Skip to content
Back to announcement

LK Konsolidasi 2025 PT Leyand International TBK.pdf

Financial statement Text extracted LAPD

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 60

Page 1
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk
DAN ENTITAS ANAK

LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT




d1/March 31, 2026                                       paraf:
Page 2
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
DAFTAR ISI


                                                                     Halaman

Surat Pernyataan Direksi

Laporan Auditor Independen

Laporan Keuangan Konsolidasian

 Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian                                  1

 Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian      3

 Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian                                4

 Laporan Arus Kas Konsolidasian                                         5

 Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian                            6
Page 3

          
Page 4
                                                                                  Kantor Akuntan Publik
                                                                       Maurice Ganda Nainggolan & Rekan
                                                                Epiwalk Office Suites 7th Floor Unit B 708, Komplek Rasuna Epicentrum
                                                                                   Jl. HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, 12940
                                                                                              Tel : +62 21 299 122 72 , +62 21 299 124 73
                                                                           E-mail : mgnainggolan@kapmgn.co.id , kapmgn@gmail.com
                                                                                                                Web : www.kapmgn.co.id




                                   LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN


Nomor: 00024/2.1104/AU.1/05/1292-1/1/III/2026


Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi
PT Leyand International Tbk dan Entitas Anak


Opini

Kami telah mengaudit laporan keuangan konsolidasian PT Leyand International Tbk (“Perusahaan”) dan
Entitas Anak (secara kolektif disebut “Grup”), yang terdiri dari Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian tanggal
31 Desember 2025, serta Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian, Laporan
Perubahan Ekuitas Konsolidasian, dan Laporan Arus Kas Konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada
tanggal tersebut, serta catatan atas laporan keuangan konsolidasian, termasuk informasi kebijakan akuntansi
material.

Menurut opini kami, laporan keuangan konsolidasian terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal
yang material, posisi keuangan konsolidasian Grup tanggal 31 Desember 2025, serta kinerja keuangan
konsolidasian dan arus kas konsolidasiannya untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia.

Basis Opini

Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik
Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf Tanggung
Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada laporan kami. Kami independen
terhadap Grup sesuai dengan Kode Etik Profesi Akuntan Publik yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik
Indonesia, sebagaimana berlaku untuk audit atas laporan keuangan entitas dengan akuntabilitas publik di
Indonesia. Kami juga telah memenuhi tanggung jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami
yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis bagi
opini audit kami.

Ketidakpastian Material Tentang Kelangsungan Usaha

Sebagaimana yang diungkapkan dalam Catatan 39 atas laporan keuangan konsolidasian terlampir,
Perusahaan telah melaporkan saldo akumulasi kerugian pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar
Rp 451.329.836.225. Selain itu, total liabilitas lancar pada tanggal 31 Desember 2025 telah melampaui total
aset lancarnya. Kondisi tersebut beserta hal-hal lainnya yang diungkapkan pada Catatan 39 atas laporan
keuangan terlampir, mengindikasi adanya suatu ketidakpastian material yang dapat menyebabkan keraguan
signifikan atas kemampuan Perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya.




                                                                       Maurice Ganda Nainggolan & Rekan
                                                                                               Registered Public Accountants
                                                                                           License : KMK No. 300/KM.1/2017
Page 5
Dalam rangka mengatasi kondisi ketidakpastian material atas kelangsungan usaha tersebut, Manajemen telah
menyusun dan mulai mengimplementasikan langkah-langkah sebagai berikut:

1.   Transformasi Portofolio melalui Akuisisi Strategis PT Bersaudara Sinergi Sejahtera (BSS).
2.   Optimalisasi Sinergi dengan Pengendali Baru (JSI Grup)
3.   Pemanfaatan Momentum Pasar dan Percepatan Aktivitas RKAB
4.   Pengembangan Aset Strategis dan Integrasi Bisnis

Manajemen meyakini bahwa rencana akuisisi BSS oleh PT Leyand International Tbk yang disertai dengan
penggantian pengendali anak usaha sebelumnya, merupakan langkah strategis yang akan memperkuat
fundamental operasional Perusahaan kedepannya. Sinergi dengan JSI Grup sebagai pengendali baru,
didukung oleh fokus pada pengembangan pasir kuarsa, serta momentum percepatan aktivitas RKAB,
diharapkan dapat meningkatkan kinerja operasional dan keuangan Perusahaan secara signifikan.

Hal Audit Utama

Hal audit utama adalah hal yang menurut pertimbangan profesional kami, merupakan hal yang paling
signifikan dalam audit kami atas laporan keuangan konsolidasian periode kini. Hal tersebut disampaikan
dalam konteks audit kami atas laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan, dan dalam merumuskan
opini kami atas laporan keuangan konsolidasian terkait, kami tidak menyatakan suatu opini terpisah atas hal
audit utama tersebut.

Hal audit utama yang teridentifikasi dalam audit kami diuraikan sebagai berikut:

Keyakinan atas Nilai Utang Usaha kepada Pihak Ketiga dan Utang Lain-Lain kepada Pihak Berelasi

Lihat Catatan 14 (Utang Usaha Pihak Ketiga), Catatan 15 (Utang Lain-lain kepada Pihak Berelasi)

Perusahaan dan Entitas Anak mengakui nilai Utang Usaha Kepada Pihak Ketiga dan Utang Lain-Lain Kepada
Pihak Berelasi pada tanggal 31 Desember 2025 masing-masing sebesar Rp 22.834.060.515 dan
Rp 62.981.868.598.

Respon kami atas Hal Audit Utama:

• Kami melakukan prosedur konfirmasi kepada seluruh kreditur dan telah memperoleh jawaban konfirmasi
  dari seluruh kreditur atas Utang Usaha kepada Pihak Ketiga dan Utang Lain-Lain Kepada Pihak Berelasi
  tersebut. Seluruh kreditur menyatakan saldo piutang mereka telah cocok dengan yang dicatatkan oleh
  Perusahaan dan Entitas Anak per tanggal 31 Desember 2025;
• Kami mengevaluasi perjanjian terkait Utang Usaha kepada Pihak Ketiga dan Utang Lain-Lain Kepada
  Pihak Berelasi dan memastikan bahwa transaksi tersebut valid untuk dicatatkan;
• Kami membaca dan memahami syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan utama atas kesepakatan yang
  tertuang dalam Perjanjian Utang Usaha kepada Pihak Ketiga dan Utang Lain-Lain Kepada Pihak Berelasi.

Informasi Lain

Manajemen bertanggung jawab atas informasi lain. Informasi lain terdiri dari informasi yang tercantum dalam
Laporan Tahunan 2025 (“Laporan Tahunan”), tetapi tidak mencantumkan laporan keuangan dan laporan
auditor kami. Laporan Tahunan diharapkan akan tersedia bagi kami setelah tanggal laporan auditor ini.

Opini kami atas laporan keuangan tidak mencakup informasi lain, dan oleh karena itu, kami tidak menyatakan
bentuk keyakinan apapun atas Laporan Tahunan tersebut.

Sehubungan dengan audit kami atas laporan keuangan, tanggung jawab kami adalah untuk membaca
Laporan Tahunan ketika tersedia dan, dalam melaksanakannya, mempertimbangkan apakah Laporan
Tahunan mengandung ketidakkonsistenan material dengan laporan keuangan atau pemahaman yang kami
peroleh selama audit, atau mengandung kesalahan penyajian material.
Page 6
Ketika kami membaca Laporan Tahunan, jika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu kesalahan penyajian
material di dalamnya, kami diharuskan untuk mengomunikasikan hal tersebut kepada pihak yang bertanggung
jawab atas tata kelola dan melakukan tindakan yang tepat berdasarkan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.

Tanggung Jawab Manajemen dan Pihak yang Bertanggung Jawab atas Tata Kelola terhadap Laporan
Keuangan Konsolidasian

Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan konsolidasian
tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia, dan atas pengendalian internal yang
dianggap perlu oleh manajemen untuk memungkinkan penyusunan laporan keuangan konsolidasian yang
bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan.

Dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian, manajemen bertanggung jawab untuk menilai
kemampuan Grup dalam mempertahankan kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai dengan
kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan usaha, dan menggunakan basis akuntansi
kelangsungan usaha, kecuali manajemen memiliki intensi untuk melikuidasi Grup atau menghentikan operasi,
atau tidak memiliki alternatif yang realistis selain melaksanakannya.

Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bertanggung jawab untuk mengawasi proses pelaporan
keuangan konsolidasian Grup.

Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian

Tujuan kami adalah untuk memperoleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan konsolidasian
secara keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun
kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor yang mencakup opini kami. Keyakinan memadai
merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit yang
dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan selalu mendeteksi kesalahan penyajian material ketika hal
tersebut ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan dan dianggap
material jika, baik secara individual maupun secara agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan
memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan tersebut.

Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami menerapkan pertimbangan profesional dan
mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. Kami juga:

•   Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan konsolidasian,
    baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, merancang dan melaksanakan prosedur
    audit yang responsif terhadap risiko tersebut, serta memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat untuk
    menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak terdeteksinya kesalahan penyajian material yang
    disebabkan oleh kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan dapat
    melibatkan kolusi, pemalsuan, penghilangan secara sengaja, pernyataan salah, atau pengabaian
    pengendalian internal.
•   Memperoleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan audit untuk
    merancang prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan menyatakan
    opini atas efektivitas pengendalian internal Grup.
•   Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi dan
    pengungkapan terkait yang dibuat oleh manajemen.
Page 7
•   Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh manajemen dan,
    berdasarkan bukti audit yang diperoleh, apakah terdapat suatu ketidakpastian material yang terkait
    dengan peristiwa atau kondisi yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan Grup
    untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu
    ketidakpastian material, kami diharuskan untuk menarik perhatian dalam laporan auditor kami ke
    pengungkapan terkait dalam laporan keuangan atau, jika pengungkapan tersebut tidak memadai, harus
    menentukan apakah perlu untuk memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami didasarkan pada bukti audit
    yang diperoleh hingga tanggal laporan auditor kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa depan dapat
    menyebabkan Grup tidak dapat mempertahankan kelangsungan usaha.
•   Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan, termasuk
    pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan mencerminkan transaksi dan peristiwa yang
    mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai penyajian wajar.
•   Merencanakan dan melaksanakan audit Grup untuk memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat terkait
    informasi keuangan entitas atau aktivitas bisnis dalam Grup untuk menyatakan opini atas laporan
    keuangan konsolidasian. Kami bertanggung jawab atas arahan, supervisi, dan pelaksanaan audit Grup.
    Kami tetap bertanggung jawab sepenuhnya atas opini audit kami.

Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, antara lain, ruang
lingkup dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan audi signifikan, termasuk setiap defisiensi
signifikan dalam pengendalian internal yang teridentifikasi oleh kami selama audit.

Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bahwa kami
telah mematuhi ketentuan etika yang relevan mengenai independensi, dan mengomunikasikan seluruh
hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap secara wajar berpengaruh terhadap independensi kami, dan, jika
relevan, langkah yang diambil untuk menghilangkan ancaman atau pengamanan yang diterapkan.

Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola, kami menentukan
hal-hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas laporan keuangan konsolidasian periode kini dan oleh
karenanya menjadi hal audit utama. Kami menguraikan hal audit utama dalam laporan auditor kami, kecuali
peraturan perundang-undangan melarang pengungkapan publik tentang hal tersebut atau ketika, dalam
kondisi yang sangat jarang terjadi, kami menentukan bahwa suatu hal tidak boleh dikomunikasikan dalam
laporan kami karena konsekuensi merugikan dari mengomunikasikan hal tersebut akan diekspektasikan
secara wajar melebihi manfaat kepentingan publik atas komunikasi tersebut.


Kantor Akuntan Publik
Maurice Ganda Nainggolan & Rekan




Prof. Dr. Ahalik, Ak, CPA, CPSAK, CPMA, SAS, CA
Izin Akuntan Publik No. AP.1292

Jakarta, 30 Maret 2026
Page 8
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                     Catatan               2025                     2024
ASET
ASET LANCAR
Kas dan Setara Kas                                      4                   249.891.298           29.247.586.533
Kas yang Dibatasi Penggunaannya                         5                 6.635.410.615            6.414.520.619
Piutang Usaha
  Pihak Berelasi                                       6,35               2.405.787.976           10.594.866.792
  Pihak Ketiga                                          6                 5.871.322.547           18.130.384.332
Piutang Lain-lain
  Pihak Berelasi                                       7,35                           -            2.100.000.000
  Pihak Ketiga                                          7                11.130.003.324           39.799.112.287
Persediaan                                              8                18.192.991.678           17.219.285.675
Pajak Dibayar Dimuka                                   16a                  919.981.885            3.394.835.608
Jumlah Aset Lancar                                                       45.405.389.323          126.900.591.847

ASET TIDAK LANCAR
Aset Tetap                                               9               94.524.050.578           96.714.955.314
Aset Hak-Guna                                           10                  558.674.758              698.343.448
Uang Jaminan                                            11                            -               27.977.500
Investasi pada Obligasi dan Reksadana                   12                   11.199.983               10.705.514
Aset Pajak Tangguhan                                   16e                  423.545.445              696.984.676
Aset Keuangan Lainnya                                   13                  750.000.000                        -
Jumlah Aset Tidak Lancar                                                 96.267.470.764           98.148.966.452
JUMLAH ASET                                                             141.672.860.087          225.049.558.299




   Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan konsolidasian secara keseluruhan

2012                                                 -1-
Page 9
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                     Catatan               2025                     2024
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang Usaha kepada Pihak Ketiga                         14               22.834.060.515           62.684.726.381
Utang Lain-lain
  Pihak Berelasi                                      15,35               8.431.868.598           16.539.683.913
  Pihak Ketiga                                          15                            -              662.567.528
Beban Akrual                                            20                  162.340.000              196.223.202
Utang Bank                                              17                  598.183.790           18.085.258.349
Utang Lembaga Keuangan Non-Bank                         18               30.609.225.733           38.261.444.130
Utang Pajak                                            16b                   25.447.783                2.630.548
Bagian Lancar Liabilitas Jangka Panjang
  Utang Pembelian Aset Tetap                           21                 1.147.238.889              246.324.556
  Liabilitas Sewa kepada Pihak Berelasi               19,35                 148.651.930              128.778.715
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                          63.957.017.238          136.807.637.322

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas Jangka Panjang Setelah
Dikurangi Bagian Lancar
  Utang Pembelian Aset Tetap                           21                   258.500.000            3.471.257.180
  Liabilitas Sewa kepada Pihak Berelasi               19,35                 491.104.599              652.686.041
Utang Lain-lain kepada Pihak Berelasi                 15,35              54.550.000.000           54.550.000.000
Liabilitas Imbalan Pascakerja                          22                 1.142.133.879            1.223.502.284
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                         56.441.738.478           59.897.445.505
JUMLAH LIABILITAS                                                       120.398.755.716          196.705.082.827

EKUITAS
Modal Saham - Nilai nominal
Rp100 per saham
  Modal Dasar 15.000.000.000 saham,
  Ditempatkan dan Disetor
  3.966.350.139 saham                                   23              396.635.013.900          396.635.013.900
Tambahan Modal Disetor                                  24               32.148.364.560           32.148.364.560
Penghasilan Komprehensif Lain                           31                1.014.350.311            1.081.691.687
Akumulasi Rugi                                                         (451.329.836.225)        (449.837.937.344)
Defisiensi Modal Yang Dapat Diatribusikan
Kepada Pemilik Entitas Induk                                            (21.532.107.454)         (19.972.867.197)
Kepentingan Non-Pengendali                              25               42.806.211.825           48.317.342.669
JUMLAH EKUITAS                                                           21.274.104.371           28.344.475.472
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                           141.672.860.087          225.049.558.299




   Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan konsolidasian secara keseluruhan

2012                                                 -2-
Page 10
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                     Catatan                2025                    2024

PENJUALAN                                               26               230.245.960.203         223.452.157.674
BEBAN POKOK PENJUALAN                                   27              (216.129.197.088)       (213.095.997.615)
LABA BRUTO                                                                14.116.763.115          10.356.160.059
Beban Umum dan Administrasi                             28               (15.791.090.213)        (12.983.917.461)
Beban Bunga dan Keuangan                                29                (6.448.884.392)         (5.387.962.749)
Pendapatan (Beban) Lain-lain - Bersih                   30                 1.349.069.787         (17.993.543.518)
RUGI SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                                            (6.774.141.703)        (26.009.263.669)
Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan:
Pajak Tangguhan                                         16c                 (279.379.730)            262.824.923
RUGI TAHUN BERJALAN                                                       (7.053.521.433)        (25.746.438.746)

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi
ke laba rugi:
Pengukuran Kembali Imbalan Pasti                        31                   (23.284.636)             55.017.898
Pajak Penghasilan Terkait                               31                     5.940.499               9.997.218
Komponen Ekuitas Lainnya                                31                       494.469                 476.210
RUGI KOMPREHENSIF
TAHUN BERJALAN                                                            (7.070.371.101)        (25.680.947.420)

JUMLAH RUGI TAHUN BERJALAN
YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik Entitas Induk                                                     (4.205.379.607)        (13.683.761.697)
Kepentingan Non-Pengendali                                                (2.848.141.826)        (12.062.677.049)

JUMLAH                                                                    (7.053.521.433)        (25.746.438.746)

JUMLAH RUGI KOMPREHENSIF
YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik Entitas Induk                                                     (4.222.229.275)        (13.618.270.371)
Kepentingan Non-Pengendali                                                (2.848.141.826)        (12.062.677.049)

JUMLAH                                                                    (7.070.371.101)        (25.680.947.420)

LABA PER SAHAM                                          32                          (1,78)                  (6,49)




   Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan konsolidasian secara keseluruhan

2012                                                 -3-
Page 11
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                                                                                                 Defisiensi Modal yang
                                                                                                       Pengukuran                                 Dapat Distribusikan
                                                                                Tambahan                Kembali            Akumulasi Rugi           kepada Pemilik        Kepentingan
                                           Catatan       Modal Saham           Modal Disetor          Imbalan Pasti                                  Entitas Induk       Non-Pengendali

Saldo per 1 Januari 2024                                  396.635.013.900         32.548.364.560          1.016.200.361      (446.907.649.945)        (16.708.071.124)      60.380.019.718
Rugi Tahun Berjalan                                                     -                      -                     -        (13.683.761.698)        (13.683.761.698)     (12.062.677.049)
Dampak Atas Pelepasan Entitas Anak           1c                         -           (400.000.000)                    -         10.753.474.299          10.353.474.299                    -
Penghasilan Komprehensif Lain                31                         -                      -            65.491.326                      -              65.491.326                    -
Saldo per 31 Desember 2024                                396.635.013.900         32.148.364.560          1.081.691.687      (449.837.937.344)        (19.972.867.197)      48.317.342.669
Rugi Tahun Berjalan                                                     -                      -                      -        (4.205.379.607)         (4.205.379.607)      (2.848.141.826)
Penghasilan Komprehensif Lain                31                         -                      -            (16.849.668)                    -             (16.849.668)                   -
Dampak Atas Penyesuaian
Kombinasi Bisnis                             31                         -                      -            (50.491.708)        2.713.480.726           2.662.989.018       (2.662.989.018)
Saldo per 31 Desember 2025                                396.635.013.900         32.148.364.560          1.014.350.311      (451.329.836.225)        (21.532.107.454)      42.806.211.825




                  Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan

2012                                                                                                -4-
Page 12
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                          Catatan              2025                  2024

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan Kas dari Pelanggan                               6, 26          250.694.100.804      225.276.923.777
Pembayaran Kepada Pemasok                            7,8,9,14,16b,27,28   (228.468.742.623)    (218.904.530.262)
Pembayaran Kepada Karyawan                                  22,28           (9.160.015.502)      (8.299.322.223)
                                                        13,10,16e,21
Pembayaran Kepada Operasional Lainnya                        19,3          (16.695.217.660)     (14.421.266.672)
Pembayaran Beban Bunga dan Keuangan                           29            (6.448.884.392)      (5.387.962.749)
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Operasi                               (10.078.759.373)     (21.736.158.129)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Kas yang Dibatasi Penggunaannya                                5              (970.889.996)        3.435.479.381
Pembayaran Piutang lain-lain Dari Pihak Ketiga                 7                         -        (3.608.993.002)
Penerimaan Bunga                                              30               235.544.564             7.873.088
Perolehan Aset Tetap                                          2l,9             (11.766.890)                    -
Kas Bersih Digunakan untuk
Aktivitas Investasi                                                           (747.112.322)        (165.640.533)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Utang/Piutang Lain-lain kepada
Pihak Berelasi - Bersih
  Penerimaan                                                  15             2.335.053.500        5.344.098.069
  Pembayaran                                                  15            (2.147.439.388)        (824.202.941)
Utang Bank
  Penerimaan                                                  17           111.952.242.760      110.360.003.636
  Pembayaran                                                  17          (122.659.462.015)    (115.926.386.573)
Utang Lembaga Keuangan Non-Bank
  Penerimaan                                                  18           153.844.716.385      202.977.963.778
  Pembayaran                                                  18          (161.496.934.782)    (181.291.592.705)
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Pendanaan                                                        (18.171.823.540)      20.639.883.264
PENURUNAN BERSIH
KAS DAN BANK                                                               (28.997.695.235)       (1.261.915.398)
KAS DAN BANK AWAL TAHUN                                                     29.247.586.533       30.509.501.931
KAS DAN BANK AKHIR TAHUN                                                       249.891.298       29.247.586.533




   Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan konsolidasian secara keseluruhan

                                                   201- 5 -
Page 13
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

1.   UMUM

     1.a. Pendirian dan Informasi Umum

         PT Leyand International Tbk (“Perusahaan”), semula bernama PT Lapindo International Tbk,
         didirikan berdasarkan akta No. 52, tanggal 7 Juni 1990 yang dibuat dihadapan Oriana Roosdilan,
         S.H. Notaris di Jakarta. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik
         Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C2-6175.HT.01.01.TH.95 tanggal 17 Mei 1995.
         Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan akta
         No. 5 tanggal 6 Juni 2023 dari Emmy Yatmini S.H. Notaris di Jakarta, mengenai susunan dewan
         direksi dan komisaris, ruang lingkup kegiatan Perusahaan, persetujuan rencana Perusahaan untuk
         mendapatkan pinjaman dari Pemegang Saham dan pengambilalihan saham RER serta perubahan
         Anggaran Dasar sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan. Akta perubahan ini telah
         disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat
         Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-0111782.AH.01.11. Tahun 2023 tanggal 16 Juni
         2023.

         Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan merupakan di bidang aktivitas perusahaan
         holding dan aktivitas konsultasi manajemen lainnya.

         Grup berdomisili di Jakarta dengan kantor beralamat di Panin Tower Lantai 11 Jl. Asia Afrika Lot
         19, Senayan, Jakarta Pusat.

         Jumlah karyawan Grup pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah
         98 dan 120 (tidak diaudit).

     1.b. Susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi

         Susunan pengurus Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai
         berikut:

                                                        31 Desember 2025 dan 2024
         Dewan Komisaris
         Komisaris Utama              :   Rustono Fulia
         Komisaris                    :   Bobby Alianto
         Komisaris Independen         :   Frans Saul Noija

         Dewan Direksi
         Direktur Utama               :   Bambang Rahardja Burhan
         Direktur                     :   Yehezkiel Fulia

         Komite Audit
         Ketua                        :   Frans Saul Noija
         Anggota                      :   Elisabet Yunia Astriani
         Anggota                      :   Chintya Rusli

         Perusahaan mengangkat komite audit berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Leyand
         International Tbk No. 02/SK/DEKOM/VI/2023 tanggal 7 Juni 2023.

         Berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Leyand International Tbk No. 01/SKDIR/IX/2025 tanggal
         30 September 2025 Perusahaan menetapkan Handayani Rahayu sebagai Sekretaris Perusahaan.

         Berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Leyand International Tbk No. 01/SKDIR/V/2025 tanggal
         5 Mei 2025 Perusahaan mencabut Surat Keputusan No.04/SKDIR/VI/2023 dan menetapkan
         Sinasir Daely sebagai Kepala Unit Audit Internal.




                                                  -6-
Page 14
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

        Pada tanggal 14 Januari 2026 Perseroan melaksanakan RUPSLB dengan mata acara rapat
        perubahan susunan Dewan Komisaris dan perubahan susunan Anggota Direksi, dan berdasarkan
        Akta Notaris No. 1179 yang dibuat di hadapan Otto Hari Chandra Ubayani, S.H, M.Kn, perubahan
        tersebut telah memperoleh pengesahan dari Kementerian Hukum Republik Indonesia. Akta
        perubahan tersebut memuat perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan yang
        berlaku sampai dengan Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan yang akan diselenggarakan
        pada tahun 2031, dengan tidak mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan untuk
        melakukan perubahan sewaktu-waktu. Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan adalah
        sebagai berikut:

         Dewan Komisaris
         Komisaris Utama                   :   Sayid Muhammad Riyadh
         Komisaris                         :   Tan Siok Sing
         Komisaris Independen              :   Thauriq Anwar

         Dewan Direksi
         Direktur Utama                    :   Jamal Abdul Nasir Bamadhaj
         Direktur                          :   Bambang Rahardja Burhan
         Direktur                          :   Kiran Raj
         Direktur                          :   Hong Shieh Yung, Travis (Hong Xueyong, Travis)
         Direktur                          :   Achmad Rifky

        Manajemen kunci Perusahaan adalah pihak-pihak yang memiliki kewenangan dan tanggung jawab
        dalam perencanaan, pengarahan, dan pengendalian aktivitas Perusahaan secara langsung
        maupun tidak langsung. Manajemen kunci tersebut meliputi Direktur Utama dan Direktur.
        Perusahaan merupakan bagian dari kelompok usaha yang berada di bawah pengendalian akhir
        PT JSI Sinergi Mas sebagai entitas induk utama.

    1.c. Entitas Anak

        Pada 31 Desember 2025, Perusahaan memiliki lebih dari 50% saham entitas anak sebagai berikut:
                                                          Jumlah Aset       Persentase     Tahun
                   Entitas Anak           Domisili      Sebelum Eliminasi   Kepemilikan   Pendirian
        PT Rusindo Eka Raya               Indonesia      144.373.607.662       51%          1999


        Pada 31 Desember 2024, Perusahaan memiliki lebih dari 50% saham entitas anak sebagai berikut:

                                                          Jumlah Aset       Persentase     Tahun
                   Entitas Anak           Domisili      Sebelum Eliminasi   Kepemilikan   Pendirian
        PT Rusindo Eka Raya               Indonesia      226.826.688.699       51%          1999



        PT Rusindo Eka Raya (RER)

        RER didirikan di Jakarta berdasarkan akta notaris John Leonard Waworuntu, S.H., No. 36 tanggal
        17 Februari 1999. Akta ini telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
        Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.C-12250.HT.01.01.Th.99, tanggal
        2 Juli 1999. RER berkedudukan di Tangerang dengan kegiatan utama dalam bidang perdagangan
        besar bahan makanan dan minuman.

        Berdasarkan Akta Jual-Beli Saham No 8 tanggal 16 Juni 2023 dari Notaris Dino Irwin Tengkano,
        S.H., bahwa Perusahaan telah membeli dan menerima penyerahan saham dari PT Indoraya
        Tunggal Pratama sebesar 45.000 saham.

        Berdasarkan Akta Jual-Beli Saham No 10 tanggal 22 Juni 2023 dari Notaris Dino Irwin Tengkano,
        S.H., bahwa Perusahaan telah membeli dan menerima penyerahan saham dari PT Rusco Logistik
        Internasional sebesar 15.333 saham.



                                                 -7-
Page 15
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

        PT Rusindo Eka Raya (RER), entitas anak, RER didirikan di Jakarta berdasarkan akta notaris John
        Leonard Waworuntu, S.H., No. 36 tanggal 17 Februari 1999. Akta ini telah mendapatkan
        pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat
        Keputusan No.C-12250.HT.01.01.Th.99, tanggal 2 Juli 1999. RER berkedudukan di Tangerang
        dengan kegiatan utama dalam bidang perdagangan besar bahan makanan dan minuman.

        Berdasarkan Akta Jual-Beli Saham No 10 tanggal 16 Juni 2023 dari Notaris Dino Irwin Tengkano,
        S.H., bahwa Perusahaan telah membeli dan menerima penyerahan saham dari PT Indoraya
        Tunggal Pratama sebesar 45.000 saham. Berdasarkan Akta Jual-Beli Saham No 10 tanggal
        22 Juni 2023 dari Notaris Dino Irwin Tengkano, S.H., bahwa entitas anak menyetujui pembelian
        seluruh saham kepunyaan/milik Perusahaan telah membeli dan menerima penyerahan saham
        sebesar 15.333 saham atau sebesar Rp 14.740.092.486,70 dari PT Rusco Logistik Internasional.

        Dari akuisisi tersebut mencatat sebagai keuntungan pembelian dengan diskon, pada laporan laba
        rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian untuk tahun yang berakhir 31 Desember
        2023.

        Pada tanggal akuisisi RER, nilai wajar aset bersih dan nilai yang dibayarkan sebagai berikut:

                                                                                          Rupiah
        Nilai Wajar Aset Bersih                                                        60.333.000.000
        Nilai Kas yang Dikeluarkan pada Saat Akuisisi                                  58.000.000.000
        Pembelian dengan Diskon (Gain on Purchase Bargain)                              2.333.000.000

        Perusahaan dan RER secara kolektif disebut ”Grup”.

        PT Asta Keramasan Energi (AKE)

        AKE didirikan di Jakarta berdasarkan akta notaris Hannywati Gunawan, S.H., No. 55 tanggal
        30 November 2004. Akta ini telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
        Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.C-01759.HT.01.01.TH.2005 tanggal
        20 Januari 2005. AKE berkedudukan di Jakarta dengan kegiatan utama dalam bidang konstruksi
        dan pengoperasian di bidang pembangkit listrik. Lokasi proyek terletak di kota Medan, Palembang
        dan Pontianak. AKE sudah tidak beroperasi sejak tahun 2021.

        Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Pemegang Saham No. 15, tanggal 29 November
        2021 dari Notaris Dino Irwin Tengkano, S.H., modal ditempatkan dan disetor sebesar
        Rp 569.500.000. Akta perubahaan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
        Republik Indonesia berdasarkan Surat Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar
        No. AHU-0210430.AH.01.11 Tahun 2021, tanggal 29 November 2021.

        Pada tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024, Perusahaan melepas kepemilikan atas entitas
        anak PT Asta Keramasan Energi, yang berdampak pada laporan keuangan konsolidasian,
        termasuk penyesuaian tambahan modal disetor sebesar Rp (400.000.000) serta penghapusan
        saldo laba PT Asta Keramasan Energi sebesar Rp 10.753.474.299 dalam defisiensi modal yang
        dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk.

        Berdasarkan akta No 08 tanggal 30 Desember 2024 dari notaris Dino Irwin Tengkano, S.H.,M.Kn
        notaris di Kabupaten Karawang, menyatakan bahwa PT Leyand International Tbk keluar sebagai
        pemegang saham perseroan dengan cara menarik seluruh saham dengan nominal Rp 10.000.000,
        sehingga Laporan Keuangan Tahun 2024 tidak dikonsolidasikan.




                                                -8-
Page 16
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

     1.d. Penawaran Umum Saham Perusahaan

         Pada tanggal 27 Juni 2001 Perusahaan memeroleh pernyataan efektif dari Ketua Badan
         Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) untuk melakukan penawaran
         umum perdana sebanyak 60.000.000 saham disertai penerbitan waran seri I sebanyak 30.000.000
         kepada masyarakat. Pada tanggal 17 Juli 2001, saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa efek
         Indonesia.

         Pada tanggal 27 Maret 2008 Perusahaan memeroleh pernyataan efektif untuk melakukan
         penawaran umum Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dari Ketua Badan Pengawas
         Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) dengan suratnya No. 5.1764/BL/2008 untuk
         melakukan penawaran umum Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak
         3.701.574.800 saham baru dari portepel disertai penerbitan waran seri II sebanyak 92.539.370
         kepada masyarakat. Pada tanggal 31 Desember 2014, waran yang telah dilaksanakan adalah
         sebanyak 377.139 waran pada harga pelaksanaan Rp 120 (dalam jumlah penuh) atau seluruhnya
         sebesar Rp 45.256.680.

         Sejak Maret 2020 Perusahaan tidak membukukan pendapatan. Berdasarkan pengumuman
         penghentian sementara perdagangan efek sementara PT Leyand International Tbk dengan Nomor
         Peng-SPT-00014/BEI.PP3/07-2020, Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk melakukan
         penghentian sementara perdagangan efek PT Leyand International Tbk di seluruh pasar sejak sesi
         I Perdagangan hari kamis, 2 Juli 2020 hingga pengumuman Bursa lebih lanjut.

         Berdasarkan Surat No.S-09511/BEI.PP3/10-2023 tentang Pencabutan Penghentian Sementara
         Perdagangan Efek yang di terbitkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) tanggal 31 Oktober 2023,
         Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan mencabut penghentian sementara Perdagangan Saham
         PT Leyand International Tbk diseluruh pasar terhitung sejak sesi I Perdagangan Efek pada hari
         Rabu tanggal 1 November 2023.

     1.e. Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian

         Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian
         ini yang telah diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan oleh Direksi pada tanggal 30 Maret 2026.


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

     2.a. Pernyataan Kepatuhan

         Laporan keuangan konsolidasian Grup disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
         Keuangan di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan
         Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi
         Keuangan - Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI), dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan/Badan
         Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (OJK/Bapepam-LK) No. VIII.G.7 tentang
         Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

     2.b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian

         Laporan keuangan konsolidasian Grup, kecuali laporan arus kas, disusun berdasarkan konsep
         akrual dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang disebutkan dalam catatan
         atas laporan keuangan yang relevan.

         Laporan arus kas konsolidasian disajikan dengan metode langsung, menyajikan penerimaan dan
         pengeluaran kas dan setara kas yang diklasifikasikan sebagai aktivitas operasi, investasi dan
         pendanaan.

         Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah yang
         merupakan mata uang fungsional Grup. Seluruh angka dalam laporan keuangan konsolidasian ini
         disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali bila dinyatakan lain.


                                                   -9-
Page 17
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

    2.c. Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)

        Penerapan dari revisi standar akuntansi berikut yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2025, tidak
        menimbulkan perubahan substansial terhadap kebijakan akuntansi Perusahaan dan pengaruh
        yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan.

        - Amendemen PSAK 221 “Pengaruh Ketertukaran/ Perubahan Kurs Valuta Asing”: Kurs Valuta
          Asing terkait Kekurangan.

        1 Januari 2026

        - Amendemen PSAK 107 ”Instrumen Keuangan: Pengungkapan”: Klasifikasi dan Pengukuran
          Instrumen Keuangan.
        - Amendemen PSAK 109 ”Instrumen Keuangan”: Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen
          Keuangan.
        - Amendemen PSAK 107 ”Instrumen Keuangan: Pengungkapan”: Keuntungan atau Kerugian dari
          Penghentian Pengakuan.
        - Amendemen Panduan Implementasi PSAK 107 ”Instrumen Keuangan: Pengungkapan”:
          Pendahuluan; Pengungkapan Risiko Kredit; dan Pengungkapan selisih ditangguhkan antara
          nilai wajar dan harga transaksi.
        - Amendemen PSAK 109 ”Instrumen Keuangan”: Penghentian Pengakuan Liabilitas Sewa; dan
          Harga Transaksi.
        - Amendemen PSAK 110 ”Laporan Keuangan Konsolidasian”: Penentuan ’Agen De Facto’
        - Amendemen PSAK 207 “Laporan Arus Kas“: Laporan arus kas untuk investasi pada anak
          perusahaan, asosiasi, dan ventura bersama yang menggunakan metode biaya perolahan.

        1 Januari 2027

        - PSAK 118 “Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan”.

         Penerapan dari amendemen dan interpretasi di atas tidak menimbulkan perubahan substansial
         atas kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak memilki dampak material terhadap laporan
         keuangan pada periode berjalan atau tahun sebelumnya.

    2.d. Instrumen Keuangan

        Instrumen keuangan adalah kontrak yang menimbulkan aset keuangan bagi suatu entitas dan
        liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas bagi entitas yang lain.

        (i) Aset Keuangan

            Pengakuan awal

            Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus kas
            kontraktual - apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga.
            Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:

            1)   Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi;
            2)   Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
                 komprehensif lain.

            Grup menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak bisa
            melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.

            Semua aset keuangan pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah dengan biaya-
            biaya transaksi, kecuali aset keuangan dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi.




                                               - 10 -
Page 18
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

           Aset keuangan Grup meliputi kas dan bank, piutang lain-lain dan aset keuangan tidak lancar
           lainnya (instrumen keuangan yang memiliki kuotasi harga). Aset keuangan diklasifikasikan
           sebagai aset lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, jika tidak maka aset keuangan ini
           diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.

           Pengukuran setelah pengakuan awal

           Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagai
           berikut:

           1) Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi

               Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi selanjutnya diukur
               dengan menggunakan metode suku bunga efektif (Effective Interest Rate) (“EIR”), setelah
               dikurangi dengan penurunan nilai. Biaya perolehan yang diamortisasi dihitung dengan
               memperhitungkan diskonto atau premi atas biaya akuisisi atau biaya yang merupakan
               bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR dicatat dalam laporan laba rugi
               konsolidasian. Kerugian yang timbul dari penurunan nilai juga diakui pada laporan laba
               rugi konsolidasian.

               Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi Grup terdiri dari kas dan
               bank dan piutang lain-lain.

           2) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi konsolidasian atau melalui
              penghasilan komprehensif lain.

               Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi konsolidasian atau melalui
               penghasilan komprehensif lain selanjutnya disajikan dalam laporan posisi keuangan
               sebesar nilai wajar, dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam laba rugi
               konsolidasian atau penghasilan komprehensif lain.

               Grup tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
               konsilidasian atau melalui penghasilan komprehensif lain.

           Penghentian pengakuan

           Aset keuangan (atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari
           kelompok aset keuangan sejenis) dihentikan pengakuannya pada saat:

           1) Hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset tersebut telah berakhir; atau
           2) Grup telah mentransfer hak mereka untuk menerima arus kas yang berasal dari aset atau
              berkewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa penundaan
              yang material kepada pihak ketiga dalam perjanjian “passthrough”, dan salah satu
              diantara (a) Grup telah mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat dari
              aset, atau (b) Grup tidak mentransfer atau mempertahankan secara substansial seluruh
              risiko dan manfaat atas aset, namun telah mentransfer kendali atas aset tersebut.

        (ii) Liabilitas Keuangan

           Pengakuan awal

           Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK 109, ”instrumen keuangan”, diklasifikasikan sebagai
           berikut:

           1) Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.
           2) Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi konsolidasian atau
              melalui penghasilan komprehensif lain.




                                               - 11 -
Page 19
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

            Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal.
            Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Grup hanya memiliki liabilitas keuangan yang
            diukur pada biaya perolehan diamortisasi.

            Pengukuran setelah pengakuan awal

            Setelah pengakuan awal, yaitu pada nilai wajar ditambah biaya transaksi, Grup mengukur
            seluruh liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode
            suku bunga efektif.

            Penghentian pengakuan

            Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas keuangan telah berakhir.

        (iii) Instrumen keuangan disalinghapus

            Aset keuangan dan liabilitas keuangan disaling hapus dan jumlah netonya dilaporkan pada
            laporan posisi keuangan konsolidasian ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk
            melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk
            menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas
            secara bersamaan. Hak yang berkekuatan hukum tidak boleh tergantung pada kejadian di
            masa yang akan datang dan harus dapat dilaksanakan dalam kondisi bisnis yang normal dan
            dalam keadaan lalai, tidak dapat membayar atau kebangkrutan Grup atau pihak lawan.

    2.e. Penurunan Nilai Aset Keuangan

        Pada setiap periode pelaporan, Grup menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan telah
        meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Grup
        menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen
        keuangan.

        Grup menerapkan pendekatan umum PSAK 109, ”instrumen keuangan” untuk mengukur kerugian
        kredit ekspektasian yang menggunakan penyisihan kerugian ekspektasian sepanjang umurnya
        untuk semua piutang dagang dan aset keuangan lainnya.

        Dalam melakukan penilaian, Grup membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas
        instrumen keuangan pada saat tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas
        instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta
        ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya atau usaha pada saat tanggal pelaporan terkait
        dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan,
        yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.

    2.f. Persediaan

        Persediaan dinyatakan menurut nilai terendah antara harga perolehan dan nilai realisasi neto.
        Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang.

        Nilai realisasi neto adalah estimasi harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi estimasi biaya
        penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk melakukan penjualan.

        Penyisihan persediaan usang ditentukan berdasarkan estimasi penggunaan atau penjualan,
        masing-masing jenis persediaan pada masa mendatang.




                                                 - 12 -
Page 20
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

    2.g. Dasar Konsolidasian

        Laporan keuangan konsolidasian menggabungkan laporan keuangan Grup dan entitas yang
        dikendalikan oleh Grup. Pengendalian tercapai dimana Perusahaan memiliki kekuasaan atas
        investee; eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan
        kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk memengaruhi jumlah imbal
        hasil investor.

        Grup menilai kembali apakah entitas tersebut adalah investee jika fakta dan keadaan yang
        mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian yang
        disebutkan di atas.

        Ketika Perusahaan memiliki kurang dari hak suara mayoritas di-investee, ia memiliki kekuasaan
        atas investee ketika hak suara investor cukup untuk memberinya kemampuan praktis untuk
        mengarahkan aktivitas relevan secara sepihak. Perusahaan mempertimbangkan seluruh fakta dan
        keadaan yang relevan dalam menilai apakah hak suara Perusahaan cukup untuk memberikan
        Perusahaan kekuasaan, termasuk (i) ukuran kepemilikan hak suara Perusahaan relatif terhadap
        ukuran dan penyebaran kepemilikan pemilik hak suara lain; (ii) hak suara potensial yang dimiliki
        oleh Perusahaan, pemegang suara lain atau pihak lain; (iii) hak yang timbul dari pengaturan
        kontraktual lain; dan (iv) setiap fakta dan keadaan tambahan apapun mengindikasikan bahwa
        Perusahaan memiliki, atau tidak memiliki, kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas yang
        relevan pada saat keputusan perlu dibuat, termasuk pola suara pemilikan dalam RUPS
        sebelumnya.

        Konsolidasi entitas anak dimulai ketika Perusahaan memeroleh pengendalian atas entitas anak
        dan akan dihentikan ketika Perusahaan kehilangan pengendalian pada entitas anak. Secara
        khusus, pendapatan dan beban entitas anak diakuisisi atau dijual selama tahun berjalan termasuk
        dalam laporan laba rugi konsolidasian dan penghasilan komprehensif lain dari tanggal
        diperolehnya pengendalian Perusahaan sampai tanggal ketika Perusahaan berhenti untuk
        mengendalikan entitas anak.

        Laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan kepada pemilik
        entitas induk dan untuk kepentingan non-pengendali. Perusahaan juga mengatribusikan total laba
        komprehensif entitas anak kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non-pengendali
        meskipun hal tersebut mengakibatkan kepentingan non-pengendali memiliki saldo defisit.

        Jika diperlukan, penyesuaian dapat dilakukan terhadap laporan keuangan entitas anak agar
        kebijakan akuntansi yang digunakan sesuai dengan kebijakan akuntansi yang digunakan oleh
        Grup.

        Seluruh aset dan liabilitas dalam intra, ekuitas, pendapatan, biaya dan arus kas yang berkaitan
        dengan transaksi dalam kelompok usaha dieliminasi secara penuh pada saat konsolidasian.

        Kepentingan non-pengendali pada entitas anak diidentifikasi secara terpisah dan disajikan dalam
        ekuitas. Kepentingan non-pengendali pemegang saham awalnya diukur baik pada nilai wajar
        ataupun pada proporsi pemilikan kepentingan non-pengendali dari nilai wajar aset neto yang dapat
        diidentifikasi dari pihak yang diakuisisi. Pilihan pengukuran dilakukan pada akuisisi dengan dasar
        akuisisi. Setelah akuisisi, jumlah tercatat kepentingan non-pengendali adalah jumlah kepemilikan
        pada pengakuan awal ditambah bagian kepentingan non-pengendali dari perubahan selanjutnya
        dalam ekuitas. Seluruh laba rugi komprehensif diatribusikan pada kepentingan non-pengendali
        bahkan jika hal ini mengakibatkan kepentingan non-pengendali mempunyai saldo defisit.

        Perubahan dalam bagian kepemilikan Grup pada entitas anak yang tidak mengakibatkan
        hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas. Nilai tercatat kepentingan Grup dan
        kepentingan non-pengendali disesuaikan untuk mencerminkan perubahan bagian kepemilikannya
        atas entitas anak. Setiap perbedaan antara jumlah kepentingan non-pengendali disesuaikan dan
        nilai wajar imbalan yang diberikan atau diterima diakui secara langsung dalam ekuitas dan
        diatribusikan pada pemilik entitas induk.


                                                - 13 -
Page 21
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

        Ketika konsolidasian kehilangan pengendalian pada entitas anak, keuntungan atau kerugian diakui
        dalam laba rugi dan dihitung sebagai perbedaan antara (i) agregat nilai wajar pembayaran yang
        diterima dan nilai wajar sisa kepemilikan (retained interest) dan (ii) jumlah tercatat sebelumnya
        dari aset (termasuk goodwill), dan liabilitas dari entitas anak dan setiap kepentingan
        non-pengendali. Seluruh jumlah yang diakui sebelumnya dalam penghasilan komprehensif lain
        yang terkait dengan entitas anak yang dicatat seolah-olah Grup telah melepaskan secara
        langsung aset atau liabilitas terkait entitas anak (yaitu direklasifikasi ke laba rugi atau ditransfer ke
        kategori lain dari ekuitas sebagaimana ditentukan / diizinkan oleh standar akuntansi yang berlaku).
        Nilai wajar setiap sisa investasi pada entitas anak terdahulu pada tanggal hilangnya pengendalian
        dianggap sebagai nilai wajar pada saat pengakuan awal untuk akuntansi berikutnya dalam PSAK
        239, Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran atau, ketika berlaku, biaya perolehan
        pada saat pengakuan awal dari investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama.

    2.h. Kombinasi Bisnis

        Akuisisi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Imbalan yang dialihkan dalam suatu
        kombinasi bisnis diukur pada nilai wajar, yang dihitung sebagai hasil penjumlahan dari nilai wajar
        tanggal akuisisi atas seluruh aset yang dialihkan oleh Grup, liabilitas yang diakui oleh Grup
        kepada pemilik sebelumnya dari pihak yang diakuisisi dan kepentingan ekuitas yang diterbitkan
        oleh Grup dalam pertukaran pengendalian dari pihak yang diakuisisi. Biaya-biaya terkait akuisisi
        diakui di dalam laba rugi konsolidasian pada saat terjadinya.

        Pada tanggal akuisisi, aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambilalih alih diakui
        pada nilai wajar kecuali untuk aset dan liabilitas tertentu yang diukur sesuai dengan standar yang
        relevan.

        Goodwill diukur sebagai selisih lebih dari nilai gabungan dari imbalan yang dialihkan, jumlah setiap
        kepentingan non-pengendali pada pihak diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisi
        kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada pihak diakuisisi (jika
        ada) atas jumlah neto dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambilalih pada
        tanggal akuisisi. Jika, setelah penilaian kembali, jumlah neto dari aset teridentifikasi yang
        diperoleh dan liabilitas yang diambilalih pada tanggal akuisisi melebihi jumlah imbalan yang
        dialihkan, jumlah dari setiap kepentingan non-pengendali pada pihak diakuisisi dan nilai wajar
        pada tanggal akuisisi kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada
        pihak diakuisisi (jika ada), selisih lebih diakui segera dalam laba rugi sebagai pembelian dengan
        diskon.

        Kepentingan non-pengendali yang menyajikan bagian kepemilikan dan memberikan mereka hak
        atas bagian proposional dari aset neto entitas dalam hal terjadi likuidasi pada awalnya diukur baik
        pada nilai wajar ataupun pada bagian proporsional kepemilikan kepentingan non-pengendali atas
        aset neto teridentifikasi dari pihak yang diakuisisi. Pilihan dasar pengukuran dilakukan atas dasar
        transaksi. Kepentingan non-pengendali jenis lain diukur pada nilai wajar atau, jika berlaku, pada
        dasar pengukuran lain yang ditentukan oleh standar akuntansi lain.

        Bila imbalan yang dialihkan oleh Grup dalam suatu kombinasi bisnis termasuk aset atau liabilitas
        yang berasal dari pengaturan imbalan kontinjen (contingent consideration arrangement), imbalan
        kontinjen tersebut diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan termasuk sebagai bagian dari
        imbalan yang dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis. Perubahan dalam nilai wajar atas imbalan
        kontinjen yang memenuhi syarat sebagai penyesuaian periode pengukuran disesuaikan secara
        retrospektif, dengan penyesuaian terkait terhadap goodwill. Penyesuaian periode pengukuran
        adalah penyesuaian yang berasal dari informasi tambahan yang diperoleh selama periode
        pengukuran (yang tidak melebihi satu tahun sejak tanggal akuisisi) tentang fakta-fakta dan kondisi
        yang ada pada tanggal akuisisi.




                                                   - 14 -
Page 22
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

        Perubahan selanjutnya dalam nilai wajar atas imbalan kontinjen yang tidak memenuhi syarat
        sebagai penyesuaian periode pengukuran tergantung pada bagaimana imbalan kontinjen tersebut
        diklasifikasikan. Imbalan kontinjen yang diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur kembali pada
        tanggal sesudah tanggal pelaporan dan penyelesaian selanjutnya dicatat dalam ekuitas. Imbalan
        kontinjen yang diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas diukur setelah tanggal pelaporan sesuai
        dengan standar akuntansi yang relevan dengan mengakui keuntungan atau kerugian terkait dalam
        laba rugi kosolidasian atau dalam pendapatan komprehensif lain (OCI).

        Bila suatu kombinasi bisnis dilakukan secara bertahap, kepemilikan terdahulu Grup atas pihak
        terakuisisi diukur kembali ke nilai wajar pada tanggal akuisisi dan keuntungan atau kerugiannya,
        jika ada, diakui dalam laba rugi. Jumlah yang berasal dari kepemilikan sebelum tanggal akuisisi
        yang sebelumnya telah diakui dalam pendapatan komprehensif lain direklasifikasi ke laba rugi
        dimana perlakuan tersebut akan sesuai jika kepemilikannya dilepas/dijual.

        Jika akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai pada akhir periode pelaporan saat
        kombinasi terjadi, Grup melaporkan jumlah sementara untuk pos-pos yang proses akuntansinya
        belum selesai dalam laporan keuangannya. Selama periode pengukuran, pihak pengakuisisi
        menyesuaikan, aset atau liabilitas tambahan yang diakui, untuk mencerminkan informasi baru
        yang diperoleh tentang fakta dan keadaan yang ada pada tanggal akuisisi dan, jika diketahui, akan
        berdampak pada jumlah yang diakui pada tanggal tersebut.

    2.i. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing

        Dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian setiap Grup, transaksi dalam mata uang
        asing selain mata uang fungsional Grup (mata uang asing) diakui pada kurs yang berlaku pada
        tanggal transaksi. Pada setiap akhir perode pelaporan, pos moneter dalam valuta asing dijabarkan
        kembali pada kurs yang berlaku pada tanggal tersebut. Pos-pos non-moneter yang diukur pada
        nilai wajar dalam valuta asing dijabarkan kembali pada kurs yang berlaku pada tanggal ketika nilai
        wajar ditentukan. Pos non-moneter diukur dalam biaya historis dalam valuta asing yang tidak
        dijabarkan kembali.

        Selisih kurs atas pos moneter diakui dalam laba rugi konsilidasian pada periode saat terjadinya.

        Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 kurs yang digunakan adalah kurs tengah dari Bank
        Indonesia adalah sebagai berikut:

                                                                      2025                   2024
        Dolar Amerika Serikat (USD)                                  16.782                  16.162

    2.j. Transaksi Pihak Berelasi

        Perusahaan mempunyai transaksi dengan pihak berelasi, sebagaimana yang diuraikan dalam
        PSAK 224: ”Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”.

        Seluruh transaksi yang material dengan pihak berelasi telah diungkapkan dalam Catatan 35 atas
        Laporan Keuangan.

    2.k. Kas dan Setara Kas

        Kas dan setara kas terdiri atas kas, bank dan deposito di mana deposito tersebut digunakan
        sebagai jaminan utang bank.

    2.l. Aset Tetap

        Berdasarkan PSAK 216, “Aset Tetap”, pada saat pengakuan awal, aset tetap diukur pada biaya
        perolehan yang meliputi harga pembelian, biaya pinjaman dan biaya lainnya yang dapat
        diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diperlukan.



                                                 - 15 -
Page 23
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

        Setelah pengakuan awal, Grup menggunakan model biaya dimana seluruh aset tetap selain mesin
        dan peralatan diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi
        kerugian penurunan nilai (jika ada).

        Tanah diakui sebesar harga perolehan tidak disusutkan.

        Biaya setelah perolehan awal termasuk dalam jumlah tercatat aset atau diakui sebagai aset yang
        terpisah, mana yang lebih tepat, ketika terdapat kemungkinan bahwa manfaat ekonomi di masa
        depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Grup dan biaya tersebut dapat diukur
        secara andal.

        Jumlah tercatat komponen yang diganti dihentikan pengakuannya pada tahun dimana pada saat
        penggantian tersebut terjadi. Seluruh biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam
        laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
        Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode yaitu metode garis lurus untuk mencatat
        jumlah penyusutan selama estimasi manfaat ekonomi aset tetap adalah sebagai berikut:

                                                                       Tahun
        Bangunan                                                         20
        Kendaraan                                                         4
        Inventaris Kantor dan Gudang                                      4

        Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan
        komprehensif lain pada saat terjadinya, renovasi perbaikan yang signifikan dikapitalisasi. Ketika
        aset tidak digunakan lagi atau dilepas, biaya dan akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari
        kelompok aset tetap dan laba atau rugi yang dihasilkan tercermin dalam laporan laba rugi dan
        penghasilan komprehensif lain untuk periode tersebut.

        Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomi masa
        depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari
        penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan
        jumlah tercatat dari aset tetap) diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
        pada tahun aset tersebut itu dihentikan pengakuannya.

        Akumulasi biaya konstruksi bangunan, pabrik dan pemasangan mesin dikapitalisasi sebagai “aset
        dalam penyelesaian”. Biaya tersebut direklasifikasi ke akun aset tetap pada saat proses konstruksi
        atau pemasangan selesai. Penyusutan mulai dibebankan pada saat aset tersebut siap untuk
        digunakan sesuai dengan tujuan yang diinginkan manajemen.

    2.m. Sewa

        Perusahaan sebagai Pesewa (Lessor)

        Sewa dimana Perusahaan sebagai pesewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan atau sewa
        operasi. Ketika persyaratan sewa secara sub

        stansial mengalihkan seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan ke penyewa,
        kontrak tersebut diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan. Seluruh sewa lainnya diklasifikasikan
        sebagai sewa operasi.

        Penghasilan sewa dari sewa operasi diakui secara garis lurus selama masa sewa yang relevan.
        Biaya langsung awal yang terjadi dalam menegosiasikan dan mengatur sewa operasi
        ditambahkan ke jumlah tercatat aset sewa dan diakui secara garis lurus selama masa sewa.




                                                - 16 -
Page 24
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

        a. Aset Hak-Guna

           Aset Hak-Guna

           Berdasarkan PSAK 116, “Sewa”, aset hak-guna diakui pada tanggal dimulainya sewa (yaitu,
           tanggal aset pendasar tersedia untuk digunakan). Pada pengukuran awal, aset hak-guna
           diukur pada biaya perolehan yang meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa, biaya
           langsung awal yang dikeluarkan, pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal
           mulai dikurangi insentif sewa yang diterima dan estimasi biaya dalam membongkar dan
           memindahkan aset pendasar.

           Setelah pengakuan awal, aset hak-guna diukur dengan menggunakan model biaya dimana
           aset hak-guna diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi
           kerugian penurunan nilai.

           Penyusutan dihitung menggunakan metode garis lurus untuk mencatat jumlah penyusutan
           selama estimasi manfaat ekonomi aset hak-guna adalah sebagai berikut:

                      Jenis Aset Hak - Guna                          Masa Manfaat
           Tanah                                                         2 tahun
           Gudang dan Ruko                                               3 tahun

           Sewa Jangka Pendek dan Sewa Aset Bernilai Rendah

           Perusahaan menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek (untuk sewa yang
           memiliki jangka waktu selama 12 bulan atau kurang dari tanggal dimulainya dan tidak
           mengandung opsi pembelian). Pembayaran sewa untuk sewa jangka pendek dan sewa untuk
           aset bernilai rendah diakui sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.

           Perusahaan sebagai Pesewa

           Sewa dimana Perusahaan tidak mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat
           yang terkait dengan kepemilikan suatu aset diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Pendapatan
           sewa yang timbul dicatat secara garis lurus selama masa sewa dan termasuk dalam
           pendapatan dalam laporan laba rugi karena sifat operasinya.

    2.n. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

        Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menelaah nilai tercatat aset non-keuangan untuk
        menentukan apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika
        terdapat indikasi tersebut, jumlah terpulihkan dari aset diestimasi untuk menentukan tingkat
        kerugian penurunan nilai (jika ada). Bila tidak memungkinkan untuk mengestimasi jumlah
        terpulihkan atas suatu aset individual, Grup mengestimasi jumlah terpulihkan dari unit penghasil
        kas atas aset.

        Estimasi jumlah terpulihkan adalah nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dan
        nilai pakai. Dalam menilai nilai pakai, estimasi arus kas masa depan didiskontokan ke nilai kini
        menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai
        waktu uang dan risiko spesifik atas aset yang mana estimasi arus kas masa depan belum
        disesuaikan.

        Jika jumlah terpulihkan dari aset non-keuangan (unit penghasil kas) kurang dari nilai tercatatnya,
        nilai tercatat aset (unit penghasil kas) dikurangi menjadi sebesar jumlah terpulihkan dan rugi
        penurunan nilai diakui langsung ke laba rugi.

        Kebijakan akuntansi untuk penurunan nilai aset keuangan dijelaskan dalam Catatan 2e.




                                                 - 17 -
Page 25
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

    2.o. Imbalan Pascakerja

        Perusahaan menyelenggarakan imbalan pascakerja imbalan pasti untuk semua karyawan
        tetapnya sesuai dengan Undang-Undang Cipta Kerja No. 6/2023. Perusahaan telah menerapkan
        panduan dalam siaran pers dan klarifikasi pengatribusian imbalan pada periode jasa untuk
        program pensiun berbasis undang-undang ketenagakerjaan atau undang-undang cipta kerja
        beserta peraturan pelaksanaan (UU Ketenagakerjaan) sesuai dengan yang diterbitkan oleh DSAK-
        IAI pada April 2022.

        Berdasarkan PSAK 219, “Imbalan Kerja”, imbalan pascakerja diakui sebesar jumlah yang diukur
        dengan menggunakan dasar diskonto ketika pekerja telah memberikan jasanya kepada
        Perusahaan dalam suatu periode akuntansi, liabilitas dan beban diukur dengan menggunakan
        teknik aktuaria yang mencakup pula liabilitas konstruktif yang timbul dari praktik kebiasaan
        Perusahaan. Dalam perhitungan liabilitas, imbalan harus didiskontokan dengan menggunakan
        metode Projected Unit Credit.
        Pesangon pemutusan kontrak kerja diakui jika dan hanya jika, Perusahaan berkomitmen untuk:

        a. Memberhentikan seorang atau sekelompok pekerja sebelum tanggal pensiun normal, atau
        b. Menyediakan pesangon bagi pekerja yang menerima penawaran mengundurkan diri secara
           sukarela.

    2.p. Provisi dan Kontijensi

        Provisi diakui jika Perusahaan memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat
        konstruktif) yang akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban
        tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan
        estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.

        Provisi ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan
        estimasi terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber daya untuk menyelesaikan kewajiban
        kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi dibatalkan.

        Liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan tetapi diungkapkan dalam catatan atas
        laporan keuangan kecuali arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi
        kemungkinannya kecil. Aset kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan tetapi diungkapkan
        dalam laporan keuangan jika terdapat kemungkinan besar arus masuk manfaat ekonomis akan
        diperoleh.

    2.q. Pajak Penghasilan

        Pajak saat terutang berdasarkan laba kena pajak untuk suatu tahun. Laba kena pajak berbeda
        dari laba sebelum pajak seperti yang dilaporkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan
        komprehensif lain karena pos pendapatan atau beban yang dikenakan pajak atau dikurangkan
        pada tahun berbeda dan pos-pos yang tidak pernah dikenakan pajak atau tidak dapat
        dikurangkan.

        Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam periode yang bersangkutan yang
        dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku.

        Pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam
        laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak yang digunakan dalam perhitungan laba kena
        pajak. Liabilitas pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer kena pajak.
        Aset pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat
        dikurangkan sepanjang kemungkinan besar bahwa laba kena pajak akan tersedia sehingga
        perbedaan temporer dapat dimanfaatkan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika
        perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal (bukan kombinasi bisnis) dari aset dan liabilitas
        suatu transaksi yang tidak memengaruhi laba kena pajak atau laba akuntansi. Selain itu, liabilitas
        pajak tangguhan tidak diakui jika perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal goodwill.




                                                - 18 -
Page 26
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

        Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diekspektasikan
        berlaku dalam periode ketika liabilitas diselesaikan atau aset dipulihkan dengan tarif pajak (dan
        peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada akhir periode
        pelaporan.

        Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan dan dikurangi
        jumlah tercatatnya jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang
        memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut.

        Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat
        dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak
        kini dan ketika aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak
        penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama serta Perusahaan yang berbeda
        yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto. Pajak kini dan
        pajak tangguhan diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba atau rugi, kecuali sepanjang
        pajak penghasilan yang berasal dari transaksi atau kejadian yang diakui, diluar laba atau rugi (baik
        dalam pendapatan komprehensif lain maupun secara langsung di ekuitas), dalam hal tersebut
        pajak juga diakui di luar laba atau rugi yang timbul dari akuntansi awal untuk kombinasi bisnis.
        Dalam kasus kombinasi bisnis, pengaruh pajak termasuk dalam akuntansi kombinasi bisnis.

    2.r. Pengakuan Pendapatan dan Beban

        Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan

        Perusahaan melakukan penerapan PSAK 115 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan harus
        memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut:

        a. Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
        b. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-
           janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda
           ke pelanggan.
        c. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak
           diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang
           dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah
           yang bersifat variabel, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar
           jumlah yang diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan
           ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan
           selama periode kontrak.
        d. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga
           jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak.
           Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan
           berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin.
        e. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan
           barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas
           barang atau jasa tersebut).

        Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2 cara, yakni:

        a. Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
        b. Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan. Untuk kewajiban
           pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Grup memilih ukuran penyelesaian
           yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah terpenuhinya
           kewajiban pelaksanaan. Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset
           kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan kurang dari saldo kewajiban
           pelaksanaan yang telah dipenuhi. Kewajiban kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari
           pelanggan lebih dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Aset kontrak disajikan
           dalam "Piutang usaha" dan liabilitas kontrak disajikan dalam "Pendapatan tangguhan”.




                                                 - 19 -
Page 27
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

          Pendapatan Bunga

          Pendapatan bunga di akru berdasarkan waktu terjadinya dengan acuan jumlah pokok terutang
          dan tingkat bunga yang berlaku.

          Biaya dan Beban

          Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).

          Penjualan Barang

          Perusahaan mengakui pendapatan ketika Perusahaan memenuhi kewajiban pelaksanaan dengan
          mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan (yaitu aset) kepada pelanggan. Aset dialihkan ketika
          pelanggan memeroleh pengendalian atas aset tersebut.

     2.s. Laba Per Saham

          Berdasarkan PSAK 233, “Laba per Saham”, laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba
          bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang dari
          saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan yang disesuaikan dengan jumlah saham
          biasa yang dibeli kembali.

          Laba per saham dihitung dengan membagi laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas
          dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa.

     2.t. Biaya Emisi Saham

         Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan penerbitan modal saham Perusahaan kepada publik
         dikurangkan langsung dengan hasil emisi dan disajikan sebagai pengurang akun tambahan modal
         disetor dalam laporan posisi keuangan.


3.   PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI YANG MATERIAL

     Dalam penerapan kebijakan akuntansi Grup, yang dijelaskan dalam Catatan 2, Dewan Direksi
     diwajibkan untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi tentang jumlah tercatat aset dan
     liabilitas yang tidak tersedia dari sumber lain. Estimasi dan asumsi yang terkait didasarkan pada
     pengalaman historis dan faktor-faktor lain yang dianggap relevan. Hasil aktualnya mungkin berbeda dari
     estimasi tersebut.

     Estimasi dan asumsi yang mendasari ditelaah secara berkelanjutan. Revisi estimasi akuntansi diakui
     dalam periode dimana estimasi tersebut direvisi jika revisi hanya memengaruhi periode itu, atau pada
     periode revisi dan periode masa depan jika revisi memengaruhi kedua periode tersebut.

     Pertimbangan Kritis dalam Penerapan Kebijakan Akuntansi

     Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi yang dijelaskan dalam Catatan 2, tidak terdapat
     pertimbangan kritis yang memiliki dampak signifikan pada jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
     konsolidasian, selain dari penyajian perkiraan yang diatur dibawah ini:

     Sumber Estimasi Ketidakpastian

     Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber estimasi ketidakpastian utama lainnya pada akhir
     periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap
     jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya dijelaskan dibawah ini:




                                                  - 20 -
Page 28
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

     Penurunan Nilai Aset

     Pengujian atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai. Penentuan nilai
     pakai aset memerlukan estimasi mengenai arus kas yang diharapkan untuk dihasilkan dari penggunaan
     aset (unit penghasil kas) dan penjualan aset tersebut serta tingkat diskonto yang sesuai untuk
     menentukan nilai sekarang.

     Walaupun asumsi yang digunakan dalam mengestimasi nilai pakai aset yang tercermin dalam laporan
     keuangan konsolidasian dianggap telah sesuai dan wajar, namun perubahan signifikan atas asumsi ini
     akan berdampak material terhadap penentuan jumlah yang dapat dipulihkan dan akibatnya kerugian
     penurunan nilai yang timbul akan berdampak terhadap hasil usaha.

     Berdasarkan pertimbangan manajemen, tidak terdapat indikator penurunan nilai atas aset Grup.

     Manfaat Karyawan

     Penentuan liabilitas imbalan pascakerja tergantung pada pemilihan asumsi tertentu yang digunakan
     oleh aktuaris dalam menghitung jumlah liabilitas tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain tingkat
     diskonto dan tingkat kenaikan gaji. Realisasi yang berbeda dari asumsi Grup diakui dalam laporan
     keuangan mencerminkan jumlah keseluruhan dari defisit atau surplus program. Walaupun asumsi Grup
     dianggap tepat dan wajar, namun perubahan signifikan pada kenyataannya atau perubahan signifikan
     dalam asumsi yang digunakan dapat berpengaruh secara signifikan terhadap liabilitas imbalan
     pascakerja Grup. Nilai tercatat liabilitas imbalan pascakerja dan asumsi dari aktuaris diungkapkan
     dalam Catatan 22.

     Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap

     Masa manfaat setiap aset tetap Grup ditentukan berdasarkan kegunaan yang diharapkan dari
     penggunaan aset tersebut. Estimasi ini ditentukan berdasarkan evaluasi teknis internal dan
     pengalaman atas aset sejenis. Masa manfaat setiap aset direviu secara periodik dan disesuaikan
     apabila perkiraan berbeda dengan estimasi sebelumnya karena keausan, keusangan teknis dan
     komersial, hukum atau keterbatasan lainnya atas pemakaian aset. Namun terdapat kemungkinan
     bahwa hasil operasi dimasa mendatang dapat dipengaruhi secara signifikan oleh perubahan atas
     jumlah serta periode pencatatan beban yang diakibatkan karena perubahan faktor yang disebutkan di
     atas.

     Perubahan masa manfaat aset tetap dapat memengaruhi jumlah beban penyusutan yang diakui dan
     penurunan nilai tercatat aset tetap.

     Nilai tercatat aset tetap diungkapkan dalam Catatan 9.


4.   KAS DAN SETARA KAS

                                                                       2025                   2024
     Kas                                                                79.616.903             18.247.257
     Bank
      Bank Central Asia                                                 63.723.117          2.118.425.641
      Bank CIMB Niaga                                                   42.497.801            810.606.612
      Bank Maybank                                                      28.475.148             12.673.136
      Bank Danamon                                                      27.291.125             12.515.997
      Bank OCBC NISP                                                     1.001.442            103.753.900
      Bank Pan Indonesia                                                 7.285.762             18.114.102
     Sub Jumlah                                                        170.274.395          3.076.089.388




                                                  - 21 -
Page 29
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                    2025                 2024
       Deposito Berjangka
       Bank CIMB Niaga                                                        -       17.565.068.543
       Bank Maybank                                                           -        7.000.000.000
       Bank Danamon                                                           -        1.588.181.345
      Sub Jumlah                                                              -       26.153.249.888
      Jumlah                                                        249.891.298       29.247.586.533

      Seluruh saldo bank ditempatkan pada pihak ketiga dan tidak dijaminkan.


5.   KAS YANG DIBATASI PENGGUNAANNYA

                                                                     2025                  2024
     Bank Pan Indonesia                                             6.635.410.615        6.414.520.619
     Jumlah                                                         6.635.410.615        6.414.520.619

     Kas yang dibatasi penggunaannya merupakan Bank Garansi pada Bank Pan Indonesia yang bertujuan
     untuk menjamin utang yang tidak bisa terbayarkan ke pihak prinsipal. Bank Garansi tersebut akan
     diperbarui setiap akhir masa berlaku dengan keterangan sebagai berikut:

     a) Berdasarkan pemberitahuan perpanjangan Bilyet Deposito Berjangka:

        • No. Deposito Berjangka   : Pan Indonesia No. 00327012.
        • Nominal                  : Rp 6.635.410.615.
        • Jangka Waktu             : 3 bulan dari tanggal 15 November 2025 – 15 Februari 2026.
        • Suku Bunga               : 4,25%.


6. PIUTANG USAHA

                                                                      2025                2024
     Pihak Berelasi
     PT Rusco Online Distribusi                                     2.748.583.198     10.641.474.833
     Sub Jumlah                                                     2.748.583.198     10.641.474.833
     Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                              (342.795.222)        (46.608.041)
     Jumlah Piutang Pihak Berelasi – Bersih                         2.405.787.976     10.594.866.792
     Pihak Ketiga
     CV Raya Dipta Swastika                                         2.395.863.587      4.272.233.612
     Toko Susu CS                                                     465.526.841      1.619.326.546
     PT Badan Koneksi Niaga Solusindo                                 430.559.094                  -
     PT Duta Sentosa Yasa                                             362.981.409                  -
     PT Astro Teknologies Indonesia                                   304.603.258                  -
     PT Orientraco Perkasa                                            291.587.677                  -
     PT Jaya Putra Panipahan                                          211.054.558        893.764.111
     Toko MMM Sejahtera                                               178.503.990                  -
     CV H.M Putra                                                     154.853.999                  -
     PT Niceso Sukses Indonesia                                       129.052.727        334.128.755
     PT Pelanduk Jaya Bersama                                          61.415.542        863.940.988
     Toko Uniboo                                                       29.916.169        243.076.022
     Natasha Citra II                                                  13.500.197        240.496.870
     Toko Susu Pasir Jaya                                                       -      1.333.706.302
     PT Gaya Poetra Bangkit                                                     -      1.250.998.905
     PT Scorpicanus Gepi Jovindo                                                -        363.658.078



                                                 - 22 -
Page 30
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                           2025                  2024
   Toko Natasha Susu                                                                -           254.434.903
   Toko Bei Bee Woo                                                                 -           245.109.799
   PT Bintang Inti Abadi                                                            -           218.540.330
   Toko Murni Jaya                                                                  -           214.973.199
   Libra Baby Store                                                                 -           197.148.280
   Toko H. Yusuf                                                                    -           183.594.418
   Lainnya (Masing-masing dibawah Rp 100.000.000)                       1.678.494.810         5.481.010.866
   Sub Jumlah                                                           6.707.913.858       18.210.141.984
   Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                                    (836.591.311)          (79.757.652)
   Jumlah Piutang Pihak Ketiga – Bersih                                 5.871.322.547       18.130.384.332
   Jumlah                                                               8.277.110.523       28.725.251.124

   Rincian umur piutang usaha sebagai berikut:

                                                                           2025                  2024
   Belum Jatuh Tempo                                                    1.565.735.703         5.085.292.662
   Jatuh Tempo
     30 hari                                                            1.204.084.780       15.314.154.947
     31 - 60 hari                                                       1.146.918.541        2.480.923.733
     61 - 90 hari                                                       4.578.947.563        1.114.637.273
     > 90 hari                                                            960.810.469        4.856.608.202
   Jumlah                                                               9.456.497.056       28.851.616.817
   Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                                  (1.179.386.533)         (126.365.693)
   Jumlah Bersih                                                        8.277.110.523       28.725.251.124

   Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai:

                                                                           2025                  2024
   Saldo Awal                                                             126.365.693         1.278.350.030
   Penambahan Pencadangan (Catatan 30)                                  1.053.020.840                     -
   Pemulihan Pencadangan (Catatan 30)                                               -       (1.151.984.337)
   Jumlah                                                               1.179.386.533           126.365.693

   Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai piutang Perusahaan menggunakan model kerugian kredit
   ekspektasian, yang menggunakan model kerugian kredit yang terjadi untuk mengukur penyisihan
   penurunan nilai piutang usaha. Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan
   nilai piutang diatas adalah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang
   tersebut.

   Berdasarkan penelaahan atas status masing-masing piutang pada akhir tahun, manajemen memutuskan
   bahwa cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang usaha adalah cukup karena tidak terdapat
   perubahan signifikan terhadap kualitas kredit dan jumlah tersebut masih dapat ditagih. Selain itu, terdapat
   piutang yang telah dilakukan penurunan nilai.




                                                   - 23 -
Page 31
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

7. PIUTANG LAIN-LAIN

                                                                      2025                2024
   Pihak Berelasi
   Rustono Fulia                                                                -      2.100.000.000
   Sub Jumlah                                                                   -      2.100.000.000
   Pihak Ketiga
   Principle MRV                                                   4.990.552.093       3.960.955.483
   Principle DCV                                                   3.889.235.709       5.232.035.792
   Giro Mundur                                                       900.614.983         292.800.050
   Klaim Asuransi Kebakaran                                                    -      26.923.086.074
   Karyawan                                                                    -         141.807.567
   Lain-lain (Masing-masing dibawah Rp 100.000.000)                1.349.600.539       3.248.427.321
   Sub Jumlah                                                     11.130.003.324      39.799.112.287
   Jumlah                                                         11.130.003.324      41.899.112.287

   Berdasarkan Surat Keputusan Manajemen tanggal 19 Februari 2026, telah diputuskan bahwa piutang
   karyawan sebesar Rp 141.807.567 yang berasal sejak tahun 2024 dinyatakan tidak dapat ditagih dan
   telah dilakukan penghapusan piutang.

   Piutang kepada Rustono Fulia merupakan pinjaman yang diberikan oleh Perusahaan untuk keperluan
   sewa. Berdasarkan perjanjian sewa No. 001/SPK-SEWA/RER/I/2025 dengan jangka waktu 1 tahun
   dimulai pada tanggal 2 Januari 2025 sampai dengan 31 Desember 2025.

   Piutang klaim asuransi kebakaran merupakan klaim asuransi atas kebakaran gudang PT Rusindo Eka
   Raya (RER) yang berlokasi di Karawaci Tangerang, pada tanggal 28 Oktober 2024 pukul 16:30 WIB.
   Manajemen Perseroan menjelaskan dalam surat dengan Nomor: 058/LAPD/X/2024 pada tanggal
   29 Oktober 2024.

   Pada tanggal 31 Desember 2024 seluruh persediaan RER diasuransikan kepada PT Zurich Asuransi
   Indonesia Tbk dengan nomor polis 330124001463 dengan nilai pertanggungan sebesar
   Rp 3.971.776.732, PT Asuransi Allianz Utama Indonesia dengan nomor polis JKT01-G-2405-00F0002861
   dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 18.000.000.000, PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk dengan
   nomor polis 36012125000154 dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 11.934.000.000 dan nomor polis
   36011024000012 dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 9.500.000.000.

   Berdasarkan surat persetujuan klaim asuransi No. Ref: 0050/CMC/ZAI/III/2025-C tanggal 7 Maret 2025
   oleh PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk menyampaikan persetujuan klaim dengan perhitungan ganti rugi
   sebesar Rp 3.548.086.074.

   Surat pernyataan No. Klaim 99010112401744 tanggal 12 Maret 2025 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
   QQ PT Rusindo Eka Raya menyatakan setuju untuk menerima pembayaran klaim dari PT Zurich Asuransi
   Indonesia Tbk sebagai penanggung sebesar Rp 3.548.086.074, pembayaran klaim tersebut ditransfer atas
   nama Dana Setoran Asuransi Pinjaman Rekanan SMEC dengan nomor rekening GL 241213.

   Berdasarkan dana setoran Asuransi Reff No. 15/ZAI-BDI/FIN/III/25 tanggal 25 Maret 2025 yang
   menyatakan bahwa PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk telah melakukan pendebetan ke rekening Bank
   Danamon atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 3.548.086.074.

   Berdasarkan dana setoran asuransi Reff No. A2KK83DM0IXB tanggal 8 Agustus 2025 yang menyatakan
   bahwa PT Asuransi Allianz Utama Indonesia telah melakukan pendebetan ke rekening Bank Maybank
   atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 11.500.000.000.

   Berdasarkan dana setoran asuransi Reff No. A2KK7MWYSP3N tanggal 8 Agustus 2025 yang menyatakan
   bahwa PT Asuransi Allianz Utama Indonesia telah melakukan pendebetan ke rekening Bank Maybank
   atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 2.372.970.640.



                                                - 24 -
Page 32
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   Berdasarkan surat Permohonan Persetujuan Klaim Asuransi dengan PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk
   No.058/BIL/VI/2025 tanggal 20 Juni 2025, menyetujui klaim asuransi dengan nominal sebesar
   Rp 5.720.187.143.

   Berdasarkan dana setoran asuransi Reff No. 058/BIL/VI/2025 tanggal 15 Juli 2025 yang menyatakan
   bahwa PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk telah melakukan pendebetan ke rekening Bank BCA atas nama
   PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 5.720.187.143.

   Piutang kepada Rustono Fulia merupakan pinjaman yang diberikan oleh Perusahaan untuk keperluan
   sewa berdasarkan perjanjian sewa No. 001/SPK-SEWA/RER/I/2025 pada tanggal 2 Januari 2025 sampai
   dengan 31 Desember 2025.

   Piutang kepada PT Rusco Online Distribusi merupakan pinjaman yang diberikan oleh RER berdasarkan
   perjanjian untuk keperluan modal PT Rusco Online Distribusi berdasarkan perjanjian No. ADDM-02/RER-
   ROD/01/2025 yang tidak dikenakan bunga dan akan dilunasi dalam jangka waktu selambat-lambatnya
   pada tanggal 31 Desember 2026.

   Piutang Principle Distributor Claim Voucher (DCV) merupakan piutang kepada distributor RER atas
   program yang diberikan oleh distributor kepada toko serta bonus atas pencapaian yang diperoleh dari
   Grup.

   Piutang Principle Market Return Voucher (MRV) merupakan piutang atas pengembalian barang oleh Grup
   kepada pemasok.

   Piutang karyawan merupakan pinjaman karyawan RER yang dilakukan tanpa bunga.


8. PERSEDIAAN

                                                                        2025                 2024
   Kebutuhan Ibu dan Anak                                            6.796.761.166       32.202.655.494
   Peralatan Elektronik                                              5.817.052.295        2.406.391.392
   Makanan dan Minuman                                               5.579.178.217       16.623.482.719
   Sub Jumlah                                                       18.192.991.678       51.232.529.605
   Penghapusan persediaan atas kebakaran gudang                                    -   (34.013.243.930)
   Jumlah                                                           18.192.991.678       17.219.285.675

   Berdasarkan perihal atau fakta material atas kebakaran gudang PT Rusindo Eka Raya (RER) yang
   berlokasi di Karawaci Tangerang, pada tanggal 28 Oktober 2024 pukul 16:30 WIB. Manajemen Perseroan
   menjelaskan dalam surat dengan Nomor: 058/LAPD/X/2024 pada tanggal 29 Oktober 2024. Dampak
   kejadian, informasi atau fakta material tersebut terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan
   atau kelangsungan usaha RER sebagai berikut:

   •   Atas kejadian tersebut berdampak pada kegiatan operasional RER di mana semua persediaan barang
       dagangan terbakar dan RER akan mencari solusi agar dapat beroperasional kembali.
   •   RER akan mengevaluasi kerugian atas kejadian tersebut.
   •   Prinsipal mendukung dengan melonggarkan pembayaran utang usaha.
   •   Manajemen akan membuat ulang business plan.

   Seluruh persediaan merupakan persediaan yang dimiliki oleh Perusahaan dan tidak terdapat persediaan
   yang dikonsinyasikan kepada pihak lain.

   Pada tanggal 21 Maret 2025 persediaan RER yang diasuransikan kepada PT Zurich Asuransi Indonesia
   Tbk dengan nomor polis 330124001463 sudah dibayarkan sebesar Rp 3.548.086.074.




                                                 - 25 -
Page 33
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   Seluruh persediaan Perusahaan diasuransikan kepada PT Zurich Asuransi Indonesia, Tbk dengan nomor
   polis 3301250002260 dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 3.971.776.732 dengan jangka waktu sejak
   30 September 2025 sampai dengan 30 september 2026.

   Seluruh persediaan Perusahaan diasuransikan kepada PT Asuransi Allianz Utama Indonesia dengan
   nomor polis JKT01-G-2405-00F0002861 dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 18.000.000.000 dengan
   jangka waktu sejak 30 Mei 2024 sampai dengan 10 Juni 2025.

   Seluruh persediaan Perusahaan diasuransikan kepada PT Asuransi Multi Artha Guna, Tbk dengan nomor
   polis 36012126001215 dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 11.934.000.000 dengan jangka waktu
   sejak 1 Januari 2026 sampai dengan 1 Januari 2027.


9. ASET TETAP

                                                               31 Desember 2025
                                          Saldo Awal       Penambahan   Pengurangan          Saldo Akhir
  Harga Perolehan
  Pemilikan Langsung
   Tanah                                 71.914.730.000               -                 -    71.914.730.000
   Bangunan                              25.033.113.000               -                 -    25.033.113.000
   Peralatan Kantor                       1.563.400.953      11.766.890                 -     1.575.167.843
   Kendaraan                             11.247.004.834               -                 -    11.247.004.834
  Jumlah                                109.758.248.787      11.766.890                 -   109.770.015.677
  Akumulasi Penyusutan
  Pemilikan Langsung
   Bangunan                               4.135.991.700    1.210.780.400                -     5.346.772.100
   Peralatan Kantor                       1.544.980.597       15.850.051                -     1.560.830.648
   Kendaraan                              7.362.321.176      976.041.175                -     8.338.362.351
  Jumlah                                 13.043.293.473    2.202.671.626                -    15.245.965.099
  Nilai Buku                             96.714.955.314                                      94.524.050.578

                                                               31 Desember 2024
                                          Saldo Awal       Penambahan   Pengurangan          Saldo Akhir
  Harga Perolehan
  Pemilikan Langsung
   Tanah                                 71.914.730.000                -                -    71.914.730.000
   Bangunan                              25.033.113.000                -                -    25.033.113.000
   Peralatan Kantor                       1.563.400.953                -                -     1.563.400.953
   Kendaraan                              8.864.829.834    2.382.175.000                -    11.247.004.834
  Jumlah                                107.376.073.787    2.382.175.000                -   109.758.248.787
  Akumulasi Penyusutan
  Pemilikan Langsung
   Bangunan                               2.925.211.300    1.210.780.400                -     4.135.991.700
   Peralatan Kantor                       1.525.122.269       19.858.328                -     1.544.980.597
   Kendaraan                              6.416.531.668      945.789.508                -     7.362.321.176
  Jumlah                                 10.866.865.237    2.176.428.236                -    13.043.293.473
  Nilai Buku                             96.509.208.550                                      96.714.955.314

   RER memiliki aset tanah pada 31 Desember 2025 dan 2024 dengan rincian sebagai berikut:

   •   Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 80/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
       Persil 25.D.46, Blok: 004, Kohir Nomor C: 324 yang berlokasi di Komplek Pergudangan Industri Raya
       Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok,Tangerang dengan luas 3.244 m2.
   •   Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 81/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
       Persil 25.D.46, Blok: 004, Kohir Nomor C: 324 yang berlokasi di Komplek Pergudangan Industri Raya
       Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok,Tangerang dengan luas 2.770 m2.



                                                  - 26 -
Page 34
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   •   Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 82/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
       Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok,Tangerang
       dengan luas 1.390 m2.
   •   Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 83/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
       Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok,Tangerang
       dengan luas 195 m2.
   •   Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 84/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
       Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok,Tangerang
       dengan luas 601 m2.
   •   Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 85/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
       Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok,Tangerang
       dengan luas 363 m2.
   •   Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 86/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
       Kampung Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok, Tangerang dengan luas 1.011 m2.
   •   Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 87/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
       Kampung Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok, Tangerang dengan luas 1.366 m2.
   •   Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 88/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
       Kampung Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok, Tangerang dengan luas 1.965 m2.
   •   Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 89/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
       Kampung Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec.Legok, Tangerang dengan luas 1.220 m2.
   •   Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 90/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
       Jalan Raya Imam Bonjol No. 228, Bojong Raya, Tangerang, Banten dengan luas 525 m 2.
   •   Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 91/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
       Jalan Raya Imam Bonjol No. 228, Bojong Raya, Tangerang, Banten dengan luas 1.472 m 2.

   Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:

                                                                       2025                  2024
   Beban Pokok Penjualan (Catatan 27)                               2.198.471.631          2.172.228.241
   Beban Umum dan Administrasi (Catatan 28)                             4.199.995              4.199.995
   Jumlah                                                           2.202.671.626          2.176.428.236

   Aset berupa kendaraan diasuransikan ke PT Mitsui Leasing Capital No. 102330730/103528 terhadap
   kecelakaan dengan jumlah pertanggungan masing-masing sebesar Rp 1.738.000.000 dengan jangka
   waktu yang berlaku sampai 12 Desember 2026.

   Bangunan & sarana pelengkap serta mesin - mesin pabrik Perusahaan diasuransikan kepada
   PT Asuransi Multi Artha Guna, Tbk dengan nomor polis 36012125020592, nilai pertanggungan sebesar
   Rp94.819.480.000 dengan jangka waktu yang berlaku pada tanggal 19 Desember 2025 sampai dengan
   19 Desember 2026.


10. ASET HAK - GUNA

                                                                       2025                   2024
   Harga Perolehan                                                  1.396.686.896          1.396.686.896
   Akumulasi Penyusutan                                             (838.012.138)          (698.343.448)
   Jumlah                                                             558.674.758            698.343.448

   RER mengadakan perjanjian sewa-menyewa dengan Tn. Rustono Fulia berdasarkan tanggal
   3 Januari 2020 atas sebidang tanah berikut bangunan yang berdiri di atasnya seluas 1.860 m2 atas nama
   Tn. Rustono Fulia yang terletak di Jl. Imam Bonjol KM 2.8 No. 228, Karawaci, Tangerang. Masa sewa ini
   berlaku selama 10 tahun sejak 1 Januari 2020 sampai dengan 1 Januari 2030 dengan nilai sewa sebesar
   Rp 180.000.000 per tahun.




                                                  - 27 -
Page 35
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   Sehubungan dengan perjanjian sewa-menyewa seluruhnya dilakukan dengan pihak berelasi yaitu
   Tn. Rustono Fulia. Syarat dan ketentuan yang dimaksud atas perjanjian tersebut adalah sebagai berikut:

   •   Perjanjian sewa-menyewa ini dilangsungkan dan diterima untuk jangka waktu 10 (sepuluh) tahun
       terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020 sampai dengan 31 Desember 2030 dan dapat diperpanjang
       dengan jangka waktu tertentu dengan syarat-syarat yang akan disepakati kemudian oleh yang
       menyewakan dan penyewa.
   •   Penyewa dilarang menggunakan objek sewa selain untuk kantor dan gudang sebagaimana disepakati
       pada Perjanjian Sewa.
   •   Selama jangka waktu berlakunya perjanjian, penyewa sama sekali tidak dibenarkan untuk
       mengalihkan hak atau menyewakan kembali kepada pihak ketiga dengan alasan apapun juga, tanpa
       izin dan persetujuan tertulis dari pihak pertama.
   •   Penyewa tidak diperbolehkan mengubah struktur dan instalasi dari unit bangunan tersebut tanpa izin
       dan persetujuan dari pihak yang menyewakan.

   Alokasi beban amortisasi adalah sebagai berikut:

                                                                      2025                   2024
   Beban Pokok Penjualan (Catatan 27)                                 139.668.690           139.668.690
   Jumlah                                                             139.668.690           139.668.690


11. UANG JAMINAN

                                                                      2025                   2024
   Sewa Kantor                                                                   -           27.977.500
   Jumlah                                                                        -           27.977.500

   Per 31 Desember 2025, uang jaminan merupakan jaminan atas sewa kantor yang masa sewanya telah
   berakhir dan uang jaminan tersebut tidak dapat dikembalikan.


12. INVESTASI PADA OBLIGASI DAN REKSADANA

                                                                      2025                   2024
   Bank Central Asia                                                   11.199.983            10.705.514
   Jumlah                                                              11.199.983            10.705.514

   Reksadana diperoleh melalui Bank Central Asia dengan rincian sebagai berikut:

   Reksadana                  : Batavia Dana Kas Maxima.
   Jumlah Unit                : 5.966,8007.
   NAB/Unit Beli Rata-rata    : 1.675,9400.
   NAB/Unit Pasar             : 1.877,1800.
   Tanggal NAB/Unit Pasar     : 6 Januari 2025.
   Nilai Modal                : Rp 9.999.999,97.
   Nilai Pasar                : Rp 11.199.983,25.


13. ASET KEUANGAN LAINNYA

   Deposito Berjangka pada Pihak Ketiga:

                                                                         2025                2024
   Bank Danamon Indonesia                                              750.000.000                     -
   Jumlah                                                              750.000.000                     -



                                                 - 28 -
Page 36
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   Berdasarkan pemberitahuan perpanjangan bilyet deposito berjangka tanggal 08 September 2025:
   •   No. Deposito Berjangka : Bank Danamon No. 003699170142.
   •   Nominal                 : Rp 750.000.000.
   •   Jangka Waktu            : 12 bulan dari tanggal 08 September 2025 – 09 September 2026.
   •   Suku Bunga              : 4,00%.

   Deposito berjangka dijaminkan dalam rangka perpanjangan fasilitas Kredit Rekening Koran (KRK) pasif.
   Deposito tersebut merupakan jaminan baru berupa time deposit (TD) atas nama PT Rusindo Eka Raya
   (Catatan 17).


14. UTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA

                                                                     2025                  2024
   PT Lucky Mom Indonesia                                        12.532.118.428        37.514.305.083
   PT Energizer Indonesia                                         4.266.475.424         5.607.494.176
   PT Bintang Inter Global                                        2.088.761.118         1.793.798.123
   PT Macrosentra Niagaboga                                       1.939.694.329         1.823.773.760
   PT Hoka Karya Mandiri                                            777.027.930           195.700.059
   PT Mega Lighterindo Internusa                                    484.839.751           603.377.003
   PT Fokus Ritel Indoprima                                         311.669.947         6.890.924.615
   PT Delta Sukses Teknologi                                        220.749.499                     -
   PT Angel Greenmom Indonesia                                      172.930.442                     -
   PT Sukanda Djaya                                                  39.793.647           962.413.377
   PT Asia Sakti Wahid                                                        -         4.623.986.693
   PT Fokus Ritel Nusaprima                                                   -         1.567.616.743
   PT Enseval Putra Megatrading Tbk                                           -           560.024.457
   PT Anugerah Pijar Cahaya Lestari                                           -           350.654.902
   PT Eden Pangan Indonesia                                                   -            87.185.201
   PT Pawprints Indonesia                                                     -            79.184.168
   PT Aladdin Sarana Indonesia                                                -            24.288.021
   Jumlah                                                        22.834.060.515        62.684.726.381

   Rincian umur utang usaha kepada pihak ketiga adalah sebagai berikut:

                                                                     2025                  2024
   Belum Jatuh Tempo                                              4.934.127.983           393.431.413
   Jatuh Tempo
     1- 30 hari                                                    2.653.392.574       46.170.523.777
     31 - 60 hari                                                  6.978.582.373       15.233.321.489
     61 - 90 hari                                                  6.125.956.764          887.449.702
     >90 hari                                                      2.142.000.821                    -
   Jumlah                                                        22.834.060.515        62.684.726.381




                                                - 29 -
Page 37
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

15. UTANG LAIN-LAIN

                                                                    2025                  2024
   Pihak Berelasi
   Jangka Pendek
   PT Visindo Prime Sinergi (dahulu PT Parama Multidaya)         4.698.508.598         4.698.508.598
   Leo Andyanto                                                  3.000.000.000         3.000.000.000
   PT Intiputera Bumitirta                                         450.000.000           450.000.000
   Rustono Fulia                                                   283.360.000                     -
   PT Blessindo Makmur Sentosa                                               -         3.868.500.000
   PT Rusco Online Distribusi                                                -         3.785.235.927
   Yehezkiel Fulia                                                           -           737.439.388
   Sub Jumlah                                                    8.431.868.598        16.539.683.913
   Jangka Panjang
   Leo Andyanto                                                 37.000.000.000        37.000.000.000
   PT Intiputera Bumitirta                                      17.550.000.000        17.550.000.000
   Sub Jumlah                                                   54.550.000.000        54.550.000.000
   Pihak Ketiga
   Karyawan                                                                  -           136.276.709
   Deposito                                                                  -            31.588.565
   Lain-lain                                                                 -           494.702.254
   Sub Jumlah                                                                -           662.567.528
   Jumlah                                                       62.981.868.598        71.752.251.441

   Perjanjian utang lain-lain kepada PT Visindo Prime Sinergi (dahulu PT Parama Multidaya) mengalami
   beberapa kali perubahan, perubahan terakhir berdasarkan perjanjian No. ADDM-LAPD-PM/01/2025 para
   pihak menyetujui addendum perjanjian utang-piutang dan sampai dengan 31 Desember 2025
   Perusahaan belum melunasi utang kepada PT Visindo Prime Sinergi (dahulu PT Parama Multidaya).

   RER mengadakan perjanjian utang dengan PT Blessindo Makmur Sentosa berdasarkan Perjanjian Utang
   No. BMS-RER/02/2023 pada tanggal 13 Februari 2023 dengan jangka waktu maksimal pengembalian
   pada tanggal 31 Desember 2024. Sampai dengan diterbitkannya laporan keuangan Perusahaan
   melakukan perpanjangan berdasarkan addendum No. ADDM-01/BMS-RER/01/2025 dengan jangka
   waktu pelunasan selambat-lambatnya pada tanggal 31 Desember 2026.

   RER mengadakan perjanjian utang dengan PT Rusco Online Distribusi berdasarkan Perjanjian Utang
   No. RER-ROD/09/2021 pada tanggal 6 September 2021 dengan jangka waktu maksimal pengembalian
   pada tanggal 31 Desember 2023. Sampai dengan diterbitkannya laporan keuangan Perusahaan
   melakukan perpanjangan berdasarkan addendum No. ADDM-02/RER-ROD/01/2025 dengan jangka
   waktu pelunasan selambat-lambatnya pada tanggal 31 Desember 2026.

   RER mengadakan perjanjian utang dengan Yehezkiel Fulia berdasarkan Perjanjian Utang
   No. YF-RER/01/2022 pada tanggal 3 Januari 2022 dengan jangka waktu maksimal pengembalian pada
   tanggal 31 Desember 2024. Sampai dengan diterbitkannya laporan keuangan Perusahaan melakukan
   perpanjangan berdasarkan addendum No. ADDM-01/YF-RER/01/2025 dengan jangka waktu pelunasan
   selambat-lambatnya pada tanggal 31 Desember 2026.

   Berdasarkan Addendum Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor PSP-LAPD/V/2023 tanggal 16 Mei 2023
   antara Perusahaan dengan Leo Andyanto, selanjutnya para pihak menyetujui untuk perjanjian fasilitas
   pinjaman Perusahaan dari Leo Andyanto sebesar Rp 40.000.000.000, dengan jangka waktu 10 tahun
   dan bunga sebesar 1,00% per annum yang dibayarkan setiap tiga bulan. Pinjaman ini akan digunakan
   oleh Perusahaan untuk keperluan pengambilalihan mayoritas sebanyak 51% kepemilikan atas saham
   PT Rusindo Eka Raya dan sisanya akan dipergunakan untuk modal kerja Perusahaan.




                                               - 30 -
Page 38
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   Berdasarkan Addendum Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor PSP/LA-IB/V/2023 tanggal 16 Mei 2023
   antara Perusahaan dengan PT Intiputera Bumitirta, selanjutnya para pihak menyetujui untuk perjanjian
   fasilitas pinjaman Perusahaan dari PT Intiputera Bumitirta sebesar Rp 18.000.000.000, dengan jangka
   waktu 10 tahun dan bunga sebesar 1,00% per annum yang dibayarkan setiap tiga bulan. Pinjaman ini
   akan digunakan oleh Perusahaan untuk keperluan pengambilalihan mayoritas sebanyak 51%
   kepemilikan atas saham PT Rusindo Eka Raya.


16. PERPAJAKAN

   a.   Pajak Dibayar Dimuka

                                                                     2025                    2024
        Pajak Pertambahan Nilai-Bersih                               919.981.885          3.394.835.608
        Jumlah                                                       919.981.885          3.394.835.608

   b. Utang Pajak

                                                                     2025                    2024
        Pajak Pertambahan Nilai-Bersih                                             -                      -
        Pajak Penghasilan:
        Entitas Induk
         Pasal 21                                                     22.664.662               2.162.548
         Pasal 23                                                      2.783.121                 468.000
        Jumlah                                                        25.447.783               2.630.548

   c.   Beban Pajak Penghasilan – Bersih

                                                                   2025                    2024
        Manfaat (Beban) Pajak Tangguhan                          (279.379.730)             262.824.923
        Jumlah                                                   (279.379.730)             262.824.923

   d. Pajak Penghasilan Badan

        Entitas Induk

                                                                     2025                   2024
        Laba (Rugi) Sebelum Pajak Penghasilan
        Menurut Laporan Laba Rugi                               (1.240.987.095)        (1.128.730.482)
        Koreksi Fiskal:
        Beda Tetap
        Beban Pajak dan Denda Pajak                                            -            48.800.550
        Tunjangan PPh 21                                             54.450.650                       -
        Beban Imbalan Paska Kerja                                    65.578.000                       -
        Pendapatan Jasa Giro                                            (44.068)               (17.463)
        Jumlah Koreksi Fiskal Bersih                                119.984.582             48.783.087
        Laba (Rugi) Fiskal                                      (1.121.002.513)        (1.079.947.395)
        Akumulasi Rugi Fiskal
         2023                                                                  -       (1.243.429.510)
         2024                                                    (2.323.376.905)       (1.079.947.395)
         2025                                                    (1.121.892.013)                     -
        Jumlah Akumulasi Rugi Fiskal                             (3.445.268.918)       (2.323.376.906)




                                                - 31 -
Page 39
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

        Entitas Anak – RER

                                                                           2025                   2024
        Rugi Sebelum Pajak                                            (5.533.154.609)         (24.880.533.189)
        Beda Temporer:
        Beban Imbalan Pascakerja                                            61.546.098            134.891.184
        Penyusutan Aset Tetap                                              886.458.155          1.291.848.032
        Beda Permanen:
        Pendapatan Jasa Giro                                               (2.490.102)             (6.451.097)
        Beban yang tidak dapat
        dikurangkan menurut fiskal                                         106.087.380            194.767.876
        Sumbangan dan Jamuan                                                14.400.000            137.691.592
        Rugi Kena Pajak (Rugi Fiskal)                                 (4.467.153.078)         (23.127.785.602)
        Pembulatan                                                    (4.467.153.000)         (23.127.785.000)

        Laba kena pajak hasil rekonsiliasi pada 31 Desember 2025 dan 2024 menjadi dasar dalam pengisian
        SPT Tahunan Pajak Penghasilan Badan.

   e.   Pajak Tangguhan

                                                                            Dibebankan ke
                                                                             Penghasilan
                                     1 Januari          Dikreditkan         Komprehensif          31 Desember
                                       2025            ke Laba Rugi              Lain                 2025
        Imbalan Pascakerja            275.197.572        (90.767.316)             5.940.499         190.370.755
        Cadangan Piutang              173.276.810          86.188.227                     -         259.465.037
        Penyusutan Aset Tetap         248.510.294       (274.800.641)                     -         (26.290.347)
        Aset Pajak Tangguhan
        Bersih                        696.984.676       (279.379.730)             5.940.499         423.545.445

                                                                            Dibebankan ke
                                                                             Penghasilan
                                     1 Januari          Dikreditkan         Komprehensif          31 Desember
                                       2024            ke Laba Rugi              Lain                 2024
        Imbalan Pascakerja            235.524.294             29.676.060          9.997.218         275.197.572
        Cadangan Piutang              173.276.810                      -                  -         173.276.810
        Penyusutan Aset Tetap          15.361.431            233.148.863                  -         248.510.294
        Aset Pajak Tangguhan
        Bersih                        424.162.535            262.824.923          9.997.218         696.984.676

   f.   Surat Ketetapan Pajak

        Pada 2 Oktober 2025, Perusahaan menerima Surat Pemeriksaan Direktorat Jenderal Pajak No.S-
        544/RIKSIS/KPP.0802/PaPj.2/2025 sehubungan dengan SP2 No.PRIN-540/RIKSIS/KPP.0802/2025
        tanggal 2 Oktober 2025. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melakukan pemeriksaan lapangan dengan
        jangka waktu pengujian tujuh bulan sejak tanggal tersebut diterbitkan.

        Pada tahun 2025, Perusahaan menerima beberapa Surat Tagihan Pajak (STP) dari Direktorat
        Jenderal Pajak atas kurang bayar beberapa jenis pajak untuk masa pajak Desember 2021 dengan
        tanggal penerbitan 28 November 2025 dan jatuh tempo pada tanggal 27 Desember 2025, yaitu STP
        Pajak Penghasilan Pasal 23 No. 00063/203/21/402/25 sebesar Rp 7.933.861, STP Pajak
        Penghasilan Pasal 26 No. 00030/206/21/402/25 sebesar Rp 1.698.121.236, STP Pajak Penghasilan
        Pasal 21 No. 00052/201/21/402/25 sebesar Rp 227.921.458, STP Pajak Penghasilan Final Pasal 4
        ayat (2) sebesar Rp 29.684.234, serta STP Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa sebesar
        Rp 1.328.109.197. Total tagihan atas kurang bayar pajak tersebut adalah sebesar
        Rp 3.291.769.986.



                                                    - 32 -
Page 40
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

       Sampai dengan diterbitkannya laporan keuangan per 31 Desember 2025, Perusahaan telah
       melakukan pembayaran kurang bayar tahun 2021 dengan jumlah pembayaran yang sudah
       dilakukan sebesar Rp 3.163.648.750 yang dicatatkan pada beban umum dan administrasi.


17. UTANG BANK

                                                                      2025                 2024
    Bank Danamon Indonesia                                           598.183.790         1.619.538.623
    Bank CIMB Niaga                                                            -        16.465.719.726
    Jumlah Utang Bank                                                598.183.790        18.085.258.349
    Tingkat suku bunga                                                        3,65%      0,75%-9,75%

   RER memiliki utang bank dengan rincian sebagai berikut:

   1) Bank CIMB Niaga

       a. Berdasarkan Surat Keterangan Lunas (SKL) No. 0223/CDG-GMA/LNS/JKT/VII/2025 tanggal
          31 Juli 2025 yang diterbitkan oleh PT Bank CIMB Niaga Tbk, dinyatakan bahwa seluruh
          kewajiban Perseroan, baik pokok, bunga/margin/ujrah/bagi hasil, maupun kewajiban lainnya,
          telah dilunasi pada tanggal 31 Juli 2025.

       b. Berdasarkan perjanjian kredit Nomor 0466/GMA/JKT/07 tanggal 26 Desember 2007 dengan
          perubahan ke 24 dan pernyataan kembali serta telah disetujui tanggal 31 Juli 2024.
          •    Plafon           : Rp 16.500.000.000.
          •    Jenis Kredit     : Pinjaman Rekening Koran Khusus E-Chain.
          •    Jangka Waktu     : 12 bulan terhitung mulai tanggal 31-07-2024 s/d 31-07-2025
          •    Suku Bunga       : Rate TD + 0,75%

          Agunan yang akan diserahkan:

           •   Cash Collateral berupa Deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 13.000.000.000.
           •   Cash Collateral berupa Deposito Bank CIMB Niaga sebesar Rp 3.500.000.000.

       Atas perjanjian kredit ini berlaku ketentuan khusus sebagai berikut:

       a) Dilakukan Merchandise Inspection setiap 3 (tiga) bulan.
       b) Menyerahkan Laporan Audit Keuangan Tahunan paling lambat 180 hari setelah akhir periode
          laporan.
       c) Menyerahkan A/R Aging, laporan penjualan dan laporan inventory kuartalan, maksimal 90 hari
          setelah akhir kuartal.
       d) Menjaga agar transaksi usaha minimal 80% dari kreditur.
       e) Menjaga nilai Inv + AR minimal 125% dari AP dan STD Bank.
       f) Debitur wajib membuka rekening operasional dan rekening PRK-Ke-Chain.
       g) Debitur wajib memberikan kuasa penuh kepada principal guna pembayaran tagihan kepada
          melalui Surat Pernyataan dan Kuasa e-Chain sesuai format yang ditetap oleh kreditur.
       h) Debitur wajib melakukan pembayaran kewajibannya terkait dengan fasilitas PRK.
       i) Debitur wajib melakukan pembelian seluruh produk principal dengan pembiayaan dari fasilitas
          PRK.
       j) Debitur dilarang menyewakan agunan kepada pihak ketiga, kecuali atas persetujuan tertulis dari
          kreditur.
       k) Kreditur berhak untuk melakukan pemeriksaan atas stock barang sewaktu-waktu berdasarkan
          pertimbangan dan kebijakan kreditur.
       l) Kreditur berhak untuk melakukan penilaian ulang atas agunan sewaktu-waktu berdasarkan
          pertimbangan dan kebijakan kreditur.




                                                - 33 -
Page 41
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

       m) Dalam hal debitur bermaksud untuk melakukan pengakhiran fasilitas kredit sebelum jatuh tempo
          fasilitas kredit, maka debitur wajib memberitahukan secara tertulis kepada kreditur.
       n) Debitur yang telah melunasi seluruh utang, diwajibkan untuk mengambil dokumen agunan yang
          telah diterima oleh kreditur baik dari debitur, Notaris/ Pejabat Pembuat Akta tanah, Developer
          atau pihak ketiga lainnya selambat-lambatnya 30 hari kalender setelah utang lunas.

       Perusahaan tidak diperkenankan untuk melakukan hal-hal berikut di bawah ini, tanpa persetujuan
       tertulis terlebih dahulu dari Bank:

        a. Menjual dan/atau dengan cara lain mengalihkan hak milik atau menyewakan/menyerahkan
           pemakaian seluruh atau sebagian kekayaan milik debitur baik berupa barang bergerak maupun
           tidak bergerak;
        b. Mengagunkan dengan cara bagaimanapun kekayaan debitur kepada pihak lain;
        c. Mengadakan perjanjian yang dapat menimbulkan kewajiban debitur membayar kepada pihak
           lain; memberikan pinjaman kepada pihak lain; kecuali dalam rangka menjalankan usaha debitur
           sehari-hari yang tidak memengaruhi kemampuan debitur untuk melaksanakan perjanjian kredit.
        d. Mengadakan perubahan atas maksud, tujuan dan kegiatan usaha debitur;
        e. Mengubah susunan Direksi, Dewan Komisaris dan pemegang saham atau pengurus atau pihak
           yang setara lainnya;
        f. Mengumumkan dan membagikan dividen dan/atau bentuk keuntungan usaha lainnya kepada
           pemegang saham dan/atau pihak yang setara lainnya;
        g. Melakukan perubahan terhadap struktur permodalan perusahaan antara lain penggabungan
           peleburan, pengambilalihan, dan pemisahan.
        h. Debitur wajib mendapat persetujuan dari kreditur apabila:
           •     Merubah nilai saham perseroan;
           •     Merubah susunan pengurus/pemegang saham/komisaris/direksi;
           •     Menjaminkan kepada pihak ketiga;
           •     Merubah sifat usaha Perusahaan.

        i. Debitur tidak diperkenankan melakukan pembayaran tagihan ke principal melalui rekening RPK-
           Ke Chain Kreditur.
        j. Debitur dilarang menyewakan agunan kepada pihak ketiga, kecuali atas persetujuan tertulis dari
           kreditur.

   2) Bank Danamon Indonesia

       a.   Berdasarkan perjanjian kredit Nomor PP/0334/0925 tanggal 8 September 2025
            • Plafon                  : Rp 2.500.000.000.
            • Jenis Kredit            : Rekening Koran Passive.
            • Janga Waktu             : 12 bulan terhitung mulai tanggal 27-10-2025 s/d 27-09-2026.
            • Suku Bunga              : 8,50%.
            • Jaminan                 : Deposito DE-016604, No. Rekening 0036505226811 atas nama
                                        PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 1.500.000.000.
            • Ketentuan Tambahan :
                a) Debitur wajib membuka rekening operasional dan rekening KRK Pasif pada Bank.
                b) Debitur wajib melakukan pembelian seluruh barang dagangan dari prinsipal
                    menggunakan Fasilitas KRK Pasif di Bank.
                c) Menyerahkan Laporan Keuangan Triwulan termasuk neraca dan perhitungan laba-rugi,
                    segera setelah diminta oleh Bank selambat-lambatnya 60 hari kalender sejak tanggal
                    laporan.
                d) Menyerahkan daftar stock barang debitur setiap triwulan selambat-lambatnya 30 hari
                    kalender setelah tanggal periode laporan dan ditandatangani oleh pihak yang
                    berwenang dari debitur.




                                                - 34 -
Page 42
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

       b.   Berdasarkan perjanjian kredit Nomor PP/PRP/0001/1024 tanggal 29 September 2024 Perihal
            Pemberian Gadai Deposito sebagai agunan kredit.

            •   Plafon              : Rp 5.000.000.000.
            •   Jenis Kredit        : Rekening Koran Passive.
            •   Jangka Waktu        : 12 bulan terhitung mulai tanggal 27-09-2024 s/d 27-09-2025.
            •   Suku Bunga          : 8,50%.
            •   Jaminan:
                a) Bilyet Deposito No. Seri DE-D16604, No. Rekening 003650526811 atas nama
                    PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 1.500.000.000.
                b) AR atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 2.000.000.000.
                c) Inventory atas nama PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 2.000.000.000.

            •   Ketentuan Tambahan:
                a) Debitur wajib membuka rekening operasional dan rekening KRK Pasif pada Bank.
                b) Debitur wajib melakukan pembelian seluruh barang dagangan dari prinsipal
                    menggunakan Fasilitas KRK Pasif di Bank.
                a) Menyerahkan Laporan Keuangan Triwulan termasuk neraca dan perhitungan laba-rugi,
                    segera setelah diminta oleh Bank selambat-lambatnya 60 hari kalender sejak tanggal
                    laporan.
                b) Menyerahkan daftar stock barang debitur setiap triwulan selambat-lambatnya 30 hari
                    kalender setelah tanggal periode laporan dan ditandatangani oleh pihak yang
                    berwenang dari debitur.


18. UTANG LEMBAGA KEUANGAN NON-BANK

                                                                      2025                2024
    PT Berdayakan Usaha Indonesia (Batumbu)                      28.157.139.475      35.729.225.568
    PT Sembrani Finance Indonesia                                 1.416.850.865                   -
    PT Dipo Star Finance                                          1.035.235.393       2.532.218.562
    Jumlah Utang Non-Bank                                        30.609.225.733      38.261.444.130

    Tingkat suku bunga                                              2,31% - 11%      2,31% - 11%

   Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Sembrani Finance Indonesia berdasarkan
   Perjanjian Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 10125020569 pada tanggal
   29 September 2025 dengan jangka waktu 24 (dua puluh empat) bulan dengan pembayaran uang sewa
   berikutnya pada tanggal 25 September 2025 sampai dengan 25 Agustus 2027 dengan suku bunga 7,98%.
   Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 1 (satu) unit mobil kepada PT Sembrani Finance
   Indonesia.

   Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Sembrani Finance Indonesia berdasarkan
   Perjanjian Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 10125020570 pada tanggal
   29 September 2025 dengan jangka waktu 24 (dua puluh empat) bulan dengan pembayaran uang sewa
   berikutnya pada tanggal 25 September 2025 sampai dengan 25 Agustus 2027 dengan suku bunga 7,98%.
   Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 1 (satu) unit mobil kepada PT Sembrani Finance
   Indonesia.

   Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Sembrani Finance Indonesia berdasarkan
   Perjanjian Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 10125020571 pada tanggal
   29 September 2025 dengan jangka waktu 24 (dua puluh empat) bulan dengan pembayaran uang sewa
   berikutnya pada tanggal 25 September 2025 sampai dengan 25 Agustus 2027 dengan suku bunga 7,98%.
   Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 1 (satu) unit mobil kepada PT Sembrani Finance
   Indonesia.




                                               - 35 -
Page 43
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Sembrani Finance Indonesia berdasarkan
   Perjanjian Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 10125020572 pada tanggal
   29 September 2025 dengan jangka waktu 24 (dua puluh empat) bulan dengan pembayaran uang sewa
   berikutnya pada tanggal 25 September 2025 sampai dengan 25 Agustus 2027 dengan suku bunga 7,98%.
   Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 1 (satu) unit mobil kepada PT Sembrani Finance
   Indonesia.

   Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Sembrani Finance Indonesia berdasarkan
   Perjanjian Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 10125020573 pada tanggal
   29 September 2025 dengan jangka waktu 24 (dua puluh empat) bulan dengan pembayaran uang sewa
   berikutnya pada tanggal 25 September 2025 sampai dengan 25 Agustus 2027 dengan suku bunga 7,98%.
   Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 1 (satu) unit mobil kepada PT Sembrani Finance
   Indonesia.

   Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Sembrani Finance Indonesia berdasarkan
   Perjanjian Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 10125020574 pada tanggal
   29 September 2025 dengan jangka waktu 24 (dua puluh empat) bulan dengan pembayaran uang sewa
   berikutnya pada tanggal 25 September 2025 sampai dengan 25 Agustus 2027 dengan suku bunga 7,98%.
   Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 1 (satu) unit mobil kepada PT Sembrani Finance
   Indonesia.

   Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Sembrani Finance Indonesia berdasarkan
   Perjanjian Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 10125020575 pada tanggal
   29 September 2025 dengan jangka waktu 24 (dua puluh empat) bulan dengan pembayaran uang sewa
   berikutnya pada tanggal 25 September 2025 sampai dengan 25 Agustus 2027 dengan suku bunga 7,98%.
   Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 1 (Satu) unit mobil kepada PT Sembrani Finance
   Indonesia.

   Berdasarkan addendum perjanjian No. 0199/Batumbu/Legal-Compliance/VII/2025 tanggal 9 Agustus 2025
   sampai dengan 9 Agustus 2026, perihal exposure kerjasama dan fitur pinjaman.

   •   Plafon                : Rp 48.000.000.000.
   •   Jenis Kredit          : APFG maks 100% dari nilai invoice principal.
   •   Besaran Pinjaman      : Rp 50.000.000 sampai dengan Rp 2.000.000.000.
   •   Jangka Waktu          : 60 hari setelah tanggal Perjanjian.
   •   Suku Bunga            : 11% p.a.
   •   Jaminan               :
        a. Jaminan bilyet giro/cek senilai 125% dari plafond pinjaman.
        b. Garansi Perusahaan dari principal.
        c. Garansi pribadi dari Tn. Rustono Fulia.

   Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Dipo Star Finance berdasarkan Perjanjian
   Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 0009457/1/10/05/2024 pada tanggal
   27 Mei 2024 dengan jangka waktu 36 (tiga puluh enam) bulan dengan pembayaran uang sewa berikutnya
   pada tanggal 27 Juni 2024 sampai dengan 27 April 2027 dengan suku bunga 2,31%. Pinjaman tersebut
   menjaminkan berupa BPKB atas 7 (tujuh) unit mobil kepada PT Dipo Star Finance.

   Berdasarkan Surat Pelunasan No. 0131/JKS/04/VI/2025 tanggal 4 Juni 2025, Perusahaan telah melunasi
   seluruh kewajiban atas pembelian 7 (tujuh) unit kendaraan yang sebelumnya dibiayai melalui fasilitas
   pembiayaan dengan No. Pembiayaan 0009457/1/10/05/2024.

   Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Dipo Star Finance berdasarkan Perjanjian
   Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 0009438/1/10/02/2024 pada tanggal
   28 Februari 2024 dengan jangka waktu 36 (tiga puluh enam) bulan dengan pembayaran uang sewa
   berikutnya pada tanggal 28 Maret 2024 sampai dengan 28 Januari 2027 dengan suku bunga 6,94%.
   Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 7 (tujuh) unit mobil kepada PT Dipo Star Finance.




                                                - 36 -
Page 44
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Dipo Star Finance berdasarkan Perjanjian
   Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 0009435/1/10/02/2024 pada tanggal
   9 Februari 2024 dengan jangka waktu 36 (tiga puluh enam) bulan dengan pembayaran uang sewa
   berikutnya pada tanggal 9 Maret 2024 sampai dengan 9 Januari 2027 dengan suku bunga 4,23%.
   Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 12 (dua belas) unit mobil kepada PT Dipo Star
   Finance.


19. LIABILITAS SEWA KEPADA PIHAK BERELASI

                                                                   2025                  2024
    Pembayaran yang Jatuh Tempo pada Tahun:
      2022                                                        180.000.000           180.000.000
      2023                                                        180.000.000           180.000.000
      2024-2030                                                 1.440.000.000         1.440.000.000
    Jumlah Pembayaran Minimum Sewa                              1.800.000.000         1.800.000.000
    Dikurangi:
      Pokok                                                      (756.930.367)        (615.222.139)
      Bunga                                                      (403.313.104)        (403.313.104)
    Nilai Kini Pembayaran Minimum Sewa                            639.756.529           781.464.756
    Dikurangi bagian yang jatuh
    tempo dalam waktu satu tahun:                                (148.651.930)        (128.778.715)
    Bagian Jangka Panjang                                         491.104.599           652.686.041

   Berikut ini merupakan biaya bunga terkait sewa:

                                                                   2025                  2024
   Bunga Sewa                                                      38.291.773            44.911.128
   Jumlah                                                          38.291.773            44.911.128

   Liabilitas Sewa merupakan liabilitas kepada Tn. Rustono Fulia sehubungan dengan sewa tanah berikut
   bangunan yang berdiri di atasnya, yang terletak di Jalan Imam Bonjol KM. 2,8 No. 228 Karawaci
   Tangerang dengan jangka waktu selama 10 (sepuluh) tahun dari tanggal 1 Januari 2020 sampai dengan
   1 Januari 2030 dengan pembayaran sewa dilakukan setiap tahun dan tingkat suku bunga sebesar
   4,90%, dengan harga sewa sebesar Rp 180.000.000.


20. BEBAN AKRUAL

                                                                   2025                  2024
   Jasa Profesional                                               118.600.000           152.100.000
   Gaji dan Tunjangan                                              43.740.000            44.123.202
   Jumlah                                                         162.340.000           196.223.202


21. UTANG PEMBELIAN ASET TETAP

   Utang pembelian aset tetap merupakan utang atas pembelian kendaraan bermotor dengan sebagai
   berikut:

   Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor rangka mesin MHMFE71EBPK002777 4V21Z00154
   kepada PT Mitsui Leasing Capital dengan suku bunga 5,75% (flat) dan jangka waktu 36 bulan.

   Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor rangka mesin MHMFE71EBPK002776 4V21Z00136
   kepada PT Mitsui Leasing Capital dengan suku bunga 5,75% (flat) dan jangka waktu 36 bulan.


                                               - 37 -
Page 45
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor rangka mesin MHMFE73EFPK000524 4V21Z75545
   kepada PT Mitsui Leasing Capital dengan suku bunga 5,75% (flat) dan jangka waktu 36 bulan.

   Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor rangka mesin MHMFE73EFPK000521 4V21Z75550
   kepada PT Mitsui Leasing Capital dengan suku bunga 5,75% (flat) dan jangka waktu 36 bulan.

   Pembelian kendaraan mobil dengan nomor mesin MHMFE74EHRK003937 kepada PT Win Express
   Indonesia dengan suku bunga 5% dan jangka waktu 35 bulan.

   Pembelian kendaraan mobil dengan nomor mesin MHMFE74EHRK003943 kepada PT Win Express
   Indonesia dengan suku bunga 5% dan jangka waktu 35 bulan.

   Pembelian kendaraan mobil dengan nomor mesin MHMFE74EHRK003946 kepada PT Win Express
   Indonesia dengan suku bunga 5% dan jangka waktu 35 bulan.

   Pembelian kendaraan mobil dengan nomor mesin MHMFE74HRK003942 kepada PT Win Express
   Indonesia dengan suku bunga 5% dan jangka waktu 35 bulan.

   Pembelian kendaraan mobil dengan nomor mesin MHMFE74EHRK003941 kepada PT Win Express
   Indonesia dengan suku bunga 5% dan jangka waktu 35 bulan.

   Jadwal pembayaran utang pembelian aset tetap minimum berdasarkan perjanjian utang pembelian aset
   tetap Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                     2025                  2024
     Liabilitas Sewa Pembiayaan                                    1.147.238.889           246.324.556
     Lebih dari Satu Tahun dan Kurang dari Lima Tahun                258.500.000         3.471.257.180
     Nilai Sekarang atas Pembayaran minimum
     Utang Pembiayaan                                              1.405.738.889         3.717.581.736
     Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu
     satu tahun                                                  (1.147.238.889)         (246.324.556)
     Bagian Jangka Panjang                                           258.500.000         3.471.257.180


22. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA

   Grup mencatat liabilitas imbalan pascakerja pada 31 Desember 2025 berdasarkan perhitungan aktuaris
   independen oleh Kantor Konsultan Aktuaria Budi Ramdani. Grup mencatat liabilitas imbalan pascakerja
   pada 31 Desember 2025 berdasarkan perhitungan aktuaris independen oleh Kantor Konsultan Aktuaria
   Tubagus Syafrial & Amran Nangasan dan dengan asumsi-asumsi sebagai berikut:

                                                                     2025                  2024
   Jumlah Karyawan                                                    23                    23
   Umur Pensiun Normal (per Tahun)                                    55                    55
   Kenaikan Gaji (per Tahun)                                        6,00%                 6,00%
   Tingkat Diskonto (per Tahun)                                     6,68%                 6,68%
   Tabel Mortalitas                                                TMI-2019              TMI-2019

   Tabel berikut menyajikan komponen liabilitas imbalan kerja yang diakui dalam laporan posisi keuangan
   konsolidasian dan beban imbalan kerja karyawan yang diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
   komprehensif lain konsolidasian. Rincian liabilitas atas kewajiban imbalan pascakerja karyawan adalah
   sebagai berikut:




                                                - 38 -
Page 46
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   Mutasi liabilitas atas kewajiban imbalan pascakerja karyawan adalah sebagai berikut:

                                                                     2025                    2024
    Saldo Awal Tahun                                               1.223.502.284           1.223.473.896
    Efek Konsolidasi                                                           -                       -
    Beban yang Diakui pada Tahun Berjalan                            127.124.098             254.453.184
    Laba Aktuaria                                                              -           (199.406.897)
    Perubahan Kebijakan Kompensasi yang Memengaruhi
    Perhitungan Manfaat                                            (231.777.139)                        -
    Pendapatan Komprehensif Lain                                      23.284.636             (55.017.899)
    Saldo Akhir Tahun                                              1.142.133.879           1.223.502.284

   Jumlah beban imbalan pascakerja karyawan adalah sebagai berikut:

                                                                     2025                    2024
    Beban Jasa Kini                                                   79.080.278             171.967.880
    Beban Bunga                                                       48.043.820              82.485.304
    Perubahan Program Manfaat                                      (231.777.139)                       -
    Aktuarial yang timbul dari penyesuaian atas pengalaman            11.070.636           (199.406.897)
    Jumlah                                                          (93.582.405)              55.046.287

   Asumsi aktuaria yang signifikan untuk penentuan kewajiban imbalan pasti adalah tingkat diskonto,
   kenaikan gaji yang diharapkan dan kematian.

   Analisis sensitivitas yang disajikan di atas mungkin tidak mewakili perubahan yang sebenarnya dalam
   kewajiban imbalan pasti karena tidak mungkin bahwa perubahan asumsi akan terjadi dalam isolasi satu
   sama lain karena beberapa dari asumsi dapat berkorelasi.

   Tidak ada perubahan dalam metode dan asumsi yang digunakan dalam penyusunan analisis sensitivitas
   dari tahun sebelumnya.


23. MODAL SAHAM

   Susunan pemegang saham pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 berdasarkan catatan yang dibuat
   oleh PT Ficomindo Buana Registrar, Biro Administrasi Efek, adalah sebagai berikut:

                                            31 Desember 2025
                                                                                          Jumlah Modal
                                                     Jumlah          Persentase            Ditempatkan
               Pemegang Saham                        Saham           Kepemilikan           Dan Disetor
   PT JSI Sinergi Mas                              2.022.838.500              51%         202.283.850.000
   Masyarakat (masing-masing di bawah 5%)          1.943.511.639              49%         194.351.163.900
   Jumlah                                          3.966.350.139             100%         396.635.013.900

   Berdasarkan laporan kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka tanggal
   11 November 2025, terdapat pembelian saham yang senilai 466.691.324 lembar saham dengan harga
   pembelian atau penjualan per saham Rp 10 dengan tanggal transaksi pada tanggal 10 November 2025.

   Berdasarkan laporan kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka tanggal
   3 November 2025 Nomor 01/SRT/XI/2025, terdapat pembelian saham yang senilai 534.136.045 lembar
   saham dengan harga pembelian atau penjualan per saham Rp 10 dengan tanggal transaksi pada tanggal
   30 Oktober 2025.

   Berdasarkan laporan kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka tanggal
   3 November 2025 Nomor 01/SRT/XI/2025, terdapat pembelian saham yang senilai 508.260.231 lembar
   saham dengan harga pembelian atau penjualan per saham Rp 10 dengan tanggal transaksi pada tanggal
   30 Oktober 2025.


                                                - 39 -
Page 47
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   Berdasarkan Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka
   tanggal 19 September 2025, terdapat pembelian Saham atas nama PT JSI Sinergi Mas sebesar 12,95%
   atau 513.750.900 lembar saham di mana PT JSI Sinergi Mas sebelumnya telah mengumumkan
   Negosiasi Rencana Pengambilalihan PT Leyand International Tbk yang telah disampaikan pada tanggal
   28 Agustus 2025.

                                            31 Desember 2024
                                                                                        Jumlah Modal
                                                     Jumlah           Persentase         Ditempatkan
                Pemegang Saham                       Saham            Kepemilikan        Dan Disetor
   Layman Holdings Pte Ltd                          1.200.000.000            30,26%      120.000.000.000
   PT Intiputera Bumitirta                            770.368.845            19,42%       77.036.884.500
   Keraton Investments Ltd                            508.260.231            12,81%       50.826.023.100
   Elvi Felicia                                       332.193.400             8,37%       33.219.340.000
   Leo Andyanto                                       298.328.200             7,52%       29.832.820.000
   Masyarakat (masing-masing di bawah 5%)             857.199.463            21,61%       85.719.946.300
   Jumlah                                           3.966.350.139             100%       396.635.013.900

   Berdasarkan akta No. 9 tanggal 23 Juni 2016 dari Notaris Dino Irwin Tengkano, SH. Mkn di Jakarta, yang
   telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai dengan Surat
   Keputusan No. AHU-AH.01.03-0062663 tanggal 30 Juni 2016 para pemegang saham menyetujui modal
   disetor dan ditempatkan sebesar 3.966.350.139 dengan nominal Rp 100 per lembar saham.


24. TAMBAHAN MODAL DISETOR

   a) Pengampunan Pajak

       Merupakan tambahan modal disetor dari aset pengampunan pajak sesuai dengan Surat Keterangan
       Pengampunan Pajak dari Kementerian Keuangan No. KET-1150/PP/WPJ.07/2017 atas nama
       PT Leyand International Tbk tertanggal 25 April 2017 dengan rincian aset berupa kas sebesar
       Rp 100.000.000 dan Surat Keterangan Pengampunan Pajak dari Kementerian Keuangan No. KET-
       230/PP/WPJ.07/2017 tertanggal 18 Januari 2017 dengan rincian aset berupa persediaan sebesar
       Rp 400.000.000. Jumlah tambahan modal disetor yang merupakan aset pengampunan pajak per
       tanggal 31 Desember 2016 adalah sebesar Rp 500.000.000.

   b) Agio Saham

                                                                                        31 Desember
                                                                                       2025 dan 2024
        Agio Saham
        Penawaran saham sebesar 60.000.000 saham dengan nilai nominal
        Rp 100 per lembar yang ditawarkan Rp 200 per saham pada tahun 2001.             37.015.748.000
        Penawaran saham sebesar 1.386.200 saham dengan nilai nominal
        Rp 100 per lembar yang ditawarkan Rp 166 per saham pada tahun 2006.              6.000.000.000
        Penawaran saham sebesar 3.701.574.800 saham dengan nilai nominal
        Rp 100 per lembar yang ditawarkan Rp 110 per saham pada tahun 2008.                 91.489.200
        Pelaksanaan 26.000 waran seri II saham dengan nilai nominal
        Rp 100 per waran yang ditawarkan Rp 120 per waran pada tahun 2014.                      520.000
        Pelaksanaan 351.139 waran seri II saham dengan nilai nominal
        Rp 100 per waran yang ditawarkan Rp 120 per waran pada tahun 2014.                    7.022.780
        Dikurangi dengan Biaya Emisi Saham                                              (6.766.415.420)
        Penerbitan Saham Bonus.                                                         (4.300.000.000)
        Jumlah                                                                          32.048.364.560




                                                - 40 -
Page 48
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

25. KEPENTINGAN NON-PENGENDALI

   Kepentingan Non-Pengendali atas Aset Bersih Entitas Anak:

                                                                      2025                2024
    PT Rusco Logistik International                              21.907.842.155        24.728.390.376
    Rustono Fulia                                                20.529.140.524        23.172.186.350
    Yehezkiel Fulia                                                 369.229.146           416.765.943
    Jumlah                                                       42.806.211.825        48.317.342.669


26. PENJUALAN

                                                                   2025                   2024
    Penjualan                                                  230.245.960.203      223.452.157.674
    Jumlah                                                     230.245.960.203      223.452.157.674

    Rincian penjualan berdasarkan pelanggan adalah sebagai berikut:

                                                                   2025                   2024
    Pihak Berelasi
    PT Rusco Online Distribusi                                  45.998.275.367        47.817.255.190
    Sub Jumlah                                                  45.998.275.367        47.817.255.190
    Pihak Ketiga
    CV Raya Dipta Swastika                                      24.455.718.568        14.316.314.000
    PT Lucky Mom Indonesia                                      20.348.771.833             6.192.124
    PT Pelanduk Jaya Bersama                                    16.964.570.348         7.858.084.000
    Toko Susu Cs                                                 6.215.230.565         9.375.880.600
    Toko Natasha Susu                                            4.998.949.214         6.297.647.600
    PT Jaya Putra Panipahan                                      4.488.556.606         7.382.628.600
    CV Baby Wise Indonesia                                       3.705.105.038         4.037.945.494
    Toko Virgo                                                   3.231.660.233                     -
    Tn Yusuf                                                     3.067.428.819                     -
    Toko Natasha Citra II                                        2.940.334.843         3.527.928.000
    Toko William                                                 2.481.671.440                     -
    PT Gaya Poetra Bangkit                                       2.203.072.002         7.530.864.600
    Toko Bei Bee Woo                                             1.466.147.770         3.556.669.600
    Toko Susu Pasir Jaya                                           983.299.127        14.124.134.700
    PT Scorpicanus Gepi Jovindo                                    845.433.981         2.505.610.358
    Toko HBS                                                                  -       10.597.762.484
    Toko Yopie                                                                -        2.748.271.703
    Sejadah Grocery                                                           -        2.253.797.874
    Lain-lain Dibawah 2 Miliar                                 85.851.734.449         79.515.170.747
    Sub Jumlah                                                 184.247.684.836       175.634.902.484
    Jumlah                                                     230.245.960.203       223.452.157.674

    Rincian penjualan dengan nilai kontribusi melebihi nilai 10% dari total penjualan untuk tahun yang
    berakhir 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 sebagai berikut:

                                                                   2025                   2024
    PT Rusco Online Distribusi                                  45.998.275.367        47.817.255.190
    CV Raya Dipta Swastika                                      24.455.718.568        14.316.314.000
    Jumlah                                                      70.453.993.935        62.133.569.190



                                               - 41 -
Page 49
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

27. BEBAN POKOK PENJUALAN

                                                                  2025                  2024
    Persediaan Awal                                           17.219.285.675        18.169.772.204
    Pembelian                                                214.230.880.886       209.201.367.482
    Barang Siap Dijual                                       231.450.166.561       227.371.139.686
    Persediaan Akhir                                         (18.192.991.678)      (17.219.285.675)
    Jumlah Persediaan                                        213.257.174.883       210.151.854.011
    Biaya Overhead:
    Penyusutan Aset Tetap (Catatan 9)                           2.198.471.631        2.172.228.241
    Biaya Transportasi                                            533.881.884          632.246.673
    Penyusutan Aset Hak-Guna (Catatan 10)                         139.668.690          139.668.690
    Beban Pokok Penjualan                                    216.129.197.088       213.095.997.615

   Rincian pembelian dengan nilai kontribusi melebihi nilai 10% dari total pembelian untuk tahun yang
   berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024 sebagai berikut:

                                                                  2025                  2024
   PT Lucky Mom Indonesia                                      78.724.911.077        37.514.305.083
   PT Sinbad Karya Perdagangan                                 45.091.272.516                     -
   Jumlah                                                     123.816.183.593        37.514.305.083


28. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

                                                                  2025                  2024
    Gaji dan Tunjangan                                          9.078.647.097        8.299.350.611
    Biaya Pajak                                                 3.163.648.750        1.558.183.346
    Provisi                                                       752.450.000          328.750.000
    Biaya Kantor                                                  615.343.219          317.988.554
    Transportasi                                                  528.642.341          535.480.952
    Jasa Profesional                                              225.350.000          333.210.745
    Iuran OJK                                                     197.548.019          196.870.270
    Imbalan Pascakerja (Catatan 22)                               127.124.098          254.453.184
    Biaya Operasional                                             117.131.054           41.374.951
    Software                                                       36.335.000          105.030.000
    Legal                                                          32.400.000                    -
    Keamanan                                                       28.906.400           21.929.000
    Entertainment Direksi                                          27.918.980          130.856.810
    PPN yang Dibiayakan                                            20.900.000           28.314.000
    BPJS Tenaga Kerja                                              19.080.600           12.480.000
    Pemeliharaan Inventaris Kantor                                 17.867.100          141.836.048
    Jamuan dan Sumbangan                                           14.400.000          138.341.592
    BPJS Kesehatan                                                 10.800.000            5.026.951
    Penyusutan Aset Tetap (Catatan 9)                               4.199.995            4.199.995
    Lain-lain (Masing-masing dibawah Rp 10.000.000)               772.397.560          290.022.002
    Jumlah                                                    15.791.090.213        12.983.917.461




                                              - 42 -
Page 50
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

29. BEBAN BUNGA DAN KEUANGAN

                                                                     2025                  2024
   Beban Bunga                                                   (5.508.248.642)       (4.930.642.659)
   Beban Provisi                                                   (557.817.782)         (413.374.426)
   Beban Administrasi Bank                                         (382.817.968)          (43.945.664)
   Jumlah                                                        (6.448.884.392)       (5.387.962.749)


30. PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN – BERSIH

                                                                     2025                  2024
    Pendapatan Sewa                                                2.100.000.000        2.100.000.000
    Pendapatan Lain-lain                                             610.482.260        1.319.373.537
    Pendapatan Jasa Giro                                             380.724.339            42.480.551
    Beban Bunga Sewa                                                 (38.291.772)         (44.911.128)
    Atas Kebakaran Gudang                                          (650.824.200)                     -
    Cadangan Penurunan Nilai Piutang (Catatan 6)                 (1.053.020.840)        1.151.984.337
    Pendapatan Klaim Asuransi (Catatan 7)                                       -      26.923.086.074
    Pendapatan Aktuaria                                                         -         199.406.897
    Beban Pajak                                                                 -         (97.043.602)
    Beban Penghapusan Persediaan Atas
    Kebakaran Gudang (Catatan 8)                                                 -    (34.013.243.930)
    Beban lain-lain                                                              -    (15.574.676.254)
    Jumlah                                                         1.349.069.787      (17.993.543.518)

   Pendapatan lain-lain merupakan pendapatan dari klaim bonus penjualan dari Principle Distributor Claim
   Voucher (DCV) dan Principle Market Return Voucher (MRV) pada 31 Desember 2025 dan 2024 masing-
   masing sebesar Rp 610.482.261 dan Rp 1.319.373.536.


31. PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN

                                                                      2025                  2024
    Saldo Awal                                                     1.081.691.687         1.016.200.361
    Penambahan
    Pengukuran Kembali Atas Kewajiban
    Imbalan Pasti (Catatan 22)                                       (23.284.636)           55.017.898
    Dampak Atas Penyesuaian Kombinasi Bisnis                         (50.491.708)                    -
    Keuntungan Atas Penyesuaian                                                                      -
    Investasi pada Reksadana                                             494.469               476.210
    Pajak Penghasilan Terkait                                          5.940.499             9.997.218
    Saldo Akhir                                                    1.014.350.311         1.081.691.687


32. RUGI PER SAHAM

                                                                      2025                  2024
    Rugi untuk Perhitungan Rugi per saham                         (7.053.521.433)      (25.746.438.746)
    Jumlah Saham                                                     Lembar                Lembar
    Jumlah rata-rata tertimbang saham
    untuk perhitungan rugi bersih per saham                        3.966.350.139          3.966.350.139
    Rugi per saham (Rupiah penuh)                                            (1,78)                (6,49)



                                                - 43 -
Page 51
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

33. SEGMEN OPERASI

   Grup melaporkan segmen operasi berdasarkan PSAK 108 (revisi 2024) segmen usaha dan segmen
   operasi. Pada 31 Desember 2025 dan 2024, Grup melakukan penambahan atas usaha dibidang
   distribusi pada entitas anak.

   Grup melakukan usaha dibidang ruang lingkup kegiatan Grup yang dimana meliputi dibidang aktivitas
   keuangan, asuransi, profesional, ilmiah dan teknis yang berfokus pada aktivitas Grup Holding dan
   Aktivitas Konsultasi Manajemen lainnya, sehingga laporan segmen operasi disajikan sebagai berikut:

                                                                             2025
                                      Distribusi          Holding           Jumlah               Eliminasi         Konsolidasi
   Laporan Laba Rugi dan
   Penghasilan Komprehensif
   Lain
   Pendapatan Usaha dan
   Penjualan                        230.245.960.203                 -    230.245.960.203                     -    230.245.960.203
   Beban Pokok Penjualan dan
   Beban Langsung                  (216.129.197.088)                -   (216.129.197.088)                    -   (216.129.197.088)
   Laba Kotor                        14.116.763.115                 -     14.116.763.115                     -     14.116.763.115
   Penghasilan (Beban) yang
   Tidak Dapat Dialokasikan
   Beban Umum dan
   Administrasi                     (13.802.432.939) (1.237.807.274)     (15.040.240.213)                    -    (15.040.240.213)
   Beban Bunga dan Keuangan          (7.199.010.503)        (723.889)     (7.199.734.392)                    -     (7.199.734.392)
   Pendapatan Lain-lain - bersih      1.351.525.719       (2.455.932)      1.349.069.787                     -      1.349.069.787
   Rugi sebelum pajak                (5.533.154.608) (1.240.987.095)      (6.774.141.703)                    -     (6.774.141.703)
   Laporan Posisi Keuangan
    Aset segmen                     144.373.607.664    60.358.946.401    204.732.554.065       63.059.693.978     141.672.860.087
    Investasi kepada entitas
    asosiasi                                       -                -                  -                     -                   -
    Aset yang tidak dapat
    Dialokasikan                                   -                -                      -                 -                   -
    Jumlah aset konsolidasian       144.373.607.664                                                               141.672.860.087
    Informasi Lainnya
    Penyusutan                                     -                -                      -                 -      2.202.671.626

                                                                             2024
                                      Distribusi          Holding           Jumlah               Eliminasi         Konsolidasi
   Laporan Laba Rugi dan
   Penghasilan Komprehensif
   Lain
   Pendapatan Usaha dan
   Penjualan                        223.452.157.674                 -    223.452.157.674                     -    223.452.157.674
   Beban Pokok Penjualan dan
   Beban Langsung                  (213.095.997.615)                -   (213.095.997.615)                    -   (213.095.997.615)
   Laba Kotor                        10.356.160.059                 -     10.356.160.059                     -     10.356.160.059
   Penghasilan (Beban) yang
   Tidak Dapat Dialokasikan
   Beban Umum dan
   Administrasi                     (11.686.556.857)    (946.849.399)    (12.633.406.256)                    -    (12.983.917.461)
   Beban Bunga dan Keuangan          (5.387.006.408)        (857.996)     (5.387.864.404)                    -     (5.387.962.749)
   Pendapatan Lain-lain - bersih    (18.163.129.981)     169.586.463     (17.993.543.518)                    -    (17.993.543.518)
   Rugi sebelum pajak               (35.236.693.246)                                                              (26.009.263.669)
   Laporan Posisi Keuangan
                                                                                                             -

    Aset segmen                     226.826.688.701    60.408.990.825    287.235.679.525       62.186.121.228     225.049.558.298
    Investasi kepada entitas
    asosiasi                                       -                -                  -                     -     60.333.000.000
    Aset yang tidak dapat
    Dialokasikan                                   -                -                      -                 -      1.853.121.226
    Jumlah aset konsolidasian       226.826.688.701                                                               287.235.679.525
    Informasi Lainnya
    Penyusutan                                     -                -                      -                 -      2.176.428.236



                                                           - 44 -
Page 52
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

34.    PENGUNGKAPAN TAMBAHAN ATAS AKTIVITAS INVESTASI DAN PENDANAAN NON-KAS

                                                                      2025                     2024
       Penambahan aset tetap melalui peningkatan utang
       pembelian aset tetap                                                        -        2.326.500.000


35. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI

      Sifat pihak berelasi adalah sebagai berikut:

                                                 31 Desember 2025
          Pihak-Pihak Berelasi            Sifat Pihak Berelasi                   Sifat Transaksi
        Rustono Fulia               Personel Kunci                     Liabilitas Sewa dan Piutang Lain-lain
        Yehezkiel Fulia             Direktur                           Utang Lain-lain
        PT Rusco Online             Personel Kunci                     Piutang Usaha dan Utang Lain-lain
        Distribusi

                                                 31 Desember 2024
          Pihak-Pihak Berelasi            Sifat Pihak Berelasi                   Sifat Transaksi
        Rustono Fulia               Personel Kunci                     Liabilitas Sewa dan Piutang Lain-lain
        Yehezkiel Fulia             Direktur                           Utang Lain-lain
        Leo Andyanto                Pemegang Saham                     Utang Lain-lain
                                    dan Pengendali Akhir
        PT Intiputera Bumitirta     Pemegang Saham                     Utang Lain-lain
        PT Rusco Online             Personel Kunci                     Piutang Usaha dan Utang Lain-lain
        Distribusi


36. IKATAN

      PT Leyand International Tbk (Entitas Induk)

      PT Visindo Prime Sinergi (dahulu PT Parama Multidaya)

      Perjanjian utang lain-lain kepada PT Visindo Prime Sinergi (dahulu PT Parama Multidaya) berdasarkan
      perjanjian No. ADDM-LAPD-PM/01/2025 para pihak menyetujui addendum perjanjian utang-piutang dan
      sampai dengan 31 Desember 2025 Perusahaan belum melunasi utang kepada PT Visindo Prime Sinergi
      (dahulu PT Parama Multidaya).

      Perjanjian Fasilitas Pinjaman dengan Leo Andyanto

      Berdasarkan Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor PSP-LAPD/XII/2022 tanggal 30 Desember 2022
      antara Perusahaan dengan Leo Andyanto, selanjutnya para pihak menyetujui untuk perjanjian fasilitas
      pinjaman Perusahaan kepada Leo Andyanto sebesar Rp 40.000.000.000, dengan jangka waktu
      31 Desember 2032 dan bunga sebesar 1,00% per annum dan dibayarkan setiap tiga bulan.

      Perjanjian Fasilitas Pinjaman dengan PT Intiputera Bumitirta

      Berdasarkan Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor 002/PFP/LAPD-IB/IV/2023 tanggal 12 April 2023
      antara Perusahaan dengan PT Intiputera Bumitirta, selanjutnya para pihak menyetujui untuk perjanjian
      fasilitas pinjaman Perusahaan kepada PT Intiputera Bumitirta sebesar Rp 18.000.000, dengan jangka
      waktu 12 April 2033 dan bunga sebesar 1,00% per annum dan dibayarkan setiap tiga bulan.




                                                     - 45 -
Page 53
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

    PT Rusindo Eka Raya (Entitas Anak)

    Perjanjian Sewa-Menyewa

    Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa-Menyewa tanggal 3 Januari 2020 antara Perusahaan dengan
    Tn. Rustono Fulia, telah terjadi kesepakatan untuk menyewakan sebuah tanah berikut bangunan yang
    berdiri di atasnya yang terletak di Jalan Imam Bonjol Km 2,8, No. 228, Karawaci, Tangerang selama
    10 tahun yang dimulai dari 1 Januari 2020 sampai dengan 1 Januari 2030 dengan harga sewa sebesar
    Rp 180.000.000 per tahun.

    Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa-Menyewa No. 001/SPK-SEWA/RER/I/2025 tanggal 2 Januari 2025
    antara Perusahaan yang diwakili oleh Rustono Fulia dengan PT Indo Bangun Raya yang diwakili oleh
    Hendry Kurniawan, telah terjadi kesepakatan untuk menyewakan sebuah tanah berikut bangunan yang
    berdiri di atasnya yang terletak di Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal, Kelurahan Bojong
    Kamal, Kec.Legok,Tangerang, Provinsi Banten selama 12 (dua belas) bulan mulai terhitung 2 Januari
    2025 sampai dengan 31 Desember 2025 dengan harga sewa sebesar Rp 2.100.000.000 per tahun.

    Perjanjian Kerjasama Distribusi

    1. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi No. 016/MMMM/PD/III/2025 tanggal 1 Maret 2025
       antara Perusahaan dengan PT Mega Mulia Mekar Mandiri, telah terjadi kesepakatan kerjasama
       sebagai distributor, untuk menjual Produk Korek Api Gas M2000, Glue, Pembersih, dll. Perjanjian ini
       berlaku mulai tanggal efektif tanggal 1 Maret 2025 sampai dengan 1 Maret 2026 dengan Jaminan
       Bank Garansi yang nilainya akan dievaluasi setiap 6 bulan sekali.

    2. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi No. 1115/Agr/EPM/X/2024 tanggal 1 September
       2024 antara Perusahaan dengan PT Enseval Putera Megatrading Tbk, telah terjadi kesepakatan
       kerjasama sebagai distributor distributor untuk menjual produk di wilayah Kota Tangerang, Tangerang
       Tengah, dan Tangerang Selatan. Perjanjian ini berlaku mulai tanggal efektif 1 September 2024 sampai
       dengan 31 Desember 2025 dengan Jaminan Bank Garansi senilai Rp 800.000.000.

    3. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi tanggal 18 Desember 2024 antara Perusahaan
       dengan PT Angel Greenmom Indonesia, telah terjadi kesepakatan kerjasama sebagai distributor untuk
       menjual produk di wilayah Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, dan
       Jakarta Barat untuk menjual produk botol bayi Greenmom, Nipple, Brush dan Tissue Basah bayi.
       Perjanjian ini berlaku mulai tanggal efektif 1 Januari 2025 sampai dengan 31 Desember 2025.

    4. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi No. 66/RER-HKM/IV/2024 tanggal 16 April 2024
       antara Perusahaan dengan PT Hoka Karya Mandiri, telah terjadi kesepakatan kerjasama sebagai
       distributor untuk menjual produk Tissue Sonel. Perjanjian ini berlaku mulai tanggal efektif
       1 Mei 2024 sampai dengan 1 Mei 2029 dengan Jaminan Bank Garansi senilai Rp 300.000.000.

    5. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi No. 001/FRI/PD-GT/II/2024 ADD-01 tanggal
       13 Januari 2025 antara Perusahaan dengan PT Fokus Ritel Indoprima. Perjanjian ini berlaku mulai
       tanggal efektif tanggal 16 Februari 2025 sampai dengan 31 Maret 2026.

    6. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi No. 002/FRN/PD-GT/IV/2023 ADD-02 tanggal
       10 Januari 2025 antara Perusahaan dengan PT Fokus Ritel Nusaprima. Perjanjian ini berlaku mulai
       tanggal efektif tanggal 1 Mei 2025 sampai dengan 30 April 2026.

    7. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi No. 084/ASI-RUSINDOEKARAYA/VIII/2024 pada
       tanggal 9 September 2024 antara Perusahaan dengan PT Aladdin Sarana Indonesia yang diwakilkan
       oleh Lenny Marlyna Wibisono telah terjadi kesepakatan kerjasama sebagai distributor untuk menjual
       berupa Produk Kuaci Chaca, Unilever Internasional. Perjanjian ini berlaku mulai tanggal efektif tanggal
       9 September 2024 yang berakhir pada tanggal 31 Agustus 2025.

    8. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi No. 002/1112/2024/JKT pada tanggal 2 Januari
       2025 antara Perusahaan dengan PT Delta Sukses Teknologi. Perjanjian ini berlaku mulai tanggal
       efektif 2 Januari 2025 sampai dengan 31 Desember 2025.



                                                  - 46 -
Page 54
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

    9. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi No. 027/LMI-LEG/PKS-MD/II/2025 tanggal
       16 Januari 2025 antara Perusahaan dengan PT Lucky Mom Indonesia yang diwakilkan oleh Li Jiaxing,
       telah terjadi kesepakatan kerjasama sebagai distributor untuk menjual produk berupa perlengkapan
       kebutuhan ibu dan anak dengan merek dagang makuku, ladis dan parent. Perjanjian ini berlaku mulai
       tanggal efektif tanggal 24 Februari 2025 sampai dengan tanggal 23 Februari 2026.

   10. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi tanggal 26 Desember 2007 antara Perusahaan
       dengan PT Energizer Indonesia yang diwakilkan Djon Halim, telah terjadi kesepakatan kerjasama
       sebagai distributor untuk menjual produk berupa baterai di wilayah Tangerang dan sekitarnya dengan
       jangka waktu yang tidak dapat ditentukan.

   11. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi tanggal 1 November 2024 antara Perusahaan
       dengan PT Macrosentra Niagaboga, telah terjadi kesepakatan kerjasama sebagai distributor ekslusif
       untuk tujuan menjual produk milik Cimory Group di Area Tangerang Kota, Tangerang Selatan dan
       Tangerang Kabupaten. Wilayah pemasarannya adalah Lokal Store Minimarket, Supermarket dan
       Tradisional Market. Perjanjian ini berlaku mulai tanggal efektif tanggal 1 Januari 2025 sampai dengan
       tanggal 31 Desember 2025.

   12. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi No. 223/PKS-LEGAL/DSY/X/2024 pada tanggal
       14 Oktober 2024 antara Perusahaan dengan PT Duta Sentosa Yasa yang diwakilkan oleh Rika Juniaty
       Tanzil telah terjadi kesepakatan kerjasama sebagai distributor untuk menjual berupa Korek Api Gas.
       Perjanjian ini berlaku mulai tanggal efektif tanggal 10 Oktober 2024 sampai dengan 10 Oktober 2025.

   13. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi No. 018/ADD-I/BIG/VIII/2025 pada tanggal
       1 Agustus 2025 antara Perusahaan dengan PT Bintang Inter Global yang diwakilkan oleh Arman Elok
       telah terjadi kesepakatan kerjasama sebagai distributor untuk menjual berupa produk perawatan di
       Area Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Tangerang Selatan. Perjanjian ini berlaku mulai
       tanggal efektif tanggal 1 Agustus 2025 sampai dengan 30 November 2025.

    Perjanjian Jaminan Usaha Bank Pan Indonesia

    Bank Pan Indonesia memberikan fasilitas Bank Garansi kepada Perusahaan yang bertujuan untuk
    menjamin utang yang tidak bisa terbayarkan ke pihak prinsipal. Bank Garansi tersebut akan diperbarui
    setiap akhir masa berlaku dengan keterangan sebagai berikut:

    1. Prinsipal PT Asia Sakti Wahid Foods Manufacture :

       a.   No Bank Garansi       : 00100070225BG0001 – 0001.
            Jangka Waktu          : 3 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 30-06-2025.

       b. No Bank Garansi         : 00100201223BG0002 – 0004.
          Jangka Waktu            : 8 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 20-11-2025.

       c.   No Bank Garansi       : 00100050419BG0002 – 0014.
            Jangka Waktu          : 8 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 20-11-2025.

       d.   No Bank Garansi       : 00100200922BG0001 – 0006.
            Jangka Waktu          : 8 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 20-11-2025.

       e.   No Bank Garansi       : 00100050419BG0003 – 0014.
            Jangka Waktu          : 8 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 20-11-2025.

       f.   No Bank Garansi       : 00100211222BG0002 – 0005.
            Jangka Waktu          : 8 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 20-11-2025.

       g.   No Bank Garansi       : 00100050419BG0004 – 0014.
            Jangka Waktu          : 8 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 20-11-2025.
       h.   No Bank Garansi       : 00100201223BG0001 – 0004.
            Jangka Waktu          : 8 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 20-11-2025.



                                                 - 47 -
Page 55
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

    2. Prinsipal PT Energizer Indonesia

      No Bank Garansi         : 00100150419BG0002 – 0014.
      Jangka Waktu            : 9 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 23-12-2025.

    3. Prinsipal PT Unilever Indonesia Tbk

      No Bank Garansi         : 00100180724BG0001 - 0002.
      Jangka Waktu            : 4 bulan terhitung mulai tanggal 19-3-2025 s/d 25-07-2025.

    4. Prinsipal PT Fokus Ritel Nusaprima

       a. No Bank Garansi         : 00100160124BG0001 – 0004.
          Jangka Waktu            : 9 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 23-12-2025.

       b. No Bank Garansi         : 00100200325BG0002.
          Jangka Waktu            : 9 bulan terhitung mulai tanggal 20-03-2025 s/d 23-12-2025.

    5. Prinsipal PT Fokus Ritel Indoprima

       a.   No Bank Garansi       : 00100210224BG0001 – 0005.
            Jangka Waktu          : 9 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 23-12-2025.

       b.   No Bank Garansi       : 00100170225BG0001 – 0001.
            Jangka Waktu          : 1 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 30-04-2025.

       c.   No Bank Garansi       : 00100170225BG0002 – 0001.
            Jangka Waktu          : 9 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 23-12-2025.

       d.   No Bank Garansi       : 00100160525BG0001
            Jangka Waktu          : 7 bulan terhitung mulai tanggal 16-05-2025 s/d 23-12-2025.

    6. Prinsipal PT Enseval Putera Megatrading Tbk (Cab Tangerang)

      No Bank Garansi         : 00100181024BG0001 - 0002
      Jangka Waktu            : 9 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 23-12-2025.

    7. Prinsipal PT Bintang Inter Global

      No Bank Garansi         : 00100200824BG0001.
      Jangka Waktu            : 4 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 31-7-2025.

    8. Prinsipal PT Hoka Karya Mandiri

      No Bank Garansi         : 00100301024BG0001 - 0002
      Jangka Waktu            : 9 bulan terhitung mulai tanggal 19-03-2025 s/d 23-12-2025.

    9. Prinsipal PT Delta Sukses Teknologi

       No Bank Garansi        : 00100200325BG0001.
       Jangka Waktu           : 9 bulan terhitung mulai tanggal 20-03-2025 s/d 23-12-2025.




                                                 - 48 -
Page 56
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

37. KATEGORI DAN KELAS INSTRUMEN KEUANGAN

                                                                  Biaya Perolehan
                                                                    Diamortisasi
                                                                 31 Desember 2025
    Aset Keuangan Lancar
     Kas dan Setara Kas                                                249.891.298
     Kas yang Dibatasi Penggunanya                                   6.635.410.615
     Piutang Usaha dari Pihak Berelasi                               2.405.787.976
     Piutang Usaha dari Pihak Ketiga                                 5.871.322.547
     Piutang Lain-lain dari Pihak Ketiga                            11.130.003.324
    Aset Keuangan Tidak Lancar
      Investasi pada Obligasi dan Reksadana                             11.199.983
      Aset Keuangan Lainnya                                            750.000.000
    Jumlah Aset Keuangan                                            27.053.615.743
    Liabilitas Keuangan Jangka Pendek
      Utang Usaha kepada Pihak Ketiga                                22.834.060.515
      Utang Lain-lain Pihak Berelasi                                  8.431.868.598
      Liabilitas Sewa Jangka Pendek kepada Pihak Berelasi               148.651.930
      Utang Jangka Panjang – yang Jatuh
      Tempo dalam Satu Tahun                                          1.147.238.889
      Utang Jangka Panjang – yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
      Utang Bank                                                        598.183.790
      Utang Lembaga Keuangan Non-Bank Jangka Pendek                  30.609.225.733
      Beban Akrual                                                      162.340.000
    Jumlah Liabilitas Keuangan                                       63.931.569.455

                                                                  Biaya Perolehan
                                                                    Diamortisasi
                                                                 31 Desember 2024
    Aset Keuangan Lancar
     Kas dan Setara Kas                                             29.247.586.533
     Kas yang Dibatasi Penggunanya                                   6.414.520.619
     Piutang Usaha dari Pihak Berelasi                              10.594.866.792
     Piutang Usaha dari Pihak Ketiga                                18.130.384.332
     Piutang Lain-lain dari Pihak Berelasi                           2.100.000.000
     Piutang Lain-lain dari Pihak Ketiga                            39.799.112.287
    Aset Keuangan Tidak Lancar
     Investasi pada Obligasi dan Reksadana                              10.705.514
     Aset Keuangan Lainnya                                                       -
    Jumlah Aset Keuangan                                           106.286.470.563
    Liabilitas Keuangan Jangka Pendek
      Utang Usaha kepada Pihak Ketiga                                62.684.726.381
      Utang Lain-lain Pihak Berelasi                                 16.539.683.913
      Utang Lain-lain Pihak Ketiga                                      662.567.528
      Liabilitas Sewa Jangka Pendek kepada Pihak Berelasi               128.778.715
      Utang Jangka Panjang – yang Jatuh
      Tempo dalam Satu Tahun                                            246.324.556
      Utang Bank                                                     18.085.258.349
      Utang Lembaga Keuangan Non-Bank Jangka Pendek                  38.261.444.130
      Beban Akrual                                                      196.223.202
    Jumlah Liabilitas Keuangan                                      136.805.006.774




                                              - 49 -
Page 57
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

38. INSTRUMEN KEUANGAN, MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN RISIKO MODAL

   a.   Manajemen Risiko Modal

        Grup mengelola risiko modal untuk memastikan bahwa mereka akan mampu untuk melanjutkan
        kelangsungan hidup, selain memaksimalkan keuntungan para pemegang saham melalui
        optimalisasi saldo utang dan ekuitas. Struktur modal Grup terdiri dari kas dan setara kas (Catatan
        4) dan ekuitas yang terdiri dari modal yang ditempatkan dan disetor, penghasilan komprehensif lain,
        saldo laba dan kepentingan non-pengendali (Catatan 23).

   b.   Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan

        Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan Grup adalah untuk memastikan bahwa sumber
        daya keuangan yang memadai tersedia untuk operasi dan pengembangan bisnis, serta untuk
        mengelola risiko mata uang asing, risiko kredit dan risiko likuiditas. Grup beroperasi dengan
        pedoman yang telah ditentukan oleh Dewan Direksi.

        i.   Manajemen Risiko Mata Uang Asing

             Risiko nilai tukar mata uang asing timbul ketika transaksi dalam mata uang selain mata uang
             fungsional dari Grup yang terutama disebabkan karena volatilitas atau fluktuasi nilai tukar mata
             uang asing tersebut. Volatilitas ini menghasilkan pendapatan dan menimbulkan beban yang
             memengaruhi pendapatan dan beban Grup.

             Kebijakan Grup adalah melakukan pengelolaan dengan cara penyeimbangan arus kas dari
             aktivitas operasi dan pendanaan dalam mata uang yang sama.

             Sebagian besar transaksi Grup dilakukan dalam mata uang Rupiah, demikian juga dengan
             pembukuannya.

        ii. Manajemen Risiko Kredit

             Risiko kredit mengacu pada risiko rekanan gagal dalam memenuhi kewajiban kontraktualnya
             yang mengakibatkan kerugian bagi Grup.

             Risiko kredit Grup terutama melekat pada rekening bank, deposito berjangka, piutang usaha
             lain-lain. Grup menempatkan saldo bank dan deposito berjangka pada institusi keuangan yang
             layak serta terpercaya.

             Grup memiliki kebijakan untuk memeroleh pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan
             dengan meminimalkan kerugian yang terjadi karena eksposur risiko kredit. Karena itu, Grup
             memiliki kebijakan untuk memastikan transaksi dilakukan dengan pelanggan yang memiliki
             sejarah dan reputasi kredit yang baik. Manajemen melakukan pengawasan secara terus
             menerus untuk mengurangi eksposur risiko kredit.

             Nilai tercatat aset keuangan pada laporan keuangan setelah dikurangi dengan penyisihan untuk
             kerugian mencerminkan eksposur Grup terhadap risiko kredit.

        iii. Manajemen Risiko Likuiditas

             Tanggung jawab utama manajemen risiko likuiditas terletak pada dewan direksi, yang telah
             membentuk kerangka manajemen risiko likuiditas yang sesuai untuk persyaratan manajemen
             likuiditas dan pendanaan jangka pendek, menengah dan jangka panjang Grup. Grup mengelola
             risiko likuiditas dengan menjaga kecukupan simpanan dan fasilitas bank dengan terus menerus
             memonitor perkiraan dan arus kas aktual dan mencocokkan profil jatuh tempo aset dan liabilitas
             keuangan.




                                                   - 50 -
Page 58
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

           Tabel Risiko Likuiditas dan Suku Bunga

           Tabel berikut merinci sisa jatuh tempo kontrak untuk liabilitas keuangan non-derivatif dengan
           periode pembayaran yang disepakati Grup. Tabel telah disusun berdasarkan arus kas yang
           didiskontokan dari liabilitas keuangan berdasarkan tanggal terawal di mana Grup dapat diminta
           untuk membayar. Jatuh tempo kontrak didasarkan pada tanggal terawal di mana Grup mungkin
           akan diminta untuk membayar.

                                                                31 Desember 2025
                                     Kurang dari                           Lebih dari
                                     Satu Tahun          1 – 2 Tahun        2 Tahun           Jumlah
           Utang Usaha kepada
            Pihak Ketiga            22.834.060.515                   -                  -   22.834.060.515
           Utang Lain-lain kepada
            Pihak Berelasi          62.981.868.598                   -                  -   62.981.868.598
           Utang Lain-lain kepada
            Pihak Ketiga                         -                   -                  -               -
           Beban Akrual                162.340.000                   -                  -     162.340.000
           Jumlah                   85.978.269.113                   -                  -   85.978.269.113

                                                                31 Desember 2024
                                     Kurang dari                           Lebih dari
                                     Satu Tahun          1 – 2 Tahun        2 Tahun           Jumlah
           Utang Usaha kepada
            Pihak Ketiga            62.684.726.381                   -                  -   62.684.726.381
           Utang Lain-lain kepada
            Pihak Berelasi          16.539.683.913                   -                  -   16.539.683.913
           Utang Lain-lain kepada
            Pihak Ketiga               662.567.528                   -                  -     662.567.528
           Beban Akrual                196.223.202                   -                  -     196.223.202
           Jumlah                   80.083.201.024                   -                  -   80.083.201.024

   c.   Nilai Wajar Instrumen Keuangan

        Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat aset dan liabilitas keuangan yang dicatat sebesar
        biaya perolehan diamortisasi dalam laporan keuangan konsolidasian mendekati nilai wajarnya
        karena jatuh tempo dalam jangka pendek atau menggunakan tingkat suku bunga pasar.


39. KELANGSUNGAN USAHA

   Grup mengalami akumulasi kerugian sebesar Rp 451.329.836.225 pada 31 Desember 2025. Laporan
   keuangan konsolidasian tidak mencakup penyesuaian yang berkaitan dengan pemulihan dan klasifikasi
   atas aset yang tercatat atau jumlah dan klasifikasi liabilitas yang mungkin diperlukan dalam hal Grup
   tidak dapat melanjutkan kegiatan usaha. Perusahaan pun memiliki beberapa utang dari PT Visindo
   Prime Sinergi (dahulu PT Parama Multidaya) dan untuk membayar biaya-biaya perusahaan.

   Manajemen telah melakukan penilaian atas kemampuan Perusahaan untuk mempertahankan
   kelangsungan usahanya dengan membuat rencana bisnis (business plan) yang komprehensif dan
   mengatur rencana aksi strategis korporasi dengan langkah-langkah sebagai berikut:

   1.    Transformasi Portofolio melalui Akuisisi Strategis PT BSS.

         Dengan rencana akuisisi PT BSS, PT JSI Sinergi Mas sebagai Pemegang Saham Pengendali
         akan meningkatkan Ekuitas Perseroan dan sesuai dengan Keterbukaan Informasi yang telah
         disampaikan, PT Leyand International Tbk berencana untuk melakukan akuisisi mayoritas atas
         PT BSS yang sekaligus akan menggantikan peran anak usaha pengendali sebelumnya yaitu
         PT RER. Saat ini PT BSS sedang dalam proses penandatangan beberapa potensi proyek pada
         lokasi IUP yang berbeda sebagai kontraktor pertambangan batu bara dan mineral yang diharapkan
         kedepannya dapat meningkatkan kinerja Perusahaan.


                                                - 51 -
Page 59
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   2.      Optimalisasi Sinergi dengan Pengendali Baru (JSI Grup)

           Akuisisi PT BSS menjadi relevan secara strategis untuk disinergikan dengan pengalaman dan
           kapabilitas JSI Grup sebagai pengendali baru Perusahaan yang memiliki rekam jejak dan
           kompetensi dalam industri pertambangan, khususnya batu bara. Sinergi ini diharapkan dapat
           memperkuat kapabilitas operasional, memperluas jaringan bisnis, serta meningkatkan peluang
           perolehan kontrak jasa pertambangan bagi PT BSS sebagai kontraktor.

   3.      Pemanfaatan Momentum Pasar dan Percepatan Aktivitas RKAB

           Manajemen melihat adanya peluang pertumbuhan yang kuat seiring dengan kebijakan Pemerintah
           Indonesia yang mendorong percepatan realisasi RKAB sektor pertambangan, khususnya batu
           bara, guna menjawab kebutuhan global yang meningkat akibat dinamika geopolitik dan tren
           kenaikan harga komoditas. Kondisi ini memberikan peluang bagi PT BSS untuk meningkatkan
           volume pekerjaan sebagai kontraktor pertambangan.

   4.      Pengembangan Aset Strategis dan Integrasi Bisnis

           Selain fokus pada batu bara sebagai core business, JSI Grup juga memiliki beberapa perizinan
           eksplorasi pasir kuarsa yang saat ini dalam tahap pengembangan. Komoditas ini memiliki prospek
           jangka panjang sebagai bahan baku industri teknologi seperti microchip berbasi AI, solar panel,
           dan hilirisasi industri mineral. Di sisi lain, Perusahaan tetap melanjutkan proyek kerja sama operasi
           (JO) tambang batu bara serta mengoptimalkan operasional pelabuhan dan logistik untuk
           mendukung integrasi rantai pasok dari hulu hingga hilir.

   Manajemen meyakini bahwa rencana akuisisi PT BSS oleh PT Leyand International Tbk yang disertai
   dengan penggantian pengendali anak usaha sebelumnya, merupakan langkah strategis yang akan
   memperkuat fundamental operasional Perusahaan kedepannya. Sinergi dengan JSI Grup sebagai
   pengendali baru, didukung oleh fokus pada pengembangan pasir kuarsa, serta momentum percepatan
   aktivitas RKAB, diharapkan dapat meningkatkan kinerja operasional dan keuangan Perusahaan secara
   signifikan.


40. PERISTIWA PENTING SETELAH PERIODE LAPORAN

   Berdasarkan surat keterbukaan informasi terkait Conditional Shares Purchase Agreement (CSPA) pada
   PT Bersaudara Sinergi Sejahtera, Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham Bersyarat tersebut dibuat
   sehubungan dengan rencana akuisisi saham mayoritas pada PT Bersaudara Sinergi Sejahtera.

   Pada tanggal 30 Januari 2026, PT Leyand International Tbk (selaku Perseroan atau pembeli) telah
   menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham Bersyarat dengan para pemegang saham
   PT Bersaudara Sinergi Sejahtera. Perjanjian tersebut terkait dengan rencana pengambilalihan sebanyak
   59.995 lembar saham yang mewakili 99,99% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor dalam
   perusahaan target.

   Kesepakatan awal yang telah ditandatangani tersebut diharapkan memberikan dampak positif bagi
   Perseroan, baik dari aspek bisnis, hukum, maupun keuangan. Adapun penjelasan awal atas manfaat dari
   masing-masing aspek adalah sebagai berikut:

   1. Aspek Bisnis

        Merupakan langkah strategis transformasi bisnis Perseroan dalam melakukan ekspansi ke sektor
        energi dan pertambangan. Dengan kepemilikan sebesar 99,99%, Perseroan akan memiliki kendali
        penuh atas PT Bersaudara Sinergi Sejahtera, yang diharapkan dapat menciptakan sumber
        pendapatan baru (revenue stream) yang prospektif.




                                                    - 52 -
Page 60
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   2. Aspek Hukum

      Terbentuknya hubungan hukum yang mengikat antara Perseroan dengan para penjual. Perseroan
      berkewajiban untuk mematuhi ketentuan terkait transaksi afiliasi serta memenuhi seluruh persyaratan
      pendahuluan (conditions precedent) sebelum penyelesaian transaksi.

   3. Aspek Keuangan

      Terdapat kewajiban pembayaran sebesar kurang lebih Rp59.995.000.000 sehubungan dengan
      penyelesaian transaksi. Setelah transaksi efektif, posisi keuangan PT Bersaudara Sinergi Sejahtera
      akan dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan Perseroan, yang diharapkan dapat meningkatkan
      total aset serta potensi laba Perseroan secara konsolidasian.




                                                - 53 -

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.47 MB
Published31 Mar 2026
Pages60
Characters217,552
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 122 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org LEYAND INTERNATIONAL Tbk p.1 ×215
linked person Maurice Ganda Nainggolan p.4 ×3
linked person Bambang Rahardja Burhan p.13 ×2
linked person Handayani Rahayu · Sekretaris Perusahaan p.13
linked person Sayid Muhammad p.14
linked person Jamal Abdul Nasir p.14
linked org PT JSI Sinergi Mas · Pemegang Saham Pengendali p.14 ×9
linked org Bank Central Asia p.28 ×4
linked org Bank CIMB Niaga p.28 ×14
linked org Bank Danamon p.28 ×7
linked org Bank OCBC NISP p.28
linked org Zurich Asuransi p.31 ×6
linked org Asuransi Multi Artha Guna Tbk p.31 ×12
linked org Bank Danamon Indonesia Tbk p.31 ×8
linked — Leo Andyanto p.37 ×9
linked org PT Intiputera Bumitirta p.37 ×16
linked — Elvi Felicia p.47
linked org Enseval Putera Megatrading Tbk p.53 ×5
linked person Rika Juniaty Tanzil p.54
linked org Unilever Indonesia Tbk p.55 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.13 ×2
possible person Thauriq Anwar p.14
possible org Bursa efek Indonesia p.16 ×4
possible org Bank Bank Central Asia p.28
unresolved org Kantor Akuntan Publik Maurice Ganda Nainggolan & Rekan p.4 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Maurice Ganda Nainggolan p.4 ×2
unresolved org Maurice Ganda Nainggolan & Rekan p.4
unresolved org PT Bersaudara Sinergi Sejahtera p.5 ×5
unresolved org Rekan Prof. Dr. Ahalik p.7
unresolved person Prof. Dr. Ahalik p.7
unresolved person SAS p.7
unresolved org Lapindo International Tbk p.13 ×2
unresolved person Oriana Roosdilan · Notaris p.13
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.13
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.13 ×6
unresolved — Sinasir Daely · Kepala Unit Audit Internal p.13
unresolved person Otto Hari Chandra Ubayani p.14
unresolved org Kementerian Hukum Republik Indonesia. Akta p.14
unresolved org PT Rusindo Eka Raya p.14 ×19
unresolved person John Leonard Waworuntu p.14 ×2
unresolved person Dino Irwin Tengkano p.14 ×7
unresolved org PT Indoraya Tunggal Pratama p.14 ×2
unresolved org PT Rusco Logistik Internasional p.14 ×2
unresolved org PT Asta Keramasan Energi p.15 ×3
unresolved person Hannywati Gunawan p.15
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.16 ×3
unresolved org BAPEPAM-LK p.16 ×6
unresolved org Bank Indonesia p.22
unresolved org Bank Garansi p.29 ×22
unresolved org PT Rusco Online Distribusi p.29 ×7
unresolved org PT Badan Koneksi Niaga Solusindo p.29
unresolved org Koneksi Niaga Solusindo p.29
unresolved org PT Duta Sentosa Yasa p.29 ×2
unresolved org PT Astro Teknologies Indonesia p.29
unresolved org PT Orientraco Perkasa p.29
unresolved org PT Jaya Putra Panipahan p.29 ×2
unresolved person H.M Putra p.29
unresolved org PT Niceso Sukses Indonesia p.29
unresolved org PT Pelanduk Jaya Bersama p.29 ×2
unresolved org PT Gaya Poetra Bangkit p.29 ×2
unresolved org PT Scorpicanus Gepi Jovindo p.29 ×2
unresolved org PT Bintang Inti Abadi p.30
unresolved person H. Yusuf p.30
unresolved org Zurich Asuransi Indonesia Tbk p.31 ×11
unresolved org PT Asuransi Allianz Utama Indonesia p.31 ×4
unresolved org Bank BCA p.32
unresolved org PT Mitsui Leasing Capital p.34 ×5
unresolved person Rustono Fulia. Syarat p.35 ×6
unresolved org PT Lucky Mom Indonesia p.36 ×4
unresolved org PT Energizer Indonesia p.36 ×2
unresolved org PT Bintang Inter Global p.36 ×2
unresolved org PT Macrosentra Niagaboga p.36 ×2
unresolved org PT Hoka Karya Mandiri p.36 ×2
unresolved org PT Mega Lighterindo Internusa p.36
unresolved org PT Fokus Ritel Indoprima p.36 ×2
unresolved org PT Delta Sukses Teknologi p.36
unresolved org PT Angel Greenmom Indonesia p.36 ×2
unresolved org PT Sukanda Djaya p.36
unresolved org PT Asia Sakti Wahid p.36
unresolved org PT Fokus Ritel Nusaprima p.36 ×2
unresolved org Enseval Putra Megatrading Tbk p.36 ×2
unresolved org PT Anugerah Pijar Cahaya Lestari p.36
unresolved org PT Eden Pangan Indonesia p.36
unresolved org PT Pawprints Indonesia p.36
unresolved org PT Aladdin Sarana Indonesia p.36 ×2
unresolved org PT Visindo Prime Sinergi p.37 ×7
unresolved org PT Parama Multidaya p.37 ×7
unresolved org PT Blessindo Makmur Sentosa p.37 ×2
unresolved org Entitas Induk p.38
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.39 ×2
unresolved org PT Berdayakan Usaha Indonesia p.42
unresolved org PT Sembrani Finance Indonesia p.42 ×10
unresolved org PT Dipo Star Finance p.42 ×6
unresolved org PT Sembrani Finance Indonesia. Perusahaan p.42 ×5
unresolved org PT Dipo Star Finance. Berdasarkan Surat Pelunasan p.43
unresolved org PT Win Express Indonesia p.45 ×5
unresolved org PT Ficomindo Buana Registrar p.46
unresolved — Masyarakat (masing-masing di bawah 5%) p.46 ×2
unresolved org Disetor Layman Holdings Pte Ltd p.47
unresolved org Layman Holdings Pte Ltd p.47
unresolved org Keraton Investments Ltd p.47
unresolved org Kementerian Keuangan No. KET- p.47 ×2
unresolved org PT Rusco Logistik International p.48
unresolved org PT Sinbad Karya Perdagangan p.49
unresolved person Yehezkiel Fulia · Direktur p.52 ×2
unresolved person Utang Lain-lain · Direktur p.52 ×2
unresolved org PT Rusco Online p.52 ×2
unresolved — Personel Kunci p.52
unresolved org PT Intiputera Bumitirta Berdasarkan Perjanjian Fasilitas Pinjaman p.52
unresolved org PT Indo Bangun Raya p.53
unresolved org PT Mega Mulia Mekar Mandiri p.53
unresolved org PT Fokus Ritel Indoprima. Perjanjian p.53
unresolved org PT Fokus Ritel Nusaprima. Perjanjian p.53
unresolved org PT Delta Sukses Teknologi. Perjanjian p.53
unresolved org PT Asia Sakti Wahid Foods Manufacture p.54
unresolved org PT Energizer Indonesia No Bank Garansi p.55
unresolved org PT Bintang Inter Global No Bank Garansi p.55
unresolved org PT Hoka Karya Mandiri No Bank Garansi p.55
unresolved org PT Delta Sukses Teknologi No Bank Garansi p.55
unresolved org PT BSS. p.58 ×8
unresolved org PT RER. Saat p.58
unresolved org PT Bersaudara Sinergi Sejahtera. Perjanjian p.59

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

FinancialStatement-2025-Tahunan-LAPD.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result