Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-BRIS-att3.pdf

Other Text extracted BRIS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 9

Page 1
                                                                                                                           LAPORAN ALOKASI DAN DAMPAK




                                          LAPORAN ALOKASI DAN DAMPAK PENERBITAN SUSTAINABILITY SUKUK TAHAP I TAHUN 2024
                                                                                                                          PENERBITAN SUSTAINABILITY SUKUK
                                                                                                                                  Tahap I Tahun 2024




PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk

Kantor Pusat
Gedung The Tower
Jl. Gatot Subroto No. 27
Kelurahan Karet Semanggi,
Kecamatan Setiabudi,
Jakarta Selatan 1293

Kontak
BSI Call - 14040
Telp. 62081584114040
contactus@bankbsi.co.id

Facebook: Bank Syariah Indonesia
Instagram: @banksyariahindonesia
Youtube: Bank Syariah Indonesia
Twitter: bankbsi_id



                                                                                                                                               PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk
Page 2
    PENDAHULUAN                                                                        DAFTAR ISI



    PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) sebagai bank syariah terbesar di
    Indonesia menetapkan komitmennya untuk menjadi katalisator utama dalam
    ekosistem keuangan berkelanjutan. BSI meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi                        2   Pendahuluan
    yang inklusif tidak dapat dipisahkan dari tanggung jawab terhadap pelestarian
    lingkungan dan pemberdayaan sosial. Keyakinan ini adalah manifestasi nyata dari
    nilai-nilai Maqashid Syariah yang menjadi landasan BSI dalam menyeimbangkan
    aspek ekonomi (profit), kepedulian terhadap sesama (people), dan perlindungan
    alam (planet) demi mewujudkan kemaslahatan bagi generasi mendatang.
                                                                                                        Ringkasan Kerangka Kerja dan Penerbitan
                                                                                                    4
    Penerbitan Sukuk Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan Berkelanjutan                                Sustainability Sukuk BSI
    I BSI Tahap I (Sustainability Sukuk Tahap I) senilai Rp3 Triliun pada Juni 2024
    merupakan langkah strategis nyata BSI dalam mengakselerasi transisi menuju
    ekonomi rendah karbon di Indonesia. Inisiatif ini dirancang secara komprehensif
    dengan merujuk pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 18 Tahun
    2023. Melalui instrumen ini, BSI berhasil memobilisasi modal dari pasar keuangan
    untuk disalurkan secara produktif ke dalam berbagai proyek prioritas baik dalam                 9   Laporan Alokasi
    kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) maupun Kegiatan
    Usaha Berwawasan Sosial (KUBS).

    BSI dalam implementasinya telah mengintegrasikan prinsip Environmental,
    Social, and Governance (ESG) ke dalam inti strategi bisnis perusahaan. Komitmen
    ini di wujudkan dengan hadirnya BSI sebagai mitra strategis bagi nasabah
    termasuk pada sektor-sektor strategis dalam melakukan dekarbonisasi dan                         12 Laporan Dampak
    transformasi menuju operasional yang berkelanjutan. BSI melalui penyediaan
    solusi keuangan yang inovatif berperan aktif dalam menekan jejak karbon
    nasional selaras dengan visi Net Zero Emission Indonesia.

    Laporan Sustainability Sukuk Tahap I ini disusun sebagai wujud transparansi,
    akuntabilitas dan profesionalisme BSI kepada seluruh pemangku kepentingan.
    Di dalamnya diuraikan secara komprehensif realisasi alokasi dana serta dampak
                                                                                                    16 Kesimpulan
    positif yang dihasilkan mulai dari akselerasi energi terbarukan hingga penguatan
    sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Syariah. Mengusung semangat
    Energi Baru bagi Indonesia, BSI berkomitmen untuk terus memperkukuh peran
    strategisnya dalam mengembangkan praktik keuangan berkelanjutan yang
    memberikan keberkahan bagi seluruh lapisan masyarakat.
                                                                                                    17 Lampiran




     LAPORAN ALOKASI DAN DAMPAK PENERBITAN SUSTAINABILITY SUKUK TAHAP I TAHUN 2024
2    PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK                                                                                                      3
Page 3
    RINGKASAN KERANGKA KERJA DAN
    PENERBITAN SUSTAINABILITY SUKUK BSI

    A. Kerangka Kerja Sustainability Sukuk BSI                                                              B. Proses Evaluasi dan Seleksi Proyek Sustainability Sukuk BSI

       BSI telah menyusun Kerangka Kerja Sustainability Sukuk (Sustainability Sukuk Framework) yang            BSI menerapkan mekanisme seleksi yang ketat melalui pendekatan dua tahap (Two-Step Approach)
       komprehensif sebagai landasan penerbitan Sustainability Sukuk Tahap I. Kerangka kerja ini tidak         untuk menjaga kualitas portofolio yang diuraikan sebagai berikut:
       hanya mematuhi regulasi POJK Nomor 18 Tahun 2023 tetapi juga telah melalui proses penelaahan
       eksternal (Second Party Opinion) oleh SDGs Hub Universitas Indonesia yang memberikan opini
                                                                                                                                                                                                                  Penilaian kelayakan
       “Ramah Lingkungan/Berkelanjutan”. Hal ini memastikan bahwa setiap proyek yang dibiayai memiliki                                                                                                            pembiayaan baru diproses
       kualifikasi hijau dan sosial yang dapat dipertanggungjawabkan.                                                 Penetapan Pembiayaan                                 Proses Seleksi dan                     menyesuaikan kebijakan
                                                                                                                      Oleh Unit Bisnis Terkait                             Evaluasi Proyek                        internal bank berdasarkan
                                                                                                                                                                                                                  segmentasi pembiayaan.
       Berikut merupakan ringkasan Kerangka Kerja Sustainability Sukuk:
                                                                                                                Unit bisnis terkait melakukan penyaringan       Proyek yang lolos seleksi awal diverifikasi dan
                                                                                                                awal (screening) terhadap portofolio            dievaluasi oleh Komite Bisnis (Kombis). Komite
       Penggunaan Dana Hasil Penerbitan
                                                                                                                pembiayaan baik eksisting maupun baru           ini bertanggung jawab dalam proses penetapan
                                                                                                                untuk memastikan kesesuaiannya dengan           parameter mengacu POJK No.18 Tahun 2023 dan
                                                                                                                kriteria Kegiatan Usaha Berwawasan              memverifikasi kelayakan proyek sesuai parameter
              Kegiatan Usaha Berwawasan                       Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial                  Lingkungan (KUBL) atau Sosial (KUBS).           dan kebijakan internal Bank. Memastikan dan
                                                                                                                                                                menjaga tidak ada proyek yang menyimpang
                  Lingkungan (KUBL)                                        (KUBS)                               1.   Portofolio KUBL                            secara prinsip keberlanjutan.
                                                                                                                     Pembiayaan Korporasi
                                                                                                                2.   Portofolio KUBS
                  Energi Terbarukan                                      Layanan Infrastruktur Dasar yang            Pembiayaan Korporasi, Komersial,
                                                                         Terjangkau Baik dari Segi Akses             Konsumer, Small and Medium Enterprise
                                                                         Maupun Harga                                (SME), dan Mikro

                  Efisiensi Energi
                                                                         Akses terhadap Layanan Esensial       Mekanisme seleksi memberikan jaminan ganda bagi investor. BSI memastikan seluruh portofolio
                  Pencegahan dan Pengendalian Polusi                                                           proyek memenuhi kriteria kelayakan lingkungan dan bebas dari unsur non-halal (seperti perjudian,
                                                                                                               senjata, atau alkohol). Pendekatan ini tidak hanya mematuhi prinsip Syariah tetapi juga memitigasi
                  Pengelolaan Sumber Daya Alam                           Perumahan yang Terjangkau             risiko reputasi dan bisnis.
                  Hayati & Penggunaan Lahan yang
                  Berkelanjutan

                  Konservasi Keanekaragaman
                                                                         Penciptaan Lapangan Kerja          C. Manajemen Dana yang Diperoleh dari Hasil Penerbitan Sustainability Sukuk
                  Hayati Darat dan Air                                                                         BSI
                                                                                                               Pengelolaan dana hasil penerbitan dilakukan melalui mekanisme terpusat (centralized management)
                                                                         Ketahanan Pangan dan Sistem           guna menjamin ketepatan alokasi. BSI menerapkan koordinasi lintas fungsi yang melibatkan 3 (tiga)
                  Transportasi Ramah Lingkungan                          Pangan Berkelanjutan
                                                                                                               unit kerja untuk memastikan dana dikelola secara prudent di antaranya dengan uraian sebagai
                                                                                                               berikut:
                  Pengelolaan Air dan Air Limbah
                  Berkelanjutan                                          Peningkatan dan Pemberdayaan           Treasury dan Global Market                   Corporate Finance Accounting               Operations Development Group
                                                                         Sosio-Ekonomi                          Group                                        Group
                  Adaptasi Perubahan Iklim
                                                                                                                Bertindak sebagai pengelola                  Bertanggung jawab atas                     Menjalankan fungsi eksekusi
                                                                                                                likuiditas, memastikan                       akuntabilitas pencatatan                   pembayaran bagi hasil dan pokok
                  Produk yang Dapat Mengurangi                                                                  ketersediaan underlying aset                 keuangan termasuk perhitungan              kepada pemegang sukuk melalui
                  Penggunaan Sumber Daya dan                                                                    KUBL dan KUBS yang memadai                   imbal hasil dan pembentukan                KSEI secara tepat waktu.
                                                                                                                hingga jatuh tempo serta                     cadangan secara berkala.
                  Menghasilkan Lebih Sedikit Polusi
                                                                                                                mengatur arus kas pembayaran
                                                                                                                bagi hasil.

                  Bangunan Berwawasan Lingkungan




    LAPORAN ALOKASI DAN DAMPAK PENERBITAN SUSTAINABILITY SUKUK TAHAP I TAHUN 2024
4   PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK                                                                                                                                                                                                   5
Page 4
    D. Pelaporan Sustainability Sukuk BSI                                                                                  Kategori Sosial

                                                                                                                                             Jenis KUBS                                            Indikator
       Laporan Alokasi
       BSI akan menerbitkan laporan Sustainability Sukuk setiap tahun, dimulai selambat-lambatnya pada                     Layanan Infrastruktur Dasar yang Terjangkau   Jumlah rumah tangga yang memiliki akses jaringan jalan,
                                                                                                                           Baik dari Segi Akses maupun Harga             listrik, air, dan layanan sanitasi.
       tanggal yang jatuh satu tahun setelah dana dari hasil penerbitan pertama diperoleh oleh BSI, untuk
       memberikan transparansi kepada investor dan regulator sehubungan dengan penerapan Kerangka                          Akses terhadap Layanan Esensial               1.   Jumlah fasilitas layanan masyarakat yang diberikan
       Kerja.                                                                                                                                                                 pembiayaan.
                                                                                                                                                                         2.   Jumlah penduduk yang memiliki akses terhadap
                                                                                                                                                                              layanan kesehatan dengan harga terjangkau.
       Laporan Dampak                                                                                                                                                    3.   Jumlah fasilitas masyarakat yang dibiayai.
       BSI akan menerbitkan laporan dampak lingkungan dan/atau sosial dari aset yang memenuhi syarat                                                                     4.   Jumlah siswa yang dibantu.
       yang dibiayai dari Sustainability Sukuk yang diterbitkan. Adapun dampak positif kuantitatif dalam                   Perumahan yang Terjangkau                     Jumlah kelompok masyarakat berpenghasilan rendah yang
       laporan Sustainability Sukuk BSI meliputi indikator-indikator sebagai berikut:                                                                                    memperoleh bantuan finansial untuk pembiayaan rumah
                                                                                                                                                                         yang terjangkau.

       Kategori Hijau                                                                                                      Penciptaan Lapangan Kerja, dan Program        1.   Jumlah UMKM yang diberikan pembiayaan.
                                                                                                                           yang Dirancang untuk Mencegah dan/            2.   Jumlah pekerja dari UMKM yang diberikan pembiayaan.
               Jenis KUBL                                               Indikator                                          atau Mengurangi Pengangguran, Termasuk        3.   Portofolio pembiayaan UMKM berdasarkan distribusi
                                                                                                                           Pembiayaan Usaha Kecil, Menengah, dan              sektor.
       Energi Terbarukan            1.   Estimasi pembangkitan energi terbarukan per tahun dalam MWh/GWh                   Pembiayaan Mikro
                                         (listrik).
                                    2.   Estimasi emisi Gas Rumah Kaca per tahun yang dikurangi/dihindari dalam            Ketahanan Pangan dan Sistem Pangan            1.   Jumlah area lahan dalam km2 dan persentase
                                         ton ekuivalen CO2.                                                                Berkelanjutan                                      pertumbuhan lahan atau wilayah yang digunakan bagi
                                    3.   Kapasitas energi terbarukan yang dipasang dalam MW.                                                                                  pertanian atau kegiatan pemenuhan pangan ramah
                                                                                                                                                                              lingkungan.
       Efisiensi Energi             1.   Estimasi penghematan energi per tahun dalam MWh/GWh (listrik) dan GJ/                                                           2.   Jumlah UMKM sektor pengolahan sistem dan
                                         TJ (energi lainnya).                                                                                                                 pengelolaan pangan berkelanjutan dan/atau ramah
                                    2.   Estimasi emisi Gas Rumah Kaca per tahun yang dikurangi/dihindari dalam                                                               lingkungan.
                                         ton ekuivalen CO2.
                                                                                                                           Peningkatan dan Pemberdayaan Sosio-           Jumlah UMKM atau individu yang dibiayai melalui program
       Pencegahan dan               Jumlah ton atau m3 limbah yang dicegah, dikurangi, didaur ulang, dan                   Ekonomi                                       KUR.
       Pengendalian Polusi          digunakan kembali.
                                                                                                                           Kegiatan Usaha dan/atau Kegiatan Lain yang    Memberikan dampak positif secara sosial mengacu pada
       Pengelolaan Sumber           1.   Estimasi jumlah hektar yang dilindungi dan/atau disertifikasi.                    Berwawasan Sosial Lainnya                     parameter POJK atau ketentuan yang relevan lainnya.
       Daya Alam Hayati dan         2.   Estimasi jumlah pohon yang ditanam dalam proyek reboisasi bersertifikasi
       Penggunaan Lahan yang             FSC/PEFC.
       Berkelanjutan                                                                                                    E. Penerbitan Sustainability Sukuk BSI
       Konservasi                   1.   Estimasi jumlah mil laut yang dilindungi dan/atau disertifikasi.
       Keanekaragaman Hayati        2.   Estimasi jumlah hektare yang dibeli/dilindungi dan disertifikasi .                PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) telah melakukan penerbitan Sukuk Mudharabah Berlandaskan
       Darat dan Air
                                                                                                                           Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank BSI Tahap I Tahun 2024 (Sustainability Sukuk Tahap I) pada
       Transportasi Ramah           1.   Estimasi emisi Gas Rumah Kaca per tahun yang dikurangi/dihindari dalam            tanggal 14 Juni 2024 dengan jumlah nominal pokok sebesar Rp3.000.000.000.000,- (tiga triliun
       Lingkungan                        ton ekuivalen CO2.                                                                Rupiah) yang terdiri atas 3 (tiga) seri jangka waktu: Seri A untuk tenor 370 hari, Seri B untuk tenor 2
                                    2.   Jumlah kendaraan ramah lingkungan yang diluncurkan.
                                    3.   Estimasi kilometer dari jalur kereta/jalur khusus Bus, BRT, koridor LRT, dan      tahun, dan seri C untuk tenor 3 tahun.
                                         jalur sepeda baru atau yang disempurnakan.
       Pengelolaan Air dan Air      1.   Pengurangan konsumsi air dalam aktivitas ekonomi.                                 Penerbitan Sustainability Sukuk tersebut memberikan beberapa milestone bagi BSI, antara lain
       Limbah yang Berkelanjutan    2.   Air limbah yang diolah menurut standar yang tepat, persentase total               sebagai berikut:
                                         limbah yang dicegah, diminimalkan, digunakan kembali, atau didaur                 • Penerbitan Sustainability Sukuk pertama yang dilakukan oleh Bank di Indonesia.
                                         ulang.
                                    3.   Jumlah absolut penggunaan air per tahun sebelum dan sesudah proyek                • Sustainability Sukuk BSI diminati oleh investor pada saat bookbuilding. Hal tersebut dibuktikan
                                         dilaksanakan.                                                                        dengan perolehan oversubscription sebesar 3 (tiga) kali.
                                    4.   Jumlah populasi dengan akses air minum bersih.
       Adaptasi Perubahan Iklim     Jumlah fasilitas, sistem, dan peralatan baru yang digunakan untuk
                                    mendukung ketahanan iklim.
       Produk yang Dapat            1.   Jumlah limbah yang didaur ulang.
       Mengurangi Penggunaan        2.   Estimasi emisi Gas Rumah Kaca per tahun yang dikurangi/dihindari dalam
       Sumber Daya dan                   ton ekuivalen CO2.
       Menghasilkan Lebih Sedikit   3.   Jumlah bangunan berwawasan lingkungan yang memiliki sertifikasi
       Polusi (Eco-efficient)            bangunan hijau.
       Bangunan Berwawasan          1.   Estimasi emisi Gas Rumah Kaca per tahun yang dihindari/dikurangi dalam
       Lingkungan yang                   ton ekuivalen CO2.
       Memenuhi Standar atau        2.   Persentase penggunaan energi yang dikurangi/dihindari.
       Sertifikasi yang Diakui
       Secara Nasional, Regional,
       atau Internasional



    LAPORAN ALOKASI DAN DAMPAK PENERBITAN SUSTAINABILITY SUKUK TAHAP I TAHUN 2024
6   PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK                                                                                                                                                                                          7
Page 5
                                                                                                                     LAPORAN ALOKASI

      Struktur Sustainability Sukuk BSI                                                                              BSI telah merealisasikan dan mengalokasikan seluruhnya (100%) dana hasil penerbitan Sustainability
                                                                                                                     Sukuk senilai Rp3 Triliun pada 31 Desember 2025. Total dana hasil penerbitan Sustainability Sukuk telah
       Nama Instrumen      :   Sukuk Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank BSI Tahap I          disalurkan pada 3 (tiga) dari 10 (sepuluh) kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) dan
                               Tahun 2024                                                                            4 (empat) dari 6 (enam) kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS) berdasarkan Kerangka Kerja
       Struktur Akad       :   Mudharabah
                                                                                                                     penerbitan Sustainability Sukuk BSI yang mengacu pada ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
                                                                                                                     (POJK) Nomor 18 Tahun 2023 tentang Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang dan Sukuk
       Mata Uang           :   Diterbitkan dalam mata uang rupiah                                                    Berlandaskan Berkelanjutan yang diterbitkan pada tanggal 10 Oktober 2023.
       Total Penerbitan    :   Rp3.000.000.000.000,- (tiga triliun rupiah)
                                                                                                                     Rincian alokasi penggunaan dana hasil penerbitan Sustainability Sukuk adalah sebagai berikut:
                                Seri    Tenor     Tanggal Jatuh Tempo         Kupon         Nilai          Status
                                                                                                                                                                                                            2%
                               A       370 hari   24 Juni 2025               6,65%    Rp1,70 Triliun   Jatuh Tempo

                               B       2 tahun    14 Juni 2026               6,70%    Rp0,22 Triliun   Eksisting

                               C       3 tahun    14 Juni 2027               6,80%    Rp1,08 Triliun   Eksisting
                                                                                                                                                                   40%                                Kategori
       Rating                                                                                                             60%               Kategori                                                  Segmen
                           :   idAAA(sy) Pefindo Final Rating
                                                                                                                                          Berkelanjutan                             40%                                       33%
                                                                                                                                                                                                    Pembiayaan
       Tujuan              :   Penyaluran dana pembiayaan kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan
       Penggunaan              (KUBL) dan Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS)
       Listing             :   PT Bursa Efek Indonesia                                                                                                                                                                 25%


                                                                                                                               Kegiatan Usaha          Kegiatan Usaha                 Korporasi                Komersial
                                                                                                                               Berwawasan              Berwawasan
                                                                                                                               Sosial                  Lingkungan                     Small and Medium        Mikro
                                                                                                                                                                                      Enterprise (SME)


                                                                                                                     Komposisi portofolio didominasi oleh Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS) sebesar 60%. Hal ini
                                                                                                                     sejalan dengan karakteristik bisnis BSI yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi dan penguatan sektor
                                                                                                                     Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Porsi 40% dialokasikan pada Kegiatan Usaha Berwawasan
                                                                                                                     Lingkungan (KUBL) yang difokuskan pada proyek strategis korporasi yang berdampak signifikan pada
                                                                                                                     pengurangan emisi, seperti energi terbarukan dan efisiensi operasional industri.

                                                                                                                     Rincian penyaluran per segmen pembiayaan berdasarkan underlying Sukuk disusun mengacu pada
                                                                                                                     kategori kegiatan usaha dalam POJK No.18 Tahun 2023 untuk posisi data periode pelaporan tahun 2025
                                                                                                                     diuraikan sebagai berikut:

                                                                                                                     Dalam Rupiah
                                                                                                                                                          Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS)
                                                                                                                     A.   1.     Akses terhadap Layanan Esensial                                           895.083.613.852     49,5%
                                                                                                                          2.     Penciptaan Lapangan Kerja dan Program yang Dirancang untuk               674.864.287.220      37,3%
                                                                                                                                 Mencegah dan/atau Mengurangi Pengangguran, termasuk
                                                                                                                                 pembiayaan usaha kecil, menengah, dan pembiayaan Mikro
                                                                                                                          3.     Ketahanan Pangan dan Sistem Pangan Berkelanjutan                          167.910.290.972      9,3%
                                                                                                                          4.     Peningkatan dan Pemberdayaan Sosio-Ekonomi                                 69.271.582.364      3,9%
                                                                                                                     Total KUBS                                                                          1.807.129.774.408    100,0%

                                                                                                                     Dalam Rupiah
                                                                                                                                                      Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL)
                                                                                                                     B.   1.     Produk yang Dapat Mengurangi Penggunaan Sumber Daya dan                   808.638.615.179     67,8%
                                                                                                                                 Menghasilkan Lebih Sedikit Polusi (Eco-Efficient)
                                                                                                                          2.     Energi Terbarukan                                                          361.192.491.963    30,3%
                                                                                                                          3.     Pengelolaan Air dan Air Limbah Berkelanjutan                               23.039.118.450      1,9%
                                                                                                                     Total KUBL                                                                          1.192.870.225.592    100,0%
    LAPORAN ALOKASI DAN DAMPAK PENERBITAN SUSTAINABILITY SUKUK TAHAP I TAHUN 2024
8   PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK                                                                                                                                                                                            9
Page 6
     Rincian penyaluran pembiayaan yang mengacu pada Sustainable Development Goals (SDGs) dan BSI                     Kunci Sustainable Development
                                                                                                                                                           Kategori Pembiayaan Eligible yang Telah Dibiayai oleh Bank
                                                                                                                               Goals (SDGs)
     Sukuk Sustainability Framework adalah sebagai berikut:
                                                                                                                                                      Ketahanan Pangan dan Sistem Pangan Berkelanjutan

       Kunci Sustainable Development                                                                                                                  Berupa penyaluran pembiayaan pada segmen Komersial, Konsumer,
                                                Kategori Pembiayaan Eligible yang Telah Dibiayai oleh Bank
                Goals (SDGs)
                                                                                                                                                      dan Small and Medium Enterprise (SME) dengan akad Musyarakah
                                           Produk yang Dapat Mengurangi Penggunaan Sumber Daya dan                                                    yang bertujuan dalam upaya ketahanan pangan dan sistem pangan
                                           Menghasilkan Lebih Sedikit Polusi (Eco-Efficient)                                                          berkelanjutan. Nasabah pembiayaan penerima dana di antaranya
                                                                                                                                                      perusahaan pengolahan makanan dan perusahaan tata niaga makanan.
                                           Berupa penyaluran pembiayaan pada segmen Korporasi dengan akad
                                           Musyarakah pada industri yang telah menghasilkan lebih sedikit polusi                                      Peningkatan dan Pemberdayaan Sosio-Ekonomi
                                           (eco-efficient) melalui pengenalan produk ramah lingkungan dengan
                                           eco-label atau sertifikasi lingkungan serta kemasan dan distribusi hemat                                   Berupa penyaluran pembiayaan pada segmen Komersial, Small and
                                           sumber daya. Nasabah penerima dana meliputi perusahaan pengolahan                                          Medium Enterprise (SME), dan Mikro dengan akad Musyarakah yang
                                           kertas dan industri pupuk yang telah menerapkan teknologi efisiensi                                        bertujuan pada kesetaraan akses dan penguasaan atas aset, layanan,
                                           sumber daya dan meminimalisir limbah sesuai standar ambang batas                                           sumber daya dan kesempatan serta kesetaraan partisipasi dan integrasi
                                           lingkungan.                                                                                                pada pasar dan masyarakat. Penyaluran dana diprioritaskan bagi
                                                                                                                                                      kebutuhan usaha mikro, kecil, dan menengah.
                                           Energi Terbarukan

                                           Berupa penyaluran pembiayaan pada segmen Korporasi dengan akad
                                           Musyarakah pada industri pembangkit listrik energi terbarukan. Nasabah
                                           pembiayaan penerima dana berupa perusahaan pembangkit listrik
                                           tenaga air.




                                           Pengelolaan Air dan Air Limbah Berkelanjutan

                                           Berupa penyaluran pembiayaan pada segmen Korporasi dengan
                                           akad Musyarakah pada industri pengelolaan air dan air limbah yang
                                           berkelanjutan. Nasabah pembiayaan penerima dana berupa perusahaan
                                           pengolahan dan penyediaan air minum.




                                           Akses Terhadap Layanan Esensial

                                           Berupa penyaluran pembiayaan pada segmen Komersial dan Small and
                                           Medium Enterprise (SME) dengan akad musyarakah yang bertujuan
                                           pada kesetaraan akses kesehatan, perawatan kesehatan, dan aktivitas
                                           usaha berkaitan dengan pendidikan. Nasabah pembiayaan penerima
                                           dana di antaranya rumah sakit, yayasan yang bergerak pada bidang
                                           kesehatan, perusahaan farmasi dan alat kesehatan, universitas, yayasan
                                           pemberdayaan masyarakat, pesantren, dan lembaga pendidikan.


                                           Penciptaan Lapangan Kerja dan Program yang Dirancang Untuk
                                           Mencegah dan/atau Mengurangi Pengangguran, Termasuk
                                           Pembiayaan Usaha Kecil dan Menengah

                                           Berupa penyaluran pembiayaan pada segmen Komersial, Konsumer,
                                           dan Small and Medium Enterprise (SME) dengan akad Musyarakah
                                           yang bertujuan untuk penciptaan lapangan kerja dan mengurangi
                                           pengangguran.




      LAPORAN ALOKASI DAN DAMPAK PENERBITAN SUSTAINABILITY SUKUK TAHAP I TAHUN 2024
10    PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK                                                                                                                                                                                 11
Page 7
     LAPORAN DAMPAK

     Estimasi dampak lingkungan dan sosial dari pembiayaan eligible yang di antaranya dibiayai dari dana                                    % Komposisi
                                                                                                                             Kategori                        Segmen
                                                                                                                    No.                     Underlying
     hasil penerbitan Sustainability Sukuk diuraikan sebagai berikut:                                                       Pembiayaan                     Pembiayaan             Deskripsi & Indikator Dampak
                                                                                                                                               Sukuk
                                                                                                                    3.    Ketahanan            5,60%      Pembiayaan    Penyaluran pembiayaan segmen Small and
                               % Komposisi                                                                                Pangan dan                      pada segmen   Medium Enterprise (SME) dengan akad Musyarakah
               Kategori                          Segmen
      No.                      Underlying                                                                                 Sistem Pangan                   Small and     khususnya pada nasabah pembiayaan yang
              Pembiayaan                       Pembiayaan               Deskripsi & Indikator Dampak
                                  Sukuk                                                                                   Berkelanjutan                   Medium        bergerak dalam bidang penyediaan dan pengolahan
     1.     Akses Terhadap       29,84%      Pembiayaan       Penyaluran pembiayaan segmen Komersial dan                                                  Enterprise    pangan.
            Layanan Esensial                 pada segmen      Small and Medium Enterprise (SME) dengan                                                    (SME)         a. Jumlah lahan peternakan, perikanan, dan
                                             Komersial        akad Musyarakah khususnya pada kegiatan usaha                                               dengan akad      industri pengolahan makanan serta kapasitas
                                             dan Small        penyediaan (1) akses kesehatan dan (2) pendidikan.                                          Musyarakah       produksi per Desember 2025 dapat diuraikan
                                             and Medium       Hasil dari penyaluran dana dapat diinformasikan                                                              sebagai berikut:
                                             Enterprise       sebagai berikut:                                                                                             1) Lahan usaha ayam petelur dengan luas
                                             (SME)            a. Jumlah fasilitas layanan masyarakat yang                                                                     lahan ± 7 hektar atau setara dengan 0,07
                                             dengan akad         diberikan pembiayaan sebanyak 134 instansi                                                                   km2 berlokasi di provinsi Sumatera Barat.
                                             Musyarakah          yang terdiri dari:                                                                                           Kapasitas produksi diperkirakan sebesar 1,2
                                                                 • Layanan pendidikan sebanyak 64 instansi                                                                    ton per bulan.
                                                                     diantaranya dari tingkat TK, SD, MTS, SMP,                                                            2) Lahan usaha pengolahan minyak goreng
                                                                     SMA, Perguruan Tinggi dan bentuk fasilitas                                                               dengan luas lahan ± 10 hektar atau setara
                                                                     pendidikan lainnya
                                                                                                                                                                              dengan 0,1 km2 berlokasi di provinsi Jawa
                                                                 • Layanan kesehatan sebanyak 70 instansi,
                                                                     diantaranya rumah sakit, klinik, dan bentuk                                                              Timur. Kapasitas produksi diperkirakan
                                                                     fasilitas kesehatan lainnya.                                                                             sebesar 72.000 liter minyak goreng / batch
                                                              b. Jumlah penduduk yang memiliki layanan akses                                                                  produksi.
                                                                 layanan kesehatan dengan harga terjangkau                                                              b. Jumlah UMKM diperkirakan lebih dari
                                                                 diperkirakan sebanyak 1.816.692 orang/tahun.                                                              100 UMKM yang berkaitan dengan sektor
                                                              c. Jumlah siswa atau penerima fasilitas pendidikan                                                           pengelolaan pangan berkelanjutan.
                                                                 yang dibantu per Desember 2025 diperkirakan
                                                                 sebanyak 74.403 siswa.                             4.    Peningkatan dan      2,31%      Pembiayaan    a.   Penyaluran pembiayaan segmen Mikro pada
                                                                                                                          Pemberdayaan                    pada segmen        pembiayaan BSI Usaha Mikro (BUM) dan Kredit
     2.     Penciptaan            22,50%     Pembiayaan       Penyaluran pembiayaan pada sektor Komersial                 Sosio-Ekonomi                   Mikro              Usaha Rakyat (KUR) dengan akad Musyarakah.
            Lapangan Kerja                   pada segmen      dan Small and Medium Enterprise (SME) dengan                                                dengan akad   b.   Penyaluran kepada 442 penerima yang terdiri
            dan Program                      Komersial,       akad Musyarakah pada kegiatan usaha dengan                                                  Musyarakah         atas 142 NOA BSI Usaha Mikro (BUM) dan 300
            yang Dirancang                   dan Small        penyediaan lapangan kerja baik pada sektor                                                                     NOA Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR).
            Untuk Mencegah                   and Medium       pertanian, pengolahan, perdagangan dan
            dan/atau                         Enterprise       penyediaan layanan jasa dengan keterangan
            Mengurangi                       (SME),           sebagai berikut:
            Pengangguran                     dengan akad      a. Penyaluran dana di antaranya disalurkan kepada
            termasuk                         Musyarakah           230 UMKM.
            Pembiayaan                                        b. Proyeksi jumlah pegawai yang dipekerjakan dari
            Usaha Kecil,                                          hasil penyaluran pembiayaan per Desember
            Menengah, dan                                         2025 diperkirakan sebanyak 2.565 orang. Selain
            Pembiayaan                                            penyerapan tenaga kerja langsung penyaluran
            Mikro                                                 pembiayaan juga diproyeksikan memberikan
                                                                  multiplier effect berupa peningkatan aktivitas
                                                                  ekonomi bagi masyarakat di sekitar lokasi usaha
                                                                  nasabah.
                                                              c. Portofolio pembiayaan yang disalurkan pada
                                                                  penciptaan lapangan kerja dan program
                                                                  untuk mencegah dan/atau mengurangi
                                                                  pengangguran sebesar Rp674.864.287.220,-
                                                                  yang terdiri atas sektor Komersial, Korporasi,
                                                                  dan Small and Medium Enterprise (SME)
                                                                  masing-masing sebesar Rp81.630.255.986,-,
                                                                  Rp125.512.639.279,-, dan Rp467.721.391.955,-.




      LAPORAN ALOKASI DAN DAMPAK PENERBITAN SUSTAINABILITY SUKUK TAHAP I TAHUN 2024
12    PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK                                                                                                                                                                               13
Page 8
                             % Komposisi                                                                                                  % Komposisi
              Kategori                          Segmen                                                                       Kategori                      Segmen
     No.                     Underlying                                                                             No.                   Underlying
             Pembiayaan                       Pembiayaan                Deskripsi & Indikator Dampak                        Pembiayaan                   Pembiayaan              Deskripsi & Indikator Dampak
                                Sukuk                                                                                                        Sukuk
     5.    Energi                12,04%     Pembiayaan       Penyaluran pembiayaan pada 1 (satu) perusahaan         7.    Produk            26,95%      Pembiayaan    a.   Penyaluran pembiayaan segmen Korporasi
           Terbarukan                       pada segmen      Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kecil dan 1             yang Dapat                    pada segmen        dengan akad Musyarakah bagi nasabah di mana
                                            Korporasi        (satu) perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Air              Mengurangi                    Korporasi          dalam proses usahanya telah memiliki sumber
                                            dengan akad      (PLTA) Skala Menengah dengan uraian sebagai                  Penggunaan                    dengan akad        daya dan teknologi untuk menghasilkan lebih
                                            Musyarakah       berikut:                                                     Sumber                        Musyarakah         sedikit polusi (eco-efficient). Penyaluran pada
                                                             a. Estimasi pembangkitan energi terbarukan per               Daya dan                                         3 (tiga) nasabah yang bergerak pada bidang
                                                                 tahun dalam MWh (listrik) dan estimasi emisi             Menghasilkan                                     industri pengolahan kertas di provinsi Sumatera
                                                                 Gas Rumah Kaca per tahun yang dihindari                  Lebih Sedikit                                    Selatan dan Banten, dan industri pupuk di
                                                                 dalam ton ekuivalen CO2 dengan uraian sebagai            Polusi (Eco-                                     provinsi Aceh.
                                                                 berikut:                                                 Efficient)                                  b.   Estimasi timbulan limbah berbahaya dari proses
                                                                 1) Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kecil                                                             operasional pabrik pengolahan kertas yang
                                                                    berlokasi di provinsi Bengkulu dengan                                                                  didaur ulang sebesar 442.921 ton/tahun atau
                                                                    instalasi kapasitas terpasang 3 x 3,33 MW.                                                             sebesar 100% dari seluruh timbulan limbah
                                                                    Perkiraan energi listrik yang dihasilkan per                                                           berbahaya yang dihasilkan oleh nasabah di
                                                                    tahun sebesar 65.938 MWh.                                                                              Sumatera Selatan sebesar 57.914 ton/tahun dan
                                                                 2) Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Skala                                                             nasabah di Banten sebesar 385.007 ton/tahun.
                                                                    Menengah berlokasi di provinsi Bengkulu                                                           c.   Estimasi emisi Gas Rumah Kaca per tahun yang
                                                                    dengan instalasi kapasitas terpasang 4 x 4                                                             dapat dihindari oleh nasabah yang bergerak
                                                                    MW. Perkiraan energi listrik yang dihasilkan                                                           dalam bidang industri pengolahan kertas adalah
                                                                    per tahun sebesar 78.972 MWh.                                                                          sebesar 2.176.263 ton CO2-eq dengan uraian
                                                             b. Estimasi emisi Gas Rumah Kaca per tahun yang                                                               sebagai berikut:
                                                                 dikurangi/dihindari dalam ton ekuivalen CO2                                                               1) Nasabah di Sumatera Selatan memiliki
                                                                 dengan uraian sebagai berikut:                                                                                Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)
                                                                 1) Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kecil                                                                 berbahan bakar biomassa dengan
                                                                    berlokasi di provinsi Bengkulu dengan                                                                      instalasi kapasitas terpasang 750 MW dan
                                                                    perkiraan emisi gas rumah kaca tahunan                                                                     diperkirakan menghasilkan energi listrik
                                                                    yang dihindari sebesar 61.982 ton CO2-eq per                                                               per tahun 2.288.088 MWh. Estimasi emisi
                                                                    tahun.                                                                                                     Gas Rumah Kaca per tahun yang dihindari
                                                                 2) Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Skala                                                                 2.150.803 ton CO2-eq.
                                                                    Menengah berlokasi di provinsi Bengkulu                                                                2) Nasabah di Banten memiliki Pembangkit
                                                                    dengan perkiraan emisi gas rumah kaca                                                                      Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan instalasi
                                                                    tahunan yang dihindari sebesar 74.233 Ton                                                                  kapasitas terpasang 21,63 MWp dan
                                                                    CO2-eq per tahun.                                                                                          diperkirakan menghasilkan energi listrik
                                                                                                                                                                               per tahun 30.310 MWh. Estimasi emisi
                                                             Pengurangan emisi Gas Rumah Kaca ini merupakan                                                                    Gas Rumah Kaca per tahun yang dihindari
                                                             kontribusi langsung BSI dalam mendukung                                                                           sebesar 25.460 ton CO2-eq.
                                                             pencapaian Nationally Determined Contribution                                                            d.   Estimasi emisi Gas Rumah Kaca per tahun yang
                                                             (NDC) Pemerintah Indonesia untuk menurunkan                                                                   dapat dihindari oleh nasabah yang bergerak
                                                             emisi karbon di sektor energi.                                                                                dalam bidang industri pupuk di Aceh adalah
     6.    Pengelolaan Air       0,77%      Pembiayaan       a.   Penyaluran pembiayaan pada 2 (dua)                                                                       sebesar 50 tonCO2-eq. Nasabah tersebut
           dan Air Limbah                   pada segmen           perusahaan dengan aktivitas usaha sistem                                                                 memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Surya
           Berkelanjutan                    Korporasi             penyediaan air minum bersih di Tangerang                                                                 (PLTS) dengan instalasi kapasitas 45 kWP dan
                                            dengan akad           Selatan dan Bekasi.                                                                                      diperkirakan menghasilkan energi listrik per
                                            Musyarakah       b.   Jumlah air yang disalurkan diperkirakan sebesar                                                          tahun 59 MWh. Angka ini merepresentasikan
                                                                  19.198 meter kubik/hari atau 222 liter/detik.                                                            skala dampak dari portofolio industri
                                                             c.   Jumlah rumah yang terlayani atas instalasi                                                               strategis yang didukung Bank dalam transisi
                                                                  penyediaan air minum diperkirakan sebesar                                                                keberlanjutan.
                                                                  63.074 rumah. Dengan asumsi tersebut                                                                e.   Estimasi timbulan limbah berbahaya dari proses
                                                                  maka diperkirakan instalasi dapat memenuhi                                                               operasional pabrik pupuk yang didaur ulang
                                                                  kebutuhan 189.222 masyarakat.                                                                            sebesar 92,24 ton/tahun atau sebesar 100%
                                                                                                                                                                           dari seluruh timbulan limbah berbahaya yang
                                                                                                                                                                           dihasilkan.




     LAPORAN ALOKASI DAN DAMPAK PENERBITAN SUSTAINABILITY SUKUK TAHAP I TAHUN 2024
14   PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK                                                                                                                                                                                  15
Page 9
     KESIMPULAN                                                                         LAMPIRAN

     PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) sepenuhnya menyadari bahwa integrasi           Lampiran 1. Key Asumsi Penghitungan
     nilai-nilai keberlanjutan ke dalam visi dan misi Bank adalah fondasi utama
     bagi pertumbuhan jangka panjang yang tangguh. Melalui penyusunan
     Laporan Sustainability Sukuk Tahap I ini, BSI menegaskan komitmennya untuk          Kategori KUBL/KUBS      Tipe Proyek                                  Asumsi Data
     mengimplementasikan prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) secara
                                                                                        Energi Terbarukan      Pembangkit         Perhitungan emisi Gas Rumah Kaca minimum yang dapat dihindari
     nyata guna menggerakkan ekonomi berkelanjutan di Indonesia.                                               Listrik Tenaga     menggunakan asumsi dari sumber yang tersedia untuk umum di
                                                                                                               Air (PLTA) Kecil   bawah ini:
     Sebagai penggerak utama dalam industri keuangan syariah, BSI senantiasa                                   dan Pembangkit     a. Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kecil berlokasi di provinsi
                                                                                                               Listrik Tenaga        Bengkulu dengan Faktor Emisi Kelistrikan ESDM 2019 adalah
     bertransformasi untuk mempromosikan praktik perbankan yang bertanggung                                    Air (PLTA) Skala      0,94 dan jumlah energi listrik yang dihasilkan per tahun
     jawab, khususnya dalam mendukung pencapaian ekonomi rendah karbon.                                        Menengah              diperkirakan sebesar 65.938 MWh sehingga estimasi emisi
     Komitmen ini tidak hanya tercermin dalam kebijakan internal, tetapi juga melalui                                                Gas Rumah Kaca yang dihindari sebesar 61.982 ton CO2-eq per
                                                                                                                                     tahun.
     dukungan konkret bagi nasabah, termasuk mereka yang berada di sektor padat                                                   b. Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Skala Menengah berlokasi
     karbon. BSI hadir memberikan solusi keuangan yang memberdayakan nasabah                                                         di provinsi Bengkulu faktor emisi Kelistrikan ESDM 2019 adalah
     untuk mendukung upaya dekarbonisasi, mengubah operasional mereka                                                                0,94 dan jumlah energi listrik yang dihasilkan per tahun
                                                                                                                                     diperkirakan sebesar 78.972 MWh sehingga estimasi emisi Gas
     menjadi model bisnis yang ramah lingkungan, serta mengelola transisi demi                                                       Rumah Kaca yang dihindari sebesar 74.233 ton CO2-eq yang
     meminimalkan jejak karbon secara sistematis.                                                                                    dihindari.
                                                                                        Pengelolaan Air        Pengelolaan Air    Jumlah populasi dengan akses air minum bersih sesuai dengan
     Sebagai bentuk pertanggungjawaban atas dana yang dihimpun melalui                  dan Air Limbah         Minum              data jumlah pelanggan yang tercatat di perusahaan.
     instrumen Sustainability Sukuk Tahap I, BSI memastikan transparansi penuh          Berkelanjutan
     dalam penggunaan dana dan efektivitas alokasi pada sektor-sektor prioritas.        Produk yang            Efisiensi          a.   Nasabah yang bergerak dalam bidang Pengolahan Kertas
     Guna memberikan jaminan atas kredibilitas dan objektivitas laporan ini, BSI        Dapat Mengurangi       Operasional             yang beroperasi di provinsi Sumatera Selatan memiliki instalasi
                                                                                        Penggunaan                                     Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan bahan bakar
     menunjuk SDGs Hub Universitas Indonesia sebagai penyedia reviu eksternal           Sumber Daya dan                                biomassa dan diperkirakan menghasilkan energi listrik sebesar
     yang independen. Hal tersebut memastikan bahwa setiap langkah yang diambil         Menghasilkan Lebih                             2.288.088 MWh per tahun. Faktor Emisi Kelistrikan ESDM 2019
     BSI selaras dengan standar nasional maupun global, serta memberikan manfaat        Sedikit Polusi (Eco-                           adalah 0,94 sehingga estimasi jumlah emisi Gas Rumah Kaca
                                                                                        Efficient)                                     yang dihindari sebesar 2.150.803 ton CO2-eq.
     nyata bagi seluruh pemangku kepentingan dan ekosistem syariah di Indonesia.                                                  b.   Nasabah yang bergerak dalam bidang Pengolahan Kertas yang
                                                                                                                                       beroperasi di provinsi Banten memiliki instalasi Pembangkit
                                                                                                                                       Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan diperkirakan menghasilkan
                                                                                                                                       energi Listrik sebesar 30.310 MWh per tahun. Faktor Emisi
                                                                                                                                       Kelistrikan ESDM 2019 adalah 0,84 sehingga estimasi jumlah
                                                                                                                                       emisi Gas Rumah Kaca yang dihindari sebesar 25.460 ton CO2-
                                                                                                                                       eq.
                                                                                                                                  c.   Nasabah yang bergerak dalam bidang Industri Pupuk yang
                                                                                                                                       beroperasi di provinsi Aceh memiliki instalasi Pembangkit Listrik
                                                                                                                                       Tenaga Surya (PLTS) dan diperkirakan menghasilkan energi
                                                                                                                                       Listrik sebesar 59 MWh per tahun. Faktor emisi kelistrikan ESDM
                                                                                                                                       2019 adalah 0,86 sehingga estimasi jumlah emisi Gas Rumah
                                                                                                                                       Kaca yang dihindari sebesar 50 ton CO2-eq.




      LAPORAN ALOKASI DAN DAMPAK PENERBITAN SUSTAINABILITY SUKUK TAHAP I TAHUN 2024
16    PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK                                                                                                                                                              17

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.55 MB
Published26 Mar 2026
Pages9
Characters69,817
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×2
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.5
unresolved org Bank Syariah Indonesia Instagram p.1
unresolved org Bank Syariah Indonesia Twitter p.1
unresolved org Bank BSI Tahap I Tahun p.4
unresolved org Bank BSI Tahap I p.5
unresolved org Bank Goals p.6 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result