang-orang
       menjalankan kegiatan               transparan, dan konsisten,        secara menyeluruh pada         yang bermotivasi tinggi,
          bisnis utama untuk                  untuk mendapatkan             strategi organisasi untuk    mengelola talenta-talenta
         mencapai nilai yang                   kepercayaan dan                  pertumbuhan yang          hebat, dan menanamkan
               maksimal.                  memungkinkan Perseroan                  berkelanjutan.           nilai-nilai untuk menjadi
                                            mengambil keputusan                                             mitra bisnis strategis.
                                             secara holistik dengan
                                          memperhatikan masukan
                                                  dari mereka.

        The harmonization of              Build an excellent relationship       Implement strong             Effective and efficient
        environmental, health             with external stakeholders of      ethic-driven, regulatory      organization to achieve
      and safety, and financial            the Company through clear,          compliance, and risk        the Company's goals by
     objectives in the delivery of         transparent, and consistent      management thoroughly         creating highly motivated
      core business activities to         communication, to gain trust      on organizational strategy     people, managing great
           maximize value.                  and enable the Company            for sustainable growth       talents, and embedding
                                            to make holistic decision-                impact.            values to become strategic
                                            making by concerning the                                           business partners.
                                                inputs from them.
Page 79
                                                                                                     Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                                                     Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                                                                  77




                                                                                                                                                                                            01
                                                                                                                                                                                            02
NILAI PERUSAHAAN




                                                                                                                                                                                            03
CORPORATE VALUES




                                                                                                                                                                                     04 Cikarang Listrindo at a Glance
Perseroan menerapkan nilai perusahaan yang dijadikan pedoman tingkah laku seluruh karyawan




                                                                                                                                                                                                     Sekilas Tentang Cikarang Listrindo
Perseroan, dengan menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan tugasnya dan mempercayai
nilai-nilai berikut:
The Company implements corporate values which are the code of conduct for all employees of the Company,
by upholding integrity in carrying out their duties and belief in the following values:




     S                                                                                     A
                                                     T                                                                                                R



                                                                                                                                                                                            05
                • Membantu
                                                                                            Bertanggung Jawab   • Komitmen
Service




                                                                                 Accountability
     Melayani




                  sesama                                                                                          Commitment
                  Helping others                                                                                • Totalitas




                                                                                                                                                                                            06
                • Peduli                                                                                          Totality
                                                                                                                                                                     • Disiplin
                                                           • Saling




                                                                                                                                                  Dapat Diandalkan
                  Caring
                                   Trustworthiness




                                                                                                                • Perkataan dan
                                                                                                                                                                       Disciplined




                                                                                                                                                                                            07
                                                             menghormati
                • Ketulusan hati                                                                                  tindakan yang
                                                             Mutual respect                                                                                          • Rajin




                                                                                                                                    Reliability
                  Sincerity                                                                                       sejalan
                                                                                                                                                                       Diligent
                                                           • Terikat                                              Walk the talk




                                                                                                                                                                                            08
                                               Tepercaya




                                                             Engagement                                                                                              • Responsif
                                                                                                                • Tanggung jawab
                                                                                                                                                                       Responsive
                                                           • Sinergi                                              Responsibility




                                                                                                                                                                                            09
                                                             Synergy
                                                           • Jujur
                                                             Honesty




                                                                                                                                                                                            10
                                                                                                                                                                                            11

Kajian Visi, Misi, Pilar, dan Nilai                                           Review of Vision, Mission, Pillars, and
Perusahaan oleh Manajemen Kunci                                               Corporate Values of the Company by
                                                                              Key Management
Visi, misi, pilar, serta nilai perusahaan merupakan                           The company’s vision, mission, pillars, as well as
bagian yang fundamental dari Perseroan                                        its values are fundamental parts of the Company,
sebagaimana tercantum dalam dokumen                                           as stated in the internal Quality Manual document
internal Quality Manual yang ditetapkan oleh                                  established by the Company’s Board of Directors.
Direksi Perseroan.

Perseroan memastikan kesesuaian pilar dan                                     The Company ensures the alignment of its
elemen Perseroan agar dapat tetap sejalan                                     pillars and elements to consistently support the
mendukung pencapaian visi dan misi di                                         achievement of its vision and mission amidst
tengah lingkungan yang selalu berubah. Pada                                   the ever-changing environment. In 2022, the
tahun 2022, Perseroan memasukkan unsur                                        Company incorporated sustainability aspects
keberlanjutan pada pilar dan elemen dalam                                     into the pillars and elements in its work processes.
proses kerja Perseroan. Hal ini dilakukan guna                                These adjustments are made to strengthen the
memperkuat keberlanjutan Perseroan secara                                     Company's overall sustainability.
keseluruhan.
Page 80
     PT Cikarang Listrindo Tbk
78   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



     WILAYAH OPERASIONAL DAN PASAR YANG DILAYANI [OJK C.2, C.4][GRI 2-1]
     Operation Area and Market Served

     Secara geografis, wilayah operasional dan layanan        Secara geografis, wilayah operasional dan layanan
     Cikarang Listrindo adalah sebagai berikut:               Cikarang Listrindo adalah sebagai berikut:




                                               PLTU Co-firing Babelan
                                               280 MW (termasuk | include 70 MW co-firing)                           KABUPATEN
                                                                                                                     KARAWANG
                                                                                                                     KARAWANG
                                                                                                                      REGENCY




                                                                   Transmisi | Transmission
                                                                   ±60 kms | ckm




                                                                               KABUPATEN BEKASI
                                                                                BEKASI REGENCY
  DKI
JAKARTA

                                                                                        PLTGU Jababeka
                   KOTAMADYA                                                            755 MW

                     BEKASI
                     BEKASI
                   MUNICIPALITY
                                                                               Kawasan Industri Jababeka
                         PLTG MM-2100                                          Jababeka Industrial Estate

                         109 MW
                                                                                                   Distribusi | Distribution
                                                                                                   ±1.979 kms | ckm


                                                                                  Lippo Cikarang
                                                                          Hyundai Inti Development


                                                                    East Jakarta Industrial Park
                       PLTS | Solar Power
                       45,7 MWp                                 MM-2100
Page 81
                                                                Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                        Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                79


Perseroan melayani basis pelanggan yang                   The Company serves a diverse customer




                                                                                                                           01
beragam, meliputi pelanggan industri, non-industri,       base,     comprising     industrial,  non-industrial,
dan institusional. Pelanggan industri dan non-            and institutional customers. Industrial and




                                                                                                                           02
industri merupakan pelanggan yang mengonsumsi             non-industrial customers consume electricity
listrik di 5 (lima) kawasan industri yang dilayani oleh   within the 5 (five) industrial estates served by the
Perseroan. Selain itu, Perseroan memiliki 1 (satu)        Company. In addition, the Company has 1 (one)




                                                                                                                           03
pelanggan institusional, yaitu PT Perusahaan              institutional customer, namely PT Perusahaan Listrik
Listrik Negara (Persero) (PLN) yang merupakan             Negara (Persero) (PLN), a state-owned enterprise




                                                                                                                    04 Cikarang Listrindo at a Glance
badan usaha milik negara yang berperan sebagai            that serves as the national electricity provider in
penyedia listrik nasional sesuai kebutuhan sistem         accordance with the needs of Indonesia’s power




                                                                                                                                    Sekilas Tentang Cikarang Listrindo
kelistrikan Indonesia, dengan kerjasama yang              system, with the cooperation governed under a
diatur dalam Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik untuk    Power Purchase Agreement for a specified contract
jangka waktu kontrak tertentu sesuai dengan syarat        period in accordance with the applicable terms
dan ketentuan yang berlaku.                               and conditions.

Pada tahun 2025, lebih kurang 90,0% dari total            In 2025, approximately 90.0% of the Company’s
penjualan Perseroan ditujukan kepada pelanggan            total sales were allocated to industrial customers,
industri, sedangkan lebih kurang 10,0% ditujukan          while approximately 10.0% were allocated to the
kepada pelanggan institusional, yaitu PLN.                institutional customer, namely PLN.



JARINGAN TRANSMISI DAN DISTRIBUSI [EU4]




                                                                                                                           05
Transmission and Distribution Networks




                                                                                                                           06
Perseroan memiliki dan mengoperasikan jaringan            The Company owns and operates transmission
transmisi dan distribusi dengan mengacu pada              and distribution networks, referring to Indonesia’s




                                                                                                                           07
kerangka regulasi ketenagalistrikan di Indonesia yang     electricity regulatory framework governing the
mengatur penyelenggaraan usaha ketenagalistrikan          electricity supply business, including transmission




                                                                                                                           08
termasuk    kegiatan    transmisi    dan    distribusi,   and distribution activities, as stipulated in Law
sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 30             No. 30 of 2009 on Electricity and Government
Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan dan Peraturan        Regulation No. 14 of 2012, as amended.




                                                                                                                           09
Pemerintah No. 14 Tahun 2012 beserta perubahannya.

Perseroan menyajikan panjang jaringan dalam km            The Company presents network length in circuit-




                                                                                                                           10
sirkuit untuk menggambarkan total panjang jaringan        km to reflect the total operated network length,
yang dioperasikan, dengan memperhitungkan                 taking into account the number of circuits in the




                                                                                                                           11
jumlah sirkuit pada sistem transmisi dan jumlah           transmission system and the number of feeders in
feeder pada sistem distribusi.                            the distribution system.

Data panjang jaringan transmisi bersumber dari            Transmission network length data is sourced from
Sertifikat Laik Operasi (SLO) dan direkonsiliasi          the Certificate of Operational Fitness (SLO) and is
dengan data teknis internal Perseroan. Data               reconciled with the Company’s internal technical
panjang jaringan distribusi bersumber dari                data. Distribution network length data is derived
register aset aktual pada sistem GIS (Geographic          from the actual asset register in the GIS (Geographic
Information System) & Asset Management, yang              Information System) & Asset Management systems,
direkonsiliasi secara berkala terhadap perubahan          and is periodically reconciled against asset
aset     (penambahan/relokasi/retirement)   guna          changes (additions/relocations/retirements) to
menjaga akurasi data.                                     maintain data accuracy.
Page 82
     PT Cikarang Listrindo Tbk
80   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



     Per 31 Desember 2025, panjang jaringan transmisi                            As of 31 December 2025, the lengths of the
     dan distribusi Perseroan tercatat sebagai berikut:                          Company’s transmission and distribution networks
                                                                                 were recorded as follows:

            Kategori Tegangan                     Jenis Jaringan                        Penempatan                      Panjang (km sirkuit)*
             Voltage Category                     Type of Network                        Installation                    Length (circuit-km)

      Tegangan Tinggi                     Jalur Transmisi 150kV                  Di Atas Tanah                     ±60 kms | ckm
      High Voltage                        Transmission Lines 150kV               Overhead Lines

      Tegangan Menengah                   Kabel Distribusi 20kV                  Di Bawah Tanah                    ±1.979 kms | ckm
      Medium Voltage                      Distribution Cables 20kV               Underground Cables

     *) km sirkuit = satuan panjang jaringan yang memperhitungkan jumlah sirkuit/feeder yang dioperasikan pada suatu rute.
        circuit-km = a unit of network length that reflects the number of circuits/feeders operated along a route.



     Sistem transmisi listrik Perseroan terdiri dari dua                         The Company’s electricity transmission system
     sirkuit utama yang menghubungkan tiga gardu                                 consists of two main circuits connecting three
     induk tegangan tinggi 150 kV, yaitu PLTGU Jababeka,                         high-voltage substations at 150 kV, namely PLTGU
     PLTG MM-2100, dan PLTU Co-firing Babelan. Dalam                             Jababeka, PLTG MM-2100, and PLTU Co-firing
     sistem ini, listrik disalurkan dalam bentuk arus bolak-                     Babelan. In this system, electricity is transmitted
     balik (AC) dengan tegangan tinggi menggunakan                               as alternating current (AC) at high voltage using a
     sistem tiga fasa.                                                           three-phase system.

     Sistem tiga fasa adalah metode umum dalam                                   The three-phase system is a common method
     transmisi dan distribusi listrik, di mana aliran listrik                    in electricity transmission and distribution, where
     dibagi menjadi tiga fasa yang berurutan. Sistem                             the electrical flow is divided into three sequential
     ini lebih efisien dibandingkan sistem satu fasa                             phases. This system is more efficient than a
     karena dapat mengalirkan daya lebih besar dengan                            single-phase system as it can transmit greater
     kehilangan energi yang lebih rendah, sehingga                               power with lower energy losses, ensuring a reliable
     memastikan keandalan pasokan listrik bagi                                   electricity supply for the Company’s customers.
     pelanggan Perseroan.

     Sistem distribusi Perseroan menerapkan konfigurasi                          The Company’s distribution system applies a spindle
     jaringan spindle, dengan pasangan satu feeder                               network configuration, with a 1:1 pairing of one
     backup untuk satu feeder utama (rasio 1:1),                                 back-up feeder for one main feeder, and additional
     serta tambahan penguatan keandalan melalui                                  reliability reinforcement through a 1:5 configuration
     penerapan satu feeder backup untuk setiap lima                              of one back-up feeder for every five main feeders.
     feeder utama (rasio 1:5).

     Perseroan memiliki infrastruktur transmisi dan                              The Company has transmission and distribution
     distribusi untuk melayani berbagai jenis pelanggan                          infrastructure to serve various types of customers
     sesuai dengan titik sambungan jaringan yang                                 based on the connection points utilized. The following
     digunakan. Berikut adalah pembagian jenis akun                              are the types of the Company’s customer based on
     pelanggan Perseroan berdasarkan titik sambungan                             point of connection in 2025: [EU3]
     pada tahun 2025: [EU3]


                                                                                       Titik Sambungan Jaringan
                   Jenis Pelanggan                                                          Point of Connection
                   Type of Customer                                     Transmisi                                        Distribusi
                                                                      Transmission                                      Distribution

      Industri dan Non-Industri
                                                                             -                                               2.894
      Industrial and Non-Industrial

      Institusional
                                                                             1                                                 -
      Institutional
Page 83
                                                             Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                      Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                81


AKTIVITAS, RANTAI NILAI, DAN HUBUNGAN BISNIS LAINNYA




                                                                                                                         01
[GRI 2-6]


Activities, Value Chain, and Other Business Relationships




                                                                                                                         02
Sebagai perusahaan pemegang “Izin Usaha                As a holder of an “Integrated Business Permit




                                                                                                                         03
Penyediaan Tenaga Listrik untuk Kepentingan Umum       to Supply Electricity to Public (IUPTLU)” and in
(IUPTLU) Terintegrasi” dan sesuai Penetapan Wilayah    accordance with the Business Area Determination




                                                                                                                  04 Cikarang Listrindo at a Glance
Usaha oleh Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan       by the Directorate General of Electricity - Ministry
- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral           of Energy and Mineral Resources of the Republic




                                                                                                                                  Sekilas Tentang Cikarang Listrindo
Republik Indonesia, Perseroan secara eksklusif         of Indonesia, the Company exclusively serves and
melayani dan memasok listrik ke pelanggan              supplies electricity to industrial customers in 5 (five)
industri di 5 (lima) kawasan industri yang meliputi    industrial estates, i.e Jababeka, MM-2100, EJIP,
Jababeka, MM-2100, EJIP, Hyundai Inti Development      Hyundai Inti Development and Lippo Cikarang.
dan Lippo Cikarang.

Rantai nilai Perseroan mencakup seluruh proses         The Company's value chain encompasses the
dari aktivitas hulu hingga hilir, dimulai dari         entire process from upstream to downstream
pengadaan sumber energi, pengoperasian dan             activities, starting from energy sourcing, power
pemeliharaan pembangkitan, hingga penyaluran           plant operations, maintenance, to electricity
listrik kepada pelanggan industri dan institusional.   distribution to industrial and institutional customers.
Pada sisi hulu, Perseroan memastikan ketersediaan      At the upstream side, the Company ensures




                                                                                                                         05
bahan bakar dan teknologi pembangkit yang              the availability of fuels and reliable generation
andal. Pada sisi hilir, Perseroan memastikan           technology. At the downstream side, the Company
keandalan pasokan melalui pengoperasian                ensures supply reliability through the operation of




                                                                                                                         06
jaringan transmisi dan distribusi milik Perseroan      its transmission and distribution networks, as well
serta pengembangan infrastruktur pendukung             as the development of supporting infrastructure




                                                                                                                         07
yang sejalan dengan transisi energi.                   aligned with the energy transition.

Pada sisi hulu, rantai nilai Perseroan didukung        On the upstream side, the Company's value




                                                                                                                         08
oleh pemasok utama yang menyediakan gas                chain is supported by key suppliers that provide
alam dan batubara sebagai bahan bakar utama            natural gas and coal as primary fuels for power




                                                                                                                         09
pembangkitan. Perseroan memanfaatkan biomassa          generation. The Company utilizes biomass as
sebagai sumber energi terbarukan melalui skema         a renewable energy source through a co-firing
co-firing. Dalam operasional tertentu, Perseroan       scheme. In certain operations, the Company




                                                                                                                         10
menggunakan biodiesel sebagai bahan bakar              also uses biodiesel as a substitute fuel for power
substitusi pembangkitan. Selain itu, Perseroan         generation. In addition, the Company operates the




                                                                                                                         11
juga mengoperasikan PLTS sebagai bagian dari           solar power as part of strengthening its renewable
penguatan portofolio energi terbarukan dan transisi    energy portfolio and supporting the transition
menuju bauran energi yang lebih bersih.                toward a cleaner energy mix.

Pada sisi hilir, energi listrik yang dihasilkan        On the downstream side, the electricity generated
didistribusikan kepada pelanggan melalui jaringan      is distributed to customers through an efficient
transmisi dan distribusi yang efisien, didukung        transmission and distribution network, supported
infrastruktur dan teknologi untuk meningkatkan         by infrastructure and technology that enhance the
efisiensi energi dan keberlanjutan operasional.        energy efficiency and operational sustainability.
Perseroan juga menyediakan Sertifikat Energi           The    Company       also  provides     International
Terbarukan Internasional (I-REC) yang bersumber        Renewable Energy Certificates (I-REC) sourced
dari pembangkitan listrik energi terbarukan yang       from renewable energy generation derived
berasal dari biomassa, untuk mendukung pelanggan       from biomass, enabling the customers or third
atau pihak ketiga dalam upaya pengimbangan emisi       parties to offset the Scope 2 emissions as part of
Scope 2 sebagai bagian dari upaya keberlanjutan        sustainability and decarbonisation efforts.
dan dekarbonisasi.

Selain aktivitas utama di hulu dan hilir, Perseroan    Beyond its core upstream and downstream
juga menjalin hubungan strategis dengan mitra          activities, the Company also forges strategic
bisnis lainnya, seperti penyedia teknologi untuk       relationships with other business partners, such
efisiensi energi, pengembang infrastruktur, dan        as providers of energy efficiency technology,
pihak-pihak yang berkontribusi dalam operasional       infrastructure   development       partners,    and
berkelanjutan.     Kolaborasi   ini   mendukung        stakeholders contributing to sustainable operations.
Page 84
     PT Cikarang Listrindo Tbk
82   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



     peningkatan keandalan pasokan listrik sekaligus          This collaboration enhances power supply reliability
     memastikan pencapaian target Lingkungan, Sosial,         while ensuring the achievement of the Company’s
     dan Tata Kelola (ESG) Perseroan.                         Environmental, Social, and Governance (ESG) targets.

     Sepanjang     tahun     2025,  Perseroan terus           Throughout 2025, the Company has continued
     memperluas rantai nilainya melalui penguatan             expanding its value chain by strengthening
     portofolio energi terbarukan dan pengembangan            its renewable energy portfolio and developing
     infrastruktur pendukung untuk transisi energi            supporting    infrastructure for a sustainable
     yang berkelanjutan.                                      energy transition.

     Upaya ini mencakup peningkatan pemanfaatan               These efforts include increasing the utilization
     energi terbarukan dari biomassa melalui PLTU             of renewable energy from biomass through the
     Co-firing Babelan, dengan peningkatan kapasitas          PLTU Co-firing Babelan, with co-firing capacity
     co-firing dari 28 MW menjadi 70 MW per                   expanded from 28 MW to 70 MW as of December
     Desember 2025. Seiring dengan itu, energi listrik yang   2025. In parallel, the electricity generation from
     dihasilkan dari pemanfaatan biomassa sepanjang           biomass throughout 2025 was also increased by
     tahun 2025 juga meningkat 155,5% dari 80 GWh di          155.5% from 80 GWh in 2024 to 205 GWh in 2025.
     tahun 2024 menjadi 205 GWh di tahun 2025.

     Perseroan juga telah menambah kapasitas                  The Company also added 9.9 MWp of Solar Power
     PLTS sebesar 9,9 MWp sehingga total kapasitas            capacity, bringing the total installed and operated
     PLTS    yang      terpasang   dan    dioperasikan        Solar Power capacity to 45.7 MWp as of December
     mencapai 45,7 MWp per Desember 2025, serta               2025, and expanded electric vehicle infrastructure
     mengembangkan infrastruktur kendaraan listrik            by adding 22 Electric Vehicle Charging Stations
     melalui penambahan 22 unit Stasiun Pengisian             (EVCS), resulting in a total of 31 installed units
     Kendaraan Listrik (SPKL) sehingga total SPKL             as of December 2025. In addition, the Company
     terpasang menjadi 31 unit terpasang per Desember         supports customers through the provision of
     2025. Selain itu, Perseroan mendukung pelanggan          international renewable energy certificates (I-REC).
     melalui penyediaan sertifikat energi terbarukan
     internasional (I-REC).

     Rangkaian inisiatif ini merupakan bagian dari            These series of initiatives form part of the
     implementasi Carbon Roadmap Perseroan yang               Company’s Carbon Roadmap implementation,
     dijelaskan lebih lanjut pada Laporan Keberlanjutan       which is further described in this 2025 Sustainability
     2025 ini dalam Bab “Pengelolaan Lingkungan               Report under the “Sustainable Environmental
     yang Berkelanjutan”, serta memperkuat peran              Management” chapter, and strengthen the
     Perseroan dalam mendukung transisi energi yang           Company’s role in supporting a cleaner and more
     lebih bersih dan berkelanjutan.                          sustainable energy transition.

     Selama periode laporan, tidak terdapat perubahan         During the reporting period, there were no
     signifikan pada skala usaha, kegiatan usaha,             significant changes in the scale of operations,
     termasuk organisasi dan rantai pasokan. [OJK C.6]        business activities, including the organization and
                                                              supply chain. [OJK C.6]

     Pertumbuhan penjualan Perseroan sangat erat              The Company's revenue is highly influenced by the
     dipengaruhi oleh tingkat konsumsi listrik di 5           electricity consumption in the 5 (five) industrial
     (lima) kawasan industri yang dilayani Perseroan.         estates where the Company serves. Electricity
     Peningkatan konsumsi listrik dipengaruhi oleh 2          consumption growth is influenced by 2 (two) factors,
     (dua) faktor, yaitu melalui tambahan konsumsi            through the additional electricity consumption from
     listrik dari pelanggan existing (melalui penambahan      existing customers (through addition of capacity)
     daya) maupun tambahan konsumsi listrik dari              and the additional electricity consumption from new
     pelanggan baru (melalui kapasitas baru).                 customers (through new capacity).

     Lebih kurang 63,9% dari pelanggan Perseroan              About 63.9% of the Company’s customers are
     merupakan       perusahaan   multinasional   yang        multinational companies from countries such
     berasal dari negara-negara seperti Amerika               as United States, Japan, South Korea, Taiwan,
     Serikat, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, negara-          ASEAN countries and European countries.
     negara ASEAN dan negara-negara Eropa, dengan             Most customers operate in light and medium
     profil industri yang didominasi manufaktur ringan        manufacturing such as automotive, electronics,
     dan menengah seperti industri otomotif, elektronik,      plastic, food, chemical, consumer goods, heavy
     plastik, makanan, kimia, barang konsumen, industri       industry, and others, as well as a rapidly growing
     berat, dan lainnya, serta industri yang tengah           industry, namely data center.
     berkembang pesat, yaitu industri pusat data.
Page 85
                                                           Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                   Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                           83


SKEMA PENYALURAN TENAGA LISTRIK [OJK C.3][EU1]




                                                                                                                      01
Power Distribution Scheme




                                                                                                                      02
                                                                                                                      03
    Pembangkit Listrik




                                                                                                               04 Cikarang Listrindo at a Glance
    Power Generation




                                                                                                                               Sekilas Tentang Cikarang Listrindo
    Perseroan memiliki dan mengoperasikan            The Company owns and operates power
    pembangkit listrik dengan rincian per            plants with the following details as of
    31 Desember 2025 sebagai berikut:                December 31, 2025:
    a. Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap         a. Gas and Steam Power Plant (PLTGU) in
       (PLTGU) di Jababeka berkapasitas 755 MW.         Jababeka with a capacity of 755 MW.
    b. Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di       b. Gas-Fired Power Plant (PLTG) in MM-2100
       MM-2100 berkapasitas 109 MW.                     with a capacity of 109 MW.
    c. Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)          c. Steam Power Plant (PLTU) Co-firing in
       Co-firing di Babelan berkapasitas 280 MW,        Babelan with a capacity of 280 MW,
       termasuk 70 MW yang menerapkan                   including 70 MW implementing co-firing.




                                                                                                                      05
       co-firing.
    d. PLTS pada fasilitas Perseroan dan fasilitas   d. Solar Power at the Company's and




                                                                                                                      06
       pelanggan    dengan      total  kapasitas        customers’ facilities with a total capacity
       terpasang 45,7 MWp.                              of 45.7 MWp.




                                                                                                                      07
    Total   kapasitas    terpasang   Perseroan       The Company's total installed capacity
    mencapai 1.189,7 MW, termasuk 115,7 MW           reached 1,189.7 MW, including 115.7 MW
    sebagai    kapasitas    energi terbarukan,       of renewable energy capacity, making




                                                                                                                      08
    menjadikan    Perseroan    sebagai   salah       it one of the largest Private Power Utility
    satu Private Power Utility (PPU) terbesar        (PPU) in Indonesia.		




                                                                                                                      09
    di Indonesia.

    Bahan bakar utama dan bahan bakar                The main fuels and supporting fuels for




                                                                                                                      10
    pendukung PLTGU dan PLTG adalah gas alam         PLTGU and PLTG are natural gas and
    dan biodiesel; sedangkan PLTU menggunakan        biodiesel; meanwhile PLTU uses coal and




                                                                                                                      11
    batubara dan biomassa, berupa cangkang           biomass; in the form of palm kernel shells
    sawit dan serpihan kayu, yang digunakan          and woodchips, which are used in co-firing
    dalam co-firing PLTU untuk menggantikan          PLTU to replace some portion of coal.
    sebagian batubara.

    Co-firing PLTU dan PLTS merupakan bagian         Co-firing PLTU and Solar Power are part of
    dari upaya pengurangan emisi gas rumah           the Company's greenhouse gas emission
    kaca Perseroan yang dilakukan sejak              reduction efforts since 2019.
    tahun 2019.




                                                                   Biomass
Page 86
     PT Cikarang Listrindo Tbk
84   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




           Transmisi
           Transmission

            Perseroan memiliki dan mengoperasikan jalur                       The Company owns and operates 150 kV
            transmisi listrik 150 kV yang menghubungkan                       electricity transmission line that connect the
            ke-3 (tiga) lokasi pembangkit tenaga listrik,                     3 (three) power plant locations, which is one
            yang merupakan salah satu transmisi                               of the longest transmission lines owned by
            terpanjang yang dimiliki PPU di Indonesia.                        a PPU in Indonesia. The Company also owns
            Perseroan juga memiliki dan mengoperasikan                        and operates a separate transmission line to
            jalur transmisi terpisah untuk memasok listrik                    supply electricity to PLN.
            kepada PLN.




                                                                        Transmisi & Distribusi
                                                                                                                      Pelanggan Industri
                            PLTGU Jababeka                            Transmission & Distribution
                                                                                                                      Industrial Customers




             PLTG MM-2100


                                                                                                                      Pelanggan Institusional
                                                                                                                       Institutional Customer




                        PLTU Co-Firing Babelan




                                                                                                    Catatan | Note:
                                                                                                           Kabel distribusi 20 kV
                                                                                                           20 kV distribution cables
                                                 PLTS | Solar Power
                                                                                                           Pembangkit Listrik
                                                                                                           Power Generation




           Distribusi
           Distribution

            Perseroan memiliki dan mengoperasikan                             The Company owns and operates 20 kV
            jaringan distribusi listrik 20 kV untuk memasok                   electricity distribution network to supply
            listrik kepada pelanggan di 5 (lima) kawasan                      power to the customers in 5 (five) industrial
            industri.                                                         estates.
Page 87
                                                             Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                     Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                             85


RANTAI PASOKAN [GRI 2-6]




                                                                                                                        01
Supply Chain




                                                                                                                        02
Keberhasilan Perseroan menjalankan usahanya            The Company’s success in conducting its




                                                                                                                        03
selama lebih dari 3 (tiga) dekade juga ditopang        business for more than 3 (three) decades is
oleh adanya dukungan dan kepercayaan dari              also supported by the support and trust of its
para pemasok. Kami bekerja sama dengan para            suppliers. We work closely with all suppliers to




                                                                                                                 04 Cikarang Listrindo at a Glance
pemasok untuk memastikan bahwa kegiatan usaha          ensure that our business activities run smoothly
kami dapat berjalan dengan lancar dan mampu            and are able to meet our customers’ demand.




                                                                                                                                 Sekilas Tentang Cikarang Listrindo
memenuhi permintaan pelanggan kami.

Pasokan energi Perseroan berasal dari pemasok          The Company's energy supply comes from national
nasional. Pasokan gas alam disuplai oleh dua           suppliers. Natural gas is supplied by two main
pemasok utama, yaitu PT Pertamina EP (Pertamina)       providers, namely PT Pertamina EP (Pertamina)
dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk             and PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk
(PGN). Pasokan batubara diperoleh dari beberapa        (PGN). Coal supply is sourced from several national
pemasok nasional, di antaranya PT Antang Gunung        suppliers, including PT Antang Gunung Meratus,
Meratus, PT Adaro Indonesia, dan PT Kideco             PT Adaro Indonesia, and PT Kideco Jaya Agung.
Jaya Agung.

Untuk biomassa, pasokan cangkang sawit dan             For biomass, palm kernel shells and woodchips




                                                                                                                        05
serpihan kayu diperoleh dari pemasok nasional,         are procured from national suppliers, including
termasuk berbagai pabrik (mill) dan pedagang           various mills and traders. Palm kernel shells are
(trader). Cangkang sawit bersumber dari wilayah        sourced from Sumatra and Kalimantan, while




                                                                                                                        06
Sumatera dan Kalimantan, sedangkan serpihan            woodchips come from West Java, Banten, and
kayu berasal dari Jawa Barat, Banten, dan              Lampung. Biodiesel supply is sourced from two




                                                                                                                        07
Lampung. Pasokan biodiesel bersumber dari dua          main providers, namely PT Aluna Bina Tribumi and
pemasok utama, yaitu PT Aluna Bina Tribumi dan         PT Indomobil Prima Energi. 		




                                                                                                                        08
PT Indomobil Prima Energi.

Pengelolaan pengadaan dan evaluasi kinerja para        Procurement management and performance




                                                                                                                        09
pemasok, dilakukan oleh Departemen Pengadaan           evaluation of suppliers are carried out by the
dengan melibatkan departemen lain yang terkait.        Procurement Department by involving other related




                                                                                                                        10
Pelibatan departemen lain dilakukan untuk              departments. The engagement of other departments
memastikan bahwa proses pengadaan telah sesuai         aims to ensure that the procurement process is in
dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.       accordance with the principles of good corporate




                                                                                                                        11
Sejak tahun 2023, Perseroan memasukkan kriteria        governance. Since 2023, the Company includes
ESG dalam proses pengadaan serta menetapkan            ESG criteria into the procurement process and
persyaratan bagi pemasok untuk berkomitmen             established requirements for suppliers to commit to
pada kebijakan ESG dan tujuan keberlanjutan            the Company’s ESG policies and sustainability goals,
Perseroan, terutama untuk para pemasok utama.          particularly for the major suppliers.

Sebagai bagian dari standar seleksi pemasok,           As part of the supplier selection standards, the
Perseroan juga mewajibkan calon pemasok                Company also requires prospective suppliers to
untuk memenuhi persyaratan Contractor Safety           comply with the Contractor Safety Management
Management System (CSMS). CSMS bertujuan               System (CSMS). CSMS aims to ensure that suppliers
untuk memastikan bahwa pemasok memiliki                have an occupational safety management
sistem manajemen keselamatan kerja yang sesuai         system that aligns with the Company's standards,
dengan standar Perseroan, guna meminimalkan            minimizing the risk of accidents and enhancing
risiko kecelakaan dan meningkatkan keselamatan         operational safety in the workplace.
operasional di lingkungan kerja.

Evaluasi CSMS mencakup aspek kepatuhan terhadap        The CSMS evaluation covers compliance with
regulasi keselamatan, penerapan prosedur kerja         safety regulations, the implementation of safe
aman, kualifikasi tenaga kerja, serta kesiapan         work     procedures,     workforce     qualifications,
dalam menangani keadaan darurat. Dengan                and emergency preparedness. Through the
penerapan CSMS, Perseroan memastikan bahwa             implementation of CSMS, the Company ensures
setiap pemasok tidak hanya memenuhi aspek              that every supplier not only meets the quality and
kualitas dan keberlanjutan tetapi juga berkontribusi   sustainability standards but also contributes to the
dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman           creation of a safe and reliable work environment.
dan andal.
Page 88
     PT Cikarang Listrindo Tbk
86   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



     Seluruh pemasok dan kontraktor Perseroan yang terlibat       All of the Company’s suppliers and contractors
     untuk pengadaan barang dan jasa juga diwajibkan              involved in the process of procuring goods and
     untuk menandatangani Pakta Integritas sebagai                services are required to sign the Integrity Pact as
     bentuk usaha Perseroan untuk mengimplementasikan             the Company’s effort to implement good corporate
     tata kelola perusahaan yang baik, sehubungan                 governance in the context of implementing control
     dengan implementasi pengendalian praktik gratifikasi,        over gratification, corruption, collusion, and nepotism
     korupsi, kolusi, dan nepotisme.                              practices.

     Dalam menjaga hubungan dengan pemasok,                       In maintaining relationships with suppliers, the
     Perseroan menjalankan kebijakan rantai pasokan               Company applies an efficient and effective supply
     (supply chain) yang efisien dan efektif dengan               chain policy by implementing a transparent goods
     menerapkan kebijakan pengadaan barang dan                    and services procurement policy. This policy also
     jasa yang transparan. Kebijakan ini juga menjadi             works as the main reference for all procurement
     acuan utama semua aktivitas pengadaan dalam                  activities within the Company and all suppliers.
     Perseroan dan juga untuk seluruh pemasok.

     Pemasok      perlu   terdaftar  di  Departemen               Suppliers must be registered with the Procurement
     Pengadaan dan lulus seleksi pengadaan untuk                  Department and pass the procurement selection
     dapat bekerja sama dengan Perseroan. Selain                  process to collaborate with the Company. In
     klasifikasi berdasarkan barang atau jasa yang                addition to the classification based on the goods
     dipasok,    Perseroan    juga  mengklasifikasikan            or services supplied, the Company also classifies
     pemasok berdasarkan letak geografis domisili                 its suppliers based on the geographical location of
     mereka.                                                      their domiciles.

     Perseroan mengutamakan pemasok nasional,                     The Company prioritizes national suppliers, who
     yaitu mereka yang berdomisili dan menghasilkan               are domiciled and produce goods and services
     produk barang dan jasanya di Indonesia, termasuk             within   Indonesia, including   local      suppliers
     di dalamnya adalah pemasok lokal yang berada di              around the Cikarang and Babelan areas. Local
     sekitar kawasan Cikarang dan Babelan. Pemasok-               suppliers are generally on the scale of Micro,
     pemasok lokal umumnya masih berskala Usaha                   Small and Medium Enterprises (MSMEs) and
     Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan tergolong padat              considered as labor intensive, located around
     karya, yang berlokasi di sekitar area operasional            the Company’s operational areas, namely
     Perseroan yaitu di Jababeka, MM-2100, dan Babelan.           Jababeka, MM-2100, and Babelan. [GRI 204-1]
     [GRI 204-1]


     Apabila pemasok nasional tidak mampu memenuhi                When the national suppliers are unable to meet
     kebutuhan, maka Perseroan akan menggandeng                   the required needs, the Company will partner with
     pemasok asing. Uraian lengkap tentang rantai                 foreign suppliers. Complete descriptions of the
     pasokan dan nilai kontraknya selama tahun                    supply chain and contract value during the reporting
     pelaporan disajikan dalam tabel berikut: [GRI 204-1]         year are presented in the following table: [GRI 204-1]


                                                                                 Nilai Pekerjaan
                                  Jumlah Pemasok           % Pemasok                                      % Nilai Pekerjaan
           Jenis Pemasok                                                       (dalam jutaan Rp)
                                 Number of Suppliers      % of Suppliers                                   % of Job Value
            Supplier Type                                                    Job Value (in million Rp)

                                  2025        2024      2025         2024      2025          2024         2025        2024

      Nasional
                                   738         732      87,0%       85,0%    5.227.724     4.872.025      97,9%       98,1%
      National

      Asing
                                   110         129      13,0%       15,0%      109.843        95.645       2,1%        1,9%
      Foreign

      Jumlah
                                   848         861     100,0%      100,0%    5.337.567     4.967.670     100,0%      100,0%
      Total
Page 89
                                                              Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                      Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                               87




                                                                                                                          01
                                                       2,1%




                                                                                                                          02
                      13,0%




                                                                                                                          03
                                                                                    Pemasok Nasional
                 Jumlah
                                                   Nilai                            National Suppliers
                Pemasok
                                                 Pekerjaan




                                                                                                                   04 Cikarang Listrindo at a Glance
                Number of
                                                 Job Value                          Pemasok Asing
                Suppliers
                                                                                    Foreign Suppliers




                                                                                                                                   Sekilas Tentang Cikarang Listrindo
              87,0%                            97,9%




Pelibatan pemasok nasional dan lokal merupakan         The engagement of national and local suppliers
salah satu upaya Perseroan untuk memberdayakan         is one of the Company’s efforts to empower and
dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat              improve the welfare of the surrounding community
sekitar dan Indonesia pada umumnya. Selama tahun       and Indonesia in general. During 2025, the Company
2025, Perseroan telah berkontribusi sebesar 97,9%      has contributed amounting to 97.9% of the total




                                                                                                                          05
dari total pengeluaran kepada 738 pemasok lokal        expenditure to 738 local and national suppliers. A total
dan nasional. Sebanyak 30 pemasok pada tahun           of 30 suppliers in 2025 (2024: 33) were categorized




                                                                                                                          06
2025 (2024: 33) berasal dari kelompok pemasok          as local suppliers within the national suppliers group,
nasional yang dikategorikan sebagai pemasok            accounting for 3.5% of the total suppliers. [GRI 204-1]
lokal, atau setara dengan 3,5% dari total pemasok.




                                                                                                                          07
[GRI 204-1]


Para pemasok lokal disarankan untuk mempekerjakan      The local suppliers are requested to employ people




                                                                                                                          08
masyarakat sekitar saat melaksanakan pekerjaan         from surrounding community when carrying out
untuk Perseroan. Dengan demikian, masyarakat           works for the Company. Therefore, the communities




                                                                                                                          09
sekitar Perseroan dapat tetap merasakan manfaat        around the Company will experience indirect benefits
tidak langsung dari keberadaan Perseroan.              from the existence of the Company.




                                                                                                                          10
Hubungan dengan seluruh pemasok didasarkan             The relationship with all suppliers is built based on the
pada asas profesionalisme. Kerja sama yang terjalin    principle of professionalism. The existing cooperation




                                                                                                                          11
telah mempertimbangkan berbagai persyaratan            has already considered various requirements
yang mencakup Standar Mutu, Sistem Manajemen           including Quality Standards, Occupational Health
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3), Sistem         and Safety Management Systems (SMK3), Electrical
Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan (SMK2),        Safety Management System (SMK2), Environmental
Sistem Manajemen Lingkungan (SML), serta Sistem        Management        Systems     (SML),     and     Security
Manajemen Pengamanan (SMP).                            Management Systems (SMP).

Asas profesionalisme mencakup juga pemenuhan           The principle of professionalism also includes the
ketentuan mutu barang dan jasa, harga yang             fulfilment of provisions for the quality of goods
bersaing, kredibilitas, akuntabilitas, dan keandalan   and services, competitive prices, credibility,
atas pasokan barang maupun jasa dari para              accountability and reliability in the supply of
pemasok. Selain itu, seluruh proses pengadaan          goods and services from its suppliers. In addition,
harus mengikuti prosedur yang berlaku, termasuk        the entire procurement process must follow the
kewenangan, limit persetujuan, klasifikasi, serta      applicable procedures, including authority, approval
pembagian tugas dan tanggung jawab dalam               limits, classification, and division of duties and
proses pengadaan barang dan jasa.                      responsibilities in the process of procuring goods
                                                       and services.
Page 90
     PT Cikarang Listrindo Tbk
88   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



     STRUKTUR ORGANISASI                                                                    Rapat Umum Pemegang Saham

     Organization Structure                                                                 General Meeting of Shareholders



     Struktur Organisasi per 31 Desember 2025
     Organization Structure as of December 31, 2025
                                                                                                      Dewan Komisaris
                                                                                                  Board of Commissioners

                                  Komite Nominasi & Remunerasi
                                         Nomination &
                                     Remuneration Committee

                                                                                                      Direktur Utama
                                                                                                  President Director (CEO)
                                                                                                    Andrew K. Labbaika
                                            Wakil Direktur Utama
                                           Vice President Director
                                                Png Ewe Chai




              Direktur Pemasaran &               Direktur Associate Sumber
                                                                                                        Direktur ESG & Keuangan
              Pengembangan Bisnis               Daya Manusia & Pengadaan
                                                                                                            ESG & Financial
              Marketing & Business                 Human Resources &
                                                                                                            Director (CFO)
              Development Director            Procurement Associate Director
                                                                                                          Christanto Pranata
                 Yudho Pratikto                      Linda Lotjanawan




                                                                                                     Komite              Tim Kepatuhan
                                                                          Komite ESG              Pengarah ICT               GCG & Etika
                                                                        ESG Committee             ICT Steering          GCG Compliance
                                                                                                   Committee             & Ethics Team




                                                                                                                 Pengawas Keuangan
                                                                                                                 Financial Controller
                                                                                                                   Kho Tjoen Mey

                Manajer
           Pengembangan Bisnis                      Manajer HRD
                                                                                                                      Manajer Akuntansi
           Business Development                    HRD Manager                    Manajer Komunikasi                      & Pajak
                 Manager                          N. Hanif Alrosyid                Perusahaan & ESG                      Accounting
              M. Ady Dhiromi                                                    (Sekretaris Perusahaan)                 & Tax Manager
                                                                               Corporate Communication              Andriyono A. Nugroho
                                                                                    & ESG Manager
            Manajer Pemasaran                   Manajer Pengadaan                (Corporate Secretary)

            Marketing Manager                  Procurement Manager                 Rani Maheswari M
                                              I Wayan Sudarmasana                                                     Manajer Keuangan
               Sigit Wirawan
                                                                                                                       Finance Manager
                                                                               Manajer Hubungan Investor
                                                                                 & Corporate Finance
                                                                                   Investor Relation &
                                                                               Corporate Finance Manager
                                                                                        Ko Rina




     Catatan | Notes:
     MR= Perwakilan Manajemen | Management Representative
Page 91
                                                                                Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                       Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                   89




                                                                                                                                               01
                                                                                                                                               02
                                                                                                                                               03
                                                                                                                                        04 Cikarang Listrindo at a Glance
          Komite Audit




                                                                                                                                                        Sekilas Tentang Cikarang Listrindo
        Audit Committee




        Unit Audit Internal
        Internal Audit Unit
           Ari Setiono




                                                                                                          Direktur Associate
                                                                                                         Risiko & Kepatuhan
                                        Direktur Teknik
                                                                                                         Risk & Compliance




                                                                                                                                               05
                                       Technical Director
                                                                                                         Associate Director
                                        Richard N. Flynn
                                                                                                              (MR Quality)




                                                                                                                                               06
                                                                       Komite Manajemen Risiko                Winan Kusno
                                                                           Risk Management
                                                                              Committee




                                                                                                                                               07
                                                                                                                                               08
                         Manajer Pembangkit                Manajer Pembangkit         Teknis     Komersial
                              Station Manager               Station Manager          Technical Commercial
                          (Cikarang-MM2100)                    (Babelan)




                                                                                                                                               09
                               (MR HSE)                         (MR HSE)                Manajer Umum
                                                                                     Perencanaan Korporat
                               Jannes M. Sirait              Duriman Efendi
                                                                                           & Proyek




                                                                                                                                               10
                                                                                      Corporate Planning,
                                                                                    Project General Manager
                      Komite HSE                    Komite HSE
                                                                                         Sami Sivola
                    HSE Committee                  HSE Committee




                                                                                                                                               11
  IT         OT                                               Manajer Operasi
                              Manajer Distribusi               Pembangkit                                         Manajer Risiko
                                                                                                                    & Sistem
  Manajer ICT             Distribution Manager                    Station
                                                             Operation Manager                                    Risk & System
 ICT Manager                  Mawan Adi Candra                                                                       Manager
Kiki Dewi Pertiwi                                              I Gde Bagus W.


                               Manajer Operasi              Manajer Pemeliharaan                               Compliance & Legal
                                Pembangkit                      Pembangkit                                         Manager
                                   Station                  Station Maintenance                                Manajer Kepatuhan
                              Operation Manager                   Manager                                          & Hukum
                              Vicky Ardhitya M.                  Adi Purwanto                                    Johanes Irawan
                                                                                                                    Eddianto
                         Manajer Pemeliharaan
                             Pembangkit
                          Station Maintenance
                                Manager
                                Mukti Wibowo
 Asisten Manajer                                                 Asisten Manajer
 General Affairs                                                 General Affairs
                                                                                                              Engineer Proyek Senior
  General Affairs                                                General Affairs
Assistant Manager                                              Assistant Manager                              Project Senior Engineer

       (MR SMP)                 Komite SMP                          (MR SMP)              Komite SMP            Akhmad Suhriadi

Kisvan Simarmata              SMP Committee                    Jauhari E. Ronaldo       SMP Committee
Page 92
     PT Cikarang Listrindo Tbk
90   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



     Struktur Organisasi sejak                                           Organization Structure since
     1 Januari 2026                                                      January 1, 2026
     Melalui proses peninjauan organisasi secara                         Through a periodic organizational review process,
     berkala, Perseroan melakukan penyesuaian struktur                   the Company adjusts its organizational structure to
     organisasi guna memastikan kesesuaiannya                            ensure its alignment with business developments
     dengan perkembangan bisnis dan strategi                             and corporate strategy. The most recent update
     perusahaan. Struktur organisasi terbaru Perseroan                   to the Company’s organizational structure was
     ditetapkan pada tanggal 1 Januari 2026.                             established on January 1, 2026.




                                                                                                         Wakil Direktur Utama
                                                                                                         Vice President Director
                                                                                                             Png Ewe Chai




              Direktur Pemasaran &               Direktur Associate Sumber                                Direktur ESG & Keuangan
              Pengembangan Bisnis               Daya Manusia & Pengadaan
                                                                                                               ESG & Financial
              Marketing & Business                  Human Resources &                                          Director (CFO)
              Development Director             Procurement Associate Director
                                                                                                             Christanto Pranata
                 Yudho Pratikto                       Linda Lotjanawan




                                                                                                                              Sekretaris
                                                                                                       Komite                Perusahaan
                                                                           Komite ESG               Pengarah ICT
                                                                                                                              Corporate
                                                                         ESG Committee              ICT Steering              Secretary
                                                                                                     Committee
                                                                                                                          Rani Maheswari M




                                                                                                                    Pengawas Keuangan
                                                                                                                      Financial Controller
                                                                                                                        Kho Tjoen Mey



                Manajer                                                                                                 Manajer Akuntansi
           Pengembangan Bisnis                   Manajer HRD & GA                       Manajer ICT                         & Pajak
           Business Development                 HRD & GA Manager                        ICT Manager                        Accounting
                 Manager                          N. Hanif Alrosyid                                                       & Tax Manager
                                                                                     Kiki Dewi Pertiwi
              M. Ady Dhiromi                                                                                          Andriyono A. Nugroho


                                                                                Manajer Hubungan Investor
            Manajer Pemasaran                   Manajer Pengadaan
                                                                                  & Corporate Finance                   Manajer Keuangan
            Marketing Manager                  Procurement Manager
                                                                                    Investor Relation &                  Finance Manager
               Sigit Wirawan                  I Wayan Sudarmasana               Corporate Finance Manager
                                                                                          Ko Rina




     Catatan | Notes:
     MR= Perwakilan Manajemen | Management Representative
Page 93
                                                                              Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                        Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                  91




                                                                                                                                           01
                                               Rapat Umum Pemegang Saham
                                               General Meeting of Shareholders




                                                                                                                                           02
                                                                                                                                           03
                                                         Dewan Komisaris
                                                     Board of Commissioners




                                                                                                                                    04 Cikarang Listrindo at a Glance
  Komite Nominasi & Remunerasi
                                                                                                            Komite Audit
         Nomination &




                                                                                                                                                    Sekilas Tentang Cikarang Listrindo
     Remuneration Committee                                                                               Audit Committee

                                                          Direktur Utama
                                                     President Director (CEO)
                                                       Andrew K. Labbaika
                                                                                                         Unit Audit Internal
                                                                                                         Internal Audit Unit
                                                                                                             Ari Setiono




                                                                                                   Direktur Associate
                                                                                                  Risiko & Kepatuhan
                                       Direktur Teknik
                                                                                                  Risk & Compliance
                                     Technical Director




                                                                                                                                           05
                                                                                                  Associate Director
                                      Richard N. Flynn
                                                                                                       (MR Quality)
                                                                                                       Winan Kusno




                                                                                                                                           06
                                                                                                                  Tim Kepatuhan




                                                                                                                                           07
                                                                                                                    GCG & Etika
                                                                                                                 GCG Compliance
                Manajer Pembangkit            Manajer Pembangkit                                                  & Ethics Team




                                                                                                                                           08
                                                                                 Manajer Umum
                  Station Manager               Station Manager              Perencanaan Korporat &
                (Cikarang-MM2100)                    (Babelan)                       Proyek
                                                                                                                Komite Manajemen
                     (MR HSE)                         (MR HSE)




                                                                                                                                           09
                                                                                Corporate Planning                    Risiko
                  Jannes M. Sirait               Duriman Efendi              Project General Manager
                                                                                                                Risk Management
                                                                                    Sami Sivola                    Committee




                                                                                                                                           10
        Komite HSE                    Komite HSE
     HSE Committee                   HSE Committee




                                                                                                                                           11
                                                                  Manajer Operasi
                                Manajer Distribusi                 Pembangkit                                   Manajer Risiko
                                                                                                                  & Sistem
                              Distribution Manager                    Station
                                                                 Operation Manager                               Risk & System
   Manajer Operasi             Mawan Adi Candra                                                                     Manager
    Pembangkit                                                     I Gde Bagus W.

      Station
 Operation Manager           Manajer Pemeliharaan             Manajer Pemeliharaan                            Manajer Kepatuhan
  Vicky Ardhitya M.              Pembangkit                       Pembangkit                                      & Hukum
                              Station Maintenance              Station Maintenance                            Compliance & Legal
                                    Manager                          Manager                                      Manager
    Manajer HSE &
     Keamanan                    Mukti Wibowo                      Adi Purwanto                                 Johanes Irawan
    HSE & Security                                                                                                 Eddianto
      Manager                                                      Manajer HSE &
 (Cikarang-MM2100)                                                  Keamanan                                 Manajer Komunikasi
                                                                   HSE & Security                               Perusahaan

Asisten Manajer HSE &                                                Manager                                     Corporate
      Keamanan                                                        (Babelan)                                Communication
                                                                                                                 Manager
 HSE & Security Asst.     Komite SMP
      Manager                                                                                                 Rani Maheswari M
                             SMP                              Asisten Manajer HSE &
(Cikarang-MM2100)          Committee                                Keamanan
     (MR SMP)                                                    HSE & Security Asst.
 Kisvan Simarmata                                                     Manager                                   Kepala Proyek &
                                                               (Babelan) (MR SMP)          Komite SMP             Engineering
                                                                 Jauhari E. Ronaldo          SMP               Head of Project &
                                                                                           Committee             Engineering
                                                                                                               Akhmad Suhriadi
Page 94
     PT Cikarang Listrindo Tbk
92   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



     STRUKTUR GRUP DAN KELOMPOK USAHA
     Group Structure and Business Group



             PT Udinda                       PT Brasali                   PT Pentakendana                        Masyarakat                        Saham Treasuri
            Wahanatama                    Industri Pratama                 Pakarperdana                            Public                          Treasury Shares
                30,48%                         26,64%                          26,64%                               14,77%                                1,47%




                                          PT Bahtera Listrindo Jaya                                    PT Energi Baik Alami
                                                    99,998%                                                   99,998%


                                                                                                     PT Alami Energi Lestari
                                                                                                              99,998%




     SKALA USAHA [OJK C.3, F.2, F.3][EU1]
     Business Scale
                                                                                            dalam ribuan AS$ kecuali dinyatakan lain | in thousand US$, unless stated otherwise


                      Keterangan                            2025                 2024                   2023                               Description

      Indikator Keuangan                                                                                                                           Financial Indicator

      Total Aset                                          1.191.462           1.336.683              1.324.229                                               Total Assets

      Total Liabilitas                                     476.478              628.638                620.105                                           Total Liabilities

      Total Ekuitas                                        714.983              708.044                704.124                                                Total Equity

      Penjualan Neto                                       553.496              547.020                546.079                                                   Net Sales

      Laba Tahun Berjalan                                    72.056              75.345                  76.977                                       Profit for the Year

      Indikator Operasi                                                                                                                         Operation Indicators

      Kapasitas Terpasang (MW)                              1.189,7              1.179,8                1.165,2                             Installed Capacity (MW)

        Konvensional (MW):                                    1.074                1.116                  1.116                                 Conventional (MW)

          - PLTGU & PLTG                                        864                  864                     864                                    PLTGU & PLTG -

          - PLTUa)                                              210                  252                     252                                               PLTUa) -

        Energi Terbarukan (MW):                               115,7                 63,8                    49,2                         Renewable Energy (MW)

          - Co-firing PLTUa)                                      70                  28                      28                                  Co-firing PLTUa) -

          - PLTS (MWp)                                          45,7                35,8                    21,2                            Solar Power (MWp) -

      Jumlah Pelanggan Industri                                                                                                            Number of Industrial and
                                                              2.894                2.738                  2.650
      dan Non-industri                                                                                                                    Non-Industrial Customers

      Jumlah Pelanggan Institusional                               1                    1                       1               Number of Institutional Customer

      Daya Tersambung (MVA)                                   1.376                1.354                  1.254                          Energized Capacity (MVA)

      Total Penjualan Listrik (GWh)                           4.150                4.135                  4.258                        Total Electricity Sales (GWh)

      Jumlah Karyawan (Orang)                                   828                  812                     807             Number of Employees (Employees)


     a) PLTU Co-firing Babelan memiliki total kapasitas sebesar 280 MW dan sejak 2021 telah dilengkapi dengan sistem biomass handling yang memungkinkan co-firing
        biomassa. Kapasitas co-firing tersebut meningkat dari 28 MW menjadi 70 MW pada tahun 2025.
        PLTU Co-firing Babelan has a total capacity of 280 MW and since 2021 has been equipped with a biomass handling system that allows for biomass co-firing. The
        co-firing capacity increased from 28 MW to 70 MW in 2025.
Page 95
                                                                                 Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                            Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                              93


KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM [OJK C.3][GRI 2-1]




                                                                                                                                                         01
Shareholders Composition




                                                                                                                                                         02
                                                                                                                                                         03
Kepemilikan Saham Perseroan per 31 Desember 2025
Share Ownership of the Company as of December 31, 2025




                                                                                                                                                  04 Cikarang Listrindo at a Glance
                                                                                              Modal Ditempatkan               Persentase




                                                                                                                                                                  Sekilas Tentang Cikarang Listrindo
                                                                        Jumlah Saham          dan Disetor Penuh              Kepemilikan
                         Pemegang Saham
                                                                       Number of Shares        Issued and Fully              Percentage of
                           Shareholders
                                                                       (Lembar | Shares)         Paid Capital                 Ownership
                                                                                                  (AS$ | US$)                     (%)

 Kepemilikan saham 5% atau lebih | Shareholders with 5% or more shares

 PT Udinda Wahanatama                                                    4.903.778.030              87.522.198                      30,48

 PT Brasali Industri Pratama                                             4.285.134.845              76.028.220                      26,64

 PT Pentakencana Pakarperdana                                            4.285.064.945              76.443.890                      26,64

 Kepemilikan Kurang dari 5% | Less than 5% ownership

 Dewan Komisaris dan Direksi
                                                                          225.285.333                3.473.061                       1,39




                                                                                                                                                         05
 Board of Commissioners and Board of Directors

 Masyarakat (masing-masing kepemilikan di bawah 5%)
                                                                         2.152.235.947              23.932.514                      13,38
 Public (each ownership is under 5%)




                                                                                                                                                         06
 Saham Treasuri1,2
                                                                          235.656.900               14.602.283                       1,47
 Treasury Shares1,2




                                                                                                                                                         07
 Jumlah
                                                                        16.087.156.000             282.002.166                    100,00
 Total




                                                                                                                                                         08
                                                                                                                                                         09
Komposisi Pemegang Saham Perseroan per 31 Desember 2025
Composition of Shareholders of the Company as of December 31, 2025




                                                                                                                                                         10
                            1,47




                                                                                                                                                         11
                                                              PT Udinda Wahanatama
          1,39                                                PT Brasali Industri Pratama
                    13,38
                                                              PT Pentakencana Pakarperdana
                                   30,48
                                                              Dewan Komisaris dan Direksi


                 26,64
                            %                                 Board of Commissioners and Board of Directors
                                                              Masyarakat (masing-masing kepemilikan di bawah 5%)
                                                              Public (each ownership is under 5%)
                                                              Saham Treasuri1,2
                             26,64                            Treasury Shares1,2




1. Sampai dengan 31 Desember 2025, Perseroan telah melakukan            1. As of December 31, 2025, the Company repurchased 346,017,000 shares
   pembelian kembali sebanyak 346.017.000 lembar saham dengan nilai        with a total value of Rp307.3 billion.
   sebesar Rp307,3 miliar.
  Sejak 2019-2025, Perseroan menerbitkan kembali saham sebanyak            Since 2019-2025, the Company has reissued 110,360,100 shares from
  110.360.100 lembar dari saham treasuri dalam pelaksanaan pemberian       treasury shares in connection with share bonus as part of the bonus
  saham bonus sebagai bagian dari bonus kepada karyawan Perseroan.         for the employees. Therefore, as of December 31, 2025, the company's
  Dengan demikian, pada 31 Desember 2025, jumlah saham treasuri            remaining treasury shares amounted to 235,656,900 shares.
  Perseroan tersisa sebesar 235.656.900 lembar saham.
2. Persentase dihitung dari jumlah lembar saham ditempatkan dan         2. Percentage is calculated from issued and fully paid shares.
   disetor penuh.
Page 96
     PT Cikarang Listrindo Tbk
94   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



     INFORMASI KARYAWAN [OJK C.3][GRI 2-7, 2-8]
     Information of Employees



     Bahasan mengenai informasi karyawan Perseroan      The discussion regarding information of employees
     dapat dilihat pada bab “Menjalankan Praktik        of the Company can be seen in the “Implementing
     Ketenagakerjaan Terbaik”.                          Best Practices in Employment” chapter.
Page 97
                                                                        Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                 Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                          95


ASSURANCE OLEH PIHAK EKSTERNAL [OJK G.1][GRI 2-5]




                                                                                                                                     01
External Assurance




                                                                                                                                     02
Sertifikasi yang berlaku pada tahun 2025




                                                                                                                                     03
Valid Certifications in 2025




                                                                                                                              04 Cikarang Listrindo at a Glance
                                                                                                                                              Sekilas Tentang Cikarang Listrindo
                             Sertifikat Sistem    Manajemen      Mutu    -    Quality Management System Certificate -
                             ISO 9001:2015                                    ISO 9001:2015
                             untuk proses pembangkitan dan distribusi         for the power generation and distribution
                             listrik, diperoleh sejak 2 September 2018        process, obtained since September 2, 2018
                             (upgrading dari versi ISO 9001:2000 pada         (upgrading from the ISO 9001:2000 version
                             15 September 2000 dan ISO 9001:2008 pada         on September 15, 2000 and ISO 9001:2008 on
                             29 Oktober 2012). Pada tahun 2025, cakupan       October 29, 2012). In 2025, the certification
                             sertifikasi diperluas mencakup kantor pusat      scope is extended to include the Company’s
                             dan kantor layanan Perseroan.                    head office and service office.
                             Cakupan wilayah:                                 Location coverage:
                             • Kantor Pusat                                   • Head Office
                             • PLTGU Jababeka                                 • PLTGU Jababeka
                             • PLTG MM-2100                                   • PLTG MM-2100




                                                                                                                                     05
                             • PLTU Co-firing Babelan                         • PLTU Co-firing Babelan
                             • Kantor Layanan                                 • Service Office
                             Berlaku:					                        Valid:				




                                                                                                                                     06
                             6 September 2024 - 14 September 2027 September 6, 2024 - September 14, 2027
                             Dikeluarkan oleh:				Issued by:
                             TÜV NORD Indonesia   TÜV NORD Indonesia




                                                                                                                                     07
                                                                                                                                     08
                                                                                                                                     09
 Sertifikat Sistem Manajemen Lingkungan -         Environmental        Management       System
 ISO 14001:2015                                   Certificate - ISO 14001:2015
 untuk proses pembangkitan dan distribusi         for the power generation and distribution




                                                                                                                                     10
 listrik, diperoleh sejak 6 November 2017         process, obtained since November 6, 2017
 (upgrading dari versi ISO 14001:2004 pada        (upgrading from the ISO 14001:2004 on
 24 Oktober 2014).                                October 24, 2014).




                                                                                                                                     11
 Cakupan wilayah:                                 Location coverage:
 • PLTGU Jababeka                                 • PLTGU Jababeka
 • PLTG MM-2100                                   • PLTG MM-2100
 • PLTU Co-firing Babelan                         • PLTU Co-firing Babelan
 Berlaku:                                         Valid:
 20 Oktober 2023 - 23 Oktober 2026                October 20, 2023 - October 23, 2026
 Dikeluarkan oleh:                                Issued by:
 TÜV NORD Indonesia                               TÜV NORD Indonesia




                             Sertifikasi Sistem Manajemen Kesehatan dan       Occupational Health and Safety Management
                             Keselamatan Kerja - ISO 45001:2018               System Certification - ISO 45001:2018
                             untuk proses pembangkitan dan distribusi         for the power generation and distribution
                             listrik, diperoleh sejak 13 November 2020        process, obtained since November 13, 2020
                             (upgrading dari OHSAS 18001:2007 pada            (upgrading from the OHSAS 18001:2007 on
                             11 November 2014).                               November 11, 2014).
                             Cakupan wilayah:                                 Location coverage:
                             • PLTGU Jababeka                                 • PLTGU Jababeka
                             • PLTG MM-2100                                   • PLTG MM-2100
                             • PLTU Co-firing Babelan                         • PLTU Co-firing Babelan
                             Berlaku: 					                    Valid: 				
                             20 Oktober 2023 - 19 Oktober 2026 October 20, 2023 - October 19, 2026
                             Dikeluarkan oleh:                                Issued by:
                             TÜV NORD Indonesia                               TÜV NORD Indonesia
Page 98
     PT Cikarang Listrindo Tbk
96   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




       Sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan         Occupational Safety and Health Management
       dan Kesehatan Kerja (SMK3)                       System (SMK3) Certification
       untuk pengoperasian dan pemeliharaan             for the operation and maintenance of
       pembangkit listrik tenaga gas dan uap dan        gas and steam power plants and power
       distribusi listrik.                              distribution.
       Berlaku:                                         Valid:
       PLTGU Jababeka:                                  PLTGU Jababeka:
       6 Agustus 2024 - 6 Agustus 2027                  August 6, 2024 - August 6, 2027
       PLTG MM-2100:                                    PLTG MM-2100:
       6 Oktober 2025 – 6 Oktober 2028                  October 6, 2025 – October 6, 2028
       PLTU Co-firing Babelan:                          PLTU Co-firing Babelan:
       9 Juni 2023 - 9 Juni 2026 		                     June 9, 2023 - June 9, 2026
       Dikeluarkan oleh: 			                            Issued by:				
       Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia       The Minister of Manpower of the Republic
                                                        of Indonesia




                                   Sertifikasi    Manajemen         Keselamatan       Electricity Safety Management Certification
                                   Ketenagalistrikan (SMK2)                           (SMK2)
                                   untuk ketaatan dalam penerapan Sistem              for compliance with the implementation of the
                                   Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan            Electricity Safety Management System for the
                                   periode tahun 2024. Perseroan memperoleh           2024 period. The Company received “Green
                                   predikat ”Taat Hijau” untuk pembangkit GTG         Compliance” predicate for the GTG and PLTGU
                                   dan PLTGU Jababeka dan predikat “Taat Biru”        Jababeka, along with “Blue Compliance”
                                   untuk distribusi tenaga listrik, gardu induk dan   predicate      for   electricity distribution,
                                   transmisi, dan PLTU Co-firing Babelan.             substations and transmission, and PLTU Co-
                                                                                      firing Babelan.
                                   Diterbitkan:				Issued:				
                                   31 Oktober 2025 October 31, 2025
                                   Dikeluarkan oleh:			                               Issued by:				
                                   Direktur   Jenderal   Ketenagalistrikan  -         Directorate General of Electricity - Ministry of
                                   Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral         Energy and Mineral Resources of the Republic
                                   Republik Indonesia                                 of Indonesia




       Sertifikasi Sistem Manajemen Pengamanan          Security Management System Certification
       untuk   penerapan     sistem    manajemen        for the independent security management
       pengamanan       swakarsa      berdasarkan       system implementation based on the
       Peraturan  Kepolisian     Negara   Republik      Regulation of the State Police of Republic of
       Indonesia No. 7 Tahun 2019 dengan                Indonesia No. 7 of 2019 with Gold rating.
       pencapaian predikat Gold.
       Cakupan wilayah:                                 Location coverage:
       • PLTGU Jababeka                                 • PLTGU Jababeka
       • PLTG MM-2100                                   • PLTG MM-2100
       • PLTU Co-firing Babelan                         • PLTU Co-firing Babelan
       Berlaku: 					                Valid:
       30 April 2025 - 30 April 2028 April 30, 2025 - April 30, 2028
       Dikeluarkan oleh:			                             Issued by:				
       Kepolisian Negara Republik Indonesia             State Police of Republic of Indonesia
Page 99
                                                                                                         Sekilas Tentang Cikarang Listrindo
                                                                                    01   02   03   04 Cikarang Listrindo at a Glance          05   06   07   08   09   10   11
       97
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                        Driving Resilience through Sustainability
Page 100
     PT Cikarang Listrindo Tbk
98   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



     Penghargaan terhadap penerapan keberlanjutan ESG secara umum yang
     diperoleh pada tahun 2025:
     Awards received in 2025 for the overall implementation of ESG sustainability:




                                                       ESG Index Awards 2025                   ESG Index Awards 2025
                                                       Apresiasi sebagai perusahaan sektor     Appreciation for the best Indonesian
                                                       energi Indonesia terbaik dalam          energy sector company in the field of
                                                       bidang lingkungan                       environment
                                                       10 September 2025                       September 10, 2025
                                                       KataData                                KataData




          16th Institute for Corporate Directorship          16th Institute for Corporate Directorship
          Corporate Governance Awards                        Corporate Governance Awards
          1. Penghargaan       kategori     “Best   Non-     1. Award in the category of “Best Non-
             Financial Sector”                                  Financial Sector”
          2. Penghargaan top 50 perusahaan publik            2. Top 50 mid capitalization publicly listed
             kapitalisasi menengah dengan praktik               company award for the best GCG
             GCG terbaik                                        practice
          15 September 2025                                  September 15, 2025
          Indonesian     Institute    for     Corporate      Indonesian      Institute   for   Corporate
          Directorship                                       Directorship




                                                    Investortrust ESG Awards 2025              Investortrust ESG Awards 2025
                                                    Platinum star award untuk kategori         Platinum star award in the category of
                                                    perusahaan mid cap                         mid cap companies
                                                    23 Oktober 2025                            October 23, 2025
                                                    Investortrust                              Investortrust




          Indonesia ESG Leadership Awards 2025           Indonesia ESG Leadership Awards 2025
          Penghargaan Leadership AA             atas     Leadership AA award for ESG disclosure
          transparansi pengungkapan ESG                  transparency
          12 November 2025                               November 12, 2025
          Yayasan Bumi Global Karbon                     Bumi Global Karbon Foundation
Page 101
                                                                          Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                     Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                            99




                                                                                                                                        01
                                                                                                                                        02
   Asia Sustainability Reporting Rating 2025       Asia Sustainability Reporting Rating 2025
   Peringkat    Platinum     atas   Laporan        Platinum rating for the Company’s 2024
   Keberlanjutan Perseroan tahun 2024              Sustainability Report




                                                                                                                                        03
   28 November 2025                                November 28, 2025
   National Center for Corporate Reporting         National Center for Corporate Reporting




                                                                                                                                 04 Cikarang Listrindo at a Glance
                                                                                                                                                 Sekilas Tentang Cikarang Listrindo
                                             Indonesia Sustainable Development         Indonesia Sustainable Development
                                             Goals Award 2025                          Goals Award 2025
                                             Penghargaan “The      Top   Corporate     “The Top Corporate Leadership on the
                                             Leadership on SDGs”                       SDGs” award
                                             10 Desember 2025                          December 10, 2025
                                             Corporate Forum for CSR Development       Corporate Forum for CSR Development




                                                                                                                                        05
                                                                                                                                        06
    Foundation for International Human Rights        Foundation for International Human Rights




                                                                                                                                        07
    Reporting Standards Sustainability Report        Reporting Standards Sustainability Report
    Rating 2025                                      Rating 2025




                                                                                                                                        08
    Penghargaan atas Laporan Keberlanjutan           Award for outstanding Sustainability Report
    terbaik dengan peringkat A+                      with an A+ rating
    18 Desember 2025                                 December 18, 2025




                                                                                                                                        09
    Foundation for International Human Rights        Foundation for International Human Rights
    Reporting Standards                              Reporting Standards




                                                                                                                                        10
                                                                                                                                        11
Penghargaan atas pencapaian keberlanjutan                          The Company’s sustainability-related awards,
Perseroan, mencakup pengelolaan lingkungan,                        including those for environmental management,
tanggung jawab sosial, serta aspek Kesehatan,                      social responsibility, and Occupational Health, Safety,
Keselamatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) masing-                    and Environment (HSE) respectively is discussed
masing terdapat dalam bab “Pengelolaan                             in    "Sustainable     Environmental   Management",
Lingkungan yang Berkelanjutan”, “Menyalurkan                       "Distributing Benefits to The Community", and
Manfaat untuk Masyarakat”, dan “Menjalankan                        “Implementing Best Practices in Employment”
Praktik Ketenagakerjaan Terbaik” dalam Laporan                     chapter in this 2025 Sustainability Report.
Keberlanjutan tahun 2025 ini.

Selain itu, untuk memberikan assurance lebih lanjut                Moreover, to provide further assurance to the
bagi para pemangku kepentingan, Perseroan juga                     stakeholders, the Company also obtained Assurance
mendapatkan Pernyataan Penjaminan (Assurance                       Statements issued by independent certification
Statement) dari penyedia jasa sertifikasi independen               service provider for the Greenhouse Gas Emissions
atas Laporan Inventaris Emisi Gas Rumah Kaca                       Inventory Report Year 2025 and 2025 Sustainability
Tahun 2025 dan Laporan Keberlanjutan Tahun 2025:                   Report:
Page 102
      PT Cikarang Listrindo Tbk
100   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




           TRANSPACIFIC CERTIFICATIONS LIMITED
                                                                 VERIFICATION OPINION
                                                                          The Inventory of Greenhouse Gas
                                                                             Emissions in the year 2025
                                                                                         of
                                                                              PT CIKARANG LISTRINDO

                                                                                                                                                                                                      Opini Verifikasi dari Pihak Independen            Verification Opinion from an Independent
                                                       Plant 1 : Jababeka Power Station, Jl. Jababeka Raya Blok R Cikarang, Bekasi
                                                                              17833, Jawa Barat - Indonesia.
                                                      Plant 2 : MM 2100 Power Station, Kawasan MM 2100, Blok AB-5 Danau Indah,
                                                                   Cikarang Barat, Bekasi 17530, Jawa Barat - Indonesia.
                                                         Plant 3 : Babelan Power Station, Kampung Utan, Desa Muara Bakti, Kec.
                                                                      Babelan, Bekasi 17610, Jawa Barat - Indonesia.




                                                                                                                                                                                                      atas Laporan Inventaris Emisi Gas Rumah           Party for the entire Company operations on
                                                               Office 1 : World Trade Center 1, 17th Floor, Jl. Jend. Sudirman
                                                                           Kav. 29-31, Jakarta 12920 - Indonesia.
                                                          Office 2 : Ruko Cosmo Estate Blok B No. 51, Jl. Gn. Tangkuban Perahu,
                                                                     Cikarang Selatan, Bekasi, Jawa Barat - Indonesia.
                                                                   Has been verified in accordance with ISO 14064-3 : 2019 as
                                                                        meeting the requirements of ISO 14064-1 : 2018
                                                                                      Direct GHG emissions : 2,808,329 tCO₂e
                                                                                     Energy indirect GHG emissions : 8,627 tCO₂e
                                                                                    Other indirect GHG emissions : 52,743 tCO₂e
                                                                                   Total GHG Emissions (Gross) : 2,869,700 tCO₂e
                                                                                                Carbon Sink : 1,311 tCO₂
                                                                                                                                                                                                      Kaca untuk seluruh operasional Perseroan          the Greenhouse Gas Emissions Inventory
                                                                                                                                                                                                      Tahun 2025 sesuai dengan persyaratan              Report for Year 2025 in conforming to
                                                                                    Total GHG Inventory (Net) : 2,868,388 tCO₂e

                                                        And the quantity of GHG emissions have been examined and found
                                                                       to be at assurance level: reasonable

                                                         Verification of the Greenhouse Gas (GHG) Report (Period 2025)
                                                              and GHG Assertion of Jababeka, MM2100 and Babelan



                                                                                                                                                                                                      ISO 14064-1:2018.                                 requirements of ISO 14064-1:2018.
                                                                     Power Stations, Head and Lippo Offices.



                                                                 GHG-005                                   Feb. 20, 2026
                                                                Certificate No.                       Date of this Certificate                     Managing Director/Director




                                                                                                                                                                                                      Sertifikat ini adalah sertifikat untuk:           This certificate is a certificate for:
                                                                                   Website : www.tclcertifications.com Email : info@tclcertifications.com

                                                                                    32/22, III Floor, East Patel Nagar, New Delhi-110008, India.
                                                  Note : There are limitations to the sampling methodology and some of the facts may not have come to the notice of the audit team. This does not
                                                  mean that the systems is free from other non-comforfities. To maintan the management systems is the responsibility of the client. Some other non-
                                                  comformity may also exist. This eport and related documents are prepared only for TCL client and no for other pupose. TCL does not accept or
                                                  assure any responsibility, legal or otherwise or accept any liability for, or in connection with any other purpose.




                                                                                                                                                                                                      • Kantor Pusat                                    • Head Office
                                                  *In case if Surveillance/Recertification Audit is not allowed to be conducted on or before the specified date ; the Certificate shall be
                                                  Suspened /Withdrawn.
                                                 Version 1.00




                                                                                                                                                                                                      • PLTGU Jababeka                                  • PLTGU Jababeka
                                                                                                                                                                                                      • PLTG MM-2100                                    • PLTG MM-2100
                                                                                                                                                                                                      • PLTU Co-firing Babelan                          • PLTU Co-firing Babelan
                                                                                                                                                                                                      • Kantor Layanan                                  • Service Office

                                                                                                                                                                                                      Diverifikasi oleh                                 Verified by
                                                                                                                                                                                                      Transpacific Certifications Limited (TCL)         Transpacific Certifications Limited (TCL)

                                                                                                                                                                                                      Opini Verifiator                                  Verifier Opinion
                                                                                                                                                                                                      Berdasarkan hasil verifikasi TCL terhadap         Based on verification of GHG data and
                                                                                                                                                                                                      data dan informasi GRK, sebagaimana               information by TCL, as in accordance with
                                                                                                                                                                                                      sesuai dengan ISO 14064-3:2019 untuk              ISO 14064-3:2019 to meet the requirements
                                                                                                                                                                                                      memenuhi persyaratan ISO 14064-1:2018,            of ISO 14064-1:2018, the Company’s GHG
                                                                                                                                                                                                      perhitungan dan nilai emisi GRK Perseroan         emission calculations and values are at a
                                                                                                                                                                                                      berada pada tingkat wajar.                        reasonable level.

                                                                                                                                                                                                      Tanggal Finalisasi Laporan                        Finalization Report Date
                                                                                                                                                                                                      20 Februari 2026                                  February 20, 2026




            Assurance     Statement      dari   Pihak                                                                                                                                                                      Assurance Statement from an Independent
            Independen dalam melakukan verifikasi                                                                                                                                                                          Party in verifying the contents of the
            isi Laporan Keberlanjutan, terutama pada                                                                                                                                                                       Sustainability   Report,  especially on
            topik-topik material tahun 2025.                                                                                                                                                                               material topics for 2025.
            Ruang lingkup atas Assurance Statement                                                                                                                                                                         The scope of Assurance Statement follows
            ini mengikuti kriteria pelaporan yaitu Global                                                                                                                                                                  the reporting criteria, namely the Global
            Reporting Initiatives (GRI) Standards 2021,                                                                                                                                                                    Reporting Initiatives (GRI) Standards 2021,
            khususnya dengan fokus pada 12 topik                                                                                                                                                                           specifically with a focus on 12 material
            material dan Tipe 2 Tingkat Assurance                                                                                                                                                                          topics and Type 2 Moderate Level of
            Moderate terhadap 4 (empat) Prinsip                                                                                                                                                                            Assurance against the 4 (four) AA1000
            Akuntabilitas AA1000 (2018).                                                                                                                                                                                   (2018) Accountability Principles.

            Diverifikasi oleh                                                                                                                                                                                              Verified by
            PT TÜV Rheinland Indonesia                                                                                                                                                                                     PT TÜV Rheinland Indonesia

            Opini Verifiator                                                                                                                                                                                               Verifier Opinion
            Berdasarkan penilaian kesesuaian (in                                                                                                                                                                           Based on assessment in accordance
            accordance) dengan Prinsip AA1000AS                                                                                                                                                                            with AA1000AS (2008) Principles with 2018
            (2008) dengan adendum 2018, Prinsip                                                                                                                                                                            addendum, AA1000AP (2008) Principles, and
            AA1000AP (2008), dan Standar GRI:                                                                                                                                                                              GRI Standards:
            •                                       Laporan Keberlanjutan Perseroan tahun                                                                                                                                  •   The Company’s Sustainability Report
                                                    2025 memberikan gambaran yang                                                                                                                                              2025 provides a fair and balanced
                                                    wajar dan seimbang mengenai kinerja                                                                                                                                        representation     of  the  Company's
                                                    keberlanjutan Perseroan selama tahun                                                                                                                                       sustainability performance during 2025;
                                                    2025;
            •                                       Standar GRI telah diterapkan                                                                                                                                   dan     •   The GRI Standards have been applied
                                                    disusun dalam Laporan;                                                                                                                                                     and prepared in the Report;
            •                                       Data yang disajikan oleh Perseroan untuk                                                                                                                               •   Data presented by the Company for
                                                    seluruh indikator kinerja terkait topik                                                                                                                                    all the performance indicators related
                                                    material telah terwakili secara wajar                                                                                                                                      to the material topics are reasonably
                                                    dan tidak ada satupun hal yang menjadi                                                                                                                                     represented and nothing has come to
                                                    perhatian yang dapat menyebabkan                                                                                                                                           attention that would cause assessors
                                                    penilai berpendapat bahwa Perseroan                                                                                                                                        to believe that the Company has not
                                                    tidak menyajikan data yang akurat dan                                                                                                                                      presented accurate and reliable data.
                                                    dapat diandalkan.

            Tanggal Finalisasi Laporan                                                                                                                                                                                     Finalization Report Date
            26 Maret 2026                                                                                                                                                                                                  March 26, 2026
Page 103
                                                        Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                               Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                       101


KEANGGOTAAN ASOSIASI [OJK C.5][GRI 2-28]




                                                                                                                  01
Memberships of Associations




                                                                                                                  02
                                                                                                                  03
Informasi   mengenai     keanggotaan   asosiasi   Information regarding the Company’s memberships
Perseroan dapat dilihat dalam Laporan Tahunan     of association can be seen in 2025 Annual Report of
2025 PT Cikarang Listrindo Tbk pada bab “Profil   PT Cikarang Listrindo Tbk in the “Company Profile”




                                                                                                           04 Cikarang Listrindo at a Glance
Perusahaan”.                                      chapter.




                                                                                                                           Sekilas Tentang Cikarang Listrindo
                                                                                                                  05
                                                                                                                  06
                                                                                                                  07
                                                                                                                  08
                                                                                                                  09
                                                                                                                  10
                                                                                                                  11
Page 104
      PT Cikarang Listrindo Tbk
102   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




      Tata Kelola
      Keberlanjutan
      Sustainability Governance
Page 105
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
       Driving Resilience through Sustainability
                                                   103
Page 106
      PT Cikarang Listrindo Tbk
104


                 “
      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
      Sustainability Governance




              Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) secara
              berkelanjutan mencerminkan komitmen Perseroan untuk
              menjalankan bisnis berdasarkan pilar perilaku beretika,
              transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan. Melalui
              kepatuhan terhadap regulasi, perilaku beretika bisnis, serta
              pengelolaan risiko, Perseroan mengintegrasikan aspek
              ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam proses pengambilan
              keputusan guna menciptakan nilai jangka panjang. Pendekatan
              ini memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan dan
              meningkatkan ketahanan serta daya saing Perseroan.

              The sustainable implementation of Good Corporate Governance (GCG)
              reflects the Company’s commitment to conducting business based on the
              pillars of ethical behavior, transparency, accountability, and sustainability.
              Through regulatory compliance, business ethics, and risk management, the
              Company integrates economic, social, and environmental considerations into
              decision-making process to create long-term value. This approach strengthens
              stakeholder trust and enhances the Company’s resilience and competitiveness.
Page 107
                                                            Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                    Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                  105




                                                                                                                01
                                                                                                                02
                                                                                                                03
Cikarang Listrindo menerapkan GCG secara konsisten    Cikarang Listrindo implements GCG consistently
yang bertujuan untuk mendukung peningkatan            which aims to support the improvement of the
kinerja Perseroan dan menciptakan nilai tambah        Company performance and to create value-




                                                                                                                04
bagi para pemangku kepentingan. Kami meyakini         added for stakeholders. We believe that with the
dengan penerapan tata kelola yang baik, Perseroan     implementation of good governance, the Company




                                                                                                                05 Sustainability Governance
akan menjadi lebih efektif dan efisien dalam upaya    will become more effective and efficient in its efforts
meningkatkan dan menyelaraskan hubungan               to improve and harmonize good relations with all




                                                                                                                             Tata Kelola Keberlanjutan
baik dengan seluruh pemangku kepentingan,             stakeholders, enable the Company to grow and
memungkinkan Perseroan tumbuh dan berkembang          develop sustainably in the future.
secara berkelanjutan di masa yang akan datang.

Dalam pelaksanaannya, penerapan GCG Perseroan         In its implementation, the application of the
meliputi sistem pengawasan dan pengendalian.          Company’s GCG includes a system of supervision
Hal tersebut diimplementasikan untuk mendukung        and control. This is implemented to support the
terciptanya proses pengambilan keputusan yang         creation of responsible decision-making processes,
bertanggung jawab, berintegritas dalam pelaporan      integrity in financial reporting, management of risks
keuangan, pengelolaan risiko yang berdampak           that affected the Company’s sustainability, as well




                                                                                                                06
pada keberlanjutan Perseroan, serta hubungan yang     as ethical relationships between stakeholders and
berlandaskan etika antara pemangku kepentingan        the Company. [GRI 3-3]




                                                                                                                07
dan Perseroan. [GRI 3-3]

Penerapan tata kelola keberlanjutan diarahkan         The implementation of sustainability governance




                                                                                                                08
untuk memastikan keberlanjutan bisnis Perseroan,      is aimed at ensuring the business continuity of
mematuhi peraturan di setiap aspek operasional,       the Company, complying with regulations in every




                                                                                                                09
dan menghindari konflik kepentingan serta             operational aspect, and avoiding conflicts of
pelanggaran etika bisnis. Sepanjang tahun 2025,       interest as well as violations of business ethics.
tidak terdapat insiden ketidakpatuhan terhadap        During 2025, there were no incidents of non-




                                                                                                                10
hukum, sehingga tidak terdapat denda material dan     compliance with the law, and accordingly, no
sanksi non-keuangan yang dikenakan terhadap           material fines and non-financial sanctions imposed




                                                                                                                11
Perseroan. [GRI 2-27]                                 on the Company. [GRI 2-27]

Perseroan berkomitmen untuk terus memenuhi            The Company is committed to fulfilling compliance
aspek kepatuhan terhadap peraturan perundang-         aspects with the applicable laws and regulations
undangan yang berlaku dan meningkatkan                and enhancing services to the stakeholders.
pelayanan kepada pemangku kepentingan.

Perseroan juga secara rutin melakukan evaluasi        The Company also regularly evaluates and updates
dan pemutakhiran berbagai pedoman, prosedur           various guidelines, operating procedures, and
operasi, dan manual yang berlaku dalam Perseroan      manuals applicable within the Company, in order
sesuai dengan standar terbaik dan peraturan yang      to comply with the best standards and applicable
berlaku. Evaluasi dan pembaruan tersebut akan         regulations. Those evaluations and updates will be
disosialisasikan kepada para pemangku kepentingan     socialized to the stakeholders and performed by
dan dilaksanakan oleh seluruh karyawan termasuk       all employees including the management. These
manajemen. Tindakan-tindakan ini dilakukan untuk      actions are taken to improve the quality of our
meningkatkan kualitas dalam penerapan prinsip         implementation of the best GCG principles within
GCG terbaik di lingkungan Perseroan dari waktu ke     the Company from time to time. To ensure the
waktu. Untuk memastikan implementasi penerapan        implementation of GCG runs effectively, the Company
GCG berjalan dengan efektif, Perseroan secara rutin   conducts periodic evaluations annually performed
melakukan evaluasi tiap tahunnya yang dilakukan       by the GCG Compliance and Ethics Team.
oleh Tim Kepatuhan GCG dan Etika.
Page 108
      PT Cikarang Listrindo Tbk
106   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Pembahasan lebih lanjut mengenai penerapan              Further discussion regarding the implementation of
      tata kelola keberlanjutan PT Cikarang Listrindo Tbk,    sustainable governance of PT Cikarang Listrindo Tbk, is
      juga dibahas dalam bab “Ringkasan Rekomendasi           also discussed in the “Task Force on Climate-Related
      Task Force on Climate-Related Financial Disclosure      Financial Disclosure (TCFD) Recommendations
      (TCFD)”, yang merupakan bagian tidak terpisahkan        Summary” chapter, which is an integral part of this
      dalam Laporan Keberlanjutan ini dan Laporan             Sustainability Report and the 2025 Annual Report of
      Tahunan 2025 PT Cikarang Listrindo Tbk yang terdapat    PT Cikarang Listrindo Tbk under the “Good Corporate
      dalam bab “Tata Kelola Perusahaan yang Baik”.           Governance” chapter.

      Perseroan senantiasa memastikan terjadinya              The Company always ensures the improvement of
      peningkatan kualitas praktik terbaik GCG. Selain        the quality of the GCG best practices. In addition to
      penilaian internal atas kesesuaian penerapan GCG        the internal assessment on the conformity of GCG
      sesuai rekomendasi OJK, Perseroan juga melakukan        implementation with the OJK’s recommendations,
      penilaian internal berdasarkan standar kriteria ASEAN   the Company also conducts an internal assessment
      Corporate Governance Scorecard (ACGS), serta            based on ASEAN Corporate Governance Scorecard
      Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia              (ACGS), as well as General Guidelines for Indonesian
      (PUGKI) tahun 2021 yang diterbitkan Komite Nasional     Corporate Governance (PUGKI) year 2021 issued by
      Kebijakan Governansi.                                   the National Committee on Governance Policy.




      Perkembangan Tingkat Penerapan GCG dengan ASEAN CG Scorecard
      (Self-Assessment)
      The Trend of GCG Implementation Adoption Rate using the ASEAN CG
      Scorecard (Self-Assessment)

                  73,9%           78,9%      81,8%        83,9%        83,4%          85,1%        86,1%




                  2019            2020       2021         2022          2023          2024          2025


      Hasil self-assessment Perseroan tahun buku 2025         The Company’s self-assessment result in 2025
      menunjukkan perolehan tingkat penerapan ACGS            shows an adoption rate of ACGS of 86.1%. This result
      sebesar 86,1%. Hasil tersebut menunjukkan perbaikan     shows an increase from the Company’s first internal
      dari hasil penilaian internal pertama Perseroan untuk   assessment result for 2019, with the adoption rate of
      tahun 2019, dengan tingkat penerapan sebesar 73,9%.     73.9%.
Page 109
                                                                Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                        Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                       107


STRUKTUR TATA KELOLA [GRI 2-9]




                                                                                                                    01
Governance Structure




                                                                                                                    02
Struktur tata kelola Cikarang Listrindo terdiri dari:     The governance structure of Cikarang Listrindo




                                                                                                                    03
                                                          consists of:




                                                                                                                    04
1. Organ Utama, sesuai dengan Undang-Undang               1. Main Organs, based on the Indonesian Republic
   Republik Indonesia No. 40 tahun 2007 tentang              Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability
   Perseroan Terbatas:                                       Companies:




                                                                                                                    05 Sustainability Governance
  • Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) adalah                 • The General Meeting of Shareholders (GMS) is
    badan pengambil keputusan tertinggi.                      the highest decision-making body.




                                                                                                                                 Tata Kelola Keberlanjutan
  • Dewan Komisaris (BOC) memberikan saran                  • The Board of Commissioners (BOC) advises the
    kepada Direksi dan mengawasi manajemen                    Board of Directors and oversees the Company‘s
    Perseroan.                                                management.
  • Direksi (BOD) mengelola Perseroan untuk                 • The Board of Directors (BOD) manages the
    kepentingan pemegang saham dan pemangku                   Company for the interest of its shareholders
    kepentingan lainnya.                                      and other stakeholders.

2. A. Organ Pendukung Dewan Komisaris yang                2. A. Supporting organs of the Board of Commissioners
      dibentuk untuk mendukung pelaksanaan tugas                established to support the implementation




                                                                                                                    06
      dan fungsi Dewan Komisaris sebagai berikut:               of the duties and functions of the Board of
                                                                Commissioners are as follows:




                                                                                                                    07
     • Komite Audit, sesuai dengan Peraturan OJK               • Audit Committee, in accordance with OJK
       No. 55/POJK.04/2015                                       Regulation No. 55/POJK.04/2015




                                                                                                                    08
     • Komite Nominasi dan Remunerasi, sesuai                  • Nomination and Remuneration Committee,
       dengan Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014                  in accordance with OJK Regulation No. 34/




                                                                                                                    09
                                                                 POJK.04/2014

  B. Organ Pendukung Direksi yang dibentuk untuk            B. Supporting organs of the Board of Directors




                                                                                                                    10
     mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi                    established to support the implementation of the
     Direksi, serta pencapaian ESG, adalah sebagai             duties and functions of the Board of Directors, as
     berikut:                                                  well as the achievement of ESG, are as follows:




                                                                                                                    11
     • Unit Audit Internal, sesuai dengan Peraturan            • Internal Audit Unit, in accordance with OJK
       OJK No. 56/POJK.04/2015                                   Regulation No. 56/POJK.04/2015
     • Sekretaris Perusahaan, sesuai dengan                    • Corporate Secretary, in accordance with OJK
       Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014                         Regulation No. 35/POJK.04/2014
     • Komite Manajemen Risiko                                 • Risk Management Committee
     • Komite   Environmental,           Social,    dan        • Environmental, Social,      and   Governance
       Governance (ESG)                                          (ESG) Committee
     • Tim Kepatuhan GCG dan Etika                             • GCG Compliance and Ethics Team
     • Komite Pengarah Teknologi Informasi dan                 • Information and Communication Technology
       Komunikasi (ICT)                                          (ICT) Steering Committee
  C. Organ pendukung eksternal berupa Auditor               C. External supporting organ in the form of External
     Eksternal (independen)                                    Auditor (independent)

Seluruh badan usaha di Indonesia mengadopsi               All business entities in Indonesia adopt 2 (two)
2 (dua) badan atau 2 (dua) tier system, yaitu             body or 2 (two) tier systems, which consist of the
Dewan Komisaris dan Direksi dengan kewenangan             Board of Commissioners and Board of Directors with
dan tanggung jawab yang jelas, sesuai fungsinya           clear authorities and responsibilities, in accordance
masing-masing         sebagaimana diamanahkan             with their respective functions as mandated in the
dalam peraturan dan perundang-undangan, serta             laws and the regulations, as well as the Articles
Anggaran Dasar. Pada tahun 2025, tidak terdapat           of Association. In 2025, there was no Board of
Dewan Komisaris yang merangkap jabatan sebagai            Commissioners who held positions as Directors or
Direksi atau bertindak sebagai manajemen di               acted as management in the Company. [GRI 2-11]
Perseroan. [GRI 2-11]
Page 110
      PT Cikarang Listrindo Tbk
108   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Struktur Tata Kelola PT Cikarang Listrindo Tbk
      Governance Structure of PT Cikarang Listrindo Tbk

         Pemegang Saham dan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)                      Organ Utama
                                                                                  Main Organ
            Shareholders and General Meeting of Shareholders (GMS)
                                                                                  Organ Pendukung Direksi
                                                                                  Supporting Organs for the Board of Directors
                                                                                  Organ Pendukung Dewan Komisaris
                                                                                  Supporting Organs for the Board of Commissioners
                                                                                  Organ Pendukung Eksternal
              Dewan Komisaris                             Direksi
                                                                                  External Supporting Organ
           Board of Commissioners                    Board of Directors




               Komite Nominasi &                                                                                           Tim Kepatuhan
                                                                          Komite Manajemen Risiko1
                 Remunerasi                   Sekretaris Perusahaan                                                          GCG & Etika
                                                                               Risk Management
                Nomination &                   Corporate Secretary                                                       GCG Compliance &
                                                                                  Committee1
            Remuneration Committee                                                                                         Ethics Team


                                                                             Komite Environmental,
                  Komite Audit                  Unit Audit Internal         Social, dan Governance                     Komite Pengarah ICT
                Audit Committee                 Internal Audit Unit       Environmental, Social, and                  ICT Steering Committee
                                                                           Governance Committee




                                 Auditor Eksternal                        Catatan | Notes:
                                                                          1. Terdapat Risk Champion di masing-masing Departemen
                                 External Auditor
                                                                             There is a Risk Champion in each Department

                          Independen | Independent


      Informasi mengenai struktur dan komposisi tata                      Information regarding the governance structure
      kelola dengan rincian informasi komposisi dan                       and composition, including details on membership
      susunan        keanggotaan,                independensi, masa       composition,    independence,          terms         of      office,
      jabatan, rangkap jabatan, gender, kelompok sosial                   concurrent positions, gender, under-represented
      yang kurang terwakili, kompetensi, dan perwakilan                   social groups, competencies, and stakeholder
      pemangku kepentingan; nominasi dan suksesi                          representation; nomination and succession of the
      Dewan Komisaris dan Direksi; penilaian kinerja                      Board of Commissioners and Board of Directors;
      Dewan Komisaris, Direksi, serta seluruh organ                       the performance evaluation of the Board of
      pendukungnya; kebijakan remunerasi; proses untuk                    Commissioners, Board of Directors, and all supporting
      menentukan remunerasi; dan rasio kompensasi                         organs; remuneration policy; process to determine
      total tahunan, dibahas secara detail dalam Laporan                  remuneration; and annual total compensation ratio
      Tahunan 2025 PT Cikarang Listrindo Tbk yang                         is discussed in detail in the 2025 Annual Report of
      terdapat dalam bab “Tata Kelola Perusahaan yang                     PT Cikarang Listrindo Tbk under the “Good Corporate
      Baik”. [GRI 2-9, 2-10, 2-18, 2-19, 2-20, 2-21]                      Governance” chapter. [GRI 2-9, 2-10, 2-18, 2-19, 2-20, 2-21]

      Cikarang Listrindo, dalam tata kelola organisasinya,                Cikarang Listrindo, in its organizational governance, has
      memiliki 6 (enam) Komisaris, 2 (dua) di antaranya                   6 (six) Commissioners, 2 (two) of them are Independent
      merupakan Komisaris Independen, yang memenuhi                       Commissioners, who have criteria in accordance with
      kriteria-kriteria sesuai dengan Peraturan OJK No. 33/               the OJK Regulation No. 33/POJK.03/2014 as below:
      POJK.03/2014 sebagai berikut:
      1. Bukan termasuk orang yang bekerja atau                           1. Not included as an individual who works or has the
         mempunyai wewenang dan tanggung jawab                               authority and responsibility to plan, lead, control,
         untuk merencanakan, memimpin, mengendalikan,                        or supervise the Company’s activities within the
         atau mengawasi kegiatan Perseroan dalam                             last 6 (six) months.				
         waktu 6 (enam) bulan terakhir.
      2. Tidak mempunyai saham, baik secara langsung                      2. Does not own shares, either directly or indirectly, in
         maupun tidak langsung, pada Perseroan.                              the Company.
      3. Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan                          3. Has no affiliation with the Company, members of
         Perseroan, anggota Dewan Komisaris, anggota                         the Board of Commissioners, members of the Board
         Direksi, atau Pemegang Saham utama.                                 of Directors, or major Shareholders.
      4. Tidak mempunyai hubungan usaha, baik secara                      4. Does not have any business relationship, either
         langsung maupun tidak langsung, yang berkaitan                      directly or indirectly, related to the Company’s
         dengan kegiatan usaha Perseroan.                                    business activities.
Page 111
                                                           Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                   Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                 109


TATA KELOLA ESG YANG BERKELANJUTAN [OJK E.1][GRI 2-9, 2-12, 2-13, 2-14]




                                                                                                               01
Sustainable ESG Governance




                                                                                                               02
Direktur Utama bertanggung jawab atas arah           The President Director is responsible for the




                                                                                                               03
kebijakan dan strategi Perseroan dan berperan        objectives of the Company’s policies and strategies,
sebagai pengambil keputusan tertinggi dalam          as well as plays the role as the highest decision-




                                                                                                               04
menjalankan operasional perusahaan. Direktur         maker in managing company operations. The
Utama melalui Direksi juga dapat mendelegasikan      President Director, through the Board of Directors,




                                                                                                               05 Sustainability Governance
tugas dan tanggung jawabnya kepada Direktur lain     may also delegate tasks and responsibilities to other
atau Komite atau Tim Keberlanjutan yang berada       Directors, or the Sustainability Committees or Teams




                                                                                                                            Tata Kelola Keberlanjutan
di bawah Direksi untuk mengembangkan praktik         under the Board of Directors to develop sustainable
Environmental, Social, dan Governance (ESG) yang     Environmental, Social, and Governance (ESG)
berkelanjutan dalam Perseroan.                       practices within the Company.

Dalam menjalankan perannya,       Direktur   Utama   In carrying out its role, the President Director is
bertanggung jawab atas:                              responsible for:
• Mengembangkan dan menetapkan pernyataan            • Developing and establishing the Company’s
  tujuan, nilai, dan misi perusahaan agar selaras      purpose statement, values, and mission to align
  dengan visi jangka panjang Perseroan.                with the Company’s long-term vision.
• Mengarahkan dan menyetujui strategi, kebijakan,    • Directing and approving strategies, policies, and




                                                                                                               06
  serta sasaran keberlanjutan untuk memastikan         sustainability targets to ensure the achievement
  pencapaian target ESG yang terukur.                  of measurable ESG goals.




                                                                                                               07
• Memastikan Kebijakan Keberlanjutan sejalan         • Ensuring that the Sustainability Policy aligns with
  dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan              the Sustainable Development Goals (SDGs),




                                                                                                               08
  (TPB),   regulasi  nasional, serta    standar        national regulations, and international standards
  internasional guna mendukung praktik bisnis          to support responsible and sustainable business




                                                                                                               09
  yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.            practices.

ESG merupakan salah satu topik utama yang            ESG is one of the main topics discussed in the joint




                                                                                                               10
didiskusikan dalam rapat bersama Dewan Komisaris     meetings between the Board of Commissioners and
dan Direksi, yang diadakan sebanyak 3 (tiga) kali    Board of Directors, held 3 (three) times throughout
selama tahun 2025. Bahasan ESG ini antara lain,      2025. The ESG discussions include, but are not




                                                                                                               11
tidak terbatas pada:                                 limited to:
• Merumuskan langkah perbaikan berkelanjutan         • Formulating continual improvement measures to
  untuk meningkatkan kinerja keberlanjutan.            enhance sustainability performance.
• Memastikan strategi keberlanjutan Perseroan        • Ensuring the Company’s sustainability strategy
  dapat beradaptasi dengan dinamika eksternal          can adapt to evolving external dynamics.
  yang terjadi.
• Memastikan program keberlanjutan mencerminkan      • Ensuring    sustainability     programs       reflect
  kepentingan pemangku kepentingan.                    stakeholders’ interests.
• Mengintegrasikan hasil proses identifikasi dan     • Integrating the outcomes of stakeholder
  keterlibatan pemangku kepentingan dalam              identification and engagement processes into
  pengambilan keputusan strategis.                     strategic decision-making.

Sebagai bagian dari pengawasan ESG, Dewan            As part of ESG oversight, the Board of Commissioners
Komisaris dan Direksi juga mengkaji dan menyetujui   and Board of Directors also review and approve
topik material dalam Laporan Keberlanjutan           material topics in the Sustainability Report in
berdasarkan kondisi Perseroan pada periode           accordance with the Company’s conditions during
pelaporan. Selain itu, mereka juga meninjau          the reporting period. Additionally, they review and
dan menyetujui Laporan Keberlanjutan secara          approve the Sustainability Report as a whole.
keseluruhan.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan,             In the Annual General Meeting of Shareholders, the
Dewan Komisaris dan Direksi juga melakukan           Board of Commissioners and the Board of Directors
pelaporan berkala yang memuat perkembangan           also provide periodic reports on the progress of the
program keberlanjutan ESG Perseroan.                 Company’s ESG sustainability programs.
Page 112
      PT Cikarang Listrindo Tbk
110   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Dalam mengelola dampak keberlanjutan Perseroan            To manage the Company’s sustainability impacts on
      terhadap ekonomi, lingkungan, dan masyarakat,             the economy, environment, and society, the Board
      Direksi menunjuk eksekutif senior yang bertanggung        of Directors appoints senior executives responsible
      jawab melalui komite dan tim ESG, sebagai berikut:        through ESG committees and teams as follows:
      1. Komite Manajemen Risiko                                1. Risk Management Committee
         Diketuai oleh Winan Kusno (Risk & Compliance              Chaired by Winan Kusno (Risk & Compliance
         Associate Director) berdasarkan Surat Keputusan           Associate Director) based on the Board of
         Direksi No. 2024-XII/068/DIR tanggal 5 Desember           Directors’ Decree No. 2024-XII/068/DIR dated
         2024, efektif 1 Januari 2025.                             December 5, 2024, effective January 1, 2025.
      2. Komite Environmental, Social, and Governance           2. Environmental, Social, and Governance (ESG)
         (ESG)				                                                 Committee 				
         Diketuai oleh Christanto Pranata (Direktur ESG &          Chaired by Christanto Pranata (ESG & Financial
         Keuangan) berdasarkan Surat Keputusan Direksi             Director) based on the Board of Directors’ Decree
         No. 2024-XII/069/DIR tanggal 5 Desember 2024,             No. 2024-XII/069/DIR dated December 5, 2024,
         efektif 1 Januari 2025. Komite Environmental,             effective January 1, 2025. The Environmental,
         Social, dan Governance (ESG) ini merupakan                Social, and Governance (ESG) Committee is
         integrasi antara Komite Keberlanjutan Lingkungan          an integrated committee formed from the
         dan Komite Corporate Social Responsibility.               Environmental Sustainability Committee and the
                                                                   Corporate Social Responsibility Committee.
      3. Tim Kepatuhan GCG dan Etika                            3. GCG Compliance and Ethics Team
         Diketuai oleh Rani Maheswari Miraza (Sekretaris           Chaired by Rani Maheswari Miraza (Corporate
         Perusahaan) berdasarkan Surat Keputusan                   Secretary) based on the Board of Directors’
         Direksi No. 2024-XII/067/DIR tanggal 5 Desember           Decree No. 2024-XII/067/DIR dated December 5,
         2024, efektif 1 Januari 2025.                             2024, effective January 1, 2025.
      4. Komite Pengarah Teknologi Informasi dan                4. Information and Communication Technology
         Komunikasi (ICT)				                                      (ICT) Steering Committee				
         Diketuai oleh Christanto Pranata (Direktur ESG &          Chaired by Christanto Pranata (ESG & Financial
         Keuangan) berdasarkan Surat Keputusan Direksi             Director) based on the Board of Directors’ Decree
         No. 2025-VIII/036/DIR tanggal 15 Agustus 2025,            No. 2025-VIII/036/DIR dated August 15, 2025,
         efektif 15 Agustus 2025.                                  effective August 15, 2025.
      Setiap komite dan tim bertanggung jawab atas              Each committee and team is responsible
      pemantauan dan evaluasi dampak ESG, kepatuhan             for monitoring and evaluating ESG impacts,
      terhadap regulasi, serta efektivitas program              regulatory compliance, and the effectiveness of
      keberlanjutan. Pelaporan topik ESG dilakukan              sustainability programs. ESG topics are reported
      langsung kepada Direktur Utama, melalui rapat             directly to the President Director through Board
      Direksi, yang diadakan sebanyak 12 kali selama            of Directors meetings, held 12 times in 2025.
      tahun 2025.

      Sebagai     bagian     dari   komitmen     terhadap       As part of the commitment to implementing
      penerapan       prinsip     keberlanjutan,    Dewan       sustainability    principles,   the    Board    of
      Komisaris dan Direksi secara aktif meningkatkan           Commissioners and the Board of Directors actively
      kompetensi mereka melalui pelatihan dan                   enhance their competencies through training and
      pengembangan keterampilan terkait ESG. Pelatihan          skill development related to ESG. These training
      ini diselenggarakan oleh regulator, asosiasi              sessions are conducted by regulators, industry
      industri, dan organisasi independen, dengan total         associations, and independent organizations, with
      waktu pelatihan mencapai 89,5 jam sepanjang               a total training duration of 89.5 hours throughout
      tahun 2025. [GRI 2-17]                                    2025. [GRI 2-17]

      Peningkatan kapabilitas ini membantu badan tata           This enhancement of capabilities supports the
      kelola tertinggi dalam menilai risiko dan peluang         highest governance body in assessing sustainability
      keberlanjutan, menyusun strategi responsif terhadap       risks and opportunities, develop responsive strategies
      isu-isu ESG, serta mengelola dampak ekonomi,              for ESG issues, and manage economic, social, and
      sosial, dan lingkungan secara lebih efektif. [GRI 2-17]   environmental impacts more effectively. [GRI 2-17]
Page 113
                                                               Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                       Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                          111


MANAJEMEN RISIKO [OJK E.3][EU21]




                                                                                                                   01
Risk Management




                                                                                                                   02
                                                                                                                   03
Perseroan       mengimplementasikan       Sistem         The Company implements a Risk Management
Manajemen Risiko yang merujuk pada standar               System that refers to ISO 31000:2018 standard to
ISO 31000:2018, untuk mengidentifikasi, mengukur,        identify, measure, monitor, and control both strategic




                                                                                                                   04
memantau, dan mengendalikan risiko strategis             and operational risks related to economic, social, and
maupun operasional terkait aspek ekonomi, sosial,        environmental aspects. This system is supported by




                                                                                                                   05 Sustainability Governance
dan lingkungan. Sistem ini didukung oleh sistem          other management systems, including:
manajemen lainnya, yaitu:




                                                                                                                                Tata Kelola Keberlanjutan
• Sistem Manajemen Mutu (ISO 9001:2015),                 • Quality Management System (ISO 9001:2015),
• Sistem Manajemen Lingkungan (ISO 14001:2015),          • Environmental Management System (ISO 14001:2015),
• Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan             • Occupational Health and Safety (OHS) Management
  Kerja (K3) (ISO 45001:2018 dan regulasi nasional),       System (ISO 45001:2018 and national regulations),
• Sistem Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan         • Electrical Safety Management System (SMK2),
  (SMK2),
• Sistem   Manajemen       Pengamanan         (SMP)      • Security Management System (SMP) based on the
  berdasarkan Keputusan Menteri Energi dan                 Minister of Energy and Mineral Resources’ Decree




                                                                                                                   06
  Sumber Daya Mineral tentang Objek Vital Nasional.        on National Vital Objects.

Manajemen risiko juga merupakan bagian yang tidak        Risk management also forms an integral part of




                                                                                                                   07
terpisahkan dari proses bisnis dan praktik tata kelola   the Company’s business processes and good
yang baik di seluruh unit Perseroan. Audit terhadap      governance practices across all business units. Risk




                                                                                                                   08
sistem manajemen risiko ini dilakukan paling tidak       Management System audits are conducted at least
1 (satu) kali per tahun untuk memastikan efektivitas     once a year to ensure effective implementation and
pelaksanaan dan kepatuhan terhadap standar.              compliance with standards.




                                                                                                                   09
Direksi memiliki peran sentral dalam merumuskan          The Board of Directors plays a central role in
arah strategi manajemen risiko Perseroan, serta




                                                                                                                   10
                                                         formulating the Company’s risk management
memastikan integrasi risiko ESG dalam proses             strategy and ensuring the integration of ESG risks
pengambilan keputusan dan kebijakan usaha.               into decision-making and business policies.




                                                                                                                   11
Untuk mendukung pelaksanaan tersebut, Direksi            To support this implementation, the Board of Directors
membentuk Komite Manajemen Risiko yang                   establishes a Risk Management Committee that is
bertugas memantau dan mengevaluasi penerapan             responsible for periodically monitoring and evaluating
manajemen risiko secara berkala, menetapkan              the implementation of risk management, deciding on
keputusan atas usulan mitigasi atau penanganan           proposed mitigation or other risk treatment measures,
risiko, memberikan rekomendasi penyempurnaan             providing recommendations to improve the risk
sistem dan kelengkapan manajemen risiko, serta           management system and its supporting elements,
melaporkan risiko-risiko penting perusahaan.             and reporting significant risks of the Company.

Untuk   pelaksanaan    sehari-hari,   Perseroan          For day-to-day implementation, the Company
membentuk Unit Manajemen Risiko di bawah                 has established a Risk Management Unit under
Departemen Risk & System yang bertugas                   the Risk & System Department to coordinate,
mengoordinasikan, memantau, mereviu, dan                 monitor, review, and report the implementation of
melaporkan implementasi manajemen risiko                 risk management together with Risk Champions
bersama Risk Champion dan Risk Owner di masing-          and Risk Owners in each department.
masing departemen.

Pada tahun 2025, telah dilaksanakan 3 (tiga) rapat       In 2025, 3 (three) Risk Management Committee
Komite Manajemen Risiko, yang membahas, antara           meetings were held to discuss, among other,
lain, pelaksanaan manajemen risiko di Perseroan,         the implementation of risk management in the
tindak lanjut hasil audit internal dan eksternal         Company, follow-ups on internal and external risk
manajemen risiko, risiko korporat, serta pembahasan      management audit results, corporate risks, as well
dan penerapan kerangka kerja, dan rencana kerja          as the discussion and implementation of the risk
Unit Manajemen Risiko untuk tahun 2026.                  management framework and the Risk Management
                                                         Unit’s work plan for 2026.
Page 114
      PT Cikarang Listrindo Tbk
112   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Selain itu, pemantauan implementasi manajemen           Additionally, the implementation of risk management
      risiko juga dilakukan setiap kuartal oleh Unit          is monitored quarterly by the Risk Management
      Manajemen Risiko bersama Risk Champion dan Risk         Committee together with Risk Champions and Risk
      Owner untuk mengevaluasi risiko korporat, risiko        Owners to evaluate corporate risks, key departmental
      utama departemen, risiko lintas departemen, serta       risks, cross-departmental risks and ensure the
      memastikan pelaksanaan mitigasi secara kolaboratif.     collaborative implementation of mitigation efforts.

      Perseroan juga mengelola aplikasi RIMA sebagai          The Company also manages the RIMA application
      sarana terintegrasi untuk pencatatan daftar risiko,     as an integrated tool for maintaining risk registers,
      pemantauan mitigasi, dan pembaruan profil risiko        monitoring mitigation measures, and updating risk
      oleh fungsi-fungsi terkait.                             profiles by relevant functions.

      Dewan Komisaris melakukan pengawasan terhadap           The Board of Commissioners oversees the
      penerapan manajemen risiko dengan dukungan              implementation of risk management process with
      Komite Audit, serta melalui rapat gabungan              the support of the Audit Committee, including
      bersama Direksi.                                        through joint meetings with the Board of Directors.

      Sebagai bagian dari penguatan ketangguhan               As part of strengthening organizational resilience,
      organisasi, Perseroan juga menerapkan Corporate         the Company also implements a Corporate Business
      Business Continuity Plan (CBCP) untuk melengkapi        Continuity Plan (CBCP) to complement its risk
      sistem manajemen risiko dalam menghadapi                management system in responding to emergencies
      kondisi darurat atau krisis. Dalam CBCP, krisis         or crisis situations. Under the CBCP, a crisis is
      dipahami sebagai situasi yang tidak normal              understood as an abnormal and unstable situation
      dan tidak stabil yang dapat mengancam tujuan            that may threaten strategic objectives, reputation, or
      strategis, reputasi, atau keberlangsungan usaha.        business viability. The CBCP is designed to maintain
      CBCP dirancang untuk menjaga fungsi bisnis              critical business functions, minimize impacts on
      kritis, meminimalkan dampak terhadap karyawan,          employees, assets, customers, and stakeholders,
      aset, pelanggan, dan pemangku kepentingan,              and accelerate operational recovery in the event
      serta mempercepat pemulihan operasi ketika              of disruption. The approach applied is based on
      terjadi gangguan. Pendekatan yang digunakan             loss of resource, covering potential loss of people,
      berbasis loss of resource, yang mencakup potensi        facilities/property, suppliers, and technology, and
      kehilangan tenaga kerja, fasilitas/properti, pemasok,   is implemented through the stages of prevention/
      dan teknologi, serta diterapkan melalui tahapan         mitigation, preparedness, response, and recovery.
      pencegahan/mitigasi, kesiapsiagaan, tanggapan,
      dan pemulihan.

      Tata kelola krisis dalam CBCP berada di bawah           Crisis governance under the CBCP is overseen by
      Direksi. Presiden Direktur memiliki tanggung            the Board of Directors. The President Director holds
      jawab      akhir  atas   pengambilan    keputusan       the ultimate responsibility for business continuity
      keberlangsungan bisnis dan aktivasi fungsi              decision-making and the activation of the
      keberlangsungan bisnis Perseroan. Wakil Presiden        Company’s business continuity functions. The Vice
      Direktur memimpin organisasi keberlangsungan            President Director leads the Company’s business
      bisnis perusahaan, sedangkan Direktur Teknik            continuity organization, while the Technical Director
      memimpin koordinasi operasional harian selama           leads the day-to-day operational coordination
      aktivasi CBCP, tanggapan, dan pemulihan. Seluruh        during CBCP activation, response, and recovery.
      departemen terkait melaporkan perkembangan              All relevant departments report the progress of
      penanganan kepada Direktur Teknik, yang                 crisis handling to the Technical Director, who in turn
      selanjutnya      menyampaikan     perkembangan          reports to the Vice President Director and the Board
      tersebut kepada Wakil Presiden Direktur dan             of Directors as needed. In line with the Company’s
      Direksi    sesuai   kebutuhan.  Sejalan   dengan        risk management framework, the Risk Management
      kerangka manajemen risiko Perseroan, Komite             Committee supports the periodic monitoring and
      Manajemen Risiko mendukung pemantauan dan               evaluation of risk management implementation,
      evaluasi berkala atas penerapan manajemen               including as part of strengthening preparedness
      risiko, termasuk sebagai bagian dari penguatan          and organizational resilience in responding to
      kesiapsiagaan dan ketangguhan organisasi dalam          crisis situations. The CBCP is also supported
      menghadapi situasi krisis. CBCP juga didukung           by business impact analysis to identify critical
      oleh analisis dampak bisnis untuk mengidentifikasi      business functions, potential operational and
      fungsi bisnis kritis, potensi dampak operasional        financial impacts, and basic recovery requirements
      dan keuangan, serta kebutuhan dasar pemulihan           as the basis for strengthening the Company’s
      sebagai dasar penguatan strategi kesiapsiagaan          preparedness and recovery strategies.
      dan pemulihan Perseroan.
Page 115
                                                                Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                         Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                             113


Sebagai bagian dari mitigasi risiko non-finansial,       As part of non-financial risk mitigation, the Company




                                                                                                                        01
Perseroan juga memperkuat tata kelola keamanan           also strengthens cybersecurity governance through
siber melalui pembaruan infrastruktur, pencegahan        infrastructure updates, prevention of unauthorized




                                                                                                                        02
akses jaringan ilegal, serta peningkatan sistem          network access, and enhancement of defence systems
pertahanan terhadap potensi ancaman siber                against potential cyber threats that could disrupt
yang dapat mengganggu operasional maupun                 operations or compromise critical company data.




                                                                                                                        03
membahayakan data penting perusahaan.




                                                                                                                        04
Rincian mengenai pelaksanaan manajemen risiko            Details on risk management implementation and
dan pengawasan oleh Direksi serta Dewan Komisaris        oversight by the Board of Directors and the Board
dapat ditemukan dalam Laporan Tahunan 2025               of Commissioners can be found in the 2025 Annual




                                                                                                                        05 Sustainability Governance
PT Cikarang Listrindo Tbk, pada bab “Tata Kelola         Report of PT Cikarang Listrindo Tbk, under the “Good
Perusahaan yang Baik”. [OJK E.3]                         Corporate Governance” chapter. [OJK E.3]




                                                                                                                                     Tata Kelola Keberlanjutan
PENGELOLAAN BENTURAN KEPENTINGAN [GRI 2-15]
Conflict of Interest Management


Perseroan memiliki pedoman transaksi benturan            The Company has guidelines for conflict of interest




                                                                                                                        06
kepentingan, yang diatur dalam “Pedoman Transaksi        transactions, outlined in the “Affiliated Transactions and
Afiliasi dan Benturan Kepentingan”, yang dapat diakses   Conflict of Interest Guidelines”, which can be accessed
melalui situs web Perseroan (www.listrindo.com).         through the Company’s website (www.listrindo.com).




                                                                                                                        07
Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan seluruh         This policy aims to ensure that decisions and
keputusan dan transaksi dilakukan secara transparan,     transactions are conducted with transparency,




                                                                                                                        08
akuntabel, wajar (arm’s length), dan mengutamakan        accountability, at arm’s length basis, and prioritizing the
kepentingan Perseroan. Perseroan memiliki proses         Company’s interests. The Company has established




                                                                                                                        09
pencegahan dan mitigasi benturan kepentingan             processes for the prevention and mitigation of conflicts
oleh organ tata kelola tertinggi, serta mekanisme        of interest by the highest governance body, as well as
pengungkapan kepada pemangku kepentingan.                mechanisms for disclosure to stakeholders.




                                                                                                                        10
Pengelolaan     benturan      kepentingan   berlaku      Conflict of interest management applies to the
bagi Dewan Komisaris, Direksi, dan Pemegang              Board of Commissioners, the Board of Directors, and




                                                                                                                        11
Saham Utama, serta personel yang terlibat dalam          Major Shareholders, as well as personnel involved in
pengambilan      keputusan      dan/atau  transaksi      decision-making and/or material transactions. Each
material. Setiap pihak wajib:                            party is required to:
• Mengutamakan kepentingan Perseroan dalam               • Prioritize the Company’s interests in all business
  setiap keputusan bisnis.                                 decisions.
• Menghindari tindakan yang menguntungkan                • Avoid actions that favor personal interests/
  kepentingan pribadi/afiliasi yang berpotensi             affiliations that could potentially harm the
  merugikan Perseroan.                                     Company.
• Mengungkapkan secara transparan jika terdapat          • Disclose, in a transparent manner, any potential
  potensi transaksi yang melibatkan konflik                transactions involving a conflict of interest to the
  kepentingan kepada Sekretaris Perusahaan                 Corporate Secretary before any decision is made
  sebelum keputusan diambil atau transaksi                 or any transaction is executed.
  dilaksanakan.

Untuk memastikan benturan kepentingan dapat              To ensure conflict of interests are prevented and
dicegah dan dimitigasi, Perseroan menerapkan             mitigated, the Company implements the following
proses berikut:                                          process:
• Identifikasi dini dan deklarasi                        • Early identification and declaration
  Saat suatu agenda keputusan atau transaksi               When a decision agenda or transaction is
  diusulkan, Sekretaris Perusahaan melakukan               proposed, the Corporate Secretary conducts an
  penyaringan awal terhadap keterkaitan pihak              initial screening of any linkages to related/affiliated
  berelasi/afiliasi. Jika terdapat indikasi benturan       parties. If a potential conflict of interest is indicated,
  kepentingan, pihak terkait wajib mengungkapkan           the relevant party must disclose and submit
  dan      menyampaikan         deklarasi    kepada        a declaration to the Corporate Secretary.
  Sekretaris Perusahaan.
Page 116
      PT Cikarang Listrindo Tbk
114   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      • Penilaian dan kaji kepatuhan                        • Review and compliance assessment
        Sekretaris Perusahaan menelaah informasi dan          The Corporate Secretary reviews the information
        menyampaikan hasil penelaahan kepada Direktur         and submits the review results to the President
        Utama untuk tindak lanjut.                            Director for follow-up actions.
      • Pengendalian pengambilan keputusan                  • Decision-making controls
        Pihak yang memiliki benturan kepentingan              Parties with a conflict of interest are not involved
        tidak dilibatkan dalam pembahasan maupun              in deliberations or decision-making on the related
        pengambilan keputusan atas transaksi terkait,         transaction, and decisions are formalized through
        dan keputusan diformalkan melalui rapat Direksi       meetings of the Board of Directors and/or the
        dan/atau organ terkait.                               relevant governing body.
      • Dokumentasi dan jejak audit                         • Documentation and audit trail
        Seluruh   pengungkapan,     hasil  penelaahan,        All disclosures, review results, and meeting
        serta keputusan rapat didokumentasikan untuk          resolutions   are    documented    to ensure
        memastikan akuntabilitas dan keterlacakan.            accountability and traceability.
      Apabila Perseroan melakukan Transaksi Benturan        If the Company undertakes a Conflict of Interest
      Kepentingan,    Perseroan mengikuti   prosedur        Transaction, it follows the applicable regulatory
      regulator, termasuk:                                  procedures, including:
      • Menggunakan penilai (independen) untuk menilai      • Appointing an independent appraiser to assess the
        kewajaran/nilai wajar transaksi;                      fairness and/or fair value of the transaction;
      • Melakukan keterbukaan informasi kepada publik;      • Making public disclosures;
      • Menyampaikan keterbukaan informasi dan              • Submitting the disclosure and supporting
        dokumen pendukung kepada Otoritas Jasa                documents to the Financial Services Authority
        Keuangan (OJK); serta                                 (OJK); and
      • Memperoleh persetujuan        Pemegang      Saham   • Obtaining approval from Independent Shareholders
        Independen dalam RUPS.                                at a General Meeting of Shareholders (GMS).

      Dalam kondisi tertentu, transaksi dengan nilai        Under certain conditions, transactions with a
      tidak melebihi 0,5% dari modal disetor atau           value not exceeding 0.5% of the Company’s paid-
      Rp5 miliar (menggunakan nilai yang lebih rendah)      up capital or Rp5 billion (whichever is lower) are
      tidak wajib memenuhi prosedur sebagaimana             not required to comply with the procedures set
      diatur dalam Pasal 11 ayat (1) Peraturan OJK          out in Article 11 paragraph (1) of OJK Regulation
      No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi        No. 42/ POJK.04/2020 on Affiliated Transactions
      dan Transaksi Benturan Kepentingan, namun             and Conflict of Interest Transactions, however, the
      Perseroan tetap wajib melaporkan kepada               Company must still make report to OJK no later than
      OJK paling lambat pada akhir hari kerja ke-2          the end of the 2nd business day after the transaction
      setelah tanggal transaksi sesuai Pasal 12 ayat (2)    date, in accordance with Article 12 paragraph (2) of
      Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020.                    OJK Regulation 42/POJK.04/2020.

      Pengungkapan       terkait  benturan    kepentingan   Disclosures related to conflicts of interest are
      disampaikan Perseroan melalui dokumen pelaporan       provided by the Company through its corporate
      korporasi. Pengungkapan pihak berelasi disajikan      reporting documents. Related party disclosures are
      dalam Laporan Keuangan 2025, sementara informasi      presented in the 2025 Financial Statements, while
      hubungan afiliasi terkait rangkap jabatan disajikan   information on affiliated relationships related to
      dalam Laporan Tahunan 2025 PT Cikarang Listrindo      concurrent position is presented in the 2025 Annual
      Tbk pada bab “Tata Kelola Perusahaan yang Baik”,      Report of PT Cikarang Listrindo Tbk under the “Good
      serta informasi struktur kepemilikan dan pemegang     Corporate Governance” chapter, and information on
      saham pengendali disajikan dalam bab “Profil          the ownership structure and controlling shareholders
      Perusahaan”. Sepanjang tahun pelaporan, Perseroan     is presented under the “Company Profile” chapter.
      juga menyatakan bahwa tidak terdapat kepemilikan      Throughout the reporting year, the Company also
      saham lintas organisasi (cross-shareholding) antara   states that there were no cross-shareholdings
      Perseroan dengan pemasok maupun pemangku              between the Company and its suppliers or other
      kepentingan lain yang dapat menimbulkan               stakeholders that could give rise to conflicts
      benturan kepentingan.                                 of interest.

      Pada tahun 2025, Perseroan menyatakan tidak ada       In 2025, the Company stated there were no incidents
      kejadian benturan kepentingan yang berkaitan          of conflicts of interest related to cross-board
      dengan keanggotaan lintas dewan, kepemilikan          memberships, cross-shareholdings with suppliers
      saham lintas organisasi dengan pemasok dan            and other stakeholders, or controlling shareholder
      pemangku kepentingan lain, maupun aspek               matter.
      pemegang saham pengendali.
Page 117
                                                               Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                       Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                       115


KOMUNIKASI MASALAH PENTING DAN MEKANISME REMEDIASI




                                                                                                                   01
Communication of Critical Concerns and Processes to Remediate




                                                                                                                   02
Perseroan membangun budaya komunikasi dua                The Company fosters a two-way communication




                                                                                                                   03
arah yang mendorong karyawan dan pemangku                culture   that    encourages     employees     and
kepentingan     untuk   menyampaikan     saran,          stakeholders to provide feedback, seek advice, and




                                                                                                                   04
meminta nasihat, serta melaporkan kekhawatiran           raise concerns or report suspected misconduct
atau dugaan pelanggaran secara bertanggung               responsibly.     This    supports    transparency,
jawab. Mekanisme ini mendukung transparansi,             accountability, and the management of economic,




                                                                                                                   05 Sustainability Governance
akuntabilitas, serta pengelolaan isu ekonomi,            environmental, social, and governance issues that
lingkungan, sosial, dan tata kelola yang dapat           may affect the Company.		




                                                                                                                                Tata Kelola Keberlanjutan
berdampak pada Perseroan.


Mekanisme untuk Meminta Nasihat                          Mechanisms to Seek Advise and Raise
dan Menyampaikan Keluhan [GRI 2-26]                      Concerns [GRI 2-26]

Perseroan menyediakan kanal bagi pihak internal          The Company provides channels for both internal
maupun eksternal untuk meminta nasihat dan/atau          and external parties to seek advice and/or raise
menyampaikan keluhan, dugaan pelanggaran,                concerns, submit complaints, and report suspected




                                                                                                                   06
serta isu lainnya, melalui:                              violations, through:
• Email konsultasi dan pengaduan yang terdiri dari:      • Consultation and complaint emails:




                                                                                                                   07
  - konsultasi.etika@listrindo.com, untuk menyampaikan     - konsultasi.etika@listrindo.com, for submitting
    pendapat atau konsultasi terkait etika dan               opinions or consultations regarding ethics and




                                                                                                                   08
    kepatuhan.                                               compliance.
  - pengaduan.gcg@listrindo.com, untuk pelaporan           - pengaduan.gcg@listrindo.com, for reporting
    dugaan pelanggaran tata kelola dan benturan              suspected governance violations and conflicts




                                                                                                                   09
    kepentingan.                                             of interest.
• Sistem whistleblowing melalui situs web                • Whistleblowing system available on the website




                                                                                                                   10
  (www.listrindo.com) yang memungkinkan pelaporan          (www.listrindo.com), enabling secure reporting
  secara aman, dengan opsi pelaporan anonim,               with anonymous option for issues such as ethical




                                                                                                                   11
  untuk isu seperti pelanggaran etika atau hukum,          or legal violations, harassment, discrimination,
  pelecehan,      diskriminasi, korupsi, benturan          corruption, conflicts of interest, and other
  kepentingan, dan isu relevan lainnya.                    relevant concerns.

Perseroan menjaga kerahasiaan pelapor dan                The Company maintains confidentiality of reporters
informasi yang disampaikan, serta mendorong              and information submitted and encourages
pelaporan dengan itikad baik untuk mendukung             reporting in good faith to support an objective
penanganan isu secara objektif.                          handling process.

Sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat proses        As part of its efforts to strengthen the whistleblowing
whistleblowing dan praktik tata kelola perusahaan        process and good corporate governance practices,
yang baik, Perseroan akan menunjuk pihak ketiga          the Company will appoint an independent third
independen pada tahun 2026 guna mendukung                party in 2026 to support the whistleblowing reporting
pelaporan dan penanganan whistleblowing.                 and handling.


Proses Penanganan dan Remediasi [GRI 2-25]               Handling and Remediation Process [GRI 2-25]

Setiap laporan atau masukan yang diterima dikaji         All reports and inputs received are first reviewed by
terlebih dahulu oleh Tim Kepatuhan GCG dan               the GCG Compliance and Ethics Team to assess
Etika untuk memastikan kelengkapan informasi             completeness, determine urgency, and identify
dan mengidentifikasi tingkat urgensi serta potensi       potential impacts. The matter is then escalated to
dampaknya.     Selanjutnya,    isu   disampaikan         the relevant Director for further action in line with
kepada Direktur terkait untuk tindak lanjut sesuai       authority and case characteristics.
kewenangan dan karakteristik kasus.
Page 118
      PT Cikarang Listrindo Tbk
116   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Setelah dilakukan kajian awal, isu-isu yang masuk        After an initial assessment, reported issues will be
      akan ditindaklanjuti berdasarkan tingkat urgensinya.     addressed based on their level of urgency. The
      Penanganan       mencakup       investigasi  internal,   handling process includes internal investigations,
      koordinasi lintas fungsi, penerapan tindakan korektif,   cross-functional     coordination,   implementation
      hingga langkah pemulihan atas dampak yang                of corrective actions, and recovery measures for
      dialami pihak terkait (apabila diperlukan). Jika         affected parties (if needed). Where necessary,
      diperlukan, Perseroan dapat melakukan perbaikan          the Company, may implement process/policy
      proses/kebijakan dan/atau pemberian sanksi               improvements and/or apply internal sanctions in
      internal sesuai ketentuan. Seluruh proses dijalankan     accordance with the applicable provisions. The
      dengan integritas dan menjaga kerahasiaan, dengan        entire process is conducted with integrity and
      tujuan mencegah berulangnya kejadian serupa dan          confidentiality to prevent recurrence and strengthen
      memperkuat tata kelola yang bertanggung jawab.           responsible governance.

      Selain itu, komite dan tim terkait pelaksanaan ESG       Additionally, the committees and teams related to
      juga mengumpulkan isu strategis melalui diskusi          ESG implementation also gather strategic issues
      kelompok terfokus (FGD) maupun survei pemangku           through focused group discussions (FGD) and
      kepentingan. Masukan yang bersifat strategis akan        stakeholder surveys. Strategic input will be conveyed
      disampaikan kepada Direksi, dan ditindaklanjuti oleh     to the Board of Directors and followed up by the
      tim atau departemen yang terkait.                        relevant team or department.


      Komunikasi Masalah Penting kepada                        Communication of Critical Concerns to
      Organ Tata Kelola Tertinggi [GRI 2-16]                   the Highest Governance Body [GRI 2-16]

      Perseroan memastikan isu-isu material dan                The Company ensures that material issues and
      kekhawatiran yang signifikan, terutama yang              significant concerns, particularly those that may
      berpotensi memengaruhi kinerja dan keberlanjutan         affect performance and long-term sustainability,
      Perseroan, dikomunikasikan melalui jalur pelaporan       are communicated through internal reporting lines.
      internal. Dalam rapat gabungan Dewan Komisaris           In the joint meetings of the Board of Commissioners
      dan Direksi yang diadakan setiap (4) empat bulan         and Board of Directors, held every (4) four months,
      sekali, Direksi membahas isu-isu material kepada         the Board of Directors discusses material issues to
      Dewan Komisaris untuk memperoleh masukan                 the Board of Commissioners to obtain feedback,
      dan nasihat strategis, guna memastikan bahwa             and strategic advices, ensuring that the policies and
      kebijakan dan keputusan Direksi tetap sejalan            decisions of the Board of Directors remain aligned
      dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik          with the good corporate governance principles and
      serta mendukung keberlanjutan jangka panjang.            support long-term sustainability.

      Pada tahun 2025, Perseroan telah melaporkan 100%         In 2025, the Company reported 100% of identified
      masalah penting terkait aspek ekonomi, lingkungan,       material issues related to economic, environmental,
      sosial, dan tata kelola kepada Dewan Komisaris,          social, and governance aspects were communicated to
      melalui mekanisme tersebut.                              the Board of Commissioners through this mechanism.


      Pemantauan Efektivitas Mekanisme                         Monitoring Effectiveness

      Perseroan melakukan pemantauan dan evaluasi              The Company monitors and evaluates the
      efektivitas mekanisme pengaduan secara berkala           effectiveness of its grievance mechanism regularly
      dalam rapat evaluasi tahunan Tim Kepatuhan GCG           during the annual evaluation meeting of the GCG
      dan Etika, guna memastikan sistem tetap responsif,       and Ethics Compliance Team, to ensure the system
      adil, dan dapat ditingkatkan secara berkelanjutan.       remains responsive, fair, and continuously improved.
Page 119
                                                               Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                       Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                        117


KODE ETIK [GRI 2-23]




                                                                                                                   01
Code of Conduct




                                                                                                                   02
                                                                                                                   03
Pedoman Etika dan Perilaku Cikarang Listrindo            Cikarang Listrindo’s ethical and behavioural
dituangkan dalam Kode Etik Perusahaan yang               guidelines are set out in the Company’s Code
menetapkan komitmen Perseroan terhadap perilaku          of Conduct, which states the Company’s policy




                                                                                                                   04
bisnis yang bertanggung jawab serta standar              commitments to responsible business conduct and
perilaku yang wajib dipatuhi oleh seluruh insan          behavioural standards that must be applied by all




                                                                                                                   05 Sustainability Governance
Perseroan. Kode Etik ini mencakup prinsip etika bisnis   Company’s employees. The Code covers business
dan etos kerja, serta menegaskan nilai integritas,       ethics and work ethos, and reinforces the values of




                                                                                                                                Tata Kelola Keberlanjutan
transparansi, dan akuntabilitas dalam seluruh            integrity, transparency, and accountability across
aktivitas operasional.                                   the Company’s operations.

Dalam penerapannya, Kode Etik merujuk pada               In its implementation, the Code of Conduct refers
standar internasional yang relevan, termasuk             to relevant international standards, including the
Universal Declaration of Human Rights, dan               Universal Declaration of Human Rights, and affirms
menegaskan komitmen penghormatan hak asasi               the Company’s commitment to respect human
manusia, antara lain non-diskriminasi, bebas dari        rights, including non-discrimination, freedom from
kerja paksa dan pekerja anak, serta kebebasan            forced and child labour, and freedom of association.
berserikat. Perseroan juga menerapkan prinsip            The Company also requires prudence in decision-




                                                                                                                   06
kehati-hatian dalam pengambilan keputusan dan            making and encourages the application of due
mendorong penerapan uji tuntas (due diligence)           diligence to manage economic, environmental, and




                                                                                                                   07
dalam mengelola dampak ekonomi, lingkungan,              social impacts.
dan sosial.




                                                                                                                   08
Kode Etik disetujui oleh Direksi dan pelaksanaannya      The Code of Conduct is approved by the Board of
diawasi oleh Tim Kepatuhan GCG dan Etika.                Directors and its implementation is overseen by the




                                                                                                                   09
Ketentuan ini berlaku di seluruh entitas usaha           GCG Compliance and Ethics Team. It applies across
Perseroan dan menjadi rujukan dalam menjalin             all Company entities and serves as a reference in
hubungan dengan mitra bisnis, termasuk ekspektasi        the Company’s relationships with business partners,




                                                                                                                   10
perilaku yang sejalan dengan prinsip-prinsip             including expectations for conduct aligned with
Perseroan. Sosialisasi Kode Etik dilakukan melalui       the Company’s principles. Communication and




                                                                                                                   11
pelatihan, integrasi dalam orientasi karyawan            dissemination are carried out through training,
baru, serta komunikasi melalui kanal internal.           integration into new employee orientation, and
                                                         internal communication channels.

Dokumen Kode Etik Cikarang Listrindo dapat               The Cikarang Listrindo Code of Conduct is publicly
diakses publik melalui situs web resmi Perseroan di      available on the Company’s official website at
www.listrindo.com.                                       www.listrindo.com.




KEBIJAKAN ANTI-KORUPSI DAN GRATIFIKASI
Anti-Corruption and Gratification Policy


Korupsi menjadi perhatian besar bagi pemangku            Corruption is a great concern to stakeholders and the
kepentingan dan Perseroan. Cikarang Listrindo            Company. Cikarang Listrindo is committed to taking
berkomitmen untuk melakukan berbagai upaya               various measures to prevent all forms of corruption,
pencegahan dari segala tindak korupsi, gratifikasi,      gratification, and fraud within the Company in
dan penyelewengan (fraud) di dalam Perseroan             order to create clean and law-abiding corporate
demi menciptakan praktik tata kelola perusahaan          governance practices.
yang bersih dan patuh kepada hukum.
Page 120
      PT Cikarang Listrindo Tbk
118   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Upaya tersebut diimplementasikan Cikarang                   These efforts were implemented by Cikarang
      Listrindo dengan melakukan upaya mitigasi risiko            Listrindo through risk mitigation in every operational
      dalam setiap aktivitas operasional dan bisnis.              and business activity. The Company is committed
      Perseroan berkomitmen menjalankan praktik                   to conducting business practices that are clean
      bisnis yang bersih dan menjauhi segala bentuk               and free from any form of fraud. The Company
      kecurangan. Perseroan secara rutin melakukan                regularly conducts socialization and supervision to
      sosialisasi dan pengawasan kepada seluruh                   all employees and parties involved in the Company’s
      karyawan dan berbagai pihak yang terlibat dalam             operational and business activities. The Company
      kegiatan operasional maupun bisnis Perseroan.               has insignificant risk of corruption in its operational
      Perseroan tidak memiliki risiko yang signifikan atas        activities.
      aktivitas korupsi dalam kegiatan operasi Perseroan.

      Dalam rangka memitigasi adanya praktik Korupsi,             In order to mitigate the practice of Corruption,
      Kolusi, dan Nepotisme (KKN), Perseroan telah                Collusion, and Nepotism (KKN), the Company has
      membuat panduan tentang perilaku etika (Pedoman             developed a code of ethical behavior (Code of
      Etika dan Perilaku), yang berisi nilai-nilai etika bisnis   Conduct), which contains the value of business ethics
      serta mengembangkannya untuk disesuaikan dengan             and updated it to align with business developments
      perkembangan bisnis dan perubahan peraturan.                and any regulatory changes.

      Kami juga secara berkala mengirimkan surat imbauan          We also periodically send notification letter to all
      kepada seluruh mitra kerja Perseroan, termasuk              of the Company’s business partners, including
      pelanggan, pemasok maupun kontraktor terkait                customers, suppliers or contractors, regarding the
      komitmen Perseroan dalam menerapkan Pedoman                 Company’s commitment to implementing Good
      Tata Kelola Perusahaan yang Baik, Pedoman Etika,            Corporate Governance Guidelines, the Code of
      dan Perilaku, serta pelaksanaan kebijakan anti-             Conduct, and the implementation of anti-corruption
      korupsi dan gratifikasi, serta meminta mitra kerja          and gratification policies, as well as asking business
      untuk menyampaikan informasi jika mengetahui                partners to inform the Company of any violation
      adanya pelanggaran yang dilakukan oleh Dewan                committed by the Board of Commissioners, Board of
      Komisaris, Direksi maupun karyawan Perseroan.               Directors or employees of the Company.

      Dalam upaya mencegah adanya praktik KKN,                    In an effort to prevent KKN practices, the Company
      Perseroan secara rutin melakukan pelatihan                  routinely conducts refreshment trainings regarding
      refreshment terkait integritas dan implementasi             integrity and the implementation of corporate
      nilai perusahaan sejak tahun 2021. Selama tahun             values since 2021. In 2025, these training activities are
      2025, kegiatan pelatihan ini difokuskan untuk               specifically focused on the staff-level employees,
      karyawan level staf, dan akan dilanjutkan secara            and will be continued regularly to enhance
      regular untuk meningkatkan pemahaman atas                   understanding of the implementation of anti-
      penerapan anti-KKN.                                         corruption practices.

      Lebih jauh, Kami juga mendorong karyawan                    In addition, We also encourage employees and
      dan pihak eksternal untuk ikut berperan dalam               external parties to participate in assisting efforts
      membantu upaya pencegahan dan pemberantasan                 to prevent and eradicate KKN by informing the
      KKN dengan menginformasikan kepada Perseroan                Company through reports of Violations of the
      melalui laporan Pelanggaran Pedoman Etika dan               Code of Ethics, by letter or email, regarding any
      Perilaku, dengan surat atau email, tentang tindakan         corrupt action involving the Company by using the
      korupsi yang melibatkan Perseroan dengan                    mechanism in the Whistleblower Policy.
      mekanisme dalam Kebijakan Whistleblower.

      Selama periode 2025, Perseroan tidak memiliki kasus         The Company has no corruption cases involving
      korupsi yang melibatkan karyawan maupun mitra kerja.        employees or business partners during the 2025 period.
Page 121
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
       Driving Resilience through Sustainability
                                                       119




                                                   01
                                                   02
                                                   03
                                                   04
                                                   05 Sustainability Governance
                                                                Tata Kelola Keberlanjutan
                                                   06
                                                   07
                                                   08
                                                   09
                                                   10
                                                   11
Page 122
      PT Cikarang Listrindo Tbk
120   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




      Keandalan Operasi
      dan Kontribusi
      Strategisnya
      Terhadap Industri
      dan Perekonomian
      Indonesia
      Operational Reliability and Its Strategic
      Contribution to the Industry and
      Economy of Indonesia
Page 123
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
       Driving Resilience through Sustainability
                                                   121
Page 124
      PT Cikarang Listrindo Tbk
122   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




                 “
      KEANDALAN OPERASI DAN KONTRIBUSI STRATEGISNYA
      TERHADAP INDUSTRI DAN PEREKONOMIAN INDONESIA
      Operational Reliability and Its Strategic Contribution to the Industry
      and Economy of Indonesia




                  Keandalan operasi merupakan salah satu fondasi utama
                  keberlanjutan Cikarang Listrindo, yang terus diperkuat
                  melalui inovasi dan investasi strategis transisi energi.
                  Dengan menjaga stabilitas penyaluran listrik, Perseroan
                  turut mendukung pertumbuhan industri dan menciptakan
                  nilai ekonomi yang berkelanjutan bagi para pemangku
                  kepentingan.

                  Operational reliability is one of the cornerstone of Cikarang Listrindo’s
                  sustainability, that is continually strengthened through innovative and
                  strategic investments in the energy transition. By maintaining energy
                  supply stability, the Company supports the industrial growth and creates
                  sustainable economic value for its stakeholders.
Page 125
                                                                       Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                              Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                          123


KEANDALAN OPERASI




                                                                                                                                                 01
Operational Reliability




                                                                                                                                                 02
Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor                   As a company operating in the electricity sector,




                                                                                                                                                 03
ketenagalistrikan,     Cikarang  Listrindo turut             Cikarang Listrindo has contributed to driving
berkontribusi dalam menggerakkan pertumbuhan                 economic growth in Indonesia. The Company




                                                                                                                                                 04
ekonomi Indonesia. Pelanggan Perseroan yang                  has a diverse customer base, including industrial,
beragam, termasuk di dalamnya pelanggan industri,            non-industrial, and institutional customers.
non-industri, dan institusional.




                                                                                                                                                 05
Perseroan melayani lebih dari 2.500 pelanggan                The Company serves over 2,500 industrial customers,
industri, yang terdiri dari perusahaan multinasional         consisting of multinational and domestic companies,




                                                                                                                            06 Operational Reliability
dan domestik, serta terdiversifikasi di berbagai             and diversified in various industrial sectors, including
sektor industri termasuk otomotif, elektronik, plastik,      automotive, electronic, plastic, data centers,




                                                                                                                                                                           Keandalan Operasi dan Kontribusi Strategisnya terhadap Industri dan Perekonomian Indonesia
pusat data, dan lainnya, serta sekitar 400 pelanggan         and others, as well as around 400 non-industrial
non-industri yang mencakup sektor komersial dan              customers covering commercial and social sectors;
sosial; selain itu, Perseroan juga melayani pelanggan        in addition, the Company also serves an institutional
institusional, yaitu PLN. Para pelanggan Perseroan           customer, namely PLN. The Company’s customers




                                                                                                                                             06
merupakan bagian dari penggerak ekonomi                      are part of the key drivers of Indonesia’s economy
Indonesia dan menaruh harapan besar terhadap                 and place high expectations on the availability of




                                                                                                                                                       and Its Strategic Contribution to the Industry and Economy of Indonesia
ketersediaan listrik dengan kualitas layanan yang            electricity with reliable service quality. [EU6]		
andal. [EU6]

Indonesia memiliki pasar industri tenaga listrik yang        Indonesia has a regulated market for the power
diatur melalui Undang-Undang No. 30 tahun 2009,              industry governed by Law No. 30 of 2009, allowing
yang memungkinkan hanya terdapat satu penyedia               only one electricity provider within each regional
listrik di setiap batas regional yang ditentukan oleh        boundary as determined by the regulator. The
regulator. Perseroan secara eksklusif memasok                Company exclusively supplies power to 5 (five)
listrik ke 5 (lima) kawasan industri terkemuka di            leading industrial estates in Bekasi Regency.
Kabupaten Bekasi.

Perseroan memiliki rencana jangka pendek dan                 The Company has short- and long-term plans
panjang untuk memastikan kapasitas produksi,                 to ensure well-prepared production capacity,
distribusi, dan pengelolaan permintaan yang                  distribution, and demand management. The
matang. Perseroan mengalokasikan kapasitas                   Company allocates planned capacity with the
terencana dengan rincian sebagai berikut: [EU6, EU10]        following details: [EU6, EU10]

                                    Realisasi              Proyeksi               Proyeksi               Proyeksi
        Sumber Energi              Realization             Projected              Projected              Projected
        Energy Sources                2025                   2025                   2026                   2030

                                 MW          %        MW               %       MW             %       MW             %

Gas alam
                                 864,0      72,6%     864,0        72,3%        914,0     72,3%       914,0      69,0%
Natural gas

Batubara
                                 210,0      17,7%     210,0        17,6%        210,0     16,6%       210,0      15,9%
Coal
                                                                                                                                                 07




Biomassa
                                  70,0       5,9%         70,0         5,9%      70,0         5,5%     70,0          5,3%
Biomass
                                                                                                                                                 08




PLTS
                                  45,7       3,8%         51,3         4,3%      70,0         5,5%    130,0          9,8%
Solar power
                                                                                                                                                 09




Total kapasitas
                                1.189,7    100,0%    1.195,3      100,0%      1.264,0    100,0%      1.324,0    100,0%
Total Capacity

Sejak tahun 2021, Perseroan telah melakukan                  Since 2021, the Company has installed a biomass
                                                                                                                                                 10




pemasangan sistem biomass handling untuk                     handling system to increase the co-firing PLTU
meningkatkan kapasitas co-firing PLTU hingga                 capacity to 28 MW, equivalent to 10% of the PLTU
                                                                                                                                                 11




28 MW, setara dengan 10% dari kapasitas PLTU,                capacity, thereby reducing the coal consumption
sekaligus menurunkan kapasitas penggunaan                    by the same proportion. In line with the established
batubara dalam jumlah yang sama. Sejalan                     targets, in 2025 the Company achieved an
dengan target yang ditetapkan, pada tahun 2025               increase in PLTU co-firing capacity to 70 MW,
Perseroan telah mencapai peningkatan kapasitas               equivalent to 25% of the PLTU capacity. [EU10]
co-firing PLTU hingga 70 MW, setara dengan 25% dari
kapasitas PLTU. [EU10]
Page 126
      PT Cikarang Listrindo Tbk
124   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Sejak tahun 2018, Perseroan telah melakukan              Since 2018, the Company has explored the
      penjajakan pengembangan pembangkit listrik               development of renewable energy power generation
      energi terbarukan melalui pilot project PLTS             through a 52.5 kWp Solar Power pilot project installed
      berkapasitas 52,5 kWp yang dipasang di kantor            at the Company’s operational office in Jababeka.
      operasional Perseroan di Jababeka. Perseroan             The Company has set a target to add 15 MWp of
      menetapkan target penambahan kapasitas PLTS              Solar Power capacity per year since 2024.		
      sebesar 15 MWp per tahun sejak tahun 2024.

      Sejalan dengan target yang ditetapkan, pada tahun        In line with its target, in 2025 the Company
      2025 Perseroan telah merealisasikan peningkatan          increased its Solar Power capacity to 45.7 MWp,
      kapasitas PLTS hingga mencapai 45,7 MWp,                 while an additional 11.4 MWp is in the process
      sementara tambahan 11,4 MWp sedang dalam                 of installation and contract completion, and is
      proses instalasi dan penyelesaian kontrak, dan           targeted for completion in the next period. [EU10]
      ditargetkan selesai pada periode berikutnya. [EU10]

      Perseroan menggunakan pendekatan Integrated              The Company uses the Integrated Resource Planning
      Resource Planning (IRP) untuk mengevaluasi               (IRP) approach to evaluate electricity needs by
      kebutuhan listrik dengan mempertimbangkan                considering several key factors, including: [EU6]
      beberapa faktor utama, diantaranya: [EU6]
      • Analisis tren permintaan listrik untuk sektor          • Analysis of electricity demand trends for the
        industri, yang mencakup proyeksi kenaikan                industrial sectors, including projections of
        konsumsi listrik sesuai dengan pertumbuhan               increased electricity consumption in line with
        ekonomi Indonesia.                                       Indonesia’s economic growth.
      • Penerapan teknologi terbaru untuk meningkatkan         • Implementation of the latest technologies to
        efisiensi energi, misalnya teknologi gas engine          improve energy efficiency, such as gas engine
        atau pembangkit berbasis energi terbarukan,              technology or renewable energy-based power
        seperti PLTS.                                            generation, including Solar Power.
      • Analisis kerangka regulasi yang berlaku untuk          • Analysis of the applicable regulatory framework to
        memastikan bahwa kebijakan dan regulasi                  ensure that policies and regulations support the
        mendukung pengembangan kapasitas listrik                 development of sustainable electricity capacity.
        yang berkelanjutan.
      • Dampak sosial terhadap masyarakat sekitar,             • Social impact on surrounding communities,
        dengan memperhatikan aspek kesejahteraan                 with attention to welfare aspects and delivering
        dan memberikan manfaat positif melalui                   positive benefits through energy initiatives.
        inisiatif energi.
      • Risiko   dan       mitigasi pasokan     energi         • Risks and mitigation of primary energy supply,
        primer, termasuk upaya untuk mengurangi                  including efforts to reduce reliance on conventional
        ketergantungan pada sumber energi konvensional           energy sources and address the limitations
        dan mengatasi keterbatasan energi terbarukan             of intermittent renewable energy sources.
        yang bersifat intermiten.
      • Dampak      lingkungan,     termasuk    upaya          • Environmental impact, including efforts to reduce
        pengurangan emisi karbon dan konservasi                  carbon emissions and conserve biodiversity,
        keanekaragaman      hayati,    yang    menjadi           which are integral parts of the Company’s strategy
        bagian integral dari strategi Perseroan dalam            for environmentally friendly operations.
        menjalankan operasional yang ramah lingkungan.

      Untuk menjaga keandalan pasokan listrik, Perseroan       To maintain the reliability of electricity supply, the
      menerapkan berbagai langkah strategis, termasuk          Company implements various strategic measures,
      praktik pemeliharaan jangka pendek dan panjang,          including short- and long-term maintenance
      pengelolaan beban puncak, serta investasi pada           practices, peak load management, and investments
      infrastruktur pembangkitan, transmisi, dan distribusi.   in   generation,      transmission, and    distribution
      [EU6]                                                    infrastructure. [EU6]

      Perseroan melaksanakan pemeliharaan terjadwal            The Company conducts scheduled maintenance
      yang dirancang berdasarkan rekomendasi dari              designed based on supplier recommendations and
      pemasok serta jam operasional mesin atau                 the operational hours of machines or equipment.
      peralatan. Pemeliharaan ini dilakukan secara spesifik    This maintenance is carried out specifically for each
      untuk setiap jenis pembangkitan yang dioperasikan        type of power generation operated by the Company
Page 127
                                                                           Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                      Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                               125


oleh Perseroan sesuai dengan rekomendasi oleh                       in accordance with the recommendations from




                                                                                                                                                       01
Original Equipment Manufacturer (OEM) dan                           the Original Equipment Manufacturer (OEM) and
pemasok, sebagai berikut: [EU6]                                     suppliers, as follows: [EU6]




                                                                                                                                                       02
• PLTGU Jababeka dan | and PLTG MM-2100




                                                                                                                                                       03
                          Jenis Pemeliharaan                                                               Lama Penghentian
                                                                                     Interval
                          Type of Maintenance                                                                Outage Period




                                                                                                                                                       04
   Turbin Gas              Inspeksi Pembakaran                           Kumulatif 12.000 jam operasi    7 hari | days
   Gas Turbine             Combustion Inspection (CI)                    Cumulative 12,000 hours of




                                                                                                                                                       05
                                                                         operations

                           Inspeksi Jalur Gas Panas                      Kumulatif 24.000 jam operasi    14 hari | days
                           Hot Gas Path Inspection (HGPI)                Cumulative 24,000 hours of




                                                                                                                                  06 Operational Reliability
                                                                         operations

                           Inspeksi Besar                                Kumulatif 48.000 jam operasi    5 minggu | weeks




                                                                                                                                                                                 Keandalan Operasi dan Kontribusi Strategisnya terhadap Industri dan Perekonomian Indonesia
                           Major Inspection (MI)                         Cumulative 48,000 hours of
                                                                         operations

   Boiler HRSG             Inspeksi Boiler HRSG (bersamaan dengan        Kumulatif 12.000 jam operasi    7 hari | days
   HRSG Boiler             setiap inspeksi turbin gas)                   Cumulative 12,000 hours of
                           HRSG Boiler Inspections (concurrent with      operations




                                                                                                                                                   06
                           each gas turbine inspection)

   Turbin Uap              Inspeksi Keselamatan Tahunan                  1 tahun | year                  10 hari | days




                                                                                                                                                             and Its Strategic Contribution to the Industry and Economy of Indonesia
   Steam Turbine           Annual Safety Inspection

                           Inspeksi Besar                                Kumulatif 50.000 jam operasi    6 minggu | weeks
                           Major Inspection                              Cumulative 50,000 hours
                                                                         of operations




• PLTU Co-firing Babelan

                          Jenis Pemeliharaan                                                               Lama Penghentian
                                                                                     Interval
                          Type of Maintenance                                                                Outage Period

   Boiler dan Peralatan    Inspeksi Mini Boiler dan Peralatan            1 tahun | year                  7 hari | days
   Pembantu Utama          Pembantu Utama
   Boiler and Main         Mini Inspection Boiler and Main Auxiliaries
   Auxiliaries
                           Inspeksi Tahunan Boiler dan Peralatan         1 tahun | year                  21 hari | days
                           Pembantu Utama
                           Annual Inspection Boiler and Main
                           Auxiliaries

   Turbin Uap              Inspeksi Keselamatan Tahunan                  1 tahun | year                  7 hari | days
   Steam Turbine           (bersamaan dengan inspeksi
                           tahunan boiler)
                           Annual Safety Inspection (concurrent with
                           boiler annual inspection)

                           Inspeksi Besar (bersamaan dengan              Kumulatif 50.000 jam operasi    6 minggu | weeks
                           inspeksi tahunan boiler)                      Cumulative 50,000 hours of
                           Major Inspection (concurrent with boiler      operations
                           annual inspection)
                                                                                                                                                       07




   Generator               Inspeksi Keselamatan Tahunan                  1 tahun | year                  10 hari | days
                           (bersamaan dengan inspeksi tahunan
                           boiler)
                           Annual Safety Inspection (concurrent with
                                                                                                                                                       08




                           boiler annual inspection)

                           Inspeksi Besar (bersamaan dengan              Kumulatif 60.000 jam operasi    21 hari | days
                                                                                                                                                       09




                           inspeksi tahunan boiler)                      Cumulative 60,000 hours
                           Major Inspection (concurrent with boiler      of operations
                           annual inspection)
                                                                                                                                                       10




• PLTS | Solar Power
                                                                                                                                                       11




  PLTS memerlukan perawatan minimal, yang                           Solar Power requires minimum maintenance,
  mencakup pembersihan panel surya setidaknya                       of which includes solar panel cleaning at least
  2 (dua) kali setahun.                                             2 (two) times a year.
Page 128
      PT Cikarang Listrindo Tbk
126   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Perseroan memiliki Pengelolaan Beban Puncak untuk                             The Company implements Peak Load Management
      menjaga tingkat keandalan pasokan listrik. Dalam                              to maintain the reliability of electricity supply. In its
      penerapannya, reserve margin dijaga di atas tingkat                           implementation, the reserve margin is maintained
      minimum yang secara umum digunakan dalam                                      above the minimum level commonly used in power
      praktik perencanaan sistem ketenagalistrikan di                               system planning practice in Indonesia, which
      Indonesia, yaitu sekitar 35%1 dari beban puncak. Pada                         is approximately 35%1 of peak load. In 2025, the
      tahun 2025, reserve margin Perseroan tercatat sebesar                         Company’s reserve margin was recorded at 50.7%,
      50,7%, sehingga memberikan tambahan buffer untuk                              providing an additional buffer to maintain the
      menjaga keandalan pasokan listrik. [GRI 3-3, EU6]                             reliability of electricity supply. [GRI 3-3, EU6]

      Sejak mulai beroperasi, Perseroan telah secara                                Since its operation, the Company has gradually
      bertahap berinvestasi dalam smart grid dengan                                 invested in a smart grid by establishing essential
      membangun sarana infrastruktur utama untuk                                    infrastructure to distribute electricity to customers.
      mendistribusikan listrik bagi pelanggan. Investasi                            These investments include enhancing operational
      ini termasuk peningkatan kemampuan operasional                                capabilities in the electricity distribution process
      dalam proses pendistribusian listrik untuk terus                              to continually improve network performance and
      meningkatkan kinerja jaringan dan memungkinkan                                enable remote operations without the physical
      pengoperasian jarak jauh tanpa kehadiran operator                             presence of the operators. Currently, to support
      fisik. Saat ini, untuk menunjang kualitas pelayanan,                          service quality, the Company utilizes online
      Perseroan menggunakan sarana komunikasi online                                communication facilities to convey operational
      untuk menyampaikan informasi operasional kepada                               information to customers and implements remote
      pelanggan dan menerapkan sistem pembacaan                                     automatic meter reading systems, covering 100%
      meteran otomatis jarak jauh, yang mencakup 100%                               of the electricity distribution to the customers.
      dari distribusi listrik ke pelanggan. [SASB: IF-EU-420a.2]                    [SASB: IF-EU-420a.2][EU6]

      [EU6]


      Sebagai bagian dari investasi berkelanjutan smart                             As part of its sustainable smart grid investment,
      grid, Perseroan membangun dan mengembangkan                                   the Company develops and expands the 150 kV
      jalur transmisi 150 kV serta kabel distribusi 20 kV                           transmission lines and 20 kV distribution cables
      untuk memastikan keandalan dan efisiensi pasokan                              to ensure reliable and efficient power supply. The
      listrik. Jalur transmisi 150 kV dibangun dalam bentuk                         150 kV transmission lines are built using alternating
      arus bolak-balik (AC) menggunakan sistem tiga                                 current (AC) with a three-phase system, designed
      fasa, dirancang untuk meminimalkan kehilangan                                 to minimize power losses and maintain grid stability.
      daya dan menjaga stabilitas kelistrikan. Sementara                            Meanwhile, the 20 kV distribution cable network
      itu, jaringan kabel distribusi 20 kV dikonfigurasi                            is configured in a ring system for each feeder, to
      dalam sistem cincin pada setiap feeder, yang akan                             effectively provide a backup supply that can be
      secara efektif menyediakan pasokan cadangan                                   switched quickly in the rare event of a feeder fault.
      yang dapat dialihkan dengan cepat dalam kejadian                              [EU6]

      langka terjadinya gangguan pada feeder. [EU6]

      Sebagai bagian dari sistem ini, Perseroan                                     As part of this system, the Company operates an
      mengoperasikan pusat kontrol listrik berbasis                                 advanced technology-based power control center
      teknologi canggih untuk meningkatkan efisiensi                                to enhance network monitoring and management
      pengawasan dan pengelolaan jaringan. Perseroan                                efficiency. The Company also regularly replaces
      juga secara rutin melakukan penggantian kabel                                 cables to ensure optimal network operations. [EU6].
      untuk memastikan operasional jaringan yang
      optimal. [EU6]

      Perseroan    secara    berkelanjutan    melakukan                             The Company continually conducts Research
      kegiatan Penelitian dan Pengembangan (R&D)                                    and Development (R&D) activities to ensure
      untuk memastikan keandalan pasokan listrik,                                   the reliability of electricity supply, operational
      efisiensi operasional, dan inovasi keberlanjutan.                             efficiency, and sustainable innovation. Below are
      Berikut adalah beberapa aktivitas R&D Perseroan                               some significant R&D activities carried out as part
      yang dijalankan sebagai bagian dari strategi inovasi                          of its sustainability innovation strategy from 2019
      keberlanjutan sejak tahun 2019 hingga 2025 terfokus                           to 2025, focusing on the following key categories:
      pada beberapa kategori utama berikut: [EU8]                                   [EU8]




      1   International Energy Agency (IEA), 2022. “Enhancing Indonesia’s Power System: Pathways to meet the renewables targets in 2025 and beyond”, diakses
          dari https://www.oecd.org/content/dam/oecd/en/publications/reports/2022/08/enhancing-indonesia-s-power-system_75045e3a/13a0321c-en.pdf
          International Energy Agency (IEA), 2022. “Enhancing Indonesia’s Power System: Pathways to meet the renewables targets in 2025 and beyond”, accessed
          from https://www.oecd.org/content/dam/oecd/en/publications/reports/2022/08/enhancing-indonesia-s-power-system_75045e3a/13a0321c-en.pdf
Page 129
                                                                       Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                 Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                               127


                                                                         Kolaborasi           Status




                                                                                                                                                     01
    Kategori R&D                  Aktivitas R&D           Tahun R&D       Eksternal        Implementasi     Capaian Utama
    R&D Category                   R&D Activity            R&D Year        External       Implementation     Key Outcome
                                                                        Collaboration         Status




                                                                                                                                                     02
Efisiensi energi        1   Pemasangan sistem               2020      Original            Terimplementasi   Peningkatan
                            Advance Gas Path (AGP)                    Equipment           & Operasional     output: +4,1%




                                                                                                                                                     03
                            pada Turbin Gas GTG-9.                    Manufacturers                         Efisiensi heat
                                                                      (OEMs)                                rate: +3,5%




                                                                                                                                                     04
Energy efficiency           Installation of the                                           Implemented &     Output increase:
                            Advance Gas Path (AGP)                                        Operational       +4.1%
                            system on GTG-9 Gas                                                             Heat rate
                            Turbine.




                                                                                                                                                     05
                                                                                                            efficiency: +3.5%

Teknologi energi        2   Peningkatan kapasitas           2021      Original            Operasional       Kapasitas
terbarukan                  co-firing biomassa                        Equipment           & Terus           co-firing: 70 MW




                                                                                                                                06 Operational Reliability
                            di PLTU Co-firing                         Manufacturers       Ditingkatkan      (25% of PLTU
                            Babelan, sebagai upaya                    (OEMs)                                Co-firing
                            pengurangan konsumsi                                                            Babelan)




                                                                                                                                                                               Keandalan Operasi dan Kontribusi Strategisnya terhadap Industri dan Perekonomian Indonesia
                            batubara.

Renewable energy            Increasing the capacity                                       Operational &     Co-firing
technologies                of biomasa co-firing at                                       Continuously      capacity: 70 MW
                            PLTU Co-firing Babelan to                                     Enhanced          (25% of PLTU Co-
                            reduce coal usage.                                                              firing Babelan)




                                                                                                                                                 06
                        3   Instalasi uji coba PLTS         2018      Original            Operasional       Kapasitas PLTS
                            berkapasitas 52,5 kWp                     Equipment           & Terus           kumulatif: 45,7




                                                                                                                                                           and Its Strategic Contribution to the Industry and Economy of Indonesia
                            untuk mendukung adopsi                    Manufacturers       Ditingkatkan      MWp
                            energi surya.                             (OEMs)

                            Pilot installation of Solar                                   Operational &     Cumulative
                            Power with a capacity of                                      Continuously      Solar Power
                            52.5 kWp to support solar                                     Enhanced          capacity: 45.7
                            energy adoption.                                                                MWp

Teknologi Transmisi     4   Penerapan smart grid            2020      Mitra penyedia      Operasional       Pemantauan
dan Distribusi              untuk optimalisasi                        software SCADA      & Terus           real-time
                            jaringan distribusi dan                                       Ditingkatkan
                            pemantauan jarak jauh.

Transmission                Implementation of                         SCADA software      Operational &     Real-time
and Distribution            smart grid for optimizing                 provider            Continuously      monitoring
Technology                  distribution networks and                                     Enhanced
                            remote monitoring.

Teknologi               5   Pengembangan teknologi          2024      Original            Sedang Dalam      -
pembangkitan                gas engine untuk efisiensi                Equipment           Pembangunan
lanjutan                    pembangkitan.                             Manufacturers
                                                                      (OEMs)

Advanced generation         Development of gas                                            Under
technologies                engine technology for                                         Construction
                            generation efficiency.

Infrastruktur           6   Pengembangan dan                2021      Mitra penyedia      Operasional       SPKL
Kendaraan Listrik           pemasangan SPKL di                        platform            & Terus           operasional: 31
                            kawasan industri yang                     pengisian           Ditingkatkan      unit
                            Perseroan layani.                         kendaraan listrik

Electric Vehicle            Development and                           Electric vehicle    Operational &     Operational
Infrastructure              installation of EVCS in                   charging            Continuously      EVCS: 31 units
                                                                                                                                                     07




                            industrial areas served by                platform            Enhanced
                            the Company.                              provider

Pemanfaatan FABA        7   Pemanfaatan fly ash dan         2024      Pemanfaatan         Terimplementasi   FABA
                                                                                                                                                     08




secara internal dan         bottom ash (FABA), yang                   eksternal oleh      & Berkembang      termanfaatkan
eksternal                   merupakan sisa hasil                      produsen semen                        secara internal
                            pembakaran, sebagai                                                             dan eksternal:
                                                                                                                                                     09




                            material timbunan dan                                                           64.256,5 ton
                            alternatif bahan baku                                                           (2025)
                            pembuatan semen oleh
                                                                                                                                                     10




                            produsen semen.

Internal and external       Utilization of fly ash and                External            Implemented &     FABA utilized
FABA utilization            bottom ash (FABA),                        utilization by      Expanding         internally and
                                                                                                                                                     11




                            which are combustion                      the cement                            externally:
                            by-products, as backfill                  manufacturers                         64,256.5 tons
                            material and as an                                                              (2025)
                            alternative raw material
                            for cement production by
                            cement manufacturers.
Page 130
      PT Cikarang Listrindo Tbk
128   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




               PLTU Co-firing Babelan




      Sebagai bagian dari persiapan jangka menengah           As part of medium-term preparation toward the
      menuju target kapasitas PLTS sebesar 130 MWp pada       Solar Power target capacity of 130 MWp by 2030,
      tahun 2030, serta dengan mempertimbangkan               and considering both of the increasing scale
      peningkatan skala kapasitas dan karakteristik           of capacity and the intermittent nature of Solar
      PLTS yang bersifat intermiten, Perseroan sedang         Power, the Company is currently preparing various
      dalam persiapan berbagai studi kelayakan untuk          feasibility studies to optimize the performance
      mengoptimalkan kinerja dan keandalan ekosistem          and reliability of its electricity ecosystem, including
      ketenagalistrikan Perseroan, termasuk Battery Energy    the development of an integrated Battery Energy
      Storage System (BESS) yang terintegrasi dengan PLTS,    Storage System (BESS) with Solar Power to primarily
      dengan fungsi utama untuk meningkatkan stabilitas       enhance grid stability and renewable energy
      jaringan dan penetrasi energi terbarukan. Selain itu,   penetration. Additionally, BESS is expected to function
      BESS juga diharapkan berfungsi sebagai buffer energi    as an energy buffer by storing surplus electricity
      dengan menyimpan surplus listrik dari PLTS pada siang   from Solar Power during the day and delivering it
      hari dan menyalurkannya pada malam hari atau saat       at night or during peak demand, thereby helping
      beban puncak, sehingga membantu mengurangi              reduce dependency on fossil-based generation.
      ketergantungan pada pembangkit berbasis fosil.          BESS implementation will be carried out gradually in
      Implementasi BESS akan dilakukan secara bertahap        line with Solar Power capacity expansion to support
      seiring dengan peningkatan kapasitas PLTS untuk         the achievement of Net Zero 2060.		
      mendukung pencapaian Net Zero 2060.

      Perseroan melaksanakan program Demand-Side              The Company implements the Demand-Side
      Management (DSM) sebagai bagian dari komitmen           Management (DSM) program as part of its
      mendukung efisiensi energi sekaligus berkontribusi      commitment to supporting energy efficiency and
      pada upaya mitigasi perubahan iklim. [EU7]              contributing to climate change mitigation efforts. [EU7]

      Perseroan secara konsisten melakukan edukasi            The Company consistently educates all customers
      kepada seluruh pelanggan untuk meningkatkan             to raise awareness of the importance of energy
      kesadaran akan pentingnya efisiensi energi. Edukasi     efficiency. This education is conducted through
Page 131
                                                                                           Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                                       Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                                                               129


ini dilakukan melalui berbagai media komunikasi yang                             various available communication channels, such




                                                                                                                                                                                       01
tersedia, seperti email dan kampanye digital, yang                               as email and digital campaigns, aimed at providing
bertujuan memberikan informasi tentang langkah-                                  information on practical steps to manage energy




                                                                                                                                                                                       02
langkah praktis dalam mengelola konsumsi energi                                  consumption more efficiently. [EU7][SASB: IF-EU-420a.3]
secara lebih efisien. [EU7][SASB: IF-EU-420a.3]




                                                                                                                                                                                       03
Selama lebih dari 30 tahun beroperasi, pertumbuhan                               Over 30 years of operation, the growth of customers’
daya tersambung listrik pelanggan terus meningkat,                               energized capacity has continued to increase,




                                                                                                                                                                                       04
mencapai rata-rata CAGR 10,6% per tahun, dengan                                  reaching an average CAGR of 10.6% per year, with
total daya tersambung pelanggan industri pada akhir                              total industrial customers’ energized capacity by the
tahun 2025 mencapai 1.376 MVA, kembali menjadi                                   end of 2025 reaching 1,376 MVA, again becoming the




                                                                                                                                                                                       05
daya tersambung tertinggi sejak mulai beroperasi.                                highest energized capacity since the commencement
                                                                                 of operations.




                                                                                                                                                                  06 Operational Reliability
Perseroan berhasil mempertahankan tingkat susut                                  The Company has succeeded in maintaining a low
energi dalam jaringan distribusi dan transmisi yang                              rate of network distribution and transmission line




                                                                                                                                                                                                                 Keandalan Operasi dan Kontribusi Strategisnya terhadap Industri dan Perekonomian Indonesia
rendah, yaitu di bawah 1,0% selama 5 (lima) tahun                                losses, which was below 1.0% over the last 5 (five) years.
terakhir. [EU12]                                                                 [EU12]


Susut energi selama proses pengaliran listrik dari                               Energy losses during the transmission of electricity




                                                                                                                                                                                   06
pembangkit ke pelanggan dapat diakibatkan oleh                                   from power plants to customers can be caused by 2
2 (dua) faktor. Pertama, susut teknis, yang terjadi                              (two) factors. First, technical losses, which occur due
akibat hambatan alami dalam jaringan listrik. Untuk                              to natural resistance within the electrical network.




                                                                                                                                                                                             and Its Strategic Contribution to the Industry and Economy of Indonesia
meningkatkan efisiensi dan keandalan distribusi                                  To enhance efficiency and reliability in electricity
listrik, Perseroan telah merancang seluruh jaringan                              distribution, the Company has designed its entire
distribusi di bawah tanah. Kedua, susut non-teknis,                              distribution network underground. Second, non-
yang diakibatkan oleh pencatatan meteran yang                                    technical losses, which result from inaccurate meter
tidak akurat atau masalah administratif lainnya. Untuk                           readings or other administrative issues. To minimize
meminimalkan hal ini, Perseroan telah menerapkan                                 these losses, the Company has implemented
digitalisasi melalui aplikasi automatic meter reading                            digitalization through automatic meter reading and
dan customer relationship management. [EU12]                                     customer relationship management applications. [EU12]



TINGKAT SUSUT ENERGI DALAM JARINGAN DISTRIBUSI DAN
TRANSMISI [EU12]
Network Distribution and Transmission Line Losses Rate

                                                                                                                         Tingkat Susut Energi (%)*
                   Jaringan                                                   Proses                                       Energy Loss Rate (%)*
                    Network                                                   Process
                                                                                                                          2025                   2024

 Transmisi                                           Dari pembangkit ke gardu induk
                                                                                                                         0,17%                   0,19%
 Transmission                                        From power plants to substations

 Distribusi                                          Dari gardu induk ke pelanggan
                                                                                                                         0,46%                   0,47%
 Distribution                                        From substations to customers
                                                                                                                                                                                       07




*) Tingkat susut energi (%) diperoleh dari total energi listrik yang hilang atau tidak mencapai pelanggan dibagi dengan total energi yang dikirimkan dari
   pembangkit ke sistem transmisi atau distribusi dikali 100. [EU12]
                                                                                                                                                                                       08




  Energy loss rate (%) is calculated as the total electricity lost or not delivered to the customers divided by the total electricity sent from the power plant
  to the transmission or distribution system, multiplied by 100. [EU12]
                                                                                                                                                                                       09




Efisiensi tinggi pada jaringan transmisi dan distribusi                          High efficiency in the transmission and distribution
didukung oleh beberapa inisiatif strategis, antara                               network is supported by several strategic initiatives,
lain pemeliharaan berkala, penggunaan teknologi                                  including routine maintenance, the use of real-time
                                                                                                                                                                                       10




monitoring jaringan real-time, penerapan smart                                   network monitoring technology, the implementation of
metering, serta penertiban koneksi illegal yang                                  smart metering, and the enforcement of actions against
                                                                                                                                                                                       11




dilakukan oleh Perseroan. [EU12]                                                 illegal connections undertaken by the Company. [EU12]

Pencapaian tingkat susut energi yang rendah ini                                  The achievement of a low energy loss rate
mencerminkan keunggulan kompetitif Perseroan                                     reflects the Company’s competitive advantage
dalam menjaga efisiensi operasional, sekaligus                                   in   maintaining    operational   efficiency   while
menunjukkan ketahanan Perseroan di tengah                                        demonstrating    its   resilience   amid     various
berbagai tantangan yang dihadapi selama                                          challenges faced over recent periods.
beberapa periode terakhir.
Page 132
      PT Cikarang Listrindo Tbk
130   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Keberhasilan tersebut menjadi pondasi penting               This success serves as a critical foundation for the
      bagi peningkatan kinerja ekonomi Perseroan,                 Company’s economic performance improvement,
      yang didukung oleh kontribusi para pemangku                 supported by contributions from the stakeholders.
      kepentingan. Sejalan dengan komitmennya untuk               Aligned with its commitment to generating positive
      menciptakan manfaat positif, Perseroan terus                impacts, the Company continues to drive sustainable
      mendorong pertumbuhan kinerja ekonomi yang                  economic growth while maintaining a focus on social
      berkelanjutan dengan tetap memperhatikan aspek              and environmental aspects.
      sosial dan lingkungan.




      KINERJA OPERASIONAL 2025
      2025 Operational Performance




                                                                          Pelanggan [SASB: IF-EU-000.A]
         Kapasitas Terpasang            Daya                              Customers
         Pembangkit Listrik             Tersambung
         Power Plants’
         Installed Capacity
                                        Energized
                                        Capacity
                                                                          2.470                  1
                                                                          Pelanggan Industri     Pelanggan Institusional


         1.189,7                        1.376
                                                                          Industrial Customers   Institutional Customer
                                                                                                 PT Perusahaan Listrik
                           MW                         MVA
                                                                                                 Negara (Persero)




         Pasokan Listrik                        Pelanggan Institusional              Pelanggan Industri dan
         Terjual [SASB: IF-EU-000.B]            - PT Perusahaan Listrik              Non-Industri [SASB: IF-EU-000.B]
         Electricity Supply Sold                Negara (Persero)                     Industrial and Non-Industrial
                                                Institutional Customer               Customer



         4.150         GWH                      696         GWh                      3.455        GWh




                                       Energi Terbarukan yang                           Penjualan I-REC
                                       Dihasilkan dari Biomassa                         yang berasal dari
                                       dan PLTS                                         Pembakaran Biomassa
          Kapasitas                    Renewable Energy Generated                       Sales of I-REC sourced from
          Co-firing PLTU               from Biomass and Solar Power                     the Biomass Generation
          Co-firing PLTU
          Capacity
                                       252      GWh                                     79.580            MWh



          70    MW

                                                                                                                 Biomass
Page 133
                                                                                            Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                                        Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                                                         131


DISTRIBUSI NILAI EKONOMI [GRI 201-1]




                                                                                                                                                                         01
Economic Values Distribution




                                                                                                                                                                         02
                                                                                                                                                                         03
Melalui pertumbuhan kinerja ekonomi yang positif                                   Through the positive and sustainable economic
dan berkelanjutan pada tahun 2025, Perseroan dapat                                 performance in 2025, the Company can continually
terus memberikan kontribusi dan manfaat kepada                                     contribute and provide benefits to all stakeholders.




                                                                                                                                                                         04
seluruh pemangku kepentingan.




                                                                                                                                                                         05
Beberapa pencapaian kinerja ekonomi berkelanjutan                                  Some achievements of the Company’s sustainable
Perseroan sepanjang tahun 2025, antara lain yang                                   economic performance throughout 2025, including
tidak terbatas pada:                                                               but not limited to:




                                                                                                                                                    06 Operational Reliability
• Meningkatkan    kapasitas     terpasang  energi                                  • Increasing the installed capacity of renewable
  terbarukan dari co-firing PLTU dan PLTS masing-                                    energy from co-firing PLTU and Solar Power to




                                                                                                                                                                                                   Keandalan Operasi dan Kontribusi Strategisnya terhadap Industri dan Perekonomian Indonesia
  masing menjadi 70 MW dan 45,7 MWp, dari 28 MW                                      70 MWp and 45.7 MWp, respectively, from 28 MW
  dan 35,8 MWp pada tahun sebelumnya.                                                and 35.8 MWp in the previous year.
• Meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan                                       • Increasing the utilization of renewable energy from
  atas bahan bakar biomassa dan PLTS sebesar                                         biomass and Solar Power by 251,515 MWh, a 123.9%




                                                                                                                                                                     06
  251.515 MWh, meningkat 123,9% dari 112.335 MWh                                     increase from 112,335 MWh in the previous year.
  pada tahun sebelumnya.




                                                                                                                                                                               and Its Strategic Contribution to the Industry and Economy of Indonesia
• Melanjutkan penjualan Sertifikat Energi Terbarukan                               • Continue selling International Renewable Energy
  Internasional (I-REC) yang bersumber dari                                          Certificates (I-REC) sourced from electricity
  pembangkitan listrik yang berasal dari biomassa.                                   generation derived from biomass. In 2025, total
  Pada tahun 2025, total penjualan sertifikat energi                                 sales of renewable energy certificates reached to
  terbarukan mencapai 79.580 MWh.                                                    79,580 MWh.
• Mencapai intensitas emisi sebesar 0,69 tCO2e/                                    • Achieving emission intensity of 0.69 tCO2e/MWh,
  MWh atau menurun sebesar 3,0% dibandingkan                                         or a decrease of 3.0% compared to emission
  dengan intensitas emisi tahun 2019 (baseline)                                      intensity in 2019 (baseline) of 0.71 tCO2e/MWh.
  sebesar 0,71 tCO2e/MWh. Penjelasan lengkap                                         A full explanation of these emission challenges
  atas tantangan emisi ini dapat dilihat dalam                                       is provided in the “Sustainability Policies and
  Bab “Kebijakan dan Strategi Keberlanjutan” dan                                     Strategies” and “Sustainable Environmental
  “Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan”.                                       Management” chapters.
• Mengoperasikan 31 Stasiun Pengisian Kendaraan                                    • Operating 31 Electric Vehicle Charging Stations
  Listrik (SPKL) di kawasan industri yang Perseroan                                  (EVCS) in industrial areas served by the Company.
  layani.
• Mencapai rekor daya tersambung tertinggi                                         • Reaching the highest energized capacity record
  sebesar 1.376 MVA sejak Perseroan beroperasi.                                      of 1,376 MVA since the Company commenced
                                                                                     operations.
• Mempertahankan kinerja operasional yang andal                                    • Maintaining a reliable operational performance
  dengan mampu meraih faktor ketersediaan                                            by achieving an availability factor of 96%.
  sebesar 96%.
• Mempertahankan angka susut energi dalam                                          • Maintaining      the    network  distribution   and
                                                                                                                                                                         07




  jaringan distribusi dan transmisi tetap stabil di                                  transmission line losses remain stable below 1.0% in
  bawah 1,0% selama 5 (lima) tahun terakhir.                                         the last 5 (five) years.
                                                                                                                                                                         08




• Menjaga tingkat perpindahan pelanggan industri                                   • Maintaining the churn rate1 for the industrial
  (churn rate)1 pada level 0,4%, tetap stabil di bawah                               customers at level of 0.4%, remaining stable below
                                                                                                                                                                         09




  level 1,0% selama 5 (lima) tahun terakhir.                                         1.0% for the past 5 (five) years.
                                                                                                                                                                         10
                                                                                                                                                                         11




1.   Churn rate merupakan rasio perhitungan yang menggambarkan tingkat berhentinya pelanggan atas layanan Perseroan.
     Churn rate is defined as a ratio calculation that describes the rate of termination of subscriptions for the Company’s services.
Page 134
      PT Cikarang Listrindo Tbk
132   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      • Jumlah pelanggan industri dan pelanggan non-                    • Number of industrial and non-industrial customers
        industri sebanyak 2.894 pelanggan, dimana 75%                     of 2,894 customers, of which 75% have become
        diantaranya merupakan pelanggan selama lebih                      the Company’s customers for more than 10 (ten)
        dari 10 (sepuluh) tahun.                                          years.
      • Pada akhir tahun 2025, Perseroan telah                          • By the end of 2025, the Company has utilized 15
        menggunakan 15 sepeda motor listrik dan 36 mobil                  electric motorbikes and 36 electric cars as its
        listrik sebagai kendaraan operasional Perseroan.                  operational vehicles.

      Pada tahun 2025, Perseroan mencatat produksi neto                 In 2025, the Company recorded net production of
      sebesar 4.175 GWh, sedikit meningkat dari 4.158 GWh               4,175 GWh, slightly higher from 4,158 GWh in 2024.
      pada tahun 2024.

      Sejalan dengan itu, penjualan neto dan laba                       In line with this, net sales and profit for the
      tahun berjalan tahun 2025 masing-masing                           year in 2025 reached US$553.5 million and
      mencapai AS$553,5 juta dan AS$72,1 juta. Sebagai                  US$72.1 million, respectively. In comparison, net sales
      perbandingan, penjualan neto pada tahun 2024                      in 2024 amounted to US$547.0 million, while profit
      tercatat sebesar AS$547,0 juta, sementara laba                    for the year reached US$75.3 million. [OJK F.2]
      tahun berjalan mencapai AS$75,3 juta. [OJK F.2]

      Penjualan neto meningkat terutama ditopang                        The increase in net sales was mainly supported
      oleh kenaikan penjualan kepada pelanggan                          by higher sales to industrial customers in line with
      industri seiring meningkatnya konsumsi listrik dan                increased electricity consumption and additional
      penambahan daya tersambung dari industri pusat                    energized capacity from the data center industry.
      data. Di sisi lain, penjualan kepada PLN menurun,                 On the other hand, sales to PLN declined, reflecting
      yang dipengaruhi oleh penurunan tarif listrik kepada              lower electricity tariffs charged to PLN following
      PLN seiring turunnya harga gas bumi rata-rata                     the decrease in the average natural gas price for
      untuk PLN dalam kerangka Harga Gas Bumi Tertentu                  PLN under the prevailing Specific Natural Gas Price
      (HGBT) yang berlaku, serta penurunan volume listrik               (HGBT) framework, as well as lower electricity volume
      yang disalurkan akibat gangguan pasokan gas                       delivered due to natural gas supply disruptions. [OJK F.2]
      bumi. [OJK F.2]

      Sementara itu, laba tahun berjalan menurun                        Meanwhile, profit for the year decreased mainly due
      terutama dipengaruhi oleh penurunan laba usaha                    to lower operating profit and lower interest income -
      dan pendapatan bunga-neto, meskipun sebagian                      net, although this was partially offset by lower income
      diimbangi oleh penurunan beban pajak penghasilan.                 tax expense. The Company continues to optimize its
      Perseroan terus mengoptimalkan strategi operasional               operational and financial strategies to ensure target
      dan keuangan guna memastikan pencapaian target                    achievement and sustainable growth. [OJK F.2]
      serta pertumbuhan yang berkelanjutan. [OJK F.2]

      Untuk     meningkatkan       transparansi           informasi     To enhance the transparency of the Company’s
      Perseroan terkait dengan tingkat keandalan                        information regarding the level of service reliability
      layanan atau ketahanan jaringan sesuai dengan                     or grid resilience in accordance with SASB, the
      SASB, berikut adalah penjelasan mengenai 3 (tiga)                 following is an explanation of the 3 (three) indices
      indeks yang digunakan dibandingkan dengan                         used compared to the international reference IEEEd:
      referensi internasional IEEEd: [EU28, EU29][SASB: IF-EU-550a.2]   [EU28, EU29][SASB: IF-EU-550a.2]
Page 135
                                                                                           Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                                          Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                                                             133


                                                                                                                      Referensi




                                                                                                                                                                                    01
                                                                                                                                           Referensi CEER
    Ketahanan                                                                                                      Internasional
                                    Satuan                                                                                                   dan ECRBe
      Jaringan                                                2025              2024              2023                   IEEEd
                                     units                                                                                                 CEER and ECRBe
   Grid Resilience                                                                                               IEEEd International




                                                                                                                                                                                    02
                                                                                                                                             Reference
                                                                                                                     Reference

 SAIDIa                   jam/pelanggan/tahun
                                                                0,0               0,1               0,1                   2,3                      1,5




                                                                                                                                                                                    03
                          hours/customer/year

 SAIFIb                   kali/pelanggan/tahun
                                                                0,1               0,3               0,1                   1,1                      1,7




                                                                                                                                                                                    04
                          times/customer/year

 CAIDIc                   jam/tahun
                                                                0,6               0,5               0,8                   2,1                      0,9
                          hours/year




                                                                                                                                                                                    05
Catatan | Notes :
  a) Indeks lama gangguan (System Average Interruption Duration Index / SAIDI), merupakan indeks lama waktu pemadaman dalam satu tahun. SAIDI




                                                                                                                                                               06 Operational Reliability
      dihitung dengan membandingkan lama gangguan pada konsumen dengan jumlah total konsumen yang dilayani.
      The interruption duration index (System Average Interruption Duration Index / SAIDI) is a one-year interruption time per consumer index. SAIDI is
      calculated by comparing the duration of disruption to the consumers with the total number of consumers served.




                                                                                                                                                                                                              Keandalan Operasi dan Kontribusi Strategisnya terhadap Industri dan Perekonomian Indonesia
  b) Indeks frekuensi gangguan (System Average Interruption Frequency Index / SAIFI) merupakan indeks jumlah pemadaman dalam satu tahun. SAIFI
      dihitung dengan membandingkan jumlah total gangguan dengan jumlah total konsumen yang dilayani.
      The interruption frequency index (System Average Interruption Frequency Index / SAIFI) is an index of the number of interruptions per consumer in one
      year. SAIFI is calculated by comparing the total number of disturbances with the total number of consumers served.
  c) Indeks durasi gangguan konsumen (Customer Average Interruption Duration Index / CAIDI) merupakan indeks rata-rata waktu yang diperlukan




                                                                                                                                                                                06
      untuk penormalan kembali gangguan. CAIDI dihitung dengan membandingkan SAIDI dan SAIFI.
      The customer’s interruption duration index (Customer Average Interruption Duration Index / CAIDI) is an index of the average times it takes to restore
      an interruption. CAIDI is calculated by comparing SAIDI and SAIFI.




                                                                                                                                                                                          and Its Strategic Contribution to the Industry and Economy of Indonesia
  d) IEEE PES 2025 Distribution Reliability Working Group, Materi presentasi berjudul “IEEE Benchmark Year 2025 Results for 2024 Data”, 15 Agustus 2025.
      IEEE PES 2025 Distribution Reliability Working Group, Presentation Material titled “IEEE Benchmark Year 2025 Results for 2024 Data”, August 15, 2025.
  e) Dewan Regulator Energi Eropa (CEER) dan Dewan Regulasi Komunitas Energi (ECRB), referensi berdasarkan nilai median tahun 2018 yang disadur
     dari 7th CEER-Benchmarking Report on the Quality of Electricity and Gas Supply 2022.
      Council of European Energy Regulators (CEER) and Energy Community Regulatory Board (ECRB), reference based on the 2018 median value adapted
      from 7th CEER-ECRB Benchmarking Report on the Quality of Electricity and Gas Supply 2022.




Uraian lebih rinci mengenai kinerja operasional                                   More detailed discussion on the Company’s
dan keuangan Perseroan disajikan dalam Laporan                                    operational and financial performance is presented
Tahunan 2025 pada bab “Analisis dan Pembahasan                                    in the 2025 Annual Report under the “Management
Manajemen”.                                                                       Discussion and Analysis” chapter.

Di samping menjaga kesinambungan pasokan                                          In addition to maintaining the continuity of electricity
listrik, Perseroan juga berupaya memastikan bahwa                                 supply, the Company also seeks to ensure that the
nilai ekonomi yang dihasilkan dari kegiatan usaha                                 economic value generated from its business activities
dapat didistribusikan secara bertanggung jawab                                    is distributed responsibly to various stakeholder
kepada berbagai kelompok pemangku kepentingan,                                    groups, including suppliers, employees, shareholders
termasuk pemasok, karyawan, pemegang saham                                        and bondholders, the government, and communities.
dan obligasi, pemerintah, serta masyarakat. Berikut                               The following is the direct economic value generated
adalah nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan                                 and distributed on an accrual basis, based on the
didistribusikan dengan basis akrual, berdasarkan                                  data in the Company’s audited financial statements
data dalam laporan keuangan Perseroan yang telah                                  as of December 31, 2025: [GRI 201-1]
diaudit per 31 Desember 2025: [GRI 201-1]
                                                                                                                                                                                    07
                                                                                                                                                                                    08
                                                                                                                                                                                    09
                                                                                                                                                                                    10
                                                                                                                                                                                    11
Page 136
      PT Cikarang Listrindo Tbk
134   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Tabel Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan Didistribusikan [GRI 201-1]
      Table of Direct Economic Value Generated and Distributed

                                                                                                                           dalam AS$ ribu | in US$ thousand

                                       Uraian
                                                                                           2025                     2024                     2023
                                     Description

       Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan | Direct Economic Value Generated

       Penjualan neto
                                                                                         553.496                  547.020                   546.079
       Net sales

       Pendapatan bunga
                                                                                           17.382                   22.965                   19.084
       Interest income

       Pendapatan lain-lain
                                                                                              967                      724                    2.320
       Other income

       Keuntungan (rugi) selisih kurs – neto1
                                                                                           (1.439)                  (2.001)                   1.813
       Gain (loss) on foreign exchange - net1

       Jumlah Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan
                                                                                         570.406                  568.708                   569.296
       Total Direct Economic Value Generated

       Nilai Ekonomi yang Didistribusikan | Economic Value Distributed

       Kepada pemasok2
                                                                                         333.214                  311.541                   301.134
       To suppliers2

       Kepada karyawan
                                                                                           49.487                   56.619                   57.394
       To employees

       Kepada pemegang saham dan obligasi:
       To shareholders and bondholders:

          Dividen (pemegang saham)
                                                                                           66.879                   71.225                   74.839
          Dividends (shareholders)

          Bunga (pemegang obligasi)
                                                                                           26.654                   26.872                   27.698
          Interest (bondholders)

       Jumlah kepada Pemegang Saham dan Obligasi
                                                                                           93.533                   98.097                  102.537
       Total to Shareholders and Bondholders

       Kepada pemerintah
                                                                                           22.913                   25.641                   48.747
       To government

       Kepada masyarakat
                                                                                              842                      525                      588
       To communities

       Jumlah Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
                                                                                         499.989                  492.423                   510.399
       Total Economic Value Distributed

       Nilai ekonomi yang ditahan sebelum dividen
                                                                                         137.296                  147.510                   133.735
       Economic value retained excluding dividend paid

       Jumlah Nilai Ekonomi yang Ditahan
                                                                                           70.417                   76.285                   58.897
       Total Economic Value Retained


      Catatan | Notes:
      1. Rugi selisih kurs-neto terutama disebabkan oleh depresiasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS sebesar 3,8% dari Rp16.162/AS$1 per 31 Desember 2024
        menjadi Rp16.782/AS$1 per 31 Desember 2025.
        Loss on foreign exchange-net was mainly attributable to the Rupiah depreciation against the US Dollar by 3.8% from Rp Rp16,162/US$1 as of December
        31, 2024 to Rp16,782/US$1 as of December 31, 2025.
      2. Pembayaran kepada pemasok termasuk beban operasional dan beban lain-lain, namun tidak termasuk beban pegawai, TJSL, dan penyusutan.
         Payment to suppliers includes operating expenses and other expenses, but excludes employee expenses, TJSL and depreciation.
Page 137
                                                                  Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                           Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                    135


Pada tahun 2025, Perseroan telah mendistribusikan           In 2025, the Company’s distributed economic value




                                                                                                                                            01
perolehan nilai ekonomi untuk para pemangku                 to the stakeholders amounting to US$500,0 million,
kepentingan sebesar AS$500,0 juta, meningkat                an increase of 1.5% compared to US$492.4 million




                                                                                                                                            02
1,5% dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar                 in 2024. This increase was primarily driven by
AS$492,4 juta. Peningkatan ini terutama didorong            higher distribution to suppliers, while distribution to
oleh kenaikan distribusi kepada pemasok, sementara          employees, government, as well as shareholders




                                                                                                                                            03
distribusi kepada karyawan, pemerintah, serta               and bondholders was lower than in the previous
pemegang saham dan obligasi tercatat lebih rendah           year. Changes in each component of distributed




                                                                                                                                            04
dibandingkan tahun sebelumnya. Perubahan pada               economic value are further explained below.
masing-masing        komponen     distribusi tersebut




                                                                                                                                            05
dijelaskan lebih lanjut pada bagian berikut.

Pembayaran kepada pemasok pada tahun 2025                   The payments to suppliers in 2025 were recorded




                                                                                                                       06 Operational Reliability
tercatat sebesar AS$333,2 juta, mengalami kenaikan          at US$333.2 million, an increase of 7.0% compared
sebesar 7,0% dibandingkan tahun 2024 sebesar                to US$311.5 million in 2024. This increase was




                                                                                                                                                                      Keandalan Operasi dan Kontribusi Strategisnya terhadap Industri dan Perekonomian Indonesia
AS$311,5 juta. Kenaikan tersebut terutama dipengaruhi       mainly attributable to higher fuel expenses
oleh meningkatnya beban bahan bakar akibat                  resulting from an unprecedented gas supply
gangguan pasokan gas yang belum pernah terjadi              disruption, which led to higher diesel consumption
sebelumnya, yang menyebabkan kenaikan konsumsi              to meet electricity generation needs.




                                                                                                                                        06
solar untuk memenuhi kebutuhan pembangkitan listrik.

Pembayaran kepada karyawan pada tahun 2025                  The payments to employees in 2025 were recorded




                                                                                                                                                  and Its Strategic Contribution to the Industry and Economy of Indonesia
tercatat sebesar AS$49,5 juta, menurun 12,6%                at US$49.5 million, a decrease of 12.6% compared to
dibandingkan tahun 2024 sebesar AS$56,6 juta. Nilai ini     US$56.6 million in 2024. This amount includes salaries
mencakup gaji dan imbalan kerja, biaya pengobatan,          and employee benefits, medical expenses, and other
serta komponen lainnya. Penurunan tersebut                  components. The decrease was mainly due to lower
terutama disebabkan oleh turunnya beban gaji seiring        salary expenses in line with the higher depreciation
depresiasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS yang        of the Rupiah against the US Dollar, as well as lower
lebih tinggi, serta provisi imbalan kerja yang lebih        employee benefit provisions compared to the
rendah dibandingkan tahun sebelumnya.                       previous year.

Pembayaran kepada pemegang saham dan obligasi               The payments to shareholders and bondholders
pada tahun 2025 tercatat sebesar AS$93,5 juta,              in 2025 amounted to US$93.5 million, a decrease
menurun 4,7% dibandingkan tahun 2024 sebesar                of 4.7% compared to US$98.1 million in 2024.
AS$98,1 juta. Pembayaran kepada pemegang                    Payments to shareholders in the form of dividends
saham dalam bentuk dividen tercatat sebesar                 were recorded at US$66.9 million, down 6.1% from
AS$66,9 juta, menurun 6,1% dibandingkan tahun 2024          US$71.2 million in 2024. Meanwhile, payments
sebesar AS$71,2 juta. Sementara itu, pembayaran             to bondholders in the form of interest expense
kepada pemegang obligasi dalam bentuk beban                 were recorded at US$26.7 million, relatively stable
bunga tercatat sebesar AS$26,7 juta, relatif stabil         compared to US$26.9 million in 2024.
dibandingkan tahun 2024 sebesar AS$26,9 juta.

Pada tahun 2025, distribusi nilai ekonomi kepada            In 2025, the distribution of economic value to
masyarakat dalam bentuk dana TJSL tercatat sebesar          communities in the form of TJSL funds amounted
AS$0,8 juta, meningkat 60,4% dibandingkan tahun             to US$0.8 million, an increase of 60.4% compared
2024 sebesar AS$0,5 juta. Peningkatan ini terutama          to US$0.5 million in 2024. This increase was mainly
                                                                                                                                            07




disebabkan oleh dukungan donasi kemanusiaan                 attributable to humanitarian donations for the
untuk bencana di Sumatera pada akhir tahun 2025.            disaster in Sumatra at the end of 2025. As of 2025, the
Hingga tahun 2025, total penyaluran dana TJSL               cumulative distribution of the Company’s TJSL funds
                                                                                                                                            08




Perseroan sejak 2019 telah mencapai akumulasi               since 2019 has reached US$7.1 million.
sebesar AS$7,1 juta.
                                                                                                                                            09




Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak menerima              Throughout 2025, the Company did not receive
bantuan finansial dari Pemerintah dalam bentuk              financial assistance from the Government in the
                                                                                                                                            10




pembebasan pajak dan kredit pajak, subsidi, hibah           form of tax exemptions and tax credits, subsidies,
investasi,    penghargaan,      pembebasan        royalti   investment grants, awards, temporary royalty
                                                                                                                                            11




sementara, bantuan finansial dari Badan Kredit Ekspor,      exemptions, financial assistance from the Export
insentif finansial, dan tunjangan finansial lainnya dari    Credit Agency, financial incentives, and other financial
Pemerintah. [GRI 201-4]                                     benefits from the Government. [GRI 201-4]
Page 138
      PT Cikarang Listrindo Tbk
136   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




      KONTRIBUSI KEPADA NEGARA
      Contribution to the State


      Cikarang Listrindo memberikan manfaat ekonomi          Cikarang Listrindo provides economic benefits to
      bagi negara melalui pembayaran pajak. Sebagai          the state through tax payments. As a taxpayer,
      wajib pajak, Perseroan berkomitmen untuk mematuhi      the Company is committed to complying with
      seluruh peraturan perundangan yang berlaku.            all applicable laws and regulations. This reflects
      Hal ini merupakan salah satu kontribusi Perseroan      one of the Company’s contribution to supporting
      dalam mendukung program pembangunan yang               sustainable development programs in Indonesia.
      berkelanjutan di Indonesia. Informasi mengenai         The information regarding governance, control,
      tata kelola, pengendalian, dan manajemen risiko        and tax risk management is further detailed in
      pajak lebih lanjut diuraikan dalam Laporan Tahunan     the 2025 Annual Report in the ”Good Corporate
      2025 pada bab “Tata Kelola Perusahaan yang             Governance” chapter and tax reporting within
      Baik” dan pelaporan perpajakan yang terdapat           the 2025 Financial Statements, managed by
      dalam Laporan Keuangan 2025, yang dikelola oleh        the Company’s Accounting and Tax Department.
      Departemen Akuntansi dan Pajak Perseroan.

      Selain itu, Perseroan juga memberikan berbagai jenis   In addition, the Company also provides various
      kontribusi lain kepada negara, dalam bentuk pajak      types of contributions to the state, in the form of
      penghasilan, bea masuk, dan pajak lainnya. Pada        income taxes, import duties, and other taxes. In
      tahun 2025, kontribusi Perseroan kepada negara         2025, the Company’s contribution to the state was
      sebesar AS$22,9 juta, turun 10,6% dibandingkan         US$22.9 million, decreased by 10.6% compared to
      tahun 2024, yang mencapai AS$25,6 juta. Penurunan      2024, which reached US$25.6 million. The decrease
      tersebut terutama disebabkan oleh menurunnya           was mainly attributable to lower taxable income
      penghasilan kena pajak pada tahun 2025                 in 2025 compared to 2024, as well as lower final
      dibandingkan tahun 2024, serta turunnya pajak          tax on interest income in line with the reduced
Page 139
                                                             Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                      Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                 137


final atas pendapatan bunga seiring berkurangnya       principal amount of time deposits following the




                                                                                                                                       01
jumlah pokok deposito berjangka setelah Perseroan      Company’s use of US$150 million of internal funds
menggunakan dana internal sebesar AS$150 juta          to repay a portion of the 2026 Senior Notes.




                                                                                                                                       02
untuk melunasi sebagian Senior Notes 2026.

Di    pasar    internasional, Perseroan     sebagai    On the international market, the Company as a




                                                                                                                                       03
perusahaan yang sebagian besar dimiliki investor       majority domestic-owned company is known as
dalam negeri ini dikenal sebagai perusahaan swasta     the first private company in Indonesia since 2010




                                                                                                                                       04
pertama di Indonesia sejak 2010 yang mampu             to issue a non-bank and non-investment grade
menerbitkan Senior Notes non-bank dan non-             Senior Notes, with the lowest coupon for a tenor
investment grade, dengan kupon terendah untuk          of 10 (ten) years back in 2016. The Company is




                                                                                                                                       05
tenor 10 (sepuluh) tahun pada tahun 2016. Perseroan    also known as the first electricity company to be
juga dikenal sebagai perusahaan penyedia listrik       listed on the Indonesia Stock Exchange in 2016,




                                                                                                                  06 Operational Reliability
swasta pertama yang tercatat di Bursa Efek             which also contributed in encouraging foreign
Indonesia pada tahun 2016, yang juga menyumbang        capital inflows to domestic financial markets. The




                                                                                                                                                                 Keandalan Operasi dan Kontribusi Strategisnya terhadap Industri dan Perekonomian Indonesia
kontribusi tersendiri dalam mendorong masuknya         information regarding the “Details of Composition
aliran modal asing ke pasar keuangan domestik.         of Shareholders of the Company Based on Status
Informasi atas “Rincian Komposisi Pemegang Saham       as of December 31, 2025” can be found in the 2025
Perseroan Berdasarkan Status per 31 Desember           Annual Report in the “Company Profile” chapter.




                                                                                                                                   06
2025” dapat dilihat dalam Laporan Tahunan 2025
pada bab “Profil Perusahaan”.




                                                                                                                                             and Its Strategic Contribution to the Industry and Economy of Indonesia
Khususnya di pasar obligasi internasional, Perseroan   Especially in the international bond market,
berhasil memberikan kontribusi aliran masuk            the Company managed to contribute foreign
modal asing sebesar AS$300 juta, AS$500 juta,          capital inflows of US$300 million, US$500 million,
AS$550 juta, dan AS$350 juta melalui penerbitan        US$550 million, and US$350 million through
Senior Notes masing-masing pada Januari 2010,          the issuance of Senior Notes in January 2010,
Februari 2012, September 2016, dan Maret 2025.         February 2012, September 2016, and March 2025,
                                                       respectively.

Perseroan menerbitkan Senior Notes 2035 dengan         The Company issued Senior Notes 2035 with
nilai pokok sebesar AS$350.000.000 dengan bunga        a principal amount of US$350,000,000 with an
5,65% per tahun dan akan jatuh tempo pada tanggal      interest rate of 5.65% per annum and will mature on
12 Maret 2035. Penerbitan mengalami kelebihan          March 12, 2035. The issuance was oversubscribed
permintaan (oversubscription) sebesar 3,4x, yang       by 3.4x, indicating strong investor demand.
mencerminkan tingginya minat investor.

Melalui penerbitan Senior Notes 2035 tersebut,         Through the issuance of the Senior Notes due 2035,
Perseroan berhasil memperoleh peningkatan              the Company successfully obtained a credit rating
peringkat kredit, dengan Moody’s menaikkan             upgrade, with Moody’s upgrading its rating from
peringkat dari Ba1 dengan outlook positif menjadi      Ba1 with a positive outlook to Baa3 with a stable
Baa3 dengan outlook stabil dan S&P dari BB+ dengan     outlook and S&P upgrading its rating from BB+ with
outlook positif menjadi BBB- dengan outlook stabil.    a positive outlook to BBB- with a stable outlook. This
Peningkatan peringkat ini menjadikan PT Cikarang       rating upgrade marked PT Cikarang Listrindo Tbk’s
Listrindo Tbk meraih status investment grade untuk     first achievement of investment grade status.
pertama kalinya.
                                                                                                                                       07




Selain itu, Perseroan juga telah berkontribusi         Apart from that, the Company has also contributed
memberikan aliran masuk modal asing dari hasil         to the inflow of foreign capital from the results of IPO
                                                                                                                                       08




kegiatan IPO yang dilakukan pada tahun 2016            activities carried out in 2016 through the Indonesia
melalui Bursa Efek Indonesia dengan nilai total        Stock Exchange with a total value of US$272 million,
                                                                                                                                       09




sebesar AS$272 juta, dimana lebih dari 50% dana IPO    where more than 50% of the IPO funds came from
berasal dari modal asing.                              foreign capital.
                                                                                                                                       10




Pencapaian ini memperkuat posisi Perseroan di          This achievement strengthens the Company’s
pasar keuangan global dan membuka lebih banyak         position in the global financial market and opens up
peluang untuk pertumbuhan dan pendanaan yang           more opportunities for broader growth and funding.
                                                                                                                                       11




lebih luas.
Page 140
      PT Cikarang Listrindo Tbk
138   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




      KOMITMEN DALAM PENGGUNAAN ENERGI BARU TERBARUKAN
      [OJK F.7]


      Commitment in the Use of Renewable Energy

      Perubahan iklim dan efek gas rumah kaca menjadi            Climate change and greenhouse gas effects
      perhatian serius para pemangku kepentingan.                attract the stakeholders’ attention. The Company
      Perseroan memiliki pembangkit listrik dengan total         has power plants with a total installed capacity of
      kapasitas terpasang sebesar 1.189,7 MW, terdiri            1,189.7 MW, consisting of 755 MW from PLTGU, 109 MW
      dari 755 MW dari PLTGU, 109 MW dari PLTG, 280 MW           from PLTG, 280 MW from PLTU Co-firing Babelan
      dari PLTU Co-firing Babelan (termasuk 70 MW dari           (including 70 MW from Co-firing PLTU), and 45.7 MWp
      Co-firing PLTU), dan 45,7 MWp dari PLTS. Persentase        from Solar Power. The percentage of Renewable
      kapasitas Energi Baru Terbarukan (EBT) dari co-firing      Energy (EBT) capacity from co-firing PLTU and Solar
      PLTU dan PLTS Perseroan pada tahun 2025 mencapai           Power of the Company for year 2025 reached 9.7%
      9,7% (2024: 5,4%). Porsi energi non-terbarukan dalam       (2024: 5.4%). The non-renewable portion of the
      bauran pembangkitan Perseroan masih menjadi                Company’s generation mix remains the main source
      sumber utama GRK Perseroan. [GRI 201-2]                    of the Company’s GHG emissions. [GRI 201-2]

      Komitmen Perseroan terhadap penggunaan energi              The Company’s commitment to the renewable
      baru terbarukan dilakukan melalui transisi menuju          energy is carried out through a transition
      penggunaan energi ramah lingkungan, terutama               towards environmentally friendly energy use,
      pada transisi kapasitas PLTU Babelan menjadi               particularly in the gradual transition of the PLTU
      PLTU Co-firing Babelan secara bertahap. Kami               Babelan capacity to PLTU Co-firing Babelan. We
      melihat risiko ini sebagai peluang ke depan dan            see these risks as upside opportunities rather
      bukan risiko negatif, untuk memperluas bisnis kami         than downside risks, to expand our business by
      dengan menjawab tantangan dari para pemangku               answering the challenges from the stakeholders
      kepentingan dengan melakukan transformasi ke EBT.          to perform transformation into EBT. [GRI 201-2]
      [GRI 201-2]


      Kerangka pengelolaan risiko iklim dan instrumen            Indonesia’s climate risk management framework
      pasar karbon di Indonesia terus berkembang. OJK            and carbon market instruments continue to evolve.
      telah mengatur perdagangan karbon melalui Bursa            OJK has regulated carbon trading through the
      Karbon, sementara implementasi instrumen pasar             Carbon Exchange, while the broader implementation
      karbon secara lebih luas masih berlangsung secara          of carbon market instruments remains gradual. In
      bertahap. Di sisi lain, panduan analisis skenario/stress   addition, the available guidance on climate-related
      testing risiko iklim yang tersedia saat ini terutama       scenario analysis/stress testing is currently primarily
      ditujukan bagi industri perbankan; sedangkan bagi          intended for the banking sector; meanwhile, for non-
      perusahaan non-lembaga jasa keuangan seperti               financial entities such as the Company, there is no
      Perseroan, belum terdapat kewajiban stress testing         uniform mandatory requirement for climate stress
      yang seragam.                                              testing.

      Dalam konteks perkembangan tersebut, hingga                In this context, as of 31 December 2025 the
      31 Desember 2025 Perseroan belum menerima                  Company has not received a determined/allotted
      penetapan/alokasi kuota emisi (allowance) CO2              CO2 emissions allowance quota under the carbon
      dalam kerangka perdagangan karbon yang                     trading framework relevant to the Company.
      relevan bagi Perseroan, sehingga tidak terdapat            Accordingly, there were no allowances allocated,
      saldo allowance yang dialokasikan, digunakan,              used, purchased, or sold during the reporting year. The
      dibeli, maupun dijual pada tahun pelaporan.                Company is focused on meeting its Measurement,
      Perseroan memfokuskan pemenuhan kewajiban                  Reporting, and Verification (MRV) obligations,
      Measurement, Reporting, dan Verification (MRV),            including the preparation of independent verification
      termasuk persiapan verifikasi independen emisi             of fiscal year 2025 GHG emissions for PLTU Co-firing
      GRK PLTU Co-firing Babelan untuk tahun buku 2025           Babelan to be conducted in 2026 in accordance
      pada tahun 2026 sesuai ketentuan Fase 2 PTBAE-             with the Phase 2 PTBAE-PU requirements, as well
      PU, serta persiapan pemenuhan ketentuan fase               as preparing to comply with subsequent phase
      berikutnya untuk pembangkit gas sesuai jadwal              requirements for gas-fired plants in line with the
      implementasi regulator. [EU5]                              regulator’s implementation timeline. [EU5]

      Namun, terlepas dari dinamika regulasi dan                 Nevertheless, regardless of these regulatory and
      implementasi tersebut, Perseroan telah menyusun            implementation dynamics, the Company has
      dokumen Task Force on Climate-Related Financial            prepared a Task Force on Climate-Related Financial
      Disclosures (TCFD) sebagai bagian yang terintegrasi        Disclosures (TCFD) document as an integrated part of
Page 141
                                                                Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                        Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                 139


dalam Laporan Keberlanjutan ini. Dokumen TCFD             this Sustainability Report. The TCFD document outlines




                                                                                                                                         01
menjelaskan tata kelola, strategi, manajemen risiko,      the Company’s climate-related governance, strategy,
serta metrik dan target terkait perubahan iklim,          risk management, and metrics and targets, including




                                                                                                                                         02
termasuk potensi dampak finansial yang dapat              potential financial impacts that may affect the
mempengaruhi kinerja dan posisi keuangan Perseroan.       Company’s performance and financial position. The
Penyusunan TCFD ini juga mendukung kesiapan               preparation of the TCFD also supports the Company’s




                                                                                                                                         03
Perseroan menuju penerapan PSPK 1 dan PSPK 2 yang         readiness for the adoption of PSPK 1 and PSPK 2, which
berlaku efektif mulai 1 Januari 2027. [GRI 201-2]         will become effective from January 1, 2027. [GRI 201-2]




                                                                                                                                         04
Sebagai bentuk komitmen Perseroan terkait                 As a form of the Company’s commitment to
perubahan iklim, kami menargetkan penurunan efek          climate change, we are targeting a 21.4% reduction




                                                                                                                                         05
emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 21,4% pada             in Greenhouse Gas (GHG) emissions by 2030.
tahun 2030. Rincian strategi jangka pendek hingga         Details of the short- to long-term strategies for




                                                                                                                    06 Operational Reliability
panjang atas penurunan GRK dapat ditemukan                GHG reduction can be found in the “Sustainable
dalam bab “Pengelolaan Lingkungan yang                    Environmental Management” chapter of the




                                                                                                                                                                   Keandalan Operasi dan Kontribusi Strategisnya terhadap Industri dan Perekonomian Indonesia
Berkelanjutan” pada Laporan Keberlanjutan 2025            2025 Sustainability Report, with the ultimate
dengan tujuan akhir mencapai net zero emission            goal of achieving net zero emissions by 2060.
pada tahun 2060.




                                                                                                                                     06
PEMASARAN PRODUK DAN LAYANAN [OJK F.17][EU24]




                                                                                                                                               and Its Strategic Contribution to the Industry and Economy of Indonesia
Marketing Product and Services

Keberlanjutan bisnis Perseroan juga ditentukan            The sustainability of the Company’s business will
dari kepuasan dan loyalitas dari pelanggan kami.          also depend on the satisfaction and loyalty of
Salah satu usaha yang dilakukan untuk mencapai            our customers. One of the efforts to achieve this
hal ini adalah memberikan layanan terbaik bagi            is by giving the best service to the customers,
pelanggan, melalui peningkatan keandalan sistem           through improving the reliability of the Company’s
ketenagalistrikan Perseroan dan juga layanan              electrical system and also the customer services.
pelanggan. Perseroan selalu mengimplementasikan           The Company always applies STAR corporate
nilai perusahaan STAR di setiap aspek operasional         values in every operational aspect in order to
yang dijalankan, dalam rangka memberikan                  provide the best service for the customers. We
pelayanan      terbaik bagi    pelanggan.         Kami    prioritize excellent stakeholders relation and
mengedepankan pelayanan yang unggul dalam                 provide solutions to meet the customer needs in
hubungan dengan pemangku kepentingan dan                  providing the best electricity services. [GRI 3-3]
memberikan solusi dalam memenuhi kebutuhan
pelanggan dalam pelayanan listrik terbaik. [GRI 3-3]

Kami juga telah membuat inisiatif dan program             We have also created initiatives and programs in
untuk menjaga loyalitas pelanggan melalui                 order to maintain customer loyalty through the
pendekatan customer relation management.                  customer relation management approach. This
Program ini merupakan layanan berbasis interaksi          program is a service based on direct interaction
langsung dengan pelanggan yang dilaksanakan               with customers, conducted actively and regularly
secara aktif dan rutin sepanjang tahun. Bentuk            throughout the year. The interaction activities include
                                                                                                                                         07




kegiatan interaksi mencakup kunjungan rutin, tindak       routine visits, follow-up on customers’ complaints,
lanjut atas keluhan pelanggan, customer call, serta       customer calls, and the implementation of certain
pelaksanaan acara-acara tertentu seperti customer         events such as customer gatherings, technical
                                                                                                                                         08




gathering, seminar teknik, dan kegiatan olahraga          seminars, and joint sports activities. [OJK F.26]
bersama. [OJK F.26]
                                                                                                                                         09




Untuk meningkatkan aksesibilitas dan responsivitas        To enhance accessibility and responsiveness, the
layanan,     Perseroan      menyediakan     layanan       Company provides a 24-hour customer service
                                                                                                                                         10




pelanggan 24 jam yang dapat dihubungi melalui             that can be reached at +62811-5790-790, ensuring
+62811-5790-790, memastikan setiap kebutuhan dan          that every customer’s needs and complaints are
                                                                                                                                         11




keluhan pelanggan dapat ditangani secara cepat            addressed promptly and efficiently. Additionally,
dan efisien. Selain itu, sistem komunikasi berbasis       a digital-based communication system has also
digital juga telah dikembangkan melalui situs web         been developed by the Company through customer
customer, platform perpesanan resmi, dan notifikasi       website, official messaging platform, and digital
secara digital, guna mendukung hadirnya layanan           notifications, supporting a more integrated and
pelanggan yang terintegrasi dan berkualitas. [OJK F.26]   qualified customer service. [OJK F.26]
Page 142
      PT Cikarang Listrindo Tbk
140   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Dengan adanya pendekatan customer relation                           Through this customer relation approach, customers
      tersebut,     pelanggan    mudah          mendapatkan                find it easy to obtain information about products
      informasi mengenai produk serta aspek lainnya,                       and other aspects, including the safety aspect in the
      termasuk aspek keselamatan atas penggunaan                           electricity usage. Product safety guarantees are also
      listrik. Jaminan keamanan produk juga dilakukan                      carried out through a series of Standard Operating
      melalui serangkaian Prosedur Operasi Standar                         Procedures (SOPs), including periodic checking to
      (SOP), antara lain dengan melakukan pemeriksaan                      ensure the quality of the electricity supplied, the
      secara berkala untuk memastikan kualitas listrik                     safety and security of power users, and the general
      yang dialirkan, keselamatan dan keamanan para                        public around the operating area. [OJK F.27, F.28]
      pengguna tenaga listrik, serta masyarakat umum di
      sekitar kawasan operasional. [OJK F.27, F.28]

      Sejak     tahun   2023,  Perseroan   menyediakan                     Since 2023, the Company has provided International
      Sertifikat Energi Terbarukan Internasional (I-REC)                   Renewable Energy Certificate (I-REC) sourced
      yang bersumber dari pembangkitan listrik yang                        from electricity generation using biomass. These
      berasal dari biomassa, yang dijual kepada                            certificates are sold to customers, delivering
      pelanggan dengan dampak terhadap lingkungan                          positive environmental and social impacts, while
      dan masyarakat yang positif, serta membantu                          supporting our customers in planning their carbon
      pelanggan kami dalam merencanakan peta jalan                         neutral roadmap in their operations. [OJK F.26, F.28]
      menuju netralitas karbon untuk operasi mereka.
      [OJK F.26, F.28]


      Cikarang Listrindo berkomitmen untuk bersaing                        Cikarang Listrindo is committed to fair competition
      secara sehat dan tidak melakukan praktik usaha                       and does not engage in unhealthy business
      yang tidak adil (anti-competitive dan anti-trust                     practices (such as anti-competitive and anti-trust
      behaviors). Bagi Perseroan, praktik usaha yang sehat                 behaviors). For the Company, economic efficiency
      menciptakan efisiensi ekonomi dan pertumbuhan                        and sustainable growth created through the
      yang berkelanjutan. Kami selalu mematuhi regulasi                    implementation of sound business practices. We
      terkait perilaku anti-competitive dan anti-trust, yang               always comply with regulations related to the anti-
      terus dipantau secara berkala. [GRI 3-3, 206-1]                      competitive and anti-trust behaviors, which we
                                                                           monitor regularly. [GRI 3-3, 206-1]

      Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak terlibat                       Throughout 2025, the Company was not involved in
      dalam tindakan hukum yang sedang berlangsung                         any ongoing or completed legal actions related to
      maupun yang telah selesai terkait dengan perilaku                    anti-competitive behavior, violations of anti-trust
      anti-persaingan,    pelanggaran         undang-undang                laws, or monopoly practices. Accordingly, there are
      anti-trust, atau praktik monopoli. Dengan demikian,                  no relevant decisions or legal judgments to report on
      tidak terdapat keputusan atau putusan hukum yang                     this matter. [GRI 3-3, 206-1]
      relevan untuk dilaporkan terkait isi tersebut. [GRI 3-3, 206-1]

      Produk dan layanan yang diberikan oleh Perseroan                     The products and services provided by the
      telah   memenuhi    prosedur     pelabelan    dan                    Company comply with relevant labeling and
      keterbukaan informasi yang relevan. Berikut adalah                   information disclosure procedures. The following
      implementasi pengungkapan informasi yang telah                       is the implementation of information disclosure
      dilakukan oleh Perseroan kepada pelanggan:                           carried out by the Company for customers: [OJK F.27]
      [OJK F.27]




                     Jenis Informasi                          Deskripsi                        Implementasi dalam Produk/Layanan
                   Type of Information                       Description                        Implementation in Products/Services

       Sumber Komponen – Bahan Bakar        Perseroan     menyampaikan     informasi         • Kapasitas PLTGU Jababeka: 755 MW.
       Fosil                                tentang sumber bahan bakar fosil seperti         • Kapasitas PLTG MM-2100: 109 MW.
                                            gas alam dan batubara yang digunakan di          • Kapasitas PLTU Co-firing Babelan: 280 MW
                                            PLTGU Jababeka, PLTG MM-2100, dan PLTU             termasuk 70 MW kapasitas co-firing.
                                            Co-firing Babelan.

       Component Source – Fossil Fuel       The Company provides information on the          • PLTGU Jababeka capacity: 755 MW.
                                            sources of fossil fuel such as natural gas and   • PLTG MM-2100 capacity: 109 MW.
                                            coal used at PLTGU Jababeka, PLTG MM-2100,       • PLTU Co-firing Babelan capacity: 280 MW
                                            and PLTU Co-firing Babelan.                        include 70 MW co-firing capacity.
Page 143
                                                                      Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                  Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                                       141


            Jenis Informasi                        Deskripsi                        Implementasi dalam Produk/Layanan




                                                                                                                                                        01
          Type of Information                     Description                        Implementation in Products/Services

Sumber Komponen – Bahan Bakar    Perseroan    menyampaikan      informasi         • Kapasitas co-firing: 70 MW (25% kapasitas




                                                                                                                                                        02
Terbarukan Biomassa              mengenai     sumber    biomassa     yang           PLTU).
                                 digunakan    untuk  co-firing di     PLTU        • Volume biomassa 2025: 162 kton (setara
                                 Co-firing  Babelan   sebagai   substitusi          205 GWh energi listrik).




                                                                                                                                                        03
                                 sebagian batubara, guna mendukung                • Jenis biomassa: Cangkang sawit dan
                                 penyediaan opsi energi listrik yang                Serpihan kayu.
                                 ramah lingkungan dan rendah karbon




                                                                                                                                                        04
                                 bagi pelanggan.

Component Source – Biomass       The Company provides information on              • Co-firing capacity: 70 MW (25% of PLTU
Renewable Fuel                   the biomass sources used for co-firing             capacity).




                                                                                                                                                        05
                                 at PLTU Co-firing Babelan as a partial           • 2025 biomass volume: 162 kton (equivalent
                                 substitute for coal, to support the provision      to 205 GWh of electricity).
                                 of environmentally friendly and low-carbon       • Biomass types: Palm kernel shells and




                                                                                                                                   06 Operational Reliability
                                 electricity options for customers.                 Wood chips.

Sumber Komponen – Energi         Perseroan menyampaikan informasi tentang         • Kapasitas PLTS: 45,7 MWp (2025).




                                                                                                                                                                                  Keandalan Operasi dan Kontribusi Strategisnya terhadap Industri dan Perekonomian Indonesia
Terbarukan PLTS                  sumber komponen PLTS yang digunakan              • Panel surya: Tier-1 manufacturers dengan
                                 untuk menghasilkan energi listrik terbarukan,      efisiensi >20%.
                                 sebagai bagian dari komitmen terhadap            • Inverter:   Merek    terkemuka    dengan
                                 transparansi rantai pasok dan keandalan            efisiensi >98,7%.
                                 pembangkitan energi terbarukan.




                                                                                                                                                    06
Component Source – Solar Power   The Company provides information on              • Solar Power capacity: 45.7 MWp (2025).
Renewable Energy                 sources of Solar Power component used            • Solar panels: Tier-1 manufacturers with
                                 to generate electricity, as part of the            efficiency >20%.




                                                                                                                                                              and Its Strategic Contribution to the Industry and Economy of Indonesia
                                 commitment to supply chain transparency          • Inverters: Leading brands with efficiency
                                 and the reliability of renewable energy            >98.7%.
                                 generation.

Dampak Produk terhadap           Perseroan memberikan informasi terkait           Laporan emisi GRK disediakan secara rinci
Lingkungan                       emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dan dampak            dalam Laporan Keberlanjutan ini, termasuk
                                 lingkungan dari pembangkitan listrik.            langkah   mitigasi   untuk   mengurangi
                                                                                  dampak lingkungan.

Environmental Impact of          The   Company    provides details   on           GHG emissions reports are comprehensively
the Product                      greenhouse gas (GHG) emissions and               provided in this Sustainability Report,
                                 the environmental impact of electricity          including mitigation measures to reduce
                                 generation.                                      environmental impact.

Penggunaan Aman                  Perseroan     memastikan          tersedianya    Panduan keselamatan kelistrikan diberikan
                                 informasi   mengenai        panduan      untuk   melalui   berbagai   media     komunikasi
                                 penggunaan       listrik     secara      aman    yang tersedia antara Perseroan dan para
                                 oleh   pelanggan,       termasuk     informasi   pelanggan, diantaranya melalui email.
                                 perlindungan kelistrikan.

Safe Usage                       The Company ensures the availability             Electrical    safety      guidelines are
                                 of information regarding guidance for            communicated through various media
                                 customers on the safe use of electricity,        channels available between the Company
                                 including electrical protection information.     and its customers, including email.

Pengelolaan Limbah               Tersedianya informasi terkait pengelolaan        Limbah dari pembangkit listrik dikelola sesuai
                                 limbah dari fasilitas pembangkit, seperti        dengan peraturan yang berlaku, termasuk
                                 limbah B3 dan non-B3.                            penerapan 3R (reduce, reuse, recycle) dan
                                                                                  pelaporan rutin kepada regulator.

Waste Management                 The availability of information related to       Waste from power plants is managed in
                                 waste management from power generation           compliance with applicable regulations,
                                 facilities, such as hazardous and non-           including implementing 3R (reduce, reuse,
                                                                                                                                                        07




                                 hazardous waste.                                 recycle) and routine reporting to regulators.

Lainnya                          Perseroan    menyampaikan       tersedianya      SPKL didirikan untuk mendukung transisi
                                 informasi    layanan    tambahan       yang      energi berkelanjutan, sementara I-REC
                                                                                                                                                        08




                                 disediakan     oleh    Perseroan     seperti     memberikan pilihan kepada pelanggan
                                 penyediaan      SPKL   untuk    mendukung        untuk mendukung pengembangan energi
                                 kendaraan listrik serta penjualan Sertifikat     terbarukan.
                                                                                                                                                        09




                                 Energi Terbarukan Internasional (I-REC).

Others                           The Company provides information on              EVCS have been established to support
                                                                                                                                                        10




                                 additional services such as providing EVCS       the energy transition, while I-REC offers
                                 and selling International Renewable Energy       customers the option to support renewable
                                 Certificates (I-REC).                            energy development.
                                                                                                                                                        11
Page 144
      PT Cikarang Listrindo Tbk
142   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Selama tahun 2025, PT Cikarang Listrindo Tbk tidak       In 2025, PT Cikarang Listrindo Tbk reported no
      mengalami insiden ketidakpatuhan terhadap                incidents of non-compliance with regulations
      regulasi maupun peraturan sukarela terkait               or voluntary standards related to product and
      pelabelan, informasi produk dan jasa, serta              service labeling, information, as well as marketing
      komunikasi pemasaran. Hal ini mencakup:                  communications. This includes:

      • Informasi dan Pelabelan Produk dan Jasa: Tidak         • Product and Service Information and Labeling: There
        terdapat denda, hukuman, peringatan, atau                were no fines, penalties, warnings, or violations
        pelanggaran peraturan sukarela dalam pelabelan           of voluntary standards were recorded regarding
        dan informasi produk, termasuk layanan Stasiun           product labeling and information, including services
        Pengisian Kendaraan Listrik (SPKL) dan Sertifikat        such as Electric Vehicle Charging Stations (EVCS)
        Energi Terbarukan Internasional (I-REC).                 and International Renewable Energy Certificates
                                                                 (I-REC).

      • Komunikasi Pemasaran: Tidak terdapat insiden           • Marketing Communications: There were no
        pelanggaran regulasi maupun peraturan sukarela           incidents of regulatory or voluntary standard
        dalam periklanan, promosi, atau pensponsoran             violations   were    recorded      in   advertising,
        yang menghasilkan sanksi, peringatan, atau               promotions, or sponsorships that resulted in
        klaim pelanggaran lainnya.                               sanctions, warnings, or other claims of misconduct.

      Pencapaian ini mencerminkan komitmen Perseroan           This    achievement     reflects  the    Company’s
      dalam menerapkan sistem manajemen yang efektif           commitment to implementing effective management
      untuk memastikan kepatuhan terhadap standar              systems that ensure compliance with national and
      nasional dan internasional, transparansi komunikasi      international standards, transparency in marketing
      pemasaran, serta praktik bisnis yang adil dan            communications, and fair and responsible business
      bertanggung jawab. Perseroan terus menjaga               practices. The Company remains dedicated to
      standar tinggi ini sebagai bagian dari upaya             maintaining these high standards as part of its
      membangun kepercayaan dan hubungan yang                  efforts to build trust and strong relationships with
      kuat dengan para pemangku kepentingan.                   stakeholders.



      KEPUASAN PELANGGAN [OJK F.30][GRI 3-3]
      Customer Satisfaction

      Cikarang Listrindo meyakini bahwa keberlanjutan          Cikarang Listrindo believes that the sustainability of the
      bisnis Perseroan saat ini dipengaruhi oleh tingkat       Company’s business is influenced by the high level of
      kepercayaan dan kepuasan yang tinggi pelanggan           trust and satisfaction of its customers. The Company
      kepada Perseroan. Perseroan senantiasa menjaga           always maintains a high level of customer satisfaction
      tingkat kepuasan pelanggan dengan melakukan              by conducting regular customer satisfaction
      survei kepuasan pelanggan secara berkala. Hal ini juga   surveys. This is also aimed at obtaining feedback
      bertujuan untuk mendapatkan umpan balik sebagai          as an effort to improve the quality of service.
      upaya Perseroan meningkatkan kualitas pelayanan.

      Survei dilakukan dengan menggunakan metode               The survey is conducted using sampling methods to
      sampling guna mengukur kinerja layanan unit-unit         measure the performance of the Company’s work
      kerja Perseroan, sekaligus mengukur Indeks Kepuasan      units, as well as to measure the Customer Satisfaction
      Pelanggan. Aspek yang menjadi dasar pengukuran           Index. The aspects that are the basis for measurement
      di antaranya aspek kepuasan pelanggan terhadap           include customer satisfaction with services, reliability
      pelayanan, keandalan suplai listrik, dan daya tanggap    of electricity supply, and responsiveness to customer
      terhadap keluhan pelanggan.                              complaints.

      Hasil survei dan temuan permasalahan akan                The survey results and problem findings will be
      ditindaklanjuti oleh Departemen Pemasaran melalui        followed-up by the Marketing Department through
      penyusunan action plan dan program improvement           action plans arrangement and improvement
      untuk mengatasi masalah tersebut. Selain survei          programs to resolve the problems. In addition
      secara berkala, Perseroan juga mengirimkan               to regular surveys, the Company also delivers a
      kuesioner     kepada    setiap  pelanggan  yang          questionnaire to each customer who submits an
      mengajukan aplikasi, seperti kepada pelanggan            application, either new customers or those applying
      baru ataupun pelanggan tambah daya. Dengan               for additional energized capacity. Thus, this feedback
      demikian, diperoleh feedback dan evaluasi dari           and evaluation is obtained from customers regarding
      pelanggan terkait dengan layanan dan prosedur di         the services and procedures at the Company.
      Perseroan.
Page 145
                                                                    Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                             Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                      143


Survei kepuasan pelanggan dilakukan setiap tahun              The customer satisfaction survey is conducted




                                                                                                                                              01
untuk memantau tingkat kepuasan pelanggan, yang               annually to monitor customer satisfaction levels,
diukur melalui Customer Satisfaction Index (CSI). Pada        measured through the Customer Satisfaction Index




                                                                                                                                              02
tahun 2025 survei ini menghasilkan skor 86,0 dari 100,        (CSI). In 2025, the survey recorded a score of 86.0
berdasarkan sampel yang diambil. Hasil tersebut               out of 100, based on the sampled respondents. This
menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap             result indicates a high level of satisfaction with the




                                                                                                                                              03
produk dan layanan Perseroan secara keseluruhan,              Company’s products and services overall, and are
serta didukung oleh Net Promoter Score (NPS) sebesar          supported by a Net Promoter Score (NPS) of 85.95,




                                                                                                                                              04
85,95 yang mencerminkan kecenderungan pelanggan               reflecting customers’ willingness to recommend the
untuk merekomendasikan layanan Perseroan. [OJK F.30]          Company’s services. [OJK F.30]




                                                                                                                                              05
Kepuasan ini tercermin dari sebanyak 74,6% para               This satisfaction is reflected in the fact that 74.6% of
pelanggan Perseroan telah menjadi pelanggan                   the Company’s customers have been customers




                                                                                                                         06 Operational Reliability
selama lebih dari 10 (sepuluh) tahun dan 10,0% telah          for more than 10 (ten) years and 10.0% have been
menjadi pelanggan selama lebih dari 5 (lima) tahun.           customers for more than 5 (five) years.




                                                                                                                                                                        Keandalan Operasi dan Kontribusi Strategisnya terhadap Industri dan Perekonomian Indonesia
Lama Hubungan dengan Pelanggan Industri dan Non-Industri




                                                                                                                                          06
Length of Industrial and Non-Industrial Customer Relationship




                                                                                                                                                    and Its Strategic Contribution to the Industry and Economy of Indonesia
                                                                                         2.894 Pelanggan
                                                                                               Customers
  2025                                           74,6%                                10,0%           15,4%
                                                  >10                                  5-10            <5
                                              Tahun | Years                        Tahun | Years   Tahun | Years




                                                                                          2.738 Pelanggan
                                                                                                Customers
   2024                                          73,4%                               11,7%            14,9%
                                                  >10                                 5-10             <5
                                              Tahun | years                       Tahun | years    Tahun | years




                                                                                                                                              07
                                                                                                                                              08
                                                                                                                                              09
                                                                                                                                              10
                                                                                                                                              11
Page 146
      PT Cikarang Listrindo Tbk
144   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




      Menjalankan
      Praktik
      Ketenagakerjaan
      Terbaik
      Implementing Best
      Practices in Employment
Page 147
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
       Driving Resilience through Sustainability
                                                   145
Page 148
      PT Cikarang Listrindo Tbk
146


                 “
      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      MENJALANKAN PRAKTIK KETENAGAKERJAAN TERBAIK
      Implementing Best Practices in Employment




              Cikarang Listrindo menerapkan praktik ketenagakerjaan
              terbaik dengan menempatkan Keselamatan dan Kesehatan
              Kerja (K3), kesejahteraan, serta pengembangan kompetensi
              dan kesempatan yang setara sebagai prioritas utama dalam
              pengelolaan sumber daya manusia. Komitmen ini diwujudkan
              melalui penerapan standar K3 yang ketat, kesempatan yang
              setara tanpa diskriminasi, serta sistem pengembangan berbasis
              kompetensi guna mendukung budaya kerja yang aman,
              produktif, dan berkelanjutan.

              Cikarang Listrindo implements best employment practices by prioritizing
              Occupational Health and Safety (OHS), employee well-being, and competency
              development as well as equal opportunity in its human capital management.
              This commitment is reflected in the implementation of stringent OHS standards,
              equal opportunities without discrimination, and competency-based development
              systems to foster a safe, productive, and sustainable work culture.
Page 149
                                                                  Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                         147




                                                                                                                                     01
                                                                                                                                     02
                                                                                                                                     03
Cikarang Listrindo mengelola ketenagakerjaan              Cikarang Listrindo manages employment as a
sebagai aspek material yang mendukung keandalan           material aspect that supports operational reliability
operasional dan keberlanjutan usaha melalui               and long-term business sustainability through a




                                                                                                                                     04
kerangka kebijakan yang selaras dengan peraturan          policy framework that is aligned with applicable
ketenagakerjaan dan prinsip hak asasi manusia,            labor regulations and human rights principles, and




                                                                                                                                     05
dan berlaku bagi seluruh karyawan di seluruh lokasi       applies to all employees across the Company’s
operasional Perseroan dan anak perusahaan, serta          operational locations and subsidiaries, as well as to




                                                                                                                                     06
diperluas kepada tenaga kerja non-karyawan                non-employee workers (contractors and outsourced
(kontraktor dan outsourcing) yang bekerja dengan          personnel) working with the Company. [GRI 3-3]
Perseroan. [GRI 3-3][GRI 2-7, 2-8]                        [GRI 2-7, -8]




                                                                                                                            07 Implementing Best Practices in Employment
Kerangka pengelolaan Sumber Daya Manusia                  The Company’s Human Resources (HR) management




                                                                                                                                                 Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
(SDM) Perseroan mengacu prinsip non-diskriminasi,         framework      incorporates    principles  of   non-
pencegahan pelecehan, larangan pekerja anak dan           discrimination, prevention of harassment, prohibition
kerja paksa, pengaturan jam kerja yang layak, serta       of child labor and forced labor, reasonable working
mekanisme keluhan yang dapat diakses. Kebijakan           hours, and accessible grievance mechanisms. Key
dan ketentuan kerja utama ditetapkan dalam                employment policies and provisions are stipulated
Peraturan Perusahaan dan kebijakan internal terkait,      in the Company Regulation and related internal
disetujui pada tingkat Direksi, serta disosialisasikan    policies, approved at the Board of Directors level,
melalui komunikasi internal dan pelatihan berkala         and disseminated through internal communications
untuk memastikan implementasi yang konsisten dan          and periodic training to ensure a consistent
perbaikan berkelanjutan. [OJK F.18][GRI 3-3][GRI 2-23]    implementation and continual improvement. [OJK F.18]
                                                          [GRI 3-3][GRI 2-23]


Dalam rekrutmen dan pengembangan karir,                   In recruitment and career development, the
Perseroan menerapkan prinsip berbasis kompetensi          Company applies a competency-based approach
dan memberikan kesempatan yang setara tanpa               and provides equal opportunity regardless of
mempertimbangkan suku, agama, dan ras (SARA).             ethnicity, religion, or race (SARA).




                                                                                                                                     08
Efektivitas kebijakan SDM dipantau melalui sistem         The effectiveness of the Company’s human capital
informasi SDM berbasis digital yang terintegrasi          policies is monitored through a digital-based HR




                                                                                                                                     09
dalam platform Enterprise Resource Planning               information system that is integrated with the
(ERP) Perseroan, survei keterikatan karyawan yang         Company’s Enterprise Resource Planning (ERP)




                                                                                                                                     10
dilakukan secara berkala menggunakan platform             platform, periodic employee engagement surveys
digital, serta mekanisme pengaduan yang telah             conducted through a digital platform, and a
dijelaskan dan dapat dilihat pada Bab “Tata Kelola        grievance mechanism as described and available
Keberlanjutan” dalam Laporan Keberlanjutan ini.           in the “Sustainability Governance“ chapter of this
                                                                                                                                     11
Penggunaan sistem informasi SDM yang terintegrasi         Sustainability Report. The use of the integrated
mendukung        pengelolaan   data   kepegawaian         HR information system supports the structured
secara terstruktur, termasuk administrasi SDM             personnel data management, including HR
dan pemantauan Corporate Values Index (CVI),              administration and monitoring of the Corporate
sebagai bagian dari penguatan tata kelola sumber          Values Index (CVI), as part of strengthening human
daya manusia.                                             capital governance.

Ringkasan kinerja utama, termasuk komposisi tenaga        Key performance highlights, such as workforce
kerja, rekrutmen, turnover, pelatihan, penilaian          composition,     recruitment,  turnover,  training,
kinerja, parental leave, serta isu hubungan industrial,   performance appraisal, parental leave, and
diungkapkan pada bagian indikator terkait.                industrial relations issues, are disclosed in the
                                                          relevant indicator sections.
Page 150
      PT Cikarang Listrindo Tbk
148   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      MENINGKATKAN POTENSI KARYAWAN:
      STRATEGI PENGELOLAAN SDM YANG UNGGUL
      Enhancing Employee Potential: Strategies for Excellent HR Management

      Perseroan secara berkelanjutan mengembangkan               The Company continually develops a superior
      SDM yang unggul di industri ketenagalistrikan              HR in the power generation industry through the
      melalui implementasi nilai perusahaan, yaitu STAR          implementation of its corporate values, STAR (Service,
      (Service, Trustworthiness, Accountability, Reliability)    Trustworthiness, Accountability, Reliability), as well
      serta penguatan kompetensi teknis dan manajerial.          as the strengthening of technical and managerial
      Pengembangan ini dilaksanakan secara sistematis            competencies. This development is carried out
      melalui Strategic Human Capital Master Plan 2016–          systematically through the Strategic Human Capital
      2030 yang dirancang bertahap untuk memastikan              Master Plan 2016–2030, which is designed in phases to
      kesiapan talenta, keberlanjutan organisasi, serta          ensure talent readiness, organizational sustainability,
      daya saing jangka panjang Perseroan. [GRI 3-3]             and the Company’s long-term competitiveness.
      [GRI 404-2]                                                [GRI 3-3][GRI 404-2]


      Pada fase awal, Master Plan berfokus pada                  In its initial phase, the Master Plan focused on
      penguatan kapabilitas dan keandalan organisasi,            strengthening      the  organizational     capabilities
      untuk membangun sumber daya manusia yang                   and reliability, to develop an adaptive, innovative
      adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan           workforce that is well-prepared to tackle future
      industri di masa depan. Memasuki fase 2024–2030            industry. Entering the 2024–2030 phase under the
      dengan tema “Organizational Partnership and                theme “Organizational Partnership and Sustainable
      Sustainable Human Capital”, peran Departemen               Human Capital”, the HR Department has evolved
      SDM     berkembang      menjadi  mitra      strategis      into a strategic partner to the organization in driving
      organisasi dalam mendorong keberlanjutan usaha             business sustainability through improved people
      melalui peningkatan people experience, integrasi           experience, the integration of diversity and inclusion
      prinsip keberagaman dan inklusi, serta penerapan           principles, and the incorporation of ESG principles
      prinsip ESG dalam pengelolaan SDM. Transformasi            into human capital management. Ongoing digital
      digital yang dilakukan secara berkelanjutan                transformation initiatives further enhance HR
      turut mendukung efisiensi proses manajemen                 management efficiency, strengthen employee
      SDM, memperkuat keterlibatan karyawan, dan                 engagement, and ensure alignment between
      memastikan keselarasan antara strategi bisnis              business strategy and talent development. [GRI 3-3]
      dengan pengembangan talenta. [GRI 3-3][GRI 404-1, 405-1]   [GRI 404-1, 405-1]
Page 151
                                                               Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                        Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                  149


MENGEMBANGKAN POTENSI KARYAWAN:




                                                                                                                               01
FOKUS TERHADAP ASPEK SOSIAL DALAM KEBIJAKAN SDM




                                                                                                                               02
Developing Employees Potential: Focusing on Social Aspects in HR Policies




                                                                                                                               03
Komitmen sosial Perseroan dalam pengelolaan SDM         The Company’s social commitment in human capital
dituangkan dalam Kebijakan Keberlanjutan dan            management is set out in its Sustainability Policy and




                                                                                                                               04
diimplementasikan melalui sistem manajemen yang         implemented through an integrated management
terintegrasi. Prioritas utama meliputi pencapaian       system. Key priorities include achieving zero accidents,




                                                                                                                               05
zero accident, penerapan prinsip keberagaman            upholding diversity and non-discrimination principles,
dan non-diskriminasi, pengembangan kompetensi           enhancing employee competencies, promoting




                                                                                                                               06
karyawan, promosi hak asasi manusia dalam               human rights across the value chain, and supporting
rantai nilai, serta dukungan terhadap masyarakat        surrounding     communities       through         corporate
sekitar melalui program tanggung jawab sosial           social responsibility programs. [GRI 403-1, 405-1]




                                                                                                                      07 Implementing Best Practices in Employment
perusahaan. [GRI 403-1, 405-1]




                                                                                                                                           Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
Perseroan secara konsisten menerapkan Sistem            The    Company      consistently    implements      an
Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja               Occupational Health and Safety (OHS) Management
(K3) berbasis standar internasional ISO 45001           System based on the international standard ISO
serta standar nasional, yaitu Sistem Manajemen          45001, as well as national standards, namely
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), dan             Occupational Health and Safety Management System
Sistem Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan          (SMK3) and the Electricity Safety Management
(SMK2), sebagai bagian dari pengendalian risiko         System (SMK2), as part of operational risk control
operasional di sektor ketenagalistrikan. Selain itu,    in the power sector. In addition, pre-retirement
program pelatihan pra-pensiun diselenggarakan           training programs are conducted to support
untuk mendukung kesiapan karyawan memasuki              employees’ readiness for retirement from financial,
masa purnabakti secara finansial, mental, dan sosial.   mental, and social perspectives. [GRI 403-8, 404-2]
[GRI 403-8, 404-2]




                                                                                                                               08
                                                                                                                               09
                                                                                                                               10
                                                                                                                               11
Page 152
      PT Cikarang Listrindo Tbk
150   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      IMPLEMENTASI HAK ASASI MANUSIA [GRI 2-23]
      Human Rights Implementation

      Cikarang      Listrindo berkomitmen    menjunjung                          Cikarang Listrindo is committed to upholding human
      tinggi hak asasi manusia sesuai dengan Universal                           rights in accordance with the Universal Declaration
      Declaration of Human Rights 19481 serta regulasi                           of Human Rights 19481 and national regulations,
      nasional, termasuk Peraturan Presiden No. 60                               including the Presidential Regulation No. 60 of 2023
      tahun 2023 mengenai Strategi Nasional Bisnis                               outlining the National Business and Human Rights
      dan Hak Asasi Manusia. Prinsip-prinsip tersebut                            Strategy. These principles are integrated into the
      diintegrasikan dalam kebijakan, proses bisnis, serta                       Company’s policies, business processes, and
      praktik operasional Perseroan guna memastikan                              operational practices to ensure respect for the
      penghormatan terhadap martabat dan hak setiap                              dignity and rights of every individual. [OJK F.21]
      individu. [OJK F.21]

      Fokus implementasi mencakup non-diskriminasi,                              The focus of implementation includes non-
      pencegahan pelecehan, pemberian hak cuti                                   discrimination, prevention of harassment, provision
      orang tua, serta larangan pekerja anak, kerja                              of parental leave rights, and the prohibition of child
      paksa, dan perdagangan manusia. Perseroan juga                             labor, forced labor, and human trafficking. The
      menerapkan mekanisme pengaduan yang dapat                                  Company also implements an accessible grievance
      diakses untuk memastikan penanganan isu secara                             mechanism to ensure that issues are addressed fairly
      adil dan transparan.                                                       and transparently.


      Kesetaraan dan Non-Diskriminasi [GRI 3-3]                                  Equality and Non-Discrimination [GRI 3-3]

      Perseroan menjunjung tinggi prinsip kesetaraan                             The Company upholds the principle of equality
      tanpa diskriminasi berdasarkan ras, jenis kelamin,                         without discrimination based on race, gender,
      agama, usia, kondisi disabilitas, maupun latar                             religion, age, disability status, or any other
      belakang      lainnya.    Implementasi   dilakukan                         background. Implementation is carried out through
      melalui Kebijakan Anti-Diskriminasi dan Kebijakan                          the Anti-Discrimination Policy and the Workplace
      Perlindungan Karyawan di Tempat Kerja yang pada                            Employee Protection Policy, which in 2024 was
      tahun 2024 dikembangkan dari kebijakan pelecehan                           expanded from a sexual harassment policy into
      seksual menjadi kerangka perlindungan yang lebih                           a more comprehensive protection framework,
      komprehensif, dan dilengkapi dengan prosedur                               complemented by investigation procedures and a
      investigasi dan sanksi zero-tolerance.                                     zero-tolerance sanctions policy.

      Selama tahun 2025, tidak terdapat laporan kasus                            Throughout 2025, there were no reported cases of
      diskriminasi maupun pelecehan seksual, yang                                discrimination or sexual harassment, indicating the
      menunjukkan efektivitas sistem pencegahan dan                              effectiveness of the Company’s internal prevention
      pengawasan internal.                                                       and monitoring systems.


      Penghapusan Kerja Paksa dan Pekerja                                        Elimination of Forced Labor and Child
      Anak [OJK F.19][GRI 3-3]                                                   Labor [OJK F.19][GRI 3-3]

      Perseroan memastikan tidak terdapat praktik kerja                          The Company ensures that there are no practices
      paksa maupun pekerja anak di seluruh operasional                           involving forced labor or child labor across its
      dan rantai pasok. Usia minimum kerja ditetapkan                            operations and supply chain. The minimum working
      18 tahun sesuai ketentuan perundang-undangan                               age is set at 18 years, in accordance with applicable
      dan konvensi ILO. Evaluasi kepatuhan juga dilakukan                        laws and ILO conventions. Compliance assessments
      kepada mitra kerja melalui klausul kontraktual dan                         are also conducted for business partners through
      proses seleksi vendor.                                                     contractual clauses and vendor selection processes.

      Pada tahun 2025, tidak ditemukan insiden terkait                           In 2025, no incidents related to forced labor or child
      kerja paksa maupun pekerja anak di dalam                                   labor were identified within the Company’s operations
      operasional Perseroan maupun mitra kerja.                                  or those of its business partners.

      1. Deklarasi Universal Hak-Hak Asasi Manusia tanggal 10 Desember 1948, diakses melalui https://www.komnasham.go.id/files/1475231326-deklarasi-
         universal-hak-asasi--$R48R63.pdf								
         The Universal Declaration of Human Rights dated December 10, 1948, accessed at https://www.komnasham.go.id/files/1475231326-deklarasi-universal-
         hak-asasi--$R48R63.pdf
Page 153
                                                              Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                      Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                  151




                                                                                                                           01
                                                                                                                           02
Pengelolaan       Waktu            Kerja       dan      Work   Hours       Management                    and




                                                                                                                           03
Remunerasi [GRI 3-3][OJK F.19]                          Remuneration [GRI 3-3][OJK F.19]




                                                                                                                           04
Perseroan mematuhi Peraturan Pemerintah No. 35          The Company complies with Government Regulation
Tahun 2021 yang mengatur perjanjian kerja waktu         No. 35 of 2021, which governs fixed-term employment




                                                                                                                           05
tertentu, alih daya, waktu kerja dan waktu istirahat,   agreements, outsourcing, working hours and rest
serta pemutusan hubungan kerja. Sesuai ketentuan        periods, as well as termination of employment. In




                                                                                                                           06
tersebut, Perseroan menetapkan waktu kerja 8            accordance with these provisions, the Company sets
(delapan) jam per hari atau 40 jam per minggu           working hours at 8 (eight) hours per day or 40 hours
dengan sistem 5 (lima) hari kerja dan 2 (dua) hari      per week, with a 5 (five) day workweek and 2 (two)




                                                                                                                  07 Implementing Best Practices in Employment
istirahat mingguan.                                     days of weekly rest.




                                                                                                                                       Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
Untuk mendukung keberlanjutan operasional,              To support operational sustainability, particularly
khususnya pada unit pembangkit listrik, Perseroan       in power plant units, the Company implements a
menerapkan sistem kerja giliran yang dirancang          shift work system designed with due consideration
dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan,           to occupational safety and health, as well as
kesehatan kerja, serta keseimbangan kehidupan           work-life balance. Employees who work beyond
kerja dan pribadi. Karyawan yang bekerja melebihi       normal working hours receive compensation and
waktu kerja normal menerima kompensasi dan              allowances in accordance with the applicable
tunjangan sesuai dengan ketentuan peraturan             laws and prevailing internal policies.
perundang-undangan dan kebijakan internal
yang berlaku.

Selain berlaku bagi karyawan internal, standar          In addition to applying to internal employees, these
ketenagakerjaan ini juga menjadi bagian dari            labor standards also form part of the requirements
persyaratan bagi mitra kerja dan pemasok dalam          for business partners and suppliers within the supply
rantai pasok. Perseroan mensyaratkan penerapan          chain. The Company requires the implementation of
praktik ketenagakerjaan yang menjamin lingkungan        labor practices that ensure a safe, fair, and humane




                                                                                                                           08
kerja yang aman, adil, dan manusiawi, termasuk          working environment, including compliance with
kepatuhan terhadap ketentuan jam kerja maksimum         maximum working hour provisions and the prohibition




                                                                                                                           09
serta larangan terhadap segala bentuk hukuman           of all forms of physical punishment, harassment, and
fisik, pelecehan, dan perlakuan tidak manusiawi.        inhumane treatment.




                                                                                                                           10
Implementasi             dan        Komunikasi          Policy   Implementation                          and
Kebijakan                                               Communication                                                      11
Seluruh kebijakan disetujui oleh Direksi dan berlaku    All policies are approved by the Board of Directors
bagi seluruh unit operasional serta mitra kerja yang    and apply to all operational units as well as business
berada dalam lingkup pengendalian operasional           partners within the Company’s operational control.
Perseroan. Sosialisasi dilakukan melalui pelatihan      Dissemination is carried out through periodic training,
berkala, komunikasi internal, serta integrasi dalam     internal communications, and integration into
kontrak dengan mitra bisnis.                            contracts with business partners.

Pada tahun 2025, pelatihan terkait Hak Asasi Manusia    In 2025, Human Rights training was delivered to all
diberikan kepada seluruh karyawan melalui platform      employees through an online platform, achieving a
daring dengan tingkat penyelesaian sebesar 90,5%,       completion rate of 90.5%, reflecting the Company’s
mencerminkan komitmen terhadap peningkatan              commitment to enhancing the understanding and
pemahaman dan kepatuhan kebijakan.                      policy compliance.
Page 154
      PT Cikarang Listrindo Tbk
152   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      PERLINDUNGAN DATA DAN PRIVASI
      Data Protection and Privacy

      Sebagai bagian dari penghormatan terhadap hak             As part of its commitment to respecting human
      asasi manusia, Perseroan memastikan perlindungan          rights, the Company ensures the protection of
      hak privasi individu melalui tata kelola data pribadi     individual privacy rights through responsible personal
      yang bertanggung jawab sesuai Undang-Undang               data governance in accordance with Law No. 27
      No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data               of 2022 on Personal Data Protection. The principles
      Pribadi. Prinsip transparansi, etika, dan akuntabilitas   of transparency, ethics, and accountability are
      diterapkan dalam setiap proses pengumpulan,               applied in every process of data collection, storage,
      penyimpanan, dan pemrosesan data.                         and processing.

      Perseroan telah menetapkan Kebijakan Perlindungan         The Company has established a Personal Data
      Data Pribadi yang mengatur pengelolaan data               Protection Policy that comprehensively regulates
      secara komprehensif dan dapat diakses melalui             data management and is accessible at www.listrindo.
      www.listrindo.com/privacy,    guna    memastikan          com/privacy, to ensure compliance with applicable
      kepatuhan terhadap regulasi dan praktik terbaik           regulations and data protection best practices.
      perlindungan data. [OJK F.21]                             [OJK F.21]




      INFORMASI KARYAWAN [OJK C.3][GRI 2-7, 2-8]
      Information of Employees

      Jumlah karyawan Perseroan per 31 Desember 2025            The number of employees of the Company as
      mencapai 828 orang, bertambah dibandingkan                of December 31, 2025 reached 828 employees,
      tahun 2024 yang berjumlah 812 orang. Pada                 which was an increase compared to 2024 with
      tahun 2025, sebanyak 640 orang karyawan bekerja           812 employees. In 2025, 640 employees worked in the
      pada bidang teknis, yang berhubungan langsung             technical field supporting the production activities
      dengan kegiatan produksi listrik dan 188 orang            and 188 employees worked in non-technical field.
      karyawan yang bekerja pada bidang non-teknis.

      Perseroan menerapkan sistem kerja penuh waktu             The Company implements a full-time work
      (full-time) untuk seluruh karyawannya. Jumlah             system for all of its employees. The Company’s
      karyawan dengan waktu kerja setara penuh                  full-time equivalent (FTE) employees for year
      waktu (FTE) Perseroan pada tahun 2025 adalah              2025 are 828 (2024: 812 employees).		
      828 karyawan (2024: 812 karyawan).

      Persentase karyawan laki-laki sebesar 86,5%               The percentage of male employees is 86.5%
      (2024: 87,7%) dari total karyawan, lebih tinggi           (2024: 87.7%) of the total employees, higher than
      dibandingkan dengan jumlah karyawan perempuan.            the number of female employees. This composition
      Komposisi tersebut dipengaruhi oleh karakteristik         is influenced by the characteristics of the power
      industri ketenagalistrikan yang secara historis           industry, which has historically been dominated by a
      didominasi oleh tenaga kerja laki-laki.                   male workforce.

      Meskipun didominasi oleh karyawan laki-laki,              Even though it is dominated by male employees,
      Perseroan tetap memberikan kesempatan yang                the Company provides equal opportunities for every
      sama kepada setiap karyawan tanpa memandang               employee to be promoted to a higher position.
      gender untuk dipromosikan ke jabatan yang
      lebih tinggi.

      Pada akhir tahun 2025, jumlah karyawan perempuan          As of the end of 2025, the number of female
      tercatat sebanyak 112 orang (2024: 100 orang), setara     employees reached 112 (2024: 100), representing
      dengan 13,5% dari total karyawan (2024: 12,3%).           13.5% of the total number of employees (2024:
      Sebanyak 64 karyawan perempuan (2024: 62 orang)           12.3%). Of this number, 64 female employees (2024:
      bekerja pada departemen non-teknis dari total             62) were employed in non-technical departments
      188 karyawan (2024: 187 karyawan) yang bekerja            out of a total of 188 non-technical employees
      pada departemen non-teknis 34,0% (2024: 33,2%).           (2024: 187), accounting for 34.0% (2024: 33.2%).
      Dari total karyawan 64 perempuan non-teknis,              Among these 64 non-technical female employees,
Page 155
                                                                                       Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                              Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                                 153


sebanyak 27 orang (2024: 28 orang) atau 42,2%                                   there are 27 (2024: 28) or 42.2% (2024: 45.2%), held




                                                                                                                                                             01
(2024: 45,2%) menduduki posisi senior, yaitu pada                               senior positions of supervisor level and above.
tingkat supervisor ke atas.




                                                                                                                                                             02
Selain itu, persentase wanita yang menduduki posisi                             Furthermore, the percentage of women holding
di fungsi penghasil pendapatan adalah 45,0% (2024:                              positions in revenue-generating functions is 45.0%




                                                                                                                                                             03
50,0%) dari total jabatan pada fungsi tersebut.                                 (2024: 50.0%) of all such positions. Meanwhile,
Adapun, persentase wanita pada posisi yang terkait                              the percentage of women in positions related to




                                                                                                                                                             04
dengan bidang STEM (Sains, Teknologi, Teknik, dan                               STEM fields (Science, Technology, Engineering, and
Matematika) adalah 7,5% (2024: 6,1%) dari total                                 Mathematics) is 7.5% (2024: 6.1%) of total STEM
posisi STEM di Perseroan.                                                       positions within the Company.




                                                                                                                                                             05
Selain karyawan tetap dan karyawan kontrak,                                     In addition to the Company’s permanent and




                                                                                                                                                             06
Cikarang Listrindo juga bekerja sama dengan                                     contract employees, Cikarang Listrindo also works
pemasok dan kontraktor, di mana tenaga                                          with suppliers and contractors, where their workforce
kerja mereka bekerja di wilayah operasional                                     works in the Company’s operational areas. In 2025,




                                                                                                                                                    07 Implementing Best Practices in Employment
Perseroan. Pada tahun 2025, total tenaga kerja                                  the total non-employee workforce of the Company
non-karyawan Perseroan mencapai 1.614 pekerja                                   reached 1,614 workers (2024: 1,629 workers).




                                                                                                                                                                         Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
(2024: 1.629 pekerja).

Data   informasi   karyawan    Perseroan     per                                Employee information data as of December 31, 2025
31 Desember 2025 dikompilasi dari seluruh lokasi                                was compiled from all sites: head office,
yaitu kantor pusat, kantor operasional, kantor                                  operational offices, service offices, and also its
layanan Perseroan, beserta anak perusahaan,                                     subsidiaries, using data collection methods.
dengan metode pengumpulan data.



Demografi Karyawan Berdasarkan Status Karyawan dan Wilayah Kerja
Employee Demographics Based on Employment Status and Operational
Working Area
                                                                                                                           dalam jumlah karyawan
                                                                                                                           in number of employees



                                                 2025                                                          2024




                                                                                                                                                             08
                          Karyawan           Karyawan                                    Karyawan           Karyawan
                            Tetap           Tidak Tetap              Jumlah                Tetap           Tidak Tetap           Jumlah




                                                                                                                                                             09
 Wilayah Kerja
                          Permanent       Non-permanent               Total              Permanent       Non-permanent            Total
 Working Area
                          Employees          Employees                                   Employees          Employees




                                                                                                                                                             10
                                    T                    T                       T                T                   T                    T
 Kantor Pusat
 Head Office
                         23   24     47      1       1    2     24     25        49     20   23    43      1     1    2     21     24      45                11
 PLTGU
                        373   59    432     8        2   10    381      61       442   376   54   430     8      1    9    384     55     439
 Jababeka


 PLTG MM-2100           59     6     65      -       -    -     59      6        65    55     4   59       1     -     1   56        4     60


 PLTU Co-firing
                        247   20    267     3        -    3   250      20        270   246   17   263     3      -    3    249      17    266
 Babelan

 Kantor Layanan
                          2     -     2      -       -    -      2          -      2     2    -      2    -      -    -      2       -       2
 Service Office

 Jumlah
                        704   109   813     12       3   15    716     112       828   699   98   797     13     2    15   712    100     812
 Total


Keterangan | Notes:


   = Laki-laki | Male         = Perempuan | Female
                                                     T   = Jumlah | Total
Page 156
      PT Cikarang Listrindo Tbk
154   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Demografi Karyawan Berdasarkan Jabatan
      Employee Demographics Based on Position
                                                                                                                            dalam jumlah karyawan
                                                                                                                            in number of employees



                                                                                                                   Kenaikan (Penurunan)
                                                     2025                                     2024
                                                                                                                    Increase (Decrease)
                 Jabatan
                 Position                                   T          %                             T      %         T                 %

                                                            (1)                                      (2)           (3=1-2)            (3/2)

       Associate Director &
                                       4         2            6        0,7        5       -            5     0,6       1              20,0
       General Manager

       Manager                        12         3           15        1,8       10       5           15     1,8       -                    -

       Assistant Manager              34         5           39        4,7       32       4           36     4,4       3                8,3

       Supervisor                    140       22           162       19,6      136      24          160    19,7       2                1,3

       Staf/Teknisi
                                     509       79           588       71,0      507      66          573    70,6      15                2,6
       Staff/Technician

       Pelaksana
                                      17         1           18        2,2       22       1           23     2,8      (5)             (21,7)
       General Worker

       Jumlah
                                     716      112           828      100,0      712     100          812   100,0      16                2,0
       Total

       Persentase
                                    86,5%     13,5%                             87,7%   12,3%
       Percentage

      Keterangan | Notes:


         = Laki-laki | Male   = Perempuan | Female
                                                      T     = Jumlah | Total




      Pembagian level manajemen Perseroan dirancang                            The Company’s management level structure
      untuk mencerminkan struktur organisasi yang                              is designed to reflect a well-structured and
      terstruktur dan efektif, terdiri atas 3 (tiga) kategori                  effective organizational framework, consisting
      utama: top, middle, dan junior management.                               of 3 (three) main categories: top, middle, and
                                                                               junior management.

      Pada tahun 2025, jabatan yang termasuk pada level                        In 2025, the positions classified under the top
      top management adalah Direksi, Associate Director,                       management level are the Board of Directors,
      dan General Manager. Level ini bertanggung jawab                         Associate Directors, and General Managers. This level
      atas pengambilan keputusan strategis utama yang                          is responsible for making key strategic decisions that
      mendukung visi dan misi Perseroan.                                       support the Company’s vision and mission.

      Pada level middle management, jabatan yang                               The middle management level comprises the
      termasuk meliputi Manager dan Assistant                                  Managers and Assistant Managers. This level
      Manager. Level ini memiliki peran penting                                plays a crucial role in managing daily operations,
      dalam pengelolaan operasional sehari-hari,                               ensuring the implementation of corporate policies,
      memastikan pelaksanaan kebijakan perusahaan,                             and overseeing operational activities.
      dan pengawasan aktivitas operasional.

      Selanjutnya, pada level junior management, jabatan                       At the junior management level, the positions
      yang tercakup adalah Supervisor. Level ini bertugas                      cover the Supervisors. This level is tasked with
      dalam pengelolaan kegiatan harian, pengawasan                            managing daily activities, directly supervising work
      langsung terhadap tim kerja, serta memastikan                            teams, and ensuring the effective achievement of
      tercapainya target operasional dengan efektif.                           operational targets.
Page 157
                                                                             Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                      Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                         155


Dari keseluruhan posisi top (termasuk Direksi),                      Across all top (including Board of Directors), middle,




                                                                                                                                                      01
middle, dan junior management, terdapat sebanyak                     and junior management positions, there are 32
32 (2024: 33) karyawan perempuan, yang mewakili                      (2024: 33) female employees, representing 14.1%




                                                                                                                                                      02
14,1% (2024: 14,9%) dari total posisi manajemen atau                 (2024: 14.9%) of the total management positions or
3,9% (2024: 4,1%) dari total karyawan.                               3.9% (2024: 4.1%) of the total workforce.




                                                                                                                                                      03
Perseroan terus memberikan kesempatan yang                           The Company continues to provide equal
setara bagi karyawan wanita untuk dapat mencapai                     opportunities for female employees to attain




                                                                                                                                                      04
jabatan di level manajemen. Pada akhir 2025,                         management-level positions. By the end of 2025,
Perseroan telah memiliki 2 (dua) keterwakilan                        the Company has appointed 2 (two) female
wanita pada posisi top management yang diangkat                      representatives to the top management position at




                                                                                                                                                      05
pada awal tahun 2025, yang mencerminkan 18,2%                        the beginning of 2025, representing 18.2% of the total
dari total posisi top management.                                    top management positions.




                                                                                                                                                      06
Sementara itu, proporsi wanita pada posisi middle                    Meanwhile, by the end of 2025, the proportion of
management hingga akhir tahun 2025 mencapai                          women in middle management positions stands at




                                                                                                                                             07 Implementing Best Practices in Employment
14,8% dari total middle management, dan di posisi                    14.8% of the total middle management, and in junior
junior management adalah 13,6% dari total posisi                     management positions, it is 13.6% of the total junior




                                                                                                                                                                  Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
junior management.                                                   management posistions.


Demografi Karyawan Berdasarkan Nasionalitas
Employee Demographics Based on Nationalities
                                                                                                                    dalam jumlah karyawan
                                                                                                                    in number of employees



                                                                                                          Kenaikan (Penurunan)
                                                2025                                 2024
                                                                                                           Increase (Decrease)
        Jabatan
                                                    Jumlah                             Jumlah              Jumlah
        Position              WNI        WNA                  %      WNI      WNA                  %                            %
                                                     Total                              Total               Total

                                                       (1)                                  (2)            (3=1-2)            (3/2)

 Associate Director &
                                 5         1             6     0,7     4        1             5     0,6       1               20,0
 General Manager




                                                                                                                                                      08
 Manager                        15         -            15     1,8    15        -            15     1,9        -                  -

 Assistant Manager              39         -            39     4,7    36        -            36     4,4       3                 8,3




                                                                                                                                                      09
 Supervisor                   162          -           162    19,6   160        -           160    19,7       2                 1,3

 Staf/Teknisi
                              588          -           588    71,0   573        -           573    70,6      15                 2,6




                                                                                                                                                      10
 Staff/Technician

 Pelaksana
                                18         -            18     2,2    23        -            23     2,8       (5)            (21,7)
 General Worker

 Jumlah
                                                                                                                                                      11
                              827          1           828   100,0   811        1           812   100,0      16                 2,0
 Total

 Persentase
                              99,9%      0,1%       100,0%           99,9%    0,1%      100,0%
 Percentage


Keterangan | Notes:
WNI = Warga Negara Indonesia | Indonesian Citizen
WNA = Warga Negara Asing | Expatriate
Page 158
      PT Cikarang Listrindo Tbk
156   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Dari keseluruhan posisi top (termasuk Direksi),       Across all the top (include Board of Directors),
      middle, dan junior management, terdapat sebanyak      middle, and junior management positions, there
      224 Warga Negara Indonesia dan 3 (tiga) Warga         are 224 Indonesian citizen and 3 (three) expatriates,
      Negara Asing, yang masing-masing mewakili 98,7%       representing 98.7% and 1.3% of total management
      dan 1,3% dari total posisi manajemen.                 positions, respectively.

      Persentase WNI dan WNA pada posisi top                The percentages of WNI and WNA in the top
      management masing-masing adalah 72,7% dan             management positions are 72.7% and 27.3% of the
      27,3% dari total posisi top management.               total, respectively.

      Pada posisi middle dan junior management,             In the middle and junior management, all roles
      seluruh posisi (100%) diisi oleh WNI, tanpa           (100%) are held by WNI, with no representation
      keterwakilan WNA.                                     from WNA.

      Pada tahun 2025, Perseroan telah mempekerjakan        in 2025, the Company has employed 2 (two)
      2 (dua) orang karyawan penyandang disabilitas         employees with disabilities as part of its commitment
      sebagai wujud komitmen terhadap prinsip               to diversity, equal employment opportunity, and the
      keberagaman, kesetaraan kesempatan kerja,             creation of an inclusive workplace. The Company
      dan penciptaan lingkungan kerja yang inklusif.        ensures the provision of accessible work facilities
      Perseroan memastikan penyediaan fasilitas kerja       and makes necessary adjustments to support the
      yang aksesibel serta melakukan penyesuaian yang       employee’s productivity and active participation, in
      diperlukan untuk mendukung produktivitas serta        line with its ongoing efforts to strengthen an inclusive
      partisipasi aktif karyawan tersebut. [GRI 405-1]      corporate culture. [GRI 405-1]

      Ke depannya, Perseroan berkomitmen untuk              Going forward, the Company is committed to
      secara bertahap meningkatkan kesempatan kerja         gradually expanding employment opportunities
      bagi penyandang disabilitas melalui perluasan         for persons with disabilities through broader
      peluang rekrutmen dan penguatan lingkungan            recruitment access and a more inclusive
      kerja yang lebih inklusif. Upaya ini juga dilakukan   workplace environment. These efforts also take
      dengan     mempertimbangkan          perkembangan     into consideration relevant national regulations
      regulasi nasional terkait penyandang disabilitas,     concerning persons with disabilities, including Law
      termasuk Undang-Undang No. 8 Tahun 2016 tentang       No. 8 of 2016 concerning Persons with Disabilities.
      Penyandang Disabilitas. [GRI 405-1]                   [GRI 405-1]
Page 159
                                                                                   Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                            Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                               157


Demografi Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan




                                                                                                                                                           01
Employee Demographics Based on Educational Level




                                                                                                                                                           02
                                                                                                                         dalam jumlah karyawan
                                                                                                                         in number of employees




                                                                                                                                                           03
                                                                                                                Kenaikan (Penurunan)
                                                 2025                                      2024
                                                                                                                 Increase (Decrease)
     Tingkat Pendidikan
                                                        T                                         T                T




                                                                                                                                                           04
      Educational Level                                            %                                     %                           %
                                                                                

                                                        (1)                                       (2)           (3=1-2)            (3/2)




                                                                                                                                                           05
 Strata 2 & 3 (S2 & S3)
                                  35       11            46        5,6       32       11           43     5,3       3               7,0
 Master & Postgraduate




                                                                                                                                                           06
 Strata 1 (S1)
                                 351       80           431       52,1      326       66          392    48,3      39               9,9
 Bachelor




                                                                                                                                                  07 Implementing Best Practices in Employment
 Diploma (D1-D4)
                                 177       18           195       23,6      184       20          204    25,1      (9)             (4,4)
 Diploma




                                                                                                                                                                       Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
 Non Akademi
                                 153         3          156       18,7      170        3          173    21,3     (17)             (9,8)
 Non-Academic

 Jumlah
                                 716      112           828      100,0      712      100          812   100,0      16               2,0
 Total

Keterangan | Notes:


   = Laki-laki | Male     = Perempuan | Female
                                                  T     = Jumlah | Total




Demografi Karyawan Berdasarkan Kelompok Usia [GRI 405-1]
Employee Demographics Based on Age Group
                                                                                                                         dalam jumlah karyawan
                                                                                                                         in number of employees



                                                                                                                Kenaikan (Penurunan)




                                                                                                                                                           08
                                                 2025                                      2024
                                                                                                                 Increase (Decrease)
       Kelompok Usia
         Age Group                                      T          %                              T      %         T                 %




                                                                                                                                                           09
                                                        (1)                                       (2)           (3=1-2)            (3/2)




                                                                                                                                                           10
 >50 tahun
                                  65       15            80        9,7       71       12           83    10,2      (3)             (0,4)
 >50 years old


                                                                                                                                                           11
 31-50 tahun
                                 503       48           551       66,5      474       48          522    64,3      29               3,6
 31-50 years old

 ≤30 tahun
                                 148       49           197       23,8      167       40          207    25,5     (10)             (1,2)
 ≤30 years old

 Jumlah
                                 716      112           828      100,0      712      100          812   100,0      16               2,0
 Total

Keterangan | Notes:


   = Laki-laki | Male     = Perempuan | Female
                                                  T     = Jumlah | Total




Perseroan memberikan perhatian khusus kepada                               The Company pays special attention to vulnerable
kelompok rentan di lingkungan Perseroan, terutama                          groups within the company, particularly the female
kepada karyawan perempuan, karyawan disabilitas,                           employees, employees with disabilities, and pre-
dan karyawan pra-purnabakti. Kerentanan tersebut                           retirement employees. These vulnerabilities include
antara lain berkaitan dengan tantangan kesetaraan                          challenges related to gender equality, limited
gender, keterbatasan aksesibilitas bagi penyandang                         accessibility for person with disabilities, as well as
disabilitas, serta kesiapan finansial dan psikologis                       employees’ financial and psychological readiness
karyawan menjelang masa purnabakti. [GRI 405-1]                            approaching retirement. [GRI 405-1]
Page 160
      PT Cikarang Listrindo Tbk
158   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Informasi Tenaga Kerja Non-Karyawan Perseroan [GRI 2-8, 403-8][EU17, EU18]
      Information on Non-Employee Workforce of the Company
                                                                                                                                              dalam jumlah karyawan
                                                                                                                                              in number of employees



                                                          2025                                                                2024

                                                    Kontraktor               Jumlah                                     Kontraktor                 Jumlah
       Wilayah Kerja            Outsource                                                            Outsource
                                                    Contractors               Total                                     Contractors                 Total
       Working Area

                                           T                      T                        T                  T                       T                       T
       Kantor Pusat
                                2     3      5        -     -         -     2        3         5    2    3        5       -     -         -       2     3         5
       Head Office

       PLTGU
                              112     5    117     689     9      698     801    14        815 107       4    111      600      9     609      707    13       720
       Jababeka


       PLTG MM-2100           45       -    45     216     7      223     261        7     268     45     -      45    101      4     105      146      4      150


       PLTU Co-firing
                              222     3    225     297     4      301     519        7     526 226        3   229      522      2     524      748      5      753
       Babelan

       Kantor Layanan
                                -      -      -       -     -         -      -       -         -     -    1       1       -     -         -       -     1         1
       Service Office

       Jumlah
                              381    11    392    1.202    20    1.222 1.583     31       1.614    380   11   391     1.223    15    1.238 1.603      26    1.629
       Total

      Keterangan | Notes:


         = Laki-laki | Male         = Perempuan | Female
                                                            T     = Jumlah | Total




      Perseroan memanfaatkan tenaga kerja outsource                                      The Company utilizes outsourced workers to support
      untuk mendukung fungsi operasional non-inti di                                     non-core operational functions across all work
      seluruh lokasi kerja, meliputi layanan keamanan,                                   locations, including security services, cleaning
      kebersihan, pengemudi, dan pemeliharaan taman                                      services, drivers, and gardening, to ensure the
      guna menunjang kelancaran aktivitas operasional                                    smooth execution of daily operational activities. In
      sehari-hari. Selain itu, Perseroan juga bekerja                                    addition, the Company also engages contractors in
      sama dengan tenaga kerja kontraktor yang terlibat                                  technical works and specific projects in accordance
      dalam pekerjaan teknis dan proyek tertentu sesuai                                  with operational requirements, particularly in the
      kebutuhan operasional, terutama pada bidang                                        areas of mechanical and electrical maintenance,
      pemeliharaan mekanikal dan elektrikal, kegiatan                                    material handling and transportation, cable and
      material handling dan transportasi, instalasi                                      piping    installation,   equipment    maintenance,
      kabel dan pipa, perawatan peralatan, pekerjaan                                     minor civil works, as well as testing and
      sipil ringan, serta pengujian dan proyek utilitas                                  supporting utility projects.			
      pendukung.

      Seluruh tenaga kerja outsource dan kontraktor                                      All outsourced workers and contractors are engaged
      bekerja melalui perusahaan penyedia jasa yang                                      through service providers bound by cooperation
      terikat perjanjian kerja sama dengan Perseroan                                     agreements with the Company and are required
      dan diwajibkan mematuhi ketentuan peraturan                                        to comply with applicable labor regulations,
      ketenagakerjaan,    standar   keselamatan   dan                                    occupational health and safety standards, and
      kesehatan kerja, serta kebijakan yang berlaku di                                   the policies implemented within the Company’s
      lingkungan Perseroan. [EU17]                                                       operational environment. [EU17]

      Pada tahun 2025, dari total tenaga kerja outsource                                 In 2025, out of the total outsourced workers
      dan kontraktor yang digunakan Perseroan,                                           and contractors engaged by the Company,
      sebanyak 391 orang berasal dari komunitas lokal                                    391 individuals came from local communities
      di sekitar area operasional. Keterlibatan tersebut                                 surrounding its operational areas. This reflects the
      mencerminkan upaya Perseroan untuk memperluas                                      Company’s efforts to extend economic benefits to
      manfaat ekonomi kepada masyarakat setempat                                         surrounding communities while also encouraging
      serta mendorong partisipasi komunitas lokal dalam                                  the participation of local communities in supporting
      mendukung operasional Perseroan.                                                   the Company’s operations.
Page 161
                                                             Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                      Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                               159


PRAKTIK KETENAGAKERJAAN: PRINSIP STAR [OJK F.1]




                                                                                                                            01
Employment Practice: STAR Principle




                                                                                                                            02
Cikarang Listrindo menjalankan pengelolaan SDM         Cikarang Listrindo manages its HR based on the




                                                                                                                            03
berdasarkan nilai-nilai Perseroan yang dirangkum       Company’s values embodied in the STAR principles
dalam prinsip STAR (Service, Trustworthiness,          (Service, Trustworthiness, Accountability, Reliability).




                                                                                                                            04
Accountability, Reliability). Prinsip ini menjadi      These principles serve as the foundation of the
fondasi budaya kerja dan pedoman perilaku dalam        Company’s work culture and behavioral guidelines,




                                                                                                                            05
memastikan setiap kebijakan dan keputusan              ensuring that every HR policy and decision supports
SDM mendukung keberlanjutan usaha, keandalan           business sustainability, operational reliability, and the
operasional, serta penciptaan nilai jangka panjang     creation of long-term value for all stakeholders.




                                                                                                                            06
bagi seluruh pemangku kepentingan.

Proses rekrutmen dilakukan secara terbuka,             The recruitment process is conducted openly,




                                                                                                                   07 Implementing Best Practices in Employment
transparan, dan berbasis kompetensi sesuai             transparently, and on a competency-based




                                                                                                                                        Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
kebutuhan bisnis Perseroan. Sebagai bagian             approach aligned with the Company’s business
dari komitmen terhadap keberagaman dan                 needs. As part of its commitment to diversity and
kesempatan yang setara, Perseroan terus berupaya       equal opportunity, the Company continually strives
meningkatkan       representasi      perempuan    di   to increase female representation across various
berbagai fungsi organisasi. Komposisi tenaga kerja     organizational functions. The workforce composition
yang masih didominasi laki-laki mencerminkan           remains predominantly male, reflecting the historical
karakteristik industri ketenagalistrikan yang secara   characteristics of the power industry which has
historis didominasi tenaga kerja teknis laki-laki.     been largely dominated by male technical workers.
Namun, Perseroan tetap berkomitmen mendorong           However, the Company remains committed to
partisipasi perempuan secara bertahap dan terukur.     gradually and measurably increasing women’s
[GRI 405-1]                                            participation. [GRI 405-1]

Sebesar 42,2% dari total karyawan perempuan non-       Approximately 42.2% of the total non-technical female
teknis menduduki posisi senior, yang menunjukkan       employees hold senior positions, demonstrating
pengisian jabatan yang berbasis kompetensi dan         merit-based appointments grounded in competence
kinerja tanpa diskriminasi gender.                     and performance without gender discrimination.




                                                                                                                            08
Perseroan    berkomitmen    untuk  menciptakan         The Company is committed to fostering an
lingkungan kerja yang inklusif yang mendorong          inclusive   workplace    that   promotes equal




                                                                                                                            09
kesetaraan kesempatan, perlakuan yang adil,            opportunities, fair treatment, and respect for
serta penghormatan terhadap hak asasi manusia.         human rights. To support this commitment, the




                                                                                                                            10
Untuk mendukung komitmen tersebut, Perseroan           Company implements various initiatives aimed
menerapkan berbagai inisiatif yang bertujuan           at ensuring fair remuneration, equal access to
memastikan      sistem  remunerasi  yang   adil,       career development, and a safe and supportive
kesempatan yang setara dalam pengembangan              working environment for all employees.                               11
karier, serta lingkungan kerja yang aman dan
mendukung bagi seluruh karyawan.
Page 162
      PT Cikarang Listrindo Tbk
160   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Inisiatif tersebut dilaksanakan melalui beberapa       These initiatives are implemented through the
      pendekatan strategis sebagai berikut:                  following strategic approaches:
      1.   Kesetaraan Kesempatan dan Remunerasi              1.   Equal Opportunity and Fair Remuneration
           yang Adil			
           Perseroan menerapkan prinsip equal pay for             The Company applies the principle of equal pay
           equal work serta memastikan kesempatan yang            for equal work and ensures equal opportunities for
           setara bagi seluruh karyawan dalam program             all employees in talent development programs,
           pengembangan talenta, promosi jabatan, dan             promotions, and job rotations. Employment
           rotasi kerja. Keputusan ketenagakerjaan diambil        decisions are made based on competence,
           berdasarkan kompetensi, kinerja, dan kebutuhan         performance, and organizational needs, without
           organisasi, tanpa diskriminasi berdasarkan             discrimination based on gender, background, or
           gender, latar belakang, maupun kondisi fisik.          physical condition.
      2. Penguatan Partisipasi dan Kepemimpinan              2. Strengthening     Women’s      Participation and
         Perempuan			                                           Leadership					
         Perseroan mendorong peningkatan partisipasi            The Company encourages greater participation
         perempuan dalam organisasi melalui berbagai            of women in the workforce through talent
         inisiatif  pengembangan      talenta, program          development initiatives, scholarship and self-
         beasiswa dan pengembangan diri, serta                  development programs, as well as long-term
         perencanaan pengembangan tenaga kerja                  workforce planning. As part of this commitment,
         jangka panjang. Sebagai bagian dari komitmen           the Company has set a target to increase
         tersebut,    Perseroan    menetapkan     target        the proportion of female employees to
         peningkatan rasio karyawan perempuan menjadi           15% of the total workforce by 2030.
         15% dari total karyawan sebelum tahun 2030.
      3. Lingkungan Kerja yang Inklusif dan Mendukung		      3. Inclusive and Supportive Work Environment
         Perseroan menyediakan berbagai kebijakan               The Company provides policies and facilities
         dan fasilitas yang mendukung kesejahteraan             that support employee well-being and work-life
         karyawan serta keseimbangan kehidupan kerja,           balance, which are implemented in accordance
         yang diterapkan sesuai dengan ketentuan                with applicable laws and regulations. These
         peraturan perundang-undangan yang berlaku.             include fully paid maternity leave, the provision of
         Fasilitas tersebut antara lain mencakup hak            lactation facilities for breastfeeding employees,
         cuti melahirkan dengan pembayaran penuh,               and     accessible     workplace     arrangements
         penyediaan ruang laktasi bagi karyawan                 that support employees with disabilities.
         perempuan yang menyusui, serta penyediaan
         lingkungan     kerja  yang      aksesibel bagi
         penyandang disabilitas.
      4. Perlindungan Hak Asasi Manusia di Tempat Kerja      4. Protection of Human Rights in the Workplace
         Perseroan menjunjung tinggi perlindungan               The Company upholds the protection of human
         hak asasi manusia di tempat kerja melalui              rights in the workplace through policies that
         penerapan kebijakan yang melarang pelecehan            prohibit sexual harassment, forced labor,
         seksual, kerja paksa, pekerja anak, serta segala       child labor, and discrimination. The Company
         bentuk diskriminasi. Perseroan juga menyediakan        also provides a grievance mechanism that
         mekanisme pengaduan yang aman, rahasia,                is secure, confidential, and accessible to all
         dan dapat diakses oleh seluruh karyawan                employees to ensure that any issues can be
         untuk memastikan setiap permasalahan dapat             addressed appropriately and responsibly.
         ditangani secara tepat dan bertanggung jawab.
Page 163
                                                           Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                   Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                               161


STRATEGI REKRUTMEN DAN RETENSI KARYAWAN [GRI 3-3]




                                                                                                                        01
Recruitment and Employees Retention Strategy




                                                                                                                        02
Strategi rekrutmen Perseroan berbasis kompetensi     The Company’s recruitment strategy is competency-




                                                                                                                        03
dan diselaraskan dengan kebutuhan bisnis serta       based and aligned with business needs as well as
perencanaan suksesi jangka panjang. Retensi SDM      long-term succession planning. Human resources




                                                                                                                        04
dipandang sebagai faktor kunci dalam menjaga         retention is viewed as a key factor in maintaining
keandalan operasional dan keberlanjutan usaha.       operational reliability and business sustainability.




                                                                                                                        05
Melalui Program Pengelolaan dan Pengembangan         Through the Human Resources Management
SDM (PPSDM), pengelolaan karyawan dilakukan          and Development Program (HRMD), employee




                                                                                                                        06
secara menyeluruh sejak rekrutmen, pelatihan,        management is carried out comprehensively, covering
pengembangan,       penilaian  kinerja,   hingga     recruitment, training, development, performance
persiapan pensiun. Program ini memastikan            appraisal, and retirement preparation. This program




                                                                                                               07 Implementing Best Practices in Employment
transfer pengetahuan, regenerasi tenaga kerja,       ensures knowledge transfer, workforce regeneration,




                                                                                                                                    Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
serta penerapan sistem remunerasi berbasis kinerja   and the implementation of a performance- and
dan kompetensi.                                      competency-based remuneration system.

Rekrutmen dilakukan melalui:                         Recruitment is conducted through:

• Internal hiring: promosi, mutasi, dan rotasi       • Internal hiring: promotions, transfers, and rotations
  untuk mendorong loyalitas dan optimalisasi           to foster loyalty and optimize internal talent.
  talenta internal.

• External hiring: perekrutan fresh graduate dan     • External hiring: recruitment of fresh graduates and
  profesional berpengalaman.                           experienced professionals.

Perseroan juga membuka kesempatan bagi               The Company also provides opportunities for
masyarakat sekitar lokasi pembangkit untuk           communities surrounding the power plant locations
mengikuti proses seleksi. Pada tahun 2025,           to participate in the selection process. In 2025,
tidak terdapat manajemen senior yang direkrut        there were no senior management positions filled
secara khusus dari komunitas lokal. [GRI 202-2]      by individuals specifically recruited from the local
                                                     community. [GRI 202-2]




                                                                                                                        08
Proses rekrutmen dilaksanakan dengan mereviu         Selection process is carried out by reviewing their
jenjang pendidikan, pengalaman dan keahlian          educational level, experience and expertise as well




                                                                                                                        09
serta nilai-nilai (karakter) yang sesuai dengan      as values (character) which suits the needs of
kebutuhan Perseroan.                                 the Company.




                                                                                                                        10
Pada tahun 2025, Departemen SDM telah merekrut       In 2025, the HR Department has recruited 55
karyawan baru sebanyak 55 (2024: 43) orang           (2024: 43) new employees. Meanwhile, the employees
karyawan. Sedangkan jumlah pergantian karyawan       turnover number of the Company was 39 (2024: 38)                   11
Perseroan tercatat sebanyak 39 (2024: 38) orang      people in 2025. The following are the demographics
pada tahun 2025. Berikut di bawah ini merupakan      of new employees and employees turnover of
demografi karyawan baru dan pergantian karyawan      the Company based on gender, age, working
Perseroan berdasarkan jenis kelamin, usia, wilayah   area and type of employee turnover: [GRI 401-1]
kerja dan jenis pergantian karyawan: [GRI 401-1]
Page 164
      PT Cikarang Listrindo Tbk
162   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Komposisi Karyawan Baru [GRI 401-1]
      New Employee Composition
                                                                                                         dalam jumlah karyawan
                                                                                                         in number of employees



                           Keterangan
                                                                2025                              2024
                           Description

       Jenis Kelamin
       Gender

       Laki-laki | Male                                          39                                25

       Perempuan | Female                                         16                                18

       Jumlah | Total                                            55                                43

       Usia
       Age

       >50 tahun | years old                                       -                                 -

       31-50 tahun | years old                                    11                                 9

       ≤30 tahun | years old                                     44                                34

       Jumlah | Total                                            55                                43

       Wilayah Kerja
       Working Area

       Kantor Pusat | Head Office                                  6                                 4

       PLTGU Jababeka                                            32                                20

       PLTG MM-2100                                                -                                 -

       PLTU Co-firing Babelan                                     17                                18

       Kantor Layanan | Service Office                             -                                 1

       Jumlah | Total                                            55                                43




                                                                2025                              2024

       Biaya Perekrutan Rata-rata per FTE*)
                                                         Rp1,3 juta | million              Rp1,6 juta | million
       Average Hiring Cost per FTE*)

      *) Full-Time Equivalent



      Rata-rata biaya perekrutan pada tahun 2025                 The average hiring cost in 2025 decreased compared
      menurun      dibandingkan    tahun    sebelumnya,          to the previous year, mainly due to efficiency
      terutama disebabkan oleh efisiensi pada biaya              improvements in recruitment operational costs,
      operasional perekrutan, termasuk optimalisasi biaya        including the optimization of accommodation and
      akomodasi dan transportasi yang diberikan secara           transportation expenses provided selectively based
      selektif sesuai kebutuhan.                                 on needs.
Page 165
                                                               Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                      Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                       163


Rekrutmen Internal [GRI 404-3]




                                                                                                                                   01
Internal Hires




                                                                                                                                   02
                                                                                                 dalam jumlah karyawan
                                                                                                 in number of employees




                                                                                                                                   03
                   Keterangan
                                                        2025                              2024
                   Description




                                                                                                                                   04
Jenis Kelamin
Gender

Laki-laki | Male                                         116                               133




                                                                                                                                   05
Perempuan | Female                                       17                                 9

Jumlah | Total                                          133                               142




                                                                                                                                   06
Usia
Age




                                                                                                                          07 Implementing Best Practices in Employment
>50 tahun | years old                                     11                                6




                                                                                                                                               Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
31-50 tahun | years old                                  83                                93

≤30 tahun | years old                                    39                                43

Jumlah | Total                                          133                               142



Cikarang Listrindo mengutamakan rekrutmen               Cikarang Listrindo prioritizes internal recruitment
internal sebagai wujud untuk mengembangkan dan          as a manifestation of developing and promoting
mempromosikan bakat yang berasal dari dalam             talents originating from within the company, through
perusahaan, melalui mekanisme promosi, mutasi,          promotion, mutation, and rotation mechanisms.
dan rotasi. Pendekatan strategi ini bertujuan untuk     This strategic approach aims to foster employee
mendorong loyalitas karyawan, mengoptimalkan            loyalty, optimize the utilization of valuable skills,
pemanfaatan keahlian yang berharga, serta               and contribute significantly to the overall success
berkontribusi secara signifikan pada keseluruhan        and sustainability of the Company. [GRI 404-3]
keberhasilan dan keberlanjutan Perseroan. [GRI 404-3]

Pada tahun 2025, sebanyak 55 karyawan (2024:            In 2025, a total of 55 employees (2024: 62 employees)




                                                                                                                                   08
62 karyawan) telah dipromosikan melalui program         were promoted through this internal recruitment
rekrutmen internal ini. Promosi ini dilakukan untuk     program. These promotions were made to fill




                                                                                                                                   09
mengisi posisi yang ditinggalkan akibat pensiun,        positions vacated due to retirements, resignations,
pengunduran diri, serta kebutuhan pengembangan          and organizational development needs. [GRI 404-3]
organisasi. [GRI 404-3]



                                                                                                                                   10
                                                                                                                                   11
Page 166
      PT Cikarang Listrindo Tbk
164   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Demografi Pergantian Karyawan [GRI 401-1]
      Employee Turnover Demographics
                                                                       dalam jumlah karyawan
                                                                       in number of employees



                         Keterangan
                                                         2025   2024
                         Description

      Jenis Pergantian Karyawan
      Types of Employee Turnover  

      Mengundurkan Diri | Resignation                    23      18

      Kontrak Habis | End of Contract                     -       1

      Meninggal Dunia | Death                              1     -

      Pensiun | Retire                                    16     19

      Jumlah | Total                                     40     38

      Jenis Kelamin
      Gender

      Laki-laki | Male                                   36     32

      Perempuan | Female                                  4      6

      Jumlah | Total                                     40     38

      Usia
      Age

      >50 tahun | years old                               -      19

      31-50 tahun | years old                             18     11

      ≤30 tahun | years old                              22      8

      Jumlah | Total                                     40     38

      Wilayah Kerja
      Working Area

      Kantor Pusat | Head Office                          5      6

      PLTGU Jababeka                                      21    20

      PLTG MM-2100                                        3       1

      PLTU Co-firing Babelan                              11     11

      Kantor Layanan | Service Office                     -      -

      Jumlah | Total                                     40     38
Page 167
                                                                                     Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                              Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                               165


Turnover dan Keberlanjutan Tenaga                                           Turnover and Workforce Sustainability




                                                                                                                                                            01
Kerja [GRI 401-1]                                                           [GRI 401-1]




                                                                                                                                                            02
Pada tahun 2025, Perseroan mencatat jumlah                                  As of 2025, the Company recorded a voluntary
pengunduran diri karyawan secara sukarela                                   resignation turnover of 2.8% (2024: 2.2%), which




                                                                                                                                                            03
(voluntary resignation turnover) sebesar 2,8%                               remains very low compared to the estimated
(2024: 2,2%), yang tergolong sangat rendah jika                             average     industrial  turnover      in    Indonesia




                                                                                                                                                            04
dibandingkan dengan perkiraan rata-rata turnover                            of 5.2%1. This indicates that the Company
industri Indonesia sebesar 5,2%1. Hal ini menunjukkan                       has succeeded in maintaining a stable and
bahwa Perseroan berhasil menciptakan lingkungan                             supportive working environment. [GRI 401-1]




                                                                                                                                                            05
kerja yang stabil dan suportif. [GRI 401-1]

Jenis pergantian karyawan yang mencakup                                     The type of employee turnover that includes pre-




                                                                                                                                                            06
karyawan pra-purnabakti terdapat sebanyak                                   retirement aged employees was observed in
16 orang pada tahun 2025. Dengan memasukkan                                 16 individuals in the year 2025. By incorporating these




                                                                                                                                                   07 Implementing Best Practices in Employment
karyawan pra-purnabakti ini, Perseroan mencatat                             pre-retirement-aged employees, the Company
tingkat pergantian karyawan (employee turnover)                             recorded an employee turnover rate of 4.7% in the




                                                                                                                                                                        Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
sebesar 4,7% pada tahun yang sama. [GRI 401-1]                              same year. [GRI 401-1]

Sebagai bagian dari strategi keberlanjutan tenaga                           As part of its workforce sustainability strategy, the
kerja, Perseroan melakukan analisis proyeksi                                Company performs a projection analysis toward the
terhadap posisi pekerjaan yang akan kosong akibat                           job position that will be vacant due to retirement age
usia pensiun (55 tahun) dalam 5 dan 10 tahun                                (55 years) within the next 5 and 10 years. This analysis
mendatang. Analisis ini bertujuan untuk memastikan                          aims to ensure operational continuity and prepare
kesinambungan operasional serta menyiapkan                                  an effective workforce regeneration, particularly for
regenerasi tenaga kerja yang efektif, terutama untuk                        positions requiring specific skills in power generation
posisi dengan keterampilan yang spesifik dalam                              activities, namely the Operations, Distribution, and
kegiatan pembangkit listrik yaitu Departemen                                Maintenance Departments. The evaluation covers
Operasi, Distribusi, dan Pemeliharaan. Evaluasi ini                         all Company operational areas. The following table
mencakup seluruh area kerja Perseroan. Berikut                              presents the projection percentage of employees
adalah persentase proyeksi karyawan yang akan                               who will retire in the next 5 and 10 years: [EU15]
pensiun dalam 5 dan 10 tahun mendatang: [EU15]




                                                                                                                                                            08
                                                                        Persentase dalam 5 Tahun             Persentase dalam 10 Tahun
             Departemen                      Wilayah Kerja                     Mendatang                            Mendatang




                                                                                                                                                            09
             Department                      Working Area              Percentage in the Next 5 Years       Percentage in the Next 10 Years
                                                                               (2026-2030)                          (2026-2035)

    Operasi                            PLTGU Jababeka                                1,2%                                 2,7%




                                                                                                                                                            10
    Operation
                                       PLTG MM-2100                                  0,1%                                 0,7%

                                       PLTU Co-firing Babelan                        0,6%                                 1,6%
                                                                                                                                                            11
    Distribusi                         PLTGU Jababeka                                1,3%                                 3,5%
    Distribution
                                       PLTG MM-2100                                  0,2%                                 0,2%

                                       PLTU Co-firing Babelan     *
                                                                                     N/A                                  N/A

    Pemeliharaan                       PLTGU Jababeka                                1,3%                                 2,9%
    Maintenance
                                       PLTG MM-2100                                  0,1%                                 0,6%

                                       PLTU Co-firing Babelan                        0,1%                                 0,7%
*) Tidak terdapat tenaga kerja distribusi di PLTU Co-firing Babelan.
   There are no distribution workers at PLTU Co-firing Babelan.




1    Data perkiraan rata-rata tingkat turnover industri Indonesia diakses dari https://swa.co.id/read/467592/survei-mercer-memproyeksikan-
     kenaikan-gaji-di-indonesia-naik-sebesar-58-pada-2026						
     Estimated average employee turnover rate in Indonesia’s industry, accessed from https://swa.co.id/read/467592/survei-mercer-memproyeksikan-
     kenaikan-gaji-di-indonesia-naik-sebesar-58-pada-2026
Page 168
      PT Cikarang Listrindo Tbk
166   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Berdasarkan proyeksi tersebut, dalam 5 tahun ke        Based on the projection, the percentage of
      depan persentase karyawan yang memasuki usia           employees expected to reach retirement age within
      pensiun berada dalam rentang yang relatif rendah       the next 5 years remains relatively low, ranging from
      pada kisaran 0,1% hingga 1,3%, dan dalam 10 tahun      0.1% to 1.3%. Over the next 10 years, the projected
      ke depan berada pada tingkat yang rendah dengan        percentage also remains at a low level, ranging from
      kisaran 0,2% hingga 3,5%. Secara keseluruhan, tren     0.2% to 3.5%. Overall, this trend remains manageable
      ini masih berada dalam batas yang dapat dikelola       through structured workforce planning. [EU15]
      melalui perencanaan tenaga kerja yang terstruktur.
      [EU15]


      Proyeksi tersebut menjadi bagian dari perencanaan      These projections form part of the Company’s
      tenaga kerja jangka menengah dan panjang               medium- and long-term workforce planning
      Perseroan untuk memastikan kesinambungan               to ensure operational continuity, particularly in
      operasional, khususnya pada fungsi teknis yang         technical functions requiring specialized expertise
      memiliki spesialisasi tertentu di unit pembangkit      within power generation units. [EU15]
      listrik. [EU15]

      Sebagai langkah antisipasi, Perseroan telah            As a proactive measure, the Company has
      menyiapkan       Program      Pengelolaan        dan   implemented the Human Resource Management
      Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM)               and Development Program (HRMD) to ensure
      guna      memastikan     transfer    pengetahuan,      knowledge, skills, and experience transfer to
      keterampilan, dan pengalaman kepada tenaga             the younger workforce. This program includes
      kerja yang lebih muda. Program ini mencakup            succession planning, technical and non-technical
      pengembangan suksesi, pelatihan teknis dan non-        training, and workforce competency enhancement
      teknis, serta penguatan kompetensi tenaga kerja        to maintain operational sustainability. [EU15]
      agar keberlanjutan operasional tetap terjaga. [EU15]

      Pemilihan kandidat untuk posisi kepemimpinan           The selection of candidates for leadership position
      dilakukan untuk memperoleh individu yang memiliki      is carried out to identify individuals who possess the
      kompetensi, nilai, dan karakter yang sesuai dengan     competencies, values, and character required for
      kebutuhan jabatan. Proses seleksi tidak hanya          the role. The assessment process evaluates not only
      menilai pengetahuan dan keterampilan, tetapi           technical knowledge and skills but also emotional and
      juga kematangan emosi dan sosial. Untuk menjaga        social maturity. To ensure objectivity, independent
      objektivitas, proses ini melibatkan lembaga            institutions such as PT Gaia Solutions and Aire
      independen seperti PT Gaia Solutions dan Aire          Consultant are involved as part of the Company’s
      Consultant sebagai bagian dari penerapan prinsip       commitment to a good corporate governance.
      tata kelola perusahaan yang baik.

      Perseroan juga menjalin kerja sama dengan              The Company has also collaborated with
      politeknik dan universitas di Indonesia dalam          polytechnics and universities in Indonesia through
      program praktik industri (internship) untuk            internship programs to sustain its talent pipeline.
      menjaga keberlanjutan talent pipeline. Program ini     The program provides participants with exposure to
      memberikan pemahaman mengenai pekerjaan di             careers in the power sector and offers opportunities
      sektor ketenagalistrikan serta membuka peluang         for permanent employment based on performance
      pengangkatan menjadi karyawan tetap berdasarkan        evaluation and organizational needs.
      hasil evaluasi dan kebutuhan organisasi.
Page 169
                                                                    Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                           Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                    167


KEHARMONISAN DI TEMPAT KERJA DAN KEMITRAAN




                                                                                                                                01
KOLABORATIF [GRI 2-30, 402-1, 407-1]




                                                                                                                                02
Harmony in The Workplace and Collaborative Partnership




                                                                                                                                03
Cikarang Listrindo membangun hubungan industrial            Cikarang Listrindo fosters constructive industrial
konstruktif yang berbasis dialog untuk menciptakan          relations based on dialogue to create a safe,




                                                                                                                                04
lingkungan kerja yang aman, produktif, dan saling           productive, and respectful working environment.
menghormati. Pendekatan ini merupakan bagian                This approach forms part of the management of




                                                                                                                                05
dari pengelolaan aspek ketenagakerjaan yang                 material employment aspects to ensure operational
material guna menjaga stabilitas operasional serta          stability and long-term sustainability. [GRI 3-3]




                                                                                                                                06
keberlanjutan usaha. [GRI 3-3]

Perseroan menghormati hak kebebasan berserikat              The Company respects the rights to freedom of




                                                                                                                       07 Implementing Best Practices in Employment
dan perundingan bersama sesuai dengan                       association and collective bargaining in accordance
peraturan perundang-undangan yang berlaku di                with the applicable laws and regulations in Indonesia.




                                                                                                                                            Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
Indonesia. Hingga tahun pelaporan, Perseroan tidak          As of the reporting year, the Company does not have
memiliki serikat pekerja, dan hubungan industrial           a labor union, and industrial relations are facilitated
difasilitasi melalui Lembaga Kerja Sama Bipartit            through a Bipartite Cooperation Institution as the
sebagai mekanisme representasi karyawan dan                 formal mechanism for employee and management
manajemen. [GRI 2-30][GRI 407-1]                            representation. [GRI 2-30][GRI 407-1]

Hubungan        kerja    diatur    dalam        Peraturan   Employment relationships are governed by the
Perusahaan       yang     telah    disahkan       melalui   Company Regulation approved under the Decree of
Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan              the Director General of Industrial Relations and Social
Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja                  Security No. Kep.4/HI.00.00/00.0000.250113010/P-1/
No. Kep.4/HI.00.00/00.0000.250113010/P-1/III/2025 tanggal   III/2025 dated March 3, 2025, and valid until
3 Maret 2025 dan berlaku hingga 2 Maret 2027.               March 2, 2027. The regulation outlines the rights and
Peraturan ini mengatur hak dan kewajiban karyawan           obligations of employees and the Company, including
serta Perseroan, termasuk ketentuan hubungan kerja,         employment terms, welfare provisions, disciplinary
kesejahteraan, disiplin, dan mekanisme penyelesaian         measures, and dispute resolution mechanisms,
perselisihan, serta ditinjau dan diperbarui setiap 2        and is reviewed and updated every 2 (two) years in




                                                                                                                                08
(dua) tahun sesuai ketentuan yang berlaku. [GRI 2-30]       accordance with the applicable regulations. [GRI 2-30]

Sebelum    pengesahan,   rancangan     Peraturan            Prior to ratification, the draft regulation is consulted




                                                                                                                                09
Perusahaan dikonsultasikan melalui Lembaga                  through the Bipartite Cooperation Institution as
Kerja Sama Bipartit sebagai forum dialog antara             a dialogue forum between management and




                                                                                                                                10
manajemen dan perwakilan karyawan. Pada                     employee representatives. During the reporting year,
tahun pelaporan, 100% karyawan tercakup dalam               100% of employees were covered under employment
perjanjian kerja yang mengacu pada Peraturan                agreements referring to the Company Regulation.
                                                                                                                                11
Perusahaan. [GRI 2-30]                                      [GRI 2-30]


Partisipasi dan konsultasi karyawan dalam aspek             Employee participation and consultation on
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dilakukan              Occupational Health and Safety (OHS) are
melalui forum internal dan perwakilan karyawan              conducted through internal forums and employee
dalam pembahasan kebijakan K3, sosialisasi                  representation in OHS policy discussions, safety
prosedur       keselamatan,        serta penyampaian        procedure socialization, and the submission of
masukan terkait potensi risiko di lingkungan kerja.         feedback regarding workplace risk identification.
Mekanisme ini mendukung komunikasi dua arah                 This mechanism supports two-way communication
dalam pengelolaan risiko operasional, khususnya             in managing operational risks, particularly in power
di unit pembangkit listrik yang memiliki karakteristik      plant units with higher technical risk exposure.
risiko teknis lebih tinggi. [GRI 403-4]                     [GRI 403-4]
Page 170
      PT Cikarang Listrindo Tbk
168   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Perseroan menyediakan mekanisme penyampaian           The Company provides formal channels for
      aspirasi dan pengaduan bagi karyawan melalui          employees to raise concerns and submit grievances,
      kanal resmi yang telah dijelaskan pada Bab “Tata      as described in the “Sustainability Governance”
      Kelola Keberlanjutan” terkait Komunikasi Masalah      chapter under Communication of Critical Concerns
      Penting dan Mekanisme Remediasi. Mekanisme            and Remediation Mechanisms. These mechanisms
      tersebut dapat diakses oleh seluruh karyawan dan      are accessible to all employees and ensure
      menjamin kerahasiaan serta penanganan yang            confidentiality and objective handling in accordance
      objektif sesuai prosedur yang berlaku. [GRI 3-3]      with established procedures. [GRI 3-3]

      Dalam hal terjadi perubahan operasional signifikan    In the event of significant operational changes
      yang berdampak terhadap kondisi kerja, Perseroan      affecting   working     conditions, the   Company
      memberikan     pemberitahuan     paling   lambat      provides a minimum notice period of 14 (fourteen)
      14 (empat belas) hari kerja kepada karyawan dan/      working   days     to    employees    and/or      their
      atau perwakilan mereka sebelum penerapan              representatives prior to the implementation. [GRI 402-1]
      perubahan tersebut. [GRI 402-1]

      Perseroan beroperasi sepenuhnya di Indonesia,         The Company operates solely in Indonesia, where
      di mana peraturan ketenagakerjaan nasional            labor laws provide protection for freedom of
      menjamin kebebasan berserikat dan hak atas            association and collective bargaining. Up to the
      perundingan kolektif. Hingga tahun pelaporan,         reporting year, no significant risks related to restrictions
      tidak terdapat risiko signifikan terkait pembatasan   on freedom of association have been identified
      kebebasan berserikat yang teridentifikasi dalam       in the Company’s direct operations. [GRI 407-1]
      operasi langsung Perseroan. [GRI 407-1]

      Perseroan      memastikan     bahwa       Peraturan   The Company ensures that the Company Regulation
      Perusahaan dan kebijakan operasional beserta          and related operational policies, including any
      setiap perubahannya dikomunikasikan secara            amendments, are adequately communicated to
      memadai kepada seluruh karyawan agar dipahami         all employees to ensure consistent understanding
      dan diterapkan secara konsisten. Standar hubungan     and implementation. These industrial relations
      industrial ini juga dikomunikasikan kepada            standards are also communicated to suppliers
      pemasok melalui perjanjian kerja sama dan pakta       through cooperation agreements and integrity
      integritas yang mencakup komitmen terhadap            pacts, which include commitments to fair labor
      praktik ketenagakerjaan yang adil, penghormatan       practices, respect for freedom of association, and
      terhadap kebebasan berserikat, serta kepatuhan        compliance with applicable labor regulations. These
      terhadap peraturan ketenagakerjaan yang berlaku.      policies apply to all Company employees, while
      Kebijakan tersebut berlaku bagi seluruh karyawan      outsourced workers are required to comply with
      Perseroan, sementara tenaga kerja outsource           workplace rules and standards applicable within
      diwajibkan mematuhi ketentuan dan standar kerja       the Company’s operational areas in accordance
      yang berlaku di lingkungan operasional Perseroan      with agreements with suppliers. [GRI 2-23, 407-1]
      sesuai perjanjian dengan pemasok. [GRI 2-23, 407-1]

      Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat laporan          Throughout 2025, there were no significant reported
      sengketa hubungan industrial yang signifikan          industrial relations disputes or violations of the
      maupun      pelanggaran     terhadap   kebijakan      Company’s employment policies. This condition
      ketenagakerjaan      Perseroan.    Kondisi    ini     reflects stable employment relations and the
      mencerminkan hubungan kerja yang stabil serta         effectiveness of the dialogue and resolution
      efektivitas mekanisme dialog dan penyelesaian         mechanisms implemented by the Company.
      yang telah diterapkan.
Page 171
                                                            Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                    Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                            169


PENANGANAN PENGADUAN KARYAWAN [GRI 2-26]




                                                                                                                         01
Handling of Employee Grievances




                                                                                                                         02
Mekanisme     penyampaian     pengaduan      dan      The grievance and consultation mechanisms




                                                                                                                         03
konsultasi bagi karyawan telah dijelaskan secara      available to employees are comprehensively
komprehensif pada Bab “Tata Kelola Keberlanjutan“     described in the “Sustainability Governance” chapter




                                                                                                                         04
dalam bagian Komunikasi Masalah Penting dan           under Communication of Critical Concerns and
Mekanisme     Remediasi.   Mekanisme     tersebut     Remediation Mechanisms. These mechanisms




                                                                                                                         05
juga berlaku untuk isu ketenagakerjaan dan hak        also apply to employment-related and human
asasi manusia, serta menjamin kerahasiaan             rights issues, ensuring confidentiality and objective
dan penanganan yang objektif sesuai prosedur          handling in accordance with established procedures.




                                                                                                                         06
yang ditetapkan.

Sebagai bagian dari pemantauan hubungan               As part of monitoring employment relations and




                                                                                                                07 Implementing Best Practices in Employment
kerja dan peningkatan berkelanjutan, Perseroan        continuous improvement, the Company conducts




                                                                                                                                     Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
melaksanakan       survei   keterikatan    karyawan   an annual employee engagement survey. In 2025,
(employee engagement) setiap tahun. Pada tahun        the survey achieved a participation rate of 91.7%
2025, survei diikuti oleh 91,7% dari total karyawan   of total employees, with an average Employee
dengan skor rata-rata keterikatan karyawan            Engagement score of 4.10 out of 5.00 and a Net
sebesar 4,10 dari skala 5,00 dan Net Promoter Score   Promoter Score (NPS) of 90.8%, indicating a high
(NPS) sebesar 90,8%, yang menunjukkan tingkat         level of employee willingness to recommend the
kesediaan karyawan untuk merekomendasikan             Company as a workplace. The results serve as
Perseroan sebagai tempat bekerja. Hasil ini menjadi   a basis for identifying areas for improvement
dasar bagi Perseroan untuk mengidentifikasi area      and strengthening workplace relations.
perbaikan dan penguatan hubungan kerja.

Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat pengaduan        Throughout 2025, there were no significant reported
ketenagakerjaan dan pelanggaran hak asasi             employment-related     grievances      or    human
manusia yang signifikan.                              rights violations.




                                                                                                                         08
                                                                                                                         09
                                                                                                                         10
                                                                                                                         11
Page 172
      PT Cikarang Listrindo Tbk
170   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      PENINGKATAN KOMPETENSI: PELATIHAN DAN
      PENGEMBANGAN KARYAWAN
      Competency Enhancement: Training and Development


                                                                                                2025             2024

       Human Capital Return on Investment (HCROI) dihitung dengan membagi selisih                3,1              3,0
       antara Total Penjualan Neto dikurangi dengan Seluruh Biaya Operasional selain
       Beban Pegawai dengan Beban Pegawai
       Human Capital Return on Investment (HCROI) is calculated by dividing Total Net
       Sales minus All Operational Expenses excluding Employee Expenses by Employee
       Expenses



      HCROI Perseroan relatif stabil dari 3,0 pada 2024                The Company’s HCROI remained relatively stable,
      menjadi 3,1 pada 2025, yang menunjukkan nilai                    increasing slightly from 3.0 in 2024 to 3.1 in 2025,
      tambah dari investasi pada tenaga kerja tetap                    indicating a consistent level of value generated from
      terjaga secara konsisten.                                        human capital investment.

      Operasi yang berkelanjutan didukung oleh karyawan                Sustainable operations are supported by employees
      yang kompeten dan adaptif terhadap dinamika                      who are competent and adaptive to increasingly
      bisnis yang semakin kompleks. Perseroan secara                   complex business dynamics. The Company
      konsisten melaksanakan program pelatihan dan                     consistently implements training and development
      pengembangan untuk meningkatkan kompetensi                       programs to enhance employees’ technical,
      teknis, manajerial, dan kepemimpinan karyawan,                   managerial, and leadership competencies, in line
      sejalan dengan Strategic Human Capital Master                    with the Strategic Human Capital Master Plan. [GRI 3-3]
      Plan. [GRI 3-3]

      Setiap karyawan memiliki kesempatan yang                         All employees are provided with equal access to
      setara untuk mengakses program pelatihan dan                     training and development programs aligned with
      pengembangan sesuai kebutuhan kompetensi                         the job’s competency requirements. Participation in
      jabatan. Penetapan peserta dalam program                         advanced development and succession programs
      pengembangan lanjutan dan suksesi dilakukan                      is determined based on performance evaluations,
      berdasarkan hasil evaluasi kinerja, asesmen                      competency assessments, and organizational
      kompetensi, serta kebutuhan organisasi. [GRI 3-3]                needs. [GRI 3-3]

      Selain pelatihan formal, Perseroan juga mendorong                In addition to formal training, the Company fosters
      budaya pembelajaran berkelanjutan melalui                        a continuous learning culture through a knowledge
      mekanisme knowledge sharing, di mana setiap                      sharing mechanism, where each employee is
      karyawan diwajibkan melakukan minimal 2 (dua)                    required to conduct at least 2 (two) knowledge
      sesi berbagi pengetahuan per semester di                         sharing sessions per semester at the departmental
      tingkat departemen maupun forum koordinasi                       level or during company coordination forums.
      perusahaan. Pendekatan ini bertujuan memperkuat                  This approach aims to strengthen knowledge
      transfer pengetahuan, kolaborasi lintas fungsi, dan              transfer,  cross-functional     collaboration, and
      memperkaya wawasan internal sebagai bagian dari                  enrich internal capabilities as part of continuous
      pengembangan kompetensi berkelanjutan.                           competency development. 			

      Program Pengelolaan dan Pengembangan Sumber                      The   Human     Resources      Management      and
      Daya Manusia (PPSDM) dilaksanakan secara                         Development Program (HRMD) is implemented
      sistematis dan holistik yang mencakup: [OJK F.1, F.22]           systematically and holistically, covering: [OJK F.22]
      [GRI 3-3, 404-2][EU14]                                           [GRI 3-3, 404-2][EU14]

      1. Program Pengembangan Karyawan Bertalenta                      1. Talent Employee Development Program              to
         untuk menyiapkan suksesi pada posisi kunci,                      prepare succession for key positions, through:
         melalui:
         a. Supervisor Development Program (SDP)                          a. Supervisor Development Program (SDP) as
            sebagai pengantar untuk promosi ke tingkat                       an introduction for promotion to supervisor
            supervisor;                                                      level;
Page 173
                                                                      Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                             Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                               171


   b. Leadership Development Program (LDP)                      b. Leadership Development Program (LDP) as an




                                                                                                                                       01
      sebagai pengantar untuk promosi ke tingkat                   introduction for promotion to managerial level;
      manager; dan                                                 and




                                                                                                                                       02
   c. Executive Development Program (EDP) sebagai               c. Executive Development Program (EDP) as
      pengantar untuk promosi ke tingkat general                   an introduction for promotion to the general




                                                                                                                                       03
      manager/associate director ke atas.                          manager/associate director level and above.
2. Kategori     Program      Pelatihan, yang                 2. Categories of Training Programs conducted




                                                                                                                                       04
   diselenggarakan sesuai dengan kebutuhan                      in accordance with the work needs and
   dan persyaratan kerja, termasuk pelatihan                    requirements,     including   refresher training
   penyegaran untuk menjaga kompetensi dan                      to maintain competency and compliance,




                                                                                                                                       05
   kepatuhan, yang dikelompokkan ke dalam                       grouped into six (6) categories:
   6 (enam) kategori, yaitu:




                                                                                                                                       06
   a. Functional   Competency       Training, yaitu             a. Functional Competency Training, training
      pelatihan yang terkait langsung dengan fungsi                that is directly related to the work function




                                                                                                                              07 Implementing Best Practices in Employment
      kerja sesuai dengan profil kompetensi pada                   in accordance with the competency profile
      setiap jabatan, termasuk dalamnya sertifikasi                of each position, including competency and




                                                                                                                                                   Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
      kompetensi dan sertifikasi profesi;                          professional certifications;
   b. Corporate System Training, yaitu pelatihan                b. Corporate System Training, training that
      yang terkait dengan sistem yang diterapkan/                  is related with the systems implemented/
      dijalankan oleh Perseroan, seperti Good                      operated by the Company, such as Good
      Corporate     Governance     (GCG),   Sistem                 Corporate     Governance    (GCG),     Security
      Manajemen      Pengamanan      (SMP),  Cyber                 Management Systems (SMP), Cyber Security,
      Security, Enterprise Resource Planning (ERP),                Enterprise Resource Planning (ERP), etc;
      dsb;
   c. Leadership & Managerial Training, yaitu                   c. Leadership & Managerial Training, training that
      pelatihan terkait dengan soft competency                     is related with soft competencies to support
      guna mendukung dalam mengelola pekerjaan                     work management and build interactions with
      dan membangun interaksi dengan orang lain;                   others;
   d. Corporate Values Training, yaitu pelatihan                d. Corporate Values Training, training that is
      yang terkait dengan penerapan nilai-nilai                    related with the implementation of corporate
      budaya perusahaan, termasuk dalamnya 5R,                     values, including 5R, diversity and inclusion,




                                                                                                                                       08
      keberagaman dan inklusi, dsb;                                etc;
   e. HSE (Health, Safety & Environment) Training,              e. HSE (Health, Safety & Environment) Training,




                                                                                                                                       09
      yaitu pelatihan yang terkait akan aspek HSE                  training that is related to HSE aspects to ensure
      guna memenuhi kepatuhan terhadap standar                     compliance with both mandatory and non-




                                                                                                                                       10
      dan regulasi, baik yang wajib maupun tidak                   mandatory standards and regulations; and
      wajib; dan
   f. Induction Training, yaitu pelatihan bagi                  f. Induction Training, training that is for the new                    11
      karyawan   baru    guna   memperkenalkan                     employees to comprehend the Company.
      Perseroan.
3. Pelatihan Pra-Pensiun yang dirancang bagi                 3. Pre-retirement Training designed to prepare
   karyawan menjelang masa purnabakti untuk                     employees approaching retirement in terms
   mempersiapkan aspek mental, kesehatan,                       of mental readiness, health management,
   pengelolaan    keuangan,   serta   peluang                   financial planning, and entrepreneurial business
   kewirausahaan.                                               opportunities.

Pelaksanaan program pelatihan dan pengembangan               Training and development programs are delivered
dilakukan melalui sesi tatap muka, virtual, dan              through in-person, virtual, and e-learning sessions,
e-learning, dengan materi yang dilengkapi evaluasi           with materials complemented by evaluations to
untuk memastikan efektivitas pembelajaran. [OJK F.1, F.22]   ensure learning effectiveness. [OJK F.1, F.22][GRI 3-3, 404-2]
[GRI 3-3, 404-2][EU14]                                       [EU14]
Page 174
      PT Cikarang Listrindo Tbk
172   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Berikut adalah kegiatan pelatihan sepanjang                        The following are training throughout the year 2025
      tahun 2025 yang diikuti oleh karyawan Perseroan                    attended by the Company’s employees related to
      terkait dengan ESG dan keberlanjutan: [GRI 404-2]                  ESG and sustainability: [GRI 404-2]


                    Topik Pendidikan dan Pelatihan                             Tanggal                         Penyelenggara
               Topics of Education and Training Programs                         Date                            Organizers

      The CCS Regulatory and Business Framework –                          23 Januari 2025        Assegaf Hamzah & Partners
      The Complete Picture                                                 January 23, 2025

      How to Enhance Credibility on Your Sustainability Report              12 Februari 2025      TÜV Rheinland
                                                                           February 12, 2025

      Navigating Sustainability Reporting Standards                         20 Maret 2025         Bursa Efek Indonesia | Indonesia Stock
      “Implementasi pelaporan yang mengadopsi International                 March 20, 2025        Exchange, Global Reporting Initiative,
      Financial Reporting Standards (IFRS) Sustainability Disclosure                              dan | and Asosiasi Emiten Indonesia
      Standards S1 dan S2 dari International Sustainability Standards
      Board (ISSB)”
      Navigating Sustainability Reporting Standards
      “Implementation of reporting adopting the International
      Financial Reporting Standards (IFRS) Sustainability Disclosure
      Standards S1 and S2 issued by the International Sustainability
      Standards Board (ISSB)”

      Value and Benefits of 2025 S&P Global Corporate Sustainability         28 Mei 2025          Bursa Efek Indonesia | Indonesia Stock
      Assessment (CSA)                                                       May 28, 2025         Exchange, S&P Global

      Factoring Climate Risk into Decarbonization                            23 Juli 2025         S&P Global
                                                                             July 23, 2025

      IDX Net Zero Incubator 2025                                            28 Juli 2025         Bursa Efek Indonesia | Indonesia Stock
                                                                             July 28, 2025        Exchange, Sucofindo

      Sustainable Procurement                                           7-8, 14-15 Agustus 2025   TÜV Rheinland
                                                                        August 7-8, 14-15, 2025

      Seminar Peluncuran Bersama Standar Pengungkapan                      11 Agustus 2025        Ikatan Akuntan Indonesia
      Keberlanjutan (SPK) & Seminar "SPK dan Tantangan Penerapan            August 11, 2025
      dalam Transformasi Keuangan Berkelanjutan"
      Joint Launch Seminar of the Sustainability Disclosure Standards
      (SPK) & Seminar on “SPK and Implementation Challenges in
      Sustainable Finance Transformation”

      Modul 1 IDX Net Zero Incubator 2025: Pengenalan Risiko Iklim         25 Agustus 2025        Bursa Efek Indonesia | Indonesia
      dan Net Zero                                                         August 25, 2025        Stock Exchange, International Finance
      IDX Net Zero Incubator 2025 Module 1: Introduction to Climate                               Corporation (IFC)
      Risk and Net Zero

      GRI 102: Climate Change dan | and GRI 103: Energy Topic             3 September 2025        Bursa Efek Indonesia | Indonesia Stock
      Standards                                                           September 3, 2025       Exchange, Global Reporting Initiative,
                                                                                                  dan | and Asosiasi Emiten Indonesia

      Modul 2 IDX Net Zero Incubator: Penilaian Emisi GRK Scope 1       24-25 September 2025      Bursa Efek Indonesia | Indonesia Stock
      dan 2                                                             September 24-25, 2025     Exchange, Sucofindo
      IDX Net Zero Incubator Module 2: Assessment of Scope 1 and
      Scope 2 GHG Emissions

      Modul 3 IDX Net Zero Incubator: Penilaian Emisi Gas Rumah           7-8 Oktober 2025        Bursa Efek Indonesia | Indonesia Stock
      Kaca Scope 3                                                        October 7-8, 2025       Exchange, Sucofindo
      IDX Net Zero Incubator Module 3: Assessment of Scope 3
      Greenhouse Gas Emissions

      Sosialiasi Pernyataan Standar Pengungkapan Keberlanjutan             29 Oktober 2025        Bursa Efek Indonesia | Indonesia Stock
      (PSPK 1 dan PSPK 2)                                                  October 29, 2025       Exchange, Ikatan Akuntan Indonesia
      Socialization of the Sustainability Disclosure Standards
      Statements (PSPK 1 and PSPK 2)

      Modul 4 dan 5 IDX Net Zero Incubator: Menghitung Emisi Gas          10 November 2025        Bursa Efek Indonesia | Indonesia Stock
      Rumah Kaca menggunakan Carbon Calculator Tool dan                   November 10, 2025       Exchange, Jejakin, Ikatan Akuntan
      Climate Reporting                                                                           Indonesia, International Finance
      IDX Net Zero Incubator Modules 4 and 5: Calculating                                         Corporation (IFC)
      Greenhouse Gas Emissions using the Carbon Calculator Tool
      and Climate Reporting

      Roundtable Discussion on Piloting the IDX Green Equity              26 November 2025        Bursa Efek Indonesia | Indonesia Stock
      Designation                                                         November 26, 2025       Exchange, S&P Global
Page 175
                                                                    Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                           Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                     173


Sepanjang tahun 2025, total jam pelatihan dan               Throughout the year 2025, the total training and




                                                                                                                                01
pengembangan yang diikuti oleh para karyawan                development hours attended by employees reached
adalah 31.002 jam (2024: 42.582 jam), dengan rata-          31,002 hours (2024: 42,582 hours), with an average of




                                                                                                                                02
rata 37,4 jam/karyawan (2024: 52,4 jam/karyawan).           37.4 hours/employee (2024: 52.4 hours/employee).
[GRI 404-1]                                                 [GRI 404-1]




                                                                                                                                03
Penurunan total jam pelatihan dan pengembangan              The decrease in the total hours of training and
pada tahun 2025 dibandingkan tahun 2024                     development in 2025 compared to 2024 was primarily




                                                                                                                                04
terutama dikarenakan pelaksanaan sejumlah                   due to the implementation of several training
program pelatihan pada tahun sebelumnya yang                programs in the previous year that involved broader
memiliki cakupan peserta lebih luas, termasuk               participant coverage, including training related




                                                                                                                                05
pelatihan terkait HSE serta program penguatan               to HSE as well as the Balanced Scorecard system
sistem Balanced Scorecard sebagai bagian dari               strengthening program as part of the Company’s




                                                                                                                                06
pengembangan manajemen kinerja Perseroan.                   performance      management        development.  In
Selain itu, Perseroan senantiasa memprioritaskan            addition, the Company consistently prioritizes




                                                                                                                       07 Implementing Best Practices in Employment
pengembangan kompetensi yang lebih terarah dan              competency development that is more targeted and
selaras dengan kebutuhan strategis Perseroan.               aligned with the organization’s strategic needs.




                                                                                                                                            Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
Perseroan secara berkala mengevaluasi efektivitas           The     Company      periodically   evaluates the
dan relevansi program pelatihan untuk memastikan            effectiveness and relevance of training programs
pengembangan       kompetensi    tetap   berjalan           to ensure that competency development continues
secara terstruktur dan efektif sesuai kebutuhan             to be implemented in a structured and effective
organisasi.                                                 manner in line with organizational needs.

Pada tahun 2025, Perseroan menyelenggarakan                 In 2025, the Company conducted 214 (2024: 371)
214 (2024: 371) kegiatan pelatihan internal dan eksternal   internal and external training activities covering
yang mencakup kompetensi teknis, manajerial, tata           technical, managerial, governance, sustainability,
kelola, keberlanjutan, dan HSE. [GRI 404-2]                 and HSE competencies. [GRI 404-2]

Terkait pemahaman hak asasi manusia, pelatihan              With regard to human rights awareness, specific
khusus bagi petugas keamanan belum dilaksanakan             training for security personnel was not conducted
pada tahun 2025. Namun demikian, pengarahan                 in 2025. However, regular briefings referring to the
rutin yang merujuk pada Pedoman Etika dan Perilaku          Code of Ethics and Conduct are continued to ensure
tetap diberikan untuk memastikan prinsip-prinsip            that human rights principles are understood and




                                                                                                                                08
hak asasi manusia dipahami dan diterapkan dalam             implemented in the performance of their duties.
pelaksanaan tugas.




                                                                                                                                09
Sejak tahun 2023, Departemen SDM mengembangkan              Since 2023, the HR Department has developed the
Sistem Manajemen Pengetahuan (KMS) “Gerakan                 Knowledge Management System (KMS) “Gerakan




                                                                                                                                10
Belajar Terpadu” yang terintegrasi dengan Learning          Belajar Terpadu,” integrated with the Learning
Management System (LMS) sebagai pusat akses                 Management System (LMS), as a centralized internal
pembelajaran internal. Platform ini mendukung               learning access point. The platform supports
pembelajaran mandiri dan memperluas akses                   self-directed learning and expands access to                        11
terhadap materi pengembangan kompetensi.                    competency development materials.

Total investasi pelatihan dan pengembangan                  Total investment in employee training and
kompetensi karyawan pada tahun 2025 sebesar                 competency development in 2025 amounted to
Rp3.725,5 juta atau setara dengan Rp4,5 juta per            Rp3,725.5 million, equivalent to Rp4.5 million per
karyawan (2024: Rp3.655,3 juta atau setara dengan           employee (2024: Rp3,655.3 million, equivalent to
Rp4,5 juta per karyawan). [F.22][GRI 404-1]                 Rp4.5 million per employee). [F.22][GRI 404-1]
Page 176
      PT Cikarang Listrindo Tbk
174   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Pelatihan dan Pengembangan Berdasarkan Jenis Kelamin Tahun 2025 [OJK F.22][GRI 404-1]
      Training and Competency by Gender in 2025

           Jenis Kelamin           Jumlah Karyawan             Jumlah Jam Pelatihan           Rata-rata Jam Pelatihan per Karyawan
              Gender              Number of Employees           Total Training Hours           Average Training Hours per Employee

      Laki-laki
                                              716                       28.076                                  39,2
      Male

      Perempuan
                                              112                        2.926                                   26,1
      Female

      Jumlah
                                             828                        31.002                                  37,4
      Total




      Pelatihan dan Pengembangan Berdasarkan Level Jabatan Tahun 2025 [OJK F.22][GRI 404-1]
      Training and Competency by Position Level in 2025

           Level Jabatan           Jumlah Karyawan             Jumlah Jam Pelatihan           Rata-rata Jam Pelatihan per Karyawan
            Position Level        Number of Employees           Total Training Hours           Average Training Hours per Employee

      Top dan | and Middle
                                              60                            1.862                                31,0
      Management


      Junior Management                      162                         5.628                                  34,7

      Staf/Teknisi
                                             606                        23.512                                  38,8
      Staff/Technician

      Jumlah
                                             828                        31.002                                  37,4
      Total




      Pelatihan dan Pengembangan Berdasarkan Jenis Program Tahun 2025 [OJK F.22][GRI 404-1]
      Training and Competency by Program Type in 2025

           Jenis                                               Jumlah                    Partisipasi berdasarkan Level Jabatan
         Program              Tujuan Program                   Peserta                        Participation by Position Level
         Program             Program Objective                Number of
           Type                                              Participants           AD    GM/M/AM         S              S/T      P

      Functional      Pelatihan yang terkait langsung           1.633               2          28         250           1.348    5
      Competency      dengan fungsi kerja sesuai
                      dengan profil kompetensi pada
                      setiap jabatan
                      Training programs directly related
                      to the job function in accordance
                      with the competency profile of
                      each position

      Corporate       Pelatihan       yang       terkait       4.328                1        288         856            3.121    62
      System          dengan sistem dan kebijakan
                      perusahaan yang diterapkan,
                      seperti GCG, SMP, cyber security,
                      ERP, dan sistem lainnya
                      Training program related to
                      corporate systems and policies
                      implemented by the Company,
                      such as GCG, SMP, cyber security,
                      ERP, and other corporate systems

      Leadership &    Pelatihan      yang        berfokus        106                -          60          31              15     -
      Managerial      pada penguatan kompetensi
                      kepemimpinan dan manajerial
                      untuk mendukung pengelolaan
                      pekerjaan      serta     efektivitas
                      interaksi antar individu dan tim
                      Training programs focused on
                      strengthening leadership and
                      managerial           competencies
                      to    support     effective    work
                      management and interpersonal
                      collaboration
Page 177
                                                                             Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                    Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                             175


     Jenis                                              Jumlah                 Partisipasi berdasarkan Level Jabatan




                                                                                                                                         01
   Program                Tujuan Program                Peserta                     Participation by Position Level
   Program               Program Objective             Number of
     Type                                             Participants      AD       GM/M/AM        S           S/T        P




                                                                                                                                         02
 Corporate       Pelatihan yang terkait dengan              10          -             -             2         8        -
 Values          penerapan nilai dan budaya




                                                                                                                                         03
                 perusahaan
                 Training programs related to the
                 implementation of corporate




                                                                                                                                         04
                 values and culture

 HSE (Health,    Pelatihan yang terkait akan              1.016         -            39          171        794        12
 Safety &        aspek K3L untuk memastikan




                                                                                                                                         05
 Environment)    kepatuhan terhadap standar
                 dan regulasi yang berlaku, baik
                 yang bersifat wajib maupun




                                                                                                                                         06
                 penguatan kompetensi
                 Training     programs     related
                 to HSE to ensure compliance




                                                                                                                                07 Implementing Best Practices in Employment
                 with applicable standards and
                 regulations,    including    both
                 mandatory and competency




                                                                                                                                                     Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
                 enhancement programs

 Induction       Pelatihan     bagi     karyawan            31          -             1             2        28        -
                 baru untuk memperkenalkan
                 Perseroan,   nilai  perusahaan,
                 kebijakan, dan prosedur kerja
                 Training programs provided to
                 new employees to introduce the
                 Company, its values, policies, and
                 work procedures

Keterangan | Notes:
AD		      : Associate Director
GM/M/AM : General Manager / Manager / Assistant Manager
S		       : Supervisor
S/T       : Staf / Teknisi | Staff / Technician
P		       : Pelaksana | General Worker




PENILAIAN KINERJA KARYAWAN




                                                                                                                                         08
Employee Performance Evaluation




                                                                                                                                         09
Cikarang Listrindo secara berkala melakukan                          Cikarang Listrindo periodically conducts performance



                                                                                                                                         10
penilaian kinerja seluruh karyawan sebagai                           assessments for all employees as part of a structured
bagian dari pengelolaan sumber daya manusia                          and sustainable human capital management
yang terstruktur dan berkelanjutan. Sistem                           approach. This system serves as the foundation                      11
ini menjadi landasan dalam pengembangan                              for individual development and alignment of
individu serta penyelarasan kontribusi karyawan                      employee contributions with the Company’s
terhadap pencapaian tujuan strategis dan                             strategic and sustainability objectives.
keberlanjutan Perseroan.

Sebagai bagian dari penyempurnaan sistem,                            As part of the continual system enhancement, by the
pada akhir 2024 Perseroan mengintegrasikan                           end of 2024 the Company has integrated individual
penilaian individu dengan target korporat berbasis                   performance assessments with corporate targets
Balanced Scorecard melalui penerapan Individual                      derived from the Balanced Scorecard through the
Scorecard. Sistem ini dijalankan melalui aplikasi                    Individual Scorecard framework. This system is
internal Scorecard App yang dikembangkan oleh                        implemented through the internal Scorecard App
Perseroan. Integrasi tersebut memastikan bahwa                       developed by the Company. This integration ensures
Key Performance Indicator (KPI) individu secara                      that individual Key Performance Indicators (KPIs)
langsung selaras dengan sasaran strategis dan                        are directly aligned with the Company’s strategic
kinerja korporat.                                                    objectives and corporate performance.
Page 178
      PT Cikarang Listrindo Tbk
176   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Penilaian kinerja SDM dilakukan 2 (dua) kali dalam 1    Human capital performance assessments are
      (satu) tahun melalui melalui tahapan berikut:           conducted twice a year through the following stages:
      1. Penyusunan dan penetapan KPI individu dalam          1. Preparation and determination of individual KPIs
         kerangka Individual Scorecard;                          within the Individual Scorecard framework;
      2. Pemantauan kinerja secara berkala oleh atasan        2. Periodic performance monitoring by the immediate
         langsung; dan                                           supervisor; and
      3. Evaluasi akhir sebagai dasar penilaian kinerja dan   3. Final evaluation as the basis for performance
         pengembangan lanjutan.                                  appraisal and further development.

      Pada tahun 2025, penilaian kinerja telah dilakukan      In 2025, performance evaluations were conducted for
      kepada 100% karyawan di seluruh level jabatan.          100% of employees across all position levels. [GRI 3-3]
      [GRI 3-3][GRI 404-3]                                    [GRI 404-3]


      Penilaian kinerja juga menjadi dasar dalam proses       Performance evaluation outcomes also serve as
      promosi dan pengembangan karier. Melalui                the basis for promotion and career development
      Talent Management System (TMS), Perseroan               decisions. Through the Talent Management System
      mengidentifikasi dan mempersiapkan talenta              (TMS), the Company identifies and prepares internal
      internal sebagai calon pemimpin masa depan melalui      talents as future leaders through structured programs
      program terstruktur seperti Supervisor Development      such as the Supervisor Development Program
      Program (SDP), Leadership Development Program           (SDP), Leadership Development Program (LDP), and
      (LDP), dan Executive Development Program (EDP).         Executive Development Program (EDP).

      Pada tahun 2025, Perseroan menyelenggarakan             In 2025, the Company conducted the Supervisor
      Supervisor Development Program (SDP) bagi               Development Program (SDP) for 22 participants
      22 peserta (2024: 19 peserta) dan Leadership            (2024: 19 participants) and the Leadership
      Development Program (LDP) bagi 20 peserta (2024:        Development Program (LDP) for 20 participants (2024:
      22 orang). [GRI 404-2]                                  22 participants). [GRI 404-2]




      PELATIHAN KARYAWAN PRA-PENSIUN [GRI 404-2]
      Pre-Retirement Employee Training

      Perseroan menyelenggarakan Program Masa                 The Company organizes a Retirement Preparation
      Persiapan Pensiun (MPP) sebagai bagian dari             Program (RPP) as part of its commitment to
      komitmen pengembangan berkelanjutan bagi                supporting employees’ development through to
      karyawan hingga akhir masa kerja. Program ini           the end of their employment period. The program is
      dilaksanakan paling lambat 2 (dua) tahun sebelum        implemented no later than 2 (two) years before an
      karyawan mencapai usia pensiun yang ditetapkan,         employee reaches the retirement age of 55 years,
      yaitu 55 tahun, sesuai ketentuan yang diatur dalam      in accordance with the provisions set out in the
      Peraturan Perusahaan.                                   Company Regulations.

      MPP diberikan kepada karyawan yang memasuki             The RPP is provided to employees entering
      masa pra-pensiun dan dapat diikuti pula                 the pre-retirement period and may also be
      oleh  pasangan    karyawan,  sebagai bentuk             attended by their spouses, recognizing the
      pengakuan atas pentingnya kesiapan keluarga             importance of family preparedness in supporting
      dalam mendukung transisi yang lancar menuju             a smooth transition into retirement.
      masa pensiun.

      Program ini bertujuan untuk mempersiapkan peserta       The program aims to prepare participants in terms
      dari aspek kesiapan mental, pengelolaan kesehatan,      of mental readiness, health management, financial
      perencanaan keuangan, serta pengembangan                planning, and entrepreneurial opportunities to
      peluang kewirausahaan agar tetap produktif setelah      ensure continued productivity after retirement.
      memasuki masa purnabakti.

      Pada tahun 2025, program MPP diselenggarakan            In 2025, the RPP was conducted for 16 employees
      bagi 16 karyawan (2024: 17 karyawan). Melalui           (2024: 17 employees). Through this program, the
      program ini, Perseroan memastikan karyawan dan          Company ensures that employees and their families
      keluarganya memperoleh dukungan transisi yang           receive adequate transition support in preparing for
      memadai dalam mempersiapkan masa pensiun.               retirement. [GRI 404-2]
      [GRI 404-2]
Page 179
                                                             Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                         Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                   177


SISTEM REMUNERASI [GRI 3-3, 202-1, 401-2, 405-2]




                                                                                                                              01
Remuneration System




                                                                                                                              02
Keberlanjutan Perseroan tidak terlepas dari          The sustainability of the Company is closely linked to




                                                                                                                              03
kemampuannya dalam menarik, mempertahankan,          its ability to attract, retain, and motivate competent
dan memotivasi karyawan yang kompeten.               employees. Therefore, the Company has established




                                                                                                                              04
Oleh karena itu, Perseroan menetapkan sistem         a remuneration and welfare system that is objective,
remunerasi dan kesejahteraan yang objektif,          competitive, performance-based, and aligned with




                                                                                                                              05
kompetitif, berbasis kinerja, serta selaras dengan   the principles of fairness and equal opportunity for all
prinsip keadilan dan kesempatan yang setara bagi     employees, both permanent and non-permanent.
seluruh karyawan, baik tetap maupun tidak tetap.




                                                                                                                              06
Sistem remunerasi ditetapkan berdasarkan jabatan,    The remuneration system is determined based on
kompetensi, masa kerja, pencapaian kinerja, serta    position, competence, years of service, performance




                                                                                                                     07 Implementing Best Practices in Employment
Corporate Values Index (CVI), tanpa membedakan       achievement, and the Corporate Values Index




                                                                                                                                          Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
gender, suku, ras, agama, maupun karakteristik       (CVI), without discrimination on the basis of gender,
pribadi lainnya. Pengukuran CVI dilakukan melalui    ethnicity, race, religion, social background, or other
sistem SDM yang terintegrasi sebagai bagian          personal attributes. The measurement of the CVI
dari penguatan sistem informasi SDM berbasis         is conducted through the integrated HR system as
teknologi. Bagi karyawan yang menduduki posisi       part of strengthening the technology-based HR
yang sama pada lokasi kerja yang sama serta          information system. For employees holding the same
memiliki kompetensi, kinerja, dan masa kerja yang    position at the same work location with comparable
sebanding,, Perseroan menerapkan gaji pokok yang     competence, performance, and length of service,
setara, sehingga rasio remunerasi antara karyawan    the Company applies equal basic pay, resulting in a
laki-laki dan perempuan adalah 1:1. [GRI 405-2]      remuneration ratio of 1:1 between male and female
                                                     employees. [GRI 405-2]

Dalam pemberian upah kerja berupa gaji pokok,        In providing work wages through the form of
Perseroan senantiasa mematuhi seluruh ketentuan      basic salary, the Company complies with all
perundang-undangan yang berlaku, termasuk            applicable regulations, including the Regency
ketentuan terkait Upah Minimum Kabupaten (UMK)       Minimum Wage (UMK) in each operational area.




                                                                                                                              08
di masing-masing wilayah operasional. Sepanjang      Throughout 2025, all permanent and non-permanent
tahun 2025, seluruh karyawan tetap dan tidak tetap   employees received salaries above the applicable




                                                                                                                              09
menerima gaji di atas ketentuan UMK yang berlaku.    UMK applied. [OJK F.20][GRI 202-1]		
[OJK F.20][GRI 202-1]




                                                                                                                              10
Rasio upah bagi karyawan level awal terhadap upah    The ratio of entry-level wages to the minimum wage
minimum di lokasi operasional menunjukkan bahwa      at the operational locations indicates that the entry-
upah bagi karyawan laki-laki maupun perempuan        level wages for both male and female employees are
berada pada tingkat yang sama, yaitu setara          set at the same level, equivalent to 1 (one) time the                    11
dengan 1 (satu) kali UMK yang berlaku di wilayah     applicable UMK in the Company’s operational areas.
operasional Perseroan. [OJK F.20][GRI 202-1]         [OJK F.20][GRI 202-1]


Sebagai       bagian dari  komitmen   terhadap       As part of its commitment to diversity and
keberagaman dan kesempatan yang setara,              equal opportunity, the Company monitors the
Perseroan melakukan pemantauan rasio gaji            base salary ratio between female and male
pokok antara karyawan perempuan dan laki-laki        employees across comparable job categories
pada kategori jabatan dan lokasi operasional         and operational locations to ensure that there
yang     sebanding   untuk   memastikan   tidak      are no unjustified remuneration gaps. The ratio is
terdapat kesenjangan remunerasi yang tidak           calculated by comparing the average base salary
dapat dibenarkan. Rasio dihitung berdasarkan         of female employees to that of male employees in
perbandingan rata-rata gaji pokok karyawan           equivalent positions. [GRI 405-2]		
perempuan terhadap laki-laki pada posisi yang
setara. [GRI 405-2]
Page 180
      PT Cikarang Listrindo Tbk
178   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Hasil pemantauan tahun 2025 menunjukkan bahwa                    The 2025 monitoring results indicate that the base
      rasio gaji pokok antara karyawan perempuan dan                   salary ratio between female and male employees
      laki-laki pada kategori jabatan dan lokasi kerja yang            across relevant job categories and work locations is
      relevan telah setara, tanpa perbedaan material.                  equal, with no material differences observed. Base
      Penetapan gaji pokok dilakukan berdasarkan                       salary determination is based on job evaluation,
      evaluasi jabatan, kompetensi, pengalaman, dan                    competencies,      experience,   and    performance
      hasil penilaian kinerja, tanpa mempertimbangkan                  appraisal results, without regard to gender. [GRI 405-2]
      gender. [GRI 405-2]

      Di luar remunerasi, Perseroan menyediakan berbagai               Beyond remuneration, the Company provides
      fasilitas kesejahteraan sesuai Peraturan Perusahaan,             comprehensive employee benefits in accordance
      meliputi jaminan sosial, asuransi kesehatan,                     with the Company Regulations, covering social
      program pensiun, hak cuti, serta tunjangan lainnya.              security, health insurance, retirement benefits, leave
      Secara khusus, fasilitas kesehatan bagi karyawan                 entitlements, and other welfare facilities. Notably,
      perempuan yang telah menikah mencakup suami                      health coverage provided to married female
      dan anak-anaknya, sebagai bentuk komitmen                        employees extends to their spouse and children,
      terhadap praktik manfaat yang inklusif dan adil.                 reflecting the Company’s commitment to equitable
      [GRI 401-2, 405-2]                                               and inclusive benefit practices. [GRI 401-2, 405-2]

      Berikut adalah komponen manfaat yang diberikan                   The following are the benefit components provided by
      Perseroan berdasarkan status karyawan:                           the Company based on employee status:


      Karyawan Tetap dan Karyawan Tidak Tetap
      Component of Benefits of Permanent and Non-Permanent Employees

                               Jenis Tunjangan                              Karyawan Tetap            Karyawan Tidak Tetap
                               Types of Benefits                          Permanent Employees       Non-Permanent Employees

       Gaji Pokok
                                                                                   √                            √
       Basic Salary

       Kompensasi Lembur
                                                                                   √                            √
       Overtime Compensation

       Tunjangan Operasional
       Operational Allowance

       Uang Makan
                                                                                   √                            √
       Meal Allowance

       Uang Transportasi
                                                                                   √                            √
       Transport Allowance

       Tunjangan Kesehatan
       Health Allowance

       Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
                                                                                   √                            √
       Social Security Agency (BPJS) Health

       Asuransi Kesehatan (Rawat Jalan, Rawat Inap, termasuk
       Pengobatan Disabilitas/Difabel)
                                                                                   √                            √
       Health Insurance (Outpatient, Inpatient, including Disability
       Treatment)
Page 181
                                                                Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                         Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                  179


                        Jenis Tunjangan                        Karyawan Tetap            Karyawan Tidak Tetap




                                                                                                                              01
                        Types of Benefits                    Permanent Employees       Non-Permanent Employees

Tunjangan Keselamatan Kerja




                                                                                                                              02
Work Accident Allowance

BPJS Ketenagakerjaan (Jaminan Keselamatan Kerja)
                                                                     √                            √




                                                                                                                              03
BPJS Employment (Work Accident Insurance)

Tunjangan Kematian
Death Allowance




                                                                                                                              04
BPJS Ketenagakerjaan (Jaminan Kematian)
                                                                     √                            √
BPJS for Employment (Death Benefit)




                                                                                                                              05
Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karena Karyawan Meninggal
Dunia (Uang Pisah)
                                                                     √                             x




                                                                                                                              06
Termination of Employment due to Employee’s Death
(Severance Payment)

Tunjangan Hari Tua [GRI 201-3]




                                                                                                                     07 Implementing Best Practices in Employment
Retirement Allowance

BPJS Ketenagakerjaan (Jaminan Hari Tua)




                                                                                                                                          Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
                                                                     √                            √
BPJS for Employment (Old Age Protection)

BPJS Ketenagakerjaan (Jaminan Pensiun)
                                                                     √                            √
BPJS for Employment (Pension Benefit)

Program Pensiun Imbalan Pasti
                                                                     √                             x
Defined Benefit Pension Plans

PHK karena Karyawan Mencapai Usia Pensiun (Uang Pisah)
Termination of Employment due to the Retirement Age                  √                             x
(Severance Payment)

Asuransi Kesehatan (Santunan Kematian)
                                                                     √                            √
Health Insurance (Death Benefit)

Tunjangan Lainnya
Others Allowance

Tunjangan Perumahan
                                                                     √                            √
Housing Allowance

Tunjangan Hari Raya




                                                                                                                              08
                                                                     √                            √
Religious Festivity Allowance

Tunjangan Jabatan
                                                                     √                            √




                                                                                                                              09
Functional Allowance

Tunjangan Pajak
                                                                     √                            √




                                                                                                                              10
Tax Allowance

PHK karena Alasan Lainnya yang sesuai ketetapan Perusahaan
yang Berlaku (Uang Pisah)
Termination of Employment for Other Reasons in accordance            √                             x                          11
with the Applicable Company’s Regulations (Severance
Payment)

Cuti
Leave

Cuti Tahunan
                                                                     √                            √
Annual Leave
Page 182
      PT Cikarang Listrindo Tbk
180   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



                                  Jenis Tunjangan                                       Karyawan Tetap        Karyawan Tidak Tetap
                                  Types of Benefits                                   Permanent Employees   Non-Permanent Employees

       Ijin Sakit
                                                                                              √                       √
       Sick Leave

       Cuti Melahirkan/Keguguran
                                                                                              √                       √
       Maternity/Miscarriage Leave

       Cuti Paternity
                                                                                              √                       √
       Paternity Leave

       Cuti Menikah
                                                                                              √                       √
       Marriage Leave

       Cuti Ibadah
                                                                                              √                        x
       Religious Leave

       Cuti karena Alasan Penting Lainnya
                                                                                              √                       √
       Leave for Other Important Reasons

       Tambahan Hari Cuti Tahunan (pada tahun ke-5, tahun ke-6,
       tahun ke-10, dan tahun ke-15)
                                                                                              √                        x
       Additional Annual Leave Days (in the 5th year, 6th year, 10th year,
       and 15th year)

       Cuti Istimewa (setiap kelipatan masa kerja 5 tahun)
                                                                                              √                        x
       Special leave (every multiple of 5 years of employment)

       Penunjang Kerja
       Work Support

       Pakaian Kerja
                                                                                              √                       √*
       Uniform

       Alat Penunjang Kerja
                                                                                              √*                      √*
       Work Support Tools

       Lain-lain
       Others

       Pendidikan dan Pelatihan
                                                                                              √                       √
       Education and Training

       Insentif dan Bonus (berdasarkan kinerja Perseroan dan
       karyawan dalam bentuk uang dan/atau saham)
                                                                                              √                       √*
       Incentives and Bonuses (based on the Company and employee
       performance in form of cash and/or stocks)

       Penghargaan Masa Kerja Karyawan
                                                                                              √                        x
       Employee Service Awards

       Penghargaan Karyawan Teladan
                                                                                              √                        x
       Honorary Employee Award

       Beasiswa Anak Karyawan yang Berprestasi
                                                                                              √                       √
       Scholarship for Outstanding Children of Employees

      *) Berlaku sesuai ketentuan dan kebutuhan jabatan.
         Applicable in accordance with prevailing regulations and job requirements.
Page 183
                                                             Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                     Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                 181


Mekanisme Penilaian              Insentif     dan      Incentive Assessment and Outstanding




                                                                                                                          01
Karyawan Teladan                                       Employee Mechanism




                                                                                                                          02
Penetapan bonus dan insentif karyawan didasarkan       The determination of employee bonuses and
pada hasil penilaian Individual Scorecard yang         incentives is based on the results of the Individual




                                                                                                                          03
terintegrasi dengan Balanced Scorecard Perseroan.      Scorecard assessment, which is integrated with the
Penilaian ini mencakup pencapaian indikator            Company’s Balanced Scorecard. This assessment




                                                                                                                          04
kinerja finansial dan non-finansial, termasuk          covers the achievement of both financial and
Corporate Values Index (CVI), aspek Health,            non-financial performance indicators, including
Safety, dan Environment (HSE), serta Continuous        the Corporate Values Index (CVI), Health, Safety




                                                                                                                          05
Improvement, yang ditetapkan sebagai komponen          and Environment (HSE) aspects, and Continuous
penilaian wajib bagi seluruh karyawan. [GRI 3-3]       Improvement initiatives, which are established




                                                                                                                          06
                                                       as mandatory evaluation components for all
                                                       employees. [GRI 3-3]




                                                                                                                 07 Implementing Best Practices in Employment
Dengan pendekatan ini, sistem penghargaan              Through this approach, the reward system evaluates
tidak  hanya   menilai  hasil  kinerja bisnis,         not only business performance outcomes but also




                                                                                                                                      Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
tetapi juga konsistensi penerapan nilai dan            the consistent application of the Company’s values
budaya perusahaan.                                     and culture.

Melalui mekanisme tersebut, karyawan yang              Under this mechanism, employees who demonstrate
menunjukkan kinerja unggul dan penerapan nilai-        outstanding performance and embody the
nilai perusahaan STAR (Service, Trustworthiness,       Company’s STAR values (Service, Trustworthiness,
Accountability, Responsibility) berhak memperoleh      Accountability, Responsibility) are eligible to receive
penghargaan sebagai Karyawan Teladan.                  recognition as Outstanding Employees.

Penghargaan ini diberikan berdasarkan proses           This recognition is granted through an objective and
evaluasi yang objektif dan transparan, serta menjadi   transparent evaluation process and forms part of
bagian dari sistem apresiasi kinerja yang adil         a fair and performance-based appreciation system.
dan berbasis kinerja.

Perseroan tidak memberikan tunjangan khusus            The Company does not provide specific remote
lokasi terpencil, mengingat tidak terdapat lokasi      location allowances, as there were no operational
operasional yang dikategorikan sebagai wilayah         sites classified as remote areas or requiring




                                                                                                                          08
terpencil atau memerlukan kompensasi khusus            special compensation during 2025. [GRI 401-2]
selama tahun 2025. [GRI 401-2]




                                                                                                                          09
Melalui kerangka remunerasi ini, Perseroan             Through this remuneration framework, the Company
memastikan praktik kompensasi yang adil, kompetitif,   ensures that compensation practices remain




                                                                                                                          10
patuh terhadap regulasi, serta mendukung               fair, competitive, compliant with regulations, and
keterikatan karyawan dan keberlanjutan jangka          supportive of long-term employee engagement and
panjang organisasi.                                    organizational sustainability.
                                                                                                                          11
Page 184
      PT Cikarang Listrindo Tbk
182   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      HAK CUTI ORANG TUA DAN PERLINDUNGAN KESEJAHTERAAN
      KARYAWAN [GRI 401-3]
      Parental Leave and Employee Welfare Protection

      Sebagai bagian dari komitmen terhadap pemenuhan       As part of its commitment to upholding human
      hak asasi manusia dan kesejahteraan karyawan,         rights and employee welfare, the Company
      Perseroan menyediakan hak cuti melahirkan             provides maternity leave for female employees for
      (maternity leave) bagi karyawan perempuan             3 (three) months with full pay, as well as paternity
      selama 3 (tiga) bulan dengan pembayaran gaji          leave for male employees for 2 (two) days when
      penuh, serta hak cuti ayah (paternity leave) selama   their spouse gives birth. These provisions are
      2 (dua) hari bagi karyawan laki-laki yang istrinya    formally regulated in the Company Regulation
      melahirkan. Ketentuan tersebut telah diatur secara    concerning    Maternity    or   Miscarriage    Leave
      formal dalam Peraturan Perusahaan mengenai            and Leave of Absence due to Incidental Events.
      Ketentuan Istirahat Melahirkan atau Keguguran
      serta Ketentuan Izin Tidak Masuk Kerja karena
      Peristiwa Insidental.

      Penerapan ini juga sejalan dengan upaya               This implementation is also aligned with national efforts
      peningkatan perlindungan ibu dan anak yang diatur     to strengthen the protection of mothers and children
      dalam Undang-Undang No. 4 Tahun 2024 tentang          as reflected in Law No. 4 of 2024 on Maternal and
      Kesejahteraan Ibu dan Anak pada Fase 1.000 Hari       Child Welfare during the First 1,000 Days of Life.
      Pertama Kehidupan.

      Selain itu, Perseroan memberikan berbagai             In addition, the Company provides various benefits
      hak tambahan yang melampaui persyaratan               that exceed the minimum government requirements,
      minimal dari Pemerintah, antara lain cuti ibadah      including one-time religious leave during the period
      yang diberikan 1 (satu) kali selama masa kerja,       of employment, additional leave days based on
      penambahan hari cuti berdasarkan masa kerja,          years of service, scholarships for high-achieving
      beasiswa bagi anak karyawan berprestasi,              employees’ children, and a pension program
      serta program pensiun bagi seluruh karyawan           for all permanent employees. All such benefits
      tetap. Seluruh hak tersebut diatur dalam              are governed under the Company Regulation.
      Peraturan Perusahaan.
Page 185
                                                                                  Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                             Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                                   183


Informasi Cuti Melahirkan Perseroan pada Tahun 2025




                                                                                                                                                               01
Parental Leave Information of the Company in 2025




                                                                                                                                                               02
                                       Informasi Cuti Melahirkan                                               Perempuan            Laki-laki
                                       Parental Leave Information                                                Female               Male




                                                                                                                                                               03
 Hak cuti melahirkan bagi karyawan yang sudah berkeluarga                                                             54                639
 Parental leave rights for married employees




                                                                                                                                                               04
 Jumlah karyawan yang mengambil cuti melahirkan                                                                         3                 61
 Total employees taking parental leave




                                                                                                                                                               05
 Jumlah karyawan yang kembali bekerja pada tahun 2025 setelah cuti melahirkan berakhir                                  3                 61
 Total employees returning to work in 2025 after parental leave ended




                                                                                                                                                               06
 Tingkat kembali bekerja *)                                                                                         100%               100%
 Return to work rate *)




                                                                                                                                                      07 Implementing Best Practices in Employment
 Jumlah karyawan yang kembali bekerja setelah berakhirnya cuti melahirkan dan masih bekerja                             1                 51
 hingga 12 bulan setelah kembali bekerja
 Total employees returning to work after the parental leave ended and remain employed for 12




                                                                                                                                                                           Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
 months after their return to work

 Tingkat karyawan yang dipertahankan **)                                                                            100%             96,2%
 Retention rate **)

Catatan:                                                                 Note:
*) Tingkat Kembali Bekerja = (Jumlah karyawan yang kembali bekerja       *) Return to work rate = (Total employees returning to work in
    pada tahun 2025 setelah cuti melahirkan / Jumlah karyawan yang          2025 after parental leave ended / Total employees scheduled
    dijadwalkan kembali bekerja pada tahun 2025 setelah mengambil cuti      to return to work in 2025 after taking parental leave) x 100
    melahirkan) x 100
**) Tingkat karyawan yang dipertahankan = (Jumlah karyawan yang          **) Retention rate = (Total employees returning to work after the parental
    kembali bekerja setelah berakhirnya cuti melahirkan dan masih            leave ended and remain employed for 12 months after their return to
    bekerja hingga 12 bulan setelah kembali bekerja / Jumlah karyawan        work / Total employees return to work in 2024 after taking parental
    yang kembali bekerja pada tahun 2024 setelah mengambil cuti              leave) x 100
    melahirkan) x 100



Tingkat  retensi    karyawan      laki-laki sebesar                      The male employee retention rate of 96.2% was
96,2% disebabkan oleh 2 (dua) karyawan yang                              attributable to 2 (two) employees who resigned
mengundurkan diri dalam periode 12 bulan setelah                         within 12 months after returning to work from




                                                                                                                                                               08
kembali bekerja dari cuti paternity.                                     paternity leave.




                                                                                                                                                               09
PROGRAM PENSIUN DAN PERLINDUNGAN SOSIAL [GRI 201-3]


                                                                                                                                                               10
Pension and Social Protection Program
                                                                                                                                                               11
Kesejahteraan dalam jangka panjang, termasuk                             Long-term employee welfare, including during
pada masa purnabakti, merupakan bagian integral                          retirement, forms an integral part of the Company’s
dari komitmen keberlanjutan Perseroan. Seluruh                           sustainability commitment. All permanent and
karyawan tetap dan tidak tetap terdaftar dalam                           non-permanent employees are enrolled in the
program jaminan sosial ketenagakerjaan yang                              employment social security program administered
diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan sesuai                         by     BPJS    Ketenagakerjaan     in    accordance
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan                            with applicable laws and regulations.
yang berlaku.

Selain kepesertaan dalam BPJS Ketenagakerjaan,                           In addition to participation in BPJS Employment,
Perseroan memenuhi kewajiban imbalan pasca                               the Company fulfills its post-employment benefit
kerja sesuai dengan ketentuan Undang-Undang                              obligations in accordance with Law No. 6 of 2023
No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja beserta                             concerning Job Creation and its implementing
peraturan pelaksananya, termasuk Peraturan                               regulations, including Government Regulation
Pemerintah No. 35 Tahun 2021. Kewajiban tersebut                         No. 35 of 2021. These obligations include pension
mencakup kompensasi pensiun dan manfaat pasca                            compensation and other post-employment benefits
kerja lainnya sebagaimana diatur dalam regulasi                          as stipulated under the prevailing labor regulations.
ketenagakerjaan yang berlaku.
Page 186
      PT Cikarang Listrindo Tbk
184   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Kewajiban imbalan pasca kerja tersebut dihitung        These     post-employment     benefit     obligations
      berdasarkan metode aktuaria sesuai standar             are calculated based on actuarial methods in
      akuntansi yang berlaku dan dicadangkan dalam           accordance with applicable accounting standards
      laporan keuangan konsolidasian Perseroan. Pada         and are recognized as provisions in the Company’s
      tahun 2025, nilai kewajiban imbalan pasca kerja        consolidated financial statements. In 2025, the
      yang telah dicadangkan Perseroan adalah sekitar        value of the Company’s post-employment benefit
      AS$7,0 juta (2024: AS$7,6 juta). Pencadangan           obligations provided amounted to approximately
      ini mencerminkan komitmen Perseroan dalam              US$7.0 million (2024: US$7.6 million). This provision
      memastikan kecukupan pendanaan atas kewajiban          reflects the Company’s commitment to ensuring
      jangka panjang kepada karyawan.                        adequate funding for its long-term obligations
                                                             to employees.

      Aset program tersebut dikelola secara pooled fund      The program assets are managed as a pooled fund
      atas Dana Kompensasi Paska Kerja (DKPK) oleh           under the Post-Employment Compensation Fund
      Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Manulife          (DKPK) by Financial Institution Pension Fund (DPLK)
      Indonesia, yang didirikan oleh PT Asuransi Jiwa        Manulife Indonesia, which was established by PT
      Manulife Indonesia. Pengelolaan secara pooled fund     Asuransi Jiwa Manulife Indonesia. The pooled fund
      dilakukan untuk mendukung pengelolaan investasi        management approach supports professional and
      yang profesional dan terdiversifikasi sesuai prinsip   diversified investment management in accordance
      kehati-hatian.                                         with the principle of prudence.




      PERLINDUNGAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KARYAWAN [GRI 403-3, 403-6]
      Employee Health and Safety Protection

      Selain program pensiun, Perseroan menyediakan          In addition to the pension program, the Company
      asuransi kecelakaan kerja dan asuransi kecelakaan      provides occupational accident insurance and
      diri lainnya bagi karyawan. Perseroan juga             other personal accident insurance coverage for
      memberikan asuransi kesehatan rawat jalan dan          employees. The Company also provides outpatient
      rawat inap untuk seluruh karyawan beserta keluarga     and inpatient health insurance for all employees and
      terdaftar (suami/istri dan hingga anak ketiga),        their registered family members (spouse and up to
      yang manfaatnya melebihi ketentuan minimum             the third child), with benefits exceeding the minimum
      BPJS Kesehatan.                                        requirements set by BPJS Health.

      Untuk mendukung kesehatan kerja, Perseroan             To support occupational health, the Company
      menyediakan fasilitas ruang Pertolongan Pertama        provides First Aid (P3K) facilities within its operational
      pada Kecelakaan (P3K) di area operasional              areas, and working with third parties for the
      Perseroan serta bekerja sama dengan pihak              provision of paramedics who are ready to deliver
      ketiga untuk penyediaan tenaga paramedis yang          initial treatment in the event of incidents or medical
      siap penanganan awal terhadap insiden atau             emergencies. These facilities are intended to
      kondisi medis darurat. Fasilitas ini ditujukan untuk   ensure prompt response to workplace accidents
      memastikan respons cepat terhadap kecelakaan           and other health conditions occurring within the
      kerja maupun kondisi kesehatan lainnya yang terjadi    operational environment, for both employees
      di lingkungan operasional, baik bagi karyawan          and other individuals present at the work site.
      maupun pihak lain yang berada di area kerja.

      Perseroan    juga    melaksanakan     pemeriksaan      The Company also conducts annual medical check-
      kesehatan tahunan (medical check-up), yang             ups, followed up by various initiatives, including
      ditindaklanjuti dengan berbagai kegiatan follow-up,    ongoing health programs, health awareness
      berupa program-program kesehatan berkelanjutan,        campaigns, and health monitoring. In addition, the
      sosialiasasi dan pemantauan kesehatan. Selain          Company ensures the availability and proper use
      itu, Perseroan memastikan ketersediaan dan             of personal protective equipment in accordance
      penggunaan alat pelindung diri sesuai standar,         with standards, regularly monitors workplace
      memantau kondisi higienis lingkungan kerja             hygiene conditions, provides additional nutritional
      secara berkala, menyediakan extra fooding, serta       support (extra fooding), and delivers occupational
      memberikan edukasi kesehatan kerja.                    health education.
Page 187
                                                                    Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                 Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                         185


MEWUJUDKAN ANGKA KECELAKAAN KERJA NIHIL




                                                                                                                                      01
Achieving Zero Work Accident




                                                                                                                                      02
Berdasarkan Keputusan Menteri Tenaga Kerja                 Based on the Minister of Manpower Decree




                                                                                                                                      03
No. Kep.186/MEN/1999 tentang Unit Penanggulangan           No. Kep.186/MEN/1999 regarding the Fire Response Unit
Kebakaran di Tempat Kerja, Cikarang Listrindo,             in the Workplace, Cikarang Listrindo, as a company




                                                                                                                                      04
sebagai perusahaan yang bergerak di sektor                 engaged in the electricity sector, is classified as a type
kelistrikan, termasuk dalam klasifikasi jenis tempat       of workplace with a high fire hazard risk. Accordingly,




                                                                                                                                      05
kerja yang memiliki risiko bahaya kebakaran                the Company prioritizes Occupational Health,
berat. Oleh karena itu, Perseroan memprioritaskan          Safety, and Environment (HSE) through risk controls,
Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan               preventive and corrective actions, and continual




                                                                                                                                      06
Hidup      (K3L)    melalui  pengendalian       risiko,    improvement to minimize operational risks.
tindakan pencegahan, tindakan korektif, dan




                                                                                                                             07 Implementing Best Practices in Employment
perbaikan berkelanjutan untuk meminimalkan
risiko operasional.




                                                                                                                                                  Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
Perseroan menerapkan standar sistem manajemen              The Company implements HSE management system
K3L bagi seluruh pekerja yang terlibat dalam aktivitas     standards for all workers involved in operational
operasional, baik karyawan maupun non-karyawan             activities, including employees and non-employees
(kontraktor, subkontraktor, dan tenaga outsource),         (contractors,     subcontractors,   and   outsourced
sebagai bagian dari kewajiban Perseroan serta              personnel), as part of the Company’s obligations and
penghormatan hak pekerja atas lingkungan kerja             respect workers’ rights to a safe and healthy working
yang aman dan sehat. [OJK F.21][GRI 3-3]                   environment. [OJK F.21][GRI 3-3]

Perseroan menargetkan “zero accident” sebagai              The Company aspires to achieve “zero accidents”
aspirasi kinerja yang dijalankan melalui sosialisasi       as a performance goal, carried out through policy
kebijakan, pelatihan, inspeksi, audit, serta tindak        dissemination, training, inspections, audits, and
lanjut temuan secara sistematis, serta dipantau            systematic follow-up on findings, and monitored
melalui indikator keselamatan kerja. [OJK F.21][GRI 3-3]   through occupational safety performance indicators.
                                                           [OJK F.21][GRI 3-3]




                                                                                                                                      08
Dasar Kepatuhan dan Standar K3L [GRI 3-3,                  Basis of Compliance and HSE Standards
403-1]                                                     [GRI 3-3, 403-1]




                                                                                                                                      09
Komitmen Perseroan mengacu pada peraturan dan              The Company’s commitment refers to regulations
perundang-undangan yang mengatur tentang K3L,              and laws governing HSE, including:




                                                                                                                                      10
antara lain:
1. Undang-Undang No.         1   tahun   1970   tentang    1. Law No. 1 of 1970 concerning Work Safety;
   Keselamatan Kerja;                                                                                                                 11
2. Undang-Undang No. 36 tahun 2009 tentang                 2. Law No. 36 of 2009 concerning Health;
   Kesehatan;
3. Undang-Undang No. 6 tahun 2023 tentang Cipta            3. Law No. 6 of 2023 concerning Job Creation;
   Kerja;
4. Peraturan Presiden No. 7 tahun 2019 tentang             4. Presidential Regulation No. 7 of 2019 concerning
   Penyakit Akibat Kerja;                                     Occupational Diseases;
5. Peraturan Pemerintah No. 50 tahun 2012 tentang          5. Government Regulation No. 50 of 2012 concerning
   Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan                 the Implementation of Occupational Health and
   Kesehatan Kerja;                                           Safety Management Systems;
6. Peraturan Menteri ESDM No 10 tahun 2021 tentang         6. MEMR regulation No. 10 of 2021 concerning Electricity
   Keselamatan Ketenagalistrikan;                             Safety;
7. Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 5 Tahun           7. Minister of Manpower Regulation No. 5 of 2018
   2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja               concerning Occupational Health and Safety in the
   Lingkungan Kerja;                                          Work Environment;
8. Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 13 Tahun          8. Ministry of Manpower Regulation No. 13 of 2025
   2025 tentang Panitia Pembina Keselamatan dan               concerning the Committee for the Establishment
   Kesehatan Kerja;                                           of Occupational Health and Safety;
Page 188
      PT Cikarang Listrindo Tbk
186   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      9. Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi           9. Minister of Manpower and Transmigration
         Nomor     PER.08/MEN/VII/2010   tentang    Alat              Regulation No. PER.08/MEN/VII/2010 concerning
         Pelindung Diri; dan                                          Personal Protective Equipment; and
      10. ISO 45001:2018 tentang Sistem               Manajemen    10. ISO 45001:2018 on Occupational Health and Safety
          Keselamatan dan Kesehatan Kerja.                             Management Systems.

      Dasar-dasar pengaturan ini tertuang dalam                    The fundamentals of these regulations are outlined
      Kebijakan Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan                  in the Company’s Occupational Health, Safety, and
      Lingkungan (K3L) Perseroan yang ditandatangani               Environmental (HSE) Policy signed by the Board
      oleh Direksi.                                                of Directors.


      Topik K3L Dalam Peraturan Perusahaan                         HSE Topics in Company Regulations

      Peningkatan aspek kinerja K3L secara berkelanjutan           Continual improvement of HSE performance aspects
      menjadi perhatian utama Perseroan agar setiap                is the Company’s main focus to ensure that every
      karyawan mendapatkan rasa aman dan nyaman                    employee experience a safe and comfortable
      dalam bekerja. Selain tertuang di dalam pernyataan           working environment. Apart from being stated in the
      kebijakan K3L, Perseroan juga mengatur secara                HSE policy statement, the Company also specifically
      khusus mengenai aturan K3L di sejumlah pasal pada            regulates HSE rules in a number of articles in
      Peraturan Perusahaan, sebagaimana tabel berikut:             the Company Regulations, as follows: [GRI 3-3, 403-1]
      [GRI 3-3, 403-1]




                          Peraturan Perusahaan                                                Uraian
                          Company Regulations                                               Description

       Pasal 42 tentang Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan          Ketentuan mengenai kewajiban Perseroan dan seluruh
       Lingkungan (K3L)                                            karyawan untuk menjaga dan mengutamakan K3L melalui
                                                                   penerapan ketentuan K3L di lingkungan kerja.
       Article 42 regarding Occupational Health, Safety, and       Provisions regarding the obligations of the Company and
       Environment (HSE)                                           all employees to maintain and prioritize HSE through the
                                                                   application of HSE provisions in the working environment.

       Pasal 43 tentang Komite K3L                                 Ketentuan mengenai perwakilan karyawan dalam Komite
                                                                   K3L serta mekanisme untuk memastikan penerapan K3L oleh
                                                                   seluruh karyawan.
       Article 43 regarding the HSE Committee                      Provisions regarding employees representation in the
                                                                   HSE Committee and the mechanism to ensure the HSE
                                                                   implementation by all employees.

       Pasal 44 tentang Peraturan dan Pelatihan Khusus K3L         Ketentuan mengenai pendidikan dan pelatihan K3L bagi
                                                                   karyawan sesuai peran dan risiko pekerjaan.
       Article 44 regarding HSE Special Training and Regulations   Provisions regarding HSE education and training for employees,
                                                                   based on job roles and risk levels.

       Pasal 48 tentang Tata Tertib Kerja secara Umum              Ketentuan mengenai tata tertib kerja dan disiplin karyawan
                                                                   dalam mendukung penerapan K3L.
       Article 48 regarding General Rules of Work                  Provisions regarding work regulations and employee discipline
                                                                   in supporting the implementation of HSE.

       Pasal 53 tentang Keselamatan dan Peralatan Kerja            Ketentuan mengenai keselamatan kerja dan penggunaan
                                                                   alat perlindungan kerja bagi karyawan sesuai ketentuan
                                                                   yang berlaku.
       Article 53 regarding Work Safety and Equipment              Provisions regarding work safety and use of personal protective
                                                                   equipment for employees, in accordance with applicable
                                                                   requirements.
Page 189
                                                                                 Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                          Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                   187


Ketentuan tersebut ditinjau dan diperbarui secara                          These provisions are reviewed and updated




                                                                                                                                               01
berkala serta disosialisasikan kepada karyawan.                            periodically and communicated to employees.
Pelanggaran terhadap ketentuan K3L dapat                                   Violations of the HSE provisions may result in sanctions




                                                                                                                                               02
dikenakan sanksi sesuai ketentuan internal.                                in accordance with the internal regulations.

Ketentuan K3L bagi non-karyawan (kontraktor,                               HSE requirements for non-employees (contractors,




                                                                                                                                               03
subkontraktor, dan tenaga outsource) diatur melalui                        subcontractors,   and    outsourced       personnel)
Sistem Manajemen Keselamatan Kontraktor (CSMS),                            are governed through the Contractor Safety




                                                                                                                                               04
ketentuan kontrak, prosedur izin kerja, serta aturan                       Management System (CSMS), contractual clauses,
keselamatan di area operasional.                                           work permit procedures, and site safety rules.




                                                                                                                                               05
Cakupan Sistem Manajemen K3 [GRI 403-8]                                    OHS Management System Coverage [GRI 403-8]




                                                                                                                                               06
Dalam menjalankan kegiatan operasional di PLTGU                            In carrying out operational activities at PLTGU
Jababeka, PLTG MM-2100, PLTU Co-firing Babelan,                            Jababeka, PLTG MM-2100, and PLTU Co-firing Babelan,




                                                                                                                                      07 Implementing Best Practices in Employment
serta transmisi dan distribusi listrik, Perseroan                          as well as power transmission and distribution, the
menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan                                    Company implements an Occupational Health and




                                                                                                                                                           Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang mengacu pada                               Safety Management System (SMK3) aligned with
ketentuan perundang-undangan yang berlaku serta                            applicable legal requirements and ISO 45001:2018 as
ISO 45001:2018 sebagai standar internasional sistem                        the international standard for Occupational Health
manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).                            and Safety (OHS) management system.

SMK3 dan ISO 45001 merupakan kerangka sistem                               SMK3 and ISO 45001 are structured management
manajemen yang terstruktur untuk mengidentifikasi                          system frameworks, designed to identify hazards,
bahaya, mengendalikan risiko, dan melakukan                                control risk, and continually improving the
perbaikan berkelanjutan terhadap kinerja K3 di                             OHS performance in the workplace.
tempat kerja.

Cakupan sistem manajemen K3 Perseroan                                      The scope of OHS management system covers
meliputi pekerja, aktivitas, dan tempat kerja di area                      the workers, activities, and workplaces within the
operasional yang berada dalam kendali Perseroan,                           Company’s operational areas under the Company’s
termasuk karyawan dan non-karyawan yang                                    control, including employees and non-employees
bekerja di lokasi operasional. Berikut jumlah pekerja                      working at operational sites. The following table




                                                                                                                                               08
yang tercakup dalam sistem manajemen K3 di area                            shows the number of workers covered by the OHS
operasional Perseroan per 31 Desember 2025.                                management system in the Company’s operational




                                                                                                                                               09
                                                                           areas as of 31 December 2025.




                                                                                                                                               10
                                                                                               Tercakup dalam SMK3 dan ISO 45001*
                                          Jenis Pekerja                                           Covered by SMK3 and ISO 45001*
                                         Type of Workers
                                                                                                   Jumlah
                                                                                                    Total
                                                                                                                        %                      11
 Karyawan tetap dan tidak Tetap
                                                                                                      777              100%
 Permanent and non-permanent employees

 Non-karyawan (kontraktor, subkontraktor, dan tenaga outsource)
                                                                                                     1.609             100%
 Non-employees (contractors, subcontractors, and outsource personnel)

*) Sistem manajemen tersebut telah diaudit secara internal dan eksternal
   The management system has been audited internally and externally



Kantor Pusat dan Kantor Layanan Perseroan memiliki                         The Company’s Head Office and Service Office have
tingkat risiko K3L yang relatif rendah dibandingkan                        relatively low HSE risks compared to operational sites.
area operasional. Oleh karena itu, kedua lokasi                            Therefore, these locations are not included in the
tersebut tidak termasuk dalam ruang lingkup                                scope of ISO 45001 certification and external SMK3
sertifikasi ISO 45001 dan audit eksternal SMK3,                            audits, which are focused on operational areas with
yang difokuskan pada area operasional dengan                               more significant HSE risks. Nevertheless, for the Head
risiko K3L yang lebih signifikan. Namun demikian,                          Office and Service Offices, the Company continues
untuk Kantor Pusat dan Kantor Layanan, Perseroan                           to implement basic OHS controls in accordance with
tetap menerapkan pengendalian K3 dasar sesuai                              the respective risk levels.
tingkat risikonya.
Page 190
      PT Cikarang Listrindo Tbk
188   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      TATA KELOLA PELAKSANAAN K3L [GRI 3-3]
      Governance of Occupational HSE Implementation

      Dalam struktur organisasi Perseroan, terdapat Unit      In the Company’s organizational structure, there is
      K3L yang merupakan bagian dari Departemen               an HSE Unit which operates under General Affairs
      General Affairs di setiap area operasional. Unit        Department within each operational site. The HSE
      K3L bertanggung jawab untuk memastikan                  Unit is responsible for ensuring the implementation
      implementasi program K3L berjalan sesuai dengan         of HSE programs in accordance with the Company’s
      kebijakan dan regulasi yang berlaku. Tugas utama        policies and applicable regulations. The key
      Unit K3L mencakup:                                      responsibilities of the HSE Unit include:
      1. Mengawasi kepatuhan operasional terhadap             1. Monitoring   operational     compliance      with
         standar K3L dan peraturan perundangan                   HSE standards and relevant regulations.
         yang berlaku.
      2. Melakukan identifikasi dan mitigasi risiko terkait   2. Identifying and mitigating risks related to
         kesehatan, keselamatan kerja, dan lingkungan.           occupational health, safety, and environmental.
      3. Menyediakan pelatihan dan sosialisasi kepada         3. Providing training and awareness programs
         karyawan serta pekerja non-karyawan yang                for employees and relevant non-employees at
         relevan di area operasional sesuai kebutuhan            operational sites based on job roles, risk levels,
         peran risiko kerja dan ketentuan CSMS, mengenai         and CSMS requirements, on safe work practices
         praktik kerja aman dan keberlanjutan lingkungan.        and environmental sustainability.
      4. Memantau dan melaporkan kinerja K3L kepada           4. Monitoring and reporting HSE performance to
         manajemen sebagai dasar evaluasi dan                    management as a basis for evaluation and
         peningkatan berkelanjutan.                              continual improvement.

      Untuk memperkuat pelaksanaan tata kelola K3L,           To strengthen HSE implementation, the Company’s
      Direksi Perseroan menunjuk Perwakilan Manajemen         Board of Directors appoints an HSE Management
      K3L, yaitu General Manajer Pembangkit di masing-        Representative, which is the Station General Manager
      masing area operasional untuk memastikan bahwa          at each operational sites to ensure that the HSE
      sistem manajemen K3L dibangun, diterapkan, dan          management system is established, implemented,
      dipelihara sesuai dengan standar ISO 14001:2015,        and maintained in compliance with ISO 14001:2015,
      ISO 45001:2018, SMK3, serta penerapan persyaratan       ISO 45001:2018, SMK3, and relevant Electricity
      Sistem Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan          Safety Management System (SMK2) requirements.
      (SMK2) yang relevan. [GRI 403-4]                        [GRI 403-4]


      Tugas    dan   tanggung   jawab       Perwakilan        The duties and responsibilities of the HSE
      Manajemen K3L adalah sebagai berikut, yang tidak        Management Representatives among others, are:
      terbatas pada:
      1. Memastikan      kebijakan dan  sasaran   K3L         1. Ensuring that HSE policies and objectives are
         ditetapkan serta selaras dengan konteks dan             established and aligned with the Company’s
         strategi Perseroan.                                     context and strategic direction.
      2. Memastikan sistem manajemen K3L mencapai             2. Ensuring that the HSE management system meets
         target yang ditetapkan.                                 its designated targets.
      3. Mengintegrasikan          persyaratan   sistem       3. Integrating    HSE      management        system
         manajemen K3L        ke    dalam proses bisnis          requirements   into   the Company’s      business
         Perseroan.                                              processes.
      4. Memastikan     serta      mendorong     perbaikan    4. Ensuring     and       promoting        continual
         keberlanjutan.                                          improvement.

      Lebih lanjut, sebagai bagian dari tata kelola K3L       Furthermore, as part of the effective and integrated
      yang efektif dan terintegrasi dalam seluruh kegiatan    HSE governance across all operational activities,
      operasional, Perseroan membentuk tim Panitia            the Company has formed a Safety and Health
      Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3),         Steering Committee (P2K3), which internally referred
      dimana dalam pengelolaan internal Perseroan             as the “HSE Committee”, comprising employee
      disebut “Komite K3L”, yang beranggotakan                representatives from each relevant departments.
      perwakilan karyawan dari setiap departemen terkait.     The establishment of HSE Committee is also a form
Page 191
                                                                   Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                               Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                       189


Pembentukan P2K3 merupakan bentuk kepatuhan                of the Company’s compliance with the Ministry of




                                                                                                                                    01
terhadap Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 13          Manpower Regulation No. 13 of 2025 concerning the
Tahun 2025 tentang Panitia Pembina Keselamatan             Committee for the Establishment of Occupational




                                                                                                                                    02
dan Kesehatan Kerja.                                       Health and Safety.

Komite K3L/P2K3 bertugas memberikan saran dan              The HSE Committee/P2K3 is tasked to provide advice




                                                                                                                                    03
pertimbangan, baik diminta maupun tidak, kepada            and consideration, whether requested or not, to the
Perseroan mengenai isu dan masalah terkait                 Company regarding issues and problems related to




                                                                                                                                    04
dengan penerapan K3 di lingkungan Perseroan.               the application of HSE in the Company’s environment.

Sesuai ketentuan dalam Peraturan Menteri                   As stipulated in the Regulation of the Minister of




                                                                                                                                    05
Ketenagakerjaan, struktur Komite K3L/P2K3 terdiri          Manpower, the HSE Committee/P2K3 structure
atas ketua, sekretaris, dan anggota. Jabatan ketua         consists of chairman, secretary and members. The




                                                                                                                                    06
dijalankan oleh Perwakilan Manajemen K3L selaku            chairman role is carried out by the HSE Management
pimpinan puncak atau pengurus di area operasional,         Representative as the top leader or management
sedangkan sekretaris merupakan ahli K3. Susunan            representative in the operational area, while




                                                                                                                           07 Implementing Best Practices in Employment
komite ini memiliki keterwakilan yang seimbang             the secretary is an OHS expert. This committee
antara manajemen dan karyawan. [GRI 403-4]                 composition ensures balanced representation




                                                                                                                                                Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
                                                           between management and employees. [GRI 403-4]

Dalam rangka peningkatan kualitas implementasi             In order to improve the quality of K3 implementation,
K3, Perseroan menetapkan pedoman/ketentuan                 the Company has established internal guidelines/
internal mengenai fungsi, kedudukan, serta tugas           provisions governing the roles, position, and
Komite K3L/P2K3. Adapun struktur organisasi Komite         responsibilities of the HSE Committee/P2K3. The HSE
K3L di Perseroan adalah sebagai berikut: [GRI 403-4]       Committee structure in the Company is as follows:
                                                           [GRI 403-4]




                                    Ketua
                                    Head




                                 Wakil Ketua                             Sekretaris
                                 Deputy Head                             Secretary




                                                                                                                                    08
                                                                                                                                    09
                                   Anggota
                                   Member




                                                                                                                                    10
Adapun tugas dan tanggung jawab Komite K3L                 The duties and responsibilities               of   the   HSE
adalah sebagai berikut, yang tidak terbatas pada:          Committee among others: [GRI 403-4]                                      11
[GRI 403-4]

1. Memberikan saran dan pertimbangan terkait               1. Providing advice and considerations related to
   masalah    Kesehatan, Keselamatan  Kerja,                  Occupational Health, Safety, and Environment
   dan Lingkungan;                                            issues;
2. Melakukan pembinaan terhadap penerapan                  2. Fostering the implementation of all electricity
   kebijakan      dan      prosedur      keselamatan          safety policies and procedures across all of the
   ketenagalistrikan di seluruh unit kerja Perseroan;         Company’s work unit;
3. Melakukan evaluasi apabila terjadi kecelakaan           3. Evaluating in the event of work accidents
   dan penyakit akibat kerja di wilayah operasional           and occupational diseases in the Company’s
   Perseroan,    serta     mengambil       langkah            operational areas, and taking the necessary
   yang diperlukan;                                           measures;
4. Memberikan rekomendasi perbaikan berdasarkan            4. Providing     improvement         recommendations
   hasil  investigasi   untuk   menyempurnakan                based on the investigation results to enhance
   persyaratan, sistem, dan prosedur kerja terkait            requirements, systems, and work procedures
   keselamatan ketenagalistrikan; dan                         related to electricity safety; and
5. Membuat laporan pelaksanaan               investigasi   5. Preparing reports on the implementation of the
   keselamatan ketenagalistrikan.                             investigation in electricity safety aspects.
Page 192
      PT Cikarang Listrindo Tbk
190   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Sepanjang tahun 2025, Perseroan terus melakukan         Throughout 2025, the Company continue to carry
      inisiatif dan kegiatan K3L guna mendukung               out HSE initiatives and activities to support the
      tercapainya    target    zero   accident       dengan   achievement of the zero accident target by involving
      melibatkan Komite K3L di seluruh area operasional       HSE Committees in all of the Company’s operational
      Perseroan, yang tidak terbatas pada: [GRI 3-3]          generating sites, among others: [GRI 3-3]
      1. Melaksanakan rapat rutin Komite K3L setiap bulan     1. Conducting routine monthly HSE Committee
         untuk membahas dan meninjau hal-hal terkait             meetings to discuss and review HSE-related
         K3L serta perumusan solusi dari permasalahan            matters and formulate solutions to identified
         yang ada. Hasil rapat didokumentasikan                  problems. The meeting minutes are documented
         oleh Unit K3L dan dapat diakses oleh seluruh            by the HSE Unit, and accessible to all employees
         karyawan melalui sistem internal Perseroan, serta       through the Company’s internal system, and
         dikomunikasikan kepada pekerja non-karyawan             communicated to non-employee workers through
         melalui mekanisme lapangan seperti safety               on-site mechanisms such as safety briefings,
         briefing, guna meningkatkan kesadaran dan               to enhance awareness and participation in the
         partisipasi penerapan K3L di lingkungan kerja.          implementation of HSE in the workplace.
      2. Menetapkan program pencapaian zero accident,         2. Establishing zero accident achievement, including
         termasuk target Zero Lost Time Incident (LTI)           a target of Zero Lost Time Incident (LTI) Class 1
         Kelas 1 (kematian/cacat permanen).                      (death/permanent disability).
      3. Inspeksi rutin terkait K3L di seluruh unit           3. Conducting routine HSE-related inspection in all
         pembangkitan, transmisi 150 kV, dan jalur               plants; 150 kV transmission and distribution lines
         distribusi termasuk peralatan tanggap darurat.          including emergency response equipment.
      4. Telaah prosedur dan instruksi kerja serta            4. Reviewing procedures and work instructions as
         evaluasi kinerja K3L melalui audit internal             well as evaluating HSE performance through
         sesuai ketentuan yang berlaku.                          internal audits in accordance with applicable
                                                                 requirements.
      5. Melaksanakan pelatihan internal dan eksternal        5. Arranging internal and external training related to
         terkait dengan keselamatan dan kesehatan kerja.         work safety.
      6. Melaksanakan pembaruan sertifikasi dan audit         6. Conducting regular HSE certification renewal
         berkala K3L untuk memastikan kepatuhan regulasi         and audits to ensure regulatory compliance
         dan peningkatan standar keselamatan di seluruh          and enhance safety standards across all of the
         area operasional Perseroan.                             Company’s operational areas.

      Perseroan melakukan penilaian terhadap kebutuhan        The Company assesses the HSE training needs
      pelatihan K3L berdasarkan peran pekerjaan,              based on job roles, operational risks, and applicable
      risiko operasional, dan regulasi yang berlaku.          regulations. The training is designed and delivered
      Pelatihan disusun dan disampaikan oleh pelatih          by qualified trainers, covering topics such as
      yang kompeten, dengan materi yang mencakup              hazard identification, emergency response, and
      identifikasi bahaya, tanggap darurat, dan prosedur      safe work procedures. In addition, the Company
      kerja aman. Selain itu, Perseroan juga telah            has developed emergency response plans and
      mengembangkan rencana dan prosedur keadaan              procedures that have been communicated
      tanggap darurat yang telah disosialisasikan dan         and tested through drills for employees in
      disimulasikan kepada karyawan di area operasional.      the operational areas. [GRI 403-5][EU21]		
      [GRI 403-5][EU21]


      Pelatihan diberikan kepada karyawan dan non-            Training is provided to relevant employees and
      karyawan yang relevan, dalam bahasa yang mudah          non-employees, delivered in language that is easy
      dipahami, dan diselenggarakan secara berkala            to understand, and conducted regularly during
      selama jam kerja. Efektivitas pelatihan dievaluasi      working hours. The effectiveness of the training is
      melalui umpan balik, penilaian, dan tinjauan kinerja    evaluated through feedback, assessments, and
      keselamatan. [GRI 403-5]                                safety performance reviews. [GRI 403-5]
Page 193
                                                                Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                       Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                   191


KEBIJAKAN DAN PENGENDALIAN RISIKO K3L [GRI 3-3, 403-1, 403-2]




                                                                                                                            01
HSE Policy and Risk Controls




                                                                                                                            02
Perseroan memiliki kebijakan K3L yang terintegrasi     The Company has an HSE policy integrated




                                                                                                                            03
dengan perlindungan lingkungan, dengan tujuan          with   environmental     protection, aimed   at
memastikan kepatuhan regulasi, memperkuat              ensuring regulatory compliance, strengthening




                                                                                                                            04
komunikasi    dengan    pemangku     kepentingan,      communication with stakeholders, enhancing
meningkatkan kompetensi pekerja, serta mencegah        workers’ competencies, and preventing incidents




                                                                                                                            05
insiden dan pencemaran lingkungan.                     and environmental pollution.

Perseroan menerapkan mekanisme pengendalian            The     Company     implements       risk   control




                                                                                                                            06
risiko mengidentifikasi bahaya, menilai risiko, dan    mechanisms to identify hazards, assess risks,
menetapkan pengendalian berdasarkan hirarki            and determine controls based on the hierarchy
pengendalian      (eliminasi/substitusi, rekayasa,     of controls (elimination/substitution, engineering,




                                                                                                                   07 Implementing Best Practices in Employment
administratif, dan Alat Pelindung Diri (APD)),         administrative controls, and Personal Protective




                                                                                                                                        Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
antara lain melalui Hazard Identification Risk         Equipment (PPE)), including Hazard Identification
Assessment Determine Control – Identifikasi Analisa    Risk Assessment Determine Control – Environmental
Dampak Lingkungan (HIRADC-IADL), Job Safety            Impact Analysis Identification (HIRADC-IADL), Job
and Environmental Analysis (JSEA), dan Hazard          Safety and Environmental Analysis (JSEA), and
Observation Card (HAZOC).                              Hazard Observation Card (HAZOC).

Perseroan memastikan semua pekerja di area             The Company ensures that all workers in operational
operasional, baik karyawan dan non-karyawan,           areas, both employees and non-employees,
memahami penerapan K3 dan dilengkapi peralatan         understand the implementation of OHS and are
keselamatan yang sesuai berdasarkan aktivitas          equipped with appropriate safety equipment based
operasionalnya, antara lain: [GRI 403-2][EU16, EU17]   on their operational activities, including: [GRI 403-2]
                                                       [EU16, EU17]

• Alat Pelindung Diri (APD): Helm, sepatu              • Personal Protective Equipment (PPE): Helmets,
  keselamatan, sarung tangan, dan kacamata               safety shoes, gloves, and safety goggles.
  pelindung.
• Alat Pemadam Kebakaran (APAR): Tersedia              • Fire Extinguishers (APAR): Available         at   work




                                                                                                                            08
  di lokasi kerja untuk tanggap darurat kebakaran.       locations for emergency fire response.
• Peralatan Spesifik: Harness untuk pekerjaan          • Specialized    Equipment:    Harnesses     for




                                                                                                                            09
  di ketinggian dan alat ventilasi untuk ruang           working at heights and ventilation devices for
  terbatas.				                                          confined spaces.




                                                                                                                            10
Selain itu, Perseroan menerapkan pemantauan            In addition, the Company implements regular
kondisi lingkungan kerja secara berkala, dan tidak     monitoring of the work environment, and
memaksakan pekerja untuk mengerjakan pekerjaan         does not force workers to perform tasks they                         11
yang dianggap tidak aman oleh pekerja tersebut.        consider unsafe. Workers are protected from
Pekerja tersebut dilindungi dari konsekuensi           the consequences of such refusal, as outlined in
penolakan tersebut yang terdapat dalam prosedur        the work permit procedure. [GRI 403-2]
ijin kerja. [GRI 403-2]

Pada aspek kesehatan kerja, Perseroan secara           In the health at work aspect, the Company routinely
rutin menyelenggarakan sosialisasi/penyuluhan          conducts occupational health awareness/education
kesehatan kerja bagi karyawan. Selain itu, sesuai      sessions for employees. In addition, in accordance
ketentuan dalam perjanjian kerja, Perseroan            with the provisions stipulated in work agreements,
juga memfasilitasi penyuluhan kesehatan kerja          the Company also facilitates occupational health
bagi pekerja non-karyawan yang relevan. Untuk          education for relevant non-employee workers. For
penanganan dan konsultasi awal di area operasional,    initial treatment and consultation at operational
Perseroan menyediakan fasilitas ruang Pertolongan      areas, the Company provides on-site first-aid (P3K)
Pertama pada Kecelakaan (P3K) dengan tenaga            facilities staffed by paramedics, accessible to both
paramedis yang dapat diakses oleh karyawan             employees and non-employee workers. Meanwhile,
maupun pekerja non-karyawan. Sementara itu,            employees’ access to doctor consultations is
akses konsultasi dokter bagi karyawan difasilitasi     facilitated through the available healthcare facilities
melalui fasilitas kesehatan yang tersedia sesuai       in accordance with applicable requirements.
ketentuan yang berlaku. [GRI 403-3]                    [GRI 403-3]
Page 194
      PT Cikarang Listrindo Tbk
192   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Perseroan melakukan pengawasan kepatuhan                  Compliance oversight is conducted through
      melalui audit internal, audit eksternal (sesuai           internal audits, external audits (in accordance with
      skema sertifikasi/ketentuan yang berlaku), dan            applicable certification schemes/requirements),
      inspeksi lapangan berbasis risiko, termasuk verifikasi    and risk-based field inspections, including the
      kompetensi pekerja. Audit internal dilakukan              verification of workers’ competence. Internal audit
      minimal dua kali dalam setahun, sementara audit           is conducted at least twice a year, while external
      eksternal dilakukan satu kali dalam setahun. Selain       audits are carried out once a year. Additionally,
      itu, inspeksi lapangan dilakukan secara berkala,          field inspections are conducted regularly, especially
      terutama saat pelaksanaan major inspection atau           during major inspections or high-risk operational
      kegiatan operasional berisiko tinggi lainnya untuk        activities, to ensure compliance with the safety
      memastikan kepatuhan terhadap kebijakan dan               procedures and policy. [GRI 403-1][EU16, EU17]
      prosedur keselamatan. [GRI 403-1][EU16, EU17]

      Dalam hal kepatuhan, kontraktor dan subkontraktor         In terms of compliance, contractors and
      yang melanggar kebijakan K3L dapat dikenakan              subcontractors who violate HSE policies may face
      sanksi,  hingga    penghentian          pekerjaan  jika   sanctions, up to and including the suspension of work
      pelanggaran     dianggap         berat.   Pengendalian    if the violation is deemed severe. Non-employee
      kepatuhan     non-karyawan         dilakukan    melalui   compliance is managed through the CSMS, safety
      CSMS, klausul keselamatan dalam kontrak, serta            clauses in contracts, and periodic review of safety
      peninjauan dokumen keselamatan dan pelatihan              documents and mandatory training. [EU16, EU17]
      wajib secara berkala. [EU16, EU17]




      PARTISIPASI KARYAWAN DAN NON-KARYAWAN DALAM K3L
      Employee and Non-Employee Participation in HSE


      Pelaporan Bahaya - HAZOC Report [GRI 403-4]               Hazard Reporting - HAZOC Report [GRI 403-4]

      Bagi Cikarang Listrindo, partisipasi karyawan dan         For Cikarang Listrindo, employee and non-employee
      non-karyawan merupakan faktor penting dalam               participation is an important factor in strengthening
      peningkatan penerapan aspek K3L di lingkungan             HSE aspects within the Company. Therefore, the
      Perseroan. Untuk itu, Perseroan menerapkan                Company has implemented hazard reporting for
      pelaporan bahaya bagi seluruh pekerja melalui             all workers through the online Hazard Observation
      media Hazard Observation Card (HAZOC) berbasis            Card (HAZOC). Through HAZOC, workers can report
      online. Melalui HAZOC, para pekerja dapat                 work-related accidents, unsafe conditions, unsafe
      melaporkan terkait kecelakaan kerja, kondisi tidak        actions, near misses, and potential environmental
      aman (unsafe condition), perilaku tidak aman              pollution related to routine and non-routine
      (unsafe action), hampir celaka (near-miss), serta         operational activities in the work area.
      potensi pencemaran yang terkait dengan aktivitas
      operasional rutin dan non-rutin di area kerja.
Page 195
                                                              Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                      Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                               193


Mekanisme pelaporan HAZOC serta kebijakan               The HAZOC reporting mechanism and internal HSE




                                                                                                                           01
internal terkait K3L disosialisaskan secara berkala     policies are socialized regularly to both employees
kepada karyawan dan non-karyawan untuk                  and non-employees to enhance awareness and




                                                                                                                           02
meningkatkan kesadaran serta partisipasi dalam          participation in hazard reporting and prevention.
pelaporan dan pencegahan bahaya. Laporan                The submitted HAZOC reports will be collected
HAZOC yang diterima akan dikumpulkan dan                and managed by the HSE Unit. Subsequently, the




                                                                                                                           03
dikelola oleh Unit K3L. Selanjutnya, pelapor dan Unit   reporter and the HSE Unit will take immediate
K3L akan melakukan langkah-langkah penyelesaian         resolution steps, including the following:




                                                                                                                           04
dengan segera, di antaranya sebagai berikut:
• Memasang rambu, tanda, pembatas,              dan     • Installing signs, signals, barricades, and closing




                                                                                                                           05
  menutup akses ke lokasi yang tidak aman.                access to unsafe locations.
• Menghentikan pekerjaan bila diperlukan serta          • Stopping work when necessary and issuing




                                                                                                                           06
  memberikan      teguran/peringatan    kepada            warning/admonition   to     employees    and
  karyawan     maupun      non-karyawan   yang            non-employees engaged in unsafe actions.




                                                                                                                  07 Implementing Best Practices in Employment
  melakukan tindakan tidak aman.
• Mengajukan    permintaan   layanan   kepada           • Creating a service request to the Maintenance




                                                                                                                                       Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
  Departemen Pemeliharaan untuk fasilitas dan             Department for facilities and equipment in need of
  peralatan yang memerlukan perbaikan.                    repairs.

Sepanjang tahun 2025, terdapat 1.783 laporan            Throughout 2025, a total of 1,783 HAZOC reports
HAZOC yang dilaporkan. Dari total laporan tersebut,     were submitted. Of these reports, 1,494 have
sebanyak 1.494 laporan telah tertangani, sementara      been addressed, while 289 remain in progress
289 laporan masih dalam proses penyelesaian dan         and will be followed up in the following year.
akan ditindaklanjuti pada tahun berikutnya.

Status laporan yang belum tertangani umumnya            The open status reports are generally due to ongoing
disebabkan oleh proses pembelian material yang          material procurement processes or manpower
masih berlangsung atau penjadwalan tenaga kerja         scheduling that is still being coordinated. The
(manpower) yang sedang dalam proses koordinasi.         Company is committed to ensuring that all HAZOC
Perseroan berkomitmen memastikan seluruh                reports are systematically followed up to maintain
laporan HAZOC ditindaklanjuti secara sistematis         HSE in the operational environment.
guna menjaga K3L di lingkungan operasional.




                                                                                                                           08
Sebagai tanggapan terhadap tindakan tidak               In response to the identified unsafe actions, the
aman yang teridentifikasi, Perseroan memiliki           Company has the authority to impose sanctions




                                                                                                                           09
kewenangan untuk memberlakukan sanksi sesuai            in accordance with the Company Regulations for
dengan Peraturan Perusahaan bagi karyawan dan/          employees and/or based on the Contractor Safety
atau berdasarkan Sistem Manajemen Keselamatan           Management System (CSMS) for non-employees.



                                                                                                                           10
Kontraktor (CSMS) bagi non-karyawan.

Melalui HAZOC, Perseroan dapat merespon                 By using Hazard Observation Card (HAZOC), the
                                                                                                                           11
laporan secara cepat untuk mencegah terjadinya          Company can respond quickly to prevent workplace
kecelakaan kerja maupun dampak lingkungan.              accidents and potential environmental impacts. This
Mekanisme ini merupakan bagian dari pemenuhan           mechanism supports the Company’s implementation
Perseroan terhadap penerapan ISO 45001, ISO 14001,      of ISO 45001, ISO 14001, SMK3, and SMK2 in relation to
SMK3, dan SMK2 terkait komunikasi, konsultasi           communication, consultation and participation.
dan partisipasi.


Alat Penilaian Risko: HIRADC-IADL dan                   Risk Assessment Tools: HIRADC-IADL
JSEA [GRI 403-2]                                        and JSEA [GRI 403-2]

Selain HAZOC, Perseroan menerapkan mekanisme            In addition to HAZOC, the Company applies a
pendekatan sistematis dalam analisis risiko dan         systematic approach to risk analysis and incident
manajemen insiden untuk mencegah kecelakaan             management to prevent workplace accidents and
kerja serta pencemaran lingkungan. Mekanisme            environmental pollution. The mechanisms used
yang digunakan, meliputi Hazard Identification Risk     include Hazard Identification Risk Assessment
Assessment Determine Control – Identifikasi Analisa     Determine Control – Environmental Impact Analysis
Dampak Lingkungan (HIRADC-IADL) dan Job Safety          Identification (HIRADC-IADL) and Job Safety and
and Environmental Analysis (JSEA), yang diterapkan      Environmental Analysis (JSEA), each applied based
sesuai dengan tingkat risiko pekerjaan.                 on the level of work risk.
Page 196
      PT Cikarang Listrindo Tbk
194   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      HIRADC-IADL                                                HIRADC-IADL

      HIRADC-IADL merupakan mekanisme analisis risiko            HIRADC-IADL is a risk analysis mechanism designed to
      yang bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya               identify potential hazards in every operational process
      pada setiap proses dan kegiatan operasional.               and activity. Through this mechanism, the Company
      Melalui mekanisme ini, Perseroan mengidentifikasi          identifies potential risks, assesses possible impacts,
      potensi risiko, menilai dampak yang mungkin                and determines control to ensure occupational health
      timbul, serta menetapkan pengendalian untuk                and safety, as well as environmental protection.
      memastikan kesehatan dan keselamatan kerja,
      serta perlindungan lingkungan.

      HIRADC-IADL mencakup kegiatan rutin, non-rutin,            HIRADC-IADL covers routine, non-routine, and
      dan situasi darurat yang dilakukan oleh seluruh            emergency activities conducted by all employees
      karyawan dan non-karyawan di area operasional              and non-employees within the Company’s the
      Perseroan. Hasil identifikasi digunakan sebagai dasar      operational areas. The results form the basis for
      penetapan pengendalian risiko, termasuk eliminasi          risk control measures, including eliminating or
      atau substitusi kegiatan/proses, modifikasi atau           substituting activities/processes, modifying or adding
      penambahan sarana, pembuatan atau perubahan                facilities, creating or amending regulations, and using
      peraturan, serta penggunaan alat pelindung diri.           personal protective equipment.

      Akses ke aplikasi HIRADC-IADL hanya diberikan              Access to the HIRADC-IADL application is limited
      kepada karyawan Perseroan yang berwenang                   to the Company authorized employees who are
      dan bertanggung jawab dalam identifikasi dan               responsible for risk identification and control, enabling
      pengendalian risiko, untuk melakukan input data,           them to input data, monitor implementation,
      pemantauan implementasi, serta evaluasi efektivitas        and evaluate control effectiveness.
      pengendalian.


      JSEA                                                       JSEA

      JSEA diterapkan untuk pekerjaan berkategori kritikal       JSEA is applied to the critical work categories such
      seperti pekerjaan kelistrikan, pekerjaan dengan            as electrical work, high-temperature (hot) work, and
      suhu tinggi (panas), serta pekerjaan di ruang              confined space work, which carry high potential of
      terbatas, yang memiliki potensi bahaya tinggi dan          hazard and can significantly impact worker’s safety
      dapat berdampak signifikan terhadap keselamatan            and the environment. This mechanism is carried out
      pekerja dan lingkungan. Mekanisme ini dilakukan            in a more detailed and comprehensive manner to
      lebih rinci dan komprehensif guna memastikan               ensure hazards are identified, controls are defined,
      seluruh    bahaya    teridentifikasi, pengendalian         and work readiness is confirmed before execution.
      ditetapkan, dan kesiapan kerja dipastikan sebelum
      pekerjaan dimulai.

      Proses JSEA dimulai dari identifikasi pekerjaan kritikal   The JSEA process starts with identifying critical
      dan potensi bahayanya, analisa setiap langkah              work and potential hazards, analyzing each work
      kerja, penetapan pengendalian sesuai tingkat risiko,       steps, determining controls based on risk level, and
      dan persetujuan dokumen JSEA sebelum pekerjaan             obtaining approval of the JSEA document prior to
      dimulai. Seluruh pekerja yang terlibat wajib mengikuti     work commencement. All involved workers must
      safety briefing, dan selama pekerjaan berlangsung          undergo a safety briefing, and work execution is
      dilakukan     pemantauan        untuk     memastikan       monitored to ensure compliance with defined
      kepatuhan terhadap pengendalian yang ditetapkan            controls, with improvements made as needed.
      serta evaluasi untuk perbaikan jika diperlukan.

      Persyaratan dalam CSMS mewajibkan calon                    Under the CSMS requirements, prospective
      kontraktor menyampaikan dokumen JSEA yang                  contractors must submit a JSEA document tailored
      disesuaikan dengan jenis pekerjaan kritikal                to the type of critical work to be performed. The
      yang akan dilakukan. Dokumen ini ditinjau oleh             document is reviewed by the relevant departments
      departemen terkait dan Unit K3L untuk memastikan           and the HSE unit to ensure alignment with the safety
      kesesuaian      dengan      standar  keselamatan.          standards. The requirement serves as a mechanism
      Ketentuan ini juga menjadi mekanisme Perseroan             for the Company to manage risks associated
      dalam mengelola risiko non-karyawan yang bekerja           with non-employees working at the Company’s
      di lokasi operasional Perseroan.                           operational sites.
Page 197
                                                              Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                       Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                               195


Akses ke aplikasi JSEA diberikan terbatas kepada        Access to the JSEA application is limited to the




                                                                                                                            01
karyawan Perseroan atau Persons in Charge of            Company’s authorized employees or Persons
Work (PICW) yang berwenang dalam melakukan              in Charge of Work (PICW) responsible for risk




                                                                                                                            02
identifikasi risiko, menyusun dokumen JSEA, serta       identification, preparing JSEA documents, and
memastikan kepatuhan terhadap langkah-langkah           ensuring adherence to established mitigation
mitigasi yang telah ditetapkan. PICW harus memiliki     measures. PICW must meet the Company’s




                                                                                                                            03
kualifikasi dan kompetensi yang memenuhi standar        competency requirements and applicable HSE
Perseroan dan ketentuan K3L, termasuk sertifikasi       regulations, including relevant safety certifications,




                                                                                                                            04
keselamatan kerja yang relevan, pelatihan prosedur      training on standard operating procedures,
operasional, serta pengalaman dalam mengelola           and experience in managing high-risk tasks.




                                                                                                                            05
pekerjaan berisiko tinggi.

Dengan penerapan HIRADC-IADL dan JSEA yang              With the systematic and digital-based implementation




                                                                                                                            06
sistematis serta berbasis digital, Perseroan            of HIRADC-IADL and JSEA, the Company ensures that
memastikan risiko kerja teridentifikasi, dianalisis,    work-related risks are effectively identified, analyzed,




                                                                                                                   07 Implementing Best Practices in Employment
dan dikendalikan secara efektif untuk menciptakan       and controlled to create a safe and sustainable
lingkungan kerja yang aman dan berkelanjutan.           work environment.




                                                                                                                                        Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
KESEHATAN KERJA [GRI 403-3, 403-6, 403-10]
Occupational Health

Kesehatan karyawan berkorelasi erat dengan              Employee health is correlated with the productivity
produktivitas dan kinerja perusahaan. Oleh karena       and performance of a company. Therefore, the
itu, Perseroan menempatkan keselamatan dan              Company prioritizes safety and health in every
kesehatan sebagai prioritas dalam setiap kegiatan       operational activity and is committed to reducing
operasional serta berkomitmen untuk mengurangi          the lost work days due to illness and creating a
hari kerja yang hilang akibat sakit serta menciptakan   healthy work environment.		
lingkungan kerja yang sehat.

Perseroan secara berkala melaksanakan program           The Company regularly conducts annual health




                                                                                                                            08
pemeriksaan kesehatan tahunan yang mencakup             examination program covering 100% of employees,
100% karyawan, termasuk parameter terkait potensi       including parameters related to occupational




                                                                                                                            09
penyakit akibat kerja berdasarkan identifikasi          diseases based on the Company’s identification
Perseroan dalam tabel “Jenis Pekerjaan dengan           as described in the table “Types of Jobs with High
Risiko Tinggi akan Penyakit Akibat Kerja”. Dalam        Risk of Occupational Diseases”. In carrying out



                                                                                                                            10
menjalankan kegiatan pemeriksaan kesehatan              these health examination activities, the Company
ini, Perseroan bekerja sama dengan laboratorium         collaborates with accredited laboratories, and
yang sudah terakreditasi dan dokter bersertifikasi      doctors certified in occupational health or Industrial              11
kesehatan kerja atau Higiene Perusahaan dan             Hygiene and Occupational Health (HIPERKES) by
Kesehatan Kerja (HIPERKES) dari Pemerintah.             the Government. [GRI 403-3, 403-6, 403-10]		
[GRI 403-3, 403-6, 403-10]


Perseroan menyediakan asuransi kesehatan bagi           The Company provides health insurance for all
seluruh karyawan, termasuk perlindungan keadaan         employees, including coverage for emergency
darurat akibat kecelakaan selama perjalanan             situations due to accidents, during travel to and from
menuju dan dari area kerja. [GRI 403-3, 403-6]          the workplace. [GRI 403-3, 403-6]

Perseroan menyediakan layanan ruang Pertolongan         The Company provides a first-aid room service
Pertama pada Kecelakaan (P3K) yang berfungsi            that serves as a primary emergency center,
sebagai pusat pertolongan pertama, termasuk             including medication services, for initial treatment
layanan obat, untuk penanganan pertama                  of work-related accidents for all employees
kecelakaan kerja bagi seluruh karyawan dan              and    non-employees          within   the Company’s
non-karyawan yang berada di area operasional            operational area. [GRI 403-3, 403-6]		
Perseroan. [GRI 403-3, 403-6]
Page 198
      PT Cikarang Listrindo Tbk
196   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Unit K3L Perseroan memiliki akses untuk berkoordinasi      The Company’s HSE Unit has regular access to
      dan berkonsultasi secara berkala dengan rumah              coordinate and consult with the partner hospitals
      sakit mitra untuk mendukung pengembangan,                  to support the development, implementation, and
      implementasi, dan evaluasi program kesehatan               evaluation of the health and safety programs,
      dan keselamatan kerja, termasuk kesiapsiagaan              including emergency preparedness. [GRI 403-4]
      penanganan kondisi. [GRI 403-4]

      Perseroan secara berkelanjutan melaksanakan                The Company continuously implements various
      berbagai upaya untuk meningkatkan kesehatan                initiatives to improve employee health through
      karyawan melalui seminar, edukasi, dan pelatihan           seminars, education, and health training. These
      kesehatan. Program ini difokuskan pada upaya               programs      focus   on     preventive,         promotive,
      preventif, promotif, kuratif, dan rehabilitatif,           curative, and rehabilitative efforts, covering
      mencakup kesehatan umum, penyakit akibat kerja,            general     health,  occupational        diseases,    and
      serta penyakit yang tidak terkait dengan pekerjaan.        non-work-related illnesses. [GRI 403-4, 403-5, 403-6]
      [GRI 403-4, 403-5, 403-6]


      Sepanjang tahun 2025, Perseroan menjalankan                Throughout 2025, the Company implemented
      berbagai inisiatif untuk meningkatkan kesehatan            various initiatives to improve worker health, including:
      pekerja, antara lain: [GRI 403-6]                          [GRI 403-6]

      • Melakukan pemeriksaan kesehatan berkala bagi             • Conducting regular health checks to employees
        karyawan sesuai dengan risiko pekerjaannya,                based on their job-related risks, as well as for
        serta non-karyawan sesuai dengan perjanjian                non-employees according to their contract
        kontrak kerja.                                             agreements.
      • Memastikan ketersediaan dan penggunaan alat              • Ensuring the availability and the proper use of
        pelindung diri yang sesuai standar dan digunakan           standard personal protective equipment.
        dengan benar.
      • Memantau kondisi higienis       lingkungan       kerja   • Closely and regularly         monitoring     workplace
        secara ketat dan berkala.                                  hygienic conditions.
      • Melaksanakan pemeriksaan tekanan darah                   • Conducting blood pressure checks before
        sebelum   pekerjaan   di  ketinggian  guna                 working at heights to ensure workers’ health
        memastikan kondisi kesehatan pekerja dalam                 conditions are in optimal condition.
        keadaan optimal.
      • Memberikan extra fooding bagi karyawan shift             • Providing extra fooding for shift employees to help
        untuk menjaga daya tahan tubuh selama bekerja.             maintain their endurance while working.
      • Menyelenggarakan edukasi kesehatan kerja guna            • Organizing occupational health education              to
        meningkatkan kesadaran dan pemahaman terkait               enhance awareness and understanding                   of
        kesehatan dan keselamatan kerja.                           workplace health and safety.
Page 199
                                                                           Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                     Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                 197


Pemetaan Risiko Kecelakaan                              dan       Risk Mapping of Accidents                                  and




                                                                                                                                             01
Penyakit Akibat Kerja                                             Occupational Diseases




                                                                                                                                             02
Perseroan melakukan pemetaan terhadap risiko                      The Company maps the risks of work-related
kecelakaan dan penyakit akibat kerja dari kegiatan                accidents and occupational diseases as part of its




                                                                                                                                             03
operasional sebagai bagian dari upaya pencegahan                  prevention and risk control efforts. The mapping
dan pengendalian risiko K3. Pemetaan dilakukan                    categorizes the risk level based on the type of works,




                                                                                                                                             04
dengan mengkategorikan tingkat risiko berdasarkan                 work units and work locations, particularly for the
jenis pekerjaan, unit kerja, dan lokasi kerja, khususnya          Operation Department, Distribution Department
untuk fungsi Departemen Operasi, Departemen                       and Maintenance Department, enabling the




                                                                                                                                             05
Distribusi dan Departemen Pemeliharaan, sehingga                  Company to design appropriate prevention
Perseroan dapat menyusun rencana program                          and response programs. [GRI 403-1, GRI 403-2, 403-7]




                                                                                                                                             06
pencegahan dan penanganan yang tepat. [GRI 403-1,
GRI 403-2, 403-7]




                                                                                                                                    07 Implementing Best Practices in Employment
Perseroan telah memetakan risiko pada kegiatan                    The Company has mapped risks related to routine
rutin dan non-rutin di area operasional PLTGU                     and non-routine activities in the operational areas




                                                                                                                                                         Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
Jababeka, PLTG MM-2100, dan PLTU Co-firing                        of PLTGU Jababeka, PLTG MM-2100, and PLTU Co-
Babelan, serta pekerjaan pada jalur distribusi dan                firing Babelan, as well as work along distribution and
transmisi, termasuk risiko kecelakaan dan penyakit                transmission lines, including the risk of work-related
akibat pekerjaan, sebagaimana disajikan dalam                     accidents and occupational diseases, as presented
tabel berikut: [GRI 403-2, 403-7]                                 in the following table: [GRI 403-2, 403-7]



Jenis Pekerjaan Berisiko Tinggi Berdasarkan Unit Pembangkit
Types of High Risk Work Based on Generating Units

      Unit          Jenis Pekerjaan Berisiko
                                                                         Cara Pencegahan/Penanganan
  Pembangkit                 Tinggi
                                                                          Prevention/Handling Method
 Power Plant Unit    Types of High Risk Work

 PLTGU              • Pengoperasian dan        • Pembatasan akses         Mewajibkan setiap karyawan untuk memiliki ijin kerja
 Jababeka             pemeliharaan GTG,          confined space, hot      khusus sebelum menjalankan perkerjaan berisiko tinggi,




                                                                                                                                             08
 dan | and            HRSG dan STG               work, scaffolding dan    dengan tata cara sebagai berikut:
 PLTG MM- 2100      • Pekerjaan dengan           purging;                 • Menyusun job card dan instruksi kerja.
                      suhu tinggi (panas)      • Tes rutin fire alarm;    • Supervisor (pengawas K3L) menyusun analisis




                                                                                                                                             09
                    • Pekerjaan di ruang       • Kesiapan instalasi         keselamatan kerja dan lingkungan jika diperlukan
                      terbatas                   firefighting system;       yang mengidentifikasi bahaya keselamatan kerja
                    • Pekerjaan di             • Pembuatan rambu            dan aspek lingkungan dalam setiap langkah kerja




                                                                                                                                             10
                      ketinggian dengan          terkait hazard;            dan menetapkan kontrol dari potensi bahaya;
                      potensi bahaya tinggi    • Kelengkapan Alat         • Ijin kerja (work permit) wajib diberikan oleh pejabat
                    • Pekerjaan tegangan         Pelindung Diri (APD)       setingkat Supervisor/Engineer PICO (Person in Charge

                                                                                                                                             11
                      tinggi (150kV) dan         lengkap sesuai             of Operation);
                      tegangan menengah          potensi bahaya.          • Lock out-tag out (jika diperlukan);
                      (20kV dan 6,3kV)                                    • Checklist pemenuhan tool dan alat kerja;
                    • Pekerjaan dengan                                    • Melakukan HSE briefing sebelum melakukan
                      bahan kimia                                           pekerjaan;
                      (bahan atau limbah                                  • Inspeksi keselamatan dan management safety walk-
                      berbahaya dan                                         arounds;
                      beracun)
                                                                          • Pengawasan pekerjaan yang dilakukan oleh
                    • Operation and            • Restrictions on            supervisor PICW (Person in Charge of Work);
                      maintenance of GTG,        confined space           • Terdapat supervisor/pengawas K3L yang
                      HRSG and STG               access, hot work,          bertanggungjawab atas pemenuhan aspek K3L;
                    • Work in high-              scaffolding and
                                                                          • Penutupan ijin kerja oleh pengawas pekerjaan
                      temperature (hot)          purging;
                                                                            internal (supervisor PICW) dan validasi oleh
                      environments             • Routine tests of fire      supervisor PICO apabila pekerjaan dinyatakan
                    • Work in confined           alarm;                     selesai;
                      space                    • Readiness of fire-       • Ketersediaan dan sosialisasi Lembar Data
                    • Work at height with        fighting system            Keselamatan Bahan (Material Safety Data Sheet)
                      high potential hazard      installation;              kepada para pekerja.
                    • High voltage (150kV)     • Creation of hazard-
                                                                          Require each employee to have a special work permit
                      and medium voltage         related signs;
                                                                          before carrying out high-risk work, with the following
                      (20kV and 6.3kV)         • Availability of          procedures:
                      related tasks              complete Personal
                                                                          • Develop job card and work instructions.
                    • Work involving             Protective Equipment
                                                 (PPE) according to       • HSE supervisor prepares an analysis of work safety
                      chemical substances
                                                 potential hazards.         and the environment if necessary which identifies
                      (hazardous and toxic
                                                                            occupational safety hazards and environmental
                      materials or waste)
Page 200
      PT Cikarang Listrindo Tbk
198   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



            Unit          Jenis Pekerjaan Berisiko
                                                                               Cara Pencegahan/Penanganan
        Pembangkit                 Tinggi
                                                                                Prevention/Handling Method
       Power Plant Unit    Types of High Risk Work

      PLTU Co-firing      • Pengoperasian dan        • Pembatasan akses             aspects in each work step and establishes control of
      Babelan               pemeliharaan Boiler        confined space, hot          potential hazards;
                            dan Steam Turbine          work, scaffolding        •   A work permit must be granted by a superior at
                          • Pekerjaan dengan           dan penggalian               the level of PICO (Person In-Charge of Operation)
                            suhu tinggi (panas)        (excavation);                Supervisor/Engineer;
                          • Pekerjaan di ruang       • Tes rutin fire alarm;    •   Lock out - tag out (if necessary);
                            terbatas                 • Kesiapan instalasi       •   Tools and work equipments compliance checklist;
                          • Pekerjaan di               firefighting system;     •   Conduct HSE briefing before doing work;
                            ketinggian dengan        • Pembuatan rambu          •   Safety inspection dan management safety walk-
                            potensi bahaya tinggi      terkait hazard;              arounds;
                          • Pekerjaan di Coal        • Ketersediaan             •   Supervision of work carried out by the PICW (Person
                            Handling Plant (CHP)       APD lengkap                  In-Charge of Work) supervisor;
                            area                       sesuai potensi
                                                                                •   There are HSE supervisors who are responsible for
                          • Pekerjaan tegangan         bahaya, termasuk
                                                                                    fulfilling the HSE aspects;
                            tinggi (150kV)             ketersediaan
                                                       peralatan darurat        •   Closing of work permit by the internal work supervisor
                          • Pekerjaan dengan                                        (PICW supervisor) and validation by PICO supervisor if
                            bahan kimia                di dalam air seperti
                                                       ring buoy dan tali           the work is declared complete;
                            (bahan atau limbah
                                                       tambang.                 •   The availability and dissemination of the Material
                            berbahaya dan
                                                                                    Safety Data Sheet (MSDS) to workers.
                            beracun)
                          • Pekerjaan di area
                            perairan atau sungai
                            yang berhubungan
                            dengan operasional di
                            area dermaga
                          • Operation and            • Restrictions on
                            maintenance of             confined space
                            Boilers and Steam          access, hot work,
                            Turbines                   scaffolding and
                          • Work in high-              excavation;
                            temperature (hot)        • Routine tests of fire
                            environments               alarm;
                          • Work in confined         • Readiness for fire-
                            space                      fighting system
                          • Work at height with        installations;
                            high potential hazard    • Creation of hazard-
                          • Jobs in the Coal           related signs;
                            Handling Plant (CHP)     • Availability of
                            area                       complete PPE
                          • High voltage (150kV)       according to
                            related tasks              potential hazards,
                          • Work involving             including the
                            chemicals substances       availability of
                            (hazardous and toxic       emergency
                            materials or waste)        equipment in water,
                                                       such as a ring buoy
                          • Work in water or
                                                       and rope.
                            river areas related to
                            operations at the dock
                            area
Page 201
                                                                            Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                      Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                               199


Selain karyawan, pekerjaan berisiko tinggi juga dapat               In addition to employees, high-risk work may




                                                                                                                                            01
melibatkan kontraktor dan subkontraktor (misalnya                   also involve contractors and subcontractors
pemasangan jaringan distribusi, pemeliharaan                        (e.g., distribution network installation, power plant




                                                                                                                                            02
pembangkit, dan pekerjaan mekanikal). Oleh karena                   maintenance, and mechanical work). Therefore,
itu, Perseroan menerapkan pengendalian K3L bagi                     the Company manages non-employee HSE
non-karyawan melalui CSMS, pelatihan yang relevan,                  requirements through the CSMS, relevant training,




                                                                                                                                            03
penyediaan APD sesuai risiko, serta pemantauan                      risk-appropriate PPE, and compliance monitoring
dan evaluasi kepatuhan sesuai ketentuan yang                        and evaluation in accordance with applicable




                                                                                                                                            04
berlaku. [EU17]                                                     regulations. [EU17]




                                                                                                                                            05
Penyakit Akibat Kerja (PAK) [GRI 403-10]                            Occupational Disease (PAK) [GRI 403-10]




                                                                                                                                            06
Selain kecelakaan kerja, Penyakit Akibat Kerja (PAK)                In addition to work-related injuries, occupational
juga menjadi perhatian utama bagi Perseroan                         disease (PAK) is also a key focus for the Company in




                                                                                                                                   07 Implementing Best Practices in Employment
dalam memastikan keselamatan dan kesehatan                          ensuring workers’ health and safety. The Company
para pekerja. Perseroan secara berkala melakukan                    regularly identifies and evaluates potential work-




                                                                                                                                                        Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
identifikasi dan evaluasi potensi PAK di seluruh area               related illness risks across operational areas through
operasional melalui pemetaan jenis pekerjaan                        risk mapping of high-risk job types and routine
berisiko serta pemeriksaan kesehatan rutin.                         health examinations. Workers with indications of
Pemantauan dilakukan terhadap para pekerja yang                     work-related illness are monitored and followed
memiliki indikasi PAK dan diikuti langkah mitigasi                  up with mitigation measures to minimize risks and
untuk meminimalkan risiko serta menciptakan                         maintain a safe and healthy working environment.
lingkungan kerja yang aman dan sehat.

Berikut adalah pemetaan jenis pekerjaan dengan                      The following table presents types of occupations
risiko tinggi akan PAK beserta langkah pencegahan/                  with a high risk of occupational disease and the
penanganannya:                                                      corresponding prevention/handling measures:


Jenis Pekerjaan dengan Risiko Tinggi akan Penyakit Akibat Kerja
Type of Occupation with a High Risk of Occupational Disease




                                                                                                                                            08
Unit Pembangkit    Jenis Pekerjaan Berisiko Tinggi                           Cara Pencegahan/Penanganan
Power Plant Unit       Types of High Risk Work                                Prevention/Handling Method




                                                                                                                                            09
PLTGU Jababeka     Bekerja di kebisingan dengan       •   Ketersediaan APD, yaitu ear plug, ear muff dan APD standar;
PLTG MM-2100       risiko    penurunan     atau       •   Pemeriksaan kesehatan berkala;




                                                                                                                                            10
PLTU Co-firing     kerusakan fungsi pendengaran.      •   Pemasangan rambu-rambu K3L (safety sign);
Babelan
                                                      •   Sosialisasi terkait Penyakit Akibat Kerja.

                   Works in loud noise environment    •   Availability of PPE, namely ear plug, ear muff and standard PPE;
                   with the risk of hearing loss or   •   Periodic health checks;                                                           11
                   damage.                            •   Installation of HSE signs (safety sign);
                                                      •   Dissemination of Occupational Diseases.

                   Bekerja di area paparan bahan      • Ketersediaan APD, diantaranya masker, respirator, safety glasses, latex
                   kimia dengan risiko gangguan         gloves, lab coat dan APD standar;
                   saluran     pernapasan,   kulit    • Ketersediaan Material Safety Data Sheet (MSDS);
                   maupun pencernaan.                 • Pemeriksaan kesehatan berkala;
                                                      • Pemasangan rambu-rambu K3L (safety sign);
                                                      • Sosialisasi terkait Penyakit Akibat Kerja.

                   Works in the area of chemical      • Availability of PPE, including masks, respirators, safety glasses, latex
                   exposure with the risk of            gloves, lab coat and standard PPE;
                   respiratory, skin and digestive    • Availability of Material Safety Data Sheet (MSDS);
                   disorders.                         • Periodic health checks;
                                                      • Installation of HSE signs (safety sign);
                                                      • Dissemination of Occupational Diseases.
Page 202
      PT Cikarang Listrindo Tbk
200   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Unit Pembangkit    Jenis Pekerjaan Berisiko Tinggi                          Cara Pencegahan/Penanganan
      Power Plant Unit       Types of High Risk Work                               Prevention/Handling Method

                         Bekerja di area paparan radiasi     • Ketersediaan APD, yaitu apron proteksi tubuh, safety glove dan APD
                         dengan risiko menyebabkan             standar lainnya;
                         kanker,          permasalahan       • Pengukuran tingkat radiasi menggunakan alat tingkat survei meter,
                         reproduksi dan kematian.              dengan batas tingkat radiasi maksimal yang diperbolehkan untuk
                                                               berada dalam area tersebut sebesar 10 µSv/jam;
                                                             • Pemeriksaan kesehatan berkala;
                                                             • Pemasangan rambu-rambu K3L (safety sign) serta barikade;
                                                             • Sosialisasi terkait Penyakit Akibat Kerja.

                         Works in the area of radiation      • Availability of PPE, namely body protection apron, safety glove and other
                         exposure with the risk of causing     standard PPE;
                         cancer, reproductive problems       • Measurement of radiation levels using a survey meter tool, with the
                         and death.                            maximum allowable radiation level for entry into the area set at 10 µSv/
                                                               hour;
                                                             • Periodic health checks;
                                                             • Installation of HSE signs (safety sign) and barricades;
                                                             • Dissemination of Occupational Diseases.

      PLTU Co-firing     Bekerja di  area  paparan           • Ketersediaan APD, diantaranya masker karbon aktif, respirator,
      Babelan            ash dan batubara dengan               kacamata pelindung dan APD standar;
                         risiko mengganggu saluran           • Pemeriksaan kesehatan berkala;
                         pernapasan.                         • Pengukuran Indeks Kualitas Udara/Air Quality Index (AQI) secara
                                                               periodik;
                                                             • Pemasangan rambu-rambu K3L (safety sign);
                                                             • Sosialisasi terkait Penyakit Akibat Kerja.

                         Works in the ash and coal           • Availability of PPE, namely activated carbon masks, respirators,
                         exposure area with the risk of        protective goggles and standard PPE;
                         respiratory tract disturbance.      • Periodic health checks;
                                                             • Periodic Air Quality Index (AQI) measurement;
                                                             • Installation of HSE signs (safety sign);
                                                             • Dissemination of Occupational Diseases.



      Berdasarkan pemeriksaan kesehatan kerja oleh                        Based on occupational health examinations
      dokter okupasi pada 2025, tidak ditemukan kasus                     conducted by occupational doctors in 2025, no
      PAK pada karyawan maupun non-karyawan.                              occupational disease (PAK) cases were identified
      Dengan demikian, tidak terdapat kasus PAK yang                      among employees or non-employees. Accordingly,
      dapat dicatat serta tidak terdapat fatalitas akibat                 there were no recordable work-related illness cases
      PAK baik untuk karyawan maupun non-karyawan                         and no fatalities due to work-related illness for either
      pada tahun pelaporan 2025.                                          employees or non-employees in 2025.


      Kebijakan Pengupahan Selama Sakit,                                  Policy on Wages During Sickness, Work
      Santunan Kecelakaan Kerja, dan                                      Accident Compensation, and Health
      Kerahasiaan Data Kesehatan [GRI 403-6]                              Data Confidentiality Policy [GRI 403-6]

      Komitmen Perseroan terkait pengupahan dan                           In line with the Company’s commitment and
      santunan   bagi    karyawan    yang    menderita                    responsibility, provisions regarding wages and
      penyakit akibat kerja dan telah menjalani                           benefits for employees suffering from occupational
      pengobatan, namun tidak lagi dapat menjalankan                      diseases and having undergone medical treatment,
      kewajibannya, diatur dalam Peraturan Perusahaan                     yet unable to carry out their duties is regulated in
      Pasal 23 tentang Upah Karyawan Selama Sakit                         Article 23 of the Company Regulations regarding
      dan Pasal 37 tentang Santunan Kecelakaan                            Wages for Employees During Sickness and Article
      Kerja.  Peraturan     Perusahaan    diperbaharui                    37 regarding Work Accident Compensation. The
      secara berkala dan disahkan oleh Kementerian                        Company Regulation is regularly updated and
      Ketenagakerjaan Republik Indonesia.                                 ratified by the Ministry of Manpower of the Republic
                                                                          of Indonesia.

      Perseroan memastikan bahwa informasi kesehatan                      The Company ensures that workers’ personal health
      pribadi pekerja disimpan dengan aman dan hanya                      information is stored securely and is only accessible
      dapat diakses oleh personel yang berwenang, sesuai                  by the authorized personnel, in compliance with
      dengan peraturan dan undang-undang privasi                          applicable privacy laws and regulations. Such
      yang berlaku. Informasi kesehatan pribadi tidak                     information is never used for favorable or unfavorable
      digunakan untuk perlakuan yang menguntungkan                        treatment in employment-related decisions.
      atau merugikan dalam keputusan terkait pekerjaan.
Page 203
                                                                      Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                               Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                            201


PELATIHAN KESEHATAN, KESELAMATAN KERJA, DAN




                                                                                                                                        01
LINGKUNGAN (K3L) [GRI 403-5][EU16, EU17, EU18]




                                                                                                                                        02
Occupational Health, Safety, and Environment Training (HSE)




                                                                                                                                        03
Selama tahun 2025, Perseroan telah melaksanakan               During the year 2025, the Company has conducted
berbagai pelatihan K3L bagi karyawan dan non-                 various HSE training programs for both employees




                                                                                                                                        04
karyawan yang bekerja di area operasional                     and non-employees working in the operational areas
Perseroan.    Program   pelatihan   ini  disusun              of the Company. The training program is developed




                                                                                                                                        05
berdasarkan analisis kebutuhan pelatihan dengan               based on training needs analysis, considering job
mempertimbangkan peran pekerjaan, tingkat risiko,             roles, risk levels, competency requirements, and




                                                                                                                                        06
kebutuhan kompetensi, serta pemenuhan regulasi                applicable regulatory compliance.
yang berlaku.




                                                                                                                               07 Implementing Best Practices in Employment
Untuk memastikan efektivitas pelatihan, Perseroan             To ensure its effectiveness, the Company applies
menerapkan evaluasi pelatihan, antara lain sesi               training evaluations, including feedback sessions




                                                                                                                                                    Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
umpan balik (feedback) serta evaluasi melalui pre-            as well as evaluations through pre-tests and post-
test dan post-test guna mengukur peningkatan                  tests to measure participants’ understanding and
pemahaman peserta.                                            improvement.

Pelatihan bertujuan untuk memastikan standar                  The training aims to ensure consistent implementation
keselamatan diterapkan secara konsisten dalam                 of safety standards across operational activities. The
aktivitas operasional. Berikut jenis pelatihan K3L            types of HSE training provided include:
yang diberikan berdasarkan klasifikasi pekerja:


                     Klasifikasi Pekerja                                 Jenis Pelatihan K3L yang Dilaksanakan
                    Worker Classification                                   Types of HSE Training Conducted

Karyawan Tetap dan Tidak Tetap yang Bekerja di Wilayah        Safety Induction, Penggunaan APAR (Alat Pemadam Api
Operasional                                                   Ringan), Tanggap Darurat Kebakaran, Keselamatan Listrik
                                                              Dasar, Pelatihan Work Permit, Pelatihan Ruang Terbatas,
                                                              Pelatihan Hazard Identification Risk Assesment Determine
                                                              Control – Identifikasi Analisa Dampak Lingkungan (HIRADC-
                                                              IADL), Pelatihan Job Safety Environment Analyses (JSEA), dan




                                                                                                                                        08
                                                              Pelatihan Hazard Observation Card (HAZOC).

Permanent and Non-Permanent Field Workers in the              Safety Induction, Use of APAR (Light Fire Extinguisher), Fire




                                                                                                                                        09
Operational Areas                                             Emergency Response, Basic Electricity Safety, Work Permit
                                                              Training, Confined Space Training, Hazard Identification Risk
                                                              Assessment Determine Control – Environmental Impact Analysis
                                                              (HIRADC-IADL) Training, Job Safety Environment Analyses (JSEA)




                                                                                                                                        10
                                                              Training, and Hazard Observation Card (HAZOC) Training.

Pekerja Outsource yang Bekerja di Wilayah Operasional         Safety Induction, Penggunaan APAR (Alat Pemadam Api
                                                              Ringan), Tanggap Darurat Kebakaran, dan Pelatihan Hazard
                                                              Observation Card (HAZOC).
                                                                                                                                        11
Outsourced Workers Working in the Operational Areas           Safety Induction, Use of APAR (Light Fire Extinguisher), Fire
                                                              Emergency Response, and Hazard Observation Card (HAZOC)
                                                              Training.

Pekerja Kontraktor dan Subkontraktor di Wilayah Operasional   Safety Induction, Penggunaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan),
                                                              Tanggap Darurat Kebakaran, Pelatihan Ruang Terbatas, Sistem
                                                              Manajemen Keselamatan Kontraktor (CSMS), Pelatihan Job
                                                              Safety Environment Analyses (JSEA) dan Pelatihan Hazard
                                                              Observation Card (HAZOC).

Contractor and Subcontractor Workers in the Operational       Safety Induction, Use of APAR (Light Fire Extinguisher), Fire
Areas                                                         Emergency Response, Confined Space Training, Contractor
                                                              Safety Management System (CSMS), Job Safety Environment
                                                              Analyses (JSEA) Training, and Hazard Observation Card
                                                              (HAZOC) Training.
Page 204
      PT Cikarang Listrindo Tbk
202   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Perseroan memastikan bahwa 100% pekerja                                The Company ensures that 100% of the employees
      karyawan dan non-karyawan telah memperoleh                             and non-employees have received HSE training in
      pelatihan K3L sesuai dengan klasifikasi pekerja.                       accordance with the worker classification. [GRI 403-5]
      [GRI 403-5][EU17, EU18]                                                [EU17, EU18]


      Pelatihan dilakukan di lokasi operasional (onsite)                     Training is conducted either onsite at operational
      atau di luar lokasi (offsite) sesuai kebutuhan                         locations or offsite, depending on the operational
      operasional. Pelatihan dibagi menjadi dua kategori,                    needs. Training is divided into two categories, namely:
      yaitu formal dan informal. Pelatihan formal                            formal and informal. Certified formal trainings for
      bersertifikasi untuk topik khusus, seperti pelatihan                   specialized topics, such as confined space training,
      ruang terbatas, diselenggarakan oleh lembaga                           are conducted by certified professional external
      profesional eksternal tersertifikasi. Sementara                        institutions. While, informal trainings are conducted
      pelatihan informal dilakukan secara internal dan                       internally and regularly by the HSE Unit, such as safety
      berkala oleh Unit K3L, seperti safety induction. [EU16]                inductions. [EU16]




      KINERJA K3 SELURUH TENAGA KERJA DI AREA OPERASIONAL [EU25]
      OHS Performance for All Workforce in Operational Area


      Kecelakaan Kerja [GRI 403-9]                                           Work-related Injuries [GRI 403-9]
      Perseroan secara rutin melakukan penilaian kinerja                     The Company routinely conducts OHS performance
      K3 untuk menilai efektivitas penerapan kinerja K3                      assessments to evaluate the effectiveness of OHS
      bagi tenaga kerja di area operasional serta sebagai                    implementation of the workforce in the operational
      dasar evaluasi perbaikan prosedur K3. Statistik                        areas and to support continuous improvement of OHS
      kinerja K3 berikut disajikan untuk 3 (tiga) tahun                      procedures. The following OHS performance statistics
      terakhir dan dipisahkan antara karyawan dan non-                       over the past 3 (three) years, separated between
      karyawan.                                                              employees dan non-employees.


      Statistik Kinerja K3 – Karyawan
      OHS Performance Statistics - Employees

                                Insiden Kecelakaan Kerja
                                                                                            2025                    2024
                                     Work Accidents

       Kecelakaan Kelas III – Luka ringan dengan perawatan rawat jalan
       oleh petugas P3K di ruang P3K dalam fasilitas Perseroan
                                                                                             0                        1
       Class III Accident – Minor injuries treated on an outpatient basis
       by the first aid personnel in the Company’s first aid room

       Kecelakaan Kelas II – Luka sedang dengan perawatan rawat
       jalan oleh tenaga medis di fasilitas eksternal, seperti klinik atau
       rumah sakit
                                                                                             0                        0
       Class II Accident – Moderate injuries treated on an outpatient
       basis by medical experts at external facilities, such as clinics
       or hospitals

       Kecelakaan Kelas I – Luka berat atau cacat permanen
                                                                                             0                        1
       Class I Accident – Severe injury or permanent disability

       Fatalitas - Kematian
                                                                                             0                        0
       Fatalities - Death

       Jumlah
                                                                                             0                        2
       Total  
Page 205
                                                                                      Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                                    Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                                       203


Statistik Kecelakaan Kerja - Karyawan




                                                                                                                                                                       01
Work Accidents Statistics - Employees




                                                                                                                                                                       02
                         Insiden Kecelakaan Kerja
                                                                                             2025                                   2024
                              Work Accidents




                                                                                                                                                                       03
    Lost Time Incident Rate (LTIR)                                                              0                                    0,5




                                                                                                                                                                       04
    Tingkat Keparahan/SR (hari)
                                                                                                0                                    8,6
    Severity Rate/SR (day)




                                                                                                                                                                       05
    Tingkat Frekuensi/FR
                                                                                                0                                    0,9
    Frequency Rate/FR




                                                                                                                                                                       06
    Jumlah Jam Kerja (jam)
                                                                                           2.192.467                              2.222.034
    Total Manhours (hour)




                                                                                                                                                              07 Implementing Best Practices in Employment
    Jam Kerja Selamat (jam)
                                                                                           2.192.467                              2.169.594
    Safe Manhours (hour)




                                                                                                                                                                                   Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
Catatan:                                                                     Note:
• LTIR (Lost Time Incident Rate) = (Jumlah kecelakaan yang menyebabkan       • LTIR (Lost Time Incident Rate) = (Number of lost time injuries x 1,000,000)/
  waktu kerja hilang x 1.000.000)/Total jam kerja                              Total manhours
• SR (Severity Rate) = Rasio Keparahan Cidera = (Jumlah hari kerja hilang    • SR (Severity Rate) = Injury Severity Ratio = (Total of lost working days ×
  × 1.000.000)/Jumlah jam kerja                                                1,000,000)/Total manhours
• FR (Frequency Rate) = Jumlah fatalitas + kecelakaan kelas 1 + kecelakaan   • FR (Frequency Rate) = Number of fatality + class 1 accidents + Class
  kelas 2 + kecelakaan kelas 3/ Jumlah jam kerja x 1.000.000                   2 accidents + class 3 accidents / Number of people working hours x
                                                                               1,000.000
•    Jam Kerja Selamat = Jumlah jam kerja – Jumlah jam kerja atas insiden    • Safe manhours = Total work hours - Total work hours lost due to
     yang menghilangkan jam kerja                                              incidents


Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat kecelakaan                              Throughout 2025, there were no Class I–III accidents
kelas I-III maupun fatalitas pada karyawan.                                  and no fatalities among employees.

Perseroan secara berkala memberikan pelatihan dan                            The Company periodically provides training and
pengujian kompetensi bagi pihak yang bertanggung                             competency assessments for personnel responsible
jawab dalam pengelolaan izin kerja (work permit),                            for managing work permits (permit-to-work), namely
yaitu PICO (Person-in-Charge of Operation) dan PICW                          the PICO (Person-in-Charge of Operation) and PICW




                                                                                                                                                                       08
(Person-in-Charge of Work). Pada 2024, Perseroan                             (Person-in-Charge of Work). In 2024, the Company
melaksanakan pelatihan dan pengujian kompetensi                              conducted 1,856 hours of work permit–related training
terkait work permit sebanyak 1.856 jam untuk PICO                            and competency assessments for PICO and PICW as




                                                                                                                                                                       09
dan PICW sebagai bagian dari upaya penguatan                                 part of efforts to strengthen controls for high-risk work.
pengendalian pekerjaan berisiko tinggi.



Statistik Kinerja K3 – Non-Karyawan                                                                                                                                    10
                                                                                                                                                                       11
OHS Performance Statistics – Non-Employees

                                 Insiden Kecelakaan Kerja
                                                                                                           2025                          2024
                                      Work Accidents

    Kecelakaan Kelas III – Luka ringan dengan perawatan rawat jalan oleh petugas
    P3K di ruang P3K dalam fasilitas Perseroan
                                                                                                             1                             4
    Class III Accident – Minor injuries treated on an outpatient basis by the first aid
    personnel in the Company’s first aid room

    Kecelakaan Kelas II – Luka sedang dengan perawatan rawat jalan oleh tenaga
    medis di fasilitas eksternal, seperti klinik atau rumah sakit
                                                                                                             2                             0
    Class II Accident – Moderate injuries treated on an outpatient basis by medical
    experts at external facilities, such as clinics or hospitals

    Kecelakaan Kelas I – Luka berat atau cacat permanen
                                                                                                             0                             0
    Class I Accident – Severe injury or permanent disability

    Fatalitas - Kematian
                                                                                                             0                             0
    Fatalities - Death

    Jumlah
                                                                                                             3                             4
    Total  
Page 206
      PT Cikarang Listrindo Tbk
204   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Statistik Kecelakaan Kerja - Non-Karyawan
      Work Accidents Statistics - Non-Employee

                               Insiden Kecelakaan Kerja
                                                                                                   2025                                   2024
                                    Work Accidents

          Lost Time Incident Rate (LTIR)                                                              0                                     0

          Tingkat Keparahan/SR (hari)
                                                                                                      0                                     0
          Severity Rate/SR (day)

          Tingkat Frekuensi/FR
                                                                                                     1,0                                    1,2
          Frequency Rate/FR

          Jumlah Jam Kerja (jam)
                                                                                                 3.138.063                             3.275.965
          Total Manhours (hour)

          Jam Kerja Selamat (jam)
                                                                                                 3.138.063                              3.229.214
          Safe Manhours (hour)

      Catatan:                                                                     Note:
      • LTIR (Lost Time Incident Rate) = (Jumlah kecelakaan yang menyebabkan       • LTIR (Lost Time Incident Rate) = (Number of lost time injuries x 1,000,000)/
        waktu kerja hilang x 1.000.000)/Total jam kerja                              Total manhours
      • SR (Severity Rate) = Rasio Keparahan Cidera = (Jumlah hari kerja hilang    • SR (Severity Rate) = Injury Severity Ratio = (Total of lost working days ×
        × 1.000.000)/Jumlah jam kerja                                                1,000,000)/Total manhours
      • FR (Frequency Rate) = Jumlah fatalitas + kecelakaan kelas 1 + kecelakaan   • FR (Frequency Rate) = Number of fatality + class 1 accidents + Class
        kelas 2 + kecelakaan kelas 3/ Jumlah jam kerja x 1.000.000                   2 accidents + class 3 accidents / Number of people working hours x
                                                                                     1,000.000
      •    Jam Kerja Selamat = Jumlah jam kerja – Jumlah jam kerja atas insiden    • Safe manhours = Total work hours - Total work hours lost due to
           yang menghilangkan jam kerja                                              incidents



      Pada tahun 2025, untuk non-karyawan tercatat 3                               In 2025, for non-employees, 3 (three) incidents were
      (tiga) kejadian, terdiri dari 1 (satu) kecelakaan Kelas                      recorded, consisting of 1 (one) Class III accident and
      III dan 2 (dua) kecelakaan Kelas II, tanpa kecelakaan                        2 (two) Class II accidents, with no Class I accidents
      Kelas I maupun fatalitas.                                                    and no fatalities.

      Seluruh kejadian tersebut telah ditindaklanjuti                              All incidents were followed up through investigations,
      melalui investigasi, tindakan korektif, dan penguatan                        corrective actions, and reinforcement of work
      pengendalian kerja sesuai prosedur. [GRI 403-2]                              controls in accordance with procedures. [GRI 403-2]

      Selama tahun 2025, non-karyawan (kontraktor dan                              Throughout 2025, non-employees (contractors
      subkontraktor) berkontribusi pada keberlanjutan                              and subcontractors) contributed to the Company’s
      operasional Perseroan dengan estimasi jumlah hari                            operational sustainability with an estimated Full-
      kerja penuh waktu (Full-Time Equivalent (FTE) Days)                          Time Equivalent (FTE) Days of 392,258 FTE (2024:
      sebesar 392.258 FTE (2024: 409.496). [EU17]                                  409,496). [EU17]

      Total jam kerja karyawan dan non-karyawan pada                               The total working hours for employees and non-
      tahun 2024 dan 2025 relatif lebih tinggi dengan                              employees in 2024 and 2025 were relatively
      rata-rata peningkatan jam sebesar 830.886 jam,                               higher, with an average increase of 830,886
      atau sekitar 18%, yang terutama disebabkan                                   hours, or approximately 18%, primarily due to the
      oleh pelaksanaan proyek strategis, antara lain                               implementation of several strategic projects,
      pembangunan PLTS 5 MWp di PLTU Co-firing Babelan,                            including the development of a 5 MWp Solar Power
      pengembangan sistem biomass handling pada                                    at PLTU Co-firing Babelan, the development of a
      CFB boiler 2 (dua) untuk meningkatkan kapasitas                              biomass handling system for CFB Boiler Unit 2 (two)
      co-firing, serta pengembangan pembangkit listrik                             to increase co-firing capacity, and the development
      tenaga mesin gas 50 MW di PLTG MM-2100.                                      of a 50 MW gas engine power plant at PLTG MM-2100.
Page 207
                                                                                       Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                                  Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                                    205


Mekanisme Pelaporan dan Investigasi                                            Incident Reporting and Investigation




                                                                                                                                                                    01
Insiden [GRI 403-2]                                                            [GRI 403-2]




                                                                                                                                                                    02
Perseroan memiliki mekanisme pelaporan dan                                     The Company has an incident reporting and
investigasi kecelakaan kerja yang bertujuan                                    investigation mechanism aimed at identifying the




                                                                                                                                                                    03
untuk mengidentifikasi akar penyebab insiden,                                  root causes of incidents, establishing corrective and
menetapkan tindakan korektif dan pencegahan,                                   preventive actions, improving work procedures, and




                                                                                                                                                                    04
memperbaiki prosedur kerja, serta memonitor tindak                             monitoring the implementation of follow-up actions.
lanjut perbaikan. Hasil investigasi dan rekomendasi                            The investigation results and recommendations
dikomunikasikan kepada seluruh karyawan sebagai                                are communicated to all employees as part of a




                                                                                                                                                                    05
bagian dari upaya pembelajaran berkelanjutan                                   continual learning to enhance workplace safety.
untuk meningkatkan keselamatan kerja. [GRI 403-2]                              [GRI 403-2]




                                                                                                                                                                    06
Perseroan juga menerapkan sistem pelaporan                                     The Company also implements a near-miss
near-miss sebagai indikator pencegahan untuk                                   reporting system as a prevention indicator




                                                                                                                                                           07 Implementing Best Practices in Employment
mendukung pengambilan langkah pengendalian                                     to support further risk control actions. [GRI 3-3]
risiko lebih lanjut. [GRI 3-3]




                                                                                                                                                                                Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
Untuk memperkuat tanggung jawab Perusahaan                                     To strengthen the Company’s commitment to
terhadap kesehatan dan keselamatan kerja (K3),                                 health and safety, we conduct measurements
kami melakukan pengukuran berdasarkan SASB                                     based on the SASB for the occupational health and
untuk performa K3 karyawan dan non-karyawan                                    safety (OHS) performance of both employees and
Perseroan beserta target untuk keseluruhan wilayah                             non-employees, along with targets for the overall
operasi Perseroan. [SASB: IF-EU-320a.1]                                        operational areas of the Company. [SASB: IF-EU-320a.1]



                           Pengukuran
                                                                                2025                       2024                       Target
                              Metric

    Tingkat insiden tercatat total (TRIR)
                                                                            0,6 (3 case)                1,1 (6 case)                0 (0 case)
    Total recordable incident rate (TRIR)

    Tingkat fatalitas
                                                                                 0                           0                           0
    Fatality rate

    Tingkat frekuensi kejadian hampir (NMFR)




                                                                                                                                                                    08
                                                                            4,9 (26 case)              2,7 (15 case)                0 (0 case)
    Near miss frequency rate (NMFR)  

Catatan:                                                                       Note:




                                                                                                                                                                    09
• Tingkat insiden tercatat total (TRIR) = (Jumlah fatalitas + kecelakaan       • Total recordable incident rate (TRIR) = (Number of fatality + Class 1
  kelas 1 + kecelakaan kelas 2 + kecelakaan kelas 3) x 1,000,000 / Jumlah        accidents + Class 2 accidents + Class 3 accidents) x 1,000.000 / Number
  jam kerja                                                                      of people working hours




                                                                                                                                                                    10
• Tingkat fatalitas = Jumlah fatalitas x 1.000.000 / Jumlah jam kerja          • Fatality rate = Number of fatality x 1,000,000 / Number of people
                                                                                 working hours
•    Tingkat frekuensi kejadian hampir (NMFR) = Jumlah kejadian hampir x       • Near miss frequency rate (NMFR) = Number of near miss x 1.000.000 /

                                                                                                                                                                    11
     1,000,000/ Jumlah jam kerja                                                 Number of people working hours
Page 208
      PT Cikarang Listrindo Tbk
206   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      KESEHATAN DAN KESELAMATAN PELANGGAN [EU24]
      Customer Health and Safety

      Sebagai penyedia tenaga listrik, Perseroan                  As a power producer, the Company is responsible
      bertanggung jawab untuk memastikan penyaluran               for ensuring that electricity distribution to customers
      listrik kepada pelanggan berjalan aman dan andal.           is safe and reliable. In the distribution process, there
      Dalam proses distribusian, terdapat potensi risiko,         are potential risks, such as fire hazards, which could
      seperti kebakaran, yang dapat berdampak pada                impact customer health and safety. To mitigate
      kesehatan dan keselamatan pelanggan. Untuk                  such risk, the Company routinely carries out
      mengurangi risiko tersebut, Perseroan secara rutin          dissemination regarding maintenance of electrical
      melakukan sosialisasi terkait pemeliharaan gardu            substations and security of electrical equipment to
      listrik dan pengamanan peralatan listrik kepada para        the customers. The objective of these programs is to
      pelanggan. Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk         enhance customer awareness of safety practivies
      meningkatkan kesadaran pelanggan terhadap                   to minimize potential hazards in electricity usage.
      praktik keselamatan guna meminimalkan potensi               These awareness initiatives are communicated
      bahaya yang mungkin timbul dalam penggunaan                 through various channels, including email, customer
      listrik. Sosialisasi ini dilakukan melalui berbagai kanal   website, official messaging platforms, and digital
      komunikasi, termasuk email, situs web pelanggan,            notifications, to ensure safety information is easily
      platform perpesanan resmi, serta notifikasi digital,        accessible to all customers. [OJK F.27, F.28][GRI 416-1]
      agar informasi keselamatan mudah diakses oleh
      seluruh pelanggan. [OJK F.27, F.28][GRI 416-1]

      Sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan,          As part of its continual improvement efforts, the
      Perseroan meninjau dan meningkatkan prosedur                Company is committed to reducing health and
      layanan, protokol keselamatan, dan program                  safety risks by reviewing and enhancing its service
      pelatihan. Seluruh atau 100% kategori layanan               procedures, safety protocols, and training programs.
      signifikan telah dievaluasi terkait dampak kesehatan        All or 100% of significant service categories have
      dan keselamatannya, dan perbaikan terus dilakukan           been assessed for their health and safety impacts,
      untuk mengurangi risiko yang teridentifikasi. [OJK F.27]    and improvements are continually implemented to
      [GRI 416-1]                                                 mitigate any identified risks. [OJK F.27][GRI 416-1]

      Lokasi Perseroan di daerah kawasan industri                 The Company’s location in an industrial estates
      yang dekat dengan pelanggan memungkinkan                    area close to the customers enables us to support
      kesiapsiagaan Perseroan dalam merespon kondisi              emergency responsiveness. The Company has the
      darurat. Perseroan memiliki kendaraan pemadam               availability of firefighting vehicles ready to assist
      kebakaran yang siap membantu jika terjadi                   in case of fire hazards. In 2025, the Company’s
      bahaya kebakaran. Selama tahun 2025, kendaraan              firefighting vehicles provided assistance in 6 (six)
      pemadam kebakaran Perseroan memberikan                      fire incidents outside the operational area, such as
      bantuan dalam 6 (enam) kejadian kebakaran di                land fire caused by rubbish burning, cigarette butts,
      luar area operasional, antara lain kebakaran lahan          illegal burning of wastes, and negligence of the
      kosong akibat pembakaran sampah, puntung rokok,             residents. [GRI 416-1]			
      pembakaran limbah secara ilegal, dan kelalaian
      warga. [GRI 416-1]

      Selama tahun 2025, Perseroan tidak mengalami                In 2025, the Company recorded no incidents of
      insiden ketidakpatuhan terhadap regulasi dan/atau           non-compliance with regulations and/or voluntary
      peraturan sukarela yang berkaitan dengan dampak             standards relating to the health and safety impacts
      kesehatan dan keselamatan dari layanan/produk               of services/products, therefore no admonition
      sehingga tidak ada teguran yang dikeluarkan.                is issued. [OJK F.28][GRI 416-2][SASB: IF-EU-550a.1][EU25]
      [OJK F.28][GRI 416-2][SASB: IF-EU-550a.1][EU25]
Page 209
                                                                 Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                         Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                               207


SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KETENAGALISTRIKAN




                                                                                                                              01
(SMK2)




                                                                                                                              02
Electricity Safety and Management System (SMK2)




                                                                                                                              03
Perseroan     menerapkan      Sistem     Manajemen         The Company implements the Electricity Safety
Keselamatan Ketenagalistrikan (SMK2) sesuai                Management System (SMK2) in accordance




                                                                                                                              04
ketentuan keselamatan ketenagalistrikan untuk              with electricity safety requirements to control
mengendalikan risiko yang berkaitan dengan                 electricity-related risks. To ensure electricity safety




                                                                                                                              05
ketenagalistrikan. Dalam rangka memastikan                 in the operation of generation, transmission, and
keselamatan ketenagalistrikan pada pengoperasian           distribution units, in 2024 the Company developed




                                                                                                                              06
unit pembangkit, transmisi, dan distribusi, pada 2024      and implemented SMK2 in accordance with MEMR
Perseroan mengembangkan dan menerapkan SMK2                Regulation No. 10 of 2021 on Electricity Safety.
sesuai Peraturan Menteri ESDM No. 10 Tahun 2021




                                                                                                                     07 Implementing Best Practices in Employment
tentang Keselamatan Ketenagalistrikan.




                                                                                                                                          Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
Penerapan      SMK2    meliputi: (1)    penetapan          SMK2 implementation includes: (1) establishing
kebijakan badan usaha terkait keselamatan                  a corporate policy related to electricity safety,
ketenagalistrikan, (2) penetapan organisasi SMK2,          (2) establishing the SMK2 organization, (3)
(3) penetapan dan pelaksanaan kebijakan SMK2,              implementing SMK2 policies, and (4) evaluating and
serta (4) evaluasi dan tindak lanjut penerapan             following up on electricity safety implementation.
keselamatan ketenagalistrikan. Kebijakan SMK2              The SMK2 policy has been communicated
telah dikomunikasikan dan disosialisasikan kepada          and socialized to the Company employees.
karyawan Perseroan.

Pada 2025, Perseroan memperoleh Sertifikasi Sistem         In 2025, the Company obtained the Electricity
Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan (SMK2)             Safety Management System (SMK2) Certification for
untuk ketaatan penerapan sistem manajemen                  compliance with SMK2 implementation for the 2024
keselamatan ketenagalistrikan periode tahun 2024,          period, with a “Green Compliance” predicate for the
dengan predikat “Taat Hijau” untuk pembangkit Gas          Gas Turbine Generator (GTG) and PLTGU Jababeka,
Turbine Generator (GTG) dan PLTGU Jababeka serta           and “Blue Compliance” predicates for electricity
“Taat Biru” untuk distribusi tenaga listrik, gardu induk   distribution, substations and transmission, as well as




                                                                                                                              08
dan transmisi, serta PLTU Co-firing Babelan. Rincian       PLTU Co-firing Babelan. Certification details (scope,
sertifikasi (cakupan, masa berlaku, dan penerbit)          validity period, and issuer) are presented in the




                                                                                                                              09
disajikan pada bab “Assurance oleh Pihak Eksternal”.       “External Assurance” chapter.




                                                                                                                              10
                                                                                                                              11
Page 210
      PT Cikarang Listrindo Tbk
208   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      PENGHARGAAN DAN SERTIFIKAT DI BIDANG K3L
      Awards and Certificates in the Field of HSE

      Sebagai bentuk komitmen Perseroan dalam                   As part of the Company’s commitment to HSE best
      penerapan praktik K3L, Perseroan memiliki sertifikasi     practices, the Company holds relevant external
      dan penilaian eksternal yang relevan, termasuk ISO        certifications and assessments, including ISO
      45001:2018 untuk sistem manajemen K3, sertifikasi         45001:2018 for OHS management, SMK3 certification,
      SMK3, serta sertifikasi/penilaian SMK2 terkait            and SMK2 certification/assessment related to
      keselamatan ketenagalistrikan. Rincian sertifikasi        electricity safety. Details of valid certifications in
      yang berlaku pada tahun 2025 (cakupan lokasi,             2025 (site coverage, validity period, and issuer) are
      masa berlaku, dan penerbit) disajikan pada bab            presented in the External Assurance section.
      Assurance oleh Pihak Eksternal.

      Selain sertifikasi, Perseroan juga menerima               In addition to certifications, the Company has received
      penghargaan terkait penerapan K3L, antara lain            HSE-related awards, including the Zero Accident
      Zero Accident Award dan penghargaan P2K3. Daftar          Award and P2K3 recognition. The list of awards is
      penghargaan disajikan sebagai berikut:                    presented as follows:




                                             Zero Accident Award                    Zero Accident Award

                                             • PLTGU     Jababeka       berhasil    • PLTGU    Jababeka     successfully
                                               mencapai 3.799.985 jam kerja           achieved 3,799,985 working hours
                                               tanpa kecelakaan sejak 1 Januari       without accidents from January 1,
                                               2023 hingga 30 September 2024.         2023 to September 30, 2024.

                                             • PLTU Co-firing Babelan berhasil      • PLTU Co-firing Babelan successfully
                                               mencapai 5.756.212 jam kerja           achieved 5,756,212 working hours
                                               tanpa kecelakaan sejak 3 Juni 2022     without accidents from June 3, 2022
                                               hingga 31 Oktober 2024.                to October 31, 2024.

                                             • PLTU Co-firing Babelan juga meraih   • PLTU    Co-firing  Babelan  also
                                               Penghargaan Panitia Pembina            received the Occupational Safety
                                               Keselamatan      dan     Kesehatan     and Health Advisory Committee
                                               Kerja (P2K3) Tingkat Provinsi Jawa     (P2K3) Award at the West Java
                                               Barat Tahun 2024 dengan kategori       Provincial Level 2024 in the
                                               PLATINUM.                              PLATINUM category.

                                             24 Januari 2025                        January 24, 2025
                                             Menteri Ketenagakerjaan Republik       Minister of Manpower of the Republic
                                             Indonesia                              of Indonesia
Page 211
       209




                                                                                                                        Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
                                                                                    01   02   03   04   05   06   07 Implementing Best Practices in Employment        08   09   10   11
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                        Driving Resilience through Sustainability
Page 212
      PT Cikarang Listrindo Tbk
210   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




      Menyalurkan
      Manfaat untuk
      Masyarakat
      Distributing Benefits
      to the Community
Page 213
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
       Driving Resilience through Sustainability
                                                   211
Page 214
      PT Cikarang Listrindo Tbk
212   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




                  “
      MENYALURKAN MANFAAT UNTUK MASYARAKAT
      Distributing Benefits to the Community
                                                         Menyalurkan
                                                         Masyarakat
                                                                           Manfaat    untuk




                Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu fondasi
                untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan.
                Melalui kolaborasi dan dukungan yang terarah, Perseroan
                berkomitmen meningkatkan kapasitas, kemandirian,
                dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sekitar
                wilayah operasional, agar manfaat yang dihasilkan dapat
                dirasakan bersama dalam jangka panjang.

                Community empowerment is one of the key foundations
                for sustainable change. Through collaboration and
                targeted support, the Company is committed to
                strengthening community capacity, self-reliance, and
                well-being, particularly around its operational areas, so
                that a long-term shared value can be created.




      Komitmen Untuk Masyarakat [GRI 2-23]                     Commitment to the Society [GRI 2-23]

      Bagi Perseroan, pertumbuhan bisnis harus berjalan        For the Company, business growth should go
      seiring dengan Tanggung Jawab Sosial dan                 hand in hand with Social and Environmental
      Lingkungan (TJSL). Perseroan berkomitmen untuk           Responsibility (TJSL). The Company is committed
      meminimalkan dampak negatif yang mungkin                 to minimizing any potential negative impacts from
      timbul dari kegiatan operasional serta berkontribusi     its operational activities and actively contributing to
      aktif   dalam      meningkatkan        kesejahteraan     the community’s well-being, particularly for the local
      masyarakat, khususnya komunitas lokal di sekitar         communities around its operational areas. [GRI 2-23]
      wilayah operasional Perseroan. [GRI 2-23][GRI 3-3]       [GRI 3-3]


      Perseroan melaksanakan program TJSL secara rutin         The Company implements its TJSL programs on
      dan terencana, dengan berpedoman pada Kebijakan          a regular and structured basis, guided by the TJSL
      TJSL, yang menjadi landasan dalam pengelolaan            Policy, which serves as the foundation for managing
      dan pelaksanaan program TJSL secara terstruktur          and executing TJSL programs in a structured and
      dan terintegrasi. Program TJSL tidak hanya berupa        integrated manner. These TJSL programs are not
      bantuan jangka pendek, namun juga jangka panjang,        limited to short-term assistance, but also long-
      yang diarahkan untuk menjawab kebutuhan sosial           term initiatives aimed at addressing community
      serta mendukung pelestarian lingkungan secara            needs and supporting integrated and sustainable
      terpadu dan berkelanjutan. [GRI 3-3]                     environmental stewardship. [GRI 3-3]
Page 215
                                                            Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                    Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                            213


Pada    Agustus    2025,  Perseroan   melakukan       In August 2025, the Company updated its TJSL




                                                                                                                        01
pembaruan terhadap Kebijakan TJSL guna                Policy to ensure alignment with prevailing
memastikan keselarasan dengan perkembangan            regulatory      developments,       stakeholders’




                                                                                                                        02
regulasi yang berlaku, kebutuhan dan ekspektasi       needs and expectations, and the Company’s
pemangku kepentingan, serta arah strategis            sustainability strategic direction. This update
keberlanjutan Perseroan. Pembaruan ini juga           also aims to strengthen governance and




                                                                                                                        03
bertujuan   untuk     memperkuat    tata  kelola      enhance the effectiveness of the sustainable
dan efektivitas implementasi program TJSL             implementation of TJSL programs.		




                                                                                                                        04
secara berkelanjutan.

Kebijakan TJSL berlaku untuk seluruh area             The TJSL Policy applies to all the Company’s




                                                                                                                        05
operasional Perseroan dan relevan untuk setiap        operational areas and is relevant to all employees,
karyawan, anggota Direksi, dan anggota Dewan          members of the Board of Directors, and the Board




                                                                                                                        06
Komisaris Perseroan. Kebijakan tersebut telah         of Commissioners of the Company. The TJSL Policy
tersedia dan dapat diakses secara terbuka melalui     is available publicly and can be accessed through




                                                                                                                        07
situs web resmi Perseroan di www.listrindo.com.       the Company’s official website at www.listrindo.com.

Dalam pelaksanaannya, Perseroan mengacu pada          In its implementation, the Company refers to the




                                                                                                                08 Distributing Benefits to the Community
prinsip Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)        Sustainable Development Goals (SDGs) principles
dengan pendekatan 5P (People, Planet, Prosperity,     using the 5P (People, Planet, Prosperity, Peace, and




                                                                                                                                    Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat
Peace, dan Partnership), serta menyelaraskan          Partnership) approach, and aligns its programs with
program dengan kerangka TPB Indonesia. [GRI 3-3]      the Indonesia’s SDGs framework. [GRI 3-3]

Perseroan melakukan pemetaan sosial sebagai           The Company conducts social mapping as the
dasar penyusunan program TJSL. Melalui pemetaan       basis for designing TJSL programs. Through social
sosial   tersebut,   Perseroan   mendefinisikan       mapping, vulnerable groups are defined as groups
kelompok rentan sebagai kelompok yang memiliki        with limited access and assets, for example, limited
keterbatasan akses dan aset, misalnya akses           access to self-development opportunities and
terhadap pengembangan diri serta keterbatasan         limited financial capacity. [GRI 413-2]		
kemampuan finansial. [GRI 413-2]

Berdasarkan     hasil  pemetaan   sosial,  tidak      Based on the social mapping results, no indigenous
teridentifikasi adanya    masyarakat   adat   di      communities were identified within the Company’s
lingkungan operasional Perseroan.                     operational areas.

Program Perseroan disiapkan untuk melibatkan          The Company’s programs are designed to involve




                                                                                                                        09
dan memberdayakan kelompok rentan, seperti            and empower vulnerable groups, such as groups
kelompok dengan tingkat sosial dan ekonomi            with low socio-economic level, low-literacy groups,




                                                                                                                        10
rendah, kelompok dengan literasi rendah, lansia,      the elderly, people with disabilities, and victims of
penyandang disabilitas, serta korban bencana          natural disasters. [GRI 413-1]			
alam. [GRI 413-1]

Dalam pelaksanaan program TJSL, Perseroan             In implementing TJSL, the Company organizes                       11
membagi inisiatifnya ke dalam 4 (empat) pilar         its initiatives into four (4) main pillars: Socio-
utama, yaitu pilar Sosial-Ekonomi, Pendidikan,        Economic, Education, Health, and Environment. TJSL
Kesehatan, dan Lingkungan. Program TJSL dapat         programs may be delivered within a single pillar
dijalankan dalam satu pilar atau melalui kolaborasi   or through cross-pillars collaboration depending
antar pilar sesuai dengan tujuan dan dampak           on the intended goals and impacts.
yang diharapkan.

Pelaksanaan program TJSL disusun dengan               TJSL implementation is structured with reference
mengacu pada panduan ISO 26000: Tanggung              to ISO 26000: Social Responsibility, which guides
Jawab Sosial, yang menjadi rujukan dalam              program planning, execution, monitoring, and
perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan             evaluation. The Company adopts this guidance
evaluasi program. Perseroan mengadopsi panduan        in stages. In 2025, the Company updated the TJSL
ini secara bertahap. Pada tahun 2025, Perseroan       Policy, strengthened strategic partnerships in
melakukan pembaruan pada kebijakan TJSL,              the implementation of community development
meningkatkan kemitraan yang strategis dalam           programs, and ensured that programs are
pelaksanaan program pengembangan masyarakat           implemented inclusively without exclusivity in
serta memastikan pelaksanaan program yang             beneficiary selection.
inklusif tanpa eksklusivitas penerima manfaat.
Page 216
      PT Cikarang Listrindo Tbk
214   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      DAMPAK OPERASIONAL TERHADAP MASYARAKAT [OJK F.23][GRI 413-2]
      Operational Impact on Community

      Perseroan menyadari adanya potensi dampak               The Company realizes the potential for both positive
      positif maupun negatif kepada masyarakat dari           and negative impacts on communities arising from
      kegiatan operasionalnya. Oleh karena itu, Perseroan     its operational activities. Therefore, the Company has
      melakukan analisis dampak terhadap masyarakat           conducted an impacts analysis on the community
      yang tinggal di sekitar area pembangkit listrik.        surrounding the power plants area.

      Hasil identifikasi menunjukkan bahwa potensi            The assessment identified that the main potential
      dampak negatif utama adalah penggunaan bahan            negative impacts is greenhouse gas emissions
      bakar fosil yang menghasilkan emisi gas rumah           resulting from the use of fossil fuels. Other
      kaca. Adapun potensi dampak lainnya mencakup            potential impacts include waste treatment, water
      pengolahan limbah, pengelolaan air, kualitas udara,     management, air quality, and the land use especially
      serta penggunaan lahan, khususnya untuk kantor          for the Company’s operational offices.			
      operasional Perseroan.

      Perseroan    berupaya     mengimbangi     potensi       The Company has endeavored to offset the potential
      dampak negatif tersebut melalui berbagai inisiatif      negative impact through many positive impact
      yang berdampak positif, antara lain pelestarian         initiatives such as environmental preservation
      lingkungan, efisiensi energi, pengelolaan limbah,       activities, energy efficiency, waste management, job
      penciptaan    lapangan     kerja,  pemberdayaan         opportunity, community empowerment and social
      masyarakat, dan bantuan sosial kepada masyarakat.       assistance to communities.




      ROADMAP TJSL CIKARANG LISTRINDO [OJK A.1][GRI 2-22, 2-23]
      Cikarang Listrindo’s TJSL Roadmap

      Untuk mewujudkan komitmen Perseroan dan                 To enhance the Company’s commitment and
      menjaga kesinambungan pelaksanaan program,              maintain the continuity of the programs, the
      Perseroan telah menetapkan Roadmap TJSL                 Company     has established   TJSL  Roadmap
      2020-2030.                                              2020- 2030.		

      Pada tahun 2025 , tim internal Perseroan melakukan      In 2025, the Company’s internal team conducted
      reviu kembali atas Roadmap TJSL serta evaluasi          a review of the TJSL Roadmap and evaluated the
      realisasi program pada periode sebelumnya. Hasil        implementation of previous period programs. The
      reviu menunjukkan bahwa pembaruan Roadmap TJSL          review concluded that the most recent update
      terakhir yang dilakukan pada tahun 2024 masih relevan   Roadmap in 2024 remains relevant and continues
      dan tetap selaras dengan kebutuhan pemangku             to align with stakeholder needs and the Company’s
      kepentingan serta konteks operasional Perseroan.        operational context. In line with this, the Company
      Sejalan dengan hal tersebut, Perseroan juga terus       also continues to ensure that social impact
      memastikan analisis dampak sosial dijalankan dalam      assessments are carried out across its operations,
      operasional, dan program sosial kemasyarakatan          and that community development programs are
      disusun berdasarkan hasil analisis tersebut.            designed based on the results of these assessments.

      Rumusan inisiatif dan tahapan kegiatan TJSL             The formulation of TJSL initiatives and implementation
      tahun 2025-2030 difokuskan pada Kemitraan               stages for 2025-2030 phase is focused on Social
      Sosial, setelah sebelumnya pada tahun 2020-2024         Partnership, continuing the previous 2020-2024 phase
      pada pengembangan masyarakat. [GRI 3-3, 413-1]          which emphasized on community development.
                                                              [GRI 3-3, 413-1]



            Kolaborasi Pemangku                               Penguatan Dampak dan Kemandirian Masyarakat
            Kepentingan                                       Strengthening Impact and Community Self-Reliance
            Stakeholders Collaboration

            2025-2026                                         2028
                                          2027                                          2029-2030
                                         Program Pengembangan Inovasi                   Replikasi dan Keberlanjutan
                                         Innovation Development Program                 Replication and Sustainability
Page 217
                                                                 Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                          Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                   215




                                                                                                                               01
                                                                                                                               02
Perseroan mengusung inisiatif Kemitraan Sosial             The Company is implementing the Social Partnership




                                                                                                                               03
sebagai landasan strategis selama tahun 2025-              initiative as a strategic foundation for 2025-2030 to
2030 untuk menciptakan dampak positif yang                 create a holistic and sustainable positive impact. The




                                                                                                                               04
holistik dan berkelanjutan. Fokus utama inisiatif ini      primary focus of this initiative is the establishment
adalah pembentukan Desa Binaan Terintegrasi,               of Integrated Fostered Villages, combining socio-




                                                                                                                               05
yang menggabungkan program sosial-ekonomi,                 economic, education, health, and environmental
pendidikan, kesehatan, dan lingkungan untuk                programs to support community independence.
mendukung kemandirian masyarakat. Kolaborasi               Collaboration with the government, recognized




                                                                                                                               06
dengan pemerintah, lembaga yang diakui, dan                institutions, and business entities is essential to
pelaku usaha menjadi elemen penting untuk                  ensure the effectiveness and sustainability of the




                                                                                                                               07
memastikan efektivitas dan keberlanjutan program.          programs.

Untuk mendukung perekonomian masyarakat, pilar             To support economic empowerment, the socio-




                                                                                                                       08 Distributing Benefits to the Community
sosial-ekonomi diarahkan untuk mengembangkan               economic pillar aims to develop community potential
potensi masyarakat menuju kemandirian ekonomi,             toward economic self-sufficiency, including through




                                                                                                                                           Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat
antara lain melalui pembinaan UMKM dengan                  the development of MSMEs program with the
pembentukan organisasi, pelatihan keterampilan,            formation of organizations, skills training, marketing
pendampingan pemasaran, dan akses pendanaan.               assistance, and access to funding.

Dalam bidang pendidikan, pilar pendidikan                  In the education sector, the education pillar is designed
dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup                to improve the quality of life of the community
masyarakat melalui peningkatan mutu pendidikan,            through enhancing the quality of education, one
salah satunya melalui Sekolah Binaan, yang                 of which is through Fostered Schools, that provide
memberikan pelatihan guru, penyediaan fasilitas            teacher training, learning facilities, and scholarship
belajar, serta program beasiswa bagi siswa                 programs for high-achieving students and those
berprestasi maupun dari keluarga dengan                    from the economically disadvantaged families.
keterbatasan ekonomi.

Di bidang kesehatan, pilar kesehatan berfokus              In the health sector, the health pillar focuses on
pada mendukung Pemerintah dalam melakukan                  supporting the Government in preventing and




                                                                                                                               09
pencegahan dan pengentasan stunting melalui                alleviating stunting by enhancing the competencies
peningkatan kompetensi bagi tenaga atau kader              of community health workers or cadres, and




                                                                                                                               10
kesehatan masyarakat, dan penguatan program                strengthening independent posyandu programs.
posyandu yang mandiri.



                                                                                                                               11
Dalam aspek lingkungan, Perseroan memprioritaskan          In the environment aspect, the Company prioritizes
pilar lingkungan untuk mendorong transisi energi           the environmental pillar to promote the transition
bersih, antara lain melalui edukasi, instalasi teknologi   to clean energy, including through education, the
ramah lingkungan, dan program konservasi.                  installation of environmentally friendly technology,
                                                           and conservation programs.

Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan TJSL                  To support the implementation of TJSL activities
menuju Kemitraan Sosial, Perseroan memperkuat              towards    Social   Partnership,    the   Company
tata kelola TJSL dengan mengintegrasikan fungsi            strengthens TJSL governance by integrating
Komite CSR dan Komite Keberlanjutan Lingkungan             the functions of the CSR and the Environmental
ke dalam Komite ESG sejak awal tahun 2025. Komite          Sustainability Committee into the ESG Committee
ESG ini berada di bawah kepemimpinan Direktur              since early 2025. The ESG Committee is led by the
ESG & Keuangan, dan bertanggung jawab langsung             ESG & Financial Director, and reports directly to
kepada Direktur Utama. Dengan struktur ini, Komite         the President Director. With this structure, the ESG
ESG berperan strategis dalam mengintegrasikan              Committee plays a strategic role in integrating
aspek keberlanjutan ke dalam kegiatan operasional          all sustainability aspects into the Company’s
Perseroan, baik secara internal maupun dalam               operational activities, both internally and in
keterlibatan dengan pemangku kepentingan.                  stakeholders’ engagement .
Page 218
      PT Cikarang Listrindo Tbk
216   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      PROGRAM TJSL TAHUN 2025 [OJK F.25][GRI 413-1]
      TJSL Programs in 2025


      Komitmen       Perseroan   dalam     melaksanakan        The Company’s commitment to implementing TJSL
      kegiatan TJSL tercermin melalui semangat “Terang         programs is manifested through the spirit of “Light
      yang Membawa Kebaikan”. Semangat ini terus               that Brings Goodness”. This spirit continues to be
      diinternalisasikan ke seluruh lini organisasi untuk      internalized across all levels of the organization to
      menciptakan kontribusi positif yang berkelanjutan        create sustainable positive contribution to the local
      bagi masyarakat lokal.                                   communities.

      Program-program TJSL yang diadakan sejalan               TJSL programs that are carried out are in line with
      dengan nilai-nilai Perseroan yaitu STAR (Service,        the Company’s values, namely STAR (Service,
      Trustworthiness, Accountability, dan Reliability).       Trustworthiness, Accountability, and Reliability).
      Khususnya untuk Service atau melayani, Perseroan         In particular, Service reflects our commitment to
      menjunjung tinggi kepedulian, ketulusan, dan             empathy, sincerity, and a helping attitude.
      semangat saling membantu.

      Perseroan menyadari bahwa bantuan filantropi             We recognize that philanthropic support may
      dapat menimbulkan risiko ketergantungan. Oleh            create dependency risks. Therefore, the Company
      karena itu, Perseroan mendorong program TJSL             promotes     TJSL     programs     that     strengthen
      yang meningkatkan kemandirian masyarakat                 long-term     community      self-reliance      through
      secara berkelanjutan melalui 4 (empat) pilar,            the 4 (four) pillars, and applies identification
      serta menerapkan proses identifikasi hingga              and evaluation processes in each activity
      evaluasi dalam setiap pelaksanaan kegiatan untuk         to minimize the risk of dependency. [GRI 203-2]
      meminimalkan dampak ketergantungan. [GRI 203-2]

      Sejak tahun 2019, Perseroan telah merealisasikan         Since 2019, the Company has realized pro bono
      dana kegiatan TJSL yang bersifat pro bono dengan         TJSL program funds totaling US$7,149,558, of which
      total sebesar AS$7.149.558, dimana sebesar               US$841,789 was realized in 2025, with the following
      AS$841.789 direalisasikan di tahun 2025, dengan          details: [GRI 203-1]
      rincian sebagai berikut: [GRI 203-1]
                                                                                            dalam AS$, kecuali dinyatakan lain
                                                                                                in US$, unless stated otherwise

                                                                                               YoY 2025-2024
                                Kegiatan                     2025          2024
                                                                                          Nominal                  %
                                Activities
                                                              (1)           (2)           (3=1-2)                (3/2)

      Pilar Sosial-Ekonomi
      Socio-Economic Pillar

         Program Pemberdayaan Masyarakat
                                                            167.870       153.853          14.017                   9,1%
         Community Development Program

         Fasilitas Umum/Infrastruktur
                                                             36.571        34.608           1.963                   5,7%
         Public Facilities/Infrastructure

         Kegiatan Keagamaan
                                                             72.765        91.022          (18.257)               (20,1%)
         Religious Activities

         Program Penyambungan Listrik
                                                             27.005        64.311          (37.306)               (58,0%)
         Electricity Connection Program

         Bantuan Bencana
                                                            263.418         6.028         257.390              4.269,9%
         Disaster Relief

      Sub-jumlah Pilar Sosial-Ekonomi
                                                            567.629       349.822         217.807                 62,3%
      Sub-total of Socio-Economic Pillar

      Pilar Pendidikan                                      142.327       158.246          (15.919)               (10,1%)
      Educational Pillar

       Pilar Lingkungan                                     102.225        25.129          77.096                306,8%
       Environmental Pillar

       Pilar Kesehatan                                       29.608        32.949           (3.341)               (10,1%)
       Health Pillar

       Jumlah  
                                                            841.789       566.146         275.643                 48,7%
       Total  
Page 219
                                                             Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                     Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                              217




                                                                                                                         01
                                                                                                                         02
                                                                                                                         03
                                                                                                                         04
PILAR SOSIAL-EKONOMI DAN LINGKUNGAN [OJK F.25][GRI 413-1]
Socio-Economic and Environmental Pillar




                                                                                                                         05
                                                                                                                         06
Pilar sosia-ekonomi dan lingkungan mencakup            The socio-economic and environmental pillars
berbagai     inisiatif yang   bertujuan   untuk        encompasses various initiatives aimed at improving




                                                                                                                         07
meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus       the community’s quality of life while creating
menciptakan dampak ekonomi dan lingkungan              sustainable economic and environmental impacts.




                                                                                                                 08 Distributing Benefits to the Community
yang berkelanjutan. Program-program Perseroan          The Company’s programs under this pillar include
dalam pilar ini meliputi pemberdayaan UMKM,            MSME empowerment, strengthening food security,




                                                                                                                                     Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat
penguatan ketahanan pangan, mitigasi bencana,          disaster mitigation, environmental conservation,
konservasi lingkungan, hingga perluasan akses          and expanding energy access for underprivileged
energi bagi masyarakat kurang mampu.                   communities.

Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor             As a company operating in the energy sector, the
energi, Perseroan memandang perluasan akses            Company views the expansion of electricity access
listrik sebagai langkah strategis untuk mendukung      as a strategic step to support improvements in
peningkatan      kualitas   hidup   dan   aktivitas    quality of life and community economic activities,
ekonomi masyarakat, khususnya bagi kelompok            particularly for low-income groups. [EU23]
berpenghasilan rendah. [EU23]

Sejalan dengan itu, pada tahun 2025 Perseroan          In line with this commitment, in 2025, the Company
melanjutkan Program Penyambungan Listrik Gratis        continued the Free Electricity Connection Program
bekerja sama dengan Kementerian Energi dan             in collaboration with the Ministry of Energy and
Sumber Daya Mineral (ESDM) (Direktorat Jenderal        Mineral Resources (MEMR) (Directorate General of




                                                                                                                         09
Ketenagalistrikan), Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat,    Electricity), the West Java Provincial MEMR Office,
dan PLN, dengan komitmen kontribusi hingga 18.000      and PLN, with a commitment to contribute up to
sambungan rumah. Sepanjang tahun 2025, realisasi       18,000 household connections. Throughout 2025,




                                                                                                                         10
penyambungan mencapai 257 rumah, terdiri atas          the program realized 257 household connections,
180 sambungan melalui kerja sama dengan Dinas          consisting of 180 connections through collaboration


                                                                                                                         11
ESDM Provinsi Jawa Barat dan 77 sambungan              with the West Java Provincial MEMR Office and
melalui kerja sama dengan PLN di wilayah Cikarang.     77 connections through collaboration with PLN in
[EU23][GRI 413-1]                                      the Cikarang area. [EU23][GRI 413-1]

Dengan demikian, sejak tahun 2019 hingga akhir         As a result, from 2019 to the end of 2025, the
tahun 2025, total realisasi pemasangan telah           cumulative number of installed connections reached
mencapai 11.053 rumah atau 61,4% dari total            11,053 households, or 61.4% of the Company’s total
komitmen Perseroan, yang tersebar di Kabupaten         commitment, distributed across Bekasi Regency
Bekasi (termasuk Cikarang), Sumedang, Cianjur,         (including Cikarang), Sumedang, Cianjur, Bogor, and
Bogor, dan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Inisiatif     East Nusa Tenggara Province. This initiative directly
ini secara langsung meningkatkan rasio elektrifikasi   increases the electrification ratio by providing
melalui penyediaan akses listrik bagi masyarakat       electricity access to low-income communities,
berpenghasilan rendah, sehingga mendorong              thereby supporting improvements in quality
peningkatan kualitas hidup dan produktivitas           of life and household economic productivity.
ekonomi rumah tangga.

Selain itu, Perseroan juga melaksanakan berbagi        In addition, the Company also implemented various
program lainnya yang mencakup pembangunan dan          other programs, including the construction and
perbaikan sarana ibadah, bantuan penanggulangan        renovation of religious facilities, disaster relief
bencana, serta distribusi bantuan kebutuhan pokok      support, and the distribution of basic necessities for
bagi masyarakat yang membutuhkan.                      communities in need .
Page 220
      PT Cikarang Listrindo Tbk
218   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Berikut ringkasan program unggulan pilar sosial                     Below is a summary of the Company’s flagship socio-
      ekonomi dan lingkungan yang dilakukan Perseroan                     economic and environmental pillar programs carried
      secara pro bono sepanjang tahun 2025. [GRI 203-1]                   out on a pro bono basis throughout 2025. [GRI 203-1]



      Program Sosial-Ekonomi
      Socio-Economic Program

      1                                                                         2




                                                                                                                  Penerima Manfaat
                      Program Unggulan                        Lokasi                         Tujuan
          No.                                                                                                       Beneficiaries
                       Flagship Program                      Location                       Objective
                                                                                                                       [GRI 413-1]

           1    BEGANA – Program Bersatu           Desa Labansari, Kabupaten     Mitigasi bencana berbasis        60 Kepala
                Sigap Bencana                      Bekasi                        komunitas                        Keluarga




                BEGANA – United Disaster Alert     Labansari Village, Bekasi     Community-based disaster         60 Households
                Program                            Regency                       mitigation




          2     PERISAI NEGERI – Program           Desa Wanajaya, Kabupaten      Kemandirian ekonomi melalui      130 Orang
                Pemberdayaan Ekonomi Rakyat        Bekasi                        pemanfaatan lahan Perseroan
                Inklusif melalui Urban E–Farming                                 yang tidak produktif
                sekitar Jalur Transmisi




                PERISAI NEGERI – Inclusive         Wanajaya Village, Bekasi      Economic empowerment             130 Beneficiaries
                Community Economic                 Regency                       through the utilization of the
                Empowerment Program through                                      Company’s unproductive land
                Urban E–Farming Around
                Transmission Lines
Page 221
                                                                        Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                  Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                          219




                                                                                                                                      01
                                                                                                                                      02
                                                                                                                                      03
                                                                                                                                      04
3                                                                       4




                                                                                                                                      05
                                                                                                                                      06
                                                                                                                                      07
                                                                                                                              08 Distributing Benefits to the Community
                                                                                                                                                  Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat
                                                               Hasil Kunci 2025
               Mitra Pelaksana                                                                         SROI*       TPB
                                                              Key Outcome 2025
             Implementing Partner                                                                    [GRI 413-1]   SDG
                                                                   [GRI 413-1]

• BPBD (Badan Penanggulangan Bencana           • 13 orang anggota Tim Kerja Masyarakat                1 : 2,86      1, 11
  Daerah) Kabupaten Bekasi                       Siaga Bencana (TKMSB) dan 25 warga
• Dinas Sosial Kabupaten Bekasi                  terdampak banjir mendapatkan kapasitas
• TAGANA (Taruna Siaga Bencana) Provinsi         evakuasi melalui pelatihan water rescue dan
  Jawa Barat                                     susur sungai Cibeet-Citarum
• Yayasan Cipta Nusa Cendikia                  • 55 Kepala Keluarga berhasil dievakuasi saat
• PUSKASI (Pusat Kajian Bencana dan              banjir
  Pengungsi) Politeknik Kesejahteraan Sosial   • 1 replikasi program di Desa Wanajaya
  Bandung




                                                                                                                                      09
• BPBD (Regional Disaster Management           • 13 Disaster Preparedness Community Work
  Agency) of Bekasi Regency                      Team (TKMSB) members and 25 flood-
• Social Service Office of Bekasi Regency        affected residents enhanced their evacuation
• TAGANA (Disaster Preparedness Cadets) of       skills through water rescue training and river




                                                                                                                                      10
  West Java Province                             tracing activities along the Cibeet-Citarum
• Cipta Nusa Cendikia Foundation                 River
• PUSKASI (Center for Disaster and Refugee     • 55 households evacuated during flood


                                                                                                                                      11
  Studies) of Social Welfare Polytechnic of    • 1 program replication in Wanajaya Village
  Bandung

• Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi             • Produksi ikan lele: 1.912 kg                          1 : 1,10    1, 2, 8
• Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi             • Hasil pertanian organik: kangkung 4.670 ikat;
• Badan Penelitian dan Pengembangan              bayam 1.722 ikat; kenikir 416 ikat; sawi 60 ikat;
  (Balitbangda) Kabupaten Bekasi                 daun singkong 285 ikat, cabai 14 kg; terong
• Yayasan Cipta Nusa Cendikia                    ungu 22,5 kg, kemangi 417 ikat; tomat 1 kg;
                                                 pakcoy 1 kg; pare 2 kg
                                               • Pendapatan kelompok: Rp117.610.720
                                               • Pembentukan Bank Sampah dan
                                                 pemanfaatan energi terbarukan melalui
                                                 pemasangan PLTS di atap Gedung Pakan
                                                 Perikanan sebagai penunjang kegiatan
                                                 operasional

• Bekasi Regency Fisheries Agency              • Catfish production: 1,912 kg
• Bekasi Regency Agriculture Agency            • Organic farming output: water spinach
• Bekasi Regency Research and Development        4,670 bundles; spinach 1,722 bundles; kenikir
  Agency (Balitbangda)                           416 bundles; mustard greens 60 bundles;
• Cipta Nusa Cendikia Foundation                 cassava leaves 285 bundles; chili 14 kg;
                                                 purple eggplant 22.5 kg; basil 417 bundles;
                                                 tomatoes 1 kg; pakcoy 1 kg; bitter melon 2 kg
                                               • Group income: Rp117,610,720
                                               • Establishment of a Waste Bank and utilization
                                                 of renewable energy through the installation
                                                 of Solar Power on the rooftop of Fish Feed
                                                 Building to support operational activities
Page 222
      PT Cikarang Listrindo Tbk
220   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



                                                                                                                  Penerima Manfaat
                      Program Unggulan                         Lokasi                        Tujuan
          No.                                                                                                       Beneficiaries
                       Flagship Program                       Location                      Objective
                                                                                                                      [GRI 413-1]

          3     POLA SENI – Program                 Desa Pantai Bahagia,          Kemandirian ekonomi berbasis    60 Kepala
                Optimalisasi Layanan Alam           Kabupaten Bekasi              konservasi mangrove             Keluarga
                sebagai Penunjang Livelihood




                POLA SENI – Optimization of         Pantai Bahagia Village,       Mangrove-based livelihood       60 Households
                Natural Services as Livelihood      Bekasi Regency                empowerment
                Support Program




          4     SAWARGI – Penguatan Ekonomi         Desa Sindangsari, Kabupaten   Peningkatan kesejahteraan       23 Orang
                Komunitas dan Pelestarian           Sumedang                      masyarakat sekitar Taman
                Ekosistem                                                         Keanekaragaman Hayati Kiara
                                                                                  Payung


                SAWARGI – Community                 Sindangsari Village,          Enhancing community welfare     23 Beneficiaries
                Economic Empowerment and            Sumedang Regency              surround the Kiara Payung
                Ecosystem Conservation                                            Biodiversity Park




          5     SEKAR MUKTI – Sentra Kreasi         Desa Muara Bakti, Kabupaten   Peningkatan kreativitas         6 Perempuan
                Masyarakat Muara Bakti              Bekasi                        dan kemandirian ekonomi
                                                                                  perempuan melalui UMKM
                                                                                  kerajinan dan jahit



                SEKAR MUKTI – Muara Bakti           Muara Bakti Village, Bekasi   Enhancing women’s creativity    6 Women
                Community Creative Center           Regency                       and economic independence
                                                                                  through craft and tailoring
                                                                                  MSMEs



          6     P2L – Program Pekarangan            Desa Muara Bakti, Kabupaten   Ketahanan pangan dan            7 Perempuan
                Pangan Lestari                      Bekasi                        peningkatan pendapatan
                                                                                  kelompok tani melalui
                                                                                  pengelolaan lahan 350 m² dan
                                                                                  pengembangan usaha olahan
                                                                                  pangan



                P2L – Sustainable Food Farm         Muara Bakti Village, Bekasi   Food security and increasing    7 Women
                Program                             Regency                       farmer group income through
                                                                                  the management of 350 m²
                                                                                  of agricultural land and
                                                                                  development of processed food
                                                                                  products



           7    PRODI ATENSI – Program              Desa Sumberjaya,              Pemberdayaan Orang dengan       82 Orang
                Disabilitas Atasi Keterbatasan      Kabupaten Bekasi              Gangguan Jiwa (ODGJ) melalui
                melalui Potensi                                                   terapi produktif


                PRODI ATENSI – Disability           Sumberjaya Village, Bekasi    Empowerment of Persons          82 Beneficiaries
                Program to Overcome                 Regency                       with Mental Disorders (ODGJ)
                Limitations through Potential                                     through productive therapy




      5                                         6                                                 6
Page 223
                                                                           Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                     Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                             221


                                                                   Hasil Kunci 2025




                                                                                                                                         01
                 Mitra Pelaksana                                                                        SROI*        TPB
                                                                  Key Outcome 2025
               Implementing Partner                                                                   [GRI 413-1]    SDG
                                                                       [GRI 413-1]




                                                                                                                                         02
•   Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi              • Pendapatan UMKM: Rp208.177.000                    1 : 2,08     1, 5, 15
•   Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi        • Pengurangan sampah plastik melalui
•   Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi                 pemanfaatan kompos blok berbahan belt




                                                                                                                                         03
•   Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bekasi         press sludge Perseroan sebagai alternatif
•   Yayasan DAUN                                     ramah lingkungan untuk media tanam
                                                     mangrove




                                                                                                                                         04
• Bekasi Regency Tourism Agency                    • MSME revenue: Rp208,177,000
• Bekasi Regency Environmental Agency              • Reduction of plastic waste through the
• Bekasi Regency Fisheries Agency                    utilization of compost blocks made from




                                                                                                                                         05
• Bekasi Regency Cooperatives and MSMEs              the Company’s belt press sludge as an
  Agency                                             environmentally friendly alternative for
• DAUN Foundation                                    mangrove planting media




                                                                                                                                         06
• Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat       • Hasil pertanian hidroponik: jamur 124.505 kg;      1 : 2,81      1, 2
• PT Enviro Strategic Indonesia                      pakcoy 154 ikat; kangkung 59 ikat
                                                   • Peningkatan kapasitas pengolahan,




                                                                                                                                         07
                                                     packaging & pemasaran
                                                   • Penguatan eduwisata




                                                                                                                                 08 Distributing Benefits to the Community
• West Java Provincial Environmental Agency        • Hydroponic harvest: mushroom 124,505 kg;
• PT Enviro Strategic Indonesia                      pakcoy 154 bundles; water spinach
                                                     59 bundles




                                                                                                                                                     Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat
                                                   • Capacity building in processing, packaging &
                                                     marketing
                                                   • Edu-tourism development support

•   Yayasan Karya Salemba Empat                    • 3 (tiga) jenis produk: manik-manik, eco-print,    Belum          1, 8
•   Juliana Jahit                                    dan pakaian                                      tersedia
•   Kanantra Danantra                              • Peningkatan kapasitas produksi dan
•   Karang Taruna Desa Muara Bakti                   pembentukan sarana usaha
•   Paguyuban Mahasiswa Universitas Negeri
    Jakarta

• Karya Salemba Empat Foundation                   • 3 (three) products lines: beadwork, eco-print,    Not yet
• Juliana Jahit                                      and apparel                                      available
• Kanantra Danantra                                • Capacity building and establishment of
• Muara Bakti Village Youth Organization             business resources
  (Karang Taruna)
• Jakarta State University Student Association

• Kelompok Wanita Tani (KWT) Cahaya Mandiri        • Hasil pertanian sayuran (kangkung & kacang        Belum          1, 8
• Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan           tanah): 855 kg                                   tersedia




                                                                                                                                         09
  Babelan                                          • Pendapatan (panen dan produk olahan):
• Pemerintah Desa Muara Bakti                        Rp5.730.000
                                                   • Telah memperoleh Nomor Induk Berusaha
                                                     (NIB)




                                                                                                                                         10
                                                   • Partisipasi dalam 2 (dua) kegiatan UMKM
                                                     tingkat kabupaten



                                                                                                                                         11
• Cahaya Mandiri Women Farmers Group               • Harvest vegetable (water spinach &                Not yet
  (KWT)                                              peanuts): 855 kg                                 available
• Babelan District Agricultural Extension Center   • Revenue (fresh produce and processed
  (BPP)                                              products): Rp5,730,000
• Muara Bakti Village Government                   • Has obtained a Business Identification
                                                     Number (NIB)
                                                   • Participation in 2 (two) district-level MSME
                                                     exhibitions

•   Yayasan Al-Fajar Berseri                       • Peningkatan manajemen peternakan domba            Belum         3, 12
•   Dinas Sosial Kabupaten Bekasi                    dan produksi pupuk organik                       tersedia
•   Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi               • Produksi pupuk organik: 180 karung
•   Yayasan Cipta Nusa Cendikia                      (masing-masing 5 kg)

•   Al-Fajar Berseri Foundation                    • Capacity building in sheep farming                Not yet
•   Social Affairs Office of Bekasi Regency          management and organic fertilizer                available
•   Agriculture Office of Bekasi Regency             production
•   Cipta Nusa Cendikia Foundation                 • Production of organic fertilizer: 180 bags
                                                     (5 kg each)



7                                                  8                                         8
Page 224
      PT Cikarang Listrindo Tbk
222   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



                                                                                                                                        Penerima Manfaat
                        Program Unggulan                               Lokasi                                Tujuan
        No.                                                                                                                               Beneficiaries
                         Flagship Program                             Location                              Objective
                                                                                                                                             [GRI 413-1]

         8      DESWITA – Program Desa Wisata             Desa Kertarahayu,                    Pengembangan potensi wisata              30 Kepala
                Potensi Alam dan Budaya                   Kabupaten Bekasi                     alam                                     Keluarga




                DESWITA – The Village Tourism             Kertarahayu Village, Bekasi          Development of natural tourism           30 Households
                Program for Natural and Cultural          Regency                              potential
                Potentials




      * Nilai SROI belum tersedia untuk beberapa program karena masih dalam tahap penguatan model intervensi dan pengumpulan data dampak. Perseroan
        menerapkan prinsip kehati-hatian metodologis guna memastikan hasil pengukuran akurat dan dapat dipertanggungjawabkan sebelum dilakukan
        valuasi sosial.
        The SROI value is not yet available for several programs as they are still in the process of strengthening the intervention model and collecting impact
        data. The Company applies a prudent methodological approach to ensure that measurement results are accurate and accountable before conducting
        social valuation.




      Program Lingkungan
      Environmental Program




                                                                                                                                      Penerima Manfaat
                        Program Unggulan                                 Lokasi                              Tujuan
        No.                                                                                                                              Beneficiaries
                         Flagship Program                               Location                            Objective
                                                                                                                                          [GRI 413-1]

          1     SIPANDU – Pengelolaan Sampah              Desa Muara Bakti, Kabupaten              Sirkular ekonomi               •   7 Bank Sampah
                Terpadu                                   Bekasi                                   dan pengurangan                •   20 Komite SIPANDU
                                                                                                   beban sampah                   •   20 Ranger SIPANDU
                                                                                                   Kabupaten Bekasi               •   SMKN 1 Babelan




                SIPANDU - Integrated Waste                Muara Bakti Village, Bekasi              Circular economy               • 7 Waste Banks
                Management                                Regency                                  and waste burden               • 20 SIPANDU
                                                                                                   reduction in Bekasi              Committees
                                                                                                   Regency                        • 20 SIPANDU Ranger
                                                                                                                                  • SMKN 1 Babelan
Page 225
                                                                         Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                  Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                       223


                                                                 Hasil Kunci 2025




                                                                                                                                      01
                Mitra Pelaksana                                                                       SROI*       TPB
                                                                Key Outcome 2025
              Implementing Partner                                                                  [GRI 413-1]   SDG
                                                                    [GRI 413-1]




                                                                                                                                      02
•   Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis)             • Pelaksanaan Green Festival yang mencakup         Belum         1, 8
    Cikahuripan                                     lomba karya ilmiah, workshop waste              tersedia
•   Asosiasi Penyelenggara Perjalanan Wisata        management, dan pameran UMKM




                                                                                                                                      03
    Indonesia (ASPERWI)                           • 1 (satu) unit infrastruktur pengolahan
•   Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa          sampah organik
    Kabupaten Bekasi




                                                                                                                                      04
•   Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi

•   Cikahuripan Tourism Awareness Group           • Implementation of the Green Festival, which      Not yet
    (Pokdarwis)                                     includes a scientific paper competition,        available




                                                                                                                                      05
•   Indonesian Association of Travel Organizers     waste management workshops, and a MSME
    (ASPERWI)                                       exhibition
•   Community and Village Empowerment             • 1 (one) organic waste processing unit




                                                                                                                                      06
    Agency of Bekasi Regency                        established
•   Tourism Agency of Bekasi Regency
    Government




               Mitra Pelaksana
                                                                 Hasil Kunci 2025
                                                                Key Outcome 2025
                                                                                                      SROI        TPB                 07
                                                                                                                              08 Distributing Benefits to the Community
                                                                                                                                      09
                                                                                                                                      10
                                                                                                                                      11          Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat
             Implementing Partner                                                                   [GRI 413-1]   SDG
                                                                    [GRI 413-1]

Yayasan Kreatif Usaha Mandiri Alami (KUMALA)      • Pengumpulan sampah anorganik ekonomis:            1 : 1,56    8, 13
                                                    6.980,6 kg
                                                  • Pendapatan kelompok dari pengelolaan
                                                    sampah 3R dan produk daur ulang:
                                                    Rp22.365.530
                                                  • Peningkatan kapasitas komite dan ranger
                                                    sampah
                                                  • Sosialisasi pengelolaan sampah kepada
                                                    masyarakat di sekitar Desa Muara Bakti

Kreatif Usaha Mandiri Alami (KUMALA)              • Collection of economically valuable inorganic
Foundation                                          waste: 6,980.6 kg
                                                  • Group income from 3R waste management
                                                    and recycled products: Rp22,365,530
                                                  • Capacity building for waste management
                                                    committees and rangers
                                                  • Community waste management awareness
                                                    programs in Muara Bakti Village
Page 226
      PT Cikarang Listrindo Tbk
224   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report


                                                                                       CIPTA NUSA
                                                                                       B R I N G   A   S U S T A I N A B L E   F U T U R E




      Program PERISAI NEGERI – Program
      Pemberdayaan Ekonomi Rakyat
      Inklusif melalui Urban E-Farming
      sekitar Jalur Transmisi Desa Wanajaya

      PERISAI NEGERI Program – Inclusive Community
      Economic Empowerment Program through Urban
      E-Farming around the Transmission Lines in
      Wanajaya Village




      Desa Wanajaya merupakan salah satu desa di              Wanajaya Village is located in Cibitung District,
      Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, yang              Bekasi Regency, along the Company’s 150 kV
      berada di sepanjang jalur transmisi 150 kV Perseroan.   transmission line. The village faces socio-economic
      Desa ini menghadapi tantangan sosial-ekonomi, di        challenges, as approximately 70% of household
      mana sekitar 70% kepala keluarga di RT 04/RW 10         heads in RT 04/RW 10 are expected to enter
      akan memasuki masa pensiun dalam 2–3 tahun              retirement within the next 2–3 years, potentially
      ke depan, sehingga berpotensi meningkatkan              increasing the risk of unemployment and poverty in
      risiko pengangguran dan kemiskinan apabila tidak        the absence of alternative livelihood sources.
      tersedia alternatif sumber penghidupan.

      Menanggapi kondisi tersebut, Perseroan menginisiasi     In response, the Company initiated the PERISAI
      Program PERISAI NEGERI (Pemberdayaan Ekonomi            NEGERI Program (Inclusive Community Economic
      Rakyat Inklusif melalui Urban E-Farming di sekitar      Empowerment through Urban E-Farming around the
      Jalur Transmisi) sebagai upaya mendorong                Transmission Line) to promote community economic
      kemandirian        ekonomi  masyarakat    melalui       independence by utilizing non-productive land
      pemanfaatan lahan non-produktif milik Perseroan         owned by the Company along the transmission line.
      di sekitar jalur transmisi.

      Program yang telah berjalan sejak 2024 ini              Since its implementation in 2024, the program
      dikembangkan lebih lanjut pada tahun 2025               has been further developed in 2025 through the
      melalui perluasan kegiatan pertanian organik dan        expansion of organic farming and freshwater
      budidaya perikanan, sehingga jumlah penerima            aquaculture activities, increasing the number of
      manfaat meningkat menjadi 130 individu (2024: 59        beneficiaries to 130 individuals (2024: 59 individuals).
      individu). Pengembangan ini juga diarahkan untuk        This development also aims to strengthen
      memperkuat sumber pendapatan masyarakat                 sustainable community income generation.
      secara berkelanjutan.
Page 227
                                                             Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                      Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                           225




                                                                                                                          01
                                                                                                                          02
                                                                                                                          03
                                                                                                                          04
                                                                                                                          05
                                                                                                                          06
                                                                                                                          07
                                                                                                                  08 Distributing Benefits to the Community
                                                                                                                                      Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat
Dalam pelaksanaannya, program ini dirancang            The program is designed as an integrated
sebagai model pemberdayaan terintegrasi berbasis       empowerment model based on circular economy
ekonomi sirkular, yang mencakup:                       principles, covering:
• Pertanian organik                                    • Organic farming
• Budidaya ikan air tawar                              • Freshwater aquaculture
• Pengembangan produk olahan perikanan                 • Fisheries-based product development
• Bank sampah                                          • Waste bank

Sebagai bagian dari penguatan keberlanjutan            As part of strengthening program sustainability, the
program,    Perseroan    menginisiasi  penerapan       Company initiated the application of zero-waste
prinsip zero waste melalui pemanfaatan limbah          principles, including converting organic waste into
organik menjadi pupuk serta pengolahan limbah          fertilizer and processing aquaculture wastewater




                                                                                                                          09
air budidaya ikan air tawar menjadi pupuk organik      into liquid organic fertilizer. To support the group’s
cair. Untuk mendukung efisiensi biaya operasional      operational cost efficiency, the Company installed
kelompok, Perseroan memasang panel surya               solar panels above the feed house, contributing




                                                                                                                          10
di atas rumah pakan, yang berkontribusi pada           to electricity cost savings of up to 20% per month.
penghematan biaya listrik hingga 20% per bulan.


                                                                                                                          11
Untuk     mendukung       peningkatan    kapasitas     To enhance community capacity, the Company
masyarakat, Perseroan bermitra dengan Badan            partnered with the Bekasi Regency Research
Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Bekasi           and Development Agency and IPB University to
dan IPB University dalam memberikan pelatihan          provide training in organic farming techniques.
teknik pertanian organik. Pendampingan ini             This support contributed to improved crop quality
berkontribusi pada peningkatan kualitas hasil panen    and better pest risk management.
serta pengendalian risiko hama.

Hasil implementasi program menunjukkan bahwa           The results of the program implementation show
kelompok masyarakat mampu mengembangkan                that community groups are able to develop
berbagai komoditas dan aktivitas ekonomi, antara       various commodities and economic activities,
lain:                                                  including:
• Budidaya berbagai jenis sayuran seperti kangkung,    •   Cultivation of vegetables such as water spinach,
  bayam, kenikir, sawi, cabai, terong ungu, kemangi,       spinach, kenikir, mustard greens, chili, purple
  tomat, pakcoy, dan pare;                                 eggplant, basil, tomatoes, pakcoy, and bitter melon;
• Diversifikasi produk perikanan air tawar menjadi     •   Diversification of   freshwater  aquaculture
  produk olahan seperti abon lele dan amplang;             products into processed items such as catfish
  dan                                                      floss and amplang; and
• Pengelolaan 17 jenis sampah rumah tangga             •   Management of 17 types of household waste
  melalui bank sampah dengan 53 anggota aktif.             through a waste bank with 53 active members.
Page 228
      PT Cikarang Listrindo Tbk
226   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Untuk mendukung pengelolaan bank sampah yang            To support sustainable waste management, the
      berkelanjutan, Perseroan juga menjalin kerja sama       Company also established collaboration in utilizing
      pemanfaatan limbah operasional guna mendukung           operational waste to support group activities, further
      aktivitas   kelompok,    sehingga    memperkuat         strengthening the circular economy approach within
      pendekatan ekonomi sirkular dalam program.              the program.

      Perseroan menargetkan tercapainya kemandirian           The Company targets achieving community
      ekonomi masyarakat pada tahun 2030, sehingga            economic independence by 2030, enabling the
      program dapat berjalan secara berkelanjutan tanpa       program to operate sustainably without direct
      ketergantungan langsung pada Perseroan. [GRI 413-1]     Company involvement. [GRI 413-1]


      Evaluasi Program dan Dampak                             Program Evaluation and Impact
      Pada tahun 2025, total produksi sayuran mencapai        In 2025, total vegetable production reached 2 tons
      2 ton dan produksi ikan lele sebesar 1.912 kg, dengan   and catfish production amounted to 1,912 kg, with 1,360
      penjualan produk olahan mencapai 1.360 unit.            processed products sold. The waste bank managed
      Bank sampah juga berhasil mengelola 2,5 ton             2.5 tons of waste. Overall, total income generated
      sampah. Secara keseluruhan, total pendapatan            from all business units reached Rp99,671,720.
      yang dihasilkan dari seluruh unit usaha mencapai
      Rp99.671.720.

      Evaluasi dampak menggunakan metode Social               The Social Return on Investment (SROI) evaluation
      Return on Investment (SROI) menunjukkan nilai           recorded a value of 1.1, indicating that every Rp1
      sebesar 1,1, yang berarti setiap Rp1 investasi          invested by the Company generated Rp1.1 in socio-
      Perseroan menghasilkan manfaat sosial-ekonomi           economic benefits for the community. [GRI 413-1]
      sebesar Rp1,1 bagi masyarakat. [GRI 413-1]

      Keberhasilan implementasi program ini juga              The success of the program has also encouraged
      mendorong replikasi di Desa Wangunharja melalui         replication in Wangunharja Village through the
      pengembangan         infrastruktur pertanian dan        development of integrated agricultural and
      perikanan terpadu, yang disertai pendampingan           aquaculture infrastructure, supported by technical
      teknis dan transfer pengetahuan untuk memperkuat        assistance and knowledge transfer to strengthen
      ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat.                food security and community economic resilience.
Page 229
       227




                                                                                                                             Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat
                                                                                    01   02   03   04   05   06   07   08 Distributing Benefits to the Community    09   10   11
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                        Driving Resilience through Sustainability
Page 230
      PT Cikarang Listrindo Tbk
228   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




      Program Pendidikan
      Educational Program

                                                                                                      Penerima Manfaat
                    Program Unggulan                      Lokasi                  Tujuan
        No.                                                                                              Beneficiaries
                     Flagship Program                    Location                Objective
                                                                                                          [GRI 413-1]

         1    LINTAS ENERGI – Pembinaan     Desa Muara Bakti, Kabupaten   Peningkatan kualitas      • 961 Siswa
              SMKN 1 Babelan                Bekasi                        pendidikan vokasi         • 60 Guru
                                                                          berbasis link & match
                                                                          industri




              LINTAS ENERGI - Vocational    Muara Bakti Village, Bekasi   Enhancing vocational      • 961 Students
              Development Program at SMKN   Regency                       education quality         • 60 Teachers
              1 Babelan                                                   through industry link &
                                                                          match




                                   1
Page 231
                                                                         Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                   Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                           229




                                                                                                                                          01
PILAR PENDIDIKAN [OJK F.25][GRI 413-1]




                                                                                                                                          02
Educational Pillar




                                                                                                                                          03
Pilar Pendidikan difokuskan untuk meningkatkan                  The Educational Pillar focuses on improving




                                                                                                                                          04
kualitas hidup masyarakat melalui peningkatan                   quality of life by enhancing access to and the
akses dan mutu pendidikan. Perseroan meyakini                   quality of education. The Company believes
bahwa      pendidikan      merupakan        fondasi             education is a foundation for long-term




                                                                                                                                          05
kemandirian dan kesejahteraan jangka panjang,                   independence       and  well-being;   therefore,
sehingga program pendidikan dirancang untuk                     education programs are designed to strengthen




                                                                                                                                          06
memperkuat kapasitas individu dan kelembagaan                   individual capacity and education institutions
pendidikan di sekitar wilayah operasional. [GRI 413-1]          around operational areas. [GRI 413-1]




                                                                                                                                          07
Inisiatif pilar pendidikan dapat mencakup, antara               Education    pillar initiatives may     include
lain beasiswa, dukungan sarana prasarana                        scholarships, school facility support, teacher




                                                                                                                                  08 Distributing Benefits to the Community
sekolah, pelatihan guru/tenaga pendidik, serta                  trainings, and student skills development
program penguatan keterampilan bagi pelajar                     programs to enhance work readiness. [GRI 203-2]




                                                                                                                                                      Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat
untuk kesiapan kerja. [GRI 203-2]

Berikut ringkasan program unggulan pilar                        Below is a summary of the Company’s flagship
pendidikan yang Perseroan laksanakan secara                     educational pillar programs carried out on a pro
pro bono sepanjang tahun 2025. [GRI 203-1]                      bono basis throughout 2025. [GRI 203-1]




                                                                       Hasil Kunci 2025
            Mitra Pelaksana                                                                                             TPB
                                                                      Key Outcome 2025
          Implementing Partner                                                                                          SDG
                                                                           [GRI 413-1]




                                                                                                                                          09
 • Yayasan Mitra Industri Mandiri          • Kerja sama industri: 35 Memorandum of Understanding (MoU)                  4, 5, 8
 • Pelaku dunia usaha dan dunia industri   • Penetapan sebagai Sekolah Keunggulan, yang membuat sekolah
   (DUDI)                                    berhak memperoleh bantuan Sekolah Menengah Kejuruan Pusat




                                                                                                                                          10
                                             Keunggulan (SMK PK)sebesar Rp4,1 miliar
                                           • Penyerapan lulusan: 4 bekerja; 1 magang di Jepang; 1 melanjutkan ke
                                             perguruan tinggi vokasi



                                                                                                                                          11
                                           • Perolehan penghargaan Adiwiyata dari Dinas Lingkungan Hidup
                                             Kabupaten Bekasi
                                           • Pelaksanaan kegiatan Teaching Factory dan On-the-Job Training
                                             (OJT) bagi guru

 • Mitra Industri Mandiri Foundation       • Industry partnerships: 35 Memorandums of Understanding (MoUs)
 • Industry and Business Sector Partners   • Designation as a Center of Excellence School, making the school eligible
   (DUDI)                                    for Vocational High School Center of Excellence (SMK PK) assistance
                                             amounting to Rp4.1 billion
                                           • Graduate placement: 4 employed; 1 internship in Japan; 1 enrolled in
                                             vocational college
                                           • Receipt of the Adiwiyata Award from the Bekasi Regency Environmental
                                             Agency
                                           • Implementation of Teaching Factory and On-the-Job Training (OJT)
                                             activities for teachers


                               2
Page 232
      PT Cikarang Listrindo Tbk
230   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



                                                                                                           Penerima Manfaat
                       Program Unggulan                     Lokasi                   Tujuan
          No.                                                                                                 Beneficiaries
                        Flagship Program                   Location                 Objective
                                                                                                                [GRI 413-1]

          2     Beasiswa Yatim Piatu           Kabupaten Bekasi              Keberlanjutan akses         5 Siswa (2 SMP; 2 SMA;
                                                                             pendidikan bagi anak        1 Universitas)
                                                                             yatim piatu

                Orphans Scholarship Program    Bekasi Regency                Sustaining access to        5 Students (2 Junior
                                                                             education for orphans       High; 2 Senior High;
                                                                                                         1 University)

          3     Beasiswa Mahasiswa Perguruan   Kabupaten Bekasi              Akses pendidikan dan        30 Mahasiswa
                Tinggi Negeri (PTN)                                          penguatan karakter




                Public University (PTN)        Bekasi Regency                Access to higher            30 University students
                Scholarship Program                                          education
                                                                             and character
                                                                             development




          4     Program Remedial Literasi      Jakarta                       Peningkatan                 • 172 Siswa
                                                                             kemampuan literasi          • 55 Guru
                                                                             anak dan kapasitas
                                                                             guru

                Literacy Remedial Program      Jakarta                       Improving children’s        • 172 Students
                                                                             literacy and teachers’      • 55 Teachers
                                                                             capacity


          5     Program Pos Baca               Desa Muara Bakti, Kabupaten   Peningkatan literasi        • 30 Anak
                                               Bekasi                        dan numerasi anak           • 7 Fasilitator/Relawan


                Reading Post Program           Muara Bakti Village, Bekasi   Improving children’s        • 30 Children
                                               Regency                       literacy and numeracy       • 7 Facilitators/
                                                                             skills                        Volunteers

          6     Program Kerjasama RAGATS       Kabupaten Asmat, Papua        Peningkatan kualitas        • 440 Siswa
                                               Selatan                       pendidikan melalui          • 20 Sekolah Dasar
                                                                             pengembangan                • 22 Kampung
                                                                             infrastruktur penunjang       Pedalaman
                                                                             kegiatan belajar dan
                                                                             mengajar di daerah
                                                                             pedalaman

                RAGATS Program Collaboration   Asmat Regency, South Papua    Enhancing education         • 440 Students
                                                                             quality through the         • 20 Primary Schools
                                                                             development of              • 22 Remote Villages
                                                                             supporting infrastructure
                                                                             for teaching and
                                                                             learning activities in
                                                                             remote areas




      3                                                    4
Page 233
                                                                            Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                      Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                              231


                                                                          Hasil Kunci 2025




                                                                                                                                          01
           Mitra Pelaksana                                                                                              TPB
                                                                         Key Outcome 2025
         Implementing Partner                                                                                           SDG
                                                                              [GRI 413-1]




                                                                                                                                          02
Yayasan Gugah Nurani Indonesia             • Penerima manfaat: 5 siswa                                                   4
                                           • Bantuan pendidikan dan biaya hidup selama 12 bulan
                                           • Pendampingan akademik dan karier




                                                                                                                                          03
Gugah Nurani Indonesia Foundation          • Beneficiaries: 5 students
                                           • Education and living support for 12 months




                                                                                                                                          04
                                           • Academic and career mentoring

Yayasan Karya Salemba Empat                • Pemberian beasiswa dan tunjangan hidup kepada 30 mahasiswa PTN              4
                                             di sekitar area operasional PLTU Co-firing Babelan




                                                                                                                                          05
                                           • Peningkatan kapasitas dalam bidang organisasi, kepemimpinan,
                                             literasi keuangan, perencanaan karier, dan pelaksanaan program
                                             pemberdayaan masyarakat




                                                                                                                                          06
                                           • Sebanyak 93% mahasiswa penerima beasiswa mengalami kenaikan
                                             Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), dengan rata-rata IPK diatas 3,25

Karya Salemba Empat Foundation             • Provision of scholarships and living allowances to 30 students from




                                                                                                                                          07
                                             PTN located around the operational area of the PLTU Co-firing Babelan
                                           • Capacity enhancement in organizational development, leadership,
                                             financial literacy, career planning, and the implementation of




                                                                                                                                  08 Distributing Benefits to the Community
                                             community empowerment programs
                                           • A total of 93% of scholarship recipients recorded an increase in their
                                             Grade Point Average (GPA), with an average GPA of above 3.25




                                                                                                                                                      Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat
Creative Education Indonesia Foundation    • 172 siswa dari 7 sekolah mengikuti asesmen kemampuan membaca                4
(Credo)                                    • 56 siswa mencapai kemampuan membaca sesuai jenjang kelas
                                           • 55 guru menerima pelatihan pengajaran literasi


                                           • 172 students from 7 schools participated in a reading proficiency
                                             assessment
                                           • 56 students achieved grade-level reading proficiency
                                           • 55 teachers received literacy instruction

• Karang Taruna Desa Muara Bakti           • 2 Pos Baca beroperasi                                                       4
• MA Mu’min Cendikia                       • 30 anak menerima pendampingan literasi dan numerasi
                                           • 2 relawan menerima pelatihan pengajaran

• Muara Bakti Village Youth Organization   • 2 Reading Posts were in operation
  (Karang Taruna)                          • 30 children received literacy and numeracy support
• MA Mu’min Cendikia                       • 2 volunteers received teaching skills training

Yayasan Relawan Asmat Indonesia            •   Pemasangan 8 unit Starlink di 8 kampung pedalaman Asmat                   4




                                                                                                                                          09
                                           •   Pemasangan PLTS di 16 kampung pedalaman Asmat
                                           •   440 siswa mengikuti program kelas online
                                           •   Distribusi makanan tambahan bagi siswa




                                                                                                                                          10
                                           •   Pemberian bantuan honorarium kepada 5 guru




                                                                                                                                          11
Relawan Asmat Indonesia Foundation         •   Installation of 8 Starlink units in 8 remote villages in Asmat
                                           •   Installation of Solar Power in 16 remote villages in Asmat
                                           •   440 students participated in online learning programs
                                           •   Distribution of supplementary food for students
                                           •   Provision of honorarium support for 5 teachers




5                                                       6
Page 234
      PT Cikarang Listrindo Tbk
232   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




      Program LINTAS ENERGI - Program
      “Listrindo Cerdas, Tingkatkan
      Kompetensi Anak Negeri” SMKN 1
      Babelan

      LINTAS ENERGI Program - “Listrindo Smart,
      Enhancing the Nation’s Youth Competence”
      Program at SMKN 1 Babelan




      Kondisi ketenagakerjaan di Desa Muara Bakti masih    Employment conditions in Muara Bakti Village still
      menunjukkan tantangan yang perlu mendapat            present challenges that require attention. Based
      perhatian. Berdasarkan pembaruan pemetaan            on the 2025 social mapping update, approximately
      sosial tahun 2025, sekitar 12% penduduk desa masih   12% of the village population remains unemployed.
      belum bekerja. Kondisi ini menunjukkan bahwa         This indicates that access to employment
      akses masyarakat terhadap peluang kerja dan          opportunities and sustainable livelihoods has not
      sumber penghidupan yang berkelanjutan belum          yet been fully optimized. This condition is also
      sepenuhnya optimal. Situasi tersebut juga sejalan    consistent with the broader regional context, where
      dengan kondisi di tingkat yang lebih luas, di mana   the open unemployment rate in Bekasi Regency
      tingkat pengangguran terbuka Kabupaten Bekasi        was recorded at 8.82% in 2024, based on the latest
      masih tercatat sebesar 8,82% pada tahun 2024         available data from Statistics Indonesia (BPS).
      berdasarkan data terakhir yang tersedia dari Badan
      Pusat Statistik.

      Menanggapi kondisi tersebut, Perseroan bekerja       In response to this condition, the Company
      sama dengan Yayasan Mitra Industri Mandiri           collaborates with Yayasan Mitra Industri Mandiri
      serta berbagai pelaku Dunia Usaha dan Dunia          and various Business and Industrial Sector
Page 235
                                                               Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                        Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                             233


Industri (DUDI) untuk mengembangkan program              Partners (DUDI) to develop a vocational education




                                                                                                                            01
pembinaan pendidikan vokasi di SMKN 1 Babelan.           development program at SMKN 1 Babelan. The
Program ini dirancang untuk memperkuat                   program is designed to strengthen the link and




                                                                                                                            02
keterkaitan (link and match) antara pendidikan           match between vocational education and industry
vokasi dan kebutuhan industri, sehingga lulusan          needs, ensuring that graduates possess relevant
memiliki kompetensi yang relevan, berkarakter, dan       competencies, strong character, and better




                                                                                                                            03
lebih siap memasuki dunia kerja.                         readiness to enter the workforce.




                                                                                                                            04
Melalui kolaborasi dengan instansi pemerintah            Through collaboration with government institutions
dan mitra industri, program ini difokuskan               and industry partners, the program focuses on
pada     peningkatan     kualitas pembelajaran,          improving the quality of learning, strengthening




                                                                                                                            05
penguatan kompetensi teknis dan soft skills, serta       both technical and soft skills, and fostering a work
pembentukan budaya kerja yang selaras dengan             culture aligned with industrial practices. In the




                                                                                                                            06
praktik industri. Dalam jangka panjang, program          long-term, the program aims to position
ini diarahkan untuk menjadikan SMKN 1 Babelan            SMKN 1 Babelan as an industry-referenced




                                                                                                                            07
sebagai sekolah kejuruan rujukan industri di             vocational school in Bekasi Regency.
Kabupaten Bekasi.




                                                                                                                    08 Distributing Benefits to the Community
Sejak dimulai pada tahun 2024, program ini               Since its initiation in 2024, the program has
dilaksanakan melalui sejumlah inisiatif utama            been implemented through several integrated




                                                                                                                                        Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat
yang saling terintegrasi untuk memperkuat kualitas       initiatives to strengthen learning quality, work
pembelajaran, budaya kerja, dan kesiapan lulusan,        culture, and graduate readiness, including:
meliputi:
1. Penguatan budaya kerja dan disiplin sekolah,          1. Strengthening work culture and school discipline,
   melalui workshop budaya kerja yang mencakup              through workshops covering Occupational
   Kesehatan    dan     Keselamatan     Kerja  (K3),        Health and Safety (OHS), Horenso (reporting,
   Horenso (melaporkan, menginformasikan, dan               informing, and consulting), Kaizen (continuous
   berkonsultasi), Kaizen (continuous improvement),         improvement), and the implementation of 5R
   serta penerapan 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat,         (Sort, Set in Order, Shine, Standardize, Sustain).
   Rajin).
2. Pembentukan karakter dan kepemimpinan                 2. Developing student character and leadership,
   siswa, melalui pembinaan rutin dan penguatan             through regular mentoring and strengthening of
   organisasi siswa.                                        student organizations.




                                                                                                                            09
3. Peningkatan wawasan dan eksposur industri bagi        3. Enhancing students’ industry exposure and insight,
   siswa, melalui kegiatan guru tamu dan kunjungan          through guest teacher sessions and industrial
   industri yang melibatkan tenaga profesional dari         visits involving professionals from various DUDI




                                                                                                                            10
   berbagai perusahaan DUDI.                                companies.
4. Penguatan pembelajaran berbasis praktik,              4. Strengthening practice-based learning, through


                                                                                                                            11
   melalui pengembangan Teaching Factory (TeFa)             the development of Teaching Factory (TeFa) and
   dan Project-Based Learning (PjBL).                       Project-Based Learning (PjBL).
5. Peningkatan kesiapan memasuki dunia kerja,            5. Improving job readiness, through pre-employment
   melalui pelatihan persiapan kerja dengan                 training guided by industry practitioners.
   bimbingan dari pelaku industri.
6. Perluasan akses penempatan kerja dan magang,          6. Expanding access to job placement and
   melalui fasilitasi kerja sama dengan dunia industri      internships, through facilitation of partnerships
   dan lembaga pelatihan kerja.                             with industries and vocational training institutions.
7. Penguatan   kelembagaan sekolah, melalui              7. Strengthening school institutional capacity,
   pendampingan dalam memperoleh dukungan                   through assistance in obtaining support under the
   program Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)                  Vocational High School (SMK) Center of Excellence
   Pusat Keunggulan.                                        program.
Page 236
      PT Cikarang Listrindo Tbk
234   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Program LINTAS ENERGI direncanakan berjalan                    The LINTAS ENERGI Program is planned to run
      selama 5 (lima) tahun dan diharapkan dapat                     for 5 (five) years and is expected to support
      mendorong   tercapainya   status    SMK  Pusat                 the achievement of a sustainable SMK Center
      Keunggulan   yang    berkelanjutan.   Roadmap                  of Excellence status. The program development
      pengembangan program meliputi:                                 roadmap includes:



                2024
                 Membangun kemitraan strategis antara sekolah dan industri untuk
                 menyelaraskan kurikulum pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia kerja.
                 Establish strategic partnerships between the school and industry to align the
                 vocational education curriculum with workforce and industry needs.


                                                                                                         2025
                                              Meningkatkan kualitas tata kelola dan pembelajaran sekolah menuju
                                                                      pengakuan sebagai SMK Pusat Keunggulan.
                                                                  Improve school governance and learning quality
                                                               to achieve recognition as SMK Center of Excellence.


                2026
                 Memperkuat kompetensi tenaga pendidik dan siswa melalui optimalisasi
                 fasilitas pembelajaran berbasis praktik industri.
                 Strengthen the competencies of teachers and students through the
                 optimization of industry-based practical learning facilities.


                                                                                                         2027
                                              Mengembangkan kolaborasi multipihak dalam peningkatan kualitas
                                          pendidikan vokasi dan perluasan akses serapan lulusan ke dunia industri.
                                        Expand multi-stakeholder collaboration to enhance the quality of vocational
                                        education and broaden graduate employment opportunities within industry.


                2028
                 Mendorong keberlanjutan program dan peningkatan daya saing lulusan
                 melalui pengembangan sekolah untuk mewujudkan SMKN 1 Babelan sebagai
                 sekolah rujukan industri.
                 Promote program sustainability and enhance graduate competitiveness by
                 developing SMKN 1 Babelan as an industry-referenced school.




      Hingga tahun 2025, program ini telah memberikan                As of 2025, the program has benefited 60 teachers
      manfaat bagi 60 guru dan 961 siswa. Dampak yang                and 961 students. The impacts achieved include
      dihasilkan tidak hanya mencakup peningkatan                    improvements in technical competencies and
      kompetensi teknis dan soft skills, tetapi juga                 soft skills, enhancement of learning systems,
      perbaikan sistem pembelajaran, peningkatan                     increased school achievements, and stronger
      prestasi sekolah, serta penguatan hubungan antara              linkages between the school and industry.
      sekolah dan industri.
Page 237
                                                             Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                     Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                          235


Dalam periode pelaksanaan program, SMKN 1              During the implementation period, SMKN 1 Babelan




                                                                                                                         01
Babelan      berhasil    memperoleh      dukungan      successfully obtained support under the regular
program SMK Pusat Keunggulan skema reguler             SMK Center of Excellence scheme, which includes




                                                                                                                         02
yang mencakup pembangunan infrastruktur,               infrastructure development, learning assistance,
pendampingan pembelajaran, dan penguatan               and strengthening of industry-based learning.
pembelajaran berbasis industri. Selain itu, sekolah    The school also received the Provincial Adiwiyata




                                                                                                                         03
juga meraih penghargaan Adiwiyata tingkat              Award and ranked among the top 10 in Project-
provinsi serta masuk dalam 10 besar hasil Project-     Based Learning outcomes. From the graduate




                                                                                                                         04
Based Learning. Dari sisi outcome lulusan, program     outcome perspective, the program has contributed
ini juga berkontribusi terhadap penyerapan             to graduate absorption, with 4 students employed




                                                                                                                         05
lulusan, dengan capaian 4 siswa bekerja di industri,   in industry, 1 student undertaking an internship in
1 siswa mengikuti magang di Jepang, dan 1 siswa        Japan, and 1 student continuing to a vocational




                                                                                                                         06
melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi vokasi.     higher education institution.


Evaluasi Program dan Dampak                            Program Evaluation and Impact




                                                                                                                         07
Pada tahun 2025, program LINTAS ENERGI                 In 2025, the LINTAS ENERGI Program demonstrated
menunjukkan kontribusi terhadap peningkatan            contributions to improving governance and




                                                                                                                 08 Distributing Benefits to the Community
kualitas tata kelola dan pembelajaran di SMKN 1        learning quality at SMKN 1 Babelan, as reflected in
Babelan, yang tercermin dari capaian sebagai           its achievement as a recipient of the SMK Center of




                                                                                                                                     Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat
penerima program SMK Pusat Keunggulan,                 Excellence program, improved school performance,
peningkatan prestasi sekolah, serta semakin kuatnya    and stronger industry involvement in the learning
keterlibatan industri dalam proses pembelajaran.       process. From an outcome perspective, the
Dari sisi outcome, program ini juga berkontribusi      program also contributed to enhancing graduate
terhadap peningkatan kesiapan kerja lulusan, yang      employability, as reflected in job placements,
tercermin dari terserapnya lulusan ke dunia kerja,     international    internship   participation,   and
program magang internasional, dan pendidikan           progression to vocational higher education.
vokasi lanjutan.

Kinerja program juga tercermin dalam hasil Indeks      Program performance is also reflected in the
Kepuasan Masyarakat (IKM) yang mencapai nilai 3,73     Community Satisfaction Index (CSI), which reached
dengan kategori Sangat Baik, menunjukkan tingkat       a score of 3.73, categorized as Very Good, indicating
penerimaan dan manfaat program yang tinggi bagi        a high level of acceptance and perceived benefits
pemangku kepentingan. Program ini diharapkan           among stakeholders. The program is expected




                                                                                                                         09
dapat memberikan dampak berkelanjutan dalam            to generate sustainable impacts in improving
peningkatan kualitas pendidikan vokasi serta           vocational education quality and supporting the




                                                                                                                         10
mendukung pengembangan sumber daya manusia             development of competitive and future-ready
yang kompeten dan berdaya saing di masa depan.         human resources.



                                                                                                                         11
Page 238
      PT Cikarang Listrindo Tbk
236   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




              PILAR KESEHATAN [OJK F.25][GRI 413-1]
              Health Pillar


              Pilar Kesehatan difokuskan untuk mendukung               The Health Pillar focuses on improving
              peningkatan derajat kesehatan masyarakat                 community health outcomes through preventive
              melalui program preventif dan promotif,                  and promotive programs, particularly by
              khususnya     dalam      penguatan      layanan          strengthening basic healthcare services at the
              kesehatan dasar di tingkat komunitas. Perseroan          community level. The Company also supports
              juga mendukung upaya pemerintah dalam isu                government priority health issues, including
              kesehatan prioritas, termasuk pencegahan dan             stunting prevention and treatment. [GRI 413-1]
              penanganan stunting. [GRI 413-1]

              Inisiatif pilar kesehatan dapat mencakup, antara         Health pillar initiatives may include the provision
              lain penyediaan sarana air bersih, program               of clean water facilities, stunting program, and
              stunting, dan Posyandu binaan. [GRI 203-2]               assisted Posyandu. [GRI 203-2]

              Berikut ringkasan program unggulan pilar                 Below is a summary of the Company’s flagship
              kesehatan yang Perseroan laksanakan secara               health pillar programs carried out on a pro bono
              pro bono sepanjang tahun 2025. [GRI 203-1]               basis throughout 2025. [GRI 203-1]




                                                                                                           Penerima Manfaat
                    Program Unggulan                      Lokasi                      Tujuan
        No.                                                                                                   Beneficiaries
                     Flagship Program                    Location                    Objective
                                                                                                               [GRI 413-1]

         1    SERASI – Program Sehat        Desa Wangunharja, Kabupaten        Penguatan layanan       •   521 Balita
              Sejahtera Berseri             Bekasi                             Posyandu dan            •   40 Ibu hamil
                                                                               pencegahan stunting     •   86 Lansia
                                                                                                       •   28 Remaja
                                                                                                       •   135 Kader kesehatan



              SERASI- Health Prosperous     Wangunharja Village, Bekasi        Strengthening           •   521 Toddlers
              Community Program             Regency                            Posyandu services and   •   40 Pregnant women
                                                                               stunting prevention     •   86 Elderly
                                                                                                       •   28 Teenagers
                                                                                                       •   135 Health cadres



         2    SIKESMAS – Siaga Kesehatan    Desa Muara Bakti dan Buni Bakti,   Akses layanan           •   967 Bayi dan Balita
              Masyarakat                    Kabupaten Bekasi                   kesehatan ibu, anak,    •   66 Ibu hamil
                                                                               dan lansia              •   80 Lansia
                                                                                                       •   109 Kader kesehatan


              SIKESMAS – Community Health   Muara Bakti Village and Buni       Access to maternal,     • 967 Infants and
              Alert Program                 Bakti Village, Bekasi Regency      child, and elderly        Toddlers
                                                                               health services         • 66 Pregnant women
                                                                                                       • 80 Elderly
                                                                                                       • 109 Health cadres
Page 239
                                                                         Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                   Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                         237




                                                                                                                                       01
1                                                               1




                                                                                                                                       02
                                                                                                                                       03
                                                                                                                                       04
                                                                                                                                       05
                                                                                                                                       06
2                                                      2




                                                                                                                                       07
                                                                                                                               08 Distributing Benefits to the Community
                                                                                                                                                   Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat
                                                                        Hasil Kunci 2025
                Mitra Pelaksana                                                                                     TPB
                                                                       Key Outcome 2025
              Implementing Partner                                                                                  SDG
                                                                            [GRI 413-1]

    • Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi        • Pelayanan kesehatan gratis rutin bagi warga Desa Wangunharja         2, 3
    • Pusat Kesehatan Masyarakat              • 9 Posyandu meningkat menjadi strata Purnama berdasarkan SK
      (Puskesmas) Mekarmukti                    Kepala Desa No. PM.001.01/68/Kep-Des/II/2025




                                                                                                                                       09
    • Cipta Nusa Cendikia                     • Pengembangan kebun gizi dan inovasi olahan tanaman katuk
    • Rumah Sakit Permata Keluarga Jababeka     sebagai camilan sehat untuk mendukung pencegahan stunting
    • Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu)
      Alamandu Bandung




                                                                                                                                       10
    • Bekasi Regency Health Office            • Regular free health services for residents of Wangunharja Village
    • Mekarmukti Community Health Center      • 9 Integrated Health Posts upgraded to Purnama level based on



                                                                                                                                       11
      (Puskesmas)                               Village Decree No. PM.001.01/68/Kep-Des/II/2025
    • Cipta Nusa Cendikia                     • Nutrition garden development and katuk-based healthy snack
    • Permata Keluarga Jababeka Hospital        innovation to support stunting prevention
    • Alamandu Integrated Health Post
      (Posyandu), Bandung

    Puskesmas Babelan II                      • Pelaksanaan 20 kegiatan Posyandu rutin setiap bulan di 2 desa        2, 3
                                              • Pemeriksaan kesehatan dan pemantauan tumbuh kembang bayi,
                                                balita dan ibu hamil
                                              • Pemeriksaan kesehatan bagi lansia
                                              • Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bergizi

    Babelan II Puskesmas                      • Conducting 20 regular Posyandu sessions each month in 2 villages
                                              • Health check-ups and growth monitoring for infants, toddlers, and
                                                pregnant women
                                              • Health check-ups for elderly
                                              • Provision of Nutritious Supplementary Food (PMT)
Page 240
      PT Cikarang Listrindo Tbk
238   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      PELIBATAN MASYARAKAT LOKAL [OJK F.24][GRI 413-1, 413-2][EU20]
      Local Community Involvement

      Perseroan melibatkan masyarakat lokal sebagai             The Company engages local communities
      bagian dari tata kelola sosial untuk memastikan           as part of its social governance framework to
      bahwa kegiatan operasional dan program TJSL               ensure that its operational activities and TJSL
      telah mempertimbangkan kebutuhan, aspirasi,               programs take into account the needs, aspirations,
      serta potensi dampaknya terhadap komunitas.               and potential impacts on the community.
      Pelibatan tersebut dilakukan secara berkelanjutan         Engagement is carried out from the planning
      dari tahap perencanaan melalui pemetaan sosial            stage through social mapping and stakeholder
      dan komunikasi dengan pemangku kepentingan,               communication, to the implementation and
      hingga tahap pelaksanaan dan evaluasi program             evaluation of TJSL programs. [GRI 413-1, 413-2]		
      TJSL. [GRI 413-1, 413-2]

      Bentuk pelibatan dapat dilakukan melalui forum            Engagement channels may include communication
      komunikasi, koordinasi dengan aparat/representasi         forums, coordination with local representatives,
      masyarakat, konsultasi program, survei kepuasan           program consultations, community satisfaction
      masyarakat, serta mekanisme umpan balik                   surveys, and feedback mechanisms that enable
      yang memungkinkan perbaikan program secara                continuous program improvement. [OJK F.24]
      berkelanjutan. [OJK F.24]

      Pada tahun 2025, Perseroan menyelenggarakan               In 2025, the Company organized 33 communication
      33 sesi forum komunikasi dan Focus Group                  forums and Focus Group Discussion (FGD) sessions
      Discussion (FGD) di sekitar area operasional dengan       in areas surrounding its operations, involving more
      melibatkan lebih dari 400 peserta, yang terdiri atas      than 400 participants, including community leaders,
      tokoh masyarakat, organisasi masyarakat sipil,            civil society organizations, village governments, and
      pemerintah desa, dan aparat keamanan. Kegiatan            security authorities. These activities form part of the
      ini merupakan bagian dari mekanisme pelibatan             Company’s stakeholder engagement mechanism
      pemangku      kepentingan        untuk  memastikan        to ensure transparency, foster two-way dialogue,
      transparansi, membangun dialog dua arah, serta            and strengthen constructive relationships with
      memperkuat hubungan yang konstruktif dengan               surrounding communities as a foundation for the
      masyarakat sekitar sebagai fondasi keberlanjutan          sustainability of the Company’s operations. [GRI 413-1]
      operasional Perseroan. [GRI 413-1]




      SARANA PENGADUAN KOMUNITAS [OJK F.24][GRI 2-25]
      Community Complaint Mechanism

      Perseroan menyediakan sarana pengaduan bagi               The Company provides a grievance mechanism for
      masyarakat dan pemangku kepentingan untuk                 communities and stakeholders to submit complaints,
      menyampaikan keluhan, masukan, atau dugaan                feedback, or concerns related to operations or TJSL
      dampak terkait operasional maupun program TJSL.           programs. This mechanism is designed to ensure
      Mekanisme ini bertujuan memastikan penanganan             fair, timely, well-documented handling of grievance,
      yang adil, tepat waktu, terdokumentasi, serta             while serving as a basis for continual improvement.
      menjadi dasar perbaikan berkelanjutan.




                                                         Kanal pengaduan komunitas mencakup:
                                                         Community complaint channels include:

                                                              pengaduan.gcg@listrindo.com

                                                              (021) 893 4108


                                                         Surat/kunjungan langsung melalui aparat setempat: Forum
                                                         Komunikasi Polisi dan Masyarakat (FKPM)
                                                         Written submission/direct visit via local authorities: Police and
                                                         Community Communication Forum (FKPM)
Page 241
                                                                         Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                     Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                          239


Perseroan menetapkan tahapan penanganan                           The Company applies grievance handling stages,




                                                                                                                                         01
keluhan yang meliputi penerimaan, verifikasi,                     including receipt, verification, follow-up/resolution,
tindak lanjut/penyelesaian, dan penutupan kasus,                  and case closure, including communicating




                                                                                                                                         02
termasuk komunikasi hasil kepada pelapor apabila                  outcomes to the complainant where possible.
memungkinkan.




                                                                                                                                         03
Pada tahun 2025, Perseroan tidak menerima                         In 2025, the Company did not receive any
pengaduan dari masyarakat di sekitar area                         complaints from the community around the




                                                                                                                                         04
pembangkit yang dapat mengganggu kegiatan                         operational area that could disrupt the Company’s
operasional Perseroan. Tidak terdapat juga                        operational activities. There are also no public
pengaduan     masyarakat   terhadap  kegiatan                     complaints regarding the Company’s operational




                                                                                                                                         05
operasional Perseroan yang dapat menimbulkan                      activities which could cause disruption to
gangguan kepada masyarakat.                                       the community.




                                                                                                                                         06
                                                                                                                                         07
PENGHARGAAN DI BIDANG SOSIAL DAN PENGEMBANGAN
MASYARAKAT




                                                                                                                                 08 Distributing Benefits to the Community
Award in the Field of Social and Community Development




                                                                                                                                                     Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat
Pada tahun 2025, Cikarang Listrindo berhasil                      In 2025, Cikarang Listrindo successfully received
mendapatkan beberapa penghargaan terkait                          several awards related to the Company’s CSR
kegiatan CSR yang dilakukan Perseroan, di antaranya               activities, including the following: [GRI 2-5]
sebagai berikut: [GRI 2-5]




    CSR Jabar Award Tahun 2024                     2024 West Java CSR Forum
    1.   Peringkat 1 pada penghargaan              1.   1st rank for community environmental
         pengelolaan lingkungan oleh komunitas.         stewardship award.
    2. Peringkat 2 pada penghargaan                2. 2nd rank for sustainability award.




                                                                                                                                         09
       keberlanjutan.
    3. Peringkat 3 pada penghargaan                3. 3rd rank for stunting prevention award.
       pencegahan stunting.




                                                                                                                                         10
    4. Kategori Best Local Champion kepada         4. Best Local Champion category awarded
       Ibu Alpiah, seorang local hero dari Desa       to Ms. Alpiah, a local hero from Pantai
       Pantai Bahagia, Kabupaten Bekasi,              Bahagia Village, Bekasi Regency, one


                                                                                                                                         11
       yang merupakan salah satu desa                 of the Company’s assisted villages, for
       binaan Perseroan, atas perannya dalam          her role in implementing the coastal
       pelaksanaan program pemberdayaan               women’s empowerment program to
       perempuan pesisir untuk mendukung              support the realization of Indonesia’s
       terwujudnya generasi emas Indonesia.           golden generation.

    3 Juni 2025                                    June 3, 2025
    Gubernur Jawa Barat                            Governor of West Java




                                Indonesia Social Responsibility Award 2025      Indonesia Social Responsibility Award 2025
                                1.   Kategori Emas untuk aspek                  1.   Gold category for economic
                                     pemberdayaan ekonomi.                           empowerment aspects.
                                2. Kategori Emas untuk aspek peningkatan        2. Gold category for health quality
                                   kualitas kesehatan.                             improvement aspects.
                                3. Kategori Silver untuk aspek pendidikan.      3. Silver Category for education aspects.

                                10 Juli 2025                                    July 10, 2025
                                Indonesia Social Responsibility Award           Indonesia Social Responsibility Award
Page 242
      PT Cikarang Listrindo Tbk
240   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




           Penghargaan Tanggung Jawab Sosial          Social and Environmental Responsibility
           dan Lingkungan Kabupaten Bekasi            Award of the Bekasi Regency

           Penghargaan kepada PT Cikarang             Recognition to PT Cikarang Listrindo Tbk
           Listrindo Tbk melalui PLTU Co-firing       through PLTU Co-firing Babelan for its
           Babelan atas partisipasinya dalam          participation in CSR programs supporting
           program      CSR   untuk     mendukung     the sustainability of the “Kampung Iklim”
           keberlanjutan    Program      “Kampung     Program in Muara Bakti Village, Bekasi.
           Iklim“ di Desa Muara Bakti, Bekasi.

           15 Agustus 2025                            August 15, 2025
           Kepala  Dinas    Lingkungan     Hidup      Head of the Environmental Agency of
           Kabupaten Bekasi                           Bekasi Regency




                                              Penghargaan Asian Impact 2025                Asian Impact Award 2025

                                              Penghargaan       Platinum       kepada      Platinum Recognition awarded to
                                              PT Cikarang Listrindo Tbk melalui            PT Cikarang Listrindo Tbk through
                                              PLTGU Jababeka atas keunggulannya            PLTGU Jababeka for its excellence in
                                              dalam melaksanakan program KEHATI            implementing the KEHATI ASRI program
                                              ASRI pada kategori Environmental             under the Environmental Stewardship
                                              Stewardship, melalui inisiatif “Initiating   category,     through     the   initiative
                                              Action for Sustainability and Resilience     “Initiating Action for Sustainability and
                                              – KEHATI ASRI”.                              Resilience – KEHATI ASRI”.

                                              18 September 2025                            September 18, 2025
                                              La Tofi School of Social Responsibility &    La Tofi School of Social Responsibility &
                                              Portman College                              Portman College




          Penghargaan Indonesia       Sustainable    Indonesia Sustainable        Development
          Development 2025                           Award 2025

          Kategori Emas untuk PLTGU Jababeka         Gold Category to PLTGU Jababeka
          atas kontribusinya terhadap Tujuan TPB     for its contribution to SDG 11.5, namely
          11.5, yaitu mengurangi secara signifikan   significantly  reducing   the     adverse
          dampak buruk bencana alam secara           impacts of natural disasters, through
          signifikan, melalui Program “Masyarakat    the Innovative Community for Disaster
          Inovatif Tanggap Risiko Alam: Sinergi      Risk Preparedness Program, through
          Desa Jaga Darurat (MITRA SEJAGAT)”.        “Masyarakat Inovatif Tanggap Risiko
                                                     Alam: Sinergi Desa Jaga Darurat
                                                     (MITRA SEJAGAT)”.

          Kategori Silver untuk PLTU Co-firing       Silver Category to PLTU Co-firing Babelan
          Babelan atas kontribusinya terhadap        for its contribution to SDG 2.3, namely
          TPB    2.3,    yaitu      menggandakan     doubling the agricultural productivity and
          produktivitas dan pendapatan produsen      incomes of small-scale food producers,
          pangan skala kecil, terutama perempuan,    particularly women, indigenous peoples,
          masyarakat adat, petani keluarga,          family farmers, livestock keepers, and
          peternak, dan nelayan, melalui Program     fishers, through the Sustainable Food
          Pekarangan Pangan Lestari (P2L).           Garden Program (P2L).

          10 Desember 2025                           December 10, 2025
          Corporate Forum for CSR Development        Corporate Forum for CSR Development
Page 243
       241




                                                                                                                             Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat
                                                                                    01   02   03   04   05   06   07   08 Distributing Benefits to the Community    09   10   11
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                        Driving Resilience through Sustainability
Page 244
      PT Cikarang Listrindo Tbk
242   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




      Pengelolaan
      Lingkungan
      yang Berkelanjutan
      Sustainable Environmental
      Management
Page 245
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
       Driving Resilience through Sustainability
                                                   243
Page 246
      PT Cikarang Listrindo Tbk
244   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      PENGELOLAAN LINGKUNGAN YANG BERKELANJUTAN

                  “
      Sustainable Environmental Management




                  Cikarang Listrindo terus mengembangkan kegiatan
                  operasional yang berkelanjutan dengan merumuskan
                  Carbon Roadmap Perseroan. Kami meyakini bahwa
                  lingkungan hidup yang baik dan sehat tidak hanya akan
                  memberikan dampak positif pada pertumbuhan bisnis
                  di masa depan, tetapi juga merupakan hak asasi setiap
                  manusia.

                  Cikarang Listrindo continues to advance sustainable operational activities
                  by formulating the Company’s Carbon Roadmap. We believe that a good
                  and healthy environment will not only have a positive impact on future
                  business growth but is also a fundamental human right for everyone.




      Cikarang Listrindo menyadari bahwa kegiatan bisnis     Cikarang Listrindo realizes that the Company’s
      Perseroan yang bergerak di sektor ketenagalistrikan    business activities in the electricity sector have
      memberikan dampak bagi lingkungan. Pengelolaan         an impact on the environment. Environmental
      lingkungan merupakan suatu keharusan dan               management is certainly a must and it is the
      tanggung jawab dalam pengelolaan dampak                Company’s responsibility to manage the impact
      terhadap kinerja dan pertumbuhan bisnis. Untuk         on the performance and growth of the business.
      itu, Perseroan memiliki komitmen yang kuat untuk       Hence, the Company has a strong commitment to
      memastikan operasi yang berkelanjutan terhadap         ensure environmentally sustainable operation as
      lingkungan menjadi prioritas utama Perseroan           the Company’s top priority by implementing best
      dengan penerapan best practice di sektor industri      practices in the electricity industry sector. [GRI 3-3]
      ketenagalistrikan. [GRI 3-3]

      Sebagai perusahaan penyedia listrik, sumber utama      As a power company, Cikarang Listrindo’s main
      energi pembangkit listrik Cikarang Listrindo berasal   energy sources for power generation come from fossil
      dari bahan bakar fosil, yaitu berupa gas alam          fuels, in the form of natural gas (PLTGU Jababeka and
      (PLTGU Jababeka dan PLTG MM-2100) dan batubara         PLTG MM-2100) and coal (PLTU Co-firing Babelan).
      (PLTU Co-firing Babelan). Sumber energi yang tak       These non-renewable energy sources are the main
      terbarukan ini menjadi sumber utama emisi yang         contributor to the Company’s emissions. [GRI 3-3]
      dihasilkan oleh Perseroan. [GRI 3-3]
Page 247
                                                                        Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                               Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                               245


Dalam       upaya    mendukung        transisi menuju        In supporting the transition to environmentally




                                                                                                                               01
penggunaan energi ramah lingkungan, Perseroan                friendly energy, the Company is gradually converting
mengalihkan kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga              the capacity of the Steam Power Plant (PLTU)




                                                                                                                               02
Uap (PLTU) Babelan menjadi co-firing PLTU                    Babelan into co-firing PLTU. Since 2021, the Company
secara bertahap. Mulai tahun 2021, Perseroan                 has developed biomass co-firing as a substitute
mengembangkan co-firing biomassa sebagai




                                                                                                                               03
                                                             for coal at PLTU Babelan with the installation of
substitusi batubara pada PLTU Babelan melalui                biomass handling system, allowing higher utilization
pemasangan sistem biomass handling yang                      of biomass. The biomass used as fuel includes palm




                                                                                                                               04
memungkinkan pemanfaatan biomassa yang lebih                 kernel shells and woodchips. Other alternatives
tinggi. Biomassa yang digunakan sebagai bahan                will be tested and considered. [GRI 3-3]




                                                                                                                               05
bakar yaitu cangkang sawit dan serpihan kayu.
Alternatif lain akan diuji dan dipertimbangkan. [GRI 3-3]




                                                                                                                               06
Pada akhir tahun 2025, total kapasitas terpasang             By the end of 2025, the Company’s total installed
Perseroan mencapai 1.189,7 MW, terdiri dari 755 MW           capacity reached 1,189.7 MW, consisting of 755 MW from




                                                                                                                               07
dari PLTGU, 109 MW dari PLTG, 280 MW dari PLTU               PLTGU, 109 MW from PLTG, 280 MW from PLTU (including
(termasuk 70 MW yang menerapkan co-firing), dan              70 MW implementing co-firing), and 45.7 MWp from
45,7 MWp dari PLTS. Persentase kapasitas Energi Baru         Solar Power. The percentage of New Renewable Energy




                                                                                                                               08
Terbarukan (EBT) dari co-firing PLTU dan PLTS pada           (NRE) capacity from the co-firing PLTU and Solar Power
tahun 2025 mencapai 9,7% (2024: 5,4%). [GRI 3-3]             for year 2025 reaches 9.7% (2024: 5.4%). [GRI 3-3]




                                                                                                                           09 Sustainable Environmental Management
Melalui transisi ini, Perseroan secara berkelanjutan         Through this transition, the Company continues




                                                                                                                                              Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dengan                 to reduce its Greenhouse Gas (GHG) emissions
meningkatkan utilisasi pemanfaatan sumber EBT                by increasing the utilization of NRE sources such
seperti biomassa dan PLTS. Lebih dari itu, sebagai           as biomass and Solar Power. Moreover, as the
upaya Perseroan mengedepankan keberlanjutan                  Company’s commitment to prioritizing environmental
lingkungan yang sejalan dengan Nationally                    sustainability in line with the Indonesia’s Nationally
Determined Contribution atas sektor energi,                  Determined Contribution for energy sector, the
Perseroan berkomitmen untuk:                                 Company is dedicated to:




Target Penurunan Emisi GRK [GRI 3-3]
Reduce GHG Emissions




             Tahun 2026
              Year 2026
                                                      Tahun 2030
                                                       Year 2030
                                                                                                 Tahun 2060
                                                                                                  Year 2060
                                                                                                                               10
                                                                                                                               11




   ~0,64          tCO2e/MWh                 ~0,56           tCO2e/MWh                      Net Zero
           10% dari | from 2019                     21,4% dari | from 2019                     100% dari | from 2019
Page 248
      PT Cikarang Listrindo Tbk
246   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Komitmen ini merupakan inisiatif Perseroan                                This commitment is part of the Company’s initiative
      dalam mendukung agenda Pemerintah terkait                                 to support the Government’s agenda on reducing
      pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK).                                   Greenhouse Gas (GHG) emissions. Indonesia
      Indonesia telah memperbarui komitmen iklimnya                             has updated its climate commitment through
      melalui Second Nationally Determined Contribution                         the Second Nationally Determined Contribution
      (SNDC) yang disampaikan kepada United Nations                             (SNDC) submitted to the United Nations Framework
      Framework Convention on Climate Change                                    Convention on Climate Change (UNFCCC) on
      (UNFCCC) pada 27 Oktober 2025, mengadopsi                                 27 October 2025, adopting a 2019 baseline and
      baseline tahun 2019 dan menggabungkan hasil                               incorporating the outcomes of the first Global
      global stocktake pertama di COP-28.                                       Stocktake at COP-28.

      Sejalan dengan komitmen nasional, Perseroan                               In line with the national commitment, the Company
      menetapkan target penurunan intensitas emisi                              has set an emissions intensity reduction target from
      dengan tahun dasar 2019 sebesar 0,71 tCO2e/                               the 2019 baseline of 0.71 tCO2e/MWh, recorded 0.69
      MWh, telah mencatatkan 0,69 tCO2e/MWh pada                                tCO2e/MWh in 2025 (a 3.0 % reduction), and targets
      tahun 2025 (penurunan 3,0%), dan menargetkan                              a progressive decline to 0.56 tCO2e/MWh in 2030
      penurunan progresif hingga 0,56 tCO2e/MWh pada                            (a 21.4% reduction). The Company’s emission
      tahun 2030 (penurunan 21,4%). Target intensitas                           intensity targets, as set out in the Sustainability
      emisi Perseroan yang tertuang dalam Kebijakan                             Policy last updated in June 2024, remain aligned with
      Keberlanjutan yang terakhir diperbarui pada Juni                          the Government’s SNDC targets updated in 2025.
      2024 masih sejalan dengan target Pemerintah
      dalam SNDC yang diperbarui pada tahun 2025.


      Kebijakan Pengelolaan Lingkungan                                          Environmental Management Policy
      [GRI 3-3]                                                                 [GRI 3-3]


      Secara garis besar, Kebijakan                    Lingkungan        di     The outlines of the Environmental Policy are as
      Perseroan adalah sebagai berikut:                                         follows:




      1. Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, 2025. “Second Nationally Determined Contribution Republic of Indonesia”,
         diakses dari https://unfccc.int/sites/default/files/2025-10/Indonesia_Second%20NDC_2025.10.24.pdf
         Ministry of Environment, Environmental Control Agency, 2025. “Second Nationally Determined Contribution Republic of Indonesia”, accessed from
         https://unfccc.int/sites/default/files/2025-10/Indonesia_Second%20NDC_2025.10.24.pdf
Page 249
                                                              Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                      Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                       247



KEBIJAKAN LINGKUNGAN




                                                                                                                      01
CIKARANG LISTRINDO




                                                                                                                      02
                                                                                                                      03
Cikarang Listrindo Environmental Policy




                                                                                                                      04
                                                                                                                      05
  •   Mengurangi emisi karbon sebesar 21,4% pada tahun 2030, dengan tahun 2019 sebagai tahun
      dasar, mencapai net zero emission pada tahun 2060 sejalan dengan Komitmen Kontribusi




                                                                                                                      06
      Nasional Indonesia.
      Reducing carbon emissions by 21.4% by 2030, with the 2019 as the base year, achieving net zero




                                                                                                                      07
      emissions by 2060 in line with the Indonesia's National Contribution Commitment.




                                                                                                                      08
  •   Mendukung dekarbonisasi dengan meningkatkan kinerja lingkungan kami dan berinvestasi pada
      solusi energi teknologi bebas CO2, yang tidak terbatas pada PLTS, co-firing PLTU, penggunaan




                                                                                                                  09 Sustainable Environmental Management
      kendaraan listrik untuk menunjang kegiatan operasional, dan pembangunan SPKL.
      Supporting decarbonization by enhancing our environmental performance and investing in CO2-




                                                                                                                                     Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
      free energy technologies solutions, including but not limited to Solar Power, co-firing PLTU, using
      electric vehicle for operational activities, and development of EVCS.


  •   Menghitung dan melaporkan emisi gas rumah kaca menurut standar ISO 14064-1.
      Quantifying and reporting greenhouse gas emissions according to ISO 14064-1 standard.


  •   Meningkatkan pengelolaan limbah melalui prinsip 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle) dan
      pengurangan emisi non-gas rumah kaca dalam operasional kami.
      Improving waste management through the principles of 3R (Reduce, Reuse, and Recycle) and
      reducing non-greenhouse gas emissions in our operations.


  •   Melindungi lingkungan, menjaga keberlanjutan sumber daya dan melestarikan keanekaragaman
      hayati melalui efisiensi dalam pemanfaatan sumber daya alam seperti air dan praktik konservasi.




                                                                                                                      10
      Protecting environment, maintaining the sustainability of resources, and preserving biodiversity
      through efficiency in the utilization of natural resources such as water and conservation practices.

                                                                                                                      11
  •   Meningkatkan standar kinerja lingkungan dan secara rutin melaksanakan audit internal dan
      eksternal untuk memastikan kepatuhan pada standar yang digunakan, seperti ISO 14001.
      Enhancing environmental performance standards and regularly conducting internal and external
      audits to ensure compliance with the standards used, such as ISO 14001.


  •   Bekerja sama dengan para pemangku kepentingan, khususnya para pemasok Perseroan untuk
      bersinergi dalam mengurangi emisi dalam rantai nilai Perseroan.
      Cooperating with stakeholders, particularly the Company’s suppliers, to synergize efforts in
      reducing emission in the Company’s value chain.


  •   Mematuhi semua undang-undang lingkungan yang berlaku dan komitmen keberlanjutan di
      Indonesia, termasuk mencapai PROPER Hijau untuk seluruh area operasional Perseroan.
      Complying with all applicable environmental legislation and sustainability commitments of
      Indonesia, including achieving Green-rating PROPER for all of the Company’s operational areas.
Page 250
      PT Cikarang Listrindo Tbk
248   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      PRAKTIK PENGELOLAAN LINGKUNGAN
      Environmental Management Practices

      Cikarang Listrindo mewujudkan komitmennya              Cikarang Listrindo demonstrates its commitment
      terhadap     operasi     berkelanjutan dengan          to sustainable operations by conducting various
      melaksanakan berbagai program pengelolaan              relevant environmental management programs,
      lingkungan yang relevan, meliputi:                     including:
       • Pengelolaan sumber energi                            • Energy resource management
       • Pengelolaan konsumsi energi                          • Energy consumption management
       • Program edukasi emisi                                • Emissions education program
       • Pengelolaan limbah                                   • Waste management
       • Pemantauan kualitas lingkungan                       • Environmental quality monitoring
       • Konservasi air                                       • Water conservation
       • Program penghijauan                                  • Reforestation program

      Berbagai upaya dan program pengelolaan                 The various environmental management efforts
      lingkungan yang telah dilaksanakan Perseroan           and programs that have been implemented by
      berpedoman pada dokumen Analisis Mengenai              the Company are in line with the Environmental
      Dampak Lingkungan (AMDAL), Rencana Pengelolaan         Impact Analysis (AMDAL) document, Environmental
      Lingkungan Hidup (RKL), dan Rencana Pemantauan         Management Plan (RKL), and Environmental
      Lingkungan Hidup (RPL). Seluruh aspek operasional      Monitoring Plan (RPL). All operational aspects of
      pembangkit         listrik juga telah  dilaksanakan    the power plant have also been carried out in
      sesuai dengan pedoman lingkungan: Baku Mutu            accordance with the environmental guidelines:
      Lingkungan (BML), perizinan, PROPER, serta ketentuan   Environmental Quality Standards (BML), licensing,
      dan peraturan perundang-undangan lainnya yang          PROPER, as well as other applicable provisions and
      berlaku. [GRI 3-3]                                     regulations. [GRI 3-3]

      Selain itu, Perseroan juga secara berkelanjutan        In addition, the Company has continually improved
      meningkatkan kualitas manajemen operasional            the operational management quality which is
      pembangkit yang dikelola dan diimplementasikan         managed and implemented in accordance with
      sesuai dengan standar internasional ISO 9001 untuk     the international ISO 9001 certification for its Quality
      Sistem Manajemen Mutu, sertifikasi ISO 14001 untuk     Management System, ISO 14001 certification for
      Sistem Manajemen Lingkungan sejak tahun 2014,          its Environment Management System since 2014,
      ISO 45001 untuk Sistem Manajemen Keselamatan dan       ISO 45001 for its Occupational Health and Safety
      Kesehatan Kerja, Sistem Manajemen Keselamatan          Management System, Electrical Safety Management
      Ketenagalistrikan (SMK2), dan ISO 14064 melalui        System (SMK2), and ISO 14064 through the validation
      validasi perhitungan emisi efek Gas Rumah Kaca         of GHG emission calculation by third parties. [GRI 3-3]
      oleh pihak ketiga. [GRI 3-3]                           		


      Tim Keberlanjutan Lingkungan telah dibentuk pada       Environmental Sustainability Team was established
      tahun 2020 melalui Surat Keputusan Direksi untuk       in 2020 through the Board of Directors Decree to
      memperkuat aspek keberlanjutan lingkungan              strengthen the environmental sustainability aspects
      dalam organisasi. Pembentukan ini bertujuan untuk      within the organization. The formation aims to develop
      mengembangkan dan mengevaluasi pelaksanaan             and evaluate the implementation of environmental
      inisiatif keberlanjutan lingkungan yang di dalamnya    sustainability initiatives which include aspects of
      terdapat aspek energi, emisi, air, limbah, dan         energy, emissions, water, waste, and biodiversity in
      keanekaragaman hayati sesuai dengan peraturan          accordance with prevailing regulations and best
      yang berlaku dan praktik-praktik terbaik. [GRI 3-3]    practices. [GRI 3-3]

      Pada tahun 2023, Perseroan memperkuat struktur         In 2023, the Company strengthened its governance
      tata kelolanya dengan meningkatkan fungsi              structure by increasing the function of the
      Tim Keberlanjutan Lingkungan menjadi Komite            Environmental Sustainability Team to become the
      Keberlanjutan Lingkungan. Pada tahun 2025,             Environmental Sustainability Committee. In 2025,
      untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas           to enhance the efficiency and effectiveness of
      pengawasan terhadap isu keberlanjutan, Komite          oversight on sustainability issues, the Environmental
      Keberlanjutan Lingkungan dan Komite Corporate          Sustainability Committee and the Corporate Social
      Social Responsibility direstrukturisasi menjadi        Responsibility Committee were restructured into
Page 251
                                                                 Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                        Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                         249


Komite Environmental, Social dan Governance              the Environmental, Social and Governance (ESG)




                                                                                                                         01
(ESG), yang diketuai oleh Direktur ESG & Keuangan        Committee, which is chaired by the ESG & Financial
dan bertanggung jawab langsung kepada Direktur           Director, and reports directly to the President Director.




                                                                                                                         02
Utama. [GRI 3-3]                                         [GRI 3-3]

Komite ini membantu manajemen Perseroan dalam            The Committee assists management of the




                                                                                                                         03
mengembangkan, mengawasi, dan mengevaluasi               Company in developing, overseeing, and evaluating
pelaksanaan inisiatif keberlanjutan lingkungan di        the implementation of environmental sustainability




                                                                                                                         04
Perseroan. Tujuannya adalah untuk memastikan             initiatives within the Company. It aims to ensure
pelaksanaan program kerja terkait keberlanjutan          the implementation of sustainability related work
oleh seluruh departemen serta meningkatkan kinerja       programs by all departments as well as improve the




                                                                                                                         05
dan kepatuhan Perseroan terhadap peraturan               Company’s performance, ensure compliance with
perundangan yang berlaku, dan upaya untuk                relevant regulations, and effectively minimize and




                                                                                                                         06
meminimalisasi dan mengelola risiko keberlanjutan        manage sustainability risks while working towards
dalam      mencapai      Tujuan     Pembangunan          the achievement of Sustainable Development Goals




                                                                                                                         07
Berkelanjutan (SDG). Perseroan berkomitmen untuk         (SDGs). The Company is committed to continually
terus memperkuat tata kelola keberlanjutan guna          strengthening sustainability governance to achieve
mencapai kinerja lingkungan yang lebih baik. [GRI 3-3]   better environmental performance. [GRI 3-3]




                                                                                                                         08
Melalui ketiga area pembangkitan, yaitu PLTGU            Through its three power generation facilities,




                                                                                                                     09 Sustainable Environmental Management
Jababeka, PLTG MM-2100 dan PLTU Co-firing                PLTGU Jababeka, PLTG MM-2100 and PLTU Co-firing
Babelan, Perseroan mengikuti Program Penilaian           Babelan, the Company participates in the Corporate
Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan




                                                                                                                                        Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
                                                         Performance Rating Program in Environmental
Lingkungan Hidup (PROPER) yang diselenggarakan           Management (PROPER), organized by the Ministry
oleh Kementerian Lingkungan Hidup Republik               of Environment of the Republic of Indonesia (MoE).
Indonesia (KLH). PROPER merupakan sistem evaluasi        PROPER is a comprehensive evaluation system that
komprehensif yang menilai tidak hanya kepatuhan          assesses not only environmental compliance but
lingkungan, tetapi penerapan prinsip keberlanjutan       also the implementation of sustainability principles
di berbagai aspek operasional perusahaan.                across various aspects of the company’s operations.

Ruang lingkup penilaian PROPER mencakup kinerja          The scope of PROPER assessment includes
pengelolaan lingkungan, pendekatan daur hidup,           environmental management performance, life
sistem manajemen lingkungan, efisiensi energi,           cycle approach, environmental management
penurunan emisi, efisiensi air dan pengelolaan air       system, energy efficiency, emission reduction, water
limbah, pengurangan dan pemanfataan limbah               efficiency and wastewater management, reduction
B3 dan non-B3, pelindungan keanekaragaman                and utilization of hazardous (B3) and non-hazardous
hayati, pemberdayaan masyarakat, dan tanggap             waste (non-B3), biodiversity protection, community
kebencanaan.                                             empowerment, and disaster responsiveness.




                                                                                                                         10
Sistem peringkat PROPER terdiri dari 5 (lima)            The PROPER rating system consists of 5 (five) levels
tingkatan penilaian, yaitu:                              of assessment:

 • PROPER Emas – Perusahaan telah menunjukkan             • PROPER Gold – for the companies that                         11
   inovasi    luar   biasa    dalam pengelolaan             demonstrate   outstanding    innovation  in
   lingkungan, pemberdayaan masyarakat, serta               environmental  management,       community
   tata kelola berkelanjutan.                               empowerment, and sustainable governance.

 • PROPER Hijau – Perusahaan telah menerapkan             • PROPER Green – for the companies that apply
   praktik lebih dari yang dipersyaratkan dalam             practices beyond regulatory requirements,
   peraturan, dengan inovasi lingkungan dan                 with environmental innovation and community
   pemberdayaan masyarakat.                                 empowerment.

 • PROPER Biru – Perusahaan memenuhi seluruh              • PROPER Blue – for the companies that are fully
   ketentuan yang dipersyaratkan dalam regulasi             in compliance with all environmental and social
   lingkungan hidup dan sosial.                             regulations.

 • PROPER Merah – Perusahaan belum memenuhi               • PROPER Red – for the companies that have not fully
   seluruh  persyaratan     dalam    pengelolaan            met the environmental and social management
   lingkungan dan sosial yang ditetapkan regulasi.          requirements stipulated by the regulations.

 • PROPER Hitam – Perusahaan memiliki dampak              • PROPER Black – for the companies that cause
   lingkungan dan social yang tinggi tanpa upaya            significant environmental and social impacts
   mitigasi yang memadai.                                   without adequate mitigation efforts.
Page 252
      PT Cikarang Listrindo Tbk
250   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Pada tahun 2024, PLTGU Jababeka dan PLTU Co-firing                     In 2024, PLTGU Jababeka and PLTU Co-firing
      Babelan berhasil memperoleh peringkat PROPER                           Babelan successfully obtained a Green-rating
      Hijau, yang mencerminkan keberhasilan Perseroan                        PROPER. This achievement demonstrates that the
      melampaui standar regulasi yang ditetapkan                             Company has go beyond the regulatory standards
      pemerintah dan telah mengimplementasikan praktik                       set by the government and has implemented
      keberlanjutan yang inovatif, termasuk program-                         innovative   sustainability      practices, including
      program berbasis ESG. PROPER 2024 merupakan                            ESG-based programs. PROPER 2024 is the latest
      hasil penilaian terbaru yang tersedia, sementara                       available assessment result, while the 2025 PROPER
      penilaian PROPER 2025 masih dalam proses.                              assessment is still in progress.

      Selain itu, melalui berbagai inisiatif ESG yang                        In addition, through various ESG initiatives, the
      dijalankan, Perseroan juga berperan aktif dalam                        Company actively contributes to supporting the
      mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.                            Sustainable Development Goals (SDGs). Since 2019,
      Sejak tahun 2019, Perseroan telah berkontribusi                        the Company has contributed to 14 out of 17 SDGs,
      terhadap 14 dari 17 SDGs, mencerminkan komitmen                        reflecting a strong commitment to responsible
      kuat dalam menjalankan praktik bisnis yang                             and sustainable business practices.
      bertanggung jawab dan berkelanjutan.



      STRATEGI PENURUNAN EMISI GAS RUMAH KACA
      Greenhouse Gas Emission Reduction Strategy

      Salah satu pilar Perseroan dalam pengelolaan                           One of the Company’s pillars in environmental
      lingkungan adalah mengelola dan mengurangi                             management is managing and reducing its carbon
      jejak karbon untuk meningkatkan keberlanjutan                          footprint to enhance environmental sustainability.
      lingkungan. Di bawah ini adalah Carbon Roadmap                         Below     is     the       Carbon         Roadmap outlining
      yang menggambarkan pokok strategi jangka                               the Company’s short-, medium-, and long-term
      pendek, menengah, dan panjang Perseroan dalam                          strategies to achieve its GHG emissions reduction
      mencapai target penurunan emisi GRK: [GRI 2-22, 2-23,                  target: [GRI 2-22, 2-23, 3-3][SASB: IF-EU-110a.3]
      3-3][SASB: IF-EU- 110a.3]



                        2021-2026                                   2027-2035                                      2036-2060

                Strategi Jangka Pendek                     Strategi Jangka Menengah                        Strategi Jangka Panjang
                 Short-Term Strategies                      Medium-Term Strategies                          Long-Term Strategies

       Tidak ada kapasitas batubara baru            Tidak ada kapasitas batubara baru             Tidak ada kapasitas batubara baru
       No new coal capacity                         No new coal capacity                          No new coal capacity

       Transisi kapasitas PLTU menjadi co-          Transisi kapasitas PLTU menjadi co-           Transisi kapasitas PLTU menjadi co-firing
       firing hingga 25%                            firing menuju 100%                            mencapai 100%*)
       Transition of PLTU capacity to co-firing     Transition of PLTU capacity to co-firing      Transition of PLTU capacity to co-firing
       up to 25%                                    towards 100%                                  reaches 100%*)

       Meningkatkan kapasitas PLTS hingga           Meningkatkan kapasitas PLTS menuju            Meningkatkan kapasitas PLTS di atas
       70 MWp                                       200 MWp                                       200 MWp
       Increasing Solar Power capacity to           Increasing Solar Power capacity towards       Increasing Solar Power capacity over
       70 MWp                                       200 MWp                                       200 MWp

                                                                                                  Melakukan adaptasi transisi PLTGU dan
                                                                                                  PLTG mengikuti perkembangan teknologi
                                                                                                  energi terbarukan
                                                                                                  Adapting the transition of PLTGU and PLTG
                                                                                                  in line with the development of renewable
                                                                                                  energy technology

                                                               Target Intensitas Emisi
                                                              Emission Intensity Target
      *) Disesuaikan dengan hasil analisis dari Valmet Oy, yang merupakan pemasok boiler CFB PLTU kami.
       0,7 tCO2e/MWh
         Subject          – 0,6 tCO
                 to the analysis       e/MWh
                                 results
                                     2
                                                          0,6
                                         from Valmet Oy, our   tCO2e/MWh
                                                             supplier of PLTU’s–CFB
                                                                                 0,4boilers.
                                                                                    tCO2e/MWh           0,4 tCO2e/MWh – 0,0 tCO2e/MWh
Page 253
                                                              Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                      Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                         251


Implementasi roadmap strategis Perseroan dalam          The implementation of the Company’s strategic




                                                                                                                      01
mendukung target Net Zero Emission selama tahun         roadmap to support of the Net Zero Emission target
2025 adalah sebagai berikut: [SASB: IF-EU-110a.3]       during 2025 are as follows: [SASB: IF-EU-110a.3]




                                                                                                                      02
1. Pemanfaatan Energi Terbarukan dari Biomassa          1. Utilization of Renewable Energy from Biomass
  Pada tahun 2025, Perseroan telah meningkatkan           In 2025, the Company increased the co-firing




                                                                                                                      03
  kapasitas co-firing sampai dengan 25% dari              capacity up to 25%, from the previous 10% of
  sebelumnya 10% dari kapasitas PLTU Co-firing            the PLTU Co-firing Babelan capacity, and no




                                                                                                                      04
  Babelan, serta tidak ada penambahan kapasitas           additional coal-fired power generation capacity
  pembangkit berbahan bakar batubara.                     was added.




                                                                                                                      05
  Pada tahun 2025, Perseroan meningkatkan                 In 2025, the Company increased the utilization
  pemanfaatan biomassa menggantikan batubara              of biomass to replace coal generating
  yang menghasilkan 205,3 GWh tenaga listrik.             205.3 GWh of electricity. This figure represents




                                                                                                                      06
  Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan            a significant increase compared to the
  dibandingkan tahun dasar tahun 2019, dimana             base year 2019, when biomass utilization




                                                                                                                      07
  pemanfaatan biomassa tercatat menghasilkan              generated 1.6 GWh of electricity.
  1,6 GWh tenaga listrik.




                                                                                                                      08
  Sepanjang    tahun     2025, Perseroan telah            Throughout 2025,       the Company reduced
  mengurangi emisi dari pemanfaatan biomassa              emissions   from       biomass utilization by




                                                                                                                  09 Sustainable Environmental Management
  sebesar 228.488 tCO2e.                                  228,488 tCO2e.

2. Pemanfaatan Energi Terbarukan dari PLTS              2. Utilization of Renewable Energy from Solar Power




                                                                                                                                     Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
  Pada tahun 2025, total kapasitas PLTS mencapai          In 2025, the total installed Solar Power capacity
  45,7 MWp, terdiri atas:                                 reached 45.7 MWp, consisting of:
  • 44,4 MWp yang dipasang di fasilitas pelanggan.        • 44.4 MWp installed at customers’ facilities.
  • 1,3 MWp yang dipasang di fasilitas Perseroan,         • 1.3 MWp installed at the Company’s facilities for
    untuk pemakaian internal.                               internal use.
  Energi yang dimanfaatkan untuk kebutuhan                The energy utilized for the Company’s internal needs
  internal Perseroan dari PLTS mencapai 1.614 MWh,        from Solar Power plants amounted to 1,614 MWh,
  berdasarkan pengukuran langsung dari kWh meter.         based on direct measurements from kWh meters.

3. Pengoperasian Stasiun Pengisian Kendaraan            3. Operation of Electric Vehicle Charging Stations
   Listrik (SPKL) di kawasan industri yang Perseroan       (SPKL) in the industrial estates served by
   layani.                                                 the Company.
  Pada tahun 2025, Perseroan telah mengoperasikan         In 2025, the Company operated 31 SPKL to support
  31 SPKL untuk mendukung transisi ke energi              the transition to renewable energy within the




                                                                                                                      10
  terbarukan di area kawasan industri layanan kami.       industrial estates under its service area.

4. Penyediaan    Sertifikat   Energi    Terbarukan      4. Provision of International Renewable Energy
   Internasional (I-REC) yang bersumber dari               Certificates (I-REC) sourced from biomass.
                                                                                                                      11
   pembangkitan listrik yang berasal dari biomassa.

  Selama tahun 2025, total penjualan sertifikat           During 2025, total sales of renewable energy
  energi terbarukan mencapai 79.580 MWh.                  certificates reached 79,580 MWh.

5. Perseroan saat ini tengah mengembangkan              5. The Company is currently constructing a
   pembangkit listrik tenaga mesin gas sebesar             4x12.5 MW gas engine plant at its MM-2100
   4x12,5 MW di MM-2100 untuk meningkatkan kinerja         facility, to enhance its operational performance,
   operasional, seiring dengan fleksibilitasnya dalam      given its flexibility in supporting operations
   mendukung operasional secara efisien.                   efficiently.

Inisiatif strategis tersebut diatas saling melengkapi   These strategic initiatives are mutually reinforcing
dalam menciptakan ekosistem energi berkelanjutan        in creating a sustainable energy ecosystem that
yang mendukung pelanggan industri kami                  supports our industrial customers in achieving their
untuk mencapai target emisi mereka, sekaligus           emission reduction targets, while simultaneously
memperkuat posisi Perseroan sebagai mitra               strengthening the Company’s position as a trusted
terpercaya dalam transisi energi nasional.              partner in Indonesia’s national energy transition.
Page 254
      PT Cikarang Listrindo Tbk
252   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      ENERGI UNTUK PEMBANGKITAN LISTRIK
      Energy for Electricity Generation

      Berdasarkan uraian strategis diatas, selain sumber                         Based on the strategic initiatives described above, in
      energi yang berasal dari bahan bakar fosil, Perseroan                      addition to energy sources derived from fossil fuels,
      juga telah memanfaatkan sumber energi terbarukan                           the Company has also utilized renewable energy
      berupa panas matahari untuk PLTS dan biomassa                              sources, in the form of solar energy for its Solar
      untuk menggantikan sebagian penggunaan batubara                            Power, and biomass to replace a portion of coal
      pada PLTU Co-firing Babelan. [GRI 3-3]                                     consumption at PLTU Co-firing Babelan. [GRI 3-3]

      Juga melakukan pengelolaan energi pembangkit                               The Company also strives to manage thermal power
      listrik termal agar dikonsumsi secara efektif dan                          plant energy consumption effectively and efficiently
      efisien dengan berbagai inisiatif yang dilakukan untuk                     through various initiatives aimed at reducing costs
      mencapai pengurangan biaya dan emisi. Hal ini                              and emissions. This forms part of the Company’s
      merupakan bagian dari upaya Perseroan untuk turut                          effort to contribute to a 21.4% reduction in greenhouse
      berkontribusi pada penurunan emisi GRK sebesar                             gas (GHG) emissions by 2030, compared to 2019
      21,4% pada tahun 2030 dibandingkan dengan tahun                            base year, equivalent to a reduction of 700,000 tons
      dasar 2019, yang setara dengan penurunan 700.000                           of GHG emissions or the planting of 7 million trees.
      ton GRK atau penanaman 7 juta pohon.


      Material untuk Pembangkitan Listrik                                        Materials for Electricity Generation
      [OJK F.5][GRI 301-1]                                                       [OJK F.5][GRI 301-1]




                              Material                              Satuan
                                                                                         2025                   2024             2023
                              Materials                              Unit

                                           Gas alam
                                                                     MMBtu            20.083.486             21.032.496       23.159.204
       Tidak Terbarukan                    Natural gas
       Non-renewable                       Batubara                   Ton
                                                                                       1.072.772              1.044.384         963.737
                                           Coal                       Tons  

                                           Biomassa                   Ton
                                                                                         162.386                 57.024          53.997
                                           Biomass                    Tons

       Terbarukan                          PLTS (Kapasitas
       Renewable                           Terpasang)
                                           Solar Power                MWp                    45,7                   35,8            21,2
                                           (Installed
                                           capacity)

       Campuran Komponen
       Terbarukan dan Tidak
                                                                      Liter
       Terbarukan                          Biodiesel*                                 32.574.796              5.049.248        2.928.294
                                                                      Litre
       Renewable and Non-
       Renewable Component Mix

      *) Biodiesel yang digunakan Perseroan terdiri dari B40 pada tahun 2025, B35 pada tahun 2024, dan B30 pada tahun 2023.
         The biodiesel used by the Company consisted of B40 in 2025, B35 in 2024, and B30 in 2023.


      Pada tahun 2025, persentase penggunaan energi                              In 2025, the percentage of renewable energy usage,
      terbarukan terutama atas biomassa dibandingkan                             primarily from biomass compared to coal, amounted
      dengan batubara adalah sebesar 15,1%. Hasil                                to 15.1%. The utilization of renewable energy from
      pemanfaatan energi terbarukan atas biomassa                                biomass and Solar Power in 2025 amounted to 251,515
      dan PLTS pada tahun 2025 adalah 251.515 MWh,                               MWh, representing a significant increase of 123.9%
      meningkat sebesar 123,9% dari 112.335 MWh dari                             from 112,335 MWh from the previous year. [OJK F.5]
      tahun sebelumnya. [OJK F.5]

      Hingga saat ini, material yang digunakan Perseroan                         To date, the materials used by the Company in
      dalam menghasilkan listrik merupakan bahan bakar                           electricity generation consist of primary fuels and
      primer serta energi terbarukan yang tergolong                              renewable energy sources classified as virgin
      sebagai virgin material, meliputi gas alam, batubara,                      materials, including natural gas, coal, biodiesel,
      biodiesel, serta biomassa (cangkang sawit dan                              and biomass (palm kernel shells and woodchips).
      serpihan kayu). Karakteristik industri pembangkit                          The characteristics of the power generation
      listrik mensyaratkan penggunaan bahan bakar yang                           industry require the use of fuels that meet technical
Page 255
                                                                                          Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                                      Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                                     253


memenuhi spesifikasi teknis sesuai dengan standar                                 specifications set by the Original Equipment




                                                                                                                                                                     01
Original Equipment Manufacturer (OEM) guna                                        Manufacturer (OEM) in order to maintain operational
menjaga keandalan, efisiensi, dan keselamatan                                     reliability, efficiency, and safety. [GRI 301-2]




                                                                                                                                                                     02
operasional. [GRI 301-2]

Perseroan belum menggunakan material yang                                         The Company has not yet utilized materials derived




                                                                                                                                                                     03
berasal dari daur ulang, mengingat keterbatasan                                   from recycled sources, given the limited availability
ketersediaan material daur ulang yang memenuhi                                    of recycled materials that meet the technical




                                                                                                                                                                     04
spesifikasi teknis untuk pembangkitan listrik.                                    specifications required for electricity generation.
Namun      demikian,    Perseroan     secara  aktif                               Nevertheless, the Company is actively exploring
mengeksplorasi peluang pemanfaatan bahan                                          opportunities to utilize waste-to-energy–based




                                                                                                                                                                     05
bakar alternatif berbasis waste-to-energy, dengan                                 alternative fuels, while ensuring compliance with
tetap memastikan kesesuaian terhadap standar                                      applicable operational and safety standards. [GRI 301-2]




                                                                                                                                                                     06
operasional dan keselamatan. [GRI 301-2]




                                                                                                                                                                     07
EFISIENSI OPERASIONAL PEMBANGKIT LISTRIK TERMAL
PERSEROAN [EU11]




                                                                                                                                                                     08
Operational Efficiency of the Company’s Thermal Power Plants




                                                                                                                                                                 09 Sustainable Environmental Management
Perseroan mengukur efisiensi rata-rata tahun                                      The Company measures the average efficiency




                                                                                                                                                                                    Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
pembangkit listrik termal Perseroan berdasarkan                                   of the Company’s thermal power plants in 2025,
jenis pembangkit dan sumber energi, yang dihitung                                 categorized by plant type and energy source,
berdasarkan Higher Heating Value (HHV) dari                                       calculated based on the Higher Heating Value (HHV)
masing-masing bahan bakar.                                                        of each fuel.

Data ini mencerminkan kinerja operasional                                         This data reflects the actual operating performance
pembangkit pada kondisi aktual yaitu beban rata-                                  of the power plants under prevailing conditions,
rata, kualitas bahan bakar, dan kondisi lingkungan.                               including average load, fuel quality, and environmental
                                                                                  conditions.

                                                              Efisiensi Net*
                              Sumber                          Net Efficiency*
 Jenis Pembangkit                                                                                                     Penjelasan
                               Energi                               (%)
     Plant Type                                                                                                       Explanation
                           Energy Source
                                                      2025                      2024

 PLTGU Jababeka           Gas Alam dan                39,1%                     40,5%         PLTGU Jababeka menggunakan sistem combined
 PLTG MM-2100             Biodiesel                                                           cycle, yang memanfaatkan energi panas sisa dari




                                                                                                                                                                     10
                                                                                              turbin gas untuk menggerakkan turbin uap, yang
                                                                                              akan menghasilkan tingkat efisiensi yang lebih
                                                                                              tinggi. Sementara itu, PLTG MM-2100 menggunakan

                                                                                                                                                                     11
                                                                                              sistem simple cycle turbin gas yang berfungsi
                                                                                              sebagai unit pembangkit cadangan.

                          Natural Gas                                                         PLTGU Jababeka utilizes a combined cycle system,
                          and Biodiesel                                                       which captures residual heat from gas turbines
                                                                                              to drive steam turbine, ensuring a higher energy
                                                                                              efficiency. Meanwhile, PLTG MM-2100 operates on a
                                                                                              simple cycle gas turbine and functions as a backup
                                                                                              power generation unit.

 PLTU Co-firing           Batubara dan                30,5%                     30,6%         PLTU Co-firing Babelan merupakan pembangkit
 Babelan                  Biomassa                                                            listrik tenaga uap yang dilengkapi dengan teknologi
                                                                                              co-firing, yang berkontribusi pada pengurangan
                                                                                              emisi karbon sekaligus mendukung diversifikasi
                                                                                              sumber energi.

                          Coal and                                                            PLTU Co-firing Babelan is a steam power plant
                          Biomass                                                             equipped with co-firing technology, contributing to
                                                                                              carbon emission reduction while supporting energy
                                                                                              source diversification.

 PLTS                     Surya                  Tidak Berlaku           Tidak Berlaku        Tidak menggunakan bahan bakar fosil, sehingga
                                                                                              efisiensi termal tidak relevan.

 Solar Power              Sunlight              Not Applicable          Not Applicable        Does not use fossil fuels, so thermal efficiency is not
                                                                                              relevant.

*) Efisiensi Net (%) diperoleh dari total energi listrik yang disalurkan ke jaringan listrik atau pelanggan dibagi dengan total energi dari sumber bahan bakar
   yang digunakan oleh pembangkit dikali 100.
  Net Efficiency (%) is calculated by dividing the total electricity supplied to the grid or customers by the total energy input from fuel sources used by the
  plant, multiplied by 100.
Page 256
      PT Cikarang Listrindo Tbk
254   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      PENGELOLAAN ENERGI
      Energy Management

      Dalam melakukan pengelolaan energi, baik yang              In managing energy for both internal use and
      digunakan secara internal maupun yang didistribusikan      customers, Cikarang Listrindo consistently complies
      ke pelanggan, Cikarang Listrindo senantiasa mematuhi       with applicable laws and regulations, including
      peraturan perundang-undangan yang berlaku,                 the Regulation of the Minister of Energy and
      termasuk Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya          Mineral Resources (ESDM) No. 14 of 2012 on Energy
      Mineral (ESDM) No. 14 Tahun 2012 tentang Manajemen         Management. The Company is committed to
      Energi.    Perseroan       berkomitmen     menerapkan      implementing energy management consistently
      manajemen energi secara konsisten dan telah                and has established an Energy Management Team
      membentuk Tim Manajemen Energi pada PLTGU                  at each of PLTGU Jababeka, PLTG MM-2100, and PLTU
      Jababeka, PLTG MM-2100, dan PLTU Co-firing Babelan.        Co-firing Babelan. These teams are responsible
      Tim ini merupakan tim yang bertanggung jawab untuk         for coordinating the implementation of energy
      mengoordinasikan pelaksanaan manajemen energi,             management, identifying efficiency opportunities,
      mengidentifikasi peluang efisiensi, serta memantau         and monitoring and evaluating energy use to ensure
      dan mengevaluasi penggunaan energi agar lebih              it is effective and efficient. The results of these
      efektif dan efisien. Hasil pelaksanaan program efisiensi   energy efficiency programs are reported to the
      energi tersebut dilaporkan kepada Kementerian ESDM.        Ministry of Energy and Mineral Resources. The Energy
      Tim Manajemen Energi juga melakukan audit energi           Management Teams also conduct routine energy
      secara rutin setiap tahun. [GRI 3-3]                       audits on an annual basis. [GRI 3-3]

      Untuk memastikan pasokan listrik kepada pelanggan          To ensure that the electricity supply to the customers
      tetap tersedia, Perseroan melakukan berbagai               is always available, the Company performs various
      upaya dalam mencapai proses yang efektif dan               efforts to achieve effective and efficient processes,
      efisien, diantaranya: [OJK F.7][GRI 302-5]                 among others: [OJK F.7][GRI 302-5]

      • Perawatan rutin seluruh instalasi pembangkit             • Routine maintenance of all power plants in
        sesuai dengan rekomendasi OEM agar senantiasa              accordance with the OEM to ensure the most
        beroperasi dalam kondisi terbaik dan konsumsi              optimal operating conditions and efficient
        energi yang efisiensi. Perawatan rutin ini dilakukan       consumption of energy. This routine maintenance
        untuk mempertahankan dan meningkatkan                      is carried out to maintain and improve the
        keandalan sistem pembangkit.                               reliability of the generating system.

      • Pemanfaatan      teknologi    digital   untuk            • Utilization of digital technology to increase the
        meningkatkan efisiensi pendistribusian listrik             efficiency of electricity distribution to customers.
        ke pelanggan. Perseroan juga menggunakan                   The Company also uses special performance
        software manajemen kinerja khusus, yang                    management software, that can provide relevant
        memungkinkan untuk memberikan informasi                    information of the power station performance
        yang relevan tentang kinerja pembangkit serta              and its major processes and sub-processes.
        proses dan sub-proses utamanya.

      • Pemilihan teknologi Circulating Fluidized Bed            • The selection of Circulating Fluidized Bed (CFB)
        (CFB) pada PLTU Co-firing Babelan yang memiliki            technology at the PLTU Co-firing Babelan, which
        tingkat efisiensi tinggi dan emisi rendah sehingga         has a high level of efficiency and low emissions
        memungkinkan Perseroan untuk menggunakan                   allows the Company to use variety of solid
        berbagai bahan bakar padat dengan rentang                  fuels with combustion temperatures ranging
        temperatur pembakaran antara 850 - 900°C.                  of 850 to 900°C. Therefore, the Company
        Oleh sebab itu, Perseroan dapat menggunakan                can use other solid fuel, namely palm kernel
        bahan bakar lainnya yakni cangkang sawit dan               shells and woodchips as substitute for coal.
        serpihan kayu sebagai pengganti batubara.

      • Meningkatkan efisiensi dari combined cycle               • Improved efficiency on combined cycle steam
        steam turbine dengan memodifikasi sistem                   turbine, by modifying the condenser air removal
        penghilangan udara kondenser untuk mengurangi              system to reduce back pressure.
        tekanan balik.
Page 257
                                                                                                   Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                                                Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                                                    255


Konsumsi Energi Langsung dan Emisi (Scope 1) dari Pembangkitan Listrik dan




                                                                                                                                                                                    01
Operasional [OJK F.6, F.11][GRI 302-1, 302-3, 305-1][EU2]




                                                                                                                                                                                    02
Direct Energy Consumption and Emissions (Scope 1) from Power Generation and
Operational




                                                                                                                                                                                    03
                                                       2025                                          2024                                           2023




                                                                                                                                                                                    04
  Sumber
                                                    Energi yang   Emisi yang                      Energi yang    Emisi yang                      Energi yang   Emisi yang
   Energi        Penggunaan
                                                    Dikonsumsi    Dihasilkan                      Dikonsumsi     Dihasilkan                      Dikonsumsi    Dihasilkan
   Energy           Usage




                                                                                                                                                                                    05
                                    Volume             Energy     Generated       Volume             Energy      Generated       Volume             Energy     Generated
  Source
                                                    Consumed       Emissions                      Consumed        Emissions                      Consumed       Emissions
                                                        (GJ)        (tCO2e)                           (GJ)         (tCO2e)                           (GJ)        (tCO2e)




                                                                                                                                                                                    06
 Energi Tak Terbarukan
 Non-renewable Energy

 Gas Alam       Pembangkitan




                                                                                                                                                                                    07
                Listrik             20.083.486       21.178.998      1.067.458   21.032.496        22.203.660      1.115.368     23.159.204       24.434.254      1.216.420
 Natural        Electricity             MMBtu                                        MMBtu                                           MMBtu            MMBtu
 Gas            Generation




                                                                                                                                                                                    08
 Batubara       Pembangkitan
                Listrik              1.072.772       17.779.427      1.682.807     1.044.384       18.043.857      1.650.096       963.737        16.533.925     1.506.535




                                                                                                                                                                                09 Sustainable Environmental Management
 Coal           Electricity         Ton | Tons                                    Ton | Tons                                     Ton | Tons
                Generation




                                                                                                                                                                                                   Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
 Sub-total Energi Tak
 Terbarukan
                                                     38.958.425      2.750.265                     40.247.517      2.765.464                      40.968.179     2.722.955
 Sub-total Non-renewable
 Energy

 Energi Terbarukan
 Renewable Energy

 Biomassa       Pembangkitan
                Listrik               162.386         2.183.237         3.878        57.024           857.251          1.514        53.997           831.955          1.420
 Biomass        Electricity         Ton | Tons                                    Ton | Tons                                     Ton | Tons
                Generation

 Campuran Komponen Terbarukan dan Tidak Terbarukan
 Renewable and Non-Renewable Component Mix

 Biodiesel      Pembangkitan
                Listrik dan
                Operational         32.574.796        1.336.356        50.670       5.049.248         210.964          8.980       2.928.294          94.888          4.729
                Electricity        Liter | Liters                                Liter | Liters                                 Liter | Liters
                Generation and
                Operations




                                                                                                                                                                                    10
 Sub-total Energi
 Terbarukan
                                                      3.519.593        54.548                       1.068.215         10.494                         926.843          6.149
 Sub-total Renewable
 Energy
                                                                                                                                                                                    11
 Jumlah
                                                     42.478.018      2.804.813                     41.315.732      2.775.958                      41.895.022     2.729.104
 Total

 Intensitas                                                9,67           0,67                           9,46           0,67                            9,25           0,64
 Intensity                                             GJ/MWh     tCO2e/MWh                          GJ/MWh      tCO2e/MWh                          GJ/MWh     tCO2e/MWh


Referensi atau dasar faktor konversi energi:                                              Reference or basic conversion energy factors:
 • Gas Alam                                                                              • Natural Gas:
    - American Petroleum Institute (API) Compendium, Tabel 3-4                              - American Petroleum Institute (API) Compendium, Table 3-4
    - Faktor Konversi, 1 juta Btu (MMBtu) = 1,055056×109 Joule (J)                          - Conversion Factors, 1 million Btu (MMBtu) = 1.055056×109 Joules (J)
 • Batubara, Biodiesel, dan Biomassa:                                                    • Coal, Biodiesel, and Biomass:
    - Tabel Uap Internasional (1929)                                                        - International Steam Table (1929)
    - Faktor Konversi, 1 kalori (cal) = 4,1868 Joule (J)                                    - Conversion Factors, 1 calorie (cal) = 4.1868 Joules (J)
Referensi faktor emisi berdasarkan nilai Global Warming Potential (GWP) dari              Emission factor references are based on the Global Warming Potential (GWP)
IPCC Sixth Assessment Report (AR6).                                                       values from the IPCC Sixth Assessment Report (AR6).
Catatan:                                                                                  Note:
   •   Pembagi intensitas energi ini adalah total angka energi yang dihasilkan              •   The energy intensity divisor is the total figure of energy generated from all
       dari semua sumber energi yang tersedia.                                                  available energy sources.
   •   Emisi biomassa dan biodiesel dalam Scope 1 ini tidak memperhitungkan                 •   Biomass and biodiesel emissions in Scope 1 do not account for CO2
       emisi CO2, namun memperhtungkan elemen emisi gas lainnya sesuai                          emissions but consider other gas emission elements in accordance with
       dengan referensi IPCC AR6. Emisi CO2 dari biomassa dan biodiesel                         IPCC AR6 references. CO2 emissions from biomass and biodiesel are
       dikategorikan sebagai biogenic CO2 emissions.                                            categorized as biogenic CO2 emissions.
   •   Biodiesel yang digunakan Perseroan terdiri dari B40 pada tahun 2025,                 •   The biodiesel used by the Company consisted of B40 in 2025, B35 in 2024,
       B35 pada tahun 2024, dan B30 pada tahun 2023. Perhitungan kontribusi                     and B30 in 2023. The calculation of renewable energy contribution from
       energi terbarukan dari konsumsi biodiesel telah dilakukan dengan                         biodiesel consumption has taken into account the renewable energy
       mempertimbangkan kandungan energi terbarukan sesuai persentase                           content based on the blending percentage of each respective biodiesel
       campuran pada masing-masing jenis biodiesel yang digunakan.                              type.
Page 258
      PT Cikarang Listrindo Tbk
256   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Perseroan tidak melakukan penjualan maupun                The Company does not engage in the sale or
      konsumsi untuk pemanasan (heating), pendinginan           consumption of heating, cooling, or steam. The
      (cooling),    atau    uap     (steam).   Perseroan        Company consumes electricity and sells electricity
      mengkonsumsi energi listrik dan menjual energi            as part of its operations. [GRI 302-1, 302-3]
      listrik sebagai bagian dari operasionalnya. [GRI 302-1,
      302-3]


      Dalam tiga tahun terakhir, intensitas energi              Over the past three years, the Company’s energy
      Perseroan menunjukkan penyesuaian seiring                 intensity has been adjusted in line with changes in the
      dengan perubahan bauran energi dan dinamika               energy mix and fuel supply dynamics. The record’s
      pasokan bahan bakar. Tren pencatatan ini terutama         trend was primarily influenced by constraints in
      dipengaruhi oleh terbatasnya pasokan gas bumi,            natural gas supply, which in 2025 were also affected
      yang pada tahun 2025 turut dipengaruhi oleh               by supply disruptions from the Company’s two
      gangguan pasokan dari kedua pemasok utama                 main gas suppliers, resulting in increased utilization
      Perseroan, sehingga mendorong peningkatan                 of biodiesel (B40) as substitute fuels. [GRI 302-1, 302-3]
      pemanfaatan biodiesel (B40) sebagai bahan bakar
      substitusi. [GRI 302-1, 302-3]

      Secara teknis, perbedaan nilai kalor dan karakteristik    From a technical perspective, differences in calorific
      efisiensi pembakaran antar jenis bahan bakar              value and combustion efficiency among fuel
      menyebabkan kebutuhan energi input per unit listrik       types lead to higher energy input requirements
      yang dihasilkan menjadi lebih tinggi dibandingkan         per unit of electricity generated compared to
      saat pasokan gas dalam kondisi optimal. Dengan            periods when natural gas supply is fully available.
      demikian, perubahan intensitas energi tersebut            Accordingly, the change in energy intensity reflects
      mencerminkan penyesuaian terhadap kondisi                 adjustments to fuel supply conditions and energy
      pasokan energi dan komposisi bahan bakar, bukan           mix composition rather than a deterioration in
      penurunan kinerja operasional pembangkit. [GRI 302-1,     operational performance. [GRI 302-1, 302-3]
      302-3]


      Namun demikian, secara absolut total konsumsi             Nevertheless, in absolute terms, total energy
      energi tahun 2025 sebesar 42.478.018 GJ masih             consumption in 2025 amounted to 42,478,018 GJ,
      lebih rendah dibandingkan tahun dasar 2019                which remains lower than the 2019 baseline of
      sebesar 50.559.934 GJ, menunjukkan bahwa dalam            50,559,934 GJ. This indicates that over the long-term,
      perspektif jangka panjang Perseroan tetap menjaga         the Company continues to maintain effective control
      pengendalian dan efisiensi konsumsi energi. [GRI 302-1,   and efficiency in energy consumption. [GRI 302-1, 302-3]
      302-3]


      Pada tabel di atas, Perseroan tidak memasukkan            In the table above, the Company does not include
      PLTS dalam kategori sumber energi terbarukan              Solar Power under other renewable energy
      lainnya, karena proses pembangkitannya tidak              sources, as no fuel combustion is involved in the
      melibatkan pembakaran bahan bakar. Listrik                generation process. The electricity is generated
      dihasilkan secara langsung dari radiasi matahari          directly from solar irradiation, which is naturally
      yang tersedia secara alami dan tidak memerlukan           available and does not require measurable fuel
      input bahan bakar yang dapat diukur dalam satuan          input in volumetric units. [GRI 302-1, 305-1]
      volumetrik. [GRI 302-1, 305-1]

      Selama tahap operasional, PLTS tidak menghasilkan         During operation, Solar Power does not produce
      emisi langsung (Scope 1), karena tidak terdapat           direct (Scope 1) emissions, as there is no combustion
      proses pembakaran. Pada tahun 2025, PLTS                  process. In 2025, Solar Power generated a total
      menghasilkan total energi listrik sebesar 46.254 MWh,     of 46,254 MWh of electricity, including 1,614 MWh
      termasuk 1.614 MWh yang digunakan untuk konsumsi          consumed internally. The utilization of Solar
      internal. Pemanfaatan PLTS tersebut berkontribusi         Power therefore contributes to the Company’s
      terhadap upaya dekarbonisasi Perseroan dengan             decarbonization efforts by providing low-emission
      menyediakan listrik beremisi rendah tanpa emisi           electricity with no direct operational emissions. [GRI
      operasional langsung. [GRI 302-1, 305-1]                  302-1, 305-1]
Page 259
                                                                                Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                           Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                           257


Pemakaian energi untuk kebutuhan internal adalah                       The energy consumption for internal use is 790,600




                                                                                                                                           01
sebesar 790.600 GJ, sedangkan, energi listrik yang                     GJ, while, the electricity sold based on kWh
dijual berdasarkan angka kWh adalah sebesar                            figures amounts to 14,941,088 GJ. [GRI 302-1][EU2]




                                                                                                                                           02
14.941.088 GJ. [GRI 302-1][EU2]

Merujuk pada data di atas, Perseroan melakukan                         Referring to the above data, the Company collects




                                                                                                                                           03
pengumpulan data emisi Gas Rumah Kaca (GRK)                            Greenhouse Gas (GHG) emissions data by employing
dengan menerapkan pendekatan konsolidasi                               a consolidated operational control approach




                                                                                                                                           04
kontrol operasional dari seluruh wilayah cakupan                       across all covered regions in accordance with the
yang merujuk pada ketentuan GHG Protokol. [GRI 305-1,                  GHG Protocol provisions. [GRI 305-1, 305-2, 305-3]




                                                                                                                                           05
305-2, 305-3]


Data didasarkan pada pengukuran langsung dengan                        The data is based on direct measurements using
alat ukur dan metode estimasi menggunakan




                                                                                                                                           06
                                                                       measurement tools and estimation methods with
faktor konversi energi. Tahun dasar untuk intensitas                   energy conversion factors. The base year for energy
energi dan emisi GRK adalah tahun 2019, dengan                         intensity and GHG emissions is 2019, chosen to




                                                                                                                                           07
alasan bahwa tahun tersebut mencerminkan                               reflect normal operational conditions prior to the
kondisi operasional normal sebelum pelaksanaan                         implementation of energy efficiency initiatives.




                                                                                                                                           08
inisiatif efisiensi energi. Perubahan konsumsi energi                  Changes in energy consumption are not normalized
tidak dinormalisasi terhadap perubahan kapasitas                       for changes in electricity generation capacity.[GRI 302-




                                                                                                                                       09 Sustainable Environmental Management
pembangkitan listrik. [GRI 302-2, 302-4, 302-5, 305-1, 305-2, 305-3]   2, 302-4, 302-5, 305-1, 305-2, 305-3]




                                                                                                                                                          Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
                                                                                2025                     2024           2023

 Intensitas Energi Perseroan atau Energi yang Dibutuhkan untuk
 Pembangkitan Listrik dan Operasional [OJK F.6][GRI 302-3]  
                                                                           9,67 GJ/MWh              9,46 GJ/MWh     9,25 GJ/MWh
 Company Energy Intensity or Energy Required for Electricity
 Generation and Operations

 Total Energi Terbarukan yang Dihasilkan                                   251.515 MWh              112.335 MWh      95.106 MWh
 Total Renewable Energy Generated                                           (↑ 123,9%)                (↑ 18,1%)       (↑ 101,8%)




INISIATIF EFISIENSI ENERGI [GRI 302-4]
Energy Efficiency Initiatives




                                                                                                                                           10
Perseroan      menerapkan        berbagai  inisiatif                   The     Company      implements       various     energy
pengurangan konsumsi energi yang difokuskan                            consumption reduction initiatives focused on
pada peningkatan efisiensi operasional pembangkit.                     improving the operational efficiency of its power
Upaya pengurangan konsumsi energi dilakukan                            plants. Energy reduction efforts are carried out through            11
melalui beberapa pendekatan utama, antara lain (1)                     several key approaches, including (1) optimization of
optimalisasi proses pembangkitan, (2) peningkatan                      the power generation process, (2) enhancement of
efisiensi peralatan, (3) penyesuaian operasional,                      equipment efficiency, (3) operational adjustments,
serta (4) penguatan kesadaran, dan perilaku                            and (4) strengthening of energy efficiency awareness
efisiensi energi di lingkungan kerja.                                  and behavior in the workplace.

Perseroan    secara   rutin  melaporkan    hasil                       The Company regularly reports the absolute energy
penghematan energi absolut dari program                                savings achieved from its energy conservation
konservasi energi kepada Kementerian Energi dan                        programs to the Ministry of Energy and Mineral
Sumber Daya Mineral (ESDM) setiap tahun.                               Resources (MEMR) on an annual basis.
Page 260
      PT Cikarang Listrindo Tbk
258   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Program dan Jumlah Efisiensi Energi Perseroan pada tahun 2025 [GRI 302-4]
      Energy Efficiency Programs and Results in 2025


                                                              Hasil Efisiensi
               Inisiatif Utama                 Fasilitas          Energi                           Deskripsi Inisiatif
                 Key Initiative                 Facility     Energy Efficiency                   Initiative Description
                                                               Result (GJ)

      Optimalisasi Pengoperasian            PLTGU                 29.869         Optimalisasi pengoperasian pompa air pengisi
      Sistem Pompa dan Pendingin            Jababeka                             ketel, pompa air pendingin, dan sistem menara
                                                                                 pendingin untuk menjaga konsumsi listrik internal
                                                                                 tetap rendah, sehingga menurunkan houseload
                                                                                 tanpa mengurangi keandalan operasi.

      Optimization of Pump and Cooling                                           Optimizing the operation of boiler feed water pumps,
      System Operations                                                          cooling water pumps, and cooling tower systems
                                                                                 to maintain low internal electricity consumption,
                                                                                 reducing    houseload     without     compromising
                                                                                 operational reliability.

      Peningkatan Efisiensi Blower Batu     PLTU Co-firing        8.959          Pengoperasian limestone blower disesuaikan
      Kapur                                 Babelan                              dengan kadar SO2 aktual, sehingga tidak over
                                                                                 injection dan konsumsi listrik juga menurun.

      Limestone Blower Efficiency                                                Adjusting limestone blower operation based on
                                                                                 actual SO2 levels to avoid over-injection, resulting in
                                                                                 reduced electricity consumption.

      Optimasi Electrostatic Precipitator   PLTU Co-firing        2.165          Optimasi pengoperasian ESP melalui penyesuaian
      (ESP)                                 Babelan                              tegangan dan arus sesuai beban dan konsentrasi
                                                                                 partikulat aktual, sehingga meningkatkan efisiensi
                                                                                 penangkapan debu dan menurunkan konsumsi
                                                                                 listrik tanpa mengurangi kepatuhan terhadap baku
                                                                                 mutu emisi.

      Optimization of Electrostatic                                              ESP operations were optimized by adjusting voltage
      Precipitator (ESP)                                                         and current based on actual load and particulate
                                                                                 concentration, improving dust collection efficiency
                                                                                 and reducing electricity consumption while
                                                                                 maintaining compliance with applicable emission
                                                                                 standards.

      Optimasi Cooling Water                PLTGU                 1.300          Optimasi pengoperasian CWTP melalui pengaturan
      Treatment Plant (CWTP)                Jababeka                             laju alir optimal (>100 kg/s) dengan satu unit
                                                                                 beroperasi serta pemasangan jalur pembersihan
                                                                                 (cleaning line) untuk mengurangi hambatan aliran,
                                                                                 sehingga menekan kebutuhan operasi pompa
                                                                                 tambahan dan menurunkan konsumsi listrik
                                                                                 internal pembangkit.

      Optimization of Cooling Water                                              The CWTP was optimized by maintaining optimal
      Treatment Plant (CWTP)                                                     flow rates (>100 kg/s) using a single operating unit
                                                                                 and installing a dedicated cleaning line to reduce
                                                                                 flow resistance, thereby minimizing additional pump
                                                                                 operation and lowering internal plant electricity
                                                                                 consumption.

      Optimasi Primary Air Fan (PAF) &      PLTU Co-firing         501           Pemanfaatan steam coil air heater untuk
      Secondary Air Fan (SAF)               Babelan                              memanaskan         udara    pembakaran     yang
                                                                                 meningkatkan efisiensi thermal boiler, sehingga
                                                                                 PAF dan SAF dapat bekerja lebih efisien dengan
                                                                                 konsumsi listrik lebih rendah per volume udara
                                                                                 yang disirkulasikan.

      Optimation PAF & SAF                                                       Utilization of steam coil air heaters to preheat
                                                                                 combustion air, improving boiler thermal efficiency
                                                                                 and enabling PAF and SAF to operate more
                                                                                 efficiently with lower electricity consumption per
                                                                                 volume of circulated air.
Page 261
                                                                 Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                          Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                          259


Peningkatan Efisiensi Produksi [GRI 302-5]




                                                                                                                          01
Improvement in Production Efficiency




                                                                                                                          02
PT Cikarang Listrindo Tbk terus berinovasi dalam          PT Cikarang Listrindo Tbk continues to innovate in




                                                                                                                          03
mengoperasikan mesin dan peralatan guna                   operating its machines and equipment to improve
meningkatkan efisiensi energi dalam proses                energy efficiency in the production process. These




                                                                                                                          04
produksi. Upaya ini bertujuan untuk menurunkan            efforts aim to reduce energy requirements per unit
kebutuhan energi per unit listrik yang didistribusikan    of electricity distributed (kWh) and maximize the
(kWh) dan memaksimalkan net output listrik yang           net electricity output delivered to customers.




                                                                                                                          05
didistribusikan kepada pelanggan.




                                                                                                                          06
Pada tahun 2025, PLTGU Jababeka dan PLTU Co-              In 2025, PLTGU Jababeka and PLTU Co-firing Babelan
firing Babelan mengimplementasikan berbagai               implemented various production and energy
proyek peningkatan efisiensi produksi dan energi.         efficiency improvement projects. These initiatives




                                                                                                                          07
Inisiatif ini berfokus pada pengurangan pemakaian         focused on reducing the auxiliary consumption
sendiri melalui optimalisasi sistem operasional           through the optimization of plant operational




                                                                                                                          08
pembangkit.                                               systems.




                                                                                                                      09 Sustainable Environmental Management
                                                                                                                                         Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
    PLTU Jababeka                                          PLTU Co-firing Babelan



   Hasil Pengurangan                                     Hasil Pengurangan
   Pemakaian Sendiri                                     Pemakaian Sendiri
   Auxiliary Consumption                                 Auxiliary Consumption
   Reduction (GJ)                                        Reduction (GJ)


   36.009                                                11.959


Metode perhitungan pengurangan energi dilakukan           The energy reduction calculation method is by
dengan membandingkan kinerja aktual tahun                 comparing the actual performance in 2025 with
2025 terhadap baseline masing-masing program              the respective baseline of each efficiency program,




                                                                                                                          10
efisiensi, yang ditetapkan berdasarkan kondisi            which was established based on initial operating
operasi awal sebelum implementasi program.                conditions prior to the program implementation. The
Selisih kinerja tersebut kemudian dikalikan dengan        performance gap is then multiplied by the relevant
volume produksi atau parameter operasional yang           production volume or operational parameters for                 11
relevan pada tahun berjalan. Penurunan yang               the reporting year. The resulting reduction reflects
dihasilkan mencerminkan total energi yang berhasil        the total energy savings achieved during the
dihemat pada tahun pelaporan sebagai dampak               reporting year as a result of operational efficiency
dari peningkatan efisiensi operasional.                   improvements.
Page 262
      PT Cikarang Listrindo Tbk
260   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




      KONSUMSI ENERGI DAN EMISI DI LUAR ORGANISASI
      ( SCOPE 3) [GRI 302-2, 305-3]
      Energy Consumption and Emissions Outside the Organization (Scope 3)

      Perhitungan emisi Scope 3 dilakukan mengacu pada          The calculation of Scope 3 emissions follows the
      standar GHG Protocol Corporate Value Chain (Scope         GHG Protocol Corporate Value Chain (Scope 3)
      3) Accounting and Reporting Standard dan ISO 14064-       Accounting and Reporting Standard and ISO 14064-
      1:2008 dengan pendekatan operational control.             1:2008, using the operational control approach.

      Dalam pelaporannya, Perseroan hanya menghitung            The Company quantifies and discloses greenhouse
      dan mengungkapkan emisi Gas Rumah Kaca                    gas (GHG) emissions in units of tCO2e based
      (GRK) dalam satuan tCO2e, berdasarkan data                on available primary activity data, such as
      aktivitas primer yang tersedia, seperti ton-km untuk      ton-kilometers for transportation, liters of fuel
      transportasi, liter bahan bakar yang dikonsumsi,          consumed, and other relevant activity data. These
      serta data aktivitas relevan lainnya. Data tersebut       data are multiplied by appropriate emission
      dikalikan dengan faktor emisi yang sesuai untuk           factors to determine total Scope 3 emissions.
      menghasilkan total emisi Scope 3.

      Perhitungan konsumsi energi dalam satuan                  Energy consumption in gigajoules (GJ) for Scope 3
      gigajoule (GJ) untuk aktivitas Scope 3 tidak dapat        activities cannot be calculated due to limitations
      dilakukan karena keterbatasan ketersediaan data           in the availability of sufficiently reliable and
      energi yang memadai dan terverifikasi pada rantai         verifiable energy data across the upstream value
      nilai hulu. Oleh karena itu, pelaporan difokuskan         chain. Accordingly, the disclosure focuses on GHG
      pada kuantifikasi emisi GRK.                              emissions quantification.

      Dari 15 kategori Scope 3 GHG Protocol, Perseroan          From the 15 categories of Scope 3 under the GHG
      melaporkan kategori 1-8 (aktivitas hulu) yang             Protocol, the Company reports categories 1–8
      relevan dengan karakteristik usaha Perseroan              (upstream activities) that are relevant to the
      sebagai penyedia listrik. Kategori 9-14 dinilai tidak     Company’s       business   characteristics   as   an
      relevan karena Perseroan tidak memiliki aktivitas hilir   electricity provider. Categories 9-14 are considered
      sebagaimana dimaksud dalam kategori tersebut.             not applicable, as the Company does not have
      Kategori 15 (investasi) juga tidak diungkapkan            downstream activities as defined under these
      karena Perseroan tidak memiliki aktivitas investasi       categories. Category 15 (Investments) is also not
      finansial atau portofolio di luar lingkup konsolidasi.    disclosed, as the Company does not have financial
                                                                investment or portfolio activities outside the scope
                                                                of consolidation.
Page 263
                                                                    Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                            Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                               261


Identifikasi Scope 3 Berdasarkan Kategori




                                                                                                                            01
Identification of Scope 3 Based on Categories




                                                                                                                            02
                                                                                 Emisi yang Dihasilkan




                                                                                                                            03
                                 Kategori                                      Generated Emissions (TCo2e)
  No.
                                 Category
                                                                             2025                      2024




                                                                                                                            04
   1    Barang dan jasa yang dibeli
                                                                               720                       878
        Purchased goods and services




                                                                                                                            05
   2    Barang modal
                                                                              3.407                      813
        Capital goods




                                                                                                                            06
  3     Kegiatan yang terkait dengan bahan bakar dan energi
                                                                             22.623                     9.583
        Fuel and energy related activities




                                                                                                                            07
  4     Transportasi hulu
                                                                             25.650                    17.161
        Upstream transport

  5     Limbah




                                                                                                                            08
                                                                               197                       459
        Waste

  6     Perjalanan bisnis




                                                                                                                        09 Sustainable Environmental Management
                                                                                75                           52
        Business travel

   7    Perjalanan karyawan ke tempat kerja




                                                                                                                                           Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
                                                                                71                           85
        Employee commuting

  8     Aset sewaan hulu
                                                                                    -                         -
        Upstream leased assets

        Jumlah
                                                                             52.743                    29.031
        Total


Cakupan kategori barang dan jasa yang dibeli                  The purchased goods and services category
terutama mencakup pengadaan bahan kimia dan                   primarily covers the procurement of chemicals
bahan penunjang operasional, termasuk pelumas                 and operational supporting materials, including
dan bahan kimia pengolahan air, untuk mendukung               lubricants and water treatment chemicals, to
kegiatan usaha Perseroan.                                     support the Company’s business activities.

Peningkatan emisi Scope 3 pada tahun 2025                     The increase in Scope 3 emissions in 2025 mainly
terutama berasal dari kategori barang modal,                  came from the capital goods, fuel and energy related
kegiatan terkait bahan bakar dan energi, dan                  activities, and upstream transport categories. This




                                                                                                                            10
transportasi hulu. Kenaikan tersebut terutama                 increase was primarily driven by higher purchases
dipengaruhi oleh pembelian kabel dan PLTS                     of cables and Solar Power to support the Company’s
yang lebih tinggi untuk mendukung operasional                 operations, as well as increased biodiesel usage, as
Perseroan, serta peningkatan penggunaan biodiesel,            further described in the “Challenges and Learnings            11
sebagaimana dijelaskan lebih lanjut pada bab                  in 2025” chapter of this Sustainability Report.
“Tantangan dan Pembelajaran Tahun 2025” dalam
Laporan Keberlanjutan ini.

Faktor konversi energi dan emisi mengacu pada                 Energy and emission conversion factors were
sumber internasional dan nasional yang kredibel,              derived from credible international and national
yaitu IEA Emission Factors 2024, IPCC 2006                    references, namely the IEA Emission Factors 2024,
Guidelines for National GHG Inventories, UK DEFRA/            IPCC 2006 Guidelines for National GHG Inventories,
BEIS GHG Conversion Factors 2024, GHG Protocol                UK DEFRA/BEIS GHG Conversion Factors 2024, GHG
Calculation Tools, Peraturan Menteri Lingkungan               Protocol Calculation Tools, Minister of Environment
Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia No. 12                 and Forestry Regulation of the Republic of Indonesia
Tahun 2024, serta data spesifik dari pemasok/                 No. 12 of 2024, as well as supplier/vendor-specific
vendor apabila tersedia.                                      data, where available.

Hasil perhitungan telah melalui proses verifikasi pihak       The calculation results have undergone a third-
ketiga (assurance) oleh Transpacific Certifications           party verification (assurance) by Transpacific
Limited sesuai dengan standar ISO 14064-3:2019.               Certifications   Limited  in  accordance   with
                                                              ISO 14064-3:2019.
Page 264
      PT Cikarang Listrindo Tbk
262   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




      Dukung Pemerintah dalam Program Mobil Listrik, Cikarang Listrindo Hadirkan
      Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKL) di Kawasan Industri
      Supporting the Government Efforts in the Electric Vehicles Program, Cikarang
      Listrindo Developed Electric Vehicles Charging Station (EVCS) in Industrial Estates

      Cikarang Listrindo selalu mendukung agenda              Cikarang      Listrindo  always     supports     the
      Pemerintah, salah satunya dalam pencapaian              Government’s agenda, including the achievement of
      Energi Terbarukan. Bermula dari pernyataan              Renewable Energy. This started with the Company’s
      komitmen Perseroan dalam menurunkan emisi               commitment to reducing Greenhouse Gas emissions
      Gas Rumah Kaca sebanyak 21,4% pada tahun 2030,          by 21.4% in 2030, to support the Government’s
      untuk mendukung komitmen yang dibuat oleh               commitment in the energy sector in 2030.
      Pemerintah untuk sektor energi pada tahun 2030.         Additionally, the Company has also started using
      Kemudian, Perseroan juga mulai menggunakan              Electric Vehicles as operational vehicles to support
      kendaraan listrik sebagai kendaraan operasional         emission reduction in the transportation sector.
      guna mendukung pengurangan emisi di sektor
      transportasi.

      Saat ini, Perseroan sendiri secara bertahap             Currently, the Company is gradually shifting the
      melakukan pengalihan kendaraan operasional              operational vehicles from ICE vehicles to electric
      ICE ke kendaraan listrik. Pada akhir tahun 2025,        vehicles. By the end of 2025, the Company has
      Perseroan telah menggunakan 15 (2024: 15) sepeda        utilized 15 (2024: 15) electric motorbikes and
      motor listrik dan 36 (2024: 12) mobil listrik sebagai   36 (2024: 12) electric cars as its operational
      kendaraan operasional Perseroan, mewakili 35%           vehicles, representing 35% (2024: 20.1%) of
      (2024: 20,1%) dari total kendaraan operasional.         the total operational vehicles. The Company
      Perseroan memproyeksikan transisi sampai dengan         projects a transition of up to 80% by 2030.
      80% pada tahun 2030.

      Pada tahun 2025, Perseroan mengoperasikan 31 SPKL       In 2025, the Company operated 31 EVCS infrastructure
      di kawasan industri yang dilayani oleh Perseroan.       in the industrial areas served by the Company.

      Dalam merespon animo pelanggan industri terhadap        In response to the growing interest from industrial
      penggunaan kendaraan listrik, pembangunan SPKL          customers in using electric vehicles, the development
      ini akan terus berlanjut dengan terus menambah          of EVCS will continue by adding more charging
      jumlah charging station di kawasan industri dengan      stations in the industrial areas, with the expectation
      harapan bahwa banyak pelanggan Perseroan                that many customers of the Company will use
      akan menggunakan kendaraan listrik untuk                electric vehicles for their operations in the future.
      operasionalnya di masa depan.
Page 265
                                                                     Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                263


PENGELOLAAN EMISI GAS RUMAH KACA (GRK)




                                                                                                                                01
Greenhouse Gas (GHG) Emissions Management




                                                                                                                                02
Cikarang Listrindo berkomitmen untuk berkontribusi           Cikarang Listrindo is committed to contributing




                                                                                                                                03
mewujudkan pencapaian target Nationally Determined           to the achievement of the Nationally Determined
Contribution (NDC) yang ditetapkan oleh Pemerintah           Contribution (NDC) targets set by the Government of




                                                                                                                                04
Indonesia sebagaimana tertuang dalam Peraturan               Indonesia, as stipulated in Presidential Regulation No.
Presiden No. 98 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan           98 of 2021 concerning the Implementation of Carbon
Nilai Ekonomi Karbon untuk Pencapaian Target NDC             Economic Value for Achieving NDC Targets and




                                                                                                                                05
dan Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca dalam                  Controlling of Greenhouse Gas Emissions in National
Pembangunan Nasional. Perseroan telah melakukan              Development. The Company has undertaken various




                                                                                                                                06
berbagai upaya di ketiga pembangkit listriknya untuk         initiatives across in its three power plants to support
mencapai target tersebut. [GRI 3-3]                          the achievement of the targets. [GRI 3-3]




                                                                                                                                07
Emisi utama Perseroan berasal dari sumber energi             The Company’s main emissions arise from the fossil
fosil untuk pembangkitan listrik. Selain itu, emisi          energy sources used for electricity generation. In




                                                                                                                                08
juga timbul dari proses-proses pendukung yang                addition, emissions are also generated from supporting
menunjang fungsi operasional dari tiga pembangkit            processes related to the operational functions of the




                                                                                                                            09 Sustainable Environmental Management
listrik dan dua kantor. [GRI 3-3]                            three power plants and two offices. [GRI 3-3]

Untuk mengurangi emisi karbon dioksida (CO2)                 To reduce carbon dioxide (CO2) and exhaust gas




                                                                                                                                               Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
dan emisi gas buang dari proses pembakaran,                  emissions from the combustion process, Cikarang
Cikarang Listrindo berkomitmen melaksanakan                  Listrindo is committed to implementing various
berbagai inisiatif dan program berkelanjutan                 sustainable initiatives and programs in an effective
secara efektif dan efisien. Rincian upaya yang telah         and efficient manner. Following are the details of
dilakukan Perseroan sebagai berikut: [OJK F.12][GRI 305-5]   The Company’s efforts are described as follows: [OJK
                                                             F.12][GRI 305-5]

• Menggunakan Sistem Pemantauan Emisi Secara                 • Using Continuous Emission Monitoring System
  Terus Menerus (CEMS) untuk memantau semua                    (CEMS) to monitor all the Company’s non
  emisi non-GRK Perseroan secara real-time,                    GHG emissions in real-time, with the collected
  yang terintegrasi dengan Sistem Informasi                    data integrated into the Continuous Industrial
  Pemantauan Emisi Industri Kontinyu (SISPEK)                  Emissions Monitoring Information System (SISPEK)
  sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan                   in accordance with the Regulation of the Minister
  Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia No. 13                of Environment and Forestry of the Republic of
  tahun 2021 tentang Sistem Informasi Pemantauan               Indonesia No. 13 of 2021 regarding Continuous
  Emisi Industri secara Terus Menerus.                         Industrial Emission Monitoring Information System.




                                                                                                                                10
• Melakukan      pemeliharaan      mesin-mesin               • Performing maintenance on power generation
  pembangkit listrik dengan praktik terbaik dan                equipment in accordance with best practices and
  rekomendasi Original Equipment Manufacturer                  the recommendations of the Original Equipment                    11
  (OEM).                                                       Manufacturers (OEM).
• Memantau proses operasi dan memastikan                     • Monitoring operational processes and ensuring
  fasilitas pembangkit listrik beroperasi pada                 power generation facilities operate in optimal
  kondisi optimal dengan tingkat efisiensi setinggi            conditions with the highest possible level of
  mungkin.                                                     efficiency.			
• Memantau peralatan bantu dan kinerja sistem                • Monitoring   the    performance    of   auxiliary
  distribusi untuk memastikan bahwa tingkat                    equipment and its distribution system to ensure
  konsumsi energi dan susut jaringan pada tingkat              that energy consumption and network losses are
  terendah.                                                    maintained at the lowest level.
• Menggunakan peralatan modern yang berkualitas              • Using modern, high-quality equipment and
  tinggi dan berteknologi ramah lingkungan, serta              environmentally  friendly   technology,  and
  mengganti sebagian sumber energi batubara                    replacing some portion of coal energy sources
  dengan biomassa.                                             with biomass.
• Melakukan investasi pada pembangkit listrik                • Investing in environmentally friendly power
  yang ramah lingkungan, termasuk namun tidak                  generation, including but not limited to Solar Power
  terbatas pada PLTS dan pemasangan sistem                     and installation of biomass handling system.
  biomass handling.
Page 266
      PT Cikarang Listrindo Tbk
264   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      • Melakukan investasi pada pembangkit listrik                    • Investing in a 50 MW gas engine plant at
        tenaga mesin gas berkapasitas 50 MW di                           MM-2100, to improve operational performance
        MM-2100, untuk meningkatkan kinerja operasional                  and support a cleaner energy mix.
        dan mendukung bauran energi yang lebih bersih.
      • Mengadopsi        praktik     pemeliharaan yang                • Adopting       maintenance       practices that
        meminimalkan          tingkat   kebocoran  Sulfur                minimize Sulfur Hexafluoride (SF6) leakage and
        Heksafluorida (SF6) dan secara bertahap beralih                  gradually transition to SF6-free equipment or
        ke peralatan bebas SF6 atau alternatif pengganti                 SF6 alternatives in the power grid.
        SF6 di jaringan listrik.
      • Mempertahankan penyerapan karbon melalui                       • Maintaining      carbon    absorption    through
        pemeliharaan pohon-pohon yang telah ditanam                      the upkeep of the trees planted around the
        di wilayah operasional. Selain itu, Perseroan juga               operational areas. In addition, the Company also
        secara berkelanjutan melakukan penanaman                         continues to plant trees inside and outside the
        pohon di dalam maupun di luar wilayah                            operational areas, as well as planting mangroves
        operasional, serta penanaman mangrove untuk                      to rehabilitate damaged ecosystems.
        merehabilitasi ekosistem yang telah rusak.
      • Melakukan pemantauan berkala terhadap                          • Periodically monitoring pollutant parameters
        parameter polutan, termasuk emisi udara, efluen,                 including air emissions, effluent, waste and
        limbah dan Bahan Perusak Ozon (BPO). Selain itu,                 Ozone Depleting Substances (ODS). In addition,
        Perseroan juga memastikan atas penggunaan                        the Company also ensures the use of non-
        pendingin yang tidak berbahaya.                                  hazardous refrigerants.
      • Secara bertahap beralih dari kendaraan ICE ke                  • Gradually shifting from ICE vehicles to electric
        kendaraan listrik untuk keperluan operasional.                   vehicles for operational purposes.
      • Sejak tahun 2023, kantor pusat dan kantor layanan              • Since 2023, the Company’s head office and service
        Perseroan telah mencapai status karbon netral                    offices have achieved carbon-neutral status for
        untuk konsumsi listrik melalui pembelian Sertifikat              electricity consumption through the purchase
        Energi Terbarukan Internasional (I-REC) yang                     of International Renewable Energy Certificates
        diterbitkan atas produksi listrik berbasis biomassa              (I-REC) issued for electricity generated from
        dari PLTU Co-firing Babelan milik Perseroan dan                  biomass-based PLTU Co-firing Babelan, which
        telah terdaftar dalam sistem I-REC. Sertifikat                   is registered under the I-REC system. These
        tersebut merepresentasikan atribut energi                        certificates    represent  renewable      energy
        terbarukan yang setara dengan konsumsi listrik                   attributes equivalent to the offices’ electricity
        kantor dan telah di redeem (retired), sehingga                   consumption and have been redeemed (retired),
        emisi Scope 2 terkait konsumsi listrik tersebut                  thereby allowing the related Scope 2 emissions
        dinyatakan netral berdasarkan pendekatan                         to be declared neutral under the market-based
        market-based.                                                    approach.

      Dengan berbagai inisiatif sepanjang tahun 2025,                  Through various initiatives during 2025, the Company
      Perseroan mencatatkan: [GRI 305-1, 305-2, 305-3, 305-4, 305-5]   recorded: [GRI 305-1, 305-2, 305-3, 305-4, 305-5]
      • Total ekuivalen emisi CO2 dari GRK Scope 1, Scope              • The total CO2 equivalent emissions from GHG
        2, dan Scope 3 sebesar 2,87 juta tCO2e dengan                    Scope 1, Scope 2, and Scope 3 GHG amounted to
        intensitas emisi sebesar 0,69 tCO2e/MWh, lebih                   2.87 million tCO2e with an emission intensity of
        baik dibandingkan tahun dasar 2019 sebesar                       0.69 tCO2e/MWh, an improvement compared to
        3,67 juta tCO2e dengan intensitas emisi sebesar                  the 2019 base year of 3.67 million tons CO2e with
        0,71 tCO2e/MWh.                                                  an emission intensity of 0.71 tCO2e/MWh.
      • Total ekuivalen emisi CO2 dari GRK Scope 1                     • The total CO2 equivalent from GHG Scope 1 and
        dan Scope 2 sebesar 2,82 juta tCO2e dengan                       Scope 2 amounted to 2.82 million tCO2e, with
        intensitas emisi sebesar 0,67 tCO2e/MWh, lebih                   an emission intensity of 0.67 tCO2e/MWh, an
        baik dibandingkan tahun dasar 2019 sebesar                       improvement compared to the 2019 base year
        3,61 juta tCO2e dengan intensitas emisi sebesar                  of 3.61 million tCO2e with an emission intensity of
        0,70 tCO2e/MWh.                                                  0.70 tCO2e/MWh.

      Penurunan intensitas emisi ini mencerminkan                      The reduction in emission intensity reflects the
      keberhasilan upaya Perseroan untuk mengurangi                    Company’s successful efforts to reduce GHG
      emisi GRK.                                                       emissions.
Page 267
                                                                                    Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                                 Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                     265


Sejak tahun 2019, Perseroan telah melakukan                                Since 2019, the Company has conducted GHG




                                                                                                                                                      01
perhitungan inventarisasi GRK yang mengacu                                 inventory calculations in accordance with GHG
pada GHG Protocol dan ISO 14064-1:2018.                                    Protocol and ISO 14064-1:2018. These calculations




                                                                                                                                                      02
Seluruh perhitungan ini mencakup ketiga lokasi                             cover all three power plants and Company’s
pembangkitan dan seluruh wilayah kerja Perseroan,                          working areas, and have been verified and certified
serta telah diverifikasi serta disertifikasi oleh badan                    by an international certification body, Transpacific




                                                                                                                                                      03
sertifikasi internasional, Transpacific Certifications                     Certifications Limited. [GRI 3-3, 305-1, 305-2, 305-3, 305-4, 305-5]
Limited. [GRI 3-3, 305-1, 305-2, 305-3, 305-4, 305-5][SASB:IF-EU-110a.1]   [SASB:IF-EU-110a.1]




                                                                                                                                                      04
Cikarang Listrindo akan Meningkatkan                                       Cikarang    Listrindo   to   Gradually




                                                                                                                                                      05
Penggunaan       Biomassa     secara                                       Increase Biomass Utilization		
Bertahap




                                                                                                                                                      06
Cikarang Listrindo menjaga kualitas ketersediaan                           Cikarang Listrindo maintains the quality of
listrik dengan menerapkan standar operasi                                  availability by implementing high operational




                                                                                                                                                      07
yang tinggi pada seluruh asset pembangkitnya,                              standards to all power generation, including PLTU
termasuk PLTU Co-firing Babelan. PLTU Co-firing                            Co-firing Babelan. PLTU Co-firing Babelan uses CFB




                                                                                                                                                      08
Babelan menggunakan teknologi CFB yang dapat                               technology, which can utilize various solid fuels,
memanfaatkan berbagai bahan bakar padat,                                   such as coal and biomass, with diverse qualities




                                                                                                                                                  09 Sustainable Environmental Management
seperti batubara dan biomassa dengan kualitas                              within the combustion temperature range of 850-
beragam dalam kisaran temperatur pembakaran di                             900 degrees Celsius. This technology results in lower




                                                                                                                                                                     Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
850-900 derajat Celsius. Teknologi ini memberikan                          nitrogen oxide (NOX) emission compared to the
tingkat emisi nitrogen oksida (NOX) lebih rendah                           standard required by the Ministry of Environment,
dibandingkan dengan standar yang disyaratkan                               due to the lower furnace temperature.
oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), karena
suhu tungku juga lebih rendah.

Adapun boiler berteknologi CFB yang digunakan                              The CFB boilers used in PLTU Co-firing Babelan are
di PLTU Co-firing Babelan dipasok oleh Valmet Oy,                          supplied by Valmet Oy, a Finnish company. The
perusahaan asal Finlandia. Teknologi CFB sendiri                           CFB technology can be designed and operated
dapat dirancang dan dioperasikan hingga 100                                up to 100 percent biomass. Therefore, the use
persen biomassa. Karena itu, penggunaan teknologi                          of CFB technology at PLTU Co-firing Babelan
CFB pada PLTU Co-firing Babelan membuka peluang                            opens up opportunities for the use of solid
terhadap penggunaan bahan bakar terbarukan                                 renewable fuels, such as palm kernel shells and
yang padat, seperti cangkang sawit dan serpihan                            woodchips, as substitutes for coal.		
kayu, sebagai pengganti batubara.




                                                                                                                                                      10
Sampai dengan 2025, Cikarang Listrindo secara                              As of 2025, Cikarang Listrindo has gradually
bertahap telah meningkatkan kapasitas co-firing                            increased the biomass co-firing capacity to reach
biomassa hingga mencapai 25% dari kapasitas PLTU                           25% of the PLTU Co-firing Babelan. This is outlined in
Co-firing Babelan. Hal ini tertuang dalam Carbon                           the Company’s Carbon Roadmap. Until now, the CFBs                          11
Roadmap Perseroan. Hingga saat ini, CFB di PLTU                            at PLTU Co-firing Babelan use palm kernel shells and
Co-firing Babelan telah menggunakan cangkang                               woodchips as an initial step in adopting plant-based
sawit dan serpihan kayu sebagai langkah awal                               fuels to replace fossil fuels.
dalam pengadopsian bahan bakar nabati untuk
menggantikan bahan bakar fosil.
Page 268
      PT Cikarang Listrindo Tbk
266   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Inventaris Emisi Gas Rumah Kaca [OJK F.11][GRI 305-1, 305-2, 305-3, 305-4, 305-5][SASB: IF-EU-110a.1, IF-EU-110a.2]
      Greenhouse Gas Emissions Inventory


                      Sumber Emisi Gas                                                       Emisi Gas Rumah Kaca
                        Rumah Kaca               Satuan                                     Greenhouse Gas Emissions
        Scope
                       Greenhouse Gas             Unit
                       Emission Sources                           2025        2024         2023         2022          2021         2020          2019

       Scope 1    Konsumsi bahan
                  bakar yang digunakan             CO2       2.794.013       2.767.544    2.722.390    2.773.767    2.846.856     2.737.270    3.594.882
                  untuk pengoperasian
                  pembangkit listrik dan
                  kendaraan operasional            CH4             3.316         2.245        2.011        1.839        1.873         1.512        1.695
                  Consumption of fuel
                  used for operation of
                  power generation and             N2O             9.537         8.168        7.643        7.054        9.204         7.502      10.250
                  operational vehicle

                                                   HFC             1.318         1.218        1.305        3.266        2.459          965         3.849



                                                    SF6              146          284


                  Jumlah GRK Scope 1
                  Total GHG Scope 1               tCO2e      2.808.330       2.779.459    2.733.349    2.785.926    2.860.392     2.747.249    3.610.676


       Scope 2    Konsumsi listrik oleh
                  semua bangunan dan               CO2             8.627             57           74           84            62           81            -*)
                  kantor di kantor pusat
                  dan kantor layanan
                  yang berasal dari luar           CH4                   -            -            -            -             -            -             -
                  pembangkit
                  Electricity consumption
                  by all buildings and             N2O                   -            -            -            -             -            -             -
                  offices in head office and
                  service office originated
                  from outside the power           HFC                   -            -            -            -             -            -             -
                  plant

                  Jumlah GRK Scope 2
                  Total GHG Scope 2               tCO2e            8.627             57           74           84            62           81             -


       Scope 3    Emisi tidak langsung
                  lainnya diantaranya              CO2            44.188       21.272       17.673       10.731         6.979       10.311       17.247
                  pengapalan batubara,
                  transportasi bahan
                  kimia, transportasi
                  pegawai, dan perjalanan          CH4             8.374         7.630        5.674        8.016      19.201        32.233       39.872
                  dinas
                  Other indirect
                  emissions which
                  include coal shipping,           N2O               180          129          172          150          136               -            52
                  chemical substances
                  transportation,
                  employees
                  transportation and               HFC                   -            -            -            -             -            -             -
                  business trips

                  Jumlah GRK Scope 3
                                                  tCO2e           52.743       29.031       23.519       18.898       26.316        42.544       57.171
                  Total GHG Scope 3

       Total Emisi GRK
                                                  tCO2e      2.869.700       2.808.547    2.756.942    2.804.908    2.886.771     2.789.875    3.667.847
       Total GHG Emissions

       Intensitas Emisi Scope 1 & 2               tCO2e/
                                                                    0,67          0,67         0,64         0,64         0,67          0,72         0,70
       Emission Intensity Scope 1& 2               MWh

       Intensitas Emisi Scope 1, 2, & 3           tCO2e/
                                                                    0,69          0,68         0,64         0,64         0,68          0,73         0,71
       Emission Intensity Scope 1, 2, & 3          MWh


      Catatan | Notes:
      *) Perhitungan Scope 2 Perseroan dimulai pada tahun 2020.
         The Company’s Scope 2 calculations began in 2020.
Page 269
                                                                Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                        Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                        267


Sebagai bagian dari pelaporan emisi, Perseroan            As part of emissions reporting, the Company also




                                                                                                                        01
juga mencatat emisi biogenic CO2, yang berasal            records biogenic CO2 emissions, originated from the
dari penggunaan biomassa dan biodiesel dalam              use of biomass and biodiesel in its operations. These




                                                                                                                        02
operasionalnya. Emisi biogenic CO2 ini tidak              biogenic CO2 emissions are not included in the total
diperhitungkan dalam total emisi GRK Scope 1, 2, dan      GHG emissions of Scope 1, 2, and 3, as the released
3, karena karbon yang dilepaskan dianggap sebagai         carbon is considered part of the natural carbon




                                                                                                                        03
bagian dari siklus karbon alami. Berikut adalah rincian   cycle. Below are the details of biogenic CO2 emissions
emisi biogenic CO2 yang dihasilkan dari penggunaan        generated from biomass and biodiesel use in 2025:




                                                                                                                        04
biomassa dan biodiesel pada tahun 2025:




                                                                                                                        05
                    Rincian Emisi Biogenic CO2                     2025            2024
                  Details of Biogenic CO2 Emissions             (ton CO2e)      (ton CO2e)




                                                                                                                        06
Emisi CO2 dari biomassa | CO2 emissions from biomass              197.413          78.822

Emisi CO2 dari biodiesel | CO2 emissions from biodiesel            33.093           5.020




                                                                                                                        07
Total Emisi Biogenic CO2 | Total Biogenic CO2 Emissions           230.506          83.842




                                                                                                                        08
Perseroan juga menggunakan Sulfur Hexafluorida            The Company also utilizes Sulfur Hexafluoride
(SF6) sebagai isolator dalam peralatan tegangan           (SF6) as an insulator in high-voltage equipment




                                                                                                                    09 Sustainable Environmental Management
tinggi untuk mendukung operasionalnya. SF6                to support its operations. SF6 is a greenhouse gas
merupakan senyawa gas rumah kaca yang                     compound that has a significant potential for




                                                                                                                                       Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
berpotensi signifikan terhadap pemanasan global           global warming when released into the atmosphere.
bila berada di udara bebas. Pengelolaan dan               Managing and monitoring the use of SF6 in the
pemantauan terhadap penggunaan senyawa SF6                Company’s operational activities is crucial.
di kegiatan operasional Perseroan merupakan hal
yang penting.

Pada tahun 2025, tingkat pelepasan SF6 yang tercatat      In 2025, the recorded SF6 release was 6.0 kilograms
sebesar 6,0 kilogram (2024: 11,7 kilogram) atau setara    (2024: 11.7 kilograms) or equivalent to 146 tCO2e
dengan 146 tCO2e (2024: 284 tCO2e).                       (2024: 284 tCO2e).

Peningkatan emisi Scope 2 pada tahun 2025                 The increase in Scope 2 emissions in 2025 was
terutama dipengaruhi oleh peningkatan pembelian           mainly driven by higher electricity purchases
listrik dari PLN untuk mendukung kegiatan operasional     from PLN to support the Company’s operational
Perseroan, sehingga konsumsi listrik berbasis grid        activities, resulting in higher grid-based electricity
yang tercatat dalam cakupan Scope 2 meningkat             consumption recorded within the Scope 2 boundary
pada tahun pelaporan.                                     during the reporting year.




                                                                                                                        10
Pada tahun 2025, kantor pusat Perseroan di                In 2025, the Company’s head office at World
World Trade Centre dan kantor layanan di Lippo            Trade Centre and service office at Lippo achieved
mencapai karbon netral melalui inisiatif offset karbon    carbon neutrality through carbon offset initiatives           11
menggunakan energi dari pembangkitan listrik              utilizing energy from biomass-based electricity
berbasis biomassa melalui I-REC. Dengan inisiatif ini,    generation through I-REC. With this initiative, the
Perseroan berhasil mencapai netralitas karbon untuk       Company has successfully achieved carbon
emisi GRK Scope 2 yang mencakup Kantor Pusat dan          neutrality for Scope 2 GHG emissions, covering
Kantor Layanan.                                           the Head Office and Service Office.		
                                                          						
Page 270
      PT Cikarang Listrindo Tbk
268   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Perbandingan Total Emisi, Produksi Neto, dan Intensitas Emisi
      Comparison of Total Emissions, Net Generation, and Emission Intensity


                                     0,73
              0,71
                                                         0,68                                                       0,68                  0,69

                                                                              0,64              0,64
                   5.176

                                                             4.269               4.354               4.283                                     4.175
                                                                                                                           4.158
       3.667.847                         3.839




                                                 2.886.771                                                                         2.869.700
                             2.789.875                               2.804.908           2.756.942           2.808.547




             2019                   2020                 2021                 2022             2023                 2024                 2025
           Base year

               Total Emisi                             Produksi Neto                      Intensitas Emisi
               Total Emissions (tCO2e)                 Net Generation (GWh)               Emission Intensity (tCO2e/GWh)




                     Fasilitas Coal Dome di PLTU Co-firing Babelan
                     Coal Dome Facility at PLTU Co-firing Babelan
Page 271
                                                                                    Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                               Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                            269


PENGELOLAAN EMISI GAS BUANG [GRI 305-7]




                                                                                                                                                             01
Exhaust Gas Emissions Management




                                                                                                                                                             02
Sebagai bentuk komitmen tanggung jawab terhadap                            As a form of commitment to the responsibility for




                                                                                                                                                             03
lingkungan, Cikarang Listrindo telah memasang CEMS                         the environment, Cikarang Listrindo has installed
pada seluruh cerobong gas buang untuk memantau                             CEMS on all of the exhaust gas chimney to monitor




                                                                                                                                                             04
emisi SO2, NOX, dan lainnya yang dihasilkan secara                         emissions of SO2, NOX, and others directly and
langsung dan terintegrasi dengan Sistem Informasi                          integrated with the Continuous Industrial Emissions
Pemantauan Emisi Industri Kontinyu (SISPEK) yang                           Monitoring Information System (SISPEK) that can




                                                                                                                                                             05
dapat diakses oleh Kementerian Lingkungan Hidup                            be accessed by the Ministry of Environment in
sesuai ketentuan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup                        accordance with the provisions of the Minister




                                                                                                                                                             06
dan Kehutanan No. P.15/MENLHK/ SETJEN/KUM.1/4/2019                         of Environment and Forestry Regulation No. P.15/
Tahun 2019 tentang Baku Mutu Emisi Pembangkit                              MENLHK/SETJEN/KUM.1/4/2019 of 2019 concerning the




                                                                                                                                                             07
Listrik Tenaga Termal.                                                     Emission Standards for Thermal Power Plants.

Pengukuran angka rata-rata secara real-time atas                           The real-time average measurement of the exhaust




                                                                                                                                                             08
emisi gas buang yang dihasilkan dari seluruh cerobong                      gas emissions generated from all the chimneys of
pembangkit Perseroan adalah sebagai berikut:                               the Company’s power plants are as follows:




                                                                                                                                                         09 Sustainable Environmental Management
Emisi Gas Buang PLTGU Jababeka dan PLTG MM-21001,2




                                                                                                                                                                            Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
PLTGU Jababeka and PLTG MM-2100 Flue Gas Emission1,2


                                 Satuan          Baku Mutu                       Jababeka                                  MM-2100
        Parameter
                                  Unit         Quality Standards
                                                                          2025        2024         2023          2025          2024         2023

 Sulfur Dioksida (SO2)
                               mg/Nm3                  150                 <8          <4           <16           <6            <3           <9
 Sulfur Dioxide (SO2)

 NOX sebagai NO2
                               mg/Nm3                  400                <198        <187         <131          <195          <203         <211
 NOX as NO2

 Total partikulat
                               mg/Nm3                  30                  <7         <11           <5            <14           <8           <9
 Total particulates


Sumber:                                                                    Source:
Berdasarkan rekapitulasi data CEMS dan hasil pengukuran sampling           Based on the recapitulation of CEMS data and the results of manual




                                                                                                                                                             10
manual.                                                                    sampling measurements.
Keterangan:                                                                Description:
1. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.15/              1. Minister of Environment and Forestry Regulation No. P.15/MENLHK/SETJEN/


                                                                                                                                                             11
   MENLHK/SETJEN/KUM.1/4/2019 Tahun 2019 tentang Baku Mutu Emisi              KUM.1/4/2019 of 2019 concerning Emission Quality Standards for Thermal
   Pembangkit Listrik Tenaga Termal dan Peraturan Direktur Jenderal           Power Plants and Regulation of the Director-General of Pollution Control
   Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan No. P.17/PPKL/            and Environmental Damage No. P.17/PPKL/PPU/KUM.1/10/2022 regarding
   PPU/KUM.1/10/2022 tentang Petunjuk Teknis Kriteria Program Penilaian       Technical Guidelines for the Criteria of the Company Performance
   Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup            Rating Assessment Program in Environmental Management for the
   untuk Aspek Pemantauan Pencemaran Udara Bagi Usaha dan/atau                Aspect of Air Pollution Monitoring for Thermal Power Plant Business and/
   Kegiatan Pembangkit Listrik Tenaga Termal                                  or Activities
2. Emisi pada 25°C untuk PLTGU dan PLTG yang dibangun setelah tahun        2. Emission at 25°C for PLTGU and PLTG built after the year 2000, the O2 is
   2000, O2 dikoreksi 3%                                                      corrected 3%
   Emisi pada 25°C untuk PLTGU dan PLTG yang dibangun sebelum tahun           Emission at 25°C for PLTGU and PLTG built before the year 2000, O2 is
   2000, O2 dikoreksi 15%                                                     corrected 15%
Page 272
      PT Cikarang Listrindo Tbk
270   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Emisi Gas Buang PLTU Co-firing Babelan 1,2
      PLTU Co-firing Babelan Flue Gas Emission 1,2

                                                                                                                        Babelan
                                                 Satuan                Baku Mutu
                  Parameter
                                                  Unit               Quality Standards
                                                                                                        2025               2024            2023

       Sulfur Dioksida (SO2)
                                                mg/Nm3                       550                        <135               <200            <200
       Sulfur Dioxide (SO2)

       NOX sebagai NO2
                                                mg/Nm3                       550                        <239               <250            <250
       NOX as NO2

       Total partikulat
                                                mg/Nm3                       100                        <37                <50              <50
       Total particulates

       Merkuri
                                                mg/Nm3                       0,03                       <0,01              <0,01           <0,02
       Mercury


      Sumber:                                                                 Source:
      Berdasarkan rekapitulasi data CEMS dan hasil pengukuran sampling        Based on the recapitulation of CEMS data and the results of manual
      manual.                                                                 sampling measurements.
      Keterangan:                                                             Description:
      1. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.15/MENLHK/    1. Minister of Environment and Forestry Regulation No. P.15/MENLHK/
         SETJEN/KUM.1/4/2019 Tahun 2019 tentang Baku Mutu Emisi Pembangkit       SETJEN/KUM.1/4/2019 of 2019 concerning Emission Quality Standards for
         Listrik Tenaga Termal                                                   Thermal Power Plants
      2. Emisi pada 25oC dan 7% O2                                            2. Emission at 25oC and 7% O2


      Data parameter pengukuran dalam metric ton atas                         The measurement parameters data in metric tons
      emisi gas buang yang dihasilkan PLTGU Jababeka,                         for the emissions produced by PLTGU Jababeka,
      PLTG MM-2100, dan PLTU Co-firing Babelan Perseroan                      PLTG MM-2100, and PLTU Co-firing Babelan of the
      pada tahun 2025, sebagai berikut. [SASB: IF-EU-120a.1]                  Company in 2025 are as follows. [SASB: IF-EU-120a.1]


                                                                          Jababeka                    MM-2100                        Babelan
                                                    Satuan
                     Parameter
                                                     Unit
                                                                    2025            2024        2025            2024         2025           2024

       Sulfur Dioksida (SO2)
                                                 Metric ton         218,9           70,2        14,7             2,1        1.034,8        1.011,8
       Sulfur Dioxide (SO2)

       NOX sebagai NO2
                                                 Metric ton        5.081,1      4.998,4         611,2           167,1       1.861,0        1.285,2
       NOX as NO2

       Total partikulat
                                                 Metric ton         157,1           288,2       56,9             6,5         282,0          184,4
       Total particulates

       Merkuri
                                                 Metric ton           -               -           -               -           0,02             0,03
       Mercury




      Peningkatan parameter yang diukur dalam metrik                          The increase in parameters measured in metric
      ton atas emisi gas buang yang dihasilkan pada                           tons of flue gas emissions generated in 2025,
      tahun 2025, dipengaruhi oleh adanya penyesuaian                         was influenced by operational adjustments
      operasional sebagai respons terhadap gangguan                           made in response to gas supply disruptions, as
      pasokan gas, sebagaimana dijelaskan lebih                               further explained in the chapter “Challenges and
      lanjut pada bab “Tantangan dan Pembelajaran                             Learnings in 2025” of this Sustainability Report.
      Tahun 2025” pada Laporan Keberlanjutan ini.
Page 273
                                                               Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                          Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                              271


PENGELOLAAN KUALITAS UDARA AMBIEN, KEBAUAN, DAN




                                                                                                                          01
KEBISINGAN




                                                                                                                          02
Ambient Air Quality, Odor, and Noise Management




                                                                                                                          03
Cikarang Listrindo menyadari bahwa kegiatan           Cikarang Listrindo realizes that the operational
operasional yang dijalankan Perseroan mungkin         activities carried-out by the Company may




                                                                                                                          04
menimbulkan berbagai dampak bagi lingkungan           have various impacts on the environment
diantaranya polusi udara, kebauan dan kebisingan.     including air, odor, and noise pollution. As a




                                                                                                                          05
Sebagai bentuk tanggung jawab, Perseroan secara       form of responsibility, the Company routinely
rutin mengukur kualitas udara ambien, kebauan,        measures the ambient air quality, odor, and noise
dan kebisingan di setiap unit pembangkitan setiap     in the power plant unit every 6 (six) months, and




                                                                                                                          06
6 (enam) bulan, dan melakukan perawatan secara        perform routine maintenance on generators
rutin pada pembangkitan dan unit pendukung.           and support units. This activity is carried out to




                                                                                                                          07
Pengukuran ini dilakukan Perseroan untuk memonitor    monitor and manage potential air pollution from
dan mengelola potensi pencemaran udara dari           exhaust emissions of our operational activities.




                                                                                                                          08
emisi gas buang dari kegiatan operasional.

Lebih dari itu, Perseroan juga melakukan pemantauan   Moreover, the Company conducts air quality




                                                                                                                      09 Sustainable Environmental Management
kualitas udara untuk memverifikasi kondisi ambien     monitoring to verify ambient conditions in the
di area sekitarnya. Berdasarkan hasil analisa udara   surrounding area. Based on the results of the




                                                                                                                                         Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
ambien, kualitas udara ambien Perseroan memenuhi      ambient air analysis, the Company’s ambient air
standar Baku Mutu dengan ketentuan waktu              quality still meets the Quality Standards at the time
pengukuran berdasarkan Peraturan Pemerintah           of measurement based on Government Regulation
No. 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan             No. 22 of 2021 concerning the Implementation of
Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.        Environmental Protection and Management.



Pengukuran Kualitas Udara, Ambien, Kebauan, dan Kebisingan [SASB: IF-EU-120a.1]
Measurements of Ambient Air Quality, Odor, and Noise


                                          Baku Mutu      Jababeka                 MM-2100            Babelan
                                 Satuan
               Parameter                    Quality
                                  Unit                 2025       2024        2025      2024     2025      2024
                                          Standards

Pencemaran Udara




                                                                                                                          10
Air Pollution

Sulfur Dioksida (SO2)

                                                                                                                          11
                                 µg/m3        75a      28,25      28,63       30,50     35,63    26,00     32,00
Sulfur Dioxide (SO2)

Karbon Monoksida (CO)
                                 µg/m3      10.000a    1.145      1.145       1.145     1.145    1.145     1.145
Carbon Monoxide (CO)

Nitrogen Oksida (NOX) sebagai
Nitrogen Dioksida (NO2)          µg/m3        65a      17,50      20,38       29,25     19,38    18,50     17,00
NOX as NO2

Oksidan (O3)
                                 µg/m3       150a      26,63      19,00       31,25     28,63    24,00     29,00
Oxidant (O3)

Hidrokarbon
                                 µg/m3       160a      66,00      66.00       66,00     39.42    66,00     66,00
Hydrocarbon

Total Partikel Tersuspensi
                                 µg/m3       230a      68,38      75.63       68,38    104.02    69,50     77,50
Total Suspended Particulates

PM 10                            µg/m3        75a      35,38      33.50       32,88     66.01    30,00     36,50

PM 2,5                           µg/m3        55a
                                                       17,13      17.00       17,25     26.01    18,50     20,00

Timbal (Pb)
                                 µg/m3        2a        0,01       0,01        0,02      0,02     0,00     0,02
Lead (Pb)
Page 274
      PT Cikarang Listrindo Tbk
272   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



                                                                Baku Mutu           Jababeka                  MM-2100                      Babelan
                                                   Satuan
                      Parameter                                   Quality
                                                    Unit                         2025         2024        2025         2024         2025         2024
                                                                Standards

       Kebauan
       Odor

       Amoniak (NH3)
                                                   ppm               2b           0,02        0,01         0,02         0,01           -             -
       Ammonia (NH3)

       Hidrogen Sulfida (H2S)
                                                   ppm              0,02b         0,01        0,01        0,004        0,005           -             -
       Hydrogen Sulfide (H2S)

       Kebisingan
       Noise

       Kebisingan
                                                   dbA               70c         54,63       57,13        54,00        51,75        61,50        60,00
       Noise

      Sumber:                                                                  Source:
      1. Jababeka dan MM-2100                                                  1. Jababeka and MM-2100
         2025: Sertifikat hasil pengujian Laboratorium Pengendalian Kualitas      2025: Certificate of testing result from the Environmental Quality Control
         Lingkungan PT Sky Pacific Indonesia tahun 2025                           Laboratory of PT Sky Pacific Indonesia in 2025
         2024: Sertifikat hasil pengujian Laboratorium Pengendalian Kualitas      2024: Certificate of testing result from the Environmental Quality Control
         Lingkungan PT Sky Pacific Indonesia tahun 2024                           Laboratory of PT Sky Pacific Indonesia in 2024
      2. Babelan                                                               2. Babelan
         2025: Sertifikat hasil pengujian Laboratorium Pengendalian Kualitas      2025: Certificate of testing result from the Environmental Quality Control
         Lingkungan PT Sky Pacific Indonesia tahun 2025                           Laboratory of PT Sky Pacific Indonesia in 2025
         2024: Sertifikat hasil pengujian Laboratorium Pengendalian Kualitas      2024: Certificate of testing result from the Environmental Quality Control
         Lingkungan PT Sky Pacific Indonesia tahun 2024                           Laboratory of PT Sky Pacific Indonesia in 2024

      Keterangan:                                                              Description:
      a. Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan        a. Government Regulation No.22 of 2021 concerning the Implementation of
         Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup                            Environmental Protection and Management
      b. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No.50 Tahun 1996 tentang    b. The Minister of Environment Decree No. 50 of 1996 concerning Odor
         Baku Tingkat Kebauan                                                     Standard
      c. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No.48 Tahun 1996 tentang    c. The Minister of Environment Decree No. 48 of 1996 concerning Noise
         Baku Tingkat Kebisingan                                                  Level Standard




      Cikarang Listrindo Atasi Polusi Udara                                    Cikarang Listrindo Addresses Air
      Gunakan Teknologi Canggih di PLTU                                        Pollution Using Advanced Technology
      Co-firing Babelan                                                        at PLTU Co-firing Babelan
      Cikarang Listrindo terus berinovasi dalam operasional                    Cikarang Listrindo continues to innovate in the
      PLTU Co-firing Babelan dengan memanfaatkan                               operations of the PLTU Co-firing Babelan by utilizing
      teknologi canggih untuk memastikan emisi yang                            advanced technology to ensure that its emissions
      dihasilkan sesuai standar lingkungan. Berbagai                           comply with environmental standards. Various
      langkah strategis telah diterapkan, antara lain:                         strategic measures have been implemented, including:
      1. Fasilitas pengendalian lingkungan yang efektif,                       1. Effective environmental control facilities, including
         termasuk teknologi Circulating Fluidized Bed                             Circulating Fluidized Bed (CFB) technology,
         (CFB) yang mampu memisahkan partikel padat                               capable of separating solid particles from
         dari emisi gas buang dengan efektivitas lebih dari                       exhaust gas emissions with over 99.5% efficiency
         99,5% menggunakan Electrostatic Precipitator                             using Electrostatic Precipitator (ESP).
         (ESP).
      2. Abu batubara yang terdiri dari fly ash dan bottom                     2. Coal ash, consisting of fly ash and bottom ash
         ash (FABA) digunakan kembali, terutama untuk                             (FABA), is reused, especially for land hardening,
         pengerasan lahan, serta bermitra dengan industri                         as well as partnering with the cement industry
         semen untuk memanfaatkan abu batubara                                    to use coal ash as a substitute raw material in
         sebagai bahan baku substitusi pembuatan                                  cement production. The Company is committed
         semen. Perseroan berkomitmen untuk mendaur                               to recycling 100% of the produced FABA.
         ulang 100% FABA yang diproduksi.
      3. Emisi dari PLTU Co-firing Babelan dipantau                            3. Emissions from PLTU Co-firing Babelan are
         secara    real-time   melalui    CEMS.   Sistem                          monitored in real-time through the CEMS. This
         ini terintegrasi dengan Sistem Informasi                                 system is integrated with the Continuous Industrial
         Pemantauan Emisi Industri Kontinyu (SISPEK)                              Emission Monitoring Information System (SISPEK),
         yang dapat diakses oleh KLH setiap saat.                                 accessible by the Ministry of Environment (KLH) at
                                                                                  any time.

      Beberapa      upaya   tersebut   mencerminkan                            These efforts reflect the Company’s dedication to
      dedikasi Perseroan terhadap transparansi dan                             transparency and professionalism in managing
      profesionalisme dalam pengelolaan PLTU Co-firing                         PLTU Co-firing Babelan. As evidenced by the
Page 275
                                                            Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                    Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                     273


Babelan. Terbukti, berdasarkan analisis, emisi gas    analysis, emissions from PLTU Co-firing Babelan




                                                                                                                    01
buang dari PLTU Co-firing Babelan selama tahun        during the year 2025 were below the standards
2025 hasilnya tercatat di bawah standar yang          set by Ministerial Regulation KLHK No. 15/2019.




                                                                                                                    02
ditetapkan oleh Permen KLHK No. 15/2019.

Sebagai wujud komitmen berkelanjutan terhadap         As a reflection of its continued commitment to




                                                                                                                    03
pengelolaan lingkungan, PLTU Co-firing Babelan        environmental management, the PLTU Co-firing
meraih PROPER Hijau dari Kementerian Lingkungan       Babelan received the Green PROPER rating from




                                                                                                                    04
Hidup (KLH) pada tahun 2024. PLTGU Jababeka juga      Ministry of Environment (KLH) in 2024. The PLTGU
mempertahankan PROPER Hijau yang telah diraih         Jababeka also maintained the Green PROPER rating
sejak 2022, sedangkan PLTG MM-2100 memperoleh         since 2022, while the PLTG MM-2100 received the




                                                                                                                    05
PROPER Biru pada tahun 2024 sebagai bentuk            Blue PROPER rating in 2024 as a form of compliance
kepatuhan terhadap pengelolaan lingkungan sesuai      with applicable environmental management




                                                                                                                    06
peraturan yang berlaku. Hasil PROPER 2024 tersebut    regulations. The 2024 PROPER results represent the
merupakan penilaian terbaru yang tersedia, karena     latest available assessment, as the 2025 PROPER




                                                                                                                    07
penilaian PROPER 2025 masih dalam proses.             assessment is still in progress




                                                                                                                    08
PENGELOLAAN EMISI BAHAN PERUSAK OZON (BPO) [GRI 305-6]
Emissions Management for Ozone Depleting Substances (ODS)




                                                                                                                09 Sustainable Environmental Management
                                                                                                                                   Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
Bahan Perusak Ozon (BPO) seperti klorofluorokarbon    Ozone-Depleting Substances (ODS) such as
(CFC)     merupakan     senyawa     yang     dapat    chlorofluorocarbons (CFCs), are compounds that
menyebabkan penipisan lapisan ozon dan                contribute to ozone layer depletion and may also
berkontribusi terhadap efek rumah kaca. Penipisan     have greenhouse gas effects. The depletion of the
lapisan ozon meningkatkan paparan radiasi             ozone layer increases ultraviolet radiation reaching
ultraviolet yang masuk ke permukaan bumi,             the Earth’s surface, which may adversely affect
yang berdampak pada kesehatan manusia serta           human health, ecosystems, and climate stability.
keseimbangan ekosistem dan iklim.

Sejalan dengan komitmen terhadap perlindungan         In line with its environmental commitment
lingkungan dan kepatuhan terhadap regulasi            and compliance with national regulations and
nasional maupun standar internasional, Perseroan      international standards, the Company fully
mendukung        kebijakan   Pemerintah     dalam     supports government policies aimed at controlling
pengendalian dan penghapusan penggunaan               and phasing out the use of ODS. The Company
BPO. Perseroan tidak memproduksi maupun               does not produce nor directly utilize ODS in its
menggunakan BPO dalam proses pembangkitan             electricity generation processes. Historically, ODS



                                                                                                                    10
listrik  secara    langsung.   Penggunaan      BPO    usage was limited to supporting operational
sebelumnya hanya terdapat pada aktivitas              activities, particularly refrigerants in cooling and
pendukung operasional, khususnya pada sistem          air conditioning systems at the head office, all              11
refrigeran dan pendingin udara di kantor pusat,       power plant sites, and service office.
seluruh lokasi pembangkit, dan kantor layanan.

Berdasarkan pemetaan yang telah dilakukan,            Based on the mapping that has been conducted,
Perseroan telah menyelesaikan proses penghapusan      the Company completed the phase-out of CFC-
penggunaan refrigeran berbasis CFC, termasuk freon    based refrigerants, including R22, in 2023. All
R22, sejak tahun 2023. Seluruh peralatan pendingin    cooling systems have been replaced with non-CFC
telah diganti menggunakan refrigeran non-CFC, yaitu   refrigerants, namely R32, R407C, and R410A, as part
R32, R407C, dan R410A, sebagai bagian dari upaya      of the Company’s efforts to reduce ozone depletion
pengurangan potensi penipisan ozon serta kepatuhan    potential and comply with applicable environmental
terhadap ketentuan lingkungan yang berlaku.           regulations.					

Sebagai hasil dari perubahan tersebut, besaran        As a result of this change, the Company’s ODS
emisi BPO Perseroan pada tahun 2025 dan 2024          emissions in 2025 and 2024 were recorded at 0 kg
tercatat sebesar 0 kg CFC-11 ekuivalen. Hal ini       CFC-11 equivalent. This indicates that the Company
menunjukkan bahwa Perseroan telah sepenuhnya          has fully eliminated the use of refrigerants with
menghilangkan penggunaan refrigeran dengan            ozone depletion potential and remains compliant
potensi penipisan ozon dan menjaga kepatuhan          with ozone protection standards.			
terhadap prinsip perlindungan lapisan ozon.
Page 276
      PT Cikarang Listrindo Tbk
274   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Perhitungan   Potensi   Penipisan    Ozon   (ODP)                         The calculation of Ozone Depletion Potential (ODP)
      mengacu pada standar Montreal Protocol, dengan                            refers to the standards established under the
      pengukuran dilakukan berdasarkan selisih berat                            Montreal Protocol. Measurements are conducted
      refrigeran sebelum dan sesudah pengisian pada                             based on the actual difference in refrigerant weight
      peralatan pendingin dan sistem refrigerasi.                               before and after charging in refrigeration and air
                                                                                conditioning systems.



      PENGELOLAAN AIR DAN LIMBAH [SASB: IF-EU-140a.3]
      Water and Waste Management

      Dalam kegiatan operasional, pengelolaan air dan                           In the operational activities, water and waste
      limbah adalah salah satu aspek yang dipantau                              management are aspects that are closely monitored
      ketat oleh Perseroan. Pengelolaan air dan limbah,                         by the Company. Management of water and waste,
      baik limbah padat dan cair maupun berbahaya                               both solid and liquid, both hazardous and non-
      dan tidak berbahaya, dapat menimbulkan                                    hazardous materials, may create imbalances and
      ketidakseimbangan dan pencemaran lingkungan                               environmental pollution if good care is not taken
      jika tidak dijaga dengan baik selama kegiatan                             during the operational activities. Water and waste
      operasional. Pengelolaan air dan limbah menjadi                           management becomes a Cikarang Listrindo’s key
      komitmen Cikarang Listrindo dalam upayanya                                commitment in its efforts towards environmental
      menuju keberlanjutan lingkungan.                                          sustainability.

      Pengelolaan Air dan Limbah Cair [OJK F.14][GRI 303-1]                     Water and Effluents Management [OJK F.14][GRI 303-1]

      Berdasarkan     laporan   Badan      Perencanaan                          Based on the 2020 report by the National Development
      Pembangunan Nasional (Bappenas) tahun 2020,                               Planning Agency (Bappenas), Java Island is a
      Pulau Jawa merupakan daerah padat penduduk                                densely populated area that has the potential to
      yang berpotensi memiliki tingkat kelangkaan air                           have a high level of water shortages1. Since all of
      (water stress) yang cukup tinggi1. Melihat seluruh                        the Cikarang Listrindo’s power plants are located on
      pembangkit listrik Cikarang Listrindo berada di                           Java island, the Company is obliged to implement a
      Pulau Jawa, maka Perseroan berkewajiban untuk                             water management strategy to maintain long-term
      melakukan strategi pengelolaan air untuk menjaga                          environmental balance. 				
      keseimbangan lingkungan jangka panjang.

      Sebagai respons terhadap risiko kelangkaan air,                           As a response to the water scarcity risks, the
      Perseroan menerapkan strategi pengelolaan air                             Company implements the following proactive water
      yang proaktif sebagai berikut:                                            management strategies:
      • Tidak ada penggunaan air tanah                                          • No groundwater abstraction
        Perseroan berkomitmen untuk tidak melakukan                               The Company is committed to not extracting
        ekstraksi air tanah baik untuk keperluan                                  groundwater for both operational or domestic
        operasional maupun domestik.                                              purposes.

      • Sumber dan pengelolaan air operasional                                  • Operational water sources and management
        - Operasional pembangkitan                                                - Power generation operations
          • Kebutuhan       air     untuk   operasional                             • Water withdrawal for power generation
            pembangkitan dipenuhi melalui kerja sama                                  operations is conducted through direct
            langsung dengan Perusahaan Jasa Tirta                                     cooperation with Perusahaan Jasa Tirta
            (PJT) sebagai pengelola sumber daya air                                   (PJT), the government-appointed water
            yang ditunjuk Pemerintah, dengan sumber                                   resources management authority, with
            air berasal dari air permukaan (sungai).                                  water sourced from surface water (rivers).
             • Kebutuhan air untuk pembangkitan listrik                                • Water withdrawal for power generation
               hanya berlaku pada PLTGU Jababeka dan                                     applies only to PLTGU Jababeka and PLTU
               PLTU Co-firing Babelan, sedangkan PLTG                                    Co-firing Babelan, whereas PLTG MM-2100
               MM-2100 tidak memerlukan air untuk                                        does not require water for power generation
               operasional pembangkitan.                                                 operations.

      1. National Geographic Indonesia, Indonesia Terancam Krisis Air Bersih di 2045, Pemanfaatan Embung dan Sumur Resapan Jadi Solusi, diakses melalui
         https://nationalgeographic.grid.id/read/133625127/indonesia-terancam-krisis-air-bersihdi-2045-pemanfaatan-embung-dan-sumur-resapan-jadi-
         solusi?page=all
        National Geographic Indonesia, Indonesia Terancam Krisis Air Bersih di 2045, Pemanfaatan Embung dan Sumur Resapan Jadi Solusi, diakses melalui
        https://nationalgeographic.grid.id/read/133625127/indonesia-terancam-krisis-air-bersihdi-2045-pemanfaatan-embung-dan-sumur-resapan-jadi-
        solusi?page=all
Page 277
                                                               Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                        Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                         275


   - Kebutuhan air domestik                                - Domestic water use




                                                                                                                         01
     • Di PLTGU Jababeka dan PLTU Co-firing                  • At PLTGU Jababeka and PLTU Co-firing
       Babelan, penyediaan air bersih domestik                 Babelan, domestic clean water supply is




                                                                                                                         02
       dipenuhi melalui Water Treatment Plant                  provided through the Company’s internal
       (WTP) internal Perseroan.                               Water Treatment Plant (WTP).




                                                                                                                         03
       • Di PLTG MM-2100, penyediaan air domestik             • At PLTG MM-2100, domestic water supply is
         dikelola oleh pengelola kawasan industri               managed by the industrial estate operator
         sebagai bagian dari sistem utilitas                    as part of the estate’s integrated utilities




                                                                                                                         04
         terintegrasi kawasan.                                  system.




                                                                                                                         05
   - Pengelolaan air limbah domestik                       - Domestic wastewater management
     • Di PLTGU Jababeka dan PLTG MM-2100,                   • At PLTGU Jababeka and PLTG MM-2100,
       pembuangan dan pengolahan air limbah                    domestic    wastewater      discharge     and




                                                                                                                         06
       domestik     dilakukan   melalui sistem                 treatment are managed through the
       pengolahan air limbah terpusat milik                    centralized wastewater treatment system




                                                                                                                         07
       kawasan industri.                                       operated by the respective industrial estates.
       • Di PLTU Co-firing Babelan, pengelolaan air           • At PLTU Co-firing Babelan, domestic




                                                                                                                         08
         limbah domestik dilakukan secara mandiri               wastewater is treated and managed
         oleh Perseroan sesuai dengan peraturan                 internally by the Company in accordance




                                                                                                                     09 Sustainable Environmental Management
         yang berlaku.                                          with applicable regulations.

• Kebijakan konservasi air menyeluruh                    • Comprehensive water conservation policy




                                                                                                                                        Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
  Perseroan memiliki kebijakan konservasi air yang         The Company has established a water conservation
  berlaku di seluruh lokasi operasional, termasuk          policy that applies to all operational locations,
  pembangkit, kantor pusat, dan kantor layanan,            including power plants, the head office, and service
  serta mencakup seluruh karyawan dan kontraktor           offices, and covers all employees and contractors
  yang bekerja di area Perseroan.                          working within the Company’s premises.

Dalam pelaporannya, pengungkapan kuantitatif             In its reporting, quantitative disclosure of water use is
penggunaan      air difokuskan    pada    aktivitas      focused on power generation operational activities
operasional pembangkitan yang bersifat material          that are material to the Company’s total water
terhadap total pengambilan air Perseroan.                withdrawal.

Air merupakan salah satu aspek penting dalam             Water is an important aspect of the power plants
operasional    pembangkit          listrik.  Perseroan   operational activities. The Company requires good
membutuhkan kualitas air yang baik dalam                 water quality in the electricity generation process,
proses pembangkitan listrik, siklus penguapan air,       water evaporation cycle, cooling media, cleaning,
media pendingin, pembersihan, dan kebutuhan              and drinking in each building. To facilitate access




                                                                                                                         10
air minum di tiap gedung. Untuk mempermudah              to water for electricity generation processes, the
akses air dalam proses pembangkitan tenaga               Company’s power plants are located near rivers.

                                                                                                                         11
listrik,  maka   pembangunan              pembangkitan   The Company ensures that all water withdrawals
milik Perseroan dilakukan dekat dengan sungai.           are conducted responsibly, taking into account the
Perseroan memastikan bahwa setiap pengambilan            social and environmental impacts on surrounding
air dilakukan secara bertanggung jawab dengan            communities. [GRI 3-3]					
memperhitungkan dampak sosial dan lingkungan             							
bagi masyarakat sekitar. [GRI 3-3]

Kebijakan konservasi air ditinjau setiap tahun untuk     The water conservation policy is reviewed
memastikan relevansi dan efektivitasnya. Kebijakan       annually to ensure its continued relevance and
ini juga disosialisasikan dan dikomunikasikan secara     effectiveness. This policy is also regularly socialized
berkala untuk memastikan bahwa semua personil            and communicated to ensure that all personnel are
mengetahui dan memenuhi persyaratan kebijakan.           aware of and comply with its requirements. [GRI 3-3]		
[GRI 3-3]                                                		


Pendekatan manajemen kami berfokus pada tiga             Our management approach focuses on three main
pilar utama yaitu mengurangi beban pengambilan           pillars by reducing the burden of taking raw water,
air baku, memaksimalkan air daur ulang, dan              maximizing recycled water, and ensuring that the
memastikan kualitas air yang dialirkan kembali           quality of water flowing back to main water bodies
ke badan air umum sudah memenuhi baku mutu               has met the quality standards in accordance with
sesuai dengan peraturan yang berlaku. [GRI 3-3]          the applicable regulations. [GRI 3-3]
Page 278
      PT Cikarang Listrindo Tbk
276   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Manajemen Dampak Terkait Pembuangan                      Water Discharge Impact Management [OJK F.14]
      Air [OJK F.14][GRI 303-2]                                [GRI 303-2]


      Sistem pengelolaan limbah cair Perseroan dirancang       The Company’s wastewater management system
      sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan                is designed in accordance with the operational
      operasional masing-masing pembangkitan.                  characteristics and needs of each power plant.

      Sistem pengelolaan limbah          cair   per   lokasi   The   wastewater      management       systems     by
      pembangkitan sebagai berikut:                            generation site are as follows:

      1. PLTGU Jababeka                                        1. PLTGU Jababeka
         • Lokasi: Berlokasi di dalam kawasan industri            • Location: Situated within the Jababeka
            Jababeka     yang    memiliki    infrastruktur           industrial estate, which has integrated waste
            pengelolaan limbah terintegrasi.                         management infrastructure.
        • Sistem IPAL: Memanfaatkan fasilitas Instalasi           • WWTP System: Utilizes the industrial estate’s
          Pengolahan Air Limbah (IPAL) terpadu milik                centralized Wastewater Treatment Plant
          kawasan industri.                                         (WWTP).
        • Proses: Limbah cair domestik dan operasional            • Process: Domestic and operational wastewater
          dari PLTGU Jababeka diproses melalui IPAL                 from PLTGU Jababeka is treated through the
          kawasan yang telah dilengkapi dengan                      estate’s WWTP, which is equipped with modern
          teknologi pengolahan modern sebelum                       treatment technology, before being discharged
          dialirkan ke Sungai Cikarang.                             into the Cikarang River.

      2. PLTU Co-firing Babelan                                2. PLTU Co-firing Babelan
         • Sistem IPAL Mandiri: Memiliki sistem Instalasi         • Independent WWTP: Operates an internal
            Pengolahan Air Limbah (IPAL) internal yang               Wastewater Treatment Plant (WWTP) managed
            dikelola secara independen.                              independently.
        • Proses Pengolahan: Air limbah dari kegiatan             • Treatment Process: Wastewater generated from
          operasional diolah secara menyeluruh melalui              operational activities is fully treated through
          IPAL internal sebelum dialirkan ke Sungai                 the internal WWTP before being discharged into
          Cikarang Bekasi Laut (CBL).                               the Cikarang Bekasi Laut (CBL) River.
        • Pengelolaan Lumpur (Sludge): Lumpur hasil               • Sludge Management: Sludge generated
          proses pemurnian air sungai dan pengolahan                from the river water purification process
          limbah dikategorikan dan dikelola sebagai                 and wastewater treatment is classified and
          limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).                  managed as hazardous and toxic waste
          Lumpur ini diserahkan kepada pihak ketiga                 (B3). The sludge is handed over to licensed
          yang telah memiliki izin dan sertifikasi untuk            and certified third parties for B3 waste
          pengelolaan limbah B3 guna memastikan                     management to ensure safe disposal and full
          pembuangan yang aman dan sesuai dengan                    compliance with environmental regulations.
          regulasi lingkungan.

      3. PLTG MM-2100                                          3. PLTG MM-2100
         • Status Operasional: Berfungsi sebagai unit             • Operational Status: Functions as a standby
            pembangkit siaga (standby unit) dengan                   generation unit with one gas turbine operating
            satu unit turbin gas yang beroperasi dalam               under a simple cycle configuration.		
            konfigurasi simple cycle.
        • Konsumsi Air: Dalam konfigurasi simple cycle,           • Water Consumption: Under the simple cycle
          turbin gas tidak memerlukan air untuk proses              configuration, the gas turbine does not require
          pembangkitan listrik. Oleh karena itu, tidak              water for electricity generation. Therefore,
          terdapat pengambilan air untuk keperluan                  there is no water withdrawal for operational
          operasional pembangkitan. Konsumsi air                    generation purposes. The recorded water
          yang tercatat hanya berasal dari kebutuhan                consumption is limited to domestic use by
          domestik karyawan di area operasional.                    employees within the operational area.
        • Fokus Konservasi: Saat ini belum menjadi fokus          • Conservation Focus: Water conservation is not
          utama program konservasi air mengingat                    currently a primary focus at this site due to its
          intensitas penggunaan yang rendah.                        low intensity of use.
Page 279
                                                                 Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                              Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                               277


Berdasarkan penjabaran diatas, maka prioritas          Based on the explanation above, water conservation




                                                                                                                              01
inisiatif konservasi air difokuskan pada PLTGU         initiatives are prioritized at PLTGU Jababeka and PLTU
Jababeka dan PLTU Co-firing Babelan yang memiliki      Co-firing Babelan, which operate continuously.




                                                                                                                              02
operasional kontinu.

Air yang dibuang Perseroan merupakan air yang          The effluent released by the Company is originated




                                                                                                                              03
berasal dari air hasil proses pengolahan dalam         from the processed water in the boiler and the
boiler dan Instalasi Pengolahan Air Limbah, serta      Waste Water Treatment Plant, as well as rainwater




                                                                                                                              04
cucuran hujan, yang telah diukur dan kualitasnya       runoff, which has been tested and meets the quality
memenuhi baku mutu parameter yang tidak                standards parameters that do not cause harm to
menyebabkan kerusakan terhadap ekosistem               the ecosystem before being returned to the water




                                                                                                                              05
sebelum dikembalikan ke badan air.                     body.

Seluruh air yang dibuang (efluen) dari fasilitas       All effluent discharged from the Company’s facilities




                                                                                                                              06
Perseroan wajib memenuhi parameter baku mutu           must comply with the quality standards stipulated in
yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Negara         the Regulation of the State Minister of Environment




                                                                                                                              07
Lingkungan Hidup Republik Indonesia No. 8 Tahun        of the Republic of Indonesia No. 8 of 2009 on
2009 tentang Baku Mutu Air Limbah Bagi Usaha dan/      Wastewater Quality Standards for Thermal Power




                                                                                                                              08
atau Kegiatan Pembangkit Listrik Tenaga Termal.        Generation Businesses and/or Activities.

Sistem pemantauan yang dimiliki Perseroan              The Company’s monitoring system includes the




                                                                                                                          09 Sustainable Environmental Management
diantaranya sebagai berikut:                           following:
• Pemantauan kualitas air limbah dilakukan             • Wastewater quality monitoring is conducted




                                                                                                                                             Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
   secara berkala dan terstruktur di bawah                regularly and in a structured manner under
   pengawasan        Departemen      Operasi dan          the supervision of the Operations Department
   Health, Safety, and Environment (HSE).                 and the Health, Safety, and Environment (HSE)
                                                          Department.
• Air hasil olahan hanya dilepaskan ke saluran         • Treated water is only released to the discharge
  pembuangan menuju Sungai Cikarang Bekasi               channel leading to the Cikarang Bekasi Laut (CBL)
  Laut (CBL) atau Sungai Cikarang setelah                River or the Cikarang River after full compliance
  dipastikan    memenuhi   seluruh  parameter            with all environmental safety parameters has
  keamanan lingkungan.			                                been confirmed.
• Pengujian kualitas air dilakukan oleh laboratorium   • Water quality testing is carried out by accredited
  terakreditasi untuk memastikan kepatuhan               laboratories to ensure regulatory compliance.
  terhadap regulasi.


Volume Air yang Ditarik [GRI 303-3]                    The Volume of Water Withdrawn [GRI 303-3]



                                                                                                                              10
[SASB: IF-EU-140a.1]                                   [SASB: IF-EU-140a.1]


Berikut adalah data volume pengambilan air             Following are the Company’s water withdrawal
Perseroan berdasarkan sumber dan kualitas air:         volumes by source and water quality.                                   11



                                                             Volume Pengambilan Air (megaliter)
                       Berdasarkan Sumber Air                Water Withdrawal Volume (megaliter)
                                                                                                                 %
                        Base on Water Source
                                                       2025                     2024              2023

 Air tanah
                                                         -                        -                 -            -
 Ground water

 Air permukaan
                                                       3.529,0                  3.980,6           4.430,9       100,0
 Surface water

 Jumlah Pengambilan Air
                                                       3.529,0                  3.980,6          4.430,9        100,0
 Total Water Withdrawal
Page 280
      PT Cikarang Listrindo Tbk
278   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



                                                                           Volume Pengambilan Air (megaliter)
                     Berdasarkan Kualitas Air                              Water Withdrawal Volume (megaliter)
                                                                                                                                             %
                      Base on Water Quality
                                                                       2025                      2024                    2023

      Freshwater (TDS<=1000 mg/L)                                     3.529,0                 3.980,6                    4.430,9            100,0

      Non-Freshwater (TDS>1000 mg/L)                                       -                        -                        -                -

      Jumlah Pengambilan Air                                          3.529,0                 3.980,6                    4.430,9            100,0
      Total Water Withdrawal




      Volume Air yang Dibuang [OJK F.14][GRI 303-4][SASB: IF-EU-140a.1]
      The Volume of Water Released

      Berikut adalah data volume air yang dibuang                      Following are the Company’s water discharge
      Perseroan berdasarkan tujuan pembuangan dan                      volumes by discharge destination and water quality:
      kualitas air:



                                                                                                    Seluruh Area (megaliter)
                                       Deskripsi                                                       All Area (megaliter)
                                      Description
                                                                                           2025                 2024                 2023

                                       Sungai Cikarang Barat Laut
                                                                                            91,5                  51,6                70,9
      Berdasarkan Tujuan               Cikarang Barat Laut River
      Pembuangan
      Base on Discharge Destination    Sungai Cikarang
                                                                                           599,7             740,4                   755,6
                                       Cikarang River

      Jumlah
                                                                                           691,2             792,0                   826,6
      Total

                                       Freshwater (≤1,000 mg/L Total Dissolved
                                                                                           691,2             792,0                   826,6
      Berdasarkan Kualitas Air         Solids)
      Base on Water Quality            Non-freshwater (>1,000 mg/L Total
                                                                                             -                     -                    -
                                       Dissolved Solids)




      Volume Air yang Dikonsumsi [OJK F.8][GRI 303-5][SASB: IF-EU-140a.1]
      English: The Volume of Water Consumed
                                                                                                           Dalam megaliter | In megalitre

                                                                                 2025                    2024                       2023

      Jumlah Air yang Dikonsumsi
                                                                                 2.837,8                3.188,6                    3.604,3
      The Volume of Water Consumed



      Pengukuran volume air Perseroan menggunakan                      The Company measures water volumes using
      flow meter terkalibrasi untuk menjamin akurasi.                  calibrated flow meters to ensure accuracy. Data are
      Pencatatan data juga dilakukan secara real-time                  recorded in real-time and validated periodically.
      dan divalidasi secara berkala.

      Penurunan volume pengambilan, pembuangan,                        The reduction in water withdrawal, release, and
      dan konsumsi air disebabkan oleh menurunnya                      consumption was due to the decreased in production
      produksi di PLTGU akibat terbatasnya pasokan                     at the PLTGU due to the limited gas supply. Water
      gas. Intensitas konsumsi air di PLTU lebih rendah                consumption intensity at PLTU is lower than at PLTGU,
      dibandingkan PLTGU, sehingga berkontribusi pada                  contributing to overall water use efficiency.
      efisiensi penggunaan air secara keseluruhan.
Page 281
                                                                   Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                          Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                          279


Pengelolaan Limbah [OJK F.14][SASB: IF-EU-150a.3]          Waste Management [OJK F.14][SASB: IF-EU-150a.3]




                                                                                                                          01
Pengelolaan limbah menjadi salah satu komitmen             Waste management is one of Cikarang Listrindo’s




                                                                                                                          02
Cikarang Listrindo guna mewujudkan keberlanjutan           commitments         to   realizing    environmental
lingkungan. Dalam pengelolaannya, Cikarang Listrindo       sustainability. In its management, the Company




                                                                                                                          03
membagi dua kategori limbah Perseroan yang                 categorizes wastes from operational activities into
ditimbulkan dari kegiatan operasional, yakni limbah        two categories, namely B3 (Hazardous and Toxic)
B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) yang terbagi              waste, which are divided into solid and liquid wastes,




                                                                                                                          04
menjadi limbah padat dan cair, dan kategori kedua          and non-B3 (Non-hazardous and Non-toxic) waste
yakni limbah non-B3 (Tidak Berbahaya dan Beracun)          consisting of organic and non-organic wastes.		




                                                                                                                          05
yang terdiri dari sampah organik dan non-organik.          						

Untuk    meminimalkan     potensi    pencemaran            In order to minimize the potential for environmental




                                                                                                                          06
lingkungan, Perseroan melakukan pengelolaan                pollution,   the    Company      conducts      waste
limbah sesuai dengan jenis dan karakteristik               management according to the types and




                                                                                                                          07
limbah,   dan    berpedoman      pada     Standar          characteristics of the wastes based on the
Operasi Perusahaan serta diawasi oleh Sistem               Company’s Operating Standards, and is supervised




                                                                                                                          08
Manajemen K3L dalam Perseroan. Perseroan                   by the HSE Management System in the Company.
memastikan bahwa pengelolaan limbah mengikuti              The Company ensures that the waste management
peraturan perundangan yang berlaku, seperti                complies with the prevailing laws and regulations,




                                                                                                                      09 Sustainable Environmental Management
Peraturan Pemerintah No. 22 tahun 2021 tentang             including Government Regulation No. 22 of 2021
Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan               concerning the Implementation of Environmental




                                                                                                                                         Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
Lingkungan Hidup, dan peraturan ketentuan lainnya.         Protection and Management, and other provisions.
[GRI 3-3]                                                  [GRI 3-3]



Timbulan Limbah dan Dampak Signifikan                      Waste Generation and Significant Waste-
Terkait Limbah [GRI 306-1]                                 Related Impacts [GRI 306-1]

Berdasarkan rantai nilai, Perseroan memetakan              Based on its value chain, the Company maps its
timbulan limbah Perseroan sebagai berikut:                 waste generation as follows:
1. Aktivitas Sendiri (Own Operations) - Sumber             1. Own Operations - Primary source of waste
   utama limbah
   - Input yang menjadi limbah:                               - Inputs that become waste:
       • Batubara sebagai bahan bakar utama                       • Coal as the main fuel for power generation.
         pembangkit.
       • Oli dan pelumas         untuk    pemeliharaan            • Oils  and    lubricants     for    equipment




                                                                                                                          10
         peralatan.                                                 maintenance.
       • Material pasir untuk bed material CFB boiler.            • Sand material for CFB boiler bed material.
       • Bahan kimia untuk water treatment.                       • Chemicals for water treatment.
                                                                                                                          11
       • Material pemeliharaan (spareparts, kain                  • Maintenance       materials       (spareparts,
         majun, aki).                                               cleaning rags, batteries).
   - Output limbah yang dihasilkan:                           - Waste outputs generated:
       • Fly ash dan bottom         ash    (FABA)   dari          • Fly ash and bottom ash (FABA) from coal
         pembakaran batubara.                                       combustion.
       • Oli bekas dari pemeliharaan peralatan.                   • Used oil from equipment maintenance.
       • Aki bekas dari sistem backup power.                      • Used batteries from backup power systems.
       • Limbah     elektronik    dari    penggantian             • E-waste from equipment replacement.
         peralatan.
       • Sludge dari instalasi pengolahan air limbah              • Sludge from the wastewater treatment plant
         (IPAL).                                                    (WWTP).
       • Kain majun bekas terkontaminasi minyak.                  • Used oil-contaminated rags.
       • Scrap metal dari pemeliharaan.                           • Scrap metal from maintenance activities.
       • Sampah organik dan non-organik dari                      • Organic and inorganic waste from office and
         kegiatan kantor dan operasional.                           operational activities.
Page 282
      PT Cikarang Listrindo Tbk
280   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      2. Hulu                                                2. Upstream
         - Limbah kemasan dari logistik material yang          - Packaging waste from          material   logistics
           dikelola oleh pemasok.                                managed by suppliers.
         - Limbah dari proses produksi spareparts dan          - Waste generated from the manufacturing
           peralatan.                                            process of spareparts and equipment.

      3. Hilir                                               3. Downstream
         - Produk utama Perseroan adalah listrik               - The Company’s main product is electricity,
           yang tidak menghasilkan limbah fisik di sisi          which does not generate physical waste at the
           pelanggan. (Not Applicable)                           customer end. (Not Applicable)

      Dampak signifikan aktual dan potensial terkait         Actual and potential significant waste-related
      limbah berdasarkan input, aktivitas, dan output        impacts, based on inputs, activities, and outputs, are
      yang menimbulkan dampak sebagai berikut:               identified as follows:
      1. Input dan Aktivitas:                                1. Inputs and Activities:
         - Penggunaan batubara: Pembakaran batubara            - Coal use: Coal combustion generates FABA,
           menghasilkan    FABA  yang   memerlukan               which requires specific management.
           pengelolaan khusus.
         - Pemeliharaan peralatan: Menghasilkan oli            - Equipment maintenance: Generates used oil,
           bekas, aki bekas, dan material terkontaminasi         used batteries, and contaminated materials
           yang memiliki karakteristik B3.                       that have hazardous waste (B3) characteristics.
         - Operasional pembangkit: Menghasilkan sludge         - Plant operations: Generate WWTP sludge and
           IPAL dan limbah elektronik.                           e-waste.

      2. Output:                                             2. Outputs
         - FABA yang dihasilkan oleh PLTU Co-firing            - FABA generated by PLTU Co-firing Babelan:
           Babelan: Meskipun tidak termasuk limbah B3            Although not classified as hazardous waste
           berdasarkan PP No. 22/2021, FABA dalam jumlah         (B3) under Government Regulation No. 22/2021,
           besar dapat berdampak negatif pada udara,             large volumes of FABA can negatively affect air,
           air, dan tanah jika tidak dikelola dengan baik.       water, and soil if not properly managed.
         - Oli bekas yang dihasilkan oleh PLTGU Jababeka,      - Used oil generated by PLTGU Jababeka, PLTG
           PLTG MM-2100, dan PLTU Co-firing Babelan:             MM-2100, and PLTU Co-firing Babelan: Contains
           Mengandung logam berat dan hidrokarbon                heavy metals and hydrocarbons that may
           yang dapat mencemari tanah dan air jika tidak         contaminate soil and water if improperly
           dikelola dengan benar.                                handled.
         - Aki bekas yang dihasilkan oleh PLTGU Jababeka,      - Used batteries generated by PLTGU Jababeka,
           PLTG MM-2100, dan PLTU Co-firing Babelan:             PLTG MM-2100, and PLTU Co-firing Babelan:
           Mengandung timbal (Pb) dan asam sulfat                Contain lead (Pb) and sulfuric acid, which are
           yang beracun bagi lingkungan dan kesehatan            toxic to the environment and human health.
           manusia.
         - Limbah elektronik yang dihasilkan oleh              - E-waste generated by PLTGU Jababeka, PLTG
           PLTGU Jababeka, PLTG MM-2100 dan PLTU                 MM-2100, and PLTU Co-firing Babelan: Contains
           Co- firing Babelan: Mengandung logam berat            heavy metals and hazardous materials that
           dan material berbahaya yang memerlukan                require specialized management.			
           pengelolaan khusus.                                   				

      Dampak utama terkait limbah Perseroan berada           Overall, the Company’s main waste-related impacts
      pada aktivitas sendiri, khususnya dari proses          occur within own operations, particularly from the
      pembangkitan listrik yang menghasilkan FABA            power generation process that produces FABA,
      dan kegiatan pemeliharaan yang menghasilkan            and from maintenance activities that generate
      limbah B3.                                             hazardous waste (B3).
Page 283
                                                             Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                     Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                        281


Pengelolaan Dampak Signifikan Terkait                  Management of Significant Waste-Related




                                                                                                                     01
Limbah [GRI 306-2]                                     Impacts [GRI 306-2]




                                                                                                                     02
Perseroan menerapkan inisiatif sirkularitas untuk      The Company applies circularity initiatives across
setiap tahapan hirarki limbah dalam mencegah           each stage of the waste hierarchy to prevent waste




                                                                                                                     03
timbulan limbah dan mengelola dampak, yaitu:           generation and manage impacts, as follows:

1. Pencegahan Limbah                                   1. Waste Prevention




                                                                                                                     04
  • Seleksi material input seperti penggunaan            • Selecting material inputs, such as using low-
    batubara low ash untuk mengurangi timbulan             ash coal to reduce ash generation.		




                                                                                                                     05
    abu.
  • Optimasi pembakaran untuk meminimalkan               • Combustion optimization to minimize unburned




                                                                                                                     06
    kandungan karbon dalam abu.                            carbon in ash.
  • Pemeliharaan preventif untuk memperpanjang           • Preventive maintenance to extend equipment
    umur peralatan dan mengurangi limbah                   life and reduce sparepart waste.		




                                                                                                                     07
    sparepart.
  • Transformasi  digital untuk     mengurangi           • Digital transformation to reduce paper use




                                                                                                                     08
    penggunaan kertas (paperless) di kantor.               (paperless) in offices.

2. Penggunaan Kembali dan Daur Ulang                   2. Reuse and Recycling




                                                                                                                 09 Sustainable Environmental Management
  • Program Pemanfaatan Fly Ash: Bermitra                • Fly Ash Utilization Program: Partnering with the




                                                                                                                                    Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
    dengan industri semen untuk memanfaatkan               cement industry to use coal ash as a substitute
    abu batubara sebagai bahan baku substitusi             raw material (Supplementary Cementitious
    (Supplementary Cementitious Materials/SCM).            Materials/ SCM).			
  • Daur Ulang Logam (Scrap): Kerjasama dengan           • Scrap Metal Recycling: Cooperation with
    pendaur ulang bersertifikat untuk limbah               certified recyclers for metal waste from
    logam sisa pemeliharaan.                               maintenance.
  • Pemilahan Sampah Kantor: Program 3R untuk            • Office Waste Segregation: 3R program for
    kertas, plastik, dan kaleng aluminium.                 paper, plastics, and aluminum cans.
  • Manajemen E-waste: Kerjasama             dengan      • E-waste Management: Cooperation               with
    pengelola limbah elektronik berizin.                   licensed e-waste handlers.

3. Penggunaan Kembali Internal                         3. Internal Reuse
  • Bed Material Circulation: Bottom ash dari PLTU       • Bed Material Circulation: Bottom ash from PLTU
    Co-firing Babelan digunakan kembali sebagai            Co-firing Babelan is reused as silo sand/bed
    material pasir silo/bed material untuk proses          material for the combustion process, reducing




                                                                                                                     10
    pembakaran, mengurangi kebutuhan material              the need for new external materials.		
    baru dari luar.

4. Kolaborasi Masyarakat                               4. Community Collaboration                                    11
  • Pengerukan sungai CBL secara rutin:                  • Routine dredging of the CBL River:
     - Untuk  memelihara      jalur   lalu    lintas        - To maintain the Company’s water transport/
       pengangkutan air Perseroan.                            withdrawal access.
     - Untuk mengurangi bencana banjir secara               - To significantly reduce flood risk and
       signifikan dan secara tidak langsung                   indirectly improve local living conditions and
       meningkatkan kelayakan hidup dan kondisi               public health.
       kesehatan masyarakat.
Page 284
      PT Cikarang Listrindo Tbk
282   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Untuk limbah yang dikelola oleh pihak ketiga,           For waste managed by third parties, the Company
      Perseroan menerapkan proses verifikasi untuk            applies a verification process to ensure proper
      memastikan pengelolaan sesuai standar:                  management in line with required standards:
      • Seleksi mitra pengelola limbah: Memastikan            • Selection of waste management partners:
        pihak ketiga memiliki izin pemanfaatan limbah           Ensuring third parties hold valid permits for waste
        dan terdaftar di Kementerian Lingkungan                 utilization/management and are registered with
        Hidup     sesuai   peraturan     perundangan.           the Ministry of Environment in accordance with
                                                                prevailing regulations.
      • Kontrak pengelolaan: Menetapkan kewajiban             • Waste management contracts: Establishing
        kontraktual untuk pengelolaan limbah yang               contractual obligations for safe and compliant
        aman dan sesuai regulasi.                               waste handling.
      • Monitoring berkala: Pemantauan dan evaluasi           • Periodic monitoring: Monitoring and evaluating
        proses pengelolaan limbah oleh pihak ketiga.            third-party waste management processes.
      • Audit dan verifikasi: Verifikasi kepatuhan pihak      • Audit and verification: Verifying third-party
        ketiga terhadap standar keamanan dan                    compliance with safety and environmental
        lingkungan.                                             standards.

      Sejak tahun 2024, Perseroan telah memiliki izin untuk   Since 2024, the Company has obtained a permit
      mengelola FABA secara mandiri, menunjukkan              to manage FABA independently, demonstrating
      peningkatan kapabilitas internal dalam pengelolaan      strengthened    internal capability in waste
      limbah.                                                 management.

      Perseroan menerapkan sistem pengumpulan dan             The Company implements a comprehensive
      pemantauan data limbah yang komprehensif yang           waste data collection and monitoring system
      terdiri dari:                                           consisting of:
      • Pencatatan harian timbulan limbah oleh operator       • Daily waste generation records maintained by
                                                                operators
      • Weighbridge measurement untuk pengukuran              • Weighbridge measurements to ensure accurate
        akurat berat limbah                                     waste weight data
      • Waste transfer notes dari mitra pengelola limbah      • Waste transfer notes        from   certified   waste
        bersertifikat                                           management partners
      • Annual external data validation untuk memastikan      • Annual external data validation to ensure data
        akurasi dan reliabilitas data                           accuracy and reliability
      • Pelaporan rutin kepada manajemen dan instansi         • Regular reporting to management and relevant
        terkait, seperti Kementerian Lingkungan Hidup           authorities, such as Ministry of Environment

      Selama tahun 2025, tidak terdapat tumpahan              Throughout 2025, the Company recorded no
      signifikan terkait pengolahan limbah di Perseroan       significant spills related to waste management that
      yang dapat berdampak pada kerusakan lingkungan.         resulted in environmental damage. [OJK F.15][GRI 306-3]
      [OJK F.15][GRI 306-3]


      Berikut adalah data tahun 2025 atas limbah yang         The following presents the Company’s             2025
      dihasilkan dari kegiatan operasional Perseroan          operational waste data, detailed as follows:
      dengan rincian sebagai berikut:
Page 285
                                                                                         Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                                     Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                                   283


Limbah Menurut Komposisi [OJK F.13, F.14][GRI 306-3, 306-4][SASB: IF-EU-150a.1]




                                                                                                                                                                   01
Waste by Composition




                                                                                                                                                                   02
                                                                                                                                   Dalam Ton | In Tons

                                                                                  Limbah yang Dimanfaatkan              Limbah yang Dikirimkan ke




                                                                                                                                                                   03
               Komposisi                           Timbulan Limbah
                                                                                          Kembali *)                       Pembuangan Akhir
              Composition                          Waste Generation
                                                                                       Reused Waste *)                  Waste Sent to Final Disposal




                                                                                                                                                                   04
 Limbah B3
 Hazardous Waste




                                                                                                                                                                   05
 Sludge IPAL
                                                           107,4                                      -                               107,4
 Sludge WWTP

 Oli bekas




                                                                                                                                                                   06
                                                             19,1                                     -                                 19,1
 Used oil

 Kain majun bekas




                                                                                                                                                                   07
                                                             11,4                                     -                                 11,4
 Used rags

 Limbah terkontaminasi
                                                             11,6                                     -                                 11,6




                                                                                                                                                                   08
 Contaminated waste

 Aki bekas
                                                              8,8                                  8,8                                     -




                                                                                                                                                               09 Sustainable Environmental Management
 Used batteries

 Residu dasar tangki
                                                              8,4                                     -                                  8,4




                                                                                                                                                                                  Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
 Tank bottom sludge

 Limbah elektronik
                                                              0,8                                     -                                  0,8
 Electronic waste

 Kemasan bekas B3
                                                              2,1                                  1,2                                   0,9
 Used hazardous waste packaging

 Limbah B3 lainnya
                                                              6,1                                     -                                  6,1
 Other B3 Waste

 Subtotal                                                  175,7                                  10,0                                165,7

 Limbah Non-B3
 Non-Hazardous Waste

 Fly Ash                                                 58.539,9                             58.539,9                                         -

 Bottom Ash                                               5.716,6                               5.716,6                                        -

 Sampah Organik
                                                             40,0                                  32,3                                        -
 Organic Waste




                                                                                                                                                                   10
 Sampah Non-organik
                                                            247,4                                 128,9                                126,2
 Non-organic Waste

 Subtotal                                                64.543,9                             64.417,7                                 126,2                       11
 Total                                                   64.719,6                             64.427,7                                 291,9



Catatan:
*) Limbah yang Dimanfaatkan Kembali adalah limbah yang dihasilkan oleh Perseroan dan dikelola melalui pemanfaatan oleh pihak ketiga maupun
   secara mandiri oleh Perseroan. Seluruh pihak yang terlibat memiliki izin pemanfaatan limbah dan terdaftar di Kementerian Lingkungan Hidup sesuai
   dengan peraturan perundangan yang berlaku.
   Reused Waste refers to waste generated by the Company that is managed through utilization by authorized third parties and through self-utilization by
   the Company. All parties has a permit for waste utilization and is registered with the Ministry of Environment in accordance with applicable regulations.
Page 286
      PT Cikarang Listrindo Tbk
284   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Limbah yang Dialihkan dari Pembuangan Akhir (Dimanfaatkan Kembali)
      Berdasarkan Pengerjaan Pemulihan [GRI 306-4][SASB: IF-EU-150a.1]
      Waste Diverted from Final Disposal (for Reused) Based on Recovery Works

                                                                               Dalam Ton | In Tons

                                         Komposisi        Di Tempat      Di Luar
                                                                                         Total
                                        Composition         Onsite       Outside

       Limbah B3
       Hazardous Waste

       Persiapan untuk penggunaan ulang
       Preparation for reuse

          Aki Bekas
                                                                    -          8,8           8,8
          Used batteries

          Kemasan bekas B3
                                                                    -          1,2           1,2
          Used hazardous waste packaging

       Subtotal                                                     -        10,0           10,0

       Limbah Non-B3
       Non-Hazardous Waste

       Daur ulang
       Recycling

          Fly Ash                                          42.929,2      15.610,7       58.539,9

          Bottom Ash                                        5.716,6                -     5.716,6

          Sampah Organik
                                                                  23,6         8,7          32,3
          Organic Waste

          Sampah Non-organik
                                                                     -      128,9          128,9
          Non-organic Waste

       Subtotal                                            48.669,4      15.748,3       64.417,7

       Total Limbah Dialihkan dari Pembuangan Akhir
                                                           48.669,4      15.758,3       64.427,7
       Total Waste Diverted from Final Disposal




      Limbah yang Dikirim ke Pembuangan Akhir Berdasarkan Cara Pembuangan (Ton)
      [GRI 306-5][SASB: IF-EU-150a.1]


      Waste Sent to Final Disposal Site Based On Disposal Methods (Tons)

                                                                               Dalam Ton | In Tons

                                           Jenis          Di Tempat      Di Luar
                                                                                         Total
                                           Type             Onsite       Outside  

       Limbah B3
       Hazardous Waste

       Insinerasi (dengan perolehan energi)
       Incineration (with energy recovery)

          Oli bekas
                                                              -             19,1          19,1
          Used oil

          Residu dasar tangki
                                                              -              8,4           8,4
          Tank bottom sludge
Page 287
                                                           Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                   Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                   285


                                                                                         Dalam Ton | In Tons




                                                                                                                   01
                                     Jenis                          Di Tempat      Di Luar
                                                                                                   Total
                                     Type                             Onsite       Outside  




                                                                                                                   02
Insinerasi (tanpa perolehan energi)
Incineration (without energy recovery)




                                                                                                                   03
   Kain majun bekas
                                                                          -           11,4          11,4
   Used rags




                                                                                                                   04
   Limbah terkontaminasi
                                                                          -           11,6          11,6
   Contaminated waste




                                                                                                                   05
   Kemasan bekas B3
                                                                          -            0,9           0,9
   Used hazardous waste packaging




                                                                                                                   06
   Limbah B3 lainnya
                                                                          -            0,1           0,1
   Other B3 Waste

Penimbunan




                                                                                                                   07
Landfilling

   Sludge IPAL




                                                                                                                   08
                                                                          -          107,4         107,4
   Sludge WWTP

   Limbah B3 lainnya
                                                                          -            6,0           6,0




                                                                                                               09 Sustainable Environmental Management
   Other B3 Waste

Pengerjaan pembuangan lainnya (Solidifikasi)




                                                                                                                                  Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
Other disposal operations (Solidification)

   Limbah elektronik
                                                                          -            0,8           0,8
   Electronic waste

Subtotal                                                                  -          165,7         165,7

Limbah Non-B3
Non-Hazardous Waste

Penimbunan
Landfilling

   Sampah Non-organik
                                                                          -          126,2         126,2
   Non-organic Waste

Subtotal                                                                  -          126,2         126,2

Total Limbah yang Dikirimkan ke Pembuangan Akhir
                                                                          -          291,9         291,9
Total Waste Sent to Final Disposal




                                                                                                                   10
Intensitas Limbah Non-B3 ke Pembuangan               Non-Hazardous Waste to Final Disposal
Akhir                                                Intensity

Berdasarkan data pembuangan akhir limbah non-B3      Based on the reported final disposal data of non-
                                                                                                                   11
yang dilaporkan, intensitas penimbunan limbah        hazardous waste, the intensity of non-hazardous
non-B3 terhadap kinerja keuangan pada tahun          waste disposed to landfill in 2025 was recorded at
2025 tercatat sebesar 0,23 ton/AS$ juta penjualan,   0.23 tons/US$ million in revenue, representing an
menunjukkan perbaikan dibandingkan tahun 2024        improvement compared to 0.37 tons/US$ million
sebesar 0,37 ton/AS$ juta penjualan. Secara rata-    in 2024. The three-year average non-hazardous
rata, intensitas limbah non-B3 selama tiga tahun     waste intensity stands at 0.38 tons/US$ million
terakhir sebesar 0,38 ton/AS$ juta penjualan.        in revenue.

Intensitas dihitung dengan membagi total limbah      The intensity is calculated by dividing total volume
non-B3 yang ditimbun pada pembuangan akhir           of non-hazardous waste disposed to final landfill by
dengan total penjualan (dalam AS$ juta).             total revenue (US$ million).
Page 288
      PT Cikarang Listrindo Tbk
286   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Pengolahan Limbah B3 oleh Cikarang                     The Processing of B3 Waste by
      Listrindo Membawa Dampak Positif                       Cikarang Listrindo Brings Positive
      pada Aspek Sosial [GRI 306-2]                          Social Impacts [GRI 306-2]
      Dalam pengelolaan limbah Bahan Berbahaya               In managing Hazardous and Toxic Waste (B3)
      dan Beracun (B3) khususnya aki bekas, Cikarang         particularly used batteries, Cikarang Listrindo
      Listrindo bekerjasama dengan pihak ketiga yang         collaborates with a third-party registered with
      terdaftar di Kementerian Lingkungan Hidup. Inisiatif   the Ministry of Environment. This initiative has a
      ini memberikan dampak ekonomi dan sosial yang          positive economic and social impact, including
      positif, termasuk menciptakan lapangan kerja bagi      creating job opportunities for its 96 employees.
      96 karyawannya.

      Pengelolaan aki bekas ini dilakukan melalui proses     The management of used batteries is carried-out
      peleburan menggunakan rotary furnace pada              through a smelting process using a rotary furnace
      temperatur 600°C - 1.300°C. Teknologi ini secara       at temperatures ranging from 600°C to 1,300°C.
      signifikan mengurangi massa dan volume limbah          This technology significantly reduces the mass and
      sekaligus memungkinkan pemanfaatan kembali             volume of waste while enabling the recovery of
      material bernilai ekonomi, seperti timbal.             economically valuable materials, such as lead.

      Mitra pengelola bertanggung jawab penuh terhadap       The waste management partner is fully responsible
      keseluruhan proses, dengan memastikan kepatuhan        for the entire process, ensuring the compliance with
      terhadap standar keamanan dan lingkungan               the stringent safety and environmental standards.
      yang ketat. Teknologi ini memungkinkan proses          This technology enables safe and effective waste
      pengelolaan dilakukan secara aman dan efektif yang     management in accordance with the applicable
      sesuai dengan regulasi lingkungan yang berlaku.        environmental regulations. 			

      Pendekatan ini tidak hanya mengurangi risiko           This approach not only reduces the risk of
      pencemaran lingkungan tetapi juga mendukung            environmental pollution but also supports the
      prinsip sirkular ekonomi, dengan mengembalikan         principles of a circular economy by returning
      material hasil pemrosesan ke rantai pasok sebagai      processed materials to the supply chain as new
      bahan baku baru.                                       raw materials.

      Cikarang Listrindo secara konsisten memantau dan       Cikarang Listrindo consistently monitors and
      mengevaluasi proses pengelolaan limbah B3 untuk        evaluates the B3 waste management process to
      memastikan efektivitas, kepatuhan, dan kontribusi      ensure its effectiveness, compliance, and contribution
      terhadap tujuan keberlanjutan jangka panjang.          to    long-term     sustainability    goals.  Through
      Melalui kolaborasi dengan mitra berpengalaman dan      collaboration with experienced partners and the use
      penggunaan teknologi tepat guna, Perseroan terus       of appropriate technology, the Company continues
      memperkuat perannya dalam mewujudkan industri          to strengthen its role in fostering an environmentally
      yang ramah lingkungan dan bertanggung jawab.           responsible and sustainable industry.
Page 289
                                                             Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                     Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                     287


KEANEKARAGAMAN HAYATI [EU13]




                                                                                                                     01
Biodiversity




                                                                                                                     02
Bagi      Cikarang    Listrindo,     pemeliharaan      For Cikarang Listrindo, maintaining biodiversity is not




                                                                                                                     03
keanekaragaman hayati tidak hanya penting              only important for the balance of the ecosystem.
bagi keseimbangan ekosistem. Lebih dari itu,           Moreover, well-preserved biodiversity is an




                                                                                                                     04
keanekaragaman hayati yang terpelihara dengan          invaluable legacy for future generations. Therefore,
baik merupakan warisan yang tidak ternilai bagi        the Company is committed to carrying out various
generasi mendatang. Oleh karena itu, Perseroan         efforts to conserve biodiversity, especially the flora




                                                                                                                     05
berkomitmen      melakukan      berbagai     upaya     and fauna outside the operational area.		
pelestarian keanekaragaman hayati terutama             							




                                                                                                                     06
flora-fauna yang berada di luar area operasional.

Lokasi Operasional dan Area Konservasi                 Operational Sites and Conservation Areas




                                                                                                                     07
Wilayah operasional Perseroan tidak bersinggungan      The Company’s operational areas do not directly




                                                                                                                     08
secara langsung maupun tidak langsung dengan           or indirectly intersect with protected areas
kawasan lindung atau daerah konservasi yang            or conservation areas that have high level of




                                                                                                                 09 Sustainable Environmental Management
memiliki tingkat keanekaragaman hayati yang            biodiversity. The Company’s operational locations
tinggi. Lokasi operasional Perseroan berjarak lebih    are located more than 40 km away from the




                                                                                                                                    Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
dari 40 km dari area konservasi yang dikelola          conservation area managed by the Company. [OJK F.9]
Perseroan. [OJK F.9]

Area konservasi yang dikelola oleh Perseroan adalah:   The conservation areas managed by the Company
[OJK F.9]                                              are as follows: [OJK F.9]
1. Konservasi Mangrove di Desa Pantai Bahagia,         1. Mangrove Conservation in Pantai Bahagia
   Muara Gembong, Bekasi (Koordinat: 5°56’24.63”S,        Village, Muara Gembong, Bekasi (Coordinates:
   107°2’17.49”E) sejak tahun 2019.                       5°56’24.63”S, 107°2’17.49”E) since 2019.
2. Taman Kehati Kiara Payung Blok 2 di Desa            2. Kiara Payung Biodiversity Park Block 2 in
   Sindangsari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat            Sindangsari Village, Sumedang Regency, West
   (Koordinat: 6°53’15.60”S, 107°45’37.29”E) sejak        Java (Coordinates: 6°53’15.60”S, 107°45’37.29”E)
   tahun 2022.                                            since 2022.
3. Taman Kehati Kiara Payung Blok 4 di Desa            3. Kiara Payung Biodiversity Park Block 4 in
   Sindangsari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat            Sindangsari Village, Sumedang Regency, West
   (Koordinat: 6°53’16.879”S, 107°45’34.269”E) sejak      Java (Coordinates: 6°53’16.879”S, 107°45’34.269”E)




                                                                                                                     10
   tahun 2024.                                            since 2024.

Dengan demikian, kehadiran Perseroan tidak             Thus, the existence of the Company does not give
memberikan      dampak       negatif       terhadap    negative impact on biodiversity in the protected              11
keanekaragaman hayati di kawasan lindung atau          areas or conservation areas. [OJK F.9]		
daerah konservasi yang ada di provinsi. [OJK F.9]

Meskipun tidak berlokasi di kawasan konservasi,        Although the Company’s operations are not
operasional Perseroan mengidentifikasi dampak          located within conservation areas, the Company
tidak langsung terhadap keanekaragaman hayati          has identified the following indirect impacts on
sebagai berikut:                                       biodiversity:
Page 290
      PT Cikarang Listrindo Tbk
288   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



                                            Area yang Berpotensi
              Jenis Dampak                                                     Skala Dampak                 Strategi Mitigasi
                                                 Terdampak
               Impact Type                                                      Impact Scale               Mitigation Strategy
                                           Potentially Affected Area

      Emisi dan polusi udara dari        Area dalam radius 5-10 km       Rendah hingga sedang       Habitat offset di area Mangrove
      operasional pembangkit             dari lokasi pembangkit                                     (40+ km dari operasional) dan
                                                                                                    Taman Kehati Sumedang (>150
                                                                                                    km dari operasional)

      Air emissions and pollution        Areas within a 5–10 km radius   Low to moderate            Habitat offset initiatives in
      from power plant operations        of the power plants                                        mangrove areas (40+ km
                                                                                                    from operations) and the
                                                                                                    Sumedang Biodiversity Park
                                                                                                    (Taman Kehati) (>150 km from
                                                                                                    operations)

      Konsumsi air untuk proses          Sumber air lokal                Rendah                     Pengelolaan daerah aliran
      operasional                                                                                   sungai Citarum melalui Taman
                                                                                                    Kehati

      Water consumption for              Local water sources             Low                        Citarum watershed
      operational processes                                                                         management through the
                                                                                                    Biodiversity Park (Taman
                                                                                                    Kehati)

      Aktivitas kendaraan dan            Koridor transportasi menuju     Rendah                     Program konservasi habitat
      logistik                           fasilitas operasional                                      alami di lokasi offset

      Vehicle and logistics activities   Transportation corridors        Low                        Conservation programs for
                                         leading to operational                                     natural habitats at offset
                                         facilities                                                 locations




      Perseroan     berkomitmen        untuk  melestarikan                The Company is committed to preserving biodiversity
      keanekaragaman            hayati  melalui  program                  through conservation programs in offset areas
      konservasi di area offset yang berlokasi di luar                    located outside its operational zones. Habitat offset
      wilayah operasional. Habitat offset merupakan                       is a conservation approach designed to compensate
      pendekatan konservasi yang dirancang untuk                          the indirect impacts on biodiversity arising from the
      mengkompensasi dampak tidak langsung terhadap                       Company’s operational activities by protecting,
      keanekaragaman hayati akibat aktivitas operasional                  restoring, or managing natural habitats in other
      Perseroan, dengan cara melindungi, merestorasi,                     locations with equivalent or higher ecological value.
      atau mengelola habitat alami di lokasi lain yang                    This strategy ensures that, even where operational
      memiliki nilai ekologis setara atau lebih tinggi.                   activities create ecological impacts, conservation
      Strategi ini memastikan bahwa meskipun terdapat                     efforts at offset sites can deliver a net positive impact
      dampak ekologis dari operasional, upaya konservasi                  on overall biodiversity. Below is information about
      di lokasi offset dapat memberikan manfaat bersih                    the managed offset habitats: [OJK F.10]
      bagi keanekaragaman hayati secara keseluruhan.
      Berikut adalah informasi mengenai habitat offset
      yang dikelola: [OJK F.10]
Page 291
                                                                         Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                    Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                   289


                                                                    Jumlah pohon




                                                                                                                                    01
                                                       Luas yang    yang dikelola
                                        Deskripsi                                      Komitmen          Keanekaragaman
                                                        Dikelola     hingga 2025
         Lokasi Habitat Offset           Habitat                                      Penanaman            Habitat Offset
 No.                                                   Managed         Number




                                                                                                                                    02
         Offset Habitat Location         Habitat                                        Planting           Offset Habitat
                                                          Area         of Trees
                                       Description                                    Commitment            Biodiversity
                                                          (ha)       Managed up
                                                                        to 2025




                                                                                                                                    03
  1    Konservasi Mangrove           Hutan               0,40          30.000         5.000            Peningkatan populasi
       di Desa Pantai Bahagia,       Mangrove                                         mangrove/        flora khas ekosistem




                                                                                                                                    04
       Muara Gembong, Bekasi                                                          tahun            mangrove

       Mangrove Conservation         Mangrove                                         5,000            Increased populations
       in Pantai Bahagia Village,    Forest                                           mangroves/       of flora specific to




                                                                                                                                    05
       Muara Gembong, Bekasi                                                          year             mangrove ecosystems

  2    Taman Kehati Kiara            Sumber daya         2,54           2.062         300 pohon/       Peningkatan populasi




                                                                                                                                    06
       Payung Blok 2 di Desa         alam hayati di                                   tahun            flora khas ekosistem
       Sindangsari, Kabupaten        luar kawasan                                                      hutan dan konservasi
       Sumedang, Jawa Barat          hutan dan                                                         hulu daerah aliran




                                                                                                                                    07
                                     konservasi hulu                                                   sungai (DAS) Citarum
                                     daerah aliran
                                     sungai Citarum




                                                                                                                                    08
       Kiara Payung Biodiversity     Biological                                       300 trees/year   Increased populations
       Park Block 2 in Sindangsari   natural                                                           of flora specific to
       Village, Sumedang             resources                                                         forrest ecosystems and




                                                                                                                                09 Sustainable Environmental Management
       Regency, West Java            outside forest                                                    conserved the upstream
                                     areas and                                                         area of the Citarum
                                     upstream                                                          River basin




                                                                                                                                                   Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
                                     conservation of
                                     the upstream
                                     area of the
                                     Citarum River
                                     basin

  3    Taman Kehati Kiara            Sumber daya         0,84           797           50 pohon/        Peningkatan populasi
       Payung Blok 4 di Desa         alam hayati di                                   tahun            flora khas ekosistem
       Sindangsari, Kabupaten        luar kawasan                                                      hutan dan konservasi
       Sumedang, Jawa Barat          hutan dan                                                         hulu daerah aliran
                                     Konservasi hulu                                                   sungai (DAS) Citarum
                                     daerah aliran
                                     sungai Citarum

       Kiara Payung Biodiversity     Biological                                       50 trees/year    Increased populations
       Park Block 4 in Sindangsari   natural                                                           of flora specific to
       Village, Sumedang             resources                                                         forrest ecosystems and
       Regency, West Java            outside forest                                                    conserved the upstream
                                     areas and                                                         area of the Citarum
                                     upstream                                                          River basin
                                     conservation of




                                                                                                                                    10
                                     the upstream
                                     area of the
                                     Citarum River

                                                                                                                                    11
                                     basin




Pemantauan Keanekaragaman Hayati di                                Biodiversity Monitoring in Offset Habitat
Habitat Offset                                                     Locations

Pemantauan keanekaragaman hayati di habitat                        Biodiversity monitoring in the offset habitats has
offset dilakukan setiap tahun sejak 2019, melibatkan               been conducted annually since 2019, involving
kolaborasi dengan masyarakat setempat dan                          collaboration with local communities and non-
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Berikut                          governmental organizations (NGOs). Below are the
adalah hasil pemantauan pada tahun 2025:                           monitoring results for 2025:
Page 292
      PT Cikarang Listrindo Tbk
290   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



                                          Jumlah Spesies Flora and Fauna (Berdasarkan Daftar Merah IUCN)
                                            Number of Flora and Fauna Species (Based on the IUCN Red List)
                                                                                                                      Serapan Karbon
                                   Kritis atau
       Lokasi Habitat Offset                                                                                              Carbon
                                    Sangat                                                 Hampir
       Offset Habitat Location                       Terancam                                                          Sequestration
                                   Terancam                                 Rentan       Terancam     Risiko Rendah
                                                       Punah                                                            (tCO2/year)
                                     Punah                                 Vulnerable       Near      Least Concern
                                                    Endangered
                                    Critically                                           Threatened
                                  Endangered

      Desa Pantai Bahagia,
      Muara Gembong,
      Bekasi
                                          -              3                     3             4             61              275
      Pantai Bahagia Village,
      Muara Gembong,
      Bekasi

      Kiara Payung Blok 2
      di Desa Sindangsari,
      Kabupaten Sumedang,
      Jawa Barat
                                          -              1                     3             3            104               45
      Kiara Payung Block 2
      in Sindangsari Village,
      Sumedang Regency,
      West Java

      Kiara Payung Blok 4
      di Desa Sindangsari,
      Kabupaten Sumedang,
      Jawa Barat
                                          -              1                     5             1             91               24
      Kiara Payung Block 4
      in Sindangsari Village,
      Sumedang Regency,
      West Java




      Serapan karbon dari penanaman pohon yang                                 Carbon sequestration from tree planting carried out
      dilakukan di sekitar area operasional dan area                           in the Company’s operational area and conservation
      konservasi Perseroan.                                                    area.


                                                                                                Serapan Karbon 2025
                                                                                            Carbon sequestration by 2025
         734 tCO2                671 tCO2               1.311 tCO2
      per tahun | year       per tahun | in year     per tahun | in year




           2023                    2024                      2025
                                                                                        1.311 tCO2
                                                                                                 per tahun | in year




      Sepanjang tahun 2025, Cikarang Listrindo telah                          Through 2025, Cikarang Listrindo has planted nearly
      menanam hampir 11.000 pohon di tiga lokasi                              11,000 trees across three power plant locations and
      pembangkit dan tiga wilayah area konservasi                             three conservation areas of the Company. With good
      Perseroan. Dengan pemeliharaan yang baik, pohon-                        maintenance, these trees, along with those planted
      pohon ini dengan yang telah tertanam pada tahun-                        in previous years, can grow bigger and contribute to
      tahun sebelumnya, dapat tumbuh besar dan                                sequestering carbon in the future.
      berkontribusi dalam penyerapan karbon di masa
      akan datang.
Page 293
                                                              Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                      Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                         291




                                                                                                                      01
                                                                                                                      02
                                                                                                                      03
                                                                                                                      04
                                                                                                                      05
                                                                                                                      06
                                                                                                                      07
                                                                                                                      08
                                                                                                                  09 Sustainable Environmental Management
PLTU Co-firing Babelan Menerapkan Teknologi Ramah Lingkungan dan
Membangun Rumah Pembibitan




                                                                                                                                     Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
PLTU Co-firing Babelan Implements Eco-Friendly Technology and Establishes
Seedling House

PLTU Co-firing Babelan menjadi salah satu               The PLTU Co-firing Babelan becomes one of the
pembangkit listrik yang telah menerapkan teknologi      power plants that has implemented technology
yang dapat mendukung penggunaan sumber                  that can support the use of environmentally friendly
energi yang ramah lingkungan.                           energy sources.

PLTU Co-firing Babelan menggunakan teknologi            PLTU Co-firing Babelan utilizes air condensing cooler
air condensing cooler (ACC) untuk pendinginan.          (ACC) technology for cooling. This technology
Teknologi ini tidak memerlukan air seperti pembangkit   does not require water like conventional steam
PLTU pada umumnya karena proses uap didinginkan         power plants, as the steam process is cooled by
oleh udara sekitar yang mengalir melalui steam coil.    the surrounding air flowing through steam coils.
Dengan demikian, area sekitar operasional PLTU          Consequently, the operational area around PLTU does




                                                                                                                      10
tidak mengalami kekurangan air dan terhindar dari       not experience water shortages and is spared from
kekeringan, sehingga tidak menimbulkan dampak           drought, avoiding adverse impacts on biodiversity.

                                                                                                                      11
buruk pada keanekaragaman hayati.

Pada 2025 PLTU Co-firing Babelan mengambil              In 2025, PLTU Co-firing Babelan took a sustainable
inisiatif berkelanjutan dengan membangun Rumah          initiative by constructing a Seedling House to meet
Pembibitan untuk memenuhi kebutuhan tanaman             the plant needs for greening, both inside and outside
yang diperlukan untuk penghijauan, baik di dalam        the generation area. Currently, 6,172 trees have been
maupun di luar area pembangkitan. Saat ini, telah       planted, including 5 South-Indian Vatica (Vatica
tertanam 6.172 pohon, termasuk 5 langka South-          chinensis) rare trees. 				
Indian Vatica (Vatica chinensis).

Di luar lokasi pembangkitan, sejak tahun 2019,          Beyond the power plant location, since 2019 the
Perseroan melakukan penanaman 30.000 pohon              Company has been planting 30,000 mangrove trees
mangrove di Desa Pantai Bahagia, timur laut dari        in the Pantai Bahagia Village, northeast of Babelan,
Babelan, dan akan masih terus berlanjut di tahun ini.   and will continue into the following year.

Dengan semangat “Terang yang Membawa                    With the spirit of “Light that Bring Goodness” in the
Kebaikan” dalam sektor lingkungan, Perseroan            environmental sector, the Company has a goal to
memiliki tujuan untuk berkontribusi pada Tujuan         contribute to the Sustainable Development Goals
Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 13 dan 15               (SDG’s) 13 and 15 on Climate Action, and Life on Land.
terhadap Climate Action dan Life on Land.               						
Page 294
      PT Cikarang Listrindo Tbk
292   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




      KOMITMEN LINGKUNGAN
      Environmental Commitment

      Cikarang Listrindo berkomitmen untuk mematuhi                  Cikarang Listrindo is committed to complying with
      semua peraturan yang terkait dengan lingkungan                 all regulations related to the environment and
      dan bahkan melampaui standar minimal peraturan.                even beyond the requirements. We believe that by
      Kami meyakini kepatuhan terhadap peraturan                     complying the regulations will lead the Company
      akan membawa Perseroan menuju bisnis yang                      towards business sustainability. During 2025, the
      berkelanjutan. Pada tahun 2025, Perseroan tidak                Company did not receive any sanctions related
      mendapatkan sanksi atau denda atas pelanggaran                 to noncompliance with environmental laws or
      atau ketidakpatuhan terhadap undang-undang.                    regulations.

      Perseroan juga memastikan selalu terbuka apabila               The Company is always open to any inputs related to
      terdapat laporan pengaduan terkait dampak                      environmental impacts arising from its power plants
      lingkungan yang timbul dari kegiatan operasional               operational activities. Inputs can be submitted in
      pembangkitan. Pengaduan masalah lingkungan                     writing and addressed to the Company’s official
      dapat disampaikan secara tertulis yang ditujukan ke            address or directly to the relevant power plants.
      alamat resmi Perseroan atau langsung disampaikan               Throughout 2025, the Company did not receive any
      kepada unit pembangkit terkait. Selama tahun 2025,             material environmental complaints or substantiated
      Perseroan tidak menerima adanya pengaduan                      complaints from the community surrounding the
      lingkungan    yang     bersifat   material         maupun      Company’s operational area. [OJK F.16][SASB: IF-EU-140a.2]
      pengaduan yang terverifikasi dari masyarakat sekitar           						

      lokasi operasional Perseroan. [OJK F.16][SASB: IF-EU-140a.2]

      Sepanjang tahun 2025, Perseroan mengalokasikan                 Throughout       2025,   the    Company      allocated
      investasi untuk mitigasi dampak lingkungan yang                investments for environmental impact mitigation,
      seluruhnya dibiayai melalui sumber pembiayaan                  fully financed through internal funding sources. Key
      internal. Beberapa proyek utama yang dijalankan                projects undertaken include construction of gas
      mencakup proyek pengembangan pembangkit                        engine power plant project with the capacity of 50 MW
      listrik tenaga mesin gas dengan kapasitas 50 MW                to increase operational performance. This project is
      untuk meningkatkan kinerja operasional. Proyek ini             projected to require a total budget of US$44.0 million
      direncanakan memerlukan total anggaran sebesar                 for the 2024–2026 period, of which realization as of
      AS$44,0 juta untuk periode 2024-2026, di mana                  2025 has reached US$32.8 million. Additionally, the
      realisasi sampai tahun 2025 mencapai AS$32,8 juta.             biomass handling system project has a budget of
      Selain itu, proyek sistem biomass handling memiliki            US$7.0 million for the 2024-2025 period, which was
      anggaran sebesar AS$7,0 juta untuk periode                     fully realized in 2025 at a total of US$7.3 million. The
      2024-2025 yang telah terealisasi seluruhnya pada               Company also executed the solar power project,
      tahun 2025 sebesar AS$7,3 juta. Perseroan juga                 which was budgeted at US$9.0 million for 2025, but
      menjalankan proyek PLTS, yang pada tahun 2025                  actual investment reached US$5.4 million. [OJK F.3, F.4]
      dianggarkan sebesar AS$9,0 juta, dengan realisasi
      investasinya mencapai AS$5,4 juta. [OJK F.3, F.4]

      Secara keseluruhan, total investasi yang telah                 Overall, the total investment allocated for
      dikeluarkan    untuk    proyek-proyek    lingkungan            environmental projects in 2025 amounted to
      pada tahun 2025 mencapai AS$32,3 juta. Investasi               US$32.3 million. This investment reflects the
      ini mencerminkan komitmen Perseroan dalam                      Company’s commitment to reducing environmental
      mengurangi dampak lingkungan dan mendukung                     impact and supporting the transition to more
      transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.               sustainable energy. [OJK F.3, F.4]
      [OJK F.3, F.4]
Page 295
                                                                        Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                 Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                 293


PENGHARGAAN DI BIDANG LINGKUNGAN




                                                                                                                                 01
Award in the Field of Environment




                                                                                                                                 02
Pada tahun 2025, Cikarang Listrindo berhasil                       In 2025, Cikarang Listrindo successfully received




                                                                                                                                 03
mendapatkan beberapa penghargaan terkait                           several awards related to the environmental
kegiatan di bidang lingkungan yang dilakukan,                      activities, including the following: [GRI 2-5]




                                                                                                                                 04
diantaranya sebagai berikut: [GRI 2-5]




                                                                                                                                 05
                                                                                                                                 06
                                                                                                                                 07
    The Best Corporate Emission Reduction         The Best Corporate Emission Reduction
    Transparency Awards 2025                      Transparency Awards 2025

    Kategori Best of The Best Public Company      Category Best of The Best Public Company




                                                                                                                                 08
    with Trusted Green Achievement in             with Trusted Green Achievement in
    Emission Reduction and Trusted Diamond        Emission Reduction and Trusted Diamond
    Achievement in Emission Transparency          Achievement in Emission Transparency




                                                                                                                             09 Sustainable Environmental Management
    29 April 2025                                 April 29, 2025




                                                                                                                                                Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
    InvestorTrust                                 InvestorTrust




                               Penghargaan PROKLIM – PLTU Co-firing           PROKLIM Award – PLTU Co-firing Babelan
                               Babelan

                               Atas Partisipasi Program CSR Perusahaan        For the Company’s participation through its
                               dalam Mendukung Keberlanjutan Program          CSR program in supporting the sustainability
                               "Kampung Iklim" di Wilayah Dusun 1             of the "Kampung Iklim" program in Hamlet 1,
                               Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan,           Muara Bakti Village, Babelan Sub-district,
                               Kabupaten Bekasi                               Bekasi Regency

                               15 Agustus 2025                                August 15, 2025
                               Kepala    Dinas      Lingkungan        Hidup   Head of the        Environmental    Agency
                               Kabupaten Bekasi                               Bekasi Regency




                                                                                                                                 10
                                                                                                                                 11
  Katadata Sustainability Action for the     Katadata Sustainability Action for the
  Future Econony (SAFE) 2025                 Future Econony (SAFE) 2025

  Apresiasi Katadata ESG Index kepada        Recognition from the Katadata ESG
  Cikarang Listrindo sebagai salah satu      Index to Cikarang Listrindo as one of the
  perusahaan terbaik di Sektor Energi yang   best companies in the Energy Sector
  menerapkan konsep ESG                      implementing ESG principles

  10 September 2025                          September 10, 2025
  Katadata ESG Index (KESGI) 2025            Katadata ESG Index (KESGI) 2025 2025
Page 296
      PT Cikarang Listrindo Tbk
294   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




                                                Penghargaan Inovasi Lingkungan            Environmental Innovation Award for
                                                Penurunan Emisi                           Emission Reduction

                                                Kategori Silver atas “Penurunan Beban     Silver Category for “Reducing the GHG
                                                Emisi Gas Rumah Kaca GRK PLTU             emission load at PLTU Co-firing Babelan
                                                Co-firing Babelan sebesar 25 dengan       by 25 through the development of an
                                                Pembuatan Otomasi Co-Firing Allocator     automated Co-Firing Allocator System
                                                System Sicocom pada CFB Boiler".          (Sicocom) for the CFB Boiler.”

                                                16 September 2025                         September 16, 2025
                                                Environmental & Social       Innovation   Environmental & Social       Innovation
                                                Awards (ENSIA) 2025                       Awards (ENSIA) 2025




         Platinum Alignment untuk PLTGU              Platinum Alignment for PLTGU
         Jababeka                                    Jababeka

         For its excellence in environmental         For its excellence in environmental
         stewardship through “Initiating Action      stewardship through “Initiating Action
         for Sustainability and Resilience –         for Sustainability and Resilience –
         Kehati Asri”                                Kehati Asri”

         18 September 2025                           September 18, 2025
         La Tofi School of CSR dan Portman           La Tofi School of CSR and Portman
         College Malaysia                            College Malaysia




                                                  Piagam Utama Apresiasi Kinerja 2025     2025 Main     Performance    Appreciation
                                                                                          Award

                                                  Penghargaan EBTKE Tahun 2025            2025 EBTKE Award in the Bioenergy Sector
                                                  Bidang    Bioenergi    atas  Kinerja    for Biomass Co-firing Performance
                                                  Pelaksana Co-firing Biomassa

                                                  22 September 2025                       September 22, 2025
                                                  Direktorat Jenderal Energi Baru,        Directorate General of New, Renewable
                                                  Terbarukan, dan Konservasi Energi       Energy, and Energy Conservation
                                                  Kementerian Energi dan Sumber Daya      Ministry of Energy and Mineral Resources
                                                  Mineral




          Temu Karya Mutu & Produktivitas             National Quality & Productivity
          Nasional XXIX (TKMPN) 2025                  Convention XXIX (NQPC) 2025

          Tim kontingen terbaik Perseroan             The Company’s best contingent team
          berhasil meraih penghargaan sbb:            successfully achieved the following
                                                      awards:
          •   2 Diamond melalui QCP Petualang         • 2 Diamond through QCP Petualang
              dan QCP D’Chems                            dan QCP D’Chems
          •   3 Gold melalui QCC D’Tools, QCI         •   3 Gold through QCC D’Tools, QCI
              Cationic, dan QCI Synergy                   Cationic, dan QCI Synergy

          24-28 November 2025                         November 24-28, 2025
          Wahana Kendali Mutu dan Asosiasi            Quality Control Circle Forum and
          Manajemen Mutu dan Produktivitas            Indonesian Association for Quality &
          Indonesia                                   Productivity Management
Page 297
                                                                         Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                     Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                     295




                                                                                                                                     01
                                                                                                                                     02
                                                                                                                                     03
Indonesia Sustainable Development Goals            Indonesia Sustainable Development Goals
Award 2025                                         Award 2025
•   Penghargaan “The Most Committed                •   “The Most Committed Corporate to the




                                                                                                                                     04
    Corporate to the SDGs on Environment               SDGs on Environmental Pillar Program”
    Pillar Program”                                    award
•   Kategori Emas atas kontribusi dalam            •   Gold Category for contributions to the




                                                                                                                                     05
    pilar lingkungan tujuan SDGs 6.4 – air             environmental pillar of SDG target 6.4 –
    bersih dan sanitasi layak                          clean water and adequate sanitation




                                                                                                                                     06
•   Kategori Emas atas kontribusi dalam            •   Gold Category for contributions to the
    pilar ekonomi tujuan SDGs 7.3 – energi             economic pillar of SDG target 7.3 –
    bersih dan terjangkau                              affordable and clean energy




                                                                                                                                     07
•   Kategori Emas atas kontribusi dalam            •   Gold Category for contributions to the
    pilar lingkungan tujuan SDGs 11.5 – kota           environmental pillar of SDG target 11.5 –
    dan komunitas yang berkelanjutan                   sustainable cities and communities




                                                                                                                                     08
•   Kategori Emas atas kontribusi dalam pilar      •   Gold Category for contributions to
    lingkungan tujuan SDGs 12.4 – konsumsi             the environmental pillar of SDG target




                                                                                                                                 09 Sustainable Environmental Management
    dan produksi yang bertanggung jawab                12.4 – responsible consumption and
    		                                                 production
•   Kategori Emas atas kontribusi dalam pilar      •   Gold Category for contributions to




                                                                                                                                                    Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
    lingkungan tujuan SDGs 12.5 – konsumsi             the environmental pillar of SDG target
    dan produksi yang bertanggung jawab                12.5 – responsible consumption and
    			                                                production
•   Kategori Emas atas kontribusi dalam            •   Gold Category for contributions to the
    pilar lingkungan tujuan SDGs 13.2(b) –             environmental pillar of SDG target 13.2(b)
    penanganan perubahan iklim                         – climate change mitigation
•   Kategori Perak atas kontribusi dalam pilar     •   Silver Category for contributions to
    lingkungan tujuan SDGs 12.4 – konsumsi             the environmental pillar of SDG target
    dan produksi yang bertanggung jawab                12.4 – responsible consumption and
                                                       production


10 Desember 2025                                   December 10, 2025
Corporate Forum for CSR Development                Corporate Forum for CSR Development




                                                                                                                                     10
                                                                                                                                     11
                                            PROPER 2024                                   PROPER 2024

                                            Penghargaan PROPER periode 2023-              PROPER award for the period of
                                            2024:                                         2023-2024:
                                            • PLTGU Jababeka: peringkat hijau             • PLTGU Jababeka: green rating
                                            •    PLTU Co-firing Babelan: peringkat        •   PLTU Co-firing Babelan: green
                                                 hijau                                        rating
                                            •    PLTG MM-2100: peringkat biru             •   PLTG MM-2100: blue rating

                                            Februari 2025                                 February 2025
                                            Kementerian Lingkungan Hidup                  Ministry of Environment of the
                                            Republik Indonesia                            Republic of Indonesia
Page 298
      PT Cikarang Listrindo Tbk
296   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




      Ringkasan
      Rekomendasi Task
      Force on Climate
      Related Financial
      Disclosure (TCFD)
      Task Force on Climate-Related Financial
      Disclosure (TCFD) Recommendations
      Summary
Page 299
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
       Driving Resilience through Sustainability
                                                   297
Page 300
      PT Cikarang Listrindo Tbk
298   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      TATA KELOLA
      Governance




                  Pendekatan tata kelola Perseroan terhadap risiko dan
                  peluang terkait iklim.
                  The Company’s governance approach around climate-related risks and
                  opportunities.




      Perseroan menempatkan pengawasan risiko dan              The Company places the oversight of the climate-
      peluang terkait iklim dalam struktur tata kelola         related risks and opportunities within its sustainability
      keberlanjutan dan manajemen risiko Perseroan.            governance and risk management structure. The
      Direktur Utama bertanggung jawab atas arah               President Director is responsible for the Company’s
      kebijakan dan strategi Perseroan, sementara              policy direction and strategy, while oversight of
      pengawasan pelaksanaan isu Environmental,                Environmental, Social, and Governance (ESG), and
      Social, dan Governance (ESG), dan iklim didukung         climate implementation are supported by the ESG
      oleh Komite ESG, Komite Manajemen Risiko, Tim            Committee, the Risk Management Committee, the
      Kepatuhan GCG dan Etika, serta Komite Pengarah           GCG Compliance and Ethics Team, and the ICT Steering
      ICT sesuai ruang lingkup masing-masing.                  Committee according to their respective scopes.

      Dewan Komisaris melakukan pengawasan atas risiko,        The Board of Commissioners oversees risks, including
      termasuk risiko terkait iklim, melalui rapat gabungan    climate-related risks, through joint meetings with the
      dengan Direksi yang dilaksanakan setiap 4 (empat)        Board of Directors held every 4 (four) months. The
      bulan. Direksi membahas topik ESG secara berkala,        Board of Directors discusses ESG topics periodically,
      sementara isu keberlanjutan, termasuk perubahan          while sustainability matters, including climate change,
      iklim, turut dilaporkan dan dibahas dalam rapat          are also reported and discussed in monthly Board of
      bulanan Direksi.                                         Directors’ meetings.

      Sepanjang tahun 2025, pembahasan terkait iklim           Throughout 2025, climate-related discussions at
      pada tingkat Direksi dan Dewan Komisaris mencakup        the Board of Directors and Board of Commissioners
      antara lain:                                             levels covered, among others:
      - Evaluasi risiko fisik dan transisi yang dapat          - Evaluation of physical and transition risks that may
        memengaruhi operasional, integritas aset, dan            affect operations, asset integrity, and financial
        kinerja keuangan;                                        performance;
      - Pengembangan      energi  terbarukan             dan   - Renewable energy development and Carbon
        implementasi Carbon Roadmap;                             Roadmap implementation;
      - Konservasi air dan ketahanan operasional;              - Water conservation and operational resilience;
      - Kesiapan terhadap perkembangan regulasi dan            - Readiness for evolving regulations and carbon
        pasar karbon; dan                                        market developments; and
      - Peninjauan matriks dan target keberlanjutan            - Review of relevant sustainability metrics and
        yang relevan.                                            targets.

      Lebih lanjut, Komite dan Tim terkait ESG dalam           Furthermore, ESG-related Committees and Team
      Struktur Tata Kelola Cikarang Listrindo digambarkan      in the Corporate Governance Structure of Cikarang
      sebagai berikut:                                         Listrindo, are as follows:
Page 301
                                                                                           Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                                       Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                                          299




                                                                                                                                                                          01
   Pemegang Saham dan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)                                  Organ Utama
                                                                                        Main Organ
      Shareholders and General Meeting of Shareholders (GMS)
                                                                                        Organ Pendukung Direksi
                                                                                        Supporting Organs for the Board of Directors




                                                                                                                                                                          02
                                                                                        Organ Pendukung Dewan Komisaris
                                                                                        Supporting Organs for the Board of Commissioners
                                                                                        Organ Pendukung Eksternal
         Dewan Komisaris                                 Direksi




                                                                                                                                                                          03
                                                                                        External Supporting Organ
     Board of Commissioners                       Board of Directors




                                                                                                                                                                          04
           Komite Nominasi &                                                                                                     Tim Kepatuhan
                                                                                 Komite Manajemen Risiko1




                                                                                                                                                                          05
             Remunerasi                      Sekretaris Perusahaan                                                                 GCG & Etika
                                                                                     Risk Management
          Nomination &                        Corporate Secretary                                                              GCG Compliance &
                                                                                        Committee1
      Remuneration Committee                                                                                                     Ethics Team




                                                                                                                                                                          06
                                                                                   Komite Environmental,                     Komite Pengarah ICT
              Komite Audit                      Unit Audit Internal               Social, dan Governance                    ICT Steering Committee




                                                                                                                                                                          07
            Audit Committee                     Internal Audit Unit              Environmental, Social, and
                                                                                  Governance Committee




                                                                                                                                                                          08
                              Auditor Eksternal




                                                                                                                                                                          09
                              External Auditor

                        Independen | Independent




                                                                                                                                                     10 Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD) Recommendations Summary
Catatan:




                                                                                                                                                                                                 Ringkasan Rekomendasi Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD)
1. Terdapat Risk Champion di masing-masing Departemen.
   There is a Risk Champion in each Department




Komite ESG sebagai bagian dari organ pendukung                                   The ESG Committee, as part of the Board of Directors’
Direksi, berperan dalam mengawasi isu ESG yang                                   supporting organs, plays a role in overseeing material
material, termasuk risiko dan peluang terkait iklim.                             ESG matters, including climate-related risks and
                                                                                 opportunities.

Berikut adalah struktur organisasi Komite ESG:                                   The following is the organizational structure of the
                                                                                 ESG Committee:


Struktur Organisasi Komite ESG
Organizational Structure of the ESG Committee


                                                                       Direktur Utama
                                                                      President Director




                                                               Direktur ESG & Keuangan
                                                               ESG & Financial Director




                                                                        Komite ESG
                                                                      ESG Committee
                                                                                                                                                                          11




Melalui Surat Keputusan Direksi No. 2024/XII/069/DIR                             Through Directors’ Decree No. 2024-XII/069/DIR
tanggal 5 Desember 2024, efektif per 1 Januari 2025,                             dated December 5, 2024, effective January 1, 2025,
Perseroan telah membentuk Komite Environmental,                                  the Company established the Environmental, Social,
Social, and Governance (ESG), menggantikan Komite                                and Governance (ESG) Committee, replacing the
Keberlanjutan Lingkungan dan Komite Corporate Social                             Environmental Sustainability Committee and the
Responsibility. Komite ESG beranggotakan 10 (sepuluh)                            Corporate Social Responsibility Committee. The ESG
orang personel dan diketuai oleh Christanto Pranata,                             Committee consists of 10 (ten) members and is chaired
Direktur ESG & Keuangan, dan bertanggung jawab                                   by Christanto Pranata, ESG & Financial Director, and
langsung kepada Direktur Utama.                                                  reports directly to the President Director.
Page 302
      PT Cikarang Listrindo Tbk
300   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Komite     ESG     membantu       Direksi     dalam                  ESG Committee assists the Board of Directors in
      mengembangkan, mengawasi, dan mengevaluasi                           developing, overseeing, and evaluating sustainability
      pelaksanaan inisiatif keberlanjutan, termasuk                        initiatives, including the management of climate-
      pengelolaan risiko dan peluang terkait iklim. Dalam                  related risks and opportunities. In the context of this
      konteks TCFD ini, komite ESG berperan dalam                          TCFD summary, the ESG Committee supports the
      mengkaji strategi transisi, ketahanan operasional,                   review of the transition strategy, operational resilience,
      kesiapan regulasi, dan tindak lanjut program yang                    regulatory readiness, and follow-up actions relevant to
      relevan terhadap perubahan iklim.                                    climate change.

      Selain melalui Komite ESG, Perseroan juga                            In addition to the ESG Committee, the Company also
      mengintegrasikan isu perubahan iklim ke dalam                        integrates climate matters into other governance
      mekanisme tata kelola lain, khususnya dalam proses                   mechanisms, particularly the risk management
      pengelolaan risiko melalui Komite Manajemen                          process through the Risk Management Committee.
      Risiko. Rincian mengenai susunan keanggotaan,                        Further details on membership composition, duties,
      tugas, dan pelaporan masing-masing organ tata                        and reporting lines of each governance body are
      kelola dijelaskan lebih lanjut pada bab “Tata Kelola                 described in the “Sustainability Governance” chapter
      Keberlanjutan” dalam Laporan Keberlanjutan ini                       of this Sustainability Report and the “Good Corporate
      dan bab “Tata Kelola Perusahaan yang Baik” dalam                     Governance” chapter of the Company’s 2025 Annual
      Laporan Tahunan Perseroan tahun 2025.                                Report.

      Perseroan juga terus meningkatkan kompetensi                         The Company also continues to enhance the
      Direksi dan manajemen melalui pelatihan terkait                      competence of the Board of Directors and management
      ESG, perubahan iklim, termasuk International                         through training related to ESG, climate change,
      Financial Reporting Standards (IFRS) S1 dan S2.                      including International Financial Reporting Standards
      Rincian program pelatihan disajikan dalam Laporan                    (IFRS) S1 and S2. Details of the training programs are
      Keberlanjutan 2025 pada bab “Menjalankan Praktik                     presented in the 2025 Sustainability Report under the
      Ketenagakerjaan Terbaik” bagian “Peningkatan                         chapter “Implementing Best Employment Practices”
      Kompetensi:    Pelatihan   dan     Pengembangan                      in the section “Competency Development: Employee
      Karyawan”.                                                           Training and Development”.

      Berikut adalah pelatihan dan pengembangan                            The following are the training and competency
      kompetensi terkait dengan konteks perubahan iklim                    development programs related to climate change that
      yang telah diikuti Direksi sepanjang tahun 2025: [OJK E.2]           the Board of Directors has participated in throughout
      [GRI 2-17]                                                           2025: [OJK E.2][GRI 2-17]



                                           Topik Pelatihan                                        Tanggal         Penyelenggara
        No.
                                            Training Topic                                          Date            Organizer

         1     Pemikiran Kepemimpinan Forensik EY Indonesia tentang Tanggung               16 Januari 2025     Ernst & Young (EY)
               Jawab Pidana Perusahaan: Bagaimana Organisasi Harus Menavigasi              January 16, 2025    Indonesia
               Menuju Bisnis yang Berkelanjutan
               EY Indonesia Forensics Thought Leadership Corporate Criminal Liability:
               How Organizations Should Navigate Toward Sustainable Business

         2     Diskusi Keberlanjutan: Pengalaman dan Tantangan Implementasi IFRS S1        13 Februari 2025    CPA Australia
               dan S2                                                                      February 13, 2025
               Sustainability Discussion: Stories and Challenges of IFRS S1 and S2
               Implementation

         3     Modern Slavery Compass: Panduan Praktis untuk Kepemimpinan Bisnis           25 Februari 2025    CPA Australia
               yang Beretika                                                               February 25, 2025
               Modern Slavery Compass: A Key Resource for Ethical Business Leadership

         4     Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Cloud dalam Pelaporan dan                22 April 2025       American Institute
               Perencanaan ESG                                                             April 22, 2025      of Certified Public
               Leveraging Cloud Technology for ESG Reporting and Planning                                      Accountants (AICPA)

         5     Pelatihan Sertifikasi Tata Kelola Teknologi Informasi Perusahaan (CGEIT)    15-18 Juli 2025     Biztech Academy,
               Training Certified in the Governance of Enterprise Information Technology   July 15-18, 2025    Proxsis IT Group
               (CGEIT)
Page 303
                                                                      Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                         301


                                   Topik Pelatihan                                  Tanggal           Penyelenggara




                                                                                                                                                  01
 No.
                                    Training Topic                                    Date              Organizer

  6    Peran CFO dalam Menciptakan Nilai dan Keunggulan Kompetitif untuk      29 Agustus 2025      PwC Australia




                                                                                                                                                  02
       Pertumbuhan Berkelanjutan                                              August 29, 2025
       How CFO Creates Value and Competitive Advantage for Sustainable
       Growth




                                                                                                                                                  03
  7    Sharing Session “PSPK 1 dan PSPK 2”                                    11 Desember 2025     IAI-DPPK Kementerian
                                                                              December 11, 2025    Keuangan RI




                                                                                                                                                  04
                                                                                                   IAI-DPPK Ministry
                                                                                                   of Finance of the
                                                                                                   Republic of Indonesia




                                                                                                                                                  05
  8    Standar dan Implementasi Sustainability Reporting (Termasuk Update     15 Desember 2025     Institut Akuntan Publik
       Terkini IFRS S1 dan S2)                                                December 15, 2025    Indonesia (IAPI)
       Sustainability Reporting Standards and Implementation (Including the




                                                                                                                                                  06
       Latest Updates to IFRS S1 and S2)




                                                                                                                                                  07
STRATEGI [OJK E.3]




                                                                                                                                                  08
Strategy




                                                                                                                                                  09
                                                                                                                             10 Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD) Recommendations Summary
                                                                                                                                                                         Ringkasan Rekomendasi Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD)
       Dampak aktual dan potensial dari risiko dan peluang terkait
       iklim pada bisnis dan strategi.
       The actual and potential impacts of climate-related risks and opportunities on
       Company’s business and strategy.




Kebijakan     Keberlanjutan      Perseroan     telah           The Company’s Sustainability Policy has incorporated
mengintegrasikan topik terkait iklim sebagai bagian            climate-related topics as part of its sustainability
dari prinsip komitmen keberlanjutan. Kebijakan                 commitment principles. The policy was last reviewed
tersebut terakhir ditinjau pada Juni 2024 dan tetap            in June 2024 and remained the main reference for
menjadi acuan pelaksanaan pada tahun 2025.                     implementation in 2025.

Penjabaran lebih lanjut mengenai kebijakan,                    Further details on the Company’s policies,
program lingkungan, dan strategi transisi Perseroan            environmental programs, and transition strategy are
disampaikan pada bab “Kebijakan dan Strategi                   presented in the “Sustainability Policy and Strategy”
Keberlanjutan” dan “Pengelolaan Lingkungan yang                and “Sustainable Environmental Management”
Berkelanjutan” dalam Laporan Keberlanjutan ini.                chapters of this Sustainability Report.

Ringkasan TCFD ini difokuskan pada bagaimana                   This TCFD summary focuses on how climate matters
isu iklim memengaruhi strategi, ketahanan,                     affect the Company’s strategy, resilience, decision-
pengambilan keputusan, dan aspek rantai pasok                  making, and key supply chain aspects.
utama Perseroan.
                                                                                                                                                  11
Page 304
      PT Cikarang Listrindo Tbk
302   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Sebagai bagian dari perencanaan korporasi,                     As part of corporate planning, the Company identifies
      Perseroan mengidentifikasi risiko dan peluang                  actual and potential climate-related risks and
      terkait iklim yang aktual dan potensial yang dapat             opportunities that may affect its business, strategy,
      memengaruhi       bisnis,  strategi,  perencanaan              financial planning, and key supply chains across
      keuangan, dan rantai pasok utama dalam jangka                  the short-, medium-, and long-term.
      pendek, menengah, dan panjang.

      Pembaruan tahun 2025 pada ringkasan ini                        The 2025 update of this summary reaffirms the
      menegaskan pendekatan kualitatif Perseroan                     Company’s qualitative approach to climate scenario
      terhadap analisis skenario iklim, selaras dengan               analysis, aligned with the TCFD recommendations
      rekomendasi TCFD dan sebagai persiapan menuju                  and as preparation for climate-related disclosure
      pengungkapan terkait iklim berdasarkan PSPK 2,                 under PSPK 2, which is aligned with IFRS S2.
      yang sejalan dengan IFRS S2.


      Analisis Skenario Iklim - Profil Aset                          Climate Scenario Analysis - Asset Profile

      Perseroan menggunakan profil aset operasional                  The Company uses its operational asset profile as the
      sebagai dasar untuk menilai eksposur terhadap                  basis for assessing exposure to physical and transition
      risiko fisik dan risiko transisi terkait iklim. Penilaian      climate-related risks. The assessment considers
      mempertimbangkan lokasi geografis operasi,                     the geographic location of operations, generation
      karakteristik teknologi pembangkitan, sumber                   technology characteristics, energy sources, water
      energi, ketergantungan terhadap air, serta implikasi           dependency, and implications for employee health and
      terhadap kesehatan dan keselamatan pekerja.                    safety.

      Risiko fisik mencakup dampak kronis dan akut yang              Physical risks include chronic and acute impacts that
      dapat memengaruhi aset dan operasi, sedangkan                  may affect assets and operations, while transition risks
      risiko transisi mencakup perubahan kebijakan,                  include changes in policy, technology, markets, and
      teknologi, pasar, dan ekspektasi pelanggan menuju              customer expectations in the shift toward a low-carbon
      ekonomi rendah karbon.                                         economy.

      Berdasarkan profil aset Perseroan berikut, Perseroan           Based on the asset profile below, the Company
      melakukan penilaian kualitatif atas signifikansi               performs a qualitative assessment of the significance
      dampak yang mungkin timbul apabila aset tertentu               of potential impacts if specific assets are exposed to
      terpapar peristiwa terkait iklim.                              climate-related events.



      Profil Aset Cikarang Listrindo
      Cikarang Listrindo’s Asset Profile

                                    Sumber Energi untuk    Kapasitas Terpasang
                    Nama Aset        Pembangkit Listrik    per 31 Desember 2025                          Lokasi
       No.
                    Asset Name        Energy Source for    Total Installed Capacity                     Location
                                     Power Generation     as per December 31, 2025

         1   PLTGU Jababeka         Gas Alam              755 MW                      Kawasan Industri Jababeka, Kabupaten Bekasi
                                    Natural Gas                                       Jababeka Industrial Estate, Bekasi Regency

        2    PLTG MM-2100           Gas Alam              109 MW                      Kawasan Industri MM-2100, Kabupaten Bekasi
                                    Natural Gas                                       MM-2100 Industrial Estate, Bekasi Regency

        3    PLTU Co-firing         Batubara dan          280 MW termasuk             Desa Muara Bakti, Babelan, Kabupaten Bekasi
             Babelan                Biomassa              70 MW yang
                                                          menerapkan co-firing
                                    Coal and Biomass      280 MW including 70 MW      Muara Bakti Village, Babelan, Bekasi Regency
                                                          implementing co-firing

        4    PLTS                   Energi Matahari       45,7 MWp                    Area operasional Perseroan dan lokasi
                                                                                      pelanggan di Kabupaten Bekasi
             Solar Power            Solar Energy                                      The Company’s operational areas and
                                                                                      customer locations in Bekasi Regency
Page 305
                                                        Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                  303


Penjualan Listrik Berdasarkan Sumber Energi




                                                                                                                                 01
Electricity Sales Based on Energy Sources




                                                                                                                                 02
                                                                                                                                 03
            Gas Alam dan Batubara                           Biomassa dan Energi Matahari
             Natural Gas and Coal                             Biomass and Solar Energy




                                                                                                                                 04
                                                                                                                                 05
                                                                                                                                 06
                                                                                                                                 07
     3.898.787                                           251.515




                                                                                                                                 08
                                      MWh                                           MWh


           3,1% 4.022.603                                      123,9% 112.335




                                                                                                                                 09
                      2024                                                         2024

                                        MWh                                                   MWh




                                                                                                            10 Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD) Recommendations Summary
                                                                                                                                                        Ringkasan Rekomendasi Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD)
Analisis Skenario Iklim - Menilai Risiko          Climate Scenario Analysis - Assessing
dan Dampak Perubahan Iklim                        Climate Risks and Impacts
Pada pembaruan untuk tahun pelaporan 2025,        For the 2025 reporting year update,                the
Perseroan menggunakan horizon jangka waktu        Company uses the following time horizons:
sebagai berikut:
• Jangka pendek: Tahun 2025 - 2026                • Short-term: Year 2025 - 2026
• Jangka menengah: Tahun 2027 - 2035              • Medium-term: Year 2027 - 2035
• Jangka panjang: Tahun 2036 - 2060               • Long-term: Year 2036 - 2060

Tahun 2030 digunakan sebagai referensi jangka     The year 2030 is used as the medium-term reference as
menengah karena sejalan dengan tonggak transisi   it aligns with the Company’s transition milestones and
dan target penurunan emisi Perseroan, sedangkan   emission reduction targets, while year 2060 is used as
tahun 2060 digunakan sebagai referensi jangka     the long-term reference in line with the Company’s net
panjang yang sejalan dengan aspirasi net zero     zero emissions aspiration.
emission Perseroan.
                                                                                                                                 11
Page 306
      PT Cikarang Listrindo Tbk
304   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Kategori Penilaian Risiko Iklim
      Climate Risk Assessment Category



                  Risiko Minimal atau Terisolasi:                         Minimal or Isolated Risk:
                  Risiko terkait iklim yang dapat menyebabkan gangguan    The climate-related risks that may cause temporary
      Rendah
                  sementara terhadap operasional Perseroan dan            disturbance to the Company’s operations and disrupt
      Low
                  mengganggu pasokan energi, namun masih dapat            our energy supply, but still can be managed through
                  dikelola melalui pendekatan teknik (engineering).       engineering approaches.  

                  Risiko Sedang atau yang Ditingkatkan:                   Moderate or Amplified Risk:
                  Risiko terkait iklim yang mungkin dapat menyebabkan     The climate-related risks may cause low to medium
                  kerusakan ringan hingga sedang pada aset, dengan        damage to assets, with a financial impact from
      Menengah
                  dampak finansial berupa peningkatan biaya operasional   increased operating cost and capital cost, or additional
      Medium
                  dan biaya modal, atau pengeluaran tambahan untuk        expenditures to support operational activities related to
                  mendukung kegiatan operasional yang berkaitan           these assets.  
                  dengan aset tersebut.

                  Risiko Utama dan Ditingkatkan:                          Major and Amplified Risk:
                  Risiko terkait iklim yang mungkin dapat menyebabkan     The climate-related risks that could cause major
      Tinggi
                  kerusakan besar pada asset, dengan dampak keuangan      damages to the assets, with financial impact such as
      High
                  seperti penghapusan dan pensiun dini dari aset yang     write-offs and early retirement of existing assets, or
                  ada, atau pengeluaran modal tambahan yang signifikan.   significant additional capital expenditures.  



      Shared Socio-economic Pathways (SSP) merupakan               Shared Socio-economic Pathways (SSP) are socio-
      jalur     perkembangan      sosial-ekonomi      yang         economic development pathways developed by
      dikembangkan oleh IIASA (International Institute for         IIASA (International Institute for Applied Systems
      Applied Systems Analysis), serta digunakan dalam             Analysis), and used within the framework of the
      kerangka Intergovernmental Panel on Climate                  Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC)
      Change (IPCC) Assessment Report (AR6) untuk                  Assessment Report (AR6) for climate scenario
      analisis skenario iklim. Perseroan menggunakan               analysis. The Company uses SSP2-4.5 and SSP5-
      SSP2-4.5 dan SSP5-8.5 sebagai acuan dalam analisis           8.5 as references in its climate scenario analysis.
      skenario iklim. Kedua skenario tersebut dipilih untuk        These two scenarios were selected to represent an
      merepresentasikan kondisi menengah dan kondisi               intermediate pathway and a high-stress pathway
      tekanan tinggi dalam penilaian ketahanan iklim               in the Company’s climate resilience assessment.
      Perseroan. Penggunaan kedua skenario ini bersifat            The use of these two scenarios is qualitative in
      kualitatif dan dimaksudkan untuk mendukung                   nature and is intended to support the identification
      identifikasi area kerentanan utama, bukan untuk              of key vulnerability areas, rather than to produce
      menghasilkan       proyeksi   kuantitatif   dampak           quantitative projections of financial impacts.
      keuangan.

      1. Analisis Skenario Iklim – SSP2-4.5                        1. Climate Scenario Analysis – SSP2-4.5
        SSP2-4.5 merepresentasikan jalur perkembangan                 SSP2-4.5 represents an intermediate development
        menengah, di mana transisi menuju ekonomi                     pathway, in which the transition toward a
        yang lebih rendah karbon berlangsung secara                   lower-carbon economy proceeds gradually
        bertahap, sementara risiko fisik terkait iklim                while climate-related physical risks continue to
        meningkat seiring waktu. Dalam IPCC AR6,                      increase over time. In the IPCC AR6, this scenario
        skenario ini berkaitan dengan estimasi kenaikan               is associated with an estimated average global
        suhu rata-rata global sekitar 2,7°C pada periode              temperature increase of approximately 2.7°C
        2081–2100 dibandingkan 1850–1900, dengan                      in 2081–2100 relative to 1850–1900, with a range
        kisaran 2,1–3,5°C. Perseroan menggunakan                      of 2.1–3.5°C. The Company uses this scenario
        skenario ini sebagai acuan dasar kualitatif untuk             as its qualitative baseline reference to assess
        menilai ketahanan operasional, kesiapan transisi,             operational resilience, transition readiness, and
        serta potensi dampak terhadap aset, operasi,                  potential impacts on assets, operations, supply
        rantai pasok, dan struktur biaya.                             chain, and cost structure.
Page 307
                                                                     Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                 Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                  305


2. Analisis Skenario Iklim - SSP5-8.5                        2. Climate Scenario Analysis - SSP5-8.5




                                                                                                                                                  01
   SSP5-8.5 merepresentasikan jalur emisi sangat                  SSP5-8.5 represents a very high emissions
   tinggi, dengan konsekuensi risiko fisik yang lebih             pathway, with more severe physical climate risks




                                                                                                                                                  02
   berat dan potensi gangguan yang lebih besar                    and greater potential disruption to the Company’s
   terhadap aset, kondisi operasi, rantai pasok, dan              assets, operating conditions, supply chain, and




                                                                                                                                                  03
   struktur biaya Perseroan. Dalam IPCC AR6, skenario             cost structure. In the IPCC AR6, this scenario is
   ini berkaitan dengan estimasi kenaikan suhu                    associated with an estimated average global
   rata-rata global sekitar 4,4°C pada periode 2081–              temperature increase of approximately 4.4°C in




                                                                                                                                                  04
   2100 dibandingkan 1850–1900, dengan kisaran                    2081–2100 relative to 1850–1900, with a range of
   3,3–5,7°C. Perseroan menggunakan skenario ini                  3.3–5.7°C. The Company uses this scenario as




                                                                                                                                                  05
   sebagai stress case untuk menguji ketahanan                    a stress case to test operational resilience and
   operasi dan respons strategis terhadap kondisi                 strategic response under more extreme climate




                                                                                                                                                  06
   iklim yang lebih ekstrem.                                      conditions.


Risiko Fisik                                                 Physical Risk




                                                                                                                                                  07
Berikut adalah kemungkinan keterjadian kategori              The following are the possible occurrences of the




                                                                                                                                                  08
penilaian risiko fisik atas skenario SSP2-4.5 dan SSP5-8.5   physical risk assessment categories for SSP2-4.5 and
dengan jangka waktu yang telah ditetapkan:                   SSP5-8.5 scenarios within the specified time frame:




                                                                                                                                                  09
             PLTGU Jababeka                           SSP2-4.5                                   SSP5-8.5




                                                                                                                             10 Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD) Recommendations Summary
                Risiko Fisik            Jangka        Jangka         Jangka         Jangka        Jangka       Jangka




                                                                                                                                                                         Ringkasan Rekomendasi Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD)
               Physical Risks           Pendek      Menengah         Panjang        Pendek      Menengah       Panjang  
                                       Short-term   Medium-term     Long-term      Short-term   Medium-term   Long-term

 Kronis (Dampak Bertahap)
 Chronic (Gradual Impacts)

 Kenaikan Permukaan Air Laut
 Sea Level Rise   

 Kenaikan Suhu
 Rising Temperatures   

 Ketersediaan Air
 Water Availability   

 Akut (Kejadian Ekstrim)
 Acute (Extreme Events)

 Angin Ekstrem dan Petir
 Extreme Wind and Lightning  

 Curah Hujan Tinggi dan Banjir
 Heavy Precipitation and Flooding

 Kekeringan
 Drought  

 Kebakaran Hutan
 Wildfires   

 Gelombang Panas
 Heatwaves
                                                                                                                                                  11
Page 308
      PT Cikarang Listrindo Tbk
306   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



                   PLTG MM-2100                           SSP2-4.5                                SSP5-8.5

                                            Jangka         Jangka       Jangka       Jangka        Jangka       Jangka
                     Risiko Fisik
                                            Pendek       Menengah       Panjang      Pendek      Menengah       Panjang  
                    Physical Risks
                                           Short-term    Medium-term   Long-term    Short-term   Medium-term   Long-term

      Kronis (Dampak Bertahap)
      Chronic (Gradual Impacts)

      Kenaikan Permukaan Air Laut
      Sea Level Rise   

      Kenaikan Suhu
      Rising Temperatures   

      Ketersediaan Air
      Water Availability   

      Akut (Kejadian Ekstrim)
      Acute (Extreme Events)

      Angin Ekstrem dan Petir
      Extreme Wind and Lightning  

      Curah Hujan Tinggi dan Banjir
      Heavy Precipitation and Flooding  

      Kekeringan
      Drought  

      Kebakaran Hutan
      Wildfires   

      Gelombang Panas
      Heatwaves



              PLTU Co-Firing Babelan                      SSP2-4.5                                SSP5-8.5

                                            Jangka         Jangka       Jangka       Jangka        Jangka       Jangka
                     Risiko Fisik
                                            Pendek       Menengah       Panjang      Pendek      Menengah       Panjang  
                    Physical Risks
                                           Short-term    Medium-term   Long-term    Short-term   Medium-term   Long-term

      Kronis (Dampak Bertahap)
      Chronic (Gradual Impacts)

      Kenaikan Permukaan Air Laut
      Sea Level Rise   

      Kenaikan Suhu
      Rising Temperatures   

      Ketersediaan Air
      Water Availability   

      Akut (Kejadian Ekstrim)
      Acute (Extreme Events)

      Angin Ekstrem dan Petir
      Extreme Wind and Lightning  

      Curah Hujan Tinggi dan Banjir
      Heavy Precipitation and Flooding  

      Kekeringan
      Drought  

      Kebakaran Hutan
      Wildfires   

      Gelombang Panas
      Heatwaves
Page 309
                                                                   Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                               Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                  307


           PLTS | Solar Power                        SSP2-4.5                                  SSP5-8.5




                                                                                                                                                01
                                       Jangka         Jangka       Jangka         Jangka        Jangka       Jangka
               Risiko Fisik
                                       Pendek       Menengah       Panjang        Pendek      Menengah       Panjang  
              Physical Risks




                                                                                                                                                02
                                      Short-term    Medium-term   Long-term      Short-term   Medium-term   Long-term

Kronis (Dampak Bertahap)
Chronic (Gradual Impacts)




                                                                                                                                                03
Kenaikan Permukaan Air Laut
Sea Level Rise   




                                                                                                                                                04
Kenaikan Suhu
Rising Temperatures   




                                                                                                                                                05
Ketersediaan Air
Water Availability   




                                                                                                                                                06
Akut (Kejadian Ekstrim)
Acute (Extreme Events)




                                                                                                                                                07
Angin Ekstrem dan Petir
Extreme Wind and Lightning  




                                                                                                                                                08
Curah Hujan Tinggi dan Banjir
Heavy Precipitation and Flooding  




                                                                                                                                                09
Kekeringan
Drought  

Kebakaran Hutan




                                                                                                                           10 Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD) Recommendations Summary
Wildfires   

Gelombang Panas




                                                                                                                                                                       Ringkasan Rekomendasi Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD)
Heatwaves


Keterangan:
Notes:

        Rendah             Menengah        Tinggi
        Low                Medium          High




                                                                                                                                                11
Page 310
      PT Cikarang Listrindo Tbk
308   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Perseroan memiliki strategi mitigasi untuk risiko                The Company has mitigation strategies for the
      terkait iklim yang paling relevan terhadap aset dan              climate-related risks considered most relevant to its
      operasional Perseroan, sebagai berikut:                          assets and operations, as follows:



                                                                                                             Aset yang Berpotensi
               Risiko Terkait Iklim                         Indikator Kesiapan
                                                                                                                  Terdampak
              Climate-Related Risk                          Readiness Indicator
                                                                                                           Potentially Affected Assets

      •   Curah Hujan Tinggi dan Banjir   Seluruh aset Perseroan berlokasi lebih dari 10 km dari        PLTU Co-firing Babelan
      •   Kenaikan Permukaan Air Laut     garis pantai ke arah daratan. Desain dan konstruksi
                                          struktur utama juga telah mempertimbangkan
                                          risiko banjir dan erosi tanah. Selain itu, setiap lokasi
                                          pembangkitan dibangun dengan elevasi tanah dan
                                          fasilitas kritis di atas level banjir 100 tahunan, sehingga
                                          eksposur langsung terhadap risiko banjir dinilai relatif
                                          lebih terkendali.




      •   Heavy Precipitation and         All of the Company’s assets are located more than             PLTU Co-firing Babelan
          Floodings                       10 km inland from the coastline. The design and
      •   Sea Level Rise                  construction of major structures have also taken into
                                          account flood and soil erosion risks. In addition, each
                                          generation site has been developed with ground
                                          elevation and critical facilities above the 100-year
                                          flood level, thereby making direct exposure to flood risk
                                          relatively more manageable.




      •   Kenaikan Suhu                   Perseroan melakukan pemantauan kondisi operasi                PLTU Co-firing Babelan
      •   Gelombang Panas                 pada      fasilitas   pembangkitan,     pemantauan            PLTGU Jababeka
                                          kondisi kerja di area operasional, serta penerapan            PLTG MM-2100
                                          pengendalian Keselamatan dan Kesehatan Kerja
                                          (K3) untuk mengelola paparan panas terhadap
                                          pekerja. Pada fasilitas yang relevan, Perseroan juga
                                          mengoperasikan sistem pendingin untuk mendukung
                                          kebutuhan operasional. Perseroan turut melakukan
                                          penghijauan di area tertentu untuk mendukung
                                          lingkungan kerja yang lebih teduh dan nyaman.

      •   Rising Temperatures             The Company monitors operating conditions across              PLTU Co-firing Babelan
      •   Heatwaves                       its generation facilities, monitors working conditions        PLTGU Jababeka
                                          in operational areas, and implements Occupational             PLTG MM-2100
                                          Health and Safety (OHS) controls to manage workers’
                                          heat exposure. At relevant facilities, the Company
                                          also operates cooling systems to support operational
                                          needs. The Company also carries out greening
                                          initiatives in certain areas to support a shadier and
                                          more comfortable working environment.


      •   Ketersediaan Air                Perseroan memiliki fasilitas penyimpanan air, terutama        PLTU Co-firing Babelan
      •   Kekeringan                      di PLTU Co-firing Babelan, serta sumber pasokan air           PLTGU Jababeka
                                          alternatif untuk mendukung keberlangsungan operasi
                                          pada fasilitas yang relevan. Perseroan juga melakukan
                                          pemantauan kebutuhan air operasional, evaluasi
                                          konservasi air, dan peninjauan keandalan infrastruktur
                                          pendukung pasokan air secara berkala.

      •   Water Availability              The Company has water storage facilities, particularly        PLTU Co-firing Babelan
      •   Drought                         at the PLTU Co-firing Babelan, as well as alternative         PLTGU Jababeka
                                          water supply sources to support operational
                                          continuity at relevant facilities. The Company also
                                          monitors operational water needs, evaluates water
                                          conservation measures, and periodically reviews the
                                          reliability of supporting water supply infrastructure.
Page 311
                                                                              Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                        Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                               309




                                                                                                                                                               01
                                                                                                                                                               02
                                                                                                                                                               03
                            Dampak                                                           Strategi Mitigasi
                             Impact                                                         Mitigation Strategy




                                                                                                                                                               04
Kejadian cuaca ekstrem, termasuk hujan lebat yang                    Perseroan menjaga ketahanan pasokan bahan bakar melalui
menyebabkan banjir, dapat memengaruhi kualitas dan                   pemeliharaan persediaan minimum bahan bakar padat sekitar
penanganan bahan bakar padat di PLTU Co-firing Babelan,              3 (tiga) bulan kebutuhan operasi di PLTU Co-firing Babelan dan




                                                                                                                                                               05
termasuk akibat meningkatnya kadar air pada batubara, serta          penggunaan fasilitas coal dome untuk membantu menjaga
mengganggu jalur logistik dan pengiriman. Kondisi ini dapat          kualitas batubara dari paparan hujan. Untuk mendukung
memengaruhi kelancaran pasokan bahan bakar dan kegiatan              kelancaran logistik, Perseroan juga memperkuat koordinasi
coal handling, yang pada akhirnya dapat berdampak pada               dengan pemasok dan mitra logistik serta melakukan




                                                                                                                                                               06
keandalan operasi dan output pembangkitan.                           pengerukan Sungai CBL secara rutin guna memelihara jalur lalu
                                                                     lintas tongkang.
Kenaikan permukaan air laut juga dapat meningkatkan risiko




                                                                                                                                                               07
sedimentasi dan pendangkalan di area muara, yang berpotensi
mengganggu kelancaran lalu lintas tongkang dan pengiriman
bahan bakar.




                                                                                                                                                               08
Extreme weather events, including heavy rainfall that leads to       The Company maintains fuel supply resilience by keeping
flooding, may affect the quality and handling of solid fuel at the   a minimum solid fuel inventory equivalent to approximately
PLTU Co-firing Babelan, including due to increased moisture          three months of operational requirements at the PLTU Co-firing




                                                                                                                                                               09
content in coal, and may also disrupt logistics and delivery         Babelan and by using a coal dome facility to help maintain
routes. These conditions may affect the continuity of fuel           coal quality from rain exposure. To support logistics reliability,
supply and coal handling activities, which may in turn affect        the Company also strengthens coordination with suppliers and




                                                                                                                                          10 Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD) Recommendations Summary
operational reliability and power generation output.                 logistics partners and carries out routine dredging of the CBL
                                                                     River to maintain barge traffic access.
Sea level rise may also increase the risk of sedimentation and




                                                                                                                                                                                      Ringkasan Rekomendasi Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD)
siltation in the estuary area, which could disrupt barge traffic
and fuel delivery.

Terhadap pembangkitan: Kenaikan suhu lingkungan dan                  Terhadap pembangkitan: Perseroan mengelola risiko ini melalui
gelombang panas dapat memengaruhi efisiensi pembangkitan             pemantauan kondisi operasi pembangkitan, pengoperasian
dan kinerja peralatan tertentu, terutama pada kondisi                sistem pendingin pada fasilitas yang relevan, dan penyesuaian
temperatur ambien yang lebih tinggi.                                 praktik operasional bila diperlukan.

Terhadap pekerja: Kenaikan suhu lingkungan dan gelombang             Terhadap pekerja: Perseroan melakukan mitigasi melalui
panas juga dapat meningkatkan risiko kesehatan dan                   pemantauan kondisi kerja dan kesehatan pekerja, penerapan
keselamatan pekerja di area operasional, khususnya bagi              pengendalian K3 untuk paparan panas, serta penghijauan di
pekerja yang melakukan aktivitas di luar ruang.                      area tertentu untuk mendukung lingkungan kerja yang lebih
                                                                     teduh dan nyaman.

Impact on generation: Rising ambient temperatures and                Mitigation for generation: The Company manages this risk
heatwaves may affect generation efficiency and the                   through monitoring of generation operating conditions,
performance of certain equipment, particularly under higher          operation of cooling systems at relevant facilities, and
ambient temperature conditions.                                      adjustments to operating practices when necessary.

Impact on workers: Rising ambient temperatures and                   Mitigation for workers: The Company mitigates this risk
heatwaves may also increase occupational health and safety           through monitoring of working conditions and workers’ health,
risks in operational areas, particularly for workers performing      implementation of occupational health and safety controls
outdoor activities.                                                  for heat exposure, and greening initiatives in certain areas to
                                                                     support a shadier and more comfortable working environment.

Keterbatasan ketersediaan air baku atau kondisi kekeringan           Perseroan melakukan mitigasi melalui penyediaan fasilitas
dapat memengaruhi keberlangsungan pasokan air untuk                  penyimpanan air, identifikasi dan pemanfaatan sumber
proses operasional pada fasilitas yang relevan. Kondisi ini dapat    pasokan air alternatif, pemantauan kebutuhan air operasional,
memengaruhi keandalan operasi dan pada kondisi tertentu,             pelaksanaan upaya konservasi air, serta evaluasi dan
memengaruhi kemampuan fasilitas dalam mempertahankan                 penguatan infrastruktur pendukung untuk meningkatkan
kinerja operasional secara optimal.                                  ketahanan pasokan air pada fasilitas yang relevan.


Reduced raw water availability or drought conditions may             The Company mitigates this risk through the provision of
affect the continuity of water supply for operational processes      water storage facilities, identification and use of alternative
at relevant facilities. These conditions may affect operational      water supply sources, monitoring of operational water needs,
reliability and, under certain circumstances, may affect the         implementation of water conservation efforts, as well as
facilities’ ability to maintain optimal operating performance.       evaluation and strengthening of supporting infrastructure to
                                                                                                                                                               11




                                                                     enhance water supply resilience at relevant facilities.
Page 312
      PT Cikarang Listrindo Tbk
310   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



                                                                                                              Aset yang Berpotensi
               Risiko Terkait Iklim                             Indikator Kesiapan
                                                                                                                   Terdampak
              Climate-Related Risk                              Readiness Indicator
                                                                                                            Potentially Affected Assets

      Angin Ekstrem dan Petir                 Perseroan   menerapkan    desain    struktur  dan         PLTU Co-firing Babelan
                                              perlindungan teknis yang memadai pada fasilitas           PLTGU Jababeka
                                              yang relevan, termasuk pemasangan sistem proteksi         PLTG MM-2100
                                              petir dan pelaksanaan inspeksi serta pemeliharaan
                                              berkala. Perseroan juga melakukan pemantauan
                                              kondisi operasi dan menjaga kesiapan operasional
                                              untuk merespons gangguan cuaca ekstrem.


      Extreme Wind and Lightning              The Company applies adequate structural design and        PLTU Co-firing Babelan
                                              technical protection measures at relevant facilities,     PLTGU Jababeka
                                              including the installation of lightning protection        PLTG MM-2100
                                              systems and the performance of periodic inspections
                                              and maintenance. The Company also monitors
                                              operating conditions and maintains operational
                                              readiness to respond to extreme weather disruptions.




      Perseroan tidak merinci risiko kebakaran hutan                     The Company does not further elaborate on the
      beserta dampak dan mitigasinya, sebab hutan                        wildfire risk, its impacts and mitigation measures
      atau kawasan lindung yang terdekat dengan area                     because the nearest forest or protected area
      operasional Perseroan berlokasi sekitar 40 km                      to the Company’s operational area is located
      jauhnya.                                                           approximately 40 km away.


      Peluang Transisi                                                   Transition Opportunities
      Perseroan juga merumuskan strategi untuk                           The Company has also formulated strategies to
      mengoptimalkan peluang transisi yang relevan                       optimize relevant transition opportunities in order to
      guna menciptakan nilai positif bagi Perseroan,                     create positive value for the Company, as outlined
      sebagai berikut: [GRI 2-22]                                        below: [GRI 2-22]


         Peluang Transisi
                                              Dampak Positif                                             Strategi
            Transition
                                              Positive Impact                                            Strategy
          Opportunities

      Meningkatnya              Pelanggan industri, khususnya pelanggan        Perseroan merespons peluang ini melalui strategi
      permintaan atas listrik   multinasional, semakin memperhatikan           penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dan transisi
      dan solusi energi         atribut energi yang lebih rendah emisi         energi. Rincian kebijakan, strategi, dan implementasi
      rendah emisi              dan solusi yang mendukung target               disajikan pada bagian “Kebijakan dan Strategi
                                keberlanjutan mereka. Hal ini membuka          Keberlanjutan” serta “Pengelolaan Lingkungan yang
                                peluang bagi Perseroan untuk memperkuat        Berkelanjutan” dalam Laporan Keberlanjutan 2025.
                                relevansi produk dan layanan energi rendah
                                emisi.

      Increased demand          Industrial      customers,      particularly   The Company responds to this opportunity through its
      for lower-emission        multinational customers, are increasingly      Greenhouse Gas (GHG) emissions reduction and energy
      electricity and energy    paying attention to lower-emission energy      transition strategy. Further details on the related policies,
      solutions                 attributes and solutions that support          strategies, and implementation are presented in the
                                their sustainability targets. This creates     “Sustainability Policy and Strategy” and “Sustainable
                                opportunities for the Company to strengthen    Environmental Management” sections of the 2025
                                the relevance of its lower-emission energy     Sustainability Report.
                                products and services.

      Perkembangan              Perkembangan instrumen nilai ekonomi           Perseroan memantau perkembangan PTBAE-PU dan
      instrumen nilai           karbon,   termasuk    Persetujuan Teknis       instrumen pasar karbon nasional serta mengevaluasi
      ekonomi karbon dan        Batas Atas Emisi Pelaku Usaha (PTBAE-          peluang partisipasi yang relevan sesuai profil emisi dan
      pasar karbon nasional     PU) dan pasar karbon nasional, membuka         strategi transisi Perseroan. Rincian lebih lanjut disajikan
                                peluang bagi Perseroan untuk memperkuat        pada bagian “Kebijakan dan Strategi Keberlanjutan” serta
                                kesiapan transisi, mendukung pengelolaan       “Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan” dalam
                                kepatuhan, dan mengevaluasi potensi nilai      Laporan Keberlanjutan 2025.
                                tambah dari kinerja emisi.

      Development of            The development of carbon economic             The Company monitors developments in PTBAE-PU and
      carbon economic           value instruments, including the Technical     national carbon market instruments and evaluates
      value instruments and     Approval for Emission Cap for Entities         relevant participation opportunities in line with its
      the national carbon       (PTBAE-PU) and the national carbon market,     emissions profile and transition strategy. Further details
      market                    creates opportunities for the Company to       are presented in the “Sustainability Policy and Strategy”
                                strengthen its transition readiness, support   and “Sustainable Environmental Management” sections
                                compliance management, and evaluate            of the 2025 Sustainability Report.
                                the potential added value of its emissions
                                performance.
Page 313
                                                                             Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                       Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                                             311




                                                                                                                                                               01
                           Dampak                                                           Strategi Mitigasi
                            Impact                                                         Mitigation Strategy




                                                                                                                                                               02
Kondisi angin ekstrem dapat memengaruhi kinerja Air Cooled          Perseroan memitigasi risiko ini melalui perlindungan struktural
Condenser (ACC) di PLTU Co-firing Babelan, sehingga berpotensi      untuk ACC, pemasangan dan pemeliharaan sistem proteksi
menurunkan efisiensi pembangkitan pada kondisi tertentu.            petir, serta fleksibilitas operasi untuk mendukung pembagian




                                                                                                                                                               03
Selain itu, angin ekstrem juga dapat mengganggu kelancaran          beban sesuai kondisi operasional. Mitigasi terkait ketahanan
pasokan bahan bakar padat akibat memburuknya kondisi laut           pasokan bahan bakar padat dilakukan sesuai kebijakan
dan terganggunya lalu lintas tongkang. Peningkatan aktivitas        persediaan minimum bahan bakar dan pengelolaan logistik




                                                                                                                                                               04
sambaran petir juga dapat memicu gangguan pembangkitan              sebagaimana dijelaskan pada risiko curah hujan tinggi, banjir,
dan meningkatkan waktu henti unit pembangkit.                       dan kenaikan permukaan air laut.

Extreme wind conditions may affect the performance of the Air       The Company mitigates this risk through structural protection




                                                                                                                                                               05
Cooled Condenser (ACC) at the PLTU Co-firing Babelan, which         for the ACC, installation and maintenance of lightning
may reduce generation efficiency under certain conditions. In       protection systems, and operational flexibility to support load
addition, extreme wind may disrupt the continuity of solid fuel     sharing in accordance with operating conditions. Mitigation




                                                                                                                                                               06
supply due to adverse sea conditions and interruptions to barge     related to solid fuel supply resilience is implemented in line with
traffic. Increased lightning activity may also trigger generation   the minimum fuel inventory policy and logistics management
disturbances and increase the downtime of generating units.         as described under the risk of heavy precipitation, flooding, and




                                                                                                                                                               07
                                                                    sea level rise.




                                                                                                                                                               08
                                                                                                                                                               09
                                                                                                                                          10 Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD) Recommendations Summary
                                                                                                                                                               11                     Ringkasan Rekomendasi Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD)
Page 314
      PT Cikarang Listrindo Tbk
312   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      RISIKO MANAJEMEN
      Risk Management




                 Proses Perseroan untuk mengidentifikasi, menilai, dan
                 mengelola risiko terkait iklim.
                 The Company process to identify, assess, and manage climate-related risk.




      Cikarang Listrindo mengintegrasikan risiko terkait     Cikarang Listrindo integrates climate-related risks
      iklim ke dalam Enterprise Risk Management (ERM)        into its Enterprise Risk Management (ERM) or Risk
      atau Sistem Manajemen Risiko yang mengacu pada         Management System, which refers to ISO 31000:2018.
      ISO 31000:2018. Risiko iklim dipertimbangkan dalam     Climate risks are considered in both corporate
      penilaian risiko korporat dan risiko departemental,    and departmental risk assessments, including
      termasuk yang berkaitan dengan keandalan               those related to energy supply reliability, asset
      pasokan energi, integritas aset, ketersediaan air,     integrity, water availability, regulatory compliance,
      kepatuhan regulasi, perkembangan teknologi,            technology development, changes in carbon market
      perubahan kebijakan pasar karbon, serta ketahanan      policy, as well as the resilience of key supply chains
      rantai pasok utama untuk bahan bakar, biomassa,        for fuel, biomass, materials, and critical services.
      material, dan layanan kritis.

      Risiko terkait iklim tidak dikelola secara terpisah,   Climate-related risks are not managed separately,
      melainkan diperlakukan sebagai bagian dari proses      but are treated as part of the Company’s risk
      manajemen risiko Perseroan di tingkat korporat         management process at both the corporate
      maupun departemen. Dengan pendekatan ini, risiko       and departmental levels. Through this approach,
      iklim dapat mendukung penetapan prioritas mitigasi     climate-related risks support the determination of
      dan pengambilan keputusan yang lebih terstruktur.      mitigation priorities and more structured decision-
      Direksi memiliki peran sentral dalam memastikan        making. The Board of Directors plays a central role
      integrasi risiko ESG, termasuk risiko terkait iklim,   in ensuring the integration of ESG risks, including
      dalam pengambilan keputusan, dengan dukungan           climate-related risks, into decision-making, with the
      Komite Manajemen Risiko. Pada tahun 2025, Komite       support of the Risk Management Committee. In 2025,
      Manajemen Risiko diketuai oleh Winan Kusno, Risk &     the Risk Management Committee was chaired by
      Compliance Associate Director.                         Winan Kusno, Risk & Compliance Associate Director.

      Penjelasan lebih lanjut mengenai kerangka              Further details on the risk management framework
      manajemen risiko dan tata kelola perusahaan            and corporate governance are presented in the “Risk
      disajikan pada bab “Manajemen Risiko” dan “Tata        Management” and “Good Corporate Governance”
      Kelola Perusahaan yang Baik” dalam Laporan             chapters of the Company’s 2025 Annual Report,
      Tahunan 2025 Perseroan, sedangkan tata kelola          while sustainability governance is described in the
      keberlanjutan dijelaskan pada bab “Tata Kelola         “Sustainability Governance” chapter of the 2025
      Keberlanjutan” dalam Laporan Keberlanjutan 2025.       Sustainability Report.

      Dalam konteks TCFD ini, penilaian risiko iklim         In the context of this TCFD summary, climate risk
      menggunakan horizon jangka pendek, menengah,           assessment uses short-, medium-, and long-term
      dan panjang sebagai dasar untuk memahami               horizons as the basis for understanding materiality
      materialitas dan prioritas tindakan mitigasi.          and mitigation priorities.

      Adapun langkah-langkah proses ERM yang relevan         The relevant ERM process steps for managing
      dalam pengelolaan risiko terkait iklim adalah          climate-related risks are as follows:
      sebagai berikut:
Page 315
                                                                           Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                      Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                                          313


LANGKAH-LANGKAH




                                                                                                                                                                  01
PROSES ERM




                                                                                                                                                                  02
Steps of ERM Process




                                                                                                                                                                  03
                                                                                                                                                                  04
 1    Identifikasi




                                                                                                                                                                  05
      Identification
      Perseroan melibatkan unit, fungsi, dan komite yang                  The Company involves relevant units, functions, and




                                                                                                                                                                  06
      relevan dalam mengidentifikasi risiko terkait iklim pada            committees in identifying climate-related risks at both
      tingkat korporat maupun departemental. Pencatatan                   the corporate and departmental levels. The recording and
      dan pembaruan profil risiko dilakukan secara terintegrasi           updating of risk profiles are carried out in an integrated




                                                                                                                                                                  07
      melalui   mekanisme      manajemen         risiko    Perseroan,     manner through the Company’s risk management
      termasuk untuk isu ketahanan pasokan bahan bakar,                   mechanism, including issues related to the resilience of
      biomassa, material, dan layanan kritis.                             fuel, biomass, material, and critical service supplies.




                                                                                                                                                                  08
 2    Penilaian




                                                                                                                                                                  09
      Assessment
      Setiap risiko yang teridentifikasi dinilai secara kualitatif        Each identified risk is qualitatively assessed based on




                                                                                                                                             10 Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD) Recommendations Summary
      berdasarkan kemungkinan dan dampak sesuai kategori                  likelihood and impact in accordance with the categories
      dalam Risk Management Manual Perseroan. Untuk risiko                in   the   Company’s    Risk   Management      Manual.       For




                                                                                                                                                                                         Ringkasan Rekomendasi Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD)
      iklim, penilaian mempertimbangkan antara lain potensi               climate risks, the assessment considers, among others,
      gangguan aset, keandalan pasokan energi, ketersediaan               potential asset disruption, energy supply reliability, water
      air, perubahan regulasi, pergeseran pasar atau teknologi,           availability, regulatory changes, market or technology
      konsentrasi    pemasok     tertentu,     serta     ketersediaan     shifts, concentration on certain suppliers, as well as the
      alternatif pasokan dan jalur logistik.                              availability of alternative supplies and logistics routes.




 3    Presentasi & Diskusi
      Presentation & Discussion
      Hasil penilaian risiko dibahas dalam forum internal yang            Risk assessment results are discussed in relevant internal
      relevan, termasuk rapat risiko dan rapat manajemen,                 forums, including risk meetings and management
      untuk menyepakati prioritas mitigasi, tindak lanjut, dan            meetings, to agree on mitigation priorities, follow-up
      penanggung jawab pelaksanaan.                                       actions, and accountable owners.




 4    Pemantauan Terus Menerus
      Continuous Monitoring
      Seluruh risiko dipantau secara berkelanjutan melalui                All risks are monitored on an ongoing basis through the
      mekanisme manajemen risiko Perseroan. Pemantauan ini                Company’s risk management mechanism. This process is
      didukung oleh Komite Manajemen Risiko, Unit Manajemen               supported by the Risk Management Committee, the Risk
      Risiko di bawah Departemen Risk & System, serta Risk                Management Unit under the Risk & System Department,
      Champion yang ditunjuk pada setiap departemen untuk                 as well as Risk Champions appointed in each department
      memperkuat kesadaran dan penerapan manajemen                        to strengthen risk awareness and implementation at the
      risiko di tingkat operasional. Pada tahun 2025, risk review         operational level. In 2025, risk reviews were also conducted
      juga dilakukan setiap kuartal untuk mengevaluasi risiko             quarterly to evaluate corporate risks and key risks within
      korporat serta risiko utama pada departemen terkait,                relevant departments, including developments that may
      termasuk perkembangan isu yang dapat memengaruhi                    affect key supplies and operational continuity.
      pasokan utama dan kesinambungan operasi.




 5    Tinjauan Tahunan, Pelaporan & Peningkatan
                                                                                                                                                                  11




      Annual Review, Reporting & Improvement
      Lanskap    risiko   Perseroan    dan      efektivitas      sistem   The Company’s risk landscape and effectiveness of
      manajemen risiko ditinjau setiap tahun dan dilaporkan               its risk management system are reviewed annually
      kepada Direksi. Pada tahun 2025, Komite Manajemen                   and reported to the Board of Directors. In 2025, the Risk
      Risiko melaksanakan 3 (tiga) rapat. Dewan Komisaris                 Management Committee held 3 (three) meetings. The
      melakukan pengawasan atas proses tersebut dengan                    Board of Commissioners oversees this process with the
      dukungan      Komite   Audit,   termasuk         melalui   rapat    support of the Audit Committee, including through joint
      gabungan dengan Direksi.                                            meetings with the Board of Directors.
Page 316
      PT Cikarang Listrindo Tbk
314   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      MATRIKS DAN TARGET
      Metrics and Targets




               Matriks dan target yang digunakan oleh
               Perseroan untuk menilai dan mengelola risiko
               dan peluang terkait iklim yang relevan.
               The metrics and targets used by the Company to assess and
               manage relevant climate-related risks and opportunities.




      Pada    bagian      ini,   Perseroan  memfokuskan                   In this section, the Company focuses its disclosure
      pengungkapan pada metrik dan target yang                            on the metrics and targets used to monitor transition
      digunakan untuk memantau arah transisi, ketahanan                   direction, operational resilience, and governance
      operasional, dan kesiapan tata kelola terkait iklim.                readiness related to climate. Detailed emissions
      Rincian inventaris emisi dan data lingkungan                        inventories and other quantitative environmental
      kuantitatif lainnya disajikan pada bab “Pengelolaan                 data are presented in the “Sustainable Environmental
      Lingkungan yang Berkelanjutan”.                                     Management” chapter.



           Metrik                              Deskripsi                                             Target/Arah Target
           Metrics                            Descriptions                                         Targets/Target Direction

       Arah              Perseroan     menggunakan         Carbon     Roadmap       Target formal: penurunan intensitas emisi sebesar
       transisi dan      sebagai acuan untuk memantau arah transisi dan             21,4% pada tahun 2030 dari tahun dasar 2019, serta
       implementasi      dekarbonisasi operasional, termasuk pengembangan           aspirasi net zero emission pada tahun 2060.
       Carbon            co-firing biomassa, PLTS, I-REC, SPKL, dan solusi energi
       Roadmap           yang lebih rendah emisi.

       Transition        The Company uses its Carbon Roadmap as                     Formal target: a 21.4% reduction in emissions intensity
       direction         a reference to monitor its transition direction            by 2030 from the 2019 base year, and a net zero
       and Carbon        and operational decarbonization, including the             emissions aspiration by 2060.
       Roadmap           development of biomass co-firing, solar power, I-REC,
       implementation    EVCS, and lower-emission energy solutions.

      Pengembangan       Perseroan memantau perkembangan kapasitas                  Arah target: melanjutkan pengembangan kapasitas
      kapasitas          co-firing, pemanfaatan biomassa, kapasitas PLTS,           PLTS, peningkatan pemanfaatan biomassa, serta
      energi rendah      serta peran pembangkit berbasis gas, termasuk              optimalisasi solusi pembangkitan dan energi yang
      emisi dan solusi   pembangkit listrik tenaga mesin gas, sebagai bagian        mendukung transisi pelanggan dan keandalan
      transisi           dari solusi transisi untuk mendukung keandalan             operasional sesuai Carbon Roadmap.
                         pasokan dan arah dekarbonisasi operasional.
                         Perseroan juga memantau transisi pelanggan
                         sebagai indikator arah transisi bisnis.

      Lower-emission     The Company monitors the development of co-firing          Target direction: continue the development of solar
      energy capacity    capacity, biomass utilization, solar power capacity,       power capacity, gradually increase biomass utilization,
      development        and the role of gas-based generation, including gas        and optimize generation and energy solutions that
      and transition     engine power plants, as part of transition solutions       support customer transition needs and operational
      solutions          to support supply reliability and the direction of         reliability in line with the Carbon Roadmap.
      development        operational decarbonization. The Company also
                         monitors customer transition as indicators of its
                         business transition direction.
Page 317
                                                                                Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                         Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                                       315




                                                                                                                                                                01
    Metrik                                Deskripsi                                              Target/Arah Target
    Metrics                              Descriptions                                          Targets/Target Direction




                                                                                                                                                                02
Ketahanan          Perseroan memantau ketersediaan air, fasilitas               Arah target: melanjutkan konservasi air, menjaga
air dan            penyimpanan, pasokan alternatif, dan kesiapan                pasokan alternatif, dan memperkuat ketahanan




                                                                                                                                                                03
kesinambungan      infrastruktur pada aset yang material terhadap               operasional pada lokasi yang material.
operasional        penggunaan air.




                                                                                                                                                                04
Water resilience   The Company monitors water availability, storage             Target direction: continue water conservation efforts,
and operational    facilities, alternative supply sources, and infrastructure   maintain alternative supply sources, and strengthen
continuity         readiness at assets that are material to water use.          operational resilience at material locations.




                                                                                                                                                                05
Kesiapan           Perseroan memantau perkembangan kebijakan iklim,             Arah target: menjaga kepatuhan terhadap ketentuan
regulasi dan       PTBAE-PU, instrumen nilai ekonomi karbon, pasar              yang berlaku serta meningkatkan kesiapan terhadap
pasar karbon       karbon nasional, dan sistem pendukung kepatuhan              mekanisme nilai ekonomi karbon dan pengungkapan




                                                                                                                                                                06
                   sebagai bagian dari pengelolaan risiko transisi.             iklim.

Regulatory and     The Company monitors developments in climate                 Target direction: maintain compliance with applicable




                                                                                                                                                                07
carbon market      policy, PTBAE-PU, carbon economic value instruments,         requirements and strengthen readiness for carbon
readiness          the national carbon market, and supporting                   economic value mechanisms and climate-related
                   compliance systems as part of transition risk                disclosures.




                                                                                                                                                                08
                   management.

Tata kelola dan    Perseroan menggunakan frekuensi pembahasan di                Arah target: melanjutkan pembahasan berkala di
peningkatan        tingkat tata kelola dan pengembangan kompetensi              tingkat tata kelola serta pelatihan yang relevan terkait




                                                                                                                                                                09
kompetensi         terkait iklim sebagai indikator kesiapan pengambilan         ESG, perubahan iklim, serta PSPK 1 dan PSPK 2, yang
terkait iklim      keputusan.                                                   sejalan dengan IFRS S1 dan IFRS S2.

Climate            The Company uses the frequency of climate-related            Target direction: continue periodic governance-level




                                                                                                                                           10 Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD) Recommendations Summary
governance and     discussions at the governance level and climate-             discussions and relevant training on ESG, climate
competency         related competency development as indicators of              change, as well as PSPK 1 and PSPK 2, which are aligned




                                                                                                                                                                                       Ringkasan Rekomendasi Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD)
enhancement        decision-making readiness.                                   with IFRS S1 and IFRS S2.

Ketahanan          Perseroan memantau ketersediaan dan keandalan                Arah target: memperkuat diversifikasi pasokan yang
rantai pasok       pasokan bahan bakar utama dan alternatif, material           relevan, menjaga kesiapan alternatif operasional,
dan kesiapan       atau layanan kritis, kesiapan alternatif operasional,        dan meningkatkan koordinasi dengan pemasok atau
pemasok            serta koordinasi dengan pemasok dan mitra logistik.          mitra utama.

Supply chain       The Company monitors the availability and reliability        Target     direction:  strengthen   relevant     supply
resilience         of primary and alternative fuel supplies, critical           diversification, maintain operational alternatives, and
and supplier       materials or services, operational alternatives, and         enhance coordination with key suppliers and partners.
readiness          coordination with suppliers and logistics partners.




                                                                                                                                                                11
Page 318
      PT Cikarang Listrindo Tbk
316   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




      Lampiran
      Appendix
Page 319
Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
       Driving Resilience through Sustainability
                                                   317
Page 320
      PT Cikarang Listrindo Tbk
318   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 321
                                                                                                          Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                                                     Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                                                319

TRANSPACIFIC CERTIFICATIONS LIMITED
                                                      VERIFICATION OPINION
                                                               The Inventory of Greenhouse Gas
                                                                  Emissions in the year 2025
                                                                              of
                                                                   PT CIKARANG LISTRINDO
                                            Plant 1 : Jababeka Power Station, Jl. Jababeka Raya Blok R Cikarang, Bekasi
                                                                   17833, Jawa Barat - Indonesia.
                                           Plant 2 : MM 2100 Power Station, Kawasan MM 2100, Blok AB-5 Danau Indah,
                                                        Cikarang Barat, Bekasi 17530, Jawa Barat - Indonesia.
                                              Plant 3 : Babelan Power Station, Kampung Utan, Desa Muara Bakti, Kec.
                                                           Babelan, Bekasi 17610, Jawa Barat - Indonesia.
                                                    Office 1 : World Trade Center 1, 17th Floor, Jl. Jend. Sudirman
                                                                Kav. 29-31, Jakarta 12920 - Indonesia.
                                               Office 2 : Ruko Cosmo Estate Blok B No. 51, Jl. Gn. Tangkuban Perahu,
                                                          Cikarang Selatan, Bekasi, Jawa Barat - Indonesia.
                                                        Has been verified in accordance with ISO 14064-3 : 2019 as
                                                             meeting the requirements of ISO 14064-1 : 2018
                                                                           Direct GHG emissions : 2,808,329 tCO₂e
                                                                          Energy indirect GHG emissions : 8,627 tCO₂e
                                                                         Other indirect GHG emissions : 52,743 tCO₂e
                                                                        Total GHG Emissions (Gross) : 2,869,700 tCO₂e
                                                                                     Carbon Sink : 1,311 tCO₂
                                                                         Total GHG Inventory (Net) : 2,868,388 tCO₂e

                                             And the quantity of GHG emissions have been examined and found
                                                            to be at assurance level: reasonable

                                              Verification of the Greenhouse Gas (GHG) Report (Period 2025)
                                                   and GHG Assertion of Jababeka, MM2100 and Babelan
                                                          Power Stations, Head and Lippo Offices.



                                                      GHG-005                                   Feb. 20, 2026
                                                     Certificate No.                       Date of this Certificate                     Managing Director/Director



                                                                        Website : www.tclcertifications.com Email : info@tclcertifications.com

                                                                         32/22, III Floor, East Patel Nagar, New Delhi-110008, India.
                                       Note : There are limitations to the sampling methodology and some of the facts may not have come to the notice of the audit team. This does not
                                       mean that the systems is free from other non-comforfities. To maintan the management systems is the responsibility of the client. Some other non-
                                       comformity may also exist. This report and related documents are prepared only for TCL client and no for other pupose. TCL does not accept or
                                       assure any responsibility, legal or otherwise or accept any liability for, or in connection with any other purpose.


                                       *In case if Surveillance/Recertification Audit is not allowed to be conducted on or before the specified date ; the Certificate shall be
                                       Suspened /Withdrawn.
                                      Version 1.00
Page 322
                   INDEPENDENT ASSURANCE STATEMENT
            The 2025 Sustainability Report of PT Cikarang Listrindo Tbk
                       Statement No: 387/TRID-A04/3/2026



PT TUV Rheinland Indonesia (hereinafter "TÜV Rheinland" or "we") has been engaged by the
management of PT Cikarang Listrindo Tbk (hereinafter "Cikarang Listrindo" or "the Reporting Company")
to provide an independent assurance of the PT Cikarang Listrindo Tbk Sustainability Report 2025
(hereinafter, "the Report"). TÜV Rheinland, headquartered in Germany, is a global independent
Environmental, Social, and Governance ("ESG") & Sustainability Assurance service provider with
qualified ESG practitioners worldwide.

This assurance statement applies only to the relevant information included in the scope of the assurance.
The entire content and information of the Report is in the responsibility of Cikarang Listrindo. The
responsibility of the assurance team (the “Assurance Team” or the “Assurer”) is to provide Cikarang
Listrindo and its stakeholder with an independent assurance statement based on our expert opinions by
applying the verification methodology for the specified assurance scope. The overall objective is to
provide Cikarang Listrindo's stakeholders with assurance on the reliability and objectivity of the
information contained in the Report. The intended users of this assurance statement are stakeholders
who are interested in Cikarang Listrindo’s overall sustainability performance and the impacts of its
business activities.



SCOPE OF ASSURANCE AND SUBJECT MATTER

The scope of assurance engagement agreed upon with Cikarang Listrindo includes the following:

    1. The reporting period: 1st January 2025 to 31st December 2025.
    2. The assurance covers the Report against the reporting criteria including evaluation of quality,
       accuracy and reliability of performance information, and all entities under the control of the
       reporting company which includes Head Office, PLTGU Jababeka, PLTG MM-2100, PLTU
       Babelan and Service Office.
    3. Material topics identified and reported by Cikarang Listrindo consist of 12 material topics (the
       “Subject Matter”). These material topics include the following:
          • Economic Performance
          • Investment in New Energy Business
          • Energy
          • Emission
          • Water
          • Occupational Health and Safety
          • Customer Satisfaction
          • Human Capital Development
          • Community Development
          • Ethics and Integrity
          • Grid Resiliency
          • Risk and Crisis Management
Page 323
REPORTING CRITERIA AND FRAMEWORK
•   Reporting in accordance with the Global Reporting Initiative Standards 2021 (“GRI 2021”).
•   The Regulation of Financial Services Authority Number 51/POJK.03/2017 on the Implementation of
    Sustainable Finance for Financial Services Institutions, Issuers, and Public Companies.
•   The Circular Letter of The Financial Services Authority Number 16/SEOJK.04/2021 on the Form
    and Content of the Annual Report of Issuers or Public Companies.
•   Sustainable Development Goals (SDGs).
•   Sustainable Accounting Standards Board (Electric Utilities and Power Generators).
•   GRI G4 Electric Utilities Sector Disclosures 2013.
•   Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD).



ASSURANCE STANDARD AND LEVEL OF ASSURANCE

The independent assurance was conducted in accordance:

    •    AA1000AP (2018) Principles, covering the accountability principles of inclusivity, materiality,
         responsiveness, and impact (the “AA1000AP (2018) Principles”).
    •    AA1000AS v3 with assurance engagement: Type 2 and level of assurance: Moderate.



LIMITATIONS

The assurance was performed at a moderate assurance level in accordance with AA1000AS. The
information and performance data subject to assurance is limited to the content of the Report and
supporting data provided by the reporting organization. It implies that no significant errors were found
during the assurance process and that there are limitations related to the unavoidable risks that may
exist.



ASSURANCE METHODOLOGY

We have evaluated the overall sustainability strategy, targets and commitments disclosed in the Report.
We have performed an objective review of the reported information and evidence gathered against the
criteria defined in the assurance standards, i.e. the accountability principles of inclusivity, materiality,
responsiveness and impact. The processes and system controls applied by the Reporting Company in
the disclosure of quantitative and qualitative information on sustainability performance, from source to
aggregation, were evaluated. Analytical procedures, interviews, and data testing were performed on a
sample basis to test the generation and collection of data for defined sustainability key performance
indicators in accordance with Cikarang Listrindo's corporate sustainability strategy, governance, and
management systems as disclosed in the Report. Our work included interviews with Cikarang Listrindo
representatives, including senior management at the executive and functional levels, as well as relevant
employees responsible for collecting, aggregating and reporting the data. The assurance work was
performed by our multidisciplinary team of experienced professionals in the areas of corporate
sustainability, climate change, environmental, social, governance and stakeholder engagement. The
opinion expressed is based on a moderate level of assurance and at the level of materiality of the
Assurer’s professional judgment.
Page 324
ADHERENCE TO THE AA1000AS v3
Inclusivity:

Cikarang Listrindo ensures inclusiveness by proactively identifying and engaging with diverse
stakeholder groups, whose concerns are systematically addressed throughout the Report. Its approach
to stakeholder engagement is supported by formal strategies designed to foster ongoing communication
and collaboration. This commitment comes from the highest levels of leadership within the organization.
Engagement activities include a variety of formats, including customer and employee surveys, meetings,
and group discussions. Each interaction is carefully documented, and dedicated personnel are
responsible for managing the feedback received. In addition, Cikarang Listrindo is transparent in
communicating sustainability goals and commitments to stakeholders. This ensures that stakeholders
are well-informed about initiatives and progress toward its sustainability goals.



Materiality:

Cikarang Listrindo has systematically conducted a materiality assessment of sustainability issues, taking
into account the industry landscape, due diligence findings, risk assessments and stakeholder
engagement. This assessment, which has become an annual practice, is a cornerstone of their
commitment to sustainability. The Sustainability Steering Group reflecting the commitment of top
management, carefully reviews and approves the list of material issues. The materiality assessment
provides a comprehensive understanding of the relevant issues. These material issues are then
methodically addressed in specific sections, each outlined by measurable metrics. Cikarang Listrindo’s
senior management and cross-functional teams are well versed in these processes, which are informed
by extensive documentation and interviews.



Responsiveness:

Cikarang Listrindo is committed to addressing stakeholder concerns through a multi-faceted approach
embedded in the sustainability strategy, policies, procedures, code of conduct and established
sustainability goals. Cikarang Listrindo actively promotes stakeholder engagement through various
channels, including multi-stakeholder platforms and customer interfaces. In particular, the dialog-driven
approach is exemplified throughout the Report.



Impact:
Cikarang Listrindo adheres to the GRI 2021, which prioritize the assessment of internal and external
impacts. Cikarang Listrindo has systematically identified the impacts associated with its operations and
products. Their commitment to impact assessment is reflected in careful documentation and tracking of
impacts through internal processes and systems. Impact analysis covering environmental, economic,
social, people and its human rights. In addition, their commitment to identifying and mitigating negative
impacts is evident in their annual risk and materiality assessment.


STATEMENT OF RESPONSIBILITY OF THE MANAGEMENT OF CIKARANG LISTRINDO
The Management of Cikarang Listrindo has sole responsibility for preparing and presenting the
Subject Matter (material topics) in accordance with GRI 2021 and preparing the Report in adherence
to the AA1000AP (2018) Principles. Cikarang Listrindo’s responsibilities also include maintaining
Page 325
effective internal controls over the information and data, resulting in the preparation of the Subject
Matter in a way that is free from material misstatements.



STATEMENT OF RESPONSIBILITY, COMPETENCY, INDEPENDENCY AND IMPARTIALITY OF
ASSURANCE PROVIDER

TÜV Rheinland ensures that appropriately qualified individuals are selected based on their qualifications,
training and experience. We have maintained complete impartiality and independence throughout the
assurance engagement and have not been involved in the preparation of the content of the Report or
provided any related information. The assurance statement is only valid if it is published in its entirety
with the Report. TÜV Rheinland does not accept any liability or responsibility to any third party for any
perception or decision regarding Cikarang Listrindo based on this assurance statement.



CONCLUSION DAN OPINION

In conclusion, we can mention that no instances or information came to our attention that would be
contrary to the statement made below:
•     The Report 2025 meets the requirements of the AA1000AP Accountability Principles.
•     The Report meets the requirements of Type 2, Moderate Assurance Level according to the
      AA1000AS v3 and follows the requirements of reporting in accordance with GRI 2021.
•     The Report contains statements and claims that reflect Cikarang Listrindo’s sustainability
      achievements and challenges, supported by documentary evidence and internal records.
•     The Assurer concludes that the Report for all the performance indicators related to the material
      topics are reasonably represented, and nothing has come to our attention that would cause us to
      believe that Cikarang Listrindo has not presented accurate and not reliable data.


    For and on behalf of PT TUV Rheinland
    Indonesia
    Jakarta, 26 March 2026




    Nyoman Susila
    President Director




                                              www.tuv.com
Page 326
      PT Cikarang Listrindo Tbk
324   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      LEMBAR UMPAN BALIK
      Feedback Sheet


      Terima kasih atas kesediaan Bapak/Ibu/Saudara/                    Thank you for your willingness to read the 2025
      Saudari untuk membaca Laporan Keberlanjutan                       Sustainability Report of PT Cikarang Listrindo Tbk.
      PT Cikarang Listrindo Tbk tahun 2025. Untuk                       To improve the transparency of sustainability
      meningkatkan transparansi kinerja keberlanjutan                   performance and as evaluation material in the
      dan sebagai bahan evaluasi dalam penyusunan                       preparation of the Sustainability Report for the
      Laporan Keberlanjutan tahun berikutnya, Kami                      following year, we kindly ask your willingness to fill in
      mengharapkan kesediaan Bapak/Ibu/Saudara/                         this Feedback Sheet and send back to us via email
      Saudari untuk mengisi Lembar Umpan Balik yang                     or post.
      telah disiapkan dan mengirimkan kembali kepada
      kami melalui email atau pos.


      Silahkan pilih salah satu kelompok pemangku kepentingan yang paling mewakili Anda:
      Please tick the box for the stakeholder group that best describes you:
         Pelanggan                           Pemerintah dan Regulator                                      Masyarakat
         Customers                           Government and Regulator                                      Communities

         Pemegang Saham                      Kreditur                                                      Media Massa
         Shareholders                        Creditors                                                     Mass Media

         Karyawan                            Mitra Usaha, Pemasok dan Kontraktor                           Lain-lain
         Employees                           Business Partners, Suppliers and Contractors                  Others:



      Bagaimana penilaian Anda terhadap laporan ini:					
      Please rate the report for:
                                                                               (1 Sangat Buruk sampai 5 Sangat baik) | (1 being Poor up to 5 being Excellent)



      Parameter                                                                                                1         2         3          4         5

      Dapat memenuhi kebutuhan informasi yang anda butuhkan | Meeting your information needs

      Konten yang lengkap | Content completeness

      Transparan | Transparency

      Jelas dan mudah dimengerti | Clarity and easy to understand

      Kemudahan dalam mencari informasi tertentu | Ease in finding information

      Keseluruhan Laporan | Overall Report




      Laporan ini terdiri dari bagian-bagian berikut:							
      The report has these following sections:

                                                                                                                                Apakah bagian ini
                                                                                       Apakah anda
                                                                                                                             bermanfaat/memuat
                                       Bagian                                      mengakses bagian ini?
                                                                                                                                  informasi yang
                                       Section                                      Did you access this
                                                                                                                                    mencukupi?
                                                                                         section?
                                                                                                                              Is it useful/insightful?

      Ikhtisar Aspek Keberlanjutan 2025
      Sustainability Highlights 2025

      Sambutan Direksi
      Message from the Board of Directors

      Kebijakan dan Strategi Keberlanjutan
      Sustainability Policy and Strategy

      Tentang Laporan Ini
      About This Report

      Sekilas tentang Cikarang Listrindo
      Cikarang Listrindo at a Glance
Page 327
                                                                               Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                        Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                          325




                                                                                                                                          01
                                                                                                                                          02
                                                                                                                                          03
                                                                                                                Apakah bagian ini
                                                                                     Apakah anda
                                                                                                             bermanfaat/memuat
                                  Bagian                                         mengakses bagian ini?
                                                                                                                  informasi yang




                                                                                                                                          04
                                  Section                                         Did you access this
                                                                                                                    mencukupi?
                                                                                       section?
                                                                                                              Is it useful/insightful?




                                                                                                                                          05
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance




                                                                                                                                          06
Keandalan Operasi dan Kontribusi Strategisnya terhadap Industri dan
Perekonomian Indonesia
Operational Reliability and Its Strategic Contribution to the Industry and
Economy of Indonesia




                                                                                                                                          07
Menjalankan Praktik Ketenagakerjaan Terbaik
Implementing Best Practices in Employment




                                                                                                                                          08
Menyalurkan Manfaat untuk Masyarakat
Distributing Benefits to the Community




                                                                                                                                          09
Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
Sustainable Environmental Management




                                                                                                                                          10
Ringkasan Rekomendasi Task Force on Climate-Related Financial
Disclosure (TCFD)
Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD)
Recommendations Summary




                                                                                                                                         11 Appendix
                                                                                                                                              Lampiran
Material aspek apa yang menurut Anda paling informatif dan bermanfaat?			
Which of our most material aspect did you find informative or useful?


                                                                               Apakah data dan informasi yang disajikan cukup
                                                                                       untuk kebutuhan informasi Anda?
                   Aspek Keberlanjutan Material                               Is data and information presented sufficient for you?
                   Material Sustainability Aspects


                                                                             Terlalu Banyak       Mencukupi          Terlalu Sedikit
                                                                                Too Much           Sufficient           Too Little

Etika dan Integritas
Ethics and Integrity

Manajemen Risiko dan Krisis
Risk and Crisis Management

Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Occupational Health and Safety

Emisi
Emissions

Kepuasan Pelanggan
Customer Satisfaction

Kinerja Ekonomi
Economic Performance

Keandalan Jaringan
Grid Resiliency

Energi
Energy

Pengembangan Sumber Daya Manusia
Human Capital Development

Air
Water

Investasi dalam Bisnis Energi Baru
Investment in New Energy Business

Pengembangan Masyarakat
Community Development
Page 328
      PT Cikarang Listrindo Tbk
326   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      Apakah laporan ini menjawab perhatian utama Anda tentang kinerja keberlanjutan
      kami? Mohon jelaskan:										
      Does this report address your main concern about our sustainability performance? Please
      elaborate:




      Mohon berikan saran/usulan/komentar Bapak/Ibu/Saudara/Saudari atas laporan ini
      Please give your suggestions/comments on this report




      Terima kasih atas partisipasi Anda.			
      Thank you in advance for your participation.




      PT Cikarang Listrindo Tbk
      Sekretaris Perusahaan | Corporate Secretary
      World Trade Centre 1, Lantai 17 | 17th Floor
      Jl. Jend. Sudirman Kav. 29-31
      Jakarta Selatan, 12920, Indonesia
      Telepon | Phone: (+62 21) 522 8122
      Surel | Email: corpsec@listrindo.com
      Situs Web | Website: www.listrindo.com
Page 329
                                                                          Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                   Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                327


INDEKS REFERENSI SILANG SESUAI POJK NO. 51/POJK.03/2017




                                                                                                                                01
DAN SEOJK NO. 16/SEOJK.04/2021 [OJK G.4]				




                                                                                                                                02
Reference Index Based on POJK No. 51/POJK.03/2017 and
SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021




                                                                                                                                03
  No. Indeks                                            Nama Indeks                                          Halaman




                                                                                                                                04
   No. Index                                             Index Name                                            Page

Strategi Keberlanjutan




                                                                                                                                05
Sustainability Strategy

                    Penjelasan Strategi Keberlanjutan
      A.1                                                                                                  38-47, 214-215
                    Explanation on Sustainability Strategy




                                                                                                                                06
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
Overview of Sustainability Aspects Performance




                                                                                                                                07
                    Aspek Ekonomi
       B.1                                                                                                       15
                    Economy Aspects




                                                                                                                                08
                    Aspek Lingkungan Hidup
      B.2                                                                                                      8-10
                    Environmental Aspects




                                                                                                                                09
                    Aspek Sosial
      B.3                                                                                                      11-12
                    Social Aspects

Profil Perusahaan




                                                                                                                                10
Company Profile

                    Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
      C.1                                                                                                      76-77
                    Vission, Mission, and Sustainable Values




                                                                                                                               11 Appendix
                    Alamat Perusahaan                                                                    74, 83-84, 92-94,
      C.2




                                                                                                                                    Lampiran
                    Company Address                                                                           152-158

                    Skala Usaha:
                    a. Total aset atau kapitalisasi aset dan total kewajiban;
                    b. Jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, pendidikan, dan status
                       ketenagakerjaan;
                    c. Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan saham; dan
                    d. Wilayah operasional
      C.3
                    Business Scale:
                    a. Total assets or assets capitalization and total liabilities;
                    b. Total employee based on gender, position, age, education, and employment
                       status;
                    c. Name of shareholders and percentage of share ownership; and
                    d. Operational area

                    Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
      C.4                                                                                                      75, 78
                    Product, Service, and Business Activities

                    Keanggotaan pada Asosiasi                                                                   101
      C.5
                    Membership Association                                                                AR 2025: 133-134

                    Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan
      C.6                                                                                                      56, 82
                    Significant Changes on Issuer and Public Companies

Penjelasan Direksi
Director Explanation

                    Penjelasan Direksi
      D.1                                                                                                      18-33
                    Director Explanation

Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Corporate Governance

                    Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
       E.1                                                                                                    109-110
                    Person in Charge Responsibility for Sustainable Finance

                                                                                                             300-301
                    Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
      E.2                                                                                                AR 2025: 286, 290,
                    Competency Development Related to Sustainable Finance
                                                                                                             293, 296

                    Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                 111-113, 301-311
      E.3
                    Risk Assessment on the Implementation of Sustainable Finance                         AR 2025: 308-309

                    Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
      E.4                                                                                                     56-60
                    Stakeholders Relations

                    Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
      E.5                                                                                                      18-33
                    Sustainable Finance Implementation Problems
Page 330
      PT Cikarang Listrindo Tbk
328   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



         No. Indeks                                             Nama Indeks                                           Halaman
          No. Index                                              Index Name                                             Page

      Kinerja Keberlanjutan
      Sustainability Performance

                          Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
             F.1                                                                                                   159-160, 170-175
                          The Activities of Building a Culture of Sustainability

      Kinerja Ekonomi
      Economic Performance

                          Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau
                          Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi
             F.2                                                                                                       92, 132
                          Comparison of Production Targets and Performance, Portfolio, Financial Targets, or
                          Investment, Revenue and Profit and Loss

                          Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada
                          Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
             F.3          Comparison of Portfolio Targets and Performance, Financing Targets, or Investments           92, 292
                          in Financial Instruments or Projects in Line with the Implementation of Sustainable
                          Finance

      Kinerja Lingkungan Hidup
      Environmental Performance

        Aspek Umum
        General Aspect

                          Biaya Lingkungan Hidup
             F.4                                                                                                         292
                          Environment Cost Incurred

        Aspek Material
        Material Aspect

                          Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
             F.5                                                                                                         252
                          Use of Environmentally Friendly Materials

        Aspek Energi
        Energy Aspect

                          Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
             F.6                                                                                                      255, 257
                          The Amount and Intensity of Energy Used

                          Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
             F.7                                                                                                         254
                          Efforts and Achievement of Energy Efficiency Including Use of Renewable Energy Sources

        Aspek Air
        Water Aspect

                          Penggunaan Air
             F.8                                                                                                         278
                          Water Used

        Aspek Keanekaragaman Hayati
        Biodiversity Aspect

                          Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi
                          atau Memiliki Keanekaragaman Hayati
             F.9                                                                                                         287
                          Impacts from Operational Areas Close to or Located in Conservation Areas or Having
                          Biodiversity

                          Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
            F.10                                                                                                      288-289
                          Biodiversity Conservation Efforts

        Aspek Emisi
        Emission Aspect

                          Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
             F.11                                                                                                     255, 266
                          The Amount and Intensity of Emissions Produced by Type

                          Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
            F.12                                                                                                      263-265
                          Efforts and Achievement Emission Reduction Carried Out

        Aspek Limbah dan Efluen
        Waste and Effluent Aspect

                          Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
            F.13                                                                                                         283
                          The Amount of Waste and Effluent Produced by Type

                          Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
            F.14                                                                                                      274-285
                          Mechanism of Waste and Effluent Management

                          Tumpahan yang Terjadi (jika ada)
            F.15                                                                                                         282
                          Spills that Occur (if any)
Page 331
                                                                            Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                    Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                 329


  No. Indeks                                           Nama Indeks                                           Halaman




                                                                                                                                 01
   No. Index                                            Index Name                                             Page

 Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup




                                                                                                                                 02
 Environmental Complaint Aspect

                  Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
      F.16                                                                                                       292




                                                                                                                                 03
                  The Amount and Material of Environmental Complaints Received and Resolved

Kinerja Sosial
Social Aspect




                                                                                                                                 04
                  Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara
      F.17        kepada Konsumen                                                                              139-142




                                                                                                                                 05
                  Commitment to Provide Services for Equal Products and/or Services to Consumers

 Aspek Ketenagakerjaan
 Employtment Aspect




                                                                                                                                 06
                  Kesetaraan Kesempatan Bekerja
      F.18                                                                                                       147
                  Equality of Employment Opportunities




                                                                                                                                 07
                  Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
      F.19                                                                                                     150, 151
                  Child Labor and Forced Labor




                                                                                                                                 08
                  Upah Minimum Regional
      F.20                                                                                                       177
                  The Regional Minimum Wage




                                                                                                                                 09
                  Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
      F.21                                                                                                   150, 152, 185
                  Decent and Safe Working Environment

                  Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai




                                                                                                                                 10
      F.22                                                                                                     170-175
                  Employee Capabilities Training and Development

 Aspek Masyarakat
 Society Aspect




                                                                                                                                11 Appendix
                  Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar




                                                                                                                                     Lampiran
      F.23                                                                                                       214
                  Operational Impacts to the Surrounding Community

                  Pengaduan Masyarakat
      F.24                                                                                                    238-239
                  Public Complaints

                  Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan
      F.25                                                                                                     216-237
                  Environmental and Social Responsibility Activities

Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
Responsibilities for Sustainable Products/Services Development

                  Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan
      F.26                                                                                                     139, 140
                  Innovation and Development of Sustainable Financial Products and/or Services

                  Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
      F.27                                                                                                  140-142, 206
                  Products/Services that Have Been Evaluated for Safety for Customers

                  Dampak Produk/Jasa
      F.28                                                                                                  140-142, 206
                  Products/Service Impacts

                  Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
      F.29                                                                                                        75
                  Number of Products Recalled

                  Survei Kepuasan Pelanggan terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan
      F.30                                                                                                     142-143
                  Customer Satisfaction Survey of Sustainable Finance and/or Services

Lain-lain
Others

                  Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)
      G.1                                                                                                    56, 95-96
                  Written Verification from an Independent Party (if any)

                  Lembar Umpan Balik
      G.2                                                                                                         70
                  Feedback Form

                                                                                                           Tidak terdapat
                  Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
      G.3                                                                                                    tanggapan
                  Feedback on Previous Year’s Sustainability Report
                                                                                                            No feedback

                  Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51/POJK.03/2017
                  tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten,
                  dan Perusahaan Publik dan SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan
                  Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik
      G.4                                                                                                     327-329
                  Disclosure List Based on POJK No. 51/POJK.03/2017 regarding the Implementation of
                  Sustainable Finance for Financial Services Institutions, Listed Companies, and Public
                  Companies and SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 concerning the Form and Content of the
                  Annual Report of Issuers or Public Companies
Page 332
      PT Cikarang Listrindo Tbk
330   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



      INDEKS STANDARD GRI [GRI 1]
      GRI Standard Index


      Pernyataan penggunaan                         PT Cikarang Listrindo Tbk telah melaporkan sesuai dengan Standar GRI untuk
      Statement of use                              periode 1 Januari hingga 31 Desember 2025
                                                    PT Cikarang Listrindo Tbk has reported in accordance with the GRI Standards for the
                                                    period January 1 until December 31, 2025

      GRI 1 yang digunakan                          GRI 1: Landasan 2021
      GRI 1 used                                    GRI 1: Foundation 2021

      Standar sektor GRI yang berlaku               GRI G4 Pengungkapan Sektor Utilitas Listrik 2013 (Halaman 337-339)
      Applicable GRI sector standard                GRI G4 Electric Utilities Sector Disclosures 2013 (Page 337-339)




                                                                                                              Penghilangan
                                                                                                                                             No. Ref
                                                                                                                Omission
                                                                                                                                            Standar
                                                                                                                                           Sektor GRI
         Standar GRI                    Pengungkapan                            Lokasi         Persyaratan       Alasan      Penjelasan
                                                                                                                                           GRI Sector
         GRI Standard                     Disclosure                           Location           yang           Reason      Explanation
                                                                                                                                           Standard
                                                                                                Diabaikan
                                                                                                                                             Ref No.
                                                                                               Requirements
                                                                                                 Omitted

      Pengungkapan Umum
      General Disclosure

      GRI 2:               2-1    Rincian Organisasi                           74, 78, 93
      Pengungkapan                Organizational Details
      Umum 2021
      General
      Disclosure           2-2    Entitas yang dimasukkan dalam                   52
      2021                        Pelaporan Keberlanjutan Organisasi
                                  Entities included in the Organization’s
                                  Sustainability Reporting

                           2-3    Periode Pelaporan, Frekuensi, dan            51, 53, 70
                                  Titik Kontak
                                  Reporting Period, Frequency, and
                                  Contact Point

                           2-4    Informasi Pernyataan Ulang                      56
                                  Restatements of Information

                           2-5    Assurance oleh Pihak Eksternal              56, 95-96,
                                  External Assurance                          239- 240,
                                                                               293- 295

                           2-6    Aktivitas, Rantai Nilai, dan Hubungan        75, 81-87
                                  Bisnis Lainnya
                                  Activities, Value Chain, and Other
                                  Business Relationships

                           2-7    Karyawan                                  94, 147, 152-158
                                  Employees

                           2-8    Pekerja yang Bukan Karyawan               94, 147, 152-158
                                  Workers who are Not Employees

                           2-9    Struktur dan Komposisi Tata Kelola             107-110
                                  Governance Structure and                     AR 2025:
                                  Composition                               24- 212, 218-299

                           2-10   Nominasi dan Pemilihan Badan Tata               108
                                  Kelola Tertinggi                            AR 2025:
                                  Nomination and Selection of the           243- 244, 252-
                                  Highest Governance Body                        255

                           2-11   Ketua Badan Tata Kelola Tertinggi               107
                                  Chair of the Highest Governance            AR 2025: 225,
                                  Body                                           235

                           2-12   Peran Badan Tata Kelola Tertinggi             109-110
                                  dalam Mengawasi Pengelolaan
                                  Dampak
                                  Role of the Highest Governance Body
                                  in Overseeing the Management of
                                  Impacts
Page 333
                                                                            Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                     Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                            331




                                                                                                                                           01
                                                                                                                                           02
                                                                                                Penghilangan
                                                                                                                               No. Ref
                                                                                                  Omission
                                                                                                                              Standar




                                                                                                                                           03
                                                                                                                             Sektor GRI
Standar GRI                Pengungkapan                          Lokasi          Persyaratan       Alasan      Penjelasan
                                                                                                                             GRI Sector
GRI Standard                 Disclosure                         Location            yang           Reason      Explanation
                                                                                                                             Standard
                                                                                  Diabaikan




                                                                                                                                           04
                                                                                                                               Ref No.
                                                                                 Requirements
                                                                                   Omitted




                                                                                                                                           05
               2-13   Pendelegasian Tanggung Jawab               109-110
                      untuk Mengelola Dampak Delegation         AR 2025:
                      of Responsibility for Managing            284- 285,




                                                                                                                                           06
                      Impacts                                   288- 289,
                                                                291- 292,
                                                                294- 295




                                                                                                                                           07
               2-14   Peran Badan Tata Kelola Tertinggi          109-110
                      dalam Pelaporan Keberlanjutan
                      Role of the Highest Governance Body




                                                                                                                                           08
                      in Sustainability Reporting

               2-15   Konflik Kepentingan                         113-114




                                                                                                                                           09
                      Conflicts of Interest

               2-16   Komunikasi Keprihatinan Kritis                116
                      Communication of Critical Concerns




                                                                                                                                           10
               2-17   Pengetahuan Kolektif dari Badan         110, 300-301
                      Tata Kelola Tertinggi                  AR 2025: 111-114
                      Collective Knowledge of the Highest




                                                                                                                                          11 Appendix
                      Governance Body

               2-18   Evaluasi Kinerja Badan Tata Kelola          108




                                                                                                                                               Lampiran
                      Tertinggi                                 AR 2025:
                      Evaluation of the Performance of the      250- 251
                      Highest Governance Body

               2-19   Kebijakan Remunerasi                        108
                      Remuneration Policies                     AR 2025:
                                                                255- 256,
                                                                259- 260

               2-20   Proses Penetapan Remunerasi                 108
                      Process to Determine Remuneration         AR 2025:
                                                                255- 257

               2-21   Rasio Kompensasi Total Tahunan              108
                      Annual Total Compensation Ratio           AR 2025:
                                                                258- 259

               2-22   Pernyataan tentang Strategi             18-33, 38-47,
                      Pembangunan Berkelanjutan                  214-215,
                      Statement on Sustainable                 250- 251, 310
                      Development Strategy

               2-23   Komitmen Kebijakan                       38-47, 117,
                      Policy Commitments                      147, 150-151,
                                                              168, 212-215,
                                                                250-251

               2-24   Menyematkan Komitmen Kebijakan                41
                      Embedding Policy Commitments

               2-25   Proses untuk Memulihkan Dampak         115-116, 250- 251
                      Negatif
                      Processes to Remediate Negative
                      Impacts

               2-26   Mekanisme untuk Mencari Saran dan          115, 169
                      Menyampaikan Kepentingan
                      Mechanisms for Seeking Advice and
                      Raising Concerns

               2-27   Kepatuhan terhadap Hukum dan                 105
                      Peraturan                               AR 2025: 286,
                      Compliance with Laws and                290, 293, 296,
                      Regulations                                313-314

               2-28   Keanggotaan Asosiasi                         101
                      Membership Associations                   AR 2025:
                                                                133- 134
Page 334
      PT Cikarang Listrindo Tbk
332   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



                                                                                                              Penghilangan
                                                                                                                                             No. Ref
                                                                                                                Omission
                                                                                                                                            Standar
                                                                                                                                           Sektor GRI
         Standar GRI                   Pengungkapan                           Lokasi           Persyaratan       Alasan      Penjelasan
                                                                                                                                           GRI Sector
         GRI Standard                    Disclosure                          Location             yang           Reason      Explanation
                                                                                                                                           Standard
                                                                                                Diabaikan
                                                                                                                                             Ref No.
                                                                                               Requirements
                                                                                                 Omitted

                          2-29    Pendekatan Keterlibatan Pemangku             56-60
                                  Kepentingan
                                  Approach to Stakeholder
                                  Engagement

                          2-30    Perjanjian Perundingan Kolektif             167-168
                                  Collective Bargaining Agreements

      Topik Material
      Material Topics

      GRI 3:               3-1    Proses Penentuan Topik Material          61-63, 65-70
      Topik Material              Process to Determine Material Topics
      2021
      Material Topics
      2021                 3-2    Daftar Topik Material                      56, 63-70
                                  List of Material Topics

      Kategori Ekonomi
      Economic Category

      GRI 3:               3-3    Manajemen Topik Material                65, 126, 139- 140,
      Topik Material              Management of Material Topics                  142
      2021
      Material Topics
      2021

      GRI 201:            201-1   Nilai Ekonomi Langsung yang                  131-135
      Kinerja                     Dihasilkan dan Didistribusikan
      Ekonomi 2016                Direct Economic Value Generated
      Economic                    and Distributed
      Performance 2016

                          201-2   Implikasi Finansial serta Risiko dan        138-139
                                  Peluang Lain Akibat dari Perubahan
                                  Iklim
                                  Financial Implications and Other Risk
                                  and Opportunities Due to Climate
                                  Change

                          201-3   Kewajiban Program Pensiun Manfaat         179, 183-184
                                  Pasti dan Program Pensiun Lainnya
                                  Defined Benefit Plan Obligations and
                                  Other Retirement Plans

                          201-4   Bantuan Finansial yang Diterima dari           135
                                  Pemerintah
                                  Financial Assistance Received from
                                  Government

      GRI 202:            202-1   Rasio Standar Upah Karyawan Entry-           177-181
      Keberadaan Pasar            Level Berdasarkan Jenis Kelamin
      2016                        terhadap Upah Minimum Regional
      Market Presence             Ratios of Standard Entry Level Wage
      2016                        by Gender Compared to Local
                                  Minimum Wage

                          202-2   Proporsi Manajemen Senior yang                 161
                                  Berasal dari Masyarakat Lokal
                                  Proportion of Senior Management
                                  Hired from the Local Community

      GRI 203:            203-1   Investasi Infrastruktur dan Dukungan      216, 218-237
      Dampak Ekonomi              Layanan Infrastructure Investments
      Tidak Langsung              and Services Supported
      2016
      Indirect Economic   203-2   Dampak Ekonomi Tidak Langsung            216, 229, 236
      Impacts 2016                yang Signifikan
                                  Significant Indirect Economic Impacts

      GRI 204:            204-1   Proporsi Pengeluaran untuk Pemasok           86-87
      Praktik Pengadaan           Lokal
      2016                        Proportion of Spending on Local
      Procurement                 Suppliers
      Practices 2016
Page 335
                                                                                      Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                              Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                    333


                                                                                                         Penghilangan
                                                                                                                                        No. Ref




                                                                                                                                                    01
                                                                                                           Omission
                                                                                                                                       Standar
                                                                                                                                      Sektor GRI
   Standar GRI                      Pengungkapan                            Lokasi        Persyaratan       Alasan      Penjelasan
                                                                                                                                      GRI Sector




                                                                                                                                                    02
   GRI Standard                       Disclosure                           Location          yang           Reason      Explanation
                                                                                                                                      Standard
                                                                                           Diabaikan
                                                                                                                                        Ref No.
                                                                                          Requirements




                                                                                                                                                    03
                                                                                            Omitted

GRI 206:               206-1   Langkah-Langkah Hukum untuk                    140
Perilaku                       Perilaku Anti-Persaingan, Praktik Anti-




                                                                                                                                                    04
AntiPersaingan                 Trust, dan Monopoli
2016                           Legal Actions or Anti-Competitive
Anti-Competitive               Behavior, Anti-Trust, and Monopoly




                                                                                                                                                    05
Behavior 2016                  Practices

Kategori Lingkungan
Environment Category




                                                                                                                                                    06
GRI 3:                  3-3    Manajemen Topik Material                  66, 244-246,
Topik Material                 Management of Material Topics             248-250, 252,




                                                                                                                                                    07
2021                                                                     254, 263, 265,
Material Topics                                                          275, 277, 279
2021




                                                                                                                                                    08
GRI 301:               301-1   Material yang Digunakan                        252
Material 2016                  Berdasarkan Berat atau Volume
Materials 2016                 Materials Used by Weight or Volume




                                                                                                                                                    09
                       301-2   Material Daur Ulang yang Digunakan             253
                               Recycled Input Materials Used




                                                                                                                                                    10
                       301-3   Produk Reklamasi dan Bahan                Not Applicable
                               Kemasannya Reclaimed Products
                               and Their Packaging Materials




                                                                                                                                                   11 Appendix
GRI 302:               302-1   Konsumsi Energi Dalam Organisasi           47, 255-257
Energi 2016                    Energy Consumption Within the




                                                                                                                                                        Lampiran
Energy 2016                    Organization

                       302-2   Konsumsi Energi di Luar Organisasi          257, 260
                               Energy Consumption Outside the
                               Organization

                       302-3   Intensitas Energi                           255-257
                               Energy Intensity

                       302-4   Pengurangan Konsumsi Energi                 257-258
                               Reduction of Energy Consumption

                       302-5   Pengurangan pada Energi yang              254, 257, 259
                               Dibutuhkan untuk Produk dan Jasa
                               Reduction in Energy Requirements of
                               Products and Services

GRI 303:               303-1   Interaksi dengan Air sebagai Sumber         274-275
Air dan Efluen 2018            Daya Bersama
Water and Effluents            Interactions with Water as a Shared
2018                           Resource

                       303-2   Manajemen Dampak yang Berkaitan             276-278
                               dengan Pembuangan Air
                               Management of Water Discharge-
                               Related Impacts

                       303-3   Pengambilan Air                             277-278
                               Water Withdrawal

                       303-4   Pembuangan Air                                 278
                               Water Discharge

                       303-5   Konsumsi Air                                   278
                               Water Consumption
Page 336
      PT Cikarang Listrindo Tbk
334   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



                                                                                                             Penghilangan
                                                                                                                                            No. Ref
                                                                                                               Omission
                                                                                                                                           Standar
                                                                                                                                          Sektor GRI
         Standar GRI                   Pengungkapan                           Lokasi          Persyaratan       Alasan      Penjelasan
                                                                                                                                          GRI Sector
         GRI Standard                    Disclosure                          Location            yang           Reason      Explanation
                                                                                                                                          Standard
                                                                                               Diabaikan
                                                                                                                                            Ref No.
                                                                                              Requirements
                                                                                                Omitted

      GRI 305:           305-1    Emisi GRK (Scope 1) Langsung              255-257,
      Emisi 2016                  Direct (Scope 1) GHG Emissions            264- 268
      Emission 2016
                         305-2    Emisi Energi GRK (Scope 2) Tidak        257, 264-268
                                  Langsung
                                  Energy Indirect (Scope 2) GHG
                                  Emmisions

                         305-3    Emisi GRK (Scope 3) Tidak Langsung      257, 260-261,
                                  Lainnya                                   264-268
                                  Other Indirect (Scope 3) GHG
                                  Emmisions

                         305-4    Intensitas Emisi GRK                       264-268
                                  GHG Emissions Intensity

                         305-5    Pengurangan Emisi GRK                      263-268
                                  Reduction of GHG Emissions

                         305-6    Emisi Zat Perusak Ozon (ODS)               273-274
                                  Emissions of Ozone-Depleting
                                  Subtance (ODS)

                         305-7    Nitrogen Oksida (NOx), Sulfur Oksida       269-270
                                  (SOx), dan Emisi Udara Signifikan
                                  Lainnya
                                  Nitrogen Oxides (NOx), Sulfur Oxides
                                  (SOx), and Other Significant Air
                                  Emissions

      GRI 306:           306-1    Timbulan Limbah dan Dampak-                279-280
      Limbah 2020                 Dampak yang Signifikan Terkait
      Waste 2020                  Limbah
                                  Waste Generation and Significant
                                  Waste-Related Impacts

                         306-2    Pengelolaan Dampak yang Signifikan         281-286
                                  Terkait Limbah Management of
                                  Significant Waste-Related Impacts

                         306-3    Timbulan Limbah                            282-285
                                  Waste Generated

                         306-4    Limbah yang Dialihkan dari                 283-285
                                  Pembuangan Akhir
                                  Waste Diverted from Disposal

                         306-5    Limbah yang Dikirimkan ke                    284
                                  Pembuangan Akhir
                                  Waste Directed to Disposal

      Kategori Sosial
      Social Category

      GRI 3:              3-3     Manajemen Topik Material                 67, 147-148,
      Topik Material              Management of Material Topics             150-151, 161,
      2021                                                               167-168, 170- 171,
      Material Topics                                                    176-177, 181, 185-
      2021                                                               186, 188, 190-191,
                                                                           205, 212-214

      GRI 401:           401-1    Perekrutan Karyawan Baru dan                161-166
      Kepegawaian 2016            Pergantian Karyawan
      Employment 2016             New Employee Hires and Employee
                                  Turnover

                         401-2    Tunjangan yang Diberikan kepada             177-181
                                  Karyawan Purnawaktu yang Tidak
                                  Diberikan kepada Karyawan
                                  Sementara atau Paruh Waktu
                                  Benefits Provided to Full-Time
                                  Employees that are Not Provided to
                                  Temporary or Part-Time Employees

                         401-3    Cuti Melahirkan                            182-183
                                  Parental Leave
Page 337
                                                                                       Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                                Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                                      335


                                                                                                           Penghilangan
                                                                                                                                          No. Ref




                                                                                                                                                      01
                                                                                                             Omission
                                                                                                                                         Standar
                                                                                                                                        Sektor GRI
   Standar GRI                     Pengungkapan                             Lokasi          Persyaratan       Alasan      Penjelasan
                                                                                                                                        GRI Sector




                                                                                                                                                      02
   GRI Standard                      Disclosure                            Location            yang           Reason      Explanation
                                                                                                                                        Standard
                                                                                             Diabaikan
                                                                                                                                          Ref No.
                                                                                            Requirements




                                                                                                                                                      03
                                                                                              Omitted

GRI 402:            402-1     Periode Pemberitahuan Minimum                167-168
Hubungan Tenaga               Terkait Perubahan




                                                                                                                                                      04
Kerja/ Manajemen              Operasional
2016                          Minimum Notice Periods Regarding
Labor/                        Operational Changes




                                                                                                                                                      05
Management
Relations 2016

GRI 403:            403-1     Sistem Manajemen Kesehatan dan             149, 185-187,




                                                                                                                                                      06
Keselamatan dan               Keselamatan Kerja Occupational           191-192, 195- 200
Kesehatan Kerja               Health and Safety Management
2018                          System




                                                                                                                                                      07
Occupational
Health and Safety   403-2     Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko,   191-195, 197- 199,
2018                          dan Investigasi Insiden                      204- 205




                                                                                                                                                      08
                              Hazard Identification, Risk
                              Assessment, and Incident
                              Investigation




                                                                                                                                                      09
                    403-3     Layanan Kesehatan Kerja                  184, 191, 195- 200
                              Occupational Health Services




                                                                                                                                                      10
                    403-4     Partisipasi, Konsultan, dan                167, 188-189,
                              Komunikasi Pekerja pada Kesehatan          192-193, 196
                              dan Keselamatan Kerja
                              Worker Participation, Consultation,




                                                                                                                                                     11 Appendix
                              and Communication on
                              Occupational Health and Safety




                                                                                                                                                          Lampiran
                    403-5     Pelatihan bagi Pekerja Mengenai              190, 196,
                              Keselamatan dan                              201- 202
                              Kesehatan Kerja
                              Worker Training on Occupational
                              Health and Safety

                    403-6     Peningkatan Kualitas Kesehatan             184, 195-200
                              Pekerja
                              Promotion of Worker Health

                    403-7     Pencegahan dan Mitigasi Kesehatan            197-200
                              dan Keselamatan Kerja yang
                              Berdampak Langsung dalam
                              Hubungan Bisnis
                              Prevention and Mitigation of
                              Occupational Health and Safety
                              Impacts Directly Linked by Business
                              Relationships

                    403-8     Pekerja yang Tercakup dalam Sistem         149, 158, 187
                              Manajemen Keselamatan dan
                              Kesehatan Kerja
                              Workers Covered by an Occupational
                              Health and Safety Management
                              System

                    403-9     Kecelakaan Kerja                             202-204
                              Work-Related Injuries

                    403- 10   Penyakit Akibat Kerja                        195-200
                              Work-Related Ill Health
Page 338
      PT Cikarang Listrindo Tbk
336   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



                                                                                                            Penghilangan
                                                                                                                                           No. Ref
                                                                                                              Omission
                                                                                                                                          Standar
                                                                                                                                         Sektor GRI
         Standar GRI                     Pengungkapan                          Lokasi        Persyaratan       Alasan      Penjelasan
                                                                                                                                         GRI Sector
         GRI Standard                      Disclosure                         Location          yang           Reason      Explanation
                                                                                                                                         Standard
                                                                                              Diabaikan
                                                                                                                                           Ref No.
                                                                                             Requirements
                                                                                               Omitted

      GRI 404:              404-1   Rata-Rata Jam Pelatihan per Tahun        148, 173-175
      Pelatihan &                   per Karyawan
      Pendidikan 2016               Average Hours of Training per Year
      Training &                    per Employee
      Education 2016
                            404-2   Program untuk Meningkatkan                 148-149,
                                    Keterampilan Karyawan dan                170- 173, 176
                                    Program Bantuan Peralihan
                                    Programs for Upgrading Employee
                                    Skills and Transition Assistance
                                    Programs

                            404-3   Persentase Karyawan yang                   163, 176
                                    Menerima Tinjauan Rutin terhadap
                                    Kinerja dan Pengembangan Karier
                                    Percentage of Employees Receiving
                                    Regular Performance and Career
                                    Development Reviews

      GRI 405:              405-1   Keanekaragaman Badan Tata Kelola           148-149,
      Keanekaragaman                dan Karyawan                             156- 157, 159
      dan                           Diversity of Governance Bodies and
      Kesempatan yang               Employees
      Setara 2016
      Diversity and Equal   405-2   Rasio Gaji Pokok dan Remunerasi            177-180
      Opportunity 2016              Perempuan Dibandingkan Laki-Laki
                                    Ratio of Basic Salary and
                                    Remuneration of Women to Men

      GRI 407:              407-1   Operasi dan Pemasok di mana Hak            167-168
      Kebebasan                     atas Kebebasan Berserikat dan
      Berserikat                    Perundingan Kolektif Mungkin Berisiko
      dan Perundingan               Operations and Suppliers in which
      Kolektif 2016                 the Right to Freedom of Association
      Freedom of                    and Collective Bargaining May Be
      Association                   at Risk
      and Collective
      Bargaining 2016

      GRI 413:              413-1   Operasi dengan Keterlibatan                213-214,
      Masyarakat                    Masyarakat Lokal, Penilaian Dampak,        216- 238
      Setempat 2016                 dan Program Pengembangan
      Local Community               Operations with Local Community
      2016                          Engagement, Impact Assessments,
                                    and Development Programs

                            413-2   Operasi yang Secara Aktual dan yang      213-214, 238
                                    Berpotensi Memiliki Dampak Negatif
                                    Signifikan terhadap Masyarakat Lokal
                                    Operations with Significant Actual and
                                    Potential Negative Impacts on Local
                                    Communities

      GRI 416:              416-1   Penilaian Dampak Kesehatan dan               206
      Kesehatan dan                 Keselamatan dari Berbagai Kategori
      Keselamatan                   Produk dan Jasa
      Pelanggan 2016                Assessment of the Health and Safety
      Customer Health               Impacts of Product and Service
      and                           Categories
      Safety 2016
                            416-2   Insiden Ketidakpatuhan Sehubungan            206
                                    dengan Dampak Kesehatan dan
                                    Keselamatan dari Produk dan Jasa
                                    Incidents of Non-Compliance
                                    Concerning the Health and Safety
                                    Impacts of Products and Services
Page 339
                                                                           Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                     Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                   337


GRI G4 PENGUNGKAPAN SEKTOR UTILITAS LISTRIK 2013




                                                                                                                                   01
GRI G4 Electric Utilities Sector Disclosures 2013




                                                                                                                                   02
      Pengungkapan Standar Umum untuk Sektor Utilitas Listrik            Lokasi                     Penjelasan




                                                                                                                                   03
       General Standard Disclosures for the Electric Utility Sector     Location                    Explanation

EU1           Kapasitas terpasang dibagi berdasarkan sumber            83-84, 92
              energi utama dan rezim regulasi




                                                                                                                                   04
              Installed capacity, broken down by primary energy
              source and by regulatory regime




                                                                                                                                   05
EU2           Jumlah energi bersih yang dihasilkan berdasarkan          255-257
              sumber energi utama dan rezim regulasi
              Net energy output broken down by primary energy
              source and by regulatory regime




                                                                                                                                   06
EU3           Jumlah akun pelanggan residensial, industri,                80
              institusional, dan komersial




                                                                                                                                   07
              Number of residential, industrial, institutional and
              commercial customer accounts




                                                                                                                                   08
EU4           Panjang jalur transmisi dan distribusi di atas dan di      79-80
              bawah tanah berdasarkan rezim regulasi
              Length of above and underground transmission and
              distribution lines by regulatory regime




                                                                                                                                   09
EU5           Alokasi kuota emisi CO2e atau yang setara, yang             138
              dibagi berdasarkan kerangka kerja perdagangan




                                                                                                                                   10
              karbon
              Allocation of CO2e emissions allowances or equivalent,
              broken down by carbon trading framework

EU6           Pendekatan manajemen untuk memastikan                     123-126




                                                                                                                                  11 Appendix
              ketersediaan dan keandalan listrik jangka pendek




                                                                                                                                       Lampiran
              dan jangka panjang
              Management approach to ensure short and longterm
              electricity availability and reliability

EU7           Program pengelolaan sisi permintaan termasuk              128-129
              program untuk residensial, komersial, institusional,
              dan industri
              Demand-side management programs including
              residential, commercial, institutional and industrial
              programs

EU8           Aktivitas dan pengeluaran Penelitian dan                  126-128
              Pengembangan yang bertujuan untuk menyediakan
              listrik yang dapat diandalkan dan mempromosikan
              pembangunan berkelanjutan
              Research and Development activity and expenditure
              aimed at providing reliable electricity and promoting
              sustainable development

EU9           Ketentuan untuk penghentian operasi pembangkit              Not       Perseroan tidak memiliki dan mengoperasikan
              listrik tenaga nuklir                                    Applicable   Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir.
              Provisions for decommissioning of nuclear power sites                 The Company does not own or operate Nuclear
                                                                                    Power Plants.

EU10          Kapasitas yang direncanakan dibandingkan dengan           123-124
              permintaan listrik yang diproyeksikan dalam jangka
              panjang, dibagi berdasarkan sumber energi dan rezim
              regulasi
              Planned capacity against projected electricity
              demand over the long term, broken down by energy
              source and regulatory regime

EU11          Rata-rata efisiensi generasi pembangkit termal              253
              berdasarkan sumber energi dan rezim regulasi
              Average generation efficiency of thermal plants by
              energy source and by regulatory regime

EU12          Kehilangan transmisi dan distribusi sebagai                 129
              persentase energi total
              Transmission and distribution losses as a percentage
              of total energy

EU13          Keanekaragaman hayati habitat kompensasi                  287-290
              dibandingkan dengan keanekaragaman hayati area
              terdampak
              Biodiversity of offset habitats compared to the
              biodiversity of the affected areas
Page 340
      PT Cikarang Listrindo Tbk
338   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



         Pengungkapan Standar Umum untuk Sektor Utilitas Listrik              Lokasi                           Penjelasan
          General Standard Disclosures for the Electric Utility Sector       Location                          Explanation

      EU14       Program dan proses untuk memastikan ketersediaan             170-171
                 tenaga kerja terampil
                 Programs and processes to ensure the availability of a
                 skilled workforce

      EU15       Persentase pegawai yang akan memasuki masa                   165-166
                 pensiun dalam 5 dan 10 tahun mendatang, dibagi
                 berdasarkan kategori pekerjaan dan wilayah
                 Percentage of employees eligible to retire in the next 5
                 and 10 years broken down by job category and by region

      EU16       Kebijakan dan persyaratan mengenai kesehatan dan             191-192,
                 keselamatan karyawan serta karyawan kontraktor dan           201-202
                 subkontraktor
                 Policies and requirements regarding health and safety
                 of employees and employees of contractors and
                 subcontractors

      EU17       Hari bekerja oleh karyawan kontraktor dan                  158, 191- 192,
                 subkontraktor yang terlibat dalam kegiatan konstruksi,          199,
                 operasi, dan pemeliharaan                                    201- 202,
                 Days worked by contractor and subcontractor                    204
                 employees involved in construction, operation &
                 maintenance activities

      EU18       Persentase karyawan kontraktor dan subkontraktor               158,
                 yang telah menjalani pelatihan kesehatan dan                 201- 202
                 keselamatan yang relevan
                 Percentage of contractor and subcontractor
                 employees that have undergone relevant health and
                 safety training

      EU19       Partisipasi pemangku kepentingan dalam proses                 58-60
                 pengambilan keputusan terkait perencanaan energi
                 dan pengembangan infrastruktur
                 Stakeholder participation in decision making
                 processes related to energy planning and
                 infrastructure development

      EU20       Pendekatan dalam mengelola dampak perpindahan                  238          Pada tahun 2025, tidak terdapat pembangunan
                 Approach to managing the impacts of displacement                            atau perkembangan infrastruktur usaha
                                                                                             Cikarang Listrindo yang menimbulkan dampak
                                                                                             perpindahan penduduk.
                                                                                             In 2025, there were no construction or expansion
                                                                                             of Cikarang Listrindo’s business infrastructure
                                                                                             that caused population displacement.

      EU21       Langkah-langkah perencanaan kontinjensi, rencana            111-113, 190
                 manajemen bencana/darurat dan program pelatihan,             AR 2025:
                 serta rencana pemulihan/pemulihan kembali                    324-327
                 Contingency planning measures, disaster/emergency
                 management plan and training programs, and
                 ecovery/restoration plans

      EU22       Jumlah orang yang secara fisik atau ekonomi terkena           Not           Merujuk pada EU20. Pada tahun 2025, tidak
                 dampak perpindahan dan diberi kompensasi, dirinci          Applicable       terdapat pembangunan atau perkembangan
                 berdasarkan jenis proyek                                                    infrastruktur usaha Cikarang Listrindo yang
                 Number of people physically or economically                                 menimbulkan dampak perpindahan penduduk.
                 displaced and compensation, broken down by type of                          Refer to EU20. In 2025, there were no
                 project                                                                     construction or expansion of Cikarang Listrindo’s
                                                                                             business infrastructure that caused population
                                                                                             displacement.
Page 341
                                                                         Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                   Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                      339


  Pengungkapan Standar Umum untuk Sektor Utilitas Listrik              Lokasi                       Penjelasan




                                                                                                                                      01
   General Standard Disclosures for the Electric Utility Sector       Location                      Explanation

EU23      Program, termasuk yang bermitra dengan pemerintah,            217




                                                                                                                                      02
          untuk meningkatkan atau mempertahankan akses
          listrik dan layanan dukungan pelanggan
          Programs, including those in partnership with




                                                                                                                                      03
          government, to improve or maintain access to
          electricity and customer support services

EU24      Praktik untuk mengatasi hambatan terkait bahasa,            139-142,




                                                                                                                                      04
          budaya, literasi rendah, dan disabilitas dalam                206
          mengakses dan menggunakan listrik secara aman,
          serta layanan dukungan pelanggan




                                                                                                                                      05
          Practices to address language, cultural, low literacy
          and disability related barriers to access and safely use
          electricity and customer support services




                                                                                                                                      06
EU25      Jumlah cedera dan kematian kepada masyarakat                202-205
          yang melibatkan aset perusahaan, termasuk putusan
          hukum, penyelesaian, dan kasus hukum yang sedang




                                                                                                                                      07
          berlangsung atas penyakit
          Number of injuries and fatalities to the public
          involving company assets, including legal judgments,




                                                                                                                                      08
          settlements and pending legal cases of diseases

EU26      Persentase penduduk yang belum terlayani di area              Not       Perseroan memegang IUPTLU Terintegrasi dan




                                                                                                                                      09
          distribusi atau layanan berlisensi                         Applicable   secara eksklusif memasok listrik ke pelanggan
          Percentage of population unserved in licensed                           industri di 5 (lima) kawasan industri, yaitu
          distribution or service areas                                           Jababeka, MM-2100, EJIP, Hyundai, dan Lippo
                                                                                  Cikarang.




                                                                                                                                      10
                                                                                  The Company holds an Integrated (IUPTLU) and
                                                                                  exclusively supplies electricity to customers in
                                                                                  5 (five) industrial estates, namely Jababeka,
                                                                                  MM-2100, EJIP, Hyundai, and Lippo Cikarang.




                                                                                                                                     11 Appendix
EU27      Jumlah pemutusan layanan residensial karena tidak             Not       Pelanggan Perseroan diklasifikasikan ke dalam




                                                                                                                                          Lampiran
          membayar, dibagi berdasarkan durasi pemutusan              Applicable   2 (dua) kategori utama, yaitu pelanggan
          dan rezim regulasi                                                      industri dan institusional. Eksposur layanan
          Number of residential disconnections for nonpayment,                    residential Perseroan bersifat sangat terbatas.
          broken down by duration of disconnection and by                         The Company’s customers are classified into
          regulatory regime                                                       2 (two) main categories, namely industrial
                                                                                  customers and institutional customer. The
                                                                                  Company’s exposure to residential services is
                                                                                  very limited.

EU28      Frekuensi pemadaman Listrik                                 132-133
          Power outage frequency

EU29      Durasi rata-rata pemadaman listrik                          132-133
          Average power outage duration

EU30      Rata-rata faktor ketersediaan pembangkit                      22
          berdasarkan sumber energi dan rezim regulasi
          Average plant availability factor by energy source and
          by regulatory regime
Page 342
      PT Cikarang Listrindo Tbk
340   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




      SASB ELECTRIC UTILITIES & POWER GENERATORS

                                                                                                                   Penjelasan
                                                                                                    Dilaporkan      atas Topik
           Topik                           Metrik                     Kategori         Kode        pada Halaman    yang Belum
           Topic                           Metric                     Category         Code         Reported on   Diungkapkan
                                                                                                       Page       Explanation of
                                                                                                                   Ommission

      Emisi Gas         (1) Emisi global bruto Scope 1, persentase    Kuantitatif   IF-EU-110a.1   264, 266-268
      Rumah Kaca &      yang tercakup dalam (2) peraturan            Quantitative
      Perencanaan       pembatasan emisi dan (3) peraturan
      Sumber Energi     dalam pelaporan emisi
      Greenhouse        (1) Gross global Scope 1 emissions,
      Gas Emissions &   percentage covered under (2)
      Energy Resource   emissions-limiting regulations and (3)
      Planning          emissions-reporting regulations

                        Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang               Kuantitatif   IF-EU-110a.2     266-268
                        terkait dengan pengiriman daya               Quantitative
                        Greenhouse gas (GHG) emissions
                        associated with power deliveries

                        Penjelasan mengenai strategi jangka           Penjelasan    IF-EU-110a.3     250-251
                        panjang dan jangka pendek atau               dan Analisa
                        rencana dalam mengelola emisi Scope           Discussion
                        1, target pengurangan emisi, dan analisa     and Analysis
                        kinerja terhadap target-target tersebut
                        Discussion of long- and short-term
                        strategy or plan to manage Scope 1
                        emissions, emissions reduction targets,
                        and an analysis of performance against
                        those targets

      Kualitas Udara    Emisi udara dari polutanpolutan sebagai       Kuantitatif   IF-EU-120a.1     270-272
      Air Quality       berikut: (1) NOx (tidak termasuk N2O),       Quantitative
                        (2) SOx, (3) particulate matter (PM10),
                        (4) timbal (Pb), and (5) merkuri (Hg);
                        persentase dari masing-masing polutan
                        yang terdapat disekitar daerah yang
                        padat penduduk.
                        Air emissions of the following pollutants:
                        (1) NOx (excluding N2O), (2) SOx, (3)
                        particulate matter (PM10), (4) lead
                        (Pb), and (5) mercury (Hg); percentage
                        of each in or near areas of dense
                        population

      Pengelolaan Air   (1) Total air yang ditarik, (2) total air     Kuantitatif   IF-EU-140a.1     277-278
      Water             yang dikonsumsi; persentase dari             Quantitative
      Management        tiap area dengan Water Stress tinggi
                        ataupun sangat tinggi
                        (1) Total water withdrawn, (2) total
                        water consumed; percentage
                        of each in regions with High or
                        Extremely High Baseline Water
                        Stress

                        Jumlah insiden ketidakpatuhan yang            Kuantitatif   IF-EU-140a.2       292
                        terkait dengan ijin, standar, dan            Quantitative
                        peraturan yang mengatur tantang
                        kualitas air
                        Number of incidents of non-compliance
                        associated with water quality permits,
                        standards and regulations

                        Penjelasan mengenai resiko                    Penjelasan    IF-EU-140a.3     274-278
                        pengelolaan air dan pembahasan               dan Analisa
                        mengenai strategi dan usaha mitigasi          Discussion
                        resiko tersebut.                             and Analysis
                        Description of water management
                        risks and discussion of strategies and
                        practices to mitigate those risks
Page 343
                                                                          Mendorong Ketangguhan melalui Keberlanjutan
                                                                                  Driving Resilience through Sustainability
                                                                                                                                 341




                                                                                                                                01
                                                                                                                                02
                                                                                                             Penjelasan
                                                                                             Dilaporkan       atas Topik
     Topik                         Metrik                      Kategori         Kode        pada Halaman     yang Belum




                                                                                                                                03
     Topic                         Metric                      Category         Code         Reported on    Diungkapkan
                                                                                                Page        Explanation of
                                                                                                             Ommission




                                                                                                                                04
Pengeloaan        (1) Jumlah Residu Pembakaran Batubara        Kuantitatif   IF-EU-150a.1     283-285
Residu Batubara   (CCR) yang dihasilkan, (2) persentase       Quantitative
Coal Ash          yang di daur ulang




                                                                                                                                05
Management        (1) Amount of Coal Combustion
                  Residuals (CCR) generated, (2)
                  percentage recycled




                                                                                                                                06
                  Uraian mengenai kebijakan dan                Penjelasan    IF-EU-150a.3     279-282
                  prosedur pengelolaan Residu                 dan Analisa




                                                                                                                                07
                  Pembakaran Batubara (CCR) untuk              Discussion
                  operasi yang aktif maupun tidak aktif       and Analysis
                  Description of Coal Combustion Residual
                  (CCRs) management policies and




                                                                                                                                08
                  procedures for active and inactive
                  operations




                                                                                                                                09
Keterjangkauan    Rata-rata tarif retail untuk pelanggan       Kuantitatif   IF-EU-240a.1        -         Bahasan ini tidak
Energi            (1) perumahan (2) komersial, dan (3)        Quantitative                                 masuk sebagai
Energy            industri                                                                                 topik material




                                                                                                                                10
Affordability     Average retail electric rate for (1)                                                     Perseroan
                  residential, (2) commercial, and (3)                                                     This topic is
                  industrial customers                                                                     not considered
                                                                                                           material to the




                                                                                                                               11 Appendix
                                                                                                           Company

                  (1) Jumlah pemutusan listrik pelanggan       Kuantitatif   IF-EU-240a.3        -         Bahasan ini tidak




                                                                                                                                    Lampiran
                  perumahan karena tidak membayar, (2)        Quantitative                                 masuk sebagai
                  persentase tersambung kembali dalam                                                      topik material
                  waktu 30 hari                                                                            Perseroan
                  (1) Number of residential customer                                                       This topic is
                  electric disconnections for non-                                                         not considered
                  payment, (2) percentage reconnected                                                      material to the
                  within 30 days                                                                           Company

                  Penjelasan mengenai dampak faktor            Penjelasan    IF-EU-240a.4        -         Bahasan ini tidak
                  eksternal terhadap kemampuan                dan Analisa                                  masuk sebagai
                  pelanggan dalam membayar listrik,            Discussion                                  topik material
                  termasuk kondisi ekonomi wilayah            and Analysis                                 Perseroan
                  layanan                                                                                  This topic is
                  Discussion of impact of external factors                                                 not considered
                  on customer affordability of electricity,                                                material to the
                  including the economic conditions of the                                                 Company
                  service territory

Kesehatan &       (1) Tingkat Insiden Tercatat Total           Kuantitatif   IF-EU-320a.1       205
Keselamatan       (TRIR), (2) tingkat kematian, and (3)       Quantitative
Kerja             tingkat frekuensi kejadian hampir
Workforce         (NMFR) untuk (a) pekerja langsung dan
Health & Safety   (b) pekerja kontrak
                  (1) Total recordable incident rate
                  (TRIR), (2) fatality rate, and (3) near
                  miss frequency rate (NMFR) for (a) direct
                  employees and (b) contract employees

Efisiensi dan     Persentase beban listrik yang dihasilkan     Kuantitatif   IF-EU-420a.2        126
Permintaan dari   dari teknologi smart grid                   Quantitative
Pengguna Akhir    Percentage of electric load served by
End-Use           smart grid technology
Efficiency &
Demand            Penghematan listrik pelanggan dari           Kuantitatif   IF-EU-420a.3      128-129
                  langkah-langkah efisiensi, menurut          Quantitative
                  pasar
                  Customer electricity savings from
                  efficiency measures, by market
Page 344
      PT Cikarang Listrindo Tbk
342   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report



                                                                                                                          Penjelasan
                                                                                                        Dilaporkan         atas Topik
            Topik                              Metrik                    Kategori         Kode         pada Halaman       yang Belum
            Topic                              Metric                    Category         Code          Reported on      Diungkapkan
                                                                                                           Page          Explanation of
                                                                                                                          Ommission

      Keselamatan          Jumlah total unit tenaga nuklir, dirinci      Kuantitatif   IF-EU-540a.1    Not Applicable   Telah dijelaskan
      & Keadaan            berdasarkan hasil tinjauan keselamatan       Quantitative                                    di EU9.
      Darurat dalam        terbaru                                                                                      As explained in
      Pengelolaan          Total number of nuclear power units,                                                         EU9.
      Nuklir               broken down by results of most recent
      Nuclear Safety       independent safety review
      & Emergency
      Management           Penjelasan mengenai usaha untuk               Penjelasan    IF-EU-540a.2    Not Applicable   Telah dijelaskan
                           mengelola keselamatan dan                    dan Analisa                                     di EU9.
                           kesiapsiagaan darurat nuklir                  Discussion                                     As explained in
                           Description of efforts to manage nuclear     and Analysis                                    EU9.
                           safety and emergency preparedness

      Ketahanan            Jumlah insiden ketidakpatuhan                 Kuantitatif   IF-EU-550a.1       68, 206
      Jaringan             terhadap standar atau regulasi               Quantitative                    AR 2025: 327
      Grid Resiliency      keamanan fisik atau siber
                           Number of incidents of non-compliance
                           with physical or cybersecurity standards
                           or regulations

                           (1) Indeks Durasi Rata-rata Gangguan          Kuantitatif   IF-EU-550a.2     69, 132-134
                           Sistem (SAIDI), (2) Indeks Frekuensi         Quantitative
                           Rata-rata Gangguan Sistem (SAIFI), and
                           (3) Indeks Durasi Rata-rata Gangguan
                           Pelanggan (CAIDI), termasuk peristiwa
                           besar
                           (1) System Average Interruption Duration
                           Index (SAIDI), (2) System Average
                           Interruption Frequency Index (SAIFI),
                           and (3) Customer Average Interruption
                           Duration Index (CAIDI), inclusive of major
                           event days




                                                                                            Dilaporkan
                                                                                                             Penjelasan atas Topik yang
                        Metrik Aktivitas                      Kategori         Kode        pada Halaman
                                                                                                                Belum Diungkapkan
                         Activity Metric                      Category         Code         Reported on
                                                                                                              Explanation of Ommission
                                                                                               Page

      Jumlah: pelanggan (1) perumahan, (2)                    Kuantitatif   IF-EU-000.A          130
      komersial, dan (3) industri yang dilayani              Quantitative
      Number of: (1) residential, (2) commercial, and
      (3) industrial customers served

      Total listrik yang di distribusikan kepada: (1)         Kuantitatif   IF-EU-000.B          130
      perumahan, (2) komersial, (3) industri, (4)            Quantitative
      pelanggan retail lainnya, dan (5) pelanggan
      grosir
      Total electricity delivered to: (1) residential, (2)
      commercial, (3) industrial, (4) all other retail
      customers, and (5) wholesale customers
Page 345

          
Page 346
PT Cikarang Listrindo Tbk
World Trade Centre 1, Lantai 17
Jl. Jend. Sudirman Kav. 29-31
Jakarta 12920, Indonesia
www.listrindo.com
corpsec@listrindo.com
(+62 21) 522 8122

File

File Open PDF
Source IDX
Size9.69 MB
Published1 Apr 2026
Pages346
Characters1,742,545
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 64 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Cikarang Listrindo Tbk. p.2 ×309
linked person Andrew K. Labbaika p.20 ×5
linked person Sutanto Joso p.36
linked person Iwan P. Brasali p.36
linked person Fenza Sofyan p.36
linked person Djeradjat Janto Joso p.36
linked person Ir. Kiskenda Suriahardja p.36
linked person Drs. Josep Karnady p.36
linked person Png Ewe Chai p.36 ×2
linked person Christanto Pranata p.36 ×6
linked person Yudho Pratikto p.36 ×2
linked org Lippo Cikarang p.80 ×3
linked person Ari Setiono p.93
linked org PT Brasali Industri Pratama p.95 ×3
linked person Rani Maheswari Miraza p.112 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.8 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.9 ×4
possible org PT Udinda Wahanatama p.95 ×3
possible org PT Pentakencana Pakarperdana p.95 ×3
unresolved org Milik Negara p.8
unresolved org Kementerian Energi dan Sumber Daya p.8
unresolved org Ministry of Energy and Mineral Resources p.8
unresolved org Kementerian Lingkungan Hidup p.9
unresolved org Ministry of Environment RUPS p.9
unresolved org Financial Services Authority p.9 ×4
unresolved org PT Pertamina EP SML p.9
unresolved org PT Cikarang p.21 ×2
unresolved org Listrindo Tbk p.21
unresolved person Committee · Direktur p.32
unresolved person Vice · President Director p.36 ×2
unresolved — fundamentals p.42
unresolved — maximizing shareholder p.42
unresolved org PT Cikarang Listrindo Tbk’s p.53
unresolved org Power Cikarang Listrindo Tbk p.54
unresolved org Cikarang Listrindo’s Sustainability Report Listrindo Tbk p.54
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.55 ×2
unresolved org Menteri Lingkungan Hidup p.56
unresolved org Menteri Ketenagakerjaan p.56
unresolved org Minister of Environment Regulation p.56
unresolved org Minister of Manpower Regulation p.56
unresolved org Kementerian Energi p.61
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.61
unresolved org Ministry of Energy p.61
unresolved org Ministry of Environment p.61
unresolved org Cikarang 05 Listrindo. p.71
unresolved org Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan p.83
unresolved org Directorate General of Electricity p.83
unresolved org Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral p.83
unresolved person Jababeka p.83 ×2
unresolved — CEO · President Director p.90 ×2
unresolved — CFO · Director p.90
unresolved person Procurement Associate · Director p.90
unresolved — BOC · Komisaris p.109
unresolved person Organ Pendukung · Komisaris p.110
unresolved person GCG · Sekretaris Perusahaan p.110
unresolved person GCG Compliance · Corporate Secretary p.110
unresolved org Departemen External Auditor There p.110
unresolved org Menteri Energi p.113
unresolved org Minister of Energy and Mineral Resources’ Decree p.113
unresolved org Departemen Risk & System p.113
unresolved org Annual Tbk p.116

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result