Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 831
Page 1
MEMIMPIN ERA BARU
BANK EMAS
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk
Laporan Tahunan 2025
Page 2
Page 3
MEMIMPIN ERA BARU
BANK EMAS
Tahun 2025 menjadi tonggak sejarah sekaligus menandai perjalanan
baru bagi Bank Syariah Indonesia (BSI). Sebuah era ketika kepercayaan,
nilai, dan masa depan bertemu dalam wujud layanan Bank Emas.
Sebagai Bank Syariah yang menyediakan layanan Bank Emas pertama
di Indonesia, pencapaian ini lahir dari keyakinan bahwa emas bukan
sekadar simbol kekayaan, melainkan representasi stabilitas, keberlanjutan,
dan nilai yang terjaga lintas generasi. Dengan memadukan tradisi emas
dalam peradaban Islam dan kekuatan teknologi modern, BSI
menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan keuangan yang adil,
mudah diakses, dan bermakna bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dalam era baru ini, layanan Bank Emas bukan sekadar inovasi produk,
namun mencerminkan perubahan paradigma dalam melihat peran
emas sebagai pilar baru ekonomi syariah. BSI membuka akses yang lebih
luas agar setiap individu dapat menjadikan emas sebagai instrumen
perencanaan masa depan, sekaligus memperkuat ekosistem syariah
yang mendorong pemberdayaan, ketahanan ekonomi, dan kesejahteraan
umat. Melalui kolaborasi yang semakin luas, inisiatif digital yang
progresif, dan fondasi tata kelola yang kokoh, BSI hadir sebagai pemimpin yang
memberikan arah dan keyakinan di tengah transformasi industri yang dinamis.
Dengan semangat yang sama, kami melangkah bersama menuju era
di mana emas bukan hanya menjadi aset berharga, tetapi juga simbol
kesempatan, keberkahan, dan masa depan yang inklusif. Inilah komitmen
BSI sebagai Bank Emas, memimpin perjalanan menuju keuangan
syariah yang lebih kuat, tangguh, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi
Indonesia.
LAPORAN TAHUNAN 2025
01
Page 4
IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KESINAMBUNGAN TEMA
2025
MEMIMPIN ERA BARU
BANK EMAS
Tahun 2025 menandai babak baru bagi BSI dengan
memasuki era Bank Emas, melalui layanan perbankan
emas berbasis syariah pertama di Indonesia.
Pencapaian ini mencerminkan cara pandang baru
yang menempatkan emas sebagai simbol stabilitas,
2024
keberlanjutan, dan nilai jangka panjang. Dengan Melaju Menuju
memadukan warisan peradaban Islam dan teknologi
modern, BSI memperluas akses pemanfaatan emas Era Baru
sebagai instrumen perencanaan masa depan sekaligus
memperkuat ekosistem syariah yang mendorong
pemberdayaan dan ketahanan ekonomi. Melalui
kolaborasi yang lebih luas, inisiatif digital yang progresif, Tahun 2024 merupakan tahun yang Istimewa
dan tata kelola yang kuat, BSI tampil sebagai pemimpin untuk PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). BSI
telah mencanangkan untuk “Level Up To The Next
yang membawa industri menuju masa depan Indonesia
Journey” setelah melewati 3 (tiga) tahun pertama
yang lebih inklusif dan berkelanjutan. dengan berbagai pencapaian yang patut disyukuri.
Level up ini dilakukan dari berbagai sisi baik
kompetensi dan kapabilitas pegawai serta kinerja
keuangan BSI agar dapat bersaing di pasar Global.
Pada tahun 2024, BSI terus melangkah ke depan
dan bertransformasi menuju suatu era baru yang
lebih maju, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan
zaman. BSI berupaya untuk terus berkembang,
memperkuat posisi di pasar, dan menjadi lebih
relevan dengan perkembangan teknologi,
dinamika ekonomi, serta keinginan masyarakat
terhadap produk perbankan yang lebih modern
dan berkelanjutan.
BSI telah melakukan transformasi digital dan
inovasi dalam produk serta layanan. Bank ini
berkomitmen untuk memberikan layanan
yang lebih efisien dan lebih sesuai dengan
perkembangan teknologi yang terus berubah.
Untuk dapat menyesuaikan diri dengan tren global
dan tantangan yang ada Bank melakukan inovasi
dalam produk keuangan syariah, keberlanjutan,
serta upaya untuk menjangkau lebih banyak
nasabah baru, terutama melalui platform digital.
Berbagai transformasi yang telah dilakukan Bank
pada tahun 2024, telah memberikan pencapaian
kinerja yang baik dalam hal pertumbuhan aset,
peningkatan laba, serta ekspansi yang lebih luas
ke seluruh Indonesia dan pasar global. Ke depan,
Bank mampu memperkuat daya saing baik di
pasar perbankan syariah domestik maupun
internasional. Dengan demikian, BSI semakin
diakui sebagai bank syariah unggul, yang mampu
bersaing dengan bank konvensional maupun
institusi keuangan lainnya.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
02 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 5
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KESINAMBUNGAN TEMA
2022
Kolaborasi untuk
Akselerasi Pertumbuhan
Negeri
2023 Tahun 2022 merupakan tahun penuh pertama operasional PT Bank
Syariah Indonesia Tbk (“BSI”) dapat dilakukan secara komprehensif
dan integratif, setelah ditetapkannya “Operational Day 1” pada
Ekspansi dan Akselerasi tanggal 1 November 2021. Sepanjang tahun tersebut, BSI konsisten
Bisnis untuk Pertumbuhan membangun sinergi antara kekuatan-kekuatan tiga bank syariah
besar menjadi satu, baik dari sisi permodalan, teknologi informasi,
Berkelanjutan infrastruktur layanan maupun ragam produk dan jasa. BSI juga
bergerak cepat menggalang kolaborasi dengan berbagai elemen
dalam ekosistem ekonomi syariah Indonesia. Langkah-langkah
sinergi dan kolaborasi tersebut terbukti mampu mendorong kinerja
Tahun 2023 memberikan catatan penting bagi BSI ke tingkat yang memuaskan, sebagai ujung tombak perbankan
Bank Syariah Indonesia (BSI). Bertepatan dengan 17 syariah dalam lanskap perbankan nasional.
Agustus 2023, Bank berhasil meningkatkan status
representative office di Dubai, Uni Emirat Arab,
menjadi full branch. Perubahan ini akan sangat
mendukung ekspansi BSI dalam memaksimalkan
potensi pasar global. Kebijakan strategis ini
diharapkan dapat mendukung pencapaian visi
Bank untuk menjadi “Top 10 Global Islamic Bank”.
Ekspansi Bank tak berhenti melalui pemantapan
jaringan operasional di luar negeri maupun
penyaluran pembiayaan. Inisiatif akselerasi juga 2021
terus dilakukan melalui pengembangan layanan
digital agar dapat memberikan layanan yang Energi Baru untuk
maksimal, aman, dan nyaman kepada nasabah,
sekaligus memperluas akses pasar. Bank terus Indonesia
memastikan pengamanan serta kerahasiaan data
dari akses digital tersebut melalui penerapan tata
kelola dan manajemen risiko di bidang teknologi
informasi.
Seiring dengan kegiatan ekspansi dan akselerasi
tersebut, BSI telah menyusun prosedur Business
Continuity Management (BCM) dan penguatan
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang lahir dari merger 3 (tiga)
manajemen organisasi. BSI berharap kebijakan
bank syariah milik Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) baru
strategis serta pencapaian pada tahun 2023 dapat
berusia 1 (satu) tahun. Kelahirannya pada 1 Februari 2021 langsung
mendukung penciptaan pertumbuhan kinerja
diresmikan oleh Presiden Ir. H. Joko Widodo di Istana Negara.
Bank.
Di usia yang masih belia, BSI telah menorehkan pencapaian yang
Beragam inisiatif dan inovasi yang dikembangkan
menakjubkan. Rata-rata kinerja keuangan tumbuh tinggi. Integrasi
tersebut membuat kinerja BSI terus tumbuh
kegiatan operasional dari bank legacy pun berjalan lancar. Bahkan
secara konsisten, seimbang, dan berkelanjutan. Hal
BSI telah resmi membuka representative office di Dubai, yang
ini merupakan kontribusi positif untuk turut serta
merupakan pusat keuangan dunia.
mendorong perekonomian nasional.
Semua itu berkat kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas seluruh
Pada saat bersamaan, BSI sebagai bank
Insan BSI serta dukungan para pemangku kepentingan, sehingga
syariah terbesar terus mengembangkan dan
Bank mampu memberikan manfaat besar. Atas dasar inilah, kami
mendampingi UMKM agar naik kelas. Bank juga
semua meneguhkan tekad, mengobarkan semangat, untuk
tak berhenti memperkuat “Islamic Ecosystem”,
membesarkan Bank Syariah Indonesia menjadi lebih kuat agar
sehingga menjadi modal bagi BSI untuk bersaing
mampu menjadi Energi Baru Untuk Indonesia.
di kancah global.
LAPORAN TAHUNAN 2025
03
Page 6
IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DAFTAR ISI
MEMIMPIN ERA BARU BANK 95 Daftar Keanggotaan Asosiasi Merintis dan Memperkuat
01 181
EMAS Bisnis Berkelanjutan
96 Struktur Organisasi
Tinjauan Operasional Per
02 KESINAMBUNGAN TEMA 98 Profil Dewan Komisaris 184
Segmen Usaha
04 DAFTAR ISI Perubahan Komposisi 186 Corporate Banking
106
Anggota Dewan Komisaris
188 Commercial Banking
KINERJA TERBAIK & 108 Profil Direksi
06
BERKELANJUTAN 2025 191 Hubungan Kelembagaan
Perubahan Komposisi
118
Anggota Direksi 193 Ritel
Profil Dewan Pengawas Treasury Banking dan
120 195
IKHTISAR UTAMA Syariah Kantor Pusat
Perubahan Komposisi 198 Tinjauan Keuangan
17 Ringkasan Kinerja 2025 125 Anggota Dewan Pengawas
Syariah 198 Kinerja Keuangan
Ikhtisar Data Keuangan
18
Penting 209 Laporan Arus Kas
126 Profil Pejabat Eksekutif
23 Informasi Saham Laporan Rekonsiliasi
130 Profil Pejabat Eksekutif 211
24 Aksi Korporasi Pendapatan dan Bagi Hasil
132 Profil Pegawai
Penghentian Sementara Laporan Sumber dan
213
Perdagangan Saham 134 Komposisi Pemegang Saham Penyaluran Dana Zakat
25 (Suspension) dan/atau
Pemegang Saham Utama Laporan Sumber Dan
Penghapusan Pencatatan 141
dan Pengendali 214 Penggunaan Dana
(Delisting)
Kebajikan
Informasi Sukuk, dan/atau Daftar Entitas Anak, Entitas
25 Obligasi Syariah Mudharabah 141 Asosiasi dan Perusahaan Laporan Distribusi Bagi
215
Konversi Ventura Bersama Hasil
Informasi, Sumber 142 Struktur Grup Perusahaan Kemampuan Membayar
26 217 Utang dan Kolektibilitas
Pendanaan Lainnya
Informasi Kelompok Usaha Piutang
142
26 Peristiwa Penting Bank
Analisis Kualitas Aset
143 Kronologi Penerbitan Saham 220
Produktif
Kronologi Penerbitan dan/ 222 Struktur Modal
LAPORAN MANAJEMEN 144
atau Pencatatan Efek Lainnya
Ikatan Material Terkait
Informasi Penggunaan Jasa 225
31 Laporan Dewan Komisaris Investasi Barang Modal
145 Akuntan Publik (AP) dan
42 Laporan Direksi Kantor Akuntan Publik (KAP) 226 Komitmen dan Kontinjensi
Laporan Dewan Pengawas Lembaga dan/atau Profesi Informasi dan Fakta
56 146
Syariah Penunjang 228 Material yang Terjadi
Setelah Tanggal Pelaporan
148 Penghargaan dan Sertifikasi
Target dan Realisasi Tahun
156 Informasi Pada Website 228
PROFIL PERUSAHAAN 2025
232 Target/Proyeksi Tahun 2026
65 Identitas Perusahaan
Kebijakan, Pengumuman
67 Brand Perusahaan ANALISIS & PEMBAHASAN 234
dan Pembayaran Dividen
MANAJEMEN
68 Riwayat Singkat Perusahaan Realisasi Penggunaan dana
159 Tinjauan Perekonomian 234
Hasil Penawaran Umum
70 Jejak Langkah
167 Strategi Perusahaan
Informasi Material
Visi, Misi, dan Budaya
72 170 Aspek Pemasaran Mengenai Investasi,
Perusahaan
Ekspansi, Divestasi,
74 Kegiatan Usaha Penanganan Pengaduan Penggabungan/
176
Nasabah Peleburan Usaha, Akuisisi,
236
76 Produk dan Jasa Restrukturisasi Utang/
Prospek Usaha dan Strategi
177 Modal, Transaksi Material,
84 Wilayah Operasional Tahun 2026
Transaksi Afiliasi, dan
Nama dan Alamat Kantor Transaksi Benturan
86 Kepentingan
Wilayah dan Kantor Cabang
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
04 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 7
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DAFTAR ISI
Informasi Transaksi Material Pelaksanaan Tata Kelola Program Anti Pencucian
yang Mengandung 290 Perusahaan Tahun 2025 & Uang, Pencegahan
238 Benturan Kepentingan Rencana 2026 Pendanaan Terorisme, dan
526
dan/atau Transaksi dengan Pencegahan Pendanaan
Pihak Afiliasi Penerapan Pedoman Tata Proliferasi Senjata Pemusnah
291
Kelola Perusahaan Terbuka Massal (APU-PPT-PPPSPM)
Perubahan Peraturan
246 Perundang-Undangan dan Penilaian Penerapan Tata 529 Perkara Hukum
295
Dampaknya Kelola
Akses Informasi Dan Data
Penilaian Penerapan GCG 532
Perubahan Kebijakan 309 Perusahaan
246 oleh Pihak Eksternal
Akuntansi
533 Kode Etik
247 Tingkat Kesehatan Bank Struktur dan Mekanisme
313
Tata Kelola Perusahaan Kebijakan Pemberian
Informasi Kelangsungan 536 Kompensasi Jangka Panjang
247 Rapat Umum Pemegang
Usaha 316 Berbasis Kinerja
Saham
Pengungkapan Kerangka 537 Whistleblowing System
Governansi, Pengelolaan 334 Dewan Komisaris
248 540 Program Anti Korupsi
dan Pengendalian Aspek
Remunerasi dan Nominasi
Perpajakan
370 Direksi, Dewan Komisaris, dan 542 Kebijakan Anti Fraud
Batas Maksimum Dewan Pengawas Syariah
249 Kebijakan Benturan
Penyediaan Dana (BMPD) 545
Penerapan Tata Kelola dalam Kepentingan
250 Transaksi Spot dan Forward 371 Pemberian Remunerasi Bagi
Bank Umum Syariah 546 Insider Trading
251 Human Capital
Kebijakan Keberagaman Penyediaan Dana Kepada
Strategi dan Kebijakan 280 Direksi, Dewan Komisaris, dan 547 Pihak Terkait dan Penyediaan
252 Dana Besar
Human Capital Dewan Pengawas Syariah
Pelaksanaan Manajemen Transparansi Kepemilikan Transparansi Kondisi
254 548 Keuangan dan Non
Human Capital Saham Direksi, Dewan
382 Keuangan Bus
Komisaris dan Dewan
269 Teknologi Informasi Pengawas Syariah
Buy Back Shares dan/atau
548
Master Plan dan Strategi Organ dan Komite-Komite di Buy Back Obligasi
270 385
Teknologi Informasi Bawah Dewan Komisaris
Pemberian Dana Untuk
270 Inovasi Teknologi Informasi 386 Komite Audit Kegiatan Sosial dan/atau
549
Kegiatan Politik Selama
Infrastruktur Teknologi Komite Remunerasi dan Periode Pelaporan
272 397
Informasi Nominasi
Penerapan Tata Kelola
Tata Kelola Teknologi 550
406 Komite Pemantau Risiko Terintegrasi
272 Informasi & Strategi
Cybersecurity Laporan Pelaksanaan Tata 554 Manajemen Risiko
417 Kelola Syariah dan Penilaian
Struktur Pengelola Penerapan Tata Kelola Syariah 571 Eksposur Risiko
280
Teknologi Informasi
418 Dewan Pengawas Syariah
Rencana Kerja Teknologi
280
Informasi Tahun 2026 431 Direksi TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN
LINGKUNGAN
469 Komite Direksi
484 Sekretaris Perusahaan Pengantar Tanggung Jawab
613
TATA KELOLA PERUSAHAAN Sosial dan Lingkungan
501 Hubungan Investor
Kebijakan dan Komitmen
614
Pencapaian Penerapan Tata 504 Audit Intern Keberlanjutan
283
Kelola
514 Sistem Pengendalian Internal 614 Strategi dan Pilar TJSL
Komitmen Penerapan Tata
285 Implementasi Internal Implementasi Program
Kelola Perusahaan yang Baik 614
515 Control over Financial Berdasarkan Pilar
Dasar Penerapan Tata Kelola Reporting (ICoFR)
286 Referensi Laporan
Perusahaan 617
516 Akuntan Publik Keberlanjutan
Roadmap Tata Kelola
288 Satuan Kerja Manajemen
Perusahaan 518
Risiko 618 Index Seojk
522 Fungsi Kepatuhan
LAPORAN TAHUNAN 2025
05
Page 8
IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KINERJA TERBAIK
& BERKELANJUTAN 2025
BSI hadir sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, didukung jaringan nasional yang luas
dan basis nasabah yang besar. Layanannya mencakup segmen wholesale, consumer, retail,
trading, dan safekeeping yang diperkuat oleh infrastruktur digital dan fisik yang solid.
Memasuki tahun 2025, BSI menandai tonggak penting melalui perolehan lisensi Bank
Emas, menjadikan BSI Bank Emas pertama di Indonesia dan membuka peluang baru bagi
nasabah, pendapatan, serta pertumbuhan bisnis.
Lisensi Perbankan Syariah – 2021 Lisensi Bank Emas (Bullion
Bank) – 2025
Saham BSI dimiliki oleh Pemerintah (BP BSI Memimpin Transformasi
Jangkauan Melayani Jutaan BUMN) melalui 1 saham seri A Dwiwarna serta Pasar Emas sebagai Bullion Bank
Nasional Nasabah oleh Bank Mandiri, BNI, BRI, dan masyarakat pertama di Indonesia
23,14 juta*
Lebih dari 1.030
cabang di seluruh nasabah di seluruh
Indonesia Indonesia Komposisi
Pemegang Saham
*Data per Desember 2025
1*
Dominance Market Share
Bank Syariah: Bank Nasional:
6,99% 2,86% 51,47%
to to
8,02% 3,64%
Nasabah Baru
Pangsa pasar pada Pembiayaan (2020 vs
Juni 2025)
Infrastruktur
23,24% Pendapatan Baru
15,38%
Bisnis Baru
9,91%
*Saham Seri A
Dwiwarna
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
06 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 9
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
BSI memperkuat keunggulan strategis sebagai
Bank Emas pertama di Indonesia, ditopang
pertumbuhan kuat pada pembiayaan emas
dan akselerasi layanan emas digital hingga
Desember 2025.
Cicil Emas membukukan 358.400 nasabah baru dengan
penyaluran mencapai Rp14.413 miliar, sementara Gadai Emas
menambah 21.623 nasabah baru dengan penyaluran Rp32.478
miliar. Ekspansi ini mendorong peningkatan pendapatan
margin Cicil Emas menjadi Rp769 miliar (+126,84% YoY) serta
pendapatan berbasis biaya Gadai Emas menjadi Rp1.398 miliar
(+50,32% YoY). Emas Digital turut memperluas ekosistem emas
BSI melalui penambahan 531.229 nasabah baru (+417,28%
YTD), kenaikan saldo emas menjadi 1.844 kg (+315,44% YTD),
serta lonjakan pendapatan berbasis biaya menjadi
Rp270,13 miliar (+2.271,64% YoY), yang menegaskan
nilai tambah baru yang tercipta melalui layanan
Bank Emas BSI.
Secara keseluruhan, perkembangan ini menegaskan perluasan ekosistem
emas BSI dan nilai baru yang tercipta melalui layanan Bank Emas.
Highlight Kinerja Bank Emas BSI 2025
EMAS CICILAN EMAS GADAI EMAS DIGITAL
Pelanggan
Baru 358.400 21.263 531.229
Pencairan Rp14.413 Miliar Rp32.478 Miliar 1.844 kg
▲ 92,38% YoY ▲ 52,87% YoY ▲ 315,44% Ytd
LAPORAN TAHUNAN 2025
07
Page 10
IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
BYOND menghadirkan investasi
emas yang lebih mudah diakses
oleh semua orang, dengan
kepemilikan emas mulai dari
Rp50.000 dan pencetakan
emas fisik mulai dari 2 gram.
Platform ini memungkinkan
transaksi berbasis gram secara
seamless dengan fitur beli dan jual
real-time 24/7. BYOND menawarkan
nilai berupa keterjangkauan,
likuiditas, dan keamanan, didukung
harga yang kompetitif, proses yang
terpercaya dan aman, jaminan
emas fisik, serta pengalaman
penggunaan yang praktis tanpa
hambatan.
BYOND – Membawa Investasi Emas Lebih Dekat bagi Semua
Kepemilikan Cetak emas Pembelian & Tanpa Hambatan
emas mulai dari mulai dari Penjualan Real-time Transaksi
Tersedia Rp-Grams
2 gram
Rp50,000 24/7
TERJANGKAU, LIKUID, DAN AMAN
Harga Terpercaya, Didukung oleh mudah
Kompetitif Asli, Aman &
Emas Fisik dan praktis
Terjamin
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
08 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 11
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
BSI terus memperkuat penghimpunan
dana murah melalui Tabungan Haji,
didukung oleh berkembangnya ekosistem
haji nasional serta peningkatan akuisisi
nasabah melalui kanal digital. Momentum
ini memperluas basis nasabah secara
berkelanjutan, tercermin dari pertumbuhan
jumlah nasabah dari 17,78 juta pada 2022
menjadi 23,14 juta pada 2025. Kinerja tersebut
terutama ditopang oleh Tabungan Haji yang
mencapai 6,63 juta nasabah, emas digital
dengan 531 ribu nasabah, serta pembiayaan
emas yang telah menjangkau 681 ribu
nasabah. Perluasan ekosistem ini turut
meningkatkan daya tarik BSI bagi nasabah
Muslim maupun non-Muslim, tercermin dari
kenaikan porsi nasabah non-Muslim dari 9,01%
pada tahun 2022 menjadi 13,30% pada tahun
2025
Platform Berlisensi Ganda Mendorong Ekspansi Nasabah yang Kuat dan
Berkelanjutan (Multi-Year)
Akuisisi Nasabah Tertinggi Sepanjang Sejarah Pasca Merger
2023 2024 2025 (Juta Nasabah)
Total +22,78% +22,50%
Nasabah 15,93 17,78 19,65 21,11 23,14
(juta) 6,63 1,51
+12,50% +13,98%
5,40 1,23
2,03
4,80 1,08
1,46
1,87
1,85
1,52 Nasabah Haji Nasabah Payroll
(‘000 Nasabah)
+417,38% +39,62%
531.33 +51,86%
14,41 680,51
+13,97%
487.42 181,04
320.96 150,58
499,47
102,70 135,32 336,84
90,10
185,64
Pre-Merger 2021 2022 2023 2024 2025
Nasabah Pembiayaan Emas Nasabah Pembiayaan Emas
Gadai Cicilan
9.01% 13.30%
Peningkatan
partisipasi nasabah Muslim
non-Muslim 2022 2025 Non Muslim
90,99% 86,70%
LAPORAN TAHUNAN 2025
09
Page 12
IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
Sebagai bagian dari komitmen sosial Bank Syariah Indonesia (BSI), penyaluran
dana sosial dan keagamaan dilakukan secara terstruktur melalui Unit
Pengelola Zakat (UPZ) BSI dan BSI Maslahat sebagai mitra pengelola Zakat,
Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF), sehingga memastikan kontribusi sosial
Bank memberikan dampak yang terukur, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Sepanjang periode pelaporan, BSI Maslahat menyalurkan dana ZISWAF ke lima
fokus utama, yaitu pendidikan sebesar Rp114,8 miliar, kesehatan Rp11,8 miliar,
pemberdayaan sosial Rp148,8 miliar, pengembangan ekonomi Rp26,4 miliar,
serta program keislaman Rp38,2 miliar, yang secara keseluruhan menjangkau
ratusan ribu penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia. Sejalan dengan
itu, penyaluran zakat terus menunjukkan tren peningkatan, dari Rp268 miliar
pada tahun 2024 menjadi Rp316 miliar hingga Desember 2025 sehingga total
Rp1.103 miliar sejak 2021, mencerminkan kinerja keuangan BSI yang
semakin solid sekaligus memperkuat peran Bank dalam mendorong kesejahteraan
sosial dan pembangunan berkelanjutan melalui pengelolaan ZISWAF yang
amanah dan profesional.
Kontribusi Progresif untuk Indonesia
BSI Maslahat merupakan sarana BSI dalam penyaluran ZISWAF (Zakat, Infak,
Sedekah, dan Wakaf) yang berkolaborasi dengan UPZ BSI, dengan fokus pada
bidang berikut:
Pendidikan Kesehatan Sosial Ekonomi Program
Keislaman
Rp
114,83 M Rp
11,82 M 148,80 M
Rp Rp
26,41 M Rp
38,15 M
23,04 ribu 27,34 ribu 599,13 ribu 591,12 ribu 45,90 ribu
penerima manfaat penerima manfaat penerima manfaat penerima manfaat penerima manfaat
Penyaluran Zakat
Penyaluran dana zakat pada tahun 2025 meningkat
sejalan dengan peningkatan profitabilitas yang dicatat.
(Rp miliar)
316
268
223
173
2022 2023 2024 2025
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
10 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 13
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
Kemajuan ESG BSI terus diperkuat pada aspek perbankan, operasional, dan kontribusi
sosial. Portofolio pembiayaan berkelanjutan mencapai Rp73,92 triliun, terdiri dari
Rp15,66 triliun pembiayaan hijau, Rp58,26 triliun pembiayaan sosial, serta Rp396 miliar
pembiayaan kendaraan listrik, dan didukung penerbitan Rp5 triliun Sukuk Berkelanjutan
Tahap II. Inisiatif operasional mencakup peluncuran green building BSI Landmark
Aceh dan BSI Tower, pemasangan panel surya, mesin daur ulang, stasiun pengisian
listrik, serta pengoperasian 144 kendaraan listrik, disertai peluncuran pelacakan
karbon digital untuk emisi Scope 1 dan Scope 2. BSI juga meningkatkan privasi data,
kepatuhan keamanan siber, dan inklusivitas gender dengan 41% karyawan perempuan.
Lebih lanjut, beyond banking berkolaborasi dengan BSI Maslahat menyalurkan
Rp400 miliar.
ESG Highlights
BANKING
Portofolio Pembiayaan Portofolio Pembiayaan Portofolio Pembiayaan Portofolio Sukuk
Berkelanjutan sekitar 23,18% dari Hijau sekitar 21,20% Sosial sekitar 78,80% Kendaraan Listrik Keberlanjutan
total pembiayaan, yang terdiri dari: Tahap II
RP
73,92 Tn Rp
15,66 Tn Rp
58,26Tn Rp
396 M Rp
5 Tn
ESG Rating 1st Global Islamic Bank
OPERASIONAL
Gedung perkantoran
ramah lingkungan:
11 13 70 144
Landmark BSI Aceh & BSI Solar Panel di BSI Stasiun pengisian daya di Unit mesin penjual kendaraan listrik
Tower Outlets dan DESA BSI Kantor Pusat & Gerai BSI botol daur ulang di operasional
Jabodetabek & Bali
Peluncuran pelacakan
karbon digital: Artikel ESG BSI: 140.147 articles
Co2eq Halaman Utama ESG BSI:
19.374,40 cakupan 1*
Perempuan
Laki-
https://ir.bankbsi.co.id/esg/home.html laki 41%
59%
Co2eq
70.356,55 cakupan 2* Untuk mencapai kesetaraan gender dan
pemberdayaan perempuan, BSI berkomitmen
41%
menciptakan lingkungan kerja yang inklusif. karyawan perempuan
Catatan: Cakupan 1 untuk bahan bakar; Cakupan 2 untuk listrik. (2025)
BEYOND BANKING Komposisi Pencairan
Jumlah Orang
Pilar yang Terdampak
(%) (Rp Miliar)
(‘000)
Rp
400 M
Pilar Ekonomi 6,6% 26,4 591,1
Pilar Pendidikan 28,7% 114,8 23
Pilar Kemanusiaan 37,2% 148,8 599,1
Total Nilai Penyaluran UPZ BSI,
Pilar Kesehatan 3% 11,8 27,3
Zakat, Infak, Dana Sosial, dan
Pilar Dakwah dan Advokasi 9,5% 38,2 45,9
Wakaf per Desember 2-25
Amil 15% 60 -
LAPORAN TAHUNAN 2025
11
Page 14
IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
BSI terus memperkuat implementasi keuangan berkelanjutan sesuai dengan POJK No. 51/
POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan,
Emiten, dan Perusahaan Publik, yang tercermin dari pertumbuhan stabil pembiayaan
berbasis sosial dan hijau. Komposisi portofolio pembiayaan hijau menunjukkan kontribusi
yang signifikan di berbagai segmen lingkungan. Per Desember 2025, portofolio pembiayaan
hijau Perseroan didominasi oleh produk ramah lingkungan (eco-efficient) sebesar 41,15%,
diikuti pengelolaan sumber daya hayati dan penggunaan lahan berkelanjutan sebesar
36,90%, kegiatan usaha ramah lingkungan dan aktivitas terkait sebesar 10,14%, transportasi
ramah lingkungan sebesar 6,05%, energi terbarukan sebesar 4,54%, bangunan berstandar
keberlanjutan sebesar 0,65%, serta pengelolaan air dan air limbah berkelanjutan sebesar
0,58%. Komposisi ini mencerminkan komitmen BSI dalam memperkuat dampak lingkungan
dan sosial melalui pengembangan portofolio pembiayaan berkelanjutan yang terdiversifikasi.
Rincian pada Perbankan Berkelanjutan
Dasar Regulasi
Komposisi Portofolio Pembiayaan Hijau
menurut Segmen
%
Energi Terbarukan
4,32%
OTORITAS JASA KEUANGAN 4,54% 22 bps
REPUBLIK INDONESA
SALINAN
PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN Pengelolaan SDA Hayati dan
NOMOR 51/POJK.03/2017 48,74%
Penggunaan Lahan yang
TENTANG
Berkelanjutan (1184 bps)
PENERAPAN KEUANGAN BERKELANJUTAN 36,90%
BAGI LEMBAGA KEUANGAN, EMITEN, DAN
PERUSAHAAN PUBLIK
Transportasi Ramah
Keuangan Berkelanjutan di BSI mengikuti Lingkungan
2,25%
380 bps
POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Pedoman 6,05%
Pelaksanaan Keuangan Berkelanjutan untuk
Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan
Pengelolaan Air dan
Perusahaan Publik. Limbah yang Berkelanjutan
0,65%
0,58% (7 bps)
+11.2%
+15.23% Produk yang Dapat Mengurangi
41,27%
Penggunaan Sumber Daya
+12.06% 72.86 (13 bps)
41,15%
+10.59% 66.49
57.70
51.49
46.56 78,82% Bangunan Berwawasan
0,95%
Lingkungan yang Memenuhi
78,82% Standar 0,65% (30 bps)
78,80%
81,22%
84,75%
Kegiatan Usaha dan/atau
1,82%
Kegiatan Lain dari Kegiatan Usaha
21,18% 21,18% Berwawasan Lingkungan 10,14% 832 bps
18,78% 21,20%
15,25%
2021 2022 2023 2024 Sep
Aktivitas Bisnis Berbasis Hijau (KUBL) Aktivitas Bisnis Berbasis Sosial (KUBS) Desember 2024 Desember 2025
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
12 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 15
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PENCAPAIAN KINERJA
KEUANGAN 2025
Aset Fee Based Income
Rp
456,19 Triliun Rp
6,94 Triliun
11,64% yoy 25,06% yoy
Dana Pihak Ketiga Laba Bersih
Rp
380,49 Triliun Rp
7,57 Triliun
16,20% yoy 8,02% yoy
NPF Gross ROE
1,81% 16,85%
- 0.09% yoy
LAPORAN TAHUNAN 2025
13
Page 16
IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
Mobile Banking
User Registrasi BYOND by Penghimpunan Zakat
BSI + BSI Mobile Perusahaan dan Pegawai
Meningkat
Rp 9.347.427 Juta
7,8%
21,3% yoy dari tahun 2024
Zakat Perusahaan
Jumlah Transaksi
Rp
Rp 730.508.065
Juta 250.292.631,816
32,3% yoy Miliar
Zakat Pegawai
BYOND by BSI Rp
User Registrasi
39.083.838,948
Rp 5.888.638 Juta Miliar
197,4% yoy
Total Penghimpunan
Zakat
Rp
289.376.460,764
Miliar
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
14 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 17
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
LAPORAN TAHUNAN 2025
15
Page 18
IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
IKHTISAR
UTAMA
Menapaki era baru, BSI terus memperkuat
langkah sebagai bank syariah modern yang
tumbuh, relevan, dan berdampak. Setiap
capaian sepanjang tahun menjadi fondasi
untuk memperluas nilai, kepercayaan, dan
kepemimpinan di masa depan.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
16 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 19
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2019
Ringkasan Kinerja 2025
Jumlah Aset Dana Pihak Ketiga NPF Gross
(dalam juta rupiah) (dalam juta rupiah) (%)
380.488.302
456.192.606
408.613.432
327.454.166
353.624.124
293.775.930
2,08
1,90
1,81
2023 2024 2025 2023 2024 2025 2023 2024 2025
Fee Based Income Laba Bersih Jumlah Ekuitas
(dalam juta rupiah) (dalam juta rupiah) (dalam juta rupiah)
51.952.874
6.936.596
7.567.523
7.005.888
45.041.572
5,556,479
5.703.743
38.739.121
4,204,466
2023 2024 2025 2023 2024 2025 2023 2024 2025
LAPORAN TAHUNAN 2025
17
Page 20
01 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
LAPORAN POSISI KEUANGAN
(dalam juta rupiah)
Uraian 2023 2024 2025
Aset
Kas 5.255.841 8.080.689 8.690.766
Giro dan Penempatan Pada Bank Indonesia 32.440.778 49.966.279 51.603.043
Giro dan Penempatan Pada Bank Lain - Bersih 2.303.728 3.866.065 4.550.662
Investasi pada Surat Berharga - Bersih 71.169.020 62.216.518 59.650.488
Tagihan Akseptasi - Bersih 426.916 183.294 686.185
Piutang Murabahah - Bersih 132.154.963 140.025.625 144.782.437
Piutang Istishna - Bersih 28 11 -
Piutang Ijarah - Bersih 205.167 169.901 152.050
Pinjaman Qardh - Bersih 10.489.164 12.986.090 16.973.755
Pembiayaan Mudharabah - Bersih 1.831.652 2.843.591 2.837.853
Pembiayaan Musyarakah - Bersih 83.756.501 109.042.087 139.249.187
Aset yang Diperoleh untuk Ijarah - Bersih 2.190.107 3.122.255 3.866.097
Aset Tetap dan Aset Hak Guna - Bersih 5.352.843 7.723.853 11.421.035
Aset Tidak Berwujud - Bersih 1.128.334 2.102.344 2.436.092
Aset Pajak Tangguhan 1.665.694 2.056.727 1.875.326
Aset Lain - Bersih 3.253.388 4.228.103 7.417.629
Jumlah Aset 353.624.124 408.613.432 456.192.606
Liabilitas, Dana Syirkah Temporer dan Ekuitas
Liabilitas
Liabilitas Segera 1.316.067 858.643 937.353
Bagi Hasil yang Belum Dibagikan 255.932 291.578 258.515
Simpanan Wadiah 91.101.595
Giro Sadiah 20.847.524 19.147.079 27.790.474
Tabungan Wadiah 47.026.374 55.280.067 63.311.121
Simpanan dari Bank Lain
Giro Wadiah 125.337 174.879 88.088
Tabungan Wadiah 7.788 8.985 17.704
Sertifikat Investasi Mudharabah Antar Bank (“SIMA”) 1.628.176 3.366.650 2.645.000
Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan Prinsip Syariah
- 600.834 2.693.886
Antar Bank (“SIPA”)
Liabilitas Kepada Bank Indonesia 11.900.055 18.417.864 0
Liabilitas Akseptasi 431.228 185.145 693.116
Utang Pajak 539.042 889.642 439.413
Liabilitas Imbalan Kerja 667.264 534.730 578.150
Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi 32.017 24.045 26.183
Liabilitas Lain-lain 2.446.107 5.867.830 8.095.070
Jumlah Liabilitas 85.594.735 102.281.320 104.929.242
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
18 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 21
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Uraian 2023 2024 2025
Dana Syirkah Temporer
Giro Mudharabah 32.417.260 37.235.801 44.089.620
Tabungan Mudharabah 78.280.185 85.790.658 99.933.333
Deposito Mudharabah 115.984.789 130.678.867 146.117.636
Sertifikat Investasi Mudharabah Antar Bank (“SIMA”) 1.628.176 3.366.650 2.645.000
Sukuk Mudharabah Subordinasi 200.000 200.000 200.000
Sukuk Mudharabah Muqayyadah 3.608 3.018.563 6.324.901
Pembiayaan Berjangka Mudharabah 776.250 1.000.000 -
Jumlah Dana Syirkah Temporer 229.290.268 261.290.539 299.310.490
Ekuitas
Modal Disetor 23.064.630 23.064.630 23.064.630
Tambahan Modal Disetor (3.929.100) (3.929.100) (3.929.100)
Keuntungan Revaluasi Aset Tetap 444.530 553.440 553.440
Pengukuran Kembali Program Imbalan Pasti - Setelah Pajak 241.462 347.644 352.934
Keuntungan/(Kerugian)
Surat Berharga - Bersih 6.154 (56.814) 332.558
Saldo Laba Telah Ditentukan Penggunaannya 2.236.713 3.377.462 4.778.639
Saldo Laba Belum Ditentukan Penggunaannya 16.674.732 21.684.310 26.799.773
Jumlah Ekuitas 38.739.121 45.041.572 51.952.874
Jumlah Liabilitas, Dana Syirkah Temporer dan Ekuitas 353.624.124 408.613.432 456.192.606
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
(dalam juta rupiah)
Uraian 2023 2024 2025
Pendapatan Pengelolaan Dana Sebagai Mudharib 22.251.743 25.298.203 28.265.491
Hak Pihak Ketiga atas Bagi Hasil (5.993.168) (7.889.029) (9.136.405)
Hak Bagi Hasil Milik Bank 16.258.575 17.409.174 19.129.086
Pendapatan Usaha Lainnya 4.204.466 5.556.479 6.936.596
Beban Usaha (10.249.204) (11.793.642) (13.700.714)
Beban Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Produktif
(2.622.479) (1.893.867) (2.356.951)
dan Nonproduktif - Bersih
Laba Usaha 7.591.358 9.278.144 10.008.017
Pendapatan Non Usaha - Bersih (2.156) 4.312 3.688
Laba Sebelum Zakat dan Beban Pajak 7.589.202 9.282.456 10.011.705
Zakat (189.730) (232.061) (250.293)
Beban Pajak (1.695.729) (2.044.507) (2.193.889)
Laba Bersih 5.703.743 7.005.888 7.567.523
Jumlah Penghasilan Komprehensif Lain Setelah Pajak 34.189 152.124 394.662
Jumlah Laba Komprehensif 5.737.932 7.158.012 7.962.185
Laba Tahun Berjalan yang Dapat Diatribusikan Kepada:
Pemilik Entitas Induk 5.703.743 7.005.888 7.567.523
Kepentingan Non-pengendali 0 0 0
Laba Per Saham Dasar (nilai penuh) 123.65 151.88 164,05
Laba Per Saham Dilusian (nilai penuh) 123.65 151.88 164,05
LAPORAN TAHUNAN 2025
19
Page 22
01 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
LAPORAN ARUS KAS
(dalam juta rupiah)
Uraian 2023 2024 2025
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Operasi 2.041.035 6.822.852 14.165.560
Arus Kas Dari Aktivitas Investasi
Kas Bersih Dihasilkan dari Aktivitas Investasi (11.404.359) 6.345.483 6.413.827
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Kas Bersih Dihasilkan dari/(digunakan untuk)
10.162.997 8.749.006 (17.644.971)
Aktivitas Pendanaan
Kenaikan Bersih Kas dan Setara Kas 799.673 21.906.750 2.934.416
Kas dan Setara Kas Awal Tahun 39.221.419 40.021.092 61.927.842
Kas dan Setara Kas Akhir Tahun 40.021.092 61.927.842 64.862.258
LAPORAN REKONSILIASI PENDAPATAN DAN BAGI HASIL
(dalam juta rupiah)
Uraian 2023 2024 2025
Pendapatan Pengelolaan Dana Sebagai Mudharib 22.251.743 25.298.203 28.265.491
Pengurangan
Pendapatan Tahun Berjalan yang Kas Atau Setara
(1.691.143) (1.787.637) (2.581.799)
Kasnya Belum Diterima
Penambahan
Pendapatan Tahun Sebelumnya yang Kas atau
1.576.539 1.787.637
Setara Kasnya Diterima pada Tahun Berjalan:
Pendapatan yang Tersedia untuk Bagi Hasil 22.137.139 25.201.709 27.471.329
Hak Bagi Hasil Milik Bank (16.143.971) (17.312.680) (18.334.924)
Hak Pihak Ketiga Atas Bagi Hasil 5.993.168 9.136.405
LAPORAN SUMBER DAN PENYALURAN DANA ZAKAT
(dalam juta rupiah)
Uraian 2023 2024 2025
Sumber Dana Zakat
Internal Bank 189.730 232.061 250.293
Eksternal Bank
Pegawai 33.041 36.452 39.940
Nasabah dan Umum 34.731 38.743 43.912
257.502 307.256 334.145
Penyaluran Dana Zakat
Disalurkan ke Lembaga Lain (205.881) (268.348) (316.136)
Penurunan Dana Zakat 51.621 38.908 18.009
Saldo Awal Dana Zakat 145.153 196.774 235.682
Saldo Akhir Dana Zakat 196.774 235.682 253.691
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
20 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 23
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
LAPORAN SUMBER DAN PENGGUNAAN DANA KEBAJIKAN
(dalam juta rupiah)
Uraian 2023 2024 2025
Sumber Dana Kebajikan
Infaq dan Shadaqah 63.947 84.691 99.881
Denda 17.915 21.972 23.899
Pendapatan Nonhalal 1.733 1.240 11.203
Sumbangan/Hibah - 4.094 7.796
83.595 111.997 142.779
Penggunaan Dana Kebajikan
Sumbangan (80.736) (117.028) (130.947)
Kenaikan/(Penurunan) Dana Kebajikan 2.859 (5.031) 11.832
Saldo Awal Dana Kebajikan 7.048 9.907 4.876
Saldo Akhir Dana Kebajikan 9.907 4.876 16.708
RASIO KEUANGAN
(%)
Uraian 2023 2024 2025
Likuiditas
Financing to Deposit Ratio (FDR) 81,73 84,97 83,74
Kualitas Kredit
Non Performing Financing (NPF) Gross 2,08 1,90 1,81
Non Performing Financing (NPF) Nett 0,55 0,50 0,47
Profitabilitas
Cost to Income Ratio (CIR) 49,86 50,89 52,13
Beban Operasional terhadap Pendapatan
71,27 69,93 71,57
Operasional (BOPO)
Return on Assets (ROA) 2,35 2,49 2,38
Return on Equity (ROE) 16,88 17,77 16,85
Net Imbalan (NI) 5,82 5,66 5,60
Rasio Laba (Rugi) Terhadap Pendapatan 21,56 22,71 21,50
Rasio Laba (Rugi) Terhadap Jumlah Aset 1,61 1,71 1,66
Rasio Laba (Rugi) Terhadap Ekuitas 14,72 15,55 14,57
Rasio Liabilitas Terhadap Jumlah Aset 89,05 88,98 88,61
Rasio Liabilitas Terhadap Ekuitas 812,83 807,19 778,09
LAPORAN TAHUNAN 2025
21
Page 24
01 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Uraian 2023 2024 2025
Aset Produktif
Aset Produktif dan Aset Non Produktif Bermasalah
Terhadap Total Aset Produktif dan Aset Non 1,21 1,11 1,41
Produktif
Aset Produktif Bermasalah Terhadap Total Aset
1,54 1,39 1,42
Produktif
CKPN Aset Keuangan Terhadap Aset Produktif 2,99 2,72 2,72
Permodalan
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
21,04 21,40 22,00
(KPMM)
Kepatuhan
Persentase Pelanggaran dan Pelampauan Batas
0,00 0,00 0,00
Maksimum Pemberian Dana (BMPD)
Giro Wajib Minimum (Rupiah) 6,76 4,83 7,17
Giro Wajib Minimum (Valas) 1,13 1,46 17,42
Posisi Devisa Neto 2,47 2,26 5,69
IKHTISAR OPERASIONAL
Keterangan 2024 2025
Corporate Banking
Pembiayaan 58.719.889 70.842.980
Pendanaan/DPK 21.619.859 44.366.869
Commercial Banking
Pembiayaan 18.497.916 19.956.543
Pendanaan/DPK 12.013.780 21.047.633
Hubungan Kelembagaan
Pendanaan/DPK 89.456.637 103.829.629
Ritel
Pembiayaan 201.263.437 228.044.238
Pendanaan/DPK 205.226.059 210.861.924
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
22 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 25
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
INFORMASI SAHAM
INFORMASI SAHAM BSI 2024-2025
Harga per saham (Rp) Jumlah Kapitalisasi
Volume
Saham Pasar
Perdagangan
Tahun Beredar
Pembukaan Tertinggi Terendah Penutupan (lembar
(lembar
saham) (Rp triliun)
saham)
2025
Triwulan I 2.780 3.070 2.080 2.340 46.129.260.138 1.955.738.100 107,94
Triwulan II 2.080 3.000 2.080 2.580 46.129.260.138 2.311.189.300 119,01
Triwulan III 2.510 2.870 2.460 2.590 46.129.260.138 1.278.798.100 119,47
Triwulan IV 2.590 2.690 2 .160 2.230 46.129.260.138 997.874.300 102,87
2024
Triwulan I 2.740 2.750 2.670 2.710 46.129.260.138 2.804.390.100 125,01
Triwulan II 2.550 2.630 2 .550 2.620 46.129.260.138 2.342.408.300 120,86
Triwulan III 3.060 3.060 3.000 3.010 46.129.260.138 2.621.611.900 138,85
Triwulan IV 2.780 2 .7 9 0 2.700 2.730 46.129.260.138 1.555.441.000 125,93
GRAFIK PERGERAKAN HARGA DAN VOLUME SAHAM BSI TAHUN 2021-2025
2022 2023
2023 2024 2025
Avg. Trading Volume: Avg. Trading Volume: Avg. Trading Volume: Avg. Trading Volume:
16.66 Mn 31.50 Mn 39.34 Mn 27.97 Mn
-25.69% 34.88% 56.90% -18.32%
FTSE Large Cap
YoY YoY YoY YoY
Index Indusion
on Sep-24 All Time High
300 After The Merger 3,500
Top 9 Foreign inflow
Global Sharia Bank +12.45%
3,160
YtD Foreign inflow
Top 10 3,070 +44.23%
250 Global Sharia Bank 3,000
+17.62%
3,000
2,850 2,870
200
2,500
2,580
+17.27% 2,080
150 2,230
Corporate Action:
Right Issue
US Liberation Day 2,000
LQ45
100 External factors:
Index Inclusion
Spin off rumor,
on Aug-22
Rebalancing MSCI
(Criteria), Asset quality
concerns (natural 1,500
50 disaster in Sumatera)
- 1,000
Dec-21 Mar-22 Jun-22 Seo-22 Dec-22 Mar-23 Jun-23 Seo-23 Dec-23 Mar-24 Jun-24 Seo-24 Dec-24 Mar-25 Jun-25 Seo-25 Dec-25
Transaction Volume (Mn Share) - LHS Share Price (IDR/Share) - RHS
LAPORAN TAHUNAN 2025
23
Page 26
01 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
AKSI KORPORASI
SUKUK MUDHARABAH SUBORDINASI Jumlah dana Sukuk Mudharabah Berlandaskan
Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank BSI Tahap II
Pada tanggal 20 Juni 2025, Bank menerbitkan Tahun 2025 sebesar Rp5.000.000, yang terdiri dari:
kembali Sukuk Mudharabah Muqayyadah •• Sukuk Mudharabah Seri A dengan jumlah
Jangka Panjang yang Dilakukan Tanpa Melalui dana sukuk mudharabah sebesar Rp2.445.000
Penawaran Umum I PT Bank BSI Tbk Tahun 2025 dengan jangka waktu 370 hari kalender sejak
Tahap IV (“Sukuk Mudharabah Muqayyadah tanggal emisi dan akan jatuh tempo pada
I Tahap IV”) dengan nominal sebesar Rp8.260. tanggal 6 Juli 2026;
Total plafon penerbitan Sukuk Mudharabah •• Sukuk Mudharabah Seri B dengan jumlah
Muqayyadah adalah sebesar Rp100.000. Besarnya dana sukuk mudharabah sebesar Rp175.000
nisbah masing-masing adalah sebesar 36,34%, dengan jangka waktu 2 (dua) tahun sejak
19,75%, 19,84%, dan 20,32% yang diindikasikan tanggal emisi dan akan jatuh tempo pada
sebesar 0,55% per tahun. Dana sukuk dan bagi tanggal 26 Juni 2027; dan
hasil dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan dan masing- •• Sukuk Mudharabah Seri C dengan jumlah
masing akan jatuh tempo pada tanggal 26 dana sukuk mudharabah sebesar Rp2.380.000
Desember 2035, 26 Juni 2036, 20 Desember 2036 dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun sejak
dan 20 Maret 2038. tanggal emisi dan akan jatuh tempo pada
tanggal 26 Juni 2028.
Penerbitan sukuk tersebut dilakukan dalam
rangka kerja sama antara Bank dengan BP Tapera Bertindak sebagai wali amanat Sukuk
selaku investor tunggal dimana BSI ditunjuk Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan
sebagai Bank Penyalur KPR Tapera Syariah kepada Berkelanjutan I Bank BSI Tahap II Tahun 2025
peserta BP Tapera. Skema kerja sama tersebut adalah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
diatur pada Undang-Undang No. 4 Tahun 2016 dan Bank telah melakukan pembayaran bagi hasil
Peraturan Pemerintah No. 25 Tahun 2020 perihal sesuai dengan jatuh tempo yang telah ditetapkan
penyelenggaraan tabungan perumahan rakyat. dalam perjanjian penerbitan. Bagi hasil atas sukuk
Bank telah melakukan pembayaran bagi hasil mudharabah keberlanjutan untuk tahun yang
sesuai dengan jatuh tempo yang telah ditetapkan berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan
dalam perjanjian penerbitan. Bagi hasil atas 2024 sebesar Rp311.400 dan Rp108.999.
sukuk mudharabah muqayyadah untuk periode
sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 31 Rincian lengkap mengenai Sukuk Mudharabah
Desember 2025 dan 2024 masing-masing sebesar Berlandaskan Keberlanjutan Berkelanjutan Tahap
Rp128 dan Rp55. II yang diterbitkan ini tersedia dalam lampiran
Laporan Keuangan Catatan 28 di Laporan Tahunan
SUKUK MUDHARABAH DITERBITKAN ini.
Pada tanggal 30 Juni 2025, Sukuk Mudharabah
Berlandaskan Keberlanjutan Berkelanjutan Tahap
II yang diterbitkan melalui penawaran umum
telah tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sukuk Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan
Berkelanjutan I Bank BSI Tahap II Tahun 2025
ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat
Jumbo Sukuk Mudharabah yang diterbitkan
untuk didaftarkan atas nama KSEI sebagai bukti
kepemilikan untuk kepentingan pemegang sukuk
mudharabah. Sukuk Mudharabah Berlandaskan
Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank BSI Tahap
II Tahun 2025 diterbitkan dengan peringkat
idAAA(sy) (Triple A Sharia).
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
24 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 27
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PENGHENTIAN SEMENTARA PERDAGANGAN
SAHAM (SUSPENSION) DAN/ATAU
PENGHAPUSAN PENCATATAN (DELISTING)
Hingga akhir tahun 2025, BSI tidak pernah dikenakan sanksi berupa penghentian sementara
perdagangan saham (suspension) maupun penghapusan pencatatan saham (delisting) dari bursa.
INFORMASI SUKUK, DAN/ATAU OBLIGASI
SYARIAH MUDHARABAH KONVERSI
Informasi Sukuk
Pada tahun 2025, PT Bank Syariah Indonesia (Persero), Tbk (BSI) menerbitkan Sukuk Mudharabah
Berlandaskan Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank BSI Tahap II Tahun 2025 seri A, B, dan C dengan total
senilai Rp5 Triliun.
Informasi Obligasi Syariah Mudharabah Konversi
Sampai dengan akhir tahun 2025, BSI tidak menerbitkan obligasi syariah mudharabah konversi.
Penjelasan lebih lanjut mengenai ringkasan informasi sukuk yang diterbitkan oleh BSI hingga akhir
tahun 2025, meliputi jenis, tenor, nilai, dan status penerbitan:
SUKUK BSI
Tanggal Peringkat
Tanggal Mata Jumlah Bagi Status
Uraian Tenor Jatuh
Penerbitan Uang Sukuk Hasil Pembayaran 2023 2024 2025
Tempo
Sukuk Mudharabah
Muqayadah Jangka
26
Panjang Yang Dilakukan 150 26 Desember
Desember Rp 3,7 Miliar 0,55% Belum Lunas - - -
Tanpa Melalui Penawaran bulan 2035
2023
Umum I PT Bank BSI tbk
Tahun 2023 Tahap I
Sukuk Mudharabah
Subordinasi Jangka 15 Desember 5 Tahun 15 Desember 7,90% Belum Lunas idAA (sy) idAA (sy) idAA (sy)
Rp 200 Miliar
Menengah PT Bank Syariah 2023 2028 (PEFINDO) (PEFINDO) (PEFINDO)
Indonesia, Tbk Tahun 2023
Sukuk Mudharabah
Muqayadah Jangka
Panjang Yang Dilakukan 26 Maret 147
Rp 7,76 Miliar 26 Juni 2036 0,55% Belum Lunas - - -
Tanpa Melalui Penawaran 2024 bulan
Umum I PT Bank BSI tbk
Tahun 2023 Tahap II
370 hari 1,7 Triliun 24 Juni 2025 6,65% Lunas
Sukuk Mudharabah
Berlandaskan 2 tahun 220 Milyar 14 Juni 2026 6,70% IdAAA idAAA
14 Juni 2024 Rp -
Keberlanjutan I Bank BSI Belum Lunas (PEFINDO) (PEFINDO)
1,08
Tahap I Tahun 2024 3 tahun 14 Juni 2027 6,80%
Triliun
Sukuk Mudharabah
Muqayadah Jangka
20 26 Desember
Panjang Yang Dilakukan 144
Desember Rp 3,97 Miliar 2036 0,55% Belum Lunas - - -
Tanpa Melalui Penawaran bulan
2024
Umum I PT Bank BSI tbk
Tahun 2024 Tahap III
Sukuk Mudharabah
Muqayadah Jangka
Panjang yang Dilakukan 153 20 Maret
20 Juni 2025 Rp 8,26 Miliar 0,55% Belum Lunas - - -
Tanpa Melalui Penawaran bulan 2038
Umum I PT Bank BSI Tbk
Tahun 2024 Tahap IV
2,45
Sukuk Mudharabah 370 hari 6 Juli 2026 6,45%
Triliun
Berlandaskan
idAAA idAAA
Keberlanjutan 30 Juni 2025 2 tahun Rp 175 Milyar 26 Juni 2027 6,55% Belum Lunas -
(PEFINDO) (PEFINDO)
Berkelanjutan I Bank BSI
2,38
Tahap II Tahun 2025 3 tahun 26 Juni 2028 6,65%
Triliun
LAPORAN TAHUNAN 2025
25
Page 28
01 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
INFORMASI, SUMBER PENDANAAN LAINNYA
Hingga tanggal 31 Desember 2025, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) tidak memiliki sumber pendanaan
lain di luar yang telah disebutkan.
PERISTIWA PENTING
16 Januari 2025 26 Februari 2025
Diresmikan langsung oleh Presiden RI
Pencapaian Pengguna SuperApp BYOND.
Prabowo Subianto, layanan Bank Emas dari
Platform digital terbaru BSI, BYOND by BSI,
Bank Syariah Indonesia (BSI) resmi hadir di
yang diluncurkan pada akhir 2024, mencatat
Indonesia. Hal ini menjadikan BSI sebagai
tonggak sejarah dengan mencapai 3 juta
bank syariah pertama pelopor layanan bank
pengguna aktif hanya dalam dua bulan pasca
emas di Tanah Air, sekaligus menjadi bagian
peluncuran, mencerminkan tingkat adopsi
dari transformasi besar Perseroan
digital yang sangat kuat.
14 Maret 2025 26 Maret 2025
Fasilitas Daycare untuk Pegawai. Peresmian
Jakarta, 14 Maret 2025 - PT Bank Syariah
fasilitas penitipan anak (daycare) sebagai
Indonesia Tbk (BSI) memberikan santunan
bentuk dukungan perusahaan terhadap
kepada 4.444 anak yatim sebagai bentuk
pegawai perempuan dan peningkatan
syukur perseroan atas kinerja tahun lalu yang
kesejahteraan keluarga.
solid dan tumbuh di atas rerata industri.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
26 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 29
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PERISTIWA PENTING
29 April 2025 29 April 2025
PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) resmi PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI)
meluncurkan platform digital terpadu menegaskan kembali relevansi peran
BEWIZE by BSI untuk memperkuat layanan ekonomi syariah terhadap pembangunan
bagi nasabah Perusahaan dan Institusi untuk ekonomi nasional berstandar global melalui
memacu inklusi keuangan di Indonesia. ajang BSI Global Islamic Finance Summit
10 Mei 2025 16 Mei 2025
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
memantapkan kesiapan perseroan sebagai (RUPST). Agenda strategis korporasi untuk
menjadi bank berstandar internasional. Hal ini melaporkan kinerja tahun buku 2024 serta
tercermin dari upaya untuk memenuhi standar menetapkan penggunaan laba bersih,
operasional bank global. Salah satunya adalah termasuk keputusan pembagian dividen
dengan perolehan standar internasional ISO
tunai.
22301:2019 yang dikeluarkan lembaga Sertifikasi
Internasional British Standard Institution (BSI)
untuk Sistem Manajemen Keberlangsungan
Bisnis (Business Continuity Management
System / BCMS).
LAPORAN TAHUNAN 2025
27
Page 30
01 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PERISTIWA PENTING
19 Juni 2025 26 Juni 2025
Pembayaran Dividen Tunai. BSI PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menggelar
signature event tahunan BSI International
merealisasikan pembagian dividen tunai
Expo 2025 mengangkat tema “Engaging
kepada pemegang saham sebesar Rp1,05
Indonesia in the Global Halal Industry”.
triliun (setara Rp22,78 per saham) sesuai Gelaran ini berhasil mendatangkan lebih dari
keputusan RUPST Mei 2025, yang menjadi 60.191 pengunjung dan menghasilkan transaksi
sentimen positif bagi pasar modal. sebesar Rp2,66 triliun, melampaui capaian
gelaran serupa tahun lalu.
1 Juli 2025 23 September 2025
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Laporan Kinerja Keuangan Semester I-2025.
kembali menerbitkan Sukuk Mudharabah BSI mengumumkan kinerja positif dengan
Berlandaskan Keberlanjutan Berkelanjutan laba bersih sebesar Rp3,74 triliun pada
l Bank BSI Tahap ll Tahun 2025 (Sukuk semester pertama 2025, tumbuh 10,21% secara
Sustainability) senilai Rp5 triliun yang tahunan (double digit).
merupakan kelanjutan penawaran Sukuk
Keberlanjutan I Tahap I tahun 2024 senilai
Rp3 triliun. Penawaran sukuk Tahap II ini telah
dilakuan pada 19- 23 Juni 2025.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
28 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 31
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PERISTIWA PENTING
29 September 2025 29 Oktober 2025
Akad Massal KPR Sejahtera FLPP Bersama Laporan Kinerja Keuangan Kuartal III-2025. BSI
Presiden. BSI berpartisipasi dalam akad melaporkan pertumbuhan solid dengan laba
massal KPR Sejahtera FLPP yang dihadiri bersih mencapai Rp5,57 triliun hingga akhir
Presiden Prabowo Subianto sebagai Kuartal III 2025, tumbuh 9,04% secara tahunan
dukungan terhadap program strategis (YoY).
nasional “3 Juta Rumah”.
22 Desember 2025
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
(RUPSLB). Agenda korporasi penting di akhir
tahun yang membahas perubahan susunan
pengurus dan aksi korporasi strategis lainnya.
LAPORAN TAHUNAN 2025
29
Page 32
IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
LAPORAN
MANAJEMEN
Dengan visi
yang terarah dan
kepemimpinan
yang solid, BSI
melangkah
melalui setiap
dinamika dengan
optimisme dan
kehati-hatian.
Komitmen
manajemen
menjadi
penggerak utama
dalam menjaga
pertumbuhan
yang sehat,
berkelanjutan,
dan bernilai.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
30 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 33
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
LAPORAN DEWAN KOMISARIS
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris
menjalankan pengawasan secara aktif sejak
tahap perumusan hingga pelaksanaan strategi,
memastikan bahwa grand strategy dan
inisiatif utama BSI diimplementasikan selaras
dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan, manajemen risiko yang sehat,
prinsip syariah, serta komitmen ESG. Melalui
forum koordinasi yang terstruktur bersama
Direksi dan Komite-Komite pendukung, Dewan
Komisaris memberikan arahan yang tepat
waktu serta pengawasan yang konstruktif
guna menjaga penciptaan nilai berkelanjutan.
Dewan Komisaris menyampaikan apresiasi
kepada Direksi atas disiplin dalam pelaksanaan
strategi dan pencapaian kinerja yang solid,
seraya mendorong keberlanjutan kehati-hatian
dan keunggulan eksekusi dalam menghadapi
dinamika lingkungan usaha.
LAPORAN TAHUNAN 2025
31
Page 34
02 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
LAPORAN DEWAN KOMISARIS
PEMEGANG SAHAM DAN PEMANGKU
KEPENTINGAN YANG TERHORMAT,
Assalamualaikum Warahmatullahi PENILAIAN KINERJA DIREKSI
Wabarakatuh
Dalam menilai kinerja Direksi sepanjang
Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah tahun 2025, Dewan Komisaris menggunakan
SWT atas rahmat dan karunia-Nya, Perseroan parameter yang objektif dan terukur, meliputi
mampu melalui tahun 2025 dengan pencapaian pelaksanaan amanat Rapat Umum Pemegang
kinerja yang semakin solid serta menunjukkan Saham (RUPS), implementasi grand strategy dan
kesinambungan pertumbuhan usaha. Dalam strategi utama Perseroan, pencapaian target Key
periode pelaporan ini, Dewan Komisaris terus Performance Indicator (KPI), serta penerapan
memperkuat sinergi dengan Direksi dalam aspek keberlanjutan yang mencakup dimensi
meningkatkan kapasitas dan kapabilitas BSI lingkungan, sosial, dan tata kelola. Penilaian
sebagai bank syariah terbesar di Indonesia. tersebut juga mempertimbangkan dinamika
lingkungan eksternal, baik pada tingkat global
Dewan Komisaris memberikan dukungan penuh maupun domestik, termasuk tingkat persaingan
terhadap berbagai langkah strategis Direksi dalam dalam industri perbankan syariah nasional serta
memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan pengaruh kebijakan moneter dan fiskal terhadap
halal yang berkontribusi terhadap pertumbuhan arah kebijakan Direksi dan kinerja Perseroan
ekonomi nasional. Upaya tersebut juga diiringi secara keseluruhan.
dengan implementasi aspek keberlanjutan
melalui pelaksanaan tanggung jawab sosial Dalam konteks pengelolaan bisnis, Dewan
dan lingkungan serta penguatan praktik tata Komisaris menilai Direksi telah mampu
kelola perusahaan yang selaras dengan prinsip mengonsolidasikan pengelolaan lima segmen
lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). bisnis Perseroan secara efektif, yakni Corporate
Banking, Commercial Banking, Hubungan
Dalam menjalankan fungsi tata kelola Kelembagaan, Ritel, serta Treasury dan Kantor
perusahaan, Dewan Komisaris secara konsisten Pusat, sehingga masing-masing segmen dapat
melaksanakan fungsi pengawasan terhadap berfungsi sebagai motor pertumbuhan yang
pengurusan Perseroan oleh Direksi. Selain itu, terukur dan akuntabel. Praktik pengelolaan
Dewan Komisaris memberikan arahan dan nasihat tersebut didukung oleh pencatatan perolehan
guna memastikan bahwa pelaksanaan inisiatif bisnis berdasarkan business code sesuai
strategis senantiasa sejalan dengan ketentuan segmennya, serta kolaborasi antar segmen
peraturan perundang-undangan yang berlaku melalui strategi wholesale-retail maupun retail-
serta berlandaskan pada prinsip etika bisnis yang retail yang dimonitor dan dilaporkan secara
tinggi. berkala dalam rapat pencapaian kinerja bulanan.
Laporan Dewan Komisaris ini disusun untuk Sepanjang tahun 2025, perekonomian global
menyampaikan pandangan atas kinerja Direksi, dihadapkan pada peningkatan ketidakpastian,
efektivitas penerapan tata kelola sepanjang antara lain akibat penerapan kebijakan tarif
tahun pelaporan, serta penilaian terhadap resiprokal oleh pemerintah Amerika Serikat
prospek usaha Perseroan. Penyusunan laporan ini terhadap sejumlah negara mitra dagang
merupakan wujud komitmen Dewan Komisaris yang memberikan tekanan terhadap rantai
dalam menjalankan prinsip transparansi dan pasok global. Dana Moneter Internasional
akuntabilitas atas amanah yang diberikan oleh (IMF) dalam laporan World Economic Outlook
para pemegang saham. memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global
sebesar 3,3%, relatif stagnan dibandingkan
tahun sebelumnya, disertai tingkat inflasi
yang terkendali serta penurunan harga
komoditas minyak mentah dan pertambangan.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
32 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 35
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
MUHADJIR
EFFENDY
Komisaris Utama
LAPORAN TAHUNAN 2025
33
Page 36
02 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
LAPORAN DEWAN KOMISARIS
Di pasar keuangan global, suku bunga acuan Fed serta pengembangan instrumen investasi syariah
Funds Rate menunjukkan tren penurunan hingga seperti Sharia Restricted Investment Account
berada pada kisaran 3,50%–3,75% pada akhir tahun, (SRIA).
yang menandai berakhirnya fase pengetatan
moneter dan dimulainya pelonggaran likuiditas Dalam konteks eksternal yang dinamis tersebut,
global. Dewan Komisaris menilai Direksi berhasil
melaksanakan grand strategy melalui optimalisasi
Di tengah kondisi global tersebut, perekonomian kepemilikan lisensi ganda sebagai Bank Syariah
Indonesia menunjukkan ketahanan yang kuat. dan Bank Emas, sehingga meningkatkan
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, ekonomi kapasitas dan kapabilitas Perseroan dalam industri
nasional tumbuh sebesar 5,11%, didukung oleh perbankan nasional. Implementasi strategi
peningkatan permintaan domestik, investasi, utama yang berfokus pada penghimpunan
belanja pemerintah, serta kinerja ekspor. Dari sisi dana murah, pemeliharaan kualitas aset, dan
pengeluaran, pertumbuhan terutama ditopang peningkatan produktivitas dinilai telah dijalankan
oleh konsumsi rumah tangga dan Pembentukan secara disiplin, didukung oleh inovasi layanan,
Modal Tetap Bruto (PMTB) yang secara penguatan sumber daya manusia profesional,
kumulatif berkontribusi sebesar 1,58% terhadap serta transformasi digital berkelanjutan.
pertumbuhan ekonomi, dengan konsumsi rumah
tangga tumbuh 5,11% seiring daya beli yang terjaga Sejalan dengan peran baru Perseroan sebagai
dan inflasi yang terkendali pada level 2,92%. Bank Emas, Dewan Komisaris juga melakukan
Investasi juga mencatat pertumbuhan sebesar pengawasan secara intensif terhadap
12,7% secara tahunan dengan realisasi Rp1.931,2 pengembangan bisnis emas, baik melalui rapat
triliun, didorong oleh program hilirisasi yang evaluasi kinerja bulanan bersama Direksi maupun
berkontribusi signifikan terhadap total investasi. rapat gabungan triwulanan bersama Direksi
dan Dewan Pengawas Syariah. Selain itu, Dewan
Kinerja ekspor barang dan jasa riil meningkat Komisaris melakukan pembahasan khusus
3,25% secara tahunan yang berdampak pada dengan direktur yang membawahi bisnis emas
surplus perdagangan dan peningkatan cadangan serta direktur yang membawahi manajemen
devisa hingga mencapai US$156,5 miliar pada risiko untuk memastikan bahwa seluruh risiko
akhir tahun. Dari sisi produksi, sektor jasa lainnya yang timbul dalam implementasi bisnis emas
dan jasa perusahaan sebagai kontributor utama telah diidentifikasi dan dimitigasi secara tepat,
ekonomi nasional tumbuh masing-masing komprehensif, dan sejalan dengan prinsip kehati-
sebesar 9,93% dan 9,10%. Sementara itu, dalam hatian. Dewan Komisaris berpandangan bahwa
rangka menjaga stabilitas nilai tukar di tengah keberhasilan bisnis emas juga perlu ditopang
tekanan eksternal, Bank Indonesia menurunkan oleh SDM yang kompeten, sistem TI yang andal,
suku bunga acuan menjadi 4,75%, yang turut serta proses bisnis yang tangguh agar layanan
mendukung stabilitas nilai tukar Rupiah dengan dapat dijalankan secara cepat, mudah, aman, dan
tingkat depresiasi sebesar 3,48% terhadap dolar nyaman bagi nasabah.
AS sepanjang tahun.
Secara operasional, Dewan Komisaris menilai
Sejalan dengan stabilitas ekonomi domestik, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap
industri perbankan syariah nasional mencatat Perseroan terus meningkat, tercermin dari
pertumbuhan positif dengan total aset mencapai pertumbuhan jumlah nasabah, termasuk
Rp1.067 triliun atau tumbuh 8,92% secara melalui pengembangan ekosistem emas seiring
tahunan. Fungsi intermediasi juga berjalan dukungan pemerintah melalui pemberian lisensi
baik, tercermin dari pertumbuhan pembiayaan Bank Emas. Perseroan juga berperan dalam
sebesar 9,58% menjadi Rp705,2 triliun dan Dana mendukung program pemerintah melalui
Pihak Ketiga (DPK) yang meningkat 10,14% distribusi dana Saldo Anggaran Lebih (SAL)
menjadi Rp830 triliun. Pertumbuhan industri sebesar Rp10 triliun untuk pembiayaan sektor
didukung oleh kemampuan adaptasi terhadap produktif serta penguatan ekosistem haji dan
kebutuhan pasar melalui inovasi layanan berbasis umrah melalui sosialisasi Tabungan Haji secara
transformasi digital, efisiensi struktur industri, luas.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
34 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 37
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
LAPORAN DEWAN KOMISARIS
Implementasi grand strategy dan strategi utama target. Penilaian tersebut juga diperkuat melalui
tersebut dinilai berhasil meningkatkan fungsi pembahasan capaian kinerja Bank secara
intermediasi, dengan penyaluran pembiayaan bankwide per segmen bisnis serta benchmarking
mencapai Rp318,84 triliun atau tumbuh 14,49% terhadap kelompok bank teratas di Indonesia dan
secara tahunan, dengan mayoritas pembiayaan bank syariah global.
disalurkan pada segmen pro-rakyat. Penguatan
pembiayaan tersebut diikuti dengan terjaganya Selain kinerja finansial, Dewan Komisaris
kualitas aset yang tercermin dari rasio pembiayaan mengapresiasi komitmen Direksi dalam
bermasalah (NPF) gross sebesar 1,81% dan NPF mengimplementasikan inisiatif strategis ESG.
nett sebesar 0,47%. Pada aspek lingkungan, Perseroan menyalurkan
pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp73,92
Dari sisi pendanaan, penghimpunan Dana Pihak triliun, dengan mayoritas dialokasikan untuk
Ketiga tumbuh 16,20% menjadi Rp380 triliun pemberdayaan dan peningkatan kapasitas
dengan struktur yang didominasi dana murah UMKM serta pembiayaan hijau. Perseroan juga
(CASA) sebesar 61,62%. Pertumbuhan pembiayaan melaksanakan berbagai inisiatif operasional
dan penghimpunan dana turut mendorong ramah lingkungan, termasuk pembangunan
peningkatan total aset Perseroan menjadi Rp456 gedung hijau, penggunaan energi terbarukan,
triliun atau tumbuh 11,64% secara tahunan. penyediaan infrastruktur kendaraan listrik,
Peningkatan pembiayaan serta inovasi digital, pengelolaan limbah, serta penerapan sistem
termasuk layanan mobile banking BYOND by BSI, pemantauan karbon digital.
turut mendukung kinerja profitabilitas, dengan
pendapatan sebagai mudharib meningkat Pada aspek sosial, Direksi secara konsisten
menjadi Rp28,26 triliun dan pendapatan usaha melaksanakan Principles for Responsible Banking
lainnya mencapai Rp6,94 triliun. Laba usaha dan melalui berbagai program, antara lain penyaluran
laba bersih masing-masing meningkat menjadi zakat, program beasiswa pendidikan, kegiatan
Rp10,01 triliun dan Rp7,57 triliun. kemanusiaan, pemberdayaan masyarakat,
peningkatan layanan kesehatan, serta bantuan
Dalam penilaian Dewan Komisaris, capaian kebencanaan. Pelaksanaan tanggung jawab
tersebut mencerminkan kemampuan Direksi sosial tersebut tidak hanya memenuhi ketentuan
dalam menjalankan fokus strategi Bank secara regulasi, tetapi juga memperkuat kohesi sosial
konsisten melalui monitoring bulanan atas dan kontribusi Perseroan bagi masyarakat.
efektivitas strategi dan pembahasan solusi atas
kendala implementasi yang muncul. Dalam Berdasarkan pencapaian kinerja, implementasi
implementasinya, arah tersebut juga dipertegas strategi, serta komitmen terhadap prinsip
melalui pendekatan 3-on-3 yang berfokus pada keberlanjutan, Dewan Komisaris menilai Direksi
winning low cost fund, maintaining asset quality, telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya
dan productivity enhancement untuk menjaga dengan sangat baik sepanjang tahun 2025.
kinerja yang sehat dan berkelanjutan, termasuk
dalam memperkuat positioning bisnis emas Dalam melaksanakan fungsi pengawasan, Dewan
Perseroan. Dewan Komisaris juga mencermati Komisaris melakukan pengawasan sejak tahap
bahwa Perseroan menghadapi tantangan dalam perumusan hingga implementasi strategi melalui
menjaga efisiensi operasional dan stabilitas mekanisme koordinasi yang terstruktur. Pada
arus kas, khususnya terkait kebutuhan investasi tahap perencanaan, Dewan Komisaris menelaah
untuk meningkatkan keandalan sistem TI dan secara komprehensif rencana bisnis yang diajukan
infrastruktur pendukung yang berdampak pada Direksi dengan mempertimbangkan keselarasan
kenaikan beban penyusutan, serta kebutuhan terhadap visi, misi, tujuan jangka panjang, profil
promosi yang lebih agresif di tengah persaingan risiko, dan agenda keberlanjutan Perseroan.
yang ketat dan likuiditas yang terbatas. Meskipun
demikian, melalui pengendalian yang disiplin dan Pada tahap implementasi, peninjauan kemajuan
evaluasi berkala, Direksi dinilai mampu menjaga kinerja dilakukan secara bulanan melalui Forum
rasio efisiensi biaya dan mempertahankan Rapat Evaluasi Kinerja yang melibatkan Dewan
pencapaian laba bersih sesuai bahkan melampaui Komisaris dan Direksi, serta secara triwulanan
LAPORAN TAHUNAN 2025
35
Page 38
02 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
LAPORAN DEWAN KOMISARIS
melalui Rapat Gabungan antara Dewan Komisaris, Di tingkat domestik, sejumlah lembaga
Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah untuk multinasional seperti IMF dan World Bank
periode pelaporan Maret, Juni, September, dan memprakirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia
Desember. Selain itu, Dewan Komisaris juga tetap stabil pada tahun 2026. Pemerintah
melakukan pembahasan lanjutan dengan direktur menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar
bidang terkait serta pertemuan khusus untuk 5,4%, sejalan dengan implementasi hilirisasi pada
membahas Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan proyek-proyek strategis berskala besar di sektor
guna memastikan inisiatif keberlanjutan manufaktur, energi, dan pertanian. Proyeksi
dijalankan secara efektif dan mendukung tersebut juga diiringi dengan target inflasi sebesar
pelaksanaan Rencana Bisnis Bank. Seluruh hasil 2,5%±1% serta stabilitas nilai tukar Rupiah pada
pembahasan tersebut didokumentasikan dan kisaran Rp16.500 per dolar AS.
ditindaklanjuti sebagai bagian dari penerapan
tata kelola perusahaan yang baik. Selaras dengan proyeksi tersebut, Bank Indonesia
memperkirakan pembiayaan perbankan tumbuh
pada kisaran 8%–12% pada tahun 2026 dengan
PANDANGAN ATAS PROSPEK USAHA kualitas pembiayaan yang tetap terjaga. Dalam
YANG DISUSUN DIREKSI kerangka yang sama, BSI memproyeksikan total
aset perbankan syariah mencapai Rp1.205 triliun,
Dewan Komisaris memandang bahwa prospek dengan pembiayaan sekitar Rp794 triliun atau
usaha BSI pada tahun 2026 dipengaruhi oleh tumbuh hampir 11,9%, serta Dana Pihak Ketiga
sejumlah faktor yang saling terkait, termasuk (DPK) mencapai Rp952,9 triliun atau tumbuh
kondisi perekonomian global dan domestik, 12,55%.
perkembangan industri perbankan, perubahan
regulasi, serta percepatan adopsi teknologi digital. Selain itu, ekosistem halal diperkirakan
melanjutkan tren pertumbuhan. Konsumsi produk
Dari sisi global, perekonomian diperkirakan masih halal domestik diproyeksikan mencapai US$259,8
diwarnai tingkat ketidakpastian yang relatif tinggi, miliar pada tahun 2026, tumbuh sekitar 5,88% dan
terutama akibat menguatnya proteksionisme berkontribusi lebih dari 30% terhadap konsumsi
perdagangan dan eskalasi ketegangan geopolitik. rumah tangga nasional. Dari sisi ekspor, produk
Kebijakan tarif impor Amerika Serikat berpotensi halal diperkirakan menyumbang sekitar 20% dari
berubah sewaktu-waktu dan dapat mengganggu total ekspor barang non-migas Indonesia dan
rantai pasok global serta arus perdagangan diproyeksikan meningkat menjadi US$73,9 miliar
internasional. Risiko geopolitik juga masih dengan pertumbuhan sekitar 8,73%, termasuk
berlangsung di beberapa kawasan, termasuk kontribusi ekspor non-sawit.
konflik Rusia–Ukraina dan kawasan Timur Tengah.
Selain itu, tekanan fiskal di sejumlah negara Untuk mengoptimalkan peluang pertumbuhan
berpotensi menahan laju pemulihan ekonomi tersebut, Direksi menetapkan fokus BSI sebagai
dunia. Sejalan dengan kondisi tersebut, IMF penyedia solusi finansial, sosial, dan spiritual
dalam laporan World Economic Outlook terbaru melalui pengembangan Islamic ecosystem yang
memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global disesuaikan dengan segmen sasaran. Dalam
pada tahun 2026 sebesar 3,3%, lebih rendah pelaksanaannya, Direksi mengonsolidasikan
dibandingkan realisasi tahun sebelumnya. pengelolaan seluruh segmen bisnis utama
Perseroan secara terintegrasi, sehingga
Dalam situasi ketidakpastian global tersebut, pertumbuhan bisnis, penguatan layanan,
komoditas emas diperkirakan tetap berperan dan peningkatan profitabilitas dapat berjalan
sebagai instrumen lindung nilai yang relevan. selaras dengan kebutuhan nasabah serta arah
Meskipun kenaikan harga diproyeksikan tidak pengembangan usaha Perseroan.
setinggi tahun sebelumnya, Bank Sentral di
berbagai negara diperkirakan akan melanjutkan Pencapaian kinerja segmen-segmen tersebut
kebijakan penambahan cadangan emas sebagai didukung melalui penguatan infrastruktur
bagian dari penguatan ketahanan moneter. layanan, baik melalui pengembangan platform
fisik seperti kantor cabang dan BSI Agen, maupun
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
36 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 39
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
LAPORAN DEWAN KOMISARIS
kanal elektronik seperti BYOND by BSI, BEWIZE, PANDANGAN ATAS PENERAPAN TATA
ATM, EDC, dan QRIS, termasuk dukungan platform KELOLA BANK
anorganik serta entitas anak. Di sisi internal,
penguatan produktivitas dan kompetensi sumber Dewan Komisaris menilai bahwa BSI telah
daya manusia juga menjadi bagian dari upaya menerapkan prinsip-prinsip Tata Kelola
mendukung pencapaian target bisnis. Perusahaan yang Baik (Good Corporate
Governance/GCG) secara konsisten dalam
Berdasarkan keseluruhan pertimbangan tersebut, seluruh aktivitas operasional sebagai landasan
Dewan Komisaris menyatakan dukungan terhadap bagi pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.
prospek usaha BSI tahun 2026 sebagaimana Dalam menjalankan fungsi pengawasan, Dewan
disusun Direksi. Dewan Komisaris menilai prospek Komisaris memastikan bahwa pengelolaan
tersebut mencerminkan upaya optimalisasi Bank oleh Direksi dilaksanakan sesuai dengan
keunggulan komparatif dan kompetitif Perseroan ketentuan internal, peraturan perundang-
serta selaras dengan agenda prioritas pemerintah undangan yang berlaku, serta standar etika bisnis.
dalam Asta Cita. Sejalan dengan itu, Dewan Penerapan GCG di BSI tercermin dalam berbagai
Komisaris memberikan nasihat agar optimisme aspek tata kelola sebagai berikut.
yang dibangun tetap disertai kehati-hatian,
dengan memperhatikan potensi risiko yang dapat Efektivitas Pelaksanaan Prinsip Syariah
memengaruhi realisasi kinerja. BSI terus meningkatkan efektivitas penerapan
tata kelola syariah melalui pelaksanaan tugas
Di samping itu, Dewan Komisaris menilai bahwa dan tanggung jawab Dewan Pengawas Syariah,
kesiapan Perseroan untuk menangkap peluang penguatan fungsi kepatuhan syariah, penerapan
masa depan di sektor keberlanjutan tetap terjaga manajemen risiko syariah, pelaksanaan audit
melalui arah strategis jangka menengah 2026– internal syariah, serta kaji ulang eksternal atas
2030, yaitu menjadi Top 5 Global Islamic Bank by tata kelola syariah. Dalam hal ini, Dewan Komisaris
Market Capitalisation. Arah tersebut ditopang oleh memperkuat koordinasi dengan Direksi dan Dewan
empat pilar strategi, yaitu Unique Syariah Business, Pengawas Syariah guna memastikan penerapan
Wholesale-Retail-Consumer & Transactional prinsip syariah berjalan secara efektif dan sesuai
Business, Gold Business, dan Integrated Islamic dengan ketentuan yang berlaku. Penguatan tata
Financial Services, dengan ES-GRC sebagai kelola syariah tersebut juga diarahkan agar tetap
enabler untuk menjaga kualitas tata kelola, selaras dengan implementasi POJK No. 2 Tahun
profitabilitas, dan keberlanjutan pertumbuhan. 2024 dan SEOJK No. 15/SEOJK.03/2024 tentang
Dalam pengembangan bisnis emas, Dewan Penerapan Tata Kelola Syariah bagi Bank Umum
Komisaris juga menilai Direksi telah menunjukkan Syariah dan Unit Usaha Syariah, termasuk melalui
langkah yang progresif melalui penguatan penguatan inisiatif Sharia Combine Assurance
perizinan usaha bullion, perluasan kerja sama dan perluasan implementasi Syariah Compliance
pemasok, penyediaan platform tabungan emas Dashboard pada level bankwide.
pada BYOND by BSI, dan penambahan kapasitas
penyimpanan emas nasabah. Sejalan dengan Manajemen Risiko
itu, Dewan Komisaris merekomendasikan agar BSI telah menerapkan kerangka manajemen
strategi Bank tetap adaptif terhadap dinamika risiko secara terintegrasi dan melakukan evaluasi
global, risiko makroekonomi dan geopolitik, serta berkala terhadap efektivitas penerapannya.
tren dekarbonisasi, sambil terus memperkuat Perseroan juga melaksanakan sosialisasi di
Islamic ecosystem dan pembiayaan berkelanjutan seluruh jenjang organisasi untuk memperkuat
yang selaras dengan prinsip syariah dan ESG. internalisasi budaya risiko. Berdasarkan hasil
penelaahan dan pembahasan bersama
Manajemen, Komite Pemantau Risiko, Komite
Audit, Internal Audit, Auditor Eksternal, serta unit
kerja terkait, Direksi dan Dewan Komisaris menilai
bahwa implementasi manajemen risiko selama
tahun 2025 telah berjalan secara efektif.
LAPORAN TAHUNAN 2025
37
Page 40
02 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
LAPORAN DEWAN KOMISARIS
Dalam pengelolaan risiko, Dewan Komisaris Whistleblowing System
memandang bahwa efektivitas kerangka kerja BSI telah menerapkan sistem pelaporan
manajemen risiko Perseroan turut didukung pelanggaran atau Whistleblowing System (WBS)
oleh peran Komite Manajemen Risiko sebagai sebagai mekanisme pencegahan dan deteksi
forum pengawasan strategis dan Satuan dini terhadap potensi tindakan yang dapat
Kerja Manajemen Risiko sebagai pelaksana merugikan Bank. Sistem ini mengatur prosedur
kebijakan dalam operasional sehari-hari. Sejalan pelaporan, saluran pengaduan, proses verifikasi,
dengan kewajiban penerapan Rencana Aksi serta perlindungan bagi pelapor dan pihak terkait
Keuangan Berkelanjutan dan penguatan dalam pelaksanaan WBS.
tujuan keberlanjutan, Perseroan telah mulai
mengintegrasikan risiko keberlanjutan ke Fungsi pengelolaan WBS bertanggung jawab
dalam kerangka Enterprise Risk Management, kepada Direktur Utama atau Direktur yang
menyesuaikan risk limit pada sektor terkait, ditunjuk, serta memiliki jalur komunikasi dan
memperkuat due diligence pembiayaan, pelaporan langsung kepada Dewan Komisaris.
serta mendorong pengembangan produk Dalam pelaksanaannya, Dewan Komisaris
dan pembiayaan yang mendukung transisi menelaah hasil audit khusus yang berasal
berkelanjutan. Dewan Komisaris juga mendorong dari laporan WBS sebagai bagian dari fungsi
pembaruan kebijakan secara berkala, pelaksanaan pengawasan.
stress test atas risiko utama, serta penguatan
kompetensi SDM dan dukungan TI guna menjaga Perseroan juga secara berkelanjutan melakukan
efektivitas penerapan manajemen risiko. sosialisasi terkait media pelaporan WBS dan
kebijakan anti-gratifikasi kepada seluruh pegawai,
Sistem Pengendalian Internal nasabah, mitra usaha, dan masyarakat melalui
Penerapan Sistem Pengendalian Internal BSI berbagai sarana komunikasi. Sepanjang tahun
telah mengacu pada POJK No. 35/SEOJK.03/2017 2025, WBS mencatat 118 pengaduan, dengan
tentang Pedoman Standar Sistem Pengendalian 11 pengaduan telah ditindaklanjuti, 3 masih
Intern bagi Bank Umum. Sistem tersebut dalam proses, 8 belum ditindaklanjuti, dan 96
diwujudkan melalui kebijakan pengendalian dinyatakan tidak layak untuk ditindaklanjuti.
internal yang merujuk pada model COSO, yang Dari laporan yang ditindaklanjuti, sebanyak 11
mencakup lingkungan pengendalian, penetapan laporan terbukti dan telah diberikan sanksi sesuai
tujuan, identifikasi peristiwa, penilaian risiko, ketentuan yang berlaku. Berdasarkan hal tersebut,
respons risiko, aktivitas pengendalian, informasi Dewan Komisaris menilai bahwa implementasi
dan komunikasi, serta pemantauan. WBS sepanjang tahun 2025 berjalan optimal
dalam mendukung pencegahan dan mitigasi
Direksi bertanggung jawab atas terselenggaranya risiko pelanggaran.
sistem pengendalian internal yang andal dan
efektif, termasuk penguatan budaya sadar risiko Sustainability Governance
di seluruh organisasi. Internal Audit berperan BSI menunjukkan komitmen dalam
dalam melakukan evaluasi serta peningkatan mengimplementasikan tujuan syariah (Maqashid
efektivitas sistem pengendalian internal secara Syariah), yang meliputi perlindungan agama, jiwa,
berkelanjutan melalui audit periodik maupun akal, kekayaan, keturunan, dan lingkungan. Secara
insidentil terhadap seluruh aktivitas unit kerja. substansi, prinsip tersebut sejalan dengan tujuan
Hasil evaluasi disampaikan kepada Direksi dan pembangunan berkelanjutan yang kemudian
Dewan Komisaris untuk ditindaklanjuti dan diintegrasikan dalam praktik keberlanjutan
diawasi pelaksanaannya. Berdasarkan hasil berbasis lingkungan, sosial, dan tata kelola.
evaluasi tahun 2025, Direksi dan Dewan Komisaris
menilai bahwa sistem pengendalian internal BSI Untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan ESG,
telah berjalan secara efektif. BSI membentuk struktur tata kelola keberlanjutan
yang mengacu pada ESG Guiding Principle. Dalam
implementasinya, Dewan Komisaris, Direksi,
dan Dewan Pengawas Syariah menjalankan
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
38 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 41
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
LAPORAN DEWAN KOMISARIS
pengawasan aktif atas penerapan keuangan Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja
berkelanjutan, termasuk penyusunan Rencana atas komite-komite tersebut secara berkala setiap
Aksi Keuangan Berkelanjutan, penyusunan tahun berdasarkan prosedur dan kriteria penilaian
Laporan Keberlanjutan, serta penetapan strategi yang objektif.
keberlanjutan.
Komite Audit bertugas membantu Dewan
BSI juga memperkuat tata kelola keberlanjutan Komisaris dalam melaksanakan fungsi
melalui pembentukan ESG Working Group di pengawasan terhadap pengelolaan Bank,
bawah supervisi Wakil Direktur Utama, penunjukan khususnya terkait keandalan informasi keuangan,
Pejabat Perlindungan Data Pribadi di bawah efektivitas sistem pengendalian internal, serta
supervisi Direktur Kepatuhan dan SDM, serta pelaksanaan dan efektivitas pemeriksaan oleh
pembentukan ESG Sub-Committee di bawah Risk auditor internal dan auditor eksternal. Sepanjang
Management Committee. Selain itu, Perseroan tahun 2025, cakupan perhatian Komite Audit
menyusun dan menerbitkan standar prosedur juga meliputi evaluasi pengembangan TI,
operasional keuangan berkelanjutan serta implementasi Internal Control over Financial
ESG Guiding Principle, serta mengembangkan Reporting (ICOFR), serta strategi anti-fraud.
kerangka kerja keuangan berkelanjutan yang Dewan Komisaris memandang peran Komite
sejalan dengan visi keberlanjutan Perseroan. Audit perlu terus diperkuat melalui peningkatan
kompetensi, termasuk pelatihan dan sertifikasi,
Kerangka kerja tersebut mencakup tiga pilar serta komunikasi yang lebih aktif dengan
utama, yaitu Sustainable Banking, Sustainable Manajemen dalam mendukung akuntabilitas dan
Operation, dan Sustainable Beyond Banking. pengawasan risiko keberlanjutan.
Dewan Komisaris menilai bahwa sepanjang
tahun 2025 BSI terus meningkatkan efektivitas Komite Nominasi dan Remunerasi mendukung
pelaksanaan ketiga pilar tersebut dalam rangka Dewan Komisaris dalam menjalankan fungsi
menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang yang berkaitan dengan kebijakan nominasi dan
saham dan memberikan manfaat bagi seluruh remunerasi bagi anggota Direksi dan Dewan
pemangku kepentingan. Komisaris, guna memastikan penerapan prinsip
tata kelola yang baik dalam pengelolaan sumber
Perseroan juga telah mempersiapkan dan mulai daya manusia pada tingkat strategis. Komite
menerapkan pengelolaan risiko perubahan iklim Remunerasi dan Nominasi pada tahun 2025
yang selaras dengan prinsip IFRS S1 (PSPK 1) dan menyelenggarakan 4 rapat dan memberikan
IFRS S2 (PSPK 2). Upaya tersebut didukung oleh rekomendasi kepada Dewan Komisaris terkait
penyusunan perangkat kebijakan dan prosedur, calon anggota Dewan Komisaris dan Direksi,
antara lain SPO Keuangan Berkelanjutan, ESG termasuk dukungan dalam analisis kandidat
Guiding Principle, dan PTO Industry Acceptance dari jajaran eksekutif senior serta pemutakhiran
Criteria, serta identifikasi dan pemetaan transmisi kebijakan Human Capital Perseroan. Dewan
dampak perubahan iklim terhadap risiko kredit, Komisaris menilai kontribusi tersebut mendukung
pasar, operasional, dan likuiditas. Selain itu, kesinambungan kepemimpinan, keselarasan
Perseroan telah melaksanakan Climate Risk organisasi, dan penyusunan sistem remunerasi
Scenario Analysis yang diinisiasi OJK sebagai yang sejalan dengan kebutuhan transformasi
bagian dari penguatan kapasitas pengukuran dan bisnis Bank.
pengelolaan risiko iklim.
Sementara itu, Komite Pemantau Risiko
membantu Dewan Komisaris dalam melakukan
PENILAIAN KINERJA KOMITE-KOMITE pengawasan serta memberikan rekomendasi
DI BAWAH DEWAN KOMISARIS kepada Direksi terkait penerapan manajemen
risiko Bank, termasuk pemantauan atas
Dalam melaksanakan fungsi pengawasan, Dewan efektivitas kebijakan dan praktik manajemen
Komisaris didukung oleh komite-komite di risiko. Komite Pemantau Risiko juga melakukan
bawahnya, yaitu Komite Audit, Komite Pemantau pembahasan bersama Direksi mengenai profil
Risiko, serta Komite Remunerasi dan Nominasi. risiko dan risk appetite statement Bank, termasuk
LAPORAN TAHUNAN 2025
39
Page 42
02 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
penyesuaian pengelolaan risiko sejalan dengan Komposisi Dewan Komisaris Setelah RUPS
kewajiban Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan Tahunan Tahun Buku 2024
dan agenda keberlanjutan Perseroan. Dewan Melalui RUPS Tahunan yang diselenggarakan
Komisaris menilai peran tersebut penting untuk pada tanggal 16 Mei 2025, pemegang saham
memastikan pemutakhiran kebijakan, efektivitas memutuskan:
mitigasi risiko, serta kesiapan Perseroan dalam 1. Memberhentikan dengan hormat Muliaman D.
menghadapi risiko keberlanjutan dan perubahan Hadad sebagai Komisaris Utama merangkap
iklim. Komisaris Independen; Adiwarman Azwar
Karim sebagai Wakil Komisaris Utama
Berdasarkan prosedur dan kriteria penilaian yang merangkap Komisaris Independen; Mohamad
objektif, Dewan Komisaris menilai bahwa Komite Nasir dan Komaruddin Hidayat sebagai
Audit, Komite Remunerasi dan Nominasi, serta Komisaris Independen; serta Suyanto, Masduki
Komite Pemantau Risiko telah melaksanakan Baidlowi, Fauzi, Abu Rokhmad, dan Nazaruddin
tugas dan tanggung jawabnya secara optimal masing-masing sebagai Komisaris.
sepanjang tahun 2025 dalam mendukung 2. Mengangkat Muhadjir Effendy sebagai
pelaksanaan fungsi pengawasan Dewan Komisaris Utama; Nizar Ahmad Saputra,
Komisaris. Muhammad Syafii Antonio, dan Addin
Jauharudin sebagai Komisaris Independen;
serta Meidy Ferdiansyah, Kamaruddin Amin,
PERUBAHAN KOMPOSISI DEWAN dan Mochamad Agus Rofiudin sebagai
KOMISARIS Komisaris.
Pada tahun 2025, Perseroan melakukan Setelah pelaksanaan RUPS Tahunan Tahun Buku
perubahan komposisi Dewan Komisaris 2024, jumlah anggota Dewan Komisaris BSI
berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang menjadi 8 (delapan) orang, yang terdiri atas 1 (satu)
Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2024 yang Komisaris Utama, 3 (tiga) Komisaris, dan 4 (empat)
diselenggarakan pada tanggal 16 Mei 2025. Komisaris Independen. Adapun susunan Dewan
Perubahan tersebut dilakukan berdasarkan Komisaris BSI setelah RUPS Tahunan tanggal 16
keputusan RUPS sebagai bagian dari penyesuaian Mei 2025 adalah sebagai berikut:
struktur tata kelola dan penguatan fungsi •• Muhadjir Effendy, Komisaris Utama
pengawasan Perseroan. •• Felicitas Tallulembang, Komisaris Independen
•• Kamaruddin Amin, Komisaris
Komposisi Dewan Komisaris BSI Sebelum RUPS •• Mochamad Agus Rofiudin, Komisaris
Tahunan Tahun Buku 2024 •• Nizar Ahmad Saputra, Komisaris Independen
Sebelum pelaksanaan RUPS Tahunan Tahun •• Addin Jauharudin, Komisaris Independen
Buku 2024, susunan Dewan Komisaris BSI adalah •• Muhammad Syafii Antonio*, Komisaris
sebagai berikut: Independen
•• Meidy Ferdiansyah*, Komisaris
•• Muliaman Dharmansyah Hadad, Komisaris
Utama merangkap Independen *efektif setelah mendapatkan persetujuan OJK atas penilaian
•• Adiwarman Azwar Karim, Wakil Komisaris kemampuan dan kepatutan (fit and proper test).
Utama merangkap Independen
•• Masduki Baidlowi, Komisaris Dengan komposisi tersebut, Dewan Komisaris
•• Suyanto, Komisaris memandang bahwa perubahan susunan anggota
•• Abu Rokhmad, Komisaris pada tahun 2025 semakin memperkuat fungsi
•• Fauzi, Komisaris pengawasan dan tata kelola Perseroan melalui
•• Nazaruddin, Komisaris kombinasi latar belakang serta pengalaman
•• Komaruddin Hidayat, Komisaris Independen yang saling melengkapi. Ke depan, Dewan
•• Mohamad Nasir, Komisaris Independen Komisaris juga akan terus memperkuat kapasitas
•• Felicitas Tallulembang, Komisaris Independen pengawasan strategis, termasuk peningkatan
pemahaman di bidang keuangan berkelanjutan,
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
40 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 43
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
taksonomi hijau, dan penerapan Pernyataan Republik Indonesia atas dukungan yang
Standar Pengungkapan Keberlanjutan yang diberikan, termasuk pemberian lisensi ganda
akan berlaku mulai Januari 2027, agar Perseroan kepada BSI sebagai Bank Syariah dan Bank Emas
semakin siap merespons perkembangan regulasi yang turut mendukung penguatan kapasitas
dan kebutuhan usaha. dan pengembangan usaha Perseroan. Selain itu,
Dewan Komisaris menyampaikan penghargaan
kepada seluruh mitra strategis, nasabah,
PENUTUP masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya
atas kepercayaan serta kerja sama yang telah
Mewakili Dewan Komisaris, kami menyampaikan terjalin.
apresiasi kepada Direksi atas pengelolaan
Perseroan sepanjang tahun 2025 yang dinilai telah Memasuki tahun 2026, Perseroan terus
dilaksanakan dengan sangat baik. Penghargaan berkomitmen untuk menjalankan peran sebagai
juga disampaikan kepada jajaran manajemen dan penyedia solusi finansial, sosial, dan spiritual
seluruh karyawan atas dedikasi dan kontribusi melalui pengembangan Islamic ecosystem, serta
yang telah diberikan sehingga Perseroan mampu mendukung pelaksanaan program prioritas
mencatatkan pertumbuhan kinerja yang solid. pemerintah dalam Asta Cita guna mendorong
pertumbuhan ekonomi nasional.
Dewan Komisaris turut menyampaikan terima
kasih kepada para pemegang saham atas Semoga Allah SWT senantiasa memberikan
kepercayaan dan dukungan yang berkelanjutan. bimbingan dan kemudahan atas setiap ikhtiar
Apresiasi juga disampaikan kepada Pemerintah yang dilakukan.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Jakarta, 26 Maret 2026
Atas Nama Dewan Komisaris
Muhadjir Effendy
Komisaris Utama
LAPORAN TAHUNAN 2025
41
Page 44
02 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
3
1 4
2
1. MEIDY FERDIANSYAH* 3. MOCHAMAD AGUS ROFIUDIN
Komisaris Komisaris
2. ADDIN JAUHARUDIN 4. FELICITAS TALLULEMBANG
Komisaris Independen Komisaris Independen
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
42 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 45
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
6
5
8
7
5. MUHADJIR EFFENDY 7. NIZAR AHMAD SAPUTRA
Komisaris Utama Komisaris Independen
6 MUHAMMAD SYAFII ANTONIO* 8. KAMARUDDIN AMIN
Komisaris Independen Komisaris
LAPORAN TAHUNAN 2025
43
Page 46
02 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
LAPORAN DIREKSI
Pada tahun 2025, strategi BSI difokuskan
pada penguatan kapabilitas dan pencapaian
kinerja yang sehat serta berkelanjutan melalui
optimalisasi lisensi ganda sebagai Bank Syariah
dan Bank Emas. Sejalan dengan komitmen
BSI untuk menghadirkan one stop solution
bagi kebutuhan finansial, sosial dan spiritual
nasabah, dual license strategy menjadi
fondasi utama dalam memperluas bisnis dan
memperkuat diferensiasi kompetitif sebagai
Bank Syariah. Eksekusi yang disiplin pada bisnis
pendanaan, pembiayaan, dan transformasi
digital mendorong pertumbuhan intermediasi
yang solid, kualitas aset yang resilien, serta
profitabilitas yang berkelanjutan. Sebagai
Bank Emas pertama di Indonesia, BSI terus
memperluas akses nasabah terhadap investasi
emas sekaligus mendukung ekosistem halal
dan program hilirisasi nasional. Seluruh
pencapaian tersebut berlandaskan tata kelola
yang kuat, manajemen risiko yang prudent,
serta kepatuhan terhadap prinsip Syariah.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
44 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 47
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
ANGGORO
EKO CAHYO
Direktur Utama
LAPORAN TAHUNAN 2025
45
Page 48
02 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
LAPORAN DIREKSI
PEMEGANG SAHAM DAN PEMANGKU
KEPENTINGAN YANG TERHORMAT,
Assalamualaikum Warahmatullahi Direksi menyusun Laporan ini sebagai bentuk
Wabarakatuh pertanggungjawaban atas amanah yang
diberikan oleh para pemegang saham serta
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT sebagai bagian dari pelaksanaan prinsip tata
atas rahmat dan karunia-Nya sehingga PT Bank kelola perusahaan yang baik. Laporan ini memuat
Syariah Indonesia (Persero), Tbk (BSI) mampu informasi utama mengenai pencapaian kinerja
melalui tahun 2025 yang penuh tantangan Perseroan, implementasi strategi dan kebijakan
dengan kinerja yang tetap solid dan berkelanjutan. strategis, pelaksanaan tata kelola perusahaan,
Sepanjang tahun pelaporan, Perseroan mencatat serta prospek usaha BSI.
penguatan fungsi intermediasi dan profitabilitas,
struktur permodalan yang semakin kokoh,
peningkatan kepercayaan nasabah, serta ANALISIS ATAS KINERJA BANK
implementasi aspek keberlanjutan melalui
penguatan praktik lingkungan, sosial, dan tata Pencapaian kinerja BSI pada tahun 2025
kelola (ESG). dipengaruhi oleh dinamika lingkungan bisnis
global dan nasional yang. Pada tingkat global,
Sejalan dengan perkembangan usaha, BSI turut meningkatnya ketidakpastian dipicu oleh eskalasi
berkontribusi dalam mendukung program ketegangan geopolitik di sejumlah kawasan,
prioritas Pemerintah Republik Indonesia yang termasuk konflik Rusia-Ukraina dan konflik
tertuang dalam Asta Cita. Dukungan tersebut di Timur Tengah, serta kebijakan tarif impor
diwujudkan antara lain melalui penyediaan resiprokal oleh Pemerintah Amerika Serikat.
layanan virtual account bagi mitra Badan Gizi Kondisi tersebut meningkatkan risiko global dan
Nasional dalam program Makan Bergizi Gratis, memengaruhi stabilitas perekonomian dunia.
partisipasi dalam pengembangan Koperasi Desa/
Kelurahan Merah Putih, penyaluran pembiayaan Dana Moneter Internasional (International
Kredit Usaha Rakyat, serta penyediaan Fasilitas Monetary Fund/IMF) dalam laporan World
Likuiditas Pembiayaan Perumahan dalam rangka Economic Outlook Januari 2026 memproyeksikan
mendukung program pembangunan tiga juta pertumbuhan ekonomi global sebesar 3,3% pada
rumah subsidi. tahun 2025, relatif stagnan dibandingkan tahun
sebelumnya. Kondisi tersebut disertai dengan
Dalam memperkuat posisi dan daya saing meningkatnya fragmentasi ekonomi antarnegara
di industri perbankan nasional, Perseroan serta risiko fiskal di sejumlah negara terkait
mengoptimalkan pemanfaatan lisensi ganda kemampuan pembayaran utang.
sebagai Bank Syariah dan Bank Emas. Sebagai
bank syariah terbesar di Indonesia, BSI terus Perekonomian Amerika Serikat menunjukkan
berperan dalam pengembangan ekonomi dan perlambatan dengan pertumbuhan produk
keuangan halal, termasuk penguatan ekosistem domestik bruto sebesar 2,2% secara tahunan
haji dan umrah yang berkontribusi terhadap pada tahun 2025, lebih rendah dibandingkan
pertumbuhan basis nasabah serta peningkatan pertumbuhan pada tahun sebelumnya.
dana murah (CASA). Selain itu, melalui peran Perlambatan ini dipengaruhi realisasi
sebagai Bank Emas, Perseroan menyediakan pertumbuhan ekonomi kuartal IV yang hanya
berbagai produk berbasis emas yang mendukung sebesar 1,4% yoy akibat penutupan pemerintahan
kebutuhan nasabah dalam menjaga nilai aset (government shutdown), melemahnya konsumsi
sekaligus berkontribusi terhadap program domestik, serta belum optimalnya pemulihan
hilirisasi nasional. pasar tenaga kerja.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
46 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 49
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
LAPORAN DIREKSI
Di sisi lain, kawasan Zona Euro menunjukkan Sementara itu, beberapa sektor dengan
tingkat resiliensi dengan pertumbuhan sebesar pertumbuhan tertinggi adalah jasa lainnya (9,93%
1,5% pada tahun 2025, yang didukung oleh yoy), jasa perusahaan (9,10% yoy), dan transportasi
penguatan konsumsi rumah tangga dan investasi, (8,78% yoy). Pertumbuhan tinggi ketiga sektor
tren penurunan suku bunga acuan, serta inflasi tersebut mengindikasikan masih berlanjutnya
yang relatif terkendali. Perbaikan kondisi ekonomi momentum peningkatan mobilitas, pariwisata
di sejumlah negara utama, seperti Jerman, dan ekonomi rekreasi seperti konser dan event-
Belanda, Italia, dan Spanyol, turut mendorong event lainnya.
pertumbuhan kawasan tersebut. Sementara itu,
perekonomian Tiongkok tumbuh sebesar 5% Dari sisi kebijakan moneter, Bank Indonesia
sesuai target pemerintah, didukung oleh kinerja menurunkan suku bunga acuan sebesar 125 basis
ekspor yang kuat, meskipun tetap menghadapi poin dari 6,00% pada awal tahun menjadi 4,75%
tantangan pada sektor properti, melemahnya pada akhir tahun 2025 sebagai upaya mendorong
permintaan domestik, serta tekanan eksternal pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas
akibat peningkatan tarif impor dari Amerika nilai tukar Rupiah di tengah tekanan eksternal.
Serikat.
Bauran kebijakan yang diterapkan otoritas
Kondisi pertumbuhan global yang moderat dengan turut menjaga stabilitas sistem keuangan dan
tekanan inflasi yang relatif terkendali mendorong mendorong pertumbuhan industri perbankan
sejumlah bank sentral untuk menurunkan suku nasional. Penyaluran kredit perbankan mencapai
bunga acuan. Sepanjang tahun 2025, European Rp8.586 triliun atau tumbuh 9,63% yoy, dengan
Central Bank menurunkan suku bunga acuan sebagian besar kredit disalurkan ke sektor
sebanyak empat kali hingga mencapai 2,15%. manufaktur (14,9% dari total kredit perbankan
Sementara itu, Bank Sentral Amerika Serikat (The nasional) dan perdagangan (14,32%), disusul
Federal Reserve) menerapkan kebijakan yang oleh kredit konsumer yaitu multiguna (11,05%)
lebih berhati-hati dengan memulai penurunan dan KPR (8,91%). Peningkatan penyaluran kredit
Fed Funds Rate pada Oktober 2025 hingga berada tersebut diikuti dengan kualitas aset yang terjaga,
pada kisaran 3,50%–3,75% pada akhir tahun. tercermin dari rasio kredit bermasalah (Non-
Performing Loan/NPL) gross sebesar 2,05% dan
Di tengah kondisi global tersebut, perekonomian NPL net sebesar 0,79%, serta Loan at Risk (LaR)
Indonesia tetap menunjukkan kinerja yang yang relatif stabil sebesar 8,77%.
resilien. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik,
pertumbuhan ekonomi nasional mencapai Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga
5,11% yoy pada tahun 2025, yang didorong oleh menunjukkan pertumbuhan sebesar 13,83%
penguatan permintaan domestik, peningkatan yoy menjadi Rp10.059 triliun, yang terdiri dari
investasi, belanja pemerintah, serta stabilitas giro, tabungan, dan deposito yang masing-
kinerja ekspor. Konsumsi rumah tangga menjadi masing tumbuh sebesar 19,07% yoy, 8,19% yoy,
sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 2,62% dan 14,28% yoy. Kondisi tersebut mencerminkan
yoy, diikuti oleh Pembentukan Modal Tetap Bruto tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sistem
(PMTB) dengan kontribusi pertumbuhan sebesar perbankan nasional. Dari sisi permodalan, industri
1,58% yoy. perbankan mencatat tingkat kecukupan modal
(Capital Adequacy Ratio/CAR) sebesar 25,87%
Dari sisi produksi, sektor manufaktur, dengan likuiditas yang memadai, tercermin dari
perdagangan, dan pertanian menjadi kontributor rasio kredit terhadap DPK (Loan to Deposit Ratio/
utama pertumbuhan ekonomi nasional dengan LDR) sebesar 85,35%.
pertumbuhan masing-masing sebesar 5,30% yoy,
5,49% yoy, dan 5,33% yoy. Ketiga sektor tersebut Industri perbankan syariah nasional juga mencatat
menyumbang kontribusi terbesar perekonomian pertumbuhan positif. Hingga Desember 2025,
domestik seiring dengan kebijakan pemerintah total aset industri mencapai Rp1.067,73 triliun
terkait hlirisasi, program Makan Bergizi Gratis atau tumbuh 8,92% yoy. Penyaluran pembiayaan
(MBG), dan peningkatan program-program meningkat menjadi Rp705,22 triliun atau tumbuh
bantuan sosial yang menjaga daya beli masyarakat 9,58% yoy, sementara penghimpunan DPK
kelas memengah ke bawah.
LAPORAN TAHUNAN 2025
47
Page 50
02 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
LAPORAN DIREKSI
mencapai Rp892,99 triliun atau tumbuh 10,14% termasuk Gadai Emas dan Cicilan Emas, turut
yoy. Pertumbuhan tersebut didukung oleh memberikan alternatif bagi nasabah dalam
implementasi kebijakan strategis industri serta menjaga nilai aset serta mengoptimalkan
dukungan regulator dalam mendorong inovasi pengelolaan investasi di tengah dinamika harga
produk dan penguatan portofolio perbankan emas.
syariah.
Implementasi strategy tersebut dijabarkan
Dalam rangka memperkuat pengembangan melalui strategi utama yang berfokus pada
industri perbankan syariah, Otoritas Jasa penguatan struktur pendanaan yang kompetitif
Keuangan sebelumnya telah menerbitkan (winning low-cost fund), pemeliharaan kualitas
sejumlah pedoman produk baru, antara lain aset, dan peningkatan produktivitas.
Produk Pembiayaan Mudharabah, implementasi
Sharia Restricted Investment Account (SRIA) Penguatan struktur pendanaan dilakukan
dengan akad Mudharabah Muqayyadah, serta melalui peningkatan solusi transaksi, optimalisasi
implementasi Cash Waqf Linked Deposit (CWLD). pemanfaatan lisensi ganda, serta ekspansi dana
ritel. Penyediaan layanan transaksi perbankan
Dengan mempertimbangkan dinamika eksternal yang andal, mudah, dan nyaman didukung oleh
dan kondisi pasar, serta berdasarkan kajian transformasi digital yang berkelanjutan, termasuk
internal, BSI menetapkan target penyaluran pengembangan SuperApps BYOND by BSI yang
pembiayaan sebesar Rp310,36 triliun dan berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan
penghimpunan DPK sebesar Rp348,85 triliun berbasis layanan (fee-based income). Selain
pada tahun 2025. Untuk mendukung pencapaian itu, Perseroan secara bertahap mengarahkan
target tersebut, Perseroan menetapkan kebijakan transaksi dari kantor cabang menuju kanal
terkait persentase imbalan atas penghimpunan elektronik dan digital serta melakukan digitalisasi
dan penyaluran dana pada tahun pelaporan. proses bisnis.
Keunggulan kompetitif sebagai pemegang lisensi
STRATEGI DAN KEBIJAKAN STRATEGIS ganda juga dimanfaatkan melalui pengembangan
TAHUN 2025 inovasi produk berbasis emas, antara lain BSI Cicil
Emas dan BSI Gadai Emas, yang turut mendukung
Dalam rangka mencapai tujuan Perseroan, penghimpunan dana murah. Perseroan juga
pada tahun 2025 BSI mengarahkan strategi dan meningkatkan portofolio tabungan melalui
kebijakan strategis melalui optimalisasi dual ekspansi dana ritel guna memperkuat struktur
license sebagai Bank Syariah dan Bank Emas. pendanaan yang lebih kompetitif, serta menjajaki
Pemanfaatan lisensi tersebut memberikan sumber pendanaan jangka panjang, termasuk
peluang bagi Perseroan untuk memperluas penerbitan sukuk berkelanjutan.
segmen nasabah, meningkatkan penetrasi
industri, serta mendukung program hilirisasi Sejalan dengan penguatan struktur pendanaan,
komoditas emas sesuai dengan kebijakan Perseroan tetap menjaga kualitas aset melalui
pemerintah. penyaluran pembiayaan yang mengedepankan
prinsip kehati-hatian dan memberikan
Dalam optimalisasi peran sebagai Bank Syariah, nilai optimal. Sepanjang tahun pelaporan,
Perseroan antara lain memfasilitasi produk penyaluran pembiayaan difokuskan pada enam
Tabungan Haji sebagai bagian dari penguatan sektor unggulan, yaitu sektor konsumer atau
struktur pendanaan yang lebih kompetitif. rumah tangga, pendidikan, sosial keagamaan,
Perseroan juga terus melakukan inovasi produk pemerintahan, kesehatan, dan investasi portofolio.
dan layanan yang didukung pemanfaatan
teknologi digital guna meningkatkan kemudahan Upaya peningkatan pembiayaan pada sektor
dan kenyamanan transaksi bagi nasabah. produktif dan konsumer dilakukan bersamaan
dengan pengelolaan pembiayaan bermasalah
Sebagai Bank Emas pertama di Indonesia, sesuai prinsip syariah dan ketentuan peraturan
Perseroan memiliki posisi strategis dalam perundang-undangan yang berlaku. Dalam
memperluas basis nasabah serta mendukung pelaksanaannya, Perseroan mengedepankan
penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan pendekatan yang solutif, antara lain melalui
syariah. Penyediaan produk berbasis emas, restrukturisasi pembiayaan, dengan tetap
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
48 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 51
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
LAPORAN DIREKSI
memperhatikan kepentingan nasabah dan kepentingan Perseroan dan sesuai dengan
keberlanjutan usaha. maksud serta tujuan usaha. Direksi menetapkan
kebijakan yang dipandang tepat dalam
Perseroan juga terus melakukan penyesuaian pengelolaan Perseroan, termasuk pengelolaan
terhadap perkembangan sistem dan layanan sumber daya manusia, penetapan kebijakan
digital pasca peningkatan sistem (system operasional, serta pengaturan pelaksanaan
upgrade), termasuk pemanfaatan platform kegiatan usaha dengan tetap berpedoman
BYOND by BSI dan BSI Net guna mendukung pada Anggaran Dasar, keputusan RUPS, serta
kelancaran transaksi dan operasional. ketentuan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
Dari sisi produktivitas, strategi peningkatan
kinerja dilakukan melalui optimalisasi Selain itu, Direksi juga bertanggung jawab dalam
infrastruktur dan jaringan usaha yang dimiliki menyusun rencana jangka panjang dan rencana
Perseroan. Implementasi strategi tersebut antara kerja Perseroan, memastikan terselenggaranya
lain dilakukan melalui penataan sumber daya kegiatan usaha sesuai dengan tujuan Perseroan,
manusia dengan penguatan fungsi bisnis serta serta menyiapkan laporan sebagai bentuk
peningkatan kompetensi dan keahlian pegawai. pertanggungjawaban pengelolaan kepada
Perseroan juga terus mengembangkan sistem pemegang saham dan pemangku kepentingan.
dan infrastruktur teknologi digital, termasuk Pelaksanaan tugas tersebut dilakukan dengan
penyempurnaan fitur SuperApps BYOND by menjunjung prinsip profesionalisme, transparansi,
BSI untuk meningkatkan kualitas pengalaman akuntabilitas, serta kehati-hatian dalam setiap
nasabah. proses pengambilan keputusan.
Selain itu, peningkatan produktivitas turut Proses Direksi dalam Memastikan
didukung melalui kegiatan komunikasi dan Implementasi Strategi Perseroan
promosi produk serta layanan Perseroan guna Dalam memastikan implementasi strategi
meningkatkan pemahaman dan kesadaran Perseroan berjalan secara efektif, Direksi
masyarakat terhadap produk dan layanan yang menjalankan fungsi pengurusan dengan
ditawarkan. menetapkan kebijakan kepengurusan serta
mengelola dan mengendalikan pelaksanaan
Peran Direksi dalam Perumusan dan kegiatan usaha sesuai dengan kebijakan Perseroan
Implementasi Strategi serta Kebijakan dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Strategis Direksi memastikan bahwa pelaksanaan kegiatan
Direksi merupakan organ Perseroan yang operasional selaras dengan arah strategis yang
bertanggung jawab atas pengurusan dan telah ditetapkan serta mendukung pencapaian
pengelolaan kegiatan usaha PT Bank Syariah tujuan Perseroan secara berkelanjutan.
Indonesia (Persero), Tbk (BSI) sehari-hari
sesuai dengan visi, misi, dan tujuan strategis Direksi juga melakukan pemantauan dan evaluasi
Perseroan. Dalam menjalankan perannya, atas pelaksanaan kebijakan dan kegiatan usaha
Direksi berada di bawah pengawasan Dewan melalui mekanisme pengelolaan dan pengendalian
Komisaris dan bertanggung jawab dalam yang terstruktur. Dalam menjalankan fungsi
merumuskan serta melaksanakan strategi bisnis, tersebut, Direksi menyampaikan laporan secara
memastikan efektivitas manajemen risiko dan berkala kepada Dewan Komisaris, memberikan
sistem pengendalian internal, serta menjaga penjelasan atas hal-hal yang diperlukan, serta
kepatuhan terhadap ketentuan peraturan memastikan tersedianya sistem pengendalian
perundang-undangan dan prinsip syariah. Melalui internal dan administrasi Perseroan yang
pengambilan keputusan yang akuntabel dan memadai sebagai bagian dari proses pengawasan
prudent, Direksi menjalankan fungsi pengelolaan dan akuntabilitas pengelolaan.
usaha Perseroan dengan memperhatikan
kepentingan pemangku kepentingan dan Selain itu, untuk mendukung efektivitas
integritas operasional Bank. pelaksanaan strategi dan kebijakan, Direksi dapat
membentuk komite serta melakukan evaluasi
Dalam melaksanakan fungsi strategis tersebut, terhadap kinerja komite secara berkala. Direksi
Direksi menjalankan seluruh tindakan yang juga memastikan transparansi dalam pengelolaan
berkaitan dengan pengurusan Perseroan untuk organisasi, termasuk pengungkapan kebijakan
LAPORAN TAHUNAN 2025
49
Page 52
02 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
LAPORAN DIREKSI
strategis yang berkaitan dengan pengelolaan yoy. Sementara itu, posisi ekuitas juga mengalami
sumber daya manusia, sebagai bagian dari upaya penguatan menjadi Rp51,95 triliun atau meningkat
menjaga efektivitas pelaksanaan strategi dan tata 15,34% yoy, yang mencerminkan fundamental
kelola Perseroan. keuangan Bank yang semakin kuat.
Pertumbuhan pembiayaan yang sehat serta
PENCAPAIAN TARGET KINERJA TAHUN meningkatnya aktivitas transaksi digital turut
2025 mendorong peningkatan pendapatan Perseroan.
Pada tahun 2025, pendapatan Bank tercatat
Implementasi strategi dan kebijakan strategis sebesar Rp19,04 triliun atau meningkat 9,93%
yang dijalankan secara efektif memberikan yoy. Selain itu, pendapatan usaha lainnya atau
kontribusi terhadap pencapaian kinerja BSI yang fee based income yang bersumber dari layanan
tetap tumbuh secara solid dan berkelanjutan e-channel, bisnis emas, treasury, reksa dana dan
sepanjang tahun 2025. Pencapaian tersebut bancassurance, trade services, serta sumber
tercermin pada kinerja operasional dan pendapatan berbasis komisi lainnya mencapai
keuangan yang menunjukkan penguatan fungsi Rp6,90 triliun atau tumbuh 25,06% yoy. Seiring
intermediasi, kualitas aset yang terjaga, serta dengan peningkatan produktivitas organisasi
peningkatan profitabilitas yang sejalan dengan serta efisiensi operasional yang didukung oleh
arah strategis Perseroan. transformasi digital, BSI berhasil membukukan
laba bersih sebesar Rp7,57 triliun pada tahun
Kinerja Operasional dan Keuangan 2025 atau tumbuh 8,02% dibandingkan tahun
Di tengah kondisi makroekonomi menantang sebelumnya.
di 2025, fungsi intermediasi PT Bank Syariah
Indonesia Tbk (BSI) sepanjang tahun 2025 tetap Kinerja keuangan Perseroan juga tercermin dari
dapat berjalan secara optimal. Perseroan berhasil rasio profitabilitas yang tetap berada pada level
menyalurkan pembiayaan sebesar Rp318,84 triliun yang sehat sepanjang periode pelaporan. Return
atau tumbuh 14,49% yoy. Penyaluran pembiayaan on Assets (ROA) tercatat sebesar 2,38%, Return on
tersebut tersebar pada segmen Wholesale, Retail, Equity (ROE) sebesar 16,85%, serta Net Imbalan (NI)
dan Konsumer, dengan tetap memprioritaskan sebesar 5,59%. Selain itu, kondisi permodalan dan
segmen-segmen yang mampu memberikan likuiditas Bank tetap kuat dan memadai untuk
imbal hasil optimal dengan kualitas pembiayaan mendukung ekspansi usaha, yang tercermin dari
yang terjaga. Hal ini tercermin dari kualitas aset rasio kecukupan modal (KPMM) sebesar 22% serta
yang tetap terpelihara dengan baik, ditunjukkan rasio pembiayaan terhadap dana pihak ketiga
oleh rasio Non Performing Financing (NPF) (Financing to Deposit Ratio/FDR) sebesar 83,74%.
gross sebesar 1,81% atau membaik dibandingkan Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa
tahun 2024 sebesar 1,90% dan NPF net sebesar Perseroan mampu menjaga keseimbangan
0,47% pada tahun 2025. Pencapaian tersebut antara pertumbuhan bisnis, profitabilitas, serta
menunjukkan efektivitas penerapan manajemen pengelolaan risiko secara berkelanjutan.
risiko yang disiplin, sejalan dengan segmentasi
bisnis dan profil risiko nasabah yang dikelola Perbandingan antara Hasil yang Dicapai dengan
secara prudent. yang Ditargetkan
Pada tahun 2025, PT Bank Syariah Indonesia
Dari sisi penghimpunan dana, Perseroan (Persero), Tbk (BSI) mencatat realisasi kinerja yang
mencatatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar mencerminkan efektivitas pelaksanaan strategi
Rp380,49 triliun atau meningkat 16,20% yoy. dan kebijakan usaha yang telah ditetapkan.
Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh Pencapaian tersebut menunjukkan penguatan
peningkatan dana murah (Current Account kinerja pada sejumlah indikator utama yang
Saving Account/CASA) yang mencapai Rp234,45 menjadi fokus pengelolaan dan pengawasan
triliun atau sebesar 61,62% dari total DPK. Direksi, khususnya dalam menjaga pertumbuhan
Kontribusi terbesar berasal dari produk tabungan usaha, memperkuat struktur keuangan, serta
yang mencapai Rp162,63 triliun pada tahun 2025, menciptakan nilai bagi pemangku kepentingan.
tumbuh 15,72% dibandingkan tahun sebelumnya.
Kinerja penghimpunan dana yang solid ini turut Dari sisi fungsi intermediasi, Perseroan
mendukung pertumbuhan aset Perseroan yang merealisasikan penyaluran pembiayaan sebesar
mencapai Rp456,19 triliun atau meningkat 11,64%
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
50 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 53
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
LAPORAN DIREKSI
Rp318,84 triliun serta penghimpunan Dana Pihak khususnya pada segmen usaha yang memiliki
Ketiga (DPK) sebesar Rp380,49 triliun. Capaian kontribusi signifikan terhadap aktivitas ekonomi
tersebut mencerminkan konsistensi Perseroan dan penciptaan nilai tambah. Penyaluran dana ini
dalam memperluas pembiayaan secara selektif mencerminkan peran strategis BSI sebagai mitra
dan prudent serta efektivitas strategi pendanaan pemerintah dalam memperluas akses pembiayaan
dalam menjaga likuiditas dan stabilitas operasional. dan memperkuat intermediasi perbankan syariah
Dari sisi kinerja operasional, pendapatan Bank dalam mendukung pembangunan ekonomi
terealisasi sebesar Rp19,04 triliun, sementara laba nasional.
bersih mencapai Rp7,57 triliun, yang menunjukkan
kemampuan Perseroan dalam menjaga stabilitas Melalui pemanfaatan dana SAL tersebut,
operasional dan profitabilitas di tengah dinamika Perseroan turut berkontribusi dalam mendorong
perekonomian dan industri perbankan. Posisi peningkatan aktivitas usaha, memperkuat
keuangan Perseroan juga menunjukkan ketahanan sektor riil, serta memperluas dampak
penguatan dengan total aset mencapai Rp456,19 pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan.
triliun yang mencerminkan peningkatan kapasitas Secara keseluruhan, pencapaian kinerja Perseroan
usaha Perseroan. sepanjang tahun 2025 mencerminkan konsistensi
BSI dalam menjaga keseimbangan antara
Selain kinerja keuangan, Perseroan didukung pertumbuhan usaha, kualitas aset, dan tingkat
oleh infrastruktur dan jaringan layanan yang profitabilitas, sekaligus memastikan stabilitas
luas. Per 31 Desember 2025, Perseroan memiliki operasional serta mendukung implementasi
1.049 kantor cabang, sekitar 6 ribu unit ATM/CRM, strategi bisnis Perseroan secara berkelanjutan.
serta 126 ribu layanan laku pandai (BSI Agen).
Perseroan juga menjalin kerja sama dengan 21
ribu merchant mesin EDC dan 563 ribu merchant KENDALA YANG DIHADAPI DAN
QRIS. Penguatan layanan digital tercermin dari MITIGASINYA
jumlah pengguna mobile banking BYOND by BSI
sebanyak 5,9 juta pengguna dan aplikasi BEWIZE Dalam pengembangan kegiatan usahanya
sebanyak 43 ribu pengguna. Hingga akhir tahun sepanjang tahun 2025, BSI menghadapi sejumlah
pelaporan, jumlah nasabah mencapai 23,1 juta tantangan yang berasal dari dinamika industri
nasabah. dan kondisi pasar. Salah satu tantangan utama
berkaitan dengan tingkat literasi keuangan
Dalam mendukung peran intermediasi dan syariah masyarakat yang masih relatif terbatas
kontribusi terhadap perekonomian nasional, dibandingkan dengan sistem keuangan
Perseroan turut berpartisipasi dalam program konvensional. Kondisi tersebut memengaruhi
prioritas pemerintah dalam Asta Cita, antara lain permintaan terhadap produk dan layanan
melalui penyediaan 1.350 layanan virtual account perbankan syariah serta memerlukan upaya
bagi Mitra Badan Gizi Nasional serta dukungan berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman
terhadap pengembangan 80.000 Koperasi masyarakat terhadap prinsip dan manfaat
Desa/Kelurahan Merah Putih. Perseroan juga keuangan syariah.
menyalurkan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat
(KUR) sebesar Rp12,2 triliun kepada 90 ribu Dalam merespons kondisi tersebut, Perseroan
nasabah serta menyalurkan Fasilitas Likuiditas secara mandiri maupun melalui kolaborasi dengan
Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar Rp3,5 pelaku industri terus melaksanakan berbagai
triliun untuk 23 ribu unit rumah subsidi. kegiatan edukasi terkait sistem keuangan syariah,
antara lain melalui penyelenggaraan pameran,
Selain itu, Perseroan juga memperoleh seminar, dan kegiatan sosialisasi lainnya. Upaya ini
kepercayaan dari Pemerintah melalui dilakukan sebagai bagian dari peningkatan inklusi
Kementerian Keuangan Republik Indonesia keuangan syariah serta penguatan basis nasabah
untuk menyalurkan dana Saldo Anggaran Lebih Perseroan.
(SAL) sebagai bagian dari upaya mendukung
penguatan pembiayaan sektor produktif dan Selain itu, Perseroan juga menghadapi tingkat
mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. persaingan yang semakin ketat di industri
Pada tahun 2025, BSI memperoleh alokasi dana perbankan, khususnya dalam penghimpunan
SAL sebesar Rp10 triliun yang telah disalurkan dana. Untuk mengelola tantangan tersebut,
kepada berbagai sektor pembiayaan produktif, Perseroan memperkuat solusi transaksi yang
LAPORAN TAHUNAN 2025
51
Page 54
02 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
LAPORAN DIREKSI
didukung oleh transformasi digital, termasuk yang mendukung, ketahanan konsumsi domestik,
pengembangan SuperApps BYOND by BSI, serta agenda hilirisasi, serta proyeksi indikator ekonomi
mengoptimalkan keunggulan kompetitif melalui utama. Meskipun risiko eksternal masih tinggi,
pemanfaatan lisensi sebagai Bank Syariah dan faktor-faktor tersebut memberikan dasar yang
Bank Emas. relatif kuat bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
Sejalan dengan kondisi tersebut, Bank Indonesia
PROSPEK USAHA memproyeksikan pertumbuhan kredit perbankan
nasional pada kisaran 8%–12% pada tahun 2026
Perseroan memandang bahwa ketidakpastian dengan kualitas pembiayaan yang tetap terjaga.
global diperkirakan masih akan berlanjut Kajian internal Perseroan juga menunjukkan
seiring dengan dinamika geopolitik yang belum proyeksi pertumbuhan industri perbankan syariah
mereda, termasuk konflik Rusia–Ukraina dan dengan total aset diperkirakan mencapai Rp1.205
ketegangan di kawasan Timur Tengah. Akan triliun, pembiayaan sekitar Rp794 triliun atau
tetapi, tren proteksionisme perdagangan global tumbuh hampir 11,9%, serta Dana Pihak Ketiga
diperkirakan berangsur mereda seiring dengan (DPK) mencapai Rp952,9 triliun atau tumbuh
tercapainya sejumlah kesepakatan perdagangan, 12,55%.
yang membantu mengurangi eskalasi risiko
global. Dana Moneter Internasional (International Selain itu, industri halal diperkirakan menjadi
Monetary Fund/IMF) dalam laporan World salah satu pendorong utama pertumbuhan
Economic Outlook Januari 2026 merevisi naik perdagangan dan konsumsi nasional. Konsumsi
proyeksi pertumbuhan ekonomi global tahun produk halal domestik diproyeksikan mencapai
2025 dan 2026. Perubahan tersebut didukung US$259,8 miliar pada tahun 2026 atau tumbuh
oleh investasi sektor teknologi, dukungan sekitar 5,88% dan berkontribusi lebih dari 30%
kebijakan moneter dan fiskal yang lebih longgar terhadap konsumsi rumah tangga nasional. Dari sisi
dan akomodatif, serta adaptabilitas sektor ekspor, produk halal diperkirakan menyumbang
swasta. Dalam konteks tersebut, pertumbuhan sekitar 20% dari total ekspor nonmigas Indonesia
ekonomi global pada tahun 2026 diproyeksikan dan diproyeksikan meningkat menjadi US$73,9
sebesar 3,3%, relatif stabil dibandingkan tahun miliar dengan pertumbuhan sekitar 8,73%.
sebelumnya.
Sejalan dengan perkembangan tersebut,
Di tengah kondisi global tersebut, perekonomian Perseroan memandang prospek usaha ke depan
Indonesia diperkirakan tetap menunjukkan tetap didukung oleh optimalisasi lisensi ganda
ketahanan dengan target pertumbuhan sebesar sebagai Bank Syariah dan Bank Emas, kelanjutan
5,4% pada tahun 2026, lebih tinggi dibandingkan transformasi digital untuk meningkatkan daya
realisasi tahun 2025 sebesar 5,11%. Pertumbuhan saing, serta dukungan terhadap program prioritas
ekonomi nasional diproyeksikan didukung oleh ekonomi pemerintah sebagai bagian dari strategi
implementasi program strategis pada sektor pengembangan usaha Perseroan.
manufaktur, pertanian, dan energi, dengan
tingkat inflasi yang diperkirakan berada dalam
kisaran target 1,5%–3,5% serta nilai tukar Rupiah TATA KELOLA PERUSAHAAN
yang relatif stabil di sekitar Rp16.500 per dolar AS.
Namun demikian, Perseroan tetap mencermati BSI memastikan penerapan tata kelola perusahaan
potensi risiko domestik, khususnya peningkatan yang baik secara konsisten dalam seluruh aktivitas
defisit fiskal dan potensi kekurangan penerimaan operasional, termasuk penerapan tata kelola
pajak yang berpotensi memengaruhi kepercayaan syariah sebagai bagian integral dari kegiatan
investor dan ketahanan ekonomi. usaha Perseroan. Implementasi tata kelola syariah
mencakup pelaksanaan tugas dan tanggung
Berdasarkan kajian internal, prospek jawab Dewan Pengawas Syariah (DPS), penerapan
perekonomian nasional pada tahun 2026 ditopang fungsi kepatuhan syariah, manajemen risiko
oleh sejumlah faktor, antara lain normalisasi syariah, audit intern syariah, serta pelaksanaan kaji
perdagangan global, realokasi aset ke pasar negara ulang eksternal terhadap penerapan tata kelola
berkembang, daya tarik Rupiah, keberlanjutan syariah. Efektivitas pelaksanaannya diukur melalui
program prioritas pemerintah, kebijakan ekonomi penilaian mandiri (self assessment) yang mengacu
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
52 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 55
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
LAPORAN DIREKSI
pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan, meliputi daya manusia, serta memberikan persetujuan
aspek governance structure, governance process, atas hal-hal yang memerlukan persetujuan
dan governance outcome, termasuk pelaksanaan Dewan Komisaris sesuai ketentuan yang berlaku.
fungsi DPS dan penerapan prinsip syariah dalam Sementara itu, Dewan Pengawas Syariah
operasional Bank. memberikan nasihat, saran, dan rekomendasi
kepada Direksi guna memastikan penerapan
Perseroan melaksanakan self assessment tata prinsip syariah sesuai Fatwa Dewan Syariah
kelola syariah secara berkala setiap semester, Nasional.
yaitu pada akhir Juni dan Desember. Pada
periode Juni dan Desember 2025, hasil penilaian Prinsip responsibilitas tercermin dalam kepatuhan
menunjukkan peringkat 2 (dua) atau kategori Perseroan terhadap ketentuan peraturan
“Baik”. Hasil tersebut mencerminkan efektivitas perundang-undangan dan prinsip syariah serta
penerapan tata kelola syariah sekaligus menjadi pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan.
dasar bagi Perseroan untuk terus melakukan Perseroan juga mengadopsi berbagai standar
penyempurnaan praktik tata kelola. tata kelola terbaik di tingkat nasional maupun
internasional, antara lain Prinsip Tata Kelola
Dalam penerapan tata kelola perusahaan secara OECD, ASEAN Corporate Governance Scorecard,
menyeluruh, Perseroan melaksanakan prinsip- Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia
prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam (PUGKI), serta Principles for Enhancing Corporate
setiap aktivitas operasional. Prinsip transparansi Governance yang diterbitkan oleh Basel
diwujudkan melalui penyediaan akses informasi Committee on Banking Supervision.
yang memadai kepada pemegang saham dan
pemangku kepentingan mengenai produk, Prinsip independensi diterapkan melalui
layanan, praktik tata kelola, serta perkembangan pengambilan keputusan yang bebas dari benturan
kinerja keuangan secara berkala melalui situs kepentingan dan pengaruh pihak yang tidak sah,
resmi Perseroan. Perseroan juga menerbitkan serta melalui optimalisasi fungsi organ Perseroan
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan yang yang saling melengkapi dalam menciptakan
memuat informasi mengenai kinerja keuangan, lingkungan pengendalian yang efektif dan
pencapaian strategi, pengelolaan risiko, tanggung mendukung integritas informasi. Hal ini turut
jawab sosial, kepatuhan terhadap prinsip memperkuat penerapan model pertahanan tiga
syariah, serta realisasi komitmen keberlanjutan lapis (three lines model) dalam pengelolaan risiko
dalam aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola. dan pengendalian internal.
Transparansi juga diterapkan pada penyediaan
informasi produk dan layanan secara lengkap, Sementara itu, prinsip fairness diwujudkan melalui
termasuk syarat dan ketentuan, manfaat, biaya, perlakuan yang adil dan setara terhadap seluruh
risiko, serta prosedur penggunaan sebagai bagian pemangku kepentingan tanpa diskriminasi.
dari edukasi kepada nasabah. Perseroan memastikan kesetaraan hak pemegang
saham dan pemangku kepentingan lainnya dalam
Penerapan prinsip akuntabilitas tercermin dari memperoleh akses informasi, menerapkan prinsip
pelaksanaan fungsi dan tanggung jawab seluruh keadilan dalam pengambilan keputusan dan
organ Perseroan. Sepanjang tahun 2025, Direksi penyelesaian sengketa, memberikan kesempatan
menjalankan tugas pengelolaan Bank, termasuk kerja yang setara dalam proses rekrutmen,
penyelenggaraan RUPS Tahunan, penyusunan promosi, dan pengembangan karier berbasis
Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP), meritokrasi, serta menjamin transparansi produk
Rencana Bisnis Bank (RBB), Rencana Kerja dan dan perlindungan hak serta data nasabah sesuai
Anggaran Perusahaan (RKAP), Rencana Aksi ketentuan yang berlaku.
Keuangan Berkelanjutan (RAKB), serta rencana
kerja lainnya yang selaras dengan visi, misi, dan Sebagai bagian dari evaluasi penerapan prinsip
tujuan Perseroan. Dewan Komisaris melaksanakan GCG, Perseroan turut berpartisipasi dalam
fungsi pengawasan atas pengelolaan Bank oleh penilaian Corporate Governance Perception Index
Direksi, termasuk terhadap implementasi RBB, (CGPI) yang diselenggarakan oleh The Indonesian
pengendalian internal, tingkat kesehatan Bank, Institute for Corporate Governance. Pada tahun
manajemen risiko, pelaksanaan kepatuhan, 2025, Perseroan memperoleh skor sebesar 92,25
teknologi informasi, dan pengembangan sumber dengan predikat “Sangat Terpercaya”, yang
LAPORAN TAHUNAN 2025
53
Page 56
02 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
LAPORAN DIREKSI
mencerminkan komitmen Perseroan dalam Direktur Utama, dan 8 (delapan) Direktur, dengan
menerapkan prinsip tata kelola perusahaan secara susunan sebagai berikut:
konsisten dalam kegiatan operasional.
•• Hery Gunardi, Direktur Utama
•• Bob Tyasika Ananta, Wakil Direktur Utama
PENILAIAN KOMITE DI BAWAH DIREKSI •• Tribuana Tunggadewi, Direktur Compliance &
Human Capital
Dalam menjalankan fungsi pengelolaan dan •• Anton Sukarna, Direktur Sales & Distribution
pengawasan operasional Perseroan, Direksi •• Ade Cahyo Nugroho, Direktur Finance &
didukung oleh 7 (tujuh) komite di bawah Direksi, Strategy
yaitu Komite Manajemen Risiko, Komite Pengarah •• Zaidan Novari, Direktur Wholesale Transaction
Teknologi Informasi & Digital Banking, Komite Banking
Policy & Procedure, Komite Bisnis, Komite Sumber •• Saladin Dharma Nugraha Effendi, Direktur
Daya Manusia, Komite Aset dan Liabilitas, serta Information Technology
Steering Committee Crisis Management – •• Grandhis Helmi Harumansyah, Direktur Risk
Business Continuity Management. Pembentukan Management
komite-komite tersebut bertujuan untuk •• Harry Gusti Utama, Direktur Retail Banking
mendukung efektivitas pelaksanaan tugas Direksi •• Ari Rizaldi, Direktur Treasury & International
dalam pengambilan keputusan, pengendalian Banking
operasional, serta pengelolaan risiko dan kegiatan
usaha Perseroan. RUPS Tahunan tanggal 16 Mei 2025 memutuskan
hal-hal sebagai berikut:
Direksi menerapkan kriteria dan prosedur baku
dalam melakukan penilaian terhadap kinerja 1. Mengukuhkan pemberhentian dengan
komite di bawah Direksi. Penilaian dilakukan hormat:
antara lain berdasarkan pelaksanaan tugas dan •• Sdr. Hery Gunardi sebagai Direktur Utama
tanggung jawab komite serta tingkat kehadiran efektif sejak 24 Maret 2025.
dalam rapat. Berdasarkan hasil evaluasi, Direksi •• Sdr. Saladin Dharma Nugraha Effendi
menilai seluruh komite telah menjalankan sebagai Direktur Information Technology
tugas dan tanggung jawabnya secara optimal efektif sejak 24 Maret 2025.
sepanjang tahun 2025 sesuai dengan peran dan •• Sdr. Ari Rizaldi sebagai Direktur Treasury &
fungsi masing-masing. International Banking efektif sejak 25 Maret
2025.
PERUBAHAN KOMPOSISI ANGGOTA 2. Memberhentikan dengan hormat:
DIREKSI •• Sdr. Bob Tyasika Ananta sebagai Wakil
Direktur Utama.
Pada tahun 2025, PT Bank Syariah Indonesia •• Sdri. Tribuana Tunggadewi sebagai Direktur
(Persero), Tbk (BSI) melakukan perubahan Compliance & Human Capital.
komposisi anggota Direksi sesuai dengan •• Sdr. Harry Gusti Utama sebagai Direktur
kebutuhan organisasi dan arah strategis Perseroan. Retail Banking.
Perubahan tersebut ditetapkan melalui Rapat •• Sdr. Zaidan Novari sebagai Direktur
Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang Wholesale Transaction Banking.
diselenggarakan pada 16 Mei 2025 sebagai bagian
dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik 3. Mengangkat anggota Direksi:
serta upaya memastikan efektivitas pengelolaan •• Sdr. Anggoro Eko Cahyo sebagai Direktur
dan pengawasan kegiatan usaha Perseroan. Utama.
•• Sdr. Bob Tyasika Ananta sebagai Wakil
Komposisi Direksi Sebelum RUPS Tahunan Direktur Utama.
Tahun 2025 •• Sdr. Firman Nugraha sebagai Direktur
Sebelum RUPS Tahunan pada 16 Mei 2025, jumlah Treasury & International Banking.
anggota Direksi BSI sebanyak 10 (sepuluh) orang, •• Sdr. Zaidan Novari sebagai Direktur
terdiri dari 1 (satu) Direktur Utama, 1 (satu) Wakil Wholesale Transaction Banking.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
54 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 57
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
LAPORAN DIREKSI
•• Sdr. Muharto Hadi Suprapto sebagai PENUTUP
Direktur Information Technology.
•• Sdr. Arief Adhi Sanjaya sebagai Direktur Pencapaian kinerja Perseroan yang solid dan
Compliance & Human Capital. berkelanjutan sepanjang tahun 2025 merupakan
•• Sdr. Kemas Erwan Husainy sebagai Direktur hasil dari dukungan dan kontribusi seluruh
Retail Banking. pemangku kepentingan, termasuk pemegang
saham, pemerintah pusat dan daerah, seluruh
Setelah RUPS Tahunan tanggal 16 Mei 2025, jumlah insan BSI, nasabah, serta mitra strategis. Sinergi
anggota Direksi tetap sebanyak 10 (sepuluh) orang dan kerja sama yang terjalin dengan baik
yang terdiri dari 1 (satu) Direktur Utama, 1 (satu) menjadi faktor penting dalam mendukung
Wakil Direktur Utama, dan 8 (delapan) Direktur, keberlangsungan dan pengembangan usaha
dengan susunan sebagai berikut: Perseroan.
•• Anggoro Eko Cahyo, Direktur Utama Direksi menyampaikan apresiasi dan terima kasih
•• Bob Tyasika Ananta, Wakil Direktur Utama atas kepercayaan, dukungan, dan komitmen yang
•• Anton Sukarna, Direktur Sales & Distribution diberikan oleh seluruh pemangku kepentingan
•• Ade Cahyo Nugroho, Direktur Finance & kepada Perseroan. Dukungan tersebut menjadi
•• Strategy landasan bagi Perseroan dalam menjalankan
•• Zaidan Novari, Direktur Wholesale Transaction kegiatan usaha serta melaksanakan tanggung
•• Banking jawab pengelolaan secara berkelanjutan.
•• Grandhis Helmi Harumansyah, Direktur Risk
•• Management Semoga Allah SWT senantiasa memberikan
•• Kemas Erwan Husainy, Direktur Retail Banking bimbingan dan keberkahan bagi seluruh upaya
•• Muharto Hadi Suprapto, Direktur Information yang dilakukan Perseroan dalam menjalankan
Technology amanah pada masa mendatang. Amin.
•• Firman Nugraha, Direktur Treasury &
•• International Banking
•• Arief Adhi Sanjaya, Direktur Compliance &
Human Capital
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Jakarta, 26 Maret 2026
Atas Nama Direksi
Anggoro Eko Cahyo
Direktur Utama
LAPORAN TAHUNAN 2025
55
Page 58
02 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
3 5
1
4
2
1. FIRMAN NUGRAHA 3. MUHARTO HADI SUPRAPTO 5. ARIEF ADHI SANJAYA
Direktur Treasury & International Banking Direktur Information Technology Direktur Compliance & Human Capital
2. ZAIDAN NOVARI 4. BOB TYASIKA ANANTA
Direktur Wholesale Transaction Banking Wakil Direktur Utama
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
56 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 59
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
6
8
7 10
9
6. KEMAS ERWAN HUSAINY 8. ANTON SUKARNA 10. GRANDHIS HELMI HARUMANSYAH
Direktur Retail Banking Direktur Sales & Distribution Direktur Risk Management
7. ANGGORO EKO CAHYO 9. ADE CAHYO NUGROHO
Direktur Utama Direktur Finance & Strategy
LAPORAN TAHUNAN 2025
57
Page 60
02 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
LAPORAN
DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Pengawasan syariah merupakan
amanah untuk memastikan
setiap aktivitas usaha Bank
senantiasa selaras dengan
prinsip syariah, nilai keadilan, dan
kemaslahatan bagi umat. Melalui
pengawasan yang independen
dan berkelanjutan, Dewan
Pengawas Syariah menjaga
integritas tata kelola syariah serta
memastikan kepatuhan terhadap
ketentuan yang berlaku.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
58 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 61
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PROF. DR. KH.
HASANUDIN, M.AG
Ketua Dewan Pengawas Syariah
LAPORAN TAHUNAN 2025
59
Page 62
02 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
LAPORAN DEWAN PENGAWAS SYARIAH
PEMEGANG SAHAM DAN PEMANGKU
KEPENTINGAN YANG TERHORMAT,
Assalamualaikum Warahmatullahi berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Wabarakatuh Selain itu, Dewan Pengawas Syariah juga secara
berkelanjutan meningkatkan kompetensi melalui
Puji syukur ke hadirat Allah SWT atas rahmat dan partisipasi dalam program pelatihan, seminar,
karunia-Nya sehingga Dewan Pengawas Syariah dan workshop guna mendukung efektivitas
dapat melaksanakan amanah dalam mengawasi pelaksanaan fungsi pengawasan aspek syariah.
penerapan prinsip dan ketentuan syariah pada PT
Bank Syariah Indonesia (Persero), Tbk sepanjang
tahun 2025. PELAKSANAAN KEGIATAN DEWAN
PENGAWAS SYARIAH TAHUN 2025
Dalam menjalankan fungsi pengawasan,
Dewan Pengawas Syariah senantiasa berupaya Sepanjang tahun 2025, Dewan Pengawas Syariah
meningkatkan kualitas pengawasan terhadap melaksanakan fungsi pengawasan secara
seluruh produk, layanan, dan aktivitas operasional independen dan berkelanjutan guna memastikan
Bank, sejalan dengan lisensi ganda Perseroan seluruh aktivitas usaha PT Bank Syariah Indonesia
sebagai Bank Syariah dan Bank Emas. Upaya (Persero), Tbk berjalan sesuai dengan prinsip
tersebut dilakukan untuk memastikan kesesuaian syariah, ketentuan regulator, serta nilai-nilai
kegiatan usaha Bank dengan prinsip dan tujuan Maqashid Syariah yang menegakkan keadilan,
syariah sebagai bagian dari penerapan tata kelola kemaslahatan, dan keberlanjutan. Pelaksanaan
syariah yang baik. fungsi pengawasan dilakukan melalui berbagai
kegiatan sebagai berikut:
Pelaksanaan fungsi pengawasan aspek syariah
mengacu pada Peraturan perundang-undangan 1. Pelaksanaan Rapat Dewan Pengawas
yang berlaku, Anggaran Dasar Perseroan serta Syariah
Piagam Dewan Pengawas Syariah PT Bank Sesuai ketentuan yang berlaku, Dewan
Syariah Indonesia Tbk No. 05/DPS-BSI/2025 yang Pengawas Syariah menyelenggarakan rapat
mengatur persyaratan, tugas dan tanggung paling sedikit 1 (satu) kali dalam setiap bulan
jawab, fungsi utama, larangan, masa jabatan, sebagai bagian dari mekanisme pengambilan
mekanisme pemberhentian, serta kebijakan rapat keputusan dan pengawasan atas implementasi
Dewan Pengawas Syariah. prinsip syariah. Seluruh keputusan Dewan
Pengawas Syariah ditetapkan berdasarkan
Sepanjang tahun pelaporan, Dewan Pengawas musyawarah mufakat dan dituangkan dalam
Syariah memberikan saran dan nasihat kepada risalah rapat yang didokumentasikan oleh
Direksi melalui rapat dan diskusi rutin bersama Bank sebagai bentuk akuntabilitas dan
manajemen Bank maupun pihak terkait lainnya transparansi pelaksanaan tata kelola syariah.
guna memastikan seluruh aktivitas operasional
Bank telah sesuai dengan prinsip syariah serta Selain rapat internal, Dewan Pengawas Syariah
fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama juga menyelenggarakan rapat bersama
Indonesia (DSN-MUI). Direksi dan Dewan Komisaris paling sedikit
1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan guna
Dalam rangka memperkuat pelaksanaan fungsi memastikan koordinasi dan keselarasan
pengawasan, Dewan Pengawas Syariah menjalin pelaksanaan kebijakan serta operasional Bank
sinergi dengan Dewan Komisaris dan Direksi dengan prinsip syariah. Rapat diselenggarakan
untuk memastikan penerapan tata kelola syariah dengan kehadiran mayoritas anggota Dewan
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
60 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 63
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
LAPORAN DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Pengawas Syariah serta mayoritas anggota Pelaksanaan pengawasan tersebut merupakan
Direksi dan Dewan Komisaris sesuai ketentuan bagian dari komitmen Dewan Pengawas
yang berlaku. Syariah untuk memastikan kepatuhan terhadap
prinsip syariah serta mendukung penerapan
Sepanjang tahun 2025, Dewan Pengawas tata kelola syariah yang memberikan nilai
Syariah telah melaksanakan 28 (dua puluh kemaslahatan dan keberkahan bagi seluruh
delapan) kali rapat internal, 6 (enam) kali pemangku kepentingan.
rapat gabungan bersama Dewan Komisaris
dan Direksi, serta mengikuti 2 (dua) kali Rapat
Umum Pemegang Saham Bank. PENILAIAN KINERJA DEWAN
PENGAWAS SYARIAH
2. Frekuensi dan Mekanisme Pemberian
Nasihat serta Pengawasan Pemenuhan Penilaian kinerja Dewan Pengawas Syariah
Prinsip Syariah dilaksanakan melalui mekanisme self-assessment
Dalam menjalankan fungsi pengawasan, yang dilakukan secara berkala setiap semester
Dewan Pengawas Syariah secara aktif sebagai bagian dari evaluasi atas efektivitas
memberikan nasihat, saran, dan opini melalui pelaksanaan fungsi pengawasan syariah. Hasil
berbagai mekanisme untuk memastikan penilaian tersebut dilaporkan kepada Otoritas
penerapan prinsip syariah pada seluruh Jasa Keuangan sesuai dengan ketentuan yang
aktivitas operasional dan bisnis Bank. Nasihat berlaku.
dan arahan disampaikan melalui rapat dan
diskusi rutin dengan manajemen Bank Sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi
maupun pihak terkait untuk membahas pengawasan, Dewan Pengawas Syariah juga
kebijakan, kegiatan usaha, serta isu operasional memenuhi kewajiban penyampaian Laporan Hasil
yang memerlukan pengawasan aspek syariah. Pengawasan Dewan Pengawas Syariah secara
semesteran kepada Departemen Perbankan
Sepanjang tahun 2025, Dewan Pengawas Syariah Otoritas Jasa Keuangan dan Dewan
Syariah menerbitkan risalah rapat atau opini Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-
terkait kegiatan bisnis dan operasional BSI, MUI).
serta menyusun laporan tertulis yang memuat
hasil audit dan pengawasan syariah, termasuk Sepanjang tahun 2025, Dewan Pengawas
rekomendasi dan langkah perbaikan yang Syariah telah melaksanakan tugas dan tanggung
diperlukan guna memastikan kesesuaian jawabnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku
dengan fatwa Dewan Syariah Nasional – Majelis serta menjalankan fungsi pengawasan syariah
Ulama Indonesia (DSN-MUI). Jumlah opini secara efektif dalam memastikan penerapan
Dewan Pengawas Syariah yang diterbitkan prinsip syariah pada kegiatan usaha Bank.
pada tahun 2025 tercatat sebanyak 59 (Lima
puluh sembilan) opini.
PERUBAHAN KOMPOSISI DEWAN
3. Hasil Pengawasan Dewan Pengawas Syariah PENGAWAS SYARIAH
Sepanjang tahun pelaporan, Dewan Pengawas
Syariah telah menyampaikan Laporan Hasil Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat perubahan
Pengawasan secara tepat waktu sesuai komposisi Dewan Pengawas Syariah PT Bank
ketentuan yang berlaku. Laporan tersebut Syariah Indonesia Tbk. Stabilitas komposisi
mencakup evaluasi atas kebijakan dan tersebut mencerminkan kesinambungan
pelaksanaan pengurusan oleh Direksi terkait pelaksanaan fungsi pengawasan syariah serta
penerapan prinsip syariah, penyampaian konsistensi dalam menjaga efektivitas penerapan
nasihat dan opini kepada Direksi, pendapat tata kelola syariah di lingkungan Bank.
mengenai pemenuhan prinsip syariah kepada
komite pendukung pelaksanaan tugas Dewan
Komisaris, serta pelaksanaan program Dewan
Pengawas Syariah lainnya.
LAPORAN TAHUNAN 2025
61
Page 64
02 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
LAPORAN DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Per 31 Desember 2025, susunan Dewan Pengawas terhadap ketentuan syariah serta mendukung
Syariah Bank adalah sebagai berikut: penerapan tata kelola syariah yang berlandaskan
nilai keadilan, kemaslahatan, dan keberlanjutan.
Prof. Dr. KH. Hasanudin, M.Ag:
Ketua Dewan Pengawas Syariah Dewan Pengawas Syariah menyampaikan
Dr. H. Mohamad Hidayat, MBA, M.H: apresiasi kepada Pemegang Saham, Dewan
Anggota Dewan Pengawas Syariah Komisaris, Direksi, manajemen, serta seluruh
Dr. H. Oni Sahroni, MA: pemangku kepentingan atas dukungan dan
Anggota Dewan Pengawas Syariah sinergi yang telah terjalin dalam menjaga
Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A.: kepatuhan terhadap prinsip syariah. Dukungan
Anggota Dewan Pengawas Syariah tersebut memperkuat komitmen BSI sebagai
Prof. Dr. Jaih Mubarok, SE, M.H, M.Ag: bank syariah terbesar dan Bank Emas pertama
Anggota Dewan Pengawas Syariah di Indonesia dalam menjalankan kegiatan usaha
yang selaras dengan nilai-nilai syariah dan
memberikan manfaat bagi masyarakat.
PENUTUP
Dewan Pengawas Syariah berharap BSI
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, Dewan Pengawas senantiasa memperoleh petunjuk dan
Syariah telah melaksanakan fungsi pengawasan keberkahan dari Allah SWT dalam memperkuat
atas penerapan prinsip syariah pada seluruh peranannya dalam pengembangan ekosistem
kegiatan usaha dan operasional PT Bank Syariah ekonomi dan keuangan syariah, serta
Indonesia Tbk sepanjang tahun 2025. Pelaksanaan memberikan kontribusi bagi terwujudnya
fungsi pengawasan tersebut merupakan bagian kesejahteraan umat.
dari amanah dalam memastikan kepatuhan Bank
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Jakarta, 26 Maret 2026
Atas Nama Dewan Pengawas Syariah
Prof. Dr. KH. Hasanudin, M.Ag
Ketua Dewan Pengawas Syariah
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
62 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 65
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
3
2 4
1 5
1. DR. H. MOHAMAD HIDAYAT, MBA, M.H 4. DR. KH. ABDUL GHOFUR MAIMOEN, M.A
Anggota Dewan Pengawas Syariah Anggota Dewan Pengawas Syariah
2. PROF. DR. JAIH MUBARAK, SE, MH. M.AG 5. DR. H. ONI SAHRONI, MA
Anggota Dewan Pengawas Syariah Anggota Dewan Pengawas Syariah
3. PROF. DR. KH. HASANUDIN, M.AG
Ketua Dewan Pengawas Syariah
LAPORAN TAHUNAN 2025
63
Page 66
02 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
SURAT PERNYATAAN ANGGOTA DEWAN KOMISARIS
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN TAHUNAN 2025
PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk Tahun Buku 2025 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung
jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan Perusahaan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 26 Maret 2026
DEWAN KOMISARIS
Muhadjir Effendy
Komisaris Utama
Felicitas Tallulembang Kamaruddin Amin Mochamad Agus Rofiudin
Komisaris Independen Komisaris Komisaris
Nizar Ahmad Saputra Addin Jauharudin Muhammad Syafii Antonio*
Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Independen
Meidy Ferdiansyah*
Komisaris
* Efektif setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test)
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
64 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 67
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
SURAT PERNYATAAN ANGGOTA DIREKSI
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN TAHUNAN 2025
PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk Tahun Buku 2025 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung
jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan Perusahaan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 26 Maret 2026
DIREKSI
Anggoro Eko Cahyo
Direktur Utama
Bob Tyasika Ananta Anton Sukarna Ade Cahyo Nugroho
Wakil Direktur Utama Direktur Sales & Distribution Direktur Finance & Strategy
Zaidan Novari Grandhis Helmi Harumansyah Kemas Erwan Husainy
Direktur Wholesale Transaction Direktur Risk Management Direktur Retail Banking
Banking
Muharto Hadi Suprapto Firman Nugraha Arief Adhi Sanjaya
Direktur Information Technology Direktur Treasury & International Direktur Compliance &
Banking Human Capital
LAPORAN TAHUNAN 2025
65
Page 68
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PROFIL
PERUSAHAAN
BSI hadir dengan identitas yang
dibangun di atas prinsip syariah,
semangat inovasi, dan komitmen
untuk melayani lebih luas.
Fondasi inilah yang membentuk
karakter Perseroan dalam
menciptakan nilai bagi seluruh
pemangku kepentingan.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
66 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 69
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
IDENTITAS PERUSAHAAN
NAMA PERUSAHAAN KEPEMILIKAN
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK Saham Seri A Dwiwarna:
Negara Republik Indonesia 1 Lembar
Saham Seri B Dwiwarna:
• PT Bank Mandiri (Persero) Tbk:
51,47%
• PT Bank Negara Indonesia
PENYESUAIAN NAMA PERUSAHAAN
(Persero) Tbk: 23,24%
PT BANK SYARIAH INDONESIA • PT Bank Rakyat Indonesia
(PERSERO) TBK (Persero) Tbk: 15,38%
• Pemegang Saham Lainnya
(termasuk Publik): 9,91%
NAMA SINGKAT
BSI DASAR HUKUM PENDIRIAN
• Berita Negara RI No.43 – 28 Mei
1971-Tambahan No. 242.
• Berita Negara RI No. 85 - 23
Oktober 2009 - Tambahan No.
BIDANG USAHA
26142.
Bank Umum Berdasarkan Prinsip • Berita Negara RI No. 96 - 1
Syariah Desember 2009 Tambahan No.
27908.
• Akta No. 8 - 8 Januari 2018 yang
dibuat oleh Notaris Fathia Helmi
TANGGAL PENDIRIAN
S.H.
3 April 1969 • Akta No. 38 - 14 Januari 2021 yang
TANGGAL MERGER dibuat oleh Notaris Jose Dima
1 Februari 2021 Satria S.H., M.Kn.
BENTUK PERUSAHAAN MODAL DITEMPATKAN DAN
DISETOR PENUH
Perseroan Terbatas (PT) Terbuka
Rp23.064.630.069.000
MODAL DASAR KODE SAHAM
Rp40.000.000.000.000 BRIS
LAPORAN TAHUNAN 2025
67
Page 70
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
IDENTITAS PERUSAHAAN
IZIN USAHA DATA JARINGAN KANTOR
• Surat Keputusan Gubernur Bank • 10 Kantor Wilayah
Indonesia No.10/67/KEP.GBI/ • 153 Kantor Cabang (KC)
DpG/2008 tanggal 16 Oktober 2008. • 1 Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN)
• Surat Keputusan Gubernur Bank • 896 Kantor Cabang Pembantu (KCP)
Indonesia No.11/63/KEP.GBI/ • 60 KCP Mobile (dhi: MKK)
DpG/2009 tanggal 15 Desember • 81 Kantor Fungsional (KF)
2009. • 31 Konter Layanan Priority
• Surat Keputusan Dewan • 756 Konter Layanan Gadai
Komisioner Otoritas Jasa Keuangan • 6.000 Anjungan Tunai Mandiri (ATM)
No. 4/KDK.03/2021 tanggal
27 Januari 2021.
JUMLAH PEGAWAI
PENCATATAN DI BURSA EFEK 16.581 orang
INDONESIA per 31 Desember 2025
9 Mei 2018
AKSES INFORMASI
SEKRETARIS PERUSAHAAN KANTOR PUSAT
Wisnu Sunandar Gedung The Tower
Email: Jl. Gatot Subroto No.27, Karet Semanggi,
corporate.secretary@bankbsi.co.id Setiabudi, Jakarta Selatan, 12930
Indonesia
Telepon : 021-30405999
Faks : (021) 30421888
INVESTOR RELATION Website : www.bankbsi.co.id
Rizky Budinanda Email : contactus@bankbsi.co.id
Email: investor-relations@bankbsi.co.id
MEDIA SOSIAL
CALL CENTER @banksyariahindonesia
14040
1500789 (khusus melayani nasabah @bankbsi_id, @bsihelp
perusahaan dan institusi)
Bank Syariah Indonesia
Bank Syariah Indonesia
Catatan:
Informasi alamat kantor cabang dan kantor perwakilan telah disajikan secara lengkap pada Laporan Tahunan bagian Profil Perusahaan.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
68 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 71
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
BRAND PERUSAHAAN
Logo BSI, yang terdiri dari wordmark (nama brand) dan ikon (bintang
segi lima), dirancang untuk menyampaikan pesan brand yang jelas
serta membangun pengenalan yang jelas. Ikon bintang segi lima BSI
memiliki tiga makna utama:
• Mewakili “cahaya penuntun” yang melambangkan visi
kami yakni hadir sebagai sarana untuk menginspirasi
kebaikan dan hal positif. Visi ini berpedoman kepada ayat
Al-Qur’an Surat Ibrahim ayat 1: Alif Lam Ra. (Ini adalah)
Kitab yang Kami turunkan kepadamu (Muhammad) agar
engkau mengeluarkan manusia dari kegelapan kepada
cahaya terang-benderang dengan izin Tuhan, (yaitu)
menuju jalan Tuhan Yang Maha Perkasa, Maha Terpuji.
• Mewakili lima rukun Islam, yang memandu setiap Muslim
untuk hidup yang bijaksana dan bermakna.
• Mewakili lima sila Pancasila, falsafah yang menjadi
landasan negara Indonesia untuk memajukan bangsa
dan menyejahterakan seluruh rakyatnya.
LAPORAN TAHUNAN 2025
69
Page 72
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
RIWAYAT SINGKAT PERUSAHAAN
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (“Bank”) Nama dengan Menggunakan Izin Usaha PT Bank
merupakan hasil penggabungan beberapa bank BRIsyariah Tbk menjadi Izin Usaha atas nama
syariah di Indonesia. Sebelum akhirnya berubah PT Bank Syariah Indonesia Tbk (“BSI”) sebagai
nama menjadi PT Bank Syariah Indonesia Tbk, Bank Hasil Penggabungan. PT Bank Mandiri
pendirian bank berasal dari PT Bank BRIsyariah (Persero) Tbk adalah entitas induk Bank setelah
Tbk. penggabungan usaha.
PT Bank BRIsyariah Tbk (“BRIS”) berkedudukan Pada bulan Juni 2022, terjadi perubahan
di Jakarta, Indonesia, awalnya didirikan dengan klasifikasi saham pada anggaran dasar sesuai
nama PT Bank Jasa Arta (“BJA”) berdasarkan Akta Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan
Pendirian No. 4 tanggal 3 April 1969 yang dibuat di Anggaran Dasar PT Bank Syariah Indonesia
hadapan Liem Toeng Kie, S.H., notaris di Jakarta. Tbk No.146 tanggal 24 Juni 2022 yang dibuat di
hadapan Notaris Jose Dima Satria, S.H., M.Kn.,
BJA berubah nama menjadi PT Bank Syariah BRI notaris di Jakarta sehubungan dengan:
(“BSBRI”) berdasarkan Pernyataan Keputusan
Persetujuan Pemegang Saham, sesuai dengan •• penerapan klasifikasi saham pada Bank
Akta No. 45 tanggal 22 April 2008 yang dibuat di menjadi saham Seri A Dwiwarna yang
hadapan Fathiah Helmi, S.H., notaris di Jakarta merupakan saham dengan hak istimewa dan
dan memperoleh izin perubahan kegiatan usaha saham biasa Seri B yang merupakan saham
bank, dari konvensional menjadi bank umum biasa atas nama; dan
yang melaksanakan kegiatan usaha berdasarkan •• reklasifikasi 1 (satu) saham milik Negara
prinsip syariah dari Bank Indonesia efektif sejak Republik Indonesia dalam Bank menjadi 1
tanggal 16 Oktober 2008. Pada tahun 2009, (satu) saham Seri A Dwiwarna dan seluruh
BSBRI melakukan perubahan nama menjadi PT saham yang dimiliki pemegang saham lain
Bank BRISyariah sesuai dengan Akta Keputusan menjadi saham biasa Seri B.
Persetujuan Pemegang Saham BSBRI No. 18
tanggal 14 April 2009 dibuat di hadapan Fathiah Perubahan ini diterima dan dicatat oleh Menteri
Helmi, S.H., notaris di Jakarta. Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
No. AHU-AH.01.03-0269107 tanggal 22 Juli 2022.
PT Bank BRISyariah berubah nama menjadi PT
Bank BRIsyariah Tbk sesuai persetujuan Menteri Perubahan Anggaran Dasar Bank terakhir
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia mengenai penyesuaian Anggaran Dasar BSI
No. AHU-0000386. AH.01.02 Tahun 2018 tanggal 10 dengan ketentuan-ketentuan baru yang terkait
Januari 2018. dengan BSI sebagai Bank Umum Syariah yang
dituangkan dalam Akta Pernyataan Keputusan
Pada bulan Januari 2021, telah terjadi Rapat Perubahan Anggaran Dasar PT Bank
penggabungan antara PT Bank BRIsyariah Tbk Syariah Indonesia Tbk No. 37 tanggal 17 Mei 2024
dengan PT Bank Syariah Mandiri dan PT Bank BNI yang dibuat dihadapan Notaris Ashoya Ratam,
Syariah. Penggabungan ini telah mendapatkan S.H., M.Kn. notaris di Jakarta. Perubahan ini telah
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) Pasar mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum
Modal melalui surat No. S-289/D.04/2020 tanggal dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No.
11 Desember 2020 dan Dewan Komisaris OJK AHU-0035266.AH.01.02.Tahun 2024 tanggal 13 Juni
Nomor 4/KDK.03/2021 tanggal 27 Januari 2021 2024 dan telah diterima serta dicatat oleh Menteri
tentang Pemberian Izin Penggabungan PT Bank Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
Syariah Mandiri dan PT Bank BNI Syariah ke dalam No. AHU-AH.01.03-0145286 tanggal 13 Juni 2024.
PT Bank BRIsyariah Tbk serta Izin Perubahan
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
70 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 73
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
RIWAYAT SINGKAT PERUSAHAAN
Keterangan Perubahan Nama
Berdasarkan rangkuman sejarah singkat, BSI telah melakukan perubahan nama pada beberapa
kesempatan sebagai berikut:
3 April PT Bank Jasa Arta
1969 Akta No. 4 tanggal 3 April 1969 yang dibuat di hadapan Notaris Liem Toeng
Kie, S.H., dan Penetapan Menteri Kehakiman No.J.A.5/70/4 tanggal 28 Mei 1970
PT Bank Syariah BRI
9 Oktober
2008 Akta Pernyataan Keputusan Persetujuan Bersama Seluruh Pemegang Saham
PT Bank Jasa Arta No. 45 tanggal 22 April 2008 yang dibuat di hadapan
Notaris Fathiah Helmi, S.H., dan persetujuan Menteri Hukum dan HAM RI
No.AHU-71478.AH.01.02. Tahun 2008 tanggal 9 Oktober 2008.
PT Bank BRISyariah
5 November
Akta Pernyataan Persetujuan Bersama Seluruh Pemegang Saham PT
2009 Bank Syariah BRI No. 20 tanggal 17 September 2009 dibuat di hadapan
Notaris Fathiah Helmi, S.H., dan persetujuan Menteri Hukum dan HAM RI
No.AHU-53631. AH.01.02.Tahun 2009 tanggal 5 November 2009.
PT Bank BRIsyariah Tbk
10 Januari Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT
2018 Bank BRISyariah No.8 tanggal 8 Januari 2018 dibuat di hadapan Notaris Fathiah
Helmi, S.H., dan Persetujuan Menteri Hukum dan HAM RI No.AHU-0000386.
AH.01.02.Tahun 2018 tanggal 10 Januari 2018 serta Penerimaan Menteri Hukum
dan HAM RI No.AHU- AH.01.03-0009224 tanggal 10 Januari 2018.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
1 Februari Akta Pernyataan Keputusan Perubahan Anggaran Dasar Perubahan Nama PT
2021 Bank BRIsyariah Tbk menjadi PT Bank Syariah Indonesia Tbk No.38 tanggal
14 Januari 2021 dibuat di hadapan Notaris Jose Dima Satria, S.H., M.Kn. dan
Persetujuan Menteri Hukum dan HAM RI No.AHU-0006268.AH.01.02.Tahun
2021 tanggal 1 Februari 2021 dan Penerimaan Menteri Hukum dan HAM RI
No.AHU-AH.01.03-0061498 tanggal 1 Februari 2021.
LAPORAN TAHUNAN 2025
71
Page 74
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
JEJAK LANGKAH
2015
•• BRIsyariah ditunjuk oleh
OJK sebagai Indonesia First
Movers on Sustainable
2010
Banking.
2009 •• Peluncuran 7 nilai budaya
•• BRIsyariah sebagai
kerja BRIsyariah: PASTI
Grand launching BRIsyariah bank syariah pertama
OKE, yaitu Profesional,
oleh Menteri Negara BUMN di Indonesia yang
Antusias, Penghargaan
Sofyan Djalil pada 1 Juli meluncurkan laku pandai
SDM, Tawakal, Integritas,
2009. Syariah BRISSMART.
Orientasi bisnis dan
•• BRIsyariah mendapatkan
Kepuasan pelanggan.
persetujuan dari
•• Live Core Banking
Kementerian Keuangan
System SyIAR
Republik Indonesia sebagai
(Syariah Integrated &
peserta lelang Surat
2008 Automated Realtime)
Berharga Syariah negara
•• Bank Indonesia yang dilengkapi
(SBSN).
mengeluarkan izin dengan aplikasi
usaha melalui suratnya electronic Financing
No.10/67/Kep.GBI/ Originating System
(efoS) dan Management
DpG/2008. 2014
•• Pada 16 Oktober 2008 PT Information System
Bank BRIsyariah secara (MIS). •• Peluncuran internet
resmi beroperasi dengan banking BRIsyariah.
mengubah kegiatan •• Implementasi aplikasi
penunjang pembiayaan
usaha yang semula 2011 elektronik (Appel) untuk
beroperasional secara Implementasi layanan
konvensional menjadi mendukung proses
syariah Bank BRIsyariah di 18 penyaluran pembiayaan
kegiatan perbankan kantor cabang BRI.
berdasarkan prinsip secara cepat dan akurat.
syariah Islam.
•• Pada 19 Desember 2008
ditandatangani akta 2013
pemisahan unit usaha 2012
•• BRIsyariah
Syariah PT Bank Rakyat •• BRIsyariah
mengembangkan program
Indonesia (Persero) Tbk mengukuhkan diri
Sharia Officer Development
untuk melebur ke dalam sebagai bank syariah
Program (SODP) untuk
PT Bank BRIsyariah pertama di dunia yang
menciptakan bankir-bankir
(proses spin off) yang memiliki layanan mobile
yang memiliki kompetensi
berlaku efektif pada banking di 4 (empat)
besar dalam perbankan
tanggal 1 Januari 2009. market online, yaitu
syariah serta kesamaan
Blackberry App World,
pemahaman terhadap
Google Play, Apple Store
bisnis BRIsyariah.
dan Nokia Store.
•• Rebranding Tabungan
•• Peluncuran Tabungan
BRIsyariah iB menjadi
2007 Impian BRIsyariah.
Tabungan Faedah
PT Bank Rakyat Indonesia
BRIsyariah iB.
(Persero) Tbk mengakuisisi
•• BRIsyariah disetujui oleh
Bank Jasa Arta.
Bank Indonesia sebagai
bank devisa.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
72 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 75
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
JEJAK LANGKAH
2022
BSI mampu menyelesaikan
2021
2016 proses right issue pertama
Bank Syariah Mandiri dan melalui Hak Memesan Efek
BRIsyariah menerbitkan
BNI Syariah bergabung Terlebih Dahulu (HMETD).
Sukuk Mudharabah
dengan BRIsyariah Proses ini tercatat over
Subordinasi I BRIsyariah
menjadi satu entitas yaitu subscribe (kelebihan
tahun 2016 untuk
Bank Syariah Indonesia permintaan) sebanyak 1,4 kali
memperkuat permodalan.
(BSI) pada 1 Februari 2021 dan menghasilkan tambahan
yang bertepatan dengan modal sekitar Rp5 trilun.
19 Jumadil Akhir 1442 H.
2017
•• Bank syariah pertama
yang menyalurkan KUR
syariah sebesar Rp58,1 2023
miliar dengan jumlah 2020 BSI resmi mendapatkan lisensi
nasabah sebanyak 2.578 BRIsyariah melakukan penuh untuk beroperasi di
nasabah. pengembangan i-Kurma Dubai, Uni Emirat Arab.
•• Bekerja sama dalam Gen 2 untuk semakin
penyaluran Subsidi meningkatkan kualitas
Bantuan Uang Muka layanan kepada nasabah. 2024
(SBUM) untuk ASN i-Kurma Gen 2 ini
dan swasta untuk merupakan pengembangan •• Penerbitan Sustainability
pembiayaan KPR FLPP dari produk sebelumnya Sukuk Pertama di Indonesia
pada tahun 2017 dengan untuk mempercepat proses •• Launching BYOND by BSI
realisasi sebesar Rp950 permohonan pencairan
miliar. pembiayaan mikro.
2025
•• Ditunjuk oleh
Kementerian Keuangan
RI sebagai bank
•• BSI menerbitkan
penerima pajak negara
Sukuk Mudharabah
secara elektronik melalui 2019 Berlandaskan Keberlanjutan
Modul Penerimaan
•• Pada milad ke 11, BRIsyariah Berkelanjutan I Bank BSI
Negara (MPN) generasi
mengembangkan inovasi Tahap II Tahun 2025 sebagai
kedua bagi nasabah
teknologi untuk internal bagian dari komitmen
korporasi maupun
business process guna pembiayaan berkelanjutan.
perorangan.
mempercepat layanan •• BSI meluncurkan BYOND
kepada nasabah, yaitu Mobility untuk memperluas
Kemaslahatan Untuk akses layanan perbankan
2018 Rakyat Madani (i-Kurma). ke berbagai daerah di
BRIsyariah go public pada i-Kurma merupakan aplikasi Indonesia.
tanggal 9 Mei 2018 di Bursa digital untuk memproses •• Melalui BYOND by BSI,
Efek Indonesia, melakukan pembiayaan mikro. diluncurkan fitur BSI OTO
penawaran saham perdana •• Dimulainya implementasi guna mempermudah
(initial public offering) Qanun Lembaga Keuangan pembiayaan kendaraan
sebesar 2.623.350.600 Syariah di Aceh yang secara digital.
kepada investor domestik dilakukan oleh BRI dan •• BSI memperkenalkan Baiq
maupun asing, dengan nilai BRIsyariah. Core by BSI sebagai sistem
nominal Rp500 per saham. inti digital bagi lembaga
pengelola zakat (OPZ).
LAPORAN TAHUNAN 2025
73
Page 76
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
VISI, MISI, DAN
BUDAYA PERUSAHAAN
VISI
TOP 5
GLOBAL
ISLAMIC BANK
MISI
Memberikan akses Menjadi bank besar Menjadi perusahaan
solusi keuangan yang memberikan pilihan dan
syariah di Indonesia. nilai terbaik bagi kebanggaan para
para pemegang talenta terbaik
Melayani >20 juta nasabah saham. Indonesia.
dan menjadi top 5 bank
berdasarkan aset (500+T) Top 5 bank yang paling Perusahaan dengan
dan nilai buku 50 T di profitable di Indonesia nilai yang kuat dan
tahun 2025. (ROE 18%) dan valuasi memberdayakan masyarakat
kuat (PB>2). serta berkomitmen pada
pengembangan karyawan
dengan budaya berbasis
kinerja.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
74 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 77
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
VISI, MISI, DAN
BUDAYA PERUSAHAAN
Budaya Perusahaan
Bank Syariah Indonesia (BSI) terus memperkuat fondasi budaya perusahaan sebagai
pilar strategis dalam pencapaian kinerja keberlanjutan. BSI melaksanakan nilai Melayani
Sepenuh Hati yang digagas oleh Danantara sebagai nilai utama yang membentuk
perilaku, etos kerja, dan kualitas interaksi seluruh Insan BSI. Nilai ini menjadi standar
layanan yang menekankan Empati Melayani Antusias Sepenuh Hati (EMAS) untuk
menghadirkan pengalaman terbaik kepada nasabah.
EMPATHY
Understand before acting
INTEGRITY
Do the right thing, not
the easy thing
EXCELLENCE REVIU VISI DAN MISI OLEH
Always raise the bar DEWAN KOMISARIS DAN
DIREKSI
Dewan Komisaris dan Direksi telah
melaksanakan evaluasi terhadap visi
dan misi Bank, dan menyimpulkan
COLLABORATION
bahwa keduanya tetap relevan
dengan kondisi saat ini serta selaras
dengan tantangan dan peluang yang
Serve as one unified akan dihadapi ke depan. Visi dan misi
BUMN family tersebut telah dibahas dan disetujui
oleh Dewan Komisaris dan Direksi
dalam rangka Penyampaian Dokumen
Perubahan Rencana Bisnis Bank (RBB)
2025–2027 PT Bank Syariah Indonesia
LEGACY Tbk.
Leave a better institution
for future generations
LAPORAN TAHUNAN 2025
75
Page 78
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KEGIATAN USAHA
KEGIATAN USAHA MENURUT 8. Melakukan usaha kartu debit dan/atau kartu
ANGGARAN DASAR DAN YANG pembiayaan berdasarkan prinsip syariah.
DIJALANKAN 9. Melakukan pemberian jasa pelayanan
perbankan berdasarkan akad antara lain:
Berdasarkan Perubahan Anggaran Dasar nomor a. Wakalah
AHU-0035266. AH.01.02.TAHUN 2024 tentang b. Hawalah
Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar c. Kafalah
Perseroan Terbatas PT Bank Syariah Indonesia d. Rahn
Tbk, maksud dan tujuan Bank adalah 10. Membeli, menjual dan/atau menjamin atas
menyelenggarakan usaha dalam bidang risiko sendiri surat berharga pihak ketiga
perbankan berdasarkan prinsip syariah dan yang diterbitkan atas dasar transaksi nyata
ketentuan perundang-undangan yang berlaku. (underlying transaction) berdasarkan prinsip
Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, syariah.
Bank melaksanakan kegiatan usaha sebagai 11. Membeli surat berharga berdasarkan prinsip
berikut: syariah yang diterbitkan oleh Pemerintah dan/
atau Bank Indonesia.
Kegiatan Usaha Utama 12. Menerima pembayaran dari tagihan atas
1. Menghimpun dana dalam bentuk Simpanan surat berharga dan melakukan perhitungan
berupa Giro, Tabungan, atau bentuk lainnya dengan pihak ketiga atau antar pihak ketiga
yang dipersamakan dengan itu berdasarkan berdasarkan prinsip syariah.
Akad Wadi’ah atau akad lain yang tidak 13. Memindahkan uang, baik untuk kepentingan
bertentangan dengan prinsip syariah. sendiri maupun untuk kepentingan Nasabah
2. Menghimpun dana dalam bentuk investasi berdasarkan prinsip syariah.
berupa Deposito, Tabungan, atau bentuk 14. Menempatkan dana pada, meminjam
lainnya yang dipersamakan dengan itu dana dari atau meminjamkan dana kepada
berdasarkan Akad Mudharabah atau akad bank lain, baik menggunakan surat, sarana
lain yang tidak bertentangan dengan prinsip telekomunikasi maupun dengan wesel unjuk,
syariah. cek atau sarana lainnya.
3. Menyalurkan Pembiayaan bagi hasil 15. Menyediakan tempat untuk menyimpan
berdasarkan Akad Mudharabah, Akad barang dan surat- surat berharga berdasarkan
Musyarakah, atau akad lain yang tidak prinsip wadi’ah yad amanah atau prinsip lain
bertentangan dengan prinsip syariah. berdasarkan prinsip syariah.
4. Menyalurkan Pembiayaan berdasarkan Akad 16. Melakukan kegiatan penitipan termasuk
Murabahah, Akad Salam, Akad Istishna’, atau penatausahaannya untuk kepentingan pihak
akad lain yang tidak bertentangan dengan lain berdasarkan suatu akad berdasarkan
prinsip syariah. prinsip syariah.
5. Menyalurkan Pembiayaan berdasarkan Akad 17. Memberikan fasilitas letter of credit (L/C)
Qardh atau akad lain yang tidak bertentangan berdasarkan prinsip syariah.
dengan prinsip syariah. 18. Memberikan fasilitas garansi bank berdasarkan
6. Menyalurkan Pembiayaan penyewaan-barang prinsip syariah.
bergerak atau tidak bergerak kepada Nasabah 19. Melakukan fungsi sebagai wali amanat
berdasarkan Akad Ijarah dan/atau-sewa beli berdasarkan Akad Wakalah.
dalam bentuk Ijarah Muntahiya Bittamlik atau 20. Melakukan aktivitas di bidang sistem
akad lain yang tidak bertentangan dengan pembayaran.
prinsip syariah. 21. Melakukan kegiatan pengalihan piutang.
7. Melakukan pengambilalihan utang 22. Melakukan kegiatan lain yang lazim
berdasarkan Akad Hawalah atau akad lain dilakukan di bidang perbankan sepanjang
yang tidak bertentangan dengan prinsip tidak bertentangan dengan prinsip syariah
syariah. dan sesuai dengan ketentuan perundang-
undangan yang berlaku.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
76 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 79
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KEGIATAN USAHA
Kegiatan Usaha Penunjang yang Mendukung Kegiatan Utama
1. Melakukan kegiatan valuta asing berdasarkan prinsip syariah.
2. Melakukan kegiatan penyertaan modal pada Lembaga Jasa Keuangan Syariah dan/
atau perusahaan lain untuk mendukung industri perbankan syariah dengan memenuhi
ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan dan prinsip syariah.
3. Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk mengatasi akibat kegagalan
pembiayaan berdasarkan prinsip syariah dengan syarat harus menarik kembali
penyertaannya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
4. Bertindak sebagai pendiri dan pengurus dana pensiun berdasarkan prinsip syariah.
5. Melakukan kegiatan dalam pasar modal sepanjang tidak bertentangan dengan prinsip
syariah dan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.
6. Menyelenggarakan kegiatan atau produk bank berdasarkan prinsip syariah dengan
menggunakan sarana elektronik.
7. Menerbitkan, menawarkan dan memperdagangkan surat berjangka pendek berdasarkan
prinsip syariah, baik secara langsung atau tidak langsung, melalui pasar uang.
8. Menerbitkan, menawarkan dan memperdagangkan surat berharga jangka panjang
berdasarkan prinsip syariah, baik secara langsung atau tidak langsung, melalui pasar
modal.
9. Menyediakan produk atau melakukan kegiatan jasa keuangan lainnya berdasarkan
prinsip syariah dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
10. Melakukan kerja sama dengan Lembaga Jasa Keuangan lain dan kerja sama dengan
selain Lembaga Jasa Keuangan dalam pemberian layanan jasa keuangan kepada
Nasabah, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan dan
prinsip syariah.
Seluruh kegiatan usaha menurut Anggaran Dasar telah dijalankan oleh Bank.
LAPORAN TAHUNAN 2025
77
Page 80
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PRODUK DAN JASA
INDIVIDU
BISNIS
Bank Guarantee Instrumen penjaminan perbankan yang diterbitkan atas dasar permintaan dan kontra
Under Counter jaminan (counter guarantee) yang diterima baik dari bank ataupun non bank.
Guarantee
BSI Bank Garansi Bank garansi yang dikhususkan kepada vendor/kontraktor dari PT PLN (PLN) dalam
pengadaan barang dan jasa di lingkungan PLN.
BSI Cash Saluran distribusi elektronik berupa layanan internet banking bagi nasabah perusahaan
Management atau institusi untuk melakukan aktivitas terhadap rekeningnya di Bank dalam rangka
pengelolaan keuangan dan monitoring arus kas dengan aman, cepat dan mudah.
BSI Deposito Ekspor Bersama membangun negeri dengan devisa ekspor.
SDA
BSI Giro Ekspor SDA Layanan pembiayaan kepemilikan rumah atau properti berhadiah porsi haji.
BSI Giro Optima Rekening giro mudharabah dengan imbal hasil spesial berdasarkan tiering.
BSI Giro Pemerintah Dana berkah untuk negeri.
BSI Pembiayaan Fasilitas Pembiayaan Jangka menengah dan jangka panjang untuk pengadaan barang-
Investasi barang modal (perluasan, pendirian proyek baru maupun refinancing).
Giro Vostro Layanan pembukaan rekening giro dalam berbagai mata uang atas nama lembaga keuangan
(financial institutions)
Bank dan bukan Bank, koresponden domestik maupun internasional pada BSI.
Jasa Penagihan Jasa penagihan piutang atau tagihan jangka pendek under LC/SKBDN yang dimiliki oleh
Transaksi Trade Nominated Bank kepada BSI yang kemudian menagih piutang tersebut kepada pihak yang
Finance Antar Bank berutang (issuing Bank) sesuai prinsip syariah. BSI dapat memberikan dana talangan kepada
Nominated Bank berdasarkan berita akseptasi dari Issuing Bank ke Nominated Bank.
Pembiayaan Yang Pinjaman atau pembiayaan yang diterima Bank Syariah Indonesia dari bank atau pihak
Diterima (PYD) ketiga bukan bank yang dapat berasal dari dalam negeri (domestik) atau dari luar negeri
dalam bentuk rupiah atau valuta asing. Bank Syariah Indonesia memberikan bagi hasil kepada
pihak ketiga yang merujuk pada underlying aset PYD yang disepakati.
SIF (Supply Layanan pembiayaan kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP): Klinik Utama,
Infrastructure Klinik Pratama, Dokter Praktik Perorangan, dan Praktik Dokter Gigi.
Financing) BPJS
Kesehatan
EMAS
BSI Cicil Emas Pembelian emas dengan angsuran tetap dan ringan tanpa risau dengan harga emas
kemudian.
BSI Gadai Emas Gadai emas merupakan produk pembiayaan atas dasar jaminan berupa emas sebagai salah
satu alternatif memperoleh uang tunai dengan cepat.
HAJI DAN UMROH
BSI Tabungan Haji Tabungan perencanaan haji dan umrah berlaku untuk usia 17 tahun ke atas berdasarkan prinsip
Indonesia syariah dengan akad wadiah atau mudharabah dalam bentuk mata uang IDR atau USD.
Tabungan ini tidak dikenakan biaya administrasi bulanan dan dilengkapi fasilitas kartu ATM
dan fasilitas e-Channel apabila telah terdaftar di Siskohat (mendapat porsi).
BSI Tabungan Haji Tabungan perencanaan haji dan umrah berlaku untuk usia kurang dari 17 tahun berdasarkan
Muda Indonesia prinsip syariah dengan akad wadiah atau mudharabah dalam bentuk mata uang IDR atau
USD. Tabungan ini tidak dikenakan biaya administrasi bulanan dan dilengkapi fasilitas kartu
ATM dan fasilitas e-Channel apabila telah terdaftar di Siskohat (mendapat porsi).
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
78 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 81
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PRODUK DAN JASA
INVESTASI
Bancassurance Kerja sama pemasaran produk asuransi dengan perusahaan asuransi yang bekerja sama
dengan Bank Syariah Indonesia.
BSI Deposito Investasi berjangka yang dikelola dengan akad Mudharabah Mutlaqah yang diperuntukan
bagi nasabah perorangan dan non perorangan dalam bentuk mata uang IDR atau USD.
Tersedia pilihan jangka waktu 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan dan 12 bulan yang dapat diperpanjang
secara otomatis (ARO) atau Non ARO.
BSI Reksa Dana Reksa dana syariah adalah wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari
Syariah masyarakat pemodal sebagai pemilik harta. Dana ini selanjutnya diinvestasikan dan dikelola
dalam portofolio efek syariah oleh manajer investasi, menurut ketentuan syariah dan tidak
bertentangan dengan prinsip syariat Islam.
Cash Waqf Linked Cash Waqf Linked Sukuk Ritel (CWLS Ritel) atau Sukuk Wakaf seri SWR001 merupakan
Sukuk Ritel (Sukuk investasi dana wakaf uang pada sukuk negara yang diterbitkan oleh pemerintah untuk
Wakaf Ritel) memfasilitasi wakaf dalam program pemberdayaan ekonomi umat dan kegiatan sosial
kemasyarakatan.
Referral Retail Merupakan layanan referral produk-produk investasi kepada nasabah potensial bekerja sama
Brokerage dengan perusahaan sekuritas.
SBSN Ritel •• SBSN Ritel, terdiri dari Sukuk Negara Ritel dan Sukuk Tabungan.
•• Sukuk Negara Ritel adalah sukuk negara yang dijual kepada individu atau perseorangan
Warga Negara Indonesia melalui agen penjual di pasar perdana dalam negeri.
•• Sukuk Tabungan adalah produk investasi syariah yang ditawarkan oleh pemerintah
kepada individu Warga Negara Indonesia, sebagai tabungan investasi yang aman, mudah,
terjangkau, dan menguntungkan.
PEMBIAYAAN
Bilateral Financing Merupakan layanan pemberian fasilitas pembiayaan/financing dalam valuta rupiah atau
valuta asing untuk kebutuhan modal kerja jangka pendek maupun untuk tujuan lainnya
kepada lembaga keuangan Bank dan/atau non bank.
BSI Cash Collateral Fasilitas pembiayaan yang dijamin dengan agunan likuid, yaitu dijamin dengan Simpanan
dalam bentuk deposito, giro, atau tabungan.
BSI Distributor Pembiayaan modal kerja dengan skema value chain adalah pembiayaan post financing
Financing (dana talangan untuk membayar terlebih dahulu invoice atas pekerjaan yang telah selesai)
yang diberikan kepada supplier yang merupakan supplier khusus yang mengerjakan
kontrak pekerjaan dengan bouwheer, dimana sumber pengembalian pembiayaan adalah
pembayaran invoice dari bouwheer.
BSI Griya Layanan pembiayaan kepemilikan rumah untuk ragam kebutuhan, sebagai berikut:
•• Pembelian rumah baru/rumah second/ruko/rukan/apartemen.
•• Ambil alih pembiayaan dari bank lain (take over).
•• Refinancing untuk pemenuhan kebutuhan nasabah.
BSI KPR Sejahtera Fasilitas pembiayaan konsumtif untuk memenuhi kebutuhan hunian subsidi pemerintah
dengan prinsip syariah.
BSI KUR Kecil Fasilitas pembiayaan yang diperuntukkan bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah untuk
memenuhi kebutuhan modal kerja dan investasi dengan plafon di atas Rp50 juta sampai
dengan Rp500 juta.
BSI KUR Mikro Fasilitas pembiayaan yang diperuntukkan bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah untuk
memenuhi kebutuhan modal kerja dan investasi dengan plafon di atas Rp10 juta sampai
dengan Rp50 juta.
BSI KUR Super Fasilitas pembiayaan yang diperuntukkan bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah untuk
Mikro memenuhi kebutuhan modal kerja dan investasi dengan plafon sampai dengan Rp10 juta.
BSI Mitra Beragun Pembiayaan untuk tujuan konsumtif maupun produktif yang menggunakan akad
Emas (Non Qardh) murabahah/musyarakah mutanaqishah/ijarah dengan agunan berupa emas yang diikat
dengan akad rahn, dimana emas yang diagunkan disimpan oleh Bank selama jangka waktu
tertentu.
LAPORAN TAHUNAN 2025
79
Page 82
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PRODUK DAN JASA
PEMBIAYAAN
BSI Mitraguna Pembiayaan untuk tujuan multiguna tanpa agunan dengan berbagai manfaat dan
Berkah kemudahan bagi pegawai payroll di BSI.
BSI OTO Layanan pembiayaan kepemilikan kendaraan (mobil baru, mobil bekas dan motor baru)
dengan cara mudah dan angsuran tetap.
BSI Pensiun Berkah Pembiayaan yang diberikan kepada para penerima manfaat pensiun bulanan, di antaranya
sebagai berikut:
•• Pensiunan ASN dan Pensiunan Janda ASN.
•• Pensiunan BUMN/BUMD.
•• Pensiunan dan Pensiunan Janda ASN/PNS yang belum memasuki TMT Pensiun namun
telah menerima SK Pensiun.
BSI Umrah Fasilitas pembiayaan konsumtif untuk memenuhi kebutuhan pembelian jasa paket
perjalanan ibadah umrah melalui Bank yang telah bekerja sama dengan travel agent sesuai
dengan prinsip syariah.
Mitraguna Online Pembiayaan tanpa agunan untuk tujuan multiguna/apa saja dengan berbagai manfaat dan
kemudahan bagi pegawai.
PRIORITAS
BSI Prioritas Layanan eksklusif dengan fasilitas istimewa dari Bank Syariah Indonesia kepada nasabah
perorangan terpilih.
BSI Private Layanan eksklusif dengan fasilitas istimewa dari Bank Syariah Indonesia yang dibuat kepada
nasabah perorangan yang memiliki saldo akumulatif minimal sebesar Rp5 miliar.
Merupakan suatu wadah harta atau surat berharga, yang ditempatkan pada suatu ruang
Safe Deposit Box khazanah yang dirancang secara khusus dari bahan baja yang kokoh, tahan bongkar dan
(SDB) tahan api untuk menjaga keamanan barang yang disimpan dan kenyamanan penggunanya.
TABUNGAN
BSI Tabungan Bisnis Tabungan dalam bentuk mata uang IDR yang dapat memberikan kemudahan transaksi
nasabah segmen pebisnis, dengan keuntungan: limit transaksi e-channel lebih besar
(fasilitas kartu debit visa bisnis), gratis biaya transfer BI Fast, deskripsi mutasi rekening yang
lebih lengkap, dan nisbah yang kompetitif dengan akad Mudharabah Muthlaqah.
BSI Tabungan Easy Tabungan untuk kemudahan transaksi harian dengan fitur gratis biaya administrasi
Wadiah bulanan dalam bentuk mata uang IDR.
BSI Tabungan Easy Tabungan untuk kemudahan transaksi harian dengan skema bagi hasil dalam bentuk
Mudharabah mata uang IDR.
BSI Tabungan Junior Tabungan yang diperuntukkan bagi anak-anak dan pelajar yang berusia di bawah 17 tahun
untuk mendorong budaya menabung sejak dini, dalam bentuk mata uang IDR dengan
akad Wadiah atau Mudharabah Mutlaqah.
BSI Tabungan Tabungan yang diperuntukkan untuk para mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri/Perguruan
Mahasiswa Tinggi Swasta (PTN/ PTS) atau pegawai/anggota perusahaan/lembaga/asosiasi/organisasi
profesi yang bekerja sama dengan Bank dengan akad akad Wadiah atau Mudharabah
Mutlaqah.
BSI Tabungan Payroll •• Tabungan yang diperuntukkan untuk Nasabah Payroll yang memiliki 4 (empat) variasi
biaya pengelolaan rekening
•• yang berbeda berdasarkan PKS Bank dengan Institusi dengan akad Wadiah atau
Mudharabah Mutlaqah.
BSI Tabungan Tabungan yang diperuntukkan untuk perorangan yang menjadi mitra bayar dari lembaga
Pensiun pengelola dana pensiun yang telah bekerja sama dengan Bank dengan pilihan akad
Mudharabah Muthlaqah.
BSI Tabungan Efek Tabungan efek syariah merupakan Rekening Dana Nasabah (RDN) yang diperuntukkan
Syariah untuk nasabah perorangan untuk penyelesaian transaksi efek di Pasar Modal dengan akad
Mudharabah Muthlaqah.
BSI Tabungan Valas Tabungan dalam bentuk mata uang USD yang diperuntukkan untuk Nasabah Perorangan
dan Non Perorangan akad Wadiah atau Mudharabah Muthlaqah.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
80 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 83
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PRODUK DAN JASA
TABUNGAN
BSI Tabungan Tabungan berjangka untuk perencanaan pendidikan dengan sistem autodebet dan
Pendidikan mendapatkan perlindungan asuransi dengan akad Mudharabah Muthlaqah.
BSI Tabungan Tabungan berjangka untuk perencanaan investasi dengan sistem autodebet dan
Berencana mendapatkan perlindungan asuransi dengan akad Mudharabah Muthlaqah.
BSI Tapenas Reguler Tabungan berjangka untuk perencanaan keuangan nasabah dengan sistem autodebet
dan mendapatkan perlindungan asuransi dengan akad Mudharabah Muthlaqah.
BSI Tapenas Kolektif Tabungan berjangka untuk perencanaan keuangan masa depan pegawai pada institusi
berdasarkan perjanjian kerja sama dengan sistem autodebet dan akad Mudharabah
Muthlaqah.
BSI Tabungan Tabungan yang diperuntukkan untuk siswa dalam rangka edukasi dan inklusi keuangan
Simpanan Pelajar untuk mendorong budaya menabung sejak dini dengan akad Wadiah.
(SimPel)
BSI Tabungan Smart Tabungan perorangan yang merupakan literasi dari OJK untuk menumbuhkan budaya
menabung serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan akad Wadiah.
BSI TabunganKu Tabungan perorangan yang merupakan literasi dari OJK untuk menumbuhkan budaya
menabung serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan akad Wadiah.
TRANSAKSI
BSI Giro Wadiah Simpanan yang diperuntukkan untuk nasabah perorangan yang menggunakan media
Perorangan penarikan berupa: kartu debit, cek, bilyet giro, sarana perintah pembayaran lainnya dalam
mata uang IDR, USD, SGD, EURO dengan akad Wadiah.
BSI Giro Wadiah Non Simpanan yang diperuntukkan untuk nasabah non perorangan yang menggunakan media
Perorangan penarikan berupa: kartu debit, cek, bilyet giro, sarana perintah pembayaran lainnya dalam
mata uang IDR, USD, SGD, EURO dengan akad Wadiah.
BSI Giro Mudharabah Simpanan yang diperuntukkan untuk nasabah perorangan dan non perorangan yang
Umum menggunakan media penarikan berupa: kartu debit, cek, bilyet giro, sarana perintah
pembayaran lainnya dalam mata uang IDR, dan USD dengan akad Mudharabah Muthlaqah.
BSI Giro Mudharabah Simpanan yang diperuntukkan untuk nasabah perorangan dan non perorangan dengan
Khusus yang menggunakan media penarikan berupa: kartu debit, cek, bilyet giro, sarana perintah
pembayaran lainnya dalam mata uang IDR, dan USD dengan akad Mudharabah Mutlaqah
(nisbah dan biaya sesuai dengan kebijakan Bank secara khusus).
PERUSAHAAN
CASH MANAGEMENT
CMS Layanan transaksi meliputi transfer kepada rekanan atau pihak ketiga di bank BSI maupun
bank lain (online, SKN, RTGS), transfer kepada pegawai (payroll), pembayaran kewajiban
pajak, pembayaran dan pembelian produk Pertamina, pembayaran tagihan utiltas serta
tagihan lainnya.
OPBS (SO/DO) BSI Pembayaran Pertamina adalah layanan pembayaran dan penerimaan atas produk
Pertamina Pertamina. Bersama dengan Pertamina, BSI hadir dengan layanan host to host untuk
memudahkan mitra/pelanggan Pertamina dalam melakukan pemesanan dan atau
pembayaran produk Pertamina melalui BSI Cash Management System dan Cabang BSI.
TRESURI
Transaksi Sukuk •• Melayani kebutuhan transaksi surat berharga syariah (sukuk):
•• Sukuk Negara
•• Sukuk Korporat
Deposito On Call Produk simpanan dengan jumlah tertentu dengan jangka waktu minimal 1 (satu)
(DOC) hari sampai dengan 28 (dua puluh delapan) hari kalender, dengan tingkat imbal hasil
yang mengacu kepada penempatan harian di Bank Indonesia. Akad yang digunakan
Mudharabah Muthlaqah .
LAPORAN TAHUNAN 2025
81
Page 84
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PRODUK DAN JASA
BSI Lindung Nilai Bank Syariah Indonesia melayani transaksi penjualan/pembelian valuta asing yang
Syariah dilakukan dalam rangka memitigasi risiko perubahan nilai tukar atas mata uang tertentu
di masa yang akan datang. Akad yang digunakan aqd’ al-tahaww al-basith dan al sharf.
Transaksi Valuta Bank Syariah Indonesia melayani transaksi pembelian/penjualan valuta asing sesuai
Asing - Devisa dengan kebutuhan nasabah dengan tenor waktu tertentu. Transaksi today untuk
Umum/Telegraphic penyerahan pada hari yang sama, transaksi tomorrow (Tom) untuk penyerahan setelah
Transfer satu hari kerja dan transaksi spot untuk penyerahan setelah dua hari kerja. Mata uang yang
ditransaksikan adalah USD, SAR, EUR, SGD, JPY, AUD, HKD, CHF, CAD, CNY dan GBP.
Transaksi Valuta Bank Syariah Indonesia melayani transaksi uang kertas asing (banknotes) baik untuk
Asing - Uang Kertas penarikan dan setoran maupun jual beli terhadap rupiah, dengan akad al sharf.
Asing (Banknotes)
SERVICE
Wali Amanat Mewakili pemegang sukuk, serta dapat bertindak selaku agen pemantau, agen jaminan, dan agen
escrow terkait dengan transaksi di pasar modal syariah.
•• Wali Amanat
Memantau kewajiban emiten sesuai perjanjian perwaliamanatan penerbitan sukuk.
•• Agency
Memantau kewajiban para pihak terkait layanan agen pemantau, agen jaminan, agen escrow
pasar modal.
Kustodian Tata kelola sesuai prinsip syariah dengan sistem kustodian yang modern dan terpercaya.
Core Custody
•• Safekeeping
Konsep dari penyimpanan fisik efek, pencatatan efek dan rekonsiliasi.
•• Transaction Handling Service
Penyelesaian transaksi efek yang telah terjadi pada tanggal transaksi, yang akan diselesaikan
pada tanggal penyelesaian.
•• Corporate Action
Fungsi kustodian sebagai corporate action antara lain yaitu jasa lain, termasuk menerima
dividen, bunga dan hak-hak lain (corporate action) serta mewakili pemegang rekening yang
menjadi nasabahnya (proxy).
•• Sub Registry (Government Bond)
Layanan pembukuan, pencatatan dan pengadministrasian untuk transaksi obligasi pemerintah
baik perusahaan maupun individu, baik secara langsung dengan nasabah dan/atau melalui
selling agent lain.Income Collection
Jasa untuk pengurusan atau penagihan hak-hak nasabah sehubungan dengan efek dan surat
berharga yang disimpan di Bank Kustodian.
•• Portofolio Accounting
Jasa atas pembukuan atau pencatatan portofolio aset milik nasabah.
Fund Services and Unit Link
•• Fund Accounting
Pembukuan transaksi efek atau surat berharga dalam suatu portofolio dan melaporkannya ke
nasabah.
•• Fund Administration
Pencatatan atas kepemilikan unit penyertaan nasabah reksa dana dan atau unit link dan
melaporkannya kepada investor dari pada produk tersebut.
•• Safekeeping
Konsep penyimpanan efek adalah penyimpanan fisik efek, pencatatan efek dan rekonsiliasi.
•• Transaction Handling Service
Penyelesaian transaksi efek yang telah terjadi pada tanggal transaksi, yang akan diselesaikan
pada tanggal penyelesaian.
•• Income Collection
Jasa untuk pengurusan atau penagihan hak nasabah sehubungan dengan efek dan surat
berharga yang disimpan di Bank Kustodian.
•• Reporting/Tax
Hasil akhir atau jasa pelaporan yang dilakukan Bank Kustodian atas aset Reksa Dana yang
dikirim kepada manajer investasi dan/atau unit holder.
Pembiayaan Fasilitas pembiayaan jangka menengah dan jangka panjang untuk pengadaan barang-barang
Investasi modal (perluasan, pendirian proyek baru maupun refinancing).
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
82 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 85
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PRODUK DAN JASA
SERVICE
Penyelesaian Fasilitas yang diberikan Bank Syariah Indonesia kepada Nasabah (Eksportir) dalam rangka
Wesel Ekspor membantu pengurusan dokumen, penagihan piutang, serta membantu pemenuhan modal kerja
nasabah. Termasuk penyelesaian wesel ekspor single bank, documentary, non documentary, dan
open account baik dilakukan secara collection (services) maupun negosiasi/diskonto (financing).
LC Issuance/ Fasilitas yang diberikan Bank Syariah Indonesia berupa jaminan pembayaran dari Bank yang
SKDBN diberikan kepada pihak penerima jaminan (beneficiary) apabila pihak yang dijamin (applicant)
tidak dapat memenuhi kewajiban atau cidera janji (wanprestasi),
Buyer Fasilitas dimana Bank memenuhi kewajiban/utang Buyer kepada Seller berdasarkan dokumen
Financing kontrak jual beli/ tagihan/invoice yang telah ditandatangani Buyer.
Distributor Fasilitas dimana Bank memenuhi kewajiban/utang Distributor kepada Principal berdasarkan
Financing dokumen kontrak jual beli/tagihan/invoice.
Supplier Fasilitas yang diberikan Bank Syariah Indonesia dimana pihak yang berpiutang (supplier)
Financing mewakilkan kepada Bank untuk melakukan penagihan piutang. Bank kemudian melakukan
penagihan piutang kepada pihak yang berutang (buyer), atau pihak lain yang ditunjuk oleh pihak
yang berutang.
Bank Garansi Fasilitas yang diberikan Bank Syariah Indonesia berupa jaminan pembayaran dari Bank yang
diberikan kepada pihak penerima jaminan (beneficiary) apabila pihak yang dijamin (applicant)
tidak dapat memenuhi kewajiban atau cedera janji (wanprestasi).
PEMBIAYAAN
Investasi Terikat Penempatan sejumlah dana yang bersumber dari pemilik dana investasi terikat yang
Syariah Mandiri dikelola oleh BSI sebagai jaminan atas pembiayaan yang diberikan kepada nasabah
dengan jangka waktu tertentu berdasarkan akad mudharabah muqayyadah.
Pembiayaan Investasi Fasilitas yang diberikan Bank Syariah Indonesia berupa pembiayaan jangka menengah
dan jangka panjang untuk pengadaan barang-barang modal (perluasan, pendirian
proyek baru maupun refinancing).
Refinancing Fasilitas pembiayaan untuk mendapatkan dana fresh money atas aset/objek eksisting
calon nasabah untuk kebutuhan:
•• Akuisisi asset
•• Take over
•• Kebutuhan investasi lainnya
Multifinance Fasilitas yang diberikan Bank Syariah Indonesia berupa pembiayaan kepada multifinance
dengan pola channeling atau executing.
Pembiayaan Rekening Fasilitas yang diberikan Bank Syariah Indonesia berupa Pembiayaan Jangka Pendek
Koran Syariah untuk membiayai kebutuhan modal kerja seasonal.
Agency, Sindikasi dan Seiring berkembangnya usaha nasabah, sering kali diperlukan lebih dari satu bank dan/
Clubdeal atau lembaga keuangan syariah untuk secara Bersama-sama memenuhi kebutuhan
keuangan nasabah yang besar. Dengan tenaga professional kami di bidang sindikasi
syariah, nasabah akan mendapat kepercayaan memperoleh fasilitas pembiayaan
syariah dalam jumlah besar dan marjin/sewa/bagi hasil yang kompetitif tanpa harus
berhubungan dengan banyak bank dan/ atau lembaga keuangan syariah lain tetapi
cukup dengan Bank Syariah Indonesia yang sekaligus akan membantu nasabah untuk
mengoptimalkan pembiayaan yang diterima.
Pembiayaan Modal Fasilitas pembiayaan jangka menengah dan jangka panjang untuk pengadaan barang-
Kerja barang modal (perluasan, pendirian proyek baru maupun refinancing).
SIMPANAN
Giro SBSN Simpanan non saving account yang dikelola dengan akad mudharabah diperuntukkan
kepada institusi yang memerlukan imbal hasil maksimal.
Deposito DHE SDA Simpanan saving account yang bersumber dari dana DHE SDA milik nasabah di Bank
atau bank lain.
Giro DHE SDA Simpanan non saving account yang dikelola dengan akad mudharabah dan wadiah
diperuntukkan kepada eksportir dalam rangka kegiatan perdagangan ekspor DHE SDA.
Giro Optima Rekening giro mudharabah dengan imbal hasil spesial berdasarkan tiering.
LAPORAN TAHUNAN 2025
83
Page 86
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PRODUK DAN JASA
DIGITAL BANKING
BSI Mobile Solusi untuk kemudahan nasabah dalam bertransaksi, beribadah dan berbagi melalui
beragam fitur dalam satu aplikasi. BSI Mobile menemani nasabah 24 jam dan membuat
segalanya menjadi lebih seimbang secara finansial, spiritual dan sosial.
Buka Rekening Online Layanan pembukaan rekening online melalui BSI Mobile adalah solusi untuk nasabah
yang ingin membuka rekening dengan mudah tanpa harus datang ke cabang.
Solusi Emas Layanan kepemilikan emas melalui BSI Mobile dengan pembelian emas mulai dari
Rp50.000. Nasabah bisa beli, jual, transfer, serta tarik fisik emas dan gadai emas online
dengan mudah dan aman tanpa perlu datang ke cabang.
BSI QRIS Layanan transaksi dengan scan kode QR Code yang menggunakan QR Code Indonesia
Standard (QRIS) Bank Indonesia.
BSI Cardless Solusi praktis bagi nasabah dalam melakukan penarikan uang tunai tanpa kartu. Melalui
Withdrawal BSI Mobile, tarik tunai tanpa kartu bisa dilakukan di seluruh ATM Bank Syariah Indonesia,
Indomaret dan Alfamart.
BSI Debit Card BSI Kartu Debit merupakan kartu ATM dari Bank Syariah Indonesia yang dapat digunakan
untuk bertransaksi di ATM dan EDC di jaringan GPN dan International (Visa).
BSI Debit OTP BSI Debit OTP merupakan layanan transaksi berbasis kartu debit yang menggunakan
kode OTP sebagai PIN dalam setiap penggunaan transaksinya.
BSI ATM CRM BSI ATM Cash Recycle Machine (CRM) atau ATM Setor Tarik merupakan jenis ATM untuk
melayani transaksi setor tunai, tarik tunai, transfer antar bank serta transaksi pembayaran
atau pembelian bagi semua Nasabah Bank Syariah Indonesia.
BSI Aisyah Aisyah adalah Asisten Interaktif Bank Syariah Indonesia yang akan membantu
memberikan informasi produk, layanan, dan promo terbaru dari Bank Syariah Indonesia.
BSI Net Transaksi bisnis kini lebih mudah melalui layanan BSI Net kapan pun dan di mana
pun. Berbagai kemudahan bertransaksi seperti melakukan transfer secara massal dan
monitoring transaksi bisa Anda lakukan di BSI Net.
BSI Merchant Business EDC Bank Syariah Indonesia merupakan layanan yang disediakan Bank Syariah
Indonesia kepada nasabah yang memiliki usaha untuk memberikan kemudahan
transaksi pembayaran kartu ATM Debit kepada pelanggannya.
BSI API Platform BSI API Platform adalah sebuah portal yang menyediakan layanan open banking untuk
memudahkan proses integrasi antara layanan Bank Syariah Indonesia dengan aplikasi
nasabah.
BSI Smart Agent BSI Smart Agent merupakan Layanan Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor
dalam Rangka Keuangan Inklusif) BSI untuk menyediakan layanan perbankan dan/atau
layanan keuangan lainnya yang dilakukan tidak melalui jaringan kantor, namun melalui
kerja sama dengan pihak lain dengan didukung sarana teknologi informasi.
BSI Payment Point Layanan transaksi Payment Point di Bank Syariah Indonesia dapat dilakukan oleh
nasabah di setiap outlet Bank Syariah Indonesia atau di ATM. Pembayaran dapat
dilakukan melalui debit rekening maupun tunai (cash).
Deposito Mobile Mudahnya investasi dengan deposito di BSI Mobile, kapan pun dan dimana pun, tanpa
perlu datang ke cabang.
Griya Hasanah Online Pembiayaan BSI Griya Hasanah Online Top Up merupakan Pembiayaan dari Bank
Top Up Melalui BSI Syariah Indonesia dalam bentuk penambahan pembiayaan dari pembiayaan eksisting
Mobile Bank Syariah Indonesia untuk tujuan konsumtif nasabah. Pembiayaan Griya Hasanah
Online Top Up menggunakan akad refinancing syariah dengan skema al-bai’ dalam
rangka Musyarakah Mutanaqishah (MMQ).
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
84 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 87
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PRODUK DAN JASA
KARTU
KARTU PEMBIAYAAN
BSI Hasanah Card BSI Hasanah Card Classic merupakan kartu pembiayaan dengan prinsip syariah yang
Classic berfungsi seperti kartu kredit, diterbitkan oleh Bank Syariah Indonesia, dan dapat
digunakan untuk transaksi di seluruh jaringan mesin EDC dan ATM berlogo Mastercard
di seluruh dunia (internasional).
BSI Hasanah Card Classic dibuat berdasarkan fatwa DSN No. 54/DSN-MUI/X/2006
tentang syariah card dan berbasis 3 (tiga) akad syariah antara lain:
•• Kafalah
•• Qardh
•• Ijarah
Limit BSI Hasanah Card Classic Rp4 juta hingga Rp6 juta.
BSI Hasanah Card Gold BSI Hasanah Card Gold merupakan kartu pembiayaan dengan prinsip syariah yang
berfungsi seperti kartu kredit, diterbitkan oleh Bank Syariah Indonesia, dan dapat
digunakan untuk transaksi di seluruh jaringan mesin EDC dan ATM berlogo Mastercard
di seluruh dunia (internasional).
BSI Hasanah Card Gold dibuat berdasarkan fatwa DSN No. 54/DSN-MUI/X/2006 tentang
syariah card dan berbasis 3 akad syariah antara lain:
•• Kafalah
•• Qardh
•• Ijarah
Limit BSI Hasanah Card Gold Rp8 juta hingga Rp30 juta.
BSI Hasanah Card BSI Hasanah Card Platinum merupakan kartu pembiayaan dengan prinsip syariah
Platinum yang berfungsi seperti kartu kredit, diterbitkan oleh Bank Syariah Indonesia, dan dapat
digunakan untuk transaksi di seluruh jaringan mesin EDC dan ATM berlogo Mastercard di
seluruh dunia (internasional).
BSI Hasanah Card Platinum dibuat berdasarkan fatwa DSN No. 54/DSN-MUI/X/2006
tentang syariah card dan berbasis 3 (tiga) akad syariah antara lain:
•• Kafalah
•• Qardh
•• Ijarah
Limit BSI Hasanah Card Platinum Rp40 juta hingga Rp900 juta dengan fasilitas free
executive lounge airport di bandara yang bekerja sama.
KARTU DEBIT
BSI Debit GPN BSI Debit GPN, merupakan produk kartu debit/ATM yang diterbitkan oleh Bank Syariah
Indonesia dengan menggunakan logo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) yang dapat
dipergunakan oleh nasabah di seluruh jaringan mesin EDC dan ATM manapun di seluruh
Indonesia (nasional).
BSI Debit OTP Kartu ATM debit dimana sistem PIN menggunakan One Time Password (OTP) yang
diregister melalui mobile banking.
BSI Debit Visa BSI Debit Visa merupakan produk kartu debit/ATM yang diterbitkan oleh Bank Syariah
Indonesia dengan menggunakan logo Visa Worldwide yang dapat dipergunakan oleh
nasabah di seluruh jaringan mesin EDC dan ATM manapun di seluruh dunia (Internasional).
Kartu BSI Debit Sabi BSI Debit SaBi, merupakan produk kartu debit/ATM yang diterbitkan oleh Bank Syariah
Indonesia dengan menggunakan logo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) yang
merupakan fasilitas bagi pemilik tabungan anak yang terafiliasi dengan orang tua. Kartu
BSI Debit SaBi mendukung edukasi literasi keuangan bagi anak dengan limitasi khusus
untuk menjaga keamanan anak dalam bertransaksi.
Kartu Debit BSI SimPel BSI Debit SimPel, merupakan produk kartu debit/ATM yang diterbitkan oleh Bank Syariah
Indonesia dengan menggunakan logo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) yang
merupakan fasilitas bagi pemilik Tabungan Simpanan Pelajar. Kartu BSI Debit SimPel
memiliki limit khusus agar para pelajar dapat bertransaksi dengan aman dan mudah.
Kartu dapat dipergunakan oleh pelajar di seluruh jaringan mesin EDC dan ATM manapun
di seluruh Indonesia (nasional).
Kartu Debit Mabrur Kartu Debit Mabrur merupakan produk kartu debit/ATM yang diterbitkan oleh Bank
Syariah Indonesia yang diperuntukkan khusus bagi nasabah Tabungan Haji Indonesia
untuk memberikan kemudahan bertransaksi saat nasabah melaksanakan ibadah di
Tanah Suci.
LAPORAN TAHUNAN 2025
85
Page 88
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
WILAYAH OPERASIONAL
Aceh
Sumatera Utara
Riau Kalimantan Timur
Kepulauan Riau Kalimantan Barat
Jambi
Sumatera Barat
Bengkulu Kalimantan Tengah
DKI Jakarta Kalimantåan Selatan
Sumatera Selatan
Jawa Tengah
Lampung Yogyakarta
Banten Bali
Jawa Barat
Jawa Timur
Jaringan Kantor BSI Jaringan Kantor Per Wilayah Tahun 2025
Jenis Kantor 2021 2022 2023 2024 2025 Jenis Kantor
Kantor Wilayah 10 10 10 10 10 Wilayah Konter
KCP Layanan
KC KCLN KCP KF Layanan
Mobile Gadai
Kantor Cabang (KC) 272 153 153 153 153 Prioritas
Kantor Cabang Luar Kantor Wilayah 1 16 - 122 1 7 2 77
- - 1 1 1
Negeri (KCLN)
Kantor Wilayah 2 15 - 78 7 5 2 59
Kantor Cabang
985 959 886 886 896
Pembantu (KCP) Kantor Wilayah 3 16 - 85 8 2 2 74
KCP Mobile (dhi: MKK) - 60 60 60 60 Kantor Wilayah 4 15 - 120 10 9 8 86
Kantor Fungsional (KF) 34 96 91 91 81 Kantor Wilayah 5 15 - 89 2 8 6 64
Kantor Kas (KK) 74 - - - - Kantor Wilayah 6 12 - 71 6 0 3 65
Payment Point (PP) 179 - - - - Kantor Wilayah 7 13 - 94 7 12 3 70
Konter Layanan Priority 11 16 20 23 31 Kantor Wilayah 8 20 - 127 10 23 2 129
Layanan Gadai 530 734 765 754 756 Kantor Wilayah 9 16 - 52 5 0 1 55
Anjungan Tunai Kantor Wilayah 10 15 - 58 4 15 2 77
2.618 2.548 2.571 5.425 6.000
Mandiri (ATM)
TOTAL 153 - 896 60 81 31 756
Keterangan:
- PP tahun 2022 Reformat menjadi KFO (cfm. POJK No.16 Tahun 2022)
- KK tahun 2022 Reformat menjadi KCP (cfm. POJK No.16 Tahun 2022)
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
86 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 89
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
WILAYAH OPERASIONAL
Gorontalo
Sulawesi Utara
Maluku Utara
Sulawesi Barat
Papua Barat
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Maluku
Sulawesi Selatan
Nusa Tenggara Barat Papua
Nusa Tenggara Timur
Kantor Wilayah
Kantor Wilayah 1 Kantor Wilayah 2 Kantor Wilayah 3 Kantor Wilayah 4 Kantor Wilayah 5
Sumatera Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta
Bengkulu, Banten, DKI Jakarta, Selatan, Jakarta Timur, Kota Tangerang,
Sumatera Utara,
Aceh Sumatera Barat, Kota Bekasi, Kab. Kab. Tangerang, Kota Tangerang
Kep. Riau, Riau
Jambi, Kep. Bangka Bekasi Selatan, Kota Bogor, Kab. Bogor, Kota
Belitung, Lampung Depok, Kota Bekasi
Kantor Wilayah 6 Kantor Wilayah 7 Kantor Wilayah 8 Kantor Wilayah 9 Kantor Wilayah 10
Jawa Barat
Kalimantan Barat, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara,
(tidak termasuk Jawa Timur, Bali,
Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Papua, Papua Selatan, Papua Barat
Kota Bekasi, Kab. Nusa Tenggara
Daerah Istimewa Kalimantan Tengah, Daya, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan,
Bekasi, Kota Bogor, Barat, Nusa
Yogyakarta Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara,
Kab. Bogor, Kota Tenggara Timur
Kalimantan Utara Sulawesi Utara
Depok)
LAPORAN TAHUNAN 2025
87
Page 90
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
NAMA DAN ALAMAT KANTOR WILAYAH
DAN KANTOR CABANG
KANTOR WILAYAH
Kantor Wilayah I Aceh Kantor Wilayah VI Bandung
Jl. Tgk. Moh. Daud Beureueh No. 15 H, Kel. Keuramat, Jl. Asia Afrika No.174,
Kec. Kuta Alam Kota Banda Aceh Kel. Paledang, Kec. Lengkong Kota Bandung
Telp: (021) 14040 Telp: (021) 14040
Fax: Fax:
Email: contactus@bankbsi.co.id Email: contactus@bankbsi.co.id
Web: www.bankbsi.co.id Web: www.bankbsi.co.id
Kantor Wilayah II Medan Kantor Wilayah VII Semarang
Jl. Kejaksaan No. 3B, Kel. Petisah Tengah, Jl. Pandanaran No.127,
Kec. Medan Petisah Kota Medan Kel. Mugassari, Kec. Semarang Selatan
Telp: (021) 14040 Kota Semarang
Fax: Telp: (021) 14040
Email: contactus@bankbsi.co.id Fax:
Web: www.bankbsi.co.id Email: contactus@bankbsi.co.id
Web : www.bankbsi.co.id
Kantor Wilayah III Palembang
Jl. Jend. Sudirman No.774, Kec. Ilir Timur I, Kantor Wilayah VIII Surabaya
Kota Palembang Jl. Basuki Rahmat No.17-19,
Telp: (021) 14040 Kel. Embong Kaliasin, Kec. Genteng
Fax: Kota Surabaya
Email: contactus@bankbsi.co.id Telp: (021) 14040
Web: www.bankbsi.co.id Fax:
Email: contactus@bankbsi.co.id
Kantor Wilayah IV Jakarta 1 Web: www.bankbsi.co.id
Wisma Mandiri 2, Jl. M.H. Thamrin No.5, RT.2/RW.1,
Kel. Kebon Sirih, Kec. Menteng Wil. Kota Jakarta Pusat Kantor Wilayah IX Kalimantan
Telp: (021) 14040 Jl. Lambung Mangkurat No. 16,
Fax: Kel. Kertak Baru, Kec. Banjarmasin
Email: contactus@bankbsi.co.id Kota Banjarmasin
Web : www.bankbsi.co.id Telp: (021) 14040
Fax:
Kantor Wilayah V Jakarta 2 Email: contactus@bankbsi.co.id
Jl. Sultan Hasanudin No.57 RT/RW 6/3, Kel. Melawai, Web: www.bankbsi.co.id
Kec. Kebayoran Baru Wil. Kota Jakarta Selatan
Telp: (021) 14040 Kantor Wilayah X Makassar
Fax: Jl. Dr. Ratulangi No. 79,
Email: contactus@bankbsi.co.id Kel. Labuang Baji, Kec. Mamajang Kota Makassar
Web: www.bankbsi.co.id Telp: (021) 14040
Fax:
Email: contactus@bankbsi.co.id
Web : www.bankbsi.co.id
KANTOR CABANG
Nama Kantor No. Telp
No. Alamat Email dan Web
Cabang dan Fax
Jl. Diponegoro No. 6, Kel. Kp. Baru, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Banda Aceh
1. Kec. Baiturrahman (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Diponegoro
Kota Banda Aceh
Jl. Ahmad Dahlan No. 111, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Banda Aceh
2. Kel. Merduati, Kec. Kuta Raja (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Ahmad Dahlan
Kota Banda Aceh
KC Banda Aceh Jl. T. Panglima Nyak Makam Email: contactus@bankbsi.co.id
3. T. Panglima Nyak No. 100 A - 100 D, Kel. Desa Doy, (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Makam Kec. Kuta Alam Kota Banda Aceh
Jalan Merdeka No.6, Kel. Blok Bengkel, Email: contactus@bankbsi.co.id
4. KC Sigli Merdeka (021) 14040
Kec. Kota Sigli Kab. Pidie Web: www.bankbsi.co.id
Jl. Prof. A Majid Ibrahim No. 6, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Sigli Madjid
5. Kel. Blang Asan, Kec. Kota Sigli (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Ibrahim
Kab. Pidie
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
88 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 91
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
NAMA DAN ALAMAT KANTOR WILAYAH
DAN KANTOR CABANG
Nama Kantor No. Telp
No. Alamat Email dan Web
Cabang dan Fax
Jl. Muhammad Malikul Zahir No.135C, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Lhokseumawe
6. Kel. Kuta Blang, Kec. Banda Sakti Kota (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kota
Lhokseumawe
JL. Medan - Banda Aceh, Simpang IV, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Bireuen
7. Kel. Bireuen Meunasah Capa, (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Simpang IV
Kec. Kota Juang Kab. Bireuen
Jl. Medan-Banda Aceh, Email: contactus@bankbsi.co.id
8. KC Kuala Simpang Kel. Gampong Bundar, (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kec. Karang Baru, Kab. Aceh Tamiang
Jl. Darussalam No.1, Kel. Gampong Email: contactus@bankbsi.co.id
9. KC Langsa Jawa, Kec. Langsa Kota, (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kota Langsa
Jl. Merdeka No.1, Kel. Kota Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Lhokseumawe
10. Lhokseumawe, Kec. Banda Sakti (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Merdeka
Kota Lhokseumawe
Jl. Yos Sudarso No.164, Takengon, Email: contactus@bankbsi.co.id
11. KC Takengon Kel. Kuteni Reje, Kec. Lut Tawar (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kab. Aceh Tengah
Jl. Imam Bonjol, Kel. Drien Rampak, Email: contactus@bankbsi.co.id
12. KC Meulaboh Kec. Johan Pahlawan (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kab. Aceh Barat
Pertokoan Suak Tungkul Kavling 1 Email: contactus@bankbsi.co.id
No. 5/6, Jl. Tgk. Diujung Sinabang, Web: www.bankbsi.co.id
13. KC Simeulue (021) 14040
Kel. Amiria Bahagia,
Kec. Simeulue Timur Kab. Simeulue
Jl. Persada No. 99A, Kel. Keudee Siblah, Email: contactus@bankbsi.co.id
14. KC Blangpidie Kec. Blangpidie (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kab. Aceh Barat Daya
Jl. Iskandar Muda No.14, Email: contactus@bankbsi.co.id
15. KC Kutacane Kel. Perapat Hilir, Kec. Babussalam (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kab. Aceh Tenggara
Jl. Nyak Adam Kamil No. 42, Email: contactus@bankbsi.co.id
16. KC Tapaktuan Kel. Hulu, Kec. Tapaktuan (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kab. Aceh Selatan
Komplek Windsor Central Blok A Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Batam Windsor No. 3-4, Jl. Pembangunan, Web: www.bankbsi.co.id
17. (021) 14040
Central Kel. Lubuk Baja Kota,
Kec. Lubuk Baja Kota Batam
Jl. Basuki Rahmat No. 1-3, Kel. Tanjung Email: contactus@bankbsi.co.id
18. KC Tanjung Pinang Ayun Sakti, Kec. Bukit Bestari (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kota Tanjungpinang
Jl. Kejaksaan No. 3B, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Medan
19. Kel. Petisah Tengah, Kec. Medan (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kejaksaan
Petisah Kota Medan
Jl. S. Parman No. 250 E/8, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Medan S
20. Kel. Petisah Hulu, Kec. Medan Baru (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Parman
Kota Medan
Jl. Gajah Mada No. 7, Kel. Petisah Hulu, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Medan Gajah
21. Kec. Medan Baru (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Mada
Kota Medan
Jl. Dr. Sutomo No.12A-12B, Email: contactus@bankbsi.co.id
22. KC Lubuk Pakam Kel. Lubuk Pakam I - II, Kec. Lubuk (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Pakam Kab. Deli Serdang
Jl. Soekarno Hatta, Kel. Timbang Email: contactus@bankbsi.co.id
23. KC Binjai Langkat, Kec. Binjai Timur (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kota Binjai
LAPORAN TAHUNAN 2025
89
Page 92
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
NAMA DAN ALAMAT KANTOR WILAYAH
DAN KANTOR CABANG
Nama Kantor No. Telp
No. Alamat Email dan Web
Cabang dan Fax
Jl. Jend. Sudirman No. 450, Email: contactus@bankbsi.co.id
Kc Pekanbaru
24. Kel. Tanah Datar, Kec. Pekanbaru Kota, (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Sudirman 1
Kota Pekanbaru
Jl. Jenderal Sudirman No. 162, Email: contactus@bankbsi.co.id
25. KC Dumai Kel. Teluk Binjai, Kec. Dumai Timur, (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kota Dumai
Jl. Haji Imam Munandar No. 8, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Pekanbaru
26. Kel. Tangkerang Selatan, (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Harapan Raya
Kec. Bukit Raya Kota Pekanbaru
Jl. Hangtuah, Kel. Batang Dui, Email: contactus@bankbsi.co.id
27. KC Duri (021) 14040
Kec. Mandau Kab. Bengkalis Web: www.bankbsi.co.id
KC Jl. Perintis Kemerdekaan No. 1, Email: contactus@bankbsi.co.id
28. Pematangsiantar Kel. Proklamasi, Kec. Siantar Barat (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Perintis Kota Pematangsiantar
Jl. S.M. Raja No. 88, Kel. Bakaran Batu, Email: contactus@bankbsi.co.id
29. KC Rantauprapat Kec. Rantau Selatan (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kab. Labuhanbatu
Jl. Sudirman No. 130 A, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC
30. Kel. Wek I, Kec. Padangsidimpuan (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Padangsidempuan
Utara, Kota Padangsidimpuan
Jl. Sutoyo Siswomiharjo No. 22, Email: contactus@bankbsi.co.id
31. KC Sibolga Kel. Huta Tonga Tonga, (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kec. Sibolga Utara Kota Sibolga
Jl. Diponegoro No. 189, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Bandar
Kel. Gotong Royong, Web: www.bankbsi.co.id
32. Lampung (021) 14040
Kec. Tanjung Karang Pusat
Diponegoro
Kota Bandar Lampung
Komp. Pertokoan Central Niaga Email: contactus@bankbsi.co.id
Bandar Jaya No. 1-3, Web: www.bankbsi.co.id
33. KC Bandar Jaya Jl. Proklamator Raya, Kel. Yukum Jaya, (021) 14040
Kec. Terbanggi Besar
Kab. Lampung Tengah
Jalan Ahmad Yani No. 9, Email: contactus@bankbsi.co.id
34. KC Metro A Yani Kel. Imopuro, Kec. Metro Pusat (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kota Metro
KC Bengkulu S Jl. S. Parman No. 15, Kel. Padang Jati, Email: contactus@bankbsi.co.id
35. (021) 14040
Parman 1 Kec. Ratu Samban Kota Bengkulu Web: www.bankbsi.co.id
JI. Adam Malik RT/RW 023/08, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Bengkulu Adam
36. Kel. Cempaka Permai, Kec. Gading (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Malik
Cempaka Kota Bengkulu
Jl. Yos Sudarso No. 12 RT 05, Email: contactus@bankbsi.co.id
Kel. Taba Jemekeh, Web: www.bankbsi.co.id
37. KC Lubuk Linggau (021) 14040
Kec. Lubuk Linggau Timur II
Kota Lubuk Linggau
Jl. Jend. Gatot Subroto No. 127 A-B, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Jambi Gatot
38. Kel. Sungai Asam, (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Subroto
Kec. Pasar Jambi Kota Jambi
Jl. Kapt. Pattimura No. 29-30 RT 21, Email: contactus@bankbsi.co.id
39. KC Jambi Pattimura Kel. Kenali Besar, Kec. Kota Baru (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kota Jambi
Jl. Imam Bonjol No.17, Kel. Belakang Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Padang Imam
40. Pondok, Kec. Padang Selatan (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Bonjol
Kota Padang
Jl. Perintis Kemerdakaan No. 4-5, Email: contactus@bankbsi.co.id
41. KC Bukittinggi Kel. Aur Tajungkang Tengah, (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kec. Guguk Panjang Kota Bukittinggi
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
90 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 93
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
NAMA DAN ALAMAT KANTOR WILAYAH
DAN KANTOR CABANG
Nama Kantor No. Telp
No. Alamat Email dan Web
Cabang dan Fax
Jl. Belakang Olo No. 45, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Padang
42. Kel. Kamp Jao, Kec. Padang Barat (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Belakang Olo
Kota Padang
Jl. Demang Lebar Daun No. 2311, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Palembang Web: www.bankbsi.co.id
43. Kel. Demang Lebar Daun, (021) 14040
Demang
Kec. Ilir Barat I Kota Palembang
Jl. Masjid Jamik No. 123, Email: contactus@bankbsi.co.id
44. KC Pangkal Pinang Kel. Masjid Jamik, Kec. Rangkui (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kota Pangkalpinang
JL. Jend. Sudirman No. 7-8 Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Prabumulih RT 01/10, Kel. Muara Dua, Web: www.bankbsi.co.id
45. (021) 14040
Sudirman 1 Kec. Prabumulih Timur
Kota Prabumulih
Jl. Jendral Sudirman KM 3,5, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Palembang
46. Kel. 20 Ilir, Kec. Ilir Timur I (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Sudirman
Kota Palembang
Jl. Let. R Hamidi No. 30 A-B RT 03 Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Baturaja
47. RW 01, Kel. Kemalaraja, Kec. Baturaja (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Rahman Hamidi
Timur Kab. Ogan Komering Ulu
Komplek Ruko Summarecon Bekasi, Email: contactus@bankbsi.co.id
Rukan Sapphire Commercial Web: www.bankbsi.co.id
KC Bekasi
48. Blok SF 11 12, Jl. Bulevar Selatan, (021) 14040
Summarecon
Kel. Marga Mulya, Kec. Bekasi Utara
Kota Bekasi
Ruko Cikarang Central City, Blok G Email: contactus@bankbsi.co.id
49. KC Bekasi Cikarang No. 1-2, Kel. Ciantra, Kec. Cikarang (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Selatan, Kab. Bekasi
Paviliun BSI Jakarta Barat, Email: contactus@bankbsi.co.id
Gedung Mayora Lt. 1 - 3 Jl. Tomang Web: www.bankbsi.co.id
50. KC Jakarta Barat Raya No. 21 - 31, Kel. Tomang, (021) 14040
Kec. Grogol Petamburan,
Kota Jakarta Barat
Jl. HOS Cokroaminoto No. 69, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Tangerang
51. Kel. Sudimara Jaya, Kec. Ciledug Kota (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Ciledug
Tangerang
Komplek Graha Bulevar Blok KGC Email: contactus@bankbsi.co.id
No. A-02 dan A-03, Jl. Boulevard Web: www.bankbsi.co.id
KC Jakarta Kelapa
52. Kelapa Gading, Kel. Kelapa Gading (021) 14040
Gading 1
Timur, Kec. Kelapa Gading
Wil. Kota Jakarta Utara
Jl. Enggano No. 42B - 42, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Jakarta Tanjung
53. Kel. Tanjung Priok, Kec. Tanjung Priok (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Priok 1
Wil. Kota Jakarta Utara
Komplek Graha Mas Pemuda, Email: contactus@bankbsi.co.id
Blok AB1 dan AB2 Jl. Pemuda, Web: www.bankbsi.co.id
54. KC Jakarta Pemuda (021) 14040
Rawamangun, Kel. Jati, Kec. Pulo
Gadung Wil. Kota Jakarta Timur
Ruko Komplek Billy & Moon Blok E Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Jakarta Pondok No. 5A-5B, Jl. Raya Kalimalang, Web: www.bankbsi.co.id
55. (021) 14040
Kelapa Kel. Pondok Kelapa, Kec. Duren Sawit
Wil. Kota Jakarta Timur
Perkantoran Mitra Matraman Blok A1 Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Jakarta No. 8-9, Jl. Matraman Raya No. 148, Web: www.bankbsi.co.id
56. (021) 14040
Jatinegara Kel. Kebon Manggis, Kec. Matraman
Wil. Kota Jakarta Timur
Jl. M. H. Thamrin No. 5, Email: contactus@bankbsi.co.id
57. KC Jakarta Thamrin Kel. Kebon Sirih, Kec. Menteng (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Wil. Kota Jakarta Pusat
LAPORAN TAHUNAN 2025
91
Page 94
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
NAMA DAN ALAMAT KANTOR WILAYAH
DAN KANTOR CABANG
Nama Kantor No. Telp
No. Alamat Email dan Web
Cabang dan Fax
Jl. Bendungan Hilir Raya Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Jakarta No. 84 A - B, Kel. Bendungan Hilir, Web: www.bankbsi.co.id
58. (021) 14040
Bendungan Hilir Kec. Tanah Abang Wil.
Kota Jakarta Pusat
Gedung The Tower, Jalan Gatot Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Jakarta The Subroto No.27 Kav.12, Kel. Karet Web: www.bankbsi.co.id
59. (021) 14040
Tower Semanggi, Kec. Setiabudi
Wil. Kota Jakarta Selatan
Jl. KH. Hasyim Ashari 8 A-C, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Tangerang
60. Kel. Buaran Indah, Kec. Cipondoh (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Hasyim Ashari
Kota Tangerang
Jl. Sultan Ageng Tirtayasa Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Cilegon
61. No. 115 A, Kel. Jombang Wetan, (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Tirtayasa 1
Kec. Jombang Kota Cilegon
Jl. Ahmad Yani No. 175 C-D, Email: contactus@bankbsi.co.id
62. KC Serang Kel. Sumur Pecung, Kec. Serang (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kota Serang
Paviliun BSI Bogor Jl. Pajajaran No. 23, Email: contactus@bankbsi.co.id
63. KC Bogor Pajajaran Kel. Babakan, Kec. Bogor Tengah (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kota Bogor
Ruko Graha Cibinong Blok D Email: contactus@bankbsi.co.id
No. 2, Jl. Raya Bogor KM 43, Web: www.bankbsi.co.id
64. KC Bogor Cibinong (021) 14040
Kel. Cirimekar, Kec. Cibinong
Kab. Bogor
Jl. Pajajaran Raya No. 63, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Bogor Pajajaran
65. Kel.Bantarjati, Kec. Bogor Utara (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Bantarjati
Kota Bogor
KC Depok Jl. Margonda Raya No. 209, Kel. Email: contactus@bankbsi.co.id
66. (021) 14040
Margonda 2 Kemirimuka, Kec. Beji Kota Depok Web: www.bankbsi.co.id
Ruko Depok Mas Blok A1-2, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Depok Jl. Margonda Raya No. 42, Web: www.bankbsi.co.id
67. (021) 14040
Margonda 1 Kel. Pancoran Mas, Kec. Pancoran Mas
Kota Depok
Ruko Citra Gran Blok R-2 No. 8-9, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Jakarta Cibubur
68. Kel. Jatikarya, Kec. Jatisampurna (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Citra Gran
Kota Bekasi
Jl. RS Fatmawati No. 12, Kel. Gandaria Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Jakarta
69. Utara, Kec. Kebayoran Baru (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Fatmawati 2
Wil. Kota Jakarta Selatan
Jl. S. Hasanudin No. 57, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Jakarta
70. Kel. Melawai, Kec. Kebayoran Baru (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Hasanudin
Wil. Kota Jakarta Selatan
Jl. Kyai Maja Blok D/1 Persil Email: contactus@bankbsi.co.id
No. 6-6A, Kel. Kramat Pela, Web: www.bankbsi.co.id
71. KC Jakarta Mayestik (021) 14040
Kec. Kebayoran Baru
Wil. Kota Jakarta Selatan
Komplek Ruko Pondok lndah Plaza Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Jakarta 1 Kav. II, Blok UA No. 6, Kel. Pondok Web: www.bankbsi.co.id
72. (021) 14040
Pondok Indah Pinang, Kec. Kebayoran Lama
Wil. Kota Jakarta Selatan
Jl. Ir. H. Juanda No. 111, RT 006/001, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Tangerang
73. Kel. Pisangan, Kec. Ciputat Timur (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Ciputat
Kota Tangerang Selatan
Jalan Saharjo No.204A RT. 04/05, Email: contactus@bankbsi.co.id
74. KC Jakarta Saharjo Kel. Menteng Dalam, Kec. Tebet Wil. (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kota Jakarta Selatan
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
92 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 95
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
NAMA DAN ALAMAT KANTOR WILAYAH
DAN KANTOR CABANG
Nama Kantor No. Telp
No. Alamat Email dan Web
Cabang dan Fax
Jl. Raya Pasar Minggu No. 75, Email: contactus@bankbsi.co.id
75. KC Jakarta Kalibata Kel. Kalibata, Kec. Pancoran (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Wil. Kota Jakarta Selatan
Bintaro Trade Center, Email: contactus@bankbsi.co.id
Jl. Jend. Sudirman Blok A1 Web: www.bankbsi.co.id
KC Tangerang
76. No. 7 - 8, Bintaro Sektor 7, (021) 14040
Bintaro
Kel. Pondok Aren, Kec. Pondok Aren
Kota Tangerang Selatan
Jl. Pahlawan Seribu ITC BSD Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Tangerang Bsd
77. No. 21-23A, Kel. Lengkong Wetan, (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Itc
Kec. Serpong Kota Tangerang Selatan
KC Bandung Jl. Ir. H. Juanda No. 24, Kel. Citarum, Email: contactus@bankbsi.co.id
78. (021) 14040
Juanda Kec. Bandung Wetan Kota Bandung Web: www.bankbsi.co.id
Jl. Ciledug No. 148-149, Kel. Kota Kulon, Email: contactus@bankbsi.co.id
79. KC Garut (021) 14040
Kec. Garut Kota, Kab. Garut Web: www.bankbsi.co.id
Jalan Asia Afrika No. 174 RT 009 RW Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Bandung Asia
80. 004, Kel. Paledang, Kec. Lengkong (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Afrika
Kota Bandung
KC Bandung Jl. Suniaraja No.82, Kel. Braga, Email: contactus@bankbsi.co.id
81. (021) 14040
Suniaraja Kec. Sumur Bandung Kota Bandung Web: www.bankbsi.co.id
KC Sukabumi A Jl. A. Yani no. 29, Kel. Gunung Parang, Email: contactus@bankbsi.co.id
82. (021) 14040
Yani Kec. Cikole Kota Sukabumi Web: www.bankbsi.co.id
Jl. Panatayuda I No 68, Email: contactus@bankbsi.co.id
83. KC Karawang Kel. Karawang Kulon, (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kec. Karawang Barat, Kab. Karawang
Jl. L. L. R.E. Martadinata No. 158, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Bandung R.E.
84. Kel. Kacapiring, Kec. Batunuggal (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Martadinata
Kota Bandung
Jl. R.E Martadinata No. 5, RT 25 RW 05, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Purwakarta Re
85. Kel. Nagri Tengah, (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Martadinata
Kec. Purwakarta Kab. Purwakarta
Jl. Jend. Amir Machmud No. 118, Email: contactus@bankbsi.co.id
86. KC Cimahi Kel. Cibabat, Kec. Cimahi Utara (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kota Cimahi
Jl. Siliwangi No. 6, Kel. Pamoyanan, Email: contactus@bankbsi.co.id
87. KC Cianjur Siliwangi (021) 14040
Kec. Cianjur Kab. Cianjur Web: www.bankbsi.co.id
Jl. Dr. Cipto Mangunkusumo No. 79, Email: contactus@bankbsi.co.id
88. KC Cirebon Dr Cipto Kel. Pekiringan, Kec. Kesambi (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kota Cirebon
Gedung BSI Tasikmalaya Jl. Otto Email: contactus@bankbsi.co.id
89. KC Tasikmalaya Iskandar Dinata, Kel. Empangsari, (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kec. Tawang Kota Tasikmalaya
Jl. Jend. Sudirman No. 433, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Purwokerto
90. Kel. Kranji, Kec. Purwokerto Timur (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Sudirman 1
Kab. Banyumas
Jl. A. Yani No. 97, Kel. Tambakreja, Email: contactus@bankbsi.co.id
91. KC Cilacap A Yani (021) 14040
Kec. Cilacap Selatan Kab. Cilacap Web: www.bankbsi.co.id
Jl. Jend. Ahmad Yani No.172-174, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Semarang A
92. Kel. Karang Kidul, Kec. Semarang (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Yani
Tengah Kota Semarang
Jl. Pandanaran No. 90, Kel. Pekunden, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Semarang
93. Kec. Semarang Tengah Kota (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Pandanaran
Semarang
Ruko Ahmad Yani No. 9, Email: contactus@bankbsi.co.id
94. KC Kudus A Yani 1 Jl. Ahmad Yani, Kel. Gondang Manis, (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kec. Kota Kudus Kab. Kudus
LAPORAN TAHUNAN 2025
93
Page 96
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
NAMA DAN ALAMAT KANTOR WILAYAH
DAN KANTOR CABANG
Nama Kantor No. Telp
No. Alamat Email dan Web
Cabang dan Fax
Jl. P. Sudirman No. 207, Plaza Pati Blok Email: contactus@bankbsi.co.id
95. KC Pati Sudirman (021) 14040
A1-A2, Kel. Pati Lor , Kec. Pati Kab. Pati Web: www.bankbsi.co.id
Jl. Diponegoro Ruko Salatiga Square Email: contactus@bankbsi.co.id
96. KC Salatiga No. 77-A6 dan 77-A7, Kel. Sidorejo Lor, (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kec. Sidorejo Kota Salatiga
Jl. KH. Mansyur No.4, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Tegal Kh
97. Kel. Mangkukusuman, (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Mansyur
Kec. Tegal Timur Kota Tegal
Jl. Raya Soekarno Hatta No. 325, Email: contactus@bankbsi.co.id
98. KC Kendal Soetta Kel. Bugangin, Kec. Kendal Kab. (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kendal
Masjid Syuhada, Jl. Pemuda No.52-54, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Pekalongan
99. Kel. Panjangwetan, Kec. Pekalongan (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Pemuda
Barat Kota Pekalongan
Jl. Slamet Riyadi No. 294, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Solo Slamet
100. Kel. Sriwedari, Kec. Laweyan (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Riyadi 1
Kota Surakarta
Jl. Slamet Riyadi No. 318, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Solo Slamet
101. Kel. Sriwedari, Kec. Laweyan (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Riyadi 2
Kota Surakarta
Jl. Jend. Sudirman No. 42, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Yogyakarta
102. Kel. Kotabaru, Kec. Gondokusuman (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Sudirman
Kota Yogyakarta
KC Mataram Jl. Hasanudin No. 40, Kel. Mayura, Email: contactus@bankbsi.co.id
103. (021) 14040
Hasanudin Kec. Cakranegara Kota Mataram Web: www.bankbsi.co.id
Jl. Mohammad Hatta No.56, Email: contactus@bankbsi.co.id
104. KC Kupang Kel. Fontein, Kec. Oebobo (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kota Kupang
Jl. Gajah Mada No. 9 RT/RW 014/005, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Bima Gajah
105. Kel. Monggonao, Kec. Mpunda (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Mada
Kota Bima
Jl. Raya Puputan No.114, Email: contactus@bankbsi.co.id
106. KC Denpasar Kel. Sumerta Kelod, (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kec. Denpasar Timur Kota Denpasar
Jl. P. B. Sudirman No. 41-43, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Jember
107. Kel. Jember Lor, Kec. Patrang (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Sudirman
Kab. Jember
Jl. Basuki Rakhmat No. 30, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Banyuwangi
108. Kel. Singotrunan, Kec. Banyuwangi (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Basuki Rahmat
Kab. Banyuwangi
Ruko Hassanuddin Business Center Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Kediri
109. Jl. Hasanuddin No. 21 Kel. Dandangan, (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Hassanudin
Kec. Kota Kota Kediri
KC Madiun Agus JL. Agus Salim No. 120, Kel. Pandean, Email: contactus@bankbsi.co.id
110. (021) 14040
Salim Kec. Taman Kota Madiun Web: www.bankbsi.co.id
Jl. Cokroaminoto No. 10 RT.01 RW. 02, Email: contactus@bankbsi.co.id
111. KC Blitar Kel. Kepanjen Lor, Kec. Kepanjen Kidul (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kota Blitar
Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 48, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Malang
112. Kel. Rampalcelaket, Kec. Klojen (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Suprapto
Kota Malang
Jl. Jend. Sudirman No.77, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Pasuruan
113. Kel. Purworejo, Kec. Purworejo (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Sudirman
Kota Pasuruan
Jl. Raya Darmo No. 15, Kel. Tegalsari, Email: contactus@bankbsi.co.id
114. KC Surabaya Darmo (021) 14040
Kec. Keputran Kota Surabaya Web: www.bankbsi.co.id
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
94 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 97
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
NAMA DAN ALAMAT KANTOR WILAYAH
DAN KANTOR CABANG
Nama Kantor No. Telp
No. Alamat Email dan Web
Cabang dan Fax
Komplek Ruko Sentral Jenggolo A3, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Sidoarjo
115. Jl. Jenggolo No. 9, Kel. Celep, Kec. (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Jenggolo
Sidoarjo Kab. Sidoarjo
Jl. Basuki Rachmat No. 17-19, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Surabaya Basuki
116. Kel. Embong Kaliasin, Kec. Genteng (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Rahmat
Kota Surabaya
Jl. Dharmawangsa No. 115 A, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Surabaya
117. Kel. Kertajaya, Kec. Gubeng Kota (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Dharmawangsa
Surabaya
Ruko Bani Ressidence A&B Jl. Jokotole Email: contactus@bankbsi.co.id
118. KC Pamekasan Lombang, Kel. Barurambat Timur, (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kec. Pademawu Kab. Pamekasan
JL. RA. Kartini No. 180, Kel. Sidomoro, Email: contactus@bankbsi.co.id
119. KC Gresik Kartini (021) 14040
Kec. Kebomas Kab. Gresik Web: www.bankbsi.co.id
Jl. Panglima Sudirman No. 99A, Email: contactus@bankbsi.co.id
120. KC Bojonegoro Kel. Klangon, Kec. Bojonegoro (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kab. Bojonegoro
Jl. Jemur Handayani No. 3, Kel. Jemur Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Surabaya Jemur
121. Wonosari, Kec. Wonocolo (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Handayani
Kota Surabaya
Ruko Cempaka Mas Blok A/9, Email: contactus@bankbsi.co.id
Jl. Soekarno-Hatta No. 1, Web: www.bankbsi.co.id
122. KC Jombang (021) 14040
Kel. Desa Kepuh Kembeng,
Kec. Peterongan Kab. Jombang
Jl. Jend. Sudirman No. 330, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Balikpapan
123. Kel. Klandasan Ilir, Kec. Balikpapan (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Sudirman 1
Kota Kota Balikpapan
KC Samarinda Jl. Antasari No. 33 RT 02, Kel. Air Putih, Email: contactus@bankbsi.co.id
124. (021) 14040
Antasari Kec. Samarinda Ulu Kota Samarinda Web: www.bankbsi.co.id
Jl. KH. Akhmad Muksin RT. 01, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Kutai
125. Kel. Melayu, Kec. Tenggarong (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kartanegara
Kab. Kutai Kartanegara
Jl. MT. Haryono No. 53, Kel. Gn. Elai, Email: contactus@bankbsi.co.id
126. KC Bontang (021) 14040
Kec. Bontang Utara Kota Bontang Web: www.bankbsi.co.id
Jl. Mulawarman, Kel. Karang Anyar Email: contactus@bankbsi.co.id
127. KC Tarakan Pantai, Kec. Tarakan Barat (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kota Tarakan
KC Banjarmasin Jl. Lambung Mangkurat No. 16, Email: contactus@bankbsi.co.id
128. Lambung Kel. Kertak Baru Ulu, Kec. Banjarmasin (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Mangkurat Tengah Kota Banjarmasin
Jl. A. Yani No. 20 Km. 37,4, Kel. Sungai Email: contactus@bankbsi.co.id
129. KC Martapura (021) 14040
Paring, Kec. Martapura Kab. Banjar Web: www.bankbsi.co.id
Jl. Sukma Arianingrat No. 14, Email: contactus@bankbsi.co.id
130. KC Pangkalan Bun Kel. Baru, Kec. Arut Selatan (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kab. Kotawaringin Barat
Jl. Ir. Pangeran Haji Muhammad Noor Email: contactus@bankbsi.co.id
131. KC Tanjung No. 12, Kel. Pembataan, Kec. Murung (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Pudak Kab. Tabalong
Jl. M. T. Haryono No. 6, Kel. Mentawa Email: contactus@bankbsi.co.id
132. KC Sampit Baru Hulu, Kec. Mentawa Baru (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Ketapang Kab. Kotawaringin Timur
KC Palangkaraya Jl. Diponegoro No.10, Kel. Langkai, Email: contactus@bankbsi.co.id
133. (021) 14040
Diponegoro Kec. Pahandut Kota Palangka Raya Web: www.bankbsi.co.id
Jl. A. Yani Km 35,5 , Kel. Kelurahan Email: contactus@bankbsi.co.id
134. KC Banjarbaru Komet, Kec. Banjarbaru Utara (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kota Banjarbaru
LAPORAN TAHUNAN 2025
95
Page 98
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
NAMA DAN ALAMAT KANTOR WILAYAH
DAN KANTOR CABANG
Nama Kantor No. Telp
No. Alamat Email dan Web
Cabang dan Fax
Jl. Sultan Abdurrachman No. 23, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Pontianak
135. Kel. Pontianak, Kec. Pontianak (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Abdurrachman
Kota Kota Pontianak
Jl. R. Soeprapto No. 88, Kel. Sampit, Email: contactus@bankbsi.co.id
136. KC Ketapang (021) 14040
Kec. Delta Pawan Kab. Ketapang Web: www.bankbsi.co.id
Jl. Gusti Hamzah No. 41, Kel. Desa Email: contactus@bankbsi.co.id
137. KC Sambas (021) 14040
Durian, Kec. Sambas Kab. Sambas Web: www.bankbsi.co.id
Jl. Alianyang No. 16 C-D, Kel. Melayu, Email: contactus@bankbsi.co.id
138. KC Singkawang Kec. Singkawang Barat (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kota Singkawang
Jl. Dr. Ratulangi No.79, Kel. Labuang Email: contactus@bankbsi.co.id
139. KC Makassar 1 (021) 14040
Baji, Kec. Mamajang Kota Makassar Web: www.bankbsi.co.id
Jl. Urip Sumoharjo No. 44, Kel. Karema, Email: contactus@bankbsi.co.id
140. KC Mamuju (021) 14040
Kec. Mamuju Kab. Mamuju Web: www.bankbsi.co.id
Jl. Jend. Ahmad Yani No. 48, Email: contactus@bankbsi.co.id
141. KC Bone Kel. Macanang, Kec. Tanete Riattang (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Barat Kab. Bone
Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 140, Email: contactus@bankbsi.co.id
142. KC Makassar 2 (021) 14040
Kel. Mario, Kec. Mariso Kota Makassar Web: www.bankbsi.co.id
Jl. Andi Jemma No.150, Email: contactus@bankbsi.co.id
143. KC Palopo Kel. Tompotikka, Kec. Wara (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kota Palopo
Jl. Andi Makkasau No. 38, Email: contactus@bankbsi.co.id
144. KC Parepare Kel. Kp. Pisang Kec. Soreang (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kota Parepare
Komplek Perniagaan Kelapa Dua - Email: contactus@bankbsi.co.id
Entrop Jl. Raya Kelapa Dua No. 1-2, Web: www.bankbsi.co.id
145. KC Jayapura (021) 14040
Kel. Entrop, Kec. Jayapura Selatan
Kota Jayapura
Ruko Jatiland Business Center Email: contactus@bankbsi.co.id
146. KC Ternate Jatiland No. 19-20, Kel. Gamalama, Kec. Ternate (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Tengah Kota Ternate
Jl. Basuki Rahmat KM 8, Kel. Remu Sel, Email: contactus@bankbsi.co.id
147. KC Sorong (021) 14040
Kec. Sorong Utara Kota Sorong Web: www.bankbsi.co.id
Jl. Pala No. 2, Kel. Uritetu, Email: contactus@bankbsi.co.id
148. KC Ambon (021) 14040
Kec. Sirimau, Kota Ambon Web: www.bankbsi.co.id
Jl. Tendean (Boulevard) Ruko Mantos Email: contactus@bankbsi.co.id
149. KC Manado Mantos No.11-12, Kel. Sario Utara, (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kec. Sario Kota Manado
Jl. Gajah Mada No. 77, Kel. Ujuna, Email: contactus@bankbsi.co.id
150. KC Palu Gajah Mada (021) 14040
Kec. Palu Barat Kota Palu Web: www.bankbsi.co.id
Jl. Ahmad Yani No. 127, Kel. Heledulaa Email: contactus@bankbsi.co.id
151. KC Gorontalo Selatan, Kec. Kota Timur (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Kota Gorontalo
Jl. Urip Sumoharjo No. 18C dan 18D, Email: contactus@bankbsi.co.id
152. KC Luwuk (021) 14040
Kel. Karaton, Kec. Luwuk Kab. Banggai Web: www.bankbsi.co.id
Jl. Abdullah Silondae No. 137, Email: contactus@bankbsi.co.id
KC Kendari A
153. Kel. Korumba, Kec. Mandonga (021) 14040 Web: www.bankbsi.co.id
Silondae 1
Kota Kendari
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
96 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 99
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DAFTAR KEANGGOTAAN ASOSIASI
No. Asosiasi Posisi Skala
1. Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Anggota Nasional
2. Perkumpulan Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) Ketua Umum Nasional
3. Islamic Financial Services Board (IFSB) Anggota Internasional
Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa di Sektor Jasa
4. Anggota Nasional
Keuangan (LAPS SJK)
5. Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDKP) Anggota Nasional
6. Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Anggota Nasional
Asosiasi Bank Agen Penjual Efek Reksa Dana Indonesia
7. Anggota Nasional
(ABAPERDI)
8. Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Anggota Nasional
9. Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Anggota Nasional
10. Ikatan Bankir Indonesia (IBI) Anggota Nasional
11. Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) Anggota Nasional
12. Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Anggota Nasional
13. Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FK IJK) Anggota Nasional
14. Forum Human Capital Indonesia (FHCI) Anggota Nasional
15. Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA) Anggota Nasional
Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia
16. Anggota Nasional
(DSN – MUI)
17. Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) Anggota Nasional
Asosiasi Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing Indonesia (APU-
18. Anggota Nasional
VINDO)
19. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Anggota Nasional
20. Securities Investor Protection Fund (SIPF) Anggota Nasional
LAPORAN TAHUNAN 2025
97
Page 100
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
STRUKTUR ORGANISASI
Dewan Pengawas Syariah
Komite Syariah
Rapat Umum
Pemegang Saham
Direktur Utama
Dewan Pengawas Syariah Anggoro Eko Cahyo
Wakil Direktur Utama
Bob Tyasika Ananta
Information Treasury & Wholesale Risk
Technology International Transaction Management
Muharto Hadi Banking Banking Grandhis Helmi
Suprapto Firman Nugraha Zaidan Novari Harumansyah
IT Development Digital Wholesale Retail & Consumer
Operations
& Operations Banking Risk
Ana Nurul Saut Parulian Risk
Khayati M. Misbahul Munir Ali Firman Jatnika
Saragih
Environmental, Digital Corporate
Financing Banking & IT Strategic Digital
Social & Treasury Risiko Bisnis SME & Micro
Operations E-Channel Planning Banking Business 1 IT & Fraud Risk
Governance & Global Market Korporasi Risk
Yan Operations Ika Kartika Retail Indra G Bayu Hasdianto
Rima Dwi Kemal Aditya Budiyono (Pj) Agus Tomi
Permatasari Rasdiansyah Wijayanto Johan Astri Yunfia Kampono
Financing IT & Digital Digital International Corporate Enterprise Risk Consumer
CISO Business 2 Risiko Bisnis Risk
Center Development Banking & Financial Management
Office Komersial I Gusti Ngurah
Alhuda Dj Sandy Prasetya Wholesale Institution (Alt) Silmi Akbar (Pj) Agus Setiyo
Andri Purnomo Diar Fitrada Bramantya
Hadi Cera Wirastuti Ir Anna Kristanty Ghania P. Budi
Ardana
Restrukturisasi
IT Application SORH Data & AI Office of Corporate & Penyelesaian Policy & Retail Collection,
Cash & Trade
Support TI Strategy Chief Economist Business 3 Pembiayaan Procedure Restructuring
Operation & Recovery
(Pj) Rendy Andy Puguh Banjaran Surya Silmi Akbar Wholesale Wiwien Faulina
Agustini Fitriah Immadha Handy
Ferdiansyah Nugroho Indriastomo Ghania P. Kurniawan Eko Rahmawaty
Budi P. Kusuma
(Pj) Yudha Aditya
Transaction
Business IT Operations Banking Commercial ERO ERO
Continuity (Pj) Zaldy Wholesale Business 1
Management Suhatman Fajar Ari Fenny Aslinda
Arief Sunandar Setiawan
Maisur Hilmi Arief Budiman
Indriati Tri Handayani
Customer Commercial
Care EBO Business 2
Nurdiana Tengku Abdullah
Habibie Sani
Astridiana Sjamanti
SORH Corporate
Operations Finance &
Solution
Ferry Hendrawan
Dwi Hesti
Mulyaningrum
EBO Yoana Irawati
Ricky Ruswandi
SORH
Cabang Zulaicha
Wholesale
Luar Negeri
Tjahjono Soebroto
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
98 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 101
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
STRUKTUR ORGANISASI
Dewan Komisaris
Komite Audit
Komite Nominasi & Remunerasi
Komite Pemanatu Risiko
Dewan Komisaris
Retail Sales & Finance & Compliance &
Banking Distribution Strategy Human Capital
Kemas Erwan Anton Sukarna Ade Cahyo Arief Adhi
Husainy Nugroho Sanjaya
Consumer Product Funding &
Internal Audit
Solution Transaction
Ida Triana Ade Hasballah
Wawan Setiawan** Widowati Abdullah
Distribution Strategic Wholesale
Institutional Consumer Retail Deposit Human Capital Corporate
Business 1 Strategy Planning & Compliance & Corporate
Banking Solution Strategy & Policy Secretary &
(Secured) Gunawan Arief Performance Rosalina Center Audit
Vita Andrianty Dien Lukita Teszy Mira Communication
Jiwo Sukarno Hartoyo Management Dewi T Movianto
Purnamasari Ekakusuma Wisnu Sunandar
Diaz Hartadi
Islamic Consumer Alternative Channel Retail,
Transaction Corporate Human Capital Marketing Distribution &
Ecosystem Business 2 & Government
Banking Retail Finance & Services AML-CFT Communication Digital Banking
Solution (Unsecured) Project
Dickman Accounting Bambang Denny Praka Mulia Audit
Muhammad (Pjs) Arief (Pjs) Gunawan Arief Digital
Maulana Priyo Hartono Sutrisno Kurniawan Agung
Syukron Habiby Satiana Hartoyo Agus Subekti
SME Card Bullion Wealth Procurement BSI Corporate
Business Legal IT Audit
Business Business Management & Fixed Asset University
Riko Wardhana Netty Susanty Arif Jatmoko
Risqi Widayat Arief Satiana Asri Natanegeri Yuwono Sylvia Azis
Imsak Ramadhan
Micro Gold & Corporate Human Capital Data
Taufan Anshari (Pj)
Business Pawning Regional Transformation Business Partner 1 Protection
Office (12) Ari Yusnairi Muslim
Adjat Djatnika Business Office Peby Elan Surya Khoirul Huda S
Affan Mawardi
Basarah Ilyas Ibrahim Aji Wibowo Diningrat Riyadi
Deden Durachman
Fitria Ekayani
SORH Ficko Hardowiseto Human Capital SORH
Business Corporate
Distribution Jajang Abdul Karim Business Corporate
Transformation & Retail Development
Sefudin Suria Hidayat Partner 2 Center
Bayu Isnandar Aji Wibowo
Sukma Dwie Priardi Sufitri Devi
Yasrul Fiti Syam Arjuka
Muhammad Arif Gunawan
Investor
EBO Relation
Rizky
Budinanda
Mahendra Nusanto S
Joni Haryanto Irfan Lesmana
Kantor Cabang
Notes: Director SEVP N2 Business N2 Enabler N2 Support
Luar Negeri
LAPORAN TAHUNAN 2025
99
Page 102
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PROFIL DEWAN KOMISARIS
MUHADJIR EFFENDY
Komisaris Utama
Warga Negara Indonesia
Lahir di Madiun, pada tahun 1956.
Usia 69 tahun Per Desember 2025.
Berdomisili di Jakarta, Indonesia
Riwayat Penunjukan •• Ketua Majelis Wali Amanat Universitas
Diangkat sebagai Komisaris Utama untuk periode Brawijaya tahun 2021-sekarang.
pertama melalui RUPST tanggal 16 Mei 2025 dan •• Ketua Badan Pembina Harian Universitas
efektif menjabat pada tanggal 1 September 2025. Muhammadiyah Malang (UMM) tahun
2020-sekarang.
Periode Jabatan •• Anggota Wali Majelis Amanat Universitas
2025 – 2028 (Periode Pertama). Airlangga (UNAIR) tahun 2017-sekarang.
•• Ketua Dewan Kehormatan Pengurus Pusat
Kepemilikan Saham Himpunan Indonesia untuk Pengembangan
Tidak memiliki. Ilmu-ilmu Sosial (HIPIIS) tahun 2025-sekarang.
•• Ketua Umum Pengurus Pusat Himpunan
Riwayat Pendidikan Indonesia untuk Pengembangan Ilmu-ilmu
•• Sarjana Muda, Fakultas Tarbiyah IAIN Malang Sosial (HIIPIIS) tahun 2017-2019.
(1978). •• Pembina Pengurus Pusat Ikatan Akademisi
•• Sarjana Pendidikan Sosial – IKIP Malang (1982). Pendidikan Non-Formal Indonesia (IAPNFI)
•• Program Magister Administrasi Publik – tahun 2022-sekarang.
Universitas Gadjah Mada (1996). •• Ketua Bidang Ekonomi dan Bisnis Pimpinan
•• Program Doktor – Ilmu Sosial – Universitas Pusat (PP) Muhammadiyah tahun
Airlangga (2008). 2015-sekarang.
Sertifikasi Jabatan Rangkap
•• Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 Rangkap Jabatan Internal:
•• Pendidikan Dasar Perbankan Syariah for •• Anggota Komite Pemantau Risiko PT Bank
Executive Syariah Indonesia Tbk
•• Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi PT
Pengalaman Kerja Bank Syariah Indonesia Tbk
•• Komisaris Utama PT Bank Syariah Indonesia
Tbk tahun 2025-sekarang. Rangkap Jabatan Eksternal:
•• Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji tahun Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia
2024-sekarang. Bidang Haji tahun 2024-sekarang.
•• Menteri Koordinator Bidang Pembangunan
Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Hubungan Afiliasi:
Indonesia (RI) tahun 2019-2024. Tidak Ada.
•• Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik
Indonesia tahun 2016-2019.
•• Rektor Universitas Muhammadiyah Malang
(UMM) tahun 2000-2016.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
100 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 103
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PROFIL DEWAN KOMISARIS
FELICITAS TALLULEMBANG
Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia
Lahir di Rantepao, pada tahun 1959.
Usia 66 tahun per Desember 2025.
Berdomisili di Tangerang Selatan, Indonesia
Riwayat Penunjukan Jabatan Rangkap
Diangkat sebagai Komisaris Independen untuk Rangkap Jabatan Internal:
periode pertama melalui RUPST 17 Mei 2024 •• Ketua Komite Audit di PT Bank Syariah
Efektif Menjabat pada 10 Desember 2024. Indonesia Tbk.
•• Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi di PT
Periode Jabatan Bank Syariah Indonesia Tbk.
2024 – 2027 (Periode Pertama). •• Anggota Komite Pemantau Risiko di PT Bank
Syariah Indonesia Tbk.
Kepemilikan Saham •• Ketua Komite Tata Kelola Terintegrasi (TKT)
Tidak memiliki. Mandiri Group.
Riwayat Pendidikan Rangkap Jabatan Eksternal:
Sarjana Kedokteran dari Universitas Hasanuddin Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka
Makassar (1990). lainnya.
Sertifikasi Hubungan Afiliasi:
•• Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 Tidak Ada.
••
Pendidikan Dasar Perbankan Syariah for
Executive
Pengalaman Kerja
•• Komisaris Independen PT Bank Syariah
Indonesia Tbk tahun 2024-sekarang.
•• Anggota Dewan Pembina dan Ketua Bidang
Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Partai Gerindra tahun 2020.
•• Anggota Komisi IV DPR RI tahun 2014-2019.
•• Komisaris PT Cetara Bangun Persada tahun
2003-2017.
•• Direktur Rumah Sakit Umum Kab. Sinjai tahun
1999-2008.
•• Kepala Puskesmas di Puskesmas Galesong
Utara, Takalar tahun 1992-1999.
•• Dokter Umum di Rumah Sakit Umum Kab.
Takalar tahun 1991-1992.
LAPORAN TAHUNAN 2025
101
Page 104
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PROFIL DEWAN KOMISARIS
KAMARUDDIN AMIN
Komisaris
Warga Negara Indonesia
Lahir di Bontang, pada tahun 1969.
Usia 56 tahun per Desember 2025.
Berdomisili di Jakarta Pusat, Indonesia
Riwayat Penunjukan •• Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional
Diangkat sebagai Komisaris Utama untuk periode (BAZNAS) tahun 2020-2025.
pertama melalui RUPST tanggal 16 Mei 2025 dan
efektif menjabat pada tanggal 12 Desember 2025. Jabatan Rangkap
Rangkap Jabatan Internal:
Periode Jabatan Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
2025 – 2028 (Periode Pertama). PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Kepemilikan Saham Rangkap Jabatan Eksternal:
Tidak memiliki. •• Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI
tahun 2025.
Riwayat Pendidikan •• Ketua Badan Pelaksana Badan Wakaf Indonesia
•• Gelar Sarjana dari UIN Alauddin Makassar (BWI) tahun 2024-2027.
(1994).
•• Gelar Magister dari Universitas Leiden, Hubungan Afiliasi:
Belanda (1998). Tidak Ada.
•• Gelar Doktor dari Universitas Bonn, Jerman
(2005).
Sertifikasi
•• Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6
•• Pendidikan Dasar Perbankan Syariah for
Executive
Pengalaman Kerja
•• Komisaris PT Bank Syariah Indonesia Tbk
tahun 2025-sekarang.
•• Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI
tahun 2025.
•• Anggota Dewan Pengawas Lembaga
Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tahun
2025-sekarang.
•• Dewan Pengawas Rumah Sakit Mata Ahmad
Wardi (RSAW) tahun 2025-sekarang.
•• Ketua Badan Pelaksana Badan Wakaf
Indonesia (BWI) tahun 2024-2027.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
102 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 105
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PROFIL DEWAN KOMISARIS
MOCHAMAD AGUS ROFIUDIN
Komisaris
Warga Negara Indonesia
Lahir di Surabaya, pada tahun 1970.
Usia 55 tahun per Desember 2025.
Berdomisili di Jakarta Timur, Indonesia
Riwayat Penunjukan •• Kepala Lembaga Nasional Single Window
Diangkat sebagai Komisaris Utama untuk periode Kementerian Keuangan tahun 2019-2023.
pertama melalui RUPST tanggal 16 Mei 2025 dan •• Pimpinan Ex Officio Badan Amil Zakat Nasional
efektif menjabat pada tanggal 1 September 2025. (BAZNAS RI) tahun 2024-2025.
•• Dewan Pengawas Rumah Sakit Pusat Otak
Periode Jabatan Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono tahun
2025 – 2028 (Periode Pertama). 2021-2025.
Kepemilikan Saham Jabatan Rangkap
Tidak memiliki. Rangkap Jabatan Internal:
Anggota Komite Pemantau Risiko PT Bank
Riwayat Pendidikan Syariah Indonesia Tbk.
•• Diploma III Keuangan, Spesialisasi Kepabeanan
dan Cukai di Politeknik Keuangan Negara Rangkap Jabatan Eksternal:
STAN (1992). Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Penerimaan
•• Sarjana Ilmu Komputer, Fakultas Manajemen Negara Bukan Pajak tahun 2025-sekarang.
Informasi di S.T.M.I.K Budi Luhur (2002).
•• Magister Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Hubungan Afiliasi:
Bisnis di Universitas Brawijaya (2008). Tidak Ada.
Sertifikasi
•• Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6
•• Pendidikan Dasar Perbankan Syariah for
Executive
•• Governance Risk and Compliance Professional
Advanced-Level Executive
Pengalaman Kerja
•• Komisaris PT Bank Syariah Indonesia Tbk tahun
2025-sekarang.
•• Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Penerimaan
Negara Bukan Pajak tahun 2025-sekarang.
•• Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Organisasi,
Birokrasi, dan Teknologi Informasi tahun 2023-
2025.
LAPORAN TAHUNAN 2025
103
Page 106
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PROFIL DEWAN KOMISARIS
NIZAR AHMAD SAPUTRA
Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia
Lahir di Tasikmalaya, pada tahun 1986.
Usia 39 tahun per Desember 2025.
Berdomisili di Bandung, Indonesia
Riwayat Penunjukan Jabatan Rangkap
Diangkat sebagai Komisaris untuk periode Rangkap Jabatan Internal:
pertama melalui RUPST tanggal 16 Mei 2025 dan •• Ketua Komite Pemantau Risiko PT Bank Syariah
efektif menjabat pada tanggal 12 Desember 2025. Indonesia Tbk
•• Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi PT
Periode Jabatan Bank Syariah Indonesia Tbk
2025 – 2028 (Periode Pertama). •• Anggota Komite Audit PT Bank Syariah
Indonesia Tbk
Kepemilikan Saham
Tidak Memiliki Rangkap Jabatan Eksternal:
Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka
Riwayat Pendidikan lainnya.
••
Sarjana di Sekolah Tinggi Agama Islam
Persatuan Islam (STAIPI) (2012). Hubungan Afiliasi:
••
Pasca Sarjana di Universitas Islam Bandung Tidak Ada.
(UNISBA) Ilmu Komunikasi (2019).
Sertifikasi
•• Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6
••
Pendidikan Dasar Perbankan Syariah for
Executive
Pengalaman Kerja
•• Komisaris Independen PT Bank Syariah
Indonesia Tbk tahun 2025-sekarang.
•• Direktur Sumber Daya Manusia dan Divisi
Umum PT Sebaris Utama tahun 2024-2025.
•• Asisten Staf Khusus Presiden Bidang
Komunikasi Kelompok Strategis tahun 2019-
2023.
•• Direktur Operation PT Asa Baru Indonesia
tahun 2019-2025.
•• General Manager PD. Surya Mulya Jaya tahun
2014-2016.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
104 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 107
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PROFIL DEWAN KOMISARIS
ADDIN JAUHARUDIN
Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia
Lahir di Cirebon, pada tahun 1980.
Usia 45 tahun per Desember 2025.
Berdomisili di Depok, Indonesia
Riwayat Penunjukan ••
Koordinator Pengawas KSP Daya Inspirasi
Diangkat sebagai Komisaris untuk periode Bangsa tahun 2020-2025.
pertama melalui RUPST tanggal 16 Mei 2025 dan ••
Komisaris Independen PT Pos Indonesia
efektif setelah mendapat persetujuan dari OJK (Persero) tahun 2018-2023.
atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit ••
Komisaris Independen PT Garam (Persero)
and proper test). tahun 2014-2018.
Periode Jabatan Jabatan Rangkap
2025 – 2028 (Periode Pertama). Rangkap Jabatan Internal:
•• Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Kepemilikan Saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Tidak Memiliki •• Anggota Komite Pemantau Risiko PT Bank
Syariah Indonesia Tbk
Riwayat Pendidikan •• Anggota Komite Audit PT Bank Syariah
•• Sarjana di Institut Agama Islam Al’aqidah, Indonesia Tbk
Jurusan Alahwal Alsyaksiyah (1998).
•• Master di Universitas Trisakti, Jurusan Magister Rangkap Jabatan Eksternal:
Management (2016). Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka
•• Doktoral di Universitas Brawijaya Malang, lainnya.
Jurusan Konsentrasi Management Strategic
(2019). Hubungan Afiliasi:
Tidak Ada.
Sertifikasi
•• Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6
••
Pendidikan Dasar Perbankan Syariah for
Executive
Pengalaman Kerja
••
Komisaris Independen PT Bank Syariah
Indonesia Tbk tahun 2025-sekarang.
••
Ketua Umum PP Gerakan Pemuda Ansor
tahun 2024-2029.
••
Komisaris Independen PT Waskita Karya
(Persero) Tbk tahun 2023-2025.
••
Kepala Divisi Produk Halal MES tahun 2021-
2023.
LAPORAN TAHUNAN 2025
105
Page 108
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PROFIL DEWAN KOMISARIS
MUHAMMAD SYAFII ANTONIO
Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia
Lahir di Bogor, pada tahun 1967.
Usia 58 tahun per Desember 2025.
Berdomisili di Bogor, Indonesia
Riwayat Penunjukan Jabatan Rangkap
Diangkat sebagai Komisaris untuk periode Rangkap Jabatan Internal:
pertama melalui RUPST tanggal 16 Mei 2025 dan
efektif setelah mendapat persetujuan dari OJK •• Anggota Komite Pemantau Risiko PT Bank
atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit Syariah Indonesia Tbk
and proper test). •• Anggota Komite Audit PT Bank Syariah
Indonesia Tbk
Periode Jabatan •• Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
2025 – 2028 (Periode Pertama). PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Kepemilikan Saham Rangkap Jabatan Eksternal:
Tidak Memiliki •• Rector of Tazkia University, 2024–sekarang.
•• Komisaris Utama Shafiq Digital Indonesia
Riwayat Pendidikan tahun 2020-sekarang.
• Sarjana Seni dalam Studi Islam (mayor) serta •• Anggota Dewan Pengawas Syariah PT
Ekonomi dan Statistika (minor) di Jordan Schorder Investment Management Indonesia
University (1990). tahun 2015-sekarang.
• Magister Ekonomi di Kuala Lumpur Malaysia •• Dewan Pengawas Syariah PT PNM (Persero)
University (IIU) (1992). tahun 2004-sekarang.
• Doktor di bidang Micro Finance di University of •• Pihak Independen Komite Audit dan Komite
Melbourne, Australia (2004). Pemantau Risiko Bank Mega Syariah tahun
2001-sekarang.
Sertifikasi
• Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 Hubungan Afiliasi:
• Sertifikasi Dewan Pengawas Syariah Tidak Ada.
Pengalaman Kerja
• Komisaris Independen PT Bank Syariah
Indonesia Tbk tahun 2025-sekarang.
• Komisaris Utama Asia Raya Kapital tahun 2024.
• Rector of Tazkia University, 2024–sekarang.
• Komisaris Utama Shafiq Digital Indonesia
tahun 2020-sekarang.
• Komisaris PT Modular Inti Konstrindo tahun
2017-2024.
• Shariah Board Islamic Development Bank,
Jedah tahun 2016-2023.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
106 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 109
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PROFIL DEWAN KOMISARIS
MEIDY FERDIANSYAH
Komisaris
Warga Negara Indonesia
Lahir di Jakarta, pada tahun 1980.
Usia 45 tahun per Desember 2025.
Berdomisili di Tangerang Selatan, Indonesia
Riwayat Penunjukan •• VP Corporate Culture Design & Program
Diangkat sebagai Komisaris untuk periode PT Bank Syariah Mandiri tahun 2018-2019.
pertama melalui RUPST tanggal 16 Mei 2025 dan
efektif setelah mendapat persetujuan dari OJK Jabatan Rangkap
atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit Rangkap Jabatan Internal:
and proper test).. Anggota Komite Pemantau Risiko PT Bank Syariah
Indonesia Tbk.
Periode Jabatan
2025 – 2028 (Periode Pertama). Rangkap Jabatan Eksternal:
Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka
Kepemilikan Saham lainnya.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk: 133.000 lembar
saham Hubungan Afiliasi:
Tidak Ada.
Riwayat Pendidikan
•• Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia
(2004).
•• Magister of Science: Strategic Management di
Universitas Prasetya Mulya Jakarta (2016).
Sertifikasi
•• Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6
•• Pendidikan Dasar Perbankan Syariah for
Executive
Pengalaman Kerja
•• Komisaris PT Bank Syariah Indonesia Tbk tahun
2025-sekarang.
•• Chief Marketing Officer PT Asia Coach
Indonesia tahun 2024-2025.
•• VP SME Business Project PT Bank Syariah
Indonesia Tbk tahun 2023-2024.
•• VP Marketing Communication PT Bank Syariah
Indonesia Tbk tahun 2021-2023.
•• VP Marketing Communication PT Bank Syariah
Mandiri tahun 2019-2021.
LAPORAN TAHUNAN 2025
107
Page 110
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PERUBAHAN KOMPOSISI
ANGGOTA DEWAN KOMISARIS
Perubahan Komposisi Anggota Dewan Komisaris dan Alasan Perubahannya
Sepanjang tahun 2025, susunan anggota Dewan Komisaris mengalami beberapa penyesuaian, yang
dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dan dinamika organisasi Bank. Adapun perubahan komposisi
Dewan Komisaris adalah sebagai berikut.
Komposisi Dewan Komisaris Per 1 Januari sd 16 Mei 2025
Komposisi Dewan Komisaris per 1 Januari sd 16 Mei 2025 berjumlah 10 (sepuluh) anggota Dewan Komisaris,
yang terdiri atas 1 (satu) Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen, 1 (satu) Wakil Komisaris
Utama merangkap Komisaris Independen, 5 (lima) Komisaris, serta 3 (tiga) Komisaris Independen,
dengan rincian sebagai berikut:
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif
Muliaman Dharmansyah Komisaris Utama Merangkap RUPS Tahunan
21 September 2023
Hadad Komisaris Independen tanggal 22 Mei 2023
Wakil Komisaris Utama
RUPS Luar Biasa
Adiwarman Azwar Karim Merangkap Komisaris 7 Februari 2022
tanggal 24 Agustus 2021
Independen
RUPS Luar Biasa
Masduki Baidlowi Komisaris 1 Februari 2021
tanggal 15 Desember 2020
RUPS Luar Biasa
Suyanto Komisaris 1 Februari 2021
tanggal 15 Desember 2020
RUPS Tahunan
Abu Rokhmad Komisaris 21 September 2023
tanggal 22 Mei 2023
RUPS Tahunan
Fauzi Komisaris 10 Desember 2024
tanggal 17 Mei 2024
RUPS Tahunan
Nazaruddin Komisaris 10 Desember 2024
tanggal 17 Mei 2024
RUPS Luar Biasa
Komaruddin Hidayat Komisaris Independen 1 Februari 2021
tanggal 15 Desember 2020
RUPS Tahunan
Mohamad Nasir Komisaris Independen 6 Januari 2023
tanggal 27 Mei 2022
RUPS Tahunan
Felicitas Tallulembang Komisaris Independen 10 Desember 2024
tanggal 17 Mei 2024
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
108 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 111
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PERUBAHAN KOMPOSISI ANGGOTA
DEWAN KOMISARIS
Komposisi Dewan Komisaris Per 31 Desember 2025
Sesuai Keputusan RUPST tanggal 16 Mei 2025, komposisi Dewan Komisaris berubah menjadi sebanyak 8
(delapan) anggota yang terdiri dari 1 (satu) Komisaris Utama, 3 (tiga) Komisaris dan 4 (empat) Komisaris
Independen, sehingga komposisi Dewan Komisaris per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif
RUPS Tahunan
Muhadjir Effendy Komisaris Utama 1 September 2025
tanggal 16 Mei 2025
RUPS Tahunan
Felicitas Tallulembang Komisaris Independen 10 Desember 2024
tanggal 17 Mei 2024
RUPS Tahunan
Kamaruddin Amin Komisaris 12 Desember 2025
tanggal 16 Mei 2025
RUPS Tahunan
Mochamad Agus Rofiudin Komisaris 12 Desember 2025
tanggal 16 Mei 2025
RUPS Tahunan
Nizar Ahmad Saputra Komisaris Independen 12 Desember 2025
tanggal 16 Mei 2025
RUPS Tahunan 11 Maret 2026
Addin Jauharudin Komisaris Independen
tanggal 16 Mei 2025
RUPS Tahunan Efektif setelah mendapat
Muhammad Syafii Antonio* Komisaris Independen
tanggal 16 Mei 2025 persetujuan OJK.
RUPS Tahunan Efektif setelah mendapat
Meidy Ferdiansyah* Komisaris
tanggal 16 Mei 2025 persetujuan OJK.
LAPORAN TAHUNAN 2025
109
Page 112
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PROFIL DIREKSI
ANGGORO EKO CAHYO
Direktur Utama
Warga Negara Indonesia
Lahir di Jakarta, pada tahun 1969.
Usia 56 tahun per Desember 2025.
Berdomisili di Tangerang Selatan, Indonesia
Riwayat Penunjukan •• Head of Human Capital Division PT Bank Negara
Diangkat sebagai Direktur Utama untuk periode Indonesia (Persero) Tbk tahun 2012-2015.
pertama melalui RUPST tanggal 16 Mei 2025 dan •• Head of Network and Service Division PT Bank
efektif menjabat pada tanggal 1 September 2025. Negara Indonesia (Persero) Tbk tahun 2011-2012.
•• Head of Regional Office 14 Jakarta BSD PT Bank
Periode Jabatan Negara Indonesia (Persero) Tbk tahun 20211.
2025 – 2028 (Periode Pertama). •• Head of Regional Office 12 Jakarta Kota PT Bank
Negara Indonesia (Persero)Tbk tahun 2010-2011.
Kepemilikan Saham •• Head of Consumer Funds and Services Division
Tidak memiliki. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk tahun
2009-2010.
Riwayat Pendidikan •• Deputy Head 1 of Corporate Communication &
•• Sarjana Teknik & Manajemen Industri dari Institut Secretariat PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Teknologi Indonesia (1992). Tbk tahun 2009.
•• Magister Agribisnis, Institut Pertanian Bogor •• Vice President of Credit Card Business Marketing
(2002). PT Bank Negara Indonesia (persero) Tbk tahun
2005-2009.
Sertifikasi •• Head of Consumer Marketing & Service Group PT
•• Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk tahun 2003-
•• Pendidikan Dasar Perbankan Syariah for Executive 2025
•• The Essentials Course of The Art & Science of
Coaching Jabatan Rangkap
•• Executive Education: Developing and Loading Rangkap Jabatan Internal:
High-Performance Teams •• Ketua Komite Pengarah Teknologi Informasi (IT
•• Executive Education: Oxford Scenarios Program Steering Committee) PT Bank Syariah Indonesia
Tbk.
Pengalaman Kerja •• Ketua Komite Asset & Liabilities Committee
•• Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (ALCO) PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
tahun 2025-sekarang. •• Ketua Komite Bisnis (Business Committee)
•• Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan tahun PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
2021 – 2025. •• Ketua Komite Crisis Management PT Bank
•• Komisaris Utama PT Fintek Karya Nusantara (Link Syariah Indonesia Tbk.
Aja) tahun 2020-2021. •• Pemutus Fungsi Bisnis Komite Pembiayaan
•• Wakil Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
(Persero) Tbk tahun 2020.
•• Direktur Bisnis Konsumer PT Bank Negara Rangkap Jabatan Eksternal:
Indonesia (Persero) Tbk tahun 2019-2020. Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka
•• Direktur Keuangan PT Bank Negara Indonesia lainnya.
(Persero) Tbk tahun 2018-2019.
•• Direktur Bisnis Konsumer PT Bank Negara Hubungan Afiliasi:
Indonesia (Persero) Tbk tahun 2015-2018. Tidak Ada.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
110 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 113
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PROFIL DIREKSI
BOB TYASIKA ANANTA
Wakil Direktur Utama
Warga Negara Indonesia
Lahir di Surakarta, pada tahun 1963.
Usia 62 tahun per Desember 2025.
Berdomisili di Jakarta Selatan, Indonesia
Riwayat Penunjukan •• Direktur Manajemen Risiko PT Bank Negara
Diangkat sebagai Wakil Direktur Utama untuk Indonesia (Persero) Tbk tahun 2018-2019.
periode pertama melalui RUPST tanggal 27 Mei •• Direktur Perencanaan & Operasional PT Bank
2022 dan mendapatkan keputusan efektif dari Negara Indonesia (Persero) Tbk tahun 2016-
OJK tanggal 23 September 2022. Beliau diangkat 2018.
kembali pada RUPS Tahunan tanggal 16 Mei 2025 •• Direktur Operasional dan Teknologi Informasi
untuk periode kedua. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk tahun
2015-2016.
Periode Jabatan
2022 – 2025 (Periode Pertama) Jabatan Rangkap
2025 – 2028 (Periode Kedua) Rangkap Jabatan Internal:
•• Ketua Komite Crisis Management PT Bank
Kepemilikan Saham Syariah Indonesia Tbk.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk: 1.134.400 lembar •• Wakil Ketua Komite Pengarah Teknologi
saham Informasi (IT Steering Committee) PT Bank
Syariah Indonesia Tbk.
Riwayat Pendidikan •• Wakil Ketua Komite Bisnis PT Bank Syariah
•• Sarjana Akuntansi dari Universitas Gadjah Indonesia Tbk.
Mada Yogyakarta (1986). •• Wakil Ketua Komite Sumber Daya Manusia PT
•• Magister Finance, Business Administration Bank Syariah Indonesia Tbk.
dari University of Oregon USA (1989). •• Wakil Ketua Komite Assets & Liabilities
Committee (ALCO) PT Bank Syariah Indonesia
Sertifikasi Tbk.
Sertifikasi Kompetensi Kualifikasi 7 - Bidang •• Anggota Komite Policy & Procedure di PT Bank
Manajemen Risiko Perbankan (2024). Syariah Indonesia Tbk.
Pengalaman Kerja Rangkap Jabatan Eksternal:
•• Plt Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka
Tbk tahun 2025. lainnya.
•• Wakil Direktur Utama PT Bank Syariah
Indonesia Tbk tahun 2022-sekarang. Hubungan Afiliasi:
•• Direktur Human Capital & Kepatuhan PT Bank Tidak Ada.
Negara Indonesia (Persero) Tbk tahun 2020-
2022.
•• Direktur Treasury & International PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk tahun 2019-
2020.
LAPORAN TAHUNAN 2025
111
Page 114
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PROFIL DIREKSI
ANTON SUKARNA
Direktur Sales & Distribution
Warga Negara Indonesia
Lahir di Jakarta, pada tahun 1970.
Usia 55 tahun per Desember 2025.
Berdomisili di Depok, Indonesia
Riwayat Penunjukan •• Regional Head-Region VII/Indonesia Timur PT
Diangkat sebagai Direktur Sales & Distribution Bank Syariah Mandiri tahun 2016-2018.
untuk periode pertama melalui RUPSLB tanggal •• Group Head Commercial Banking Group
15 Desember 2020 dan efektif menjabat pada PT Bank Syariah Mandiri tahun 2012-2016.
tanggal 1 Februari 2021. Beliau diangkat kembali
pada RUPS Tahunan tanggal 17 Mei 2024 untuk Jabatan Rangkap
periode kedua. •• Rangkap Jabatan Internal:
•• Anggota Komite Manajemen Risiko di PT Bank
Periode Jabatan Syariah Indonesia Tbk.
•• 2021 - 2024 (Periode Pertama) •• Anggota Komite Bisnis di PT Bank Syariah
•• 2024 - 2027 (Periode Kedua) Indonesia Tbk.
•• Anggota Komite Sumber Daya Manusia di
Kepemilikan Saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk: 2.280.100 lembar •• Anggota Komite Assets & Liabilities Committee
saham (ALCO) PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
•• Anggota Komite Crisis Management di
Riwayat Pendidikan PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
•• Sarjana Sosial Ekonomi Peternakan dari Institut
Pertanian Bogor (1994). Rangkap Jabatan Eksternal:
•• Magister Pengembangan Industri Kecil Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka
Menengah dari Institut Pertanian Bogor (2023). lainnya.
Sertifikasi Hubungan Afiliasi:
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 Tidak Ada.
Pengalaman Kerja
•• Direktur Sales & Distribution PT Bank Syariah
Indonesia Tbk tahun 2021-sekarang.
•• Direktur Distribution & Sales, PT Bank Syariah
Mandiri tahun 2020-2021.
•• SEVP Distribution & Sales PT Bank Syariah
Mandiri tahun 2019-2020.
•• Regional Head-Region III/Jakarta PT Bank
Syariah Mandiri tahun 2018-2019.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
112 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 115
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PROFIL DIREKSI
ADE CAHYO NUGROHO
Direktur Finance & Strategy
Warga Negara Indonesia
Lahir di Jakarta, pada tahun 1978.
Usia 47 tahun per Desember 2025.
Berdomisili di Jakarta Selatan, Indonesia
Riwayat Penunjukan •• Senior Executive Vice President (SEVP) Finance
Diangkat sebagai Direktur Finance & Strategy & Strategy PT Bank Syariah Mandiri tahun 2016-
untuk periode pertama melalui RUPSLB tanggal 2017.
15 Desember 2020 dan efektif menjabat pada •• Direktur Finance & Strategy PT Mandiri Tunas
tanggal 1 Februari 2021. Beliau diangkat kembali Finance tahun 2015-2016.
pada RUPS Tahunan tanggal 17 Mei 2024 untuk •• Senior Executive Vice President (SEVP)/Deputy
periode kedua. Director PT Mandiri Tunas Finance tahun 2014-
2015.
Periode Jabatan
•• 2021 - 2024 (Periode Pertama) Jabatan Rangkap
•• 2024 - 2027 (Periode Kedua) Rangkap Jabatan Internal:
•• Wakil Ketua Komite Manajemen Risiko di
Kepemilikan Saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk: 2.280.100 lembar •• Anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi
saham (IT Steering Committee) di PT Bank Syariah
Indonesia Tbk.
Riwayat Pendidikan •• Anggota Komite Policy & Procedure di PT Bank
••
Sarjana Akuntansi dari Universitas Indonesia Syariah Indonesia Tbk.
(2003). •• Anggota Komite Sumber Daya Manusia di
••
Master in Business Administration dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Rotterdam School of Management, Erasmus •• Anggota Komite Assets & Liabilities Committee
University Netherland (2011). (ALCO) PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
•• Anggota Komite Crisis Management di
Sertifikasi PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Manajemen Risiko Perbankan Level 7
Rangkap Jabatan Eksternal:
Pengalaman Kerja Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka
•• Direktur Finance & Strategy PT Bank Syariah lainnya.
Indonesia Tbk tahun 2021-sekarang.
•• Direktur Finance, Strategy & Treasury PT Bank Hubungan Afiliasi:
Syariah Mandiri tahun 2018-2021. Tidak Ada.
•• Direktur Finance & Strategy PT Bank Syariah
Mandiri tahun 2017-2018.
LAPORAN TAHUNAN 2025
113
Page 116
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PROFIL DIREKSI
ZAIDAN NOVARI
Direktur Wholesale Transaction
Banking
Warga Negara Indonesia
Lahir di Palembang, pada tahun 1967.
Usia 58 tahun per Desember 2025.
Berdomisili di Tangerang Selatan, Indonesia
Riwayat Penunjukan Jabatan Rangkap
Diangkat sebagai Direktur Wholesale Transaction Rangkap Jabatan Internal:
Banking untuk periode pertama melalui RUPST •• Anggota Komite Manajemen Risiko di PT Bank
tanggal 27 Mei 2022 dan mendapat keputusan Syariah Indonesia Tbk.
efektif dari OJK tanggal 31 Januari 2023. Beliau •• Anggota Komite Bisnis di PT Bank Syariah
diangkat kembali pada RUPS Tahunan tanggal 16 Indonesia Tbk.
Mei 2025 untuk periode kedua. •• Anggota Komite Assets & Liabilities Committee
(ALCO) PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Periode Jabatan
•• 2022 – 2025 (Periode Pertama) Rangkap Jabatan Eksternal:
•• 2025 – 2028 (Periode Kedua) Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka
lainnya.
Kepemilikan Saham
PT Bank Syariah Indonesia Tbk: 1.071.400 lembar Hubungan Afiliasi:
saham Tidak Ada.
Riwayat Pendidikan
•• Sarjana Ilmu Ekonomi & Studi Pembangunan
dari Universitas Sriwijaya Palembang (1991).
•• Magister Manajemen Keuangan dari
Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (1999).
Sertifikasi
Manajemen Risiko Perbankan Level 7
Pengalaman Kerja
•• Direktur Wholesale Transaction Banking
PT Bank Syariah Indonesia Tbk tahun
2022-sekarang.
•• Senior Vice President Commercial Banking 3,
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk tahun 2017- 2022.
•• Vice President PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
tahun 2012-2017.
•• Senior Account Manager PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk tahun 2008-2012.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
114 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 117
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PROFIL DIREKSI
GRANDHIS HELMI HARUMANSYAH
Direktur Risk Management
Warga Negara Indonesia
Lahir di Ngawi, pada tahun 1981.
Usia 44 tahun per Desember 2025.
Berdomisili di Jakarta Selatan, Indonesia
Riwayat Penunjukan •• Departement Head Sector Energy, Corporate
Diangkat sebagai Direktur Risk Management Banking V Group PT Bank Mandiri (Persero)
untuk periode pertama melalui RUPST tanggal 22 Tbk tahun 2015.
Mei 2023 dan mendapatkan keputusan efektif dari
OJK tanggal 21 September 2023. Jabatan Rangkap
Rangkap Jabatan Internal:
Periode Jabatan •• Ketua Komite Manajemen Risiko di PT Bank
2023 – 2026 (Periode Pertama). Syariah Indonesia Tbk.
•• Ketua Komite Policy & Procedure di PT Bank
Kepemilikan Saham Syariah Indonesia Tbk.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk: 343.100 lembar •• Anggota Komite Komite Pengarah Teknologi
saham Informasi (IT Steering Committee) PT Bank
Syariah Indonesia Tbk.
Riwayat Pendidikan •• Anggota Komite Bisnis di PT Bank Syariah
•• Sarjana Teknik Industri dari Universitas Indonesia Tbk.
Indonesia (2003). •• Anggota Komite Sumber Daya Manusia di
•• Magister Business Administration - Strategic PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Management dari Washington University St. •• Anggota Komite Aset & Liabilitas di PT Bank
Louis (2013). Syariah Indonesia Tbk.
•• Anggota Komite Crisis Management di
Sertifikasi PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Manajemen Risiko Perbankan Level 7 •• Pemutus Fungsi Risk Komite Pembiayaan di
PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Pengalaman Kerja
•• Direktur Risk Management Informasi PT Bank Rangkap Jabatan Eksternal:
Syariah Indonesia Tbk tahun 2023-sekarang. Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka
•• Group Head Commercial Risk 1 PT Bank Mandiri lainnya.
(Persero) Tbk tahun 2020-2023.
•• Head of Business Development PT Bank Hubungan Afiliasi:
Mandiri (Persero) Tbk, Singapore (BMSG) tahun Tidak Ada.
2016-2019.
•• Departement Head Sector Sea Port &
Transportation, Corporate Banking II & IV
Group PT Bank Mandiri (Persero) Tbk tahun
2015–2016.
LAPORAN TAHUNAN 2025
115
Page 118
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PROFIL DIREKSI
KEMAS ERWAN HUSAINY
Direktur Retail Banking
Warga Negara Indonesia
Lahir di Palembang, pada tahun 1975.
Usia 50 tahun per Desember 2025.
Berdomisili di Jakarta, Indonesia
Riwayat Penunjukan •• Regional CEO Surabaya PT Bank Syariah
Diangkat sebagai Direktur Retail Banking untuk Indonesia Tbk tahun 2022-2023.
periode pertama melalui RUPST tanggal 16 Mei •• Regional CEO Medan PT Bank Syariah
2025 dan mendapatkan keputusan dan efektif Indonesia Tbk tahun 2021-2022.
menjabat pada tanggal 13 Oktober 2025. •• Regional CEO Makassar PT Bank Syariah
Indonesia Tbk tahun 2021.
Periode Jabatan •• Regional CEO Makassar PT Bank Syariah
2025 – 2028 (Periode Pertama). Mandiri Tahun 2019-2021.
Kepemilikan Saham Jabatan Rangkap
PT Bank Syariah Indonesia Tbk: 220.101 lembar Rangkap Jabatan Internal:
saham •• Anggota Komite Manajemen Risiko di PT Bank
Syariah Indonesia Tbk.
Riwayat Pendidikan •• Anggota Komite Assets & Liabilities Committee
•• Diploma 3 Teknik Elektro dan Komunikasi (ALCO) PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Politeknik Negeri Sriwijaya (1997). •• Anggota Komite Bisnis di PT Bank Syariah
•• Sarjana Ekonomi Universitas Kader Bangsa Indonesia Tbk.
Palembang (2005)
•• Magister Manajemen Universitas Bina Darma Rangkap Jabatan Eksternal:
Palembang (2009). Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka
lainnya.
Sertifikasi
••
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Hubungan Afiliasi:
Perbankan Level VII Tidak Ada.
••
Program Pemeliharaan Skema Sertifikasi
Kualifikasi 7 Bidang Manajemen Risiko
Perbankan
••
Sertifikasi Pendidikan dan Pelatihan Dasar
Perbankan Syariah untuk Eksekutif
Pengalaman Kerja
••
Senior Executive Vice President Branding &
Communication PT Bank Syariah Indonesia
Tbk tahun 2025.
••
Group Head Marketing Communication PT
Bank Syariah Indonesia Tbk tahun 2023-2025.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
116 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 119
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PROFIL DIREKSI
MUHARTO HADI SUPRAPTO
Direktur Information Technology
Warga Negara Indonesia
Lahir di Bogor, pada tahun 1976.
Usia 49 tahun per Desember 2025.
Berdomisili di Jakarta Selatan, Indonesia
Riwayat Penunjukan •• Senior Manager of IT Procurement PT Bank
Diangkat sebagai Direktur Information Technology Rakyat Indonesia (Persero) Tbk tahun 2014-
untuk periode pertama melalui RUPST tanggal 16 2016.
Mei 2025 dan mendapatkan keputusan dan efektif •• IT Strategic Planning & Business Relations
menjabat pada tanggal 13 Oktober 2025. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk tahun
2012-2014.
Periode Jabatan •• IT Monitoring and Evaluation Officer PT Bank
2025 – 2028 (Periode Pertama). Rakyat Indonesia (Persero) Tbk tahun 2009-
2010.
Kepemilikan Saham
Tidak memiliki Jabatan Rangkap
Rangkap Jabatan Internal:
Riwayat Pendidikan ••
Anggota Komite Manajemen Risiko PT Bank
•• Sarjana Akuntansi di Universitas Gajah Mada Syariah Indonesia Tbk
(2000). ••
Wakil Ketua 2 Komite Pengarah Teknologi
•• Master of Computer Science di University of Informasi (IT Steering Committee) PT Bank
Kent, United Kingdom (2012). Syariah Indonesia Tbk.
••
Wakil Ketua Komite Crisis Management
Sertifikasi PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
•• Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 •• Forum Task Force IT
•• Pelatihan Dasar Perbankan Syariah •• Forum Enterprise Architecture A
•• BSE Chief Technology Officer School Program
•• BSE - Digital Strategies for Business : Leading Rangkap Jabatan Eksternal:
The Next Generation Enterprise Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka
lainnya.
Pengalaman Kerja
•• Senior Vice President PT Bank Rakyat Indonesia Hubungan Afiliasi:
(Persero) Tbk tahun 2021-2025. Tidak Ada.
•• Vice President Information Security PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk tahun 2019-
2021.
•• Senior Manager IT Strategy & Planning
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk tahun
2016-2018.
LAPORAN TAHUNAN 2025
117
Page 120
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PROFIL DIREKSI
FIRMAN NUGRAHA
Direktur Treasury & International
Banking
Warga Negara Indonesia
Lahir di Bandung, pada tahun 1976.
Usia 49 tahun per Desember 2025.
Berdomisili di Tangerang Selatan, Indonesia
Riwayat Penunjukan Jabatan Rangkap
Diangkat sebagai Direktur Treasury & International Rangkap Jabatan Internal:
Banking untuk periode pertama melalui RUPST •• Wakil Ketua Komite Assets & Liabilities
tanggal 16 Mei 2025 dan mendapatkan keputusan Committee (ALCO) PT Bank Syariah Indonesia
dan efektif menjabat pada tanggal 12 Desember Tbk.
2025. •• Anggota Komite Manajemen Risiko di PT Bank
Syariah Indonesia Tbk.
Periode Jabatan
2025 – 2028 (Periode Pertama). Rangkap Jabatan Eksternal:
Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka
Kepemilikan Saham lainnya.
Tidak memiliki
Hubungan Afiliasi:
Riwayat Pendidikan Tidak Ada.
•• Sarjana Hukum Universitas Padjajaran (1999).
Sertifikasi
•• Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7
•• Pelatihan Dasar Perbankan Syariah
•• Sertifikasi Treasury Jenjang 7
Pengalaman Kerja
•• Komisaris Utama PT Mandiri Manajemen
Investasi (MMI) tahun 2024-2025.
•• Group Head Treasury PT Bank Mandiri (Persero)
Tbk tahun 2022-2024.
•• Deputy GH Treasury PT Bank Mandiri (Persero)
Tbk tahun 2021-2022.
•• Departemen Head Treasury Wholesale
Coverage PT Bank Mandiri (Persero) Tbk tahun
2018-2021.
•• Departemen Head Treasury Retail Coverage
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk tahun 2018.
•• Chief Dealer Anchor Client PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk tahun 2017.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
118 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 121
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PROFIL DIREKSI
ARIEF ADHI SANJAYA
Direktur Compliance & Human Capital
Warga Negara Indonesia
Lahir di Sragen, pada tahun 1977.
Usia 48 tahun per Desember 2025.
Berdomisili di Jakarta Selatan, Indonesia
Riwayat Penunjukan •• Direktur Finance and Human Capital PT Citillink
Diangkat sebagai Direktur Compliance & Human tahun 2022 – 2023
Capital untuk periode pertama melalui RUPST •• Director of Finance and Risk Management
tanggal 16 Mei 2025 dan mendapatkan keputusan Jakarta Industrial Estate Pulogadung tahun
dan efektif menjabat pada tanggal 12 Desember 2025. 2018-2020
•• Independent Member and Executive Secretary of
Periode Jabatan Audit Committee Maybank Indonesia Tbk tahun
2025 – 2028 (Periode Pertama). 2018 – 2020
•• Technical Assistance for Education Systems
Kepemilikan Saham Strengthening di Palladium International (2018-
Tidak memiliki 2018).
•• Executive Secretary of The Board of Commissioner
Riwayat Pendidikan Bank BNI Syariah tahun 2010 - 2018
•• Diploma Akuntansi dari Sekolah Tinggi Akuntansi
Nasional (1996-1999). Jabatan Rangkap
•• Sarjana Akuntansi dari Universitas Indonesia Rangkap Jabatan Internal:
(2000-2003). •• Anggota Komite Manajemen Risiko (Risk
•• Master Hukum dari Universitas Indonesia (2003- Management Committee) PT Bank Syariah
2005). Indonesia Tbk.
•• Master Public Administration dari National •• Anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi (IT
University of Singapore (2006-2007). Steering Committee) PT Bank Syariah Indonesia
•• Master of Science dari London School of Economic Tbk.
and Political (2019-2021). •• Anggota Komite Asset & Liabilities Committee
(ALCO) PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Sertifikasi •• Anggota Komite Bisnis (Business Committee) PT
•• Perpanjangan Sertifikasi Kompetensi General Bank Syariah Indonesia Tbk.
Manager Sumber Daya Manusia – Jakarta. •• Anggota Komite Crisis Management PT Bank
•• Program Pembekalan APU PPT & PPPSPM Syariah Indonesia Tbk.
Jenjang 7 Batch Ke-1/2025 – Online. •• Wakil Ketua 2 Komite Sumber Daya Manusia
•• PDP - Sharia Compliance Executive Program – (Human Capital Committee) PT Bank Syariah
LPPI Jakarta. Indonesia Tbk.
•• Pelatihan Dasar Perbankan Syariah – LPPI Jakarta. •• Wakil Ketua Komite Policy & Procedure (Policy &
•• Sertifikasi Kualifikasi 7 Tanpa Berjenjang Bidang. Procedure Committee) PT Bank Syariah Indonesia
Manajemen Risiko Perbankan – LSPKS Jakarta. Tbk.
•• Program Pembekalan Skema Sertifikasi Kualifikasi
7 Tanpa Berjenjang Bidang Manajemen Risiko Rangkap Jabatan Eksternal:
Perbankan – Asbisindo Jakarta. Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka
lainnya.
Pengalaman Kerja
•• Direktur Human Capital PT Citilink Indonesia Hubungan Afiliasi:
tahun 2023 – 2025 Tidak Ada.
LAPORAN TAHUNAN 2025
119
Page 122
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PERUBAHAN KOMPOSISI
ANGGOTA DIREKSI
Perubahan Komposisi Anggota Direksi dan Alasan Perubahannya
Pada tahun 2025, terjadi perubahan susunan anggota Direksi. Perubahan tersebut dilakukan untuk
memenuhi kebutuhan organisasi dan mendukung arah pengembangan Bank. Rincian perubahan
komposisi Direksi adalah sebagai berikut.
Komposisi Direksi Per 1 Januari sd 16 Mei 2025
Komposisi Direksi per 1 Januari sd 16 Mei 2025 berjumlah 10 (sepuluh) anggota Direksi yang terdiri dari 1
(satu) Direktur Utama, 1 (satu) Wakil Direktur Utama, serta 8 (delapan) Direktur, dengan rincian sebagai
berikut:
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif
RUPS Luar Biasa
Hery Gunardi Direktur Utama 1 Februari 2021
tanggal 15 Desember 2020
RUPS Tahunan
Bob Tyasika Ananta Wakil Direktur Utama 23 September 2022
tanggal 27 Mei 2022
RUPS Luar Biasa
Ade Cahyo Nugroho Direktur Finance & Strategy 1 Februari 2021
tanggal 15 Desember 2020
Direktur Sales & RUPS Luar Biasa
Anton Sukarna 1 Februari 2021
Distribution tanggal 15 Desember 2020
Direktur Wholesale RUPS Tahunan
Zaidan Novari 31 Januari 2023
Transaction Banking tanggal 27 Mei 2022
Direktur Information RUPS Tahunan
Saladin D. Effendi 21 September 2023
Technology tanggal 22 Mei 2023
Grandhis Helmi RUPS Tahunan
Direktur Risk Management 21 September 2023
Harumansyah tanggal 22 Mei 2023
Direktur Compliance & RUPS Luar Biasa
Tribuana Tunggadewi 1 Februari 2021
Human Capital tanggal 15 Desember 2020
RUPS Tahunan
Harry Gusti Utama Direktur Retail Banking 8 Oktober 2024
tanggal 17 Mei 2024
Direktur Treasury & RUPS Tahunan
Ari Rizaldi 8 Oktober 2024
International Banking tanggal 17 Mei 2024
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
120 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 123
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PERUBAHAN KOMPOSISI ANGGOTA DIREKSI
Komposisi Direksi Per 31 Desember 2025
Sesuai Keputusan RUPST tanggal 16 Mei 2025, komposisi Direksi berubah menjadi sebanyak 10 (sepuluh)
anggota, yang terdiri dari 1 (satu) Direktur Utama, 1 (satu) Wakil Direktur Utama, serta 8 (delapan) Direktur.
Sehingga komposisi Direksi per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif
RUPS Tahunan
Anggoro Eko Cahyo Direktur Utama 1 September 2025
tanggal 16 Mei 2025
•• RUPS Tahunan
tanggal 27 Mei 2022
Bob Tyasika Ananta Wakil Direktur Utama 23 September 2022
•• RUPS Tahunan
tanggal 16 Mei 2025
RUPS Luar Biasa
Anton Sukarna Direktur Sales & Distribution 1 Februari 2021
tanggal 15 Desember 2020
RUPS Luar Biasa
Ade Cahyo Nugroho Direktur Finance & Strategy 1 Februari 2021
tanggal 15 Desember 2020
•• RUPS Tahunan
Direktur Wholesale tanggal 27 Mei 2022
Zaidan Novari 31 Januari 2023
Transaction Banking •• RUPS Tahunan
tanggal 16 Mei 2025
RUPS Tahunan
Grandhis Helmi Harumansyah Direktur Risk Management 21 September 2023
tanggal 22 Mei 2023
RUPS Tahunan
Kemas Erwan Husainy Direktur Retail Banking 13 Oktober 2025
tanggal 16 Mei 2025
Direktur Information RUPS Tahunan
Muharto Hadi Suprapto 13 Oktober 2025
Technology tanggal 16 Mei 2025
Direktur Treasury & RUPS Tahunan
Firman Nugraha 12 Desember 2025
International Banking tanggal 16 Mei 2025
Direktur Compliance & RUPS Tahunan
Arief Adhi Sanjaya 12 Desember 2025
Human Capital tanggal 16 Mei 2025
LAPORAN TAHUNAN 2025
121
Page 124
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PROFIL DEWAN PENGAWAS SYARIAH
PROF. DR. KH. HASANUDIN, M.AG
Ketua Dewan Pengawas Syariah
Warga Negara Indonesia
Lahir di Cirebon, pada tahun 1961.
Usia 64 tahun per Desember 2025.
Berdomisili di Tangerang, Indonesia
Riwayat Penunjukan •• Workshop Produk Wholesale secara menyeluruh
Diangkat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah (2025)
untuk periode pertama melalui RUPSLB tanggal 15 •• Workshop Pra Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting)
Desember 2020 dan efektif menjabat pada 1 Februari DPS X Tahun 2025 Bidang Bank Umum Syariah
2021. Selanjutnya, beliau ditunjuk sebagai Ketua dan Unit Usaha Syariah
Dewan Pengawas Syariah sesuai Akta Pernyataan •• Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting) DPS XXI Tahun
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham PT Bank 2025
Syariah Indonesia Tbk No. 42 tanggal 31 Mei 2021. •• Top Executive Learning Program (TELP) - Series I
Beliau diangkat kembali pada RUPS Tahunan tahun :Transformasi Digital Banking. Narsum: Pak Jahja
2024 tanggal 17 Mei 2024 untuk periode kedua. Setiatmadja (Komut BCA) (2025)
•• Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko
Periode Jabatan Jenjang 5 (2025)
•• 2021 – 2024 (Periode Pertama).
•• 2024 – 2027 (Periode Kedua). Pengalaman Kerja
•• Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Bank Syariah
Kepemilikan Saham Indonesia Tbk tahun 2021-sekarang.
Tidak memiliki. •• Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank
Syariah Indonesia Tbk tahun 2021.
Riwayat Pendidikan •• Ketua Badan Pelaksana Harian Dewan Syariah
•• Sarjana Syariah dari IAIN/UIN Syarif Hidayatullah Nasional Majelis Ulama Indonesia tahun
Jakarta (1989). 2020-sekarang.
•• Magister Syariah dari IAIN/UIN Syarif Hidayatullah •• Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Sarana
Jakarta (1997). Multigriya Finansial (Persero) tahun 2018-sekarang.
•• Doktor Syariah dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta •• Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Trimegah
(2008). Asset Management tahun 2015-2024.
•• Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Toyota Astra
Sertifikasi Finance Services tahun 2012-sekarang.
•• Izin Ahli Syariah Pasar Modal (ASPM) (2021) •• Anggota Dewan Standar Akuntansi Syariah
•• Pelatihan & Courtesy Visit Transaction Banking to (DSAS), Ikatan Ahli Akuntan Indonesia tahun 2012-
Arab Saudi (2024) 2016.
•• Top Executive Learning Program (TELP) - Series II •• Ketua dan Anggota Dewan Pengawas Syariah PT
Leadership Transformation (2024) Bank BNI Syariah tahun 2010-2021.
•• Pembekalan BSMR Dewan Pengawas Syariah dan •• Anggota Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha
Komite Syariah Jenjang 4 (2024) Syariah, PT Bank Danamon Indonesia Tbk tahun
•• Refreshment BSMR jenjang 4 (2024) 2002-sekarang.
•• Workshop Pra Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting)
DPS IX Tahun 2024 Bidang Bank Umum Syariah Rangkap Jabatan
dan Unit Usaha Syariah (2024) Perusahaan Terbuka Lainnya:
•• Pelatihan Transaksi Valuta Asing bagi Dewan Anggota Dewan Pengawas Syariah UUS PT Bank
Pengawas Syariah (2024) Danamon Indonesia Tbk (2002-sekarang).
•• Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting) DPS XX Tahun
2024 Institusi Lainnya:
•• Sharing Session di Rapat Kerja Nasional •• Ketua Badan Pelaksana Harian Dewan Syariah
(RAKERNAS) PT Bank Syariah Indonesia Tbk Nasional Majelis Ulama Indonesia (2020-sekarang).
oleh Juan Hasang Enterprise Solution Architect •• Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Sarana
Manager AWS Indonesia (2024) Multigriya Finansial (Persero) (2018-sekarang).
•• Workshop Akad dan Kesesuaian Syariah Produk •• Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Toyota Astra
Bank Emas BSI (2025) Finance Services (2012-sekarang).
•• Training Top Executive Learning Program (TELP)
Series I Tahun 2025 Hubungan Afiliasi:
•• Custom of General Business English (2025) Tidak Ada.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
122 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 125
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PROFIL DEWAN PENGAWAS SYARIAH
DR. H. MOHAMAD HIDAYAT, MBA, M.H
Anggota Dewan Pengawas Syariah
Warga Negara Indonesia
Lahir di Jakarta, pada tahun 1967.
Usia 58 tahun per Desember 2025.
Berdomisili di Jakarta Timur, Indonesia
Riwayat Penunjukan •• Workshop Produk Wholesale secara menyeluruh
Diangkat sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah (2025)
untuk periode pertama melalui RUPSLB tanggal 15 •• Workshop Pra Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting) DPS
Desember 2020 dan efektif menjabat pada 1 Februari X Tahun 2025 Bidang Bank Umum Syariah dan Unit
2021. Selanjutnya, beliau ditunjuk sebagai Anggota Usaha Syariah (2025)
Dewan Pengawas Syariah sesuai Akta Pernyataan •• Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting) DPS XXI Tahun 2025
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham PT Bank •• Training Palm Oil Industry Focus Mastery Batch 2
Syariah Indonesia Tbk No. 42 tanggal 31 Mei 2021. Beliau Tahun 2025
diangkat kembali pada RUPS Tahunan tahun 2024 •• Top Executive Learning Program (TELP) - Series I
tanggal 17 Mei 2024 untuk periode kedua. :Transformasi Digital Banking. Narsum: Pak Jahja
Setiatmadja (Komut BCA) (2025)
Periode Jabatan •• Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5
•• 2021 – 2024 (Periode Pertama). (2025)
•• 2024 – 2027 (Periode Kedua).
Pengalaman Kerja
Kepemilikan Saham •• Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Syariah
Tidak memiliki. Indonesia Tbk tahun 2021-sekarang.
•• Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Bank Syariah
Riwayat Pendidikan Indonesia Tbk tahun 2021.
•• Sarjana Syariah dari IAIN / UIN Syarief Hidayatullah •• Ketua Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah
Jakarta (1992). PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia tahun 2020-2024.
•• Magister Ilmu Hukum dari Sekolah Tinggi Ilmu •• Ketua Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah
Hukum: Institute of Business Law and Legal PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia tahun
Management Jakarta (2004). 2023-sekarang.
•• Doktor Islamic Economic and Finance dari Universitas •• Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Bank Syariah
Trisakti (2014). Mandiri tahun 2019-2021.
•• Anggota Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha
Sertifikasi Syariah PT Bank Tabungan Negara Syariah Tbk tahun
•• Ijtima’Sanawi (Annual Meeting) DPS-DSN MUI (2023). 2018-2023.
•• Pelatihan & Courtesy Visit Transaction Banking to •• Ketua Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah
Arab Saudi (2024) PT Asuransi BRI Life Syariah tahun 2017-sekarang.
•• Top Executive Learning Program (TELP) - Series II
(2024) Rangkap Jabatan
•• Pembekalan BSMR Dewan Pengawas Syariah dan Perusahaan Terbuka Lainnya: Anggota Dewan
Komite Syariah Jenjang 4 (2024) Pengawas Syariah UUS PT Bank Danamon Indonesia
•• Refreshment BSMR jenjang 4 (2024) Tbk (2002-sekarang).
•• Workshop Pra Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting) DPS
IX Tahun 2024 Bidang Bank Umum Syariah dan Unit Institusi Lainnya:
Usaha Syariah (2024) •• Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Ahli
•• Pelatihan Transaksi Valuta Asing bagi Dewan Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) (2025-2030)
Pengawas Syariah (2024) •• Ketua Dewan Pakar ASBISINDO (2024-2027)
•• Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting) DPS XX Tahun 2024 •• Ketua Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha
•• Top Executive Learning Program (TELP) - Desember Syariah PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia
tahun 2024 (2023-sekarang).
•• Sharing Session di Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) •• Ketua Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah
PT Bank Syariah Indonesia Tbk oleh Juan Hasang PT Asuransi BRI Life Syariah (2017-sekarang).
Enterprise Solution Architect Manager AWS Indonesia •• Ketua Badan Pelaksana Harian Dewan Syariah
(2025) Nasional Majelis Ulama Indonesia (2020-sekarang).
•• Workshop Akad dan Kesesuaian Syariah Produk Bank •• Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Sarana Multigriya
EMas BSI (2024) Finansial (Persero) (2018-sekarang).
•• Seminar Perasuransian Indonesia Insurance Summit • Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Toyota Astra
2025 Finance Services (2012-sekarang).
••
Training Top Executive Learning Program (TELP)
Series I tahun 2025 Hubungan Afiliasi:
•• Custom of General Business English (2025) Tidak Ada.
LAPORAN TAHUNAN 2025
123
Page 126
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PROFIL DEWAN PENGAWAS SYARIAH
DR. H. ONI SAHRONI, MA
Anggota Dewan Pengawas Syariah
Warga Negara Indonesia
Lahir di Serang, pada tahun 1975.
Usia 50 tahun per Desember 2025.
Berdomisili di Depok, Indonesia
Riwayat Penunjukan •• Training Top Executive Learning Program
Diangkat sebagai Anggota Dewan Pengawas (TELP) Series I Tahun 2025
untuk periode pertama melalui RUPSLB tanggal •• Custom of General Business English (2025)
15 Desember 2020 dan efektif menjabat pada 1 •• Workshop Produk Wholesale secara
Februari 2021. Beliau diangkat kembali pada RUPS menyeluruh (2025)
Tahunan tahun 2024 tanggal 17 Mei 2024 untuk •• Workshop Pra Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting)
periode kedua. DPS X Tahun 2025 Bidang Bank Umum Syariah
dan Unit Usaha Syariah (2025)
Periode Jabatan •• Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting) DPS XXI Tahun
•• 2021 – 2024 (Periode Pertama). 2025
•• 2024 – 2027 (Periode Kedua). •• Training Palm Oil Industry Focus Mastery
Batch 2 Tahun 2025
Kepemilikan Saham •• Top Executive Learning Program (TELP) - Series
Tidak memiliki. I :Transformasi Digital Banking. Narsum: Pak
Jahja Setiatmadja (Komut BCA) (2025)
Riwayat Pendidikan •• Pembekalan Sertifikasi Managemen Risiko
•• Sarjana Syariah Islamiyah dari Universitas Al- Jenjang 5 (2025)
Azhar Kairo, Mesir (2000).
•• Magister Fiqh Muqaran dari Universitas Al- Pengalaman Kerja
Azhar Kairo, Mesir (2005). •• Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank
•• Doktor Fiqh Muqaran dari Universitas Al-Azhar Syariah Indonesia Tbk tahun 2021-sekarang.
Kairo, Mesir (2009). •• Anggota Dewan Pengawas Syariah, PT Bank
Syariah Mandiri tahun 2020-2021.
Sertifikasi •• Anggota Dewan Pengawas Syariah, Maybank
•• Top Executive Learning Program (TELP) - Series Islamic Berhard Syariah tahun 2018-2020.
II (2024) •• Anggota Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha
•• Sosialisasi dari OJK perihal Pedoman Produk Syariah, PT Bank Maybank Indonesia Tbk
Pembiayaan Musyarakah (2024) tahun 2017-2020.
•• Pembekalan BSMR Dewan Pengawas Syariah •• Anggota Dewan Pengawas Syariah PT
dan Komite Syariah Jenjang 4 (2024) BNP Paribas Investment Partners tahun
•• Refreshment BSMR jenjang 4 (2024) 2016-sekarang.
•• Workshop Pra Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting) •• Anggota Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha
DPS IX Tahun 2024 Bidang Bank Umum Syariah Syariah, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk
dan Unit Usaha Syariah (2024) tahun 2012-2021.
•• Pelatihan Transaksi Valuta Asing bagi Dewan
Pengawas Syariah (2024) Rangkap Jabatan
•• Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting) DPS XX Tahun Perusahaan Terbuka Lainnya: Tidak ada.
2024
•• Top Executive Learning Program (TELP) - Institusi Lainnya:
Desember Tahun 2024 ••
Anggota Dewan Pengawas Syariah PT BNP
•• Sosialisasi SEOJK tentang Tata Kelola Syariah Paribas Investment Partners (2016-sekarang).
bagi BUS dan UUS (2025) ••
Ketua Dewan Pengawas Syariah LAZ Inisiatif
•• Sharing Session di Rapat Kerja Nasional Zakat Indonesia (IZI) (2016 - sekarang).
(RAKERNAS) PT Bank Syariah Indonesia Tbk
oleh Juan Hasang Enterprise Solution Architect Hubungan Afiliasi:
Manager AWS Indonesia (2025) Tidak Ada.
•• Workshop Akad dan Kesesuaian Syariah
Produk Bank EMas BSI (2024)
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
124 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 127
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PROFIL DEWAN PENGAWAS SYARIAH
PROF. DR. JAIH MUBARAK, SE, MH. M.AG
Anggota Dewan Pengawas Syariah
Warga Negara Indonesia
Lahir di Bogor, pada tahun 1967.
Usia 58 tahun per Desember 2025
Berdomisili di Bandung, Indonesia
Riwayat Penunjukan •• Workshop Akad dan Kesesuaian Syariah Produk Bank
Diangkat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah EMas BSI (2025)
untuk periode pertama melalui RUPS tanggal 17 Mei •• Training Top Executive Learning Program (TELP)
2024 dan mendapatkan keputusan efektif dari OJK Series 1 Tahun 2025
tanggal 14 Oktober 2024. •• Custom of General Business English (Elementary
Level) (2025)
Periode Jabatan •• Workshop Produk Wholesale secara menyeluruh
2024 – 2027 (Periode Pertama). (2025)
•• Workshop Pra Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting) DPS
Kepemilikan Saham X Tahun 2025 Bidang Bank Umum Syariah dan Unit
Tidak memiliki. Usaha Syariah (2025)
•• Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting) DPS XXI Tahun 2025
Riwayat Pendidikan •• Top Executive Learning Program (TELP) - Series I
•• Sarjana Syariah dari Fakultas Syariah Jurusan (2025)
Peradilan Agama, IAIN Sunan Gunung •• Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5
•• Djati Bandung (1991). (2025)
•• Sarjana Ekonomi dari Fakultas Ekonomi Universitas
Ars Internasional (2009). Pengalaman Kerja
•• Magister Agama dari IAIN (sekarang UIN) Syarif •• Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Syariah
Hidayatullah, Jakarta (1995). Indonesia Tbk tahun 2024-sekarang.
•• Magister Ilmu Hukum Universitas Djuanda Bogor •• Ketua DPS Bank BJB Syariah tahun tahun 2022-2024.
(2010). •• Guru Besar Fakultas Syariah & Hukum di UIN Sunan
•• Doktor dari IAIN (sekarang UIN) Syarif Hidayatullah, Gunung Djati Bandung tahun 2022-sekarang.
Jakarta (1999). •• Anggota DPS Dana Pensiun Iuran Pasti BI
2022-sekarang.
Sertifikasi •• Anggota DPS Bank Permata Unit Usaha Syariah
•• Pemegang Izin Ahli Syariah Pasar Modal (ASPM) 2014-sekarang.
berdasarkan keputusan OJK No. Kep-09/PM.223/PJ- •• Ketua DPS Asuransi Al - Amin tahun 2010-sekarang.
ASPM/2021 Tanggal 18 Mei 2021.
•• Program Orientasi Untuk BoC & DPS (2024) Rangkap Jabatan
•• Pembekalan BSMR Dewan Pengawas Syariah dan Perusahaan Terbuka Lainnya: Tidak ada.
Komite Syariah Jenjang 4 (2024)
•• Seminar Executive Overview of Islamic Banking Institusi Lainnya:
(2024) •• Anggota DPS Dana Pensiun Iuran Pasti BI
•• Refreshment BSMR jenjang 4 dengan ASBISINDO (2022-sekarang).
(2024) •• Guru Besar Fakultas Syariah & Hukum di UIN Sunan
•• Workshop Pra Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting) DPS Gunung Djati Bandung (2022-sekarang).
IX Tahun 2024 Bidang Bank Umum Syariah dan Unit •• Anggota DPS Bank Permata Unit Usaha Syariah
Usaha Syariah (2024) (2014-sekarang).
•• Pelatihan Transaksi Valuta Asing bagi Dewan •• Ketua DPS Asuransi Al - Amin (2010-sekarang).
Pengawas Syariah (2024) •• Sekretaris Badan Pelaksanan Hariah DSN Majelis
•• Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting) DPS XX Tahun 2024 Ulama Indonesia (2020-sekarang).
•• Top Executive Learning Program (TELP) - Desember •• Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI (2020-2025).
Tahun 2024: Execution Matters: Rencana Tidak •• Anggota Dewan Pengawas Syariah Dana Pensiun
Mengubah Apa-Apa (2024) Iuran Pasti BI (2022-2024).
•• Sharing Session di Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk oleh Juan Hasang Hubungan Afiliasi:
Enterprise Solution Architect Manager AWS Indonesia Tidak Ada.
(2024) Topik : Bank of The Future (2024)
LAPORAN TAHUNAN 2025
125
Page 128
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PROFIL DEWAN PENGAWAS SYARIAH
DR. KH. ABDUL GHOFUR MAIMOEN, M.A.
Anggota Dewan Pengawas Syariah
Warga Negara Indonesia
Lahir di Rembang, pada tahun 1973.
Usia 52 tahun per Desember 2025.
Berdomisili di Gondan Rojo, Rembang, Indonesia
Riwayat Penunjukan •• Workshop Akad dan Kesesuaian Syariah
Diangkat sebagai Anggota Dewan Pengawas Produk Bank EMas BSI (2025)
Syariah untuk periode pertama melalui RUPS •• Custom of General Business English
tanggal 17 Mei 2024 dan mendapatkan keputusan (Elementary Level) (2025)
efektif dari OJK tanggal 9 Januari 2025. •• Workshop Pra Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting)
DPS X Tahun 2025 Bidang Bank Umum Syariah
Periode Jabatan dan Unit Usaha Syariah (2025)
2024 – 2027 (Periode Pertama). •• Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting) DPS XXI Tahun
2025
Kepemilikan Saham •• Pembekalan Sertifikasi Manajemen Managemen
Tidak memiliki. Risiko Jenjang 5 (2025)
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
•• Sarjana Tafsir dan Ulumul Qur’an dari •• Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank
Universitas Al Azhar Kairo Mesir (1998). Syariah Indonesia Tbk tahun 2024-sekarang.
•• Magister Tafsir dan Ulumul Qur’an dari •• Anggota Rois Syuriah PBNU tahun 2022-2024.
Universitas Al Azhar Kairo Mesir (2004). •• Anggota Komisi Fatwa MUI tahun 2020-2025.
•• Doktor Tafsir dan Ulumul Qur’an dari Universitas •• Anggota Katib Syuriah PBNU tahun 2018-2022.
Al Azhar Kairo Mesir (2010). •• Anggota Pengurus Harian DSN MUI tahun
2016-sekarang.
Sertifikasi •• Ketua STAI Al Anwar Serang Rembang tahun
•• Program Orientasi Untuk BoC & DPS (2024) 2012-sekarang.
•• Pembekalan BSMR Dewan Pengawas Syariah
dan Komite Syariah Jenjang 4 (2024) Rangkap Jabatan
•• Seminar Executive Overview of Islamic Banking Perusahaan Terbuka Lainnya: Tidak ada.
(2024)
•• Pelatihan dasar muamalah maaliyah dan Institusi Lainnya:
Fatwa DSN MUI, Day 2. Materi ke DSNan. ••
Anggota Pengurus Harian DSN MUI
•• Orientasi Pelatihan Dasar Pengawas Syariah (2016-sekarang).
Perbankan Syariah ••
Ketua STAI Al Anwar Serang Rembang
•• Pelatihan Dasar Pengawas Syariah Perbankan (2012-sekarang).
Syariah (PDPS) Materi PengantarPengnatar &
Regulasi Perbankan Syariah Hubungan Afiliasi:
•• Refreshment BSMR jenjang 4 dengan Tidak Ada.
ASBISINDO
•• Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting) DPS XX Tahun
2024
•• Sharing Session di Rapat Kerja Nasional
(RAKERNAS) PT Bank Syariah Indonesia
Tbk oleh Juan Hasang Enterprise Solution
ArchitectArchitecht Manager AWS Indonesia.
Topik : Bank of The Future (2024)
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
126 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 129
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PERUBAHAN KOMPOSISI
ANGGOTA DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Perubahan Komposisi Anggota Dewan Pengawas Syariah dan Alasan Perubahannya
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat perubahan dalam susunan anggota Dewan Pengawas Syariah.
Komposisi Dewan Pengawas Syariah Per 31 Desember 2025
Per 31 Desember 2025, Dewan Pengawas Syariah beranggotakan 5 (lima) orang, terdiri dari 1 (satu) Ketua
Dewan Pengawas Syariah dan 4 (empat) anggota, dengan rincian berikut:
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Pengawas Syariah Tahun 2025
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif
Ketua Dewan Pengawas RUPS Luar Biasa tanggal
Prof. Dr. KH. Hasanudin, M.Ag 1 Februari 2021
Syariah 15 Desember 2020
DR. H. Mohamad Hidayat, Anggota Dewan RUPS Luar Biasa tanggal
1 Februari 2021
MBA, M.H Pengawas Syariah 15 Desember 2020
Anggota Dewan RUPS Luar Biasa tanggal
Dr. H. Oni Sahroni, MA 1 Februari 2021
Pengawas Syariah 15 Desember 2020
Dr. KH. Abdul Ghofur Anggota Dewan RUPS Tahunan tanggal 17
10 Januari 2025
Maimoen, M.A. Pengawas Syariah Mei 2024
Prof. Dr. Jaih Mubarok, SE, M.H, Anggota Dewan RUPS Tahunan tanggal 17
14 Oktober 2024
M.Ag Pengawas Syariah Mei 2024
LAPORAN TAHUNAN 2025
127
Page 130
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PROFIL PEJABAT EKSEKUTIF
PROFIL SENIOR EXECUTIVE VICE PRESIDENT INTERNAL (SEVP)
WAWAN SETIAWAN
Senior Executive Vice President (SEVP)
Consumer Product Solution
Warga Negara Indonesia
51 tahun per 31 Desember 2025
Domisili Tangerang Selatan, Indonesia
Riwayat Pendidikan •• Senior Vice President, Micro Banking Group
•• Sarjana Teknik Sipil Universitas Indonesia (1997). Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk tahun
•• Magister Jurusan Manajemen PPM School of 2016-2019.
Management, Jakarta (2000). •• Vice President, Regional Retail Head Kantor
Wilayah Sumatera II, Palembang PT Bank
Pengalaman Kerja Mandiri (Persero) Tbk tahun 2015-2016.
•• Senior Executive Vice President (SEVP) •• Vice President, Deputy Regional Manager
Consumer Product Solution PT Bank Syariah Kantor Wilayah Jateng – DIY, Semarang PT
Indonesia Tbk (2021-sekarang). Bank Mandiri (Persero) Tbk tahun 2014-2015.
•• SEVP Retail Banking PT Bank Syariah Mandiri
tahun 2019-2021. Dasar Hukum Pengangkatan
SK Direksi No. 2021/64317-SK/HC-BSI tanggal 1
Februari 2021.
ADE HASBALLAH ABDULLAH
Senior Executive Vice President (SEVP)
Internal Audit
Warga Negara Indonesia
56 tahun per 31 Desember 2025
Domisili Bekasi, Indonesia
Riwayat Pendidikan •• Reg Transaction & Consumer Head II Region
•• Sarjana Ekonomi Akuntansi dari Universitas II Sumatera 2 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Syiah Kuala (1993). Tahun 2020-2021
•• Master of Business Administration dari •• Area Head Jakarta Tebet/ Jakarta Fatmawati/
Universitas Gadjah Mada (2008). Banda Aceh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Tahun 2011-2020
Pengalaman Kerja •• Head of Performance and Management
•• Senior Executive Vice President (SEVP) Internal System - Wealth Management PT Bank
Audit PT Bank Syariah Indonesia Tbk Tahun Mandiri (Persero) Tbk Tahun 2008-2011
2025
•• Chief Auditor Retail Audit PT Bank Mandiri Dasar Hukum Pengangkatan
(Persero) Tbk Tahun 2023-2025 SK Direksi No. 05/578-KEP/DIR tanggal 13 Agustus
•• Regional CEO II Sumatera 2 Region II 2025
Sumatera 2 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Tahun 2021-2023
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
128 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 131
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PROFIL PEJABAT EKSEKUTIF
ANA NURUL KHAYATI
Senior Executive Vice President (SEVP)
Operations
Warga Negara Indonesia
Domisili Depok, Indonesia
53 tahun per 31 Desember 2025
Riwayat Pendidikan •• Distribution & Strategy Group Head PT Bank
•• Sarjana Hukum dari Universitas Gadjah Mada Syariah Indonesia Tbk tahun 2023-2024.
(1992-1997). •• Audit Policy & Counterpart Group Head PT
•• Magister Kenotariatan dari Universitas Bank Syariah Indonesia Tbk tahun 2022-2023.
Indonesia (2004-2006). •• Policy & Procedure Group Head PT Bank
Syariah Mandiri tahun 2015-2021.
Pengalaman Kerja
•• Senior Executive Vice President (SEVP) Dasar Hukum Pengangkatan
Operations PT Bank Syariah Indonesia Tbk SK Direksi No. 04/221-KEP/DIR tanggal 7 Juni 2024
tahun 2024-sekarang.
SAUT PARULIAN SARAGIH
Senior Executive Vice President (SEVP)
IT Development & Operations
Warga Negara Indonesia
51 tahun per 31 Desember 2025
Domisili Depok, Indonesia
Riwayat Pendidikan •• Direktur - Strategy and Business Development
•• Sarjana Jurusan Teknik Industri dari Institut OVO PT Visionet Internasional tahun 2017-
Teknologi Bandung (1996). 2019.
•• Magister Jurusan Bisnis Administrasi dari •• Head of Business Development Sampoerna
London Business School (2008). AGRO tahun 2014-2017.
Pengalaman Kerja Dasar Hukum Pengangkatan
•• Senior Executive Vice President (SEVP) IT SK Direksi No. 05/640-KEP/DIR tanggal 9
Development & Operations PT Bank Syariah September 2025.
Indonesia Tbk 2021-sekarang.
•• Executive Vice President - Head of Strategy, Kepemilikan Saham
Investor Relations and Partnerships Bank Tidak memiliki
CIMB Niaga tahun 2020-2021.
•• Executive Vice President - Head of Strategy
Bank CIMB Niaga tahun 2019-2020.
LAPORAN TAHUNAN 2025
129
Page 132
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PROFIL PEJABAT EKSEKUTIF
FIRMAN JATNIKA
Senior Executive Vice President (SEVP)
Retail & Consumer Risk
Warga Negara Indonesia
56 tahun per 31 Desember 2025
Domisili Jakarta Selatan, Indonesia
Riwayat Pendidikan •• Group Head Distribution Strategy Group, PT
•• Bachelor of Development Economics, Bank Syariah Mandiri tahun 2019-2021.
Padjajaran University (1989-1995). •• Group Head Learning Centre Mandiri Syariah
•• Magister of Economics, University of Indonesia University, PT Bank Syariah Mandiri tahun
(2001-2005). 2016-2019.
•• Doctorate of Strategic Management, •• Head of Team, Branch and People Productivity
Padjajaran University (2014-2019). Enhancement Program, PT Bank Syariah
Mandiri tahun 2015-2016.
Pengalaman Kerja
•• SEVP Retail & Consumer Risk PT Bank Syariah Dasar Hukum Pengangkatan
Indonesia Tbk tahun 2025. SK Direksi No. 05/10342-SK/HC-BSI tanggal 8 Juli
•• SEVP Human Capital, PT Bank Syariah 2025.
Indonesia Tbk tahun 2024-2025.
•• Regional CEO Surabaya, PT Bank Syariah Kepemilikan Saham
Indonesia Tbk tahun 2021-2024. 9.091,79 lembar saham
ALI
Senior Executive Vice President
(SEVP) Wholesale Risk
Warga Negara Indonesia
47 tahun per 31 Desember 2025
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan •• Business Risk Division Head Business Risk
•• Sarjana Teknik Industri dari Institut Teknologi Division PT Bank BNI Syariah tahun 2020-2021.
Sepuluh Nopember (1997-2002). •• Special Assignment Senior Manager Human
•• Master Manajemen Keuangan dari Universitas Capital Division PT Bank BNI Syariah tahun
Brawijaya (2006-2008). 2020.
•• Treasury & International Division Head
Pengalaman Kerja PT Bank BNI Syariah tahun 2019-2020.
•• Senior Executive Vice President (SEVP)
Wholesale Risk PT Bank Syariah Indonesia Tbk Dasar Hukum Pengangkatan
tahun 2025. SK Direksi No. 05/458-KEP/DIR tanggal 30 Juni
•• Corporate Risk Group Head PT Bank Syariah 2025
Indonesia Tbk tahun 2024-2025.
•• Executive Risk & Recovery Officer PT Bank
Syariah Indonesia Tbk tahun 2021.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
130 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 133
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PROFIL PEJABAT EKSEKUTIF
IDA TRIANA WIDAWATI
Senior Executive Vice President
Internal (SEVP) Funding & Transaction
Warga Negara Indonesia
55 tahun per 31 Desember 2025
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan •• Project Leader - Project Darussalam PT Bank
•• Sarjana Sekolah Tinggi Hukum Bandung Syariah Indonesia Tbk tahun 2021.
(1989-1993) •• Institutional Banking 1 Group Head PT Bank
Syariah Indonesia Tbk tahun 2020.
Pengalaman Kerja •• Retail Funding Division PT Bank BNI Syariah
•• Senior Executive Vice President (SEVP) tahun 2020.
Funding & Transaction PT Bank Syariah
Indonesia Tbk tahun 2025-sekarang. Dasar Hukum Pengangkatan
•• Project Leader - Support Kantor Pusat Stream SK Direksi No. 05/458-KEP/DIR tanggal 30 Juni
Merge Outlet PT Bank Syariah Indonesia Tbk 2025.
tahun 2022.
•• Institutional Banking Group Head PT Bank
Syariah Indonesia Tbk tahun 2021-2025.
M. MISBAHUL MUNIR
Senior Executive Vice President (SEVP)
Digital Banking
Warga Negara Indonesia
54 tahun per 31 Desember 2025
Domisili Bekasi, Indonesia
Riwayat Pendidikan •• Project Management Office Modernisasi Core
•• Sarjana Teknik dari Universitas Gadjah Mada Banking PT Bank Syariah Indonesia Tbk tahun
(1995). 2025.
•• Magister Manajemen dari Universitas Gadjah •• IT Strategic Planning Group Head PT Bank
Mada (1997). Syariah Indonesia Tbk tahun 2024.
•• Corporate Transformation Office Group Head
Pengalaman Kerja PT Bank Syariah Indonesia Tbk tahun 2023-
•• Senior Executive Vice President (SEVP) Digital 2024.
Banking PT Bank Syariah Indonesia Tbk tahun •• Strategic Planning Division Head PT Bank BNI
2025. Syariah tahun 2016-2021.
•• Senior Executive Vice President (SEVP) IT
Development & Operations PT Bank Syariah Dasar Hukum Pengangkatan
Indonesia Tbk tahun 2025. SK Direksi No. 05/640-KEP/DIR tanggal
•• Senior Executive Vice President (SEVP) 9 September 2025.
Information Technology PT Bank Syariah
Indonesia Tbk tahun 2025.
LAPORAN TAHUNAN 2025
131
Page 134
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PROFIL PEJABAT EKSEKUTIF
No. Nama Posisi Jabatan
1. Denny Kurniawan AML - CFT Group Head
2. Peby Elan Surya Diningrat BSI Corporate University Group Head
3. Riko Wardhana Bullion Business Group Head
4. Arief Sunandar Business Continuity Management Group Head
5. Bayu Isnandar Business Transformation Group Head
6. Arief Satiana Card Business Group Head
7. Agustini Fitriah Cash & Trade Operations Group Head
8. Banjaran Surya Indrastomo Chief Economist
9. Andri Purnomo Chief Information Security Officer
10. Fenny Aslinda Commercial Business 1 Group Head
11. Tengku Abdullah Sani Commercial Business 2 Group Head
12. Diar Fitrada Commercial Risk Group Head
13. Rosalina Dewi T Compliance Group Head
14. Praka Mulia Agung Consumer Business 1 (Secured) Group Head
15. I Gusti Ngurah Bramantya Ardana Consumer Risk Group Head
16. Indra G Kampono Corporate Business 1 Group Head
17. Fiti Syam Corporate Business 2 Group Head
18. Silmi Akbar Ghania Permana Corporate Business 3 Group Head
19. Jiwo Sukarno Corporate Development Group Head
20. Priyo Hartono Corporate Finance & Accounting Group Head
21. Ferry Hendrawan Corporate Finance & Solution Group Head
22. Budiyono Corporate Risk Group Head
23. Wisnu Sunandar Corporate Secretary & Communication Group Head
24. Aji Wibowo Corporate Transformation Office Group Head
25. Nurdiana Habibie Customer Care Group Head
26. Andy Puguh Nugroho Data & AI Strategy Group Head
27. Khoirul Huda S Riyadi Data Protection Group Head
28. Wijayanto Digital Banking & E-Channel Operations Group Head
29. Astri Yunfia Digital Banking Retail Group Head
30. Cera Wirastuti Digital Banking Wholesale Group Head
31. Gunawan Arief Hartoyo Distribution Strategy Group Head
32. Agus Setiyo Budi Enterprise Risk Management Group Head
33. Rima Dwi Permatasari Environmental, Social & Governance Group Head
34. Yoana Irawati Executive Business Officer
35. Mahendra Nusanto S Executive Business Officer
36. Astridiana Sjamanti Executive Business Officer
37. Ricky Ruswandi Executive Business Officer
38. Joni Haryanto Executive Business Officer
39. Indriati Tri Handayani Executive Risk & Recovery Officer - Support Litigasi Recovery
40. Arief Budiman Executive Risk & Recovery Officer Retail & Consumer (ERO-R)
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
132 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 135
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PROFIL PEJABAT EKSEKUTIF
No. Nama Posisi Jabatan
41. Maisur Hilmi Executive Risk & Recovery Officer Wholesale (ERO-W)
42. Alhuda Dj Financing Center Group Head
43. Yan Rasdiansyah Financing Operations Group Head
44. Ilyas Ibrahim Gold & Pawning Business Group Head
45. Sylvia Azis Human Capital Business Partner 1 Group Head
46. Sufitri Devi Human Capital Business Partner 2 Group Head
47. Bambang Sutrisno Human Capital Services Group Head
48. Teszy Mira Eka Kusuma Human Capital Strategy & Policy Group Head
49. Vita Andrianty Institutional Banking Group Head
50. Ir Anna Kristanty International & Financial Institution Group Head
51. Rizky Budinanda Investor Relation Group Head
52. Muhammad Syukron Habiby Islamic Ecosystem Solution Group Head
53. Sandy Prasetya Hadi IT & Digital Development Group Head
54. Bayu Hasdianto IT & Fraud Risk Group Head
55. Rendy Ferdiansyah IT Application Support Group Head
56. Arif Jatmoko IT Audit Group Head
57. Zaldy Suhatman IT Operations Group Head
58. Ika Kartika Johan IT Strategic Planning Group Head
59. Netty Susanty Legal Group Head
60. Muhammad Arif Gunawan Marketing Communication Group Head
61. Adjat Djatnika Basarah Micro Business Group Head
62. Wiwien Faulina Rahmawaty Policy & Procedure Group Head
63. Yuwono Procurement & Fixed Asset Group Head
64. Deden Durachman Regional CEO
65. Ari Yusnairy Muslim Regional CEO
66. Sukma Dwie Priardi Regional CEO
67. Fitria Ekayani Regional CEO
68. Ficko Hardowiseto Regional CEO
69. Imsak Ramadhan Regional CEO
70. Jajang Abdul Karim Regional CEO
71. Sefudin Suria Hidayat Regional CEO
72. Affan Mawardi Regional CEO
73. Taufan Anshari Regional CEO
74. Immadha Handy Kusuma Retail Collection, Restructuring & Recovery Group Head
75. Dien Lukita Purnamasari Retail Deposit Solution Group Head
76. Agus Subekti Retail, Distribution & Digital Banking Audit Group Head
77. Arjuka Senior Operational Risk Head Corporate Center
78. Yasrul Senior Operational Risk Head Distribution & Retail
79. Yudha Aditya Senior Operational Risk Head IT
80. Dwi Hesti Mulyaningrum Senior Operational Risk Head Operations
LAPORAN TAHUNAN 2025
133
Page 136
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PROFIL PEJABAT EKSEKUTIF
No. Nama Posisi Jabatan
81. Zulaicha Senior Operational Risk Head Wholesale
82. Agus Tomi SME & Micro Risk Group Head
83. Risqi Widayat SME Business Group Head
84. Diaz Hartadi Strategic Planning & Performance Management Group Head
85. Dickman Maulana Transaction Banking Retail Group Head
86. Fajar Ari Setiawan Transaction Banking Wholesale Group Head
87. Kemal Aditya Treasury & Global Market Group Head
88. Asri Natanegeri Wealth Management Group Head
89. Movianto Wholesale & Corporate Center Audit Group Head
90. Kurniawan Eko Budi P. Wholesale Collection, Restructuring & Recovery Group Head
PROFIL PEGAWAI
Pegawai Berdasarkan Jenis Kelamin
(dalam satuan orang)
Jenis Kelamin 2024 2025
Pria 10.168 9.798
Wanita 7.066 6.783
Jumlah 17.234 16.581
Pegawai Berdasarkan Level Jabatan
(dalam satuan orang)
Level 2024 2025
Posisi Jabatan
Jabatan Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Group Head, Regional Head,
N2 69 26 95 67 25 92
Project Manager
Dean, Area Manager,
N3 371 112 483 412 132 544
Department Head, Manager
Manager, Team Leader &
N4 Branch Manager, Section 1.785 578 2.363 1.851 632 2.483
Head
Relationship Officer, Branch
N5 Manager (Cash Outlet 3.587 2.189 5.776 3.510 2.170 5.680
Manager), Officer, ODP
Staff/Pelaksana/Pegawai
N6 4.356 4.161 8.517 3.958 3.824 7.782
Dasar Employee
Jumlah 10.168 7.066 17.234 9.798 6.783 16.581
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
134 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 137
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PROFIL PEJABAT EKSEKUTIF
Pegawai Berdasarkan Rentang Usia
(dalam satuan orang)
2024 2025
Rentang Usia
Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
18-25 Tahun 137 221 358 215 231 446
26-35 Tahun 3.722 3.870 7.592 3.056 3.261 6.317
36-45 Tahun 5.077 2.578 7.655 5.189 2.817 8.006
Di atas 45 Tahun 1.232 397 1.629 1.338 474 1.812
Jumlah 10.168 7.066 17.234 9.798 6.783 16.581
Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan
(dalam satuan orang)
2024 2025
Tingkat Pendidikan
Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
SMU 25 4 29 23 6 29
Diploma 829 743 1.572 747 675 1.422
S1 8.610 5.993 14.603 8.307 5.753 14.060
S2 693 323 1.016 710 345 1.055
S3 11 3 14 11 4 15
Jumlah 10.168 7.066 17.234 9.798 6.783 16.581
Pegawai Berdasarkan Status Kepegawaian
(dalam satuan orang)
2024* 2025
Status Kepegawaian
Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Pegawai Tetap 9.860 6.831 16.691 9.625 6.649 16.274
Pegawai Kontrak 308 235 543 173 134 307
Alih Daya 5.746 994 6.740 6.798 6.783 16.581
Jumlah 15.914 8.060 23.974 16.596 13.566 33.162
Keterangan: *disajikan kembali
LAPORAN TAHUNAN 2025
135
Page 138
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM
DAFTAR PEMEGANG SAHAM
Daftar Pemegang Saham per 1 Januari 2025
Nilai Nominal Rp500 per Saham
Pemegang Saham Jumlah Saham Kepemilikan (%)
Nominal (Rp)
(lembar)
MODAL DASAR 80.000.000.000 40.000.000.000.000
Saham Seri A Dwiwarna
Negara Republik Indonesia 1 500 0,00
Saham Seri B
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 23.740.608.436 11.870.304.218.000 51,47
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 10.720.230.418 5.360.115.209.000 23,24
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 7.092.761.655 3.546.380.827.500 15,38
Masyarakat 4.575.659.628 2.287.829.814.000 9,91
MODAL DITEMPATKAN DAN DISETOR 46.129.260.138 23.064.630.069.000 100,00
SAHAM DALAM PORTEPEL 33.870.739.862 16.935.369.931.000
Daftar Pemegang Saham per 31 Desember 2025
Nilai Nominal Rp500 per Saham Kepemilikan
Pemegang Saham
Jumlah Saham (lembar) Nominal (Rp) (%)
MODAL DASAR 80.000.000.000 40.000.000.000.000
Saham Seri A Dwiwarna
Negara Republik Indonesia 1 500 0,00
Saham Seri B
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 23.740.608.436 11.870.304.218.000 51,47
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 10.720.230.418 5.360.115.209.000 23,24
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 7.092.761.655 3.546.380.827.500 15,38
Masyarakat 4.575.659.628 2.287.829.814.000 9,91
MODAL DITEMPATKAN DAN DISETOR 46.129.260.138 23.064.630.069.000 100,00
SAHAM DALAM PORTEPEL 33.870.739.862 16.935.369.931.000
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
136 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 139
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM
KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM BERDASARKAN STATUS KEPEMILIKAN
Komposisi Pemegang Saham Berdasarkan Status Kepemilikan per 1 Januari 2025
Jumlah Pemegang Jumlah Saham
Pemegang Saham Kepemilikan (%)
Saham (Lembar)
Nasional
Negara Republik Indonesia 1 1 0,00000
Perseroan terbatas 105 13.202.748 0,02862
Dana Pensiun 69 417.970.398 0,90609
Yayasan 16 184.489.885 0,39994
Reksa dana 183 482.446.859 1,04586
Asuransi 151 444.061.001 0,96264
Koperasi 9 399.300 0,00087
Perorangan Indonesia 119.208 903.265.377 1,95812
Bank 6 41.558.600.698 90,09163
Sub Total 119.748 44.004.436.267 95,39376
Asing
Badan Usaha Asing 245 2.122.440.594 4,60107
Perorangan Asing 98 2.383.277 0,00517
Sub Total 343 2.124.823.871 4,60624
JUMLAH 120.091 46.129.260.138 100,00000%
Komposisi Pemegang Saham Berdasarkan Status Kepemilikan per 31 Desember 2025
Jumlah Pemegang Jumlah Saham
Pemegang Saham Kepemilikan (%)
Saham (Lembar)
Nasional
Negara Republik Indonesia 1 1 0,00000
Perseroan terbatas 144 18.422.906 0,03994
Dana Pensiun 51 421.594.531 0,91394
Yayasan 22 152.234.482 0,33002
Reksa dana 108 139.350.328 0,30209
Asuransi 90 148.334.366 0,32156
Koperasi 10 702.094 0,00152
Perorangan Indonesia 134.541 947.221.765 2,05341
Bank 6 41.559.335.598 90,09322
Sub Total 134.973 43.387.196.071 94,05570
Asing
Badan Usaha Asing 222 2.741.553.226 5,94320
Perorangan Asing 98 510.841 0,00111
Sub Total 320 2.742.064.067 5,94431
JUMLAH 135.293 46.129.260.138 100,00000%
LAPORAN TAHUNAN 2025
137
Page 140
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM
KOMPOSISI 20 PEMEGANG SAHAM TERBESAR
Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar BSI per 1 Januari 2025
Jumlah Saham Kepemilikan
No. Nama Investor Status
(Lembar) (%)
1. PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK Bank 23.740.608.436 51,4654004
2. PT BNI (PERSERO) TBK-DIVISI PPA Bank 10.720.230.418 23,2395455
3. PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK Bank 7.092.761.655 15,3758409
4. DPLK BANK RAKYAT INDONESIA - SAHAM Dana Pensiun 222.755.500 0,4828942
SYARIAH
5. CITIBANK NEW YORK S/A GOVERNMENT OF Badan Usaha Asing 165.439.095 0,3586424
NORWAY
6. JPMCB NA RE-EMERGING MARKETS EQUITY Badan Usaha Asing 127.432.800 0,2762516
FUND
7. JPMCB NA RE-EMERGING MARKETS GROWTH Badan Usaha Asing 123.109.247 0,2668789
FUND
8. YAYASAN KESEJAHTERAAN PEKERJA BRI Yayasan 120.921.942 0,2621372
9. SSB HG22 SMALLCAP WORLD FUND INC. -21839 Badan Usaha Asing 109.635.200 0,2376695
10. PT. PRUDENTIAL LIFE ASSURANCE - REF Asuransi 106.346.346 0,2305399
11. SUWANTARA GOTAMA Perorangan Indonesia 105.000.000 0,2276213
12. BBH LUXEMBOURG S/A REDWHEEL FUNDS - Badan Usaha Asing 93.847.600 0,2034448
REDW
13. SSB SBGL SWEDBANK ROBUR GLOBAL Badan Usaha Asing 80.000.000 0,1734257
EMERGING
14. JP MORGAN SECURITIES PLC Badan Usaha Asing 64.810.200 0,1404969
15. CITIBANK SINGAPORE S/A ART A/C PUBLIC AS Badan Usaha Asing 62.606.600 0,1357199
16. JPMCB NA RE-VANGUARD TOTAL Badan Usaha Asing 57.726.023 0,1251397
INTERNATIONAL
17. YAYASAN KESEJAHTERAAN PEKERJA BRI - PROS Yayasan 54.076.600 0,1172284
18. JPMCB NA RE - VANGUARD EMERGING MARKETS Badan Usaha Asing 53.769.690 0,1165631
19. REKSA DANA SUCORINVEST EQUITY FUND Reksadana 51.560.800 0,1117746
20. CITIBANK HONG KONG S/A KIA -FUND 208 Badan Usaha Asing 51.324.700 0,1112628
Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar BSI per 31 Desember 2025
Jumlah Saham Kepemilikan
No. Nama Investor Status
(Lembar) (%)
1. PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK Bank 23.740.608.438 51,4554004
2. PT BNI (PERSERO) TBK – DIVISI PPA Bank 10.720.230.418 23,2395455
3. PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK Bank 7.092.761.655 15,3758409
BNP PARIBAS N.Y. B.E. EMPLOYEES PROVIDENT
4. Badan Usaha Asing 539.878.300 1,17035985
BOARD
SSB 25KG FIDELITY INVESTMENT INST. FIDELITY
5. Badan Usaha Asing 216.079.034 0,4684206
SFMDF
DPLK BANK RAKYAT INDONESIA A – SAHAM
6. Dana Pensiun 205.028.600 0,4446454
SYARIAH
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
138 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 141
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM
Jumlah Saham Kepemilikan
No. Nama Investor Status
(Lembar) (%)
SSB SBGI SWEDBANK ROBUR GLOBAL
7. Badan Usaha Asing 125.905.000 0,2729336
EMERGING
8. NTIC – FIDELITY INVESTMENT TRUST – FIDELITY Badan Usaha Asing 109.806.200 0,2380402
CITIBANK NEW YORK S/A GOVERNMENT OF
9. Badan Usaha Asing 102.227.595 0,2216112
NORWAY
NTIC – FIDELITY INVESTMENT TRUST FIDELITY
10. Badan Usaha Asing 94.928.541 0,2057881
EMERGING ASIA FUND
11. YAYASAN KESEJAHTERAAN PEKERJA BRI Yayasan 92.247.242 0,1999756
BBH LUXEMBOURG S/A REDWHEEL FUNDS
12. – REDWHEEL NEXT GENERATION EMERGING Badan Usaha Asing 89.973.900 0,1950474
MARKETS EQUITY
13. NTIC – FIDELITY INVESTMENT TRUST – FIDELITY Badan Usaha Asing 86.888.710 0,1879256
CITIBANK SINGAPORE PTE. LTD. A/C PUBLIC
14. Badan Usaha Asing 72.343.000 0,1568267
ISLAMIC ASEAN GROWTH FUND
NTIC – FAM EMERGING MARKETS
15. Badan Usaha Asing 65.433.043 0,1418472
OPPORTUNITIES
CITIBANK NEW YORK S/A GOVERNMENT OF
16. Badan Usaha Asing 57.638.000 0,1249489
NORWAY
17. CITIBANK HONG KONG S/A KIA FUND 208 Badan Usaha Asing 51.324.700 0,1112828
18. PT TASPEN SYARIAH (PENSIUN) – FVPL Dana Pensiun 49.575.600 0,1074710
19. PT TASPEN SYARIAH (PENSIUN) – FVPL Dana Pensiun 49.406.800 0,1071051
JPMCB N.A. RE VANGUARD TOTAL
20. Badan Usaha Asing 48.235.823 0,1045567
INTERNATIONAL STOCK INDEX FUND
KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM 5% ATAU LEBIH
Komposisi Pemegang Saham 5% atau lebih per 1 Januari 2025
Pemegang Saham Jumlah Saham (lembar) Kepemilikan (%)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 23.740.608.436 51,47
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 10.720.230.418 23,24
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 7.092.761.655 15,38
Jumlah 41.553.600.509 90,09
Komposisi Pemegang Saham 5% atau lebih per 31 Desember 2025
Pemegang Saham Jumlah Saham (lembar) Kepemilikan (%)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 23.740.608.436 51,47
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 10.720.230.418 23,24
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 7.092.761.655 15,38
Jumlah 41.553.600.509 90,09
LAPORAN TAHUNAN 2025
139
Page 142
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM
KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM MASYARAKAT KURANG DARI 5%
Komposisi Kelompok Pemegang Saham Masyarakat Kurang dari 5% per 1 Januari 2025
Jumlah Pemegang Jumlah Saham
Pemegang Saham Kepemilikan (%)
Saham (Lembar)
Nasional
Negara Republik Indonesia 1 1 0,00000
Perseroan Terbatas 105 13.202.748 0,02862
Dana Pensiun 69 417.970.398 0,90609
Yayasan 16 184.489.885 0,39994
Reksa Dana 183 482.446.859 1,04586
Asuransi 151 444.061.001 0,96264
Koperasi 9 399.300 0,00087
Perorangan Indonesia 119.208 903.265.377 1,95812
Bank 3 5.000.089 0,01084
Sub Total 119.745 2.450.835.658 5,31297
Asing
Badan Usaha Asing 245 2.122.440.594 4,60107
Perorangan Asing 98 2.383.277 0,00517
Sub Total 343 2.124.823.871 4,60624
JUMLAH 120.088 4.575.659.529 9,91921%
Komposisi Kelompok Pemegang Saham Masyarakat Kurang dari 5% per 31 Desember 2025
Jumlah Pemegang Jumlah Saham
Pemegang Saham Kepemilikan (%)
Saham (Lembar)
Nasional
Negara Republik Indonesia 1 1 0,00000
Perseroan Terbatas 144 18.422.906 0,40263
Dana Pensiun 51 421.594.531 9,21385
Yayasan 22 152.234.482 3,32705
Reksa Dana 108 139.350.328 3,04547
Asuransi 90 148.334.366 3,24181
Koperasi 10 702.094 0,01534
Perorangan Indonesia 134.541 947.221.765 2,05341
Bank 3 5.735.089 0,01243
Sub Total 134.970 1.833.595.562 3,97491
Asing
Badan Usaha Asing 222 2.741.553.226 5,94320
Perorangan Asing 98 510.841 0,00111
Sub Total 320 2.742.064.067 5,94431
JUMLAH 135.290 4.575.659.629 9,91921%
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
140 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 143
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM
KEPEMILIKAN SAHAM OLEH DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi BSI per 1 Januari 2025
No. Nama Jabatan Jumlah Saham Kepemilikan (%)
Dewan Komisaris
Muliaman Dharmansyah Komisaris Utama merangkap Komisaris
1. 0 0,00000%
Hadad Independen
Wakil Komisaris merangkap Komisaris
2. Adiwarman Azwar Karim 0 0,00000%
Independen
3. Komaruddin Hidayat Komisaris Independen 0 0,00000%
4. Felicitas Tallulembang Komisaris Independen 0 0,00000%
5. Mohamad Nasir Komisaris Independen 0 0,00000%
6. Suyanto Komisaris 1.086.400,00 0,00236%
7. Masduki Baidlowi Komisaris 1.086.400,00 0,00236%
8. Abu Rokhmad Komisaris 163.500,00 0,00035%
9. Fauzi Komisaris 115.000,00 0,00025%
10. Nazaruddin Komisaris 0 0,00000%
Direksi
1. Hery Gunardi Direktur Utama 3.354.400 0,00727%
2. Bob Tyasika Ananta Wakil Direktur Utama 1.134.400 0,00246%
3. Tribuana Tunggadewi Direktur Compliance & Human Capital 2.280.100 0,00494%
4. Anton Sukarna Direktur Sales & Distribution 2.280.100 0,00494%
5. Ade Cahyo Nugraha Direktur Finance & Strategy 2.280.100 0,00494%
6. Zaidan Novari Direktur Wholesale Transaction Banking 1.071.400 0,00232%
Saladin Dharmanugraha
7. Direktur Information Technology 343.100 0,00074%
Effendi
Grandhis Helmi
8. Direktur Risk Management 343.100 0,00074%
Harumansyah
Direktur Treasury & International
9. Ari Rizaldi 13.400 0,00003%
Banking
10. Harry Gusti Utama Direktur Retail Banking 0 0,00000%
Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi BSI per 31 Desember 2025
No. Nama Jabatan Jumlah Saham Kepemilikan (%)
Dewan Komisaris
1. Muhadjir Effendy Komisaris Utama 0 0,00000%
2. Felicitas Tallulembang Komisaris Independen 0 0,00000%
3. Meidy Ferdiansyah Komisaris 133.000 0,00029%
4. Mochamad Agus Rofiudin Komisaris 0 0,00000%
5. Kamaruddin Amin Komisaris 0 0,00000%
6. Nizar Ahmad Saputra Komisaris Independen 0 0,00000%
7. Muhammad Syafii Antonio Komisaris Independen 0 0,00000%
8. Addin Jauharudin Komisaris Independen 0 0,00000%
LAPORAN TAHUNAN 2025
141
Page 144
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM
No. Nama Jabatan Jumlah Saham Kepemilikan (%)
Direksi
1. Anggoro Eko Cahyo Direktur Utama 0 0,00000%
2. Bob Tyasika Ananta Wakil Direktur Utama 1.134.400 0,00246%
3. Kemas Erwan Husainy Direktur Retail Banking 220.101 0,00048%
4. Muharto Hadi Suprapto Direktur Information
0 0,00000%
Technology
5. Ade Cahyo Nugroho Direktur Finance & Strategy 2.280.100 0,00494%
6. Anton Sukarna Direktur Sales & Distribution 2.280.100 0,00494%
7. Arief Adhi Sanjaya Direktur Compliance & Human
0 0,00000%
Capital
8. Grandhis Helmi Harumansyah Direktur Risk Management 343.100 0,00074%
9. Zaidan Novari Direktur Wholesale 0,00232%
1.071.400
Transaction Banking
10. Firman Nugraha Direktur Treasury &
0 0,00000%
International Banking
Kepemilikan Saham Tidak Langsung oleh Dewan Komisaris dan Direksi
Hingga Desember 2025, tidak terdapat anggota Dewan Komisaris maupun Direksi yang memiliki saham
Bank secara tidak langsung.
Kepemilikan Saham oleh Senior Manajemen
Sampai dengan akhir Desember 2025, Senior Manajemen Bank tidak memiliki saham, baik secara
langsung maupun tidak langsung.
KLASIFIKASI PEMEGANG SAHAM
Klasifikasi Pemegang Saham BSI per 31 Desember 2025
Pemegang Saham Jumlah Pemegang Saham Jumlah Saham Kepemilikan (%)
Institusi Lokal 432 42.439.974.306 92,00229%
Institusi Asing 222 2.741.553.226 5,94320%
Individu Lokal 134.541 947.221.765 2,05341%
Individu Asing 98 510.841 0,00111%
Jumlah 135.293 46.129.260.138 100,00000%
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
142 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 145
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PEMEGANG SAHAM UTAMA
DAN PENGENDALI
Bank mengelompokkan sahamnya ke dalam 2 (dua) jenis, yaitu Saham Seri A Dwiwarna dan Saham Seri
B. Saham Seri A Dwiwarna berjumlah 1 (satu) lembar dimiliki oleh Negara Republik Indonesia melalui BP
BUMN, sedangkan Saham Seri B merupakan saham yang dapat dimiliki oleh Badan Pengelola Investasi
Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Holding Operasional, dan/atau masyarakat.
SAHAM SERI A SAHAM SERI B
DWIWARNA
NEGARA
PT Bank Mandiri PT Bank Negara Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
REPUBLIK INDONESIA (Persero) Tbk (Persero) Tbk (Persero) Tbk
1 Lembar 51,47% 23,24% 15,38%
Berdasarkan bagan di atas, Pemegang Saham Utama dan Pengendali BSI adalah BP BUMN, Bank
Mandiri, BNI, dan BRI.
DAFTAR ENTITAS ANAK, ENTITAS ASOSIASI
DAN PERUSAHAAN VENTURA BERSAMA
Hingga 31 Desember 2025, BSI tidak memiliki entitas anak, entitas asosiasi, maupun perusahaan ventura
bersama. Oleh karena itu, tidak terdapat informasi terkait: nama entitas anak, asosiasi, atau ventura
bersama; persentase kepemilikan saham; uraian mengenai bidang usaha masing-masing entitas; serta
status operasional entitas anak dan/atau entitas asosiasi (apakah sudah beroperasi atau belum).
LAPORAN TAHUNAN 2025
143
Page 146
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
STRUKTUR GRUP PERUSAHAAN
NEGARA REPUBLIK INDONESIA
SAHAM SERI A SAHAM SERI B
DWIWARNA
NEGARA
PT Bank Mandiri PT Bank Negara Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
REPUBLIK INDONESIA (Persero) Tbk (Persero) Tbk (Persero) Tbk
1 Lembar 51,47% 23,24% 15,38%
Hingga 31 Desember 2025, BSI tidak memiliki Entitas Anak, Entitas Asosiasi, Joint Venture, maupun
Special Purpose Vehicle (SPV).
INFORMASI KELOMPOK USAHA BANK
Struktur Kelompok Usaha Bank
Gambaran mengenai struktur kelompok usaha Bank telah dicantumkan pada bagian Struktur Grup
Perusahaan.
Struktur Hubungan Pengurusan dalam Kelompok Usaha Bank
BSI merupakan entitas anak dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Per 31 Desember 2025, tidak ada anggota
Direksi BSI yang berasal dari penugasan pegawai Bank Mandiri.
Pemegang Saham yang Bertindak atas Nama Pihak Lain
Tidak terdapat pemegang saham yang mewakili atau bertindak untuk kepentingan pemegang saham
lainnya.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
144 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 147
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KRONOLOGI PENERBITAN SAHAM
Nama Bursa Tempat Saham Perusahaan Dicatatkan
Saham Bank BSI telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.
Kronologis Penerbitan/Pencatatan Saham BSI
Modal Ditempatkan dan Disetor
Jumlah
Nilai Harga
Saham yang
No. Periode Keterangan Saham Nominal Penawaran Total Harga
Diterbitkan Jumlah Saham Total Nilai
(Rp) (Rp) Penawaran
(lembar) (lembar) Nominal (Rp)
(Rp)
Sebelum
1. - - 500 - - 3.958.000.000 1.979.000.000.000 -
IPO
Berdasarkan RUPS
tanggal 2 Maret
2018, telah dilakukan
penambahan modal
berupa:
•• Setoran tambahan
modal sebesar Rp1
2. 2018 triliun. - 500 - 3.134.762.898 7.092.762.898 3.546.381.449.000 -
•• Kapitalisasi laba
ditahan sebesar
Rp567.381.449.
Tambahan modal
menyebabkan
adanya penambahan
saham induk sebesar
Rp1.567.381.449
Penawaran Umum
3. 2018 - 500 510 2.623.350.600 9.716.113.498 4.858.056.749.000 1.337.908.806.000
Perdana Saham
4. 2020 Exercise saham MESOP - 500 533 184.395.200 9.900.508.698 4.950.254.349.000 98.282.641.600
Merger – Bank BRI
Syariah Tbk., Bank
5. 2021 - 500 - 31.130.700.245 41.031.208.943 20.515.604.471.500 -
Syariah Mandiri, dan
Bank BNI Syariah
6. 2021 Exercise saham MESOP - 500 533 97.659.800 41.128.868.743 20.564.434.371.500 52.052.673.400
7. 2021 Exercise saham MESOP - 500 533 438.600 41.129.307.343 20.564.653.671.500 233.773.800
Penambahan Modal Saham
8. 2022 melalui HMETD (Right Biasa 500 1.000 4.999.952.795 46.129.260.138 23.064.630.069.000 4.999.952.795.000
Issue) seri B
LAPORAN TAHUNAN 2025
145
Page 148
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KRONOLOGI PENERBITAN DAN/ATAU
PENCATATAN EFEK LAINNYA
Sukuk BSI
Tanggal Mata Jumlah Tanggal Bagi Status Peringkat
No Uraian Tenor
Penerbitan Uang Sukuk Jatuh Tempo Hasil Pembayaran 2024 2025
Sukuk Mudharabah
Subordinasi 1 Tahun 2016 PT 16 November 16 November
1. 7 Tahun Rp 1 Triliun 9,5% Lunas - -
Bank Syariah Indonesia Tbk 2016 2023
(d.h. PT Bank BRIsyariah Tbk)
Sukuk Mudharabah
Subordinasi Tahun 2016 PT 22 Desember 22 Desember
2 7 Tahun Rp 375 Miliar 10% Lunas - -
Bank Syariah Indonesia 2016 2023
(d.h. PT Bank BRIsyariah Tbk)
Sukuk Mudharabah
Muqayadah Jangka Panjang
26 Desember 150 26 Desember
3. Yang Dilakukan Tanpa Melalui Rp 3,76 Miliar 0,55% Belum Lunas - -
2023 bulan 2035
Penawaran Umum I PT Bank
BSI Tbk tahun 2023 Tahap I
Sukuk Mudharabah
Subordinasi Jangka Menengah 15 Desember 15 Desember idAA (sy) idAA (sy)
4. 5 tahun Rp 200 Miliar 7,90% Belum Lunas
PT Bank Syariah Indonesia, Tbk 2023 2028 (PEFINDO) (PEFINDO)
Tahun 2023
5. Sukuk Mudharabah
Muqayadah Jangka Panjang
147
yang Dilakukan Tanpa Melalui 26 Maret 2024 Rp 7,76 Miliar 26 Juni 2036 0,55% Belum Lunas - -
bulan
Penawaran Umum I PT Bank
BSI Tbk Tahun 2023 Tahap II
370 hari 1,7 triliun 24 Juni 2025 6,65% Lunas
Sukuk Mudharabah
IdAAA (sy) IdAAA (sy)
6. Berlandaskan Keberlanjutan I 14 Juni 2024 2 tahun Rp 220 milyar 14 Juni 2026 6,70%
Belum Lunas (PEFINDO) (PEFINDO)
Bank BSI Tahap I tahun 2024
3 tahun 1,08 triliun 14 Juni 2027 6,80%
Sukuk Mudharabah
Muqayadah Jangka Panjang
20 Desember 144 20 Desember
7. Yang Dilakukan Tanpa Melalui Rp 7,97 Miliar 0,55% Belum Lunas - -
2024 bulan 2036
Penawaran Umum I PT Bank
BSI Tbk tahun 2024 Tahap III
Sukuk Mudharabah 370 hari 2,45 triliun 6 Juli 2026 6,45%
Berlandaskan Keberlanjutan idAAA
8, 30 Juni 2025 2 tahun Rp 175 milyar 26 Juni 2027 6,55% Belum Lunas -
Berkelanjutan I Bank BSI (PEFINDO)
Tahap II tahun 2025 3 tahun 2,38 triliun 26 Juni 2028 6,65%
Sukuk Mudharabah
Muqayadah Jangka Panjang
153 8,26
9. yang Dilakukan Tanpa Melalui 20 Juni 2025 Rp 20 Maret 2038 0,55% Belum Lunas - -
bulan Milyar
Penawaran Umum I PT Bank
BSI Tbk Tahun 2023 Tahap IV
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
146 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 149
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
INFORMASI PENGGUNAAN
JASA AKUNTAN PUBLIK (AP)
DAN KANTOR AKUNTAN PUBLIK (KAP)
Nama KAP Kantor Akuntan Publik Purwanto Susanti dan Surja
Jaringan Asosiasi Ernst & Young Global Limited
Alamat KAP Gedung Bursa Efek Indonesia,
Menara 2 Lantai 7,
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53,Jakarta Selatan 12190, Indonesia
Nama AP Yovita
Periode Penugasan KAP Periode Ke 1
Periode Penugasan AP Periode Ke 1
Jasa Audit Audit Laporan Keuangan
Fee Audit Rp. 5.590.000.000
Jasa Non Audit 1) PSA 62 31 Desember 2025
2) Laporan Evaluasi Kinerja 31 Desember 2025
Fee Non Audit 1) Rp250.000.000
2) Rp260.000.000
LAPORAN TAHUNAN 2025
147
Page 150
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
LEMBAGA DAN/ATAU
PROFESI PENUNJANG
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190 Indonesia
Telp: (021) 5150515
Faks: (021) 5254153
Website: www.idx.co.id
Jasa yang Diberikan: Jasa Pencatatan Tahunan
INSTITUSI PASAR MODAL
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1 lt.5
Jl Jend. Sudirman Kav 52-53 Jakarta 12190 Indonesia
Telp: (021)5152855
Faks: (021)52991199
Website: www.ksei.co.id
Jasa yang Diberikan: Pengelolaan Administrasi Efek (Saham dan Sukuk)
PT Datindo Entrycom
Jl. Hayam Wuruk No. 28, Lantai 2, Jakarta 10120
Telp: (021)3508077
BIRO ADMINISTRASI EFEK Faks: (021)3508078
Website: www.datindo.com
Jasa yang Diberikan: Jasa Administrasi Saham
Ashoya Ratam, S.H., M.Kn.
Jl. Suryo No 54,
NOTARIS Kebayoran Baru, Jakarta 12180
Telp: (021)-29236060
Faks: (021)-29236070
PT Fitch Ratings Indonesia
Prudential Tower Lantai 20,
Jl. Jend. Sudirman Kav. 79 Jakarta 12910
Telp: (021) 57957755
Faks: (021) 57957750
Website: www.fitchratings.co.id
Jasa yang Diberikan: Pemeringkat Perusahaan
LEMBAGA PEMERINGKAT
PERUSAHAAN PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)
Panin Tower - Senayan City, Lantai 17,
Jl. Asia Afrika Lot. 19 Jakarta 10270
Indonesia
Telp: (021) 72782380
Faks: (021) 72782370
Website: www.pefindo.com
Jasa yang Diberikan: Pemeringkat Perusahaan
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
148 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 151
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
LEMBAGA DAN/ATAU PROFESI PENUNJANG
Dewan Syam & Partners Law Firm
Jl. Cempaka Putih Raya 13 A, Jakarta Pusat 10520
SSF Law Firm and Partners
Gedung Arva Lantai 3
Jl. Cikini Raya No. 60, Jakarta Pusat 10330
Telp: (021) 3905930
KONSULTAN HUKUM Suhendra & Partners
Jl. Pintu Air V No. 53 G, Kel. Pasar Baru, Kec. Sawah Besar,
Jakarta Pusat - 10710
Telp: 08111573888
James Purba & Partners
Wisma Nugra Santana, Lantai 12, Suite 1205
Jl. Jend. Sudirman, Kav. 7 - 8, Jakarta Pusat - 10220
Telp: (021) 570 3844
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Gedung Grha BNI
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 1, Jakarta Pusat 10220
Telp: (021) 2511946
Faks: (021) 2511214
WALI AMANAT
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Financial Institution & Capital Market Division (FICD)
Menara 2 BTN Lantai 8
Jl. H. R. Rasuna Said No.1
Jakarta Selatan 12980
Telp: (021) 50931835
LAPORAN TAHUNAN 2025
149
Page 152
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PENGHARGAAN DAN SERTIFIKASI
PENGHARGAAN
Pada tahun 2025 BSI memperoleh apresiasi dari lembaga eksternal domestik dan international dalam berbagai
kategori seperti kinerja keuangan perseroan, GCG, risk manajemen, sumber daya manusia, IT and opeation, inovasi
produk dan layanan termasuk wealth management, treasury dan bullion bank.
Nama Tanggal
No. Predikat Pemberi
Penghargaan Penerimaan
Indonesia’s 20
Chief Marketing
1. Indonesia’s 20 Chief Marketing Officer Award 2025 The Iconomics 31 Januari 2025
Officer Award
2025
5th Anniversary
2. Indonesia Top Indonesia Top Sharia Awards 2025 The Iconomics 31 Januari 2025
Sharia Awards
The Best Sharia Bank in Satisfaction, Loyalty,
3. Infobank
Engagement 2025
4. The Best Sharia Bank in Customer Satisfaction Infobank
5. The Best Sharia Bank in Customer Loyalty Infobank
6. The Best Sharia Bank in Engagement Index Infobank
7. The Best Sharia Bank in Net Promoter Score Infobank
8. The Best Sharia Bank in Customer Resilience Level Infobank
9. The Best Sharia Bank in Brand Interactivity Index Infobank
Starting Year
10. The Most Satisfying Sharia Bank in Teller Service Infobank
Forum 2025 dan 4 Februari
11. The 8th Infobank The Most Satisfying Sharia Bank in Customer Service Infobank 2025
SLE 2025
12. The Most Satisfying Sharia Bank in Branch Office Infobank
13. The Most Satisfying Sharia Bank in Services Infobank
14. The 2nd
Most Satisfying Sharia Bank in ATM Service Infobank
The 2nd Most Satisfying Sharia Bank in Mobile
15. Infobank
Banking
The 2nd Best Sharia Bank in Customer Centricity
16. Infobank
Index
The 2nd Best Sharia Bank in Marketing Engagement
17. Infobank
Index
Cambridge Islamic Best Bank for Islamic Wealth Management
Cambridge 10 Februari
18. Funds Awards Solutions in Indonesia 2025
IFA 2025
(CIFA
3 19
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
150 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 153
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
23 28 30
31 32
33 36 37
Nama Tanggal
No. Predikat Pemberi
Penghargaan Penerimaan
18th Annual Deal &
Alpha 12 Februari
19. Solution and ESG Best Mudhrabah Sukuk in Southeast Asia 2024
Southeast Asia 2025
Awards 2024
Indonesia’s 20
14 Februari
20. Popular CIO & CTO 20 Popular CIO & CTO Awards 2025 The Iconomics
2025
Awards 2025
21. Best Islamic Bank 17 Februari
IFN Award 2024 IFN Magazine
22. Best Islamic Retail Bank 2025
Indonesia Sharia Indonesia Best Sharia Bank 2025 with the
and Halal Top Enhancement of Sharia Finance Inclusivity and Warta 25 Februari
23.
Brand Awards Accessibility through Digital Services Innovation - Ekonomi 2025
2025 Category: Sharia bank - KBMI 3
Indonesia Best
CFO Awards 2025
Best Chief Financial Officer 2025 for Increasing
“Future-Ready Warta 25 Februari
24. Dividend Yield and Enhancing Stakeholder
CFO: Leading Ekonomi 2025
Engagement Strategies
Strategic Financial
Leadership”
LAPORAN TAHUNAN 2025
151
Page 154
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PENGHARGAAN DAN SERTIFIKASI
Nama Tanggal
No. Predikat Pemberi
Penghargaan Penerimaan
Podomoro
Podomoro 28 Februari
25. Harmony Award Best Sharia Banking Services Award
Group 2025
2025
26. The Highest Digital Index in Sharia Bank
The Highest Digital Index in Savings Account in
27.
Sharia Bank
28. The Highest Digital Index in Deposit Sharia Bank
The Highest Digital Index in Mortgage Loan in
29.
Sharia Bank
30. The Highest Digital Index in Debit Card Sharia Bank
The Highest Digital Index in Internet Banking Sharia
31.
Bank
The Highest Digital Index in Mobile Banking Sharia
32.
14 Digital Brand
th Bank
Infobank 20 Maret 2025
33. Awards 2025 The Best Sharia Bank - KBMI 3
34. The Best Saving Account Sharia Bank
35. The Best Deposit Sharia Bank
36. The Best Debit Card Sharia Bank
37. The Best Credit Card Sharia Bank
38. The Best Internet Banking Sharia Bank
39. The Best Vehicle Loan Sharia Bank
40. The Best Mortgage Loan Sharia Bank
41. The Best Wealth Management Sharia Bank
42. The Best Mobile Banking Sharia Bank
43. Aplikasi Internet Banking
44. ATM Bank
Most Trusted
45. Financial Brand Bank Syariah - Produk Kredit Mikro dari Bank Investortrust 20 Maret 2025
Awards 2025
46. Produk Islamic Wealth Management
47. Produk Savings for Hajj and Umrah
Indonesia Digital The Most Innovative Digitalization of Sharia Bank
Warta
48. Innovation Award 2025 for Strengthening Sharia Financial Inclusion 21 Maret 2025
Ekonomi
2025 Through Digital Applicaiton Development
Indonesia Top Indonesia Top Financial Woman Leaders 2025 in
49. Financial Women Expanding Digital Services through Quality Talent to Herstory 25 April 2025
Leaders 2025 Accelerate Islamic Ecosystem
The Best
Corporate
Emission Public Company with Trusted Sapphire
50. Investortrust 29 April 2025
Reduction Achievement in Emission Transparency
Transparency
Awards 2025
The Best Corporate Social Responsibility Award
Indonesia CSR Warta
51. 2025 for Funding Social Welfare and Community 30 April 2025
Awards 2025 Ekonomi
Empowerment Initiatives
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
152 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 155
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PENGHARGAAN DAN SERTIFIKASI
Nama Tanggal
No. Predikat Pemberi
Penghargaan Penerimaan
Indonesia Kementerian
International Koordinator
52. Mitra Kolaborator/ Mitra Strategis Kementerian 6 Mei 2025
Financial Inclusion Perekonomian
Summit 2025 RI
Best Sustainability in Finance & Skills Recognition
53. Mata Lokal Fest Tribunnews 8 Mei 2025
for MSMEs
54. The World’s Best Islamic Bank for ESG
55. Euromoney Islamic Asia’s Best Islamic Bank for ESG
20 Mei 2025
56. Finance Awards Indonesia’s Best Islamic Bank for ESG Euromoney
2025
Indonesia’s Best Islamic Bank for Wealth
57.
Management
58. Anugerah Syariah Sukuk Deal of The Year
Republika 26 Mei 2025
59. Republika 2025 Sustainable Islamic Banking Excellent
60. 1 Diamond (Byond Financing OPS) - FOG dan FCG
Indonesia Indonesia
Operations 3 Gold (Magician Syariah, OpsNova, Hajj Warrior) - Operations
61. 28 Mei 2025
Banking Summit CTG Banking
(IOBS) Summit (IOBS)
62. 1 Silver (ESG Mantulity) - ESG
Marketeers Omni
63. Marketeers Omni Brands 2025 Marketeer 1 Juni 2025
Brands 2025
20 Top Companies Bloomberg
64. 20 Top Companies to Watch in 2025 5 Juni 2025
To Watch In 2025 Technoz
65. The Best of The Best Bank in Service Excellence 2025
66. The Best Sharia Bank in Service Excellence
The Best Sharia Bank in Service Excellence for 5
67.
Consecutive Years (2020-2024)
68. The Best Sharia Bank in Excellence Security Guard
69. The Best Sharia Bank in Excellence Mobile Banking
70. The Best Sharia Bank in Excellence Customer Service
71. 22nd Infobank- The Best Sharia Bank in Excellence Walk-In Channel
MRI Banking The Best Sharia Bank in Excellence Convenience
72. Infobank 24 Juni 2025
Service Excellence Branch Office
Appreciation 2025
73. The Best Sharia Bank in Excellence E-mail Service
74. Chatbot
75. The Best Sharia Bank in Excellence Branch ATM
The 2nd Best Sharia Bank in Excellence Live Chat
76.
Service
The 2nd Best Sharia Bank in Excellence Mobile
77.
Opening Account
78. The 2nd Best Sharia Bank in Excellence Website
LAPORAN TAHUNAN 2025
153
Page 156
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PENGHARGAAN DAN SERTIFIKASI
Nama Tanggal
No. Predikat Pemberi
Penghargaan Penerimaan
79. 19th Annual Alpha Best Digital Bank In Indonesia
Southeast Asia
80. Best Islamic Finance Bank in Indonesia Alpha
Best Financial 30 Juni 2025
Southeast Asia
Institution Awards
81. Best Islamic Finance Wealth Management Bank
2025
Bisnis Indonesia Resilience Towards Uncertainty, Kategori Bank Bisnis
82. 30 Juni 2025
Awards 2025 Syariah Indonesia
83. Solopos Best Kategori Bank Syariah
Brand and
Solopos 18 Juli 2025
84. Innovation 2025 Kategori KPR Syariah
(SBBI Awards)
The Best Digital Transformation in Human Capital
85. Human Capital On Award
Resilience Award First Indonesia 24 Juli 2025
2025 The Best Sustainable Development and Decent Jobs
86.
Award
Contact Center
Contact
87. World Asia Pacific Best Contact Center in Asia Pacific 26 Juli 2025
Center World
Awards 2025
Investor Trust
Kategori: Pemenang utama sektor Anak Usaha
88. BUMN Awards Investortrust 31 Juli 2025
dengan Asset Rp40 - 120 T
2025
Bank Implementasi Kejar Terbaik Bank Umum 22 Agustus
89. Kejar Award 2025 OJK
Syariah 2025
PUJK Syariah dengan program Literasi keuangan
90. Financial Literacy 22 Agustus
Terbaik OJK
Award 2025 2025
91. Duta Literasi 2025
Perusahaan Pembayar Zakat Badan teladan BAZNAS
92.
RI
BAZNAS Awards 28 Agustus
Bank Penyedia Layanan Pembayaran Zakat Terbaik BAZNAS
93. 2025 2025
BAZNAS RI
94. Supporting Partner
95. The Most Profitable Bank
30th Infobank
2 September
96. Banking The Most Efficient Bank Infobank
2025
Appreciation 2025
97. The Excellent Performance Bank - KBMI 3
98. Penyaluran Terbaik Bintang 5
99. Pengumpulan Terbaik Bintang 5 9-11
Rakernas UPZ
BAZNAS September
100. BAZNAS (UPZ BSI) Pelaporan Terbaik Bintang 5 2025
101. Kampanye Zakat Terbaik
Katadata Green
10 September
102. Initiative Awards Environment Zakat Management Katadata
2025
2025
Bisnis Indonesia
Bisnis 17 September
103. Financial Awards Best Performance Bank - Kategori Syariah
Indonesia 2025
2025
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
154 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 157
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PENGHARGAAN DAN SERTIFIKASI
Nama Tanggal
No. Predikat Pemberi
Penghargaan Penerimaan
Indonesia Most
23 September
104. Reputable State-Owned Bank - Very Good SWA
2025
Companies 2025
105. Investortrust Best Best Bank Sharia (Aset > Rp20 Triliun)
30 September
Sharia Awards Investortrust
106. Best Stocks Sharia 2025
2025
The Asian Post The Excellence Performance State-Owned Enterprise 2 Oktober
107. The Asian Post
Best SOE Subsidiary 2025 2025
108. The Excellence Performance Sharia Bank 2025
Infobank 14th 2 Oktober
109. The Best Performance Sharia Bank 2025 Infobank
Sharia Award 2025 2025
110. The Most Profitable Sharia Bank 2025
IDX Channel
Inovasi Strategi Bullion Bank untuk Pertumbuhan 10 Oktober
111. Anugerah Inovasi IDX Channel
Berkelanjutan 2025
Indonesia 2025
16 Oktober
112. ESG Now Awards Empower Vulnerable Community Republika
2025
Kementerian
Koordinator
16 Oktober
113. Mandaya Awards Dedikasi & Kontributor Pemberdayaan Masyarakat Bidang
2025
Pemberdayaan
Masyarakat RI
Liputan 6 Award Bullion Bank, Inovator Ekosistem Emas Terintegrasi 16 Oktober
114. Emtek
2025 2025 2025
115. The Finance Golden Star Award 025
Top 20 Financial
28 Oktober
116. Instituion Award Top 20 Financial Institution 2025 The Finance
2025
2025
117. The Finance Best CFO 2025
CNN Indonesia Excellence in Islamic Banking Risk Governance & 31 Oktober
118. CNN
Award 2025 Resilience 2025
Marketeers
1 November
119. Editor’s Choice 360 Branding Campaign of The Year Marketeers
2025
Awards
Apresiasi Berita 20 November
120. Technology & Digital Transformation Berita Satu
Satu 2025 2025
25 November
121. Detikcom Award Bank dengan Pertumbuhan Laba Berkelanjutan Detikcom
2025
Silver for “Best App November
122. Category, Mobex Singapore
Install Campaign” 2025
Bank Kontributor Intermediasi Penggerak
123.
Perekonomian Terbaik
Bank 28 November
124. BI Award 2025 Peserta Sistem BI-RTGS, BI-SSSS dan BI-ETP Terbaik
Indonesia 2025
Perbankan Pendukung Pengendalian Moneter
125.
Syariah untuk Negeri
Anugerah Pikiran Pikiran
Human Capital Development for Competitive 5 Desember
126. Rakyat Media Rakyat Media
Workforce 2025
Network 2025 Network
LAPORAN TAHUNAN 2025
155
Page 158
03 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PENGHARGAAN DAN SERTIFIKASI
Nama Tanggal
No. Predikat Pemberi
Penghargaan Penerimaan
Bpk. Anggoro Eko Cahyo kategori Bankers of The
127.
Year 2025
Bpk. Grandhis Halim Harumansyah kategori The
128.
Infobank TOP 100 Future Leader 2025
CEO & The Future 8 Desember
Bpk. Kemas Erwan Husainy kategori The Future Infobank
129. Leader Award 2025
Leader 2025
2025
Bpk. Muharto Hadi Suprapto kategori The Future
130.
Leader 2025
131. Bpk. Wisnu Sunandar kategori The Future Leader
56 57 58 66 66
74 84 105
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
156 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 159
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PENGHARGAAN DAN SERTIFIKASI
SERTIFIKASI
No. Periode Berlaku Nama Sertifikat Penerima Pemberi
12 September 2023 – 11 ISO 9001: PT Bank Syariah
1. LRQA
September 2026 2015 Quality Management System Indonesia Tbk
PT Bank Syariah
1 Oktober 2023 – 30 ISO 9001:
2. Indonesia Tbk BSI
September 2026 2015 Quality Management System
IT Operation Group
PT Bank Syariah
4 Februari 2024 – 3 ISO 9001:
3, Indonesia Tbk Operations BSI
Februari 2027 2015 Quality Management System
Development Group
ISO/IEC 27001:2022
24 Maret 2024 – 23 Maret PT Bank Syariah
4. Information Security Management BSI
2027 Indonesia Tbk
System
SO/IEC 27701:2019 Privacy Information
16 Desember 2025-15 PT Bank Syariah CBQA
5 Management System (PIMS)
Desember 2028 Indonesia Tbk Global
1 2 3 4
LAPORAN TAHUNAN 2025
157
Page 160
IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
INFORMASI PADA WEBSITE
Informasi yang disajikan pada situs web PT Bank Syariah Indonesia Tbk telah sesuai
dengan ketentuan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 8/POJK.04/2015
mengenai Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik, yang mencakup antara lain hal-
hal berikut:
Informasi Umum Informasi Bagi Informasi Informasi
Mengenai Emiten Pemodal Atau Tata Kelola Tanggung Jawab
Atau Investor Perusahaan Sosial Perusahaan
Perusahaan Publik
Penyediaan informasi tersebut merupakan wujud penerapan prinsip transparansi dalam pengelolaan
perusahaan, sesuai dengan Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tanggal 30 April 2008 tentang
Keterbukaan Informasi Publik. Seluruh informasi ini dapat diakses oleh masyarakat melalui situs www.
bankbsi.co.id.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
158 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 161
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
LAPORAN TAHUNAN 2025
159
Page 162
IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
ANALISIS &
PEMBAHASAN
MANAJEMEN
Di tengah perubahan lanskap ekonomi dan
industri, BSI menjaga fokus pada ketahanan,
pertumbuhan, dan penciptaan nilai jangka
panjang. Setiap strategi dijalankan secara
terukur untuk memperkuat daya saing dan
memperluas peluang di masa mendatang.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
160 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 163
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
TINJAUAN PEREKONOMIAN
SATU
SATU STRATEGI,
STRATEGI, DUA
DUA KEKUATAN
KEKUATAN
Pada tahun 2025, Bank Syariah Indonesia mengoptimalkan
lisensi ganda sebagai Bank Syariah dan Bank Bullion pertama
di Indonesia untuk memperkuat daya saing dan mendorong
pertumbuhan. Pendanaan berbasis syariah, termasuk
tabungan haji, dilengkapi dengan layanan emas terintegrasi
seperti pembiayaan dan emas digital. Meningkatnya
permintaan terhadap emas mendorong pertumbuhan
pendanaan, peningkatan pendapatan non-bunga, serta
penguatan ekosistem keuangan syariah yang berkelanjutan.
ANALISIS PEREKONOMIAN GLOBAL
Sepanjang tahun 2025, perekonomian global berada dalam kondisi
yang relatif bergejolak, terutama dipengaruhi oleh dinamika
perdagangan internasional yang berkaitan dengan penerapan tarif
impor oleh Amerika Serikat terhadap seluruh negara mitra dagangnya.
Kondisi tersebut sempat menekan sentimen pelaku pasar global.
Namun demikian, tekanan tersebut berangsur mereda seiring dengan
tercapainya sejumlah kesepakatan perdagangan, yang membantu
mengurangi eskalasi risiko global.
Sejalan dengan perkembangan tersebut, World Economic Outlook
(WEO) edisi Januari 2026 yang dirilis oleh International Monetary
Fund (IMF) merevisi naik proyeksi pertumbuhan ekonomi global
tahun 2025 menjadi sebesar 3,3% (yoy), meningkat 0,2 poin persentase
dibandingkan proyeksi pada edisi Oktober 2025. Dengan revisi tersebut,
proyeksi pertumbuhan kini setara dengan realisasi pertumbuhan
ekonomi global pada tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 3,3%
(yoy), mencerminkan pemulihan ekonomi global secara bertahap.
LAPORAN TAHUNAN 2025
161
Page 164
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
TINJAUAN PEREKONOMIAN
Perekonomian Amerika Serikat menunjukkan melibatkan Amerika Serikat. Namun, harga minyak
pertumbuhan yang bervariasi pada semester II- kembali terkoreksi seiring meredanya konflik
2025. Meskipun pertumbuhan GDP harga konstan serta peningkatan produksi secara bertahap oleh
pada kuartal IV-2025 lebih rendah dari kuartal OPEC+.
sebelumnya, pasar tenaga kerja menunjukkan
pemulihan dan penurunan pengangguran. Di tengah dinamika tersebut, inflasi global tetap
Sementara itu, pertumbuhan ekonomi di kawasan berada pada level yang relatif terkendali, termasuk
Eropa masih tertahan oleh lemahnya aktivitas di negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan
industri dan investasi meskipun tekanan inflasi kawasan Eropa. Kondisi ini mendorong sejumlah
menunjukkan tren penurunan. Ketidakpastian bank sentral untuk mulai menurunkan suku
perdagangan global akibat dinamika kebijakan bunga acuan. European Central Bank (ECB) dan
tarif Amerika Serikat, masih membebani The Bank of England (BoE) melanjutkan kebijakan
sentimen dunia usaha dan menahan pemulihan pelonggaran moneter sebanyak 4 (empat) kali di
ekonomi kawasan Eropa. Meskipun demikian, tahun 2025. Sebaliknya, Federal Reserve (The Fed)
prospek pemulihan tetap terbuka, didukung oleh mengambil sikap yang lebih berhati-hati, dengan
pelonggaran kebijakan moneter, peningkatan penurunan Fed Funds Rate baru dimulai pada
belanja pemerintah, serta kondisi pasar tenaga September 2025, mencerminkan kewaspadaan
kerja yang relatif stabil. Di tengah kondisi tersebut, terhadap risiko inflasi yang masih relevan akibat
sektor manufaktur menunjukkan ketahanan, kebijakan tarif pemerintah Amerika Serikat.
sejalan dengan meningkatnya optimisme
terhadap ekspansi investasi di sektor pertahanan Sejalan dengan meningkatnya ketidakpastian
dan infrastruktur. kebijakan global dan tren pelemahan Indeks
Dolar (DXY), permintaan terhadap emas sebagai
Di sisi lain, meskipun ekonomi Tiongkok aset lindung nilai (hedging asset) mengalami
mencatatkan pertumbuhan yang cukup stabil, peningkatan yang signifikan. Harga emas
pemulihan ekonomi dalam negeri masih tercatat sempat menembus level US$5.417 per
menghadapi berbagai tantangan struktural. Oz pada akhir Desember 2025, mencerminkan
Tekanan inflasi yang rendah mencerminkan meningkatnya persepsi risiko di kalangan pelaku
lemahnya permintaan domestik, kelebihan pasar global.
kapasitas di sektor manufaktur, serta berlanjutnya
tekanan di sektor properti. Pemerintah Tiongkok Sumber: World Economic Outlook Januari 2025, International
terus melanjutkan langkah-langkah stimulus, Monetary Fund, Bloomberg
termasuk melalui dukungan fiskal maupun
menjaga tingkat suku bunga yang akomodatif ANALISIS PEREKONOMIAN NASIONAL
guna menopang aktivitas ekonomi dan stabilitas
pasar. Di tengah tantangan tersebut, kinerja Di tengah tren pemulihan ekonomi global
ekspor Tiongkok menunjukkan ketahanan serta stabilisasi kebijakan perdagangan dan
dengan pertumbuhan sebesar 5,5% sepanjang dinamika geopolitik, perekonomian Indonesia
tahun 2025, sehingga menopang pencapaian menunjukkan kinerja yang tetap resilien. Produk
target pertumbuhan ekonomi pemerintah Domestik Bruto (PDB) tumbuh sebesar 5,11% year-
sebesar 5,0% meski permintaan domestik tetap on-year (yoy) sepanjang tahun 2025, merupakan
lemah. Pertumbuhan ekspor tersebut didorong capaian tertinggi dalam tiga tahun terakhir.
oleh meningkatnya permintaan dari Uni Eropa, Kinerja positif tersebut diperkirakan berlanjut
ASEAN, Afrika, dan Amerika Latin, yang mampu pada tahun 2026, didukung oleh pertumbuhan
mengimbangi penurunan ekspor ke Amerika konsumsi rumah tangga, percepatan realisasi
Serikat. belanja pemerintah, ekspansi sektor manufaktur,
serta peningkatan investasi langsung yang
Sementara itu, harga komoditas global secara memperkuat fundamental ekonomi domestik.
umum cenderung melandai sepanjang tahun Kondisi ini juga tercermin pada peningkatan
2025, sejalan dengan perlambatan permintaan Indeks Keyakinan Konsumen sejak triwulan IV-
global di tengah kondisi pasokan yang relatif 2025 yang menunjukkan optimisme masyarakat
memadai. Harga minyak sempat naik mencapai terhadap prospek perekonomian nasional.
US$78,85 per barel akibat konflik militer terbuka
selama 14 hari antara Iran dan Israel yang turut
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
162 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 165
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
TINJAUAN PEREKONOMIAN
Dari sisi eksternal, neraca perdagangan yang serta respons positif investor terhadap kebijakan
secara konsisten mencatatkan surplus hingga moneter yang lebih akomodatif. Nilai tukar
Desember 2025 turut menopang ketahanan Rupiah terdepresiasi hingga Rp16.690 per USD
sektor eksternal dan memperkuat posisi cadangan pada waktu yang sama. Sementara itu, arus
devisa. Pada saat yang sama, disiplin fiskal tetap modal asing masih bersifat fluktuatif dengan
terjaga dengan realisasi sementara defisit APBN net inflow portofolio sebesar Rp25,97 triliun pada
tahun 2025 sebesar 2,92%, berada di bawah bulan Desember 2025 dari instrumen SBN, saham,
batas maksimum 3% sebagaimana diatur dalam dan SRBI. Investasi langsung asing sepanjang
Undang-undang Keuangan Negara. Kondisi ini 2025 juga mencatatkan tren yang positif. Kondisi
menegaskan kuatnya fundamental ekonomi ini mencerminkan sikap pasar yang berhati-
nasional di tengah ketidakpastian global yang hati, namun tetap menunjukkan kepercayaan
masih berlangsung. terhadap stabilitas makroekonomi Indonesia.
Sejalan dengan dinamika tersebut, inflasi Likuiditas perbankan tetap berada pada level
domestik meningkat ke level 2,92% (yoy) pada yang longgar sepanjang tahun 2025, didukung
Desember 2025, terutama dipengaruhi oleh oleh kebijakan moneter yang akomodatif serta
kenaikan harga emas perhiasan seiring reli sinergi dengan kebijakan fiskal. Rasio Alat
harga emas global, peningkatan harga pangan Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK)
menjelang akhir tahun, dan gangguan pasokan tercatat sebesar 28,57% per Desember 2025,
di tengah bencana alam yang melanda sejumlah mencerminkan kecukupan likuiditas untuk
wilayah Indonesia. Meskipun demikian, tingkat mendukung penyaluran kredit. Kredit perbankan
inflasi tetap berada dalam kisaran sasaran Bank tumbuh sebesar 9,63% (yoy), terutama didorong
Indonesia sebesar 1,5%–3,5%, mencerminkan oleh peningkatan kredit investasi, sementara
stabilitas harga di dalam negeri. Stabilitas ini juga Dana Pihak Ketiga mencatatkan pertumbuhan
tercermin pada Indeks Keyakinan Konsumen yang sebesar 13,83% (yoy).
terus menunjukkan optimisme terhadap prospek
perekonomian nasional. Dalam rangka memperkuat fungsi intermediasi,
Bank Indonesia melanjutkan penguatan
Sepanjang tahun 2025, kebijakan moneter implementasi kebijakan Insentif Likuiditas
diarahkan untuk menjaga keseimbangan antara Makroprudensial (KLM) dengan total insentif
stabilitas makroekonomi dan dukungan terhadap sebesar Rp388,1 triliun yang disalurkan ke sektor-
pertumbuhan. Setelah menurunkan suku bunga sektor prioritas, antara lain pertanian, industri dan
secara bertahap sejak pertengahan 2024, Bank hilirisasi, konstruksi, real estate dan perumahan,
Indonesia mempertahankan BI-Rate pada level serta UMKM. Stabilitas sistem keuangan tetap
4,75% hingga akhir 2025 guna menjaga stabilitas terjaga dengan rasio kecukupan modal (Capital
dan memastikan efektivitas transmisi kebijakan di Adequacy Ratio/CAR) sebesar 25,89% serta
tengah ketidakpastian global. Komitmen terhadap rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/
stabilitas nilai tukar Rupiah diperkuat melalui NPL) bruto sebesar 2,05%, mencerminkan
intervensi di pasar spot dan transaksi Domestic ketahanan sektor perbankan dalam mendukung
Non-Deliverable Forward (DNDF). Kebijakan pertumbuhan ekonomi nasional secara
tersebut didukung oleh optimalisasi instrumen berkelanjutan.
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), Sekuritas
Valas Bank Indonesia (SVBI), dan Sukuk Valas Sumber: Badan Pusat Statistik, Bank Indonesia, Otoritas Jasa
Bank Indonesia (SUVBI) untuk memperdalam Keuangan, Kementerian Keuangan Republik Indonesia
pasar keuangan dan menjaga likuiditas sistem
keuangan.
ANALISIS INDUSTRI PERBANKAN
Sejalan dengan kebijakan tersebut, pasar NASIONAL
keuangan domestik secara umum menunjukkan
stabilitas di tengah tingginya ketidakpastian Perubahan arah kebijakan moneter sepanjang
global. Di pasar obligasi, imbal hasil SBN tenor tahun 2025 turut memengaruhi dinamika dan
10 tahun turun signifikan dari 6,99% pada awal pertumbuhan industri perbankan nasional.
tahun menjadi sekitar 6,07% pada akhir Desember Setelah periode kebijakan moneter yang
2025, mencerminkan penurunan premi risiko bersifat kontraktif sejak tahun 2022, dampaknya
LAPORAN TAHUNAN 2025
163
Page 166
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
TINJAUAN PEREKONOMIAN
semakin terasa pada perlambatan pertumbuhan Kualitas aset perbankan nasional tetap terjaga
perbankan selama paruh pertama tahun 2025. dengan baik. Rasio kredit bermasalah (Non-
Seiring dengan pergeseran kebijakan moneter Performing Loan/NPL) bruto tercatat sebesar
dari pendekatan yang berfokus pada stabilitas 2,05%, turun 0,03 poin persentase dibandingkan
menuju dukungan terhadap pertumbuhan, Desember 2024, sementara NPL net berada
pelonggaran kebijakan moneter yang ditandai pada level 0,79%, naik 0,05 poin persentase dari
dengan penurunan BI-Rate sebesar 125 basis poin posisi akhir tahun sebelumnya. Peningkatan
sepanjang tahun 2025, berdampak signifikan tersebut masih berada dalam batas yang wajar
kepada peningkatan kinerja perbankan pada dan terkendali. Loan at Risk (LaR) tercatat sebesar
akhir tahun. 8,77%, lebih rendah dibandingkan tahun 2024
sebesar 9,27%. Profitabilitas perbankan secara
Di tengah perlambatan tersebut, fungsi umum tetap terjaga, meskipun Return on Assets
intermediasi perbankan tetap mencatatkan (ROA) mengalami penurunan terbatas menjadi
pertumbuhan positif dengan profil risiko yang 2,53% dari 2,69% pada akhir 2024.
terjaga. Pada Desember 2025, kredit/pembiayaan
perbankan tumbuh 9,63% (yoy), mencapai Dari sisi permodalan, kondisi perbankan nasional
Rp8.586 triliun. Pertumbuhan kredit terutama tetap solid dengan Capital Adequacy Ratio (CAR)
didorong oleh kredit investasi meningkat 20.81% sebesar 25,89%, sedikit menurun dari 26,68% pada
(yoy), kredit konsumsi tumbuh 6,58% (yoy), akhir tahun 2024. Meskipun demikian, tingkat
serta kredit modal kerja tumbuh lebih moderat permodalan tersebut tetap pada level yang
4,52% (yoy). Laju pertumbuhan kredit investasi memadai untuk menyerap potensi risiko serta
meningkat signifikan dibandingkan akhir tahun mendukung ketahanan industri perbankan dalam
2024 yaitu 13,85%. Namun demikian, kredit modal menghadapi ketidakpastian global dan dinamika
kerja dan konsumsi berada di tingkat yang geopolitik yang berlanjut.
lebih rendah dibandingkan tahun 2024 dimana
kredit konsumsi tumbuh 10,61% (yoy), dan kredit Sumber: Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Desember 2025
modal kerja tumbuh 8,35% (yoy). Di antara ketiga
segmen tersebut, kredit modal kerja mencatatkan
perlambatan paling signifikan sepanjang tahun ANALISIS INDUSTRI PERBANKAN
2025, sejalan dengan sikap dunia usaha yang SYARIAH
cenderung lebih berhati-hati. Kredit konsumsi
juga turut mengalami perlambatan sejalan Hingga Desember 2025, industri perbankan syariah
dengan pelemahan daya beli masyarakat selama mencatatkan pertumbuhan yang tetap positif
tahun 2025. di tengah dinamika sektor keuangan nasional.
Total aset perbankan syariah mencapai Rp1.067,73
Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga perbankan triliun, tumbuh 8,92% (yoy), dengan pangsa pasar
hingga Desember 2025 tumbuh sebesar sebesar 7,69%. Sejalan dengan pertumbuhan aset,
13,83% (yoy) menjadi Rp10.059 triliun, dengan pembiayaan yang disalurkan perbankan syariah
pertumbuhan giro sebesar 19,07% (yoy), tabungan meningkat 9,58% (yoy) menjadi Rp705,22 triliun,
8,19% (yoy), dan deposito 14,28% (yoy). Sejalan sementara DPK tumbuh 10,14% (yoy) menjadi
dengan perkembangan tersebut, kondisi likuiditas Rp829,99 triliun, mencerminkan keberlanjutan
perbankan nasional menunjukkan perbaikan. fungsi intermediasi perbankan syariah.
Rasio Alat Likuid terhadap Non-Core Deposit (AL/
NCD) meningkat menjadi 126,15% per Desember Dari sisi likuiditas, kondisi perbankan syariah
2025, dibandingkan dengan 112,87% pada akhir mengalami penurunan dibandingkan posisi akhir
tahun 2024. Rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak tahun 2024. Rasio Alat Likuid terhadap Non-Core
Ketiga (AL/DPK) juga mengalami peningkatan Deposit (AL/NCD) turun dari 154,52% menjadi
menjadi 28,57% dari sebelumnya 25,59%. 142,13% pada Desember 2025, sementara rasio
Sementara itu, Liquidity Coverage Ratio (LCR) Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK)
tercatat menurun menjadi 200,97% dari 213,23% menurun dari 32,09% menjadi 30,01%. Meskipun
pada akhir 2024, namun tetap berada jauh di atas menurun, indikator likuiditas tersebut berada
ketentuan minimum regulasi, mencerminkan di atas rata-rata perbankan nasional serta jauh
ketahanan likuiditas yang memadai. melampaui batas minimum yang ditetapkan
regulator, masing-masing sebesar 50% dan 10%,
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
164 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 167
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
TINJAUAN PEREKONOMIAN
sehingga mencerminkan posisi likuiditas yang daya saing perbankan syariah di pasar keuangan
masih memadai. yang lebih luas.
Seiring dengan perkembangan tersebut, risiko Lebih lanjut, berdasarkan Peraturan OJK (POJK)
pembiayaan tetap terjaga meskipun menunjukkan No.12/2023, kewajiban pemisahan (spin-off)
peningkatan terbatas. Rasio Non-Performing Unit Usaha Syariah (UUS) menjadi Bank Umum
Financing (NPF) bruto sebesar 2,16%, meningkat Syariah (BUS) apabila aset UUS telah mencapai
0,04 poin persentase dibandingkan Desember minimal Rp50 triliun atau lebih dari 50% aset
2024, sementara NPF net berada pada level 0,83%, bank induk berpotensi meningkatkan skala usaha
naik 0,04 poin persentase. Kenaikan ini masih relatif dan permodalan perbankan syariah, khususnya
lebih rendah dibandingkan perbankan nasional, dalam memperkuat rasio kecukupan modal,
yang mencatatkan peningkatan NPL net sebesar pada periode 2025–2026. Sepanjang tahun 2025,
0,05 poin persentase. Dari sisi kinerja, profitabilitas sejumlah langkah awal spin-off UUS menjadi
dan permodalan mengalami penurunan terbatas, BUS telah dilakukan melalui mekanisme merger
dengan Return on Assets (ROA) menurun dari dan akuisisi. Inisiatif tersebut diharapkan dapat
2,04% pada akhir 2024 menjadi 1,98%, serta Capital meningkatkan efisiensi industri perbankan syariah
Adequacy Ratio (CAR) turun dari 25,40% menjadi serta mendukung keberlanjutan pertumbuhan
25,07%. Perkembangan tersebut mencerminkan kinerja di tengah ketidakpastian global dan
ketahanan perbankan syariah di tengah tantangan keterbatasan likuiditas.
likuiditas dan peningkatan risiko yang bersifat
moderat. Sumber: Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Februari 2026
Sejumlah faktor turut menopang resiliensi
industri perbankan syariah sepanjang tahun 2025, ANALISIS POSISI BSI DALAM INDUSTRI
termasuk kemampuan beradaptasi terhadap PERBANKAN
kebutuhan pasar melalui inovasi produk serta
peningkatan efisiensi struktur industri. Penguatan Perbandingan kinerja BSI terhadap industri
tersebut didukung oleh pengembangan produk perbankan syariah dan industri perbankan nasional
baru, antara lain legalisasi dan implementasi disajikan pada Tabel Kinerja Industri Perbankan,
layanan Bullion Banking sejak awal tahun 2025, Industri Perbankan Syariah, dan BSI (dalam Rp
yang membuka potensi sumber pendapatan miliar). Analisis ini memberikan gambaran posisi
baru dari aktivitas perdagangan dan pengelolaan relatif BSI dalam industri, serta menjadi dasar
aset emas. Selain itu, pengembangan instrumen evaluasi kinerja Bank dibandingkan dengan
investasi seperti Sharia Restricted Investment perkembangan industri secara keseluruhan.
Account (SRIA) mendukung penyaluran dana
ke proyek-proyek berskala besar secara lebih
terstruktur dan transparan, sekaligus memperkuat
Industri Perbankan Industri Perbankan Syariah BSI
Kinerja Des ‘24 Des ‘25 Pertumbuhan Des ‘24 Des ‘25 Pertumbuhan Des ‘24 Des ‘25 Pertumbuhan
Rp Miliar Rp Miliar % Rp Miliar Rp Miliar % Rp Miliar Rp Miliar %
Aset 12.461 13.646 9,51% 980,3 1.067,8 8.92% 408,6 456,2 11,64%
Pembiayaan 7.832 8.586 9,63% 643,5 705,2 9,58% 278,5 318,8 14,49%
DPK 8.837 10.059 13,83% 753,6 830,0 10,14% 327,4 380,5 16,20%
Posisi BSI dalam Industri Perbankan Nasional
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi industri perbankan sepanjang tahun 2025, BSI menunjukkan
kinerja yang relatif resilien hingga Desember 2025. Dalam periode tersebut, BSI berhasil meningkatkan
pangsa pasar pembiayaan, sementara pangsa pasar aset dan DPK mengalami penyesuaian terbatas.
Perkembangan ini mencerminkan meningkatnya tingkat persaingan serta tren moderasi pertumbuhan
pendanaan di industri perbankan nasional.
LAPORAN TAHUNAN 2025
165
Page 168
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
TINJAUAN PEREKONOMIAN
Dari sisi aset, pangsa pasar BSI di industri perbankan nasional sebesar 3,34% pada Desember 2025,
dibandingkan 3,28% pada Desember 2024. Peningkatan ini menunjukkan kemampuan BSI untuk
meningkatkan daya saing di tengah intensifikasi persaingan di industri perbankan.
Sejalan dengan tren tersebut, dari sisi pembiayaan, BSI mencatatkan penguatan pangsa pasar. Pangsa
pasar pembiayaan BSI meningkat dari 3,56% pada akhir tahun 2024 menjadi 3,71% pada Desember 2025.
Perkembangan ini mencerminkan keberlanjutan fokus BSI dalam memperluas penyaluran pembiayaan
serta memperkuat perannya dalam mendukung aktivitas sektor riil.
Sementara itu, pangsa pasar DPK BSI sebesar 3,78% pada Desember 2025, meningkat dibandingkan
3,71% pada Desember 2024, sejalan dengan peningkatan pertumbuhan simpanan di industri perbankan
secara keseluruhan. Kinerja tersebut didukung oleh strategi BSI dalam memperkuat basis pendanaannya
melalui pengembangan produk dan terjaganya kepercayaan nasabah, sehingga mendukung stabilitas
pendanaan di tengah dinamika industri yang terus berkembang.
Pangsa Pasar BSI dibandingkan dengan Industri Perbankan Nasional Desember 2025
Aset Pembiayaan Pendanaan/DPK
(%) (%) (%)
3,34% 3,71% 3,78%
Dec-25 Dec-25 Dec-25 BSI
Industri Perbankan
96,66% 96,29% 96,22%
Sumber: OJK, Laporan Keuangan Triwulanan BSI, Desember 2025
Posisi BSI dalam Industri Perbankan Syariah signifikan, mencapai 45,21% pada Desember
Sepanjang tahun 2025, BSI mempertahankan 2025, meningkat dari 43,27% pada Desember
posisi yang kuat dalam industri perbankan syariah 2024. Peningkatan ini mencerminkan ekspansi
nasional, tercermin dari peningkatan pangsa pasar portofolio pembiayaan BSI ke sektor-sektor
pada aset, pembiayaan, dan DPK. Perkembangan strategis, dengan tetap memperhatikan prinsip
tersebut menunjukkan keberlanjutan peran BSI kehati-hatian dan pengelolaan risiko yang terukur.
dalam industri, di tengah dinamika persaingan
dan penyesuaian strategi pengelolaan neraca. Sementara itu, pangsa pasar DPK BSI tercatat
sebesar 45,84% pada Desember 2025, meningkat
Dari sisi aset, pangsa pasar BSI sebesar 42,73% dari 43,45% pada Desember 2024. Kinerja tersebut
pada Desember 2025, meningkat dibandingkan didukung oleh strategi penghimpunan dana
41,68% pada Desember 2024. Peningkatan pangsa melalui inovasi produk, termasuk pengembangan
pasar ini terjadi sejalan dengan peningkatan layanan bullion banking, serta penguatan
total aset BSI dari Rp409 triliun pada akhir tahun digitalisasi layanan. Selain itu, peningkatan inklusi
2024 menjadi Rp456 triliun pada Desember 2025. keuangan syariah turut menopang pertumbuhan
Kondisi tersebut mencerminkan peningkatan DPK, sebagaimana tercermin dalam survei
kapabilitas BSI yang terus berada dalam fase Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menunjukkan
ekspansi bisnis. kenaikan indeks inklusi keuangan syariah dari
12,88% pada tahun 2024 menjadi 13,41% pada
Sejalan dengan hal tersebut, pangsa pasar tahun 2025.
pembiayaan BSI menunjukkan penguatan yang
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
166 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 169
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
TINJAUAN PEREKONOMIAN
Pangsa Pasar BSI dibandingkan dengan Industri Perbankan Syariah Desember 2025
Aset Pembiayaan Pendanaan/DPK
(%) (%) (%)
45,84%
42,73% 45,21%
Des-25 Des-25 Des-25 BSI
Industri Perbankan
57,27% 54,79% 54,16%
Sumber: OJK, Laporan Keuangan Triwulanan BSI, Desember 2025
Analisis Kinerja Industri Perbankan Nasional geopolitik dan perang dagang global, dinamika
dan Perbankan Syariah transisi pemerintahan domestik, pelemahan
Kinerja industri perbankan nasional dan daya beli masyarakat, serta potensi keterbatasan
perbankan syariah hingga Desember 2025 likuiditas perbankan. Dalam konteks tersebut,
menunjukkan pertumbuhan yang tetap positif BSI tetap menunjukkan kinerja yang solid serta
dibandingkan dengan posisi Desember 2024. mempertahankan posisi yang kuat di industri
Analisis ini mencakup lima indikator utama, yaitu perbankan syariah.
aset, pembiayaan, pendanaan, ekuitas, dan laba
bersih, dengan fokus pada pertumbuhan tahunan 1. Aset Perbankan
(year-on-year/yoy). Industri perbankan syariah Secara agregat, aset industri perbankan syariah
tumbuh sedikit lebih rendah di bawah perbankan mencatatkan pertumbuhan sebesar 8,92% (yoy)
nasional pada tahun 2025. dan perbankan nasional tumbuh 9,51% (yoy). Di
periode yang sama, aset BSI meningkat lebih
Aset perbankan syariah tumbuh 8,92% (yoy) tinggi hingga 11,64% (yoy), mencapai Rp456
di bawah perbankan nasional yang tumbuh triliun per Desember 2025. Perkembangan
9,51% (yoy). Kemudian, DPK perbankan syariah ini mencerminkan kemampuan BSI untuk
tumbuh 10,14% (yoy), di bawah pertumbuhan melanjutkan ekspansi bisnis jasa keuangan
DPK perbankan nasional sebesar 13,83% karena di tengah berbagai tantangan perekonomian
kebijakan penempatan Saldo Anggaran Lebih domestik dan global.
(SAL) oleh Kementerian Keuangan yang lebih
banyak ditempatkan di bank konvensional. Namun 2. Pembiayaan Perbankan
demikian, di tengah kondisi tersebut, pembiayaan Kredit perbankan nasional tumbuh sebesar
perbankan syariah masih mampu tumbuh 9,58% 9,63% (yoy) menjadi sebesar Rp8.586 triliun,
(yoy), hanya sedikit di bawah pertumbuhan kredit sedangkan pembiayaan perbankan syariah
perbankan nasional yang mencapai 9,63% (yoy). mencatatkan pertumbuhan yang sedikit lebih
Perkembangan ini menunjukkan kondisi industri rendah, yakni sebesar 9,58% (yoy) menjadi
keuangan syariah yang semakin dituntut untuk sebesar Rp705,22 triliun. Dalam penyaluran
meningkatkan daya saing untuk berkompetisi pembiayaan, BSI mencatatkan pertumbuhan
dengan perbankan nasional, khususnya untuk sebesar 14,49% (yoy), lebih tinggi dibandingkan
BUS dan UUS dengan skala yang lebih kecil. pertumbuhan industri perbankan syariah dan
nasional. Kinerja ini mencerminkan efektivitas
Di sisi lain, kinerja industri perbankan nasional pelaksanaan strategi pembiayaan yang selektif
hingga akhir 2025 mencerminkan resiliensi dengan pengelolaan risiko yang terukur,
dan kemampuan adaptasi yang memadai di meskipun dihadapkan pada pelemahan daya
tengah tekanan makroekonomi yang kompleks. beli domestik.
Tantangan yang dihadapi meliputi konflik
LAPORAN TAHUNAN 2025
167
Page 170
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
TINJAUAN PEREKONOMIAN
3. Dana Pihak Ketiga (DPK)
DPK industri perbankan nasional tumbuh sebesar 13,81% (yoy) menjadi sebesar Rp10.057,54 triliun
per Desember 2025, sementara DPK industri perbankan syariah tumbuh sebesar 10,14% (yoy)
menjadi sebesar Rp830 triliun. Di tengah peluang peningkatan likuiditas, BSI berhasil mencatatkan
pertumbuhan DPK sebesar 16,0% (yoy) hingga mencapai Rp380,49 triliun per Desember 2025.
Pertumbuhan ini mendukung ketersediaan likuiditas yang memadai untuk menopang penyaluran
pembiayaan yang berkelanjutan.
4. Ekuitas
Dari sisi permodalan, ekuitas BSI menunjukkan penguatan hingga Desember 2025. Ekuitas meningkat
sebesar 15,34% (yoy) dibandingkan posisi Desember 2024, dari Rp45,04 triliun menjadi Rp51,95 triliun.
Penguatan ini mencerminkan posisi permodalan yang solid sebagai penyangga dalam mendukung
strategi bisnis serta mengantisipasi potensi volatilitas pasar.
5. Laba Bersih
Pada aspek profitabilitas, BSI mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 8,02% (yoy) hingga akhir
tahun 2025, dengan laba bersih mencapai Rp7,568 triliun. Kinerja tersebut didukung oleh efisiensi
operasional yang terjaga serta kinerja pendapatan yang relatif stabil di tengah persaingan industri.
Secara keseluruhan, kinerja BSI sepanjang tahun 2025 menunjukkan pertumbuhan yang relatif lebih
baik pada aspek pembiayaan, penguatan ekuitas, dan peningkatan laba bersih dibandingkan dengan
rata-rata industri perbankan syariah. Hal ini mencerminkan kesiapan BSI dalam menyeimbangkan
pengelolaan peluang usaha dan risiko guna mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan di tengah
dinamika ekonomi domestik dan global.
Kinerja Industri Perbankan, Industri Perbankan Syariah dan BSI
Industri Perbankan Industri Perbankan Syariah BSI
Desember Desember Pertumbuhan Desember Desember Pertumbuhan Desember Desember Pertumbuhan
Kinerja
2024 2025 yoy 2024 2025 YtD 2024 2025 yoy
Rp triliun Rp triliun % Rp triliun Rp triliun % Rp triliun Rp triliun %
Aset 12.691 13.646 9,51% 980,3 1.067,8 8.92% 408,6 456,2 11,64%
Pembiayaan 7.995 8.586 9,63% 643,5 705,2 9,58% 278,5 318,8 14,49%
Pendanaan 8.998 10.059 13,83% 753,6 830,0 10,14% 327,4 380,5 16,20%
Ekuitas 45,04 51,95 15,34%
Laba Bersih 7,00 7,57* 9,02%
Sumber: OJK, Laporan Keuangan Triwulanan BSI, Desember 2025
*Keterangan: Ekuitas dan Laba Bersih per Desember 2025
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
168 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 171
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
STRATEGI PERUSAHAAN
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) didirikan Rencana Jangka Panjang Perusahaan disusun
tahun 2021 sebagai bagian dari strategi konsolidasi dengan berpedoman pada POJK No.12/
BUMN yang diharapkan dapat menghasilkan POJK.03/2021 Tentang Bank Umum. Tahun 2025
peningkatan efektivitas operasional dan tata merupakan akhir dari transformasi Corporate Plan
kelola bisnis yang optimal guna memberikan Tahap Pertama dengan visi “Menjadi Top 10 Bank
nilai tambah bagi negara. Dengan bergabungnya Syariah Global” dalam hal market capitalization.
tiga bank Syariah milik BUMN menjadi satu
entitas Bank, Indonesia memiliki Bank Syariah
terbesar yang mampu bersaing di kancah Industri
perbankan Syariah dunia.
Menjadi Top 10
Bank Syariah Global
Visi
1. Memberikan akses solusi keuangan syariah di Indonesia
Misi 2. Menjadi bank yang memberikan nilai terbaik bagi para pemegang saham
3. Menjadi perusahaan pilihan dan kebanggaan para talenta terbaik Indonesia
1. Pertumbuhan 2. Pengelolaan DPK 3. Penetrasi 4. Digital & 5. Peningkatan
5 Fakta
Bisnis Sehat dan & Likuiditas yang Ecosystem Transactional Efisiensi dan
Strategi Sustain Optimal Banking Produktivitas
Enviromental, Social,
Fundamental Human Capital Information Technology Govermance, Risk, &
Enabler Compliance(ES-GRC)
Untuk mendukung pencapaian visi dan misi nasabah. BSI ke depannya akan menjadi
tersebut, BSI mengembangkan house of Integrated Syariah Financial Services untuk dapat
strategy dimana BSI menetapkan 5 fokus memberikan akses solusi keuangan, dimana
strategi yaitu Pertumbuhan Bisnis Sehat dan nasabah bisa mendapatkan one stop solution
Sustain, Optimalisasi Liquidity Management, untuk seluruh kebutuhan finansial, termasuk
Transformasi Digital, Penetrasi Islamic Ecosystem, untuk mendukung kebutuhan yang bersifat sosial
dan Peningkatan Efisiensi dan Produktivitas dan spiritual.
BSI akan melakukan penguatan Fundamental
Enablers yang mencakup aspek Human Capital, Pada bulan September tahun 2024, untuk
Information Technology, dan Environmental, pertama kalinya BSI masuk ke dalam jajaran
Social, Governance, Risk & Compliance (ES-GRC). top 10 Global Islamic Bank. BSI bahkan sempat
BSI memiliki aspirasi untuk dapat melayani lebih masuk ke peringkat 9 berdasarkan kapitalisasi
dari 40 juta nasabah dalam beberapa tahun ke pasar senilai Rp138,85 Triliun. Dengan kata lain,
depan, dengan cara memberikan akses solusi Visi pada Rencana Jangka Panjang Perusahaan
keuangan Syariah yang universal dan lengkap, tercapai lebih cepat. Hal ini juga menjadikan BSI
dengan produk dan layanan digital yang berkelas sebagai satu-satunya Bank Syariah di Indonesia
serta relevan dengan kebutuhan dan preferensi yang masuk ke dalam Top 10 Global Islamic Bank.
LAPORAN TAHUNAN 2025
169
Page 172
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
STRATEGI PERUSAHAAN
Grand Strategy
Strategi BSI pada tahun 2025
difokuskan pada penguatan
kapabilitas dan pencapaian
kinerja yang sehat serta
berkelanjutan melalui
optimalisasi lisensi
ganda sebagai
Bank Syariah dan
Bullion Bank. Sejalan
dengan komitmen
menghadirkan one
stop solution bagi
kebutuhan finansial,
sosial, dan spiritual nasabah,
dual license strategy menjadi fondasi utama dalam memperluas model bisnis dan
memperkuat diferensiasi kompetitif. Sebagai Bank Syariah, BSI menawarkan proposisi
nilai unik melalui inovasi produk dan solusi khas syariah, termasuk peran strategis
sebagai penyelenggara tabungan haji dengan struktur biaya dana yang relatif rendah
dan stabil, sehingga memperkuat daya saing dan struktur pendanaan.
Di sisi lain, lisensi Bullion Bank yang diperoleh tahun 2025 menempatkan BSI sebagai
Bank Emas pertama di Indonesia dan membuka sumber pertumbuhan baru melalui
pengembangan ekosistem emas terintegrasi, mulai dari investasi, penitipan, hingga
pembiayaan berbasis emas. Sinergi kedua lisensi ini membentuk model pertumbuhan
dual engine yang mendorong diversifikasi pendapatan, perluasan basis nasabah, serta
kontribusi terhadap penguatan ekosistem keuangan syariah dan hilirisasi emas nasional
secara berkelanjutan.
Selain itu, pada tahun 2025, makro ekonomi cukup menantang dengan kondisi likuditas
di pasar keuangan Indonesia yang mengalami tekanan cukup signifikan dampak
dari suku bunga acuan higher for longer selama 3 tahun terakhir. Pemerintah juga
merencanakan penerbitan Surat Berharga Negara pada tahun 2025 untuk membiaya
proyek-proyek pemerintah, sehingga mendorong peningkatan biaya dana (cost of
fund) dan kompetisi penghimpunan dana pihak ketiga yang semakin intensif sehingga
memberikan tekanan terhadap Net Imbalan (NI) dan potensi peningkatan risiko kredit
yang tetap perlu diantisipasi, khususnya pada segmen tertentu yang sensitif terhadap
pergerakan ekonomi.
Dalam konteks tersebut, perbankan nasional dituntut untuk menjaga keseimbangan
antara pertumbuhan dan kualitas, dengan pengelolaan likuiditas yang lebih disiplin,
efisiensi biaya dana, serta penguatan manajemen risiko guna mempertahankan kualitas
aset. Kondisi ini menjadi landasan bagi BSI untuk merumuskan strategi yang adaptif
dan resilien dalam menghadapi dinamika industri yang menantang.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
170 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 173
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
STRATEGI PERUSAHAAN
Selanjutnya, strategi utama BSI pada tahun 2025 dijalankan melalui 3-on-3 Strategy, yang berfokus
pada Winning Low-Cost Fund, Maintaining Asset Quality, dan Productivity Enhancement. Strategi ini
diterapkan untuk mendorong peningkatan kinerja yang sehat dan berkelanjutan, dengan masing-
masing fokus strategi diturunkan ke dalam tiga strategi turunan sebagai berikut.
Strategi Utama: 3-on-3 Strategy
Winning Low-Cost Fund Maintaining Asset Quality Productivity Enhancement
Fokus ini sebagai strategi Fokus ini sebagai strategi
untuk mendapatkan source untuk menjaga kualitas aset Fokus ini sebagai strategi bagi
of fund yang optimal dengan serta strategi pertumbuhan Bank untuk meningkatkan
terus tumbuh pada dana bisnis yang sehat dan sustain produktivitas baik dari sisi
murah yang sustain. 3 strategi dengan kualitas terjaga baik pegawai maupun dari sisi
yang akan dijalankan untuk kedepannya. 3 strategi yang cabang dengan 3 strategi utama
dapat mencapai hal tersebut akan dijalankan untuk dapat yang dijalankan yaitu:
yaitu: mencapai hal tersebut yaitu:
(i) Transaction Solution (i) Manage Net Downgrade (i) Increasing Productivity
BSI menempatkan penguatan Dalam menghadapi dinamika Dalam rangka mendukung
layanan transaksi perbankan kualitas aset di tengah pertumbuhan bisnis yang
yang andal sebagai salah satu kondisi makroekonomi yang berkelanjutan, BSI terus
prioritas strategis, dengan menantang, BSI menerapkan mendorong peningkatan
dukungan kapabilitas teknologi strategi manage net produktivitas pegawai melalui
digital untuk menjawab downgrade sebagai bagian penguatan kapabilitas sumber
kebutuhan nasabah yang dari penguatan manajemen daya manusia, penyempurnaan
semakin beragam dan dinamis. risiko dan pengendalian kualitas proses kerja, serta pemanfaatan
Perubahan perilaku nasabah pembiayaan. Strategi ini teknologi digital. Strategi ini
yang semakin mengarah pada difokuskan pada upaya menekan diarahkan untuk memastikan
transaksi digital dipandang laju penurunan kolektibilitas setiap pegawai dapat
sebagai peluang strategis untuk (downgrade) agar tetap berada memberikan kontribusi yang
meningkatkan pendapatan pada level yang terkelola, melalui optimal terhadap pencapaian
berbasis komisi (fee-based penguatan sistem deteksi kinerja Perseroan, sekaligus
income). Oleh karena itu, BSI dini (early warning system), meningkatkan efisiensi
secara konsisten mendorong pemantauan portofolio secara operasional dan kualitas layanan
peningkatan jumlah pengguna berkala, serta segmentasi risiko kepada nasabah. Peningkatan
aktif mobile banking, yang lebih granular berdasarkan produktivitas dilakukan
mengakselerasi migrasi sektor, profil nasabah, dan melalui pengembangan
transaksi dari kantor cabang sensitivitas terhadap kondisi kompetensi, penajaman peran
ke kanal elektronik dan digital, ekonomi. dan tanggung jawab, serta
serta melakukan digitalisasi penguatan budaya kinerja yang
proses bisnis guna menciptakan BSI juga mengedepankan berorientasi pada hasil.
layanan yang lebih efisien, pendekatan proaktif melalui
cepat, dan terintegrasi. intensifikasi restrukturisasi Selain itu, BSI juga
yang selektif dan terukur, mengoptimalkan pemanfaatan
Sejalan dengan upaya serta peningkatan kualitas teknologi dan digitalisasi
memperkuat struktur engagement dengan nasabah proses bisnis guna mendukung
pendanaan, BSI juga berfokus berisiko guna mencegah efektivitas kerja dan
pada peningkatan porsi Dana perburukan kualitas pembiayaan. mempercepat pengambilan
Pihak Ketiga berbasis CASA Di sisi lain, disiplin penerapan keputusan. Transformasi proses
melalui pengembangan Risk Acceptance Criteria (RAC) kerja ini memungkinkan
kapabilitas dan perluasan dan penyempurnaan proses penyederhanaan alur
ketersediaan layanan underwriting terus diperkuat operasional, peningkatan
Transaction Banking. Inisiatif untuk memastikan pembiayaan kolaborasi antar unit kerja,
ini diwujudkan antara lain baru memiliki profil risiko yang serta pemanfaatan data dan
melalui optimalisasi Cash sesuai dengan risk appetite analitik dalam mendukung
Management System bagi Perseroan. Melalui kombinasi aktivitas bisnis. Melalui
nasabah segmen produktif langkah preventif dan kuratif kombinasi penguatan
untuk meningkatkan volume tersebut, BSI berupaya kompetensi, optimalisasi proses,
dan intensitas transaksi di BSI. menjaga rasio pembiayaan dan dukungan teknologi,
Pada segmen konsumer ritel,
LAPORAN TAHUNAN 2025
171
Page 174
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
STRATEGI PERUSAHAAN
BSI mendorong peningkatan bermasalah tetap terkendali, BSI berupaya menciptakan
aktivitas transaksi dengan mempertahankan kualitas aset, organisasi yang lebih agile,
memperluas basis pengguna serta mendukung pertumbuhan produktif, dan adaptif dalam
aktif mobile banking, sekaligus bisnis yang sehat dan menghadapi dinamika industri
meminimalkan cash out berkelanjutan. perbankan.
melalui penguatan ekosistem
(closed loop transaction). (ii) Optimal Recovery Collection (ii) Optimizing Current TI
Strategi tersebut diperkuat Dalam rangka menjaga kualitas Development
dengan peningkatan penetrasi aset dan meningkatkan tingkat BSI menjalankan strategi
kanal elektronik seperti pemulihan pembiayaan productivity enhancement
QRIS dan EDC, sehingga bermasalah, BSI menerapkan melalui optimalisasi
mendorong pertumbuhan strategi optimal recovery pengembangan teknologi
dana murah yang lebih stabil collection yang dilaksanakan informasi (IT development)
dan berkelanjutan. secara terstruktur, disiplin, yang mendukung efisiensi
dan selaras dengan prinsip proses bisnis dan peningkatan
(ii) Unique Syariah Funding syariah serta prinsip kehati- kualitas layanan. Pemanfaatan
Dengan memiliki unique hatian. Strategi ini difokuskan teknologi diarahkan untuk
value sebagai perbankan pada percepatan penyelesaian menyederhanakan proses
syariah dan bullion bank, pembiayaan bermasalah melalui operasional, mempercepat
BSI mengoptimalkan optimalisasi restrukturisasi waktu layanan, serta
posisi strategisnya untuk yang selektif, penagihan yang meningkatkan akurasi
memperkuat penghimpunan lebih intensif, serta pengelolaan dan integrasi data dalam
dana murah melalui agunan secara efektif sesuai mendukung aktivitas bisnis.
pengembangan produk dengan ketentuan yang berlaku. Melalui penguatan kapabilitas
berbasis emas yang sesuai Pendekatan tersebut bertujuan sistem dan infrastruktur digital,
dengan prinsip syariah, seperti untuk memaksimalkan tingkat BSI berupaya menciptakan
BSI Cicil Emas, BSI Gadai pemulihan (recovery rate), proses kerja yang lebih efisien,
Emas dan Perdagangan emas. mengurangi potensi kerugian, responsif, dan terintegrasi di
Produk-produk tersebut tidak serta menjaga stabilitas kualitas seluruh lini organisasi.
hanya memenuhi kebutuhan portofolio pembiayaan.
investasi dan pembiayaan Sejalan dengan hal tersebut,
nasabah, tetapi juga menjadi Untuk mendukung efektivitas BSI terus melakukan
instrumen strategis dalam implementasi strategi tersebut, pengembangan dan
memperluas basis pendanaan BSI memperkuat pemanfaatan penyempurnaan berbagai
yang lebih stabil dan data dan analisis portofolio platform digital serta sistem
berkelanjutan. guna mengidentifikasi internal guna mendukung
potensi penurunan kualitas produktivitas pegawai
Selain itu, BSI terus pembiayaan secara lebih dini dan optimalisasi kinerja
meningkatkan penetrasi dan menentukan langkah operasional. Inisiatif ini
Dana Pihak Ketiga (DPK) penanganan yang tepat. mencakup penguatan
melalui penguatan unique Selain itu, Perseroan terus sistem inti perbankan,
syariah funding yang menjadi meningkatkan kapabilitas pengembangan aplikasi bisnis,
keunggulan kompetitif sumber daya manusia di serta pemanfaatan otomasi
Perseroan, antara lain fungsi remedial dan collection, dan analitik data untuk
Tabungan Haji dan Tabungan termasuk dalam aspek mendukung pengambilan
E-Mas, yang sekaligus analisis restrukturisasi, strategi keputusan yang lebih cepat
membuka potensi bisnis baru penagihan, serta pengelolaan dan berbasis informasi. Dengan
di industri perbankan syariah. hubungan nasabah. Melalui optimalisasi IT development
Upaya ini dilengkapi dengan pendekatan yang terintegrasi yang berkelanjutan, BSI
optimalisasi potensi payroll antara penguatan sistem, berkomitmen menciptakan
berbasis akad wadiah pada proses, dan kompetensi SDM, organisasi yang lebih agile,
segmen yang menjadi target, BSI berupaya memastikan meningkatkan efisiensi biaya
serta ekstensifikasi layanan proses pemulihan pembiayaan operasional, serta memperkuat
kepada nasabah prioritas, berjalan optimal sehingga dapat daya saing dalam menghadapi
guna memperluas hubungan mendukung kinerja keuangan dinamika industri perbankan
transaksi dan meningkatkan yang sehat dan berkelanjutan. yang semakin terdigitalisasi.
kedalaman relasi perbankan
secara berkelanjutan yang (iii) Ekspansi ke Segmen (iii) Prioritizing Branding &
menjawab kebutuhan Pembiayaan High Yield & Promotion
nasabah akan produk-produk Prudent Selain itu, BSI juga memastikan
berbasis Syariah. BSI menerapkan strategi agar sisi branding juga tetap
ekspansi yang selektif dengan produktif dengan prioritisasi
(iii) Tactical Fund mengarahkan pertumbuhan kegiatan branding dan
BSI melanjutkan strategi pembiayaan pada segmen promotion yang lebih terarah
penguatan dana ritel dengan potensi imbal hasil yang dan berdampak tinggi.
dengan memprioritaskan optimal (high yield) namun tetap Perseroan memastikan bahwa
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
172 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 175
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
STRATEGI PERUSAHAAN
pertumbuhan produk berada dalam koridor prinsip setiap pengeluaran terkait
tabungan sebagai sumber kehati-hatian. Strategi ini pemasaran dan komunikasi
dana murah yang stabil dan dilakukan melalui penajaman korporasi dikelola secara selektif
berkelanjutan. BSI juga terus fokus pada sektor dan segmen dengan fokus pada program
memperluas basis nasabah pembiayaan yang memiliki yang mampu meningkatkan
serta memperdalam hubungan profil risiko yang terukur serta visibilitas merek, memperkuat
(relationship deepening) pada memberikan kontribusi margin positioning BSI sebagai
segmen dana yang bersifat yang lebih baik bagi Perseroan. bank syariah modern, serta
taktis, guna menciptakan Dengan pendekatan tersebut, mendorong akuisisi dan
struktur pendanaan yang BSI berupaya meningkatkan aktivitas transaksi nasabah.
lebih terdiversifikasi dan kualitas pertumbuhan
berkelanjutan. BSI juga pembiayaan sekaligus Implementasi strategi ini
menjajaki diversifikasi sumber menjaga keseimbangan antara dilakukan melalui pengelolaan
pendanaan alternatif, termasuk profitabilitas dan manajemen anggaran pemasaran yang
penerbitan sukuk berkelanjutan risiko. lebih efektif, pemanfaatan
sebagai bagian dari strategi kanal digital dan media sosial,
pengelolaan struktur Implementasi strategi ini serta integrasi kampanye
pendanaan yang optimal dan didukung dengan penguatan komunikasi yang selaras
prudent. proses seleksi pembiayaan dengan pengembangan produk
melalui penerapan Risk dan layanan unggulan BSI.
Langkah ini bertujuan untuk Acceptance Criteria (RAC), Dengan pendekatan tersebut,
memastikan komposisi proses underwriting BSI dapat mengoptimalkan
nasabah yang lebih solid dan yang komprehensif, serta dampak kegiatan promosi
beragam, sekaligus menjaga pemantauan portofolio terhadap pertumbuhan bisnis
kondisi likuiditas tetap sehat secara berkelanjutan. BSI sekaligus menjaga disiplin
dan selaras dengan ketentuan juga melakukan diversifikasi biaya operasional. Strategi
serta prinsip kehati-hatian yang portofolio pembiayaan ini diharapkan mampu
ditetapkan oleh regulator. pada sektor-sektor yang memperkuat brand awareness,
resilient terhadap dinamika meningkatkan loyalitas
ekonomi, sehingga mampu nasabah, serta mendukung
menjaga kualitas aset pencapaian kinerja Perseroan
sekaligus mengoptimalkan secara berkelanjutan.
kinerja pembiayaan. Melalui
pendekatan ekspansi yang
terukur dan prudent tersebut,
BSI berkomitmen untuk
menciptakan pertumbuhan
pembiayaan yang sehat,
berkualitas, dan berkelanjutan.
LAPORAN TAHUNAN 2025
173
Page 176
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
ASPEK PEMASARAN
STRATEGI PEMASARAN menegaskan nilai kebermanfaatan produk dan
layanan perbankan syariah.
Sepanjang tahun 2025, BSI menerapkan strategi
pemasaran yang terintegrasi dan berkelanjutan Memasuki pertengahan tahun 2025, BSI
untuk memperluas penetrasi pasar, memperkuat kembali memperkuat positioning global melalui
daya saing, serta meningkatkan brand awareness. penyelenggaraan BSI International Expo. Kegiatan
Strategi ini dirancang untuk menjaga konsistensi ini tidak hanya mencatatkan pertumbuhan
positioning BSI sebagai perbankan syariah yang capaian bisnis dibandingkan tahun sebelumnya,
modern, inklusif, dan berorientasi global, sekaligus tetapi juga berperan dalam memperkenalkan
menjawab kebutuhan nasabah dari berbagai ekosistem keuangan syariah secara lebih
segmen sosial dan ekonomi. komprehensif, sekaligus menegaskan orientasi
global BSI.
Pada tahun 2024, fokus utama strategi pemasaran
diarahkan pada penguatan brand awareness Marketing Communication Group secara aktif
dan peningkatan adopsi SuperApp BYOND by mendukung arahan manajemen dengan
BSI sebagai representasi transformasi digital menyelaraskan kampanye komunikasi dan aktivitas
Bank. Untuk mendukung tujuan tersebut, BSI pemasaran pada berbagai momen strategis di
melaksanakan kampanye pemasaran secara luas luar periode Ramadan. Dari sisi activation, BSI
melalui kanal Above The Line (ATL) dan Below memperkuat pendekatan pemasaran berbasis
The Line (BTL), termasuk publikasi media serta pengalaman melalui berbagai kegiatan yang
berbagai kegiatan aktivasi berskala nasional. relevan dengan nilai dan gaya hidup masyarakat,
termasuk konser internasional, kegiatan kajian,
Memasuki tahun 2025, BSI melanjutkan arah serta event olahraga di berbagai kota di Indonesia.
strategis pemasaran yang telah dibangun pada Aktivitas tersebut berkontribusi positif terhadap
tahun sebelumnya, dengan penajaman fokus dan peningkatan awareness dan pencapaian bisnis.
pendekatan yang lebih terukur. Strategi pemasaran
difokuskan pada produk-produk unggulan Sebagai hasil dari penerapan strategi yang
(product champions), yaitu Payroll, Haji, dan Emas, konsisten dan fokus, BSI mencatatkan
sebagai pendorong utama pertumbuhan bisnis. pertumbuhan brand awareness sebesar 7%
Penyesuaian strategi dilakukan untuk memastikan (yoy) pada akhir tahun 2025. Pencapaian ini
bahwa tingkat base brand awareness yang telah dimanfaatkan sebagai dasar untuk memperkuat
dicapai dapat dikonversi secara lebih optimal strategi pemasaran melalui pengukuran dan
ke dalam peningkatan tingkat pertimbangan evaluasi berbasis data secara berkala, guna
(consideration) dan konversi bisnis. mendukung perencanaan dan penyempurnaan
strategi di masa mendatang.
Implementasi strategi pemasaran pada awal
tahun 2025 antara lain dilakukan melalui Secara keseluruhan, strategi pemasaran BSI pada
penyelenggaraan rangkaian acara BYONDFEST di tahun 2025 tetap selaras dengan arah strategis
pusat perbelanjaan utama di Jakarta dan berbagai tahun sebelumnya, namun diterapkan dengan
kota besar di Indonesia, termasuk BYONDFEST fokus yang lebih tajam pada produk unggulan
Ramadan serta posko mudik bertema BYOND serta sistem pengukuran yang lebih kuat, guna
by BSI. Kegiatan ini menjadi pilar utama dalam mendukung pertumbuhan merek dan bisnis
memperluas jangkauan komunikasi serta yang berkelanjutan.
meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap
ekosistem digital BSI.
Selama periode Ramadan, BSI secara konsisten
memanfaatkan momentum tingginya aktivitas
nasabah melalui publikasi dan eksposur
komunikasi di berbagai titik strategis (prominent
touchpoints). Pendekatan ini bertujuan untuk
memperkuat relevansi merek BSI dalam
kehidupan sehari-hari masyarakat serta
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
174 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 177
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
ASPEK PEMASARAN
PANGSA PASAR
BSI memiliki pangsa pasar terbesar dalam industri perbankan syariah nasional, sebagaimana tercermin
dari posisi relatif Bank pada indikator aset, pembiayaan, dan DPK. Pencapaian tersebut menunjukkan
skala dan peran BSI yang signifikan dalam industri perbankan syariah di Indonesia.
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, BSI menghadapi persaingan secara langsung dengan seluruh
bank syariah nasional, serta secara lebih luas dengan industri perbankan nasional secara keseluruhan.
Persaingan tersebut tercermin dalam upaya masing-masing bank untuk meningkatkan penguasaan
pasar, yang antara lain diukur melalui kinerja aset, penyaluran pembiayaan, dan penghimpunan dana.
Sejalan dengan dinamika tersebut, pangsa pasar BSI terhadap industri perbankan syariah dan industri
perbankan nasional disajikan pada bagian berikut sebagai dasar untuk mengevaluasi posisi kompetitif
Bank dalam konteks industri.
Berikut adalah posisi pangsa pasar BSI dalam industri perbankan nasional:
Pangsa Pasar BSI dalam Industri Perbankan Syariah
(Rp miliar)
Komponen Uraian 2024 2025 Pertumbuhan
(1) (2) (3) (4) (5)= (4)-(3)
BSI 408,61 456.193 47.583
Aset Industri 980,29 1.067,73 87,44
Pangsa Pasar 41,68% 42,73% 1,04%
BSI 278,48 318,84 40,36
Pembiayaan Industri 643,55 705,22 47,6
Pangsa Pasar 43,27% 45,21% 2,86%
BSI 327,45 380.488 22,37
DPK Industri 753,60 829,99 76,39
Pangsa Pasar 43,45% 45,84% 2,39%
Sumber:
- Siaran Pers OJK, (data per Februari 2026).
- Laporan Keuangan BSI Desember 2025.
LAPORAN TAHUNAN 2025
175
Page 178
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
ASPEK PEMASARAN
Pangsa Pasar BSI dibandingkan dengan Industri Perbankan Syariah Desember 2025
Pangsa Aset Pangsa Pembiayaan Pangsa DPK
(%) (%) (%)
45,84%
42,73%
45,21%
2025 2025 2025 BSI
Industri Perbankan Syariah
57,27% 54,79% 54,16%
Pangsa Pasar BSI dibandingkan dengan Industri Perbankan Syariah Desember 2024
Pangsa Aset Pangsa Pembiayaan Pangsa DPK
(%) (%) (%)
43,45%
41,68%
43,27%
BSI
2024 2024 2024
Industri Perbankan Syariah
58,32% 56,73% 56,55%
Pada tahun 2025, BSI mencatatkan kinerja yang relatif solid, tercermin dari perkembangan pangsa pasar
pada indikator aset, pembiayaan, dan DPK. Perubahan pangsa pasar tersebut mencerminkan dinamika
pertumbuhan BSI relatif terhadap industri perbankan syariah secara keseluruhan.
•• Pangsa Pasar Aset
Pangsa pasar aset BSI tercatat sebesar 42,73% pada tahun 2025, meningkat
dibandingkan 41,68% pada tahun 2024. Peningkatan pangsa pasar ini terjadi
sejalan dengan peningkatan total aset BSI dari Rp409 triliun pada akhir
tahun 2024 menjadi Rp456 triliun pada Desember 2025. Kondisi tersebut mencerminkan peningkatan
kapabilitas BSI yang terus berada dalam fase ekspansi bisnis.
•• Pangsa Pasar Pembiayaan
Sejalan dengan hal tersebut, pangsa pasar pembiayaan BSI menunjukkan penguatan yang signifikan,
mencapai 45,21% pada Desember 2025, meningkat dari 43,27% pada Desember 2024. Peningkatan
ini mencerminkan ekspansi portofolio pembiayaan BSI ke sektor-sektor strategis, dengan tetap
memperhatikan prinsip kehati-hatian dan pengelolaan risiko yang terukur.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
176 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 179
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
ASPEK PEMASARAN
•• Pangsa Pasar Dana Pihak Ketiga (DPK)
Sementara itu, pangsa pasar DPK BSI tercatat sebesar 45,84% pada Desember 2025, meningkat dari
43,45% pada Desember 2024. Kinerja tersebut didukung oleh strategi penghimpunan dana melalui
inovasi produk, termasuk pengembangan layanan bullion banking, serta penguatan digitalisasi
layanan. Selain itu, peningkatan inklusi keuangan syariah turut menopang pertumbuhan DPK,
sebagaimana tercermin dalam survei Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menunjukkan kenaikan
indeks inklusi keuangan syariah dari 12,88% pada tahun 2024 menjadi 13,41% pada tahun 2025.
Pangsa Pasar BSI dibandingkan dengan Industri Perbankan Nasional
(Rp triliun)
Komponen Uraian 2024 2025 Pertumbuhan
(1) (2) (3) (4) (5)= (4)-(3)
BSI 408,61 456.193 47.583
Aset Perbankan Nasional 12.691 13.646 955
Pangsa Pasar 3,22% 3,34% 0,12%
BSI 278,48 318,84 40,36
Pembiayaan Perbankan Nasional 7.995 8.586,00 591
Pangsa Pasar 3,48% 3,71% 0,23%
BSI 327,45 380.488 22,37
DPK Perbankan Nasional 8.998 10.059,00 1.061
Pangsa Pasar 3,64% 3,78% 0,14%
Sumber:
- Statistik Perbankan Indonesia Desember 2025, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Februari 2026 (diolah)
- Laporan Keuangan BSI Desember 2025 (diolah)
LAPORAN TAHUNAN 2025
177
Page 180
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
ASPEK PEMASARAN
Pangsa Pasar BSI dibandingkan dengan Industri Perbankan Nasional Desember 2025
(Dalam %)
Pangsa Aset Pangsa Pembiayaan Pangsa DPK
(%) (%) (%)
3,34% 3,71% 3,78%
BSI
2025 2025 2025
Industri Perbankan
96,66% 96,29% 96,22%
Pangsa Pasar BSI dibandingkan dengan Industri Perbankan Syariah Desember 2024
(Dalam %)
Pangsa Aset Pangsa Pembiayaan Pangsa DPK
(%) (%) (%)
3,22% 3,48% 3,64%
BSI
2024 2024 2024
Industri
96,78% 96,52% 96,36%
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
178 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 181
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
ASPEK PEMASARAN
Posisi BSI dalam Industri Perbankan Nasional •• Pangsa Pasar Pembiayaan
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Pangsa pasar pembiayaan BSI pada Desember
industri perbankan sepanjang tahun 2025, BSI 2025 tercatat sebesar 3,71%, meningkat
menunjukkan kinerja yang relatif resilien hingga dari 3,48% pada periode yang sama tahun
Desember 2025. Dalam periode tersebut, BSI 2024. Perkembangan ini mencerminkan
berhasil meningkatkan pangsa pasar pembiayaan, pertumbuhan pembiayaan dibandingkan
sementara pangsa pasar aset dan DPK mengalami tahun sebelumnya, didukung oleh upaya BSI
penyesuaian terbatas. Perkembangan ini dalam memperluas portofolio pembiayaan
mencerminkan meningkatnya tingkat persaingan ke sektor-sektor strategis yang mendukung
serta tren moderasi pertumbuhan pendanaan di pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia,
industri perbankan nasional. termasuk peningkatan yang signifikan pada
portofolio pembiayaan emas.
•• Pangsa Pasar Aset
Pangsa pasar BSI berdasarkan aset pada •• Pangsa Pasar Dana Pihak Ketiga (DPK)
industri perbankan nasional mencapai Pangsa pasar DPK BSI mencapai 3,78% pada
3,34% pada Desember 2025, meningkat Desember 2025, meningkat dari 3,64% pada
dibandingkan periode yang sama pada periode yang sama tahun 2024. Pencapaian
tahun 2024 sebesar 3,22%. Peningkatan ini ini menunjukkan kemampuan BSI dalam
mencerminkan efektivitas strategi BSI dalam menjaga stabilitas penghimpunan dana
memperkuat kapasitas dan daya saing, melalui inovasi produk serta terjaganya tingkat
meskipun dihadapkan pada persaingan yang kepercayaan nasabah.
ketat di tingkat industri perbankan nasional.
LAPORAN TAHUNAN 2025
179
Page 182
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PENANGANAN PENGADUAN NASABAH
Mekanisme dan alur penanganan pengaduan nasabah BSI disampaikan pada bagian
berikut:
Nasabah menyampaikan pengaduan secara lisan melalui BSI Call 14040 dan
menerima nomor pengaduan. Untuk pengaduan secara tertulis disampaikan
melalui seluruh kantor cabang Bank Syariah Indonesia, Kantor Pusat, BSI
Mobile, BYOND by BSI dan Email: contactus@bankbsi.co.id.
Pengaduan nasabah akan Nasabah akan menerima informasi
diproses oleh unit kerja penyelesaian pengaduan
pengaduan Bank Syariah maksimal 10 hari kerja dan dapat
Indonesia. diperpanjang selama 10 hari kerja
berikutnya.
Syarat Penyampaian Pengaduan
Jenis Pengaduan Nasabah Perwakilan Nasabah
Lisan (BSI Call Dokumen Pengaduan: Belum Diperkenankan
14040) •• Identitas Nasabah yang masih
berlaku
•• Dokumen lainnya terkait
pengaduan
Tertulis: Dokumen Pengaduan:
Kantor cabang Bank •• Asli dan fotokopi bukti identitas perwakilan
Syariah Indonesia, nasabah yang berlaku
Kantor Pusat, BSI •• Surat kuasa bermeterai yang menyatakan bahwa
Mobile, BYOND nasabah memberikan kewenangan kepada
by BSI dan Email: perseorangan, lembaga, atau badan hukum
contactus@bankbsi.
yang mewakilinya bertindak untuk dan atas
co.id
nama nasabah
•• Dokumen lainnya terkait dengan pengaduan
nasabah.
“Penanganan pengaduan juga dapat disampaikan oleh Nasabah melalui Lembaga Alternatif Penyelesaian
Sengketa (LAPS), layanan mediasi Bank Indonesia ataupun Otoritas Jasa Keuangan dengan kondisi pengaduan
tersebut telah terlebih dahulu diupayakan penyelesaiannya oleh Bank Syariah Indonesia.”
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
180 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 183
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PROSPEK USAHA DAN STRATEGI TAHUN 2026
PROSPEK USAHA
Ketidakpastian global diperkirakan masih pertumbuhan AS diproyeksikan mencapai 2,4%,
akan berlanjut dan membayangi prospek meningkat dari 2,1% pada tahun sebelumnya.
perekonomian dunia, seiring dengan berlanjutnya Namun demikian, IMF menyoroti peningkatan
tren proteksionisme perdagangan serta signifikan utang pemerintah federal sebagai risiko
meningkatnya ketegangan geopolitik di sejumlah tambahan bagi stabilitas AS dan global.
kawasan. Penerapan kebijakan tarif resiprokal
oleh pemerintah Amerika Serikat berpotensi Negara-negara maju di kawasan Eropa
mengganggu rantai pasok perdagangan global, diproyeksikan menyesuaikan pemulihan
meningkatkan fragmentasi antarnegara, serta ekonominya, didukung oleh perbaikan konsumsi
menekan momentum pertumbuhan ekonomi seiring pelonggaran kebijakan moneter, stimulus
dunia. fiskal, serta front-loading ekspor menjelang
kesepakatan perdagangan dengan AS. Sementara
Merujuk pada laporan World Economic Outlook itu, kelompok negara berkembang, termasuk India
Januari 2026 yang dirilis oleh International dan negara-negara ASEAN+, diproyeksikan tetap
Monetary Fund (IMF), kebijakan tarif sepihak yang resilien dan mencatatkan pertumbuhan di atas
diterapkan AS diproyeksikan menurunkan impor rata-rata global, meskipun konflik tarif dengan
sekaligus mendorong ekspor sehingga menopang AS berpotensi menekan pertumbuhan Tiongkok,
pertumbuhan ekonomi. Kegiatan investasi India, dan beberapa negara Amerika Latin. Secara
diperkirakan membaik secara moderat dan keseluruhan, IMF memproyeksikan pertumbuhan
memperkuat permintaan domestik, konsumsi, ekonomi global tahun 2026 sebesar 3,3%, sama
serta kondisi ketenagakerjaan, sehingga dengan tahun 2025.
Perkiraan Pertumbuhan Ekonomi Global
8
7,3
7
6,4
6,4
6,5
6
5
5
5
4,6
4,5
4,4
4,4
4,3
4,2
4,2
4,2
4,1
4
4
3,3
3,3
3,3
3,2
3
2,4
2,8
2,1
2
2
1,4
1,4
1,3
1,1
0,9
1
0,7
0,6
0
Dunia Euro Area EME’s ASEAN + Amerika Jepang Tiongkok India
Serikat
-0,2
-1
Sumber: IMF Worls Economic Outlook – January 2026 2024 2025 2026 2027
Ketegangan geopolitik, fragmentasi pertumbuhan ekonomi, dan berlanjutnya ketidakpastian
diproyeksikan menekan volume perdagangan global serta mendorong penurunan harga komoditas
energi primer, sementara inflasi global diperkirakan terus menurun. Ketidakpastian yang berlanjut juga
LAPORAN TAHUNAN 2025
181
Page 184
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PROSPEK USAHA DAN STRATEGI TAHUN 2026
memicu arus modal keluar dari Emerging Market Pada sisi hilir, industri halal diperkirakan menjadi
menuju aset safe haven, khususnya obligasi pendorong penting bagi kinerja perdagangan
AS dan emas. Data World Gold Council (WGC) dan konsumsi nasional. Konsumsi produk halal
menunjukkan bahwa bank sentral menambah 53 domestik diproyeksikan mencapai US$259,8 miliar
ton emas ke dalam cadangan pada Oktober 2025, pada tahun 2026, tumbuh sekitar 5,88%, dan
meningkat signifikan dibandingkan 19 ton pada berkontribusi lebih dari 30% terhadap konsumsi
Agustus 2025. rumah tangga nasional. Dari sisi ekspor, produk
halal menyumbang sekitar 20% dari total ekspor
Di tengah perlambatan global tersebut, barang non-migas Indonesia dan diproyeksikan
perekonomian nasional diperkirakan tetap resilien meningkat menjadi US$73,9 miliar dengan
pada tahun 2026. Pemerintah menargetkan pertumbuhan sekitar 8,73%, termasuk kontribusi
pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4%, lebih tinggi ekspor non-sawit yang terus meningkat.
dibandingkan realisasi tahun 2025, dengan
dukungan penguatan sektor-sektor strategis Sumber:
•• World Economic Outlook, International Monetary Fund,
seperti manufaktur, pertanian, dan energi. Januari 2026.
Prospek tersebut juga ditopang oleh daya beli •• Pidato Gubernur Bank Indonesia dalam Pertemuan Tahunan
masyarakat yang relatif terjaga serta iklim Bank Indonesia, 2025.
•• Kajian tim ekonomi BSI.
investasi yang kondusif, seiring dengan upaya •• Dokumen RAPBN 2026.
pemerintah dalam memperkuat kepastian dan •• World Gold Council
penegakan hukum.
Selain itu, stabilitas makroekonomi diperkirakan ANALISIS SWOT
tetap terjaga, dengan inflasi yang berada dalam
kisaran target 1,5%–3,5% serta nilai tukar Rupiah BSI secara berkelanjutan memantau
yang relatif stabil di kisaran Rp16.500 per dolar AS. perkembangan kondisi global dan domestik yang
berpotensi memengaruhi kinerja dan profil risiko
Berdasarkan kajian tim ekonomi BSI, outlook Bank. Dalam rangka menilai posisi daya saing
tahun 2026 ditopang oleh delapan pilar utama, serta merumuskan respons strategis yang tepat,
yaitu normalisasi perdagangan global, realokasi BSI melakukan analisis Strengths, Weaknesses,
aset ke pasar negara berkembang, meningkatnya Opportunities, and Threats (SWOT).
daya tarik Rupiah, keberlanjutan program prioritas
pemerintah, pengaruh kebijakan ekonomi Analisis SWOT tersebut mencakup faktor internal
(“Efek Purbaya”), ketahanan konsumsi domestik, dan eksternal yang relevan terhadap kegiatan
agenda hilirisasi, serta proyeksi indikator- usaha Bank. Faktor internal tercermin dalam
indikator ekonomi utama. Kombinasi faktor-faktor identifikasi kekuatan (strengths) dan kelemahan
tersebut memberikan fondasi yang relatif kuat (weaknesses), sedangkan faktor eksternal
bagi perekonomian Indonesia, meskipun risiko dianalisis melalui peluang (opportunities) dan
eksternal masih tetap tinggi. tantangan (threats). Hasil analisis ini menjadi
salah satu dasar dalam penyusunan strategi dan
Optimisme domestik tersebut diperkirakan pengelolaan risiko BSI secara berkelanjutan.
akan mendukung pertumbuhan kredit atau
pembiayaan perbankan, yang menurut proyeksi
Bank Indonesia akan tumbuh pada kisaran 8%–
12% pada tahun 2026, dengan kualitas pembiayaan
yang tetap terjaga.
Sejalan dengan itu, BSI memproyeksikan total
aset perbankan syariah akan mencapai Rp1.205
triliun, dengan pembiayaan sekitar Rp794 triliun
atau tumbuh hampir 11,9%, serta DP mencapai
Rp952,9 triliun dengan pertumbuhan 12,55%.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
182 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 185
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PROSPEK USAHA DAN STRATEGI TAHUN 2026
Strengths Weaknesses
•• BSI memiliki skala aset, pembiayaan, dan •• Tingkat pemahaman masyarakat mengenai
jaringan terbesar di industri perbankan syariah produk perbankan syariah masih menjadi
nasional. tantangan dalam ekspansi bisnis.
•• Kepemilikan lisensi Bank Syariah dan Bullion •• Struktur dana murah (CASA) masih perlu
Bank memberikan diferensiasi unik di industri ditingkatkan agar lebih kompetitif.
perbankan, membuka peluang bisnis emas serta •• Transformasi system dan proses bisnis yang masih
memperluas sumber pendapatan memerlukan penyempurnaan berkelanjutan.
•• Memiliki jaringan kantor dengan total lebih dari
1.000 jaringan di Indonesia serta jaringan kantor
luar negeri
•• Memiliki jumlah customer based yang besar
sehingga memberikan potensi untuk cross
selling produk.
•• Platform digital seperti BYOND by BSI, BSI Net,
BeWize, QRIS, ATM, EDC yang mendukung
peningkatan transaksi digital dan efisiensi
layanan.
Opportunities Threats
•• Indonesia memiliki populasi muslim terbesar •• Bank konvensional dan perusahaan fintech
di dunia yang menjadi potensi besar bagi menawarkan layanan digital yang semakin
pengembangan keuangan syariah. Pertumbuhan kompetitif.
ekonomi syariah global dan nasional. •• Kenaikan suku bunga global, tekanan
•• Lisensi Bullion Bank membuka peluang likuiditas, dan ketidakpastian ekonomi dapat
pengembangan produk investasi emas, custody mempengaruhi pertumbuhan bisnis
emas, dan pembiayaan berbasis emas. •• Kompetisi likuiditas antar bank dapat
•• Pertumbuhan industri halal seperti halal food, meningkatkan biaya dana dan menekan margin.
halal tourism, dan halal lifestyle membuka •• Transformasi digital meningkatkan kebutuhan
peluang pembiayaan baru bagi BSI. investasi teknologi serta penguatan keamanan
•• Positioning BSI di industri perbankan syariah sistem.
yang kuat.
•• Dukungan kebijakan pemerintah dalam
pengembangan ekonomi syariah nasional
menjadi katalis pertumbuhan BSI.
STRATEGI TAHUN 2026 Strategi 3-on-3 difokuskan pada tiga pilar utama.
Pilar pertama adalah Winning Low-Cost Fund,
Pada tahun 2026, PT Bank Syariah Indonesia Tbk yang diarahkan untuk memperkuat struktur
(BSI) akan melanjutkan strategi pertumbuhan pendanaan melalui pengembangan solusi
dengan tetap mempertahankan Winning Game transaksi (transaction solution), optimalisasi
Plan yang telah terbukti memberikan nilai sumber dana berbasis Unique Syariah Funding,
tambah pada tahun sebelumnya. Strategi tersebut serta pengelolaan dana taktis secara efektif. Pilar
dijalankan melalui kerangka Strategy 3-on-3 yang kedua adalah Maintaining Asset Quality, yang
diperkuat dengan pendekatan Better Way of menekankan pengelolaan kualitas pembiayaan
Working guna menjawab peluang dan tantangan secara disiplin melalui strategi pengendalian
baru di industri keuangan, termasuk dinamika net downgrade, optimalisasi recovery collection,
persaingan, perubahan perilaku nasabah, serta serta ekspansi pembiayaan secara selektif pada
penguatan peran BSI dalam ekosistem ekonomi segmen dengan potensi imbal hasil yang optimal
Syariah Nasional. (high yield) namun tetap mengedepankan prinsip
LAPORAN TAHUNAN 2025
183
Page 186
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PROSPEK USAHA DAN STRATEGI TAHUN 2026
kehati-hatian. Pilar ketiga adalah Productivity pasar serta mempercepat pengembangan
Enhancement, yang berfokus pada peningkatan produk syariah dan bullion. Selain itu, BSI juga
produktivitas organisasi melalui penguatan mendorong ekspansi regional, khususnya di
kinerja pegawai, optimalisasi pengembangan wilayah Jabodetabek, mempercepat transformasi
teknologi informasi, serta pengelolaan belanja IT dan layanan digital, memperkuat independent
operasional secara lebih efisien melalui prioritisasi risk management khususnya pada pengelolaan
kegiatan branding dan promosi yang berdampak risiko Bullion, serta menanamkan culture of
tinggi. service yang berlandaskan nilai empati, pelayanan,
dan semangat melayani sepenuh hati kepada
Sejalan dengan penguatan strategi tersebut, BSI nasabah.
juga menghadirkan Game Changer 2026 dengan
memanfaatkan “dual lisensi” yang memanfaatkan Melalui kombinasi strategi 3-on-3, penguatan dual-
keunggulan lisensi ganda sebagai Bank Syariah engine Sharia & Bullion Bank, serta transformasi
dan Bullion Bank. Pendekatan ini diperkuat cara kerja yang lebih agile dan kolaboratif,
melalui implementasi Better Way of Working, BSI optimistis dapat memperkuat daya saing,
yang menitikberatkan pada kepemimpinan memperluas ekosistem keuangan syariah, serta
berbasis segmen, produk, dan penjualan mendorong pertumbuhan bisnis yang sehat dan
(segment leadership, product leadership, dan berkelanjutan pada tahun 2026 dan seterusnya.
sales leadership) untuk memperkuat penguasaan
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
184 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 187
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
MERINTIS DAN MEMPERKUAT
BISNIS BERKELANJUTAN
KOMITMEN TERHADAP TUJUAN PARTISIPASI BSI DALAM UPAYA
PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN MITIGASI PERUBAHAN IKLIM
Sebagai bagian dari upaya global untuk Meningkatnya frekuensi dan intensitas kejadian
menyeimbangkan kinerja ekonomi, sosial, cuaca ekstrem di berbagai wilayah dunia telah
dan lingkungan, hampir seluruh negara memicu bencana alam dengan dampak ekonomi
anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan sosial yang signifikan. Merespons kondisi
telah menyepakati penerapan Sustainable tersebut, UNFCCC memfasilitasi penyusunan
Development Goals (SDGs) sebagai kerangka peta jalan global melalui Nationally Determined
pembangunan nasional. SDGs mencakup 17 Contributions (NDCs) guna membatasi kenaikan
tujuan pembangunan berkelanjutan yang suhu global dengan menargetkan pengurangan
disepakati untuk dicapai dalam periode 2016–2030 emisi GRK global sebesar 60% pada tahun 2035,
dan menjadi acuan dalam perumusan kebijakan menggunakan tingkat emisi tahun 2019 sebagai
serta program pembangunan di masing-masing basis pengukuran.
negara.
Dalam forum COP 30, UNFCCC menyampaikan
Dalam rangka memantau dan mendorong target ambisius untuk mencapai Net Zero
pencapaian target-target SDGs, pertemuan reguler Emission pada tahun 2060. Pada forum yang
diselenggarakan melalui forum Conference of the sama juga disampaikan estimasi kebutuhan
Parties (COP) yang dikoordinasikan oleh United pendanaan global hingga sebesar US$1,3 triliun
Nations Framework Convention on Climate untuk mendukung transisi energi negara
Change (UNFCCC). Forum ini berperan sebagai berkembang. Mekanisme kontribusi pendanaan
wadah koordinasi global dalam merespons dari negara maju masih akan dibahas lebih lanjut
tantangan perubahan iklim dan pembangunan pada COP 31 di Turki. Hingga COP 30, belum
berkelanjutan. tercapai kesepakatan konsensus terkait phase-
out penggunaan energi fosil di masing-masing
Sebagai salah satu pelaku utama dalam industri negara.
perbankan syariah nasional, BSI tidak hanya
berorientasi pada kinerja keuangan, tetapi Indonesia secara aktif berpartisipasi dalam upaya
juga secara konsisten memperhatikan dampak mitigasi perubahan iklim global. Pada tahun 2021,
lingkungan, sosial, dan tata kelola ESG. BSI Indonesia menyampaikan First NDC dengan
mengimplementasikan berbagai program target pengurangan emisi GRK sebesar 29%
keberlanjutan pada aspek ekonomi, sosial, dan secara mandiri dan hingga 41% dengan dukungan
lingkungan, serta melaporkan rencana dan internasional pada tahun 2030. Selanjutnya, pada
realisasinya secara berkala melalui Rencana Aksi tahun 2022, Indonesia menyampaikan Enhanced
Keuangan Berkelanjutan kepada Otoritas Jasa NDC dengan target peningkatan pengurangan
Keuangan dan melalui Laporan Keberlanjutan emisi menjadi 31,89% secara mandiri dan 43,2%
kepada investor. Langkah ini mencerminkan dengan dukungan internasional. Pada tahun
komitmen BSI dalam mendukung pencapaian 2025, Indonesia menyampaikan Second NDC
target SDGs secara terukur dan berkelanjutan. yang mempertahankan target pengurangan
emisi, namun mengadopsi pendekatan baru dari
Sebagai bank syariah dengan aset terbesar business-as-usual menjadi absolute emissions
di Indonesia, BSI mendukung penuh target level target sebagai panduan kebijakan iklim
Pemerintah Indonesia sebagaimana tercantum nasional untuk periode 2031–2035.
dalam Rencana Aksi Nasional (RAN) Pembangunan
Berkelanjutan, termasuk komitmen penurunan Sebagai bagian dari penguatan kerangka regulasi
emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 29% dengan nasional, pada tahun 2023 OJK menerbitkan POJK
upaya sendiri dan hingga 41% dengan dukungan No. 17/2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi
internasional pada tahun 2030, dengan tahun 2019 Bank Umum, yang antara lain mengatur kewajiban
sebagai tahun dasar perhitungan emisi. perbankan untuk memitigasi risiko perubahan
iklim terhadap kualitas aset, sejalan dengan
LAPORAN TAHUNAN 2025
185
Page 188
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
MERINTIS DAN MEMPERKUAT BISNIS BERKELANJUTAN
penerapan IFRS 1 dan IFRS 2 dalam pelaporan melakukan self-assessment atas kesiapan
keuangan. Sejumlah bank besar di Indonesia telah dan elemen yang telah dimiliki sesuai dengan
menyampaikan upaya pemenuhan ketentuan ketentuan standar tersebut.
tersebut dalam Laporan Tahunan dan Laporan
Keberlanjutan yang disampaikan kepada OJK. Sebagai bagian dari penguatan pemahaman,
BSI juga mempelajari praktik terbaik melalui
Sejalan dengan ketentuan tersebut, BSI secara berbagai laporan seperti Climate-Related
bertahap melakukan berbagai inisiatif untuk Report, TCFD Report, IFRS S1 dan S2 Report,
mengidentifikasi, mengelola, dan memitigasi serta Sustainability Report dari institusi yang
risiko perubahan iklim dalam kegiatan usahanya, telah mengimplementasikan standar tersebut.
sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan
manajemen risiko berkelanjutan. •• Integrasi Risiko Perubahan Iklim dalam
Kerangka Manajemen Risiko
Inisiatif BSI dalam Memenuhi Ketentuan POJK Sejalan dengan fokus awal pada IFRS S2,
No. 17/2023 dan Persiapan Penerapan IFRS S1 BSI secara bertahap mengembangkan
dan S2 dan memperkuat kerangka Climate Risk
Inisiatif BSI dalam Memenuhi Ketentuan POJK No. Management and Scenario Analysis (CRMS)
17/2023 dan Persiapan Penerapan IFRS S1 dan IFRS sebagai bagian dari sistem manajemen
S2. Sebagai tindak lanjut atas penerbitan POJK No. risiko Perseroan. Kerangka ini ditujukan
17/2023 serta sejalan dengan persiapan penerapan untuk meningkatkan pemahaman terhadap
IFRS Sustainability Disclosure Standards (IFRS potensi dampak risiko fisik dan risiko transisi
S1 dan IFRS S2) yang diadopsi ke dalam PSPK akibat perubahan iklim terhadap portofolio
1 dan PSPK 2, PT Bank Syariah Indonesia Tbk pembiayaan, kualitas aset, serta profil risiko
(BSI) telah melakukan berbagai strategi dan Bank secara keseluruhan.
persiapan khusus. Pada tahap awal adopsi, Bank
memfokuskan upaya pada penerapan IFRS •• Penguatan Kebijakan Pembiayaan dan
S2 yang berkaitan dengan risiko dan peluang Pengelolaan Portofolio Berwawasan
perubahan iklim. Lingkungan
BSI telah mengimplementasikan pembiayaan
Berbagai inisiatif yang telah dan akan dilakukan syariah ramah lingkungan dan saat ini memiliki
oleh BSI antara lain meliputi: portofolio pembiayaan pada tujuh Kegiatan
•• Penguatan Tata Kelola dan Peningkatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL), yaitu:
Kapasitas Internal - Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan
BSI secara aktif terlibat dalam proses Penggunaan Lahan yang Berkelanjutan
penyusunan dan pemahaman standar melalui - Produk yang Dapat Mengurangi
pengiriman tanggapan atas Draft Eksposur Penggunaan Sumber Daya dan
PSPK 1 dan PSPK 2 yang diselenggarakan oleh Menghasilkan Lebih Sedikit Polusi
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, BSI - Energi Terbarukan
berpartisipasi dalam Roundtable Discussion - Kegiatan Usaha dan/atau Kegiatan Lain
on ESG IFRS S1 dan S2 for Islamic Banking yang Berwawasan Lingkungan
serta pembentukan ESG Working Group yang - Bangunan Berwawasan Lingkungan yang
diselenggarakan oleh Asbisindo. Memenuhi Standar atau Sertifikasi Nasional,
Regional, atau Internasional
Untuk meningkatkan kapabilitas internal, - Pengelolaan Air dan Air Limbah yang
BSI juga mengikuti berbagai pelatihan dan Berkelanjutan
workshop, antara lain Training Sustainability - Transportasi Ramah Lingkungan
Mastery with IFRS yang diselenggarakan
oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) melalui
BSI Corporate University, serta Workshop
Penerapan PSPK 1 dan PSPK 2 pada
Perusahaan Anak Mandiri. Di tingkat internal,
BSI telah menyelenggarakan diskusi lintas unit
terkait implementasi PSPK 1 dan PSPK 2 serta
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
186 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 189
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
MERINTIS DAN MEMPERKUAT BISNIS BERKELANJUTAN
Sebagai bentuk mitigasi risiko dan Melalui rangkaian inisiatif tersebut, BSI
perlindungan kualitas aset, BSI telah berkomitmen untuk memastikan bahwa
menambahkan aspek lingkungan dalam pengelolaan risiko perubahan iklim telah
Petunjuk Teknis Operasional (PTO) Industry terintegrasi secara proporsional dalam kerangka
Acceptance Criteria (IAC). Selain itu, sektor tata kelola dan manajemen risiko Perseroan,
Transportasi Ramah Lingkungan serta serta mendukung ketahanan kualitas aset
Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan dan keberlanjutan kinerja usaha dalam jangka
Penggunaan Lahan yang Berkelanjutan panjang.
telah ditetapkan sebagai industry class baru
dalam Standar Prosedur Bisnis (SPB) Portfolio
Guideline.
•• Peningkatan Sistem, Data, dan Kesiapan
Pelaporan Keberlanjutan
BSI terus meningkatkan kesiapan sistem, tata
kelola data, dan infrastruktur pendukung
untuk memastikan ketersediaan data risiko
dan peluang keberlanjutan yang andal. Upaya
ini mendukung proses pemantauan risiko,
pengambilan keputusan manajemen, serta
peningkatan kualitas pelaporan keberlanjutan,
khususnya terkait risiko perubahan iklim,
secara bertahap dan terintegrasi dengan
pelaporan keuangan Perseroan.
LAPORAN TAHUNAN 2025
187
Page 190
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
TINJAUAN OPERASIONAL
PER SEGMEN USAHA
Pembahasan kinerja per segmen dalam Laporan Tahunan ini disusun dengan mengacu pada catatan
“Informasi Segmen” yang disajikan dalam Laporan Keuangan Audited Tahun 2025. Penyajian ini bertujuan
untuk memberikan gambaran yang jelas dan konsisten mengenai kinerja keuangan dan operasional
Bank berdasarkan karakteristik kegiatan usaha yang berbeda. Berikut adalah segmen Usaha BSI:
Segmen Usaha
Corporate Commercial Hubungan Treasury Banking
Ritel
Banking Banking Kelembagaan dan Kantor Pusat
Sejak tahun 2022, BSI telah menerapkan perubahan dalam penyajian segmen operasi yang digunakan
dalam laporan kinerja manajemen internal. Perubahan tersebut dilakukan untuk meningkatkan
relevansi dan transparansi informasi kinerja sesuai dengan struktur pengelolaan dan pengambilan
keputusan manajemen.
Dalam kerangka tersebut, Bank mengidentifikasi dan mengungkapkan informasi keuangan berdasarkan
kegiatan bisnis utama (operating segments), yang dikelompokkan ke dalam segmen Corporate
Banking, Commercial Banking, Hubungan Kelembagaan, Ritel, serta Treasury Banking dan Kantor
Pusat. Pembagian segmen ini mencerminkan pendekatan manajemen dalam mengelola sumber daya,
memantau kinerja, serta mengelola risiko secara lebih terfokus dan terintegrasi.
BSI sebagai Bank Bullion Emas Pertama di Indonesia
BSI merupakan bank pertama di Indonesia yang memperoleh izin untuk menyelenggarakan
kegiatan penghimpunan dan penyaluran dana nasabah yang terintegrasi dengan izin jual beli
emas. Melalui izin tersebut, BSI menjalankan aktivitas utama yang mendukung kepemilikan
dan perdagangan emas, baik melalui skema angsuran maupun gadai, sebagai bagian dari
pengembangan layanan keuangan syariah berbasis aset riil.
Dalam mengoptimalkan peluang tersebut, BSI menyediakan dua metode utama pembelian
emas, yaitu melalui produk Pembiayaan Emas dan Emas Digital. Kedua layanan ini dirancang
untuk memberikan fleksibilitas kepada nasabah dalam mengakses instrumen investasi emas
sesuai dengan kebutuhan dan preferensi masing-masing.
Seiring dengan meningkatnya persepsi masyarakat terhadap emas sebagai instrumen
investasi dan lindung nilai, volume transaksi pembelian emas sepanjang tahun 2025,
baik melalui Pembiayaan Emas maupun Emas Digital, menunjukkan tren peningkatan.
Peningkatan aktivitas ini secara bertahap memberikan kontribusi positif terhadap
pertumbuhan pendanaan Bank serta peningkatan pendapatan non-bunga yang bersumber
dari transaksi kepemilikan dan perdagangan emas.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
188 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 191
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
TINJAUAN OPERASIONAL PER SEGMEN USAHA
Gains Strategic Advantage as Indonesia’s First Bullion Bank
Gold Installment Gold Pawning Digital Gold
No. of New 358.400 21.623 331.229
Customer ▲ 35,23%YoY ▲ 32,71% YoY ▲ 417,28% Ytd
IDR 14.413 Milyar IDR 32.478 Milyar 1.844 kg
Disbursement ▲ 92,38% YoY ▲ 52,87% YoY ▲ 315,44 Ytd
Interest Income Fee Based Income Fee Based Income
(IDR Milyar) (IDR Milyar) (IDR Milyar)
+126,84% +50,32% +12.271,64%
769 1.398 270,13
1,83
5,02
68,87
Revenue 997 0,55
520 930 3,46
36,00
0,31
Since bullion bank license 1,99
339 645
331 263,28
64,86
11,39
163 280 7,92 33,70
0,20
0,08
1,82
0,84
9,37 7,00
Dec-24 Mar-25 Jun-25 Sep-25 Dec-25 Dec-24 Mar-25 Jun-25 Sep-25 Dec-25 Dec-24 Mar-25 Jun-25 Sep-25 Dec-25
Others Admin Fee Profit from Trading
(Buy/Sell)
BYOND – Membawa Investasi Emas Lebih Dekat bagi Semua
Kepemilikan Cetak emas Pembelian & Tanpa Hambatan
emas mulai dari mulai dari Penjualan Real-time Transaksi
Tersedia Rp-Grams
2 gram
Rp50,000 24/7
TERJANGKAU, LIKUID, DAN AMAN
Harga Terpercaya, Didukung oleh Tanpa
Kompetitif Asli, Aman &
Emas Fisik Ribet
Terjamin
LAPORAN TAHUNAN 2025
189
Page 192
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
CORPORATE BANKING
RINGKASAN KINERJA 2025
Pembiayaan Pendanaan
Rp
70,84 triliun Rp
44,36 triliun
Rp 22,74 triliun
Rp
12,12 triliun
20,65% yoy 105,21% yoy
2024: Rp58,72 triliun 2024: : Rp21,62 triliun
Laba Bersih (setelah zakat
& pajak)
Rp
1,00 triliun
Rp
128,41 miliar
14,20%
2024: Rp904,53 miliar
Ruang Lingkup Usaha
Segmen Corporate Banking melayani badan Sejalan dengan hal tersebut, BSI terus
usaha berskala besar, termasuk Badan Usaha Milik mengembangkan inovasi melalui penguatan
Negara (BUMN) dan entitas anak, lembaga negara, layanan digital corporate banking dan integrated
perusahaan multinasional, lembaga keuangan cash management, pengembangan solusi
nonbank (termasuk modal ventura non-linkage), pembiayaan dan treasury syariah yang lebih
pembiayaan sindikasi, serta perusahaan terbuka. fleksibel sesuai kebutuhan korporasi, serta
Uraian mengenai produk dan layanan Corporate optimalisasi pendekatan berbasis ekosistem
Banking disajikan pada bagian Profil – Subbab dan value chain. Inisiatif ini ditujukan untuk
Produk dan Jasa dalam Laporan Tahunan ini. meningkatkan efisiensi, loyalitas nasabah, dan
pendapatan berbasis komisi.
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi
Pada tahun 2025, Corporate Banking BSI Strategi Tahun 2025
didukung oleh posisi sebagai bank syariah terbesar Untuk merespons tantangan pada segmen
di Indonesia, dengan kapabilitas pembiayaan Corporate Banking, BSI menerapkan strategi yang
korporasi end-to-end berbasis prinsip syariah, menitikberatkan pada penguatan manajemen
dukungan ekosistem halal, serta jaringan dan risiko dan peningkatan kualitas pembiayaan,
sinergi yang kuat dengan BUMN dan pemerintah. penajaman fokus pada sektor-sektor unggulan
dan ekosistem halal, serta diversifikasi produk dan
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
190 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 193
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
CORPORATE BANKING
layanan syariah, termasuk cash management dan meningkat Rp12,12 triliun atau 20,65% yoy
trade finance. dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp58,72 triliun.
Pada aspek pendanaan, terjadi peningkatan
Dari sisi pendanaan, BSI memperkuat perolehan sebesar Rp22,75 triliun atau 105,21% yoy
dana berbiaya rendah dari nasabah korporasi dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp21,62 triliun.
melalui digitalisasi layanan. Secara umum,
segmen Corporate Banking melanjutkan strategi Laba bersih segmen setelah zakat dan pajak
berkelanjutan yang telah diterapkan pada tahun sebesar Rp1,00 triliun , naik Rp97,53 miliar
sebelumnya, dengan penyesuaian prioritas sektor, atau Rp1,00 dibandingkan tahun 2024 sebesar
pengelolaan risiko, dan percepatan implementasi Rp904,53 miliar. Peningkatan laba bersih terutama
sesuai kondisi aktual sepanjang 2025. dipengaruhi oleh peningkatan atas pendapatan
usaha lainnya.
Produktivitas, Pendapatan, dan Profitabilitas
Pembiayaan segmen Corporate Banking pada
Desember 2025 tercatat sebesar Rp70,84 triliun,
Kinerja Segmen Corporate Banking 2025
(Dalam Rp juta)
Pertumbuhan
Uraian 2024 2025
Nominal %
(1) (2) (3) (4)=(3)-(2) (5)=(4/2)
Total Pembiayaan 58.719.889 70.842.980 12.123.092 20,65%
NPF % 2,24% 1,76% (0,48%) (21,43%)
Total Pendanaan/DPK 21.619.859 44.366.869 22.747.010 105,21%
Pendapatan Pengelolaan Dana
1.076.107 1.042.480 (33.627) (3,12%)
Bersih
Pendapatan Usaha Lainnya 374.100 444.885 70.785 18,92%
Beban Usaha (151.526) (233.113) (81.587) 53,84%
Beban CKPN (109.297) 61.612 170.909 (156,37%)
Laba Setelah Zakat dan Pajak 904.526 1.002.058 128.410 14,20%
Prospek Usaha dan Strategi Tahun 2026
Ke depan, segmen Corporate Banking memiliki prospek yang positif, sejalan dengan perbaikan kualitas
pembiayaan dan peningkatan profitabilitas yang tercermin dari pertumbuhan total pembiayaan
dan penurunan rasio NPF. Arah pengembangan pada tahun 2026 dan seterusnya difokuskan pada
pertumbuhan yang selektif dan berkualitas melalui penajaman sektor-sektor unggulan, khususnya
sektor strategis, BUMN, proyek pemerintah, dan ekosistem halal.
Pengembangan usaha juga diarahkan pada penguatan pendapatan berbasis komisi melalui optimalisasi
layanan cash management, trade finance, dan treasury syariah, disertai peningkatan efisiensi biaya dan
pengelolaan risiko secara berkelanjutan. Digitalisasi layanan corporate banking dan pendekatan berbasis
ekosistem akan terus diperkuat untuk meningkatkan loyalitas nasabah, pendalaman hubungan bisnis,
dan kontribusi segmen terhadap kinerja BSI secara berkesinambungan.
LAPORAN TAHUNAN 2025
191
Page 194
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
COMMERCIAL BANKING
RINGKASAN KINERJA 2025
Pembiayaan Pendanaan
Rp
19,96 triliun Rp
21,05 triliun
Rp
1,46 triliun Rp
9,03 triliun
7,89% yoy 75,20% yoy
2024: Rp18,50 triliun 2024: Rp12,01 triliun
Pendapatan Pengelolaan Laba Bersih (setelah zakat &
Dana Bersih pajak)
Rp
519,29 miliar Rp
300,39 miliar
Rp
55,45miliar Rp
55,83 miliar
11,95% 22,83%
2024: Rp463,84 miliar 2024: Rp244,56 miliar
Ruang Lingkup Usaha 1. Lead Collaboration with MUF in Joint Financing
Segmen Commercial Banking melayani badan Commercial Banking berperan sebagai
usaha menengah, termasuk Badan Usaha Milik Business Unit (BU) utama dalam
Daerah (BUMD) dan entitas anak, pemerintah pengembangan kerja sama pembiayaan
daerah, rumah sakit (kecuali yang diatur dalam bersama (joint financing) dengan MUF untuk
produk khusus), serta perguruan tinggi negeri segmen Wholesale, mencakup Commercial
dan swasta (yayasan pengelola perguruan tinggi). dan Corporate.
Uraian mengenai produk dan layanan Commercial
Banking disajikan pada bagian Profil – Subbab 2. Retail and Consumer Business Collaboration
Produk dan Jasa dalam Laporan Tahunan ini. Commercial Banking berfungsi sebagai entry
point untuk pengembangan bisnis ritel dan
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Tahun 2025 konsumer yang memberikan dampak positif
Pada tahun 2025, segmen Commercial Banking BSI terhadap penghimpunan DPK dan penyaluran
memiliki keunggulan kompetitif yang didukung pembiayaan.
oleh kolaborasi lintas unit dan pengembangan
ekosistem, dengan fokus sebagai berikut:
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
192 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 195
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
CORPORATE BANKING
3. Hospital Business Financing – Top Branding - Pelatihan dan sertifikasi kompetensi
Commercial Banking merepresentasikan BSI perbankan sesuai jenjang jabatan.
sebagai bank yang memiliki kapabilitas unggul
dalam pengelolaan pembiayaan rumah sakit, »» Reward dan Benefit Pegawai Berprestasi
dengan portofolio sebesar Rp8,67 triliun dan - Sistem mutasi dan promosi berbasis
pengelolaan sekitar 560 nasabah rumah sakit. talent pooling yang terstruktur.
- Pemberian penghargaan kepada
4. Highest DPK Impact pegawai berprestasi sesuai kebutuhan
Penguatan kerja sama dengan PP organisasi.
Muhammadiyah memberikan kontribusi
signifikan terhadap pertumbuhan DPK •• Product / Program
PP Muhammadiyah di BSI sebesar 24,30% »» Program Joint Financing (JF) dengan MUF
sepanjang tahun 2025. untuk Nasabah Wholesale
- Refreshment dan sosialisasi program.
Strategi Tahun 2025 - Penyusunan gimmick booking bekerja
Strategi Commercial Banking pada tahun 2025 sama dengan MUF.
difokuskan pada empat pilar utama sebagai »» Pengembangan ekosistem supply chain
berikut: melalui program Distributor Financing.
»» Pengembangan ekosistem kesehatan
•• Target Segment melalui program Supply Chain Financing
»» Akuisisi Top Player di Indonesia (SCF) BPJS Kesehatan.
- Konglomerasi dan grup usaha BUMD
serta swasta bonafide sesuai segmentasi •• Campaign
Commercial. »» Event sponsorship berdasarkan
- Nasabah DPK eksisting non-debitur permohonan nasabah, calon nasabah, dan
yang potensial (berkolaborasi dengan komunitas bisnis.
cabang pengelola). »» Vendor gathering dan kegiatan sponsorship
- Entrepreneur yang memiliki peran lainnya.
dominan di masing-masing wilayah »» Aktivitas kolaboratif dengan nasabah
RCB/ACB (local champions). Commercial Banking dan Business Unit
- Kolaborasi dengan cabang pengelola terkait.
nasabah wealth/priority yang berprofesi
sebagai entrepreneur. Produktivitas, Pendapatan, dan Profitabilitas
Total pembiayaan segmen Commercial Banking
»» Layer 2 (L2) dari Nasabah Corporate pada Desember 2025 tercatat sebesar Rp19,96
Business BSI triliun, meningkat Rp1,46 triliun atau 7,89%
- Target L2 dari sekitar 128 nasabah dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp18,50 triliun.
Corporate Business dengan status Total pendanaan juga meningkat dari Rp12,01
lancar atau sesuai rekomendasi. triliun pada tahun 2024 menjadi Rp21,05 triliun
- Koordinasi intensif dengan Corporate pada tahun 2025.
Business 1 (CB1), Corporate Business 2
(CB2), dan Corporate Business 3 (CB3) Pendapatan pengelolaan dana bersih tercatat
untuk eksplorasi potensi L2 dari nasabah sebesar Rp519,29 miliar, meningkat Rp55,45 miliar
eksisting. atau 11,95% dibandingkan tahun 2024 sebesar
Rp463,84 miliar. Laba bersih segmen setelah
• People Organization zakat dan pajak sebesar Rp300,39 miliar, naik
»» Peningkatan Kapabilitas Pegawai Rp55,83 miliar atau 22,83% dibandingkan tahun
- Kolaborasi dengan Risk Unit Pairing 2024 sebesar Rp244,56 miliar.
dan BSU dalam penyusunan silabus
pelatihan berbasis sektor pembiayaan.
- Penyelenggaraan seminar industri dan
sektor prioritas.
LAPORAN TAHUNAN 2025
193
Page 196
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
CORPORATE BANKING
Kinerja Segmen Commercial Banking
(Dalam Rp juta)
Pertumbuhan
Uraian 2024 2025
Nominal %
(1) (3) (2) (4)=(3)-(2) (5)=(4/2)
Total Pembiayaan 18.497.916 19.956.543 1.458.627 7,89%
NPF % 2,28% 2,19% (0,09%) (3,95%)
Total Pendanaan/DPK 12.013.780 21.047.633 9.033.853 75,20%
Pendapatan Pengelolaan Dana Bersih 463.841 519.291 55.450 11,95%
Pendapatan Usaha Lainnya 198.027 153.925 (44.102) (22,27%)
Beban Usaha (215.341) (244.845) (29.504) 13,70%
Beban CKPN (124.951) (33.380) 91.571 (73,29%)
Laba Setelah Zakat dan Pajak 244.558 300.391 55.833 22,83%
Prospek Usaha dan Strategi Tahun 2026 •• Expansion
Prospek dan strategi Commercial Banking tahun Perluasan fokus sektor diluar sektor yang
2026 difokuskan pada empat pendekatan utama, saat ini sudah dikuasai oleh commercial yaitu
yaitu Optimization, Collaboration, Expansion, dan pendidikan, kesehatan dan perdagangan.
Program-Based:
•• Program-Based
• Optimization Penguatan kerjasama seperti PP
- Optimalisasi kelonggaran penarikan fasilitas Muhammadiyah dan NU melalui
pembiayaan yang telah terbentuk. pengembangan ekosistem bisnis.
- Pemenuhan kebutuhan nasabah secara
berkelanjutan melalui pembiayaan investasi
untuk menjaga outstanding dan loyalitas
jangka panjang.
• Collaboration
- Kolaborasi wholesale–retail untuk
mengakuisisi potensi value chain financing
dan grup nasabah korporasi.
- Sinergi percepatan SLA dengan risk pairing
group.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
194 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 197
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
HUBUNGAN KELEMBAGAAN
RINGKASAN KINERJA 2025
Pendanaan Pendapatan Laba Bersih (setelah
Pengelolaan Dana zakat & pajak)
Rp
103,83 triliun Sebagai Mudharib
Rp 261,58 miliar
Rp
14,37 triliun
Rp 5.203,79 miliar
16,07% yoy Rp 460,79 miliar
2024: Rp89,46 triliun 9,72% yoy
2024: Rp4.743,00 miliar
Ruang Lingkup Usaha mendukung kebutuhan operasional institusi
Segmen Hubungan Kelembagaan difokuskan secara efektif dan berkelanjutan.
pada pengelolaan dana dan transaksi keuangan
nasabah institusi yang tidak memiliki fasilitas Keunggulan kompetitif segmen ini didukung
pembiayaan (financing line). Segmen ini melayani oleh pemanfaatan berbagai layanan aplikasi
antara lain Kementerian, Lembaga Negara, Badan teknologi yang terintegrasi dengan kebutuhan
Layanan Umum (BLU), Lembaga Sui Generis, kelembagaan, antara lain Cash Management
BUMN dan Anak Perusahaan (subsidiaries), BUMD System (CMS), BSI e-Health, BSI Pembayaran
dan Anak Perusahaan (subsidiaries), Pemerintah Institusi (BPI), serta integrasi sistem pelaporan
Daerah, BLUD dan Unit Turunannya, Satuan Kerja dan transaksi melalui Application Programming
Pemerintah di bawah Kementerian, Perguruan Interface (API) dan/atau Host-to-Host (H2H).
Tinggi Negeri, Rumah Sakit (Milik Pemerintah, Inovasi yang berkelanjutan memungkinkan BSI
Kementerian, BUMN, BUMD, dan Lembaga Negara) untuk merespons kebutuhan Kementerian dan
dan Perusahaan Swasta Terbuka. Uraian mengenai Lembaga secara lebih cepat, andal, dan terukur.
produk dan layanan Hubungan Kelembagaan
disajikan pada bagian Profil – Subbab Produk dan Strategi Tahun 2025
Jasa dalam Laporan Tahunan ini. Pada tahun 2025, segmen Hubungan
Kelembagaan menerapkan strategi berkelanjutan
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi untuk menopang kinerja, dengan fokus sebagai
Pada tahun 2025, segmen Hubungan berikut:
Kelembagaan BSI terus memperkuat sinergi • Meningkatkan giro transaksi kelembagaan
dan kolaborasi dengan berbagai institusi melalui melalui pemanfaatan aplikasi BEWIZE pada
pengembangan solusi transaksi, operasional, institusi sasaran.
dan inovasi berbasis teknologi. Pendekatan ini • Mendorong pertumbuhan dana, khususnya
ditujukan untuk memberikan nilai tambah dan
LAPORAN TAHUNAN 2025
195
Page 198
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
HUBUNGAN KELEMBAGAAN
giro penempatan dan transaksi, melalui Pendapatan pengelolaan dana sebagai mudharib
optimalisasi kerja sama kelembagaan dan pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp5.203,79 miliar
program-program institusi. miliar, meningkat 9,72% dibandingkan tahun 2024
• Memperdalam pemahaman kebutuhan sebesar Rp4.743,00 miliar. Laba pada tahun 2025
nasabah melalui analisis pola cash in dan tercatat sebesar Rp261,58 miliar.
cash out untuk mengoptimalkan solusi yang
diberikan. Kinerja segmen ini dipengaruhi oleh beberapa
• Mengoptimalkan penempatan dana nasabah faktor utama, antara lain:
kelembagaan dengan tetap memperhatikan • Kolaborasi yang optimal dengan nasabah
risiko konsentrasi sesuai kebijakan manajemen kelembagaan melalui kombinasi solusi
risiko Bank. teknologi, kekuatan produk dan layanan
• Memperluas basis nasabah kelembagaan melalui purna jual, skema bagi hasil yang kompetitif,
pengembangan ekosistem pada Kementerian/ peran relationship manager yang andal, serta
Lembaga Pemerintah, Pemerintah Daerah, reputasi Bank.
Perguruan Tinggi Negeri, Rumah Sakit Negeri, • Tingginya tingkat kepercayaan nasabah
anak perusahaan BUMD, dan perusahaan kelembagaan yang menjadikan BSI sebagai
terbuka swasta. mitra strategis dalam mendukung kelancaran
operasional institusi.
Produktivitas, Pendapatan, dan Profitabilitas • Stabilitas sistem layanan bagi pengguna
Total pendanaan segmen Hubungan institusi dan aparatur sipil negara (ASN), yang
Kelembagaan pada Desember 2025 tercatat memperkuat kepercayaan baik pada tingkat
sebesar Rp103,83 triliun, meningkat Rp14,37 triliun institusi maupun individu.
atau 16,07% yoy dibandingkan tahun 2024 sebesar
Rp89,46 triliun.
Kinerja Segmen Hubungan Kelembagaan
(Dalam Rp juta)
Pertumbuhan
Uraian 2024 2025
Nominal %
(1) (2) (3) (4)=(3)-(2) (5)=(4/2)
Total Pendanaan/DPK 89.456.637 103.829.629 14.372.992 16,07%
Pendapatan Pengelolaan Dana Sebagai
4.743.000 5.203.797 460.797 9,72%
Mudharib
Laba Setelah Zakat dan Pajak 341.380 261.578 (79.803) (23,38%)
Prospek Usaha dan Strategi Tahun 2026
Memasuki tahun 2026, prospek segmen Hubungan Kelembagaan diperkirakan semakin dinamis
dengan tingkat persaingan dan kompleksitas yang meningkat. Untuk merespons kondisi tersebut, BSI
menetapkan arah strategi sebagai berikut:
• Memfokuskan pengelolaan pada nasabah Pareto kementerian dan lembaga negara yang memiliki
alokasi APBN terbesar, melalui optimalisasi penempatan dana dan pengembangan bisnis turunan
seperti payroll, Tabungan Haji, Tabungan Emas, dan pembiayaan mitraguna.
• Mengoptimalkan potensi penempatan dana nasabah kelembagaan dengan tetap mengelola risiko
konsentrasi sesuai kebijakan manajemen.
• Meningkatkan pertumbuhan dana, khususnya giro penempatan dan transaksi turunan, melalui
penguatan ekosistem Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi Negeri, Rumah Sakit Negeri, dan
lembaga negara sasaran, sehingga aliran dana dapat terjaga secara close loop dan Dana Pihak Ketiga
tetap terhimpun di BSI.
• Menjaga konsistensi hubungan dengan penanggung jawab Kementerian/Lembaga serta bersikap
responsif terhadap perubahan organisasi dan nomenklatur yang terjadi.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
196 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 199
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
RITEL
RINGKASAN KINERJA 2025
Pembiayaan Pendanaan
Rp
228,04 triliun Rp
210,86 triliun
Rp
26,78 triliun Rp
5,64 triliun
13,31% yoy 2,75%
2024: Rp201,26 triliun 2024: Rp205,23 triliun
Pendapatan Pengelolaan Laba Bersih (setelah
Dana Bersih zakat & pajak)
Rp
14,64 triliun Rp
5,78 triliun
Rp
1,18 triliun
8,79% yoy
2024: Rp13,46 triliun
Ruang Lingkup Usaha Uraian lebih rinci mengenai produk-produk pada
Segmen Ritel BSI mencakup tiga sub-segmen Segmen Ritel disajikan dalam Subbab Produk
utama, yaitu Ritel Small Medium Enterprise dan Jasa pada bagian Profil Bank dalam Laporan
(SME), Ritel Mikro, dan Ritel Konsumer. Ketiga Tahunan ini.
sub-segmen tersebut berperan penting dalam
mendukung fungsi intermediasi Bank serta Keunggulan Kompetitif dan Inovasi
memperluas inklusi keuangan syariah. Segmen Ritel memiliki keunggulan kompetitif
yang ditopang oleh hubungan jangka panjang
Segmen Ritel SME melayani badan usaha dengan nasabah individu serta ketersediaan
swasta, baik berbadan hukum maupun non- data transaksi yang komprehensif, yang
badan hukum, untuk tujuan produktif, termasuk memungkinkan pengembangan penawaran
pembiayaan modal kerja dan investasi. Sementara produk secara lebih terarah dan relevan. Dalam
itu, segmen Ritel Mikro difokuskan pada pelayanan mendukung stabilitas pendanaan, segmen ini
nasabah individual dan pengusaha mikro, berfokus pada pertumbuhan dana berbiaya
termasuk penyaluran pembiayaan bersubsidi rendah (Current Account Saving Account/CASA).
guna mendukung program pemerintah dalam
pemberdayaan usaha masyarakat. Segmen Ritel Sejalan dengan strategi transformasi digital Bank,
Konsumer melayani pembiayaan perorangan Segmen Ritel terus mengembangkan inovasi
untuk tujuan konsumtif dan multiguna, mencakup layanan, antara lain melalui penguatan SuperApps
antara lain pembiayaan griya, multiguna, BYOND by BSI untuk mendukung kebutuhan
kendaraan, pensiunan, kartu pembiayaan, cicil transaksi harian, investasi, serta layanan keuangan
emas, gadai emas, serta pembiayaan program syariah yang terintegrasi. Digitalisasi proses dan
pemerintah. kanal layanan diarahkan untuk meningkatkan
produktivitas, mengurangi ketergantungan pada
LAPORAN TAHUNAN 2025
197
Page 200
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
RITEL
transaksi fisik, serta mendorong perbaikan rasio Total pembiayaan Segmen Ritel pada Desember
efisiensi secara berkelanjutan. 2025 tercatat sebesar Rp228,04 triliun, meningkat
Rp26,78 triliun atau 13,31% secara year-to-year (yoy)
Strategi Segmen Ritel Tahun 2025 dibandingkan posisi tahun 2024 sebesar Rp201,26
Pada tahun 2025, Segmen Ritel memfokuskan triliun. Kenaikan tersebut terutama berasal dari
strategi pada peningkatan pertumbuhan CASA kontribusi pertumbuhan Ritel Konsumer sebesar
berbasis pendekatan klaster, yang meliputi klaster Rp13,77 triliun. Di sisi pendanaan, total pendanaan
perkantoran, klaster perumahan, serta klaster Segmen Ritel tercatat meningkat sebesar 2,75%
pebisnis dan wirausaha. Pendekatan ini diterapkan dari Rp205,23 triliun pada tahun 2024 menjadi
melalui konsep one-stop solution, dengan Rp210,86 triliun pada tahun 2025.
penyediaan produk dan layanan perbankan yang
komprehensif untuk mendukung seluruh aktivitas Pendapatan pengelolaan dana bersih Segmen
finansial nasabah. Ritel pada Desember 2025 mencapai Rp14,64
triliun, naik sebesar Rp1,18 triliun atau 8,79% yoy
Produktivitas, Pendapatan, dan Profitabilitas dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp13,46 triliun.
Transformasi digital yang terus dilaksanakan Pendapatan usaha lainnya juga meningkat
BSI memberikan kontribusi positif terhadap sebesar 1,75% ytd dari Rp2,26 triliun pada tahun
peningkatan produktivitas Segmen Ritel. 2024 menjadi Rp2,30 triliun pada tahun 2025.
Pengembangan kanal digital secara konsisten Namun beban CKPN segmen ritel mengalami
mengurangi ketergantungan pada transaksi fisik peningkatan yang signifikan yaitu sebesar
dan mendorong perbaikan efisiensi operasional. Rp552,99 miliar atau 31,47% dibandingkan dengan
Hal tersebut tercermin dari pertumbuhan tahun 2024. Hal tersebut dikarenakan Bank
tabungan yang mencapai 12,92% secara tahunan melakukan mitigasi risiko dengan membentuk
(yoy) hingga September 2025. Secara keseluruhan, tambahan atas CKPN sebagai langkah antisipasi
pertumbuhan DPK didorong oleh segmen ritel dan gagal bayar atas nasabah terdampak bencana
perorangan dengan fokus pada CASA, sehingga Sumatera (Aceh). Perkembangan tersebut
mendukung penurunan biaya dana (cost of fund). berdampak pada laba setelah zakat dan pajak
yang tercatat menurun sebesar 2,54% dari Rp5,93
triliun pada tahun 2024 menjadi Rp5,78 triliun
pada tahun 2025.
Kinerja Segmen Ritel
(Dalam Rp juta)
Pertumbuhan
Uraian 2024 2025
Nominal %
(1) (2) (3) (4)=(3)-(2) (5)=(4/2)
Total Pembiayaan 201.263.437 228.044.238 26.780.801 13,31%
NPF % 1,76% 1,78% 0,02% 1,14%
Total Pendanaan/DPK 205.226.059 210.861.924 5.635.865 2,75%
Pendapatan Pengelolaan Dana Bersih 13.455.386 14.637.844 1.182.458 8,79%
Pendapatan Usaha Lainnya 2.257.932 2.297.523 39.591 1,75%
Beban Usaha (6.208.730) (7.029.752) (821.022) 13,22%
Beban CKPN (1.757.475) (2.310.473) (552.998) 31,47%
Laba Setelah Zakat dan Pajak 5.934.732 5.776.550 (158.182) (2,67%)
Prospek Usaha dan Strategi Segmen Ritel Tahun 2026
Dengan prospek industri perbankan yang diperkirakan tetap stabil dan resilien pada tahun 2026, Segmen
Ritel memiliki peluang untuk melanjutkan pertumbuhan secara berkelanjutan. Ke depan, Segmen Ritel
akan memfokuskan strategi pada peningkatan tabungan dengan tetap mengedepankan keunggulan
layanan perbankan syariah.
Produk tabungan yang menjadi fokus meliputi Tabungan Easy untuk nasabah perorangan, Tabungan
Payroll bagi nasabah institusi yang melakukan penggajian melalui BSI, termasuk segmen BO2, BUMN,
rumah sakit, dan swasta, Tabungan Bisnis bagi pengusaha dengan keunggulan transaksi gratis dan limit
yang kompetitif melalui komunitas pengusaha dan pelaku UMKM, serta Tabungan Haji yang mendukung
perencanaan, pendaftaran, dan pelunasan ibadah haji.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
198 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 201
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
TREASURY BANKING
DAN KANTOR PUSAT
RINGKASAN KINERJA 2025
Pendapatan Pengelolaan Pendapatan Usaha
Dana Bersih Lainnya
Rp
1,72 triliun Rp
4,04 triliun
Rp
12,38 miliar 48,19% yoy
0,73% yoy
2024: Rp2,73 triliun
2024: Rp1,71 triliun
Ruang Lingkup Usaha Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Treasury
Segmen Treasury Banking dan Kantor Pusat Treasury & Global Market (TGM) BSI terus
merupakan segmen pendukung yang mencakup mengembangkan produk dan layanan treasury
aktivitas pengelolaan likuiditas, pasar keuangan, syariah yang kompetitif dan inovatif untuk
serta fungsi sentral Bank. Segmen ini terdiri atas: mendukung kebutuhan nasabah ritel maupun
• Treasury Banking, yang mencakup aktivitas institusi. Keunggulan utama Treasury BSI antara
treasury Bank, termasuk transaksi valuta asing, lain:
pasar uang, surat berharga berpendapatan • Penyediaan solusi terpadu (one-stop solution)
tetap, bisnis perbankan internasional, pasar untuk kebutuhan transaksi treasury syariah
modal, serta supervisi Kantor Luar Negeri. bagi nasabah ritel dan institusi.
• Kantor Pusat, yang meliputi pengelolaan aset • Dukungan produk dan layanan treasury syariah
dan liabilitas Bank di luar yang telah dikelola untuk menunjang ekosistem haji dan umrah.
oleh segmen operasional lainnya, termasuk • Peran sebagai mitra strategis dalam
alokasi biaya atas penyediaan layanan terpusat pendalaman pasar keuangan syariah melalui
kepada segmen lain serta pendapatan dan pengembangan dan implementasi instrumen
beban yang tidak dialokasikan secara spesifik valuta asing dan pasar uang syariah.
ke segmen pelaporan lainnya. • Partisipasi aktif dalam pengembangan pasar
Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), baik
Uraian lebih lanjut mengenai produk dan layanan sebagai Primary Dealer maupun melalui
Treasury Banking dan Kantor Pusat disajikan pada perdagangan di pasar sekunder.
bagian Profil – Subbab Produk dan Jasa dalam • Peran aktif sebagai market maker di Pasar
Laporan Tahunan ini. Uang Rupiah dan valuta asing, serta di pasar
Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), guna
mendukung likuiditas pasar dan kelancaran
transaksi keuangan syariah.
LAPORAN TAHUNAN 2025
199
Page 202
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
TREASURY BANKING DAN KANTOR PUSAT
• Jaringan counterpart yang luas, baik domestik mengoptimalkan potensi jaringan, termasuk
maupun internasional. perluasan segmentasi nasabah remitansi
domestik dan internasional.
Strategi Treasury Banking Tahun 2025
Untuk mendorong pertumbuhan bisnis treasury, • Optimalisasi Pendapatan dan Monitoring Cost
TGM BSI menetapkan beberapa strategi utama of Fund (CoF)
sebagai berikut: Penetapan mekanisme pengelolaan likuiditas
• Pengembangan Produk dan Layanan Treasury Bank melalui strategi penghimpunan dana
Pengembangan produk lindung nilai syariah, guna menjaga efisiensi Cost of Fund, serta
termasuk Forward Syariah, Islamic Hedging optimalisasi penyaluran dana baik melalui
Multiple Spot (Par Forward Syariah), dan Swap pembiayaan maupun layanan transaksi
Syariah, program ritelisasi SBSN, alternatif treasury.
produk pendanaan treasury, serta instrumen
pasar uang syariah yang disesuaikan dengan • Pengembangan Ekosistem Bullion Bank
kebutuhan nasabah ritel dan institusi. Perluasan ekosistem bullion bank melalui
peningkatan volume transaksi, penguatan
• Peningkatan Kerja Sama dan Perluasan layanan digital, serta pengelolaan inventori
Jaringan Bisnis emas yang lebih efisien untuk mendorong
Penandatanganan Nota Kesepahaman pertumbuhan nasabah dan sumber
dan perjanjian kerja sama terkait Perjanjian pendapatan baru.
Induk Lindung Nilai Syariah (PIDI Syariah),
Repurchase Agreement (Repo) Syariah, serta Produktivitas, Pendapatan, dan Profitabilitas
transaksi pasar uang syariah melalui akad Pada Desember 2025, pendapatan pengelolaan
Wakalah Bi Al Istitsmar dengan mitra strategis. dana bersih Segmen Treasury Banking dan Kantor
Pusat tercatat sebesar Rp1,72 triliun, meningkat
• Penguatan Infrastruktur dan Sinergi Antar sebesar Rp12,38 miliar atau 0,73% secara year-to-
Unit Kerja year dibandingkan Rp1,71 triliun pada tahun 2024.
Pembentukan unit Transaction Banking selain itu pendapatan usaha lainnya meningkat
Foreign Exchange (TBFX) di Aceh, Medan, cukup signifikan sebesar 48,19% secara year-to-
Bandung, dan Surabaya, bekerja sama year dari Rp2,73 triliun pada tahun 2024 menjadi
dengan Transaction Banking Wholesale Rp4,04 triliun.
Group, untuk memperkuat organisasi serta
Kinerja Segmen Treasury Banking dan Kantor Pusat
(Dalam Rp juta)
Pertumbuhan
Uraian 2024 2025
Nominal %
(1) (2) (3) (4)=(3)-(2) (5)=(4/2)
Pendapatan Pengelolaan Dana Bersih 1.707.162 1.719.540 12.378 0,73%
Pendapatan Usaha Lainnya 2.726.319 4.040.263 1.313.944 48,19%
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
200 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 203
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
TREASURY BANKING DAN KANTOR PUSAT
Prospek Usaha dan Strategi Treasury Tahun • Penyempurnaan Proses Bisnis (Business
2026 Process Improvement)
Mengacu pada proyeksi keuangan tahun 2026, - Pengembangan skema akad, produk, dan
Treasury & Global Market telah merumuskan layanan treasury syariah bersama regulator,
sejumlah inisiatif strategis untuk meningkatkan asosiasi, dan pelaku industri.
pendapatan berbasis komisi (fee-based income/ - Penguatan jaringan dan infrastruktur
FBI), khususnya melalui intensifikasi transaksi sistem treasury untuk mendukung
pada segmen nasabah prioritas, jamaah travel haji digitalisasi.
dan umrah, serta perusahaan remitansi. - Peningkatan kualitas dan kompetensi SDM
treasury.
Strategi Treasury pada tahun 2026 meliputi: - Penyempurnaan proses bisnis internal guna
• Pencapaian Target Fee-Based Income (FBI) meningkatkan kualitas layanan dan prinsip
- Penyediaan produk dan layanan transaksi kehati-hatian.
treasury syariah melalui sinergi jaringan - Penyusunan strategi pemasaran yang tepat
kantor cabang nasional. sasaran sesuai karakteristik nasabah.
- Digitalisasi layanan transaksi valuta asing
syariah dan Surat Berharga Syariah melalui
platform digital BSI.
- Pelaksanaan program ritelisasi SBSN dan
perluasan ekosistem nasabah potensial.
- Pengembangan alternatif produk pasar
uang syariah sesuai kebutuhan nasabah.
- Perluasan segmentasi nasabah dan
penambahan counterpart strategis.
- Peningkatan transaksi wholesale melalui
kolaborasi lintas grup untuk memperbesar
share of wallet.
- Pengembangan produk dan layanan bullion
bank sesuai kebutuhan nasabah.
LAPORAN TAHUNAN 2025
201
Page 204
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
TINJAUAN
KEUANGAN
Tinjauan keuangan berikut disusun berdasarkan Laporan Keuangan BSI untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2025, sebagaimana disajikan dalam Laporan Tahunan ini. Laporan Keuangan
tersebut telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwanto Susanti dan Surja.
Auditor independen telah menyatakan opini bahwa Laporan Keuangan menyajikan secara wajar, dalam
semua hal yang material, posisi keuangan BSI per 31 Desember 2025, serta kinerja keuangan dan arus
kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut. Laporan Keuangan mencakup laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain, laporan arus kas, laporan rekonsiliasi pendapatan dan bagi hasil,
laporan sumber dan penyaluran dana zakat, serta laporan sumber dan penggunaan dana kebajikan,
yang disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku di Indonesia.
KINERJA KEUANGAN
Kinerja keuangan BSI pada tahun pelaporan mencerminkan hasil dari pengelolaan keuangan yang
terintegrasi dan prudent. Penyajian kinerja keuangan tersebut mencakup Laporan Posisi Keuangan,
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain, Laporan Arus Kas, Laporan Rekonsiliasi
Pendapatan dan Bagi Hasil, Laporan Sumber dan Penyaluran Dana Zakat, serta Laporan Sumber dan
Penggunaan Dana Kebajikan, yang diuraikan lebih lanjut pada bagian berikut:
Laporan Posisi Keuangan
(dalam Rp juta)
Pertumbuhan
Uraian 2024 2025
Nominal %
(1) (2) (3) (4)=(3)-(2) (5)=(4)/(2)
ASET
KAS 8.080.689 8.690.766 610.077 7,55%
GIRO DAN PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA 49.966.279 51.603.043 1.636.764 3,28%
GIRO DAN PENEMPATAN PADA BANK LAIN
Pihak ketiga 3.752.325 4.440.920 688.595 18,35%
Pihak berelasi 128.549 127.529 (1.020) (0,79%)
Jumlah giro dan penempatan pada bank lain 3.880.874 4.568.449 687.575 17,72%
Cadangan kerugian penurunan nilai (14.809) (17.787) (2.978) 20,11%
Bersih 3.866.065 4.550.662 684.597 17,71%
INVESTASI PADA SURAT BERHARGA
Pihak ketiga 24.134.169 20.711.402 (3.422.766) (14,18%)
Pihak berelasi 38.117.637 38.971.200 853.563 2,24%
Jumlah investasi pada surat berharga 62.251.806 59.682.602 (2.569.204) (4,13%)
Cadangan kerugian penurunan nilai (35.288) (32.114) 3.174 (8,99%)
Bersih 62.216.518 59.650.488 (2.566.030) (4,12%)
TAGIHAN AKSEPTASI
Pihak ketiga 12.694 587.439 574.745 4527,68%
Pihak berelasi 172.451 105.678 (66.773) (38,72%)
Jumlah tagihan akseptasi 185.145 693.116 507.971 274,36%
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
202 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 205
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
TINJAUAN KEUANGAN
Pertumbuhan
Uraian 2024 2025
Nominal %
(1) (2) (3) (4)=(3)-(2) (5)=(4)/(2)
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.851) (6.931) (5.080) 274,45%
Bersih 183.294 686.185 502.891 274,36%
PIUTANG
Murabahah
Pihak ketiga 144.205.651 149.274.351 5.068.700 3,51%
Pihak berelasi 66.883 53.803 (13.080) (19,56%)
Jumlah murabahah 144.272.534 149.328.154 5.055.620 3,50%
Istishna
Pihak ketiga 11 - (11) (100,00%)
Ijarah
Pihak ketiga 188.361 166.499 (21.862) (11,61%)
Jumlah ijarah 188.361 166.499 (21.862) (11,61%)
Jumlah piutang 144.460.906 149.494.653 5.033.747 3,48%
Cadangan kerugian penurunan nilai (4.265.369) (4.560.165) (294.796) 6,91%
Bersih 140.195.537 144.934.488 4.738.951 3,38%
PINJAMAN QARDH
Pihak ketiga 12.863.002 17.201.419 4.338.417 33,73%
Pihak berelasi 910.782 520.509 (390.273) (42,85%)
Jumlah pinjaman Qardh 13.773.784 17.721.928 3.948.144 28,66%
Cadangan kerugian penurunan nilai (787.694) (748.173) 39.521 (5,02%)
Bersih 12.986.090 16.973.755 3.987.665 30,71%
PEMBIAYAAN
Mudharabah
Pihak ketiga 937.079 889.309 (47.770) (5,10%)
Pihak berelasi 2.000.000 2.000.000 – 0,00%
Jumlah mudharabah 2.937.079 2.889.309 (47.770) (1,63%)
Cadangan kerugian penurunan nilai (93.488) (51.456) 42.032 (44,96%)
Bersih 2.843.591 2.837.853 (5.738) (0,20%)
Musyarakah
Pihak ketiga 88.044.668 118.731.486 30.686.818 34,85%
Pihak berelasi 26.142.550 26.140.288 (2.262) (0,01%)
Jumlah musyarakah 114.187.218 144.871.774 30.684.556 26,87%
Cadangan kerugian penurunan nilai (5.145.131) (5.622.587) (477.456) 9,28%
Bersih 109.042.087 139.249.187 30.207.100 27,70%
Jumlah pembiayaan 117.124.297 147.761.083 30.636.786 26,16%
Cadangan kerugian penurunan nilai (5.238.619) (5.674.043) (435.424) 8,31%
Bersih 111.885.678 142.087.040 30.201.362 26,99%
ASET YANG DIPEROLEH UNTUK IJARAH-BERSIH 3.122.255 3.866.097 743.842 23,82%
ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA - BERSIH 7.723.853 11.421.035 3.697.182 47,87%
ASET TIDAK BERWUJUD - BERSIH 2.102.344 2.436.092 333.748 15,88%
ASET PAJAK TANGGUHAN 2.056.727 1.875.326 (181.401) (8,82%)
ASET LAIN-LAIN - BERSIH 4.228.103 7.417.629 3.189.526 75,44%
JUMLAH ASET 408.613.432 456.192.606 47.579.174 11,64%
LAPORAN TAHUNAN 2025
203
Page 206
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
TINJAUAN KEUANGAN
Pertumbuhan
Uraian 2024 2025
Nominal %
(1) (2) (3) (4)=(3)-(2) (5)=(4)/(2)
LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER, DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS SEGERA
Pihak ketiga 845.825 927.752 81.927 9,69%
Pihak berelasi 12.818 9.601 (3.217) (25,10%)
Jumlah liabilitas segera 858.643 937.353 78.710 9,17%
BAGI HASIL YANG BERLUM DIBAGIKAN 291.578 258.684 (32.894) (11,28%)
SIMPANAN WADIAH
Giro Wadiah
Pihak ketiga 16.260.234 24.879.855 8.619.621 53,01%
Pihak berelasi 2.886.845 2.910.619 23.774 0,82%
Jumlah giro wadiah 19.147.079 27.790.474 8.643.395 45,14%
Tabungan Wadiah
Pihak ketiga 55.266.166 63.293.651 8.027.485 14,53%
Pihak berelasi 13.901 17.470 3.569 25,67%
Jumlah tabungan wadiah 55.280.067 63.311.121 8.031.054 14,53%
Jumlah simpanan wadiah 74.427.146 91.101.595 16.674.449 22,40%
SIMPANAN DARI BANK LAIN
Giro Wadiah
Pihak ketiga 173.510 86.913 (86.597) (49.91%)
Pihak berelasi 1.369 1.175 (194) (14.17%)
Jumlah giro wadiah 174.879 88.088 (86.791) (46,63%)
Tabungan Wadiah
Pihak ketiga 8.985 17.704 8.719 97,04%
Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan Prinsip
Syariah Antarbank (“SIPA”)
Pihak ketiga 400.000 2.693.886 2.293.886 573,47%
Pihak berelasi 200.834 - (200.834) (100,00%)
Jumlah Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan 2.693.886 2.093.052
600.834 (100,00%)
Prinsip Syariah Antarbank (“SIPA”)
Jumlah simpanan dari bank lain 4.151.348 5.444.678 1.293.330 (348,36%)
LIABILITAS KEPADA BANK INDONESIA 784.698 2.799.678 2.014.980 256,78%
LIABILITAS AKSEPTASI
Pihak ketiga 72.792 498.492 425.700 584,82%
Pihak berelasi 112.353 194.624 82.271 73,23%
Jumlah Liabilitas Akseptasi 185.145 693.116 507.971 274,36%
UTANG PAJAK 889.642 439.413 (450.229) (50,61%)
LIABILITAS IMBALAN KERJA 534.730 578.150 43.420 8,12%
ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN KONTIJENSI 24.045 26.183 2.138 8,89%
LIABILITAS LAIN-LAIN 5.867.830 8.095.239 2.227.409 37,96%
JUMLAH LIABILITAS 102.281.321 104.929.242 2.647.921 2,59%
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
204 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 207
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
TINJAUAN KEUANGAN
Pertumbuhan
Uraian 2024 2025
Nominal %
(1) (2) (3) (4)=(3)-(2) (5)=(4)/(2)
DANA SYIRKAH TEMPORER
Giro Mudharabah
Pihak ketiga 17.421.912 24.805.106 7.383.194 42,38%
Pihak berelasi 19.813.889 19.284.514 (529.375) (2,67%)
Jumlah Giro Mudharabah 37.235.801 44.089.620 6.853.819 18,41%
Tabungan Mudharabah
Pihak ketiga 85.414.890 98.825.160 13.410.270 15,70%
Pihak berelasi 375.768 1.108.173 732.405 194,91%
Jumlah Tabungan Mudharabah 85.790.658 99.933.333 14.142.675 16,49%
Deposito Mudharabah
Pihak ketiga 92.556.398 99.049.344 6.492.946 7,02%
Pihak berelasi 38.122.469 47.068.292 8.945.823 23,47%
Jumlah Deposito Mudharabah 130.678.867 146.117.636 15.438.769 11,81%
Jumlah giro, tabungan, deposito Mudharabah 253.705.326 290.140.589 36.435.263 14,36%
Sertifikat Investasi Mudharabah Antar Bank (“SIMA”)
Pihak ketiga 2.481.425 2.095.000 (386,425) (15,57%)
Pihak berelasi 885.225 550.000 (335,225) (37,87%)
Jumlah Sertifikat Investasi Mudharabah Antar Bank
3.366.650 2.645.000 (721,650) (21,44%)
(“SIMA”)
Sukuk mudharabah diterbitkan
Pihak ketiga 2.653.063 5.117.401 2.464.338 92,89%
Pihak berelasi 365.500 1.207.500 842.000 230,37%
Jumlah sukuk mudharabah diterbitkan 3.018.563 6.324.901 3.306.338 109,53%
Sukuk mudharabah subordinasi
Pihak ketiga 140.000 145.000 5.000 3,57%
Pihak berelasi 60.000 55.000 (5.000) (8,33%)
Jumlah sukuk mudharabah subordinasi 200.000 200.000 0 0,00%
Pembiayaan berjangka mudharabah 1.000.000 – (1.000.000) (100,00%)
JUMLAH DANA SYIRKAH TEMPORER 261.290.539 299.310.490 38.019.951 14,55%
EKUITAS
Modal saham – nilai nominal
Modal ditempatkan dan disetor penuh 23.064.630 23.064.630 0 0,00%
Tambahan modal disetor (3.929.100) (3.929.100) 0 0,00%
Keuntungan revaluasi aset tetap 553.440 553.440 0 0,00%
Pengukuran kembali program imbalan pasti -
347.644 352.934 5.291 1,52%
setelah pajak
(Kerugian)/Keuntungan yang belum direalisasi
atas surat berharga dalam kelompok diukur pada
(56.814) 332.558 389.372 (685,35%)
nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lain -
setelah pajak
Saldo laba
Telah ditentukan penggunaannya 3.377.462 4.778.639 1.401.177 41,49%
Belum ditentukan penggunaannya 21.684.310 26.799.773 5.115.463 23,59%
JUMLAH EKUITAS 45.041.572 51.952.874 6.911.301 15,34%
JUMLAH LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER,
408.613.432 456.192.606 47.579.174 11,64%
DAN EKUITAS
LAPORAN TAHUNAN 2025
205
Page 208
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
TINJAUAN KEUANGAN
TOTAL ASET Piutang
Piutang meningkat menjadi Rp149,49 triliun pada
Total aset BSI tercatat sebesar Rp456,19 triliun Desember 2025, naik Rp5,03 triliun atau 3,48%
pada Desember 2025, meningkat Rp47,58 triliun yoy dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp144,46
atau 11,64% year on year (yoy) dibandingkan posisi triliun. Peningkatan ini terutama berasal dari
tahun 2024 sebesar Rp408,61 triliun. Peningkatan pertumbuhan sektor konsumer sebesar Rp3,67
aset terutama didorong oleh pertumbuhan triliun, perdagangan sebesar Rp1,34 triliun, dan
pembiayaan bersih sebesar Rp39,67 triliun, Aset pertanian sebesar Rp740,53 miliar.
tetap dan aset hak guna bersih sebesar Rp3,70
triliun, serta aset lain-lain bersih meningkat Rp3,19 Pinjaman Qardh
triliun. Pinjaman qardh tercatat sebesar Rp17,72 triliun
pada Desember 2025, meningkat Rp3,95 triliun
Kas atau 28,66% yoy dibandingkan tahun 2024
Posisi kas pada Desember 2025 tercatat sebesar sebesar Rp13,77 triliun. Pertumbuhan ini terutama
Rp8,69 triliun, meningkat Rp610,08 miliar atau ditopang oleh kenaikan pembiayaan gadai emas
7,55% yoy dibandingkan tahun 2024 sebesar (rahn) sebesar Rp3,98 triliun, dari Rp8,08 triliun
Rp8,08 triliun. Peningkatan terutama dari kas pada tahun 2024 menjadi Rp12,06 triliun pada
dalam perjalanan sebesar Rp283,87 miliar dan kas tahun 2025.
atm sebesar Rp208,97 miliar.
Pembiayaan
Giro dan Penempatan pada Bank Indonesia Pembiayaan mencapai Rp147,76 triliun pada
Giro dan penempatan pada Bank Indonesia Desember 2025, meningkat Rp30,64 triliun atau
tercatat sebesar Rp51,60 triliun pada Desember 26,16% yoy dibandingkan tahun 2024 sebesar
2025, naik Rp1,64 triliun atau 3,28% yoy Rp117,12 triliun. Pertumbuhan pembiayaan
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp49,97 didorong dari sektor konsumer sebesar Rp16,28
triliun. Peningkatan terutama disebabkan oleh triliun, perdagangan sebesar Rp9,66 triliun, serta
peningkatan Giro Wadiah pada BI. jasa usaha sebesar Rp2,99 triliun.
Giro dan Penempatan pada Bank Lain Aset yang Diperoleh untuk Ijarah
Giro dan penempatan pada bank lain (bersih) Aset yang diperoleh untuk ijarah (bersih) tercatat
tercatat sebesar Rp4,55 triliun pada Desember sebesar Rp3,86 triliun pada Desember 2025,
2025, meningkat Rp685 miliar atau 17,71% yoy meningkat Rp743,84 miliar atau 23,82% yoy
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp3,87 triliun. dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp3,12 triliun.
Peningkatan disebabkan oleh giro pada bank Peningkatan terutama berasal dari sektor alat
lain yang meningkat sebesar Rp1,24 triliun transportasi sebesar Rp720,61 miliar dan sektor
dibandingkan tahun 2024. properti sebesar Rp464,67 miliar.
Investasi pada Surat Berharga Aset Tetap dan Aset Hak Guna
Investasi pada surat berharga (bersih) menurun Aset tetap dan aset hak guna (bersih) meningkat
sebesar Rp2,57 triliun, dari Rp62,22 triliun pada signifikan menjadi Rp11,42 triliun pada Desember
Desember 2024 menjadi Rp59,65 triliun di 2025, naik Rp3,70 triliun atau 47,87% yoy
Desember 2025. Penurunan terutama pada dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp7,72 triliun.
instrumen SUKBI sebesar Rp3,20 triliun. Kenaikan terutama disebabkan oleh peningkatan
nilai aset hak guna sebesar Rp2,65 triliun dan
Tagihan Akseptasi Inventaris kantor sebesar Rp1,37 tirliun.
Tagihan akseptasi (bersih) tercatat sebesar
Rp686,19 miliar pada Desember 2025, meningkat Aset Tidak Berwujud
Rp502,89 miliar dibandingkan tahun 2024 sebesar Aset tidak berwujud (bersih) tercatat sebesar
Rp183,29 miliar. Peningkatan tersebut terutama Rp2,44 triliun pada Desember 2025, meningkat
berasal dari kenaikan tagihan akseptasi SKBDN Rp334 miliar atau 15,88% dibandingkan tahun 2024
usance impor sebesar Rp498,60 miliar, dari sebesar Rp2,10 triliun. Peningkatan ini terutama
Rp133,30 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp631,90 terkait dengan penambahan lisensi teknologi
miliar pada tahun 2025. informasi, termasuk penguatan keamanan sistem
dan pengembangan aplikasi BYOND by BSI.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
206 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 209
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
TINJAUAN KEUANGAN
Aset Pajak Tangguhan bagi hasil PASBI Rp6,40 miliar dan bagi hasil yang
Aset pajak tangguhan tercatat sebesar Rp1,88 belum dibagikan deposito non bank Rp5,51 miliar.
triliun, menurun Rp181,40 miliar atau 8,82%
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp2,06 triliun. Simpanan Wadiah
Penurunan ini dipengaruhi oleh penerapan Simpanan wadiah yang terdiri atas giro wadiah
Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia dan tabungan wadiah tercatat sebesar Rp91,10
No. 74 Tahun 2024 mengenai pembentukan triliun pada Desember 2025, meningkat Rp16,67
cadangan piutang tak tertagih yang dapat triliun atau 22,40% dibandingkan tahun 2024
dikurangkan dari penghasilan bruto, yang sebesar Rp74,43 triliun. Pertumbuhan ini didorong
berdampak pada penyesuaian nilai aset pajak oleh kenaikan giro wadiah sebesar Rp8,64 triliun
tangguhan. dan tabungan wadiah sebesar Rp8,03 triliun,
mencerminkan stabilitas dana berbasis transaksi.
Aset Lain-lain
Aset lain-lain mencakup antara lain beban dibayar Simpanan dari Bank Lain
di muka, tagihan SKBDN kepada nasabah, agunan Simpanan dari bank lain tercatat sebesar Rp2,80
yang diambil alih, piutang pendapatan surat triliun pada Desember 2025, meningkat Rp2,01
berharga, pendapatan pembiayaan yang akan triliun dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp784,70
diterima, persediaan alat tulis kantor dan materai, miliar. Peningkatan Sertifikat Pengelolaan Dana
tagihan kepada pihak ketiga, tagihan ATM, setoran Berdasarkan Prinsip Syariah Antarbank (SIPA)
jaminan, serta komponen lainnya. sebesar Rp2,09 triliun menjadi faktor utama
meningkatnya simpanan dari bank lain.
Aset lain-lain bersih tercatat sebesar Rp7,42 triliun
pada Desember 2025, meningkat Rp3,19 triliun Liabilitas kepada Bank Indonesia
atau 75,44% yoy dibandingkan tahun 2024 sebesar Pada Desember 2025, BSI tidak memiliki liabilitas
Rp4,23 triliun. Peningkatan terutama berasal dari kepada Bank Indonesia. Sebagai perbandingan,
kenaikan tagihan SKBDN kepada nasabah sebesar pada tahun 2024 liabilitas kepada Bank Indonesia
Rp1,41 triliun, tagihan ERR sebesar Rp782 miliar tercatat sebesar Rp18,42 triliun.
serta biaya dibayar dimuka sebesar Rp440 miliar.
Pinjaman yang Diterima
Pada tahun 2025 dan 2024 BSI tidak memiliki
TOTAL LIABILITAS pinjaman yang diterima.
Total liabilitas BSI tercatat sebesar Rp104,93 triliun Liabilitas Akseptasi
pada Desember 2025, mengalami peningkatan Liabilitas akseptasi tercatat sebesar Rp693,12
sebesar Rp2,65 triliun atau 2,59% yoy dibandingkan miliar pada Desember 2025, turun Rp507,97
posisi tahun 2024 sebesar Rp102,28 triliun. miliar dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp185,15
Peningkatan liabilitas didukung oleh peningkatan miliar. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh
simpanan wadiah dan simpanan bank lain. naiknya kewajiban akseptasi SKBDN usance impor
sebesar Rp535,25 miliar.
Liabilitas Segera
Liabilitas segera tercatat sebesar Rp937,35 miliar Utang Pajak
pada Desember 2025 naik Rp78,71 miliar atau 9,17 Utang pajak tercatat sebesar Rp439,41 miliar
% yoy dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp858,64 pada Desember 2025, menurun Rp450,23 miliar
miliar. Peningkatan terutama dari liabilitas kepada dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp889,64
pihak ketiga sebesar Rp267,88 miliar. miliar. Penurunan terutama disebabkan Pajak
Penghasilan (PPh) Pasal 25/29 sebesar Rp454,24
Bagi Hasil yang Belum Dibagikan miliar, dari Rp674,84 miliar pada tahun 2024
Bagi hasil yang belum dibagikan tercatat sebesar menjadi Rp220,60 miliar pada tahun 2025.
Rp258,52 miliar pada Desember 2025, turun
Rp33,06 miliar atau 11,34% yoy dibandingkan Liabilitas Imbalan Kerja
tahun 2024 sebesar Rp291,58 miliar. Penurunan Liabilitas imbalan kerja tercatat sebesar Rp578,15
disebabkan turunnya bagi hasil yang belum miliar pada Desember 2025, meningkat Rp43,42
dibagikan Giro non bank sebesar Rp18,26 miliar, miliar atau 8,12% yoy dibandingkan tahun 2024
sebesar Rp534,73 miliar.
LAPORAN TAHUNAN 2025
207
Page 210
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
TINJAUAN KEUANGAN
Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Deposito Mudharabah
Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi Deposito mudharabah tercatat sebesar Rp146,12
tercatat sebesar Rp26,18 miliar pada Desember triliun pada Desember 2025, meningkat Rp15,44
2025, meningkat Rp2,14 miliar atau 8,89% yoy triliun atau 11,81% yoy dibandingkan tahun
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp24,04 miliar. 2024 sebesar Rp130,68 triliun. Pertumbuhan
Peningkatan ini sejalan dengan meningkatnya ini terutama didukung oleh kenaikan deposito
outstanding liabilitas komitmen. mudharabah pihak ketiga sebesar Rp6,49 triliun
dan pihak berelasi sebesar Rp8,95 triliun pada
Liabilitas Lain-lain tahun 2025.
Liabilitas lain-lain tercatat sebesar Rp8,10 triliun
pada Desember 2025, meningkat Rp2,23 triliun Sukuk Mudharabah Subordinasi
atau 37,96% yoy dibandingkan tahun 2024 sebesar Sukuk mudharabah subordinasi tercatat sebesar
Rp5,87 triliun. Kenaikan tersebut terutama Rp200,00 miliar pada Desember 2025, tidak
disebabkan oleh meningkatnya liabilitas sewa berubah dibandingkan tahun 2024.
sebesar Rp2,53 triliun.
Sukuk Mudharabah Diterbitkan
Sukuk mudharabah diterbitkan tercatat sebesar
TOTAL DANA SYIRKAH TEMPORER Rp6,32 triliun pada Desember 2025, meningkat
Rp3,31 triliun atau 109,53% yoy dibandingkan
Dana syirkah temporer terdiri atas giro tahun 2024 sebesar Rp3,02 triliun. Pada Juni
mudharabah, tabungan mudharabah, deposito 2025, BSI menerbitkan sukuk berkelanjutan (ESG)
mudharabah, sertifikat investasi mudharabah tahap II sebesar Rp5,00 triliun, yang memperkuat
antarbank (SIMA), sukuk mudharabah alternatif pendanaan jangka menengah-panjang.
subordinasi, sukuk mudharabah diterbitkan, serta
pembiayaan berjangka mudharabah. Pembiayaan Berjangka Mudharabah
Pada Desember 2025, BSI tidak melakukan
Total dana syirkah temporer tercatat sebesar pembiayaan berjangka mudharabah. Sebagai
Rp299,31 triliun pada Desember 2025, meningkat perbandingan, pada tahun 2024 pembiayaan
Rp38,02 triliun atau 14,55% dibandingkan tahun berjangka mudharabah tercatat sebesar Rp1,00
2024 sebesar Rp261,29 triliun. Kenaikan ini terutama triliun.
didorong oleh pertumbuhan saldo giro, tabungan,
dan deposito mudharabah sebesar Rp36,44 triliun
pada tahun 2025, yang mencerminkan penguatan EKUITAS
basis pendanaan berbasis bagi hasil.
Ekuitas BSI tercatat sebesar Rp51,95 triliun
Giro Mudharabah pada Desember 2025, meningkat Rp6,91 triliun
Giro mudharabah tercatat sebesar Rp44,09 triliun atau 15,34% yoy dibandingkan posisi tahun
pada Desember 2025, meningkat Rp6,85 triliun 2024 sebesar Rp45,04 triliun. Kenaikan ekuitas
atau 18,41% yoy dibandingkan tahun 2024 sebesar terutama didorong oleh peningkatan saldo laba,
Rp37,24 triliun. Peningkatan terutama dari oleh yang mencerminkan kemampuan Bank dalam
pertumbuhan giro mudharabah Dana SBSN menghasilkan laba secara berkelanjutan.
sebesar Rp4,05 miliar.
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Tabungan Mudharabah Modal ditempatkan dan disetor penuh pada
Tabungan mudharabah tercatat sebesar Rp99,93 Desember 2025 tercatat tidak berubah
triliun pada Desember 2025, meningkat Rp14,14 dibandingkan tahun 2024, yaitu sebesar Rp23,06
triliun atau 16,49% yoy dibandingkan tahun triliun.
2024 sebesar Rp85,79 triliun. Kenaikan tersebut
terutama dari peningkatan pada produk tabungan Tambahan Modal Disetor
bisnis sebesar Rp6,59 triliun, Tabungan easy Tambahan modal disetor pada Desember 2025
mudharabah sebesar Rp3,44 triliun dan Tapenas juga tetap sama dengan tahun sebelumnya, yaitu
reguler sebesar Rp1,42 triliun. sebesar Rp3,93 triliun.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
208 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 211
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
TINJAUAN KEUANGAN
Keuntungan Revaluasi Aset Tetap Saldo Laba
Keuntungan revaluasi aset tetap pada Desember Saldo laba pada Desember 2025 tercatat sebesar
2025 tercatat sebesar Rp553,44 miliar, tidak Rp31,58 triliun, meningkat Rp6,52 triliun atau
mengalami perubahan dibandingkan tahun 2024. 26,00% yoy dibandingkan tahun 2024 sebesar
Rp25,06 triliun. Peningkatan tersebut berasal
Pengukuran Kembali Program Imbalan Pasti – dari kenaikan saldo laba yang telah ditentukan
Setelah Pajak penggunaannya maupun saldo laba yang belum
Pengukuran kembali program imbalan pasti ditentukan penggunaannya, sejalan dengan
setelah pajak tercatat sebesar Rp352,93 miliar, kinerja keuangan Bank sepanjang periode
meningkat Rp5,29 miliar atau 1,52% dibandingkan berjalan.
tahun 2024 sebesar Rp347,64 miliar. Kenaikan ini
mencerminkan perubahan asumsi aktuaria yang
berdampak terbatas terhadap posisi ekuitas Bank.
Keuntungan/(Kerugian) Belum Direalisasi atas
Surat Berharga yang Diukur pada Nilai Wajar
melalui Penghasilan Komprehensif Lain
Pada Desember 2025, BSI mencatat keuntungan
belum direalisasi atas surat berharga yang diukur
pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif
lain (setelah pajak) sebesar Rp332,56 miliar.
Sebagai perbandingan, pada tahun 2024 tercatat
kerugian belum direalisasi sebesar Rp56,81 miliar,
mencerminkan perbaikan kondisi pasar dan
penilaian portofolio surat berharga.
LAPORAN TAHUNAN 2025
209
Page 212
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
TINJAUAN KEUANGAN
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
(Dalam Rp juta)
Pertumbuhan
Uraian 2024 2025
Nominal %
(1) (2) (3) (4)=(3)-(2) (5)=(4)/(2)
PENDAPATAN PENGELOLAAN DANA OLEH BANK SEBAGAI MUDHARIB
Pendapatan dari jual beli 13.404.055 14.510.697 1.106.642 8,26%
Pendapatan dari bagi hasil 8.001.204 10.126.213 2.125.009 26,56%
Pendapatan dari ijarah - bersih 192.124 128.536 (63.588) (33,10%)
Pendapatan usaha utama lainnya 3.700.820 3.500.045 (200.775) (5,43%)
HAK PIHAK KETIGA ATAS BAGI HASIL (7.889.029) (9.136.405) (1.247.376) 15,81%
HAK BAGI HASIL MILIK BANK 17.409.174 19.129.086 (1.719.912) 9,88%
PENDAPATAN USAHA LAINNYA
Pendapatan imbalan jasa perbankan 3.678.362 4.631.301 952.939 25,91%
Keuntungan investasi surat berharga 587.199 1.000.562 413.363 70,40%
Pendapatan lainnya 1.290.918 1.304.733 13.815 1,07%
Jumlah pendapatan usaha lainnya 5.556.479 6.936.596 1.380.117 24,84%
BEBAN USAHA
Gaji dan tunjangan (5.284.136) (5.496.617) (212.481) 4,02%
Umum dan administrasi (6.342.626) (8.109.463) (1.766.837) 27,86%
Bonus wadiah (586) (651) (65) 11,09%
Lain-lain (166.294) (93.983) 72.311 (43,48%)
Jumlah Beban Usaha (11.793.642) (13.700.714) (1.907.072) 16,17%
Beban cadangan kerugian penurunan nilai aset
(1.893.867) (2.356.951) (463.084) 24,45%
produktif dan non produktif - bersih
LABA USAHA 9.278.144 10.008.017 729.873 7,87%
PENDAPATAN NON USAHA - BERSIH 4.312 3.688 (624) (14,47%)
LABA SEBELUM ZAKAT DAN BEBAN PAJAK 9.282.456 10.011.705 729.249 7,86%
ZAKAT (232.061) (250.293) (18.232) 7,86%
BEBAN PAJAK (2.044.507) (2.193.889) (149.382) 7,31%
LABA BERSIH 7.005.888 7.567.523 561.635 8,02%
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba
rugi:
Keuntungan revaluasi aset tetap 108.910 – (108.910) (100,00%)
Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja 136.130 6.782 (129.348) (95,02%)
Pajak penghasilan terkait (29.948) (1.492) 28.456 (95,02%)
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi:
(Kerugian)/Keuntungan yang belum direalisasikan
atas surat berharga dalam kelompok diukur pada (92.116) 492.515 584.631 (634,67%)
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
Pajak penghasilan terkait 29.148 (103.143) (132.291) (453,86%)
Jumlah penghasilan komprehensif lain bersih
152.124 394.662 242.537 159,43%
setelah pajak
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF 7.158.012 7.962.185 804.173 11,23%
LABA PER SAHAM DASAR (nilai penuh) 151,88 164,05 12,17 8,01%
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
210 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 213
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
TINJAUAN KEUANGAN
PENDAPATAN PENGELOLAAN DANA PENDAPATAN USAHA LAINNYA
OLEH BANK SEBAGAI MUDHARIB
Pendapatan usaha lainnya, yang terdiri dari
Pendapatan pengelolaan dana oleh Bank sebagai pendapatan imbalan jasa perbankan, keuntungan
mudharib tercatat sebesar Rp28,27 triliun pada investasi surat berharga, dan pendapatan lainnya,
Desember 2025, meningkat Rp2,97 triliun atau tercatat sebesar Rp6,94 triliun pada Desember
11,73% yoy dibandingkan tahun 2024 sebesar 2025, meningkat Rp1,38 triliun atau 24,84% yoy
Rp25,30 triliun. Peningkatan atas pendapatan dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp5,56 triliun.
bagi hasil sebesar Rp2,13 triliun dan pendapatan Peningkatan terbesar terdapat pada pendapatan
jual beli sebesar Rp1,11 triliun menjadi pendukung imbalan jasa perbankan.
utama atas peningkatan pendapatan pengelolaan
dana oleh bank sebagai mudharib. Pendapatan Imbalan Jasa Perbankan
Pendapatan imbalan jasa perbankan tercatat
Pendapatan dari Jual Beli sebesar Rp4,63 triliun, naik Rp902,01 miliar atau
Pendapatan dari jual beli tercatat sebesar Rp14,51 25,91% yoy dibandingkan tahun sebelumnya
triliun, meningkat Rp1,11 triliun atau 8,26% yoy sebesar Rp3,68 triliun. Peningkatan pendapatan
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp13,40 triliun. rahn sebesar Rp519,50 miliar, pendapatan margin
Ekspansi atas piutang murabahah yang cukup emas sebesar Rp255,21 miliar, dan pendapatan
besar dan terjaganya kualitas piutang yang layanan internet dan mobile banking Rp87,43
salurkan menjadi faktor utama atas peningkatan miliar.
pendapatan jual beli di tahun 2025.
Keuntungan Investasi Surat Berharga
Pendapatan dari Bagi Hasil Keuntungan investasi surat berharga tercatat
Pendapatan dari bagi hasil mencapai Rp10,13 sebesar Rp1,00 triliun, meningkat Rp413,36 miliar
triliun, naik Rp2,13 triliun atau 26,56% yoy atau 70,40% yoy dibandingkan tahun 2024
dibandingkan tahun sebelumnya sebesar sebesar Rp587,20 miliar. Peningkatan ini terutama
Rp8,00 triliun. Peningkatan tersebut terutama didorong oleh pendapatan dari pelepasan surat
berasal dari pendapatan atas pembiayaan berharga dan kenaikan nilai surat berharga diukur
musyarakah sebesar Rp2,14 triliun atau 27,26% jika pada nilai wajar.
dibandingkan dengan tahun lalu.
Pendapatan Lainnya
Pendapatan dari Ijarah – Bersih Pendapatan lainnya tercatat sebesar Rp1,31 triliun,
Pendapatan dari ijarah, bersih tercatat sebesar naik Rp13,82 miliar atau 1,07% yoy dibandingkan
Rp128,54 miliar, turun sebesar Rp63,59 miliar tahun 2024 sebesar Rp1,29 triliun. Peningkatan
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp192,12 miliar. dari penerimaan kembali atas piutang dan
pembiayaan yang telah dihapus buku.
Pendapatan Usaha Utama Lainnya
Pendapatan usaha utama lainnya tercatat sebesar
Rp3,50 triliun, turun Rp200,77 miliar atau 5,43% BEBAN USAHA
yoy dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp3,70
triliun. Pos yang mengalami penurunan yaitu Beban usaha tercatat sebesar Rp13,70 triliun pada
pendapatan investasi pada surat berharga. Desember 2025, meningkat Rp1,91 triliun atau
16,17% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp11,79
Hak Pihak Ketiga Atas Bagi Hasil triliun. Peningkatan ini terutama disebabkan
Hak pihak ketiga atas bagi hasil tercatat sebesar oleh meningkatnya beban umum & Administrasi
Rp9,14 triliun, naik Rp1,25 triliun atau 15,81% yoy sebesar Rp1,77 triliun dan beban gaji & tunjangan
dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp7,89 sebesar Rp212,48 miliar.
triliun. Peningkatan terbesar terdapat pada bagi
hasil atas deposito mudharabah sebesar Rp1,05 Gaji dan Tunjangan
triliun, sukuk berkelanjutan Rp202,40 miliar dan Beban gaji dan tunjangan naik sebesar Rp212,48
giro mudharabah Rp197,79 miliar. miliar atau 4,02% yoy, dari Rp5,28 triliun pada
tahun 2024 menjadi Rp5,50 triliun pada tahun
2025.
LAPORAN TAHUNAN 2025
211
Page 214
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
TINJAUAN KEUANGAN
Umum dan Administrasi LABA SEBELUM ZAKAT DAN BEBAN
Beban umum dan administrasi tercatat sebesar PAJAK
Rp8,11 triliun, naik Rp1,77 triliun atau 27,86% yoy
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp6,34 triliun. Laba sebelum zakat dan beban pajak tercatat
Peningkatan terutama dari penyusutan aset tetap sebesar Rp10,01 triliun, naik Rp729,25 miliar atau
& amortisasi aset tidak berwujud sebesar Rp575,56 7,86% yoy dibandingkan tahun 2024 sebesar
miliar, beban sewa Rp213,92 miliar, dan beban Rp9,28 triliun.
outsourcing Rp175,28 miliar.
Bonus Wadiah ZAKAT
Beban bonus wadiah tercatat sebesar Rp651 juta,
naik Rp65 juta atau 11,09% dibandingkan tahun Pada Desember 2025, zakat atas perolehan
2024 sebesar Rp586 juta. laba usaha BSI tercatat sebesar Rp250,29 miliar,
meningkat Rp18,23 miliar atau 7,86% dibandingkan
Lain-lain tahun 2024 sebesar Rp232,06 miliar.
Beban lain-lain tercatat sebesar Rp93,98 miliar,
menurun sebesar Rp72,31 miliar atau 43,48% yoy
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp166,29 miliar. BEBAN PAJAK
Beban pajak tercatat sebesar Rp2,19 triliun,
BEBAN CADANGAN KERUGIAN meningkat Rp149,38 miliar atau 7,31% yoy
PENURUNAN NILAI ASET PRODUKTIF dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp2,04 triliun.
DAN NON PRODUKTIF – BERSIH
Beban cadangan kerugian penurunan nilai aset LABA BERSIH
produktif dan non produktif, bersih tercatat
sebesar Rp2,36 triliun pada Desember 2025, naik Laba bersih tercatat sebesar Rp7,57 triliun, naik
Rp463,08 miliar atau 24,45% yoy dibandingkan Rp561,64 miliar atau 8,02% yoy dibandingkan
tahun 2024 sebesar Rp1,89 triliun. Peningkatan tahun 2024 sebesar Rp7,01 triliun.
beban CKPN seiring dengan meningkatnya
pembiayaan yang disalurkan Bank serta mitigasi
risiko atas bencana Sumatera. PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Penghasilan komprehensif lain tercatat sebesar
LABA USAHA Rp394,66 miliar, meningkat Rp242,54 miliar atau
159,43% yoy dibandingkan tahun 2024 sebesar
Laba usaha tercatat sebesar Rp10,01 triliun, Rp152,12 miliar. Peningkatan ini terutama berasal
meningkat Rp729,87 miliar atau 7,87% yoy dari keuntungan yang belum direalisasi atas surat
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp9,28 triliun. berharga yang diukur pada nilai wajar melalui
Peningkatan laba usaha terutama disebabkan penghasilan komprehensif lain.
oleh Peningkatan pendapatan pengelolaan dana
dan pendapatan operasional lainnya yaitu sebesar
Rp2,97 triliun dan Rp1,38 triliun. LABA KOMPREHENSIF
Laba komprehensif tercatat sebesar Rp7,96
PENDAPATAN NON USAHA – BERSIH triliun, meningkat Rp804,17 miliar atau 11,23% yoy
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp7,16 triliun.
Pendapatan non usaha - bersih tercatat sebesar
Rp3,69 miliar, menurun Rp624 juta atau 14,47% yoy
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp4,31 miliar.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
212 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 215
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
LAPORAN ARUS KAS
Laporan Arus Kas
(Dalam Rp juta)
Pertumbuhan
Uraian 2024 2025
Nominal %
(1) (2) (3) (4)=(3)-(2) (5)=(4)/(2)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan jual beli, bagi hasil, ijarah dan usaha
25.260.645 26.738.360 1.477.715 5,85%
utama lainnya
Pembayaran bagi hasil dana syirkah temporer (7.854.159) (9.169.468) (1.315.309) 16,75%
Penerimaan dari pembiayaan dan piutang yang
2.097.759 2.163.537 65.778 3,14%
dihapus bukukan
Penerimaan pendapatan usaha lainnya 4.266.371 5.333.634 1.067.263 25,02%
Pembayaran tantiem (110.228) (142.299) (32.071) 29,10%
Pembayaran beban usaha (14.283.894) (12.984.707) 1.299.187 (9,10%)
Penerimaan atas pendapatan non usaha - bersih 112.287 58.064 (54.223) (48,29%)
Pembayaran pajak penghasilan badan (1.985.972) (2.571.361) (585.389) 29,48%
Pembayaran zakat (268.348) (316.136) (47.788) 17,81%
Penyaluran dana kebajikan (117.028) (130.947) (13.919) 11,89%
Arus kas sebelum perubahan dalam aset dan
7.117.433 8.978.677 1.861.244 26,15%
liabilitas operasi
Perubahan dalam aset dan liabilitas operasi:
(Kenaikan)/penurunan aset operasi:
Surat berharga - diukur pada nilai wajar (1.472.899) (5.934.019) (4.461.120) 302,88%
Surat berharga jangka pendek lainnya (115.758) 92.732 208.490 (180,11%)
Piutang (7.739.380) (7.055.462) 683.918 (8,84%)
Pinjaman qardh (2.466.703) (4.017.080) (1.550.377) 62,85%
Pembiayaan (27.026.967) (31.171.272) (4.144.305) 15,33%
Tagihan akseptasi 246.083 (507.971) (754.054) (306,42%)
Aset yang diperoleh untuk ijarah (932.147) (743.842) 188.305 (20,20%)
Aset lain-lain 256.560 (3.233.185) (3.489.745) (1.360,21%)
Kenaikan/(penurunan) liabilitas operasi:
Liabilitas segera (421.137) 144.553 565.690 (134,32%)
Simpanan dari nasabah 6.553.248 16.674.449 10.121.201 154,45%
Simpanan dari bank lain 651.573 2.014.980 1.363.407 209,25%
Liabilitas akseptasi (246.083) 507.971 754.054 (306,42%)
Utang pajak (99.768) 4.009 103.777 (104,02%)
Liabilitas lain-lain 3.757.231 2.697.407 (1.059.824) (28,21%)
Kenaikan dana syirkah temporer 28.761.566 35.713.613 6.952.047 24,17%
Kas bersih (digunakan untuk)/dihasilkan dari
6.822.852 14.165.560 7.342.708 107,62%
aktivitas operasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penjualan/pelepasan investasi pada surat
103.380.752 279.342.885 175.962.133 170,21%
berharga
Perolehan surat berharga (92.955.821) (269.972.419) (177.016.598) 190,43%
LAPORAN TAHUNAN 2025
213
Page 216
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
LAPORAN ARUS KAS
Pertumbuhan
Uraian 2024 2025
Nominal %
Hasil penjualan aset tetap 1.274 1.440 166 13,03%
Perolehan aset tetap (2.935.755) (2.205.150) 730.605 (24,89%)
Perolehan aset tidak berwujud (1.144.967) (752.929) 392.038 (34,24%)
Kas bersih diperoleh dari aktivitas investasi 6.345.483 6.413.827 68.344 1,08%
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran liabilitas sewa (151.913) (474.177) (322.264) 212,14%
Pembayaran dividen (855.561) (1.050.883) (195.322) 22,83%
Pembayaran pembiayaan berjangka mudharabah (7.778.995) (2.400.000) 5.378.995 (69,15%)
Penerimaan pembiayaan berjangka mudharabah 8.001.935 1.400.000 (6.601.935) (82,50%)
Pembayaran pinjaman yang diterima – (755.582) (755.582) 100,00%
Penerimaan pinjaman yang diterima – 755.582 755.582 100,00%
Pelunasan surat berharga yang diterbitkan – (1.701.922) (1.701.922) 100,00%
Surat berharga yang diterbitkan 3.015.731 5.008.260 1.992.529 66,07%
Pembayaran biaya emisi surat berharga yang
(19.591) (8.385) 2.206 (20,83%)
diterbitkan
Penerimaan pinjaman dari Bank Indonesia 133.951.452 140.884.179 6.932.727 5,18%
Pembayaran pinjaman kepada Bank Indonesia (127.433.643) (159.302.043) (31.868.400) 25,01%
Kas bersih dihasilkan dari/(digunakan untuk)
8.738.415 (17.644.971) (26.383.386) (301,92%)
aktivitas pendanaan
PENURUNAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS 21.906.750 2.934.416 (18.972.334) (86,60%)
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 40.021.092 61.927.842 21.906.750 54,74%
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 61.927.842 64.862.258 2.934.416 4,74%
Kas dan setara kas akhir tahun terdiri dari:
Kas 8.080.689 8.690.766 610.077 7,55%
Giro dan penempatan pada Bank Indonesia 49.966.279 51.603.043 1.636.764 3,28%
Giro dan penempatan pada bank lain 3.880.874 4.568.449 687.575 17,72%
JUMLAH 61.927.842 64.862.258 2.934.416 4,74%
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Pada Desember 2025, BSI mencatat kas bersih Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi
yang digunakan untuk aktivitas operasi sebesar pada Desember 2025 tercatat sebesar Rp6,41
Rp14,17 triliun. Arus kas Operasi terutama berasal triliun, naik sebesar Rp68,34 miliar atau 1,08%
dari kenaikan dana syirkah temporer sebesar dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp6,34
Rp6,95 triliun serta kenaikan simpanan wadiah triliun. Arus kas dari aktivitas investasi terutama
sebesar Rp10,12 triliun. Sebagai perbandingan, berasal dari penjualan atau pelepasan investasi
pada tahun 2024 BSI mencatat kas bersih yang pada surat berharga. Penurunan arus kas investasi
dihasilkan dari aktivitas operasi sebesar Rp6,82 mencerminkan perubahan strategi pengelolaan
triliun. Perubahan ini mencerminkan dinamika portofolio investasi Bank.
pengelolaan likuiditas sejalan dengan struktur
pendanaan dan aktivitas operasional Bank.
.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
214 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 217
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
LAPORAN ARUS KAS
ARUS KAS DARI AKTIVITAS KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE
PENDANAAN
Kas dan setara kas BSI pada akhir Desember
Pada Desember 2025, kas bersih yang digunakan 2025 tercatat sebesar Rp64,86 triliun, meningkat
untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp17,64 sebesar Rp2,93 triliun atau 4,74% dibandingkan
triliun. Penggunaan kas terutama terkait dengan posisi tahun 2024 sebesar Rp61,93 triliun.
pembayaran liabilitas kepada Bank Indonesia Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh
sebesar Rp18,42 triliun. Pelunasan surat berharga penggunaan kas untuk mendukung aktivitas
yang diterbitkan sebesar Rp1,70 triliun, serta operasi dan investasi sepanjang periode berjalan.
pembayaran pembiayaan berjangka mudharabah
sebesar Rp2,40 triliun. Arus kas ini mencerminkan
komitmen Bank dalam memenuhi kewajiban
pendanaan dan distribusi kepada pemegang
saham.
LAPORAN REKONSILIASI PENDAPATAN
DAN BAGI HASIL
Laporan Rekonsiliasi Pendapatan dan Bagi Hasil
(Dalam Rp juta)
Pertumbuhan
Uraian 2024 2025
Nominal %
(1) (2) (3) (4)=(3)-(2) (5)=(4)/(2)
Pendapatan pengelolaan dana sebagai
25.298.203 28.265.491 2.967.288 11,73%
mudharib
Pengurangan
Pendapatan tahun berjalan yang kas atau setara kasnya belum diterima
Pendapatan dari jual beli (620.300) (1.545.552) (925.252) 149,16%
Pendapatan bagi hasil (79.292) (17.260) (97.968) 123,55%
Pendapatan amortisasi dari selisih nilai
perolehan surat berharga dibanding nilai (75.137) (13.879) 61.258 (81,539%)
nominal
Pendapatan dari ijarah - bersih (33.132) (35.567) (2,43) 7,35%
Pendapatan usaha utama lainnya (979.776) (809.541) 170.235 (17,37%)
Jumlah Pengurangan (1.787.637) (2.581.799) (794.162) 44,43%
Penambahan
Pendapatan tahun sebelumnya yang kas atau setara kasnya diterima tahun berjalan
Pendapatan dari jual beli 623.425 620.300 (3.125) (0,50%)
Pendapatan bagi hasil 44.429 79.292 34.863 78,47%
Pendapatan amortisasi dari selisih nilai
perolehan surat berharga dibanding nilai 104.229 75.137 (29.092) (27,91%)
nominal
Pendapatan dari ijarah - bersih 29.685 33.132 3.447 11,61%
Pendapatan usaha utama lainnya 889.375 979.776 90.401 10,16%
Jumlah Penambahan 1.691.143 1.787.637 96.494 5,71%
Pendapatan yang tersedia untuk bagi
25.201.709 27.471.329 2.269.620 9,01%
hasil
LAPORAN TAHUNAN 2025
215
Page 218
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
LAPORAN REKONSILIASI PENDAPATAN
DAN BAGI HASIL
Pertumbuhan
Uraian 2024 2025
Nominal %
Hak bagi hasil milik Bank (17.312.680) (18.334.924) (1.022.244) 5,90%
Hak pihak ketiga atas bagi hasil 7.889.029 9.136.406 1.247.376 15,81%
Dirinci atas:
Hak pemilik dana atas bagi hasil yang
6.586.163 6.586.163 (1.011.288) (13,31%)
sudah didistribusikan
Hak pemilik dana atas bagi hasil yang
311.082 311.082 19.504 6,69%
belum didistribusikan
Jumlah 6.897.245 6.897.245 (991.784) (12,57%)
PENDAPATAN PENGELOLAAN DANA Kenaikan ini terutama didorong oleh peningkatan
SEBAGAI MUDHARIB pendapatan usaha utama lainnya Rp90,40 miliar,
pendapatan bagi hasil sebesar Rp34,86 miliar
Pendapatan pengelolaan dana oleh BSI sebagai serta pendapatan ijarah sebesar Rp3,45 miliar,
mudharib tercatat sebesar Rp28,27 triliun pada yang mencerminkan realisasi penerimaan kas
Desember 2025, naik Rp2,97 triliun atau 11,73% atas pendapatan yang telah diakui pada periode
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp25,30 triliun. sebelumnya.
Penurunan tersebut terutama dipengaruhi oleh
meningkatnya pendapatan dari jual beli, sebesar
Rp925,25 triliun atau 149,16% secara yoy, sejalan PENDAPATAN YANG TERSEDIA UNTUK
dengan dinamika portofolio pembiayaan dan BAGI HASIL
kondisi pasar sepanjang periode berjalan.
Pendapatan yang tersedia untuk bagi hasil
tercatat sebesar Rp27,47 triliun pada Desember
PENDAPATAN TAHUN BERJALAN 2025, meningkat Rp2,27 triliun atau 9,01% yoy
YANG KAS ATAU SETARA KASNYA dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp25,20 triliun.
BELUM DITERIMA Penurunan ini sejalan dengan melemahnya
pendapatan pengelolaan dana BSI sebagai
Pendapatan tahun berjalan yang kas atau mudharib sepanjang periode berjalan.
setara kasnya belum diterima tercatat sebesar
Rp2,58 triliun pada Desember 2025, meningkat
Rp794,16 miliar atau 44,43% yoy dibandingkan HAK BAGI HASIL MILIK BANK
tahun 2024 sebesar Rp1,79 triliun. Peningkatan ini
terutama berasal dari kenaikan pendapatan jual Hak bagi hasil yang menjadi bagian BSI tercatat
beli sebesar Rp925,25 miliar, serta peningkatan sebesar Rp18,33 triliun pada Desember 2025,
pendapatan bagi hasil sebesar Rp97,97 miliar, yang naik Rp1,02 triliun atau 5,90% yoy dibandingkan
mencerminkan pergeseran waktu penerimaan tahun 2024 sebesar Rp17,31 triliun, sejalan dengan
kas dari aktivitas usaha Bank. penurunan pendapatan yang tersedia untuk
dibagi hasilkan.
PENDAPATAN TAHUN SEBELUMNYA
YANG KAS ATAU SETARA KASNYA HAK PIHAK KETIGA ATAS BAGI HASIL
DITERIMA PADA TAHUN BERJALAN
Hak pihak ketiga atas bagi hasil tercatat sebesar
Pendapatan tahun sebelumnya yang kas atau Rp9,14 triliun pada Desember 2025, turun Rp1,24
setara kasnya diterima pada tahun berjalan triliun atau 15,81% yoy dibandingkan tahun 2024
tercatat sebesar Rp1,79 triliun pada Desember sebesar Rp7,89 triliun, sejalan dengan penyesuaian
2025, meningkat Rp96,49 miliar atau 5,71% yoy kinerja dana syirkah temporer selama periode
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp1,69 triliun. berjalan.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
216 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 219
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
LAPORAN SUMBER DAN
PENYALURAN DANA ZAKAT
Sumber dan Penyaluran Dana Zakat
(Dalam Rp juta)
Pertumbuhan
Uraian 2024 2025
Nominal %
(1) (2) (3) (4)=(3)-(2) (5)=(4)/(2)
Sumber Dana Zakat
Internal Bank 232.061 250.293 18.232 7,86%
Eksternal Bank
Pegawai 36.452 39.940 3.488 9,57%
Nasabah Dan Umum 38.743 43.912 5.169 13,34%
Total Sumber Dana Zakat 307.256 334.145 26.889 8,75%
Penyaluran Dana Zakat
Disalurkan ke Entitas Pengelola
(268.348) (316.136) (47.788) 17,81%
Zakat
Penurunan Dana Zakat 38.908 18.009 (20.899) (53,71%)
Saldo Awal Dana Zakat 196.774 235.682 38.908 19,77%
Saldo Akhir Dana Zakat 235.682 253.691 18.009 7,64%
Zakat yang berasal dari pegawai, nasabah, dan PENYALURAN DANA ZAKAT
masyarakat umum merupakan zakat individual
yang disalurkan melalui platform e-channel BSI Penyaluran dana zakat pada Desember 2025
dan selanjutnya didistribusikan kepada entitas mencapai Rp316,14 miliar, meningkat sebesar
pengelola zakat yang berwenang. Mekanisme ini Rp47,79 miliar atau 17,81% secara yoy dibandingkan
memastikan penyaluran zakat dilakukan secara tahun 2024 sebesar Rp268,35 miliar. Seluruh dana
terstruktur, transparan, dan sesuai dengan prinsip zakat BSI disalurkan melalui lembaga dan badan
syariah serta ketentuan yang berlaku. amil zakat yang telah terakreditasi oleh otoritas
terkait, sebagai bagian dari komitmen Bank
dalam memastikan tata kelola penyaluran zakat
SUMBER DANA ZAKAT yang akuntabel, tepat sasaran, dan sesuai dengan
prinsip kehati-hatian.
Sumber dana zakat tercatat sebesar Rp334,15
miliar pada Desember 2025, meningkat sebesar
Rp26,89 miliar atau 8,75% secara yoy dibandingkan
tahun 2024 yang sebesar Rp307,26 miliar.
Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh
meningkatnya kontribusi zakat dari internal bank
sebesar Rp18,23 miliar atau 7,86% pada tahun
2025. Perkembangan ini mencerminkan dinamika
kinerja keuangan serta kebijakan internal yang
memengaruhi pembentukan sumber dana zakat.
LAPORAN TAHUNAN 2025
217
Page 220
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
LAPORAN SUMBER DAN PENGGUNAAN
DANA KEBAJIKAN
Sumber dan Penggunaan Dana Kebajikan
(Dalam Rp juta)
Pertumbuhan
Uraian 2024 2025
Nominal %
(1) (2) (3) (4)=(3)-(2) (5)=(4)/(2)
Sumber Dana Kebajikan
Infaq dan Shadaqah 84.691 99.881 15.190 17,94%
Denda 21.972 23.899 1.927 8,77%
Pendapatan Non Halal 1.240 11.203 9.963 803,47%
Lainnya 4.094 7.796 3.702 90,43%
Total Sumber Dana
111.997 142.779 30.782 27,48%
Kebajikan
Penggunaan Dana Kebajikan
Sumbangan (117.028) (130.947) (13.919) 11,89%
(Penurunan)/Kenaikan Dana
(5.031) 11.832 16.863 (335,18%)
Kebajikan
Saldo Awal Dana Kebajikan 9.907 4.876 (5.031) (50,78%)
Saldo Akhir Dana Kebajikan 4.876 16.708 11.832 242,66%
Mengacu pada Fatwa DSN–MUI No. 123/DSN-MUI/ SUMBER DANA KEBAJIKAN
XI/2018, Dana Kebajikan bersumber dari Dana yang
Tidak Boleh Diakui Sebagai Pendapatan (Dana Sumber Dana Kebajikan tercatat sebesar
TBDSP). Dana tersebut antara lain berasal dari Rp142,78 miliar pada Desember 2025, meningkat
transaksi yang tidak dapat dihindarkan namun sebesar Rp30,78 miliar atau 27,48% secara yoy
tidak sesuai dengan prinsip syariah, termasuk dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp111,99 miliar.
pendapatan bunga (riba); transaksi syariah yang Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh
tidak memenuhi ketentuan dan batasan akad meningkatnya penerimaan infaq dan shadaqah
(rukun dan/atau syarat); dana sanksi atau denda sebesar Rp15,19 miliar serta pendapatan non halal
akibat ketidakpatuhan terhadap kewajiban yang sebesar Rp9,96 miliar pada tahun 2025.
telah disepakati; serta dana yang tidak diketahui
pemiliknya, tidak dapat ditemukan pemiliknya,
atau dana yang biaya pengembaliannya melebihi PENGGUNAAN DANA KEBAJIKAN
jumlah dana tersebut.
Penggunaan Dana Kebajikan untuk kegiatan
Secara operasional, Dana Kebajikan mencakup sumbangan mencapai Rp130,95 miliar pada
dana sosial yang berasal dari denda atau penalti, Desember 2025, meningkat sebesar Rp13,92
transaksi yang tidak sesuai dengan prinsip miliar atau 11,89% secara yoy dibandingkan tahun
syariah, serta infaq dan shadaqah yang dihimpun 2024 sebesar Rp117,03 miliar. Penyaluran Dana
melalui kanal elektronik (e-channel) BSI. Infaq Kebajikan dilakukan dengan memperhatikan
dan shadaqah merupakan pemberian sukarela prinsip kehati-hatian, kepatuhan syariah, serta
dari pemilik dana, baik dengan peruntukan ketentuan tata kelola yang berlaku.
tertentu maupun tanpa pembatasan peruntukan.
Komponen lainnya mencakup rekening
penampungan angsuran pembiayaan, kewajiban
kepada pihak ketiga, rekening administrasi,
perantara hasil kliring, dan pos terkait lainnya.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
218 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 221
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
LAPORAN DISTRIBUSI BAGI HASIL
Selama periode 2024–2025, distribusi bagi hasil Peningkatan saldo rata-rata penghimpunan
atas aktivitas penghimpunan dan penyaluran dana mencerminkan pertumbuhan dana
dana disajikan pada tabel berikut. Informasi ini pihak ketiga, yang selanjutnya berkontribusi
mencerminkan kinerja penghimpunan dana serta terhadap peningkatan basis pendapatan bagi
basis pendapatan yang menjadi dasar pembagian hasil. Perkembangan ini tetap dikelola dengan
hasil sesuai dengan prinsip syariah. memperhatikan prinsip kehati-hatian serta
keseimbangan antara pertumbuhan dana dan
pengelolaan biaya dana.
PENGHIMPUNAN DANA
Pada Desember 2025, total saldo rata-rata
penghimpunan dana tercatat sebesar Rp279,21
triliun, dengan total pendapatan yang tersedia
untuk dibagihasilkan sebesar Rp47,61 triliun.
Capaian tersebut meningkat dibandingkan
dengan tahun 2024, di mana saldo rata-rata
penghimpunan dana tercatat sebesar Rp231,61
triliun, dengan total pendapatan yang akan
dibagihasilkan sebesar Rp2,00 triliun.
Laporan Distribusi Bagi Hasil Penghimpunan Dana Tahun 2025
(Dalam Rp juta)
Net Revenue Sharing Profit Sharing
Pendapatan Porsi pemilik dana Pendapatan Porsi pemilik dana
Jenis Saldo
Saldo rata- yang akan yang akan
Penghimpunan Indikasi rata- Jumlah Indikasi
rata dibagi Jumlah bagi dibagi
Dana Nisbah Rate of rata Nisbah bagi Rate of
hasilkan hasil hasilkan
Return (%) hasil return (%)
A B C D E A B C D E
1. Liabilitas
kepada bank 322.283 2.302 19,24 443 1,65 - - - - -
lain
2. Giro
43.922.421 313.670 35,53 111.449 3,04 - - - - -
mudharabah
3. Tabungan
87.712.090 626.391 6,88 43.124 0,59 - - - - -
mudharabah
4. Deposito
140.754.812 1.005.193 - 279.993 - - - - - -
mudharabah
a. 1 bulan 74.640.387 533.041 27,60 147,104 2,37 - - - - -
b. 3 bulan 42.159.795 301.082 28,44 85.633 2,44 - - - - -
c. 6 bulan 17.888.570 127.750 28,52 36.432 2,44 - - - - -
d. 12 bulan 6.066.060 43.320 24,99 10.824 2,14 - - - - -
5. Surat
berharga yang 6.500.000 49.680 72,37 35.951 6,64 - - - - -
diterbitkan
6. Pembiayaan
- - - - -
yang diterima
Jumlah 279.211.606 1.997.236 470.960 - - - - -
LAPORAN TAHUNAN 2025
219
Page 222
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
LAPORAN DISTRIBUSI BAGI HASIL
Laporan Distribusi Bagi Hasil Penghimpunan Dana Tahun 2024
(Dalam Rp juta)
Net Revenue Sharing Profit Sharing
Pendapatan Porsi pemilik dana Pendapatan Porsi pemilik dana
Saldo yang akan Saldo yang akan
Jenis Penghimpunan Dana Indikasi Jumlah Indikasi
rata-rata dibagi Jumlah rata-rata dibagi
Nisbah Rate of Nisbah bagi Rate of
hasilkan bagi hasil hasilkan
return (%) hasil return (%)
A B C D E A B C D E
1. Liabilitas kepada bank lain 297.754 2.231 20,44 456 1,84 - - - - -
2. Giro mudharabah 35.781.434 268.101 43,07 115.482 3,87 - - - - -
3. Tabungan mudharabah 78.679.701 589.527 5,71 33.675 0,51 - - - - -
4. Deposito mudharabah 112.646.493 844.033 - 221.594 - - - - - -
a. 1 bulan 61.879.491 463.648 25,19 116.783 2,26 - - - - -
b. 3 bulan 29.533.162 221.285 27,69 61.275 2,49 - - - - -
c. 6 bulan 12.711.555 95.245 28,15 26.814 2,53 - - - - -
d. 12 bulan 8.522.285 63.855 26,19 16.722 2,35 - - - - -
5. Surat berharga yang
3.200.000 26.397 68,52 18.086 6,78 - - - - -
diterbitkan
6. Pembiayaan yang diterima 1.000.000 7.493 75,63 5.667 6,8 - - - - -
Jumlah 231.605.382 1.737.782 394.960 - - - - -
PENYALURAN DANA
Pada September 2025, total saldo rata-rata Peningkatan saldo rata-rata penyaluran
penyaluran dana tercatat sebesar Rp321,23 triliun, dana mencerminkan pertumbuhan aktivitas
dengan total pendapatan yang tersedia untuk pembiayaan, yang selanjutnya berkontribusi
dibagihasilkan sebesar Rp2,18 triliun. Capaian terhadap kenaikan basis pendapatan bagi hasil.
ini meningkat dibandingkan dengan tahun Pertumbuhan tersebut dikelola dengan tetap
2024, di mana total saldo rata-rata penyaluran memperhatikan prinsip kehati-hatian, kualitas
dana tercatat sebesar Rp290,48 triliun, dengan pembiayaan, serta keseimbangan antara tingkat
pendapatan yang akan dibagihasilkan sebesar imbal hasil dan risiko yang melekat.
Rp2,09 triliun.
Laporan Distribusi Bagi Hasil Penyaluran Dana
(Dalam Rp juta)
2024 2025
Jenis Penyaluran Dana Pendapatan Pendapatan Pendapatan
Saldo
Saldo Rata-rata yang akan dibagi yang akan yang akan dibagi
Rata-rata
A hasilkan dibagi hasilkan hasilkan
B A B
1. Penempatan pada bank lain 578.681 69 1.028.897 189
2. Surat berharga yang dimiliki 42.918.753 238.435 43.873.181 209.654
3. Piutang murabahah 133.680.881 1.107.156 136.409.141 1.076.924
4. Piutang istishna 13 10 - 7
5. Piutang multijasa 173.810 1.535 155.163 1.318
6. Pembiayaan gadai - - - -
7. Pembiayaan mudharabah 2.702.825 10.065 1.708.937 11.448
8. Pembiayaan musyarakah 107.209.841 711.969 134.247.740 859.720
9. Pembiayaan sewa 3.214.823 19.841 3.808.479 23.976
10. Pembiayaan lainnya - - - -
Jumlah 290.479.627 2.089.080 310.760.451 321.231.538
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
220 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 223
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KEMAMPUAN MEMBAYAR UTANG
DAN KOLEKTIBILITAS PIUTANG
KEMAMPUAN MEMBAYAR UTANG Kemampuan Membayar Utang Jangka Pendek
(Likuiditas)
Perlindungan Hak Kreditur Likuiditas BSI dipengaruhi oleh struktur
BSI menerapkan kebijakan yang komprehensif pembiayaan, tingkat likuiditas aset, kewajiban
untuk memastikan pemenuhan hak-hak kreditur, kepada pihak ketiga, serta komitmen pembiayaan
termasuk hak pemegang Sukuk Mudharabah. kepada debitur. Kecukupan likuiditas Bank secara
Hak pemegang Sukuk Mudharabah bersifat pari umum tercermin melalui Rasio Pembiayaan
passu (setara) dan tidak memiliki hak preferen, terhadap Pendanaan (Financing to Deposit Ratio
sejajar dengan hak kreditur BSI lainnya yang ada / FDR).
saat ini maupun yang akan timbul di kemudian
hari, kecuali terhadap kewajiban yang secara Perhitungan dan pengungkapan rasio FDR
khusus dijamin dengan aset BSI, baik yang telah dilakukan sesuai dengan ketentuan dalam Surat
ada maupun yang akan ada di masa mendatang. Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor 10/
SEOJK.03/2020 tentang Transparansi dan Publikasi
Dalam kerangka tersebut, perlindungan kreditur Laporan Bank Syariah dan Unit Usaha Syariah.
mencakup kewajiban BSI untuk memenuhi Rasio ini digunakan sebagai salah satu indikator
seluruh pembayaran kepada pemegang Sukuk utama dalam menilai kemampuan Bank untuk
Mudharabah, yang meliputi pokok dana Sukuk memenuhi kewajiban jangka pendek secara tepat
Mudharabah, pendapatan bagi hasil, serta denda waktu, dengan tetap memperhatikan prinsip
keterlambatan (jika ada). Pembayaran dilakukan kehati-hatian dan pengelolaan risiko likuiditas.
pada tanggal jatuh tempo pengembalian dana
Sukuk Mudharabah dan/atau tanggal pembayaran
pendapatan bagi hasil, sesuai dengan ketentuan
yang diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan
Sukuk Mudharabah.
Kemampuan Membayar Utang Jangka Pendek
Uraian 2024 2025 Kenaikan/Penurunan
(1)
Financing to Deposit Ratio (FDR) 84,97% 83.74% (1,23%)
Rasio Pembiayaan terhadap Pendanaan (FDR)
Pada Desember 2025, rasio Pembiayaan terhadap Pendanaan (Financing to Deposit Ratio/FDR)
BSI tercatat sebesar 83.74%, menurun dibandingkan 84,97% pada tahun 2024. Penurunan rasio ini
mencerminkan kemampuan bank dalam menghimpun DPK yang lebih optimal sepanjang tahun 2025,
dengan tetap mempertimbangkan prinsip kehati-hatian dan kecukupan likuiditas dalam mendukung
aktivitas intermediasi Bank.
Kemampuan Membayar Utang Jangka Panjang (Solvabilitas)
Kemampuan BSI dalam memenuhi kewajiban jangka panjang diukur melalui Rasio Kecukupan
Permodalan (Capital Adequacy Ratio / CAR). Bank senantiasa menjaga tingkat permodalan yang
memadai guna menyerap potensi risiko yang timbul dari risiko kredit, risiko pasar, dan risiko operasional.
Perhitungan dan pengelolaan rasio CAR mengacu pada ketentuan dalam Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (POJK) Nomor 21/POJK.03/2014 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank
Umum Syariah. Rasio ini menjadi indikator utama dalam menilai ketahanan permodalan Bank dalam
mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan serta menjaga stabilitas keuangan dalam jangka
panjang.
LAPORAN TAHUNAN 2025
221
Page 224
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KEMAMPUAN MEMBAYAR UTANG DAN KOLEKTIBILITAS PIUTANG
Kemampuan Membayar Utang Jangka Panjang
Uraian 2024 2025 Kenaikan/Penurunan
(1) (2) (3) (4)= (3)-(2)
Capital Adequacy Ratio (CAR) 21,40% 22,00% 0,6%
Rasio Kecukupan Permodalan (CAR) Kemampuan Membayar Utang dari Efek yang
Pada tahun 2025, Rasio Kecukupan Permodalan Diterbitkan
(Capital Adequacy Ratio / CAR) BSI tercatat Kemampuan BSI dalam memenuhi kewajiban
sebesar 22,00%, meningkat dibandingkan 21,40% utang juga tercermin dari peringkat atas
pada tahun 2024. Peningkatan ini mencerminkan efek yang diterbitkan, khususnya sukuk. Efek
penguatan kemampuan permodalan Bank yang diterbitkan secara berkala dilakukan
dalam memenuhi kewajiban jangka panjang pemeringkatan oleh lembaga pemeringkat
serta mendukung pertumbuhan usaha secara independen sebagai bagian dari upaya menjaga
berkelanjutan. kelayakan dan kredibilitas instrumen pembiayaan
tersebut.
Selain itu, tingkat CAR BSI berada di atas ketentuan
minimum yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Kualitas dan peringkat efek ditentukan oleh
Keuangan. Kondisi ini menunjukkan bahwa Bank kemampuan penerbit dalam memenuhi
memiliki kapasitas permodalan yang memadai kewajiban pembayaran pokok pada saat jatuh
untuk mengantisipasi dan menyerap potensi tempo serta pembayaran imbal hasil atau kupon
risiko yang timbul dari risiko kredit, risiko pasar, selama masa berlaku penerbitan. Oleh karena
maupun risiko operasional. itu, pemeringkatan sukuk menjadi indikator
penting dalam menilai kemampuan Bank dalam
mengelola kewajiban pendanaan jangka panjang
secara berkelanjutan.
Peringkat dari Efek-efek Yang Diterbitkan
Peringkat
Uraian
2024 2025
Sukuk Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan Berkelanjutan I
Id AAA oleh (Pefindo)
Bank BSI Tahap I Tahun 2024
Sukuk Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan Berkelanjutan l Id AAA oleh
Bank BSI Tahap ll Tahun 2025 (Pefindo)
Arti Peringkat
Lembaga
Peringkat Arti Peringkat
Pemeringkat
Peringkat tertinggi, menunjukkan bahwa penerbit memiliki kemampuan sangat
Id AAA
tinggi untuk memenuhi kewajiban keuangan.
Pefindo
Peringkat tinggi, menunjukkan kemampuan penerbit untuk membayar utang
Id AA
sangat baik, tetapi sedikit lebih rendah dibandingkan AAA.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
222 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 225
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KEMAMPUAN MEMBAYAR UTANG DAN KOLEKTIBILITAS PIUTANG
KOLEKTIBILITAS PIUTANG
Perhitungan rasio pembiayaan bermasalah BSI untuk tahun 2025 dan 2024 mengacu pada Surat Edaran
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/SEOJK.03/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang Transparansi dan Publikasi
Laporan Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah.
Rasio Pembiayaan Bermasalah Bank
Uraian 2024 2025 Kenaikan/Penurunan
(1) (2) (3) (4)= (3)-(2)
Non Performing Financing
1,90% 1,81% (0,09%)
(NPF) Gross
Non Performing Financing
0,50% 0,47% (0,04%)
(NPF) Net
Pada Desember 2025, rasio Non-Performing Financing gross, sebelum dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai, tercatat sebesar 1,81%, menurun dibandingkan 1,90% pada tahun 2024. Sementara itu,
NPF net juga membaik sebesar 0,03%, dari 0,50% pada tahun 2024 menjadi 0,47% pada tahun 2025.
Secara keseluruhan, kualitas pembiayaan tetap terjaga. Penerapan manajemen risiko yang konsisten
dan semakin efektif berkontribusi terhadap pengendalian pembiayaan bermasalah, sehingga profil
risiko pembiayaan Bank tetap berada dalam batas yang terkelola dengan baik.
LAPORAN TAHUNAN 2025
223
Page 226
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
ANALISIS KUALITAS ASET PRODUKTIF
Pada Desember 2025, total aset produktif BSI yang berasal dari pihak terkait dan pihak tidak terkait
tercatat sebesar Rp385,75 triliun, meningkat 11,30% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp346,58 triliun.
Pertumbuhan aset produktif tersebut terutama didorong oleh peningkatan pembiayaan sebesar Rp39,46
triliun, sejalan dengan ekspansi penyaluran dana yang tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian.
Dari sisi kualitas, komposisi aset produktif pada Desember 2025 didominasi oleh aset dalam kategori
lancar sebesar Rp374,60 triliun. Sementara itu, aset produktif dalam kategori dalam perhatian khusus
tercatat sebesar Rp5,40 triliun, kurang lancar sebesar Rp1,37 triliun, diragukan sebesar Rp793,09 miliar,
dan macet sebesar Rp3,59 triliun. Struktur tersebut mencerminkan kualitas aset yang secara umum
tetap terjaga di tengah pertumbuhan aset produktif Bank.
Kualitas Aset Produktif
(Dalam Rp juta)
Individual Individual
No. Pos-Pos 2024 2025
Lancar DPK* KL** Diragukan Macet Jumlah Lancar DPK* KL** Diragukan Macet Jumlah
A. Pihak Terkait 1.622.945 - - - - 1.622.945 2.115.988 2.115.988
Penempatan pada
1 128.548 - - - - 128.548 127.529 - - - - 127.529
bank lain
a. Rupiah 106.497 - - - - 106.497 54.213 - - - - 54.213
b. Valuta asing 22.051 - - - - 22.051 73.316 - - - - 73.316
Tagihan spot dan
2 - - - - - - - - - - - -
forward
a. Rupiah - - - - - - - - - - - -
b. Valuta asing - - - - - - - - - - - -
Surat berharga yang
3 193.454 - - - - 193.454 159.357 - - - - 159.357
dimiliki
a. Rupiah 193.454 - - - - 193.454 159.357 - - - - 159.357
b. Valuta asing - - - - - - - - - - - -
4 Tagihan akseptasi 42.433 - - - - 42.433 37.905 - - - - 37.905
Pembiayaan
5 berbasis piutang 57.017 - - - - 57.017 82.312 - - - - 82.312
dan sewa
a. Nasabah UMKM - - - - - - 658 - - - - 658
i. rupiah - - - - - - 658 - - - - 658
ii. Valuta asing - - - - - - - - - - - -
b. Bukan nasabah
57.017 - - - - 57.017 81.654 - - - - 81.654
UMKM
i. rupiah 57.017 - - - - 57.017 81.654 - - - - 81.654
ii. Valuta asing - - - - - - - - - - - -
c. Pembiayaan yang
- - - - - - - - - - - -
direstrukturisasi
i. rupiah - - - - - - - - - - - -
ii. Valuta asing - - - - - - - - - - - -
Pembiayaan Bagi
6 1.146.577 - - - - 1.146.577 1.669.947 - - - - 1.669.947
Hasil
a. Nasabah UMKM - - - - - - - - - - - -
i. rupiah - - - - - - - - - - - -
ii. Valuta asing - - - - - - - - - - - -
b. Bukan nasabah
1.146.577 - - - - 1.146.577 1.669.947 - - - - 1.669.947
UMKM
i. rupiah 1.146.577 - - - - 1.146.577 1.669.947 - - - - 1.669.947
ii. Valuta asing - - - - - - - - - - - -
c. Pembiayaan yang
- - - - - - - - - - - -
direstrukturisasi
i. rupiah - - - - - - - - - - - -
ii. Valuta asing - - - - - - - - - - - -
7 Penyertaan modal - - - - - - - - - - - -
Komitmen dan
8 54.916 54.916 38.938 - - - - 38.938
kontinjensi
a. rupiah 54.916 - - - - 54.916 38.938 - - - - 38.938
b. Valuta asing - - - - - - - - - - - -
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
224 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 227
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
ANALISIS KUALITAS ASET PRODUKTIF
Individual Individual
No. Pos-Pos 2024 2025
Lancar DPK* KL** Diragukan Macet Jumlah Lancar DPK* KL** Diragukan Macet Jumlah
II Pihak tidak terkait 334.710.939 4.970.827 1.319.946 684.436 3.274.984 344.961.132 372.479.807 5.404.078 1.370.611 793.094 3.589.929 383.637.519
Penempatan pada
1. 1.352.326 - - - - 1.352.326 2.590.921 - - - - 2.590.921
bank lain
a. rupiah 193.933 - - - - 193.933 8.334 - - - - 8.334
b. Valuta asing 1.158.393 - - - - 1.158.393 2.582.587 - - - - 2.582.587
Tagihan spot dan
2 - - - - - - 216 - - - - 216
forward
a. Rupiah - - - - - - - - - - - -
b. Valuta asing - - - - - - 216 - - - - 216
Surat berharga yang
3 64.458.351 - - - - 64.458.351 61.373.245 - - - - 61.373.245
dimiliki
a. Rupiah 55.582.680 - - - - 55.582.680 52.720.327 - - - - 52.720.327
b. Valuta asing 8.875.671 - - - - 8.875.671 8.652.918 - - - - 8.652.918
4 Tagihan akseptasi 147.712 - - - - 147.712 655.211 - - - - 655.211
Pembiayaan
5 berbasis piutang 154.881.030 2.178.512 895.038 555.608 2.169.439 160.679.627 164.103.417 2.324.243 949.646 645.154 2.354.651 170.377.111
dan sewa
a. Nasabah UMKM 35.827.329 528.409 320.714 171.936 437.931 37.286.319 35.271.577 578.522 361.339 207.185 511.388 36.930.011
i. rupiah 35.576.086 528.409 320.714 171.936 437.931 37.035.076 35.131.835 578.522 361.339 207.185 511.388 36.790.269
ii. Valuta asing 251.243 - - - - 251.243 139.742 - - - - 139.742
b. Bukan nasabah
119.053.701 1.650.103 574.324 383.672 1.731.508 123.393.308 128.831.840 1.745.721 588.307 437.969 1.843.263 133.447.100
UMKM
i. rupiah 116.138.180 1.650.103 574.324 383.672 1.731.508 120.477.787 125.410.496 1.745.721 588.307 437.969 1.843.263 130.025.756
ii. Valuta asing 2.915.521 - - - - 2.915.521 3.421.344 - - - - 3.421.344
c. Pembiayaan yang
2.911.577 354.236 302.273 162.287 1.265.413 4.995.786 9.365.622 411.645 194.339 113.863 1.115.915 11.201.384
direstrukturisasi
i. rupiah 2.911.577 354.236 302.273 162.287 1.265.413 4.995.786 9.365.622 411.645 194.339 113.863 1.115.915 11.201.384
ii. Valuta asing - - - - - - - - - - - -
Pembiayaan Bagi
6 111.526.474 2.791.965 424.908 128.828 1.105.545 115.977.720 141.214.813 3.072.139 420.965 147.940 1.235.278 146.091.135
Hasil
a. Nasabah UMKM 14.532.326 77.584 101.361 68.284 349.304 15.128.859 14.939.879 185.043 88.493 47.190 386.885 15.647.490
i. rupiah 14.064.381 77.584 101.361 68.284 349.304 14.660.914 14.905.373 185.043 88.493 47.190 386.885 15.612.984
ii. Valuta asing 467.945 - - - - 467.945 34.506 - - - - 34.506
b. Bukan nasabah
96.994.148 2.714.381 323.547 60.544 756.241 100.848.86 126.274.934 2.887.096 332.472 100.750 848.393 130.443.645
UMKM
i. rupiah 94.383.085 2.589.427 158.666 60.544 756.241 97.947.963 123.125.538 2.887.096 172.588 100.750 848.393 127.134.365
ii. Valuta asing 2.611.063 124.954 164.881 - - 2.900.898 3.149.396 159.884 - - 3.309.280
c. Pembiayaan yang
6.991.160 2.574.564 315.893 51.579 794.577 10.727.773 8.714.677 2.749.353 258.291 32.725 727.418 12.482.464
direstrukturisasi
i. rupiah 6.223.892 2.449.610 151.012 51.579 794.577 9.670.670 8.714.677 2.749.353 98.407 32.725 727.418 12.322.580
ii. Valuta asing 767.268 124.954 164.881 - - 1.057.103 159.884 - - 159.884
7 Penyertaan modal - - - - - - - - - - - -
Komitmen dan
8 2.350.046 350 - - - 2.350.396 2.541.984 7.696 - - - 2.549.680
kontinjensi
a. rupiah 1.343.667 350 - - - 1.344.017 1.160.243 7.696 - - - 1.167.939
b. Valuta asing 1.006.379 - - - - 1.006.379 1.381.741 - - - - 1.381.741
III Informasi Lain
Total aset bank yang
1 19.800.000 -
dijaminkan
a. Pada Bank
19.800.000 -
Indonesia
b. Pada bank lain - -
Agunan yang
2 - -
diambil alih
Keterangan:
*DPK= Dalam perhatian khusus
**KL = kurang lancar
Tingkat kolektibilitas pembiayaan mencerminkan kualitas pembayaran atas pembiayaan yang telah
disalurkan. Evaluasi kolektibilitas dilakukan untuk menilai kelancaran pembayaran kewajiban nasabah
serta efektivitas penerapan manajemen risiko pembiayaan. Rincian pembiayaan yang telah disalurkan
beserta klasifikasi kolektibilitasnya disajikan pada tabel berikut, yang memberikan gambaran mengenai
kualitas aset produktif BSI secara keseluruhan.
LAPORAN TAHUNAN 2025
225
Page 228
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
ANALISIS KUALITAS ASET PRODUKTIF
Piutang Berdasarkan Jenis Kolektibilitas
(Dalam Rp juta)
2024 2025 Kenaikan/Penurunan
Cadangan Cadangan Cadangan
Uraian Kerugian Kerugian Kerugian
Pokok Pokok Pokok
Penurunan Penurunan Penurunan
Nilai Nilai Nilai
(1) (2) (3) (4) (5) (6)=(4)-(2) (7) = (5)-(3)
Lancar 268.203.867 4.184.861 307.657.568 4.358.823 39.453.701 173.962
Dalam perhatian
4.998.011 2.225.343 5.432.557 2.360.826 434.547 135.483
khusus
Kurang lancar 1.319.945 527.992 1.370.612 541.712 50.667 13.720
Diragukan 684.435 250.251 793.095 304.010 108.659 53.759
Macet 3.274.985 3.103.235 3.589.929 3.417.011 314.945 313.775
Jumlah 278.481.243 10.291.682 318.843.761 10.982.381 40.362.518 690.700
Total pembiayaan BSI pada Desember 2025 Dari total piutang dan pembiayaan tersebut,
tercatat sebesar Rp318.84 triliun, meningkat sebesar Rp307,66 triliun diklasifikasikan dalam
sebesar Rp40.36 triliun dibandingkan posisi tahun kategori lancar. Sementara itu, pembiayaan
2024 sebesar Rp278,48 triliun. Pertumbuhan dalam perhatian khusus tercatat sebesar Rp5,43
tersebut mencerminkan ekspansi pembiayaan triliun, pembiayaan kurang lancar sebesar Rp1,37
yang tetap terjaga di tengah penerapan prinsip triliun, pembiayaan diragukan sebesar Rp793,09
kehati-hatian. miliar, dan pembiayaan macet sebesar Rp3,59
triliun. Komposisi ini menunjukkan kualitas aset
yang relatif terjaga seiring dengan penguatan
manajemen risiko pembiayaan.
STRUKTUR MODAL
BSI secara konsisten menjaga struktur permodalan yang sehat, kuat, dan sesuai dengan ketentuan
regulator guna mendukung keberlanjutan usaha serta pengembangan bisnis secara prudent.
Pengelolaan permodalan dilakukan dengan memperhatikan profil risiko Bank, kebutuhan ekspansi
usaha, serta ketahanan terhadap potensi tekanan eksternal.
Rincian Struktur Permodalan
Struktur permodalan BSI terdiri atas Modal Inti (Tier 1) dan Modal Pelengkap (Tier 2), sebagaimana diatur
dalam ketentuan permodalan yang berlaku. Komposisi modal tersebut dirancang untuk memastikan
kecukupan modal dalam menyerap risiko kredit, risiko pasar, dan risiko operasional, sekaligus menjaga
tingkat permodalan yang memadai seiring dengan pertumbuhan aset dan pembiayaan Bank. Rincian
struktur permodalan BSI disajikan pada tabel berikut:
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
226 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 229
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
STRUKTUR MODAL
Struktur Permodalan
(Dalam Rp juta)
Individu | Individual
No. Komponen Modal
2024 2025
I Modal inti (Tier 1) 41.685.617 48.109.082
1. Modal Inti Utama/Common Equity Tier 1 (CET 1) 41.685.617 48.109.082
1.1. Modal disetor 22.923.383 22.923.383
1.2. Cadangan Tambahan Modal 21.699.922 28.605.933
1.2.1. Faktor Penambah 29.067.327 35.916.524
1.2.1.1 Penghasilan komprehensif lain 553.440 553.440
1.2.1.1.1. Selisih lebih penjabaran laporan keuangan - -
1 .2.1.1.2 Potensi keuntungan dari peningkatan nilai wajar aset keuangan
- 332.556
yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
1.2.1.1.3 Saldo surplus revaluasi aset tetap 553.440 553.440
1 .2.1.2 Cadangan tambahan modal lainnya (other disclosed reserves) 28.513.887 33.031.930
1.2.1.2.1 Agio saham biasa 3.381.491 3.381.491
1.2.1.2.2 Cadangan Umum 3.377.462 4778.6.39
1.2.1.2.3 Laba tahun-tahun lalu setelah diperhitungkan pajak 14.678.422 19.232.250
1.2.1.2.4 Laba tahun berjalan setelah diperhitungkan pajak 7.005.888 7.567.523
1.2.1.2.5 Dana setoran modal - -
1.2.1.2.6 Modal sumbangan - -
1.2.1.2.7 Waran yang diterbitkan - -
1 .2.1.2.8 Opsi saham yang diterbitkan dalam rangka program kompensasi
70.624 70.624
berbasis saham
1.2.2. Faktor Pengurang -/- 7.367.405 7.310.591
1.2.2.1 Beban komprehensif lain 56.814 -
1.2.2.1.1 Selisih kurang penjabaran laporan keuangan - -
1.2.2.1.2 Potensi kerugian dari penurunan nilai wajar aset keuangan yang
56.814 -
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
1.2.2.2 Cadangan tambahan modal lainnya (other disclosed reserves) 7.310.591 7.310.591
1.2.2.2.1 Disagio saham biasa 7.310.591 7.310.591
1.2.2.2.2 Rugi tahun-tahun lalu yang dapat diperhitungkan - -
1.2.2.2.3 Rugi tahun berjalan yang dapat diperhitungkan - -
1 .2.2.2.4 Selisih kurang antara Penyisihan Penghapusan Aset (PPA) dan
- -
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) atas aset produktif
1.2.2.2.5 Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai wajar dari instrumen
- -
keuangan dalam Trading Book
1.2.2.2.6 PPA atas aset non produktif yang wajib dibentuk - -
1.3. Kepentingan non pengendali yang dapat diperhitungkan - -
1.4. Faktor Pengurang Modal Inti Utama (-/-) 2.937.688 3.420.235
1.4.1 Perhitungan pajak tangguhan 2.056.727 1.875.326
1.4.2 Goodwill - -
1.4.3 Seluruh aset tidak berwujud lainnya 880.961 1.544.908
1.4.4 Penyertaan yang diperhitungkan sebagai faktor pengurang - -
1.4.5 Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi - -
1.4.6 Eksposur sekuritisasi - -
1.4.7 Faktor Pengurang modal inti utama lainnya - -
1.4.7.1 Penempatan dana pada instrumen AT1 dan/atau Tier 2 pada bank lain - -
2. Modal Inti Tambahan/Additional Tier 1 (AT 1) - -
2.1 Instrumen yang memenuhi persyaratan AT1 - -
2.2 Agio/Disagio - -
2.3 Faktor Pengurang Modal Inti Tambahan (-/-) - -
2.3.1 Penempatan dana pada instrumen AT1 dan/atau Tier 2 pada bank lain - -
LAPORAN TAHUNAN 2025
227
Page 230
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
STRUKTUR MODAL
Individu | Individual
No. Komponen Modal
2024 2025
II Modal Pelengkap (Tier 2) 2.265.714 2.464.058
1. Instrumen modal dalam bentuk saham atau lainnya yang memenuhi persyaratan
160.000 120.000
Tier 2
2. Agio/Disagio - -
3. Cadangan umum PPA atas aset produktif yang wajib dibentuk (paling tinggi
2.105.714 2.344.058
1,25% ATMR Risiko Kredit)
4. Cadangan Tujuan - -
5. Faktor Pengurang Modal Pelengkap (-/-) - -
5.1 Sinking fund - -
5.2 Penempatan dana pada instrumen Tier 2 pada bank lain - -
Total Modal 43.951.331 50.573.140
ASET TERTIMBANG MENURUT RISIKO (ATMR)
ATMR RISIKO KREDIT 168.052.923 187.167.249
ATMR RISIKO PASAR 1.693.430 3.974.723
ATMR RISIKO OPERASIONAL 35.598.536 38.772.256
TOTAL ATMR 205.344.889 229.914.228
RASIO KPMM SESUAI PROFIL RISIKO (%) 9,99 9,99
ALOKASI PEMENUHAN KPMM SESUAI PROFIL RISIKO
Dari CET 1 (%) 8,89 8,91
Dari AT 1 (%) 0,00 0,00
Dari Tier 2 (%) 1,10 1,08
RASIO KPMM
Rasio CET1 (%) 20,30 20,51
Rasio Tier 1 (%) 20,30 20,51
Rasio Tier 2 (%) 1,10 1,08
Rasio KPMM (%) 21,40 21,59
CET 1 UNTUK BUFFER (%) 11,41 11,60
PERSENTASE BUFFER YANG WAJIB DIPENUHI OLEH BANK (%) 3,50 3,50
Capital Conservation Buffer (%) 2,50 2,50
Countercyclical Buffer (%) 0,00 0,00
Capital Surcharge untuk bank sistemik (%) 1,00 1,00
Kebijakan Manajemen atas Struktur Permodalan dengan persyaratan permodalan dan likuiditas
dan Dasar Penetapannya yang ditetapkan oleh regulator.
BSI menyusun rencana permodalan berdasarkan
kajian terkini atas kondisi dan prospek Pengelolaan permodalan diarahkan
perekonomian, serta hasil analisis atas kebutuhan untuk menjaga kemampuan BSI dalam
permodalan yang diwajibkan oleh regulator. mempertahankan kelangsungan usaha (going
Rencana permodalan tersebut disusun oleh concern). Dengan struktur permodalan yang
Direksi sebagai bagian integral dari Rencana Bisnis optimal, Bank diharapkan dapat memberikan
BSI dan selanjutnya memperoleh persetujuan dari imbal hasil yang wajar kepada pemegang
Dewan Komisaris. saham, memberikan manfaat berkelanjutan bagi
para pemangku kepentingan, serta mengelola
Dalam pelaksanaannya, BSI secara berkala biaya modal secara efisien. Dalam perhitungan
melakukan perencanaan dan penelaahan kecukupan modal, BSI mengacu pada Peraturan
kebutuhan permodalan secara komprehensif Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 21/
dengan didukung oleh data dan analisis yang POJK.03/2014 tentang Kewajiban Penyediaan
relevan. Proses ini dilakukan dengan mengaitkan Modal Minimum Bank Umum Syariah.
secara konsisten antara tujuan keuangan,
kecukupan modal, dan profil risiko Bank, guna
memastikan bahwa kegiatan usaha tetap selaras
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
228 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 231
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
STRUKTUR MODAL
Pada Desember 2025, rasio kecukupan modal BSI INFORMASI EKSPOSUR RISIKO DAN
dengan memperhitungkan risiko kredit, risiko PERMODALAN
operasional, dan risiko pasar tercatat sebesar
22,00%, meningkat dibandingkan tahun 2024 Uraian lebih lanjut mengenai eksposur risiko dan
sebesar 21,40%. Rasio tersebut berada jauh di permodalan BSI disajikan pada bagian Manajemen
atas ketentuan rasio kecukupan modal minimum Risiko dalam Laporan Tahunan ini.
yang disesuaikan dengan profil risiko Bank, yaitu
sebesar 9,99%, sehingga mencerminkan posisi
permodalan yang kuat dan memadai.
IKATAN MATERIAL TERKAIT
INVESTASI BARANG MODAL
Pada tahun 2025 dan 2024, BSI tidak memiliki Jenis dan Nilai Investasi Barang Modal
komitmen material terkait investasi barang Rincian jenis dan nilai realisasi investasi barang
modal. Oleh karena itu, informasi mengenai modal BSI selama periode 2024–2025 disajikan
tujuan komitmen, sumber pendanaan yang pada tabel berikut:
diharapkan untuk memenuhi komitmen tersebut,
mata uang denominasi, serta langkah-langkah (Dalam Rp juta)
lindung nilai atas risiko nilai tukar yang terkait Penambahan Investasi
tidak diungkapkan dalam Laporan Tahunan ini. Jenis
2024 2025
(1) (2) (3)
Tanah 62 28
INVESTASI BARANG MODAL
Bangunan 27.298 18.169
Realisasi penambahan investasi barang modal Instalasi 58.831 27.411
BSI pada Desember 2025 tercatat sebesar Kendaraan bermotor 1.011 3.367
Rp2,68 triliun, menurun sebesar Rp1,16 triliun Inventaris Kantor 249.465 104.850
dibandingkan dengan realisasi tahun 2024 Perangkat Lunak 84.176 232.799
yang mencapai Rp3,85 triliun. Penurunan ini Renovasi atas Aset Sewa 27.095 42.723
mencerminkan penyesuaian kebutuhan investasi
Aset dalam Penyelesaian 3.398.166 2.253.283
sejalan dengan prioritas pengembangan usaha
Jumlah 3.846.104 2.682.629
dan efisiensi pengelolaan belanja modal.
Tujuan Investasi Barang Modal
Aset dalam penyelesaian merupakan komponen
BSI melakukan investasi barang modal secara
investasi barang modal dengan nilai penurunan
terukur untuk mendukung kelangsungan dan
terbesar yaitu sebesar Rp1,14 triliun. Pergerakan
efektivitas kegiatan operasional Bank. Investasi
tersebut menunjukkan kesinambungan
tersebut diarahkan untuk memastikan tersedianya
pelaksanaan proyek investasi yang masih dalam
infrastruktur, sistem, dan sarana pendukung yang
tahap penyelesaian sesuai dengan rencana
memadai dalam rangka mendukung pencapaian
pengembangan operasional Bank.
target bisnis serta menjaga kesinambungan
operasional sejalan dengan kebutuhan usaha dan
ketentuan regulasi yang berlaku.
LAPORAN TAHUNAN 2025
229
Page 232
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KOMITMEN DAN KONTINJENSI
Bank memiliki tagihan serta liabilitas yang berasal dari komitmen dan kontinjensi yang timbul dalam
kegiatan operasional perbankan. Komitmen dan kontinjensi tersebut mencerminkan potensi hak dan
kewajiban Bank yang bersifat off-balance sheet dan dapat berdampak terhadap posisi keuangan di
masa mendatang, sesuai dengan ketentuan dan perjanjian yang berlaku. Rincian tagihan dan liabilitas
komitmen dan kontinjensi disajikan sebagai berikut:
(Dalam Rp juta)
Uraian 2024 2025
(1) (2) (3)
Tagihan Komitmen
Pihak Ketiga
Pembelian Berjangka Mata Uang Asing yang belum Diselesaikan 464.508 1.927.333
Liabilitas Komitmen
Pihak Ketiga
Fasilitas Pembiayaan yang belum Digunakan 2.090.286 3.699.883
L/C yang Tidak Dapat Dibatalkan 202.609 63.214
Kewajiban Subrogasi 140.040 606.836
Penjualan Berjangka Mata Uang Asing yang belum Diselesaikan 489.752 2.041.742
Sub total – Kewajiban Komitmen (Pihak Ketiga) 2.922.687 6.411.674
Pihak Berelasi
Fasilitas Pembiayaan yang belum Digunakan 48.602 1.990.575
L/C yang Tidak Dapat Dibatalkan 161.978 449.64
Sub total – Kewajiban Komitmen (Pihak Terkait) 210.580 2.035.540
Liabilitas Komitmen - Bersih 2.668.759 6.519.881
Tagihan Kontinjensi
Pihak Ketiga
Pendapatan Dari Pembiayaan Bermasalah 425.397 517.187
Bank Garansi (Kafalah) yang Diterima 245.046 253.877
Lainnya 35.611 35.611
Subtotal – Piutang Kontingen 706.054 806.675
Liabilitas Kontinjensi
Pihak Ketiga
Garansi yang Diterbitkan 1.532.802 1.982.105
Pihak Berelasi
Garansi yang Diterbitkan 507.923 498.335
Jumlah Kontijensi Liabilities 2.040.725 2.480.440
Liabilitas Kontinjensi - Bersih 1.334.671 1.673.765
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
230 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 233
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KOMITMEN DAN KONTINJENSI
Dalam kegiatan operasional normal, Bank melakukan transaksi komitmen dan kontinjensi yang
mengandung risiko pembiayaan. Transaksi tersebut terutama berkaitan dengan kewajiban dan hak
bersyarat yang dicatat pada rekening administratif dan berpotensi menimbulkan eksposur risiko kredit
di masa mendatang. Transaksi komitmen dan kontinjensi yang terjadi dalam kegiatan normal Bank yang
mempunyai risiko pembiayaan adalah sebagai berikut:
(Dalam Rp juta)
Uraian 2024 2025
(1) (2) (3)
Garansi yang diterbitkan 2.040.725 2.480.440
Fasilitas pembiayaan yang belum digunakan 2.138.888 5.690.458
L/C yang tidak dapat dibatalkan 364.587 108.178
Jumlah 4.544.200 8.279.076
Sejalan dengan itu, tingkat kolektibilitas atas komitmen dan kontinjensi yang memiliki risiko pembiayaan
pada rekening administratif disajikan untuk mencerminkan kualitas eksposur risiko serta efektivitas
pengelolaan risiko pembiayaan Bank. Kolektibilitas komitmen dan kontinjensi pada rekening administratif
yang mempunyai risiko pembiayaan adalah sebagai berikut:
(Dalam Rp juta)
Uraian 2024 2025
(1) (2) (3)
Lancar 4.542.007 8.225.630
Dalam perhatian khusus 2.193 53.446
Kurang lancar – –
Diragukan – –
Macet – –
Total 4.544.200 8.279.076
Selanjutnya, perubahan cadangan kerugian penurunan nilai atas estimasi komitmen dan kontinjensi
disajikan untuk menggambarkan penyesuaian yang dilakukan Bank dalam mengantisipasi potensi
kerugian yang timbul dari eksposur tersebut. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai estimasi
komitmen dan kontijensi adalah sebagai berikut:
(Dalam Rp juta)
Uraian 2024 2025
(1) (2) (3)
Saldo awal tahun 32.017 24.045
Pembentukan selama tahun berjalan (8.443) 1.710
Selisih kurs 471 362
Saldo akhir tahun 24.045 26.117
Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian penurunan nilai atas estimasi komitmen dan
kontinjensi yang telah dibentuk berada pada tingkat yang memadai dan telah disusun sesuai dengan
ketentuan yang ditetapkan oleh OJK, dengan mempertimbangkan profil risiko serta prinsip kehati-
hatian.
LAPORAN TAHUNAN 2025
231
Page 234
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
INFORMASI DAN FAKTA MATERIAL YANG
TERJADI SETELAH TANGGAL PELAPORAN
Sampai dengan tanggal penyusunan Laporan Tahunan ini, tidak terdapat kejadian penting setelah
tanggal laporan akuntan yang memerlukan pengungkapan lebih lanjut. Dengan demikian, tidak
terdapat peristiwa yang berdampak signifikan terhadap kinerja keuangan, posisi keuangan, maupun
profil risiko usaha Bank di masa mendatang.
TARGET DAN REALISASI TAHUN 2025
PERBANDINGAN TARGET DAN REALISASI KEUANGAN 2025
Informasi mengenai perbandingan antara target dan realisasi kinerja keuangan tahun 2025 disajikan
sebagai berikut:
(Dalam Rp juta)
Uraian RKAP 2025 Realisasi 2025 Pencapaian
(1) (2) (3) (4) = (2)/(3)
POSISI KEUANGAN
Aset 419.538.199 456.192.606 108,74%
Pembiayaan yang diberikan 310.365.880 318.843.761 102,73%
Dana Pihak Ketiga 348.855.345 380.488.302 109,07%
LABA RUGI
Pendapatan Pengelolaan Dana oleh Bank sebagai Mudharib 27.453.242 28.177.765 102,64%
Laba Bersih 7.495.398 7.567.523 100,96%
RASIO KEUANGAN (%)
NPF GROSS 1,85% 1,81% 102,45%
NPF NET 0,53% 0,47% 112,21%
Pada tahun 2025, total aset BSI tercatat sebesar Rp456,19 triliun, melampaui target RKAP/RBB sebesar
108,74%. Pencapaian ini didukung oleh kinerja fungsi intermediasi yang berjalan secara optimal, tercermin
dari pertumbuhan penyaluran pembiayaan dan peningkatan dana pihak ketiga. Dalam kondisi pasar
yang relatif stabil, BSI mampu mengelola aset secara efektif sehingga mendukung pertumbuhan yang
berkesinambungan.
Total pembiayaan yang disalurkan mencapai Rp318,84 triliun pada tahun 2025, melampaui target RKAP/
RBB sebesar 102,73%. Pertumbuhan pembiayaan terjadi secara merata pada seluruh segmen, yaitu
wholesale, ritel, dan konsumer. Sejalan dengan strategi pertumbuhan yang berkelanjutan, BSI tetap
memprioritaskan kualitas pembiayaan dengan menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan
pengelolaan risiko melalui penerapan manajemen risiko yang disiplin.
Dana pihak ketiga pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp380,49 triliun, dengan tingkat pencapaian
terhadap target RKAP/RBB sebesar 109,07%. Strategi penghimpunan DPK difokuskan pada peningkatan
porsi Current Account Saving Account (CASA), khususnya melalui pertumbuhan dana tabungan, guna
memperkuat struktur pendanaan yang stabil dan berbiaya efisien.
Laba bersih pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp7,57 triliun, melampaui target RKAP/RBB dengan tingkat
pencapaian sebesar 100,96%. Kinerja tersebut didukung oleh peningkatan pendapatan margin dan bagi
hasil, serta pertumbuhan pendapatan berbasis biaya (fee-based income). Selain itu, upaya efisiensi
biaya yang berkelanjutan serta pengelolaan kualitas aset yang terjaga turut berkontribusi terhadap
peningkatan profitabilitas Bank.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
232 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 235
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
TARGET DAN REALISASI TAHUN 2025
PERBANDINGAN TARGET DAN REALISASI STRUKTUR MODAL 2025
Informasi mengenai perbandingan target dan realisasi struktur permodalan disajikan sebagai berikut:
(Dalam Rp juta)
Uraian RKAP 2025 Realisasi 2025 Pencapaian
(1) (2) (3) (4) = (2)/(3)
Modal Inti (Tier 1) 46.687.952 48.109.082 103,04%
Modal Pelengkap (Tier 2) 2.541.194 2.464.058 96,96%
Jumlah Modal 49.229.146 50.573.140 102,73%
Berdasarkan perbandingan antara target RKAP 2025 dan realisasi hingga akhir tahun 2025 (Q4), struktur
permodalan Bank menunjukkan kinerja yang lebih kuat dari rencana yang telah ditetapkan. Total modal
BSI pada Desember 2025 tercatat sebesar Rp50.573.140 juta, lebih tinggi dibandingkan target RKAP
sebesar Rp49.229.146 juta. Peningkatan ini mencerminkan penguatan struktur permodalan Bank yang
didukung oleh kinerja Perseroan yang solid sepanjang tahun.
Struktur modal yang solid ini memberikan ruang yang memadai bagi Bank untuk mendukung
pertumbuhan aset produktif, menjaga stabilitas keuangan, serta memperkuat ketahanan dalam
menghadapi dinamika industri perbankan.
PERBANDINGAN TARGET DAN REALISASI PEMASARAN 2025
Informasi mengenai perbandingan target dan realisasi kinerja pemasaran tahun 2025 disajikan sebagai
berikut:
Produk Deskripsi Realisasi 2025
Rencana produk baru tahun 2025
Transaksi Online BSI Debit Transaksi Online E-Commerce 3D Secure Kartu Debit BSI Visa adalah LIVE
Visa E-commerce Fitur transaksi online (e-commerce) Kartu BSI Debit Visa dengan
pengamanan transaksi menggunakan layanan 3DS (Verify by Visa)
berupa OTP Transaksi.
Limit Qardh Beragun Emas Limit Qardh Beragun Emas dapat diberikan paling banyak sebesar Proses Perizinan
Rp1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah) untuk setiap nasabah OJK/BI
Sub-registry BI-SSSS Registry dalam BI-SSSS adalah Penambahan aktivitas bank yang Piloting persiapan
menyediakan layanan dalam bentuk transaksi surat berharga negara LIVE
(SBN) maupun pemerintah daerah yang didukung oleh layanan Bank
Indonesia
Financial Institution Bank Financial Intituition Bank to Bank Murabahah Facility adalah Proses Perizinan
to Bank Wakalah Facility Penghimpunan dan penyaluran dana antar bank dengan OJK/BI
memanfaatkan bursa komoditi dengan akad Murabahah
BI Fast Tahap 2 BI FAST Tahap 2 kelanjutan project BI Fast tahap 1 yaitu infrastruktur Proses Perizinan
Sistem Pembayaran ritel yang dapat memfasilitasi pembayaran ritel OJK/BI
menggunakan berbagai instrumen dan kanal pembayaran yang dapat
dilakukan secara real time dan 24/7
LAPORAN TAHUNAN 2025
233
Page 236
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
TARGET DAN REALISASI TAHUN 2025
Produk Deskripsi Realisasi 2025
Fitur Buyback BSI Cicil Produk bank adalah BSI Cicil Emas yang akan tetap dijalankan sesuai LIVE
Emas mekanisme transaksi eksisting saat ini.
Fitur Buyback merupakan pilihan yang diberikan kepada nasabah
ketika nasabah ingin menjual kembali Emas dan dibuat sebagai bentuk
layanan after sales.
Pembelian emas akan dilakukan oleh mitra Bank. Peran Bank pada
fitur ini adalah sebagai agen yang mempertemukan antara nasabah
(penjual emas) dan mitra (pembeli emas).
Emas yang telah dibeli oleh mitra disimpan sementara di BSI hingga
dilakukan pengambilan oleh mitra (maksimal 7 hari kerja).
Seluruh biaya yang timbul atas transaksi fitur Buyback menjadi
kewajiban mitra.
Cash Wakaf Link Deposit Produk Cash Waqf Linked Deposit (CWLD) merupakan basic produk Proses Perizinan
(CWLD) deposito yang nilai pokoknya akan berfungsi sebagai wakaf uang OJK/BI
temporer dimana bagi hasil depositonya akan langsung dapat
dimanfaatkan ke dalam proyek sosial yang akan ditentukan sesuai
program yang akan ditetapkan pada setiap seri penerbitan. CWLD
merupakan pengembangan lebih advance dari BSI Deposito Wakaf.
Dengan CWLD, proyek sosial dapat direalisasikan lebih awal tanpa
menunggu penyelesaian seluruh pembayaran bagi hasil dari pokok
depositonya. Dana untuk realisasi program sosial dapat dijalankan
dengan mekanisme bundling dengan Pembiayaan, yang mana
instalment -nya diambil dari bagi hasil (Deposito) bulanan yang didapat.
Dengan Skema ini proyek akan terealisasi lebih awal tanpa menunggu
seluruh bagi hasil terbayarkan.
BSI Investment Account BSI Investment Account (SRIA) produk yang mengoptimalkan fungsi LIVE
(SRIA) Investor pada Bank dengan menghimpun dan mengelola dana
berdasarkan akad Mudharabah Muqayyadah dengan skema profit
sharing secara on balance sheet, yang akan disalurkan secara langsung
dan terikat kepada aset produktif tertentu sesuai dengan risk appetite
Investor.
BSI Overseas Murabahah Skema akad murabahah komoditi merupakan transaksi penjualan Proses Perizinan
Komoditi KCLN Komiditi dengan menegaskan harga beli dan margin keuntungan OJK/BI
yang disepakati. Skema ini digunakan untuk produk pembiayaan/
penempatan, penghimpunan dana, dan penerbitan sukuk dengan
dibatasi untuk mendukung aktivitas Kantor Cabang Luar Negeri
New Trade Finance Platform E2E Trade Finance Solutions dan Document Pre Checking Proses Perizinan
Automation with Smart AI OJK/BI
BSI Daily Kafalah Fasilitas BSI Daily Kafalah yang diberikan oleh Bank kepada Nasabah Proses Internal
dengan perjanjian Line Facility untuk tujuan realisasi pembiayaan
penjaminan dan modal kerja PRKS dengan menggunakan Akad
Kafalah bil Ujrah dan/atau akad musyarakah
Revitalisasi Fitur Limit Revitalisasi Fitur Limit Jumlah Pembiayaan Kepemilikan Emas adalah Piloting persiapan
Jumlah Pembiayaan Revitalisasi salah satu Fitur Cicil Emas yaitu limit jumlah pembiayaan LIVE
Kepemilikan Emas yang asalnya Rp150 juta menjadi maksimal Rp500 juta per Nasabah
Landing Page Consumer Landing Page Consumer adalah digital platform yang akan memberikan Proses Internal
kemudahan nasabah dalam mencari produk-produk konsumer BSI,
mengajukan pembiayaan, menghitung simulasi angsuran, mengetahui
informasi program promo pembiayaan consumer BSI dalam satu
tempat
Transaksi Reksa Dana Transaksi Reksa Dana secara Elektronik yaitu (pembukaan rekening, LIVE
Secara Elektronik via subscription, redemption dan switching) secara elektronik.
BYOND
BSI Tabungan Valas Penambahan 5 currency pada Produk BSI Tabungan Valas Wadiah LIVE
Multicurrency (6009) yaitu SGD, SAR, AUD, JPY, EUR. Dengan instrumen penambahan
pembukaan rekening dan transaksi pada Core.
BYOND Market Place BByond Market Place merupakan Fitur yang mengakomodir kebutuhan LIVE
transaksional seputar Lifestyle User Byond guna mendukung penguatan
ekosistem islam atau halal lifestyle pada Bank Syariah Indonesia
Nasabah dapat melakukan pembelian tiket event, tiket transportasi,
paket travel umroh, voucher game, dan transaksi- transaksi lifestyle
secara end-to-end di dalam halaman Byond Lyfe.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
234 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 237
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
TARGET DAN REALISASI TAHUN 2025
Produk Deskripsi Realisasi 2025
Islamic Structured Account Islamic Structured Account (ISRA) merupakan produk simpanan Dana Proses Perizinan
(ISRA) Pihak Ketiga (DPK) berupa tabungan dan giro dengan basis akad OJK/BI
Mudharabah Muqayyadah dimana dana simpanan tersebut khusus
digunakan untuk aktivitas transaksi Valas oleh unit kerja Treasury.
Penambahan Akad MMQ Pengembangan akad MMQ untuk pembiayaan PPR indent merupakan Proses Internal
untuk penyaluran BSI Griya inisasi dari Bank untuk memperbaiki akad yang ada sebelumnya pada
Indent produk PPR Indent. Akad yang digunakan pada produk PPR Indent
sebelumnya adalah akad murabahah atas tanah dan bahan bangunan.
Bank berupaya untuk melakukan perbaikan akad pembiayaan
PPR indent agar lebih sesuai dengan prinsip syariah dengan
mengembangkan akad MMQ untuk penyaluran PPR indent.
BSI Hasanah Card Penambahan fitur BSI Hasanah Card dengan kapabilitas contactless Piloting persiapan
Contactless yang melekat pada seluruh kartu BSI Hasanah Card dan turunannya. LIVE
Enhancement CMS Pengembangan lanjutan atas platform Layanan Cash Management Proses Internal
Capabilities-Islamic yang terdiri atas Account Payable Management, Account Receivable
Ecosystem & Securities Management, Account Liquidity management, Account Administration
Ecosystem Support & Information, serta Digital Onboarding untuk fitur dan kapabilitas
(Pembayaran Ziswaf) yang ditujukan untuk nasabah segmen Corporate, Institusional,
Government, Small Medium Enterprise (SME), Koperasi, Perseroan
Perorangan, diantaranya:
- Payment ZISWAF
- Rekening Dana Nasabah (RDN)
Bank to Bank Risk Transaksi Partisipasi Risiko secara syariah merupakan bentuk kerjasama Proses Internal
Participation antara dua pihak yaitu Grantor (sebagai wakil/agen) dan Participant
Bank (sebagai principal) sesuai pembagian risko yang diambil yang
dituangkan ke dalam perjanjian induk transaksi partisipasi risiko
(Master Risk Participation Agreement) untuk penyelesaian transaksi
trade finance.
Konversi Produk BSI Perubahan fitur dan akad layanan BSI Emas dimana saldo emas yang Piloting persiapan
Emas Eksisting menjadi dititipkan nasabah pada layanan e-mas akan diubah menjadi Simpanan LIVE
Simpanan Emas Emas
Perluasan Aktivitas Treasury Perluasan aktivitas berupa bisnis treasury yang dapat dilakukan oleh Proses Perizinan
BSI Middle East (DIFC BSI DIFC dengan pengajuan lisensi Dealing in Investments as Principal OJK/BI
Branch) ke DFSA.
Layanan Hyperlink ZIS App Perluasan aktivitas berupa bisnis treasury yang dapat dilakukan oleh Proses Internal
pada BYOND BSI DIFC dengan pengajuan lisensi Dealing in Investments as Principal
ke DFSA.
Hyperlink merupakan fitur pada BYOND yang berfungsi sebagai
tautan dari BYOND ke platform atau alamat situs lain di luar BYOND.
Dengan layanan Hyperlink ZIS App ini dapat mengakomodir Lembaga
Amil ZISWAF yang tidak tertampung pada BYOND. Nasabah BSI juga
memiliki banyak opsi dalam penyaluran dana ZISWAF sesuai dengan
program dan Lembaga yang dikehendakinya.
PERBANDINGAN TARGET DAN REALISASI PENGEMBANGAN SDM 2025
Informasi mengenai perbandingan target dan realisasi pengembangan sumber daya manusia (SDM)
tahun 2025 disajikan sebagai berikut:
(Dalam Rp juta)
Uraian RKAP 2025 Realisasi 2025 Pencapaian
(1) (2) (3) (4) = (2)/(3)
Biaya pengembangan SDM (Rp) 145.000.000.000 141.773.826.444 98%
Realisasi biaya pengembangan SDM pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp141,77 miliar, atau mencapai
98% dari anggaran RKAP 2025 yang direncanakan sebesar Rp145 miliar.
BSI secara konsisten meningkatkan kompetensi SDM sebagai bagian dari upaya mendukung pencapaian
tujuan bisnis jangka panjang. Pengembangan tersebut dilakukan melalui pelaksanaan program
pelatihan dan inisiatif pengembangan lainnya, guna memastikan ketersediaan SDM yang kompeten
dan selaras dengan kebutuhan organisasi serta dinamika industri perbankan syariah.
LAPORAN TAHUNAN 2025
235
Page 238
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
TARGET/PROYEKSI TAHUN 2026
ASUMSI DALAM MENYUSUN TARGET/PROYEKSI 2026
Penyusunan target dan proyeksi kinerja PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) untuk tahun 2026 didasarkan
pada sejumlah asumsi utama yang mencerminkan pandangan Manajemen terhadap perkembangan
kondisi ekonomi makro, arah kebijakan moneter, serta dinamika industri perbankan baik di tingkat
global maupun domestik. Perumusan asumsi tersebut mempertimbangkan berbagai faktor eksternal
yang berpotensi memengaruhi stabilitas sistem keuangan, termasuk prospek pertumbuhan ekonomi,
tekanan inflasi, kondisi likuiditas global, serta perkembangan geopolitik yang dapat berdampak pada
kinerja sektor keuangan. Dalam kerangka tersebut, asumsi ekonomi yang digunakan meliputi indikator
makro utama seperti pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB), tingkat inflasi, nilai tukar Rupiah
terhadap Dolar Amerika Serikat, serta tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia (BI 7-Day Reverse
Repo Rate). Indikator-indikator tersebut menjadi dasar dalam merumuskan proyeksi pertumbuhan
pembiayaan, penghimpunan dana pihak ketiga, tingkat margin, serta indikator kinerja keuangan lainnya.
Dalam menetapkan target dan proyeksi tersebut, Manajemen tetap mengedepankan prinsip kehati-
hatian, penguatan manajemen risiko, serta menjaga ketahanan permodalan dan likuiditas guna
memastikan keberlanjutan kinerja Bank di tengah dinamika kondisi ekonomi. Manajemen juga menyadari
bahwa realisasi kinerja di masa mendatang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal maupun
internal yang berkembang secara dinamis. Oleh karena itu, asumsi yang digunakan dalam penyusunan
proyeksi akan dievaluasi secara berkala dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi ekonomi
dan industri yang aktual, sehingga strategi dan target yang ditetapkan tetap relevan, adaptif, dan selaras
dengan lingkungan usaha yang dihadapi Bank.
Uraian Proyeksi 2026
(1) (2)
Pertumbuhan ekonomi 5,11%
Tingkat inflasi 2,34%
Nilai tukar Rp/USD Rp16.224
7-Day Reverse Repo Rate 4,25
Sumber: Office of Chief Economist BSI
Target/Proyeksi Keuangan 2025
Informasi mengenai target dan proyeksi keuangan BSI untuk tahun 2025 disusun berdasarkan Rencana
Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) yang telah mempertimbangkan kondisi makroekonomi,
prospek industri perbankan syariah, serta profil risiko Bank. Target dan proyeksi tersebut menjadi acuan
bagi manajemen dalam mengarahkan strategi bisnis dan pengelolaan kinerja secara berkelanjutan.
Informasi terkait target/proyeksi keuangan tahun 2025 adalah sebagai berikut:
Uraian Proyeksi 2026
(1) (2)
Financing Growth 10% - 14%
Cost of Credit < 0,84 %
Net Interest Margin > 5,50 %
NPF Gross
Target/Proyeksi Kebijakan Dividen 2025
Kebijakan pembagian dividen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) ditetapkan melalui keputusan Rapat
Umum Pemegang Saham (RUPS) dengan mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik
serta perlakuan yang setara bagi seluruh pemegang saham. Setiap pemegang saham memiliki hak
yang sama untuk memperoleh bagian dividen sesuai dengan porsi kepemilikan sahamnya. Dalam
merumuskan kebijakan dividen, Perseroan mempertimbangkan berbagai aspek strategis, antara lain
kondisi dan kemampuan keuangan Bank, kebutuhan pembentukan cadangan untuk memperkuat
struktur permodalan, rencana pengembangan usaha, serta kepatuhan terhadap ketentuan peraturan
perundang-undangan dan regulasi yang berlaku di Indonesia.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
236 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 239
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
TARGET/PROYEKSI TAHUN 2026
Dengan mempertimbangkan kondisi keuangan dan kinerja Bank secara keseluruhan, kebijakan dividen
BSI diarahkan pada pembagian dividen tunai kepada pemegang saham setelah memperhitungkan
kecukupan modal guna mendukung ekspansi bisnis dan menjaga keberlanjutan usaha dalam jangka
panjang. Penetapan besaran rasio dividen serta waktu pembayarannya sepenuhnya menjadi kewenangan
RUPS, dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti laba ditahan, kinerja operasional, arus kas,
prospek usaha, kondisi industri perbankan, serta kondisi perekonomian secara umum. Sejalan dengan
prinsip kehati-hatian, kebijakan dividen dapat ditinjau dan disesuaikan secara berkala sesuai dengan
perkembangan kinerja keuangan Perseroan, dinamika ekonomi, serta perubahan ketentuan regulasi
yang berlaku.
Target/Proyeksi Pemasaran 2026
Informasi mengenai target dan proyeksi pemasaran BSI untuk tahun 2026 disusun dengan
mempertimbangkan arah strategis Bank, kondisi pasar, serta peluang pertumbuhan pada segmen-
segmen utama. Proyeksi ini menjadi dasar dalam penguatan penetrasi pasar, optimalisasi jaringan
distribusi, serta pengembangan produk dan layanan sesuai kebutuhan nasabah. Informasi terkait
proyeksi pemasaran tahun 2026 adalah sebagai berikut:
Jenis Produk Rencana Waktu
No Deskripsi
Bank Baru Penyelenggaraan
Limit Qardh Beragun Emas dapat diberikan paling banyak
Limit Qardh
1 Q1-2026 sebesar Rp1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah) untuk setiap
Beragun Emas
nasabah.
Produk Cash Waqf Linked Deposit (CWLD) merupakan basic
produk deposito yang nilai pokoknya akan berfungsi sebagai
wakaf uang temporer dimana bagi hasil depositonya akan
langsung dapat dimanfaatkan ke dalam proyek sosial yang akan
ditentukan sesuai program yang akan ditetapkan pada setiap seri
penerbitan. CWLD merupakan pengembangan lebih advance
Cash Wakaf Link dari BSI Deposito Wakaf. Dengan CWLD, proyek sosial dapat
2 Q1-2026
Deposit (CWLD) direalisasikan lebih awal tanpa menunggu penyelesaian seluruh
pembayaran bagi hasil dari pokok depositonya. Dana untuk
realisasi program sosial dapat dijalankan dengan mekanisme
bundling dengan Pembiayaan, yang mana instalment -nya
diambil dari bagi hasil (Deposito) bulanan yang didapat. Dengan
Skema ini proyek akan terealisasi lebih awal tanpa menunggu
seluruh bagi hasil terbayarkan.
BSI Tabungan Penambahan 5 currency pada Produk BSI Tabungan Valas
3 Valas Q1-2026 Wadiah (6009) yaitu SGD, SAR, AUD, JPY, EUR. Dengan instrumen
Multicurrency penambahan pembukaan rekening dan transaksi pada Core.
Islamic Structured Account (ISRA) merupakan produk simpanan
Dana Pihak Ketiga (DPK) berupa tabungan dan giro dengan basis
Islamic Structured
4 Q1-2026 akad Mudharabah Muqayyadah dimana dana simpanan tersebut
Account (ISRA)
khusus digunakan untuk aktivitas transaksi Valas oleh unit kerja
Treasury.
Pengembangan akad MMQ untuk pembiayaan PPR indent
merupakan inisasi dari Bank untuk memperbaiki akad yang ada
Penambahan sebelumnya pada produk PPR Indent. Akad yang digunakan pada
Akad MMQ untuk produk PPR Indent sebelumnya adalah akad murabahah atas
5 Q1-2026
penyaluran BSI tanah dan bahan bangunan. Bank berupaya untuk melakukan
Griya Indent perbaikan akad pembiayaan PPR indent agar lebih sesuai
dengan prinsip syariah dengan mengembangkan akad MMQ
untuk penyaluran PPR indent.
Penambahan fitur BSI Hasanah Card dengan kapabilitas
BSI Hasanah Card
6 Q1-2026 contactless yang melekat pada seluruh kartu BSI Hasanah Card
Contactless
dan turunannya.
Konversi Produk
Perubahan fitur dan akad layanan BSI Emas dimana saldo
BSI Emas Eksisting
7 Q1-2026 emas yang dititipkan nasabah pada layanan e-mas akan diubah
menjadi Simpanan
menjadi Simpanan Emas .
Emas
LAPORAN TAHUNAN 2025
237
Page 240
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
TARGET/PROYEKSI TAHUN 2026
Jenis Produk Rencana Waktu
No Deskripsi
Bank Baru Penyelenggaraan
Hyperlink merupakan fitur pada BYOND yang berfungsi
sebagai tautan dari BYOND ke platform atau alamat situs lain
Layanan Hyperlink di luar BYOND. Dengan layanan Hyperlink ZIS App ini dapat
8 ZIS App pada Q1-2026 mengakomodir Lembaga Amil ZISWAF yang tidak tertampung
BYOND pada BYOND. Nasabah BSI juga memiliki banyak opsi dalam
penyaluran dana ZISWAF sesuai dengan program dan Lembaga
yang dikehendakinya.
Akad Online Pembiayaan Mitraguna menggunakan Whatsapp
Akad Online pada Chatbot adalah aplikasi bagi nasabah pembiayaan Mitraguna yang
9 Pembiayaan Q1-2026 proses reguler dicabang bersedia proses tanda tangan akadnya
Mitraguna secara online akan mendapatkan notif saat pembiayaannya
sudah di approve untuk proses akad pembiayaan secara online.
Pengembangan lanjutan atas platform Layanan Cash
Enhancement Management yang terdiri atas Account Payable Management,
CMS Capabilities Account Receivable Management, Account Liquidity
- Fund management, Account Administration & Information, serta
10 Management, Q1-2026 Digital Onboarding untuk fitur dan kapabilitas yang ditujukan
Government untuk nasabah segmen Corporate, Institusional, Government,
& Institutional Small Medium Enterprise (SME), Koperasi, Perseroan Perorangan,
Solution (RDN) diantaranya:
- Rekening Dana Nasabah (RDN)
Pengembangan BSI Tabungan Umrah merupakan tabungan yang diperuntukkan
11 Q1-2026
Tabungan Umrah bagi nasabah yang akan melakukan wisata religi (ibadah umrah).
Registry dalam BI-SSSS adalah Penambahan aktivitas bank yang
Sub-registry BI- menyediakan layanan dalam bentuk transaksi surat berharga
12 Q1-2026
SSSS negara (SBN) maupun pemerintah daerah yang didukung oleh
layanan Bank Indonesia.
Financial
Financial Intituition Bank to Bank Murabahah Facility adalah
Institution Bank
13 Q1-2026 Penghimpunan dan penyaluran dana antar bank dengan
to Bank Wakalah
memanfaatkan bursa komoditi dengan akad Murabahah.
Facility
Skema akad murabahah komoditi merupakan transaksi
penjualan Komiditi dengan menegaskan harga beli dan margin
BSI Overseas
keuntungan yang disepakati. Skema ini digunakan untuk
14 Murabahah Q1-2026
produk pembiayaan/ penempatan, penghimpunan dana, dan
Komoditi KCLN
penerbitan sukuk dengan dibatasi untuk mendukung aktivitas
Kantor Cabang Luar Negeri.
Revitalisasi Fitur Revitalisasi Fitur Limit Jumlah Pembiayaan Kepemilikan Emas
Limit Jumlah adalah Revitalisasi salah satu Fitur Cicil Emas yaitu limit jumlah
15 Q1-2026
Pembiayaan pembiayaan yang asalnya Rp150 juta menjadi maksimal Rp500
Kepemilikan Emas juta per Nasabah.
Landing Page Consumer adalah digital platform yang akan
memberikan kemudahan nasabah dalam mencari produk-
Landing Page
16 Q1-2026 produk konsumer BSI, mengajukan pembiayaan, menghitung
Consumer
simulasi angsuran, mengetahui informasi program promo
pembiayaan consumer BSI dalam satu tempat.
Transaksi Partisipasi Risiko secara syariah merupakan bentuk
kerjasama antara dua pihak yaitu Grantor (sebagai wakil/agen)
Bank to Bank Risk dan Participant Bank (sebagai principal) sesuai pembagian
17 Q1-2026
Participation risko yang diambil yang dituangkan ke dalam perjanjian induk
transaksi partisipasi risiko (Master Risk Participation Agreement)
untuk penyelesaian transaksi trade finance.
Perluasan Aktivitas
Perluasan aktivitas berupa bisnis treasury yang dapat dilakukan
Treasury BSI
18 Q1-2026 oleh BSI DIFC dengan pengajuan lisensi Dealing in Investments
Middle East (DIFC
as Principal ke DFSA.
Branch)
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
238 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 241
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
TARGET/PROYEKSI TAHUN 2026
Jenis Produk Rencana Waktu
No Deskripsi
Bank Baru Penyelenggaraan
Pengembangan lanjutan atas platform Layanan Cash
Management yang terdiri atas Account Payable Management,
Enhancement Account Receivable Management, Account Liquidity
CMS Capabilities- management, Account Administration & Information, serta
Islamic Ecosystem Digital Onboarding untuk fitur dan kapabilitas yang ditujukan
& Securities untuk nasabah segmen Corporate, Institusional, Government,
19 Q1-2026
Ecosystem Small Medium Enterprise (SME), Koperasi, Perseroan Perorangan,
Support diantaranya:
(Pembayaran
Ziswaf) - Payment ZISWAF
- Rekening Dana Nasabah (RDN)
BSI Hasanah Card Turunan produk kartu kredit syariah BSI Hasanah Card untuk
20 Segmen Muda / Q2-2026 segmen muda yaitu millennial dan Gen Z yang memberikan
Lyfe Card value proposition khusus bagi segmen muda.
Jenis produk baru BSI Hasanah Card untuk segmen affluent yang
BSI Hasanah Card
21 Q2-2026 memberikan value proposition khusus pada segmen affluent
Signature Visa
tersebut.
Hasanah Card Lyfe adalah Fitur BSI Hasanah Card (kartu kredit
syariah) dan produk turunannya yang terdapat pada superapp
22 Hasanah Card Lyfe Q2-2026 BSI (Byond) berupa fitur autobinding, virtual card display, aktivasi,
request PIN dan dashboard informasi limit, outstanding, sisa limit
dan lainnya.
BSI Investment Account (SRIA) produk yang mengoptimalkan
fungsi Investor pada Bank dengan menghimpun dan mengelola
BSI Investment dana berdasarkan akad Mudharabah Muqayyadah dengan skema
23 Q1-2026
Account (SRIA) profit sharing secara on balance sheet, yang akan disalurkan
secara langsung dan terikat kepada aset produktif tertentu sesuai
dengan risk appetite Investor.
New Trade Platform E2E Trade Finance Solutions dan Document Pre
24 Q1-2026
Finance Checking Automation with Smart AI.
Fasilitas BSI Daily Kafalah yang diberikan oleh Bank kepada
Nasabah dengan perjanjian Line Facility untuk tujuan realisasi
25 BSI Daily Kafalah Q1-2026
pembiayaan penjaminan dan modal kerja PRKS dengan
menggunakan Akad Kafalah bil Ujrah dan/atau akad musyarakah.
Target/Proyeksi Pengembangan Sumber Daya Manusia 2026
Informasi mengenai target dan proyeksi pengembangan sumber daya manusia (SDM) BSI untuk tahun
2026 disusun untuk mendukung pencapaian strategi bisnis jangka menengah dan panjang. Proyeksi
biaya pengembangan SDM pada tahun 2026 ditargetkan mencapai sebesar Rp147,77 miliar, meningkat
sebesar 1,29% dibandingkan realisasi biaya pengembangan SDM pada tahun 2025. Informasi terkait
proyeksi pengembangan SDM tahun 2026 adalah sebagai berikut:
Uraian Proyeksi 2026
(1) (2)
Biaya pengembangan SDM (Rp) 147.779.000.000
Investasi pada pengembangan SDM diarahkan untuk memastikan ketersediaan talenta yang kompeten,
adaptif, dan selaras dengan kebutuhan organisasi, sekaligus mendukung penguatan tata kelola,
manajemen risiko, dan kinerja operasional Bank secara berkelanjutan.
LAPORAN TAHUNAN 2025
239
Page 242
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KEBIJAKAN, PENGUMUMAN DAN
PEMBAYARAN DIVIDEN
BSI dapat mengumumkan dan membagikan dividen dalam mata uang Rupiah setiap tahun sepanjang
Bank memiliki saldo laba positif. Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sebagian dari laba bersih
Bank, sebagaimana ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan setelah
memperhitungkan kewajiban pajak penghasilan badan, wajib dialokasikan sebagai dana cadangan
wajib hingga mencapai paling sedikit 20% dari jumlah modal disetor Bank. Tidak terdapat batas waktu
tertentu untuk pemenuhan tingkat dana cadangan wajib tersebut.
Sisa laba bersih setelah pengalokasian dana cadangan wajib dapat dibagikan kepada Pemegang Saham
sebagai dividen final, kecuali ditentukan lain dalam keputusan RUPST. Selain itu, Bank dapat membagikan
dividen khusus secara ad hoc berdasarkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), dengan
tetap memperhatikan kondisi keuangan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Penggunaan laba bersih untuk tahun buku 2024 telah ditetapkan berdasarkan keputusan RUPST yang
diselenggarakan pada tanggal 17 Mei 2024, demikian pula penggunaan laba bersih tahun buku 2023.
Sementara itu, penggunaan laba bersih untuk tahun buku 2025 akan diputuskan dalam RUPST yang
direncanakan pada tahun 2026.
(Dalam Rp juta)
Uraian Tahun Buku 2023 Tahun Buku 2024
Laba Bersih 5.703.743.109.251 7.005.888.311.206,67
Dividen Kas 855.561.466.388 1.050.883.246.681
Dividen Non Kas - -
Dividen Kas Per Saham 18,5470451 22,781273
Dividen Non Kas Per Saham - -
Dividen Payout Ratio (%) 15% 15%
Tanggal Pengumuman 17 Mei 2024 16 Mei 2025
Tanggal Pembayaran Dividen Kas 20 Juni 2024 19 Juni 2025
Tanggal Pembayaran Dividen Non Kas - -
REALISASI PENGGUNAAN DANA HASIL
PENAWARAN UMUM
Mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 30/POJK.04/2015 tentang Laporan
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum, BSI telah menyusun dan menyampaikan laporan
realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum secara tepat waktu dan sesuai dengan ketentuan
yang berlaku. Laporan tersebut mencerminkan penggunaan dana yang konsisten dengan tujuan yang
telah diungkapkan dalam prospektus serta memperhatikan prinsip transparansi dan akuntabilitas
kepada pemangku kepentingan.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
240 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 243
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
REALISASI PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM
(Dalam Rp juta)
Nilai Realisasi Hasil Penawaran Umum Rencana penggunaan dana Realisasi penggunaan dana Sisa dana
No. Tanggal efektif
Nilai penawaran Biaya Hasil Bersih Uraian Jumlah Uraian Jumlah
Jenis penawaran umum
Penawaran Umum Berkelanjutan Sukuk Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank BSI Tahap II Tahun 2025
1. 26 Juni 2025 5.000.000.000.000 7.840.000.000 4.992.160.000.000 Seluruh Dana yang diperoleh dari Seluruh Dana yang diperoleh dari
hasil Penawaran Umum ini, setelah hasil Penawaran Umum ini, setelah
dikurangi dengan biaya-biaya emisi dikurangi dengan biaya-biaya emisi
terkait, akan digunakan Perseroan terkait, akan digunakan Perseroan
untuk penyaluran pembiayaan baru untuk penyaluran pembiayaan baru
atau pun pembiayaan yang sudah atau pun pembiayaan yang sudah
ada (existing) baik langsung atau ada (existing) baik langsung atau
pun tidak langsung atas kegiatan- pun tidak langsung atas kegiatan-
kegiatan yang termasuk dalam kegiatan yang termasuk dalam
kategori Kegiatan Usaha Berwawasan kategori Kegiatan Usaha Berwawasan
Lingkungan (KUBL) dan Kegiatan Lingkungan (KUBL) dan Kegiatan
Usaha Berwawasan Sosial (KUBS) Usaha Berwawasan Sosial (KUBS)
sebagaimana diatur dalam POJK No. sebagaimana diatur dalam POJK No.
18 Tahun 2023 tentang penerbitan dan 18 Tahun 2023 tentang penerbitan
persyaratan efek bersifat utang dan dan persyaratan efek bersifat
sukuk berlandaskan keberlanjutan. utang dan sukuk berlandaskan
Penggunaan dana untuk Penyaluran keberlanjutan. Penggunaan dana
pembiayaan yang sudah ada (existing) untuk Penyaluran pembiayaan yang
pada kategori KUBL dan KUBS sudah ada (existing) pada kategori
dengan rincian: KUBL dan KUBS dengan rincian:
1. Kategori 1.761.306.475.944 1. Kategori 1.761.306.475.944 -
KUBL memiliki KUBL memiliki
porsi minimal porsi minimal
sebesar 30% sebesar 30%
dan maksimal dan maksimal
sebesar 50%. sebesar 50%.
Adapun Pembagian
pembagian pada kategori
pada kategori KUBL porsi
KUBL porsi terbesarnya
terbesarnya yaitu minimal
yaitu minimal sebesar 50%
sebesar 50% pada kategori
pada kategori (1) Energi
(1) Energi terbarukan,
terbarukan, (2) Produk
(2) Produk yang dapat
yang dapat mengurangi
mengurangi penggunaan
penggunaan sumber
sumber daya dan
daya dan menghasilkan
menghasilkan lebih sedikit
lebih sedikit polusi serta (3)
polusi serta (3) Pengelolaan
Pengelolaan air dan air
sumber limbah yang
daya alam berkelanjutan
hayati dan dan sisanya
penggunaan untuk 7 (tujuh)
lahan yang Kategori KUBL
berkelanjutan Lainnya.
dan sisanya
untuk 7 (tujuh)
Kategori KUBL
Lainnya.
2. Kategori 3.230.853.524.056 2.Kategori 3.230.853.524.056 -
KUBS memiliki KUBS memiliki
porsi minimal porsi minimal
sebesar 50% sebesar 50%
dan maksimal dan maksimal
sebesar 70%. sebesar 70%.
Pembagian Pembagian
kategori kategori
KUBS porsi KUBS porsi
terbesarnya terbesarnya
yaitu minimal yaitu minimal
sebesar 50% sebesar 50%
pada kategori pada kategori
(1) Penciptaan (1) Penciptaan
lapangan lapangan
kerja dan kerja dan
program yang program yang
dirancang untuk dirancang untuk
mencegah mencegah
dan/atau dan/atau
mengurangi mengurangi
pengangguran, pengangguran,
termasuk termasuk
pembiayaan pembiayaan
usaha kecil usaha kecil
menengah dan menengah dan
pembiayaan pembiayaan
mikro, (2) mikro, (2)
Peningkatan Peningkatan
pemberdayaan pemberdayaan
sosio ekonomi sosio ekonomi
serta (3) akses serta (3) akses
terhadap terhadap
layanan esensial layanan esensial
dan sisanya dan sisanya
untuk 3 (tiga) untuk 3 (tiga)
kategori KUBS kategori KUBS
lainnya. lainnya.
Jumlah 5.000.000.000.000 7.840.000.000 4.992.160.000.000 4.992.160.000.000 4.992.160.000.000
LAPORAN TAHUNAN 2025
241
Page 244
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
REALISASI PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM
Rincian Biaya Penawaran Umum Berkelanjutan Sukuk Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan
Berkelanjutan I Bank BSI Tahap II Tahun 2025
No. Uraian Jumlah Biaya Persentase
Biaya Jasa Untuk Penjaminan Emisi Efek 4.950.000.000 0,099%
Biaya Jasa Manajemen (Management Fee) 3.450.000.000 0,069%
1.
Biaya Jasa Penjaminan (Underwriting Fee) 750.000.000 0,015%
Biaya Jasa Penjualan (Selling Fee) 750.000.000 0,015%
Biaya Profesi Penunjang Pasar Modal 350.000.000 0,007%
2. Biaya Jasa Konsultan Hukum 300.000.000 0,006%
Biaya Notaris 50.000.000 0,001%
Biaya Lembaga Penunjang Pasar Modal 1.740.000.000 0,035%
Perusahaan Pemeringkat Efek 1.500.000.000 0,030%
3. Wali Amanat 240.000.000 0,005%
Biaya Lain - lain (Biaya Pernyataan Pendaftaran OJK, KSEI, biaya
pencatatan di BEI, serta biaya percetakan, iklan, penyelenggara acara, Ahl 800.000.000 0,016%
Lingkungan, dan akuntan publik untuk audit penjatahan)
Jumlah Biaya Penawaran Umum 7.480.000.000 0,157%
INFORMASI MATERIAL MENGENAI INVESTASI,
EKSPANSI, DIVESTASI, PENGGABUNGAN/
PELEBURAN USAHA, AKUISISI,
RESTRUKTURISASI UTANG/MODAL, TRANSAKSI
MATERIAL, TRANSAKSI AFILIASI, DAN
TRANSAKSI BENTURAN KEPENTINGAN
Investasi
Pada tahun 2025 dan 2024, BSI melakukan investasi pada surat berharga yang diterbitkan oleh
pemerintah maupun korporasi. Investasi tersebut merupakan bagian dari pengelolaan portofolio aset
Bank yang bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara likuiditas, imbal hasil, dan risiko. Rincian
investasi surat berharga BSI per 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 disajikan pada tabel berikut:
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
242 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 245
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
INFORMASI MATERIAL MENGENAI INVESTASI, EKSPANSI,
DIVESTASI, PENGGABUNGAN/PELEBURAN USAHA, AKUISISI,
RESTRUKTURISASI UTANG/MODAL, TRANSAKSI MATERIAL,
TRANSAKSI AFILIASI, DAN TRANSAKSI BENTURAN KEPENTINGAN
(Dalam Rp juta)
2024 2025
Objek Transaksi Nilai Nilai Nilai Nilai
Nominal Tercatat Nominal Tercatat
Nilai Wajar melalui Laba Rugi
LABA RUGI
Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) 2.908.897 2.850.076 2.320.383 2.300.433
Surat Perbendaharaan Negara Syariah (SPNS) 6.636.068 6.724.573 2.006.619 1.962.324
Sukuk Bank Indonesia 1.911.328 1.933.536 2.000.000 2.028.369
Reksa dana - - - -
Efek Beragun Aset Syariah-Surat Partisipasi (EBAS-SP) 27.301 27.722 27.301 29.476
Jumlah 11.483.594 11.535.907 6.354.303 6.320.602
MATA UANG ASING
Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) 258.046 260.860 46.466 46.181
Sukuk Bank Indonesia 500.250 504.035 - -
Jumlah 758.296 764.895 46.466 46.181
Jumlah nilai wajar melalui laba rugI 12.241.890 12.300.802 6.400.769 6.366.783
Nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
RUPIAH
Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) 16.477.765 16.898.419 10.455.701 10.251.000
Sukuk Bank Indonesia 5.240.654 5.240.654 11.148.698 11.148.698
Reksa dana 2.846.710 2.914.783 2.500.000 2.543.914
Jumlah 23.917.993 25.053.856 24.140.399 23.979.612
MATA UANG ASING
Sukuk Bank Indonesia 5.669.500 5.669.500 8.127.975 8.127.975
Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) 1.196.515 1.201.616 273.615 261.066
Jumlah 6.866.015 6.871.116 8.401.590 8.389.041
Jumlah wajar melalui penghasilan komprehensif lain 31.431.144 31.924.972 32.541.989 32.368.653
Biaya Perolehan Diamortisasi
RUPIAH
Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) 14.162.265 14.180.967 22.078.936 22.127.374
Sukuk korporasi 45.000 45.000 638.800 638.800
Wesel ekspor 213.953 213.953 309.746 309.746
Jumlah 14.421.218 14.439.920 23.027.482 23.075.920
MATA UANG ASING
Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) 1.000.500 1.006.977 431.346 433.580
Wesel ekspor 9.931 9.931 6.870 6.870
Total 1.010.431 1.016.908 438.216 440.450
Total Biaya perolehan diamortisasi 15.431.649 15.456.828 23.465.698 23.516.370
Total Investasi Pada Surat Berharga 59.682.602 62.251.808
Cadangan kerugian penurunan Nilai (32.114) (35.288)
Bersih 59.650.488 62.216.518
LAPORAN TAHUNAN 2025
243
Page 246
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
INFORMASI MATERIAL MENGENAI INVESTASI, EKSPANSI,
DIVESTASI, PENGGABUNGAN/PELEBURAN USAHA, AKUISISI,
RESTRUKTURISASI UTANG/MODAL, TRANSAKSI MATERIAL,
TRANSAKSI AFILIASI, DAN TRANSAKSI BENTURAN KEPENTINGAN
Ekspansi Akuisisi
Sepanjang tahun 2025, BSI tidak melakukan Sepanjang tahun 2025, BSI tidak melakukan
kegiatan ekspansi usaha. kegiatan akuisisi.
Divestasi Restrukturisasi Utang/Modal
Sepanjang tahun 2025, BSI tidak melakukan Sepanjang tahun 2025, BSI tidak melakukan
kegiatan divestasi. kegiatan restrukturisasi utang maupun
restrukturisasi permodalan.
Penggabungan/Peleburan Usaha
Sepanjang tahun 2025, BSI tidak melakukan
kegiatan penggabungan maupun peleburan
usaha.
INFORMASI TRANSAKSI MATERIAL YANG
MENGANDUNG BENTURAN KEPENTINGAN
DAN/ATAU TRANSAKSI DENGAN PIHAK AFILIASI
TRANSAKSI MATERIAL Utama, atau Pengendali yang berpotensi
merugikan perusahaan terbuka. Pada tahun 2025,
Mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan BSI tidak melakukan transaksi yang mengandung
(POJK) Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi unsur Benturan Kepentingan.
Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, Transaksi
Material didefinisikan sebagai setiap transaksi
yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau TRANSAKSI AFILIASI
perusahaan terkendali dengan nilai sebesar
20% atau lebih dari ekuitas perusahaan terbuka. Sesuai dengan ketentuan POJK Nomor 42/
Sepanjang tahun 2025, BSI tidak melakukan POJK.04/2020, Afiliasi mencakup hubungan
transaksi yang memenuhi kriteria sebagai sebagai berikut:
Transaksi Material sebagaimana dimaksud dalam •• Hubungan keluarga karena perkawinan dan
peraturan tersebut. keturunan sampai dengan derajat kedua, baik
secara horizontal maupun vertikal;
•• Hubungan antara suatu pihak dengan
TRANSAKSI BENTURAN KEPENTINGAN Pegawai, Direksi, atau Dewan Komisaris dari
pihak tersebut;
Berdasarkan POJK Nomor 42/POJK.04/2020 •• Hubungan antara dua perusahaan yang
tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan memiliki satu atau lebih anggota Direksi atau
Kepentingan, Benturan Kepentingan merupakan Dewan Komisaris yang sama;
kondisi di mana terdapat perbedaan antara •• Hubungan antara perusahaan dengan pihak
kepentingan ekonomis perusahaan terbuka yang secara langsung atau tidak langsung
dengan kepentingan ekonomis pribadi anggota mengendalikan atau dikendalikan oleh
Direksi, Dewan Komisaris, Pemegang Saham perusahaan tersebut;
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
244 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 247
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
INFORMASI TRANSAKSI MATERIAL YANG MENGANDUNG
BENTURAN KEPENTINGAN DAN/ATAU TRANSAKSI DENGAN
PIHAK AFILIASI
•• Hubungan antara dua perusahaan yang secara yang memadai, selaras dengan praktik bisnis
langsung atau tidak langsung berada di bawah yang berlaku umum, serta mematuhi peraturan
pengendalian pihak yang sama; atau perundang-undangan yang berlaku.
•• Hubungan antara perusahaan dan Pemegang
Saham Utama. Peran Dewan Komisaris dan Komite Audit
Komite Audit memiliki peran dalam melakukan
Transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas dan/ pemantauan atas tindak lanjut hasil audit guna
atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan menilai kecukupan sistem pengendalian internal,
terbuka atau perusahaan terkendali dengan termasuk proses pelaporan keuangan. Selain
pihak Afiliasi, termasuk transaksi yang dilakukan itu, Komite Audit melakukan penelaahan atas
untuk kepentingan Afiliasi dari anggota Direksi, informasi keuangan yang akan dipublikasikan
Dewan Komisaris, Pemegang Saham Utama, atau serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-
Pengendali. undangan. Dengan demikian, transaksi dengan
pihak afiliasi dan/atau berelasi menjadi bagian
Transaksi Afiliasi yang Dilakukan dalam dari ruang lingkup pengawasan Komite Audit.
Kegiatan Usaha Normal
Mengacu pada Pasal 8 dan Pasal 9 POJK 42/2020, Hasil pelaksanaan tugas Komite Audit dilaporkan
terdapat transaksi afiliasi yang merupakan bagian kepada Dewan Komisaris yang menjalankan
dari kegiatan usaha BSI untuk menghasilkan fungsi pengawasan. Peran Komite Audit dan
pendapatan dan dilakukan secara rutin, berulang, Dewan Komisaris tersebut merupakan bagian
dan/atau berkelanjutan. Transaksi tersebut penting dalam memastikan bahwa transaksi
disajikan dalam bagian transaksi pihak berelasi. yang dilakukan Bank sesuai dengan ketentuan
BSI telah melakukan pendataan atas transaksi yang berlaku dan prinsip kewajaran (arm’s length
dimaksud, termasuk nilai transaksi, nama pihak principle).
terkait, serta sifat hubungan, yang seluruhnya
telah diungkapkan dalam Catatan atas Laporan
Keuangan Catatan 44. TRANSAKSI PIHAK BERELASI
Kewajaran Transaksi dan Kepatuhan terhadap BSI melakukan transaksi dengan pihak-pihak
Peraturan berelasi sebagaimana didefinisikan dalam PSAK
Seluruh transaksi yang dilakukan BSI telah 224 tentang Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi
memenuhi ketentuan POJK Nomor 42/ dan Peraturan No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan
POJK.04/2020 pada saat transaksi dilaksanakan. Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau
Transaksi dilakukan berdasarkan praktik bisnis Perusahaan Publik. Pihak berelasi meliputi antara
yang berlaku umum dan menerapkan prinsip lain:
kewajaran (arm’s length principle), didasarkan • Pihak yang secara langsung atau tidak
pada kebutuhan bisnis BSI, serta bebas dari langsung mengendalikan, dikendalikan oleh,
konflik kepentingan. Pada tahun 2025, tidak atau berada di bawah pengendalian bersama
terdapat transaksi afiliasi dan/atau pihak berelasi dengan Bank;
yang memerlukan persetujuan Rapat Umum • Entitas yang berada dalam kelompok usaha
Pemegang Saham (RUPS). yang sama dengan Bank;
• Ventura bersama di mana Bank bertindak
Pernyataan Direksi atas Transaksi Afiliasi sebagai venturer;
Dalam pelaksanaan transaksi, khususnya • Personel manajemen kunci Bank;
dengan pihak afiliasi dan/atau berelasi, BSI telah • Anggota keluarga dekat dari pihak-pihak
memiliki prosedur internal yang sesuai dengan tersebut;
ketentuan regulator. Direksi terlibat dalam • Entitas yang dikendalikan atau dipengaruhi
proses penelaahan atas rencana, realisasi, dan secara signifikan oleh individu yang memiliki
evaluasi transaksi. Berdasarkan prosedur tersebut, hak suara signifikan; dan
Direksi berpendapat bahwa seluruh transaksi • Program imbalan pasca kerja untuk karyawan
pihak berelasi telah dilakukan melalui proses Bank atau entitas yang terkait dengan Bank.
LAPORAN TAHUNAN 2025
245
Page 248
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
INFORMASI TRANSAKSI MATERIAL YANG MENGANDUNG
BENTURAN KEPENTINGAN DAN/ATAU TRANSAKSI DENGAN
PIHAK AFILIASI
Nama Pihak Berelasi dan Sifat Hubungan - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk,
Hubungan pihak berelasi BSI meliputi: - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk,
• Pemegang Saham Utama: Pemerintah - PT BRI Danareksa Sekuritas,
Republik Indonesia melalui Kementerian - PT BNI Life Insurance,
Keuangan. - PT Mandiri Sekuritas, dan
• Pemegang Saham Pengendali: PT Bank - PT BNI Sekuritas
Mandiri (Persero) Tbk. - PT Jasa Raharja
• Pemegang Saham dan Entitas Berelasi - Perum Jamkrindo
Lainnya: - PT ASABRI (Persero)
- PT Axa Mandiri Financial Service
Entitas dan Lembaga Pemerintah
PT Senggigi Pratama
BPJS Kesehatan PT Krakatau Bandar Samudera
Internasional
BPJS Ketenagakerjaan PT Krakatau Daya Listrik PT Sepatim Batamtama
Dana Pensiun Bank Mandiri PT Krakatau Global Trading PT Sigma Cipta Caraka
Lembaga Pembiayaan Ekspor
PT Krakatau Industrial Estate Cilegon PT Sigma Cipta Utama
Indonesia
Perum BULOG PT Krakatau Information Technology PT Sigma Mitra Sejati
Perum DAMRI PT Krakatau Jasa Industri PT Sinergi Colomadu
Perum Jasa Tirta I PT Krakatau Jasa Logistik PT Sinergi Gula Nusantara
Perum Jasa Tirta II PT Krakatau Samudera PT Sinergi Mitra Investama
Perum Percetakan Negara Republik
PT Krakatau Medika PT Sinkona Indonesia Lestari
Indonesia
Perum Perhutani PT Krakatau National Resources PT Solusi Bangun Beton
PT Krakatau Perbengkelan dan
Perum Perumnas PT Solusi Bangun Indonesia Tbk
Perawatan
PT Sri Pamela Medika
Perum Peruri PT Krakatau Pipe Industries
Nusantara
Perusahaan Penerbit SBSN Indonesia PT Krakatau Samudera Solusi PT Sucofindo
PT Adhi Commuter Properti Tbk PT Krakatau Sarana Infrastruktur PT Sucofindo Advisory Utama
PT Adhi Jalintim Riau PT Krakatau Sarana Properti PT Sucofindo Episi
PT Adhi Karya (Persero) Tbk PT Krakatau Steel (Persero) Tbk PT Sumberdaya Arindo
PT Surabaya Industrial Estate
PT Adhi Persada Beton PT Krakatau Tirta Industri
Rungkut
PT Krakatau Tirta Operasi dan
PT Adhi Persada Gedung PT Surveyor Indonesia (Persero)
Pemeliharaan
PT Adhi Persada Properti PT Krakatau Wajatama PT Surya Energi Indotama
PT Swadharma Sarana
PT Aero Globe Indonesia PT Krida Upaya Tunggal
Informatika
PT Taman Wisata Candi
PT Aerofood Indonesia PT Laras Astra Kartika Borobudur, Prambanan & Ratu
Boko
PT Tanjung Emas Daya
PT Angkasa Pura Properti PT Len Industri (Persero)
Sejahtera
PT Angkasa Pura Retail PT Mandiri Capital Indonesia PT Taspen (Persero)
PT Angkasa Pura Sarana Digital PT Mandiri Manajemen Investasi PT Taspen Abadi Sentosa
PT Angkasa Pura Solusi PT Mandiri Tunas Finance PT Telekomunikasi Selular
PT Angkasa Pura Solusi Integra PT Mandiri Utama Finance PT Telemedia Dinamika Sarana
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
246 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 249
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
INFORMASI TRANSAKSI MATERIAL YANG MENGANDUNG
BENTURAN KEPENTINGAN DAN/ATAU TRANSAKSI DENGAN
PIHAK AFILIASI
Entitas dan Lembaga Pemerintah
PT Angkasa Pura Supports PT Mega Eltra PT Telkom Akses
PT Telkom Indonesia (Persero)
PT Antam Resourcindo PT Metra Digital Media
Tbk
PT ASABRI (Persero) PT Mitra Rakata PT Telkom Satelit Indonesia
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) PT Mitra Tours & Travel PT Telkomsel Ekosistem Digital
PT Asuransi Asei Indonesia PT Mitra Transaksi Indonesia PT Telkomsel Mitra Inovasi
PT Terminal Petikemas
PT Asuransi BRI Life PT Mitra Utama Madani
Surabaya
PT Asuransi Jasa Indonesia PT Mulia Sasmita Bhakti PT Terminal Teluk Lamong
PT Timah Karya Persada
PT Asuransi Jasa Indonesia Syariah PT Multi Sentana Baja
Properti
PT Asuransi Jasa Raharja (Persero) PT Multi Terminal Indonesia PT Timah Tbk
PT Asuransi Jiwa IFG PT Nindya Beton PT Tirta Tangsel Mandiri
PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia PT Nindya Karya (Persero) PT Tracon Industri
PT Asuransi Jiwa Taspen PT Nusa Karya Arindo PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol
PT Asuransi Jiwasraya (Persero) PT Nusa Pratama Property PT Tugu Pratama Interindo
PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) PT Nusantara Medika Utama PT Tugu Reasuransi Indonesia
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia
PT Nusantara Regas PT Tusam Hutani Lestari
Tbk
PT United Tractors Semen
PT Aviasi Pariwisata Indonesia PT Nusantara Sebelas Medika
Gresik
PT AXA Mandiri Financial Services PT Nusantara Terminal Services PT Usaha Gedung Mandiri
PT Bahana Artha Ventura PT Nusantara Turbin Dan Propulsi PT Varia Usaha Bahari
PT Bahana Pembinaan Usaha
PT Paguntaka Cahaya Nusantara PT Varia Usaha Beton
Indonesia
PT Bahana Sekuritas PT PAL Indonesia (Persero) PT Varia Usaha Dharma Segara
PT Bahana TCW Investment
PT PAL Marine Services PT Varia Usaha Lintas Segara
Management
PT Bakti Timah Medika PT PANN Pembiayaan Maritim PT Wahana Optima Permai
PT Balai Pustaka PT Patra Drilling Contractor PT Waskita Beton Precast Tbk
PT Bank Mandiri Taspen PT Patra Logistik PT Waskita Karya (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan Negara (Persero)
PT Patra Nusa Data PT Waskita Karya Infrastruktur
Tbk
PT Barata Indonesia (Persero) PT Patra Trading PT Waskita Modern Realti
PT Baturaja Multi Usaha PT Pegadaian PT Waskita Toll Road
PT Berdikari PT Pelabuhan Bukit Prima PT Widya Tirta Selaras
PT Berdikari Logistik Indonesia PT Pelabuhan Indonesia (Persero PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
PT Wijaya Karya Bangunan
PT Berkah Industri Mesin Angkat PT Pelabuhan Indonesia I (Persero)
Gedung Tbk
PT Berlian Jasa Terminal Indonesia PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) PT Wijaya Karya Beton Tbk
PT Berlian Manyar Sejahtera PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) PT Wijaya Karya Bitumen
PT Wijaya Karya Industri dan
PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) PT Pelabuhan Indonesia Investama
Konstruksi
PT Wijaya Karya Komponen
PT Bina Karya (Persero) PT Pelabuhan Tanjung Priok
Beton
PT Wijaya Karya Pracetak
PT Bio Farma (Persero) PT Pelayanan Energi Batam
Gedung
PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) PT Pelayaran Bahtera Adhiguna PT Wijaya Karya Realty
LAPORAN TAHUNAN 2025
247
Page 250
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
INFORMASI TRANSAKSI MATERIAL YANG MENGANDUNG
BENTURAN KEPENTINGAN DAN/ATAU TRANSAKSI DENGAN
PIHAK AFILIASI
Entitas dan Lembaga Pemerintah
PT Pelayaran Nasional Indonesia PT Wijaya Karya Rekayasa
PT BNI Asset Management
(Persero) Konstruksi
PT Wijaya Karya Serang
PT BNI Sekuritas PT Pelindo Daya Sejahtera
Panimbang
PT Borneo Alumina Indonesia PT Pelindo Husada Citra PT Yodya Karya
PT Brantas Abipraya (Persero) PT Pelindo Jasa Maritim PT Sarana Aceh Ventura
PT BRI Asuransi Indonesia PT Pelindo Marine Service PT Sarana Bandar Nasional
PT Bukit Asam Medika PT Pelindo Multi Terminal PT Sarana Jakarta Ventura
PT Bukit Asam Tbk PT Pelindo Properti Indonesia PT Sarana Jambi Ventura
PT Bukit Energi Investama PT Pelindo Solusi Logistik PT Sarana Jatim Ventura
PT Bukit Multi Properti PT Pelindo Terminal Petikemas PT Sarana Kalbar Ventura
PT Bukit Prima Bahari PT Pelita Air Service PT Sarana Kalteng Ventura
PT Bumi Daya Plaza PT Pemalang Batang Tol Road PT Sarana Kaltim Ventura
PT Sarana Multi Infrastruktur
PT Bumi Sawindo Permai PT Pengembang Pelabuhan Indonesia
(Persero)
PT Sarana Multigriya Finansial
PT Cinere Serpong Jaya PT Pengerukan Indonesia
(Persero)
PT Pengusahaan Daerah Industri Pulau
PT Citilink Indonesia PT Sei Mangkei Nusantara Tiga
Batam (Persero)
PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia PT Semen Baturaja (Persero)
PT Citra Lautan Teduh
(Persero) Tbk
PT Semen Indonesia (Persero)
PT Cut Meutia Medika Nusantara PT Penjaminan Jamkrindo Syariah
Tbk
PT Danareksa (Persero) PT Perikanan Nusantara (Persero) PT Semen Indonesia Beton
PT Danareksa Finance PT Perkebunan Nusantara I PT Semen Indonesia Logistik
PT Danareksa Investment
PT Perkebunan Nusantara II PT Semen Padang
Management
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk PT Perkebunan Nusantara III (Persero) PT Jasamarga Manado Bitung
PT Jasamarga Ngawi Kertosono
PT Dirgantara Indonesia (Persero) PT Perkebunan Nusantara IV
Kediri
PT Djakarta Lloyd (Persero) PT Perkebunan Nusantara VI PT Jasamarga Pandaan Malang
PT Dok dan Perkapalan Air Kantung PT Perkebunan Nusantara VII PT Jasamarga Related Business
PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari
PT Perkebunan Nusantara VIII PT Jasamarga Solo Ngawi
(Persero)
PT Jasamarga Surabaya
PT Elnusa Petrofin PT Perkebunan Nusantara X
Mojokerto
PT Jasamarga Tollroad
PT Elnusa Tbk PT Perkebunan Nusantara XII
Maintenance
PT Emas Antam Indonesia PT Perkebunan Nusantara XIII PT Jasamarga Tollroad Operator
PT Energi Agro Nusantara PT Perkebunan Nusantara XIV PT Jasamarga Transjawa Tol
PT Energi Pelabuhan Indonesia PT Permata Graha Nusantara PT Jasaraharja Putera
PT Energy Management Indonesia PT Permodalan Nasional Madani
PT Jembatan Nusantara
(Persero) (Persero)
PT Energi Pelabuhan Indonesia PT Perta Arun Gas PT KA Properti Manajemen
PT Energy Management Indonesia
PT Pertagas Niaga PT Kalimantan Jawa Gas
(Persero)
PT Equiport Inti Indonesia PT Pertamina (Persero) PT Kaltim Adhiguna Dermaga
PT Estika Daya Mandiri PT Pertamina Bina Medika IHC PT Kaltim Daya Mandiri
PT Finnet Indonesia PT Pertamina Drilling Services Indonesia PT Kaltim Industrial Estate
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
248 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 251
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
INFORMASI TRANSAKSI MATERIAL YANG MENGANDUNG
BENTURAN KEPENTINGAN DAN/ATAU TRANSAKSI DENGAN
PIHAK AFILIASI
Entitas dan Lembaga Pemerintah
PT Kawasan Berikat Nusantara
PT Fintek Karya Nusantara PT Pertamina EP
(Persero)
PT Gag Nikel PT Pertamina Gas PT Kawasan Industri Gresik
PT Gapura Angkasa PT Pertamina Hulu Indonesia PT Kawasan Industri Makassar
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur PT Kawasan Industri Nusantara
PT Garuda Maintenance Facility Aero PT Kawasan Industri Terpadu
PT Pertamina Hulu Mahakam
Asia Tbk Batang
PT Kawasan Industri
PT Graha Investama Bersama PT Pertamina Hulu Rokan
Wijayakusuma
PT Graha Niaga Tata Utama PT Pertamina International Shipping PT KBN Graha Medika
PT Graha Sarana Duta PT Pertamina Lubricants PT KBN Prima Logistik
PT Pertamina Maintenance and PT Kereta Api Indonesia
PT Griyaton Indonesia
Construction (Persero)
PT Hakaaston PT Pertamina Marine Solutions PT Kereta Api Logistik
PT Haleyora Powerindo PT Pertamina Patra Niaga PT Kereta Api Pariwisata
PT HK Realtindo PT Pertamina Pedeve Indonesia PT Kereta Commuter Indonesia
PT Kharisma Pemasaran
PT Hutama Karya (Persero) PT Pertamina Power Indonesia
Bersama Nusantara
PT Kilang Pertamina
PT Hutama Karya Infrastruktur PT Pertamina Retail
Balikpapan
PT Indofarma Global Medika PT Pertamina Training & Consulting PT Kimia Farma Apotek
PT Indonesia Asahan Aluminium
PT Pertamina Trans Kontinental PT Kimia Farma Diagnostika
(Persero)
PT Indonesia Chemical Alumina PT Pertani (Persero) PT Kimia Farma Tbk
PT Kimia Farma Trading &
PT Indonesia Coal Resources PT Peruri Digital Security
Distribution
PT Indonesia Comnets Plus PT Peruri Properti PT Kliring Berjangka Indonesia
PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk PT Perusahaan Gas Negara Tbk PT Kodja Terramarin
PT Indonesia Power PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) PT PP Urban
PT Indopelita Aircraft Services PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) PT Pratama Mitra Sejati
PT Indra Karya (Persero) PT Perusahaan Perdagangan Indonesia PT Prima Armada Raya
PT Industri Kapal Indonesia (Persero) PT Pesonna Indonesia Jaya PT Prima Husada Cipta Medan
PT Industri Karet Nusantara PT Pesonna Optima Jasa PT Prima Indonesia Logistik
PT Prima Layanan Nasional
PT Industri Kemasan Semen Gresik PT Peteka Karya Tirta
Enjiniring
PT Industri Kereta Api (Persero) PT Petrosida Gresik PT Prima Medica Nusantara
PT Infomedia Nusantara PT PG Rajawali II PT Prima Multi Terminal
PT Produksi Film Negara
PT Infomedia Solusi Humanika PT PGAS Telekomunikasi Nusantara
(Persero)
PT Inhutani I PT Phapros Tbk PT Pupuk Indonesia (Persero)
PT Inhutani IV PT PIM Prima Medika PT Pupuk Indonesia Niaga
PT Inka Multi Solusi PT Pindad (Persero) PT Pupuk Iskandar Muda
PT Inka Multi Solusi Service PT Pindad Enjiniring Indonesia PT Pupuk Kalimantan Timur
PT Inka Multi Solusi Trading PT Pindad International Logistic PT Pupuk Kujang Cikampek
PT Inti Konten Indonesia PT Pindad Medika Utama PT Pupuk Sriwidjaja
PT IPC Terminal Petikemas PT PLN Energi Primer Indonesia PT Rajawali Citramass
PT Jakarta Industrial Estate PT Rajawali Nusantara
PT PLN Nusantara Power
Pulogadung Indonesia (Persero)
PT Jalin Pembayaran Nusantara PT PLN Nusantara Renewables PT Rajawali Nusindo
LAPORAN TAHUNAN 2025
249
Page 252
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
INFORMASI TRANSAKSI MATERIAL YANG MENGANDUNG
BENTURAN KEPENTINGAN DAN/ATAU TRANSAKSI DENGAN
PIHAK AFILIASI
Entitas dan Lembaga Pemerintah
PT Rajawali Tanjungsari
PT Jalintim Adhi Abipraya PT PNM Investment Management
Enjiniring
PT Reasuransi Indonesia Utama
PT Jaminan Kredit Indonesia PT PNM Ventura Syariah
(Persero)
PT Jaminan Pembiayaan Askrindo PT Reasuransi Nasional
PT PNM Venture Capital
Syariah Indonesia
PT Jasa Armada Indonesia Tbk PT Pos Indonesia (Persero) PT Reasuransi Syariah Indonesia
PT Jasa Marga (Persero) Tbk PT Pos Logistik Indonesia PT Rekayasa Engineering
PT Jasa Prima Logistik Bulog PT Pos Properti Indonesia PT Reska Multi Usaha
PT Jasa Raharja PT PP (Persero) Tbk PT Riset Perkebunan Nusantara
PT Jasa Tirta Energi PT PP Infrastruktur PT Rolas Nusantara Medika
PT Jasa Tirta Luhur PT PP Presisi Tbk PT Rumah Sakit Pelabuhan
PT Jasamarga Balikpapan Samarinda PT PP Properti Tbk PT Rumah Sakit Pelni
PT Jasamarga Gempol Pasuruan PT PP Semarang Demak PT Sahung Brantas Energi
PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek PT PP Sinergi Banjaratma PT Saka Energi Indonesia
PT Jasamarga Jogja Solo PT PP Tirta Riau PT Sang Hyang Seri
PT Jasamarga Kualanamu Tol PT Jasamarga Kunciran Cengkareng
Realisasi Transaksi dengan Pihak Berelasi
Saldo transaksi dengan pihak-pihak berelasi per 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 disajikan
dalam tabel tersendiri pada bagian ini. Selama periode tersebut, realisasi gaji dan tunjangan, bonus,
tantiem, serta imbalan kerja jangka panjang bagi Dewan Komisaris dan Direksi masing-masing tercatat
sebesar Rp64,21 miliar dan Rp174,88 miliar, yang merepresentasikan 0,47% dan 1,48% dari total beban
operasional Bank. Saldo transaksi dengan pihak-pihak berelasi pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31
Desember 2024 diuraikan dalam tabel sebagai berikut:
(Dalam Rp juta)
Uraian 2024 2025
Aset
Jumlah aset dari pihak berelasi 67.538.852 67.919.007
Jumlah aset 408.613.432 456.192.606
Persentase jumlah aset dari pihak berelasi terhadap jumlah aset 16,53% 14,89%
Liabilitas
Jumlah liabilitas dari pihak berelasi 4.131.869 3.642.128
Jumlah liabilitas 105.647.971 107.574.242
Persentase jumlah liabilitas dari pihak berelasi terhadap jumlah liabilitas 3,91% 3,39%
Dana Syirkah Temporer
Jumlah dana syirkah temporer dari pihak berelasi 58.737.626 68.346.785
Jumlah dana syirkah temporer 257.923.889 296.665.490
Persentase jumlah dana syirkah temporer dari pihak berelasi terhadap jumlah
22,77% 23,04%
dana syirkah temporer
Rujukan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan
Rincian nama pihak terkait serta nilai realisasi transaksi dengan pihak berelasi diungkapkan secara
lengkap dalam Catatan 44 atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari
Laporan Tahunan ini. Transaksi dengan pihak berelasi tersebut merupakan kegiatan usaha yang
dilakukan dalam rangka menghasilkan pendapatan usaha dan dilaksanakan secara rutin, berulang, dan/
atau berkelanjutan sesuai dengan karakteristik kegiatan operasional Bank.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
250 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 253
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
INFORMASI TRANSAKSI MATERIAL YANG MENGANDUNG
BENTURAN KEPENTINGAN DAN/ATAU TRANSAKSI DENGAN
PIHAK AFILIASI
Kewajaran dan Alasan Dilakukannya Transaksi Peran Dewan Komisaris dan Komite Audit
Seluruh transaksi dengan pihak berelasi dilakukan Komite Audit memiliki peran dalam melakukan
berdasarkan prinsip kewajaran dan kelaziman pemantauan atas tindak lanjut hasil audit guna
usaha (arm’s length principle), sesuai dengan menilai kecukupan sistem pengendalian internal,
persyaratan komersial yang berlaku umum serta termasuk keandalan proses pelaporan keuangan.
mematuhi ketentuan peraturan perundang- Selain itu, Komite Audit juga melakukan
undangan yang berlaku. Transaksi tersebut penelaahan atas informasi keuangan yang akan
dilakukan semata-mata untuk memenuhi dipublikasikan kepada publik maupun pemangku
kebutuhan operasional dan bisnis BSI serta tidak kepentingan lainnya, serta menilai kepatuhan
mengandung benturan kepentingan. terhadap ketentuan peraturan perundang-
undangan. Dengan demikian, transaksi dengan
Pemenuhan Ketentuan Peraturan Perundang- pihak berelasi menjadi bagian dari ruang lingkup
undangan pengawasan Komite Audit.
Sepanjang tahun 2025 dan 2024, BSI tidak
mencatat adanya pelanggaran terhadap Sebagai organ di bawah Dewan Komisaris,
ketentuan peraturan perundang-undangan Komite Audit secara berkala melaporkan hasil
yang berkaitan dengan transaksi pihak berelasi pelaksanaan tugasnya kepada Dewan Komisaris
maupun transaksi yang mengandung benturan yang menjalankan fungsi pengawasan atas
kepentingan. BSI melakukan transaksi dengan kegiatan usaha Bank. Sinergi antara Komite Audit
pihak-pihak berelasi sebagaimana didefinisikan dan Dewan Komisaris merupakan elemen penting
dalam PSAK 224 tentang Pengungkapan Pihak- dalam memastikan bahwa seluruh transaksi Bank
Pihak Berelasi serta Peraturan No. VIII.G.7 tentang dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku
Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan dan praktik bisnis yang sehat (arm’s length
Emiten atau Perusahaan Publik. Seluruh transaksi principle).
tersebut dilaksanakan berdasarkan kebijakan dan
persyaratan yang telah disepakati bersama. Pada
tahun 2025, tidak terdapat transaksi pihak berelasi Kebijakan Pemberian Pembiayaan kepada
yang memerlukan persetujuan Rapat Umum Dewan Komisaris dan Direksi
Pemegang Saham (RUPS). Kebijakan pemberian pembiayaan kepada
Anggota Direksi dan/atau Anggota Dewan
Pernyataan Direksi Terkait Transaksi Pihak Komisaris, baik sebagai pihak terkait maupun
Berelasi tidak terkait, serta kepada Badan Usaha Milik
Dalam pelaksanaan transaksi, khususnya Negara, Badan Usaha Milik Daerah, Pemerintah
dengan pihak berelasi, BSI telah menerapkan Daerah, dan pembiayaan dalam valuta asing,
prosedur internal yang sesuai dengan ketentuan mengacu pada Kebijakan Pembiayaan BSI Tahun
regulator. Direksi berperan aktif dalam melakukan 2024. Pemberian pembiayaan kepada Anggota
penelaahan terhadap perencanaan, realisasi, Direksi dan Anggota Dewan Komisaris dilakukan
serta evaluasi atas transaksi-transaksi tersebut. dengan persyaratan dan mekanisme yang sama
Berdasarkan proses tersebut, Direksi menyatakan dengan calon nasabah penerima fasilitas BSI
bahwa seluruh transaksi dengan pihak berelasi pada umumnya, ditetapkan berdasarkan tingkat
telah dilaksanakan melalui mekanisme yang harga pasar yang wajar (arm’s length basis), serta
memadai, selaras dengan praktik bisnis yang senantiasa memperhatikan prinsip kehati-hatian.
berlaku umum, serta mematuhi peraturan
perundang-undangan yang berlaku dengan tetap
mengedepankan prinsip kewajaran (arm’s length
principle).
LAPORAN TAHUNAN 2025
251
Page 254
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PERUBAHAN PERATURAN PERUNDANG-
UNDANGAN DAN DAMPAKNYA
Selama tahun 2025, terdapat sejumlah perubahan peraturan perundang-undangan yang relevan
dengan kegiatan usaha perbankan. Dampak dari perubahan regulasi tersebut terhadap BSI diuraikan
pada bagian ini, mencakup implikasinya terhadap kebijakan, proses operasional, serta kepatuhan Bank
terhadap ketentuan yang berlaku. Manajemen secara berkelanjutan memantau perkembangan regulasi
guna memastikan kesiapan dan keselarasan penerapan kebijakan internal dengan kerangka peraturan
yang berlaku. Informasi perubahan peraturan perundang-undangan Tahun 2025 dan dampaknya
terhadap BSI dijelaskan sebagai berikut:
Peraturan Dampak
Informasi Penyesuaian
No. perundang- Pokok Pengaturan terhadap Laporan
yang dilakukan BSI
undangan Keuangan
1. Undang-undang 1. Penyesuaian definisi BUMN; 1. BSI melakukan Perubahan
Nomor 19 Tahun 2. Pembentukan Badan Pengelola Investasi penyesuaian konsolidasi
2003 Tentang Badan Daya Anagata Nusantara (“BPI Danantara”) Anggaran Dasar keuangan BSI
Usaha Milik Negara 3. Transformasi Kementerian BUMN menjadi untuk mengakomodir yang semula
sebagaimana telah BP BUMN; ketentuan UU BUMN ke BMRI
diubah beberapa 4. Pemisahan fungsi regulator dan operator 2. BSI berubah status menjadi ke PT
kali terakhir dengan BUMN; menjadi sehingga perlu Danantara Asset
Undang-Undang 5. Pengaturan terkait Business Judgement men Management.
Nomor 16 Tahun 2025 Rule
tentang Perubahan 6. Penegasan pengelolaan asset BUMN
Keempat Undang- sesuai prinsip Good Coprorate Governance
undang Nomor 19 (GCG)
Tahun 2003 Tentang 7. Pengaturan Rencana Kerja Persero
Badan Usaha Milik 8. Penambahan Kewenangan BP BUMN
Negara 9. Pengaturan Larangan Rangkap Jabatan.
2. SEOJK Nomor 14/ SEOJK ini mengatur beberapa hal sebagai 1. Penyesuaian Laporan --
SEOJK.03/2025 berikut: Tata Kelolsa Bank.
tentang Penerapan 1. 16 (enam belas) pilar/faktor penilaian 2. Penyesuaian Tata Tertib
Tata Kelola Bagi Bank penerapan tata kelola yang mencakup Kerja Direksi, Dewan
Umum pelaksanaan tugas, tanggung jawab, Komisaris, DPS.
dan wewenang Direksi dan Dewan
Komisaris, kelengkapan dan pelaksanaan
tugas komite, penanganan benturan
kepentingan, penerapan fungsi
kepatuhan, fungsi audit intern, dan fungsi
audit ekstern, penerapan manajemen
risiko termasuk sistem pengendalian
intern, pemberian remunerasi, penyediaan
dana kepada pihak terkait dan penyediaan
dana besar, integritas pelaporan dan
sistem teknologi informasi, rencana
strategis Bank, aspek pemegang saham,
penerapan strategi anti fraud, termasuk
anti penyuapan, penerapan keuangan
berkelanjutan, termasuk penerapan
tanggung jawab sosial dan lingkungan
dan penerapan tata kelola dalam KUB;
2. cakupan dan tata cara penyampaian
laporan pelaksanaan tata kelola; dan
3. kertas kerja atau matriks penilaian sendiri
(self assessment) penerapan tata kelola.
4. pengaturan mengenai transaksi dengan
Pihak yang Memiliki Hubungan Istimewa
5. Pengaturan mengenai tata kelola Direksi,
Dewan Komisaris, Dewan Pengawas
Syariah, dan Pejabat Eksekutif.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
252 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 255
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PERUBAHAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN
DAN DAMPAKNYA
Peraturan Dampak
Informasi Penyesuaian
No. perundang- Pokok Pengaturan terhadap Laporan
yang dilakukan BSI
undangan Keuangan
3. POJK Nomor 18 1. Bank menyusun, mengumumkan, Penyesuaian Laporan Penyesuaian
Tahun 2025 tentang dan/atau menyampaikan laporan Publikasi Keuangan Laporan Publikasi
Transparansi dan publikasi yang terdiri dari Laporan Keuangan
Publikasi Laporan Publikasi Keuangan dan Informasi
Bank Kinerja Keuangan (bulanan, triwulanan,
semesteran, dan tahunan), Laporan
Publikasi Eksposur Risiko dan Permodalan
(triwulanan dan tahunan), Laporan
Publikasi Informasi atau Fakta Material
(insidental), dan laporan lain sesuai
ketentuan peraturan perundang-
undangan.
2. Penyesuaian antara lain terkait:
a. Adanya kompilasi ketentuan publikasi
laporan bagi bank sebagai bank umum,
emiten dan/atau perusahaan publik,
PUJK, dan PIKK.
b. Penegasan cakupan laporan publikasi
periode semesteran, yaitu merupakan
laporan existing yang hanya
disampaikan pada posisi data Juni dan
Desember.
c. Pengaturan pernyataan tanggung
jawab direksi dan dewan komisaris
atas Laporan Publikasi Keuangan dan
Informasi Kinerja Keuangan Tahunan
(annual report), serta penyesuaian
informasi yang disajikan pada laporan
dimaksud.
d. Penyesuaian batas waktu
pengumuman Laporan Kelompok
Usaha 1 (satu) bulan setelah batas
waktu di yurisdiksi entitas induk (luar
negeri) serta pengumuman Laporan
Publikasi Informasi atau Fakta Material
mengikuti ketentuan di pasar modal
bagi bank yang merupakan emiten dan/
atau perusahaan publik.
e. Pengaturan bahwa Pejabat Eksekutif
yang menyusun laporan keuangan
harus menjaga aspek integritas selain
aspek kompetensi, serta kewajiban
pemenuhan paling sedikit 1 (satu)
anggota penyusun laporan keuangan
atau pejabat eksekutif itu sendiri
untuk lulus ujian sertifikasi Chartered
Accountant (CA) level tertentu.
f. Pengumuman dengan format PDF dan
format yang dapat diolah langsung oleh
Masyarakat untuk Laporan Publikasi
Eksposur Risiko dan Permodalan dalam
rangka adopsi standar Basel.
4. POJK No. 24 Tahun 1. Klasifikasi pengelolaan rekening, terdiri Penyesuaian Sistem dan
2025 tentang dari: Kebijakan Prosedur terkait
Pengelolaan Rekening a. Rekening aktif yaitu rekening yang dengan pengelolaan
pada Bank Umum memiliki aktivitas pemasukan, rekening.
penarikan, atau pengecekan saldo.
b. Rekening tidak aktif yaitu rekening yang
tidak memiliki aktivitas pemasukan,
penarikan, atau pengecekan saldo lebih
dari 360 hari.
c. Rekening dormant yaitu rekening yang
tidak memiliki aktivitas pemasukan,
penarikan, atau pengecekan saldo lebih
dari 1800 hari.
LAPORAN TAHUNAN 2025
253
Page 256
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PERUBAHAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN
DAN DAMPAKNYA
Peraturan Dampak
Informasi Penyesuaian
No. perundang- Pokok Pengaturan terhadap Laporan
yang dilakukan BSI
undangan Keuangan
2. Kebijakan dan Prosedur Penatausahaan --
Rekening Giro dan Tabungan
a. Kewajiban Bank untuk memiliki
kebijakan dan prosedur penatausahaan
rekening Giro dan Tabungan.
b. Kewajiban Bank untuk menerapkan
manajemen risiko dalam pengelolaan
rekening Giro dan Tabungan.
c. Kewajiban Bank untuk menerapkan
prinsip pelindungan konsumen
dalam pengelolaan rekening Giro dan
Tabungan.
d. Kewajiban Bank untuk melindungi data
pribadi Nasabah pemilik rekening Giro
dan Tabungan.
e. Kewajiban Bank untuk merahasiakan
keterangan mengenai Nasabah pemilik
rekening Giro dan Tabungan.
3. Kewajiban Nasabah Kewajiban Nasabah
pemilik rekening Giro dan Tabungan
4. Pengelolaan Rekening Giro Dan Tabungan
Dengan Klasifikasi Rekening Tidak Aktif
Kewajiban Bank menyampaikan informasi
kepada Nasabah mengenai status rekening
Giro dan Tabungan pada saat rekening Giro
dan Tabungan diklasifikasikan menjadi
rekening tidak aktif melalui kanal yang
tersedia pada Bank.
5. Pengelolaan Rekening Giro dan Tabungan
dengan Klasifikasi Rekening Dormant
a. Kewajiban Bank menyampaikan
informasi kepada Nasabah mengenai
status rekening Giro dan Tabungan
pada saat rekening Giro dan Tabungan
diklasifikasikan menjadi rekening
dormant melalui kanal yang tersedia
pada Bank.
b. Bank mengaktifkan kembali rekening
dormant setelah Nasabah melakukan
pengajuan pengaktifan kembali
melalui kanal yang tersedia pada Bank.
Sebelum melakukan pengaktifan
kembali sebagaimana dimaksud, Bank
wajib melakukan prosedur customer
due diligence sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan.
6. Pengawasan Rekening Tidak Aktif dan
Rekening Dormant
a. Bank wajib melakukan pengawasan
yang lebih ketat terhadap rekening
tidak aktif dan rekening dormant dalam
penerapan program anti pencucian
uang, pencegahan pendanaan
terorisme, dan pencegahan pendanaan
proliferasi senjata pemusnah massal.
b. Bank wajib melakukan pengawasan
yang lebih ketat terhadap rekening
tidak aktif dan rekening dormant dalam
penerapan strategi anti fraud.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
254 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 257
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PERUBAHAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN
DAN DAMPAKNYA
Peraturan Dampak
Informasi Penyesuaian
No. perundang- Pokok Pengaturan terhadap Laporan
yang dilakukan BSI
undangan Keuangan
5. Peraturan Otoritas 1. Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Pemenuhan LCR dan NSFR
Jasa Keuangan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) dan dengan besaran persentasi
Nomor 20 Tahun 2025 Rasio Pendanaaan Stabil Bersih (Net Stable pemenuhan:
tentang Kewajiban Funding Ratio) bagi Bagi Bank Umum
Pemenuhan Rasio Syariah dan Unit Usaha Syariah (POJK LCR a. LCR:
Kecukupan Likuiditas NSFR BUS UUS) 1) paling rendah 80%
(Liquidity Coverage 2. Pemeliharaan Kecukupan Likuiditas dan (delapan puluh
Ratio) dan Rasio Pendanaan Stabil, berupa: persen) sejak tanggal
Pendanaan Stabil a. Bank wajib memelihara kecukupan 30 Juni 2026;
Bersih (Net Stable likuiditas yang memadai. 2) paling rendah 90%
Funding Ratio) Bagi b. Bank wajib memelihara pendanaan (sembilan puluh
Bank Umum Syariah stabil yang memadai. persen) sejak tanggal
dan Unit Usaha c. Sanksi Administratif. 30 Juni 2027; dan
Syariah 3. vRasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity 3) paling rendah 100%
Coverage Ratio), terdiri dari: (seratus persen) sejak
a. Aset Likuid Berkualitas Tinggi (High tanggal 30 Juni 2028.
Quality Liquid Asset). b. NSFR
b. Arus Kas Keluar (Cash Outflow) dan Arus 1) paling rendah 80%
Kas Masuk (Cash Inflow). (delapan puluh
c. Pemantauan Likuiditas. persen) pada posisi 31
d. Perhitungan, Pelaporan, dan Publikasi Desember 2026;
LCR. 2) paling rendah 90%
e. Tahapan Pemenuhan LCR. (sembilan puluh
4. Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable persen) pada posisi 31
Funding Ratio) Desember 2027; dan
a. Pendanaan Stabil yang Tersedia 3) paling rendah 100%
(Available Stable Funding) dan (seratus persen) pada
Pendanaan Stabil yang Diperlukan posisi 31 Desember
(Required Stable Funding). 2028
b. Pemantauan, Pelaporan, dan Publikasi
Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net
Stable Funding Ratio).
c. Tahapan Pemenuhan NSFR dan
Rencana Tindak
6. Peraturan Bank Pengaturan mengenai 1. Penyusunan self --
Indonesia Nomor 10 a. aktivitas, produk, skema harga (pricing), assessment TIKMI
Tahun 2025 tentang dan inovasi teknologi Sistem Pembayaran; (Transaksi, interkoneksi,
Pengaturan Industri b. struktur industri Sistem Pembayaran; kompetensi, manajemen
Sistem Pembayaran c. infrastruktur Sistem Pembayaran dan risiko, dan infrastruktur
(PBI PISP) infrastruktur data Sistem Pembayaran; teknologi informasi)
d. tata kelola dan manajemen risiko; 2. Penyusunan Rencana
e. praktik pasar (market practice); Bisnis Sistem
f. perilaku pelaku industri Sistem Pembayaran dan
Pembayaran (market conduct) dan Strategic Business Plan
pelindungan konsumen Bank Indonesia; untuk mengakomodir
g. data dan/atau informasi Sistem rencana kegiatan
Pembayaran; usaha dan rencana
h. pengawasan; pengembangan
i. pengakhiran; dan di bidang sistem
j. koordinasi dan kerja sama dalam Sistem pembayaran yang akan
Pembayaran dilakukan BSI.
LAPORAN TAHUNAN 2025
255
Page 258
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI
ALASAN PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI
Perubahan kebijakan akuntansi dilakukan untuk memastikan kepatuhan terhadap Pernyataan Standar
Akuntansi Keuangan (PSAK) yang berlaku dan relevan dengan karakteristik serta aktivitas operasional
BSI. Penyesuaian tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyajian laporan keuangan
serta menjaga konsistensi dan keandalan informasi keuangan yang disampaikan kepada pemangku
kepentingan.
INFORMASI PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI
Standar akuntansi keuangan baru, perubahan, serta interpretasi standar akuntansi keuangan yang
berlaku efektif sejak 1 Januari 2025 disajikan pada bagian ini. Penerapan standar tersebut dilakukan
sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dan telah dipertimbangkan dampaknya terhadap laporan
keuangan BSI. Berikut ini adalah standar akuntansi keuangan baru, perubahan dan interpretasi standar
akuntansi keuangan yang berlaku efektif sejak 1 Januari 2025:
Perubahan Standar Akuntansi Dampak Perubahan Standar Akuntansi Terhadap Laporan
No.
Keuangan Keuangan
Amendemen PSAK 221: “Pengaruh Implementasi dari standar tersebut tidak menghasilkan perubahan
Perubahan Kurs Valuta Asing” tentang substansial terhadap kebijakan akuntansi Bank dan tidak memiliki
1.
kekurangan ketertukaran. dampak yang material terhadap laporan keuangan Bank di tahun
berjalan atau tahun sebelumnya.
TINGKAT KESEHATAN BANK
Penilaian Tingkat Kesehatan Bank dilakukan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor
08/POJK.03/2014 tanggal 11 Juni 2014 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum Syariah dan
Unit Usaha Syariah, dengan menggunakan pendekatan berbasis risiko (Risk-Based Bank Rating/RBBR).
Penilaian ini mencakup evaluasi atas empat faktor utama, yaitu Profil Risiko, Penerapan Tata Kelola
Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG), Rentabilitas (Earnings), dan Permodalan
(Capital).
Berdasarkan hasil penilaian dengan metode RBBR, tingkat kesehatan BSI berada pada Peringkat
Komposit 2 (PK-2). Peringkat tersebut mencerminkan kondisi Bank yang secara umum berada dalam
kategori sehat dan dinilai memiliki kemampuan yang memadai untuk menghadapi dampak negatif
yang signifikan dari perubahan kondisi bisnis maupun faktor eksternal lainnya, dengan tetap menjaga
penerapan manajemen risiko dan tata kelola yang prudent.
Faktor Penilaian 31 Desember 2024 30 Desember2025
Profil Risiko 2 2
Good Corporate Governance (GCG) 2 2
Rentabilitas 1 1
Permodalan 1 1
Peringkat Tingkat Kesehatan Bank Berbasis Risiko 2 2
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
256 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 259
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
INFORMASI KELANGSUNGAN USAHA
HAL-HAL YANG BERPOTENSI Selain itu, BSI juga melakukan penilaian
BERPENGARUH SIGNIFIKAN tingkat kesehatan bank dengan menggunakan
TERHADAP KELANGSUNGAN USAHA pendekatan berbasis risiko untuk menilai
kemampuan Bank dalam menghadapi dampak
Manajemen telah melakukan evaluasi atas negatif yang signifikan akibat perubahan kondisi
kemampuan BSI untuk mempertahankan ekonomi dan perkembangan industri perbankan.
kelangsungan usaha di masa mendatang.
Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, Manajemen Berdasarkan hasil analisis SWOT dan penilaian
menyimpulkan bahwa tidak terdapat faktor- tingkat kesehatan bank, Manajemen
faktor signifikan yang secara material berpotensi menyimpulkan bahwa tidak terdapat kondisi
memengaruhi kelangsungan usaha BSI. Evaluasi yang berpotensi memberikan dampak signifikan
ini mencakup penelaahan komprehensif atas terhadap kelangsungan usaha BSI. Dengan
aspek operasional, keuangan, dan kondisi pasar, dukungan kekuatan internal yang solid, peluang
yang menunjukkan bahwa Bank memiliki eksternal yang memadai, serta kemampuan Bank
fundamental yang kuat serta strategi yang adaptif dalam mengelola risiko dan potensi ancaman,
dalam merespons dinamika ekonomi dan industri BSI berada pada posisi yang stabil untuk
perbankan. mempertahankan pertumbuhan usaha yang
berkelanjutan.
ASSESSMENT MANAJEMEN ATAS
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPOTENSI ASUMSI YANG DIGUNAKAN
BERPENGARUH SIGNIFIKAN MANAJEMEN DALAM MELAKUKAN
TERHADAP KELANGSUNGAN USAHA ASSESSMENT
Manajemen secara berkelanjutan melakukan Dalam melakukan assessment kelangsungan
evaluasi dan assessment atas faktor-faktor usaha, Manajemen menggunakan sejumlah
yang berpotensi memengaruhi kelangsungan asumsi dan pertimbangan utama. Selain asumsi
usaha Bank. Assessment tersebut dilakukan yang digunakan dalam analisis SWOT, Manajemen
melalui analisis SWOT yang mencakup juga mengacu pada asumsi yang digunakan
identifikasi Kekuatan (Strengths) dan Kelemahan dalam penilaian tingkat kesehatan Bank. Penilaian
(Weaknesses) sebagai faktor internal, serta tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan
Peluang (Opportunities) dan Ancaman (Threats) empat faktor utama, yaitu profil risiko, penerapan
sebagai faktor eksternal, yang digunakan sebagai Good Corporate Governance (GCG), rentabilitas,
dasar dalam menilai keberlanjutan bisnis Bank. dan permodalan, yang secara bersama-sama
mencerminkan kemampuan Bank dalam
menjaga keberlanjutan usaha.
LAPORAN TAHUNAN 2025
257
Page 260
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PENGUNGKAPAN KERANGKA
GOVERNANSI, PENGELOLAAN DAN
PENGENDALIAN ASPEK PERPAJAKAN
Sebagai Wajib Pajak Badan yang bergerak Standar Prosedur Operasional (SPO) Perpajakan
di industri perbankan, BSI secara konsisten BSI menetapkan Standar Prosedur Operasional
mengelola dan mengendalikan aspek perpajakan perpajakan yang dievaluasi secara berkala
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- untuk memastikan kesesuaiannya dengan
undangan perpajakan yang berlaku. Pengelolaan perkembangan peraturan perpajakan yang
perpajakan tersebut mencakup pemenuhan berlaku. SPO tersebut menjadi pedoman
kewajiban perpajakan badan (corporate income bagi seluruh unit kerja dalam melaksanakan
tax) serta kewajiban perpajakan sebagai kewajiban perpajakan perusahaan. Selain itu,
pemotong atau pemungut pajak (withholding BSI secara berkala menyelenggarakan sosialisasi
tax). dan pelatihan perpajakan guna meningkatkan
pemahaman dan kepatuhan pegawai terhadap
Fungsi pengelolaan perpajakan di BSI dilaksanakan ketentuan perpajakan.
oleh Corporate Finance & Accounting Group di
bawah koordinasi dan tanggung jawab Direktur Sentralisasi Administrasi Perpajakan
Finance & Strategy. Dalam pelaksanaannya, BSI BSI menerapkan sentralisasi administrasi
didukung oleh kerangka tata kelola perpajakan pembayaran dan pelaporan perpajakan seluruh
yang memadai, termasuk kebijakan dan prosedur jaringan kantor di Indonesia pada Kantor Pusat.
yang mengatur seluruh siklus pengelolaan Proses ini didukung oleh kerja sama dengan
perpajakan, mulai dari identifikasi transaksi yang penyedia aplikasi perpajakan yang diakui
menjadi objek pajak, administrasi pembayaran oleh otoritas perpajakan. Sentralisasi tersebut
dan pelaporan pajak, hingga pengelolaan risiko bertujuan untuk meningkatkan efisiensi,
perpajakan. konsistensi, dan akurasi pelaporan, sekaligus
meminimalkan risiko sanksi administratif akibat
Kerangka tata kelola perpajakan tersebut keterlambatan pembayaran dan/atau pelaporan
diterapkan melalui proses yang terstruktur dan pajak. Mengingat kegiatan usaha BSI seluruhnya
komprehensif, antara lain sebagai berikut: beroperasi di wilayah Indonesia, kewajiban dan
pelaporan perpajakan dilakukan secara eksklusif
untuk yurisdiksi Indonesia.
Kontribusi Kepada Negara
Jenis Pajak 2024 2025
PPh Pasal 4 ayat 2 1.102.518 1.303.804
PPh Pasal 21 739.230 546.107
PPh Pasal 22 34.990 33.226
PPh Pasal 23 56.796 60.452
PPh Pasal 25 1.990.404 2.116.316
PPh Pasal 26 27.672 20.160
PPh Pasal 29 445.253 575
PPN WAPU 575.077 504.971
PPN Dalam Negeri 475.928 32.783
PPN Luar Negeri 17.398 13.287
Bea Meterai 3.687 6.955
Jumlah 5.468.953 4.638.636
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
258 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 261
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
BATAS MAKSIMUM PENYEDIAAN DANA
(BMPD)
Penyediaan dana kepada pihak terkait diatur Penyaluran pembiayaan kepada pihak terkait
dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dilakukan melalui prosedur yang setara dengan
Nomor 26/POJK.03/2021 tentang Batas Maksimum pembiayaan kepada nasabah lainnya, dengan
Penyaluran Dana (BMPD) dan Penyaluran tetap memperhatikan prinsip kewajaran dan
Dana Besar bagi Bank Umum Syariah (BUS). kehati-hatian. Sebagai bagian dari pengelolaan
Berdasarkan ketentuan tersebut, penyaluran dana risiko, penyediaan dana besar kepada satu debitur
besar didefinisikan sebagai penyediaan dana atau kelompok debitur yang mencapai 10%
kepada satu pihak atau kelompok pihak tidak atau lebih dari modal inti Bank dilakukan secara
terkait yang mencapai 10% atau lebih dari modal selektif dan dengan pengawasan yang ketat.
inti Bank. Proses persetujuan pembiayaan tersebut berada
di bawah pengawasan Komite Pembiayaan yang
Secara agregat, penyaluran dana besar kepada terdiri dari pejabat berwenang dan kompeten,
pihak terkait dibatasi paling tinggi sebesar 10% dari termasuk Direktur Utama. Dalam hal Direktur
modal inti Bank. Sementara itu, penyaluran dana Utama berhalangan, peran tersebut dapat
kepada pihak tidak terkait dibatasi paling tinggi dijalankan oleh Wakil Direktur Utama sesuai
sebesar 25% dari modal inti (Tier 1). Ketentuan dengan ketentuan yang berlaku.
BMPD bagi BUS ini berlaku efektif sejak 1 Januari
2022. Sepanjang tahun 2025, BSI tidak mencatat adanya
pelanggaran terhadap ketentuan BMPD maupun
BSI menetapkan Kebijakan Pembiayaan BSI Tahun pelampauan batas maksimum penyaluran dana.
2025 yang mengatur pemberian pembiayaan
kepada Pihak Terkait dan Pihak Tidak Terkait,
termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN),
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Pemerintah
Daerah, serta pembiayaan dalam valuta asing.
Kebijakan tersebut dilaksanakan secara konsisten
dengan mengacu pada peraturan perbankan
yang berlaku.
Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait dan Debitur Besar
2025
No. Penyedia Dana
Jumlah Debitur Nominal (Rp juta)
1. Kepada Pihak Terkait 319 1.918.453
2. Kepada 20 Debitur Inti:
Individu 3 11.540.956
Grup 17 49.282.895
Total Debitur Inti 20 60.823.851
LAPORAN TAHUNAN 2025
259
Page 262
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
TRANSAKSI SPOT DAN FORWARD
Informasi mengenai transaksi spot dan forward BSI disajikan untuk memberikan gambaran atas aktivitas
transaksi valuta asing yang dilakukan dalam rangka pengelolaan risiko nilai tukar serta pemenuhan
kebutuhan operasional dan bisnis Bank. Transaksi tersebut mencakup transaksi yang dilakukan untuk
tujuan lindung nilai (hedging) maupun non-lindung nilai, serta posisi tagihan dan liabilitas yang timbul
dari transaksi tersebut, sebagaimana disajikan pada tabel berikut:
2024 2025
Tujuan Tagihan dan Liabilitas Tujuan Tagihan dan Liabilitas
No. Transaksi
Nominal Bukan Nominal Bukan
Hedging Tagihan Liabilitas Hedging Tagihan Liabilitas
Hedging Hedging
Terkait dengan
A 954.260 96.570 857.690 - - 3.969.075 33.350 3.935.725 216 -
nilai tukar
1. Spot 96.570 96.570 - - - 33.350 33.350 - 216 -
2. Forward 857.690 - 857.690 - - 3.935.725 - 3.935.725 - -
3. Lainnya - - - - - - - - - -
B Lainnya - - - - - - - - - -
Jumlah 954.260 96.570 857.690 - - 3.969.075 33.350 3.935.725 216 -
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
260 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 263
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
HUMAN CAPITAL
KINERJA KEUANGAN
HUMAN CAPITAL SEBAGAI INTI
TRANSFORMASI BERKELANJUTAN
Human Capital merupakan fondasi
utama dalam mendorong transformasi
dan keberlanjutan kinerja Bank. Melalui
pengelolaan yang terintegrasi sepanjang
employee life cycle, penguatan kapabilitas,
kepemimpinan, budaya, dan sistem
penghargaan, Bank berkomitmen
menciptakan lingkungan kerja yang
produktif, adaptif, dan berorientasi pada
penciptaan nilai jangka panjang.
LAPORAN TAHUNAN 2025
261
Page 264
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
STRATEGI DAN KEBIJAKAN
HUMAN CAPITAL
Sebagai fondasi keberlanjutan jangka panjang, Dalam mendukung aspirasi menjadi Top 5
strategi Human Capital BSI dirancang untuk Global Sharia Bank, pada tahun 2025 Bank
memastikan kesiapan organisasi dan talenta mengembangkan Human Capital House of
dalam mendukung transformasi Bank. Strategy sebagai kerangka pengelolaan sumber
daya manusia yang terintegrasi. Kerangka ini
Transformasi BSI menuju institusi perbankan menyatukan arah kebijakan, pengembangan
syariah berdaya saing global tidak hanya ditopang organisasi, dan pengelolaan talenta untuk
oleh pertumbuhan bisnis dan penguatan memastikan seluruh inisiatif Human Capital
teknologi, tetapi juga oleh peran sumber daya selaras dengan visi korporasi, strategi bisnis Bank,
manusia sebagai penggerak utama perubahan. serta siklus hidup pegawai (employee life cycle).
Oleh karena itu, Bank menempatkan Human
Capital sebagai elemen strategis dalam
menjaga kesinambungan kinerja dan ketahanan
organisasi di tengah dinamika industri yang terus
berkembang.
Bankwide Top 5 Global Islamic Bank
HC Big Aspiration New Generation Transformational Leader of Islamic Banking in the world
Optimizing Capacity &
HC Strategy Productivity Enhancement Leader Creation
Engagement
Alignto a Life-cycle Appraise, Advance, Award Optimizing Capacity & Attract, Align, Actualize,
Engagement Appraise
1. Strengthen Performance Management 1. Boosing productiities of Network 1. Leverage ”The Bench Stength Ratio”
2. Improvement Business Process Office 2. Shape Agile Leader with global exposure
3. Elevate sales productivity by 2. Boosing productivitiesof of Head 3. Build ODP Warrior for future leader
salesincentive and tools Office 4. Align Talent Management
4. Optimize competitiveness of employee 3. Policy Review & New Policy
reward Production
5. Increase sales productivity 4. Revamp organization structure
6. Increase benefitof ODP Warriorfor and optimize workforce capacity
Game Plan/ Future Leader 5. Sustaining Activated Culture
Initiatives 7. Enhance EmployeeExprience 6. New Way of Working
8. Improve business process in rewaing
9. Formulate scheme of variable pay
mechanism
10. Game changer Learnng Programs
11. Compulsory Learning Programs
12. CPI & BMI
OrganizationDevelopment
Foundation
HC Policies, Operating Model, and Leadership
Integrated HC System Consolidated Information System Leveraging Data Anlytic AI
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
262 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 265
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
STRATEGI DAN KEBIJAKAN HUMAN CAPITAL
Human Capital House of Strategy dibangun di atas Seluruh pilar tersebut didukung oleh fungsi
tiga pilar strategis yang saling terhubung, yaitu organization development yang memastikan
Productivity Enhancement, Optimizing Capacity keselarasan struktur, proses, dan budaya
& Engagement, dan Leader Creation. Ketiga organisasi dengan arah strategis Bank. Kerangka
pilar ini mencerminkan proses transformasi yang ini diperkuat oleh Kebijakan Human Capital
berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas, yang terarah, model operasi yang efektif, serta
membangun organisasi yang adaptif, serta kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai
memastikan keberlanjutan kepemimpinan Bank Sharia dan prinsip Good Corporate Governance.
dalam menghadapi kompleksitas lingkungan Implementasinya didukung oleh sistem yang
usaha ke depan. terintegrasi, pemanfaatan data analytics, serta
penerapan artificial intelligence (AI) untuk
meningkatkan efektivitas pengelolaan sumber
daya manusia.
Pilar 1: Productivity Enhancement – Membangun Fondasi Kinerja
Melalui pilar Productivity Enhancement, Bank memperkuat sistem pengelolaan kinerja dengan
memastikan keterkaitan yang jelas antara target, kontribusi, dan penghargaan. Sebagai bentuk
apresiasi atas kinerja dan komitmen terhadap kesejahteraan pegawai, Bank menerapkan
kebijakan annual increment dan pemberian bonus, menyediakan apresiasi umrah bagi pegawai
terbaik, serta menyelenggarakan program well-being yang terintegrasi.
Program well-being mencakup aspek fisik, mental, sosial, dan finansial. Pada aspek fisik, Bank
menyelenggarakan Health Talk, Virtual Sport Competition, dan Activity Challenge. Untuk
mendukung kesehatan mental, Bank menyediakan layanan konsultasi psikolog serta inisiatif
healing Islami. Literasi keuangan ditingkatkan melalui Financial Talk, sementara employee club
difasilitasi sebagai sarana pengembangan minat, bakat, dan kebersamaan pegawai.
Sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan inklusif, pada
tahun 2025 Bank menyelenggarakan Employee Engagement Survey (EES). Survei ini digunakan
untuk mengukur tingkat keterlibatan dan kepuasan pegawai serta menjadi dasar penguatan
budaya kerja, peningkatan kesejahteraan, dan pengelolaan kinerja yang berkelanjutan.
Pilar 2: Optimizing Capacity & Engagement –
Menata Organisasi agar Tetap Relevan dan Adaptif
Produktivitas yang berkelanjutan memerlukan kapasitas dan struktur organisasi yang tepat.
Melalui pilar Optimizing Capacity & Engagement, Bank melakukan penataan organisasi secara
berkelanjutan agar tetap selaras dengan kebutuhan bisnis yang terus berkembang.
Penataan organisasi mengacu pada Corporate Plan PT Bank Syariah Indonesia Tbk 2022–
2032, yang menargetkan BSI menjadi Top 5 Global Sharia Bank. Inisiatif ini dilakukan melalui
peninjauan struktur organisasi dan proses bisnis untuk mendukung pencapaian key metrics,
termasuk pertumbuhan basis nasabah, profitabilitas, dan aset.
Fokus penyesuaian mencakup penyederhanaan struktur dan penguatan proses bisnis,
peningkatan fungsi teknologi informasi, pengembangan bisnis dan operasi digital, pemanfaatan
automasi dan teknologi berbasis data, penguatan kompetensi SDM, serta pengembangan
inovasi produk dan diversifikasi bisnis Sharia, termasuk pengelolaan bullion business.
LAPORAN TAHUNAN 2025
263
Page 266
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
STRATEGI DAN KEBIJAKAN HUMAN CAPITAL
Pilar 3: Leader Creation – Menyiapkan Kepemimpinan untuk Masa Depan
Keberlanjutan transformasi Bank ditentukan oleh ketersediaan pemimpin yang kompeten
dan berintegritas. Melalui pilar Leader Creation, sepanjang tahun 2025 Bank secara konsisten
mengembangkan kepemimpinan dari level awal hingga manajerial dan strategis melalui
leadership pipeline yang terstruktur.
Pendekatan ini menekankan pengembangan kepemimpinan internal, pengelolaan talenta
berbasis potensi dan kinerja, serta kesiapan suksesi untuk posisi-posisi kunci. Inisiatif
pengembangan diwujudkan melalui berbagai program, antara lain Staff Development Program
(SDP), Officer Development Program (ODP), penugasan talenta lintas institusi untuk pengayaan
pengalaman, serta Program Beasiswa S2 bagi pegawai talent di 50 universitas terbaik dunia.
Proses yang Berkelanjutan
Human Capital House of Strategy merupakan serta pemanfaatan data analytics dan AI, Bank
proses berkelanjutan untuk membangun berkomitmen memperkuat kualitas sumber daya
organisasi yang tangguh dan berdaya saing. manusia sebagai fondasi utama penciptaan nilai
Dengan dukungan organization development, bagi seluruh pemangku kepentingan.
kebijakan berbasis nilai Sharia, prinsip GCG,
PELAKSANAAN
MANAJEMEN HUMAN CAPITAL
Sebagai bagian dari upaya membangun organisasi MEREKRUT TALENTA TERBAIK
yang berkelanjutan, Bank mengelola sumber
daya manusia melalui pendekatan human PT Bank Syariah Indonesia Tbk yaitu “Menjadi
capital management yang terintegrasi dan Perusahaan Pilihan dan Kebanggaan Para
berkesinambungan. Pengelolaan ini mengacu Talenta Terbaik Indonesia”, dilakukan pengelolaan
pada employee life cycle yang mencakup seluruh Employee Branding dalam mengiformasikan
tahapan perjalanan pegawai, mulai dari rekrutmen, budaya kerja BSI untuk menarik minat kandidat
pengembangan kompetensi, pengelolaan kinerja dan talenta terbaik, program BSI Scholarship,
dan karier, hingga masa purna tugas. Global Talent Management, Roadshow Kampus
proses rekrutmen talenta Officer Development
Melalui pendekatan ini, setiap fase pengelolaan Program (ODP) melalui program BSI ROCK (BSI
SDM dirancang secara terintegrasi untuk Recruitment on Campus for Knowledge), dan
mendukung kebutuhan organisasi, meningkatkan program lainnya yang dilakukan BSI.
kontribusi pegawai, serta menjaga keberlanjutan
kinerja Bank, sejalan dengan prinsip Sharia dan Upaya merekrut talenta terbaik yang selaras
tata kelola perusahaan yang baik. dengan kebutuhan dan strategi Bank merupakan
faktor kunci dalam mendukung kualitas layanan,
efektivitas operasional, serta pertumbuhan
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
264 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 267
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
STRATEGI DAN KEBIJAKAN HUMAN CAPITAL
bisnis yang berkelanjutan. Oleh karena itu, 2. Professional Hire
perencanaan kebutuhan talenta (manpower Jalur rekrutmen bagi kandidat dengan
planning) dilaksanakan secara terstruktur dengan pengalaman kerja yang relevan dan
mempertimbangkan strategi Bank, anggaran, kompetensi sesuai kualifikasi untuk mengisi
struktur organisasi, sumber talenta, serta waktu posisi level Officer, Manager, Middle Manager,
pemenuhan yang tepat. hingga Senior Manager.
Rekrutmen talenta terbaik dilakukan melalui 3. Officer Development Program (ODP)
sumber internal dan eksternal dengan tahapan Jalur rekrutmen bagi lulusan baru yang
yang mencakup identifikasi kebutuhan, dipersiapkan untuk menempati posisi Officer
penetapan kualifikasi, pencarian kandidat, proses dan dikembangkan sebagai pemimpin Bank
seleksi, hingga penempatan. Dalam memenuhi di masa depan.
kebutuhan talenta, Bank memprioritaskan
pengembangan dan pemanfaatan talenta Pada tahun 2025, rekrutmen talenta ODP
internal melalui skema rotasi, mutasi, promosi, dilaksanakan melalui program BSI ROCK (BSI
serta mekanisme Internal Job Posting (IJP). Recruitment on Campus for Knowledge),
yang mengintegrasikan one-stop recruitment,
Internal Job Posting (IJP) merupakan kebijakan employer branding, sharing knowledge, dan
strategis untuk mendukung mobilitas internal connecting business. Salah satu agenda utama
dan pengembangan karier pegawai. Melalui program ini adalah sesi sharing knowledge
sistem yang terbuka, transparan, dan kompetitif, mengenai peluang karier di BSI, keterampilan
pegawai diberikan kesempatan untuk melamar yang dibutuhkan industri, serta wawasan strategis
posisi yang tersedia sesuai dengan kompetensi lainnya dengan menghadirkan pembicara dari
yang dimiliki. Kebijakan ini tidak hanya ditujukan jajaran Direksi BSI. Proses seleksi ODP pada
untuk mengisi kebutuhan jabatan, tetapi juga triwulan III 2025 dilakukan melalui metode On-Site
sebagai bagian dari strategi pengembangan Recruitment di delapan kota besar, yaitu Banda
talenta, mendorong peningkatan kapabilitas, Aceh, Medan, Palembang, Makassar, Surabaya,
memperluas pengalaman lintas fungsi, serta Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta.
menjaga keberlanjutan talenta dan retensi
pegawai. Pada tahun 2025, BSI melakukan rekrutmen
eksternal untuk memenuhi kebutuhan talenta
Rekrutmen talenta terbaik dari sumber eksternal sesuai dengan arah strategi dan prioritas bisnis
dilakukan melalui beberapa jalur, yaitu: Bank. Rekrutmen ini difokuskan pada penguatan
kapabilitas organisasi, pemenuhan kebutuhan
1. Reguler talenta strategis, serta penyiapan pemimpin
Jalur rekrutmen yang ditujukan bagi lulusan masa depan guna mendukung keberlanjutan
baru (fresh graduate) untuk mengisi posisi transformasi Bank.
level Staff di Kantor Pusat, Regional Office,
serta unit kerja di bawah koordinasi Regional Rincian pelaksanaan rekrutmen eksternal BSI
Office. sepanjang tahun 2025 disajikan sebagai berikut:
Program Jalur Rekrutmen Jumlah Pegawai
Reguler
Non Development Program 153
Professional Hire (Pro-Hire)
Officer Development Program (ODP) General,
Development Program 62
Wholesale, IT
LAPORAN TAHUNAN 2025
265
Page 268
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
STRATEGI DAN KEBIJAKAN HUMAN CAPITAL
MENGEMBANGKAN KOMPETENSI DAN KEPEMIMPINAN
KEBIJAKAN
Pengembangan kompetensi merupakan salah satu pilar utama dalam pengelolaan Human Capital
Bank untuk memastikan kesiapan pegawai dalam menghadapi dinamika industri dan mendukung
pencapaian strategi bisnis. Kebijakan dan pelaksanaan pengembangan kompetensi Bank dirancang
secara terstruktur dan berkelanjutan untuk membangun kapabilitas yang relevan, adaptif, dan selaras
dengan nilai-nilai Sharia serta arah transformasi Bank.
ARSITEKTUR MODEL KOMPETENSI
Leadership
Competency
Soft Function Hard Function
Competency Competency
Core Behavior
Arsitektur Model Kompetensi merupakan struktur Competency dan Hard Functional Competency
dan kerangka yang menggambarkan susunan yang secara bersama-sama membentuk
serta keterkaitan kompetensi yang wajib dimiliki kapabilitas fungsional Pegawai sesuai dengan
oleh Pegawai. Arsitektur ini disusun secara tuntutan peran, tanggung jawab jabatan, dan
komprehensif untuk membentuk kesatuan kebutuhan organisasi.
yang sinergis dan saling menguatkan dalam
mendukung kinerja dan pengembangan pegawai Leadership Competency berperan sebagai atap
secara berkelanjutan. yang mengintegrasikan dan mengarahkan
seluruh fondasi dan pilar kompetensi di bawahnya.
Core Behaviour berfungsi sebagai fondasi Elemen ini memastikan bahwa Core Behaviour,
utama yang mencerminkan perilaku inti yang Soft Functional Competency, dan Hard Functional
harus dimiliki oleh seluruh Pegawai. Fondasi ini Competency dijalankan secara konsisten dan
menekankan internalisasi BSI People Code yang selaras dengan strategi, nilai Sharia, serta tujuan
mencakup Beyond the Limit, Dynamic Action, jangka panjang Bank.
Growth Mindset, dan Purposeful Work sebagai
nilai perilaku yang menjadi landasan dalam
bekerja. PELAKSANAAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI
Di atas fondasi tersebut, terdapat pilar kompetensi Untuk memastikan penguatan kapabilitas
fungsional yang menopang keseluruhan struktur pegawai yang selaras dengan arah strategis Bank,
kompetensi. Pilar ini terdiri atas Soft Functional BSI mengembangkan Capability Framework
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
266 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 269
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
STRATEGI DAN KEBIJAKAN HUMAN CAPITAL
sebagai landasan pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Framework ini dirancang untuk
mengakselerasi kapabilitas pegawai melalui program pembelajaran yang terstruktur, berkelanjutan, dan
berjenjang, sesuai dengan level jabatan dan kebutuhan organisasi, sekaligus menumbuhkan budaya
serta semangat belajar berkelanjutan.
Sebagai bagian dari komitmen dalam membangun kapabilitas pegawai, Bank secara berkelanjutan
menyediakan berbagai program pengembangan kompetensi yang dirancang sesuai dengan kebutuhan
setiap posisi. Sepanjang tahun 2025, program pengembangan kompetensi telah diikuti oleh lebih dari
16.500 pegawai, dengan rincian pelatihan sebagai berikut:
Pengembangan Kompetensi Tahun 2025
Bidang Jumlah
No Tujuan
Kompetensi Peserta
Kemampuan untuk memahami, menjalankan, menganalisis transaksi
keuangan, dan menyusun kebijakan akuntansi dan perpajakan serta
1 Accounting & Tax 547
menyajikan laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi dan
ketentuan yang berlaku.
Kemampuan untuk mengidentifikasi, mendeteksi, menginvestigasi,
Anti Fraud
2 19 dan mengevaluasi kerangka kerja anti-fraud (pengukuran yang efektif
Management
untuk mengatasi dan mencegah fraud).
Kemampuan untuk menggunakan keahlian teknis dan teknologi yang
Applying expertise sesuai dalam berbagai situasi untuk mencapai hasil yang diinginkan,
3 13.830
and technology termasuk kemampuan untuk terus memperbarui pengetahuan
teknologi yang berkembang.
Kemampuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis transaksi
keuangan tindak pidana pencucian uang dan pendanaan terorisme
4 APUPPT & PPPSPM 16.401
serta pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal berdasarkan
hukum dan peraturan yang berlaku.
Artificial Kemampuan memahami, mengolah data dan memanfaatkan teknologi
5 Intelligence 15.036 dan aplikasi yang memiliki kecerdasan buatan sebagai perangkat kerja
Literacy dalam berkomunikasi dan berkolaborasi secara efektif.
Kemampuan mengelola neraca Bank, dengan mengoptimalkan
Asset & Liability keseimbangan antara aset dan liabilitas, mempertimbangkan faktor
6 162
Management risiko serta regulasi, guna mendukung stabilitas keuangan dan
profitabilitas bank.
Kemampuan untuk mengelola aktivitas operasional terkait transaksi
keuangan yang bersifat cash dan non cash, memvalidasi persyaratan
Banking dan transfer dana sesuai peraturan yang berlaku, melakukan
7 483
Operations penyelesaian transaksi, verifikasi nilai tukar dan rekonsiliasi termasuk
pelaporan transaksi yang belum diselesaikan atau transaksi yang tidak
biasa.
Karakter yang menunjukkan usaha untuk melampaui dari tujuan yang
8 Beyond The Limit 114 ingin di capainya, berani menghadapi tantangan secara terukur, atau
mencapai sesuatu yang terlihat tidak mungkin.
9 BSI People Code 15.155 DNA Pegawai untuk mendukung visi perusahaan yang berkelanjutan
Kemampuan membangun kepercayaan secara tulus dengan mencakup
Building Trust and
10 30 karakter, dan standar etika sesuai dengan norma yang berlaku untuk
Credibility
mendapatkan kredibilitas sebagai seorang pemimpin.
Kemampuan yang dimiliki untuk merencanakan, mengimple-
mentasikan, dan memelihara strategi program yang komprehensif
mencangkup penilaian, persiapan dan adaptasi organisasi terhadap
11 Business Continuity 11.490
gangguan dengan integrasi teknologi baru dan manajemen risiko
untuk memastikan kelangsungan operasional bisnis yang efektif dan
berkelanjutan.
LAPORAN TAHUNAN 2025
267
Page 270
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
STRATEGI DAN KEBIJAKAN HUMAN CAPITAL
Bidang Jumlah
No Tujuan
Kompetensi Peserta
Kemampuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan
Business
mengevaluasi faktor-faktor eksternal/internal perkembangan bisnis
12 Environment 60
yang mempengaruhi strategi perusahaan, di antaranya kondisi
Analysis
makroekonomi, tren bisnis, serta peluang bisnis nasional/global
Foreign Kemampuan untuk menggunakan Bahasa Asing secara efektif dalam
Languange konteks profesional, dengan menunjukkan kejelasan, empati, kesadaran
13 2
for Business budaya, dan kemampuan membangun hubungan melalui komunikasi
Communication lisan maupun tertulis.
Kemampuan untuk menyusun perbaikan dan pengembangan
rangkaian kegiatan atau aktivitas yang saling terkait dan terstruktur
Business Process
14 15 serta melakukan pemetaan proses inti dan pendukung terkait dengan
Improvement
bisnis Bank sehingga menjadi lebih efektif, efisien dan memberikan
hasil optimal, untuk mendukung strategi Bank.
Collateral Kemampuan untuk melakukan penilaian agunan dan (atau) review LPA
15 444
Valuation KJPP sesuai dengan ketentuan internal dan eksternal Bank.
Kemampuan untuk membangun dan mengelola hubungan baik
Community dengan berbagai komunitas (organisasi profesi, asosiasi, sosial, dan
16 60
Relations kemasyarakatan yang terkait dengan Bank) dalam upaya meningkatkan
reputasi sesuai dengan visi dan misi bank.
Complain Handling Kemampuan untuk menangani keluhan, pertanyaan, dan permasalahan
17 15
Management yang timbul terkait layanan nasabah
Kemampuan dan keterampilan untuk merencanakan, mengelola dan
Customer Service meningkatkan kualitas layanan melebihi ekspektasi nasabah (ultimate
18 455
Management service) sesuai regulasi dan ketentuan bank untuk mencapai customer
engagement.
Kemampuan untuk memahami isu-isu yang kompleks melalui
Data Driven
19 14.426 pendekatan sistematis dan logis dengan data untuk menghasilkan
Analyzing
keputusan yang tepat.
Kemampuan untuk memahami, menerapkan, dan mengelola prinsip-
20 Data Protection 15.316 prinsip serta seluruh regulasi yang berkaitan dengan Pelindungan Data
Pribadi (PDP) dalam konteks Bank.
Kemampuan seorang pemimpin untuk membangun, memimpin, dan
mengembangkan tim berkinerja tinggi secara berkelanjutan, termasuk
Developing
21 134 memotivasi anggota tim, mengoptimalkan potensi mereka, memilih
Winning Team
talenta terbaik, dan mempertahankan tim agar mampu mencapai
tujuan organisasi
Kemampuan memahami dan menjelaskan prinsip dasar
penggunaan media digital dan visualisasi yang tepat sasaran dalam
22 Digital Marketing 32 mengomunikasikan dan memperkenalkan produk dan layanan bank
sehingga dapat membangun dan mempertahankan hubungan
dengan berbagai pemangku kepentingan.
Aktif dan tanggap dalam memanfaatkan peluang untuk menciptakan
Digital
23 30 inovasi dalam transformasi digital, mampu beradaptasi dengan
Transformation
tuntutan perubahan dalam transformasi digital.
Kemampuan dalam memahami dan mengidentifikasi berbagai produk
Digital-Based dan layanan digital yang mencakup pemahaman tentang fitur, fungsi,
24 Product & Services 292 dan teknologi yang digunakan, mengidentifikasi tren teknologi yang
Knowledge berkembang, serta mengevaluasi dan memberikan wawasan strategis
mengenai potensi inovasi di dunia digital.
Kemampuan untuk secara efektif mengimplementasikan rencana kerja
25 Drive Execution 30 dan mendorong eksekusi yang efektif dan terukur untuk mencapai
hasil yang diinginkan.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
268 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 271
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
STRATEGI DAN KEBIJAKAN HUMAN CAPITAL
Bidang Jumlah
No Tujuan
Kompetensi Peserta
Karakter yang menunjukkan kemampuan untuk berpikir dan bertindak
secara fleksibel (agile) dan responsif dalam menghadapi perubahan dan
tantangan dengan melibatkan penyesuaian pemikiran dan tindakan
26 Dynamic Action 114
berdasarkan situasi yang berkembang, memungkinkan individu atau
kelompok untuk beradaptasi dengan cepat dan efektif demi tujuan
yang ditetapkan.
Kemampuan membangun hubungan efektif melalui komunikasi yang
Interpersonal jelas, empati, dan responsif, termasuk keterampilan mendengarkan,
27 173
Communication memahami perspektif orang lain, serta menyampaikan pesan dengan
cara yang tepat dan konstruktif.
Kemampuan untuk memahami, menerapkan, dan mengelola aspek
Environmental,
lingkungan (Environmental), sosial (Social), dan tata kelola (Governance)
28 Social, & 16.193
dalam kegiatan perbankan guna mendukung keberlanjutan bisnis
Governance
serta kepatuhan terhadap regulasi.
Kemampuan untuk menjalankan amanah profesional secara konsisten,
jujur, adil, dan bertanggung jawab sesuai prinsip-prinsip syariah, etika
Islamic Ethical &
29 30 Islam, code of conduct, dan regulasi perbankan, dengan orientasi
Accountability
kemaslahatan individu, organisasi, dan umat serta memperhatikan risk
mitigation.
Kemampuan untuk menyusun anggaran, mengendalikan, menganalisis,
Financial
30 60 mengidentifikasi biaya dan memberikan rekomendasi pengelolaan
Management
keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan manajemen.
Kemampuan untuk melakukan analisis menyeluruh terhadap
kebutuhan pembiayaan, risiko, kelayakan pembiayaan, serta strategi
pembiayaan sesuai dengan kebijakan dan regulasi perbankan,
31 Financing Analysis 516
mencakup pemahaman mendalam terhadap aspek keuangan, bisnis,
serta faktor eksternal yang mempengaruhi keputusan pembiayaan
untuk menghasilkan pembiayaan yang berkualitas dan sustain.
Kemampuan untuk memahami, menerapkan, dan mengintegrasikan
prinsip-prinsip hukum Islam terkait transaksi perbankan, yang meliputi
Fiqh Muamalah
32 14.239 akad-akad syariah dan modifikasinya, aturan halal-haram serta
Maaliyah
mekanisme muamalah, sesuai dengan ketentuan dan fatwa yang
berlaku.
Kemampuan untuk memberikan umpan balik yang konstruktif
Giving Effective
33 114 dalam rangka membantu tim mencapai sasaran serta mendorong
Feedback
keberlanjutan organisasi.
Kemampuan untuk memahami, menganalisis dan merespons dinamika
Global Business
34 30 bisnis di tingkat global, untuk membuat keputusan yang strategis dan
Acumen
mendorong keunggulan kompetitif organisasi.
Karakter yang meyakini bahwa kemampuan dan kecerdasan dapat
berkembang melalui usaha, pembelajaran, dan pengalaman. Karakter
35 Growth Mindset 114
ini percaya bahwa kemampuan bukanlah sesuatu yang tetap, melainkan
dapat ditingkatkan dengan kerja keras, dedikasi, dan ketekunan.
Pengetahuan, ketrampilan dan keahlian terkait pengelolaan
Hedging portofolio lindung nilai syariah dalam pengelolaan derivatif dengan
36 48
Management mempertimbangkan aspek risiko perbankan syariah, terutama risiko
likuiditas, risiko kredit, risiko operasional dan risiko pasar
Kemampuan dalam mengidentifikasi dan menganalisis sektor industri
strategis dengan komponen pemain kunci, model bisnis, tren industri
37 Industry Expertise 113
data pasar untuk merumuskan strategi berbasis wawasan industri,
faktor risiko, perubahan makro ekonomi serta keberlanjutan bisnis.
Kemampuan untuk membangun, memelihara, dan memanfaatkan
Influincing & hubungan profesional yang efektif, baik di dalam maupun di luar
38 89
Networking organisasi, guna mencapai tujuan strategis, mendukung kolaborasi,
dan menciptakan dampak di tingkat lokal hingga global.
LAPORAN TAHUNAN 2025
269
Page 272
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
STRATEGI DAN KEBIJAKAN HUMAN CAPITAL
Bidang Jumlah
No Tujuan
Kompetensi Peserta
Kemampuan untuk melakukan kegiatan pemeriksaan, penilaian, dan/
atau investigasi berbasis risiko serta memberikan rekomendasi secara
objektif, independen, sistematis, dan terstruktur untuk menjaga
39 Internal Audit 3
efisiensi dan efektivitas kinerja Bank sesuai dengan kebijakan, standar
operasional Bank, undang-undang, standar profesi internal audit dan
peraturan/regulasi yang berlaku.
International Kemampuan untuk memahami dan mengelola transaksi perbankan
40 banking 47 antar negara (internasional), meliputi aspek kepatuhan terhadap
transaction regulasi global, manajemen risiko serta regulasi hukum transaksi global.
Kemampuan mengelola dan mengembangkan portofolio produk-
produk investasi, instrumen pasar modal, ketentuan & perencanaan
Investment
perpajakan, perencanaan pensiun dan waris secara konvensional
Strategy
41 60 dan syariah, untuk dapat melakukan investasi yang baik dengan
and Portfolio
memperhitungkan secara spesifik profil investasi, imbal hasil, dan risiko,
Management
serta membangun sebuah portofolio yang optimal, proses administrasi
portofolio investasi yang tertib dan layanan nasabah yang optimal.
Kemampuan untuk, menerapkan, mengelola, dan merancang
langkah-langkah keamanan teknologi informasi yang bertujuan untuk
42 IT Security 15.480
melindungi sistem, data, dan aset digital dari ancaman internal maupun
eksternal.
Kemampuan untuk adaptif terhadap perubahan serta kemampuan
43 Leading Change 30 untuk mengelola dan memimpin perubahan dalam organisasi dengan
efektif
Kemampuan untuk memimpin tim yang saling berkontribusi dengan
44 Leading Teams 30 latar belakang, keterampilan, dan sudut pandang yang berbeda untuk
mencapai tujuan Bank.
Kemampuan memahami dan menerapkan prinsip, ketentuan hukum
dan peraturan yang berlaku terkait operasional perbankan syariah
45 Legal Banking 434
meliputi prinsip kehati-hatian, legalitas, kewenangan bertindak
nasabah, perikatan, dan jaminan.
Kemampuan untuk beracara di lembaga peradilan dan lembaga
46 Legal litigation 20
penyelesaian sengketa lainnya dalam rangka mewakili Bank.
Liquidity Kemampuan untuk mengelola likuiditas dan menyusun laporan arus
47 45
Management kas Bank sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku
Kemampuan untuk mengumpulkan, menggali informasi, menganalisis,
dan menginterpretasi data/informasi pasar guna memahami tren,
48 Market Research 28
kebutuhan pelanggan, perilaku pesaing, dan peluang bisnis, serta
merancang metode riset yang sesuai.
Kemampuan untuk mengembangkan, menerapkan, dan memantau
49 Operation Control 30 kegiatan operasional agar berjalan sesuai dengan standar prosedur
operasional yang berlaku.
Kemampuan untuk mengatur waktu dan energi secara efektif, prioritas
Personal
50 116 dan fokus guna memenuhi berbagai tuntutan pekerjaan dan kehidupan
Productivity
pribadi.
Kemampuan untuk mengelola dan mengembangkan proses
Procurement
52 15 pengadaan barang dan jasa melalui sumber daya yang ada sesuai
Operation
dengan ruang lingkup dan waktu yang ditentukan.
Kemampuan pemahaman mendalam mengenai fitur, akad, manfaat,
Product penggunaan, keunggulan kompetitif, segmentasi pasar, struktur harga
53 1.194
Knowledge dan kebijakan promosi, testimoni dan ulasan nasabah, layanan purna
jual, serta regulasi dan kebijakan terkait produk, jasa, dan layanan Bank.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
270 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 273
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
STRATEGI DAN KEBIJAKAN HUMAN CAPITAL
Bidang Jumlah
No Tujuan
Kompetensi Peserta
Kemampuan untuk merencanakan, mengkoordinasikan, memantau,
Project mengkomunikasikan, mengendalikan, mengevaluasi hasil serta
54 103
Management memitigasi risiko dalam pelaksanaan suatu proyek secara terintegrasi
untuk mencapai tujuan Bank.
Kemampuan menyampaikan pesan secara efektif kepada audiensi
Public melalui berbagai teknik komunikasi verbal dan non-verbal yang
55 Communication & 48 mencakup penguasaan teknik berbicara, penyusunan materi
Presenting presentasi, pengelolaan interaksi dengan audiensi, serta kemampuan
memengaruhi dan menginspirasi.
Kemampuan untuk menyesuaikan strategi dan kebijakan bank
Regulatory
57 14.193 terhadap regulasi yang relevan termasuk penerapan prinsip syariah
Compliance
dalam menjaga keberlangsungan dan kepatuhan Bank.
Kemampuan untuk membangun, memelihara, dan mengembangkan
Relationship
hubungan yang strategis dengan nasabah, serta mengelola portofolio
58 and Account 128
account nasabah secara efektif guna meningkatkan pertumbuhan
Management
bisnis
Kemampuan untuk menerapkan dan mengembangkan proses
manajemen risiko yang selaras dengan strategi dan tujuan Bank,
59 Risk Management 20.925 berupa proses identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian
risiko serta mengkomunikasikannya secara berkelanjutan, menetapkan
kebijakan antisipasinya untuk kelangsungan Bank.
Kemampuan untuk menyusun perencanaan serta menggunakan
Sales Performance rencana penjualan yang ditetapkan dan menyesuaikan strategi yang
60 163
Management sesuai dengan pasar yang dinamis, termasuk pengelolaan tenaga
penjualan dan titik tumbuh, serta evaluasi kinerja penjualan.
Kemampuan untuk mengidentifikasi, menjelaskan, meyakinkan,
mengatasi keberatan dan menjual produk atau jasa secara efektif
61 Selling Skill 907 dengan memahami kebutuhan nasabah, menawarkan solusi yang
tepat, dan membangun hubungan yang baik untuk mencapai
kesepakatan penjualan.
Kemampuan untuk mengelola ekspektasi dan membina hubungan
Stakeholder
62 30 baik dengan pemangku kepentingan serta mengkomunikasikan
Management
informasi bank yang terkait dengan pemangku kepentingan.
Strategic Kemampuan untuk merumuskan langkah-langkah atau rencana kerja
63 30
Formulation bank yang sesuai untuk pencapaian tujuan bank
Kemampuan untuk memahami dan menganalisis situasi yang
kompleks dan dinamis, mampu memecahkan masalah dan melihat
64 Strategic Thinking 208
berbagai peluang untuk penyusunan jangka panjang yang berdampak
bagi Bank.
Kemampuan untuk mengelola talenta secara menyeluruh, mulai
dari mengenali, mengembangkan, mempertahankan, hingga
Talent mempersiapkan sukses, dengan menyatukan seluruh proses siklus
65 30
Management SDM (rekrutmen, onboarding, penilaian, pelatihan, penghargaan, karier,
hingga offboarding) agar organisasi selalu memiliki orang yang tepat di
posisi yang tepat pada waktu yang tepat.
Kemampuan perubahan signifikan yang dialami seseorang ketika
beralih dari peran individu menjadi manajer, dengan mencakup
The Transition to tanggung jawab, identitas, dan cara berpikir serta mengatur sumber
66 30
Leadership daya dalam melakukan pekerjaan dengan cara dan waktu yang
tepat sehingga berdampak dan sesuai dengan tujuan tugas dan
kewajibannya.
Kemampuan untuk menganalisis pergerakan harga pasar mengelola
67 Treasury Dealing 52 posisi, dan melakukan transaksi instrumen keuangan syariah meliputi
valuta asing, pasar uang dan surat berharga syariah.
LAPORAN TAHUNAN 2025
271
Page 274
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
STRATEGI DAN KEBIJAKAN HUMAN CAPITAL
Bidang Jumlah
No Tujuan
Kompetensi Peserta
Pengetahuan, keterampilan dan keahlian terkait pengelolaan portofolio
Treasury Portfolio investasi dalam instrumen pasar uang maupun pasar modal dengan
68 29
Management mempertimbangkan aspek risiko perbankan syariah, terutama risiko
likuiditas, risiko kredit, risiko operasional, serta risiko pasar.
Dynamic Technical Kemampuan teknis adaptif berkembang mengikuti perubahan bisnis
69 9.378
Capabilities dan teknologi Bank.
EVALUASI PELAKSANAAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI
Untuk memantau efektivitas pengembangan kompetensi secara terukur, Bank menggunakan
Competency Performance Index (CPI) sebagai indikator penilaian. CPI mencakup aspek peningkatan
pengetahuan, penguatan keterampilan, dan perubahan perilaku kerja. Setiap Unit Kerja dan Pegawai
memiliki target CPI rata-rata sebesar 3.00 dari skala 4.00. Berdasarkan data per 31 Desember 2025,
rata-rata pencapaian CPI Pegawai tercatat sebesar 3,63, yang mencerminkan efektivitas pelaksanaan
pengembangan kompetensi pegawai.
BIAYA PENGEMBANGAN KOMPETENSI
Jumlah biaya pengembangan kompetensi selama tahun 2025 mencapai Rp141.774 miliar yang
dialokasikan untuk 187 program pelatihan.
Biaya Pengembangan SDM 2025
RKAP 2025 Realisasi 2025 Pencapaian
Rp140.222.762.400 Rp141.773.826.444 101%
Proyeksi Pengembangan SDM 2026
Proyeksi 2026 Biaya Pengembangan SDM Jumlah Pelatihan Jumlah Peserta
Rp147.779.000 195 209.000
MENDORONG KARIER SECARA
PROGRESIF
Sebagai bagian dari komitmen dalam dengan tingkat tanggung jawab yang lebih
mengembangkan talenta secara berkelanjutan, besar. Pada tahun 2025, proses promosi
Bank mengelola perjalanan karier pegawai melalui jabatan didukung oleh pemanfaatan data
pendekatan yang terstruktur dan berorientasi analytics untuk mengidentifikasi kesesuaian
pada pengembangan. Setiap peningkatan antara profil pegawai dan kualifikasi jabatan
kompetensi dan capaian kinerja menjadi dasar yang dituju. Khusus untuk jabatan Senior
untuk memperluas peluang karier. Untuk itu, Manager, Bank menerapkan Bench Strength
Bank menerapkan mekanisme promosi yang Ratio sebesar 1:3 sebagai bagian dari
disusun secara sistematis melalui dua jalur utama. Succession Management, yang membuka
peluang pengembangan karier serta
1. Promosi Jabatan penugasan peran baru yang lebih strategis
Promosi jabatan merupakan proses dan berdampak pada kinerja Bank.
penempatan pegawai dari kelompok jabatan
yang lebih rendah ke kelompok jabatan
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
272 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 275
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
STRATEGI DAN KEBIJAKAN HUMAN CAPITAL
2. Promosi Grade 2. Performance Monitoring, yaitu reviu sasaran
Selain promosi jabatan, Bank juga dan target kinerja serta penentuan langkah
menyediakan jalur pengembangan karier perbaikan agar target tercapai.
melalui promosi grade, yaitu penyesuaian 3. Performance Evaluation, yaitu evaluasi
grade pegawai ke tingkat yang lebih atas pencapaian sasaran dan target untuk
tinggi. Pada tahun 2025, Bank melakukan menghasilkan nilai kinerja pegawai di akhir
pembaruan ketentuan promosi grade periode.
dengan menerapkan kategorisasi parameter
Fast Track, Medium, dan Normal. Kebijakan Pada tahun 2025, BSI melakukan sejumlah
ini memberikan percepatan bagi pegawai penguatan dalam pengelolaan kinerja guna
dengan kinerja dan potensi tinggi, sekaligus menyelaraskan dengan strategi dan rencana
tetap mempertimbangkan kesiapan bisnis Bank serta meningkatkan produktivitas
kapabilitas pegawai serta kebutuhan dan pegawai, antara lain:
target bisnis Bank.
1. Pembaruan KPI pegawai Kantor Jaringan agar
selaras dengan strategi dan prioritas bisnis di
MENGOPTIMALKAN KINERJA UNTUK tingkat Region, Area, dan Cabang.
MENINGKATKAN DAYA SAING 2. Penguatan panduan mekanisme cascading
KPI bagi pegawai Kantor Pusat untuk
Untuk memastikan kinerja yang selaras dengan memastikan keterkaitan antara KPI Individu,
strategi dan mendorong keunggulan kompetitif, Unit Kerja, dan Bank.
Bank menerapkan sistem penilaian kinerja yang 3. Penguatan implementasi Development
dirancang berdasarkan prinsip transparansi dan Dialogue antara pegawai dan manager untuk
akuntabilitas. Sistem ini tidak hanya berperan membangun komunikasi dua arah yang
sebagai alat evaluasi kinerja, tetapi juga menjadi konstruktif, mendukung peningkatan kinerja,
landasan dalam membangun budaya kerja yang serta penyusunan Individual Development
sehat dengan tujuan sebagai berikut: Plan.
4. Pembaruan ketentuan Performance
1. Mendorong pencapaian sasaran organisasi Evaluation untuk memperkuat akuntabilitas
melalui kinerja pegawai yang optimal. penilaian dan keselarasan antara kinerja
2. Mengembangkan budaya kerja positif individu, unit kerja, dan Bank.
yang menekankan produktivitas dan
profesionalisme. Seluruh proses pengelolaan kinerja dilaksanakan
3. Memperkuat engagement pegawai untuk secara online melalui Sistem Informasi Pegawai
berperan aktif dalam arah dan pengembangan (SIP), sehingga pegawai dapat mengakses
organisasi. informasi kinerja secara mudah dan transparan.
Pengelolaan kinerja dilaksanakan secara
berkesinambungan dengan memastikan MENGELOLA REMUNERASI YANG
keselarasan dari penetapan corporate goals KOMPETITIF DAN BERKELANJUTAN
hingga diturunkan menjadi target unit kerja dan
sasaran individu. Dengan pendekatan ini, strategi Dalam memastikan kepatuhan dan keadilan bagi
korporasi dapat diterjemahkan secara konsisten seluruh pegawai, Bank merancang kebijakan
hingga level individu, sekaligus memastikan remunerasi dengan mengacu pada regulasi
keterkaitan yang jelas antara kinerja pegawai dan yang berlaku, termasuk pemenuhan standar
kinerja Bank. Upah Minimum di seluruh wilayah operasional.
Pendekatan ini menjadi dasar dalam membangun
Siklus pengelolaan kinerja tahunan terdiri dari tiga sistem remunerasi yang berkelanjutan dan selaras
tahapan utama: dengan strategi peningkatan daya saing Bank.
1. Performance Planning, yaitu penetapan KPI Sebagai bagian dari tata kelola remunerasi yang
(Key Performance Indicator). bertanggung jawab, penerapan remunerasi
LAPORAN TAHUNAN 2025
273
Page 276
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
STRATEGI DAN KEBIJAKAN HUMAN CAPITAL
dilakukan berdasarkan prinsip competitiveness TRANSFORMASI SISTEM HUMAN
and fairness, dengan mempertimbangkan kinerja CAPITAL SEPANJANG TAHUN 2025
dan risiko, serta mengacu pada praktik terbaik
di industri perbankan. Untuk menjaga relevansi Sebagai bagian dari agenda transformasi digital,
dengan dinamika pasar tenaga kerja, Bank secara sepanjang tahun 2025 Bank terus memperkuat
berkala berpartisipasi dalam Annual Salary sistem informasi Human Capital untuk
Survey yang diselenggarakan oleh lembaga survei mendukung peningkatan kualitas layanan,
independen sebagai referensi dalam penetapan efektivitas proses, dan pengalaman pegawai.
dan evaluasi kebijakan remunerasi. Upaya ini tidak semata berfokus pada pembaruan
teknologi, tetapi juga memastikan bahwa sistem
Melalui kebijakan remunerasi yang terarah, Bank yang dikembangkan relevan dengan kebutuhan
berupaya mempertahankan posisi kompetitif operasional dan dinamika organisasi yang terus
di pasar tenaga kerja, memperkuat retensi dan berkembang.
keterikatan talenta, serta mendorong pegawai
untuk mencapai kinerja yang optimal. Sejalan Dari sisi pengembangan sistem, fokus utama
dengan komitmen tersebut, pada tahun 2025 diarahkan pada penyederhanaan proses
Bank melakukan penyempurnaan sistem administrasi kepegawaian, peningkatan akurasi
remunerasi, baik finansial maupun non-finansial, data, serta integrasi antar modul yang sebelumnya
termasuk penyesuaian struktur dan tingkat gaji berjalan secara terpisah. Dengan penerapan
dengan mempertimbangkan kondisi pasar serta sistem terpusat, berbagai fungsi utama seperti
kemampuan keuangan Bank. pengelolaan data pegawai, cuti dan kehadiran,
perjalanan dinas, serta proses reimburse dapat
dijalankan secara lebih efisien, transparan, dan
MEMFASILITASI TRANSISI PENSIUN terdokumentasi dengan baik.
SECARA NYAMAN DAN TERENCANA
Bagi pegawai, implementasi sistem Human Capital
Dalam mendukung kesejahteraan pegawai ini memberikan kemudahan dalam mengakses
hingga akhir masa pengabdian, Bank memberikan layanan secara mandiri melalui mekanisme self-
perhatian khusus pada proses transisi menuju service. Pegawai dapat mengajukan kebutuhan
masa purnabakti agar berlangsung secara nyaman administratif, memantau status pengajuan, serta
dan terencana. Pendekatan ini mencerminkan memperoleh informasi kepegawaian secara real
komitmen Bank dalam memastikan kesiapan time tanpa ketergantungan pada proses manual.
pegawai menghadapi fase kehidupan berikutnya Kondisi ini berkontribusi pada peningkatan
dengan rasa aman dan percaya diri. kenyamanan kerja, kepastian layanan, dan
kepercayaan terhadap proses internal Bank.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Bank
menyusun kebijakan pembekalan bagi Dari perspektif fungsi Human Capital, sistem yang
pegawai dan pasangan yang memasuki masa dikembangkan sepanjang tahun 2025 menjadi
pensiun, dengan kurikulum dan jadwal yang fondasi penting dalam mendorong pengambilan
dirancang secara jelas dan terstruktur. Melalui keputusan berbasis data. Ketersediaan data yang
program pembekalan yang komprehensif, Bank lebih terstruktur dan konsisten memungkinkan
mendukung persiapan aspek finansial, psikologis, analisis yang lebih komprehensif terkait
dan sosial, sehingga pegawai dapat menjalani perencanaan tenaga kerja, pengembangan
masa pensiun secara bermakna. Inisiatif ini talenta, serta kesiapan suksesi. Dengan demikian,
menegaskan komitmen BSI dalam memberikan peran Human Capital berkembang dari fungsi
nilai tambah bagi pegawai sepanjang employee administratif menjadi mitra strategis dalam
life cycle, termasuk pada tahap akhir perjalanan mendukung keberlanjutan bisnis Bank.
karier.
Secara menyeluruh, pengembangan sistem
Human Capital sepanjang tahun 2025
mencerminkan komitmen Bank dalam
membangun ekosistem kerja yang modern,
efisien, dan berorientasi pada pegawai. Inisiatif
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
274 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 277
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
STRATEGI DAN KEBIJAKAN HUMAN CAPITAL
ini menjadi langkah awal yang signifikan dalam Dalam mendukung bisnis berkelanjutan Gesture
menyiapkan fondasi sistem yang adaptif dan #butuhNYALIuntukNYALA (Fokus Pada Customer,
berkelanjutan untuk menjawab kebutuhan Penguatan Integritas, Kolaboratif, Kontribusi
organisasi di masa depan. Maksimal) sebagai tema budaya pada tahun
2025 dan Nilai Melayani Sepenuh Hati yang
Selaras dengan arahan Direksi dan pengawasan digagas Danantara terus diinternalisasikan secara
Dewan Komisaris, pengembangan sistem Human konsisten agar menjadi perilaku pegawai dalam
Capital juga diposisikan sebagai bagian dari perusahaan yang merupakan bagian dari Fokus
agenda strategis Bank dalam memperkuat tata Pada Customer. Sepanjang tahun ini, berbagai
kelola, manajemen risiko, dan kesinambungan inisiatif dijalankan untuk memastikan budaya
organisasi. Sistem yang dikembangkan berperan bukan sekadar slogan, melainkan praktik nyata
sebagai enabler strategis dengan menyediakan yang menggerakkan organisasi. Salah satu
visibilitas menyeluruh atas profil tenaga kerja, wujudnya adalah pelaksanaan Nonton Bareng
kesiapan talenta, dan efektivitas kebijakan NYALI NYALA (NOBAR) setiap Senin pagi di seluruh
Human Capital. Melalui pendekatan ini, Direksi unit kerja. Program ini menjadi sarana komunikasi
dan Dewan Komisaris memperoleh dukungan internal yang efektif untuk menyampaikan arahan
data yang lebih akurat dan tepat waktu dalam strategis manajemen dan informasi program
pengambilan keputusan strategis, khususnya prioritas, sehingga seluruh pegawai senantiasa
terkait perencanaan suksesi, pengembangan berada dalam satu frekuensi visi dan misi
kepemimpinan, dan penyesuaian struktur perusahaan.
organisasi.
Selain itu, perusahaan memperkuat peran
Dengan berlandaskan prinsip tata kelola Change Agent sebagai motor penggerak
perusahaan yang baik serta kepatuhan terhadap perubahan di tingkat unit kerja. Melalui program
ketentuan internal dan regulasi yang berlaku, on boarding/Change Agent Empowerment yang
transformasi sistem Human Capital sepanjang komprehensif, Change Agent dibekali kompetensi
tahun 2025 menjadi fondasi penting dalam yang memadai untuk memastikan transformasi
memastikan pengelolaan sumber daya manusia budaya berjalan secara nyata, berkesinambungan
yang akuntabel, transparan, dan berintegritas. dan hadirnya semangat Kolaboratif di semua Unit
Sistem ini tidak hanya mendukung efektivitas Kerja.
operasional dan keputusan strategis, tetapi juga
memperkuat pengendalian internal, kepatuhan Komitmen terhadap inovasi juga menjadi
proses, serta mitigasi risiko, sehingga memberikan bagian tak terpisahkan dari percepatan budaya.
keyakinan yang memadai bagi Direksi, Dewan Melalui BSI Excellence Award (BEA), perusahaan
Komisaris, dan seluruh pemangku kepentingan memberikan apresiasi kepada kepada unit/insan
terhadap kualitas tata kelola Human Capital. terbaik serta ide-ide inovatif yang memberikan
dampak signifikan Kontrubusi Maksimal
bagi keberlanjutan bisnis. Dalam hal inovasi,
PENGUATAN IMPLEMENTASI BUDAYA Perusahaan memberikan penghargaan dalam
SEBAGAI PILAR TRANSFORMASI kategori Best Implementation, Best Idea, dan One
MENUJU VISI 2030 Unit One Implemented Innovation mencerminkan
keberanian perusahaan untuk terus berinovasi
Tahun 2025 menandai babak baru dalam dan menciptakan nilai tambah.
perjalanan transformasi BSI. Setelah melewati fase
awal konsolidasi dan penguatan fundamental, Di sisi lain, Penguatan Integritas dan kepatuhan
kini BSI memasuki Transformasi Jilid 2 dengan terhadap peraturan tetap menjadi prioritas
visi yang lebih besar: menjadi Top 5 Global Islamic utama. Melalui program Know Your Employee
Bank pada tahun 2030. Pada tahap ini, percepatan (KYE), perusahaan melakukan self-assessment
budaya atau Culture Acceleration menjadi fokus dan validasi atasan untuk mengidentifikasi
utama, karena kami meyakini bahwa keberhasilan pegawai yang memerlukan pendampingan atau
transformasi tidak hanya bergantung pada coaching lebih lanjut. Langkah ini tidak hanya
strategi bisnis, tetapi juga pada kekuatan budaya bertujuan meminimalisir risiko fraud, tetapi
yang hidup dalam setiap insan BSI. juga memperkuat nilai amanah sebagai fondasi
kepercayaan.
LAPORAN TAHUNAN 2025
275
Page 278
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
STRATEGI DAN KEBIJAKAN HUMAN CAPITAL
Selain hal di atas, aneka program internalisasi transparansi pengelolaan SDM, serta mendorong
budaya yang lain juga dijalankan seperti Culture budaya kerja berbasis informasi di seluruh
Pulse Check, Culture Meet Up with Leaders (BOD), organisasi.
Leaders Alignment Session (LAS), Change Agent
Onboarding, New Employee Induction Program,
Jumát Berkah & Munajat Jum’at, BRADER (Bersih, SYSTEM AND INFRASTRUCTURE
Rapi dan Terawat), Apresiasi Purnabakti, Pelatihan HUMAN CAPITAL
Persiapan Masa Pensiun (PPMP), Employee
Engagement Survey (EES), Hope & Fear Survey, Sebagai fondasi pengelolaan sumber daya
Behavior Maturity Index (BMI), Pendampingan manusia yang modern, Bank mengembangkan
Inovasi Operational dalam ajang IOBS, Innovation sistem dan infrastruktur Human Capital yang
Expert Sharing dan program lainnya. dirancang untuk mendukung pengelolaan
pegawai secara strategis dan terintegrasi.
Seluruh upaya ini menunjukkan bahwa penguatan Sistem ini berperan penting dalam memastikan
budaya bukan sekadar program, melainkan ketersediaan data yang akurat, proses yang
perjalanan membangun perilaku positif di efisien, serta kemudahan akses informasi bagi
lingkungan perusahaan. Dengan fondasi budaya pegawai dan manajemen.
yang kokoh, inovasi yang berkelanjutan, dan
integritas yang terjaga, perusahaan optimis dapat Melalui penguatan sistem dan infrastruktur
melangkah mantap menuju visi besar menjadi Human Capital, Bank memastikan bahwa seluruh
Top 5 Global Islamic Bank pada tahun 2030. proses kepegawaian, mulai dari administrasi,
pengelolaan karier, kinerja, hingga pengembangan
kompetensi, dapat dikelola secara konsisten,
MENINGKATKAN LITERASI INFORMASI terdokumentasi, dan selaras dengan kebutuhan
PEGAWAI SECARA PROGRESIF organisasi serta tujuan bisnis Bank. Berikut adalah
penjelasan mengenai elemen utama dari sistem
Dalam mendukung efektivitas kerja dan dan infrastruktur tersebut:
kualitas pengambilan keputusan, Bank secara
berkelanjutan meningkatkan literasi informasi a. Organisasi
pegawai melalui penyediaan sistem Human 1. Struktur Organisasi
Capital yang terintegrasi, mudah diakses, dan Menampilkan bagan organisasi serta
transparan. Upaya ini bertujuan untuk memastikan deskripsi jabatan
pegawai memahami, memanfaatkan, dan 2. Peraturan Perusahaan
mengelola informasi kepegawaian secara optimal Menampilkan peraturan Perusahaan sesuai
dalam mendukung kinerja dan akuntabilitas. dengan PP yang berlaku
b. Employee/Pegawai
Salah satu inisiatif utama yang diimplementasikan 1. Employee Information/Informasi Pegawai
Bank adalah aplikasi SIP (Sistem Informasi Informasi detil mengenai pribadi pegawai
Pegawai), yang mengorganisasikan fungsi-fungsi 2. Employee Letter/Surat Pegawai
manajemen Sumber Daya Manusia berbasis Informasi surat ketetapan dan penugasan
kompetensi dan kinerja. SIP dirancang sebagai pegawai
platform terintegrasi untuk menyediakan data 3. Employee Request/Permohonan Pegawai
dan informasi kepegawaian yang akurat, terkini, Daftar pengajuan transaksi pegawai
dan terstruktur guna mendukung pencapaian 4. Employee Work Status/Status Kerja Pegawai
tujuan strategis perusahaan. Informasi mengenai survey pegawai dan
atau status pekerjaan dalam masa pandemi
Melalui SIP, Bank menyediakan informasi 5. Curriculum Vitae
kepegawaian yang komprehensif untuk Rangkuman mengenai informasi pegawai
keperluan perencanaan, pengembangan, dan mengenai data pribadi, training, karir serta
pengendalian SDM bagi pegawai serta pimpinan prestasi & sanksi pegawai
unit kerja di Kantor Pusat maupun Non-Kantor c. Career/Karir
Pusat. Pemanfaatan sistem ini memperkuat 1. Award / Penghargaan
pengambilan keputusan berbasis data (data- Daftar data penghargaan pegawai
driven decision making), meningkatkan
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
276 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 279
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
STRATEGI DAN KEBIJAKAN HUMAN CAPITAL
2. Request Career/Permohonan Karir e. Reimbursement
Daftar data karir pegawai yang diajukan 1. Daftar Reimbursement/Klaim
melalui admin cabang Daftar data pengajuan reimbursmen
3. Disipline/ Pelanggaran 2. Pengajuan Reimbusement/Klaim
Daftar data pelanggaran pegawai Data klaim pengajuan reimburse
4. Career Transition/Perubahan Karir 3. Pembatalan Reimbursement/Klaim
Daftar data karir pegawai yang di ajukan Pembatalan pengajuan reimburse
oleh admin pusat f. Loan/Pinjaman
d. Time/Waktu Kehadiran Pengajuan FPP / pembiayaan pegawai
1. Presensi/Kehadiran g. Payroll
Daftar kehadiran personal pegawai 1. Salary History/Payslip
2. Daftar Data Kehadiran 2. Data daftar salary/gaji
Data kehadiran seluruh pegawai (sesuai h. Performance/Evaluasi
kewenangan) 1. Key Performance Indicators (KPI): Kinerja
3. Employee Logbook karyawan diukur berdasarkan KPI yang
Data catatan pekerjaan pegawai terkait dengan strategi bank.
4. Attandance Correction Request 2. Penilaian Berbasis Kompetensi: Fokus pada
Perbaikan data presensi pencapaian target dan perilaku kerja sesuai
5. Leave/Cuti dengan nilai-nilai organisasi.
Data Pengajuan cuti pegawai i. Training
6. Overtime/Lembur Data Training Pegawai
Data pengajuan lembur pegawai j. Recruitment
7. On Duty/PerjalananDinas Penerimaan pegawai internal dan external
Data pengajuan perjalanan dinas
KETERBUKAAN INFORMASI KEPADA PEGAWAI
Sekretaris Komite Policy & Procedure (Unit kerja Policy & Procedure) melakukan sosialisasi atas ketentuan
Bank bersama dengan Unit Kerja Owner, yang dilakukan melalui beberapa media sosialisasi, yaitu:
1. Pembuatan sosialisasi ketentuan melalui infografis dan Executive Summary.
2. Sharing Knowledge
Sekretaris Komite Policy & Procedure (Unit Kerja Policy & Procedure) bersama Unit Kerja Owner
sebagai narasumber dalam Sharing ketentuan seluruh pegawai BSI berkoordinasi dengan BSU.
3. Refreshment dan Quiz
Pegawai mengakses materi baca melalui New Policy System dan dan mengerjakan Refreshment
menggunakan Learning Management System (SMILE). Refreshment dan Quiz dilakukan minimal 2
(dua) kali dalam satu tahun di mana hal ini bekerjasama dengan BSU.
Berikut uraian Data Sosialisasi, Sharing Knowledge, Refreshment dan Quiz periode Januari sampai
dengan Desember 2025, sebagai berikut:
Pelaksanaan Sosialisasi Periode Januari s.d Desember 2025
Aktivitas
Lingkup Pengaturan Sosialisasi (Exsum
Sharing Knowledge Refreshment Quiz
& Infografis)
Business Support 148 2 2 1
Funding & Digital 114 1 1 -
Retail Financing 129 4 1 1
Wholesale Financing 142 1 1 1
External Relation &
17 - - -
Implementation
Total 550 8 5 3
LAPORAN TAHUNAN 2025
277
Page 280
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
STRATEGI DAN KEBIJAKAN HUMAN CAPITAL
MEMPERKUAT STRUKTUR PENGELOLA HUMAN CAPITAL
Compliance &
Human Capital
Human Capital Human Capital BSI Corporate
HCBP 1 HCBP 2
Strategy & Policy Services University
Untuk memastikan implementasi Human Capital a. Capability Engine
Framework berjalan efektif dan selaras dengan Fokus pada pengembangan kompetensi
employee journey atau employee life cycle, BSI pegawai melalui proses rekrutmen yang tepat
membangun struktur pengelolaan Human Capital sasaran, program pembelajaran yang relevan
yang terintegrasi dan berorientasi strategis. dengan kebutuhan bisnis, serta pemanfaatan
Struktur ini dirancang untuk memperkuat teknologi untuk mendukung pemantauan
perumusan kebijakan, efektivitas layanan, kinerja dan peningkatan produktivitas secara
pengembangan kapabilitas, serta dukungan berkelanjutan.
langsung terhadap pencapaian target bisnis unit
kerja. b. Leadership Engine
Berorientasi pada penyiapan pemimpin di
Struktur organisasi Human Capital BSI terdiri berbagai level organisasi melalui program
dari Human Capital Strategy & Policy Group pengembangan kepemimpinan yang
yang berperan dalam perumusan kebijakan dan terstruktur dan perencanaan suksesi, guna
strategi, Human Capital Services Group sebagai membangun kepemimpinan yang solid,
pengelola layanan operasional kepegawaian, BSI adaptif, dan berkelanjutan.
Corporate University sebagai pengelola program
pembelajaran dan pengembangan, serta Human c. Culture Engine
Capital Business Partner 1 dan Human Capital Ditujukan untuk memperkuat budaya kerja
Business Partner 2 (HCBP 1 dan HCBP 2) yang yang positif melalui pengelolaan employee
berperan sebagai mitra strategis unit kerja dalam experience, peningkatan engagement, serta
mendukung pencapaian kinerja dan sasaran penerapan sistem pengakuan dan apresiasi
bisnis. yang mendorong kolaborasi dan kinerja
bersama.
RENCANA KERJA HUMAN CAPITAL d. Reward Engine
2026 Difokuskan pada penyediaan sistem
penghargaan yang adil dan kompetitif, baik
Memasuki tahun 2026, Bank menyiapkan finansial maupun non-finansial, termasuk
rencana kerja Human Capital yang terintegrasi dukungan pengembangan diri, fleksibilitas
untuk memperkuat kapabilitas organisasi dan kerja, serta program well-being guna
menciptakan lingkungan kerja yang produktif meningkatkan kesejahteraan pegawai secara
serta unggul. Strategi ini diarahkan untuk menyeluruh.
meningkatkan kinerja pegawai sekaligus
membangun pengalaman kerja yang positif dan Melalui implementasi keempat pilar tersebut,
berkelanjutan, melalui empat pilar utama sebagai tahun 2026 menjadi langkah awal dalam
berikut: mendorong transformasi Human Capital yang
berkelanjutan, guna membangun organisasi yang
produktif dan menjadikan Bank sebagai tempat
kerja yang unggul.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
278 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 281
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
TEKNOLOGI
INFORMASI
KINERJA KEUANGAN
KEKUATAN DIGITAL UNTUK
PERTUMBUHAN TERPERCAYA
BSI menempatkan Teknologi Informasi sebagai
enabler strategis dalam menghadirkan
ekosistem digital syariah yang stabil, aman, dan
scalable. Melalui penguatan keandalan sistem,
peningkatan keamanan siber, serta pemanfaatan
data, AI, dan otomasi, Bank mendorong
transformasi bisnis dengan tetap menjunjung
disiplin tata kelola. Pendekatan terintegrasi ini
memungkinkan BSI meningkatkan pengalaman
nasabah, memperluas jangkauan digital, dan
mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.
LAPORAN TAHUNAN 2025
279
Page 282
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
MASTER PLAN DAN STRATEGI
TEKNOLOGI INFORMASI
Sejalan dengan aspirasi untuk menjadi Top 5 Global 3. Digital Solution for Wholesale: Penguatan
Islamic Bank berdasarkan Market Capitalisation layanan transaksi segmen wholesale, untuk
pada tahun 2030, BSI menempatkan Teknologi meningkatkan engagement dan transaksi
Informasi sebagai tulang punggung strategis korporasi.
dalam House of Strategy Perseroan. Teknologi 4. Business & Operation Transformation: Upaya
Informasi tidak hanya dirancang untuk strategis untuk melakukan penyempurnaan
mendukung operasional harian, tetapi juga untuk dan digitalisasi proses pembiayaan serta
mendorong transformasi bisnis dan penciptaan operasional melalui serangkaian inisiatif
nilai jangka panjang. Dalam kerangka tersebut, terarah, guna meningkatkan efisiensi,
stabilitas platform TI dan digital diprioritaskan kecepatan layanan, dan mendukung
sebagai enabler utama guna memastikan pencapaian tujuan bisnis.
ekspansi bisnis, peningkatan adopsi digital, serta 5. ES-GRC (Environmental, Social, Governance,
pelaksanaan operasional secara end-to-end Risk & Compliance): Inisiatif strategis
didukung oleh fondasi teknologi yang andal, terkait ESG, risiko, dan kepatuhan, guna
aman, dan siap berkembang. meningkatkan keamanan data, pemenuhan
regulasi, pengelolaan risiko yang lebih efektif,
Sepanjang tahun 2025, arah TI diwujudkan serta mendukung keberlanjutan BSI.
melalui lima inisiatif strategis yang terfokus
untuk mendukung kinerja dan pertumbuhan Seluruh inisiatif tersebut dijalankan dalam
berkelanjutan: kerangka House of Strategy TI yang bertumpu
pada tiga pilar utama:
1. IT RASS (Reliability, Availability, Scalability,
Security): Inisiatif strategis untuk memenuhi 1. People: Penguatan kapasitas, kapabilitas dan
faktor fundamental (hygiene factors), sehingga culture SDM IT melalui rekrutmen, pelatihan
mampu mendukung operasional bisnis secara dan program pengembangan.
berkelanjutan dan mendukung percepatan 2. Process: Perbaikan berkelanjutan terhadap
transformasi digital. proses TI, termasuk tata kelola pengelolaan
2. Digital Solution for Customer & Retail: pengembangan IT (SDLC) hingga operasional.
Pengembangan solusi digital untuk transaksi 3. Technology: Implementasi inisiatif strategis TI
retail melalui platform channel BSI. pada 4 (empat) domain arsitektur, mencakup
aplikasi, infrastruktur, data dan keamanan.
INOVASI TEKNOLOGI INFORMASI
Pada tahun 2025, BSI melanjutkan penguatan 1. IT RASS (Reliability, Availability, Scalability,
kapabilitas Teknologi Informasi melalui Security)
pengembangan teknologi dan infrastruktur Melakukan optimasi dan modernisasi pada
guna mendukung pertumbuhan bisnis yang aplikasi dan infrastruktur untuk meningkatkan
berkelanjutan. Upaya ini diarahkan untuk dan menjaga kualitas pengalaman bertransaksi
meningkatkan ketangguhan sistem, memperluas nasabah. Selain itu, menyediakan infrastruktur
kapasitas digital, serta memastikan kesiapan Data Center yang andal guna meningkatkan
platform TI dalam mendukung skala dan kualitas layanan dan ketahanan sistem.
kompleksitas bisnis yang terus berkembang.
Sejalan dengan komitmen tersebut, Perseroan 2. Digital Solution for Customer & Retail
merealisasikan sejumlah inovasi pengembangan Pengembangan fitur dan peningkatan
teknologi sepanjang tahun 2025, antara lain kapabilitas layanan BYOND by BSI dalam
sebagai berikut: mendorong peningkatan jumlah nasabah
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
280 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 283
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
INOVASI TEKNOLOGI INFORMASI
dan pengguna aktif serta frekuensi transaksi, 4. Business & Operation Transformation
sehingga berkontribusi pada peningkatan Fee Optimalisasi proses pembiayaan dilakukan
Based Income (FBI). melalui Business Process Re-Engineering (BPR)
untuk mempercepat SLA pembiayaan Griya,
Inovasi yang dilakukan di BYOND by BSI mendigitalkan alur kerja, mengintegrasikan
mencakup fitur Tarik Tunai Tanpa Kartu data secara menyeluruh dengan sistem
(Cardless Withdrawal) di bank lain, QRIS Customer Relationship Management (CRM)
Cross-border, Reksadana Online serta dan sistem Financing Operation. Selain itu,
BYOND Lyfe (pembelian paket Umrah, tiket pengembangan CRM juga dilakukan dengan
KAI & pesawat dan BSI OTO). Selain itu sebagai memperkuat 360 derajat customer view,
satu-satunya Bank dengan lisensi Bullion peningkatan engagement, serta dukungan
Bank, BSI juga meluncurkan layanan Bank penjulan produk lintas segmen/cross selling
Emas di BYOND by BSI. Guna memperluas guna meningkatkan Product Holding Ratio
jangkauan layanan, kerjasama bersama mitra (PHR). BSI juga terus melakukan transformasi
strategis dalam memanfaatkan layanan BSI pada proses operasional cabang juga dilakukan
secara seamless juga terus kami tingkatkan. transformasi melalui digitalisasi proses layanan
BSI memperluas kemitraan dan ekosistem cabang dengan menghadirkan webform
digital syariah melalui integrasi berbasis Open untuk transaksi nasabah.
API yang telah terstandarisasi SNAP BI.
5. ES-GRC (Environmental, Social, Governance,
Risk & Compliance)
3. Digital Solution for Wholesale Dalam mendukung agenda Sustainable
Dalam rangka mendukung agenda Development, berbagai inisiatif pengembangan
transformasi digital serta meningkatkan TI juga dilakukan sebagai komitmen BSI dalam
kualitas layanan kepada nasabah korporasi, mendukung operasi ramah lingkungan di
Bank secara berkesinambungan memperkuat seluruh Indonesia, salah satunya dengan
solusi digital pada segmen wholesale. menyediakan Digital Carbon Tracking. Dalam
menjaga governance, risk & compliance BSI
Upaya tersebut diwujudkan melalui memperkuat sistem pencegahan fraud pada
pengembangan BEWIZE yang dilengkapi berbagai proses bisnis, seperti transaksi pada
3 (tiga) layanan utama antara lain Cash digital channel, pembukaan rekening baru
Management, Value Chain dan Trade dan pengajuan pembiayaan. Selain itu, BSI
FInance. layanan Cash Management pada juga menerapkan sistem pelindungan data
BEWIZE Cash telah dilengkapi fraud detection pribadi sesuai regulasi, perluasan penerapan
serta dilakukan optimalisasi layanan untuk anti money laundrying system, serta
perusahaan efek melalui transaksi Rekening pengembangan enterprise risk management
Dana Nasabah (RDN). Selain itu BEWIZE Trade system guna meningkatkan tata kelola dan
sebagai salah satu layanan trade financial digital manajemen risiko.
yang disediakan BSI, juga telah dilengkapi
dengan proses onboarding nasabah. Untuk Inovasi teknologi informasi yang dilaksanakan
layanan financing, BEWIZE Value Chain telah sepanjang tahun 2025 memberikan manfaat
dilengkapi kapabilitas Supplier, Buyer dan nyata dalam meningkatkan efisiensi operasional
Distributor Financing. sekaligus kualitas layanan kepada nasabah.
Modernisasi sistem dan optimalisasi infrastruktur
meningkatkan keandalan transaksi, mempercepat
Seluruh inisiatif tersebut memberikan dampak waktu pemrosesan, serta memperkuat ketahanan
peningkatan kecepatan transaksi, penguatan sistem, sehingga Bank mampu mengelola volume
keamanan serta efisiensi operasional, transaksi yang semakin besar secara lebih stabil
sehingga secara menyeluruh meningkatkan dan terkendali. Digitalisasi proses pembiayaan
pengalaman nasabah korporasi. dan operasional juga menyederhanakan alur
LAPORAN TAHUNAN 2025
281
Page 284
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
INOVASI TEKNOLOGI INFORMASI
kerja, mengurangi ketergantungan pada yang terintegrasi memungkinkan interaksi yang
proses manual, serta meningkatkan kecepatan lebih seamless, penguatan aspek keamanan, serta
penyelesaian layanan, yang berdampak langsung penyampaian layanan yang lebih responsif. Secara
pada efisiensi pemanfaatan sumber daya. keseluruhan, inovasi tersebut meningkatkan
pengalaman nasabah, memperkuat kepercayaan
Dari sisi nasabah, penguatan platform digital terhadap kanal digital, dan mendukung
memperluas akses layanan perbankan, pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan melalui
meningkatkan kecepatan transaksi, dan keseimbangan antara efisiensi operasional dan
memberikan kemudahan layanan baik bagi kualitas layanan.
segmen ritel maupun wholesale. Solusi digital
INFRASTRUKTUR TEKNOLOGI INFORMASI
Sepanjang tahun 2025, BSI menyempurnakan struktur tata kelola Teknologi Informasi untuk
mendukung pertumbuhan bisnis serta mempercepat transformasi digital. Penyesuaian ini dilakukan
agar kapabilitas teknologi berkembang sejalan dengan peningkatan kebutuhan bisnis dan adopsi
layanan digital. Fokus utama diarahkan pada penguatan infrastruktur Data Center guna menjamin
ketersediaan sistem yang tinggi dan ketahanan operasional, penerapan teknologi yang lebih modern,
modular, dan scalable, serta pemanfaatan teknologi cloud untuk meningkatkan fleksibilitas dan
mempercepat inovasi. Seluruh inisiatif tersebut berperan penting dalam menjaga keandalan dan
kinerja kanal operasional utama, termasuk BYOND by BSI, sekaligus memastikan layanan digital tetap
responsif, aman, dan siap mendukung pertumbuhan.
TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI &
STRATEGI CYBERSECURITY
Dalam kerangka tata kelola Teknologi Informasi, Strategi peningkatan kapabilitas keamanan siber
BSI menekankan pentingnya penerapan BSI dibangun di atas tiga pilar utama, yaitu People,
teknologi yang terkelola secara terarah, aman, Process, dan Technology. Dari sisi teknologi,
dan akuntabel. Tata kelola TI dirancang untuk Bank memperkuat pertahanan berlapis melalui
memastikan keselarasan antara inisiatif teknologi penerapan solusi keamanan mutakhir, termasuk
dan prioritas bisnis, pengelolaan risiko yang efektif, endpoint security, application security, dan threat
serta perlindungan atas keandalan layanan digital intelligence, guna memitigasi risiko serangan
seiring dengan peningkatan skala operasional siber yang semakin kompleks. Upaya ini didukung
dan perluasan keterlibatan digital. Dengan oleh proses dan pengendalian tata kelola yang
semakin intensifnya digitalisasi pada produk terstruktur untuk memastikan kemampuan
dan kanal layanan, keamanan siber menjadi deteksi, respons, dan pemulihan yang tepat
bagian integral dari tata kelola TI dalam menjaga waktu, serta pengembangan kapabilitas sumber
perlindungan data nasabah, integritas transaksi, daya manusia yang bertanggung jawab dalam
dan keberlangsungan operasional.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
282 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 285
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI
& STRATEGI CYBERSECURITY
pengelolaan risiko siber. Pendekatan terpadu Security & Protection Management,
tersebut memperkuat ketahanan siber BSI dan Directory Service & Collaboration
mendukung operasional perbankan digital yang Management dan Security Identity,
aman dan berkelanjutan. Application & Data Management Staff.
•• Restrukturisasi IT Security Services dan
PEOPLE IT Security Operations menjadi Security
Sebagai langkah peningkatan kapabilitas sumber Platform Management untuk menyatukan
daya manusia terdapat 3 (tiga) action yang keamanan pengelolaan sistem, infrastruktur,
dilakukan, seperti: jaringan, database dan layanan web lebih
1. Penyesuaian struktur organisasi CSO Office terintegrasi dengan rincian tim ATM &
dengan: Network Security, Endpoint Security, Cloud
•• Transformasi Security Project & QA & Perimeter Security dan Security Change &
menjadi Security Advisory dilakukan guna Configuration Management.
memastikan pelaksanaan inisiatif strategis •• Transformasi Security Operations Center
TI telah terencana dan terancang dengan menjadi Security Monitoring & Incident
baik dan efisien dalam mendukung rencana Management, dilakukan guna memperkuat
bisnis Bank sesuai ketentuan serta lebih deteksi ancaman, investigasi insiden, serta
terstruktur dengan rincian tim menjadi penerapan tindakan korektif dan preventif
tim Security Project & Budgetting, Security yang lebih cepat dan terkoordinasi dengan
Control & Management, dan Security rincian tim Threat Hunting, Security
Business Partners. Platform Detection, Security Application
•• Pembentukan Security Assurance, Detection, Incident Response & Digital
dilakukan untuk memastikan seluruh Forensic, Security Monitoring & Incident
konfigurasi terpasang dan aset/layanan Management Staff.
penting telah dievaluasi secara rinci 2. Pemenuhan kompetensi SDM CSO yang
sehingga dapat memberikan level of berproses dengan pelatihan dan sertifikasi.
assurance dan level of confidence yang 3. Pelaksanaan Phising Simulation terhadap
baik pada status aman dan tidak pegawai internal BSI untuk meningkatkan
memberikan dampak risiko kepada Bank kesadaran keamanan siber.
dengan rincian tim Product Security,
Vulnerability Assessment & Penetration PROCESS
Testing (VAPT), dan Security Red Teaming. Aspek process juga menjadi concern yang
•• Pembentukan Security Compliance, ditingkatkan secara kapabilitas pengamanan
dilakukan guna memastikan seluruh siber dengan dilakukannya action diantaranya:
pekerjaan keamanan berjalan harmonis 1. Surveillence sertifikasi ISO 27001:2022.
sesuai dengan Pedoman Teknis Operasional 2. Optimalisasi aktivitas proaktif seperti threat
dan persyaratan kepatuhan sebagaimana hunting (darkweb) dan takedown service
yang diatur oleh Regulator atau institusi lain terhadap akun atau website palsu yang
yang bertindak selaku stakeholder Bank mengatasnamakan BSI.
dengan rincian tim Security Certification, 3. Proaktif terhadap percepatan inisiatif digital
Security Risk & Third-Party Management & dimana CSO berevolusi dari security reviewer
Security Operational Compliance. menjadi trusted business enabler dengan
•• Transformasi Application Identity penerapan security by design dan privacy by
Management menjadi Security Identity, design sejak tahap perancangan di seluruh
Application and Data Management SDLC BSI untuk memastikan setiap inovasi
untuk memperluas cakupan pengelolaan aman, sesuai dan andal sejak proses inisiasi.
identitas, keamanan aplikasi dan
perlindungan data secara lebih TECHNOLOGY
komprehensif dengan rincian tim BSI secara strategis terus memperkuat kapabilitas
Application Identity Management, pengamanan siber pada aspek teknologi sebagai
Infrastruktur Identity Management, bagian dari upaya menjaga keandalan dan
Endpoint Identity Management, Data keberlanjutan layanan perbankan. Penguatan
Enkripsi & Key Management, Database tersebut tercermin dari:
LAPORAN TAHUNAN 2025
283
Page 286
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI
& STRATEGI CYBERSECURITY
1. Capaian Rating Scorecard yang konsisten siber. Strategi penguatan dilaksanakan secara
berada pada predikat A, terjaganya operasional terintegrasi pada aspek people, process dan
tanpa insiden keamanan siber yang technology untuk mencapai peringkat yang kuat,
bersifat material, serta peningkatan tingkat baik secara publik maupun internal, mendorong
kematangan keamanan siber sesuai dengan pertumbuhan tingkat kematangan keamanan
parameter OJK sepanjang tahun 2025. siber yang berkelanjutan, serta membangun
2. Peningkatan keamanan pada aplikasi mobile organisasi yang lean dan proaktif dalam mengelola
BSI (BYOND, BSIM, Ikurma, Smart Agent) risiko keamanan siber.
dan berhasil menurunkan tingkat fraud rate
aplikasi mobile posisi Juni rasio fraud dan
membaik pada posisi September 2025. MEKANISME IDENTIFIKASI DISRUPSI
3. Peningkatan aspek keamanan di level aplikasi (GANGGUAN)
very critical dan critical sesuai kriteria Business
Impact Analysis (BIA) dari Business Continuity BSI telah menyiapkan kerangka kerja yang
Management (BCM) Group berupa integrasi terstruktur untuk mengantisipasi dan menangani
user akses ke dalam single ID dan pengaman potensi disrupsi terhadap kelangsungan usaha.
berlapis menggunakan Multi Factor Kerangka tersebut diatur dalam kebijakan
Authentication (MFA). Business Continuity Management (BCM) dan
4. Penigkatan Security Assurance pada aplikasi diimplementasikan secara operasional melalui
very critical dan critical terhadap proses Petunjuk Teknis Operasional Business Continuity
pengembangan aplikasi (SLDC) mulai dari Plan (BCP). Apabila terjadi gangguan teknologi
pengamanan di source code & library aplikasi informasi, Bank melakukan penilaian melalui
dari potensi celah keamanan yang terbuka. tahapan identifikasi kejadian bencana untuk
5. Peningkatan kapabilitas monitoring keamanan menentukan respons yang diperlukan. Tindak
baik berupa perluasan ruang lingkup lanjut selanjutnya dilaksanakan berdasarkan hasil
monitoring, kecepatan melakukan respons dan penilaian tersebut serta kewenangan yang dimiliki
isolasi ancaman serta akurasi deteksi terhadap oleh struktur organisasi Crisis Management Team
pola serangan. (CMT), guna memastikan koordinasi yang efektif
dan pemulihan yang tepat waktu.
Ke depan, BSI berkomitmen untuk melanjutkan
peningkatan kapabilitas dan perbaikan secara
berkelanjutan guna mendukung visi dan misi
BSI 2030, yaitu menjadi bank syariah global
terdepan dengan keunggulan dalam keamanan
Business as
Response Recover Restore
Usual
Mobilisasi Menuju Pengaktifan
a b c d 8
Lokasi Alternatif Lingkungan Kerja
pada Lokasi Alternatif
Business Identifikasi Analisa Pengaktifan Kembali ke
Contnuity Gangguan dan Dampak d Perlengkapan Kerja dan Lokasi Utama
Plan (BCP) e Pemulihan Data
Esklasi Aplikasi pada Lokasi
Alternatif
f Pemulhan Proses Bisnis
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
284 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 287
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI
& STRATEGI CYBERSECURITY
STRATEGI/PROSES PEMULIHAN BENCANA (DISASTER RECOVERY)
Dalam kondisi krisis, prioritas utama Bank adalah memastikan kegiatan usaha dapat dipulihkan dan
kembali berjalan secara normal. Strategi pemulihan bencana dirancang sebagai kerangka terintegrasi
yang menggabungkan Emergency Response (ER), Business Continuity (BC), dan Data Recovery (DR),
sehingga penanganan gangguan dapat dilakukan secara menyeluruh dan terkoordinasi.
Untuk mendukung hal tersebut, BSI telah menetapkan prosedur penanganan krisis yang terstruktur,
mulai dari identifikasi awal gangguan, penetapan status krisis, hingga pelaksanaan langkah-langkah
pemulihan. Prosedur tersebut dituangkan dalam Crisis Management Plan yang menjadi pedoman dalam
pengambilan keputusan, pengaturan peran dan tanggung jawab, serta pengendalian proses pemulihan
agar layanan dan fungsi kritikal Bank dapat dipulihkan secara tepat waktu dan terkendali. Berikut alur
prosedur Crisis Management Plan:
Deteksi &
Eskalasi
Gangguan teridentifikasi,
ditangani awal lalu
dilaporkan dan dievaluasi
untuk melihat potensi
krisis.
Penutupan Deklarasi
Krisis Krisis
Ketua CMT menilai dampak;
Setelah layanan stabil, krisis jika tidak bisa ditangani
ditutup dan dievaluasi pasca
1
normal maka status krisis
krisis. ditetapkan.
7 2
Prosedur
Penanganan
Komunikasi Krisis
6 3 Aktivasi
Krisis
Tim komunikasi menyiapkan
Crisis Center
pesan eksternal; juru bicara
menyampaikan informasi Pusat kendali krisis diaktifkan
resmi bila diperlukan. untuk koordinasi dan
pengambilan keputusan.
5 4
Pengelolaan Pemulihan
Informasi & Pelaporan
Informasi sensitif dan Tim menjalankan rencana
pemberitaan dipantau dan pemulihan dan melaporkan
dikelola dengan strategi progres secara berkala.
komunikasi yang terkontrol.
LAPORAN TAHUNAN 2025
285
Page 288
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI
& STRATEGI CYBERSECURITY
Ringkasan Prosedur Penanganan Krisis
Identifikasi dan Eskalasi Deklarasi Krisis Aktivasi Crisis Management
Gangguan Team Crisis Center
Gangguan operasional Ketua CMT menelaah dan Setelah deklarasi krisis,
dideteksi oleh unit memverifikasi hasil analisis Crisis Management Team
terdampak dan ditangani insiden untuk memastikan Crisis Center (CMTCC)
melalui langkah perbaikan tingkat dampak dan risiko. diaktifkan berdasarkan
awal. Insiden dilaporkan, Deklarasi krisis ditetapkan arahan Ketua CMT, baik
dievaluasi oleh koordinator apabila gangguan tidak secara virtual maupun
CM, ER, BC, dan DR, serta dapat ditangani melalui fisik, guna memastikan
dieskalasikan kepada mekanisme operasional koordinasi dan
Ketua Crisis Management normal. pengambilan keputusan
Team (CMT) apabila berjalan efektif.
memenuhi kriteria potensi
krisis.
Pelaksanaan Pemulihan Pengelolaan Informasi Komunikasi Krisis dan
dan Pelaporan Berkala Krisis Pemberitaan
Kegiatan pemulihan Informasi atau pemberitaan Materi komunikasi
dipimpin oleh Ketua CMT negatif yang berpotensi eksternal disusun oleh Tim
dan dilaksanakan oleh berdampak signifikan Komunikasi sesuai arahan
tim CM, ER, BC, dan DR diidentifikasi dan dianalisis, CMT. Siaran pers atau
sesuai rencana pemulihan kemudian ditangani konferensi pers dilakukan
yang telah ditetapkan. melalui strategi komunikasi apabila diperlukan, dengan
Perkembangan dilaporkan yang terstruktur. Seluruh penyampaian informasi
secara berkala untuk penyampaian informasi oleh Juru Bicara Bank yang
memastikan pemulihan dilakukan setelah ditunjuk.
berjalan efektif dan tepat memperoleh persetujuan
waktu. CMT dan dimonitor secara
berkelanjutan untuk menjaga
reputasi Bank.
Deaktivasi Crisis Management Team
Setelah pemulihan selesai dan layanan kembali stabil, status krisis ditutup secara
resmi. Evaluasi pascakrisis dilakukan, dan pengawasan operasional dikembalikan
kepada fungsi Business Continuity Management.
Keterangan:
CM: Crisis Management
ER: Emergency Response
BC: Business Continuity
DR: Disaster Recovery
BCM: Business Continuity Management
CMT: Crisis Management Team
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
286 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 289
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI
& STRATEGI CYBERSECURITY
STRATEGI KEAMANAN SISTEM SIBER digital dari ancaman internal maupun eksternal.
(CYBERSECURITY) BSI menerapkan NIST Cybersecurity Framework
serta standar keamanan global lainnya
BSI secara konsisten menerapkan kebijakan yang digunakan di industri keuangan untuk
serta standar prosedur Teknologi Informasi di memastikan pengelolaan risiko siber yang
seluruh organisasi. Penerapan ini bertujuan untuk terstruktur dan andal.
memastikan bahwa seluruh informasi yang dikelola
oleh unit kerja pengguna TI terlindungi secara
memadai dari berbagai potensi gangguan yang
dapat menimbulkan kerugian akibat kebocoran Sepanjang periode Januari hingga
data atau informasi penting. Pengawasan
Desember 2025, postur keamanan
keamanan diintegrasikan dalam setiap proses
pengembangan maupun perubahan sistem TI, siber BSI secara konsisten meraih
dengan pengujian ketahanan dan keamanan peringkat “A” (Strong) dan berada
siber yang dilakukan secara independen dari di atas rata-rata peringkat industri
fungsi pengelolaan operasional TI. Melalui keuangan global yang berada
pendekatan tersebut, BSI menerapkan prinsip- pada level “B”. Penilaian tersebut
prinsip dasar keamanan siber sebagai landasan
dilakukan secara independen
dalam pengelolaan risiko teknologi, antara lain
meliputi: oleh SecurityScorecard, lembaga
1. Informasi adalah aset pemeringkat keamanan siber global
2. Kesesuaian dengan risiko yang berbasis di Amerika Serikat.
3. Kepatuhan terhadap peraturan
4. Pemberian persetujuan Sebagai bagian dari penerapan
5. Beradaptasi dan terukur
praktik terbaik di industri,
6. Sistem aman secara desain
7. Pertahanan yang berlapis Bank Syariah Indonesia telah
8. Pemisahan tugas dan pembatasan akses memperoleh sertifikasi ISO
9. Akuntabilitas 27001:2022 sejak Februari 2024,
10. Audit yang diberikan oleh British
11. Perbaikan berkesinambungan Standards Institution (BSI) sebagai
standar internasional pengelolaan
Kriteria dalam pengendalian keamanan siber
yang digunakan adalah: keamanan informasi. Selain itu,
1. Kerahasiaan (Confidentiality) BSI mencatat tingkat maturitas
2. Keutuhan (Integrity) keamanan siber dengan status
3. Ketersediaan (Availability) “Tinggi (Level 2)” berdasarkan hasil
penilaian independen oleh Ernst &
BSI telah membentuk unit kerja Chief Information
Young (EY), dengan mengacu pada
Security Office (CISO) Group yang bertugas untuk
mengelola keamanan siber dengan berfokus pada parameter pengukuran keamanan
6 aspek, diantaranya yaitu: siber sebagaimana diatur dalam
1. Proyek Keamanan Siber dan Quality Assurance SEOJK No. 29 Tahun 2022.
2. Pengelolaan Identity dan Keamanan
3. Aplikasi Pengelolaan Keamanan jaringan dan
data
4. Layanan berbasis keamanan IT BSI akan terus memperkuat strategi dan
5. Pengelolaan Keamanan Operasional implementasi keamanan siber secara
6. Pengelolaan Monitoring Keamanan Siber berkelanjutan untuk memastikan nasabah
senantiasa memperoleh layanan yang aman dan
Seiring perluasan layanan perbankan digital, andal, sejalan dengan peran BSI sebagai sahabat
BSI menempatkan keamanan siber sebagai finansial, sosial, dan spiritual.
pengaman utama untuk melindungi platform
LAPORAN TAHUNAN 2025
287
Page 290
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI
& STRATEGI CYBERSECURITY
Sistem Pelaporan kepada Direksi
Terkait pelaporan kepada Direksi atas perkembangan dan dinamika di bidang Teknologi Informasi, BSI
telah menerapkan mekanisme pelaporan yang terstruktur untuk memastikan Direksi memperoleh
informasi yang tepat waktu, relevan, dan komprehensif. Mekanisme ini mendukung fungsi pengawasan
dan pengambilan keputusan, serta memastikan keselarasan antara inisiatif TI dan arah strategis
Perseroan, sebagaimana digambarkan di bawah ini.
Penanganan Insiden TI Penilaian dan Deklarasi Koordinasi Krisis dan
Pra-Krisis Krisis Command Center
Deteksi awal dan Ketua CMT dan Head of Koordinasi penanganan
penanganan insiden BCM melakukan analisis krisis dilakukan melalui
TI dilakukan oleh tim cepat berdasarkan laporan Crisis Command Center
operasional. Perkembangan insiden. Apabila ambang untuk memastikan
insiden dieskalasikan kepada batas eskalasi terpenuhi, komunikasi terstruktur,
Direksi terkait dan fungsi status krisis ditetapkan pengambilan keputusan
BCM, termasuk persiapan secara formal dan Crisis yang efektif, serta
holding statement serta Management Team keselarasan antar anggota
langkah kontinjensi. Insiden diaktifkan. CMT.
yang berpotensi menjadi
krisis ditingkatkan untuk
peninjauan formal.
Pemulihan Insiden dan Komunikasi dan Pengelolaan Penutupan Insiden dan
Pelaporan Regulator Pemangku Kepentingan Evaluasi
Tindakan pemulihan Komunikasi internal dan Setelah layanan dinyatakan
insiden, termasuk eksternal dikelola secara pulih, status krisis ditutup
perbaikan dan switch-over terkoordinasi untuk secara resmi. Evaluasi
sistem, dilaksanakan oleh memastikan penyampaian pascainsiden dan analisis
unit terkait. Pelaporan informasi yang akurat, akar penyebab dilakukan,
wajib kepada regulator penanganan nasabah yang disertai komunikasi
dilakukan sesuai ketentuan efektif, serta perlindungan publik dan pengembalian
waktu yang berlaku, reputasi selama periode krisis. operasional ke kondisi
dengan pengawasan dan normal.
verifikasi dari fungsi tata
kelola TI.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
288 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 291
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
STRUKTUR PENGELOLA
TEKNOLOGI INFORMASI
Pada tahun 2025, Bank Syariah Indonesia Untuk memperkuat kapabilitas digital, BSI
melakukan penyesuaian struktur pengelola membentuk Digital Banking Wholesale Group
Teknologi Informasi untuk menjawab yang berada di bawah supervisi SEVP Digital
kompleksitas bisnis yang semakin meningkat Banking. Grup ini berfokus pada inovasi serta
serta mempercepat transformasi digital. pengembangan produk dan kanal digital
Penyesuaian ini bertujuan untuk meningkatkan yang disesuaikan dengan kebutuhan segmen
responsivitas fungsi TI terhadap perkembangan wholesale banking.
teknologi sekaligus memperkuat perannya dalam
memberikan nilai strategis yang selaras dengan Seiring dengan meningkatnya peran pengelolaan
visi jangka panjang Perseroan. data dan Artificial Intelligence (AI), BSI juga
membentuk Data & Analytics Services (DAS) group
Sebagai bagian dari penyempurnaan tersebut, di bawah supervisi SEVP Digital Banking. Grup DAS
struktur kepemimpinan pada fungsi TI dan bertanggung jawab atas optimalisasi pengelolaan
digital diperkuat melalui penunjukan SEVP IT dan pemanfaatan data secara enterprise, serta
Development and Operations serta SEVP Digital pengembangan adopsi AI dan Machine Learning
Banking. Struktur ini memastikan akuntabilitas untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang
end-to-end atas layanan Digital BSI, mulai dari berkelanjutan melalui pemanfaatan insight,
pengembangan solusi hingga pelaksanaan otomasi, dan peningkatan efektivitas operasional.
operasional, serta memperkuat keselarasan
antara inovasi digital dan prioritas bisnis.
LAPORAN TAHUNAN 2025
289
Page 292
04 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
RENCANA KERJA TEKNOLOGI
INFORMASI TAHUN 2026
Memasuki tahun 2026, BSI menempatkan 1. Peningkatan Layanan TI yang Stabil, Reliable
Teknologi Informasi sebagai enabler utama dan Scalable: Melakukan peremajaan dan
untuk memperkuat daya saing, meningkatkan optimalisasi infrastruktur untuk memastikan
kualitas layanan, dan mendukung pertumbuhan layanan selalu online dengan performa
bisnis yang berkelanjutan. Berlandaskan tinggi dan kapasitas yang memadai bagi
fondasi transformasi yang telah dibangun, pertumbuhan bisnis.
pengembangan TI diarahkan secara terintegrasi 2. Peningkatan Cybersecurity: Memperkokoh
untuk mendukung Transformasi BSI Tahap II pertahanan siber secara berlapis untuk
dan pencapaian visi serta misi Perseroan. Arah memitigasi risiko keamanan data nasabah
pengembangan TI tersebut difokuskan untuk serta merespons ancaman digital yang
“Menjadi Pilihan Utama Nasabah dengan semakin canggih.
Menghadirkan Ekosistem Digital Syariah Global 3. Pengembangan Platform Ekosistem Digital
yang Stabil, Aman dan Terpercaya”, yang akan Syariah: Membangun platform digital yang
diwujudkan melalui: terbuka dan terintegrasi (API-based) untuk
memfasilitasi konektivitas dengan mitra
1. Menjamin IT reliability, availability, scalability & ekosistem halal dan layanan pihak ketiga.
security sesuai standar internasional. 4. Akselerasi Transformasi Proses Bisnis:
2. Mendukung transformasi bisnis syariah untuk Memanfaatkan teknologi digital untuk
customer experience terbaik. mempercepat modernisasi alur kerja,
3. Mendorong platform digital untuk memperluas mengurangi proses manual dan meningkatkan
basis pelanggan hingga 40 juta. efisiensi operasional di seluruh lini bisnis.
4. Mengembangkan kapabilitas Data, AI dan 5. Pemberdayaan Data Analytics dan AI:
Otomasi untuk layanan berbasis insight. Memanfaatkan kapabilitas analitik dan AI
5. Memperkuat tata kelola dan inovasi teknologi berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing
demi layanan prima. organisasi melalui pemanfaatan insight dan
otomasi proses yang terintegrasi.
Kelima Misi tersebut diimplementasikan dalam 6. Peningkatan Kapabilitas & Kapasitas
7 Program Utama (Key Program) yang akan Organisasi TI: Mengembangkan kompetensi
menjadi fokus eksekusi dan alokasi sumber daya. teknis dan manajerial tim TI serta menambah
Program-program utama ini mencakup: kapasitas sumber daya untuk mendukung
eksekusi proyek-proyek strategis.
7. Penguatan Governance, Risk, and
Compliance (GRC) dan Manajemen TI:
Menerapkan standar tata kelola TI terbaik
dan manajemen risiko yang disiplin untuk
memastikan kepatuhan, transparansi dan
keselarasan strategi TI dengan tujuan bisnis.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
290 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 293
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
LAPORAN TAHUNAN 2025
291
Page 294
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Tata kelola yang kuat menjadi landasan BSI
dalam menjalankan transformasi secara
bertanggung jawab dan berintegritas. Melalui
prinsip transparansi, akuntabilitas, dan
kepatuhan, Perseroan memperkuat kepercayaan
sebagai dasar keberlanjutan usaha.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
292 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 295
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PENCAPAIAN PENERAPAN
TATA KELOLA
Bank Syariah Terbesar
di Indonesia
Mendorong visi menjadi salah satu
Top 5 Bank Syariah dunia dengan
memperkuat kepercayaan, integritas,
dan penciptaan nilai jangka panjang
Tata Kelola Terpercaya
BSI meraih predikat “Most Trusted” dalam
Corporate Governance Perception Index (CGPI),
mencerminkan keunggulan dalam penerapan
tata kelola yang transparan, akuntabel dan
berkelanjutan, yang dijalankan sesuai prinsip
syariah.
Maqashid Syariah
sebagai Pilar Utama
Nilai maqashid syariah menjadi fondasi
tata kelola dan perilaku usaha Bank
LAPORAN TAHUNAN 2025
293
Page 296
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PENCAPAIAN PENERAPAN TATA KELOLA
Sertifikasi Tata Kelola & Risiko Global
• ISO 37301:2021 – Sistem Manajemen Kepatuhan
• ISO 37001:2016 – Sistem Manajemen Anti Penyuapan
• ISO 9001:2015 – Sistem Manajemen Mutu
• ISO 22301:2019 – Sistem Manajemen
Keberlangsungan Usaha
• ISO 27001:2022 – Sistem Manajemen Keamanan
Informasi
Integrasi Inovasi Instrumen
Tata Kelola Syariah
& Syariah
2025
Menghubungkan Filantropi dan
Sektor Produktif
Pembentukan Unit ESG dan • Sharia Restricted Investment
penandatanganan Prinsip Account (SRIA)
Panduan ESG oleh seluruh • Cash Waqf Linked Deposit (CWLD)
manajemen, selaras dengan Inovasi yang mengintegrasikan
maqashid syariah dampak sosial dengan pertumbuhan
ekonomi produktif.
Pengakuan Global dan Nasional
Pengakuan atas Tata Kelola dan Dampak
• Euromoney 2025
• World’s Best Islamic Bank for ESG
• Asia’s Best Islamic Bank for Wealth Management
• BWI Award 2025
• Mitra Strategis dalam Pengembangan Wakaf
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
294 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 297
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KOMITMEN PENERAPAN TATA KELOLA
PERUSAHAAN YANG BAIK
Menerapkan Tata Kelola sebagai Fondasi Penerapan tata kelola perusahaan yang efektif
Strategis Pertumbuhan Berkelanjutan berperan penting dalam menjaga keberlanjutan
dan kinerja jangka panjang Bank. Dengan
Tahun 2025 menjadi momen penting bagi Bank mengintegrasikan prinsip etika, akuntabilitas,
Syariah Indonesia (“BSI” atau “Bank”) seiring transparansi, dan keberlanjutan di seluruh
dimulainya era baru melalui layanan Bullion tingkat organisasi, BSI memperkuat kepercayaan
Bank. Sebagai bank syariah pertama di Indonesia pemangku kepentingan sekaligus mendukung
yang menghadirkan layanan Bullion Bank secara penciptaan nilai yang seimbang. Praktik tata
khusus, transformasi ini mencerminkan komitmen kelola juga terhubung erat dengan pelaksanaan
BSI dalam menempatkan kepercayaan, nilai-nilai, tanggung jawab sosial dan lingkungan, sehingga
dan keberlanjutan jangka panjang sebagai inti memungkinkan Bank untuk memperkuat
dari strategi bisnis. Emas diposisikan tidak sekadar reputasi, menjawab ekspektasi pasar, dan
sebagai aset keuangan, melainkan sebagai simbol mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
stabilitas, nilai lintas generasi, dan ketahanan yang
berakar kuat dalam tradisi Islam serta diperkuat Melalui tata kelola yang kokoh, pengelolaan
oleh inovasi keuangan modern. risiko yang prudent, serta upaya perbaikan
berkelanjutan, BSI menegaskan komitmen
Dalam mengawal tonggak strategis tersebut, dalam memimpin pengembangan ekosistem
BSI terus memperkuat penerapan Tata Kelola keuangan syariah yang tangguh. Komitmen
Perusahaan yang Baik sebagai bagian yang ini menjadi landasan peran BSI sebagai Bullion
tidak terpisahkan dari arah bisnis Perseroan. Bank, memberikan arah, keyakinan, dan
Kerangka tata kelola senantiasa diselaraskan manfaat berkelanjutan bagi seluruh pemangku
dengan ketentuan nasional yang berlaku serta kepentingan, serta berkontribusi nyata terhadap
standar internasional yang relevan, disertai kemajuan ekonomi dan sosial Indonesia dalam
dengan pembaruan kebijakan internal secara jangka panjang.
berkelanjutan untuk merespons dinamika regulasi,
perkembangan industri, dan kompleksitas risiko
yang semakin meningkat. Tata kelola yang kuat
dan manajemen risiko yang disiplin memastikan
setiap inovasi, strategi bisnis dan rencana kerja
Bank, termasuk pengembangan layanan digital
hingga ekspansi Bullion Bank, berjalan di atas
fondasi yang aman, transparan, dan akuntabel,
dengan tetap berpedoman pada prinsip syariah
dan ketentuan perundang-undangan yang
berlaku.
LAPORAN TAHUNAN 2025
295
Page 298
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DASAR PENERAPAN TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Sebagai bank syariah, landasan utama •• POJK No. 35/POJK.04/2014 tentang
pelaksanaan prinsip-prinsip syariah dalam seluruh Sekretaris Perusahaan Emiten atau
kegiatan BSI adalah Al-Qur’an dan Hadist. Prinsip- Perusahaan Publik.
prinsip syariah tersebut dijalankan BSI dengan •• POJK No. 21/POJK.04/2015 tentang
tata kelola perusahaan yang baik, yang tunduk Penerapan Pedoman Tata Kelola
dan berpedoman pada berbagai ketentuan Perusahaan Terbuka berikut perubahannya.
serta peraturan perundang-undangan Republik •• POJK No. 31/POJK.04/2015 tentang
Indonesia yang mengatur BSI sebagai perseroan Keterbukaan atas Informasi atau Fakta
terbatas, bank umum syariah dan perusahaan Material oleh Emiten atau Perusahaan
terbuka, sebagai berikut: Publik.
1. Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang •• POJK No. 55/POJK.04/2015 tentang
Perseroan Terbatas sebagaimana telah diubah Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan
dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Kerja Komite Audit.
Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 tentang •• POJK No. 56/POJK.04/2015 tentang
Cipta Kerja sebagaimana telah ditetapkan Pembentukan dan Pedoman Penyusunan
menjadi Undang- Undang berdasarkan Piagam Unit Audit Internal.
Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang •• SEOJK No. 15/SEOJK.03/2015 tentang
Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Penerapan Tata Kelola Terintegrasi Bagi
Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Konglomerasi Keuangan.
Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang. •• SEOJK No. 32/SEOJK.04/2015 tentang
2. Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka.
Pasar Modal sebagaimana telah diubah •• POJK No. 27/POJK.03/2016 tentang Penilaian
dengan Undang-undang No. 4 Tahun 2023 Kemampuan dan Kepatutan Bagi Pihak
tentang Pengembangan dan Penguatan Utama Lembaga Jasa Keuangan.
Sektor Keuangan (UU P2SK). •• POJK No. 65/POJK.03/2016 tentang
3. Undang-Undang No. 21 Tahun 2008 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank
Perbankan Syariah sebagaimana telah diubah Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah
dengan UU P2SK. berikut segala perubahan dan ketentuan
4. Himpunan Fatwa Dewan Syariah Nasional - pelaksanaannya.
Majelis Ulama Indonesia. •• POJK No. 46/POJK.03/2017 tentang
5. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank
dan Surat Edaran OJK (SEOJK) khususnya Umum.
mengenai Tata Kelola, Laporan Tahunan, •• POJK No. 11/POJK.04/2017 tentang Laporan
Manajemen Risiko dan berbagai POJK dan Kepemilikan atau Setiap Perubahan
SEOJK yang terkait dengan penerapan tata Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka.
kelola, antara lain: •• SEOJK No. 13/SEOJK.03/2017 tentang
•• POJK No. 18/POJK.03/2014 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum.
Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi •• POJK No. 37/POJK.03/2019 tentang
Konglomerasi Keuangan. Transparansi dan Publikasi Laporan Bank.
•• POJK No. 8/POJK.03/2014 tentang Penilaian •• POJK No. 39/POJK.03/2019 tentang
Tingkat Kesehatan Bank Umum Syariah Penerapan Strategi Anti Fraud Bagi Bank
dan Unit Usaha Syariah. Umum.
•• POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang •• POJK No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana
Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau dan Penyelenggaraan Rapat Umum
Perusahaan Publik. Pemegang Saham Perusahaan Terbuka.
•• POJK No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite •• POJK No. 16/POJK.04/2020 tentang
Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang
Perusahaan Publik. Saham Perusahaan Terbuka Secara
Elektronik.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
296 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 299
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DASAR PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN
•• POJK No. 16/POJK.03/2022 Tahun 2022 6. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara
tentang Bank Umum Syariah. Republik Indonesia (PERMEN BUMN) yang
•• POJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan mengatur mengenai anak perusahaan
Tata Kelola Bagi Bank Umum. BUMN, seperti PERMEN BUMN No. PER-3/
•• POJK No. 9 Tahun 2023 tentang Penggunaan MBU/03/2023 tentang Organ dan Sumber Daya
Jasa Akuntan Publik dan kantor Akuntan Manusia Badan Usaha Milik Negara.
Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan.
•• POJK No. 2 tahun 2024 tentang Penerapan Selain itu, Bank mengadopsi berbagai standar
Tata Kelola Syariah Bagi Bank Umum tata kelola terbaik, baik yang berlaku di Indonesia
Syariah dan Unit Usaha Syariah. maupun internasional, serta terus memperluas
•• POJK No. 4 tahun 2024 tentang Laporan cakupan implementasi GCG. Adapun standar dan
Kepemilikan atau Setiap Perubahan prinsip tata kelola yang menjadi acuan antara lain:
Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka 1. Prinsip-prinsip Corporate Governance yang
dan Laporan Aktivitas Menjaminkan Saham dikembangkan oleh Organization for Economic
Perusahaan Terbuka. Cooperation and Development (OECD).
•• SEOJK No. 10/SEOJK.03/2014 tentang 2. ASEAN Corporate Governance (CG) Scorecard
Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum yang diterbitkan oleh ASEAN Capital Market
Syariah dan Unit Usaha Syariah. Forum (ACMF).
•• SEOJK No. 10/SEOJK.03/2020 tentang 3. Pedoman Umum Governansi Korporat
Transparansi dan Publikasi Laporan BUS Indonesia (PUGKI) yang dikembangkan
dan UUS. oleh Komite Nasional Kebijakan Governance
•• SEOJK No. 25/SEOJK.03/2023 tentang (KNKG).
Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank 4. Principles for Enhancing Corporate Governance
Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. yang diterbitkan oleh Basel Committee on
•• SEOJK No. 15/SEOJK.03/2024 tentang Banking Supervision
Penerapan Tata Kelola Syariah bagi Bank
Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah.
•• SEOJK No. 14/SEOJK.03/2025 Tahun 2025
tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank
Umum.
•• POJK dan SEOJK terkait lainnya.
LAPORAN TAHUNAN 2025
297
Page 300
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
ROADMAP TATA KELOLA
PERUSAHAAN
2021 2022
Kesadaran dan komitmen terhadap Implementasi Good •• Melakukan Right Issue
Corporate Governance (GCG) di BSI telah dimulai sejak proses untuk memperkuat struktur
merger pembentukan Bank Syariah Indonesia. Pada tahap permodalan BSI
integrasi tersebut, BSI mengadopsi berbagai best practice dari •• Menjadi Bank Syariah pertama
masing‑masing bank legacy untuk kemudian diselaraskan, yang memperoleh sertifikat ISO
disempurnakan, dan diterapkan dalam seluruh aktivitas 37301:2021 Sistem Manajemen
perusahaan. Selanjutnya, BSI terus melakukan penyempurnaan Kepatuhan
Implementasi GCG melalui inisiatif‑inisiatif sebagai berikut: •• Dalam rangka melanjutkan
•• Pembentukan Komite-komite di bawah koordinasi Dewan proses penyempurnaan
Komisaris, yaitu: Tata Kelola serta wujud
»» Komite Audit komitmen dan konsistensi atas
»» Komite Pemantau Risiko penerapannya, BSI melakukan
»» Komite Remunerasi dan Nominasi penyelarasan praktik Tata Kelola
•• Pembentukan Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary). dengan mengadopsi prinsip-
•• Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham sesuai prinsip yang dikembangkan
peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi oleh Organisation for Economic
Perusahaan publik Cooperation and Development
•• Melaksanakan keterbukaan Informasi secara tepat waktu, (OECD) serta telah disepakati
antara lain dalam publikasi Laporan Keuangan, Informasi, oleh ASEAN Capital Market
maupun peristiwa atau fakta material. Forum (ACMF), yang disebut
•• Menyusun Laporan Tahunan yang tepat waktu, memadai, ASEAN Corporate Governance
jelas, dan akurat dengan tetap memperhatikan kepentingan (CG) Scorecard
pemegang saham minoritas.
Selain itu, BSI juga berkomitmen kuat dalam menerapkan
prinsip anti‑gratifikasi, yang dibuktikan melalui
penandatanganan Pakta Integritas oleh seluruh pegawai.
BSI juga telah memperoleh Sertifikat ISO 37001:2016 tentang
Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) untuk area
Procurement & Fixed Asset Group.
Dalam rangka mengevaluasi kualitas penerapan tata kelola
perusahaan, BSI berpartisipasi dalam program riset dan
pemeringkatan tata kelola perusahaan yaitu Corporate
Governance Perception Index (CGPI) yang diselenggarakan
oleh lembaga independen. Pada program CGPI 2020 yang
dilaksanakan pada tahun 2021 dengan tema ‘Membangun
Ketahanan Perusahaan dalam Kerangka Good Corporate
Governance’, BSI berhasil meraih predikat Sangat Terpercaya
dengan nilai 88,89
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
298 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 301
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
2023 2024
•• BSI berhasil mempertahankan •• BSI kembali berhasil mempertahankan sertifikasi ISO
sertifikasi ISO 37301:2021 Sistem 37301:2021 Sistem Manajemen Kepatuhan.
Manajemen Kepatuhan •• BSI berhasil melakukan resertifikasi ISO 37001:2016
•• BSI berhasil mempertahankan Sistem Manajemen Anti Penyuapan di Procurement
sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem & Fixed Asset Group dan melakukan perluasan ruang
Manajemen Anti Penyuapan di lingkup ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti
Procurement & Fixed Asset Group Penyuapan di BSI University.
•• BSI kembali meraih predikat “Sangat •• Sebagai perwujudan dan komitmen BSI dalam
Terpercaya” dengan nilai 91,50 pada penerapan Tata Kelola dan Perusahaan terbuka yang
penilaian Corporate Governance menjalankan praktik keterbukaan informasi, BSI
Perception Index (CGPI) mengungkapkan praktik terbaik yang mengadopsi
•• Melakukan 4 (empat) kali sosialisasi prinsip-prinsip ACGS pada laman website Perusahaan.
penguatan pengendalian gratifikasi •• Untuk kali pertama BSI melakukan pengukuran
bersama Komisi Pemberantasan kematangan kepatuhan yang mencerminkan tingkat
Korupsi kepatuhan BSI terhadap ketentuan internal dan
eksternal serta perundang-undangan yang berlaku
2025
•• BSI Kembali mempertahankan Sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan
di Procurement & Fixed Asset Group dan melakukan perluasan ruang lingkup ISO 37001:2016
Sistem Manajemen Anti Penyuapan di BSI University
•• BSI berhasil melakukan resertifikasi ISO 37301:2021 Sistem Manajemen Kepatuhan
•• BSI kembali meraih predikat “Sangat Terpercaya” dengan nilai 92,25 pada penilaian Corporate
Governance Perception Index (CGPI).
•• BSI melakukan penyempurnaan pada metodologi pengukuran kematangan melalui
penambahan dimensi penilaian, peningkatan kedalaman indikator, serta perluasan cakupan
responden yang mencakup seluruh group unit kerja kantor pusat. Pembaruan ini dirancang
untuk menghasilkan evaluasi kematangan kepatuhan yang lebih komprehensif, representatif,
dan akurat, sehingga dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam
penguatan tata kelola kepatuhan di seluruh organisasi.
•• Pada tahun 2025, BSI kembali menunjukkan komitmennya terhadap Tata Kelola Perusahaan
yang Baik dan keterbukaan informasi melalui pengungkapan praktik terbaik berbasis prinsip
ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) pada website perusahaan.
LAPORAN TAHUNAN 2025
299
Page 302
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PELAKSANAAN TATA KELOLA
PERUSAHAAN TAHUN 2025 &
RENCANA 2026
Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Tahun kepatuhan terhadap peraturan perundang-
2025 undangan yang berlaku
Sepanjang tahun 2025, BSI terus memperkuat 6. Penguatan kebijakan Training dan
praktik tata kelola perusahaan melalui berbagai Development guna meningkatkan kompetensi
inisiatif sebagai berikut: sumber daya manusia serta membangun
lingkungan kerja yang profesional, akuntabel,
1. Penyempurnaan berkelanjutan atas penerapan dan beretika.
tata kelola perusahaan yang baik untuk 7. Penguatan Budaya Kepatuhan melalui
memastikan kesesuaian dengan ketentuan pengukuran Compliance Maturity Index (CMI)
regulator dan praktik terbaik. 8. Perluasan ruang lingkup ISO 37301:2021 Sistem
2. Pemenuhan kerangka ASEAN Corporate Manajemen Kepatuhan di Compliance Group
Governance Scorecard (ACGS) sebagai bagian 9. Pelaksanaan Surveillance Audit II ISO
dari pembandingan kinerja tata kelola di 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan
tingkat regional. (SMAP)
3. Pelaksanaan penilaian sendiri (self assessment)
atas penerapan tata kelola di lingkungan Bank. Penerapan Tata Kelola dalam Kelompok Usaha
4. Keikutsertaan dalam penilaian tata kelola Bank
eksternal, termasuk Corporate Governance BSI merupakan anggota Kelompok Usaha Bank
Perception Index, guna mengukur kualitas dan (KUB) Bank Mandiri yang dilaksanakan secara
kredibilitas tata kelola. konsisten dan berkelanjutan guna memastikan
5. Pelaksanaan sosialisasi anti-gratifikasi untuk penerapan prinsip tata Kelola Perusahaan. Pada
memperkuat integritas dan kepatuhan tahun 2025 struktur KUB Bank Mandiri sebagai
terhadap peraturan perundang-undangan berikut:
yang berlaku.
6. Pendalaman Kebijakan Insider Trading Perusahaan Anak
sebagai upaya memastikan transparansi dan Perusahaan
Induk Nama % Kepemilikan
No
kepatuhan dalam transaksi efek oleh pihak Perusahaan Saham
internal. PT Bank Mandiri 1 PT Bank Syariah 51,47%
7. Penguatan kebijakan Training dan (Persero) Tbk Indonesia Tbk
Development guna meningkatkan kompetensi 2 PT Bank Mandiri 51,098%
Taspen
sumber daya manusia serta membangun
lingkungan kerja yang profesional, akuntabel, 3 Bank Mandiri 100,00%
(Europe) Limited
dan beretika.
8. Penguatan Budaya Kepatuhan melalui Penerapan Pelaksanaan Tata Kelola Dalam
pengukuran Compliance Maturity Index (CMI) Rencana Strategis Bank
Dalam penyusunan Rencana Strategis Bank, BSI
Inisiatif Penerapan Tata Kelola Tahun 2026 senantiasa mengedepankan penerapan tata
Untuk memperkuat kualitas penerapan tata kelola kelola perusahaan sesuai dengan ketentuan
perusahaan, BSI telah menetapkan rencana kerja yang berlaku. Adapun, pemaparan atas rencana
tata kelola tahun 2026 yang mencakup: strategis Bank berikut realisasinya telah
1. Melanjutkan penyempurnaan penerapan dicantumkan pada Bab Analisis dan Pembahasan
tata kelola perusahaan yang baik secara Manajemen Strategi Perusahaan.
berkelanjutan.
2. Melaksanakan penilaian sendiri (self- Penerapan Keuangan Berkelanjutan
assessment) atas penerapan tata kelola Komitmen Bank dalam menerapkan prinsip
perusahaan yang baik. keuangan berkelanjutan diwujudkan melalui
3. Pemenuhan kerangka ASEAN Corporate pengintegrasian aspek lingkungan, sosial, dan tata
Governance Scorecard (ACGS) dan self- kelola ke dalam strategi bisnis serta operasional
assessment sebagai bagian dari pembandingan perbankan. Langkah ini merupakan bentuk
kinerja tata kelola di tingkat regional. kontribusi nyata Bank dalam mendukung prinsip-
4. Keikutsertaan dalam penilaian tata kelola prinsip Environmental, Social, and Governance
eksternal, termasuk Corporate Governance (ESG) dan penciptaan nilai tambah jangka panjang
Perception Index, guna mengukur kualitas dan bagi seluruh pemangku kepentingan. Lebih
kredibilitas tata kelola. lanjut terkait Penerapan Keuangan Berkelanjutan
5. Pelaksanaan sosialisasi terkait penerapan anti dicantumkan pada Bab Tanggung Jawab Sosial
gratifikasi untuk memperkuat integritas dan dan Lingkungan.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
300 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 303
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PENERAPAN PEDOMAN TATA KELOLA
PERUSAHAAN TERBUKA
Pelaksanaan Aspek dan Prinsip Tata Kelola Perusahaan Terbuka sesuai Ketentuan Otoritas Jasa
Keuangan
BSI menerapkan aspek dan prinsip Tata Kelola Perusahaan Terbuka secara konsisten dengan mengacu
pada POJK No. 21/POJK.04/2015 tanggal 16 November 2015 tentang Penerapan Pedoman Tata Kelola
Perusahaan Terbuka, sebagaimana dijabarkan lebih lanjut dalam SEOJK No. 32/SEOJK.04/2015 tanggal
17 November 2015 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka. Ketentuan tersebut menjadi
landasan bagi BSI dalam memperkuat struktur, proses, dan praktik tata kelola perusahaan. Berikut ini
uraian pelaksanaan penerapan aspek dan prinsip tata kelola perusahaan di BSI:
Prinsip Rekomendasi Pelaksanaan di BSI
Aspek 1: Hubungan Perusahaan Terbuka Dengan Pemegang Saham Dalam Menjamin Hak-Hak Pemegang
Saham.
Prinsip 1: 1.1 Perusahaan Terbuka Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan
Meningkatkan memiliki cara atau prosedur maupun RUPS Luar Biasa, Bank Syariah Indonesia (BSI)
Nilai teknis pengumpulan telah melaksanakan proses pemungutan suara baik
Penyelenggaraan suara (voting) baik secara secara terbuka maupun tertutup yang tertuang dalam
Rapat Umum terbuka maupun tertutup Tata tertib RUPS, baik yang hadir secara fisik melalui
Pemegang yang mengedepankan sistem yang disediakan Biro Administrasi Efek Perseroan
Saham (RUPS). independensi. maupun yang hadir secara elektronik melalui fasilitas
Electronic General Meeting System (eASY.KSEI) yang
disediakan oleh KSEI.
Pada RUPS Tahunan yang diselenggarakan pada
tahun 2025, mekanisme pemungutan suara dilakukan
dengan cara pemegang saham atau kuasanya yang
memberikan suara abstain dan yang tidak setuju
akan diminta mengangkat tangan dan menyerahkan
kartu suaranya, yang tidak mengangkat tangan dapat
dianggap menyetujui usul yang sedang dibicarakan.
Pemungutan suara dilakukan pula secara elektronik
(e-voting) bagi pemegang saham yang tidak hadir fisik
atau yang memberikan kuasanya secara elektronik
(e-proxy) melalui fasilitas eASY.KSEI yang disediakan oleh
KSEI. Penghitungan hasil pemungutan suara dilakukan
oleh pihak independen yaitu Biro Administrasi Efek PT
Datindo Entrycom. Dengan demikian independensi dan
kepentingan pemegang saham dapat terjaga dalam
proses pemungutan suara tersebut.
Perseroan telah membuat Tata Tertib RUPS yang dapat
diunduh dalam website Perseroan Pemanggilan RUPS
pada saat pelaksanaan RUPS, tata tertib dimaksud
tersedia pula bagi Pemegang saham yang dapat diunduh
saat RUPS melalui QR code yang disediakan dan pokok-
pokok tata tertib RUPS tersebut juga dibacakan sebelum
RUPS dimulai.
Keterangan: Terpenuhi (Comply)
1.2 Seluruh anggota Direksi dan Pada RUPS Tahunan yang diselenggarakan pada tahun
anggota Dewan Komisaris 2025 seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan
Perusahaan Terbuka hadir Komisaris BSI hadir.
dalam RUPS Tahunan.
Keterangan: Terpenuhi (Comply)
1.3 Ringkasan risalah RUPS Ringkasan Risalah RUPS yang diselenggarakan pada
tersedia dalam Situs Web tahun 2025, baik dalam Bahasa Indonesia maupun
Perusahaan Terbuka paling Bahasa Inggris telah diumumkan 2 (dua) hari kerja
sedikit selama 1 (satu) tahun. setelah pelaksanaan RUPS dan telah diunggah pada
Situs Web BSI, Web BEI, dan eASY KSEI (Web KSEI).
Keterangan: Terpenuhi (Comply)
LAPORAN TAHUNAN 2025
301
Page 304
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PENERAPAN PEDOMAN TATA KELOLA PERUSAHAAN TERBUKA
Prinsip Rekomendasi Pelaksanaan di BSI
Prinsip 2: 2.1 Perusahaan Terbuka memiliki BSI telah memiliki kebijakan komunikasi dengan
Meningkatkan suatu kebijakan komunikasi pemegang saham atau investor sebagaimana diatur
Kualitas dengan pemegang saham dalam Standar Prosedur Operasional (SPO) Corporate
Komunikasi atau investor. Secretary & Communication pada Bab V. Komunikasi
Perusahaan yang dilakukan oleh BSI di antaranya melalui pelaksanaan
Terbuka dengan RUPS, Paparan Publik (Public Expose), Pertemuan Analis
Pemegang (Analyst Meeting), Laporan Keuangan, dan Laporan
Saham atau Tahunan, serta melakukan keterbukaan informasi secara
Investor. akurat dan tepat waktu. Selain itu, BSI juga menyediakan
informasi yang dapat diakses melalui web BSI. Pada web
tersebut terdapat informasi alamat kantor pusat dan
kantor cabang BSI, alamat e-mail, akses media sosial serta
contact center sebagai sarana bagi pemegang saham
maupun investor agar dapat melakukan komunikasi
dengan Bank secara mudah.
Keterangan: Terpenuhi (Comply)
2.2 Perusahaan Terbuka BSI senantiasa mengelola informasi dalam situs web
mengungkapkan kebijakan sehingga pemegang saham atau investor Perusahaan
komunikasi Perusahaan dapat memperoleh informasi terbaru terkait BSI.
Terbuka dengan pemegang
saham atau investor dalam Keterangan: Terpenuhi (Comply)
Situs Web.
Aspek 2: Fungsi dan Peran Dewan Komisaris
Prinsip 3: 3.1 Penentuan jumlah BSI telah memenuhi ketentuan Pasal 20 POJK No. 33/
Memperkuat anggota Dewan Komisaris POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris
Keanggotaan dan mempertimbangkan kondisi Emiten atau Perusahaan Publik, yaitu jumlah anggota
Komposisi Dewan Perusahaan Terbuka. Dewan Komisaris lebih dari 2 (dua) orang.
Komisaris.
Per 31 Desember 2025, anggota Dewan Komisaris yang
terdiri atas 1 (satu) Komisaris Utama, 3 Komisaris, serta 4
(empat) Komisaris Independen.
Keterangan: Terpenuhi (Comply)
3.2 Penentuan komposisi Dewan Komisaris BSI memiliki keberagaman keahlian,
anggota Dewan Komisaris pengetahuan, dan pengalaman yang bertujuan untuk
memperhatikan mendukung perkembangan bisnis BSI. Hal tersebut
keberagaman keahlian, dapat dilihat dari profil masing-masing Dewan Komisaris
pengetahuan, dan pada situs web Perseroan.
pengalaman yang Keterangan: Terpenuhi (Comply)
dibutuhkan.
Prinsip 4: 4.1 Dewan Komisaris mempunyai Dewan Komisaris telah memiliki kebijakan penilaian
Meningkatkan kebijakan penilaian sendiri sendiri (self-assessment) yang diatur dalam Tata Tertib
kualitas (self-assessment) untuk Dewan Komisaris.
Pelaksanaan menilai kinerja Dewan Keterangan: Terpenuhi (Comply)
Tugas dan Komisaris
Tanggung Jawab
Dewan Komisaris. 4.2 Kebijakan penilaian sendiri Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) untuk
(self assessment) untuk menilai kinerja Dewan Komisaris telah diungkapkan
menilai kinerja Dewan dalam Laporan Tahunan ini.
Komisaris, diungkapkan Keterangan: Terpenuhi (Comply)
melalui Laporan Tahunan
Perusahaan Terbuka.
4.3 Dewan Komisaris Dewan Komisaris telah memiliki kebijakan terkait
mempunyai kebijakan terkait pengunduran diri anggota Dewan Komisaris apabila
pengunduran diri anggota terlibat dalam kejahatan keuangan yang diatur dalam
Dewan Komisaris apabila Standar Prosedur Operasional (SPO) Tata Kelola
terlibat dalam kejahatan Perusahaan BSI.
keuangan. Keterangan: Terpenuhi (Comply)
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
302 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 305
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PENERAPAN PEDOMAN TATA KELOLA PERUSAHAAN TERBUKA
Prinsip Rekomendasi Pelaksanaan di BSI
4.4 Dewan Komisaris atau Komite Kebijakan suksesi telah diatur dalam Pedoman dan Tata
yang menjalankan fungsi Tertib Kerja Komite Remunerasi & Nominasi BSI.
Remunerasi dan Nominasi Keterangan: Terpenuhi (Comply)
menyusun kebijakan suksesi
dalam proses Nominasi
anggota Direksi
Aspek 3: Fungsi dan Peran Direksi
Prinsip 5: 5.1 Penentuan jumlah anggota BSI telah memenuhi ketentuan pasal 20 POJK No. 33/
Memperkuat Direksi mempertimbangkan POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris
Keanggotaan kondisi Perusahaan Terbuka Emiten atau Perusahaan Publik, yaitu Direksi Emiten
dan Komposisi serta efektivitas dalam atau Perusahaan Publik paling kurang terdiri dari 2 (dua)
Direksi. pengambilan keputusan. orang anggota Direksi.
Per 31 Desember 2025, jumlah Direksi BSI berjumlah
10 (sepuluh) anggota, yang terdiri dari 1 (satu) Direktur
Utama, 1 (satu) Wakil Direktur Utama, serta 8 (delapan)
Direktur, dan dalam penentuannya telah didasarkan
pada kompleksitas dan kebutuhan BSI.
Keterangan: Terpenuhi (Comply)
5.2 Penentuan komposisi Direksi BSI memiliki latar belakang keberagaman
anggota Direksi keahlian, pengetahuan dan pengalaman. Hal tersebut
memperhatikan, dapat dilihat dari profil masing-masing Direksi pada
keberagaman keahlian, situs web Perseroan. Keberagaman dan jumlah Direksi
pengetahuan, dan tersebut dibutuhkan agar dapat memberikan alternatif
pengalaman yang penyelesaian masalah terbaik bagi Bank, sesuai dengan
dibutuhkan. kebutuhan, ukuran, dan kompleksitas usaha Bank.
Keterangan: Terpenuhi (Comply)
5.3 Anggota Direksi yang Direktur yang membawahi bidang akuntansi atau
membawahi bidang keuangan di BSI adalah Direktur Finance & Strategy
akuntansi atau keuangan yaitu Bapak Ade Cahyo Nugroho dengan pendidikan,
memiliki keahlian dan/atau pengalaman, dan kompetensi di bidang keuangan hal
pengetahuan di bidang tersebut dapat dilihat pada profil beliau di situs web
akuntansi. Perseroan.
Keterangan: Terpenuhi (Comply)
Prinsip 6: 6.1 Direksi mempunyai kebijakan Direksi telah memiliki kebijakan Penilaian sendiri (self-
Meningkatkan penilaian sendiri (self assessment). Penilaian kinerja Direksi dilakukan melalui
Kualitas assessment) untuk menilai mekanisme self-assessment untuk menilai pelaksanaan
Pelaksanaan kinerja Direksi kinerja Direksi sebagaimana diatur dalam Standar
Tugas dan Prosedur Operasional (SPO) Tata Kelola Perusahaan BSI.
Tanggung Jawab Keterangan: Terpenuhi (Comply)
Direksi.
6.2 Kebijakan penilaian sendiri Kebijakan Penilaian sendiri (self-assessment) untuk
(self assessment) untuk menilai kinerja Direksi telah diungkapkan dalam Laporan
menilai kinerja Direksi Tahunan ini.
diungkapkan melalui laporan Keterangan: Terpenuhi (Comply)
tahunan Perusahaan Terbuka.
6.3 Direksi mempunyai kebijakan Direksi telah memiliki kebijakan terkait pengunduran
terkait pengunduran diri diri anggota Direksi apabila terlibat dalam kejahatan
anggota Direksi apabila keuangan yang diatur dalam Standar Prosedur
terlibat dalam kejahatan Operasional (SPO) Tata Kelola Perusahaan BSI.
keuangan. Keterangan: Terpenuhi (Comply)
Aspek 4: Partisipasi Pemangku Kepentingan
Prinsip 7: 7.1 Perusahaan Terbuka memiliki Untuk mencegah terjadinya insider trading, BSI telah
Meningkatkan kebijakan untuk mencegah memiliki kebijakan yang terdapat pada Standar Prosedur
Aspek Tata Kelola terjadinya insider trading. Operasional (SPO) Corporate Secretary & Communication.
Perusahaan Keterangan: Terpenuhi (Comply)
melalui
Partisipasi
Pemangku
Kepentingan.
LAPORAN TAHUNAN 2025
303
Page 306
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PENERAPAN PEDOMAN TATA KELOLA PERUSAHAAN TERBUKA
Prinsip Rekomendasi Pelaksanaan di BSI
7.2 Perusahaan Terbuka memiliki BSI telah memiliki kebijakan anti fraud. Kebijakan anti
kebijakan anti korupsi dan fraud BSI merupakan landasan pokok penerapan strategi
anti fraud. anti fraud melalui 4 (empat) pilar sistem pengendalian
fraud, yaitu:
1. Pencegahan Fraud;
2. Deteksi Fraud;
3. Investigasi, Pelaporan, dan Pengenaan Sanksi Fraud;
dan
4. Pemantauan, Evaluasi dan Tindak Lanjut Fraud.
Kebijakan Anti Fraud BSI dapat diakses pada situs web
BSI.
BSI juga memiliki Petunjuk Teknis Operasional (PTO)
Pengendalian Gratifikasi.
Keterangan: Terpenuhi (Comply)
7.3 Perusahaan Terbuka memiliki BSI telah memiliki Kebijakan Pengadaan Barang dan
kebijakan tentang seleksi dan Jasa yaitu SPO Procurement dan PTO Procurement
peningkatan kemampuan Pengadaan Barang dan Jasa.
pemasok atau vendor. Keterangan: Terpenuhi (Comply)
7.4 Perusahaan Terbuka BSI memiliki kebijakan terkait pemenuhan hak-hak
memiliki kebijakan tentang kreditur yang dijadikan pedoman dalam memberikan
pemenuhan hak-hak kreditur. pinjaman kepada kreditur. Kebijakan tentang
pemenuhan hak-hak kreditur diatur dalam Kebijakan,
Standar Prosedur, dan Manual Produk BSI.
Keterangan: Terpenuhi (Comply)
7.5 Perusahaan Terbuka memiliki BSI telah memiliki kebijakan whistleblowing system yang
kebijakan whistleblowing merujuk pada Kebijakan Tata Kelola Perusahaan & SPO
system Internal Audit BSI dan telah diunggah dalam situs web
perseroan.
Keterangan: Terpenuhi (Comply)
7.6 Perusahaan Terbuka memiliki BSI telah memiliki kebijakan pemberian insentif jangka
kebijakan pemberian insentif panjang kepada Direksi, yang diatur dalam Pedoman
jangka panjang kepada dan Tata Tertib Kerja Komite Remunerasi & Nominasi dan
Direksi dan karyawan. kebijakan terkait remunerasi karyawan.
Keterangan: Terpenuhi (Comply)
Aspek 5: Keterbukaan Informasi
8.1 Perusahaan Terbuka BSI mengoptimalkan pengelolaan situs web perseroan,
memanfaatkan penggunaan sehingga informasi yang diperoleh pemegang saham
teknologi informasi secara atau investor atau publik merupakan informasi yang
lebih luas selain Situs Web terbaru dan akurat. Selain melaluii situs web, BSI
sebagai media keterbukaan mengoptimalkan pemanfaatan layanan perbankan
informasi. digital, seperti SMS Banking dan Mobile Banking. Di
samping itu, juga menggunakan platform media sosial,
antara lain Instagram, Tiktok, Facebook, dan X sebagai
sarana pelaksanaan informasi dan transparansi kepada
publik.
Keterangan: Terpenuhi (Comply)
8.2 Laporan Tahunan Perusahaan BSI telah mengungkapkan informasi mengenai
Terbuka mengungkapkan pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham
pemilik manfaat akhir Perseroan dalam Laporan Tahunan ini.
dalam kepemilikan saham Keterangan: Terpenuhi (Comply)
Perusahaan Terbuka paling
sedikit 5% (lima persen),
selain pengungkapan
pemilik manfaat akhir
dalam kepemilikan saham
Perusahaan Terbuka melalui
pemegang saham utama dan
pengendali.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
304 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 307
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PENILAIAN PENERAPAN TATA KELOLA
BSI melakukan penilaian penerapan tata kelola secara komprehensif melalui dua pendekatan, yaitu
penilaian internal (self-assessment) yang dilaksanakan secara berkala serta penilaian eksternal oleh pihak
independen. Penilaian eksternal dilakukan melalui partisipasi dalam Corporate Governance Perception
Index (CGPI) dan pemenuhan standar ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS). Pendekatan
ini memastikan bahwa penerapan prinsip tata kelola di BSI terukur secara objektif dan selaras dengan
praktik terbaik di tingkat nasional dan regional.
PENILAIAN PIHAK INTERNAL
Self-Assessment Pada Semester II 2025, Penilaian ketiga aspek
Sebagai bentuk komitmen terhadap penerapan Tata Kelola dilakukan merujuk SEOJK No .14/
tata kelola yang baik, BSI secara rutin SEOJK.03/2025, yaitu:
melaksanakan penilaian sendiri (self-assessment) 1. Pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan
atas penerapan Tata Kelola. Penilaian ini dilakukan wewenang Direksi,
setiap semester, yaitu pada akhir bulan Juni dan 2. Pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan
Desember, untuk menilai kualitas penerapan wewenang Dewan Komisaris,
prinsip Tata Kelola sesuai ketentuan regulator. 3. Pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan
Hasil self-assessment diklasifikasikan ke dalam wewenang Dewan Komisaris,
lima peringkat, yaitu Peringkat 1 hingga Peringkat 4. Kelengkapan dan pelaksanaan tugas komite;
5. 5. Penanganan benturan kepentingan,
6. Penerapan fungsi kepatuhan,
Kriteria Penilaian 7. Penerapan fungsi audit intern,
Pelaksanaan self assessment terhadap penerapan 8. Penerapan fungsi audit ekstern
Tata Kelola mengacu pada SEOJK No.10/SEOJK. 9. Penerapan manajemen risiko termasuk sistem
03 /2014 yang meliputi 3 (tiga) aspek Tata Kelola, pengendalian intern
yaitu governance structure, governance process 10. Pemberian remunerasi
dan governance outcome. Pada Semester I 11. Penyediaan dana kepada pihak terkait dan
2025, Penilaian ketiga aspek Tata Kelola tersebut penyediaan dana besar,
dilakukan terhadap: 12. Integritas pelaporan dan sistem teknologi
1. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab informasi,
Dewan Komisaris. 13. Rencana strategis Bank
2. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab 14. Aspek pemegang saham
Direksi. 15. Penerapan strategi anti fraud, termasuk anti
3. Kelengkapan dan pelaksanaan tugas Komite. penyuapan,
4. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab 16. Penerapan keuangan berkelanjutan, termasuk
Dewan Pengawas Syariah. penerapan tanggung jawab sosial dan
5. Pelaksanaan prinsip syariah dalam kegiatan lingkungan;
penghimpunan dana dan penyaluran dana 17. Penerapan tata kelola dalam KUB.
serta pelayanan jasa.
6. Penanganan benturan kepentingan. Pihak yang Melakukan Assessment
7. Penerapan fungsi kepatuhan. Penilaian penerapan Tata Kelola dilaksanakan
8. Penerapan fungsi audit intern. melalui self assessment yang dilaksanakan oleh
9. Penerapan fungsi audit ekstern. Compliance Group.
10. Batas Maksimum Penyaluran Dana (BMPD).
11. Transparansi kondisi keuangan dan non
keuangan BUS, laporan pelaksanaan Good
Corporate Governance serta pelaporan
internal.
LAPORAN TAHUNAN 2025
305
Page 308
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PENILAIAN PENERAPAN TATA KELOLA
Skor Penilaian
PENILAIAN FAKTOR GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Semester I Tahun 2025
Peringkat Definisi Peringkat
Manajemen Bank telah melakukan penerapan Good Corporate Governance
yang secara umum BAIK. Hal ini tercermin dari penerapan atas prinsip-prinsip
Good Corporate Governance yang memadai. Apabila terdapat kelemahan dalam
Individual 2
penerapan prinsip Good Corporate Governance maka secara umum kelemahan
tersebut kurang signifikan dan dapat diselesaikan dengan tindakan normal oleh
manajemen Bank.
Analisis
Berdasarkan hasil Self Assesment terhadap aspek Governance Structure, Governance Process dan
Governance Outcome atas 11 (sebelas) Faktor Penilaian Pelaksanaan Tata Kelola untuk posisi Semester
1 Tahun 2025, Manajemen Bank telah melakukan penerapan Tata Kelola yang secara umum Baik, yang
tercermin dari hal-hal sebagai berikut:
Faktor Faktor Penilaian Hasil Penerapan Semester 1 Tahun 2025
1. Pelaksanaan a. Anggota Dewan Komisaris yang telah efektif berdomisili di Indonesia dan
tugas dan tidak memiliki rangkap jabatan kecuali terhadap hal-hal yang telah ditetapkan
tanggung jawab dalam ketentuan yang berlaku serta tidak saling memiliki hubungan keluarga
Dewan Komisaris dengan sesama anggota Dewan Komisaris dan/atau anggota Direksi. Anggota
Dewan Komisaris memiliki integritas, kompetensi dan reputasi keuangan yang
memadai dan mendukung dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya
selain upaya yang terus dilakukan dalam melakukan pembelajaran secara
berkelanjutan.
b. Anggota Dewan Komisaris yang telah efektif tidak ada yang memiliki hubungan
keuangan, kepengurusan, kepemilikan dan hubungan keluarga dengan sesama
anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan/atau Pemegang Saham Pengendali
Bank.
c. Dewan Komisaris telah memiliki Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris sesuai
dengan ketentuan perundang - undangan yang berlaku serta best practice
pelaksanaan Tata Kelola.
d. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab berupa tindakan pengawasan, evaluasi
serta independensi dari Dewan Komisaris sudah memuaskan, termasuk
memastikan pelaksanaan prinsip-prinsip Tata Kelola dalam setiap kegiatan
usaha Bank pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi antara lain melalui
forum rapat Dewan Komisaris atau rapat Dewan komisaris bersama Direksi
atau Direktur Bidang secara rutin untuk memastikan kegiatan operasional
telah berjalan dengan baik dan sesuai prinsip-prinsip Tata Kelola. Seluruh hasil
rapat tersebut dituangkan dalam notulen rapat dan terdokumentasi dengan
baik. Sepanjang Semester I tahun 2025, sejumlah kegiatan rapat telah digelar
sebagai berikut:
Rapat internal Dewan Rapat Dewan Rapat gabungan dengan
Komisaris Komisaris bersama Direksi dan Dewan
Direksi Pengawas Syariah
8 (delapan) kali 5 (lima) kali 2 (dua) kali
2. Pelaksanaan a. Bank telah memiliki jumlah Direksi yang efektif yang jumlahnya telah memenuhi
tugas dan syarat minimum yang ditetapkan berdasarkan ketentuan yang berlaku. Seluruh
tanggung jawab anggota Direksi yang telah efektif berdomisili di Indonesia serta memenuhi
Direksi seluruh persyaratan yang ditetapkan sesuai ketentuan yang berlaku antara lain
terkait dengan independensi, integritas, kompetensi, dan reputasi keuangan
yang baik untuk menunjang pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai
Direksi.
b. Seluruh Direksi yang efektif tidak ada yang melanggar ketentuan rangkap
jabatan sebagaimana dalam peraturan yang berlaku.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
306 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 309
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PENILAIAN PENERAPAN TATA KELOLA
Faktor Faktor Penilaian Hasil Penerapan Semester 1 Tahun 2025
. c. Seluruh Direksi yang efektif tidak ada yang memiliki:
1. Kepemilikan saham pada perusahaan lain sebesar 25% (dua puluh lima
persen) atau lebih dari modal disetor perusahaan lain yang dimaksud.
2. Hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan dan hubungan keluarga
dengan sesama anggota Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Pemegang
Saham Pengendali Bank.
d. Direksi telah membentuk Satuan Kerja Audit Intern, Satuan Kerja Manajemen
Risiko, dan Satuan Kerja Kepatuhan serta telah menindaklanjuti temuan audit
intern bank, auditor ekstern, dan hasil pengawasan OJK dan/atau otoritas dan
lembaga lain.
e. Direksi telah memiliki Pedoman Tata Tertib Kerja Direksi sesuai dengan
ketentuan perundang - undangan yang berlaku serta best practice pelaksanaan
Tata Kelola.
f. Direksi telah menetapkan kebijakan dan keputusan strategis melalui Rapat
Direksi secara efektif dan efisien dan setiap keputusan Rapat Direksi dituangkan
dalam Notulen Rapat Direksi. Selama Semester I Tahun 2025, telah terselenggara
sebanyak 23 (dua puluh tiga) kali rapat Direksi.
g. Direksi telah melaksanakan kepengurusan Bank berdasarkan prinsip kehati-
hatian, prinsip syariah, dan prinsip Tata Kelola. Temuan hasil audit telah
ditindaklanjuti, serta hal-hal lain terkait dengan governance process telah
dipenuhi dengan hasil yang optimal.
3. Kelengkapan a. Bank telah memiliki Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite Nominasi
dan pelaksanaan & Remunerasi, serta telah memiliki Piagam/ sebagai pedoman dalam
tugas Komite melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.
b. Seluruh Komite menjalankan tugas secara independen dan efektif melalui
pertemuan yang diselenggarakan secara rutin dengan melibatkan unit-
unit kerja terkait guna memperoleh masukan yang komprehensif mengenai
kegiatan operasional.
c. Anggota komite Dewan Komisaris Independen telah melaksanakan tugas,
tanggung jawab, serta kewenangan secara berintegritas, menjunjung tinggi
independensi, menunjukkan kompetensi yang relevan, dan menjaga reputasi
perusahaan.
d. Komite telah melaksanakan fungsinya sesuai ketentuan yang berlaku dengan
menyampaikan laporan secara rutin atau rekomendasi sesuai tugas kepada
Dewan Komisaris.
4. Pelaksanaan a. Kompetensi, reputasi dan independensi DPS telah sesuai dengan ketentuan
tugas dan yang berlaku sehingga dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab
tanggung jawab dengan baik.
Dewan Pengawas b. Pengangkatan/penggantian anggota DPS serta pelaksanaan tugas dan
Syariah tanggung jawabnya telah berjalan dengan baik sesuai dengan prinsip Tata
Kelola dan ketentuan yang berlaku.
c. c. Selama Semester I tahun 2025 DPS telah melaksanakan:
Rapat DPS Pemberian Opini DPS Uji Petik
16 23 6
5. Pelaksanaan a. Secara umum Bank telah melaksanakan kegiatan penghimpunan dana,
prinsip syariah penyaluran dana, dan pelayanan jasa sesuai dengan prinsip syariah, serta
dalam kegiatan ketentuan yang berlaku. Hal tersebut didukung dengan kompetensi DPS yang
penghimpunan memadai.
dana dan b. Proses pengembangan produk dan pelaksanaan kegiatan penghimpunan
penyaluran dana dana, penyaluran dana, dan layanan Bank secara umum telah sesuai dengan
serta pelayanan fatwa DSN-MUI dan opini DPS.
jasa c. Kegiatan penghimpunan dana, penyaluran dana, serta pelayanan jasa telah
memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sesuai dengan prinsip
syariah.
LAPORAN TAHUNAN 2025
307
Page 310
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PENILAIAN PENERAPAN TATA KELOLA
Faktor Faktor Penilaian Hasil Penerapan Semester 1 Tahun 2025
6. Penanganan a. Bank telah memiliki ketentuan internal bertujuan untuk mencegah terjadinya
benturan transaksi yang berpotensi adanya benturan kepentingan, antara lain Kebijakan
kepentingan Tata Kelola Perusahaan Bank Syariah Indonesia, Kebijakan Anti Fraud Bank
Syariah Indonesia, dan Standar Prosedur Operasional (SOP) Human Capital.
b. Selama semester I Tahun 2025, tidak terdapat transaksi adanya benturan
kepentingan yang melibatkan Direksi, Dewan Komisaris, maupun DPS baik
secara langsung maupun tidak langsung.
c. Kebijakan intern mengenai benturan kepentingan yang diterapkan Bank,
dapat menghindarkan terjadinya benturan kepentingan, sehingga tidak timbul
kerugian bagi Bank.
7. Penerapan fungsi a. Direktur Kepatuhan tidak merangkap jabatan sebagai Direktur Utama
kepatuhan serta tidak membawahi fungsi bisnis dan operasional, treasury, keuangan
dan akuntansi, logistik dan pengadaan barang/jasa, maupun audit intern.
Satuan kerja kepatuhan independen terhadap satuan kerja operasional dan
bertanggung jawab langsung kepada Direktur Kepatuhan.
b. Guna memastikan setiap ketentuan internal dan produk yang diluncurkan oleh
bank telah sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku maka setiap
ketentuan internal yang diterbitkan terlebih dahulu dilakukan uji kepatuhan.
c. Bank telah menyampaikan laporan pokok pelaksanaan tugas Direktur yang
membawahkan Fungsi Kepatuhan secara tepat waktu. Cakupan laporan
pelaksanaan tugas Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan telah
sesuai dengan ketentuan regulator.
8. Penerapan fungsi a. Kecukupan aspek struktur Tata Kelola terkait penerapan fungsi audit intern
audit intern telah memadai dan tercemin, sebagai berikut:
1. Bank telah memiliki Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) yang bertanggung
jawab secara langsung kepada Direktur Utama dan dapat melakukan
komunikasi secara langsung dengan Dewan Komisaris dan/atau Komite
Audit.
2. Bank juga telah memiliki Piagam Audit Intern serta ketentuan internal
terkait dengan Audit Intern diantaranya Kebijakan Internal Audit Bank
Syariah Indonesia, Standar Prosedur Pengendalian Internal Audit dan PTO
Daftar Monitoring Tindak Lanjut (DMTL) Online.
3. Pemenuhan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia SKAI terus
dilakukan dengan berkoordinasi dengan unit kerja sumber daya manusia.
b. Efektivitas proses pelaksanaan Tata Kelola terkait penerapan fungsi audit intern
telah memadaidan tercemin, sebagai berikut:
1. Direksi bersama SKAI berupaya menjamin terselenggaranya pengendalian
intern dalam setiap tingkatan manajemen melalui pelaksanaan pemeriksaan
dan secara aktif mendorong penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan
SKAI.
2. Temuan SKAI dalam Laporan Hasil Audit telah mendapat disposisi dan
arahan Direksi serta tindak lanjut yang dimonitor oleh SKAI dan dilaporkan
kepada Dewan Komisaris.
3. c. Kualitas outcome atas penerapan fungsi audit intern telah memadai
dan memenuhi harapan stakeholders , tercermin dalam laporan yang
disampaikan oleh SKAI kepada Dewan Komisaris melalui Komite Audit
secara berkala, yaitu realisasi rencana audit, rekomendasi dan temuan
signifikan, serta penyelesaian tindak lanjut hasil audit, dan disposisi Direksi.
c. Kualitas outcome atas penerapan fungsi audit intern telah memadai dan
memenuhi harapan stakeholders (dhi. Komisaris), tercermin dalam laporan yang
disampaikan oleh SKAI kepada Dewan Komisaris melalui Komite Audit secara
berkala, yaitu realisasi rencana audit; rekomendasi dan temuan signifikan; serta
penyelesaian tindak lanjut hasil audit dan disposisi Direksi.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
308 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 311
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PENILAIAN PENERAPAN TATA KELOLA
Faktor Faktor Penilaian Hasil Penerapan Semester 1 Tahun 2025
9. Penerapan fungsi a. Bank telah melakukan penyelenggaraan fungsi audit ekstern oleh akuntan
audit ekstern publik dan/atau kantor akuntan publik.
b. Pelaksanaan audit oleh KAP berjalan efektif dan telah memenuhi kriteria yang
ditetapkan.
c. Penunjukan Akuntan Publik/KAP telah sesuai dengan persyaratan minimum
yang ditetapkan dalam ketentuan yang berlaku. Pelaksanaan audit dilakukan
oleh Akuntan Publik/KAP independen.
d. Kualitas dan cakupan hasil audit Akuntan Publik/KAP sudah sesuai dengan
ketentuan yang berlaku.
10. Batas Maksimum a. Bank telah memiliki kebijakan, sistem dan prosedur tertulis mengenai
Penyaluran Dana penyediaan dana kepada pihak terkait, dan penyediaan dana besar termasuk di
(BMPD) dalamnya monitoring dan penyelesaian masalah
b. Bank telah mengevaluasi dan memperbaharui kebijakan, sistem dan prosedur
yang dimiliki terkait BMPD secara berkala, untuk disesuaikan dengan ketentuan
dan perundang-undangan yang berlaku, serta telah memastikan penyediaan
dana kepada pihak terkait dan penyediaan dana dalam jumlah besar telah
sesuai dengan prinsip kehati-hatian.
c. Bank telah menyampaikan secara berkala laporan tentang BMPD kepada
Otoritas Jasa Keuangan secara tepat waktu. Penerapan penyediaan dana oleh
Bank kepada pihak terkait dan/atau penyediaan dana besar telah memenuhi
ketentuan yang berlaku tentang BMPD dan memperhatikan prinsip kehati-
hatian maupun perundang-undangan yang berlaku serta memperhatikan
kemampuan permodalan dan diversifikasi portofolio penyediaan dana.
11. Transparansi a. Sistem Pelaporan Internal Bank menyediakan data dan informasi dengan tepat
Kondisi waktu, akurat, lengkap, handal , dan efektif untuk pengambilan keputusan
Keuangan dan manajemen yang didukung oleh Sistem Teknologi Informasi Bank terkait
Non Keuangan pemeliharaan asset dan informasi yang memadai.
BUS, Laporan b. Bank secara transparan menyampaikan informasi keuangan dan non-keuangan
Pelaksanaan kepada publik melalui situs web www.bankbsi.co.id dan platform media sosial
Tata Kelola dengan mudah diakses oleh publik dan segenap stakeholders. Informasi berupa
serta Pelaporan laporan keuangan dan non keuangan juga telah dilaporkan kepada regulator
Internal dan stakeholder sesuai ketentuan yang berlaku.
c. Cakupan informasi keuangan dan non keuangan tersedia secara tepat waktu
dan lengkap sesuai ketentuan yang berlaku.
d. Laporan Pelaksanaan Tata Kelola telah disampaikan tepat waktu kepada
stakeholders sesuai ketentuan yang berlaku. Laporan Pelaksanaan Tata Kelola
Tahun Buku 2024 telah dilaporkan ke OJK melalui surat No. 05/802-3/DIR-CPG,
tanggal 24 April 2025.
Memperhatikan kesimpulan tersebut di atas, maka kelemahan dan kekuatan pelaksanaan implementasi
Tata Kelola di Bank Syariah Indonesia adalah sebagai berikut:
1. Kekuatan Pelaksanaan Tata Kelola
a. Governance Structure
Secara umum Bank telah memiliki struktur dan infrastruktur Tata Kelola yang lengkap dan telah
sesuai dengan ketentuan yang berlaku guna mendukung proses pelaksanaan prinsip Tata Kelola
di setiap lini kerja dan operasional dan bertujuan untuk menghasilkan outcome yang sesuai
dengan harapan stakeholders Bank.
b. Governance Process
Secara umum pelaksanaan implementasi Tata Kelola telah sesuai dengan ketentuan yang
tercermin dari pemenuhan serta pelaksanaan kewajiban Bank kepada pihak regulator serta
pemenuhan pelaksanaan kewajiban kepada segenap stakeholders.
LAPORAN TAHUNAN 2025
309
Page 312
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PENILAIAN PENERAPAN TATA KELOLA
c. Governance Outcome
Outcome penerapan Tata Kelola di Bank Syariah Indonesia dapat dilihat dari pencapaian-
pencapaian Bank baik secara finansial maupun non finansial. Secara finansial, hal tersebut dapat
dilihat dari capaian indikator utama kinerja keuangan Bank sampai dengan bulan Juni 2025
(unaudited) pada tabel berikut:
Pos Juni Penjelasan
Laba Perusahaan 3,619.15 Kinerja BSI di Juni 2025 secara YoY mengalami
peningkatan, antara lain:
Jumlah Aset 400,025.85
1. Laba Perusahaan meningkat disebabkan oleh 3 (tiga)
OHC 6,027.55 faktor, sebagai berikut:
Pembiayaan 293,236.84 a. Meningkatnya pendapatan margin
b. Meningkatnya Fee Based Income
Dana Pihak Ketiga 322,905.17 c. Kenaikan OHC yang terjaga
a. Giro 58,203.74 2 Aset meningkat disebabkan oleh 2 (dua) faktor, sebagai
berikut:
b. Tabungan 141,275.96
a. Meningkatnya DPK
c. Deposito 123,425.47 b. Meningkatnya Pembiayaan
CASA 199,479.70
Sementara untuk non finansial selama Semester I tahun 2025. Bank mendapatkan total 79 (tujuh puluh
sembilan) penghargaan diantaranya:
a. Indonesia Top Sharia Awards 2025 (The Iconomics)
b. The Best Sharia Bank in Satisfaction, Loyalty, Engagement 2025 (Infobank)
c. Best Bank for Islamic Wealth Management Solutions in Indonesia 2025 (Cambridge IFA)
d. Best Mudhrabah Sukuk in Southeast Asia 2024 (Alpha Southeast Asia)
e. Best Islamic Bank (IFN Magazine)
f. Indonesia Best Sharia Bank 2025 with the Enhancement of Sharia Finance Inclusivity and Accessibility
through Digital Services Innovation - Category: Sharia bank - KBMI 3 (Warta Ekonomi)
g. Most Trusted Financial Brands Awards 2025 (Investortrust)
h. The World’s Best Islamic Bank for ESG (Euromoney)
i. Sukuk Deal of The Year (Republika)
j. 20 Top Companies To Watch In 2025 (Bloomberg Technoz)
2. Kelemahan Pelaksanaan Tata Kelola
1. Terdapat 5 (lima) orang Direksi dan 7 (tujuh) orang anggota Dewan Komisaris yang diangkat pada
RUPS Tahunan tanggal 16 Mei 2025 yaitu:
Direksi :
No Nama Jabatan
1 Anggoro Eko Cahyo Direktur Utama
2 Arief Adhi Sanjaya Direktur Compliance & Human Capital
3 Kemas Erwan Husainy Direktur Retail Banking
4 Muharto Hadi Suprapto Direktur Information Technology
5 Firman Nugraha Direktur Treasury & International Banking
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
310 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 313
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PENILAIAN PENERAPAN TATA KELOLA
Dewan Komisaris :
No Nama Jabatan
1 Muhadjir Effendy Komisaris Utama
2 Kamaruddin Amin Komisaris
3 Mochamad Agus Rofiudin Komisaris
4 Nizar Ahmad Saputra Komisaris Independen
5 Addin Jauharudin Komisaris Independen
6 Muhammad Syafiin Antonio Komisaris Independen
7 Meidy Ferdiansyah Komisaris
2. Atas kondisi pada butir 1 (satu) di atas dapat kami sampaikan :
a. Bank belum memiliki Komisaris Utama yang telah efektif menjabat.
b. Jumlah keseluruhan anggota Dewan dana dan/atau penyaluran dana yang
Komisaris belum memenuhi ketentuan belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip
paling sedikit sebanyak 3 (tiga) orang. Syariah, meski seluruh Produk Bank telah
c. Ketua Komite Audit, ketua Komite sesuai dengan Fatwa DSN-MUI dan Opini
Remunerasi dan Nominasi serta ketua DPS serta seluruh SOP terkait disusun
Komite Pemantau Risiko dijabat oleh 1 melalui mekanisme yang memadai.
(satu) orang Komisaris Independen yang Pemetaan root cause atas ketidaksesuaian
sama, yaitu Ibu Fellicitas Tallulembang implementasi prinsip syariah pada
sehingga tidak memenuhi ketentuan aktivitas penghimpunan dana dan/atau
larangan rangkap jabatan sebagai ketua penyaluran dana antara lain dilakukan
komite pada lebih dari 1 (satu) komite. melalui optimalisasi kepatuhan syariah,
d. Bank belum memiliki Direktur Utama manajemen risiko syariah dan audit syariah,
dan Direktur yang Membawahkan dimana aspek awareness dan kompetensi
Fungsi Kepatuhan yang efektif menjabat. yang menjadi isu dominan ditindaklanjuti
Bank akan melakukan percepatan atas dengan melaksanakan sharia collaborative
proses fit & proper test Dewan Komisaris dan forum, sertifikasi kompetensi aspek syariah
Direksi agar persyaratan kecukupan minimal pegawai jaringan, serta literasi kepada tiga
dan rangkap jabatan tersebut di atas dapat pilar (risiko – operasional – bisnis).
terpenuhi.
5. Masih terdapat denda dari regulator yang
3. Pemberhentian Direktur yang perlu ditindaklanjuti dan memerlukan
Membawahkan Fungsi Kepatuhan dan perhatian dari manajemen. Saat ini Bank
Komisaris Indendepen sebelum masa telah melakukan root cause analysis
jabatannya berakhir yang dilakukan pada identification yang digunakan untuk
RUPS Tahunan tanggal 16 Mei 2025 belum menetapkan tindak lanjut dalam upaya
mendapatkan persetujuan dari OJK. Bank mitigasi agar tidak terjadi denda yang sama
akan meningkatkan koordinasi dengan pada periode selanjutnya.
pemegang saham dalam hal terdapat
pengurus yang akan diangkat maupun
diberhentikan yang wajib mendapatkan
persetujuan dari OJK supaya sebelum
pelaksanaan RUPS telah mendapatkan
persetujuan terlebih dahulu dari OJK.
4. Dari hasil self assessment terhadap
governance process, masih terdapat
pelaksanaan kegiatan penghimpunan
LAPORAN TAHUNAN 2025
311
Page 314
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PENILAIAN PENERAPAN TATA KELOLA
Penilaian Faktor Good Corporate Governance
Semester II Tahun 2025
Peringkat Definisi Peringkat
Manajemen Bank telah melakukan penerapan tata kelola yang secara umum baik.
Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas prinsip tata kelola. Dalam
Individual 2 hal terdapat kelemahan penerapan prinsip tata kelola, secara umum kelemahan
tersebut kurang signifikan dan dapat diselesaikan dengan tindakan normal oleh
manajemen Bank.
Analisis
Berdasarkan hasil Self Assessment terhadap aspek Governance Structure, Governance Process dan
Governance Outcome atas 17 (tujuh belas) Faktor Penilaian Pelaksanaan Tata Kelola untuk posisi
Semester II Tahun 2025. Manajemen Bank telah melakukan penerapan GCG yang secara umum Baik,
yang tercermin dari hal-hal sebagai berikut:
Faktor
Faktor Hasil Penerapan Semester II Tahun 2025
Penilaian
1. Pelaksanaan a. Seluruh anggota Direksi Bank telah lulus uji kemampuan dan kepatutan dari OJK.
tugas dan Bank telah memiliki Direksi yang jumlahnya telah memenuhi syarat minimum
tanggung berdasarkan ketentuan yang berlaku. Seluruh anggota Direksi berdomisili di
jawab Direksi Indonesia serta memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan sesuai ketentuan
yang berlaku antara lain terkait dengan independensi, integritas, kompetensi dan
reputasi keuangan yang baik untuk menunjang pelaksanaan tugas dan tanggung
jawab sebagai Direksi.
b. Seluruh Direksi tidak ada yang melanggar ketentuan rangkap jabatan sebagaimana
ditentukan dalam peraturan yang dikeluarkan oleh Regulator, (dhi. Otoritas Jasa
Keuangan, Bank Indonesia dan ketentuan perundang-undangan lainnya).
c. Seluruh Direksi tidak ada yang memiliki :
i. Kepemilikan saham pada perusahaan lain sebesar 25% (dua puluh lima persen)
atau lebih dari modal disetor perusahaan lain yang dimaksud.
ii. hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan dan hubungan keluarga
dengan sesama anggota Direksi, Dewan Komisaris DPS, dan/atau Pemegang
Saham Pengendali Bank.
d. Direksi telah membentuk Satuan Kerja Audit Intern, Satuan Kerja Manajemen Risiko
dan Satuan Kerja Kepatuhan serta telah menindaklanjuti temuan audit intern bank,
auditor ekstern, hasil pengawasan OJK dan/atau lembaga lain.
e. Direksi telah memiliki Pedoman Tata Tertib Kerja Direksi sesuai dengan ketentuan
perundang - undangan yang berlaku serta best practice pelaksanaan tata kelola.
f. Direksi telah menetapkan kebijakan dan keputusan strategis melalui Rapat Direksi
secara efektif dan efisien dan setiap keputusan Rapat Direksi dituangkan dalam
Notulen Rapat Direksi. Selama Semester II Tahun 2025 telah diselenggarakan 29
(dua puluh sembilan) kali rapat Direksi.
g. Seluruh anggota Direksi tidak tidak saling memiliki hubungan keluarga sampai
derajat kedua dengan anggota DPS. Direksi telah melaksanakan penerapan tata
kelola syariah melalui penyesuaian Kebijakan Tata Kelola Perusahaan yang sesuai
dengan POJK No. 2 Tahun 2024 tentang Penerapan Tata Kelola Syariah Bagi BUS
dan UUS dan melalui pembentukan unit kerja fungsi kepatuhan syariah, fungsi
manajemen risiko syariah dan fungsi audit internal syariah.
h. Direksi telah melaksanakan kepengurusan Bank berdasarkan prinsip kehati-hatian,
prinsip syariah, dan prinsip tata kelola dan tata kelola syariah. Temuan hasil audit
telah ditindaklanjuti, serta hal-hal lain terkait dengan governance process telah
dipenuhi dan memberikan hasil yang optimal.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
312 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 315
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PENILAIAN PENERAPAN TATA KELOLA
Faktor
Faktor Hasil Penerapan Semester II Tahun 2025
Penilaian
2. Pelaksanaan a. Anggota Dewan Komisaris yang telah efektif berdomisili di Indonesia dan tidak
tugas dan memiliki rangkap jabatan kecuali terhadap hal-hal yang telah ditetapkan dalam
tanggung ketentuan yang berlaku serta tidak saling memiliki hubungan keluarga dengan
jawab Dewan sesama anggota Dewan Komisaris dan/atau anggota Direksi. Anggota Dewan
Komisaris komisaris memiliki integritas, kompetensi dan reputasi keuangan yang memadai
yang mendukung dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya selain upaya
yang terus dilakukan dalam melakukan pembelajaran secara berkelanjutan.
b. Anggota Dewan Komisaris yang telah efektif tidak ada yang memiliki hubungan
keuangan, kepengurusan, kepemilikan dan hubungan keluarga dengan sesama
anggota Dewan Komisaris, DPS, Direksi, dan/atau Pemegang Saham Pengendali
Bank.
c. Dewan Komisaris telah memiliki Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris sesuai dengan
ketentuan perundang - undangan yang berlaku serta best practice pelaksanaan
tata kelola.
d. Dalam rangka penerapan tata kelola syariah, Dewan Komisaris telah mengadakan
rapat gabungan bersama DPS dan Direksi dan telah memastikan Direksi
menindaklanjuti rekomendasi dari hasil pengawasan DPS.
e. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab berupa tindakan pengawasan, evaluasi
serta independensi dari Dewan Komisaris telah memadai, termasuk memastikan
pelaksanaan prinsip-prinsip tata kelola dalam setiap kegiatan usaha Bank pada
seluruh tingkatan atau jenjang organisasi antara lain melalui forum rapat Dewan
Komisaris atau rapat Dewan komisaris bersama Direksi atau Direktur Bidang secara
rutin untuk memastikan kegiatan operasional telah berjalan dengan baik dan
sesuai prinsip-prinsip tata kelola. Seluruh hasil rapat tersebut dituangkan dalam
notulen rapat dan terdokumentasi dengan baik. Selama Semester II tahun 2025
telah diselenggarakan:
Rapat internal Dewan Rapat Dewan Rapat gabungan dengan
Komisaris Komisaris bersama Direksi dan Dewan
Direksi Pengawas Syariah
8 (delapan) kali 5 (lima) kali 2 (dua) kali
3. Pelaksanaan a. Kompetensi, reputasi dan independensi DPS telah sesuai dengan ketentuan yang
tugas dan berlaku sehingga dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawab dengan baik.
tanggung b. Pengangkatan/penggantian anggota DPS serta pelaksanaan tugas dan tanggung
jawab Dewan jawab telah berjalan dengan baik sesuai dengan prinsip Tata Kelola dan ketentuan
Pengawas yang berlaku.
Syariah c. Selama Semester II tahun 2025 DPS telah melaksanakan 14 (empat belas) kali rapat
DPS dan memberikan 32 (tiga puluh dua) Opini DPS.
4. Kelengkapan a. Bank telah memiliki Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, dan Komite Nominasi &
dan Remunerasi serta telah memiliki Piagam/ sebagai pedoman dalam melaksanakan
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab.
tugas Komite b. Seluruh Komite menjalankan tugasnya secara independen dan efektif melalui
pertemuan yang diselenggarakan secara rutin dengan melibatkan unit-unit
kerja terkait guna memperoleh masukan yang komprehensif mengenai kegiatan
operasional.
c. Anggota komite Dewan Komisaris dari Pihak Independen elah melaksanakan
tugas, tanggung jawab, serta kewenangan secara berintegritas, menjunjung tinggi
independensi, menunjukkan kompetensi yang relevan, dan menjaga reputasi
perusahaan.
d. Komite telah melaksanakan fungsi sesuai ketentuan yang berlaku dengan
menyampaikan laporan secara rutin atau rekomendasi sesuai tugas kepada Dewan
Komisaris.
LAPORAN TAHUNAN 2025
313
Page 316
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PENILAIAN PENERAPAN TATA KELOLA
Faktor
Faktor Hasil Penerapan Semester II Tahun 2025
Penilaian
5. Penanganan a. Bank telah memiliki ketentuan internal bertujuan untuk mencegah terjadinya
benturan transaksi yang berpotensi adanya benturan kepentingan, antara lain Kebijakan
kepentingan Tata Kelola Perusahaan Bank Syariah Indonesia, Kebijakan Anti Fraud Bank Syariah
Indonesia dan Standar Prosedur Operasional (SOP) Human Capital.
b. Selama semester II Tahun 2025, tidak terjadi transaksi adanya benturan kepentingan
yang melibatkan Direksi, Dewan Komisaris maupun DPS baik secara langsung
maupun tidak langsung.
c. Kebijakan intern mengenai benturan kepentingan yang diterapkan Bank dapat
menghindarkan terjadinya benturan kepentingan sehingga tidak timbul kerugian
bagi Bank.
6. Penerapan a. Direktur Kepatuhan tidak merangkap jabatan sebagai Direktur Utama serta tidak
fungsi membawahi fungsi bisnis dan operasional, treasury, keuangan dan akuntansi,
kepatuhan logistik dan pengadaan barang/jasa, maupun audit intern. Satuan kerja kepatuhan
independen terhadap satuan kerja operasional dan bertanggung jawab langsung
kepada Direktur Kepatuhan.
b. Guna memastikan setiap ketentuan internal dan produk yang diluncurkan oleh
bank telah sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku maka setiap
ketentuan internal yang diterbitkan terlebih dahulu dilakukan uji kepatuhan.
c. Bank telah membentuk Fungsi Kepatuhan Syariah yang berada di bawah anggota
Direksi yang membawahi fungsi kepatuhan. Fungsi ini menjalankan pemantauan,
penelaahan, dan pengendalian atas penerapan prinsip syariah pada seluruh
kegiatan usaha secara independen. Selain itu, unit ini secara berkala berkoordinasi
dengan Dewan Pengawas Syariah (DPS) untuk memastikan kesesuaian produk,
aktivitas, dan kebijakan dengan ketentuan fatwa DSN–MUI.
d. Bank telah menyampaikan laporan pokok pelaksanaan tugas Direktur yang
membawahkan Fungsi Kepatuhan secara tepat waktu. Cakupan laporan
pelaksanaan tugas Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan telah sesuai
dengan ketentuan regulator.
7. Penerapan a. Kecukupan aspek struktur Tata Kelola terkait penerapan fungsi audit intern telah
fungsi audit memadai dan tercermin, sebagai berikut:
intern 1) Bank telah memiliki Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) yang bertanggung jawab
secara langsung kepada Direktur Utama dan dapat melakukan komunikasi
secara langsung dengan Dewan Komisaris dan/atau Komite Audit.
2) Bank juga telah memiliki Piagam Audit Intern serta ketentuan internal terkait
dengan Audit Intern diantaranya Kebijakan Internal Audit Bank Syariah
Indonesia, Standar Prosedur Pengendalian Internal Audit dan PTO Daftar
Monitoring Tindak Lanjut (DMTL) Online.
3) Pemenuhan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia SKAI terus
dilakukan dengan berkoordinasi dengan unit kerja sumber daya manusia.
b. Efektivitas proses pelaksanaan tata kelola terkait penerapan fungsi audit intern
telah memadai, tercermin:
1) Direksi bersama SKAI berupaya menjamin terselenggaranya pengendalian
intern dalam setiap tingkatan manajemen melalui pelaksanaan pemeriksaan
dan secara aktif mendorong penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan SKAI.
2) Temuan SKAI dalam Laporan Hasil Audit telah mendapat disposisi dan arahan
Direksi serta tindak lanjutnya dimonitor oleh SKAI dan dilaporkan kepada
Dewan Komisaris.
3) SKAI telah melaksanakan fungsi pengawasan secara independen, dengan
cakupan tugas yang memadai dan sesuai dengan rencana pelaksanaan
maupun pemantauan hasil audit.
c. Kualitas outcome atas penerapan fungsi audit intern telah memadai dan
memenuhi harapan stakeholders , tercermin dalam laporan yang disampaikan oleh
SKAI kepada Dewan Komisaris melalui Komite Audit secara berkala, yaitu realisasi
rencana audit; rekomendasi dan temuan signifikan; serta penyelesaian tindak
lanjut hasil audit dan disposisi Direksi.
d. Bank telah membentuk Fungsi Audit Intern Syariah pada unit kerja SKAI yang berada
di bawah anggota Direksi dan bertanggung jawab atas efektivitas pelaksanaan
fungsi audit intern syariah. Fungsi audit intern syariah tersebut didukung oleh
Pejabat Eksekutif yang bertanggung jawab langsung kepada anggota Direksi yang
membawahkan fungsi audit intern.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
314 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 317
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PENILAIAN PENERAPAN TATA KELOLA
Faktor
Faktor Hasil Penerapan Semester II Tahun 2025
Penilaian
8. Penerapan a. Bank telah melakukan penyelenggaraan fungsi audit ekstern oleh akuntan publik
fungsi audit dan/atau kantor akuntan publik.
ekstern b. Pelaksanaan audit oleh KAP berjalan efektif dan telah memenuhi kriteria yang
ditetapkan.
c. Penunjukan Akuntan Publik/KAP telah sesuai dengan persyaratan minimum yang
ditetapkan dalam ketentuan yang berlaku. Pelaksanaan audit dilakukan oleh
Akuntan Publik/KAP independen.
d. Kualitas dan cakupan hasil audit Akuntan Publik/KAP sudah sesuai dengan
ketentuan yang berlaku.
9. Penerapan a. Bank telah memiliki struktur organisasi yang memadai untuk mendukung
Manajemen penerapan manajemen risiko dan pengendalian intern yang baik antara lain Satuan
Risiko Kerja Audit Internal (SKAI), Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR), Satuan Kerja
termasuk Kepatuhan, Komite Manajemen Risiko, Komite Pemantau Risiko dan Komite Audit.
Sistem b. Bank telah memiliki kebijakan dan prosedur manajemen risiko yang mencakup
Pengendalian seluruh jenis risiko dan telah dilakukan reviu minimal 1 (satu) kali dalam 1 (satu)
Intern tahun dengan penginian terakhir dilakukan pada tanggal 21 Juli 2025.
c. Direksi telah memastikan seluruh risiko yang material dan yang menimbulkan
dampak telah disampaikan kepada Dewan Komisaris melalui laporan secara
berkala dan telah memastikan pelaksanaan langkah perbaikan (action plan) atas
temuan SKAI melalui mekanisme tindak lanjut hasil audit, monitoring progress, dan
pelaporan follow-up pada forum Direksi dan/atau Komite Audit.
d. Bank telah memiliki fungsi manajemen risiko syariah yang merupakan satuan
kerja tersendiri yang melekat (embedded) pada seluruh fungsi di Enterprise Risk
Management Group (ERM) dan bertanggung jawab kepada Direktur Manajemen
Risiko.
e. Dalam rangka mendukung program APU PPT & PPPSPM, Bank juga telah
melakukan pencegahan dan penanganan agar kegiatan usaha Bank tidak
dimanfaatkan dalam aktivitas yang terkait dengan tindak pidana, antara lain
melalui pembaharuan kebijakan dan prosedur minimal 1 (satu) kali dalam 1 (satu)
tahun, penerapan Individual Risk Assessment (IRA), pelatihan refreshment APU
PPT & PPPSPM melalui program Essential Cinema yang telah diikuti oleh pegawai
Bank dan enchancement pergantian system aplikasi BISA ke system baru New
AML melalui implementasi sistem AML baru untuk mendukung proses screening,
risk rating dan monitoring transaksi.
10. Pemberian a. Bank telah memiliki kebijakan terkait remunerasi bagi anggota Direksi, anggota
Remunerasi Dewan Komisaris, anggota DPS, dan pegawai Bank yang diatur pada Kebijakan
Tata Kelola Perusahaan dan SPO Human Capital.
b. Penerapan dan pemantauan pelaksanaan kebijakan remunerasi telah dilakukan
dengan memperhatikan paling sedikit aspek kinerja, aspek risiko, kewajaran
dengan peer group, sasaran, dan strategi jangka panjang Bank dengan menerapkan
prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko. Program kebijakan remunerasi Bank
juga mempertimbangkan beberapa kondisi diantaranya: market position, internal
equity, regulasi pemerintah serta kondisi stabilitas dan keuangan Bank dll.
c. Dewan Komisaris telah melaksanakan pengawasan terhadap penerapan kebijakan
remunerasi dan evaluasi secara berkala atas kebijakan remunerasi melalui Rapat
Komite Remunerasi dan Nominasi.
11. Penyediaan a. Bank telah memiliki kebijakan, sistem dan prosedur tertulis mengenai penyediaan
Dana kepada dana kepada pihak terkait dan penyediaan dana besar, berikut monitoring dan
Pihak penyelesaian masalahnya.
Terkait dan b. Bank telah mengevaluasi dan mengkinikan kebijakan, sistem dan prosedur yang
Penyediaan dimiliki terkait BMPD secara berkala, untuk disesuaikan dengan ketentuan dan
Dana Besar perundang-undangan yang berlaku, serta telah memastikan penyediaan dana
kepada pihak terkait dan penyediaan dana dalam jumlah besar telah sesuai dengan
prinsip kehati-hatian.
c. Bank telah menyampaikan secara berkala laporan tentang BMPD kepada
Otoritas Jasa Keuangan secara tepat waktu. Penerapan penyediaan dana oleh
Bank kepada pihak terkait dan/atau penyediaan dana besar telah memenuhi
ketentuan yang berlaku tentang BMPD dan memperhatikan prinsip kehati-hatian
maupun perundang-undangan yang berlaku serta memperhatikan kemampuan
permodalan dan diversifikasi portofolio penyediaan dana.
LAPORAN TAHUNAN 2025
315
Page 318
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PENILAIAN PENERAPAN TATA KELOLA
Faktor
Faktor Hasil Penerapan Semester II Tahun 2025
Penilaian
12. Integritas a. Bank telah memiliki Kebijakan dan prosedur terkait tata cara pelaksanaan
Pelaporan transparansi kondisi keuangan dan non keuangan termasuk penerapan proses
dan Sistem pelaporan keuangan yang berintegritas melalui kerangka Internal Control Over
Teknologi Financial Reporting (ICOFR) yang dirancang untuk memastikan kebenaran,
Informasi keakuratan, dan transparansi setiap informasi keuangan yang disajikan.
b. Sistem Pelaporan Internal Bank mampu menyediakan data dan informasi dengan
tepat waktu, akurat, lengkap dan handal serta efektif untuk pengambilan keputusan
manajemen, didukung oleh Sistem Teknologi Informasi Bank terkait pemeliharaan
aset dan informasi yang memadai.
c. Bank telah mengimplementasikan tranparansi informasi produk bank dan
penggunaan data pribadi melalui brosur, website, sosial media, layanan call center,
petugas kantor cabang, chatbot ,dan layanan e-channel (BSI Net, BSIM, BYOND,
ATM CRM) serta monitoring implementasi transparansi informasi produk bank dan
penggunaan data pribadi secara berkala melalui self assessment perlindungan
konsumen.
d. Bank telah menyusun Laporan Pelaksanaan Tata Kelola pada setiap akhir tahun
buku dengan cakupan sesuai ketentuan yang berlaku. Laporan Pelaksanaan Tata
Kelola terakhir, yaitu untuk tahun buku 2025 dapat diakses pada website resmi
Bank.
13. Rencana a. Bank telah menyusun Rencana Korporasi (Corporate Plan) 2026 - 2030 dan Rencana
Strategis Bank Bisnis Bank (Business Plan) tahun 2026-2028 sesuai dengan visi dan misi Bank
yaitu untuk menjadi Top 5 Global Islamic Bank by Market Capitalization di tahun
2030. Dokumen tersebut telah disampaikan kepada OJK dengan tembusan kepada
Dewan Komisaris sebagai bagian dari kepatuhan mengacu POJK No.16 Tahun 2022
Tentang Bank Umum Syariah.
b. Bank juga telah memiliki rencana untuk mengatasi permasalahan keuangan yang
terjadi di Bank termuat dalam rencana aksi pemulihan yang telah mendapatkan
persetujuan pemegang saham dalam RUPS.
c. Dalam penyusunan RBB, Bank selalu mempertimbangkan Visi & Misi Bank, Arah
Kebijakan Bank, Analisa SWOT, Evaluasi Kinerja saat Pembuatan Buku, Langkah
Strategi Bank, Target Jangka Pendek dan Menengah Bank, Kebijakan Manajemen
Risiko, dan Kepatuhan Bank serta Strategi Pengembangan Bisnis Bank.
d. Dokumen Perubahan Rencana Bisnis Bank (RBB) tahun 2025-2027 telah
mempertimbangkan kebutuhan infrasturuktur pendukung antara lain SDM, IT,
jaringan kantor, kebijakan, dan prosedur.
14. Aspek a. Bank telah memiliki kebijakan terkait hubungan yang adil dengan seluruh
Pemegang Pemegang Saham dan pengaturan terkait pola komunikasi dengan Pemegang
Saham Saham sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan kebijakan internal Bank.
b. Transaksi saham dilakukan oleh Direksi, Dewan Komisaris, DPS, Anggota Komite,
Pejabat Eksekutif dan/atau pegawai Bank terlaksana sesuai dengan ketentuan
peraturan perundangan yang berlaku. Setiap perubahan kepemilikan saham oleh
Direksi dan Dewan Komisaris Bank telah dilaporkan kepada OJK dan dipublikasikan
sebagaimana yang ditentukan dalam ketentuan yang berlaku. Dalam rangka
menghindari aktivitas Insider Trading, transaksi saham yang dilakukan bagi
segenap pegawai telah memperhatikan waktu Blackout Period yang ditetapkan
oleh Bank.
c. Bank senantiasa memperhatikan aspek eksternal dan internal dalam menetapkan
nominal pembagian dividen kepada para pemegang saham dan diputuskan dalam
RUPS Tahunan dengan mematuhi ketentuan Anggaran Dasar BSI dan ketentuan
yang berlaku.
15. Penerapan a. Bank telah memiliki struktur organisasi yang memadai untuk mendukung Strategi
Strategi Anti-Fraud sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dengan pembentukan unit
Anti Fraud, khusus Anti-Fraud yang independen, pelaksanaan empat pilar (pencegahan,
termasuk Anti deteksi, investigasi, dan pemantauan), dukungan teknologi, integrasi manajemen
Penyuapan risiko, serta mekanisme pelaporan sesuai ketentuan OJK.
b. Bank juga telah menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan yang memadai
dan telah mendapatkan sertifikat ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti
Penyuapan.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
316 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 319
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PENILAIAN PENERAPAN TATA KELOLA
Faktor
Faktor Hasil Penerapan Semester II Tahun 2025
Penilaian
c. Direksi dan Dewan Komisaris telah menjalankan pengawasan aktif atas penerapan
Strategi Anti Fraud melalui penetapan kebijakan, pembinaan, penandatanganan
pakta integritas, evaluasi berkala atas implementasi, serta arahan perbaikan untuk
menjaga efektivitas pengendalian fraud.
d. Proses pengadaan di Bank telah dilaksanakan berlandaskan prinsip tata kelola
yang baik dengan pemisahan fungsi dan kewenangan untuk mencegah konflik
kepentingan dan meminimalkan risiko kecurangan.
16. Penerapan a. Bank telah memiliki Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) dengan
Keuangan cakupan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan telah disampaikan ke OJK.
Berkelanjutan, b. Bank telah memiliki strategi bisnis dan investasi yang mengintegrasikan nilai
termasuk lingkungan, sosial dan tata kelola
Penerapan c. Direksi, Dewan Komisaris, dan unit kerja pada Bank memiliki peran dan
Tanggung bertanggung jawab untuk pengelolaan risiko terkait iklim dimana pada tahun
Jawab 2024 Bank telah melakukan 1st pilot project Climate Risk Stress Testing (CRST) pada
Sosial dan 51,63% portfolio pembiayaan yang terdiri atas sektor mandatory dari regulator dan
Lingkungan sektor operasional lainnya.
d. Bank telah mengidentifikasi, memonitor, dan mengelola risiko keuangan terkait
iklim yang dapat mempengaruhi kondisi keuangan dengan melakukan identifikasi
ketahanan strategi dan model bisnis bank dengan menggunakan Climate Risk
Stress Testing (CRST) melalui Komite Manajemen Risiko.
17 Penerapan a. Bank telah melaksanakan sinergi dalam Kelompok Usaha Bank (KUB) didukung
Tata Kelola dengan perjanjian kerja sama yang dituangkan secara tertulis dan telah sesuai
dalam KUB dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Perjanjian
kerja sama tersebut telah mengatur ruang lingkup, mekanisme pelaksanaan, hak
dan kewajiban para pihak, serta pengelolaan risiko dalam rangka memastikan
efektivitas sinergi dan penerapan tata kelola terintegrasi dalam KUB.
b. Bank telah memiliki kebijakan dan prosedur tertulis yang mengatur mekanisme
koordinasi, pengawasan, dan evaluasi atas penerapan Tata Kelola Terintegrasi
dalam Kelompok Usaha Bank untuk memastikan terselenggaranya tata kelola yang
efektif, konsisten, dan selaras dengan ketentuan yang berlaku, serta mendukung
penguatan pengendalian internal, manajemen risiko terintegrasi, dan perlindungan
kepentingan pemangku kepentingan.
Memperhatikan kesimpulan tersebut di atas, maka kelemahan dan kekuatan pelaksanaan implementasi
tata kelola di Bank Syariah Indonesia adalah sebagai berikut:
1. Kekuatan Pelaksanaan Tata Kelola
a. Governance Structure
Secara umum Bank telah memiliki infrastruktur tata kelola yang lengkap dan telah sesuai dengan
ketentuan yang berlaku, guna mendukung proses pelaksanaan prinsip tata kelola di setiap lini
kerja dan operasional dan bertujuan untuk menghasilkan outcome yang sesuai dengan harapan
stakeholders Bank.
b. Governance Process
Secara umum pelaksanaan implementasi tata kelola telah sesuai dengan ketentuan yang tercermin
dari pemenuhan serta pelaksanaan kewajiban Bank kepada pihak regulator serta pemenuhan
pelaksanaan kewajiban kepada segenap stakeholders.
c. Governance Outcome
Outcome penerapan tata kelola di Bank Syariah Indonesia dapat dilihat dari pencapaian-
pencapaian Bank baik secara finansial maupun non finansial. Secara finansial, hal tersebut dapat
dilihat dari capaian indikator utama kinerja keuangan Bank sampai dengan bulan Desember 2025
(unaudited) pada tabel berikut :
LAPORAN TAHUNAN 2025
317
Page 320
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PENILAIAN PENERAPAN TATA KELOLA
Desember Growth YoY
Pos Penjelasan
(dlm miliar) (dlm miliar) %
Laba Perusahaan 7.568 562 8,02% Kinerja BSI di Desember 2024 secara YoY
mengalami peningkatan antara lain:
Jumlah Asset 456.193 47.579 11,64%
1. Laba Perusahan meningkatdisebabkan oleh 3
OHC 13.572 1.908 16,36% (tiga) faktor, sebagai berikut.:
Pembiayaan 318.844 40.363 14,49% a. Meningkatnya pendapatan margin
b. Meningkatnya Fee Based Income
Dana Pihak Ketiga 380.488 53.034 16,20% c. Kenaikan OHC yang terjaga
a. Giro 71.828 15.492 27,50% 2. Aset meningkat disebabkan oleh 3 (tiga)
faktor, sebagai berikut:
b. Tabungan 162.628 22.093 15,72%
a. Meningkatnya DPK
c. Deposito 146.033 15.449 11,83% b. Meningkatnya Pembiayaan
CASA 61,62% 60,12% 1,50%
Secara non finansial selama Semester II Tahun 2. Komposisi Komisaris Independen yang
2025, Bank mendapatkan total 58 (lima puluh telah efektif belum memenuhi persyaratan
delapan) penghargaan, antara lain: minimal 50% dari total jumlah anggota
1. The Best Digital Transformation in Human Dewan Komisaris yang telah efektif (tiga
Capital Award (First Indonesia) orang Komisaris berbanding dua orang
2. Best Contact Center In Asia Pacific (Contact Komisaris Independen).
Center World) 3. Dari hasil self assessment terhadap
3. The Most Profitable Bank (Infobank) governance process, masih terdapat
4. The Excellent Performance Bank - KBMI 3 pelaksanaan kegiatan penghimpunan
(Infobank) dana dan/atau penyaluran dana yang
5. Best Performance Bank - Kategori Syariah belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip
(Bisnis Indonesia) Syariah, meski seluruh Produk Bank telah
6. Inovasi Strategi Bullion Bank untuk sesuai dengan Fatwa DSN-MUI dan Opini
Pertumbuhan Berkelanjutan (IDX Channel) DPS serta seluruh SOP terkait disusun
7. Bank Kontributor Intermediasi Penggerak melalui mekanisme yang memadai.
Perekonomian Terbaik (Bank Indonesia) Pemetaan root cause atas ketidaksesuaian
8. Peserta Sistem BI-RTGS, BI-SSSS dan BI-ETP implementasi prinsip syariah pada
Terbaik (Bank Indonesia) aktivitas penghimpunan dana dan/atau
9. The Best of Hajj Registration & AUM penyaluran dana antara lain dilakukan
Contribution Bank 2025 - Terbaik 1 (BPKH) melalui optimalisasi kepatuhan syariah,
10. The Most Trusted Company (SWA) manajemen risiko syariah dan audit syariah,
dimana aspek awareness dan kompetensi
2. Kelemahan Pelaksanaan Tata Kelola yang menjadi isu dominan ditindaklanjuti
1. Terdapat 3 (tiga) orang anggota Dewan dengan melaksanakan sharia collaborative
Komisaris yang diangkat pada RUPS forum, sertifikasi kompetensi aspek syariah
Tahunan tanggal 16 Mei 2025 masih dalam pegawai jaringan, serta literasi kepada tiga
proses uji kemampuan dan kepatutan dari pilar (risk – operasional – bisnis).
OJK, yaitu: 4. Masih terdapat denda dari regulator yang
perlu ditindaklanjuti dan memerlukan
No Nama Jabatan perhatian dari manajemen. Saat ini Bank
1 Meidy Komisaris telah melakukan root cause analysis
Ferdiansyah identification yang digunakan untuk
menetapkan tindak lanjut dalam upaya
2 Muhammad Komisaris
memitigasi agar tidak terjadi denda yang
Syafii Antonio Independen
sama pada periode selanjutnya.
3 Addin Komisaris
Jauharudin Independen
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
318 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 321
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PENILAIAN PENERAPAN GCG
OLEH PIHAK EKSTERNAL
Penilaian Penerapan Tata Kelola oleh Pihak mengembangkan dan menerapkan Tata
Eksternal Corporate Governance Perception Kelola. Selain itu, program CGPI juga bertujuan
Index (CGPI) untuk mendorong perusahaan meningkatkan
Tahun 2025, merupakan kali kelima BSI mengikuti kualitas Tata Kelola melalui perbaikan yang
ajang penilaian penerapan tata kelola yang berkesinambungan sehingga program CGPI dapat
diselenggarakan oleh Indonesia Independen menjadi sarana yang strategis dalam menyusun
Cipta Governansi (IICG) yang dikenal dengan database, melakukan pemetaan (mapping)
Corporate Governance Perception Index kondisi CG di Indonesia, dan menjadi benchmark
(CGPI). CGPI merupakan program riset dan implementasi Tata Kelola pada perusahaan publik,
pemeringkatan Tata Kelola yang pertama di BUMN dan perusahaan swasta di Indonesia.
Indonesia untuk melakukan penilaian kualitas
corporate governance suatu perusahaan yang Keikutsertaan perusahaan dapat memberikan
diikuti oleh perusahaan publik (emiten), BUMN, manfaat dalam mengukur dan meningkatkan
perbankan dan perusahaan swasta lainnya. praktik Tata Kelola, serta upaya meningkatkan
reputasi Perusahaan secara keseluruhan,
Melalui program ini, IICG mengajak seluruh pelaku menciptakan daya Tarik bagi para pemangku
dalam ekosistem bisnis pemerintah, pelaku usaha, kepentingan, dan potensi keberhasilan jangka
masyarakat, dan pihak pendukung usaha untuk Panjang di pasar. Disamping itu Perusahaan
bersama-sama menciptakan praktik bisnis yang peserta CGPI dapat membenahi faktor-faktor
etis, berintegritas, dan bermartabat. Perusahaan internal organisasinya yang belum sesuai dan
peserta didorong untuk memperbaiki struktur, belum mendukung terwujudnya Tata Kelola
sistem, dan proses tata kelola, serta memastikan sebagai bahan pertimbangan dalam menjalankan
bahwa peningkatan kualitas governansi selalu tata kelola Perusahaan yang baik, sehingga
berjalan seiring dengan penciptaan nilai bagi mampu mendorong seluruh anggota Perusahaan
seluruh pemangku kepentingan. untuk menerapkan Tata Kelola secara lebih baik
sesuai lingkup bisnisnya. Hasil CGPI menunjukkan
Dengan demikian, program CGPI diharapkan perilaku kesungguhan perusahaan-perusahaan
mampu memotivasi dunia bisnis untuk di Indonesia dalam meningkatkan kualitas
melaksanakan konsep Corporate Governance penerapan prinsip-prinsip Tata Kelola. Beberapa
(CG) dan menumbuhkan partisipasi masyarakat manfaat yang dapat diperoleh Perusahaan
luas agar secara bersama-sama aktif dalam peserta CGPI antara lain:
Mempertahankan
Meningkatkan kepercayaan kelangsungan hidup
investor dan publik terhadap Perusahaan dengan praktik
Perusahaan bisnis yang etikal dan
bermartabat
Memetakan masalah
Menetapkan indikator dan
strategis Perusahaan guna
standar kualitas penerapan
meningkatkan kualitas
penerapan Tata Kelola yang
penerapan penerapan Tata
ingin dicapai
Kelola
Meningkatkan kesadaran
Memperbaiki internal
pemangku kepentingan
Perusahaan guna
terhadap urgensi dan
meningkatkan penerapan
manfaat penerapan Tata
penerapan Tata Kelola
Kelola
LAPORAN TAHUNAN 2025
319
Page 322
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PENILAIAN PENERAPAN TATA KELOLA
Kriteria Penilaian d. Mekanisme Governansi Pengungkapan dan
CGPI 2024 dengan tema “Membangun Kapabilitas Keterbukaan Informasi
Dinamis Perusahaan dalam Kerangka Good e. Mekanisme Governansi Risiko
Corporate Governance” dinilai dari pemenuhan f. Mekanisme Governansi Kepatuhan
aspek dan indikator penilaian, meliputi 3 (tiga) g. Mekanisme Governansi Pengendalian
aspek penilaian yang kemudian dirinci kedalam Internal
25 indikator penilaian. Penjelasan secara rinci h. Mekanisme Governansi Pengawasan
disimak sebagai berikut: Internal dan Eksternal
i. Mekanisme Governansi Perencanaan
1. Aspek Struktur Tata Kelola (Governance Strategis.
Structure) j. Mekanisme Governansi Sumber Daya
Aspek ini merupakan penilaian terhadap Korporasi
kelengkapan Organ, struktur dan infrastruktur k. Mekanisme Governansi Tujuan
governansi dalam membangun kapabilitas Pembangungan Berkelanjutan
dinamis perusahaan yang sesuai prinsip, l. Mekanisme Governansi Kreativitas dan
tata nilai, dan kepatuhan guna menciptakan Inovasi
nilai dan memastikan pertumbuhan yang m. Mekanisme Governansi Membangun
berkelanjutan secara etikal dan bermartabat. Kapabilitas Dinamis Perusahaan
Secara rinci aspek struktur tata kelola ini terdiri
dari beberapa indikator berikut: 3. Aspek Hasil Tata Kelola (Governance
a. Pemegang Saham & RUPS Outcome)
b. Dewan Direksi Aspek ini merupakan penilaian terhadap
c. Direksi kualitas luaran, capaian, dampak dan manfaat
d. Organ Pendukung Dewan Komisaris yang berhasil guna serta berdaya guna
e. Organ Kelengkapan Direksi dari struktur dan proses governansi dalam
f. Manajemen Fungsional membangun kapabilitas dinamis perusahaan
yang sesuai prinsip, tata nilai, dan kepatuhan,
2. Aspek Proses Tata Kelola (Governance menciptakan nilai dan memastikan
Process) pertumbuhan yang berkelanjutan secara
Aspek ini merupakan penilaian mekanisme etikal dan bermartabat. Secara rinci aspek
governansi dalam membangun kapabilitas hasil governansi terdiri dari beberapa indikator
dinamis perusahaan yang sesuai prinsip, tata berikut:
nilai, dan kepatuhan, guna menciptakan a. Hasil Governansi Organ Perusahaan
nilai dan memastikan pertumbuhan yang b. Hasil Governansi Kesesuaian Perilaku
berkelanjutan secara etika dan bermartabat. Keorganisasian
Secara rinci aspek proses tata kelola terdiri dari c. Hasil Governansi Pengungkapan dan
beberapa indikator berikut: Keterbukaan Informasi
a. Mekanisme Governansi Pemegang Saham d. Hasil Governansi Risiko, Kepatuhan,
dan RUPS Pengendalian dan Pengawasan.
b. Mekanisme Governansi Dewan Komisaris e. Hasil Governansi Tujuan Pembangunan
dan Direksi Berkelanjutan
c. Mekanisme Governansi Perilaku f. Hasil Governansi Membangun Kapabilitas
Keorganisasian Dinamis Perusahaan
Tahapan dalam penilaian CGPI 2025
Pengisian Kuisioner Penilaian Sistem Presentasi Organ Diskusi Tim Observer
Selt Assessment Dokumentasi Perusahaan dengan Organ
Perusahaan
TAHAP ANALISIS TAHAP OBSERVASI
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
320 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 323
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PENILAIAN PENERAPAN TATA KELOLA
Pihak yang Melakukan Assessment
Pihak yang melakukan penilaian CGPI yaitu Indonesia Independen Cipta Governansi (IICG).
Skor Penilaian
92,25
PT Bank Syariah Indonesia Tbk dalam Program Riset dan Pemeringkatan
Corporate Governance Perception Index (CGPI) 2024 untuk penilaian
tahun 2023 memperoleh capaian nilai sebesar 91,80. Berdasarkan kategori
(Sangat Terpercaya) pemeringkatan nilai CGPI 2023, PT Bank Syariah Indonesia Tbk memiliki nilai
yang termasuk dalam predikat “Sangat Tepercaya”.
Struktur Tata Kelola (24,94) Proses Tata Kelola (33,69) Hasil Tata Kelola (33,62)
Rincian nilai untuk setiap aspek penilaian CGPI 2025 untuk penilaian tahun 2024 yang dicapai PT Bank
Syariah Indonesia Tbk.
Aspek Struktur Aspek Proses Aspek Hasil
Tata Kelola Tata Kelola Tata Kelola
24,94 33,69 33,62
(dari nilai maksimum 27,07) (dari nilai maksimum 36,56) (dari nilai maksimum 36,37)
atau pencapaian atau pencapaian atau pencapaian
92,12% 92,15% 92,45%
Hasil CGPI 2024 yang diperoleh PT Bank Syariah struktur yang adaptif, proses yang lincah, serta
Indonesia Tbk. dengan predikat “Sangat hasil yang memberikan nilai jangka panjang.
Tepercaya” tersebut menggambarkan bahwa
organ perusahaan dan segenap anggota Rekomendasi dan Tindaklanjutnya
perusahaan di PT Bank Syariah Indonesia Tbk Rekomendasi yang diberikan IICG mencakup
telah berkomitmen tinggi dan konsisten dalam penguatan pada aspek struktur tata kelola,
mengimplementasikan prinsip dan sistem tata proses tata kelola, dan hasil tata kelola, terutama
kelola perusahaan yang baik baik (Good Corporate terkait optimalisasi peran organ perusahaan,
Governance) melalui lingkup kepatuhan efektivitas mekanisme governansi, serta
(compliance) terhadap aturan, prinsip, dan konsistensi implementasi prinsip dan nilai
sistem pengendalian yang ada; kesesuaian dan Tata Kelola di seluruh lini. Meskipun sebagian
keselarasan (conformance) terhadap nilai etika, besar indikator berada pada kategori sangat
norma yang berlaku, dan standar kualitas yang baik, BSI melihat bahwa beberapa area masih
ada; serta pencapaian kinerja (performance). memerlukan penguatan, seperti peningkatan
Hasil CGPI 2024 juga menggambarkan bahwa PT kompetensi kepemimpinan yang adaptif,
Bank Syariah Indonesia Tbk telah membangun pengembangan budaya organisasi yang lebih
kapabilitas dinamis perusahaan dalam kerangka lincah, serta pemutakhiran kebijakan strategis
Tata Kelola melalui pengembangan kemampuan agar tetap relevan dengan dinamika industri.
dan kompetensi perusahaan dalam merespon dan Perusahaan juga diharapkan memperkuat
menavigasi kompleksitas dinamika perubahan mekanisme pengendalian, transparansi informasi,
(VUCA, BANI, TUNA, FLUX) dengan baik, memiliki pengelolaan risiko secara terintegrasi, serta
LAPORAN TAHUNAN 2025
321
Page 324
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PENILAIAN PENERAPAN TATA KELOLA
efektivitas sistem pelaporan pelanggaran untuk c. Pengungkapan dan Transparansi
menjaga integritas dan ketangguhan perusahaan d. Tanggung Jawab Direksi dan Dewan Komisaris
dalam menghadapi perubahan.
Pihak yang Melakukan Assessment
Sejalan dengan rekomendasi tersebut, BSI Pihak yang Melakukan Penilaian dilakukan oleh
menegaskan komitmennya untuk terus ACMF melalui Domestic Ranking Body (DRB) yang
memperkuat sistem governansi sebagai fondasi ditunjuk oleh regulator masing-masing negara
keberlanjutan perusahaan. Upaya peningkatan sebagai perwakilan di setiap negara peserta. DRB
kapabilitas dinamis mulai dari kemampuan melakukan penilaian di skala nasional, untuk
mendeteksi peluang dan ancaman, menangkap selanjutnya dilakukan peer review oleh DRB
peluang strategis, hingga kemampuan negara anggota ASEAN yang lain. Sejak tahun
mentransformasi proses internal akan menjadi 2016, OJK menunjuk PT RSM Indonesia Konsultan
prioritas pengembangan di seluruh level (RSM) sebagai DRB untuk melakukan penilaian di
organisasi. BSI meyakini bahwa tata kelola yang Indonesia.
kuat dan berdaya saing bukan hanya menjadi
alat kepatuhan, tetapi merupakan pendorong Skor Penilaian
utama bagi pertumbuhan jangka panjang yang Lebih dari 80% praktik tata kelola yang diterapkan
etikal dan bermartabat. Dengan demikian, BSI BSI telah mengadopsi pada prinsip-prinsip yang
akan terus menjalankan tindak lanjut atas setiap diatur dalam ASEAN CG Scorecard. BSI dinilai
rekomendasi IICG sebagai bagian dari komitmen sudah mampu melampaui kepatuhan terhadap
memperkuat praktik Tata Kelola, meningkatkan persyaratan minimal standar internasional dan
nilai bagi para pemangku kepentingan, dan praktik tata kelola yang berada jauh diatas rerata
memastikan keberlanjutan bisnis di tengah penerapan pada emiten atau Perusahaan publik
dinamika lingkungan yang semakin kompleks. (Tbk) yang masuk dalam 100 kapitalisasi pasar
terbesar di bursa (Big Cap).
ASEAN Governance Corporate Scorecard
(ACGS) Rekomendasi dan Tindaklanjutnya
Dalam rangka melanjutkan proses BSI senantiasa berusaha untuk melakukan
penyempurnaan Tata Kelola serta wujud penyempurnaan, tanpa terkecuali dalam hal
komitmen dan konsistensi atas penerapannya, praktik terbaik untuk tata kelola. Karenanya,
Bank Syariah Indonesia melakukan penyelarasan beberapa rekomendasi atas assessment oleh
praktik Tata Kelola dengan mengadopsi prinsip- pihak eksternal tidak luput untuk dilakukan
prinsip yang dikembangkan oleh Organization for tindaklanjut secara continue. Tentu saja hal
Economic Cooperation and Development (OECD) ini bagi BSI merupakan bentuk komitmen
serta telah disepakati oleh ASEAN Capital Market bersama manajemen dan pegawai dalam rangka
Forum (ACMF), yang disebut ASEAN Corporate melakukan perbaikan terhadap implementasi
Governance (CG) Scorecard. praktik tata kelola ke depan, terutama untuk
beberapa indikator penilaian yang masih perlu
ASEAN CG Scorecard digunakan untuk menilai dilakukan penyempurnaan. BSI meyakini,
praktik Tata Kelola Perusahaan terbuka di negara minimalisir gap praktik tata kelola dengan standar
ASEAN. Penilaian didasarkan pada informasi prinsip-prinsip yang diatur dalam ASEAN CG
publik yang tersedia antara lain Laporan Tahunan, Scorecard akan berdampak dalam eksistensi BSI
Laporan Keuangan Audited, Sustainability Report, untuk jangka panjang.
Pengumuman dan Pemanggilan Rapat Umum
Pemegang Saham, Website Perusahaan serta
informasi-informasi publik lainnya.
Kriteria Penilaian
Adapun komponen penilaian ASEAN CG Scorecard
adalah sebagai berikut:
a. Hak-hak dan Perlakuan yang setara terhadap
Pemegang Saham
b. Keberlanjutan dan Ketahanan
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
322 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 325
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
STRUKTUR DAN MEKANISME
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Struktur Organ Perusahaan
Annual General Meeting
Board of Commissioner
Komite Remunerasi &
Komite Pemantau Risiko Nominasi Komite Audit
Board of Sharia Oversight
Komite Syariah
Board of Directors
Risk Police & Human Crisis
Business IT & Digital Management Procedure Capital Management
Committee ALCO Committee Committee Committee Committee Steering
Committee
Identification, Measurement, Mitigation, Control
Internal
Audit
Business Unit Enterprice Risk
Banking Senior Ops Financing Human
(Revenue Procurement Management
Operational Risk (SOR) Strategy Capital
Generating) (SKMR)
Decentralized
Operational Compliance
Risk Taking Information Compliance Police &
Support Legal (Satuan Kerja
Unit Technology & Op. Risk Procedure
Kepatuhan)
(DCOR)
1st Line 1,5th Line 2nd Line 3rd Line
Independent
Risk Owner Independent Risk Management
Assurance
Alignment, Communication,
Accountability & Reporting Delegation, Direction & Oversight Coordination & Collaborations
BSI memperkuat struktur tata kelola dengan didukung oleh Kebijakan dan Prosedur. Struktur
mengoptimalkan peran seluruh organ organisasi tata Kelola BSI mencakup:
yang saling melengkapi guna membangun 1. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
lingkungan pengendalian yang efektif serta 2. Dewan Komisaris
menjaga integritas informasi yang digunakan 3. Dewan Pengawas Syariah
dalam pelaporan dan pengambilan keputusan. 4. Direksi
Melalui pendekatan yang terintegrasi ini, Bank 5. Komite di bawah Dewan Komisaris
memperkuat penerapan model tiga lini sebagai 6. Komite Syariah
mekanisme pertahanan yang kokoh dalam 7. Komite di bawah Direksi
mendukung pengelolaan risiko, akuntabilitas, dan
fungsi pengawasan. Struktur ini memungkinkan Governance Structure
BSI untuk mendorong pertumbuhan yang Untuk terus meningkatkan kualitas dan cakupan
sehat dan berkelanjutan sekaligus mencapai tata kelola yang berkelanjutan, BSI telah
tujuan strategis Perseroan tanpa mengabaikan merumuskan dan menerapkan governance
kepentingan para pemangku kepentingan. structure yang mengatur hubungan antar organ
di lingkungan Bank. Struktur ini memastikan
Struktur Tata Kelola BSI secara garis besar terdiri bahwa tugas, tanggung jawab, serta wewenang
atas organ utama dan organ pendukung yang masing-masing organ ditetapkan dan dijalankan
LAPORAN TAHUNAN 2025
323
Page 326
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
STRUKTUR DAN MEKANISME TATA KELOLA PERUSAHAAN
secara jelas sesuai dengan ketentuan peraturan 10. Kebijakan Anti Fraud PT Bank Syariah Indonesia
yang berlaku, prinsip tata kelola, etika bisnis Tbk.
yang sehat, serta praktik terbaik. Keberadaan 11. Kebijakan Manajemen Risiko PT Bank Syariah
governance structure mencerminkan internalisasi Indonesia Tbk.
tata kelola ke dalam proses bisnis BSI, sekaligus 12. Kebijakan Proses Seleksi Pemasok/Vendor
menjadi penyempurna yang memperkuat Penyedia Barang dan Jasa PT Bank Syariah
infrastruktur tata kelola Bank secara menyeluruh. Indonesia Tbk.
13. Petunjuk Teknis Operasional Whistleblowing
Governance Structure BSI digunakan sebagai System (WBS) PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
kerangka kerja dan tata Kelola dalam penyusunan 14. Kebijakan Dana dan Jasa PT Bank Syariah
kebijakan serta implementasi kegiatan Bank yang Indonesia Tbk.
meliputi: 15. Komitmen Anti Penyuapan PT Bank Syariah
1. Anggaran Dasar Bank yang telah diubah Indonesia Tbk, menyelaraskan dengan Standar
beberapa kali, sebagaimana terakhir diubah Sistem Manajemen Anti Penyuapan (ISO
berdasarkan Akta Keputusan Rapat Umum 37001:2016).
Pemegang Saham (RUPS) No. 37 Tanggal 17
Mei 2024, dibuat oleh Ashoya Ratam, S.H.,
M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan dan disetujui MEKANISME TATA KELOLA
oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi PERUSAHAAN
Manusia Republik Indonesia, No. AHU-0035266.
AH.01.02.Tahun 2024. Pemegang Saham
2. Tata Tertib Dewan Komisaris disahkan dalam Pemegang Saham merupakan individu atau
Keputusan Dewan Komisaris Nomor:KEP. badan hukum yang secara sah memiliki saham
KOM/001/2021 tanggal 1 Februari 2021. Bank. Saham-saham Perseroan adalah saham-
3. Tata Tertib Direksi disahkan dalam Keputusan saham atas nama dan dikeluarkan atas nama
Direksi No.01/006-KEP/DIR tanggal 1 Februari pemiliknya yang terdaftar dalam Daftar Pemegang
2021. Saham Perseroan yang terdiri dari:
4. Pedoman dan Tata Tertib Kerja (Piagam) 1. Saham Seri A Dwiwarna, merupakan saham
Komite Audit PT Bank Syariah Indonesia Tbk khusus yang hanya dapat dimiliki oleh Negara
No.04/KEP-KOM/002/2024 yang disahkan Republik Indonesia.
Dewan Komisaris tanggal 1 Juli 2024. 2. Saham Seri B, merupakan saham biasa yang
5. Pedoman dan Tata Tertib (Piagam) Komite dapat dimiliki oleh Negara Republik Indonesia
Pemantau Risiko PT Bank Syariah Indonesia dan/atau masyarakat.
Tbk No.04/KEP-KOM/001/2024 yang disahkan
Dewan Komisaris tanggal 1 Juli 2024. Hak Pemegang Saham
6. Pedoman dan Tata Tertib Kerja (Piagam) Hak Pemegang Saham Secara Umum
Komite Nominasi dan Remunerasi yang Pemegang Saham Seri A Dwiwarna dan
disahkan dalam Surat Keputusan Bersama Pemegang Saham Seri B mempunyai hak yang
(SKB) Direksi dan Dewan Komisaris PT Bank sama yaitu setiap 1 (satu) saham memberikan
Syariah Indonesia Tbk No.01/001-SKB/Dirkom 1 (satu) hak suara. Sepanjang tidak ditentukan
tanggal 01 Februari 2021 tentang Penetapan lain oleh Anggaran Dasar Perseroan, pemegang
Pedoman dan Tata Tertib Kerja (Piagam) saham BSI baik pemegang saham Seri A Dwiwarna
Komite Nominasi dan Remunerasi PT Bank maupun pemegang saham Seri B memiliki hak
Syariah Indonesia Tbk. yang sama di luar Hak Istimewa Saham Seri A
7. Kode Etik (Code of Conduct) PT Bank Syariah Dwiwarna, antara lain sebagai berikut:
Indonesia. 1. Hak Pemegang Saham terkait RUPS:
8. Piagam Audit Intern PT Bank Syariah Indonesia a. Meminta penyelenggaraan RUPS oleh 1
Tbk, yang disahkan oleh Komisaris Utama dan (satu) pemegang saham atau lebih yang
Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk mewakili paling sedikit 1/10 (satu per
tanggal 27 September 2022. sepuluh) dari jumlah seluruh saham dengan
9. Kebijakan Tata Kelola Perusahaan PT Bank hak suara yang sah.
Syariah Indonesia Tbk. b. Mengusulkan mata acara RUPS oleh 1 (satu)
pemegang saham atau lebih yang mewakili
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
324 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 327
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
STRUKTUR DAN MEKANISME TATA KELOLA PERUSAHAAN
paling sedikit 1/20 (satu per dua puluh) dari Hak Istimewa Saham Seri A Dwiwarna
jumlah seluruh saham dengan hak suara Pemegang Saham Seri A Dwiwarna memiliki hak
yang sah. istimewa yang khusus dan hanya dimiliki oleh
c. Menyetujui dalam RUPS antara lain terkait: Negara Republik Indonesia, yaitu:
•• Pengangkatan dan pemberhentian 1. Hak untuk menyetujui dalam RUPS mengenai
anggota Dewan Komisaris, Direksi dan hal-hal sebagai berikut:
Dewan Pengawas Syariah Bank. a. Perubahan Anggaran Dasar Perseroan.
•• Menyetujui usulan perubahan Anggaran b. Perubahan permodalan.
Dasar Bank dengan memperhatikan c. Penggabungan, peleburan, pemisahan.
syarat kuorum keputusan. d. Pembubaran serta pengambilalihan
•• Menyetujui laporan tahunan atas kinerja Perseroan oleh perusahaan lain.
Direksi, dan laporan pengawasan Dewan 2. Hak untuk menetapkan pedoman strategis
Komisaris Bank. Perseroan secara organik maupun non-
•• Menyetujui pemberian remunerasi organik.
Dewan Komisaris, Direksi dan Dewan 3. Mengusulkan penyelenggaraan RUPS dan
Pengawas Syariah Bank. mata acara RUPS.
•• Menyetujui usulan alokasi penggunaan 4. Meminta dan mengakses data Perseroan.
laba Bank termasuk pembagian dividen.
d. Pemegang Saham baik sendiri maupun Aspek Pemegang Saham
diwakili berdasarkan surat kuasa berhak Pemegang saham memiliki peran penting dalam
menghadiri RUPS dan menggunakan mendukung kegiatan usaha BSI yang sehat
hak suaranya dalam RUPS sesuai dengan serta menjaga keberlanjutan usaha Bank. Peran
jumlah saham yang dimilikinya. tersebut diwujudkan melalui komitmen dalam
e. Memperoleh publikasi materi RUPS memperkuat struktur permodalan, termasuk
selambat- lambatnya pada 21 (dua puluh persetujuan atas perencanaan permodalan
satu) hari sebelum RUPS dilaksanakan. guna mendukung kesinambungan usaha serta
f. Mendapatkan penjelasan prosedur voting pengelolaan risiko permodalan dan likuiditas
sebelum RUPS dimulai. secara prudent. Pemegang saham menjalankan
g. Kesempatan untuk mengajukan pertanyaan tanggung jawabnya sesuai dengan ketentuan
atau pendapat yang relevan dengan mata yang berlaku, selaras dengan prinsip kehati-hatian
acara RUPS pada setiap pembahasan mata dan tujuan jangka panjang Bank.
acara RUPS.
2. Hak lainnya: Dalam penerapan tata kelola yang baik, pemegang
a. Menerima pembayaran Dividen dan sisa saham menghormati independensi struktur
kekayaan hasil likuidasi sesuai dengan tata kelola dan manajemen BSI dengan tidak
ketentuan yang berlaku. melakukan intervensi terhadap pengambilan
b. Pemindahan hak atas saham sesuai keputusan strategis maupun operasional.
ketentuan yang berlaku dan Anggaran Pemegang saham menghindari benturan
Dasar kepentingan serta tidak mengambil keuntungan
c. Kesempatan untuk turut serta dalam pribadi atau kelompok tertentu, termasuk dalam
penambahan modal disetor Perseroan proses pengangkatan dan pemberhentian
sesuai dengan ketentuan yang berlaku. anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan
d. Menerima informasi Perusahaan yang Pengawas Syariah. BSI juga memastikan
oleh peraturan perundang-undangan pemenuhan dan perlindungan hak pemegang
diwajibkan untuk disampaikan dan/atau saham, termasuk pemegang saham minoritas,
diumumkan kepada publik. melalui keterbukaan informasi keuangan,
e. Mendapatkan perlakuan yang sama dari perlakuan yang adil dalam aksi korporasi, hak
BSI. suara dalam RUPS, serta kebijakan dividen yang
f. Melaksanakan hak dan/atau kewenangan ditetapkan sesuai dengan keputusan RUPS dan
lainnya berdasarkan Anggaran Dasar BSI ketentuan regulator di bawah pengawasan OJK.
dan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
LAPORAN TAHUNAN 2025
325
Page 328
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) 2. Mata acara rapat wajib diungkapkan secara
merupakan organ tertinggi dalam struktur tata jelas dan rinci.
kelola BSI yang memiliki kewenangan yang tidak 3. Dalam hal terdapat perubahan mata acara
dilimpahkan kepada Dewan Komisaris maupun rapat, Perseroan wajib menyampaikan
Direksi sesuai dengan ketentuan peraturan perubahan mata acara dimaksud kepada OJK
perundang-undangan yang berlaku. Melalui paling lambat pada saat pemanggilan RUPS.
RUPS, pemegang saham menjalankan haknya
dalam pengambilan keputusan strategis, antara Pengumuman RUPS
lain persetujuan laporan tahunan, pengangkatan 1. Perseroan wajib melakukan pengumuman
dan pemberhentian anggota Dewan Komisaris, RUPS kepada pemegang saham paling
Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah, penetapan lambat 14 (empat belas) hari kalender
kebijakan dividen, serta persetujuan atas aksi sebelum pemanggilan RUPS dengan tidak
korporasi yang bersifat material. RUPS menjadi memperhitungkan tanggal pengumuman
forum utama untuk memastikan akuntabilitas, dan tanggal pemanggilan.
transparansi, serta keselarasan antara kepentingan 2. Pengumuman RUPS paling kurang memuat:
pemegang saham dan strategi jangka panjang a. Ketentuan pemegang saham yang berhak
serta tujuan keberlanjutan Bank. hadir dalam RUPS.
b. Ketentuan pemegang saham yang berhak
Proses Penyelenggaraan RUPS mengusulkan mata acara rapat.
RUPS terdiri atas RUPS Tahunan dan RUPS Luar c. Tanggal penyelenggaraan RUPS.
Biasa. RUPS Tahunan wajib diselenggarakan d. Tanggal pemanggilan RUPS.
setiap tahun paling lambat 6 (enam) bulan e. Informasi bahwa Perseroan
setelah berakhirnya tahun buku, sesuai dengan menyelenggarakan RUPS karena adanya
ketentuan yang berlaku. Sementara itu, RUPS permintaan dari pemegang saham atau
Luar Biasa dapat diselenggarakan setiap waktu Dewan Komisaris, jika RUPS diselenggarakan
apabila diperlukan untuk kepentingan Perseroan. atas permintaan pemegang saham atau
Dewan Komisaris.
Tempat RUPS 3. Pengumuman RUPS kepada pemegang
1. RUPS wajib dilakukan di wilayah Republik saham paling kurang melalui situs web
Indonesia. penyedia e-RUPS, situs web bursa efek dan
2. Perseroan wajib menentukan t e m p a t situs web Perseroan dalam Bahasa Indonesia
dan waktu penyelenggaraan RUPS. dan Bahasa Inggris.
3. Tempat penyelenggaraan RUPS wajib
dilakukan di: Usulan Mata Acara RUPS
a. Tempat kedudukan Perseroan. Usulan mata acara RUPS dapat diajukan dengan
b. Tempat Perseroan melakukan kegiatan ketentuan sebagai berikut:
usaha utamanya. 1. Pemegang saham dapat mengusulkan mata
c. Ibukota provinsi dimana tempat kedudukan acara rapat secara tertulis kepada Direksi
atau tempat kegiatan usaha utama paling lambat 7 (tujuh) hari kalender sebelum
Perseroan. pemanggilan RUPS.
d. Provinsi tempat kedudukan Bursa Efek 2. Pemegang saham yang dapat mengusulkan
dimana saham Perseroan dicatatkan. mata acara rapat adalah:
a. Pemegang saham Seri A Dwiwarna.
Pemberitahuan RUPS b. 1 (satu) pemegang saham atau lebih yang
1. Perseroan wajib terlebih dahulu menyampaikan mewakili 1/20 (satu per dua puluh) atau
pemberitahuan mata acara rapat kepada lebih dari jumlah seluruh saham dengan
OJK paling lambat 5 (lima) hari kerja hak suara.
sebelum pengumuman RUPS, dengan tidak
memperhitungkan tanggal pengumuman
RUPS.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
326 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 329
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
Pemanggilan RUPS
1. Perseroan wajib melakukan pemanggilan kepada pemegang saham paling lambat 21 (dua puluh
satu) hari kalender sebelum tanggal penyelenggaraan RUPS, dengan tidak memperhitungkan
tanggal pemanggilan dan tanggal penyelenggaraan RUPS.
2. Pemanggilan RUPS kepada pemegang saham paling kurang melalui situs web penyedia e-RUPS,
situs web bursa efek dan situs web Perseroan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
PELAKSANAAN RUPS SEPANJANG TAHUN 2025
Perseroan menyelenggarakan RUPS, yaitu RUPS Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada tanggal
16 Mei 2025.
Perseroan menyelenggarakan RUPST tahun 2025 untuk tahun buku 2024 dengan dihadiri oleh
pemegang saham secara fisik dan elektronik.
Bagi pemegang saham yang hadir secara elektronik, Perseroan menyediakan fasilitas secara elektronik
melalui fasilitas penyedia e-RUPS KSEI Electronic General Meeting System (eASY.KSEI) dalam tautan
https://akses.ksei.co.id/, sehingga Pemegang saham yang hadir secara online tetap mempunyai hak yang
sama untuk dapat menyampaikan hak suaranya.
Proses Penyelenggaraan
RUPST Tahun Buku 2024
Tanggal dan Waktu Jumat, 16 Mei 2025
15:07 – 16:54 WIB
Lokasi Aryanusa Ballroom Menara Danareksa Lantai 2, Jalan Medan Merdeka Selatan No.14,
Jakarta Pusat
Kuorum Rapat tersebut telah dihadiri sejumlah 43.727.328.093 saham yang memiliki hak suara
yang sah atau 94,7930402% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah
dikeluarkan oleh Perseroan.
Pimpinan Rapat Muliaman D. Hadad
Kehadiran Direksi, Dewan DIREKSI
Komisaris dan Dewan Plt. Direktur Utama: Bob Tyasika Ananta
Pengawas Syariah Direktur Compliance & Human Capital: Tribuana Tunggadewi
Direktur Sales & Distribution: Anton Sukarna
Direktur Finance & Strategy: Ade Cahyo Nugroho
Direktur Wholesale Transaction Banking: Zaidan Novari
Direktur Risk Management: Grandhis Helmi Harumansyah
Direktur Retail Banking: Harry Gusti Utama
DEWAN KOMISARIS
Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Muliaman D. Hadad
Wakil Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Adiwarman Azwar Karim
Komisaris Independen: Komaruddin Hidayat
Komisaris Independen: Mohamad Nasir
Komisaris Independen: Felicitas Tallulembang
Komisaris: Suyanto
Komisaris: Masduki Baidlowi
Komisaris: Abu Rokhmad
Komisaris: Fauzi
Komisaris: Nazaruddin
LAPORAN TAHUNAN 2025
327
Page 330
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Ketua: Prof. Dr. K.H. Hasanudin, M.Ag
Anggota: Dr.K.H. Mohamad Hidayat, MBA, MH.
Anggota: Dr. H. Oni Sahroni, MA
Anggota: Prof. Dr. Jaih Mubarok, SE., M.H., M.Ag.
Anggota: Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A.
Jumlah pemegang Dalam Rapat tersebut Pemegang Saham dan/atau kuasanya diberikan kesempatan
saham yang mengajukan untuk mengajukan pertanyaan dan/atau memberikan pendapat terkait mata acara
pertanyaan dan/atau Rapat. Pada Mata Acara Pertama hingga Mata Acara Kedelapan tidak terdapat
pendapat pertanyaan dan/atau pendapat dari Pemegang Saham.
Mekanisme pengambilan Pengambilan keputusan dalam Rapat dilakukan secara musyawarah untuk mufakat
keputusan Rapat melalui mekanisme pemungutan suara (voting). Untuk mata acara Rapat Kelima tidak
diambil keputusan dikarenakan hanya bersifat laporan
Pihak Independen Penghitungan suara untuk dasar pengambilan keputusan Rapat dilakukan oleh
untuk melakukan PT Datindo Entrycom selaku Biro Administrasi Efek Perseroan dan validasinya
perhitungan kuorum dilaksanakan oleh Ashoya Ratam, SH., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta
dan pemungutan suara Selatan.
keputusan Rapat
Tahapan Pelaksanaan
Tanggal
Kegiatan Keterangan
Pelaksanaan
Pemberitahuan 24 Maret 2025 Pemberitahuan mata acara Rapat kepada OJK dilakukan 5 (lima) hari kerja
Mata Acara Rapat sebelum pengumuman Rapat, dengan tidak memperhitungkan tanggal
kepada OJK Pengumuman Rapat.
Pengumuman 9 April 2025 1. Pengumuman Rapat dilakukan 14 hari sebelum Pemanggilan Rapat,
Rapat dengan tidak memperhitungkan tanggal Pengumuman dan tanggal
Pemanggilan.
2. Diumumkan pada:
a. Situs web penyedia fasilitas eASY.KSEI (bahasa Indonesia dan bahasa
Inggris);
b. Situs web PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) dan Perseroan (bahasa
Indonesia dan bahasa Inggris).
3. Bukti Pengumuman disampaikan kepada OJK dan BEI pada hari yang
sama (e-reporting via IDX-net).
Recording Date 23 April 2025 1 (satu) hari kerja sebelum Pemanggilan Rapat.
Daftar Pemegang
Saham yang berhak
hadir dalam Rapat
Pemanggilan Rapat 24 April 2025 1. Pemanggilan Rapat dilakukan 21 hari sebelum Rapat, dengan tidak
dan informasi memperhitungkan tanggal Pemanggilan dan tanggal Rapat.
penjelasan mata 2. Diumumkan pada:
acara Rapat a. Situs web penyedia fasilitas eASY.KSEI (bahasa Indonesia dan bahasa
Inggris);
b. Situs web BEI dan Perseroan (bahasa Indonesia dan bahasa Inggris).
3. Bukti Pemanggilan disampaikan kepada OJK dan BEI pada hari yang
sama (e-reporting via IDX-net).
Pelaksanaan Rapat 16 Mei 2025 Rapat dilaksanakan secara fisik dan elektronik melalui konferensi video
Tayangan RUPS (termasuk dengan peserta Rapat yang tidak hadir secara
fisik), sehingga seluruh peserta Rapat dapat saling melihat, mendengar,
dan mengikuti secara langsung serta berpartisipasi dalam Rapat.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
328 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 331
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
Tanggal
Kegiatan Keterangan
Pelaksanaan
Ringkasan Risalah 20 Mei 2025 1. Ringkasan Risalah Rapat dilakukan dalam 1 (satu) hari kerja setelah
Rapat pelaksanaan Rapat.
2. Diumumkan pada:
a. Situs web penyedia fasilitas eASY.KSEI (bahasa Indonesia dan Bahasa
Inggris);
b. Situs web BEI dan Perseroan (bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris).
3. Bukti Pengumuman disampaikan kepada OJK dan BEI pada hari yang
sama (e-reporting via IDX-net).
Risalah/Berita Acara 13 Juni 2025 Risalah Rapat wajib disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan paling
Rapat lambat 30 (tiga puluh) hari setelah RUPS diselenggarakan.
Keputusan RUPST Tahunan 2025
Mata Acara Rapat Pertama
Mata Acara Persetujuan Laporan Tahunan dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris serta
Meeting Agenda Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 termasuk memberikan pembebasan dan pelunasan tanggung jawab
sepenuhnya (volledig acquit et de charge) terhadap seluruh anggota Direksi dan anggota
Dewan Komisaris Perseroan sehubungan dengan pengurusan dan pengawasan Perseroan
yang telah dijalankan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024,
sepanjang aktivitas tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan.
Jumlah Tidak terdapat pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang mengajukan
Pemegang Saham pertanyaan dan/atau memberikan pendapat (nihil).
yang mengajukan
pertanyaan dan/
atau memberikan
pendapat
Hasil Setuju (termasuk
Pemungutan satu saham seri A Abstain Tidak Setuju Total Setuju
Suara Dwiwarna)
Voting Results
43.549.016.852 suara 171.349.553 suara 6.961.688 suara 43.720.366.405 suara
atau 99,5922201% atau 0,3918592% atau 0,0159207% atau 99,9840793%
dari seluruh saham dari seluruh saham dari seluruh saham dari seluruh saham
dengan hak suara dengan hak suara dengan hak suara dengan hak suara
yang hadir dalam yang hadir dalam yang hadir dalam yang hadir dalam
Rapat. Rapat. Rapat. Rapat.
Sesuai Anggaran Dasar Perseroan dan POJK 15/2020, suara Abstain dianggap memberikan
suara yang sama dengan suara mayoritas pemegang saham yang mengeluarkan suara.
Keputusan Mata 1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan
Acara Rapat Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
Pertama dan mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi,
Rianto & Rekan yang semula bernama Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana,
Rintis & Rekan (firma anggota jaringan PricewaterhouseCoopers Global), sesuai laporannya
No.00019/2.1457/AU.1/07/0229-1/1/II/2025 tanggal 4 Februari 2025, dengan opini wajar dalam
semua hal yang material.
2. Dengan telah disetujuinya Laporan Tahunan Perseroan, termasuk Laporan Tugas
Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 serta disahkannya Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, maka Rapat Umum Pemegang Saham
memberikan pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit
et de charge) kepada seluruh anggota Direksi atas tindakan pengurusan Perseroan dan
kepada Dewan Komisaris atas tindakan pengawasan Perseroan yang telah dijalankan
selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, sejauh tindakan tersebut
bukan merupakan tindak pidana dan tercermin dalam laporan-laporan tersebut diatas.
Realisasi Telah direalisasikan.
LAPORAN TAHUNAN 2025
329
Page 332
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
Mata Acara Rapat Kedua
Mata Acara Persetujuan penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024.
Jumlah Tidak terdapat pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang mengajukan
Pemegang Saham pertanyaan dan/atau memberikan pendapat (nihil).
yang mengajukan
pertanyaan dan/
atau memberikan
pendapat
Hasil Setuju (termasuk
Pemungutan satu saham seri A Abstain Tidak Setuju Total Setuju
Suara Dwiwarna)
43.556.184.234 suara 171.143.859 suara 0 suara atau 0% 43.727.328.093
atau 99,6086112% atau 0,3913888% dari seluruh saham suara atau 100%
dari seluruh saham dari seluruh saham dengan hak suara dari seluruh saham
dengan hak suara dengan hak suara yang hadir dalam dengan hak suara
yang hadir dalam yang hadir dalam Rapat. yang hadir dalam
Rapat. Rapat. Rapat.
Sesuai Anggaran Dasar Perseroan dan POJK 15/2020, suara Abstain dianggap memberikan
suara yang sama dengan suara mayoritas pemegang saham yang mengeluarkan suara.
Keputusan Mata Menyetujui penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk tahun buku 2024 sebesar
Acara Rapat Rp7.005.888.311.206,00,- (tujuh triliun lima miliar delapan ratus delapan puluh delapan juta tiga
Kedua ratus sebelas ribu dua ratus enam rupiah), sebagai berikut:
1. Sebesar 20% (dua puluh persen) dari Laba Bersih Perseroan atau sebesar
Rp1.401.177.662.241,00- (satu triliun empat ratus satu miliar seratus tujuh puluh tujuh juta
enam ratus enam puluh dua ribu dua ratus empat puluh satu rupiah) disisihkan sebagai
cadangan wajib Perseroan.
2. Sebesar 15% (lima belas persen) dari Laba Bersih Perseroan atau sebesar
Rp1.050.883.246.681,00- (satu triliun lima puluh miliar delapan ratus delapan puluh tiga
juta dua ratus empat puluh enam ribu enam ratus delapan puluh satu rupiah) ditetapkan
sebagai Dividen, atau sebesar Rp22,781273 (dua puluh dua koma tujuh delapan satu
dua tujuh tiga rupiah) per saham ditetapkan sebagai Dividen Tunai. Pembayarannya
dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Dividen untuk Tahun Buku 2024 dibayarkan secara proporsional kepada setiap
Pemegang Saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada
tanggal pencatatan (recording date).
b. Direksi diberi wewenang dan kuasa dengan hak substitusi untuk melakukan:
i. Penetapan jadwal dan tata cara pembagian yang berkaitan dengan pembayaran
Dividen untuk Tahun Buku 2024 sesuai ketentuan yang berlaku.
ii. Pemotongan pajak Dividen sesuai peraturan perpajakan yang berlaku.
iii. Hal-hal terkait teknis lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku
3. Sebesar 65% (enam puluh lima persen) atau sejumlah Rp4.553.827.402.284,00- (empat
triliun lima ratus lima puluh tiga miliar delapan ratus dua puluh tujuh juta empat ratus dua
ribu dua ratus delapan puluh empat rupiah), digunakan sebagai saldo laba ditahan.
Realisasi Telah direalisasikan.
Mata Acara Rapat Ketiga
Mata Acara Persetujuan penunjukan Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan
Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2025
dan penetapan biaya/honorariumnya.
Jumlah Tidak terdapat pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang mengajukan
Pemegang Saham pertanyaan dan/atau memberikan pendapat (nihil).
yang mengajukan
pertanyaan dan/
atau memberikan
pendapat
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
330 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 333
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
Hasil Pemungutan Setuju (termasuk
Suara satu saham seri A Abstain Tidak Setuju Total Setuju
Dwiwarna)
43.552.288.841 suara 171.144.359 suara 3.894.893 suara 43.723.433.200 suara
atau 99,5997028% atau 0,3913899% atau 0,0089072% atau 99,9910928%
dari seluruh saham dari seluruh saham dari seluruh saham dari seluruh saham
dengan hak suara dengan hak suara dengan hak suara dengan hak suara
yang hadir dalam yang hadir dalam yang hadir dalam yang hadir dalam
Rapat. Rapat. Rapat. Rapat.
Sesuai Anggaran Dasar Perseroan dan POJK 15/2020, suara Abstain dianggap memberikan
suara yang sama dengan suara mayoritas pemegang saham yang mengeluarkan suara.
Keputusan Mata 1. Menyetujui penunjukan Kantor Akuntan Publik Purwanto Susanti dan Surja (firma anggota
Acara Rapat Ernst & Young Global Limited) dan Akuntan Publik Yovita untuk mengaudit Laporan
Ketiga Keuangan Perseroan dan laporan lainnya untuk Tahun Buku 2025.
2. Menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk
melakukan:
a. Penunjukan Kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik untuk melakukan audit
atas Laporan Keuangan Perseroan periode lainnya pada Tahun Buku 2025 untuk tujuan
dan kepentingan Perseroan; dan
b. Penetapan imbalan jasa audit dan persyaratan lainnya bagi Kantor Akuntan Publik
dan/atau Akuntan Publik tersebut pada angka 1 dan 2 huruf a diatas, serta penunjukan
Kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik Pengganti dalam hal Kantor Akuntan
Publik Purwanto Susanti dan Surja (firma anggota Ernst & Young Global Limited) dan/
atau Akuntan Publik Yovita, karena sebab apapun tidak dapat menyelesaikan pemberian
jasa audit Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2025 dan/atau laporan lainnya pada
Tahun Buku 2025, termasuk penetapan imbalan jasa audit dan persyaratan lainnya bagi
Kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik Pengganti tersebut.
Realisasi Telah direalisasikan.
Mata Acara Rapat Keempat
Mata Acara Penetapan tantiem bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan, serta bonus
bagi anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada
31 Desember 2024, dan penetapan gaji anggota Direksi dan honorarium anggota Dewan
Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah, termasuk pemberian fasilitas, benefit dan/atau
tunjangan lainnya untuk tahun buku 2025.
Jumlah Tidak terdapat pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang mengajukan
Pemegang Saham pertanyaan dan/atau memberikan pendapat (nihil).
yang mengajukan
pertanyaan dan/
atau memberikan
pendapat
Hasil Pemungutan Setuju (termasuk
Suara satu saham seri A Abstain Tidak Setuju Total Setuju
Dwiwarna)
43.103.881.375 suara 171.150.059 suara 452.296.659 suara 43.275.031.434 suara
atau 98,5742401% atau 0,3914030% atau 1,0343570% atau 98,9656430%
dari seluruh saham dari seluruh saham dari seluruh saham dari seluruh saham
dengan hak suara dengan hak suara dengan hak suara dengan hak suara
yang hadir dalam yang hadir dalam yang hadir dalam yang hadir dalam
Rapat. Rapat. Rapat. Rapat.
Sesuai Anggaran Dasar Perseroan dan POJK 15/2020, suara Abstain dianggap memberikan
suara yang sama dengan suara mayoritas pemegang saham yang mengeluarkan suara.
LAPORAN TAHUNAN 2025
331
Page 334
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
Keputusan Mata 1. Memberikan wewenang dan kuasa kepada PT Bank Mandiri (Persero), Tbk. selaku
Acara Rapat Pemegang Saham Seri B Terbanyak Perseroan dengan terlebih dahulu berkonsultasi
Keempat kepada Pemegang Saham Seri A Dwiwarna guna menetapkan bagi Anggota Direksi dan
Dewan Komisaris Perseroan:
a. Tantiem atas kinerja Tahun Buku 2024 dan/atau Insentif Jangka Panjang Periode Tahun
2025-2027, sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
b. Gaji/honorarium, tunjangan, dan fasilitas untuk tahun buku 2025.
2. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan dengan terlebih
dahulu mendapatkan persetujuan tertulis dari PT Bank Mandiri (Persero), Tbk. selaku
Pemegang Saham Seri B Terbanyak Perseroan setelah berkonsultasi kepada Pemegang
Saham Seri A Dwiwarna guna menetapkan bagi Anggota Dewan Pengawas Syariah
Perseroan:
a. Bonus atas kinerja Tahun Buku 2024; dan
b. Remunerasi untuk Tahun Buku 2025 dalam rangka pengawasan kegiatan usaha
Perseroan berdasarkan prinsip syariah.
Realisasi Telah direalisasikan.
Mata Acara Rapat Kelima
Mata Acara Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Sukuk
Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank BSI Tahap I Tahun
2024.
Jumlah Pemegang Tidak terdapat pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang mengajukan
Saham yang mengajukan pertanyaan dan/atau memberikan pendapat (nihil).
pertanyaan dan/atau
memberikan pendapat
Hasil Pemungutan Suara Mata Acara ini bersifat laporan yang tidak memerlukan persetujuan RUPS. Oleh
karenanya, Perseroan tidak melakukan pemungutan suara untuk pengambilan
Keputusan Mata Acara
putusan Rapat.
Rapat Kelima
Realisasi Telah direalisasikan.
Mata Acara Rapat Keenam
Mata Acara Persetujuan Pengkinian Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) Perseroan.
Jumlah Tidak terdapat pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang mengajukan
Pemegang Saham pertanyaan dan/atau memberikan pendapat (nihil).
yang mengajukan
pertanyaan dan/
atau memberikan
pendapat
Hasil Pemungutan Setuju (termasuk
Suara satu saham seri A Abstain Tidak Setuju Total Setuju
Dwiwarna)
43.556.183.834 suara 171.144.259 suara 0 suara atau 0% 43.727.328.093
atau 99,6086103% atau 0,3913897% dari seluruh saham suara atau 100%
dari seluruh saham dari seluruh saham dengan hak suara dari seluruh saham
dengan hak suara dengan hak suara yang hadir dalam dengan hak suara
yang hadir dalam yang hadir dalam Rapat. yang hadir dalam
Rapat. Rapat. Rapat.
Sesuai Anggaran Dasar Perseroan dan POJK 15/2020, suara Abstain dianggap memberikan
suara yang sama dengan suara mayoritas pemegang saham yang mengeluarkan suara.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
332 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 335
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
Keputusan Mata 1. Menyetujui Pengkinian Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) sesuai dengan Peraturan
Acara Rapat OJK Nomor 5 Tahun 2024 tentang Penetapan Status Pengawasan dan Penanganan
Keenam Permasalahan Bank Umum sebagaimana yang disampaikan Perseroan kepada OJK.
2. Berkenaan dengan keputusan butir 1, Dewan Komisaris dan Direksi agar melakukan setiap
dan seluruh tindakan yang diperlukan sehubungan dengan pelaksanaan Rencana Aksi
Pemulihan (Recovery Plan) Perseroan, sesuai dengan kewenangannya.
Realisasi Telah direalisasikan.
Mata Acara Rapat Ketujuh
Mata Acara Penetapan Plafon (Limit) Hapus Tagih atas Piutang Pokok Macet yang Telah Dihapusbuku.
Jumlah Tidak terdapat pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang mengajukan
Pemegang Saham pertanyaan dan/atau memberikan pendapat (nihil).
yang mengajukan
pertanyaan dan/
atau memberikan
pendapat
Hasil Pemungutan Setuju (termasuk
Suara satu saham seri A Abstain Tidak Setuju Total Setuju
Dwiwarna)
41.997.944.753 suara 1.729.383.340 suara 0 suara atau 0% 43.727.328.093
atau 96,0450743% atau 3,9549257% dari seluruh saham suara atau 100%
dari seluruh saham dari seluruh saham dengan hak suara dari seluruh saham
dengan hak suara dengan hak suara yang hadir dalam dengan hak suara
yang hadir dalam yang hadir dalam Rapat. yang hadir dalam
Rapat. Rapat. Rapat.
Sesuai Anggaran Dasar Perseroan dan POJK 15/2020, suara Abstain dianggap memberikan
suara yang sama dengan suara mayoritas pemegang saham yang mengeluarkan suara.
Keputusan Mata Menyetujui plafon (limit) hapus tagih piutang pokok macet Perseroan sebesar
Acara Rapat Rp215.000.000.000,00 (dua ratus lima belas miliar rupiah) dengan ketentuan:
Ketujuh 1. Piutang pokok macet telah dihapusbuku, baik sebelum maupun sesudah putusan RUPS
ini.
2. Jumlah plafon (limit) hapus tagih tersebut akan tetap berlaku sampai dengan adanya
penetapan plafon (limit) baru oleh RUPS.
3. Hapus tagih dilakukan berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan yang pelaksanaannya
sesuai dengan Kebijakan dan Prosedur yang berlaku di Perseroan dengan memperhatikan
ketentuan peraturan perundang-undangan.
Realisasi Telah direalisasikan.
Mata Acara Rapat Kedelapan
Mata Acara Persetujuan Perubahan Pengurus Perseroan.
Jumlah Tidak terdapat pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang mengajukan
Pemegang Saham pertanyaan dan/atau memberikan pendapat (nihil).
yang mengajukan
pertanyaan dan/
atau memberikan
pendapat
Hasil Pemungutan Setuju (termasuk
Suara satu saham seri A Abstain Tidak Setuju Total Setuju
Dwiwarna)
41.987.484.290 suara 175.292.159 suara 1.564.551.644 suara 42.162.776.449 suara
atau 96,0211523% atau 0,4008755% atau 3,5779722% atau 96,4220278%
dari seluruh saham dari seluruh saham dari seluruh saham dari seluruh saham
dengan hak suara dengan hak suara dengan hak suara dengan hak suara
yang hadir dalam yang hadir dalam yang hadir dalam yang hadir dalam
Rapat. Rapat. Rapat. Rapat.
Sesuai Anggaran Dasar Perseroan dan POJK 15/2020, suara Abstain dianggap memberikan
suara yang sama dengan suara mayoritas pemegang saham yang mengeluarkan suara.
LAPORAN TAHUNAN 2025
333
Page 336
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
Keputusan Mata 1. Mengukuhkan pemberhentian dengan hormat:
Acara Rapat a. Sdr. Hery Gunardi sebagai Direktur Utama terhitung sejak tanggal 24 Maret 2025;
Ketujuh b. Sdr. Saladin Dharma Nugraha Effendi sebagai Direktur Information Technology
terhitung sejak tanggal 24 Maret 2025.
c. Sdr. Ari Rizaldi sebagai Direktur Treasury & International Banking terhitung sejak
tanggal 25 Maret 2025.
2. Memberhentikan dengan hormat:
a. Sdr. Bob Tyasika Ananta sebagai Wakil Direktur Utama;
b. Sdri. Tribuana Tunggadewi sebagai Direktur Compliance & Human Capital;
c. Sdr. Harry Gusti Utama sebagai Direktur Retail Banking;
d. Sdr. Zaidan Novari sebagai Direktur Wholesale Transaction Banking
e. Sdr. Muliaman D. Hadad sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen;
f. Sdr. Adiwarman Azwar Karim sebagai Wakil Komisaris Utama merangkap Komisaris
Independen;
g. Sdr. Mohamad Nasir sebagai Komisaris Independen;
h. Sdr. Komaruddin Hidayat sebagai Komisaris Independen;
i. Sdr. Suyanto sebagai Komisaris;
j. Sdr. Masduki Baidlowi sebagai Komisaris;
k. Sdr. Fauzi sebagai Komisaris;
l. Sdr. Abu Rokhmad sebagai Komisaris;
m. Sdr. Nazaruddin sebagai Komisaris.
terhitung mulai tanggal penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2024.
3. Mengangkat:
a. Sdr. Anggoro Eko Cahyo sebagai Direktur Utama;
b. Sdr. Bob Tyasika Ananta sebagai Wakil Direktur Utama;
c. Sdr. Firman Nugraha sebagai Direktur Treasury & International Banking;
d. Sdr. Zaidan Novari sebagai Direktur Wholesale Transaction Banking;
e. Sdr. Muharto Hadi Suprapto sebagai Direktur Information Technology;
f. Sdr. Arief Adhi Sanjaya sebagai Direktur Compliance & Human Capital;
g. Sdr. Kemas Erwan Husainy sebagai Direktur Retail Banking;
h. Sdr. Muhadjir Effendy sebagai Komisaris Utama;
i. Sdr. Nizar Ahmad Saputra sebagai Komisaris Independen;
j. Sdr. Muhammad Syafii Antonio sebagai Komisaris Independen;
k. Sdr. Meidy Ferdiansyah sebagai Komisaris;
l. Sdr. Addin Jauharudin sebagai Komisaris Independen;
m. Sdr. Kamaruddin Amin sebagai Komisaris;
n. Sdr. Mochamad Agus Rofiudin sebagai Komisaris.
terhitung mulai tanggal penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 dan akan
berakhir pada penutupan RUPS Tahunan yang ketiga sejak pengangkatannya, yang
diselenggarakan pada tahun 2028, namun dengan tidak mengurangi hak RUPS untuk
memberhentikan sewaktu-waktu sesuai Anggaran Dasar Perseroan.
Penetapan pengangkatan tersebut di atas berlaku efektif sejak mendapatkan
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atas penilaian kelayakan dan kepatutan (fit
and proper test).
4. Memberikan kewenangan dan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk menindaklanjuti
keputusan Rapat terkait pelaporan kepada regulator serta instansi terkait lainnya.
Terhitung mulai tanggal penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2024, susunan pengurus
Perseroan menjadi sebagai berikut:
No. Nama Jabatan
Dewan Komisaris
1. Muhadjir Effendy* Komisaris Utama
2. Felicitas Tallulembang Komisaris Independen
3. Meidy Ferdiansyah* Komisaris
4. Mochamad Agus Rofiudin* Komisaris
5. Kamaruddin Amin* Komisaris
6. Nizar Ahmad Saputra* Komisaris Independen
7. Muhammad Syafii Antonio* Komisaris Independen
8. Addin Jauharudin Komisaris Independen
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
334 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 337
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
Direksi
1. Anggoro Eko Cahyo* Direktur Utama
2, Bob Tyasika Ananta Wakil Direktur Utama
3. Kemas Erwan Husainy* Direktur Retail Banking
4. Muharto Hadi Suprapto Direktur Information Technology
5. Ade Cahyo Nugroho Direktur Finance & Strategy
6. Anton Sukarna Direktur Sales & Distribution
7. Arief Adhi Sanjaya* Direktur Compliance & Human Capital
8. Grandhis Helmi Harumansyah Direktur Risk Management
9. Zaidan Novari Direktur Wholesale Transaction Banking
10. Firman Nugraha* Direktur Treasury & International Banking
Catatan:
* penetapan pengangkatan tersebut berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atas
penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test).
Realisasi Telah direalisasikan.
Proses Penyelenggaraan
RUPSLB 2025
Tanggal dan Waktu Senin, 22 Desember 2025
14.40 - 15.12 WIB
Lokasi Jakarta Pusat, melalui fasilitas Electronic General Meeting System KSEI (“eASY.KSEI”)
dalam tautan https://akses.ksei.co.id/ yang disediakan oleh PT Kustodian Sentral Efek
Indonesia (“KSEI”)
Kuorum Rapat tersebut dihadiri Pemegang Saham dan/atau kuasanya termasuk Saham Seri
A Dwiwarna sejumlah 43.333.480.613 saham yang memiliki hak suara yang sah atau
93,9392492% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan
oleh Perseroan, yaitu berjumlah 46.129.260.138 saham yang terdiri dari 1 saham seri A
Dwiwarna dan 46.129.260.137 saham.
Pimpinan Rapat Muhadjir Effendy
Kehadiran Direksi, DIREKSI
Dewan Komisaris, dan Direktur Utama: Anggoro Eko Cahyo
Dewan Pengawas Plt. Direktur Utama: Bob Tyasika Ananta
Syariah Direktur Sales & Distribution: Anton Sukarna
Direktur Finance & Strategy: Ade Cahyo Nugroho
Direktur Wholesale Transaction Banking: Zaidan Novari
Direktur Risk Management: Grandhis Helmi Harumansyah
Direktur Retail Banking: Kemas Erwan Husaini
Direktur Compliance & Human Capital: Arief Adhi Sanjaya
Direktur Information Technology: Muharto Hadi Suprapto
Direktur Treasury & International Banking: Firman Nugraha
DEWAN KOMISARIS
Komisaris Utama: Muhadjir Effendy
Komisaris Independen: Felicitas Tallulemang
Komisaris: Mochamad Agus Rofjudin
Komisaris: Kamaruddin Amin
Komisaris Independen: Nizar Ahmad Saputra
Komisaris Independen: Addin Jauharudin
Komisaris Independen: Muhammad Syafii Antonio*
Komisaris: Meidy Ferdiansyah*
LAPORAN TAHUNAN 2025
335
Page 338
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Ketua: Prof. Dr. K.H. Hasanudin, M.Ag
Anggota: Dr. K.H. Mohamad Hidayat, MBA, MH
Anggota: Dr. H. Oni Sahroni, MA
Anggota: Prof. Dr. Jaih Mubarok, SE., M.H., M.Ag.
Anggota: Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A.
Jumlah pemegang Dalam Rapat tersebut Pemegang Saham dan/atau kuasanya diberikan kesempatan
saham yang mengajukan untuk mengajukan pertanyaan dan/atau memberikan pendapat terkait mata acara
pertanyaan dan/atau Rapat. Pada Mata Acara Pertama terdapat 1 (satu) pertanyaan namun tidak relevan
pendapat dengan Mata Acara Pertama sedangkan pada Mata Acara Kedua tidak terdapat
pertanyaan atau pendapat dari Pemegang Saham.
Mekanisme pengambilan 1. Pengambilan keputusan dalam Rapat dilakukan secara musyawarah untuk
keputusan Rapat mufakat. Dalam hal musyawarah untuk mufakat tidak tercapai maka keputusan
diambil melalui mekanisme pemungutan suara (voting).
2. Proses pemungutan suara secara elektronik berlangsung di sistem eASY.KSEI.
Pihak Independen Penghitungan suara untuk dasar pengambilan keputusan Rapat dilakukan oleh
untuk melakukan PT Datindo Entrycom selaku Biro Administrasi Efek Perseroan dan validasinya
perhitungan kuorum dilaksanakan oleh Ashoya Ratam, SH., M.Kn., Notaris di Jakarta.
dan pemungutan suara
keputusan Rapat
Tahapan Pelaksanaan
Tanggal
Kegiatan Keterangan
Pelaksanaan
Pemberitahuan Pemberitahuan mata acara Rapat kepada OJK dilakukan 5 (lima) hari
Mata Acara Rapat 5 November 2025 kerja sebelum pengumuman Rapat, dengan tidak memperhitungkan
kepada OJK tanggal Pengumuman Rapat.
1. Pengumuman Rapat dilakukan 14 hari sebelum Pemanggilan Rapat,
dengan tidak memperhitungkan tanggal Pengumuman dan tanggal
Pemanggilan.
2. Diumumkan pada:
Pengumuman a. Situs web penyedia fasilitas eASY.KSEI (bahasa Indonesia dan
13 November 2025
Rapat bahasa Inggris);
b. Situs web PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) dan Perseroan (bahasa
Indonesia dan bahasa Inggris).
3. Bukti Pengumuman disampaikan kepada OJK dan BEI pada hari
yang sama (e-reporting via IDX-net).
Recording Date
Daftar Pemegang
Saham yang 27 November 2025 1 (satu) hari kerja sebelum Pemanggilan Rapat.
berhak hadir
dalam Rapat
1. Pemanggilan Rapat dilakukan 21 hari sebelum Rapat, dengan tidak
memperhitungkan tanggal Pemanggilan dan tanggal Rapat.
Pemanggilan 2. Diumumkan pada:
Rapat dan a. Situs web penyedia fasilitas eASY.KSEI (bahasa Indonesia dan
informasi 28 November 2025 bahasa Inggris);
penjelasan mata b. Situs web BEI dan Perseroan (bahasa Indonesia dan bahasa
acara Rapat Inggris).
3. Bukti Pemanggilan disampaikan kepada OJK dan BEI pada hari yang
sama (e-reporting via IDX-net).
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
336 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 339
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
Tanggal
Kegiatan Keterangan
Pelaksanaan
Rapat dilaksanakan secara fisik dan elektronik melalui konferensi video
Tayangan RUPS (termasuk dengan peserta Rapat yang tidak hadir
secara fisik), sehingga seluruh peserta Rapat dapat saling melihat,
mendengar, dan mengikuti secara langsung serta berpartisipasi dalam
Pelaksanaan
22 Desember 2025 Rapat. Rapat dilaksanakan secara fisik dan elektronik melalui konferensi
Rapat
video Tayangan RUPS (termasuk dengan peserta Rapat yang tidak
hadir secara fisik), sehingga seluruh peserta Rapat dapat saling melihat,
mendengar, dan mengikuti secara langsung serta berpartisipasi dalam
Rapat.
1. Ringkasan Risalah Rapat dilakukan dalam 1 (satu) hari kerja setelah
pelaksanaan Rapat.
2. Diumumkan pada:
a. Situs web penyedia fasilitas eASY.KSEI (bahasa Indonesia dan
Ringkasan Risalah
24 Desember 2025 Bahasa Inggris);
Rapat
b. Situs web BEI dan Perseroan (bahasa Indonesia dan Bahasa
Inggris).
3. Bukti Pengumuman disampaikan kepada OJK dan BEI pada hari
yang sama (e-reporting via IDX-net).
Risalah/Berita Risalah Rapat wajib disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan paling
21 Januari 2026
Acara Rapat lambat 30 (tiga puluh) hari setelah RUPS diselenggarakan.
Keputusan RUPSLB 2025
Mata Acara Rapat Pertama
Mata Acara Rapat Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar
Jumlah Pemegang Saham yang Pada Mata Acara Pertama terdapat 1 (satu) pertanyaan namun tidak relevan
mengajukan pertanyaan dan/ dengan Mata Acara Pertama.
atau memberikan pendapat
Hasil Pemungutan Suara Setuju (termasuk
satu saham seri Abstain Tidak Setuju Total Setuju
A Dwiwarna)
41.683.680.953 26.831.133 suara 1.622.968.526 41.710.512.086
suara atau atau 0,0619178% suara atau suara atau
96,1927830% dari dari seluruh 3,7452993% dari 96,2547007% dari
seluruh saham saham Seri B seluruh saham seluruh saham
Seri B dengan dengan hak suara Seri B dengan Seri B dengan hak
hak suara yang yang hadir dalam hak suara yang suara yang hadir
hadir dalam Rapat hadir dalam dalam Rapat
Rapat Rapat
Sesuai Anggaran Dasar Perseroan dan POJK 15/2020, suara Abstain dianggap
memberikan suara yang sama dengan suara mayoritas pemegang saham yang
mengeluarkan suara.
LAPORAN TAHUNAN 2025
337
Page 340
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
Keputusan Mata Acara Rapat 1. Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan dalam rangka
Pertama penyesuaian dengan peraturan perundang-undangan dan kebijakan antara
lain:
•• Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik
Negara sebagaimana terakhir diubah dengan Undang-Undang Nomor
16 Tahun 2025 tentang Perubahan keempat atas Undang-Undang
Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara;
•• Perubahan Pasal 5 Anggaran Dasar Perseroan mengenai penyesuaian
hak-hak istimewa atas Saham Seri A Dwiwarna milik Negara Republik
Indonesia; dan
•• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 2 Tahun 2024 mengenai
Penerapan Tata Kelola Syariah bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha
Syariah berikut peraturan pelaksanaannya.
2. Menyetujui untuk menyusun kembali seluruh ketentuan dalam Anggaran
Dasar Perseroan dalam suatu kodifikasi utuh sehubungan dengan
perubahan sebagaimana dimaksud pada butir 1, dengan melampirkan
seluruh Anggaran Dasar pada minuta akta notaris.
3. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan dengan
hak substitusi untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan
berkaitan dengan keputusan mata acara Rapat ini, termasuk menyusun
dan menyatakan kembali Anggaran Dasar Perseroan dalam Akta
Notaris, menyampaikan kepada instansi berwenang, memperoleh tanda
penerimaan pemberitahuan dan persetujuan perubahan Anggaran Dasar,
serta melakukan penambahan dan/atau perubahan apabila dipersyaratkan
oleh instansi berwenang.
Realisasi
Mata Acara Rapat Kedua
Mata Acara Rapat Pendelegasian Kewenangan Persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran
Perusahaan Tahun 2026
Jumlah Pemegang Saham Tidak terdapat pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang
yang mengajukan pertanyaan mengajukan pertanyaan dan/atau memberikan pendapat (nihil).
dan/atau memberikan
pendapat
Hasil Pemungutan Suara Setuju (termasuk
satu saham seri A Abstain Tidak Setuju Total Setuju
Dwiwarna)
43.152.860.387 26.829.554 suara 153.790.672 suara 43.179.689.941
suara atau atau 0,0619141% atau 0,3549003% suara atau
99,5831855% dari dari seluruh dari seluruh 99,6450997% dari
seluruh saham saham dengan saham dengan seluruh saham
dengan hak suara hak suara yang hak suara yang dengan hak suara
yang hadir dalam hadir dalam hadir dalam yang hadir dalam
Rapat Rapat Rapat Rapat
Sesuai Anggaran Dasar Perseroan dan POJK 15/2020, suara Abstain dianggap
memberikan suara yang sama dengan suara mayoritas pemegang saham yang
mengeluarkan suara.
Keputusan Mata Acara Rapat Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris dengan terlebih
Pertama dahulu mendapatkan persetujuan tertulis dari Pemegang Saham Seri A
Dwiwarna untuk menyetujui RKAP Perseroan Tahun 2026 termasuk dengan
perubahannya.
Realisasi
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
338 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 341
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
PELAKSANAAN RUPS TAHUNAN 2024 UNTUK TAHUN BUKU 2023 DAN
REALISASINYA
Ringkasan
Pemberitahuan Pengumuman Pemanggilan Pelaksanaan Hasil RUPS
Risalah
Diberitahukan Diumumkan Diumumkan RUPS Tahunan Ringkasan Hasil Rapat
kepada OJK pada tanggal pada tanggal 2024 dilaksanakan Risalah RUPS Umum
pada tanggal 5 April 2024 25 April 2024 pada hari Jumat, Tahunan 2024 Pemegang
28 Maret 2024 melalui website melalui website 17 Mei 2024 diumumkan Saham
Nomor 04/651- Perseroan, Perseroan, bertempat di pada tanggal 21 Tahunan 2024
3/DIR-CSG website KSEI, website KSEI, dan Aryanusa Ballroom Mei 2024 melalui diumumkan
dan website website BEI. Menara Danareksa Website BSI, pada tanggal
BEI. Lt.2, Jalan Medan Website IDX, dan 14 Juni 2024
Merdeka Selatan KSEI melalui Website
No.14, Jakarta BSI
Pusat.
Pihak Independen Penghitung Suara
Penghitungan suara untuk dasar pengambilan keputusan Rapat dilakukan oleh PT Datindo Entrycom
selaku Biro Administrasi Efek dan validasinya dilaksanakan oleh Ashoya Ratam, SH., M.Kn., Notaris di
Jakarta.
Rekapitulasi Kehadiran Pada RUPS Tahunan Tahun Buku 2023
Adapun Dewan Komisaris, Direksi dan DPS yang hadir dalam RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 adalah
sebagai berikut.
No. Nama Jabatan Kehadiran
1. Hery Gunardi Direktur Utama Hadir
2. Bob Tyasika Ananta Wakil Direktur Utama Hadir
3 Ngatari Direktur Retail Banking Hadir
4. Saladin D. Effendi Direktur Information technology Hadir
5. Ade Cahyo Nugroho Direktur Finance & Strategy Hadir
6. Anton Sukarna Direktur Sales & Distribution Hadir
7. Tribuana Tunggadewi Direktur Compliance & Human Capital Hadir
Grandhis Helmi Direktur Risk Management Hadir
8.
Harumansyah
9. Zaidan Novari Direktur Wholesale Transaction Banking Hadir
10. Moh. Adib Direktur Treasury & International Banking Tidak Hadir
11. Muliaman D. Hadad Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Hadir
12. Adiwarman Azwar Karim Wakil Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Hadir
13. Komaruddin Hidayat Komisaris Independen Hadir
14. Mohamad Nasir Komisaris Independen Hadir
15. Suyanto Komisaris Hadir
16. Masduki Baidlowi Komisaris Hadir
17. Imam Budi Sarjito Komisaris Hadir
18. Sutanto Komisaris Hadir
19. Abu Rokhmad Komisaris Hadir
20. Prof. Dr. K.H. Hasanudin, M.Ag Ketua Dewan Pengawas Syariah Hadir
Dr.K.H. Mohamad Hidayat, Anggota Dewan Pengawas Syariah Hadir
21.
MBA, MH
22. Dr. H. Oni Sahroni, MA Anggota Dewan Pengawas Syariah Hadir
Prof. Dr. K.H. Didin Anggota Dewan Pengawas Syariah Hadir
23.
Hafidhuddin, M.Sc
LAPORAN TAHUNAN 2025
339
Page 342
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
Keputusan dan Realisasi RUPS Tahunan Tahun Buku 2023
Agenda Pertama
Persetujuan Laporan Tahunan dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris serta Pengesahan Laporan
Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 termasuk memberikan
pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) terhadap seluruh anggota
Direksi dan anggota Dewan Komisaris Perseroan sehubungan dengan pengurusan dan pengawasan Perseroan
yang telah dijalankan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, sepanjang aktivitas
tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju: 43.669.226.396 suara atau 99,6947192% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat.
Abstain: 102.741.680 suara atau 0,2345543% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat.
Tidak Setuju: 30.980.313 suara atau 0,0707265% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat.
Tidak terdapat pertanyaan atau pendapat dari Pemegang Saham.
Keputusan
1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan
untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan mengesahkan Laporan Keuangan
Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor
Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (firma anggota jaringan PricewaterhouseCoopers Global)
sesuai laporannya No.00026/2.1025/AU.1/07/0222-3/1/I/2024 tanggal 30 Januari 2024, dengan opini wajar dalam
semua hal yang material.
2. Dengan telah disetujuinya Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris
Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 serta disahkannya Laporan
Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, maka Rapat Umum
Pemegang Saham memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit at
de charge) kepada seluruh anggota Direksi atas tindakan pengurusan Perseroan dan kepada Dewan Komisaris
atas tindakan pengawasan Perseroan yang telah dijalankan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023, sejauh tindakan tersebut bukan merupakan tindak pidana, dan tercermin dalam laporan-
laporan tersebut di atas.
Tindak Lanjut: Telah Terealisasi
Agenda Kedua
Persetujuan penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju: 43.700.583.339 suara atau 99,7663056% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Abstain: 102.023.550 suara atau 0,2329148% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat Tidak
Setuju: 341.500 suara atau 0,0007796% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Tidak terdapat pertanyaan atau pendapat dari Pemegang Saham.
Keputusan
Menyetujui penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2023 sebesar Rp5.703.743.109.251,- (lima triliun
tujuh ratus tiga miliar tujuh ratus empat puluh tiga juta seratus sembilan ribu dua ratus lima puluh satu Rupiah),
sebagai berikut:
1. Sejumlah 20% (dua puluh persen) atau sejumlah Rp1.140.748.621.850,- (satu triliun seratus empat puluh miliar
tujuh ratus empat puluh delapan juta enam ratus dua puluh satu ribu delapan ratus lima puluh Rupiah)
disisihkan sebagai cadangan wajib.
2. Sebesar 15% (lima belas persen) atau sejumlah Rp855.561.466.388,- (delapan ratus lima puluh lima miliar lima
ratus enam puluh satu juta empat ratus enam puluh enam ribu tiga ratus delapan puluh delapan Rupiah) atau
sebesar Rp18,5470451 (delapan belas koma lima empat tujuh nol empat lima satu Rupiah) per saham ditetapkan
sebagai Dividen Tunai. Pembayarannya dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:
a) Dividen untuk Tahun Buku 2023 dibayarkan secara proporsional kepada setiap Pemegang Saham yang
namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal pencatatan (recording date).
b) Direksi diberi wewenang dan kuasa dengan hak substitusi untuk melakukan:
•• Penetapan jadwal dan tata cara pembagian yang berkaitan dengan pembayaran Dividen untuk Tahun
Buku 2023 sesuai ketentuan yang berlaku.
•• Pemotongan pajak Dividen sesuai peraturan perpajakan yang berlaku.
•• Hal-hal terkait teknis lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
3. Sebesar 65% (enam puluh lima persen) atau sejumlah Rp3.707.433.021.013,- (tiga triliun tujuh ratus tujuh miliar
empat ratus tiga puluh tiga juta dua puluh satu ribu tiga belas Rupiah) digunakan sebagai saldo laba ditahan.
Tindak Lanjut: Telah Terealisasi
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
340 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 343
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
Agenda Keempat
Penetapan tantiem bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan, serta bonus bagi anggota Dewan
Pengawas Syariah Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2023, dan penetapan gaji anggota
Direksi dan honorarium anggota Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah, termasuk pemberian fasilitas,
benefit dan/atau tunjangan lainnya untuk tahun buku 2024.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju: 43.015.157.594 suara atau 98,2015119% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Abstain: 102.105.607 suara atau 0,2331021% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat Tidak
Setuju: 685.685.188 suara atau 1,5653859% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Tidak terdapat pertanyaan atau pendapat dari Pemegang Saham
Keputusan
1. Memberikan wewenang dan kuasa kepada PT Bank Mandiri (Persero), Tbk. selaku Pemegang Saham Seri B
Terbanyak Perseroan dengan terlebih dahulu berkonsultasi kepada Pemegang Saham Seri A Dwiwarna guna
menetapkan bagi Anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan:
a. Tantiem atas kinerja Tahun Buku 2023 dan/atau Insentif Jangka Panjang Periode Tahun 2024- 2026, sesuai
dengan ketentuan yang berlaku; dan
b. Gaji/honorarium, tunjangan, dan fasilitas untuk tahun buku 2024.
2. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan dengan terlebih dahulu mendapatkan
persetujuan tertulis dari PT Bank Mandiri (Persero), Tbk. selaku Pemegang Saham Seri B Terbanyak Perseroan
setelah berkonsultasi kepada Pemegang Saham Seri A Dwiwarna guna menetapkan bagi Anggota Dewan
Pengawas Syariah:
a. Bonus atas kinerja Tahun Buku 2023; dan
b. Remunerasi untuk Tahun Buku 2024 dalam rangka pengawasan kegiatan usaha Perseroan berdasarkan
prinsip syariah.
Tindak Lanjut: Telah Terealisasi
Agenda Kelima
Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih
Dahulu I (“PMHMETD I”).
Hasil Pemungutan Suara
Mata Acara ini bersifat laporan. Oleh karenanya, Perseroan tidak melakukan pemungutan suara untuk pengambilan
putusan Rapat.
Tidak terdapat pertanyaan atau pendapat dari Pemegang Saham.
Keputusan
Mata Acara ini bersifat laporan. Oleh karenanya, Perseroan tidak melakukan pemungutan suara untuk pengambilan
putusan Rapat.
Tindak Lanjut: Telah Terealisasi
Agenda Keenam
Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju*: 41.728.719.882 suara atau 95,2646372% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Abstain: 102.027.250 suara atau 0,2329232% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Tidak Setuju: 1.972.201.257 suara atau 4,5024395% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
*Termasuk 1 (satu) Saham Seri A Dwiwarna sesuai dengan hak Istimewa yang dimiliki oleh Pemegang Saham Seri A Dwiwarna.
Tidak terdapat pertanyaan atau pendapat dari Pemegang Saham.
Keputusan
1. Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan antara lain dalam rangka penyesuaian dengan peraturan
perundang– undangan: (a) Undang- Undang Nomor 4 Tahun 2023 tanggal 12 Januari 2023 tentang
Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan; (b) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun
2023 tanggal 14 September 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum; (c) Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 2 Tahun 2024 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum Syariah dan/atau Unit Usaha
Syariah; dan (d) peraturan terkait lainnya.
2. Menyetujui untuk menyusun kembali seluruh ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan sehubungan
dengan perubahan sebagaimana dimaksud pada butir 1 (satu) tersebut di atas yang lampiran seluruh anggaran
dasarnya sebagaimana dilekatkan pada minuta akta notaris.
LAPORAN TAHUNAN 2025
341
Page 344
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
3. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk melakukan segala
tindakan yang diperlukan berkaitan dengan keputusan Rapat, termasuk namun tidak terbatas pada menyusun
dan menyatakan kembali seluruh Anggaran Dasar Perseroan dalam suatu Akta Notaris, menyesuaikan
perubahan Anggaran Dasar Perseroan jika hal tersebut dipersyaratkan oleh instansi yang berwenang dan
menyampaikan kepada instansi yang berwenang untuk mendapatkan persetujuan dan tanda penerimaan
pemberitahuan perubahan Anggaran Dasar Perseroan, serta melakukan segala sesuatu yang dipandang perlu
dan berguna untuk keperluan tersebut dengan tidak ada satupun yang dikecualikan.
Tindak Lanjut: Telah Terealisasi
Agenda Ketujuh
Persetujuan Perubahan Pengurus Perseroan.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju: 41.781.044.082 suara atau 95,3840908% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Abstain: 102.028.550 suara atau 0,2329262% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Tidak Setuju: 1.919.875.757 suara atau 4,3829829% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Tidak terdapat pertanyaan atau pendapat dari Pemegang Saham.
Keputusan
1. Memberhentikan dengan hormat:
a. Hery Gunardi sebagai Direktur Utama Perseroan;
b. Ngatari sebagai Direktur Retail Banking Perseroan;
c. Tribuana Tunggadewi sebagai Direktur Compliance & Human Capital Perseroan;
d. Ade Cahyo Nugroho sebagai Direktur Finance & Strategy Perseroan;
e. Anton Sukarna sebagai Direktur Sales & Distribution Perseroan;
f. Moh Adib sebagai Direktur Treasury & International Banking Perseroan;
g. Adiwarman Azwar Karim sebagai Wakil Komisaris Utama Merangkap Komisaris Independen Perseroan;
h. Suyanto sebagai Komisaris Perseroan;
i. Masduki Baidlowi sebagai Komisaris Perseroan;
j. Imam Budi Sarjito sebagai Komisaris Perseroan;
k. Sutanto sebagai Komisaris Perseroan;
l. Komaruddin Hidayat sebagai Komisaris Independen Perseroan;
m. Hasanudin sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah Perseroan;
n. Mohamad Hidayat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan;
o. Oni Sahroni sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah;
p. Didin Hafidhuddin sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah;
terhitung mulai tanggal penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 dengan ucapan terima kasih atas
sumbangan tenaga dan pikiran yang diberikan selama menjabat menjadi anggota Direksi, anggota Dewan
Komisaris dan anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan.
2. Mengangkat kembali untuk periode kedua:
a. Hery Gunardi sebagai Direktur Utama Perseroan;
b. Tribuana Tunggadewi sebagai Direktur Compliance & Human Capital Perseroan;
c. Ade Cahyo Nugroho sebagai Direktur Finance & Strategy Perseroan;
d. Anton Sukarna sebagai Direktur Sales & Distribution Perseroan;
e. Adiwarman Azwar Karim sebagai Wakil Komisaris Utama Merangkap Komisaris Independen Perseroan;
f. Suyanto sebagai Komisaris Perseroan;
g. Masduki Baidlowi sebagai Komisaris Perseroan;
h. Komaruddin Hidayat sebagai Komisaris Independen Perseroan;
i. Hasanudin sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah Perseroan;
j. Mohamad Hidayat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan;
k. Oni Sahroni sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah;
terhitung mulai tanggal penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 dan akan berakhir pada penutupan
RUPS Tahunan yang ketiga sejak pengangkatannya, yang diselenggarakan pada tahun 2027, namun dengan
tidak mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu sesuai Anggaran Dasar Perseroan.
3. Mengukuhkan pemberhentian dengan hormat M. Arief Rosyid Hasan sebagai Komisaris Independen Perseroan
terhitung sejak tanggal 6 November 2023 dengan ucapan terima kasih atas sumbangan tenaga dan pikiran
yang diberikan selama menjabat menjadi anggota Dewan Komisaris Perseroan.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
342 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 345
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
4. Mengangkat:
a. Harry Gusti Utama sebagai Direktur Retail Banking Perseroan;
b. Ari Rizaldi sebagai Direktur Treasury & International Banking Perseroan;
c. Fauzi sebagai Komisaris Perseroan;
d. Nazaruddin sebagai Komisaris Perseroan;
e. Felicitas Tallulembang sebagai Komisaris Independen Perseroan;
f. Jaih Mubarok sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan;
g. Abdul Ghofur Maimoen sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan;
terhitung mulai tanggal penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 dan akan berakhir pada penutupan
RUPS Tahunan yang ketiga sejak pengangkatannya, yang diselenggarakan pada tahun 2027, namun dengan
tidak mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu sesuai Anggaran Dasar Perseroan.
Penetapan pengangkatan tersebut di atas berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa
Keuangan atas penilaian kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).
5. Memberikan kewenangan dan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk menindaklanjuti keputusan Rapat terkait
pelaporan kepada regulator serta instansi terkait lainnya.
Terhitung mulai tanggal penutupan RUPST Tahunan Tahun Buku 2023, susunan pengurus Perseroan menjadi
sebagai berikut:
DEWAN KOMISARIS
Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen : Muliaman D. Hadad
Wakil Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen : Adiwarman Azwar Karim
Komisaris : Suyanto
Komisaris : Masduki Baidlow
Komisaris : Abu Rokhmad
Komisaris lndependen : Komaruddin Hidayat
Komisaris lndependen : Mohamad Nasir
Komisaris : Fauzi*
Komisaris : Nazaruddin*
Komisaris lndependen : Felicitas Tallulembang*
DIREKSI
Direktur Utama : Hery Gunardi
Wakil Direktur Utama : Bob Tyasika Ananta
Direktur Compliance & Human Capital : Tribuana Tunggadewi
Direktur Finance & Strategy : Ade Cahyo Nugroho
Direktur Sales & Distribution : Anton Sukarna
Direktur Wholesale Transaction Banking : Zaidan Novari
Direktur Information Technology : Saladin D. Effendi
Direktur Risk Management : Grandhis Helmi Harumansyah
Direktur Retail Banking : Harry Gusti Utama*
Direktur Treasury & International Banking : Ari Rizaldi*
DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Ketua : Prof. Dr. K.H. Hasanudin, M.Ag
Anggota : Dr. H. Mohamad Hidayat, M.B.A, M.H
Anggota : Dr. H. Oni Sahroni, M.A
Anggota : Prof. Dr. Jaih Mubarok, S.E., M.H., M.Ag*
Anggota : Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A*
Catatan:
*Penetapan pengangkatan tersebut berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atas penilaian
kemampuan dan kepatutan (fit and proper test).
Tindak Lanjut: Telah Terealisasi
Keputusan RUPS pada Tahun Buku dan 1 (Satu) Tahun Sebelum Tahun Buku yang Direalisasikan
pada Tahun Buku
Seluruh keputusan RUPS Tahun Buku 2023 telah terealisasi pada tahun 2024 dan RUPS Tahun Buku 2022
telah terealisasi pada tahun 2023. Sehingga tidak terdapat keputusan RUPS Tahun Buku 2023 dan RUPS
Tahun Buku 2022 yang belum direalisasikan pada tahun 2024.
LAPORAN TAHUNAN 2025
343
Page 346
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DEWAN KOMISARIS
Dewan Komisaris berperan sebagai organ pengawas yang menjalankan fungsi pengawasan strategis
serta pemberian nasihat kepada Direksi secara kolektif. Peran ini mencakup pengawasan atas arah
kebijakan, kinerja, dan pengelolaan Perseroan, sekaligus memastikan bahwa penerapan tata kelola
perusahaan yang baik dijalankan secara konsisten di seluruh tingkat dan struktur organisasi BSI. Dalam
melaksanakan fungsinya, Dewan Komisaris diangkat oleh dan bertanggung jawab kepada RUPS.
Akuntabilitas tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan pengawasan yang efektif dan independen
terhadap pengelolaan Perseroan, sebagai bagian dari komitmen BSI untuk menjunjung tinggi prinsip-
prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
DASAR PENGANGKATAN DEWAN KOMISARIS
Pengangkatan anggota Dewan Komisaris dilakukan melalui RUPS sesuai dengan Anggaran Dasar
Perseroan serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pengangkatan Dewan
Komisaris berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan OJK melalui penilaian kemampuan dan
kepatutan serta pemenuhan ketentuan regulator lainnya.
KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS
Berdasarkan Keputusan RUPST tanggal 16 Mei 2025, komposisi Dewan Komisaris berubah menjadi
sebanyak 8 (delapan) anggota yang terdiri dari 1 (satu) Komisaris Utama, 3 (tiga) Komisaris dan 4 (empat)
Komisaris Independen, sehingga komposisi Dewan Komisaris per 31 Desember 2025 adalah sebagai
berikut:
Komposisi Dewan Komisaris Per 31 Desember 2025
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif Periode
RUPS Tahunan
Muhadjir Effendy Komisaris Utama 1 September 2025 2025 - 2028
tanggal 16 Mei 2025
RUPS Tahunan Efektif setelah mendapat
Meidy Ferdiansyah Komisaris 2025 - 2028
tanggal 16 Mei 2025 persetujuan OJK
Mochamad Agus RUPS Tahunan
Komisaris 12 Desember 2025 2025 - 2028
Rofiudin tanggal 16 Mei 2025
RUPS Tahunan
Kamaruddin Amin Komisaris 12 Desember 2025 2025 - 2028
tanggal 16 Mei 2025
RUPS Tahunan
Felicitas Tallulembang Komisaris Independen 10 Desember 2024 2024 - 2027
tanggal 17 Mei 2024
RUPS Tahunan
Nizar Ahmad Saputra Komisaris Independen 12 Desember 2025 2025 - 2028
tanggal 16 Mei 2025
Muhammad Syafii RUPS Tahunan Efektif setelah mendapat
Komisaris Independen 2025 - 2028
Antonio tanggal 16 Mei 2025 persetujuan OJK
RUPS Tahunan Efektif setelah mendapat
Addin Jauharudin Komisaris Independen 2025 - 2028
tanggal 16 Mei 2025 persetujuan OJK
PEDOMAN TATA TERTIB KERJA (BOARD CHARTER) DEWAN KOMISARIS
Dalam menjalankan kewenangan dan tanggung jawabnya, Dewan Komisaris berpedoman pada
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris (Board of Commissioners Charter). Charter ini menjadi
acuan kerja yang mengikat seluruh anggota Dewan Komisaris dalam melaksanakan fungsi pengawasan
dan pemberian nasihat secara efektif, efisien, transparan, independen, dan profesional.
Charter Dewan Komisaris disusun dan ditetapkan dengan mengacu pada ketentuan Bank Indonesia
dan OJK, serta ditinjau dan diperbarui secara berkala sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
344 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 347
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DEWAN KOMISARIS
regulasi. Ketentuan tersebut dituangkan dalam Yang dapat diangkat sebagai anggota Dewan
Keputusan Dewan Komisaris Perseroan No. DEC. Komisaris adalah orang perseorangan yang
COM/001/2021. Keberadaan Charter ini diharapkan memenuhi persyaratan pada saat diangkat dan
dapat memperjelas peran, tugas, dan mekanisme selama menjabat:
kerja Dewan Komisaris, sehingga pelaksanaan a. Mempunyai akhlak, moral dan integritas yang
fungsi pengawasan menjadi lebih terarah dan baik;
optimal, sekaligus menjadi salah satu instrumen b. Cakap melakukan perbuatan hukum;
dalam penilaian kinerja Dewan Komisaris. c. Dalam waktu 5 (lima) tahun sebelum
pengangkatan dan selama menjabat:
Charter Dewan Komisaris mengatur berbagai 1) Tidak pernah dinyatakan pailit;
aspek terkait Dewan Komisaris, antara lain sebagai 2) Tidak pernah menjadi anggota Direksi
berikut: dan/atau anggota Dewan Komisaris yang
1. Ketentuan Umum dinyatakan bersalah menyebabkan suatu
2. Struktur Dewan Komisaris Perusahaan dinyatakan pailit;
3. Tugas Dewan Komisaris 3) Tidak pernah dihukum karena melakukan
4. Kewajiban Dewan Komisaris tindak pidana yang merugikan keuangan
5. Hak dan Wewenang Dewan Komisaris negara dan/atau yang berkaitan dengan
6. Informasi Kerahasiaan Bank dan Benturan sektor keuangan; dan
Kepentingan (Conflict of Interest) 4) Tidak pernah menjadi anggota Direksi
7. Komite-komite dan Lembaga penunjang dan/atau anggota Dewan Komisaris yang
lainnya selama menjabat:
8. Jenis dan Kuorum Rapat i. Pernah tidak menyelenggarakan RUPS
9. Peserta Tamu Rapat Dewan Komisaris tahunan;
10. Pimpinan Rapat ii. Pertanggungjawabannya sebagai
11. Bahan Rapat anggota Direksi dan/atau anggota
12. Keputusan Rapat Dewan Komisaris pernah tidak
13. Risalah Rapat diterima oleh RUPS atau pernah tidak
14. Penyelenggaraan Rapat memberikan pertanggungjawaban
15. Sekretaris Dewan Komisaris sebagai anggota Direksi dan/atau
16. Pembidangan Tugas Rutin anggota Dewan Komisaris kepada RUPS;
17. Waktu Kerja Komisaris dan
18. Penandatanganan Dokumen iii. Pernah menyebabkan perusahaan yang
19. Perjalanan Dinas memperoleh izin, persetujuan, atau
20. Pendidikan Berkelanjutan pendaftaran dari OJK tidak memenuhi
21. Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris kewajiban menyampaikan laporan
22. Perubahan tahunan dan/atau laporan keuangan
23. Penutup kepada OJK.
d. Memiliki komitmen untuk mematuhi
peraturan perundang-undangan;
KRITERIA ANGGOTA DEWAN e. Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di
KOMISARIS (TERMASUK KOMISARIS bidang yang dibutuhkan Perseroan;
INDEPENDEN) f. Khusus untuk Komisaris Independen
i. bukan merupakan Direktur Utama dan
Persyaratan anggota Dewan Komisaris, wajib anggota Direksi yang membawahkan
memenuhi ketentuan: fungsi pengawasan atau Pejabat Eksekutif
a. Undang-Undang Perseroan Terbatas; yang melakukan fungsi pengawasan pada
b. Peraturan perundang-undangan di bidang Perseroan dalam waktu 6 (enam) bulan
pasar modal; terakhir,
c. Peraturan perundang-undangan di bidang ii. bukan merupakan Direksi atau Pejabat
Perbankan Syariah; dan Eksekutif yang mempunyai hubungan
d. Peraturan perundang-undangan lain yang dengan Perseroan dalam waktu 1 (satu)
berlaku yang terkait dengan kegiatan usaha tahun terakhir dan/atau,
Perseroan. iii. bukan merupakan Komisaris Non
Independen pada Perseroan atau kelompok
LAPORAN TAHUNAN 2025
345
Page 348
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DEWAN KOMISARIS
usaha dalam waktu 1 (satu) tahun terakhir, sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan.
kecuali untuk pengangkatan kembali
sebagai Komisaris Independen Emiten atau Sesuai SEOJK 14/2025, dalam melaksanakan
Perusahaan Publik pada periode berikutnya; fungsi pengawasan, Dewan Komisaris tidak
g. Memenuhi persyaratan lainnya sebagaimana terlibat dalam pengambilan keputusan atas
ditentukan dalam ayat (4) Pasal 21 Anggaran kegiatan operasional Perseroan. Keterlibatan
Dasar Perseroan. tersebut hanya dimungkinkan dalam
kondisi tertentu, antara lain terkait dengan
Pemenuhan persyaratan sebagaimana dimaksud penyediaan dana kepada pihak terkait sesuai
sebagai anggota Dewan Komisaris wajib dimuat dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
dalam surat pernyataan yang ditandatangani oleh mengenai batas maksimum pemberian kredit
calon anggota Dewan Komisaris dan disampaikan dan penyaluran dana besar bagi bank umum
kepada Perseroan. dan bank umum syariah, serta dalam hal lain
yang secara tegas diatur dalam Anggaran
Selain memenuhi kriteria sebagaimana Dasar Perseroan atau peraturan perundang-
dimaksud, pengangkatan anggota Dewan undangan yang berlaku.
Komisaris dilakukan dengan mempertimbangkan
integritas, dedikasi, pemahaman mengenai •• Dewan Komisaris berwenang untuk:
masalah-masalah manajemen perusahaan yang 1. Melihat dan memeriksa buku-buku, surat-
berkaitan dengan salah satu fungsi manajemen, surat, serta dokumen-dokumen lainnya,
memiliki pengetahuan yang memadai di bidang memeriksa kas untuk keperluan verifikasi,
usaha Perseroan, dan dapat menyediakan waktu dan lain-lain seperti surat berharga dan
yang cukup untuk melaksanakan tugasnya memeriksa kekayaan Perseroan;
serta persyaratan lain berdasarkan Peraturan 2. Memasuki pekarangan, gedung, dan kantor
Perundang-undangan. yang dipergunakan oleh Perseroan;
3. Meminta penjelasan dari Direksi dan/atau
Untuk Komisaris Independen, selain memenuhi pejabat lainnya mengenai segala persoalan
ketentuan dalam ayat (4) dan ayat (5) Pasal yang menyangkut pengelolaan Perseroan;
21 Anggaran Dasar, harus pula memenuhi 4. Mengetahui segala kebijakan dan tindakan
persyaratan sebagai Komisaris Independen yang telah dan akan dijalankan oleh Direksi;
sebagaimana ditentukan dalam peraturan OJK 5. Meminta Direksi dan/atau pejabat lainnya
dan Bank Indonesia yang berlaku (sebagaimana di bawah Direksi dengan sepengetahuan
relevan). Direksi untuk menghadiri rapat Dewan
Komisaris;
6. Mengangkat dan memberhentikan
TUGAS DAN WEWENANG DEWAN Sekretaris Dewan Komisaris jika dianggap
KOMISARIS perlu;
7. Memberhentikan sementara anggota
Dewan Komisaris merupakan majelis dan setiap Direksi sesuai dengan ketentuan Anggaran
anggota Dewan Komisaris tidak dapat bertindak Dasar Perseroan;
sendiri-sendiri, melainkan berdasarkan keputusan 8. Menggunakan tenaga ahli untuk hal
Dewan Komisaris. tertentu dan dalam jangka waktu tertentu
atas beban Perseroan, jika dianggap perlu;
•• Dewan Komisaris bertugas melakukan 9. Melakukan tindakan pengurusan Perseroan
pengawasan terhadap kebijakan pengurusan, dalam keadaan tertentu untuk jangka
jalannya pengurusan pada umumnya, baik waktu tertentu sesuai dengan ketentuan
mengenai Perseroan maupun usaha Perseroan Anggaran Dasar Perseroan; dan peraturan
yang dilakukan oleh Direksi, serta memberikan perundang-undangan yang berlaku;
nasihat kepada Direksi termasuk pengawasan 10. Menghadiri Rapat Direksi dan memberikan
terhadap pelaksanaan rencana jangka panjang pandangan-pandangan terhadap hal-hal
Perseroan, rencana kerja Perseroan serta yang dibicarakan;
ketentuan Anggaran Dasar dan Keputusan 11. Melaksanakan kewenangan pengawasan
RUPS, serta peraturan perundang-undangan lainnya sepanjang tidak bertentangan
yang berlaku, kepentingan Perseroan dan dengan peraturan perundang-undangan,
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
346 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 349
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DEWAN KOMISARIS
Anggaran Dasar, dan/atau keputusan RUPS; terkait dengan kegiatan usaha Perseroan,
12. Menyetujui pengangkatan dan dan/atau sejak diketahui adanya keadaan
pemberhentian Kepala Satuan Kerja Audit atau perkiraan keadaan yang berpotensi
Intern. membahayakan kelangsungan usaha
Perseroan.
•• Berdasarkan BOC Charter, Dewan Komisaris
berwenang memberikan persetujuan tertulis •• Dewan Komisaris berkewajiban untuk:
atas keputusan Direksi untuk tindakan- 1. Memberikan nasihat kepada Direksi dalam
tindakan sebagai berikut (Pasal 5 BOC Charter): melaksanakan pengurusan Perseroan;
a. Membeli, menjual, menyewakan atau 2. Meneliti, menelaah serta menandatangani
dengan cara lain mendapatkan atau rencana jangka Panjang Perusahaan dan
melepaskan hak atas barang-barang tidak rencana kerja Perseroan yang disiapkan
bergerak, termasuk bangunan-bangunan Direksi sesuai dengan ketentuan Anggaran
dan hak-hak atas tanah serta perusahaan- Dasar Perseroan;
perusahaan yang melebihi jumlah tertentu 3. Memberikan pendapat dan saran mengenai
yang ditetapkan Dewan Komisaris; rencana jangka panjang dan rencana kerja
b. Meminjam atau meminjamkan uang Perseroan;
atas nama Perseroan yang melampaui 4. Memberikan persetujuan atas rencana
pembatasan nilai rupiah dari waktu ke waktu jangka panjang dan rencana kerja
yang ditetapkan oleh Dewan Komisaris, Perseroan;
dengan ketentuan bahwa mengambil dari 5. Mengikuti perkembangan kegiatan
rekening pinjaman atau hutang yang telah Perseroan, memberikan pendapat dan
dibuat tidak dianggap sebagai pinjaman saran kepada RUPS mengenai setiap
untuk maksud ketentuan ini; masalah yang dianggap penting bagi
c. Menggadaikan, menjaminkan atau dengan kepengurusan Perseroan;
cara lain mempertanggungkan kekayaan 6. Melaporkan kepada pemegang saham
Perseroan yang melampaui pembatasan Seri A Dwiwarna dan pemegang saham
nilai rupiah yang dari waktu ke waktu pengendali apabila terjadi gejala
ditentukan oleh Dewan Komisaris; menurunnya kinerja Perseroan;
d. Mengikat Perseroan sebagai penjamin 7. Mengusulkan kepada RUPS penunjukan
(borg atau avalist) yang melampaui Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan
pembatasan nilai rupiah yang dari waktu ke Publik yang akan melakukan pemeriksaan
waktu ditentukan oleh Dewan Komisaris; atas buku-buku Perseroan;
e. Mencatatkan saham-saham Perseroan di 8. Meneliti dan menelaah laporan berkala dan
Pasar Modal; laporan tahunan yang disiapkan Direksi
f. f. Tidak menagih kembali, mengalihkan serta menandatangani Laporan Tahunan;
atau melepaskan hak untuk menagih 9. Memberikan penjelasan, pendapat dan
atas piutang pokok macet yang telah saran kepada RUPS mengenai Laporan
dihapusbukukan, dengan ketentuan dari Tahunan, apabila diminta;
waktu ke waktu RUPS menetapkan jumlah 10. Menyusun program kerja tahunan Dewan
hapus tagih yang dapat dipergunakan, baik Komisaris dan dimasukkan dalam rencana
untuk hapus tagih piutang pokok macet kerja Perseroan;
yang telah dihapus buku maupun hapus 11. Membentuk Komite Audit, Komite
tagih atas selisih antara nilai pokok dengan Pemantau Risiko dan Komite Remunerasi
nilai pengalihan atau pelepasan hak atas dan Nominasi;
piutang pokok macet yang telah dihapus 12. Membuat Risalah Rapat Dewan Komisaris
buku. dan menyimpan salinannya;
13. Melaporkan kepada Perseroan mengenai
Sesuai SEOJK 14/2025, Dewan Komisaris kepemilikan sahamnya dan/atau
berwenang melaporkan kepada OJK paling keluarganya pada Perseroan tersebut dan
lambat 5 (lima) hari kerja sejak ditemukannya Perseroan lain;
pelanggaran terhadap ketentuan peraturan
perundang-undangan di bidang keuangan
dan perbankan, termasuk ketentuan lain yang
LAPORAN TAHUNAN 2025
347
Page 350
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DEWAN KOMISARIS
14. Memberikan laporan tentang tugas •• Anggota Dewan Komisaris wajib melaksanakan
pengawasan yang telah dilakukan selama tugas dan tanggung jawab sebagaimana
tahun buku yang baru saja berakhir kepada dimaksud pada ayat (1) Pasal ini dengan itikad
RUPS; baik, penuh tanggung jawab, dan kehati-
15. Memberikan penjelasan tentang segala hatian.
hal yang ditanyakan atau yang diminta •• Dewan Komisaris wajib melakukan evaluasi
pemegang saham Seri A Dwiwarna dan terhadap kinerja komite yang membantu
pemegang saham pengendali dengan pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya
memperhatikan peraturan perundang- sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b
undangan khususnya yang berlaku di angka 11 Pasal ini setiap akhir tahun buku.
bidang Pasar Modal; •• Dewan Komisaris bersama dengan Direksi
16. Mengarahkan, memantau, dan wajib menyusun:
mengevaluasi pelaksanaan tata kelola, a. Pedoman yang mengikat setiap anggota
manajemen risiko, dan kepatuhan secara Dewan Komisaris dan Direksi, sesuai
terintegrasi serta kebijakan strategis dengan ketentuan peraturan perundang-
Bank, sesuai dengan ketentuan peraturan undangan yang berlaku.
perundang-undangan, Anggaran Dasar, b. Kode etik yang berlaku bagi seluruh anggota
dan/atau keputusan RUPS. Dewan Komisaris dan anggota Direksi,
17. Melaksanakan kewajiban lainnya dalam karyawan/pegawai, serta pendukung organ
rangka tugas pengawasan dan pemberian yang dimiliki Perseroan, sesuai dengan
nasihat, sepanjang tidak bertentangan ketentuan peraturan perundang-undangan
dengan Peraturan Perundang-Undangan, yang berlaku.
Anggaran Dasar, dan/atau keputusan RUPS. •• Setiap anggota Dewan Komisaris bertanggung
jawab penuh secara tanggung renteng atas
•• Dalam melaksanakan tugasnya tersebut setiap kerugian Perseroan yang disebabkan oleh
anggota Dewan Komisaris harus: kesalahan atau kelalaian anggota Dewan
a. Mematuhi Anggaran Dasar dan peraturan Komisaris dalam menjalankan tugasnya.
perundang-undangan, serta prinsip-
prinsip profesionalisme, efisiensi,
transparansi, kemandirian, akuntabilitas, PEMBIDANGAN TUGAS PENGAWASAN
pertanggungjawaban, serta kewajaran; DEWAN KOMISARIS
b. Beritikad baik, penuh kehati-hatian dan
bertanggung jawab dalam menjalankan Untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan
tugas pengawasan dan pemberian fungsi pengawasan dan pemberian nasihat,
nasihat kepada Direksi untuk kepentingan Dewan Komisaris menetapkan pembagian
Perseroan dan sesuai dengan maksud dan peran khusus kepada masing-masing anggota
tujuan Perseroan. sesuai dengan kompetensi dan pengalaman
•• Dalam kondisi tertentu, Dewan Komisaris wajib yang dimiliki. Penugasan ini dilakukan untuk
menyelenggarakan RUPS Tahunan dan RUPS memperkuat fokus dan kualitas pengawasan,
Luar Biasa sesuai dengan kewenangannya tanpa mengurangi hak, kewajiban, tanggung
sebagaimana diatur dalam Peraturan jawab, maupun kewenangan setiap anggota
Perundang-Undangan dan Anggaran Dasar. Dewan Komisaris dalam menjalankan tugasnya
secara kolektif. Adapun pembagian peran tersebut
adalah sebagai berikut:
Nama Jabatan Bidang Tugas
Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
Muhadjir Effendy Komisaris Utama
Anggota Komite Pemantau Risiko
Meidy Ferdiansyah* Komisaris Anggota Komite Pemantau Risiko
Mochamad Agus Rofiudin Komisaris Anggota Komite Pemantau Risiko
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
348 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 351
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DEWAN KOMISARIS
Nama Jabatan Bidang Tugas
Kamaruddin Amin Komisaris Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
Ketua Komite Audit
Felicitas Tallulembang Komisaris Independen Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi
Anggota Komite Pemantau Risiko
Anggota Komite Audit
Nizar Ahmad Saputra Komisaris Independen Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
Ketua Komite Pemantau Risiko
Anggota Komite Audit
Muhammad Syafii Antonio* Komisaris Independen Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
Anggota Komite Pemantau Risiko
Anggota Komite Audit
Addin Jauharudin Komisaris Independen Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
Anggota Komite Pemantau Risiko
*) berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari OJK atas penilaian kelayakan dari kepatutan (fit and proper test)
KEPUTUSAN YANG PERLU MENDAPAT 4. Melakukan penggabungan, peleburan,
PERSETUJUAN DEWAN KOMISARIS pengambilalihan, pemisahan, dan pembubaran
anak perusahaan serta perusahaan patungan
Keputusan yang perlu memperoleh persetujuan dengan nilai tertentu yang ditetapkan oleh
tertulis Dewan Komisaris telah diatur dalam Dewan Komisaris, dengan memperhatikan
Anggaran Dasar Perseroan dengan tetap ketentuan di bidang Pasar Modal, Perbankan
mengindahkan ketentuan peraturan perundang- Syariah, dan ketentuan lainnya yang relevan.
undangan yang berlaku. Dalam hal ini, Direksi 5. Melakukan pengalihan, termasuk penjualan,
terlebih dahulu wajib memperoleh persetujuan pelepasan hak tagih, dan/atau penghentian
tertulis dari Dewan Komisaris atas tindakan- penagihan atas piutang atau kewajiban pokok
tindakan tertentu yang memiliki dampak strategis, macet yang telah dihapus buku, baik sebagian
tata kelola, maupun keuangan bagi Perseroan. maupun seluruhnya, sesuai kebijakan Direksi
yang telah disetujui Dewan Komisaris dan
Adapun tindakan Direksi yang memerlukan dalam batas plafon hapus tagih yang telah
persetujuan tertulis Dewan Komisaris antara lain ditetapkan oleh RUPS.
meliputi:
6. Mengadakan kerja sama dengan badan usaha
1. Melepaskan, memindahtangankan, dan/ atau pihak lain dalam bentuk kerja sama
atau mengagunkan aset Perseroan dengan operasi, kontrak manajemen, kerja sama
kriteria dan nilai melebihi jumlah tertentu lisensi, Bangun Guna Serah (Build, Operate
yang ditetapkan oleh Dewan Komisaris, di luar and Transfer / BOT), Bangun Guna Milik (Build,
aset Perseroan dalam rangka pelaksanaan Operate and Owned / BOO), serta perjanjian
kegiatan usaha Perseroan, dengan tetap lain yang sejenis, yang memiliki dampak
memperhatikan ketentuan di bidang Pasar keuangan material bagi Perseroan dan berlaku
Modal dan sektor Perbankan Syariah. untuk jangka waktu lebih dari 1 (satu) tahun
2. Menetapkan dan mengubah logo Perseroan. atau 1 (satu) siklus usaha, atau yang nilainya
3. Melakukan penyertaan modal, melepaskan melebihi batas yang ditetapkan oleh Dewan
penyertaan modal, termasuk perubahan Komisaris.
struktur permodalan pada perusahaan 7. Mengangkat dan memberhentikan Kepala
lain, anak perusahaan, dan perusahaan Satuan Kerja Audit Intern.
patungan yang tidak dilakukan dalam rangka 8. Mengusulkan wakil Perseroan untuk menjadi
penyelamatan piutang, dengan nilai tertentu calon anggota Direksi dan/atau Dewan
sebagaimana ditetapkan oleh Dewan Komisaris Komisaris pada anak perusahaan.
dan dengan memperhatikan ketentuan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
LAPORAN TAHUNAN 2025
349
Page 352
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DEWAN KOMISARIS
9. Mendirikan anak perusahaan dan/atau berakhir pada penutupan RUPS Tahunan yang ke
perusahaan patungan dengan nilai tertentu 3 (tiga) setelah pengangkatannya, kecuali RUPS
yang ditetapkan oleh Dewan Komisaris, menentukan lain.
dengan memperhatikan ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku. Jabatan anggota Dewan Komisaris berakhir
10. Menerbitkan obligasi atau surat utang apabila:
lainnya yang melampaui batas nilai tertentu a. Pengunduran dirinya telah efektif, sebagaimana
sebagaimana ditetapkan oleh Dewan dimaksud dalam Anggaran Dasar.
Komisaris. b. Meninggal dunia;
c. Masa jabatannya berakhir;
d. Diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS;
MASA JABATAN DEWAN KOMISARIS atau
e. Dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga yang
Anggota Dewan Komisaris diangkat dan telah mempunyai kekuatan hukum yang
diberhentikan oleh RUPS. Pengangkatan anggota tetap atau ditaruh di bawah pengampuan
Dewan Komisaris harus mendapatkan persetujuan berdasarkan suatu keputusan pengadilan; atau
dari otoritas yang berwenang (Otoritas Jasa f. Tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai
Keuangan). anggota Dewan Komisaris berdasarkan
ketentuan Anggaran Dasar dan Peraturan
Anggota Dewan Komisaris yang telah memenuhi Perundang-Undangan.
persyaratan sesuai dengan peraturan perundang-
undangan yang berlaku diangkat oleh RUPS Sesuai dengan ketentuan SEOJK No. 14/
untuk jangka waktu terhitung sejak ditutupnya SEOJK.03/2025, pemberhentian atau
RUPS yang mengangkatnya atau sejak waktu lain penggantian anggota Dewan Komisaris sebelum
yang ditetapkan lain oleh RUPS dan berakhir pada berakhirnya masa jabatan dilaksanakan dengan
penutupan RUPS Tahunan yang ke-3 (tiga) setelah mengutamakan kepentingan terbaik Bank serta
pengangkatannya dengan tidak mengurangi hak tetap mematuhi seluruh peraturan perundang-
dari RUPS untuk memberhentikannya sewaktu- undangan yang berlaku. Setiap tindakan tersebut,
waktu sebelum masa jabatannya berakhir dengan termasuk pemberhentian sementara oleh RUPS,
memperhatikan ketentuan di bidang Pasar Modal dilakukan dengan memperhatikan batasan
dan Perbankan Syariah. kewenangan sesuai ketentuan yang berlaku.
Keputusan pemberhentian atau pemberhentian
Anggota Dewan Komisaris setelah masa sementara dapat didasarkan pada berbagai
jabatannya berakhir dapat diangkat kembali pertimbangan, antara lain alasan pribadi,
untuk 1 (satu) kali masa jabatan sesuai dengan evaluasi kinerja, rekomendasi dari regulator atau
keputusan RUPS. pemegang saham, serta permasalahan hukum
yang berpotensi memengaruhi kemampuan
Seorang anggota Dewan Komisaris dapat anggota Dewan Komisaris dalam menjalankan
mengundurkan diri dari jabatannya sebelum tugas dan tanggung jawabnya secara efektif.
masa jabatannya berakhir, dengan wajib
menyampaikan permohonan pengunduran diri
secara tertulis mengenai maksudnya tersebut MEKANISME PENGUNDURAN DIRI DAN
kepada Perseroan, paling lambat 90 (sembilan PEMBERHENTIAN DEWAN KOMISARIS
puluh) - hari kalender sebelum tanggal efektif
pengunduran diri yang dikehendakinya. Pengunduran Diri
a. Seorang anggota Dewan Komisaris dapat
Masa jabatan seseorang yang diangkat untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebelum
menggantikan anggota Dewan Komisaris yang masa jabatannya berakhir, dengan wajib
diberhentikan atau mengundurkan diri atau menyampaikan permohonan pengunduran diri
mengisi lowongan atau menambah jumlah secara tertulis mengenai maksudnya tersebut
anggota Dewan Komisaris baru adalah terhitung kepada Perseroan, paling lambat 90 (sembilan
sejak ditutupnya RUPS yang mengangkatnya puluh) hari kalender sebelum tanggal efektif
atau tanggal lain yang ditetapkan oleh RUPS dan pengunduran diri yang dikehendakinya.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
350 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 353
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DEWAN KOMISARIS
b. Perseroan wajib menyelenggarakan •• Anggota Dewan Komisaris sewaktu-waktu
RUPS untuk memutuskan permohonan dapat diberhentikan berdasarkan keputusan
pengunduran diri anggota Dewan Komisaris RUPS dengan menyebutkan alasannya.
yang bersangkutan dalam jangka waktu paling •• Alasan pemberhentian anggota Dewan
lambat 90 (sembilan puluh) hari kalender Komisaris sebagaimana dimaksud pada
setelah diterimanya surat pengunduran diri, Anggaran Dasar Pasal 21 ayat 19 dilakukan
dengan tetap memperhatikan ketentuan apabila berdasarkan kenyataan, anggota
terkait lainnya dibidang Pasar Modal dan Dewan Komisaris yang bersangkutan antara
Perbankan Syariah. lain:
c. Perseroan wajib melakukan keterbukaan a. Tidak dapat menjalankan tugasnya dengan
informasi kepada masyarakat dan baik;
menyampaikan kepada OJK paling lambat b. Melanggar ketentuan Anggaran Dasar dan/
2 (dua) hari kerja setelah diterimanya atau peraturan perundang-undangan yang
permohonan pengunduran diri Dewan berlaku;
Komisaris sebagaimana dimaksud dalam poin c. Melakukan tindakan yang melanggar
a di atas dan hasil penyelenggaraan RUPS etika dan/atau kepatutan yang seharusnya
sebagaimana dimaksud dalam poin b di atas. dihormati sebagai anggota Dewan
d. Sebelum pengunduran diri berlaku efektif, Komisaris;
anggota Dewan Komisaris yang bersangkutan d. Terlibat dalam tindakan yang merugikan
tetap berkewajiban menyelesaikan tugas dan Perseroan dan/atau negara;
tanggung jawabnya sesuai dengan Anggaran e. Dinyatakan bersalah dengan putusan
Dasar ini dan peraturan perundang-undangan pengadilan yang mempunyai kekuatan
yang berlaku. hukum tetap;
e. Terhadap anggota Dewan Komisaris f. Alasan lainnya yang dinilai tepat oleh RUPS
yang mengundurkan diri sebagaimana demi kepentingan dan tujuan Perseroan.
tersebut di atas tetap dapat dimintakan •• Keputusan pemberhentian karena alasan
pertanggungjawabannya sebagai anggota sebagaimana dimaksud pada Anggaran Dasar
Dewan Komisaris sejak pengangkatan yang Pasal 2 ayat (20) huruf a, b, c, d, dan/atau huruf
bersangkutan hingga tanggal disetujuinya f, diambil setelah yang bersangkutan diberi
pengunduran dirinya dalam RUPS. kesempatan membela diri dalam RUPS.
f. Pembebasan tanggung jawab anggota Dewan •• Pemberhentian karena alasan sebagaimana
Komisaris yang mengundurkan diri diberikan dimaksud pada Anggaran Dasar Pasal 21
setelah RUPS Tahunan membebaskannya. merupakan pemberhentian dengan tidak
hormat.
Pemberhentian Dewan Komisaris •• Selama pemberhentian sebagaimana
•• Anggota Dewan Komisaris diangkat dan dimaksud dalam Anggaran Dasar Pasal 21 ayat
diberhentikan oleh RUPS. Pengangkatan (21) Anggaran Dasar ini masih dalam proses dan
anggota Dewan Komisaris harus mendapatkan belum diputuskan oleh RUPS sesuai dengan
persetujuan dari otoritas yang berwenang ketentuan dalam Anggaran Dasar, maka
(Otoritas Jasa Keuangan). anggota Dewan Komisaris yang bersangkutan
•• Para anggota Dewan Komisaris diangkat wajib melaksanakan tugasnya sebagaimana
dan diberhentikan oleh RUPS sesuai kuorum mestinya.
kehadiran dan kuorum keputusan yang
ditentukan berdasarkan Anggaran Dasar
Perseroan.
•• Keputusan RUPS mengenai pengangkatan
dan pemberhentian anggota Dewan Komisaris
juga menetapkan saat mulai berlakunya
pengangkatan dan pemberhentian tersebut.
Dalam hal RUPS tidak menetapkan, maka
pengangkatan dan pemberhentian anggota
Dewan Komisaris tersebut mulai berlaku sejak
penutupan RUPS.
LAPORAN TAHUNAN 2025
351
Page 354
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DEWAN KOMISARIS
RANGKAP JABATAN DEWAN c. Anggota Dewan Komisaris menduduki
KOMISARIS jabatan pada organisasi atau lembaga
nirlaba, sepanjang tidak mengakibatkan yang
Anggota Dewan Komisaris dilarang memangku bersangkutan mengabaikan pelaksanaan
jabatan rangkap sebagai: tugas dan tanggung jawab sebagai anggota
a. Anggota Direksi pada Badan Usaha Milik Dewan Komisaris.
Negara, Badan Usaha Milik Daerah, Badan
Usaha Milik Swasta;
b. Pengurus partai politik, anggota legislatif dan/ KEBIJAKAN BENTURAN KEPENTINGAN
atau kepala daerah/wakil kepala daerah;
c. Calon anggota legislatif dan/atau calon kepala BSI menerapkan Kebijakan Benturan Kepentingan
daerah/wakil kepala daerah; untuk memastikan bahwa seluruh pengambilan
d. Jabatan lainnya sesuai dengan ketentuan keputusan dilakukan secara objektif, adil, dan
dalam peraturan perundang-undangan yang mengutamakan kepentingan terbaik Bank.
berlaku; Kebijakan ini berlaku bagi anggota Direksi, Dewan
e. Jabatan lain yang dapat menimbulkan Komisaris, komite-komite Bank, Dewan Pengawas
benturan kepentingan. Syariah (DPS), Pejabat Eksekutif, dan seluruh
pegawai Bank.
Selain itu, sesuai SEOJK 14/2025, anggota Dewan
Komisaris dilarang merangkap jabatan: BSI secara konsisten mengidentifikasi, mencegah,
a. Sebagai anggota Direksi, anggota Dewan dan mengelola potensi benturan kepentingan
Komisaris, anggota Dewan Pengawas Syariah, yang dapat timbul dalam pelaksanaan kegiatan
atau pejabat eksekutif pada lembaga keuangan usaha. Setiap pihak yang memiliki benturan
atau perusahaan keuangan baik Bank maupun kepentingan wajib mengungkapkannya dan
bukan bank; dilarang terlibat dalam keputusan atau tindakan
b. Sebagai anggota Direksi, anggota Dewan yang dapat merugikan atau mengurangi
Komisaris, anggota Dewan Pengawas Syariah, keuntungan Bank. Seluruh pengungkapan
atau pejabat eksekutif pada lebih dari 1 (satu) dicatat dan didokumentasikan secara memadai,
lembaga atau perusahaan bukan keuangan, termasuk dalam risalah rapat, sebagai bagian dari
baik yang berkedudukan di dalam maupun di prinsip transparansi dan akuntabilitas.
luar negeri;
c. Pada bidang tugas fungsional pada lembaga Dalam rangka pencegahan, BSI memastikan
keuangan Bank dan/atau lembaga keuangan bahwa setiap transaksi dengan pihak yang
bukan Bank yang berkedudukan di dalam memiliki hubungan istimewa dilakukan
maupun di luar negeri; secara wajar dan tidak lebih menguntungkan
d. Pada jabatan lain yang dapat menimbulkan dibandingkan dengan transaksi dengan pihak
benturan kepentingan dalam pelaksanaan lain dalam kondisi yang setara. Melalui penerapan
tugas sebagai anggota Dewan Komisaris; dan/ kebijakan ini, BSI memperkuat integritas
atau pengelolaan Bank serta menjaga kepercayaan
e. Pada jabatan lain sesuai dengan ketentuan para pemangku kepentingan.
peraturan perundang-undangan.
PENGELOLAAN BENTURAN
Hal-hal berikut tidak termasuk rangkap jabatan KEPENTINGAN DEWAN KOMISARIS
dalam hal:
a. Anggota Dewan Komisaris menjabat sebagai Antara para anggota Dewan Komisaris dan antara
anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris anggota Dewan Komisaris dengan anggota
atau pejabat eksekutif yang melaksanakan Direksi dilarang memiliki hubungan keluarga
fungsi pengawasan pada 1 (satu) entitas anak sampai dengan derajat ketiga, baik menurut
bukan Bank yang dikendalikan oleh Bank; garis lurus maupun garis ke samping, termasuk
b. Komisaris Non Independen menjalankan tugas hubungan yang timbul karena ikatan perkawinan
fungsional dari pemegang saham Bank yang (termasuk menantu atau ipar).
berbentuk badan hukum pada Bank dan/atau
KUB; dan/atau
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
352 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 355
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DEWAN KOMISARIS
Setiap anggota Dewan Komisaris dilarang
•• Hubungan keluarga karena perkawinan dan
mengambil keuntungan pribadi baik secara
keturunan sampai dengan derajat kedua, baik
langsung maupun tidak langsung dari kegiatan
secara horizontal maupun vertikal.
Perseroan selain penghasilan yang sah.
•• Hubungan keuangan yang mencerminkan
keterkaitan kepentingan ekonomi secara
langsung maupun tidak langsung.
AFILIASI DEWAN KOMISARIS •• Hubungan kepengurusan atau pengelolaan
pada Pemegang Saham Pengendali Bank.
BSI menerapkan prinsip transparansi dan
•• Hubungan kepemilikan saham anggota
independensi dalam pengelolaan hubungan
Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau DPS pada
afiliasi antara anggota Direksi, anggota Dewan
Pemegang Saham Pengendali Bank sebagai
Komisaris, dan anggota Dewan Pengawas Syariah
badan hukum.
(DPS), baik dengan sesama anggota Direksi,
Dewan Komisaris, dan DPS, maupun dengan
Sepanjang periode pelaporan, anggota Dewan
Pemegang Saham Pengendali Bank. Pengaturan
Komisaris BSI tidak memiliki hubungan afiliasi
ini merupakan bagian dari penerapan Tata
dengan anggota Dewan Komisaris lainnya,
Kelola Perusahaan yang Baik serta pemenuhan
anggota Direksi, anggota DPS, dan/atau
ketentuan regulator.
Pemegang Saham Pengendali Bank, sehingga
Direksi dapat melaksanakan tugas dan tanggung
Hubungan afiliasi mencakup hubungan
jawabnya secara independen dan profesional.
keuangan dan/atau hubungan keluarga yang
berpotensi menimbulkan konflik kepentingan
Rincian hubungan afiliasi Dewan Komisaris
dan memengaruhi objektivitas pengambilan
disajikan dalam tabel berikut.
keputusan. Hubungan tersebut dapat meliputi:
Hubungan Afiliasi Dewan Komisaris
Hubungan Keuangan, Keluarga dan Kepengurusan Dewan Komisaris
Hubungan
Kepengurusan
Hubungan Keuangan Dengan Hubungan Keluarga Dengan Dengan
Perusahaan
Nama Jabatan Lain
Dewan Pemegang Dewan Pemegang
Dewan Dewan Dewan
Direksi Pengawas Saham Direksi Pengawas Saham
Komisaris Komisaris Komisaris
Syariah Pengendali Syariah Pengendali
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Muhadjir Komisaris
√ √ √ √ √ √ √ √ √
Effendy Utama
Meidy
Komisaris √ √ √ √ √ √ √ √ √
Ferdiansyah*
Mochamad
Komisaris √ √ √ √ √ √ √ √ √
Agus Rofiudin
Kamaruddin
Komisaris √ √ √ √ √ √ √ √ √
Amin
Felicitas Komisaris
√ √ √ √ √ √ √ √ √
Tallulembang Independen
Nizar Ahmad Komisaris
√ √ √ √ √ √ √ √ √
Saputra Independen
Muhammad Komisaris
√ √ √ √ √ √ √
Syafii Antonio* Independen
Addin Komisaris
√ √ √ √ √ √ √
Jauharudin Independen
*) berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari OJK atas penilaian kelayakan dari kepatutan (fit and proper test)
LAPORAN TAHUNAN 2025
353
Page 356
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DEWAN KOMISARIS
KOMISARIS INDEPENDEN
Komisaris Independen adalah anggota Dewan Komisaris yang tidak memiliki hubungan keuangan,
hubungan kepengurusan, kepemilikan saham, dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris lainnya, dan/atau Pemegang Saham Pengendali. Selain itu, Komisaris
Independen tidak memiliki hubungan apa pun dengan Bank yang dapat memengaruhi kemampuannya
untuk bertindak secara objektif, independen, dan bebas dari benturan kepentingan.
Mengacu pada ketentuan SEOJK No. 14/SEOJK.03/2025, Komisaris Independen wajib ditetapkan paling
sedikit 50% (lima puluh persen) dari jumlah anggota Dewan Komisaris. Dari total 8 (delapan) anggota
Dewan Komisaris BSI, sebanyak 4 (empat) anggota merupakan Komisaris Independen yang telah
diangkat berdasarkan Keputusan RUPST tanggal 16 Mei 2025.
Kriteria Komisaris Independen
BSI menetapkan dan menerapkan kriteria Komisaris Independen sesuai dengan ketentuan SEOJK No. 14/
SEOJK.03/2025. Dalam proses pengangkatan, calon Komisaris Independen wajib memiliki pengetahuan
yang memadai di bidang perbankan serta relevan dengan pelaksanaan tugas pengawasan. Selain itu,
calon juga harus memiliki pengalaman di bidang perbankan dan/atau bidang keuangan.
Pemenuhan seluruh persyaratan tersebut bersifat kumulatif dan menjadi dasar penilaian kelayakan
calon Komisaris Independen. Dengan penerapan kriteria ini, BSI memastikan bahwa Komisaris
Independen memiliki kompetensi, independensi, dan kapasitas yang memadai untuk melaksanakan
fungsi pengawasan secara efektif, objektif, dan sesuai dengan peran serta tanggung jawabnya.
Komisaris Independen
Kriteria Komisaris Independen
Felicitas Nizar Ahmad Muhammad Addin
Tallulembang Saputra Syafii Antonio* Jauharudin
Bukan merupakan orang yang bekerja atau
mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk
merencanakan, memimpin, mengendalikan, atau
√ √ √ √
mengawasi kegiatan Emiten atau Perusahaan
Publik tersebut dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir,
kecuali untuk pengangkatan kembali.
Tidak mempunyai saham baik langsung maupun
tidak langsung pada Emiten atau Perusahaan Publik √ √ √ √
tersebut.
Tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Emiten
atau Perusahaan Publik, anggota Dewan Komisaris,
√ √ √ √
anggota Direksi, atau pemegang saham utama
Emiten atau Perusahaan Publik tersebut.
Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung
maupun tidak langsung yang berkaitan dengan
√ √ √ √
kegiatan usaha Emiten atau Perusahaan Publik
tersebut
Pengetahuan di bidang perbankan yang memadai
dan relevan dengan jabatan sebagai Komisaris √ √ √ √
Independen; dan
Pengalaman di bidang perbankan dan/atau bidang
√ - √ -
keuangan.
*) berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari OJK atas penilaian kelayakan dari kepatutan (fit and proper test)
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
354 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 357
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DEWAN KOMISARIS
Independensi Komisaris Independen belum memperoleh persetujuan Otoritas Jasa
BSI menerapkan ketentuan independensi Keuangan dilarang menjalankan fungsi dan
Komisaris Independen sesuai dengan SEOJK No. kewenangannya.
14/SEOJK.03/2025. Komisaris Independen wajib
bebas dari hubungan keuangan, kepengurusan, Rangkap Jabatan Komisaris Independen
kepemilikan saham, dan/atau hubungan keluarga Komisaris Independen BSI dilarang merangkap
dengan anggota Direksi, anggota Dewan jabatan sebagai pejabat publik, baik pejabat
Komisaris lainnya, anggota Dewan Pengawas struktural maupun fungsional. Ketentuan
Syariah (DPS), serta Pemegang Saham Pengendali ini diterapkan untuk mencegah benturan
hingga Pemegang Saham Pengendali Terakhir kepentingan dan memastikan bahwa jabatan
(ultimate shareholders). Selain itu, Komisaris Komisaris Independen diisi oleh pihak yang
Independen tidak memiliki hubungan dengan sepenuhnya independen serta memiliki
Bank yang dapat memengaruhi kemampuannya kompetensi yang dibutuhkan untuk menjalankan
untuk bertindak objektif, independen, dan bebas fungsi pengawasan secara optimal.
dari benturan kepentingan.
Pernyataan Independensi Komisaris
Fit & Proper Test Untuk Calon Komisaris Independen
Independen BSI memastikan bahwa seluruh Komisaris
BSI mewajibkan seluruh calon Komisaris Independen telah menandatangani Surat
Independen untuk menjalani Penilaian Pernyataan Independensi yang menyatakan
Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) pemenuhan seluruh kriteria dan persyaratan
sesuai dengan ketentuan regulator. Permohonan independensi sesuai dengan ketentuan peraturan
penilaian diajukan setelah calon menyelesaikan perundang-undangan yang berlaku. Surat
masa tunggu (cooling off), paling cepat 90 Pernyataan tersebut telah disampaikan kepada
(sembilan puluh) hari sejak dimulainya masa Otoritas Jasa Keuangan sebagai bagian dari
tunggu, guna memastikan pemenuhan aspek pemenuhan kewajiban kepatuhan dan penerapan
integritas, kompetensi, dan independensi. Tata Kelola Perusahaan yang Baik.
Perubahan Status Jabatan dari Komisaris Non Berikut pernyataan independensi Komisaris
Independen Menjadi Komisaris Independen Independen:
Perubahan status jabatan dari Komisaris Non
Independen menjadi Komisaris Independen pada Dengan ini menyatakan bahwa saya:
BSI hanya dapat dilakukan setelah memperoleh 1. Tidak memiliki hubungan keuangan, hubungan
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan. Dalam kepengurusan, hubungan kepemilikan, dan/
proses tersebut, calon wajib menyampaikan atau hubungan keluarga dengan anggota
pernyataan independensi serta memenuhi Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan/atau
seluruh persyaratan independensi yang berlaku. pemegang saham pengendali atau hubungan
Otoritas Jasa Keuangan dapat meminta dokumen dengan bank, yang dapat mempengaruhi
pendukung tambahan, termasuk pernyataan dari kemampuan saya untuk bertindak independen
Pemegang Saham Pengendali, untuk memastikan sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas
independensi calon Komisaris Independen. Jasa Keuangan mengenai penerapan tata
kelola bagi bank umum.
Pemberhentian atau Penggantian Komisaris 2. Tidak memiliki rangkap jabatan sesuai dengan
Independen Pasal 46 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Pemberhentian atau penggantian Komisaris mengenai penerapan tata kelola bagi bank
Independen sebelum berakhirnya masa jabatan umum.
dilakukan dengan persetujuan Otoritas Jasa 3. Selama 1 (satu) tahun terakhir tidak memiliki
Keuangan sebelum diputuskan dalam RUPS. BSI hubungan dengan bank yang dapat
menyampaikan permohonan disertai alasan dan mempengaruhi kemampuan saya untuk
dokumen pendukung, antara lain pertimbangan bertindak independen.
kinerja, kondisi hukum, atau faktor lain yang dapat
memengaruhi pelaksanaan tugas dan tanggung
jawab secara efektif. Komisaris Independen yang
LAPORAN TAHUNAN 2025
355
Page 358
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DEWAN KOMISARIS
4. Apabila kemudian hari ditemukan bahwa saya memiliki hubungan sebagaimana dimaksud pada
angka 1 dan rangkap jabatan sebagaimana dimaksud pada angka 2 maka saya bersedia melepaskan
jabatan Komisaris Independen saya dan bersedia untuk diganti.
RAPAT DEWAN KOMISARIS
Prosedur dan persyaratan rapat Dewan Komisaris BSI diatur dalam Anggaran Dasar dan BOC Charter.
Ketentuan utama untuk rapat ini adalah sebagai berikut:
1. Rapat Dewan Komisaris dapat diadakan setiap waktu bilamana dianggap perlu seorang atau lebih
anggota Dewan Komisaris atau atas permintaan tertulis dari Direksi dengan menyebutkan hal-hal
yang akan dibicarakan.
2. Frekuensi Rapat:
Dewan Komisaris wajib mengadakan rapat Dewan Komisaris secara berkala paling kurang 1 (satu)
kali dalam 1 (satu) bulan, dimana dalam rapat tersebut Dewan Komisaris dapat mengundang Direksi.
3. Rapat Gabungan dengan Direksi:
Dewan Komisaris wajib mengadakan rapat bersama Direksi secara berkala paling sedikit 1 (satu) kali
dalam 3 (tiga) bulan.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
356 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 359
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DEWAN KOMISARIS
4. Persyaratan Kuorum: 8. Pelaksanaan Rapat:
Rapat Dewan Komisaris tersebut dapat Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak
dilangsungkan, sah dan berhak mengambil dapat menghadiri rapat secara fisik, maka
keputusan yang mengikat apabila dihadiri anggota Dewan Komisaris dapat menghadiri
atau diwakili oleh lebih dari 1/2 (satu per dua) rapat dengan melalui media telekonferensi,
bagian dari jumlah anggota Dewan Komisaris video konferensi, atau sarana media elektronik
hadir atau diwakili dalam Rapat. lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
5. Pemanggilan Rapat: 9. Pengambilan Keputusan Rapat:
Rapat Dewan Komisaris dilakukan oleh Pengambilan keputusan rapat Dewan
Komisaris Utama. Dalam hal Komisaris Utama Komisaris wajib terlebih dahulu dilakukan
berhalangan, maka 1 (satu) orang anggota berdasarkan musyawarah untuk mufakat.
Dewan Komisaris yang ditunjuk oleh Komisaris Dalam hal tidak terjadi musyawarah untuk
Utama berhak dan berwenang melakukan mufakat, pengambilan keputusan rapat
pemanggilan Rapat Dewan Komisaris. Dewan Komisaris dilakukan berdasarkan suara
Pemanggilan harus dikirimkan kepada para terbanyak yaitu disetujui lebih dari ½ (satu per
anggota Dewan Komisaris selambat-lambatnya dua) dari anggota Dewan Komisaris yang hadir
5 (lima) hari kalender sebelum Rapat tersebut atau diwakili.
diadakan dengan tidak memperhitungkan
tanggal pemanggilan dan tanggal Rapat 10. Hasil Rapat:
atau dalam waktu yang lebih singkat dalam Hasil rapat wajib dituangkan dalam risalah
keadaan yang mendesak yaitu selambat- Rapat, ditandatangani oleh anggota Dewan
lambatnya 1 (satu) hari kalender sebelum Komisaris dan anggota Direksi yang hadir, dan
Rapat dengan tidak memperhitungkan disampaikan kepada seluruh anggota Dewan
tanggal pemanggilan dan tanggal Rapat, Komisaris dan anggota Direksi. Dalam hal
keadaan mendesak tersebut ditetapkan oleh terdapat anggota Direksi dan/atau anggota
Komisaris Utama. Apabila semua anggota Dewan Komisaris yang tidak menandatangani
Dewan Komisaris hadir dalam Rapat, maka hasil rapat, yang bersangkutan wajib
pemanggilan terlebih dahulu tidak disyaratkan. menyebutkan alasannya secara tertulis dalam
Pemanggilan Rapat itu harus mencantumkan surat tersendiri yang dilekatkan pada risalah
acara, tanggal, waktu dan tempat Rapat. rapat. Risalah Rapat merupakan bukti yang
sah mengenai keputusan-keputusan yang
6. Pimpinan Rapat: diambil dalam Rapat Dewan Komisaris yang
Rapat Dewan Komisaris dipimpin oleh bersangkutan, baik untuk para anggota Dewan
Komisaris Utama. Jika Komisaris Utama tidak Komisaris maupun untuk pihak ketiga.
hadir, rapat akan dipimpin oleh Komisaris yang
ditunjuk. 11. Dokumentasi Rapat:
Risalah rapat wajib didokumentasikan oleh
7. Materi Rapat: Perseroan. .
Bahan rapat disampaikan kepada peserta
paling lambat 5 (lima) hari sebelum rapat
diselenggarakan. Jika rapat diadakan di luar
jadwal reguler, materi dapat diberikan sebelum
rapat diselenggarakan.
LAPORAN TAHUNAN 2025
357
Page 360
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DEWAN KOMISARIS
Rencana Rapat Internal Dewan Komisaris
Dewan Komisaris menentukan rencana rapat untuk tahun buku 2025, sebagai berikut:
No. Bulan Agenda
1. Evaluasi Kinerja Bulan Desember 2024
1. Januari
2. Update Progress Project
1. Evaluasi Kinerja Bulan Januari 2025
2. Februari
2. Update Progress Project
1. Evaluasi Kinerja Bulan Februari 2025
3. Maret 2. Update Progress Project
3. Update Persiapan RUPS
1. Evaluasi Kinerja Bulan Maret 2025
4. April
2. Update Progress Project
1. Evaluasi Kinerja Bulan April 2025
5. Mei 2. Update Progress Project
3. Update Layanan Cabang dan Update Review RBB
1. Evaluasi Kinerja Bulan Mei 2025
6. Juni
2. Update Progress Project
1. Evaluasi Kinerja Bulan Juni 2025
7. Juli
2. Update Progress Project
1. Evaluasi Kinerja Bulan Juli 2025
8. Agustus
2. Update Progress Project
1. Evaluasi Kinerja Bulan Agustus 2025
9. September
2. Update Progress Project
1. Evaluasi Kinerja Bulan September 2025
10. Oktober
2. Persetujuan Usulan RBB 2026-2028 dan Persetujuan Corporate Planning
1. Evaluasi Kinerja Bulan Oktober 2025
11. November
2. Update Progress Project
1. Evaluasi Kinerja Bulan November 2025
12. Desember
2. Update Progress Project
Realisasi Rapat Internal Dewan Komisaris
Sepanjang tahun 2025, agenda, tanggal dan peserta rapat Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
Alasan
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
Ketidakhadiran
1. 16 Januari 2025 1. Evaluasi Muliaman D Hadad Hadir -
Kinerja
Adiwarman Karim Hadir -
BSI Bulan
Desember Komaruddin Hidayat Hadir -
2024 Muhammad Nasir Hadir -
2. Clearance
Meeting Audit Suyanto Hadir -
BSI Tahun Masduki Baidlowi Tidak Hadir Izin/Sakit
2024
Fauzi Hadir -
Nazaruddin Hadir -
Abu Rokhmad Hadir -
Felicitas Tallulembang Hadir -
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
358 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 361
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DEWAN KOMISARIS
Alasan
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
Ketidakhadiran
2. 20 Februari 2025 1. Evaluasi Muliaman D Hadad Hadir -
Kinerja BSI
Adiwarman Karim Hadir -
Bulan Januari
2025 Komaruddin Hidayat Hadir -
2. Persiapan Muhammad Nasir Hadir -
Operasional
Menjelang Suyanto Hadir -
Ramadhan Masduki Baidlowi Hadir -
dan Hari Raya
Fauzi Hadir -
Idul Fitri
Nazaruddin Hadir -
Abu Rokhmad Tidak Hadir Izin/Sakit
Felicitas Tallulembang Hadir -
3. 20 Maret 2025 Evaluasi Kinerja Muliaman D Hadad Hadir -
BSI Bulan
Adiwarman Karim Hadir -
Februari 2025
Komaruddin Hidayat Hadir -
Muhammad Nasir Hadir -
Suyanto Hadir -
Masduki Baidlowi Hadir -
Fauzi Hadir -
Nazaruddin Hadir -
Abu Rokhmad Hadir -
Felicitas Tallulembang Hadir -
4. 24 April 2025 Evaluasi kinerja Muliaman D Hadad Hadir -
BSI Bulan Maret
Adiwarman Karim Hadir -
2025
Komaruddin Hidayat Hadir -
Muhammad Nasir Hadir -
Suyanto Hadir -
Masduki Baidlowi Hadir -
Fauzi Hadir -
Nazaruddin Hadir -
Abu Rokhmad Hadir -
Felicitas Tallulembang Hadir -
5. 26 Mei 2025 1. Perubahan Felicitas Tallulembang Hadir -
Susunan
Muhadjir Effendi* Hadir -
Komite -
Khusus Dewan Nizar Ahmad Saputra* Hadir -
Komisaris Addin Jauharudin* Hadir -
2. Evaluasi
Kinerja BSI Mohammad Syafii Antonio* Hadir -
Bulan April Mohammad Agus Rofiudin* Hadir -
2025
Kamaruddin Amin* Hadir -
Meidy Ferdiansyah* Hadir -
LAPORAN TAHUNAN 2025
359
Page 362
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DEWAN KOMISARIS
Alasan
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
Ketidakhadiran
6. 5 Juni 2025 Usulan Felicitas Tallulembang Hadir -
Perubahan
Muhadjir Effendi* Tidak Hadir Haji
Rencana Bisnis
Bank (RBB) Nizar Ahmad Saputra* Hadir -
2025-2027 BSI Addin Jauharudin* Hadir -
Mohammad Syafii Antonio* Tidak Hadir Haji
Mohammad Agus Rofiudin* Hadir -
Kamaruddin Amin* Tidak Hadir Haji
Meidy Ferdiansyah* Tidak Hadir Haji
7. 19 Juni 2025 Evaluasi Kinerja Felicitas Tallulembang Hadir -
BSI Bulan Mei
Muhadjir Effendi* Hadir -
2025
Nizar Ahmad Saputra* Hadir -
Addin Jauharudin* Hadir -
Mohammad Syafii Antonio* Tidak Hadir Haji
Mohammad Agus Rofiudin* Hadir -
Kamaruddin Amin* Tidak Hadir Haji
Meidy Ferdiansyah* Tidak Hadir -
8. 16 Juli 2025 Kick Off Meeting Felicitas Tallulembang Hadir -
Audit KAP
Muhadjir Effendi* Hadir -
E&Y Terhadap
Laporan Nizar Ahmad Saputra* Hadir -
Keuangan BSI Addin Jauharudin* Hadir -
Posisi 30 Juni
Mohammad Syafii Antonio* Hadir -
Mohammad Agus Rofiudin* Hadir -
Kamaruddin Amin* Hadir -
Meidy Ferdiansyah* Hadir -
9. 24 Juli 2025 Evaluasi kinerja Felicitas Tallulembang Hadir -
BSI Bulan Juni
Muhadjir Effendi* Hadir -
2025
Nizar Ahmad Saputra* Hadir -
Addin Jauharudin* Hadir -
Mohammad Syafii Antonio* Hadir -
Mohammad Agus Rofiudin* Hadir -
Kamaruddin Amin* Hadir -
Meidy Ferdiansyah* Hadir -
10. 20 Agustus 2025 Evaluasi Kinerja Felicitas Tallulembang Hadir -
BSI Bulan Juli
Muhadjir Effendi* Hadir -
2025
Nizar Ahmad Saputra* Hadir -
Addin Jauharudin* Hadir -
Mohammad Syafii Antonio* Hadir -
Mohammad Agus Rofiudin* Hadir -
Kamaruddin Amin* Hadir -
Meidy Ferdiansyah* Hadir -
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
360 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 363
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DEWAN KOMISARIS
Alasan
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
Ketidakhadiran
11 24 September Evaluasi Kinerja Felicitas Tallulembang Hadir -
2025 BSI Bulan
Muhadjir Effendi Hadir -
Agustus 2025
Nizar Ahmad Saputra* Hadir -
Addin Jauharudin* Hadir -
Mohammad Syafii Antonio* Hadir -
Mohammad Agus Rofiudin* Hadir -
Kamaruddin Amin* Hadir -
Meidy Ferdiansyah* Hadir -
12. 22 Oktober 2025 1. Evaluasi Felicitas Tallulembang Hadir -
Kinerja Bulan
Muhadjir Effendi Hadir -
September
2025 Nizar Ahmad Saputra* Hadir -
2. Persetujuan Addin Jauharudin* Hadir -
Usulan RBB
Mohammad Syafii Antonio* Hadir -
2026-2028
3. Persetujuan Mohammad Agus Rofiudin* Hadir -
Corporate Kamaruddin Amin* Hadir -
Planning
Meidy Ferdiansyah* Hadir -
13 27 November 2025 Evaluasi KInerja Felicitas Tallulembang Hadir -
BSI Bulan
Muhadjir Effendi Hadir -
Oktober 2025
Nizar Ahmad Saputra* Hadir -
Addin Jauharudin* Hadir -
Mohammad Syafii Antonio* Hadir -
Mohammad Agus Rofiudin* Hadir -
Kamaruddin Amin* Hadir -
Meidy Ferdiansyah* Hadir -
14 15 Desember 2025 Usulan Felicitas Tallulembang Hadir -
Perubahan
Muhadjir Effendi Hadir -
Anggota Komite
Penunjang Nizar Ahmad Saputra Hadir -
Dewan Addin Jauharudin* Hadir -
Komisaris
Mohammad Syafii Antonio* Hadir -
Mohammad Agus Rofiudin Hadir -
Kamaruddin Amin Hadir -
Meidy Ferdiansyah* Hadir -
15 17 Desember 2025 1. Evaluasi Felicitas Tallulembang Hadir -
Kinerja Bulan
Muhadjir Effendi Hadir -
November
2025 Nizar Ahmad Saputra Hadir -
2. Hardclose Addin Jauharudin* Hadir -
Audit KAP E&Y
Mohammad Syafii Antonio* Hadir -
atas Laporan
Keuangan Mohammad Agus Rofiudin Hadir -
BSI Posisi 31 Kamaruddin Amin Tidak Hadir Izin/Sakit
Desember
Meidy Ferdiansyah* Hadir -
2025
*) Penetapan pengangkatan tersebut berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atas penilaian kemampuan dan
kepatutan (fit and proper test))
LAPORAN TAHUNAN 2025
361
Page 364
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DEWAN KOMISARIS
Rapat Gabungan Dewan Komisaris Bersama Direksi
Sepanjang tahun 2025, agenda, tanggal dan peserta Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi adalah
sebagai berikut.
Rapat Gabungan Dewan Komisaris Bersama Direksi
Tanggal Peserta Rapat - Peserta
No. Agenda Kehadiran Kehadiran
Rapat Dewan Komisaris Rapat – Direksi
1. 16 Januari Evaluasi Kinerja Muliaman D Hadad Hadir Hery Gunardi Hadir
2025 BSI Bulan
Adiwarman Karim Hadir Tribuana Tunggadewi Hadir
Desember
2024 Komaruddin Hidayat Hadir Ari Rizaldi Hadir
Muhammad Nasir Hadir Saladin D. Effendi Hadir
Suyanto Hadir Harry Gusti Hadir
Masduki Baidlowi Tidak Hadir Bob Tyasika Ananta Hadir
Fauzi Hadir Ade Cahyo Nugroho Hadir
Nazaruddin Hadir Anton Sukarna Hadir
Abu Rokhmad Hadir Grandhis Helmi Hadir
Harumansyah
Felicitas Tallulembang Hadir Zaidan Novari Hadir
2. 20 Februari Evaluasi Kinerja Muliaman D Hadad Hadir Zaidan Novari Hadir
2025 BSI Bulan
Adiwarman Karim Hadir Hery Gunardi Hadir
Januari 2025
Komaruddin Hidayat Hadir Tribuana Tunggadewi Hadir
Muhammad Nasir Hadir Ari Rizaldi Tidak Hadir
Suyanto Hadir Saladin D. Effendi Hadir
Masduki Baidlowi Hadir Harry Gusti Hadir
Fauzi Hadir Bob Tyasika Ananta Hadir
Nazaruddin Hadir Ade Cahyo Nugroho Hadir
Abu Rokhmad Tidak Hadir Anton Sukarna Tidak Hadir
Felicitas Tallulembang Hadir Grandhis Helmi Hadir
Harumansyah
3. 20 Maret Evaluasi Kinerja Muliaman D Hadad Hadir Zaidan Novari Hadir
2025 BSI Bulan
Adiwarman Karim Hadir Hery Gunardi Hadir
Februari 2025
Komaruddin Hidayat Hadir Tribuana Tunggadewi Hadir
Muhammad Nasir Hadir Ari Rizaldi Hadir
Suyanto Hadir Saladin D. Effendi Hadir
Masduki Baidlowi Hadir Harry Gusti Tidak Hadir
Fauzi Hadir Bob Tyasika Ananta Hadir
Nazaruddin Hadir Ade Cahyo Nugroho Hadir
Abu Rokhmad Hadir Anton Sukarna Hadir
Felicitas Tallulembang Hadir Grandhis Helmi Hadir
Harumansyah
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
362 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 365
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DEWAN KOMISARIS
Tanggal Peserta Rapat - Peserta
No. Agenda Kehadiran Kehadiran
Rapat Dewan Komisaris Rapat – Direksi
4. 24 April 2025 Evaluasi Kinerja Muliaman D Hadad Hadir Tribuana Tunggadewi Hadir
BSI Bulan
Adiwarman Karim Hadir Harry Gusti Hadir
Maret 2025
Komaruddin Hidayat Hadir Bob Tyasika Ananta Hadir
Muhammad Nasir Hadir Ade Cahyo Nugroho Hadir
Suyanto Hadir Anton Sukarna Hadir
Masduki Baidlowi Hadir Grandhis Helmi Hadir
Harumansyah
Fauzi Hadir Zaidan Novari Hadir
Nazaruddin Hadir
Abu Rokhmad Hadir
Felicitas Tallulembang Hadir
5 26 Mei 2025 Evaluasi Kinerja Felicitas Tallulembang Hadir Anggoro Eko Cahyo* Hadir
BSI Bulan April
Muhadjir Effendi* Hadir Bob Tyasika Ananta Hadir
2025
Nizar Ahmad Saputra* Hadir Ade Cahyo Nugroho Hadir
Addin Jauharudin* Hadir Anton Sukarna Hadir
Mohammad Syafii Hadir Grandhis Helmi Tidak Hadir
Antonio* Harumansyah
Mohammad Agus Hadir Zaidan Novari Hadir
Rofiudin*
Kamaruddin Amin* Hadir Firman Nugraha* Hadir
Meidy Ferdiansyah* Tidak Hadir Kemas Erwan Husainy* Hadir
Muharto Hadi Hadir
Suprapto*
Arief Adhi Sanjaya* Hadir
6. 21 Agustus Evaluasi kinerja Felicitas Tallulembang Hadir Anggoro Eko Cahyo* Hadir
2025 BSI Bulan Juli
Muhadjir Effendi* Hadir Bob Tyasika Ananta Hadir
2025
Nizar Ahmad Saputra* Hadir Ade Cahyo Nugroho Hadir
Addin Jauharudin* Hadir Anton Sukarna Hadir
Mohammad Syafii Hadir Grandhis Helmi Hadir
Antonio* Harumansyah
Mohammad Agus Hadir Zaidan Novari Hadir
Rofiudin*
Kamaruddin Amin* Hadir Firman Nugraha* Hadir
Meidy Ferdiansyah* Hadir Kemas Erwan Husainy* Hadir
Muharto Hadi Hadir
Suprapto*
Arief Adhi Sanjaya* Hadir
LAPORAN TAHUNAN 2025
363
Page 366
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DEWAN KOMISARIS
Tanggal Peserta Rapat - Peserta
No. Agenda Kehadiran Kehadiran
Rapat Dewan Komisaris Rapat – Direksi
7. 25 Evaluasi kinerja Felicitas Tallulembang Hadir Anggoro Eko Cahyo Hadir
September BSI Bulan
Muhadjir Effendi Hadir Bob Tyasika Ananta Hadir
2025 Agustus 2025
Nizar Ahmad Saputra* Hadir Ade Cahyo Nugroho Hadir
Addin Jauharudin* Hadir Anton Sukarna Hadir
Mohammad Syafii Hadir Grandhis Helmi Hadir
Antonio* Harumansyah
Mohammad Agus Hadir Zaidan Novari Hadir
Rofiudin*
Kamaruddin Amin* Hadir Firman Nugraha* Hadir
Meidy Ferdiansyah* Hadir Kemas Erwan Husainy* Hadir
Muharto Hadi Hadir
Suprapto*
Arief Adhi Sanjaya* Hadir
8. 27 Evaluasi Kinerja Felicitas Tallulembang Hadir Anggoro Eko Cahyo Tidak Hadir
November BSI Bulan
Muhadjir Effendi Hadir Bob Tyasika Ananta Hadir
2025 Oktober 2025
Nizar Ahmad Saputra* Hadir Ade Cahyo Nugroho Hadir
Addin Jauharudin* Hadir Anton Sukarna Hadir
Mohammad Syafii Hadir Grandhis Helmi Hadir
Antonio* Harumansyah
Mohammad Agus Hadir Zaidan Novari Hadir
Rofiudin*
Kamaruddin Amin* Hadir Firman Nugraha* Hadir
Meidy Ferdiansyah* Hadir Kemas Erwan Husainy Tidak Hadir
Muharto Hadi Suprapto Hadir
Arief Adhi Sanjaya* Hadir
9 18 1. Evaluasi Felicitas Tallulembang Hadir Anggoro Eko Cahyo Hadir
Desember Kinerja
Muhadjir Effendi Hadir Bob Tyasika Ananta Hadir
2025 BSI Bulan
November Nizar Ahmad Saputra Hadir Ade Cahyo Nugroho Hadir
2025 Addin Jauharudin* Hadir Anton Sukarna Hadir
2. Hardclose Mohammad Syafii Hadir Grandhis Helmi Hadir
Audit KAP Antonio* Harumansyah
E&Y atas
Mohammad Agus Hadir Zaidan Novari Hadir
Laporan
Rofiudin
Keuangan
BSI Posisi 31 Kamaruddin Amin Hadir Firman Nugraha Hadir
Desember Meidy Ferdiansyah* Hadir Kemas Erwan Husainy Tidak Hadir
2025
Muharto Hadi Suprapto Hadir
Arief Adhi Sanjaya Hadir
*) *Penetapan pengangkatan tersebut berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atas penilaian kemampuan dan
kepatutan (fit and proper test)
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
364 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 367
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DEWAN KOMISARIS
Rapat Gabungan Dewan Komisaris, Direksi dan Dewan Pengawas Syariah
Peserta
Tanggal Peserta Rapat - Rapat – Direksi
No. Agenda Kehadiran Kehadiran
Rapat Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas
Syariah
1. 16 Januari PwC: Hard Muliaman D Hadad Hadir Hery Gunardi Hadir
2025 close Meeting
Adiwarman Karim Hadir Tribuana Tunggadewi Hadir
Audit BSI 2024
Komaruddin Hidayat Hadir Ari Rizaldi Hadir
Muhammad Nasir Hadir Saladin D. Effendi Hadir
Suyanto Hadir Harry Gusti Hadir
Masduki Baidlowi Tidak Hadir Bob Tyasika Ananta Hadir
Fauzi Hadir Ade Cahyo Nugroho Hadir
Nazaruddin Hadir Anton Sukarna Hadir
Abu Rokhmad Hadir Grandhis Helmi Hadir
Harumansyah
Felicitas Tallulembang Hadir Zaidan Novari Hadir
Hasanuddin Hadir
Moh. Hidayat Hadir
Oni Sahroni Hadir
Abdul Ghofur Hadir
Jaih Mubarok Hadir
2. 19 Juni 2025 Evaluasi Kinerja Felicitas Tallulembang Hadir Bob Tyasika Ananta Tidak Hadir
BSI Bulan Mei
Muhadjir Effendi* Hadir Ade Cahyo Nugroho Hadir
2025
Nizar Ahmad Saputra* Hadir Anton Sukarna Hadir
Addin Jauharudin* Hadir Grandhis Helmi Hadir
Harumansyah
Mohammad Syafii Tidak Hadir Zaidan Novari Hadir
Antonio*
Mohammad Agus Hadir Anggoro Eko Cahyo* Hadir
Rofiudin*
Kamaruddin Amin* Tidak Hadir Firman Nugraha* Hadir
Meidy Ferdiansyah* Hadir Kemas Erwan Husainy* Tidak Hadir
Muharto Hadi Hadir
Suprapto*
Arief Adhi Sanjaya* Tidak Hadir
Hasanuddin Hadir
Moh. Hidayat Hadir
Oni Sahroni Hadir
Abdul Ghofur Hadir
Jaih Mubarok Hadir
LAPORAN TAHUNAN 2025
365
Page 368
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DEWAN KOMISARIS
Peserta
Tanggal Peserta Rapat - Rapat – Direksi
No. Agenda Kehadiran Kehadiran
Rapat Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas
Syariah
3. 17 Juli 2025 Kick Off Felicitas Tallulembang Hadir Bob Tyasika Ananta Hadir
Meeting
Muhadjir Effendi Hadir Ade Cahyo Nugroho Hadir
Audit KAP E
& Y Terhadap Nizar Ahmad Saputra* Hadir Anton Sukarna Hadir
Laporan
Keuangan BSI Addin Jauharudin* Hadir Grandhis Helmi Hadir
Posisi 30 Juni Harumansyah
2025 Mohammad Syafii Hadir Zaidan Novari Hadir
Antonio*
Mohammad Agus Hadir Anggoro Eko Cahyo* Hadir
Rofiudin*
Kamaruddin Amin* Hadir Firman Nugraha* Hadir
Meidy Ferdiansyah* Hadir Kemas Erwan Husainy* Hadir
Muharto Hadi Hadir
Suprapto*
Arief Adhi Sanjaya* Hadir
Hasanuddin Hadir
Moh. Hidayat Hadir
Oni Sahroni Hadir
Abdul Ghofur Hadir
Jaih Mubarok Hadir
4. 24 Juli 2025 Evaluasi Kinerja Felicitas Tallulembang Hadir Bob Tyasika Ananta Hadir
Bulan Juni
Muhadjir Effendi Hadir Ade Cahyo Nugroho Tidak Hadir
2025
Nizar Ahmad Saputra* Hadir Anton Sukarna Hadir
Addin Jauharudin* Hadir Grandhis Helmi Hadir
Harumansyah
Mohammad Syafii Hadir Zaidan Novari Hadir
Antonio*
Mohammad Agus Hadir Anggoro Eko Cahyo Hadir
Rofiudin*
Kamaruddin Amin* Hadir Firman Nugraha* Hadir
Meidy Ferdiansyah* Hadir Kemas Erwan Husainy* Hadir
Muharto Hadi Hadir
Suprapto*
Arief Adhi Sanjaya* Hadir
Hasanuddin Hadir
Moh. Hidayat Hadir
Oni Sahroni Hadir
Abdul Ghofur Hadir
Jaih Mubarok Hadir
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
366 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 369
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DEWAN KOMISARIS
Peserta
Tanggal Peserta Rapat - Rapat – Direksi
No. Agenda Kehadiran Kehadiran
Rapat Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas
Syariah
5 12 Closing Felicitas Tallulembang Hadir Bob Tyasika Ananta Hadir
September Meeting EY
Muhadjir Effendi Hadir Ade Cahyo Nugroho Hadir
2025
Nizar Ahmad Saputra Hadir Anton Sukarna Hadir
Addin Jauharudin Hadir Grandhis Helmi Hadir
Harumansyah
Mohammad Syafii Hadir Zaidan Novari Tidak Hadir
Antonio*
Mohammad Agus Hadir Anggoro Eko Cahyo Hadir
Rofiudin
Kamaruddin Amin Hadir Firman Nugraha Hadir
Meidy Ferdiansyah* Hadir Kemas Erwan Husainy Hadir
Muharto Hadi Suprapto Hadir
Arief Adhi Sanjaya Hadir
Hasanuddin Hadir
Moh. Hidayat Hadir
Oni Sahroni Hadir
Abdul Ghofur Hadir
Jaih Mubarok Hadir
6. 23 Oktober 1. Evaluasi Felicitas Tallulembang Hadir Bob Tyasika Ananta Hadir
2025 Kinerja Bulan
Muhadjir Effendi Hadir Ade Cahyo Nugroho Hadir
September
2025 Nizar Ahmad Saputra Hadir Anton Sukarna Hadir
2. Persetujuan Addin Jauharudin Hadir Grandhis Helmi Hadir
Usulan RBB Harumansyah
2026-2028
Mohammad Syafii Hadir Zaidan Novari Hadir
3. Persetujuan
Antonio*
Corporate
Planning Mohammad Agus Hadir Anggoro Eko Cahyo Hadir
Rofiudin
Kamaruddin Amin Hadir Firman Nugraha Hadir
Meidy Ferdiansyah* Hadir Kemas Erwan Husainy Hadir
Muharto Hadi Suprapto Hadir
Arief Adhi Sanjaya Hadir
Hasanuddin Hadir
Moh. Hidayat Hadir
Oni Sahroni Hadir
Abdul Ghofur Hadir
Jaih Mubarok Hadir
* Penetapan pengangkatan tersebut berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atas penilaian kemampuan dan
kepatutan (fit and proper test)
LAPORAN TAHUNAN 2025
367
Page 370
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DEWAN KOMISARIS
Frekuensi dan Kehadiran Rapat Dewan Komisaris
Rapat Dewan Komisaris
Jumlah dan Persentasi Kehadiran
Nama Jabatan
Jumlah
Jumlah Rapat Persentase
Kehadiran
Komisaris Utama merangkap
Muliaman D Hadad* 4 4 100%
Independen
Wakil Komisaris Utama
Adiwarman Karim* 4 4 100%
merangkap Independen
Komaruddin Hidayat* Komisaris Independen 4 4 100%
Muhammad Nasir* Komisaris Independen 4 4 100%
Suyanto* Komisaris 4 4 100%
Masduki Baidlowi* Komisaris 4 3 75%
Fauzi* Komisaris 4 4 100%
Nazaruddin* Komisaris 4 4 100%
Abu Rokhmad* Komisaris 4 3 75%
Felicitas Tallulembang Komisaris Independen 15 15 100%
Muhadjir Effendi** Komisaris Utama 11 10 91%
Nizar Ahmad Saputra** Komisaris Independen 11 11 100%
Addin Jauharudin** Komisaris Independen 11 11 100%
Mohammad Syafii Antonio** Komisaris Independen 11 9 82%
Mohammad Agus Rofiudin** Komisaris 11 11 100%
Kamaruddin Amin** Komisaris 11 9 82%
Meidy Ferdiansyah** Komisaris 11 10 91%
* Berhenti menjabat sejak tanggal 16 Mei 2025
** Mulai menjabat sejak tanggal 17 Mei 2025
REKOMENDASI DAN PELAKSANAAN TUGAS DEWAN KOMISARIS
Mengacu pada Anggaran Dasar Perseroan, Dewan Komisaris menjalankan fungsi pengawasan atas arah
kebijakan pengurusan dan pelaksanaan pengelolaan Perseroan oleh Direksi, baik terkait kegiatan usaha
maupun aspek tata kelola secara menyeluruh. Fungsi tersebut mencakup pemberian nasihat kepada
Direksi serta pemantauan atas pelaksanaan rencana jangka panjang Perseroan, rencana kerja tahunan,
kepatuhan terhadap Anggaran Dasar dan keputusan RUPS, serta pemenuhan ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku dan kepentingan Perseroan sesuai dengan maksud dan tujuan
pendiriannya.
Dalam menjalankan perannya, Dewan Komisaris menilai bahwa keberlanjutan kinerja merupakan faktor
utama dalam menjaga ketahanan dan pertumbuhan BSI ke depan. Sehubungan dengan hal tersebut,
Dewan Komisaris menyampaikan pandangan, arahan, dan rekomendasi kepada Manajemen atas kinerja
BSI per 31 Desember 2025, antara lain sebagai berikut:
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
368 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 371
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DEWAN KOMISARIS
Rapat Gabungan Dewan Komisaris dengan Direksi RUPS
Jumlah dan Persentasi Kehadiran Jumlah dan Persentasi Kehadiran
Jumlah Jumlah
Jumlah Rapat Persentase Jumlah Rapat Persentase
Kehadiran Kehadiran
4 4 100% 1 1 100%
4 4 100% 1 1 100%
4 4 100% 1 1 100%
4 4 100% 1 1 100%
4 4 100% 1 1 100%
4 3 75% 1 1 100%
4 4 100% 1 1 100%
4 4 100% 1 1 100%
4 4 100% 1 1 100%
9 9 100% 2 2 100%
5 5 100% 1 1- 100%
5 5 100% 1 1 100%
5 5 100% 1 1 100%
5 5 100% 1 1 100%
5 5 100% 1 1 100%
5 5 100% 1 1- 100%
6 5 83% 1 1 100%
No. Perihal Arahan/Nasihat/Rekomendasi Dewan Komisaris
Kinerja Dewan Komisaris mengapresiasi kinerja BSI yang selama periode 2025 menunjukkan
kinerja keuangan yang secara umum telah mencapai target sesuai Rencana Bisnis Bank
(RBB) yang telah ditetapkan, antara lain:
1. Total Aset tumbuh menjadi 456 T atau naik 11,64% dibanding tahun sebelumnya
2. Return on Equity (RoE) sebesar 16,85%
3. Laba bersih sebesar Rp7,57 T naik 8,02% dibandingkan tahun lalu (tumbuh 100,96%
dari target)
4. Pembiayaan sebesar Rp318,84T tumbuh 14,49% secara tahunan (tumbuh 102,73% dari
target)
5. Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp380,5 T mencatatkan pertumbuhan sebesar
16,20% yoy (tumbuh 109,07% dari target)
6. Kualitas pembiayaan tetap terjaga dengan rasio non performing financing (NPF)
gross di level 1,81%
7. Segmen emas menjadi salah satu motor pertumbuhan utama dengan lonjakan
sebesar 78,6% menjadi 22,9 T
8. Terealisasinya beberapa inisiatif stategis seperti BSI menjadi Bullion Bank, izin prinsip
untuk kantor cabang Arab Saudi, peluncuran BEWIZE sebaagai layanan untuk
nasabah korporasi (Wholesale), dan lain-lain.
LAPORAN TAHUNAN 2025
369
Page 372
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DEWAN KOMISARIS
No. Perihal Arahan/Nasihat/Rekomendasi Dewan Komisaris
2 Dana Pihak Ketiga 1. Perolehan DPK pada Bulan Desember 2025 sebesar Rp380,5 T (pencapaian (109,07%)
atau tumbuh sebesar Rp 13 T month to month. Pertumbuhan DPK tersebut terdiri
dari Giro sebesar Rp3,0 T, Tabungan sebesar Rp9,8 T, dan Deposito sebesar Rp239
M. Dengan pertumbuhan DPK tersebut, persentase CASA Desember 2025 sebesar
61,62% mengalami kenaikan dari posisi Bulan November 2025 yang sebesar 60,33%,
namun masih dibawah target yang sebesar 62,20%. Untuk itu, kedepannya perlu
upaya peningkatan CASA yang lebih signifikan melalui peningkatan saldo Giro dan
Tabungan dan strategi close loop serta mengoptimalkan peran BSI sebagai bank
transaksi terutama untuk DPK dengan CoF rendah pada segmen retail (segmen
mikro, ISE, SME, dan RDG).
2. Pertumbuhan tabungan month to month (November 2025 – Desember 2025) Sebesar
Rp9,8 T, diharapka bisa berlanjut dan tidak mengalami penurunan di triwulan I
2026, mengingat pertumbuhan selama 11 bulan (Desember 2024 – November 2025)
mencapai Rp12,3 T atau rata-rata pertumbuhan per bulan selama 11 bulan sebesar
Rp1,1 T. Sebagai informasi, berdasarkan data tahun lalu terjadi penurunan Tabungan
di awal tahun sebesar Rp4,2 T dari Rp 140,5 T (Desember 2024) menjadi Rp136,3 T
(Januari 2025). Untuk itu, agar pertumbuhan Tabungan ini dimonitor dengan ketat
terutama pada triwulan I tahun 2026.
3. Pertumbuhan Tabungan Haji Desember 2025 (MtM) adalah negatif Rp964 M,
disebabkan karena adanya jadwal pelunasan jamaah haji yang berangkat tahun
2026, walaupun terdapat jumlah NOA yang terus meningkat. Untuk itu, BSI agar terus
membuat program yang tepat dalam rangka meningkatkan saldo Tabungan Haji dan
jumlah NOA.
4. Pertumbuhan dana nasabah priority Bulan Desember 2025 sebesar Rp1.551 M (MtM)
diharapkan bersifat sustain. Pertumbuhan tersebut kedepannya agar dijaga agar
berlanjut melalui optimalisasi program intensifikasi maupun ekstensifikasi nasabah
priority dengan didukung oleh SDM yang kompeten serta dilakukan monitoring yang
ketat.
3 Pembiayaan 1. Tingkat pertumbuhan pembiayaan BSI posisi 31 Desember 2025 sebesar 14,49% yang
berada di atas pertumbuhan kredit nasional 7,74% YoY (November 2025, berdasarkan
data OJK) agar dapat dijaga pertumbuhannya melalui pembiayaan yang sehat dan
sesuai target market.
2. Pembiayaan segmen wholesale per Desember 2025 sebesar Rp90,80 T, naik secara
MtM sebesar Rp5,85 T dan YoY sebesar Rp13,58 T serta mencapai target (110,66%)
dengan komposisi sebesar 28,5% dari total pembiayaan. Ke depan pertumbuhan
bisnis segmen wholesale dapat menjadi bisnis utama BSI, tanpa meninggalkan
segmen UMKM melalui pengembangan bisnis segmen wholesale khususnya
yang masuk dalam Islamic Ecosystem (ISE) untuk mendapatkan bisnis turunan
(value chain) yang lebih luas sehingga lebih banyak segmen wholesale yang dapat
menjalankan bisnis secara syar’i sekaligus dapat meningkatkan market share
pembiayan BSI terhadap perbankan nasional.
3. Kinerja pembiayaan Micro, baik Micro KUR maupun Non-KUR, masing-masing hanya
mencapai 91,51% dan 86,17% dari target, hal ini disebabkan karena adanya perbaikan
bisnis proses dan implementasinya dilakukan pada pertengahan tahun 2025. Dengan
bisnis proses yang lebih baik, diharapkan pertumbuhan segmen Mikro ke depan bisa
lebih baik lagi dengan pengelolaan risiko yang lebih baik sehingga kualitasnya lebih
terjaga.
4. BSI agar memanfaatkan dana kebajikan lebih optimal lagi, yaitu dengan
menggunakan dana kebajikan yang dimiliki Bank untuk kemaslahatan umat
misalnya membayar premi asuransi nasabah UMKM yang dapat meringankan
beban nasabah UMKM terutama untuk mengurangi risiko pembiayaan bermasalah
di kemudian hari.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
370 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 373
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DEWAN KOMISARIS
No. Perihal Arahan/Nasihat/Rekomendasi Dewan Komisaris
4 Laba Bersih 1. Laba Bersih BSI per Desember 2025 mencapai Rp7,56 T atau naik 8,02% YoY, namun
mengalami perlambatan pertumbuhan dibandingkan periode sebelumnya. Hal ini
terutama diakibatkan oleh peningkatan tiga biaya/beban utama, yaitu biaya bagi
hasil dan bonus (CoF) yang naik sebesar 15,73% YoY, overhead cost (OHC) yang naik
sebesar 16,36% YoY dan beban CKPN (CoC) yang naik sebesar 24,45% YoY. Khusus
CKPN kenaikan disebabkan oleh adanya program restrukturisasi akibat Bencana
Aceh dan Sumatra.
2. Pelampauan realisasi biaya overhead Desember 2025 dibandingkan budget (Rp13.572
M vs Rp12.810 M) agar menjadi perhatian dan menjadi bahan evaluasi ke depan
terutama pada saat penyusunan budget dan dalam rangka melakukan kontrol dan
mengendalikan biaya overhead secara terintegrasi dan lebih ketat lagi agar rasio
Cost Efficiency Ratio (CIR) dan rasio BOPO menjadi lebih baik.
3. Untuk memastikan produktivitas pegawai yang ada di jaringan terus meningkat,
agar dilakukan monitoring realisasi Contribution Margin per cabang, Contribution
Margin per pegawai, atau rasio lainnya yang menunjukkan produktivitas secara
disiplin dan berkesinambungan serta dilaporkan secara rutin pada Laporan Kinerja
Bulanan.
5 Lainnya 1. Melakukan evaluasi atas seluruh rencana kerja strategis tahun 2025 yang belum
terealisasi maupun yang carry over (multiyears) untuk memastikan rencana kerja
strategis tahun 2026 yang sudah direncanakan dapat dieksekusi sesuai rencana dan
target waktu yang telah ditetapkan.
2. Terkait dengan bisnis emas, Bank agar mewaspadai dan menyiapkan strategi yang
tepat untuk mengantisipasi fluktuasi harga emas yang kemungkinan besar akan
terjadi di tahun 2026 dan kedepannya.
3. Walaupun RPIM (Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial) Desember 2025
sebesar 33,86% masih berada di atas ketentuan regulasi yaitu sebesar 30%, namun
pencapaian ini berada di bawah target RBB yang sebesar 35,24% dan menurun
dibandingkan posisi Desember 2024 (35,23%) maupun November 2025 (33,91%).
Penurunan RPIM tersebut sejalan juga dengan penurunan rasio pembiayaan
UMKM yang per 31 Desember 2025 mencapai 16,52%, menurun dari posisi Desember
2024 yang sebesar 18,86%. Oleh karena itu, ke depan diupayakan agar RPIM dapat
mencapai target yang ditetapkan sehingga Bank bisa berkontribusi lebih besar
dalam pembiayaan inklusif (khususnya untuk UMKM) dengan tetap menjaga
pengelolaan risiko dengan lebih baik.
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris pencapaian beberapa aspek penting
melaksanakan fungsi pengawasan atas kebijakan dalam rencana bisnis seperti penyaluran
dan pengelolaan Bank oleh Direksi sesuai dengan pembiayaan, perbaikan kualitas aset,
peraturan perundang-undangan, Anggaran Dasar penghimpunan dana pihak ketiga,
Perseroan, dan Rencana Kerja yang ditetapkan produktivitas, efisiensi, dan belanja modal
pada awal tahun. Dalam rangka memastikan TI.
pengelolaan Bank berjalan selaras dengan arah c. Melakukan penelaahan terhadap Revisi
strategis dan prinsip Tata Kelola Perusahaan RBB 2025- 2027.
yang Baik, Dewan Komisaris melakukan sejumlah d. Melakukan evaluasi atas realisasi RBB yang
kegiatan pengawasan sebagai berikut: dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan
setiap semester, serta menyampaikan
1. Melakukan Fungsi Pengawasan Rencana laporan pengawasan RBB kepada Otoritas
Bisnis Bank (RBB): Jasa Keuangan.
a. Mengarahkan, memantau, dan e. Melakukan penelaahan dan memberikan
mengevaluasi pelaksanaan kebijakan persetujuan terhadap RBB Tahun 2026-
strategis Bank tahun 2025-2027, termasuk 2028.
evaluasi terhadap realisasi Corporate Plan 2. Menelaah Informasi Keuangan: Menelaah
dan RBB serta kinerja keuangan tahun 2025 informasi keuangan yang akan dikeluarkan
setiap bulan oleh Perusahaan, yang dilakukan oleh Kantor
b. Melakukan pengawasan terhadap upaya Akuntan Publik (KAP) atau pihak eksternal
pencapaian RBB, khususnya terhadap lainnya.
LAPORAN TAHUNAN 2025
371
Page 374
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DEWAN KOMISARIS
3. Melakukan Fungsi Pengawasan terhadap 8. Pemantauan terhadap Pengembangan
Pengendalian Internal di BSI: Sumber Daya Manusia (SDM): Memantau serta
a. Memastikan bahwa sistem pengendalian mengevaluasi perkembangan pengelolaan
internal di BSI berjalan dengan baik. dan pengembangan SDM, khususnya yang
b. Memastikan Direksi telah memantau berkaitan dengan fungsi strategis SDM dalam
efektivitas pelaksanaan Satuan Kerja Audit mendukung pencapaian kinerja Bank.
Intern (SKAI). 9. Memberikan Persetujuan terhadap Hal-hal
c. Melakukan pengawasan terhadap yang Wajib Mendapat Persetujuan Dewan
pelaksanaan tugas Satuan Kerja Audit Komisaris: Memberikan persetujuan terhadap
Intern (SKAI). hal-hal yang wajib mendapat persetujuan
4. Melakukan Pengawasan terhadap Tingkat Dewan Komisaris berdasarkan peraturan
Kesehatan Bank: Melakukan pengawasan, perundang-undangan yang berlaku dan
pemantauan, serta evaluasi terhadap Tingkat Anggaran Dasar Perseroan.
Kesehatan Bank per semester dan mendukung 10. Melakukan Kunjungan Pengawasan.
Direksi untuk mengambil langkah-langkah Selama tahun 2025 ini Dewan Komisaris
yang diperlukan dalam rangka memelihara telah melakukan kunjungan ke 1 (satu)
dan/atau meningkatkan Tingkat Kesehatan Kantor Region dengan Kantor Area dan/atau
Bank. Kantor Cabang yang terletak pada Region III
5. Melakukan Fungsi Pengawasan terhadap (Palembang) dalam rangka melaksanakan
Komite Manajemen Risiko (KMR) dan Satuan fungsi pengawasan.
Kerja Manajemen Risiko (SKMR): Memonitor 11. Melakukan pengawasan atas penerapan
strategi manajemen risiko untuk memastikan kebijakan dan prosedur pengendalian internal
operasional Bank berada pada level yang dalam proses pelaporan keuangan Bank.
diterima.
6. Melakukan Fungsi Pengawasan terhadap
Pelaksanaan Kepatuhan di BSI: PROGRAM ORIENTASI BAGI KOMISARIS
a. Melakukan evaluasi terhadap fungsi BARU
kepatuhan di BSI, memastikan bahwa fungsi
kepatuhan dilaksanakan dengan baik, serta Sejalan dengan latar belakang anggota Dewan
memberikan saran kepada Direksi untuk Komisaris yang beragam, BSI menyelenggarakan
meningkatkan kualitas pelaksanaan fungsi program orientasi bagi setiap Komisaris yang
kepatuhan. baru diangkat. Program ini bertujuan untuk
b. Melakukan reviu atas laporan pelaksanaan memberikan pemahaman yang menyeluruh
fungsi kepatuhan dan pelaksanaan tugas mengenai kondisi, strategi, dan tata kelola BSI,
Direktur Kepatuhan yang disampaikan sekaligus membangun sinergi serta kerja sama
Direksi secara berkala. yang solid di antara anggota Dewan Komisaris
c. Melakukan pemantauan terhadap sebagai satu kesatuan pengawasan yang efektif.
implementasi Strategi Anti-Fraud, Program
Anti-Pencucian Uang dan Pencegahan Berdasarkan BOC Charter, program orientasi
Pendanaan Terorisme (APUPPT), serta Dewan Komisaris meliputi:
Prinsip Mengenal Nasabah. 1. Pengenalan Korporasi terkait Corporate
d. Memastikan penerapan prinsip dan praktek Strategy, Visi, dan Misi
Good Corporate Governance (GCG) pada 2. Pelatihan Perbankan Syariah
seluruh tingkatan, dengan melakukan 3. Pelatihan Manajemen Risiko
pengawasan terhadap penerapan GCG, 4. Pelatihan GCG Perusahaan Terbuka
reviu terhadap laporan pelaksanaan GCG
yang disampaikan Direksi, dan pemantauan Terdapat 3 (tiga) anggota Dewan Komisaris baru
terhadap hasil self-assessment GCG. yang diangkat pada tahun 2025, yaitu Nizar
7. Evaluasi dan Pengawasan terhadap Teknologi Ahmad Saputra, Muhammad Syafii Antonio,
Informasi: Mengevaluasi, mengarahkan, dan dan Addin Jauharudin. Seluruh Komisaris baru
memantau rencana strategis serta pelaksanaan tersebut telah mengikuti program orientasi sesuai
Teknologi Informasi dan kebijakan Bank terkait dengan ketentuan yang berlaku, dengan waktu
Teknologi Informasi di BSI. pelaksanaan dan materi sebagaimana disajikan
dalam tabel berikut.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
372 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 375
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DEWAN KOMISARIS
No. Pelatihan Tanggal/Pukul Group Pemateri Venue
Corporate Plan Senin, 2 Juni 2025 Bp. Aji Wibowo
(09.00-10.30 WIB)
1. CTO
Pimpinan Unit Kerja Corporate
Transformation Office
Risk Profile BSI Selasa, 3 Juni 2025 Bp. Agus Setiyo Budi
(09.00-10.30 WIB)
2. ERM
Pimpinan Unit Kerja Enterprise
Risk Management
Rencana Bisnis Rabu, 4 Juni 2025 Bp. Diaz Hartadi
Bank (RBB) (09.00-10.30 WIB)
3. SPM Pimpinan Unit Kerja Strategic
Planning & Performance The Tower Lt. 5
Management Ruang Rapat
Dewan Komisaris
4. Corporate Culture Kamis, 5 Juni 2025 Bp. Peby Elan Suryadiningrat
(09.00-10.30 WIB)
BSU
Pimpinan Unit Kerja BSI
Corporate University
5. Pengenalan Kamis, 5 Juni 2025 Bp. Peby Elan Suryadiningrat
Syariah & Akad (11.30-12.00 WIB
BSU
Pimpinan Unit Kerja BSI
Corporate University
6. Good Corporate Selasa, 10 Juni 2025 Ibu Rosalina Dewi
Governance dan (09.00-10.30 WIB)
CPG
Fit & Proper Test Pimpinan Unit Kerja Compliance
Group
PELATIHAN DAN/ATAU PENINGKATAN KOMPETENSI ANGGOTA DEWAN KOMISARIS
Kebijakan terkait peningkatan kompetensi Dewan Komisaris diatur dalam Standar Operasional Prosedur
Human Capital yang bertujuan untuk memastikan bahwa setiap anggota Dewan Komisaris memiliki
pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Program
pengembangan kompetensi mencakup pelatihan, workshop, dan kegiatan lainnya yang dirancang
untuk meningkatkan kompetensi sesuai dengan perkembangan terkini dalam industri dan bisnis Bank.
Setiap anggota Dewan Komisaris diwajibkan mengikuti program pengembangan kompetensi secara
berkala untuk memastikan tetap memiliki pemahaman yang relevan dan dapat mengambil keputusan
yang tepat.
Keikutsertaan Dewan Komisaris dalam peningkatan kompetensi selama tahun 2025 adalah sebagai
berikut.
Nama Jabatan Nama Pelatihan Tanggal/Tempat Penyelenggara
Muhadjir Komisaris Pelatihan Dasar Perbankan Syariah (PDPS) 16-17 Juni 2025/The Karim
Effendy Utama Tower Consulting
Indonesia
Pelatihan Manajemen Risiko 23-24 Juni 2025/ JMS Education
The Tower
Pelatihan Penguatan Peran Strategis Dewan 30 Juni 2025/The IBI
Komisaris Tower
Etika Perbankan pada Perusahaan Terbuka
•• Digitalisasi Perbankan
•• Tata Kelola & GCG
•• ESG & Climate Risk Management
LAPORAN TAHUNAN 2025
373
Page 376
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DEWAN KOMISARIS
Nama Jabatan Nama Pelatihan Tanggal/Tempat Penyelenggara
Indonesia International Islamic Finance 3 November 2025/ Otoritas Jasa
Conference 2025 Westin Hotel Keuangan
Surabaya
Top Executive Learning Program “The Role 14 November 2025/ BSI Corporate
of Leaders in Digital Banking Business Ballroom Lt. 9 BSI University
Transformation” in 2025. Tower
Narasumber: Mr. Jahja Setiatmadja (President
Commissioner of BCA)
Felicitas Komisaris Board Forum Q4 Tahun 2024 7 Februari 2025/ Mandiri Group
Tallulembang Independen Sharing Session: Innovation and Collaboration Rancamaya Hotel
to Strengthen Business Resilience
Speakers:
•• Maruarar Sirait
Menteri Perumahan dan Kawasan
Permukiman
Republik Indonesia
•• Ignesjz Kemalawarta
Office of the President – PT Sinar Mas Land
(Property)
Board Forum Q1 Tahun 2025 9 Mei 2025/Plaza Mandiri Group
Sharing Session: From Barriers To Mandiri
Breakthroughs “Navigating Business Growth
Amidts Economic Dynamics”
Speakers:
•• M. Chatib Basri, Anggota Dewan Ekonomi
Nasional
•• Solihin Jusuf Kalla, Chief Executive Ifficer,
Kalla Group
Pelatihan Penguatan Peran Strategis Dewan 30 Juni 2025/The IBI
Komisaris Tower
•• Etika Perbankan pada Perusahaan Terbuka
•• Digitalisasi Perbankan
•• Tata Kelola & GCG
•• ESG & Climate Risk Management
“Top Executive Learning Program “”Peran 14 November 2025/ BSI Corporate
Leader Dalam Transformasi Bisnis Digital Ballroom Lt. 9 BSI University
Banking”” Tahun 2025. Tower
Narasumber: Bapak Jahja Setiatmadja (Komut
BCA)”
Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 6 18 November 2025/ BSI Corporate
Virtual University
Dialog Akhir Tahun Dewan Komisioner OJK 4 Desember 2025/ OJK
dan Industri Jasa Keuangan Ballroom Hotel
The Ritz Carlton
Jakarta
Kamaruddin Komisaris Pelatihan Dasar Perbankan Syariah (PDPS) 16-17 Juni 2025/The Karim
Amin Tower Consulting
Indonesia
Pelatihan Manajemen Risiko 23-24 Juni 2025/ JMS Education
The Tower
Pelatihan Penguatan Peran Strategis Dewan 30 Juni 2025/The IBI
Komisaris Tower
•• Etika Perbankan pada Perusahaan Terbuka
•• Digitalisasi Perbankan
•• Tata Kelola & GCG
•• ESG & Climate Risk Management
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
374 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 377
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DEWAN KOMISARIS
Nama Jabatan Nama Pelatihan Tanggal/Tempat Penyelenggara
“Top Executive Learning Program “”Peran 14 November 2025/ BSI Corporate
Leader Dalam Transformasi Bisnis Digital Ballroom Lt. 9 BSI University
Banking”” Tahun 2025. Tower
Narasumber: Bapak Jahja Setiatmadja (Komut
BCA)”
Mochamad Komisaris Pelatihan Dasar Perbankan Syariah (PDPS) 16-17 Juni 2025/The Karim
Agus Tower Consulting
Rofiudin Indonesia
Pelatihan Manajemen Risiko 23-24 Juni 2025/ JMS Education
The Tower
Pelatihan Penguatan Peran Strategis Dewan 30 Juni 2025/The IBI
Komisaris Tower
•• Etika Perbankan pada Perusahaan Terbuka
•• Digitalisasi Perbankan
•• Tata Kelola & GCG
•• ESG & Climate Risk Management
“Top Executive Learning Program “”Peran 14 November 2025/ BSI Corporate
Leader Dalam Transformasi Bisnis Digital Ballroom Lt. 9 BSI University
Banking”” Tahun 2025. Tower
Narasumber: Bapak Jahja Setiatmadja (Komut
BCA)”
Nizar Ahmad Komisaris Pelatihan Dasar Perbankan Syariah (PDPS) 16-17 Juni 2025/The Karim
Saputra Independen Tower Consulting
Indonesia
Pelatihan Manajemen Risiko 23-24 Juni 2025/ JMS Education
The Tower
Pelatihan Penguatan Peran Strategis Dewan 30 Juni 2025/The IBI
Komisaris Tower
•• Etika Perbankan pada Perusahaan Terbuka
•• Digitalisasi Perbankan
•• Tata Kelola & GCG
•• ESG & Climate Risk Management
“Top Executive Learning Program “”Peran 14 November 2025/ BSI Corporate
Leader Dalam Transformasi Bisnis Digital Ballroom Lt. 9 BSI University
Banking”” Tahun 2025. Tower
Narasumber: Bapak Jahja Setiatmadja (Komut
BCA)”
Addin Komisaris Pelatihan Dasar Perbankan Syariah (PDPS) 16-17 Juni 2025/The Karim
Jauharudin Independen Tower Consulting
Indonesia
Pelatihan Manajemen Risiko 23-24 Juni 2025/ JMS Education
The Tower
Pelatihan Penguatan Peran Strategis Dewan 30 Juni 2025/The IBI
Komisaris Tower
•• Etika Perbankan pada Perusahaan Terbuka
•• Digitalisasi Perbankan
•• Tata Kelola & GCG
•• ESG & Climate Risk Management
“Top Executive Learning Program “”Peran 14 November 2025/ BSI Corporate
Leader Dalam Transformasi Bisnis Digital Ballroom Lt. 9 BSI University
Banking”” Tahun 2025. Tower
Narasumber: Bapak Jahja Setiatmadja (Komut
BCA)”
LAPORAN TAHUNAN 2025
375
Page 378
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DEWAN KOMISARIS
Nama Jabatan Nama Pelatihan Tanggal/Tempat Penyelenggara
Muhammad Komisaris Pelatihan Manajemen Risiko 10.30 - 12.00/The JMS Education
Syafii Independen Tower lantai 5
Antonio*
Pelatihan Dasar Perbankan Syariah (PDPS) 13.00 - 15.00/The Karim
Tower lantai 5 Consulting
Indonesia
“Top Executive Learning Program “”Peran 14 November 2025/ BSI Corporate
Leader Dalam Transformasi Bisnis Digital Ballroom Lt. 9 BSI University
Banking”” Tahun 2025. Tower
Narasumber: Bapak Jahja Setiatmadja (Komut
BCA)”
Meidy Komisaris Pelatihan Dasar Perbankan Syariah (PDPS) 16-17 Juni 2025/The Karim
Ferdiansyah* Tower Consulting
Indonesia
Pelatihan Manajemen Risiko 23-24 Juni 2025/ JMS Education
The Tower
Pelatihan Penguatan Peran Strategis Dewan 30 Juni 2025/The IBI
Komisaris Tower
•• Etika Perbankan pada Perusahaan Terbuka
•• Digitalisasi Perbankan
•• Tata Kelola & GCG
•• ESG & Climate Risk Management
“Top Executive Learning Program “”Peran 14 November 2025/ BSI Corporate
Leader Dalam Transformasi Bisnis Digital Ballroom Lt. 9 BSI University
Banking”” Tahun 2025. Tower
Narasumber: Bapak Jahja Setiatmadja (Komut
BCA)”
*) berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari OJK atas penilaian kelayakan dari kepatutan (fit and proper test)
PENILAIAN KINERJA DEWAN KOMISARIS
Dewan Komisaris secara berkala melakukan penilaian mandiri (self-assessment) atas pelaksanaan fungsi
pengawasan Dewan Komisaris serta komite-komite di bawah Dewan Komisaris. Dalam proses tersebut,
Dewan Komisaris dapat meminta masukan dari Direksi guna memperoleh pandangan atas efektivitas
pengawasan yang telah dilaksanakan. Pelaksanaan fungsi pengawasan dan penilaian kinerja tersebut
merupakan bentuk pertanggungjawaban Dewan Komisaris yang dilaksanakan sesuai dengan Undang-
Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
Prosedur penilaian kinerja Dewan Komisaris yang dilaksanakan melalui RUPS adalah sebagai berikut:
1. Dewan Komisaris menyampaikan laporan kinerja Dewan Komisaris untuk dievaluasi oleh Pemegang
Saham dalam RUPS.
2. Kinerja Dewan Komisaris ditentukan berdasarkan indikator yang telah ditetapkan yang sesuai dengan
tugas serta kewajiban Dewan Komisaris.
3. Hasil evaluasi kinerja masing-masing Anggota Dewan Komisaris secara self-assessment menjadi
salah satu dasar pertimbangan bagi Pemegang Saham untuk memberhentikan dan/atau menunjuk
kembali Anggota Dewan Komisaris yang bersangkutan. Hasil evaluasi kinerja tersebut merupakan
sarana penilaian serta peningkatan efektivitas Dewan Komisaris.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
376 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 379
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DEWAN KOMISARIS
Kriteria Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
Bobot
No. Indikator
Penilaian
1. Dewan Komisaris menyelenggarakan Rapat Dewan Komisaris secara berkala berjalan
10%
minimal 4 (empat) kali dalam 1 (satu) tahun.
2. Dewan Komisaris menyelenggarakan Rapat bersama Direksi secara berkala minimal 4
10%
(empat) kali dalam 1 (satu) tahun.
3. Dewan Komisaris menyelenggarakan Rapat Komisaris bersama Dewan Pengawas (DPS)
10%
secara berkala minimal 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.
4. Dewan Komisaris melaksanakan peningkatan pengetahuan, keahlian, dan kemampuan
melalui keikutsertaan dalam seminar/pelatihan yang sesuai dengan bidang tugasnya 10%
minimal 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.
5. Dewan Komisaris melakukan kunjungan ke cabang/wilayah dalam rangka melaksanakan
10%
fungsi pengawasan minimal 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun.
6. Dewan Komisaris melakukan evaluasi terhadap Kinerja Bank Syariah Indonesia secara
10%
berkala, minimal 4 (empat) kali dalam 1 (satu) tahun.
7. Dewan Komisaris menyusun dan menyampaikan Laporan Pengawasan Rencana Bisnis
10%
Bank kepada Regulator secara berkala 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun.
8. Dewan Komisaris mereviu, mengevaluasi dan memberikan persetujuan terhadap hal-hal
yang wajib mendapat persetujuan Dewan Komisaris berdasarkan peraturan perundang- 10%
undangan yang berlaku dan Anggaran Dasar Perseroan.
9. Dewan Komisaris memastikan terselenggaranya prinsip dan praktik Good Corporate
10%
Governance pada seluruh jenjang organisasi.
10. Dewan Komisaris memastikan Komite-komite di bawahnya, yaitu Komite Audit, Komite
Pemantau Risiko, Komite Remunerasi dan Nominasi telah menjalankan tugas dan
fungsinya dengan baik dan efektif sesuai ketentuan yang berlaku.
Adapun beberapa indikator yang diukur dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi Komite
10%
di bawah Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
•• Pelaksanaan Rapat Komite dan Rencana Kerja Komite
•• Tingkat kehadiran dan partisipasi dalam Rapat Komite
•• Penyampaian Hasil Reviu kepada Dewan Komisaris
•• Pembuatan dan Penyampaian Laporan Komite yang tepat waktu
Pihak yang Melakukan Penilaian
Penilaian kinerja Dewan Komisaris dilakukan melalui self-assessment. Hasilnya dilaporkan dan
dipertanggung jawabkan dalam RUPS.
Hasil Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
Bobot
No. Indikator Pencapaian
Penilaian
1. Dewan Komisaris menyelenggarakan Rapat Dewan Komisaris secara
10% 100%
berkala berjalan minimal 4 (empat) kali dalam 1 (satu) tahun.
2. Dewan Komisaris menyelenggarakan Rapat bersama Direksi secara
10% 100%
berkala minimal 4 (empat) kali dalam 1 (satu) tahun.
3. Dewan Komisaris menyelenggarakan Rapat Komisaris bersama Dewan
10% 100%
Pengawas (DPS) secara berkala minimal 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.
4. Dewan Komisaris melaksanakan peningkatan pengetahuan, keahlian,
dan kemampuan melalui keikutsertaan dalam seminar/pelatihan yang 10% 100%
sesuai dengan bidang tugasnya minimal 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.
LAPORAN TAHUNAN 2025
377
Page 380
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DEWAN KOMISARIS
Bobot
No. Indikator Pencapaian
Penilaian
5. Dewan Komisaris melakukan kunjungan ke cabang/wilayah dalam
rangka melaksanakan fungsi pengawasan minimal 2 (dua) kali dalam 1 10% 100%
(satu) tahun.
6. Dewan Komisaris melakukan evaluasi terhadap Kinerja Bank Syariah
10% 100%
Indonesia secara berkala, minimal 4 (empat) kali dalam 1 (satu) tahun.
7. Dewan Komisaris menyusun dan menyampaikan Laporan Pengawasan
Rencana Bisnis Bank kepada Regulator secara berkala 2 (dua) kali dalam 10% 100%
1 (satu) tahun.
8. Dewan Komisaris mereviu, mengevaluasi dan memberikan persetujuan
terhadap hal-hal yang wajib mendapat persetujuan Dewan Komisaris
10% 100%
berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan
Anggaran Dasar Perseroan.
9. Dewan Komisaris memastikan terselenggaranya prinsip dan praktik Good
10% 100%
Corporate Governance pada seluruh jenjang organisasi.
10. Dewan Komisaris memastikan Komite-komite di bawahnya, yaitu Komite
Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite Remunerasi dan Nominasi
telah menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik dan efektif sesuai
ketentuan yang berlaku.
Adapun beberapa indikator yang diukur dalam penyelenggaraan tugas
10% 100%
dan fungsi Komite di bawah
Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
•• Pelaksanaan Rapat Komite dan Rencana Kerja Komite
•• Tingkat kehadiran dan partisipasi dalam Rapat Komite
•• Penyampaian Hasil Reviu kepada Dewan Komisaris
•• Pembuatan dan Penyampaian Laporan Komite yang tepat waktu
PENILAIAN KINERJA KOMITE DI 4. Penyusunan dan penyampaian laporan komite
BAWAH DEWAN KOMISARIS DAN secara tepat waktu.
DASAR PENILAIANNYA
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris
Dewan Komisaris memastikan bahwa seluruh menilai bahwa kinerja komite-komite di bawah
komite di bawah Dewan Komisaris, yaitu Komite Dewan Komisaris berada pada tingkat yang
Audit, Komite Pemantau Risiko, serta Komite baik. Penilaian tersebut didasarkan pada hasil
Remunerasi dan Nominasi, telah menjalankan evaluasi atas pelaksanaan tugas, efektivitas peran
tugas dan fungsinya secara efektif dan sesuai komite dalam mendukung fungsi pengawasan
dengan ketentuan yang berlaku. Penilaian Dewan Komisaris, serta kontribusi komite dalam
kinerja komite dilakukan oleh Dewan Komisaris penguatan tata kelola, manajemen risiko, dan
secara tahunan sebagai bagian dari upaya untuk kepatuhan Perseroan.
menjaga kualitas pengawasan dan mendukung
penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik. Komite Audit
Sepanjang tahun 2025, Komite Audit telah
Kriteria penilaian kinerja komite meliputi antara menjalankan tugas dan tanggung jawabnya
lain: dengan baik. Komite Audit telah melaksanakan
1. Pelaksanaan rapat komite dan realisasi rencana rapat sebanyak 22 (dua puluh dua) kali dan
kerja komite. menjalankan tugasnya yang antara lain:
2. Tingkat kehadiran dan partisipasi anggota 1. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan
dalam rapat komite. pemeriksaan oleh auditor internal maupun
3. Penyampaian hasil reviu dan rekomendasi auditor eksternal, dan mengawasi pelaksanaan
kepada Dewan Komisaris. tindak lanjut oleh Direksi atas hasil temuan
auditor;
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
378 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 381
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DEWAN KOMISARIS
2. Memberikan Rekomendasi Usulan Penetapan antara lain:
Kantor Akuntan Publik (KAP) dan Akuntan 1. Usulan Remunerasi Pengurus 2025 dan
Publik (AP) untuk Audit Laporan Keuangan Tantiem Kinerja 2024;
Tahunan PT Bank Syariah Indonesia Tbk Tahun 2. Rekomendasi Calon Pengurus Perseroan.
2025; 3. Melakukan penelaahan atas Kebijakan Sumber
3. Memberikan Rekomendasi Komite Audit Daya Manusia Bank
Kepada Dewan Komisaris perihal persetujuan
Honorarium Jasa Audit Laporan Keuangan BSI Komite Pemantau Risiko
Tahun Buku 2025; Sepanjang tahun 2025, Komite Pemantau Risiko
4. Memberikan Rekomendasi Komite Audit telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya
Kepada Dewan Komisaris perihal persetujuan dengan baik. Komite Pemantau Risiko telah
Laporan Keuangan Publikasi selama tahun melaksanakan rapat sebanyak 25 (dua puluh lima)
2025. kali dan menjalankan tugasnya yang antara lain:
5. Melakukan monitoring dan evaluasi atas 1. Melakukan evaluasi tentang kesesuaian
Implementasi Strategi Anti Fraud selama antara kebijakan manajemen risiko dengan
tahun 2025. pelaksanaan kebijakan Bank;
6. Evaluasi realisasi Implementasi Internal Control 2. Melakukan pemantauan dan evaluasi
Over Financial Reporting (ICOFR) selama pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko
tahun 2025. dan satuan kerja manajemen risiko;
7. Melakukan monitoring dan evaluasi secara 3. Mengawasi dan mengevaluasi Hasil Laporan
khusus atas isu-isu strategis selama tahun Tingkat Kesehatan Bank secara semesteran;
2025, seperti: 4. Mengawasi dan mengevaluasi Hasil Laporan
a. Evauasi pengembangan program Islamic Pelaksanaan Kepatuhan, antara lain:
Ecosystem (ISE) a. Laporan Pelaksanaan Tugas & Tanggung
b. Evaluasi progres perkembangan informasi Jawab Direktur yang membawahkan
Teknologi Fungsi Kepatuhan / Laporan Kepatuhan,
c. Evaluasi persiapan lebaran (operasional dan b. Laporan Kepatuhan Terintegrasi & Laporan
TI) Tata Kelola Terintegrasi,
d. Evaluasi implementasi sharia combine c. Laporan Anti Pencucian uang dan
assurance 2025 Pendanaan Terorisme (APU-PPT);
e. Evaluasi pengembangan program 5. Mengawasi pelaporan Recovery & Resolution
Operational Excellence Plan
f. Evaluasi Pengembangan inisiatif data 6. Mengawasi risiko atas usulan aksi korporasi
analytics atau tindakan lainnya seperti usulan Threshold
g. Evaluasi Implementasi customer care (Batas Kewenangan Direksi yang Memerlukan
h. Evaluasi Kesiapan Liburan Akhir Tahun 2025 Persetujuan Dewan Komisaris).
dan Awal Tahun 2026 7. Mengawasi pelaksanaan atas Rencana Aksi
8. Bersama sama dengan Komite Pemantau Keuangan Berkelanjutan tahun 2025.
Risiko melakukan pembahasan dan evaluasi 8. Mengawasi dan mengevaluasi :
terhadap: a. Strategi Pengembangan Sumber Daya
a. Evaluasi Kinerja Bulanan pada Rapat Manusia.
Komisaris dan Direksi. b. Strategi Retail Banking (termasuk Bullion
b. Persetujuan Rencana Bisnis Bank (RBB) dan Bank).
Revisi RBB pada Rapat Dewan Komisaris, c. Strategi Consumer Banking.
Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah d. Strategi Treasury & International Banking.
(Rapat Gabungan). e. Strategi Wholesale Banking termasuk
penanganan High Risk Account nasabah
Komite Remunerasi dan Nominasi Wholesale Banking.
Sepanjang tahun 2025, Komite Remunerasi dan f. Strategi Pengembangan Produk dan
Nominasi telah menjalankan tugas dan tanggung Marketing Communication.
jawabnya dengan baik. Komite Remunerasi dan g. Strategi Pengembangan Jaringan.
Nominasi telah melaksanakan rapat sebanyak 9. Diskusi dengan Chief Economist dan
4 (empat) kali dan menjalankan tugasnya yang melakukan evaluasi.
LAPORAN TAHUNAN 2025
379
Page 382
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
REMUNERASI DAN NOMINASI DIREKSI,
DEWAN KOMISARIS, DAN
DEWAN PENGAWAS SYARIAH
PEDOMAN NOMINASI DIREKSI, DEWAN b. Pencalonan dan Pengajuan calon Direksi,
KOMISARIS, DAN DEWAN PENGAWAS Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas
SYARIAH Syariah
Calon anggota Direksi, Dewan Komisaris,
Salah satu tugas dari Komite Remunerasi dan dan Dewan Pengawas Syariah diajukan
Nominasi adalah menyusun suatu sistem melalui seleksi dengan memperhatikan
nominasi bagi anggota Dewan Komisaris, Direksi, persyaratan tersebut di atas.
dan Dewan Pengawas Syariah Perseroan yang
akan menjadi bagian dari Kebijakan GCG dari 2. Prosedur Seleksi
Perseroan serta akan menjadi pedoman bagi a. Komite Remunerasi dan Nominasi
Dewan Komisaris dan Rapat Umum Pemegang mengidentifikasi calon yang memenuhi
Saham dalam menetapkan nominasi anggota kriteria.
Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan Pengawas b. Dewan Komisaris atas dasar saran dari
Syariah. Remunerasi dan Nominasi menyampaikan
usulan calon Direksi, Dewan Komisaris, dan
1. Prinsip Dasar Dewan Pengawas Syariah kepada RUPS.
a. Persyaratan Direksi, Dewan Komisaris, c. Pelaksanaan seleksi dilaksanakan sebelum
dan Dewan Pengawas Syariah masa jabatan berakhir atau diminta Dewan
Calon anggota Direksi, Dewan Komisaris, Komisaris atau bila ada kekosongan jabatan.
dan Dewan Pengawas Syariah harus
memenuhi persyaratan yang ditentukan
dalam anggaran dasar Perseroan dan
peraturan perundang-undangan yang
berlaku seperti Undang-Undang Perseroan
Terbatas, Undang-Undang Perbankan
Syariah dan Undang-Undang pasar Modal
serta ketentuan lainnya.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
380 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 383
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PENERAPAN TATA KELOLA DALAM
PEMBERIAN REMUNERASI BAGI
BANK UMUM SYARIAH
KEBIJAKAN REMUNERASI BSI Kebijakan remunerasi dimaksud memuat:
1. Struktur remunerasi yang mencakup skala
Kebijakan remunerasi BSI dilaksanakan remunerasi berdasarkan tingkat dan jabatan,
berdasarkan ketentuan yang berlaku yaitu: serta komponen remunerasi berupa ;
a. POJK No. 59/POJK.03/2017 Tentang Penerapan a. Gaji;
Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi Bagi b. Honorarium;
Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah c. Insentif; dan/atau
dan lampirannya; d. Tunjangan yang bersifat tetap dan/atau
b. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara variabel.
Republik Indonesia No. PER-04/MBU/06/2020 2. Metode dan mekanisme penetapan
Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri remunerasi. Sesuai dengan Anggaran Dasar
Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor Bank bahwa penetapan besaran remunerasi
Per-03/ MBU/2012 Tentang Pedoman Dewan Komisaris, Direksi dan Dewan
Pengangkatan Anggota Direksi dan Anggota Pengawas Syariah ditetapkan oleh RUPS
Dewan Komisaris Anak Perusahaan Badan dengan memperhatikan rekomendasi Komite
Usaha Milik Negara; Remunerasi dan Nominasi Bank.
c. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara
Republik Indonesia No. PER-3/MBU/03/2023 Monitoring Implementasi Kebijakan Remunerasi
Tentang Organ dan Sumber Daya Manusia Dalam pelaksanaan monitoring implementasi
Badan Usaha Milik Negara; kebijakan remunerasi, Bank secara berkala
d. Mandiri Subsidiaries Management Principles melakukan:
Guideline (MSMPG) Tahun 2024; dan a. Mengevaluasi skala gaji dan bonus secara
e. Anggaran Dasar Bank. periodik untuk memastikan sistem remunerasi
Bank kompetitif dengan pasar.
Kebijakan remunerasi BSI senantiasa menerapkan b. Mereview fasilitas benefit pegawai berdasarkan
prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik data-data implementasi yang diperoleh dari
yang berlaku bagi Bank sebagai perbankan Unit Kerja Terkait dan data pasar berdasarkan
syariah dan perusahaan terbuka, mengedepankan hasil survey yang dikeluarkan oleh lembaga
pelaksanaan prinsip kehati-hatian dan kesesuaian independen yang kompeten yang ditunjuk
dengan prinsip syariah, serta mempertimbangkan Bank atas berdasarkan benchmark yang
kewajaran nilai dalam industri, dalam dilakukan langsung kepada peers.
memberikan kompensasi yang seimbang dan c. Mengadakan forum pertemuan dengan Unit
terukur sesuai dengan kinerja setiap insan Bank. Kerja Terkait untuk memastikan Unit Kerja
Hal ini dilakukan untuk mendorong pelaksanaan tersebut telah memiliki pemahaman yang baik
prudent risk taking dan produktivitas pegawai terhadap fasilitas benefit pegawai sehingga
sehingga tercapainya target bisnis Bank yang implementasi pemberian fasilitas benefit
optimal, sustain dan berkelanjutan dalam rangka pegawai tersebut dapat dilaksanakan sesuai
mewujudkan visi dan misi Bank. ketentuan yang berlaku.
d. Monitoring atas penyesuaian organisasi dan
Penyusunan kebijakan remunerasi dilakukan peringkat jabatan, program pengembangan
dengan mempertimbangkan: pegawai, workforce planning dan memastikan
a. Terciptanya manajemen risiko yang efektif; implementasinya telah sesuai dengan
b. Stabilitas keuangan bank; ketentuan Human Capital.
c. Kecukupan dan penguatan permodalan Bank; e. Monitoring terhadap seluruh proses
d. Kebutuhan likuiditas jangka pendek dan pemenuhan pegawai mulai dari proses
jangka panjang; pencarian kandidat (sourcing), seleksi
e. Potensi pendapatan bank di masa yang akan (selection), konfirmasi (confirmation) sampai
datang; dan dengan penempatan dan memastikan telah
f. Kesesuaian dengan prinsip syariah. sesuai dengan ketentuan Human Capital.
LAPORAN TAHUNAN 2025
381
Page 384
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PENERAPAN TATA KELOLA DALAM PEMBERIAN REMUNERASI
BAGI BANK UMUM SYARIAH
f. Monitoring Pelatihan dan Pengembangan dalam melaksanakan tugasnya dengan
Pegawai; ketentuan apabila pegawai sudah tidak
g. Monitoring atas pelaksanaan hubungan menjabat pada posisi tersebut maka
industrial di Bank; bantuan transportasi akan hilang
h. Monitoring Sistem Imbalan; dan b. Bonus
i. Monitoring Talenta dan Suksesi. Bonus merupakan apresiasi Bank atas kinerja
atau kondisi tertentu. Bonus Kinerja Adalah
Cakupan Kebijakan Remunerasi Berdasarkan penghargaan Bank atas pencapaian kinerja
Kriteria Tertentu pegawai pada periode tertentu. Bonus
Untuk menciptakan keselarasan dan mendorong ditetapkan berdasarkan hasil kinerja individu
peningkatan motivasi karyawan atas perbedaan pegawai, kinerja Unit Kerja dan kinerja Bank
wilayah kerja, tingkat risiko dan kapasitas secara umum dengan memperhatikan
pekerjaan, Bank melakukan pengukuran dan strategi bisnis dan kemampuan Bank.
menetapkan kebijakan remunerasi dengan c. Insentif
mengedepankan prinsip kehati-hatian melalui Insentif merupakan apresiasi Bank atas
benchmarking terhadap peers. pencapaian penjualan/pendapatan operasional
pada batas dan atau kriteria tertentu. Insentif
Penghasilan tidak tetap merupakan komponen terdiri dari:
penghasilan yang diterima pegawai dalam jumlah 1) Insentif Reguler
yang berbeda berdasarkan kriteria tertentu. Merupakan insentif yang diberikan secara
reguler dalam bentuk tunai berdasarkan
Penghasilan tidak tetap terdiri dari: pencapaian penjualan per unit/produk
a. Tunjangan Tidak Tetap atau hasil penagihan sesuai dengan skema
Tunjangan yang diberikan tunai kepada insentif masing-masing.
pegawai tertentu yang perhitungannya 2) Insentif Jangka Panjang.
berdasarkan jabatan, sifat pekerjaan maupun Merupakan insentif yang diberikan dalam
lokasi kerja. Tunjangan ini dapat berubah kurun waktu tertentu (lebih dari 1 tahun)
(bertambah/berkurang) atau tidak diberikan kepada pegawai jika mampu meningkatkan
apabila pegawai tidak lagi memegang jabatan nilai perusahaan dalam kurun waktu
atau berada pada lokasi kerja sebelumnya. tertentu. Misal: opsi kepemilikan saham,
Tunjangan ini terdiri dari: dan lain-lain.
1) Tunjangan Posisi
Tunjangan posisi diberikan untuk jabatan Remunerasi yang Dikaitkan dengan Risiko
yang memiliki kekhususan karena keahlian Dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian,
tertentu, tanggung-jawab ataupun risiko Bank menentukan metode pengukuran kinerja
bisnis yang diemban yang tidak dihitung dan jenis risiko dalam menetapkan pemberian
dalam pertimbangan job grading serta Remunerasi yang bersifat variabel sesuai skala
posisi annual guaranteed cash terhadap dan kompleksitas usaha Bank.
pasar.
2) Tunjangan Komunikasi Pemberian Remunerasi yang Bersifat Variabel bagi
Tunjangan komunikasi diberikan sebagai Direksi, Dewan Komisaris, mempertimbangkan:
subsidi karena pekerjaannya menuntut Kinerja, yaitu kinerja manajemen, pegawai, unit
berkomunikasi secara intensif dengan pihak bisnis dan kinerja Bank secara keseluruhan; dan
eksternal menggunakan alat komunikasi Risiko yang dihadapi Bank.
pribadi.
3) Tunjangan Lokasi Dalam menetapkan risiko yang dikaitkan
Tunjangan lokasi diberikan atas dasar dengan Remunerasi yang Bersifat Variabel, Bank
pertimbangan geografis perbedaan biaya memperhatikan risiko yang paling berpengaruh
hidup. dalam kegiatan usaha sebagai risiko utama
4) Bantuan Transportasi mengacu pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
Bantuan yang diberikan secara lumpsum yang mengatur mengenai penilaian tingkat
kepada jabatan Area Segmen dan Business kesehatan bank umum syariah dan unit usaha
Manager untuk menunjang mobilitas syariah.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
382 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 385
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PENERAPAN TATA KELOLA DALAM PEMBERIAN REMUNERASI
BAGI BANK UMUM SYARIAH
Bank memberikan remunerasi yang bersifat KEBIJAKAN DAN PROSEDUR
variabel tersebut dalam bentuk saham atau REMUNERASI DEWAN KOMISARIS,
instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan DIREKSI, DAN DEWAN PENGAWAS
Bank sebesar persentase tertentu dari remunerasi SYARIAH
yang bersifat variabel. Persentase pemberian
Remunerasi dalam bentuk saham atau instrumen Salah satu tugas dari Komite Remunerasi
yang berbasis saham yang diterbitkan Bank dapat dan Nominasi adalah membuat suatu sistem
diberikan berbeda pada setiap tingkat jabatan remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris,
dengan memperhatikan antara lain peran dan Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah yang
tanggung jawab yang bersangkutan dalam akan menjadi bagian dari Pedoman Kebijakan
pengelolaan Bank. GCG serta akan menjadi pedoman bagi Dewan
Komisaris dan RUPS dalam menetapkan
Kebijakan remunerasi yang dikaitkan dengan remunerasi anggota Dewan Komisaris, Direksi
risiko bertujuan untuk: dan Dewan Pengawas Syariah.
1. Mencegah timbulnya moral hazard dan
mengedepankan unsur prudensial dalam 1. Prinsip Dasar
pengelolaan bank. a. Kebijakan remunerasi merupakan salah
2. Menjaga kesehatan Bank secara individual. satu faktor penting untuk mendapatkan
3. Memitigasi adanya excessive risk taking yang dan/atau mempertahankan Pegawai,
dilakukan oleh para pengambilan keputusan. Pejabat Eksekutif, anggota Direksi, Dewan
Komisaris, dan Dewan Pengawas Syariah
Lebih lanjut, terdapat implementasi pemberian yang kompeten berkualitas.
remunerasi yang bersifat variabel yang b. Penetapan remunerasi Pegawai, Pejabat
ditangguhkan (Malus) atau menarik kembali Eksekutif, anggota Direksi, Dewan Pengawas
remunerasi yang bersifat variabel yang sudah Syariah, Dewan Komisaris tersebut, Komite
dibayarkan (Clawback) kepada jajaran Manajerial perlu mempertimbangkan antara lain hal-
yang tergolong Material Risk Takers (MRT), sesuai hal sebagai berikut:
ketentuan Pasal 26 POJK No. 45/POJK.03/2015 1) Hasil benchmarking remunerasi
tentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Pegawai, Pejabat Eksekutif, anggota
Remunerasi Bagi Bank Umum. Direksi, Dewan Pengawas Syariah, dan
Dewan Komisaris dengan industri
Jabatan dan Jumlah Pihak yang Menjadi sejenis (peer group).
Material Risk Taker (MRT) 2) Ukuran dan kompleksitas dari operasi
Seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi BSI perusahaan.
adalah Material Risk Takers. Anggota Direksi dan 3) Remunerasi terdiri dari gaji/honorarium
anggota Dewan Komisaris yang menjabat selama dan benefit yang bisa distandarisasi
pada tahun buku 2025 sejumlah 18 orang. yaitu Tunjangan Hari Raya (THR), Cuti
Tahunan, Rumah Dinas, Kendaraan
Nama Konsultan Ekstern dan Tugas Konsultan Dinas, Fasilitas Kesehatan, dan Utilities
Terkait Kebijakan Remunerasi serta benefit lainnya. Sedangkan
Tahun 2025, Bank tidak menggunakan jasa remunerasi yang berdasarkan kinerja
konsultan eksternal dalam penyusunan kebijakan adalah bonus/insentif untuk Pegawai
Remunerasi. Kebijakan remunerasi Bank disusun dan Dewan Pengawas Syariah, serta
dengan mengacu pada ketentuan yang berlaku Tantiem untuk Direksi dan Dewan
baik dibidang perbankan maupun pasar modal Komisaris.
dan ketentuan Bank sebagai Entitas Anak Bank 4) Kebijakan remunerasi paling kurang
Mandiri, dengan tetap mempertimbangkan wajib memperhatikan:
market analysis yang dilakukan oleh internal a) kinerja keuangan dan pemenuhan
Bank. pembentukan Penyisihan
Penghapusan Aktiva sebagaimana
diatur dalam peraturan perundang-
undangan yang berlaku;
LAPORAN TAHUNAN 2025
383
Page 386
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PENERAPAN TATA KELOLA DALAM PEMBERIAN REMUNERASI
BAGI BANK UMUM SYARIAH
b) prestasi kerja individual agar tercapai 2) Santunan Purna Jabatan.
kesetaraan antara hasil kerja dengan
imbalan yang diterima; 3. Prosedur Penetapan Remunerasi
c) kewajaran dengan peer group; dan a. Komite memberikan usul atau rekomendasi
d) pertimbangan sasaran dan strategi kepada Dewan Komisaris tentang kebijakan
jangka panjang Bank. remunerasi yang layak diterapkan.
b. Usul atau rekomendasi penetapan
2. Komponen Remunerasi remunerasi bagi Direksi, Dewan Pengawas
Komponen Remunerasi terdiri dari: Syariah dan Dewan Komisaris yang diajukan
a. Remunerasi Jangka Pendek terdiri dari: oleh Komite setelah ditelaah oleh Dewan
1) Gaji dan Honorarium (Dewan Komisaris Komisaris harus diajukan kepada RUPS.
dan Dewan Pengawas Syariah); c. Usul atau rekomendasi penetapan
2) Benefit; remunerasi bagi pegawai dan Pejabat
3) Bonus/insentif (Pegawai dan Dewan Eksekutif oleh Komite kepada Dewan
Pengawas Syariah) dan Tantiem (Direksi Komisaris untuk selanjutnya disampaikan
dan Dewan Komisaris). kepada Direksi.
b. Remunerasi Jangka Panjang. d. Komite wajib melakukan review atas
Suatu komponen Remunerasi yang kebijakan remunerasi minimal setahun
didasarkan pada kepedulian atas going sekali, baik diminta maupun tidak diminta
concern perusahaan yang terdiri dari: Dewan Komisaris.
1) Stock Option Plan;
Komite Remunerasi
Rapat Umum
dan Nominasi Dewan Komisaris
Pemegang Saham
Membuat Kajian Pembahasan Remunerasi
Menetapkan Remunerasi
Penyusunan Remunerasi
Indikator Penetapan Remunerasi
Dalam menetapkan struktur dan besaran remunerasi bagi Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan
Pengawas Syariah Bank kepada Dewan Komisaris, Komite Remunerasi dan Nominasi memperhatikan
beberapa faktor penting yaitu:
a. Remunerasi yang berlaku pada industri perbankan dan skala Bank secara peer to peer dalam industri
perbankan nasional secara umum, maupun dalam industri perbankan syariah secara khusus;
b. tugas, tanggung jawab, dan wewenang masing-masing anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris,
dan anggota Dewan Pengawas Syariah dikaitkan dengan pencapaian tujuan dan kinerja Emiten atau
Perusahaan Publik;
c. Pencapaian target kinerja Bank secara bank wide;
d. Pencapaian kinerja atau Key Performance Indicator (KPI) masing-masing anggota Direksi, anggota
Dewan Komisaris, dan anggota Dewan Pengawas Syariah;
e. Risiko dan kompleksitas tugas Dewan Pengawas Syariah sesuai tugas dan tanggung jawab anggota
Dewan Pengawas Syariah;
f. Proporsionalitas terhadap remunerasi Dewan Komisaris memperhatikan perbandingan risiko dan
kompleksitas tugas antara Dewan Pengawas Syariah dengan Dewan Komisaris; dan
g. Keseimbangan tunjangan antara yang bersifat tetap dan bersifat variable.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
384 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 387
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PENERAPAN TATA KELOLA DALAM PEMBERIAN REMUNERASI
BAGI BANK UMUM SYARIAH
Struktur, kebijakan, dan besaran remunerasi b. Fasilitas lain yaitu fasilitas yang diterima tidak
sebagaimana dimaksud hanya berlaku untuk 1 dalam bentuk keuangan (natura) bagi Dewan
periode tahun buku sesuai dengan Keputusan Komisaris dan Direksi, antara lain:
RUPS. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib 1. Tunjangan Hari Raya
mengevaluasi kebijakan remunerasi tersebut 2. Tunjangan Purna Jabatan
paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun, 3. Tunjangan Perumahan dan Utilitas
serta mengusulkan kembali struktur dan besaran 4. Fasilitas kendaraan dan tunjangan
remunerasi bagi Direksi, Dewan Komisaris dan transportasi
Dewan Pengawas Syariah kepada RUPS dalam 5. Fasilitas Kesehatan
setiap pelaksanaan RUPS Tahunan Bank. 6. Fasilitas Club Membership dan Anggota
Perkumpulan Profesi
Struktur dan Jumlah Nominal/Komponen 7. Fasilitas Biaya Komunikasi
Remunerasi 8. Fasilitas Kantor Non Inventaris
Kebijakan remunerasi dan fasilitas lainnya 9. Fasilitas Perjalanan Dinas
(remuneration package) yang ditetapkan RUPST 10. Fasilitas Bantuan Hukum
bagi Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan 11. Izin Cuti
Pengawas Syariah. Kebijakan remunerasi dan c. Fasilitas lain yaitu fasilitas yang diterima tidak
fasilitas lainnya yang ditetapkan RUPS Tahunan dalam bentuk keuangan (natura) bagi Dewan
antara lain meliputi: Pengawas Syariah, antara lain:
a. Remunerasi yaitu penghasilan dalam bentuk a. Tunjangan Hari Raya
keuangan (non natura) antara lain gaji, b. Tunjangan Purna Jabatan
tunjangan (net), kompensasi dalam bentuk c. Fasilitas Kesehatan
saham, bonus dan bentuk remunerasi lainnya. d. Fasilitas Perjalanan Dinas
Dewan Komisaris
Januari - Desember 2025
Remunerasi
Orang Nominal (Rp)
Honorarium 8 13.713.829.034
Tunjangan Perumahan - -
Tunjangan Transportasi 8 2.742.765.804
Tunjangan Hari Raya 8 1.304.455.000
Asuransi Purna Jabatan 9 5.077.219.859
Kesehatan - -
Total 22.838.269.697
Direksi
Januari - Desember 2025
Remunerasi
Orang Nominal (Rp)
Gaji 10 27.989.566.131
Tunjangan Perumahan 10 1.890.125.806
Tunjangan Transportasi - -
Tunjangan Hari Raya 10 2.472.600.000
Asuransi Purna Jabatan 7 7.395.789.103
Kesehatan - -
Total 39.748.081.040
LAPORAN TAHUNAN 2025
385
Page 388
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PENERAPAN TATA KELOLA DALAM PEMBERIAN REMUNERASI
BAGI BANK UMUM SYARIAH
Dewan Pengawas Syariah
Januari - Desember 2025
Remunerasi
Orang Nominal (Rp)
Honorarium 5 3.119.280.000
Tunjangan Perumahan - -
Tunjangan Transportasi - -
Tunjangan Hari Raya 5 259.940.000
Asuransi Purna Jabatan - -
Kesehatan - -
Total 3.379.220.000
Paket Remunerasi dan Fasilitas yang Diterima oleh Direksi, Dewan Komisaris, dan DPS
Jumlah Diterima dalam 1 Tahun
Jenis Remunerasi dan Direksi Dewan Komisaris DPS
Fasilitas lain
Orang Juta (Rp) Orang Juta (Rp) Orang Juta (Rp)
Gaji, bonus, tunjangan rutin,
tantiem, dan fasilitas lainnya 39.748 22.838 3.379
dalam bentuk non-natura
Fasilitas lain dalam bentuk
natura (perumahan, transportasi, 10 8 5
asuransi kesehatan dan
- - -
sebagainya) yang *):
a. dapat dimiliki
b. tidak dapat dimiliki
Total 39.748 22.838 3.379
*) Dinilai dalam ekuivalen rupiah.
Paket Remunerasi yang Dikelompokkan dalam Tingkat Penghasilan yang Diterima oleh Direksi,
Dewan Komisaris, dan DPS Dalam 1 (Satu) Tahun
Jumlah Dewan
Jumlah Remunerasi per Orang dalam 1 tahun *) Jumlah Jumlah DPS
Komisaris
di atas Rp 2 miliar 10 1 -
di atas Rp 1 miliar s.d. Rp 2 miliar - 7 -
di atas Rp 500 juta s.d. Rp 1 miliar - - 5
Rp 500 juta ke bawah - - -
KEBIJAKAN REMUNERASI PEGAWAI
Prinsip-prinsip tata kelola tersebut juga diterapkan dalam pemberian remunerasi bagi seluruh karyawan
Bank sebagaimana tertuang dalam Standar Prosedur Operasional Human Capital BSI (SPO HC).
Berbeda dengan kebijakan remunerasi bagi manajemen yang mewajibkan adanya keputusan RUPS,
untuk kebijakan remunerasi pegawai ditetapkan oleh Direksi dengan pengawasan oleh Dewan Komisaris
dan Dewan Pengawas Syariah.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
386 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 389
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PENERAPAN TATA KELOLA DALAM PEMBERIAN REMUNERASI
BAGI BANK UMUM SYARIAH
Sesuai dengan SPO HC, Komite Remunerasi dan Penangguhan Remunerasi yang Bersifat
Nominasi juga berperan dalam memberikan Variabel
rekomendasi kebijakan remunerasi bagi pegawai Remunerasi yang bersifat variabel dikenakan
secara keseluruhan untuk disampaikan kepada mekanisme penangguhan dengan ketentuan
Dewan Komisaris, dengan memperhatikan : sebagai berikut:
a. Kinerja keuangan; a. Bagi pihak yang ditetapkan sebagai Material
b. Pemenuhan pembentukan Penyisihan Risk Taker (MRT), sebagian remunerasi
Penghapusan Aktiva; variabelnya akan ditangguhkan.
c. Kewajaran dengan peer Unit Kerja Kantor b. Besaran penangguhan bagi MRT yang
Pusat; dan merupakan anggota Direksi dan Dewan
d. Pertimbangan sasaran dan strategi jangka Komisaris ditetapkan paling rendah sebesar
panjang Bank. 10% dari remunerasi variabel.
Informasi terkait remunerasi pegawai juga Penetapan Kebijakan Penangguhan
disampaikan pada Sub Bab Remunerasi dalam Penerapan kebijakan penangguhan (malus) atau
Bab Human Capital Laporan Tahunan ini. penarikan kembali (clawback) dilakukan apabila
terjadi kondisi sebagai berikut:
a. Terbukti adanya Individual Fraud.
REMUNERASI YANG BERSIFAT b. Dilakukannya restatement atas laporan
VARIABEL keuangan Perseroan yang menjadi dasar
penetapan remunerasi variabel.
Bank juga memberikan kompensasi yang bersifat c. Peringkat risiko Perseroan pada Triwulan
variabel diantaranya Tunjangan Lokasi, Tunjangan terakhir sebelum pelaksanaan pembayaran
Jabatan tertentu, Tunjangan Penampilan untuk remunerasi variabel yang ditangguhkan
pegawai frontliner, Kompensasi Lembur, Bonus berada pada peringkat 4 (Moderate to High)
pencapaian kinerja, Insentif penjualan, retention atau lebih rendah.
program serta program Long Term Incentive
dalam bentuk saham. Khusus untuk anggota Jumlah Penerima dan Jumlah Total Remunerasi
Dewan Komisaris Independen mendapatkan yang Bersifat Variabel yang Dijamin Tanpa
remunerasi dalam bentuk tunai sesuai dengan Syarat
ketentuan Peraturan OJK No. 59/POJK.03/2017. Selama tahun 2025, tidak terdapat jumlah
Untuk menunjang kedinasan pegawai, Bank penerima dan jumlah total Remunerasi yang
memberikan fasilitas kedinasan meliputi Bersifat Variabel yang dijamin tanpa syarat akan
rumah dinas, penggantian biaya utilities, pulsa diberikan oleh Bank kepada calon Direksi, calon
telepon, dan Kendaraan dinas sewa. Sedangkan Dewan Komisaris, dan/atau calon Pegawai selama
untuk mendukung kebutuhan pegawai dalam 1 (satu) tahun pertama bekerja sebagaimana
kepemilikan rumah, kendaraan maupun dimaksud dalam Peraturan OJK No. 59/
kebutuhan lainnya, Bank memberikan fasilitas POJK.03/2017.
Kredit Kesejahteraan Pegawai.
LAPORAN TAHUNAN 2025
387
Page 390
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PENERAPAN TATA KELOLA DALAM PEMBERIAN REMUNERASI
BAGI BANK UMUM SYARIAH
Jumlah Total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang Ditangguhkan
Remunerasi Variabel
yang di tangguhkan
Pihak MRT Keterangan
Tunai Saham (Rp)
Total saham bloked x harga penutupan perdagangan akhir
Dewan Komisaris - 4.354.744.000 tahun 2025 (per 31 Des 2025) : 1.952.800 lembar saham x Rp
2.230
Total saham bloked x harga penutupan perdagangan
Direksi - 16.964.976.990 akhir tahun 2025 (per 31 Des 2025) : 7.607.613 lembar saham
x Rp 2.230
Jumlah Total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang Ditangguhkan yang Dibayarkan Selama 1
(Satu) Tahun
Remunerasi Variabel
Pihak MRT yang di tangguhkan
Tunai Saham (Rp)
Dewan Komisaris - 2.310.420
Direksi - 8.262.417
PROGRAM OPSI SAHAM YANG DIBERIKAN KEPADA DIREKSI, DEWAN KOMISARIS,
DPS DAN PEJABAT EKSEKUTIF
BSI tidak menerbitkan program opsi saham yang diberikan untuk Direksi, Dewan Komisaris, maupun
pegawai sepanjang tahun 2025.
RASIO GAJI TERTINGGI DAN TERENDAH
1. Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan terendah; 1,6:1
2. Rasio gaji Dewan Komisaris yang tertinggi dan terendah; 1,1:1
3. Rasio gaji DPS yang tertinggi dan terendah; 1,46:1
4. Rasio gaji pegawai yang tertinggi dan terendah; 53,0:1
5. Rasio gaji Direksi tertinggi dan pegawai tertinggi. 1,68:1
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
388 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 391
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PENERAPAN TATA KELOLA DALAM PEMBERIAN REMUNERASI
BAGI BANK UMUM SYARIAH
PESANGON PENSIUN
Pada tahun 2025, terdapat pegawai yang telah berakhir hubungan kerja dikarenakan telah memasuki
usia pensiun. Bank telah membayarkan nominal pesangon sesuai dengan ketentuan perundang-
undangan yang berlaku dengan uraian sebagai berikut:
No. Jumlah Nominal Pesangon yang dibayarkan Jumlah Pegawai
per orang dalam 1 (satu) tahun
1 >1 Miliar 4
2 >500 Juta – 1 Miliar 7
3 <500 Juta 84
Lebih lanjut, pada tahun 2025, pegawai yang telah berakhir hubungan kerja dikarenakan kebijakan Bank
seperti penggabungan, peleburan pengambilalihan, perampingan struktur organisasi Bank, sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan uraian sebagai berikut:
No. Jumlah Nominal Pesangon yang dibayarkan Jumlah Pegawai
per orang dalam 1 (satu) tahun
1 >1 Miliar -
2 >500 Juta – 1 Miliar -
3 <500 juta -
LAPORAN TAHUNAN 2025
389
Page 392
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KEBIJAKAN KEBERAGAMAN DIREKSI,
DEWAN KOMISARIS, DAN
DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Kebijakan keberagaman Direksi, Dewan Komisaris, profesional, latar belakang pendidikan, usia,
dan Dewan Pengawas Syariah BSI diatur dalam gender, integritas, serta pemahaman terhadap
Anggaran Dasar Bank dan dilaksanakan dengan perbankan syariah, guna mendukung efektivitas
mengacu pada ketentuan peraturan perundang- fungsi pengelolaan dan pengawasan Bank.
undangan yang berlaku di bidang perbankan
syariah, pasar modal, serta ketentuan terkait anak Dalam proses pencalonan, Komite Remunerasi
perusahaan BUMN. Kebijakan ini memastikan dan Nominasi mengidentifikasi kebutuhan
bahwa setiap anggota memiliki pengetahuan, keberagaman tersebut sebelum menyampaikan
keahlian, dan kompetensi yang sesuai dengan usulan dan/atau rekomendasi kepada Pemegang
kebutuhan Bank. Saham dan RUPS. Khusus untuk calon Dewan
Pengawas Syariah, rekomendasi juga diperoleh
Dalam penerapannya, BSI mengacu pada dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama
berbagai regulasi dan pedoman tata kelola Indonesia.
yang relevan, termasuk ketentuan Otoritas Jasa
Keuangan, peraturan Kementerian BUMN, serta Komposisi Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan
Mandiri Subsidiaries Management Principles Pengawas Syariah BSI saat ini telah memenuhi
Guideline (MSMPG) Tahun 2024. kriteria keberagaman yang ditetapkan. Pada
tahun 2025, keberagaman tersebut tercermin
Komposisi Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan dari kombinasi usia, latar belakang pendidikan,
Pengawas Syariah ditetapkan sebagai kombinasi pengalaman kerja, serta representasi gender yang
keberagaman karakteristik individu yang seimbang, sebagaimana disajikan dalam tabel
mencakup keahlian, pengetahuan, pengalaman berikut:
Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris
Aspek Keterangan
Pendidikan •• Anggota Dewan Komisaris memiliki latar belakang pendidikan yang beragam,
mencakup bidang Hukum, Ekonomi, Akuntansi, Keuangan, Manajemen, Administrasi
Publik, Teknik, Kedokteran, Studi Islam, Ilmu Komunikasi, dan Ilmu Komputer.
•• Kualifikasi pendidikan mencakup jenjang diploma, sarjana, magister, hingga doktor
dari berbagai perguruan tinggi ternama di dalam dan luar negeri.
Kompetensi dan •• Dewan Komisaris memiliki pengalaman profesional yang luas di sektor perbankan dan
Pengalaman Kerja perbankan syariah, keuangan, kebijakan publik, pemerintahan, pendidikan, lembaga
keagamaan, BUMN, infrastruktur, kesehatan, serta pengembangan sosial.
•• Sejumlah anggota memiliki rekam jejak sebagai menteri, pejabat tinggi pemerintah,
regulator, akademisi, rektor, komisaris, serta pakar tata kelola dan syariah, yang
memperkuat fungsi pengawasan dan pemberian arahan strategis Bank.
Usia Per Desember 2025, rentang usia anggota Dewan Komisaris berada antara 39 hingga
69 tahun, mencerminkan kombinasi pengalaman kepemimpinan yang matang serta
perspektif lintas generasi.
Jenis Kelamin Komposisi Dewan Komisaris terdiri dari anggota laki-laki dan perempuan, yang
mencerminkan komitmen Bank terhadap keberagaman gender dan kepemimpinan yang
inklusif pada tingkat pengawasan.
Informasi lengkap mengenai keberagaman komposisi anggota Dewan Komisaris dapat dilihat pada Bab
3 Profil Perusahaan di Laporan Tahunan ini.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
390 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 393
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KEBIJAKAN KEBERAGAMAN DIREKSI, DEWAN KOMISARIS,
DAN DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Keberagaman Komposisi Direksi
Aspek Keterangan
Pendidikan •• Anggota Direksi memiliki latar belakang pendidikan yang beragam, mencakup bidang
Akuntansi, Ekonomi, Manajemen, Teknik, Teknologi Informasi, Hukum, Administrasi
Publik, dan Agribisnis.
•• Kualifikasi pendidikan Direksi mencakup jenjang diploma, sarjana, dan magister yang
diperoleh dari berbagai perguruan tinggi ternama di dalam dan luar negeri.
Kompetensi dan •• Direksi memiliki pengalaman profesional yang luas di sektor perbankan syariah dan
Pengalaman Kerja perbankan konvensional, keuangan, manajemen risiko, treasury, teknologi informasi,
manajemen human capital, serta sektor publik dan BUMN.
•• Sejumlah anggota Direksi memiliki rekam jejak sebagai eksekutif senior perbankan,
pimpinan unit bisnis strategis, profesional di bidang keuangan dan teknologi, serta
pejabat pada institusi keuangan dan BUMN, yang memperkuat fungsi pengelolaan,
pengambilan keputusan strategis, dan pelaksanaan operasional Bank.
Usia Per Desember 2025, rentang usia anggota Direksi berada antara 44 hingga 62 tahun,
mencerminkan keseimbangan antara pengalaman kepemimpinan yang kuat dan
perspektif manajerial lintas generasi.
Jenis Kelamin Komposisi Direksi didominasi oleh laki-laki, mencerminkan struktur kepemimpinan Bank
saat ini, dengan tetap mengedepankan prinsip kompetensi dan profesionalisme.
Informasi lengkap mengenai keberagaman komposisi anggota Direksi dapat dilihat pada Bab 3 Profil
Perusahaan di Laporan Tahunan ini.
Keberagaman Komposisi Dewan Pengawas Syariah
Aspek Keterangan
Pendidikan •• Anggota Dewan Pengawas Syariah memiliki latar belakang pendidikan yang kuat dan
relevan di bidang Syariah, Fiqh, Tafsir dan Ulumul Qur’an, Ekonomi Islam, Hukum, serta
Keuangan Syariah.
•• Kualifikasi akademik mencakup jenjang sarjana, magister, hingga doktor dari perguruan
tinggi terkemuka di dalam dan luar negeri, termasuk Universitas Al-Azhar Kairo dan UIN
Syarif Hidayatullah Jakarta.
Kompetensi dan •• Dewan Pengawas Syariah memiliki pengalaman profesional yang luas sebagai pengawas
Pengalaman Kerja syariah pada bank syariah, unit usaha syariah, perusahaan pembiayaan, asuransi syariah,
manajer investasi, serta lembaga keuangan nasional dan internasional.
•• Beberapa anggota juga berperan aktif dalam Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama
Indonesia (DSN–MUI), akademisi, profesor, serta pakar fatwa dan standar akuntansi syariah,
memperkuat kualitas pengawasan kepatuhan syariah Bank.
Usia Per Desember 2025, rentang usia anggota Dewan Pengawas Syariah berada antara 50 hingga
64 tahun, mencerminkan keseimbangan antara kedalaman pengalaman dan kesinambungan
pengawasan.
Jenis Kelamin Komposisi Dewan Pengawas Syariah saat ini terdiri dari anggota laki-laki, sesuai dengan
struktur keanggotaan yang ditetapkan, dengan tetap mengedepankan kompetensi, integritas,
dan independensi.
Informasi lengkap mengenai keberagaman komposisi anggota Direksi dapat dilihat pada Bab 3 Profil
Perusahaan di Laporan Tahunan ini.
LAPORAN TAHUNAN 2025
391
Page 394
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
TRANSPARANSI KEPEMILIKAN SAHAM
DIREKSI, DEWAN KOMISARIS DAN
DEWAN PENGAWAS SYARIAH
KEPEMILIKAN SAHAM ANGGOTA DIREKSI, DEWAN KOMISARIS DAN DEWAN
PENGAWAS SYARIAH
Sesuai SEOJK No. 14/SEOJK.03/2025-XXIII.2, Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah telah
mengungkapkan kepemilikan saham yang mencapai 5% (lima persen) atau lebih, baik pada Bank yang
bersangkutan maupun pada bank dan/atau perusahaan lain, yang berkedudukan di dalam dan di luar
negeri. Kepemilikan saham Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah dapat dilihat pada
tabel di bawah ini.
Kepemilikan Saham Direksi Lebih dari 5% Per 31 Desember 2025
Kepemilikan Saham (lembar)
Nama Jabatan Lembaga
Perusahaan
BSI Bank Lain Keuangan
Lain
Bukan Bank
Anggoro Eko Cahyo Direktur Utama - – – –
Bob Tyasika Ananta Wakil Direktur Utama - – – –
Kemas Erwan Husainy Direktur Retail Banking - – – –
Direktur Information
Muharto Hadi Suprapto - – – –
Technology
Ade Cahyo Nugroho Direktur Finance & Strategy - – – –
Direktur Sales &
Anton Sukarna - – – –
Distribution
Direktur Compliance &
Arief Adhi Sanjaya - – – –
Human Capital
Grandhis Helmi Harumansyah Direktur Risk Management - – – –
Direktur Wholesale
Zaidan Novari - – – –
Transaction Banking
Direktur Treasury &
Firman Nugraha - – – –
International Banking
Kepemilikan Saham Dewan Komisaris Lebih dari 5% Per 31 Desember 2025
Kepemilikan Saham (lembar)
Nama Jabatan Lembaga
Perusahaan
BSI Bank Lain Keuangan
Lain
Bukan Bank
Muhadjir Effendy Komisaris Utama - – – –
Felicitas Tallulembang Komisaris Independen - – – –
Meidy Ferdiansyah* Komisaris - – – –
Mochamad Agus Rofiudin Komisaris - – – –
Kamaruddin Amin Komisaris - – – –
Nizar Ahmad Saputra Komisaris Independen - – – –
Muhammad Syafii Antonio* Komisaris Independen - – – –
Addin Jauharudin Komisaris Independen - – – –
*) berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari OJK atas penilaian kelayakan dari kepatutan (fit and proper test)
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
392 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 395
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
TRANSPARANSI KEPEMILIKAN SAHAM DIREKSI,
DEWAN KOMISARIS DAN DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Kepemilikan Saham Dewan Pengawas Syariah Lebih dari 5% Per 31 Desember 2025
Kepemilikan Saham (lembar)
Nama Jabatan Lembaga
Perusahaan
BSI Bank Lain Keuangan
Lain
Bukan Bank
Prof. Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Ketua - – – –
DR. H. Mohamad Hidayat, MBA, M.H Anggota - – – –
Dr. H. Oni Sahroni, MA Anggota - – – –
Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A. Anggota - – – –
Prof. Dr. Jaih Mubarok, SE, M.H, M.Ag Anggota - – – –
PEMBELIAN/PENJUALAN SAHAM DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Setiap transaksi kepemilikan saham yang dilakukan oleh anggota Direksi dan Dewan Komisaris
Bank dilaporkan kepada Regulator sesuai dengan Peraturan OJK No. 4 Tahun 2024 tentang Laporan
Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Laporan Aktivitas
Penjaminan Saham. Anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris yang memiliki saham dengan hak
suara, baik secara langsung maupun tidak langsung, wajib melaporkan kepemilikan tersebut serta
setiap perubahan kepemilikan hak suara atas saham Bank kepada OJK.
Penyampaian laporan kepemilikan saham atau setiap perubahannya dilakukan melalui sistem elektronik
OJK dan wajib disampaikan paling lambat 3 (tiga) hari kerja sejak terjadinya kepemilikan atau perubahan
kepemilikan hak suara atas saham Bank.
Jumlah Harga
Tanggal Tujuan dari Status
Nama Jabatan Saham yang Pembelian
Transaksi Transaksi Kepemilikan
dibeli/ dijual per saham
Anggoro Eko Cahyo Direktur Utama - - - - -
Bob Tyasika Ananta Wakil Direktur Utama - - - - -
Direktur Sales &
Anton Sukarna - - - - -
Distribution
Ade Cahyo Direktur Finance &
- - - - -
Nugroho Strategy
Direktur Wholesale
Zaidan Novari - - - - -
Transaction Banking
Grandhis Helmi Direktur Risk
- - - - -
Haumansyah Management
Kemas Erwan Direktur Retail
- - - - -
Husainy Banking
Muharto Hadi Direktur Information
- - - - -
Suprapto Technology
Direktur Treasury &
Firman Nugraha - - - - -
International Banking
Direktur Compliance
Arief Adhi Sanjaya - - - - -
& Human Capital
LAPORAN TAHUNAN 2025
393
Page 396
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
TRANSPARANSI KEPEMILIKAN SAHAM DIREKSI,
DEWAN KOMISARIS DAN DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Jumlah Harga
Tanggal Tujuan dari Status
Nama Jabatan Saham yang Pembelian
Transaksi Transaksi Kepemilikan
dibeli/ dijual per saham
Hery Gunardi Direktur Utama* - - - - -
Saladin Dharma Direktur Information
- - - - -
Nugraha Effendi Technology*
Direktur Treasury
Ari Rizaldi & International - - - - -
Banking*
1. Pembelian 1. Rp2.560 1. 4 Maret 1. Investasi 1.
Saham 2. Rp2.050 2025 Kepemilikan
20.000 2. Investasi langsung
lembar 2. 21 Maret
Direktur Retail
Harry Gusti utama 2025 2.
Banking*
2. Pembelian Kepemilikan
Saham langsung
30.000
lembar
Tribuana Direktur Compliance
- - - - -
Tunggadewi & Human Capital*
*) berhenti sejak RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 tanggal 16 Mei 2025
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
394 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 397
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
ORGAN DAN KOMITE-KOMITE
DI BAWAH DEWAN KOMISARIS
Sebagai bagian dari penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik, BSI mendukung
pelaksanaan fungsi pengawasan Dewan Komisaris melalui pembentukan komite-
komite di bawah Dewan Komisaris. Komite-komite ini dibentuk untuk memperkuat
efektivitas pengawasan serta mendukung pemberian arahan strategis kepada
Manajemen.
Pembentukan komite di bawah Dewan Komisaris mengacu pada ketentuan
POJK dan SEOJK yang berlaku, termasuk POJK No. 55/POJK.04/2015, POJK No. 34/
POJK.04/2014, POJK No. 17/POJK.03/2023, dan SEOJK No. 14/SEOJK.03/2025.
Dalam menjalankan fungsi pengawasan, Dewan Komisaris BSI saat ini didukung
oleh tiga (3) komite, yaitu Komite Audit, Komite Remunerasi dan Nominasi,
serta Komite Pemantau Risiko. Ketiga komite tersebut berperan memberikan
kajian, rekomendasi, dan masukan kepada Dewan Komisaris guna memastikan
pengawasan yang komprehensif dan efektif.
Sesuai dengan SEOJK No. 14/SEOJK.03/2025, Dewan Komisaris juga dapat
membentuk komite tambahan sesuai kebutuhan dan tingkat kompleksitas
kegiatan Bank untuk memperluas cakupan pengawasan.
Dalam setiap komite, Dewan Komisaris didukung oleh pihak independen
guna menjaga objektivitas dan integritas proses pengambilan keputusan. BSI
memastikan pemenuhan seluruh persyaratan independensi melalui verifikasi
dokumen, termasuk surat pernyataan integritas. Pengaturan rangkap jabatan ketua
dan anggota komite dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
LAPORAN TAHUNAN 2025
395
Page 398
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KOMITE AUDIT
Tujuan Pembentukan Komite 3. Anggota Komite Audit yang merupakan Ko-
Komite Audit dibentuk untuk mendukung misaris lndependen diangkat sebagai Ketua
Dewan Komisaris dengan memberikan opini Komite Audit. Dalam hal Komisaris lndepen-
yang independen atas hal-hal yang memerlukan den yang menjadi anggota Komite Audit lebih
perhatian Dewan Komisaris, sesuai dengan prinsip- dari l (satu) orang maka salah satunya diangkat
prinsip GCG dan ketentuan peraturan perundang- sebagai Ketua Komite Audit.
undangan yang berlaku. Dalam pelaksanaan 4. Anggota Direksi dilarang menjadi anggota
tugasnya, Komite Audit melakukan pengawasan Komite Audit.
terhadap efektivitas sistem pengendalian internal,
fungsi audit internal, serta proses pelaporan Sebagai Bank Umum Syariah, BSI juga
keuangan, guna memastikan Bank dikelola memungkinkan satu (1) orang anggota Dewan
secara transparan, akuntabel, bertanggung jawab, Pengawas Syariah untuk menjadi anggota Komite
independen, dan wajar. Audit. Pihak Independen yang menjadi anggota
Komite Audit dinilai memiliki kompetensi apabila
Dasar Hukum Pembentukan didukung oleh sertifikasi yang relevan dan
Komite Audit Perseroan dibentuk guna pengalaman kerja paling sedikit lima (5) tahun di
memenuhi: bidang keuangan, akuntansi, hukum, perbankan,
•• Peraturan OJK No. 17 tahun 2023 tanggal 14 atau perbankan syariah sesuai perannya. Dengan
September 2023 tentang Penerapan Tata komposisi tersebut, BSI memastikan Komite
Kelola Bagi Bank Umum; Audit memiliki keahlian yang memadai untuk
•• SEOJK No. 14/SEOJK.03/2025 tentang mendukung efektivitas fungsi pengawasan
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum. Dewan Komisaris.
•• Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015 tanggal
23 Desember 2015 tentang Pembentukan dan Persyaratan Keanggotaan
Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit; 1. Anggota Komite Audit wajib memiliki integri-
•• Anggaran Dasar PT Bank Syariah Indonesia tas yang tinggi, akhlak dan moral yang baik,
Tbk. serta kemampuan, pengetahuan dan pengala-
man yang memadai sesuai dengan latar be-
Keanggotaan Komite Audit lakang pendidikannya serta mampu berkomu-
Mengacu pada Peraturan Bank Indonesia No. nikasi dengan baik.
11/33/PBl/2009 tanggal 7 Desember 2009 tentang 2. Memiliki pengetahuan yang cukup untuk
Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang membaca dan memahami laporan keuangan.
Baik bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha 3. Memiliki pengetahuan yang memadai tentang
Syariah, terutama Pasal 36, Pasal 38, Pasal 42 dan peraturan yang terkait dengan usaha perbank-
Pasal 43, serta berdasarkan pada SEOJK No. 14/ an syariah.
SEOJK.03/2025 – VI.4: 4. Bukan merupakan orang dalam Kantor Akun-
1. Anggota Komite Audit sekurang-kurangnya tan Publik yang memberikan jasa audit dan
terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris lndependen non audit pada Bank Syariah Indonesia dalam
sebagai Ketua merangkap anggota, 1 (satu) 1 (satu) tahun terakhir sebelum diangkat se-
orang Pihak lndependen yang memiliki keah- bagai anggota Komite Audit.
lian di bidang keuangan atau akuntansi dan 1 5. Tidak memiliki saham Bank Syariah Indonesia,
(satu) orang Pihak lndependen yang memili- baik langsung maupun tidak langsung.
ki keahlian di bidang hukum atau perbankan 6. Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Bank
(syariah). Syariah Indonesia, Komisaris, Direksi dan pe-
2. Komisaris lndependen dan Pihak lndepen- megang saham utama Bank Syariah Indonesia.
den yang menjadi anggota Komite Audit 7. Tidak memiliki hubungan usaha baik langsung
sebagaimana dimaksud pada butir 1 seku- maupun tidak langsung dengan Bank Syariah
rang-kurangnya 51 % dari Jumlah Anggota Indonesia.
Komite Audit.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
396 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 399
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KOMITE AUDIT
Komposisi Anggota Komite
Komite Audit BSI diangkat berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. KEP:05/440-KEP/DIR tentang
Penetapan Perubahan Keanggotaan Komite Audit Bank Syariah Indonesia efektif per 19 Juni 2025,
sebagai berikut:
Komposisi Komite Audit per 31 Desember 2025
Nama Jabatan di Komite Jabatan di Perusahaan Periode
Felicitas Tallulembang Ketua merangkap Anggota Komisaris Independen 2024 - 2027
Nizar Ahmad Saputra* Anggota Komisaris Independen 2025 - 2028
Muhammad Syafii Antonio* Anggota Komisaris Independen 2025 - 2028
Addin Jauharudin* Anggota Komisaris Independen 2025 - 2028
Suharto Anggota Pihak Independen 2024 - 2027
Mahfud Sholihin Anggota Pihak Independen 2024 - 2027
[*) berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari OJK atas penilaian kelayakan dari kepatutan (fit and proper test)
Masa Tugas Komite Audit
Masa tugas anggota Komite Audit yang berasal dari Dewan Komisaris disesuaikan dengan masa jabatan
Dewan Komisaris sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar, dan dapat diangkat kembali untuk 1 (satu)
periode berikutnya. Sementara itu, anggota Komite Audit yang berasal dari Pihak Independen Non-
Komisaris memiliki masa tugas paling lama 3 (tiga) tahun dan dapat diangkat kembali untuk paling lama
2 (dua) tahun, dengan tetap memperhatikan kewenangan Dewan Komisaris untuk memberhentikan
yang bersangkutan sewaktu-waktu.
Profil Komite Audit
Profil anggota Komite Audit sebagai anggota Dewan Komisaris dapat dilihat pada Bab 3 Profil Dewan
Komisaris di Laporan Tahunan ini. Berikut profil anggota Komite Audit sebagai anggota non-Komisaris
dari Pihak Independen.
LAPORAN TAHUNAN 2025
397
Page 400
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KOMITE AUDIT
SUHARTO
Anggota Komite Audit/Pihak Independen
Warga Negara Indonesia
Lahir di Indramayu, pada tahun 1966.
Usia 59 tahun Per Desember 2025.
Berdomisili di Bogor, Jawa Barat, Indonesia
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
•• D3 Accounting, Universitas Padjadjaran (1988). 1. Audit Manager Retail Banking Audit, PT Bank
•• S1 Accounting, STIE Jagakarsa (1996). Mandiri (Persero), Tbk (2020-2022).
•• S2 Magister Management In Business, IPB 2. Group Head Internal Audit, PT Bank Syariah
University (2021). Mandiri (2017-2020).
3. Audit Manager Distribution Audit, PT Bank
Sertifikasi Mandiri (Persero), Tbk (2015-2017).
1. Certification in Audit Committee Practices 4. Audit Manager REB IV Makassar, PT Bank
2024. Mandiri (Persero), Tbk (2012-2015).
2. Manajemen Risiko Perbankan Jenjang VI - 5. Department Head Audit Development, PT
Lembaga Sertifikasi Profesi Keuangan Syariah Bank Mandiri (Persero), Tbk. (2010- 2012)
2024. 6. Regional Business Control Head Region I
3. Manajemen Risiko Perbankan Level IV - Medan, PT Bank Mandiri (Persero), Tbk. (2008-
Lembaga Sertifikasi Perbankan 2020. 2010)
4. General Banking Perbankan Umum Level III, 7. Senior Audit & Lead Auditor, PT Bank Mandiri
Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan 2016. (Persero), Tbk. (1999-2008)
5. Sekolah Staf dan Pimpinan Bank (SESPIBANK) 8. Internal Auditor, Bank Ekspor Impor Indonesia
Angkatan 65, Lembaga Pengembangan (Bank Exim). (1993-1999)
Perbankan Indonesia (LPPI) 2016. 9. Junior Accountant, PT Bank Rakyat Indonesia
6. Certified Bank Auditor (CBA), Bank (Persero), Tbk. (1989-1993)
Administration Institute (BAI).
7. Certified Fraud Examiners (CFE) - Association Periode dan Masa Menjabat
Certification Fraud Examiners (ACFE). 6 Februari 2024 – 5 Februari 2027
8. Qualified Internal Auditor (QIA) - Yayasan
Pengembangan Internal Auditor (YPIA). Rangkap Jabatan
-
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
398 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 401
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KOMITE AUDIT
MAHFUD SHOLIHIN
Anggota Komite Audit/Pihak Independen
Warga Negara Indonesia
Lahir di Klaten, pada tahun 1973.
Usia 52 tahun Per Desember 2025.
Berdomisili di Yogyakarta
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
•• S1 Akuntansi, Universitas Gadjah Mada. •• Anggota Komite Audit, PT Bank Syariah
•• S2 Master of Accounting, University of Western Indonesia, Tbk. Jun 2025-Saat ini.
Australia. •• Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengawas
•• S3 Doctor Philosophy, University of Bradford. Keuangan (LPPK), Pimpinan Pusat
Muhammadiyah. 2025-Saat ini.
Sertifikasi •• Anggota Dewan Pengurus Nasional, Ikatan
•• Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 7, Akuntan Indonesia (IAI) 2022-Saat ini.
BSU University, Jakarta 2025. •• Ketua Dewan Pengawas Syariah, BPRS Sleman.
•• CACP, Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), Jakarta. 2022-2025.
2025. •• Anggota Dewan Pengawas Syariah, Unit Usaha
•• Manajemen Risiko Jenjang 6 dan 7 (Certified), Syariah Bank BPD DIY, 2020-Saat ini.
Badan Sertifikasi Manajemen Risiko- BSMR, •• Anggota Komisioner, Komite Profesi Akuntan
Jakarta 2024. Publik (KPAP) 2019-2025.
•• Certified Practicing Accountant (Australia), •• Ketua Dewan Standar Akuntansi Syariah,
CPA Australia (Indonesia), Jakarta 2022. Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) 2017-2022.
•• Manajemen Risiko level 1, 2, dan 3 (Certified), •• Wakil Dekan Bidang Akademik dan
Badan Sertifikasi Manajemen Risiko- BSMR, Kemahasiswaan, Fakultas Ekonomika dan
Jakarta 2022. Bisnis, Universitas Gadjah Mada (FEB UGM)
•• Data Analytics (Certified), Association of 2016-2021.
Chartered Certified Accountants (ACCA) & •• Komite Pemantau Manajemen Risiko dan
Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), Jakarta 2021. Investasi Usaha (KPMRIU), PT Pos Indonesia
•• Pengawas Syariah (Certified), Lembaga 2015-2017.
Sertifikasi Profesi Majelis Ulama Indonesia, LSP •• Short Term Consultant, PEACH Project, Bank
MUI, Jakarta 2021. Dunia 2013-2014.
•• Audit Intern Bank (Certified), Lembaga •• Ketua Departemen Akuntansi FEB UGM 2012-
Sertifikasi Profesi Perbankan-LSPP, Jakarta 2016.
2020. •• Finance Specialist, PEACH (Public Expenditure
•• Pelatihan Calon Dewan Pengawas Syariah, and Capacity Harmonization) Project, Bank
Dewan Syariah Nasional- Majelis Ulama Dunia 2012-2013.
Indonesia, Jakarta 2019. •• •Dosen Departemen Akuntansi, Fakultas
•• General Banking (Certified), Lembaga Ekonomika dan Bisnis UGM 1999-Saat ini.
Sertifikasi Profesi Perbankan-LSPP, Jakarta.
2018. Periode dan Masa Menjabat
•• Risk and Governance (Certified), Enterprise 19 Juni 2025 - 18 Juni 2026
Risk Management Academy, Jakarta 2016.
Rangkap Jabatan
-
LAPORAN TAHUNAN 2025
399
Page 402
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KOMITE AUDIT
Piagam Komite Audit c. Mempelajari secara mendalam laporan
Perseroan telah mengesahkan Piagam Komite keuangan interim dan tahunan baik yang
Audit yang ditetapkan melalui Surat Keputusan diaudit maupun yang tidak diaudit.
Dewan Komisaris PT Bank Syariah Indonesia Tbk d. Mempelajari secara mendalam perubahan
No. 04/KEP-KOM/002/2024 tentang Pedoman angka/nilai yang signifikan pada pos-pos
dan Tata Tertib Kerja (Piagam) Komite Audit PT Neraca dan Rugi/laba.
Bank Syariah Indonesia Tbk, tertanggal 1 Juli e. Mempelajari secara mendalam pos-pos
2024. Piagam ini merupakan pembaruan atas Aktiva Lain dan Pasiva Lain.
Piagam Komite Audit sebelumnya sebagaimana f. Mempelajari secara mendalam laporan
ditetapkan dalam Keputusan No. 01/003-SKB/ Realisasi Rencana Kerja dan Anggaran
Dirkom tanggal 1 Februari 2021. Piagam Komite serta meneliti pos-pos yang mempunyai
Audit menjadi pedoman dalam pelaksanaan perbedaan yang signifikan.
tugas dan tanggung jawab Komite Audit secara g. Melakukan pertemuan secara berkala
transparan, kompeten, objektif, dan independen, dengan unit kerja terkait dan Auditor
sehingga akuntabel serta dapat diterima oleh Ekstern yang memeriksa Bank Syariah
seluruh pemangku kepentingan. Secara umum, Indonesia Tbk untuk meminta tambahan
Piagam Komite Audit memuat ketentuan informasi dan klarifikasi dalam bidang
mengenai peran, wewenang, tanggung jawab, akuntansi dan keuangan.
komposisi, serta tata cara kerja Komite Audit: h. Melaporkan secara berkala atas hasil
1. Tujuan Umum Pembentukan pemantauannya dan memberi masukan
2. Kewenangan atas hal-hal yang perlu menjadi perhatian
3. Keanggotaan Dewan Komisaris.
4. Persyaratan Keanggotaan
5. Tugas dan Tanggung Jawab 2. Internal Control
6. Hubungan Kerja Melakukan pemantauan dan evaluasi atas
7. Rapat efektivitas pelaksanaan dan hasil pemeriksaan
8. Pelaporan oleh Satuan Kerja Audit Intern dan Auditor
9. Masa Tugas dan Kompensasi Ekstern atas penerapan sistem pengendalian
10. Kerahasiaan Bank intern (Internal control system).
11. Penutup a. Mempelajari dan memastikan bahwa Bank
Syariah Indonesia Tbk telah memiliki sistem
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit pengendalian intern (internal control
Komite Audit bertugas dan bertanggung jawab system) yang baku sesuai dengan praktik
untuk melakukan pemantauan atas kecukupan yang berlaku.
sistem pengendalian intern (internal control b. Mempelajari secara mendalam laporan
system), kecukupan dan kebenaran atas hasil pemeriksaan Satuan Kerja Audit Intern
proses dalam pembuatan laporan keuangan, dan Auditor Ekstern yang memeriksa Bank
efektifitas kinerja internal dan eksternal auditor, Syariah Indonesia Tbk guna memastikan
mengidentifikasi hal-hal yang memerlukan bahwa pengendalian intern (internal
perhatian Dewan Komisaris, menyusun konsep control) sudah dilaksanakan dengan benar.
dan analisa yang berhubungan dengan fungsi c. Melakukan pertemuan berkala dengan
komite audit dan melaksanakan tugas-tugas lain unit-unit kerja yang terkait dengan sistem
yang diberikan Dewan Komisaris yang meliputi: pengendalian intern (internal control
system) dan pelaksanaannya.
1. Laporan Keuangan d. Melakukan pemantauan dan mengevaluasi
a. Melakukan pemantauan dan evaluasi atas terhadap pelaksanaan tindak lanjut oleh
informasi keuangan yang akan dikeluarkan Direksi atas hasil temuan audit hasil
Bank Syariah Indonesia Tbk, seperti laporan pengawasan Otoritas Jasa Keuangan,
keuangan, proyeksi dan informasi keuangan Satuan Kerja Audit Intern, Dewan Pengawas
lainnya. Syariah, dan Auditor Ekstern.
b. Mempelajari secara mendalam Rencana e. Melaporkan secara berkala atas hasil
Kerja dan Anggaran Perusahaan serta pemantauannya dan memberi masukan
Rencana Jangka Panjang Bank Syariah atas hal-hal yang perlu menjadi perhatian
Indonesia Tbk. Dewan Komisaris.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
400 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 403
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KOMITE AUDIT
3. Internal Audit dan keuangan di PT Bank Syariah
Melakukan pemantauan dan mengevaluasi Indonesia, Tbk.
terhadap pelaksanaan tugas Satuan Kerja 4) Salah seorang pejabat dan atau auditor
Audit Intern. Kantor Akuntan Publik yang diundang
a. Mengevaluasi rencana kerja tahunan mengikuti tender adalah mantan
Satuan Kerja Audit Intern. karyawan kunci dalam bidang akuntansi
b. Mempelajari secara mendalam semua dan keuangan di PT Bank Syariah
temuan yang signifikan dari hasil Indonesia Tbk. yang berhenti kurang
pemeriksaan internal auditor. dari 1 (satu) tahun.
c. Mengevaluasi program dan cakupan audit 5) Salah seorang karyawan kunci bidang
dalam rangka pelaksanaan rencana kerja akuntansi dan keuangan di PT Bank
tahunan Satuan Kerja Audit Intern. Syariah Indonesia Tbk adalah mantan
d. Melakukan evaluasi atas pelaksanaan pejabat/auditor Akuntan Publik yang
audit oleh Satuan Kerja Audit intern untuk diundang mengikuti tender yang
memastikan bahwa program audit sudah berhenti kurang dari 1 (satu) tahun.
berjalan dengan cakupan yang benar. d. Mempelajari dan memastikan bahwa
e. Melakukan pertemuan berkala dengan PT Bank Syariah Indonesia Tbk memiliki
Satuan Kerja Audit Intern guna membahas tata cara yang baku dan sesuai dengan
temuan-temuan audit yang signifikan serta peraturan/ketentuan yang berlaku dalam
memberikan masukan yang dianggap pelaksanaan pemilihan Kantor Akuntan
perlu dalam pelaksanaan pemeriksaan oleh Publik
Satuan Kerja Audit Intern. e. Mempelajari dan memastikan bahwa proses
f. Meminta bantuan Satuan Kerja Audit pelaksanaan pemilihan Kantor Akuntan
Intern untuk melakukan pemeriksaan/ Publik sudah berjalan dengan benar sesuai
investigasi khusus apabila terdapat temuan dengan tata cara yang baku.
audit dan atau informasi yang berkaitan f. Mempelajari Request for Proposal dan
dengan pelanggaran hukum dan peraturan Terms of Reference yang dikirimkan
perundang-undangan yang berlaku. kepada Kantor Akuntan Publik yang sudah
g. Melaporkan secara berkala atas hasil ditetapkan sebagai calon eksternal auditor
pemantauannya dan memberi masukan PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
atas hal-hal yang perlu menjadi perhatian g. Mempelajari perencanaan dan cakupan
Dewan Komisaris. audit yang disampaikan Kantor Akuntan
Publik yang sudah dipilih/ditunjuk, guna
3. External Audit memastikan bahwa perencanaan dan
a. Mempelajari secara mendalam semua cakupan audit tersebut sesuai dengan
temuan yang signifikan dari hasil Request for Proposal dan Terms of Reference
pemeriksaan eksternal auditor serta institusi serta sudah mempertimbangkan semua
pemeriksa lainnya. risiko yang dianggap penting.
b. Mempelajari nama dan atau reputasi Kantor h. Komite Audit memberikan rekomendasi
Akuntan Publik (KAP) yang akan diundang mengenai penunjukan Akuntan Publik
untuk mengikuti tender. dan Kantor Akuntan Publik kepada Dewan
c. Mempelajari kemungkinan keterkaitan KAP Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS.
yang akan diundang mengikuti tender, i. Melakukan komunikasi secara berkala
termasuk para pejabat dan staf Kantor dengan Kantor Akuntan Publik yang sedang
Akuntan Publik tersebut dengan PT Bank memeriksa PT Bank Syariah Indonesia
Syariah Indonesia Tbk., yang meliputi: Tbk guna membahas hal-hal yang perlu
1) Hubungan sebagai rekanan jasa non- untuk dikomunikasikan, antara lain sebagai
audit bagi PT Bank Syariah Mandiri Tbk. berikut:
2) Hubungan sebagai pemegang saham 1) Progres pelaksanaan pemeriksaan.
PT Bank Syariah Indonesia, Tbk. dalam 2) Temuan-temuan penting.
jumlah material / menentukan. 3) Perubahan peraturan/ ketentuan dalam
3) Hubungan keluarga dekat dengan pencatatan akuntansi dan keuangan
karyawan kunci dalam bidang akuntansi dari institusi yang berwenang.
LAPORAN TAHUNAN 2025
401
Page 404
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KOMITE AUDIT
4) Penyesuaian-penyesuaian yang terjadi independen jika terjadi perbedaan pendapat
berdasarkan hasil pemeriksaan. antara manajemen dan Akuntan Publik.
5) Kendala/hambatan yang dijumpai 6. Rekomendasi Penunjukan
dalam pelaksanaan pemeriksaan. Kantor Akuntan Publik:
j. Melaporkan secara berkala atas hasil Rekomendasi kepada Dewan Komisaris
pemantauannya dan memberi masukan mengenai penunjukan Kantor Akuntan Publik
atas hal-hal yang perlu menjadi perhatian yang didasarkan pada independensi, ruang
Dewan Komisaris. lingkup penugasan, dan imbalan jasa.
7. Pemeriksaan oleh Auditor Internal: Penelaahan
Tugas dan Tanggung jawab Ketua Komite Audit atas pelaksanaan pemeriksaan oleh auditor
Ketua Komite Audit bertugas dan bertanggung internal dan pengawasan pelaksanaan tindak
jawab untuk: lanjut oleh Direksi atas temuan auditor internal.
1. Menentukan rencana kerja tahunan. 8. Pengaduan Akuntansi dan Pelaporan
2. Membuat laporan mengenai kegiatan Komite Keuangan:
serta hal-hal yang perlu menjadi perhatian Penelaahan atas pengaduan yang berkaitan
Dewan Komisaris. dengan proses akuntansi dan pelaporan
3. Menunjuk anggota Komite Audit non-Dewan keuangan BSI.
Komisaris atau pihak ketiga lainnya sebagai 9. Potensi Benturan Kepentingan: Penelaahan
sekretaris Komite untuk mencatat Rapat dan pemberian saran kepada Dewan Komisaris
Komite dan membuat Risalah Rapat Komite. terkait potensi benturan kepentingan BSI.
4. Menghadiri rapat.
5. Berperan aktif dan memberikan kontribusi Wewenang Komite Audit
dalam setiap kegiatan rapat komite. Komite Audit mempunyai wewenang untuk
melaksanakan hal-hal sebagai berikut:
Tugas dan Tanggung Jawab Anggota Komite 1. Memberikan pendapat kepada Dewan
Audit Komisaris mengenai laporan keuangan dan
Anggota Komite Audit bertugas dan bertanggung atau hal-hal lain yang disampaikan Direksi.
jawab untuk: 2. Melakukan komunikasi dengan Kepala Unit
1. Mempelajari materi rapat terlebih dahulu. Kerja dan pihak-pihak lain di Bank Syariah
2. Menghadiri rapat, berperan aktif, dan Indonesia Tbk serta Kantor Akuntan Publik
memberikan kontribusi dalam setiap kegiatan yang memeriksa Bank Syariah Indonesia
rapat Komite. Tbk untuk memperoleh informasi, klarifikasi
serta meminta dokumen dan laporan yang
Sebagaimana yang telah disampaikan pada diperlukan.
pembaruan piagam Komite Audit, para anggota 3. Meminta laporan hasil pemeriksaan internal
Komite Audit wajib melakukan pemantauan dan auditor dan eksternal auditor serta institusi
evaluasi atas hal-hal berikut: pengawas/pemeriksa lainnya.
1. Perencanaan dan Pelaksanaan Audit: 4. Meminta internal auditor dan atau eksternal
Pemantauan tindak lanjut hasil audit untuk auditor untuk melakukan pemeriksaan/
menilai kecukupan pengendalian internal, investigasi khusus, apabila terdapat dugaan
termasuk proses pelaporan keuangan. kuat telah terjadi kecurangan, pelanggaran
2. Evaluasi Pengendalian Internal: Evaluasi hukum dan pelanggaran terhadap peraturan
kecukupan pengendalian internal di BSI. perundang- undangan yang berlaku.
3. Penelaahan Informasi Keuangan: Penelaahan 5. Mengakses catatan atau informasi tentang
terhadap informasi keuangan yang akan karyawan, dana, aset serta sumber daya
dikeluarkan oleh BSI kepada publik dan/atau perusahaan lainnya yang berkaitan dengan
pihak otoritas, termasuk laporan keuangan pelaksanaan tugasnya.
dan laporan terkait.
4. Ketaatan Terhadap Peraturan: Penelaahan Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman Kerja
atas ketaatan terhadap peraturan perundang- Komite Audit
undangan yang berhubungan dengan Kualifikasi pendidikan dan pengalaman kerja
kegiatan BSI. Ketua dan Anggota Komite Audit adalah sebagai
5. Pendapat Independen: Pemberian pendapat berikut.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
402 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 405
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KOMITE AUDIT
Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman Kerja Komite Audit
Nama Jabatan Pendidikan Pengalaman Kerja
Memiliki pengalaman kerja di
Felicitas Tallulembang Ketua Sarjana Kedokteran
bidang kesehatan
•• Sarjana di Sekolah Tinggi Agama Memiliki pengalaman kerja di
Nizar Ahmad Saputra Anggota Islam Persatuan Islam bidang perbankan, komunikasi,
•• Pasca Sarjana Ilmu Komunikasi dan operasional
•• Sarjana Seni dalam Studi Islam Memiliki pengalaman kerja
Mohammad Syafii serta Ekonomi dan Statistika di bidang perbankan, dan
Anggota
Antonio* •• Magister Ekonomi pengawasan perusahaan
•• Doktor di bidang Micro Finance
•• Sarjana Alahwal Alsyaksiyah Memiliki pengalaman kerja
•• Magister Management di bidang perbankan, dan
Addin Jauharudin Anggota
•• Doktoral Konsentrasi pengawasan perusahaan
Management Strategic
•• Diploma III Akuntansi Memiliki pengalaman kerja di
•• Sarjana Akuntansi bidang perbankan
Suharto Anggota
•• Magister Management In
Business
•• Sarjana Akuntansi
Memiliki pengalaman kerja di
Mahfud Sholihin Anggota •• Master of Accounting
bidang perbankan
•• Doctor of Philosophy
*) berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari OJK atas penilaian kelayakan dari kepatutan (fit and proper test)
Independensi Komite Audit
Seluruh anggota Komite Audit merupakan pihak independen yang tidak memiliki hubungan keuangan,
hubungan kepengurusan, kepemilikan saham, dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan
Komisaris, Direksi, dan/atau Pemegang Saham Pengendali. Selain itu, para anggota Komite Audit tidak
memiliki hubungan apa pun dengan Bank yang dapat memengaruhi kemampuan mereka untuk
bertindak secara independen dan objektif, sehingga memastikan pelaksanaan fungsi pengawasan dan
evaluasi yang bebas dari benturan kepentingan.
Kualifikasi independensi dari anggota Komite Audit harus memenuhi kriteria sebagai berikut:
Felicitas Nizar Ahmad Mohammad Addin Mahmud
Aspek Independensi Suharto
Tallulembang Saputra Syafii Antonio Jauharudin Sholihin
Tidak memiliki hubungan
keuangan dengan Dewan √ √ √ √ √ √
Komisaris dan Direksi
Tidak memiliki hubungan
kepengurusan di perusahaan,
√ √ √ √ √ √
anak perusahaan, maupun
perusahaan afiliasi
Tidak memiliki hubungan
kepemilikan saham di √ √ √ √ √ √
perusahaan
Tidak memiliki hubungan
keluarga dengan Dewan
Komisaris, Direksi, dan/atau √ √ √ √ √ √
sesama anggota Komite
Audit
Tidak menjabat sebagai
pengurus partai politik, √ √ √ √ √ √
pejabat dan pemerintah
LAPORAN TAHUNAN 2025
403
Page 406
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KOMITE AUDIT
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Komite Audit
Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Komite Audit sebagai anggota Dewan Komisaris
tersedia pada subbab Dewan Komisaris di Laporan Tahunan ini. Berikut adalah rekapitulasi pelatihan
dan/atau peningkatan kompetensi anggota Komite Audit sebagai anggota non-Komisaris dari Pihak
Independen selama tahun 2025.
Nama Jabatan Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan Kompetensi
•• Refreshment Kualifikasi 6 Manajemen Risiko Perbankan, BSI Corporate University,
2025.
•• Penguatan Strategis Dewan Komisaris : Etika , Tata kelola, ESG dan Digitalisasi di Era
Perbankan Modern, Ikatan Banking Indonesia – Banking Competency Center, 2025.
•• Internal Control Over Financal Reporting (ICOFR), CACP, Ikatan Komite Audit
Indonesia, 2025.
Suharto Anggota •• Sustainability Reporting : Impact & Impelementation of PSPK 1 and 2 For Profesionals,
Ikatan Komite Audit Indonesia and PwC, 2025.
•• Risk & Governance Summit, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), 2025.
•• Trend dan Modus Skema Pencucian Uang terbaru : Strategi, Identifikasi, Mitigasi dan
Penegakan Hukum, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), 2025.
•• Pelatihan Internal Audit Level Audit Manager, Ikatan Banking Indonesia – Banking
Competency Center, 2025.
•• Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 7, Mengembangkan Budaya Risiko,
Mahfud
Anggota ASBISINDO, Jakarta, 2025.
Solihin
•• CACP, Ikatan Komite Audit Indonesia, Jakarta, 2025.
RAPAT KOMITE AUDIT
Kebijakan Rapat Komite Audit
Berdasarkan Piagam Komite Audit, Kebijakan Rapat Komite Audit antara lain:
•• Rapat Komite Audit diselenggarakan sekurang-kurangnya sekali dalam 1 (satu) bulan.
•• Rapat Komite Audit dianggap sah apabila dihadiri paling kurang 51 % dari jumlah anggota termasuk
seorang Komisaris dan Pihak lndependen.
•• Rapat dipimpin oleh Ketua Komite Audit atau anggota yang ditunjuk, apabila Ketua Komite Audit
berhalangan hadir.
•• Keputusan Rapat dilakukan berdasarkan musyawarah mufakat.
•• Dalam hal tidak terjadi musyawarah mufakat sebagaimana dimaksud, pengambilan keputusan
dilakukan berdasarkan suara terbanyak.
•• Perbedaan pendapat (dissenting opinion) yang terjadi dalam rapat komite wajib dicantumkan secara
jelas dalam risalah rapat beserta alasan perbedaan pendapat tersebut.
•• Rapat Komite Audit harus dituangkan dalam risalah rapat yang ditanda tangani oleh seluruh anggota
yang hadir serta didokumentasikan dengan baik.
Agenda Rapat Komite Audit
Sepanjang tahun 2025, tanggal pelaksanaan, agenda dan quorum peserta rapat Komite Audit, sebagai
berikut.
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Quorum
1. 6 Februari 2025 Realisasi Audit 2024 (FY) - Laporan Internal Audit 93%
2. 20 Februari 2025 Persiapan Operasional Menjelang Ramadhan & Lebaran 100%
3 6 Maret 2025 Pengembangan Customer Care 2025 100%
4. 20 Maret 2025 Progres Pemenuhan & Pengembangan Islamic Ecosystem 2025 100%
5 20 Maret 2025 Update Progres Perkembangan IT Triwulan IV 2024 100%
6. 24 April 2025 Update Perkembangan Data Analytics & Artificial Intelligence BSI 2025 100%
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
404 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 407
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KOMITE AUDIT
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Quorum
7. 14 Mei 2025 Realisasi Audit TW 1 2025 - Laporan Internal Audit 100%
8. 14 Mei 2025 Laporan Penerapan Strategi Anti Fraud 2025 100%
9. 19 Juni 2025 Update Perkembangan Program Operasional Exellence 75%
10. 19 Juni 2025 Penguatan Penerapan Manajemen Risiko & Tata Kelola Syariah 75%
11. 10 Juli 2025 Laporan Realisasi Implementasi Internal Control Over Financial
100%
Reporting (ICOFR)
12 10 Juli 2025 Update Progres Pemenuhan & Pengembangan Islamic Ecosystem
100%
Semester I 2025
13. 24 Juli 2025 Update Progres Perkembangan IT Semester I 2025 100%
14. 4 September 2025 Realisasi Audit TW II Tahun 2025 - Laporan Internal Audit
15. 4 September 2025 Update Hasil Pemeriksaan BPK 100%
16. 18 September 2025 Laporan Penerapan Strategi Anti Fraud Triwulan II 2025 100%
17 30 Oktober 2025 Kick Off Meeting dengan E&Y 100%
18. 13 November 2025 Realisasi Audit TW III Tahun 2025 100%
19. 13 November 2025 Perencanaan Audit Tahun 2026 100%
20. 4 Desember 2025 Laporan Realisasi Implementasi Internal Control Over Financial Reporting
100%
(ICOFR) TW III Tahun 2025
21. 18 Desember 2025 Laporan Strategi Anti Fraud TW III 2025 100%
22 18 Desember 2025 Update Realisasi Project IT TW III 2025 (Project Neom) dan Persiapan
100%
Operasional Menghadapi Nata 2025 dan Tahun Baru 2026
Tingkat Kehadiran Rapat Komite Audit
Rapat Komite Audit
Jumlah dan Persentase Kehadiran
Nama Jabatan
Jumlah Jumlah
Persentase
Rapat Kehadiran
Muhammad Nasir Ketua merangkap Anggota 8 8 100%
Adiwarman Karim Anggota 8 8 100%
Komaruddin Hidayat Anggota 7 8 88%
Muliaman D Hadad Anggota 8 8 100%
Suyanto Anggota 8 8 100%
Masduki Baidlowi Anggota 8 8 100%
Fauzi Anggota 8 8 100%
Nazaruddin Anggota 8 8 100%
Abu Rokhmad Anggota 8 8 100%
Felicitas Tallulembang Ketua merangkap Anggota 22 22 100%
Muhadjir Effendi Anggota 14 14 100%
Nizar Ahmad Saputra Anggota 14 14 100%
Addin Jauharudin Anggota 14 14 100%
Mohammad Syafii Antonio* Anggota 14 12 86%
Muhammad Agus Rofiudin Anggota 14 14 100%
Kamaruddin Amin Anggota 14 12 86%
LAPORAN TAHUNAN 2025
405
Page 408
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KOMITE AUDIT
Rapat Komite Audit
Jumlah dan Persentase Kehadiran
Nama Jabatan
Jumlah Jumlah
Persentase
Rapat Kehadiran
Meidy Ferdiansyah* Anggota 14 14 100%
Noor Anis Anggota 22 22 100%
Suharto Anggota 22 22 100%
Mahfud Solihin Anggota 14 14 100%
Rahmatina Awaliyah Katsri Anggota 22 20 91%
*) berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari OJK atas penilaian kelayakan dari kepatutan (fit and proper test)
Mekanisme Evaluasi Kinerja dan Pencapaian KPI
Kinerja Komite Audit BSI dievaluasi secara tahunan 3. Memberikan Rekomendasi Komite Audit
oleh Dewan Komisaris untuk menilai efektivitas Kepada Dewan Komisaris perihal persetujuan
pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya. Honorarium Jasa Audit Laporan Keuangan BSI
Penilaian mencakup hasil self-assessment, Tahun Buku 2025;
realisasi program kerja, kualitas rekomendasi, 4. Memberikan Rekomendasi Komite Audit
kehadiran dan partisipasi rapat, serta kontribusi Kepada Dewan Komisaris perihal persetujuan
dalam memperkuat tata kelola, pengendalian Laporan Keuangan Publikasi Triwulan selama
internal, dan kepatuhan. tahun 2025;
5. Menyusun Laporan Penerapan Strategi Anti
Sepanjang tahun 2025, Komite Audit BSI Fraud;
menunjukkan kinerja yang efektif dan selaras 6. Melakukan pembahasan dan memberikan
dengan Rencana Kerja 2025. Target KPI dinyatakan persetujuan atas Program Kerja Tahunan Audit
tercapai, tercermin dari terealisasinya program Intern sebagai bagian dari fungsi pengawasan
kerja, relevansi rekomendasi yang diberikan, serta terhadap perencanaan dan pelaksanaan
koordinasi yang baik dengan Dewan Komisaris, kegiatan audit internal;
Direksi, dan unit kerja terkait. 7. Melakukan penelaahan dan evaluasi atas
Laporan Realisasi Implementasi Internal
Program Kerja dan Pelaksanaan Tugas Komite Control Over Financial Reporting (ICoFR)
Audit Tahun 2025 untuk memastikan kecukupan dan efektivitas
Komite Audit telah melaksanakan rapat sebanyak pengendalian internal dalam proses pelaporan
22 (dua puluh dua) kali sebagaimana tertera pada keuangan;
daftar Rapat Komite Audit dan menjalankan 8. Melakukan Evaluasi Kinerja Bulanan;
tugasnya yang antara lain: 9. Persetujuan Rencana Bisnis Bank (RBB) dan
1. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan Revisi;
pemeriksaan oleh auditor internal maupun 10. Melakukan ke Area/Cabang untuk
auditor eksternal, dan mengawasi pelaksanaan mendampingi Dewan Komisaris menjalankan
tindak lanjut oleh Direksi atas hasil temuan fungsi pengawasan serta melihat dan
auditor; memonitor aktivitas di Area/Cabang serta
2. Memberikan Rekomendasi Usulan Penunjukan menerima.
Kantor Akuntan Publik (KAP) dan Akuntan
Publik (AP) untuk Audit Laporan Keuangan
Tahunan PT Bank Syariah Indonesia Tbk Tahun
2025;
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
406 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 409
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI
Tujuan Pembentukan Komite 2. Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
Komite Remunerasi dan Nominasi dibentuk terdiri dari sekurang-kurangnya 2 (dua) orang
oleh dan bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris independen, 1 (satu) orang Komisaris
Komisaris untuk membantu pelaksanaan fungsi sebagai voting member serta pejabat Human
pengawasan dan pemberian rekomendasi terkait Capital PT Bank Mandiri dan Head of Human
kebijakan remunerasi dan proses nominasi di Capital Division sebagai sekretaris Komite dan
Perseroan, sesuai dengan ketentuan peraturan non voting member.
perundang-undangan yang berlaku. 3. Komite diketuai oleh Komisaris lndependen.
4. Anggota Direksi dilarang menjadi anggota
Dasar Hukum Pembentukan Komite.
Komite Nominasi & Remunerasi Perseroan 5. Mayoritas anggota Komisaris yang menjadi
dibentuk guna memenuhi: anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
•• Peraturan OJK No. 17 tahun 2023 tentang harus merupakan Komisaris lndependen.
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum; 6. Ketua Komite hanya dapat merangkap jabatan
•• Peraturan OJK No. 59/POJK.03/2017 tanggal 18 sebagai Ketua Komite paling banyak pada 1
Desember 2017 tentang Penerapan Tata Kelola (satu) komite lainnya.
Dalam Pemberian Remunerasi Bagi Bank 7. Apabila diperlukan, Komite Remunerasi dan
Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah; Nominasi dapat mengangkat anggota yang
•• Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 tanggal 8 berasal dari pihak luar yang independen
Desember 2014 tentang Komite Nominasi dan terhadap PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik; 8. Pengangkatan anggota Komite ditetapkan
•• SEOJK No. 14/SEOJK.03/2025 tentang oleh Direksi berdasarkan keputusan rapat
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum; Dewan Komisaris.
•• Anggaran Dasar PT Bank Syariah Indonesia
Tbk; Struktur Keanggotaan
•• Serta peraturan perundang-undangan dan Komite Remunerasi dan Nominasi PT Bank
regulasi terkait yang berlaku. Syariah Indonesia Tbk diangkat berdasarkan
Surat Keputusan Direksi No. KEP:05/441-KEP/DIR
Keanggotaan Komite tentang Penetapan Perubahan Keanggotaan
1. Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi Komite Remunerasi dan Nominasi PT Bank
sekurang-kurangnya memenuhi kualifikasi Syariah Indonesia (Persero) Tbk efektif per 19 Juni
sebagai berikut: 2025, sebagai berikut:
a. Mempunyai integritas, obyektivitas dan
etika yang tinggi.
b. Mempunyai kompetensi yang tinggi paling
kurang antara lain:
i. Mempunyai pengetahuan yang
memadai termasuk ketentuan dan
peraturan serta perundang-undangan
yang berlaku;
ii. Memahami konsep manajemen sumber
daya insani secara komprehensif dan
memiliki pengetahuan mengenai
ketentuan sistem remunerasi dan/atau
nominasi serta succession plan Bank.
a. Mampu bersikap independen yaitu mampu
melaksanakan tugas secara profesional
tanpa benturan kepentingan dan pengaruh/
tekanan dari pihak manapun yang tidak
sesuai dengan peraturan perundang-
undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip
korporasi yang sehat.
LAPORAN TAHUNAN 2025
407
Page 410
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI
Komposisi Komite Remunerasi dan Nominasi per 31 Desember 2025
Nama Jabatan di Komite Jabatan di Perusahaan Periode
Felicitas Tallulembang Ketua merangkap Anggota Komisaris Independen 2024 - 2027
Muhadjir Effendy Anggota Komisaris Utama 2025 - 2028
Nizar Ahmad Saputra Anggota Komisaris Independen 2025 - 2028
Muhammad Syafii Antonio* Anggota Komisaris Independen 2025 - 2028
Addin Jauharudin* Anggota Komisaris Independen 2025 - 2028
Kamaruddin Amin Anggota Komisaris 2025 - 2028
Group Head yang membawahi
Sekretaris dan
Teszy Mira Ekakusuma Human Capital Strategy & 2024 - 2027
Non Member Voting
Policy Group
*) berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari OJK atas penilaian kelayakan dari kepatutan (fit and proper test)
Masa Tugas Komite Remunerasi dan Nominasi
Masa tugas anggota Komite Remunerasi dan Nominasi yang berasal dari Dewan Komisaris disesuaikan
dengan masa jabatan Dewan Komisaris sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar, dan dapat diangkat
kembali untuk 1 (satu) periode berikutnya. Sementara itu, anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
yang berasal dari anggota Non-Komisaris memiliki masa tugas paling lama 3 (tiga) tahun dan dapat
diangkat kembali untuk paling lama 2 (dua) tahun, dengan tetap memperhatikan kewenangan Dewan
Komisaris untuk memberhentikan yang bersangkutan sewaktu-waktu.
Profil Komite Remunerasi dan Nominasi
Profil anggota Komite Remunerasi dan Nominasi sebagai anggota Dewan Komisaris dapat dilihat pada
Bab 3 Profil Dewan Komisaris di Laporan Tahunan ini. Berikut profil anggota Komite Remunerasi dan
Nominasi sebagai anggota non-Komisaris.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
408 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 411
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI
TESZY MIRA EKAKUSUMA
Sekretaris dan Non Member Voting
Komite Remunerasi dan Nominasi
Warga Negara Indonesia
Lahir di Jakarta, pada tahun 1979.
Usia 46 tahun Per Desember 2025.
Berdomisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan •• SR PS HCBP Micro & Retail Banking, PT Bank
•• Sarjana Psikologi, Universitas Padjadjaran Mandiri (Persero) Tbk (2012-2014).
Bandung (2002). •• PS HCBP, Micro & Retail Banking PT Bank
•• Magister Ilmu Psikologi, Universitas Indonesia Mandiri (Persero) Tbk (2007-2012).
(2004). •• Cash Outlet Manager, Banjarmasin Pelindo
Trisakti, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2007).
Sertifikasi •• Business Development Officer, Regional IX
Manajemen Risiko Level 4 Banjarmasin, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(2006-2007).
Pengalaman Kerja •• Temporary Assignment Officer, PT Bank
•• Human Capital Strategy & Policy Group Head, Mandiri (Persero) Tbk (2006).
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2024). •• Officer Development Program, PT Bank
•• Human Capital Services Group Head, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2004-2006).
Syariah Indonesia Tbk (2023-2024).
•• Human Capital Strategy & Policy Group Head, Periode dan Masa Menjabat
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2022-2023). Sesuai masa jabatan sebagai Human Capital
•• DH Talent Analytics, PT Bank Mandiri (Persero) Strategy & Policy Group Head.
Tbk (2019-2022).
•• HCBP Head Retail Banking, PT Bank Mandiri Rangkap Jabatan
(Persero) Tbk (2016-2019). Tidak ada
•• HCBP Head Consumer Banking, PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk (2015-2016).
•• HCBP Head Transaction Banking, PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk (2014-2015).
LAPORAN TAHUNAN 2025
409
Page 412
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI
Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi penilaian kinerja anggota Direksi, anggota
Komite Remunerasi dan Nominasi Perseroan telah Dewan Komisaris, dan/ atau anggota Dewan
memiliki Piagam Komite Remunerasi & Nominasi Pengawas Syariah berdasarkan tolak ukur
yang diterbitkan melalui Surat Keputusan yang telah disusun sebagai bahan evaluasi.
Bersama (SKB) Direksi dan Dewan Komisaris BSI c. Memberikan rekomendasi kepada
No. 01/001-SKB/Dirkom tanggal 1 Februari 2021 Dewan Komisaris mengenai program
tentang Penetapan Pedoman dan Tata Tertib Kerja pengembangan kemampuan anggota
Komite Remunerasi dan Nominasi PT Bank Syariah Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan/
Indonesia Tbk sebagai acuan dalam menjalankan atau anggota Dewan Pengawas Syariah.
tugas dan tanggung jawabnya secara transparan, d. Memberikan usulan calon yang memenuhi
kompeten, objektif dan independen sehingga syarat sebagai anggota Direksi, anggota
dapat dipertanggungjawabkan dan diterima oleh Dewan Komisaris, dan/ atau anggota Dewan
semua pihak yang berkepentingan. Pengawas Syariah, kepada Dewan Komisaris
untuk disampaikan kepada RUPS.
Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi e. Memberikan rekomendasi kepada Dewan
mengatur hal-hal yang meliputi: Latar Belakang, Komisaris mengenai Pihak Independen
Maksud dan Tujuan, Ruang Lingkup, Dasar yang akan menjadi anggota Komite Audit
Hukum, Organisasi, Etika Kerja, Tugas, Wewenang, dan Komite Pemantau Risiko.
kewajiban dan tanggung jawab, Waktu Kerja/ f. Menyusun program pengembangan
Kehadiran, Pembagian Kerja, Rapat dan kemampuan anggota Direksi, anggota
Pengambilan Keputusan, Laporan, Remunerasi, Dewan Komisaris, dan/atau anggota Dewan
Pendalaman Pengetahuan, Korespondensi, Pengawas Syariah.
Perjalanan Dinas, Cuti dan Program kerja. 3. Menyusun konsep dan analisa yang
berhubungan dengan fungsi Komite
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Remunerasi Remunerasi dan Nominasi.
dan Nominasi 4. Membantu Dewan Komisaris dalam penetapan
Komite bertugas dan bertanggung jawab dalam kebijakan umum Sumber Daya Insani.
melaksanakan hal-hal sebagai berikut: 5. Membantu Dewan Komisaris memperoleh
dan menganalisis data bakal calon Direksi
1. Terkait dengan fungsi remunerasi: dari talent pool pejabat satu tingkat di bawah
a. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Direksi.
Komisaris mengenai struktur remunerasi, 6. Membantu Dewan Komisaris dalam
kebijakan remunerasi dan besaran memberikan rekomendasi tentang opsi kepada
remunerasi. Dewan Komisaris, Direksi, Dewan Pengawas
b. Membantu Dewan Komisaris melakukan Syariah dan Pegawai, antara lain opsi saham
penilaian kinerja dengan kesesuaian serta pengawasan pelaksanaannya.
remunerasi yang diterima masing-masing 7. Memiliki data base dan talent pool calon-calon
anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, anggota Dewan Komisaris, Direksi dan Dewan
dan/atau anggota Dewan Pengawas Pengawas Syariah.
Syariah.
Wewenang Komite Remunerasi dan Nominasi
2. Terkait dengan fungsi nominasi: 1. Meminta PT Bank Syariah Indonesia Tbk untuk
a. Memberikan rekomendasi kepada Dewan melakukan survei sesuai kebutuhan Komite
Komisaris mengenai: Remunerasi dan Nominasi.
•• Komposisi jabatan anggota Direksi, 2. Meminta informasi hal-hal yang diperlukan dari
anggota Dewan Komisaris, dan/atau berbagai pihak baik internal maupun eksternal
anggota Dewan Pengawas Syariah. PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
•• Kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan
dalam proses Nominasi. Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman Kerja
•• Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan/ Kualifikasi pendidikan dan pengalaman kerja
atau anggota Dewan Pengawas Syariah. Ketua dan Anggota Komite Remunerasi dan
b. Membantu Dewan Komisaris melakukan Nominasi adalah sebagai berikut.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
410 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 413
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI
Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi
Nama Jabatan Pendidikan Pengalaman Kerja
Felicitas Memiliki pengalaman kerja di
Ketua Sarjana Kedokteran
Tallulembang bidang kesehatan
1. Sarjana Muda, Tarbiyah Memiliki pengalaman
2. Sarjana Pendidikan Sosial kerja di bidang perbankan,
Muhadjir Effendy Anggota
3. Program Magister Administrasi Publik kementerian, pendidikan tinggi,
4. Program Doktor, Ilmu Sosial dan pengawasan perusahaan
1. Sarjana di Sekolah Tinggi Agama Islam Memiliki pengalaman kerja di
Nizar Ahmad
Anggota Persatuan Islam bidang perbankan, komunikasi,
Saputra
2. Pasca Sarjana Ilmu Komunikasi dan operasional
1. Sarjana Seni dalam Studi Islam serta
Memiliki pengalaman kerja
Mohammad Syafii Ekonomi dan Statistika
Anggota di bidang perbankan, dan
Antonio* 2. Magister Ekonomi
pengawasan perusahaan
3. Doktor di bidang Micro Finance
1. Sarjana Alahwal Alsyaksiyah
Memiliki pengalaman kerja
2. Magister Management
Addin Jauharudin Anggota di bidang perbankan, dan
3. Doktoral Konsentrasi Management
pengawasan perusahaan
Strategic
Memiliki pengalaman
1. Gelar Sarjana
kerja di bidang perbankan,
Kamaruddin Amin Anggota 2. Gelar Magister
kementerian, pendidikan tinggi,
3. Gelar Doktor
dan pengawasan perusahaan
Sekretaris dan
Teszy Mira 1. Sarjana Psikologi Memiliki pengalaman kerja di
Non-Voting
Ekakusuma 2. Magister Ilmu Psikologi bidang perbankan.
Member
*) berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari OJK atas penilaian kelayakan dari kepatutan (fit and proper test)
Independensi Komite Remunerasi dan Nominasi
Sejalan dengan Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi, Komite menjalankan tugas dan tanggung
jawabnya secara profesional dan independen dalam mendukung Dewan Komisaris melakukan
evaluasi dan pengawasan atas proses nominasi, penetapan remunerasi, serta penerapan praktik GCG
agar berjalan sesuai ketentuan. Anggota Komite merupakan pihak independen yang tidak memiliki
hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham, dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan
Komisaris, Direksi, dan/atau Pemegang Saham Pengendali, serta tidak memiliki hubungan dengan Bank
yang dapat memengaruhi independensi dan objektivitasnya, sehingga pelaksanaan fungsi pengawasan
dan evaluasi dapat dilakukan secara bebas dari benturan kepentingan.
Kualifikasi independensi dari anggota Komite Remunerasi dan Nominasi harus memenuhi kriteria
sebagai berikut:
Felicitas Muhadjir Nizar Ahmad Muhammad Addin Kamaruddin Teszy Mira
Aspek Independensi
Tallulembang Effendy* Saputra* Syafii Antonio* Jauharudin Amin* Ekakusuma
Tidak memiliki
hubungan keuangan
√ √ √ √ √ √ √
dengan Dewan
Komisaris dan Direksi
Tidak memiliki
hubungan
kepengurusan di
√ √ √ √ √ √ √
perusahaan, anak
perusahaan, maupun
perusahaan afiliasi
Tidak memiliki
hubungan
√ √ √ √ √ √ √
kepemilikan saham
di perusahaan
LAPORAN TAHUNAN 2025
411
Page 414
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI
Felicitas Muhadjir Nizar Ahmad Muhammad Addin Kamaruddin Teszy Mira
Aspek Independensi
Tallulembang Effendy* Saputra* Syafii Antonio* Jauharudin Amin* Ekakusuma
Tidak memiliki
hubungan keluarga
dengan Dewan
Komisaris, Direksi,
√ √ √ √ √ √ √
dan/atau sesama
anggota Komite
Remunerasi dan
Nominasi
Tidak menjabat
sebagai pengurus
√ √ √ √ √ √ √
partai politik, pejabat
dan pemerintah
*) berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari OJK atas penilaian kelayakan dari kepatutan (fit and proper test)
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Komite Remunerasi dan Nominasi
Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Komite Remunerasi dan Nominasi sebagai
anggota Dewan Komisaris tersedia pada subbab Dewan Komisaris di Laporan Tahunan ini. Berikut adalah
rekapitulasi pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
sebagai anggota non-Komisaris selama tahun 2025.
Nama Jabatan Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan Kompetensi
• Refreshment manajemen Risiko Jenjang 4,31 Oktober 2025
• Top Executive Learning Program (TELP) Series 3, 14 Oktober 2025
• Essential Series Fiqh Muamalah, 26 Agustus 2025
• Essential Series APUPPT & PPSPM, 21 Juli 2025
• Essential Series AI Literacy, 21 Juli 2025
Teszy Mira Sekretaris dan Non-
• Essetnial Series Data Driven Analyzing, 21 Juli 2025
Ekakusuma Voting Member
• Essential Series, Risk Management, 21 Juli 2025
• BSI People Code, 16 Juni 2025
• Essential Series Basic IT Security, 3 Maret 2025
• Essential Series Basic Data Protection, 3 Maret 2025
• Refreshment ESG, 27 Februari 2025
RAPAT KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI
Kebijakan Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi
1. Rapat dihadiri oleh semua anggota dan bila perlu hanya dapat dihadiri oleh anggota dengan hak
suara (voting member).
2. Rapat hanya dapat dilaksanakan apabila dihadiri oleh paling kurang 51% dari jumlah anggota
termasuk seorang Komisaris Independen sebagai Ketua Komite dan pejabat Human Capital.
3. Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi diselenggarakan sesuai kebutuhan dan penugasan dari
Dewan Komisaris, sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan.
4. Rapat dipimpin oleh Ketua atau anggota yang ditunjuk oleh anggota yang hadir, apabila ketua
berhalangan hadir.
5. Keputusan rapat dilakukan berdasarkan musyawarah mufakat. Dalam hal tidak terjadi musyawarah
mufakat, pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan suara terbanyak.
6. Hasil atau keputusan rapat wajib dituangkan dalam risalah rapat yang ditandatangani oleh seluruh
anggota yang hadir dan didokumentasikan secara baik serta wajib disampaikan secara tertulis
kepada Dewan Komisaris.
7. Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang terjadi dalam rapat wajib dicantumkan secara jelas
dalam risalah rapat beserta alasan perbedaan pendapat tersebut.
8. Komite harus membuat laporan kepada Dewan Komisaris atas setiap penugasan yang diberikan
dan/atau untuk setiap masalah yang diidentifikasi memerlukan perhatian Dewan Komisaris atau
sekurang-kurangnya 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
412 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 415
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI
Agenda Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Quorum
Usulan Remunerasi Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan
1. 21 Maret 2025 100%
Pengawas Syariah tahun 2025
2. 16 Mei 2025 Perubahan Pengurus 100%
3. 19 Mei 2025 Perubahan Pengurus 100%
4. 4 Desember 2025 Pembahasan Kebijakan Sumber Daya Manusia 100%
Tingkat Kehadiran Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi
Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi
Jumlah dan Persentasi Kehadiran
Nama Jabatan
Jumlah
Jumlah Rapat Persentasi
Kehadiran
Komaruddin Hidayat Ketua merangkap Anggota 2 2 100%
Muliaman D. Hadad Anggota 2 2 100%
Adiwarman A. Karim Anggota 2 2 100%
Mohamad Nasir Anggota 2 2 100%
Masduki Baldlowi Anggota 2 2 100%
Felicitas Tallulembang Ketua merangkap Anggota 4 4 100%
Muhadjir Effendy Anggota 0 0 -
Nizar Ahmad Saputra Anggota 0 0 -
Muhammad Syafii Antonio* Anggota 0 0 -
Addin Jauharudin Anggota 0 0 -
Kamaruddin Amin Anggota 0 0 -
Teszy Mira Ekakusuma Sekretaris 4 4 100%
*) berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari OJK atas penilaian kelayakan dari kepatutan (fit and proper test)
Mekanisme Evaluasi Kinerja dan Pencapaian Hasil evaluasi menunjukkan bahwa Komite
KPI telah berfungsi secara efektif dan memberikan
Evaluasi kinerja Komite Remunerasi dan Nominasi kontribusi nyata terhadap penguatan tata kelola
BSI dilakukan secara berkala oleh Dewan dan keberlanjutan kinerja BSI.
Komisaris untuk menilai efektivitas pelaksanaan
tugas dan tanggung jawab Komite. Penilaian Program Kerja dan Pelaksanaan Tugas Komite
didasarkan pada realisasi Rencana Kerja Komite, Remunerasi dan Nominasi Tahun 2025
kualitas rekomendasi yang diberikan, serta Sepanjang tahun 2025, Komite Remunerasi dan
efektivitas koordinasi dan komunikasi dengan Nominasi telah menjalankan tugas dan tanggung
Dewan Komisaris, Direksi, dan unit kerja terkait. jawabnya dengan baik. Komite Remunerasi dan
Nominasi telah melaksanakan rapat sebanyak
Sepanjang tahun 2025, Komite Remunerasi dan 4 (empat) kali dan menjalankan tugasnya yang
Nominasi BSI berhasil merealisasikan seluruh antara lain:
program kerja sesuai Rencana Kerja 2025. 1. Usulan Remunerasi Dewan Komisaris, Direksi,
Pencapaian KPI tercermin dari rekomendasi dan Dewan Pengawas Syariah tahun 2025.
yang relevan dan konstruktif yang menjadi 2. Rekomendasi Calon Pengurus Perseroan.
dasar pertimbangan Dewan Komisaris dalam 3. Rekomendasi Calon Pengurus Perseroan.
pengambilan keputusan strategis, khususnya 4. Pembahasan Kebijakan Sumber Daya Manusia.
terkait kebijakan remunerasi dan nominasi.
LAPORAN TAHUNAN 2025
413
Page 416
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI
Remunerasi Anggota Komite Remunerasi dan dalam waktu 20 (dua puluh) tahun terakhir
Nominasi sebelum dicalonkan;
Honorarium bagi anggota Komite Remunerasi 2) memiliki komitmen untuk mematuhi
dan Nominasi yang berasal dari Dewan Komisaris peraturan perundang-undangan yang
menjadi bagian dari honorarium Dewan Komisaris berlaku;
secara keseluruhan, sehingga tidak ada pemberian 3) memiliki komitmen terhadap
honorarium khusus. pengembangan operasional Bank yang
sehat;
4) tidak tercantum dalam DTL (Daftar Tidak
KEBIJAKAN SUKSESI DIREKSI Lulus); dan
5) memiliki komitmen untuk tidak akan
Prinsip Dasar melakukan dan/atau mengulangi
1. Persyaratan Direksi, Dewan Komisaris, dan perbuatan dan/atau tindakan sebagaimana
Dewan Pengawas Syariah. dimaksud, bagi calon anggota Dewan
2. Calon anggota Direksi, Dewan Komisaris, dan Komisaris atau calon anggota Direksi yang
Dewan Pengawas Syariah harus memenuhi pernah memiliki predikat Tidak Lulus
persyaratan perundang-undangan yang dalam uji kemampuan dan kepatutan
berlaku seperti undang-undang Perseroan dan telah menjalani sanksi sebagaimana
Terbatas, Undang-Undang Perbankan Syariah dimaksud PBI No.14/6/PBl/2012 tentang
dan Undang- Undang Pasar Modal serta Uji Kemampuan dan Kepatutan (Fit and
ketentuan lainnya. Proper Test) Bank Syariah dan Unit Usaha
3. Pencalonan dan Pengajuan Calon Direksi, Syariah, Pasal 36 ayat (1), Pasal 38 huruf b,
Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah Pasal 41 ayat (4) huruf a dan Pasal 41 ayat (5).
Calon anggota Direksi, Dewan Komisaris dan •• Persyaratan kompetensi, meliputi:
Dewan Pengawas Syariah diajukan melalui 1) bagi calon anggota Dewan Komisaris
seleksi dengan memperhatikan persyaratan meliputi antara lain:
tersebut di atas. - memiliki pengetahuan, pemahaman
dan/atau pengalaman di bidang
Prosedur Seleksi operasional perbankan syariah yang
a. Komite Remunerasi dan Nominasi cukup;
mengidentifikasi calon yang memenuhi - memiliki kemauan dan kemampuan
kriteria. untuk mengawasi kegiatan usaha Bank
b. Dewan Komisaris menyampaikan atas dasar agar sesuai dengan prinsip kehati-hatian
saran dari Komite Remunerasi dan Nominasi dan Prinsip Syariah di bidang perbankan
menyampaikan usulan calon Direksi, Dewan syariah; dan
Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah - memiliki pengetahuan dan pemahaman
kepada RUPS. dalam penerapan manajemen risiko.
c. Pelaksanaan seleksi dilaksanakan sebelum 2) bagi calon anggota Direksi meliputi antara
masa jabatan berakhir atau diminta Dewan lain:
Komisaris atau bila ada kekosongan jabatan. - memiliki pengetahuan dan pemahaman
di bidang operasional perbankan syariah
Persyaratan dan Kriteria yang cukup;
Persyaratan dan kriteria calon anggota Direksi, - memiliki pengalaman dan keahlian
Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas Syariah di bidang operasional perbankan,
sesuai yang diatur dalam Anggaran Dasar perbankan syariah, bidang keuangan
Perusahaan dan ketentuan lain yang berlaku, atau keuangan syariah; Pemenuhan
yaitu sebagai berikut: persyaratan pengalaman dan keahlian
bagi calon Direksi, mencakup pula
•• Dewan Komisaris dan Direksi pemenuhan persyaratan bahwa
•• Calon anggota Dewan Komisaris dan calon mayoritas anggota Direksi wajib memiliki
anggota Direksi harus memenuhi persyaratan pengalaman paling kurang 4 (empat)
integritas, kompetensi, dan reputasi keuangan. tahun dengan jabatan paling rendah
•• Persyaratan integritas bagi calon anggota sebagai Pejabat Eksekutif di industri
Dewan Komisaris dan calon anggota Direksi perbankan dan paling kurang 1 (satu)
meliputi: tahun diantaranya menjabat paling
1) memiliki akhlak dan moral yang baik, rendah sebagai Pejabat Eksekutif pada
antara lain ditunjukkan dengan sikap BUS dan/atau UUS memiliki kemampuan
mematuhi ketentuan yang berlaku, untuk melakukan pengelolaan strategis
termasuk tidak pernah dihukum karena dalam rangka pengembangan Bank
terbukti melakukan Tindak Pidana Tertentu yang sehat dan tangguh; dan
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
414 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 417
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI
- memiliki pengetahuan, pemahaman 7) tidak melakukan perbuatan atau tindakan
dan kemampuan dalam penerapan yang menjadi tugas dan tanggung
manajemen risiko. jawabnya sehingga mengakibatkan
•• Persyaratan reputasi keuangan bagi calon terjadinya pelanggaran atau tindakan
anggota Dewan Komisaris dan calon anggota sebagaimana dimaksud pada butir (1), butir
Direksi, meliputi: (3) dan/atau butir (4) di atas.
1) tidak memiliki kredit/pembiayaan macet; •• Dewan Pengawas Syariah
dan Calon anggota Dewan Pengawas Syariah wajib
2) tidak pernah dinyatakan pailit atau menjadi memenuhi persyaratan sebagai berikut:
Direksi atau Komisaris yang dinyatakan 1) integritas, yang paling kurang mencakup:
bersalah menyebabkan suatu perseroan - memiliki akhlak dan moral yang baik;
dinyatakan pailit, dalam waktu 5 (lima) - memiliki komitmen untuk mematuhi
tahun terakhir sebelum dicalonkan. peraturan perbankan syariah dan
•• Calon anggota Dewan Komisaris dan calon peraturan perundang-undangan lain
anggota Direksi tidak memiliki indikasi yang berlaku;
permasalahan integritas, kompetensi dan/atau - memiliki komitmen terhadap
reputasi Keuangan yang meliputi: pengembangan Bank yang sehat dan
1) tindakan-tindakan baik secara langsung tangguh (sustainable), dan
maupun tidak langsung berupa: - tidak termasuk dalam Daftar Tidak Lulus
- menyembunyikan dan/atau sebagaimana diatur dalam ketentuan
mengaburkan pelanggaran dari suatu mengenai uji kemampuan dan kepatutan
ketentuan atau kondisi keuangan dan/ (fit and proper tesi) yang ditetapkan
atau transaksi yang sebenarnya; oleh Bank Indonesia dan/atau Otoritas
- memberikan keuntungan secara tidak Jasa Keuangan. Kompetensi, yang
wajar kepada Pemegang Saham, paling kurang memiliki pengetahuan
anggota Dewan Komisaris, anggota dan pengalaman di bidang syariah
Direksi, Dewan Pengawas Syariah, mu’amaIah dan pengetahuan di bidang
Pejabat Eksekutif, pegawai, dan/ atau perbankan dan/atau keuangan secara
pihak lain yang dapat merugikan atau umum; dan
mengurangi keuntungan Bank Syariah; 2) Reputasi keuangan, yang paling kurang
- melanggar prinsip kehati-hatian di mencakup:
bidang perbankan dan asas-asas - tidak termasuk dalam daftar kredit/
perbankan yang sehat; dan/atau pembiayaan macet; dan
- melanggar Prinsip Syariah di bidang - tidak pernah dinyatakan pailit atau
perbankan syariah;terbukti melakukan menjadi pemegang saham, anggota
Tindak Pidana Tertentu yang telah Dewan Komisaris, atau anggota Direksi
diputus oleh pengadilan dan mempunyai yang dinyatakan bersalah menyebabkan
kekuatan hukum tetap; terbukti suatu perseroan dinyatakan pailit, dalam
menyebabkan Bank Syariah mengalami waktu 5 (lima) tahun terakhir sebelum
kesulitan yang membahayakan dicalonkan.
kelangsungan usahanya atau dapat
membahayakan industri perbankan; •• Anggota Komite Audit dan Komite Pemantau
2) terbukti tidak melaksanakan perintah Risiko.
Bank Indonesia dan/atau Otoritas Jasa 1). Dalam memberikan rekomendasi
Keuangan untuk melakukan dan/atau tidak mengenai Pihak lndependen yang akan
melakukan tindakan tertentu; menjadi anggota Komite Audit dan atau
3) terbukti memiliki kredit/pembiayaan macet; Komite Pemantau Risiko, Komite wajib
4) terbukti dinyatakan pailit dan/atau memperhatikan visi dan misi Bank, prinsip-
menjadi anggota Dewan Komisaris atau prinsip Good Corporate Governance serta
anggota Direksi yang dinyatakan bersalah ketentuan hukum perundang-undangan
menyebabkan suatu perseroan dinyatakan yang berlaku.
pailit; 2). Komite menyampaikan rekomendasi
5) tidak mampu melakukan pengelolaan mengenai calon anggota Direksi, Dewan
strategis dalam rangka pengembangan Pengawas Syariah, dan Dewan Komisaris
Bank Syariah yang sehat; kepada Dewan Komisaris secara tertulis
6) terbukti menolak memberikan komitmen untuk disampaikan kepada RUPS
dan/atau tidak memenuhi komitmen yang paling lambat 1 (satu) minggu sebelum
telah disepakati dengan Bank Indonesia, pelaksanaan RUPS.
Otoritas Jasa Keuangan, dan/atau
Pemerintah; atau
LAPORAN TAHUNAN 2025
415
Page 418
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KOMITE PEMANTAU RISIKO
Tujuan Pembentukan Komite untuk bertindak independen, tidak dapat
Komite Pemantau Risiko dibentuk untuk menjadi Pihak lndependen sebagai anggota
membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan komite pada Bank Syariah Indonesia, Tbk
fungsi pengawasan, khususnya yang berkaitan sebelum menjalani masa tunggu (cooling off)
dengan perumusan, penerapan, dan evaluasi sebagaimana diatur dalam ketentuan Bank
kebijakan manajemen risiko Perseroan, guna Indonesia yang berlaku.
memastikan pengelolaan risiko berjalan secara 6. Masing-masing anggota Komite memiliki satu
efektif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. hak suara yang sama (voting member).
7. Pegawai Bank Syariah Indonesia, Tbk. dapat
Dasar Hukum Pembentukan menjadi Anggota Komite tanpa hak suara (non
Komite Pemantau Risiko Perseroan dibentuk voting member).
guna memenuhi: 8. Keanggotaan Komite diangkat dan
a. SEOJK No. 14/SEOJK.03/2025 tentang diberhentikan oleh Dewan Komisaris.
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum; 9. Jangka waktu keanggotaan Komite adalah
b. Peraturan OJK No. 17 tahun 2023 tanggal 14 selama jangka waktu Dewan Komisaris, namun
September 2023 tentang Penerapan Tata Dewan Komisaris dapat memberhentikan
Kelola Bagi Bank Umum; sewaktu-waktu bila ada alasan yang
c. Anggaran Dasar PT Bank Syariah Indonesia membenarkan untuk itu.
Tbk 10. Apabila Ketua Komite berhenti sebelum
d. Peraturan perundang-undangan dan regulasi masa tugasnya sebagai Komisaris Perseroan,
terkait yang berlaku. maka Ketua Komite digantikan oleh anggota
. Komisaris lndependen lainnya.
Struktur Keanggotaan dan Kriteria 11. Salah satu dari anggota Komite dapat ditunjuk
1. Anggota Komite sekurang-kurangnya terdiri sebagai Executive Secretary.
dari 3 (tiga) orang, 12. Anggota Komite yang berasal dari pihak
2. Anggota Komite paling kurang terdiri dari 1 eksternal harus memenuhi syarat-syarat
(satu) orang Komisaris lndependen sebagai sebagai berikut:
Ketua merangkap anggota, 1 (satu) orang a. Tidak mempunyai hubungan usaha dengan
Pihak lndependen yang memiliki keahlian di Bank.
bidang perbankan syariah dan 1 (satu) orang b. Tidak mempunyai hubungan keluarga
Pihak lndependen yang memiliki keahlian di dengan Direksi, Komisaris dan Pemegang
bidang manajemen risiko. Saham Pengendali.
3. Anggota Komite yang berasal dari Pihak c. Memiliki integritas yang tinggi, kemampuan,
lndependen dinilai memiliki keahlian di bidang pengetahuan dan pengalaman yang
perbankan syariah apabila memenuhi kriteria: memadai dalam bidang tugasnya, serta
a. Memiliki pengetahuan di bidang ekonomi, memiliki pemahaman di bidang perbankan.
keuangan dan/atau perbankan syariah; dan
b. Memiliki pengalaman kerja paling kurang 5 Komposisi Anggota Komite
(lima) tahun di bidang ekonomi, keuangan Susunan keanggotaan Komite Pemantau
dan/atau perbankan syariah. Risiko PT Bank Syariah Indonesia Tbk diangkat
4. Anggota Komite yang berasal dari Pihak berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.
lndependen dinilai memiliki keahlian di bidang 05/835-KEP/DIR tentang Penetapan Perubahan
manajemen risiko apabila memenuhi kriteria: Keanggotaan Komite Pemantau Risiko PT Bank
a. Memiliki pengetahuan di bidang Syariah Indonesia Tbk efektif 29 Desember 2025,
manajemen risiko; dan/atau sebagai berikut:
b. Memiliki pengalaman kerja paling kurang
2 (dua) tahun di bidang manajemen risiko.
5. Mantan anggota Direksi atau Pejabat
Eksekutif Bank atau pihak-pihak yang
mempunyai hubungan dengan Bank yang
dapat mempengaruhi kemampuannya
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
416 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 419
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KOMITE PEMANTAU RISIKO
Komposisi Komite Pemantau Risiko per 31 Desember 2025
Nama Jabatan di Komite Jabatan di Perusahaan Periode
Nizar Ahmad Saputra Anggota Komisaris Independen 2025 - 2028
Muhadjir Effendy Anggota Komisaris Utama 2025 - 2028
Felicitas Tallulembang Ketua merangkap Anggota Komisaris Independen 2024 - 2027
Mochamad Agus Rofiudin Anggota Komisaris 2025 - 2028
Muhammad Syafii Antonio* Anggota Komisaris Independen 2025 - 2028
Addin Jauharudin* Anggota Komisaris Independen 2025 - 2028
Meidy Ferdiansyah* Anggota Komisaris 2025 - 2028
Noor Anis Anggota Pihak Independen 2024 - 2027
Rahmatina Awaliah Kasri Anggota Pihak Independen 2025 - 2028
*) berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari OJK atas penilaian kelayakan dari kepatutan (fit and proper test)
Masa Tugas Komite Pemantau Risiko
Masa tugas anggota Komite Pemantau Risiko yang berasal dari Dewan Komisaris disesuaikan dengan
masa jabatan Dewan Komisaris sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar, dan dapat diangkat kembali
untuk 1 (satu) periode berikutnya. Sementara itu, anggota Komite Pemantau Risiko yang berasal dari
Pihak Independen Non-Komisaris memiliki masa tugas paling lama 3 (tiga) tahun dan dapat diangkat
kembali untuk paling lama 2 (dua) tahun, dengan tetap memperhatikan kewenangan Dewan Komisaris
untuk memberhentikan yang bersangkutan sewaktu-waktu.
Profil Komite Pemantau Risiko
Profil anggota Komite Pemantau Risiko sebagai anggota Dewan Komisaris dapat dilihat pada Bab 3
Profil Dewan Komisaris di Laporan Tahunan ini. Berikut profil anggota Komite Pemantau Risiko sebagai
anggota non-Komisaris dari Pihak Independen.
LAPORAN TAHUNAN 2025
417
Page 420
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KOMITE PEMANTAU RISIKO
NOOR ANIS
Anggota Komite Pemantau Risiko/
Pihak Independen
Warga Negara Indonesia
Lahir di Kudus, pada tahun 1964.
Usia 61 tahun Per Desember 2025.
Berdomisili di Depok, Jawa Barat, Indonesia
Riwayat Pendidikan Periode dan Masa Menjabat
Sarjana S-1 Matematika-Statistika Institut 6 Februari 2024 – 5 Februari 2027
Teknologi Bandung (ITB) (1989).
Rangkap Jabatan
Sertifikasi -
•• Manajemen Risiko Perbankan Jenjang VI -
Lembaga Sertifikasi Profesi Keuangan Syariah
(LSPKS), 2024.
•• Manajemen Risiko Perbankan Level 4 -
Lembaga Sertifikasi Profesi Keuangan Syariah
(LSPKS), 2022.
•• Manajemen Risiko Perbankan Level 4 -
Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan (LSPP),
2018.
•• Manajemen Risiko Perbankan Level 2 - Banker
Association for Risk Management (BARa), 2007.
•• Manajemen Risiko Perbankan Level 1 - Banker
Association for Risk Management (BARa),
2006.
Pengalaman Kerja
•• Komite Pemantau Risiko PT Bank Syariah
Indonesia Tbk (2024-sekarang).
•• Program Development Manager PT Prastika
Praveena Bina Mandiri (2022-2023).
•• Group Head Strategy & Performance
Management Group PT Bank Syariah Mandiri
(2015-2021).
•• Department Head Decision Support Corporate
Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2010-
2015).
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
418 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 421
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KOMITE PEMANTAU RISIKO
RAHMATINA AWALIAH KASRI
Anggota Komite Pemantau Risiko/
Pihak Independen
Warga Negara Indonesia
Lahir di Padang, pada tahun 1980.
Usia 45 tahun Per Desember 2025.
Berdomisili di Depok, Jawa Barat, Indonesia
Riwayat Pendidikan •• Director, Center for Islamic Economics and
•• Sarjana Ekonomi, Universitas Indonesia, Business, Faculty of Economics and Business –
Indonesia (2002). Universitas Indonesia (2018 – sekarang).
•• Postgraduate Diploma, Australian National •• Director, Islamic Economics Undergraduate
University, International and Development Program, Faculty of Economics and Business –
Economics (2004). Universitas Indonesia (2015 – 2018).
•• Master, International and Development •• Senior Researcher, Center for Islamic
Economics. Economics and Business, Faculty of Economics
•• Master of Business Administration in Islamic and Business – Universitas Indonesia (2008 –
Banking and Finance, International Islamic sekarang).
University of Malaysia, Malaysia (2008). •• Lecturer/Researcher, Faculty of Economics
•• Doctor of Philosophy in Islamic Economics and Business, Universitas Indonesia (2002 –
Banking and Finance, University of Durham, sekarang).
Inggris (2015).
Periode dan Masa Menjabat
Sertifikasi 19 Juni 2025 – 30 Juni 2026
•• Certificate of Workplace Assessor - Financial
Sector Indonesian Professional Certification Rangkap Jabatan
Authority (Badan Nasional Sertifikasi Profesi •• Senior Researcher, Center for Islamic
atau BNSP). Economics and Business, Faculty of Economics
•• Certificate of Islamic Banking Risk Management and Business – Universitas Indonesia (2008 –
- Level 1 Indonesian Professional Certification sekarang).
Authority (Badan Nasional Sertifikasi Profesi •• Lecturer/Researcher, Faculty of Economics
atau BNSP). and Business, Universitas Indonesia (2002 –
•• Sertifikasi Dosen - Islamic Economics sekarang).
Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan •• Director, Center for Islamic Economics and
Tinggi Republik Indonesia. Business, Faculty of Economics and Business –
Universitas Indonesia (2018 – sekarang) .
Pengalaman Kerja
•• Head of Quality Management Unit, Sharia
Financial Professional Certification Institute
(LSP Keuangan Syariah) (2022 – 2023).
LAPORAN TAHUNAN 2025
419
Page 422
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KOMITE PEMANTAU RISIKO
Piagam Komite Pemantau Risiko 2. Melakukan pemantauan dan penelaahan
Komite Pemantau Risiko memiliki Piagam Komite paling sedikit atas:
Pemantau Risiko yang ditetapkan melalui Surat a. Laporan Profil Risiko.
Keputusan Dewan Komisaris PT Bank Syariah b. Laporan Tingkat Kesehatan Bank berbasis
Indonesia Tbk No. 04/KEP-KOM/001/2024 tentang risiko.
Pedoman dan Tata Tertib Kerja (Piagam) Komite c. Laporan lainnya terkait dengan pengelolaan
Pemantau Risiko PT Bank Syariah Indonesia Tbk, 10 (sepuluh) jenis risiko yaitu:
tertanggal 1 Juli 2024. Piagam ini merupakan •• Risiko Kredit
pembaruan atas Piagam Komite Pemantau Risiko •• Risiko Pasar
sebelumnya. •• Risiko Operasional
•• Risiko Likuiditas
Piagam Komite Pemantau Risiko ditetapkan oleh •• Risiko Hukum
Dewan Komisaris sebagai acuan bagi Komite dalam •• Risiko Kepatuhan
melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara •• Risiko Reputasi
transparan, kompeten, objektif, dan independen, •• Risiko Stratejik
sehingga dapat dipertanggungjawabkan serta •• Risiko Imbal Hasil
diterima oleh seluruh pemangku kepentingan. •• Risiko Investasi
d. Kebijakan Pembiayaan Bank dan kebijakan
Piagam Komite Pemantau Risiko mengatur lainnya yang diwajibkan Regulator untuk
sejumlah hal yang meliputi: disampaikan kepada Dewan Komisaris oleh
1. Latar Belakang Direksi.
2. Pemantau Risiko 3. Memberikan rekomendasi kepada Dewan
3. Definisi, Visi dan Misi, Tanggung Jawab dan Komisaris paling sedikit atas:
Wewenang a. Hal-hal yang dapat mendukung
4. Struktur Keanggotaan peningkatan efektivitas pelaksanaan
5. Kerahasiaan manajemen risiko di Bank.
6. Imbal Jasa Anggota Komite b. Kesesuaian antara kebijakan manajemen
7. Rapat Komite risiko Bank dengan pelaksanaan kebijakan
8. Perubahan tersebut untuk memastikan bahwa Bank
9. Penutup telah mengelola risiko secara memadai.
c. Pelaksanaan rencana kerja dan tugas
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pemantau Komite Manajemen Risiko dan Satuan Kerja
Risiko Manajemen Risiko.
Berdasarkan Piagam Komite Pemantau Risiko, 4. Melakukan pertemuan secara berkala dengan
tugas dan tanggung jawab Komite Pemantau unit-unit kerja terkait guna membahas hal-hal
Risiko meliputi hal-hal sebagai berikut: yang berada dalam lingkup pengawasannya.
5. Melaporkan hasil pemantauan dan penelaahan
1. Melakukan pemantauan dan evaluasi paling secara berkala, serta memberi masukan atas
sedikit atas: hal-hal yang perlu menjadi perhatian Dewan
a. Kesesuaian antara kebijakan manajemen Komisaris.
risiko dengan pelaksanaan kebijakan 6. Menyusun Pedoman dan Tata Tertib Kerja
tersebut. Komite Pemantau Risiko dan melakukan reviu
b. Pelaksanaan rencana kerja dan tugas secara berkala paling sedikit 1 (satu) kali dalam
Komite Manajemen Risiko dan Satuan Kerja 3 (tiga) tahun.
Manajemen Risiko.
c. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, Tugas dan Tanggung Jawab Ketua dan Anggota
pemantauan, pengendalian dan sistem Komite Pemantau Risiko
informasi manajemen risiko. Ketua Komite Pemantau Risiko bertugas dan
d. Kepatuhan Bank terhadap Anggaran Dasar, bertanggung jawab untuk melakukan koordinasi
peraturan Otoritas Pengawas Bank dan atas seluruh kegiatan Komite untuk memenuhi
Pasar Modal, serta peraturan perundang- tujuan Komite sesuai dengan pembentukannya.
undangan lainnya yang terkait dengan Ketua dan anggota Komite Pemantau Risiko
manajemen risiko. bertanggung jawab untuk hal-hal sebagai berikut:
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
420 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 423
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KOMITE PEMANTAU RISIKO
1. Menentukan rencana kerja tahunan. 2. Mengakses catatan atau informasi tentang
2. Menyusun laporan kegiatan Komite serta pegawai, dana, aset serta sumber daya
hal-hal yang dirasakan perlu untuk menjadi perusahaan lainnya yang berkaitan dengan
perhatian Dewan Komisaris. pelaksanaan tugasnya.
3. Menunjuk anggota komite pemantau risiko 3. Memperoleh Laporan Profil Risiko, Laporan
non komisaris atau pihak ketiga lainnya Tingkat Kesehatan Bank, Risk Appetite
sebagai sekretaris komite untuk membantu Statement, dan Laporan lainnya terkait
kegiatan komite termasuk terkait rapat komite penerapan manajemen risiko Bank.
dan penyusunan risalah rapat komite. 4. Mendapatkan masukan dan atau saran dari
4. Menghadiri rapat. pihak luar Bank yang berkaitan dengan
5. Berperan aktif dan memberikan kontribusinya tugasnya.
dalam setiap kegiatan Rapat Komite. 5. Melakukan kewenangan lain yang diberikan
oleh Dewan Komisaris.
Wewenang Komite Pemantau Risiko
1. Melakukan komunikasi dengan Kepala Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman Kerja
Unit Kerja dan pihak-pihak lain di Bank Komite Pemantau Risiko
untuk memperoleh informasi, klarifikasi Kualifikasi pendidikan dan pengalaman kerja
serta meminta dokumen dan laporan yang Ketua dan Anggota Komite Pemantau Risiko
diperlukan. adalah sebagai berikut.
Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman Kerja Komite Risk Monitoring
Nama Jabatan Pendidikan Pengalaman Kerja
•• Sarjana di Sekolah Tinggi Agama Memiliki pengalaman
Nizar Ahmad Saputra Ketua Islam Persatuan Islam kerja di bidang perbankan,
•• Pasca Sarjana Ilmu Komunikasi komunikasi, dan operasional
Memiliki pengalaman
•• Sarjana Muda, Tarbiyah
kerja di bidang perbankan,
•• Sarjana Pendidikan Sosial
Muhadjir Effendy Anggota kementerian, pendidikan
•• Program Magister Administrasi Publik
tinggi, dan pengawasan
•• Program Doktor, Ilmu Sosial
perusahaan
Memiliki pengalaman kerja di
Felicitas Tallulembang Anggota Sarjana Kedokteran
bidang kesehatan
•• Diploma III Keuangan, Spesialisasi
Kepabeanan dan Cukai
Memiliki pengalaman kerja di
Mochamad Agus •• Sarjana Ilmu Komputer, Manajemen
Anggota bidang perbankan, bea cukai,
Rofiudin Informasi
dan pengawasan perusahaan
•• Magister Manajemen, Ekonomi dan
Bisnis
•• Sarjana Seni dalam Studi Islam serta
Memiliki pengalaman kerja
Mohammad Syafii Ekonomi dan Statistika
Anggota di bidang perbankan, dan
Antonio* •• Magister Ekonomi
pengawasan perusahaan
•• Doktor di bidang Micro Finance
•• Sarjana Alahwal Alsyaksiyah
Memiliki pengalaman kerja
•• Magister Management
Addin Jauharudin Anggota di bidang perbankan, dan
•• Doktoral Konsentrasi Management
pengawasan perusahaan
Strategic
•• Sarjana Ekonomi Memiliki pengalaman kerja
Meidy Ferdiansyah* Anggota •• Magister of Science: Strategic di bidang perbankan, dan
Management pengawasan perusahaan
Anggota Memiliki pengalaman kerja di
Noor Anis Sarjana Matematika-Statistika
bidang perbankan
LAPORAN TAHUNAN 2025
421
Page 424
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KOMITE PEMANTAU RISIKO
Nama Jabatan Pendidikan Pengalaman Kerja
•• Sarjana Ekonomi, Universitas
Indonesia, Indonesia (2002)
•• Postgraduate Diploma, Australian
National University, International and
Development Economics (2004)
•• Master, International and Memiliki pengalaman
Development Economics kerja di bidang perbankan
Rahmatina Awaliah Kasri Anggota
•• Master of Business Administration syariah, ekonomi syariah, dan
in Islamic Banking and Finance, pengawasan perusahaan
International Islamic University of
Malaysia, Malaysia (2008)
•• Doctor of Philosophy in Islamic
Economics Banking and Finance,
University of Durham, Inggris (2015)
*) berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari OJK atas penilaian kelayakan dari kepatutan (fit and proper test)
Independensi Komite Pemantau Risiko
Komite Pemantau Risiko menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional dan independen
dengan memberikan opini dan rekomendasi yang objektif, dapat dipertanggungjawabkan, serta
bebas dari pengaruh atau tekanan pihak mana pun. Anggota Komite merupakan pihak independen
yang tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham, dan/atau hubungan
keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi, dan/atau Pemegang Saham Pengendali, serta tidak memiliki
hubungan dengan Bank yang dapat memengaruhi independensi dan objektivitasnya, sehingga fungsi
pengawasan dan evaluasi risiko dapat dilaksanakan tanpa benturan kepentingan.
Kualifikasi independensi dari anggota Komite Pemantau Risiko harus memenuhi kriteria sebagai berikut:
Komisaris Independen
Aspek Independensi Nizar Mochamad Muhammad Rahmatina
Muhadjir Felicitas Addin Meidy Noor
Ahmad Agus Syafii Fauzi Awaliah
Effendy Tallulembang Jauharudin Ferdiansyah* Anis
Saputra Rofiudin Antonio* Kasri
Tidak memiliki
hubungan keuangan
√ √ √ √ √ √ √ √ √ √
dengan Dewan
Komisaris dan Direksi
Tidak memiliki
hubungan
kepengurusan di
√ √ √ √ √ √ √ √ √ √
perusahaan, anak
perusahaan, maupun
perusahaan afiliasi
Tidak memiliki
hubungan
√ √ √ √ √ √ √ √ √ √
kepemilikan saham
di perusahaan
Tidak memiliki
hubungan keluarga
dengan Dewan
Komisaris, Direksi, √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
dan/ atau sesama
anggota Komite
Pemantau Risiko
Tidak menjabat
sebagai pengurus
√ √ √ √ √ √ √ √ √ √
partai politik, pejabat
dan pemerintah
*) berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari OJK atas penilaian kelayakan dari kepatutan (fit and proper test)
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
422 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 425
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KOMITE PEMANTAU RISIKO
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Komite Pemantau Risiko
Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Komite Pemantau Risiko sebagai anggota Dewan
Komisaris tersedia pada subbab Dewan Komisaris di Laporan Tahunan ini. Berikut adalah rekapitulasi
pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Komite Pemantau Risiko sebagai anggota non-
Komisaris dari Pihak Independen selama tahun 2025.
Nama Jabatan Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan Kompetensi
•• Webinar - Peran GRC dalam Meningkatkan Kepercayaan Investor
dan Stabilitas Sektor Keuangan - OJK Institute 2025.
•• Webinar - Efek Domino Tarif Trump : Ancaman atau Peluang
bagi Ekonomi Indonesia - OJK Institute 2025.
•• Pelatihan - Penguatan Peran Strategis Dewan Komisaris : Etika,
Tata Kelola, ESG dan Digitalisasidi Era Perbankan Modern - Ikatan
Bankir Indonesia (IBI), Banking Competency Center (BCC) 2025.
•• Webinar – Peran Industri Jasa Keuangan dalam Mendukung
Noor Anis Anggota
Proyek Strategis Nasional : Pembangunan 3 Juta Rumah – OJK
Institute 2025.
•• IAI-IKAI Joint Collaboration - Sustainability Reporting : Impact
and Implementation of PSPK 1 and 2 for Professional - Ikatan
Akuntan Indonesia 2025.
•• Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 6 Tahun 2025 -
Menyusun struktur, tanggung jawab, dan tata cara pengelolaan
risiko bank (risk governance)- BSI Corporate University.
•• Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 4, BSU University,
Rahmatina Awaliah Jakarta.
Anggota
Kasri •• Persiapan Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5, BSU University,
Jakarta
RAPAT KOMITE PEMANTAU RISIKO
Kebijakan Rapat Komite Pemantau Risiko
Berdasarkan Piagam Komite Pemantau Risiko yang diterbitkan melalui Surat Keputusan Dewan
Komisaris PT Bank Syariah Indonesia Tbk No.04/KEP-KOM/001/2024, berikut ini kebijakan Rapat Komite
Pemantau Risiko:
1. Komite Pemantau Risiko mengadakan rapat secara berkala paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu)
bulan.
2. Rapat Komite Pemantau Risiko hanya dapat dilaksanakan dalam hal dihadiri oleh paling sedikit 51%
(lima puluh satu persen) dari jumlah anggota komite termasuk 1 (satu) orang Komisaris Independen
dan 1 (satu) orang Pihak Independen Non Komisaris.
3. Keputusan rapat Komite Pemantau Risiko diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat.
4. Dalam hal tidak terjadi musyawarah mufakat pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan suara
terbanyak.
5. Rapat dipimpin oleh Ketua Komite Pemantau Risiko atau anggota yang ditunjuk, apabila Ketua
Komite Pemantau Risiko berhalangan hadir.
6. Setiap rapat Komite Pemantau Risiko dituangkan dalam risalah rapat, termasuk apabila terdapat
perbedaan pendapat (dissenting opinions), yang ditandatangani oleh seluruh anggota Komite yang
hadir dan disampaikan kepada Dewan Komisaris.
7. Rapat dapat dilakukan baik secara tatap muka maupun virtual melalui media telekonferensi atau
sarana media lainnya yang memungkinkan semua peserta Rapat Komite saling melihat dan/atau
mendengar secara langsung serta berpartisipasi dalam rapat.
LAPORAN TAHUNAN 2025
423
Page 426
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KOMITE PEMANTAU RISIKO
Agenda Rapat Komite Pemantau Risiko
Sepanjang tahun 2025, tanggal pelaksanaan, agenda dan peserta rapat Komite Pemantau Risiko, sebagai
berikut.
No. Tanggal Agenda Quorum
1. 6 Februari 2025 Tingkat Kesehatan Bank Semester II, 2024 100%
2. 20 Februari 2025 Laporan Pelaksanaan Kepatuhan DymFK (Direktur yang 100%
membawahi Fungsi Kepatuhan) Tahun 2024
3. 20 Februari 2025 Laporan APU PPT Tahun 2024 100%
4. 6 Maret 2025 Laporan Perkembangan Struktur Organisasi, Mencakup: 100%
a. Pembentukan Unit Kerja untuk mengantisipasi ketentuan
Regulator
b. Efektivitas organisasi di Jaringan
5. 6 Maret 2025 Strategi dan Program Kerja BSU 2025, Mencakup: 100%
a. Overview Kinerja
b. Peran dalam mewujudkan visi misi terkait pengembangan
Human Capital
6. 6 Maret 2025 Kinerja & Strategi Retail Banking, Mencakup: 100%
a. Overview Kinerja
b. Issue Strategis
c. Strategi & Program Kerja/Inisiatif Strategis untuk mencapai
target RBB (product, people, process, dll)
d. Strategi Penanganan FAR
7. 17 April 2025 Market & Research Update: 100%
a. Update situasi ekonomi (Macro - Economics Indicators)
Global, Regional & Nasional, Industry & Market , Update
termasuk Capital Market
b. Update Rencana Kerja dan Progress OCE
8. 17 April 2025 Kinerja dan Strategis Wholesale Banking, Mencakup: 100%
a. Overview Kinerja
b. Issue Strategis
c. Strategi dan Program kerja/inisiatif strategis untuk mencapai
Target RBB (Product, People, Process, dll)
d. Strategi Penanganan FaR
9. 24 April 2025 Kinerja dan Strategis Consumer Banking, Mencakup: 100%
a. Overview Kinerja
b. Issue Strategis
c. Strategi dan Program kerja/inisiatif strategis untuk mencapai
Target RBB (Product, People, Process, dll)
d. Strategi Penanganan FaR
10. 14 Mei 2025 Evaluasi Kinerja 2024 & Program Kerja 2025 Komite Manajemen 100%
Risiko dan Satuan Kerja Manajemen Risiko
11. 26 Mei 2025 Kinerja & Strategi Bullion Bank mencakup: 100%
a. Overview Kinerja (termasuk ATM, EDC, QRIS)
b. Issue Strategis
c. Strategi dan Program Kerja / Inisiatif Strategi untuk
mencapai target RBB (Product People, Process, dll)
d. Mekanisme Pembelian Emas dari BSI
12. 10 Juli 2025 Strategi Funding & Transaction Retail Banking 100%
13. 8 Agustus 2025 Tingkat Kesehatan Bank Semester I 2025 100%
14. 21 Agustus 2025 Laporan Pelaksanaan Kepatuhan DymFK (Direktur 100%
yang membawahi Fungsi Kepatuhan) Semester I 2025
15. 21 Agustus 2025 Laporan APU PPT Semester I Tahun 2025 100%
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
424 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 427
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KOMITE PEMANTAU RISIKO
No. Tanggal Agenda Quorum
16. 28 Agustus 2025 Pengelolaan Pembiayaan NPF, Pembiayaan Hapus 100%
Buku & Pengelolaan High Risk Account
17. 18 September 2025 Treasury & International Banking: 100%
a. Overview Kinerja (Treasury, International & Financial
Institution, and Transactional Banking)
b. Issue Strategis
c. Strategi & Program Kerja/Inisiatif Strategis untuk mencapai
target RBB
d. Strategi Pengembangan dan Pengelolaan Kantor Cabang
Luar Negeri
18. 25 September 2025 RAKB/Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (ESG) 100%
19. 25 September 2025 Laporan Progress Pemenuhan dan Pengembangan SDM
Semester I 2025.
20. 30 Oktober 2025 Update Progres Perkembangan Jaringan 100%
21 30 Oktober 2025 Kinerja & Strategi Bullion Bank: 100%
a. Overview Kinerja
b. Issue Strategis & Risiko Bisnis
c. Strategi & Program Kerja / Inisiatif Strategis Untuk Mencapai
Target RBB (Product, People, Process, dll)
22 30 Oktober 2025 Rapat Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) Tahun 2026 100%
23 6 November 2025 Pengkinian Recovery Plan 100%
24 27 November 2025 Update Kinerja Marketing Communication 100%
25 4 Desember 2025 Update Ketentuan Internal Terkair Adanya Regulasi Terbaru dan 100%
Update Regulasi Terbaru Tahun 2025
Tingkat Kehadiran Rapat Komite Pemantau Risiko
Rapat Komite Pemantau Risiko
Nama Jabatan Jumlah dan Persentasi Kehadiran
Jumlah
Jumlah Rapat Persentasi
Kehadiran
Muliaman Dharmansyah Hadad Anggota 10 10 100%
Adiwarman Karim Ketua merangkap anggota 10 10 100%
Komaruddin Hidayat Anggota 10 9 90%
Muhammad Nasir Anggota 10 10 100%
Suyanto Anggota 10 10 100%
Masduki Baidlowi Anggota 10 10 100%
Fauzi Anggota 10 10 100%
Nazaruddin Anggota 10 10 100%
Abu Rokhmad Anggota 10 10 100%
Felicitas Tallulembang Anggota 25 25 100%
Muhadjir Effendi Anggota 15 15 100%
Nizar Ahmad Saputra Ketua merangkap Anggota 15 15 100%
Addin Jauharudin Anggota 15 15 100%
Muhammad Syafii Antonio* Anggota 15 15 100%
LAPORAN TAHUNAN 2025
425
Page 428
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KOMITE PEMANTAU RISIKO
Rapat Komite Pemantau Risiko
Nama Jabatan Jumlah dan Persentasi Kehadiran
Jumlah
Jumlah Rapat Persentasi
Kehadiran
Mohammad Agus Rofiudin Anggota 15 15 100%
Kamaruddin Amin Anggota 15 15 100%
Meldy Ferdiansyah* Anggota 15 15 100%
Noor Anis Anggota 25 25 100%
Suharto Anggota 25 25 100%
Mahfud Solihin Anggota 14 14 100%
Rahmatina Awaliyah Katsir Anggota 25 24 96%
*) berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari OJK atas penilaian
kelayakan dari kepatutan (fit and proper test)
Mekanisme Evaluasi Kinerja dan Pencapaian 1. Melakukan evaluasi tentang kesesuaian
KPI antara kebijakan manajemen risiko dengan
Evaluasi kinerja Komite Pemantau Risiko BSI pelaksanaan kebijakan Bank;
dilakukan secara berkala oleh Dewan Komisaris 2. Melakukan pemantauan dan evaluasi
untuk menilai efektivitas pelaksanaan tugas dan pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko
tanggung jawab Komite dalam mendukung dan satuan kerja manajemen risiko;
fungsi pengawasan. Penilaian didasarkan pada 3. Mengawasi dan mengevaluasi Hasil Laporan
realisasi Rencana Kerja Komite, kualitas dan Tingkat Kesehatan Bank secara semesteran;
efektivitas rekomendasi yang diberikan, serta 4. Mengawasi dan mengevaluasi Hasil Laporan
tingkat komunikasi dan koordinasi dengan Dewan Pelaksanaan Kepatuhan, antara lain:
Komisaris, Direksi, dan unit kerja terkait. a. Laporan Pelaksanaan Tugas & Tanggung
Jawab Direktur yang membawahkan
Sepanjang tahun 2025, Komite Pemantau Risiko Fungsi Kepatuhan/Laporan Kepatuhan,
BSI berhasil merealisasikan seluruh program b. Laporan Kepatuhan Terintegrasi & Laporan
kerja sesuai Rencana Kerja 2025. Pencapaian KPI Tata Kelola Terintegrasi,
tercermin dari rekomendasi yang relevan dan c. Laporan Anti Pencucian uang dan
bernilai tambah dalam memperkuat tata kelola Pendanaan Terorisme (APU-PPT);
risiko, yang menjadi masukan penting bagi 5. Mengawasi dan mengevaluasi Strategi
Dewan Komisaris dalam pengambilan keputusan Pengembangan Sumber Daya Manusia
strategis atas inisiatif manajemen risiko yang 6. Mengawasi pelaporan Recovery & Resolution
diajukan Direksi. Komunikasi yang konsisten dan Plan
konstruktif memastikan tindak lanjut dilakukan 7. Mengawasi risiko atas usulan aksi korporasi
secara tepat waktu dan efektif, mendukung atau tindakan lainnya seperti usulan Threshold
ketahanan dan keberlanjutan BSI. (Batas Kewenangan Direksi yang Memerlukan
Persetujuan Dewan Komisaris).
Program Kerja dan Pelaksanaan Tugas Komite 8. Melakukan Evaluasi Kinerja Bulanan.
Pemantau Risiko Tahun 2025 9. Persetujuan Rencana Bisnis Bank (RBB) dan
Sepanjang tahun 2025, Komite Pemantau Risiko Revisi
telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya 10. Melakukan ke Area/Cabang untuk
dengan baik. Komite Pemantau Risiko telah mendampingi Dewan Komisaris menjalankan
melaksanakan rapat sebanyak 25 (dua puluh lima) fungsi pengawasan serta melihat dan
kali dan menjalankan tugasnya yang antara lain: memonitor aktivitas di Area/Cabang serta
menerima.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
426 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 429
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
LAPORAN PELAKSANAAN TATA KELOLA
SYARIAH DAN PENILAIAN PENERAPAN
TATA KELOLA SYARIAH
LAPORAN PELAKSANAAN TATA Sebagai bagian integral dari kerangka Tata Kelola
KELOLA SYARIAH Syariah tersebut, peran Dewan Pengawas Syariah
(DPS) menjadi elemen kunci dalam memastikan
BSI menerapkan Tata Kelola Syariah secara seluruh kegiatan usaha Bank senantiasa sejalan
konsisten sesuai Prinsip Syariah dengan mengacu dengan Prinsip Syariah. DPS menjalankan fungsi
pada ketentuan regulator yang berlaku, yaitu pengawasan, pemberian nasihat, serta opini
POJK No. 2 Tahun 2024 tentang Penerapan Tata syariah secara independen untuk memperkuat
Kelola Syariah bagi Bank Umum Syariah dan Unit kepatuhan syariah dan menjaga integritas
Usaha Syariah, beserta peraturan pelaksanaannya operasional Bank.
melalui SEOJK No. 15/SEOJK.03/2024. Penerapan
tersebut juga selaras dengan SEOJK No. 14/ PENILAIAN SENDIRI TATA KELOLA
SEOJK.03/2025 tentang Penerapan Tata Kelola SYARIAH
bagi Bank Umum serta Undang-Undang No. 40
Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Sebagai Bank Umum Syariah, BSI secara berkala
melaksanakan Penilaian Sendiri Tata Kelola Syariah
sebagai bagian dari penerapan prinsip kehati-
KEPATUHAN TATA KELOLA SYARIAH hatian dan penguatan tata kelola syariah. Hingga
Desember 2025, BSI telah menyelenggarakan 1
Seluruh Direksi dan Dewan Komisaris Bank (satu) kali Penilaian Sendiri Tata Kelola Syariah
bertanggung jawab atas pengembangan dan yang mengacu pada Peraturan OJK No. 2 Tahun
pengelolaan kegiatan usaha berbasis syariah di BSI. 2024 tentang Penerapan Tata Kelola Syariah bagi
Untuk memastikan kepatuhan terhadap Prinsip Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah,
Syariah, Bank menunjuk Kepala Fungsi Kepatuhan beserta ketentuan pelaksanaannya.
yang membawahkan Kepatuhan Usaha Syariah,
yang bertanggung jawab mengelola dan Berdasarkan hasil Penilaian Sendiri semester II
memastikan seluruh kegiatan usaha syariah 2025, penerapan Tata Kelola Syariah di BSI berada
dijalankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. pada peringkat 2 (Baik) dan tidak ditemukan
Direksi yang membawahkan fungsi kepatuhan kelemahan yang bersifat signifikan. Hasil tersebut
syariah, manajemen risiko syariah, dan audit mencerminkan peran aktif Direksi dan Dewan
intern syariah bertanggung jawab atas efektivitas Pengawas Syariah dalam memastikan pemenuhan
fungsi-fungsi tersebut serta berkoordinasi secara Prinsip Syariah dalam seluruh kegiatan usaha
berkelanjutan dengan Dewan Pengawas Syariah. Bank, serta menunjukkan komitmen yang kuat
dari seluruh insan BSI dan unit kerja terkait dalam
Dalam pelaksanaannya, fungsi Kepatuhan Syariah mendukung penerapan tata kelola syariah yang
memastikan bahwa seluruh produk dan jasa Bank, efektif, konsisten, dan berkelanjutan.
termasuk pedoman operasionalnya, telah sesuai
dengan Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) dan
Opini DPS. Fungsi ini juga memberikan asistensi
dalam pengembangan produk dan aktivitas
baru, pembiayaan bernilai besar yang menjadi
kewenangan Direksi, serta memastikan setiap
usulan kebijakan dan keputusan Direksi sejalan
dengan Prinsip Syariah. Pemastian kepatuhan
dilakukan melalui tahapan ex-ante dan ex-post,
termasuk kerja sama dengan Satuan Kerja Audit
Intern (SKAI) serta pelaksanaan uji petik secara
sampling ke kantor cabang untuk memastikan
implementasi Prinsip Syariah berjalan secara
konsisten di seluruh jaringan operasional Bank.
LAPORAN TAHUNAN 2025
427
Page 430
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Dewan Pengawas Syariah (DPS) merupakan Kriteria Dewan Pengawas Syariah
organ Bank yang berperan memberikan nasihat Selama menjabat, anggota DPS wajib memenuhi
dan saran kepada Direksi serta melakukan persyaratan kriteria yang meliputi:
pengawasan atas kegiatan usaha Bank agar 1. Memiliki integritas yang tinggi.
senantiasa selaras dengan Prinsip Syariah. Melalui 2. Memiliki pengetahuan dan pengalaman di
peran tersebut, DPS memastikan bahwa seluruh bidang syariah muamalah serta pemahaman di
produk, layanan, dan aktivitas operasional Bank bidang perbankan syariah dan/atau keuangan
dijalankan sesuai dengan ketentuan syariah, secara umum.
termasuk penerapan fatwa yang ditetapkan oleh 3. Memiliki reputasi keuangan yang baik.
Dewan Syariah Nasional.
Persyaratan Dewan Pengawas Syariah
Dalam pelaksanaan tugasnya, DPS berkoordinasi Persyaratan anggota Dewan Pengawas Syariah
secara erat dengan Satuan Kerja Kepatuhan diatur dan ditetapkan oleh Dewan Syariah
(SKKP) dan Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) Nasional. Anggota Dewan Pengawas Syariah yang
untuk memperkuat pengawasan dan memastikan telah mendapat rekomendasi dari Majelis Ulama
kepatuhan syariah diterapkan secara konsisten Indonesia dan memenuhi persyaratan, diangkat
di seluruh lini kegiatan Bank. Anggota DPS dan diberhentikan oleh RUPS. Pengangkatan
diangkat dan disahkan melalui RUPS berdasarkan anggota Dewan Pengawas Syariah menjadi efektif
rekomendasi Dewan Syariah Nasional Majelis setelah mendapat persetujuan dari otoritas yang
Ulama Indonesia (DSN-MUI). berwenang (OJK).
Komposisi dan Profil Dewan Pengawas Syariah Persyaratan anggota Dewan Pengawas Syariah
Sesuai POJK No. 2 Tahun 2024 dan SEOJK 15/ mengikuti ketentuan:
SEOJK.03/2024 tentang Penerapan Tata Kelola a. Undang-undang Perbankan Syariah.
Syariah bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha b. Peraturan Bank Indonesia.
Syariah, Dewan Pengawas Syariah BSI ditetapkan c. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan.
sebagai pihak utama Bank dan wajib memperoleh d. Keputusan Dewan Syariah Nasional Majelis
persetujuan OJK melalui penilaian kemampuan Ulama Indonesia.
dan kepatutan (fit and proper test), berdasarkan e. Peraturan Perundang-undangan lain yang
rekomendasi DSN-MUI. berlaku.
BSI memenuhi ketentuan jumlah dan struktur Anggota Dewan Pengawas Syariah yang
DPS, dengan jumlah anggota paling sedikit 3 (tiga) telah mendapat rekomendasi dari Majelis
orang dan paling banyak 50% (lima puluh persen) Ulama Indonesia dan memenuhi persyaratan
dari jumlah anggota Direksi. DPS dipimpin oleh sebagaimana disebutkan dalam ayat (15) Pasal
seorang Ketua yang berasal dari anggota DPS 24 Anggaran Dasar Perseroan, diangkat dan
dan, apabila diperlukan, dapat didampingi oleh diberhentikan oleh RUPS. Pengangkatan anggota
seorang Wakil Ketua. Per 31 Desember 2025, DPS Dewan Pengawas Syariah menjadi efektif
BSI terdiri dari 5 (lima) anggota, yang mencakup 1 setelah mendapat persetujuan dari otoritas yang
(satu) Ketua dan 4 (empat) anggota. berwenang (OJK).
Profil lengkap Ketua dan Anggota DPS BSI tersedia Persyaratan anggota Dewan Pengawas Syariah
di Bab 3 Profil Perusahaan di Laporan Tahunan ini. juga diatur dan ditetapkan oleh Dewan Syariah
Nasional.
Nama | Name Jabatan Independensi Anggota Dewan Pengawas
Prof. Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Ketua Syariah
Independensi Anggota Dewan Pengawas Syariah
DR. H. Mohamad Hidayat, MBA, M.H Anggota dijaga dengan memastikan bahwa anggota
Dr. H. Oni Sahroni, MA Anggota DPS tidak memiliki hubungan keluarga sampai
dengan derajat kedua dengan anggota Direksi,
Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A. Anggota
Dewan Komisaris, dan/atau sesama anggota DPS.
Prof. Dr. Jaih Mubarok, SE, M.H, M.Ag Anggota Selain itu, anggota DPS tidak merangkap jabatan
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
428 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 431
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DEWAN PENGAWAS SYARIAH
sebagai anggota Direksi, Dewan Komisaris, atau memengaruhi independensinya. Anggota DPS
Pejabat Eksekutif pada bank, perusahaan, dan/ juga dibatasi untuk menjabat sebagai DPS pada
atau lembaga lain yang berpotensi menimbulkan paling banyak 1 (satu) bank lain dan sebagai
benturan kepentingan. Dengan ketentuan dewan pengawas syariah pada paling banyak 2
tersebut, DPS dapat menjalankan tugas (dua) lembaga keuangan non-bank. Pengecualian
pengawasan secara profesional, objektif, dan rangkap jabatan hanya dimungkinkan dalam
independen. batas tertentu, antara lain pada perusahaan anak
non-bank yang dikendalikan Bank, organisasi
Kebijakan Rangkap Jabatan Dewan Pengawas nirlaba, atau entitas dalam satu konglomerasi
Syariah keuangan, sepanjang tidak mengganggu
Sebagai implementasi POJK No. 2 Tahun 2024 pelaksanaan tugas DPS. Setiap anggota DPS yang
dan SEOJK 15/SEOJK.03/2024, BSI memastikan memiliki rangkap jabatan wajib menyampaikan
independensi Dewan Pengawas Syariah dengan pernyataan komitmen untuk menjaga integritas,
membatasi rangkap jabatan yang berpotensi menghindari benturan kepentingan, serta
menimbulkan benturan kepentingan. Anggota memastikan kepatuhan terhadap prinsip kehati-
DPS tidak merangkap jabatan sebagai Direksi, hatian dan Prinsip Syariah.
Dewan Komisaris, Pejabat Eksekutif, pejabat
publik, atau jabatan lain pada lembaga Berikut rangkap jabatan anggota DPS per 31
keuangan maupun non-keuangan yang dapat Desember 2025:
Jabatan pada Perusahaan/
Nama Jabatan Nama Perusahaan/Instansi Lain
Instansi Lain
Unit Usaha Syariah PT Bank
Anggota Dewan Pengawas Syariah
Danamon Indonesia
Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Toyota Astra Finance Services
Prof. Dr. KH. Hasanudin,
Ketua Ketua Badan Pelaksana Harian
M.Ag Majelis Ulama Indonesia
Dewan Syariah Nasional
PT Sarana Multigriya Finansial
Ketua Dewan Pengawas Syariah
(Persero)
Unit Usaha Syariah PT Asuransi Jiwa
Ketua Dewan Pengawas Syariah
Dr. H. Mohamad Manulife Indonesia
Anggota
Hidayat MBA, M.H* Unit Usaha Syariah PT Asuransi
Anggota Dewan Pengawas Syariah
Allianz Life Indonesia
Ketua Dewan Pengawas Syariah
PT BNP Paribas Asset Management
(Tunggal)
PT HPAI – Halal Network Internasional
Dr. H. Oni Sahroni, MA Anggota Anggota Dewan Pengawas Syariah
(HNI)
LAZNAZ IZI (Inisiatif Zakat Indonesia)
Anggota Dewan Pengawas Syariah
Dr. KH. Abdul Ghofur
Anggota - -
Maimoen, M.A.
LAPORAN TAHUNAN 2025
429
Page 432
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Jabatan pada Perusahaan/
Nama Jabatan Nama Perusahaan/Instansi Lain
Instansi Lain
Anggota Dewan Pengawas Syariah Bank Permata Unit Usaha Syariah
Guru Besar Fakultas Syariah & Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Ketua Dewan Pengawas Syariah Asuransi Al - Amin
Prof. Dr. Jaih Mubarak,
Anggota Sekretaris Badan Pelaksana Hariah
SE, MH. M.Ag Majelis Ulama Indonesia
DSN
Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI
Anggota Dewan Pengawas Syariah Dana Pensiun Iuran Pasti BI
Dr. KH. Abdul Ghofur
Anggota - -
Maimoen, M.A.
Masa Jabatan Dewan Pengawas Syariah mengenai maksudnya tersebut kepada Perseroan
Anggota DPS diangkat dan diberhentikan oleh paling lambat 90 (Sembilan puluh) hari kalender
RUPS. Pengangkatan menjadi efektif setelah sebelum tanggal efektif pengunduran diri yang
mendapat persetujuan dari otoritas yang dikehendakinya, dengan ketentuan sebagai
berwenang (OJK). berikut:
a. Perseroan wajib menyelenggarakan
Pengangkatan anggota Dewan Pengawas RUPS untuk memutuskan permohonan
Syariah untuk jangka waktu terhitung sejak pengunduran diri anggota Dewan Pengawas
ditutupnya RUPS yang mengangkatnya atau Syariah dalam jangka waktu paling lambat
tanggal lain yang ditetapkan oleh RUPS dan 90 (Sembilan puluh) hari kalender setelah
berakhir pada penutupan RUPS Tahunan ke diterimanya surat pengunduran diri.
3 (tiga) setelah pengangkatannya, dengan b. Sebelum pengunduran diri berlaku efektif
memperhatikan peraturan perundang-undangan dan sah sesuai dengan ketentuan yang
di bidang Pasar Modal, namun demikian dengan berlaku, anggota Dewan Pengawas Syariah
tidak mengurangi hak RUPS tersebut untuk yang bersangkutan tetap berkewajiban
memberhentikan anggota Dewan Pengawas menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya
Syariah tersebut sewaktu-waktu sebelum masa sesuai dengan Anggaran Dasar dan peraturan
jabatannya berakhir, dengan memperhatikan perundang-undangan yang berlaku.
ketentuan di bidang Pasar Modal dan Perbankan c. Dewan Pengawas Syariah yang mengundurkan
Syariah. diri baru bebas dari tanggung jawab setelah
memperoleh pembebasan tanggung jawab
Pemberhentian demikian berlaku sejak dari RUPS Tahunan.
penutupan RUPS tersebut kecuali bila terdapat
tanggal pemberhentian lain yang ditentukan oleh Pemberhentian Dewan Pengawas Syariah
RUPS. Pemberhentian dan/atau pengunduran diri
anggota Dewan Pengawas Syariah, berlaku efektif
Anggota Dewan Pengawas Syariah yang masa sejak tanggal penutupan RUPS tersebut kecuali
jabatannya telah berakhir dapat di angkat bila terdapat tanggal pemberhentian lain yang
kembali dengan tetap memperhatikan peraturan ditentukan oleh RUPS dan/atau kecuali ditentukan
perundang-undangan yang berlaku. lain dalam peraturan yang berlaku.
Mekanisme Pengunduran Diri dan Masa jabatan dari anggota Dewan Pengawas
Pemberhentian Dewan Pengawas Syariah Syariah akan berakhir dengan sendirinya, apabila
anggota Dewan Pengawas Syariah tersebut:
Pengunduran Diri a. Kehilangan Kewarganegaraan Indonesia;
Seorang Anggota Dewan Pengawas Syariah dapat b. Mengundurkan diri dan pengunduran diri
mengundurkan diri dari jabatannya sebelum masa tersebut telah berlaku efektif;
jabatannya berakhir dengan wajib menyampaikan c. Dinyatakan pailit atau ditaruh di bawah
permohonan pengunduran diri secara tertulis pengampuan berdasarkan surat keputusan
Pengadilan;
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
430 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 433
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DEWAN PENGAWAS SYARIAH
d. Tidak lagi memenuhi persyaratan berdasarkan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan
peraturan perundang-undangan yang berlaku; Pengawas Syariah
e. Merangkap jabatan pada jabatan yang dilarang Dalam melaksanakan tugasnya Dewan Pengawas
untuk dijabat oleh anggota Dewan Pengawas Syariah mengacu pada Anggaran Dasar dan
Syariah karena ketentuan dari Dewan Syariah Surat Keputusan Dewan Pengawas Syariah PT
Nasional dan/atau peraturan perundang- Bank Syariah Indonesia Tbk. No. 05/DPS-BSI/2025,
undangan yang berlaku; yang mengatur tentang Persyaratan Dewan
f. Meninggal dunia; Pengawas Syariah, Tugas, Tanggung Jawab dan
g. Diberhentikan oleh RUPS; Fungsi Utama, Larangan DPS, Masa Jabatan,
h. Termasuk dalam daftar kredit/pembiayaan Pemberhentian, Kebijakan Rapat.
macet.
Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Pengawas
Apabila seorang anggota Dewan Pengawas Syariah
Syariah berhenti atau diberhentikan sebelum Dalam rangka melaksanakan kegiatan usaha
masa jabatannya berakhir, maka masa jabatan berdasarkan Prinsip Syariah, Dewan Pengawas
penggantinya terhitung sejak ditutupnya Syariah diangkat oleh RUPS atas rekomendasi
RUPS yang mengangkatnya atau tanggal lain Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia,
yang ditetapkan oleh RUPS dan berakhir pada dengan tetap memperhatikan ketentuan OJK
penutupan RUPS Tahunan yang ke-3 (tiga) setelah atau penggantinya, ketentuan Dewan Syariah
pengangkatannya, kecuali RUPS menentukan Nasional dan peraturan perundang-undangan
lain. lainnya yang mengatur mengenai hal tersebut.
Dalam hal terdapat penambahan anggota Dewan Dewan Pengawas Syariah mempunyai tugas,
Pengawas Syariah maka masa jabatan anggota tanggung jawab dan fungsi utama, antara lain
Dewan Pengawas Syariah tersebut adalah terhitung meliputi:
sejak ditutupnya RUPS yang mengangkatnya 1. Sebagai perwakilan Dewan Syariah Nasional
atau tanggal lain yang ditetapkan oleh RUPS dan yang ditempatkan pada Perseroan.
berakhir pada penutupan RUPS Tahunan yang ke 2. Bertugas sebagai pengawas kegiatan Syariah
3 (tiga) setelah pengangkatannya, kecuali RUPS Perseroan agar sesuai dengan Prinsip Syariah
menentukan lain. yang berlaku.
3. Berfungsi sebagai penasihat dan pemberi
Pelaksanaan Penilaian Kemampuan dan saran kepada Direksi, mengenai hal-hal yang
Kepatutan DPS terkait dengan Prinsip Syariah.
Anggota DPS BSI dikategorikan sebagai Pihak 4. Berfungsi sebagai mediator antara Perseroan
Utama Bank dan wajib memperoleh persetujuan dengan Dewan Syariah Nasional dalam
OJK melalui Penilaian Kemampuan dan Kepatutan mengkomunikasikan usul dan saran
sebelum menjalankan tugas dan fungsinya. Proses pengembangan produk dan jasa Perseroan
ini dilaksanakan sesuai POJK Tata Kelola Syariah yang memerlukan kajian dan fatwa Dewan
serta mengacu pada ketentuan POJK dan SEOJK Syariah Nasional.
mengenai Penilaian Kemampuan dan Kepatutan 5. Menilai dan memastikan pemenuhan prinsip
bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan. syariah atas pedoman operasional dan produk
Penilaian dilakukan oleh OJK berdasarkan hasil yang dikeluarkan Perseroan.
self-assessment Bank dan rekomendasi Komite 6. Mengawasi proses pengembangan produk
yang menjalankan fungsi nominasi, dengan baru yang dikeluarkan Perseroan.
cakupan utama meliputi integritas, kompetensi 7. Meminta fatwa kepada Dewan Syariah Nasional
(syariah muamalah, perbankan dan/atau untuk produk baru yang belum ada fatwanya.
keuangan), serta reputasi keuangan. Calon DPS 8. Melakukan review secara berkala atas
juga wajib memperoleh rekomendasi dari Dewan pemenuhan prinsip syariah, terhadap
Syariah Nasional–Majelis Ulama Indonesia. Hasil mekanisme penghimpunan dana dan
penilaian OJK ditetapkan dalam status Disetujui penyaluran dana serta pelayanan jasa
atau Tidak Disetujui, dan pengangkatan DPS oleh Perseroan.
RUPS hanya dapat dilakukan setelah memperoleh 9. Meminta data dan informasi terkait dengan
persetujuan OJK serta dilaporkan sesuai ketentuan aspek syariah dari satuan kerja Perseroan
yang berlaku. dalam rangka pelaksanaan tugasnya.
LAPORAN TAHUNAN 2025
431
Page 434
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DEWAN PENGAWAS SYARIAH
10. Menerapkan prinsip tata kelola perusahaan 2. Pelaksanaan ex-ante fungsi reviu atas
yang baik dalam pelaksanaan tugas dan operasional, transaksi, dan proses dalam
tanggung jawabnya sesuai dengan ketentuan kegiatan usaha Bank terkait aspek syariah,
dan peraturan perundang-undangan yang DPS berkoordinasi dengan unit kerja fungsi
berlaku. kepatuhan Syariah untuk melakukan reviu
dokumen (termasuk materi promosi dan
Dalam melaksanakan fungsinya Dewan Pengawas pemasaran, baik yang merupakan produk Bank
Syariah wajib: sendiri maupun yang merupakan kerja sama
a. Mengikuti fatwa Dewan Syariah Nasional. dengan mitra Bank) dan transaksi bisnis baik
b. Melaporkan kegiatan usaha Perseroan kepada atas inisiatif sendiri atau sesuai permintaan
OJK atau penggantinya sesuai dengan DPS, Dewan Komisaris, atau Direksi, serta
ketentuan yang ditetapkan oleh OJK atau system yang digunakan bank.
penggantinya. 3. Pelaksanaan ex-post fungsi reviu atas
operasional, transaksi, dan proses dalam
kegiatan usaha Bank terkait aspek syariah, DPS
MEKANISME EVALUASI DPS DALAM berkoordinasi dengan Sharia Audit - Satuan
PIAGAM DPS Kerja Audit Internal.
Mekanisme Evaluasi terhadap Kebijakan dan Mekanisme Evaluasi Pelaksanaan Tata Kelola
Prosedur Bank Syariah
Dalam menjalankan fungsi evaluasi terhadap 1. Berkaitan dengan kewenangan DPS dalam
kebijakan dan prosedur Bank agar sesuai dengan Pasal 3 ayat 3 1) c maka DPS memberikan
Prinsip Syariah, DPS dapat berkoordinasi dengan arahan terkait Tata Kelola Syariah, DPS akan
unit kerja terkait, antara lain: berkoordinasi dengan Pejabat Eksekutif
1. Atas kebijakan, ketentuan, prosedur, maupun unit kerja CPG, ERM, dan WCA dalam
Standar operasional prosedur (SOP) lainnya rangka penyusunan materi evaluasi yang
terkait Produk Existing Bank dan/atau Produk komprehensif, mencakup aspek kebijakan,
baru, termasuk kebijakan distribusi bagi hasil, risiko, dan kepatuhan syariah.
perlakuan akuntansi syariah, perhitungan 2. Rapat terkait evaluasi tata kelola syariah
zakat, dan penggunaan dana yang tidak boleh sebagaimana ayat 1 di atas merupakan bagian
diakui sebagai pendapatan, secara teknis dari Rapat Terbatas.
proses review, analisa, permintaan feedback 3. Pelaksanaan Rapat Terbatas di atas selain atas
dari unit kerja terkait dilakukan oleh Sharia permintaan DPS, dilakukan sesuai dengan
Regulatory & Review; ketentuan dalam peraturan perundang-
2. Atas kebijakan dan prosedur Manajemen undangan yang berlaku.
Risiko yang terkait dengan pemenuhan Prinsip 4. Kaji Ulang Ekstern terhadap Tata Kelola Syariah
Syariah, secara teknis dilakukan evaluasi oleh dilaksanakan secara berkala paling sedikit 1
fungsi manajemen risiko Syariah dan didukung (satu) kali dalam 3 (tiga) tahun dengan merujuk
oleh fungsi kepatuhan Syariah, paling sedikit 1 pada ketentuan OJK dan ketentuan lainnya
(satu) kali dalam 1 (satu) tahun atau sewaktu- yang berlaku.
waktu dalam hal terdapat perubahan
yang memengaruhi kegiatan usaha secara Rapat Dewan Pengawas Syariah
signifikan.
3. Hasil evaluasi sebagaimana poin 1 dan 2 di atas, Kebijakan Rapat
dapat dilengkapi dengan opini DPS secara Dewan Pengawas Syariah wajib
tertulis, jika diperlukan. menyelenggarakan Rapat Dewan Pengawas
Syariah paling kurang 1 (satu) kali dalam 1 (satu)
Mekanisme Reviu atas Operasional, Transaksi, bulan. Pengambilan keputusan Dewan Pengawas
dan Proses dalam Kegiatan Usaha Bank Syariah dilakukan berdasarkan musyawarah
1. Dalam melakukan proses reviu, DPS dapat mufakat. Seluruh keputusan dan hasil rapat Dewan
melaksanakannya baik secara ex-ante Pengawas Syariah wajib dituangkan dalam risalah
(sebelum suatu kebijakan dibuat dan/atau rapat dan hal tersebut merupakan keputusan
dilakukan) maupun ex-post (setelah suatu bersama seluruh anggota Dewan Pengawas
kebijakan dilaksanakan). Syariah. Risalah Rapat Dewan Pengawas Syariah
wajib didokumentasikan dengan baik oleh
Perseroan.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
432 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 435
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Bank wajib mengadakan rapat DPS bersama Direksi dan Dewan Komisaris paling sedikit 1 (satu) kali
dalam 4 (empat) bulan. Rapat DPS dapat diselenggarakan jika dihadiri mayoritas anggota DPS dan
mayoritas anggota Direksi dan Dewan Komisaris.
Rekapitulasi Rapat Dewan Pengawas Syariah
Berikut adalah rekapitulasi rapat Dewan Pengawas Syariah selama tahun 2025:
Tingkat Kehadiran Rapat Dewan Pengawas Syariah
Rapat DPS Rapat Gabungan DPS RUPS
Jumlah dan Jumlah dan Jumlah dan
Nama Jabatan Persentase Kehadiran Persentase Kehadiran Persentase Kehadiran
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
Persentase Persentase Persentase
Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran
Prof. Dr. KH.
Ketua 28 28 100% 6 6 100% 2 2 100%
Hasanudin, M.Ag
DR. H. Mohamad Anggota 28 28 100% 6 6 100% 2 2 100%
Hidayat, MBA, M.H
Dr. H. Oni Sahroni, Anggota 28 28 100% 6 5 83,33% 2 2 100%
MA
Dr. KH. Abdul Ghofur Anggota 28 28 100% 6 5 83,33% 2 2 100%
Maimoen, M.A.
Prof. Dr. Jaih Anggota 28 28 100% 6 6 100% 2 2 100%
Mubarok, SE, M.H,
M.Ag
Agenda dan peserta rapat gabungan DPS bersama Dewan Komisaris dan Direksi telah disajikan pada
Sub Bab Rapat Gabungan Dewan Komisaris Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota Dewan Pengawas Syariah
Berikut adalah pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti oleh anggota DPS selama
tahun 2025.
Nama Jabatan Nama Pelatihan Tanggal / Tempat Penyelenggara
Prof. Dr. KH. Ketua Dewan Workshop Akad dan Kesesuaian 28 April 2025 / Padang CDG dan BBG
Hasanudin, M.Ag Pengawas Syariah Syariah Produk Bank Emas BSI Room 1 Lt.1 Hotel Westin
Jakarta
Training Top Executive Learning 13 Juni 2025 / Auditorium BSI Corporate University,
Program (TELP) Series 1 Tahun lt.6 The Tower Pembicara Alan Liew
2025 Young Wee-Head of
Bullion UOB Singapore
Custom of General Business 5 Juni 2025 / Rr. DPS Lt. 5 BSI Corporate University
English (Elementary Level) dan English Today
Custom of General Business 12 Juni 2025 / Rr. DPS BSI Corporate University
English (Elementary Level) Lt. 5 dan English Today
Custom of General Business 19 Juni 2025 / Rr. DPS BSI Corporate University
English (Elementary Level) Lt. 5 dan English Today
Custom of General Business 26 Juni 2025 / Rr. DPS BSI Corporate University
English (Elementary Level) Lt. 5 dan English Today
Custom of General Business 24 Juli 2025 / Rr. DPS BSI Corporate University
English (Elementary Level) Lt. 5 dan English Today
Custom of General Business 31 Juli 2025 / Rr. DPS Lt. 5 BSI Corporate University
English (Elementary Level) dan English Today
Workshop Pra Ijtima’ Sanawi 24-25 September 2025 DSN MUI
(Annual Meeting) DPS X Tahun / Hotel Millenium Sirih
2025 Bidang Bank Umum Tanah Abang
Syariah dan Unit Usaha Syariah
LAPORAN TAHUNAN 2025
433
Page 436
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Nama Jabatan Nama Pelatihan Tanggal / Tempat Penyelenggara
Ijtima’ Sanawi (Annual 26-27 September DSN MUI
Meeting) DPS XXI Tahun 2025 2025 / Hotel Mercure
Kemayoran
Custom of General Business 2 Oktober 2025/RR DPS BSI Corporate University
English (Elementary Level) Lt. 5 dan English Today
Custom of General Business 16 Oktober 2025/RR DPS BSI Corporate University
English (Elementary Level) Lt. 5 dan English Today
Custom of General Business 23 Oktober 2025/ RR DPS BSI Corporate University
English (Elementary Level) Lt. 5 dan English Today
Custom of General Business 13 November 2025/ RR BSI Corporate University
English (Elementary Level) DPS Lt. 5
“Top Executive Learning 14 November 2025/ BSI Corporate University
Program “”Peran Leader dalam Hybrid
Transformasi Bisnis Digital
Banking”” Tahun 2025.
Narasumber: Bapak Jahja
Setiatmadja (Komisaris Utama
BCA)”
Pembekalan Sertifikasi 27 - 28 November 2025/ BSI Corporate University
Manajemen Risiko Jenjang 5 RR DPS Lt. 5
Pemantapan Sertifikasi 10 Desember 2025/ BSI Corporate University
Management Risiko Jenjang 5 Online
Custom of General Business 11 Desember 2025 / RR/ BSI Corporate University
English (Elementary Level) DPS Lt. 5 & English Today
Pembekalan Sertifikasi 16 Desember 2025 BSI Corporate University
Management Risiko Jenjang 6
Custom of General Business 18 Desember 2025/ RR. BSI Corporate University
English (Elementary Level) DPS Lt. 5 & English Today
Pemantapan Sertifikasi 29 Desember 2025 / BSI Corporate University
Management Risiko Jenjang 6 Online
Dr. H. Mohamad Anggota Dewan Workshop Akad dan Kesesuaian 28 April 2025 / Padang CDG dan BBG
Hidayat, MBA, M.H Pengawas Syariah Syariah Produk Bank Emas BSI Room 1 Lt.1 Hotel Westin
Jakarta
Seminar Perasuransian 21-22 Mei 2025 (Full Dewan Asuransi
Indonesia Insurance Summit Day) / Bali Nusa Dua Indonesia
2025 Convention Center, Nusa
Dua Bali
Custom of General Business 5 Juni 2025 / Rr. DPS Lt. 5 BSI Corporate University
English (Elementary Level) dan English Today
Custom of General Business 12 Juni 2025 / Rr. DPS BSI Corporate University
English (Elementary Level) Lt. 5 dan English Today
Training Top Executive Learning 13 Juni 2025 / Auditorium BSI Corporate University,
Program (TELP) Series 1 Tahun lt.6 The Tower Pembicara Alan Liew
2025 Young Wee-Head of
Bullion UOB Singapore
Custom of General Business 19 Juni 2025 / Rr. DPS BSI Corporate University
English (Elementary Level) Lt. 5 dan English Today
Custom of General Business 26 Juni 2025 / Rr. DPS BSI Corporate University
English (Elementary Level) Lt. 5 dan English Today
Custom of General Business 24 Juli 2025 / Rr. DPS BSI Corporate University
English (Elementary Level) Lt. 5 dan English Today
Custom of General Business 31 Juli 2025 / Rr. DPS Lt. 5 BSI Corporate University
English (Elementary Level) dan English Today
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
434 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 437
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Nama Jabatan Nama Pelatihan Tanggal / Tempat Penyelenggara
Workshop Pra Ijtima’ Sanawi 24-25 September 2025 DSN MUI
(Annual Meeting) DPS X Tahun / Hotel Millenium Sirih
2025 Bidang Bank Umum Tanah Abang
Syariah dan Unit Usaha Syariah
Ijtima’ Sanawi (Annual 26-27 September DSN MUI
Meeting) DPS XXI Tahun 2025 2025 / Hotel Mercure
Kemayoran
Custom of General Business 2 Oktober 2025/RR DPS BSI Corporate University
English (Elementary Level) Lt. 5 dan English Today
Custom of General Business 16 Oktober 2025/RR DPS BSI Corporate University
English (Elementary Level) Lt. 5 dan English Today
Training Palm Oil Industry 20-21 Oktober 2025 BSI Corporate University
Focus Mastery Batch 2 Tahun / Mandiri University
2025 Medan
Custom of General Business 23 Oktober 2025/ RR DPS BSI Corporate University
English (Elementary Level) Lt. 5 dan English Today
Custom of General Business 13 November 2025/ RR BSI Corporate University
English (Elementary Level) DPS Lt. 5
“Top Executive Learning 14 November 2025/ BSI Corporate University
Program “”Peran Leader dalam Hybrid
Transformasi Bisnis Digital
Banking”” Tahun 2025.
Narasumber: Bapak Jahja
Setiatmadja (Komisaris Utama
BCA)”
Pembekalan Sertifikasi 27 - 28 November 2025/ BSI Corporate University
Manajemen Risiko Jenjang 5 RR DPS Lt. 5
Pemantapan Sertifikasi 10 Desember 2025/ BSI Corporate University
Management Risiko Jenjang 5 Online
Pembekalan Sertifikasi 16 Desember 2025/ RR. BSI Corporate University
Management Risiko Jenjang 6 DPS Lt. 5
Pemantapan Sertifikasi 29 Desember 2025 / BSI Corporate University
Management Risiko Jenjang 6 Online
Dr. H. Oni Sahroni, Anggota Dewan Workshop Akad dan Kesesuaian 28 April 2025 / Padang CDG dan BBG
MA Pengawas Syariah Syariah Produk Bank Emas BSI Room 1 Lt.1 Hotel Westin
Jakarta
Custom of General Business 5 Juni 2025 / Rr. DPS Lt. 5 BSI Corporate University
English (Elementary Level) dan English Today
Custom of General Business 12 Juni 2025 / Rr. DPS BSI Corporate University
English (Elementary Level) Lt. 5 dan English Today
Training Top Executive Learning 13 Juni 2025 / Auditorium BSI Corporate University,
Program (TELP) Series 1 Tahun lt.6 The Tower , Pembicara Alan Liew
2025 Young Wee-Head of
Bullion UOB Singapore
Custom of General Business 19 Juni 2025 / Rr. DPS BSI Corporate University
English (Elementary Level) Lt. 5 dan English Today
Custom of General Business 26 Juni 2025 / Rr. DPS BSI Corporate University
English (Elementary Level) Lt. 5 dan English Today
Custom of General Business 24 Juli 2025 / Rr. DPS BSI Corporate University
English (Elementary Level) Lt. 5 dan English Today
Custom of General Business 31 Juli 2025 / Rr. DPS Lt. 5 BSI Corporate University
English (Elementary Level) dan English Today
Workshop Pra Ijtima’ Sanawi 24-25 September 2025 DSN MUI
(Annual Meeting) DPS X Tahun / Hotel Millenium Sirih
2025 Bidang Bank Umum Tanah Abang
Syariah dan Unit Usaha Syariah
LAPORAN TAHUNAN 2025
435
Page 438
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Nama Jabatan Nama Pelatihan Tanggal / Tempat Penyelenggara
Ijtima’ Sanawi (Annual 26-27 September DSN MUI
Meeting) DPS XXI Tahun 2025 2025 / Hotel Mercure
Kemayoran
Custom of General Business 2 Oktober 2025/RR DPS BSU dan English Today
English (Elementary Level) Lt. 5
Custom of General Business 16 Oktober 2025/RR DPS BSU dan English Today
English (Elementary Level) Lt. 5
Training Palm Oil Industry 20-21 Oktober 2025 BSU
Focus Mastery Batch 2 Tahun / Mandiri University
2025 Medan
Custom of General Business 23 Oktober 2025/ RR DPS BSU dan English Today
English (Elementary Level) Lt. 5
“Top Executive Learning 14 November 2025/ BSU
Program “”Peran Leader dalam Hybrid
Transformasi Bisnis Digital
Banking”” Tahun 2025.
Narasumber: Bapak Jahja
Setiatmadja (Komisaris Utama
BCA)”
Pembekalan Sertifikasi 27 - 28 November 2025/ BSU
Manajemen Risiko Jenjang 5 RR DPS Lt. 5
Pemantapan Sertifikasi 10 Desember 2025/ BSI Corporate University
Management Risiko Jenjang 5 Online
Custom of General Business 11 Desember 2025 / RR/ BSI Corporate University
English (Elementary Level) DPS Lt. 5 & English Today
Pembekalan Sertifikasi 16 Desember 2025 BSI Corporate University
Managemen Risiko Jenjang 6
Custom of General Business 18 Desember 2025/ RR. BSI Corporate University
English (Elementary Level) DPS Lt. 5 & English Today
Pemantapan Sertifikasi 29 Desember 2025 / BSI Corporate University
Managemen Risiko Jenjang 6 Online
Dr. KH. Abdul Anggota Dewan Workshop Akad dan Kesesuaian 28 April 2025 / Padang CDG dan BBG
Ghofur Maimoen, Pengawas Syariah Syariah Produk Bank EMas BSI Room 1 Lt.1 Hotel Westin
M.A. Jakarta
Custom of General Business 19 Juni 2025 / Rr. DPS BSU dan English Today
English (Elementary Level) Lt. 5
Workshop Pra Ijtima’ Sanawi 24-25 September 2025 DSN MUI
(Annual Meeting) DPS X Tahun / Hotel Millenium Sirih
2025 Bidang Bank Umum Tanah Abang
Syariah dan Unit Usaha Syariah
Ijtima’ Sanawi (Annual 26-27 September 2025 / DSN MUI
Meeting) DPS XXI Tahun 2025 Hotel Mercure
Pembekalan Sertifikasi 27 - 28 November 2025/ BSU
Manajemen Risiko Jenjang 5 RR DPS Lt. 5
Pemantapan Sertifikasi 10 Desember 2025/ BSI Corporate University
Management Risiko Jenjang 5 Online
Pembekalan Sertifikasi 16 Desember 2025/ RR. BSI Corporate University
Management Risiko Jenjang 6 DPS Lt. 5
Pemantapan Sertifikasi 29 Desember 2025 / BSI Corporate University
Management Risiko Jenjang 6 Online
Prof. Dr. Jaih Anggota Dewan Workshop Akad dan Kesesuaian 28 April 2025 / Padang CDG dan BBG
Mubarok, SE, M.H, Pengawas Syariah Syariah Produk Bank EMas BSI Room 1 Lt.1 Hotel Westin
M.Ag Jakarta
Custom of General Business 5 Juni 2025 / Rr. DPS Lt. 5 BSU dan English Today
English (Elementary Level)
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
436 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 439
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Nama Jabatan Nama Pelatihan Tanggal / Tempat Penyelenggara
Custom of General Business 12 Juni 2025 / Rr. DPS BSU dan English Today
English (Elementary Level) Lt. 5
Training Top Executive Learning 13 Juni 2025 / Auditorium BSU, Pembicara Alan
Program (TELP) Series 1 Tahun lt.6 The Tower Liew Young Wee-Head of
2025 Bullion UOB Singapore
Custom of General Business 19 Juni 2025 / Rr. DPS BSU dan English Today
English (Elementary Level) Lt. 5
Custom of General Business 26 Juni 2025 / Rr. DPS BSU dan English Today
English (Elementary Level) Lt. 5
Custom of General Business 24 Juli 2025 / Rr. DPS BSU dan English Today
English (Elementary Level) Lt. 5
Custom of General Business 31 Juli 2025 / Rr. DPS Lt. 5 BSU dan English Today
English (Elementary Level)
Workshop Pra Ijtima’ Sanawi 24-25 September 2025 DSN MUI
(Annual Meeting) DPS X Tahun / Hotel Millenium Sirih
2025 Bidang Bank Umum Tanah Abang
Syariah dan Unit Usaha Syariah
Ijtima’ Sanawi (Annual 26-27 September DSN MUI
Meeting) DPS XXI Tahun 2025 2025 / Hotel Mercure
Kemayoran
Custom of General Business 2 Oktober 2025/RR DPS
English (Elementary Level) Lt. 5
Custom of General Business 16 Oktober 2025/RR DPS
English (Elementary Level) Lt. 5
Custom of General Business 23 Oktober 2025/ RR DPS
English (Elementary Level) Lt. 5
“Top Executive Learning 14 November 2025/
Program “”Peran Leader dalam Hybrid
Transformasi Bisnis Digital
Banking”” Tahun 2025.
Narasumber: Bapak Jahja
Setiatmadja (Komisaris Utama
BCA)”
Pembekalan Sertifikasi 27 - 28 November 2025/
Manajemen Risiko Jenjang 5 RR DPS Lt. 5
Custom of General Business 11 Desember 2025 / RR/ BSI Corporate University
English (Elementary Level) DPS Lt. 5 & English Today
Pembekalan Sertifikasi 16 Desember 2025 BSI Corporate University
Management Risiko Jenjang 6
Custom of General Business 18 Desember 2025/ RR. BSI Corporate University
English (Elementary Level) DPS Lt. 5 & English Today
Pemantapan Sertifikasi 29 Desember 2025 / BSI Corporate University
Management Risiko Jenjang 6 Online
Pengelolaan Benturan Kepentingan Dewan Pengawas Syariah
Dalam menjalankan tugas, tanggung jawab dan fungsinya, Dewan Pengawas Syariah dilarang untuk:
1. Memanfaatkan Perseroan untuk kepentingan pribadi, keluarga dan/atau pihak lain yang dapat
mengurangi aset dan/atau keuntungan Perseroan.
2. Mengambil dan/atau menerima keuntungan pribadi dari Perseroan selain remunerasi dan fasilitas
lainnya yang ditetapkan oleh RUPS.
3. Merangkap jabatan sebagaimana ditentukan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.
LAPORAN TAHUNAN 2025
437
Page 440
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Hubungan Afiliasi Dewan Pengawas Syariah
Anggota DPS tidak memiliki hubungan afiliasi, baik keuangan maupun hubungan keluarga, dengan
anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan/atau Pemegang Saham Pengendali Bank, sehingga dapat
menjalankan tugas dan fungsinya secara independen dan objektif.
Kebijakan Remunerasi Anggota Dewan Pengawas Syariah
Kebijakan remunerasi anggota DPS BSI disusun dan diterapkan sesuai dengan ketentuan OJK mengenai
penerapan tata kelola dalam pemberian remunerasi bagi bank umum syariah. Penetapan remunerasi
DPS mempertimbangkan tingkat risiko dan kompleksitas tugas serta tanggung jawab DPS, termasuk
pemberian opini syariah atas produk dan kegiatan usaha Bank, peran DPS sebagai pihak utama Bank,
serta penguatan peran DPS dalam kerangka Tata Kelola Syariah. Selain itu, kebijakan remunerasi
tersebut juga memperhatikan prinsip proporsionalitas terhadap remunerasi Dewan Komisaris. Sejalan
dengan penguatan tugas dan tanggung jawab DPS sebagaimana diatur dalam POJK Tata Kelola Syariah,
BSI secara berkala mereviu dan mengevaluasi kebijakan serta pelaksanaan remunerasi DPS untuk
memastikan kesesuaian dengan ketentuan, tanggung jawab, dan kompleksitas peran yang dijalankan.
Dewan Pengawas Syariah
Jenis Remunerasi dan Fasilitas Lain
Orang Jumlah (Rp juta)
Fasilitas lain seperti perumahan, transportasi, asuransi, kesehatan, dll. - -
a. Yang dapat dimiliki
b. Yang tidak dapat dimiliki
Laporan Hasil Pengawasan Dewan Pengawas Syariah
Dewan Pengawas Syariah (DPS) PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menyusun laporan kinerja
dan aktivitas untuk periode 1 Januari 2025 - 30 Juni dan periode 1 Juli hingga 31 Desember 2025. Laporan
ini disusun sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 17 Tahun 2023 tentang
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum, POJK No. 2 Tahun 2024 tentang Penerapan Tata Kelola Syariah
bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No. 15/
SEOJK.03/2024 tentang Penerapan Tata Kelola Syariah bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah,
serta SEOJK No. 14/SEOJK.03/2025 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum.
Selama Tahun 2025, DPS telah menjalankan tugasnya dalam melakukan pengawasan untuk kepentingan
Bank atas kebijakan dan jalannya pengurusan oleh Direksi agar sesuai dengan Prinsip syariah dan
bertanggung jawab atas pengawasan tersebut, serta memberikan nasihat kepada Direksi termasuk
memberikan opini syariah terkait kegiatan Bank sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20 ayat (1) POJK
No 2 tahun 2024 terkait Tata Kelola Syariah, meliputi antara lain:
a) Pengawasan terhadap kebijakan dan jalannya kepengurusan oleh Direksi agar sesuai dengan prinsip
Syariah, dengan:
1. Melakukan evaluasi terhadap kebijakan dan prosedur Bank agar sesuai dengan Prinsip syariah;
2. Melakukan reviu atas operasional Bank untuk memastikan kesesuaian terhadap prinsip Syariah;
dan
3. Mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi pelaksanaan Tata Kelola syariah, termasuk penerapan
kepatuhan syariah, manajemen risiko syariah, dan audit intern syariah secara terintegrasi;
b) Memberikan nasihat termasuk opini syariah kepada Direksi, dengan:
1. Memberikan rekomendasi terkait pemenuhan Prinsip Syariah berdasarkan hasil pengawasan DPS;
2. Memberikan opini terkait hal-hal strategis dan/atau hal-hal yang disyaratkan dalam ketentuan
sehingga tidak bertentangan dengan prinsip Syariah, antara lain pelaksanaan sinergi perbankan
sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai bank umum syariah
serta rencana aksi pemulihan dan rencana tindak sebagaimana dimaksud dalam Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan mengenai penetapan status pengawasan dan penanganan permasalahan
bank umum;
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
438 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 441
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DEWAN PENGAWAS SYARIAH
3. Memberikan opini terhadap pengembangan produk baru sebagaimana diatur dalam Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan mengenai penyelenggaraan produk bank umum, antara lain:
a. Kesesuaian dengan fatwa DSN MUI;
b. Standar operasional prosedur produk Bank baru; dan/atau
c. Hasil kaji ulang terhadap konsep akad/perjanjian/formulir aplikasi produk Bank baru; dan
4. Melakukan koordinasi dan memberikan arahan kepada fungsi kepatuhan syariah, fungsi
manajemen risiko syariah, dan fungsi audit intern syariah
c) Memberikan pendapat mengenai pemenuhan Prinsip syariah kepada komite pendukung pelaksanaan
tugas Dewan Komisaris sebagaimana dimaksud Pasal 26 POJK Tata Kelola Syariah; dan
d) Berkoordinasi dengan otoritas fatwa dan/atau regulator terkait, apabila diperlukan.
Selain itu, guna memperkuat budaya kepatuhan syariah di seluruh jaringan, DPS telah melaksanakan
berbagai kegiatan enhancement, yang dilaksanakan di:
No. Tanggal Lokasi/Kantor Cabang BSI
1. 6-8 Februari 2025 RO Surabaya - Area Kediri
2. 5-7 Mei 2025 RO Semarang - Area Yogyakarta
3. 9-10 Mei 2025 RO Medan - Area Medan
4. 20-22 Mei 2025 RO Surabaya - Area Surabaya
5. 10 Juni 2025 RO Jakarta 1 - Area Kelapa Gading
6. 17 Juni 2025 RO Jakarta 2 - Area Depok
7. 07 Juli 2025 RO Bandung - Area Bandung
8. 20-21 Agustus 2025 RO Aceh - Area Aceh, Meulaboh, dan Lhouksemawe
9. 16-18 September 2025 RO Kalimantan - Area Balikpapan
10. 22-23 September 2025 RO Palembang - Area Palembang
11. 21-22 October 2025 RO Makassar – Area Manado
Rekomendasi Dewan Pengawas Syariah
Sepanjang tahun 2025, DPS BSI telah memberikan masukan dan rekomendasi kepada Direksi sebagai
bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan syariah. Rekomendasi tersebut antara lain mencakup
penyempurnaan kebijakan dan prosedur operasional agar senantiasa selaras dengan Prinsip Syariah,
penguatan pengendalian atas pelaksanaan produk dan aktivitas usaha syariah, serta peningkatan
kualitas penerapan tata kelola syariah secara menyeluruh di Bank. Berikut detil dari rekomendasi DPS:
Rekapitulasi Arahan dan Rekomendasi Dewan Pengawas Syariah
No. Judul Opini DPS No. Register Tanggal
Pengesahan Dokumen-Dokumen Terkait Kegiatan Usaha
1. 01/BSI/DPS/OPINI/I/2025 8-Jan-25
Bulion (Titipan Emas dan Perdagangan Emas)
Permohonan Opini DPS Perihal Produk BSI Layanan Penitipan
2. 02/BSI/DPS/OPINI/I/2025 8-Jan-25
Emas Bullion Bank
Pengesahan Petunjuk Teknis Operasional Global Transaction
3. 03/BSI/DPS/OPINI/I/2025 13-Jan-25
Sharia (GTS)/Bewize
4. Perdagangan Emas Bullion Bank 04/BSI/DPS/OPINI/I/2025 8-Jan-25
Laporan Keuangan PT Bank Syariah Indonesia Tbk Periode
5. 05/BSI/DPS/OPINI/I/2025 16-Jan-25
31 Desember 2024
6. SRIA (Sharia Restricted Investment Account) 06/BSI/DPS/OPINI/I/2025 15-Jan-25
7. Flow Realisasi Pembiayaan Cicil Emas 07/BSI/DPS/OPINI/III/2025 19-Mar-25
LAPORAN TAHUNAN 2025
439
Page 442
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DEWAN PENGAWAS SYARIAH
No. Judul Opini DPS No. Register Tanggal
Pengesahan Petunjuk Teknis Operasional Fitur Contactless
8. 08/BSI/DPS/OPINI/II/2025 18-Feb-25
Pada Produk BSI Hasanah Card
Pengesahan Manual Produk Ekosistem Digital (BSI Lifestyle)
9. 09/BSI/DPS/OPINI/III/2025 12-Mar-25
Byond Lyfe
Pengesahan Dokumen-Dokumen Terkait Islamic Structured
10. 10/BSI/DPS/OPINI/III/2025 12-Mar-25
Account (ISRA)
11. Pengalihan Portofolio Bank Mantab 11/BSI/DPS/OPINI/III/2025 5-Mar-25
12. Purchase Order (PO) Financing 12/BSI/DPS/OPINI/III/2025 26-Feb-25
Optimalisasi Likuiditas Pada Rekening Nostro PT Bank Syariah
13. 13/BSI/DPS/OPINI/III/2025 12-Mar-25
Indonesia Tbk
14. Pengesahan Manual Produk Pembiayaan Cicil Emas 14/BSI/DPS/OPINI/II/2025 12-Feb-25
15 Sertifikat Kepatuhan Syariah Dubai 15/BSI/DPS/OPINI/IV/2025 17-Apr-25
Pembelian, Simpanan Dan Penarikan Emas Melalui Cabang
16. 16/BSI/DPS/OPINI/V/2025 28-Apr-25
dan ATM Emas (ATGM)
17. Konversi Fitur Produk Eksisting Menjadi Simpanan Emas 17/BSI/DPS/OPINI/V/2025 28-Apr-25
18. Pembiayaan Cicil Emas Via Byond 18/BSI/DPS/OPINI/IV/2025 21-May-25
Pengesahan Dokumen Terkait Sukuk Mudharabah
19. Berlandaskan Keberlanjutan Berkelanjutan Bank Syariah 19/BSI/DPS/OPINI/V/2025 28-Apr-25
Indonesia
20. Pengesahan Dokumen-Dokumen Terkait Lindung Nilai Syariah 20/BSI/DPS/OPINI/III/2025 18-Mar-25
Pengesahan Dokumen-Dokumen Terkait Mitra Pemasaran
21. 21/BSI/DPS/OPINI/V/2025 26-May-25
Perantara Pedagang Efek (MPPPE)
22. Pengesahan Dokumen Terkait Tabungan Zakat 22/BSI/DPS/OPINI/VI/2025 4-Jun-25
Skema Pembiayaan dengan PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA)
23. 23/BSI/DPS/OPINI/V/2025 21-May-25
dan Group Usaha
Pembahasan Ulang Fitur Pemasaran ZIS App (Layanan
24. 24/BSI/DPS/OPINI/V/2025 21-May-25
Hyperlink ZIS Pada Byond)
Perluasan Aktivitas Bisnis Treasury di BSI Middle East (DIFC
25. 25/BSI/DPS/OPINI/VI/2025 25-Jun-25
Branch)
Pengesahan Perluasan Aktivitas Bisnis Treasury di BSI Middle
26 26/BSI/DPS/OPINI/VI/2025 25-Jun-25
East (DIFC Branch)
27. Multi Pemasok Stok Emas BSI 27/BSI/DPS/OPINI/IV/2025 28-Apr-25
28. Perdagangan Emas Dengan Bullion Bank Luar Negeri 28/BSI/DPS/OPINI/VII/2025 31-Jul-25
Pengesahan Standar Prosedur Pengendalian Internal
29. Atas Pelaporan Keuangan (Internal Control Over Financial 29/BSI/DPS/OPINI/VIII/2025 6-Aug-25
Reporting – ICOFR)
30. Skema Bagi Hasil untuk Institusi Kementerian Kesehatan 30/BSI/DPS/OPINI/VII/2025 31-Jul-25
31. Counter Guarantee Cover by Insurance 31/BSI/DPS/OPINI/VIII/2025 6-Aug-25
32. Tarif Trade Finance Transaksi Ekspor 32/BSI/DPS/OPINI/VIII/2025 6-Aug-25
33. Pengesahan Dokumen Terkait Tabungan Valas Multicurrency 33/BSI/DPS/OPINI/VIII/2025 28-Aug-25
34. Pengesahan Dokumen Terkait Usaha Bullion 34/BSI/DPS/OPINI/VIII/2025 29-Aug-25
35. New Trade System Bewize 35/BSI/DPS/OPINI/VII/2025 7-Nov-25
36. Fee Redeem & Pelepasan Hak Bagi Hasil Investor (SRIA) 36/BSI/DPS/OPINI/VII/2025 6-Aug-25
27. Opini Pengesahan Sria 37/BSI/DPS/OPINI/IX/2025 9-Sep-25
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
440 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 443
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DEWAN PENGAWAS SYARIAH
No. Judul Opini DPS No. Register Tanggal
38. Opini Pengesahan Bewize Trade 38/BSI/DPS/OPINI/IX/2025 17-Sep-25
39. Opini Laporan Keuangan 39/BSI/DPS/OPINI/IX/2025 12-Sep-25
40. Implementasi Produk Mitraguna 40/BSI/DPS/OPINI/IX/2025 28-Aug-25
Implementasi Pembiayaan MMQ Refinancing Aset Milik
41. Pengurus Institusi dalam Rangka Pembiayaan Segmen 41/BSI/DPS/OPINI/IX/2025 9-Nov-25
Wholesale
Produk Tabungan Umrah, Distribusi Bagi Hasil dan
42. 42/BSI/DPS/OPINI/X/2025 2-Oct-25
Simplifikasi Produk RDG
43. Potensi Pembiayaan Revenue During Construction (RDC) 43/BSI/DPS/OPINI/IX/2025 9-Nov-25
44. Penggunaan Asuransi Non Rekanan (Konvensional) 44/BSI/DPS/OPINI/IX/2025 9-Nov-25
Jasa Agen Rekening dan Agen Jaminan dalam Pembiayaan
45. 45/BSI/DPS/OPINI/IX/2025 9-Nov-25
Sindikasi Hybrid (Bank Konvensional & Bank Syariah)
Pemberian Kelebihan Bagi Hasil Syirkah/Mudharabah Sesuai
46. 46/BSI/DPS/OPINI/IX/2025 9-Nov-25
Nisbah atas Realisasi Melebihi/Kurang dari Proyeksi
47. Simplifikasi Akad Realisasi Pembiayaan 47/BSI/DPS/OPINI/IX/2025 9-Nov-25
Usulan Skema Program Pemerintah
48. 48/BSI/DPS/OPINI/IX/2025 3-Sep-25
Terkait Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP)
49. Pengesahan Manual Produk Debit Card Fitur Contacless 49/BSI/DPS/OPINI/IX/2025 25-Sep-25
Penggunaan Skema Akad MMQ Untuk Pembiayaan Kepada
50. 50/BSI/DPS/OPINI/IX/2025 9-Nov-25
Nasabah Perusahaan Services (Rental Kendaraan)
Usulan BSI Sebagai Channel Pembayaran Angsuran Nasabah
51. 51/BSI/DPS/OPINI/IX/2025 9-Nov-25
Multifinance Syariah (UUS)
52. Pengesahan Manual Produk BSI OTO dan PKS BSI – MUF 52/BSI/DPS/OPINI/X/2025 2-Oct-25
53. Pengembangan Fitur Cash Management System 53/BSI/DPS/OPINI/X/2025 16-Oct-25
54. Pengesahan Dokumen Terkait Pengembangan Sistem CMS 54/BSI/DPS/OPINI/X/2025 16-Oct-25
55. Recovery Plan 2026 55/BSI/DPS/OPINI/XI/2025 13-Nov-25
56. Pembiayaan Pengurusan Pendaftaran Haji Khusus 56/BSI/DPS/OPINI/XI/2025 13-Nov-25
Pengesahan Manual Produk BSI Hasanah Card Untuk Segmen
57. 57/BSI/DPS/OPINI/XII/2025 18-Dec-25
Muda
58. Pengesahan Petunjuk Teknis Operasional BSI Hasanah Lyfe 58/BSI/DPS/OPINI/XII/2025 18-Dec-25
59 Hasanah Card Signature Visa 59/BSI/DPS/OPINI/XI/2025 26-Nov-25
FUNGSI KEPATUHAN SYARIAH
Fungsi Kepatuhan Syariah di BSI (Bank) dibentuk sebagai bagian dari satuan kerja kepatuhan di
bawah Direksi yang membawahkan fungsi kepatuhan. Direksi yang membawahkan fungsi kepatuhan
bertanggung jawab atas efektivitas pelaksanaan fungsi kepatuhan syariah dalam memastikan seluruh
kebijakan, ketentuan, sistem, prosedur, serta kegiatan usaha Bank senantiasa memenuhi Prinsip Syariah.
Dalam pelaksanaannya, fungsi ini didukung oleh Pejabat Eksekutif yang bertanggung jawab langsung
kepada Direksi terkait, dan telah memenuhi persyaratan Otoritas Jasa Keuangan, termasuk memiliki
pengetahuan dan pemahaman yang memadai mengenai operasional perbankan syariah serta fatwa
Dewan Syariah Nasional–Majelis Ulama Indonesia.
Fungsi kepatuhan syariah dibentuk untuk memastikan bahwa kebijakan, ketentuan, sistem dan prosedur,
serta kegiatan usaha yang dilakukan oleh Bank telah sesuai dengan Prinsip Syariah.
LAPORAN TAHUNAN 2025
441
Page 444
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Fungsi kepatuhan syariah berkoordinasi dengan secara profesional, objektif, dan selaras dengan
DPS dalam rangka melaksanakan tugas dan Prinsip Syariah. Direksi bertanggung jawab atas
tanggung jawabnya sebagaimana diatur dalam efektivitas pelaksanaan fungsi Audit Intern Syariah
POJK No. 2 Tahun 2024 tentang Penerapan Tata dalam mendukung penerapan tata kelola syariah
Kelola Syariah bagi Bank Umum Syariah dan Unit yang baik.
Usaha Syariah dan SEOJK No. 15/SEOJK.03/2024
tentang Penerapan Tata Kelola Syariah bagi Dalam pelaksanaannya, laporan hasil audit intern
Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah, yang berkaitan dengan pemenuhan Prinsip
berdasarkan sepengetahuan Direktur yang Syariah disampaikan kepada Dewan Pengawas
membawahkan fungsi kepatuhan. Syariah, Direktur Utama, dan Dewan Komisaris
sebagai bagian dari mekanisme pengawasan
berlapis. Tugas dan tanggung jawab Fungsi
FUNGSI MANAJEMEN RISIKO SYARIAH Audit Intern Syariah dilaksanakan sesuai dengan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai
BSI telah menerapkan Fungsi Manajemen Risiko penerapan fungsi audit intern pada bank umum,
Syariah sebagai bagian integral dari kerangka serta telah mengacu pada POJK No. 2 Tahun
manajemen risiko Bank. Fungsi ini didukung oleh 2024 tentang Penerapan Tata Kelola Syariah bagi
pejabat setingkat Pejabat Eksekutif yang memiliki Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah dan
pengetahuan dan pemahaman yang memadai SEOJK No. 15/SEOJK.03/2024, guna memastikan
mengenai operasional perbankan syariah, kepatuhan terhadap prinsip kehati-hatian,
sehingga mampu memastikan pengelolaan risiko ketentuan regulator, dan Prinsip Syariah.
yang selaras dengan Prinsip Syariah di seluruh
aktivitas usaha Bank. Direksi bertanggung jawab
untuk memastikan efektivitas pelaksanaan KAJI ULANG EKSTERN TERHADAP TATA
fungsi ini dalam menjaga keseimbangan antara KELOLA SYARIAH
pencapaian kinerja dan pengendalian risiko
syariah. BSI melakukan kaji ulang ekstern atas penerapan
tata kelola syariah sebagai bagian dari upaya
Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Fungsi untuk memastikan kepatuhan yang berkelanjutan
Manajemen Risiko Syariah mengacu pada terhadap Prinsip Syariah dan ketentuan regulator.
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Kaji ulang ekstern ini dilaksanakan oleh akuntan
penerapan manajemen risiko bagi Bank Umum publik dan/atau kantor akuntan publik yang
Syariah. Dalam implementasinya, fungsi ini telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, dengan
diselenggarakan sesuai dengan POJK No. 2 Tahun mengacu pada POJK No. 2 Tahun 2024 tentang
2024 tentang Penerapan Tata Kelola Syariah bagi Penerapan Tata Kelola Syariah bagi Bank Umum
Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah serta Syariah dan Unit Usaha Syariah. Hasil kaji ulang
SEOJK No. 15/SEOJK.03/2024, guna memastikan ekstern digunakan sebagai dasar evaluasi dan
pengelolaan risiko dilakukan secara komprehensif, penyempurnaan penerapan tata kelola syariah di
terintegrasi, dan konsisten dengan ketentuan Bank.
regulator serta prinsip kehati-hatian perbankan
syariah.
FUNGSI AUDIT INTERN SYARIAH
BSI telah menerapkan Fungsi Audit Intern
Syariah sebagai bagian yang tidak terpisahkan
dari sistem pengendalian internal Bank.
Fungsi ini didukung oleh pejabat setingkat
Pejabat Eksekutif yang memiliki pengetahuan
dan pemahaman yang memadai mengenai
operasional perbankan syariah, sehingga mampu
memastikan pelaksanaan audit intern dilakukan
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
442 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 445
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DIREKSI
Direksi merupakan organ Perseroan yang Dasar Pengangkatan Direksi
bertanggung jawab atas pengurusan dan Pengangkatan anggota Direksi dilakukan melalui
pengelolaan kegiatan usaha Bank Syariah RUPS sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan
Indonesia sehari-hari sesuai dengan visi, misi, serta ketentuan peraturan perundang-undangan
dan tujuan strategis Bank. Dalam menjalankan yang berlaku. Pengangkatan Direksi berlaku
tugasnya, Direksi berada di bawah pengawasan efektif setelah memperoleh persetujuan OJK
Dewan Komisaris serta bertanggung jawab dalam melalui penilaian kemampuan dan kepatutan
merumuskan dan melaksanakan strategi bisnis, serta pemenuhan ketentuan regulator lainnya.
memastikan efektivitas manajemen risiko dan
sistem pengendalian internal, serta mematuhi Komposisi Direksi
ketentuan peraturan perundang-undangan Sesuai Keputusan RUPST tanggal 16 Mei 2025,
dan prinsip syariah. Melalui kepemimpinan komposisi Direksi berubah menjadi sebanyak
yang akuntabel dan pengambilan keputusan 10 (sepuluh) anggota, yang terdiri dari 1 (satu)
yang pruden, Direksi berperan penting dalam Direktur Utama, 1 (satu) Wakil Direktur Utama,
mendorong pertumbuhan berkelanjutan, serta 8 (delapan) Direktur. Sehingga komposisi
melindungi kepentingan pemangku kepentingan, Direksi per 31 Desember 2025 adalah sebagai
dan menjaga integritas operasional Bank. berikut:
Komposisi Direksi Per 31 Desember 2025
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif Periode
Anggoro Eko Cahyo Direktur Utama RUPST 16 Mei 2025 1 September 2025 2025 - 2028
1. RUPST 27 Mei 2022
Bob Tyasika Ananta Wakil Direktur Utama 23 September 2022 2025 - 2028
2. RUPST 16 Mei 2025
1. RUPSLB 15 Desember
Anton Sukarna Direktur Sales & Distribution 2020 1 Februari 2021 2024 - 2027
2. RUPST 17 Mei 2024
1. RUPSLB 15 Desember
Ade Cahyo Nugroho Direktur Finance & Strategy 2020 1 Februari 2021 2024 - 2027
2. RUPST 17 Mei 2024
Direktur Wholesale 1. RUPST 27 Mei 2022
Zaidan Novari 31 Januari 2023 2025 - 2028
Transaction Banking 2. RUPST 16 Mei 2025
Grandhis Helmi
Direktur Risk Management RUPST 22 Mei 2023 21 September 2023 2023 - 2026
Harumansyah
Kemas Erwan
Direktur Retail Banking RUPST 16 Mei 2025 13 Oktober 2025 2025 - 2028
Husainy
Muharto Hadi Direktur Information
RUPST 16 Mei 2025 13 Oktober 2025 2025 - 2028
Suprapto Technology
Direktur Treasury &
Firman Nugraha RUPST 16 Mei 2025 12 Desember 2025 2025 - 2028
International Banking
Direktur Compliance &
Arief Adhi Sanjaya RUPST 16 Mei 2025 12 Desember 2025 2025 - 2028
Human Capital
Tata Tertib Kerja Direksi
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, Direksi berpedoman pada Tata Tertib Direksi yang
disahkan berdasarkan Surat Keputusan Direksi Nomor 01/006-KEP/DIR tanggal 1 Februari 2021 tentang
Tata Tertib Direksi PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Tata Tertib Direksi tersebut mengatur, antara lain hal-
hal sebagai berikut:
LAPORAN TAHUNAN 2025
443
Page 446
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DIREKSI
1. Kewenangan Bertindak Anggota Direksi, kecuali menandatangani
2. Organisasi dan Pembidangan Tugas surat pernyataan bersedia mengundurkan
3. Kebijakan Umum diri dari jabatan tersebut jika terpilih sebagai
4. Etika dan Waktu Kerja Anggota Direksi;
5. Pengaturan Rapat 5. Memiliki komitmen untuk mematuhi
6. Komite peraturan perundang-undangan; dan
7. Senior Executive Vice President 6. Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di
8. Korespondensi bidang yang dibutuhkan Perseroan.
9. Lain-lain
10. Perubahan Hak, Tugas dan Wewenang Direksi
11. Penutup Direksi bertugas menjalankan segala tindakan
yang berkaitan dengan pengurusan Perseroan
Kriteria Direksi untuk kepentingan Perseroan dan sesuai dengan
Pihak yang dapat diangkat sebagai anggota Direksi maksud dan tujuan Perseroan, dengan tetap
adalah orang perseorangan yang berdomisili di memperhatikan dan tunduk pada ketentuan
Indonesia dan memenuhi persyaratan pada saat serta mewakili Perseroan baik di dalam maupun
diangkat dan selama menjabat: di luar Pengadilan tentang segala hal dan segala
1. Mempunyai akhlak, moral, dan integritas yang kejadian dengan pembatasan-pembatasan
baik sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-
2. Cakap melakukan perbuatan hukum undangan, Anggaran Dasar dan/atau Keputusan
3. Dalam 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan RUPS.
dan selama menjabat:
a. Tidak pernah dinyatakan pailit; Direksi memiliki hak dan wewenang antara lain:
b. Tidak pernah menjadi anggota Direksi 1. Menetapkan kebijakan yang dipandang tepat
dan/atau anggota Dewan Komisaris yang dalam kepengurusan Perseroan;
dinyatakan bersalah menyebabkan suatu 2. Mengatur ketentuan tentang pekerja
Perusahaan dinyatakan pailit; Perseroan termasuk penetapan upah, pensiun
c. Tidak pernah dihukum karena melakukan atau jaminan hari tua dan penghasilan lain
tindak pidana yang merugikan keuangan bagi pekerja Perseroan berdasarkan peraturan
negara dan/atau yang berkaitan dengan perundang-undangan yang berlaku;
sektor keuangan; dan 3. Mengangkat dan memberhentikan
d. Tidak pernah menjadi anggota Direksi pekerja Perseroan berdasarkan peraturan
dan/atau anggota Dewan Komisaris yang ketenagakerjaan Perseroan dan peraturan
selama menjabat: perundang-undangan yang berlaku;
•• Pernah tidak menyelenggarakan RUPS 4. Mengatur pendelegasian kekuasaan Direksi
tahunan untuk mewakili Perseroan di dalam dan di luar
•• Pertanggungjawabannya sebagai pengadilan kepada seorang atau beberapa
anggota Direksi dan/atau anggota anggota Direksi yang khusus ditunjuk untuk
Dewan Komisaris pernah tidak itu atau kepada seorang atau beberapa pekerja
diterima oleh RUPS atau pernah tidak Perseroan, baik sendiri maupun bersama-sama
memberikan pertanggungjawaban atau kepada badan lain;
sebagai anggota Direksi dan/ atau 5. Mengangkat dan memberhentikan Kepala
anggota Dewan Komisaris kepada RUPS; Satuan Kerja Audit Intern dengan persetujuan
dan Dewan Komisaris;
•• Pernah menyebabkan perusahaan yang 6. Menghapusbukukan piutang macet dengan
memperoleh izin, persetujuan, atau ketentuan sebagaimana diatur dalam Anggaran
pendaftaran dari OJK tidak memenuhi Dasar ini dan yang selanjutnya dilaporkan
kewajiban menyampaikan laporan kepada Dewan Komisaris, untuk selanjutnya
tahunan dan/atau laporan keuangan dilaporkan dan dipertanggungjawabkan
kepada OJK. dalam Laporan Tahunan;
4. Tidak sedang menduduki jabatan yang 7. Tidak menagih lagi pokok, margin, ujrah,
berdasarkan peraturan perundang-undangan dan bagi hasil lainnya di luar pokok yang
dilarang untuk dirangkap dengan jabatan dilakukan dalam rangka restrukturisasi dan/
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
444 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 447
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DIREKSI
atau penyelesaian piutang serta perbuatan- waktu sesuai ketentuan yang berlaku, serta
perbuatan lain dalam rangka penyelesaian bagi laporan lainnya setiap kali diminta oleh Dewan
hasil Perseroan, dengan kewajiban melaporkan Komisaris, dengan memperhatikan peraturan
kepada Dewan Komisaris yang ketentuan dan perundang-undangan khususnya peraturan di
tata cara pelaporannya ditetapkan oleh Dewan bidang Pasar Modal;
Komisaris 7. Menyiapkan susunan organisasi Perseroan
8. Melakukan segala tindakan dan perbuatan lengkap dengan perincian tugasnya;
lainnya mengenai pengurusan maupun 8. Membuat Laporan Tahunan yang antara lain
pemilikan kekayaan Perseroan, mengikat berisi Laporan Keuangan, sebagai wujud
Perseroan dengan pihak lain dan/atau pihak lain pertanggungjawaban pengurusan Perseroan,
dengan Perseroan, serta mewakili Perseroan di serta dokumen keuangan Perseroan
dalam dan di luar pengadilan tentang segala sebagaimana dimaksud dalam Undang-
hal dan segala kejadian, dengan pembatasan- Undang tentang Dokumen Perusahaan;
pembatasan sebagaimana diatur dalam 9. Menyusun laporan keuangan dalam angka 8 di
peraturan perundang-undangan, Anggaran atas berdasarkan Standar Akuntansi keuangan
Dasar dan/atau Keputusan RUPS. dan menyerahkan kepada Akuntan Publik
yang telah ditunjuk untuk diaudit;
Mengacu pada SEOJK 14/2025, Direksi memastikan 10. Menyampaikan laporan tahunan termasuk
transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan laporan keuangan setelah ditelaah oleh Dewan
sumber daya manusia dengan mengungkapkan Komisaris dalam jangka waktu paling lambat
kebijakan strategis di bidang kepegawaian 6 (enam) bulan setelah tahun buku Perseroan
kepada pegawai melalui sarana yang mudah berakhir kepada RUPS untuk disetujui dan
diakses dan dipahami. Kebijakan tersebut antara disahkan;
lain mencakup sistem rekrutmen, mekanisme 11. Memberikan penjelasan kepada RUPS
promosi, struktur remunerasi, serta rencana mengenai Laporan Tahunan;
efisiensi tenaga kerja. Dalam menjalankan 12. Menyampaikan Neraca dan Laporan Laba Rugi
tugasnya, Direksi tetap bertanggung jawab yang telah disahkan oleh RUPS kepada Menteri
penuh atas fungsi pengurusan Bank dan dilarang Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
memberikan kuasa umum yang mengakibatkan Indonesia sesuai dengan ketentuan Peraturan
pengalihan tugas, wewenang, dan tanggung Perundang-undangan;
jawab Direksi sebagaimana diatur dalam 13. Menyusun laporan lainnya yang diwajibkan
ketentuan tata kelola bank yang berlaku. oleh ketentuan perundang-undangan;
14. Memelihara Daftar Pemegang Saham, Daftar
Kewajiban Direksi: Khusus, Risalah RUPS, Risalah Rapat Dewan
1. Mengusahakan dan menjamin terlaksananya Komisaris dan Risalah Rapat Direksi, Laporan
usaha dan kegiatan Perseroan sesuai dengan Tahunan dan dokumen keuangan perseroan
tujuan dan kegiatan usahanya; sebagaimana dimaksud dalam angka 8 dan 9
2. Menyiapkan pada waktunya rencana jangka di atas, dan dokumen perseroan lainnya;
panjang dan rencana kerja Perseroan serta 15. Menyimpan di tempat kedudukan Perseroan:
perubahannya untuk disampaikan kepada dan Daftar Pemegang Saham, Daftar Khusus,
ditelaah oleh Dewan Komisaris; Risalah RUPS, Risalah Rapat Dewan Komisaris
3. Membuat Daftar Pemegang Saham, Daftar dan Risalah Rapat Direksi, Laporan Tahunan
Khusus, Risalah RUPS, dan Risalah Rapat dan dokumen keuangan Perseroan serta
Direksi; dokumen Perseroan lainnya;
4. Mengadakan dan memelihara pembukuan 16. Memberikan penjelasan tentang segala hal
dan administrasi Perseroan sesuai dengan yang ditanyakan atau yang diminta anggota
kelaziman yang berlaku bagi suatu Perseroan; Dewan Komisaris, dengan memperhatikan
5. Menyusun Sistem Akuntansi sesuai Standar Peraturan Perundang-undangan khususnya
Akuntansi Keuangan dan berdasarkan prinsip- peraturan di bidang Pasar Modal;
prinsip pengendalian internal, terutama fungsi 17. Merencanakan, menyiapkan, menetapkan,
pengurusan, pencatatan, penyimpanan, dan memutuskan, mengelola dan mengendalikan
pengawasan; kebijakan kepengurusan Perseroan dengan
6. Memberikan laporan berkala menurut cara dan berpedoman pada kebijakan yang dari waktu
LAPORAN TAHUNAN 2025
445
Page 448
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DIREKSI
kewaktu ditetapkan oleh Perusahaan Induk Direksi bersama dengan Dewan Komisaris wajib
dari Perseroan dan peraturan perundang- menyusun:
undangan yang berlaku; a. Pedoman yang mengikat setiap anggota
18. Menjalankan kewajiban-kewajiban lainnya Direksi dan Dewan Komisaris, sesuai dengan
sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan
Anggaran Dasar ini dan yang ditetapkan oleh yang berlaku.
RUPS berdasarkan Peraturan Perundang- b. Kode etik yang berlaku bagi seluruh Direksi
undangan. yang berlaku bagi seluruh anggota Direksi
dan anggota Dewan Komisaris, karyawan/
•• Dalam melaksanakan tugasnya, Direksi pegawai, serta pendukung organ yang dimiliki
wajib mencurahkan tenaga, pikiran, Perseroan, sesuai dengan ketentuan peraturan
perhatian dan pengabdiannya secara penuh perundang-undangan yang berlaku
pada tugas, kewajiban dan pencapaian •• Setiap anggota Direksi bertanggung jawab
tujuan Perseroan. penuh secara tanggung renteng atas
•• Dalam melaksanakan tugasnya, anggota kerugian Perseroan yang disebabkan oleh
Direksi harus mematuhi Anggaran Dasar kesalahan atau kelalaian anggota Direksi
Perseroan dan Peraturan Perundang- dalam menjalankan tugasnya.
Undangan serta wajib melaksanakan •• Direksi mewakili Perseroan secara sah dan
prinsip-prinsip profesionalisme, efisiensi, secara langsung baik di dalam maupun
transparansi, kemandirian, akuntabilitas, di luar pengadilan tentang segala hal
pertanggungjawaban serta kewajaran. dan dalam segala kejadian, mengikat
•• Setiap anggota Direksi wajib dengan itikad Perseroan dengan pihak lain dan pihak
baik dan penuh tanggung jawab dan kehati- lain dengan Perseroan serta menjalankan
hatian dalam menjalankan tugas untuk segala tindakan, baik yang mengenai
kepentingan dan usaha Perseroan dengan kepengurusan maupun kepemilikan,
mengindahkan perundang-undangan dengan pembatasan sebagaimana
yang berlaku. ditentukan dalam ayat (13) Pasal 19
•• Dalam menjalankan tugas dan tanggung Anggaran Dasar Perseroan.
jawab atas pengurusan sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) Pasal 19 Direksi terlebih dahulu harus mendapatkan
Anggaran Dasar Perseroan, Direksi wajib persetujuan tertulis dari Dewan Komisaris, dengan
menyelenggarakan RUPS Tahunan dan mengindahkan peraturan perundang-undangan
RUPS Luar Biasa sebagaimana diatur dalam yang berlaku dan Anggaran Dasar Perseroan,
peraturan perundang-undangan dan untuk:
Anggaran Dasar. a. Melepaskan/memindahtangankan dan/atau
•• Dalam rangka mendukung efektivitas mengagunkan aset Perseroan dengan kriteria
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab dan nilai melebihi jumlah tertentu yang
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Pasal ditetapkan oleh Dewan Komisaris, kecuali aset
19 Anggaran Dasar Perseroan Direksi dapat Perseroan dalam rangka pelaksanaan kegiatan
membentuk komite. Lebih lanjut, Direksi usaha, yang diantaranya adalah aset yang
wajib melakukan evaluasi terhadap kinerja berupa pembiayaan, surat berharga, agunan
komite setiap akhir tahun buku. yang diambil alih, barang bergerak, dan aset
•• Dalam rangka mendukung efektivitas lainnya yang diperoleh dalam rangka kegiatan
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab usaha Perseroan, dengan memperhatikan
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Pasal ketentuan di bidang Pasar Modal dan sektor
19 Anggaran Dasar Perseroan Direksi dapat Perbankan Syariah;
membentuk komite. b. Menetapkan dan mengubah logo Perseroan;
•• Dalam hal dibentuk komite sebagaimana c. Melakukan penyertaan modal, melepaskan
dimaksud pada ayat (7) Pasal 19 Anggaran penyertaan modal, termasuk perubahan
Dasar Perseroan, Direksi wajib melakukan struktur permodalan dengan nilai tertentu
evaluasi terhadap kinerja komite setiap yang ditetapkan Dewan Komisaris pada
akhir tahun buku. perusahaan lain, anak perusahaan dan
perusahaan patungan yang tidak dalam
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
446 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 449
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DIREKSI
rangka penyelamatan piutang dengan •• Tindakan Direksi sebagaimana dimaksud
memperhatikan ketentuan di bidang Pasar pada ayat (13) huruf f Pasal 19 Anggaran
Modal, Perbankan Syariah dan peraturan Dasar Perseroan sepanjang diperlukan
perundang-undangan terkait lainnya; dalam rangka pelaksanaan kegiatan usaha
d. Melakukan penggabungan, peleburan, utama yang lazim dilakukan dalam bidang
pengambilalihan, pemisahan, dan pembubaran usaha yang bersangkutan dengan tetap
anak perusahaan dan perusahaan patungan memperhatikan ketentuan peraturan
dengan nilai tertentu yang ditetapkan Dewan perundang-undangan, tidak memerlukan
Komisaris dengan memperhatikan ketentuan persetujuan Dewan Komisaris dan/atau
di bidang Pasar Modal, Perbankan Syariah RUPS.
dan Peraturan Perundang-Undangan terkait •• Direksi wajib meminta persetujuan RUPS
lainnya; untuk:
e. Perbuatan untuk mengalihkan termasuk a. Mengalihkan kekayaan Perseroan; atau
menjual, melepaskan hak untuk menagih dan/ b. Menjadikan jaminan utang kekayaan
atau tidak menagih lagi atas: Perseroan;
1) Piutang/kewajiban pokok macet yang telah
dihapus buku dalam rangka penyelesaian Yang merupakan lebih dari 50% (lima puluh
pembiayaan, baik untuk sebagian maupun persen) jumlah kekayaan bersih Perseroan dalam
keseluruhan; 1 (satu) transaksi atau lebih, baik yang berkaitan
2) Selisih antara nilai piutang/kewajiban pokok satu sama lain maupun tidak, kecuali sebagai
macet yang telah dihapus buku dengan pelaksanaan kegiatan usaha Perseroan, sesuai
nilai pengalihan termasuk penjualan atau dengan Pasal 3 (Maksud dan Tujuan serta Kegiatan
dengan nilai pelepasan hak; Usaha)
Dilaksanakan berdasarkan kebijakan Direksi •• Transaksi sebagaimana dimaksud pada ayat
yang telah disetujui Dewan Komisaris dan (16) huruf a Pasal 19 Anggaran Dasar Perseroan
dalam jumlah plafon (limit) hapus tagih adalah transaksi pengalihan kekayaan bersih
yang telah ditetapkan RUPS yang akan tetap Perseroan yang terjadi dalam jangka waktu 1
berlaku sampai dengan adanya penetapan (satu) tahun buku, dengan memperhatikan
plafon (limit) baru oleh RUPS; Undang-undang Perseroan Terbatas.
f. Mengadakan kerja sama dengan badan usaha •• Perbuatan-perbuatan di bawah ini hanya
atau pihak lain berupa kerja sama operasi, dapat dilakukan oleh Direksi setelah mendapat
kontrak manajemen, kerja sama lisensi, Bangun tanggapan tertulis dari Dewan Komisaris dan
Guna Serah (Build, Operate dan Transfer/ persetujuan dari RUPS untuk:
BOT), Bangun Guna Milik (Build, Operate and a. Mengambil bagian, baik sebagian atau
Owned/BOO) dan perjanjian-perjanjian lain seluruhnya atau ikut serta dalam perseroan
yang mempunyai dampak keuangan yang lain atau badan-badan lain atau mendirikan
material bagi Perseroan yang berlaku untuk perusahaan baru dengan nilai lebih dari
jangka waktu lebih dari 1 (satu) tahun atau 1 50% (lima puluh persen) kekayaan bersih
(satu) siklus usaha sifat yang sama yang jangka Perseroan;
waktunya ataupun nilainya melebihi dari yang b. Mengikat Perseroan sebagai penjamin
ditetapkan oleh Dewan Komisaris; (borg atau avalist) yang mempunyai akibat
g. Mengangkat dan memberhentikan Kepala keuangan;
Satuan Kerja Audit Intern; c. Mengganti nama Perseroan;
h. Mengusulkan wakil Perseroan untuk menjadi d. Tindakan-tindakan yang belum ditetapkan
calon Anggota Direksi dan Dewan Komisaris dalam rencana kerja Perseroan;
pada anak perusahaan; e. Melakukan right issue, dan/atau delisting
i. Mendirikan anak perusahaan dan/atau atas saham Perseroan;
perusahaan patungan dengan nilai tertentu f. Melakukan buyback atas saham Perseroan,
yang ditetapkan oleh Dewan Komisaris dengan kecuali ditentukan lain oleh peraturan
memperhatikan ketentuan yang berlaku; perundang-undangan;
j. Menerbitkan obligasi atau surat utang lainnya g. Melakukan transaksi lain guna memenuhi
yang melampaui pembatasan nilai tertentu peraturan perundang-undangan yang
yang ditetapkan oleh Dewan Komisaris. berlaku di pasar modal.
LAPORAN TAHUNAN 2025
447
Page 450
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DIREKSI
•• Apabila dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak Kewenangan Untuk Mewakili
diterimanya permohonan atau penjelasan dan 1. Direksi berhak mewakili Bank di dalam dan di
dokumen secara lengkap dari Direksi, Dewan luar Pengadilan tentang segala hal dan dalam
Komisaris tidak memberikan tanggapan segala kejadian, mengikat Bank dengan pihak
tertulis, maka RUPS dapat memberikan lain dan pihak lain dengan Bank.
keputusan tanpa adanya tanggapan tertulis 2. Direktur Utama berhak dan berwenang
dari Dewan Komisaris. bertindak untuk dan atas nama Direksi
•• Kebijakan kepengurusan ditetapkan dalam mewakili Bank.
Rapat Direksi. Dalam rangka melaksanakan 3. Apabila Direktur Utama tidak ada atau
kebijakan kepengurusan Perseroan, setiap berhalangan karena sebab apapun, hal
anggota Direksi berhak dan berwenang tersebut tidak perlu dibuktikan pada pihak
bertindak untuk dan atas nama Direksi serta ketiga, maka Wakil Direktur Utama berwenang
mewakili Perseroan sesuai dengan kebijakan bertindak untuk dan atas nama Direksi
dan kewenangan kepengurusan Perseroan mewakili Bank. Apabila Wakil Direktur Utama
yang ditetapkan berdasarkan keputusan atau berhalangan karena sebab apapun,
Direksi. hal tersebut tidak perlu dibuktikan kepada
•• Apabila tidak ditetapkan lain dalam kebijakan pihak ketiga, maka Wakil Direktur Utama
kepengurusan Perseroan sebagaimana menunjuk secara tertulis anggota Direksi yang
dimaksud dalam ayat (21) Pasal 19 Anggaran berwenang mewakili Bank.
Dasar Perseroan, Direktur Utama berhak dan 4. Apabila RUPS tidak mengangkat Wakil Direktur
berwenang bertindak untuk dan atas nama Utama, maka dalam hal Direktur Utama
Direksi serta mewakili Perseroan baik di dalam tidak ada atau berhalangan karena sebab
maupun di luar Pengadilan. apapun, hal tersebut tidak perlu dibuktikan
•• Dalam hal Direktur Utama tidak ada/tidak kepada pihak ketiga maka Direktur utama
hadir atau berhalangan karena sebab apapun menunjuk secara tertulis anggota Direksi yang
juga, hal mana yang tidak perlu dibuktikan berwenang bertindak untuk dan atas nama
kepada pihak ketiga, maka salah seorang Direksi mewakili Bank. Dalam hal Direktur
anggota Direksi lainnya berhak dan berwenang Utama tidak melakukan penunjukan, maka
bertindak untuk dan atas nama Direksi serta anggota Direksi yang terlama dalam jabatan
mewakili Perseroan. berwenang bertindak untuk dan atas nama
•• Tanpa mengurangi tanggung jawabnya sendiri, Direksi mewakili Bank.
Direksi berhak untuk mengangkat seorang 5. Untuk kelancaran pelaksanaan tugas sehari-
atau lebih sebagai kuasanya untuk melakukan hari, Direksi dapat memberi kuasa untuk
tindakan-tindakan tertentu dan untuk maksud melakukan segala tindakan dan perbuatan
tersebut Direksi harus mengeluarkan surat kepada setiap Direktur secara sendiri-sendiri
kuasa tertulis yang mencantumkan kekuasaan sesuai bidang tugasnya masing-masing, untuk
yang diberikan kepada kuasanya tersebut. dan atas nama Direksi bertindak mewakili
•• Pembagian tugas dan wewenang setiap Bank yang diatur dalam dokumen tersendiri.
anggota Direksi ditetapkan oleh RUPS, dalam 6. Direksi untuk perbuatan tertentu, berhak
hal RUPS tidak menetapkan, maka pembagian mengangkat seseorang atau lebih sebagai
tugas dan wewenang setiap anggota Direksi wakil atau kuasanya, dengan memberikan
ditetapkan berdasarkan keputusan Rapat kepadanya atau kepada mereka kekuasaan
Direksi. untuk perbuatan tertentu tersebut yang diatur
•• Ketentuan mengenai Tugas dan Wewenang dalam surat kuasa.
Direksi yang belum diatur dalam Anggaran
Dasar mengacu pada ketentuan Peraturan di Kewenangan Untuk Memutus
bidang Pasar Modal, perbankan syariah serta Kewenangan Direksi untuk memutus dapat
ketentuan peraturan perundang-undangan dikuasakan secara khusus kepada Anggota
lainnya yang berlaku, termasuk di bidang Direksi lainnya, dengan mengindahkan ketentuan
badan usaha milik Negara (sebagaimana Anggaran Dasar, Job Description dan Ketentuan
relevan). Direksi Pengganti/Alternate Direksi Bank.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
448 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 451
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DIREKSI
Pembidangan Tugas Direksi
1. Bank diurus dan dipimpin oleh Direksi yang diangkat oleh RUPS sebagaimana ditetapkan dalam
Anggaran Dasar Bank dan di bawah pengawasan Dewan Komisaris.
2. Pembidangan tugas dan wewenang anggota Direksi ditetapkan oleh RUPS. Apabila RUPS tidak
menetapkan, maka pembidangan tugas dan wewenang ditetapkan dalam Surat Keputusan Direksi
tersendiri. Rincian fungsi, tanggung jawab dan wewenang setiap anggota Direksi dituangkan dalam
job description tersendiri.
3. Apabila terdapat anggota Direksi yang berhalangan hadir, maka Direksi yang menetapkan anggota
Direksi lainnya sebagai pengganti untuk mengemban tugas, tanggung jawab dan kewenangan
yang sama dengan Direksi yang digantikan, sesuai dengan ketentuan alternate anggota Direksi
yang diatur dalam Surat Keputusan Direksi tersendiri.
Adapun pembidangan tugas Direksi adalah sebagai berikut.
Pembidangan Tugas Direksi
Nama Jabatan Bidang Tugas
Mensupervisi Wakil Direktur Utama, seluruh Direksi, Corporate
Anggoro Eko Secretary & Communication, Marketing Communicationdan Internal
Direktur Utama
Cahyo Audit (Wholesale & Corporate Center Audit, Retail, Distribution &
Digital Banking Audit, IT Audit).
Mensupervisi seluruh Direksi, SEVP Operations, Environmental
Bob Tyasika Social & Governance Group, Financing Operations Group, Financing
Wakil Direktur Utama
Ananta Center Group, Cash & Trade Operation Group, Business Continuity
Management Group, Customer Care Group dan SORH Operations.
Mensupervisi SEVP Funding & Transaction , (Retail Deposit Solution,
Direktur Sales & Transaction Banking Retail, Wealth Management) Distribution
Anton Sukarna
Distribution Strategy, Alternative Channel & Government Project, Bullion Business,
Regional Office dan SORH Distribution & Retail. ,
Mensupervisi Strategic Planning & Performance Management,
Ade Cahyo Direktur Finance & Corporate Finance & Accounting, Procurement & Fixed Asset,
Nugroho Strategy Corporate Transformation Office, Corporate Development dan
Investor Relation.
Mensupervisi seluruh Group yang membidangi Wholesale
Direktur Wholesale Transaction Banking yaitu Corporate Business 1, 2 dan 3 serta
Zaidan Novari
Transaction Banking Commercial Business 1 dan2, Corporate Finance & Solution, EBO dan
SORH Wholesale.
Mensupervisi SEVP Wholesale Risk (Corporate Risk, Commercial Risk,
Wholesale Collection, Restructuring & Recovery, ERO), SEVP Retail &
Grandhis Helmi Direktur Risk
Consumer Risk (SME & Micro Risk, Consumer Risk, Retail Collection,
Harumansyah Management
Restructuring & Recovery, ERO), IT & Fraud Risk, Enterprise Risk
Management dan Policy & Procedure.
Mensupervisi SEVP Consumer Product Solution (Consumer Business
Direktur Retail 1 dan 2, Card Business, Gold & Pawning Business) dan seluruh Group
Kemas Erwan
Banking yang membidangi Retail Banking yaitu Institutional Banking, SME
Husainy
Business, Micro Business, Islamic Ecosystem Solution, Business
Transformation dan EBO.
Mensupervisi SEVP IT Development & Operations (Digital Banking
Direktur Information & E-Channel Operations, IT & Digital Development, IT Application
Muharto Hadi
Technology Support, IT Operations), SEVPDigital Banking (Digital Banking Retail,
Suprapto
Digital Banking Wholesale, Data & AI Strategy), IT Strategic Planning,
CISO Office dan SORH IT.
LAPORAN TAHUNAN 2025
449
Page 452
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DIREKSI
Nama Jabatan Bidang Tugas
Mensupervisi seluruh Group yang membidangi Treasury &
Direktur Treasury & International Banking, yaitu Treasury & Global Market, International &
Firman Nugraha
International Banking Financial Institution, Office of Chief Economist, Transaction Banking
Wholesale, EBO dan Overseas Branch.
Mensupervisi Human Capital Strategy & Policy, Human Capital
Direktur Compliance & Services, BSI Corporate University, Human Capital Business Partner
Arief Adhi Sanjaya
Human Capital 1 & 2, Compliance, AML-CTF, Legal, Data Protection dan SORH
Corporate Center.
Masa Jabatan Direksi MEKANISME PENGUNDURAN DIRI DAN
1. Anggota Direksi diangkat oleh RUPS untuk PEMBERHENTIAN DIREKSI
jangka waktu terhitung sejak ditutupnya
RUPS yang mengangkatnya atau yang Pengunduran Diri Direksi
ditetapkan lain oleh RUPS dan berakhir a. Seorang anggota Direksi dapat mengundurkan
pada penutupan RUPS Tahunan yang ke-3 diri dari jabatannya sebelum masa jabatannya
(tiga) setelah pengangkatannya. Kendati berakhir, dengan wajib menyampaikan
demikian, tidak mengurangi hak RUPS untuk permohonan pengunduran diri secara tertulis
memberhentikan anggota Direksi sebelum mengenai maksudnya tersebut kepada
masa jabatannya berakhir dengan menyebut Perseroan, paling lambat 90 (sembilan
alasannya. Pemberhentian tersebut berlaku puluh) hari kalender sebelum tanggal efektif
sejak penutupan RUPS, kecuali apabila pengunduran diri yang dikehendakinya.
ditentukan lain oleh RUPS. b. Perseroan wajib menyelenggarakan
2. Pengangkatan anggota Direksi akan efektif RUPS untuk memutuskan permohonan
setelah mendapat persetujuan OJK atau pengunduran diri anggota Direksi yang
terpenuhinya persyaratan yang ditetapkan bersangkutan dalam jangka waktu paling
dalam surat persetujuan OJK dimaksud terkait lambat 90 (sembilan puluh) hari kalender
dengan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan setelah diterimanya surat pengunduran diri,
(Fit and Proper Test), dan otoritas lain yang dengan tetap memperhatikan ketentuan
terkait (jika ada), serta telah disetujui oleh terkait lainnya di bidang pasar modal dan
Pemegang Saham melalui RUPS. perbankan syariah.
3. Anggota Direksi yang telah selesai masa c. Dalam hal anggota Direksi mengundurkan
jabatannya dapat diangkat kembali dengan diri sehingga mengakibatkan jumlah anggota
masa jabatan sebanyak-banyaknya 2 (dua) Direksi menjadi kurang dari 3 (tiga) orang,
periode berturut-turut, atau maksimum 6 maka pengunduran diri tersebut sah jika telah
(enam) tahun sejak pengangkatannya dengan ditetapkan oleh RUPS dan telah diangkat
tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku. anggota Direksi yang baru.
4. BSI menerapkan ketentuan mengenai d. Perseroan wajib melakukan keterbukaan
masa jabatan anggota Direksi sesuai informasi kepada masyarakat dan
dengan Anggaran Dasar. Dalam hal masa menyampaikan kepada OJK paling lambat
jabatan anggota Direksi telah berakhir dan 2 (dua) hari kerja setelah diterimanya
penggantinya belum ditetapkan melalui RUPS, permohonan pengunduran diri Direksi
anggota Direksi yang bersangkutan tetap sebagaimana dimaksud dalam huruf a di atas
menjalankan tugas, wewenang, dan tanggung dan paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah
jawabnya sampai dengan ditetapkannya hasil penyelenggaraan RUPS sebagaimana
pengganti secara resmi oleh RUPS. dimaksud dalam huruf b di atas.
e. Sebelum pengunduran diri berlaku efektif,
anggota Direksi yang bersangkutan tetap
berkewajiban menyelesaikan tugas dan
tanggung jawabnya sesuai dengan Anggaran
Dasar ini dan peraturan perundang-undangan
yang berlaku.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
450 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 453
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DIREKSI
f. Terhadap anggota Direksi yang mengundurkan atau angka 7 di atas diambil setelah anggota
diri sebagaimana tersebut di atas tetap dapat Direksi yang bersangkutan diberi kesempatan
dimintakan pertanggungjawabannya sebagai untuk membela diri dalam RUPS, kecuali huruf
anggota Direksi sejak pengangkatan yang b angka 6 di atas. Apabila anggota Direksi
bersangkutan hingga tanggal disetujuinya yang diberhentikan tersebut tidak hadir dalam
pengunduran dirinya dalam RUPS. RUPS setelah dipanggil secara tertulis, maka
g. Pembebasan tanggung jawab anggota Direksi anggota Direksi yang diberhentikan tersebut
yang mengundurkan diri- diberikan setelah dianggap tidak menggunakan haknya untuk
RUPS Tahunan membebaskannya. membela dirinya dalam RUPS dan telah
menerima keputusan RUPS.
Pemberhentian Direksi d. Dalam hal keputusan untuk memberhentikan
Setiap usulan pengangkatan, pemberhentian, dan/ anggota Direksi dilakukan dalam RUPS, maka
atau penggantian anggota Direksi oleh Dewan pembelaan diri sebagaimana dimaksud dalam
Komisaris kepada RUPS harus memperhatikan huruf c di atas dilakukan dalam RUPS.
rekomendasi Komite Nominasi dan Remunerasi. e. Pemberhentian karena alasan sebagaimana
dimaksud dalam huruf b angka 5 dan 6 di atas
Keputusan RUPS mengenai pengangkatan dan merupakan pemberhentian dengan tidak
pemberhentian anggota Direksi juga menetapkan hormat.
saat mulai berlakunya pengangkatan dan f. Pemberhentian anggota Direksi berlaku sejak:
pemberhentian tersebut. 1) Ditutupnya RUPS; atau
2) Tanggal lain yang ditetapkan dalam
Dalam hal RUPS tidak menetapkan, maka keputusan RUPS.
pengangkatan dan pemberhentian anggota Antara para anggota Direksi dan Antara anggota
Direksi tersebut mulai berlaku sejak penutupan Direksi dengan anggota Dewan Komisaris dilarang
RUPS. memiliki hubungan keluarga sampai dengan
derajat ketiga, baik menurut garis lurus maupun
a. RUPS dapat memberhentikan para anggota garis ke samping, termasuk hubungan yang
Direksi sewaktu-waktu dengan menyebutkan timbul karena perkawinan(termasuk menantu
alasannya. atau ipar).
b. Alasan pemberhentian anggota Direksi
sebagaimana dimaksud pada huruf a dilakukan Pemberhentian Sementara Direksi
apabila berdasarkan kenyataan, anggota Anggota Direksi sewaktu-waktu dapat
Direksi yang bersangkutan: diberhentikan untuk sementara oleh Dewan
1) tidak/kurang dapat memenuhi Komisaris dengan menyebutkan alasannya
kewajibannya yang telah disepakati dalam apabila mereka bertindak bertentangan dengan
kontrak manajemen; Anggaran Dasar ini atau terdapat indikasi
2) tidak dapat menjalankan tugasnya dengan melakukan tindakan yang merugikan Perseroan
baik; atau melalaikan kewajibannya atau terdapat
3) melanggar ketentuan Anggaran Dasar dan/ alasan yang mendesak bagi Perseroan, dengan
atau peraturan perundang-undangan yang memperhatikan ketentuan-ketentuan sebagai
berlaku; berikut:
4) melakukan tindakan yang melanggar etika a. Pemberhentian sementara dimaksud harus
dan/atau kepatutan yang- seharusnya diberitahukan secara tertulis kepada anggota
dihormati sebagai anggota Direksi; Direksi yang bersangkutan disertai alasan
5) terlibat dalam tindakan yang merugikan yang menyebabkan tindakan tersebut dengan
Perseroan dan/atau negara; tembusan Direksi;
6) dinyatakan bersalah dengan putusan b. Pemberitahuan sebagaimana dimaksud
pengadilan yang mempunyai kekuatan dalam huruf a di atas disampaikan dalam
hukum tetap; waktu paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah
7) alasan lainnya yang dinilai tepat oleh RUPS ditetapkannya pemberhentian sementara
demi kepentingan dan tujuan Perseroan. tersebut;
c. Keputusan pemberhentian sebagaimana c. Anggota Direksi yang diberhentikan sementara
dimaksud dalam huruf b angka 1, 2, 3, 4, 5 dan/ tidak berwenang menjalankan pengurusan
LAPORAN TAHUNAN 2025
451
Page 454
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DIREKSI
Perseroan untuk kepentingan Perseroan sesuai menyampaikan kepada Otoritas Jasa keuangan
dengan maksud dan tujuan Perseroan serta mengenai:
mewakili Perseroan baik di dalam maupun di 1) Keputusan pemberhentian sementara, dan
luar pengadilan; 2) Hasil penyelenggaraan RUPS sebagaimana
d. Dalam jangka waktu paling lambat 90 dimaksud dalam huruf d di atas
(sembilan puluh) hari kalender setelah atau informasi mengenai batalnya
pemberhentian sementara dimaksud Dewan pemberhentian sementara oleh Dewan
Komisaris harus menyelenggarakan RUPS Komisaris karena tidak- terselenggaranya
untuk mencabut atau menguatkan keputusan RUPS sampai dengan lampaunya jangka
pemberhentian sementara tersebut; waktu sebagaimana dimaksud dalam huruf
e. Dengan lampaunya jangka waktu e di atas paling lambat 2 (dua) hari kerja
penyelenggaraan RUPS sebagaimana setelah terjadinya peristiwa tersebut.
dimaksud pada huruf d di atas atau RUPS
tidak dapat mengambil keputusan, maka Pengangkatan Direktur Pengganti
pemberhentian sementara tersebut menjadi Sebagai implementasi ketentuan SEOJK 14/2025,
batal; BSI menerapkan mekanisme yang terstruktur
f. Pembatasan kewenangan pada huruf c di dalam penetapan Direktur Pengganti guna
atas berlaku sejak keputusan pemberhentian memastikan kesinambungan kepemimpinan
sementara oleh Dewan Komisaris sampai dan efektivitas tata kelola. Direktur Pengganti
dengan: ditetapkan untuk setiap pembidangan Direksi
1) Terdapat keputusan RUPS yang dengan mempertimbangkan potensi benturan
menguatkan atau membatalkan kepentingan serta penerapan model tiga lini
pemberhentian sementara pada huruf d di pertahanan dalam rangka menjaga pengelolaan
atas; atau risiko dan sistem pengendalian internal yang
2) Lampaunya jangka waktu pada huruf d di memadai. Penetapan Direktur Pengganti berasal
atas. dari internal Bank, termasuk Direksi yang sedang
g. Dalam RUPS sebagaimana dimaksud menjabat, dengan masa penugasan yang
pada huruf d di atas, anggota Direksi yang terbatas dan perpanjangan yang dilakukan sesuai
bersangkutan diberi kesempatan untuk ketentuan serta persetujuan OJK.
membela diri;
h. Pemberhentian sementara tidak dapat Dalam hal pemberhentian, penggantian,
diperpanjang atau ditetapkan kembali dengan atau pemberhentian sementara anggota
alasan yang sama, apabila pemberhentian Direksi sebelum berakhirnya masa jabatan,
sementara dinyatakan batal sebagaimana BSI mengedepankan kepentingan dan
dimaksud pada huruf e di atas; keberlangsungan usaha Bank. Proses tersebut
i. Apabila RUPS membatalkan pemberhentian dilaksanakan secara tertib di bawah pengawasan
sementara atau terjadi keadaan sebagaimana Dewan Komisaris serta, apabila dipersyaratkan,
dimaksud pada huruf e di atas, maka anggota memperoleh persetujuan OJK terlebih dahulu,
Direksi yang bersangkutan wajib melaksanakan khususnya bagi Direktur Utama dan Direktur
tugasnya kembali sebagaimana mestinya;- yang membawahkan fungsi kepatuhan. Seluruh
j. Dalam hal RUPS menguatkan keputusan keputusan didukung oleh kajian, dokumentasi,
pemberhentian sementara, maka anggota dan evaluasi regulator guna memastikan
Direksi yang bersangkutan diberhentikan kesesuaian dengan prinsip kehati-hatian, standar
untuk seterusnya. tata kelola, serta ketentuan peraturan perundang-
k. Apabila anggota Direksi yang diberhentikan undangan yang berlaku.
sementara tersebut tidak hadir dalam RUPS
setelah dipanggil secara tertulis, maka anggota Independensi Direktur Utama
Direksi yang diberhentikan sementara tersebut Sebagai implementasi ketentuan SEOJK 14/2025,
dianggap tidak menggunakan haknya untuk BSI menetapkan Direktur Utama yang berasal dari
membela dirinya dalam RUPS dan telah pihak independen dan tidak memiliki hubungan
menerima keputusan RUPS. keuangan, kepengurusan, kepemilikan, maupun
l. Perseroan wajib melakukan keterbukaan hubungan keluarga dengan pemegang saham
informasi kepada masyarakat dan pengendali Bank, termasuk pemegang saham
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
452 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 455
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DIREKSI
pengendali terakhir sebagaimana ditetapkan oleh 2. Pada bidang tugas fungsional pada lembaga
OJK. Penerapan independensi ini bertujuan untuk keuangan bank dan/atau lembaga keuangan
memastikan objektivitas kepemimpinan, kualitas bukan bank yang berkedudukan di dalam
pengambilan keputusan, serta perlindungan maupun di luar negeri;
terhadap kepentingan Bank sesuai dengan 3. Pada jabatan lain yang dapat menimbulkan
prinsip tata kelola yang pruden. benturan kepentingan dalam pelaksanaan
tugas sebagai anggota Direksi; dan/atau
Untuk mendukung pemenuhan aspek 4. Pada jabatan lain sesuai dengan ketentuan
independensi tersebut, BSI mewajibkan Direktur peraturan perundang-undangan
Utama menyampaikan Surat Pernyataan
Independensi sebagai bagian dari proses Penilaian Setiap anggota Direksi tidak ada yang melakukan
Kemampuan dan Kepatutan sesuai ketentuan pelanggaran terhadap ketentuan rangkap
OJK. Apabila diperlukan, BSI juga menyiapkan jabatan. Seluruh Direksi tidak memilik rangkap
dokumen pendukung lainnya untuk disampaikan jabatan baik pada perusahaan lain maupun
kepada OJK guna memastikan pemenuhan institusi lainnya.
persyaratan independensi serta memperkuat
integritas kerangka tata kelola Bank. Rangkap jabatan berikut yang dijalankan oleh
anggota Direksi tidak dikategorikan sebagai
rangkap jabatan, sepanjang tidak mengganggu
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai
anggota Direksi:
1. Tanggung jawab atas pengawasan penyertaan
modal Bank pada entitas anak;
2. Pelaksanaan tugas fungsional sebagai anggota
Dewan Komisaris pada entitas anak non-bank
yang dikendalikan oleh Bank;
3. Tanggung jawab atas pengawasan dana
pensiun atau pelaksanaan tugas sebagai
anggota dewan pengawas dana pensiun yang
dimiliki oleh Bank;
4. Pelaksanaan tugas sebagai Direktur Pengganti;
dan/atau
5. Menduduki jabatan pada organisasi
atau lembaga nirlaba, sepanjang tidak
mengakibatkan pengabaian terhadap tugas
dan tanggung jawab sebagai anggota Direksi.
Pengelolaan Benturan Kepentingan Direksi
Sebagai implementasi tata kelola yang diterapkan
oleh BSI, anggota Direksi wajib menghindari serta
mengelola setiap potensi dan/atau benturan
kepentingan yang timbul dalam pelaksanaan
tugasnya. BSI telah memiliki dan menerapkan
kebijakan in ternal benturan kepentingan
untuk mengidentifikasi, memitigasi, mengelola,
mencatat, dan mengungkapkan benturan
Kebijakan Rangkap Jabatan Direksi kepentingan dalam proses pengambilan
Anggota Direksi dilarang merangkap jabatan lain keputusan, sesuai dengan prinsip tata kelola yang
sebagaimana tersebut di bawah ini: baik dan ketentuan peraturan yang berlaku.
1. Sebagai anggota direksi, anggota dewan
komisaris, anggota dewan pengawas syariah, Apabila terjadi benturan antara kepentingan
atau pejabat eksekutif pada bank, perusahaan, Bank dan kepentingan pribadi salah satu anggota
dan/atau lembaga lain; Direksi, Bank diwakili oleh anggota Direksi lain
LAPORAN TAHUNAN 2025
453
Page 456
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DIREKSI
yang tidak memiliki benturan kepentingan. Hubungan afiliasi mencakup hubungan
Dalam hal kepentingan Bank bertentangan keuangan dan/atau hubungan keluarga yang
dengan kepentingan seluruh anggota Direksi, berpotensi menimbulkan konflik kepentingan
Bank diwakili oleh Dewan Komisaris atau pihak dan memengaruhi objektivitas pengambilan
yang ditunjuk oleh Dewan Komisaris. Apabila keputusan. Hubungan tersebut dapat meliputi:
tidak terdapat anggota Dewan Komisaris, Rapat •• Hubungan keluarga karena perkawinan dan
Umum Pemegang Saham menunjuk satu keturunan sampai dengan derajat kedua, baik
atau lebih pihak untuk mewakili Bank. Seluruh secara horizontal maupun vertikal.
benturan kepentingan dan transaksi yang terkait •• Hubungan keuangan yang mencerminkan
diungkapkan dan didokumentasikan dalam keterkaitan kepentingan ekonomi secara
risalah rapat serta laporan tata kelola sesuai langsung maupun tidak langsung.
dengan ketentuan transparansi yang berlaku. •• Hubungan kepengurusan atau pengelolaan
pada Pemegang Saham Pengendali Bank.
•• Hubungan kepemilikan saham anggota
AFILIASI DIREKSI Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau DPS pada
Pemegang Saham Pengendali Bank sebagai
BSI menerapkan prinsip transparansi dan badan hukum.
independensi dalam pengelolaan hubungan
afiliasi antara anggota Direksi, anggota Dewan Sepanjang periode pelaporan, anggota Direksi BSI
Komisaris, dan anggota Dewan Pengawas Syariah tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota
(DPS), baik dengan sesama anggota Direksi, Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, anggota
Dewan Komisaris, dan DPS, maupun dengan DPS, dan/atau Pemegang Saham Pengendali
Pemegang Saham Pengendali Bank. Pengaturan Bank, sehingga Direksi dapat melaksanakan tugas
ini merupakan bagian dari penerapan Tata dan tanggung jawabnya secara independen dan
Kelola Perusahaan yang Baik serta pemenuhan profesional.
ketentuan regulator.
Rincian hubungan afiliasi Direksi disajikan dalam
tabel berikut.
Hubungan Afiliasi Direksi
Hubungan Keuangan, Keluarga dan Kepengurusan Direksi
Hubungan
Kepengurusan
Hubungan Keuangan Dengan Hubungan Keluarga Dengan Dengan
Perusahaan
Nama Jabatan Lain
Dewan Pemegang Dewan Pemegang
Dewan Dewan Dewan
Direksi Pengawas Saham Direksi Pengawas Saham
Komisaris Komisaris Komisaris
Syariah Pengendali Syariah Pengendali
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Anggoro Eko Direktur
√ √ √ √ √ √ √ √ √
Cahyo Utama
Bob Tyasika Wakil Direktur
√ √ √ √ √ √ √ √ √
Ananta Utama
Anton Direktur Sales
√ √ √ √ √ √ √ √ √
Sukarna & Distribution
Direktur
Ade Cahyo
Finance & √ √ √ √ √ √ √ √ √
Nugroho
Strategy
Direktur
Wholesale
Zaidan Novari √ √ √ √ √ √ √ √ √
Transaction
Banking
Grandhis
Direktur Risk
Helmi √ √ √ √ √ √ √ √ √
Management
Harumansyah
Kemas Erwan Direktur Retail
√ √ √ √ √ √ √ √ √
Husainy Banking
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
454 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 457
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DIREKSI
Hubungan Keuangan, Keluarga dan Kepengurusan Direksi
Hubungan
Kepengurusan
Hubungan Keuangan Dengan Hubungan Keluarga Dengan Dengan
Perusahaan
Nama Jabatan Lain
Dewan Pemegang Dewan Pemegang
Dewan Dewan Dewan
Direksi Pengawas Saham Direksi Pengawas Saham
Komisaris Komisaris Komisaris
Syariah Pengendali Syariah Pengendali
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Direktur
Muharto Hadi
Information √ √ √ √ √ √ √ √ √
Suprapto
Technology
Direktur
Firman Treasury &
√ √ √ √ √ √ √ √
Nugraha International
Banking
Direktur
Arief Adhi Compliance
√ √ √ √ √ √ √ √
Sanjaya & Human
Capital
Rapat Direksi
Kebijakan Rapat
Direksi memiliki kebijakan rapat yang telah diatur 6. Pada rapat yang telah dijadwalkan, bahan
dalam Tata Tertib Direksi. Kebijakan rapat Direksi rapat disampaikan kepada peserta paling
adalah sebagai berikut: lambat 5 (lima) hari kalender sebelum rapat
diselenggarakan.
1. Penyelenggaraan Rapat Direksi dapat 7. Dalam hal terdapat rapat yang diselenggarakan
dilakukan setiap waktu apabila: di luar jadwal yang telah disusun, bahan rapat
a. Dipandang perlu oleh seorang atau lebih disampaikan kepada peserta rapat paling
anggota Direksi; atau lambat sebelum rapat diselenggarakan.
b. Atas permintaan tertulis dari seorang atau 8. Pemanggilan Rapat Direksi dilakukan oleh
lebih anggota Dewan Komisaris. anggota Direksi yang berhak mewakili Direksi.
2. Direksi wajib menyelenggarakan rapat secara Pemanggilan untuk Rapat Direksi wajib
berkala paling sedikit 1 (satu) kali dalam setiap disampaikan dengan sarana apapun dalam
bulan, rapat Direksi bersama Dewan Komisaris bentuk tertulis yang disampaikan kepada
paling sedikit 1 (satu) kali dalam 4 (empat) setiap anggota Direksi paling lambat 5 (lima)
bulan, serta rapat Direksi bersama Dewan hari kalender sebelum Rapat diadakan
Pengawas Syariah (DPS) paling sedikit 1 (satu) dengan tidak memperhitungkan tanggal
kali dalam 4 (empat) bulan, sesuai dengan Pemanggilan dan tanggal - Rapat, atau dalam
ketentuan yang berlaku bagi Bank Umum waktu yang lebih singkat jika dalam keadaan
Syariah dan Bank Umum Konvensional yang mendesak. Apabila semua anggota Direksi
memiliki Unit Usaha Syariah. hadir atau diwakili, Pemanggilan terlebih
3. Rapat Direksi sebagaimana dimaksud pada dahulu tersebut tidak disyaratkan dan Rapat
ayat (2) Pasal ini dapat dilangsungkan, sah dan Direksi berhak mengambil keputusan yang
berhak mengambil keputusan yang mengikat sah dan mengikat.
apabila dihadiri lebih dari 1/2 (satu per dua) 9. Pemanggilan tersebut harus mencantumkan
bagian dari jumlah anggota Direksi hadir atau acara Rapat, tanggal, waktu dan tempat Rapat.
diwakili dalam Rapat. 10. Rapat Direksi diadakan di tempat kedudukan
4. Kehadiran anggota Direksi dalam rapat Perseroan atau di tempat kegiatan usaha, di
wajib diungkapkan dalam laporan tahunan tempat kedudukan Bursa Efek, di tempat di
Perseroan. mana saham-saham Perseroan dicatatkan,
5. Direksi harus menjadwalkan rapat untuk atau di tempat lain dalam wilayah Republik
tahun berikutnya sebelum berakhirnya tahun Indonesia.
buku. 11. Rapat Direksi dipimpin oleh Direktur Utama
dalam hal Direktur Utama tidak ada atau
LAPORAN TAHUNAN 2025
455
Page 458
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DIREKSI
berhalangan untuk menghadiri Rapat Direksi 21. Risalah rapat Direksi wajib didokumentasikan
oleh sebab apapun, hal mana tidak perlu oleh Perseroan.
dibuktikan kepada pihak ketiga, maka salah 22. Risalah Rapat Direksi merupakan bukti
seorang anggota Direksi yang hadir dan yang sah mengenai Keputusan-keputusan
dipilih dalam Rapat Direksi tersebut dapat yang diambil dalam Rapat Direksi yang
memimpin Rapat Direksi. bersangkutan, baik untuk para anggota
12. Seorang anggota Direksi dapat diwakili dalam Direksi maupun untuk pihak ketiga. Suara
Rapat Direksi hanya oleh seorang anggota blanko (abstain) dianggap menyetujui usul
Direksi yang lain berdasarkan surat kuasa. yang diajukan dalam rapat.
13. Setiap anggota Direksi yang hadir berhak 23. Suara yang tidak sah dianggap tidak ada dan
mengeluarkan 1 (satu) suara dan tambahan tidak dihitung dalam menentukan jumlah
1 (satu) suara untuk setiap anggota Direksi suara yang dikeluarkan dalam rapat.
lainnya yang diwakilinya berdasarkan surat 24. Direksi dapat juga mengambil keputusan-
kuasa. keputusan yang sah dan mengikat tanpa
14. Setiap anggota Direksi yang secara pribadi mengadakan Rapat Direksi, dengan
dengan cara apapun baik secara langsung ketentuan bahwa semua anggota Direksi telah
maupun secara tidak langsung mempunyai diberitahukan secara tertulis tentang usul-
kepentingan dalam suatu transaksi, kontrak usul yang bersangkutan dan semua anggota
atau kontrak yang diusulkan, dalam mana 25. Direksi memberikan persetujuan mengenai
Perseroan menjadi salah satu pihaknya harus usul yang diajukan secara tertulis serta
menyatakan sifat kepentingan dalam suatu menandatangani persetujuan tersebut.
Rapat Direksi dan tidak berhak untuk ikut 26. Keputusan yang diambil dengan cara
dalam pengambilan suara mengenai hal-hal demikian mempunyai kekuatan yang sama
yang berhubungan dengan transaksi atau dengan keputusan yang diambil dengan sah
kontrak tersebut, kecuali jika Rapat Direksi dalam Rapat Direksi.
menentukan lain.
15. Pengambilan keputusan Rapat Direksi Rapat Direksi dapat juga dilakukan melalui media
dilakukan berdasarkan musyawarah mufakat. telekonferensi, video konferensi, atau sarana
16. Dalam hal tidak tercapai keputusan media elektronik lainnya yang memungkinkan
musyawarah mufakat, pengambilan semua peserta Rapat Direksi saling melihat
keputusan dilakukan berdasarkan suara dan/atau mendengar secara langsung serta
terbanyak yaitu disetujui lebih dari 1/2 (satu berpartisipasi dalam Rapat Direksi, dengan
per dua) dari anggota Direksi yang hadir. ketentuan bahwa berita acara dalam Rapat yang
17. Perbedaan pendapat (dissenting opinions) menggunakan telepon konferensi atau peralatan
yang terjadi dalam keputusan Rapat Direksi komunikasi yang sejenis akan dibuat secara
wajib dicantumkan secara jelas dalam risalah tertulis dan diedarkan diantara semua anggota
rapat Direksi disertai alasan perbedaan Rapat Direksi yang berpartisipasi dalam rapat,
pendapat (dissenting opinions) tersebut. untuk ditandatangani. Keputusan yang diambil
18. Hasil rapat dituangkan dalam risalah rapat, dengan cara demikian mempunyai kekuatan yang
ditandatangani oleh seluruh anggota Direksi sama dengan keputusan yang diambil dengan
yang hadir, dan disampaikan kepada seluruh sah dalam Rapat Direksi. Ketentuan mengenai
anggota Direksi. Rapat Direksi yang belum diatur dalam anggaran
19. Hasil rapat dituangkan dalam risalah rapat, dasar ini mengacu pada Peraturan OJK dan
ditandatangani oleh anggota Direksi dan ketentuan serta peraturan perundangan lainnya
anggota Dewan Komisaris yang hadir, dan yang berlaku.
disampaikan kepada seluruh anggota Direksi
dan anggota Dewan Komisaris. Keputusan Direksi
20. Dalam hal terdapat anggota Direksi dan/ Seluruh keputusan Direksi diambil sesuai
atau anggota Dewan Komisaris yang dengan pedoman dan Tata Tertib Direksi yang
tidak menandatangani hasil rapat, yang berlaku serta mengikat dan menjadi tanggung
bersangkutan wajib menyebutkan alasannya jawab bersama seluruh anggota Direksi. Apabila
secara tertulis dalam surat tersendiri yang terdapat perbedaan pendapat, dissenting
dilekatkan pada risalah Rapat. opinion dicantumkan secara jelas dalam risalah
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
456 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 459
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DIREKSI
rapat Direksi beserta alasan yang mendasarinya. Selanjutnya, salinan risalah rapat Direksi yang telah
ditandatangani oleh seluruh anggota Direksi yang hadir didistribusikan kepada seluruh anggota Direksi,
baik secara langsung maupun melalui sarana elektronik.
Rencana Rapat Direksi
Adapun rencana rapat Direksi selama tahun 2025 adalah sebagai berikut:
Bulan Agenda
•• Update Laporan Kinerja Desember 2024
Januari
•• Strategi Bisnis
•• Update Laporan Kinerja Januari 2025
Februari
•• Strategi Bisnis
•• Update Laporan Kinerja Februari 2025
Maret
•• Strategi Bisnis
•• Update Laporan Kinerja Maret 2025
April
•• Strategi Bisnis
•• Update Laporan Kinerja April 2025
Mei
•• Strategi Bisnis
•• Update Laporan Kinerja Mei 2025
Juni
•• Strategi Bisnis
•• Update Laporan Kinerja Juni 2025
Juli
•• Strategi Bisnis
•• Update Laporan Kinerja Juli 2025
Agustus
•• Strategi Bisnis
•• Update Laporan Kinerja Agustus 2025
September
•• Strategi Bisnis
•• Update Laporan Kinerja September 2025
Oktober
•• Strategi Bisnis
•• Update Laporan Kinerja Oktober 2025
November
•• Strategi Bisnis
•• Update Laporan Kinerja November 2025
Desember
•• Strategi Bisnis
LAPORAN TAHUNAN 2025
457
Page 460
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DIREKSI
Agenda, Tanggal dan Peserta Rapat Direksi
Sepanjang tahun 2025, agenda, tanggal dan peserta Rapat Direksi adalah sebagai berikut.
Rapat Direksi
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
1. 7 Januari 2025 1. Laporan Kinerja per 31 Desember Hery Gunardi Hadir
2024 Bob Tyasika Ananta Hadir
2. lnisiatif Strategis Perbaikan Tata
Kelola Rekening Escrow Tribuana Tunggadewi Hadir
3. Update Bullion Bank Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Ari Rizaldi Hadir
2. 14 Januari 2025 1. Update Rencana DRP Core Banking Hery Gunardi Hadir
iBSI dan Jadwal DRP Tahun 2025 Bob Tyasika Ananta Hadir
2. Usulan Penambahan ATM/CRM
2025 Tribuana Tunggadewi Hadir
3. Update Migrasi Hasanah Card Anton Sukarna Hadir
4. Update Finalisasi Audit LK Des 31 Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Ari Rizaldi Hadir
3. 21 Januari 2025 1. Update Resegmentasi Nasabah Hery Gunardi Hadir
DPK Bob Tyasika Ananta Hadir
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Ari Rizaldi Hadir
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
458 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 461
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DIREKSI
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
4. 25 Januari 2025 1. Agenda HC Hery Gunardi Hadir
Bob Tyasika Ananta Hadir
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Ari Rizaldi Hadir
5. 4 Februari 2025 1. Usulan BSI Excellence Award (BEA) Hery Gunardi Hadir
2024 Bob Tyasika Ananta Tidak Hadir
2. Struktur Organisasi Bankwide BSI
Tahun 2025 Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Tidak Hadir
Ari Rizaldi Hadir
6. 7 Februari 2025 1. Update Rencana DRP Core Banking Hery Gunardi Hadir
iBSI Bob Tyasika Ananta Hadir
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Ari Rizaldi Hadir
7. 12 Februari 2025 1. Update DRP Core Banking iBSI Hery Gunardi Hadir
2. Laporan Kinerja Januari 2025” Bob Tyasika Ananta Hadir
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Ari Rizaldi Hadir
LAPORAN TAHUNAN 2025
459
Page 462
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DIREKSI
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
8. 18 Februari 2025 1. Proyeksi Pencapaian Target Februari Hery Gunardi Hadir
2025 Bob Tyasika Ananta Hadir
2. Update Kesiapan IT dan Operasional
Menjelang Libur Lebaran Tahun 2025 Tribuana Tunggadewi Hadir
3. Update Regulation - RUU BUMN Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Ari Rizaldi Hadir
9. 4 Maret 2025 1. Update Ekonomi Terkini Hery Gunardi Hadir
2. Strategy Pertumbuhan BSI Bob Tyasika Ananta Hadir
Menghadapi Tantangan Makro
Ekonomi Tribuana Tunggadewi Hadir
3. Update Strategi Bisnis SME & Mikro Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Ari Rizaldi Hadir
10. 11 Maret 2025 1. Laporan Kinerja Februari 2025 Hery Gunardi Hadir
Bob Tyasika Ananta Hadir
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Tidak Hadir
Ari Rizaldi Hadir
11. 20 Maret 2025 1. Pelepasan Hak Tagih PT Istaka Karya Hery Gunardi Hadir
Bob Tyasika Ananta Hadir
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Tidak Hadir
Ari Rizaldi Hadir
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
460 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 463
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DIREKSI
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
12. 26 Maret 2025 1. Update Alternate Direksi dan SEVP Bob Tyasika Ananta Hadir
2. Proyeksi Target Maret 2025 Tribuana Tunggadewi Hadir
3. Update Calendar of Event 2025
4. Update Komunikasi Publik” Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
13. 9 April 2025 1. Update Perekonomian Pasca Bob Tyasika Ananta Hadir
Kebijakan Resiprokal Trump Tribuana Tunggadewi Hadir
2. Kinerja Maret 2025”
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
14. 15 April 2025 1. Update Rapat Umum Pemegang Bob Tyasika Ananta Hadir
Saham Tahunan (RUPST) BSI 2025 Tribuana Tunggadewi Hadir
2. Update IT & Digital Business
3. Update Stress Test Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
15. 22 April 2025 1. Persiapan Penerbitan Sustainabilty Bob Tyasika Ananta Hadir
Sukuk Tribuana Tunggadewi Hadir
2. Update Bullion Bank”
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Tidak Hadir
16. 6 Mei 2025 1. Retail & Consumer Quality Analysis Bob Tyasika Ananta Hadir
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
17. 14 Mei 2025 1. Penambahan Mata Acara Rapat Bob Tyasika Ananta Hadir
Umum Pemegang Saham Tahunan Tribuana Tunggadewi Hadir
(RUPST) BSI 2025
2. Laporan Kinerja April 2025 Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
LAPORAN TAHUNAN 2025
461
Page 464
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DIREKSI
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
18. 20 Mei 2025 1. Update Hasil Keputusan RUPS Anggoro Eko Cahyo* Hadir
Tahunan 2025 Bob Tyasika Ananta Hadir
2. Usulan Alternate Direksi, SEVP
Komite dibawah Direksi, dan Anton Sukarna Hadir
Pemetaan Fungsi Pemutusan Ade Cahyo Nugroho Hadir
Pembiayaan Kategori A (Direksi & Zaidan Novari Hadir
SEVP)
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
3. Update Highlight Kinerja BSI
Kemas Erwan Husainy* Hadir
Arief Adhi Sanjaya* Hadir
Firman Nugraha* Hadir
Muharto Hadi Suprapto* Hadir
19. 27 Mei 2025 1. Usulan Perubahan Rencana Bisnis Anggoro Eko Cahyo* Hadir
Bank (RBB) BSI Bob Tyasika Ananta Tidak Hadir
2. Update BSI International Expo
Anton Sukarna Tidak Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Tidak Hadir
Kemas Erwan Husainy* Hadir
Arief Adhi Sanjaya* Hadir
Firman Nugraha* Hadir
Muharto Hadi Suprapto* Hadir
20. 3 Juni 2025 Struktur Organisasi Bankwide BSI Anggoro Eko Cahyo* Hadir
Tahun 2025 Bob Tyasika Ananta Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Tidak Hadir
Kemas Erwan Husainy* Hadir
Arief Adhi Sanjaya* Hadir
Firman Nugraha* Hadir
Muharto Hadi Suprapto* Hadir
21. 11 Juni 2025 1. Update Kinerja Mei 2025 Anggoro Eko Cahyo* Hadir
Usulan Direktur Supervisi Pasca Bob Tyasika Ananta Hadir
RUPS 2025
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Tidak Hadir
Kemas Erwan Husainy* Tidak Hadir
Arief Adhi Sanjaya* Hadir
Firman Nugraha* Hadir
Muharto Hadi Suprapto* Hadir
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
462 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 465
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DIREKSI
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
22. 17 Juni 2025 1. Program Efisiensi Unit Koordinator Anggoro Eko Cahyo* Hadir
Anggaran Bob Tyasika Ananta Tidak Hadir
2. PMO Produktivitas Pegawai
3. PMO Empowering Mosque Anton Sukarna Hadir
Ecosystem Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Kemas Erwan Husainy* Hadir
Arief Adhi Sanjaya* Hadir
Firman Nugraha* Hadir
Muharto Hadi Suprapto* Hadir
23. 25 Juni 2025 1. Macroeconomy Update: Dampak Anggoro Eko Cahyo* Hadir
konflik Iran Bob Tyasika Ananta Hadir
2. Update BSI International Expo
3. Update Alternate Direksi SEVP Anton Sukarna Hadir
4. Progress Upgrade Migrasi Disaster Ade Cahyo Nugroho Hadir
Recovery & Project NEOM Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Kemas Erwan Husainy* Hadir
Arief Adhi Sanjaya* Hadir
Firman Nugraha* Hadir
Muharto Hadi Suprapto* Hadir
24. 30 Juni 2025 1. Agenda HC (Confidential) Anggoro Eko Cahyo* Hadir
Bob Tyasika Ananta Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Kemas Erwan Husainy* Hadir
Arief Adhi Sanjaya* Hadir
Firman Nugraha* Hadir
Muharto Hadi Suprapto* Hadir
25. 4 Juli 2025 1. Intensifikasi Tabungan Haji dan Anggoro Eko Cahyo* Hadir
Produk Emas/Bullion Bank Bob Tyasika Ananta Hadir
2. Wholesale-Retail Collaboration
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Kemas Erwan Husainy* Hadir
Arief Adhi Sanjaya* Hadir
Firman Nugraha* Hadir
Muharto Hadi Suprapto* Hadir
LAPORAN TAHUNAN 2025
463
Page 466
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DIREKSI
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
26. 16 Juli 2025 1. Diskusi Umum (Rencana Pembelian Anggoro Eko Cahyo* Hadir
Aset Tanah) Bob Tyasika Ananta Hadir
2. Laporan Kinerja Juni 2025
3. Strategi Penambahan Workforce Anton Sukarna Hadir
Priority Ade Cahyo Nugroho Hadir
4. PMO Boosting Employee Zaidan Novari Hadir
Productivity
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Kemas Erwan Husainy* Hadir
Arief Adhi Sanjaya* Hadir
Firman Nugraha* Hadir
Muharto Hadi Suprapto* Hadir
27. 22 Juli 2025 1. Mapping Pembagian Tugas Direktur Anggoro Eko Cahyo* Hadir
Utama dan Wakil Direktur Utama Bob Tyasika Ananta Hadir
2. Update Control Tower Islamic
Ecosystem Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Kemas Erwan Husainy* Hadir
Arief Adhi Sanjaya* Hadir
Firman Nugraha* Hadir
Muharto Hadi Suprapto* Hadir
28. 29 Juli 2025 1. Diskusi Umum (Arahan) Anggoro Eko Cahyo* Hadir
2. Update Makroekonomi: Likuiditas Bob Tyasika Ananta Hadir
dan Kualitas
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Kemas Erwan Husainy* Tidak Hadir
Arief Adhi Sanjaya* Hadir
Firman Nugraha* Tidak Hadir
Muharto Hadi Suprapto* Hadir
29. 5 Agustus 2025 1. Update Tingkat Kesehatan Bank Anggoro Eko Cahyo* Hadir
2. Update Perkembangan Artificial Bob Tyasika Ananta Hadir
Inteligence (AI)
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Kemas Erwan Husainy* Hadir
Arief Adhi Sanjaya* Hadir
Firman Nugraha* Hadir
Muharto Hadi Suprapto* Hadir
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
464 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 467
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DIREKSI
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
30. 12 Agustus 2025 1. Update Kinerja Juli 2025 Anggoro Eko Cahyo* Hadir
2. Update Strategy Treasury & Bob Tyasika Ananta Hadir
International Directorate
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Kemas Erwan Husainy* Hadir
Arief Adhi Sanjaya* Hadir
Firman Nugraha* Hadir
Muharto Hadi Suprapto* Hadir
31. 20 Agustus 2025 1. Update Strategy Risk Management Anggoro Eko Cahyo* Hadir
Directorate Bob Tyasika Ananta Tidak Hadir
2. Update Strategy Compliance &
Human Capital Directorate Anton Sukarna Tidak Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Kemas Erwan Husainy* Hadir
Arief Adhi Sanjaya* Hadir
Firman Nugraha* Hadir
Muharto Hadi Suprapto* Hadir
32. 2 September 1. Penataan Jaringan RO Aceh Anggoro Eko Cahyo Hadir
2025 2. Economic & Market Update Bob Tyasika Ananta Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Kemas Erwan Husainy* Hadir
Arief Adhi Sanjaya* Hadir
Firman Nugraha* Hadir
Muharto Hadi Suprapto* Hadir
33. 9 September 1. Antisipasi Persaingan Bisnis Emas Anggoro Eko Cahyo Hadir
2025 2. Closing Meeting Audit Laporan Bob Tyasika Ananta Hadir
Keuangan BSI per 30 Juni 2025
3. Update Laporan Kinerja Agustus Anton Sukarna Hadir
2025 Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Kemas Erwan Husainy* Hadir
Arief Adhi Sanjaya* Hadir
Firman Nugraha* Hadir
Muharto Hadi Suprapto* Hadir
LAPORAN TAHUNAN 2025
465
Page 468
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DIREKSI
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
34. 16 September 1. Penempatan Uang Negara (KMK 276 Anggoro Eko Cahyo Hadir
2025 Tahun 2025) Bob Tyasika Ananta Hadir
2. Update Corporate Governance
Perception Index (CGPI) 2025 Anton Sukarna Hadir
3. Update Strategy Direktorat Ade Cahyo Nugroho Hadir
Information Technology Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Kemas Erwan Husainy* Hadir
Arief Adhi Sanjaya* Hadir
Firman Nugraha* Hadir
Muharto Hadi Suprapto* Hadir
35. 23 September 1. Prognosis September 2025 Anggoro Eko Cahyo Hadir
2025 Bob Tyasika Ananta Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Kemas Erwan Husainy* Hadir
Arief Adhi Sanjaya* Hadir
Firman Nugraha* Hadir
Muharto Hadi Suprapto* Hadir
36. 30 September 1. Update Strategi Fee Based Income Anggoro Eko Cahyo Hadir
2025 (FBI) Bob Tyasika Ananta Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Kemas Erwan Husainy* Hadir
Arief Adhi Sanjaya* Hadir
Firman Nugraha* Hadir
Muharto Hadi Suprapto* Hadir
37. 7 Oktober 2025 1. Pengelolaan Risiko Bisnis Emas Anggoro Eko Cahyo Hadir
2. Planning Outlook 2026 dan Market Bob Tyasika Ananta Hadir
Update
3. Laporan Kinerja September 2025, Anton Sukarna Hadir
Update RAKB, RKAP dan RBB 2026 Ade Cahyo Nugroho Hadir
– 2029 Zaidan Novari Hadir
4. Update Corporate Plan 2026 – 2030”
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
(FBI)
Kemas Erwan Husainy* Hadir
Arief Adhi Sanjaya* Hadir
Firman Nugraha* Hadir
Muharto Hadi Suprapto* Hadir
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
466 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 469
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DIREKSI
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
38. 14 Oktober 2025 1. Pengelolaan Capacity Limit Emas Anggoro Eko Cahyo Tidak Hadir
Hartadinata Bob Tyasika Ananta Hadir
2. IT Monthly Update
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Kemas Erwan Husainy Hadir
Arief Adhi Sanjaya* Hadir
Firman Nugraha* Hadir
Muharto Hadi Suprapto Hadir
39. 15 Oktober 2025 1. Pemutusan Pembiayaan Sindikasi Anggoro Eko Cahyo Hadir
Kepada PT Agrinas Pangan Bob Tyasika Ananta Hadir
Nusantara (Persero) Menggunakan
Dana Kemenkeu Anton Sukarna Tidak Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Kemas Erwan Husainy Hadir
Arief Adhi Sanjaya* Hadir
Firman Nugraha* Hadir
Muharto Hadi Suprapto Hadir
40. 20 Oktober 2025 1. PHE Monthly Update Anggoro Eko Cahyo Hadir
2. Update Vice President Direktorat Bob Tyasika Ananta Hadir
(Operations)
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Kemas Erwan Husainy Hadir
Arief Adhi Sanjaya* Hadir
Firman Nugraha* Hadir
Muharto Hadi Suprapto Hadir
41. 27 Oktober 2025 1. Kronologis Proses Pemberian Anggoro Eko Cahyo Hadir
Pembiayaan PT. Agrinas Pangan Bob Tyasika Ananta Hadir
Nusantara (Persero)
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Kemas Erwan Husainy Tidak Hadir
Arief Adhi Sanjaya* Hadir
Firman Nugraha* Hadir
Muharto Hadi Suprapto Hadir
LAPORAN TAHUNAN 2025
467
Page 470
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DIREKSI
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
42. 28 Oktober 2025 1. Dampak Perubahan UU BUMN Anggoro Eko Cahyo Hadir
Tahun 2025 Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Tidak Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Kemas Erwan Husainy Hadir
Arief Adhi Sanjaya* Hadir
Firman Nugraha* Hadir
Muharto Hadi Suprapto Hadir
43. 5 November 1. Monthly Update Pengelolaan Resiko Anggoro Eko Cahyo Hadir
2025 Bisnis Emas Bob Tyasika Ananta Hadir
2. Branch Operation Anti Fraud
Strategy Anton Sukarna Hadir
3. Update Kolaborasi Wholesale Retail Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Kemas Erwan Husainy Hadir
Arief Adhi Sanjaya* Hadir
Firman Nugraha* Hadir
Muharto Hadi Suprapto Hadir
44. 11 November 1. Economic Outlook & Market Update Anggoro Eko Cahyo Hadir
2025 2. Laporan Kinerja Oktober 2025 Bob Tyasika Ananta Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Tidak Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Kemas Erwan Husainy Hadir
Arief Adhi Sanjaya* Hadir
Firman Nugraha* Hadir
Muharto Hadi Suprapto Hadir
45. 17 November 1. Persetujuan Draft Perubahan Anggoro Eko Cahyo Hadir
2025 Anggaran Dasar BSI Bob Tyasika Ananta Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Kemas Erwan Husainy Hadir
Arief Adhi Sanjaya * Hadir
Firman Nugraha* Hadir
Muharto Hadi Suprapto Tidak Hadir
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
468 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 471
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DIREKSI
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
46. 19 November 1. Update Kesiapan Produk Simpanan Anggoro Eko Cahyo Hadir
2025 Emas BSI Bob Tyasika Ananta Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Tidak Hadir
Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Kemas Erwan Husainy Hadir
Arief Adhi Sanjaya * Hadir
Firman Nugraha* Hadir
Muharto Hadi Suprapto Tidak Hadir
47. 25 November 1. Usulan Pemekaran Region Jakarta Anggoro Eko Cahyo Hadir
2025 dan Surabaya Bob Tyasika Ananta Hadir
2. Update Gold Vaulting
Anton Sukarna Hadir
Update Pengelolaan Resiko Bisnis
Emas Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Kemas Erwan Husainy Tidak Hadir
Arief Adhi Sanjaya * Hadir
Firman Nugraha* Hadir
Muharto Hadi Suprapto Hadir
48. 2 Desember 2025 1. Persetujuan Narasi Keputusan Mata Anggoro Eko Cahyo Hadir
Acara RUPSLB 2025 Bob Tyasika Ananta Hadir
2. Update RPIM BSI 2025
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Kemas Erwan Husainy Hadir
Arief Adhi Sanjaya * Hadir
Firman Nugraha* Hadir
Muharto Hadi Suprapto Hadir
49. 4 Desember 1. Permohonan Perpanjangan Jangka Anggoro Eko Cahyo Hadir
2025 Waktu Pemenuhan Syarat Lanjutan Bob Tyasika Ananta Tidak Hadir
an PT Agrinas Pangan Nusantara
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Kemas Erwan Husainy Tidak Hadir
Arief Adhi Sanjaya * Tidak Hadir
Firman Nugraha* Hadir
Muharto Hadi Suprapto Hadir
LAPORAN TAHUNAN 2025
469
Page 472
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DIREKSI
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
50. 9 Desember 1. Laporan Kinerja November 2025 & Anggoro Eko Cahyo Hadir
2025 Target dan Strategi 2026 Bob Tyasika Ananta Hadir
2. Persiapan IT dan Operasional Akhir
Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026 Anton Sukarna Hadir
3. Dampak BSI Spin-Up Danantara Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Kemas Erwan Husainy Hadir
Arief Adhi Sanjaya * Hadir
Firman Nugraha* Hadir
Muharto Hadi Suprapto Hadir
51. 16 Desember 1. Regulations Update Anggoro Eko Cahyo Hadir
2025 2. Dampak Bencana Aceh, Sumut Bob Tyasika Ananta Hadir
dan Sumbar Terhadap Portofolio
Pembiayaan Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Kemas Erwan Husainy Hadir
Arief Adhi Sanjaya Hadir
Firman Nugraha* Hadir
Muharto Hadi Suprapto Hadir
52. 23 Desember 1. Usulan Alternate Direksi dan Komite Anggoro Eko Cahyo Hadir
2025 dibawah Direksi Bob Tyasika Ananta Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Kemas Erwan Husainy Hadir
Arief Adhi Sanjaya * Hadir
Firman Nugraha* Hadir
Muharto Hadi Suprapto Hadir
53. 30 Desember 1. Prognosis Kinerja Desember 2025 Anggoro Eko Cahyo Hadir
2025 2. Persiapan Milad & Family Gathering Bob Tyasika Ananta Hadir
BSI
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Kemas Erwan Husainy Hadir
Arief Adhi Sanjaya * Hadir
Firman Nugraha* Hadir
Muharto Hadi Suprapto Tidak Hadir
*Efektif setelah mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
470 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 473
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DIREKSI
Agenda dan peserta rapat gabungan Dewan Komisaris dengan Direksi telah tersaji pada bagian Rapat
Dewan Komisaris Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan tahunan ini.
Frekuensi dan Kehadiran Rapat Direksi
Rapat Gabungan Direksi dengan
Rapat Direksi RUPS
Dewan Komisaris
Nama Jabatan Jumlah dan Persentase Kehadiran Jumlah dan Persentase Kehadiran Jumlah dan Persentase Kehadiran
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
Persentase Persentase Persentase
Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran
Direktur
Hery Gunardi* 12 12 100% 3 3 100% - - -
Utama
Anggoro Eko Direktur
36 35 97% 6 5 83% - - -
Cahyo*** Utama
Bob Tyasika
Wakil Direktur 53 48 90% 9 9 100% 2 2 100%
Ananta
Direktur
Tribuana
Compliance & 17 17 32% 4 4 100% 2 2 100%
Tunggadewi**
Human Capital
Direktur Sales
Anton Sukarna 53 50 94% 9 8 89% 2 2 100%
& Distribution
Direktur
Ade Cahyo
Finance & 53 52 98% 9 9 100% 2 2 100%
Nugroho
Strategy
Direktur
Wholesale
Zaidan Novari 53 52 98% 9 9 100% 2 2 100%
Transaction
Banking
Saladin Direktur
Dharmanugraha Information 12 12 100% 3 3 100% - - -
Effendi* Technology
Grandhis Helmi Direktur Risk
53 50 94% 9 8 89% 2 2 100%
Harumansyah Management
Harry Gusti Direktur Retail
17 13 76% 4 3 75% 2 2 100%
Utama** Banking
Direktur
Treasury &
Ari Rizaldi* 12 12 100% 4 3 75% - - -
Internasional
Banking
Kemas Erwan Direktur Retail
36 31 86% 6 3 50% - - -
Husainy*** Banking
Direktur
Arief Adhi
Compliance & 36 35 97% 6 6 100% - - -
Sanjaya***
Human Capital
Direktur
Firman Treasury &
36 35 97% 6 6 100% - - -
Nugraha*** Internasional
Banking
Direktur
Muharto Hadi
Information 36 33 92% 6 6 100% - - -
Suprapto***
Technology
*Berhenti menjabat sejak 24 Maret 2025.
**Berhenti menjabat sejak 17 Mei 2025.
***Mulai menjabat sejak 17 Mei 2025.
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota Direksi
Kebijakan terkait peningkatan kompetensi Direksi diatur dalam Standar Operasional Prosedur Human
Capital yang bertujuan untuk memastikan bahwa setiap anggota Direksi memiliki pengetahuan dan
keterampilan yang memadai dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Program pengembangan
kompetensi mencakup pelatihan, workshop, dan kegiatan lainnya yang dirancang untuk meningkatkan
kompetensi sesuai dengan perkembangan terkini dalam industri dan bisnis Bank. Setiap anggota Direksi
LAPORAN TAHUNAN 2025
471
Page 474
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DIREKSI
diwajibkan mengikuti program pengembangan kompetensi secara berkala untuk memastikan tetap
memiliki pemahaman yang relevan dan dapat mengambil keputusan yang tepat.
Keikutsertaan Direksi dalam peningkatan kompetensi selama tahun 2025 adalah sebagai berikut.
Nama Jabatan Nama Pelatihan Tanggal / Tempat Penyelenggara
Anggoro Eko Direktur Utama Mandiri Leadership Forum Kamis, 22 Mei 2025 / PT Bank Mandiri
Cahyo* Tema: One Orschestrated Mandiri To Padma Hotel Ballroom, (Persero) Tbk
Elevate Dominance Becoming The Semarang
Undispute Industry Leader”
Sertifikasi Kualifikasi 7 Bidang Kamis, 5 Juni 2025 / The LSPKS
Manajemen Risiko Perbankan Tower Lt. 7
Top Executive Learning Program Jumat, 13 Juni 2025 / PT Bank Syariah
(TELP) Seri 1 Tahun 2025 Auditorium The Tower Indonesia Tbk
Lt.6
Pelatihan Dasar Perbankan Syariah Senin - Selasa, 23 - 24 LPPI
Juni 2025 / The Tower
Lt.7
Workshop Penyampaian Rencana Jum’at, 24 Oktober Danantara
Strategis Perusahaan BUMN dan 2025 / Auditorium Lt. 3,
Anak Perusahaan BUMN Wisma Danantara
Indonesia Islamic Finance Summit Senin, 3 November 2025 Otoritas Jasa
/ Ballroom Hotel Westin Keuangan
Surabaya
Indonesia International Islamic Senin, 3 November 2025 Otoritas Jasa
Finance Conference 2025 / Ballroom Hotel Westin Keuangan
Surabaya
Top Executive Learning Program Jum’at, 14 November BSI Corporate
(TELP) Series 3 with Bpk. Jahja 2025 / Ballroom Lt. 9 BSI University
Setiaatmadja dengan Tema: “Peran Tower
Leader Dalam Transformasi Bisnis
Digital Banking”
Seminar Executive Gahtering Jum’at, 21 November ASPI (Asosiasi
ASPI dengan Tema: The Future of 2025 / Violet Ballroom, Sistem
Payments Innovate, Trusted, Global” The Mulia Hotel, Nusa Pembayaran
Dua, Bali Indonesia)
Jefferies Dubai Conference Selasa, 25 November Jefferies
2025 / Four Seasons
Resort, Dubai
Bob Tyasika Wakil Direktur Sharing Session Mandiri Board Forum Jum’at, 09 Mei 2025 PT Bank Mandiri
Ananta Utama Q1 2025 / Auditorium, Plaza (Persero) Tbk
Tema : From Barriers To Mandiri Lt.3
Breakthroughs - Navigating Business
Growth Amidst Economic Dynamics
Keynote : M. Chatib Basri - Anggota
Dewan Ekonomi Nasional
Solihin Jusuf Kalla - CEO KALLA
Group
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
472 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 475
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DIREKSI
Nama Jabatan Nama Pelatihan Tanggal / Tempat Penyelenggara
Knowledge Sharing Forum (KSF) Rabu, 7 Mei 2025 / BSI Corporate
“Unlocking The Potential Of Bullion Offline: University
Business - Opportunities and The Tower Lt. 6
Challenges” Jakarta
Opening Speech:
Bapak Bob Tyasika Ananta
Plt. Direktur Utama PT Bank Syariah
Indonesia, Tbk
Pembicara:
1. Bapak Ferry Irawan, Deputi
Bidang Koord Pengelolaan dan
Pengembangan Usaha BUMN
KEMENKO Perekonomian
2. Ibu Esti Sasanti, Direktur
Pengawasan Bank Syariah OJK
Mandiri Leadership Forum Kamis, 22 Mei 2025 / PT Bank Mandiri
Tema : One Orschestrated Mandiri To Padma Hotel Ballroom, (Persero) Tbk
Elevate Dominance Becoming The Semarang
Undispute Industry Leader”
Keynote : Chairul Tanjung - Founder &
Chairman CT Corp
Nico Baito - Special Envoy of
Seychelles
Top Executive Learning Program Jumat, 13 Juni 2025 / BSI Corporate
(TELP) Seri 1 Tahun 2025 Offline: Hybrid University
Tema : Bullion Bank Auditorium The Tower
Welcoming Speech : Bpk Anggoro Lt. 6
Eko Cahyo - Direktur Utama PT Bank Jakarta
Syariah Indonesia Tbk
Opening Speech : Bpk Sonny Samuel
- Global Market Director UOB
Pembicara : Mr. Alan Liew Yong Wee
- Head of Bullion & Commodities
Trading UOB Singapore
Pelatihan DANANTARA Rabu, 13 Agustus 2025 DANANTARA
Program : Chief Business / Offline: Indonesia
Development Executive Program Auditorium Lt.3, Wisma PT Danantara
(CBDO) 2025 Danantara Indonesia Asset
Sesi: Pre Class Jakarta Management
(Persero)
Pelatihan DANANTARA Rabu - Jum’at, 20 - 22 DANANTARA
Program : Chief Business Agustus 2025 / Indonesia
Development Executive Program Offline: PT Danantara
(CBDO) 2025 Campus INSEAD Asset
Sesi: Global Class Session with Business School Management
INSEAD Business School Singapore (Persero)
Top Executive Learning Program Jum’at, 14 November BSI Corporate
“Peran Leader Dalam Transformasi 2025 / Ballroom Lt. 9 BSI University
Bisnis Digital Banking” Tahun 2025. Tower
Narasumber: Bapak Jahja
Setiatmadja (Komut BCA)
Kemas Erwan Direktur Retail Investor Gathering: Sukuk 5 Mei 2025 / Jakarta PT Bank Syariah
Husainy* Banking Mudharabah Berlandaskan Indonesia Tbk
Keberlanjutan I Bank BSI Tahap II
Tahun 2025
KSF Bullion Banking 7 Mei 2025 / Jakarta PT Bank Syariah
Indonesia Tbk
LAPORAN TAHUNAN 2025
473
Page 476
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DIREKSI
Nama Jabatan Nama Pelatihan Tanggal / Tempat Penyelenggara
Mandiri Leadership Forum 2025 21 - 24 Mei 2025 / PT Bank Mandiri
Semarang (Persero) Tbk
Global Entrepreneurship Congress 25 Mei 2025 / Jakarta Kementrian
(GEC) PPN/Sestama
Bappenas
Orientasi Risk Profile BSI 28 Mei 2025 / Jakarta PT Bank Syariah
Indonesia Tbk
Konsinyering Komisi XI DPR RI 29 Mei 2025 / Denpasar DPR RI
bersama Himbara dan BSI
Orientasi Corporate Culture 03 Juni 2025 / Jakarta PT Bank Syariah
Indonesia Tbk
Orientasi Pengenalan Syariah & Akad 03 Juni 2025 / Jakarta PT Bank Syariah
Syariah Indonesia Tbk
Orientasi Good Corporate 10 Juni 2025 / Jakarta PT Bank Syariah
Governance, Fit & Proper Test Indonesia Tbk
Workshop Retail Strategi & Program 14 Juni 2025 / Jakarta PT Bank Syariah
Retail Close the GAP Indonesia Tbk
Manajemen Risiko Jenjang 7 16 Juni 2025 / Jakarta LSPKS
Pendidikan Dasar Perbankan Syariah 23 - 24 Juni 2025 / LPPI
(PDPS) Jakarta
International Halal Certification 27 Juni 2025 / JCC, PT Bank Syariah
Seminar : Trade Protecionism and Jakarta Indonesia Tbk
Indonesia Halal Certification Policy,
Indonesia Responses
Forum Penguatan Bisnis dan 04 Juli 2025 / Jakarta PT Bank Syariah
Productivity Retail Melalui Funding & Indonesia Tbk
Transaction
Sharing Session dan Sosialisasi 22 Juli 2025 / Jakarta PT Bank Mandiri
Strategic Account Squad (SAS) Team (Persero) Tbk
KonsinyeringKomisi XI DPR RI 22 Juli 2025 / Jakarta DPR RI & BNI
bersama Himbara dan BSI
Pembicara di Acara BSI Scholarship 13 Agustus 2025 / ITB
Bandung
Sosialisasi Program Koperasi Desa 14 Agustus 2025 / Aceh PT Bank Syariah
Kelurahan Merah Putih di Aceh Indonesia Tbk
Workshop Green Zakat Framework 27 Agustus 2025 / Baznas RI
Jakarta
BOD Menyapa - dalam Rangka Hari 04 September 2025 / PT Bank Syariah
Pelanggan Nasional 2025 Jakarta Indonesia Tbk
Menjadi Narasumber di Acara 18 September 2025 / PT Bank Syariah
Pembekalan Masa Pensiun bersama Jakarta Indonesia Tbk &
Sekjend Kemenag Kemenag RI
Pembicara di Launching Pembiayaan 22 September 2025 / PT Bank Syariah
Koperasi Desa Kelurahan Merah Jakarta Indonesia Tbk
Putih
Fit & Proper Test 24 September 2025 / Otoritas Jasa
Jakarta Keuangan
Akad Massal KPR Sejahtera FLPP 29 September 2025 / Kementrian PKP
20.000 Unit dan Penyerahan secara Jakarta
Simbolis Kunci Rumah
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
474 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 477
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DIREKSI
Nama Jabatan Nama Pelatihan Tanggal / Tempat Penyelenggara
Pembicara di BOD Sharing Program 06 Oktober 2025 / PT Bank Syariah
SDP Angkatan 7 Tahun 2025 Jakarta Indonesia Tbk
Narasumber di Acara Forum Bisnis 09 Oktober 2025 / Otoritas Jasa
Pesantren 2025 (ISEF) Jakarta Keuangan
Narasumber di Kegiatan Business 10 Oktober 2025 / Bank Indonesia
Deals - Bulan Pembiayaan Syariah di Jakarta
ISEF 2025
Pembicara di Acara Forum Rektor 16 Oktober 2025 / Jawa Universitas
PTMA - Universitas Muhammadiyah Timur Muhammadiyah
Malang Malang
Pembicara di Agenda Kuliah Umum 17 Oktober 2025 / Jawa Universitas
Universitas Muhammadiyah Malang Timur Muhammadiyah
Malang
Narasumber Podcast Internal terkait 23 Oktober 2025 / PT Bank Syariah
Retail Banking & UMKM BSI Jakarta Indonesia Tbk
Pembicara di Acara Hall Of Fame 23 Oktober 025 / Jakarta PT Bank Syariah
(Awarding TW III) Indonesia Tbk
Observasi CGPI Tahun 2024 – 2025 24 Oktober 2025 / PT Bank Syariah
Jakarta Indonesia
Top Executive Learning Program 14 November 2025 / BSI Corporate
“Peran Leader Dalam Transformasi Ballroom Lt. 9 BSI Tower University
Bisnis Digital Banking” Tahun 2025.
Narasumber: Bapak Jahja
Setiatmadja (Komut BCA)
Communication Day 2026 “Synergy 24 Desember 2025 / Marketting
for Growth: Aligning Communication Ballroom Lt. 9 BSI Tower Communication
with Business Excellence Group - PT Bank
Syariah Indonesia
Tbk
Ade Cahyo Direktur Sharing Session Board Forum 7 Februari 2025 / R PT Bank Mandiri
Nugroho Finance & Q4 2024. Tema: Innovation & Hotel Rancamaya, (Persero) Tbk
Strategy Collaboration to Strengthen Business Bogor
Resilience
Pembicara:
1. Bapak Maruarar Sirait (Menteri
Perumahan dan Kawasan
Permukiman RI) 2. Bapak Ignesjz
Kemalawarta (Office of the President
- PT Sinar Mas Land)
Knowledge Sharing Forum (KSF) 05 Mei 2025 / BSI Corporate
Unlocking The Potential Of Bullion Auditorium The Tower University
Business: Opportunities And Lt. 6
Challenges
Sharing Session Board Forum 09 Mei 2025 / Plaza PT Bank Mandiri
Q1 2025. Tema: From Barriers to Mandiri, Jakarta (Persero) Tbk
Breakthroughs - Navigating Business Pembicara:
Growth Amidst Economic Dynamics 1. M. Chatib Basri
2. Solihin Jusuf
Kalla
Top Executive Learning Program 13 Juni 2025 / BSI Corporate
(TELP) Seri 1 Tahun 2025 Auditorium Lt. 6 The University
Tower
LAPORAN TAHUNAN 2025
475
Page 478
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DIREKSI
Nama Jabatan Nama Pelatihan Tanggal / Tempat Penyelenggara
Sharing Bullion oleh OW & Wright 30 Juli 2025 / Online Corporate
Partner Development
Group – PT Bank
Syariah Indonesia
Tbk
Knowledge Sharing Forum - Bersatu 14 Agustus 2025 / BSI Corporate
dan Berdaulat Menuju Indonesia Auditorium Lt. 6 The University
Emas Tower
Top Executive Learning Program 14 November 2025 / BSI Corporate
“Peran Leader Dalam Transformasi Ballroom Lt. 9 BSI Tower University
Bisnis Digital Banking” Tahun 2025.
Narasumber: Bapak Jahja
Setiatmadja (Komut BCA)
Anton Sukarna Direktur Sales & Top Executive Learning Program 14 November 2025 / BSI Corporate
Distribution “Peran Leader Dalam Transformasi Ballroom Lt. 9 BSI Tower University
Bisnis Digital Banking” Tahun 2025.
Narasumber: Bapak Jahja
Setiatmadja (Komut BCA)
Arief Adhi Direktur TELP (Top Executive Learning 13 Juni 2025 / BSI Corporate
Sanjaya* Compliance & Program) - Seri 1 Tahun 2025 Auditorium Lt.6, The University
Human Capital* Tower
Program Pembekalan Skema 10-12 Juni 2025 / The Asbisindo
Sertifikasi Kualifikasi 7 Tanpa Tower, Jakarta
Berjenjang Bidang Manajemen Risiko
Perbankan
Sertifikasi Kualifikasi 7 Tanpa 18 Juni 2025 / The Tower, LSPKS
Berjenjang Bidang Manajemen Risiko Jakarta
Perbankan
Pelatihan Dasar Perbankan Syariah 23-24 Juni 2025 / The LPPI
Tower, Jakarta
PDP - Sharia Compliance Executive 2-3 Juli 2025 / LPPI, BSI Corporate
Program Jakarta University
Program Pembekalan APU PPT & 14 Agustus 2025 / FKDKP
PPPSPM Jenjang 7 Batch Ke-1/2025 Online
Top Executive Learning Program 14 November 2025 / BSI Corporate
“Peran Leader Dalam Transformasi Ballroom Lt. 9 BSI Tower University
Bisnis Digital Banking” Tahun 2025.
Narasumber: Bapak Jahja
Setiatmadja (Komut BCA)
Sertifikasi MSDM 20 November 2025 / LSP
Hotel Sofyan Tebet
Jakarta
Zaidan Novari Direktur Top Executive Learning Program 14 November 2025 / BSI Corporate
Wholesale “Peran Leader Dalam Transformasi Ballroom Lt. 9 BSI Tower University
Transaction Bisnis Digital Banking” Tahun 2025.
Banking
Narasumber: Bapak Jahja
Setiatmadja (Komut BCA)
Grandhis Helmi Direktur Risk Training of Trainer Manajemen Risiko 18 Januari 2025 / Jakarta Asbisindo dan
Harumansyah Management Perbankan Jenjang 7 BSI Corporate
University
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
476 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 479
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DIREKSI
Nama Jabatan Nama Pelatihan Tanggal / Tempat Penyelenggara
Menjadi Pemateri Pada Sharing 17 Februari 2025 / KBUMN
Session Program Relawan Bakti Derawan, Kalimantan
BUMN Batch VII Tema: Company
Transformation. Peserta: Kurang
Lebih 20 Orang
Menjadi Pengajar Pada Mata Kuliah 15 April 2025 / Depok Universitas
“Kapita Selekta Industri” FTUI Indonesia
Seminar & Refreshment 23 April 2025 / Jakarta Asbisindo
Management Risiko Jenjang 7
dengan tema Mengembangkan
Sistem Pengendalian Manajemen
Risiko terkait Implementasi
Manajemen Risiko Teknologi
Informasi (IT Risk)
Sebagai Narasumber Pada Wisuda 11 Mei 2025 / Pidie Jaya, Yayasan Teuku
Alumni Angkatan ke-37 Tahun Aceh Laksamana Haji
2025 dengan Tema “Membangun Ibrahim Dayah
Wawasan Wirausaha Berbasiskan Jeumala Amal
Ekonomi Sirkular yang Rahmatan Lil
Alamin”
Risk & Governance Summit 2025 19 Agustus 2025 / Otoritas Jasa
Jakarta Keuangan
Speaker of Business Series Club 26 September 2025 / Universitas
Universitas Indonesia dengan Jakarta Indonesia
tema “How to Plan Your Career
to Maximize Your Potential in
Corporate”
Seminar “Risk Appetite and 9 Oktober 2025 / Otoritas Jasa
Risk Culture: Pilar Utama dalam Jakarta Keuangan
Penguatan Manajemen Risiko di
Sektor Keuangan
Refreshment SMR Jenjang 7 Syariah 31 Oktober 2025 / PT Bank Mandiri
Jakarta (Persero) Tbk
CNN Indonesia Awards 2025 31 Oktober 2025 / Ritz CNN
“Kolaborasi & Harmoni Menggapai Carlton Jakarta
Asta Cita untuk Negeri” Kategori
Excellence in Islamic Banking Risk
Governance & Resilience
Seminar Internasional Manajemen 13 November 2025 / Bali Bank Indonesia
Risiko Bank Indonesia 2025 -
Strenghening a Resilient and
Accountable Institution: Embedding
Governance, Financial, and
Operational Risk Management into
Digital Transformation
Narasumber pada Studium General 27 November 2025 / BSI Corporate
Program ODP IT Batch 26 dan ODP Jakarta University
General Batch 27
LAPORAN TAHUNAN 2025
477
Page 480
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DIREKSI
Nama Jabatan Nama Pelatihan Tanggal / Tempat Penyelenggara
Firman Direktur Mandiri Leadership Forum 22 Mei 2025 / Padma PT Bank Mandiri
Nugraha* Treasury & Tema : One Orschestrated Mandiri To Hotel Ballroom, (Persero) Tbk
Internatioanal Elevate Dominance Becoming The Semarang
Banking Undispute Industry Leader”
Keynote : Chairul Tanjung - Founder &
Chairman CT Corp
Nico Baito - Special Envoy of
Seychelles
Top Executive Learning Program - 13 Juni 2025 / The Tower BSI Corporate
Seri 1 Tahun 2025 Lt. 6 University
Pendidikan Dasar Perbankan Syariah 23-24 Juni 2025 / The BSI Corporate
Tower Lt. 7 University
Pelatihan Manajemen Risiko Jenjang 02 Juli 2025 / The Tower Bank Syariah
7 Lt. 7 Indonesia
University
Knowledge Sharing Forum - Bersatu 14 Agustus 2025 / BSI Corporate
dan Berdaulat Menuju Indonesia Auditorium The Tower University
Emas Lt. 6
Observasi CGPI Tahun 2024-205 24 Oktober 2025 / BSI Corporate
Ballroom Lt. 9 BSI Tower University
Top Executive Learning Program 14 November 2025 / BSI Corporate
“Peran Leader Dalam Transformasi Ballroom Lt. 9 BSI Tower University
Bisnis Digital Banking” Tahun 2025.
Narasumber: Bapak Jahja
Setiatmadja (Komut BCA)
Muharto Hadi Direktur Pelatihan Manajemen Risiko Jenjang 18 & 20 Juni 2025 / The LPPI
Suprapto Information 7 Tower Lt. 7
Technology
TELP: Bullion Bank “The 13 Juni 2025 / The Tower BSI Corporate
Comprehensive Approach to Lt. 7 University
Leverage Strategic Banking Position
and National Economic Growth
Pelatihan Dasar Perbankan Syariah 23 - 24 Juni 2025 / The LPPI
Tower Lt. 7
Top Executive Learning Program 14 November 2025 / BSI Corporate
“Peran Leader Dalam Transformasi Ballroom Lt. 9 BSI Tower University
Bisnis Digital Banking” Tahun 2025.
Narasumber: Bapak Jahja
Setiatmadja (Komut BCA)
*) Menjabat efektif sesuai keputusan RUPS Tahunan 16 Mei 2025.
Program Orientasi Bagi Direksi Baru
Direksi yang telah diangkat dalam RUPS wajib 6. Manajemen Risiko
mengikuti program orientasi yang dikoordinasikan 7. Tata Kelola Perusahaan
oleh Corporate Secretary. Program orientasi 8. Pengenalan Budaya Bank
dilakukan dengan menyampaikan materi-materi
terkait Bank, yang antara lain mencakup: Pelaksanaan program orientasi bagi Direksi baru
1. Pengenalan Visi dan Misi Bank telah dilaksanakan sebagai berikut.
2. Corporate Plan
3. Rencana Bisnis Bank
4. Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan
5. Pengenalan Perbankan Syariah
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
478 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 481
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DIREKSI
No. Tanggal Agenda Group Pemateri Venue
1. 26 Mei 2025 Corporate Plan CTO Bp. Aji Wibowo
2. 28 Mei 2025 Risk Profile BSI ERM Bp. Agus Setiyo Budi
3. 2 Juni 2025 Rencana Bisnis Bank SPM Bp. Diaz Hartadi
Corporate Culture The Tower Lt. 7, Ruang
Bp. Peby Elan Surya Rapat Dewan
4. 4 Juni 2025 Pengenalan Syariah & Akad BSU
Diningrat
Syariah
Good Corporate Governance,
5. 11 Juni 2025 CPG lbu Rosalina Dewi
Fit & Proper Test
Pelaksanaan Tugas Direksi
Selama tahun 2025, Direksi telah melaksanakan tugas dan tanggung jawab, antara lain:
1. Melaksanakan RUPS yang terdiri dari 1 (satu) kali RUPS Tahunan dan 1 (satu) kali RUPS Luar Biasa.
2. Menyusun Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP), Rencana Bisnis Bank (RBB), Rencana Kerja
dan Anggaran Perusahaan (RKAP), Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) dan rencana kerja
lainnya.
3. Menyusun Laporan Tahunan, Laporan Keuangan dan Laporan Keberlanjutan.
4. Memastikan sistem akuntansi Bank telah sesuai dengan standar akuntansi keuangan dan prinsip-
prinsip pengendalian internal, terutama dalam hal pengurusan, pencatatan, penyimpangan dan
pengawasan keuangan.
5. Melaksanakan rapat internal Direksi maupun bersama group terkait.
6. Memastikan kecukupan proses dan sistem untuk mengidentifikasi, menilai dan mengendalikan
risiko yang dihadapi Bank.
7. Membuat struktur organisasi, tugas dan menetapkan tanggung jawab yang jelas termasuk
pengangkatan manajemen.
PENILAIAN KINERJA DIREKSI
Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja Direksi
Penilaian kinerja Direksi dilakukan oleh Dewan Komisaris dengan dibantu oleh Komite Nominasi dan
Remuerasi. Hasil review digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam penentuan besaran tantiem
Direksi. Hasil review atas kinerja Direksi selanjutnya disampaikan kepada RUPS.
Kriteria Penilaian Kinerja Direksi
Penilaian kinerja Direksi didasarkan pada pencapaian Key Performance Indicator (KPI). Adapun KPI pada
tahun 2025 yaitu:
1. Perspektif financial
2. Perspektif Customer
3. Perspektif internal process
4. Perspektif People Development
Pihak yang Melakukan Penilaian
Penilaian kinerja Direksi dilakukan oleh Dewan Komisaris dengan dibantu oleh Komite Nominasi dan
Remunerasi dan selanjutnya disampaikan kepada RUPS.
LAPORAN TAHUNAN 2025
479
Page 482
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DIREKSI
Hasil Penilaian Kinerja Direksi Tahun 2025
Desember-2025
No. KPI Bobot Target Keterangan Sifat
Realisasi Target Pencapaian Skor
ROE (Return Return On Equity
1. 15% 16,91% Max 16,85% 16,91% 99,67% 14,95
on Equity) Desember 2025
Laba setelah
Laba Bersih
2. 15% Rp7.495 M dikurangi pajak Max Rp7.568 M Rp7.495 M 100,96% 15,14
BSI
dan zakat
Peringkat
Peringkat
Tingkat
3. 15% 2 Komposit Tingkat Min 2 2 100,00% 15,00
Kesehatan
Kesehatan Bank
Bank
Pembiayaan BSI
4. Pembiayaan 10% Rp310.366 M Max Rp318.844 M Rp310.366 M 102,73% 10,27
Desember 2025
Cost of Fund
5. CoF 15% 2,64% Min 2,58% 2,64% 102,16% 15,32
Desember 2025
Dana Pihak
Dana Pihak
6. 10% Rp348.855 M Ketiga BSI Max Rp380.488 M Rp348.855 M 109,07% 10,91
Ketiga
Desember 2025
Earning Per Rp440 Juta/ Laba bersih/ Rp465 Juta/ Rp440 Juta/
7. 10% Max 105,64% 10,56
Employee Pegawai pegawai Pegawai Pegawai
Inisiatif Deliverables
8. Strategis 10% 100,00% sesuai dengan Max 100% 100% 100,00% 10,00
2025 timeline 2025
TOTAL 100% 102,16
Penilaian Kinerja Komite di Bawah Direksi dan Sebagai bagian dari mekanisme evaluasi
Dasar Penilaiannya internal, kinerja Komite di bawah Direksi dinilai
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung secara berkala setiap tahun. Penilaian dilakukan
jawabnya, Direksi dibantu oleh 7 (tujuh) Komite berdasarkan kriteria pelaksanaan tugas serta
yang terdiri dari: efektivitas rapat yang diselenggarakan oleh
masing-masing Komite sepanjang tahun buku.
1. Komite Manajemen Risiko
2. Komite Pengarah Teknologi Informasi & Digital Berdasarkan hasil evaluasi Direksi, seluruh
Banking Komite di bawah Direksi pada tahun 2025 telah
3. Komite Policy & Procedure melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya
4. Komite Bisnis secara efektif dan sesuai dengan ketentuan yang
5. Komite Sumber Daya Manusia berlaku.
6. Komite Aset dan Liabilitas
7. Steering Committee Crisis Management *) Berlaku efektif mulai tahun 2026
8. Komite Produk*
9. Komite Kebijakan & Pembiayaan*
Sejak 23 Desember 2025, terdapat penambahan
2 (dua) komite di bawah Direksi, yaitu Komite
Produk dan Komite Kebijakan Pembiayaan.
1. Komite Produk*
2. Komite Kebijakan & Pembiayaan*
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
480 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 483
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KOMITE DIREKSI
KOMITE MANAJEMEN RISIKO
Komite Manajemen Risiko dibentuk untuk membantu Direktur Utama dalam menjalankan fungsi
pengendalian melalui pembahasan risk appetite, metodologi dan penetapan strategi atas hal-hal yang
terkait dengan penerapan manajemen risiko.
Pedoman Kerja Komite Manajemen Risiko
Dalam menjalankan tugasnya Komite Manajemen Risiko mengacu pada Surat Keputusan Direksi Nomor
05/826-KEP/DIR tanggal 23 Desember 2025 tentang Komite Manajemen Risiko (Risk Management
Committee) PT Bank Syariah Indonesia Tbk yang mengatur antara lain:
1. Struktur Organisasi Komite
2. Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Komite
3. Tata Tertib Komite Manajemen Risiko
4. Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Working Group Komite Manajemen Risiko
5. Penutup
Struktur Keanggotaan Komite Manajemen Risiko
Fungsi Pejabat
Ketua Risk Management Director
1. Finance & Strategy Director
Wakil Ketua
2. Treasury & Internasional Banking Director
Sekretaris Enterprise Risk Management
1. Risk Management Director
2. Finance & Strategy Director
3. Wholesale Transaction Banking Director
4. Retail Banking Director/Consumer Product Solution SEVP
5. Sales & Distribution Director/Funding Transaction SEVP
Anggota Tetap - Voting Member
6. Information Technology Director/IT Development & Operations SEVP
7. Treasury & International Banking Director
8. Wholesale Risk SEVP
9. Retail & Consumer Risk SEVP
10. Operations SEVP
Anggota Tetap - Non Voting Compliance & Human Capital Director/Group Head Compliance
Member
Director/SEVP Pemateri
Non Permanent – Voting Member
Director/SEVP terkait materi
1. Group Head/Pejabat Setara Pemateri
Contributing – Non Voting Member
2. Group Head/Pejabat Setara terkait Materi
Invitee SEVP/Group Head Internal Audit
Profil Komite Manajemen Risiko
Profil anggota Komite baik yang berasal dari Direksi dan SEVP Perseroan dapat dilihat pada Bab Profil
Perusahaan di bagian Profil Direksi dan Profil Pejabat Satu Level di Bawah Direksi dalam Laporan
Tahunan ini.
Independensi Komite Manajemen Risiko
Seluruh anggota Komite tidak memiliki afiliasi dengan Direktur lainnya, Komisaris maupun Pemegang
Saham Pengendali, bukan merupakan pemegang saham Perusahaan yang dapat mempengaruhi
kemampuannya untuk bertindak independen, Komisaris, Direktur maupun pekerja dari perusahaan
yang memiliki afiliasi maupun bisnis dengan Perseroan.
LAPORAN TAHUNAN 2025
481
Page 484
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KOMITE DIREKSI
Pelatihan Komite Manajemen Risiko
Pelatihan anggota Komite yang berasal dari Direksi dapat dilihat pada Sub Bab Pelatihan dan/atau
Peningkatan Kompetensi Anggota Direksi dalam Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan
ini.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Manajemen Risiko
Risk Management Committee (RMC) berwenang dan bertanggung jawab untuk memberikan
rekomendasi kepada Direktur Utama yaitu:
1. Memantau dan menetapkan tingkat kesehatan Bank termasuk profil risiko serta metodologi
pengukurannya secara berkala.
2. Menetapkan strategi manajemen risiko yang terintegrasi termasuk pengelolaan permodalan,
rencana darurat (contingency plan), dan Risk appetite statement berikut threshold risk appetite dan
risk tolerance serta limit risiko lainnya.
3. Melakukan penyempurnaan penerapan manajemen risiko secara berkala maupun insidental sebagai
tindak lanjut perubahan kondisi internal dan eksternal yang memengaruhi kecukupan permodalan
dan profil risiko Bank.
4. Menetapkan hal-hal yang terkait dengan keputusan bisnis yang memiliki kondisi khusus (seperti
keputusan pelampauan ekspansi usaha yang signifikan dibandingkan dengan rencana bisnis Bank
yang telah ditetapkan).
5. Mendelegasikan kewenangan kepada pejabat yang ditunjuk untuk memutus dan melaksanakan hal-
hal yang bersifat operasional.
Rapat dan Pelaksanaan Tugas Komite Manajemen Risiko
Sepanjang tahun 2025 Komite Manajemen Risiko telah melakukan rapat sebanyak 7 (tujuh) kali. Tanggal
dan agenda rapat disampaikan sebagai berikut.
Rapat dan Pelaksanaan Tugas Komite Manajemen Risiko
No. Tanggal Agenda
1. 20 Januari 2025 Penetapan Tingkat Kesehatan BSI per 31 Desember 2024
Penilaian Profil Risiko, Pengkinian Portfolio Guideline dan Risk Appetite
2. 16 April 2025
Statement (RAS)
3. 5 Juni 2025 Pemutakhiran Metodologi Risk Based Bank Rating (RBBR) Semester I 2025
4. 18 Juli 2025 Penetapan Limit Bullion Bank 2025
Penilaian Profil Risiko BSI posisi 30 September 2025, Pengkinian Portfolio
5. 13 Oktober 2025
Guideline, Evaluasi Limit Trading dan Evaluasi Pengelolaan Risiko Bisnis Emas
6. 24 November 2025 Pemutakhiran Metodologi Risk Based Bank Rating (RBBR) Semester II 2025
7. 22 Desember 2025 Pemutakhiran Limit Risiko Pasar & Risiko Likuiditas
KOMITE PENGARAH TEKNOLOGI INFORMASI & DIGITAL BANKING
Komite Pengarah Teknologi Informasi & Digital Banking dibentuk untuk membantu Direksi dalam
penetapan rencana strategis di bidang teknologi informasi (TI), penganggaran TI, penetapan proyek
strategis TI dan pengamanan TI. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab komite ini mengacu pada
ketentuan peraturan perundangan yang berlaku.
Pedoman Kerja Komite Pengarah Teknologi Informasi & Digital Banking
Dalam menjalankan tugasnya Komite Pengarah Teknologi Informasi mengacu pada Surat Keputusan
Direksi No. 05/827-KEP/DIR tanggal 23 Desember 2025 tentang Komite Pengarah Teknologi Informasi &
Digital Banking (Information Technology & Digital Banking Steering Committee)
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
482 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 485
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KOMITE DIREKSI
Struktur Keanggotaan Komite Pengarah Teknologi Informasi & Digital Banking
Fungsi Pejabat
Ketua President Director
1. Vice President Director
Wakil Ketua
2. Information Technology Director
Sekretaris IT Strategic Planning
1. President Director
2. Vice President Director
3. Information Technology Director
4. Risk Management Director
Anggota Tetap - Voting Member
5. Finance & Strategy Director
6. Digital Banking SEVP
7. Operations SEVP
8. IT Development & Operations SEVP
Anggota Tetap - Non Voting Compliance & Human Capital Director/ Group Head Compliance Group
Member
1. Director/SEVP Pemateri
Non Permanent – Voting Member
2. Director/SEVP terkait Materi
1. Group Head/Pejabat Setara Pemateri
Contributing – Non Voting Member
2. Group Head/Pejabat Setara terkait materi
Invitee Tahunan
SEVP/Group Head Internal ini.
Audit
Profil IT Komite Pengarah Teknologi Informasi & Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pengarah
Digital Banking Teknologi Informasi & Digital Banking
Profil anggota Komite baik yang berasal dari Komite Pengarah Teknologi Informasi & Digital
Direksi dan SEVP Perseroan dapat dilihat pada Banking adalah komite yang beranggotakan
Bab Profil Perusahaan di bagian Profil Direksi dan Direksi/SEVP yang tugas, wewenang dan
Profil Pejabat Satu Level di Bawah Direksi dalam tanggung jawab sebagai berikut:
Laporan Tahunan ini. 1. Menetapkan rencana strategis IT (IT Strategic
Plan) yang searah dan sesuai dengan rencana
Independensi Komite Pengarah Teknologi strategis kegiatan usaha Bank.
Informasi & Digital Banking 2. Menetapkan kerangka acuan strategis untuk
Seluruh anggota Komite tidak memiliki afiliasi mengelola IT Resources dan mengevaluasi
dengan Direktur lainnya, Komisaris maupun kecukupan dan alokasi sumber daya terkait IT
Pemegang Saham Pengendali, bukan merupakan yang dimiliki Bank.
pemegang saham Perusahaan yang dapat 3. Menetapkan strategi Pengamanan IT & Digital,
mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak manajemen risiko penggunaan IT dan rencana
independen, Komisaris, Direktur maupun pekerja tindakan atas proyek-proyek IT & Digital.
dari perusahaan yang memiliki afiliasi maupun 4. Memonitor kesesuaian pelaksanaan proyek
bisnis dengan Perseroan. IT sebagaimana rencana strategis IT dan
anggaran IT.
Pelatihan Komite Pengarah Teknologi Informasi 5. Menetapkan prioritas dan alokasi anggaran IT.
& Digital Banking 6. Mengevaluasi efektivitas biaya IT terhadap
Pelatihan anggota Komite yang berasal dari manfaat yang direncanakan.
Direksi dapat dilihat pada Sub Bab Pelatihan dan/ 7. Memutus dan memberikan arahan terkait
atau Peningkatan Kompetensi Anggota Direksi perencanaan, pengembangan, permasalahan
dalam Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan
LAPORAN TAHUNAN 2025
483
Page 486
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KOMITE DIREKSI
dan perubahan sistem IT yang bersifat strategis.
8. Mendelegasikan kewenangan kepada pejabat yang ditunjuk untuk memutus dan melaksanakan
hal-hal yang bersifat IT operasional.
9. Memantau atas kinerja IT dan upaya peningkatan kinerja IT.
10. Memberikan rekomendasi terkait Kebijakan dan Standar Prosedur IT.
Rapat dan Pelaksanaan Tugas Komite Pengarah Teknologi Informasi & Digital Banking
Sepanjang tahun 2025 Komite Pengarah Teknologi Informasi & Digital Banking telah melakukan rapat
sebanyak 4 (empat) kali. Tanggal dan agenda rapat disampaikan sebagai berikut.
Rapat dan Pelaksanaan Tugas Komite Pengarah Teknologi Informasi & Digital Banking
No. Tanggal Agenda
1. 14 Januari 2025 Laporan Project 2024 & Usulan Anggaran IT Strategis Tahun 2025
2. 20 Oktober 2025 Perubahan Inisiatif dan Perubahan Angaran IT Strategis Tahun 2025
Permohonan Persetujuan IT Steering Committee Update Project Inisiatif IT
3. 27 Oktober 2025
Strategis untuk Bullion Project
Permohonan Persetujuan IT Steering Committee Atas Rencana Strategis
4. 27 November 2025
Teknologi Informasi PT Bank Syariah Indonesia Tbk periode 2026-2030.
KOMITE POLICY & PROCEDURE
Policy & Procedure Committee adalah Komite yang beranggotakan Direksi/SEVP yang berwenang untuk
merekomendasikan dan/atau menetapkan Kebijakan dan Prosedur termasuk ketentuan produk dan/
atau ketentuan lain yang tidak menjadi ruang lingkup Komite di bawah Direksi lainnya.
Pedoman Kerja Komite Policy & Procedure
Dalam menjalankan tugasnya Komite Policy & Procedure mengacu pada Surat Keputusan Direksi
Nomor 05/832-KEP/DIR tanggal 23 Desember 2025 tentang Komite Policy & Procedur (Policy & Procedure
Committee) PT Bank Syariah Indonesia Tbk yang mengatur antara lain:
1. Struktur Organisasi Komite
2. Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Komite dan Working Group Policy & Procedure
3. Tata Tertib
4. Mekanisme Pengambilan Keputusan
5. Keputusan Komite
6. Penutup
Pengaturan dan pemutakhiran ketentuan terkait hierarki, pembuatan, pengadministrasian dan
sosialisasi dalam rangka mendukung tata kelola dan penguatan prinsip kehati-hatian mengacu pada
Standar Prosedur Pengendalian Pembuatan Kebijakan dan Prosedur PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Struktur Keanggotaan Komite Policy & Procedure
Fungsi Pejabat
Ketua Risk Management Director
Wakil Ketua Compliance & Human Capital Director
Sekretaris Fungsi Kesekretariatan Komite dilaksanakan oleh Unit Kerja yang
bertindak sebagai Ketua Working Group Komite
Anggota Tetap - Voting Member 1. Risk Management Director
2. Compliance & Human Capital Director
Anggota Tetap – Non Voting Member Group Head Compliance
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
484 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 487
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KOMITE DIREKSI
Non Permanent – Voting Member 1. Director / SEVP Pemateri
2. Director / SEVP terkait materi
3. SEVP Operations*
Contributing – Non Voting Member 1. Group Head/Pejabat Setara Pemateri, dan
2. Group Head/Pejabat Setara lain yang terkait materi
Invitee SEVP / Group Head Internal Audit
*Khusus ketentuan Bank terkait lingkup operasional.
Struktur Keanggotaan Working Group Policy & Procedure
Working Group Policy & Procedure Committee adalah kelompok kerja yang dibentuk oleh Direksi yang
beranggotakan Group Head/setara terkait yang bertugas membantu Policy & Procedure Commiitee
untuk mendukung Komite dalam merumuskan usulan dari unit kerja hingga menjadi rekomendasi
yang akan diputus oleh Komite di dalam rapat Komite.
Susunan Anggota Komite Policy & Procedure
1. Organisasi Working Group Policy & Procedure Committee adalah sebagai berikut:
Ketua Group Head Policy & Procedure
Sekretaris Fungsi kesekretariatan dilaksanakan oleh Unit Kerja yang bertindak
sebagai Ketua Working Group Komite
Anggota Tetap - Voting Member 1. Group Head Policy & Procedure
2. Group Head Enterprise Risk Management
3. Group Head Risk (Risk Taking Unit)*
4. Group Head Compliance
5. Group Head Unit Bisnis Terkait*
6. Group Head Legal
Non Voting Member Group Head/Setara Pemateri dan/atau Group Head lain terkait materi
Invitee Group Head/Pejabat Internal Audit
*) Kehadirannya ditetapkan oleh Ketua Working Group menyesuaikan dengan jenis aktivitas dan/atau segmen pembiayaan
Unit Kerja Risk (Risk Taking Unit) sebagai berikut: Unit Kerja IT & Fraud Risk, Unit Kerja Commercial Risk, Unit Kerja Corporate Risk, Unit Kerja SME &
Micro Risk dan Unit Kerja Consumer Risk.
2. Ketua Working Group berwenang menetapkan unit kerja yang diundang dalam Rapat pembahasan
atau dalam pengajuan usulan menyesuaikan dengan bidang tugas dan/atau segmen bisnis yang
menjadi tema pembahasan.
Profil Komite Policy & Procedure
Profil anggota Komite baik yang berasal dari Direksi dan SEVP Perseroan dapat dilihat pada Bab Profil
Perusahaan di bagian Profil Direksi dan Profil Pejabat Satu Level di Bawah Direksi dalam Laporan
Tahunan ini.
Independensi Komite Policy & Procedure
Seluruh anggota Komite tidak memiliki afiliasi dengan Direktur lainnya, Komisaris maupun Pemegang
Saham Pengendali, bukan merupakan pemegang saham Perusahaan yang dapat mempengaruhi
kemampuannya untuk bertindak independen, Komisaris, Direktur maupun pekerja dari perusahaan
yang memiliki afiliasi maupun bisnis dengan Perseroan.
Pelatihan Komite Policy & Procedure
Pelatihan anggota Komite yang berasal dari Direksi dapat dilihat pada Sub Bab Pelatihan dan/atau
Peningkatan Kompetensi Anggota Direksi dalam Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
Tugas dan Wewenang Komite Policy & Procedure
Tugas, wewenang dan tanggung jawab Komite Policy & Procedure adalah:
1. Membahas dan merekomendasikan penyesuaian/pemutakhiran Kebijakan dan Prosedur Bank.
LAPORAN TAHUNAN 2025
485
Page 488
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KOMITE DIREKSI
2. Menetapkan pemutakhiran prosedur Perseroan di luar Kebijakan dan Prosedur yang menjadi ruang
lingkup tanggung jawab Komite Iain di bawah Direksi.
Rapat dan Pelaksanaan Tugas Komite Policy & Procedure
Pelaksanaan tugas Komite Policy & Procedure selama tahun 2025 yaitu penetapan ketentuan Bank
dilakukan secara sirkuler, dengan jumlah 689 ketentuan, yang terdiri dari Kebijakan 15 ketentuan, Manual
Produk (MP) 132 ketentuan, Standar Prosedur (SP) 122 ketentuan dan Petunjuk Teknik 420 ketentuan.
Mekanisme pengambilan keputusan oleh Komite Policy & Procedure dapat dilakukan melalui forum
rapat, sirkulasi atau mekanisme lainnya sepanjang memenuhi persyaratan kuorum peserta yang
ditetapkan.
Ketentuan Baru Sub Ketentuan Revisi Sub Grand
Jenis Ketentuan
Total Total Total
BUS FTD RFD WFD BUS FTD RFD WFD
Kebijakan 0 12 1 0 2 15 15
Manual Produk 1 8 10 4 23 0 23 57 29 109 132
Standar Prosedur 4 1 1 0 6 42 16 20 38 116 122
Petunjuk Teknis 13 6 2 5 26 179 76 68 71 394 420
Sub Total 18 15 13 9 55 233 116 145 140 634 689
Total Ketentuan Baru 55 Total Ketentuan Revisi 634 689
Keterangan:
BUS : Business Support RFD : Retail Funding
FTD : Funding & Transaction Digital WFD : Wholesale Financing
KOMITE BISNIS
Business Committee dibentuk untuk membantu Direksi/SEVP dalam menjalankan fungsi untuk
menetapkan strategi dan pengembangan bisnis Bank secara terintegrasi, serta strategi dan efektivitas
marketing communication.
Pedoman Kerja Komite Bisnis
Pedoman kerja Komite Bisnis mengacu pada Keputusan Direksi No. 05/829-KEP/DIR tanggal 23
Desember 2025 tentang Komite Bisnis (Business Committee) yang mengatur antara lain:
1. Struktur organisasi komite.
2. Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Komite
3. Tata Tertib Business Committee
4. Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Working Group Business Committee
5. Penutup
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
486 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 489
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KOMITE DIREKSI
Struktur Keanggotaan Komite Bisnis
Fungsi Pejabat
Ketua President Director
Wakil Ketua Vice President Director
1. Transaction Banking Wholesale
Sekretaris
2. Retail Deposit Solution
1. President Director
2. Vice President Director
3. Wholesale Transaction Banking Director
Anggota Tetap - Voting
4. Retail Banking Director/Consumer Product Solution SEVP
Member
5. Sales & Distribution Director/Funding & Transaction SEVP
6. Risk Management Director/Wholesale Risk SEVP / Retail & Consumer Risk SEVP
7. SEVP Operations
Anggota Tetap - Non Compliance & Human Capital Director/Group Head Compliance
Voting Member
Non Permanent – Voting 1. Director / SEVP Pemateri
Member 2. Director / SEVP terkait materi
Contributing – Non 1. Group Head / Pejabat Setara Pemateri
Voting Member 2. Group Head / Pejabat Setara terkait materi
Invitee SEVP / Group Head Internal Audit
Profil Komite Bisnis
Profil anggota Komite baik yang berasal dari Direksi dan SEVP Perseroan dapat dilihat pada Bab Profil
Perusahaan di bagian Profil Direksi dan Profil Pejabat Satu Level di Bawah Direksi dalam Laporan
Tahunan ini.
Independensi Komite Bisnis
Seluruh anggota Komite tidak memiliki afiliasi dengan Direktur lainnya, Komisaris maupun Pemegang
Saham Pengendali, bukan merupakan pemegang saham Perusahaan yang dapat mempengaruhi
kemampuannya untuk bertindak independen, Komisaris, Direktur maupun pekerja dari perusahaan
yang memiliki afiliasi maupun bisnis dengan Perseroan.
Pelatihan Komite Bisnis
Pelatihan anggota Komite yang berasal dari Direksi dapat dilihat pada Sub Bab Pelatihan dan/atau
Peningkatan Kompetensi Anggota Direksi dalam Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan
ini.
Tugas, dan Wewenang Komite Bisnis
Business Committee berwenang dan bertanggung jawab untuk:
1. Mengevaluasi dan menetapkan strategi bisnis Perseroan.
2. Membahas dan menetapkan pengembangan bisnis secara terintegrasi, termasuk limit eksposur
risiko, infrastruktur sarana dan prasarana yang mendukung bisnis.
3. Membahas dan menetapkan strategi bisnis yang menjadi fokus Perseroan, antara lain melalui anchor
client Perseroan.
4. Memantau dan mengevaluasi hasil kerja inisiatif strategi bisnis/proyek.
5. Membahas dan menyelesaikan permasalahan bisnis yang bersifat strategis termasuk aliansi antar
Unit Kerja Perseroan dan aliansi dengan perusahaan induk serta sister company.
6. Mendelegasikan kewenangan kepada pejabat yang ditunjuk untuk memutus dan melaksanakan hal-
hal yang bersifat bisnis operasional.
7. Mengkomunikasikan dan memastikan seluruh ketetapan/keputusan Komite dilaksanakan sesuai
keputusan kepada seluruh jajaran internal Perseroan yang terkait.
Rapat dan Pelaksanaan Tugas Komite Bisnis
LAPORAN TAHUNAN 2025
487
Page 490
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KOMITE DIREKSI
Sepanjang tahun 2025 Komite Bisnis telah melakukan rapat sebanyak 17 kali. Tanggal dan agenda rapat
disampaikan sebagai berikut.
Rapat dan Pelaksanaan Tugas Komite Bisnis
No. Tanggal Agenda
1 10 Maret 2025 Manajemen Limit Sinarmas
2 11 Maret 2025 Penetapan Anchor Client dan Management Limit Brantas Group
3 18 Maret 2025 RPPB Maret 2025
4 20 Maret 2025 Manajemen Limit Pertamina Group
5 21 Maret 2025 Manajemen Limit Salim Group
6 21 Maret 2025 Manajemen Limit Jasa Marga Group
7 28 April 2025 Usulan Penambahan Limit Plafond Sukuk Bank Indonesia (SUKBI) dan Pemberian
Limit Plafond Sukuk Valuta Asing Bank Indonesia (SUVBI) dalam Klasifikasi
Diperdagangkan
8 30 April 2025 Usulan Penetapan Underlying Pembiayaan Bagi Penerbitan Sukuk Mudharabah
Berlandaskan Keberlanjutan I PT Bank Syariah Indonesia Tbk Tahap II
9 19 Mei 2025 Manajemen Limit PLN Group
10 25 Juni 2025 RPPB Juni 2025
11 01 September 2025 Manajemen Limit an. Astra Group 2025
12 01 September 2025 Manajemen Limit an. Telkom Group 2025
13 26 September 2025 Risalah RPPB September 2025
14 31 Oktober 2025 Risalah RPPB Tahun 2025
15 18 November 2025 RIsalah RPPB Tahun 2025
16 31 Desember 2025 Manajemen Limit an. Medco 2025
17 31 Desember 2025 Manajemen Limit an. Sungai Budi 2025
KOMITE PRODUK
Product Committee dibentuk untuk membantu Direksi/SEVP dalam menjalankan fungsi untuk
menetapkan strategi dan pengembangan produk Bank dengan menetapkan produk & jasa/aktivitas
andalan, serta strategi dan efektivitas marketing communication.
Pedoman Kerja Komite Produk
Pedoman kerja Komite Bisnis mengacu pada Keputusan Direksi No. 05/829A-KEP/DIR tentang Komite
Produk (Product Committee) yang mengatur antara lain:
1. Struktur Organisasi Komite.
2. Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Komite
3. Tata Tertib Product Committee
4. Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Working Group Product Committee
5. Penutup
Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan pelaksanaan efektif mulai tahun 2026.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
488 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 491
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KOMITE DIREKSI
Struktur Keanggotaan Komite Produk
Fungsi Pejabat
Ketua Vice President Director
1. Transaction Banking Wholesale
Sekretaris
2. Retail Deposit Solution
1. Vice President Director
2. Direksi/SEVP Risk Management
Anggota Tetap - Voting Member
3. Direksi/SEVP Business Unit Pengelola Product
4. Direksi/SEVP Business Unit Pengguna Product
Anggota Tetap - Non Voting Member Compliance & Human Capital Director / Group Head Compliance
1. Director / SEVP Pemateri
Non Permanent – Voting Member
2. Director / SEVP Terkait Materi
1. Group Head / Pejabat Setara Pemateri
Contributing – Non Voting Member
2. Group Head / Pejabat Setara terkait materi
Invitee SEVP / Group Head Internal Audit
Profil Komite Produk 3. Mendelegasikan kewenangan kepada
Profil anggota Komite baik yang berasal dari pejabat yang ditunjuk untuk memutus dan
Direksi dan SEVP Perseroan dapat dilihat pada melaksanakan hal-hal yang bersifat bisnis
Bab Profil Perusahaan di bagian Profil Direksi dan operasional.
Profil Pejabat Satu Level di Bawah Direksi dalam 4. Mengkomunikasikan dan memastikan seluruh
Laporan Tahunan ini. ketetapan/keputusan Komite dilaksanakan
sesuai keputusan kepada seluruh jajaran
Independensi Komite Produk internal Perseroan yang terkait.
Seluruh anggota Komite tidak memiliki afiliasi
dengan Direktur lainnya, Komisaris maupun
Pemegang Saham Pengendali, bukan merupakan KOMITE KEBIJAKAN PEMBIAYAAN
pemegang saham Perusahaan yang dapat
mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak Komite Kebijakan Pembiayaan dibentuk untuk
independen, Komisaris, Direktur maupun pekerja membantu Direktur Utama dalam menjalankan
dari perusahaan yang memiliki afiliasi maupun fungsi pengendalian dalam kebijakan pembiayaan
bisnis dengan Perseroan. Bank.
Pelatihan Komite Product Pedoman Kerja Komite Kebijakan Pembiayaan
Pelatihan anggota Komite yang berasal dari Pedoman kerja Komite Kebijakan Pembiayaan
Direksi dapat dilihat pada Sub Bab Pelatihan dan/ mengacu pada Keputusan Direksi No. 05/833-
atau Peningkatan Kompetensi Anggota Direksi KEP/DIR tentang Komite Kebijakan Pembiayaan
dalam Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan (Credit Policy Committee) yang mengatur antara
Tahunan ini. lain:
1. Struktur Organisasi Komite
Tugas, dan Wewenang Komite Produk 2. Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab
Komite Produk berwenang dan bertanggung Komite
jawab untuk: 3. Tata Tertib Komite Kebijakan Pembiayaan
1. Membahas dan menetapkan pengembangan 4. Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab
produk, tarif dan prosedur terkait. Mekanisme Working Group Komite Kebijakan Pembiayaan
pembuatan kebijakan dan prosedur terkait 5. Penutup
produk Perseroan mengacu pada kewenangan
yang diatur dalam Surat Keputusan Direksi Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan,
tentang Komite Policy & Procedure dan dengan pelaksanaan efektif mulai tahun 2026.
ketentuan pelaksanaannya yang berlaku.
2. Membahas, mengevaluasi dan menghapus
produk yang sudah tidak sesuai.
LAPORAN TAHUNAN 2025
489
Page 492
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KOMITE DIREKSI
Struktur Keanggotaan Kebijakan Pembiayaan
Fungsi Pejabat
Ketua President Director
1. Vice President Director
Wakil Ketua
2. Risk Management Director
Sekretaris Group Head Enterprise Risk Management *)
1. President Director
2. Vice President Director
3. Risk Management Director
4. Wholesale Transaction Banking Director
Anggota Tetap - Voting Member 5. Retail Banking Director
6. Sales & Distribution Director
7. Operations SEVP
8. Wholesale Risk/Retail & Consumer Risk SEVP
9. Consumer Product Solution SEVP
Anggota Tetap - Non Voting Member Compliance & Human Capital Director / Group Head Compliance
Direktur / SEVP Pemateri
Non Permanent – Voting Member
Direktur / SEVP Terkait Materi
1. Group Head / Pejabat Setara Pemateri
Contributing – Non Voting Member
2. Group Head / Pejabat Setara terkait materi
Internal Audit SEVP atau Group Head Directorate Internal Audit yang
Invitee hadir atau Pejabat Direktorat Internal Audit sebagai undangan tetap
tanpa hak suara.
*) Unit Kerja Enterprise Risk Management berkoordinasi dengan Human Capital Business Partner untuk penambahan pegawai
sebagai PIC Sekretaris Komite Kebijakan Pembiayaan
Profil Komite Kebijakan Pembiayaan Tugas, dan Wewenang Komite Kebijakan
Profil anggota Komite baik yang berasal dari Pembiayaan
Direksi dan SEVP Perseroan dapat dilihat pada Komite Kebijakan Pembiayaan berwenang dan
Bab Profil Perusahaan di bagian Profil Direksi dan bertanggung jawab untuk:
Profil Pejabat Satu Level di Bawah Direksi dalam 1. Memantau dan mengevaluasi perkembangan,
Laporan Tahunan ini. limit eksposur risiko dan kualitas portofolio
pembiayaan secara keseluruhan.
Independensi Komite Kebijakan Pembiayaan 2. Mengawasi penerapan Kebijakan Pembiayaan
Seluruh anggota Komite tidak memiliki afiliasi serta merumuskan pemecahan dalam hal
dengan Direktur lainnya, Komisaris maupun terdapat hambatan atau kendala dalam
Pemegang Saham Pengendali, bukan merupakan penerapannya, serta melakukan kajian
pemegang saham Perusahaan yang dapat berkala terhadap Kebijakan Pembiayaan dan
mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak memberikan saran kepada Direksi dalam hal
independen, Komisaris, Direktur maupun pekerja diperlukan perubahan atau perbaikan.
dari perusahaan yang memiliki afiliasi maupun 3. Memantau dan mengevaluasi kebenaran
bisnis dengan Perseroan. pelaksanaan kewenangan memutus
Pembiayaan, proses pemberian,
Pelatihan Komite Kebijakan Pembiayaan perkembangan, dan kualitas pembiayaan yang
Pelatihan anggota Komite yang berasal dari diberikan kepada pihak yang terkait dengan
Direksi dapat dilihat pada Sub Bab Pelatihan dan/ Bank dan debitur besar tertentu.
atau Peningkatan Kompetensi Anggota Direksi 4. Memantau dan mengevaluasi kebenaran
dalam Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan pelaksanaan ketentuan BMPD, ketaatan
Tahunan ini. terhadap ketentuan peraturan perundang-
undangan dan peraturan lain dalam
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
490 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 493
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KOMITE DIREKSI
pelaksanaan pemberian Pembiayaan, serta penyelesaian pembiayaan bermasalah sesuai dengan
yang ditetapkan dalam Kebijakan Pembiayaan.
5. Memastikan dan mengevaluasi upaya Bank dalam memenuhi kecukupan jumlah penyisihan
penghapusan pembiayaan.
KOMITE SUMBER DAYA MANUSIA
Komite Sumber Daya dibentuk untuk membantu Direksi dalam menjalankan fungsi pengelolaan,
pengembangan dan Kebijakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang sejalan dengan visi, misi dan strategi
Bank, serta penanganan kasus kepegawaian.
Pedoman Kerja Komite Sumber Daya Manusia
Pedoman kerja Komite Sumber Daya Manusia mengacu pada Keputusan Direksi No. 05/831-KEP/DIR
tanggal 23 Desember 2025 tentang Komite Sumber Daya Manusia (Human Capital Committee) yang
mengatur antara lain:
1. Struktur Organisasi Komite
2. Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Komite
3. Tata Tertib Human Capital Committee
4. Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Working Group Human Capital Committee
5. Penutup
Struktur Keanggotaan Komite Sumber Daya
Manusia
Fungsi Pejabat
Ketua President Director
1. Vice President Director
Wakil Ketua
2. Compliance & Human Capital Director
Sekretaris Human Capital Strategy & Policy
1. President Director
2. Vice President Director
Anggota Tetap - Voting 3. Compliance & Human Capital Director
Member 4. Finance & Strategy Director
5. Sales & Distribution Director
6. Risk Management Director
Non Permanent – Voting 1. Director / SEVP Pemateri
Member 2. Director / SEVP terkait materi
Contributing – Non Voting 1. Group Head/Pejabat Setara Pemateri
Member 2. Group Head/Pejabat Setara terkait Materi
Invitee SEVP / Group Head Internal Audit
Profil Komite Sumber Daya Manusia
Profil anggota Komite baik yang berasal dari
Direksi dan SEVP Perseroan dapat dilihat pada
Bab Profil Perusahaan di bagian Profil Direksi dan
Profil Pejabat Satu Level di Bawah Direksi dalam
Laporan Tahunan ini.
Independensi Komite Sumber Daya Manusia
Seluruh anggota Komite tidak memiliki afiliasi
LAPORAN TAHUNAN 2025
491
Page 494
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KOMITE DIREKSI
dengan Direktur lainnya, Komisaris maupun 3. Menetapkan pembaruan budaya dan nilai
Pemegang Saham Pengendali, bukan merupakan perusahaan
pemegang saham Perusahaan yang dapat 4. Menetapkan Talent & Succession Management
mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak yaitu:
independen, Komisaris, Direktur maupun pekerja a. Kebijakan Promotion Cycle dan
dari perusahaan yang memiliki afiliasi maupun implementasinya
bisnis dengan Perseroan. b. Penilaian Talent Classification pegawai
Senior Manager dan Senior Executive Vice
Pelatihan Komite Sumber Daya Manusia President
Pelatihan anggota Komite yang berasal dari c. Pemenuhan dan Mobility Pegawai Senior
Direksi dapat dilihat pada Sub Bab Pelatihan dan/ Manager
atau Peningkatan Kompetensi Anggota Direksi d. Pemenuhan dan Mobility Pegawai Senior
dalam Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Executive Vice President.
Tahunan ini.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Sumber KOMITE ASET DAN LIABILITAS
Daya Manusia
Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Komite Komite Aset dan Liabilitas atau Asset & Liabilities
Sumber Daya Manusia yaitu: Committee (ALCO) dibentuk untuk membantu
1. Menyusun strategi & kebijakan Human Capital Direksi dalam menjalankan fungsi pengendalian
termasuk budaya perusahaan, compensation melalui penetapan strategi atas hal-hal yang
& benefit. terkait dengan pengelolaan asset & liabilities
2. Menetapkan alokasi anggaran pembelajaran. Perseroan.
3. Membahas/merekomendasikan kebijakan dan
menetapkan Sistem Operasional Pengelolaan Pedoman Kerja Komite Aset dan Liabilitas
Human Capital. Keputusan Direksi PT Bank Syariah Indonesia Tbk
4. Menetapkan arahan strategis dan kebijakan No. 05/828-KEP/DIR tanggal 23 Desember 2025
sistem operasional pengelolaan human mengatur antara lain:
capital, termasuk budaya dan nilai perusahaan. 1. Struktur Organisasi Komite
5. Menetapkan arah strategis Pengembangan 2. Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab
Sistem Informasi Human Capital. Komite
6. Menetapkan dan mengembangkan organisasi 3. Tata Tertib Komite Asset & Liabilities Committee
sesuai kebutuhan bisnis Bank. 4. Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab
7. Menetapkan individual performance Working Group Asset & Liabilities Committee.
management & rewards, talent & succession
management serta employee relations.
8. Membahas dan menyelesaikan permasalahan
pengelolaan human capital yang bersifat
strategis.
Rapat dan Pelaksanaan Tugas Komite Sumber
Daya Manusia
Selama tahun 2025, Komite Sumber Daya Manusia
telah melaksanakan tugasnya antara lain:
1. Menetapkan Kebijakan Compensation Benefit
tahun 2025 yaitu Pelaksanaan Annual Salary
Increment.
2. Menetapkan individual Performance
Management & Rewards tahun 2025 yaitu:
a. Distribusi normal penilaian kinerja pegawai
b. Penilaian kinerja pegawai Senior Manager
dan Senior Executive Vice President
c. Pemberian apresiasi (bonus) atas kinerja
tahun 2025
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
492 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 495
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KOMITE DIREKSI
Struktur Keanggotaan Komite Aset dan Liabilitas
Fungsi Pejabat
Ketua President Director
1. Vice President Director
Wakil Ketua
2. Treasury & Internasional Banking Director
Sekretaris Treasury & Global Market
1. President Director
2. Vice President Director
3. Treasury & International Banking Director
Anggota Tetap - Voting 4. Finance & Strategy Director
Member 5. Risk Management Director/Wholesale Risk SEVP/Retail & Consumer Risk SEVP
6. Wholesale Transaction Banking Director
7. Retail Banking Director/Consumer Product Solution SEVP
8. Sales & Distribution Director / Funding & Transaction SEVP
Anggota Tetap - Non Voting Compliance & Human Capital Director / Group Head Compliance
Member
Non Permanent – Voting 1. Director / SEVP Pemateri
Member 2. Director / SEVP terkait materi
Contributing – Non Voting 1. Group Head / Pejabat Setara Pemateri
Member 2. Group Head / Pejabat Setara terkait materi
Invitee SEVP/Group Head Internal Audit
Profil Komite Aset dan Liabilitas
Profil anggota Komite baik yang berasal dari Direksi dan SEVP Perseroan dapat dilihat pada Bab Profil
Perusahaan di bagian Profil Direksi dan Profil Pejabat Satu Level di Bawah Direksi dalam Laporan
Tahunan ini.
Independensi Komite Aset dan Liabilitas
Seluruh anggota Komite tidak memiliki afiliasi dengan Direktur lainnya, Komisaris maupun Pemegang
Saham Pengendali, bukan merupakan pemegang saham Perusahaan yang dapat mempengaruhi
kemampuannya untuk bertindak independen, Komisaris, Direktur maupun pekerja dari perusahaan
yang memiliki afiliasi maupun bisnis dengan Perseroan.
Pelatihan Komite Aset dan Liabilitas
Pelatihan anggota Komite yang berasal dari Direksi dapat dilihat pada Sub Bab Pelatihan dan/atau
Peningkatan Kompetensi Anggota Direksi dalam Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan
ini.
Tugas dan Wewenang Komite
Asset & Liabilities Committee berwenang dan bertanggung jawab untuk:
1. Menetapkan, mengembangkan dan mengkaji ulang strategi pengelolaan asset & liability;
2. Melakukan kaji ulang deviasi antara realisasi dengan proyeksi anggaran, Rencana Bisnis Bank dan
strategi Asset & Liability Management;
3. Melakukan manajemen likuiditas, manajemen dampak perubahan benchmark rate, manajemen
nilai tukar valuta asing, manajemen pendapatan dan investasi dan manajemen Pricing.
4. Mengevaluasi posisi asset & liability bank sesuai dengan tujuan pengelolaan profitabilitas risiko
likuiditas, risiko pasar, risiko imbal hasil, risiko investasi dan risiko nilai tukar;
5. Mengkaji ulang strategi pricing funding dan financing, untuk memastikan margin yang optimal,
efisiensi biaya dana dan struktur neraca yang sehat;
6. Menetapkan metodologi Fund Transfer Pricing;
7. Menetapkan metodologi perhitungan cadangan likuiditas dan menjaga alat likuid sesuai kebutuhan
Bank dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
LAPORAN TAHUNAN 2025
493
Page 496
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KOMITE DIREKSI
8. Mengusulkan dan mengevaluasi penerbitan Sukuk atau instrumen keuangan syariah lain yang
diperlukan untuk kepentingan Bank.
9. Menetapkan limit pembelian SBSN, Sukuk Korporasi, Sukuk BI Banking dan Trading Book, SUVBI
Banking dan Trading Book dan Reksa Dana kategori Banking Book dalam satu tahun.
10. Melakukan pembahasan Asset & Liability Management dalam kondisi business as usual maupun
kondisi kritis, termasuk perusahaan anak/entitas yang berada di bawah pengendalian Perseroan
secara konsolidasi.
Rapat dan Pelaksanaan Tugas Komite Aset dan Liabilitas
Sepanjang tahun 2025 Komite Aset dan Liabilitas telah melakukan rapat sebanyak 12 (dua belas) kali. kali.
Tanggal dan agenda rapat disampaikan melalui tabel berikut.
Tanggal
No. Rapat Agenda
Pelaksanaan
Strategi Pendanaan 2025, strategi optimalisasi pendapatan margin
1 ALCO 1 2025 21 Januari 2025
pembiayaan.
Usulan struktur penerbitan sustainable sukuk BSI tahap II, Strategi
2 ALCO 2 2025 4 Maret 2025
Pengelolaan COF.
3 ALCO 3 2025 21 Maret 2025 Usulan Struktur Organisasi Business Comand Center
4 ALCO 4 2025 22 April 2025 Strategi Pendanaan, Metodologi FTP.
5 ALCO 5 2025 5 Juni 2025 Strategi Pendanaan.
Pemanfaatan Dana Pihak Ketiga (DPK) dengan spesial nisbah,
6 ALCO 6 2025 16 Juli 2025
pemanfaatan pembiayaan dengan special price.
Strategi Pendanaan, Pembaruan kebijakan investasi banking
7 ALCO 7 2025 12 Agustus 2025
book(USD).
8 ALCO 8 2025 9 September 2025 Strategi Pendanaan.
Strategi Pendanaan, Strategi Pembiayaan, review kewenangan special
9 ALCO 9 2025 23 September 2025
price pembiayaan.
Monitoring penyaluran pembiayaan, strategi pendanaan, Pengkinian
10 ALCO 10 2025 20 Oktober 2025
recovery plan.
Strategi Pendanaan & Pembiayaan, Pembaruan kebijakan plafon
11 ALCO 11 2025 17 November 2025
investasi banking book.
12 ALCO 12 2025 8 Desember 2025 Strategi Pendanaan & Pembiayaan
STEERING COMMITTEE CRISIS MANAGEMENT – BUSINESS CONTINUITY
MANAGEMENT
Steering Committee Crisis Management – Business Continuity Management dibentuk untuk membantu
Direktur Utama dalam rangka pengambilan keputusan, penetapan strategi dan kebijakan penanganan
dampak bencana.
Pedoman Kerja Steering Committee Crisis Management
Pedoman Kerja Steering Committee Crisis Management berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.
05/830-KEP/DIR, tanggal 23 Desember 2025 yang mengatur terkait:
1. Struktur Organisasi Steering Committee
2. Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Steering Committee
3. Tata Tertib Steering Committee
4. Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Working Group Steering Committee
5. Penutup
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
494 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 497
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KOMITE DIREKSI
Struktur Keanggotaan Steering Committee Crisis Management – Business Continuity
Management
Fungsi Pejabat
Ketua Vice President Director
Wakil Ketua Information Technology Director
Sekretaris Business Continuity Management
1. Vice President Director
2. Information Technology Director
3. Sales & Distribution Director / Funding & Transaction SEVP
Permanent Voting
4. Compliance & Human Capital Director
Member
5. Finance & Strategy Director
6. Risk Management Director / Wholesale Risk SEVP / Retail & Consumer Risk
7. Operations SEVP
Contributing Non Voting 1. Group Head / Pejabat Setara Pemateri
Member 2. Group Head / Pejabat Setara terkait materi
Profil Steering Committee 3. Membahas dan menyelesaikan permasalahan
Profil anggota Komite baik yang berasal dari yang bersifat strategis termasuk aliansi antar
Direksi dan SEVP Perseroan dapat dilihat pada unit kerja dan aliansi dengan perusahaan
Bab Profil Perusahaan di bagian Profil Direksi dan induk dalam pencegahan dan penanganan
Profil Pejabat Satu Level di Bawah Direksi dalam bencana di Bank.
Laporan Tahunan ini. 4. Membahas dan menetapkan benefit dan/atau
tunjangan sementara bagi pegawai terkait
Independensi Steering Committee dengan dampak bencana.
Seluruh anggota Komite tidak memiliki afiliasi 5. Mendelegasikan kewenangan kepada
dengan Direktur lainnya, Komisaris maupun pejabat yang ditunjuk untuk memutus dan
Pemegang Saham Pengendali, bukan merupakan melaksanakan hal-hal yang terkait pencegahan
pemegang saham Perusahaan yang dapat dan penanganan kondisi darurat bencana.
mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak 6. Memantau dan mengevaluasi implementasi
independen, Komisaris, Direktur maupun pekerja strategi operasional yang telah disetujui oleh
dari perusahaan yang memiliki afiliasi maupun Steering Committee.
bisnis dengan Perseroan. 7. Melaksanakan tugas lainnya yang memerlukan
Penanganan Crisis Management Team (CMT).
Pelatihan Steering Committee
Pelatihan anggota Komite yang berasal dari Steering Committee tidak memiliki kewenangan
Direksi dapat dilihat pada Sub Bab Pelatihan dan/ bertindak mewakili untuk dan atas nama Perseroan
atau Peningkatan Kompetensi Anggota Direksi melakukan pengikatan atau menandatangani
dalam Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan perjanjian dengan pihak ketiga, hal mana harus
Tahunan ini. dilakukan sesuai dengan ketentuan dalam
Anggaran Dasar Perseroan.
Tugas dan Tanggung Jawab Steering Committee
1. Menetapkan strategi pencegahan, Rapat dan Pelaksanaan Tugas Komite
penanganan, pemulihan, strategi komunikasi Sepanjang tahun 2025 Steering Committee Crisis
untuk penanganan dampak bencana di Bank. Management telah melakukan rapat diantaranya
2. Membahas dan menetapkan strategi terkait:
operasional Bank selama periode bencana 1. Usulan Timeline Pelaksanaan Disaster
antara lain aktivasi BCM, penetapan Unit Kerja Recovery Plan (DRP) Tahun 2025.
Kritikal, mekanisme kerja unit kerja (WFH/ 2. Penyesuaian Timeline dan Principles Guideline
WFO), jam kerja operasional, dan hal-hal lain Pelaksanaan DRP tahun 2025.
yang diperlukan dalam kondisi-kondisi darurat 3. Update progress dan strategi DRP 2025.
bencana.
LAPORAN TAHUNAN 2025
495
Page 498
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
SEKRETARIS PERUSAHAAN
Dalam industri perbankan syariah yang highly perundang-undangan di bidang pasar modal
regulated, fungsi Sekretaris Perusahaan dan perbankan, serta menjalankan peran sebagai
memegang peran strategis dalam memastikan penghubung resmi antara Bank dengan regulator,
keterbukaan informasi, kepatuhan, dan tata kelola investor, dan pemangku kepentingan lainnya
yang selaras dengan prinsip kehati-hatian dan secara transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.
prinsip syariah. Sekretaris Perusahaan berperan
sebagai pusat koordinasi komunikasi korporasi Dasar Hukum
yang menghubungkan Bank dengan pemegang Sebagai perusahaan terbuka dan dalam
saham, regulator, dan seluruh pemangku pemenuhan Peraturan Pencatatan Bursa Efek
kepentingan, sekaligus menjaga konsistensi Indonesia No. 1-A serta Peraturan Otoritas
reputasi dan kredibilitas Bank di mata publik. Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2014, BSI telah
membentuk fungsi Sekretaris Perusahaan, dan
Sekretaris Perusahaan bertugas memberikan mengangkat Wisnu Sunandar sebagai Sekretaris
nasihat dan dukungan kepada Direksi dan Perusahaan berdasarkan Keputusan Direksi No.
Dewan Komisaris dalam pemenuhan peraturan SK No. 04/112-KEP/DIR tanggal 20 Maret 2024.
Profil Sekretaris Perusahaan
WISNU SUNANDAR
Sekretaris Perusahaan
Warga Negara Indonesia
Lahir di Jakarta, pada tahun 1978.
Usia 47 tahun Per Desember 2025.
Berdomisili di Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan •• Regional CEO I Medan PT Bank Syariah Mandiri
SK No. 04/112-KEP/DIR tanggal 20 Maret 2024 (2020-2021).
•• Regional CEO VII Banjarmasin PT Bank Syariah
Riwayat Pendidikan Mandiri (2018-2020).
•• Sarjana Teknik, Universitas Indonesia (1997- •• Area Manager Area Medan Ahmad Yani PT
2003). Bank Syariah Mandiri (2015-2018).
•• Magister Manajemen, Prasetiya Mulya Business •• Deputy Group Head Consumer Finance Group
School (2012-2014). PT Bank Syariah Mandiri (2015).
Sertifikasi Rangkap Jabatan
Manajemen Risiko Level 4 -
Pengalaman Kerja Hubungan Afiliasi
•• Regional CEO I Aceh PT Bank Syariah -
Indonesia, Tbk (2021-2024).
•• Regional CEO II Medan PT Bank Syariah
Indonesia, Tbk (2021).
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
496 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 499
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
SEKRETARIS PERUSAHAAN
Struktur Sekretaris Perusahaan
Dalam kerangka penguatan tata kelola dan efektivitas fungsi komunikasi korporasi, Sekretaris Perusahaan
menjalankan perannya dengan bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama.
Untuk memastikan pelaksanaan tugas yang terstruktur dan menyeluruh, fungsi Sekretaris Perusahaan
dikelola melalui enam bidang aktivitas utama sebagai berikut:
1. Aktivitas Bank sebagai perusahaan terbuka, termasuk melaksanakan tata kelola perusahaan
khususnya yang terkait dengan ketentuan pasar modal.
2. Aktivitas Komunikasi Korporasi.
3. Aktivitas Kesekretariatan.
4. Aktivitas Stakeholder Management.
5. Aktivitas Corporate Social Responsibility.
6. Aktivitas Pengurus Bank.
Dalam mendukung pelaksanaan keenam bidang aktivitas tersebut, Sekretaris Perusahaan membawahi
beberapa departemen yang menjalankan fungsi operasional sesuai lingkup tugas masing-masing.
Sekretaris Perusahaan tetap melakukan koordinasi dan supervisi secara langsung untuk memastikan
seluruh fungsi dan tanggung jawab departemen terlaksana secara efektif dan selaras dengan kebijakan
Perseroan.
Corporate Secretary &
Communication
Secretary
Corporate Capital Market Corporate
Corporate Corporate Office of
Regulation Stakeholder
Communication Social Affairs the Board
Assurance Management
Corporate Corporate Event Stakeholder
Branding & Media & Zakat Reporting & Corporate CSG
& Secretariat Planning &
Content Communication Implementation Policy Management Operation
Development Management Monitoring
Staff
Corporate Infaq & CSG
Internal Social Fund Regulatory Corporate Board
Branding & Communication
Sponshorship Implementation Compliance Event Operations Operations
Staff
Staff
Document Board
External Media
Communication Relation Staff Staff & Secretariat Operations
Management
Staff Staff
Integrated
Content Literacy & Board
Development Inclusion Security
Support
Management
Staff
Executive
Staff Staff Secretary
Board Support Staff
Social Media & Board Secretary
Situation Room
Board
Administration
LAPORAN TAHUNAN 2025
497
Page 500
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
SEKRETARIS PERUSAHAAN
Fungsi, Tugas dan Tanggung Jawab Sekretaris Termasuk menyampaikan program dan
Perusahaan kegiatan Bank serta mengelola manajemen
Dalam menjalankan peran strategisnya, Sekretaris isu dan krisis melalui pemberitaan.
Perusahaan mengacu pada Kebijakan dan Standar c. Menjadi penghubung antara Bank dan
Prosedur Corporate Secretary sebagai pedoman pihak eksternal yang mewakili masyarakat.
utama dalam pelaksanaan fungsi dan tanggung d. Mengikuti perkembangan pasar dan kondisi
jawabnya. Sejalan dengan ketentuan tersebut, eksternal Bank, khususnya peraturan-
tugas dan tanggung jawab Sekretaris Perusahaan peraturan yang berlaku di bidang
meliputi hal-hal sebagai berikut: perbankan syariah ataupun isu-isu industri
syariah secara umum.
1. Tata Kelola Kepatuhan e. Mengarahkan penyusunan alat dan
a. Menjadi host penyelenggaraan Rapat komunikasi media marketing yang efektif
Umum Pemegang Saham. dan tepat sasaran.
b. Memastikan berjalannya fungsi Dewan f. Mengelola stakeholders dan
Komisaris, Direksi, Komite-komite dan DPS menyelenggarakan beberapa aktivitas yang
serta jajaran yang mendukung di bawahnya. bertujuan untuk keterbukaan informasi,
c. Menyiapkan daftar pemegang saham, seperti paparan publik.
daftar khusus anggota Direksi, Dewan g. Menjalin hubungan baik dengan media
Komisaris, dan keluarganya dalam massa untuk memperoleh pemahaman
kepemilikan saham, hubungan bisnis, publik tentang perusahaan agar tercipta
serta peran lain yang dapat menimbulkan citra dan reputasi positif.
benturan kepentingan. h. Melakukan edukasi, sosialisasi dan literasi
d. Menghadiri dan membuat risalah rapat perbankan syariah kepada masyarakat.
Direksi dan Dewan Komisaris.
e. Memberikan masukan kepada Direksi Bank 3. Corporate Branding dan Sustainable Finance
untuk menjalankan ketentuan/undang- a. Menjaga dan meningkatkan citra melalui
undang yang berlaku, antara lain tentang konsistensi dan standardisasi dalam
Perseroan, surat berharga syariah, saham implementasi Corporate Identity Bank.
perbankan syariah, pasar modal beserta b. Menyusun dan mengkoordinasikan
peraturan pelaksanaannya. penyusunan Rencana Aksi Keuangan
f. Mengarahkan pemuatan publikasi Berkelanjutan (RAKB) dan Laporan RAKB
transparansi sesuai ketentuan regulasi serta Laporan Keberlanjutan sesuai dengan
perbankan dan pasar modal. format yang telah ditetapkan oleh regulator
•• Menyampaikan laporan-laporan kepada untuk membangun, memelihara dan
regulator maupun publik baik berupa mengembangkan citra perusahaan.
laporan berkala maupun insidentil. c. Mengkomunikasikan RAKB kepada
•• Mengawal korespondensi Bank dengan pemegang saham dan seluruh organisasi di
cara memberikan advice kebahasaan/ Bank.
reviu terhadap dokumen korporat Bank. d. Menyusun monitoring dan reviu
•• Mengelola dokumen, khususnya pelaksanaan program keuangan
dokumen korporat termasuk berkelanjutan untuk dilaporkan secara
pengelolaan pusat arsip. berkala kepada Direksi.
•• Menjaga dan mengkoordinasikan e. Mempublikasikan kegiatan atau
kegiatan pengelolaan dokumen kantor aksi keuangan berkelanjutan untuk
pusat, regional office, area/branch meningkatkan awareness dan citra positif
office ataupun outlet lainnya serta Bank dalam berbagai saluran komunikasi,
memberikan advice terkait pengelolaan antara lain media cetak, elektronik, video,
dokumen dimaksud. dan lainnya.
f. Menjaga dan mengkoordinasikan kegiatan
2. Tata Kelola Komunikasi Korporat CSR agar tetap sejalan dengan program
a. Menetapkan strategi komunikasi dalam Corporate Planning Bank sebagai bentuk
rangka meningkatkan reputasi positif Bank. tanggung jawab sosial.
b. Membuat strategi penyebaran informasi g. Melaksanakan program RAKB terkait bisnis.
kepada stakeholders internal dan eksternal.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
498 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 501
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
SEKRETARIS PERUSAHAAN
h. Mengelola proses dan kinerja corporate branding dan RAKB yang efektif dalam memberikan
kontribusi optimal terhadap persepsi positif stakeholders dan shareholders untuk peningkatan
brand equity, serta berkontribusi terhadap peningkatan awareness dan bisnis Bank.
Program Peningkatan Kompetensi Sekretaris Perusahaan
Untuk meningkatkan kompetensi serta memastikan pemahaman yang relevan terhadap perkembangan
pasar modal, Sekretaris Perusahaan telah mengikuti berbagai program pelatihan, seminar, dan lokakarya
sepanjang tahun 2025 sebagai berikut:
Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan Waktu dan Tempat
Penyelenggara
Kompetensi /Pelatihan Pelaksanaan
Refreshment ESG Jakarta, 27 Februari 2025 Internal Bank
Resertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 Jakarta, 04 Juni 2025 LSPKS
Top Executive Learning Program (TELP) Seri 1 – Bullion Bank Jakarta, 13 Juni 2025 Internal Bank
Refreshment BCM Jakarta, 01 Juli 2025 Internal Bank
Essential Series APUPPT & PPSPM Jakarta, 21 Juli 2025 Internal Bank
Essential Series Basic Risk Management Jakarta, 21 Juli 2025 Internal Bank
Essential Series Basic Fiqh Muamalah Jakarta, 26 Agustus 2025 Internal Bank
Pelaksanaan Tugas Sekretaris Perusahaan 8. Menyelenggarakan corporate event dan/atau
Tahun 2025 berpartisipasi dalam event yang dilaksanakan
Sepanjang tahun buku 2025, Sekretaris pihak ketiga dalam bentuk sponsorship.
Perusahaan telah melaksanakan fungsi dan tugas, 9. Menyelenggarakan event dengan media.
dengan rincian sebagai berikut: 10. Menerbitkan siaran pers.
1. Menyelenggarakan dan mendokumentasikan 11. Menggelar kegiatan edukasi, literasi dan inklusi
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan keuangan syariah.
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa. 12. Menyusun Rencana Aksi Keuangan
2. Menyelenggarakan dan menghadiri serta Berkelanjutan tahun 2020 sesuai POJK No.
membuat risalah rapat Direksi termasuk rapat 51 Tahun 2017 yang telah diserahkan kepada
gabungan Direksi dengan Dewan Komisaris OJK. Sustainable finance terkait bisnis, yang
dan Dewan Pengawas Syariah. mencakup: product and services, governance,
3. Menyiapkan informasi daftar pemegang dan capacity building. Sektor bisnis yang
saham, daftar khusus dari anggota Direksi, diutamakan adalah pendidikan, kesehatan,
Dewan Komisaris dan keluarganya dalam dan infrastruktur (khususnya pada program-
kepemilikan saham, hubungan bisnis dan program pemerintah).
peran lain yang dapat menimbulkan benturan
kepentingan. Transparansi Penyampaian Laporan
4. Menjalankan fungsi kepatuhan Bank terhadap Sepanjang tahun 2025, Sekretaris Perusahaan
pasar modal. menyampaikan informasi kepada publik melalui
5. Melakukan keterbukaan informasi kepada berbagai saluran komunikasi, termasuk media
masyarakat sesuai dengan peraturan massa, situs resmi Perseroan, Paparan Publik,
perundangan yang berlaku. Fasilitas Pelaporan Elektronik Emiten IDX,
6. Dokumentasi data legalitas Bank, antara lain serta Sistem Pelaporan Elektronik OJK. Pada
akta RUPS, akta Perubahan Anggaran Dasar, periode yang sama, Sekretaris Perusahaan juga
akta Perubahan Susunan Pengurus, dan menyampaikan laporan berkala dan insidental
dokumen legalitas lainnya. kepada regulator dan instansi pemerintah, antara
7. Mengadministrasikan dan mendistribusikan lain OJK, BEI, LPS, Kementerian Keuangan, dan
seluruh surat masuk yang ditujukan kepada Kementerian BUMN. Rincian pelaporan tersebut
BSI atau kepada Unit Kerja terkait untuk adalah sebagai berikut:
ditindaklanjuti.
LAPORAN TAHUNAN 2025
499
Page 502
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
SEKRETARIS PERUSAHAAN
Laporan Berkala
Periode
No. Jenis Laporan Tujuan Jumlah
Laporan
1 Laporan Tahunan OJK, BEI, Kementerian Perdagangan Tahunan 1
2 Laporan Keberlanjutan OJK, BEI Tahunan 1
Laporan Komposisi Kepemilikan
3 OJK, BEI Bulanan 12
Saham/Registrasi Pemegang Efek
4 Laporan Hutang Valuta Asing OJK, BEI Bulanan 2
Laporan Hasil Rating/ Pemeringkatan
5 OJK, BEI, & Wali Amanat Tahunan 1
Tahunan
Laporan Manajemen Penyedia Jasa
6 Bank Indonesia Tahunan 1
Pembayaran
7 Laporan Daftar Efek Syariah BEI Semester 2
Laporan Bukti Iklan Laporan
8 OJK, BEI Triwulan 4
Keuangan Triwulan
Daftar Laporan Pasar Modal Tahun 2025
Tanggal Submit
No. Nomor Surat Tujuan Laporan Laporan
Laporan
PT Bursa Efek Laporan Bulanan Registrasi Pemegang
1 9 Januari 2025 05/019-3/CSG
Indonesia (BEI) Efek per 31 Desember 2024
Laporan Data Hutang/Kewajiban
2 9 Januari 2025 05/020-3/CSG OJK Pasar Modal Perusahaan Dalam Valuta Asing per 31
Desember 2024
Laporan Informasi Persetujuan OJK Atas
3 14 Januari 2025 05/054-3/CSG OJK Pasar Modal Pengangkatan Dewan Pengawas Syariah
Perseroan
PT Bursa Efek Konfirmasi Kriteria Satu Grup Perusahaan
4 24 Januari 2025 05/103-3/CSG
Indonesia (BEI)
Penyampaian Laporan Akuntan Publik dan/
5 31 Januari 2025 05/123-3/CSG OJK Pasar Modal atau Kantor Akuntan Publik Jasa audit atas
informasi keuangan historis Tahunan
PT Bursa Efek Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
6 6 Februari 2025 05/148-3/CSG
Indonesia (BEI) per 31 Januari 2025
Laporan Data Hutang/Kewajiban
7 6 Februari 2025 05/149-3/CSG OJK Pasar Modal Perusahaan Dalam Valuta Asing per 31
Januari 2025.
PT Bursa Efek Penyampaian Bukti Iklan Informasi Laporan
8 6 Februari 2025 05/154-3/CSG
Indonesia (BEI) Keuangan Tahunan
PT Bursa Efek Informasi Pemenuhan Kewajiban Public
9 6 Februari 2025 05/156-3/CSG
Indonesia (BEI) Expose Tahunan
Penyampaian Hasil Pemeringkatan
10 13 Februari 2025 05/188-3/CSG OJK Pasar Modal Tahunan Atas Sukuk PT Bank Syariah
Indonesia Tbk
11 13 Februari 2025 05/193-3/CSG OJK Pasar Modal Form Informasi Daftar Efek Syariah
PT Bursa Efek Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
12 7 Maret 2025 05/453-3/CSG
Indonesia (BEI) per 28 Februari 2025
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
500 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 503
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
SEKRETARIS PERUSAHAAN
Tanggal Submit
No. Nomor Surat Tujuan Laporan Laporan
Laporan
Laporan Kepemilikan atau Perubahan
13 17 Maret 2025 05/531-3/CSG OJK Pasar Modal Kepemilikan Saham PT Bank Syariah
Indonesia Tbk
Penyampaian Mata Acara Penyelenggaraan
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
14 24 Maret 2025 05/660-3/DIR-CSG OJK Pasar Modal
(RUPST) Tahun Buku 2024 PT Bank Syariah
Indonesia Tbk
Laporan Kepemilikan atau Perubahan
15 24 Maret 2025 05/572-3/CSG OJK Pasar Modal Kepemilikan Saham PT Bank Syariah
Indonesia Tbk
16 20 Maret 2025 05/575-3/CSG OJK Pasar Modal Laporan Informasi Atau Fakta Material
Pengunduran Diri Anggota Direksi
17 26 Maret 2025 05/588-3/CSG OJK Pasar Modal
Perseroan
Pemberitahuan Rencana Rapat Umum
18 9 April 2025 05/614-3/CSG OJK Pasar Modal
Pemegang Saham Tahunan
PT Bursa Efek Penyampaian Bukti Iklan Pemberitahuan
19 9 April 2025 05/620-3/CSG
Indonesia (BEI) RUPS
PT Bursa Efek Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
20 10 April 2025 05/613-3/CSG
Indonesia (BEI) per 31 Maret 2025
Penyampaian Perubahan Mata Acara Rapat
Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
21 21 April 2025 05/749-3/DIR-CSG OJK Pasar Modal
Tahun Buku 2024 PT Bank Syariah Indonesia
Tbk
Penyampaian Laporan Tahunan, Laporan
22 22 April 2025 05/787-3/DIR-CSG OJK Pasar Modal Keberlanjutan dan laporan Sustainability
Sukuk PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Pemanggilan Rapat Umum Pemegang
23 24 April 2025 05/686-3/CSG OJK Pasar Modal
Saham Tahunan
Penyampaian Laporan Keberlanjutan dan
24 24 April 2025 05/787--3/DIR-CSG OJK Pasar Modal
ESG
25 25 April 2025 05/688-3/CSG OJK Pasar Modal Penyampaian Bukti Iklan Panggilan RUPS
PT Bursa Efek Penyampaian Laporan Keuangan Interim
26 30 April 2025 05/797-3/DIR-CFA
Indonesia (BEI) Yang Tidak Diaudit
PT Bursa Efek Penyampaian Bukti Iklan Informasi Laporan
27 2 Mei 2025 05/716-1/CSG
Indonesia (BEI) Keuangan Interim
PT Bursa Efek Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
30 9 Mei 2025 05/736-3/CSG
Indonesia (BEI) per 30 April 2025
Pemanggilan Rapat Umum Pemegang
32 14 Mei 2025 05/790-3/CSG OJK Pasar Modal
Saham Tahunan (KOREKSI)
PT Bursa Efek Ringkasan Risalah Rapat Umum Para
33 20 Mei 2025 05/798-3/CSG
Indonesia (BEI) Pemegang Saham Tahunan
PT Bursa Efek Keterbukaan Informasi terkait Aksi Korporasi
34 20 Mei 2025 05/799-3/CSG
Indonesia (BEI) - Dividen Tunai - 20052025
PT Bursa Efek Penyampaian Bukti Iklan Hasil RUPS
35 21 Mei 2025 05/800-3/CSG
Indonesia (BEI)
Laporan Kesiapan Dana Untuk Pelunasan
PT Bursa Efek Sukuk Mudharabah Berlandaskan
36 27 Mei 2025 05/828-3/CSG
Indonesia (BEI) Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank BSI
Tahap I Tahun 2024 Seri A
LAPORAN TAHUNAN 2025
501
Page 504
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
SEKRETARIS PERUSAHAAN
Tanggal Submit
No. Nomor Surat Tujuan Laporan Laporan
Laporan
Surat Pemberitahuan Pelaksanaan
Penawaran Umum Berkelanjutan Sukuk
37 28 Mei 2025 05/975-3/DIR-TGM OJK Pasar Modal Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan
Berkelanjutan I Bank BSI Tahap II Tahun
2025
Penyampaian Bukti Iklan Informasi
Tambahan Ringkas Penawaran Umum
38 3 Juni 2025 05/872-3/CSG OJK Pasar Modal Berkelanjutan Sukuk Mudharabah
Berlandaskan Keberlanjutan Berkelanjutan
I Bank BSI Tahap 2 Tahun 2025
PT Bursa Efek Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
40 5 Juni 2025 05/906-3/CSG
Indonesia (BEI) per 31 Mei 2025
Penyampaian Risalah Rapat Umum
41 13 Juni 2025 05/941-3/CSG OJK Pasar Modal Pemegang Saham Tahunan PT Bank Syariah
Indonesia Tbk Tahun Buku 2024
Surat Pengantar Perubahan dan/atau
Tambahan Informasi atas Penawaran
42 18 Juni 2025 05/1186-3/DIR-TGM OJK Pasar Modal Umum Berkelanjutan Sukuk Mudharabah
Berlandaskan Keberlanjutan Berkelanjutan
I Bank BSI Tahap II Tahun 2025
Penyampaian Bukti Iklan Bukti Iklan
Perubahan dan/atau Tambahan Informasi
atas Informasi Tambahan Ringkas
43 18 Juni 2025 05/982-3/CSG OJK Pasar Modal
Penawaran Umum Berkelanjutan Sukuk
Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan
Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2025
Perubahan Susunan Keanggotaan Komite
44 20 Juni 2025 05/1232--3/DIR-CSG OJK Pasar Modal
Audit dan Komite Remunerasi & Nominasi
Perubahan Susunan Keanggotaan Komite
45 20 Juni 2025 05/1232-3/DIR-CSG OJK Pasar Modal
Audit dan Komite Remunerasi & Nominasi
Pelunasan/Pembayaran Pokok Sukuk
Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan
46 24 Juni 2025 05/1013-3/CSG OJK Pasar Modal
Berkelanjutan I Bank BSI Tahap I Tahun
2024 Seri A
Laporan Hasil Evaluasi Terhadap
Pelaksanaan Pemberian Jasa Audit atas
Informasi Keuangnan PT Bank Syariah
47 30 Juni 2025 05/1318-3/DIR-CSG OJK Pasar Modal
Indonesia Tbk Tahun Buku 2024 Oleh
Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan
Publik
Informasi Proses Penyusunan laporan
PT Bursa Efek
48 4 Juli 2025 05/1056-3/CSG Keuangan Posisi 2 Juni 2025 PT Bank
Indonesia (BEI)
Syariah Indonesia Tbk
PT Bursa Efek Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
49 7 Juli 2025 05/1055-3/CSG
Indonesia (BEI) per 30 Juni 2025
Penyampaian Laporan Realisasi
Penggunaan Dana Penerbitan Sukuk
50 14 Juli 2025 05/1379-3/DIR-TGM OJK Pasar Modal Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan
Berkelanjutan I Bank Syariah Indonesia
Tahap II Tahun 2025
PT Bursa Efek Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
51 5 Agustus 2025 05/1215-3/CSG
Indonesia (BEI) per 31 Juli 2025
Laporan Informasi Atau Fakta Material/
52 7 Agustus 2025 05/1294-3/CSG OJK Pasar Modal
Material Information Or Facts Report
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
502 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 505
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
SEKRETARIS PERUSAHAAN
Tanggal Submit
No. Nomor Surat Tujuan Laporan Laporan
Laporan
Informasi Pengangkatan Kepala Satuan
53 1 September 2025 05/1400-3/CSG OJK Pasar Modal
Kerja Audit Internal
Laporan Informasi Efektif Pengangkatan
54 1 September 2025 05/1408-3/CSG OJK Pasar Modal Komisaris Utama dan Direktur Utama
Perseroan
PT Bursa Efek Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
55 10 September 2025 05/1442-3/CSG
Indonesia (BEI) per 31 Agustus 2025
PT Bursa Efek Penyampaian Laporan Keuangan Interim
56 19 September 2025 05/1745-3/DIR-CFA
Indonesia (BEI) Auditan
PT Bursa Efek Bukti Iklan Informasi Laporan Keuangan
57 22 September 2025 05/1518-3/CSG
Indonesia (BEI) Interim 30 Juni 2025 Audited
PT Bursa Efek Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
58 8 Oktober 2025 05/1582-3/CSG
Indonesia (BEI) per 30 September 2025
59 8 Oktober 2025 05/1591-3/CSG OJK Pasar Modal Form Informasi Daftar Efek Syariah (DES)
Laporan Informasi Efektif Pengangkatan
60 13 Oktober 2025 05/1615-3/CSG OJK Pasar Modal
Direktur Perseroan
Penyampaian laporan Keuangan PT Bank
PT Bursa Efek
62 29 Oktober 2025 05/1894-3/DIR-CFA Syariah Indonesia TBK Posisi 30 September
Indonesia (BEI)
2025
PT Bursa Efek Penyampaian Bukti Iklan Informasi Laporan
63 30 Oktober 2025 05/1689-3/CSG
Indonesia (BEI) Keuangan Interim
Penyampaian Mata Acara Rapat Umum
64 5 November 2025 05/1998-3/DIR-CSG OJK Pasar Modal
Pemegang Saham Luar Biasa
PT Bursa Efek Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
65 6 November 2025 05/1706-3/CSG
Indonesia (BEI) per 31 Oktober 2025
Pemberitahuan Rencana Rapat Umum
66 13 November 2025 05/1743-3/CSG OJK Pasar Modal
Pemegang Saham Luar Biasa
PT Bursa Efek Penyampaian Bukti Iklan Pemberitahuan
67 13 November 2025 05/1748-3/CSG
Indonesia (BEI) RUPSLB
Pemanggilan Rapat Umum Pemegang
68 28 November 2025 05/1827-3/CSG OJK Pasar Modal
Saham Luar Biasa
69 1 Desember 2025 05/1830-3/CSG OJK Pasar Modal Penyampaian Bukti Iklan Panggilan RUPS
PT Bursa Efek Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
70 8 Desember 2025 05/1865-3/CSG
Indonesia (BEI) per 30 November 2025
Laporan Informasi Efektif Pengangkatan
71 12 Desember 2025 05/1930-3/CSG OJK Pasar Modal Anggota Dewan Komisaris dan Anggota
Direksi Perseroan
PT Bursa Efek Penjelasan atas Permintaan Penjelasan
72 17 Desember 2025 05/1957-3/CSG
Indonesia (BEI) Bursa
PT Bursa Efek Ringkasan Risalah Rapat Umum Para
73 24 Desember 2025 05/1996-3/CSG
Indonesia (BEI) Pemegang Saham Luar Biasa
Laporan Penunjukkan/Perubahan Akuntan
OJK Departemen
Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik
74 24 Desember 2025 05/2000-3/CSG Perbankan
Jasa Audit atas Informasi Keuangan Historis
Syariah
Tahunan
PT Bursa Efek Penyampaian Bukti Iklan Hasil RUPSLB BSI
75 29 Desember 2025 05/2008-3/CSG
Indonesia (BEI)
LAPORAN TAHUNAN 2025
503
Page 506
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
SEKRETARIS PERUSAHAAN
Siaran Pers
Sepanjang 2025 BSI menerbitkan 264 siaran pers terbagi atas kegiatan korporat seperti BSI International
islamic expo, Global Islamic Finance summit, inovasi produk dan layanan, kegiatan CSR, edukasi dan
literasi, ESG, dan lainnya.
BSI secara berkala menyampaikan informasi terkini mengenai berbagai aktivitas dan inisiatif Bank
melalui penerbitan siaran pers. Berikut adalah daftar siaran pers yang dirilis sepanjang tahun 2025:
No. Tanggal Judul Siara Pers
1. 2 Januari 2025 Belum Sebulan Sejak Dibuka, Pendaftar Talenta Wirausaha BSI Tembus 1.300 Peserta
2. 3 Januari 2025 Tingkatkan Inklusi & Optimalisasi Layanan, BSi Bangun Gedung BSI Bogor
3. 3 Januari 2025 Catatkan 15 Juta Transaksi, BYOND Menjadi Terobosan & Transformasi BSI
4. 6 Januari 2025 Lewat Penerapan Syariah Compliance, BSI Dukung Pemerintah Berantas Judi Online
5. 7 Januari 2025 Fee Based Income BSI Tumbuh 34% year on year
6. 13 Januari 2025 Jadi Salah Satu Fitur Paling Diminati, Transaksi Ziswaf via Mobile Banking BSI
Tembus Rp12M pada 2024
7. 13 Januari 2025 Dukung Ekonomi Keberlanjutan Melalui Penyediaan Air Layak Minum, BSI Sediakan
Water Station di Lapangan Gasibu Bandung
8. 14 Januari 2025 BSI Imbau Calon Jemaah Bersiap Lakukan Pelunasan Haji 1446 H
9. 16 Januari 2025 BSI Proyeksikan Tabungan Haji Tembus Rp20 Triliun pada 2025
10. 16 Januari 2025 Dua Bulan Diluncurkan, BYOND by BSI Sudah Capai 3 Juta User Aktif
11. 20 Januari 2025 Perkuat Layanan Calon Jemaah, 100.000 BSI Agen Siap Layani Pelunasan Biaya Haji
12. 21 Januari 2025 Konsisten Dukung UMKM Semakin Berdaya, BSI Dapat Alokasi Rp17 Triliun KUR
Syariah Tahun Ini
13. 23 Januari 2025 BSI Perkuat Peran Strategis Transformasi Ekonomi Indonesia 2024
14. 23 Januari 2025 Rating ESG BSI Masuk Top 4 Global Islamic Bank
15. 24 Januari 2025 Sinergi dengan Kemenkeu, BSI Perkuat Kemitraan Pengelolaan Kas Negara
16. 30 Januari 2025 BSI & BSI Maslahat Dorong UMKM Berkelanjutan Melalui Pemberdayaan Zakat
17. 31 Januari 2025 Tren Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Ramah Lingkungan BSI Tumbuh 476%
18. 3 Februari 2025 BSI Siapkan 471 Cabang Weekend Banking Selama Februari 2025
19. 3 Februari 2025 Bisnis Emas Tumbuh 78%, BSI Gencarkan Gadai Emas & Cicil Emas untuk Solusi
Finansial
20. 3 Februari 2025 Dukung Implementasi ESG, BSI Luncurkan Mobil Operasional Listrik dan Digital
Carbon Tracking Pada Milad ke-4
21. 3 Februari 2025 Usung Semangat Agile & Innovative, BSI Perkokoh Transformasi & Hadirkan Empat
Inovasi pada Milad ke-4
22. 5 Februari 2025 Milad ke-4, BSI Sabet 15 Penghargaan Infobank Satisfaction, Loyalty, and
Engagement 2025
23. 6 Februari 2025 Fokus Transformasi Digital dan Inovasi, BSI Cetak Pertumbuhan Laba 22,83%
24. 11 Februari 2025 Laba Tumbuh 22,83%, BSI Perluas Manfaat Untuk Masyarakat Melalui Program
Optimalisasi Zakat
25. 11 Februari 2025 Anak Muda Lirik Investasi Logam Mulia, Bisnis Cicil Emas BSI Melonjak 177% pada
2024
26. 12 Februari 2025 Upgrade Sistem BSI Rampung, Layanan E-Channel Kembali Normal
27. 13 Februari 2025 Sukses Terbitkan ESG Sukuk, BSI Raih Penghargaan Alpha South East Asia
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
504 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 507
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
SEKRETARIS PERUSAHAAN
No. Tanggal Judul Siara Pers
28. 13 Februari 2025 Izin Terbit, BSI Siap Jalankan Bisnis Bank Bullion
29. 14 Februari 2025 BSI Kerja Sama dengan BPJH Dorong Percepatan Sertifikasi Halal
30. 17 Februari 2025 BSI Akan Terus Dukung Pemprov Aceh Perkuat Pembangunan Ekonomi Syariah
31. 17 Februari 2025 Tebar Kemaslahatan Berkelanjutan, Zakat BSI Dorong Peningkatan Kualitas
Pendidikan Anak
32. 18 Februari 2025 Izin Bulion Terbit, Saham BRIS Naik 4,78% Bulan Ini
33. 19 Februari 2025 Asset Kelolaan Bank Kustodian Tembus Rp115 Triliun, BSI Raih Penghargaan sebagai
Best Islamic Custody Bank
34. 20 Februari 2025 Dukung Pendidikan Berkualitas, BSI Bangun Fasilitas Sekolah di Kalimantan Utara
35. 20 Februari 2025 BSI Perkuat Implementasi ESG untuk Menopang Bisnis & Operasional Berkelanjutan
36. 21 Februari 2025 Pelunasan Haji Dibuka, BSI Siapkan Layanan Optimal Bagi 185 Ribu Calon Haji
37. 24 Februari 2025 BSI Terus Perkuat Kualitas DPK Lewat Layanan Inovatif dan Inklusif
38. 25 Februari 2025 Harga Emas Semakin Berkilau, Cicil Emas BSI Melejit 174,32%
39. 27 Februari 2025 Resmi Diluncurkan Presiden Prabowo, BSI Jadi Bank Emas Pertama di Indonesia
40. 27 Februari 2025 BSI Perluas Layanan Remitansi di Korea Selatan
41. 3 Maret 2025 670 Cabang BSI Siap Berikan Layanan Weekend Banking Selama Ramadan
42. 3 Maret 2025 BSI Gedung SUCOFINDO, Memperluas Pasar Perbankan Syariah
43. 4 Maret 2025 Fokus Jalankan ESG, Pembiayan Kendaraan Listrik BSI Melesat 266%
44. 10 Maret 2025 BSI Jadi Bank Emas, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional
45. 10 Maret 2025 BSI Bantu Makanan & Alat Kebersihan Untuk Korban Banjir Jabodetabek
46. 10 Maret 2025 Apresiasi Insan Media, BSI Jalin Kolaborasi dengan Forum Pemred Charity
47. 10 Maret 2025 BYONDFEST Ramadan, Komitmen BSI Hadir Sebagai Sahabat Sosial & Spiritual
Masyarakat
48. 11 Maret 2025 BSI Bangun Gedung Modern di Tasikmalaya, Dorong Inklusi Keuangan dan Ekonomi
Syariah
49. 11 Maret 2025 Dorong Perputaran Ekonomi Ramadan, BSI Gencarkan Promo & Cashback
50. 12 Maret 2025 Pengguna BYOND by BSI Tumbuh Pesat Tembus 3,5 Juta User
51. 13 Maret 2025 Jelang Libur Idul Fitri, BSI Siapkan Uang Tunai Rp42,88 Triliun
52. 17 Maret 2025 Kinerja Melesat, BSI Syukuri dengan Santunan Untuk 4.444 Anak Yatim
53. 17 Maret 2025 50 Ribu Sekolah Islam Jadi Nasabah, BSI Gandeng JSIT Perluas Layanan Pendidikan
54. 17 Maret 2025 BSI & Kementerian PPN/Bappenas Jalin Kolaborasi Kembangkan Ekosistem Ekonomi
Syariah
55. 17 Maret 2025 BSI Distribusikan Bantuan Pesantren dan Santunan Yatim di Bukittinggi
56. 18 Maret 2025 BSI Bersama UNDP & BAZNAS Siap Kembangkan & Implementasikan Green Zakat
57. 20 Maret 2025 BSI Perkenalkan BEWIZE, Platform Terpadu Solusi untuk Nasabah Wholesale
58. 20 Maret 2025 BSI Gencarkan Literasi Keuangan Syariah di Masjid Babuttaqwa Aceh
59. 20 Maret 2025 Pasarkan Produk Investasi ST014, BSI Bidik Penjualan Rp1 Triliun
60. 21 Maret 2025 Harga Logam Mulia Terus Menanjak, BSI; Investasi Emas Langkah Tepat
61. 24 Maret 2025 Jelang Idul Fitri Transaksi Remitansi BSI Tembus Rp1,5 Triliun
62. 24 Maret 2025 Hery Gunardi, Nakhoda Baru BRI yang Sukses Membangun BSI
63. 25 Maret 2025 Kinerja Kinclong, Dua Direksi dipercaya ke BRI, BSI Optimis Kinerja Tetap Solid
LAPORAN TAHUNAN 2025
505
Page 508
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
SEKRETARIS PERUSAHAAN
No. Tanggal Judul Siara Pers
64. 26 Maret 2025 Fokus Dukung Pekerja Wanita dan Pendidikan Anak, BSI Hadirkan Fasilitas Daycare
Jelang Hari Raya
65. 26 Maret 2025 Konsisten Pacu Literasi & Inklusi Keuangan, OJK Anugerahi BSI 3 Penghargaan
GERAK Syariah Award
66. 8 April 2025 BSI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Bermodus Social Engineering
67. 8 April 2025 492 Cabang BSI Siap Berikan Layanan Weekend Banking Selama Idulfitri
68. 8 April 2025 BSI Intensifkan Inklusi Perbankan Syariah Melalui Promo & Cashback Selama Libur
Liburan
69. 8 April 2025 Perluas Layanan Hingga Pelosok, BSI Targetkan 123 Ribu Agen Hingga Akhir 2025
70. 9 April 2025 Segmen Usaha Tetap Menggeliat, Pembiayaan SME BSI Naik Dobel Digit
71. 10 April 2025 BSI Optimalkan Ekosistem Pasar, Kian Fokus Garap Transaksi Ritel UMKM
72. 11 April 2025 Harga Emas Meroket, Saldo Emas di BSI Emas Digital Melonjak 231%
73. 15 April 2025 BSI Dorong Kemajuan Industri Kosmetik, Jalin Kerja Sama dengan Natasha Group
74. 16 April 2025 Plt Direktur Utama BSI: Emas Solusi Investasi Saat Ini
75. 17 April 2025 Harga Emas Meroket, Produk Cicil Emas BSI Melesat 168%
76. 17 April 2025 100% Calon Jemaah Haji Lunasi BPIH, BSI Siapkan Layanan Optimal Selama Musim
Haji
77. 21 April 2025 Support Manasik Haji Nasional Serentak di Seluruh Indonesia, BSI Serahkan Kartu
BSI Debit Mabrur kepada Calon Jemaah
78. 21 April 2025 Tingkatkan Literasi & Inklusi Perbankan Syariah, BSI Dukung Run for Humanity
Bandung 2025
79. 21 April 2025 Dukung Implementasi ESG, BSI Ajak Kartini Masakini Lestarikan Bumi
80. 23 April 2025 Bank Syariah Indonesia Menandatangani Prinsip Perbankan Bersama PBB
81. 23 April 2025 Global Islamic Finance Summit (GIFS) 2025, Kontribusi BSI Perkuat Ekosistem Halal
82. 24 April 2025 BSI Sukses Penjualan Sukuk Ritel ST014, Oversubscribed 153%
83. 29 April 2025 Perkuat Penetrasi, BYOND by BSI Meriahkan Fans Night Liga Inggris
84. 30 April 2025 BSI Wealth Insight Hadir di GIFS 2025, Memberi Lebih Untuk Nasabah Prioritas
85. 30 April 2025 GIFS 2025 Jadi Ajang Peluncuran BSI MCI, Indikator Ekonomi Syariah di Indonesia
86. 30 April 2025 Wakili Indonesia di UN ECOSOC Forum, BSI Optimis Keuangan Syariah Akan
Tumbuh Pesat di Tingkat Global
87. 30 April 2025 Dorong Inovasi Digital dan Bisnis Emas, Laba BSI Triwulan I 2025 Tumbuh Double
Digit
88. 2 Mei 2025 BSI Tekankan Komitmen ESG, Siapkan Fasilitas Khusus bagi Jemaah Haji
89. 7 Mei 2025 Perkuat Transaksi Digital, BSI Pacu Layanan Mesin EDC di Indonesia
90. 7 Mei 2025 Kinerja BSI Tumbuh Solid, Saham BRIS Naik 28,21%
91. 8 Mei 2025 BSI GIFS 2025 & Lompatan Kinerja hingga Kancah Dunia: Jejak Nyata Perbankan
Syariah untuk Negeri
92. 9 Mei 2025 Bisnis Griya BSI Tumbuh Positif, Dorong Potensi Pasar Gen Z & Milenial
93. 9 Mei 2025 Konsisten Dorong UMKM Naik Kelas, Talenta Wirausaha BSI Raih Penghargaan Best
Sustainability in Finance & Skills Recognition for MSMes
94. 14 Mei 2025 Siap Go Global, BSI Raih Sertifikasi Internasional ISO 22301:2019
95. 14 Mei 2025 Tingkatkan Layanan Nasabah, BSI Operasikan 674 Outlet Weekend Banking
96. 15 Mei 2025 Kontribusi Ekonomi Negeri, Pembiayaan BSI Tumbuh 15,46% Sejak Merger
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
506 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 509
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
SEKRETARIS PERUSAHAAN
No. Tanggal Judul Siara Pers
97. 15 Mei 2025 BSI Optimalkan Layanan Penukaran Riyal di 18 Embarkasi Haji
98. 19 Mei 2025 Gelar RUPST, BSI Tetapkan Dividen Total Rp1,05 Triliun dan Angkat Anggoro Eko
Cahyo Sebagai Dirut
99. 20 Mei 2025 BSI UMKM Center, Mitra Strategis Pertumbuhan Bisnis UMKM
100. 21 Mei 2025 Akselerasi Pertumbuhan Bisnis, BYOND Mobility Hadir di Seluruh Indonesia
101. 21 Mei 2025 Bank Syariah Indonesia Bagikan Dividen Rp1,05 Triliun pada 19 Juni 2025
102. 22 Mei 2025 Raih 4 Penghargaan dari Euromoney, ESG & Wealth Management BSI Diakui Dunia
103. 26 Mei 2025 BYOND Permudah Ibadah Kurban, BSI Kerjasama dengan 17 LAZNAS
104. 28 Mei 2025 Dukung Kemandirian Ekonomi Daerah, BSI Resmikan 2 Desa Kluster Perikanan
Makassar
105. 28 Mei 2025 Dukung Transformasi Digital Organisasi Pengelola Zakat, Dana Ziswaf di BSI Tembus
Rp2,03 Triliun
106. 2 Juni 2025 BSI Gencarkan Literasi Haji Muda Lewat Cicil Emas dan Tabungan Haji
107. 4 Juni 2025 BSI Kembali Gelar BSI International Expo 2025, Angkat Tema “Engaging Indonesia in
the Global Halal Industry”
108. 10 Juni 2025 Pendistribusian Hewan Kurban BSI Capai 15.272 Ekor di Iduladha 1446 Hijriah
109. 11 Juni 2025 Perluas Layanan di 13 Negara, Transaksi Remitansi BSI Naik 15%
110. 11 Juni 2025 Sentuh 12,2 juta Transaksi, BSI Agen Jadi Pilar Layanan Syariah Tanpa Cabang
111. 13 Juni 2025 BSI Genjot Penetrasi Payroll, Perkuat Fondasi Dana Murah
112. 17 Juni 2025 Talenta Wirausaha BSI Masuk Fase Bootcamp
113. 18 Juni 2025 BSI Dukung Halal Lifestyle Lewat BSI International Expo 2025
114. 19 Juni 2025 50 Travel Haji dan Umrah Serta Wisata Halal Siap Hadir di BSI International Expo 2025
115. 20 Juni 2025 BSI International Expo 2025 Fasilitasi Ratusan UMKM Makanan & Minuman dalam
Ekosistem Halal
116. 23 Juni 2025 Maher Zain Tampil Inklusif di BSI International Expo 2025, Persembahan untuk
Sahabat Syariah BSI
117. 25 Juni 2025 Momentum Akselerasi Islamic Ecosystem & Layanan Bullion Bank melalui BSI
International Expo 2025
118. 25 Juni 2025 Fokus Dukung Industri Halal, Dana Kelolaan Islamic Ecosystem BSI Mencapai Rp13
Triliun Tumbuh 12,81%
119. 25 Juni 2025 Beli hingga Cicil Emas, BSI Hadirkan Layanan Emas Lengkap di BSI International
Expo 2025
120. 30 Juni 2025 Danantara Indonesia: “BSI International Expo 2025 Titik Tolak Menuju Indonesia
Pemimpin Ekosistem Halal Global”
121. 30 Juni 2025 BSI Kembali Luncurkan Program BSI Scholarship 2025 untuk Cetak Pemimpin Muda
Berkarakter
122. 30 Juni 2025 BSI Luncurkan Islamic Endowment Fund by BSI, Perkuat Ekosistem Islam yang
Inklusif & Berkelanjutan
123. 30 Juni 2025 Tegaskan Komitmen Keuangan Berkelanjutan, BSI Luncurkan Kartu Hijau, Beasiswa
Pendidikan, dan Resmi Bergabung UNEP FI
124. 30 Juni 2025 Juara Talenta Wirausaha BSI 2024–2025 Dorong Inovasi Hijau dan Keberlanjutan
UMKM
125. 30 Juni 2025 BSI International Expo 2025 Catat Transaksi Rp2,66 Triliun dan 60 Ribu Pengunjung
126. 30 Juni 2025 Luncurkan BSI OTO via BYOND, Beli Mobil Kini Jadi Lebih Mudah
LAPORAN TAHUNAN 2025
507
Page 510
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
SEKRETARIS PERUSAHAAN
No. Tanggal Judul Siara Pers
127. 30 Juni 2025 Hadirkan Solusi Digital untuk UMKM dan Korporasi, BSI Gandeng Zahir International
128. 2 Juli 2025 Terbitkan Sustainability Sukuk Rp5 Triliun, BSI Pacu Pembiayaan Berkelanjutan
129. 3 Juli 2025 BSI Gandeng GAHC, Fasilitasi Sertifikasi Halal Australia untuk UMKM Indonesia
130. 7 Juli 2025 BSI dan Mekari Kolaborasi Wujudkan Ekosistem Keuangan Syariah Digital Efisien
dan Terintegrasi
131. 8 Juli 2025 Inovasi Baru, Masyarakat Bisa Beli Paket Umrah Travel Lewat Superapps BYOND
132. 9 Juli 2025 BSI Bantu Nasabah UMKM Ekspor Kopi ke Timur Tengah
133. 10 Juli 2025 Cicil Emas dan Gadai Emas BSI Melesat 92,52%
134. 14 Juli 2025 Permudah Akses Layanan di Pasar Modal, RDN Syariah BSI Naik 26%
135. 15 Juli 2025 BSI dan UI Sinergi Literasikan Sistem Keuangan Syariah ke Mahasiswa Melbourne
University
136. 18 Juli 2025 Perkuat Sektor Komunikasi, BSI dan Telkom Akses Jalin Kerjasama Strategis
137. 21 Juli 2025 Dukung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, BSI Siapkan Pendampingan
138. 21 Juli 2025 Kisah UMKM CV Hasanah Abadi Jaya jadi Bankable Berkat Binaan & Pendampingan
BSI
139. 24 Juli 2025 BSI Sediakan Pembiayaan Syariah untuk Waralaba Indomaret, Usaha Ritel Makin
Mudah
140. 24 Juli 2025 Gandeng Kuliner.id, BSI Pacu Layanan Digital UMKM Sektor Makanan & Minuman
Halal
141. 25 Juli 2025 BSI Dukung Investasi Hijau sebagai Strategi Menuju Bonus Demografi & Transisi
Energi Nasional
142. 28 Juli 2025 Gandeng BP Tapera dan PERSIS, BSI Akselerasi Penyaluran KPR Subsidi Skema FLPP
143. 28 Juli 2025 BSI Pertegas Komitmen Global Terhadap ESG dan Keuangan Berkelanjutan
144. 28 Juli 2025 BSI Sponsor Utama Liga Jasa Keuangan 2025, Perkuat Sinergi dan Kemajuan
Olahraga di Industri Keuangan
145. 28 Juli 2025 Pacu Penetrasi Keuangan Syariah, Tahun ini BSI Perkuat Literasi KEJAR 100 Sekolah
di Jakarta
146. 5 Agustus 2025 BSI Optimalisasi Inovasi Keuangan Sosial Islam Atasi Tantangan Ekonomi Global
147. 6 Agustus 2025 Perkuat Komitmen Sinergi Wakaf Uang, BSI Raih Penghargaan Mitra Strategis BWI
Tahun 2025
148. 7 Agustus 2025 Bisnis Bullion Bank Alami Peningkatan, Pembelian Emas di BSI Naik 441% YoY
149. 8 Agustus 2025 BSI Dukung Penuh Rencana Pemerintah Hadirkan Penjamin Simpanan Emas
150. 11 Agustus 2025 BSI Dukung Penguatan Sinergi Pembiayaan Hijau, Dorong Pembangunan Ekonomi
Berkelanjutan
151. 12 Agustus 2025 BSI Perkuat Peran di Dunia Pendidikan Melalui Sinergi dengan Kemendikdasmen
152. 14 Agustus 2025 Dorong Peningkatan Dana Murah, BSI Luncurkan Program Tabungan Haji Berhadiah
Umrah
153. 14 Agustus 2025 Lebih Dari 16 Ribu Pelajar Antusias Daftar BSI Scholarship 2025
154. 17 Agustus 2025 BSI hadirkan mobil musala di lokasi Pesta Rakyat HUT RI
155. 17 Agustus 2025 BSI Perluas Layanan Remitansi ke Qatar, Mudahkan WNI Akses Keuangan Syariah
156. 19 Agustus 2025 Permudah Akses Layanan Syariah, BSI Gallery Hadir di Perkantoran dan Pusat
Perbelanjaan
157. 19 Agustus 2025 Puluhan Tenant UMKM Binaan BSI Meriahkan Pesta Rakyat HUT-80 RI
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
508 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 511
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
SEKRETARIS PERUSAHAAN
No. Tanggal Judul Siara Pers
158. 19 Agustus 2025 Sambut HUT ke-80 Kemerdekaan RI, BSI Tebar Promo Menarik
159. 22 Agustus 2025 Bisnis Bullion BSI Tembus 1 Ton Emas
160. 22 Agustus 2025 PT Bank Syariah Indonesia Tbk mengapresiasi kebijakan Bank Indonesia
menurunkan BI Rate sebesar 2025 BPS menjadi 5 % pada RDG kemarin
161. 22 Agustus 2025 BSI Dukung Indonesia Maju Melalui Penguatan Ekonomi Syariah
162. 25 Agustus 2025 Skema Cicilan Tetap Memudahkan Nasabah, Tren Pembiayaan Konsumer BSI Positif
163. 26 Agustus 2025 Konsisten Tingkatkan Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR), BSI Raih 3 Penghargaan
Literasi OJK
164. 28 Agustus 2025 BSI Luncurkan Green Zakat Framework Optimalisasi Potensi Zakat Indonesia Rp327
Triliun
165. 29 Agustus 2025 Dukung Wisata Halal, BSI Tebar Promo di Saudia Travel Fair 2025
166. 1 September 2025 BSI Mendorong Pendidikan Berkelanjutan melalui Program Rumah Qur’an BSI
167. 2 September 2025 Dorong Industri Halal Indonesia Naik Kelas, BSI Fasilitasi Pembiayaan Booking Seat
Travel Umrah
168. 3 September 2025 Permudah Akses Masyarakat, BSI Agen Siap Layani Pendaftaran BPJS
Ketenagakerjaan
169. 4 September 2025 Harga Emas Melesat, Permintaan Masyarakat Terhadap BSI Cicil Emas Melonjak
170. 8 September 2025 Bank Syariah Indonesia Hadirkan 345 Outlets Weekend Banking Selama September
2025
171. 8 September 2025 Gerakkan Ekonomi Hijau, BSI, PLN, dan Masjid Raya Bintaro Jaya Hadirkan SPKLU
dan RVM
172. 9 September 2025 Fokus Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan, Nasabah UMKM Binaan BSI Naik 9%
173. 10 September 2025 Pertumbuhan Bisnis Emas, Dorong Fee Based Income BSI Naik 34%
174. 11 September 2025 Fundamental Bisnis Emas Solid Dorong Saham BRIS Naik 6,40%*
175. 12 September 2025 Konsisten Dukung Ekonomi Hijau, Green Financing BSI Naik 14,50%
176. 15 September 2025 Gelontorkan Rp65,5 Miliar, BSI Fasilitasi Mahasiswa Unggulan Daerah Masuk Kampus
Top Indonesia
177. 15 September 2025 Persiapan Haji Lebih Tenang, Buka Tabungan di BSI hanya Rp100Ribu
178. 18 September 2025 Gelar Gebyar Lelang Serentak 12 September -12 November, BSI Siapkan 2000 Aset
Dengan Harga Kompetitif
179. 19 September 2025 Kinerja Solid dan Tumbuh Rerata di atas Industri, BSI Raih Predikat Best Performance
Sharia Bank 2025
180. 19 September 2025 Kenaikan Harga Emas Berdampak Positif Terhadap Nasabah BSI
181. 23 September 2025 Harga Emas Antam Meroket, BSI Tawarkan BSI Gold di Harga Rp2.154.600/Gram
182. 23 September 2025 Bisnis Emas dan Haji Dorong Kinerja Solid, BSI Bukukan Laba Rp3,7 triliun*
183. 23 September 2025 BSI, BSI Maslahat, dan Global Spirit of Ummah Kolaborasi Kembangkan Wakaf Uang
Melalui CWLD
184. 25 September 2025 BSI dan KAGAMA Luncurkan Deposito Wakaf, Inisiasi Dana Abadi untuk Renovasi
Rumah Singgah
185. 25 September 2025 Terpilih Menjadi Ketua Umum Asbisindo, Anggoro Eko Cahyo Siapkan Lima Strategi
Perkuat Ekonomi Syariah
186. 29 September 2025 Dukung Program 3 Juta Rumah, BSI Ikuti Akad Massal KPR Sejahtera FLPP Dihadiri
Presiden Prabowo
187. 30 September 2025 BSI Bantu Evakuasi Musibah Pesantren di Jawa Timur
LAPORAN TAHUNAN 2025
509
Page 512
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
SEKRETARIS PERUSAHAAN
No. Tanggal Judul Siara Pers
188. 2 Oktober 2025 BSI Perluas Akses Kesempatan Kerja Lewat BiBiT Magang
189. 2 Oktober 2025 BSI Pimpin Perbankan Syariah Hadapi Era Baru ESG dan Standar Global IFRS S1 & S2
190. 6 Oktober 2025 BSI, Sahabat Finansial Umat, Perkuat Sinergi Kebaikan Bersama Wahdah Islamiyah
191. 6 Oktober 2025 BSI Dukung Pariwisata Halal Melalui MotoGP Mandalika 2025
192. 6 Oktober 2025 Siap Jadi Pemain Global, BSI Perluas Inklusi melalui Inovasi Digital
193. 7 Oktober 2025 BSI Tebar Promo Cashback Hingga Emas di ISEF 2025, Catat Tanggalnya !
194. 8 Oktober 2025 Tingkatkan Literasi, BSI Gandeng MUI Siapkan Dai Keuangan Syariah
195. 8 Oktober 2025 Emas Naik, Beli Emas di BSI Aja !
196. 9 Oktober 2025 Lewat Inovasi Finansial, BSI Transformasi Gerakan Wakaf Produktif
197. 13 Oktober 2025 Liga Jasa Keuangan BSI 2025 Resmi Ditutup, Bank Indonesia Raih Juara Divisi 1
198. 13 Oktober 2025 BSI Mantapkan Sinergi Industri Lewat Penandatanganan PILNS, SiPA, dan Mini MRA–
Repo Syariah di ISEF 2025
199. 13 Oktober 2025 BSI Gandeng Mandiri Manajemen Investasi Perkuat Pasar Modal Syariah Luncurkan
Maslahat Mutual Fund
200. 13 Oktober 2025 BSI Wujudkan Semangat Kepedulian Sosial dan Spiritual Melalui Run For Humanity
Trail Run Sentul
201. 13 Oktober 2025 BSI Berkomitmen Perkuat Penetrasi Digital Ekosistem Pesantren
202. 14 Oktober 2025 Konsisten Dorong Literasi Syariah,BSI Raih Penghargaan dari Bank Indonesia
203. 14 Oktober 2025 Perkuat Penetrasi Keuangan Syariah, Bisnis Kustodian BSI Tumbuh 34%
204. 15 Oktober 2025 Fokus Ekonomi Kerakyatan, Pembiayaan UMKM BSI Naik 9,01%
205. 17 Oktober 2025 BSI Raih Penghargaan Pilar Sosial di ESG Now Awards 2025 Melalui Implementasi
Green Zakat Desa BSI
206. 17 Oktober 2025 BSI Raih Penghargaan Mandaya Award 2025 Atas Dedikasi dan Kontribusi dalam
Pemberdayaan Masyarakat
207. 20 Oktober 2025 BSI Gandeng 164 Perguruan Tinggi Muhammadiyah, Perkuat Digitalisasi Ekosistem
Pendidikan Islam
208. 20 Oktober 2025 Ekspansi KPR BSI Tembus Rp1 Triliun Per Bulan, Gen Z dan Minenial Jadi Target
Utama
209. 21 Oktober 2025 Perkuat Komitmen ESG, BSI Gandeng GGGI Akselerasi Pengembangan Ekosistem
Keuangan Berkelanjutan
210. 22 Oktober 2025 Gelar Hari Santri Nasional, BSI dan PPATK Edukasi Cyber Crime
211. 22 Oktober 2025 BSI Partisipasi dalam Penandatanganan Akad Massal KUR 800Ribu Pelaku Usaha
UMKM
212. 28 Oktober 2025 Sinergi Ekosistem Kesehatan, BSI Serahkan Mobil Donor Darah untuk RSUP Dr.
Kariadi Semarang
213. 28 Oktober 2025 BSI Siapkan 5 Strategi UMKM Naik Kelas
214. 30 Oktober 2025 BSI terus Edukasi Kepemilikan Emas Melalui Aplikasi Digital kepada Anak Muda
215. 30 Oktober 2025 1 Tahun Pemerintahan Prabowo, BSI Tumbuh Melaju diatas Industri
216. 31 Oktober 2025 Perkuat Sinergi, BSI Dukung Program “BRIMOB Berhaji” Melalui Edukasi dan
Layanan Tabungan Haji
217. 3 November 2025 Pembiayaan Hijau Meningkat, Dorong Kinerja BSI Tetap Solid
218. 3 November 2025 Pertumbuhan Bisnis diatas Industri, BSI Terapkan 4 Strategi Penguatan Manajemen
Risiko
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
510 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 513
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
SEKRETARIS PERUSAHAAN
No. Tanggal Judul Siara Pers
219. 4 November 2025 Pembiayaan Hijau Meningkat, Dorong Kinerja BSI Tetap Solid
220. 5 November 2025 BSI Perkuat Penetrasi Keuangan Syariah di Jawa Timur
221. 6 November 2025 Peningkatan Sistem IT Dorong Kinerja BSI Semakin Solid
222. 10 November 2025 Maher Zain dan Harris J Siap Guncang Tiga Kota Besar Indonesia dalam “BSI Maher
Zain Live in Concert: Indonesia Tour 2025” pada November 2025
223. 11 November 2025 Gandeng Pemerintah Kabupaten di Beberapa Daerah, BSI Edukasi Perencanaan Haji
224. 12 November 2025 BSI Kantongi Izin Jasa Simpanan Emas
225. 14 November 2025 BSI Optimalkan ZISWAF bagi 300.000 Masyarakat Indonesia
226. 17 November 2025 BSI Dukung Transformasi Digital Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Aplikasi
Muhammadiyah Aisyiah Super Apps (MASA)
227. 17 November 2025 Akhir Tahun, BSI Tebar Promo di Visit Saudi Travel Fair 2025
228. 19 November 2025 Gubernur Sumsel Resmikan Pavilion BSI Palembang, Perkuat Layanan Syariah di
Kawasan Sumatera
229. 20 November 2025 BSI Prioritas gelar Roadshow Wealth Insight: Golden Step into the Future perluas
literasi inklusi bisnis emas di 5 Kota Indonesia
230. 20 November 2025 Resmi Bermitra, BSI Siapkan Program “Griya Hakim” untuk Anggota Ikatan Hakim
Indonesia
231. 21 November 2025 BSI Dukung Kolaborasi Digitalisasi Layanan Haji Bersama Kementerian Haji
232. 24 November 2025 BSI Siap Cetak SDM Profesional Lewat Program Magang Nasional
233. 24 November 2025 BSI Perkuat Literasi Anak Muda Punya Emas Melalui Event Olahraga
234. 25 November 2025 Dukung Program MBG, BSI Salurkan Pembiayaan untuk Pembangunan Dapur SPPG
Wahdah Islamiyah
235. 28 November 2025 Permudah Pelunasan Haji Tahap I, BSI Optimalkan Layanan E-Channel
236. 1 Desember 2025 BSI Serahkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Masyarakat Aceh Serta Percepat
Pemulihan Layanan
237. 2 Desember 2025 Pimpin Langsung Distribusi Bantuan, Dirut BSI Kirimkan Lagi Bantuan Tambahan
Untuk Masyarakat Aceh
238. 3 Desember 2025 Layanan Cabang Berangsur Normal, 72% BSI Regional Aceh Sudah Beroperasi
239. 3 Desember 2025 Peringati Hari Disabilitas International, BSI Tingkatkan Layanan Ramah Difabel
240. 4 Desember 2025 BSI Sharia Economic Outlook 2026: Indonesia 2026 Diproyeksikan Tangguh, Berani,
dan Menjanjikan
241. 4 Desember 2025 BSI Tebar Promo Pesan & Bayar Tiket Pesawat & Kereta Lewat BYOND
242. 8 Desember 2025 Sinergi BSI dengan Pertamina Patra Niaga Hadapi Bencana, Pastikan Layanan
Perbankan di Aceh Tetap Berjalan
243. 8 Desember 2025 Resmikan Gedung BSI Tasikmalaya, BSI Siap Dorong Penetrasi Pasar Keuangan
Syariah di Jawa Barat
244. 8 Desember 2025 UMKM Center BSI Jadi Hub Bisnis, Dorong Akselerasi Aktivasi Digital Naik Double
Digit
245. 8 Desember 2025 Gandeng Muhammadiyah, BSI Percepat Penyaluran Bantuan untuk Korban Bencana
di Aceh
246. 8 Desember 2025 91% BSI Regional Aceh Sudah Beroperasi Terbatas, Wilayah Medan Dan Sumatera
Barat Normal 100%
247. 8 Desember 2025 BSI Tanam 15.000 Pohon Dukung Keuangan Berkelanjutan melalui Program One
Home One Tree
LAPORAN TAHUNAN 2025
511
Page 514
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
SEKRETARIS PERUSAHAAN
No. Tanggal Judul Siara Pers
248. 9 Desember 2025 BSI Bersama Polda Metro Jaya Tegaskan Tidak Ada Pencairan Dana Hibah SAL Dari
Bank
249. 10 Desember 2025 Stasiun MRT Lebak Bulus Resmi menjadi Stasiun Lebak Bulus-Bank Syariah
Indonesia
250. 11 Desember 2025 BSI Targetkan Penambahan 1000 Kerjasama Pesantren Hingga Akhir Tahun
251. 12 Desember 2025 BSI dan BSI Maslahat Telah Salurkan 78,7 Ton Bantuan untuk Penyintas Bencana di
Sumatra
252. 15 Desember 2025 Sukses Dorong Transformasi Digital BSI, Anggoro Eko Cahyo Dinobatkan Sharia
Banking Transformation Leader of the Year
253. 15 Desember 2025 Langkah Emas Peduli Sumatra, BSI Siapkan Promo Beli Emas Sekaligus Berdonasi
254. 16 Desember 2025 Jelang Akhir Tahun, BSI Siapkan Uang Tunai Rp15,49 Triliun
255. 18 Desember 2025 Dukung Pemulihan Ekonomi Aceh, BSI Siapkan Restrukturisasi Pembiayaan
256. 18 Desember 2025 25 Tangki Air Bersih Sumbangan BSI Berangkat ke Aceh
257. 19 Desember 2025 59% Calon Jamaah Haji Telah Melunasi BIPIH Melalui BSI
258. 19 Desember 2025 Bantuan Logistik Tembus 125 Ton, 100 Relawan Tambahan BSI Kembali
Diberangkatkan ke Aceh untuk Bantu Pemulihan Pascabencana
259. 22 Desember 2025 BSI Ikuti Akad Massal 50Ribu Unit KPR FLPP Dihadiri Presiden Prabowo
260. 24 Desember 2025 Support Pembiayaan, BSI Dukung Program Makan Bergizi Gratis
261. 24 Desember 2025 Pasca Bencana, 98% Jaringan BSI Agen di Aceh Pulih dan Kembali Beroperasi Layani
Masyarakat
262. 24 Desember 2025 Kinerja Tumbuh Solid, BSI Perluas Layanan Lewat Kantor Area Banten dan KCP
Tangerang City
263. 24 Desember 2025 Libur Nataru, 348 Cabang BSI Siap Layani Nasabah
264. 30 Desember 2025 Layanan Pulih 100%, BSI Pastikan Operasional dan Transaksi Nasabah di Aceh
Kembali Normal
Website Korporat Edukasi, Literasi, Inklusi, dan Perlindungan Konsumen
Dalam rangka meningkatkan transparansi dan akses Sebagai Lembaga Jasa Keuangan (LJK) BSI
informasi bagi pemegang saham serta pemangku melaksanakan akvitas untuk meningkatkan literasi
kepentingan, Perseroan menyediakan situs web resmi dan inklusi keuangan bagi konsumen/masyarakat
sebagai sarana penyampaian informasi yang aktual sebagaimana amanah POJK No 3 Tahun 2023 Tentang
dan terkini. Pengelolaan situs web tersebut telah Peningkatan Literasi dan Inklusi keuangan di sektor
mengacu pada ketentuan POJK No. 8/POJK.04/2015 jasa keuangan bagi konsumen dan masyarakat.
tentang Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik, Perencanaan kegiatan edukasi telah disampaikan
yang mewajibkan penyediaan informasi secara
bersamaan dengan penyampaian Rencana Bisnis Bank
terbuka, akurat, dan mudah diakses oleh publik .
atau RKAP.
Melalui situs web, Perseroan menyajikan informasi
dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris yang Pada tahun 2025, Bank melaksanakan kegiatan edukasi
mencakup informasi umum Perseroan, informasi baik offline maupun memanfaatkan edukasi digital
bagi investor, tata kelola perusahaan, serta tanggung melalui kanal sosial media Perseroan. Termasuk di
jawab sosial perusahaan. Selain itu, informasi terkait dalam kegiatan edukasi adalah perlidungan konsumen
produk, layanan, promosi, dan aktivitas Perseroan dari kejahatan scam penipuan dalam bentuk video,
juga disampaikan secara berkala untuk memenuhi pertemuan offline. Total kegiatan 472 kegiatan offline
kebutuhan informasi para pemangku kepentingan. dan 859 kegiatan online dengan peserta/viewer total
mencapai 17,3 juta. Kegiatan edukasi, literasi dan inklusi
Perseroan juga memanfaatkan media sosial sebagai menyasar 10 sasaran sesuai amanah OJK antara lain
kanal komunikasi digital untuk mendiseminasikan perempuan, nelayan, petani, pelajar, penyandang
informasi produk dan layanan, sekaligus sebagai disabilitas, UMKM, buruh migran, karyawan, komunitas,
sarana interaksi dan respons terhadap kebutuhan masyarakat 3T (terdepan, terluar, tertinggal).
nasabah.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
512 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 515
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
HUBUNGAN INVESTOR
Fungsi Hubungan Investor (Investor Relations/IR) di BSI berperan sebagai penghubung strategis antara
Bank dan komunitas pasar modal, dengan menyediakan informasi yang komprehensif, akurat, dan tepat
waktu kepada investor, pemegang saham, analis, serta pemangku kepentingan pasar lainnya. Melalui
komunikasi yang terstruktur, IR membantu membangun pemahaman yang utuh mengenai kinerja
keuangan, strategi bisnis, dan prospek jangka panjang BSI, sehingga mendukung terbentuknya persepsi
pasar yang objektif dan kredibel.
Dalam mendukung penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik, IR BSI memastikan keterbukaan
informasi melalui berbagai kanal komunikasi, antara lain pertemuan dengan investor dan analis, paparan
publik, presentasi strategis, publikasi laporan, serta partisipasi dalam forum dan konferensi pasar modal.
Pendekatan komunikasi yang konsisten dan responsif ini memperkuat kepercayaan investor serta
menegaskan posisi BSI sebagai bank syariah yang transparan, solid, dan berorientasi pada penciptaan
nilai berkelanjutan.
Profil Investor Relations Group Head
RIZKY BUDINANDA
Investor Relation Group Head
Warga Negara Indonesia
Lahir di Cirebon, pada tahun 1977.
Usia 48 tahun Per Desember 2025.
Berdomisili di Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan Pengalaman Kerja
Surat Keputusan No. 02/01067- SKPT/HC-BSI •• Group Head Investor Relation – PT Bank
Syariah Indonesia Tbk (2022-sekarang).
Riwayat Pendidikan •• Senior Vice President Financial Institution
•• Bachelor of Banking and International Finance, Group & Public Sector – HSBC (2013-2022).
Flinders University of South Australia (2000). •• Head of Execution, Corporate & Invesment
•• Master of Applied Finance, Monash University Banking – PT Bank DBS Indonesia (2009-2012).
Australia (2001). •• Assistant Vice President, Execution, Corporate
Banking – PT Bank DBS Indonesia (2007-2009).
Sertifikasi •• Investment Banking, PT Mandiri Sekuritas
Badan Sertifikasi Manajemen Risiko – Kualifikasi 6 (2003-2007).
Bidang Manajemen Risiko
KONTAK HUBUNGAN INVESTOR Investor Relations
Gedung The Tower
Kontak untuk Hubungan Investor Jl. Gatot Subroto No. 27
PT Bank Syariah Indonesia Tbk Kelurahan Karet Semanggi, Kecamatan Setiabudi,
adalah sebagai berikut: Jakarta Selatan 12930
Email: investor-relations@bankbsi.co.id
Website: ir.bankbsi.co.id
LAPORAN TAHUNAN 2025
513
Page 516
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
HUBUNGAN INVESTOR
Tugas dan Tanggung Jawab Hubungan Investor 4. Memenuhi kewajiban feeding informasi
Tugas dan tanggung jawab Hubungan Investor yang akurat serta valid kepada pihak investor
adalah sebagai berikut: dan pihak terkait lainnya dalam rangka
1. Menjaga hubungan dengan regulator, menumbuhkan persepsi Perseroan sebagai
pemegang saham serta entitas pasar modal perusahaan terbuka yang memiliki reputasi
yang di antaranya adalah fund managers, baik, kredibel, dan menarik bagi investor.
buy-side & sell-side analyst, stock broker, 5. Melakukan analisa terhadap kondisi pasar
perusahaan asuransi, rating agency dan beserta pergerakan saham yang disampaikan
pemangku kepentingan lainnya dalam rangka kepada Manajemen dalam rangka memberikan
menjaga kepercayaan sekaligus meningkatkan update mengenai valuasi perusahaan terkini.
nilai perusahaan di pasar modal. 6. Menjaga pemenuhan seluruh ketentuan pasar
2. Membangun strategi komunikasi dan informasi modal termasuk namun tidak terbatas pada
yang menghasilkan positive awareness kepada pelaporan dan pemenuhan data/informasi
pemegang saham secara umum mengenai yang dibutuhkan investor, regulator serta
posisi keuangan dan prospek perusahaan stakeholder lainnya.
dengan tujuan menjalin hubungan keuangan 7. Meningkatkan literasi/pemahaman mengenai
(financial relation) yang erat antara Perseroan pasar modal kepada seluruh pegawai Perseroan
dan pemegang saham. melalui sharing session dengan mengundang
3. Secara proaktif mengkomunikasikan strategi pembicara yang ahli di bidangnya.
dan kinerja perusahaan guna membentuk
valuasi jangka panjang saham Perseroan Kegiatan Hubungan Investor 2025
melalui beberapa kegiatan komunikasi seperti Berikut rincian kegiatan Hubungan Investor
Quarterly Earnings Call/ Analyst Meeting, selama tahun 2025:
one on one meetings, Annual Public Expose,
Investor Conference, Roadshow & Non- Deal
Roadshow ataupun kegiatan komunikasi
lainnya baik lokal maupun internasional.
No. Jenis Kegiatan Jumlah Keterangan Lokasi
Quarterly Earnings 4 Pemaparan laporan kinerja keuangan Jakarta
Call Perseroan secara triwulanan kepada investor
institusi maupun Analyst
Investor Conference 20 Pengenalan tentang Perseroan dan Kuala Lumpur,
pemaparan update mengenai kinerja dan Bangkok, Jakarta,
strategi Perseroan yang dilakukan melalui Singapura, Taipei, Hong
Konferensi secara offline ataupun online Kong, London, Dubai
kepada existing investor dan calon investor
potensial yang berdomisili di Indonesia
maupun di luar Indonesia
Non-Deal Roadshow 7 Kegiatan komunikasi kepada existing investor New York, Boston,
maupun investor potensial yang dilakukan Chicago, San Fransisco,
melalui kegiatan roadshow baik di dalam Paris, Frankfrut,
maupun luar Indonesia London
Institutional Investor 862 Pemaparan update mengenai kinerja dan Jakarta
Meeting strategi Perseroan yang dilakukan melalui
One on One meeting atau group meeting
secara offline ataupun online dengan existing
investor dan calon investor potensial
Collaboration Event 11 Kolaborasi dengan perusahaan sekuritas Jakarta
dengan Perusahaan dengan tujuan pengenalan tentang
Sekuritas Perseroan berupa update kinerja keuangan,
yang utamanya ditujukan kepada investor
retail
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
514 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 517
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
HUBUNGAN INVESTOR
Pelatihan Hubungan Investor pada 2025
Adapun beberapa pelatihan yang diikuti oleh tim Hubungan Investor pada tahun 2025 meliputi:
No. Jenis Pelatihan Waktu dan Tempat Pelaksanaan Penyelenggara
1 Refreshment BCM 10 Januari 2025 s.d. 01 Juli 2025 / Online BCM
27 Februari 2025 s.d. 28 November 2025 /
2 Refreshment ESG LPPI
Online
BSI Corporate
3 Essential Series Basic IT Security 3 Maret 2025 s.d. 30 Juni 2025 / Online
University
BSI Corporate
4 Essential Series Basic Data Protection 3 Maret 2025 s.d. 30 Juni 2025 / Online
University
BSI Corporate
5 KSF Beyond Cryptocurrency 24 April 2025/Jakarta
University
BSI Corporate
6 Telp Seri 1 - Bullion Bank 13 Juni 2025 /Jakarta
University
7 Essential Series APUPPT & PPSPM 21 Juli 2025 s.d. 8 Agustus 2025 / Online Sora
8 Essential Series AI Literacy 21 Juli 2025 s.d. 8 Agustus 2025 / Online Sora
Essential Series Data Driven
9 21 Juli 2025 s.d. 8 Agustus 2025 / Online Sora
Analyzing
Essential Series Basic Risk
10 21 Juli 2025 s.d. 8 Agustus 2025 / Online Sora
Management
26 Agustus 2025 s.d. 14 September 2025 /
11 Essential Series Basic Fiqh Muamalah Sora
Online
26 Agustus 2025 s.d. 14 September 2025 /
12 Essential Series Basic Regulatory Sora
Online
Essential Series Basic Applying 26 Agustus 2025 s.d. 14 September 2025 /
13` Sora
Expertise and Technology Online
LAPORAN TAHUNAN 2025
515
Page 518
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
AUDIT INTERN
Audit Intern merupakan kegiatan pemberian keyakinan (assurance) dan konsultasi
(consulting) yang bersifat independen dan objektif, dengan tujuan untuk
meningkatkan nilai dan memperbaiki operasional Bank melalui pendekatan yang
sistematis, dengan mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas manajemen risiko,
pengendalian intern, serta proses tata kelola Bank.
Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) BSI adalah unit kerja yang melaksanakan fungsi
Audit Intern melalui aktivitas assurance dan advisory. SKAI bersifat independen dan
objektif, dengan tujuan memberikan nilai tambah dan rekomendasi perbaikan bagi
operasional Bank melalui pendekatan yang sistematis berbasis risiko serta pengujian
atas efektivitas manajemen risiko, pengendalian intern, dan proses tata kelola Bank.
Peran Aktif dan Pengawasan Direksi serta Dewan Komisaris terhadap Fungsi
Audit Intern di BSI dilaksanakan secara berkesinambungan untuk memastikan
independensi, objektivitas, dan efektivitas audit intern sesuai dengan SEOJK
No. 14/SEOJK.03/2025. Direksi bertanggung jawab atas penguatan kerangka
pengendalian intern berbasis risiko, pemenuhan dukungan informasi, tindak lanjut
atas temuan audit, serta kecukupan sumber daya dan anggaran SKAI. Dewan
Komisaris menjalankan fungsi pengawasan dengan memastikan efektivitas sistem
pengendalian intern, melakukan kaji ulang berkala atas kinerja pengendalian
berdasarkan laporan SKAI, serta menunjuk pengendali mutu independen dari pihak
eksternal dengan mempertimbangkan rekomendasi Komite Audit.
Dalam pelaksanaan fungsi audit intern, BSI juga secara aktif berkomunikasi dengan
OJK paling sedikit satu kali dalam satu tahun untuk membahas area risiko utama,
efektivitas mitigasi risiko, tindak lanjut atas kelemahan yang teridentifikasi, temuan
dan rekomendasi audit intern, serta rencana audit tahunan. Bank menindaklanjuti
setiap rekomendasi OJK guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi fungsi audit
intern. Seluruh penerapan fungsi audit intern, termasuk struktur, kewenangan, dan
tugas pokok SKAI, dilaksanakan sesuai dengan ketentuan OJK yang berlaku bagi
bank umum.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
516 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 519
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
AUDIT INTERN
Profil Kepala Satuan Kerja Audit Intern
ADE HASBALLAH ABDULLAH
SEVP Internal Audit
Warga Negara Indonesia
Lahir Kabupaten Pidie, pada tahun 1969.
Usia 56 tahun Per Desember 2025.
Berdomisili di Bekasi, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan - PJ Area Head Jakarta Fatmawati (02 Januari
Keputusan Direksi No. 05/578-KEP/DIR tanggal 13 2015).
Agutus 2025. - Area Head Jakarta Fatmawati (01 September
2015).
Riwayat Pendidikan - Area Head Jakarta Tebet Supomo (03
•• S1 / Sarjana Ekonomi Akuntansi, Universitas September 2015).
Syiah Kuala – Tahuh 1993. - PJ Reg CEO II/Sumatera 2 (04 Oktober 2021).
•• S2 / Master Of Business Administration, - Reg CEO II/Sumatera 2 (01 Juni 2022).
Universitas Gadjah Mada – Tahun 2008. - Chief Auditor Retail Audit (01 Agustus 2023).
Sertifikasi Pelatihan yang diikuti pada tahun 2025
•• Sertifikasi Manajemen Risiko jenjang 6. •• Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko
•• Sertifikasi Kompetensi Manajemen Risiko Level Jenjang 7.
IV. •• Pelatihan Dasar Perbankan Syariah Bagi
•• SPPUR Pengelolaan Uang Tunai. Pejabat.
•• Competency Based Interview. •• Pembekalan Pra Purnabakti.
•• Sertifikasi Kompetensi Manajemen.
Pengalaman Kerja
•• PT Bank Syariah Indonesia Tbk
- SEVP Internal Audit (Penugasan sejak 1
Agustus 2025 - saat ini)
•• PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
- Auditor (01 Mei 1995).
- AM Officer (01 Agustus 1999).
- AM Professional Staff (27 Agustus 2001).
- MGR PS Recruitment (11 Januari 2003).
- SRM PS Recruitment & Placement (26 Juni
2003).
- SRM PS Manpower Plan (14 Oktober 2005).
- DH Performance MGMT & Business Support
(01 Februari 2008).
- PJ Area Manager Banda Aceh (15 Maret 2011).
- Area Manager Banda Aceh (15 Mar 2011).
- Area Manager Jakarta Fatmawati (01 Mei
2011).
LAPORAN TAHUNAN 2025
517
Page 520
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
AUDIT INTERN
Struktur Organisasi
Struktur dan kedudukan Internal Audit dalam Organisasi Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) dalam
menjalankan tugas dan fungsinya dipimpin oleh Senior Executive Vice President (SEVP) Internal Audit
yang membawahi 3 (tiga) grup dan 2 (dua) Departemen dengan spesialisasi tugas pada:
1. Wholesale & Corporate Center Group
a. Wholesale & Treasury Banking Audit
b. Finance, Strategy & Procurement Audit
c. Risk, Compliance & Human Capital Audit
d. Audit Policy & Development Audit
e. Sharia Audit
2. Retail, Distribution & Digital Banking Audit
a. Retail Banking Audit
b. Distribution, Strategy & Funding Audit
c. Digital Transaction Banking Audit
d. Audit Counterpart & Support
3. IT Audit
a. IT Strategy, Development & Governance Audit
b. IT Operation & Infrastructure Audit
c. IT Security Audit
d. Audit MIS & Data Analytics
4. Investigation Audit Department
5. Audit Quality Assurance
Dewan
Dewan Komisaris
Pengawas Syariah
Rapat Umum
Pemegang Saham
Komite Syariah Komite Audit
Dewan
Direktur Utama Dewan Komisaris Komite Nominasi
Pengawas Syariah
& Remunerasi
Internal Audit (Chief Komite
Audit Executive) Pemantau Risiko
Wholesale & Retail Distribution &
Information Technology
Corporate Center Digital banking Audit
Audit Group
Audit Group Group
Quality Wholesale & Treasury IT Infrastructure & Investigation
Retail Banking Audit
Assurance Banking Audit Security Audit Audit
Finance, Strategy, & Distribution Strategy
IT Operation Audit
Procurement Audit & Funding Audit
Risk, Compliance, & IT Strategy, Governance, Digital & Transaction
Human Capital Audit & Development Audit Banking Audit
Audit MIS & Data Audit Counterpart &
Sharia Audit
Analytics Support
Audit Policy 7
Development
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
518 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 521
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
AUDIT INTERN
Kedudukan Internal Audit Dalam Struktur 9) Memantau tindakan perbaikan atas temuan
Organisasi yang signifikan.
a. Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) bertanggung 10) Melaporkan hasil pemantauan tindak lanjut
jawab langsung kepada Direktur Utama. perbaikan atas temuan yang signifikan
b. Dalam melaksanakan tugas, SKAI kepada Direksi dan Dewan Komisaris,
menyampaikan laporan kepada Direktur dengan tembusan kepada Komite Audit
Utama dan/atau Dewan Komisaris, yang dan Direktur yang membawahkan fungsi
salinannya disampaikan kepada Komite Audit kepatuhan.
dan Direktur yang membawahkan fungsi 11) Memastikan dalam hal terdapat
kepatuhan. penggunaan jasa pihak ekstern untuk
c. SKAI dapat melakukan komunikasi secara aktivitas audit intern.
langsung dengan Direksi, Dewan Komisaris, a) terselenggara transfer pengetahuan
dan Komite Audit, serta Dewan Pengawas antara pihak ekstern kepada anggota
Syariah. SKAI dan mempertimbangkan
d. Kepala SKAI diangkat dan diberhentikan penggunaan jasa ahli pihak ekstern
oleh Direktur Utama setelah mendapat bersifat sementara.
persetujuan dari Dewan Komisaris dengan b) penggunaan jasa pihak ekstern tidak
mempertimbangkan rekomendasi Komite mempengaruhi independensi dan
Audit. objektivitas fungsi SKAI.
e. SKAI bekerja sama dengan unit kerja yang c) pihak ekstern mematuhi Piagam Audit
melakukan fungsi pengendalian lain pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Bank dengan mengedepankan efektivitas 12) Menyampaikan temuan terkait pelaksanaan
fungsi pengendalian. dan pemenuhan prinsip syariah kepada
f. Memiliki hubungan fungsional dan dapat Dewan Pengawas Syariah.
berkomunikasi langsung dengan Dewan 13) Menyusun kebijakan dan prosedur tertulis
Komisaris, Direksi, Komite Audit, dan Dewan sebagai pedoman bagi Auditor dalam
Pengawas Syariah (DPS). melaksanakan tugasnya.
g. Memiliki hubungan koordinasi dengan Satuan
Kerja Audit Intern Terintegrasi (SKAIT) Bank Pihak yang Mengangkat dan Memberhentikan
Induk. Kepala Internal Audit
h. Kepala SKAI bertanggung jawab untuk: Kepala Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) diangkat
1) Memiliki kompetensi dan kemampuan dan diberhentikan oleh Direktur Utama setelah
yang memadai dalam memimpin fungsi mendapat persetujuan Dewan Komisaris dengan
audit intern yang independen dan objektif. mempertimbangkan rekomendasi Komite Audit.
2) Memastikan pelaksanaan fungsi audit Sesuai POJK No. 1/POJK.03/2019 tanggal 29 Januari
intern sesuai dengan Standar Profesional 2019 tentang Penerapan Fungsi Audit Intern
Audit Intern dan Kade Etik Audit Intern. pada Bank Umum, SKAI secara organisasi berada
3) Memilih sumber daya manusia yang langsung di bawah koordinasi Direktur Utama.
kompeten sesuai dengan kebutuhan dalam
pelaksanaan tugas SKAI. Internal Audit Charter
4) Memastikan anggota SKAI mengikuti Bank memiliki Piagam Audit Intern (Internal Audit
pengembangan profesional berkelanjutan Charter) sebagai pedoman pelaksanaan fungsi
serta pelatihan lain sesuai dengan audit intern. Piagam Audit Intern merupakan
perkembangan kompleksitas dan kegiatan pedoman pelaksanaan fungsi audit intern atas:
usaha Bank. 1. Pelaksanaan fungsi audit intern atas
5) Menyusun dan mengkaji Piagam Audit pelaksanaan audit.
Intern secara periodik. 2. Inisiasi komunikasi.
6) Menyusun rencana audit tahunan dan 3. Pemeriksaan aktivitas PT Bank Syariah
alokasi anggaran untuk pelaksanaan fungsi Indonesia Tbk.
audit intern. 4. Kewenangan untuk mengakses catatan,
7) Memastikan pelaksanaan audit intern dokumen, data, dan fisik aset termasuk sistem
sesuai dengan rencana audit intern. manajemen informasi dan risalah pertemuan
8) Melaporkan temuan yang signifikan kepada Manajemen.
Direksi untuk dilakukan tindakan perbaikan
dalam waktu yang cepat.
LAPORAN TAHUNAN 2025
519
Page 522
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
AUDIT INTERN
Piagam Audit Intern (Internal Audit Charter) 5. Melakukan aktivitas investigasi terhadap kasus/
ditinjau ulang paling sedikit sekali dalam 3 (tiga) masalah pada setiap aspek dan unsur kegiatan
tahun yang mendapat persetujuan dari Dewan yang terindikasi fraud dan atau pelanggaran
Komisaris dan penetapan dari Direktur Utama Code of Conduct (CoC).
dengan mempertimbangkan rekomendasi 6. Menetapkan jadwal, objek audit, personil,
Komite Audit. ruang lingkup, metodologi, teknik, perangkat,
dan pendekatan audit yang terkait dengan
Tanggung Jawab Internal Audit pelaksanaan aktivitas audit umum dan
1. Membantu tugas Direktur Utama dan Dewan aktivitas investigasi.
Komisaris dalam melakukan pengawasan 7. Melakukan koordinasi kegiatan dengan
dengan cara menjabarkan secara operasional Eksternal Auditor.
baik perencanaan, pelaksanaan maupun 8. Menggunakan jasa pihak ekstern atau non-
pemantauan hasil audit. Audit Intern dalam pelaksanaan audit, baik
2. Membuat analisis dan penilaian di bidang lingkup Bank maupun di luar Bank, apabila
keuangan, akuntansi, operasional, dan kegiatan dipandang perlu.
lainnya melalui audit dan pengawasan 9. Mengimplementasikan pelaksanaan aktivitas
berkelanjutan (continuous monitoring). audit intern sesuai Kode Etik Audit Intern.
3. Mengidentifikasi segala kemungkinan untuk 10. Melakukan proses verifikasi, wawancara,
memperbaiki dan meningkatkan efisiensi konfirmasi, dan/atau teknik audit lainnya
penggunaan sumber daya dan dana. kepada pihak internal maupun pihak eksternal
4. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas dan
yang objektif tentang kegiatan yang diperiksa fungsi Internal Audit.
pada semua tingkatan manajemen. 11. Mengikuti rapat yang bersifat strategis
5. Menyusun kebijakan dan prosedur tertulis (dikecualikan rapat pembahasan persetujuan
sebagai pedoman bagi Auditor dalam pembiayaan) tanpa mempunyai hak suara
melaksanakan tugasnya. dalam pengambilan keputusan.
6. Melakukan koordinasi kegiatan SKAI dengan 12. Melaporkan ringkasan audit intern kepada
kegiatan eksternal audit dan unit/fungsi pejabat yang membawahkan fungsi audit
penyedia assurance lainnya. intern dari Entitas Utama bagi Konglomerasi
7. SKAI wajib melakukan komunikasi dengan Keuangan.
Regulator paling sedikit sekali dalam 1 (satu)
tahun. Kode Etik Auditor
8. Melaporkan ringkasan audit intern kepada 1. Integritas
pejabat yang membawahkan fungsi audit Integritas Auditor Internal membentuk
intern dari perusahaan induk. keyakinan, dan oleh karenanya menjadi
dasar kepercayaan terhadap penilaian yang
Kewenangan Internal Audit dilakukannya. Aturan Perilaku:
1. Melakukan aktivitas audit intern terhadap a. Melaksanakan tugas dengan jujur, cermat
kegiatan semua unit kerja dalam organisasi dan bertanggung jawab;
Bank serta pihak terafiliasi sesuai governance b. Mematuhi hukum dan membuat
yang berlaku. pengungkapan sesuatu berlandaskan
2. Melakukan komunikasi secara langsung hukum dan perundang-undangan yang
dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan Komite berlaku di Indonesia sesuai dengan
Audit, serta Dewan Pengawas Syariah. profesinya;
3. Menyelenggarakan rapat secara berkala dan c. Tidak secara sadar/sengaja terlibat dalam
insidentil dengan Direksi, Dewan Komisaris, aktivitas yang melanggar hukum, atau
dan Komite Audit, serta Dewan Pengawas kegiatan yang dapat merusak kredibilitas
Syariah. profesi audit internal atau reputasi PT Bank
4. Mengakses seluruh data dan informasi Bank Syariah Indonesia Tbk; dan
yang relevan terkait dengan tugas dan fungsi d. Mendukung dan berkontribusi dalam
Internal Audit, yaitu data cetak dan elektronik, mencapai tujuan PT Bank Syariah Indonesia
catatan, karyawan, dana, aset, lokasi atau area, Tbk yang sah dan layak.
maupun informasi lainnya yang berhubungan
dengan sumber daya Bank.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
520 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 523
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
AUDIT INTERN
2. Objektivitas 4. Kompetensi
Auditor Internal menunjukkan objektivitas Auditor Internal menerapkan pengetahuan,
profesional pada tingkatan tertinggi kecakapan dan pengalaman yang diperlukan
dalam memperoleh, mengevaluasi dan dalam pelaksanaan tugas audit internal. Aturan
mengkomunikasikan informasi tentang Perilaku
aktivitas atau proses yang ditinjau. Auditor a. Hanya terlibat dalam pelaksanaan tugas
Internal melakukan penilaian secara yang membutuhkan pengetahuan,
berimbang atas segala hal yang relevan kecakapan dan pengalaman sesuai yang
dan tidak dipengaruhi oleh kepentingan dimilikinya.
pribadi atau pihak lain dalam memberikan b. Melaksanakan penugasan sesuai dengan
pertimbangan. Aturan Perilaku: Standar lnternasional untuk Praktik
a. Tidak diperkenankan berpartisipasi dalam Profesional Audit Internal.
suatu kegiatan atau hubungan apapun c. Senantiasa meningkatkan keahlian, serta
yang dapat, atau patut diduga dapat efektivitas dan kualitas hasil kerjanya secara
menghalangi penilaian Auditor Internal berkelanjutan.
secara proporsional. Termasuk dalam
kegiatan operasional dan pengambilan Komposisi Personil Internal Audit
keputusan. Sampai dengan posisi 31 Desember 2025, SKAI
b. Dilarang menerima apapun yang dapat, memiliki 102 pegawai dengan komposisi sebagai
atau patut diduga dapat, mengganggu berikut:
pertimbangan profesionalnya; dan
c. Harus mengungkapkan semua fakta
No. Jabatan Jumlah Personel
penting yang diketahuinya, yang apabila
tidak diungkapkan dapat menyebabkan 1 SEVP Internal Audit 1
penyimpangan dalam laporan atas kegiatan 2 Group Head 3
yang ditinjau.
3 Department Head 15
3. Kerahasiaan 4 Auditor 79
Auditor internal menghormati nilai dan 5 Staff 4
kepemilikan informasi yang diterimanya dan
Total 102
tidak mengungkap informasi tersebut tanpa
kewenangan yang sah, kecuali diharuskan
secara hukum atau profesi. Aturan Perilaku: Program Peningkatan Kompetensi Internal
a. Harus berhati-hati dalam menggunakan Audit
dan menjaga informasi yang diperoleh Pengembangan kompetensi Auditor dilakukan
dalam rangka pelaksanaan tugasnya; dan melalui Program Sertifikasi Audit, baik pada
b. Tidak diperkenankan menggunakan tingkat nasional maupun internasional. Rincian
informasi untuk memperoleh keuntungan jumlah pegawai yang telah memperoleh sertifikasi
pribadi, atau dalam cara apapun, yang tingkat nasional dan internasional hingga
bertentangan dengan hukum atau 31 Desember 2025, adalah sebagai berikut:
merugikan tujuan PT Bank Syariah
Indonesia Tbk yang sah dan layak.
Pelatihan & Pengembangan Kompetensi
No. Jenis Pelatihan
1 Treasury Banking School Level 1
2 Artificial Intelligence (AI)
3 Audit Intern Bank Level Manager
4 Investigative Interview Using Practical NLP
5 Mengenal Peran dan Tanggung Jawab Audit dalam PDP
6 Brevet Intermediate Financing Analysis
LAPORAN TAHUNAN 2025
521
Page 524
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
AUDIT INTERN
No. Jenis Pelatihan
7 People Code
8 Business Process Improvement
9 Data Scientist With Phython & SQL
10 Essential Series AI Literacy
11 Essential Series APU PPT & PPSPM
12 Essential Series Basic Applying Expertise and Technology
13 Essential Series Basic Data Protection
14 Essential Series Basic Fiqh Muamalah
15 Essential Series Basic IT Security
16 Essential Series Basic Regulatory
17 Essential Series Basic Risk Management
18 Essential Series Data Driven Analyzing
19 Initial Technical Train The Trainer (TTT) Project Neom ATM Framework
20 ITIL Certification
21 KSF Beasiswa S2 Vision Series 2
22 KSF Bebku ESG Guiding Principle
23 KSF Risk and Fraud Awareness
24 Optimasi Infrastruktur TI with Dynatrace
25 Peran Internal Audit Dalam PDP
26 Principle of Sustainable Green Business
27 Project Management
28 Refreshment BCM
29 Refreshment ESG
30 Resertifikasi Manajemen Risiko
31 Surveillance Audit I ISO 37001
32 Bullion Bank
33 Advance Developing Winning Team
34 Integrated Transaction Banking & Treasury Solutions
35 Project Management
36 Times Fase 1 Pulau Jawa
37 Aspek Hukum Penghimpunan Dana
38 Implementasi ICOFR
Sertifikasi Profesi Personil
Sebagai bagian dari upaya penguatan kompetensi secara berkelanjutan, pengembangan Auditor
dilakukan melalui program sertifikasi audit baik pada tingkat nasional maupun internasional. Rincian
jumlah pegawai yang telah memperoleh sertifikasi tingkat nasional dan internasional sampai dengan 31
Desember 2025 adalah sebagai berikut:
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
522 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 525
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
AUDIT INTERN
No. Uraian Jabatan Jumlah Sertifikasi
1. Risk Management Certification SEVP 1 Jenjang 6
1 Jenjang 6
Group Head
2 Jenjang |7
14 Jenjang 5
Department Head
1 Jenjang 4
34 Jenjang 5
Team Leader
4 Jenjang 4
16 Jenjang 5
Officer
20 Jenjang 4
2. Certified Fraud Examiner (CFE) Department Head 1 CFE
3. Certified Risk Professional (CRP) Group Head 1 CRP
4. Certified Information System Auditor (CISA) Group Head 1 CISA
Department Head 1 CISA
Auditor 1 CISA
5. Certified Information System Security
Group Head 1 CISSP
Professional (CISSP)
6. Encase Certified Examiner (EnCE) Group Head 1 EnCE
7. Computer Hacking Forensic (CHFI) Group Head 1 CHFI
Auditor 1 CHFI
8. Certified Qualified Internal Auditor (QIA) Group Head 1 QIA
Team Leader 7 QIA
Officer 4 QIA
9. Control Objective for Information Group Head 1 COBIT
Technologies (COBIT)
Department Head 1 COBIT
10. Information Technology Infrastructure Group Head 1 ITIL
Library (ITIL)
Team Leader 1 ITIL
11. Certified Bank Internal Auditor (CBIA) Level Group Head 1 Level Supervisor
Supervisor
Department Head 11 Level Supervisor
Team Leader 32 Level Supervisor
12. Certified Bank Internal Auditor (CBIA) Level Group Head 1 Level Auditor
Auditor
Department Head 13 Level Auditor
Team Leader 40 Level Auditor
Officer 33 Level Auditor
Staf 1 Level Auditor
13. Certified Internal Audit Executive (CIAE) SEVP 1 BPKP
Group Head 2 BPKP
14. Certified Ethical Hacker (CEH) Team Leader 1 CEH
Officer 1 CEH
15. Certified E- Business Proffesional (CEP) Team Leader 1 CEP
LAPORAN TAHUNAN 2025
523
Page 526
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
AUDIT INTERN
No. Uraian Jabatan Jumlah Sertifikasi
16. Certified in The Governance of Enterprise IT
Team Leader 1 CGEIT
(CGEIT)
17. Sertifikasi ISO ISO 27001, ISO
Department Head 2 27701, ISO 37302,
ISO 37001
ISO 27001, ISO
9001, ISO 37001,
Team Leader 16
ISO 37301, ISO
27701
ISO 37001, ISO
Officer 8
37301, ISO 27701
18. Sertifikasi Data Center Profesional (CDCP) Department Head 1 CC
Rapat Unit Audit Internal
Berdasarkan POJK No. 1/POJK.03/2019, Unit Kerja Internal Audit melakukan audit secara periodik
Internal Audit memiliki kewenangan: maupun insidental terhadap seluruh aktivitas di
•• Menyelenggarakan rapat secara berkala dan Unit Kerja.
insidentil dengan Direksi, Dewan Komisaris,
dan Komite Audit, serta Dewan Pengawas Hasil review Sistem Pengendalian Intern
Syariah. disampaikan kepada Direksi dan Komisaris untuk
•• Mengikuti rapat yang bersifat strategis. ditindaklanjuti dan di monitoring pelaksanaannya
secara efektif. Dalam rangka memperkuat
Frekuensi Rapat periode 01 Januari - 31 Desember Sistem Pengendalian Intern, khususnya untuk
2025: mengendalikan kejadian fraud, PT Bank Syariah
•• Rapat Internal Audit dengan Audit Eksternal Indonesia Tbk telah menerapkan strategi anti
(Regulator dan KAP) sebanyak 2 kali dengan fraud yang komprehensif dan terintegrasi sebagai
melibatkan peserta rapat dari Direksi, Dewan bagian dari kebijakan strategis. Berdasarkan
Komisaris, Komite Audit dan Dewan Pengawas evaluasi yang telah dilakukan selama tahun 2025,
Syariah. diperoleh hasil bahwa Sistem Pengendalian Intern
•• Rapat Internal Audit dengan Dewan Komisaris di PT Bank Syariah Indonesia Tbk secara umum
dan Komite Audit sebanyak 2 kali. telah memadai.
•• Rapat Internal Audit dengan Dewan Pengawas
Syariah sebanyak 2 kali.
•• Rapat Internal Audit dengan SEVP Internal
Audit 4 kali.
Laporan Singkat Pelaksanaan Kegiatan Internal
Audit Tahun 2025
Direksi bertanggung jawab atas terselenggaranya
Sistem Pengendalian Intern yang handal
dan efektif serta memiliki kewajiban untuk
meningkatkan budaya sadar risiko yang efektif
dan memastikan bahwa hal tersebut telah
melekat di setiap level organisasi.
Internal Audit bertanggung jawab untuk
mengevaluasi dan berperan aktif dalam
meningkatkan efektivitas Sistem Pengendalian
Intern secara berkesinambungan terkait dengan
pelaksanaan operasional bank dalam mencapai
sasaran yang telah ditetapkan perusahaan.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
524 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 527
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
AUDIT INTERN
Kinerja Internal Audit
Pelaksanaan Audit
Berdasarkan Annual Audit Plan dan Strategi Audit Tahun 2025 yang telah disetujui oleh Direktur Utama
dan Dewan Komisaris, rencana audit tahun 2025 ditetapkan sebanyak 33 penugasan.
Realisasi pelaksanaan kegiatan audit tahun 2025 hingga 31 Desember 2025, dengan penjelasan sebagai
berikut:
No. Jenis Audit Target Terselesaikan Dalam Progres
1 AAP 33 33 0
2 Non AAP - 22 0
Temuan dan Tindak Lanjut Hasil Audit
Bank telah menyelesaikan 307 atau 50,3% DMTL dari target yang telah ditetapkan. Progres tindak lanjut
hasil pemeriksaan Unit Kerja Internal Audit dan Eksternal Audit posisi sampai dengan 31 Desember 2025,
sebagai berikut:
Done Dalam Proses Periode Komitmen
Jumlah
sebelum Exit
No. Auditor DMTL Sesuai TW I 2026 TW II 2026 TW III 2026
Meeting
komitmen Q1 2026 Q2 2026 Q3 2026
1 Internal 398 225 173 138 23 12
2 Eksternal 212 82 130 28 25 77
Grand Total 610 307 303 166 48 89
LAPORAN TAHUNAN 2025
525
Page 528
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL
BSI melaksanakan Sistem Pengendalian internal mencegah kelemahan dan penyimpangan
(SPI) secara efektif terhadap pelaksanaan secara dini dengan efisien dan efektif
kegiatan usaha dan operasional pada seluruh 3. Mengidentifikasi kelemahan dan menilai
jenjang organisasi Bank BSI. Penerapan SPI secara penyimpangan secara dini dan menilai
efektif dapat meningkatkan kepatuhan terhadap kembali kewajaran kebijakan dan prosedur
ketentuan dan peraturan perudang-undangan, yang ada di Bank secara berkesinambungan.
serta mengurangi risiko terjadinya kerugian,
penyimpangan dan pelanggaran aspek kehati- Kesesuaian Sistem Pengendalian Intern Dengan
hatian. Terselenggaranya SPI Bank BSI yang andal Kerangka yang Diakui Secara Internasional
dan efektif menjadi tanggung jawab dari seluruh (COSO -Internal Control Framework)
risk taking unit dan satuan kerja pendukung serta Bank menerapkan Sistem Pengendalian Intern
SKAI. yang diatur oleh Regulator Perbankan serta
merujuk kepada Committee of Sponsoring
Tujuan Sistem Pengendalian Intern Organization of the Treadway Commission
Tujuan Sistem Pengendalian Intern Bank (COSO). Penerapan Sistem Pengendalian Intern
mencakup pengendalian keuangan, operasional dievaluasi efektivitasnya secara periodik dan terus
dan kepatuhan terhadap perundang-undangan menerus.
yang berlaku dengan penjelasan sebagai berikut:
•• Tujuan Strategis Sistem Pengendalian Internal Perseroan telah
Untuk mencapai sasaran pertumbuhan bisnis mengacu ke COSO Internal Control Integrated
Bank secara berkesinambungan sejalan Framework Kerangka konseptual pengendalian
dengan visi dan misi Bank. internal COSO sebagai kerangka kerja yang
komprehensif untuk mengukur efektivitas
•• Tujuan Kepatuhan pengendalian internal terdiri dari:
Untuk menjamin bahwa semua kegiatan 1. Lingkungan Internal (Internal Environment);
usaha Bank telah dilaksanakan sesuai dengan 2. Penerapan Sasaran (Objective Setting);
prinsip syariah dan peraturan perundang- 3. Identifikasi Kejadian (Event Identification);
undangan yang berlaku, baik ketentuan 4. Penilaian Risiko (Risk Assessment);
yang dikeluarkan oleh pemerintah, regulator 5. Respon atas Risiko (Risk Response);
perbankan, otoritas pengawasan Bank 6. Aktivitas-aktivitas pengendalian (Control
maupun kebijakan, ketentuan, dan prosedur Activities)
intern yang ditetapkan Bank. 7. Sistem Informasi, Komunikasi dan Akuntansi
(Information, Communication & Accounting);
•• Tujuan Informasi 8. Pemantauan (Monitoring).
Untuk menjamin ketersediaan informasi
keuangan yang handal kepada manajemen Evaluasi Pelaksanaan Sistem Pengendalian
secara benar, lengkap dan tepat waktu, Internal
relevan yang diperlukan dalam rangka Direksi bertanggung jawab atas terselenggaranya
pengambilan keputusan yang tepat dan dapat Sistem Pengendalian Intern yang handal
dipertanggungjawabkan. dan efektif serta memiliki kewajiban untuk
meningkatkan budaya sadar risiko yang efektif
•• Tujuan Operasional dan memastikan bahwa hal tersebut telah
1. Untuk menjaga efisiensi dan efektivitas dari melekat di setiap level organisasi.
kegiatan usaha Bank
2. Meningkatkan efektivitas dan efisiensi Internal Audit bertanggung jawab untuk
dalam menggunakan aset dan sumber mengevaluasi dan berperan aktif dalam
daya lainnya dalam rangka melindungi meningkatkan efektivitas Sistem Pengendalian
Bank dari risiko kerugian Intern secara berkesinambungan terkait dengan
pelaksanaan operasional bank dalam mencapai
•• Tujuan Budaya Risiko sasaran yang telah ditetapkan perusahaan.
1. Meningkatkan efektivitas budaya risiko (risk Internal Audit melakukan audit secara periodik
culture) pada organisasi secara menyeluruh. maupun insidental terhadap seluruh aktivitas di
2. Mengembangkan budaya risiko (risk Unit Kerja.
culture) yang efektif sehingga tercipta
mekanisme yang melibatkan seluruh Hasil review Sistem Pengendalian Intern
pegawai untuk mengidentifikasi dan disampaikan kepada Direksi dan Komisaris untuk
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
526 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 529
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL
ditindaklanjuti dan dimonitoring pelaksanaannya Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris
secara efektif. Dalam rangka memperkuat atas Kecukupan Sistem Pengendalian Intern
Sistem Pengendalian Intern, khususnya untuk Manajemen BSI menilai bahwa sepanjang tahun
mengendalikan kejadian fraud, PT Bank Syariah 2025 telah dilaksanakan sistem pengendalian
Indonesia Tbk telah menerapkan strategi anti internal secara memadai. Sistem pengendalian
fraud yang komprehensif dan terintegrasi sebagai internal dalam proses pelaporan keuangan Bank
bagian dari kebijakan strategis. Berdasarkan disusun secara andal sesuai peraturan perundang-
evaluasi yang telah dilakukan selama tahun 2025, undangan yang berlaku sehingga laporan kualitas
diperoleh hasil bahwa Sistem Pengendalian Intern keuangan tetap terjaga.
di PT Bank Syariah Indonesia Tbk secara umum
telah memadai. Direksi bertanggung jawab atas terselenggaranya
Sistem Pengendalian Intern yang handal
Laporan Pengendalian Internal dalam Proses dan efektif serta memiliki kewajiban untuk
Pelaporan Keuangan Bank meningkatkan budaya sadar risiko yang efektif
BSI telah melaksanakan pengendalian internal dan memastikan bahwa hal tersebut telah
dalam proses pelaporan keuangan Bank (Internal melekat di setiap level organisasi.
Control Over Financial Reporting – ICOFR), melalui
pemenuhan kewajiban antara lain: Internal Audit bertanggung jawab untuk
mengevaluasi dan berperan aktif dalam
a. Bank telah menyusun dan menetapkan meningkatkan efektivitas Sistem Pengendalian
kebijakan dan prosedur pengendalian internal Intern secara berkesinambungan terkait dengan
dalam proses pelaporan keuangan Bank pelaksanaan operasional Bank dalam mencapai
b. Bank telah menetapkan SKMR sebagai sasaran yang telah ditetapkan perusahaan.
Unit Kerja Khusus (UKK) yang memastikan Internal Audit melakukan audit secara periodik
penerapan kebijakan dan prosedur maupun insidentil terhadap seluruh aktivitas di
pengendalian internal dalam proses pelaporan Unit Kerja.
keuangan Bank, dan bertanggung jawab
terhadap pencegahan kecurangan atau Hasil evaluasi Sistem Pengendalian Intern
manipulasi dalam Informasi Keuangan dan/ disampaikan kepada Direksi dan Komisaris untuk
atau Laporan Keuangan Bank Umum. ditindaklanjuti dan dipantau pelaksanaannya
c. Bank telah menyelesaikan seluruh tahapan secara efektif. Dalam rangka memperkuat
implementasi ICOFR BSI untuk ruang lingkup Sistem Pengendalian Intern, khususnya untuk
Tahun 2025, dengan hasil yaitu tidak terdapat mengendalikan kejadian fraud, PT Bank Syariah
defisiensi signifikan dan kelemahan material Indonesia Tbk telah menerapkan Strategi Anti
yang berdampak terhadap laporan keuangan. Fraud yang komprehensif dan terintegrasi sebagai
Berdasarkan hasil tersebut, manajemen bagian dari kebijakan strategis.
menyimpulkan bahwa pengendalian internal
dalam proses pelaporan keuangan BSI Tahun
2025 dinyatakan efektif, baik dari sisi desain
maupun operasional.
d. Bank telah menyampaikan laporan
pengendalian internal dalam proses pelaporan
keuangan Bank kepada Regulator. Laporan
tersebut disampaikan sebagai bagian dari
laporan publikasi keuangan dan informasi
kinerja keuangan tahunan.
LAPORAN TAHUNAN 2025
527
Page 530
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
IMPLEMENTASI INTERNAL CONTROL OVER
FINANCIAL REPORTING (ICOFR)
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
528 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 531
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
FUNGSI AUDIT EKSTERN
Sejalan dengan kerangka regulasi terkait Penunjukan Akuntan Publik
transparansi dan publikasi laporan bank, termasuk Berdasarkan hasil keputusan RUPS Tahunan tanggal
POJK No. 37/POJK.03/2019 dan SEOJK No. 9/ 16 Mei 2025, Rapat telah menyetujui penunjukan
SEOJK.03/2020, serta SEOJK No. 14/2025 tentang Kantor Akuntan Publik Purwanto Susanti dan Surja
Tata Kelola Bank Umum, BSI melaksanakan (firma anggota Ernst & Young Global Limited) dan
proses audit eksternal secara independen dan Akuntan Publik Yovita untuk mengaudit Laporan
profesional sesuai dengan standar regulator Keuangan Perseroan dan laporan lainnya untuk
untuk memastikan kualitas, akurasi, dan integritas Tahun Buku 2025.
laporan keuangan. Dalam pelaksanaannya,
Bank menunjuk akuntan publik dan/atau Persyaratan untuk mengaudit laporan keuangan
Kantor Akuntan Publik (KAP) yang memenuhi Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada
persyaratan kompetensi dan independensi, tanggal 31 Desember 2025 dan evaluasi Dewan
serta melaksanakan audit berdasarkan Standar Komisaris adalah sebagai berikut:
Profesional Akuntan Publik dan lingkup kerja a. Kantor Akuntan Publik mempunyai izin usaha dari
yang telah ditetapkan. Kementerian Keuangan yang masih berlaku.
b. Kantor Akuntan Publik terdaftar pada Sistem
Selaras dengan ketentuan tersebut, penunjukan Informasi Kantor Akuntan Publik Badan Pemeriksa
KAP dilakukan sesuai dengan peraturan OJK Keuangan.
mengenai penggunaan jasa akuntan publik di c. Akuntan Publik yang menjadi Signing Partner
sektor jasa keuangan, dengan persetujuan Dewan terdaftar aktif pada pusat Pembinaan Profesi
Komisaris berdasarkan rekomendasi Komite Audit. Keuangan Kementerian Keuangan dan Otoritas
Melalui mekanisme ini, BSI memastikan bahwa Jasa Keuangan dan Bank BUMN yang tergabung
proses audit eksternal berjalan secara objektif dan dalam Himpunan Bank Negara.
efektif, mencakup pemberian opini atas kewajaran d. Berafiliasi sebagai anggota (bukan korespondensi)
laporan keuangan, evaluasi pengendalian internal, dari KAP yang berskala internasional.
serta penelaahan atas area yang telah diperiksa e. Berpengalaman melakukan audit laporan
oleh Audit Internal. keuangan tahunan bank umum dengan aset lebih
dari Rp10 triliun.
f. Berpengalaman melakukan audit laporan
keuangan tahunan bank Syariah atau unit usaha
Syariah.
Kantor Akuntan Publik, Nama Akuntan Serta Fee Audit dan Jasa Lainnya
Berikut adalah rekapitulasi dari Fee Jasa Audit dan Jasa Lainnya untuk Tahun Buku 2025 dan dalam 5 (lima)
tahun terakhir:
Kantor Akuntan Publik, Nama Akuntan dan Fee
Nama Akuntan
Tahun Kantor Akuntan Publik Periode KAP (Partner Periode AP Fee Jasa Audit*
Penanggung Jawab)
Purwanto Susanti dan Surja (firma
Tahun ke-1 Tahun ke-1
2025 anggota Ernst & Young Global Yovita 5.950.000.000
penugasan penugasan
Limited)
Kantor Akuntan Rintis, Jumadi,
Tahun ke-4 Lucy Luciana Tahun ke-1
2024 Rianto & Rekan (firma anggota 5.950.000.000
penugasan Suhendra penugasan
jaringan global PwC)
Kantor Akuntan Tanudiredja,
Tahun ke-3 Tahun ke-3
2023 Wibisana, Rintis & Rekan (firma M. Jusuf Wibisana 5.600.000.000
penugasan penugasan
anggota jaringan global PwC)
Kantor Akuntan Tanudiredja,
Tahun ke-2 Tahun ke-2
2022 Wibisana, Rintis & Rekan (firma M. Jusuf Wibisana 5.400.000.000
penugasan penugasan
anggota jaringan global PwC)
Kantor Akuntan Tanudiredja,
Tahun ke-1 Tahun ke-1
2021 Wibisana, Rintis & Rekan (firma M. Jusuf Wibisana 5.100.000.000
penugasan penugasan
anggota jaringan global PwC)
*Termasuk PPN & OPE
Jasa Lain yang Diberikan Akuntan
Jasa lain yang diberikan akuntan dengan rincian sebagai berikut:
1. PSA 62 31 Desember 2025.
2. Laporan Evaluasi Kinerja 31 Desember 2025.
LAPORAN TAHUNAN 2025
529
Page 532
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
SATUAN KERJA MANAJEMEN RISIKO
Fungsi Satuan Kerja Manajemen Risiko Bank Syariah Indonesia dilaksanakan oleh Enterprise Risk
Management Group yang bertanggung jawab untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan
mengendalikan risiko, termasuk risiko syariah, serta disupervisi oleh Direktur Manajemen Risiko.
Profil Kepala Enterprise Risk Management Group
AGUS SETIYO BUDI
Group Head
Enterprise Risk Management Group
Warga Negara Indonesia
Lahir di Magelang, pada tahun 1977.
Usia 48 tahun Per Desember 2025.
Berdomisili di Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan Pengalaman Kerja
Surat Ketetapan dan Penempatan Pegawai •• Group Head Enterprise Risk Management
Desember 2025. Bank Syariah Indonesia (2025- saat ini).
•• Deputy Enterprise Risk Management Bank
Riwayat Pendidikan Syariah Indonesia (2023-2025).
Sarjana Ekonomi PERBANAS Jakarta •• Wholesale Audit Departement Head Bank
Syariah Indonesia (2021-2022).
Sertifikasi •• Wholesale Audit Department Head Bank
•• Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6. Syariah Mandiri (2017-2020).
•• Sertifikasi Fraud Examiner. •• Special Audit Department Head Bank Syariah
•• Sertifikasi Banking Internal Auditor. Mandiri (2013-2016).
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
530 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 533
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
SATUAN KERJA MANAJEMEN RISIKO
Struktur Organisasi Satuan Kerja Manajemen Risiko
Enterprise Risk
Management Group
Deputy
Market & ERM Tools & Risk Model Operational Operational Risk
Portfolio Risk
Liquidity Risk Analytics Validation Risk Analytics Tool & System
Market & ERM & Portfolio Financing Operational Operational
Liquidity Risk Analytics Analytics Risk Tool &
Limit Risk Analytics
Analytics Management System
Market & Portfolio Operational Operational
ERM & Financing
Liquidity Risk Analytics Risk Analytics Risk Tool &
Analytics Limit
Analytics Management System
Market & Risk Model IT Risk Operational
Risk Tools Risk
Liquidity Risk Validation & Management Risk Control
Integration Governance
Control
Market & Risk Model
Risk Operational
Liquidity Risk Risk Tools Validation & Staff
Integration Risk Control
Control Governance
Market &
Liquidity Risk Staff Staff Staff Staff
Tools
Market &
Liquidity Risk
Tools
Staff
Secretary
Tugas dan Tanggung Jawab Satuan Kerja risiko dan limit yang ditetapkan termasuk
Manajemen Risiko sharia risk.
Tugas dan tanggung jawab Satuan Kerja 6. Melakukan stress testing guna mengetahui
Manajemen Risiko diuraikan sebagai berikut: dampak dari implementasi kebijakan dan
1. Memberikan masukan kepada Direksi dalam strategi manajemen risiko terhadap kinerja
penyusunan kebijakan, strategis, dan kerangka dan pendapatan masing-masing satuan kerja
kerja manajemen risiko termasuk sharia risk. operasional Bank atau aktivitas fungsional
2. Mengembangkan prosedur dan perangkat Bank.
untuk identifikasi, pengukuran, pemantauan 7. Mengaji usulan kegiatan usaha baru yang
dan pengendalian risiko termasuk sharia risk. dikembangkan oleh fungsi tertentu Bank yang
3. Mendesain dan menerapkan perangkat yang difokuskan terutama pada aspek kemampuan
dibutuhkan dalam penerapan manajemen Bank untuk mengelola kegiatan usaha baru,
risiko. termasuk kelengkapan sistem dan prosedur
4. Memantau implementasi kebijakan, strategi yang digunakan dan dampaknya terhadap
dan kerangka kerja manajemen risiko yang eksposur risiko Bank secara keseluruhan, serta
direkomendasikan oleh Komite Manajemen termasuk sharia risk.
Risiko dan telah disetujui oleh Direksi. 8. Memberikan rekomendasi kepada satuan
5. Memantau posisi atau eksposur risiko baik kerja operasional dan/atau Komite Manajemen
secara keseluruhan, per jenis risiko maupun Risiko terkait penerapan manajemen risiko,
per jenis aktivitas fungsional, termasuk antara lain mengenai besaran atau maksimum
pemantauan kepatuhan terhadap toleransi eksposur risiko yang wajib dipelihara Bank.
LAPORAN TAHUNAN 2025
531
Page 534
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
SATUAN KERJA MANAJEMEN RISIKO
9. Mengevaluasi akurasi dan validitas data yang digunakan oleh Bank untuk mengukur risiko, bagi Bank
yang menggunakan model untuk keperluan intern (model internal). SKMR dapat meminta pendapat
SKAI atau independent specialist untuk memvalidasi data atau model yang digunakan.
10. Menyusun dan menyampaikan laporan profil risiko secara berkala atau paling sedikit secara
triwulanan kepada:
a. Direktur utama atau Direktur Manajemen Risiko
b. Komite Manajemen Risiko
c. Regulator Perbankan
d. Perusahaan Induk
11. Melaksanakan kaji ulang secara berkala sesuai dengan kebutuhan Bank, untuk memastikan:
a. Kecukupan kerangka kerja Manajemen Risiko;
b. Keakuratan metodologi penilaian Risiko; dan
c. Kecukupan sistem informasi Manajemen Risiko.
12. Sebagai Unit Kerja Khusus (UKK) yang menjadi koordinator dan/atau melakukan koordinasi dengan
unit kerja yang melaksanakan fungsi pengendalian internal atas pelaporan keuangan Bank.
13. Melakukan koordinasi dengan satuan kerja yang melaksanakan fungsi manajemen risiko terintegrasi
pada perusahaan induk dalam konglomerasi.
.
Sertifikasi Manajemen Risiko
Lembaga
No. Jabatan Jumlah Sertifikasi
Sertifikasi
1. Group Head 1 Orang Manajemen Risiko Jenjang 6 BNSP
2. Department Head 6 Orang Manajemen Risiko Jenjang 5 BNSP
Manajemen Risiko Level 5 (12 orang)
3. Section Head/Senior Officer 13 Orang BNSP
Manajemen Risiko Level 4 (1 orang)
Manajemen Risiko Level 5 (3 orang)
4. Officer 13 Orang BNSP
Manajemen Risiko Level 4 (10 orang)
Pelaksanaan Tugas Satuan Kerja Manajemen Risiko Tahun 2025
Selama tahun 2025, Satuan Kerja Manajemen Risiko telah menjalankan tugas dan tanggung jawab
sebagai berikut:
1. Memberikan masukan kepada Direksi dalam penyusunan kebijakan, strategi, dan kerangka kerja
Manajemen Risiko termasuk sharia risk;
2. Mengembangkan prosedur dan perangkat untuk identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan
pengendalian Risiko termasuk sharia risk;
3. Mendesain dan menerapkan perangkat yang dibutuhkan dalam penerapan Manajemen Risiko
antara lain risk tools, risk alert, penilaian risk maturity index (RMI),
4. Membuat dan menerapkan operational risk tools (RCSA, KRI, LED, IAM) di seluruh Unit Kerja Kantor
Pusat dan Region Office.
5. Membuat dan menerapkan ICOFR meliputi: perancangan, implementasi dan pemantauan, evaluasi,
remediasi dan pelaporan.
6. Memantau implementasi kebijakan, strategi, dan kerangka kerja Manajemen Risiko yang
direkomendasikan oleh komite Manajemen Risiko dan telah disetujui oleh Direksi seperti pemantauan
realisasi risk metrics pada Risk Appetite Statement;
7. Memantau posisi atau eksposur Risiko baik secara keseluruhan, per jenis Risiko, maupun per jenis
aktivitas fungsional, termasuk pemantauan kepatuhan terhadap toleransi Risiko dan limit yang
ditetapkan termasuk sharia risk, serta risiko baru atau risiko yang berkembang sesuai kondisi terkini
(emerging risk), antara lain: environmental, social, and governance risk, climate risk, cyber risk, digital
risk, Risiko Geopolitik dan Makroekonomi dan risiko Kegiatan Usaha Bulion;
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
532 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 535
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
SATUAN KERJA MANAJEMEN RISIKO
8. Melakukan stress testing guna mengetahui 12. Menyusun dan menyampaikan laporan profil
dampak dari implementasi kebijakan Risiko, laporan Kecukupan Modal Bank (KPMM-
dan strategi Manajemen Risiko terhadap ICAAP), laporan penilaian kecukupan likuiditas
kinerja dan pendapatan masing-masing internal (ILAAP) secara berkala atau paling
satuan kerja operasional Bank atau aktivitas sedikit secara triwulanan kepada Regulator
fungsional Bank, serta menyusun Rencana dan pihak lain yang berkepentingan.
Aksi Pemulihan (Recovery Plan) dan Rencana 13. Melaksanakan kaji ulang secara berkala
Resolusi (Resolution Plan). terhadap kerangka kerja Manajemen Risiko,
9. Mengevaluasi akurasi dan validitas model yang metodologi penilaian Risiko, dan sistem
digunakan oleh Bank untuk mengukur risiko informasi Manajemen Risiko.
untuk keperluan intern (model internal). 14. Melakukan koordinasi dengan satuan kerja
10. Mengkaji usulan kegiatan usaha dan produk yang melaksanakan fungsi manajemen
baru Bank yang berdampak terhadap eksposur risiko terintegrasi pada perusahaan induk
Risiko Bank secara keseluruhan, serta termasuk konglomerasi keuangan melalui forum
sharia risk dan risiko Kegiatan Usaha Bulion; Integrated Risk Comitte.
11. Memberikan rekomendasi kepada satuan
kerja operasional dan/atau komite Manajemen
Risiko terkait penerapan Manajemen Risiko,
antara lain mengenai besaran atau maksimum
eksposur Risiko yang wajib dipelihara Bank
antara lain melalui portfolio guideline, kajian
identifikasi risiko atas Produk dan Aktivitas
Baru Bank, Kajian Insiden Risiko Operasional
(IRO);
LAPORAN TAHUNAN 2025
533
Page 536
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
FUNGSI KEPATUHAN
Fungsi Kepatuhan Bank Syariah Indonesia bertujuan untuk memastikan tingkat kepatuhan Bank
terhadap seluruh ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, pemenuhan komitmen
kepada otoritas berwenang, termasuk kepatuhan syariah, serta mendukung penerapan Tata Kelola
Perusahaan yang Baik sesuai dengan ketentuan OJK.
Profil Kepala Fungsi Kepatuhan
ROSALINA DEWI T
Kepala Fungsi Kepatuhan
Warga Negara Indonesia
Lahir di Jakarta, pada tahun 1979.
Usia 47 tahun Per Desember 2025.
Berdomisili di Tangerang, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan Pengalaman Kerja
Surat Ketetapan No. 02/06343- SK/HC-BSI tanggal •• Group Head Compliance PT Bank Syariah
03 Juni 2022. Indonesia Tbk tahun 2022-sekarang.
•• Group Head Corporate Secretary Group PT Bank
Riwayat Pendidikan Syariah Indonesia Tbk tahun 2021-2022.
•• Sarjana Hukum Universitas Indonesia (2001). •• Investor Relations Department Head PT Bank
•• Magister Economics & Islamic Finance BRI Syariah Tbk tahun 2018 – 2019.
Universitas Indonesia (2006). •• Branch Manager PT Bank BRI Syariah Tbk tahun
•• Magister Notary Public Universitas Indonesia 2016 – 2018.
(2014). •• Corporate Legal Department Head – Corporate
Secretary Group PT Bank BRI Syariah Tbk tahun
Sertifikasi 2008 – 2014.
Sertifikat Manajemen Risiko Perbankan Level 6. •• Legal and Investor Relations Team Leader –
Corporate Secretary Group PT Bank Syariah
Muamalat Indonesia Tbk tahun 2004 – 2006.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
534 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 537
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
FUNGSI KEPATUHAN
Struktur Organisasi
Compliance
Secretary
Regulatory GCG & Compliance Compliance Sharia Sharia Risk & Regional Sharia &
Compliance Support Advisory Compliance & Control Compliance
Support
Regulatory Sharia Sharia Risk
Whistle Blowing Operations Liaison &
Liaison Anti Bribery Compliance Management
Compliance Assurance
Advisory
Sharia Regional
Whistle Regulatory Retail Banking Sharia Risk
Anti Bribery Regulatory & Sharia & AML
Blowing Liaison Compliance Management
Review Representative
IT & Digital Sharia
Regulatory GCG System Sharia
Banking Regulatory & Staff
Assurance Information Control
Compliance Review
Regulatory GCG System Wholesale Sharia Sharia
Assurance Information Banking Supervisory Control
Compliance Board Support
Policy & Sharia
Compliance Risk
Reporting Staff Research & Staff
Management
Development Development
Staff Staff Sharia Board
& Secretariat
Staff
Tugas dan Tanggung Jawab Fungsi Kepatuhan Jasa Keuangan dan ketentuan peraturan
1. Membuat langkah untuk mendukung perundang-undangan, termasuk Prinsip
terciptanya budaya kepatuhan pada seluruh Syariah bagi bank umum syariah dan unit
kegiatan usaha Bank pada setiap jenjang usaha syariah.
organisasi. 5. Melakukan upaya untuk memastikan bahwa
2. Melakukan identifikasi, pengukuran, kebijakan, ketentuan, sistem dan prosedur,
pemantauan, dan pengendalian terhadap serta kegiatan usaha Bank telah sesuai dengan
risiko kepatuhan dengan mengacu pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan yang ketentuan peraturan perundang-undangan.
mengatur mengenai penerapan manajemen 6. Melakukan tugas lain yang terkait dengan
risiko bagi bank umum dan ketentuan Otoritas fungsi kepatuhan.
Jasa Keuangan yang mengatur mengenai
penerapan manajemen risiko bagi bank umum Pelaksanaan Program Kerja Fungsi Kepatuhan
syariah dan unit usaha syariah. Tahun 2025
3. Menilai dan mengevaluasi efektivitas, 1. Sosialisasi dan Tindak Lanjut Regulasi Baru
kecukupan, dan kesesuaian kebijakan, a. Melakukan sosialisasi regulasi dengan
ketentuan, sistem maupun prosedur yang menggunakan media seperti memo, email
dimiliki oleh Bank dengan ketentuan peraturan atau media komunikasi internal pegawai.
perundang-undangan. Jika terdapat regulasi eksternal baru, maka
4. Melakukan kaji ulang dan/atau regulasi tersebut akan diumumkan dan
merekomendasikan pengkinian dan disosialisasikan ke unit kerja terkait dan/
penyempurnaan kebijakan, ketentuan, atau seluruh karyawan BSI.
sistem maupun prosedur yang dimiliki oleh
Bank agar sesuai dengan ketentuan Otoritas
LAPORAN TAHUNAN 2025
535
Page 538
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
FUNGSI KEPATUHAN
b. Melakukan analisis dan menyusun resume tentang Penerapan GCG di Bank Umum
atas regulasi baru yang diterbitkan oleh Syariah (BUS) & Unit Usaha Syariah (UUS).
Regulator (dhi. BI, OJK, OJK- Pasar Modal, b. Pemenuhan Governance Structure dan
LPS atau Peraturan eksternal lainnya Kebijakan Tata Kelola sesuai dengan
yang terkait dengan Perbankan) dan peraturan regulator.
disampaikan kepada Dewan Komisaris, c. GCG Self Assessment dan Pelaporan
Direksi, SEVP serta Group Head terkait. Pelaksanaan GCG dilakukan sesuai dengan
c. Melakukan sosialisasi regulasi secara online/ ketentuan regulator yaitu POJK No. 17
virtual terhadap unit kerja terkait jika Tahun 2023, POJK No. 8/POJK.03/2014 dan
terdapat regulasi/ ketentuan yang baru. SEOJK No.10/SEOJK.03/2014 sebagai mana
d. Menyampaikan opini kepatuhan pada diubah dengan SEOJK No 14/SEOJK.03/2025
setiap permintaan advis/opini kepatuhan tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank
Working Group Policy & Procedure (WPP). Umum.
d. Penerapan Governance, Risk, and
2. Produk dan Aktivitas Baru Bank Compliance di BSI.
Melaksanakan pendampingan/klinik atas
Produk dan Aktivitas Baru (PAB) Bank dengan 6. Syariah Compliance
Unit Kerja terkait yang termasuk dalam kriteria a. Memastikan seluruh produk dan jasa Bank,
PAB ke dalam RBB. Pedoman Operasional produk dan jasa
telah sesuai dengan Fatwa Dewan Syariah
3. Compliance Testing nasional (DSN) dan Opini Dewan Pengawas
Melakukan analisa, evaluasi efektivitas, Syariah (DPS).
kecukupan, dan kesesuaian, serta pengujian b. Melakukan asistensi terhadap penyusunan
kepatuhan terhadap kebijakan dan keputusan produk dan aktivitas baru.
Direksi yang terkait dengan pembiayaan c. Melakukan asistensi terhadap pembiayaan
maupun non pembiayaan, serta memberikan dalam jumlah besar yang menjadi
reviu, opini dan tanggapan kepatuhan keputusan direksi.
terhadap kebijakan yang berjalan dan akad d. Melakukan pemastian terhadap usulan
yang akan dipergunakan guna memastikan pengajuan kebijakan dan putusan Direksi
kesesuaian dengan ketentuan dan prinsip terhadap kesesuaian dengan prinsip syariah
syariah yang berlaku. yang berlaku.
e. Pemastian pelaksanaan prinsip syariah
4. Compliance Monitoring dalam tahapan ex-post (kerjasama dengan
a. Melaksanakan pengkinian sistem reminder SKAI)
kewajiban laporan kepada pihak ketiga f. Melakukan internal shariah review ke kantor
dan PIC laporan kepada pihak ketiga, serta cabang secara sampling untuk memastikan
penguatan dan enhancement Sistem pelaksanaan aktivitas di kantor cabang
Informasi Kepatuhan (SIK); telah sesuai dengan prinsip syariah.
b. Unit Kerja Kepatuhan melakukan
monitoring terhadap prudential banking 7. Melaksanakan Compliance Assurance terhadap
ratio diantaranya rasio NPF, BMPD, GWM, aktivitas Operasional Bank. Compliance
PDN, dan KPMM; assurance dilaksanakan dalam upaya
c. Unit Kerja Kepatuhan memastikan menjaga agar keputusan yang dilakukan oleh
pemenuhan seluruh komitmen BSI atas manajemen telah sesuai dengan ketentuan
hasil temuan OJK, BPK, Auditor Eksternal yang berlaku.
dan pihak regulator lainnya. a. Pembiayaan
•• Melakukan reviu kepatuhan pembiayaan,
5. Good Corporate Governance (GCG) pelaksanaan rapat teknis dan pemberian
a. Melakukan pemenuhan terhadap opini kepatuhan pembiayaan pada
ketentuan/kebijakan dan prosedur yang Rapat Komite Pembiayaan Level Direksi.
wajib dimiliki Bank sesuai ketentuan
peraturan yang terdapat pada Peraturan
OJK, Peraturan BI dan Surat Edaran BI
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
536 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 539
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
FUNGSI KEPATUHAN
•• Melakukan kaji ulang kepatuhan •• Melaksanakan kaji ulang kepatuhan
terhadap pembiayaan debitur besar yang dalam rangka pengendalian biaya yang
telah cair dalam rangka memastikan dilakukan melalui uji sampling
kepatuhan proses pencairan dan d. Aktivitas Operasional Lain
pemenuhan perjanjian nasabah dengan •• Melakukan compliance testing terhadap
Bank. pelaksanaan proses aktivitas operasinal
b. Jaringan Kantor Bank •• Memberikan opini kepatuhan terhadap
•• Memastikan persiapan operasional kegiatan/aktivitas operasional yang
atas pembukaan, pemindahan alamat memerlukan pendapat dari SKK.
lokasi, peningkatan status kantor bank
telah memenuhi persyaratan melalui Aktivitas-aktivitas tersebut dilaksanakan
penerbitan compliance checklist yang bertujuan untuk memastikan seluruh
ditetapkan regulator aktivitas usaha dan operasional bank telah
•• Memonitoring pemenuhan RBB terkait sesuai dengan peraturan perundangan yang
realisasi pengembangan jaringan kantor berlaku, seluruh komitmen kepada pihak lain
c. Pengendalian Biaya telah dilaksanakan.
•• Memastikan kepatuhan pengadaan
barang dan jasa (procurement) melalui 8. Penerapan ISO 37301:2021 Sistem Manajemen
reviu dan opini pelaksanaan rencana Kepatuhan yang bertujuan untuk menciptakan
pengadaan barang dan jasa manajemen kepatuhan yang lebih efektif
•• Memastikan pengeluaran biaya-biaya berdasarkan standar internasional. Sertifikasi
lain dalam operasional bank yang dapat ini dilaksanakan pada lingkup proses Anti
meningkatkan pengendalian biaya yang Money Laundering Anti Pencucian Uang dan
efisien Pencegahan Pendanaan Terorisme Group
(AMG).
Evaluasi Efektivitas Fungsi Kepatuhan Tahun 2025
BSI berkomitmen untuk terus melaksanakan evaluasi menyeluruh atas efektivitas fungsi kepatuhan
dalam rangka memastikan bahwa mekanisme, prosedur, dan pengawasan yang dijalankan telah selaras
dengan prinsip tata kelola serta mampu memitigasi risiko kepatuhan secara optimal.
Evaluasi dilakukan melalui penelaahan terhadap pengendalian internal, efektivitas pemantauan
kepatuhan operasional, proses penanganan pelanggaran, dan tingkat pemahaman serta kedisiplinan
pegawai dalam menerapkan ketentuan yang berlaku. Melalui proses ini, dinilai pula kemampuan fungsi
kepatuhan dalam mengidentifikasi potensi risiko, menyusun rekomendasi perbaikan yang tepat, dan
memastikan tindak lanjut atas setiap temuan dilakukan secara tepat waktu.
Hasil evaluasi tahun 2025 menunjukkan bahwa fungsi kepatuhan telah beroperasi dengan baik dan
konsisten dalam memenuhi persyaratan regulator maupun kebijakan internal Perusahaan.
LAPORAN TAHUNAN 2025
537
Page 540
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PROGRAM ANTI PENCUCIAN UANG,
PENCEGAHAN PENDANAAN TERORISME,
DAN PENCEGAHAN PENDANAAN
PROLIFERASI SENJATA PEMUSNAH
MASSAL (APU-PPT-PPPSPM)
Menindaklanjuti keanggotaan Indonesia sebagai berkelanjutan melakukan pemantauan atas
member Financial Action Task Force on Money pemenuhan komitmen Bank terkait Sistem
Laundering and Terrorism Financing (FATF) Manajemen Kepatuhan, Budaya Kepatuhan,
yang ke-40, pemerintah menerbitkan Keputusan serta aspek Tata Kelola, agar selaras dengan
Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor sasaran dan arah strategis organisasi.
14 Tahun 2024 tentang Penetapan Keanggotaan
Indonesia pada Financial Action Task Force (FATF) 2. Kebijakan dan prosedur
pada 5 April 2024. Penerapan Pilar 2 sebagai pelaksanaan
fungsi ex-ante sesuai dengan ISO 37301:2021
Penerbitan Keppres tersebut dengan dilakukan dengan memastikan bahwa
mempertimbangkan bahwa tindak pidana kebijakan kepatuhan dan sasaran kepatuhan
pencucian uang (TPPU) dan tindak pidana yang selaras dengan nilai, tujuan, dan strategi
pendanaan terorisme (TPPT) merupakan organisasi telah dikomunikasikan dengan baik.
kejahatan lintas batas negara. Oleh karena itu, Implementasinya juga mempertimbangkan
upaya pencegahan dan pemberantasan tindak isu eksternal yang relevan bagi para pemangku
pidana dimaksud perlu didukung melalui kepentingan, sehingga mampu memitigasi
komitmen internasional yang tercantum dalam risiko kepatuhan terkait APU PPT dan PPPSPM.
standar internasional di bidang TPPU dan TPPT.
3. Pengendalian internal
BSI sebagai perbankan nasional dengan prinsip Penerapan pengendalian internal untuk
syariah yang memiliki jaringan tersebar secara mengelola kewajiban kepatuhan dan risiko
nasional maupun internasional berperan kepatuhan dilakukan secara berkala, sehingga
penting meningkatkan perekonomian nasional hasilnya dapat tercermin dalam tinjauan
melalui penyediaan produk dan layanan kepada manajemen sebagai dasar identifikasi peluang
nasabah. Manajemen memiliki komitmen untuk continuous improvement serta kebutuhan
mewujudkan integritas keuangan nasional atas perubahan dalam sistem manajemen
serta penguatan penegakan hukum dalam tata kepatuhan.
kelola perekonomian nasional, serta pelaksanaan
program anti pencucian uang, pencegahan 4. Sistem informasi manajemen
pendanaan terorisme dan pendanaan proliferasi Pilar ini mencakup pengembangan sistem
senjata pemusnah massal. APU PPT dan PPPSPM, termasuk mekanisme
pelaporan APU PPT dan PPPSPM kepada
Penerapan Program APU PPT & PPPSPM regulator sesuai dengan ketentuan yang
Dalam menerapkan program Anti Pencucian Uang berlaku.
dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT)
serta Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata 5. Sumber daya manusia dan pelatihan
Pemusnah Massal (PPPSPM), Bank memastikan Peningkatan kesadaran (awareness) terkait
keselarasan dan kepatuhan terhadap peraturan APU PPT dan PPPSPM terus dilakukan untuk
perundang-undangan yang berlaku serta meningkatkan kompetensi melalui berbagai
International Best Practices. Penerapan program program pelatihan. Upaya ini bertujuan agar
APU PPT dan PPPSPM mencakup lima pilar utama seluruh sumber daya manusia mematuhi
sebagai berikut: kewajiban kepatuhan, kebijakan, dan prosedur
yang berlaku, serta mampu melaporkan
1. Pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris setiap isu yang berkaitan dengan APU PPT
Direksi sebagai Dewan Pengarah secara dan PPPSPM. Selain itu, komunikasi dengan
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
538 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 541
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PROGRAM ANTI PENCUCIAN UANG, PENCEGAHAN PENDANAAN
TERORISME, DAN PENCEGAHAN PENDANAAN PROLIFERASI
SENJATA PEMUSNAH MASSAL (APU-PPT-PPPSPM)
pemangku kepentingan internal maupun eksternal terus ditingkatkan untuk memastikan setiap
pegawai berkontribusi terhadap continuous improvement sistem manajemen kepatuhan.
Struktur Organisasi APU PPT & PPPSPM
Pelaksanaan penerapan APU PPT dan PPPSPM PT Bank Syariah Indonesia Tbk dikelola oleh Unit kerja
AML CFT Group (AMG).
Unit kerja AML CFT Group (AMG) berada di Kantor Pusat yang bertanggung jawab kepada Direktur yang
Membawahkan Fungsi Kepatuhan. Adapun pengukuran efektivitas penerapan program APU PPT dan
PPPSPM di cabang dilakukan oleh Regional AML Representative yang berada di setiap Region, yang
secara intensif berkoordinasi dengan unit kerja AML CFT Group (AMG) di Kantor Pusat.
Adapun Struktur Organisasi APU PPT & PPPSPM dapat digambarkan sebagai berikut:
AML-CFT
Secretary
APU-PPT Strategic APU-PPT Analysis & APU-PPT Policy &
Alliance Monitoring Advisory
Strategy & Financial AML Advisory
Governance Crime Analysis
Managed
Performance & AML Advisory
Conformance
Regional AML
Reporting
Representative
Staff
Reporting
Data Request
Data Request
Staff
Program APU PPT & PPPSPM Tahun 2025
Sesuai UU Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang No. 8 tahun 2010, UU
Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme No.9 tahun 2013, POJK No.08
tahun 2023 serta peraturan PPATK maka telah diterapkan program APU PPT & PPPSPM melalui:
LAPORAN TAHUNAN 2025
539
Page 542
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PROGRAM ANTI PENCUCIAN UANG, PENCEGAHAN PENDANAAN
TERORISME, DAN PENCEGAHAN PENDANAAN PROLIFERASI
SENJATA PEMUSNAH MASSAL (APU-PPT-PPPSPM)
1. Penyusunan, penyesuaian, pembaharuan, dan 6. Peningkatan kualitas data nasabah melalui
kecukupan program APU PPT dan PPPSPM program perbaikan dan/atau pengkinian data
di seluruh ketentuan internal Bank Syariah yang berfokus pada ketersediaan informasi
Indonesia sesuai dengan ketentuan yang nasabah secara lengkap, akurat, terkini, dan
berlaku; utuh;
2. Pelaksanaan Uji Petik dan Sosialisasi APU PPT 7. Penerapan ISO 37301 :2021 Sistem Manajemen
& PPPSPM yang dilakukan oleh Regional AML Kepatuhan dengan ruang lingkup APU
Representative di cabang berdasarkan Risk PPT & PPPSPM pada tahun 2022, dan telah
Based Approach; melaksanakan proses Re-Sertifikasi (audit
3. Peningkatan kualitas dan monitoring terhadap pengawasan) pada bulan November 2025.
kewajiban pelaporan terkait APU PPT dan 8. Keikutsertaan dalam Presidential Lecture
PPPSPM, antara lain Laporan Transaksi dalam rangka memperingati 22 Tahun
Keuangan Mencurigakan (LTKM), Laporan Gerakan APU PPT Indonesia di lstana Negara
Transaksi Keuangan Tunai (LTKT), Laporan pada tanggal 17 April 2024.
Transaksi Keuangan Transfer Dana dari dan 9. Peningkatan kualitas dan integritas pelaporan
ke Luar Negeri (LTKL), dan Sistem lnformasi APU PPT yang mendapat penilaian SANGAT
Pengguna Jasa Terpadu (SIPESAT), termasuk BAIK dalam Financial Integrity Rating (FIR)
kewajiban pelaporan APU PPT dan PPPSPM untuk Tahun 2025 oleh PPATK.
lainnya sesuai dengan ketentuan dan Service 10. Penguatan sistem AML melalui implementasi
Level Agreement (SLA) yang ditentukan sistem AML baru untuk mendukung proses
Regulator; screening, risk rating dan monitoring transaksi.
4. Penyempurnaan sistem dan aplikasi 11. lmplementasi aplikasi pemenuhan permintaan
pendukung penerapan program APU PPT dan data perpajakan melalui Exchange of
PPPSPM, antara lain: Information (EOI) dengan Dirjen Pajak.
a. Enhancement Aplikasi New AML sesuai
perkembangan teknologi pada penerapan
APU PPT dan PPPSPM, terdiri atas 2
tahapan yaitu: tahap 1 Screening dan Risk
Rating dan tahap 2 Transaction Monitoring
dan Reporting;
b. Pengembangan sistem aplikasi Simple BSI
yang dipergunakan untuk mendukung
kegiatan uji petik APU PPT dan PPPSPM
yang dilakukan oleh Regional AML
Representative.
5. Sosialisasi serta peningkatan awareness
dan kompetensi pegawai dalam penerapan
program APU PPT dan PPPSPM melalui:
a. Sosialisasi terhadap transaksi keuangan
mencurigakan berdasarkan tindak pidana
asal (TPA).
b. Refreshment APU PPT & PPPSPM melalui
program Essential Cinema yang telah
diikuti oleh pegawai BSI organik maupun
non-organik.
c. Pembuatan awareness APU PPT & PPPSPM
dalam bentuk video/komik/infografis yang
disampaikan ke seluruh region melalui
Regional AML Representative setiap
bulannya.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
540 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 543
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PERKARA HUKUM
Perkara Penting
Sepanjang tahun 2025, Bank Syariah Indonesia menghadapi perkara penting, baik berupa perdata,
pidana maupun hubungan industrial. Beberapa di antaranya masih dalam proses penyelesaian dan
sisanya sudah dinyatakan inkracht atau berkekuatan hukum tetap.
Rekapitulasi perkara penting yang dihadapi tersebut diuraikan dalam tabel di bawah ini.
Perkara Penting Tahun 2025
Jumlah
No. Permasalahan Hukum
Perdata Pidana Hubungan Industrial
1 Perkara/Permasalahan Hukum yang masih
267 - 1
dalam proses penyelesaian
2 Perkara/Permasalahan Hukum yang telah
223 -
selesai dan/atau inkracht
Jumlah 490 - 1
Informasi terkait kasus-kasus di pengadilan dengan nilai gugatan materiil atau putusan ≥ Rp 5 Miliar dan
sanksi yang diterima serta pengaruhnya terhadap kelangsungan usaha Bank:
Pengaruh
Pokok Perkara / Gugatan Status Upaya
No. Terhadap Sanksi
dan Para Pihak Penyelesaian Manajemen
Perusahaan
1 Perkara gugatan No. 601/Pdt/G/2024/ Pengadilan Negeri Terdapat potensi Monitoring -
PN.Jkt.Utr antara Ronald Suwandri selaku Jakarta Utara telah risiko ganti rugi perkara.
Penggugat dan BSI selaku Tergugat menyatakan bahwa namun tidak Posisi hukum
terkait keberatan atas lelang 2 aset Pengadilan Negeri bersifat material BSI kuat.
penggugat untuk pelunasan kewajiban PT Jakarta Utara tidak terhadap usaha
Jaya Makmur Hasta. berwenang untuk BSI. Dalam
mengadili perkara perkara ini
Nilai Gugatan: dimaksud. Terhadap posisi BSI kuat
•• Materiil sebesar Rp10,000,000,000 putusan tersebut, dimana BSI telah
•• Immateriil sebesar Rp30.000.000.000 Penggugat mengajukan memenangkan
upaya hukum Banding. perkara di PN dan
PT.
Pengadilan Tinggi
Jakarta membatalkan
eksepsi Tergugat dalam
Putusan tingkat pertama
dan menolak gugatan
Penggugat dalam
Putusan tingkat Pertama.
Penggugat mengajukan
upaya hukum Kasasi.
2 Perkara gugatan No. 371/Pdt.g/2025/ Pengadilan Agama Terdapat potensi Monitoring -
PA.Sby antara Marcahyo Adi Prayani Surabaya telah risiko ganti rugi perkara.
selaku Penggugat dan BSI selaku menyatakan bahwa namun tidak Posisi hukum
Tergugat. Gugatan terkait upaya lelang Pengadilan Agama bersifat material BSI kuat.
yang dilakukan BSI dianggap merupakan Surabaya menolak terhadap usaha
PMH karena perhitungan sisa kewajiban gugatan Penggugat BSI. Dalam
Penggugat dianggap tidak sesuai. Terhadap putusan perkara ini
tersebut, Penggugat posisi BSI kuat
Nilai Gugatan: mengajukan upaya dimana BSI telah
•• Materiil sebesar Rp99.200.000.000 hukum Banding. memenangkan
•• Immateriil sebesar perkara di PN dan
Rp291.593.480.983.056 Pengadilan Tinggi Agama PT.
Surabaya menguatkan
Putusan Pengadilan
Agama Surabaya Nomor
371/Pdt.G/2025/PA.Sby.
Penggugat mengajukan
upaya hukum Kasasi.
LAPORAN TAHUNAN 2025
541
Page 544
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PERKARA HUKUM
Pengaruh
Pokok Perkara / Gugatan Status Upaya
No. Terhadap Sanksi
dan Para Pihak Penyelesaian Manajemen
Perusahaan
3 Perkara gugatan No. 92/Pdt.G/2025/PN.Tng Pengadilan Negeri Risiko ganti rugi Monitoring -
Antara Penggugat: Supriadi , Tergugat I: Tangerang telah namun tidak perkara. Posisi
Direktur Utama BSI, Tergugat II: Kepala menyatakan Bahwa bersifat material hukum BSI
Cabang BSI Kelapa Gading, Tergugat Pengadilan Negri terhadap usaha kuat.
III: Direktur Utama PT Asuransi Takaful Tangerang tidak BSI.
Keluarga, Tergugat IV: Kepala Cabang PT berwenang untuk
Asuransi Takaful Keluarga mengadili perkara
dimaksud. Terhadap
Penggugat merupakan ahli waris nasabah putusan tersebut,
yang meminta pengembalian jaminan Penggugat mengajukan
berupa SHM No.115/Kel. Sumur Pancing upaya hukum Banding.
karena berdasarkan informasi PT Asuransi
Takaful Keluarga sudah melakukan klaim Pengadilan Tinggi
asuransi namun nominalnya kurang Banten Menguatkan
putusan Pengadilan
Nilai Gugatan: Negeri Tangerang No.
•• Materiil sebesar Rp15.000.000.000 92/Pdt.G/2025/PN Tng
•• Immateriil sebesar Rp2.000.000.000 tanggal 29 Juli 2025.
4 Perkara gugatan No. 361/Pdt.G/2025/PN.Blb Sampai dengan saat Risiko ganti rugi Monitoring -
antara Penggugat: Tuti Hadiati, Tergugat I: ini masih dalam namun tidak perkara. Posisi
Heri Risnandar Tergugat II: Diana Herawati, proses pemeriksaan di bersifat material hukum BSI
Tergugat III: M.Fajar, Tergugat IV: Permadi Pengadilan Negeri Bale terhadap usaha kuat.
Andasasmita, Tergugat V: M. fauzan Zakiri, Kabupaten Bandung. BSI
Tergugat VI: PT. Bank Syariah Indonesia,
Turut Tergugat I: Kantor Pertanahan/ATR
BPN Kab. Bandung Gugatan sengketa
kepemilikan objek sengketa yang
merupakan agunan di BSI. Objek tanah
yang telah dibeli penggugat kepada
penjual (orang tua T1 dan T2) Proses balik
nama tidak dilakukan sampai penjual
meninggal, dan T1&T2 selaku ahli waris
penjual melakukan balik nama terhadap
objek tanah berdasarkan surat keterangan
ahli waris sehingga objek tanah beralih
nama menjadi atas nama T1&T2. T1 & T2
menjual objek tanah berdasarkan AJB No.
1/2025 kepada T3 yang merupakan nasabah
BSI dan saat ini SHM objek tanah tersebut
telah beralih kepada atas nama T3.
Nilai Gugatan:
•• Materiil sebesar Rp10.000.000.000.00
•• Immateriil sebesar Rp2.000.000.000
5 Perkara gugatan No. 3197/Pdt.G/2025/PA.JS Sampai dengan saat Risiko ganti rugi Monitoring -
Antara Penggugat: PT. Prospero Optima ini masih dalam namun tidak perkara. Posisi
Solusindo, Tergugat: PT. Bank Syariah proses pemeriksaan bersifat material hukum BSI
Indonesia Gugatan dari salah satu vendor di Pengadilan Agama terhadap usaha kuat.
IT yang memiliki kerja sama dengan BSI Jakarta Selatan BSI
sebagai penyedia jasa pengembangan
sistem di BSI.
Penggugat mendalilkan bahwa BSI telah
melakukan cedera janji/wanprestasi
karena belum melakukan pembayaran
terkait dengan proyek yang dikerjakan oleh
Penggugat.
Nilai Gugatan:
•• Materiil sebesar Rp9.790.710.000.00
•• Immateriil sebesar Rp21.595.000.000.00
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
542 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 545
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PERKARA HUKUM
Selain perkara hukum di atas, BSI juga menghadapi perkara hubungan industrial yang rinciannya
diuraikan dalam tabel di bawah ini.
Pokok Perkara/Gugatan Status Pengaruh Terhadap Upaya
No. Sanksi
dan Para Pihak Penyelesaian Perusahaan Manajemen
1. Perkara Hubungan Industrial No. 56/ Sampai saat ini Risiko ganti rugi Sampai Membayar
Pdt.Sus-PHI/2025/PN.Srg antara Yusuf perkara masih namun tidak bersifat dengan saat ini ganti rugi
Rahman (ex pegawai BSI) selaku dalam proses material terhadap masih proses
Penggugat melawan PT BSI selaku pemeriksaan di usaha BSI pemeriksaan
Tergugat. Gugatan terkait pegawai BSI Pengadilan Negeri Pengadilan Negeri
yang di PHK secara tidak terhormat tetapi Serang Serang
menuntut uang pesangon dan uang
penghargaan masa kerja.
Nilai gugatan:
•• Materiil sebesar Rp634.848.471
•• Immateriil Rp10.000.000.000
Perkara Hukum yang Sedang Dihadapi Dewan Komisaris dan Direksi yang Sedang Menjabat
Selama tahun 2025, tidak terdapat perkara hukum yang sedang dihadapi Dewan Komisaris dan Direksi
yang sedang menjabat.
Perkara Hukum yang Sedang Dihadapi Anak Perusahaan
Sampai dengan 31 Desember 2025, BSI tidak memiliki anak Perusahaan sehingga tidak terdapat informasi
perkara hukum yang sedang dihadapi oleh anak Perusahaan.
Sanksi Administratif yang Dikenakan Kepada Perusahaan, Anggota Dewan Komisaris dan Direksi
oleh Otoritas Pasar Modal dan Otoritas Lainnya
Sepanjang tahun 2025, BSI menerima beberapa sanksi administratif yang antara lain terkait dengan
kesalahan pelaporan Laporan Bank Umum Terintegrasi (LBUT), kesalahan pelaporan data Sistem
Layanan Informasi Keuangan (SLIK), keterlambatan pelaporan realisasi literasi dan inklusi keuangan,
keterlambatan pelaporan transaksi keuangan tunai, serta sanksi atas laporan perlindungan konsumen.
Total nilai sanksi tersebut tercatat sebesar Rp118.350.000 sehingga dikategorikan tidak material dan tidak
mengganggu kelangsungan usaha BSI.
Selain itu, tidak terdapat sanksi administratif yang dikenakan kepada anggota Dewan Komisaris maupun
Direksi oleh regulator.
LAPORAN TAHUNAN 2025
543
Page 546
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
AKSES INFORMASI DAN
DATA PERUSAHAAN
Sebagai bagian dari komitmen terhadap keterbukaan informasi, BSI secara konsisten menyampaikan
informasi terkini yang akurat mengenai perkembangan di lingkungan Bank kepada para pemangku
kepentingan. Informasi yang diungkapkan merupakan hasil kompilasi dan pengolahan internal yang
selanjutnya disajikan dalam laporan berkala sesuai dengan ketentuan keterbukaan informasi yang
berlaku. Praktik ini mencerminkan penerapan prinsip transparansi serta kepatuhan terhadap peraturan
perundang-undangan, termasuk regulasi pasar modal terkait keterbukaan informasi.
Transparansi informasi yang disampaikan Bank mencakup posisi, kondisi, kinerja, serta prospek keuangan,
yang tersedia melalui laporan tahunan, laporan keuangan berkala, laporan interim, siaran pers, dan
pengungkapan informasi lainnya kepada publik. Para pemangku kepentingan dapat memanfaatkan
informasi tersebut untuk melakukan analisis terhadap kinerja Bank. Seluruh informasi diperbarui secara
berkala dan disampaikan kepada Pemegang Saham serta otoritas pasar modal melalui berbagai saluran
komunikasi. Penyampaian informasi secara berkala ini merupakan bagian dari upaya Bank untuk
membangun komunikasi yang efektif dan merata dengan seluruh pemangku kepentingan.
Perseroan telah menyediakan saluran komunikasi bagi investor dan entitas pasar modal untuk terhubung
dengan fungsi Investor Relations, dengan rincian sebagai berikut.
Investor Relations Group
Gedung The Tower
Jl. Gatot Subroto No. 27 Kel. Karet Kuningan
Kec. Setiabudi, Jakarta Selatan
Jakarta 12930 Indonesia
Website Hubungan Investor: ir.bankbsi.co.id
E-mail: investor-relations@bankbsi.co.id
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
544 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 547
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KODE ETIK
Kode Etik merupakan pedoman internal Bank yang b. Jajaran Bank tidak diperkenankan
memuat nilai-nilai, etika bisnis, komitmen, serta memberikan persetujuan dan/atau
penegakan terhadap peraturan perusahaan yang meminta persetujuan atas fasilitas
mengatur perilaku individu dalam menjalankan pembiayaan, serta tingkat margin/bagi
kegiatan usaha, aktivitas kedinasan lainnya, serta hasil khusus lainnya untuk:
dalam berinteraksi dengan para pemangku »» dirinya sendiri;
kepentingan. Kode Etik menjadi standar etika »» keluarga/kerabat sampai derajat kedua
dan perilaku yang wajib dipatuhi oleh seluruh baik vertikal maupun horizontal;
jajaran Bank, termasuk Direksi, Dewan Komisaris, »» perusahaan di mana yang bersangkutan
Senior Management, dan Pegawai, baik dalam dan/atau keluarganya mempunyai
pelaksanaan tugas sehari-hari maupun dalam kepentingan.
hubungan bisnis dengan nasabah, mitra usaha, c. Hubungan keluarga/kerabat dengan jajaran
dan rekan sekerja. Bank sampai derajat kedua baik vertikal
maupun horizontal harus diungkapkan
Sasaran utama penerapan Kode Etik adalah sesuai ketentuan.
memberikan pedoman yang jelas agar setiap d. Pemberian fasilitas pembiayaan kepada
pelanggaran terhadap Kode Etik dan etika bisnis Pejabat Eksekutif Bank termasuk keluarga/
oleh seluruh jajaran Bank dapat terdeteksi secara kerabat sampai dengan derajat kedua dari
cepat. Industri perbankan merupakan industri Pejabat Eksekutif Bank, harus mendapat
yang bertumpu pada kepercayaan dan keyakinan persetujuan Dewan Komisaris sesuai
publik, sehingga seluruh kegiatan harus regulasi yang berlaku yang pelaksanaannya
dilaksanakan secara etis, bertanggung jawab, dan diatur dalam ketentuan internal Bank.
berintegritas. e. Jajaran Bank harus menghindarkan diri
dari kegiatan yang berhubungan dengan
Penerapan perilaku dan etika bisnis diharapkan suatu organisasi dan/atau individu yang
dapat mencegah terbentuknya hubungan memungkinkan terjadinya benturan
yang tidak wajar dengan nasabah maupun kepentingan.
antar sesama insan Bank. Ketentuan ini f. Jajaran Bank tidak diperkenankan
mendorong terwujudnya penerapan Tata Kelola mengambil atau memanfaatkan fasilitas
Perusahaan yang Baik yang pada akhirnya akan Bank untuk kepentingan sendiri, keluarga,
meningkatkan citra dan reputasi Bank. ataupun kepentingan pihak luar lainnya.
Perseroan memiliki mekanisme implementasi g. Jajaran Bank hanya dapat melakukan
serta pemantauan kepatuhan terhadap Kode transaksi sekuritas, perdagangan valuta
Etik. Direktur Compliance & Human Capital asing, logam mulia, transaksi derivatif, dan
bertanggung jawab melakukan pengawasan atas barang lainnya untuk kepentingan sendiri di
pelaksanaan Kode Etik secara konsisten di seluruh luar jam kerja apabila tidak terjadi benturan
jajaran Bank. kepentingan, pelanggaran peraturan
perdagangan orang dalam (insider trading)
Pokok-Pokok Kode Etik dari regulator, dan peraturan perundang-
Adapun hal-hal yang diatur dalam Kode Etik undangan lainnya.
adalah:
2. Larangan Suap (risywah)
1. Benturan Kepentingan (conflict of interest) Jajaran Bank harus mengambil langkah tegas
Pelaksanaan terhadap benturan kepentingan atas setiap bentuk pemberian hadiah atau
adalah sebagai berikut: bingkisan dari nasabah, rekanan atau pihak
a. Jajaran Bank wajib menghindarkan diri ketiga lainnya.
dari kegiatan yang dapat menimbulkan
benturan kepentingan. Kegiatan yang 3. Kerahasiaan
dapat menimbulkan benturan kepentingan Jajaran Bank harus menjaga kerahasiaan
yang wajib dihindari. data Bank, khususnya segala sesuatu yang
LAPORAN TAHUNAN 2025
545
Page 548
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KODE ETIK
berhubungan dengan keterangan mengenai 11. Sanksi Pelanggaran/Ketidakpatuhan
nasabah penyimpan dan simpanannya serta Apabila terjadi pelanggaran atau
nasabah investor dan investasinya sesuai ketidakpatuhan terhadap ketentuan ini, maka
dengan ketentuan yang berlaku. pelanggarnya dapat dikenakan sanksi sesuai
dengan ketentuan yang berlaku.
4. Penyalahgunaan Jabatan
Jabatan Jajaran Bank dilarang Kepatuhan terhadap Kode Etik
menyalahgunakan wewenang dan mengambil Kode Etik Bank berlaku bagi seluruh organisasi
keuntungan, baik langsung maupun tidak Bank, mencakup Dewan Komisaris, Dewan
langsung, berdasarkan informasi yang Pengawas Syariah, Direksi, serta seluruh pegawai.
dimilikinya dari kegiatan bisnis Bank. Sebagai bentuk komitmen dalam penerapan Kode
Etik, Bank mewajibkan penandatanganan Pakta
5. Perilaku Insider Integritas secara tahunan. Penandatanganan
Pihak dalam (insider) yang memiliki informasi Pakta Integritas oleh Dewan Komisaris, Direksi,
rahasia tidak diperkenankan menggunakan dan pejabat eksekutif merupakan langkah
informasi tersebut untuk mengambil preventif dalam pengendalian gratifikasi dan/
keuntungan bagi dirinya sendiri atau atau perbuatan yang melanggar Kode Etik BSI,
keluarganya atau pihak ketiga lainnya. serta tindakan lain yang bertentangan dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan yang
6. Integrasi dan Akurasi Data Bank berlaku.
Bank adalah industri yang sarat dengan
peraturan (highly regulated industry) sehingga Penyebarluasan Kode Etik
akurasi data yang disajikan harus terjaga. Kode Etik Bank diatur dan dituangkan dalam
ketentuan internal, antara lain Peraturan
7. Integritas Sistem Perbankan Perusahaan (PP) PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Jajaran Bank harus memastikan dirinya tidak Tahun 2025-2027 (PP BSI) beserta ketentuan
terlibat tindakan kriminal dan/atau kegiatan turunannya. PP BSI dapat diakses oleh seluruh
tidak legal lainnya yang dapat mengganggu jajaran manajemen dan pegawai Bank melalui
sistem perbankan, seperti pembiayaan jaringan intranet, sebagai bagian dari upaya
fiktif, penggelapan dana nasabah, penipuan pengurangan penggunaan kertas dan dukungan
transaksi, pemalsuan data dan sebagainya. terhadap program keuangan berkelanjutan.
8. Pengelolaan Rekening Pegawai Penyebarluasan dan sosialisasi Kode Etik
Bank harus memastikan seluruh rekening bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta
atas nama jajaran Bank dikelola secara wajar memastikan penerapannya secara konsisten oleh
dan sesuai dengan segala persyaratan yang seluruh pegawai BSI. Dengan demikian, seluruh
diatur dalam Peraturan Perusahaan Bank. jajaran manajemen dan pegawai diharapkan
Unit Kerja Human Capital memastikan patuh terhadap ketentuan yang berlaku. Kegiatan
penggunaan rekening tersebut dengan tetap sosialisasi dilaksanakan oleh manajemen dan unit
memperhatikan ketentuan kerahasiaan Bank. kerja terkait.
9. Pernyataan Tahunan (annual disclosure) Salah satu program sosialisasi yang dilaksanakan
Berkaitan dengan pelaksanaan Code of secara berkala adalah “Jumat Berkah” dan ”Munajat
Conduct Bank, Jajaran Bank wajib membuat Jumat”, yang menjadi sarana menyampaikan
pernyataan tahunan dengan jujur dan dapat nilai-nilai perusahaan, yaitu AKHLAK, sebagai
dipertanggungjawabkan. core values bagi pegawai BSI. Melalui program
ini, pegawai diharapkan senantiasa berada dalam
10. Pengawasan, Pelaksanaan, dan Pemutakhiran koridor yang benar dan sejalan dengan Kode Etik
Direktur/SEVP Human Capital bertanggung Bank. Selain itu, Kode Etik juga disebarluaskan
jawab melakukan pengawasan terhadap dalam bentuk lain, seperti infografis dan surat
pelaksanaan Code of Conduct tanpa kecuali edaran.
oleh Jajaran Bank.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
546 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 549
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KODE ETIK
Penyebarluasan Kode Etik juga dilakukan melalui Jenis Sanksi Pelanggaran Kode Etik
portal New Policy System (NPS) serta website Pembinaan disiplin diberikan kepada pegawai
Bank. Selain kepada pihak internal, termasuk yang tidak melaksanakan kewajibannya dan/atau
pegawai organik dan non-organik BSI, sosialisasi melakukan pelanggaran terhadap ketentuan
Kode Etik juga ditujukan kepada pihak eksternal, atau peraturan perusahaan, antara lain melalui
seperti rekanan, vendor, mitra kerja, dan pihak penerapan sanksi yang berjenjang, sebagai
ketiga lainnya. berikut:
Upaya Penerapan dan Penegakan Kode Etik 1. Kategori Pelanggaran Non Saksi: Surat
Penerapan dan penegakan Kode Etik merupakan Pembinaan Tertulis Non Sanksi
elemen penting dalam menjaga integritas, 2. Kategori Sanksi Pelanggaran Ringan:
transparansi, dan akuntabilitas di seluruh aktivitas a. Surat Teguran Tertulis 1
organisasi. Sebagai wujud komitmen terhadap b. Surat Teguran Tertulis 2
nilai-nilai etika, BSI telah menerapkan berbagai 3. Kategori Sanksi Pelanggaran Sedang
langkah yang konsisten dan terukur, salah a. Surat Peringatan Tertulis 1
satunya melalui penerapan Pakta Integritas yang b. Surat Peringatan Tertulis 2
ditandatangani oleh seluruh jajaran manajemen 4. Kategori Sanksi Pelanggaran Berat
dan pegawai. a. Surat Peringatan Keras Pertama dan
Terakhir (SPT)
Pakta Integritas menjadi pernyataan komitmen b. Pemberhentian Hubungan Kerja (PHK)
nyata BSI terhadap penerapan standar etika
kerja yang tinggi. Seluruh insan BSI, mulai dari Jumlah Pelanggaran dan Sanksi yang
manajemen hingga pegawai, diwajibkan untuk Diberikan
menandatangani Pakta Integritas sebagai bentuk Selama periode 2025, Perseroan menjatuhkan
pengakuan dan kesediaan untuk mematuhi Kode sanksi disiplin dengan tingkat ringan, sedang, dan
Etik yang berlaku. Ketentuan ini menegaskan berat sebagai respons atas pelanggaran terhadap
bahwa setiap tindakan dan keputusan yang kebijakan dan ketentuan internal. Klasifikasi sanksi
diambil harus mencerminkan prinsip moral dan tersebut mencerminkan tingkat dan karakteristik
etika yang ditetapkan oleh Perseroan. pelanggaran yang terjadi. Secara keseluruhan,
total pelanggaran kode etik yang terjadi di BSI
Pembaharuan Pakta Integritas dilakukan secara sebanyak 46 kasus. Perseroan konsisten dalam
tahunan sebagai bentuk penegasan komitmen menegakkan disiplin serta berkomitmen untuk
berkelanjutan BSI dalam memastikan seluruh memperkuat kepatuhan dan tata kelola di seluruh
pegawai dan manajemen tetap berpegang pada organisasi.
nilai, kebijakan, dan ketentuan etika yang berlaku.
Proses pembaruan ini juga berfungsi sebagai
sarana penguatan kepatuhan terhadap Kode
Etik serta memberikan ruang untuk penyesuaian
terhadap perkembangan regulasi maupun
dinamika lingkungan usaha.
Melalui langkah-langkah tersebut, BSI tidak
hanya meningkatkan kesadaran seluruh insan
Bank terhadap pentingnya Kode Etik, tetapi juga
menumbuhkan budaya kerja yang profesional,
bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi
integritas. Penegakan Kode Etik melalui Pakta
Integritas diharapkan dapat mencegah potensi
pelanggaran etika serta memperkuat kepercayaan
publik terhadap BSI sebagai lembaga keuangan
yang berintegritas dan dapat diandalkan.
LAPORAN TAHUNAN 2025
547
Page 550
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KEBIJAKAN PEMBERIAN KOMPENSASI
JANGKA PANJANG BERBASIS KINERJA
Bank memberikan insentif jangka panjang (Long Term Incentive/LTI) sebagai bagian
dari remunerasi yang bersifat variabel dalam bentuk saham yang diterbitkan oleh
Bank, dengan besaran tertentu dari total remunerasi variabel. Khusus bagi Komisaris
Independen, LTI dalam bentuk saham dikonversikan dan dibayarkan dalam bentuk
tunai sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Besaran LTI ditetapkan berdasarkan kinerja, peran, dan tanggung jawab yang
bersangkutan dalam pengelolaan Bank, serta tingkat risiko yang melekat pada
jabatan yang diemban. LTI diberikan secara ditangguhkan atau diblokir selama
jangka waktu tiga (3) tahun dan dapat dibayarkan secara proporsional setiap tahun.
Pemberian LTI tersebut dilakukan berdasarkan persetujuan dan penetapan PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk selaku Pemegang Saham Seri B Mayoritas dan Kuasa RUPS,
dengan terlebih dahulu melakukan konsultasi kepada Kementerian Badan Usaha
Milik Negara selaku Pemegang Saham Seri A Dwiwarna, sebagaimana ditetapkan
dalam Keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2023.
Penjelasan lebih lanjut mengenai realisasi pemberian LTI disampaikan pada bagian
Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi pada Bab Tata Kelola Perusahaan dalam
Laporan Tahunan ini.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
548 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 551
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
WHISTLEBLOWING SYSTEM
BSI berkomitmen membangun lingkungan b. Keterangan tertulis saksi
bisnis yang sehat, berintegritas, dan bertujuan c. Keterangan tertulis pelaku
untuk menjadi Bank Syariah terpercaya dalam d. Bukti petunjuk, antara lain dokumen
memberikan layanan berkualitas. elektronik dan/atau hasil cetaknya, CCTV,
rekaman suara, SMS, dll.
Untuk menjaga komitmen tersebut, BSI memiliki
sarana pelaporan Whistleblowing System (WBS). Bukti-bukti dugaan tindakan penyimpangan
WBS memberikan kesempatan untuk melaporkan yang diserahkan Pelapor tidak diperoleh
dugaan fraud atau pelanggaran hukum, dengan cara melanggar peraturan perundang-
pelanggaran kode etik, maupun pelanggaran undangan yang berlaku.
benturan kepentingan yang dilakukan oleh pihak 3. Untuk memudahkan komunikasi, Pelapor
internal BSI. agar memberikan informasi mengenai
identitas diri, yaitu:
Sebagai bentuk perlindungan kepada pelapor, a. Nama Pelapor (diperbolehkan
Bank BSI berkomitmen untuk menjamin menggunakan anonim)
kerahasiaan data diri dan isi laporan yang b. Nomor telepon atau alamat e-mail yang
disampaikan oleh pelapor. dapat dihubungi
Penyampaian Laporan Pelanggaran Media Laporan Pelanggaran
Penyampaian laporan dugaan Tindakan Bank menyediakan beberapa saluran pelaporan
pelanggaran oleh Pelapor akan mudah penyimpangan yaitu:
ditindaklanjuti apabila memenuhi unsur sebagai
berikut:
1. Pelapor wajib memberikan informasi awal,
yaitu: Website: https://whistleblowing.tips/wbs
a. What: Perbuatan berindikasi pelanggaran /@E-WBSI
yang diketahui. Email: e-wbsi@rsm.id
b. Who: Siapa saja yang terlibat dalam Telepon/WA/SMS: 08117-851-851
perbuatan tersebut.
c. Where: Dimana perbuatan tersebut
dilakukan
d. When: Kapan perbuatan tersebut
dilakukan Perlindungan Bagi Whistleblower
e. Why: Apa motif perbuatan pelanggaran BSI berkomitmen untuk memberikan dukungan
serta penyebab terjadinya pelanggaran. dan perlindungan secara penuh kepada setiap
f. How: Bagaimana perbuatan tersebut pelapor dengan menjamin kerahasiaan identitas
dilakukan (modus, cara, dsb.) pelapor serta pelaksanaan proses penyelidikan dan
2. Untuk mempercepat proses tindaklanjut, pengungkapan atas laporan yang disampaikan.
Pelapor menyertakan bukti-bukti awal Tindak lanjut dilakukan setelah Bank melakukan
dugaan tindakan penyimpangan, yaitu: verifikasi bahwa laporan yang diterima terbukti
a. Bukti tertulis, antara lain dokumen benar dan didukung oleh bukti yang memadai.
pembiayaan, surat-surat, akta notarial.
LAPORAN TAHUNAN 2025
549
Page 552
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
WHISTLEBLOWING SYSTEM
Penanganan Pengaduan
Unit Kerja Lain
Aktivitas Internal Bank*) Unit Kerja Kepala Unit Kerja yang Berwenang
Pelapor PJP WBS Pengelola WBS
Pengelola WBS Melakukan Tindak
Lanjut WBS
1. Pelapor melaporkan dugaan Menerima laporan
pelanggaran melalui sarana Mereviu dan Menyetujui hasil
Melaporkan dugaan WBS dari pelapor, analisa laporan
pelaporan Whistleblowing melalui pre screening, memutuskan hasil Menindaklanjuti
pelanggaran melalui WBS dan usulan
System (WBS). dan konfirmasi analisa WBS untuk laporan WBS
sarana pelaporan tindaklanjut oleh Unit
2. Laporan yang diterima atas laporan yang ditindaklanjuti atau
WBS Kerja yang Berwenang
dilakukan Pre Screening dan disampaikan tidak.
dilakukan konfirmasi oleh
Internal Bank/PJP WBS.
3. Internal Bank/PJP WBS
meminta bukti pendukung
atas laporan sampai
dinyatakan cukup untuk Mengajukan Unit
dapat ditindaklanjuti. Memastikan permohonan IVA Kerja
4. Internal Bank/PJP WBS kecukupan bukti persetujuan dan/ Lain
melakukan analisa laporan atas laporan atas hasil analisa HCBP COG IFG
atau terkait
WBS dan mengusulkan pelanggaran pelaporan WBS RBC Laporan
tindaklanjut atas laporan dan melakukan kepada Kepala Unit WBS
tersebut. reminder pelapor Kerja Pengelola WBS
5. Unit Kerja Pengelola WBS untuk melengkapi untuk diteruskan
mereviu, menetapkan, dan kekurangan kepada Unit Kerja
mengajukan permohonan bukti pelaporan yang Berwenang
persetujuan atas hasil analisa pelanggaran melakukan tindak
pelaporan WBS kepada lanjut laporan WBS LD
Kepala Unit Kerja Pengelola
WBS untuk diteruskan
kepada Unit Kerja yang LTD
Berwenang melakukan
tindaklanjut laporan WBS.
6. Kepala Unit Kerja yang Melakukan analisa
Membawahi Fungsi WBS laporan WBS untuk Melaporkan hasil
menyetujui hasil analisa menentukan tindaklanjuy
laporan WBS dan usulan bahwa laporan WBS penyelesaian
tindaklanjut oleh Unit Kerja layak/tidak layak laporan WBS
yang Berwenang. ditindaklanjuti kepada Unit Kerja
7. Laporan hasil analisa WBS Pengelola WBS
yang telah disetujui oleh
Kepala Unit Kerja Pengelola
WBS disampaikan ke Unit
Mengajukan
Kerja yang berwenang.
permohonan
8. Unit Kerja Pengelola WBS
persetujuan
memonitor tindaklanjut
atas hasil analisa
penyelesaian laporan
WBS oleh Unit Kerja yang
pelaporan WBS
Berwenang.
kepada Kepala Unit
9. Setelah laporan selesai
Kerja Pengelola WBS
ditindaklanjuti, Unit
untuk diteruskan
Kerja yang Berwenang
kepada Unit Kerja
melaporkan hasil tindaklanjut yang Berwenang
penyelesaian laporan WBS melakukan tindak
kepada Unit Kerja Pengelola lanjut laporan WBS
WBS.
10. Unit Kerja Pengelola WBS
memberikan informasi
kepada PJP WBS atas status
pelaporan pelanggaran yang Memberikan Memberikan
disampaikan melalui media informasi kepada informasi kepada
yang telah ditentukan oleh Melaporkan pelapor atas PJP WBS
Bank. dugaan status pelaporan atas status
11. PJP WBS memberikan pelanggaran pelanggaran yang pelaporan
informasi kepada pelapor atas melalui sarana disampaikan pelanggaran yang
status pelaporan pelanggaran pelaporan WBS melalui media yang disampaikan
yang disampaikan melalui telah ditentukan melalui media yang Keterangan
media yang telah ditentukan oleh Bank telah ditentukan LTD: Laporan Tidak Ditindaklanjuti
oleh Bank. oleh Bank LD: Laporan Ditindaklanjuti
Internal Bank: WBS Officer
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
550 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 553
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
WHISTLEBLOWING SYSTEM
Lingkup Tindakan Pelanggaran Jumlah Pengaduan dan Proses Pengaduan
Lingkup tindakan pelanggaran yang dilaporkan Hingga 31 Desember 2025, Bank menerima
dalam Whistleblowing System adalah: sebanyak 118 pengaduan melalui Whistleblowing
System, dengan komposisi pengaduan
1. Kecurangan pembiayaan sebanyak 20 pengaduan, operasional
2. Penggelapan Aset sebanyak 16 pengaduan, pelanggaran Kode Etik
3. Pembocoran Informasi sebanyak 40 pengaduan dan laporan tidak terkait
4. Tindak Pidana Perbankan pelanggaran WBS sebanyak 42 laporan.
5. Pelanggaran Peraturan Perusahaan
6. Benturan Kepentingan Selama tahun 2025, Bank menerima 118
7. Penyuapan dan/atau Gratifikasi pengaduan melalui whistleblowing system hingga
8. Tindakan Tidak Etis 31 Desember 2025, dengan 11 pengaduan telah
9. Perbuatan Melanggar Kepatuhan Syariah ditindaklanjuti dan diselesaikan, 3 pengaduan
10. Tindakan-tindakan lainnya yang dapat masih dalam proses tindak lanjut, 8 pengaduan
dipersamakan dengan bentuk pelanggaran. dinilai belum ditindaklanjuti, serta 96 pengaduan
11. Pelanggaran Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme tidak layak untuk ditindaklanjuti sesuai dengan
(KKN) di lingkungan Bank. kriteria dan ketentuan yang berlaku.
12. Pelanggaran Hukum dan Peraturan
Perundang-Undangan di lingkungan Bank. Sanksi/Tindak Lanjut atas Pengaduan di Tahun
2025
Pengelola Laporan Pelanggaran Berdasarkan 11 laporan yang telah ditindaklanjuti,
Dalam pengelolaan laporan atas dugaan terdapat 11 (sebelas) laporan yang terbukti ada
penyimpangan, Bank melibatkan pihak eksternal, pelanggaran/fraud dan telah diberikan sanksi
yaitu PT RSM Indonesia. Selain itu, unit atau fungsi sesuai dengan aturan Bank.
yang menangani pengelolaan WBS berada di
bawah Compliance Group. Compliance Group
bertanggung jawab kepada Direktur Utama atau
Direktur serta memiliki jalur komunikasi dan
pelaporan langsung kepada Dewan Komisaris.
Sosialisasi Whistleblowing System
Sosialisasi media pelaporan Whistleblowing
System dan Anti Gratifikasi dilakukan kepada
seluruh pegawai melalui desktop komputer
pegawai, email pegawai, website Bank, serta
penyampaian dalam kegiatan pelatihan dan
sharing session. Sosialisasi juga disampaikan
kepada nasabah, mitra atau rekanan Bank, serta
masyarakat.
LAPORAN TAHUNAN 2025
551
Page 554
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PROGRAM ANTI KORUPSI
PROGRAM DAN PROSEDUR YANG 3. Melaporkan setiap penerimaan gratifikasi
DILAKUKAN DALAM MENGATASI yang berhubungan dengan jabatannya dan
PRAKTIK KORUPSI berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya
kepada Unit Pengendali Gratifikasi yang berada
Sistem Manajemen Anti Penyuapan di bawah koordinasi Unit Kerja Kepatuhan.
Sebagai wujud komitmen jajaran manajemen BSI
dalam upaya pencegahan dan pemberantasan Prosedur dalam mengatasi praktik korupsi, balas
korupsi, Bank telah menerapkan Sistem jasa, fraud, suap, dan/atau gratifikasi meliputi:
Manajemen Anti Penyuapan sejak awal proses 1. Pengendalian gratifikasi merupakan tugas
merger pada tahun 2021. Sistem ini telah dan tanggung jawab seluruh jajaran Bank.
memperoleh sertifikasi ISO 37001:2016 dengan 2. Seluruh jajaran Bank wajib menghindari
ruang lingkup pengadaan pada unit kerja dan menolak pemberian gratifikasi yang
Procurement and Fixed Asset Group di Kantor dapat dianggap sebagai suap, baik yang
Pusat, serta secara konsisten menjalani audit berasal dari pihak eksternal maupun internal,
surveillance setiap tahun untuk memastikan yang berkaitan dengan jabatannya dan
efektivitas penerapannya. bertentangan dengan kewajiban serta
tugasnya sebagai pejabat Bank.
Pada tahun 2025, BSI telah berhasil 3. Apabila pemberian gratifikasi tidak dapat
mempertahankan sertifikasi ISO 37001:2016 ditolak pada kesempatan pertama, penerima
SMAP pada ruang lingkup procurement di Unit wajib mengembalikan gratifikasi tersebut
Kerja Procurement and Fix Asset Group dan BSI paling lambat 24 jam sejak diterima dan
Coorporate University Kantor Pusat. melaporkan pengembalian tersebut kepada
Unit Pengendali Gratifikasi (Anti Bribery –
Kebijakan Gratifikasi Compliance Group) dengan melampirkan
Sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- bukti otentik, antara lain berita acara serah
undangan mengenai pemberantasan tindak terima yang ditandatangani oleh penerima
pidana korupsi, yaitu Undang-Undang No. 31 dan pemberi atau bukti setoran/transfer
Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan apabila dalam bentuk uang.
Undang-Undang No. 20 Tahun 2001, korupsi 4. Jajaran Bank yang melakukan penolakan atau
didefinisikan sebagai penyalahgunaan wewenang penerimaan gratifikasi wajib melaporkannya
untuk memperkaya diri sendiri atau orang atau kepada Unit Pengendali Gratifikasi melalui
pihak lain melalui perbuatan melawan hukum. email: antibribery@bankbsi.co.id dan/atau
Gratifikasi merupakan salah satu perbuatan WhatsApp 08118 451 451 paling lambat 10
yang dilarang karena berpotensi mendorong (sepuluh) hari kerja sejak tanggal penolakan
terjadinya fraud dan korupsi. Untuk mencegah hal atau penerimaan, dengan tembusan kepada
tersebut, BSI telah menetapkan Petunjuk Teknis Kepala Unit Kerja pelapor.
Operasional (PTO) Pengendalian Gratifikasi yang 5. Unit Pengendali Gratifikasi melakukan reviu
terus disosialisasikan di lingkungan organisasi atas laporan penolakan atau penerimaan
Bank. gratifikasi, menetapkan jenis gratifikasi, dan
menerbitkan Surat Penetapan Gratifikasi
Melalui penerapan pengendalian gratifikasi, paling lambat 30 (tiga puluh) hari kerja sejak
seluruh pegawai diharapkan dapat: laporan diterima secara lengkap beserta
1. Membangun nilai-nilai Tata Kelola yang Baik dokumen pendukung.
dan menanamkan value integrity. 6. Jajaran Bank wajib memberikan edukasi
2. Tidak menerima dan/atau memberikan kepada pemberi atau pihak yang berpotensi
gratifikasi yang berhubungan dengan memiliki benturan kepentingan secara baik
jabatannya dan berlawanan dengan kewajiban dan sopan mengenai larangan penerimaan
atau tugasnya. gratifikasi yang dianggap suap dan/atau
gratifikasi lainnya yang dilarang bagi jajaran
Bank.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
552 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 555
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PROGRAM ANTI KORUPSI
7. Apabila jajaran Bank mengetahui adanya Pada tahun 2025, program yang telah direalisasikan
penerimaan gratifikasi yang dianggap sebagai adalah:
suap dan tidak dilaporkan oleh penerima, 1. Program Risk Awareness dan Anti Fraud
maka hal tersebut dapat dilaporkan melalui Campaign kepada seluruh pegawai melalui
Whistleblowing System (WBS). sosialisasi online dan offline, e-mail blast,
desktop komputer, poster, info grafis, video,
Laporan Gratifikasi Tahun 2025 media sosial dan monitoring onsite. Rincian
Selama tahun 2025, terdapat 20 (dua puluh) pelaksanaan kegiatannya adalah:
laporan gratifikasi dengan rincian sebagai berikut: a. Sosialisasi konten/poster anti gratifikasi
•• 18 (delapan belas) laporan gratifikasi yang bekerja sama dengan Corporate Secretary
telah ditindaklanjuti oleh Anti-Bribery BSI & Communication Group (CSG), Chief
dengan jumlah sebesar Rp8.386.680 dan telah Information Security Officer (CISO) dan IT
diberikan rekomendasi penanganan dengan Operation Group (IOG) melalui e-mail blast,
baik. whatsapp blast, media sosial dan website
•• 2 (dua) laporan gratifikasi yang telah perusahaan.
ditindaklanjuti oleh KPK dengan jumlah sebesar b. Sosialisasi Anti Gratifikasi (Laa Risywah)
Rp5.750.000 dan telah diberikan rekomendasi kepada pihak internal, termasuk pegawai
penanganan dengan baik berdasarkan organik dan non-organik BSI, serta kepada
rekomendasi keputusan Pimpinan KPK. pihak eksternal seperti Rekanan, Vendor,
Mitra kerja dan Pihak ketiga lainnya.
Pelatihan/Sosialisasi Anti Korupsi Kepada 2. Kunjungan ke Unit kerja dalam rangka
Karyawan monitoring implementasi pengendalian
Pelaksanaan sosialisasi Pengendalian gratifikasi gratifikasi di unit kerja, termasuk KC dan KCP.
bertujuan untuk meningkatkan pemahaman
organisasi Bank terhadap Pengendalian Gratifikasi
sehingga tercipta budaya Awareness Anti Fraud
yang mengacu pada Petunjuk Teknis Operasional
(PTO) Pengendalian Gratifikasi.
LAPORAN TAHUNAN 2025
553
Page 556
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KEBIJAKAN ANTI FRAUD
Strategi Anti Fraud Tujuan
BSI telah menerapkan Strategi Anti Fraud sesuai Tujuan diterapkan Kebijakan Anti Fraud antara
dengan POJK No. 12 Tahun 2024 tentang Penerapan lain:
Strategi Anti Fraud bagi Lembaga Jasa Keuangan. 1. Menyediakan ketentuan landasan pokok bagi
Untuk memperkuat komitmen dan efektivitas seluruh jajaran Bank untuk memperkuat
pelaksanaannya, Bank menetapkan ketentuan sistem pengendalian intern, khususnya
internal yang secara komprehensif merangkum dalam melaksanakan 4 (empat) pilar sistem
keseluruhan strategi yang diterapkan, antara lain pengendalian fraud yaitu:
melalui Kebijakan Anti Fraud, Standar Prosedur a. pencegahan;
Pengendalian Strategi Anti Fraud (SAF), serta b. deteksi;
ketentuan internal lainnya yang relevan. c. investigasi, pelaporan dan sanksi;
d. pemantauan, evaluasi dan tindak lanjut,
Sesuai dengan ketentuan POJK tersebut, sebagai penerapan strategi anti fraud di
BSI mendefinisikan fraud sebagai tindakan seluruh jajaran Bank untuk menjaga dan
penyimpangan dan/atau pembiaran yang mengamankan kegiatan usaha Bank.
dilakukan secara sengaja untuk mengelabui, 1. Memberikan pedoman dalam menunjang
menipu, atau memanipulasi Bank, konsumen, implementasi strategi anti fraud.
atau pihak lain, yang terjadi di lingkungan Bank 2. Menjadi acuan jajaran Bank mewujudkan
dan/atau dengan memanfaatkan sarana Bank, penyusunan dan sosialisasi deklarasi anti fraud
sehingga mengakibatkan kerugian bagi Bank, dalam rangka meminimalkan risiko kerugian
konsumen, atau pihak lain dan/atau memberikan bagi Bank.
keuntungan secara langsung maupun tidak
langsung kepada pelaku fraud dan/atau pihak
lain.
Framework Penerapan Strategi Anti Fraud
SAHABAT FINANSIAL, SOSIAL & SPIRITUAL
DIREKTUR UTAMA
KOORDINATOR SAF (IT & FRAUD RISK GROUP)
PILAR I PILAR II PILAR III PILAR IV
INVESTIGASI PEMANTAUAN,
PENCEGAHAN DETEKSI PELAPORAN & EVALUASI & TINDAK
PENGENAAN SANKSI LANJUT
1. Anti fraud Awareness 1. Whistleblowing 1. Investigasi 1. Pemantauan
2. Identifikasi 2. Fraud Detection 2. Pelaporan 2. Evaluasi
Kerawanan System 3. Pengenaan Sanksi 3. Tindak Lanjut
3. Know Your Employee 3. Surprise Audit 4. Proses Hukum
4. Surveillance-
System
PRINCIPAL GUIDELINES
KETENTUAN INTERNAL BANK
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
554 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 557
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KEBIJAKAN ANTI FRAUD
Strategi Anti Fraud disusun secara menyeluruh dan konsisten serta menjunjung tinggi kejujuran
diimplementasikan melalui sistem pengendalian dan komitmen;
fraud dengan menggunakan perangkat yang c. Berperan aktif dalam upaya pencegahan
merupakan penjabaran dari empat (4) pilar yang dan pemberantasan fraud serta bersedia
saling terkait, sebagai berikut: melakukan pelaporan dalam hal terjadi
tindakan fraud di lingkungan Bank; dan
1. Pilar I: Pencegahan Fraud; melalui program d. Menciptakan lingkungan kerja yang bebas
anti fraud awareness (Penyusunan dan dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
sosialisasi Deklarasi Anti Fraud dan Program 3. Menetapkan dan melakukan pengawasan
Budaya Anti Fraud bagi Pegawai), identifikasi terhadap penerapan kode etik terkait dengan
kerawanan, dan know your employee (KYE). pencegahan fraud bagi seluruh jenjang
2. Pilar II: Deteksi Fraud; melalui sarana organisasi.
pengaduan (Whistleblowing System dan 4. Menetapkan dan melakukan pengawasan
Anti Briberry/Gratifikasi), Surprise Audit, dan terhadap penerapan strategi Anti Fraud secara
Surveillance Audit. menyeluruh.
3. Pilar III: Investigasi, Pelaporan dan Pengenaan 5. Mengembangkan kualitas Sumber Daya
Sanksi Fraud serta Proses Hukum. Manusia, khususnya yang terkait dengan
4. Pilar IV: Pemantauan, Evaluasi dan Tindak peningkatan awareness dan pengendalian
Lanjut Fraud. fraud.
6. Memantau dan mengevaluasi kejadian-
BSI menetapkan budaya anti fraud dengan 4 pilar kejadian fraud, serta penetapan tindak
yakni dengan Cegah, Deteksi, Tindak dan Pantau: lanjutnya.
1. Cegah jangan sampai terjadi fraud di 7. Mengembangkan saluran komunikasi yang
lingkungan Bank (Zero Tolerance for Fraud). efektif di intern dan bagi ekstern Bank agar
2. Deteksi untuk mengungkap kejadian fraud seluruh pejabat dan pegawai Bank memahami
yang ada di lingkungan Bank. dan mematuhi kebijakan dan prosedur yang
3. Tindak cepat setiap pelaku fraud untuk berlaku, termasuk kebijakan dan prosedur
menjaga usaha Bank yang sehat. untuk pengendalian fraud.
4. Pantau konsistensi dan komitmen tindak 8. Peran aktif Dewan Pengawas Syariah guna
lanjut kejadian fraud. menegakkan dan memastikan pelaksanaan
prinsip syariah (sharia compliance) pada
Pengawasan Aktif Manajemen aktivitas dan operasional Bank, DPS perlu
Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, dan melaksanakan peran aktifnya pada penegakan
Direksi Bank Syariah Indonesia berwenang dan Kebijakan Anti Fraud terkait hal-hal sebagai
bertanggung jawab untuk: berikut:
a. Melakukan pengawasan pelaksanaan
1. Mengembangkan budaya dan kepedulian Kebijakan Anti Fraud, khususnya pada
terhadap Anti Fraud pada seluruh jenjang penyimpangan terkait dengan prinsip
organisasi, yang meliputi deklarasi Anti Fraud Syariah.
(Anti-Fraud Statement) dan komunikasi yang b. Melakukan pengawasan dan memastikan
memadai ke seluruh jenjang organisasi tentang pengembangan kualitas Sumber Daya
perilaku yang termasuk tindakan fraud. Manusia (SDM), khususnya terkait dengan
2. Menandatangani pakta integritas di seluruh peningkatan awareness dan pengendalian
jajaran organisasi, baik Direksi, Dewan fraud.
Pengawas Syariah, dan Dewan Komisaris, dan c. Melakukan pengawasan terhadap proses
seluruh pegawai Bank, yang mencakup paling pemantauan dan evaluasi serta pelaporan
sedikit: atas kejadian-kejadian fraud serta
a. Mematuhi hukum dan ketentuan peraturan penetapan tindak lanjut khususnya pada
perundang-undangan; penyimpangan terkait dengan prinsip
b. Bertindak objektif dan berpegang teguh syariah.
pada nilai etika dan moral, adil, transparan,
LAPORAN TAHUNAN 2025
555
Page 558
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KEBIJAKAN ANTI FRAUD
Organisasi dan Kewenangan Strategi Anti Fraud
Direktur Komisaris*
Direktur Utama
Koordinator Penerapan SAF **
(Pejabat yang membawahi fungsi SAF)
Unit kerja yang menjalankan Unit kerja yang menjalankan
Unit kerja yang menjalankan Unit kerja yang menjalankan Fungsi Investigasi, Fungsi Pemantauan,
Fungsi Pencegahan Fungsi Deteksi Pelaporan, Sanksi, Proses Evaluasi dan Tindak Lanjut
Hukum
(*) Lintas jalur komunikasi oleh pejabat yang membawahi fungsi SAF kepada Dewan Komisaris
(**) IT & Fraud Risk Group (IFG) sebagai pelaksana fungsi Koordinator Penerapan SAF
Unit kerja yang menjalankan fungsi sebagai koordinator penerapan Strategi Anti Fraud bertanggung
jawab kepada Direktur Utama serta memiliki jalur komunikasi dan pelaporan kepada Dewan Komisaris
terkait penerapan Strategi Anti Fraud. Secara struktur organisasi, pejabat yang membawahi fungsi
Strategi Anti Fraud berada di bawah Direktur Manajemen Risiko, sehingga komunikasi dan pelaporan
kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris dilakukan melalui Direktur Manajemen Risiko. Pejabat
yang membawahi fungsi Strategi Anti Fraud wajib memiliki sertifikasi keahlian di bidang Anti Fraud,
pengalaman di bidang Anti Fraud, dan/atau pengalaman yang memadai di bidang perbankan.
Pelaporan
BSI menyampaikan Laporan Penerapan Strategi Anti Fraud kepada OJK secara semesteran, serta laporan
insidentil apabila terdapat kejadian fraud yang berdampak signifikan dan berpotensi mengganggu
kegiatan operasional Bank.
Jumlah Penyimpangan (Internal Fraud) yang Terjadi dan Upaya Penyelesaian
Jumlah Kasus yang Dilakukan oleh
Dewan Komisaris/Direksi Pegawai Tetap Pegawai Tidak Tetap
Internal Fraud Keterangan
Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun
Sebelumnya Berjalan Sebelumnya Berjalan Sebelumnya Berjalan
(2024) (2025) (2024) (2025) (2024) (2025)
Total Fraud - - 24 3 4 - -
Telah diselesaikan - - 24 3 4 - -
Dalam proses
penyelesaian di - - - - - - -
internal bank
Belum diupayakan
- - - - - - -
penyelesaiannya
Telah
ditindaklanjuti
- - 8 1 2 - -
melalui proses
hukum
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
556 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 559
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
KEBIJAKAN BENTURAN KEPENTINGAN
BSI menerapkan Kebijakan Benturan Kepentingan sesuai dengan SEOJK No. 14/SEOJK.03/2025 untuk
menjaga integritas dan objektivitas dalam seluruh kegiatan operasional serta proses pengambilan
keputusan. Oleh karena itu, Direksi, Dewan Komisaris, Komite Bank, Dewan Pengawas Syariah, Pejabat
Eksekutif, dan seluruh pegawai wajib menghindari setiap bentuk benturan kepentingan dalam
pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya.
Kebijakan Benturan Kepentingan ditetapkan sebagai pedoman untuk mengidentifikasi, mencegah,
dan mengelola potensi benturan kepentingan dalam kegiatan usaha Bank. Kebijakan ini mengatur
mekanisme pencegahan dan penanganan benturan kepentingan, termasuk tata cara pengambilan
keputusan dan langkah mitigasi, serta prosedur administrasi, pencatatan, dokumentasi, dan
pengungkapan benturan kepentingan dalam risalah rapat atau dokumen resmi lainnya. Apabila terjadi
benturan kepentingan, pihak terkait wajib mengungkapkan kondisi tersebut secara terbuka dalam
proses pengambilan keputusan dan tidak diperkenankan melakukan tindakan yang dapat merugikan
Bank. Pengungkapan tersebut dicatat dalam risalah rapat, dengan kewenangan penetapan keputusan
disesuaikan untuk memastikan independensi.
Melalui penerapan kebijakan ini, BSI memastikan bahwa seluruh kegiatan dan keputusan usaha
dijalankan secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan terbaik Bank
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat benturan kepentingan yang melibatkan manajemen BSI dan
menimbulkan kerugian bagi Bank. Upaya yang dilakukan Bank untuk mencegah terjadinya benturan
kepentingan antara lain sebagai berikut:
1. e-Poster
Bank membuat poster elektronik (e-poster) yang disosialisasikan kepada seluruh karyawan sebagai
upaya pencegahan terjadinya benturan kepentingan.
2. Pakta Integritas
Untuk mencegah terjadinya benturan kepentingan, seluruh jajaran manajemen dan pegawai Bank
wajib menyampaikan pernyataan tahunan (annual disclosure) terkait potensi benturan kepentingan
sebagai bagian dari Pakta Integritas, yang dikelola oleh unit kerja Human Capital dan terintegrasi
dalam sistem kepegawaian Bank guna mendukung pemantauan dan pencegahan yang efektif.
3. E-mail Blast.
LAPORAN TAHUNAN 2025
557
Page 560
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
INSIDER TRADING
Sebagai perusahaan terbuka, BSI mematuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang
berlaku di bidang pasar modal. Pelaksanaan kepatuhan terhadap ketentuan pasar modal dilakukan
dengan mengedepankan prinsip pemenuhan kewajiban Bank sesuai dengan regulasi yang berlaku, serta
melalui pembentukan unit di bawah Sekretaris Perusahaan yang bertanggung jawab atas pemenuhan
kepatuhan terhadap peraturan perundangan di bidang pasar modal dengan tugas dan tanggung jawab
yang jelas.
Pengaturan mengenai transaksi orang dalam (insider trading) dituangkan dalam ketentuan internal
berupa Standar Prosedur Operasional Corporate Secretary & Communication. Dalam ketentuan
tersebut, transaksi orang dalam didefinisikan sebagai kegiatan transaksi atas efek Perseroan/Bank,
termasuk namun tidak terbatas pada saham syariah, hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD),
obligasi syariah, dan surat utang jangka menengah, yang dilakukan oleh pihak-pihak yang memiliki
informasi orang dalam. Pemanfaatan informasi orang dalam untuk memperoleh keuntungan di pasar
modal dikategorikan sebagai kegiatan ilegal.
Orang Dalam wajib menerapkan nilai-nilai Kode Etik Perseroan/Bank, antara lain:
1. Menjaga agar kepentingan pribadi tidak bertentangan dengan kepentingan Perseroan/Bank.
2. Tidak menyalahgunakan jabatan dan wewenangnya untuk kepentingan pribadi maupun keluarganya.
3. Tidak melakukan perbuatan tercela yang dapat merugikan citra profesinya maupun citra Perseroan/
Bank pada umumnya.
Larangan transaksi orang dalam meliputi hal-hal sebagai berikut:
1. Melakukan pembelian atau penjualan atas Efek Perseroan/Bank; atau Efek perusahaan lain yang
melakukan transaksi dengan Perseroan/Bank, selama lnformasi Orang Dalam tersebut belum
dipublikasikan/belum tersedia untuk umum.
2. Mempengaruhi pihak lain untuk melakukan pembelian atau penjualan atas Efek Perseroan/ Bank; atau
memberi lnformasi Orang Dalam kepada pihak manapun yang patut diduga dapat menggunakan
informasi tersebut untuk melakukan pembelian atau penjualan atas Efek Perseroan/Bank.
3. Memiliki konflik kepentingan.
4. Melakukan penyalahgunaan posisi/jabatan.
5. Melakukan manipulasi pasar.
6. Melakukan kegiatan short selling atau margin trading.
Selama tahun 2025, tidak terdapat kejadian insider trading di lingkungan BSI.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
558 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 561
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PENYEDIAAN DANA KEPADA PIHAK TERKAIT
DAN PENYEDIAAN DANA BESAR
Pengaturan penyediaan dana kepada pihak terkait di BSI mengacu pada POJK No. 26/POJK.03/2021
tentang Batas Maksimum Penyaluran Dana (BMPD) dan Penyaluran Dana Besar bagi Bank Umum
Syariah (BUS). Berdasarkan ketentuan tersebut, penyaluran dana besar merupakan pemberian dana
kepada individu atau kelompok yang tidak termasuk pihak terkait dengan nilai mencapai 10% atau lebih
dari modal inti Bank. Secara agregat, penyaluran dana kepada pihak terkait dibatasi paling tinggi sebesar
10% dari modal inti Bank, sedangkan penyaluran dana kepada pihak tidak terkait dibatasi paling tinggi
sebesar 25% dari modal inti (Tier 1) Bank. POJK BMPD bagi BUS ini berlaku efektif sejak 1 Januari 2022.
Dalam mendukung penerapan ketentuan tersebut, BSI menetapkan Kebijakan Pembiayaan Bank
Syariah Indonesia Tahun 2024 yang mengatur kebijakan pembiayaan kepada Pihak Terkait, Pihak Tidak
Terkait, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Pemerintah Daerah,
serta pembiayaan dalam valuta asing. Pelaksanaan kebijakan ini senantiasa mengacu pada ketentuan
peraturan perbankan yang berlaku, dengan memastikan setiap pembiayaan dilakukan sesuai standar
yang ditetapkan oleh otoritas terkait.
Pada pelaksanaannya, pemberian pembiayaan dilakukan melalui prosedur pembiayaan yang berlaku
umum dengan mempertimbangkan tingkat keuntungan yang wajar bagi Bank. Sebagai bagian dari
pengelolaan risiko, penyediaan dana besar kepada satu debitur atau kelompok debitur yang mencapai
10% atau lebih dari modal inti Bank dilakukan secara sangat hati-hati. Proses ini berada dalam pengawasan
ketat Komite Pembiayaan yang terdiri dari anggota yang kompeten, termasuk Direktur Utama sebagai
pengambil keputusan utama. Dalam hal Direktur Utama berhalangan, peran tersebut dapat dijalankan
oleh Wakil Direktur Utama.
Sepanjang tahun 2025, BSI tidak mencatat adanya pelanggaran maupun pelampauan ketentuan BMPD.
Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait dan Debitur Besar
2025
No. Penyedia Dana
Jumlah Debitur Nominal (dalam jutaan Rupiah)
1 Kepada Pihak Terkait 319 1.918.453
2 Kepada 20 Debitur Inti
a. Individu 3 11.540.956
b. Grup 17 49.282.895
Total Debitur Inti 20 60.823.851
LAPORAN TAHUNAN 2025
559
Page 562
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
TRANSPARANSI KONDISI KEUANGAN
DAN NON KEUANGAN BUS
Sesuai dengan SEOJK No. 14/2025 (Bagian XXIII.1.g), transparansi penerapan tata kelola paling sedikit
mencakup pengungkapan seluruh aspek penerapan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik.
Pengungkapan tersebut meliputi transparansi kondisi keuangan dan non-keuangan Bank yang belum
diungkap dalam laporan lainnya, termasuk laporan yang wajib diungkap di luar ketentuan mengenai
transparansi dan publikasi laporan Bank.
BSI telah menyampaikan Laporan Pelaksanaan Good Corporate Governance kepada Pemegang
Saham, OJK, serta lembaga terkait lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
yang berlaku. Selain itu, Bank telah memenuhi kewajiban publikasi laporan kepada para pemangku
kepentingan berdasarkan standar akuntansi yang berlaku serta ketentuan regulator yang relevan.
Daftar Konsultan, Penasihat atau yang Dipersamakan dengan Itu yang Digunakan oleh BUS
Nama Konsultan Ruang Lingkup Kerja
Assegaf Hamzah & Partners Konsultan Hukum
Hadiputranto Hadinoto & Partners (HHP Law Firm) Konsultan Hukum
Dewan Syam & Partners Law Firm Konsultan Hukum
James Purba & Partners Konsultan Hukum
SSF Law Firm and Partners Konsultan Hukum
Suhendra & Partners Konsultan Hukum
BUY BACK SHARES DAN/ATAU
BUY BACK OBLIGASI
Sesuai dengan Surat Edaran Bank Indonesia (SEBI) No. 12/13/DPbs tanggal 30 April 2010 tentang
Pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah, yang
dimaksud dengan Buy Back Saham dan Buy Back Obligasi adalah upaya untuk mengurangi jumlah
saham atau obligasi yang telah diterbitkan melalui pembelian kembali saham atau obligasi tersebut,
dengan tata cara pembayaran yang dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selama tahun 2025, BSI tidak melakukan transaksi pembelian kembali saham dan/atau obligasi (Buy
Back Saham dan/atau Buy Back Obligasi).
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
560 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 563
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PEMBERIAN DANA UNTUK KEGIATAN
SOSIAL DAN/ATAU KEGIATAN POLITIK
SELAMA PERIODE PELAPORAN
Sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung
Sumber Dana Jumlah
pencapaian Sustainable Development Goals
(SDGs), BSI melaksanakan Implementasi Program Zakat 253.690.822.343
Sosial Perusahaan yang bertujuan memberikan
Infaq 99.881.349.364
dampak positif dan berkelanjutan bagi lingkungan
operasional Bank, masyarakat sekitar, serta para Sosial 42.897.192.104
pemangku kepentingan. Sebagai bank berbasis Wakaf 4.852.345.944
syariah, perumusan dan implementasi program Total 401.321.709.755
sosial perusahaan BSI senantiasa mengacu pada
prinsip Maqashid Syariah guna memastikan
terciptanya nilai sosial yang sejalan dengan etika Pendapatan Non Halal dan Penggunaannya
dan tanggung jawab. Dalam Jutaan Rupiah
Penyaluran dana ZISWAF diprioritaskan kepada
Sumber
delapan golongan asnaf, fakir, miskin, gharimin,
muallaf, ibnu sabil, riqab, fii sabilillah, dan amil, Infaq dan Shadaqah 99.881
melalui lembaga mitra, serta dapat diberikan Denda 23.899
kepada individu atau institusi yang memenuhi
kriteria dzawil qurba. Selain itu, terdapat Dana Pendapatan Nonhalal 11.203
Kebajikan yang juga dialokasikan untuk berbagai Lainnya 7.796
kegiatan sosial lainnya, antara lain pengentasan 142.779
kemiskinan, kegiatan produktif masyarakat,
penanggulangan bencana, dukungan kesehatan Penggunaan Dana Kebajikan
dan pendidikan, sarana keagamaan dan sosial, Sumbangan (130.947)
beasiswa, literasi ekonomi dan keuangan syariah,
(Penurunan)/Kenaikan dana
serta kegiatan sosial lain yang tidak bertentangan 11.832
kebajikan
dengan prinsip syariah dan, apabila diperlukan,
memperoleh persetujuan dari Dewan Pengawas Saldo Awal Dana Kebajikan 4.876
Syariah. Saldo Akhir Dana Kebajikan 16.708
LAPORAN TAHUNAN 2025
561
Page 564
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PENERAPAN TATA KELOLA TERINTEGRASI
Sebagai entitas anak dalam Mandiri Group, a. Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab
BSI berpartisipasi aktif dalam Komite Tata IRC Komite IRC memberikan rekomendasi
Kelola Terintegrasi (TKT) yang dibentuk oleh kepada Direksi antara lain mengenai:
Entitas Utama, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. •• Kecukupan proses identifikasi,
Keanggotaan komite ditetapkan sesuai dengan pengukuran, pemantauan,
ketentuan yang berlaku sebagaimana diatur pengendalian Risiko secara terintegrasi,
dalam Surat Keputusan Direksi PT Bank Mandiri dan sistem informasi Manajemen Risiko
(Persero) Tbk No. KEP.DIR/136/2015 tentang Terintegrasi;
Perubahan Keanggotaan Komite-Komité di •• Sistem pengendalian internal yang
bawah Dewan Komisaris. Jumlah dan komposisi menyeluruh terhadap penerapan
Komisaris Independen yang menjadi anggota Manajemen Risiko Terintegrasi;
Komite Tata Kelola Terintegrasi telah mewakili •• Penerapan Manajemen Risiko pada
beberapa perusahaan anak sesuai kebutuhan masing-masing Perusahaan Anak.
dan ketentuan peraturan perundang-undangan. b. Rapat IRC Rapat IRC diselenggarakan
Dalam kapasitasnya sebagai entitas anak, BSI sekurang-kurangnya 3 (tiga) kali dalam
senantiasa mengikuti serta melaksanakan arahan satu tahun atau setiap waktu bilamana
dan rekomendasi yang dihasilkan dari rapat dipandang perlu atas permintaan seorang
Komite Tata Kelola Terintegrasi. atau lebih anggota komite dengan hak suara
(Voting Member) atau atas permintaan
Komite TKT memiliki tugas dan tanggung jawab Direksi atau atas usulan tertulis dari unit
paling sedikit: kerja terkait dengan menyampaikan materi
1. Mengevaluasi pelaksanaan intern dan yang akan dibahas dan berkoordinasi
pelaksanaan fungsi kepatuhan secara dengan Sekretaris Komite.
terintegrasi. 2. Board Forum BSI sebagai Perusahaan Anak
2. Memberikan rekomendasi kepada Dewan (PA) secara rutin mengikutsertakan Direksi
Komisaris Entitas Utama TKT. ke berbagai board forum yang diadakan
oleh Entitas Utama (Bank Mandiri) baik yang
Maksud dan tujuan dibentuknya Tata Kelola dilaksanakan secara Triwulan dan Semesteran.
Terintegrasi adalah sebagai berikut:
1. Terwujudnya persamaan persepsi antara Hasil Penilaian Tata Kelola Terintegrasi
dan seluruh Perusahaan Anak dengan Bank Aspek dan hasil penilaian Tata Kelola Terintegrasi
Mandiri terkait peningkatan kualitas tata kelola BSI tahun 2025 disajikan dalam tabel berikut:
yang baik dalam Konglomerasi Keuangan.
2. Membangun sinergi dan aliansi bisnis yang
kuat antara seluruh Perusahaan Anak dengan
Bank Mandiri untuk menciptakan nilai
tambah bagi Konglomerasi Keuangan secara
berkesinambungan.
Hubungan Entitas Utama dengan Entitas Anak
dilakukan melalui forum-forum diskusi melalui:
1. Integrated Risk Committee (IRC)
IRC adalah Komite Eksekutif yang bertanggung
jawab dalam penyusunan antara lain kebijakan
Manajemen Risiko Terintegrasi dan perbaikan
atau penyempurnaan kebijakan Manajemen
Risiko Terintegrasi berdasarkan hasil evaluasi
pelaksanaan.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
562 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 565
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PENERAPAN TATA KELOLA TERINTEGRASI
No. Aspek Semester I/2025 Semester II/2025
1 Direksi 1,44 1,22
2 Dewan Komisaris 1,70 1,70
3 Dewan Pengawas Syariah 1,00 1,00
4 Komite Tata Kelola Terintegrasi 1,00 1,00
5 SKK (T) 1,25 1,25
6 SKAI (T) 1,00 1,00
7 PMR (T) 1,40 1,40
8 Pedoman TK (T) 1,33 1,33
9 Benturan Kepentingan 1,00 1,00
10 Kebijakan Remunerasi 1,00 1,00
Nilai Akhir 1,28 1,28
Semester I Tahun 2025
Peringkat Definisi Peringkat
Konglomerasi Keuangan dinilai telah melakukan penerapan Tata Kelola Terintegrasi
1 yang secara umum baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas
penerapan prinsip Tata Kelola Terintegrasi. Apabila terdapat kelemahan dalam
penerapan Tata Kelola Terintegrasi, secara umum kelemahan tersebut tidak signifikan
dan dapat segera dilakukan perbaikan oleh Entitas Utama dan/atau LJK.
Governance Structure
Kekuatan:
a. Jumlah dan komposisi Direksi dan Dewan Pengawas Syariah Perseroan telah memenuhi persyaratan
yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku; dan
b. Jumlah SDM dan infrastruktur penunjang/ pendukung penerapan Tata Kelola Perusahaan seperti
Satuan Kerja Kepatuhan dan Satuan Kerja Audit Internal telah sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan dan memadai untuk mendukung penerapan Tata Kelola perusahaan yang
baik.
Kelemahan:
Sehubungan dengan RUPS Perseroan yang telah dilakukan pada tanggal 16 Mei 2025, terdapat 12 (dua
belas) orang pengurus Perseroan yang diangkat pada RUPST tersebut masih dalam proses pengumpulan
dokumen fit & proper test OJK:
Governance Process :
Kekuatan :
Seperti halnya aspek struktur tata kelola, hampir seluruh kriteria penilaian pada aspek proses tata kelola
merupakan faktor positif bagi implementasi penerapan tata kelola Perusahaan, yaitu::
a. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah (DPS)
telah dilaksanakan sesuai dengan Pedoman Kerja yang telah ditetapkan dengan berpedoman pada
prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik, termasuk penyelenggaraan Rapat Direksi, Dewan
Komisaris dan DPS serta Rapat Gabungan yang dilaksanakan senantiasa terdokumentasi dengan
baik dan menjadi bahan evaluasi perbaikan dan penguatan implementasi tata kelola perusahaan
untuk mendukung pencapaian tujuan Perusahaan.
LAPORAN TAHUNAN 2025
563
Page 566
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
PENERAPAN TATA KELOLA TERINTEGRASI
b. Seluruh organ dan infrastruktur penunjang/ pendukung penerapan tata kelola perusahaan telah
berfungsi dengan baik dalam mengawal implementasi penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
Kelemahan:
Penerapan manajemen risiko masih perlu ditingkatkan mengingat masih terdapat kejadian fraud pada
periode penilaian.
Governance Outcome:
Kekuatan:
a. Laporan Kepatuhan Terintegrasi kepada induk telah dilakukan secara tepat waktu
b. Laporan Tata Kelola Bank, Laporan Tahunan Bank dan Laporan Tingkat Kesehatan Bank telah
disampaikan tepat waktu kepada regulator.
c. Rekomendasi hasil pengawasan Dewan Pengawas Syariah telah disampaikan kepada Direksi
Perusahaan, yang meliputi pengawasan penerapan prinsip-prinsip Tata kelola Perusahaan dan
prinsip-prinsip Syariah.
d. Satuan kerja Audit Intern telah menyusun dan menyampaikan laporan pelaksanaan tugas dan
tanggung jawabnya kepada pejabat yang berwenang secara lengkap, rutin dan tepat waktu yang
didokumentasikan dengan baik.
Kelemahan:
Masih terdapat denda dari regulator yang perlu ditindaklanjuti.
Semester II Tahun 2025
Peringkat Definisi Peringkat
Konglomerasi Keuangan dinilai telah melakukan penerapan Tata Kelola Terintegrasi yang secara
1 umum baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas penerapan prinsip Tata Kelola
Terintegrasi. Apabila terdapat kelemahan dalam penerapan Tata Kelola Terintegrasi, secara umum
kelemahan tersebut tidak signifikan dan dapat segera dilakukan perbaikan oleh Entitas Utama dan/
atau LJK.
Governance Structure
Kekuatan :
a. Seluruh Direksi telah lulus fit & proper test OJK. Jumlah dan komposisi Direksi, Dewan Komisaris dan
Dewan Pengawas Syariah Perseroan telah memenuhi persyaratan yang diatur dalam ketentuan
peraturan perundang-undangan yang berlaku; dan
b. Jumlah SDM dan infrastruktur penunjang/ pendukung penerapan Tata Kelola Perusahaan seperti
Satuan Kerja Kepatuhan dan Satuan Kerja Audit Internal telah sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan dan memadai untuk mendukung penerapan Tata Kelola perusahaan yang
baik.
Kelemahan :
Sehubungan dengan RUPS Perseroan yang telah dilakukan pada tanggal 16 Mei 2025, masih terdapat
3 (tiga) orang Dewan Komisaris Perseroan yang diangkat pada RUPST tersebut saat ini dalam proses
menunggu jadwal fit & proper test OJK
Governance Process
Kekuatan :
Seperti halnya aspek struktur tata kelola, hampir seluruh kriteria penilaian pada aspek proses tata kelola
merupakan faktor positif bagi implementasi penerapan tata kelola Perusahaan, yaitu:
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
564 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 567
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PENERAPAN TATA KELOLA TERINTEGRASI
a. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab c. Rekomendasi hasil pengawasan Dewan
Direksi, Dewan Komisaris dan DPS telah Pengawas Syariah telah disampaikan
dilaksanakan sesuai dengan Pedoman Kerja kepada Direksi Perusahaan, yang meliputi
yang telah ditetapkan dengan berpedoman pengawasan penerapan prinsip-prinsip Tata
pada prinsip-prinsip tata kelola perusahaan kelola Perusahaan dan prinsip-prinsip Syariah.
yang baik, termasuk penyelenggaraan Rapat d. Satuan kerja Audit Intern telah menyusun dan
Direksi, Dewan Komisaris dan DPS serta Rapat menyampaikan laporan pelaksanaan tugas
Gabungan yang dilaksanakan senantiasa dan tanggung jawabnya kepada pejabat yang
terdokumentasi dengan baik dan menjadi berwenang secara lengkap, rutin dan tepat
bahan evaluasi perbaikan dan penguatan waktu yang didokumentasikan dengan baik.
implementasi tata kelola perusahaan untuk
mendukung pencapaian tujuan Perusahaan. Kelemahan:
Masih terdapat denda dari regulator yang perlu
b. Seluruh organ dan infrastruktur penunjang/ ditindaklanjuti.
pendukung penerapan tata kelola perusahaan
telah berfungsi dengan baik dalam mengawal
implementasi penerapan tata kelola
perusahaan yang baik.
Kelemahan :
Penerapan manajemen risiko masih perlu
ditingkatkan mengingat masih terdapat kejadian
fraud pada periode penilaian.
Governance Outcome
Kekuatan :
a. Laporan Kepatuhan Terintegrasi kepada induk
telah dilakukan secara tepat waktu
b. Laporan Tata Kelola Bank, Laporan Tahunan
Bank dan Laporan Tingkat Kesehatan Bank
telah disampaikan tepat waktu kepada
regulator.
LAPORAN TAHUNAN 2025
565
Page 568
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAJEMEN RISIKO
BSI menerapkan Manajemen Risiko secara efektif oleh Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan
terstruktur, terintegrasi, dan berkesinambungan Pengawas Syariah, guna memastikan penerapan
untuk mendukung pertumbuhan keuangan dan manajemen risiko dan tata kelola Syariah yang
operasional yang berkelanjutan. Sejalan dengan konsisten dan berkelanjutan.
POJK Tata Kelola Syariah, BSI menyadari bahwa
keberlangsungan usaha sangat dipengaruhi Pelatihan Manajemen Risiko
oleh eksposur risiko yang timbul dari kegiatan Pada tahun 2025 telah dilakukan pelatihan
perbankan, baik secara langsung maupun tidak untuk meningkatkan awareness, pemahaman
langsung. Oleh karena itu, BSI menetapkan dan penerapan proses manajemen risiko yang
Kebijakan Manajemen Risiko sebagai bagian selaras dengan strategi dan tujuan Bank, sebagai
yang tidak terpisahkan dari kerangka tata kelola bagian dari tata kelola perusahaan yang sehat dan
Syariah, guna memastikan bahwa seluruh aktivitas berkelanjutan, antara lain:
pengambilan risiko selaras dengan prinsip Syariah,
prinsip kehati-hatian, dan ketentuan peraturan 1. Essentials Series: Basic Risk Management
perundang-undangan. Program pembelajaran modul Basic Risk
Management berbasis digital (online)
BSI menerapkan manajemen risiko sebagai melalui Learning Management Sysytem
disiplin utama dalam pengelolaan Bank yang tidak yang wajib diikuti oleh seluruh pegawai BSI.
hanya bertujuan untuk memenuhi kepatuhan Pelatihan ini bertujuan agar pegawai mampu
regulasi. Di tengah dinamika lingkungan eksternal memahami jenis & faktor-faktor risiko dan
serta pengembangan produk dan layanan yang teknik pengelolaan risiko yang berlaku di
terus berlangsung, penerapan manajemen Bank dari proses identifikasi, pengukuran,
risiko mencerminkan sikap kehati-hatian pemantauan dan pengendalian risiko serta
manajemen dalam menjaga ketahanan usaha, mengkomunikasikannya. Pada tahun 2025,
memastikan pengambilan keputusan yang sehat, pelatihan ini telah diikuti oleh 16.043 pegawai
serta menyelaraskan eksposur risiko dengan dengan tingkat kelulusan 99,92%.
risk appetite, tujuan strategis, dan komitmen
kepatuhan Syariah Bank. 2. Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR)
Sertifikasi mandatori untuk pemenuhan
Penerapan manajemen risiko yang efektif ketentuan SE OJK No 28/SEOJK.03/2022
ditujukan untuk melindungi Bank dan entitas tentang Sertifikasi Manajemen Risiko Bagi
afiliasinya dari dampak perubahan lingkungan Sumber Daya Manusia Bank Umum. Bank wajib
usaha yang berpotensi menimbulkan kerugian melaksanakan penyelarasan dan penyetaraan
finansial maupun non-finansial. Pada saat yang terhadap kepemilikan SMR sesuai dengan
sama, manajemen risiko berperan sebagai Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI)
pendorong penciptaan nilai melalui penguatan Manajemen Risiko, yaitu dari skema tingkat
ketahanan institusi, peningkatan kepercayaan 1, 2, 3, 4 dan 5 disesuaikan ke skema jenjang
pemangku kepentingan, serta dukungan kualifikasi 4, 5 6 dan 7. Pada tahun 2025, telah
terhadap kinerja yang berkelanjutan sesuai dilakukan SMR dengan total 5.082 pegawai
dengan tujuan perbankan Syariah. yang terdiri dari:
a. Sertifikasi sebanyak 1.854 pegawai.
Kerangka manajemen risiko Bank merupakan b. Resertifikasi (perpanjangan) sebanyak 444
serangkaian metodologi dan prosedur yang pegawai.
digunakan untuk mengidentifikasi, mengukur, c. Refreshment (pemeliharaan) sebanyak
memantau, dan mengendalikan risiko yang 2.784 pegawai.
timbul dari seluruh kegiatan usaha Bank. BSI
secara berkala melakukan evaluasi atas efektivitas
penerapan manajemen risiko serta terus
meningkatkan kesadaran risiko di seluruh lini
organisasi. Hal ini mencakup penguatan budaya
risiko serta pelaksanaan pengawasan yang
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
566 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 569
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
MANAJEMEN RISIKO
DASAR PENERAPAN MANAJEMEN 13. POJK No. 11/POJK.03/2022 tanggal 7 Juli 2022
RISIKO tentang Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
tentang Penyelenggaraan Teknologi Informasi
Dalam menerapkan manajemen risiko, BSI Oleh Bank Umum;
mengacu pada Peraturan Regulator dan 14. POJK No. 65/POJK.03/2016 tanggal 23
ketentuan perundang-undangan, antara lain: Desember 2016 tentang Penerapan
Manajemen Risiko bagi Bank Umum Syariah
1. Undang-Undang No. 19 Tahun 2003 tentang dan Unit Usaha Syariah;
Badan Usaha Milik Negara sebagaimana 15. SEOJK No. 21/SEOJK.03/2017 tanggal 6 Juni
diubah beberapa kali terakhir dengan Undang- 2017 tentang Penerapan Manajemen Risiko
Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang dalam Penggunaan Teknologi Informasi oleh
Perubahan Keempat Atas Undang-Undang Bank Umum;
Nomor 19 Tahun 2003 Tentang Badan Usaha 16. SEOJK No. 12/SEOJK.03/2018 tanggal 21
Milik Negara, berikut segala perubahannya; Agustus 2018 tentang Penerapan Manajemen
2. Undang-Undang No. 21 tahun 2008 Risiko dan Pengukuran Pendekatan Standar
tentang Perbankan Syariah berikut segala untuk IRRBB Bagi Bank Umum;
perubahannya; 17. SEOJK No. 6/SEOJK.03/2020 tanggal 29
3. Undang-Undang No. 4 Tahun 2023 tentang April 2020 tentang Perhitungan ATMR
Pengembangan dan Penguatan Sektor untuk Operasional dengan Menggunakan
Jasa Keuangan (“UU P2SK”), berikut segala Pendekatan Standar Bagi Bank Umum;
perubahannya; 18. POJK No. 37/POJK.03/2019 tanggal 19
4. Undang-Undang Republik Indonesia No. Desember 2019 tentang Transparansi Dan
9 tahun 2016 tentang Pencegahan dan Publikasi Laporan Bank;
Penanganan Krisis Sistem Keuangan, berikut 19. Peraturan Bank Indonesia No. 23/17/PBI/2021
segala perubahannya; tanggal 17 Desember 2021 tentang Perubahan
5. POJK No. 2 Tahun 2024 tentang Penerapan Ketiga atas Peraturan Bank Indonesia No.
Tata Kelola Syariah bagi Bank Umum Syariah 20/4/PBI/2018 tentang Rasio Intermediasi
dan Unit Usaha Syariah; Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas
6. POJK No. 8/POJK.03/2014 tanggal 13 Juni 2014 Makroprudensial Bagi Bank Umum
tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Konvensional, Bank Umum Syariah dan Unit
Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah; Usaha Syariah;
7. POJK No. 16/POJK.03/2022 tanggal 30 Agustus 20. POJK No. 14/ POJK.03/2017 tanggal 7 April 2017
2022 tentang Bank Umum Syariah; tentang Rencana Aksi (Recovery Plan) bagi
8. POJK No. 17/POJK.03/2014 tanggal 18 November Bank Sistemik;
2014 tentang Penerapan Manajemen Risiko 21. POJK No. 11/POJK.03/2019 tanggal 28 Maret
Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan; 2019 tentang Prinsip Kehati-hatian Dalam
9. POJK No. 21/POJK.03/2014 tanggal 18 November Aktivitas Sekuritisasi Aset Bagi Bank Umum;
2014 tentang Kewajiban Penyediaan Modal 22. POJKNo.15/2024 tanggal 9 Oktober 2024
Minimum Bank Umum Syariah; tentang Integritas Pelaporan Keuangan Bank;
10. SEOJK No. 10/SEOJK.03/2014 tanggal 11 Juni 23. SEOJK No. 34/SEOJK.03/2016 tentang
2014 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Penerapan Manajemen Risiko Bank Umum;
Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah; 24. SEOJK No. 29/SEOJK.03/2022 tentang
11. SEOJK No. 34/SEOJK.03/2015 tanggal 21 Ketahanan dan Keamanan Siber Bank Umum;
Desember 2015 tentang Perhitungan Aset 25. SEOJK No. 25/SEOJK.03/2023 tentang
Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank
Kredit dengan Menggunakan Pendekatan Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah;
Standar bagi Bank Umum Syariah; 26. Fatwa yang dikeluarkan oleh Dewan Syariah
12. SEOJK No. 35/SEOJK.03/2015 tanggal 21 Nasional;
Desember 2015 tentang Perhitungan Aset 27. Anggaran Dasar Bank dan perubahannya;
Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Pasar 28. Kebijakan Sistem Pengendalian Internal Bank
dengan Menggunakan Metode Standar Bagi dan perubahannya.
Bank Umum Syariah;
LAPORAN TAHUNAN 2025
567
Page 570
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAJEMEN RISIKO
DASAR PERUMUSAN UPAYA PENINGKATAN BUDAYA RISIKO
Perumusan Kebijakan Manajemen Risiko di Bank Selain itu, Bank terus memperkuat budaya risiko
Syariah Indonesia didasarkan pada hal-hal sebagai (risk culture) yang berkesinambungan melalui
berikut: pembelajaran berkelanjutan dan meningkatkan
1. Al-Qur’an dan Hadits kesadaran terhadap risiko di seluruh jajaran
a. QS: As-Saff 61:4 “Sesungguhnya Allah melalui berbagai program, termasuk di antaranya
mengasihi orang-orang yang berjuang Operational Risk Awareness (OPERA), Cyber
dalam perjuangan-Nya secara berturut- Risk Awareness, Fraud Awareness, Compliance
turut seolah-olah mereka adalah satu Awareness, dan Business Continuity Awareness.
struktur yang disatukan dengan kuat.”
b. QS: Yusuf 12:67 Lalu berkatalah Yakub: Penerapan manajemen risiko yang efektif
“Hai anak-anakku, janganlah kamu masuk memerlukan terciptanya budaya sadar risiko
dari satu gerbang, tetapi masuklah dari (risk culture dan risk awareness) yang kuat
gerbang yang berbeda; dan aku tidak dan konsisten di seluruh lini organisasi.
dapat memberimu melawan [ketetapan] Untuk memastikan pengelolaan risiko dapat
Allah sama sekali. Keputusannya hanya berlangsung secara proaktif dan
untuk Allah; kepada-Nya aku bersandar, berkesinambungan, BSI terus mendorong
dan kepada-Nya biarlah orang-orang yang berbagai inisiatif peningkatan kesadaran risiko
mengandalkan.” bagi seluruh pegawai.
c. QS: Yusuf 12:46-49 Ketika hamba itu
bertemu dengan Yusuf, dia berseru: “Yusuf, Sebagai bentuk komitmen tersebut, BSI telah
hai orang yang benar, jelaskanlah kepada mengembangkan sejumlah program unggulan
kami tentang tujuh ekor lembu gemuk yang yang berfokus pada edukasi, internalisasi nilai
dimakan oleh tujuh ekor kurus, dan tujuh kehatihatian, dan penguatan kompetensi risiko,
batang gandum hijau dan yang lainnya antara lain melalui Operational Risk Awareness
kering, supaya aku dapat kembali kepada (OPERA), termasuk Fraud Awareness, IT
orang-orang; mungkin mereka akan tahu Security Awareness – Cyber Security Awareness,
[tentang kamu].” Yusuf berkata: “Engkau Compliance Awareness, Legal risk awareness dan
akan menanam selama tujuh tahun Business Continuity Awareness.
berturut-turut; dan apa yang kamu panen
tinggalkan dalam pakunya, kecuali sedikit Program-program tersebut dirancang untuk
dari itu kamu akan makan. Kemudian akan memperdalam pemahaman pegawai serta
datang setelah tujuh tahun yang sulit itu meningkatkan kualitas pengelolaan risiko di
yang akan menghabiskan apa yang kamu seluruh jenjang organisasi. Seluruh inisiatif
simpan untuk mereka, kecuali sedikit yang peningkatan kesadaran ini dijalankan secara
akan kamu simpan. Kemudian akan datang berkala dan terintegrasi di kantor pusat dan
setelah itu satu tahun di mana bangsa akan seluruh jaringan BSI.
diberi hujan dan di mana mereka akan
memeras [zaitun dan anggur].”
d. Al-Hadits (Dailami) “Sesungguhnya Allah
mengasihi seorang hamba yang, ketika
melakukan suatu tugas, melakukannya
dengan hati-hati.”
e. Al-Hadits (Baihaqi) “Kehati-hatian itu dari
Allah, dan kecerobohan berasal dari Iblis.”
f. Al-Hadits (Ahmad, Tirmidzi, Nasa’i, dan
Damiry) “Tinggalkan apa yang membuatmu
ragu untuk apa yang tidak membuatmu
ragu. Kebenaran membawa ketenangan,
dan kepalsuan membawa keraguan.”
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
568 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 571
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
MANAJEMEN RISIKO
No. Program Risk Awareness Frekuensi Target Audience
Forum
Siaran/forum/ live Webinar/ workshop yang dilakukan
secara live streaming yang membahas isu/tren seputar
1. risiko dan mitigasinya Bulanan Seluruh pegawai
•• Risiko Hukum – NGOPIH Webinar Ngobrol Pemaha-
man Ilmu Hukum (NGOPIH)
•• Market Talk
Quiz
Evaluasi singkat yang dirancang untuk mengukur tingkat
2. pemahaman pegawai terhadap materi risk awareness Bulanan Seluruh pegawai
•• Quiz IT Security Awareness
•• program IQRA (Internal Quiz Regulation Awareness)
Podcast
media pembelajaran berbentuk video yang disajikan
secara menarik dan mudah diakses oleh seluruh
pegawai melalui format obrolan ringan, penjelasan
3. tematik, maupun storytelling, podcast memungkinkan Bulanan Seluruh pegawai
penyampaian materi awareness secara lebih fleksibel,
engaging, dan mudah dipahami.
•• CERPEN (Cerita Pelindungan Konsumen)
•• Podcast tematik
Survey
Survei/ceklis berisi pertanyaan singkat kepada pegawai
melalui Ms. Form
4. Tematik Seluruh pegawai
•• Risk Maturity Index
•• Compliance Maturity Index
•• Behavior Maturity Index
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Pegawai sesuai
•• Sertifikasi pegawai Kerangka Kualifikasi
5. Tematik
•• Resertifikasi (perpanjangan) Nasional Indonesia
•• Refreshment (pemeliharaan) (KKNI)
Infografis
•• Operational Risk Awareness (OPERA)
6. Tematik Seluruh pegawai
•• IT Risk Awareness
•• Desktop Wallpaper
Newsletter
7. •• IT Security Awareness Tematik Seluruh pegawai
•• Monthly Regulation Update
E-learning
Tematik berdasarkan
8. Pembelajaran kepada pegawai berisi materi beserta post- Tematik
materi pembelajaran
test yang harus dikerjakan.
Melalui berbagai program risk awareness, pegawai memperoleh pemahaman yang lebih jelas mengenai
pentingnya pengelolaan risiko. Peningkatan pemahaman ini membantu memastikan bahwa praktik
pengelolaan risiko dapat dijalankan secara lebih optimal, efektif, dan efisien di seluruh area kerja.
LAPORAN TAHUNAN 2025
569
Page 572
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAJEMEN RISIKO
SISTEM MANAJEMEN RISIKO
Dalam menjalankan sistem manajemen risiko, Bank mengacu pada 4 (empat) pilar penerapan
manajemen risiko yaitu:
STRONG RISK MANAGEMENT
Pengawasan Aktif Dewan Kecukupan Proses
Kebijakan dan Prosedur Sistem Pengendalian
Komisaris, Direksi dan Manajemen Risiko & Sistem
Manajemen Risiko Serta Intern yang Menyeluruh
Dewan Pengawas Syariah Informasi Manajemen
Penetapan Limit Risiko
Risiko
•• Kebijakan & strategi •• Metodologi dan •• Risk identification, •• Efektivitas pengendalian
manajemen risiko prosedur manajemen measurement & internal atas operasional
•• Risk Appetite & Risk risiko monitoring bisnis dan manajemen
Tolerance •• Risk Limit •• Reporting & MIS risiko
•• Risk Culture •• Organization •• Risk Analytics •• Kaji ulang penerapan
manajemen risiko
Mencakup 10 Risiko yang dihadapi Bank Umum Syariah
PENGAWASAN AKTIF DEWAN Pada tingkat eksekutif, Direksi memastikan
KOMISARIS, DIREKSI DAN DEWAN pengawasan aktif berjalan secara intensif melalui
PENGAWAS SYARIAH berbagai komite strategis, antara lain Komite
Manajemen Risiko, Komite ALCO, Komite Pengarah
Sebagai bagian dari komitmen terhadap Teknologi Informasi, Komite Bisnis, Komite Policy
penerapan tata kelola yang kuat, Dewan Komisaris, & Procedure, Komite Sumber Daya Manusia,
Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah secara serta Steering Committee Crisis Management
bersama-sama memegang peran penting dalam - Business Continuity Management. Koordinasi
memastikan efektivitas pelaksanaan manajemen internal juga diperkuat melalui forum-forum rutin
risiko di BSI. Pengawasan aktif Dewan Komisaris, seperti Rapat Dewan Direksi dan Rapat Direktur
Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah dilakukan Bidang. Sementara itu, Dewan Pengawas Syariah
secara menyeluruh terhadap seluruh risiko menjalankan pengawasan syariah secara periodik
yang dihadapi oleh Bank, termasuk country risk, melalui pertemuan dengan jajaran eksekutif
cyber risk, dan climate risk, melalui pemantauan, Bank serta membangun komunikasi yang
pemberian arahan strategis, serta evaluasi berkala konstruktif dengan Dewan Komisaris dan Direksi
terhadap efektivitas kerangka manajemen risiko. guna memastikan keselarasan antara kepatuhan
terhadap prinsip syariah dan pengelolaan risiko.
Dewan Komisaris menjalankan fungsi pengawasan
secara berkelanjutan melalui Komite Pemantau Melalui kerangka pengawasan yang terintegrasi
Risiko, Komite Tata Kelola Terintegrasi, dan Komite tersebut, Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan
Audit. Pengawasan tersebut diperkuat melalui Pengawas Syariah bekerja secara sinergis untuk
koordinasi yang terstruktur dengan Direksi dan memastikan bahwa implementasi manajemen
jajaran eksekutif Bank, antara lain melalui Rapat risiko di BSI berjalan secara optimal, konsisten,
Dewan Komisaris, Direksi dan Dewan Pengawas serta selaras dengan prinsip kehati-hatian dan
Syariah. nilai-nilai syariah.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
570 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 573
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
MANAJEMEN RISIKO
KEBIJAKAN DAN PROSEDUR 6. Penetapan struktur organisasi yang secara jelas
MANAJEMEN RISIKO SERTA mengatur peran dan tanggung jawab Direksi,
PENETAPAN LIMIT RISIKO Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah,
komite, Satuan Kerja Manajemen Risiko, satuan
Bank menetapkan kebijakan manajemen risiko kerja operasional, Satuan Kerja Audit Intern
yang selaras dengan visi, misi, dan rencana (SKAI), serta satuan kerja pendukung lainnya.
strategis Bank. Kebijakan tersebut dilengkapi 7. Penetapan sistem pengendalian intern
dengan prosedur dan ketentuan pelaksanaan dalam penerapan manajemen risiko untuk
yang mengatur limit transaksi dan aktivitas, serta memastikan kepatuhan terhadap peraturan
limit produk dan portofolio Bank. perundang-undangan, ketentuan yang
berlaku, prinsip syariah, dan ketentuan internal
Kebijakan Manajemen Risiko Bank; efektivitas dan efisiensi operasional;
Kebijakan dan prosedur manajemen risiko disusun efektivitas budaya risiko di seluruh jenjang
dan diterapkan dengan mempertimbangkan organisasi; serta tersedianya informasi
karakteristik, skala, dan kompleksitas kegiatan manajemen risiko yang lengkap, akurat, terkini,
usaha, tingkat dan toleransi risiko, serta profil risiko utuh, dan tepat waktu.
Bank. Kebijakan ini mengacu pada ketentuan 8. Penetapan kebijakan rencana kelangsungan
peraturan perundang-undangan yang berlaku, usaha (business continuity management)
prinsip syariah, dan praktik perbankan yang sehat. dalam menghadapi kemungkinan kondisi
Ketentuan pokok dalam penerapan manajemen eksternal dan internal terburuk, sehingga
risiko meliputi: kelangsungan usaha Bank tetap terjaga,
termasuk rencana pemulihan bencana
1. Penetapan risiko yang terkait dengan kegiatan (disaster recovery plan) dan rencana darurat
usaha didasarkan pada hasil analisis Bank (contingency plan).
terhadap risiko yang melekat pada setiap
kegiatan usaha sesuai dengan karakteristik, Prosedur dan Penetapan Limit
skala, dan kompleksitas usaha. Untuk memastikan eksposur risiko tetap terkendali,
2. Penetapan metode untuk melakukan BSI menetapkan kebijakan dan prosedur yang
identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan memadai sebagai acuan bagi seluruh unit kerja.
pengendalian risiko, serta sistem informasi Kebijakan ini mencakup penetapan limit risiko
manajemen risiko, guna menilai secara tepat yang bertujuan meminimalkan potensi kerugian
eksposur risiko pada setiap kegiatan usaha. dan menjaga stabilitas Bank, dengan pengelolaan
3. Penetapan data yang wajib dilaporkan, format risiko yang melekat pada seluruh aktivitas
laporan, dan jenis informasi yang harus operasional dan bisnis.
dimuat dalam laporan manajemen risiko agar
mencerminkan eksposur risiko yang menjadi Dalam mengendalikan risiko yang bersumber dari
pertimbangan dalam pengambilan keputusan faktor internal maupun eksternal, BSI menetapkan
bisnis, dengan tetap memperhatikan prinsip Risk Appetite Statement (RAS) dan limit risiko. RAS
kehati-hatian dan prinsip syariah. menjadi pedoman dalam menerima, memantau,
4. Penetapan kewenangan dan besaran limit menghindari, atau mengoptimalkan risiko atas
secara berjenjang, termasuk batasan transaksi peluang bisnis, sehingga Bank dapat mencapai
yang memerlukan persetujuan Direksi, serta target secara dinamis dengan tingkat risiko yang
penetapan toleransi risiko sebagai batas tetap terkendali.
maksimum potensi kerugian yang dapat
diserap oleh permodalan Bank, disertai sarana Penetapan limit risiko disesuaikan dengan tingkat
pemantauan perkembangan eksposur risiko. risiko yang akan diambil, toleransi risiko, dan
5. Penetapan peringkat profil risiko sebagai strategi bisnis Bank secara keseluruhan, dengan
dasar bagi Bank dalam menentukan langkah mempertimbangkan kemampuan permodalan
perbaikan terhadap kegiatan usaha tertentu dalam menyerap potensi kerugian, pengalaman
serta dalam mengevaluasi hasil pelaksanaan kerugian sebelumnya, kapabilitas SDM, serta
kebijakan dan strategi manajemen risiko. kepatuhan terhadap ketentuan peraturan dan
prinsip syariah.
LAPORAN TAHUNAN 2025
571
Page 574
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAJEMEN RISIKO
Prosedur dan penetapan limit risiko meliputi: sumber data, prosedur, dan sistem dilakukan
1. Kejelasan akuntabilitas dan jenjang delegasi paling sedikit triwulanan atau sewaktu-waktu
wewenang. apabila terdapat perubahan material. Bank
2. Dokumentasi prosedur dan limit yang melakukan penyesuaian sistem, validasi model
memadai untuk mendukung kaji ulang dan secara independen, evaluasi berkala, serta
jejak audit. stress testing dan kaji ulang hasilnya sebagai
3. Kaji ulang prosedur dan limit secara berkala dasar penetapan atau perubahan kebijakan
paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun dan limit risiko.
atau sesuai kebutuhan.
4. Penetapan limit secara komprehensif, 3. Pemantauan Risiko
mencakup limit risiko keseluruhan, per jenis Bank memantau dan mengevaluasi eksposur
risiko, dan per aktivitas fungsional Bank, risiko yang material serta dampaknya terhadap
termasuk limit risiko per wilayah/negara permodalan melalui sistem pemantauan dan
counterparty. pelaporan yang terstruktur. Pemantauan
mencakup tingkat eksposur, toleransi risiko,
Besaran limit risiko diusulkan oleh satuan kepatuhan terhadap limit internal, hasil stress
kerja operasional terkait dan selanjutnya testing, serta konsistensi penerapan kebijakan
direkomendasikan kepada SKMR untuk dan prosedur. Proses pemantauan didukung
memperoleh persetujuan Direksi melalui Komite oleh sistem rekam cadang yang efektif
Manajemen Risiko. dan setiap unit kerja bertanggung jawab
memantau eksposur risiko di unitnya masing-
masing.
KECUKUPAN PROSES MANAJEMEN
RISIKO 4. Pengendalian Risiko
Bank menerapkan sistem pengendalian risiko
BSI menerapkan proses manajemen risiko yang yang memadai sesuai kebijakan dan prosedur
mencakup identifikasi, pengukuran, pemantauan, yang ditetapkan, dengan mempertimbangkan
dan pengendalian risiko, yang didukung oleh tingkat eksposur, risk appetite, toleransi risiko,
sistem informasi manajemen risiko yang memadai. serta prinsip syariah.
Bank mengelola seluruh jenis risiko yang terkait
dengan kegiatan usaha secara menyeluruh dan 5. Sistem Informasi Manajemen Risiko
terintegrasi sesuai ketentuan regulator, meliputi Bank mengembangkan sistem informasi
risiko kredit, operasional, likuiditas, pasar, hukum, manajemen risiko yang menyediakan informasi
kepatuhan, reputasi, stratejik, imbal hasil, dan mengenai eksposur risiko secara keseluruhan
investasi. dan per jenis risiko, kepatuhan terhadap
kebijakan, prosedur, dan limit, serta realisasi
1. Identifikasi Risiko pelaksanaan manajemen risiko dibandingkan
Bank mengidentifikasi risiko melekat pada dengan target yang ditetapkan.
seluruh aktivitas, termasuk emerging risk dan
sharia risk. Identifikasi dilakukan atas seluruh
produk dan kegiatan usaha secara berkala SISTEM PENGENDALIAN INTERN YANG
melalui metode dan sistem yang ditetapkan, MENYELURUH
serta memastikan bahwa produk dan
kegiatan usaha baru telah melalui penerapan BSI menetapkan sistem pengendalian intern
manajemen risiko yang memadai sebelum yang mengacu pada kebijakan dan prosedur yang
diterbitkan. telah ditetapkan, dengan menerapkan prinsip
pemisahan fungsi (segregation of duty) dan dual
2. Pengukuran Risiko control dalam seluruh aktivitas operasional.
Pengukuran risiko dilakukan secara berkala
atas produk, portofolio, dan seluruh aktivitas Sistem pengendalian intern dalam penerapan
usaha, baik secara kuantitatif maupun manajemen risiko meliputi:
kualitatif, menggunakan model/metode 1. Kesesuaian sistem pengendalian intern
sesuai ketentuan regulator dan/atau yang dengan jenis dan tingkat risiko yang melekat
dikembangkan Bank. Evaluasi atas asumsi, pada kegiatan usaha Bank.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
572 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 575
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
MANAJEMEN RISIKO
2. Kejelasan wewenang dan tanggung jawab yang berdampak terhadap laporan keuangan.
dalam pemantauan kepatuhan terhadap Berdasarkan hasil tersebut, manajemen
kebijakan, prosedur, dan limit. menyimpulkan bahwa pengendalian internal
3. Jalur pelaporan dan pemisahan fungsi yang dalam proses pelaporan keuangan BSI Tahun
jelas antara satuan kerja operasional dan 2025 dinyatakan efektif, baik dari sisi desain
satuan kerja pengendalian. maupun operasional.
4. Struktur organisasi yang menggambarkan d. Bank telah menyampaikan laporan
tugas dan tanggung jawab masing-masing pengendalian internal dalam proses pelaporan
unit dan individu. keuangan Bank kepada Regulator. Laporan
5. Pelaporan keuangan dan kegiatan operasional tersebut disampaikan sebagai bagian dari
yang akurat dan tepat waktu. laporan publikasi keuangan dan informasi
6. Kecukupan prosedur untuk memastikan kinerja keuangan tahunan.
kepatuhan terhadap peraturan perundang-
undangan, prinsip syariah, dan ketentuan
internal Bank. PROFIL RISIKO DAN PENGELOLAANNYA
7. Kaji ulang independen atas kebijakan, kerangka
kerja, dan prosedur operasional Bank. Bank Syariah Indonesia telah menetapkan
8. Pengujian dan kaji ulang atas sistem informasi langkah-langkah, dalam mengelola berbagai
manajemen. risiko yang mungkin timbul terhadap usaha Bank.
9. Dokumentasi prosedur operasional, temuan Sistem manajemen risiko dikembangkan untuk
audit, serta tanggapan Bank atas hasil audit. mendukung proses bisnis yang mengacu pada
10. Verifikasi dan kaji ulang secara berkala prinsip kehati-hatian. Pengelolaan risiko meliputi:
dan berkesinambungan atas penanganan 1. Risiko Kredit
kelemahan serta tindakan perbaikan atas 2. Risiko Pasar
penyimpangan yang terjadi. 3. Risiko Likuiditas
4. Risiko Operasional
Kaji ulang dan evaluasi dilakukan secara berkala 5. Risiko Hukum
paling sedikit satu kali dalam satu tahun oleh 6. Risiko Kepatuhan
SKMR dan SKAI. Frekuensi kaji ulang dan evaluasi 7. Risiko Reputasi
dapat ditingkatkan sesuai perkembangan 8. Risiko Stratejik
eksposur risiko Bank, perubahan pasar, serta 9. Risiko Investasi
metode pengukuran dan pengelolaan risiko. 10. Risiko Imbal Hasil
BSI telah melaksanakan pengendalian internal
dalam proses pelaporan keuangan Bank (Internal RISIKO KREDIT DAN RISIKO INVESTASI
Control Over Financial Reporting – ICOFR), melalui
pemenuhan kewajiban antara lain: Risiko kredit dan investasi dapat bersumber
dari berbagai aktivitas bisnis Bank, antara lain
a. Bank telah menyusun dan menetapkan penyediaan dana, surat berharga, akseptasi,
kebijakan dan prosedur pengendalian internal transaksi antar Bank, transaksi pembiayaan
dalam proses pelaporan keuangan Bank perdagangan (trade financing), transaksi nilai
b. Bank telah menetapkan SKMR sebagai tukar, serta kewajiban komitmen dan kontinjensi.
Unit Kerja Khusus (UKK) yang memastikan Risiko kredit dapat juga diakibatkan oleh
penerapan kebijakan dan prosedur penyediaan dana yang terkonsentrasi pada satu
pengendalian internal dalam proses pelaporan atau sekelompok debitur, wilayah geografis,
keuangan Bank, dan bertanggung jawab produk, jenis pembiayaan atau lapangan usaha
terhadap pencegahan kecurangan atau tertentu.
manipulasi dalam Informasi Keuangan dan/
atau Laporan Keuangan Bank Umum. Dalam pengelolaannya, BSI memiliki perangkat
c. Bank telah menyelesaikan seluruh tahapan organisasi manajemen risiko kredit dan investasi
implementasi ICOFR BSI untuk ruang lingkup untuk memastikan aktivitas pembiayaan bank
Tahun 2025, dengan hasil yaitu tidak terdapat berjalan sesuai prinsip kehati-hatian. Bank
defisiensi signifikan dan kelemahan material menetapkan tiga pilar organisasi dalam proses
pembiayaan:
LAPORAN TAHUNAN 2025
573
Page 576
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAJEMEN RISIKO
•• Pilar pertama: Unit bisnis yang bertugas 2) Industry Limit
melakukan inisiasi bisnis. Untuk mengelola risiko konsentrasi
•• Pilar kedua: Unit risk assessment yang portofolio pembiayaan, Bank menetapkan
bertugas menganalisis risiko pembiayaan. limit portofolio pembiayaan untuk masing-
•• Pilar ketiga: Unit financing operation yang masing sektor industri. Limit ini ditetapkan
menjaga proses pencairan pembiayaan berdasarkan kriteria industry class dari
dilakukan secara independen. masing-masing sektor.
3) Industry Acceptance Criteria
Selain itu, BSI menetapkan unit recovery yang Bank menetapkan Industry Acceptance
bertugas menangani pembiayaan bermasalah. Criteria sebagai proses awal untuk
Unit ini beroperasi secara independen terhadap menentukan calon nasabah sasaran di
unit bisnis dan unit risk assessment yang suatu sektor industri. Kriteria ini dirumuskan
memberikan pembiayaan. berdasarkan faktor-faktor kritis dari masing-
masing sektor industri. Kriteria-kriteria
BSI menyusun kebijakan dan prosedur kualitatif tersebut mencakup 5 aspek
pembiayaan untuk mendukung pengelolaan utama, yaitu: aspek manajemen, teknis,
pembiayaan yang sehat, sesuai prinsip kehati- keuangan, pemasaran, dan legal.
hatian, serta memenuhi prinsip-prinsip syariah. b. Penetapan Metode Akuisisi dan Pengukuran
Kebijakan dan prosedur tersebut mencakup: Risiko Nasabah Bank menggunakan metode
Kebijakan Manajemen Risiko, Kebijakan akuisisi melalui originating system, Risk
Pembiayaan masing-masing segmen, Standar Acceptance Criteria, skoring pembiayaan ritel,
Prosedur Bisnis Pembiayaan, Standar Prosedur serta financing risk rating untuk pembiayaan
Bisnis Portfolio Guideline, Manual Produk, dan SME lebih dari Rp1,5 miliar dan pembiayaan
Petunjuk Teknis Operasional untuk setiap segmen wholesale .
pembiayaan. c. Sistem Peringatan Dini (Early Warning System)
Bank menggunakan alat bantu seperti
Bank juga menetapkan limit internal seperti watchlist tools baik watchlist yang bersifat
BMPD (in-house), credit line, kewenangan umum maupun sektoral, untuk mendeteksi
memutus pembiayaan, portofolio sektor industri, kondisi nasabah secara dini. Hal ini
dan limit portofolio investasi surat berharga. Pada memungkinkan Bank menetapkan strategi
tingkat transaksional, Bank menetapkan limit akun, termasuk aktivitas penagihan (collection),
kewenangan memutus pembiayaan termasuk pemulihan (recovery), atau restrukturisasi.
untuk investasi surat berharga. Bank membuat Sistem ini juga mencakup portfolio alert untuk
prosedur penetapan limit risiko kredit yang memantau kinerja portofolio pembiayaan dan
disesuaikan dengan tingkat risiko yang akan memastikan kesesuaian dengan limit risiko
diambil (risk appetite) dan toleransi risiko (risk yang ditetapkan oleh internal Bank maupun
tolerance). regulator.
d. Pengembangan Alat Bantu Pemulihan
Secara lebih rinci, BSI mengelola risiko kredit (Rescue Tools)
melalui langkah-langkah berikut: Bank mengembangkan rescue tools sebagai
a. Arah Ekspansi Pembiayaan alat bantu untuk memantau upaya yang
Ekspansi pembiayaan BSI mengacu pada dilakukan terhadap pembiayaan bermasalah.
Portfolio Guideline, yang meliputi: Alat ini digunakan untuk meminimalkan potensi
1) Industry Class kerugian bagi Bank dan menyelamatkan
Bank mengelola risiko pembiayaan dengan kembali pembiayaan yang telah diberikan
menetapkan klasifikasi sektor industri kepada nasabah dengan prospek usaha,
yang menjadi target pasar. Bank membagi kinerja, kemampuan membayar, dan itikad
klasifikasi industri (industry class) ke dalam baik.
empat kelompok: menarik, netral, selektif, e. Pelaksanaan Uji Stres (Stress Test)
dan waspada. Dari 92 sektor industri yang Bank secara berkala dan insidentil
diklasifikasikan, pembiayaan diarahkan melaksanakan uji stres terhadap kondisi
pada sektor/bidang usaha dengan klasifikasi ekstrem namun mungkin terjadi (plausible).
menarik dan netral. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
574 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 577
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
MANAJEMEN RISIKO
dampak buruk dari perubahan kondisi c. Back Office
eksternal, seperti perubahan makroekonomi, Unit kerja operasional menjalankan fungsi
yang dapat memengaruhi kinerja pembiayaan back office dengan melakukan penyelesaian
Bank. (settlement) dan pembukuan transaksi.
f. Penetapan Jangka Waktu Pembiayaan
Bank menetapkan jangka waktu pembiayaan BSI juga menetapkan kebijakan, prosedur, dan
dengan mempertimbangkan jenis limit sebagai pedoman penerapan manajemen
pembiayaan, imbal hasil, likuiditas, dan potensi risiko pasar, meliputi: Kebijakan Manajemen
risiko. Risiko, Kebijakan Treasury, Standar Prosedur Bisnis
g. Evaluasi Kecukupan Limit Risiko Treasury and International Banking, PTO Asset
Bank secara rutin melakukan kajian atau and Liability, PTO Market Liquidity Risk Tools, dan
evaluasi terhadap kecukupan limit risiko untuk Ketentuan pengelolaan risiko pasar lainnya.
memastikan kesesuaian dengan kebutuhan
operasional dan regulasi termasuk limit risiko Risiko Benchmark Suku Bunga
per wilayah/negara counterparty. Dalam proses pengelolaan risiko benchmark suku
h. Sistem Pengendalian Internal bunga, BSI melakukan langkah-langkah berikut:
Bank menetapkan sistem pengendalian a. Identifikasi Risiko
internal yang terintegrasi dalam sistem dan Identifikasi dilakukan pada produk dan
prosedur pembiayaan guna memastikan aktivitas bank untuk mengetahui adanya risiko
efektivitas pengelolaan risiko. benchmark suku bunga serta sumber risikonya.
Tujuannya agar risiko dapat dikendalikan dan
Guna mengintegrasikan data dalam pengelolaan diminimalisir. Hasil identifikasi juga digunakan
risiko kredit, BSI memiliki Sistem Informasi untuk memberikan rekomendasi kepada unit
Manajemen (SIM) yang menyediakan data bisnis dan manajemen.
pengelolaan risiko kredit. Bank melaporkan b. Pengukuran Risiko
eksposur risiko kredit secara rutin, baik untuk Pengukuran risiko menggunakan dua metode,
kebutuhan internal maupun eksternal. yaitu metode Standar dan metode internal
yaitu Value at Risk (VaR). VaR menggambarkan
potensi kerugian maksimum akibat pergerakan
RISIKO PASAR yield surat berharga dalam kondisi pasar yang
normal.
BSI memiliki eksposur terhadap risiko pasar dari c. Pemantauan Eksposur Risiko
aktivitas treasury dan investasi dalam bentuk surat Pemantauan eksposur risiko dilakukan secara
berharga, pasar uang, forex (foreign exchange), harian, mingguan, dan bulanan melalui sistem
serta produk emas karena adanya persediaan treasury Bank.
emas. Pengelolaan risiko pasar bertujuan untuk d. Pengendalian Risiko
meminimalisir dampak negatif pergerakan Pengendalian risiko dilakukan melalui
variabel pasar terhadap portofolio Bank. penetapan limit trading surat berharga. Jika
terjadi unrealized loss akibat penurunan harga
BSI menerapkan prinsip segregation of duty pasar surat berharga, Bank dapat melakukan
dengan memisahkan fungsi antara front office, penjualan atau cut loss sesuai mekanisme yang
middle office, dan back office dalam pelaksanaan ditetapkan guna menghindari kerugian lebih
transaksi surat berharga dan forex: besar. Penetapan harga pasar surat berharga
a. Front Office trading dilakukan secara harian menggunakan
Unit bisnis atau unit treasury menjalankan harga pasar dari sumber independen.
fungsi front office sebagai pelaksana transaksi
treasury. Fungsi ini berperan sebagai first line Risiko Nilai Tukar
of defense yang langsung melakukan transaksi. BSI mengelola risiko nilai tukar melalui langkah-
b. Middle Office langkah berikut:
Unit manajemen risiko menjalankan fungsi 1. Identifikasi Risiko
second line of defense. Tugasnya meliputi Identifikasi dilakukan pada produk dan aktivitas
review limit risiko, pengukuran risiko, dan bank untuk mengetahui adanya risiko nilai
pemantauan eksposur risiko pasar. tukar serta sumber risikonya. Tujuannya agar
risiko dapat dikendalikan dan diminimalisir.
LAPORAN TAHUNAN 2025
575
Page 578
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAJEMEN RISIKO
2. Pengukuran Risiko b. Banking Book
Pengukuran risiko menggunakan alat Value Risiko pasar pada banking book adalah risiko
at Risk (VaR). Bank juga menjaga Posisi Devisa penurunan profitabilitas dan nilai ekonomis
Neto (PDN) sesuai limit yang telah ditetapkan. modal akibat perubahan tingkat imbal hasil
3. Pemantauan Eksposur Risiko pasar dan nilai tukar. Pengelolaan risiko pasar
Pemantauan eksposur risiko dilakukan secara pada banking book dilakukan melalui tinjauan
harian, mingguan, dan bulanan melalui sistem ulang harga aset dan liabilitas (price asset and
treasury Bank. liabilities) untuk memastikan imbal hasil yang
4. Pengendalian Risiko maksimal.
Pengendalian risiko dilakukan melalui
penetapan limit dan penyeimbangan posisi
valas (squaring position). RISIKO LIKUIDITAS
BSI mengelola risiko perubahan harga emas BSI mengelola risiko likuiditas untuk menjaga
melalui langkah-langkah berikut: kecukupan atau ketersediaan dana guna
1. Identifikasi Risiko memenuhi kewajiban Bank. Risiko likuiditas dapat
Identifikasi risiko dilakukan pada produk dan timbul dari aktivitas fungsional pembiayaan,
aktivitas bullion dan bisnis terkait emas. treasury dan investasi, serta pendanaan dan
2. Pengukuran Risiko penerbitan surat berharga. Risiko ini dibagi
Pengukuran risiko menggunakan alat Value at menjadi dua kategori utama:
Risk (VaR). Bank mengelola persediaan emas
bank sesuai batasan yang telah ditetapkan. a. Risiko Likuiditas Pendanaan
3. Pemantauan Eksposur Risiko Risiko ini muncul ketika Bank tidak mampu
Pemantauan eksposur risiko emas dilakukan mencairkan asetnya atau memperoleh
secara harian pendanaan dari sumber lain. Ketidakmampuan
4. Pengendalian Risiko memperoleh arus kas yang cukup sehingga
Pengendalian risiko dilakukan melalui menimbulkan risiko likuiditas dapat
penetapan limit dan penjualan (squaring disebabkan oleh:
position) emas ke counterparty 1) Ketidakmampuan menghasilkan arus kas
dari aset produktif , termasuk penjualan
Selain itu, Bank melakukan stress testing untuk aset likuid.
menguji ketahanan Bank dalam menghadapi 2) Ketidakmampuan menghasilkan arus kas
kondisi krisis dan mempersiapkan strategi yang dari penghimpunan dana, transaksi antar
diperlukan jika terjadi krisis. Secara rutin, Bank bank, dan pinjaman yang diterima.
melakukan stress testing risiko pasar termasuk b. Risiko Likuiditas Pasar
emas untuk menilai kemampuan Bank dalam Risiko ini terjadi ketika Bank tidak mampu
menghadapi perubahan indikator ekonomi. menutup posisi tertentu dengan harga pasar
karena kondisi likuiditas pasar yang tidak
Dalam pengembangan Sistem Informasi memadai atau adanya gangguan di pasar.
Manajemen Risiko, BSI memiliki Treasury Core
System yang dapat menyediakan data untuk Dalam pengelolaannya, BSI menerapkan prinsip
pengukuran risiko pasar Bank secara rutin pemisahan fungsi (segregation of duties) antara
melaporkan eksposur manajemen risiko pasar lain:
kepada pihak internal maupun eksternal. a. Front Office: Unit treasury sebagai pelaksana
transaksi.
Pengelolaan Portofolio Trading Book dan b. Middle Office: Unit manajemen risiko yang
Banking Book serta Metodologi Valuasi bertugas melakukan review limit dan
a. Trading Book pengukuran risiko.
Pengelolaan portofolio trading book dilakukan c. Back Office: Unit operasional yang bertugas
sesuai limit yang telah ditetapkan dan batasan melakukan penyelesaian (settlement) dan
regulasi. Bank melakukan mark to market atas pembukuan transaksi.
instrumen trading secara harian menggunakan
harga pasar dari sumber independen, seperti
Penilai Harga Efek Indonesia, Bloomberg, atau
Reuters.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
576 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 579
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
MANAJEMEN RISIKO
BSI menetapkan kebijakan, prosedur, dan limit pasar uang, Penjualan surat berharga,
sebagai pedoman dalam pengelolaan risiko Peningkatan nisbah imbal hasil dana, dan
likuiditas, meliputi: Kebijakan Manajemen Risiko, Penggunaan fasilitas pinjaman dari Bank
Kebijakan Treasury, Standar Prosedur Bisnis Indonesia.
Treasury dan International Banking, PTO Asset i. Pemantauan Indikator Eksternal
and Liability, PTO Market and Liquidity Risk Bank memonitor pergerakan indikator
Tools, serta menetapkan indikator/limit likuiditas eksternal seperti nilai tukar USD/IDR, yield
sebagai berikut: surat berharga pemerintah, tingkat imbal hasil
•• Giro Wajib Minimum (GWM) pasar, harga emas, dan informasi pasar terkini.
•• Safety Level
•• Deposan Inti BSI memiliki Management Information System
•• Net Stable Funding Ratio (NSFR) (MIS) yang menyediakan data dan informasi untuk
•• Liquidity Coverage Ratio (LCR) pengukuran risiko likuiditas. Bank secara berkala
•• Aset Likuid terhadap Non-Core Deposit (AL- menyampaikan laporan eksposur risiko likuiditas
NCD) kepada pihak internal maupun eksternal.
•• Aset Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL-
DPK)
RISIKO OPERASIONAL
BSI mengelola risiko likuiditas melalui langkah-
langkah berikut: Bank terekspos risiko operasional akibat
a. Identifikasi Risiko Likuiditas ketidakcukupan dan/atau tidak berfungsinya
Identifikasi dilakukan pada produk dan proses internal, kesalahan manusia, kegagalan
aktivitas Bank untuk mendeteksi potensi risiko sistem dan/atau adanya kejadian-kejadian
likuiditas. eksternal yang mempengaruhi operasional
b. Penempatan Dana pada Aset Likuid Berkualitas Bank. Risiko operasional dapat terjadi pada
Tinggi seluruh aktivitas Bank, sehingga BSI menerapkan
Bank menempatkan dana pada aset likuid framework pengelolaan risiko operasional yang
berkualitas tinggi sebagai cadangan likuiditas. komprehensif di seluruh organisasi termasuk
c. Pengukuran Rasio-Rasio Likuidita pada semua lini bisnis Bank baik di first-line unit,
Bank melakukan pengukuran rasio-rasio second-line unit, maupun third-line unit.
likuiditas seperti proyeksi cashflow, liquidity
gap, LCR, NSFR dan rasio likuiditas lainnya. Bank juga memiliki organ pengawasan yang
d. Pemeliharaan Akses ke Pasar Uang Antar Bank bertugas memastikan penerapan manajemen
Syariah risiko operasional di unit kerja yaitu Senior
Bank memastikan akses ke pasar uang antar Operational Risk Head (SORH) yang mengkoordinir
Bank Syariah untuk mendukung likuiditas. fungsi Decentralized Compliance & Operational
e. Pelaksanaan Stress Test Risiko Likuiditas Risk (DCOR) di Kantor Pusat dan fungsi Regional
Bank melakukan stress test risiko likuiditas Business Control (RBC) di Jaringan.
secara berkala untuk menilai kecukupan
likuiditas dalam menghadapi perubahan a. Pemisahan Fungsi dan Tanggung Jawab
indikator ekonomi, termasuk penyusunan Bank menerapkan prinsip pemisahan tugas
Recovery Plan. dan tanggung jawab (segregation of duties)
f. Penetapan Limit Risiko Likuiditas Bank melalui pemisahan fungsi maker, checker,
menetapkan limit risiko likuiditas sesuai kondisi dan approver/otorisator, serta mekanisme
internal dan ketentuan regulasi yang berlaku. dual control dalam setiap transaksi, otorisasi,
g. Pemantauan Rasio Likuiditas pembatasan otoritas sistem akses, peningkatan
Bank memantau rasio likuiditas secara rutin kompetensi karyawan, dan pelaksanaan audit
untuk memastikan kepatuhan terhadap limit internal.
yang ditetapkan.
h. Penetapan Indikator Peringatan Dini dan b. Strategi Pengelolaan Risiko Operasional
Liquidity Contingency Plan( (LCP) Bank menetapkan strategi untuk
Bank menetapkan indikator peringatan dini mengelola aktivitas yang memiliki
serta Liquidity Contingency Plan (LCP) melalui eksposur risiko operasional yang signifikan.
mekanisme seperti: Penggunaan instrumen Kebijakan manajemen risiko operasional
LAPORAN TAHUNAN 2025
577
Page 580
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAJEMEN RISIKO
diinternalisasikan ke dalam proses bisnis dan Database (LED). Bank juga mengembangkan
aktivitas pendukung Bank. Prosedur turunan basis data mengenai kerugian akibat risiko
dari kebijakan ini mencakup pengendalian operasional dan isu-isu operasional lainnya
operasional umum yang berlaku di seluruh yang dapat menyebabkan kerugian di masa
lini bisnis dan aktivitas pendukung Bank, mendatang.
serta pengendalian operasional spesifik yang
disesuaikan dengan karakteristik masing- d. Mitigasi Risiko Operasional
masing lini bisnis dan aktivitas pendukung Untuk memitigasi risiko operasional Bank
bisnis. menerapkan langkah-langkah berikut yaitu
pengamanan proses teknologi informasi,
Selain itu, Bank menetapkan kebijakan asuransi, dan alih daya (outsourcing) pada
lain sebagai panduan antara lain Business sebagian kegiatan operasional Bank.
Continuity Management (BCM) untuk Penerapan prinsip control yang memadai pada
memastikan kelangsungan operasional Bank setiap aktivitas operasional bank, seperti prinsip
saat terjadi bencana (disaster), Kebijakan dual control, dual custody, segregation of duty,
Anti Pencucian Uang (APU), Pencegahan authorization limit, proofing & reconsiliation
Pendanaan Terorisme (PPT) dan Pencegahan menjadi bagian dari upaya memitigasi risiko
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah operasional.
Massal (PPPSPM) untuk penerapan Customer
Due Diligence (CDD) atau Enhanced Due Bank secara berkala meninjau ulang prosedur,
Diligence (EDD), Kebijakan manajemen risiko dokumentasi, sistem pemrosesan data, rencana
anti-fraud sebagai panduan penerapan anti- kontinjensi, dan praktik operasional lainnya.
fraud, Ketentuan pengelolaan risiko kerja sama Bank menetapkan limit transaksi operasional
dengan pihak lain, serta Kebijakan manajemen untuk menjalankan prinsip kehati-hatian tanpa
risiko, Kebijakan teknologi informasi, Kebijakan menghambat kelancaran aktivitas operasional.
Internal Control Over Financial Reporting Evaluasi limit risiko operasional dilakukan secara
(ICOFR) sebagai panduan pengendalian berkala meliputi Limit Transaksi Operasional
internal dalam proses keuangan Bank. Kantor Pusat, Region, Area, dan Cabang, Limit
Transaksi Electronic Channel (Internet Banking,
Bank telah menyusun kebijakan terkait upaya ATM, dan Mobile Banking), Limit Procurement,
untuk melindungi data pribadi nasabah dalam Limit Kustodian , serta Limit Bulk Transaction.
rangka implementasi UU No. 27 Tahun 2022
tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP). Business Continuity Management (BCM)
BSI menerapkan Business Continuity Management
Bank mengevaluasi kebijakan, standar (BCM) untuk memastikan keberlangsungan
prosedur, dan petunjuk teknis secara berkala operasional Bank dalam menghadapi situasi
minimal satu tahun sekali sesuai dengan darurat atau bencana. Sejak tahun 2024, BSI terus
kebutuhan dan perubahan kondisi internal melakukan berbagai langkah penguatan BCM,
maupun eksternal. antara lain:
•• Pemutakhiran BCM Standard Procedures,
c. Identifikasi dan Pengukuran Risiko Operasional Business Impact Analysis (BIA), dan Risk
Bank melakukan identifikasi risiko operasional Assessment (RA).
berdasarkan faktor penyebabnya pada seluruh •• Penyusunan safety briefing penanganan
aktivitas fungsional dan produk Bank antara bencana.
lain melalui Risk Control Self Assessment •• Pelaksanaan uji coba Emergency Response
(RCSA), Risk Mapping, dan Event Analysis. Plan (ERP) untuk skenario kebakaran.
•• Pelaksanaan uji coba Business Continuity Plan
Satuan kerja operasional mengidentifikasi (BCP) Kantor Pusat melalui Business Recovery
risiko operasional yang melekat pada seluruh Center (BRC) Fatmawati.
produk dan aktivitas termasuk risiko baru •• Pelaksanaan uji coba Call Tree dan Table Top
(emerging risk). Pengukuran risiko dilakukan Exercise di Kantor Pusat dan jaringan kantor
menggunakan metode kuantitatif dan cabang.
kualitatif seperti Risk Control Self Assessment •• Uji coba berkala Disaster Recovery Plan (DRP)
(RCSA), Key Risk Indicators (KRI), dan Loss Event untuk aplikasi-aplikasi kritikal BSI.
•• Sosialisasi BCM kepada seluruh unit kerja di
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
578 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 581
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
MANAJEMEN RISIKO
Kantor Pusat dan jaringan cabang. Head (SORH) yang mengkoordinir fungsi
•• Standarisasi Business Continuity Management Decentralized Compliance & Operational Risk
System (BCMS) melalui pelaksanaan sertifikasi (DCOR) di Kantor Pusat dan fungsi Regional
ISO 22301 BCMS. Business Control (RBC) di Jaringan melalui
•• Pembentukan Crisis Management Team (CMT) onsite review secara berkala.
untuk memperkuat struktur organisasi BCM.
•• Pemutakhiran Petunjuk Teknis Operasional
Disaster Recovery Plan (DRP). RISIKO HUKUM
•• Perumusan Metodologi Kritikalitas & Strategy
Recovery Aplikasi. Risiko hukum adalah risiko akibat tuntutan hukum
•• Pengelompokan Kritikalitas seluruh aplikasi dan/atau kelemahan aspek yuridis. Timbulnya
BSI risiko hukum antara lain dapat disebabkan karena
•• Pembuatan Alur Eskalasi Insiden IT dan Non IT ketiadaan peraturan perundang-undangan
yang mendukung atau kelemahan perikatan,
Melalui rangkaian penguatan tersebut, BSI seperti tidak dipenuhinya syarat sahnya kontrak
memastikan kesiapan organisasi dalam atau pengikatan agunan yang tidak sempurna.
merespons insiden serta meminimalkan dampak Sebagai perusahaan yang diatur oleh hukum
terhadap layanan dan operasional Bank. Republik Indonesia, Bank harus selalu mematuhi
semua hukum dan peraturan yang dikeluarkan
Tools Pengelolaan Risiko Operasional oleh Bank Indonesia/Otoritas Jasa Keuangan
BSI menerapkan alat pengelolaan risiko (OJK) sebagai regulator dalam industri perbankan
operasional berikut: di Indonesia serta ketentuan lain yang berkaitan
a. Risk & Control Self Assessment (RCSA) dengan kegiatan usaha yang dilakukan oleh Bank.
RCSA digunakan untuk mengidentifikasi,
mengukur, memantau, dan memitigasi risiko Risiko hukum yang timbul dapat berupa tuntutan
operasional. RCSA dilakukan secara mandiri kerugian materil ataupun immateril apabila Bank
oleh unit kerja dan direviu oleh SORH/RBC. tidak mematuhi ketentuan dan peraturan yang
Proses RCSA dilakukan secara end-to-end berlaku. Jika terjadi tuntutan kerugian terhadap
untuk memastikan potensi risiko diidentifikasi Bank dalam jumlah yang cukup material, maka
secara menyeluruh dan mitigasi dilakukan secara langsung dapat mempengaruhi kinerja
secara dini. RCSA dilaporkan secara berkala keuangan Bank.
oleh unit kerja setiap triwulanan.
b. Key Risk Indicator (KRI) Pengukuran risiko hukum dilakukan untuk
KRI digunakan untuk mendeteksi secara dini mengetahui potensi kerugian Bank akibat
indikator- indikator yang dapat meningkatkan tuntutan hukum, kelemahan perikatan, serta
eksposur risiko operasional dengan ketiadaan dan/atau perubahan ketentuan. Bank
menetapkan threshold tertentu. Pemantauan menggunakan indikator/parameter pengukuran
KRI dilaporkan secara berkala oleh unit kerja risiko hukum, meliputi:
setiap triwulanan. 1. Potensi kerugian akibat tuntutan litigasi.
c. Loss Event Database (LED) 2. Pembatalan perjanjian yang disebabkan oleh
LED digunakan untuk mencatat kejadian kelemahan perikatan.
kerugian operasional yang dialami Bank. 3. Perubahan peraturan perundang-undangan
Pencatatan dilakukan langsung saat terjadi yang mengakibatkan produk dan aktivitas
insiden dan dilaporkan secara berkala oleh Bank tidak sejalan dengan ketentuan
unit kerja setiap triwulanan. perundang-undangan.
d. Control Testing (CT)
CT digunakan untuk menguji kecukupan Dalam mengelola risiko hukum, Bank melakukan
kontrol operasional dan menetapkan langkah tindakan di antaranya:
perbaikan secara berkelanjutan. CT telah a. Melakukan reviu terhadap kebijakan dan
diterapkan dalam proses bisnis pembiayaan prosedur operasi standar yang terkait dengan
gadai, mikro, konsumer kendaraan, komersial, pengelolaan risiko hukum sesuai dengan
korporasi, dan operasional cabang. Pengujian peraturan yang berlaku.
CT dilakukan oleh Senior Operational Risk b. Mengembangkan organisasi hukum yang
kuat.
LAPORAN TAHUNAN 2025
579
Page 582
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAJEMEN RISIKO
c. Standarisasi akad dan perjanjian kerja sama RISIKO REPUTASI
sesuai dengan peraturan yang berlaku.
d. Menentukan kebijakan cadangan perkara. Risiko reputasi dapat bersumber dari berbagai
aktivitas bisnis Bank, antara lain:
a. Kejadian-kejadian yang dapat menurunkan
RISIKO KEPATUHAN reputasi Bank, seperti pemberitaan negatif di
media massa dan keluhan nasabah.
Risiko kepatuhan adalah risiko yang timbul dari b. Hal-hal lain yang juga dapat menurunkan
kegagalan Bank dalam mematuhi dan/atau reputasi Bank, seperti penurunan kinerja
menerapkan peraturan perundang-undangan Bank, kelemahan dalam tata kelola Bank,
yang berlaku serta prinsip-prinsip syariah. Dalam pelanggaran etika bisnis, serta gugatan
industri perbankan, Bank wajib mematuhi hukum.
peraturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah,
Bank Indonesia, OJK, dan Dewan Syariah Nasional. Untuk menghadapi risiko ini, Bank menetapkan
Secara umum, risiko kepatuhan terkait erat strategi untuk seluruh aktivitas yang memiliki
dengan hukum yang berlaku dan peraturan yang eksposur risiko reputasi yang signifikan. Bank juga
mengatur Bank, seperti: menetapkan prosedur komunikasi guna menyikapi
a. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum berita atau publikasi negatif, serta mencegah
(KPMM); informasi yang cenderung kontraproduktif. Selain
b. Kualitas Aset Produktif; itu, Bank menetapkan prosedur penanganan
c. Penyisihan Penghapusan Aset (PPA); keluhan nasabah dan strategi penggunaan
d. Batas Maksimum Pemberian Pembiayaan; media yang efektif untuk merespons berita
e. Good Corporate Governance (GCG); dan negatif. Sebagai langkah antisipasi, Bank memiliki
f. Rencana Bisnis Bank (RBB). protokol untuk pengelolaan reputasi pada saat
krisis. Protokol ini mencakup struktur manajemen
Ketidakmampuan Bank untuk mengikuti dan krisis dan standar prosedur manajemen krisis.
mematuhi semua hukum dan peraturan yang
terkait dengan kegiatan usaha perbankan dapat Bank melakukan identifikasi risiko reputasi dengan
memengaruhi kelangsungan Bank. menggunakan berbagai sumber informasi, seperti
pemberitaan media massa, opini publik di jejaring
Dalam mengelola risiko kepatuhan, Bank sosial, pengaduan nasabah, dan survei kepuasan
melakukan tindakan sebagai berikut: nasabah, termasuk memperhitungkan jumlah
a. Meningkatkan pemahaman tentang GCG dan potensi kerugian yang diakibatkan oleh kejadian
kode etik. risiko reputasi. Untuk memantau risiko reputasi,
b. Memperkuat pelaksanaan GCG dan Bank menggunakan indikator peringatan dini,
memastikan bahwa semua debitur seperti jumlah dan cakupan publikasi negatif serta
pembiayaan memenuhi semua kebutuhan frekuensi keluhan nasabah. Setiap unit kerja wajib
pembiayaan. melaporkan kejadian di unit kerjanya masing-
c. Menyusun dan menyampaikan laporan GCG masing yang memengaruhi citra atau reputasi
kepada Otoritas Jasa Keuangan. Bank kepada unit kerja yang bertanggung
d. Meningkatkan pelaksanaan Know Your jawab mengelola komunikasi kepada pemangku
Customer (KYC), Anti Pencucian Uang (APU), kepentingan (stakeholders).
dan Pencegahan Pendanaan Teroris (PPT).
e. Memperkuat pelaksanaan sertifikasi Bank menetapkan mekanisme untuk melakukan
kepatuhan. tindakan pengendalian risiko reputasi.
f. Bekerja sama dengan Dewan Pengawas Pengendalian risiko reputasi dilakukan melalui
Syariah dalam memastikan kepatuhan Bank dua pendekatan utama:
terhadap prinsip syariah. a. Pencegahan kejadian yang dapat
g. Memberdayakan Kepatuhan Syariah untuk menimbulkan risiko reputasi, melalui:
mereviu dan menganalisis kepatuhan produk 1) Tindak lanjut dan penyelesaian keluhan
Bank/kegiatan dengan prinsip syariah. nasabah serta perkara hukum yang
berpotensi meningkatkan eksposur risiko.
2) Penguatan komunikasi eksternal dan
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
580 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 583
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
MANAJEMEN RISIKO
internal untuk mengendalikan potensi mengevaluasi kinerjanya. Pengendalian risiko
eksposur risiko reputasi. stratejik dilakukan melalui performance review
3) Komunikasi atau edukasi secara rutin atas realisasi bisnis.
kepada pemangku kepentingan guna
membentuk reputasi positif.
b. Pemulihan reputasi Bank setelah terjadi RISIKO IMBAL HASIL
kejadian yang menimbulkan risiko reputasi,
yaitu segala respons Bank untuk memulihkan Risiko imbal hasil timbul antara lain karena
reputasi dan mencegah terjadinya pemburukan adanya perubahan perilaku nasabah dana pihak
reputasi lebih lanjut. ketiga Bank yang disebabkan oleh perubahan
ekspektasi Tingkat imbal hasil yang diterima dari
Bank. Perubahan ekspektasi bisa disebabkan oleh
RISIKO STRATEJIK faktor internal seperti menurunnya nilai aset Bank
dan/atau faktor eksternal seperti naiknya return/
Risiko stratejik dapat bersumber dari berbagai imbal hasil yang ditawarkan bank lain. Perubahan
faktor, antara lain kelemahan dalam proses ekspektasi tingkat imbal hasil tersebut dapat
formulasi stratejik, ketidaktepatan dalam memicu perpindahan dana dari Bank kepada
perumusan strategi, sistem informasi manajemen bank lain. Pengelolaan risiko imbal hasil bertujuan
yang kurang memadai, hasil analisis lingkungan untuk meminimalkan perubahan perilaku
internal dan eksternal yang tidak memadai, nasabah dana pihak ketiga melalui pengelolaan
penetapan tujuan strategis yang terlalu agresif, tingkat imbal hasil sehingga tetap kompetitif
ketidaktepatan dalam implementasi strategi, serta terhadap pasar.
kegagalan mengantisipasi perubahan lingkungan
bisnis. Bank menetapkan strategi untuk seluruh aktivitas
yang memiliki eksposur risiko imbal hasil yang
Untuk menghadapi risiko ini, Bank menetapkan signifikan dengan mempertimbangkan:
prosedur yang memadai guna mengidentifikasi a. Kondisi ekonomi dan kondisi pasar serta
dan merespons perubahan lingkungan bisnis. dampaknya pada risiko imbal hasil Bank.
Selain itu, Bank menetapkan limit risiko stratejik b. Keahlian Bank untuk menghasilkan laba
secara umum, termasuk batasan penyimpangan pada pasar tertentu dan kemampuan
dari target bisnis yang telah ditetapkan, seperti: mengidentifikasi, memantau dan
•• Limit deviasi anggaran. mengendalikan risiko imbal hasil pada pasar
•• Limit deviasi target waktu pencapaian atau tersebut.
penyelesaian inisiatif strategis. c. Bauran dan diversifikasi portofolio Bank.
Bank melakukan identifikasi risiko stratejik Bank menetapkan kebijakan dan prosedur
menggunakan data dari regulator, media massa, pengelolaan risiko imbal hasil mencakup
serta laporan realisasi terhadap target bisnis dan organisasi aset dan liability management,
kinerja unit kerja. Analisis risiko dilakukan terhadap komposisi aset dan kewajiban dan pengukuran
strategi yang membutuhkan banyak sumber daya risiko. Bank memiliki prosedur antara lain
dan/ atau berisiko tinggi, seperti strategi masuk ke mengenai penilaian mismatch antara aset dan
pasar baru atau strategi diversifikasi dalam bentuk kewajiban berdasarkan waktu penyesuaian imbal
produk dan jasa. hasil pembiayaan dan dana pihak ketiga serta
mekanismenya baik untuk pembiayaan maupun
Bank juga mengidentifikasi dan mencatat deviasi dana pihak ketiga. Bank menetapkan limit untuk
atau penyimpangan sebagai akibat pelaksanaan mengelola risiko imbal hasil secara konsisten,
strategi usaha maupun rencana bisnis yang antara lain untuk membatasi konsentrasi sumber
tidak terealisasi atau tidak efektif, terutama yang pendanaan, instrumen, segmen pasar atau imbal
berdampak signifikan terhadap permodalan Bank. hasil tertentu.
Selain itu, Bank mencatat dan menatausahakan
pengalaman serta penyimpangan pelaksanaan
rencana stratejik. Untuk memastikan posisi
kompetitifnya di industri, Bank secara berkala
LAPORAN TAHUNAN 2025
581
Page 584
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAJEMEN RISIKO
Bank melakukan pemantauan eksposur risiko imbal hasil secara berkelanjutan terhadap seluruh
eksposur risiko termasuk potensi penurunan pendapatan imbal hasil. Bank melakukan pemantauan
eksposur risiko imbal hasil melalui laporan gross revenue, evaluasi realisasi pendapatan imbal hasil bersih
terhadap target dan laporan lainnya.
RENCANA AKSI PEMULIHAN (RECOVERY PLAN)
Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) merupakan rencana terstruktur untuk mengantisipasi
dan mengatasi potensi tekanan keuangan (financial stress) yang dapat dialami oleh BSI. Bank telah
menetapkan Rencana Aksi Pemulihan yang mencakup tingkat pemicu (trigger level) dan Opsi Pemulihan
(Recovery Options) untuk mencegah, memulihkan, dan memperbaiki kondisi keuangan serta menjaga
kelangsungan usaha Bank apabila terjadi financial stress.
Rencana Aksi Pemulihan dimutakhirkan secara tahunan. Selain untuk memenuhi ketentuan regulasi,
pemutakhiran ini dilakukan agar Rencana Aksi Pemulihan tetap relevan dengan kondisi terkini dan
dapat berfungsi secara efektif sebagai pedoman ketika Bank menghadapi tekanan keuangan.
PENILAIAN RISIKO
BSI melakukan penilaian mandiri (self-assessment) atas risiko inheren dan kualitas penerapan
manajemen risiko dalam seluruh aktivitas operasional. Penilaian ini bertujuan untuk memberikan
gambaran kepada para pemangku kepentingan mengenai kondisi risiko usaha serta potensi kerugian
yang dapat dihadapi Bank dalam periode tertentu.
Berdasarkan hasil penilaian per 31 Desember 2025, peringkat komposit profil risiko Bank berada pada
peringkat 2 (dua), dengan predikat risiko inheren “Low to Moderate” dan kualitas penerapan manajemen
risiko “Satisfactory”.
Peringkat Risiko Peringkat Kualitas Penerapan Peringkat Risiko
No. Jenis Risiko
Inheren Manajemen Risiko Komposit
1. Risiko Kredit Low to Moderate Satisfactory 2
2. Risiko Pasar Low Satisfactory 1
3. Risiko Likuiditas Low Satisfactory 1
4. Risiko Operasional Moderate Satisfactory 2
5. Risiko Hukum Low Satisfactory 1
6. Risiko Reputasi Low Satisfactory 1
7. Risiko Stratejik Low Satisfactory 1
8. Risiko Kepatuhan Low to Moderate Satisfactory 2
9. Risiko Investasi Low to Moderate Satisfactory 2
10. Risiko Imbal Hasil Low to Moderate Satisfactory 2
Peringkat Komposit Low to Moderate Satisfactory 2
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
582 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 585
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
MANAJEMEN RISIKO
EVALUASI PELAKSANAAN MANAJEMEN PERNYATAAN DIREKSI DAN/ATAU
RISIKO DEWAN KOMISARIS ATAU KOMITE
AUDIT ATAS KECUKUPAN SISTEM
Bank melakukan penilaian Risk Maturity Index MANAJEMEN RISIKO
(RMI) yang merupakan indeks yang digunakan
untuk mengukur tingkat kualitas rancangan dan Berdasarkan hasil penelaahan, evaluasi, dan
efektivitas penerapan Manajemen Risiko dalam diskusi bersama Manajemen, Komite Pemantau
menciptakan dan melindungi nilai Bank. Penilaian Risiko, Komite Audit, Internal Audit, Auditor
RMI meliputi proses pelaksanaan reviu dokumen, Eksternal, serta unit kerja terkait, Direksi dan
pelaksanaan survei dan post mortem analysis, Dewan Komisaris BSI menilai bahwa sepanjang
wawancara, dan penilaian serta pelaporan. RMI tahun 2025 penerapan sistem manajemen risiko
terdiri dari 2 aspek, yaitu aspek dimensi dan aspek telah berjalan secara memadai. Struktur tata
kinerja, di mana aspek dimensi terdiri dari lima kelola, kebijakan, prosedur, serta mekanisme
buah dimensi berbeda yag menjadi acuan dalam pengendalian risiko dinilai telah mampu
penilaian RMI. mendukung proses identifikasi, pengukuran,
pemantauan, dan pengendalian risiko yang
Hasil penilaian RMI tahun 2024 yang dilakukan timbul dari kegiatan usaha Bank. Direksi
pada tahun 2025, Bank berada pada Level 3,9 dan Dewan Komisaris juga meyakini bahwa
(Fase Praktik yang Lebih Baik) yang menunjukkan penerapan manajemen risiko telah dilakukan
bahwa Perusahaan telah menerapkan seluruh secara konsisten sesuai dengan kompleksitas
Dimensi praktik Manajemen Risiko yang kuat dan usaha, profil risiko, dan ketentuan peraturan yang
mendekati atau sejalan dengan praktik standar berlaku, sehingga mendukung prinsip kehati-
global industrinya. hatian dan keberlanjutan usaha Bank.
LAPORAN TAHUNAN 2025
583
Page 586
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
EKSPOSUR RISIKO
RISIKO PASAR
Laporan Risiko Pasar 2024 dan 2025
(Dalam Rp juta)
31 Desember 2024 31 Desember 2025
No. Jenis Risiko Bank Bank
Beban Modal ATMR Beban Modal ATMR
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1. Risiko Benchmark Suku Bunga 56.023 700.285 87.955 1.099.441
a. Risiko Spesifik - - - -
b. Risiko Umum 56.023 700.285 87.955 1.099.441
2. Risiko Nilai Tukar 79.452 993.145 230.023 2.875.282
3. Risiko Ekuitas 1) - - - -
4. Risiko Komoditas 1) - - - -
Total 135.475 1.693.430 317.978 3.974.723
Keterangan:
1) Untuk BUS yang memiliki perusahaan anak yang memiliki eksposur risiko dimaksud
RISIKO KREDIT
TAGIHAN BERSIH BERDASARKAN WILAYAH
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah 31 Desember 2025
(Dalam Rp juta)
No. Kategori Portofolio
Sumatera Jakarta Jawa
(1) (2) (3) (4) (5)
1. Tagihan Kepada Pemerintah - 109.139.449 -
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 2.289.836 21.983.960 670.050
Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral
3. - - -
dan Lembaga Internasional
4. Tagihan Kepada Bank 76.056 4.616.065 383.023
5. Pembiayaan Beragun Rumah Tinggal 7.098.310 5.258.566 36.506.676
6. Pembiayaan Beragun Properti Komersial 4.195 2.340 6.708
7. Pembiayaan Pegawai/Pensiunan 20.995.202 3.238.384 10.943.954
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan
8. 31.024.606 6.273.731 32.039.949
Portofolio Ritel
9. Tagihan Kepada Korporasi 21.200.740 27.085.506 32.668.438
10. Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 564.284 116.057 603.885
11. Aset Lainnya 4.132.970 17.066.107 3.961.616
Jumlah 87.386.199 194.780.165 117.784.299
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
584 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 587
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
31 Desember 2025
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Sulawesi Bali & Nusa Irian Jaya
Kalimantan Luar Indonesia Total
& Maluku Tenggara & Papua
(6) (7) (8) (9) (10) (11)
- - - - - 109.139.449
- - 141.042 - - 25.084.888
- - - - - -
1 14.907 - - 23 5.090.075
1.788.398 1.776.630 886.984 16.961 - 53.332.525
- - 1.560 - - 14.803
3.563.425 7.055.948 2.812.669 270.541 - 48.880.123
5.808.048 7.164.248 3.318.956 481.795 - 86.111.333
17.538.502 2.430.034 1.727.291 292.625 589.682 103.532.818
90.690 72.894 46.017 19.287 - 1.513.114
766.392 835.329 374.337 40.271 16.923 27.193.945
29.555.456 19.351.550 9.307.296 1.121.480 606.628 459.893.073
LAPORAN TAHUNAN 2025
585
Page 588
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
EKSPOSUR RISIKO
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah 31 Desember 2024
(Dalam Rp juta)
No. Kategori Portofolio
Sumatera Jakarta Jawa
(1) (2) (3) (4) (5)
1. Tagihan Kepada Pemerintah - 109.664.745 -
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 2.280.233 13.669.641 1.124.717
Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral
3. - - -
dan Lembaga Internasional
4. Tagihan Kepada Bank 60.046 3.966.453 529.010
5. Pembiayaan Beragun Rumah Tinggal 6.926.650 4.985.024 33.704.441
6. Pembiayaan Beragun Properti Komersial 15.888 - 9.574
7. Pembiayaan Pegawai/Pensiunan 19.781.796 2.820.889 10.456.026
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan
8. 26.991.214 4.750.794 27.523.101
Portofolio Ritel
9. Tagihan Kepada Korporasi 18.069.809 19.495.542 31.252.883
10. Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 472.922 129.275 613.660
11. Aset Lainnya 3.852.968 11.021.567 3.256.732
Jumlah 78.451.526 170.503.930 108.470.144
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
586 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 589
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
EKSPOSUR RISIKO
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Sulawesi & Bali & Nusa Irian Jaya &
Kalimantan Luar Indonesia Total
Maluku Tenggara Papua
(6) (7) (8) (9) (10) (11)
- 6.000 - - - 109.670.745
- - 173.593 - - 17.248.184
- - - - - -
2 6.518 - - - 4.562.029
1.917.984 1.703.849 924.249 21.134 - 50.183.331
- - - - - 25.462
3.564.016 6.405.084 2.535.737 314.972 - 45.878.520
4.701.395 5.239.443 2.804.100 320.054 - 72.330.101
17.365.817 2.232.909 1.393.640 254.921 816.307 90.881.828
77.405 54.387 63.122 1.163 - 1.411.934
778.614 747.554 319.840 30.091 10.531 20.017.897
28.405.233 16.395.744 8.214.281 942.335 826.838 412.210.031
LAPORAN TAHUNAN 2025
587
Page 590
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
EKSPOSUR RISIKO
TAGIHAN BERSIH BERDASARKAN SISA JANGKA WAKTU KONTRAK
Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak 31 Desember 2025
(Dalam Rp juta)
No. Kategori Portofolio
< 1 Tahun
(1) (2) (3)
1. Tagihan Kepada Pemerintah 81.114.076
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 6.495.900
3. Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional -
4. Tagihan Kepada Bank 4.880.609
5. Pembiayaan Beragun Rumah Tinggal 136.653
6. Pembiayaan Beragun Properti Komersial 10.937
7. Pembiayaan Pegawai/Pensiunan 259.051
8. Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel 14.258.885
9. Tagihan Kepada Korporasi 13.601.099
10. Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 158.924
11. Aset Lainnya 6.488.679
Jumlah 127.404.813
Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak 31 Desember 2024
(Dalam Rp juta)
No. Kategori Portofolio
< 1 Tahun
(1) (2) (3)
1. Tagihan Kepada Pemerintah 83.132.600
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 7.093.643
3. Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional -
4. Tagihan Kepada Bank 4.366.607
5. Pembiayaan Beragun Rumah Tinggal 192.311
6. Pembiayaan Beragun Properti Komersial 24.925
7. Pembiayaan Pegawai/Pensiunan 263.922
8. Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel 10.210.279
9. Tagihan Kepada Korporasi 13.448.867
10. Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 169.375
11. Aset Lainnya 4.544.744
Jumlah 123.447.273
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
588 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 591
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
EKSPOSUR RISIKO
31 Desember 2025
Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
> 1 thn s.d. 3 thn > 3 thn s.d. 5 thn > 5 thn Non-Kontraktual Total
(4) (5) (6) (7) (8)
13.685.581 5.693.899 8.645.893 - 109.139.449
652.338 2.182.044 15.754.606 - 25.084.888
- - - - -
67.672 84.306 47.584.973 - 5.090.075
1.728.383 3.882.516 - - 53,332,525
3.416 450 38.335.806 - 14.803
3.787.070 6.498.196 24.692.910 - 48.880.123
24.263.081 22.896.455 56.223.618 - 86.111.332
15.892.816 17.815.285 771.961 - 103.532.818
369.905 212.324 1.229.081 - 1.513.114
674.763 - 1.229.081 18.801.422 27.193.945
61.125.025 59.265.475 193.296.336 18.801.422 459.893.072
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
> 1 thn s.d. 3 thn > 3 thn s.d. 5 thn > 5 thn Non-Kontraktual Total
(4) (5) (6) (7) (8)
12.988.347 7.102.878 6.446.920 - 109.670.745
1.708.374 1.417.675 7.028.492 - 17.248.184
- - - - -
58.829 86.390 50.203 - 4.562.029
1.436.222 3.686.936 44.867.862 - 50.183.331
- 537 - - 25.462
2.608.664 5.643.959 37.361.975 - 45.878.520
20.301.422 20.122.278 21.696.122 - 72.330.101
12.150.297 12.185.301 53.097.363 - 90.881.828
312.207 241.017 689.335 - 1.411.934
228.204 411.502 816.158 14.017.289 20.017.897
51.792.566 50.898.473 172.054.430 14.017.289 412.210.031
LAPORAN TAHUNAN 2025
589
Page 592
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
EKSPOSUR RISIKO
TAGIHAN BERSIH BERDASARKAN SEKTOR EKONOMI
Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi 31 Desember 2025
(Dalam Rp juta)
Tagihan
No. Sektor Ekonomi Tagihan Kepada Bank
Tagihan
Kepada Pembangunan Tagihan
Kepada
Entitas Sektor Multilateral Kepada Bank
Pemerintah
Publik dan Lembaga
Internasional
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Pertanian, Perburuan, dan
1. - - - -
Kehutanan
2. Perikanan - - - -
3. Pertambangan dan Penggalian - - - -
4. Industri Pengolahan - 1.044.208 - -
5. Listrik, Gas, dan Air - 4.329.310 - -
6. Konstruksi - 4.266.908 - -
7. Perdagangan Besar dan Eceran - 8.750.899 - -
Penyediaan Akomodasi dan
8. - - - -
Penyediaan Makan dan Minum
Transportasi, Pergudangan, dan
9. - 2.868.069 -
Komunikasi
10. Perantara Keuangan - 3.459.252 - 5.090.075
Real Estate, Usaha Persewaan, dan
11. - 711 - -
Jasa Perusahaan
Administrasi Pemerintahan,
12. Pertahanan, dan Jaminan Sosial 256.126 - - -
Wajib
13. Jasa Pendidikan - - - -
14. Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial - 12.528 - -
Jasa Kemasyarakatan, Sosial Budaya,
15. - - - -
Hiburan, dan Perorangan Lainnya
Jasa Perorangan yang Melayani
16. - - - -
Rumah Tangga
Badan Internasional dan Badan
17. - - - -
Ekstra Internasional Lainnya
Kegiatan yang Belum Jelas
18. - - - -
Batasannya
19. Bukan Lapangan Usaha - - - -
20. Lainnya 108.883.323 - -
Jumlah 109.139.449 25.084.888 - 5.090.075
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
590 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 593
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
EKSPOSUR RISIKO
31 Desember 2025
Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi
Tagihan
Kepada
Pembiayaan Pembiayaan
Pembiayaan Usaha Mikro, Tagihan Tagihan yang
Beragun Beragun
Pegawai/ Usaha Kepada Telah Jatuh Aset Lainnya
Rumah Properti
Pensiunan Kecil, dan Korporasi Tempo
Tinggal Komersial
Portofolio
Ritel
(7) (8) (9) (10) (11) (12) (13)
- - 6.517 5.200.715 17.352.065 63.625 -
- - 16.625 416.033 122.599 15.138 -
- - 235 9.058 3.035.298 179 -
- - - 1.736.649 8.744.382 68.918 -
- - 203 17.837 2.334.156 269 -
- 6.616 300 172.744 11.018.109 13.061 -
- 450 21.202 13.119.500 7.689.903 264.303 -
- - - 2.585.303 1.001.826 41.115 -
- - - 608.558 8.688.078 16.582 -
- - - 5.186 2.551.183 331 -
- 7.737 - 815.239 5.372.489 10.728 -
- - - - - - -
- - 2.434 227.534 4.950.675 12.263 -
- - 72 536.190 10.472.502 5.865 -
- - 15.629 3.106.018 436.120 48.098 -
- - 833 35.823 99.961 2.655 -
- - - - - - -
- - - - - - -
53.332.525 - 48.816.073 57.329.676 14.654.731 949.984 -
- - - 189.270 5.008.741 - 27.193.945
53.332.525 14.803 48.880.123 86.111.333 103.532.818 1.513.114 27.193.945
LAPORAN TAHUNAN 2025
591
Page 594
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
EKSPOSUR RISIKO
Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi 31 Desember 2024
(Dalam Rp juta)
Tagihan
No. Sektor Ekonomi Tagihan Kepada Bank
Tagihan
Kepada Pembangunan Tagihan
Kepada
Entitas Sektor Multilateral Kepada Bank
Pemerintah
Publik dan Lembaga
Internasional
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1. Pertanian, Perburuan, dan Kehutanan - - - -
2. Perikanan - - - -
3. Pertambangan dan Penggalian - - - -
4. Industri Pengolahan - 1.472.686 - -
5. Listrik, Gas, dan Air - 4.613.129 - -
6. Konstruksi - 4.892.368 - -
7. Perdagangan Besar dan Eceran - 4.362 - -
Penyediaan Akomodasi dan
8. - 26.642 - -
Penyediaan Makan dan Minum
Transportasi, Pergudangan, dan
9. - 1.998.701 - -
Komunikasi
10. Perantara Keuangan - 2.951.398 - 4.562.029
Real Estate, Usaha Persewaan, dan
11. - 905 - -
Jasa Perusahaan
Administrasi Pemerintahan,
12. - - - -
Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib
13. Jasa Pendidikan - - - -
14. Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 6.000 16.973 - -
Jasa Kemasyarakatan, Sosial Budaya,
15. - - - -
Hiburan, dan Perorangan Lainnya
Jasa Perorangan yang Melayani
16. - - - -
Rumah Tangga
Badan Internasional dan Badan Ekstra
17. - - - -
Internasional Lainnya
Kegiatan yang Belum Jelas
18. - - - -
Batasannya
19. Bukan Lapangan Usaha - - - -
20. Lainnya 109.664.745 1.271.020 - -
Jumlah 109.670.745 17.248.184 - 4.562.029
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
592 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 595
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
EKSPOSUR RISIKO
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi
Tagihan
Pembiayaan Pembiayaan Kepada Usaha
Pembiayaan Tagihan Tagihan yang
Beragun Beragun Mikro, Usaha
Pegawai/ Kepada Telah Jatuh Aset Lainnya
Rumah Properti Kecil, dan
Pensiunan Korporasi Tempo
Tinggal Komersial Portofolio
Ritel
(7) (8) (9) (10) (11) (12) (13)
- - 7.173 4.947.837 18.345.784 45.618 -
- - 24.232 480.937 148.506 21.206 -
- - 274 10.753 2.012.429 814 -
- - - 2.058.593 8.719.289 69.453 -
- - 214 20.078 1.878.074 5.539 -
- 13.339 - 212.130 10.895.537 17.778 -
- 537 29.663 13.089.975 5.693.149 264.057 -
- - - 2.595.791 485.082 27.069 -
- - - 622.683 4.570.139 7.590 -
- - - 5.307 2.538.365 - -
- 11.586 - 909.563 4.342.281 26.228 -
- - - - - - -
- - 610 241.920 4.641.879 16.070 -
- - 76 605.551 8.740.039 13.192 -
- - 20.566 3.214.804 340.561 35.577 -
- - 1.156 48.432 106.679 1.333 -
- - - - - - -
- - - - - - -
50.152.924 - 45.697.824 43.017.819 11.460.151 846.539 -
30.407 - 96.732 247.928 5.963.884 13.871 20.017.897
50.183.331 25.462 45.878.520 72.330.101 90.881.828 1.411.934 20.017.897
LAPORAN TAHUNAN 2025
593
Page 596
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
EKSPOSUR RISIKO
TAGIHAN DAN PENCADANGAN BERDASARKAN WILAYAH
Tagihan dan Pencadangan Wilayah 31 Desember 2025
(Dalam Rp juta)
No. Kategori Portofolio
Sumatera Jakarta Jawa
(1) (2) (3) (4) (5)
1. Tagihan 89.327.716 199.009.335 123,045.452
Tagihan yang mengalami penurunan nilai
2.
(impaired)
a. Belum jatuh tempo - - -
b. Telah jatuh tempo 323.278 297.832 1.665.602
3. CKPN – Individual 127.771 120.322 887.276
4. CKPN - Kolektif 2.246.425 3.199.070 3.296.574
5. Tagihan yang dihapus buku 838.032 490.372 1.150.878
Tagihan dan Pencadangan Wilayah 31 Desember 2024
(Dalam Rp juta)
No. Kategori Portofolio
Sumatera Jakarta Jawa
(1) (2) (3) (4) (5)
1. Tagihan 79.382.614 175.127.526 110.713.860
Tagihan yang mengalami penurunan nilai
2.
(impaired)
a. Belum jatuh tempo - - -
b. Telah jatuh tempo 435.857 337.410 1.885.300
3. CKPN – Individual 136.972 122.531 917.296
4. CKPN - Kolektif 1.767.405 3.166.576 3.141.762
5. Tagihan yang dihapus buku 673.874 369.645 701.896
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
594 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 597
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
EKSPOSUR RISIKO
31 Desember 2025
Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah
Sulawesi & Bali & Nusa Irian Jaya &
Kalimantan Luar Indonesia Total
Maluku Tenggara Papua
(6) (7) (8) (9) (10) (11)
29.801.690 19.699.697 9.430.673 1.141.747 606.628 472.062.938
- - - - - -
57.505 47.074 47.279 3.984 - 2.442.554
17.134 11.252 - - - 1.163.755
462.597 467.770 201.079 28.125 - 9.901.640
122.958 137.697 103.988 9.641 - 2.853.566
31 Desember 2024
Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah
Sulawesi & Bali & Nusa Irian Jaya &
Kalimantan Luar Indonesia Total
Maluku Tenggara Papua
(6) (7) (8) (9) (10) (11)
28.556.868 16.652.814 8.328.627 944.954 826.837 420.534.100
- - - - - -
87.820 59.899 85.283 452 - 2.892.021
12.945 1.874 - - - 1.191.618
466.470 407.436 209.914 15.106 1.388 9.176.057
119.191 122.720 62.023 674 - 2.050.023
LAPORAN TAHUNAN 2025
595
Page 598
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
EKSPOSUR RISIKO
TAGIHAN DAN PENCADANGAN BERDASARKAN SEKTOR EKONOMI
Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi 31 Desember 2025
(Dalam Rp juta)
No. Sektor Ekonomi
Tagihan
(1) (2) (3)
1. Pertanian, Perburuan, dan Kehutanan 22.997.974
2. Perikanan 612.746
3. Pertambangan dan Penggalian 3.078.531
4. Industri Pengolahan 13.148.430
5. Listrik, Gas, dan Air 6.855.538
6. Konstruksi 19.375.783
7. Perdagangan Besar dan Eceran 31.307.608
8. Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan dan Minum 3.689.335
9. Transportasi, Pergudangan, dan Komunikasi 12.355.783
10. Perantara Keuangan 7.035.914
11. Real Estate, Usaha Persewaan, dan Jasa Perusahaan 6.325.779
12. Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib 256.126
13. Jasa Pendidikan 5.271.338
14. Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 11.114.074
15. Jasa Kemasyarakatan, Sosial Budaya, Hiburan, dan Perorangan Lainnya 3.706.943
16. Jasa Perorangan yang Melayani Rumah Tangga 149.392
17. Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya -
18. Kegiatan yang Belum Jelas Batasannya -
19. Bukan Lapangan Usaha 177.670.053
20. Lainnya 147.111.591
Jumlah 472.062.938
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
596 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 599
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
EKSPOSUR RISIKO
31 Desember 2025
Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi
Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai Tagihan yang
CKPN - Individual CKPN - Kolektif
Belum Jatuh Tempo Telah Jatuh Tempo Dihapus Buku
(4) (5) (6) (7) (8)
- 103.967 106.430 416.547 124.778
- 24.265 - 48.117 39.493
- 658 - 22.151 1.072
- 1.277.371 970.748 641.881 311.784
- 160.422 30 231.476 12.746
- 72.731 21.201 2.663.615 21.572
- 253.343 33.739 1.267.013 441.374
- 21.427 2.775 120.362 75.986
- 46.163 5 295.811 12.585
- 21.961 124 88.162 43.333
- 39.085 10 147.029 22.303
- - - - -
- 27.420 6.351 101.090 10,864
- 8.463 10.209 155.461 8.452
- 32.976 - 139.526 59.684
- 7.364 - 10.636 4.938
- - - - -
- - - - -
- 344.936 12.133 3.469.747 1.544.862
- - 83.016 117.740
- 2.442.552 1.163.755 9.901.640 2.853.566
LAPORAN TAHUNAN 2025
597
Page 600
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
EKSPOSUR RISIKO
Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi 31 Desember 2024
(Dalam Rp juta)
No. Sektor Ekonomi
Tagihan
(1) (2) (3)
1. Pertanian, Perburuan, dan Kehutanan 23.556.861
2. Perikanan 721.124
3. Pertambangan dan Penggalian 2.988.549
4. Industri Pengolahan 12.766.347
5. Listrik, Gas, dan Air 6.756.528
6. Konstruksi 18.854.569
7. Perdagangan Besar dan Eceran 19.760.092
8. Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan dan Minum 3.205.453
9. Transportasi, Pergudangan, dan Komunikasi 8.655.161
10. Perantara Keuangan 5.806.865
11. Real Estate, Usaha Persewaan, dan Jasa Perusahaan 5.299.533
12. Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib -
13. Jasa Pendidikan 4.933.254
14. Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 9.405.957
15. Jasa Kemasyarakatan, Sosial Budaya, Hiburan, dan Perorangan Lainnya 3.733.202
16. Jasa Perorangan yang Melayani Rumah Tangga 168.052
17. Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya -
18. Kegiatan yang Belum Jelas Batasannya -
19. Bukan Lapangan Usaha 152.126.049
20. Lainnya 141.796.504
Jumlah 420.534.100
RINCIAN MUTASI CKPN
Rincian Mutasi CKPN 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rp juta)
No. Keterangan
(1) (2)
1. Saldo awal CKPN
2. Pembentukan (pemulihan) CKPN pada periode tahun berjalan (Net)
a. Pembentukan CKPN pada periode tahun berjalan
b. Pemulihan CKPN pada periode tahun berjalan
3. CKPN yang digunakan untuk melakukan hapus buku atas tagihan pada periode tahun berjalan
4. Pembentukan (pemulihan) lainnya pada periode tahun berjalan
Saldo akhir CKPN
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
598 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 601
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
EKSPOSUR RISIKO
31 Desember 2024
Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi
Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai Tagihan yang
CKPN - Individual CKPN - Kolektif
Belum Jatuh Tempo Telah Jatuh Tempo Dihapus Buku
(4) (5) (6) (7) (8)
- 142.741 96.646 492.456 83.933
- 25.507 - 44.793 36.510
- 1.695 - 73.598 7.411
- 1.355.912 982.610 566.197 124.642
- 176.698 6.911 297.905 2.679
- 89.203 16.227 2.756.665 64.125
- 346.934 44.984 1.018.249 427.267
- 28.233 26.783 88.115 46.273
- 25.159 1.208 199.040 33.914
- 64.985 444 132.367 8.398
- 48.079 51 128.609 26.229
- - - - -
- 35.757 7.670 81.390 4.351
- 10.699 6.064 117.078 14.172
- 34.950 18 100.269 64.099
- 8.555
- - - - -
- - - - -
- 496.914 2.002 2.991.548 1.092.685
- - - 75.698 10.621
- 2.892.021 1.191.618 9.176.057 2.050.023
31 Desember 2024 31 Desember 2025
Rincian Mutasi CKPN Rincian Mutasi CKPN
CKPN - Individual CKPN - Kolektif CKPN - Individual CKPN - Kolektif
(3) (4) (5) (6)
1.271.260 8.606.782 1.191.618 9.176.057
(18.090) 2.012.756 25.313 2.426.385
5.604 801.238 12.756 846.047
(67.156) (2.259.494) (65.932) (2.559.206)
- - - 12.357
1.191.618 9.176.057 1.163.755 9.901.640
LAPORAN TAHUNAN 2025
599
Page 602
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
EKSPOSUR RISIKO
TAGIHAN BERSIH BERDASARKAN KATEGORI PORTOFOLIO DAN SKALA PERINGKAT
Tagihan Bersih Berdasarkan Kategori Portofolio dan Skala Peringkat 31 Desember 2025
(Dalam Rp juta)
31 Desember 2025
Tagihan Bersih Berdasarkan Kategori Portofolio dan Skala Peringkat
Lembaga
Peringkat Jangka Panjang
Pemeringkat
Standard and
AAA AA+s.dAA- A+s.dA- BBB+ s.d BBB-
Poor’s
No. Kategori Portofolio Fitch Rating
AAA AA+s.dAA- A+s.dA- BBB+ s.d BBB-
Internasional
Moody’s
AAA Aa1 s.d Aa3 A1 s.d A3 Baa1 s.d Baa3
Investor Service
Fitch Rating AA+(idn) s.d A+(idn) s.d BBB+(idn) s.d
AAA (idn)
Indonesia AA-(idn) A-(idn) BBB-(idn)
Pemeringkat idBBB+ s.d
idAAA idAA+ s.d idAA- idA+ s.d idA-
Efek Indonesia idBBB-
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
Tagihan Kepada
1. - - - -
Pemerintah
Tagihan Kepada Entitas
2. 10.303.537 2.348.436 2.561.524 616.060
Sektor Publik
Tagihan Kepada
Bank Pembangunan
3. - - - -
Multilateral dan
Lembaga Internasional
4. Tagihan Kepada Bank 384.113 450.000 308.333 -
Pembiayaan Beragun
5.
Rumah Tinggal
Pembiayaan Beragun
6.
Properti Komersial
Pembiayaan Pegawai/
7.
Pensiunan
Tagihan Kepada Usaha
8. Mikro, Usaha Kecil dan
Portofolio Ritel
Tagihan Kepada
9. 3.409.315 589.819 8.472.725 964.141
Korporasi
Tagihan yang Telah Jatuh
10.
Tempo
11. Aset Lainnya
Total 14.096.965 3.388.255 11.342.582 1.580.201
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
600 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 603
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
EKSPOSUR RISIKO
31 Desember 2025
Tagihan Bersih Berdasarkan Kategori Portofolio dan Skala Peringkat
Peringkat Jangka Pendek
Kurang dari Kurang dari
BB+ s.d BB- B+ s.d B- A-1 A-2 A-3
B- A-3
Kurang dari Kurang dari
BB+ s.d BB- B+ s.d B- F1+ s.d F1 F2 F3
B- F3
Kurang dari Kurang dari Tanpa
Ba1 s.d Ba3 B1 s.d B3 P-1 P-2 P-3 Total
B3 P-3 Peringkat
BB+(idn) s.d B+(idn) s.d Kurang dari F1+(idn) s.d Kurang dari
F2(idn) F3(idn)
BB-(idn) B-(idn) B-(idn) F1(idn) F3(idn)
id BB+ s.d Ide B+ s.d Kurang dari idA3 s.d Kurang dari
idA1 idA2
idBB- idB- idB- idA4 idA4
(8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16)
- - - - - - - 109.139.449 109.139.449 109.670.745
- - - - - - - 9.255.331 25.084.888 17.248.184
- - - - - - -
- - - - - - - 3.947.629 5.090.075 4.562.029
- - - - - - - 90.096.818 103.532.818
- - - - - - - 212.439.227 242.847.230
LAPORAN TAHUNAN 2025
601
Page 604
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
EKSPOSUR RISIKO
Tagihan Bersih Berdasarkan Kategori Portofolio dan Skala Peringkat 31 Desember 2024
(Dalam Rp juta)
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Berdasarkan Kategori Portofolio dan Skala Peringkat
Lembaga
Peringkat Jangka Panjang
Pemeringkat
Standard BBB+ s.d
AAA AA+s.dAA- A+s.dA-
and Poor’s BBB-
Fitch Rating BBB+ s.d
AAA AA+s.dAA- A+s.dA-
Internasional BBB-
No. Kategori Portofolio
Moody’s
Investor AAA Aa1 s.d Aa3 A1 s.d A3 Baa1 s.d Baa3
Service
Fitch Rating AA+(idn) s.d A+(idn) s.d BBB+(idn) s.d
AAA (idn)
Indonesia AA-(idn) A-(idn) BBB-(idn)
Pemeringkat
idAA+ s.d idBBB+ s.d
Efek idAAA idA+ s.d idA-
idAA- idBBB-
Indonesia
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
Tagihan Kepada
1. - - - -
Pemerintah
Tagihan Kepada Entitas
2. 9.561.522 3.983.057 2.235.772 748.112
Sektor Publik
Tagihan Kepada
Bank Pembangunan
3. - - - -
Multilateral dan Lembaga
Internasional
4. Tagihan Kepada Bank 575.469 1.168 38.718 -
Pembiayaan Beragun
5.
Rumah Tinggal
Pembiayaan Beragun
6.
Properti Komersial
Pembiayaan Pegawai/
7.
Pensiunan
Tagihan Kepada Usaha
8. Mikro, Usaha Kecil dan
Portofolio Ritel
Tagihan Kepada
9. 4.174.036 219.085 7.083.663 464.336
Korporasi
Tagihan yang Telah Jatuh
10.
Tempo
11. Aset Lainnya
Total 14.311.027 4.203.310 9.358.153 1.212.448
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
602 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 605
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
EKSPOSUR RISIKO
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Berdasarkan Kategori Portofolio dan Skala Peringkat
Peringkat Jangka Pendek
BB+ s.d Kurang Kurang
B+ s.d B- A-1 A-2 A-3
BB- dari B- dari A-3
BB+ s.d Kurang Kurang
B+ s.d B- F1+ s.d F1 F2 F3
BB- dari B- dari F3
Ba1 s.d Kurang Kurang
B1 s.d B3 P-1 P-2 P-3
Ba3 dari B3 dari P-3 Tanpa
Total
Peringkat
BB+(idn) B+(idn) Kurang Kurang
F1+(idn)
s.d BB- s.d dari F2(idn) F3(idn) dari
s.d F1(idn)
(idn) B-(idn) B-(idn) F3(idn)
id BB+ s.d Ide B+ Kurang idA3 s.d Kurang
idA1 idA2
idBB- s.d idB- dari idB- idA4 dari idA4
(8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16)
- - - - - - - 109.670.745 109.670.745
- - - - - - - 719.721 17.248.184
- - - - - - -
- - - - - - - 3.946.674 4.562.029
-
- - - - - - - 78.940.708 90.881.828
- - - - - - - 193.277.848 222.362.786
LAPORAN TAHUNAN 2025
603
Page 606
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
RISIKO KREDIT PIHAK LAWAN
Transaksi Lindung Nilai Syariah 31 Desember 2025
(Dalam Rp juta)
31 Desember 2025
Transaksi Lindung Nilai Syariah OTC
Variabel yang Nilai Nosional
No. Tagihan Kewajiban Tagihan Tagihan
Mendasari
1 Tahun Lindung Lindung Bersih Bersih
≤1 MRK
-≤5 5 Tahun Nilai Nilai Sebelum Setelah
Tahun Syariah Syariah MRK MRK
Tahun
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
Shariah compliant
1. - - - - - - - -
profit rate swap
Shariah compliant
2. foreign currency - - - - - - - -
swap
3. Lainnya - - - - - - - -
Total - - - - - - - -
Transaksi Lindung Nilai Syariah 31 Desember 2024
(Dalam Rp juta)
31 Desember 2024
Transaksi Lindung Nilai Syariah OTC
Variabel yang Nilai Nosional
No. Tagihan Kewajiban Tagihan Tagihan
Mendasari
1 Tahun Lindung Lindung Bersih Bersih
≤1 MRK
-≤5 5 Tahun Nilai Nilai Sebelum Setelah
Tahun Syariah Syariah MRK MRK
Tahun
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
Shariah compliant
1. - - - - - - - -
profit rate swap
Shariah compliant
2. foreign currency - - - - - - - -
swap
3. Lainnya - - - - - - - -
Total - - - - - - - -
TRANSAKSI REPO
Transaksi Repo 31 Desember 2025
(Dalam Rp juta)
31 Desember 2025
Transaksi Repo
No. Kategori Portofolio
Nilai Wajar Kewajiban Tagihan
ATMR
SSB Repo Repo Bersih
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1. Tagihan Kepada Pemerintah - - - -
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral
3. - - - -
dan Lembaga Internasional
4. Tagihan Kepada Bank - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan
5. - - - -
Portofolio Ritel
6. Tagihan Kepada Korporasi - - - -
Total - - - -
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
604 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 607
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
Transaksi Repo 31 Desember 2024
(Dalam Rp juta)
31 Desember 2024
Transaksi Repo
No. Kategori Portofolio
Nilai Wajar Kewajiban Tagihan
ATMR
SSB Repo Repo Bersih
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1. Tagihan Kepada Pemerintah - - - -
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral
3. - - - -
dan Lembaga Internasional
4. Tagihan Kepada Bank - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan
5. - - - -
Portofolio Ritel
6. Tagihan Kepada Korporasi - - - -
Total - - - -
TRANSAKSI REVERSE REPO
Transaksi Reverse Repo 31 Desember 2025
(Dalam Rp juta)
31 Desember 2025
Transaksi Repo
No. Kategori Portofolio
Tagihan Nilai Tagihan Bersih ATMR Setelah
Bersih MRK Setelah MRK MRK
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1. Tagihan Kepada Pemerintah - - - -
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
3. - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4. Tagihan Kepada Bank - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil
5. - - - -
dan Portofolio Ritel
6. Tagihan Kepada Korporasi - - - -
Total - - - -
Transaksi Reverse Repo 31 Desember 2024
(Dalam Rp juta)
31 Desember 2024
Transaksi Repo
No. Kategori Portofolio
Tagihan Nilai Tagihan Bersih ATMR Setelah
Bersih MRK Setelah MRK MRK
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1. Tagihan Kepada Pemerintah - - - -
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
3. - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4. Tagihan Kepada Bank - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil
5. - - - -
dan Portofolio Ritel
6. Tagihan Kepada Korporasi - - - -
Total - - - -
LAPORAN TAHUNAN 2025
605
Page 608
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
EKSPOSUR RISIKO
TAGIHAN BERSIH BERDASARKAN BOBOT RISIKO SETELAH MEMPERHITUNGKAN
DAMPAK MITIGASI RISIKO KREDIT
Tagihan Bersih Berdasarkan Bobot Risiko Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko
Kredit 31 Desember 2025
(Dalam Rp juta)
No. Kategori Portofolio
0% 20% 25% 35%
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
A Eksposur Laporan Posisi Keuangan
1. Tagihan Kepada Pemerintah 109.139.449 - - -
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 10.589.028 10.811.040 - -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral
3. - - - -
dan Lembaga Internasional
4. Tagihan Kepada Bank 1.898.082 2.996.218 - -
5. Pembiayaan Beragun Rumah Tinggal - 9.936.176 13.000.323 30.396.026
6. Pembiayaan Beragun Properti Komersial - - - -
7. Pembiayaan Pegawai/Pensiunan - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan
8. 22.909.694 22.745.258 - -
Portofolio Ritel
9. Tagihan Kepada Korporasi 8.091.780 4.047.662 - -
10. Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 3.090 330.963 - -
11. Aset Lainnya 8.814.729 - - -
Total Eksposur Laporan Posisi Keuangan 161.445.852 50.867.317 13.000.323 30.396.026
B Eksposur Laporan Komitmen dan Kontinjensi
1. Tagihan Kepada Pemerintah - - - -
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - 13.567 - -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral
3. - - - -
dan Lembaga Internasional
4. Tagihan Kepada Bank - 16.650 - -
5. Pembiayaan Beragun Rumah Tinggal - - - -
6. Pembiayaan Beragun Properti Komersial - - - -
7. Pembiayaan Pegawai/Pensiunan - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan
8. - - - -
Portofolio Ritel
9. Tagihan Kepada Korporasi - - - -
10. Tagihan yang Telah Jatuh Tempo - - - -
Total Eksposur Laporan Komitmen dan
- 30.217 - -
Kontinjensi
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
606 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 609
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
EKSPOSUR RISIKO
31 Desember 2025
Beban
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit ATMR
Modal
40% 45% 50% 75% 100% 150% Lainnya
(7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (13) (14)
- - - - - - - -
- - 3.331.818 - - - 3.828.117 306.249
- - - - - - - -
- - 176.610 - - - 687.549 55.004
- - - - - - 15.875.925 1.270.074
- - - - 14.803 - 14.803 1.184
- - 48.880.123 - - - 24.440.062 1.955.205
- - - 39.512.517 - - 34.183.439 2.734.675
- - 8.442.879 - 81.539.412 - 86.570.384 6.925.631
- - - - 1.173.407 - 1.239.600 99.168
- - - - 18.379.216 - 18.379.216 1.470.337
- - 60.831.430 39.512.517 101.106.838 - 185.219.095 14.817.527
- - - - - - - -
- - 339.435 - - - 172.431 13.794
- - - - - - - -
- - 2.515 - - - 4.588 367
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - 943.863 - - 707.897 56.632
- - 8.412 - 1.402.673 - 1.406.879 112.550
- - - - 5.654 - 5.654 452
- - 350.362 943.863 1.408.327 - 2.297.449 183.795
LAPORAN TAHUNAN 2025
607
Page 610
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
EKSPOSUR RISIKO
No. Kategori Portofolio
0% 20% 25% 35%
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
C Eksposur Akibat Kegagalan Pihak Lawan (Counterparty Credit Risk)
1. Tagihan Kepada Pemerintah - - - -
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral
3. - - - -
dan Lembaga Internasional
4. Tagihan Kepada Bank - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan
5. - - - -
Portofolio Ritel
6. Tagihan Kepada Korporasi - - -
Total Eksposur Counterparty Credit Risk - - - -
Tagihan Bersih Berdasarkan Bobot Risiko Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko
Kredit 31 Desember 2024
(Dalam Rp juta)
No. Kategori Portofolio
0% 20% 25% 35%
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
A Eksposur Laporan Posisi Keuangan
1. Tagihan Kepada Pemerintah 109.670.745 - - -
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 1.810.116 11.950.061 - -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral
3. - - - -
dan Lembaga Internasional
4. Tagihan Kepada Bank 2.450.880 1.785.101 - -
5. Pembiayaan Beragun Rumah Tinggal 25 9.001.871 12.069.393 29.112.042
6. Pembiayaan Beragun Properti Komersial - - - -
7. Pembiayaan Pegawai/Pensiunan 366 - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan
8. 12.794.242 17.705.235 - -
Portofolio Ritel
9. Tagihan Kepada Korporasi 6.111.236 4.430.277 - -
10. Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 1.399 193.102 - -
11. Aset Lainnya 8.084.179 - - -
Total Eksposur Laporan Posisi Keuangan 140.923.188 35.155.455 9.854.950 26.060.136
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
608 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 611
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
EKSPOSUR RISIKO
31 Desember 2025
Beban
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit ATMR
Modal
40% 45% 50% 75% 100% 150% Lainnya
(7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (13) (14)
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
31 Desember 2024
Beban
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit ATMR
Modal
40% 45% 50% 75% 100% 150% Lainnya
(7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (13) (14)
- - - - - - - -
- - 3.238.158 - - - 4.009.091 320.727
- - - - - - - -
- - 288.920 - - - 501.480 40.118
- - - - - - 15.006.937 1.200.555
- - - - 25.462 - 25.462 2.037
- - 45.878.154 - - - 22.939.077 1.835.126
- - - 40.972.039 - - 34.270.076 2.741.606
- - 6.998.663 - 72.164.746 - 76.550.133 6.124.011
- - - - 1.212.947 - 1.251.567 100.125
- - - - 11.933.717 - 11.933.717 954.697
- - 54.648.358 38.234.728 68.061.494 260.099 166.487.540 13.319.002
LAPORAN TAHUNAN 2025
609
Page 612
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
EKSPOSUR RISIKO
No. Kategori Portofolio
0% 20% 25% 35%
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
B Eksposur Laporan Komitmen dan Kontinjensi
1. Tagihan Kepada Pemerintah - - - -
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral
3. - - - -
dan Lembaga Internasional
4. Tagihan Kepada Bank - 27.161 - -
5. Pembiayaan Beragun Rumah Tinggal - - - -
6. Pembiayaan Beragun Properti Komersial - - - -
7. Pembiayaan Pegawai/Pensiunan - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan
8. - - - -
Portofolio Ritel
9. Tagihan Kepada Korporasi - - - -
10. Tagihan yang Telah Jatuh Tempo - - - -
Total Eksposur Laporan Komitmen dan
- 27.161 - -
Kontinjensi
C Eksposur Akibat Kegagalan Pihak Lawan (Counterparty Credit Risk)
1. Tagihan Kepada Pemerintah - - - -
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral
3. - - - -
dan Lembaga Internasional
4. Tagihan Kepada Bank - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan
5. - - - -
Portofolio Ritel
6. Tagihan Kepada Korporasi - - - -
Total Eksposur Counterparty Credit Risk - - - -
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
610 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 613
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
EKSPOSUR RISIKO
31 Desember 2024
Beban
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit ATMR
Modal
40% 45% 50% 75% 100% 150% Lainnya
(7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (13) (14)
- - - - - - - -
- - 249.848 - - - 124.924 9.994
- - - - - - - -
- - 9.967 - - - 10.416 833
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - 858.585 - - 643.939 51.515
- - - - 1.176.906 - 1.176.906 94.152
- - - - 4.485 - 4.485 359
- - 79.268 871.110 1.764.001 25.938 1.960.670 156.853
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
LAPORAN TAHUNAN 2025
611
Page 614
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
EKSPOSUR RISIKO
TAGIHAN BERSIH DAN TEKNIK MITIGASI RISIKO KREDIT
Tagihan Bersih dan Teknik Mitigasi Risiko Kredit 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rp juta)
31 Desember 2024
Tagihan Bersih dan Teknik MRK
No. Kategori Portofolio Bagian yang Dijamin dengan
Tagihan
Bersih Asuransi
Agunan Garansi Lainnya
Pembiayaan
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
A Eksposur Laporan Posisi Keuangan
1. Tagihan Kepada Pemerintah 109.670.745 - - - -
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 16.998.335 1.810.116 - - -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
3. Multilateral dan Lembaga - - - - -
Internasional
4. Tagihan Kepada Bank 4.524.902 2.450.880 - - -
5. Pembiayaan Beragun Rumah Tinggal 50.183.331 - - - -
Pembiayaan Beragun Properti
6. 25.462 25 - - -
Komersial
7. Pembiayaan Pegawai/Pensiunan 45.878.520 366 - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
8. 71.471.516 12.794.242 - 17.705.235 -
Kecil dan Portofolio Ritel
9. Tagihan Kepada Korporasi 89.704.922 6.111.236 - 37.156 -
10. Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 1.407.449 1.399 - 193.102 -
11. Aset Lainnya 20.017.897 - - - -
Total Eksposur Laporan Posisi
409.883.079 23.168.264 - 17.935.493 -
Keuangan
B Eksposur Laporan Komitmen dan Kontinjensi
1. Tagihan Kepada Pemerintah - - - - -
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 249.848 - - - -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
3. Multilateral dan Lembaga - - - - -
Internasional
4. Tagihan Kepada Bank 37.127 - - - -
5. Pembiayaan Beragun Rumah Tinggal - - - - -
Pembiayaan Beragun Properti
6. - - - - -
Komersial
7. Pembiayaan Pegawai/Pensiunan - - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
8. 858.585 - - - -
Kecil dan Portofolio Ritel
9. Tagihan Kepada Korporasi 1.176.906 - - - -
10. Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 4.485 - - - -
Total Eksposur Laporan Komitmen
2.326.951 - - - -
dan Kontinjensi
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
612 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 615
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
EKSPOSUR RISIKO
31 Desember 2025
Tagihan Bersih dan Teknik MRK
Bagian yang Dijamin dengan
Bagian yang Tagihan Bagian yang
Tidak Dijamin Bersih Asuransi Tidak Dijamin
Agunan Garansi Lainnya
Pembiayaan
(8)=(3)-[ (14)=(9)-
(9) (10) (11) (12) (13)
[(4)+(5)+(6)+(7)] [(10)+(11)+(12)+(13)]
109.670.745 109.139.449 - - - - 109.139.449
15.188.219 24.731.886 10.589.028 - - - 14.142.858
- - - - - - -
2.074.022 5.070.910 1.898.082 - - - 3.172.828
50.183.306 53.332.525 - - - - 53.332.525
25.462 14.803 - - - - 14.803
45.878.154 48.880.123 - - - - 48.880.123
40.972.039 85.167.469 22.909.694 - 22.745.258 - 39.512.517
83.556.530 102.121.733 8.091.780 - 48.529 - 93.981.424
1.212.948 1.507.460 3.090 - 330.963 - 1.173.407
20.017.897 27.193.945 - - - - 27.193.945
368.779.322 457.160.303 43.491.674 - 23.124.750 - 390.543.879
- - - - - - -
249.848 353.002 - - - - 353.002
- - - - - - -
37.127 19.165 - - - - 19.165
- - - - - - -
- - - - - - -
- - - - - - -
858.585 943.863 - - - - 943.863
1.176.906 1.411.085 - - - - 1.411.085
4.485 5.654 - - - - 5.654
2.326.951 2.732.769 - - - - 2.732.769
LAPORAN TAHUNAN 2025
613
Page 616
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
EKSPOSUR RISIKO
31 Desember 2024
Tagihan Bersih dan Teknik MRK
No. Kategori Portofolio Bagian yang Dijamin dengan
Tagihan
Bersih Asuransi
Agunan Garansi Lainnya
Pembiayaan
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
C Eksposur Akibat Kegagalan Pihak Lawan (Counterparty Credit Risk)
1. Tagihan Kepada Pemerintah - - - - -
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - - -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
3. Multilateral dan Lembaga - - - - -
Internasional
4. Tagihan Kepada Bank - - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
5. - - - - -
Kecil dan Portofolio Ritel
6. Tagihan Kepada Korporasi - - - - -
Total Eksposur Counterparty Credit
- - - - -
Risk
Total (A+B+C) 412.210.030 23.168.264 - 17.935.493 -
TRANSAKSI SEKURITISASI ASET DALAM HAL BUS BERTINDAK SEBAGAI KREDITUR AWAL
Transaksi Sekuritisasi Aset dalam Hal BUS Bertindak Sebagai Kreditur Awal 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rp juta)
No. Underlying Asset
(1) (2)
1. Tagihan Kepada Pemerintah
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik
3. Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional
4. Tagihan Kepada Bank
5. Pembiayaan Beragun Rumah Tinggal
6. Pembiayaan Beragun Properti Komersial
7. Pembiayaan Pegawai/Pensiunan
8. Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
9. Tagihan Kepada Korporasi
10. Aset Lainnya
Total
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
614 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 617
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
EKSPOSUR RISIKO
31 Desember 2025
Tagihan Bersih dan Teknik MRK
Bagian yang Dijamin dengan
Bagian yang Tagihan Bagian yang
Tidak Dijamin Bersih Asuransi Tidak Dijamin
Agunan Garansi Lainnya
Pembiayaan
(8)=(3)-[ (14)=(9)-
(9) (10) (11) (12) (13)
[(4)+(5)+(6)+(7)] [(10)+(11)+(12)+(13)]
- - - - - - -
- - - - - - -
- - - - - - -
- - - - - - -
- - - - - - -
- - - - - - -
- - - - - - -
371.106.273 459.893.072 43.491.674 - 23.124.750 - 393.276.648
31 Desember 2024 31 Desember 2025
Transaksi Sekuritisasi Aset Kreditur Awal Transaksi Sekuritisasi Aset Kreditur Awal
Nilai Aset yang Keuntungan/ Nilai Aset yang Keuntungan/
Disekuritisasi Kerugian Penjualan Disekuritisasi Kerugian Penjualan
(3) (4) (5) (6)
- - - -
- - - -
- - - -
- - - -
192.490 - 144.526 -
- - - -
- - - -
- - - -
- - - -
- - - -
192.490 - 144.526 -
LAPORAN TAHUNAN 2025
615
Page 618
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
EKSPOSUR RISIKO
PERHITUNGAN ATMR UNTUK RISIKO KREDIT DENGAN MENGGUNAKAN
PENDEKATAN STANDAR LAPORAN EKSPOSUR ASET DI LAPORAN POSISI
KEUANGAN
Laporan Eksposur Aset di Laporan Posisi Keuangan 31 Desember 2024 dan 2025
(Dalam Rp juta)
31 Desember 2024 31 Desember 2025
Eksposur Aset Neraca Eksposur Aset Neraca
No. Kategori Portofolio
ATMR ATMR ATMR ATMR
Tagihan Tagihan
Sebelum Setelah Sebelum Setelah
Bersih Bersih
MRK MRK MRK MRK
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
Tagihan Kepada
1. 109.670.745 - - 109.139.449 - -
Pemerintah
Tagihan Kepada
2. 16.998.335 4.435.794 4.009.091 24.731.886 8.574.421 3.828.117
Entitas Sektor Publik
Tagihan Kepada
Bank Pembangunan
3. Multilateral - - - - - -
dan Lembaga
Internasional
4. Tagihan Kepada Bank 4.524.902 1.006.920 501.480 5.070.910 1.081.590 687.549
Pembiayaan Beragun
5. 50.183.331 15.006.942 15.006.937 53.332.525 15.875.925 15.875.925
Rumah Tinggal
Pembiayaan Beragun
6. 25.462 25.462 25.462 14.803 14.803 14.803
Properti Komersial
Pembiayaan Pegawai/
7. 45.878.520 22.939.260 22.939.077 48.880.123 24.440.061 24.440.061
Pensiunan
Tagihan Kepada
Usaha Mikro. Usaha
8. 71.471.516 53.603.637 34.270.076 85.167.469 63.875.602 34.183.439
Kecil dan Portofolio
Ritel
Tagihan Kepada
9. 89.704.922 82.648.594 76.550.133 102.121.733 94.657.814 86.570.384
Korporasi
Tagihan yang Telah
10. 1.407.449 1.407.449 1.251.568 1.507.460 1.507.460 1.239.600
Jatuh Tempo
11. Aset Lainnya 20.017.897 - 11.933.717 27.193.945 - 18.379.216
Total 409.883.078 181.074.058 166.487.542 457.160.303 210.027.676 185.219.094
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
616 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 619
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
EKSPOSUR RISIKO
LAPORAN EKSPOSUR TAGIHAN KOMITMEN DAN KONTINJENSI DI LAPORAN KOMITMEN
DAN KONTINJENSI
Laporan Eksposur Tagihan Komitmen dan Kontinjensi di Laporan Komitmen dan Kontinjensi 31
Desember 2024 dan 2025
(Dalam Rp juta)
31 Desember 2024 31 Desember 2025
Eksposur Aset Neraca Eksposur Aset Neraca
No. Kategori Portofolio
ATMR ATMR ATMR ATMR
Tagihan Tagihan
Sebelum Setelah Sebelum Setelah
Bersih Bersih
MRK MRK MRK MRK
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
Tagihan Kepada
1. - - - - - -
Pemerintah
Tagihan Kepada
2. 249.848 124.924 124.924 353.002 172.431 172.431
Entitas Sektor Publik
Tagihan Kepada
Bank Pembangunan
3. Multilateral - - - - - -
dan Lembaga
Internasional
4. Tagihan Kepada Bank 37.127 10.415 10.415 19.165 4.587 4.587
Pembiayaan Beragun
5. - - - - - -
Rumah Tinggal
Pembiayaan Beragun
6. - - - - - -
Properti Komersial
Pembiayaan Pegawai/
7. - - - - - -
Pensiunan
Tagihan Kepada
Usaha Mikro, Usaha
8. 858.585 643.939 643.939 943.863 707.897 707.897
Kecil dan Portofolio
Ritel
Tagihan Kepada
9. 1.176.906 1.176.906 1.176.906 1.411.085 1.406.879 1.406.879
Korporasi
Tagihan yang Telah
10. 4.485 4.485 4.485 5.653 5.653 5.653
Jatuh Tempo
Total 2.326.951 1.960.669 1.960.669 2.732.768 2.297.447 2.297.447
LAPORAN TAHUNAN 2025
617
Page 620
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
EKSPOSUR RISIKO
LAPORAN EKSPOSUR YANG MENIMBULKAN RISIKO KREDIT AKIBAT KEGAGALAN PIHAK
LAWAN (COUNTERPARTY CREDIT RISK)
Laporan Eksposur yang Menimbulkan Risiko Kredit akibat Kegagalan Pihak Lawan (Counterparty
Credit Risk) 2024 dan 2025
(Dalam Rp juta)
31 Desember 2024 31 Desember 2025
Eksposure Risiko Kredit CCR Eksposure Risiko Kredit CCR
No. Kategori Portofolio
ATMR ATMR ATMR ATMR
Tagihan Tagihan
Sebelum Setelah Sebelum Setelah
Bersih Bersih
MRK MRK MRK MRK
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1. Tagihan Kepada Pemerintah - - - - - -
Tagihan Kepada Entitas Sektor
2. - - - - - -
Publik
Tagihan Kepada Bank
3. Pembangunan Multilateral dan - - - - - -
Lembaga Internasional
4. Tagihan Kepada Bank - - - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro,
5. - - - - - -
Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
6. Tagihan Kepada Korporasi - - - - - -
Total - - - - - -
LAPORAN EKSPOSURE YANG MENIMBULKAN RISIKO KREDIT AKIBAT
KEGAGALAN PENYELESAIAN (SETTLEMENT RISK)
Laporan Eksposure yang Menimbulkan Risiko Kredit akibat Kegagalan Penyelesaian (Settlement
Risk) 2024 dan 2025
(Dalam Rp juta)
31 Desember 2024 31 Desember 2025
Eksposure Risiko Kredit CCR Eksposure Risiko Kredit CCR
No. Kategori Portofolio
ATMR ATMR ATMR ATMR
Tagihan Tagihan
Sebelum Setelah Sebelum Setelah
Bersih Bersih
MRK MRK MRK MRK
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1. Delivery versus payment - - - - -
a. Beban modal 8% (5-15 hari) - - - - -
b. Beban modal 50% (16-30 hari) - - - - -
c. Beban modal 75% (31-45 hari) - - - - -
d. Beban modal 100% (lebih dari 45 hari) - - - - -
2. Non-delivery versus payment - - - - -
Total - - - - - -
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
618 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 621
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
EKSPOSUR RISIKO
LAPORAN EKSPOSUR SEKURITISASI
Laporan Eksposur Sekuritisasi 2024 dan 2025
(Dalam Rp juta)
31 Desember 2024 31 Desember 2025
Eksposur Sekuritisasi Eksposur Sekuritisasi
No. Underlying Asset
Faktor ATMR Faktor ATMR
Pengurang Setelah Pengurang Setelah
Modal MRK Modal MRK
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
ATMR atas Eksposur Sekuritisasi yang dihitung
1. dengan Metode External Rating Base Approach - - -
(ERBA)
ATMR atas Eksposur Sekuritisasi yang dihitung 8.110
2. 8.875 -
dengan Metode Standardized Approach (SA)
Eksposur Sekuritisasi yang merupakan Faktor
3. - -
Pengurang Modal Inti Utama -
Total 8.110
- 8.875 -
LAPORAN TOTAL PENGUKURAN RISIKO KREDIT
Laporan Total Pengukuran Risiko Kredit 2024 dan 2025
(Dalam Rp juta)
31 Desember 2024 31 Desember 2025
TOTAL ATMR RISIKO KREDIT 168.457.086 187.524.653
TOTAL FAKTOR PENGURANG MODAL - -
LAPORAN TAHUNAN 2025
619
Page 622
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
EKSPOSUR RISIKO
RISIKO LIKUIDITAS
LAPORAN PENGUNGKAPAN PROFIL MATURITAS RUPIAH
Pengungkapan Profil Maturitas Rupiah 2024 dan 2025
(Dalam Rp juta)
31 Desember 2024
Jatuh Tempo *)
No. Pos-pos Saldo
>1 bulan >3 bulan
≤ 1 bulan
s.d. 3 bulan s.d. 6 bulan
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
I Laporan Posisi Keuangan
A. Aset 383.068.136 65.447.131 13.293.980 10.889.512
1 Kas 7.623.321 7.623.321 - -
2 Penempatan pada Bank Indonesia 41.470.072 41.470.072 - -
3 Penempatan pada bank lain 300.430 300.430 - -
4 Surat berharga yang dimiliki 55.776.134 4.476.080 5.643.665 3.357.983
5 Piutang:
a. Piutang murabahah (gross) 143.652.233 228.408 288.284 700.955
b. Piutang salam - - - -
c. Piutang istishna’ 11 - - 11
d. Piutang qardh 11.507.426 2.462.147 4.109.686 1.409.701
6 Pembiayaan bagi hasil:
a. Pembiayaan mudharabah 2.914.936 20.669 8.177 2.032.324
b. Pembiayaan musyarakah 110.840.518 2.292.171 3.243.502 3.385.055
7 Pembiayaan sewa 2.410.211 989 666 3.483
8 Aset lainnya 6.572.844 6.572.844 - -
B. Liabilitas 339.321.606 288.673.200 28.086.568 17.504.830
1 1. Dana pihak ketiga
a. Giro wadiah 17.961.391 17.961.391 - -
b. Deposito mudharabah 123.256.381 75.997.742 28.001.325 15.725.971
c. Tabungan wadiah 54.056.447 54.056.447 - -
d. Tabungan mudharabah 84.630.430 84.630.430 - -
e. Lainnya 24.492.705 24.492.705 - -
2 Liabilitas kepada Bank Indonesia 18.417.864 18.417.864 - -
3 Liabilitas kepada bank lain 863.788 845.395 8.359 4.382
4 Surat berharga yang diterbitkan 6.059.397 2.840.834 - 1.700.000
5 Pembiayaan yang diterima 1.000.000 1.000.000 - -
6 Liabilitas lainnya 8.583.203 8.430.392 76.884 74.477
C. Laporan Komitmen dan Kontinjensi
1 Kewajiban komitmen 2.409.047 220.557 357.436 189.393
2 Kewajiban kontinjensi 1.128.775 372.743 186.529 122.093
D. Selisih (A-B) 43.746.530 (223.226.069) (14.792.588) (6.615.318)
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
620 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 623
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
EKSPOSUR RISIKO
31 Desember 2025
Jatuh Tempo *)
Saldo
>6 bulan >1 bulan s.d. >3 bulan >6 bulan
>12 bulan ≤ 1 bulan >12 bulan
s.d. 12 bulan 3 bulan s.d. 6 bulan s.d. 12 bulan
(7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14)
22.341.420 271.096.093 421.537.581 71.338.015 13.388.809 10.264.770 22.214.416 304.331.571
- - 8.157.814 8.157.814 - - - -
- - 35.930.613 35.930.613 - - - -
- - 62.547 62.547 - - - -
14.513.511 27.784.895 52.879.683 5.994.204 3.262.005 3.595.543 12.623.980 27.403.951
3.195.164 139.239.422 148.704.301 203.530 425.228 1.027.637 4.628.310 142.419.596
- - - - - - - -
- - - - - - - -
132.499 3.393.393 15.179.123 3.033.992 6.565.065 2.212.875 129.032 3.238.159
57.668 796.098 2.889.309 2.019.039 7.529 36.354 31.720 794.667
4.211.605 97.708.185 141.527.987 2.742.148 3.128.626 3.367.769 4.731.320 127.558.124
230.973 2.174.100 3.014.914 2.838 356 24.592 70.054 2.917.074
- - 13.191.290 13.191.290
3.536.218 1.520.790 370.011.104 317.457.586 38.390.226 7.890.631 2.411.310 3.861.351
26.278.324 26.278.324 - - - -
- - 132.718.220 86.911.574 38.254.908 5.146.738 2.405.000 -
3.530.566 777 62.032.119 62.032.119 - - - -
- - 98.654.585 98.654.585 - - - -
- - 27.109.482 27.109.482 - - - -
- -
- - - - - - - -
5.652 - 858.521 837.676 6.778 7.757 6.310 -
- 1.518.563 11.863.787 5.338.886 - 2.665.000 - 3.859.901
- - - - - - - -
- 1.450 10.496.066 10.294.940 128.540 71.136 - 1.450
170.863 1.470.798 5.790.454 910.079 2.451.126 395.435 448.641 1.585.173
170.234 277.176 1.106.881 297.561 106.930 160.032 333.201 209.157
18.805.202 269.575.303 51.526.477 246.119.571 25.001.417 2.374.139 19.803.106 300.470.220
LAPORAN TAHUNAN 2025
621
Page 624
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
EKSPOSUR RISIKO
Laporan Pengungkapan Profil Maturitas Valuta Asing Laporan Pengungkapan Profil Maturitas
Valuta Asing 2024 dan 2025
(Dalam Rp juta)
31 Desember 2024
Jatuh Tempo *)
No. Pos-pos Saldo
>1 bulan s.d. >3 bulan
≤ 1 bulan
3 bulan s.d. 6 bulan
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
I Laporan Posisi Keuangan
A. Aset 25.545.296 16.742.260 3.102.386 1.026.577
1 Kas 457.368 457.368 - -
2 Penempatan pada Bank Indonesia 8.496.207 8.496.207 - -
3 Penempatan pada bank lain 1.180.444 1.180.444 - -
4 Surat berharga yang dimiliki 8.875.671 6.202.824 1.932.021 175.440
5 Piutang:
a. Piutang murabahah (gross) - - - -
b. Piutang salam - - - -
c. Piutang istishna’ - - - -
d. Piutang qardh 2.266.358 304.776 1.048.330 828.994
6 Pembiayaan bagi hasil:
a. Pembiayaan mudharabah 22.143 - - 22.143
b. Pembiayaan musyarakah 3.346.700 100.641 122.035 -
7 Pembiayaan sewa 900.405 - - -
8 Aset lainnya - - - -
B. Liabilitas 24.250.254 23.406.674 437.318 337.209
1 Dana pihak ketiga
a. Giro wadiah 1.185.688 1.185.688 - -
b. Deposito mudharabah 7.327.971 6.484.391 437.318 337.209
c. Tabungan wadiah 1.223.620 1.223.620 - -
d. Tabungan mudharabah 623.719 623.719 - -
e. Lainnya 12.695.814 12.695.814 - -
2 Liabilitas kepada Bank Indonesia - - - -
3 Liabilitas kepada bank lain 43 43 - -
4 Surat berharga yang diterbitkan 1.126.650 1.126.650 - -
5 Pembiayaan yang diterima - - - -
6 Liabilitas lainnya 66.749 66.749 - -
C. Laporan Komitmen dan Kontinjensi
1 Kewajiban komitmen 94.429 94.018 411 -
2 Kewajiban kontinjensi 911.951 88.855 102.111 11.032
D. Selisih (A-B) 1.295.042 (6.664.414) 2.665.068 689.368
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
622 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 625
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
EKSPOSUR RISIKO
31 Desember 2025
Jatuh Tempo *)
Saldo
>6 bulan >1 bulan s.d. >3 bulan >6 bulan
>12 bulan ≤ 1 bulan >12 bulan
s.d. 12 bulan 3 bulan s.d. 6 bulan s.d. 12 bulan
(7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14)
209.212 4.464.861 34.655.025 24.202.776 2.685.526 909.688 90.895 6.766.140
- - 532.952 532.952 - - - -
- - 15.672.430 15.672.430 - - - -
- - 2.655.903 2.655.903 - - - -
- 565.386 8.652.919 4.442.814 1.707.303 33.350 - 2.469.452
- - 598 - - - - 598
- - - - - - - -
- - - - - - - -
84.258 - 2.542.805 481.384 926.117 876.338 4.802 254.164
- - - - - - - -
124.954 2.999.070 3.343.787 181.344 52.106 - 86.093 3.024.244
- 2.999.070 1.017.682 - - - - 1.017.682
- - 235.949 235.949
69.053 - 34.228.627 32.904.081 322.031 707.768 294.747 -
- - 1.512.150 1.512.150 - - - -
69.053 - 13.314.686 12.429.570 289.259 301.109 294.747 -
- - 1.279.002 1.279.002 - - - -
- - 661.954 661.954 - - - -
- - 16.927.781 16.927.781 - - - -
- - - - - - - -
- - 1.153 1.153 - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - 531.902 92.472 32.772 406.659 - -
- - 8.182 - 6.584 1.598 - -
450.915 259.038 1.373.559 425.418 107.124 9.809 175.438 655.769
140.159 4.464.861 426.398 8.701.305 2.363.495 201.920 203.852 6.766.140
LAPORAN TAHUNAN 2025
623
Page 626
05 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
EKSPOSUR RISIKO
RISIKO OPERASIONAL
Laporan Risiko Operasional 2024 dan 2025
(Dalam Rp juta)
31 Desember 2024 31 Desember 2025
Pendapatan Pendapatan
Pendekatan Yang Bruto Bruto
No. Beban Bewban
Digunakan (Rata-Rata ATMR (Rata-Rata ATMR
Modal Modal
3 Tahun 3 Tahun
Terakhir) Terakhir)
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
Pendekatan indikator 18.985.886 2.847.883 35.598.536 20.678.536 3.101.780 38.772.256
1.
standar
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
624 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 627
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
LAPORAN TAHUNAN 2025
625
Page 628
06 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
TANGGUNG
JAWAB SOSIAL
DAN LINGKUNGAN
Bagi BSI,
pertumbuhan yang
bermakna adalah
pertumbuhan
yang berjalan
seiring dengan
kepedulian terhadap
masyarakat dan
lingkungan.
Komitmen ini
diwujudkan melalui
kontribusi yang
membawa manfaat
berkelanjutan dan
nilai yang lebih luas.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
626 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 629
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
PENGANTAR TANGGUNG JAWAB SOSIAL
DAN LINGKUNGAN
Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, PT Sepanjang tahun 2025, BSI terus memperkuat
Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memandang implementasi keuangan berkelanjutan melalui
keberlanjutan sebagai bagian yang tidak pengembangan portofolio pembiayaan hijau dan
terpisahkan dari amanah dalam menjalankan sosial, peningkatan praktik operasional ramah
kegiatan usaha. Prinsip keberlanjutan bagi BSI lingkungan, serta pelaksanaan berbagai program
tidak hanya berkaitan dengan pencapaian kinerja pemberdayaan masyarakat yang memberikan
ekonomi, tetapi juga mencerminkan komitmen dampak nyata bagi pemangku kepentingan.
Perseroan untuk memberikan manfaat yang lebih Inisiatif-inisiatif tersebut mencerminkan peran
luas bagi masyarakat dan lingkungan melalui strategis BSI dalam mengembangkan ekosistem
praktik perbankan syariah yang bertanggung ekonomi syariah yang berkelanjutan sekaligus
jawab. mendukung agenda pembangunan nasional.
Sejalan dengan nilai-nilai syariah yang Informasi lebih lengkap mengenai strategi,
menekankan keseimbangan antara pertumbuhan kebijakan, tata kelola, serta kinerja keberlanjutan
ekonomi, kesejahteraan sosial, dan kelestarian Perseroan disajikan dalam Laporan Keberlanjutan
lingkungan, BSI mengintegrasikan prinsip BSI Tahun 2025 yang diterbitkan secara terpisah.
Environmental, Social, and Governance (ESG) ke
dalam strategi bisnis, pengelolaan risiko, serta
pengembangan produk dan layanan. Pendekatan
ini memungkinkan Perseroan untuk mendukung
pertumbuhan ekonomi yang inklusif sekaligus
memperkuat kontribusi terhadap pembangunan
berkelanjutan di Indonesia.
LAPORAN TAHUNAN 2025
627
Page 630
06 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
KEBIJAKAN DAN KOMITMEN
KEBERLANJUTAN
BSI menempatkan keberlanjutan sebagai bagian integral dari strategi bisnis dan tata kelola perusahaan.
Komitmen ini diwujudkan melalui penerapan prinsip keuangan berkelanjutan yang selaras dengan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. Melalui kerangka
kebijakan tersebut, Perseroan berupaya memastikan bahwa aktivitas bisnis tidak hanya berfokus pada
pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan dampak sosial dan lingkungan secara berkelanjutan.
Dalam implementasinya, BSI mengintegrasikan prinsip ESG ke dalam berbagai kebijakan dan proses
pengambilan keputusan. Komitmen ini tercermin melalui penguatan tata kelola keberlanjutan,
pengembangan kebijakan dan prosedur terkait ESG, serta pembentukan struktur pengawasan yang
mendukung pengelolaan risiko dan peluang keberlanjutan secara lebih komprehensif. Pendekatan
tersebut memungkinkan Perseroan untuk mengidentifikasi, mengelola, serta memitigasi risiko
lingkungan dan sosial yang berkaitan dengan aktivitas operasional maupun portofolio pembiayaan.
Selain itu, BSI juga menyelaraskan implementasi keuangan berkelanjutan dengan perencanaan strategis
Perseroan melalui penyusunan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) yang diperbarui secara
berkala. Melalui kerangka kerja ini, Perseroan menetapkan arah pengembangan portofolio pembiayaan
berkelanjutan, penguatan tata kelola ESG, serta peningkatan kapasitas internal dalam mendukung
implementasi strategi keberlanjutan secara konsisten dan terukur.
STRATEGI DAN PILAR TANGGUNG JAWAB
SOSIAL DAN LINGKUNGAN
Dalam menjalankan komitmen keberlanjutan, BSI Melalui pilar Sustainable Banking, BSI berfokus
menerapkan pendekatan yang terintegrasi melalui pada penguatan penerapan keuangan
strategi yang menempatkan keberlanjutan berkelanjutan melalui pengembangan produk
sebagai bagian dari pengembangan bisnis jangka dan portofolio pembiayaan yang memberikan
panjang. Strategi ini dirancang untuk memastikan manfaat sosial dan lingkungan. Pilar Sustainable
bahwa aktivitas usaha Perseroan tidak hanya Operations menitikberatkan pada upaya
menciptakan nilai ekonomi, tetapi juga peningkatan efisiensi operasional serta
memberikan kontribusi positif bagi masyarakat pengelolaan dampak lingkungan dari kegiatan
dan lingkungan. operasional Perseroan. Sementara itu, pilar
Sustainable Beyond Banking mencerminkan
Kerangka implementasi tanggung jawab komitmen BSI dalam memberikan kontribusi
sosial dan lingkungan BSI disusun melalui sosial melalui program pemberdayaan masyarakat
tiga pilar utama keberlanjutan yang menjadi dan penguatan ekosistem ekonomi syariah.
landasan dalam pengembangan program dan
inisiatif Perseroan, yaitu Sustainable Banking, Ketiga pilar tersebut menjadi kerangka strategis
Sustainable Operations, dan Sustainable bagi BSI dalam mengarahkan berbagai inisiatif
Beyond Banking. Ketiga pilar ini mencerminkan keberlanjutan secara terstruktur, sekaligus
pendekatan komprehensif Perseroan dalam memperkuat peran Perseroan dalam mendukung
mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
kegiatan usaha, operasional, serta kontribusi sosial
kepada masyarakat.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
628 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 631
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
IMPLEMENTASI PROGRAM BERDASARKAN
PILAR
Dalam menjalankan komitmen keberlanjutan, dalam pengembangan produk, pengelolaan
BSI mengimplementasikan berbagai program portofolio pembiayaan, serta proses pengambilan
tanggung jawab sosial dan lingkungan secara keputusan bisnis.
terstruktur melalui tiga pilar utama, yaitu
Sustainable Banking, Sustainable Operations, Sepanjang tahun 2025, BSI terus memperluas
dan Sustainable Beyond Banking. Ketiga pilar ini penyaluran pembiayaan berkelanjutan yang
menjadi kerangka implementasi yang memastikan mencakup pembiayaan hijau dan pembiayaan
bahwa prinsip keberlanjutan terintegrasi dalam sosial kepada berbagai sektor yang mendukung
aktivitas bisnis, operasional, serta kontribusi sosial pembangunan berkelanjutan. Portofolio
Perseroan kepada masyarakat. pembiayaan berkelanjutan Perseroan mencapai
Rp73,92 triliun, yang terdiri dari Rp15,66 triliun
Melalui pendekatan tersebut, BSI berupaya pembiayaan hijau dan Rp58,26 triliun pembiayaan
memperkuat peran sebagai lembaga sosial, termasuk pembiayaan untuk kendaraan
keuangan syariah yang tidak hanya mendorong listrik dan kegiatan usaha yang berkontribusi pada
pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.
Implementasi program pada masing-masing pilar Perseroan juga memperkuat sumber pendanaan
dirancang untuk mendukung pengembangan berkelanjutan melalui penerbitan Sustainability
keuangan berkelanjutan, peningkatan efisiensi Sukuk, yang diarahkan untuk mendukung
operasional yang ramah lingkungan, serta pembiayaan proyek-proyek yang memberikan
pemberdayaan masyarakat secara inklusif. dampak positif bagi lingkungan dan sosial.
Di sisi lain, integrasi aspek ESG dalam proses
pembiayaan terus ditingkatkan melalui penguatan
SUSTAINABLE BANKING kebijakan, penilaian risiko keberlanjutan, serta
pengembangan kerangka kerja pembiayaan yang
Melalui pilar Sustainable Banking, BSI lebih bertanggung jawab.
memperkuat peran sebagai lembaga keuangan
syariah yang mendorong implementasi keuangan Melalui berbagai inisiatif tersebut, BSI berupaya
berkelanjutan melalui pengembangan portofolio memperkuat kontribusinya dalam mendukung
pembiayaan yang memberikan manfaat ekonomi, pertumbuhan ekonomi yang inklusif sekaligus
sosial, dan lingkungan. Pendekatan ini dilakukan memperluas dampak positif keuangan syariah
dengan mengintegrasikan prinsip keberlanjutan terhadap pembangunan berkelanjutan.
Portofolio Pembiayaan
Pembiayaan Hijau
Berkelanjutan
RP
73,92 triliun Rp
15,66 triliun
Pendanaan
Pembiayaan Sosial Berkelanjutan
Rp
58,26 triliun
Total penerbitan
Rp
8 triliun (Tahap I Rp3 triliun,
Tahap II Rp5 triliun)
LAPORAN TAHUNAN 2025
629
Page 632
06 IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
DASAR PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN
SUSTAINABLE OPERATIONS melalui penggunaan 100% lampu LED hemat
energi, penerapan teknologi efisiensi pada sistem
Melalui pilar Sustainable Operations, BSI pendingin ruangan, serta pemanfaatan panel
berupaya mengelola dampak lingkungan dari surya pada beberapa fasilitas operasional.
kegiatan operasional secara bertanggung jawab
sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan Dalam mendukung operasional yang lebih
sumber daya. Upaya ini dilakukan melalui ramah lingkungan, BSI juga mengoperasikan dua
penerapan berbagai inisiatif operasional ramah gedung kantor bersertifikasi Green Building Gold
lingkungan yang mendukung pengurangan Certified, yaitu Landmark BSI Aceh dan BSI Tower
emisi, efisiensi energi, serta penguatan praktik Jakarta. Perseroan juga terus memperkuat upaya
operasional berkelanjutan di seluruh jaringan transisi menuju energi bersih melalui penggunaan
kantor Perseroan. 144 kendaraan listrik sebagai armada operasional
dan panel surya di 8 outlet BSI.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan terus
memperkuat pengelolaan emisi melalui Berbagai inisiatif tersebut mencerminkan
implementasi Digital Carbon Tracking yang komitmen BSI dalam meningkatkan efisiensi
memungkinkan pemantauan emisi gas rumah operasional sekaligus mendukung upaya
kaca dari operasional Bank secara lebih terintegrasi. pengurangan emisi dan pengelolaan lingkungan
Selain itu, BSI juga mendorong efisiensi energi secara berkelanjutan.
Gedung Energi Terbarukan
Green Building Efisiensi Energi (PLTS)
8 di Outlet BSI
2 gedung bersertifikasi
Gold Certified 100% penggunaan lampu
LED di jaringan kantor
3 di Desa Binaan BSI
Kendaraan Listrik Pengelolaan
Operasional Emisi Karbon
144 unit armada
kendaraan listrik 100% implementasi Digital Carbon Tracking
di seluruh jaringan operasional Bank
SUSTAINABLE BEYOND BANKING
Melalui pilar Sustainable Beyond Banking, BSI memperluas kontribusi keberlanjutan tidak hanya melalui
kegiatan perbankan, tetapi juga melalui penguatan peran sosial dalam mendukung kesejahteraan
masyarakat dan pengembangan ekosistem ekonomi syariah. Inisiatif ini dijalankan melalui berbagai
program pemberdayaan masyarakat serta pengelolaan dana sosial Islam yang memberikan manfaat
langsung bagi masyarakat.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan terus memperkuat pengelolaan dan penyaluran dana Zakat, Infak,
Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung kesejahteraan sosial dan
pengentasan kemiskinan. Penyaluran dana sosial ini difokuskan pada berbagai program pemberdayaan
ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta bantuan kemanusiaan yang menjangkau masyarakat di berbagai
wilayah Indonesia.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
630 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 633
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
DASAR PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN
Selain itu, BSI juga mendorong pengembangan ekosistem ekonomi syariah melalui berbagai program
kolaboratif dengan lembaga sosial, komunitas, dan pemangku kepentingan lainnya. Program-program
tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas masyarakat, mendorong kemandirian ekonomi, serta
memperluas akses terhadap pembiayaan dan layanan keuangan syariah.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, BSI berupaya menciptakan nilai sosial yang berkelanjutan sekaligus
memperkuat peran perbankan syariah dalam mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan
berkeadilan.
Penyaluran Dana ZISWAF
Total dana ziswaf yang Distribusi Program Berdasarkan Pilar
disalurkan melalui BSI
Maslahat mencapai Pilar Program Penyaluran Penerima Manfaat
Rp
400 miliar
Ekonomi Rp26,41 miliar 599,13 ribu
Pendidikan Rp114,83 miliar 23,04 ribu
Penerima Manfaat Program Sosial Kemanusiaan Rp144,30 miliar 599,13 ribu
Kesehatan Rp11,82 miliar 27,34 ribu
Program sosial
Dakwah &
menjangkau lebih dari Rp38,15 miliar 45,90 ribu
Advokasi
754 ribu penerima manfaat
REFERENSI LAPORAN KEBERLANJUTAN
Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan,
BSI menyusun dan menerbitkan Laporan Keberlanjutan secara terpisah dari Laporan Tahunan. Laporan
tersebut memuat informasi yang lebih komprehensif mengenai kebijakan, strategi, tata kelola, serta
kinerja keberlanjutan Perseroan yang mencakup aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Penyusunan Laporan Keberlanjutan BSI dilakukan dengan mengacu pada ketentuan Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga
Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. Laporan tersebut menyajikan berbagai informasi terkait
implementasi keuangan berkelanjutan, pengelolaan dampak lingkungan, pengembangan sumber daya
manusia, serta program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan oleh Perseroan.
Informasi yang disajikan dalam bab Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan pada Laporan Tahunan ini
merupakan ringkasan dari berbagai inisiatif dan capaian utama Perseroan. Untuk memperoleh informasi
yang lebih lengkap mengenai strategi, kebijakan, serta kinerja keberlanjutan BSI, para pemangku
kepentingan dapat merujuk pada Laporan Keberlanjutan PT Bank Syariah Indonesia Tbk Tahun 2025
yang diterbitkan secara terpisah.
LAPORAN TAHUNAN 2025
631
Page 634
IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
INDEX SEOJK
Keterangan Halaman
Ikhtisar Data Keuangan Penting
Ikhtisar data keuangan penting memuat informasi keuangan yang disajikan dalam bentuk perbandingan selama 3
(tiga) tahun buku atau sejak memulai usahanya jika Emiten atau Perusahaan Publik tersebut menjalankan kegiatan
usahanya kurang dari 3 (tiga) tahun, paling sedikit memuat:
1. Pendapatan/penjualan 18-22
2. Laba Bruto 18-22
3. Laba (Rugi) 18-22
Jumlah laba (rugi) yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan
4. 18-22
kepentingan non pengendali
5. Total laba (rugi) komprehensif 18-22
Jumlah laba (rugi) komprehensif yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
6. 18-22
induk dan kepentingan non pengendali
7. Laba (Rugi) per saham 18-22
8. Jumlah aset 18-22
9. Jumlah liabilitas 18-22
10. Jumlah ekuitas 18-22
11. Rasio laba (rugi) terhadap jumlah aset 18-22
12. Rasio laba (rugi) terhadap ekuitas 18-22
13. Rasio laba (rugi) terhadap pendapatan/penjualan 18-22
14. Rasio lancar 18-22
15. Rasio liabilitas terhadap ekuitas 18-22
16. Rasio liabilitas terhadap jumlah aset 18-22
Informasi dan rasio keuangan lainnya yang relevan dengan Emiten atau Perusahaan
17. 18-22
Publik dan jenis industrinya
Informasi Saham (Jika Ada)
Informasi saham bagi Perusahaan Terbuka paling sedikit memuat:
Saham yang telah diterbitkan untuk setiap masa triwulan yang disajikan dalam bentuk
perbandingan selama 2 (dua) tahun buku terakhir, paling sedikit memuat:
a) jumlah saham yang beredar;
b) kapitalisasi pasar berdasarkan harga pada bursa efek tempat saham dicatatkan;
c) harga saham tertinggi, terendah, dan penutupan berdasarkan harga pada bursa
1. 23
efek tempat saham dicatatkan; dan
d) volume perdagangan pada bursa efek tempat saham dicatatkan.
Informasi dalam huruf b), huruf c) dan huruf d) hanya diungkapkan jika sahamnya
tercatat di bursa efek
Dalam hal terjadi aksi korporasi yang menyebabkan terjadinya perubahan pada saham,
seperti pemecahan saham (stock split), penggabungan saham (reverse stock), dividen
saham, saham bonus, perubahan nilai nominal, saham, penerbitan efek konversi, serta
penambahan dan, pengurangan modal, informasi saham sebagaimana, dimaksud
pada angka 1) ditambahkan penjelasan paling sedikit mengenai:
a) tanggal pelaksanaan aksi korporasi;
2. 24
b) rasio pemecahan saham (stock split), penggabungan saham (reverse stock), dividen
saham, saham bonus, jumlah efek konversi yang diterbitkan, dan perubahan nilai
nominal saham;
c) jumlah saham beredar sebelum dan sesudah aksi korporasi;
d) jumlah efek konversi yang dilaksanakan (jika ada); dan
e) harga saham sebelum dan sesudah aksi korporasi;
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
632 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 635
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
INDEX SEOJK
Keterangan Halaman
Dalam hal terjadi penghentian sementara perdagangan saham (suspension) dan/
atau pembatalan pencatatan saham (delisting) dalam tahun buku, dijelaskan alasan
3. 25
penghentian sementara perdagangan saham (suspension) dan/atau pembatalan
pencatatan saham (delisting) tersebut
Dalam hal penghentian sementara perdagangan saham (suspension) sebagaimana
dimaksud pada angka 3) dan/atau proses pembatalan pencatatan saham (delisting)
4. masih berlangsung hingga akhir periode Laporan Tahunan, dijelaskan tindakan 25
yang dilakukan untuk menyelesaikan penghentian sementara perdagangan saham
(suspension) dan/atau pembatalan pencatatan saham (delisting) tersebut.
Laporan Dewan Komisaris
Laporan Dewan Komisaris paling sedikit memuat uraian singkat mengenai:
Penilaian terhadap kinerja Direksi mengenai pengelolaan Emiten atau Perusahaan
1. Publik, termasuk pengawasan Dewan Komisaris dalam perumusan dan implementasi 32-36
strategi Emiten atau Perusahaan Publik yang dilakukan oleh Direksi;
Pandangan atas prospek usaha Emiten atau Perusahaan Publik yang disusun oleh
2. 36-37
Direksi; dan
3. Pandangan atas penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik. 37-38
Laporan Direksi
Laporan Direksi paling sedikit memuat uraian singkat mengenai:
Kinerja Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
a) strategi dan kebijakan strategis Emiten atau Perusahaan Publik;
b) peranan Direksi dalam perumusan strategi dan kebijakan strategis Emiten atau
Perusahaan Publik;
1. 46-52
c) proses yang dilakukan Direksi untuk memastikan implementasi strategi Emiten
atau Perusahaan Publik;
d) perbandingan antara hasil yang dicapai dengan yang ditargetkan Emiten atau
Perusahaan Publik; dan kendala yang dihadapi Emiten atau Perusahaan Publik;
2. Gambaran tentang prospek usaha emiten atau Perusahaan Publik 52
3. Penerapan Tata Kelola Emiten atau Perusahaan Publik 52-54
Tanda tangan anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi, memuat hal-hal sebagai
berikut:
a) Tanda tangan dituangkan pada lembaran tersendiri
b) Pernyataan bahwa Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung jawab penuh atas
kebenaran isi laporan tahunan
c) Ditandatangani seluruh anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi dengan
menyebutkan nama dan jabatannya
4. d) Penjelasan tertulis dalam surat tersendiri dari yang bersangkutan dalam hal terdapat 64-65
anggota Dewan Komisaris atau anggota Direksi yang tidak menandatangani
laporan tahunan, atau penjelasan tertulis dalam surat tersendiri dari anggota yang
lain dalam hal tidak terdapat penjelasan tertulis dari yang bersangkutan
Laporan tahunan ditandatangani oleh semua anggota Direksi dan semua anggota
Dewan Komisaris yang menjabat pada tahun buku yang bersangkutan dan disediakan
di kantor perusahaan sejak tanggal panggilan RUPS untuk dapat diperiksa oleh
pemegang saham (UUPT)
Profil Emiten atau Perusahaan Publik
Profil Emiten atau Perusahaan Publik paling sedikit memuat informasi:
Nama Emiten atau Perusahaan Publik termasuk apabila terdapat perubahan nama,
1. 67-68
alasan perubahan, dan tanggal efektif perubahan nama pada tahun buku
LAPORAN TAHUNAN 2025
633
Page 636
IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
INDEX SEOJK
Keterangan Halaman
Akses terhadap Emiten atau Perusahaan Publik termasuk kantor cabang atau kantor
perwakilan yang memungkinkan masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai
Emiten atau Perusahaan Publik, meliputi:
2. a) alamat; 67-68
b) nomor telepon;
c) alamat surat elektronik; dan
d) alamat situs web
Riwayat singkat Emiten atau Perusahaan Publik;
Mencakup antara lain: riwayat singkat, tanggal/tahun pendirian, nama, dan perubahan
nama perusahaan (jika ada), dan tanggal efektif perubahan nama perusahaan serta
3. alasan perubahannya. 70-71
Catatan: apabila perusahaan tidak pernah melakukan perubahan nama, agar
diungkapkan.
Visi dan misi Emiten atau Perusahaan Publik serta budaya perusahaan (corporate
74-75
culture) atau nilai-nilai perusahaan;
4. Visi dan Penjelasan Visi 74-75
Misi dan Penjelasan Misi 74-75
Budaya Perusahaan 74-75
Kegiatan usaha menurut anggaran dasar terakhir, kegiatan usaha yang dijalankan
5. 76-85
pada tahun buku, serta jenis barang dan/atau jasa yang dihasilkan
Wilayah operasional Emiten atau Perusahaan Publik; wilayah operasional merupakan
6. wilayah atau daerah pelaksanaan kegiatan operasional atau jangkauan dari kegiatan 86-96
operasional perusahaan
Struktur organisasi Emiten atau Perusahaan Publik dalam bentuk bagan, paling sedikit
sampai dengan struktur 1 (satu) tingkat di bawah Direksi termasuk komite di bawah
7. 98-99
Direksi (jika ada) dan komite di bawah Dewan Komisaris, disertai dengan nama dan
jabatan
Daftar keanggotaan asosiasi industri baik dalam skala nasional maupun internasional
8. 97
yang berkaitan dengan penerapan keuangan berkelanjutan
Profil Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:
a) nama dan jabatan;
b) foto terbaru;
c) usia;
d) kewarganegaraan;
e) riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi;
f) riwayat jabatan, meliputi informasi:
1) dasar hukum pengangkatan sebagai anggota Dewan Komisaris;
2) dasar hukum pengangkatan pertama kali sebagai anggota Dewan Komisaris
yang merupakan komisaris independen pada Emiten atau Perusahaan Publik
yang bersangkutan;
9.
3) rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/
atau anggota komite serta jabatan lainnya baik di dalam maupun di luar Emiten
atau Perusahaan Publik. Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak memiliki
rangkap jabatan, maka diungkapkan mengenai hal tersebut; dan
4) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar
Emiten atau Perusahaan Publik
g) hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris lainnya, pemegang saham
utama, dan pengendali baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada
pemilik individu, meliputi nama pihak yang terafiliasi; Dalam hal anggota Dewan
Komisaris tidak memiliki hubungan afiliasi, maka Emiten atau Perusahaan Publik
mengungkapkan hal tersebut;
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
634 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 637
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
INDEX SEOJK
Keterangan Halaman
h) pernyataan independensi komisaris independen dalam hal komisaris independen
telah menjabat lebih dari 2 (dua) periode; dan perubahan komposisi anggota
Dewan Komisaris dan alasan perubahannya. Dalam hal tidak terdapat perubahan
komposisi anggota Dewan Komisaris, maka diungkapkan mengenai hal tersebut;
Profil Direksi, paling sedikit memuat:
a) nama dan jabatan yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawab;
b) foto terbaru;
c) usia;
d) kewarganegaraan;
e) riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi;
f) riwayat jabatan, meliputi informasi:
1) dasar hukum pengangkatan sebagai anggota Direksi pada Emiten atau
Perusahaan Publik yang bersangkutan;
2) rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan/
atau anggota komite serta jabatan lainnya baik di dalam maupun di luar Emiten
10. atau Perusahaan Publik. Dalam hal anggota Direksi tidak memiliki rangkap 110-119
jabatan, maka diungkapkan mengenai hal tersebut
3) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar
Emiten atau Perusahaan Publik;
g) hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris,
pemegang saham utama, dan pengendali baik langsung maupun tidak langsung
sampai kepada pemilik individu, meliputi nama pihak yang terafiliasi. Dalam hal
anggota Direksi tidak memiliki hubungan afiliasi, maka Emiten atau Perusahaan
Publik mengungkapkan hal tersebut; dan
h) perubahan komposisi anggota Direksi dan alasan perubahannya. Dalam hal tidak
terdapat perubahan komposisi anggota Direksi, maka diungkapkan mengenai hal
tersebut;
Dalam hal terdapat perubahan susunan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
Komisaris yang terjadi setelah tahun buku berakhir sampai dengan batas waktu
11. penyampaian Laporan Tahunan, susunan yang dicantumkan dalam Laporan Tahunan 120-121
adalah susunan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang terakhir dan
sebelumnya
Jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, tingkat pendidikan, dan status
12. ketenagakerjaan (tetap/kontrak) dalam tahun buku; Pengungkapan informasi dapat 134-135
disajikan dalam bentuk tabel.
Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan pada awal dan akhir tahun buku,
yang terdiri dari informasi mengenai:
a) pemegang saham yang memiliki 5% (lima persen) atau lebih saham Emiten atau
Perusahaan Publik;
b) anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris yang memiliki saham Emiten atau
13. Perusahaan Publik. Dalam hal seluruh anggota Direksi dan/atau seluruh anggota 139-140
Dewan Komisaris tidak memiliki saham, maka diungkapkan mengenai hal tersebut;
dan
c) kelompok pemegang saham masyarakat, yaitu kelompok pemegang saham
yang masing-masing memiliki kurang dari 5% (lima persen) saham Emiten atau
Perusahaan Publik; Informasi di atas dapat disajikan dalam bentuk tabel.
Persentase kepemilikan tidak langsung atas saham Emiten atau Perusahaan Publik
oleh anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris pada awal dan akhir tahun
buku, termasuk informasi mengenai pemegang saham yang terdaftar dalam daftar
pemegang saham untuk kepentingan kepemilikan tidak langsung anggota Direksi
14. 140-142
dan anggota Dewan Komisaris;
Dalam hal seluruh anggota Direksi dan/atau seluruh anggota Dewan Komisaris tidak
memiliki kepemilikan tidak langsung atas saham Emiten atau Perusahaan Publik,
maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
LAPORAN TAHUNAN 2025
635
Page 638
IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
INDEX SEOJK
Keterangan Halaman
Jumlah pemegang saham dan persentase kepemilikan per akhir tahun buku
berdasarkan klasifikasi:
a) kepemilikan institusi lokal;
15. 142
b) kepemilikan institusi asing;
c) kepemilikan individu lokal; dan
d) kepemilikan individu asing;
Informasi mengenai pemegang saham utama dan pengendali Emiten atau Perusahaan
16. Publik, baik langsung maupun tidak langsung, sampai kepada pemilik individu, yang 143
disajikan dalam bentuk skema atau bagan
Nama entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan ventura bersama dimana Emiten
atau Perusahaan Publik memiliki pengendalian bersama entitas (jika ada), beserta
17. persentase kepemilikan saham, bidang usaha, total aset, dan status operasi entitas 144
anak, perusahaan asosiasi, perusahaan ventura bersama;
Untuk entitas anak, ditambahkan informasi mengenai alamat entitas anak tersebut.
Kronologis pencatatan saham, jumlah saham, nilai nominal, dan harga penawaran
dari awal pencatatan hingga akhir tahun buku serta nama bursa efek dimana saham
Emiten atau Perusahaan Publik dicatatkan, termasuk pemecahan saham (stock split),
18. 145
penggabungan saham (reverse stock), dividen saham, saham bonus, dan perubahan
nilai nominal saham, pelaksanaan efek konversi, pelaksanaan penambahan dan
pengurangan modal (jika ada);
Informasi pencatatan efek lainnya selain efek sebagaimana dimaksud pada angka 18),
yang belum jatuh tempo pada tahun buku paling sedikit memuat nama efek, tahun
19. 146
penerbitan, tingkat suku bunga/imbal hasil, tanggal jatuh tempo, nilai penawaran, dan
peringkat efek (jika ada);
Informasi penggunaan jasa akuntan publik (AP) dan kantor akuntan publik (KAP)
beserta jaringan/asosiasi/aliansinya meliputi:
a) nama dan alamat;
b) periode penugasan;
c) informasi jasa audit dan/atau non audit yang diberikan;
20. d) biaya jasa (fee) audit dan/atau non audit untuk masing-masing penugasan yang 147
diberikan selama tahun buku; dan
e) dalam hal AP dan KAP beserta jaringan/asosiasi/aliansinya, yang ditunjuk tidak
memberikan jasa non audit, maka diungkapkan mengenai informasi tersebut; dan
Pengungkapan informasi penggunaan jasa AP dan KAP beserta jaringan/asosiasi/
aliansinya dapat disajikan dalam bentuk tabel
21. Nama dan alamat lembaga dan/atau profesi penunjang pasar modal selain AP dan KAP 148-149
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Analisis dan pembahasan manajemen memuat analisis dan pembahasan mengenai laporan keuangan dan
informasi penting lainnya dengan penekanan pada perubahan material yang terjadi dalam tahun buku, yaitu
paling sedikit memuat:
tinjauan operasi per segmen usaha sesuai dengan jenis industri Emiten atau
Perusahaan Publik, paling sedikit mengenai:
1. a) produksi, yang meliputi proses, kapasitas, dan perkembangannya; 188-201
b) pendapatan/penjualan; dan
c) profitabilitas;
kinerja keuangan komprehensif yang mencakup perbandingan kinerja keuangan
dalam 2 (dua) tahun buku terakhir, penjelasan tentang penyebab adanya perubahan
dan dampak perubahan tersebut, paling sedikit mengenai:
a) aset lancar, aset tidak lancar, dan total aset;
2. b) liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang, dan total liabilitas; 202-220
c) ekuitas;
d) pendapatan/penjualan, beban, laba (rugi), penghasilan komprehensif lain, dan total
laba (rugi) komprehensif; dan
e) arus kas;
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
636 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 639
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
INDEX SEOJK
Keterangan Halaman
kemampuan membayar utang atau kewajiban dengan menyajikan perhitungan rasio
3.
yang relevan
tingkat kolektibilitas piutang Emiten atau Perusahaan Publik dengan menyajikan
4. 221-223
perhitungan rasio yang relevan
struktur modal (capital structure) dan kebijakan manajemen atas struktur modal
5. 226-229
(capital structure) tersebut disertai dasar penentuan kebijakan dimaksud
bahasan mengenai ikatan yang material untuk investasi barang modal dengan
penjelasan paling sedikit memuat:
a) tujuan dari ikatan tersebut;
6. b) sumber dana yang diharapkan untuk memenuhi ikatan tersebut; 229
c) mata uang yang menjadi denominasi; dan
d) langkah yang direncanakan Emiten atau Perusahaan Publik untuk melindungi
risiko dari posisi mata uang asing yang terkait;
bahasan mengenai investasi barang modal yang direalisasikan dalam tahun buku
terakhir, paling sedikit memuat:
7. a) jenis investasi barang modal; 229
b) tujuan investasi barang modal; dan
c) nilai investasi barang modal yang dikeluarkan;
8. informasi dan fakta material yang terjadi setelah tanggal laporan akuntan (jika ada) 232
prospek usaha dari Emiten atau Perusahaan Publik dikaitkan dengan kondisi industri,
9. ekonomi secara umum dan pasar internasional disertai data pendukung kuantitatif 232
dari sumber data yang layak dipercay
perbandingan antara target/proyeksi pada awal tahun buku dengan hasil yang dicapai
(realisasi), mengenai:
a) pendapatan/penjualan;
10. 232-235
b) laba (rugi);
c) struktur modal (capital structure); atau
d) hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau Perusahaan Publik
target/proyeksi yang ingin dicapai Emiten atau Perusahaan Publik untuk 1 (satu) tahun
mendatang, mengenai:
a) pendapatan/penjualan;
11. b) laba (rugi); 236-239
c) struktur modal (capital structure);
d) kebijakan dividen; atau
e) hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau Perusahaan Publik;
aspek pemasaran atas barang dan/atau jasa Emiten atau Perusahaan Publik, paling
12. 174-179
sedikit mengenai strategi pemasaran dan pangsa pasar
uraian mengenai dividen selama 2 (dua) tahun buku terakhir, paling sedikit:
a) kebijakan dividen, antara lain memuat informasi persentase jumlah dividen yang
dibagikan terhadap laba bersih;
b) tanggal pembayaran dividen kas dan/atau tanggal distribusi dividen non kas;
13. c) jumlah dividen per saham (kas dan/atau non kas); dan 240
d) jumlah dividen per tahun yang dibayar
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk tabel. Dalam hal Emiten atau
Perusahaan Publik tidak membagikan dividen dalam 2 (dua) tahun terakhir, maka
diungkapkan mengenai hal tersebut.
realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum, dengan ketentuan:
a) dalam hal selama tahun buku, Emiten memiliki kewajiban menyampaikan laporan
realisasi penggunaan dana, maka diungkapkan realisasi penggunaan dana hasil
14. penawaran umum secara kumulatif sampai dengan akhir tahun buku; dan 240-241
b) dalam hal terdapat perubahan penggunaan dana sebagaimana diatur dalam
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai laporan realisasi penggunaan dana
hasil penawaran umum, maka Emiten menjelaskan perubahan tersebut;
LAPORAN TAHUNAN 2025
637
Page 640
IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
INDEX SEOJK
Keterangan Halaman
informasi material (jika ada), antara lain mengenai investasi, ekspansi, divestasi,
penggabungan/peleburan usaha, akuisisi, restrukturisasi utang/modal, transaksi
material, transaksi afiliasi, dan transaksi benturan kepentingan, yang terjadi pada
tahun buku, paling sedikit memuat:
a) tanggal, nilai, dan objek transaksi;
b) nama pihak yang melakukan transaksi;
c) sifat hubungan afiliasi (jika ada);
d) penjelasan mengenai kewajaran transaksi;
e) pemenuhan ketentuan terkait; dan
f) dalam hal terdapat hubungan afiliasi, selain mengungkapkan informasi
sebagaimana dimaksud dalam huruf a) sampai dengan huruf e), Emiten atau
Perusahaan Publik juga mengungkapkan informasi:
a) pernyataan Direksi bahwa transaksi afiliasi telah melalui prosedur yang memadai
untuk memastikan bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik
bisnis yang berlaku umum antara lain dilakukan dengan memenuhi prinsip
transaksi yang wajar (arms-length principle); dan
b) peran Dewan Komisaris dan komite audit dalam melakukan prosedur yang
memadai untuk memastikan bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai
15.
dengan praktik bisnis yang berlaku umum antara lain dilakukan dengan
memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arms-length principle);
g) untuk transaksi afiliasi atau transaksi material yang merupakan kegiatan usaha
yang dijalankan dalam rangka menghasilkan pendapatan usaha dan dijalankan
secara rutin, berulang, dan/atau berkelanjutan, ditambahkan penjelasan bahwa
transaksi afiliasi atau transaksi material tersebut merupakan kegiatan usaha yang
dijalankan dalam rangka menghasilkan pendapatan usaha dan dijalankan secara
rutin, berulang, dan/atau berkelanjutan;
h) Dalam hal transaksi afiliasi atau transaksi material dimaksud diungkapkan
dalam laporan keuangan tahunan, ditambahkan informasi mengenai rujukan
pengungkapan dalam laporan keuangan tahunan tersebut.
i) untuk pengungkapan transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan
yang merupakan hasil pelaksanaan transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan
kepentingan yang telah disetujui pemegang saham independen, ditambahkan
informasi mengenai tanggal pelaksanaan RUPS yang menyetujui transaksi afiliasi
dan/atau transaksi benturan kepentingan tersebut;
j) dalam hal tidak terdapat transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan,
maka diungkapkan mengenai hal tersebut;
Perubahan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berpengaruh signifikan
16. terhadap Emiten atau Perusahaan Publik dan dampaknya terhadap laporan keuangan 252-255
(jika ada); dan
Perubahan kebijakan akuntansi, alasan dan dampaknya terhadap laporan keuangan
17. 256
(jika ada).
Tata Kelola Emiten atau Perusahaan Publik
Tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik paling sedikit memuat uraian singkat mengenai:
RUPS, paling sedikit memuat:
a) Informasi mengenai keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum
tahun buku meliputi:
1) keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun buku yang
direalisasikan pada tahun buku; dan
1. 236-343
2) keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun buku yang
belum direalisasikan beserta alasan belum direalisasikan;
b) dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik menggunakan pihak independen dalam
pelaksanaan RUPS untuk melakukan perhitungan suara, maka diungkapkan
mengenai hal tersebut;
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
638 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 641
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
INDEX SEOJK
Keterangan Halaman
Direksi, paling sedikit memuat:
a) tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota Direksi;
Informasi mengenai tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota Direksi
diuraikan dan dapat disajikan dalam bentuk tabel.
b) pernyataan bahwa Direksi memiliki pedoman atau piagam (charter) Direksi;
c) kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat Direksi, rapat Direksi bersama Dewan
Komisaris, dan tingkat kehadiran anggota Direksi dalam rapat tersebut termasuk
kehadiran dalam RUPS;
Informasi tingkat kehadiran anggota Direksi dalam rapat Direksi, rapat Direksi
bersama Dewan Komisaris, atau RUPS dapat disajikan dalam bentuk tabel.
d) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Direksi:
2. 1) kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Direksi, 443-480
termasuk program orientasi bagi anggota Direksi yang baru diangkat (jika ada);
dan
2) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti anggota Direksi dalam
tahun buku (jika ada);
e) penilaian Direksi terhadap kinerja komite yang mendukung pelaksanaan tugas
Direksi pada tahun buku paling sedikit memuat:
1) prosedur penilaian kinerja; dan
2) kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi
dan kehadiran dalam rapat; dan
f) dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki komite yang mendukung
pelaksanaan tugas Direksi, maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:
a) tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris;
b) pernyataan bahwa Dewan Komisaris memiliki pedoman atau piagam (charter)
Dewan Komisaris;
c) kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat Dewan Komisaris, rapat Dewan
Komisaris bersama Direksi dan tingkat kehadiran anggota Dewan Komisaris dalam
rapat tersebut termasuk kehadiran dalam RUPS; Informasi tingkat kehadiran
anggota Dewan Komisaris dalam rapat Dewan Komisaris, rapat Dewan Komisaris
bersama Direksi, atau RUPS dapat disajikan dalam bentuk tabel.
d) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Dewan Komisaris:
1) kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Dewan
Komisaris, termasuk program orientasi bagi anggota Dewan Komisaris yang
baru diangkat (jika ada); dan
3. 344-379
2) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti anggota Dewan
Komisaris dalam tahun buku (jika ada);
e) penilaian kinerja Direksi dan Dewan Komisaris serta masing-masing anggota
Direksi dan anggota Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:
1) prosedur pelaksanaan penilaian kinerja;
2) kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi
dan kehadiran dalam rapat; dan
3) pihak yang melakukan penilaian; dan
f) penilaian Dewan Komisaris terhadap kinerja Komite yang mendukung pelaksanaan
tugas Dewan Komisaris pada tahun buku meliputi:
1) prosedur penilaian kinerja; dan
2) kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi
dan kehadiran dalam rapat;
Nominasi dan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:
a) prosedur nominasi, meliputi uraian singkat mengenai kebijakan dan proses
nominasi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris; dan
b) prosedur dan pelaksanaan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, antara lain:
4. 1) prosedur penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris; 380
2) struktur remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris seperti, gaji, tunjangan,
tantiem/bonus dan lainnya; dan
3) besarnya remunerasi masing-masing anggota Direksi dan anggota Dewan
Komisaris; Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk tabel.
LAPORAN TAHUNAN 2025
639
Page 642
IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
INDEX SEOJK
Keterangan Halaman
Dewan pengawas syariah, bagi Emiten atau Perusahaan Publik yang menjalankan
kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah sebagaimana tertuang dalam anggaran
dasar, paling sedikit memuat:
a) nama;
5. b) dasar hukum pengangkatan dewan pengawas syariah; 428-442
c) periode penugasan dewan pengawas syariah;
d) tugas dan tanggung jawab dewan pengawas syariah; dan
e) frekuensi dan cara pemberian nasihat dan saran serta pengawasan pemenuhan
prinsip syariah di pasar modal terhadap Emiten atau Perusahaan Publik;
Komite audit, paling sedikit memuat:
a) nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite;
b) usia;
c) kewarganegaraan;
d) riwayat pendidikan;
e) riwayat jabatan, meliputi informasi:
1) dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite;
2) rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/
atau anggota komite serta jabatan lainnya (jika ada); dan
6. 3) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar 396-406
Emiten atau Perusahaan Publik;
f) periode dan masa jabatan anggota komite audit;
g) pernyataan independensi komite audit;
h) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti dalam tahun buku
(jika ada);
i) kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat komite audit dan tingkat kehadiran
anggota komite audit dalam rapat tersebut; dan
j) pelaksanaan kegiatan komite audit pada tahun buku sesuai dengan yang
dicantumkan dalam pedoman atau piagam (charter) komite audit;
komite atau fungsi nominasi dan remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik, paling
sedikit memuat:
a) nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite;
b) usia;
c) kewarganegaraan;
d) riwayat pendidikan;
e) riwayat jabatan, meliputi informasi:
1) dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite;
2) rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/
atau anggota komite serta jabatan lainnya (jika ada); dan
3) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar
Emiten atau Perusahaan Publik;
f) periode dan masa jabatan anggota komite;
7. 407-415
g) pernyataan independensi komite;
h) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti dalam tahun buku
(jika ada);
i) uraian tugas dan tanggung jawab;
j) pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter);
k) kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat dan tingkat kehadiran anggota dalam
rapat tersebut;
l) uraian singkat pelaksanaan kegiatan pada tahun buku; dan
m) dalam hal tidak dibentuk komite nominasi dan remunerasi, Emiten atau Perusahaan
Publik cukup mengungkapkan informasi sebagaimana dimaksud dalam huruf i)
sampai dengan huruf l) dan mengungkapkan:
1) alasan tidak dibentuknya komite; dan
2) pihak yang melaksanakan fungsi nominasi dan remunerasi;
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
640 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 643
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
INDEX SEOJK
Keterangan Halaman
komite lain yang dimiliki Emiten atau Perusahaan Publik dalam rangka mendukung
fungsi dan tugas Direksi (jika ada) dan/atau komite yang mendukung fungsi dan tugas
Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:
a) nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite;
b) usia;
c) kewarganegaraan;
d) riwayat pendidikan;
e) riwayat jabatan, meliputi informasi:
1) dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite;
2) rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/
atau anggota komite serta jabatan lainnya (jika ada); dan
8. 416-426
3) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar
Emiten atau Perusahaan Publik;
f) periode dan masa jabatan anggota komite;
g) pernyataan independensi komite;
h) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti dalam tahun buku
(jika ada); dan
i) uraian tugas dan tanggung jawab;
j) pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter) komite;
k) kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat komite dan tingkat kehadiran anggota
komite dalam rapat tersebut; dan
l) uraian singkat pelaksanaan kegiatan komite pada tahun buku
Sekretaris perusahaan, paling sedikit memuat:
a) nama;
b) domisili;
c) riwayat jabatan, meliputi:
1) dasar hukum penunjukan sebagai sekretaris perusahaan; dan
9. 496-512
2) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar
Emiten atau Perusahaan Publik;
d) riwayat pendidikan;
e) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti dalam tahun buku; dan
f) uraian singkat pelaksanaan tugas sekretaris perusahaan pada tahun buku;
Unit audit internal, paling sedikit memuat:
a) nama kepala unit audit internal;
b) riwayat jabatan, meliputi:
1) dasar hukum penunjukan sebagai kepala unit audit internal; dan
2) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar
Emiten atau Perusahaan Publik;
c) kualifikasi atau sertifikasi sebagai profesi audit internal (jika ada);
10. d) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti dalam tahun buku; 517-525
e) struktur dan kedudukan unit audit internal;
f) uraian tugas dan tanggung jawab;
g) pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter) unit audit
internal; dan
h) uraian singkat pelaksanaan tugas unit audit internal pada tahun buku termasuk
kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan/
atau komite audit;
1uraian mengenai sistem pengendalian internal (internal control) yang diterapkan oleh
Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
a) pengendalian keuangan dan operasional, serta kepatuhan terhadap peraturan
11. perundang-undangan lainnya; 526-529
b) tinjauan atas efektivitas sistem pengendalian internal; dan
c) pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atas kecukupan sistem pengendalian
internal;
LAPORAN TAHUNAN 2025
641
Page 644
IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
INDEX SEOJK
Keterangan Halaman
sistem manajemen risiko yang diterapkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik, paling
sedikit memuat:
a) gambaran umum mengenai sistem manajemen risiko Emiten atau Perusahaan
Publik;
12. b) jenis risiko dan cara pengelolaannya; 530-533
c) tinjauan atas efektivitas sistem manajemen risiko Emiten atau Perusahaan Publik;
dan
d) pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atau komite audit atas kecukupan
sistem manajemen risiko;
perkara hukum yang berdampak material yang dihadapi oleh Emiten atau Perusahaan
Publik, entitas anak, anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris (jika ada), paling
sedikit memuat:
13. 541-543
a) pokok perkara/gugatan;
b) status penyelesaian perkara/gugatan; dan
c) pengaruhnya terhadap kondisi emiten atau Perusahaan Publik
informasi tentang sanksi administratif/sanksi yang dikenakan kepada Emiten atau
14. Perusahaan Publik, anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi, oleh Otoritas Jasa 543
Keuangan dan otoritas lainnya pada tahun buku (jika ada);
informasi mengenai kode etik Emiten atau Perusahaan Publik meliputi:
a) pokok-pokok kode etik;
15. b) bentuk sosialisasi kode etik dan upaya penegakannya; dan 545-547
c) pernyataan bahwa kode etik berlaku bagi anggota Direksi, anggota Dewan
Komisaris, dan karyawan Emiten atau Perusahaan Publik;
uraian singkat mengenai kebijakan pemberian kompensasi jangka panjang berbasis
kinerja kepada manajemen dan/atau karyawan yang dimiliki oleh Emiten atau
Perusahaan Publik (jika ada), antara lain berupa program kepemilikan saham oleh
manajemen (management stock ownership program/MSOP) dan/atau program
kepemilikan saham oleh karyawan (employee stock ownership program/ESOP);
Dalam hal pemberian kompensasi berupa program kepemilikan saham oleh
16. manajemen (management stock ownership program/MSOP) dan/atau program 548
kepemilikan saham oleh karyawan (employee stock ownership program/ESOP),
informasi yang diungkapkan paling sedikit memuat:
a) jumlah saham dan/atau opsi;
b) jangka waktu pelaksanaan;
c) persyaratan karyawan dan/atau manajemen yang berhak; dan
d) harga pelaksanaan atau penentuan harga pelaksanaan
uraian singkat mengenai kebijakan pengungkapan informasi mengenai:
a) kepemilikan saham anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris paling lambat 3
17. (tiga) hari kerja setelah terjadinya kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan 141-142
atas saham Perusahaan Terbuka; dan
b) pelaksanaan atas kebijakan dimaksud;
uraian mengenai sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system) di Emiten
atau Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
a) cara penyampaian laporan pelanggaran;
b) perlindungan bagi pelapor;
c) penanganan pengaduan;
18. d) pihak yang mengelola pengaduan; dan 549-551
e) hasil dari penanganan pengaduan, paling sedikit:
1) jumlah pengaduan yang masuk dan diproses dalam tahun buku; dan
2) tindak lanjut pengaduan;
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki sistem pelaporan pelanggaran
(whistleblowing system), maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
642 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 645
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
INDEX SEOJK
Keterangan Halaman
uraian mengenai kebijakan anti korupsi Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit
memuat:
a) program dan prosedur yang dilakukan dalam mengatasi praktik korupsi, balas jasa
(kickbacks), fraud, suap dan/atau gratifikasi dalam Emiten atau Perusahaan Publik;
19. 552-553
dan
b) pelatihan/sosialisasi anti korupsi kepada karyawan Emiten atau Perusahaan Publik;
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki kebijakan anti korupsi, maka
dijelaskan alasan tidak dimilikinya kebijakan dimaksud.
penerapan atas pedoman tata kelola Perusahaan Terbuka bagi Emiten yang
menerbitkan efek bersifat ekuitas atau Perusahaan Publik, meliputi:
a) pernyataan mengenai rekomendasi yang telah dilaksanakan; dan/atau
20. 301-304
b) penjelasan atas rekomendasi yang belum dilaksanakan, disertai alasan dan
alternatif pelaksanaannya (jika ada)
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk tabel.
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Emiten atau Perusahaan Publik
Informasi yang diungkapkan dalam bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan
merupakan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) sebagaimana dimaksud
dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan
Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan
Publik, paling sedikit memuat:
a) penjelasan strategi keberlanjutan;
b) ikhtisar aspek keberlanjutan (ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup);
Laporan
1. c) profil singkat Emiten atau Perusahaan Publik;
Keberlanjutan
d) penjelasan Direksi;
e) tata kelola keberlanjutan;
f) kinerja keberlanjutan;
g) verifikasi tertulis dari pihak independen, jika ada;
h) lembar umpan balik (feedback) untuk pembaca, jika ada; dan
i) tanggapan Emiten atau Perusahaan Publik terhadap umpan balik laporan tahun
sebelumnya;
Laporan Keberlanjutan sebagaimana dimaksud pada angka 1), harus disusun sesuai
Pedoman Teknis Penyusunan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) Bagi Laporan
2.
Emiten dan Perusahaan Publik sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang Keberlanjutan
merupakan bagian tidak terpisahkan dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini
informasi Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) pada angka 1) dapat:
a) diungkapkan pada bagian lain yang relevan di luar bagian tanggung jawab
sosial dan lingkungan, seperti penjelasan Direksi terkait Laporan Keberlanjutan
diungkapkan dalam bagian terkait Laporan Direksi; dan/atau
Laporan
3. b) merujuk pada bagian lain di luar bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan
Keberlanjutan
dengan tetap mengacu pada Pedoman Teknis Penyusunan Laporan Keberlanjutan
(Sustainability Report) Bagi Emiten dan Perusahaan Publik sebagaimana
tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Surat
Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini, seperti profil Emiten atau Perusahaan Publik;
Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) sebagaimana dimaksud pada angka
Laporan
4. 1) merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Tahunan namun dapat
Keberlanjutan
disajikan secara terpisah dengan Laporan
Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan secara terpisah dengan Laporan Tahunan,
informasi yang diungkapkan dalam Laporan Keberlanjutan dimaksud harus:
a) memuat seluruh informasi sebagaimana dimaksud pada angka 1); dan
Laporan
5. b) disusun sesuai Pedoman Teknis Penyusunan Laporan Keberlanjutan (Sustainability
Keberlanjutan
Report) Bagi Emiten dan Perusahaan Publik sebagaimana tercantum dalam
Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Surat Edaran Otoritas
Jasa Keuangan ini;
LAPORAN TAHUNAN 2025
643
Page 646
IKHTISAR UTAMA LAPORAN MANAJEMEN PROFIL PERUSAHAAN ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
INDEX SEOJK
Keterangan Halaman
Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan secara terpisah dengan Laporan Tahunan,
maka dalam bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan memuat informasi bahwa Laporan
6.
informasi mengenai tanggung jawab sosial dan lingkungan telah diungkapkan dalam Keberlanjutan
Laporan Keberlanjutan yang disajikan secara terpisah dari Laporan Tahunan
Penyampaian Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) yang disajikan
Laporan
7. secara terpisah dengan Laporan Tahunan harus disampaikan bersamaan dengan
Keberlanjutan
penyampaian Laporan Tahunan.
Laporan Keuangan Tahunan yang Telah Diaudit
Laporan keuangan tahunan yang dimuat dalam Laporan Tahunan disusun sesuai
dengan standar akuntansi keuangan di Indonesia dan telah diaudit oleh akuntan
publik yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan. Laporan keuangan tahunan dimaksud
memuat pernyataan mengenai pertanggungjawaban atas laporan keuangan
1. 646
sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai tanggung
jawab Direksi atas laporan keuangan atau peraturan perundang-undangan di sektor
pasar modal yang mengatur mengenai laporan berkala perusahaan efek dalam hal
Emiten merupakan perusahaan efek.
Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris Tentang Tanggung Jawab atas Laporan
Tahunan
Surat pernyataan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris tentang tanggung
jawab atas Laporan Tahunan disusun sesuai dengan format Surat Pernyataan Anggota
1. Direksi dan Anggota Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 64-65
sebagaimana tercantum dalam Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan
dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
MEMIMPIN ERA BARU BANK EMAS
644 PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 647
TATA KELOLA PERUSAHAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN 2025
INDEX SEOJK
LAPORAN
KEUANGAN
LAPORAN TAHUNAN 2025
645
Page 648
PT Bank Syariah Indonesia Tbk Laporan keuangan tanggal 31 Desember 2025 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut beserta laporan auditor independen/ Financial statements as of December 31, 2025 and for the year then ended with independent auditors’ report
Page 649
Page 650
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 AS OF DECEMBER 31, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA AND FOR THE YEAR THEN ENDED
TANGGAL TERSEBUT WITH INDEPENDENT AUDITOR'S REPORT
BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Daftar Isi Table of Contents
Halaman/
Page
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan Posisi Keuangan ........................................ 1-4 ...…………………. Statement of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Statement of Profit or Loss
Lain ...................................................................... 5 ..................... and Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas ...................................... 6 ............................. Statement of Changes in Equity
Laporan Arus Kas ....................................................... 7-8 .......................................... Statement of Cash Flows
Laporan Rekonsiliasi Pendapatan dan Bagi Statement of Reconciliation of Income
Hasil .................................................................... 9 .......................................... and Revenue Sharing
Laporan Sumber dan Penyaluran Statement of Sources and Distribution of
Dana Zakat ........................................................... 10 ......................................................... Zakat Funds
Laporan Sumber dan Penggunaan Dana Statement of Sources and Uses of
Kebajikan ............................................................ 11 ......................................... Qardhul Hasan Funds
Catatan atas Laporan Keuangan ............................... 12 - 169 ……….…………... Notes to the Financial Statement
****************************
Page 651
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan No. 00021/2.1505/AU.1/07/0242- Report No. 00021/2.1505/AU.1/07/0242-
1/1/II/2026 1/1/II/2026
Pemegang Saham, Dewan Komisaris, dan The Shareholders and the Boards of
Direksi Commissioners and Directors
PT Bank Syariah Indonesia Tbk PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Opini Opinion
Kami telah mengaudit laporan keuangan PT Bank We have audited the accompanying financial
Syariah Indonesia Tbk (“Bank”) terlampir, yang statements of PT Bank Syariah Indonesia Tbk (the
terdiri dari laporan posisi keuangan tanggal “Bank”), which comprise the statement of financial
31 Desember 2025, serta laporan laba rugi dan position as of December 31, 2025, and the
penghasilan komprehensif lain, laporan statement of profit or loss and other
perubahan ekuitas, laporan arus kas, laporan comprehensive income, statement of changes in
rekonsiliasi pendapatan dan bagi hasil, laporan equity, statement of cash flows, statement of
sumber dan penyaluran dana zakat, dan laporan reconciliation of income and revenue sharing,
sumber dan penggunaan dana kebajikan untuk statement of sources and distribution of zakat
tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, serta funds, and statement of sources and uses of
catatan atas laporan keuangan, termasuk qardhul hasan funds for the year then ended, and
informasi kebijakan akuntansi material. notes to the financial statements, including
material accounting policy information.
Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir In our opinion, the accompanying financial
menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang statements present fairly, in all material respects,
material, posisi keuangan Bank tanggal the financial position of the Bank as of December
31 Desember 2025, serta kinerja keuangan, arus 31, 2025, and its financial performance, cash
kas, rekonsiliasi pendapatan dan bagi hasil, flows, reconciliation of income and revenue
sumber dan penyaluran dana zakat, sumber dan sharing, sources and distribution of zakat funds
penggunaan dana kebajikannya untuk tahun yang and sources and uses of qardhul hasan funds for
berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan the year then ended, in accordance with Indonesian
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Financial Accounting Standards.
i
KAP Purwanto Susanti dan Surja
Registered Public Accountants KMK No. 69/MK/SK/2025
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 652
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00021/2.1505/AU.1/07/0242- Report No. 00021/2.1505/AU.1/07/0242-
1/1/II/2026 (lanjutan) 1/1/II/2026 (continued)
Basis opini Basis for opinion
Kami melaksanakan audit kami berdasarkan We conducted our audit in accordance with
Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Standards on Auditing established by the
Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”). Tanggung Indonesian Institute of Certified Public Accountants
jawab kami menurut standar tersebut diuraikan (“IICPA”). Our responsibilities under those
lebih lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab standards are further described in the Auditor’s
Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Responsibilities for the Audit of the Financial
pada laporan kami. Kami independen terhadap Statements paragraph of our report. We are
Bank berdasarkan ketentuan etika yang relevan independent of the Bank in accordance with the
dalam audit kami atas laporan keuangan di ethical requirements relevant to our audit of the
Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung financial statements in Indonesia, and we have
jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan fulfilled our other ethical responsibilities in
tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah accordance with such requirements. We believe
kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk that the audit evidence we have obtained is
menyediakan suatu basis bagi opini kami. sufficient and appropriate to provide a basis for our
opinion.
Hal audit utama Key audit matters
Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut Key audit matters are those matters that, in our
pertimbangan profesional kami, merupakan hal professional judgment, were of most significance
yang paling signifikan dalam audit kami atas in our audit of the financial statements of the
laporan keuangan periode kini. Hal audit utama current period. Such key audit matters were
tersebut disampaikan dalam konteks audit kami addressed in the context of our audit of the
atas laporan keuangan secara keseluruhan, dan financial statements taken as a whole, and in
dalam merumuskan opini kami atas laporan forming our opinion thereon, and we do not
keuangan terkait, dan kami tidak menyatakan provide a separate audit opinion on such key audit
suatu opini terpisah atas hal audit utama matters. For the key audit matter below, our
tersebut. Untuk hal audit utama di bawah ini, description of how our audit addressed such key
penjelasan kami tentang bagaimana audit kami audit matter is provided in such context.
merespons hal tersebut disampaikan dalam
konteks tersebut.
ii
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 653
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00021/2.1505/AU.1/07/0242- Report No. 00021/2.1505/AU.1/07/0242-
1/1/II/2026 (lanjutan) 1/1/II/2026 (continued)
Hal audit Utama (lanjutan) Key audit matters (continued)
Kami telah memenuhi tanggung jawab yang We have fulfilled the responsibilities described in
diuraikan dalam paragraf Tanggung Jawab the Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Financial Statements paragraph of our report,
pada laporan kami, termasuk sehubungan including in relation to the key audit matter
dengan hal audit utama yang dikomunikasikan di communicated below. Accordingly, our audit
bawah ini. Oleh karena itu, audit kami mencakup included the performance of procedures designed
pelaksanaan prosedur yang didesain untuk to respond to our assessment of the risks of
merespons penilaian kami atas risiko kesalahan material misstatement of the accompanying
penyajian material dalam laporan keuangan financial statements. The results of our audit
terlampir. Hasil prosedur audit kami, termasuk procedures, including the procedures performed
prosedur yang dilakukan untuk merespons hal to address the key audit matter below, provide the
audit utama di bawah ini, memberikan dasar bagi basis for our opinion on the accompanying
opini audit kami atas laporan keuangan terlampir. financial statements.
Penyisihan kerugian penurunan nilai atas aset- Allowance for impairment losses of financial assets
aset keuangan
Penjelasan atas hal audit utama: Description of the key audit matter:
Seperti yang dijelaskan dalam Catatan 9,10 dan As described in Notes 9, 10 and 11 to the
11 atas laporan keuangan terlampir, pada accompanying financial statements, as of
tanggal 31 Desember 2025, total aset-aset December 31, 2025, the Bank’s financial assets
keuangan Bank yang disajikan sebagai piutang, presented as receivables, funds of qardh and
pinjaman qardh dan pembiayaan adalah sebesar financing was totaling Rp314.98 trillion and the
Rp314,98 triliun dengan penyisihan kerugian related allowance for impairment losses was
penurunan nilai terkait sebesar Rp10,98 triliun. amounting to Rp10.98 trillion.
Dalam mengestimasi jumlah penyisihan kerugian In estimating the allowance for impairment losses
penurunan nilai atas aset-aset keuangan tersebut on the aforementioned financial assets, the Bank
di atas, Bank menggunakan model keuangan utilized a complex financial model involving key
yang kompleks berdasarkan asumsi-asumsi assumptions that required significant
utama yang ditentukan dengan tingkat management judgment and estimates.
pertimbangan dan estimasi yang signifikan dari
manajemen.
Penyisihan penurunan nilai aset-aset keuangan The allowance for impairment losses on these
ini adalah hal audit utama bagi kami karena total financial assets is a key audit matter for us, as
aset-aset keuangan ini setelah dikurangi these financial assets deducted by allowance for
penyisihan penurunan nilai mewakili 67% dari impairment losses represent 67% of the Bank’s
total aset Bank adalah material bagi laporan total assets, is material to the accompanying
keuangan terlampir dan proses estimasinya financial statements, and its estimation process
memerlukan pertimbangan dan estimasi involves significant management’s judgment and
signifikan dari manajemen. estimates.
iii
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 654
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00021/2.1505/AU.1/07/0242- Report No. 00021/2.1505/AU.1/07/0242-
1/1/II/2026 (lanjutan) 1/1/II/2026 (continued)
Hal audit Utama (lanjutan) Key audit matters (continued)
Penyisihan kerugian penurunan nilai atas aset- Allowance for impairment losses of financial assets
aset keuangan (lanjutan) (continued)
Respons audit: Audit response:
Kami mengevaluasi dan menguji rancangan dan We evaluated and assessed the design and
efektivitas pengendalian utama atas proses operating effectiveness of key controls over the
pemberian aset-aset keuangan ini, segmentasi, origination of these financial assets, and their
penilaian kualitasnya dan penilaian internal secara segmentation, regular internal assessment of
regular, serta pencatatan dan pengawasannya. quality, and recording and monitoring. We gained
Kami memperoleh pemahaman atas metodologi understanding over methodologies and financial
dan model keuangan yang digunakan untuk model used to estimate the allowance for
mengestimasi penyisihan penurunan nilai atas impairment loss of these financial assets, and
aset-aset keuangan ini, serta melakukan validasi validated inputs, bases, and key assumptions used
atas data masukan, dasar dan asumsi utama yang in the financial model by comparing to the Bank’s
digunakan dalam model keuangan tersebut historical data. We also tested the objective
dengan membandingkan ke data historis Bank. evidence of impairment by reviewing conditions
Kami juga menguji bukti objektif adanya that reflect the deterioration of credit risk both for
penurunan nilai dengan mereview kondisi-kondisi collective portfolio and individual financing.
yang mencerminkan pemburukan risiko kredit
baik secara portfolio kolektif maupun pembiayaan
individual.
Kami melakukan evaluasi atas perhitungan hari We reviewed the calculation of days past due for
tunggakan atas seluruh aset-aset keuangan ini the population of these financial assets as well as
dan rasio realisasi bagi hasil terhadap proyeksi profit sharing realization to projected profit
bagi hasil atas seluruh pembiayaan mudharabah sharing ratio for mudharabah and musyarakah
dan musyarakah dan menilai kolektibilitasnya financing and assess their collectability on
berdasarkan sampel sesuai dengan Peraturan sampling basis based on the prevailing Financial
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. Services Authority Regulation (POJK) No.
2/POJK.03/2022 “Penilaian Kualitas Aset Bank 2/POJK.03/2022 “Asset Quality Ratings for Sharia
Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah”. Kami Bank and Sharia Business Unit”. We also assessed
juga menguji konsistensi antara pengalaman consistency of historical financing loss experience
historis kerugian pembiayaan dan kondisi kualitas and the current financing quality circumstances
portofolio sekarang dibandingkan dengan compared with recent losses in the financing
kerugian terkini pada portfolio pembiayaan. portfolios.
iv
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 655
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00021/2.1505/AU.1/07/0242- Report No. 00021/2.1505/AU.1/07/0242-
1/1/II/2026 (lanjutan) 1/1/II/2026 (continued)
Hal audit Utama (lanjutan) Key audit matters (continued)
Penyisihan kerugian penurunan nilai atas aset- Allowance for impairment losses of financial assets
aset keuangan (lanjutan) (continued)
Respons audit: (lanjutan) Audit response: (lanjutan)
Untuk penyisihan penurunan nilai aset-aset On sample basis, for individually provided
keuangan ini yang ditentukan secara individual, allowance for impairment losses of these financial
atas dasar sampel kami mengevaluasi apakah assets, we assessed if timely identification was
identifikasi dilakukan secara tepat waktu terhadap made for exposures with significant deterioration
eksposur dengan penurunan kualitas kredit yang in credit quality or exposures which have been
signifikan atau yang telah mengalami penurunan impaired. Of these financial assets identified to be
nilai. Untuk aset-aset keuangan tersebut yang impaired, we assessed key assumptions on the
diidentifikasi mengalami penurunan nilai, kami expected future cash flows from operating
menilai kelayakan asumsi-asumsi utama atas arus activities, including the value of realizable
kas masa depan yang akan diterima dari kegiatan collateral based on available market information or
operasi, termasuk nilai jaminan yang dapat valuation prepared by either the management’s
direalisasikan berdasarkan informasi pasar yang expert or the management.
tersedia atau penilaian yang dilakukan baik oleh
pakar manajemen atau manajemen.
Atas dasar sampel, kami menguji akurasi We tested mathematical accuracy of the
perhitungan matematis pada model keuangan calculation of allowance for impairment on a
tersebut di atas dan menilai kecukupan sample basis and we assessed the adequacy of
pengungkapan atas penyisihan penurunan nilai disclosures for these matters in the notes to the
dari aset-aset keuangan ini pada laporan accompanying financial statements. We involved
keuangan terlampir. Kami melibatkan pakar our auditor’s experts in the performance of these
auditor kami dalam melakukan prosedur-prosedur procedures in accordance with their specific
di atas sesuai dengan keahliannya. expertise.
Hal lain Other Matter
Laporan keuangan PT Bank Syariah Indonesia The financial statements of PT Bank Syariah
Tbk tanggal 31 Desember 2024 dan untuk tahun Indonesia as of December 31, 2024 and for the
yang berakhir pada tanggal tersebut, sebelum di year then ended, before reclassification as
reklasifikasi yang di ungkapkan di catatan 55, di disclosed in note 55, were audited by other
audit oleh auditor independen lain dengan independent auditors whose report
laporan No. 00019/2.1457/AU.1/07/0229- No. 00019/2.1457/AU.1/07/0229-1/1/II/2025
1/1/II/2025 tanggal 4 Februari 2025 dated February 4, 2025 expressed an unmodified
menyatakan opini tanpa modifikasian atas opinion in such financial statements.
laporan keuangan tersebut.
v
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 656
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00021/2.1505/AU.1/07/0242- Report No. 00021/2.1505/AU.1/07/0242-
1/1/II/2026 (lanjutan) 1/1/II/2026 (continued)
Informasi lain Other information
Manajemen bertanggung jawab atas informasi Management is responsible for the other
lain. Informasi lain terdiri dari informasi yang information. Other information comprises the
tercantum dalam Laporan Tahunan 2025 information included in the 2025 Annual Report
(“Laporan Tahunan”) selain laporan keuangan (the “Annual Report”) other than the
terlampir dan laporan auditor independen kami. accompanying financial statements and our
Laporan Tahunan diharapkan akan tersedia bagi independent auditor’s report thereon. The Annual
kami setelah tanggal laporan auditor independen Report is expected to be made available to us after
ini. the date of this independent auditor’s report.
Opini kami atas laporan keuangan terlampir tidak Our opinion on the accompanying financial
mencakup Laporan Tahunan, dan oleh karena itu, statements does not cover the Annual Report, and
kami tidak menyatakan bentuk keyakinan apapun accordingly, we do not express any form of
atas Laporan Tahunan tersebut. assurance on the Annual Report.
Sehubungan dengan audit kami atas laporan In connection with our audit of the accompanying
keuangan terlampir, tanggung jawab kami financial statements, our responsibility is to read
adalah untuk membaca Laporan Tahunan ketika the Annual Report when it becomes available and,
tersedia dan, dalam melaksanakannya, in doing so, consider whether the Annual Report is
mempertimbangkan apakah Laporan Tahunan materially inconsistent with the accompanying
mengandung ketidakkonsistensian material financial statements or our knowledge obtained in
dengan laporan keuangan terlampir atau the audit, or otherwise appears to be materially
pemahaman yang kami peroleh selama audit, atau misstated.
mengandung kesalahan penyajian material.
Ketika kami membaca Laporan Tahunan, jika kami When we read the Annual Report, if we conclude
menyimpulkan bahwa terdapat suatu kesalahan that there is a material misstatement therein, we
penyajian material di dalamnya, kami diharuskan are required to communicate the matter to those
untuk mengomunikasikan hal tersebut kepada charged with governance and take appropriate
pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola actions based on the applicable laws and
dan melakukan tindakan yang tepat berdasarkan regulations.
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
vi
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 657
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00021/2.1505/AU.1/07/0242- Report No. 00021/2.1505/AU.1/07/0242-
1/1/II/2026 (lanjutan) 1/1/II/2026 (continued)
Tanggung jawab manajemen dan pihak yang Responsibilities of management and those
bertanggung jawab atas tata kelola terhadap charged with governance for the financial
laporan keuangan statements
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan Management is responsible for the preparation and
dan penyajian wajar laporan keuangan tersebut fair presentation of the financial statements in
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di accordance with Indonesian Financial Accounting
Indonesia, dan atas pengendalian internal yang Standards, and for such internal control as
dianggap perlu oleh manajemen untuk management determines is necessary to enable the
memungkinkan penyusunan laporan keuangan preparation of financial statements that are free
yang bebas dari kesalahan penyajian material, from material misstatement, whether due to fraud
baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun or error.
kesalahan.
Dalam penyusunan laporan keuangan, In preparing the financial statements, management
manajemen bertanggung jawab untuk menilai is responsible for assessing the Bank’s ability to
kemampuan Bank dalam mempertahankan continue as a going concern, disclosing, as
kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai applicable, matters related to going concern, and
dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan using the going concern basis of accounting, unless
kelangsungan usaha, dan menggunakan basis management either intends to liquidate the Bank or
akuntansi kelangsungan usaha, kecuali to cease its operations, or has no realistic
manajemen memiliki intensi untuk melikuidasi alternative but to do so.
Bank atau menghentikan operasi, atau tidak
memiliki alternatif yang realistis selain
melaksanakannya.
Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola Those charged with governance are responsible for
bertanggung jawab untuk mengawasi proses overseeing the Bank’s financial reporting process.
pelaporan keuangan Bank.
vii
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 658
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00021/2.1505/AU.1/07/0242- Report No. 00021/2.1505/AU.1/07/0242-
1/1/II/2026 (lanjutan) 1/1/II/2026 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan financial statements
Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan Our objectives are to obtain reasonable assurance
memadai tentang apakah laporan keuangan about whether the financial statements taken as a
secara keseluruhan bebas dari kesalahan whole are free from material misstatement,
penyajian material, baik yang disebabkan oleh whether due to fraud or error, and to issue an
kecurangan maupun kesalahan, dan untuk independent auditor’s report that includes our
menerbitkan laporan auditor independen yang opinion. Reasonable assurance is a high level of
mencakup opini kami. Keyakinan memadai assurance, but is not a guarantee that an audit
merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun conducted in accordance with Standards on
bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit Auditing established by the IICPA will always detect
yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit a material misstatement when it exists.
yang ditetapkan oleh IAPI akan selalu mendeteksi Misstatements can arise from fraud or error and
kesalahan penyajian material ketika hal tersebut are considered material if, individually or in the
ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh aggregate, they could reasonably be expected to
kecurangan maupun kesalahan dan dianggap influence the economic decisions of users taken on
material jika, baik secara individual maupun the basis of these financial statements.
agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan
memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil
oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan
tersebut.
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards on
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga:
Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan Identify and assess the risks of material
penyajian material dalam laporan keuangan, misstatement of the financial statements,
baik yang disebabkan oleh kecurangan whether due to fraud or error, design and
maupun kesalahan, mendesain dan perform audit procedures responsive to such
melaksanakan prosedur audit yang responsif risks, and obtain audit evidence that is
terhadap risiko tersebut, serta memeroleh sufficient and appropriate to provide a basis for
bukti audit yang cukup dan tepat untuk our opinion. The risk of not detecting a material
menyediakan basis bagi opini kami. Risiko misstatement resulting from fraud is higher
tidak terdeteksinya suatu kesalahan than for one resulting from error, as fraud may
penyajian material yang disebabkan oleh involve collusion, forgery, intentional
kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan omissions, misrepresentations, or override of
oleh kesalahan, karena kecurangan dapat internal control.
melibatkan kolusi, pemalsuan, penghilangan
secara sengaja, pernyataan salah, atau
pengabaian atas pengendalian internal.
viii
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 659
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00021/2.1505/AU.1/07/0242- Report No. 00021/2.1505/AU.1/07/0242-
1/1/II/2026 (lanjutan) 1/1/II/2026 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan (lanjutan) financial statements (continued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards on
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga:
Memeroleh suatu pemahaman tentang Obtain an understanding of internal control
pengendalian internal yang relevan dengan relevant to the audit in order to design audit
audit untuk mendesain prosedur audit yang procedures that are appropriate in the
tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan circumstances, but not for the purpose of
untuk tujuan menyatakan opini atas expressing an opinion on the effectiveness of
keefektivitasan pengendalian internal Bank. the Bank’s internal control.
Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi Evaluate the appropriateness of accounting
yang digunakan serta kewajaran estimasi policies used and the reasonableness of
akuntansi dan pengungkapan terkait yang accounting estimates and related disclosures
dibuat oleh manajemen. made by management.
Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis Conclude on the appropriateness of
akuntansi kelangsungan usaha oleh management's use of the going concern basis
manajemen dan, berdasarkan bukti audit yang of accounting and, based on the audit evidence
diperoleh, apakah terdapat suatu obtained, whether a material uncertainty exists
ketidakpastian material yang terkait dengan related to events or conditions that may cast
peristiwa atau kondisi yang dapat significant doubt on the Bank's ability to
menyebabkan keraguan signifikan atas continue as a going concern. If we conclude
kemampuan Bank untuk mempertahankan that a material uncertainty exists, we are
kelangsungan usahanya. Ketika kami required to draw attention in our independent
menyimpulkan bahwa terdapat suatu auditor’s report to the related disclosures in
ketidakpastian material, kami diharuskan the financial statements or, if such disclosures
untuk menarik perhatian dalam laporan are inadequate, to modify our opinion. Our
auditor independen kami ke pengungkapan conclusion is based on the audit evidence
terkait dalam laporan keuangan atau, jika obtained up to the date of our independent
pengungkapan tersebut tidak memadai, auditor’s report. However, future events or
memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami conditions may cause the Bank to cease to
didasarkan pada bukti audit yang diperoleh continue as a going concern.
hingga tanggal laporan auditor independen
kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa
depan dapat menyebabkan Bank tidak dapat
mempertahankan kelangsungan usaha.
ix
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 660
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00021/2.1505/AU.1/07/0242- Report No. 00021/2.1505/AU.1/07/0242-
1/1/II/2026 (lanjutan) 1/1/II/2026 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan (lanjutan) financial statements (continued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards on
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga: (lanjutan) (continued)
Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi Evaluate the overall presentation, structure,
laporan keuangan secara keseluruhan, and content of the financial statements,
termasuk pengungkapannya, dan apakah including the disclosures, and whether the
laporan keuangan mencerminkan transaksi financial statements represent the underlying
dan peristiwa yang mendasarinya dengan transactions and events in a manner that
suatu cara yang mencapai penyajian wajar. achieves fair presentation.
Kami mengomunikasikan kepada pihak yang We communicate with those charged with
bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, governance regarding, among other matters, the
antara lain, ruang lingkup dan saat yang planned scope and timing of the audit and
direncanakan atas audit serta temuan audit significant audit findings, including any significant
signifikan, termasuk setiap defisiensi signifikan deficiencies in internal control that we identify
dalam pengendalian internal yang teridentifikasi during our audit.
oleh kami selama audit.
Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada We also provide those charged with governance
pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola with a statement that we have complied with
bahwa kami telah mematuhi ketentuan etika yang relevant ethical requirements regarding
relevan mengenai independensi, dan independence, and to communicate with them all
mengomunikasikan kepada pihak tersebut seluruh relationships and other matters that may
hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap secara reasonably be thought to bear on our
wajar berpengaruh terhadap independensi kami, independence, and where applicable, related
dan, jika relevan, pengamanan terkait. safeguards.
x
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 661
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor's Report (continued}
Laporan No. 00021/2.1505/AU.1/07/0242- Report No. 00021/2.1505/AU.1/07/0242-
1/1/II/2026 (lanjutan) 1/1/ll/2026 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor's responsibilities for the audit of the
laporan keuangan (lanjutan) financial statements (continued)
Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak From the matters communicated with those
yang bertanggung jawab atas tata kelola, kami charged with governance, we determine those
menentukan hal-hal tersebut yang paling matters that were of most significance in the audit
signifikan dalam audit atas laporan keuangan of the financial statements of the current period
periode kini dan oleh karenanya menjadi hal audit and are therefore the key audit matters. We
utama. Kami menguraikan hal audit utama describe such key audit matters in our independent
tersebut dalam laporan auditor independen kami auditor's report unless laws or regulations preclude
kecuali peraturan perundang-undangan melarang public disclosure about such key audit matters or
pengungkapan publik tentang hal audit utama when, in extremely rare circumstances, we
tersebut atau ketika, dalam kondisi yang sangat determine that a key audit matter should not be
jarang terjadi, kami menentukan bahwa suatu hal communicated in our independent auditor's report
audit utama tidak boleh dikomunikasikan dalam because the adverse consequences of doing so
laporan auditor independen kami karena would reasonably be expected to outweigh the
konsekuensi yang merugikan dari public interest benefits of such communication.
mengomunikasikan hal tersebut akan
diekspektasikan secara wajar melebihi manfaat
kepentingan publik atas komunikasi tersebut.
KAP Purwanto Susanti dan Surja
Yovita
Registrasi Akuntan Publik No.: AP.0242/Public Accountant Registration No.: AP. 0242
4 Februari 2026/February 4, 2026
X.
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 662
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
Tanggal 31 Desember 2025 As of 31 December 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember/ 31 Desember/
Notes December 2025 December 2024
ASET ASSETS
KAS 4 8,690,766 8,080,689 CASH
CURRENT ACCOUNTS AND
GIRO DAN PENEMPATAN PLACEMENTS WITH BANK
PADA BANK INDONESIA 2e, 5 51,603,043 49,966,279 INDONESIA
CURRENT ACCOUNTS AND
GIRO DAN PENEMPATAN PLACEMENTS WITH OTHER
PADA BANK LAIN 2f, 6, 45 BANKS
Pihak ketiga 4,440,920 3,752,325 Third parties
Pihak berelasi 2c 127,529 128,549 Related parties
Jumlah giro dan penempatan Total current accounts and
pada bank lain 4,568,449 3,880,874 placements with other banks
Cadangan kerugian penurunan nilai 2d (17,787) (14,809) Allowance for impairment losses
Bersih 4,550,662 3,866,065 Net
INVESTASI PADA INVESTMENTS IN
SURAT BERHARGA 2g, 7, 45 MARKETABLE SECURITIES
Pihak ketiga 20,711,402 24,134,169 Third parties
Pihak berelasi 2c 38,971,200 38,117,637 Related parties
Jumlah investasi pada Total investments in
surat berharga 59,682,602 62,251,806 marketable securities
Cadangan kerugian penurunan nilai 2d (32,114) (35,288) Allowance for impairment losses
Bersih 59,650,488 62,216,518 Net
TAGIHAN AKSEPTASI 2h, 8, 45 ACCEPTANCE RECEIVABLES
Pihak ketiga 587,439 12,694 Third parties
Pihak berelasi 2c 105,677 172,451 Related parties
Jumlah tagihan akseptasi 693,116 185,145 Total acceptance receivables
Cadangan kerugian penurunan nilai 2d (6,931) (1,851) Allowance for impairment losses
Bersih 686,185 183,294 Net
PIUTANG 2i, 9, 45 RECEIVABLES
Murabahah Murabahah
Pihak ketiga 149,274,351 144,205,651 Third parties
Pihak berelasi 2c 53,803 66,883 Related parties
Jumlah murabahah 149,328,154 144,272,534 Total murabahah
Istishna Istishna
Pihak ketiga - 11 Third parties
Ijarah Ijarah
Pihak ketiga 166,499 188,361 Third parties
Jumlah piutang 149,494,653 144,460,906 Total receivables
Cadangan kerugian penurunan nilai 2d (4,560,165) (4,265,369) Allowance for impairment losses
Bersih 144,934,488 140,195,537 Net
PINJAMAN QARDH 2j, 10, 45 FUNDS OF QARDH
Pihak ketiga 17,201,419 12,863,002 Third parties
Pihak berelasi 2c 520,509 910,782 Related parties
Jumlah pinjaman qardh 17,721,928 13,773,784 Total funds of qardh
Cadangan kerugian penurunan nilai 2d (748,173) (787,694) Allowance for impairment losses
Bersih 16,973,755 12,986,090 Net
Dipindahkan 287,089,387 277,494,472 Carried forward
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
1
Page 663
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan) STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2025 As of 31 December 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember/ 31 Desember/
Notes December 2025 December 2024
ASET (lanjutan) ASSETS (continued)
Pindahan 287,089,387 277,494,472 Brought forward
PEMBIAYAAN FINANCING
Mudharabah 2k, 11, 45 Mudharabah
Pihak ketiga 889,309 937,079 Third parties
Pihak berelasi 2c 2,000,000 2,000,000 Related parties
Jumlah mudharabah 2,889,309 2,937,079 Total mudharabah
Cadangan kerugian penurunan nilai 2d (51,456) (93,488) Allowance for impairment losses
Bersih 2,837,853 2,843,591 Net
Musyarakah 2k, 12, 45 Musyarakah
Pihak ketiga 118,731,486 88,044,668 Third parties
Pihak berelasi 2c 26,140,288 26,142,550 Related parties
Jumlah musyarakah 144,871,774 114,187,218 Total musyarakah
Cadangan kerugian penurunan nilai 2d (5,622,587) (5,145,131) Allowance for impairment losses
Bersih 139,249,187 109,042,087 Net
Jumlah pembiayaan 147,761,083 117,124,297 Total financing
Cadangan kerugian penurunan nilai 2d (5,674,043) (5,238,619) Allowance for impairment losses
Bersih 142,087,040 111,885,678 Net
ASET YANG DIPEROLEH ASSETS ACQUIRED
UNTUK IJARAH - BERSIH 2l, 13 3,866,097 3,122,255 FOR IJARAH - NET
ASET TETAP DAN FIXED ASSETS AND
ASET HAK GUNA - BERSIH 2m, 14 11,421,035 7,723,853 RIGHT-OF-USE ASSETS - NET
ASET TIDAK BERWUJUD
- BERSIH 2m, 14 2,436,092 2,102,344 INTANGIBLE ASSETS - NET
ASET PAJAK TANGGUHAN 2n, 22c 1,875,326 2,056,727 DEFERRED TAX ASSETS
ASET LAIN-LAIN - BERSIH 2o, 15 7,417,629 4,228,103 OTHER ASSETS - NET
JUMLAH ASET 456,192,606 408,613,432 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
2
Page 664
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2025 As of 31 December 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember/ 31 Desember/
Notes December 2025 December 2024*)
LIABILITAS, DANA SYIRKAH LIABILITIES, TEMPORARY
TEMPORER DAN EKUITAS SYIRKAH FUNDS AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
OBLIGATIONS
LIABILITAS SEGERA 2p, 16, 45 DUE IMMEDIATELY
Pihak ketiga 927,752 845,825 Third parties
Pihak berelasi 2c 9,601 12,818 Related parties
937,353 858,643
BAGI HASIL YANG BELUM UNDISTRIBUTED
DIBAGIKAN 2q, 17 258,515 291,578 REVENUE SHARING
SIMPANAN WADIAH WADIAH DEPOSITS
Giro wadiah 2r, 18, 45 Wadiah demand deposits
Pihak ketiga 24,879,855 16,260,234 Third parties
Pihak berelasi 2c 2,910,619 2,886,845 Related parties
Jumlah giro wadiah 27,790,474 19,147,079 Total wadiah demand deposits
Tabungan wadiah 2r, 19, 45 Wadiah savings deposits
Pihak ketiga 63,293,651 55,266,166 Third parties
Pihak berelasi 2c 17,470 13,901 Related parties
Jumlah tabungan wadiah 63,311,121 55,280,067 Total wadiah savings deposits
Jumlah simpanan wadiah 91,101,595 74,427,146 Total wadiah deposits
SIMPANAN DARI BANK LAIN 2r, 20, 45 DEPOSITS FROM OTHER BANKS
Giro wadiah Wadiah demand deposits
Pihak ketiga 86,913 173,510 Third parties
Pihak berelasi 2c 1,175 1,369 Related parties
Jumlah giro wadiah 88,088 174,879 Total wadiah demand deposits
Tabungan wadiah Wadiah savings deposits
Pihak ketiga 17,704 8,985 Third parties
Sertifikat Pengelolaan Dana
Berdasarkan Prinsip Syariah Sharia Compliant Interbank Fund
Antarbank (“SIPA”) Management Certificate ("SIPA")
Pihak ketiga 2,693,886 400,000 Third parties
Pihak berelasi 2c - 200,834 Related parties
Jumlah Sertifikat Pengelolaan Dana Total Sharia Compliant
Berdasarkan Prinsip Syariah Interbank Fund Management
Antarbank (“SIPA”) 2,693,886 600,834 Certificate ("SIPA")
Jumlah simpanan dari bank lain 2,799,678 784,698 Total deposits from other banks
LIABILITAS KEPADA LIABILITIES TO
BANK INDONESIA 2s, 21 - 18,417,864 BANK INDONESIA
LIABILITAS AKSEPTASI 2h, 8, 45 ACCEPTANCE LIABILITIES
Pihak ketiga 498,492 72,792 Third parties
Pihak berelasi 2c 194,624 112,353 Related parties
Jumlah liabilitas akseptasi 693,116 185,145 Total acceptance liabilities
UTANG PAJAK 2n, 22a 439,413 889,642 TAXES PAYABLE
LIABILITAS EMPLOYEE BENEFITS
IMBALAN KERJA 2u, 43, 45 578,150 534,730 LIABILITIES
ESTIMASI KERUGIAN ESTIMATED LOSSES ON
KOMITMEN DAN COMMITMENTS AND
KONTINJENSI 42d 26,183 24,045 CONTINGENCIES
LIABILITAS LAIN-LAIN 2v, 23 8,095,239 5,867,830 OTHER LIABILITIES
JUMLAH LIABILITAS 104,929,242 102,281,321 TOTAL LIABILITIES
*) *)
Direklasifikasi, lihat Catatan 55 Reclassified, see Note 55
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
3
Page 665
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan) STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2025 As of 31 December 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember/ 31 Desember/
Notes December 2025 December 2024*)
LIABILITAS, DANA SYIRKAH LIABILITIES, TEMPORARY
TEMPORER DAN EKUITAS SYIRKAH FUNDS AND EQUITY
(lanjutan) (continued)
DANA SYIRKAH TEMPORER TEMPORARY SYIRKAH FUNDS
Giro mudharabah 2w, 24, 45 Mudharabah demand deposits
Pihak ketiga 24,805,106 17,421,912 Third parties
Pihak berelasi 2c 19,284,514 19,813,889 Related parties
Jumlah giro mudharabah 44,089,620 37,235,801 Total mudharabah demand deposits
Tabungan mudharabah 2w, 25, 45 Mudharabah savings deposits
Pihak ketiga 98,825,160 85,414,890 Third parties
Pihak berelasi 2c 1,108,173 375,768 Related parties
Jumlah tabungan mudharabah 99,933,333 85,790,658 Total mudharabah savings deposits
Deposito mudharabah 2w, 26, 45 Mudharabah time deposits
Pihak ketiga 99,049,344 92,556,398 Third parties
Pihak berelasi 2c 47,068,292 38,122,469 Related parties
Jumlah deposito mudharabah 146,117,636 130,678,867 Total mudharabah time deposits
Jumlah giro, tabungan dan deposito Total mudharabah demand deposits,
mudharabah 290,140,589 253,705,326 savings deposits and time deposits
Sertifikat Investasi Mudharabah Interbank Mudharabah
Antarbank (“SIMA”) 2x, 27, 45 Investment Certificate (“SIMA”)
Pihak ketiga 2,095,000 2,481,425 Third parties
Pihak berelasi 2c 550,000 885,225 Related parties
Jumlah Sertifikat Investasi Total Interbank Mudharabah
Mudharabah Antarbank (“SIMA”) 2,645,000 3,366,650 Investment Certificate (“SIMA”)
Sukuk mudharabah diterbitkan 2y, 28, 45 Issued mudharabah sukuk
Pihak ketiga 5,117,401 2,653,063 Third parties
Pihak berelasi 2c 1,207,500 365,500 Related parties
Jumlah sukuk Total issued
mudharabah diterbitkan 6,324,901 3,018,563 mudharabah sukuk
Sukuk mudharabah subordinasi 2y, 29, 45 Subordinated sukuk mudharabah
Pihak ketiga 145,000 140,000 Third parties
Pihak berelasi 2c 55,000 60,000 Related parties
Jumlah sukuk Total subordinated
mudharabah subordinasi 200,000 200,000 sukuk mudharabah
Pembiayaan berjangka mudharabah 2z, 30 - 1,000,000 Mudharabah term financing
JUMLAH DANA SYIRKAH TOTAL TEMPORARY
TEMPORER 299,310,490 261,290,539 SYIRKAH FUNDS
EKUITAS EQUITY
Modal saham - nilai nominal Share capital - Rp500 (full amount)
Rp500 (nilai penuh) per saham par value per share
Modal dasar - 80.000.000.000 Authorised share capital -
lembar saham 80,000,000,000 shares
Modal ditempatkan dan disetor Issued and fully paid-up
penuh - 46.129.260.138 capital - 46,129,260,138
lembar saham 31 23,064,630 23,064,630 shares
Tambahan modal disetor 31 (3,929,100) (3,929,100) Additional paid-in capital
Keuntungan revaluasi aset tetap 14 553,440 553,440 Gain on revaluation of fixed assets
Pengukuran kembali liabilitas Remeasurement of employee
imbalan kerja - setelah pajak 352,934 347,644 benefit liabilities - net of tax
Keuntungan/(kerugian) yang
belum direalisasi atas surat
berharga yang diukur pada Unrealised gain/(loss) on marketable
nilai wajar melalui penghasilan securities measured at fair value
komprehensif lain through other comprehensive
- setelah pajak 332,558 (56,814) income - net of tax
Saldo laba Retained earnings
Telah ditentukan penggunaannya 4,778,639 3,377,462 Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya 26,799,773 21,684,310 Unappropriated
JUMLAH EKUITAS 51,952,874 45,041,572 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS, DANA TOTAL LIABILITIES,
SYIRKAH TEMPORER DAN TEMPORARY SYIRKAH
EKUITAS 456,192,606 408,613,432 FUNDS AND EQUITY
*) *)
Direklasifikasi, lihat Catatan 55 Reclassified, see Note 55
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
4
Page 666
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND
KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Untuk Tahun yang Berakhir Pada For the Year Ended 31 December 2025
Tanggal 31 Desember 2025 (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
Catatan/ 31 Desember/ 31 Desember/
Notes December 2025 December 2024
PENDAPATAN PENGELOLAAN INCOME FROM FUND
DANA SEBAGAI MUDHARIB MANAGEMENT AS MUDHARIB
Pendapatan dari jual beli 2aa, 32 14,510,697 13,404,055 Income from sales and purchases
Pendapatan dari bagi hasil 2aa, 33 10,126,213 8,001,204 Income from profit sharing
Pendapatan dari ijarah - bersih 2aa, 34 128,536 192,124 Income from ijarah - net
Pendapatan usaha utama lainnya 2aa, 35 3,500,045 3,700,820 Other main operating income
HAK PIHAK KETIGA ATAS THIRD PARTIES’ SHARE ON
BAGI HASIL 2ab, 36 (9,136,405) (7,889,029) RETURN
HAK BAGI HASIL MILIK BANK 19,129,086 17,409,174 BANK’S SHARE IN PROFIT
PENDAPATAN USAHA LAINNYA 2ac, 37 OTHER OPERATING INCOME
Fee based income from
Pendapatan imbalan jasa perbankan 4,631,301 3,678,362 banking services
Keuntungan investasi surat berharga 1,000,562 587,199 Gain from marketable securities
Pendapatan lainnya 1,304,733 1,290,918 Other income
Jumlah pendapatan usaha lainnya 6,936,596 5,556,479 Total other operating income
BEBAN USAHA OPERATING EXPENSES
Gaji dan tunjangan 38 (5,496,617) (5,284,136) Salaries and benefits
Umum dan administrasi 39 (8,109,463) (6,342,626) General and administrative
Bonus wadiah (651) (586) Wadiah bonus
Lain-lain (93,983) (166,294) Others
(13,700,714) (11,793,642)
Beban cadangan kerugian Provision for impairment
penurunan nilai aset produktif losses on earning and
dan nonproduktif - bersih 2d, 40 (2,356,951) (1,893,867) non-earning assets - net
LABA USAHA 10,008,017 9,278,144 INCOME FROM OPERATION
PENDAPATAN/(BEBAN) NON-OPERATING
NONUSAHA - BERSIH 3,688 4,312 INCOME/(EXPENSE) - NET
LABA SEBELUM ZAKAT DAN INCOME BEFORE ZAKAT AND
BEBAN PAJAK 10,011,705 9,282,456 TAX EXPENSE
ZAKAT 2a (250,293) (232,061) ZAKAT
BEBAN PAJAK 2n, 22b (2,193,889) (2,044,507) TAX EXPENSES
LABA BERSIH 7,567,523 7,005,888 NET INCOME
PENGHASILAN KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE
LAIN INCOME
Pos-pos yang tidak akan Items that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi: to profit or loss:
Gain on revaluation
Keuntungan revaluasi aset tetap 14 - 108,910 on fixed assets
Pengukuran kembali liabilitas Remeasurement of employee
imbalan kerja 2u, 43 6,782 136,130 benefit liabilities
Pajak penghasilan terkait 22c (1,492) (29,948) Related income tax
Pos-pos yang akan Items that will be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi: to profit or loss:
Keuntungan/(kerugian) yang
belum direalisasi atas surat Unrealised gain/(loss)
berharga yang diukur pada nilai on marketable securities
wajar melalui penghasilan measured at fair value through
komprehensif lain 7b 492,515 (92,116) other comprehensive income
Pajak penghasilan terkait 22c (103,143) 29,148 Related income tax
Jumlah penghasilan komprehensif Total other comprehensive
lain bersih setelah pajak 394,662 152,124 income net of tax
TOTAL COMPREHENSIVE
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF 7,962,185 7,158,012 INCOME
LABA PER SAHAM DASAR DAN BASIC AND DILUTED EARNINGS
DILUSIAN (Rupiah penuh) 2ae, 41 164.05 151.88 PER SHARE (full Rupiah)
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
5
Page 667
The original financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
Untuk Tahun yang Berakhir Pada For the Year Ended 31 December 2025
Tanggal 31 Desember 2025 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
(Kerugian)/
keuntungan
yang belum
direalisasi atas surat
berharga yang diukur
pada nilai wajar
Pengukuran melalui penghasilan
kembali komprehensif lain -
liabilitas imbalan setelah pajak/
Modal saham Keuntungan kerja - setelah Unrealised (loss)/gain
ditempatkan dan revaluasi pajak/ on marketable Saldo laba/Retained earnings
disetor penuh/ Tambahan modal aset tetap/ Remeasurement securities measured
Issued and fully disetor/ Gain on of employee at fair value through Telah ditentukan Belum ditentukan Jumlah
Catatan/ paid-up share Additional paid- revaluation benefit liabilities - other comprehensive penggunaannya/ penggunaannya/ ekuitas/
Notes capital in capital of fixed assets net of tax income - net of tax Appropriated Unappropriated Total equity
Saldo per 1 Januari 2024 23,064,630 (3,929,100) 444,530 241,462 6,154 2,236,713 16,674,732 38,739,121 Balance as at 1 January 2024
Laba bersih - - - - - - 7,005,888 7,005,888 Net income
Penghasilan komprehensif lain - - 108,910 106,182 (62,968) - - 152,124 Other comprehensive income
Pembagian dividen 31 - - - - - - (855,561) (855,561) Dividend payment
Penambahan cadangan umum 31 - - - - - 1,140,749 (1,140,749) - Additional to general reserve
Saldo per 31 Desember 2024 23,064,630 (3,929,100) 553,440 347,644 (56,814) 3,377,462 21,684,310 45,041,572 Balance as at 31 December 2024
Laba bersih - - - - - - 7,567,523 7,567,523 Net income
Penghasilan komprehensif lain - - - 5,290 389,372 - - 394,662 Other comprehensive income
Pembagian dividen 31 - - - - - - (1,050,883) (1,050,883) Dividend payment
Penambahan cadangan umum 31 - - - - - 1,401,177 (1,401,177) - Additional to general reserve
Saldo per 31 Desember 2025 23,064,630 (3,929,100) 553,440 352,934 332,558 4,778,639 26,799,773 51,952,874 Balance as at 31 December 2025
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these financial
secara keseluruhan. statements taken as a whole.
6
Page 668
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
LAPORAN ARUS KAS STATEMENT OF CASH FLOWS
Untuk Tahun yang Berakhir Pada For the Year Ended 31 December 2025
Tanggal 31 Desember 2025 (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
Catatan/ 31 Desember/ 31 Desember/
Notes December 2025 December 2024*)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan jual beli, bagi hasil, Proceeds of margin, profit sharing,
ijarah dan usaha utama lainnya 26,738,360 25,260,645 ijarah and other main operation
Pembayaran bagi hasil dana Payment of profit sharing
syirkah temporer (9,169,468) (7,854,159) for temporary syirkah funds
Penerimaan dari pembiayaan dan 9, 10, 11, Receipts from recovery of written-off
piutang yang dihapusbukukan 12, 37 2,163,537 2,097,759 financing and receivable
Penerimaan pendapatan usaha Receipt of other operating
lainnya 5,333,634 4,266,371 income
Pembayaran tantiem (142,299) (110,228) Payment tantiem
Pembayaran beban usaha (12,984,707) (14,283,894) Payment of operating expenses
Penerimaan atas pendapatan Receipt from non-operating
nonusaha - bersih 58,064 112,287 income - net
Pembayaran pajak Payment of corporate
penghasilan badan (2,571,361) (1,985,972) income tax
Pembayaran zakat (316,136) (268,348) Payment of zakat
Distribution of qardhul
Penyaluran dana kebajikan (130,947) (117,028) hasan funds
Arus kas sebelum perubahan Cash flows before changes in
dalam aset dan liabilitas 8,978,677 7,117,433 assets and liabilities
Perubahan dalam aset dan liabilitas: Changes in assets and liabilities:
(Kenaikan)/penurunan aset: (Increase)/decrease in assets:
Surat berharga Marketable securities
- diukur pada nilai wajar (5,934,019) (1,472,899) - measured at fair value
Surat berharga jangka
pendek lainnya 92,732 (115,758) Other short-term securities
Piutang (7,055,462) (7,739,380) Receivables
Pinjaman qardh (4,017,080) (2,466,703) Funds of qardh
Pembiayaan (31,171,272) (27,026,967) Financing
Tagihan akseptasi (507,971) 246,083 Acceptance receivables
Aset yang diperoleh
untuk ijarah (743,842) (932,147) Assets acquired for ijarah
Aset lain-lain (3,233,185) 256,560 Other assets
Kenaikan/(penurunan) liabilitas: Increase/(decrease) in liabilities:
Liabilitas segera 144,553 (421,137) Obligations due immediately
Simpanan wadiah 16,674,449 6,553,248 Wadiah deposits
Simpanan dari bank lain 55 2,014,980 651,573 Deposits from other banks
Liabilitas akseptasi 507,971 (246,083) Acceptance liabilities
Utang pajak 4,009 (99,768) Taxes payable
Liabilitas lain-lain 2,697,407 3,757,231 Other liabilities
Increase in temporary
Kenaikan dana syirkah temporer 55 35,713,613 28,761,566 syirkah funds
Kas bersih digunakan untuk Net cash used in
aktivitas operasi 14,165,560 6,822,852 operating activities
*) *)
Direklasifikasi, lihat Catatan 55 Reclassified, see Note 55
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
7
Page 669
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
LAPORAN ARUS KAS (lanjutan) STATEMENT OF CASH FLOWS (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir Pada For the Year Ended 31 December 2025
Tanggal 31 Desember 2025 (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
Catatan/ 31 Desember/ 31 Desember/
Notes December 2025 December 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Penjualan/pelepasan investasi Sale/disposal of investment
pada surat berharga 279,342,885 103,380,752 in marketable securities
Perolehan surat berharga (269,972,419) (92,955,821) Acquisition of marketable securities
Hasil penjualan aset tetap 1,440 1,274 Proceeds from sale of fixed assets
Perolehan aset tetap dan Acquisition of fixed assets
aset hak guna (2,205,150) (2,935,755) and right-of-use assets
Perolehan aset tidak berwujud 14 (752,929) (1,144,967) Acquisition of intangible assets
Kas bersih dihasilkan dari Net cash generated from
aktivitas investasi 6,413,827 6,345,483 investing activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Pembayaran liabilitas sewa (474,177) (151,913) Payments of lease liabilities
Pembayaran dividen 31 (1,050,883) (855,561) Payments of dividend
Pembayaran pembiayaan Payments of mudharabah
berjangka mudharabah (2,400,000) (7,778,995) term financing
Penerimaan pembiayaan Receipts from mudharabah
berjangka mudharabah 1,400,000 8,001,935 term financing
Pembayaran pinjaman yang Payments of borrowings
diterima (755,582) -
Penerimaan pinjaman yang Receipt from borrowings
diterima 755,582 -
Pelunasan surat berharga Settlement of securities
yang diterbitkan (1,701,922) - issued
Surat berharga yang diterbitkan 5,008,260 3,015,731 Securities Issued
Pembayaran biaya emisi Payment of the issuance cost
surat berharga yang diterbitkan (8,385) (10,591) of the securities issued
Penerimaan pinjaman Receipt liabilities from
dari Bank Indonesia 140,884,179 133,951,452 Bank indonesia
Pembayaran pinjaman Payment liabilities to
kepada Bank Indonesia (159,302,043) (127,433,643) Bank indonesia
Kas bersih dihasilkan dari/
(digunakan untuk) Net cash generated from/
aktivitas pendanaan (17,644,971) 8,738,415 (used in) financing activities
PENURUNAN BERSIH NET DECREASE CASH
KAS DAN SETARA KAS 2,934,416 21,906,750 AND CASH EQUIVALENTS
CASH AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS AWAL AT THE BEGINNING OF
TAHUN 61,927,842 40,021,092 THE YEAR
KAS DAN SETARA KAS AKHIR CASH AND CASH EQUIVALENTS
TAHUN 64,862,258 61,927,842 AT THE END OF THE YEAR
Kas dan setara kas akhir Cash and cash equivalents at
periode terdiri dari: the end of the period consist of:
Kas 4 8,690,766 8,080,689 Cash
Giro dan penempatan Current accounts and placements
pada Bank Indonesia 5 51,603,043 49,966,279 with Bank Indonesia
Giro dan penempatan Current accounts and
pada bank lain 6 4,568,449 3,880,874 placements with other banks
JUMLAH 64,862,258 61,927,842 TOTAL
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
8
Page 670
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
LAPORAN REKONSILIASI PENDAPATAN STATEMENT OF RECONCILIATION OF
DAN BAGI HASIL INCOME AND REVENUE SHARING
Untuk Tahun yang Berakhir Pada For the Year Ended 31 December 2025
Tanggal 31 Desember 2025 (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
Catatan/ 31 Desember/ 31 Desember/
Notes December 2025 December 2024
Pendapatan pengelolaan dana 32, 33, Revenue from fund management
sebagai mudharib 34, 35 28,265,491 25,298,203 as mudharib
Pengurangan Deduction
Pendapatan tahun berjalan Current year income in which
yang kas atau setara kasnya its cash and cash equivalents
belum diterima: has not been received:
Pendapatan dari jual beli (1,545,552) (620,300) Income from sales and purchase
Pendapatan bagi hasil (177,260) (79,292) Income from profit sharing
Income from amortisation of
differences between
Pendapatan amortisasi dari selisih acquisition cost and nominal
nilai perolehan surat berharga amounts for investments in
dibanding nilai nominal (13,879) (75,137) marketable securities
Pendapatan dari ijarah - bersih (35,567) (33,132) Income from Ijarah - net
Pendapatan usaha utama lainnya (809,541) (979,776) Other main operating income
(2,581,799) (1,787,637)
Penambahan Addition
Pendapatan tahun sebelumnya Previous year income in which
yang kas atau setara kasnya its cash and cash equivalent
diterima pada tahun berjalan: was received during current year:
Pendapatan dari jual beli 620,300 623,425 Income from sales and purchase
Pendapatan bagi hasil 79,292 44,429 Income from profit sharing
Income from amortisation
of differences between
Pendapatan amortisasi dari selisih acquisition cost and nominal
nilai perolehan surat berharga amounts for investments
dibanding nilai nominal 75,137 104,229 in marketable securities
Pendapatan dari ijarah - bersih 33,132 29,685 Income from Ijarah - net
Pendapatan usaha utama lainnya 979,776 889,375 Other main operating income
1,787,637 1,691,143
Pendapatan yang tersedia untuk Available income for
bagi hasil 27,471,329 25,201,709 profit sharing
Hak bagi hasil milik Bank (18,334,924) (17,312,680) Bank’s share in profit sharing
Hak pihak ketiga atas bagi hasil 36 9,136,405 7,889,029 Third parties’ share on return
Dirinci atas: Details to:
Hak pemilik dana atas bagi hasil Fund owners’ share on
yang sudah didistribusikan 8,877,890 7,597,451 distributed profit sharing
Hak pemilik dana atas bagi hasil Fund owners’ share on
yang belum didistribusikan 17 258,515 291,578 undistributed profit sharing
Jumlah 9,136,405 7,889,029 Total
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
9
Page 671
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
LAPORAN SUMBER DAN STATEMENT OF SOURCES
PENYALURAN DANA ZAKAT AND DISTRIBUTION OF ZAKAT FUNDS
Untuk Tahun yang Berakhir Pada For the Year Ended 31 December 2025
Tanggal 31 Desember 2025 (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
Catatan/ 31 Desember/ 31 Desember/
Notes December 2025 December 2024
Sumber dana zakat Sources of zakat funds
Internal bank 250,293 232,061 Internal bank
Eksternal bank External bank
Pegawai 39,940 36,452 Employees
Nasabah dan umum 43,912 38,743 Customers and public
334,145 307,256
Penyaluran dana zakat Distribution of zakat funds
Disalurkan ke entitas Distributed to zakat
pengelola zakat (316,136) (268,348) management entity
Kenaikan dana zakat 18,009 38,908 Increase in zakat funds
Saldo awal dana zakat 235,682 196,774 Beginning balance of zakat funds
Saldo akhir dana zakat 16 253,691 235,682 Ending balance of zakat funds
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
10
Page 672
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
LAPORAN SUMBER DAN STATEMENT OF SOURCES
PENGGUNAAN DANA KEBAJIKAN AND USES OF QARDHUL HASAN FUNDS
Untuk Tahun yang Berakhir Pada For the Year Ended 31 December 2025
Tanggal 31 Desember 2025 (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
Catatan/ 31 Desember/ 31 Desember/
Notes December 2025 December 2024
Sumber dana kebajikan Sources of qardhul hasan funds
Infaq dan shadaqah 99,881 84,691 Infaq and shadaqah
Denda 23,899 21,972 Penalty
Penerimaan nonhalal 11,203 1,240 Non-halal income
Lainnya 7,796 4,094 Others
142,779 111,997
Penggunaan dana kebajikan Uses of qardhul hasan funds
Sumbangan (130,947) (117,028) Donation
Kenaikan/(penurunan) Increase/(decrease)
dana kebajikan 11,832 (5,031) qardhul hasan funds
Beginning balance of qardhul
Saldo awal dana kebajikan 4,876 9,907 hasan funds
Ending balance of qardhul
Saldo akhir dana kebajikan 23 16,708 4,876 hasan funds
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
11
Page 673
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian Bank dan informasi umum a. Bank establishment and general
information
PT Bank Syariah Indonesia Tbk ("Bank") PT Bank Syariah Indonesia Tbk (the “Bank”)
merupakan hasil penggabungan beberapa was established through the merger of several
bank syariah di Indonesia. Sebelum akhirnya Islamic banks in Indonesia. Prior to adopting its
berubah nama menjadi PT Bank Syariah current name, the Bank originated from
Indonesia Tbk, pendirian bank berasal dari PT Bank BRIsyariah Tbk.
PT Bank BRIsyariah Tbk.
PT Bank BRIsyariah Tbk (“BRIS”) PT Bank BRIsyariah Tbk (“BRIS”) is located in
berkedudukan di Jakarta, Indonesia, awalnya Jakarta, Indonesia, and initially established
didirikan dengan nama PT Bank Jasa Arta under the name of PT Bank Jasa Arta (“BJA”)
(“BJA”) berdasarkan Akta Pendirian No. 4 based on the Deed of Establishment No. 4
tanggal 3 April 1969 yang dibuat di hadapan dated 3 April 1969 made before Liem Toeng
Liem Toeng Kie, S.H., notaris di Jakarta. Kie, S.H., notary in Jakarta.
BJA berubah nama menjadi PT Bank Syariah BJA changed its name to PT Bank Syariah BRI
BRI (“BSBRI”) berdasarkan Pernyataan (“BSBRI”) based on Shareholders’ Decision
Keputusan Persetujuan Pemegang Saham, Statement, as stated in the Deed No. 45 dated
sesuai dengan Akta No. 45 tanggal 22 April 22 April 2008 of Fathiah Helmi, S.H., notary in
2008 yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, Jakarta and obtained a license from Bank
S.H., notaris di Jakarta dan memperoleh izin Indonesia to change its business activities, from
perubahan kegiatan usaha bank, dari a conventional bank into a commercial bank
konvensional menjadi bank umum yang based on sharia principles effective from 16
melaksanakan kegiatan usaha berdasarkan October 2008. In 2009, BSBRI changed its
prinsip syariah dari Bank Indonesia efektif sejak name to PT Bank BRISyariah based on
tanggal 16 Oktober 2008. Pada tahun 2009, Shareholders’ Decision Statement, as stated in
BSBRI melakukan perubahan nama menjadi Notarial Deed No. 18 dated 14 April 2009 made
PT Bank BRISyariah sesuai dengan Akta before Fathiah Helmi, S.H., notary in Jakarta.
Keputusan Persetujuan Pemegang Saham
BSBRI No. 18 tanggal 14 April 2009 dibuat di
hadapan Fathiah Helmi, S.H., notaris di Jakarta.
PT Bank BRISyariah berubah nama menjadi PT Bank BRISyariah changed its name to
PT Bank BRIsyariah Tbk sesuai persetujuan PT Bank BRIsyariah Tbk as approved,
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia accepted and recorded by the Ministry of Laws
Republik Indonesia No. AHU-0000386. and Human Rights of the Republic of Indonesia
AH.01.02 Tahun 2018 tanggal 10 Januari 2018. No. AHU-0000386.AH.01.02 Year 2018 dated
10 January 2018.
Pada bulan Januari 2021, telah terjadi In January 2021, there was a merger of
penggabungan antara PT Bank BRIsyariah Tbk PT Bank BRIsyariah Tbk with PT Bank Syariah
dengan PT Bank Syariah Mandiri dan PT Bank Mandiri and PT Bank BNI Syariah. The merger
BNI Syariah. Penggabungan ini telah has received approval from Financial Services
mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Authority (“OJK”) of Capital Market through its
Keuangan (“OJK”) Pasar Modal melalui surat letter No. S-289/D.04/2020 dated 11 December
No. S-289/D.04/2020 tanggal 11 Desember 2020 and OJK Board of Commissioners
2020 dan Dewan Komisaris OJK Nomor Number 4/KDK.03/2021 dated 27 January 2021
4/KDK.03/2021 tanggal 27 Januari 2021 concerning the Granting of Permit to Merge
tentang Pemberian Izin Penggabungan PT Bank Syariah Mandiri and PT Bank BNI
PT Bank Syariah Mandiri dan PT Bank BNI Syariah into PT Bank BRIsyariah Tbk and a
Syariah ke dalam PT Bank BRIsyariah Tbk Name Change Permit Using a Business
serta Izin Perubahan Nama dengan License from PT Bank BRIsyariah Tbk to
Menggunakan Izin Usaha PT Bank BRIsyariah become a Business License on behalf of
Tbk menjadi Izin Usaha atas nama PT Bank PT Bank Syariah Indonesia Tbk (“BSI”) as the
Syariah Indonesia Tbk (“BSI”) sebagai Bank Merged Bank. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Hasil Penggabungan. PT Bank Mandiri is the Bank's parent entity after the merger.
(Persero) Tbk adalah entitas induk Bank
setelah penggabungan usaha.
12
Page 674
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
a. Pendirian Bank dan informasi umum a. Bank establishment and general
(lanjutan) information (continued)
Pada bulan Juni 2022, terjadi perubahan In June 2022, there was change in the shares
klasifikasi saham pada anggaran dasar sesuai classification in the Articles of Association as
Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan stated in the Deed of Statement of Meeting
Anggaran Dasar PT Bank Syariah Indonesia Resolutions on the Amendments to the Articles
Tbk No.146 tanggal 24 Juni 2022 yang dibuat di of Association of PT Bank Syariah Indonesia
hadapan Notaris Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Tbk No.146 dated 24 June 2022 made before
notaris di Jakarta sehubungan dengan: Notary Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., notary in
Jakarta, in connection with:
- penerapan klasifikasi saham pada Bank - the implementation of the classification of
menjadi saham Seri A Dwiwarna yang shares in the Bank into Series A Dwiwarna
merupakan saham dengan hak istimewa share which is share with special rights and
dan saham biasa Seri B yang merupakan Series B common share which is ordinary
saham biasa atas nama; dan share; and
- reklasifikasi 1 (satu) saham milik Negara - reclassification of 1 (one) share owned by
Republik Indonesia dalam Bank menjadi the Republic of Indonesia in the Bank into
1 (satu) saham Seri A Dwiwarna dan 1 (one) Series A Dwiwarna share and all
seluruh saham yang dimiliki pemegang shares owned by other shareholders into
saham lain menjadi saham biasa Seri B. Series B common shares.
Perubahan ini diterima dan dicatat oleh Menteri This change was accepted and recorded by the
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Minister of Law and Human Rights of the
Indonesia No. AHU-AH.01.03-0269107 tanggal Republic of Indonesia No. AHU-AH.01.03-
22 Juli 2022. 0269107 dated 22 July 2022.
Perubahan Anggaran Dasar Bank mengenai The amendment to the Bank's Articles of
penyesuaian Anggaran Dasar BSI dengan Association in relation to the amendments of
ketentuan-ketentuan baru yang terkait dengan BSI's Articles of Association with new
BSI sebagai Bank Umum Syariah yang provisions relating to BSI as a Sharia
dituangkan dalam Akta Pernyataan Keputusan Commercial Bank as outlined in the Deed of
Rapat Perubahan Anggaran Dasar PT Bank Meeting Resolutions on Amendments to the
Syariah Indonesia Tbk No. 37 tanggal 17 Mei Articles of Association of PT Bank Syariah
2024 yang dibuat dihadapan Notaris Ashoya Indonesia Tbk No. 37 dated 17 May 2024 made
Ratam, S.H., M.Kn. notaris di Jakarta. before Notary Ashoya Ratam, S.H., M.Kn.
Perubahan ini telah mendapatkan persetujuan notary in Jakarta. This amendment was
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia approved by the Minister of Law and Human
Republik Indonesia No. AHU- Rights of the Republic of Indonesia No. AHU-
0035266.AH.01.02.Tahun 2024 tanggal 13 Juni 0035266.AH.01.02.Year 2024 dated 13 June
2024 dan telah diterima serta dicatat oleh 2024 and was received and recorded by the
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Minister of Law and Human Rights of the
Republik Indonesia No. AHU-AH.01.03- Republic of Indonesia No. AHU-AH.01.03-
0145286 tanggal 13 Juni 2024. 0145286 dated 13 June 2024.
Selanjutnya perubahan Anggaran Dasar Subsequently, the most recent amendment to
terakhir diputuskan dalam RUPS Luar Biasa the Articles of Association was decided at the
BSI tanggal 22 Desember 2025, dengan Extraordinary General Meeting of Shareholders
keputusannya antara lain menyetujui (EGMS) of BSI on 22 December 2025, with
perubahan Anggaran Dasar Perseroan dalam decisions including, among others, approving
rangka penyesuaian dengan peraturan changes to the Company's Articles of
perundang-undangan dan kebijakan antara lain Association in order to comply with laws and
(a) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 regulations and policies, including (a) Law
tentang Badan Usaha Milik Negara Number 19 of 2003 concerning State-Owned
sebagaimana diubah terakhir dengan Undang Enterprises, as last amended by Law Number
Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang 16 of 2025 concerning the Fourth Amendment
Perubahan keempat atas Undang-Undang to Law Number 19 of 2003 concerning State-
Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Owned Enterprises, and (b) Financial Services
13
Page 675
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
a. Pendirian Bank dan informasi umum a. Bank establishment and general
(lanjutan) information (continued)
Milik Negara dan (b) Peraturan Otoritas Jasa Authority Regulation Number 2 of 2024
Keuangan Nomor 2 Tahun 2024 mengenai concerning the Implementation of Sharia
Penerapan Tata Kelola Syariah Bagi Bank Governance for Sharia Commercial Banks and
Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah berikut Sharia Business Units, along with its
peraturan pelaksanaannya. implementing regulations.
Berdasarkan pasal 3 Anggaran Dasar Bank According to Article 3 of the Bank’s latest
yang terakhir, ruang lingkup kegiatan Bank Articles of Association, the Bank’s scope of
adalah menyelenggarakan usaha perbankan business is to conduct banking activities based
dengan prinsip Syariah. on Sharia principles.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) conducts
melaksanakan layanan bullion berdasarkan bullion services based on the approval of OJK
persetujuan OJK sebagaimana Surat OJK as stated in OJK Letter No. S-53/PB.22/2025
No S-53/PB.22/2025 tanggal 12 Februari 2025 dated 12 February 2025, regarding the
terkait Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Implementation of Bullion Business Activities of
Bullion PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Izin PT Bank Syariah Indonesia Tbk. The license
yang diperoleh BSI tersebut mencakup obtained by BSI includes gold trading and gold
kegiatan perdagangan emas dan penitipan custody activities in accordance with the
emas sesuai dengan ketentuan POJK provisions of POJK No. 17 of 2024 concerning
No. 17 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan the Implementation of Bullion Business
Kegiatan Usaha Bulion. Bank memperoleh Activities. The bank obtained an additional
tambahan izin layanan bulion dalam hal bullion service license for gold deposits based
simpanan emas berdasarkan surat OJK on OJK Letter No. S-259/PB.22/2025 dated
No S-259/PB.22/2025 tanggal 10 November 10 November 2025.
2025.
Layanan bullion dilakukan melalui digital Bullion services are conducted through the
channel BYOND yang memungkinkan BSI digital channel BYOND, which allows BSI to
menyediakan berbagai produk terkait emas provide various gold-related products for its
bagi nasabahnya, seperti jual-beli, penitipan customers, such as buying and selling, custody,
dan simpanan emas sesuai prinsip syariah. and gold deposits in accordance with Sharia
principles.
Kantor pusat Bank berlokasi di The Bank’s head office is located in The Tower
Gedung The Tower, Jalan Gatot Subroto Building, Gatot Subroto Street No. 27, Karet
No. 27, Kel. Karet Semanggi, Kec. Setiabudi, Semanggi Village, Setiabudi District, South
Jakarta Selatan 12930. Jakarta 12930.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As at 31 December 2025 and 2024, the Bank
Bank memiliki jaringan unit kerja dengan rincian has business unit network with details as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Kantor Cabang 153 153 Branch Offices
Kantor Cabang Pembantu 896 886 Sub-Branch Offices
Layanan Syariah Bank Umum - 3,065 Commercial Bank Sharia Services
Kantor Cabang Luar Negeri 1 1 Overseas Branch Office
Kantor Fungsional 81 91 Functional Offices
14
Page 676
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Struktur dan manajemen b. Structure and management
Susunan Dewan Komisaris pada tanggal The composition of the Board of Commissioners
31 Desember 2025 berdasarkan Akta as at 31 December 2025 based on the Deed of
Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Statement of Annual General Meeting of
Saham Tahunan PT Bank Syariah Indonesia Shareholders PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Tbk No. 35 tanggal 13 Juni 2025 yang dibuat di No. 35 dated 13 June 2025 made before the
hadapan Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notary Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., notary in
notaris di Jakarta, adalah sebagai berikut: Jakarta, is as follows:
31 Desember/December 2025
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama Muhadjir Effendy President Commissioner
Komisaris Independen Felicitas Tallulembang Independent Commissioner
Komisaris Mochamad Agus Rofiudin Commissioner
Komisaris Kamaruddin Amin Commissioner
Komisaris Independen Nizar Ahmad Saputra Independent Commissioner
Komisaris Independen Addin Jauharudin1) Independent Commissioner
Komisaris Independen Muhammad Syafii Antonio1) Independent Commissioner
Komisaris Meidy Ferdiansyah1) Commissioner
1) Diangkat dalam Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”) Tahunan Bank tanggal 16 Mei 2025 1) Appointed at the Bank's Annual General Meeting of Shareholders ("GMS") on 16 May 2025 and
dan berlaku efektif setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atas penilaian effective after obtaining approval from the Financial Services Authority for the fit and proper test.
kemampuan dan kepatutan (fit and proper test).
Susunan Dewan Komisaris pada tanggal The composition of the Board of Commissioners
31 Desember 2024 berdasarkan Akta as at 31 December 2024 based on the Deed of
Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Statement of Annual General Meeting of
Saham Tahunan PT Bank Syariah Indonesia Shareholders PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Tbk No. 35 tanggal 23 Oktober 2024 yang dibuat No. 35 dated 23 October 2024 made before the
di hadapan Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notary Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., notary in
notaris di Jakarta, adalah sebagai berikut: Jakarta, is as follows:
31 Desember/December 2024
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama/ President Commissioner/
Komisaris Independen Muliaman D. Hadad Independent Commissioner
Wakil Komisaris Utama/ Vice President Commissioner/
Komisaris Independen Adiwarman Azwar Karim Independent Commissioner
Komisaris Suyanto Commissioner
Komisaris Masduki Baidlowi Commissioner
Komisaris Abu Rokhmad Commissioner
Komisaris Fauzi1) Commissioner
Komisaris Nazaruddin1) Commissioner
Komisaris Independen Komaruddin Hidayat Independent Commissioner
Komisaris Independen Mohamad Nasir Independent Commissioner
Komisaris Independen Felicitas Tallulembang1) Independent Commissioner
1) Diangkat dalam Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”) Tahunan Bank tanggal 17 Mei 2024 1) Appointed at the Bank's Annual General Meeting of Shareholders (“GMS”) on 17 May 2024
dan telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) sesuai dengan Surat and has received approval from the Financial Services Authority ("OJK") in accordance with
Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEPR-170/D.03/2024 tanggal 9 Desember 2024, OJK Board of Commissioners Decree No. KEPR-170/D.03/2024 dated 9 December 2024,
KEPR-171/D.03/2024 tanggal 9 Desember 2024, dan KEPR-172/D.03/2024 tanggal 9 KEPR-171/D.03/2024 dated 9 December 2024, and KEPR-172/D.03/2024 dated 9 December
Desember 2024. 2024.
15
Page 677
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Struktur dan manajemen (lanjutan) b. Structure and management (continued)
Susunan Direksi Bank pada tanggal The composition of the Board of Directors of the
31 Desember 2025 berdasarkan Akta Bank as at 31 December 2025 based on the
Pernyataan Keputusan Rapat Umum Deed of Statement of Resolutions of the Annual
Pemegang Saham Tahunan PT Bank Syariah General Meeting of Shareholders of PT Bank
Indonesia Tbk No. 35 tanggal 13 Juni 2025 yang Syariah Indonesia Tbk No. 35 dated 13 June
dibuat di hadapan Notaris Ashoya Ratam, S.H., 2025 made before the Notary Ashoya Ratam,
M.Kn., notaris di Jakarta, adalah sebagai S.H., M.Kn., notary in Jakarta, is as follows:
berikut:
31 Desember/December 2025
Direksi Board of Directors
Direktur Utama Anggoro Eko Cahyo President Director
Wakil Direktur Utama Bob Tyasika Ananta Vice President Director
Direktur Sales & Distribution Anton Sukarna Sales & Distribution Director
Direktur Finance & Strategy Ade Cahyo Nugroho Finance & Strategy Director
Direktur Wholesale Transaction Zaidan Novari Wholesale Transaction Banking
Banking Director
Direktur Risk Management Grandhis Helmi Harumansyah Risk Management Director
Direktur Retail Banking Kemas Erwan Husainy Retail Banking Director
Direktur Compliance & Human Arief Adhi Sanjaya Compliance & Human Capital
Capital Director
Direktur Information Technology Muharto Hadi Suprapto Direktur Information Technology
Direktur Treasury & Firman Nugraha Treasury & International Banking
International Banking Director
Susunan Direksi Bank pada tanggal The composition of the Board of Directors of the
31 Desember 2024 berdasarkan Akta Bank as at 31 December 2024 based on the
Pernyataan Keputusan Rapat Umum Deed of Statement of Resolutions of the Annual
Pemegang Saham Tahunan PT Bank Syariah General Meeting of Shareholders of PT Bank
Indonesia Tbk No. 35 tanggal 23 Oktober 2024 Syariah Indonesia Tbk No. 35 dated
yang dibuat di hadapan Notaris Ashoya 23 October 2024 made before the Notary
Ratam, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta, adalah Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., notary in Jakarta, is
sebagai berikut: as follows:
31 Desember/December 2024
Direksi Board of Directors
Direktur Utama Hery Gunardi President Director
Wakil Direktur Utama Bob Tyasika Ananta Vice President Director
Direktur Finance & Strategy Ade Cahyo Nugroho Finance & Strategy Director
Direktur Sales & Distribution Anton Sukarna Sales & Distribution Director
Direktur Wholesale Transaction Zaidan Novari Wholesale Transaction Banking
Banking Director
Direktur Information Technology Saladin D. Effendi Information Technology Director
Direktur Risk Management Grandhis Helmi Harumansyah Risk Management Director
Direktur Compliance & Human Tribuana Tunggadewi Compliance & Human Capital
Capital Director
Direktur Retail Banking Harry Gusti Utama1) Retail Banking Director
Direktur Treasury & International Ari Rizaldi1) Treasury & International Banking
Banking Director
1) Diangkat dalam RUPS Tahunan Bank tanggal 17 Mei 2024 dan telah mendapatkan 1) Appointed at the Bank's Annual GMS on 17 May 2024 and has received approval from OJK in
persetujuan OJK sesuai dengan Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEPR- accordance with OJK Board of Commissioners Decree No. KEPR-117/D.03/2024 dated 7
117/D.03/2024 tanggal 7 Oktober 2024 dan KEPR-116/D.03/2024 tanggal 7 Oktober 2024. October 2024 and KEPR-116/D.03/2024 dated 7 October 2024.
16
Page 678
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Struktur dan manajemen (lanjutan) b. Structure and management (continued)
Susunan Dewan Pengawas Syariah Bank The composition of the Bank's Sharia
pada tanggal 31 Desember 2025 berdasarkan Supervisory Board as at 31 December 2025
Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum based on the Deed of Decision of the Annual
Pemegang Saham Tahunan PT Bank Syariah General Meeting of Shareholders of PT Bank
Indonesia Tbk No. 7 tanggal 5 Maret 2025 Syariah Indonesia Tbk No. 7 dated 5 March
yang dibuat di hadapan Notaris Ashoya 2025 which was made before the Notary
Ratam, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta, adalah Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., notary in Jakarta,
sebagai berikut: is as follows:
31 Desember/December 2025
Dewan Pengawas Syariah Sharia Supervisory Board
Ketua Hasanudin Chairman
Anggota Mohamad Hidayat Member
Anggota Oni Sahroni Member
Anggota Abdul Ghofur Maimoen Member
Anggota Jaih Mubarok Member
Susunan Dewan Pengawas Syariah Bank The composition of the Bank's Sharia
pada tanggal 31 Desember 2024 berdasarkan Supervisory Board as at 31 December 2024
Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum based on the Deed of Decision of the Annual
Pemegang Saham Tahunan PT Bank Syariah General Meeting of Shareholders of PT Bank
Indonesia Tbk No. 35 tanggal 23 Oktober 2024 Syariah Indonesia Tbk No. 35 dated
yang dibuat di hadapan Notaris Ashoya 23 October 2024 which was made before the
Ratam, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta, adalah Notary Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., notary in
sebagai berikut: Jakarta, is as follows:
31 Desember/December 2024
Dewan Pengawas Syariah Sharia Supervisory Board
Ketua Hasanudin Chairman
Anggota Mohamad Hidayat Member
Anggota Oni Sahroni Member
Anggota Jaih Mubarok1) Member
Anggota Abdul Ghofur Maimoen2) Member
1) Diangkat dalam RUPS Tahunan Bank tanggal 17 Mei 2024 dan telah mendapatkan 1) Appointed at the Bank's Annual GMS on 17 May 2024 and has received approval from the
persetujuan dari OJK sesuai dengan surat No. SR-450/PB.02/2024 tanggal 14 Oktober 2024. OJK in accordance with letter No. SR-450/PB.02/2024 dated 14 October 2024.
2) Diangkat dalam RUPS Tahunan tanggal 17 Mei 2024 dan telah mendapatkan persetujuan 2) Appointed at the Annual GMS on 17 May 2024 and has received approval from the OJK in
Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) sesuai dengan Surat No. SR-13/PB.02/2025 tanggal accordance with letter No. SR-13/PB.02/2025 dated 9 January 2025.
9 Januari 2025.
Susunan Komite Audit Bank pada tanggal The composition of the Bank's Audit
31 Desember 2025 berdasarkan Surat Committee as at 31 December 2025 based on
Keputusan Direksi No. Kep: 04/440-KEP/DIR the Decree of the Board of Directors No. Kep:
tanggal 19 Juni 2025 dan Surat Dewan 04/440-KEP/DIR dated 19 June 2025 and the
Komisaris No. 05/026-3/KOM tanggal 26 Mei Letter of the Board of Commissioners No.
2025 adalah sebagai berikut: 05/026-3/KOM dated 26 May 2025 as follows:
31 Desember/December 2025
Komite Audit Audit Committee
Ketua Felicitas Tallulembang Chairman
Anggota Nizar Ahmad Saputra Member
Anggota Muhammad Syafii Antonio1) Member
Anggota Addin Jauharudin1) Member
Anggota Suharto Member
Anggota Mahfud Sholihin Member
1) Diangkat dalam Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”) Tahunan Bank tanggal 16 Mei 1) Appointed at the Bank's Annual General Meeting of Shareholders ("GMS") on 16 May 2025
2025 dan berlaku efektif setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atas and effective after obtaining approval from the Financial Services Authority for the fit and proper
penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test). test.
17
Page 679
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Struktur dan manajemen (lanjutan) b. Structure and management (continued)
Susunan Komite Audit Bank pada tanggal The composition of the Bank's Audit
31 Desember 2024 berdasarkan Surat Committee as at 31 December 2024 based on
Keputusan Direksi No. Kep: 04/200-KEP/DIR the Decree of the Board of Directors No. Kep:
tanggal 31 Mei 2024 dan Surat Dewan 04/200-KEP/DIR dated 31 May 2024 and the
Komisaris No. 04/017-3/KOM tanggal 31 Mei Letter of the Board of Commissioners No.
2024 adalah sebagai berikut: 04/017-3/KOM dated 31 May 2024 as follows:
31 Desember/December 2024
Komite Audit Audit Committee
Ketua Mohamad Nasir Chairman
Anggota Muliaman D. Hadad Member
Anggota Adiwarman Azwar Karim Member
Anggota Komaruddin Hidayat Member
Anggota Felicitas Tallulembang1) Member
Anggota Suharto Member
Anggota Rahmatina Awaliah Kasri Member
1) Diangkat dalam RUPS Tahunan tanggal 17 Mei 2024 dan telah mendapatkan persetujuan dari 1) Appointed at the Bank's Annual GMS on 17 May 2024 and has received approval from OJK in
OJK sesuai dengan Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEPR-172/D.03/2024 accordance with OJK Board of Commissioners Decree No. KEPR-172/D.03/2024 dated
tanggal 9 Desember 2024. 9 December 2024.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 On 31 December 2025 and 2024, Corporate
Sekretaris Perusahaan dari Bank adalah Wisnu Secretary of the Bank is Wisnu Sunandar.
Sunandar.
Berdasarkan kebijakan Bank, manajemen Based on the Bank’s policies, key management
kunci Bank mencakup anggota Dewan of the Bank consists of members of the Board of
Komisaris dan Direksi. Commissioners and Board of Directors.
Gaji dan kompensasi lainnya yang dibayarkan Salaries and other compensation paid to the
kepada Dewan Komisaris dan Direksi untuk Board of Commissioners and the Board of
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 Directors for the year ended 31 Desember 2025
dan 2024 sebesar Rp186.954 dan Rp159.386. and 2024 are Rp186,954 and Rp159,386.
Jumlah karyawan tetap Bank pada tanggal 31 As at 31 December 2025 and 2024, the Bank has
Desember 2025 dan 2024 masing-masing 16,274 and 16,691 employees, respectively.
sebanyak 16.274 dan 16.691 orang.
c. Penawaran Umum Perdana Saham c. Initial Public Offering (“IPO”)
Pada bulan Mei 2018, BRIS melakukan In May 2018, BRIS undertook the initial public
penawaran umum perdana saham meliputi offering of PT Bank BRIsyariah Tbk shares
2.623.350.600 lembar saham baru dengan nilai included 2,623,350,600 new shares with a
nominal Rp500 (nilai penuh) per lembar saham nominal value of Rp500 (full amount) per share
dengan harga jual Rp510 (nilai penuh) per at a selling price of Rp510 (full amount) per
lembar saham kepada masyarakat di share to the public in Indonesia. The Bank has
Indonesia. Bank telah mendapatkan surat received an effective registration statement
pernyataan efektif pendaftaran PT Bank letter of PT Bank BRISyariah Tbk regarding the
BRISyariah Tbk atas penawaran umum initial public offering of shares from OJK No.
perdana saham dari OJK No. S.37/D.04/2018 S.37/D.04/2018 dated 30 April 2018. The
tanggal 30 April 2018. Saham yang ditawarkan offered shares began to be listed and traded on
tersebut mulai dicatatkan dan diperdagangkan the Indonesia Stock Exchange (“IDX”) on 9 May
di Bursa Efek Indonesia (”BEI”) pada tanggal 2018.
9 Mei 2018.
18
Page 680
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
d. Penawaran Umum Saham Terbatas d. Limited Public Offering
Pada bulan Desember 2022, Bank In December 2022, the Bank increased
meningkatkan modal ditempatkan dan disetor additional paid-in capital through Right Issue
melalui Penambahan Modal dengan Hak with Pre-Emptive Rights I (“PMHMETD” I), in
Memesan Efek Terlebih Dahulu I accordance with the results of the Extraordinary
(”PMHMETD” I), sesuai hasil keputusan Rapat General Meeting of Shareholder (“EGMS”)
Umum Pemegang Saham Luar Biasa dated September 23, 2022. From PMHMETD I,
(”RUPSLB”) tanggal 23 September 2022. Dari the Bank has increased its share capital by
PMHMETD I, Bank telah meningkatkan jumlah 4,999,952,795 Series B shares (full amount)
modal sahamnya sebanyak 4.999.952.795 with a nominal value of Rp500 per share (full
lembar saham Seri B (nilai penuh) dengan nilai amount), from Rp20,564,654 to Rp23,064,630,
nominal per lembar saham Rp500 (nilai penuh), as stated in Notarial Deed No. 191 dated
dari Rp20.564.654 menjadi Rp23.064.630, December 29, 2022 of Notary Jose Dima Satria,
sebagaimana tercantum pada Akta No. 191 S.H., M.Kn., in Jakarta. The Bank has received
tanggal 29 Desember 2022, Notaris Jose Dima an effective registration statement letter
Satria, S.H., M.Kn., di Jakarta. Bank telah regarding PMHMETD I to the Banks’
mendapatkan surat pernyataan efektif shareholders from OJK No. S.256/D.04/2022
pendaftaran sehubungan dengan PMHMETD I dated December 5, 2022.
kepada para pemegang saham Bank dari OJK
dengan No. S.256/D.04/2022 tanggal
5 Desember 2022.
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
Laporan keuangan Bank diselesaikan dan diotorisasi The financial statements of the Bank are completed
untuk terbit oleh Direksi pada tanggal and authorised for issuance by the Board of Directors
4 Februari 2026. on 4 February 2026.
Kebijakan akuntansi material yang diterapkan The material accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank adalah preparing the Bank’s financial statements are set
seperti dijabarkan di bawah ini: out below:
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of financial statements
Berikut ini adalah ikhtisar kebijakan akuntansi Presented below are the material accounting
material yang diterapkan dalam penyusunan policies applied in the preparation of the
laporan keuangan Bank yang disusun financial statements of the Bank in accordance
berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di with Indonesian Financial Accounting
Indonesia yang mencakup Pernyataan Standar Standards which comprise of Statements of
Akuntansi Keuangan (“PSAK”), Pernyataan Financial Accounting Standards (“SFAS”),
Standar Akuntansi Keuangan Syariah (“PSAK Statements of Sharia Financial Accounting
Syariah”), Interpretasi Standar Akuntansi Standards (“SFAS Sharia”), Interpretation of
Keuangan (“ISAK”) yang diterbitkan oleh Ikatan Financial Accounting Standards (“ISAK”) issued
Akuntan Indonesia, Pedoman Akuntansi by Institute of Indonesian Chartered
Perbankan Syariah Indonesia (“PAPSI Revisi Accountant, Indonesia Sharia Banking
2013”) serta peraturan regulator pasar modal Accounting Guidelines (“PAPSI Revised 2013”)
yaitu Peraturan No. VIII.G.7 tentang “Penyajian as well as capital market regulator regulations,
dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten which is Regulation No. VIII.G.7 regarding
dan Perusahaan Publik”, yang terlampir dalam “Financial Statements Presentation and
surat keputusan No. KEP-347/BL/2012. Disclosure of Issuers or Public Companies”,
Peraturan tersebut sekarang merupakan enclosed in the decision letter No. KEP-
regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”). 347/BL/2012. The regulation is now a regulation
under Indonesian Financial Services Authority
(“OJK”).
19
Page 681
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of financial statements
(lanjutan) (continued)
Laporan keuangan disusun sesuai dengan The financial statements are prepared in
PSAK 401, “Penyajian Laporan Keuangan accordance with SFAS 401, “Presentation of
Syariah”. Berdasarkan PSAK 401, laporan Sharia Financial Statements”. Based on SFAS
keuangan bank syariah yang lengkap terdiri dari 401, a complete sharia bank financial
komponen-komponen sebagai berikut: statements consist of the following components:
(i) Laporan posisi keuangan; (i) Statements of financial position;
(ii) Laporan laba rugi dan penghasilan (ii) Statements of profit or loss and other
komprehensif lain; comprehensive income;
(iii) Laporan perubahan ekuitas; (iii) Statements of changes in equity;
(iv) Laporan arus kas; (iv) Statements of cash flows;
(v) Laporan rekonsiliasi pendapatan dan (v) Statements of reconciliation of income
bagi hasil; and revenue sharing;
(vi) Laporan sumber dan penyaluran dana (vi) Statements of sources and distribution of
zakat; zakat funds;
(vii) Laporan sumber dan penggunaan dana (vii) Statements of sources and uses of
kebajikan; dan qardhul hasan funds; and
(viii) Catatan atas laporan keuangan. (viii) Notes to the financial statements.
Laporan posisi keuangan, laporan laba rugi dan The statements of financial position, statements
penghasilan komprehensif lain, laporan arus of profit or loss and other comprehensive
kas dan laporan perubahan ekuitas merupakan income, statements of cash flows and
laporan keuangan yang mencerminkan statements of changes in equity are the
kegiatan komersial Bank sesuai prinsip syariah. financial statements reflecting the Bank's
commercial activities in accordance with sharia
principle.
Laporan keuangan disajikan berdasarkan nilai The financial statements are presented on a
historis, kecuali disebutkan lain sebagaimana historical cost basis, unless stated otherwise as
diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing- described in the accounting policy for each
masing akun tersebut, dan disusun dengan account, and prepared on accrual basis, except
dasar akrual, kecuali laporan arus kas dan for statements of cash flows and statements of
laporan rekonsiliasi pendapatan dan bagi hasil. reconciliation of income and revenue sharing.
Laporan arus kas disusun dengan The statements of cash flows are prepared by
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas classifying cash flows into operating, investing
operasi, investasi dan pendanaan. Arus kas and financing activities. Cash flows from
dari aktivitas operasi disusun dengan operating activities are prepared using the
menggunakan metode langsung. Untuk direct method. For the presentation of
penyajian laporan arus kas, kas dan setara kas statements of cash flows, cash and cash
terdiri dari kas, giro dan penempatan pada Bank equivalents consist of cash, current accounts
Indonesia, giro pada bank lain, dan and placements with Bank Indonesia, current
penempatan pada bank lain yang jatuh tempo accounts with other banks and placements with
dalam 3 (tiga) bulan dari tanggal akuisisi. other banks with maturities of 3 (three) months
from the date of acquisition.
Laporan rekonsiliasi pendapatan dan bagi hasil The statements of reconciliation of income and
merupakan rekonsiliasi antara pendapatan revenue sharing represents the reconciliation
bank syariah yang menggunakan dasar akrual between income of sharia bank under accrual
(accrual basis) dengan pendapatan yang basis and income distributed to fund owners
dibagihasilkan kepada pemilik dana yang under cash basis.
menggunakan dasar kas (cash basis).
20
Page 682
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of financial statements
(lanjutan) (continued)
Laporan sumber dan penyaluran dana zakat The statements of sources and distribution of
dan laporan sumber dan penggunaan dana zakat funds and statements of sources and uses
kebajikan merupakan laporan keuangan yang of qardhul hasan funds represent the financial
mencerminkan peran Bank sebagai pemegang statements reflecting the Bank’s role as the
amanah dana kegiatan sosial yang dikelola mandate holder of social activity funds which are
secara terpisah. separately managed.
Laporan sumber dan penyaluran dana zakat The statements of sources and distribution of
merupakan laporan yang menunjukkan sumber zakat funds show the sources and distribution of
dan penyaluran dana zakat dalam jangka waktu zakat funds for a certain period, and the
tertentu, serta dana zakat yang belum undistributed zakat funds on a particular date.
disalurkan pada tanggal tertentu.
Laporan sumber dan penggunaan dana The statements of sources and uses of qardhul
kebajikan menunjukkan sumber dan hasan funds show the sources and uses of
penggunaan dana kebajikan dalam jangka qardhul hasan funds for a certain period, and the
waktu tertentu serta saldo dana kebajikan pada qardhul hasan funds balance on a particular
tanggal tertentu. date.
Zakat adalah sebagian dari harta yang wajib Zakat is part of the wealth which must be taken
dikeluarkan oleh muzakki (pembayar zakat) out by muzakki (the zakat payer) to be given to
untuk diserahkan kepada mustahiq (penerima mustahiq (the zakat receiver). The sources of
zakat). Sumber dana zakat, infaq dan shadaqah zakat, infaq and shadaqah funds are derived from
berasal dari Bank dan pihak lain yang diterima the Bank and other parties to be distributed to
Bank untuk disalurkan kepada pihak yang parties eligible in accordance with sharia principle.
berhak sesuai dengan prinsip syariah.
Bank tidak secara langsung menjalankan fungsi The Bank is not directly involved in the
pengelolaan dana zakat dan dana kebajikan. management of zakat and qardhul hasan funds.
Bank menyalurkan dana zakat kepada entitas The Bank distributes zakat funds to the zakat
pengelola zakat yaitu BAZNAS dan lembaga management entity, namely BAZNAS and amil
amil zakat. zakat institution.
Bank menyalurkan dana kebajikan kepada The Bank distributes qardhul hasan funds to
beberapa lembaga antara lain BSI Maslahat, several institutions among others BSI Maslahat,
Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, Baznas, dan Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, Baznas, and
lain-lain. etc.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam The reporting currency used in the financial
laporan keuangan adalah mata uang Rupiah statements is Rupiah (“Rp”) which is also the
(“Rp”) yang juga merupakan mata uang Bank’s functional currency. The figures
fungsional. Angka-angka yang disajikan dalam presented in the financial statements, unless
laporan keuangan, kecuali bila dinyatakan otherwise stated, are rounded in millions of
secara khusus, adalah dibulatkan dalam jutaan Rupiah.
Rupiah.
21
Page 683
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
b. Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi b. Changes to Statements of Financial
Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Accounting Standards (“SFAS”) and
Akuntansi Keuangan (“ISAK”) Interpretations of Financial Accounting
Standards (“IFAS”)
Pada tanggal 1 Januari 2025, terdapat standar On 1 January 2025, there were new standards
baru dan penyesuaian atau amendemen and adjustments or amendments for prevailing
terhadap standar yang masih berlaku dan standards and effective since that date as
berlaku efektif sejak tanggal tersebut sebagai follows:
berikut:
Amendemen PSAK 221: “Pengaruh Amendment of SFAS 221: “Effect of
Perubahan Kurs Valuta Asing” tentang Changes in Foreign Exchange Rates"
kekurangan ketertukaran. regarding the lack of convertibility.
Implementasi dari standar tersebut tidak The implementation of the above standard did
menghasilkan perubahan substansial not result in substantial changes to the Bank’s
terhadap kebijakan akuntansi Bank dan tidak accounting policies and had no material impact
memiliki dampak yang material terhadap to the Bank’s financial statements for current
laporan keuangan Bank di tahun berjalan atau period of prior financial years.
tahun sebelumnya.
c. Transaksi dengan pihak berelasi c. Transactions with related parties
Bank melakukan transaksi dengan pihak-pihak The Bank enters into transactions with parties
berelasi seperti yang didefinisikan dalam PSAK which are defined as related parties in
224 tentang “Pengungkapan Pihak-pihak accordance with SFAS 224 regarding “Related
Berelasi” dan Peraturan No. VIII.G.7 tentang Party Disclosures” and Regulation No. VIII.G.7
“Penyajian dan Pengungkapan Laporan regarding “Financial Statements Presentation
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”. and Disclosure of Issuers or Public Companies”.
Suatu pihak dianggap pihak berelasi dengan A party is considered as a related party of the
Bank jika: Bank if:
(1) langsung, atau tidak langsung yang melalui (1) directly or indirectly through one or more
satu atau lebih perantara, suatu pihak: intermediaries, the party: (i) controls, or is
(i) mengendalikan, atau dikendalikan oleh, controlled by, or under common control with
atau berada di bawah pengendalian the Bank; (ii) has an interest in the Bank that
bersama, dengan Bank; (ii) memiliki provides significant influence to the Bank; or
kepentingan dalam Bank yang memberikan (iii) has joint control over the Bank;
pengaruh signifikan atas Bank; atau
(iii) memiliki pengendalian bersama atas
Bank;
(2) suatu pihak yang berada dalam kelompok (2) it is a member of the same group as the
usaha yang sama dengan Bank; Bank;
(3) suatu pihak adalah ventura bersama (3) it is a joint venture in which the Bank acts as
dimana Bank sebagai venturer; a venturer;
(4) suatu pihak adalah anggota dari personil (4) it is a member of the key management
manajemen kunci Bank; personnel of the Bank;
(5) suatu pihak adalah anggota keluarga dekat (5) it is a close family member of an individual
dari individu yang diuraikan dalam butir as described in point (1) or (4);
(1) atau (4);
22
Page 684
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
c. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) c. Transactions with related parties (continued)
Suatu pihak dianggap pihak berelasi dengan A party is considered as a related party of the
Bank jika: (lanjutan) Bank if: (continued)
(6) suatu pihak adalah entitas yang (6) it is an entity that is controlled, jointly
dikendalikan, dikendalikan bersama atau controlled or significantly influenced by or for
dipengaruhi signifikan oleh atau untuk pihak whom has significant voting rights in several
yang memiliki hak suara signifikan pada entities, directly or indirectly, by the
beberapa entitas, langsung maupun tidak individuals described in point (4) or (5); and
langsung, yaitu individu seperti diuraikan
dalam butir (4) atau (5); dan
(7) suatu pihak adalah suatu program imbalan (7) it is a post-employment benefit plan
pasca kerja untuk imbalan kerja dari Bank program for the employee benefit of either
atau entitas yang terkait dengan Bank. the Bank or entities related to the Bank.
Seluruh transaksi dan saldo yang material All material transactions and balances with
dengan pihak berelasi diungkapkan dalam related parties are disclosed in the relevant
catatan atas laporan keuangan yang relevan notes to the financial statements and the details
dan rinciannya telah disajikan dalam Catatan 45 are presented in Note 45 of the financial
atas laporan keuangan. statements.
d. Cadangan kerugian penurunan nilai d. Allowance for impairment losses
Piutang murabahah Murabahah receivables
Bank menghitung cadangan kerugian The Bank calculates individual allowance for
penurunan nilai individual untuk piutang impairment losses for murabahah receivable in
murabahah sesuai dengan ketentuan di PSAK accordance with SFAS 402 “Accounting for
402 "Akuntansi Murabahah", ISAK 402 Murabahah”, IFAS 402 “Impairment of
“Penurunan Nilai Piutang Murabahah”, dan Murabahah Receivables”, and PAPSI Revised
PAPSI Revisi 2013. 2013.
Bank mengevaluasi apakah terdapat bukti The Bank assesses whether there is any
objektif bahwa aset keuangan mengalami objective evidence that a financial asset is
penurunan nilai pada setiap tanggal laporan impaired at each statement of financial position
posisi keuangan. date.
Aset keuangan mengalami penurunan nilai jika Financial assets are impaired when an objective
bukti objektif menunjukkan bahwa peristiwa evidence demonstrates that a loss event has
yang merugikan telah terjadi setelah occurred after the initial recognition of the asset
pengakuan awal aset keuangan dan peristiwa and that the loss event has an impact on the
tersebut berdampak pada arus kas masa future cash flows of the financial asset that can
datang atas aset keuangan yang dapat be estimated reliably.
diestimasi secara andal.
Kriteria yang digunakan oleh Bank untuk The criteria used by the Bank to determine
menentukan bukti objektif dari penurunan nilai objective evidence of impairment are as follows:
adalah sebagai berikut:
(1) kesulitan keuangan signifikan yang dialami (1) significant financial difficulty of the issuer or
penerbit atau pihak peminjam; obligor;
(2) pelanggaran kontrak, seperti terjadinya (2) a breach of contract, such as a default or
wanprestasi atau tunggakan pembayaran arrears on principal or margin payments;
pokok atau margin;
(3) pihak pemberi pinjaman, dengan alasan (3) the lender, for economic or legal reasons
ekonomi atau hukum sehubungan dengan relating to the debtor’s financial difficulty,
kesulitan keuangan yang dialami pihak grants the debtor a concession that the
peminjam, memberikan keringanan lender would not otherwise consider;
(konsesi) pada pihak peminjam yang tidak
mungkin diberikan jika pihak peminjam tidak
mengalami kesulitan tersebut;
23
Page 685
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
d. Cadangan kerugian penurunan nilai d. Allowance for impairment losses (continued)
(lanjutan)
Piutang murabahah (lanjutan) Murabahah receivables (continued)
Kriteria yang digunakan oleh Bank untuk The criteria used by the Bank to determine
menentukan bukti objektif dari penurunan nilai objective evidence of impairment are as follows:
adalah sebagai berikut: (lanjutan) (continued)
(4) terdapat kemungkinan bahwa pihak (4) it becomes probable that the debtor will
peminjam akan dinyatakan pailit atau enter into bankruptcy or other financial
melakukan reorganisasi keuangan lainnya; reorganisation;
(5) hilangnya pasar aktif dari aset keuangan (5) the disappearance of an active market of
akibat kesulitan keuangan; financial assets due to financial difficulties;
(6) data yang dapat diobservasi (6) observable data indicating that there is a
mengindikasikan adanya penurunan yang measurable decrease in the estimated
dapat diukur atas estimasi arus kas masa future cash flows from a portfolio of financial
datang dari kelompok aset keuangan sejak assets since the initial recognition of those
pengakuan awal aset dimaksud, meskipun assets, although the decrease cannot yet be
penurunannya belum dapat diidentifikasi identified individually in the portfolio;
terhadap aset keuangan secara individual
dalam kelompok aset tersebut;
(7) memburuknya status pembayaran pihak (7) adverse changes in the payment status of
peminjam dalam kelompok tersebut; dan debtors in the portfolio; and
(8) kondisi ekonomi nasional atau lokal yang (8) national or local economic conditions that
berkorelasi dengan wanprestasi atas aset correlate with breach of contract of the
dalam kelompok tersebut. assets in the portfolio.
Bank pertama kali menentukan apakah The Bank first assesses whether an objective
terdapat bukti objektif penurunan nilai secara evidence of impairment for financial assets that
individual atas aset keuangan yang signifikan are individually significant and collectively for
dan secara kolektif untuk aset keuangan yang financial assets that are not individually
tidak signifikan secara individual. significant.
Jika Bank menentukan tidak terdapat bukti If the Bank determines that there is no objective
objektif mengenai penurunan nilai atas aset evidence of impairment for an individually
keuangan yang dinilai secara individual, assessed financial asset, whether significant or
terlepas aset keuangan tersebut signifikan atau not, it includes the asset in a group of financial
tidak, maka Bank memasukkan aset tersebut ke assets with similar financing risk characteristics
dalam kelompok aset keuangan yang memiliki and collectively assesses them for impairment.
karakteristik risiko pembiayaan yang serupa Financial assets that are individually assessed
dan menilai penurunan nilai kelompok tersebut for impairment, and for which an impairment
secara kolektif. Aset keuangan yang penurunan loss is or continues to be recognised is
nilainya dilakukan secara individual, dan untuk excluded in the collective assessment of
itu kerugian penurunan nilai telah diakui atau impairment.
tetap diakui, tidak termasuk dalam penilaian
penurunan nilai secara kolektif.
Bank menetapkan piutang murabahah yang The Bank determines murabahah receivables
harus dievaluasi penurunan nilainya secara to be evaluated for impairment through
individual, jika memenuhi salah satu kriteria di individual evaluation if one of the following
bawah ini: criteria is met:
(1) piutang murabahah memiliki kolektibilitas (1) murabahah receivables which have
kurang lancar, diragukan dan macet, dan collectibility status as substandard,
memiliki saldo nilai piutang secara doubtful and loss, and have an individual
individual di atas atau sama dengan receivables balance of above or equal to
Rp10.000; atau Rp10,000; or
(2) piutang murabahah yang direstrukturisasi (2) murabahah receivables that are
atau pernah direstrukturisasi dan yang restructured or have been restructured and
secara individual memiliki saldo nilai which individually have a balance of
piutang di atas Rp10.000. receivables above or equal Rp10,000.
24
Page 686
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
d. Cadangan kerugian penurunan nilai d. Allowance for impairment losses (continued)
(lanjutan)
Piutang murabahah (lanjutan) Murabahah receivables (continued)
Bank menetapkan piutang murabahah yang The Bank determines murabahah receivables to
harus dievaluasi penurunan nilainya secara be evaluated for impairment through collective
kolektif, jika memenuhi salah satu kriteria di evaluation if one of the following criteria is met:
bawah ini:
(1) piutang murabahah yang secara individual (1) murabahah receivables which individually
memiliki nilai signifikan namun tidak memiliki have significant value but there is no
bukti objektif penurunan nilai; objective evidence of impairment;
(2) piutang murabahah yang secara individual (2) murabahah receivables which individually
memiliki nilai tidak signifikan; atau have insignificant value; or
(3) piutang murabahah yang direstrukturisasi (3) restructured murabahah receivables which
yang secara individual memiliki nilai tidak individually have insignificant value.
signifikan.
Perhitungan cadangan kerugian penurunan The calculation of allowance for impairment
nilai atas aset keuangan yang dinilai secara losses on financial assets which are evaluated
kolektif dikelompokkan berdasarkan collectively, grouped based on similar receivable
karakteristik risiko piutang yang sama dengan risk characteristics and taking into account the
mempertimbangkan segmentasi piutang receivable segmentation on the basis of
berdasarkan pengalaman kerugian masa lalu historical loss experience (probability of default).
(probability of default).
Bank menggunakan metode analisis migrasi The Bank uses the migration analysis method
yang merupakan suatu metode analisis which is a statistical model analysis method to
statistik, untuk menilai cadangan kerugian assess allowance for impairment losses on
penurunan nilai atas piutang yang diberikan collective receivables. The Bank uses 5 (five)
secara kolektif. Bank menggunakan data years historical data to compute for the
historis 5 (lima) tahun dalam menghitung Probability of Default (“PD”) and Loss Given
Probability of Default (“PD”) dan Loss Given Default (“LGD”).
Default (“LGD”).
Kerugian penurunan nilai atas aset keuangan Impairment losses on financial assets recorded
yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi at amortised cost are measured as the
diukur sebesar selisih antara nilai tercatat aset difference between the carrying amount of the
keuangan dengan nilai kini estimasi arus kas financial assets and present value of estimated
masa datang yang didiskonto menggunakan future cash flows discounted at the financial
tingkat margin efektif awal dari aset keuangan assets original effective margin rate.
tersebut.
Kerugian yang terjadi diakui pada laporan laba Impairment losses are recognised in statements
rugi dan penghasilan komprehensif lain dan of profit or loss and other comprehensive
dicatat pada akun cadangan kerugian income and reflected in an allowance for
penurunan nilai sebagai pengurang terhadap impairment losses account against financial
aset keuangan yang dicatat pada biaya assets carried at amortised cost.
perolehan diamortisasi.
Penerimaan kembali atas aset keuangan yang The recoveries of written-off financial assets in
diberikan yang telah dihapusbukukan, pada the current year are credited by adjusting the
tahun berjalan dikreditkan dengan allowance for impairment losses accounts.
menyesuaikan akun cadangan kerugian Recoveries of written-off loans from previous
penurunan nilai. Penerimaan kembali atas years are recorded as operating income other
pinjaman yang diberikan yang telah than margin income.
dihapusbukukan pada tahun-tahun sebelumnya
dicatat sebagai pendapatan operasional selain
pendapatan margin.
25
Page 687
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
d. Cadangan kerugian penurunan nilai d. Allowance for impairment losses (continued)
(lanjutan)
Aset produktif selain piutang murabahah Earning assets other than murabahah
receivables
Aset produktif selain piutang murabahah terdiri Earning assets other than murabahah
terdiri dari giro dan penempatan pada Bank receivables consist of current accounts and
Indonesia dalam bentuk Deposito Berjangka placements with Bank Indonesia in the form of
Syariah Bank Indonesia dan Fasilitas Simpanan Bank Indonesia Sharia Term Deposits and Bank
Bank Indonesia Syariah (“FASBIS”), giro dan Indonesia Sharia Deposit Facilities (“FASBIS”),
penempatan pada bank lain, investasi pada current accounts and placements with other
surat berharga, piutang istishna, pinjaman banks, investments in marketable securities,
qardh, pembiayaan mudharabah, pembiayaan istishna receivables, funds of qardh,
musyarakah, aset yang diperoleh untuk ijarah, mudharabah financing, musyarakah financing,
serta komitmen dan kontinjensi yang memiliki assets acquired for ijarah, and commitments
risiko pembiayaan seperti bank garansi. Bank and contingencies which carry financing risk,
membentuk cadangan kerugian penurunan nilai such as bank guarantees. The Bank provides
berdasarkan estimasi kerugian aset produktif the allowance for impairment losses based on
yang tidak dapat ditagih sebagaimana diatur the estimated losses from uncollectible amount
dalam PSAK yang berlaku. Selain itu, Bank juga earning assets as stipulated in the applicable
menerapkan Peraturan Otoritas Jasa SFAS. In addition, the Bank also implemented
Keuangan (“POJK”) No. 02/POJK.03/2022 Regulation of the Financial Services Authority
tanggal 31 Januari 2022 tentang “Penilaian (“POJK”) No. 02/POJK.03/2022 dated 31
Kualitas Aset Bank Umum Syariah dan Unit January 2022 regarding “Asset Quality Ratings
Usaha Syariah” yang berlaku efektif tanggal for Sharia Bank and Sharia Business Unit” which
7 Februari 2022. was effective as at 7 February 2022.
Cadangan kerugian minimum yang harus The minimum allowance to be provided in
dibentuk sesuai dengan POJK adalah sebagai accordance with POJK is as follows:
berikut:
1) Cadangan umum, ditetapkan paling 1) General reserve, shall be no less than 1% of
rendah sebesar 1% dari aset produktif total earning assets classified as current,
yang digolongkan lancar diluar giro dan excluding current accounts and placements
penempatan pada Bank Indonesia, surat with Bank Indonesia, securities issued by
berharga yang diterbitkan pemerintah the government based on sharia principles
berdasarkan prinsip syariah dan aset and part of earning assets guaranteed cash
produktif yang dijamin dengan agunan collateral.
tunai.
2) Cadangan khusus, sekurang-kurangnya 2) Special reserves, shall be at least:
sebesar:
a) 5% dari aset produktif yang a) 5% of earning assets classified as
digolongkan Dalam Perhatian Khusus Special Mention after deducting the
setelah dikurangi nilai agunan; collateral value;
b) 15% dari aset produktif yang b) 15% of earning assets classified as
digolongkan Kurang Lancar setelah Substandard after deducting the
dikurangi nilai agunan; collateral value;
c) 50% dari aset produktif yang c) 50% of earning assets classified as
digolongkan Diragukan setelah Doubtful after deducting the collateral
dikurangi nilai agunan; dan value; and
d) 100% dari aset produktif yang d) 100% of earning assets classified as
digolongkan Macet setelah dikurangi Loss after deducting the collateral value.
nilai agunan.
26
Page 688
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
d. Cadangan kerugian penurunan nilai d. Allowance for impairment losses (continued)
(lanjutan)
Aset produktif selain piutang murabahah Earning assets other than murabahah
(lanjutan) receivables (continued)
Kriteria penilaian nilai agunan yang dapat The criteria for assessment of the value of
dikurangkan dalam pembentukan cadangan collateral that can be deducted in the calculation
kerugian penurunan nilai sesuai dengan POJK. of allowance for impairment losses are based
on POJK.
Bank melakukan pengkajian kecukupan The Bank conducts assessment upon the
cadangan kerugian penurunan nilai atas aset adequacy of the allowance for impairment
produktif yang dibentuk berdasarkan POJK No. losses on earning assets established based on
02/POJK.03/2022 dan mempertimbangkan POJK No. 02/POJK.03/2022 and consider the
estimasi kerugian aset produktif yang tidak estimated loss of earning assets that is
dapat ditagih. uncollectible.
Aset nonproduktif Non-earning assets
Aset nonproduktif adalah aset Bank selain aset Non-earning assets represent the Bank’s assets
produktif yang memiliki potensi kerugian, antara other than earning assets which have potential
lain dalam bentuk Agunan loss such as foreclosed
Yang Diambil Alih (“AYDA”), rekening collaterals (“AYDA”), inter-branches account,
perantara, temporary account, dan properti temporary account and abandoned property.
terbengkalai.
AYDA adalah aset yang diperoleh Bank, baik AYDA is an asset acquired through auction or
melalui pelelangan atau di luar pelelangan over the counter based on voluntary submission
berdasarkan penyerahan secara sukarela oleh by collateral owner or based on the power of
pemilik agunan atau berdasarkan kuasa untuk attorney to sell over the counter from collateral
menjual di luar lelang dari pemilik owner in the event of
agunan dalam hal nasabah tidak customer’s failure in meeting their liabilities to
memenuhi kewajibannya kepada Bank. Bank the Bank. The Bank is required to settle its
wajib melakukan upaya penyelesaian terhadap AYDA and prepare documentation of its effort to
AYDA yang dimiliki dan mendokumentasikan settle the assets.
upaya penyelesaian AYDA.
Penetapan nilai realisasi bersih wajib dilakukan The determination of net realisable value is
oleh penilai independen, untuk AYDA dengan required to be carried out by an independent
nilai Rp5.000 atau lebih. Sementara untuk appraiser for AYDA in the amount equivalent or
AYDA dengan nilai di bawah Rp5.000 dapat more than Rp5,000. Internal appraiser of the
menggunakan penilai internal Bank. Bank may be used for AYDA below Rp5,000.
Bank wajib menggunakan nilai yang terendah The Bank is required to use the lowest price if
apabila terdapat beberapa nilai dari penilai there are several values proposed by the
independen atau penilai internal Bank. independent or internal appraiser.
AYDA yang telah dilakukan upaya AYDA which completion efforts have been made
penyelesaian, ditetapkan memiliki kualitas: is determined to have quality as follows:
a) Lancar, apabila dimiliki sampai dengan 1 a) Current, if owned within 1 (one) year.
(satu) tahun.
b) Kurang Lancar, apabila dimiliki 1 (satu) b) Substandard, if owned 1 (one) year to 3
tahun sampai dengan 3 (tiga) tahun. (three) years.
c) Diragukan, apabila dimiliki 3 (tiga) tahun c) Doubtful, if owned 3 (three) years to 5 (five)
sampai dengan 5 (lima) tahun. years.
d) Macet, apabila dimiliki lebih dari 5 (lima) d) Loss, if owned more than 5 (five) years.
tahun.
27
Page 689
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
d. Cadangan kerugian penurunan nilai d. Allowance for impairment losses (continued)
(lanjutan)
Aset nonproduktif (lanjutan) Non-earning assets (continued)
AYDA sehubungan dengan penyelesaian AYDA acquired in relation to settlement of
pembiayaan (disajikan dalam akun aset lain) financing (presented in other assets account)
diakui sebesar nilai realisasi bersih maksimum are recognised at net realisable value maximum
sebesar kewajiban nasabah. Nilai realisasi at the value of debtors’ obligation. Net realisable
bersih adalah nilai wajar aset setelah dikurangi value is the fair value of the asset after deducting
estimasi biaya pelepasan. Setelah pengakuan the estimated disposal costs. Subsequent to
awal, AYDA dicatat sebesar nilai yang lebih initial recognition, AYDA are stated at the lower
rendah antara nilai tercatat dengan nilai of the carrying value or the recovery value.
wajarnya setelah dikurangi biaya untuk
menjualnya.
Rekening perantara adalah akun tagihan yang Inter-branch account is receivable or payable
timbul dari transaksi antar kantor yang belum arising from inter-branch transactions that are
diselesaikan dalam jangka waktu tertentu. unsettled after a certain period of time.
Temporary account adalah akun yang Temporary accounts is accounts used in daily
digunakan dalam operasional perbankan banking operations that are temporary and must
sehari-hari yang bersifat sementara dan harus be settled immediately within a certain time
segera diselesaikan dalam jangka waktu period determined by the Bank.
tertentu yang telah ditetapkan oleh Bank.
Bank wajib melakukan upaya penyelesaian The Bank is required to settle its inter-branch
rekening perantara dan temporary account. account and temporary account.
Kualitas rekening perantara dan temporary The quality of inter-branch account and
account ditetapkan sebagai berikut: temporary account are determined as:
1) Lancar, apabila tercatat dalam pembukuan 1) Current, if the transaction has been
Bank sampai dengan 180 (seratus delapan recorded in the Bank’s book up to 180 (one
puluh) hari. hundred and eighty) days.
2) Macet, apabila tercatat dalam pembukuan 2) Loss, if the transaction has been recorded
Bank lebih dari 180 (seratus delapan in the Bank’s book over 180 (one hundred
puluh) hari. and eighty) days.
Properti terbengkalai adalah aset tetap dalam Abandoned property is a fixed asset in the form
bentuk properti yang dimiliki Bank tetapi tidak of property owned by the Bank but not used for
digunakan untuk kegiatan usaha Bank yang normal Bank business activities.
lazim.
Bank wajib melakukan upaya penyelesaian The Bank is required to settle its abandoned
properti terbengkalai. property.
Kualitas properti terbengkalai ditetapkan The quality of abandoned property are
sebagai berikut: determined as:
a) Lancar, apabila dimiliki sampai dengan 1 a) Current, if owned within 1 (one) year.
(satu) tahun.
b) Kurang Lancar, apabila dimiliki 1 (satu) b) Substandard, if owned 1 (one) year to 3
tahun sampai dengan 3 (tiga) tahun. (three) years.
c) Diragukan, apabila dimiliki 3 (tiga) tahun c) Doubtful, if owned 3 (three) years to 5 (five)
sampai dengan 5 (lima) tahun. years.
d) Macet, apabila dimiliki lebih dari 5 (lima) d) Loss, if owned more than 5 (five) years.
tahun.
28
Page 690
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
e. Giro dan penempatan pada Bank Indonesia e. Current accounts and placements with Bank
Indonesia
Giro dan penempatan pada Bank Indonesia Current accounts and placements with Bank
terdiri dari giro wadiah pada Bank Indonesia Indonesia consist of wadiah current accounts
dan penanaman dana pada Bank Indonesia with Bank Indonesia and placements of funds
berupa Fasilitas Simpanan Bank Indonesia with Bank Indonesia in the form of Bank
Syariah (“FASBIS”) dan Deposito Berjangka Indonesia Sharia Deposit Facilities (“FASBIS”)
Syariah Bank Indonesia. and Bank Indonesia Sharia Term Deposits.
FASBIS merupakan sertifikat yang diterbitkan FASBIS are certificates issued by Bank
Bank Indonesia sebagai bukti penitipan dana Indonesia as evidence of short-term deposit of
berjangka pendek dengan prinsip wadiah. funds with the principles of wadiah. Bank
Deposito Berjangka Syariah Bank Indonesia Indonesia Sharia Term Deposits are term
merupakan penempatan berjangka di Bank deposits in Bank Indonesia with the principles of
Indonesia dengan prinsip jualah. Giro dan jualah. Current accounts and placements with
penempatan pada Bank Indonesia disajikan Bank Indonesia are presented at the
sebesar saldo penempatan. outstanding balance.
f. Giro dan penempatan pada bank lain f. Current accounts and placements with other
banks
Giro pada bank lain dinyatakan sebesar saldo Current accounts with other Banks are stated at
giro dikurangi dengan cadangan kerugian their outstanding balances net of allowance for
penurunan nilai. Bonus yang diterima Bank dari impairment losses. Bonuses received by the
Bank Umum Syariah diakui sebagai Bank from Sharia Commercial Banks are
pendapatan usaha lainnya. Penerimaan jasa recognised as other operating income.
giro dari bank nonsyariah tidak diakui sebagai Proceeds of interest on current accounts from
pendapatan Bank. non-sharia banks are not recognised as the
Bank's income.
Dana penerimaan jasa giro yang berasal dari The received current account service funds that
bank nonsyariah dikategorikan sebagai dana come from non-sharia bank are categorised as
nonhalal, sehingga Bank Syariah non-halal funds, so Sharia Bank then distributed
menyalurkannya sebagai dana kebajikan. as qardhul hasan funds. Before the qardhul
Sebelum dana kebajikan tersebut disalurkan, hasan funds are distributed, it is recorded in
maka pencatatannya di sisi liabilitas. liabilities.
g. Investasi pada surat berharga g. Investments in marketable securities
Surat berharga syariah adalah surat bukti Sharia marketable securities are proof of
penanaman dalam surat berharga berdasarkan investments under sharia principles commonly
prinsip syariah yang lazim diperdagangkan di traded in sharia money market and/or sharia
pasar uang syariah dan/atau pasar modal stock exchange, such as sharia bonds (sukuk)
syariah, antara lain obligasi syariah (sukuk) dan and mutual funds.
reksa dana.
Pada saat pengakuan awal, Bank menentukan At initial recognition, the Bank determines the
klasifikasi investasi pada surat berharga classification of investments in marketable
sebagai diukur pada biaya perolehan securities either measured at amortised cost,
diamortisasi, diukur pada nilai wajar melalui fair value through other comprehensive income
penghasilan komprehensif lain atau diukur pada or fair value through profit or loss.
nilai wajar melalui laba rugi.
29
Page 691
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
g. Investasi pada surat berharga (lanjutan) g. Investments in marketable securities
(continued)
a. Diukur pada biaya perolehan diamortisasi a. Measured at amortised cost
Investasi tersebut dimiliki dalam suatu The investment is held in a business
model usaha yang bertujuan utama model whereby the primary goal is to
untuk memperoleh arus kas obtain contractual cash flows and has
kontraktual dan terdapat persyaratan contractual terms in determining the
kontraktual dalam menentukan specific date of principal payments and
tanggal tertentu atas pembayaran or the results;
pokok dan atau hasilnya;
Biaya perolehan surat berharga Marketable securities acquisition cost
termasuk biaya transaksi; dan includes transaction cost; and
Selisih antara biaya perolehan dan The difference between the acquisition
nilai nominal diamortisasi secara garis cost and the nominal value is
lurus selama jangka waktu sukuk dan amortised on a straight-line basis over
diakui dalam laba rugi. the period of the sukuk and recognised
in profit or loss.
b. Diukur pada nilai wajar melalui b. Measured at fair value through other
penghasilan komprehensif lain comprehensive income
Investasi tersebut dimiliki dalam suatu The investment is held in a business
model usaha yang bertujuan utama model whereby the primary goal is to
untuk memperoleh arus kas obtain contractual cash flows and to
kontraktual dan melakukan penjualan sell the marketable securities, and has
surat berharga, terdapat persyaratan contractual terms in determining the
kontraktual dalam menentukan specific date of principal payments and
tanggal tertentu atas pembayaran or the results;
pokok dan atau hasilnya;
Biaya perolehan surat berharga Marketable securities acquisition cost
termasuk biaya transaksi; includes transaction cost;
Selisih antara biaya perolehan dan The difference between acquisition
nilai nominal diamortisasi secara garis cost and the nominal value is
lurus selama jangka waktu surat amortised on a straight-line basis over
berharga dan diakui dalam laba rugi; the period of the marketable securities
dan and is recognised in profit or loss; and
Keuntungan atau kerugian dari Gain or loss from changes of fair value
perubahan nilai wajar diakui dalam is recognised in other comprehensive
penghasilan komprehensif lain setelah income after considering unamortised
memperhitungkan saldo selisih biaya difference of acquisition cost and
perolehan dan nilai nominal yang nominal value and accumulated gain
belum diamortisasi dan saldo or loss of fair value which has been
akumulasi keuntungan dan kerugian previously recognised in other
nilai wajar yang telah diakui dalam comprehensive income. When
penghasilan komprehensif lain marketable securities are
sebelumnya. Ketika investasi surat derecognised, the accumulated gain or
berharga dihentikan pengakuannya, loss which has been previously
akumulasi keuntungan atau kerugian recognised in other comprehensive
yang sebelumnya diakui dalam income is reclassified to profit or loss
penghasilan komprehensif lain as reclassification adjustment.
direklasifikasi ke laba rugi sebagai
penyesuaian reklasifikasi.
c. Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi c. Measured at fair value through profit or
loss
Biaya perolehan surat berharga tidak Marketable securities acquisition cost
termasuk biaya transaksi; dan excludes transaction cost; and
Selisih antara nilai wajar dan jumlah The difference between fair value and
tercatat diakui dalam laba rugi. the carrying value is recognised in
profit or loss.
30
Page 692
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
h. Tagihan dan liabilitas akseptasi h. Acceptance receivables and liabilities
Tagihan dan liabilitas akseptasi merupakan Acceptance receivables and liabilities represent
transaksi Letter of Credit (“L/C”) dan Surat Letters of Credit (“L/C”) and Domestic
Kredit Berdokumen dalam Negeri (“SKBDN”) Documentary Letters of Credit (“SKBDN”)
yang diterima oleh bank penerima. transactions that have been accepted by the
accepting bank.
Tagihan dan liabilitas akseptasi dinyatakan Acceptance receivables and liabilities are stated
sebesar biaya perolehan diamortisasi. Tagihan at amortised cost. Acceptances receivable are
akseptasi disajikan setelah dikurangi cadangan stated at net of allowance for impairment losses.
kerugian penurunan nilai.
Tagihan akseptasi diklasifikasikan sebagai Acceptance receivables are classified as
pinjaman yang diberikan dan piutang. Liabilitas financing and receivables. Acceptance liabilities
akseptasi diklasifikasi sebagai kewajiban are classified as financial liabilities at amortised
keuangan yang dicatat pada biaya perolehan cost.
diamortisasi.
i. Piutang i. Receivables
Piutang terdiri dari piutang murabahah, piutang Receivables consist of murabahah receivables,
istishna, dan piutang ijarah. istishna receivables and ijarah receivables.
Murabahah adalah akad jual beli antara Murabahah is a sale and purchase contract
nasabah dengan Bank, dimana Bank between the customer and the Bank, whereby
membiayai kebutuhan konsumsi, investasi dan the Bank finances the consumption, investment
modal kerja nasabah yang dijual dengan harga and working capital needs of the customer sold
pokok ditambah dengan keuntungan yang with a principle price plus a certain margin that
diketahui dan disepakati bersama. Pembayaran is mutually informed and agreed. Repayment on
atas pembiayaan ini dilakukan dengan cara this financing is made in installments within a
mengangsur dalam jangka waktu yang specified period.
ditentukan.
Piutang murabahah pada awalnya diukur pada Murabahah receivables are initially measured at
nilai bersih ditambah dengan biaya transaksi net realisable value plus directly attributable
yang dapat diatribusikan secara langsung dan transaction costs which is an additional cost to
merupakan biaya tambahan untuk obtain the respected financial assets and after
memperoleh aset keuangan tersebut dan the initial recognition, are measured at
setelah pengakuan awal diukur pada biaya amortised cost using the effective margin
perolehan diamortisasi menggunakan metode method less any allowance for impairment
margin efektif dikurangi dengan cadangan losses value.
kerugian penurunan nilai.
Istishna adalah akad penjualan antara Istishna is a sale and purchase contract
al-mustashni (pembeli) dan al-shani (produsen between al-mustashni (buyer) and al-shani
yang juga bertindak sebagai penjual). (manufacturer also acting as the seller). Based
Berdasarkan akad tersebut, pembeli on the contract, the buyer orders the
menugaskan produsen untuk membuat atau manufacturer to produce or to supply al-mashnu
mengadakan al-mashnu (barang pesanan) (goods ordered) according to the specifications
sesuai spesifikasi yang disyaratkan pembeli required by the buyer and to sell them at agreed
dan menjualnya dengan harga yang price.
disepakati.
Piutang istishna disajikan sebesar tagihan Istishna receivables are stated at the amount
termin kepada pembeli akhir dikurangi dengan billed to customer less allowance for impairment
cadangan kerugian penurunan nilai. Margin losses. Deferred istishna margin is presented as
istishna yang ditangguhkan disajikan sebagai a contra account of istishna receivables.
pos lawan piutang istishna.
Ijarah adalah akad sewa antara pihak yang Ijarah is the lease contract between the party
menyewakan aset ijarah (mu’jir) dengan who rents out the ijarah assets (mu'jir) and the
penyewa/penerima manfaat barang (musta’jir) lessee/beneficiary of the goods (musta'jir) or
atau antara penerima jasa (musta’jir) dengan between the recipient of the service (musta'jir)
pihak yang memberikan jasa (ajir) untuk and the party who provide the service (ajir) to
mempertukarkan manfaat dan ujrah, baik exchange benefits and ujrah, both benefits of
manfaat aset ijarah maupun jasa. ijarah assets or services.
31
Page 693
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
i. Piutang (lanjutan) i. Receivables (continued)
Piutang ijarah terdiri dari piutang ijarah atas Ijarah receivables consist of ijarah of assets and
aset dan piutang ijarah multijasa. Piutang multi-services ijarah receivables. Ijarah of
ijarah atas aset adalah porsi pokok atas assets receivables are the principal portion of
pendapatan sewa yang telah jatuh tempo dan unpaid rent income at maturity. Multi-services
belum dibayar. Piutang ijarah multijasa adalah ijarah receivables are the principal portion of
porsi pokok atas pendapatan sewa yang belum unpaid rent income at maturity. Allowance for
dibayar sampai dengan jatuh tempo. impairment losses accounts on ijarah of assets
Cadangan kerugian penurunan nilai atas receivables and multi-services ijarah
piutang ijarah atas aset dan piutang ijarah receivables are presented as a contra account
multijasa disajikan sebagai pos lawan piutang of ijarah of assets receivables and multi-services
ijarah atas aset dan piutang ijarah multijasa. ijarah receivables. The Bank records ujrah
Bank mencatat ujrah ijarah atas aset yang receivables of ijarah of assets and multi-services
akan diterima dan ijarah multijasa yang akan ijarah as other assets.
diterima sebagai aset lainnya.
Skema restrukturisasi dilakukan dengan Restructuring scheme involves extension of
perpanjangan jangka waktu dan/atau maturity date and/or rescheduling debtor’s
penjadwalan kembali piutang bagi debitur receivables without changing the total margin to
tanpa mengubah jumlah margin yang harus be paid so that there is no gain or loss from
dibayar sehingga tidak terdapat keuntungan restructurisation. Margin income after
atau kerugian dari restrukturisasi. Pendapatan restructurisation is recognised based on the
margin setelah restrukturisasi diakui sesuai installment schedule after restructurisation.
jadwal angsuran setelah restrukturisasi.
j. Pinjaman qardh j. Funds of qardh
Pinjaman qardh adalah penyaluran dana Funds of qardh represent a distribution of funds
dengan akad qardh. with qardh contract.
Akad qardh adalah akad pinjaman dana Qardh contract is a borrowing contract with the
kepada nasabah dengan ketentuan bahwa condition that the borrower should repay the
nasabah wajib mengembalikan dana yang loan at a specified period of time.
diterimanya pada waktu yang telah disepakati.
Pinjaman qardh meliputi pembiayaan dengan Funds of qardh includes hawalah and rahn
akad hawalah dan rahn. Akad hawalah adalah financing contract. Hawalah is a transfer of debts
akad pengalihan utang dari pihak yang from debtors (customers) to other party (Bank)
berutang (nasabah) kepada pihak lain (Bank) which obligate to shoulder or pay. The Bank will
yang wajib menanggung atau membayar. Atas obtain an ujrah (fee) from this transaction, which
transaksi ini Bank mendapatkan ujrah is recognised as income when received.
(imbalan) dan diakui sebagai pendapatan pada
saat diterima.
Akad rahn merupakan transaksi Rahn contract is the pawn of goods or assets by
menggadaikan barang atau harta dari nasabah customers to the Bank with the money as
kepada Bank dengan uang sebagai gantinya. compensation. Goods or assets being pawned
Barang atau harta yang digadaikan tersebut are valued in accordance with the market price
dinilai sesuai harga pasar dikurangi persentase less a certain percentage and the Bank gets
tertentu dan sebagai imbalannya Bank ujrah (fee) in return which are recognised on an
mendapatkan ujrah (imbalan) dan diakui accrual basis.
berdasarkan basis akrual.
Pinjaman qardh diakui sebesar jumlah dana Funds of qardh are recognised at the same
yang dipinjamkan pada saat terjadinya. Pada amount of funds lent when these occur. On the
tanggal laporan posisi keuangan, pinjaman statements of financial position date, funds of
qardh dinyatakan sebesar saldo pinjaman qardh is stated at the outstanding financing
dikurangi dengan saldo cadangan kerugian balance less allowance for impairment losses
penurunan nilai yang dibentuk berdasarkan which is provided based on the management’s
hasil reviu oleh manajemen terhadap kualitas review of the financing quality.
pembiayaan yang ada.
32
Page 694
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
j. Pinjaman qardh (lanjutan) j. Funds of qardh (continued)
Skema restrukturisasi dilakukan dengan Restructuring scheme involves extension of
perpanjangan jangka waktu dan/atau maturity date and/or rescheduling debtor’s
penjadwalan kembali pinjaman qardh bagi funds of qardh. Ujrah income after
debitur. Pendapatan ujrah setelah restructurisation is recognised amounting to the
restrukturisasi diakui sebesar ujrah yang agreed ujrah after restructurisation.
disepakati setelah restrukturisasi.
k. Pembiayaan k. Financing
Pembiayaan bagi hasil dapat dilakukan dengan Financing with profit sharing scheme can be
akad mudharabah dan akad musyarakah. done in the form of mudharabah and
musyarakah contract.
Pembiayaan mudharabah merupakan Mudharabah financing is a joint financing made
pembiayaan kerjasama antara Bank sebagai between the Bank as the owner of the funds
pemilik dana (shahibul maal) dengan nasabah (shahibul maal) and the customer as a business
sebagai pelaksana usaha (mudharib) selama executor (mudharib) during a certain period.
jangka waktu tertentu. Pembagian hasil The profit sharing from the project or the
keuntungan dari proyek atau usaha tersebut business is determined in accordance with the
ditentukan sesuai dengan nisbah mutually agreed nisbah (predetermined ratio).
(predetermined ratio) yang telah disepakati On the statements of financial position date,
bersama. Pada tanggal laporan posisi mudharabah financing is stated at the
keuangan, pembiayaan mudharabah outstanding financing balance less allowance
dinyatakan sebesar saldo pembiayaan for impairment losses which is provided based
dikurangi dengan saldo cadangan kerugian on the management’s review of the financing
penurunan nilai yang dibentuk berdasarkan quality.
hasil reviu oleh manajemen terhadap kualitas
pembiayaan yang ada.
Pembiayaan musyarakah adalah akad Musyarakah financing is a partnership contract
kerjasama yang terjadi di antara para pemilik among fund’s owners (musyarakah partners) to
modal (mitra musyarakah) untuk contribute funds and conduct a business on a
menggabungkan modal dan melakukan usaha joint basis through partnership with the profit
secara bersama dalam suatu kemitraan dengan sharing based on a predetermined ratio, while
pembagian hasil sesuai dengan kesepakatan, the losses are borne proportionally based on
sedangkan kerugian ditanggung secara the capital contribution. On the statements of
proporsional sesuai dengan kontribusi modal. financial position dates, musyarakah financing
Pada tanggal laporan posisi keuangan, is stated at the outstanding financing balance
pembiayaan musyarakah dinyatakan sebesar less allowance for impairment losses which is
saldo pembiayaan dikurangi dengan saldo provided based on the management’s review on
cadangan kerugian penurunan nilai yang the existing financing quality.
dibentuk berdasarkan hasil reviu oleh
manajemen terhadap kualitas pembiayaan
yang ada.
Skema restrukturisasi dilakukan dengan Restructuring scheme involves extension of
perpanjangan jangka waktu dan/atau maturity date and/or rescheduling debtor’s
penjadwalan kembali pembiayaan bagi debitur. financing. Profit sharing income after
Pendapatan bagi hasil setelah restrukturisasi restructurisation is recognised amounting to the
diakui sebesar hak bagi hasil sesuai nisbah profit sharing based on the agreed nisbah after
yang disepakati setelah restrukturisasi. restructurisation.
l. Aset yang diperoleh untuk ijarah l. Assets acquired for ijarah
Ijarah atas aset adalah ijarah atas manfaat dari Ijarah of assets is ijarah for the benefits of ijarah
aset ijarah. assets.
Ijarah muntahiyah bittamlik adalah sewa Ijarah muntahiyah bittamlik is a lease
menyewa antara pemilik objek sewa dan transaction between the lessor and lessee to
penyewa untuk mendapatkan imbalan atas obtain fee from the object leased with the option
objek sewa yang disewakan dengan opsi of transferring the title through purchase or grant
perpindahan hak milik objek sewa baik dengan at a certain time in accordance with the lease
jual beli atau pemberian (hibah) pada saat contract.
tertentu sesuai akad sewa.
33
Page 695
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
l. Aset yang diperoleh untuk ijarah (lanjutan) l. Assets acquired for ijarah (continued)
Aset yang diperoleh untuk ijarah merupakan Assets acquired for ijarah represent object of
aset yang menjadi objek transaksi sewa atas leased assets and are recorded in the
aset dan dicatat di laporan posisi keuangan statements of financial position at the acquisition
sebesar harga perolehan dikurangi akumulasi cost, net of accumulated depreciation.
penyusutan.
Objek sewa dalam transaksi ijarah atas aset Leased object in ijarah of assets transaction is
disusutkan sesuai kebijakan penyusutan aset depreciated based on the depreciation policy for
sejenis, sedangkan objek sewa dalam ijarah similar assets, while leased object in ijarah
muntahiyah bittamlik disusutkan sesuai masa muntahiyah bittamlik transaction is depreciated
sewa. based on leased term.
Perpindahan hak milik objek sewa kepada The transfer of ownership right on the leased
penyewa dalam ijarah muntahiyah bittamlik object to the lessee in ijarah muntahiyah
dapat dilakukan dengan cara: bittamlik can be conducted through:
(i) hibah; atau (i) a grant; or
(ii) penjualan. (ii) sales.
Nilai tercatat aset segera diturunkan sebesar The carrying value of asset is immediately
jumlah yang dapat dipulihkan jika nilai tercatat impaired to its recoverable amount if the asset's
aset lebih besar dari estimasi jumlah yang carrying amount is greater than the estimated
dapat dipulihkan. recoverable amount.
Ijarah atas jasa (multijasa) adalah ijarah atas Ijarah of services (multi-services) is ijarah for the
manfaat dari jasa. Ijarah multijasa secara tidak benefits of services. Indirect multi-services ijarah
langsung yaitu ijarah atas jasa yang mana is an ijarah for services where another entity
entitas lain yang memberikan jasa kepada provides services to the lessee. Indirect multi-
penyewa. Ijarah multijasa tidak langsung tidak services ijarah does not recognise assets
mengakui aset yang diperoleh untuk ijarah. acquired for ijarah. The Bank recognise the
Bank mengakui saldo pokok ijarah multijasa unpaid principal balance of the multi-services
yang belum dibayar sebagai piutang ijarah ijarah as multi-services ijarah receivable.
multijasa.
m. Aset tetap, aset hak guna, dan aset tidak m. Fixed assets, right-of-use assets, and
berwujud intangible assets
Aset tetap Fixed assets
Aset tetap dinilai sebesar harga perolehan Fixed assets are stated at cost less accumulated
dikurangi akumulasi penyusutan, kecuali tanah depreciation, except for land which is valued
dinilai dengan metode revaluasi. Harga with revaluation method. The acquisition cost
perolehan termasuk pengeluaran yang dapat includes directly attributable cost for the
diatribusikan secara langsung atas perolehan acquisition of the asset. The land is stated at fair
aset tersebut. Tanah disajikan sebesar nilai value, based on the assessment performed by
wajar, berdasarkan penilaian yang dilakukan external independent appraisers which are
oleh penilai independen eksternal yang telah registered with OJK. Valuation are performed
terdaftar di OJK. Penilaian atas aset tersebut regularly every three years to ensure that the fair
dilakukan secara berkala setiap tiga tahun value of the revalued assets does not differ
untuk memastikan bahwa nilai wajar aset yang materially from its carrying amount. All other
direvaluasi tidak berbeda secara material property, plant and equipment are stated at
dengan jumlah tercatatnya. Aset tetap lainnya historical cost less depreciation. Historical cost
disajikan sebesar harga perolehan dikurangi includes expenditure that is directly attributable
dengan penyusutan. Harga perolehan to the acquisition of the items. Land is not
termasuk pengeluaran yang dapat diatribusikan depreciated.
secara langsung atas perolehan aset tersebut.
Tanah tidak disusutkan.
34
Page 696
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
m. Aset tetap, aset hak guna, dan aset tidak m. Fixed assets, right-of-use assets, and
berwujud (lanjutan) intangible assets (continued)
Aset tetap (lanjutan) Fixed assets (continued)
Aset tetap, kecuali tanah, disusutkan sejak Fixed assets, except land, are depreciated from
bulan ketika aset tersebut digunakan dengan the month of the usage of assets and computed
menggunakan metode garis lurus selama using the straight-line method based on the
taksiran masa manfaat aset sebagai berikut: estimated useful life of the assets as follows:
Tahun/Years
Bangunan 20 Buildings
Renovasi bangunan 10 Buildings improvement
Instalasi, kendaraan bermotor, Installation, vehicles,
inventaris kantor dan office equipment and
renovasi atas aset sewa 5*) leasehold improvement
*) 5 tahun atau mengikuti masa manfaat teknis *) 5 years or following the technical benefit period
Nilai sisa aset, masa manfaat dan metode The assets’ residual values, useful lives and
penyusutan ditelaah dan jika perlu disesuaikan, depreciation method are reviewed and adjusted
pada setiap akhir periode pelaporan. if appropriate, at the end of each reporting
period.
Biaya-biaya setelah pengakuan awal diakui Costs after initial recognition are recognised as
sebagai bagian nilai tercatat aset atau sebagai part of the carrying amount of the asset or as a
aset yang terpisah, sebagaimana mestinya, separate asset, as appropriate, only when the
hanya jika kemungkinan besar Bank mendapat Bank is likely to benefit economically in the
manfaat ekonomis di masa depan berkenaan future with respect to these assets and the
dengan aset tersebut dan biaya perolehan aset acquisition cost can be reliably measured. The
dapat diukur dengan andal. Nilai tercatat dari carrying value of the replaced part are removed
komponen yang diganti dihapuskan. Biaya from the accounts. All other repairs and
perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke maintenance are charged to the statements of
dalam laporan laba rugi dan penghasilan profit or loss and other comprehensive income
komprehensif lain dalam tahun keuangan ketika in the financial period when these costs occur.
biaya-biaya tersebut terjadi.
Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari The increase in the carrying amount arising from
revaluasi tanah dikreditkan pada “selisih revaluation of land is credited to "surplus on
revaluasi aset tetap” sebagai bagian dari fixed assets revaluation" as part of other
pendapatan komprehensif lainnya. comprehensive income.
Penurunan yang menghapus nilai kenaikan The decrease in the carrying amount that offset
yang sebelumnya atas aset yang sama previous increase of the same asset is charged
dibebankan terhadap “selisih revaluasi aset to "surplus on fixed assets revaluation" as part
tetap” sebagai bagian dari pendapatan of other comprehensive income, other decrease
komprehensif lainnya; penurunan lainnya is charged to the statements of profit or loss and
dibebankan pada laporan laba rugi dan other comprehensive income.
penghasilan komprehensif lain.
Nilai tercatat aset segera diturunkan sebesar The carrying value of asset is immediately
jumlah yang dapat dipulihkan jika nilai tercatat impaired to its recoverable amount if the asset’s
aset lebih besar dari estimasi jumlah yang carrying amount is greater than the estimated
dapat dipulihkan. recoverable amount.
Apabila aset tetap dilepas, maka nilai harga The net gains or losses arising from disposal of
perolehan dan akumulasi penyusutannya the fixed assets are determined by comparing
dikeluarkan dari laporan posisi keuangan dan the proceeds received from disposal with the
keuntungan atau kerugian bersih atas carrying amount of the assets and recognised in
pelepasan aset tetap diakui pada “pendapatan “non-operating income and expenses” in the
dan beban nonusaha” dalam laporan laba rugi statements of profit or loss and other
dan penghasilan komprehensif lain. Jika aset comprehensive income. When the revalued
yang direvaluasi dijual, jumlah yang dicatat di assets are sold, amounts recorded in equity are
dalam ekuitas dipindahkan ke saldo laba. transferred to retained earnings.
35
Page 697
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
m. Aset tetap, aset hak guna, dan aset tidak m. Fixed assets, right-of-use assets, and
berwujud (lanjutan) intangible assets (continued)
Aset hak guna Right-of-use assets
Pada tanggal permulaan kontrak, Bank menilai At the inception of a contract, the Bank assesses
apakah kontrak merupakan atau mengandung whether the contract is or contains a lease. A
sewa. Suatu kontrak merupakan atau contract is or contains a lease if the contract
mengandung sewa jika kontrak tersebut conveys the right to control the use of an
memberikan hak untuk mengendalikan identified assets for a period of time in exchange
penggunaan aset identifikasian selama suatu for consideration.
jangka waktu untuk dipertukarkan dengan
imbalan.
Bank tidak mengakui aset hak guna dan The Bank does not to recognise the right-of-use
liabilitas sewa untuk: asset and lease liabilities for:
Sewa dengan jangka waktu kurang atau Leases with a term of less or equal to 12
sama dengan 12 bulan dan tidak terdapat months and there is no call option; and
opsi beli; dan
Sewa atas aset dengan nilai rendah. Leases of low value assets.
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak To assess whether a contract conveys the right
untuk mengendalikan penggunaan aset to control the use of an identified asset, the Bank
identifikasian, Bank harus menilai apakah: shall assess whether:
Bank memiliki hak untuk mendapatkan The Bank has the right to obtain
secara substansial seluruh manfaat substantially all the economic benefit from
ekonomi dari penggunaan aset use of the asset throughout the period of
identifikasian; dan use; and
Bank memiliki hak untuk mengarahkan The Bank has the right to direct the use of
penggunaan aset identifikasian. Bank the identified asset. The Bank has the right
memiliki hak ini ketika Bank memiliki hak when it has a relevant decision-making right
untuk pengambilan keputusan yang relevan on how and for what purpose the asset is
tentang bagaimana dan untuk tujuan apa used are predetermined and:
aset digunakan telah ditentukan
sebelumnya dan:
1. Bank memiliki hak untuk 1. The Bank has the right to operate the
mengoperasikan aset; dan asset; and
2. Bank telah mendesain aset dengan cara 2. The Bank has designed the asset in a
menetapkan sebelumnya bagaimana way that predetermine how and for what
dan untuk tujuan apa aset akan purposes it will be used.
digunakan selama periode penggunaan.
Pada tanggal permulaan sewa, Bank mengakui The Bank recognises a right-of-use assets and
aset hak guna dan liabilitas sewa. Aset hak lease liabilities at the leases commencement
guna diukur pada biaya perolehan, dimana date. The right-of-use assets is initially
meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa measured at cost, which comprises the initial
yang disesuaikan dengan pembayaran sewa amount of the lease liabilities adjusted for any
yang dilakukan pada atau sebelum tanggal leases payment made at or before the
permulaan, ditambah dengan biaya langsung commencement date, plus any initial direct cost
awal yang dikeluarkan. Aset hak guna incurred. The right-of-use assets is amortised
diamortisasi dengan menggunakan metode over the straight-line method throughout the
garis lurus sepanjang jangka waktu sewa. lease term.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini The lease liabilities are initially measured at the
pembayaran sewa yang belum dibayar pada present value of the lease payments that are not
tanggal permulaan, didiskontokan dengan paid at the commencement date, discounted
menggunakan suku bunga implisit dalam sewa using the interest rate implicit in the lease or, if
atau jika suku bunga tersebut tidak dapat that right cannot be readily determined, using
ditentukan, maka menggunakan suku bunga incremental borrowing rate. Generally, the Bank
pinjaman inkremental. Pada umumnya, Bank uses its incremental borrowing rate as a
menggunakan suku bunga pinjaman discount rate.
inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.
36
Page 698
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
m. Aset tetap, aset hak guna, dan aset tidak m. Fixed assets, right-of-use assets, and
berwujud (lanjutan) intangible assets (continued)
Aset hak guna (lanjutan) Right-of-use assets (continued)
Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian Each leases payment is allocated between the
pokok dan biaya keuangan. Biaya keuangan liabilities and finance cost. The finance cost is
dibebankan pada laba rugi selama periode charged to profit or loss over the leases period
sewa sehingga menghasilkan tingkat suku so as to produce a constant periodic rate of
bunga periodik yang konstan atas saldo interest on the remaining balance of the
liabilitas untuk setiap periode. liabilities for each period.
Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset If the leases transfers ownership of the
pendasar kepada Bank pada akhir masa sewa underlying asset to the Bank by the end of the
atau jika biaya perolehan aset hak guna leases term or if the cost of the right-of-use
merefleksikan Bank akan mengeksekusi opsi assets reflects that the Bank will exercise a
beli, maka Bank menyusutkan aset hak guna purchase option, the Bank depreciates the right-
dari tanggal permulaan hingga akhir umur of-use assets from the commencement date to
manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka Bank the end of the useful life of the underlying asset.
menyusutkan aset hak guna dari tanggal Otherwise, the Bank depreciates the right-of-
permulaan hingga tanggal yang lebih awal use assets from the commencement date to the
antara akhir umur manfaat aset hak guna atau earlier of the end of the useful life of the right-of-
akhir masa sewa. use assets or the end of the leases term.
Aset tidak berwujud Intangible assets
Aset tidak berwujud diakui jika, dan hanya jika, Intangible assets are recognised if, and only if
biaya perolehan aset tersebut dapat diukur the cost of the asset can be measured reliably
secara andal dan kemungkinan besar Bank and it is probable that the Bank will obtain future
akan memperoleh manfaat ekonomis masa economic benefits from the assets. Intangible
depan dari aset tersebut. Aset tidak berwujud assets consist of software.
terdiri dari perangkat lunak.
Perangkat lunak yang dibeli oleh Bank dicatat Software acquired by the Bank is recorded at
sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi cost less accumulated amortisation. The
amortisasi. Metode amortisasi, estimasi masa amortisation method, estimated useful life and
manfaat dan nilai residual ditelaah pada setiap residual value are reviewed at the end of each
akhir tahun pelaporan dan disesuaikan jika reporting year and adjusted if deemed
dianggap tepat. appropriate.
Biaya yang dapat diatribusikan secara langsung Directly attributable costs that are capitalised as
dikapitalisasi sebagai bagian produk perangkat part of the software product include the software
lunak mencakup beban pekerja pengembang development employee costs and an
perangkat lunak dan bagian overhead yang appropriate portion of relevant overheads.
relevan.
Biaya yang terkait dengan pemeliharaan Costs associated with maintaining computer
perangkat lunak diakui sebagai beban pada software programs are recognised as an
saat terjadinya. Biaya pengembangan yang expense as incurred. Development costs
sebelumnya diakui sebagai beban, tidak dapat previously recognised as an expense are not
diakui sebagai aset pada periode berikutnya. recognised as an asset in a subsequent period.
Perangkat lunak diamortisasi sejak bulan ketika Software are amortised from the month of the
aset tersebut digunakan dengan menggunakan usage of assets by computed using the straight-
metode garis lurus selama taksiran masa line method based on the estimated useful life
manfaat aset yaitu 5 dan 10 tahun. of the assets, which is 5 and 10 years.
37
Page 699
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
n. Perpajakan n. Taxation
Beban pajak tahun berjalan ditetapkan Current tax expense is provided based on the
berdasarkan taksiran penghasilan kena pajak estimated taxable income for the current year.
tahun berjalan. Aset dan liabilitas pajak Deferred tax assets and liabilities are
tangguhan diakui atas perbedaan temporer recognised for temporary differences between
aset dan liabilitas antara pelaporan komersial the financial and the tax bases of assets and
dan pajak pada setiap tanggal pelaporan. liabilities at each reporting date.
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh Deferred tax assets are recognised for all
perbedaan temporer yang boleh dikurangkan deductible temporary differences and carry
dan saldo rugi fiskal yang belum forward of uncompensated tax losses to the
dikompensasikan, sepanjang perbedaan extent that it is probable that those temporary
temporer dan rugi fiskal yang belum differences and carry forward of
dikompensasikan tersebut dapat dimanfaatkan uncompensated tax losses will be utilised in
untuk mengurangi laba fiskal pada masa yang deducting future taxable profit.
akan datang.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah The carrying amount of deferred tax assets is
pada setiap tanggal posisi keuangan dan nilai reviewed at each reporting date and is reduced
tercatat aset pajak tangguhan tersebut when it is no longer probable that sufficient
diturunkan apabila tidak lagi terdapat taxable profits will be available to compensate
kemungkinan besar bahwa laba fiskal yang part or all of the benefit of the deferred tax
memadai akan tersedia untuk assets.
mengkompensasi sebagian atau semua
manfaat aset pajak tangguhan.
Perubahan terhadap liabilitas pajak diakui pada Amendment to tax obligation is recorded when
saat surat ketetapan pajak diterima, atau an assessment letter is received or, if objected
apabila diajukan keberatan dan atau banding to or appealed against by the Bank, when the
oleh Bank, pada saat telah ada keputusan atas result of such appeal or objection is determined.
banding dan atau keberatan tersebut. Jika If needed, management will provide provisions
perlu, manajemen akan membentuk provisi based on the estimated amount which will be
berdasarkan jumlah yang diestimasikan akan paid to tax authority.
dibayar kepada otoritas pajak.
Aset dan liabilitas atas pajak tangguhan dan Assets and liabilities on deferred tax and
pajak kini dapat saling hapus apabila terdapat current tax can be offset if there is a legal
hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan enforceable right to offset.
saling hapus.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur Deferred tax assets and liabilities are measured
berdasarkan tarif pajak yang akan berlaku pada at the tax rates that are expected to apply to the
tahun saat aset direalisasikan atau liabilitas year when the asset is realised or the liability is
diselesaikan berdasarkan peraturan settled based on tax laws that have been
perpajakan yang berlaku atau yang telah enacted or substantively enacted as at
secara substantif diberlakukan pada tanggal statements of financial position dates. The
laporan posisi keuangan. Pengaruh pajak related tax effects of the provisions for and/or
terkait dengan penyisihan untuk dan/atau reversals of all temporary differences during
pembalikan seluruh perbedaan temporer the year, including the effect of change in tax
selama tahun berjalan, termasuk pengaruh rates, are recognised as “Income Tax
perubahan tarif pajak, diakui sebagai Benefit/(Expense)” and included in the net profit
“Manfaat/(Beban) Pajak Penghasilan” dan or loss for the year, except to the extent that
termasuk dalam laba atau rugi bersih tahun they relate to items previously charged to other
berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi yang comprehensive income and reported to equity.
sebelumnya telah langsung dibebankan ke laba
komprehensif lainnya dan dilaporkan ke
ekuitas.
38
Page 700
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
o. Aset lain-lain o. Other assets
Aset lain-lain antara lain terdiri dari biaya Other assets among other consist of prepaid
dibayar dimuka, pendapatan yang masih akan expense and income receivables and AYDA.
diterima dan AYDA.
Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama Prepaid expenses are amortised over the useful
masa manfaat dengan menggunakan metode life using the straight-line method. Foreclosed
garis lurus. Agunan yang diambil alih collaterals acquired in relation to settlement of
sehubungan dengan penyelesaian pembiayaan financing are recognised at net realisable value
diakui sebesar nilai realisasi bersih maksimum maximum at the value of debtors’ obligation. Net
sebesar kewajiban nasabah. Nilai realisasi realisable value is the fair value of the asset
bersih adalah nilai wajar aset setelah dikurangi after deducting the estimated disposal costs.
estimasi biaya pelepasan. Setelah pengakuan Subsequent to initial recognition, foreclosed
awal, AYDA dicatat sebesar nilai yang lebih collaterals are stated at the lower of the carrying
rendah antara nilai tercatat dengan nilai value or the recovery value.
wajarnya setelah dikurangi biaya untuk
menjualnya.
p. Liabilitas segera p. Obligations due immediately
Liabilitas segera merupakan liabilitas Bank Obligations due immediately represent the
kepada pihak lain yang sifatnya wajib segera Bank’s obligations to other parties which should
dibayarkan sesuai perintah pemberi amanat be settled immediately based on predetermined
perjanjian yang ditetapkan sebelumnya. instructions by those having the authority.
Liabilitas segera dinyatakan sebesar nilai Obligations due immediately are stated at the
liabilitas Bank kepada pemberi amanat. amounts of the Bank’s liabilities to the entrustee.
q. Bagi hasil yang belum dibagikan q. Undistributed revenue sharing
Bagi hasil yg belum dibagikan adalah bagi hasil Undistributed profit sharing refers to the portion
yang telah diperhitungkan pada akhir periode of profit sharing that has been accrued at the
tetapi belum jatuh tempo. Bagi hasil ini meliputi end of the period but has not yet matured. This
transaksi yang memiliki perjanjian waktu includes transactions with agreed placement
penempatan antara lain: deposito, surat periods, such as deposits, issued securities, and
berharga yang diterbitkan dan pembiayaan received financing.
yang diterima.
r. Simpanan dari nasabah dan bank lain r. Deposits from customers and other banks
Simpanan merupakan simpanan pihak lain Deposits represent other parties’ deposits in the
dalam bentuk giro wadiah dan tabungan form of wadiah demand deposits and wadiah
wadiah. Simpanan dari bank lain dinyatakan savings deposits. Deposits from other banks are
sebesar nilai kewajiban Bank kepada bank lain. stated at the amounts payable to other banks.
Giro wadiah digunakan sebagai instrumen Wadiah demand deposits are used as payment
pembayaran dan dapat ditarik setiap saat instruments and available for withdrawal at any
melalui cek dan bilyet giro, serta mendapatkan time through cheque and demand deposit drafts
bonus sesuai dengan kebijakan Bank. Giro and receive bonuses according to the Bank’s
wadiah dinyatakan sebesar titipan pemegang policies. Wadiah demand deposits are stated at
giro di Bank. the amount entrusted by depositors in the Bank.
Tabungan wadiah adalah simpanan dana Wadiah savings deposits are customers’
nasabah pada Bank, yang bersifat titipan dan deposits in the Bank which are entrusted and
penarikannya dapat dilakukan setiap saat. can be withdrawn at any time. For these
Terhadap titipan tersebut, Bank tidak deposits, the Bank is not required to give any
dipersyaratkan untuk memberikan imbalan benefits except in terms of voluntary bonuses.
kecuali dalam bentuk pemberian bonus secara Wadiah deposits are stated at the amount
sukarela. Tabungan wadiah dinyatakan payable to customers.
sebesar liabilitas Bank.
39
Page 701
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
s. Liabilitas kepada Bank Indonesia s. Liabilities to Bank Indonesia
Liabilitas kepada Bank Indonesia (”PaSBI”) Liabilities to Bank Indonesia (“PaSBI”) is liquidity
merupakan pengelolaan likuiditas berdasarkan management based on Bank Indonesia sharia
prinsip syariah Bank Indonesia. Bank Indonesia principles. Bank Indonesia and the Bank agreed
dan Bank sepakat melakukan akad wakalah bil to enter into a wakalah bil ististmar agreement
ististmar untuk pengelolaan dana dengan for managing funds with collateral in the form of
agunan berupa surat berharga syariah. Dana sharia securities. Funds received are
yang diterima diakui sebagai liabilitas kepada recognized as liabilities to Bank Indonesia. The
Bank Indonesia. Bank melakukan pengelolaan Bank manages funds for overall business
dana untuk kegiatan investasi usaha secara investment activities (mutlaqah), returns of
keseluruhan (mutlaqah), pengembalian dana managed funds and payment of management
kelolaan dan pembayaran hasil pengelolaan results (istitsmar) are made at the time of
(istitsmar) dilakukan pada saat pelunasan. settlement. Liabilities to Bank Indonesia are
Liabilitas kepada Bank Indonesia dicatat stated at the issuance cash value received from
sebesar nilai tunai yang diterima dari suatu sharia securities intervention instrument in a
instrumen intervensi surat berharga syariah regular monetary operation by Bank Indonesia.
dalam suatu operasi moneter reguler oleh Bank
Indonesia.
t. Pinjaman yang akan diterima t. Borrowings received
Pinjaman diterima merupakan dana yang Borrowings received refer to funds obtained
diterima dari bank lain, Bank Indonesia atau from other banks, Bank Indonesia, or other
pihak lain dengan liabilitas pembayaran kembali parties, which are subject to repayment
sesuai dengan persyaratan perjanjian obligations in accordance with the terms and
pinjaman. conditions of the loan agreement.
u. Imbalan kerja u. Employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek seperti upah, Short-term employee benefits such as salaries,
iuran jaminan sosial, cuti jangka pendek dan social security contributions, short-term leaves
tunjangan hari raya diakui selama tahun and allowance of feast day are recognised
berjalan jasa diberikan. Imbalan jangka pendek during the period when services have been
dihitung sebesar jumlah yang tidak rendered. Short-term employee benefits are
didiskontokan. measured using undiscounted amounts.
Program pensiun iuran pasti Defined contribution plan
Iuran kepada dana pensiun sebesar persentase Contribution payable to the pension fund
tertentu gaji pegawai yang menjadi peserta equivalent to a certain percentage of salaries for
program pensiun iuran pasti Bank. Iuran qualified employees under the Bank’s defined
dicadangkan dan diakui sebagai biaya ketika contribution plan. The contribution is accrued
jasa telah diberikan oleh pegawai-pegawai and recognised as expense when services have
tersebut dan pembayarannya dikurangkan dari been rendered by qualified employees and
utang iuran. Iuran terutang dihitung actual payments are deducted from the
berdasarkan jumlah yang tidak didiskontokan. contribution payable. Contribution payable is
measured using undiscounted amounts.
Program imbalan pasti dan imbalan kerja Defined benefit plan and other long-term
jangka panjang lainnya employee benefits
Imbalan pasca kerja dan imbalan kerja jangka The post-employment benefits and other long-
panjang lainnya seperti cuti besar diakui term employee benefits such as grand leaves
sebagai biaya ketika jasa telah diberikan oleh are recognised as expense when services have
pegawai yang memenuhi syarat. Imbalan kerja been rendered by qualified employees. The
ditentukan berdasarkan peraturan Bank dan benefits are determined based on Bank
Undang-Undang Cipta Kerja No. 11 Tahun regulations and Labor Law No. 11 of 2020 dated
2020 tanggal 2 November 2021. 2 November 2021.
40
Page 702
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
u. Imbalan kerja (lanjutan) u. Employee benefits (continued)
Program imbalan pasti dan imbalan kerja Defined benefit plan and other long-term
jangka panjang lainnya (lanjutan) employee benefits (continued)
Imbalan pasca kerja dan imbalan kerja jangka The post-employment benefits and other long-
panjang lainnya secara aktuaris ditentukan term employee benefits are actuarially
berdasarkan metode Projected Unit Credit. determined using the Projected Unit Credit
method.
Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) Remeasurement of net defined benefit liabilities
imbalan pasti bersih, yang diakui sebagai (assets), which is recognised as other
penghasilan komprehensif lain terdiri atas: comprehensive income consist of:
(i) Keuntungan dan kerugian aktuarial; (i) Actuarial gain and losses;
(ii) Imbal hasil atas aset program, tidak (ii) Return on plan assets, excluding amounts
termasuk jumlah yang dimasukkan dalam that is included in net interest on liabilities
bunga bersih atas liabilitas (aset); dan (assets); and
(iii) Setiap perubahan dampak batas aset, (iii) The effect of the asset ceiling, excluding
tidak termasuk jumlah yang dimasukkan amounts included in the net interest of
dalam bunga bersih atas liabilitas (aset). liabilities (assets).
Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) Remeasurement of defined benefit liabilities
imbalan pasti - bersih, yang diakui sebagai (assets) - net, which is recognised as other
penghasilan komprehensif lain tidak comprehensive income is not reclassified to
direklasifikasi ke laba rugi pada periode profit or loss in the subsequent periods.
berikutnya.
Untuk imbalan kerja jangka panjang lain atas For other long-term employee benefits: current
biaya jasa kini, biaya bunga bersih atas liabilitas service cost, net interest expense of net defined
(aset) imbalan pasti bersih dan pengukuran benefit liabilities (assets) and re-measurement of
kembali liabilitas (aset) imbalan pasti bersih liabilities (assets) is recognised immediately in
langsung diakui pada laporan laba rugi dan the current year statements of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain tahun berjalan. other comprehensive income.
Biaya jasa lalu diakui sebagai beban pada Past service costs are recognised as expense at
tanggal yang lebih awal antara ketika the earlier date between the occurrence of the
amendemen atau kurtailmen program terjadi, amendments or curtailment program occurs, and
dan ketika biaya restrukturisasi atau pesangon the recognition of the costs of restructuring or
diakui, sehingga biaya jasa lalu yang belum severance. Therefore, unvested past service
vested tidak lagi dapat ditangguhkan dan diakui cost can no longer be deferred and recognised
selama periode vesting masa depan. over the future vesting period.
v. Liabilitas lain-lain v. Other Liabilities
Liabilitas lain-lain antara lain terdiri dari Other liabilities consist of unearned income,
pendapatan diterima dimuka, liabilitas sewa lease liabilities, and accrued expenses.
dan beban yang masih harus dibayar. Unearned income refers to compensation
Pendapatan diterima dimuka adalah imbalan received at the beginning of a partnership
yang diterima diawal aktivitas kerja sama dan activity, which is recognized as income over the
diakui sebagai pendapatan selama periode term of the agreement. Lease liabilities
perjanjian, sedangkan liabilitas sewa adalah represent obligations for costs incurred as a
kewajiban atas biaya-biaya sebagai consequence of using assets over a specified
konsekuensi telah menggunakan aset selama period. Accrued expenses are provisions for
periode tertentu dan biaya yang masih harus costs whose benefits have already been
dibayar merupakan cadangan atas biaya yang received by the Bank but have not yet been
manfaatnya telah diterima oleh Bank namun invoiced by third parties.
belum ditagihkan oleh pihak ketiga
41
Page 703
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
w. Dana syirkah temporer w. Temporary syirkah funds
Dana syirkah temporer adalah investasi yang Temporary syirkah funds represent investment
diterima oleh Bank. Bank mempunyai hak untuk received by the Bank. The Bank has the rights
mengelola dan menginvestasikan dana, baik to manage and invest the funds in accordance
sesuai dengan kebijakan Bank atau kebijakan with either the Bank’s policy or restriction set by
pembatasan dari pemilik dana, dengan the depositors with the agreed profit sharing. An
keuntungan dibagikan sesuai dengan example of temporary syirkah funds is the
kesepakatan. Contoh dari dana syirkah receipt of funds from a mudharabah muthlaqoh,
temporer adalah penerimaan dana dari mudharabah muqayyadah, mudharabah
investasi mudharabah muthlaqoh, mudharabah musytarokah and other similar accounts. For
muqayyadah, mudharabah musytarokah, dan example: mudharabah demand deposits,
akun lain yang sejenis, misalnya: giro mudharabah savings deposits and mudharabah
mudharabah, tabungan mudharabah, dan time deposits.
deposito mudharabah.
Tabungan mudharabah merupakan simpanan Mudharabah savings deposits represent funds
dana pihak-pihak lain yang mendapatkan from other parties which receive predetermined
imbalan bagi hasil dari pendapatan Bank atas and pre-agreed profit sharing (nisbah) based on
penggunaan dana tersebut dengan nisbah income derived by the Bank from the use of such
yang ditetapkan dan disetujui sebelumnya. funds. Mudharabah savings deposits are stated
Tabungan mudharabah dicatat sebesar nilai based on the customer’s savings deposit
simpanan dari nasabah. balance.
Deposito mudharabah merupakan simpanan Mudharabah time deposits represent third party
pihak lain yang hanya bisa ditarik pada waktu funds that can be withdrawn only at a certain
tertentu sesuai dengan perjanjian antara point in time based on the agreement between
pemegang deposito mudharabah dengan Bank. the depositors and the Bank.
Deposito mudharabah dinyatakan sebesar nilai Mudharabah time deposits are stated at nominal
nominal sesuai dengan perjanjian antara amount based on the agreement between the
pemegang deposito dengan Bank. depositors and the Bank.
Dana syirkah temporer tidak dapat digolongkan Temporary syirkah funds cannot be classified as
sebagai liabilitas. Hal ini karena Bank tidak liabilities. This is because the Bank does not
berkewajiban untuk mengembalikan jumlah have any liabilities to return the fund to the
dana awal dari pemilik dana kecuali akibat owners, except for losses due to the
kelalaian atau wanprestasi ketika mengalami management’s negligence or
kerugian. misrepresentation.
Di sisi lain dana syirkah temporer tidak dapat On the other hand, temporary syirkah funds
digolongkan sebagai ekuitas karena cannot also be classified as equity, because of
mempunyai waktu jatuh tempo dan pemilik the existence of maturity period and the absence
dana tidak mempunyai hak kepemilikan yang of similar rights of depositors as with
sama dengan pemegang saham, seperti hak shareholders, such as voting rights and the
voting dan hak atas realisasi keuntungan yang rights to realise gain from current assets and
berasal dari aset lancar dan aset noninvestasi. other non-investment assets.
Dana syirkah temporer merupakan salah satu Temporary syirkah funds represent one of the
unsur laporan posisi keuangan, hal tersebut statements of financial position accounts which
sesuai dengan prinsip syariah yang is in accordance with sharia principles that
memberikan hak kepada Bank untuk mengelola provide rights to the Bank to manage and invest
dan menginvestasikan dana, termasuk untuk funds, including mixing of one fund with the
mencampur dana dimaksud dengan dana other funds.
lainnya.
42
Page 704
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
w. Dana syirkah temporer (lanjutan) w. Temporary syirkah funds (continued)
Pemilik dana syirkah temporer memperoleh The owners of temporary syirkah funds receive
bagian atas keuntungan sesuai kesepakatan parts of profit in accordance with the agreement
dan menerima kerugian berdasarkan jumlah and receive loss based on the proportion of fund
dana dari masing-masing pihak. Pembagian from each parties. The profit distribution of
hasil dana syirkah temporer dapat dilakukan temporary syirkah funds might be based on
dengan konsep bagi hasil atau bagi profit sharing or revenue sharing concept.
keuntungan.
x. Sertifikat Investasi Mudharabah Antarbank x. Interbank Mudharabah Investment
(”SIMA”) Certificate (“SIMA”)
Sertifikat yang digunakan sebagai sarana untuk The certificate used as a means to obtain funds
mendapatkan dana dari bank lain dengan from other banks based on the principle of
prinsip mudharabah, Yang dikelompokkan mudharabah. Included in this certificate are
dalam sertifikat ini adalah surat berharga securities in the form of mudharabah
berupa investasi mudharabah antar bank yang investments between banks issued by one bank
dikeluarkan bank kepada bank lain yang akan to another, which will be settled at maturity.
dilunasi pada saat jatuh tempo.
y. Sukuk mudharabah y. Sukuk mudharabah
Sukuk mudharabah diakui sebesar nilai wajar Sukuk mudharabah is initially recognised at fair
pada awalnya dan selanjutnya diukur sebesar value and subsequently measured at amortised
biaya perolehan diamortisasi dengan cost using a straight-line method. Amortised cost
menggunakan garis lurus. Biaya perolehan is calculated by taking into account any discount
diamortisasi dihitung dengan memperhitungkan or premium associated to the initial recognition
adanya diskonto atau premi terkait dengan and transaction cost. The funds received from
pengakuan awal dan biaya transaksi. Dana the fund owners are recognised as temporary
yang diterima dari pemilik dana diakui sebagai syirkah funds.
dana syirkah temporer.
z. Pembiayaan berjangka mudharabah z. Mudharabah term financing
Pembiayaan berjangka mudharabah Mudharabah term financing is a joint financing
merupakan pembiayaan kerjasama antara made between the Bank as the business
Bank sebagai pelaksana usaha (mudharib) executor (mudharib) and the other bank as the
dengan bank lain sebagai pemilik dana owner of the funds (shahibul maal) during a
(shahibul maal) selama jangka waktu tertentu. certain period. The funds received from the fund
Dana yang diterima dari pemilik dana diakui owners are recognised as temporary syirkah
sebagai dana syirkah temporer sebesar jumlah funds amounting to the cash received. On the
kas yang diterima. Pada tanggal laporan posisi statements of financial position date, temporary
keuangan, dana syirkah temporer diukur dan syirkah funds are measured and presented at
disajikan sebesar nilai tercatat. the carrying amount.
Hak pemilik dana atas bagi hasil usaha yang The right of the fund owner to the profit sharing
sudah diperhitungkan tetapi belum dibagikan that has been calculated but has not yet been
kepada pemilik dana diakui sebagai liabilitas. distributed to the fund owner is recognised as a
liability.
43
Page 705
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
aa. Pendapatan pengelolaan dana sebagai aa. Income from fund management as mudharib
mudharib
Pendapatan pengelolaan dana sebagai Income from fund management as mudharib
mudharib terdiri dari pendapatan dari transaksi consists of income from murabahah receivables
piutang murabahah, istishna, pendapatan dari transactions, istishna receivables, income from
ijarah, pendapatan bagi hasil dari pembiayaan ijarah, profit sharing from mudharabah and
mudharabah dan musyarakah dan pendapatan musyarakah financing and other main operating
usaha utama lainnya. income.
Pendapatan atas piutang murabahah Income from murabahah receivables is
menggunakan metode setara tingkat imbal hasil recognised using the effective rate of return
efektif (margin efektif). Margin efektif adalah method (effective margin). Effective margin is
margin yang secara tepat mendiskontokan the margin that precisely discounts the
estimasi pembayaran atau penerimaan kas di estimated future cash payments or receipts
masa datang selama perkiraan umur dari through the expected life of the murabahah
piutang murabahah. receivables.
Pada saat menghitung margin efektif, Bank When calculating the effective margin, the Bank
mengestimasi arus kas di masa datang dengan estimates the future cash flows considering all
mempertimbangkan seluruh persyaratan contractual terms of the financial instrument, but
kontraktual dalam instrumen keuangan does not consider the loss of receivables in the
tersebut, tetapi tidak mempertimbangkan future. This calculation includes all
kerugian piutang di masa mendatang. commissions, provision fees and other forms
Perhitungan ini mencakup seluruh komisi, accepted by the parties in the contract that are
provisi dan bentuk lain yang diterima oleh para an inseparable part of the effective margin,
pihak dalam kontrak yang merupakan bagian transaction costs and all other premiums or
tak terpisahkan dari margin efektif, biaya discounts.
transaksi dan seluruh premi atau diskon
lainnya.
Pendapatan istishna diakui apabila telah terjadi Income from istishna is recognised at the date of
penyerahan barang. transfer of assets.
Pendapatan ijarah muntahiyah bittamlik Income from ijarah muntahiyah bittamlik
(“IMBT”) diakui selama masa akad secara (“IMBT”) is recognised over the contract period
merata sejak aset tersedia sampai akhir akad. evenly from the time the assets become
Bank mengakui pendapatan ijarah multijasa available until the end of the contract. The Bank
porsi pokok sejak nasabah menerima jasa dari recognises the principal portion of income from
pihak penyedia jasa berdasarkan kemajuan multi-services ijarah from the time the customer
jasa yang diberikan dan sejumlah biaya jasa receives services from the service provider
yang harus dibayarkan Bank kepada pihak based on the progress of the services provided
penyedia jasa. Bank mengakui pendapatan and the amount of service fees that must be paid
margin ijarah multijasa secara merata setelah by the Bank to the service provider. The Bank
selesainya pemberian jasa oleh pihak penyedia recognises income from multi-services ijarah
jasa selama masa akad ijarah antara Bank dan margin evenly after the completion of service by
nasabah. Pendapatan IMBT dan ijarah the service provider during the period of the
multijasa disajikan secara neto setelah ijarah contract between the Bank and the
dikurangi beban terkait di laba rugi. customer. Income from IMBT and multi-services
ijarah are presented on a net basis after
deducting the related expenses in profit or loss.
Pendapatan usaha musyarakah yang menjadi Musyarakah income which is distributed to
hak mitra aktif diakui sebesar haknya sesuai active partners is recognised in accordance with
dengan kesepakatan, sedangkan pendapatan the agreement, while musyarakah income which
usaha musyarakah untuk mitra pasif diakui is distributed to passive partners is recognised
sebagai hak pihak mitra pasif atas bagi hasil as right of the passive partner to profit sharing
dan liabilitas. and liabilities.
44
Page 706
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
aa. Pendapatan pengelolaan dana sebagai aa. Income from fund management as mudharib
mudharib (lanjutan) (continued)
Pendapatan usaha mudharabah diakui dalam Income from mudharabah is recognised during
periode terjadinya hak bagi hasil sesuai nisbah the period of profit sharing in accordance with
yang disepakati dan tidak diperkenankan the agreed nisbah, while recognition based on
mengakui pendapatan dari proyeksi hasil projected income is not allowed. Loss incurred
usaha. Kerugian akibat kelalaian dari pengelola due to negligence on the part of fund manager
dana dibebankan pada pengelola dana dan is charged to the fund manager and shall not
tidak mengurangi investasi mudharabah. reduce the mudharabah investment.
Pendapatan usaha utama lainnya terdiri dari Other main operating income consists of
pendapatan dari pinjaman qardh, pendapatan income derived from funds of qardh, Bank
dari Deposito Berjangka Syariah Bank Indonesia Sharia Term Deposits, FASBIS,
Indonesia, pendapatan dari FASBIS, placements with other sharia banks and profit
pendapatan dari penempatan pada bank sharing from investment in marketable
syariah lain dan pendapatan bagi hasil investasi securities.
pada surat berharga.
ab. Hak pihak ketiga atas bagi hasil dana ab. Third parties' share on return of temporary
syirkah temporer syirkah funds
Hak pihak ketiga atas bagi hasil dana syirkah Third parties’ share on return of temporary
temporer merupakan bagian bagi hasil milik syirkah funds represents third parties’ share on
pihak ketiga yang didasarkan pada prinsip the income of the Bank derived from managing
mudharabah mutlaqah atas pengelolaan dana of such funds under mudharabah mutlaqah
mereka oleh Bank. Pendapatan yang dibagikan principles. The profit sharing is distributed on the
adalah pendapatan yang telah diterima (cash cash basis.
basis).
Bagi hasil yang dibagikan kepada pemilik dana The profit sharing distributed to fund owners is
dihitung dari pendapatan Bank. calculated based on the revenue of the Bank.
Jumlah pendapatan margin dan bagi hasil atas Margin income and profit sharing on financing
pembiayaan yang diberikan dan dari aset facilities and other earning assets are distributed
produktif lainnya yang akan dibagikan kepada to fund owners. The Bank computes
nasabah penyimpan dana. Bank menghitung proportionately based on the allocation of funds
secara proporsional sesuai dengan alokasi from owners and the Bank which was used in
dana nasabah dan Bank yang dipakai dalam financing and other earning assets granted.
pembiayaan yang diberikan dan aset produktif
lainnya yang disalurkan.
Dari jumlah pendapatan margin dan bagi hasil The total available margin and profit sharing are
yang tersedia untuk nasabah tersebut distributed to customers and depositors as
kemudian dibagihasilkan kepada nasabah shahibul maal and to the Bank as mudharib in
penabung dan deposan sebagai shahibul maal accordance with a predetermined nisbah, while
dan Bank sebagai mudharib sesuai dengan for customers of demand deposits and savings
porsi nisbah bagi hasil yang telah disepakati deposits under wadiah contract might be
bersama sebelumnya, sedangkan untuk granted bonuses according to the Bank’s policy.
nasabah giro dan tabungan dengan akad
wadiah dapat diberikan bonus berdasarkan
kebijakan Bank.
Pendapatan margin dan bagi hasil atas Margin income and profit sharing from financing
pembiayaan yang diberikan dan aset produktif and other earning assets which are earned
lainnya yang didapatkan melalui penggunaan through the use of the Bank's funds, are entirely
dana Bank, seluruhnya menjadi milik Bank, entitled to the Bank, including income from the
termasuk pendapatan dari investasi Bank Bank's fee-based investments.
berbasis imbalan.
45
Page 707
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
ac. Pendapatan imbalan jasa perbankan ac. Fee based income from banking services
Pendapatan imbalan jasa perbankan diakui Fee based income from banking services is
pada periode akuntansi dimana jasa diberikan, recognised in the accounting period in which the
dengan mengacu pada tingkat penyelesaian services are rendered, by reference to the stage
dari suatu transaksi dan dinilai berdasarkan of completion of the specific transaction and
jasa aktual yang telah diberikan sebagai assessed on the basis of the actual service
proporsi atas total jasa yang harus diberikan. provided as a proportion of the total service to
be provided.
ad. Transaksi dan saldo mata uang asing ad. Transaction and balance in foreign currency
Bank menyelenggarakan catatan akuntansinya The Bank maintains its accounting records in
dalam Rupiah Indonesia sebagai mata uang Indonesian Rupiah as the functional currency.
fungsional. Transaksi yang melibatkan mata Transactions in foreign currencies are recorded
uang asing dicatat pada nilai tukar pada saat at the prevailing exchange rates in effect on the
terjadinya transaksi. date of the transactions.
Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset At statements of financial position dates, all
dan liabilitas moneter dalam mata uang asing monetary assets and liabilities denominated in
dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah dengan foreign currencies are translated into Rupiah
menggunakan kurs Reuters pada pukul 16:00 using the Reuters spot rates at 16:00 WIB
WIB (Waktu Indonesia Bagian Barat). (Western Indonesian Time).
Keuntungan atau kerugian yang timbul sebagai The resulting gains or losses from the
akibat dari penjabaran aset dan liabilitas translation of monetary assets and liabilities in
moneter dalam mata uang asing dicatat dalam foreign currencies are recognised in the
laporan laba rugi dan penghasilan statements of profit or loss and other
komprehensif lain tahun berjalan. comprehensive income for the current year.
Kurs mata uang asing yang digunakan untuk The exchange rates used in translating foreign
penjabaran mata uang asing terhadap Rupiah currency amounts into Rupiah are as follows
adalah sebagai berikut (nilai penuh): (full amount):
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
1 Dolar Amerika Serikat 16,675.00 16,095.00 1 United States Dollar
1 Riyal Arab Saudi 4,446.50 4,284.00 1 Saudi Arabian Riyal
1 Euro Eropa 19,571.45 16,758.12 1 European Euro
1 Dolar Singapura 12,965.05 11,844.58 1 Singapore Dollar
1 Dolar Australia 11,152.24 10,013.51 1 Australian Dollar
1 Dolar Hong Kong 2,142.30 2,073.11 1 Hong Kong Dollar
1 Pound Sterling Inggris 22,439.55 20,218.54 1 Great Britain Pound Sterling
1 Yen Jepang 106.50 103.03 1 Japan Yen
1 Dolar Kanada 12,167.54 11,201.59 1 Canadian Dollar
1 Franc Swiss 21,026.42 17,815.04 1 Swiss Franc
1 Yuan China 2,384.72 2,198.50 1 Chinese Yuan
1 Dirham Uni Emirat Arab 4,540.50 4,382.00 1 United Arab Emirates Dirham
ae. Laba per saham ae. Earnings per share
Laba per lembar saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share is calculated by dividing
membagi laba tahun berjalan dengan jumlah income for the year by the weighted average
rata-rata tertimbang saham yang ditempatkan number of issued and fully paid-up shares during
dan disetor penuh pada tahun yang the related year.
bersangkutan.
46
Page 708
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
af. Provisi af. Provisions
Provisi diakui jika Bank memiliki kewajiban kini Provisions are recognised when the Bank has a
(baik bersifat hukum maupun bersifat present obligation (legal or constructive), as a
konstruktif), akibat peristiwa masa lalu, besar result of a past event, it is probable that an
kemungkinannya penyelesaian kewajiban outflow of resources embodying economic
tersebut mengakibatkan arus keluar sumber benefits will be required to settle the obligation
daya yang mengandung manfaat ekonomi dan and a reliable estimate can be made of the
estimasi yang andal mengenai jumlah amount of the obligation.
kewajiban tersebut dapat dibuat.
Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan Provisions are reviewed at each reporting date
dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi and adjusted to reflect the current best estimate.
terbaik yang paling kini. Jika arus keluar If it is no longer probable that an outflow of
sumber daya untuk menyelesaikan kewajiban resources embodying economic benefits will be
kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi required to settle the obligation, the provision is
dibalik. reversed.
ag. Sumber dana kebajikan ag. Source of qardhul hasan funds
Sesuai dengan Fatwa DSN-MUI Based on Fatwa DSN-MUI
No. 123/DSN-MUI/XI/2018, Dana Kebajikan No. 123/DSN-MUI/XI/2018, Qardhul Hasan
berasal dari Dana yang Tidak Boleh Diakui Funds comes from Funds that are Prohibited to
Sebagai Pendapatan (Dana TBDSP), di be Recognised as Revenue (TBDSP Funds),
antaranya adalah sebagai berikut: which include the following:
1. Transaksi tidak sesuai dengan prinsip 1. The transaction that is not accordance
syariah yang tidak dapat dihindarkan with sharia principle and cannot be
termasuk pendapatan bunga (riba). avoided include interest revenue (riba).
2. Transaksi syariah yang tidak terpenuhi 2. The sharia transaction does not fulfill the
ketentuan dan batasannya (rukun terms and conditions (principle and/or
dan/atau syaratnya). requirement.
3. Dana sanksi (denda) karena tidak 3. Penalty funds (fines) because of not
memenuhi kewajiban sesuai fulfilling the obligation on initial contract.
kesepakatan.
4. Dana yang tidak diketahui pemiliknya, 4. Unknown funds, the owner is known but
diketahui pemiliknya tetapi tidak was not found or the owner is known but
ditemukan atau diketahui pemiliknya return cost is higher than the stated
tetapi biaya pengembaliannya lebih besar amount.
dari jumlah dana tersebut.
ah. Segmen operasi ah. Operating segment
Segmen adalah bagian yang dapat dibedakan A segment is a distinguishable component of
dari Bank yang terlibat baik dalam menyediakan the business unit that is engaged either in
produk tertentu (segmen usaha), maupun providing certain products (business segment),
dalam menyediakan produk dalam lingkungan or in providing products within a particular
ekonomi tertentu (segmen geografis), yang economic environment (geographical
memiliki risiko dan imbalan yang berbeda segment), which is subject to risks and rewards
dengan segmen lainnya. that are different from those of other segments.
Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas Segment revenue, expenses, results, assets
segmen mencakup hal-hal yang dapat and liabilities include items directly attributable
diatribusikan langsung kepada suatu segmen to a segment as well as those that can be
serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan allocated on a reasonable basis to that
dasar yang sesuai kepada segmen tersebut. segment.
Bank menyajikan segmen operasi berdasarkan The Bank presents operating segment based
laporan internal yang disajikan kepada Direksi on the Bank’s internal report that is presented
sebagai pengambil keputusan operasional dan to the Board of Directors as the chief operating
keuangan. decision maker.
47
Page 709
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
ah. Segmen operasi (lanjutan) ah. Operating segment (continued)
Di tahun 2022, Bank menerapkan perubahan In 2022, the Bank implements some changes in
terhadap penyajian segmen operasi yang presentation of its operational segments for the
digunakan dalam laporan kinerja manajemen internal management performance report. The
internal. Bank telah mengidentifikasi dan Bank has identified and disclosed financial
mengungkapkan informasi keuangan information based on main business (business
berdasarkan kegiatan bisnis utama (segmen segment) classified into Corporate Banking,
usaha) yang terbagi atas kelompok Corporate Commercial Banking, Institutional Relation,
Banking, Commercial Banking, Hubungan Retail and Treasury Banking & Head Office.
Kelembagaan, Ritel, dan Treasury Banking &
Kantor Pusat.
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 3. USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES
AKUNTANSI YANG PENTING AND JUDGMENTS
Beberapa estimasi dan asumsi dibuat dalam rangka Certain estimates and assumptions are made in the
penyusunan laporan keuangan dimana dibutuhkan preparation of the financial statements and these
pertimbangan manajemen dalam menentukan require management judgment in determining the
metodologi yang tepat untuk penilaian aset dan appropriate methodology for valuation of assets and
liabilitas. liabilities.
Manajemen membuat estimasi dan asumsi yang Management makes estimates and assumptions
berimplikasi pada pelaporan nilai aset dan liabilitas that affect the reported amounts of assets and
atas tahun keuangan satu tahun ke depan. Semua liabilities within the next financial year. All estimates
estimasi dan asumsi yang diharuskan oleh PSAK and assumptions required in conformity with SFAS
adalah estimasi terbaik yang didasarkan pada are best estimates undertaken in accordance with
standar yang berlaku. Estimasi dan pertimbangan the applicable standard. Estimates and judgments
dievaluasi secara terus menerus dan berdasarkan are evaluated on a continuous basis and are based
pengalaman masa lalu dan faktor-faktor lain on past experiences and other factors, including
termasuk harapan atas kejadian yang akan datang. expectations with regard to future events.
Walaupun estimasi dan asumsi ini dibuat Although these estimates and assumptions are
berdasarkan pengetahuan terbaik manajemen atas based on management’s best knowledge of current
kejadian dan aktivitas saat ini, hasil yang timbul events and activities, actual result may differ from
mungkin berbeda dengan estimasi dan asumsi those estimates and assumptions.
semula.
Sumber utama ketidakpastian estimasi: Key sources of estimation uncertainty:
a. Cadangan kerugian penurunan nilai pada a. Allowance for impairment losses on
piutang, pinjaman qardh, dan pembiayaan receivables, funds of qardh, and financing
Bank menelaah kualitas aset pada setiap tanggal The Bank examines the quality of assets at
laporan posisi keuangan untuk menilai apakah statements of financial position date to assess
penurunan nilai harus dicatat dalam laporan laba whether impairment should be recorded in the
rugi dan penghasilan komprehensif lain. Dalam statements of profit or loss and other
menentukan apakah penurunan nilai harus comprehensive income. In determining whether
dibentuk dalam laporan laba rugi, Bank membuat a provision for impairment losses should be
estimasi penilaian apakah terdapat indikasi recognised in the profit or loss, the Bank makes
penurunan kualitas aset. Estimasi tersebut estimation of whether there is any indication of
didasarkan pada asumsi dari sejumlah aset dan impairment in the asset quality. Such estimates
hasil akhirnya mungkin berbeda, yang are based on the assumption of a number of
mengakibatkan perubahan di masa mendatang factors, and the end result may differ, resulting
atas cadangan penurunan nilai. in future changes to allowance for impairment.
48
Page 710
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 3. USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES
AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) AND JUDGMENTS (continued)
a. Cadangan kerugian penurunan nilai pada a. Allowance for impairment losses on
piutang, pinjaman qardh, dan pembiayaan receivables, funds of qardh, and financing
(lanjutan) (continued)
Kondisi spesifik counterparty yang mengalami The specific condition of impaired counterparty
penurunan nilai dalam pembentukan cadangan in calculating allowances for impairment losses
kerugian atas piutang, pinjaman qardh, dan on receivables, funds of qardh, and financing is
pembiayaan dievaluasi secara individu evaluated individually based on management’s
berdasarkan estimasi terbaik manajemen atas best estimate of the present value of the
nilai kini arus kas yang diharapkan akan diterima. expected cash in flows. In estimating these cash
Dalam mengestimasi arus kas tersebut, flows, management makes judgments about the
manajemen membuat pertimbangan tentang counterparty’s financial situation and/or the net
situasi keuangan counterparty dan/atau nilai realisable value of any underlying collateral.
realisasi bersih dari setiap agunan. Setiap aset Each impaired assets is assessed on its merits,
yang mengalami penurunan nilai dinilai sesuai the workout strategy and estimated recoverable
dengan manfaat yang ada, dan strategi cash flows.
penyelesaian serta estimasi arus kas yang
diperkirakan dapat diterima.
Perhitungan cadangan penurunan nilai kolektif Collectively assessed impairment allowances
meliputi kerugian pembiayaan yang melekat cover financing losses inherent in portfolios of
dalam portofolio piutang, pinjaman qardh, dan receivables, funds of qardh, and financing with
pembiayaan dengan karakteristik ekonomi yang similar economic characteristics when there is
sama ketika terdapat bukti objektif penurunan objective evidence of impairment, yet the
nilai, tetapi penurunan nilai secara individu individual impaired items cannot be identified. In
belum dapat diidentifikasi. Dalam menilai assessing the need for collective allowances,
kebutuhan untuk cadangan kolektif, manajemen management considers factors such as
mempertimbangkan faktor-faktor seperti kualitas financing quality and product segmentation. In
piutang dan segmentasi. Guna membuat order to estimate the required allowance,
estimasi cadangan yang diperlukan, manajemen assumptions are made to define the way
membuat asumsi untuk menentukan kerugian inherent losses are modelled and to determine
yang melekat, dan untuk menentukan parameter the required input parameters, based on
input yang diperlukan, berdasarkan pengalaman historical experience and current economic
masa lalu dan kondisi ekonomi saat ini. conditions. The accuracy of the allowances
Keakuratan penyisihan tergantung pada depends on how well these estimate future cash
seberapa baik estimasi arus kas masa depan flows for specific counterparty allowances and
untuk cadangan counterparty tertentu dan the model assumptions and parameters used in
asumsi model dan parameter yang digunakan determining collective allowances (Note 2d, 9,
dalam menentukan cadangan kolektif (Catatan 10, 11, 12, 46a).
2d, 9, 10, 11, 12, 46a).
b. Kewajiban imbalan kerja karyawan b. Employee benefits liabilities
Nilai kini atas imbalan kerja karyawan The present value of the employee benefit
tergantung dari banyaknya faktor yang obligations depends on a number of factors that
dipertimbangkan oleh aktuaris berdasarkan are determined on an actuarial basis using a
beberapa asumsi. Perubahan atas asumsi- number of assumptions. Any changes in these
asumsi tersebut akan mempengaruhi carrying assumptions will impact the carrying amount of
amount atas imbalan kerja karyawan. employee benefit obligations.
Asumsi yang digunakan untuk menentukan The assumptions used in determining the net cost
biaya atau pendapatan untuk imbalan kerja or income for employee benefits include the
mencakup tingkat diskonto dan kenaikan gaji di discount rate and future salary increase. Any
masa datang. Adanya perubahan pada asumsi changes in these assumptions will have an impact
ini akan mempengaruhi jumlah tercatat on the carrying amount of employee benefits
kewajiban imbalan kerja karyawan. liabilities.
Bank menentukan tingkat diskonto yang tepat The Bank determines the appropriate discount
pada setiap periode pelaporan. Ini merupakan rate at the reporting period. This is the interest
tingkat suku bunga yang digunakan untuk rate that should be used to determine the present
menentukan nilai kini atas arus kas masa depan value of estimated future cash outflows expected
yang diestimasi akan digunakan untuk to be required to settle the pension obligations.
membayar imbalan kerja.
49
Page 711
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 3. USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES
AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) AND JUDGMENTS (continued)
b. Kewajiban imbalan kerja karyawan (lanjutan) b. Employee benefits liabilities (continued)
Dalam menentukan tingkat diskonto yang tepat, In determining the appropriate discount rate, the
Bank mempertimbangkan tingkat suku bunga Bank considers the interest rates of Government
atas Obligasi Pemerintah yang mempunyai Bonds that have terms to maturity approximating
jatuh tempo yang menyerupai jangka waktu the terms of the related employee benefit
imbalan kerja karyawan. liabilities.
Untuk tingkat kenaikan gaji masa datang, Bank For the rate of future salary increases, the Bank
mengumpulkan data historis mengenai collects all historical data relating to changes in
perubahan gaji dasar pekerja dan base salaries and adjusts it for future business
menyesuaikannya dengan perencanaan bisnis plans.
masa datang.
Asumsi kunci liabilitas pensiun lainnya Other key assumptions for pension obligations
sebagian ditentukan berdasarkan kondisi pasar are partly based on current market conditions.
saat ini.
c. Perpajakan c. Taxation
Bank menentukan provisi perpajakan The Bank provides for tax provision based on
berdasarkan estimasi atas kemungkinan estimates whether the additional taxes will be
adanya tambahan beban pajak. Jika hasil akhir due. Where the final tax outcome of these matters
dari hal ini berbeda dengan jumlah yang dicatat is different from the amounts that were initially
semula, maka perbedaan tersebut akan recorded, such differences will impact the profit
berdampak terhadap laba rugi. loss.
Aset pajak tangguhan diakui atas jumlah pajak Deferred tax assets are recognised for the future
penghasilan terpulihkan (recoverable) pada recoverable taxable income arising from
periode mendatang sebagai akibat perbedaan temporary difference. Management judgement is
temporer yang boleh dikurangkan. Justifikasi required to determine the amount of deferred tax
manajemen diperlukan untuk menentukan assets that can be recognised, based upon the
jumlah aset pajak tangguhan yang dapat diakui, likely timing on level of future taxable profits
sesuai dengan waktu yang tepat dan tingkat together with future strategic planning.
laba fiskal di masa mendatang sejalan dengan
strategi rencana perpajakan ke depan.
d. Revaluasi aset tetap d. Fixed asset revaluation
Revaluasi aset tetap Bank bergantung pada The Bank’s fixed assets revaluation depends on
pemilihan asumsi yang digunakan oleh penilai its selection of certain assumptions used by the
independen dalam menghitung jumlah-jumlah independent appraisal in calculating such
tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain: amounts. Those assumptions include among
tingkat diskonto, nilai tukar, tingkat inflasi dan others: discount rate, exchange rate, inflation
tingkat kenaikan pendapatan dan biaya. Bank rate and revenue and cost increase rate. The
berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah Bank believes that its assumptions are
wajar dan sesuai, perbedaan signifikan dalam reasonable and appropriate and significant
asumsi yang ditetapkan Bank dapat differences in the Bank’s assumptions may
mempengaruhi secara material nilai aset tetap materially affect the valuation of its fixed assets.
yang direvaluasi.
e. Menentukan jangka waktu kontrak dengan e. Determine the contract term with extension
opsi perpanjangan dan penghentian kontrak and contract termination options - the Bank
- Bank sebagai lessee as lessee
Bank menentukan jangka waktu sewa sebagai The Bank determines the lease term as non-
jangka waktu sewa yang tidak dapat dibatalkan, cancellable term, together with the period
bersama dengan periode yang dicakup oleh opsi covered by the option to extend the lease if it is
untuk memperpanjang masa sewa jika determined to be exercised, or any period
dipastikan akan dilaksanakan, atau periode apa covered by the option to terminate the lease, if it
pun yang dicakup oleh opsi untuk menghentikan is reasonably certain not to be exercised.
sewa, jika cukup wajar untuk tidak dilakukan.
50
Page 712
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 3. USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES
AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) AND JUDGMENTS (continued)
e. Menentukan jangka waktu kontrak dengan e. Determine the contract term with extension
opsi perpanjangan dan penghentian kontrak and contract termination options - the Bank
- Bank sebagai lessee (lanjutan) as lessee (continued)
Bank memiliki beberapa kontrak sewa yang The Bank has several lease contracts that
mencakup opsi perpanjangan dan penghentian include extension and contract termination in the
jangka waktu sewa. Bank menerapkan penilaian lease terms. The Bank applies its judgment in
dalam mengevaluasi apakah dapat dipastikan evaluating whether it is certain to exercise the
jika akan menggunakan opsi untuk option to extend or terminate the lease. This is
memperpanjang atau menghentikan sewa. Hal done by considering all relevant facts and
tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan circumstances that provide economic incentives
seluruh fakta dan keadaan yang relevan yang to extend or terminate the lease. After the
memberikan insentif ekonomi untuk melakukan commencement date, the Bank reassesses the
perpanjangan atau penghentian sewa. Setelah lease term, if there is a significant event or
tanggal dimulainya, Bank menilai kembali masa change in circumstances which is under its
sewa, jika terdapat peristiwa atau perubahan control and affects whether the lessee is certain
signifikan dalam keadaan yang berada dalam enough to exercise the option to extend or
kendali dan mempengaruhi apakah lessee terminate the lease.
cukup pasti untuk mengeksekusi opsi
memperpanjang atau menghentikan sewa.
f. Penyisihan kerugian aset nonproduktif f. Allowance for impairment losses on non-
earning assets
Bank menelaah potensi kerugian aset The Bank evaluates the potential loss of non-
nonproduktif pada setiap tanggal pelaporan earning assets at each reporting date to assess
untuk menilai apakah terdapat penyisihan whether provision for impairment losses should
penurunan nilai yang harus dibentuk dalam be recognised in the statements of profit or loss
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif and other comprehensive income. In
lain. Dalam menentukan apakah penyisihan determining whether a provision for impairment
penurunan nilai harus dibentuk, Bank membuat losses should be recognised, the Bank makes
estimasi penilaian apakah terdapat indikasi estimate on whether there is any indication of
penurunan nilai dari aset nonproduktif. Estimasi impairment of non-earning assets. These
tersebut didasarkan pada pertimbangan dari estimates are based on consideration of a
sejumlah faktor dan hasil akhirnya mungkin number of factors and the end results may be
berbeda (Catatan 15). different (Note 15).
g. Perlakuan penjualan aset pembiayaan g. Treatment of sales of financing assets
Penjualan aset syariah berupa pembiayaan The sale of sharia assets in the form of
musyarakah mutanaqishah (“MMQ”) griya musyarakah mutanaqishah (“MMQ”) financing
dilakukan setelah memenuhi kondisi jual beli is carried out after fulfilling the actual conditions
yang sesungguhnya (al-bai’ al-haqiqi), yang of sale and purchase (al-bai' al-haqiqi), which
ditandai dengan berpindahnya kepemilikan aset is marked by the transfer of ownership of the
pembiayaan MMQ yang diperjualbelikan, tidak MMQ financing assets being traded, there is no
ada kewajiban Bank untuk membeli kembali obligation of the Bank to buy back the financing
aset pembiayaan dalam bentuk pembiayaan assets in the form of financing or in the form of
atau dalam bentuk instrumen investasi sharia asset-backed securities securitization
sekuritisasi efek beragun aset syariah surat investment instrument participation letter
partisipasi (“EBAS-SP”). (“EBAS-SP”).
Kontrak jual beli secara syariah harus dibuat Sharia sale and purchase contracts must be
dalam bentuk jelas dan final. Prinsip syariah made in a clear and final form. Sharia principles
mensyaratkan tidak boleh terdapat dua require that there cannot be two transactions in
transaksi dalam satu kontrak. Sehingga Bank one contract. So the Bank treats the sale of
memperlakukan penjualan aset pembiayaan financing assets as a separate transaction from
sebagai transaksi yang terpisah dari pembelian the purchase of class B EBAS-SP.
EBAS-SP kelas B.
51
Page 713
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 3. USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES
AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) AND JUDGMENTS (continued)
g. Perlakuan penjualan aset pembiayaan g. Treatment of sales of financing assets
(lanjutan) (continued)
Bank menerapkan kriteria jual beli The Bank applies true sale criteria using SFAS
sesungguhnya menggunakan PSAK 411, 411, "Accounting of Wa’d". The true sale is
“Akuntansi Wa’d”. Jual beli sesungguhnya marked by a transfer from the Bank to the
ditandai dengan telah terjadi perpindahan dari issuer of:
Bank kepada penerbit atas:
a. hak dan kewajiban hukum aset syariah; a) legal rights and obligations of sharia
assets;
b. semua manfaat dan risiko dari aset b) all risks and rewards from sharia assets;
syariah; dan and
c. pengendalian atas aset syariah tersebut. c) control over the sharia assets.
Sesuai dengan hal diatas, Bank menghentikan Accordingly, the Bank derecognised the MMQ
pengakuan pembiayaan MMQ secara financing at its entirety (see Note 12g).
menyeluruh (lihat Catatan 12g).
4. KAS 4. CASH
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah 8,157,814 7,623,321 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 164,345 174,016 United States Dollar
Riyal Arab Saudi 307,691 272,438 Saudi Arabian Riyal
Dolar Singapura 52,536 6,402 Singapore Dollar
Euro Eropa 6,516 3,020 Europe Euro
Dolar Australia 1,688 1,423 Australian Dollar
Yen Jepang 176 69 Japanese Yen
8,690,766 8,080,689
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, saldo As at 31 December 2025 and 2024, the Rupiah
dalam mata uang Rupiah tersebut sudah termasuk balance includes cash in Automated Teller
uang pada mesin Anjungan Tunai Mandiri (”ATM”) Machines (“ATM”) amounting to Rp1,947,147 and
masing-masing sebesar Rp1.947.147 dan Rp1,738,176, respectively.
Rp1.738.176.
Bank telah mengasuransikan kas dalam kluis, kas The Bank has insured cash in vaults, cash in transit
dalam perjalanan dan kas pada mesin ATM untuk and cash in ATMs to cover possible losses against
menutup kemungkinan kerugian terhadap risiko the risk of natural disasters, theft and other risks to
bencana alam, pencurian, dan risiko lainnya kepada PT Asuransi Askrida Syariah and PT Asuransi
PT Asuransi Askrida Syariah dan PT Asuransi Takaful Umum, all are third parties, PT Asuransi
Takaful Umum, keseluruhannya adalah pihak ketiga, Tugu Pratama Indonesia Tbk., PT BRI Asuransi
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk., PT BRI Indonesia Unit Syariah and PT Asuransi Jasindo
Asuransi Indonesia Unit Syariah dan PT Asuransi Syariah, all are related parties.
Jasindo Syariah, keseluruhannya adalah pihak
berelasi.
5. GIRO DAN PENEMPATAN PADA BANK 5. CURRENT ACCOUNTS AND PLACEMENTS
INDONESIA WITH BANK INDONESIA
a. Berdasarkan mata uang a. By currency
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah 35,930,613 41,470,072 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 15,672,430 8,496,207 United States Dollar
51,603,043 49,966,279
52
Page 714
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
5. GIRO DAN PENEMPATAN PADA BANK 5. CURRENT ACCOUNTS AND PLACEMENTS
INDONESIA (lanjutan) WITH BANK INDONESIA (continued)
b. Berdasarkan jenis b. By type
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
Giro pada Bank Indonesia 25,023,385 13,470,072 Current accounts with Bank Indonesia
Fasilitas Simpanan Bank Bank Indonesia Sharia Certificates
Indonesia Syariah (“FASBIS”) 10,907,228 28,000,000 Facilities (“FASBIS”)
35,930,613 41,470,072
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 4,416,805 368,232 Bank Indonesia
Deposito Berjangka Syariah Bank Indonesia
Bank Indonesia 11,255,625 8,127,975 Sharia Term Deposits
15,672,430 8,496,207
51,603,043 49,966,279
c. Berdasarkan jangka waktu c. By time period
Giro dan penempatan pada Bank Indonesia Current accounts and placements with Bank
memiliki sisa umur jatuh tempo kurang dari 1 Indonesia have remaining period to maturity of
(satu) bulan. less than 1 (one) month.
d. Berdasarkan sisa umur jatuh tempo d. By remaining period to maturity
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 35,930,613 41,470,072 ≤ 1 month
> 1 - ≤ 3 bulan - - > 1 - ≤ 3 months
> 3 - ≤ 12 bulan - - > 3 - ≤ 12 months
35,930,613 41,470,072
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
≤ 1 bulan 15,672,430 8,496,207 ≤ 1 month
> 1 - ≤ 3 bulan - - > 1 - ≤ 3 months
15,672,430 8,496,207
51,603,043 49,966,279
e. Berdasarkan kolektibilitas e. By collectibility
Kolektibilitas giro dan penempatan pada Bank The collectibility of current accounts and
Indonesia diungkapkan pada Catatan 54a. placements with Bank Indonesia is disclosed in
Note 54a.
f. Rasio Giro Wajib Minimum (“GWM”) f. The Minimum Statutory Reserve
Requirement (“GWM”) Ratio
GWM Bank sesuai dengan Peraturan Bank GWM Bank in accordance with Bank Indonesia
Indonesia dan Peraturan Anggota Dewan Regulation and Board of Governors Members
Gubernur (“PADG”) diungkapkan pada Catatan Regulations (“PADG”) is disclosed in Note 54m.
54m.
g. Kisaran tingkat bonus tahunan g. The range of annual bonus rate
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Fasilitas Simpanan Bank Indonesia
Bank Indonesia Syariah (“FASBIS”) 3.75% - 5.25% 5.25% - 5.50% Sharia Deposit Facilities (“FASBIS”)
Deposito Berjangka Syariah Bank Indonesia Sharia
Bank Indonesia 3.89% - 4.40% 4.35% - 5.58% Term Deposit
53
Page 715
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
6. GIRO DAN PENEMPATAN PADA BANK LAIN 6. CURRENT ACCOUNTS AND PLACEMENTS
WITH OTHER BANKS
a. Berdasarkan mata uang a. By currency
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah 1,912,547 2,700,430 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 1,288,338 1,001,663 United States Dollar
Riyal Arab Saudi 1,108,721 79,938 Saudi Arabian Riyal
Euro Eropa 105,672 19,758 Europe Euro
Dolar Singapura 96,243 34,578 Singapore Dollar
Pound Sterling Inggris 26,794 6,576 Great Britain Pound Sterling
Yen Jepang 10,532 2,863 Japanese Yen
Yuan China 9,374 19,805 Chinese Yuan
Dolar Australia 4,465 7,987 Australian Dollar
Dirham Uni Emirat Arab 3,685 7,011 United Arab Emirates Dirham
Franc Swiss 1,805 - Franc Swiss
Dolar Hong Kong 273 265 Hong Kong Dollar
2,655,902 1,180,444
Jumlah 4,568,449 3,880,874 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (17,787) (14,809) Allowance for impairment losses
4,550,662 3,866,065
b. Berdasarkan hubungan b. By relationship
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Sertifikat Pengelolaan Dana
Berdasarkan Prinsip Syariah Sharia Compliant Interbank Fund
Antarbank ("SIPA") Management Certificate ("SIPA")
PT Bank Mega Syariah 800,000 - PT Bank Mega Syariah
PT Bank Panin Dubai Syariah 450,000 - PT Bank Panin Dubai Syariah
PT Bank Nano Syariah 300,000 - PT Bank Nano Syariah
PT BPD Sumatera Selatan BPD Sumatera Selatan
dan Bangka Belitung - UUS 200,000 200,000 and Bangka Belitung - UUS
PT BPD Riau Kepri Syariah 100,000 - PT BPD Riau Kepri Syariah
PT Bank Maybank PT Bank Maybank
Syariah Indonesia - 600,000 Syariah Indonesia
PT Bank Syariah PT Bank Syariah
Mega Indonesia - 450,000 Mega Indonesia
PT Bank Jabar PT Bank Jabar
Banten Syariah - 400,000 Banten Syariah
PT Bank Syariah Nasional - 300,000 PT Bank Syariah Nasional
PT BPD Aceh - 250,000 PT BPD Aceh
PT BPD Sulawesi Selatan BPD Sulawesi Selatan
dan Sulawesi Barat - UUS - 200,000 and Sulawesi Barat - UUS
1,850,000 2,400,000
Giro Current accounts
Standard Chartered Bank 5,955 3,564 Standard Chartered Bank
PT BPD Sulawesi Tengah 1,840 144 PT BPD Sulawesi Tengah
PT BPD Bengkulu 529 2,827 PT BPD Bengkulu
PT Bank Central Asia Tbk - 187,388 PT Bank Central Asia Tbk
Bank lainnya 10 10 Other banks
8,334 193,933
1,858,334 2,593,933
54
Page 716
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
6. GIRO DAN PENEMPATAN PADA BANK LAIN 6. CURRENT ACCOUNTS AND PLACEMENTS
(lanjutan) WITH OTHER BANKS (continued)
b. Berdasarkan hubungan (lanjutan) b. By relationship (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Pihak ketiga (lanjutan) Third parties (continued)
Mata uang asing Foreign currencies
Giro Current accounts
Citibank N.A New York 722,197 883,190 Citibank N.A New York
Gulf International Bank Gulf International Bank
Saudia Arabia 512,281 20,427 Saudia Arabia
J.P.Morgan Chase Bank 259,669 66,661 J.P.Morgan Chase Bank
Riyad Bank 228,155 12,337 Riyad Bank
Bank Saudi National Commercial 211,852 23,732 Bank Saudi National Commercial
Wells Fargo Bank N.A 160,966 24,915 Wells Fargo Bank N.A
Al Rajhi Banking & Investment 143,657 22,583 Al Rajhi Banking & Investment
PT Bank Central Asia Tbk 70,563 1,625 PT Bank Central Asia Tbk
J.P Morgan SE - Germany JP Morgan SE - Germany
Cabang Frankfurt 69,000 16,262 Frankfurt Branch
DBS Bank Ltd 57,636 22,575 DBS Bank Ltd
United Overseas Bank 36,842 10,395 United Overseas Bank
J.P.Morgan London 25,774 5,656 J.P.Morgan London
Deutsche Bank, Cabang Frankfurt 24,578 6,298 Deutsche Bank, Frankfurt Branch
Deutsche Bank AG, Cabang Eropa 18,628 3,258 Deutsche Bank AG, Europe Branch
Bank Albilad 12,776 860 Bank Albilad
Sumitomo Mitsui Banking 10,489 2,816 Sumitomo Mitsui Banking
Bank Of China (Hongkong) Limited 9,374 19,805 Bank Of China (Hongkong) Limited
Bank Australia & New Zealand 4,465 7,987 Bank Australia & New Zealand
Emirates Islamic Bank P.J.S.C 3,231 7,011 Emirates Islamic Bank P.J.S.C
First Abu Dhabi Bank P.J.S.C 453 - First Abu Dhabi Bank P.J.S.C
2,582,586 1,158,392
4,440,920 3,752,325
Pihak berelasi (Catatan 45) Related parties (Note 45)
Rupiah Rupiah
Giro Current accounts
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 42,397 49,237 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 11,001 10,806 (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 815 46,455 (Persero) Tbk
54,213 106,498
Mata uang asing Foreign currencies
Giro Current accounts
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 38,036 7,068 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk, Cabang London 20,870 1,158 (Persero) Tbk, London Branch
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk, Cabang New York 6,752 6,233 (Persero) Tbk, New York Branch
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 3,284 5,030 (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk, Cabang Singapura 1,765 1,608 (Persero) Tbk, Singapore Branch
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk, Cabang New York 1,641 14 (Persero) Tbk, New York Branch
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 651 628 (Persero) Tbk
Bank lainnya 317 312 Other banks
73,316 22,051
127,529 128,549
Jumlah 4,568,449 3,880,874 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (17,787) (14,809) Allowance for impairment losses
4,550,662 3,866,065
55
Page 717
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
6. GIRO DAN PENEMPATAN PADA BANK LAIN 6. CURRENT ACCOUNTS AND PLACEMENTS
(lanjutan) WITH OTHER BANKS (continued)
c. Berdasarkan kolektibilitas c. By collectability
Kolektibilitas giro dan penempatan pada bank The collectibility of current accounts and
lain diungkapkan pada Catatan 54b. placements with other banks is disclosed in
Note 54b.
d. Berdasarkan jatuh tempo d. By maturity
Giro dan penempatan pada bank lain memiliki Current accounts and placements with other
sisa umur jatuh tempo kurang dari 1 (satu) banks have remaining period to maturity of less
bulan. than 1 (one) month.
e. Perubahan cadangan kerugian penurunan e. The movements of allowance for losses on
nilai giro dan penempatan pada bank lain current accounts and placements with other
banks
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Saldo awal 14,809 20,745 Beginning balance
Pembentukan/(pembalikan) selama Provision/(reversal)
periode berjalan (Catatan 40) 2,236 (6,999) during the period (Note 40)
Selisih kurs 742 1,063 Exchange rate difference
Saldo akhir 17,787 14,809 Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
penyisihan kerugian giro dan penempatan impairment losses is adequate to cover losses from
pada bank lain adalah cukup untuk menutup uncollectible current accounts and placements with
kerugian akibat tidak tertagihnya giro dan other banks.
penempatan pada bank lain.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As at 31 December 2025 and 2024, no current
tidak terdapat giro dan penempatan pada bank accounts and placements with other bank are
lain yang dijadikan jaminan. pledged as collaterals.
Seluruh pendapatan yang diterima dari giro All income received from current accounts with non-
pada bank nonsyariah dicatat sebagai dana sharia banks are recorded as qardhul hasan funds
kebajikan (Catatan 23). (Note 23).
56
Page 718
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
7. INVESTASI PADA SURAT BERHARGA 7. INVESTMENTS IN MARKETABLE SECURITIES
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency
31 Desember/December 2025 31 Desember/December 2024
Nilai Nilai Nilai Nilai
nominal/ tercatat/ nominal/ tercatat/
Nominal Carrying Nominal Carrying
value value value value
Nilai wajar melalui Fair value through profit
laba rugi or loss
Rupiah Rupiah
Sukuk Bank Indonesia 6,636,068 6,724,574 2,000,000 2,028,369 Sukuk Bank Indonesia
Surat Perbendaharaan Negara Sharia State Treasury Certificate
Syariah (“SPNS“) 2,908,897 2,850,078 2,006,619 1,962,324 (“SPNS“)
Surat Berharga Syariah Government Islamic Securities
Negara (“SBSN“) 1,911,328 1,933,535 2,320,383 2,300,433 (“SBSN“)
Efek Beragun Aset Syariah - Sharia Asset Backed Securities -
Surat Partisipasi (”EBAS - SP”) Letter of Participation (“EBAS - SP”)
(Catatan 7g dan 12g7) 27,301 27,722 27,301 29,476 (Note 7g and 12g7)
11,483,594 11,535,909 6,354,303 6,320,602
Mata uang asing Foreign currencies
Sukuk Bank Indonesia 500,250 504,035 - - Sukuk Bank Indonesia
Surat Berharga Syariah Government Islamic Securities
Negara (“SBSN“) 258,046 260,858 46,466 46,181 (“SBSN“)
758,296 764,893 46,466 46,181
Total nilai wajar melalui Total fair value through
laba rugi 12,241,890 12,300,802 6,400,769 6,366,783 profit or loss
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Rupiah Rupiah
Surat Berharga Syariah Government Islamic Securities
Negara (“SBSN“) 16,477,765 16,898,418 10,455,701 10,251,000 (“SBSN“)
Sukuk Bank Indonesia 5,240,654 5,240,654 11,184,698 11,184,698 Sukuk Bank Indonesia
Reksa dana 2,846,710 2,914,784 2,500,000 2,543,914 Mutual funds
24,565,129 25,053,856 24,140,399 23,979,612
Mata uang asing Foreign currencies
Sukuk Bank Indonesia 5,669,500 5,669,500 8,127,975 8,127,975 Sukuk Bank Indonesia
Surat Berharga Syariah Government Islamic Securities
Negara (“SBSN“) 1,196,515 1,201,616 273,615 261,066 (“SBSN”)
6,866,015 6,871,116 8,401,590 8,389,041
Total nilai wajar melalui Total fair value through
penghasilan komprehensif lain 31,431,144 31,924,972 32,541,989 32,368,653 other comprehensive income
Biaya perolehan diamortisasi Amortised cost
Rupiah Rupiah
Surat Berharga Syariah Government Islamic Securities
Negara (“SBSN“) 14,162,265 14,180,967 22,078,936 22,127,374 (“SBSN“)
Wesel ekspor 213,953 213,953 309,746 309,746 Export bills
Sukuk korporasi 45,000 45,000 638,800 638,800 Corporate sukuk
14,421,218 14,439,920 23,027,482 23,075,920
Mata uang asing Foreign currencies
Surat Berharga Syariah Government Islamic Securities
Negara (“SBSN“) 1,000,500 1,006,977 431,346 433,580 (“SBSN“)
Wesel ekspor 9,931 9,931 6,870 6,870 Export bills
1,010,431 1,016,908 438,216 440,450
Total biaya perolehan
diamortisasi 15,431,649 15,456,828 23,465,698 23,516,370 Total amortised cost
Total investasi pada Total investments in
surat berharga 59,682,602 62,251,806 marketable securities
Cadangan kerugian penurunan nilai (32,114) (35,288) Allowance for impairment losses
Bersih 59,650,488 62,216,518 Net
57
Page 719
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
7. INVESTASI PADA SURAT BERHARGA (lanjutan) 7. INVESTMENTS IN MARKETABLE SECURITIES
(continued)
b. Berdasarkan penerbit b. By issuer
Tingkat
bagi hasil per
tahun (%)/ Peringkat/ Nilai tercatat/
Annual Rating Carrying value
revenue
sharing 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
Penerbit/Issuer rate (%) December 2025 December 2024 December 2025 December 2024
Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi/
Measured at fair value through profit or loss
Rupiah
Bank Indonesia*) 5,03 - - 6,724,574 2,028,369
Pemerintah/Government*)
Seri SBSN PBS003 6.00 - - 192,812 698,031
Seri SBSN PBS004 6.10 - - 35,447 10,863
Seri SBSN PBS005 6.75 - - 24,016 17,620
Seri SBSN PBS007 9.00 - - - 3,247
Seri SBSN PBS012 8.88 - - 1,149 126,050
Seri SBSN PBS015 8.00 - - 1,660 1,969
Seri SBSN PBS017 6.13 - - - 278,412
Seri SBSN PBS021 8.50 - - - 52
Seri SBSN PBS022 8.63 - - - 380
Seri SBSN PBS025 8.38 - - - 46,761
Seri SBSN PBS028 7.75 - - - 9,558
Seri SBSN PBS029 6.38 - - 3,826 232
Seri SBSN PBS030 5.88 - - 708,279 128,505
Seri SBSN PBS032 4.88 - - 360,451 328,337
Seri SBSN PBS033 6.75 - - 7,594 29,124
Seri SBSN PBS034 6.50 - - 32,138 964
Seri SBSN PBS036 5.38 - - - 449,735
Seri SBSN PBS037 6.88 - - 1,486 2,780
Seri SBSN PBS038 6.88 - - 8,414 3,235
Seri SBSN PBS039 6.63 - - 20,124 -
Seri SBSN PBS040 5.00 - - 116,741 -
Seri SBSN SR016 4.95 - - - 19,716
Seri SBSN SR017 5.90 - - - 23,254
Seri SBSN SR018T3 6.25 - - 30,618 33,789
Seri SBSN SR018T5 6.40 - - 34,658 18,597
Seri SBSN SR019T3 5.95 - - 28,242 18,402
Seri SBSN SR019T5 6.10 - - 30,113 13,679
Seri SBSN SR020T3 6.30 - - 73,089 19,111
Seri SBSN SR020T5 6.40 - - 22,239 12,661
Seri SBSN SR021T3 6.35 - - 80,123 4,996
Seri SBSN SR021T5 6.45 - - 40,092 373
Seri SBSN SR022T3 6.45 - - 18,073 -
Seri SBSN SR022T5 6.55 - - 6,686 -
Seri SBSN SR023T3 5.80 - - 8,832 -
Seri SBSN SR023T5 5.95 - - 46,633 -
SPN-S 02022025TRD - - - - 323,005
SPN-S 03032025TRD - - - - 469,597
SPN-S 01042025TRD - - - - 165,654
SPN-S 29052025TRD - - - - 320,256
SPN-S 09062025TRD - - - - 160,206
SPN-S 07072025TRD - - - - 309,093
SPN S 04082025TRD - - - - 75,910
SPN-S 01092025TRD - - - - 138,603
SPN-S 09032026TRD - - - 473,303 -
SPN-S 06042026TRD - - - 537,922 -
SPN-S 04052026TRD - - - 8,206 -
SPN-S 01062026TRD - - - 220,769 -
SPN-S 13072026TRD - - - 487,925 -
SPN-S 10082026TRD - - - 1,121,953 -
Korporasi/Corporation
EBAS - SP*) - - - 27,722 29,476
11,535,909 6,320,602
Dolar Amerika Serikat/United States Dollar
Bank Indonesia*) 3.98 - - 504,035 -
Pemerintah/Government*)
Seri INDOIS25TRD 3.31 - - - 1,621
Seri INDOIS27TRD 4.27 - - - 13,096
Seri SNI25TRD 4.30 - - - 31,464
Seri SNI0229TRD 4.45 - - 6,798 -
Seri SNI0327TRD 4.15 - - 12,280 -
Seri SNI0530TRD 5.00 - - 25,697 -
Seri SNI0627TRD 4.40 - - 119,132 -
Seri SNI0631TRD 2.55 - - 2,883 -
Seri SNI0730TRD 4.55 - - 41,723 -
Seri SNI0735TRD 5.20 - - 43,813 -
Seri SNI1133TRD 5.60 - - 8,532 -
764,893 46,181
12,300,802 6,366,783
*) Tidak memiliki peringkat *) No Rating
58
Page 720
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
7. INVESTASI PADA SURAT BERHARGA (lanjutan) 7. INVESTMENTS IN MARKETABLE SECURITIES
(continued)
b. Berdasarkan penerbit (lanjutan) b. By issuer (continued)
Tingkat
bagi hasil per
tahun (%)/ Peringkat/ Nilai tercatat/
Annual Rating Carrying value
revenue
sharing 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
Penerbit/Issuer rate (%) December 2025 December 2024 December 2025 December 2024
Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain (lanjutan)/
Measured at fair value through other
comprehensive income (continued)
Rupiah
Bank Indonesia*) 5.01 - - 5,240,654 11,184,698
Korporasi/Corporation*)
Reksa Dana PT Batavia Proteksi Syariah - - - 353,283 351,601
Reksa Dana PT Bahana TCW Investment Management - - - 451,671 512,750
Reksa Dana PT BNP Paribas Asset Management - - - - 203,855
Reksa Dana PT Eastspring Investment Indonesia - - - 876,914 717,281
Reksa Dana PT Manulife Syariah Proteksi Utama - - - 201,534 200,938
Reksa Dana PT Syailendra Capital - - - 458,759 202,074
Reksa Dana PT Trimegah Sekuritas Indonesia - - - 572,623 355,415
Pemerintah/Government*)
Seri SBSN PBSG001 6.63 - - 1,508,018 573,996
Seri SBSN PBS003 6.00 - - 2,072,938 1,041,777
Seri SBSN PBS004 6.10 - - 1,662,367 1,501,152
Seri SBSN PBS012 8.88 - - 629,888 366,579
Seri SBSN PBS022 8.63 - - 394,499 -
Seri SBSN PBS029 6.38 - - 1,334,224 999,665
Seri SBSN PBS030 5.88 - - 3,659,127 1,619,080
Seri SBSN PBS032 4.88 - - 1,401,935 1,636,720
Seri SBSN PBS034 6.50 - - 1,011,107 -
Seri SBSN PBS036 5.38 - - - 598,793
Seri SBSN PBS037 6.88 - - 1,920,552 1,913,238
Seri SBSN PBS040 5.00 - - 1,303,763 -
25,053,856 23,979,612
Dolar Amerika Serikat/United States Dollar
Bank lndonesia*) 3.97 - - 5,669,500 8,127,975
Pemerintah/Government*)
Seri SNI0630AFS 2.80 - - 159,998 71,410
Seri SNI0229AFS 4.45 - - 184,649 94,236
Seri SNI0729AFS 5.10 - - 309,995 64,314
Seri SNI0632AFS 4.70 - - 33,712 31,106
Seri SNI0327AFS 4.15 - - 83,541 -
Seri SNI0530AFS 5.00 - - 281,109 -
Seri SNI0631AFS 2.55 - - 52,109 -
Seri SNI1128AFS 5.40 - - 26,997 -
Seri SNI1230AFS 4.50 - - 16,729 -
Seri SNI1133AFS 5.60 - - 52,777 -
6,871,116 8,389,041
31,924,972 32,368,653
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi/
Measured at amortised cost
Rupiah
Korporasi/Corporation
-
PT BPD Kalimantan Selatan Tahun 2022 8.00 - A(idn)sy 35,000
CIMB Niaga Tahun 2023 Seri B 7.15 idAAA(sy) AA+(idn)sy 45,000 45,000
Indosat Tahap I Tahun 2022 Seri A 7.00 - idAAA(sy) - 213,800
MPI Tahap II Tahun 2022 Seri A 9.00 - idA(sy) - 150,000
XL Axiata Tahap I Tahun 2022 Seri A 6.75 - AAA(idn)sy - 195,000
Pemerintah/Government*)
Seri SBSN IFR0006 10.25 - - 48,662 49,533
Seri SBSN IFR0010 10.00 - - 96,985 98,377
Seri SBSN PBS003 6.00 - - 1,920,069 1,921,650
Seri SBSN PBS004 6.10 - - 714,192 712,393
Seri SBSN PBS005 6.75 - - 156,927 156,743
Seri SBSN PBS012 8.88 - - 164,133 166,538
Seri SBSN PBS017 6.13 - - - 7,590,093
Seri SBSN PBS021 8.50 - - 102,637 105,663
Seri SBSN PBS030 5.88 - - 3,351,456 3,353,999
Seri SBSN PBS032 4.88 - - 6,627,593 6,625,521
Seri SBSN PBS036 5.38 - - - 298,577
Seri SBSN PBSG001 6.63 - - 998,313 998,421
Seri SBSN SR016 4.95 - - - 49,866
Wesel Ekspor/Export bills 5.92 - - 213,953 309,746
14,439,920 23,075,920
*) Tidak memiliki peringkat *) No Rating
59
Page 721
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
7. INVESTASI PADA SURAT BERHARGA (lanjutan) 7. INVESTMENTS IN MARKETABLE SECURITIES
(continued)
b. Berdasarkan penerbit (lanjutan) b. By issuer (continued)
Tingkat
bagi hasil per
tahun (%)/ Peringkat/ Nilai tercatat/
Annual Rating Carrying value
revenue
sharing 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
Penerbit/Issuer rate (%) December 2025 December 2024 December 2025 December 2024
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi/
Measured at amortised cost
Dolar Amerika Serikat/United States Dollar
Pemerintah/Government*)
Seri INDOIS25 4.33 - - - 61,861
Seri INDOIS25 NEW 2.30 - - - 80,494
Seri INDOIS27 4.40 - - - 241,688
Seri INDOIS29 5.10 - - - 49,537
Seri SNI0327 4.15 - - 83,317 -
Seri SNI0530 5.00 - - 67,815 -
Seri SNI0627 4.40 - - 250,285 -
Seri SNI0630 2.80 - - 93,212 -
Seri SNI0729 5.10 - - 51,034 -
Seri SNI1128 5.40 - - 172,989 -
Seri SNI1133 5.60 - - 87,004 -
Seri SNI1230 4.50 - - 33,350 -
Seri SNI28 4.40 - - 167,971 -
Wesel Ekspor/Export bills 5.10 - - 9,931 6,870
1,016,908 440,450
15,456,828 23,516,370
59,682,602 62,251,806
Cadangan kerugian penurunan nilai/Allowance for impairment losses (32,114) (35,288)
59,650,488 62,216,518
*) Tidak memiliki peringkat *) No Rating
Jumlah nominal atas SNI0229, SNI0327, The nominal amount of SNI0229, SNI0327,
SNI0530, SNI0627, SNI0631, SNI0730, SNI0530, SNI0627, SNI0631, SNI0730,
SNI0735, SNI1133, SNI0630, SNI0729, SNI0735, SNI1133, SNI0630, SNI0729,
SNI0632, SNI1128, SNI1230, SNI28 dan SNI0632, SNI1128, SNI1230, SNI28 and
SUVBI dalam mata uang Dolar Amerika SUVBI which is denominated in United States
Serikat pada tanggal 31 Desember 2025 Dollar as at 31 December 2025 amounted to
adalah sebesar USD518.320.055 (nilai USD518,320,055 (full amount).
penuh).
Jumlah nominal atas INDOIS25, INDOIS25 The nominal amount of INDOIS25, INDOIS25
NEW, INDOIS25TRD, INDOIS27, NEW, INDOIS25TRD, INDOIS27,
INDOIS27TRD, INDOIS29, SNI25TRD, INDOIS27TRD, INDOIS29, SNI25TRD,
SNI0630, SNI0229, SNI0729, SNI0632 dan SNI0630, SNI0229, SNI0729, SNI0632 and
SUVBI dalam mata uang Dolar Amerika SUVBI which is denominated in United States
Serikat pada tanggal 31 Desember 2024 Dollar as at 31 December 2024 amounted to
adalah sebesar USD551.028.356 (nilai USD551,028,356 (full amount).
penuh).
Bank mengakui (kerugian)/keuntungan yang The Bank recognised unrealised (loss)/gain on
belum direalisasi dari perubahan nilai wajar surat changes in the value of marketable securities
berharga yang diklasifikasikan “Diukur pada nilai classified as “Measured at fair value through
wajar melalui pendapatan komprehensif lain” other comprehensive income” for the period
untuk periode yang berakhir pada tanggal ended 31 December 2025 and 2024 amounting
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing to Rp492,515 and Rp(92,116), respectively,
sebesar Rp492.515 dan Rp(92.116) yang which are recorded in the statements of profit or
disajikan di laporan laba rugi dan penghasilan loss and other comprehensive income.
komprehensif lain.
60
Page 722
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
7. INVESTASI PADA SURAT BERHARGA (lanjutan) 7. INVESTMENTS IN MARKETABLE SECURITIES
(continued)
c. Berdasarkan jangka waktu c. By period
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
≤ 1 tahun 19,248,386 19,175,310 ≤ 1 year
> 1 - ≤ 3 tahun 2,532,352 4,724,828 > 1 - ≤ 3 years
> 3 - ≤ 5 tahun 4,116,225 4,418,800 > 3 - ≤ 5 years
> 5 tahun 33,785,639 33,932,868 > 5 years
59,682,602 62,251,806
Cadangan kerugian penurunan nilai (32,114) (35,288) Allowance for impairment losses
59,650,488 62,216,518
d. Berdasarkan sisa umur jatuh tempo d. By remaining period to maturity
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
≤ 1 bulan 7,607,509 4,906,360 ≤ 1 month
> 1 - ≤ 3 bulan 4,769,200 10,427,000 > 1 - ≤ 3 months
> 3 - ≤ 12 bulan 17,432,491 18,568,165 > 3 - ≤ 12 months
> 1 tahun 29,873,402 28,350,281 > 1 year
59,682,602 62,251,806
Cadangan kerugian penurunan nilai (32,114) (35,288) Allowance for impairment losses
59,650,488 62,216,518
e. Berdasarkan hubungan e. By relationship
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 14,527,936 15,999,324 Rupiah
Mata uang asing 6,183,466 8,134,845 Foreign currencies
20,711,402 24,134,169
Pihak berelasi (Catatan 45) Related parties (Note 45)
Rupiah 36,501,749 37,376,811 Rupiah
Mata uang asing 2,469,451 740,826 Foreign currencies
38,971,200 38,117,637
59,682,602 62,251,806
Cadangan kerugian penurunan nilai (32,114) (35,288) Allowance for impairment losses
59,650,488 62,216,518
f. Berdasarkan kolektibilitas f. By collectibility
Kolektibilitas investasi pada surat berharga The collectibility of investments in marketable
diungkapkan pada Catatan 54c. securities is disclosed in Note 54c.
g. Informasi penting lainnya g. Other significant information
Bank melakukan penilaian atas penurunan nilai The Bank assessed the impairment on
investasi surat berharga secara individual investments in marketable securities
dengan adanya bukti objektif penurunan nilai. individually based on whether an objective
evidence of impairment exists.
61
Page 723
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
7. INVESTASI PADA SURAT BERHARGA (lanjutan) 7. INVESTMENTS IN MARKETABLE SECURITIES
(continued)
g. Informasi penting lainnya (lanjutan) g. Other significant information (continued)
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai di atas impairment losses stated above is adequate.
telah memadai.
Pada tanggal 31 Desember 2024, Sukuk As of 31 December 2024, Government Bonds
Pemerintah dengan jumlah nominal sebesar with total nominal amount of Rp19,800,000 are
Rp19.800.000 dijaminkan untuk fasilitas being pledged as collateral for the facilities of
liabilitas kepada Bank Indonesia (Catatan 21). liabilities to Bank Indonesia (Note 21).
Pada tanggal 31 Desember 2025, tidak As of 31 December 2025, there is no
terdapat Sukuk Pemerintah yang dijaminkan. Government Bonds are being pledged as
collateral.
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movements of allowance for losses on
investasi pada surat berharga adalah sebagai investments in marketable securities are as
berikut: follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Saldo awal 35,288 132,506 Beginning balance
Pembalikan tahun berjalan (Catatan 40) (3,179) (97,218) Rreversal during the year (Note 40)
Selisih kurs 5 - Exchange rate difference
Saldo akhir 32,114 35,288 Ending balance
Berikut adalah perubahan nilai tercatat dan The following are changes in the carrying value
cadangan kerugian penurunan nilai efek-efek and allowance for impairment losses of
dengan klasifikasi nilai wajar melalui securities classified as fair value through other
penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
31 Desember/December 2025 31 Desember/December 2024
Cadangan Cadangan
kerugian kerugian
penurunan penurunan
nilai/Allowance nilai/Allowance
Nilai tercatat/ for impairment Nilai tercatat/ for impairment
Carrying value losses Carrying value losses
Saldo awal tahun 32,368,653 25,439 30,717,172 13,406 Beginning balance
Efek-efek yang baru dibeli 269,272,069 6,637 92,827,061 15,743 Newly purchased marketable securities
Efek-efek yang jatuh tempo Matured or sold
atau dijual (270,685,674) (2,039) (91,024,256) (3,776) marketable securities
Amortisasi premium dan diskonto 477,409 - (59,208) - Amortisation of premium and discount
Perubahan nilai wajar 492,515 (890) (92,116) 66 Changes in fair values
31,924,972 29,147 32,368,653 25,439
Bank membeli investasi EBAS-SP kelas B pada The Bank purchased the EBAS-SP class B
bulan Juni 2023. EBAS-SP kelas B merupakan investment in June 2023. EBAS-SP class B is a
investasi kelas junior yang bersifat subordinasi junior class investment which is subordinate to
dari EBAS-SP kelas A. Pembayaran imbal hasil EBAS-SP class A. Payment of class B profit
kelas B akan dibayarkan setiap kuartal ketika sharing will be paid on quarterly basis when the
imbal hasil kelas A telah terbayar. Pembayaran class A profit sharing portion has been paid.
pokok kelas B akan dibayarkan ketika pokok Payment of class B principal will be paid only
kelas A telah terbayar penuh (ekspektasi di after all principal of class A are paid in full
2032). (expected in 2032).
62
Page 724
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
8. TAGIHAN DAN LIABILITAS AKSEPTASI 8. ACCEPTANCE RECEIVABLES AND LIABILITIES
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga Third parties
L/C Impor dan Surat Kredit Import L/C and Local
Berdokumen Dalam Negeri Letter of Credit
(“SKBDN”) 98,309 4,630 (“SKBDN”)
L/C Ekspor dan Surat Kredit Export L/C and Local
Berdokumen Dalam Negeri Letter of Credit
(“SKBDN”) 16,928 8,064 (“SKBDN”)
115,237 12,694
Mata uang Asing Foreign currencies
Pihak ketiga Third parties
L/C Impor dan Surat Kredit Import L/C and Local
Berdokumen Dalam Negeri Letter of Credit
(“SKBDN”) 472,202 - (“SKBDN”)
472,202 -
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 45) Related parties (Note 45)
L/C Impor dan Surat Kredit Import L/C and Local
Berdokumen Dalam Negeri Letter of Credit
(“SKBDN”) 67,773 130,019 (“SKBDN”)
L/C Ekspor dan Surat Kredit Export L/C and Local
Berdokumen Dalam Negeri Letter of Credit
(“SKBDN”) 37,904 42,432 (“SKBDN”)
105,677 172,451
693,116 185,145
Cadangan kerugian penurunan nilai (6,931) (1,851) Allowance for impairment losses
686,185 183,294
b. Berdasarkan kolektibilitas b. By collectibility
Kolektibilitas tagihan akseptasi diungkapkan The collectibility of acceptance receivables is
pada Catatan 54d. disclosed in Note 54d.
c. Berdasarkan sisa umur jatuh tempo c. By remaining period to maturity
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
≤ 1 bulan 33,394 30,721 ≤ 1 month
> 1 - ≤ 3 bulan 147,546 66,362 > 1 - ≤ 3 months
> 3 - ≤ 12 bulan 512,176 88,062 > 3 - ≤ 12 months
693,116 185,145
Cadangan kerugian penurunan nilai (6,931) (1,851) Allowance for impairment losses
686,185 183,294
d. Perubahan cadangan kerugian penurunan d. The movements of allowance for losses on
nilai tagihan akseptasi acceptance receivables
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Saldo awal 1,851 4,312 Beginning balance
Penambahan/(pembalikan) selama Addition/(reversal) during
tahun berjalan (Catatan 40) 5,036 (2,457) the year (Note 40)
Selisih kurs 44 (4) Exchange rate difference
Saldo akhir 6,931 1,851 Ending balance
63
Page 725
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
8. TAGIHAN DAN LIABILITAS AKSEPTASI 8. ACCEPTANCE RECEIVABLES AND LIABILITIES
(lanjutan) (continued)
d. Perubahan cadangan kerugian penurunan d. The movements of allowance for losses on
nilai tagihan akseptasi (lanjutan) acceptance receivables (continued)
Manajemen berpendapat bahwa penyisihan Management believes that the allowance for
kerugian yang dibentuk adalah cukup untuk impairment losses is adequate to cover losses
menutup kerugian akibat tidak tertagihnya from uncollectible acceptance receivables.
tagihan akseptasi.
9. PIUTANG 9. RECEIVABLES
a. Berdasarkan mata uang dan jenis a. By currency and type
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
Piutang murabahah 149,327,556 144,272,534 Murabahah receivables
Piutang istishna - 11 Istishna receivables
Piutang ijarah atas aset 12,221 15,942 Ijarah receivables of assets
Piutang ijarah multijasa 154,278 172,419 Multi-services ijarah
149,494,055 144,460,906
Mata uang asing Foreign currencies
Piutang murabahah 598 - Murabahah receivables
Jumlah 149,494,653 144,460,906 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (4,560,165) (4,265,369) Allowance for impairment losses
Bersih 144,934,488 140,195,537 Net
b. Berdasarkan mata uang dan sektor ekonomi b. By currency and economic sector
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
Industri 2,381,647 2,670,919 Manufacturing
Jasa usaha 6,112,036 6,278,640 Business services
Konstruksi 275,410 302,656 Construction
Konsumer 110,435,465 106,767,508 Consumer
Listrik, gas dan air 41,564 46,949 Electricity, gas and water
Pengangkutan 850,408 856,986 Transportation
Perdagangan 16,770,042 15,427,045 Trading
Pertambangan 245,607 282,623 Mining
Pertanian 11,997,593 11,257,060 Agriculture
Sosial/masyarakat 114,885 123,242 Social/public
Lainnya 269,398 447,278 Others
149,494,055 144,460,906
Mata uang asing Foreign currencies
Pengangkutan 598 - Transportation
Jumlah 149,494,653 144,460,906 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (4,560,165) (4,265,369) Allowance for impairment losses
Bersih 144,934,488 140,195,537 Net
64
Page 726
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
9. PIUTANG (lanjutan) 9. RECEIVABLES (continued)
c. Berdasarkan jangka waktu c. By period
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
≤ 1 tahun 684,262 508,513 ≤ 1 year
> 1 - ≤ 2 tahun 2,785,053 2,030,673 > 1 - ≤ 2 years
> 2 - ≤ 5 tahun 29,087,365 25,958,450 > 2 - ≤ 5 years
> 5 tahun 116,937,375 115,963,270 > 5 years
149,494,055 144,460,906
Mata uang asing Foreign currencies
> 2 - ≤ 5 tahun 598 - > 2 - ≤ 5 years
Jumlah 149,494,653 144,460,906 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (4,560,165) (4,265,369) Allowance for impairment losses
Bersih 144,934,488 140,195,537 Net
d. Berdasarkan sisa umur jatuh tempo d. By remaining period to maturity
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 183,558 201,507 ≤ 1 month
> 1 - ≤ 3 bulan 359,624 240,192 > 1 - ≤ 3 months
> 3 - ≤ 12 bulan 5,627,724 3,867,415 > 3 - ≤ 12 months
> 1 - ≤ 5 tahun 59,744,849 53,068,256 > 1 - ≤ 5 years
> 5 tahun 83,578,300 87,083,536 > 5 years
149,494,055 144,460,906
Mata uang asing Foreign currencies
> 1 - ≤ 5 tahun 598 - > 1 - ≤ 5 years
Jumlah 149,494,653 144,460,906 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (4,560,165) (4,265,369) Allowance for impairment losses
Bersih 144,934,488 140,195,537 Net
e. Berdasarkan hubungan e. By relationship
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 149,440,252 144,394,023 Rupiah
Mata uang asing 598 - Foreign currencies
149,440,850 144,394,023
Pihak berelasi (Catatan 45) Related parties (Note 45)
Rupiah 53,803 66,883 Rupiah
Jumlah 149,494,653 144,460,906 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (4,560,165) (4,265,369) Allowance for impairment losses
Bersih 144,934,488 140,195,537 Net
f. Berdasarkan kolektibilitas f. By collectibility
Kolektibilitas piutang diungkapkan pada The collectibility of receivables is disclosed in
Catatan 54e. Note 54e.
65
Page 727
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
9. PIUTANG (lanjutan) 9. RECEIVABLES (continued)
g. Informasi penting lainnya g. Other significant information
1) Pinjaman karyawan yang diikat dengan 1) Employee loans that used murabahah
akad murabahah adalah pinjaman yang contract are loans to employees used for
diberikan kepada karyawan untuk acquisition of houses, vehicles and other
pembelian rumah, kendaraan dan necessities with 1 (one) until 30 (thirty)
keperluan lainnya dengan jangka waktu years period and paid through monthly
antara 1 (satu) sampai dengan 30 (tiga salary deductions.
puluh) tahun dan dibayar kembali melalui
pemotongan gaji setiap bulan.
2) Efektif yield margin piutang murabahah 2) Effective margin yield on murabahah
untuk Rupiah berkisar antara 9,25% sampai receivables for Rupiah ranges from 9.25%
dengan 10,46% per tahun untuk tahun yang to 10.46% per year for the year ending
berakhir 31 Desember 2025 dan 9,37% 31 December 2025, and from 9.37% to
sampai dengan 9,96% per tahun untuk 9.96% per year for the year ending
tahun yang berakhir 31 Desember 2024 31 December 2024. For foreign
dan untuk mata uang asing berkisar antara currencies, it ranges from 0.69% to 1.02%
0,69% sampai dengan 1,02% per tahun per year for the year ending
untuk tahun yang berakhir 31 December 2025, and from 1.05% to
31 Desember 2025 dan 1,05% sampai 2.76% per year for the year ending
dengan 2,76% per tahun untuk tahun yang 31 December 2024.
berakhir 31 Desember 2024.
3) Perubahan cadangan kerugian penurunan 3) The movements of allowance for
nilai piutang adalah sebagai berikut: impairment losses on receivables are as
follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Saldo awal 4,265,369 4,361,368 Beginning balance
Pembentukan selama
tahun berjalan (Catatan 40) 1,621,074 967,838 Provision during the year (Note 40)
Penerimaan kembali hapus buku 695,437 646,160 Recoveries of write-off
Penghapusbukuan selama
tahun berjalan (2,021,715) (1,710,204) Write-off during the year
Selisih kurs - 207 Exchange rate difference
Saldo akhir 4,560,165 4,265,369 Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance
cadangan kerugian penurunan nilai for impairment losses on murabahah
piutang murabahah dan ijarah yang receivables is adequate to cover potential
dibentuk telah memadai untuk menutup losses from uncollectible receivables.
kemungkinan kerugian akibat tidak
tertagihnya piutang.
Piutang dijamin agunan yang diikat dengan Receivables are collateralised by
hak tanggungan atau surat kuasa registered mortgages or powers of
memasang hak tanggungan atau surat attorneys to mortgage and sell,
kuasa untuk menjual, deposito mudharabah time deposits (Note 26) or by
mudharabah (Catatan 26) atau jaminan other guarantees generally accepted by the
lain yang umumnya dapat diterima oleh Bank.
Bank.
4) Jumlah piutang yang direstrukturisasi 4) Total restructured receivables for the
untuk periode yang berakhir period ended 31 December 2025 and 2024
31 Desember 2025 dan 2024 diungkapkan are disclosed in Note 54i.
dalam Catatan 54i.
5) Rasio Non-Performing Financing (“NPF”) 5) The gross and net ratio of total Non-
bruto dan neto atas jumlah piutang Performing Financing (“NPF”) of
diungkapkan dalam Catatan 54j. receivables are disclosed in Note 54j.
66
Page 728
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
10. PINJAMAN QARDH 10. FUNDS OF QARDH
a. Berdasarkan mata uang dan jenis a. By currency and type
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
Rahn 12,064,554 8,081,126 Rahn
Qardh 2,258,172 2,624,707 Qardh
Kartu Hasanah 856,396 801,593 Hasanah Card
15,179,122 11,507,426
Mata uang asing Foreign currencies
Qardh 2,542,806 2,266,358 Qardh
Jumlah 17,721,928 13,773,784 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (748,173) (787,694) Allowance for impairment losses
Bersih 16,973,755 12,986,090 Net
b. Berdasarkan mata uang dan sektor ekonomi b. By currency and economic sector
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
Industri 488,925 442,609 Manufacturing
Jasa usaha 527,799 485,681 Business services
Konstruksi 431,435 1,053,849 Construction
Konsumer 12,993,727 8,991,765 Consumer
Pengangkutan 10,729 9,474 Transportation
Perdagangan 497,482 104,477 Trading
Pertanian 202,774 195,132 Agriculture
Listrik, gas dan air 3,327 195,244 Electricity, gas and water
Lainnya 22,924 29,195 Others
15,179,122 11,507,426
Mata uang asing Foreign currencies
Industri 2,066,790 2,003,044 Manufacturing
Jasa usaha 254,164 - Business services
Pengangkutan 214,874 59,004 Transportation
Listrik, gas dan air - 200,885 Electricity, gas and water
Perdagangan 6,978 3,425 Trading
2,542,806 2,266,358
Jumlah 17,721,928 13,773,784 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (748,173) (787,694) Allowance for impairment losses
Bersih 16,973,755 12,986,090 Net
b. Berdasarkan jangka waktu c. By period
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
≤ 1 tahun 11,374,165 7,880,661 ≤ 1 year
> 1 - ≤ 2 tahun 432,508 600,354 > 1 - ≤ 2 years
> 2 - ≤ 5 tahun 319,898 256,793 > 2 - ≤ 5 years
> 5 tahun 3,052,551 2,769,618 > 5 years
15,179,122 11,507,426
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 tahun 2,283,839 2,099,432 ≤ 1 year
> 1 - ≤ 2 tahun 4,802 166,926 > 1 - ≤ 2 years
> 2 - ≤ 5 tahun 50,833 - > 2 - ≤ 5 years
> 5 tahun 203,332 - > 5 years
2,542,806 2,266,358
Jumlah 17,721,928 13,773,784 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (748,173) (787,694) Allowance for impairment losses
Bersih 16,973,755 12,986,090 Net
67
Page 729
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
10. PINJAMAN QARDH (lanjutan) 10. FUNDS OF QARDH (continued)
d. Berdasarkan sisa umur jatuh tempo d. By remaining period to maturity
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 1,852,234 1,444,041 ≤ 1 month
> 1 - ≤ 3 bulan 6,066,327 4,315,569 > 1 - ≤ 3 months
> 3 - ≤ 12 bulan 4,015,863 2,351,567 > 3 - ≤ 12 months
> 1 - ≤ 5 tahun 902,781 1,334,153 > 1 - ≤ 5 years
> 5 tahun 2,341,917 2,062,096 > 5 years
15,179,122 11,507,426
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 bulan 297,183 177,507 ≤ 1 month
> 1 - ≤ 3 bulan 1,059,020 793,541 > 1 - ≤ 3 months
> 3 - ≤ 12 bulan 932,439 1,295,310 > 3 - ≤ 12 months
> 1 - ≤ 5 tahun 254,164 - > 1 - ≤ 5 years
> 5 tahun - - > 5 years
2,542,806 2,266,358
Jumlah 17,721,928 13,773,784 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (748,173) (787,694) Allowance for impairment losses
Bersih 16,973,755 12,986,090 Net
e. Berdasarkan hubungan e. By relationship
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 14,913,206 10,596,644 Rupiah
Mata uang asing 2,288,213 2,266,358 Foreign currency
17,201,419 12,863,002
Pihak berelasi (Catatan 45) Related parties (Note 45)
Rupiah 265,916 910,782 Rupiah
Mata uang asing 254,593 - Foreign currency
520,509 910,782
Jumlah 17,721,928 13,773,784 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (748,173) (787,694) Allowance for impairment losses
Bersih 16,973,755 12,986,090 Net
f. Berdasarkan kolektibilitas f. By collectibility
Kolektibilitas pinjaman qardh diungkapkan The collectibility of funds of qardh is disclosed in
pada Catatan 54f. Note 54f.
g. Informasi penting lainnya g. Other significant information
1) Perubahan cadangan kerugian penurunan 1) The movements of allowance for
nilai pinjaman qardh adalah sebagai impairment losses on funds of qardh are as
berikut: follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Saldo awal 787,694 817,917 Beginning balance
Pembentukan selama tahun
berjalan (Catatan 40) 24,738 27,969 Provision during the year (Note 40)
Penerimaan kembali hapus buku 3,845 5,212 Recoveries of written-off
Penghapusbukuan selama
tahun berjalan (68,936) (64,288) Write-off during the year
Selisih kurs 832 884 Exchange rate differences
Saldo akhir 748,173 787,694 Ending balance
68
Page 730
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
10. PINJAMAN QARDH (lanjutan) 10. FUNDS OF QARDH (continued)
g. Informasi penting lainnya (lanjutan) g. Other significant information (continued)
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance
cadangan kerugian penurunan nilai for impairment losses on funds of qardh is
pinjaman qardh yang dibentuk telah adequate to cover potential losses from
memadai untuk menutup kemungkinan uncollectible funds of qardh.
kerugian akibat tidak tertagihnya pinjaman
qardh.
2) Pinjaman qardh dijamin agunan yang diikat 2) Funds of qardh are collateralised by
dengan gadai, hak tanggungan atau surat pawning, registered mortgages or powers
kuasa memasang hak tanggungan atau of attorneys to mortgage and sell,
surat kuasa untuk menjual, deposito mudharabah time deposits (Note 26) or by
mudharabah (Catatan 26) atau jaminan other guarantees generally accepted by
lain yang umumnya dapat diterima oleh the Bank.
Bank.
3) Jumlah pinjaman qardh yang 3) Total restructured funds of qardh for the
direstrukturisasi untuk periode yang period ended 31 December 2025 and 2024
berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 are disclosed in Note 54i.
diungkapkan dalam Catatan 54i.
4) Rasio Non-Performing Financing (“NPF”) 4) The gross and net ratio of total Non-
bruto dan neto atas jumlah pinjaman qardh Performing Financing (“NPF”) of funds of
diungkapkan dalam Catatan 54j. qardh are disclosed in Note 54j.
11. PEMBIAYAAN MUDHARABAH 11. MUDHARABAH FINANCING
a. Berdasarkan mata uang dan jenis a. By currency and type
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
Modal kerja 2,842,514 2,869,127 Working capital
Investasi 46,795 45,809 Investment
2,889,309 2,914,936
Mata uang asing Foreign currencies
Modal kerja - 22,143 Working capital
Jumlah 2,889,309 2,937,079 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (51,456) (93,488) Allowance for impairment losses
Bersih 2,837,853 2,843,591 Net
b. Berdasarkan mata uang dan sektor ekonomi b. By currency and economic sector
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
Industri 36,801 7,171 Manufacturing
Jasa usaha 57,274 54,116 Business services
Konstruksi 16,819 16,354 Construction
Perdagangan 16,288 21,123 Trading
Pengangkutan 8,406 17,835 Transportation
Pertanian 97,273 100,000 Agriculture
Lainnya 2,656,448 2,698,337 Others
2,889,309 2,914,936
Mata uang asing Foreign currencies
Pengangkutan - 22,143 Transportation
Jumlah 2,889,309 2,937,079 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (51,456) (93,488) Allowance for impairment losses
Bersih 2,837,853 2,843,591 Net
69
Page 731
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
11. PEMBIAYAAN MUDHARABAH (lanjutan) 11. MUDHARABAH FINANCING (continued)
c. Berdasarkan jangka waktu c. By period
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
≤ 1 tahun 2,005,755 2,038,740 ≤ 1 year
> 1 - ≤ 2 tahun 41,244 37,632 > 1 - ≤ 2 years
> 2 - ≤ 5 tahun 265,268 294,407 > 2 - ≤ 5 years
> 5 tahun 577,042 544,157 > 5 years
2,889,309 2,914,936
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 tahun - 22,143 ≤ 1 year
Jumlah 2,889,309 2,937,079 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (51,456) (93,488) Allowance for impairment losses
Bersih 2,837,853 2,843,591 Net
d. Berdasarkan sisa umur jatuh tempo d. By remaining period to maturity
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 2,019,018 20,506 ≤ 1 month
> 1 - ≤ 3 bulan 7,403 8,190 > 1 - ≤ 3 months
> 3 - ≤ 12 bulan 66,465 2,088,080 > 3 - ≤ 12 months
> 1 - ≤ 5 tahun 584,205 630,325 > 1 - ≤ 5 years
> 5 tahun 212,218 167,835 > 5 years
2,889,309 2,914,936
Mata uang asing Foreign currencies
> 1 - ≤ 3 bulan - - > 1 - ≤ 3 months
> 3 - ≤ 12 bulan - 22,143 > 3 - ≤ 12 months
- 22,143
Jumlah 2,889,309 2,937,079 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (51,456) (93,488) Allowance for impairment losses
Bersih 2,837,853 2,843,591 Net
e. Berdasarkan hubungan e. By relationship
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 889,309 914,936 Rupiah
Mata Uang Asing - 22,143 Foreign currencies
889,309 937,079
Pihak berelasi (Catatan 45) Related parties (Note 45)
Rupiah 2,000,000 2,000,000 Rupiah
Jumlah 2,889,309 2,937,079 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (51,456) (93,488) Allowance for impairment losses
Bersih 2,837,853 2,843,591 Net
f. Berdasarkan kolektibilitas f. By collectibility
Kolektibilitas pembiayaan mudharabah The collectibility of mudharabah financing is
diungkapkan pada Catatan 54g. disclosed in Note 54g.
70
Page 732
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
11. PEMBIAYAAN MUDHARABAH (lanjutan) 11. MUDHARABAH FINANCING (continued)
g. Informasi penting lainnya g. Other significant information
1) Efektif yield bagi hasil pembiayaan 1) Effective profit sharing yield mudharabah
mudharabah untuk Rupiah berkisar antara for Rupiah ranges from 4.54% to 17.93%
4,54% sampai dengan 17,93% per tahun per year for the year ending 31 December
untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2025, and from 3.94% to 14.06% per year
2025 dan berkisar antara 3,94% sampai for the year ending 31 December 2024. For
dengan 14,06% per tahun untuk tahun foreign currencies, it ranges from 5.00% to
yang berakhir 31 Desember 2024 dan 5.59% per year for the year ending
untuk mata uang asing berkisar antara 31 December 2025, and from 5.04% to
5,00% sampai dengan 5,59% per tahun 5.08% per year for the year ending
untuk tahun yang berakhir 31 Desember 31 December 2024.
2025 dan 5,04% sampai dengan 5,08% per
tahun untuk tahun yang berakhir
31 Desember 2024.
2) Perubahan cadangan kerugian penurunan 2) The movements of allowance for
nilai pembiayaan mudharabah adalah impairment losses on mudharabah
sebagai berikut: financing are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Saldo awal 93,488 49,481 Beginning balance
(Pembalikan)/pembentukan selama (Reversal)/provision
tahun berjalan (Catatan 40) (10,107) 44,110 during the year (Note 40)
Penerimaan kembali hapus buku 10,017 31 Recoveries of written-off
Penghapusbukuan selama
tahun berjalan (41,942) (134) Write-off during the year
Saldo akhir 51,456 93,488 Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa cadangan Management believes that the allowance
kerugian penurunan nilai pembiayaan for impairment losses on mudharabah
mudharabah yang dibentuk telah memadai financing is adequate to cover potential
untuk menutup kemungkinan kerugian losses from uncollectible mudharabah
akibat tidak tertagihnya pembiayaan financing.
mudharabah.
3) Pembiayaan mudharabah dijamin agunan 3) Mudharabah financing is collateralised by
yang diikat dengan hak tanggungan atau registered mortgage or powers of attorneys
surat kuasa memasang hak tanggungan to mortgage or sell, mudharabah time
atau surat kuasa untuk menjual, deposito deposits (Note 26) or by other guarantees
mudharabah (Catatan 26) atau jaminan generally accepted by the Bank.
lain yang umumnya diterima oleh Bank.
4) Jumlah pembiayaan mudharabah yang 4) Total restructured mudharabah financing
direstrukturisasi untuk periode yang for the period ended 31 December 2025
berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 and 2024 are disclosed in Note 54i.
diungkapkan dalam Catatan 54i.
5) Rasio Non-Performing Financing (“NPF”) 5) The gross and net ratio of total Non-
bruto dan neto atas jumlah pembiayaan Performing Financing (“NPF”) of
mudharabah diungkapkan dalam Catatan mudharabah financing are disclosed in
54j. Note 54j.
71
Page 733
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
12. PEMBIAYAAN MUSYARAKAH 12. MUSYARAKAH FINANCING
a. Berdasarkan mata uang dan jenis a. By currency and type
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
Investasi 61,369,286 46,224,075 Investment
Modal kerja 27,771,184 28,511,351 Working capital
Konsumsi 52,387,518 36,105,093 Consumption
141,527,988 110,840,519
Mata uang asing Foreign currencies
Investasi 3,075,830 3,071,894 Investment
Modal kerja 267,956 274,805 Working capital
3,343,786 3,346,699
Jumlah 144,871,774 114,187,218 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (5,622,587) (5,145,131) Allowance for impairment losses
Bersih 139,249,187 109,042,087 Net
b. Berdasarkan mata uang dan sektor ekonomi b. By currency and economic sector
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
Industri 7,527,410 7,215,612 Manufacturing
Jasa usaha 19,346,508 16,364,550 Business services
Konstruksi 15,057,927 16,470,495 Construction
Konsumer 52,387,518 36,105,092 Consumer
Listrik, gas dan air 5,495,099 5,701,749 Electricity, gas and water
Pengangkutan 9,662,132 6,553,830 Transportation
Perdagangan 17,004,643 7,343,272 Trading
Pertambangan 1,247,674 454,897 Mining
Pertanian 10,307,164 11,811,928 Agriculture
Sosial/masyarakat 175,931 187,051 Social/public
Lainnya 3,315,982 2,632,043 Others
141,527,988 110,840,519
Mata uang asing Foreign currencies
Industri 400,200 422,286 Manufacturing
Pertanian 813,550 897,542 Agriculture
Listrik, gas dan air 1,302,184 611,612 Electricity, gas and water
Pengangkutan 10,777 138,803 Transportation
Pertambangan 817,075 1,276,456 Mining
3,343,786 3,346,699
Jumlah 144,871,774 114,187,218 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (5,622,587) (5,145,131) Allowance for impairment losses
Bersih 139,249,187 109,042,087 Net
72
Page 734
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
12. PEMBIAYAAN MUSYARAKAH (lanjutan) 12. MUSYARAKAH FINANCING (continued)
c. Berdasarkan jangka waktu c. By period
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
≤ 1 tahun 6,090,136 7,881,104 ≤ 1 year
> 1 - ≤ 2 tahun 4,641,446 4,848,282 > 1 - ≤ 2 years
> 2 - ≤ 5 tahun 13,650,533 9,738,081 > 2 - ≤ 5 years
> 5 tahun 117,145,873 88,373,052 > 5 years
141,527,988 110,840,519
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 tahun 233,450 222,676 ≤ 1 year
> 1 - ≤ 2 tahun - - > 1 - ≤ 2 years
> 2 - ≤ 5 tahun 96,870 179,548 > 2 - ≤ 5 years
> 5 tahun 3,013,466 2,944,475 > 5 years
3,343,786 3,346,699
Jumlah 144,871,774 114,187,218 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (5,622,587) (5,145,131) Allowance for impairment losses
Bersih 139,249,187 109,042,087 Net
d. Berdasarkan sisa umur jatuh tempo d. By remaining period to maturity
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 1,193,667 1,984,503 ≤ 1 month
> 1 - ≤ 3 bulan 4,424,806 3,200,199 > 1 - ≤ 3 months
> 3 - ≤ 12 bulan 8,226,635 7,680,873 > 3 - ≤ 12 months
> 1 - ≤ 5 tahun 32,117,508 22,934,376 > 1 - ≤ 5 years
> 5 tahun 95,565,372 75,040,568 > 5 years
141,527,988 110,840,519
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 bulan 94,617 - ≤ 1 month
> 1 - ≤ 3 bulan 138,832 222,676 > 1 - ≤ 3 months
> 3 - ≤ 12 bulan 86,093 - > 3 - ≤ 12 months
> 1 - ≤ 5 tahun 527,890 1,315,118 > 1 - ≤ 5 years
> 5 tahun 2,496,354 1,808,905 > 5 years
3,343,786 3,346,699
Jumlah 144,871,774 114,187,218 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (5,622,587) (5,145,131) Allowance for impairment losses
Bersih 139,249,187 109,042,087 Net
e. Berdasarkan hubungan e. By relationship
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 115,387,700 84,697,969 Rupiah
Mata uang asing 3,343,786 3,346,699 Foreign currencies
118,731,486 88,044,668
Pihak berelasi (Catatan 45) Related parties (Note 45)
Rupiah 26,140,288 26,142,550 Rupiah
Jumlah 144,871,774 114,187,218 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (5,622,587) (5,145,131) Allowance for impairment losses
Bersih 139,249,187 109,042,087 Net
73
Page 735
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
12. PEMBIAYAAN MUSYARAKAH (lanjutan) 12. MUSYARAKAH FINANCING (continued)
f. Berdasarkan kolektibilitas f. By collectibility
Kolektibilitas pembiayaan musyarakah The collectibility of musyarakah financing is
diungkapkan pada Catatan 54h. disclosed in Note 54h.
g. Informasi penting lainnya g. Other significant information
1) Pinjaman karyawan yang diikat dengan 1) Employee loans that used musyarakah
akad musyarakah adalah pinjaman yang contract are loans to employees used for
diberikan kepada karyawan untuk acquisition of houses, vehicles and other
pembelian rumah, kendaraan, dan necessities with 1 (one) until 30 (thirty)
keperluan lainnya dengan jangka waktu years period and paid through monthly
antara 1 (satu) sampai dengan 30 (tiga salary deductions.
puluh) tahun dan dibayar kembali melalui
pemotongan gaji setiap bulan.
2) Efektif yield bagi hasil pembiayaan 2) Effective profit sharing yield of musyarakah
musyarakah untuk Rupiah berkisar antara financing for Rupiah ranges from 7.58% to
7,58% sampai dengan 8,31% per tahun 8.31% per annum for the year ended
untuk tahun yang berakhir 31 Desember 31 December 2025 and ranges from 7.74%
2025 dan berkisar antara 7,74% sampai to 8.20% per annum for the year ended
dengan 8,20% per tahun untuk tahun yang 31 December 2024 and for foreign
berakhir 31 Desember 2024 dan untuk currencies ranging from 4.70% to 10.19%
mata uang asing berkisar antara 4,70% per annum for the year ended 31
sampai dengan 10,19% per tahun untuk December 2025 and ranges from 3.65% to
tahun yang berakhir 31 Desember 2025 13.63% per annum for the year ended
dan berkisar antara 3,65% sampai dengan 31 December 2024.
13,63% per tahun untuk tahun yang
berakhir 31 Desember 2024.
3) Perubahan cadangan kerugian penurunan 3) The movements of allowance for
nilai pembiayaan musyarakah adalah impairment losses on musyarakah
sebagai berikut: financing are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Saldo awal 5,145,131 4,459,696 Beginning balance
Pembentukan selama tahun
berjalan (Catatan 40) 810,124 1,069,868 Provision during the year (Note 40)
Penerimaan kembali hapus buku 149,505 155,439 Recoveries of written-off
Penghapusbukuan selama
tahun berjalan (492,544) (552,026) Write-off during the year
Selisih kurs 10,371 12,154 Exchange rate difference
Saldo akhir 5,622,587 5,145,131 Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance
cadangan kerugian penurunan nilai for impairment losses on musyarakah
pembiayaan musyarakah yang dibentuk financing is adequate to cover potential
telah memadai untuk menutup losses from uncollectible musyarakah
kemungkinan kerugian akibat tidak financing.
tertagihnya pembiayaan musyarakah.
4) Pembiayaan musyarakah dijamin agunan 4) Musyarakah financing is collateralised by
yang diikat dengan hak tanggungan atau registered mortgages or powers of
surat kuasa memasang hak tanggungan attorneys to mortgage or sell, mudharabah
atau surat kuasa untuk menjual, deposito time deposits (Note 26) or by other
mudharabah (Catatan 26) atau jaminan collaterals generally acceptable by the
lain yang umumnya dapat diterima oleh Bank.
Bank.
5) Jumlah pembiayaan musyarakah yang 5) Total restructured musyarakah financing
direstrukturisasi untuk periode yang for the period ended 31 December 2025
berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 and 2024 are disclosed in Note 54i.
diungkapkan dalam Catatan 54i.
74
Page 736
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
12. PEMBIAYAAN MUSYARAKAH (lanjutan) 12. MUSYARAKAH FINANCING (continued)
g. Informasi penting lainnya (lanjutan) g. Other significant information (continued)
6) Rasio Non-Performing Financing (“NPF”) 6) The gross and net ratio of total Non-
bruto dan neto atas jumlah pembiayaan Performing Financing (“NPF”) of
musyarakah diungkapkan dalam Catatan musyarakah financing are disclosed in
54j. Note 54j.
7) Penjualan pembiayaan Griya untuk 7) The sales of Griya financing for the
keperluan sekuritisasi Efek Beragun Aset purposes of securitisation of Sharia Asset
Syariah - Surat Partisipasi (“EBAS - SP”). Backed Securities - Letter of Participation
(“EBAS - SP").
Pada tanggal 3 April 2023, Bank On 3 April 2023, the Bank entered into a
menandatangani Perjanjian Jual Beli Financing Sale and Purchase Agreement
Tagihan Pembiayaan dengan PT Sarana with PT Sarana Multigriya Finansial
Multigriya Finansial (Persero) (“PT SMF”). (Persero) (“PT SMF”). The Bank agreed to
Bank sepakat untuk menjual pembiayaan sell its Griya financing under the
Griya dengan akad Musyarakah Musyarakah Mutanaqisah (“MMQ”)
Mutanaqisah (“MMQ”) kepada PT SMF contract to PT SMF, which consists of
yang terdiri dari 1.604 debitur dengan nilai 1,604 debtors with a principal value of
pokok sebesar Rp325.000. Harga jual yang Rp325,000. The selling price received by
diterima Bank adalah sebesar nilai tercatat the Bank equal to the carrying value of the
pembiayaan. Seluruh pembiayaan yang financing. All financing sold has current
dijual memiliki kolektibilitas lancar dan rata- collectibility and the average margin rate is
rata tingkat imbalan 11,61% dengan rata- 11.61% with an average maturity of 10
rata jangka waktu 10 tahun. years.
Setelah terjadinya penjualan dan Subsequent to the sale and transfer of the
pengalihan kumpulan tagihan tersebut, collection of receivables, credit risks on the
risiko kredit atas kumpulan tagihan telah pool of financing were transferred from the
beralih dari Bank kepada PT SMF. Bank to PT SMF. This transaction has
Transaksi ini telah mendapatkan opini received the opinion of the Sharia
Dewan Pengawas Syariah PT Bank Supervisory Board of PT Bank Syariah
Syariah Indonesia Tbk sesuai dengan surat Indonesia Tbk in accordance with letter
No. 35/BSI/DPS/OPINI/IX/2022 tanggal No. 35/BSI/DPS/OPINI/IX/2022 dated
16 September 2022. 16 September 2022.
Bank akan bertindak sebagai penyedia The Bank will act as a service provider for
jasa pengumpul pembayaran pokok dan collecting principal payments and profit
bagi hasil dari para debitur untuk setiap sharing from debtors for each billing period,
periode penagihan, mentransfer secara transferring periodically collection of
periodik hasil penagihan pokok dan bagi principal and profit sharing to PT SMF and
hasil kepada PT SMF, dan mengurus taking care of the debtor's administrative
keperluan administrasi debitur. Bank needs. The Bank is entitled to a service fee
berhak mendapatkan imbalan jasa sebesar of 5% from the collection of principal and
5% dari hasil penagihan atas pokok dan profit sharing. The bank recognise the
bagi hasil. Bank mengakui imbalan jasa servicing fee as fee based income when
penagihan sebagai pendapatan imbalan the service is renderred.
jasa perbankan pada saat jasa telah
diberikan.
Sebagai penyedia jasa, Bank memiliki opsi As a service provider, the Bank has the
untuk membeli seluruh sisa pembiayaan option to purchase the entire remaining
MMQ yang belum dibayar nasabah jika MMQ financing that have not been paid by
saldo tersisa atas pembiayaan MMQ telah customers if the outstanding balance for
berkurang sampai menjadi 10% atau MMQ financing has been reduced to 10%
kurang, dari jumlah pembiayaan MMQ or less, of the total MMQ financing at the
pada saat awal penjualan. time of initial sale.
75
Page 737
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
13. ASET YANG DIPEROLEH UNTUK IJARAH - 13. ASSETS ACQUIRED FOR IJARAH - NET
BERSIH
Sesuai PSAK 407, akun ini merupakan objek sewa Based on SFAS 407 this account represents lease
dari transaksi Ijarah Muntahiyah Bittamlik (“IMBT”). object transactions from Ijarah Muntahiyah Bittamlik
(“IMBT”).
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Mesin dan instalasi 1,418,864 1,898,777 Machinery and installations
Properti 2,116,184 1,651,516 Property
Alat transportasi 1,903,583 1,182,978 Transportations
Lainnya 5,398 5,399 Others
Jumlah 5,444,029 4,738,670 Total
Akumulasi penyusutan, amortisasi, Accumulated depreciation,
dan penurunan nilai (1,577,932) (1,616,415) amortisation, and impairment
Bersih 3,866,097 3,122,255 Net
Ujrah atas IMBT yang akan diterima bank sampai Ujrah for IMBT which will be received by the Bank
dengan akhir akad berdasarkan sisa jangka waktu up to the end of contract by remaining period are as
adalah sebagai berikut: follow:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 47 12 ≤ 1 month
> 1 - ≤ 3 bulan 43 96 > 1 - ≤ 3 months
> 3 - ≤ 12 bulan 14,595 22,115 > 3 - ≤ 12 months
> 1 - ≤ 5 tahun 167,498 132,921 > 1 - ≤ 5 years
> 5 tahun 1,010,596 670,758 > 5 years
1,192,779 825,902
14. ASET TETAP, ASET HAK GUNA DAN ASET 14. FIXED ASSETS, RIGHT-OF-USE ASSETS AND
TIDAK BERWUJUD - BERSIH INTANGIBLE ASSETS - NET
Aset tetap, aset hak guna dan aset tidak berwujud - Fixed assets, right-of-use assets and intangible
bersih terdiri dari: assets - net consist of:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Aset tetap - bersih 8,166,999 7,066,275 Fixed assets - net
Aset hak guna - bersih 3,254,036 657,578 Right-of-use assets - net
Aset tidak berwujud - bersih 2,436,092 2,102,344 Intangible assets - net
13,857,127 9,826,197
Aset tetap Fixed assets
31 Desember/December 2025
Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Penilaian kembali/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning balance Addition Deduction Revaluation Reclassification Ending balance
Nilai revaluasi Revaluation amount
Tanah 2,563,178 28 - - 73,815 2,637,021 Land
Nilai perolehan Acquisition cost
Bangunan 983,757 18,169 - - 117,648 1,119,574 Buildings
Instalasi 445,509 27,411 (1,108 ) - 53,688 525,500 Installation
Kendaraan bermotor 60,909 3,367 (1,736 ) - 14,068 76,608 Vehicles
Inventaris kantor 3,808,700 104,855 (84,002 ) - 1,349,325 5,178,878 Office equipment
Renovasi atas aset sewa 776,628 42,723 (316 ) - 341,998 1,161,033 Leasehold improvement
Aset dalam penyelesaian 1,802,657 1,730,486 - - (1,950,542) 1,582,601 Construction in progress
10,441,338 1,927,039 (87,162) - - 12,281,215
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan (212,081) (56,042) - - - (268,123) Buildings
Instalasi (274,670) (56,873) 1,108 - - (330,435) Installation
Kendaraan bermotor (55,997) (2,739) 1,724 - - (57,012) Vehicles
Inventaris kantor (2,512,411) (513,130) 83,963 - - (2,941,578) Office equipment
Renovasi atas aset sewa (271,450) (197,476) 312 - - (468,614) Leasehold improvement
(3,326,609) (826,260) 87,107 - - (4,065,762)
Akumulasi penurunan nilai Accumulated impairment
Tanah (48,454) - - - - (48,454) Land
Nilai buku 7,066,275 8,166,999 Book value
76
Page 738
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
14. ASET TETAP, ASET HAK GUNA DAN ASET 14. FIXED ASSETS, RIGHT-OF-USE ASSETS AND
TIDAK BERWUJUD - BERSIH (lanjutan) INTANGIBLE ASSETS - NET (continued)
Aset tetap (lanjutan) Fixed assets (continued)
31 Desember/December 2024
Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Penilaian kembali/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning balance Addition Deduction Revaluation Reclassification Ending balance
Nilai revaluasi Revaluation amount
Tanah 2,444,841 62 - 116,525 1,750 2,563,178 Land
Nilai perolehan Acquisition cost
Bangunan 642,280 27,298 (4,492) - 318,671 983,757 Buildings
Instalasi 332,176 58,831 (5,443) - 59,945 445,509 Installation
Kendaraan bermotor 60,245 1,011 (347) - - 60,909 Vehicles
Inventaris kantor 2,880,160 249,645 (53,694) - 732,589 3,808,700 Office equipment
Renovasi atas aset sewa 500,126 27,095 (395) - 249,802 776,628 Leasehold improvement
Aset dalam penyelesaian 828,039 2,337,375 - - (1,362,757) 1,802,657 Construction in progress
7,687,867 2,701,317 (64,371) 116,525 - 10,441,338
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan (175,418) (37,467) 804 - - (212,081) Buildings
Instalasi (242,850) (37,263) 5,443 - - (274,670) Installation
Kendaraan bermotor (53,240) (3,104) 347 - - (55,997) Vehicles
Inventaris kantor (2,232,052) (333,889) 53,530 - - (2,512,411) Office equipment
Renovasi atas aset sewa (148,326) (123,273) 149 - - (271,450) Leasehold improvement
(2,851,886) (534,996) 60,273 - - (3,326,609)
Akumulasi penurunan nilai Accumulated impairment
Tanah (45,979) (2,475) - - - (48,454) Land
Nilai buku 4,790,002 7,066,275 Book value
Aset dalam penyelesaian pada tanggal Construction in progress as at 31 December 2025
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai and 2024 are as follows:
berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Bangunan 657,446 355,621 Buildings
Inventaris kantor 925,155 1,447,036 Office equipment
1,582,601 1,802,657
Estimasi persentase tingkat penyelesaian aset The estimated percentage of completion of
dalam penyelesaian pada tanggal construction in progress as at 31 December 2025 is
31 December 2025 adalah berkisar antara 0,60% - between 0.60% - 99.83% and 31 December 2024 is
99,83% dan 31 Desember 2024 adalah berkisar between 12.00% - 96.43%. Those construction in
antara 12,00% - 96,43%. Aset dalam penyelesaian progress as at 31 December 2025 are estimated to
pada tanggal 31 Desember 2025 tersebut be completed in 2026 until 2027.
diperkirakan akan selesai pada tahun 2026 sampai
dengan 2027.
Jumlah beban penyusutan aset tetap yang Total depreciation expenses of fixed assets charged
dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan in the statements of profit or loss and other
komprehensif lain adalah masing-masing sebesar comprehensive income is amounting to Rp826,260
Rp826,260 dan Rp534.996 untuk tahun yang and Rp534,996 for the year ended
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024, respectively
(Catatan 39). (Note 39).
Bank telah mengasuransikan aset tetap (tidak The Bank has insured the fixed assets (except land
termasuk hak atas tanah) untuk menutup rights) to cover for losses against fire, theft and other
kemungkinan kerugian terhadap risiko kebakaran, risks to PT Asuransi Tripakarta Sharia Unit and PT
kecurian, dan risiko lainnya kepada PT Asuransi Zurich General Takaful Indonesia, all of which are
Tripakarta Unit Syariah dan PT Zurich General third parties, PT Asuransi Staco Mandiri Sharia Unit,
Takaful Indonesia, keseluruhannya adalah pihak PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk Sharia
ketiga, PT Asuransi Staco Mandiri Unit Syariah, PT Unit and PT BRI Asuransi Indonesia Sharia Unit, all
Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk Unit Syariah of which are related parties, with total insurance
dan PT BRI Asuransi Indonesia Unit Syariah, coverage amounting to Rp8,669,112 and
keseluruhannya adalah pihak berelasi, dengan nilai Rp7,619,835 as at 31 December 2025 and 2024,
pertanggungan masing-masing sebesar respectively.
Rp8.669.112 dan Rp7.619.835 pada tanggal
31 Desember 2025 dan 2024.
77
Page 739
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
14. ASET TETAP, ASET HAK GUNA DAN ASET 14. FIXED ASSETS, RIGHT-OF-USE ASSETS AND
TIDAK BERWUJUD - BERSIH (lanjutan) INTANGIBLE ASSETS - NET (continued)
Aset tetap (lanjutan) Fixed assets (continued)
Manajemen Bank berpendapat bahwa nilai The Bank’s management believes the amount is
pertanggungan tersebut cukup untuk menutup adequate to cover losses which may arise from the
kerugian yang mungkin timbul atas aset tetap yang insured fixed assets.
diasuransikan.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, jumlah As at 31 December 2025 and 2024, the gross
tercatat bruto dari setiap aset tetap yang telah amount of fixed assets which have been fully
disusutkan penuh dan masih digunakan masing- depreciated and are still in use amounted to
masing sebesar Rp2.766.560 dan Rp2.543.082. Rp2,766,560 and Rp2,543,082 respectively.
Selain tanah, tidak terdapat perbedaan material Other than land, there is no material difference
antara nilai wajar aset dan nilai tercatatnya. between the fair value of the asset and its carrying
value.
Nilai tanah Bank berdasarkan model biaya pada The Bank's land value based on the cost model as
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah at 31 December 2025 and 2024 is Rp1,872,173 and
masing-masing sebesar Rp1.872.173 dan Rp1,872,145.
Rp1.872.145.
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat Management believes that there are no indicators of
indikator penurunan nilai aset tetap selain tanah impairment of fixed assets other than land as at
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. 31 December 2025 and 2024.
Bangun, Guna dan Serah Build, Operate and Transfer
Pada tanggal 28 April 2023, Bank dan PT PP On 28 April 2023, the Bank and PT PP (Persero)
(Persero) Tbk (“PT PP”) telah menandatangani Tbk (“PT PP”) entered into an agreement in
perjanjian sehubungan dengan Bangun, Guna dan connection with the Build, Operate and Transfer
Serah (“BOT”) atas tanah dan bangunan yang (“BOT”) of land and building located at Medan
berlokasi di Jalan Medan Merdeka Selatan No. 17 Merdeka Selatan Street No. 17 Jakarta. The Bank
Jakarta. Bank memberikan hak eksklusif kepada PT granted exclusive rights to PT PP to utilize the land,
PP untuk memanfaatkan lahan, melakukan to demolish the existing building and construct a
pembongkaran gedung eksisting dan melakukan new building. The Bank commits to rent the building
pembangunan gedung baru. Bank berkomitmen for 30 years and at the end of the lease period, PT
untuk menyewa gedung baru selama 30 tahun dan PP will hand over the ownership rights of the land
pada akhir masa sewa, PT PP akan menyerahkan and the building to the Bank.
penguasaan lahan dan hak pengelolaan gedung
kepada Bank.
Berdasarkan perjanjian BOT, Bank berhak In accordance with the BOT agreement, the Bank is
menerima kompensasi atas penghancuran gedung eligible to receive compensation for the demolition
lama dari PT PP sebesar Rp241.080 yang akan of the old building from PT PP amounting to
dibayarkan secara bertahap oleh PT PP selama 5 Rp241,080 which will be paid in stages by PT PP
tahun. Kompensasi ini mengikat PT PP, tidak dapat over 5 years. This compensation is binding to
dibatalkan dan tidak dapat dikembalikan dalam PT PP, non-cancellable and non-refundable under
keadaan apapun termasuk apabila Bank mengakhiri any circumstances including if the Bank terminates
kontrak secara sepihak. Berdasarkan syarat-syarat the contract unilaterally. Considering the terms in
dalam perjanjian, manajemen membuat the agreement, the management makes significant
pertimbangan signifikan bahwa kompensasi judgment that the compensation is accounted for as
dianggap sebagai transaksi terpisah dengan a separate transaction to the rental agreement of the
perjanjian sewa gedung baru meskipun kedua unsur new building even though the two elements are in
tersebut berada dalam satu kontrak yang sama, the same contract, between the same parties and at
antara pihak yang sama dan dalam waktu yang the same time. The Bank recognised the
bersamaan. Bank mengakui kompensasi yang compensation received as other income
diterima sebagai pendapatan lain-lain bersamaan corresponding with the recognition of loss from
dengan pengakuan kerugian atas pembongkaran demolition of old building amounting to Rp241,080
gedung lama sebesar Rp241.080 untuk tahun yang for the year ended 31 December 2023.
berakhir 31 Desember 2023.
78
Page 740
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
14. ASET TETAP, ASET HAK GUNA DAN ASET 14. FIXED ASSETS, RIGHT-OF-USE ASSETS AND
TIDAK BERWUJUD - BERSIH (lanjutan) INTANGIBLE ASSETS - NET (continued)
Bangun, Guna dan Serah (lanjutan) Build, Operate and Transfer (continued)
Sampai dengan 31 Desember 2025, Bank telah As at 31 December 2025, the Bank had received
menerima pembayaran sebesar Rp144.648 (2024: payment of Rp144,648 (2024: Rp96,432) and
Rp96.432) dan sisanya dicatat sebagai piutang dari recorded the remaining as receivables from PT PP
PT PP pada aset lain-lain sebesar Rp96.432 (2024: amounting in other assets to Rp96,432 (2024:
Rp144.648). Rp144,648).
Revaluasi aset tetap Revaluation of fixed assets
Penilaian kembali atas aset tetap dilakukan The revaluation of fixed assets are performed based
berdasarkan Standar Penilaian Indonesia. Metode on Indonesian Valuation Standards. The valuation
penilaian yang dipakai adalah metode data pasar methods used are market data approach and
dan metode pendapatan. Elemen-elemen yang income approach. Elements used in data
digunakan dalam perbandingan data untuk comparison to determine fair value of assets are
menentukan nilai wajar aset antara lain: among others are as follows:
a) jenis dan hak yang melekat pada properti; a) type and right on property;
b) kondisi pasar; b) market condition;
c) lokasi; c) location;
d) karakteristik fisik; dan d) physical characteristic; and
e) karakteristik tanah. e) land characteristic.
Nilai wajar ditentukan dengan menggunakan Fair value was determined by hierarchy and input
hierarki dan input-input yang digunakan dalam used on technical valuation of non-financial assets:
teknis penilaian untuk aset nonkeuangan:
Level 1: Input yang berasal dari harga Level 1: Input quoted (unadjusted) prices in
kuotasian (tanpa penyesuaian) dalam pasar active market for identical assets;
aktif untuk aset yang identik;
Level 2: Input selain harga kuotasian pasar Level 2: Input other than quoted market price in
dalam level 1 yang dapat diobservasi baik level 1 that are observable either directly or
secara langsung maupun tidak langsung; dan indirectly; and
Level 3: Input yang tidak dapat diobservasi. Level 3: Input that are not observable.
Pengukuran nilai wajar tanah dikategorikan sebagai The fair value measurement for the land is
nilai wajar level 2 berdasarkan input dari teknik categorised as level 2 fair value based on the inputs
penilaian yang digunakan. of the valuation technique used.
Revaluasi aset tetap - ex-legacy PT Bank Fixed asset revaluation - ex-legacy PT Bank
Syariah Mandiri (”BSM”) Syariah Mandiri (“BSM”)
Berdasarkan surat PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Based on the letter of PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
No. CSC.CRE/508/2020 tertanggal No. CSC.CRE/508/2020 dated 26 August 2020 and
26 Agustus 2020 dan persetujuan OJK melalui approval OJK by the letter No.
surat No. S-159/PB.31/2020 tertanggal S-159/PB.31/2020 dated 9 October 2020, PT Bank
9 Oktober 2020, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Mandiri (Persero) Tbk has obtain additional share by
melakukan penambahan penyertaan modal melalui inbreng Non-movable Fixed Assets (“ATTB”) of
inbreng Aset Tetap Tidak Bergerak (“ATTB”) milik PT Bank Mandiri (Persero) Tbk to PT Bank Syariah
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk kepada PT Bank Mandiri amounting Rp152,997 which consists of land
Syariah Mandiri sebesar Rp152.997 yang terdiri amounting Rp127,750 and buildings amounting
dari tanah senilai Rp127.750 dan bangunan senilai Rp25,247 (exclude tax). Revaluation of ATTB with
Rp25.247 (tidak termasuk pajak). Revaluasi atas market value amounting Rp152,997 was performed
ATTB dengan nilai pasar sebesar Rp152.997 by Public Appraisal Service Office (“KJPP”) Rizki
dilakukan oleh Kantor Jasa Penilai Publik (“KJPP”) Djunaedy & Partners, external independent appraisal
Rizki Djunaedy & Rekan, penilai independen registered in OJK, based on their report dated
eksternal yang telah teregistrasi pada OJK, 2 March 2020. Addition of ATTB in 2020 amounting
berdasarkan laporannya tertanggal 2 Maret 2020. to Rp175,876 consists of land amounting to
Penambahan ATTB selama tahun 2020 sejumlah Rp144,527 (include tax amounting Rp16,777) and
Rp175.876 terdiri dari tanah senilai Rp144.527 building amounting to Rp31,349 (include tax
(termasuk pajak sejumlah Rp16.777) dan amounting to Rp6,102) from inbreng ATTB related to
bangunan senilai Rp31.349 (termasuk pajak senilai additional capital from PT Bank Mandiri (Persero)
Rp6.102) yang berasal dari inbreng ATTB terkait Tbk.
penambahan modal dari PT Bank Mandiri (Persero)
Tbk.
79
Page 741
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
14. ASET TETAP, ASET HAK GUNA DAN ASET 14. FIXED ASSETS, RIGHT-OF-USE ASSETS AND
TIDAK BERWUJD - BERSIH (lanjutan) INTANGIBLE ASSETS - NET (continued)
Revaluasi aset tetap - ex-legacy PT Bank Fixed asset revaluation - ex-legacy PT Bank
BRIsyariah Tbk (”BRIS”) BRIsyariah Tbk (“BRIS”)
Pada tanggal 31 Januari 2021, ex-legacy BRIS On 31 January 2021, the ex-legacy BRIS made a
melakukan penyesuaian kebijakan revaluasi aset policy adjustment of asset revaluation to be in line
tetap sesuai ketentuan dengan BSI atas pencatatan with BSI’s policy for recording of land from cost
tanah dari sebelumnya menggunakan model biaya model to revaluation model. In total in 2021, the
menjadi menggunakan model revaluasi. Secara increases in the carrying amount of land revaluation
total pada tahun 2021, kenaikan nilai tercatat yang are recorded as “Other Comprehensive Income”
timbul dari revaluasi tanah dicatat sebagai amounting to Rp80,276 and the decrease of carrying
“Pendapatan Komprehensif Lain” adalah sebesar amount from revaluation is recorded as expenses in
Rp80.276 dan penurunan nilai tercatat yang timbul 2021 amounting to Rp12,892. The valuations of land
dari revaluasi dicatat sebagai beban pada tahun was performed by KJPP Nanang Rahayu, Sigit
2021 adalah sebesar Rp12.892. Penilaian atas Paryanto dan Rekan, an external independent
tanah dilakukan oleh independen eksternal yaitu appraisal.
KJPP Nanang Rahayu, Sigit Paryanto dan Rekan.
Revaluasi aset tetap - ex-legacy PT Bank BNI Fixed asset revaluation - ex-legacy PT Bank BNI
Syariah (”BNIS”) Syariah (“BNIS”)
Pada tanggal 31 Januari 2021, ex-legacy BNIS On 31 January 2021, ex-legacy BNIS made a policy
melakukan penyesuaian kebijakan dengan BSI adjustment to be in line with BSI’s policy for recording
atas pencatatan bangunan dari sebelumnya of building from revaluation model to cost model. In
menggunakan model revaluasi menjadi this regard, the Bank reversed the revaluation of the
menggunakan model biaya. Atas hal ini, Bank building which had previously been recorded in
melakukan pembalikan atas penilaian kembali “Other Comprehensive Income” amounting to
bangunan yang sebelumnya sudah dicatat di Rp9,361.
“Penghasilan Komprehensif Lain” sebesar
Rp9.361.
Revaluasi atas tanah - PT Bank Syariah Revaluation on land - PT Bank Syariah Indonesia
Indonesia Tbk Tbk
Revaluasi atas tanah dengan nilai tercatat pada saat Revaluation on land with carrying amount on
revaluasi sebesar Rp67.617, dilakukan oleh KJPP revaluation amounting to Rp67,617, performed by
Abdullah Fitriantoro & Rekan, penilai independen KJPP Abdullah Fitriantoro & Rekan, an external
eksternal yang telah teregistrasi pada OJK, dalam independent appraisal registered on OJK, on their
laporannya tertanggal 25 November 2021. Selisih report dated 25 November 2021. Difference on land
lebih nilai revaluasi tanah tahun 2021 sebesar revaluation in 2021 amounting to Rp113,596 was
Rp113.596 dicatat sebagai “Surplus Revaluasi Aset recorded as “Surplus on Revaluation of Fixed Asset”
Tetap” dan disajikan pada pendapatan and expressed on other comprehensive income.
komprehensif lain. Penurunan nilai tercatat yang Impairment of carrying value from revaluation on
timbul dari revaluasi tanah sebesar Rp45.979 diakui land amounting to Rp45,979 was recognised in the
dalam laba rugi tahun 2021 sebagai beban usaha profit or loss of the year 2021 as other operating
lainnya. expense.
80
Page 742
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
14. ASET TETAP, ASET HAK GUNA DAN ASET 14. FIXED ASSETS, RIGHT-OF-USE ASSETS AND
TIDAK BERWUJD - BERSIH (lanjutan) INTANGIBLE ASSETS - NET (continued)
Revaluasi atas tanah pada tahun 2024 Revaluation on land in 2024
Revaluasi atas tanah pada 31 Desember 2024 Revaluation on land as at 31 December 2024 was
dilakukan oleh KJPP Dino Farid & Rekan serta performed by KJPP Dino Farid & Rekan and KJPP
KJPP Muttaqin Bambang Purwanto Rozak Uswatun Muttaqin Bambang Purwanto Rozak Uswatun
(“MBPRU”) & Rekan, penilai independen eksternal (“MBPRU”) & Rekan, external independent
yang telah teregistrasi pada OJK, dalam laporannya appraisals registered on OJK, on their report dated
tertanggal 30 Juli 2024 dan 30 July 2024 and 1 August 2024. Difference on land
1 Agustus 2024. Selisih lebih nilai revaluasi tanah revaluation in 2024 amounting to Rp116,525 and
tahun 2024 sebesar Rp116.525 dan pembalikan reversal of impairment from prior period amounting
penurunan nilai dari periode sebelumnya sebesar to Rp7,615 were recorded as “Gain on Revaluation
Rp7.615 dicatat sebagai “Keuntungan Revaluasi of Fixed Assets” and presented in other
Aset Tetap” dan disajikan pada pendapatan comprehensive income. Impairment of carrying
komprehensif lain. Penurunan nilai tercatat yang value from revaluation on land amounting to
timbul dari revaluasi tanah sebesar Rp2.475 diakui Rp2,475 was recognised in the profit or loss of the
dalam laba rugi tahun 2024 sebagai beban usaha year 2024 as other operating expense.
lainnya.
Perubahan cadangan revaluasi aset bersih setelah The movements in the asset revaluation reserve net
pajak adalah sebagai berikut: of tax are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Saldo awal tahun 553,440 444,530 Beginning year balance
Kenaikan nilai tanah - 108,910 Gain on land value
Saldo akhir tahun 553,440 553,440 Ending year balance
Aset hak guna Right-of-use assets
31 Desember/December 2025
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
balance Additions Deductions balance
Nilai perolehan Acquisition cost
Bangunan kantor 1,354,285 2,976,300 (312,481) 4,018,104 Office buildings
Kendaraan bermotor Vehicles and
dan sistem teknologi 18,449 - (18,449) - technology system
1,372,734 2,976,300 (330,930) 4,018,104
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan kantor (696,707) (379,842) 312,481 (764,068) Office buildings
Kendaraan bermotor Vehicles and
dan sistem teknologi (18,449) - 18,449 - technology system
(715,156) (379,842) 330,930 (764,068)
Nilai buku 657,578 3,254,036 Book value
31 Desember/December 2024
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
balance Additions Deductions balance
Nilai perolehan Acquisition cost
Bangunan kantor 1,205,107 438,502 (289,324) 1,354,285 Office buildings
Kendaraan bermotor Vehicles and
dan sistem teknologi 132,876 - (114,427) 18,449 technology system
1,337,983 438,502 (403,751) 1,372,734
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan kantor (665,027) (321,004) 289,324 (696,707) Office buildings
Kendaraan bermotor Vehicles and
dan sistem teknologi (110,115) (22,761) 114,427 (18,449) technology system
(775,142) (343,765) 403,751 (715,156)
Nilai buku 562,841 657,578 Book value
81
Page 743
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
14. ASET TETAP, ASET HAK GUNA DAN ASET 14. FIXED ASSETS, RIGHT-OF-USE ASSETS AND
TIDAK BERWUJD - BERSIH (lanjutan) INTANGIBLE ASSETS - NET (continued)
Bank mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa The Bank recognises the right-of-use assets and
untuk semua sewa dengan kontrak jangka waktu lease liabilities for all leases with time contracts,
tertentu, dibayar bulanan atau periodik. Terdapat payable monthly or periodically. There are
pengecualian untuk sewa dengan jangka waktu exceptions to the lease with a short term, which is
pendek, yaitu kurang dari atau sama dengan less or equal to 12 months and there is no call option
12 bulan serta tidak ada opsi beli dan opsi and extention option, and has a low value underlying
perpanjangan, dan memiliki aset pendasar bernilai asset, which is less than or equal to Rp70,000,000
rendah, yaitu lebih kecil atau sama dengan (seventy million Rupiah) in full amount.
Rp70.000.000 (tujuh puluh juta Rupiah) dalam nilai
penuh.
Per 31 Desember 2025, termasuk dalam aset hak As of 31 December 2025, included in the right-of-
guna adalah perjanjian sewa menyewa antara Bank use assets is lease agreement between the Bank
dan PT PP (Persero) Tbk (“PT PP”) and PT PP (Persero) Tbk (”PT PP”) (see Note 49).
(lihat Catatan 49).
Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif Statements of profit or loss and other
lain menyajikan saldo berikut berkaitan dengan comprehensive income shows the following
sewa: amounts related to lease:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Beban penyusutan Depreciation expense of
aset hak guna (Catatan 39): right of use assets (Note 39):
Bangunan kantor 379,842 321,004 Office buildings
Kendaraan bermotor dan
sistem teknologi - 22,761 Vehicle and technology system
379,842 343,765
Beban sewa (Catatan 39): Rent expenses (Note 39):
Beban bunga: Interest expenses:
Bangunan kantor 18,107 15,574 Office buildings
Kendaraan bermotor dan Vehicle and
sistem teknologi - 349 technology system
18,107 15,923
Beban berkaitan dengan sewa Expenses related to short term
jangka pendek (kurang dari atau leases (less than or equal
sama dengan 12 bulan) 550,155 354,593 to 12 months)
Beban berkaitan dengan sewa atas Expenses related to leases
aset yang bernilai rendah yang of low value assets that are not
bukan sewa jangka pendek 38,732 22,556 short term leases
606,994 393,072
Jumlah 986,836 736,837 Total
Aset tidak berwujud Intangible assets
31 Desember/December 2025
Saldo awal/ Penambahan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning balance Addition Reclassification Ending balance
Nilai perolehan Acquisition cost
Perangkat lunak 1,665,223 230,039 853,089 2,748,351 Software
Aset dalam penyelesaian 1,221,383 522,890 (853,089) 891,184 Construction in progress
2,886,606 752,929 - 3,639,535
Akumulasi amortisasi Accumulated amortisation
Perangkat lunak (784,262) (419,181) - (1,203,443) Software
Nilai buku 2,102,344 2,436,092 Book value
82
Page 744
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
14. ASET TETAP, ASET HAK GUNA DAN ASET 14. FIXED ASSETS, RIGHT-OF-USE ASSETS AND
TIDAK BERWUJD - BERSIH (lanjutan) INTANGIBLE ASSETS - NET (continued)
Aset tidak berwujud (lanjutan) Intangible assets (continued)
31 Desember/December 2024
Saldo awal/ Penambahan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning balance Addition Reclassification Ending balance
Nilai perolehan Acquisition cost
Perangkat lunak 1,279,219 84,176 301,828 1,665,223 Software
Aset dalam penyelesaian 462,420 1,060,791 (301,828) 1,221,383 Construction in progress
1,741,639 1,144,967 - 2,886,606
Akumulasi amortisasi Accumulated amortisation
Perangkat lunak (613,305) (170,957) - (784,262) Software
Nilai buku 1,128,334 2,102,344 Book value
Estimasi persentase tingkat penyelesaian aset The estimated percentage of completion of
dalam penyelesaian pada tanggal construction in progress as at 31 December 2025
31 Desember 2025 dan 2024 adalah berkisar antara and 2024 is between 4.78% - 99.26% and 4.19% -
4,78% - 99,26% dan 4,19% - 98,24%. Aset dalam 98.24%. Those assets in progress as at
penyelesaian pada tanggal 31 Desember 2025 31 December 2025 are estimated to be completed
tersebut diperkirakan akan selesai pada tahun 2026 in 2026 until 2027.
sampai dengan 2027.
Jumlah beban amortisasi aset tidak berwujud yang Total amortisation expenses of intangible assets
dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan charged in the statements of profit or loss and other
komprehensif lain adalah masing-masing sebesar comprehensive income is amounting to Rp419,181
Rp419.181 dan Rp170.957 pada tanggal and Rp170,957 as at 31 December 2025 and 2024,
31 Desember 2025 dan 2024 (Catatan 39). respectively (Note 39).
15. ASET LAIN-LAIN - BERSIH 15. OTHER ASSETS - NET
Aset lain-lain terdiri dari: Other assets consist of:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Beban dibayar dimuka 2,415,695 1,975,414 Prepaid expense
Tagihan SKBDN kepada nasabah 1,774,147 362,851 SKBDN receivables to customers
Pendapatan surat berharga Income receivables
yang akan diterima 809,541 979,776 from securities
Agunan yang diambil alih 655,554 711,370 Foreclosed collaterals
Pendapatan pembiayaan yang akan Income receivables
diterima 477,357 290,984 from financing
Tagihan ATM 314,977 198,877 ATM receivables
Persediaan emas 123,963 6,001 Gold inventory
Tagihan kepada pihak ketiga 96,432 144,648 Receivables from third party
Setoran jaminan 92,151 53,064 Guarantee deposit
Persediaan alat tulis kantor dan materai 45,694 65,419 Office supplies and stamps
Lainnya 1,429,328 398,854 Others
8,234,839 5,187,258
Cadangan kerugian penurunan nilai (817,210) (959,155) Allowance for impairment losses
Bersih 7,417,629 4,228,103 Net
83
Page 745
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
15. ASET LAIN-LAIN - BERSIH (lanjutan) 15. OTHER ASSETS - NET (continued)
Lainnya antara lain properti terbengkalai, biaya yang Others are abandoned property, deferred fees, as
ditangguhkan, serta berbagai macam tagihan, well as various bills, such as Bank Indonesia Fast
antara lain tagihan Bank Indonesia Fast Payment Payment (“BI Fast”) bills, bills for Quick Response
(“BI Fast”), tagihan atas transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (“QRIS”) transactions,
Code Indonesian Standard (“QRIS”), tagihan Kartu Hasanah Card bills, clearing transactions and
Hasanah, transaksi kliring dan lebih bayar pajak overpayment of income tax art 21.
penghasilan pasal 21.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan Management believes that allowance for impairment
kerugian penurunan nilai aset lain-lain yang losses on other assets is adequate.
dibentuk telah memadai.
Mutasi agunan yang diambil alih pada tanggal Movement of the foreclosed collaterals as at
31 Desember 2025 dan 2024 diungkapkan pada of 31 December 2025 and 2024 are disclosed in
Catatan 54k. Note 54k.
16. LIABILITAS SEGERA 16. OBLIGATIONS DUE IMMEDIATELY
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Pihak ketiga Third parties
Liabilitas pihak ketiga 315,294 145,857 Liabilities to third parties
Zakat Bank 250,293 232,061 Zakat of the Bank
Titipan tagihan pembayaran 71,633 42,310 Remittance of bills payment
Titipan dana nasabah 37,265 57,800 Remittance of customer funds
Liabilitas ATM Jalin 29,709 130,950 Liabilities to ATM Jalin
Liabilitas ATM Bersama 19,968 30,809 Liabilities to ATM Bersama
Liabilitas ATM Prima 18,867 24,587 Liabilities to ATM Prima
Zakat pegawai, nasabah dan Zakat of employees, customers
umum 3,398 3,621 and public
Titipan ATM 2,680 3,396 ATM remittance
Titipan lainnya 178,645 174,434 Other remittances
927,752 845,825
Pihak berelasi (Catatan 45) Related parties (Note 45)
Liabilitas pihak ketiga 9,601 11,156 Liabilities to third parties
Titipan ATM - 1,662 ATM remittance
9,601 12,818
937,353 858,643
Liabilitas pihak ketiga merupakan liabilitas atas Liabilities to third parties represent liabilities arising
transaksi QRIS, liabilitas BI Fast, jasa pembayaran, from QRIS transactions, liabilities to BI Fast,
dan kewajiban dalam rangka sekuritisasi. payment services, and liabilities related to
securitisation.
Liabilitas ATM Jalin, ATM Prima dan ATM Bersama, Liabilities to ATM Jalin, ATM Prima and ATM
merupakan liabilitas yang timbul karena Bersama represent liabilities arising from using the
penggunaan jaringan ATM Bank oleh nasabah bank Bank’s network of ATM by customers of using ATM
lain yang menjadi anggota dari jaringan ATM Jalin, Jalin network, ATM Prima and ATM Bersama.
jaringan ATM Prima dan jaringan ATM Bersama.
Titipan lainnya merupakan titipan direct terhadap Other remittances are direct remittances to the
mitra Bank dan lainnya. Titipan dana nasabah Bank's partners and others. Remittance of customer
merupakan titipan bagi hasil deposito jatuh tempo funds are remittances of time deposits profit sharing
dan lainnya. and others.
Zakat pegawai, nasabah, dan umum merupakan Zakat of employees, customers and publics are
zakat yang dibayarkan secara individu melalui zakat paid individually through the Bank's
platform E-Channel Bank dan akan disalurkan ke E-Channel platform and will be distributed to zakat
lembaga pengelola zakat. management institutions.
84
Page 746
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
17. BAGI HASIL YANG BELUM DIBAGIKAN 17. UNDISTRIBUTED REVENUE SHARING
Akun ini merupakan bagi hasil yang belum dibagikan This account represents the undistributed share of
oleh Bank kepada nasabah (shahibul maal) atas the customers (shahibul maal) on income generated
bagian keuntungan hasil usaha Bank yang telah by the Bank from managing mudharabah funds.
disisihkan dari pengelolaan dana mudharabah.
Bagi hasil yang belum dibagikan Bank pada tanggal The Bank’s undistributed profit sharing as at
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai 31 December 2025 and 2024, are as follows:
berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Bukan Bank Non-Bank
Rupiah Rupiah
Deposito 208,376 222,038 Time deposits
Giro 23,127 41,388 Demand deposits
Sukuk mudharabah berkelanjutan 8,233 8,384 Sustainability sukuk mudharabah
Sukuk mudharabah subordinasi 1,317 1,317 Subordinated sukuk mudharabah
241,053 273,127
Mata uang asing Foreign currencies
Deposito 17,386 9,236 Time deposits
Giro 2 2 Demand deposits
17,388 9,238
258,441 282,365
Bank Indonesia Bank Indonesia
Rupiah Rupiah
PaSBI - 6,395 PaSBI
Bank Bank
Rupiah Rupiah
Deposito 74 79 Time deposits
Pembiayaan berjangka mudharabah - 2,739 Mudharabah term financing
74 2,818
258,515 291,578
18. GIRO WADIAH 18. WADIAH DEMAND DEPOSITS
Giro wadiah terdiri dari: Wadiah demand deposits consist of:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 23,389,959 15,113,900 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 1,259,532 1,064,416 United States Dollar
Riyal Arab Saudi 112,376 37,287 Saudi Arabian Riyal
Euro Eropa 97,786 17,505 European Euro
Dolar Singapura 20,171 27,126 Singapore Dollar
Chinese Yuan 20 - Chinese Yuan
Dolar Australia 11 - Australian Dollar
24,879,855 16,260,234
85
Page 747
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
18. GIRO WADIAH (lanjutan) 18. WADIAH DEMAND DEPOSITS (continued)
Giro wadiah terdiri dari: (lanjutan) Wadiah demand deposits consist of: (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Pihak berelasi (Catatan 45) Related parties (Note 45)
Rupiah 2,888,365 2,847,492 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 17,099 12,213 United States Dollar
Riyal Arab Saudi 4,834 27,140 Saudi Arabian Riyal
Euro Eropa 290 - European Euro
Chinese Yuan 31 Saudi Arabian Riyal
2,910,619 2,886,845
27,790,474 19,147,079
Giro wadiah merupakan giro wadiah Wadiah demand deposits represent wadiah
yad-dhamanah yaitu titipan dana pihak ketiga yang yad-dhamanah in which the third parties funds are
dapat diberikan bonus berdasarkan kebijakan Bank. entitled to receive bonuses in accordance with the
Bank’s policy.
Kisaran bonus giro wadiah yang diberikan nasabah The range rate from wadiah demand deposits given
adalah sebagai berikut: by customers are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah 0.18% - 0.24% 0.02% - 0.04% Rupiah
Mata uang asing 0.00% 0.00% Foreign currencies
19. TABUNGAN WADIAH 19. WADIAH SAVINGS DEPOSITS
Tabungan wadiah terdiri dari: Wadiah savings deposits consist of:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 62,015,960 54,045,084 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 1,271,811 1,221,082 United States Dollar
Euro Eropa 3,385 - European Euro
Dolar Singapura 1,351 - Singapore Dollar
Riyal Arab Saudi 1,144 - Saudi Arabian Riyal
63,293,651 55,266,166
Pihak berelasi (Catatan 45) Related parties (Note 45)
Rupiah 16,159 11,364 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 1,294 2,537 United States Dollar
Dolar Singapura 13 - Singapore Dollar
Riyal Arab Saudi 4 - Saudi Arabian Riyal
17,470 13,901
63,311,121 55,280,067
Kisaran bonus tabungan wadiah yang diberikan The range rate of bonus from wadiah savings
nasabah adalah sebagai berikut: deposits given by customers are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah 0.46% - 0.49% 0.00% Rupiah
Dolar Amerika Serikat 0.00% 0.00% United States Dollar
86
Page 748
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
20. SIMPANAN DARI BANK LAIN 20. DEPOSITS FROM OTHER BANKS
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
Sertifikat Pengelolaan Dana
Berdasarkan Prinsip Syariah Sharia Compliant Interbank Fund
Antarbank ("SIPA") 2,693,886 600,834 Management Certificate ("SIPA")
Giro wadiah 86,935 174,143 Wadiah demand deposits
Tabungan wadiah 17,704 8,985 Wadiah savings deposits
2,798,525 783,962
Mata uang asing Foreign currencies
Giro wadiah 1,153 736 Wadiah demand deposits
2,799,678 784,698
b. Berdasarkan hubungan b. By relationship
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Sertifikat Pengelolaan Dana
Berdasarkan Prinsip Syariah Sharia Compliant Interbank Fund
Antarbank ("SIPA") 2,693,886 400,000 Management Certificate ("SIPA")
Giro wadiah 85,760 172,774 Wadiah demand deposits
Tabungan wadiah 17,704 8,985 Wadiah savings deposits
2,797,350 581,759
Mata uang asing Foreign currencies
Giro wadiah 1,153 736 Wadiah demand deposits
2,798,503 582,495
Pihak berelasi (Catatan 45) Related parties (Note 45)
Rupiah Rupiah
Giro wadiah 1,175 1,369 Wadiah demand deposits
Sertifikat Pengelolaan Dana
Berdasarkan Prinsip Syariah Sharia Compliant Interbank Fund
Antarbank ("SIPA") - 200,834 Management Certificate ("SIPA")
1,175 202,203
2,799,678 784,698
Kisaran bonus giro wadiah yang diberikan The range rate from wadiah demand deposits
nasabah adalah sebagai berikut: given by customers are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah 0.69% - 0.72%% 0.70% - 0.73% Rupiah
Mata uang asing 0.00% 0.00% Foreign currencies
87
Page 749
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
21. LIABILITAS KEPADA BANK INDONESIA 21. LIABILITIES TO BANK INDONESIA
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah - 18,417,864 Rupiah
Liabilitas kepada Bank Indonesia berisi instrumen Liabilities to Bank Indonesia containing Liquidity
Pengelolaan Likuiditas berdasarkan Prinsip Syariah Management based on Bank Indonesia Sharia
Bank Indonesia ("PaSBl") yang merupakan fasilitas Principles ("PaSBl") instrument, which is a funding
penyediaan dana dari Bank Indonesia untuk facility from Bank Indonesia for managing the Bank's
pengelolaan likuiditas Bank dengan agunan berupa liquidity with collateral in the form of securities that
surat berharga yang memenuhi prinsip syariah. comply with sharia principles.
Pada tanggal 31 Desember 2024, Bank As of 31 December 2024, the Bank obtained PaSBI
mendapatkan fasilitas PaSBI sebesar Rp18.417.864 facilities amounting to Rp18,417,864 with collateral
dengan nilai nominal agunan sebesar Rp19.800.000 nominal value amounting to Rp19,800,000 and
dan persentase bagi hasil yang dibayar oleh Bank profit-sharing rate payable by the Bank of 6.25% per
sebesar 6,25% per tahun. annum.
Pada tanggal 31 Desember 2025, Bank tidak As of 31 December 2025, the Bank has no balance
memiliki saldo atas fasilitas PaSBI tersebut. on the PaSBI facilities.
Fasilitas PaSBI pada periode Januari hingga Juni PaSBI facility on January to June 2025 has been
2025 telah jatuh tempo paling lambat pada Juli 2025. matured at the latest on July 2025, Bank has not
Bank tidak mengajukan lagi fasilitas PaSBI kepada apply any PaSBI facility to Bank Indonesia resulting
Bank Indonesia, sehingga saldo fasilitas PaSBI per to Nil balance as of 31 December 2025.
31 Desember 2025 adalah Nihil.
Bank telah melakukan pembayaran bagi hasil The Bank has paid the profit sharing on schedule as
sesuai dengan jatuh tempo yang telah ditetapkan. stated in the issuance agreement.
Bagi hasil atas PaSBI untuk tahun yang berakhir The profit sharing for PaSBI facilities for the year
pada tanggal 31 Desember 2025 dan ended 31 December 2025 and 31 December 2024
31 Desember 2024 masing-masing sebesar are Rp199,843 and Rp368,533, respectively
Rp199.843 dan Rp368.533 (Catatan 36). (Note 36).
22. PERPAJAKAN 22. TAXATION
a. Utang pajak a. Taxes payable
Rincian utang pajak adalah sebagai berikut: The details of taxes payable are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Utang pajak penghasilan Income tax payables
Pasal 29 220,597 674,835 Article 29
Utang pajak lainnya Other tax payables
Pasal 4 (2) 103,662 101,799 Article 4 (2)
Pasal 21 11,220 2,342 Article 21
Pasal 22 4,009 7,252 Article 22
Pasal 23 11,384 11,605 Article 23
Pasal 26 558 7,091 Article 26
PPN dan PPh lainnya 87,983 84,718 VAT and other income taxes
218,816 214,807
439,413 889,642
b. Beban pajak b. Tax expense
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Beban pajak kini 2,117,123 2,436,340 Current tax expense
(Manfaat)/beban pajak tangguhan 76,766 (391,833) Deferred tax (benefit)/expense
2,193,889 2,044,507
88
Page 750
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
22. PERPAJAKAN (lanjutan) 22. TAXATION (continued)
b. Beban pajak (lanjutan) b. Tax expense (continued)
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak Reconciliation between income before income
penghasilan pada laporan laba rugi dan tax as stated in the statements of profit or loss
penghasilan komprehensif lain dan perhitungan and other comprehensive income and income
penghasilan pajak adalah sebagai berikut: tax calculation are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Laba sebelum pajak penghasilan 9,761,412 9,050,395 Income before tax
Beda temporer Temporary differences
Cadangan kerugian penurunan nilai Allowance for impairment losses
atas aset keuangan on financial assets and
dan aset produktif 225,337 2,105,668 earning assets
Penyisihan kerugian atas aset Provision for impairment losses
nonproduktif (99,157) (46,041) on non-earning assets
Estimasi kerugian atas Estimated losses on commitments
komitmen dan kontinjensi 2,138 (7,972) and contingencies
Cadangan kerugian Provision for impairment
risiko operasional (5,489) (18,284) losses on operational risk
Penyisihan liabilitas imbalan kerja 50,203 3,595 Provision for employee benefit liabilities
Cadangan bonus, tantiem dan Provision for bonus, tantiem and
beban tenaga kerja (167,517) (99,946) personnel expenses
Lain-lain (354,453) (155,958) Others
Jumlah beda temporer (348,938) 1,781,062 Total temporary differences
Beda tetap Permanent differences
Representasi 114,499 80,176 Representation
Revaluasi aset tetap - 2,475 Fixed assets revaluation
Keanggotaan nonasosiasi 1,484 2,724 Non-association membership
Biaya lainnya 94,828 157,443 Others
Total beda tetap 210,811 242,818 Total permanent differences
Total koreksi fiskal (138,127) 2,023,880 Total fiscal corrections
Penghasilan kena pajak 9,623,285 11,074,275 Taxable income
Beban pajak penghasilan badan 2,117,123 2,436,340 Corporate income tax expense
Pajak dibayar dimuka - pasal 25 (1,896,295) (1,760,822) Prepaid tax - article 25
Pajak yang dipotong Tax withheld by
pihak lain - pasal 22 (231) (683) other parties - article 22
Utang pajak penghasilan Income tax payable
- pasal 29 220,597 674,835 - article 29
Rekonsiliasi atas beban pajak penghasilan The reconciliation of income tax expense by
dengan perkalian laba sebelum pajak multiplying income before income tax to the
penghasilan dan tarif pajak yang berlaku adalah applicable tax rate are as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Laba sebelum pajak penghasilan 9,761,412 9,050,395 Income before tax
Beban pajak penghasilan yang
dihitung dari laba sebelum Income tax expense
pajak penghasilan 2,147,511 1,991,087 calculated from income before tax
Pengaruh pajak atas beda tetap 46,378 53,420 Tax impact of permanent differences
Beban pajak 2,193,889 2,044,507 Tax expense
89
Page 751
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
22. PERPAJAKAN (lanjutan) 22. TAXATION (continued)
c. Aset pajak tangguhan c. Deferred tax assets
31 Desember/December 2025
Dikreditkan/ (Dibebankan)/
(dibebankan) dikreditkan ke
ke laba rugi/ penghasilan
Credited/ komprehensif
Saldo awal/ (charged) to lain/(Charged)/ Saldo akhir/
Beginning statements of credited to Ending
balance profit or loss OCI balance
Cadangan kerugian penurunan nilai Allowance for impairment losses on
atas aset keuangan dan aset produktif 1,519,080 49,574 - 1,568,654 financial assets and earning assets
Penyisihan kerugian atas aset Provision for impairment losses on
nonproduktif 203,126 (21,814) - 181,312 non-earning assets
Estimasi kerugian atas Estimated losses on commitments
komitmen dan kontinjensi 5,290 470 - 5,760 and contingencies
Cadangan kerugian Provision for impairment losses on
risiko operasional 9,525 (1,207) - 8,318 operational risks
Penyisihan liabilitas imbalan kerja 117,640 11,045 (1,492) 127,193 Provision employee benefit liabilities
Cadangan bonus, tantiem dan Provision for bonus, tantiem and
beban tenaga kerja 229,751 (36,854) - 192,897 personnel expenses
Depresiasi aset tetap (55,689) (50,618) - (106,307) Depreciation of fixed assets
Aset hak guna (40,284) (557,492) - (597,776) Right-of-use assets
Liabilitas sewa 39,886 556,766 - 596,652 Lease liabilities
Lainnya 28,402 (26,636) (103,143) (101,377) Others
2,056,727 (76,766) (104,635) 1,875,326
31 Desember/December 2024
Dikreditkan/ (Dibebankan)/
(dibebankan) dikreditkan ke
ke laba rugi/ penghasilan
Credited/ komprehensif
Saldo awal/ (charged) to lain/(Charged)/ Saldo akhir/
Beginning statements of credited to Ending
balance profit or loss OCI balance
Cadangan kerugian penurunan nilai Allowance for impairment losses on
atas aset keuangan dan aset produktif 1,055,833 463,247 - 1,519,080 financial assets and earning assets
Penyisihan kerugian atas aset Provision for impairment losses on
nonproduktif 213,255 (10,129) - 203,126 non-earning assets
Estimasi kerugian atas Estimated losses on commitments
komitmen dan kontinjensi 7,044 (1,754) - 5,290 and contingencies
Cadangan kerugian Provision for impairment losses on
risiko operasional 13,549 (4,024) - 9,525 operational risks
Penyisihan liabilitas imbalan kerja 146,797 791 (29,948) 117,640 Provision employee benefit liabilities
Cadangan bonus, tantiem dan Provision for bonus, tantiem and
beban tenaga kerja 251,739 (21,988) - 229,751 personnel expenses
Depresiasi aset tetap (26,357) (29,332) - (55,689) Depreciation of fixed assets
Aset hak guna 31,682 (71,966) - (40,284) Right-of-use assets
Liabilitas sewa (27,102) 66,988 - 39,886 Lease liabilities
Lainnya (746) - 29,148 28,402 Others
1,665,694 391,833 (800) 2,056,727
Manajemen berpendapat bahwa kemungkinan Management believes that it is most likely that
besar jumlah laba fiskal pada masa mendatang future taxable income will be available against
memadai untuk mengkompensasi perbedaan the temporary differences which create
temporer yang menimbulkan aset pajak deferred tax assets.
tangguhan tersebut.
d. Surat ketetapan pajak d. Tax assessment letters
Pemeriksaan masa pajak Januari 2021 - ex- Assessment for fiscal year 2021 - BSI (ex-
legacy BRIS dan tahun pajak 2021 - BSI legacy BRIS)
Pada bulan Juli 2022, Bank menerima Surat In July 2022, the Bank received an Inspection
Perintah Pemeriksaan atas Masa Pajak Order for the Fiscal Year 31 January 2021
31 Januari 2021 untuk PT Bank Syariah addressed to PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Indonesia Tbk (ex-legacy BRIS) dan Tahun (ex-legacy BRIS) and for the Fiscal Year 2021
Pajak 2021 untuk PT Bank Syariah Indonesia addressed to PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Tbk. Pada tanggal 3 Desember 2024, Bank On 3 December 2024, the Bank received an
telah menerima Surat Ketetapan Pajak Kurang Underpayment Tax Assesment (SKPKB)
Bayar (SKPKB) dimana disampaikan bahwa stating that the Bank had a tax underpayment
Bank memiliki Pajak kurang bayar sebesar of Rp18,153, primarily for Corporate Income
Rp18.153 terutama atas PPh Badan sebesar Tax amounting to Rp6,383 and Value Added
Rp6.383 dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Tax (VAT) amounting to Rp7,624. The Bank will
sebesar Rp7.624. Bank tidak akan mengajukan not file an objection and on 24 December 2024
keberatan dan pada tanggal 24 Desember 2024 has paid the tax underpayment of Rp18,153.
telah melakukan pembayaran atas Pajak
kurang bayar tersebut sebesar Rp18.153.
90
Page 752
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
22. PERPAJAKAN (lanjutan) 22. TAXATION (continued)
d. Surat ketetapan pajak (lanjutan) d. Tax assessment letters (continued)
Pemeriksaan tahun pajak 2020 - BSI (ex- Assessment for fiscal year 2020 - BSI (ex-
legacy BRIS) legacy BRIS)
Pada bulan April 2024, Bank menerima Surat In April 2024, the Bank received an Inspection
Perintah Pemeriksaan atas Tahun Pajak 2020 Order for the Fiscal Year 2020 addressed to PT
untuk PT Bank Syariah Indonesia Tbk (ex- Bank Syariah Indonesia Tbk (ex-legacy BRIS).
legacy BRIS). Pada tanggal 25 Juni 2025, Bank On 25 June 2025, the Bank received an
telah menerima Surat Ketetapan Pajak Kurang Underpayment Tax Assesment (SKPKB)
Bayar (SKPKB) dimana disampaikan bahwa stating that the Bank had a tax underpayment
Bank memiliki Pajak kurang bayar sebesar of Rp9,742, primarily for Corporate Income Tax
Rp9.742 terutama atas PPh Badan dan Pajak and Value Added Tax (VAT). The Bank will not
Pertambahan Nilai (PPN). Bank tidak akan file an objection and on 11 July 2025 has paid
mengajukan keberatan dan pada tanggal the tax underpayment of Rp9,742.
11 Juli 2025 telah melakukan pembayaran atas
Pajak kurang bayar tersebut sebesar Rp9.742.
e. Informasi lain e. Other information
Penerapan Peraturan Menteri Keuangan Implementation of the Minister of Finance
Republik Indonesia (“PMK”) No. 74 Tahun Regulation (“PMK”) No. 74 Year 2024
2024
Pada tanggal 18 Oktober 2024, Menteri On 18 October 2024, the Minister of Finance of
Keuangan Republik Indonesia menerbitkan the Republic of Indonesia issued Minister of
Peraturan Menteri Keuangan Republik Finance Regulation (“PMK”) No. 74 Year 2024
Indonesia (“PMK”) No. 74 Tahun 2024 tentang concerning the Establishment of Provisions for
Pembentukan Cadangan Piutang Tak Tertagih Uncollectible Receivables that can be
yang Boleh Dikurangkan dari Penghasilan Deducted from Gross Income. This regulation
Bruto. Peraturan ini menggantikan PMK No. replaces PMK No. 81/PMK.03/2009 regarding
81/PMK.03/2009 tentang Pembentukan atau the Formation or Accumulation of Reserve
Pemupukan Dana Cadangan yang Boleh Funds That Can Be Deducted as Expenses, as
Dikurangkan sebagai Biaya sebagaimana telah amended by PMK No. 219/PMK.011/2012.
diubah dengan PMK No. 219/PMK.011/2012. This change impacts the increase in deferred
Perubahan ini berdampak pada penambahan tax assets and the addition of the Bank's
nilai aset pajak tangguhan dan penambahan corporate tax liabilities for the Fiscal Year 2024.
hutang pajak badan Bank untuk Tahun Pajak
2024.
Dampak Penerapan Pilar 2 Organization for The impact of Pillar 2 of Organization for
Economic Co-operation and Development Economic Co-operation and Development
(”OECD”) (”OECD”)
Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Based on the Regulation of the Minister of
Republik Indonesia Nomor 136 Tahun 2024 Finance of the Republic of Indonesia Number
("PMK-136") tentang Pengenaan Pajak 136 Year 2024 ("PMK-136") concerning the
Minimum Global Berdasarkan Kesepakatan Imposition of Global Minimum Tax Based on
Internasional, ketentuan pengenaan pajak International Agreements, the provisions for the
minimum global akan mulai berlaku di imposition of global minimum tax will come into
Indonesia, yurisdiksi di mana Bank didirikan, force in Indonesia, the jurisdiction where the
pada tanggal 1 Januari 2025. PMK-136 dihitung Bank is incorporated, on 1 January 2025.
untuk periode fiskal tahunan yang berakhir di PMK-136 is calculated for the annual fiscal
31 Desember 2025, berdasarkan penilaian period ending on 31 December 2025, based on
yang telah dilakukan menyeluruh secara Grup the assessment that has been carried out
Bank Mandiri, Bank diestimasikan tidak comprehensively as a Bank Mandiri Group, the
memiliki tambahan pajak penghasilan Pilar Bank is not expected to have Pillar Two income
Dua. taxes exposure.
91
Page 753
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
23. LIABILITAS LAIN-LAIN 23. OTHER LIABILITIES
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Pendapatan diterima dimuka 3,394,464 3,722,200 Deferred income
Liabilitas sewa 2,712,052 181,296 Lease liabilities
Cadangan bonus dan tantiem 833,731 870,500 Provision of bonus and tantiem
Biaya notaris 330,953 339,583 Notary fees
Beban yang masih harus dibayar 263,789 232,316 Accrued expenses
Cadangan THR dan Provision of THR and other
kepegawaian lainnya 43,072 173,854 employee expenses
Setoran jaminan 16,810 18,141 Guarantee deposits
Dana kebajikan 16,708 4,876 Qardhul hasan funds
Pendapatan administrasi Deferred financing
pembiayaan ditangguhkan 2,958 3,537 administration income
Lainnya 480,702 321,527 Others
8,095,239 5,867,830
Pendapatan diterima dimuka terdiri dari ujrah Deferred income consists of ujrah received in
diterima dimuka atas transaksi bancassurance (lihat advance for bancassurance (see Note 49), supply
Catatan 49), supply chain financing, buyer chain chain financing transactions, buyer chain financing,
financing, ijarah atas aset, dan ijarah multijasa. ijarah on assets, and multi-services ijarah.
Per 31 Desember 2025, termasuk dalam liabilitas As of 31 December 2025, included in the lease
sewa adalah perjanjian sewa menyewa antara Bank liabilities is lease agreement between Bank and PT
dan PT PP (Persero) Tbk (“PT PP”) PP (Persero) Tbk (”PT PP”) (see Note 49).
(lihat Catatan 49).
Beban yang masih harus dibayar terdiri dari Accrued expenses consist of reserves on network,
cadangan yang dibentuk untuk jaringan, ATM maintenance fees and OJK’s contribution.
pemeliharaan ATM dan iuran OJK.
Dana kebajikan terdiri dari dana sosial yang berasal Qardhul hasan funds consists of social funds
dari denda/penalti, transaksi yang tidak sesuai originating from fines/penalties, transactions that
dengan prinsip syariah serta infaq dan shadaqah are not in accordance with sharia principles and
yang berasal dari E-Channel. Infaq dan shadaqah infaq and shadaqah originating from E-Channel.
adalah harta yang diberikan secara sukarela oleh Infaq and shadaqah are assets that are given
pemiliknya, baik yang peruntukannya dibatasi voluntarily by the owners, whether the use is limited
(ditentukan) maupun tidak dibatasi. (determined) or not.
Lainnya terdiri dari rekening penampungan Others consist of escrow account for financing
angsuran pembiayaan, kewajiban kepada pihak installment, liabilities to third parties, administrative
ketiga, rekening administrasi, perantara hasil kliring accounts, clearance intermediaries and others.
dan lainnya.
24. GIRO MUDHARABAH 24. MUDHARABAH DEMAND DEPOSITS
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Pihak ketiga - Bukan Bank Third parties - Non-Bank
Rupiah 17,581,920 14,048,692 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 3,263,273 3,309,434 United States Dollar
Riyal Arab Saudi 3,825,835 16,504 Saudi Arabian Riyal
Dollar Singapura 81,720 - Singapore Dollar
24,752,748 17,374,630
Pihak berelasi (Catatan 45) Related parties (Note 45)
Rupiah 9,527,562 10,444,013 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 9,756,952 9,369,876 United States Dollar
19,284,514 19,813,889
Pihak ketiga - Bank Third parties - Bank
Rupiah 52,358 47,282 Rupiah
44,089,620 37,235,801
Giro mudharabah merupakan investasi dana Mudharabah demand deposits is a current accounts
nasabah yang penarikannya dapat dilakukan sesuai product in which investor’s fund can be withdrawn
kesepakatan dengan menggunakan cek dan sarana by check and other payment instruction method.
perintah pembayaran lainnya.
92
Page 754
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
24. GIRO MUDHARABAH (lanjutan) 24. MUDHARABAH DEMAND DEPOSITS (continued)
Kisaran tingkat bagi hasil untuk giro mudharabah per The range rate of profit sharing for mudharabah
tahun adalah sebagai berikut: demand deposits per annum are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah 3.10% - 3.42% 2.28% - 3.37% Rupiah
Dolar Amerika Serikat 2.22% - 2.43% 0.18% - 5.25% United States Dollar
25. TABUNGAN MUDHARABAH 25. MUDHARABAH SAVINGS DEPOSITS
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Pihak ketiga - Bukan Bank Third parties - Non-Bank
Rupiah 97,548,310 84,255,566 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 660,056 622,815 United States Dollar
98,208,366 84,878,381
Pihak berelasi (Catatan 45) Related parties (Note 45)
Rupiah 1,106,275 374,864 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 1,898 904 United States Dollar
1,108,173 375,768
Pihak ketiga - Bank Third parties - Bank
Rupiah 616,794 536,509 Rupiah
99,933,333 85,790,658
Tabungan mudharabah merupakan simpanan dana Mudharabah savings deposits represent deposits
pihak ketiga yang mendapatkan imbalan bagi hasil from third parties who are entitled to receive a share
dari pendapatan Bank atas penggunaan dana in the revenue derived by the Bank from the use of
tersebut dengan nisbah yang ditetapkan dan such funds based on a predetermined nisbah.
disetujui sebelumnya.
Kisaran tingkat bagi hasil untuk tabungan The range rate of profit sharing for mudharabah
mudharabah per tahun adalah sebagai berikut: savings deposits per annum are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah 1.29% - 1.61% 0.51% - 0.70% Rupiah
Dolar Amerika Serikat 0.17% - 0.18% 0.22% - 0.23% United States Dollar
26. DEPOSITO MUDHARABAH 26. MUDHARABAH TIME DEPOSITS
a. Berdasarkan mata uang a. By currency
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Bukan Bank Non-Bank
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 87,280,379 86,394,238 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 11,590,396 6,066,433 United States Dollar
Riyal Arab Saudi 93,839 1,212 Saudi Arabian Riyal
98,964,614 92,461,883
Pihak berelasi (Catatan 45) Related parties (Note 45)
Rupiah 45,437,841 36,862,143 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 1,630,451 1,260,326 United States Dollar
47,068,292 38,122,469
Bank Bank
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 84,730 94,515 Rupiah
146,117,636 130,678,867
93
Page 755
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
26. DEPOSITO MUDHARABAH (lanjutan) 26. MUDHARABAH TIME DEPOSITS (continued)
b. Berdasarkan jangka waktu b. By period
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
1 bulan 69,404,547 64,708,025 1 month
3 bulan 40,164,482 32,460,138 3 months
6 bulan 17,984,289 19,050,780 6 months
12 bulan 5,249,632 7,131,953 12 months
132,802,950 123,350,896
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
1 bulan 12,191,580 6,099,471 1 month
3 bulan 293,749 675,420 3 months
6 bulan 137,425 143,673 6 months
12 bulan 598,093 408,195 12 months
13,220,847 7,326,759
Riyal Arab Saudi Saudi Arabian Riyal
1 bulan 93,839 1,212 1 month
146,117,636 130,678,867
c. Berdasarkan sisa umur jatuh tempo c. By remaining period to maturity
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 76,595,824 72,806,931 ≤ 1 month
> 1 - ≤ 3 bulan 47,867,797 30,168,394 > 1 - ≤ 3 months
> 3 - ≤ 12 bulan 8,339,329 20,375,571 > 3 - ≤ 12 months
132,802,950 123,350,896
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
≤ 1 bulan 12,300,828 6,446,277 ≤ 1 month
> 1 - ≤ 3 bulan 317,972 466,066 > 1 - ≤ 3 months
> 3 - ≤ 12 bulan 602,047 414,416 > 3 - ≤ 12 months
13,220,847 7,326,759
Riyal Arab Saudi Saudi Arabian Riyal
≤ 1 bulan 93,839 1,212 ≤ 1 month
146,117,636 130,678,867
d. Deposito mudharabah yang dijadikan jaminan d. Mudharabah time deposits that are used as
atas piutang dan pembiayaan yang diberikan collateral for the Bank’s receivables and
oleh Bank berjumlah Rp1.960.875 dan financing amounted to Rp1,960,875 and
Rp1.575.029, masing-masing pada tanggal 31 Rp1,575,029, as at 31 December 2025 and
Desember 2025 dan 2024. 2024, respectively.
e. Deposito mudharabah merupakan investasi e. Mudharabah time deposits represent third
pihak lain yang mendapatkan imbalan bagi hasil parties’ investments which are entitled to receive
dari pendapatan Bank atas penggunaan dana a share in the income derived by the Bank from
tersebut dengan nisbah yang ditetapkan dan the use of such funds based on a predetermined
disetujui sebelumnya. and previously approved nisbah.
f. Kisaran tingkat bagi hasil untuk deposito f. The range rate of profit sharing for mudharabah
mudharabah per tahun adalah sebagai berikut: time deposits per annum are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah 2.38% - 3.48% 2.41% - 2.59% Rupiah
Dolar Amerika Serikat 0.22% - 2.04% 0.21% - 0.23% United States Dollar
94
Page 756
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
27. SERTIFIKAT INVESTASI MUDHARABAH 27. INTERBANK MUDHARABAH INVESTMENT
ANTARBANK (“SIMA”) CERTIFICATE (“SIMA”)
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 2,095,000 2,240,000 Rupiah
Mata uang asing - 241,425 Foreign currencies
2,095,000 2,481,425
Pihak berelasi (Catatan 45) Related parties (Note 45)
Rupiah 550,000 - Rupiah
Mata uang asing - 885,225 Foreign currencies
550,000 885,225
2,645,000 3,366,650
Kisaran tingkat bagi hasil untuk sertifikat investasi The range rate of profit sharing for interbank
mudharabah antarbank adalah sebagai berikut: mudharabah investment certificate are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah 4.20% - 6.00% 5.90% - 6.57% Rupiah
Mata uang asing 4.30% - 4.60% 4.60% - 4.80% Foreign currencies
28. SUKUK MUDHARABAH DITERBITKAN 28. ISSUED MUDHARABAH SUKUK
Sukuk mudharabah diterbitkan terdiri dari: Issued mudharabah sukuk consist of:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Sukuk mudharabah muqayyadah 24,901 18,563 Sukuk mudharabah muqayyadah
Sukuk keberlanjutan 6,300,000 3,000,000 Sustainability sukuk
6,324,901 3,018,563
Sukuk Mudharabah Muqayyadah Sukuk Mudharabah Muqayyadah
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
Pihak Ketiga 24,901 18,563 Third Parties
Pada tanggal 26 Juni 2023, Bank telah menerbitkan On 26 June 2023, the Bank issued Long Term
Sukuk Mudharabah Muqayyadah Jangka Panjang Mudharabah Muqayyadah Sukuk Conducted
yang Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum I Without Public Offering I PT Bank BSI Tbk Year
PT Bank BSI Tbk Tahun 2023 Tahap I (“Sukuk 2023 Phase I ("Sukuk Mudharabah Muqayyadah I
Mudharabah Muqayyadah I Tahap I”) dengan nilai Phase I") with a nominal value of Rp3,759. On 26
nominal sebesar Rp3.759. Pada tanggal 26 Maret March 2024, the Bank re-issued the Long-Term
2024, Bank menerbitkan kembali Sukuk Mudharabah Muqayyadah Sukuk Conducted
Mudharabah Muqayyadah Jangka Panjang yang Without Public Offering I PT Bank BSI Tbk Year
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum I PT 2024 Phase II ("Sukuk Mudharabah Muqayyadah I
Bank BSI Tbk Tahun 2024 Tahap II (“Sukuk Phase II") with a nominal value of Rp7,762. On 20
Mudharabah Muqayyadah I Tahap II”) dengan nilai December 2024, the Bank re-issued the Long-Term
nominal sebesar Rp7.762. Pada tanggal 20 Mudharabah Muqayyadah Sukuk Conducted
Desember 2024, Bank menerbitkan kembali Sukuk Without Public Offering I PT Bank BSI Tbk Year
Mudharabah Muqayyadah Jangka Panjang yang 2024 Phase III ("Sukuk Mudharabah Muqayyadah I
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum I PT Phase III") with a nominal value of Rp7,969.
Bank BSI Tbk Tahun 2024 Tahap III (“Sukuk
Mudharabah Muqayyadah I Tahap III”) dengan nilai
nominal sebesar Rp7.969.
Pada tanggal 20 Juni 2025, Bank menerbitkan On 20 June 2025, the Bank reissued the Long-Term
kembali Sukuk Mudharabah Muqayyadah Jangka Restricted Mudharabah Sukuk Without Public
Panjang yang Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Offering I PT Bank BSI Tbk Year 2025 Phase IV
Umum I PT Bank BSI Tbk Tahun 2025 Tahap IV (“Sukuk Mudharabah Muqayyadah I Phase IV”) with
("Sukuk Mudharabah Muqayyadah I Tahap IV") a nominal value of Rp8,260.
dengan nominal sebesar Rp8.260.
95
Page 757
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
28. SUKUK MUDHARABAH DITERBITKAN (lanjutan) 28. ISSUED MUDHARABAH SUKUK (continued)
Sukuk Mudharabah Muqayyadah Sukuk Mudharabah Muqayyadah
Total plafon penerbitan Sukuk Mudharabah The total ceiling for Muqayyadah Mudharabah
Muqayyadah adalah sebesar Rp100.000. Besarnya Sukuk issuance is Rp100,000. The respective
nisbah masing-masing adalah sebesar 36,34%, nisbah are 36.34%, 19.75%, 19.84%, and 20.32%,
19,75%, 19,84%, dan 20,32% yang diindikasikan which is indicated at 0.55% per year. Sukuk funds
sebesar 0,55% per tahun. Dana sukuk dan bagi hasil and profit sharing are paid every 3 (three) months
dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan dan masing-masing and will mature on 26 December 2035, 26 June
akan jatuh tempo pada tanggal 26 Desember 2035, 2036, 20 December 2036 and 20 March 2038,
26 Juni 2036, 20 Desember 2036 dan respectively.
20 Maret 2038.
Penerbitan sukuk tersebut dilakukan dalam rangka The issuance of the sukuk was carried out in the
kerja sama antara Bank dengan BP Tapera selaku context of cooperation between the Bank and BP
investor tunggal dimana BSI ditunjuk sebagai Bank Tapera as the sole investor where BSI was
Penyalur KPR Tapera Syariah kepada peserta BP appointed as the Bank that distributes Tapera
Tapera. Skema kerja sama tersebut diatur pada Syariah KPR to BP Tapera participants. This
Undang-Undang No. 4 Tahun 2016 dan Peraturan cooperation scheme is regulated in Law No. 4 Year
Pemerintah No. 25 Tahun 2020 perihal 2016 and Government Regulation No. 25 Year 2020
penyelenggaraan tabungan perumahan rakyat. concerning the implementation of public housing
savings.
Bank telah melakukan pembayaran bagi hasil The Bank has paid the profit sharing on schedule as
sesuai dengan jatuh tempo yang telah ditetapkan stated in the issuance agreement.
dalam perjanjian penerbitan.
Bagi hasil atas sukuk mudharabah muqayyadah The profit sharing for sukuk mudharabah
untuk tahun yang berakhir pada tanggal muqayyadah for the year ended periode ended
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing ended 31 December 2025 and 2024 are Rp128 and
sebesar Rp128 dan Rp55 (Catatan 36). Rp55, respectively (Note 36).
Sukuk Keberlanjutan Sustainability Sukuk
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga 5,092,500 2,634,500 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 45) 1,207,500 365,500 Related parties (Note 45)
6,300,000 3,000,000
Pada tanggal 7 Juni 2024, Bank mendapatkan surat On 7 June 2024, the Bank received an effective
pernyataan efektif pendaftaran PT Bank Syariah registration statement letter of PT Bank Syariah
Indonesia Tbk atas Penawaran Umum Indonesia Tbk for the Continuous Public Offering of
Berkelanjutan Sukuk Mudharabah Berlandaskan Continuous Sustainability Sukuk Mudharabah I
Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank BSI Tahun 2024 Bank BSI Year 2024 from OJK No. S.64/D.04/2024.
dari OJK No. S.64/D.04/2024.
96
Page 758
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
28. SUKUK MUDHARABAH DITERBITKAN (lanjutan) 28. ISSUED MUDHARABAH SUKUK (continued)
Sukuk Keberlanjutan (lanjutan) Sustainability Sukuk (continued)
Sesuai dengan Akta Perjanjian Perwaliamanatan In accordance with the Deed of Trust Agreement for
Sukuk Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan the Continuous Sustainability Sukuk Mudharabah I,
Berkelanjutan I, sebelum dilunasinya semua Jumlah prior to the settlement of all Obligations or other
Kewajiban atau pengeluaran lain yang menjadi expenditures that are the responsibility of the Bank
tanggung jawab Bank sehubungan dengan in connection with the issuance of the Sukuk, the
penerbitan Sukuk, Bank berjanji dan mengikat diri Bank promises and binds itself not to: (i) reduce its
untuk tidak: (i) mengurangi modal dasar dan modal authorized capital and paid-up capital, unless such
disetor kecuali jika pengurangan tersebut dilakukan reduction is carried out at the request/order of the
atas dasar permintaan/perintah dari Pemerintah Government of the Republic of Indonesia and/or the
Republik Indonesia dan/atau otoritas yang relevant authorities (including but not limited to the
berwenang (termasuk tetapi tidak terbatas pada Financial Services Authority, the Minister of Finance
Otoritas Jasa keuangan, Menteri keuangan Negara of the Republic of Indonesia, and/or monetary or
Republik Indonesia, dan/atau otoritas moneter banking supervisory authorities) in accordance with
maupun otoritas penyehatan di bidang perbankan) the applicable regulations in the Republic of
sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Negara Indonesia; (ii) file for bankruptcy or submit a request
Republik Indonesia; (ii) mengajukan permohonan for Suspension of Debt Payment Obligations
pailit atau permohonan Penundaan Kewajiban ("PKPU") against itself; (iii) enter into any form of
Pembayaran Utang/Kewajiban ("PKPU") terhadap cooperation, profit-sharing, or similar agreements
Bank sendiri; (iii) mengadakan segala bentuk kerja outside the Bank’s ordinary course of business, or
sama, bagi hasil atau perjanjian serupa lainnya di enter into management agreements or other similar
luar kegiatan usaha sehari-hari Bank atau agreements that result in the Bank’s entire
mengadakan perjanjian manajemen atau perjanjian operations being taken over by another party and
serupa lainnya Bank yang mengakibatkan seluruh materially negatively impact the Bank’s ability to
kegiatan/operasi Bank diambil alih oleh pihak lain fulfill its obligations under the Mudharabah Sukuk
dan berdampak negatif secara material terhadap Trust Agreement.
kemampuan Bank untuk memenuhi kewajibannya
berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk
Mudharabah ini.
Pada tanggal 19 Juni 2024 Sukuk Mudharabah On 19 June 2024, Continuous Sustainability Sukuk
Berlandaskan Keberlanjutan Berkelanjutan Tahap I Mudharabah Phase I issued through a public
yang diterbitkan melalui penawaran umum telah offering was listed on the Indonesia Stock Exchange
tecatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sukuk (IDX). The Continuous Sustainability Sukuk
Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan Mudharabah I Bank BSI Phase I Year 2024 was
Berkelanjutan I Bank BSI Tahap I Tahun 2024 ini issued without script, except for the Sukuk
diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Mudharabah Jumbo Certificate which was issued to
Sukuk Mudharabah yang diterbitkan untuk be registered in the name of KSEI as proof of
didaftarkan atas nama KSEI sebagai bukti ownership for the benefit of the sukuk mudharabah
kepemilikan untuk kepentingan pemegang sukuk holders. The Continuous Sustainability Sukuk
mudharabah. Sukuk Mudharabah Berlandaskan Mudharabah I Bank BSI Phase I Year 2024 was
Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank BSI Tahap I issued with a rating of idAAA(sy) (Triple A Sharia).
Tahun 2024 diterbitkan dengan peringkat idAAA(sy)
(Triple A Sharia).
Jumlah dana Sukuk Mudharabah Berlandaskan The amount of Continuous Sustainability Sukuk
Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank BSI Tahap I Mudharabah I Bank BSI Phase I Year 2024 is
Tahun 2024 sebesar Rp3.000.000, yang terdiri dari: Rp3,000,000, consisting of:
- Sukuk Mudharabah Seri A dengan jumlah dana - Series A Sukuk Mudharabah with total
sukuk mudharabah sebesar Rp1.700.000 mudharabah sukuk funds of Rp1,700,000 with
dengan jangka waktu 370 hari kalender sejak a term of 370 calendar days from the issuance
tanggal emisi dan sudah jatuh tempo pada date and matured on June 24, 2025.
tanggal 24 Juni 2025. Dengan demikian, pada Accordingly, as of the date this report was
saat laporan ini disusun per 31 Desember 2025, prepared on December 31, 2025, the Series A
Sukuk Mudharabah Seri A tersebut telah Sukuk Mudharabah had fully matured;
sepenuhnya jatuh tempo;
- Sukuk Mudharabah Seri B dengan jumlah dana - Series B Sukuk Mudharabah with total
sukuk mudharabah sebesar Rp220.000 dengan mudharabah sukuk funds of Rp220,000 with a
jangka waktu 2 (dua) tahun sejak tanggal emisi term of 2 (two) years from the issuance date
dan akan jatuh tempo pada tanggal 14 Juni and will mature on 14 June 2026; and
2026; dan
- Sukuk Mudharabah Seri C dengan jumlah dana - Series C Sukuk Mudharabah with total sukuk
sukuk mudharabah sebesar Rp1.080.000 mudharabah funds amounting to Rp1,080,000
dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun sejak with a term of 3 (three) years from the issuance
tanggal emisi dan akan jatuh tempo pada date and will mature on 14 June 2027.
tanggal 14 Juni 2027.
97
Page 759
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
28. SUKUK MUDHARABAH DITERBITKAN (lanjutan) 28. ISSUED MUDHARABAH SUKUK (continued)
Sukuk Keberlanjutan (lanjutan) Sustainability Sukuk (continued)
Nisbah dan pendapatan bagi hasil Sukuk Nisbah and profit sharing income from Continuous
Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan Sustainability Sukuk Mudharabah I Bank BSI Phase
Berkelanjutan I Bank BSI Tahap I Tahun 2024 I Year 2024 is grouped into:
dikelompokkan menjadi:
- Sukuk Mudharabah Seri A: pendapatan bagi - Mudharabah Sukuk Series A: mudharabah
hasil sukuk mudharabah yang dihitung sukuk profit sharing income which is calculated
berdasarkan perkalian antara nisbah bagi hasil, based on the multiplication of the profit sharing
dimana besarnya nisbah pemegang sukuk nisbah, where the value of the sukuk holder's
adalah sebesar 74,72% dan nisbah Bank nisbah is 74.72% and the Bank's ratio is 25.28%
adalah sebesar 25,28% dari pendapatan yang of the shared income with a profit sharing
dibagihasilkan dengan bagi hasil sebesar equivalent of 6.65% per year;
ekuivalen 6,65% per tahun;
- Sukuk Mudharabah Seri B: pendapatan bagi - Series B Mudharabah Sukuk: mudharabah
hasil sukuk mudharabah yang dihitung sukuk profit sharing income which is calculated
berdasarkan perkalian antara nisbah bagi hasil, based on the multiplication of the profit sharing
dimana besarnya nisbah pemegang sukuk nisbah, where the sukuk holder’s nisbah is
adalah sebesar 75,29% dan nisbah Bank 75.29% and the Bank's nisbah is 24.71% of
adalah sebesar 24,71% dari pendapatan yang shared income with a profit sharing equivalent
dibagihasilkan dengan bagi hasil sebesar to 6.70% per year; and
ekuivalen 6,70% per tahun; dan
- Sukuk Mudharabah Seri C: pendapatan bagi - Series C Mudharabah Sukuk: mudharabah
hasil sukuk mudharabah yang dihitung sukuk profit sharing income which is calculated
berdasarkan perkalian antara nisbah bagi hasil, based on the multiplication of the profit sharing
dimana besarnya nisbah pemegang sukuk ratio, where the sukuk holder nisbah is 76.41%
adalah sebesar 76,41% dan nisbah Bank and the Bank's nisbah is 23.59% of shared
adalah sebesar 23,59% dari pendapatan yang income with a profit sharing equivalent of 6.80%
dibagihasilkan dengan bagi hasil sebesar per year.
ekuivalen 6,80% per tahun.
Pendapatan Bagi Hasil dibayarkan triwulan, sesuai Revenue Sharing Income is paid quarterly, in
dengan tanggal pembayaran Pendapatan Bagi Hasil accordance with the payment date of the Sukuk
Sukuk Mudharabah. Pembayaran Pendapatan Bagi Mudharabah Revenue Sharing Income. The first
Hasil Sukuk Mudharabah pertama dilakukan pada Sukuk Mudharabah Revenue Sharing Income
tanggal 14 September 2024 sedangkan payment will be made on 14 September 2024, while
pembayaran Pendapatan Bagi Hasil Sukuk the last Sukuk Mudharabah Revenue Sharing
Mudharabah terakhir dilakukan pada tanggal jatuh Income payment will be made on the maturity date
tempo Sukuk Mudharabah masing-masing seri of each Sukuk Mudharabah series, which is on 24
adalah pada tanggal 24 Juni 2025 untuk Sukuk June 2025 for Sukuk Mudharabah Series A, 14 June
Mudharabah Seri A, 14 Juni 2026 untuk Sukuk 2026 for Sukuk Mudharabah Series B, and 14 June
Mudharabah Seri B, dan 14 Juni 2027 untuk Sukuk 2027 for Sukuk Mudharabah Series C.
Mudharabah Seri C.
Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum The funds obtained from the Continuous Public
Berkelanjutan Sukuk Mudharabah Berlandaskan Offering of Continuous Sustainability Sukuk
Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank BSI Tahap I Mudharabah I Bank BSI Phase I Year 2024, after
Tahun 2024, setelah dikurangi dengan biaya-biaya deducting the issuance cost, will be used by the
emisi terkait, akan digunakan Bank untuk Bank on the disbursement of new financing or
penyaluran pembiayaan baru atau pun pembiayaan existing financing, either directly or indirectly, for
yang sudah ada, baik langsung atau pun tidak activities included in the category of Environmental
langsung, atas kegiatan-kegiatan yang termasuk Based Business Activity (“KUBL”) and Social Based
dalam kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Business Activity (“KUBS”) as regulated on POJK
Lingkungan (“KUBL”) dan Kegiatan Usaha No. 18 Year 2023 concerning the Issuance and
Berwawasan Sosial (“KUBS”) sebagaimana diatur Requirements of Sustainability Debt and Sukuk
dalam POJK No. 18 Tahun 2023 tentang Penerbitan Securities, with a minimum portion of 30% and a
dan Persyaratan Efek Bersifat Utang dan Sukuk maximum portion of 50% for KUBL and a minimum
Berlandaskan Keberlanjutan, dengan porsi minimal portion of 50% and a maximum portion of 70% for
sebesar 30% dan maksimal sebesar 50% untuk KUBS.
KUBL serta minimal 50% dan maksimal 70% untuk
KUBS.
98
Page 760
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
28. SUKUK MUDHARABAH DITERBITKAN (lanjutan) 28. ISSUED MUDHARABAH SUKUK (continued)
Sukuk Keberlanjutan (lanjutan) Sustainability Sukuk (continued)
Bertindak sebagai wali amanat Sukuk Mudharabah Acting as trustee of Continuous Sustainability Sukuk
Berlandaskan Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank Mudharabah I Bank BSI Phase I Year 2024 is PT
BSI Tahap I Tahun 2024 adalah PT Bank Tabungan Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Negara (Persero) Tbk.
Pada tanggal 24 Juni 2025 Sukuk Mudharabah On 24 June 2025, Continuous Sustainability Sukuk
Berlandaskan Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank Mudharabah I Bank BSI Phase I Year 2024 Series
BSI Tahap I Tahun 2024 Seri A dengan pokok A with a principal amount of Rp1,700,000 matured
sebesar Rp1.700.000 telah jatuh tempo dan and was settled by the Bank through PT Kustodian
dilunaskan oleh Bank melalui PT Kustodian Sentral Sentral Efek Indonesia. The settlement of the
Efek Indonesia. Pelunasan pokok sukuk telah principal of the sukuk has been paid by the Bank on
dibayarkan sesuai dengan jatuh tempo yang telah schedule in accordance with the issuance
ditetapkan dalam perjanjian penerbitan. agreement.
Pada tanggal 30 Juni 2025 Sukuk Mudharabah On 30 June 2025, Continuous Sustainability Sukuk
Berlandaskan Keberlanjutan Berkelanjutan Tahap II Mudharabah Phase II issued through a public
diterbitkan melalui penawaran umum telah tecatat di offering was listed on the Indonesia Stock Exchange
Bursa Efek Indonesia (BEI). Sukuk Mudharabah (IDX). The Continuous Sustainability Sukuk
Berlandaskan Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank Mudharabah I Bank BSI Phase II Year 2025 was
BSI Tahap II Tahun 2025 ini diterbitkan tanpa issued without script, except for the Sukuk
warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Sukuk Mudharabah Mudharabah Jumbo Certificate which was issued to
yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI be registered in the name of KSEI as proof of
sebagai bukti kepemilikan untuk kepentingan ownership for the benefit of the sukuk mudharabah
pemegang sukuk mudharabah. Sukuk Mudharabah holders. The Continuous Sustainability Sukuk
Berlandaskan Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank Mudharabah I Bank BSI Phase II Year 2025 was
BSI Tahap II Tahun 2025 diterbitkan dengan issued with a rating of idAAA(sy) (Triple A Sharia).
peringkat idAAA(sy) (Triple A Sharia).
Jumlah dana Sukuk Mudharabah Berlandaskan The amount of Continuous Sustainability Sukuk
Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank BSI Tahap II Mudharabah I Bank BSI Phase II Year 2025 is
Tahun 2025 sebesar Rp5.000.000, yang terdiri dari: Rp5,000,000, consisting of:
- Sukuk Mudharabah Seri A dengan jumlah dana - Series A Sukuk Mudharabah with total
sukuk mudharabah sebesar Rp2.445.000 mudharabah sukuk funds of Rp2,445,000 with a
dengan jangka waktu 370 hari kalender sejak term of 370 calendar days from the issuance
tanggal emisi dan akan jatuh tempo pada date and will mature on 6 July 2026;
tanggal 6 Juli 2026;
- Sukuk Mudharabah Seri B dengan jumlah dana - Series B Sukuk Mudharabah with total
sukuk mudharabah sebesar Rp175.000 dengan mudharabah sukuk funds of Rp175,000 with a
jangka waktu 2 (dua) tahun sejak tanggal emisi term of 2 (two) years from the issuance date and
dan akan jatuh tempo pada tanggal 26 Juni will mature on 26 June 2027; and
2027; dan
- Sukuk Mudharabah Seri C dengan jumlah dana - Series C Sukuk Mudharabah with total sukuk
sukuk mudharabah sebesar Rp2.380.000 mudharabah funds amounting to Rp2,380,000
dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun sejak with a term of 3 (three) years from the issuance
tanggal emisi dan akan jatuh tempo pada date and will mature on 26 June 2028.
tanggal 26 Juni 2028.
99
Page 761
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
28. SUKUK MUDHARABAH DITERBITKAN (lanjutan) 28. ISSUED MUDHARABAH SUKUK (continued)
Sukuk Keberlanjutan (lanjutan) Sustainability Sukuk (continued)
Nisbah dan pendapatan bagi hasil Sukuk Nisbah and profit sharing income from Continuous
Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan Sustainability Sukuk Mudharabah I Bank BSI Phase
Berkelanjutan I Bank BSI Tahap II Tahun 2025 II Year 2025 is grouped into:
dikelompokkan menjadi:
- Sukuk Mudharabah Seri A: pendapatan bagi - Mudharabah Sukuk Series A: mudharabah
hasil sukuk mudharabah yang dihitung sukuk profit sharing income which is calculated
berdasarkan perkalian antara nisbah bagi hasil, based on the multiplication of the profit sharing
dimana besarnya nisbah pemegang sukuk nisbah, where the value of the sukuk holder's
adalah sebesar 72,47% dari nisbah is 72.47% of the Projected Revenue
Proyeksi Pendapatan Yang Shared of Rp217,610,735,477 (full amount) or
Dibagihasilkan Rp217.610.735.477 (nilai equivalent to 6.45% per year, and the
penuh) atau ekuivalen 6,45% per tahun, dan Company's ratio is 27.53% of the Projected
Nisbah Perseroan adalah sebesar 27,53% dari Revenue Shared of Rp217,610,735,477 (full
Proyeksi Pendapatan Yang Dibagihasilkan amount);
sebesar Rp217.610.735.477 (nilai penuh);
- Sukuk Mudharabah Seri B: pendapatan bagi - Mudharabah Sukuk Series B: mudharabah
hasil sukuk mudharabah yang dihitung sukuk profit sharing income which is calculated
berdasarkan perkalian antara nisbah bagi hasil, based on the multiplication of the profit sharing
dimana besarnya nisbah pemegang sukuk nisbah, where the sukuk holder’s nisbah is
adalah sebesar 73,60% Proyeksi 73.60% of the Projected Distributed Revenue of
Pendapatan Yang Dibagihasilkan Rp15,574,048,914 (full amount) or equivalent to
sebesar Rp15.574.048.914 (nilai penuh) 6.55% per year and the Company's ratio is
atau ekuivalen 6,55% per tahun dan Nisbah 26.40% of the Projected Distributed Revenue of
Perseroan adalah sebesar 26,40% dari Rp15,574,048,914 (full amount); and
Proyeksi Pendapatan yang dibagihasilkan
sebesar Proyeksi Pendapatan Yang
Dibagihasilkan sebesar Rp15.574.048.914
(nilai penuh); dan
- Sukuk Mudharabah Seri C: pendapatan bagi - Mudharabah Sukuk Series C: mudharabah
hasil sukuk mudharabah yang dihitung sukuk profit sharing income which is calculated
berdasarkan perkalian antara nisbah bagi hasil, based on the multiplication of the profit sharing
dimana besarnya nisbah pemegang sukuk ratio, where the sukuk holder nisbah is 74.72%
adalah sebesar 74,72% dari Proyeksi of the Projected Revenue Shares of
Pendapatan yang dibagihasilkan Rp211,817,451,821 (full amount) or equivalent
sebesar Rp211.817.451.821 (nilai penuh) atau to 6.65% per year, and the Company's ratio is
ekuivalen 6,65% per tahun dan Nisbah 25.28% of the Projected Revenue Shares of
Perseroan adalah sebesar 25,28% dari Rp211,817,451,821 (full amount).
Proyeksi Pendapatan Yang Dibagihasilkan
sebesar Rp211.817.451.821 (nilai penuh).
Pendapatan Bagi Hasil dibayarkan triwulan, sesuai Revenue Sharing Income is paid quarterly, in
dengan tanggal pembayaran Pendapatan Bagi Hasil accordance with the payment date of the Sukuk
Sukuk Mudharabah. Pembayaran Pendapatan Bagi Mudharabah Revenue Sharing Income. The first
Hasil Sukuk Mudharabah pertama dilakukan pada Sukuk Mudharabah Revenue Sharing Income
tanggal 26 September 2025 sedangkan payment will be made on 26 September 2025, while
pembayaran Pendapatan Bagi Hasil Sukuk the last Sukuk Mudharabah Revenue Sharing
Mudharabah terakhir dilakukan pada tanggal jatuh Income payment will be made on the maturity date
tempo Sukuk Mudharabah masing-masing seri of each Sukuk Mudharabah series, which is on 6
adalah pada tanggal 6 Juli 2026 untuk Sukuk July 2026 for Sukuk Mudharabah Series A, 26 June
Mudharabah Seri A, 26 Juni 2027 untuk Sukuk 2027 for Sukuk Mudharabah Series B, and 26 June
Mudharabah Seri B, dan 26 Juni 2028 untuk Sukuk 2028 for Sukuk Mudharabah Series C.
Mudharabah Seri C.
100
Page 762
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
28. SUKUK MUDHARABAH DITERBITKAN (lanjutan) 28. ISSUED MUDHARABAH SUKUK (continued)
Sukuk Keberlanjutan (lanjutan) Sustainability Sukuk (continued)
Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum The funds obtained from the Continuous Public
Berkelanjutan Sukuk Mudharabah Berlandaskan Offering of Continuous Sustainability Sukuk
Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank BSI Tahap II Mudharabah I Bank BSI Phase II Year 2025, after
Tahun 2025, setelah dikurangi dengan biaya-biaya deducting the issuance cost, will be used by the
emisi terkait, akan digunakan Bank untuk Bank on the disbursement of new financing or
penyaluran pembiayaan baru atau pun pembiayaan existing financing, either directly or indirectly, for
yang sudah ada, baik langsung atau pun tidak activities included in the category of Environmental
langsung, atas kegiatan-kegiatan yang termasuk Based Business Activity (“KUBL”) and Social Based
dalam kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Business Activity (“KUBS”) as regulated on POJK
Lingkungan (“KUBL”) dan Kegiatan Usaha No. 18 Year 2023 concerning the Issuance and
Berwawasan Sosial (“KUBS”) sebagaimana diatur Requirements of Sustainability Debt and Sukuk
dalam POJK No. 18 Tahun 2023 tentang Penerbitan Securities, with a minimum portion of 30% and a
dan Persyaratan Efek Bersifat Utang dan Sukuk maximum portion of 50% for KUBL and a minimum
Berlandaskan Keberlanjutan, dengan porsi minimal portion of 50% and a maximum portion of 70% for
sebesar 30% dan maksimal sebesar 50% untuk KUBS.
KUBL serta minimal 50% dan maksimal 70% untuk
KUBS.
Bertindak sebagai wali amanat Sukuk Mudharabah Acting as trustee of Continuous Sustainability Sukuk
Berlandaskan Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank Mudharabah I Bank BSI Phase II Year 2025 is PT
BSI Tahap II Tahun 2025 adalah PT Bank Tabungan Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Negara (Persero) Tbk.
Bank telah melakukan pembayaran bagi hasil The Bank has paid the profit sharing on schedule as
sesuai dengan jatuh tempo yang telah ditetapkan stated in the issuance agreement.
dalam perjanjian penerbitan.
Bagi hasil atas sukuk mudharabah keberlanjutan The profit sharing for continuous sustainability
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 sukuk for the year ended 31 December 2025 and
Desember 2025 dan 2024 masing-masing sebesar 2024 are Rp311,400 and Rp108,999, respectively
Rp311.400 dan Rp108.999 (Catatan 36). (Note 36).
29. SUKUK MUDHARABAH SUBORDINASI 29. SUBORDINATED SUKUK MUDHARABAH
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga 145,000 140,000 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 45) 55,000 60,000 Related parties (Note 45)
200,000 200,000
Pada tanggal 15 Desember 2023, Bank menerbitkan On 15 December 2023, the Bank issued
Sukuk Mudharabah Subordinasi Tahun 2023 Subordinated Sukuk Mudharabah Year 2023
sebesar Rp200.000 dan akan jatuh tempo pada amounting to Rp200,000 and is due on
tanggal 15 Desember 2028. 15 December 2028.
Selama berlakunya jangka waktu Sukuk During the validity period of the BSI Subordinated
Mudharabah Subordinasi BSI Tahun 2023 dan Sukuk Mudharabah Year 2023 and prior to
sebelum dilunasinya semua dana sukuk dan bagi repayment of all sukuk funds and profit sharing, the
hasil, Bank berkewajiban untuk: (i) menjaga rasio Bank is obliged to: (i) maintain a Capital Adequacy
Capital Adequacy Ratio (“CAR”) tidak kurang dari Ratio (“CAR”) ratio of not less than 12% (twelve
12% (dua belas persen); (ii) memastikan bahwa percent); (ii) ensure that the 2023 Subordinated
Sukuk Mudharabah Subordinasi Tahun 2023 ini Sukuk Mudharabah will not be owned by more than
tidak akan dimiliki oleh lebih dari 49 (empat puluh 49 (fourty nine) investors; (iii) submit to the
sembilan) investor; (iii) menyerahkan kepada agen monitoring agency as follows:
pemantau sebagai berikut:
101
Page 763
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
29. SUKUK MUDHARABAH SUBORDINASI (lanjutan) 29. SUBORDINATED SUKUK MUDHARABAH
(continued)
(a) Salinan dari laporan yang disampaikan kepada (a) A copy of the report submitted to OJK including
OJK termasuk laporan hasil penilaian tingkat the level assessment report the bank's health, no
kesehatan bank, dalam waktu selambat-lambatnya later than 5 (five) working days after the report
5 (lima) hari kerja setelah laporan tersebut handed over to the parties mentioned above. In case
diserahkan kepada pihak yang disebutkan di atas. the Monitoring Agent views necessary, based on the
Dalam hal Agen Pemantau memandang perlu, written request of the Monitoring Agent, the Bank is
berdasarkan permohonan Agen Pemantau secara obliged submit to the Monitoring Agent additional
tertulis, Bank wajib menyampaikan kepada Agen documents relating to the above report (if any) no
Pemantau dokumen-dokumen tambahan yang later than 10 (ten) working days after the date the
berkaitan dengan laporan tersebut di atas (apabila application letter is received by the Bank; (b) Annual
ada) selambat lambatnya 10 (sepuluh) hari kerja financial reports that have been audited by a public
setelah tanggal surat permohonan tersebut diterima accountant registered with the OJK and submitted
oleh Bank; (b) Laporan keuangan tahunan yang to the Monitoring Agent within 5 (five) working days
telah diaudit oleh akuntan publik yang terdaftar di after receiving the application letter from the
OJK dan disampaikan kepada Agen Pemantau Monitoring Agent.
dalam waktu 5 (lima) hari kerja setelah menerima
surat permohonan dari Agen Pemantau.
Seluruh dana hasil penerbitan Sukuk Mudharabah All funds from the issuance of Subordinated Sukuk
Subordinasi Tahun 2023, akan dipergunakan oleh Mudharabah Year 2023 will be used by the Bank for
Bank untuk kegiatan usaha Bank dalam rangka the Bank's business activities in order to strengthen
memperkuat struktur permodalan dengan its capital structure by calculating the proceeds from
memperhitungkan dana hasil penerbitan sebagai the issuance as complementary capital and
modal pelengkap dan meningkatkan aset produktif increasing the Bank’s productive assets.
Bank.
Sukuk Mudharabah Subordinasi Tahun 2023 ini This Subordinated Sukuk Mudharabah Year 2023 is
diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo issued without script, except for the Subordinated
Sukuk Mudharabah Subordinasi yang diterbitkan Sukuk Mudharabah Jumbo Certificate which is
atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia issued in the name of PT Kustodian Sentral Efek
(“KSEI”) sebagai bukti kepemilikan Efek Syariah Indonesia ("KSEI") as proof of ownership of Sharia
untuk kepentingan Pemegang Sukuk Mudharabah Securities for the benefit of the Subordinated Sukuk
Subordinasi. Sukuk Mudharabah Subordinasi Tahun Mudharabah Holders. The Subordinated Sukuk
2023 diterbitkan dengan peringkat idAA(sy) (Double Mudharabah Year 2023 is issued with idAA(sy)
A Sharia) yang diperoleh dari agen pemeringkat efek (Double A Sharia) rating which was obtained from
PT Pefindo pada tanggal the securities rating agency PT Pefindo on
23 Februari 2024. 23 February 2024.
Pendapatan bagi hasil yang dihitung berdasarkan Profit sharing income is calculated based on the
perkalian antara nisbah bagi hasil Pemegang Sukuk multiplication of the profit sharing nisbah of
Mudharabah Subordinasi, dimana besarnya nisbah Subordinated Sukuk Mudharabah Holders, where
adalah 88,55% dari pendapatan yang dibagihasilkan the ratio is 88.55% of the revenue shared with an
dengan indikasi bagi hasil sebesar ekuivalen 7,90% indication of profit sharing equivalent to 7.90% per
per tahun. Jangka waktu Sukuk Mudharabah year. The term of the Subordinated Sukuk
Subordinasi Tahun 2023 adalah 5 (lima) tahun Mudharabah Year 2023 is 5 (five) years from the
terhitung sejak tanggal penerbitan. Sukuk issuance date. This Subordinated Sukuk
Mudharabah Subordinasi Tahun 2023 ini ditawarkan Mudharabah Year 2023 is offered at a value of
dengan nilai 100% dari jumlah dana Sukuk 100% of the amount of Subordinated Mudharabah
Mudharabah Subordinasi. Pendapatan bagi hasil Sukuk funds. Profit sharing income is paid every
dibayarkan setiap triwulan, sesuai dengan tanggal quarter, according to the payment date of profit
pembayaran pendapatan bagi hasil. sharing income.
Bertindak sebagai wali amanat Sukuk Mudharabah Acting as trustee of the 2023 BSI Subordinated
Subordinasi BSI Tahun 2023 adalah PT Bank Sukuk Mudharabah is PT Bank Negara Indonesia
Negara Indonesia (Persero) Tbk. (Persero) Tbk.
Bank telah melakukan pembayaran bagi hasil The Bank has paid the profit sharing on schedule as
sesuai dengan jatuh tempo yang telah ditetapkan stated in the issuance agreement.
dalam perjanjian penerbitan.
Bagi hasil atas sukuk mudharabah subordinasi The profit sharing for subordinated sukuk
untuk tahun yang berakhir pada tanggal mudharabah for the year ended ended
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing 31 December 2025 and 2024 are Rp15,800 and
sebesar Rp15.800 dan Rp16.459 (Catatan 36). Rp16,459, respectively (Note 36).
102
Page 764
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
30. PEMBIAYAAN BERJANGKA MUDHARABAH 30. MUDHARABAH TERM FINANCING
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah - 1,000,000 Rupiah
Per 31 Desember 2024, Bank memiliki fasilitas line As of 31 December 2024, the Bank has a
pembiayaan berjangka mudharabah dengan jumlah mudharabah term financing line facility from PT
maksimum dana yang disediakan sebesar Bank Maybank Indonesia Tbk with a maximum
USD95.000.000 (nilai penuh) dari PT Bank Maybank amount of funds provided of USD95,000,000 (full
Indonesia Tbk dengan jangka waktu fasilitas dari 21 amount) from PT Bank Maybank Indonesia Tbk with
Februari 2024 sampai dengan 21 Februari 2025, a facility term from 21 February 2024 to 21 February
yang penarikannya dapat dilakukan secara 2025, the withdrawal of which can be done in
multicurrency dalam mata uang Rupiah dan Dolar multicurrency, in Rupiah and United States Dollar
Amerika Serikat dan bersifat revolving. currency, and is revolving.
Atas fasilitas tersebut, per 31 Desember 2024, Bank For this facility, as of 31 December 2024, the Bank
memiliki saldo pembiayaan berjangka has a mudharabah term financing balance
mudharabah sebesar Rp1.000.000 dari PT Bank amounting to Rp1,000,000 from PT Bank Maybank
Maybank Indonesia Tbk. Saldo atas fasilitas Indonesia Tbk. This financing facility balance
pembiayaan ini terdiri dari: consists of:
Pembiayaan berjangka mudharabah sebesar Balance of mudharabah term financing
Rp500.000 dengan jangka waktu fasilitas dari amounting to Rp500,000, starting from 13
13 Desember 2024 sampai dengan 13 Januari December 2024 to 13 January 2025 and a profit
2025 dan imbal bagi hasil sebesar ekuivalen sharing rate of equivalent 6.80% per annum.
6,80% per tahun
Pembiayaan berjangka mudharabah sebesar Balance of mudharabah term financing
Rp500.000 dengan jangka waktu fasilitas dari amounting to Rp500,000 starting from 20
20 Desember 2024 sampai dengan 20 Januari December 2024 to 20 January 2025 and a profit
2025 dan imbal bagi hasil sebesar ekuivalen sharing rate of equivalent 6.80% per annum.
6,80% per tahun.
Atas ke dua pembiayaan tersebut, telah dilakukan For both financing, repayment has been made
pelunasan sesuai dengan tanggal jatuh tempo yang according to the maturity date stated in the financing
tertera pada perjanjian pemberian pembiayaan. agreement.
Akad fasilitas line pembiayaan tersebut The mudharabah term financing line facility
diperpanjang efektif pada 21 Februari 2025 sampai agreement was extended effectively from 21
dengan 21 Februari 2026, dengan jumlah February 2025 to 21 February 2026, with the
maksimum dana yang disediakan adalah sebesar maximum amount of funds provided being
USD95.000.000 (nilai penuh) atau Rp1.400.000. USD95,000,000 (full value) or Rp1,400,000.
Atas fasilitas yang telah diperpanjang tersebut, pada Based on the extended facility, on 28 February
28 Februari 2025, Bank memiliki saldo pembiayaan 2025, the Bank received term financing mudharabah
berjangka mudharabah sebesar Rp750.000 dari amounting to Rp750,000 from PT Bank Maybank
PT Bank Maybank Indonesia Tbk dengan imbal bagi Indonesia Tbk with a profit sharing rate of equivalent
hasil ekuivalen 6,60% per tahun yang jatuh tempo 6.60% per annum which matured on 9 April 2025.
pada 9 April 2025. Atas pembiayaan ini, telah For this financing, repayment has been made
dilakukan pelunasan sesuai dengan tanggal jatuh according to the maturity date stated in the financing
tempo yang tertera pada perjanjian pembiayaan. agreement.
Pada 7 Maret 2025, Bank memiliki saldo On 7 March 2025, the Bank received term term
pembiayaan berjangka mudharabah sebesar financing mudharabah amounting to Rp650,000
Rp650.000 dari PT Bank Maybank Indonesia Tbk from PT Bank Maybank Indonesia Tbk with a profit
dengan imbal bagi hasil ekuivalen 6,60% per tahun sharing rate of equivalent 6.60% per annum which
yang jatuh tempo pada 21 April 2025. Atas matured on 21 April 2025. For this financing,
pembiayaan ini, telah dilakukan pelunasan sesuai repayment has been made in accordance with the
dengan tanggal jatuh tempo yang tertera pada maturity date stated in the financing agreement. As
perjanjian. Setelah tanggal 21 April 2025, bank of 21 April 2025, the bank has no remaining balance
sudah tidak memiliki saldo pembiayaan berjangka of mudharabah term financing.
mudharabah.
Tidak terdapat agunan yang dijaminkan untuk There is no collateral pledged for this financing
fasilitas pembiayaan tersebut. Per 31 Desember facility. As of 31 December 2025, the Bank has no
2025, Bank tidak memiliki saldo atas fasilitas line balance on the term financing mudharabah line
pembiayaan berjangka mudharabah tersebut. facility.
103
Page 765
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
31. EKUITAS 31. EQUITY
Modal Saham Share Capital
Susunan pemegang saham Bank adalah sebagai The composition of the Bank’s shareholders are as
berikut: follows:
31 Desember/December 2025
Jumlah saham
ditempatkan dan
disetor penuh
(nilai penuh)/
Amount of issued Persentase Jumlah modal
and fully-paid pemilikan/ (nilai penuh)/
share capital Ownership Amount of
Pemegang Saham (full amount) percentage capital (full amount) Shareholders
Modal Dasar Authorised Capital
Saham Seri A Dwiwarna 1 0.00% 500 Series A Dwiwarna share
Saham biasa Seri B 79,999,999,999 100.00% 39,999,999,999,500 Series B common shares
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Issued and Fully Paid Capital
Saham Seri A Dwiwarna Series A Dwiwarna share
Negara Republik Indonesia 1 0.00% 500 Republic of Indonesia
Saham biasa Seri B Series B common shares
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 23,740,608,436 51.47% 11,870,304,218,000 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 10,720,230,418 23.24% 5,360,115,209,000 (Persero)Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 7,092,761,655 15.38% 3,546,380,827,500 (Persero) Tbk
Dewan Komisaris: Board of Commissioners:
Meidy Ferdiansyah 133,000 0.00% 66,500,000 Meidy Ferdiansyah
Direksi: Board of Directors:
Bob Tyasika Ananta 1,134,400 0.00% 567,200,000 Bob Tyasika Ananta
Ade Cahyo Nugroho 2,280,100 0.00% 1,140,050,000 Ade Cahyo Nugroho
Anton Sukarna 2,280,100 0.00% 1,140,050,000 Anton Sukarna
Zaidan Novari 1,071,400 0.00% 535,700,000 Zaidan Novari
Grandhis Helmi Harumansyah 343,100 0.00% 171,550,000 Grandhis Helmi Harumansyah
Kemas Erwan Husainy 220,101 0.00% 110,050,500 Kemas Erwan Husainy
Masyarakat 4,568,197,427 9.90% 2,284,098,713,500 Public
46,129,260,138 100.00% 23,064,630,069,000
31 Desember/December 2024
Jumlah saham
ditempatkan dan
disetor penuh
(nilai penuh)/
Amount of issued Persentase Jumlah modal
and fully-paid pemilikan/ (nilai penuh)/
share capital Ownership Amount of
Pemegang Saham (full amount) percentage capital (full amount) Shareholders
Modal Dasar Authorised Capital
Saham Seri A Dwiwarna 1 0.00% 500 Series A Dwiwarna share
Saham biasa Seri B 79,999,999,999 100.00% 39,999,999,999,500 Series B common shares
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Issued and Fully Paid Capital
Saham Seri A Dwiwarna Series A Dwiwarna share
Negara Republik Indonesia 1 0.00% 500 Republic of Indonesia
Saham biasa Seri B Series B common shares
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 23,740,608,436 51.47% 11,870,304,218,000 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 10,720,230,418 23.24% 5,360,115,209,000 (Persero)Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 7,092,761,655 15.38% 3,546,380,827,500 (Persero) Tbk
Dewan Komisaris: Board of Commissioners:
Suyanto 1,086,400 0.00% 543,200,000 Suyanto
Masduki Baidlowi 1,086,400 0.00% 543,200,000 Masduki Baidlowi
Fauzi 115,000 0.00% 57,500,000 Fauzi
Abu Rokhmad 163,500 0.00% 81,750,000 Abu Rokhmad
Direksi: Board of Directors:
Hery Gunardi 3,354,400 0.01% 1,677,200,000 Hery Gunardi
Bob Tyasika Ananta 1,134,400 0.00% 567,200,000 Bob Tyasika Ananta
Ade Cahyo Nugroho 2,280,100 0.00% 1,140,050,000 Ade Cahyo Nugroho
Anton Sukarna 2,280,100 0.00% 1,140,050,000 Anton Sukarna
Tribuana Tunggadewi 2,280,100 0.00% 1,140,050,000 Tribuana Tunggadewi
Zaidan Novari 1,071,400 0.00% 535,700,000 Zaidan Novari
Saladin D. Effendi 343,100 0.00% 171,550,000 Saladin D. Effendi
Grandhis Helmi Harumansyah 343,100 0.00% 171,550,000 Grandhis Helmi Harumansyah
Ari Rizaldi 13,400 0.00% 6,700,000 Ari Rizaldi
Masyarakat 4,560,108,228 9.90% 2,280,054,114,000 Public
46,129,260,138 100.00% 23,064,630,069,000
104
Page 766
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
31. EKUITAS (lanjutan) 31. EQUITY (continued)
Modal Saham (lanjutan) Share Capital (continued)
Berdasarkan Perubahan Anggaran Dasar terakhir Based on the latest amendment to the Company’s
yang diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Articles of Association as resolved at the
Saham Luar Biasa tanggal 22 Desember 2025, Extraordinary General Meeting of Shareholders held
terdapat perubahan hak-hak istimewa untuk Saham on 22 December 2025, there have been changes to
Seri A Dwiwarna dan daftar pemegang saham biasa the special rights attached to the Series A Dwiwarna
seri B. Shares and to the list of holders of Series B ordinary
shares.
Saham Seri A Dwiwarna adalah saham yang dimiliki Series A Dwiwarna Shares are shares exclusively
khusus oleh Negara Republik Indonesia yang owned by the Government of the Republic of
memberikan hak istimewa sebagai berikut: Indonesia, which confer the following special rights:
menyetujui dalam Rapat Umum Pemegang Approving in the General Meeting of
Saham (“RUPS”) mengenai perubahan Shareholders (“GMS”) regarding changes to
Anggaran Dasar, perubahan permodalan, the Articles of Association, changes in capital,
pengangkatan dan pemberhentian anggota the appointment and dismissal of members of
Direksi dan Dewan Komisaris atas persetujuan the Board of Directors and the Board of
Presiden, penggabungan, peleburan, Commissioners with the approval of the
pemisahan, pembubaran, serta President, mergers, consolidations,
pengambilalihan, persetujuan remunerasi separations, dissolutions, as well as
anggota Direksi dan Dewan Komisaris dan acquisitions, approval of remuneration for
penggunaan laba; members of the Board of Directors and the
Board of Commissioners, and the use of
profits;
mengusulkan calon anggota Direksi dan calon to propose candidates for members of the
anggota Dewan Komisaris; Board of Directors and members of the Board
of Commissioners;
mengusulkan mata acara RUPS; to propose agenda items for the GMS;
meminta dan mengakses data dan dokumen to request and access the Company’s data and
Perseroan; documents;
menetapkan pedoman terkait pengembangan to determine guidelines relating to the strategic
strategis Bank secara organik maupun development of the Bank, both organically and
nonorganik; dan non-organically; and
menyetujui tindakan-tindakan strategis Direksi to approve strategic actions of the Board of
sesuai dengan ketentuan dalam Anggaran Directors in accordance with the provisions set
Dasar Perseroan forth in the Company’s Articles of Association.
Pelaksanaan hak-hak istimewa Pemegang Saham The exercise of the special rights of Series A
Seri A Dwiwarna dapat dikuasakan sesuai dengan Dwiwarna Shareholders may be delegated in
ketentuan dan persyaratan yang berlaku, kecuali accordance with the applicable provisions and
pelaksanaan hak istimewa terkait hak untuk requirements, except for the exercise of special
menyetujui dalam RUPS terkait pengangkatan dan rights related to the approval in the GMS concerning
pemberhentian anggota Direksi dan Dewan the appointment and dismissal of members of the
Komisaris atas persetujuan Presiden sebagaimana Board of Directors and the Board of Commissioners
diatur dalam Pasal 5 ayat (4) huruf c Anggaran with the approval of the President as stipulated in
Dasar Perseroan. Article 5 paragraph (4) letter c of the Company's
Articles of Association.
Hak-hak istimewa Pemegang Saham Seri A The special rights of the holder of Series A
Dwiwarna mengalami penambahan dari 4 (empat) Dwiwarna Shares have been increased from four (4)
poin menjadi 6 (enam) poin sebagaimana diatur items to six (6) items as stipulated in Article 5
dalam Pasal 5 ayat (4) huruf c Anggaran Dasar paragraph (4) letter c the Company’s Articles of
Perseroan, yang merupakan inti dari hak istimewa Association, which constitute the core of the special
Pemegang Saham Seri A Dwiwarna, yaitu Negara rights attached to the Series A Dwiwarna Shares,
Republik Indonesia yang diwakili oleh BP BUMN. namely those of the Government of the Republic of
Indonesia as represented by the Ministry of
State-Owned Enterprises (BP BUMN).
105
Page 767
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
31. EKUITAS (lanjutan) 31. EQUITY (continued)
Modal Saham (lanjutan) Share Capital (continued)
Saham Biasa Seri B adalah saham biasa atas nama Series B Ordinary Shares are registered ordinary
yang kepemilikannya dapat dimiliki oleh Badan shares that may be owned by Badan Pengelola
Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI
Danantara), Holding Operasional, dan/atau oleh Danantara), the Operational Holding, and/or by the
Masyarakat. Pemegang Saham Seri B mempunyai Public. Holders of Series B Shares shall be entitled
hak memberikan suara, di mana setiap satu (1) to voting rights, whereby each share carries one (1)
saham memberikan satu hak suara. voting right.
Perubahan Anggaran Dasar Perseroan ini berlaku The amendment to the Company’s Articles of
efektif sejak tanggal 23 Januari 2026, yaitu sejak Association shall become effective as of 23 January
diterbitkannya Keputusan Menteri Hukum Republik 2026, being the date of issuance of the Decree of
Indonesia Nomor AHU-0003351.AH.01.02.TAHUN the Minister of Law of the Republic of Indonesia
2026 tentang Persetujuan Perubahan Anggaran Number AHU-0003351.AH.01.02.TAHUN 2026
Dasar Perseroan Terbatas PT Perusahaan concerning the Approval of the Amendment to the
Perseroan (Persero) PT Bank Syariah Indonesia Articles of Association of the Limited Liability
Tbk dan Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Company PT Perusahaan Perseroan (Persero) PT
Anggaran Dasar PT Perusahaan Perseroan Bank Syariah Indonesia Tbk and the Acceptance of
(Persero) PT Bank Syariah Indonesia Tbk dari Notification of Amendments to the Articles of
Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor Association of PT Perusahaan Perseroan (Persero)
AHU-AH.01.03-0019406. PT Bank Syariah Indonesia Tbk from the Minister of
Law and Human Rights of the Republic of Indonesia
Number AHU-AH.01.03-0019406.
Saldo laba - Telah ditentukan penggunaannya Retained earnings - Appropriated (General
(Cadangan Umum) Reserves)
Cadangan umum pada awalnya dibentuk dalam The general reserves are originally provided in
rangka memenuhi ketentuan Undang-Undang accordance with Law No. 1/1995 article 61
No. 1/1995 Pasal 61 ayat (1) mengenai Perseroan paragraph (1) on Limited Liability Company (later
Terbatas (kemudian diganti dengan Undang- superseded by Limited Liability Company Law No.
Undang Perseroan Terbatas No. 40/2007), yang 40/2007), which requires Indonesian companies to
mengharuskan perusahaan Indonesia untuk set up a general and legal reserve amounting to at
membuat penyisihan cadangan umum dan wajib least 20% of the issued and paid-in capital. This
sebesar sekurang-kurangnya 20% dari jumlah particular law does not regulate the period of time in
modal yang ditempatkan dan disetor penuh. relation to the provision of such reserves.
Undang-Undang tersebut tidak mengatur jangka
waktu untuk pembentukan penyisihan tersebut.
Sesuai Akta Rapat Umum Pemegang Saham Deed of Decision of the Annual General Meeting of
Tahunan PT Bank Syariah Indonesia Tbk Tahun Shareholders of PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Buku 2024 No. 20 tanggal 16 Mei 2025 dan Tahun Fiscal Year 2024 No. 20 dated 16 May 2025 and
Buku 2023 No. 37 tanggal 17 Mei 2024, pemegang Fiscal Year 2023 No. 37 dated 17 May 2024,
saham menyetujui distribusi laba bersih untuk tahun shareholders approved the distribution of net profit
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember for the year ended 31 December 2024 and 2023,
2024 dan 2023, dengan penggunaan sebagai with the following usage:
berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Laba ditahan 4,553,828 3,707,433 Retained earnings
Pembagian dividen 1,050,883 855,561 Dividend-share
Cadangan umum 1,401,177 1,140,749 General reserves
7,005,888 5,703,743
106
Page 768
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
31. EKUITAS (lanjutan) 31. EQUITY (continued)
Tambahan Modal Disetor Additional Paid-in Capital
Perubahan tambahan modal disetor adalah sebagai The movements in additional paid-in capital are as
berikut: follows:
Saldo pada tanggal 1 Januari 2021 - Balance as at 1 January 2021
Agio saham dari penggabungan usaha 3,237 Agio shares from merger
Imbalan bersih yang secara efektif Net consideration effectively
dialihkan dalam akuisisi terbalik (5,374,061) transferred in reverse acquisition
Penyesuaian yang timbul dari akuisisi terbalik Adjustment arising from reverse acquisition
untuk mencerminkan modal menurut hukum (995,952) to reflect the Bank‘s legal capital
Tambahan modal disetor Additional paid-in capital
per 31 Desember 2021 (6,366,776) as at 31 December 2021
Tambahan modal disetor akibat Penawaran Additional paid-in capital due to
Umum Saham Terbatas pada tahun 2022 2,499,976 Limited Public Offering in 2022
Biaya emisi penerbitan saham (62,300) Share issuance costs
Saldo akhir (3,929,100) Ending balance
32. PENDAPATAN DARI JUAL BELI 32. INCOME FROM SALES AND PURCHASES
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Murabahah 14,510,670 13,404,030 Murabahah
Istishna 27 25 Istishna
14,510,697 13,404,055
33. PENDAPATAN DARI BAGI HASIL 33. INCOME FROM PROFIT SHARING
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Musyarakah 9,978,945 7,841,527 Musyarakah
Mudharabah 147,268 159,677 Mudharabah
10,126,213 8,001,204
34. PENDAPATAN DARI IJARAH - BERSIH 34. INCOME FROM IJARAH - NET
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Ijarah muntahiyah bittamlik - bersih 109,993 171,137 Ijarah muntahiyah bittamlik - net
Ijarah multijasa - bersih 18,543 20,987 Multi-services ijarah - net
128,536 192,124
Pendapatan Ijarah Muntahiyah Bittamlik (“IMBT”) - Income from Ijarah Muntahiyah Bittamlik (“IMBT”) -
bersih merupakan pendapatan pokok dan margin net represents the principal and margin income from
IMBT setelah dikurangi beban penyusutan, dan IMBT after deducting depreciation expenses and
penurunan nilai aset ijarah. Pendapatan ijarah impairment of ijarah assets. Multi-services ijarah
multijasa - bersih merupakan pendapatan ijarah income - net represents indirect ijarah income from
tidak langsung atas margin dan pokok ijarah the principal and margin of multi-services ijarah after
multijasa setelah dikurangi biaya yang dibayarkan deducting fees paid to the initial service provider.
kepada pemberi jasa awal.
107
Page 769
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
35. PENDAPATAN USAHA UTAMA LAINNYA 35. OTHER MAIN OPERATING INCOME
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Pendapatan dari investasi Income from investments
pada surat berharga 2,785,946 3,086,500 in marketable securities
Pendapatan dari Deposito Berjangka Income from Bank Indonesia
Syariah Bank Indonesia 246,528 366,792 Sharia Term Deposits
Pendapatan atas penempatan Income from placement in Minimum
Giro Wajib Minimum (“GWM”) 97,846 104,549 Statutory Reserve Requirement (“GWM”)
Bagi hasil penempatan Profit sharing from placements
pada bank lain 80,117 76,109 with other bank
Bonus dari Sertifikat Bank Bonus from Bank Indonesia
Indonesia Syariah (“SBIS”) dan Sharia Certificates (“SBIS”) and
Fasilitas Simpanan Bank Bank Indonesia Sharia Deposit
Indonesia Syariah (“FASBIS”) 289,608 66,870 Facilities (“FASBIS”)
3,500,045 3,700,820
36. HAK PIHAK KETIGA ATAS BAGI HASIL 36. THIRD PARTIES’ SHARE ON RETURN
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Deposito mudharabah 6,589,557 5,539,666 Mudharabah time deposits
Giro mudharabah 1,298,084 1,100,295 Mudharabah demand deposits
Tabungan mudharabah 438,716 432,774 Mudharabah savings deposits
PaSBI 199,843 368,533 PaSBI
Dana pihak ketiga terikat 213,778 180,666 Restricted third party funds
Sukuk keberlanjutan 311,400 108,999 Sustainability sukuk
SIMA dan SIKA 32,509 78,898 SIMA and SIKA
Pembiayaan berjangka mudharabah 13,979 37,282 Mudharabah term financing
Musyarakah-mudharabah Musyarakah-mudharabah
musytarakah 20,024 20,576 musytarakah
Sukuk mudharabah subordinasi 15,800 16,459 Subordinated sukuk mudharabah
SIPA 2,587 4,826 SIPA
Sukuk mudharabah muqayyadah 128 55 Mudharabah Muqayyadah Sukuk
9,136,405 7,889,029
37. PENDAPATAN USAHA LAINNYA 37. OTHER OPERATING INCOME
Pendapatan usaha lainnya terdiri dari: Other operating income consists of:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Pendapatan imbalan jasa perbankan Fee based income from banking services
Pendapatan rahn 1,520,849 1,001,349 Income from rahn
Pendapatan layanan internet dan Income from internet and
mobile banking 501,616 414,190 mobile banking services
Pendapatan administrasi pembiayaan 330,805 313,896 Income from financing administration
Pendapatan administrasi tabungan Income from saving deposits
dan giro 316,593 333,028 and demand deposits administration
Pendapatan transaksi Bancassurance 301,483 343,480 Income from Bancassurance transactions
Pendapatan transaksi ATM 216,203 159,942 Income from ATM transactions
Pendapatan jasa pembayaran 172,878 166,418 Income from payment services
Pendapatan kartu Hasanah 166,573 147,380 Income from Hasanah Card
Pendapatan administrasi dan komisi Income from administration and
selain pembiayaan 165,017 168,141 commission other than financing
Pendapatan jasa ekspor impor 142,181 127,598 Income from export import services
Pendapatan komisi asuransi 97,777 134,976 Income from insurance commission
Pendapatan pembiayaan sindikasi 89,313 87,588 Syndicated financing fee
Pendapatan jasa penjualan sukuk Income from service of sale of sukuk
dan reksa dana 78,713 46,374 and mutual funds
Pendapatan transaksi Income from foreign
mata uang asing - bersih 70,647 65,316 exchange transaction - net
Pendapatan transaksi remittance 32,463 31,237 Income from remittance transactions
Pendapatan ganti rugi Income from restructuring
restrukturisasi (ta'widh) 23,146 27,467 compensation (ta'widh)
Lainnya 405,044 109,982 Others
4,631,301 3,678,362
108
Page 770
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
37. PENDAPATAN USAHA LAINNYA (lanjutan) 37. OTHER OPERATING INCOME (continued)
Pendapatan usaha lainnya terdiri dari: (lanjutan) Other operating income consists of: (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Keuntungan investasi surat berharga Gain from marketable securities
Keuntungan pelepasan surat berharga 879,490 593,258 Gain on sale of marketable securities
Kenaikan/(penurunan) nilai surat berharga Increase/(decrease) in marketable securities
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi 121,072 (6,059) measured at fair value through profit or loss
1,000,562 587,199
Pendapatan lainnya Other income
Penerimaan kembali atas piutang dan
pembiayaan yang telah Subsequent recoveries of receivables
dihapusbukukan 1,304,733 1,290,918 and financing written-off
6,936,596 5,556,479
Pendapatan imbalan jasa perbankan - lainnya Fee based income from banking services - others
antara lain pendapatan atas margin dari penjualan are income from margin of the sale of gold savings,
tabungan emas, pendapatan atas wesel SKBDN, income from SKBDN bills, income from bank
pendapatan cetak rekening koran, dan pendapatan statement printing, and fees for banking service
administrasi jasa perbankan. administration fees.
38. BEBAN GAJI DAN TUNJANGAN 38. SALARIES AND BENEFITS EXPENSES
Beban gaji dan tunjangan terdiri dari: Salaries and benefits consist of:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Gaji dan upah 3,899,656 3,862,690 Salaries and wages
Tunjangan karyawan 1,205,067 997,154 Employee allowances
Pendidikan dan pelatihan 139,792 175,822 Education and training
Lainnya 252,102 248,470 Others
5,496,617 5,284,136
Lainnya antara lain beban imbalan kerja dan beban Others are employee benefits expenses and
kegiatan komunitas pegawai. employee community activity expenses.
39. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 39. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
Beban umum dan administrasi terdiri dari: General and administrative expenses consist of:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Penyusutan aset tetap dan Depreciation of fixed assets
aset hak guna dan amortisasi and right-of-use assets and amortisation
aset tidak berwujud (Catatan 14) 1,625,283 1,049,718 of intangible assets (Note 14)
Beban outsourcing 1,013,919 902,652 Outsourcing expenses
Beban promosi 1,068,216 838,642 Promotion expenses
Beban penjaminan 720,294 599,218 Guarantee expenses
Beban sewa (Catatan 14) 606,994 393,072 Rent expenses (Note 14)
Beban komunikasi 418,784 396,939 Communication expenses
Beban pemeliharaan dan perbaikan 352,169 254,239 Service and maintenance expenses
Beban lisensi software 292,413 175,629 Software license expenses
Beban transportasi 255,376 284,183 Transportation expenses
Beban barang dan jasa lain 255,684 157,330 Other goods & services expenses
Beban pungutan OJK 211,463 192,549 OJK fees expenses
Beban perlengkapan 208,549 186,954 Supplies expenses
Beban jasa tenaga ahli 168,076 196,396 Professional fees expenses
Beban listrik, air dan gas 138,113 128,844 Electricity, water and gas expenses
Beban asuransi 120,543 97,014 Insurance expenses
Beban alat tulis kantor 93,488 121,582 Office stationery expenses
Ujrah administrasi 91,569 90,604 Administrative ujrah
Lainnya 468,530 277,061 Others
8,109,463 6,342,626
109
Page 771
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI (lanjutan) 39. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
(continued)
Beban umum dan administrasi lainnya terdiri dari: Other general and administrative expenses consist
beban penunjang kinerja, beban sinergi bank of: performance support expenses, conventional
konvensional, beban perubahan nama kreditur ex- bank synergy expenses, creditor name change ex-
legacy, beban komisi jaringan visa, beban akses legacy expenses, visa network commission
data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, expenses, Population and Civil Registry Service
beban pajak reklame, dan lainnya. data access expenses, advertising tax expenses,
and others.
40. BEBAN CADANGAN KERUGIAN PENURUNAN 40. PROVISION FOR IMPAIRMENT LOSSES ON
NILAI ASET PRODUKTIF DAN NONPRODUKTIF - EARNING AND NON-EARNING ASSETS - NET
BERSIH
Beban cadangan kerugian penurunan nilai aset Provision for impairment losses on earning and non-
produktif dan nonproduktif - bersih terdiri dari: earning assets - net, consist of:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Giro dan penempatan pada Current accounts and placements
bank lain (Catatan 6) 2,236 (6,999) with other banks (Note 6)
Investasi pada surat berharga Investments in marketable
(Catatan 7) (3,179) (97,218) securities (Note 7)
Tagihan akseptasi (Catatan 8) 5,036 (2,457) Acceptances receivables (Note 8)
Piutang (Catatan 9) 1,621,074 967,838 Receivables (Note 9)
Pinjaman qardh (Catatan 10) 24,738 27,969 Funds of qardh (Note 10)
Pembiayaan mudharabah (Catatan 11) (10,107) 44,110 Mudharabah financing (Note 11)
Pembiayaan musyarakah (Catatan 12) 810,124 1,069,868 Musyarakah financing (Note 12)
Estimasi kerugian komitmen Estimated losses on commitments
dan kontinjensi (Catatan 42) 1,776 (8,443) and contingencies (Note 42)
Aset nonproduktif (108,861) (102,910) Non-earning assets
Aset lainnya 14,114 2,109 Other assets
2,356,951 1,893,867
41. LABA PER SAHAM 41. EARNINGS PER SHARE
Perhitungan laba per saham adalah sebagai berikut: The computation of earnings per share, are as
follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Laba tahun berjalan 7,567,523 7,005,888 Income for the year
Jumlah rata-rata tertimbang saham Weighted average number of shares
biasa yang beredar 46,129,260,138 46,129,260,138 outstanding
Laba bersih per saham dasar dan Basic and diluted earnings
dilusian (nilai penuh) 164.05 151.88 per share (full amount)
110
Page 772
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
42. INFORMASI MENGENAI KOMITMEN DAN 42. INFORMATION ON COMMITMENTS AND
KONTINJENSI CONTINGENCIES
a. Bank memiliki tagihan dan liabilitas komitmen a. The Bank’s receivables and payables from
dan kontinjensi sebagai berikut: commitments and contingencies are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Tagihan komitmen Commitments receivables
Pihak ketiga Third parties
Pembelian berjangka mata uang Unsettled purchase of
asing yang belum diselesaikan 1,927,333 464,508 foreign currency
Liabilitas komitmen Commitments payables
Pihak ketiga Third parties
Fasilitas pembiayaan
yang belum digunakan 3,699,883 2,090,286 Unused financing facilities
L/C yang tidak dapat dibatalkan 63,214 202,609 Irrevocable L/C
Kewajiban subrogasi 606,836 140,040 Subrogation payables
Penjualan berjangka mata uang Sales of foreign currency
asing yang belum diselesaikan 2,041,742 489,752 futures unsettled
Titipan emas 4,483,635 640,910 Gold deposits
10,895,310 3,563,597
Pihak berelasi Related parties
Fasilitas pembiayaan
yang belum digunakan 1,990,575 48,602 Unused financing facilities
L/C yang tidak dapat dibatalkan 44,964 161,978 Irrevocable L/C
Titipan emas 22,229 5,121 Gold deposits
2,057,768 215,701
Liabilitas komitmen - bersih 11,025,745 3,314,790 Commitments payables - net
Tagihan kontinjensi Contingencies receivables
Pihak ketiga Third parties
Pendapatan dari pembiayaan Income from non-performing
bermasalah 517,187 425,397 financing
Bank garansi (kafalah) Bank guarantees (kafalah)
yang diterima 253,877 245,046 received
Lainnya 35,611 35,611 Others
806,675 706,054
Liabilitas kontinjensi Contingencies payables
Pihak ketiga Third parties
Garansi yang diterbitkan 1,982,105 1,532,802 Bank guarantees issued
Pihak berelasi Related parties
Garansi yang diterbitkan 498,335 507,923 Bank guarantees issued
2,480,440 2,040,725
Liabilitas kontinjensi - bersih 1,673,765 1,334,671 Contingencies payables - net
Titipan Emas adalah penitipan emas milik Gold deposits is the storage of gold owned by
masyarakat kepada Bank yang dilaksanakan the public with the Bank, carried out based on an
berdasarkan kesepakatan para pihak. Emas agreement between the parties. The gold
nasabah yang dititipkan diklasifikasikan sebagai deposited by customers is classified as an
allocated account yaitu adalah akun Emas yang allocated account, which is a gold account
dikelola atas nama Nasabah, sesuai dengan managed in the name of the Customer, in
perjanjian, yang ditempatkan pada tempat accordance with the agreement, and stored in
penyimpanan (vaulting) Bank dan Bank tidak the Bank's vault, with the Bank having no
memiliki hak kepemilikan atas Emas tersebut. ownership rights over the gold.
111
Page 773
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
42. INFORMASI MENGENAI KOMITMEN DAN 42. INFORMATION ON COMMITMENTS AND
KONTINJENSI (lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
b. Transaksi komitmen dan kontinjensi yang terjadi b. The transactions of commitments and
dalam kegiatan normal Bank yang mempunyai contingencies in the normal course of the Bank’s
risiko pembiayaan adalah sebagai berikut: activities that have financing risks are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Garansi yang diterbitkan 2,480,440 2,040,725 Bank guarantees issued
Fasilitas pembiayaan
yang belum digunakan 5,690,458 2,138,888 Unused financing facilities
L/C yang tidak dapat dibatalkan 108,178 364,587 Irrevocable L/C
8,279,076 4,544,200
c. Kolektibilitas komitmen dan kontinjensi pada c. The collectibility of commitments and
rekening administratif yang mempunyai risiko contingencies with financing risk on
pembiayaan diungkapkan pada Catatan 54l. administrative accounts is disclosed in Note 54l.
d. Perubahan estimasi kerugian komitmen dan d. The movements of estimated losses on
kontijensi adalah sebagai berikut: commitments and contingencies are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Saldo awal tahun 24,045 32,017 Beginning balance
(Pembalikan)/pembentukan selama (Reversal)/provision
tahun berjalan (Catatan 40) 1,776 (8,443) during the year (Note 40)
Selisih kurs 362 471 Exchange rate difference
Saldo akhir tahun 26,183 24,045 Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa estimasi Management believes that the estimated losses
kerugian atas komitmen dan kontijensi yang on commitments and contingencies is adequate
dibentuk telah memadai dan telah sesuai and in compliance with OJK regulations.
dengan ketentuan OJK.
43. LIABILITAS IMBALAN KERJA 43. EMPLOYEE BENEFIT LIABILITIES
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Imbalan pasca kerja 404,347 374,963 Post-employment benefits
Cuti besar 173,803 159,767 Grand leaves
578,150 534,730
Bank memiliki Program Pensiun Iuran Pasti (“PPIP”) Bank has a defined contribution plan (“PPIP”) for all
yang meliputi seluruh karyawan tetap yang dikelola permanent employees which managed by the
oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan (“DPLK”) pension funds (“DPLK”) as follows:
sebagai berikut:
1. DPLK BRI yang telah mendapatkan 1. DPLK BRI which has been approved by OJK
pengesahan berdasarkan Keputusan Otoritas through its Decision Letter No. KEP-
Jasa Keuangan No. KEP-19/NB.1/2022 tanggal 19/NB.1/2022 dated 21 March 2022.
21 Maret 2022.
2. DPLK AXA Mandiri yang telah mendapatkan 2. DPLK AXA Mandiri which has been approved
pengesahan berdasarkan Keputusan Otoritas by OJK through its Decision Letter No. KEP-
Jasa Keuangan No. KEP-29/NB.01/2022 29/NB.01/2022 dated 18 April 2022.
tanggal 18 April 2022.
3. DPLK BNI yang telah mendapatkan 3. DPLK BNI which has been approved by OJK
pengesahan berdasarkan Keputusan Otoritas through its Decision Letter No. KEP-
Jasa Keuangan No. KEP-31/NB.01/2022 31/NB.01/2022 dated 13 May 2022.
tanggal 13 Mei 2022.
112
Page 774
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
43. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 43. EMPLOYEE BENEFIT LIABILITIES (continued)
Jumlah iuran yang dibayarkan Bank sebesar The total contributions paid by the Bank amounting
Rp200.343 dan Rp189.334 untuk periode yang to Rp200,343 and Rp189,334 for the period ended
berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024. 31 December 2025 and 2024.
Selain itu, Bank memiliki Program Pensiun Untuk In addition, the Bank has a Pension Program for
Kompensasi Pesangon ("PPUKP") untuk pegawai Severance Compensation (“PPUKP”) for ex-legacy
ex-legacy BRIS yang dikelola oleh DPLK BRI. BRIS employees which managed by DPLK BRI.
Perhitungan aktuaria per tanggal 31 Desember 2025 The actuarial calculations as at 31 December 2025
dan 2024 dilakukan oleh KKA Steven & Mourits, and 2024 were prepared by KKA Steven & Mourits,
aktuaris independen, dalam laporannya masing- an independent actuary, in its reports dated
masing tertanggal 5 Januari 2026 dan 23 Desember 5 January 2026 and 23 December 2024,
2024. respectively.
Perhitungan aktuaria tersebut menggunakan The above actuarial calculations were using the
metode Projected Unit Credit serta Projected Unit Credit Method with the following key
mempertimbangkan asumsi-asumsi utama sebagai assumptions:
berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Asumsi ekonomi: Economic assumptions:
Tingkat diskonto 6.10% 7.10% Discount rate
Tingkat kenaikan gaji 6.50% 6.50% Rate of salary increases
Asumsi lainnya: Other assumptions:
Usia pensiun normal 36 - 56 tahun/years 36 - 56 tahun/years Normal retirement age
Tingkat kematian Tabel Mortalitas/ Modifikasi Mortality rate
Mortality Table Tabel Mortalitas/
Indonesia Adjusted Mortality
TMI-IV-2019 Table
Indonesia
TMI-IV-2019
Tingkat cacat 10% dari tingkat 10% dari tingkat Disability rate
kematian/10% kematian/10%
from mortality rate from mortality rate
Tingkat hasil investasi DPLK BNIS: 6.75% BNIS: 6.00% DPLK investment rate
BSM: 7.75% BSM: 8.00%
BSI: 7.00% BSI: 6.00%
BRIS: 5.50% BRIS: 5.50%
Tingkat pengunduran diri usia/age 20-29: 5.00% 1% (sampai usia 20) Resignation rate
usia/age 30-34: 3.00% dan turun secara
usia/age 25-54: 2.00% linear ke 0%
usia/age ≥ 55: 0.00% di usia 56/
1% (until age of 20)
and decreasing
linearly to 0%
at age of 56
Imbalan pasca kerja Post-employment benefit
Rekonsiliasi status pembiayaan atas program A reconciliation of the funding status of the pension
pensiun disajikan sebagai berikut: plan are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Nilai kini liabilitas manfaat pasti yang Present value of funded defined
didanai 541,839 504,612 benefit obligations
Nilai wajar aset dana pensiun (137,492) (129,649) Fair value of pension plan assets
Nilai bersih kewajiban 404,347 374,963 Net liability
113
Page 775
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
43. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 43. EMPLOYEE BENEFIT LIABILITIES (continued)
Imbalan pasca kerja (lanjutan) Post-employment benefit (continued)
Mutasi nilai kini liabilitas manfaat pasti yang didanai The movements in the present value of funded
selama tahun berjalan adalah sebagai berikut: defined benefit obligations for the year are as
follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Pada awal tahun 504,612 585,282 At the beginning of the year
Biaya 95,253 100,527 Service cost
(Keuntungan)/kerugian pengukuran Actuarial (gain)/loss on
kembali aktuarial (8,017) (137,052) remeasurement
591,848 548,757
Pembayaran imbalan pasca kerja Payment of post-employment
selama tahun berjalan (50,009) (44,145) benefit during the year
541,839 504,612
Rekonsiliasi atas mutasi liabilitas bersih selama The reconciliation of the movements of the net
periode yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 liabilities for the period ended 31 December 2025
adalah sebagai berikut: and 2024 is as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Kewajiban bersih pada Net liabilities at the
awal tahun 374,963 463,243 beginning of the year
Beban tahun berjalan 176,428 176,523 Current year expenses
Pengukuran kembali diakui sebagai Remeasurement
pendapatan komprehensif recognised as other
lainnya akibat: comprehensive income due to:
Changes in
Perubahan asumsi demografi 2,972 - demographics assumptions
Changes in
Perubahan asumsi ekonomis 23,336 (92,804) economic assumptions
Changes from
Perubahan dari penyesuaian historis (33,090) (43,326) experience adjustment
(6,782) (136,130)
Pembayaran imbalan pasca kerja Payment of post-employment
selama tahun berjalan (50,009) (44,145) benefit during the year
Kelebihan pembayaran imbalan (90,253) (84,528) Excess benefit payment
Kewajiban bersih pada akhir Net liabilities at the end of the
tahun 404,347 374,963 year
Mutasi nilai wajar aset program untuk periode yang The movements in the fair value of plan assets for
berakhir adalah sebagai berikut: the period ended are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Pada awal tahun 129,649 122,039 At the beginning of the year
Hasil dari aset program (1,235) (923) Return on plan assets
Keuntungan aktuarial 9,078 8,533 Actuarial gains
137,492 129,649
114
Page 776
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
43. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 43. EMPLOYEE BENEFIT LIABILITIES (continued)
Imbalan pasca kerja (lanjutan) Post-employment benefit (continued)
Biaya imbalan pensiun yang dibebankan pada Pension expenses recognised in the statements of
laporan laba rugi adalah sebagai berikut: profit or loss, are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Biaya jasa kini 61,033 65,683 Current service cost
Biaya jasa lalu - - Past service cost
Bunga bersih 25,142 26,312 Net Interest
Penyesuaian atas perubahan Adjustment due to change in
metode atribusi - - benefit attribution method
Kelebihan pembayaran imbalan 90,253 84,528 Excess benefits payment
Biaya yang dibebankan pada Expense recognised in
laporan laba rugi 176,428 176,523 profit or loss
Pengukuran kembali yang diakui Remeasurement effect
pada penghasilan recognised in other
komprehensif lain (6,782) (136,130) comprehensive income
Biaya imbalan pasti 169,646 40,393 Defined benefit cost
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, aset As at 31 December 2025 and 2024, plan assets
program diinvestasikan ke dalam instrumen pasar invested to sharia money market each amounting to
uang syariah masing-masing sebesar Rp137.492 Rp137,492 and Rp129,649.
dan Rp129.649.
Hasil yang diharapkan dari aset program ditentukan The expected return on plan assets is determined
dengan mempertimbangkan imbal hasil yang by considering the expected return available on the
diharapkan atas aset yang mengacu pada kebijakan assets in accordance with the current investment
investasi. Hasil investasi bunga tetap didasarkan policy. Expected yields on fixed interest investments
pada hasil pengembalian bruto pada tanggal are based on gross redemption yields as at the
pelaporan. Hasil yang diharapkan dari investasi reporting date. Expected return on equity and
ekuitas dan properti mencerminkan tingkat imbal property investments reflect long-term real rates of
hasil jangka panjang aktual yang terjadi untuk tiap- return experienced in the respective markets.
tiap pasar.
Bank terekspos beberapa risiko atas program The Bank is exposed to a number of risks through
imbalan kerja seperti risiko yang terekspos pada its employee benefit plans such as the exposed risks
program manfaat pasti adalah adanya tingkat hasil in the defined benefit pension plan is the lower return
investasi di bawah asumsi discount rate dan on investment compared to assumption on discount
kenaikan gaji aktual yang lebih besar dari asumsi. rate and the increase in the actual salary is higher
Hal tersebut menimbulkan peningkatan iuran yang than its assumption. These will cause an increase in
dibayarkan kepada dana pensiun. benefit paid to pension fund.
Untuk memastikan bahwa posisi investasi telah To ensure that the position of investments is
sesuai dengan kerangka Asset Liability Matching consistent with the Asset Liability Management
(“ALMA”), Bank melakukan pemantauan terhadap (“ALMA”) framework, the Bank performs monitoring
investasi atas program pensiun (baik iuran pasti over the investment for the pension program (for
maupun manfaat pasti) dan memastikan tingkat both defined benefit and contribution plans) and
investasi dimaksud mencapai tingkat diskonto yang performs action to ensure the return of investments
digunakan. Selain itu, dilakukan implementasi will meet the applicable discount rate. Apart from
kebijakan penyesuaian gaji sesuai dengan asumsi that, implementation of salary adjustment policy has
yang telah digunakan dalam perhitungan aktuaria been performed in accordance to the assumptions
untuk mengurangi selisih hasil perhitungan atas used by actuarial calculation to reduce the gap on
proyeksi imbalan kerja pasca kerja dengan the calculation of projected post-employment benefit
realisasinya. with its realisation.
115
Page 777
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
43. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 43. EMPLOYEE BENEFIT LIABILITIES (continued)
Imbalan pasca kerja (lanjutan) Post-employment benefit (continued)
Rata-rata durasi kewajiban manfaat pasti pada The average duration of the defined benefit
tanggal 31 Desember 2025 adalah 8,03 tahun obligations as at 31 December 2025 is 8.03 years
(31 Desember 2024: 7,98 tahun). (31 December 2024: 7.98 years).
Cuti besar Grand leaves
Mutasi untuk cadangan atas cuti besar masing- The movements of allowance for grand leaves as at
masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024, respectively, are as
adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Liabilitas pada awal tahun 159,767 204,021 Liabilities at beginning of the year
Beban cuti besar Grand leaves expense
pada tahun berjalan 88,398 44,845 during the year
Pembayaran cuti besar Payment of grand leaves
selama tahun berjalan (74,362) (89,099) during the year
173,803 159,767
Beban cuti besar untuk periode yang berakhir pada Grand leaves expense for the period ended 31
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 berdasarkan December 2025 and 2024 based on actuarial
perhitungan aktuaria adalah sebagai berikut: calculation are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Biaya jasa kini 70,406 69,662 Current service cost
Biaya bunga 9,496 12,024 Interest cost
Kerugian/(keuntungan) aktuarial 8,496 10,688 Actuarial loss/(gain)
Biaya jasa lalu - (47,529) Past service costs
Jumlah 88,398 44,845 Total
Sensitivitas dari kewajiban manfaat pasti terhadap The sensitivity of defined benefit obligations to
perubahan asumsi aktuaria adalah sebagai berikut: changes in the actuarial assumptions is as follows:
Dampak terhadap kewajiban imbalan kerja/
Impact on employee benefit liabilities
(Kenaikan)/penurunan
manfaat pasti/
Perubahan asumsi/ (Increase)/decrease
31 Desember 2025 Change in assumption benefit obligation 31 December 2025
Tingkat diskonto Kenaikan/increase 1% (33,608) Discount rate
Penurunan/decrease 1% 36,885
Tingkat kenaikan gaji Kenaikan/increase 1% 112,501 Salary increase rate
Penurunan/decrease 1% (84,634)
116
Page 778
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
43. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 43. EMPLOYEE BENEFIT LIABILITIES (continued)
Cuti besar (lanjutan) Grand leaves (continued)
Sensitivitas dari kewajiban manfaat pasti terhadap The sensitivity of defined benefit obligations to
perubahan asumsi aktuaria adalah sebagai berikut: changes in the actuarial assumptions is as follows:
(lanjutan) (continued)
Dampak terhadap kewajiban imbalan kerja/
Impact on employee benefit liabilities
(Kenaikan)/penurunan
manfaat pasti/
Perubahan asumsi/ (Increase)/decrease
31 Desember 2024 Change in assumption benefit obligation 31 December 2024
Tingkat diskonto Kenaikan/increase 1% (30,654) Discount rate
Penurunan/decrease 1% 33,688
Tingkat kenaikan gaji Kenaikan/increase 1% 100,720 Salary increase rate
Penurunan/decrease 1% (76,546)
Analisis jatuh tempo yang diharapkan dari manfaat Expected maturity analysis of undiscounted pension
pensiun yang tidak terdiskonto adalah sebagai is as follows:
berikut:
Kurang dari 2 sampai 5
1 tahun/ tahun/ Lebih dari 5
Less than a Between 2 to tahun/ Jumlah/
year 5 years Over 5 years Total
31 Desember 2025 31 December 2025
Pensiun 60,351 312,155 1,230,756 1,603,262 Pension
Cuti besar 74,123 410,337 1,233,204 1,717,664 Grand leaves
Jumlah 134,474 722,492 2,463,960 3,320,926 Total
31 Desember 2024 31 December 2024
Pensiun 53,202 311,490 1,272,552 1,637,244 Pension
Cuti besar 90,747 353,551 1,077,635 1,521,933 Grand leaves
Jumlah 143,949 665,041 2,350,187 3,159,177 Total
44. JAMINAN PEMERINTAH TERHADAP 44. GOVERNMENT GUARANTEES ON
KEWAJIBAN PEMBAYARAN BANK UMUM OBLIGATIONS OF COMMERCIAL BANKS
Berdasarkan Undang-Undang No. 24 tanggal Based on Law No. 24 dated 22 September 2004
22 September 2004, efektif sejak tanggal effective on 22 September 2005, as amended by
22 September 2005, sebagaimana diubah dengan The Government Regulation of the Republic of
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Indonesia for Substitute of Law No. 3 dated
Republik Indonesia No. 3 tanggal 13 Oktober 2008, 13 October 2008, the Government established the
Lembaga Penjaminan Simpanan (“LPS”) dibentuk Deposit Insurance Institution (“LPS”) to guarantee
untuk menjamin kewajiban tertentu bank-bank certain liabilities of commercial banks based on the
umum berdasarkan program penjaminan yang prevailing guarantee programs, in which the
berlaku, yang besaran nilai jaminannya dapat guaranteed amount may change if they meet certain
berubah jika memenuhi kriteria tertentu yang specified criteria.
berlaku.
Berdasarkan peraturan LPS No. 2 tanggal 22 Based on LPS Regulation No. 2 dated 22
September 2014 tentang perubahan peraturan LPS September 2014 regarding amendment of LPS
No. 2/PLPS/2010 tentang program penjaminan Regulation No. 2/PLPS/2010 regarding the Deposit
simpanan dimana simpanan yang dijamin meliputi Guarantee Program, the deposits guaranteed
giro wadiah, giro mudharabah, tabungan wadiah, included wadiah demand deposits, mudharabah
tabungan mudharabah, deposito mudharabah dan demand deposits, wadiah savings deposits,
simpanan dari bank lain. mudharabah savings deposits, mudharabah time
deposits and deposits from other banks.
117
Page 779
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
44. JAMINAN PEMERINTAH TERHADAP 44. GOVERNMENT GUARANTEES ON
KEWAJIBAN PEMBAYARAN BANK UMUM OBLIGATIONS OF COMMERCIAL BANKS
(lanjutan) (continued)
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Based on the Government of the Republic of
Indonesia No. 66 tahun 2008 tanggal Indonesia Regulation No. 66 Year 2008
13 Oktober 2008, tentang “Besarnya Nilai Simpanan dated 13 October 2008, regarding “the Amount of
yang Dijamin Lembaga Penjaminan Simpanan”, Public Deposits Guaranteed by the Government
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 jumlah Established Deposit Insurance Institution”, as at 31
simpanan yang dijamin LPS adalah simpanan December 2025 and 2024 the amount of deposits
sampai dengan Rp2.000.000.000 (nilai penuh) that are guaranteed by LPS amounted to
untuk per nasabah per bank. Rp2,000,000,000 (full amount) for each customer of
each bank.
Berdasarkan peraturan LPS No. 1 tanggal 15 Mei Based on LPS regulation No. 1 dated 15 May 2024
2024 tentang Premi Program Restrukturisasi concerning the Banking Restructuring Program
Perbankan (“PRP”). Setiap Bank yang melakukan Premium (“PRP”). Every bank that conducts
kegiatan usaha di Wilayah Negara Republik business activities in the State Territory of the
Indonesia wajib membayar Premi PRP. Besaran Republic of Indonesia is required to pay PRP
Premi PRP dihitung dari kombinasi kelompok Bank Premiums. The amount of PRP Premium is
berdasarkan jumlah aset dan Tingkat Risiko Bank. calculated from the combination of the Bank's group
Untuk pertama kali, Premi PRP dibayarkan Bank based on the number of assets and the Bank's Risk
kepada LPS untuk periode 1 Januari 2025 sampai Level. For the first time, the PRP Premium is paid by
dengan 31 Desember 2025. the Bank to LPS for the period from 1 January 2025
to 31 December 2025.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank As at 31 December 2025 and 2024, the Bank is a
adalah peserta dari program penjaminan tersebut. participant of the government guarantee program.
Beban penjaminan dana pihak ketiga dan premi Insurance premium related to third party and PRP
PRP yang dijaminkan kepada LPS adalah Premium funds paid to LPS amounted to Rp720,136
Rp720.136 dan Rp599.081 masing-masing untuk and Rp599,081 for the year ended 31 December
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 and 2024, respectively.
2025 dan 2024.
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
Dalam kegiatan normal usaha, Bank melakukan In the normal course of business, the Bank enters
transaksi dengan pihak berelasi. Semua transaksi into certain transactions with related parties. All
dengan pihak berelasi telah dilakukan dengan transactions with related parties have met the
kebijakan dan syarat yang telah disepakati bersama. agreed terms and conditions.
a. Jenis hubungan a. Type of relationships
Pihak berelasi secara entitas dan/atau Related parties from the entity level and/or
manajemen: management are:
Hubungan pihak berelasi sebagai pemegang Related party relationship as the ultimate
saham utama shareholder
Pemerintah Republik Indonesia melalui The Government of Republic of Indonesia through
Kementerian Keuangan Ministry of Finance
118
Page 780
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
a. Jenis hubungan (lanjutan) a. Type of relationships (continued)
Pihak berelasi secara entitas dan/atau Related parties from the entity level and/or
manajemen: (lanjutan) management are: (continued)
Hubungan pihak berelasi sebagai pemegang Related party relationship as the controlling
saham pengendali shareholder
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Hubungan pihak berelasi sebagai pemegang Related party relationship as the shareholder
saham
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT BRI Danareksa Sekuritas PT BRI Danareksa Sekuritas
PT BNI Life Insurance PT BNI Life Insurance
PT Mandiri Sekuritas PT Mandiri Sekuritas
PT BNI Sekuritas PT BNI Sekuritas
PT Jasa Raharja PT Jasa Raharja
Perum Jamkrindo Perum Jamkrindo
PT ASABRI (Persero) PT ASABRI (Persero)
PT Axa Mandiri Financial Service PT Axa Mandiri Financial Service
Entitas dan lembaga pemerintah Government entities and institutions
BPJS Kesehatan BPJS Kesehatan
BPJS Ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan
Dana Pensiun Bank Mandiri Dana Pensiun Bank Mandiri
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
Perum BULOG Perum BULOG
Perum DAMRI Perum DAMRI
Perum Jasa Tirta I Perum Jasa Tirta I
Perum Jasa Tirta II Perum Jasa Tirta II
Perum Percetakan Negara Republik Indonesia Perum Percetakan Negara Republik Indonesia
Perum Perhutani Perum Perhutani
Perum Perumnas Perum Perumnas
Perum Peruri Perum Peruri
Perusahaan Penerbit SBSN Indonesia Perusahaan Penerbit SBSN Indonesia
PT Adhi Commuter Properti Tbk PT Adhi Commuter Properti Tbk
PT Adhi Jalintim Riau PT Adhi Jalintim Riau
PT Adhi Karya (Persero) Tbk PT Adhi Karya (Persero) Tbk
PT Adhi Persada Beton PT Adhi Persada Beton
PT Adhi Persada Gedung PT Adhi Persada Gedung
PT Adhi Persada Properti PT Adhi Persada Properti
PT Aero Globe Indonesia PT Aero Globe Indonesia
PT Aerofood Indonesia PT Aerofood Indonesia
PT Aerojasa Cargo PT Aerojasa Cargo
PT Agro Medika Nusantara PT Agro Medika Nusantara
PT Agro Sinergi Nusantara PT Agro Sinergi Nusantara
PT Alur Pelayaran Barat Surabaya PT Alur Pelayaran Barat Surabaya
PT Amarta Karya (Persero) PT Amarta Karya (Persero)
PT Aneka Tambang Tbk PT Aneka Tambang Tbk
PT Angkasa Pura I PT Angkasa Pura I
PT Angkasa Pura II PT Angkasa Pura II
PT Angkasa Pura Hotel PT Angkasa Pura Hotel
PT Angkasa Pura Kargo PT Angkasa Pura Kargo
PT Angkasa Pura Logistik PT Angkasa Pura Logistik
PT Angkasa Pura Properti PT Angkasa Pura Properti
PT Angkasa Pura Sarana Digital PT Angkasa Pura Sarana Digital
PT Angkasa Pura Solusi PT Angkasa Pura Solusi
PT Angkasa Pura Solusi Integra PT Angkasa Pura Solusi Integra
PT Angkasa Pura Supports PT Angkasa Pura Supports
119
Page 781
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
a. Jenis hubungan (lanjutan) a. Type of relationships (continued)
Entitas dan lembaga pemerintah (lanjutan) Government entities and institutions (continued)
PT Angkasa Pura Retail PT Angkasa Pura Retail
PT Antam Resourcindo PT Antam Resourcindo
PT ASABRI (Persero) PT ASABRI (Persero)
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)
PT Asuransi Asei Indonesia PT Asuransi Asei Indonesia
PT Asuransi BRI Life PT Asuransi BRI Life
PT Asuransi Jasa Indonesia PT Asuransi Jasa Indonesia
PT Asuransi Jasa Indonesia Syariah PT Asuransi Jasa Indonesia Syariah
PT Asuransi Jasa Raharja (Persero) PT Asuransi Jasa Raharja (Persero)
PT Asuransi Jiwa IFG PT Asuransi Jiwa IFG
PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia
PT Asuransi Jiwa Taspen PT Asuransi Jiwa Taspen
PT Asuransi Jiwasraya (Persero) PT Asuransi Jiwasraya (Persero)
PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero)
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk
PT Aviasi Pariwisata Indonesia PT Aviasi Pariwisata Indonesia
PT AXA Mandiri Financial Services PT AXA Mandiri Financial Services
PT Bahana Artha Ventura PT Bahana Artha Ventura
PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia
PT Bahana Sekuritas PT Bahana Sekuritas
PT Bahana TCW Investment Management PT Bahana TCW Investment Management
PT Bakti Timah Medika PT Bakti Timah Medika
PT Balai Pustaka PT Balai Pustaka
PT Bandara International Batam PT Bandara International Batam
PT Bank Mandiri Taspen PT Bank Mandiri Taspen
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PT Bank Raya Indonesia Tbk PT Bank Raya Indonesia Tbk
PT Barata Indonesia (Persero) PT Barata Indonesia (Persero)
PT Baturaja Multi Usaha PT Baturaja Multi Usaha
PT Berdikari PT Berdikari
PT Berdikari Logistik Indonesia PT Berdikari Logistik Indonesia
PT Berkah Industri Mesin Angkat PT Berkah Industri Mesin Angkat
PT Berkah Multi Cargo PT Berkah Multi Cargo
PT Berlian Jasa Terminal Indonesia PT Berlian Jasa Terminal Indonesia
PT Berlian Manyar Sejahtera PT Berlian Manyar Sejahtera
PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) PT Bhanda Ghara Reksa (Persero)
PT Bina Karya (Persero) PT Bina Karya (Persero)
PT Bio Farma (Persero) PT Bio Farma (Persero)
PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero)
PT BNI Asset Management PT BNI Asset Management
PT BNI Sekuritas PT BNI Sekuritas
PT Borneo Alumina Indonesia PT Borneo Alumina Indonesia
PT Boma Bisma Indra PT Boma Bisma Indra
PT Brantas Abipraya (Persero) PT Brantas Abipraya (Persero)
PT Brantas Total Energi PT Brantas Total Energi
PT BRI Asuransi Indonesia PT BRI Asuransi Indonesia
PT BRI Manajemen Investasi PT BRI Manajemen Investasi
PT BRI Ventura Investama PT BRI Ventura Investama
PT Bukit Asam Medika PT Bukit Asam Medika
PT Bukit Asam Tbk PT Bukit Asam Tbk
PT Bukit Energi Investama PT Bukit Energi Investama
PT Bukit Multi Properti PT Bukit Multi Properti
PT Bukit Prima Bahari PT Bukit Prima Bahari
PT Bukit Multi Investama PT Bukit Multi Investama
PT Bumi Daya Plaza PT Bumi Daya Plaza
PT Bumi Sawindo Permai PT Bumi Sawindo Permai
PT Cinere Serpong Jaya PT Cinere Serpong Jaya
PT Citilink Indonesia PT Citilink Indonesia
PT Citra Lautan Teduh PT Citra Lautan Teduh
PT Cut Meutia Medika Nusantara PT Cut Meutia Medika Nusantara
PT Dahana PT Dahana
PT Danareksa Capital PT Danareksa Capital
120
Page 782
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
a. Jenis hubungan (lanjutan) a. Type of relationships (continued)
Entitas dan lembaga pemerintah (lanjutan) Government entities and institutions (continued)
PT Danareksa Finance PT Danareksa Finance
PT Danareksa (Persero) PT Danareksa (Persero)
PT Danareksa Investment Management PT Danareksa Investment Management
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
PT Dirgantara Indonesia (Persero) PT Dirgantara Indonesia (Persero)
PT Djakarta Lloyd (Persero) PT Djakarta Lloyd (Persero)
PT Dok dan Perkapalan Air Kantung PT Dok dan Perkapalan Air Kantung
PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero) PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero)
PT Elnusa Petrofin PT Elnusa Petrofin
PT Elnusa Tbk PT Elnusa Tbk
PT Elnusa Fabrikasi Konstruksi PT Elnusa Fabrikasi Konstruksi
PT Emas Antam Indonesia PT Emas Antam Indonesia
PT Energi Agro Nusantara PT Energi Agro Nusantara
PT Energi Pelabuhan Indonesia PT Energi Pelabuhan Indonesia
PT Energy Management Indonesia (Persero) PT Energy Management Indonesia (Persero)
PT Equiport Inti Indonesia PT Equiport Inti Indonesia
PT Estika Daya Mandiri PT Estika Daya Mandiri
PT Finnet Indonesia PT Finnet Indonesia
PT Fintek Karya Nusantara PT Fintek Karya Nusantara
PT Gag Nikel PT Gag Nikel
PT Games Karya Nusantara PT Games Karya Nusantara
PT Gapura Angkasa PT Gapura Angkasa
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk
PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk
PT Graha Investama Bersama PT Graha Investama Bersama
PT Graha Niaga Tata Utama PT Graha Niaga Tata Utama
PT Graha Sarana Duta PT Graha Sarana Duta
PT Griyaton Indonesia PT Griyaton Indonesia
PT Hakaaston PT Hakaaston
PT Haleyora Powerindo PT Haleyora Powerindo
PT HK Realtindo PT HK Realtindo
PT Hutama Karya (Persero) PT Hutama Karya (Persero)
PT Hutama Karya Infrastruktur PT Hutama Karya Infrastruktur
PT Hutama Mambelim Trans Papua PT Hutama Mambelim Trans Papua
PT Indofarma Global Medika PT Indofarma Global Medika
PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero)
PT Indonesia Aluminium Alloy PT Indonesia Aluminium Alloy
PT Indonesia Chemical Alumina PT Indonesia Chemical Alumina
PT Indonesia Coal Resources PT Indonesia Coal Resources
PT Indonesia Comnets Plus PT Indonesia Comnets Plus
PT Indonesia Connectivity Investasi PT Indonesia Connectivity Investasi
PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk
PT Indonesia Power PT Indonesia Power
PT Indopelita Aircraft Services PT Indopelita Aircraft Services
PT Indra Karya (Persero) PT Indra Karya (Persero)
PT Industri Kapal Indonesia (Persero) PT Industri Kapal Indonesia (Persero)
PT Industri Karet Nusantara PT Industri Karet Nusantara
PT Industri Kemasan Semen Gresik PT Industri Kemasan Semen Gresik
PT Industri Kereta Api (Persero) PT Industri Kereta Api (Persero)
PT Industri Nabati Lestari PT Industri Nabati Lestari
PT Infomedia Nusantara PT Infomedia Nusantara
PT Infomedia Solusi Humanika PT Infomedia Solusi Humanika
PT Inhutani I PT Inhutani I
PT Inhutani Distrik PT Inhutani Distrik
PT Inka Multi Solusi PT Inka Multi Solusi
PT Inka Multi Solusi Service PT Inka Multi Solusi Service
PT Inka Multi Solusi Trading PT Inka Multi Solusi Trading
PT Inspeksi Sertifikasi dan Survey Indonesia PT Inspeksi Sertifikasi dan Survey Indonesia
121
Page 783
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
a. Jenis hubungan (lanjutan) a. Type of relationships (continued)
Entitas dan lembaga pemerintah (lanjutan) Government entities and institutions (continued)
PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah
PT Jasa Armada Indonesia Tbk PT Jasa Armada Indonesia Tbk
PT Jasa Marga (Persero) Tbk PT Jasa Marga (Persero) Tbk
PT Jasa Prima Logistik Bulog PT Jasa Prima Logistik Bulog
PT Jasa Raharja PT Jasa Raharja
PT Jasa Tirta Energi PT Jasa Tirta Energi
PT Jasa Tirta Luhur PT Jasa Tirta Luhur
PT Jasamarga Balikpapan Samarinda PT Jasamarga Balikpapan Samarinda
PT Jasamarga Gempol Pasuruan PT Jasamarga Gempol Pasuruan
PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek
PT Jasamarga Japek Selatan PT Jasamarga Japek Selatan
PT Jasamarga Jogja Solo PT Jasamarga Jogja Solo
PT Jasamarga Kualanamu Tol PT Jasamarga Kualanamu Tol
PT Jasamarga Kunciran Cengkareng PT Jasamarga Kunciran Cengkareng
PT Jasamarga Manado Bitung PT Jasamarga Manado Bitung
PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri
PT Jasamarga Pandaan Malang PT Jasamarga Pandaan Malang
PT Jasamarga Related Business PT Jasamarga Related Business
PT Jasamarga Solo Ngawi PT Jasamarga Solo Ngawi
PT Jasamarga Surabaya Mojokerto PT Jasamarga Surabaya Mojokerto
PT Jasamarga Tollroad Maintenance PT Jasamarga Tollroad Maintenance
PT Jasamarga Tollroad Operator PT Jasamarga Tollroad Operator
PT Jasamarga Transjawa Tol PT Jasamarga Transjawa Tol
PT Jasaraharja Putera PT Jasaraharja Putera
PT Jembatan Nusantara PT Jembatan Nusantara
PT KA Properti Manajemen PT KA Properti Manajemen
PT Kalimantan Agro Nusantara PT Kalimantan Agro Nusantara
PT Kalimantan Jawa Gas PT Kalimantan Jawa Gas
PT Kaltim Adhiguna Dermaga PT Kaltim Adhiguna Dermaga
PT Kaltim Daya Mandiri PT Kaltim Daya Mandiri
PT Kaltim Industrial Estate PT Kaltim Industrial Estate
PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero)
PT Kawasan Industri Gresik PT Kawasan Industri Gresik
PT Kawasan Industri Makassar PT Kawasan Industri Makassar
PT Kawasan Industri Nusantara PT Kawasan Industri Nusantara
PT Kawasan Industri Terpadu Batang PT Kawasan Industri Terpadu Batang
PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero) PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero)
PT KBN Graha Medika PT KBN Graha Medika
PT KBN Prima Logistik PT KBN Prima Logistik
PT Kereta Api Indonesia (Persero) PT Kereta Api Indonesia (Persero)
PT Kereta Api Logistik PT Kereta Api Logistik
PT Kereta Api Pariwisata PT Kereta Api Pariwisata
PT Kereta Commuter Indonesia PT Kereta Commuter Indonesia
PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara
PT Kilang Pertamina Balikpapan PT Kilang Pertamina Balikpapan
PT Kimia Farma Apotek PT Kimia Farma Apotek
PT Kimia Farma Diagnostika PT Kimia Farma Diagnostika
PT Kimia Farma Tbk PT Kimia FarmaTbk
PT Kimia Farma Trading & Distribution PT Kimia Farma Trading & Distribution
PT Kliring Berjangka Indonesia PT Kliring Berjangka Indonesia
PT Kodja Terramarin PT Kodja Terramarin
PT Krakatau Bandar Samudera PT Krakatau Bandar Samudera
PT Krakatau Daya Listrik PT Krakatau Daya Listrik
PT Krakatau Global Trading PT Krakatau Global Trading
PT Krakatau Industrial Estate Cilegon PT Krakatau Industrial Estate Cilegon
PT Krakatau Information Technology PT Krakatau Information Technology
PT Krakatau Jasa Industri PT Krakatau Jasa Industri
PT Krakatau Jasa Logistik PT Krakatau Jasa Logistik
PT Krakatau Samudera PT Krakatau Samudera
122
Page 784
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
a. Jenis hubungan (lanjutan) a. Type of relationships (continued)
Entitas dan lembaga pemerintah (lanjutan) Government entities and institutions (continued)
PT Krakatau National Resources PT Krakatau National Resources
PT Krakatau Perbengkelan dan Perawatan PT Krakatau Perbengkelan dan Perawatan
PT Krakatau Pipe Industries PT Krakatau Pipe Industries
PT Krakatau Samudera Solusi PT Krakatau Samudera Solusi
PT Krakatau Sarana Infrastruktur PT Krakatau Sarana Infrastruktur
PT Krakatau Sarana Properti PT Krakatau Sarana Properti
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk PT Krakatau Steel (Persero) Tbk
PT Krakatau Tirta Industri PT Krakatau Tirta Industri
PT Krakatau Tirta Operasi dan Pemeliharaan PT Krakatau Tirta Operasi dan Pemeliharaan
PT Krakatau Wajatama PT Krakatau Wajatama
PT Krida Upaya Tunggal PT Krida Upaya Tunggal
PT Laras Astra Kartika PT Laras Astra Kartika
PT Len Industri (Persero) PT Len Industri (Persero)
PT Mandiri Capital Indonesia PT Mandiri Capital Indonesia
PT Mandiri Manajemen Investasi PT Mandiri Manajemen Investasi
PT Mandiri Tunas Finance PT Mandiri Tunas Finance
PT Mandiri Utama Finance PT Mandiri Utama Finance
PT Marga Trans Nusantara PT Marga Trans Nusantara
PT Mega Eltra PT Mega Eltra
PT Menara Antam Sejahtera PT Menara Antam Sejahtera
PT Metra Digital Media PT Metra Digital Media
PT Mitra Bisnis Madani PT Mitra Bisnis Madani
PT Mitra Rakata PT Mitra Rakata
PT Mitra Tours & Travel PT Mitra Tours & Travel
PT Mitra Transaksi Indonesia PT Mitra Transaksi Indonesia
PT Mitra Utama Madani PT Mitra Utama Madani
PT Mulia Sasmita Bhakti PT Mulia Sasmita Bhakti
PT Multi Sentana Baja PT Multi Sentana Baja
PT Multi Terminal Indonesia PT Multi Terminal Indonesia
PT Multimedia Nusantara PT Multimedia Nusantara
PT Nindya Beton PT Nindya Beton
PT Nindya Karya (Persero) PT Nindya Karya (Persero)
PT Nuon Digital Indonesia PT Nuon Digital Indonesia
PT Nusa Karya Arindo PT Nusa Karya Arindo
PT Nusa Pratama Property PT Nusa Pratama Property
PT Nusantara Medika Utama PT Nusantara Medika Utama
PT Nusantara Regas PT Nusantara Regas
PT Nusantara Sebelas Medika PT Nusantara Sebelas Medika
PT Nusantara Terminal Services PT Nusantara Terminal Services
PT Nusantara Turbin Dan Propulsi PT Nusantara Turbin Dan Propulsi
PT Paguntaka Cahaya Nusantara PT Paguntaka Cahaya Nusantara
PT PAL Indonesia (Persero) PT PAL Indonesia (Persero)
PT PAL Marine Services PT PAL Marine Services
PT PANN Pembiayaan Maritim PT PANN Pembiayaan Maritim
PT Patra Drilling Contractor PT Patra Drilling Contractor
PT Patra Logistik PT Patra Logistik
PT Patra Nusa Data PT Patra Nusa Data
PT Patra Telekomunikasi Indonesia PT Patra Telekomunikasi Indonesia
PT Patra Trading PT Patra Trading
PT Pegadaian PT Pegadaian
PT Pelabuhan Bukit Prima PT Pelabuhan Bukit Prima
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) PT Pelabuhan Indonesia I (Persero)
PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)
PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero)
PT Pelabuhan Indonesia Investama PT Pelabuhan Indonesia Investama
PT Pelabuhan Tanjung Priok PT Pelabuhan Tanjung Priok
PT Pelayanan Energi Batam PT Pelayanan Energi Batam
PT Pelayaran Bahtera Adhiguna PT Pelayaran Bahtera Adhiguna
123
Page 785
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
a. Jenis hubungan (lanjutan) a. Type of relationships (continued)
Entitas dan lembaga pemerintah (lanjutan) Government entities and institutions (continued)
PT Pelindo Husada Citra PT Pelindo Husada Citra
PT Pelindo Jasa Maritim PT Pelindo Jasa Maritim
PT Pelindo Marine Service PT Pelindo Marine Service
PT Pelindo Multi Terminal PT Pelindo Multi Terminal
PT Pelindo Properti Indonesia PT Pelindo Properti Indonesia
PT Pelindo Solusi Logistik PT Pelindo Solusi Logistik
PT Pelindo Terminal Petikemas PT Pelindo Terminal Petikemas
PT Pelita Air Service PT Pelita Air Service
PT Pemalang Batang Tol Road PT Pemalang Batang Tol Road
PT Penajam International Terminal PT Penajam International Terminal
PT Pengembang Pelabuhan Indonesia PT Pengembang Pelabuhan Indonesia
PT Pengerukan Indonesia PT Pengerukan Indonesia
PT Pengusahaan Daerah Industri Pulau Batam PT Pengusahaan Daerah Industri Pulau Batam
(Persero) (Persero)
PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero)
PT Penjaminan Jamkrindo Syariah PT Penjaminan Jamkrindo Syariah
PT Perikanan Indonesia PT Perikanan Indonesia
PT Perikanan Nusantara (Persero) PT Perikanan Nusantara (Persero)
PT Perkebunan Nusantara I PT Perkebunan Nusantara I
PT Perkebunan Nusantara II PT Perkebunan Nusantara II
PT Perkebunan Nusantara III (Persero) PT Perkebunan Nusantara III (Persero)
PT Perkebunan Nusantara IV PT Perkebunan Nusantara IV
PT Perkebunan Nusantara VI PT Perkebunan Nusantara VI
PT Perkebunan Nusantara VII PT Perkebunan Nusantara VII
PT Perkebunan Nusantara VIII PT Perkebunan Nusantara VIII
PT Perkebunan Nusantara X PT Perkebunan Nusantara X
PT Perkebunan Nusantara XII PT Perkebunan Nusantara XII
PT Perkebunan Nusantara XIII PT Perkebunan Nusantara XIII
PT Perkebunan Nusantara XIV PT Perkebunan Nusantara XIV
PT Permata Graha Nusantara PT Permata Graha Nusantara
PT Permodalan Nasional Madani (Persero) PT Permodalan Nasional Madani (Persero)
PT Perta Arun Gas PT Perta Arun Gas
PT Pertagas Niaga PT Pertagas Niaga
PT Pertamina (Persero) PT Pertamina (Persero)
PT Pertamina Bina Medika IHC PT Pertamina Bina Medika IHC
PT Pertamina Drilling Services Indonesia PT Pertamina Drilling Services Indonesia
PT Pertamina EP PT Pertamina EP
PT Pertamina Gas PT Pertamina Gas
PT Pertamina Hulu Indonesia PT Pertamina Hulu Indonesia
PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur
PT Pertamina Hulu Mahakam PT Pertamina Hulu Mahakam
PT Pertamina Hulu Rokan PT Pertamina Hulu Rokan
PT Pertamina International Shipping PT Pertamina International Shipping
PT Pertamina Lubricants PT Pertamina Lubricants
PT Pertamina Maintenance and Construction PT Pertamina Maintenance and Construction
PT Pertamina Marine Solutions PT Pertamina Marine Solutions
PT Pertamina Patra Niaga PT Pertamina Patra Niaga
PT Pertamina Pedeve Indonesia PT Pertamina Pedeve Indonesia
PT Pertamina Power Indonesia PT Pertamina Power Indonesia
PT Pertamina Retail PT Pertamina Retail
PT Pertamina Training & Consulting PT Pertamina Training & Consulting
PT Pertamina Trans Kontinental PT Pertamina Trans Kontinental
PT Pertani (Persero) PT Pertani (Persero)
PT Peruri Digital Security PT Peruri Digital Security
PT Peruri Properti PT Peruri Properti
PT Peruri Wira Timur PT Peruri Wira Timur
124
Page 786
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
a. Jenis hubungan (lanjutan) a. Type of relationships (continued)
Entitas dan lembaga pemerintah (lanjutan) Government entities and institutions (continued)
PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero)
PT Perusahaan Perdagangan Indonesia PT Perusahaan Perdagangan Indonesia
PT Pesonna Indonesia Jaya PT Pesonna Indonesia Jaya
PT Pesonna Optima Jasa PT Pesonna Optima Jasa
PT Peteka Karya Tirta PT Peteka Karya Tirta
PT Petrosida Gresik PT Petrosida Gresik
PT Pelita Indonesia Djaya PT Pelita Indonesia Djaya
PT PG Rajawali II PT PG Rajawali II
PT PGAS Telekomunikasi Nusantara PT PGAS Telekomunikasi Nusantara
PT Phapros Tbk PT Phapros Tbk
PT PIM Prima Medika PT PIM Prima Medika
PT Pindad (Persero) PT Pindad (Persero)
s
PT Pindad Abhipraya Santosa PT Pindad Abhipraya Santosa
PT Pindad Enjiniring Indonesia PT Pindad Enjiniring Indonesia
PT Pindad International Logistic PT Pindad International Logistic
PT Pindad Medika Utama PT Pindad Medika Utama
PT PLN Energi Gas PT PLN Energi Gas
PT PLN Energi Primer Indonesia PT PLN Energi Primer Indonesia
PT PLN Nusantara Power PT PLN Nusantara Power
PT PLN Nusantara Renewables PT PLN Nusantara Renewables
PT PNM Investment Management PT PNM Investment Management
PT PNM Ventura Syariah PT PNM Ventura Syariah
PT PNM Venture Capital PT PNM Venture Capital
PT Pos Indonesia (Persero) PT Pos Indonesia (Persero)
PT Pos Logistik Indonesia PT Pos Logistik Indonesia
PT Pos Properti Indonesia PT Pos Properti Indonesia
PT PP (Persero) Tbk PT PP (Persero) Tbk
PT PP Infrastruktur PT PP Infrastruktur
PT PP Presisi Tbk PT PP Presisi Tbk
PT PP Properti Tbk PT PP Properti Tbk
PT PP Semarang Demak PT PP Semarang Demak
PT PP Sinergi Banjaratma PT PP Sinergi Banjaratma
PT PP Tirta Riau PT PP Tirta Riau
PT PP Urban PT PP Urban
PT PPRO Sampurna Jaya PT PPRO Sampurna Jaya
PT Pratama Mitra Sejati PT Pratama Mitra Sejati
PT Prima Armada Raya PT Prima Armada Raya
PT Prima Husada Cipta Medan PT Prima Husada Cipta Medan
PT Prima Indonesia Logistik PT Prima Indonesia Logistik
PT Prima Layanan Nasional Enjiniring PT Prima Layanan Nasional Enjiniring
PT Prima Medica Nusantara PT Prima Medica Nusantara
PT Prima Multi Terminal PT Prima Multi Terminal
PT Prima Pengembangan Kawasan PT Prima Pengembangan Kawasan
PT Produksi Film Negara (Persero) PT Produksi Film Negara (Persero)
PT Pupuk Indonesia (Persero) PT Pupuk Indonesia (Persero)
PT Pupuk Indonesia Niaga PT Pupuk Indonesia Niaga
PT Pupuk Iskandar Muda PT Pupuk Iskandar Muda
PT Pupuk Kalimantan Timur PT Pupuk Kalimantan Timur
PT Pupuk Kujang Cikampek PT Pupuk Kujang Cikampek
PT Pupuk Sriwidjaja PT Pupuk Sriwidjaja
PT Rajawali Citramass PT Rajawali Citramass
PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)
PT Rajawali Nusindo PT Rajawali Nusindo
PT Rajawali Tanjungsari Enjiniring PT Rajawali Tanjungsari Enjiniring
PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero)
PT Reasuransi Nasional Indonesia PT Reasuransi Nasional Indonesia
PT Reasuransi Syariah Indonesia PT Reasuransi Syariah Indonesia
PT Rekayasa Engineering PT Rekayasa Engineering
125
Page 787
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
a. Jenis hubungan (lanjutan) a. Type of relationships (continued)
Entitas dan lembaga pemerintah (lanjutan) Government entities and institutions (continued)
PT Rekayasa Industri PT Rekayasa Industri
PT Reska Multi Usaha PT Reska Multi Usaha
PT Riset Perkebunan Nusantara PT Riset Perkebunan Nusantara
PT Rolas Nusantara Medika PT Rolas Nusantara Medika
PT Rumah Sakit Pelabuhan PT Rumah Sakit Pelabuhan
PT Rumah Sakit Pelni PT Rumah Sakit Pelni
PT Sahung Brantas Energi PT Sahung Brantas Energi
PT Saka Energi Indonesia PT Saka Energi Indonesia
PT Sang Hyang Seri PT Sang Hyang Seri
PT Sarana Aceh Ventura PT Sarana Aceh Ventura
PT Sarana Bandar Nasional PT Sarana Bandar Nasional
PT Sarana Jakarta Ventura PT Sarana Jakarta Ventura
PT Sarana Jambi Ventura PT Sarana Jambi Ventura
PT Sarana Jatim Ventura PT Sarana Jatim Ventura
PT Sarana Kalbar Ventura PT Sarana Kalbar Ventura
PT Sarana Kalteng Ventura PT Sarana Kalteng Ventura
PT Sarana Kaltim Ventura PT Sarana Kaltim Ventura
PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
PT Sei Mangkei Nusantara Tiga PT Sei Mangkei Nusantara Tiga
PT Semen Baturaja (Persero) Tbk PT Semen Baturaja (Persero) Tbk
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
PT Semen Indonesia Beton PT Semen Indonesia Beton
PT Semen Indonesia Logistik PT Semen Indonesia Logistik
1
PT Semen Padang PT Semen Padang
PT Senggigi Pratama Internasional PT Senggigi Pratama Internasional
PT Sepatim Batamtama PT Sepatim Batamtama
PT Sigma Cipta Caraka PT Sigma Cipta Caraka
PT Sigma Cipta Utama PT Sigma Cipta Utama
PT Sigma Mitra Sejati PT Sigma Mitra Sejati
PT Sinergi Colomadu PT Sinergi Colomadu
PT Sinergi Gula Nusantara PT Sinergi Gula Nusantara
PT Sinergi Mitra Investama PT Sinergi Mitra Investama
PT Sinergi Mitra Lestari Indonesia PT Sinergi Mitra Lestari Indonesia
PT Sinkona Indonesia Lestari PT Sinkona Indonesia Lestari
PT Solusi Bangun Beton PT Solusi Bangun Beton
PT Solusi Bangun Indonesia Tbk PT Solusi Bangun Indonesia Tbk
PT Solusi Bangun Andalas PT Solusi Bangun Andalas
PT Sri Pamela Medika Nusantara PT Sri Pamela Medika Nusantara
PT Sucofindo PT Sucofindo
PT Sucofindo Advisory Utama PT Sucofindo Advisory Utama
PT Sucofindo Episi PT Sucofindo Episi
PT Sumberdaya Arindo PT Sumberdaya Arindo
PT Surabaya Industrial Estate Rungkut PT Surabaya Industrial Estate Rungkut
PT Surveyor Indonesia (Persero) PT Surveyor Indonesia (Persero)
PT Surya Energi Indotama PT Surya Energi Indotama
PT Swadharma Sarana Informatika PT Swadharma Sarana Informatika
PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, & PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, &
Ratu Boko Ratu Boko
PT Tanjung Emas Daya Sejahtera PT Tanjung Emas Daya Sejahtera
PT Taspen (Persero) PT Taspen (Persero)
PT Taspen Abadi Sentosa PT Taspen Abadi Sentosa
PT Telekomunikasi Selular PT Telekomunikasi Selular
PT Telemedia Dinamika Sarana PT Telemedia Dinamika Sarana
PT Telkom Akses PT Telkom Akses
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
PT Telkom Satelit Indonesia PT Telkom Satelit Indonesia
126
Page 788
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
a. Jenis hubungan (lanjutan) a. Type of relationships (continued)
Entitas dan lembaga pemerintah (lanjutan) Government entities and institutions (continued)
PT Telkomsel Ekosistem Digital PT Telkomsel Ekosistem Digital
PT Telkomsel Mitra Inovasi PT Telkomsel Mitra Inovasi
PT Terang Wahana Hijau PT Terang Wahana Hijau
PT Terminal Petikemas Surabaya PT Terminal Petikemas Surabaya
PT Terminal Teluk Lamong PT Terminal Teluk Lamong
PT Timah Karya Persada Properti PT Timah Karya Persada Properti
PT Timah Tbk PT Timah Tbk
PT Tirta Tangsel Mandiri PT Tirta Tangsel Mandiri
PT Tracon Industri PT Tracon Industri
PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol
PT Tugu Pratama Interindo PT Tugu Pratama Interindo
PT Tugu Reasuransi Indonesia PT Tugu Reasuransi Indonesia
PT Tusam Hutani Lestari PT Tusam Hutani Lestari
PT United Tractors Semen Gresik PT United Tractors Semen Gresik
PT Usaha Gedung Mandiri PT Usaha Gedung Mandiri
PT Varia Usaha Bahari PT Varia Usaha Bahari
PT Varia Usaha Beton PT Varia Usaha Beton
PT Varia Usaha Dharma Segara PT Varia Usaha Dharma Segara
PT Varia Usaha Lintas Segara PT Varia Usaha Lintas Segara
PT Wahana Optima Permai PT Wahana Optima Permai
PT Waskita Beton Precast Tbk PT Waskita Beton Precast Tbk
PT Waskita Karya (Persero) Tbk PT Waskita Karya (Persero) Tbk
PT Waskita Karya Infrastruktur PT Waskita Karya Infrastruktur
PT Waskita Modern Realti PT Waskita Modern Realti
PT Waskita Toll Road PT Waskita Toll Road
PT Widya Tirta Selaras PT Widya Tirta Selaras
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
PT Wijaya Karya Beton Tbk PT Wijaya Karya Beton Tbk
PT Wijaya Karya Bitumen PT Wijaya Karya Bitumen
PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi
PT Wijaya Karya Komponen Beton PT Wijaya Karya Komponen Beton
PT Wijaya Karya Pracetak Gedung PT Wijaya Karya Pracetak Gedung
PT Wijaya Karya Realty PT Wijaya Karya Realty
PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi
PT Wijaya Karya Serang Panimbang PT Wijaya Karya Serang Panimbang
PT Yodya Karya PT Yodya Karya
Pengendalian kegiatan Bank Control on Bank’s activities
Karyawan kunci Key employees
127
Page 789
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
b. Transaksi dengan pihak berelasi b. Transactions with related parties
Dalam kegiatan perbankan, Bank melakukan For banking activities, the Bank has performed
transaksi dengan pihak berelasi sebagai the following transactions with related parties
berikut: as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Aset Assets
Giro dan penempatan pada Current accounts and placements
bank lain (Catatan 6) with other banks (Note 6)
Pemegang saham pengendali 45,330 57,913 Controlling shareholders
Pemegang saham 82,199 70,636 Shareholders
127,529 128,549
Investasi pada surat berharga Investments in marketable securities
(Catatan 7) (Note 7)
Pemegang saham utama 38,332,450 37,381,958 Ultimate shareholders
Pemegang saham pengendali 118,522 113,886 Controlling shareholders
Pemegang saham 40,836 79,568 Shareholders
Entitas dan lembaga pemerintah 479,392 542,225 Government entities and institutions
38,971,200 38,117,637
Tagihan akseptasi (Catatan 8) Acceptance receivables (Note 8)
Pemegang saham pengendali 32,769 31,564 Controlling shareholders
Pemegang saham 5,136 10,868 Shareholders
Entitas dan lembaga pemerintah 67,772 130,019 Government entities and institutions
105,677 172,451
Piutang murabahah (Catatan 9) Murabahah receivables (Note 9)
Entitas dan lembaga pemerintah 16,225 43,504 Government entities and institutions
Karyawan kunci 37,578 23,379 Key employees
53,803 66,883
Pinjaman qardh (Catatan 10) Funds of qardh (Note 10)
Pemegang saham utama 254,164 - Ultimate shareholders
Entitas dan lembaga pemerintah 262,324 908,077 Government entities and institutions
Karyawan kunci 4,021 2,705 Key employees
520,509 910,782
Pembiayaan mudharabah (Catatan 11) Mudharabah financing (Note 11)
Entitas dan lembaga pemerintah 2,000,000 2,000,000 Government entities and institutions
Pembiayaan musyarakah (Catatan 12) Musyarakah financing (Note 12)
Entitas dan lembaga pemerintah 26,051,089 26,065,721 Government entities and institutions
Karyawan kunci 89,199 76,829 Key employees
26,140,288 26,142,550
Jumlah aset dari pihak berelasi 67,919,006 67,538,852 Total assets from related parties
Jumlah aset 456,192,606 408,613,432 Total assets
Persentase jumlah aset dari
pihak berelasi terhadap Percentage of total assets from
jumlah aset 14.89% 16.53% related parties to total assets
128
Page 790
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
b. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) b. Transaction with related parties (continued)
Dalam kegiatan perbankan, Bank melakukan For banking activities, the Bank has performed
transaksi dengan pihak berelasi sebagai the following transactions with related parties
berikut: (lanjutan) as follows: (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera (Catatan 16) Obligations due immediately (Note 16)
Entitas dan lembaga Government entities and
pemerintah 9,601 11,156 institutions
Pemegang saham pengendali - 1,662 Controlling shareholders
9,601 12,818
Simpanan wadiah Wadiah deposits
Giro wadiah (Catatan 18) Wadiah demand deposits (Note 18)
Pemegang saham utama 1,576,032 1,324,124 Ultimate shareholders
Pemegang saham 17,488 372 Shareholders
Entitas dan lembaga Government entities and
pemerintah 1,316,887 1,562,248 institutions
Karyawan kunci 212 101 Key employees
2,910,619 2,886,845
Tabungan wadiah (Catatan 19) Wadiah savings deposits (Note 19)
Pemegang Saham 2 - Shareholders
Entitas dan lembaga Government entities and
pemerintah 2,633 6,077 institutions
Karyawan kunci 14,835 7,824 Key employees
17,470 13,901
Jumlah simpanan wadiah 2,928,089 2,900,746 Total wadiah deposits
Simpanan dari bank lain (Catatan 20) Deposits from other banks (Note 20)
Giro wadiah Wadiah demand deposits
Pemegang saham 56 81 Shareholders
Entitas dan lembaga pemerintah 1,119 1,288 Government entities and institutions
1,175 1,369
Sertifikat Pengelolaan Dana
Berdasarkan Prinsip Syariah Sharia Compliant Interbank
Antarbank (“SIPA”) Fund Management Certificate (“SIPA”)
Pemegang saham pengendali - 200,834 Controlling shareholders
Jumlah simpanan bank lain 1,175 202,203 Total deposits from other banks
Liabilitas akseptasi Acceptance liabilities
Pemegang saham pengendali 55,777 65,402 Controlling shareholders
Pemegang saham 97,425 14,205 Shareholders
Entitas dan lembaga pemerintah 41,422 32,746 Government entities and institutions
194,624 112,353
Liabilitas imbalan kerja Employee benefit liablities
Karyawan kunci 23,215 29,680 Key employees
Jumlah liabilitas dari Total liabilities
pihak berelasi 3,156,704 3,257,800 from related parties
Jumlah liabilitas 104,929,242 102,281,321 Total liabilities
Persentase jumlah liabilitas
dari pihak berelasi Percentage of total liabilities from
terhadap jumlah liabilitas 3.01% 3.19% related parties to total liabilities
129
Page 791
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
b. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) b. Transaction with related parties (continued)
Dalam kegiatan perbankan, Bank melakukan For banking activities, the Bank has performed
transaksi dengan pihak berelasi sebagai the following transactions with related parties
berikut: (lanjutan) as follows: (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Dana syirkah temporer Temporary syirkah funds
Giro mudharabah (Catatan 24) Mudharabah demand deposits (Note 24)
Pemegang saham utama 2,968,277 5,977,295 Ultimate shareholders
Pemegang saham 104,226 25,542 Shareholders
Entitas dan lembaga pemerintah 16,212,011 13,811,052 Government entities and institutions
19,284,514 19,813,889
Tabungan mudharabah Mudharabah savings deposits
(Catatan 25) (Note 25)
Pemegang saham 102 - Shareholders
Entitas dan lembaga pemerintah 1,017,825 338,761 Government entities and institutions
Karyawan kunci 90,246 37,007 Key employees
1,108,173 375,768
Deposito mudharabah Mudharabah time deposits
(Catatan 26) (Note 26)
Pemegang saham utama 10,000,000 - Ultimate Shareholders
Pemegang saham 185,220 29,200 Shareholders
Entitas dan lembaga pemerintah 36,843,756 38,037,617 Government entities and institutions
Karyawan kunci 39,316 55,652 Key employees
47,068,292 38,122,469
Sertifikat Investasi Mudharabah Interbank Mudharabah
Antarbank (“SIMA”) (Catatan 27) Investment Certificate (“SIMA”) (Note 27)
Pemegang saham pengendali 450,000 482,850 Controlling shareholders
Pemegang saham 100,000 402,375 Shareholders
550,000 885,225
Sukuk mudharabah Issued mudharabah
diterbitkan (Catatan 28) sukuk (Note 28)
Pemegang saham pengendali 100,000 50,000 Controlling shareholders
Pemegang saham 360,500 34,500 Shareholders
Entitas dan lembaga pemerintah 747,000 281,000 Government entities and institutions
1,207,500 365,500
Sukuk mudharabah Subordinated sukuk
subordinasi (Catatan 29) mudharabah (Note 29)
Entitas dan lembaga pemerintah 55,000 60,000 Government entities and institutions
Jumlah dana syirkah temporer Total temporary syirkah funds
dari pihak berelasi 69,273,479 59,622,851 from related parties
Jumlah dana syirkah temporer 299,310,490 261,290,539 Total temporary syirkah funds
Persentase jumlah dana syirkah
temporer dari pihak berelasi Percentage of total temporary syirkah
terhadap jumlah dana funds from related parties to
syirkah temporer 23.14% 22.82% total temporary syirkah funds
Gaji dan tunjangan, bonus kinerja, imbalan jangka Salaries and allowances, performance based
panjang untuk Dewan Komisaris dan Direksi untuk bonus, long-term benefits for the Board of
periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember Commissioners and the Board of Directors for the
2025 dan 2024 sebesar Rp199.730 dan Rp174.879 period ended 31 December 2025 and 2024 are
atau 1,46% dan 1,48% dari jumlah beban Rp199,730 and Rp174,879 or 1.46% and 1.48% of
operasional. total operating expenses.
130
Page 792
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
46. MANAJEMEN RISIKO 46. RISK MANAGEMENT
Bank dalam menjalankan usahanya senantiasa In running its business, the Bank is always faced
dihadapkan pada berbagai risiko. Perkembangan with various risks. Rapid developments in the
yang pesat pada lingkungan eksternal dan internal Bank's external and internal environment have also
Bank juga menyebabkan risiko yang dihadapi Bank caused the risks faced by the Bank to become
menjadi semakin kompleks. Maka dari itu, agar increasingly complex. Therefore, in order to be able
dapat beradaptasi dan mampu bersaing dalam to adapt and be able to compete in the business
lingkungan bisnis, Bank dituntut untuk mampu environment, the Bank is required to be able to
menerapkan manajemen risiko yang andal dan implement reliable and systematic risk
sistematis. Prinsip-prinsip manajemen risiko yang management. The applied risk management
diterapkan harus dapat mendukung Bank untuk principles must be able to support the Bank in being
lebih berhati-hati seiring dengan perkembangan more prudent in line with the increasingly advanced
kegiatan usaha dan operasional perbankan yang developments in business activities and banking
semakin maju. operations.
a. Risiko kredit a. Credit risk
Risiko kredit adalah risiko akibat kegagalan Credit risk is the risk arising from the failure of
nasabah atau pihak lain dalam memenuhi customers or other parties to fulfill their
kewajiban kepada Bank sesuai dengan obligations to the Bank as per the agreed
perjanjian yang disepakati, termasuk risiko contract, including credit risk due to debtor
kredit akibat kegagalan debitur, risiko failure, counterparty credit risk, settlement risk,
konsentrasi kredit (counterparty credit risk), and credit risk due to country risk.
risiko kredit akibat kegagalan penyelesaian
(settlement risk) dan risiko kredit akibat country
risk.
Pengelolaan risiko kredit yang dilakukan Bank The credit risk management carried out by the
antara lain dengan meningkatkan Bank are by improving the balance between
keseimbangan antara ekspansi pembiayaan healthy financing expansion and financing
yang sehat dan pengelolaan pembiayaan management by taking into account the
dengan memperhatikan prinsip prudensialitas principle of prudentiality to avoid a decrease in
agar terhindar dari penurunan kualitas the quality of financing. In addition, the Bank
pembiayaan. Selain itu, Bank juga berupaya also seeks to reduce credit risk exposure
untuk mengurangi eksposur risiko kredit, di through various credit risk mitigation by using a
antaranya melalui berbagai langkah mitigasi number of techniques, such as collateral and
risiko kredit dengan menggunakan sejumlah third party guarantees.
teknik seperti agunan dan jaminan pihak ketiga.
Bank melakukan pengelolaan risiko kredit The Bank manages credit risk by:
melalui:
a. Pembiayaan Wholesale a. Wholesale Financing
1. Perencanaan Pembiayaan 1. Financing Planning
a) Setting risk koridor a) Setting risk corridor
b) Anchor client dan client tiering b) Anchor client and client tiering
c) Manajemen limit dan manajemen c) Limit and pipeline management
pipeline
d) Portfolio guideline d) Portfolio guideline
2. Proses Akuisisi 2. Acquisition Process
a) Proses analisa nasabah yang a) Comprehensive customer’s due
komprehensif diligence
b) Assessment risiko nasabah b) Risk assessment for wholesale
pembiayaan wholesale melalui financing customers through
financing risk rating financing risk rating
c) Implementasi four eyes principle c) Implementation four eyes principle
d) Pemahaman dan penguasaan d) Understanding and mastery of
proses bisnis business process
e) Risk mitigation melalui term & e) Risk mitigation by term & condition
condition dan covenant and covenant
131
Page 793
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
Bank melakukan pengelolaan risiko kredit The Bank manages credit risk by: (continued)
melalui: (lanjutan)
a. Pembiayaan Wholesale (lanjutan) a. Wholesale Financing (continued)
3. Pemeliharaan & Pemantauan Intensif 3. Maintenance & Intensive Monitoring
a) Monitoring portfolio mix a) Portfolio mix monitoring
b) Account mapping dan klasifikasi b) Mapping account and risk
risiko classification
c) Reviu tahunan c) Annual review
d) Watchlist alert d) Watchlist alert
e) Evaluasi Financing Risk Rating e) Financing Risk Rating Evaluation
f) Evaluasi Cadangan Kerugian f) Allowance for Impairment Losses
Penurunan Nilai (“CKPN”) (“CKPN”) Evaluation
g) Pemantauan pemenuhan g) Covenant fulfillment monitoring
covenant
h) Pemantauan second way out h) Second way out monitoring
i) Evaluasi Portfolio Guidline i) Portfolio Guidline Evaluation
4. Optimal Collection & Recovery 4. Optimal Collection & Recovery
a) Restrukturisasi a) Restructuring
b) Pemetaan nasabah sesuai b) Customer mapping based on
kuadran dan penetapan strategi quadrants and setting strategy as
serta action plan well as action plan
c) Penyiapan infrastruktur & sistem c) Preparation of Collection &
Collection & Recovery Recovery infrastructure & systems
d) Pemantauan NPF dan Write Off d) NPF and Write Off monitoring
e) Program Booster Collection & e) Booster Collection & Recovery
Recovery Program
b. Pembiayaan Ritel b. Retail Financing
1. Perencanaan Pembiayaan 1. Financing Planning
a) Fokus segmen & penetapan a) Segment focus & determined
targeted customer targeted customer
b) Penetapan RAC & fitur produk b) RAC & product features setting
c) Program produk c) Product program
d) Portfolio Guideline d) Portfolio Guideline
2. Proses Akuisisi 2. Acquisition Process
a) Memastikan akuisisi nasabah a) Ensuring customer acquisition
sesuai target pasar, fitur produk based on target market, product
dan RAC features and RAC
b) Assessment risiko nasabah b) Risk assessment for retail
pembiayaan ritel melalui scoring financing customers through
scoring
c) Implementasi four eyes principle c) The four eyes principle
implementation
d) Proses verifikasi: pendapatan, d) Verification process: income,
dokumen dan nasabah document and customer
e) Implementasi scoring model e) Scoring model implementation
3. Pemeliharaan & Pemantauan Intensif 3. Maintenance & Intensive Monitoring
a) Pemantauan portofolio dan a) Portfolio and quality monitoring
kualitas
b) Reviu Watchlist dan reviu tahunan b) Watchlist review and annual review
(batas SME > Rp5.000) (SME limit > Rp5,000)
c) Pemeliharaan Scoring System c) Scoring System maintenance
d) Pemantauan post transaction: d) Post transaction monitoring:
covenant, second way out, covenant, second way out,
committed to payroll, Perjanjian committed to payroll, Non-Payroll
Kerjasama Non-payroll, hasil Cooperation Agreement,
welcoming call welcoming call result
e) Evaluasi scoring model e) Scoring model evaluation
f) Evaluasi Portfolio Guidline f) Portfolio Guidline Evaluation
132
Page 794
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
Bank melakukan pengelolaan risiko kredit The Bank manages credit risk by: (continued)
melalui: (lanjutan)
b. Pembiayaan Ritel (lanjutan) b. Retail Financing (continued)
4. Optimal Collection & Recovery 4. Optimal Collection & Recovery
a) Restrukturisasi a) Restructuring
b) Mobile Collection b) Mobile Collection
c) Enchancement sistem collection c) Enhancement collection system
d) Pemantauan NPF dan WO d) NPF and WO monitoring
e) Program Booster Collection & e) Booster Collection & Recovery
Recovery program
f) Pemantauan Sistem Klaim & f) Claim & Subrogation Monitoring
Subrogasi System
(i) Kualitas aset keuangan (i) Financial assets quality
Tabel di bawah menunjukkan kualitas aset The following tables show the quality of
keuangan berdasarkan golongan aset financial assets by asset class for all
untuk semua aset keuangan yang financial assets exposed by credit risk
mempunyai risiko kredit (diluar cadangan (excluding allowance for impairment
kerugian penurunan nilai): losses):
31 Desember/December 2025
Telah jatuh
Belum jatuh tempo atau tempo tetapi
tidak mengalami penurunan tidak
nilai/Neither past due mengalami
nor impaired penurunan
nilai/ Mengalami
Tingkat Past due penurunan
Tingkat tinggi/ standar/ but not nilai/ Jumlah/
High grade Standard grade impaired Impaired Total
Aset Assets
Giro dan penempatan pada Current accounts and placements
Bank Indonesia 51,603,043 - - - 51,603,043 with Bank Indonesia
Giro dan penempatan pada Current accounts and placements
bank lain 4,568,449 - - - 4,568,449 with other banks
Investments in marketable
Investasi pada surat berharga 59,682,602 - - - 59,682,602 securities
Tagihan akseptasi 693,116 - - - 693,116 Acceptance receivables
Piutang murabahah 134,680,584 8,697,956 2,304,607 3,645,007 149,328,154 Murabahah receivables
Piutang istishna - - - - - Istishna receivables
Piutang ijarah 145,398 5,165 2,418 13,518 166,499 Ijarah receivables
Pinjaman qardh 16,692,305 700,948 50,358 278,317 17,721,928 Funds of qardh
Pembiayaan mudharabah 2,864,007 - - 25,302 2,889,309 Mudharabah financing
Pembiayaan musyarakah 131,306,076 8,714,677 3,072,139 1,778,882 144,871,774 Musyarakah financing
Aset lain-lain*) 1,196,439 74,128 16,331 - 1,286,898 Other assets*)
403,432,019 18,192,874 5,445,853 5,741,026 432,811,772
31 Desember/December 2024
Telah jatuh
Belum jatuh tempo atau tempo tetapi
tidak mengalami penurunan tidak
nilai/Neither past due mengalami
nor impaired penurunan
nilai/ Mengalami
Tingkat Past due penurunan
Tingkat tinggi/ standar/ but not nilai/ Jumlah/
High grade Standard grade impaired Impaired Total
Aset Assets
Giro dan penempatan pada Current accounts and placements
Bank Indonesia 49,966,279 - - - 49,966,279 with Bank Indonesia
Giro dan penempatan pada Current accounts and placements
bank lain 3,880,874 - - - 3,880,874 with other banks
Investments in marketable
Investasi pada surat berharga 62,251,806 - - - 62,251,806 securities
Tagihan akseptasi 185,145 - - - 185,145 Acceptance receivables
Piutang murabahah 136,369,827 2,438,836 2,156,308 3,307,563 144,272,534 Murabahah receivables
Piutang istishna 11 - - - 11 Istishna receivables
Piutang ijarah 166,065 2,657 2,220 17,419 188,361 Ijarah receivables
Pinjaman qardh 12,997,531 455,249 43,157 277,847 13,773,784 Funds of qardh
Pembiayaan mudharabah 2,869,536 - - 67,543 2,937,079 Mudharabah financing
Pembiayaan musyarakah 102,812,355 6,991,160 2,791,965 1,591,738 114,187,218 Musyarakah financing
Aset lain-lain*) 1,221,765 37,634 11,361 - 1,270,760 Other assets*)
372,721,194 9,925,536 5,005,011 5,262,110 392,913,851
*) *)
Aset lain-lain terdiri atas piutang pendapatan yang masih akan Other assets consist of income receivables
diterima
133
Page 795
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(i) Kualitas aset keuangan (lanjutan) (i) Financial assets quality (continued)
Kualitas aset keuangan didefinisikan Financial assets quality are defined as
sebagai berikut: follows:
Tingkat tinggi High grade
(a) Giro dan penempatan pada Bank (a) Current accounts and placements
Indonesia, giro dan penempatan with Bank Indonesia, current
pada bank lain yaitu giro atau accounts and placements with other
penempatan pada institusi banks are current accounts or
Pemerintah, institusi Pemerintah placements with the Government
Daerah, bank yang terdaftar di bursa institutions, Local Government
serta transaksi dengan bank yang institutions, banks listed on the stock
memiliki reputasi baik dengan tingkat exchange and transactions with
kemungkinan gagal bayar atas reputable banks with low probability
kewajiban yang rendah. of default on liabilities.
(b) Investasi pada surat berharga yaitu (b) Investments in marketable securities
surat berharga yang diterbitkan oleh are securities issued by Government,
Pemerintah, efek-efek dan obligasi securities and bonds that are
yang termasuk dalam investment included in investment grade with
grade dengan rating minimal idBBB rating at least idBBB (Pefindo), BBB+
(Pefindo), BBB+ (S&P), Baa1 (S&P), Baa1 (Moody’s) or BBB+
(Moody’s) atau BBB+ (Fitch). (Fitch).
(c) Pembiayaan, piutang, dan pinjaman (c) Financing, receivables and funds are
yaitu pembiayaan, piutang, dan financing, receivables and funds to
pinjaman kepada debitur dengan debtors with excellent payments
riwayat pembayaran yang sangat history and never being in arrears
baik dan tidak pernah menunggak throughout the financing period and
sepanjang jangka waktu pembiayaan debtors whose accounts have never
dan debitur dengan riwayat tidak been restructured.
pernah direstrukturisasi.
(d) Aset lain-lain yaitu piutang kepada (d) Other assets are receivables from
Pemerintah (termasuk Bank Government (including Bank
Indonesia) atau Pemerintah Daerah Indonesia) or local government such
seperti piutang pendapatan yang as income receivables.
masih akan diterima.
Tingkat standar Standard grade
(a) Giro dan penempatan pada bank lain (a) Current accounts and placements
yaitu giro atau penempatan pada with other banks are current
bank yang tidak terdaftar di bursa. accounts or placements with non-
listed banks.
(b) Investasi pada surat berharga yaitu (b) Investments in marketable securities
surat berharga yang termasuk dalam are non-investment grade securities
non-investment grade dengan rating with a minimum rating of idBB
minimal idBB (Pefindo), BBB- (S&P), (Pefindo), BBB- (S&P), Baa3
Baa3 (Moody’s) atau BBB- (Fitch). (Moody’s) or BBB- (Fitch).
(c) Pembiayaan, piutang dan pinjaman (c) Financing, receivables and funds are
yaitu pembiayaan, piutang dan financing, receivables and funds to
pinjaman kepada debitur dengan debtors with a good payment history
riwayat pembayaran yang baik dan and debtors whose accounts have
debitur dengan riwayat pernah been restructured.
direstrukturisasi.
134
Page 796
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(i) Kualitas aset keuangan (lanjutan) (i) Financial assets quality (continued)
Kualitas aset keuangan didefinisikan Financial assets quality are defined as
sebagai berikut: (lanjutan) follows: (continued)
Tingkat standar (lanjutan) Standard grade (continued)
(d) Aset lain-lain yaitu aset keuangan (d) Other assets are financial assets
lainnya selain piutang pendapatan other than income receivables from
yang masih akan diterima kepada Government or Local Government
Pemerintah atau Pemerintah Daerah such as other receivables to third
seperti tagihan rupa-rupa kepada parties.
pihak ketiga lainnya.
Berdasarkan PSAK 107, aset keuangan According to SFAS 107, past due financial
yang telah jatuh tempo ditentukan ketika assets are determined when the debtor
debitur gagal melakukan pembayaran fails to make payments on schedule. The
sesuai jadwal. Tabel di bawah table below shows aging analysis of past
menunjukkan aging analysis terhadap aset due but not impaired of financial assets:
keuangan yang diberikan yang telah jatuh
tempo tetapi tidak mengalami penurunan
nilai:
31 Desember/December 2025
≤ 30 hari/ 31 - 60 hari/ 61 - 90 hari/ Jumlah/
days days days Total
Piutang murabahah 1,078,254 625,732 600,621 2,304,607 Murabahah receivables
Piutang ijarah 515 1,154 749 2,418 Ijarah receivables
Pinjaman qardh 38,782 10,141 1,435 50,358 Funds of qardh
Pembiayaan musyarakah 2,783,752 223,474 64,913 3,072,139 Musyarakah financing
Aset lain-lain*) 7,491 6,041 2,799 16,331 Other assets*)
3,908,794 866,542 670,517 5,445,853
31 Desember/December 2024
≤ 30 hari/ 31 - 60 hari/ 61 - 90 hari/ Jumlah/
days days days Total
Piutang murabahah 1,051,945 576,261 528,102 2,156,308 Murabahah receivables
Piutang ijarah 840 251 1,129 2,220 Ijarah receivables
Pinjaman qardh 28,917 11,945 2,295 43,157 Funds of qardh
Pembiayaan musyarakah 2,678,490 76,347 37,128 2,791,965 Musyarakah financing
Aset lain-lain*) 5,734 3,710 1,917 11,361 Other assets*)
3,765,926 668,514 570,571 5,005,011
*) *)
Aset lain-lain terdiri atas piutang pendapatan yang masih akan Other assets consist of income receivables
diterima
135
Page 797
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(ii) Analisis konsentrasi risiko (ii) Risk concentration analysis
(a) Sektor geografis (a) Geographical sectors
Tabel berikut menggambarkan The following tables show the details
rincian eksposur kredit yang of credit exposures categorised
dikategorikan berdasarkan wilayah by geographical area as at
geografis pada tanggal 31 December 2025 and 2024. The
31 Desember 2025 dan 2024. geographical area grouping is based
Pengelompokan wilayah geografis on the Bank’s business operations
berdasarkan tempat beroperasinya which also illustrates the business
bisnis Bank yang sekaligus potential of each region:
menggambarkan potensial bisnis
wilayah masing-masing:
31 Desember/December 2025
Indonesia Timur
dan Bali/
Kalimantan/ East Indonesia Lainnya/ Jumlah/
Jabodetabek Jawa/Java*) Sumatra Borneo and Bali Others Total
Aset Assets
Giro dan penempatan pada Current accounts and placements
Bank Indonesia 51,603,043 - - - - - 51,603,043 with Bank Indonesia
Giro dan penempatan pada Current accounts and placements
bank lain 4,565,859 1 540 1 2,025 23 4,568,449 with other banks
Investasi pada Investments in
surat berharga 59,553,956 115,136 13,510 - - - 59,682,602 marketable securities
Tagihan akseptasi 641,251 37,836 14,029 - - - 693,116 Acceptance receivables
Piutang murabahah 45,795,671 35,369,520 41,442,407 13,224,146 13,496,410 - 149,328,154 Murabahah receivables
Piutang istishna - - - - - - - Istishna receivables
Piutang ijarah 20,188 55,565 45,665 4,758 40,323 - 166,499 Ijarah financing
Pinjaman qardh 5,598,948 4,397,568 3,125,417 1,173,062 3,172,769 254,164 17,721,928 Funds of qardh
Pembiayaan mudharabah 2,113,976 527,420 228,010 4 19,899 - 2,889,309 Mudharabah financing
Pembiayaan musyarakah 72,790,036 22,944,019 30,862,822 7,296,654 10,578,043 400,200 144,871,774 Musyarakah financing
Aset lain-lain**) 988,751 98,197 83,336 23,957 84,895 7,762 1,286,898 Other assets**)
243,671,679 63,545,262 75,815,736 21,722,582 27,394,364 662,149 432,811,772
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (11,039,213) impairment losses
Neto 421,772,559 Net
Rekening administratif Administrative accounts
Fasilitas pembiayaan
yang belum digunakan 4,780,747 306,102 565,714 29,332 8,563 - 5,690,458 Unused financing facilities
L/C yang tidak dapat dibatalkan 46,562 - 61,616 - - - 108,178 Irrevocable L/C
Bank garansi yang diterbitkan 1,851,069 131,081 458,894 18,491 20,905 - 2,480,440 Bank guarantees issued
6,678,378 437,183 1,086,224 47,823 29,468 - 8,279,076
31 Desember/December 2024
Indonesia Timur
dan Bali/
Kalimantan/ East Indonesia Lainnya/ Jumlah/
Jabodetabek Jawa/Java*) Sumatra Borneo and Bali Others Total
Aset Assets
Giro dan penempatan pada Current accounts and placements
Bank Indonesia 49,966,279 - - - - - 49,966,279 with Bank Indonesia
Giro dan penempatan pada Current accounts and placements
bank lain 3,877,702 1 2,838 2 331 - 3,880,874 with other banks
Investasi pada Investments in
surat berharga 62,061,900 171,820 18,086 - - - 62,251,806 marketable securities
Tagihan akseptasi 142,589 42,556 - - - - 185,145 Acceptance receivables
Piutang murabahah 42,193,159 33,304,210 42,128,094 12,818,821 13,828,250 - 144,272,534 Murabahah receivables
Piutang istishna - 11 - - - - 11 Istishna receivables
Piutang ijarah 23,034 56,676 51,733 6,022 50,896 - 188,361 Ijarah financing
Pinjaman qardh 5,084,526 3,093,729 2,431,501 897,166 2,266,862 - 13,773,784 Funds of qardh
Pembiayaan mudharabah 2,159,867 565,598 199,541 5 12,068 - 2,937,079 Mudharabah financing
Pembiayaan musyarakah 61,156,477 18,933,010 22,072,923 4,645,877 6,824,312 554,619 114,187,218 Musyarakah financing
**)
Aset lain-lain 1,065,310 67,845 55,885 16,717 59,138 5,865 1,270,760 Other assets**)
227,730,843 56,235,456 66,960,601 18,384,610 23,041,857 560,484 392,913,851
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (10,343,630) impairment losses
Neto 382,570,221 Net
Rekening administratif Administrative accounts
Fasilitas pembiayaan
yang belum digunakan 1,720,153 95,332 299,757 16,133 7,513 - 2,138,888 Unused financing facilities
L/C yang tidak dapat dibatalkan 344,941 1,196 18,450 - - - 364,587 Irrevocable L/C
Bank garansi yang diterbitkan 1,463,676 115,718 401,175 32,259 27,897 - 2,040,725 Bank guarantees issued
3,528,770 212,246 719,382 48,392 35,410 - 4,544,200
*) *)
Pulau Jawa tidak termasuk area Jabodetabek Java island excludes Jabodetabek area
**) **)
Aset lain-lain terdiri atas piutang pendapatan yang masih akan diterima Other assets consist of income receivables
136
Page 798
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(ii) Analisis konsentrasi risiko (lanjutan) (ii) Risk concentration analysis (continued)
(b) Sektor industri (b) Industrial sector
Tabel berikut menggambarkan The following tables show the details
rincian eksposur kredit pada nilai of the credit exposure at the carrying
tercatat yang dikategorikan amount categorised by industrial
berdasarkan sektor industri pada sector as at 31 December 2025 and
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024:
2024:
31 Desember/December 2025
Pemerintah
(termasuk Bank dan
Bank lembaga
Indonesia)/ keuangan
Government lainnya/ Perusahaan
(including Banks and lainnya/
Bank other financial Other Perseorangan/ Jumlah/
Indonesia) institutions companies Individuals Total
Aset Assets
Current accounts and
Giro dan penempatan pada placements with
Bank Indonesia 51,603,043 - - - 51,603,043 Bank Indonesia
Giro dan penempatan Current accounts and
pada bank lain - 4,568,449 - - 4,568,449 placement with other banks
Investments in
Investasi pada surat berharga 56,471,213 3,211,389 - - 59,682,602 marketable securities
Tagihan akseptasi - 54,833 638,283 - 693,116 Acceptance receivables
Piutang murabahah 711 4,749 10,810,218 138,512,476 149,328,154 Murabahah receivables
Piutang istishna - - - - - Istishna receivables
Piutang ijarah - - 626 165,873 166,499 Ijarah financing
Pinjaman qardh 495,431 - 4,232,814 12,993,683 17,721,928 Funds of qardh
Pembiayaan mudharabah 2,000,000 389,803 484,866 14,640 2,889,309 Mudharabah financing
Pembiayaan musyarakah 21,604,225 1,845,333 63,440,262 57,981,954 144,871,774 Musyarakah financing
Aset lain-lain*) 931,570 474 42,810 312,044 1,286,898 Other assets*)
133,106,193 10,075,030 79,649,879 209,980,670 432,811,772
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (11,039,213) impairment losses
Neto 421,772,559 Net
Rekening Administratif Administrative Accounts
Fasilitas pembiayaan yang Unused financing
belum digunakan 1,941,294 2,249,401 1,247,711 252,052 5,690,458 facilities
L/C yang tidak dapat dibatalkan - - 108,178 - 108,178 Irrevocable L/C
Bank garansi yang diterbitkan 390,164 38,744 2,025,327 26,205 2,480,440 Bank guarantees issued
2,331,458 2,288,145 3,381,216 278,257 8,279,076
*) *)
Aset lain-lain terdiri atas piutang pendapatan yang masih Other assets consist of income receivables
akan diterima
137
Page 799
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(ii) Analisis konsentrasi risiko (lanjutan) (ii) Risk concentration analysis (continued)
(b) Sektor industri (lanjutan) (b) Industrial sector (continued)
Tabel berikut menggambarkan The following tables show the details
rincian eksposur kredit pada nilai of the credit exposure at the carrying
tercatat yang dikategorikan amount categorised by industrial
berdasarkan sektor industri pada sector as at 31 December 2025 and
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: (continued)
2024: (lanjutan)
31 Desember/December 2024
Pemerintah
(termasuk Bank dan
Bank lembaga
Indonesia)/ keuangan
Government lainnya/ Perusahaan
(including Banks and lainnya/
Bank other financial Other Perseorangan/ Jumlah/
Indonesia) institutions companies Individuals Total
Aset Assets
Current accounts and
Giro dan penempatan pada placements with
Bank Indonesia 49,966,279 - - - 49,966,279 Bank Indonesia
Giro dan penempatan Current accounts and
pada bank lain - 3,880,874 - - 3,880,874 placement with other banks
Investments in
Investasi pada surat berharga 58,752,476 2,940,530 558,800 - 62,251,806 marketable securities
Tagihan akseptasi 51,840 50,496 82,809 - 185,145 Acceptance receivables
Piutang murabahah 905 7,642 9,261,860 135,002,127 144,272,534 Murabahah receivables
Piutang istishna - - - 11 11 Istishna receivables
Piutang ijarah - - 5,284 183,077 188,361 Ijarah financing
Pinjaman qardh 771,543 - 4,010,476 8,991,765 13,773,784 Funds of qardh
Pembiayaan mudharabah 2,000,000 368,310 544,341 24,428 2,937,079 Mudharabah financing
Pembiayaan musyarakah 14,605,048 1,659,965 56,962,439 40,959,766 114,187,218 Musyarakah financing
Aset lain-lain*) 1,009,412 4,557 47,453 209,338 1,270,760 Other assets*)
127,157,503 8,912,374 71,473,462 185,370,512 392,913,851
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (10,343,630) impairment losses
Neto 382,570,221 Net
Rekening Administratif Administrative Accounts
Fasilitas pembiayaan yang Unused financing
belum digunakan 48,751 1,420,812 564,968 104,357 2,138,888 facilities
L/C yang tidak dapat dibatalkan 137,527 - 227,060 - 364,587 Irrevocable L/C
Bank garansi yang diterbitkan 251,201 59,536 1,699,968 30,020 2,040,725 Bank guarantees issued
437,479 1,480,348 2,491,996 134,377 4,544,200
*) *)
Aset lain-lain terdiri atas piutang pendapatan yang masih Other assets consist of income receivables
akan diterima
(iii) Analisis eksposur maksimum terhadap (iii) Analysis of maximum exposure to
risiko kredit setelah memperhitungkan credit risk after considering the impact
dampak agunan dan mitigasi risiko of collateral and other credit risk
kredit lainnya mitigation
1. Secured financing 1. Secured financing
2. Partially secured financing 2. Partially secured financing
Untuk secured financing, Bank For secured financing, the Bank
menetapkan jenis dan nilai agunan yang determined the type and value of collateral
dijaminkan sesuai skema pembiayaan. according to the financing scheme. Types
Jenis dari agunan adalah sebagai berikut: of collateral are as follows:
a. Physical collateral, berupa objek a. Physical collateral, in the form of
benda bergerak maupun tidak movable or immovable objects,
bergerak antara lain: kendaraan includes: motor vehicles, land and
bermotor, tanah dan bangunan, serta buildings, as well as other properties.
properti lainnya.
138
Page 800
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
Untuk secured financing, Bank For secured financing, the Bank
menetapkan jenis dan nilai agunan yang determined the type and value of collateral
dijaminkan sesuai skema pembiayaan. according to the financing scheme. Types
Jenis dari agunan adalah sebagai berikut of collateral are as follows (continued):
(lanjutan):
b. Financial collateral, berupa simpanan b. Financial collateral, such as deposits
(tabungan, giro, deposito), surat (savings, current accounts, time
berharga, dan emas. Apabila terjadi deposits), securities and gold. In case
default (gagal bayar), Bank akan of default, the Bank will use the
menggunakan agunan tersebut collateral as the last resort to recover
sebagai pilihan terakhir untuk counterparty obligations.
pemenuhan kewajiban counterparty.
Partially secured financing terdiri dari Partially secured financing consists of
pembiayaan untuk golongan financing for fixed income employees,
berpenghasilan tetap, pembiayaan financing for retirees and other
untuk para pensiunan dan consumer financing. In their payment
pembiayaan konsumer lainnya. Dalam obligations, partially secured financing
pembayaran kewajibannya, partially is generally made through automatic
secured financing umumnya dilakukan payroll deduction. Hence, the risk level
melalui pemotongan penghasilan of partially secured financing is not as
secara otomatis. Dengan demikian, big as the carrying value.
tingkat risiko dari partially secured
financing tidak sebesar nilai tercatat
pembiayaannya.
Mitigasi risiko kredit untuk partially Credit risk mitigations for partially
secured financing terdiri dari surat secured financing consists of
keputusan pengangkatan pegawai dan employee recruitment decision letter
surat keterangan pensiun and certificate of retirement.
b. Risiko pasar b. Market risk
Risiko pasar adalah risiko akibat perubahan Market risk is the risk due to changes in market
harga pasar, antara lain risiko dari perubahan prices, such as risks of changes in the value of
nilai aset yang dapat diperdagangkan atau assets that can be traded or leased. Market risk
disewakan. Risiko pasar terdiri dari dua jenis consists of two types of risk: exchange rate risk
risiko: risiko nilai tukar dan risiko benchmark and interest rate benchmark risk.
suku bunga.
Bank melakukan pengelolaan risiko pasar The Bank manages market risk through:
melalui:
- Menerapkan prinsip segregation of duty - Applying the principle of segregation of duty
dengan memisahkan fungsi front office, by separating the functions of the front office,
middle office, dan back office dalam middle office, and back office in the carrying
pelaksanaan transaksi surat berharga dan out securities and foreign exchange
valuta asing. transactions.
- Menerapkan segregation of duty dalam - Applying segregation of duty in carrying out
pelaksanaan transaksi treasury antara treasury transaction between dealer and
dealer dan supervisor. supervisor.
- Melakukan cut loss posisi terbuka instrumen - Doing trading instrument open position cut
trading apabila terdapat penurunan harga loss if market price decline.
pasar.
- Melakukan reviu terhadap kebijakan dan - Reviewing policies and standard operating
standar prosedur operasi yang terkait procedures related to market risk
dengan pengelolaan risiko pasar. management.
- Menetapkan batas risiko pasar mencakup - Setting market risk limits include Net Open
Posisi Devisa Neto (“PDN””), Value at Risk Position (“NOP”), Value at Risk (“VaR”),
(“VaR”), Posisi Terbuka, Stop Loss, Open Position, Stop Loss, Treasury
Transaksi Treasury, dan Cut Loss. Transactions, and Cut Loss.
139
Page 801
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko pasar (lanjutan) b. Market risk (continued)
Bank melakukan pengelolaan risiko pasar The Bank manages market risk through
melalui (lanjutan): (continued):
- Melakukan pengukuran risiko pasar - Conducting market risk measurement using
menggunakan VaR, Sensitivitas dan Stress VaR, Sensitivity Analysis and Stress Test.
Test.
- Memantau pergerakan indikator eksternal - Monitoring the movement of external
antara lain nilai tukar Dolar Amerika indicators including the United States
Serikat/Rupiah, yield, surat berharga Dollar/Rupiah exchange rate, yield,
pemerintah, tingkat imbal hasil pasar, harga government securities, market yields, gold
emas, Indonesia Overnight Index Average prices, Indonesia Overnight Index Average
(”IndONIA”), dan informasi pasar terkini. (”IndONIA”) and the latest market
information.
- Melakukan mark to market surat berharga - Conducting mark to market toward
dan revaluasi kurs secara harian. marketable securities and daily foreign
exchange rate revaluation.
Risiko benchmark suku bunga Benchmark rate risk
Risiko benchmark suku bunga merupakan risiko Benchmark rate risk is the risk due to changes
akibat perubahan harga instrumen keuangan, in financial instrument prices, such as sukuk,
antara lain sukuk, dari posisi trading book yang from trading book positions caused by changes
disebabkan oleh perubahan suku bunga. Risiko in interest rates. Benchmark rate risk which
benchmark suku bunga yang terdiri atas risiko consists of specific risk and general risk is taken
spesifik dan risiko umum diperhitungkan dalam into account in the Risk Weighted Assets
penilaian Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk valuation for Market Risk.
Risiko Pasar.
Tabel di bawah ini menunjukkan sensitivitas The following tables show the sensitivity of the
terhadap dampak kemungkinan perubahan atas Bank’s profit or loss and other comprehensive
risiko benchmark suku bunga terhadap laba rugi income and equity to reasonably possible
dan penghasilan komprehensif lain serta changes in benchmark rate risk, assuming all
ekuitas dengan asumsi bahwa semua variabel other variables are constant for as of
lain yang dimiliki adalah konstan untuk per 31 December 2025 and 2024:
31 Desember 2025 dan 2024:
31 Desember/December 2025
Perubahan Dampak terhadap Dampak terhadap
persentase/ laba rugi/ ekuitas/
Change in Impact to Impact to
percentage profit or loss equity
Risiko benchmark suku bunga +1% (92,707) (904,866) Benchmark rate risk
-1% 92,707 904,866
31 Desember/December 2024
Perubahan Dampak terhadap Dampak terhadap
persentase/ laba rugi/ ekuitas/
Change in Impact to Impact to
percentage profit or loss equity
Risiko benchmark suku bunga +1% (75,735) (579,785) Benchmark rate risk
-1% 75,735 579,785
Risiko nilai tukar Exchange rate risk
Risiko nilai tukar merupakan risiko yang timbul Exchange rate risk is the risk due to the gap of
karena adanya perbedaan posisi valuta asing foreign exchange positions owned by the Bank
yang dimiliki Bank yang tercermin dalam PDN which is reflected in the NOP either on balance
baik neraca maupun secara keseluruhan. sheet or as a whole. Included in the foreign
Termasuk dalam posisi valuta asing tersebut exchange position are the trading book
yaitu posisi trading book yang dilakukan dengan positions carried out with the aim of gaining
tujuan untuk mendapatkan keuntungan short-term foreign exchange transaction
transaksi valuta asing dalam jangka pendek benefits as well as banking book positions to
maupun posisi banking book dalam rangka
140
Page 802
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko pasar (lanjutan) b. Market risk (continued)
Risiko nilai tukar (lanjutan) Exchange rate risk (continued)
pengendalian PDN. Perhitungan PDN disajikan maintain NOP. The NOP calculation is
dalam Catatan 54q. disclosed in Note 54q.
Tabel di bawah ini menunjukkan sensitivitas The following tables show the sensitivity of the
terhadap kemungkinan perubahan atas nilai Bank’s profit or loss and other comprehensive
tukar terhadap laba rugi dan penghasilan income to reasonably possible changes in
komprehensif lain dengan asumsi bahwa exchange rate, assuming all other variables are
semua variabel lain yang dimiliki adalah constant for as of 31 December 2025 and 2024:
konstan untuk per 31 Desember 2025 dan
2024:
31 Desember/December 2025
Dampak terhadap laba
rugi dan penghasilan
komprehensif lain
Perubahan sebelum pajak/
persentase/ Impact to profit or loss
Change in and other comprehensive
percentage income before tax
Mata uang asing +1% 28,753 Foreign currencies
-1% (28,753)
31 Desember/December 2024
Dampak terhadap laba
rugi dan penghasilan
komprehensif lain
Perubahan sebelum pajak/
persentase/ Impact to profit or loss
Change in and other comprehensive
percentage income before tax
Mata uang asing +1% 9,931 Foreign currencies
-1% (9,931)
c. Risiko likuiditas c. Liquidity risk
Risiko likuiditas adalah risiko akibat Liquidity risk is the risk arising from the Bank's
ketidakmampuan Bank untuk memenuhi inability to meet maturing obligations from cash
kewajiban yang jatuh tempo dari sumber flow funding sources and/or from high-quality
pendanaan arus kas dan/atau dari aset likuid liquid assets that can be pledged, without
berkualitas tinggi yang dapat diagunkan, tanpa disrupting the Bank's activities and financial
mengganggu aktivitas dan kondisi keuangan condition. Along with the development of the
Bank. Seiring dengan perkembangan bisnis Bank’s business, liquidity risk is one of the risk
Bank, risiko likuiditas merupakan salah satu that become the major concerns of the Bank. It
risiko yang menjadi perhatian utama Bank. may result from the growth of the Bank’s
Risiko ini dapat terjadi akibat pertumbuhan financing which is greater than the growth of
pembiayaan Bank yang lebih besar third party funds. The difference between the
dibandingkan dengan pertumbuhan dana pihak availability of source of funds and the maturity of
ketiga. Perbedaan antara ketersediaan sumber receivable and financing can lead to difficulty in
dana dan jatuh tempo piutang dan pembiayaan fulfilling bank obligations to customers and other
dapat menyebabkan kesulitan dalam parties.
memenuhi kewajiban bank kepada nasabah
dan pihak lainnya.
Tindakan yang diambil oleh Bank untuk The actions taken by the Bank to minimise the
meminimalisir risiko likuiditas antara lain liquidity risk include the following:
sebagai berikut:
1) Melakukan pemisahan fungsi antara unit 1) Separating the functions between the
treasury sebagai front office, unit treasury unit as the front office, the risk
manajemen risiko sebagai middle office, dan management unit as the middle office, and
unit operasional sebagai back office. the operations unit as the back office.
2) Melakukan penempatan dana pada aset 2) Placing funds in high-quality liquid assets as
likuid berkualitas tinggi sebagai cadangan liquidity reserves.
likuiditas
141
Page 803
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
c. Risiko likuiditas (lanjutan) c. Liquidity risk (continued)
Tindakan yang diambil oleh Bank untuk The actions taken by the Bank to minimise the
meminimalisir risiko likuiditas antara lain liquidity risk include the following (continued):
sebagai berikut (lanjutan):
3) Melakukan reviu terhadap kebijakan dan 3) Reviewing policies and standard operating
prosedur operasi standar yang terkait procedures related to the management of
dengan pengelolaan risiko likuiditas. liquidity risk.
4) Memantau kondisi likuiditas Bank secara 4) Monitoring the liquidity conditions
berkala melalui beberapa rasio likuiditas periodically through some liquidity ratios
seperti Financing to Deposit Ratio (“FDR”), such as the Financing to Deposit Ratio
Liquidity Coverage Ratio (“LCR”), Net Stable (“FDR”), Liquidity Coverage Ratio (“LCR”),
Funding Ratio (“NSFR”), arus kas, dan Net Stable Funding Ratio (“NSFR”), cash
liquidity gap. flow and liquidity gaps.
5) Menentukan batas risiko likuiditas seperti 5) Setting the liquidity risk limit such as limit of
batas dari persyaratan Giro Wajib Minimum Statutory Reserve Requirement (“GWM”)
(“GWM”) dan secondary reserve. and secondary reserve.
Berikut adalah tabel analisis jatuh tempo aset The following are the tables of assets and
dan liabilitas pada tanggal 31 Desember 2025 liabilities maturity analysis as at
dan 2024, berdasarkan waktu yang tersisa 31 December 2025 and 2024, based on the
sampai dengan tanggal jatuh tempo: remaining time until the maturity date:
31 Desember/December 2025
Lebih dari Lebih dari Lainnya
1 bulan 3 bulan Lebih yang tidak
Sampai sampai dengan sampai dengan dari memiliki
dengan 3 bulan/ 1 tahun/ 1 tahun/ jatuh tempo/
1 bulan/ More than 1 month More than 3 months More than Others that have Jumlah/
Keterangan Up to 1 month up to 3 months up to 1 year 1 year no maturities Total Descriptions
Aset Assets
Kas 8,690,766 - - - - 8,690,766 Cash
Current accounts and
Giro dan penempatan pada placements with Bank
Bank Indonesia 51,603,043 - - - - 51,603,043 Indonesia
Current accounts and
Giro dan penempatan placements with
pada bank lain 4,568,449 - - - - 4,568,449 other banks
Investments in marketable
Investasi pada surat berharga 7,607,509 4,769,200 17,432,491 29,873,402 - 59,682,602 securities
Tagihan akseptasi 33,394 147,546 512,176 - - 693,116 Acceptance receivables
Piutang - murabahah, Receivables - murabahah,
istishna, dan ijarah 183,558 359,624 5,627,724 143,323,747 - 149,494,653 istishna and ijarah
Pinjaman qardh 2,149,417 7,125,346 4,948,302 3,498,863 - 17,721,928 Funds of qardh
Pembiayaan mudharabah 2,019,017 7,403 66,465 796,424 - 2,889,309 Mudharabah financing
Pembiayaan musyarakah 1,288,285 4,563,638 8,312,728 130,707,123 - 144,871,774 Musyarakah financing
Aset lain-lain*) 463,515 20,373 203,988 599,022 - 1,286,898 Other assets*)
Jumlah aset 78,606,953 16,993,130 37,103,874 308,798,581 - 441,502,538 Total assets
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera 937,353 - - - - 937,353 Obligations due immediately
Undistributed revenue
Bagi hasil yang belum dibagikan 258,515 - - - - 258,515 sharing
Simpanan wadiah 91,101,595 - - - - 91,101,595 Wadiah deposits
Liabilitas kepada Bank Indonesia - - - - - - Liabilities to Bank Indonesia
Simpanan dari bank lain 2,799,678 - - - - 2,799,678 Deposits from other banks
Kewajiban akseptasi 33,394 147,546 512,176 - - 693,116 Acceptance liabilities
Liabilitas imbalan kerja - - - 578,150 - 578,150 Employee benefits liabilities
Liabilitas sewa 20,729 327 - 2,690,996 - 2,712,052 Lease liabilities
Liabilitas lain-lain**) 706,138 - - - - 706,138 Other liabilities**)
Jumlah liabilitas 95,857,402 147,873 512,176 3,269,146 - 99,786,597 Total liabilities
Dana syirkah temporer Temporary syirkah funds
Mudharabah savings
Tabungan mudharabah 99,933,333 - - - - 99,933,333 deposits
Deposito mudharabah 88,990,491 48,185,769 8,941,376 - - 146,117,636 Mudharabah time deposits
Giro mudharabah 44,089,620 - - - - 44,089,620 Mudharabah demand deposits
Interbank
Sertifikat Investasi Mudharabah Mudharabah Investment
Antarbank (“SIMA”) 2,645,000 - - - - 2,645,000 Certificate (“SIMA”)
Sukuk mudharabah diterbitkan - - 2,665,000 3,659,901 - 6,324,901 Issued mudharabah sukuk
Subordinated sukuk
Sukuk mudharabah subordinasi - - - 200,000 - 200,000 mudharabah
Pembiayaan berjangka mudharabah - - - - - - Mudharabah term financing
Jumlah dana syirkah Total temporary
temporer 235,658,444 48,185,769 11,606,376 3,859,901 - 299,310,490 syirkah funds
Perbedaan jatuh tempo (252,908,893 ) (31,340,512) 24,985,322 301,669,534 - 42,405,451 Maturity gap
*) *)
Aset lain-lain terdiri atas piutang pendapatan yang masih akan diterima Other assets consist of income receivables
**) **)
Liabilitas lain-lain terdiri atas biaya yang masih harus dibayar, setoran jaminan, premi Other liabilities consist of accrued expenses, guarantee deposits, loan insurance premium
asuransi dan rekening sementara and temporary accounts
142
Page 804
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
c. Risiko likuiditas (lanjutan) c. Liquidity risk (continued)
Berikut adalah tabel mengenai analisis jatuh The following are the tables of assets and
tempo aset dan liabilitas pada tanggal liabilities maturity analysis as at
31 Desember 2025 dan 2024, berdasarkan 31 December 2025 and 2024, based on the
waktu yang tersisa sampai dengan tanggal remaining time until the maturity date:
jatuh tempo: (lanjutan) (continued)
31 Desember/December 2024
Lebih dari Lebih dari Lainnya
1 bulan 3 bulan Lebih yang tidak
Sampai sampai dengan sampai dengan dari memiliki
dengan 3 bulan/ 1 tahun/ 1 tahun/ jatuh tempo/
1 bulan/ More than 1 month More than 3 months More than Others that have Jumlah/
Keterangan Up to 1 month up to 3 months up to 1 year 1 year no maturities Total Descriptions
Aset Assets
Kas 8,080,689 - - - - 8,080,689 Cash
Current accounts and
Giro dan penempatan pada placements with Bank
Bank Indonesia 49,966,279 - - - - 49,966,279 Indonesia
Current accounts and
Giro dan penempatan placements with
pada bank lain 3,880,874 - - - - 3,880,874 other banks
Investments in marketable
Investasi pada surat berharga 4,906,359 10,427,000 18,418,166 28,500,281 - 62,251,806 securities
Tagihan akseptasi 30,721 66,362 88,062 - - 185,145 Acceptance receivables
Piutang - murabahah, Receivables - murabahah,
istishna, dan ijarah 201,507 240,192 3,867,415 140,151,792 - 144,460,906 istishna and ijarah
Pinjaman qardh 1,621,547 5,109,110 3,646,878 3,396,249 - 13,773,784 Funds of qardh
Pembiayaan mudharabah 20,507 8,189 2,110,222 798,161 - 2,937,079 Mudharabah financing
Pembiayaan musyarakah 1,984,502 3,422,875 7,680,873 101,098,968 - 114,187,218 Musyarakah financing
Aset lain-lain*) 343,605 75,786 216,260 635,109 - 1,270,760 Other assets*)
Jumlah aset 71,036,590 19,349,514 36,027,876 274,580,560 - 400,994,540 Total assets
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera 858,643 - - - - 858,643 Obligations due immediately
Undistributed revenue
Bagi hasil yang belum dibagikan 291,578 - - - - 291,578 sharing
Simpanan wadiah 74,427,146 - - - - 74,427,146 Wadiah deposits
Liabilitas kepada Bank Indonesia 18,417,864 - - - - 18,417,864 Liabilities to Bank Indonesia
Simpanan dari bank lain 784,698 - - - - 784,698 Deposits from other banks
Kewajiban akseptasi 30,721 66,362 88,062 - - 185,145 Acceptance liabilities
Liabilitas imbalan kerja - - - 534,730 - 534,730 Employee benefits liabilities
Liabilitas sewa 9,262 - 2,906 169,128 - 181,296 Lease liabilities
Liabilitas lain-lain**) 555,333 - - - - 555,333 Other liabilities**)
Jumlah liabilitas 95,375,245 66,362 90,968 703,858 - 96,236,433 Total liabilities
Dana syirkah temporer Temporary syirkah funds
Mudharabah savings
Tabungan mudharabah 85,790,658 - - - - 85,790,658 deposits
Deposito mudharabah 79,254,419 30,634,460 20,789,988 - - 130,678,867 Mudharabah time deposits
Giro mudharabah 37,235,801 - - - - 37,235,801 Mudharabah demand deposits
Interbank
Sertifikat Investasi Mudharabah Mudharabah Investment
Antarbank (“SIMA”) 3,366,650 - - - - 3,366,650 Certificate (“SIMA”)
Sukuk mudharabah diterbitkan - - 1,700,000 1,318,563 - 3,018,563 Issued mudharabah sukuk
Subordinated sukuk
Sukuk mudharabah subordinasi - - - 200,000 - 200,000 mudharabah
Pembiayaan berjangka mudharabah 1,000,000 - - - - 1,000,000 Mudharabah term financing
Jumlah dana syirkah Total temporary
temporer 206,647,528 30,634,460 22,489,988 1,518,563 - 261,290,539 syirkah funds
Perbedaan jatuh tempo (230,986,183) (11,351,308) 13,446,920 272,358,139 - 43,467,568 Maturity gap
*) *)
Aset lain-lain terdiri atas piutang pendapatan yang masih akan diterima Other assets consist of income receivables
**) **)
Liabilitas lain-lain terdiri atas biaya yang masih harus dibayar, setoran jaminan, premi Other liabilities consist of accrued expenses, guarantee deposits, loan insurance premium
asuransi dan rekening sementara and temporary accounts
Bank senantiasa mengevaluasi efektivitas The Bank continually evaluates the
sistem operasi untuk memastikan bahwa dana effectiveness of the operating system to ensure
yang tersedia cukup untuk memenuhi seluruh that sufficient funds are available to meet all
kebutuhan dengan melakukan monitoring needs by monitoring the condition of the Bank's
terhadap kondisi likuiditas Bank melalui liquidity through several liquidity ratios. The
beberapa rasio likuiditas. Bank meyakini dana Bank believes that funds will continue to grow
tetap tumbuh dan arus kas dari aktiva produktif and cash flow from earning assets will be able
dapat menjaga kecukupan likuiditas. to maintain sufficient liquidity.
143
Page 805
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
47. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 47. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN LIABILITIES
Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan antara The table below summarises the comparison
nilai tercatat dan nilai wajar dari aset dan liabilitas between the carrying values and fair values of
keuangan. Nilai wajar yang diungkapkan adalah financial assets and liabilities of the Bank. The fair
berdasarkan informasi relevan yang tersedia pada values disclosed are based on relevant information
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 tidak available as at 31 December 2025 and 2024 and are
diperbaharui untuk mencerminkan perubahan dalam not updated to reflect changes in market conditions
kondisi pasar yang telah terjadi setelah tanggal ini. which have occurred after these dates.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 nilai As at 31 December 2025 and 2024, the carrying
tercatat dari aset dan liabilitas keuangan Bank value of the Bank’s financial assets and liabilities
memiliki nilai yang hampir sama dengan nilai approximates their fair value except for the following
wajarnya kecuali untuk instrumen berikut: financial instruments:
31 Desember/December 2025 31 Desember/December 2024
Nilai tercatat/ Nilai wajar/ Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair value Carrying value Fair value
Investasi pada surat Investments in marketable
berharga 59,682,602 59,859,808 62,251,806 62,478,192 securities
Tabel di bawah ini menyajikan instrumen keuangan The tables below show the financial instruments
yang diakui pada nilai wajar berdasarkan hierarki recognised at fair value based on the hierarchy used
yang digunakan Bank untuk menentukan dan by the Bank in determining and disclosing the fair
mengungkapkan nilai wajar dari instrumen value of financial instruments:
keuangan:
(i) Tingkat 1: harga kuotasian (tanpa penyesuaian) (i) Level 1: quoted prices (unadjusted) in active
di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang markets for identical assets or liabilities which
identik yang dapat diakses pada tanggal are accessible at the measurement date.
pengukuran.
(ii) Tingkat 2: input selain harga kuotasian yang (ii) Level 2: inputs other than quoted prices
termasuk dalam level 1 yang dapat diobservasi included in level 1 that are observable for the
untuk aset dan liabilitas, baik secara langsung assets and liabilities, either directly or
atau tidak langsung. indirectly.
(iii) Tingkat 3: pengukuran nilai wajar yang berasal (iii) Level 3: Fair value measurements are those
dari teknik penilaian yang mencakup input derived from valuation techniques that include
untuk aset dan liabilitas yang bukan inputs for asset and liability that are not based
berdasarkan data pasar yang dapat on observable market data.
diobservasi.
Nilai wajar tingkat 1 dinilai menggunakan data dari The fair value level 1 is valued by using data from
Bloomberg. Bloomberg.
Nilai wajar tingkat 2 dinilai menggunakan data dari The fair value level 2 is valued by using data from
Indonesia Bond Pricing Agency (“IBPA”) dan Net Indonesia Bond Pricing Agency (“IBPA”) and Net
Asset Value report dimana dihitung dengan model Asset Value report which is calculated using a
diskonto arus kas dengan kurva yield (diambil dari discounted cash flow model based on current yield
data pasar) terkini yang sesuai dengan sisa periode curve (derived from market data) appropriated with
jatuh temponya. the remaining term of maturity.
31 Desember/December 2025
Nilai wajar/ Tingkat/ Tingkat/ Tingkat/
Fair value Level 1 Level 2 Level 3
Investasi pada surat berharga 59,859,808 - 59,832,086 27,722 Investments in marketable securities
31 Desember/December 2024
Nilai wajar/ Tingkat/ Tingkat/ Tingkat/
Fair value Level 1 Level 2 Level 3
Investasi pada surat berharga 62,478,192 - 62,448,716 29,476 Investments in marketable securities
144
Page 806
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
47. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 47. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Nilai wajar aset dan kewajiban keuangan tertentu, The fair values of certain financial assets and
kecuali efek-efek dan sukuk Pemerintah yang liabilities, except for securities and Government
dimiliki hingga jatuh tempo, piutang, dan sukuk classified as held to maturity, receivables
pembiayaan yang diberikan dan surat berharga and financing and marketable securities issued
yang diterbitkan, mendekati nilai tercatatnya karena approximate their carrying values due to their short-
mempunyai jangka waktu jatuh tempo yang singkat. term maturities.
a. Giro dan penempatan pada Bank Indonesia, a. Current accounts and placements with Bank
giro dan penempatan pada bank lain, tagihan Indonesia, current accounts and placements
akseptasi dan aset lain-lain. with other banks, acceptance receivables and
other assets.
Nilai tercatat dari giro dan penempatan pada The carrying amount of current accounts and
Bank Indonesia dan bank lain, tagihan placements with Bank Indonesia and other
akseptasi, dan aset lain-lain adalah perkiraan banks, acceptance receivables and other
yang layak atas nilai wajar. assets are a reasonable approximations of fair
value.
b. Investasi pada surat berharga b. Investments in marketable securities
Nilai wajar untuk investasi pada surat berharga The fair value for amortised cost investments
yang dimiliki hingga jatuh tempo ditetapkan in marketable securities are based on the
berdasarkan harga pasar atau harga kuotasi market prices or broker/dealer price
perantara (broker)/pedagang efek (dealer). Jika quotations. When this information is not
informasi ini tidak tersedia, nilai wajar diestimasi available, the fair value is estimated using
dengan menggunakan harga pasar kuotasi efek quoted market prices for securities with similar
yang memiliki karakteristik risiko kredit, jatuh credit risk, maturity and yield characteristics or
tempo, dan yield yang serupa atau using internal valuation models.
menggunakan metode penilaian internal.
c. Liabilitas segera, simpanan wadiah, simpanan c. Obligations due immediately, wadiah deposits,
dari bank lain, liabilitas lain-lain, dan dana deposits from other banks, other liabilities and
syirkah temporer. temporary syirkah funds.
Estimasi nilai wajar dari liabilitas segera, The estimated fair value of obligations due
simpanan mudharabah, dan liabilitas lain-lain immediately, mudharabah deposits and other
adalah sebesar jumlah yang harus dibayarkan liabilities are the amounts repayable on
kembali sewaktu-waktu. demand.
Estimasi nilai wajar terhadap simpanan wadiah The estimated fair values of wadiah deposits
dan simpanan dari bank lain dengan tingkat and deposits from other banks with fixed rate
margin tetap dan liabilitas akseptasi ditetapkan margin and acceptance liabilities are
berdasarkan diskonto arus kas dengan determined based on discounted cash flows
menggunakan tingkat margin pasar uang using money market margin rates for with
dengan sisa jatuh tempo yang serupa. similar remaining maturities.
d. Piutang dan pembiayaan d. Receivables and financing
Portofolio piutang dan pembiayaan Bank Generally, the Bank’s receivables and
secara umum terdiri dari piutang dan financing portfolio consists of receivables and
pembiayaan yang diberikan dan dinyatakan financing that are stated at amortised cost.
berdasarkan amortised cost.
145
Page 807
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
47. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 47. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
d. Piutang dan pembiayaan (lanjutan) d. Receivables and financing (continued)
Estimasi nilai wajar terhadap piutang dan The estimated fair values of receivables and
pembiayaan ditetapkan berdasarkan diskonto financing are determined based on discounted
arus kas dengan menggunakan tingkat margin cash flows using margin rates applied for
yang berlaku untuk piutang dan pembiayaan receivables and financing with similar credit
dengan risiko kredit dan sisa jatuh tempo yang risk and remaining maturities.
serupa.
Nilai wajar dari piutang dan pembiayaan yang The estimated fair value of loans represent the
diberikan menunjukkan nilai diskon dari discounted amount of estimated future cash
perkiraan arus kas masa depan yang flows expected to be received by the Bank
diharapkan akan diterima oleh Bank dengan using the current market rates.
menggunakan tingkat margin pasar saat ini.
48. SEGMEN OPERASI 48. OPERATIONS SEGMENTS
Segmen operasi Bank dibagi berdasarkan beberapa The Bank’s operating segment is divided based on
segmen operasi sebagai berikut: Corporate the following operating segments: Corporate
Banking, Commercial Banking, Hubungan Banking, Commercial Banking, Institutional
Kelembagaan, Ritel dan Treasury Banking & Kantor Relation, Retail and Treasury Banking & Head
Pusat. Dalam menentukan hasil segmen operasi, Office. In determining the results of operating
beberapa akun aset dan liabilitas serta pendapatan segments, certain asset and liability accounts and
dan biaya diatribusikan ke masing-masing segmen revenues and expenses are attributed to each
berdasarkan kebijakan pelaporan internal segment based on management's internal reporting
manajemen. Komponen Internal Transfer Pricing policies. The components of Internal Transfer
Model diterapkan dalam perhitungan kinerja laba Pricing Model are applied in the calculation of profit
rugi masing-masing segmen. or loss performance of each segments.
Ringkasan berikut menjelaskan operasi masing- The following summary describes the operations of
masing segmen dalam pelaporan segmen Bank: each segment in the Bank's segment reporting:
- Corporate Banking: melayani badan usaha - Corporate Banking: serves business entities
seperti BUMN dan anak perusahaannya, such as SOEs and their subsidiaries, state
lembaga negara, perusahaan multinasional, institutions, multinational companies, banks and
bank dan lembaga keuangan bukan bank non-bank financial institutions (including non-
(termasuk modal ventura non-linkage), linkage venture capital), syndicated financing,
pembiayaan sindikasi, perusahaan terbuka, dan public companies and securities companies.
perusahaan sekuritas.
- Commercial Banking: melayani badan usaha - Commercial Banking: serves business entities
seperti BUMD dan anak perusahaannya, such as BUMD and its subsidiaries, regional
pemerintah daerah, rumah sakit (kecuali diatur governments, hospitals (unless regulated in
dalam produk khusus), perguruan tinggi negeri special products), state and private universities
dan swasta (yayasan yang memiliki perguruan (foundations with tertiary institutions).
tinggi).
- Hubungan Kelembagaan: saat ini difokuskan - Institutional Relation: currently focused on the
untuk pengelolaan dana nasabah dan transaksi- management of customer funds and other
transaksi lainnya milik nasabah lembaga transactions belonging to customers of
pemerintah dan dana pensiun BUMN. government institutions and BUMN pension
funds.
146
Page 808
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
48. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 48. OPERATIONS SEGMENTS (continued)
Ringkasan berikut menjelaskan operasi masing- The following summary describes the operations of
masing segmen dalam pelaporan segmen Bank: each segment in the Bank's segment reporting:
(lanjutan) (continued)
- Ritel: saat ini meliputi antara lain: - Retail: currently includes, among others:
Ritel SME: melayani badan usaha swasta SME Retail: serving private business
berbentuk badan hukum dan nonbadan entities in the form of legal entities and non-
hukum untuk tujuan produktif, pendidikan legal entities for productive purposes,
dasar & menengah, klinik, koperasi, pola primary & secondary education, clinics,
linkage, inti plasma, dan perorangan. cooperatives, linkage patterns, plasma core
and individuals.
Ritel Mikro: ditujukan untuk melayani Micro Retail: aimed at serving individual
nasabah individual dan pengusaha mikro, customers and micro entrepreneurs,
termasuk di dalamnya adalah penyaluran including the distribution of subsidised
pembiayaan bersubsidi untuk mendukung financing to support government programs
program pemerintah dalam in empowering community businesses.
memberdayakan usaha masyarakat.
Ritel Konsumer: melayani perorangan Consumer Retail: serving individuals for
untuk tujuan konsumtif/multiguna (antara consumptive/multipurpose (among others
lain produk Griya, Multiguna, Kendaraan, Griya products, Multipurpose, Vehicles,
Pensiunan, Kartu Pembiayaan, Cicil Emas Pensioners, Financing Cards, Gold
dan Gadai Emas, pembiayaan program Installments and Pawn Gold, government
pemerintah). program financing).
- Lainnya: saat ini meliputi antara lain: - Others: currently include, among others:
Treasury: segmen treasury terkait dengan Treasury: treasury segment related to the
kegiatan treasury Bank termasuk transaksi Bank's treasury activities including foreign
valuta asing, money market, fixed income, exchange transactions, money market, fixed
bisnis perbankan internasional, pasar income, international banking business,
modal, supervisi Kantor Luar Negeri. capital market, supervision of Foreign
Office.
Kantor Pusat: terkait dengan pengelolaan Head Office: related to the management of
aset dan liabilitas selain yang telah dikelola assets and liabilities other than those
oleh segmen operasi lainnya termasuk already managed by other operating
menerima alokasi biaya atas penyediaan segments, including receiving cost
jasa servis secara sentralisasi kepada allocation for centralised service provision to
segmen lainnya serta pendapatan/biaya other segments as well as revenues/costs
yang tidak teralokasi ke pelaporan segmen that are not allocated to other segment
lainnya. reporting.
Kinerja diukur berdasarkan laba segmen sebelum Performance is measured based on segment profit
pajak penghasilan, sebagaimana dilaporkan dalam before income tax, as reported in an internal
laporan internal manajemen yang direviu oleh management report reviewed by the Bank
Manajemen Bank. Keuntungan segmen digunakan Management. Segment profit is used to measure
untuk mengukur kinerja dimana manajemen performance where management believes that the
berkeyakinan bahwa informasi tersebut paling information is most relevant in evaluating the results
relevan dalam mengevaluasi hasil segmen tersebut of the segment relative to other entities operating in
relatif terhadap entitas lain yang beroperasi dalam the industry.
industri tersebut.
147
Page 809
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
48. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 48. OPERATIONS SEGMENTS (continued)
Berikut ini adalah informasi segmen Bank Information concerning the operating segments of
berdasarkan segmen operasi: the Bank are as follows:
31 Desember/December 2025
Treasury
Banking &
Hubungan Kantor Pusat/ Penyesuaian &
Kelembagaan/ Treasury Eliminasi/
Corporate Commercial Institutional Banking & Head Adjustment & Jumlah/
Keterangan Banking Banking Relation Retail Banking Office Elimination**) Total Descriptions
Income from fund
Pendapatan pengelolaan dana management
sebagai mudharib*) 5,622,410 2,264,840 5,203,797 29,087,617 2,313,633 (16,226,806) 28,265,491 as mudharib*)
Hak pihak ketiga atas bagi hasil*) (4,579,930) (1,745,549) (4,698,204) (14,449,773) (594,093) 16,931,144 (9,136,405) Third parties' share on return*)
Hak bagi hasil milik Bank 1,042,480 519,291 505,593 14,637,844 1,719,540 704,338 19,129,086 Bank's share in profit
Pendapatan usaha lainnya 444,885 153,925 - 2,297,523 4,040,263 - 6,936,596 Other operating income
Beban usaha (233,113) (244,845) (161,637) (7,029,752) (6,031,367) - (13,700,714) Operating expenses
Beban cadangan kerugian penurunan Provision for impairment
nilai aset produktif dan losses on earning and
nonproduktif - bersih 61,612 (33,380) - (2,310,473) (74,710) - (2,356,951) non-earning assets - net
Total beban (171,501) (278,225) (161,637) (9,340,225) (6,106,077) - (16,057,665) Total expenses
Pendapatan/(beban) Non-operating
nonusaha - bersih 7 - - 585 3,688 (592) 3,688 income/(expense) - net
Laba sebelum zakat dan Income before zakat and
beban pajak 1,315,871 394,991 343,956 7,595,727 (342,586) 703,746 10,011,705 tax expense
Zakat (32,757) (9,875) (8,599) (189,893) (9,169) - (250,293) Zakat
Beban pajak (281,056) (84,725) (73,779) (1,629,284) (125,045) - (2,193,889) Tax expenses
Laba bersih 1,002,058 300,391 261,578 5,776,550 (476,800) 703,746 7,567,523 Net income
Aset segmen Segment of assets
Pembiayaan wholesale 70,842,980 19,956,543 - - - - 90,799,523 Wholesale financing
Pembiayaan ritel Retail financing
SME - - - 24,590,880 - - 24,590,880 SME
Mikro - - - 27,666,748 - - 27,666,748 Micro
Konsumer***) - - - 175,786,610 - - 175,786,610 Consumer***)
Cadangan kerugian penurunan Provision for impairment
nilai pembiayaan (4,318,803) (1,190,829) - (5,472,749) - - (10,982,381) losses for financing
Nonpembiayaan - bersih 44,550 - - - 148,286,676 - 148,331,226 Non-financing - net
66,568,727 18,765,714 - 222,571,489 148,286,676 - 456,192,606
Segment of liabilities,
Liabilitas, dana syirkah temporer temporary syirkah funds
dan ekuitas segmen and equity
Pendanaan 44,366,869 21,047,633 103,829,629 210,861,924 13,105,708 - 393,211,763 Funding
Nonpendanaan - - - - 62,980,843 - 62,980,843 Non-funding
44,366,869 21,047,633 103,829,629 210,861,924 76,086,551 - 456,192,606
*) Termasuk komponen internal transfer pricing antarsegmen operasi *) Include component of internal transfer pricing among operating segments
**) Termasuk eliminasi komponen internal transfer pricing **) Include elimination of internal transfer pricing components
***) Termasuk segmen pawning dan hasanah card ***) Include pawning and hasanah card segment
148
Page 810
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
48. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 48. OPERATIONS SEGMENTS (continued)
Berikut ini adalah informasi segmen Bank Information concerning the operating segments of
berdasarkan segmen operasi: (lanjutan) the Bank are as follows: (continued)
31 Desember/December 2024
Treasury
Banking &
Hubungan Kantor Pusat/ Penyesuaian &
Kelembagaan/ Treasury Eliminasi/
Corporate Commercial Institutional Banking & Head Adjustment & Jumlah/
Keterangan Banking Banking Relation Retail Banking Office Elimination**) Total Descriptions
Income from fund
Pendapatan pengelolaan dana management
sebagai mudharib*) 4,758,365 1,643,295 4,743,000 26,466,294 2,321,675 (14,634,426) 25,298,203 as mudharib*)
Hak pihak ketiga atas bagi hasil*) (3,682,258) (1,179,454) (4,192,316) (13,010,908) (614,513) 14,790,420 (7,889,029) Third parties' share on return*)
Hak bagi hasil milik Bank 1,076,107 463,841 550,684 13,455,386 1,707,162 155,994 17,409,174 Bank's share in profit
Pendapatan usaha lainnya 374,100 198,027 101 2,257,932 2,726,319 - 5,556,479 Other operating income
Beban usaha (151,526) (215,341) (101,896) (6,208,730) (5,116,149) - (11,793,642) Operating expenses
Beban cadangan kerugian penurunan Provision for impairment
nilai aset produktif dan losses on earning and
nonproduktif - bersih (109,297) (124,951) - (1,757,475) 97,856 - (1,893,867) non-earning assets - net
Total beban (260,823) (340,292) (101,896) (7,966,205) (5,018,293) - (13,687,509) Total expenses
Pendapatan/(beban) Non-operating
nonusaha - bersih - - - 56,610 (52,298) - 4,312 income/(expense) - net
Laba sebelum zakat dan Income before zakat and
beban pajak 1,189,384 321,576 448,889 7,803,723 (637,110) 155,994 9,282,456 tax expense
Zakat (29,735) (8,040) (11,222) (195,093) 12,029 - (232,061) Zakat
Beban pajak (255,123) (68,978) (96,287) (1,673,898) 49,779 - (2,044,507) Tax expenses
Laba bersih 904,526 244,558 341,380 5,934,732 (575,302) 155,994 7,005,888 Net income
Aset segmen Segment of assets
Pembiayaan wholesale 58,719,889 18,497,916 - - - - 77,217,805 Wholesale financing
Pembiayaan ritel Retail financing
SME - - - 21,634,863 - - 21,634,863 SME
Mikro - - - 27,745,691 - - 27,745,691 Micro
Konsumer***) - - - 151,882,883 - - 151,882,883 Consumer***)
Cadangan kerugian penurunan Provision for impairment
nilai pembiayaan (4,382,847) (1,201,453) - (4,707,382) - - (10,291,682) losses for financing
Nonpembiayaan - bersih 597,762 - - - 139,826,110 - 140,423,872 Non-financing - net
54,934,804 17,296,463 - 196,556,055 139,826,110 - 408,613,432
Segment of liabilities,
Liabilitas, dana syirkah temporer temporary syirkah funds
dan ekuitas segmen and equity
Pendanaan 21,619,859 12,013,780 89,456,637 205,226,059 26,603,912 - 354,920,247 Funding
Nonpendanaan - - - - 53,693,185 - 53,693,185 Non-funding
21,619,859 12,013,780 89,456,637 205,226,059 80,297,097 - 408,613,432
*) Termasuk komponen internal transfer pricing antarsegmen operasi *) Include component of internal transfer pricing among operating segments
**) Termasuk eliminasi komponen internal transfer pricing **) Include elimination of internal transfer pricing components
***) Termasuk segmen pawning dan hasanah card ***) Include pawning and hasanah card segment
49. PERJANJIAN, KOMITMEN DAN KONTINJENSI 49. SIGNIFICANT AGREEMENTS, COMMITMENTS
SIGNIFIKAN AND CONTINGENCIES
Perjanjian signifikan Significant Agreements
Bancassurance Bancassurance
Pada tanggal 27 September 2024, Bank As at 27 September 2024, the bank signed
menandatangani perjanjian bancassurance dengan bancassurance agreement with PT Prudential
PT Prudential Sharia Life Assurance (“Prudential Sharia Life Assurance (“Prudential Sharia Life”) to
Sharia Life”) untuk memasarkan, mempromosikan market, promote and refer Prudential Sharia Life
dan mereferensikan produk asuransi Prudential insurance products through the Bank's distribution
Sharia Life melalui jaringan distribusi Bank. network. This collaboration agreement is effective
Perjanjian kerjasama ini berlaku efektif sejak tanggal from the date of agreement and will continue to be
perjanjian dan akan terus berlaku dan efektif hingga valid and effective until the fifteenth (15th) year from
tahun kelima belas (15) sejak tanggal peluncuran the launch date (1 March 2025). The Bank's
(1 Maret 2025). Adapun kewajiban Bank sebelum obligations before the launch date related to the
tanggal peluncuran terkait dengan penerbitan launching of insurance products and services in the
produk dan layanan asuransi di jaringan distribusi Bank's distribution network include preparing
Bank antara lain mempersiapkan peraturan internal, internal regulations, training Bank employees,
pelatihan pegawai Bank, rencana pemasaran dan marketing and communication plans and system
komunikasi serta penyesuaian sistem. adjustments.
149
Page 811
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
49. PERJANJIAN, KOMITMEN DAN KONTINJENSI 49. SIGNIFICANT AGREEMENTS, COMMITMENTS
SIGNIFIKAN (lanjutan) AND CONTINGENCIES (continued)
Perjanjian signifikan (lanjutan) Significant Agreements (continued)
Bancassurance (lanjutan) Bancassurance (continued)
Secara bertahap, terakhir pada tanggal In stages, latest on 25 October 2025, the Bank
25 Oktober 2025, Bank telah menerima secara tunai received Rp4,500,000 in cash from Prudential
sebesar Rp4.500.000 dari Prudential Sharia Life Sharia Life, which was recorded as cash and
yang dicatat sebagai kas dan pendapatan yang unearned income in the Bank's books.
diterima di muka di buku Bank. Selanjutnya, Bank Subsequently, the Bank will recognize income
akan mengakui pendapatan secara amortisasi through amortization over 15 years.
selama 15 tahun.
Sepanjang tahun 2025 dan 2024, Bank telah During 2025 and 2024, the Bank has recognized
mengakui pendapatan masing-masing sebesar revenues of Rp301,483 and Rp343,480,
Rp301.483 dan Rp343.480. respectively.
Perjanjian Sewa Menyewa Lease Agreement
Pada tanggal 1 Juli 2025, Bank dan PT PP (Persero) On 1 July 2025, the Bank and PT PP (Persero) Tbk
Tbk (“PT PP”) telah menandatangani perjanjian (“PT PP”) signed a lease agreement for the leased
sewa menyewa area sewa sehubungan dengan area in connection with the Build, Operate and
skema Bangun, Guna dan Serah (“BOT”) BSI Tower Transfer (“BOT”) scheme of BSI Tower located at
yang berlokasi di Jalan Medan Merdeka Selatan Jalan Medan Merdeka Selatan No.17 Jakarta. The
No.17 Jakarta. Jangka waktu sewa adalah tiga lease term is thirty years, starting from the
puluh tahun, terhitung sejak tanggal dimulainya commencement date of the lease which is
sewa adalah 1 Juli 2025. Bank telah melakukan 1 July 2025. The Bank has made a rental payment
pembayaran sewa sebesar Rp62.241 untuk periode of Rp62,241 for the period from 1 July 2025 to
1 Juli 2025 sampai 31 Desember 2025. Pada 31 December 2025. On the lease commencement
tanggal dimulainya sewa Bank akan mencatat aset date the Bank will record the lease asset and lease
guna usaha dan liabilitas sewa untuk seluruh liability for the entire lease period until the lease
periode sewa hingga masa berakhirnya sewa. Aset ends. The right-of-use asset and lease liability as of
hak guna dan liabilitas sewa per 31 Desember 2025 31 December 2025 amounting to Rp2,605,315.
adalah sebesar Rp2.605.315.
Dana Kementerian Keuangan Ministry of Finance funds
Pada tanggal 12 September 2025, Bank menerima On 12 September 2025, the Bank received a fund
penempatan dana sebesar Rp10.000.000 dari placement of Rp10,000,000 from the Ministry of
Kementerian Keuangan berdasarkan Keputusan Finance based on the Decree of the Minister of
Menteri Keuangan Republik Indonesia No. Finance of the Republic of Indonesia No.
276/KMK.05/2025 tentang Penempatan Uang 276/KMK.05/2025 concerning the Placement of
Negara dalam Rangka Pengelolaan Kelebihan dan State Funds in the Context of Managing Cash
Kekurangan Kas untuk Mendukung Pelaksanaan Surpluses and Shortages to Support the
Program Pemerintah dalam Mendorong Implementation of Government Programs in
Pertumbuhan Ekonomi. Penempatan dana tersebut Encouraging Economic Growth. The fund placement
juga telah dituangkan dalam Perjanjian Kerjasama has also been stipulated in the Cooperation
(PKS) No. 05/1158-PKS/DIR tanggal Agreement (PKS) No. 05/1158-PKS/DIR dated
12 September 2025. 12 September 2025.
Penempatan Dana tersebut dalam bentuk Deposito The fund placement is in the form of a deposit with a
dengan tingkat imbal hasil setara 80,467% x return rate equivalent to 80.467% x BI7DRR. This
BI7DRR. Penerimaan dana tersebut dalam rangka fund placement is to support financial market
mendukung pendalaman pasar keuangan dan deepening and to assist the government's program
mendukung program pemerintah dalam mendorong in promoting economic growth, particularly the
pertumbuhan ekonomi terutama pertumbuhan growth of the real sector.
sektor riil.
Dana yang diterima oleh Bank akan digunakan The funds received by the Bank will be used in
sesuai ketentuan dalam KMK tersebut dan selaras accordance with the provisions of the said decree
dengan manajemen risiko dari Bank. and aligned with risk management of the Bank.
150
Page 812
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
49. PERJANJIAN, KOMITMEN DAN KONTINJENSI 49. SIGNIFICANT AGREEMENTS, COMMITMENTS
SIGNIFIKAN (lanjutan) AND CONTINGENCIES (continued)
Dana Kementerian Keuangan (lanjutan) Ministry of Finance funds (continued)
Di tahun 2025, Bank menerima Penempatan Uang In 2025, the Bank received a State Fund Placement
Negara dalam Rangka Pengelolaan Kelebihan dan for the Management of Cash Surpluses and
Kekurangan Kas untuk Mendukung Pelaksanaan Shortfalls to Support the Implementation of
Program Pemerintah dan Mendorong Pertumbuhan Government Programs and Stimulate Economic
Ekonomi berdasarkan Keputusan Menteri Growth, based on Decrees of the Minister of Finance
Keuangan Republik Indonesia No.276 tertanggal of the Republic of Indonesia No. 276 dated
12 September dan No.332 tertanggal 12 September and No. 332 dated
10 November 2025 (‘SAL’) sebesar Rp10.000.000 10 November 2025 ('SAL') amounting to
yang di tempatkan dalam deposito mudharabah Rp10,000,000, placed in mudharabah time deposits
dengan tenor 6 bulan dan dapat diperpanjang. with a 6-month term and extendable.
Sampai dengan 31 Desember 2025, seluruh As of 31 December 2025, all SAL funds have been
penempatan dana SAL tersebut diatas telah di disbursed as credit by the Bank in accordance with
salurkan sebagai kredit oleh Bank sesuai dengan the disbursement criteria stipulated in the
kriteria penyaluran dana yang diatur dalam aforementioned Decree of the Minister of Finance
Keputusan Menteri Keuangan diatas dan ketentuan and internal policies, which refer to the Decree. As
internal yang mengacu kepada Keputusan Menteri of 31 December 2025, funds placed on mudharabah
Keuangan tersebut. Per 31 Desember 2025 dana time deposits remained at Rp10,000,000.
yang ditempatkan dalam deposito mudharabah
adalah tetap sebesar Rp10.000.000.
Liabilitas kontinjensi Contingent liabilities
Dalam menjalankan usahanya, Bank menghadapi In conducting the business, the Bank faces various
berbagai perkara hukum yang terkadang legal cases which sometimes involve claims for
mengandung tuntutan ganti rugi dimana Bank compensation in which the Bank is positioned as a
berposisi sebagai tergugat, terutama sehubungan defendant, especially in relation to the parties'
dengan kepatuhan para pihak terhadap compliance with agreements/contracts.
perjanjian/kontrak.
Walaupun terdapat perkara yang masih berproses, Although there are cases that are still in process, the
Bank berpendapat bahwa berdasarkan informasi Bank believes that based on information currently
yang ada dan posisi hukum Bank, tuntutan hukum available and the Bank’s legal position, these legal
ini tidak akan berdampak secara material pada claims will not likely have a material effect on the
operasi, posisi keuangan atau tingkat likuiditas operations, financial position or liquidity level of the
Bank. Bank.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank As at 31 December 2025 and 2024, the Bank has
telah membentuk cadangan (disajikan dalam akun established a provision (included in “Other
“Liabilitas Lain-lain”) untuk sejumlah tuntutan hukum Liabilities”) for a number of legal claims which have
yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) permanent legal force (inkracht) and which are still
maupun yang masih dalam proses masing-masing in process amounting to Rp2,872 and Rp3,021,
sebesar Rp2.872 dan Rp3.021. Manajemen respectively. Management believes that the
berpendapat bahwa jumlah cadangan yang dibentuk provision is adequate to cover losses due to the
telah memadai untuk menutup kerugian akibat legal risks.
hukum yang belum diputuskan atau masih dalam
proses.
151
Page 813
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
50. TAMBAHAN INFORMASI ARUS KAS 50. SUPPLEMENTARY CASH FLOW INFORMATION
Perubahan pada liabilitas yang timbul dari aktivitas Changes in liabilities arising from financing activities
pendanaan pada laporan arus kas adalah sebagai in the statements of cash flows are as follows:
berikut:
31 Desember/December 2025
Selisih kurs/
1 Januari/ Aktivitas nonkas/ Arus kas/ Foreign exchange Lainnya/ Jumlah/
Keterangan 1 January 2025 Non-cash activity Cash flow difference Others Total Descriptions
Liabilitas sewa 181,296 3,004,933 (474,177) - - 2,712,052 Lease liabilities
Pembiayaan berjangka mudharabah 1,000,000 - (1,000,000) - - - Mudharabah term financing
Sukuk mudharabah subordinasi 200,000 - - - - 200,000 Subordinated sukuk mudharabah
Sukuk mudharabah diterbitkan 3,018,563 - 3,306,338 - - 6,324,901 Issued sukuk mudharabah
Liabilitas kepada Bank Indonesia 18,417,864 - (18,417,864) - - - Liabilities to Bank Indonesia
31 Desember/December 2024
Selisih kurs/
1 Januari/ Aktivitas nonkas/ Arus kas/ Foreign exchange Lainnya/ Jumlah/
Keterangan 1 January 2024 Non-cash activity Cash flow difference Others Total Descriptions
Liabilitas sewa 123,193 210,016 (151,913) - - 181,296 Lease liabilities
Pembiayaan berjangka mudharabah 776,250 - 222,940 810 - 1,000,000 Mudharabah term financing
Sukuk mudharabah subordinasi 200,000 - - - - 200,000 Subordinated sukuk mudharabah
Sukuk mudharabah diterbitkan 3,608 (776) 3,015,731 - - 3,018,563 Issued sukuk mudharabah
Liabilitas kepada Bank Indonesia 11,900,055 - 6,517,809 - - 18,417,864 Liabilities to Bank Indonesia
51. OPINI DEWAN PENGAWAS SYARIAH 51. OPINION OF THE SHARIA SUPERVISORY
BOARD
Berdasarkan surat No. 01/BSI/DPS/OPINI/I/2026 Based on letter No. 01/BSI/DPS/OPINI/I/2026 dated
tanggal 28 Januari 2026, Dewan Pengawas Syariah 28 January 2026, the Sharia Supervisory Board
(“DPS”) PT Bank Syariah Indonesia Tbk (“DPS”) of PT Bank Syariah Indonesia Tbk
menyatakan bahwa secara umum aspek syariah expressed opinions that in general, the sharia
dalam operasional dan produk PT Bank Syariah aspects on products and operations of PT Bank
Indonesia Tbk untuk periode yang berakhir pada Syariah Indonesia Tbk for the period ended
tanggal 31 Desember 2025, telah mengikuti fatwa 31 December 2025, have complied with fatwa and
dan ketentuan syariah yang dikeluarkan oleh Dewan sharia regulations issued by National Sharia Board
Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (“DSN- of Indonesian Ulama Council (“DSN-MUI”), and
MUI”), serta opini syariah dari DPS. sharia opinion of DPS.
Berdasarkan surat No. 05/BSI/DPS/OPINI/I/2025 Based on letter No. 05/BSI/DPS/OPINI/I/2025 dated
tanggal 16 Januari 2025, Dewan Pengawas Syariah 16 January 2025, the Sharia Supervisory Board
(“DPS”) PT Bank Syariah Indonesia Tbk (“DPS”) of PT Bank Syariah Indonesia Tbk
menyatakan bahwa secara umum aspek syariah expressed opinions that in general, the sharia
dalam operasional dan produk PT Bank Syariah aspects on products and operations of PT Bank
Indonesia Tbk untuk tahun yang berakhir pada Syariah Indonesia Tbk for the year ended
tanggal 31 Desember 2024, telah mengikuti fatwa 31 December 2024, have complied with fatwa and
dan ketentuan syariah yang dikeluarkan oleh Dewan sharia regulations issued by National Sharia Board
Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (“DSN- of Indonesian Ulama Council (“DSN-MUI”), and
MUI”), serta opini syariah dari DPS. sharia opinion of DPS.
52. RENCANA BARANG MODAL 52. CAPITAL EXPENDITURE COMMITMENTS
Bank memiliki komitmen barang modal terkait The Bank has capital expenditure plans in relation
dengan perangkat IT sebesar Rp1.940.341 dan to the IT equipment amounting to Rp1,940,341 and
Rp1.939.959, masing-masing pada tanggal Rp1,939,959 as at 31 December 2025 and 2024,
31 Desember 2025 dan 2024. respectively.
152
Page 814
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
53. STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN BARU 53. NEW FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS
YANG TELAH DISAHKAN NAMUN BELUM ISSUED BUT NOT YET EFFECTIVE
BERLAKU EFEKTIF
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Financial Accounting Standard Board of Indonesian
Akuntan Indonesia (“DSAK-IAI”) telah menerbitkan Institute of Accountants (“DSAK-IAI”) has issued the
standar baru, amendemen dan interpretasi berikut, following new standards, amendments and
namun belum berlaku efektif untuk tahun buku yang interpretations, but not yet effective for the financial
dimulai pada 1 Januari 2026 adalah sebagai berikut: year beginning 1 January 2026 are as follows:
- Amendemen PSAK 109: “Klasifikasi dan - Amendment of SFAS 109: “Classification and
Pengukuran Instrumen Keuangan” tentang Measurement of Financial Instruments”
penghentian pengakuan liabilitas keuangan, regarding the derecognition of financial
serta mengklarifikasi penilaian karakteristik liabilities, as well as clarifying the assessment
arus kas untuk aset keuangan dengan fitur of cash flow characteristics for financial assets
ESG-linked, aset keuangan dengan fitur non- with ESG-linked features, financial assets with
recourse, dan instrumen yang terikat secara non-recourse features, and contractually bound
kontraktual seperti tranche. instruments such as tranches.
- Amendemen PSAK 107: “Klasifikasi dan
Pengukuran Instrumen Keuangan” tentang - Amendment of SFAS 107: “Classification and
persyaratan pengungkapan investasi pada Measurement of Financial Instruments”
instrumen ekuitas yang diukur pada nilai wajar regarding requirements for investments in
melalui penghasilan komprehensif lain dan equity instruments measured at fair value
menambah ketentuan terkait instrumen through other comprehensive income and
keuangan dengan persyaratan kontraktual adding provisions related to financial
yang mengubah waktu atau jumlah arus kas instruments with contractual terms that change
kontraktual. the timing or amount of contractual cash flows.
Mulai efektif pada atau setelah tanggal Effective beginning on or after 1 January 2027.
1 Januari 2027.
- Amendemen PSAK 118: ”Penyajian dan - Amendment of SFAS 118: “Presentation and
Pengungkapan dalam Laporan Keuangan” Disclosure in Financial Statements” regarding
tentang disyaratkan pengungkapan penyajian the required disclosure of specified total and
total dan subtotal tertentu dalam laporan laba subtotal presentation within the statement of
rugi. Selain itu, entitas juga disyaratkan untuk profit or loss, including subtotals. Furthermore,
mengklasifikasikan seluruh pendapatan dan entities are required to classify all income and
biaya dalam laporan laba rugi dan penghasilan expenses within the statement of profit or loss
komprehensif lain ke dalam satu dari lima into one of five categories: operating, investing,
kategori: operasi, investasi, pendanaan, pajak financing, income taxes and discontinued
penghasilan dan operasi yang dihentikan. operations, whereof the first three are new. It
Amandemen ini mensyaratkan pengungkapan also requires disclosure of newly defined
atas ukuran kinerja tetapan manajemen, subtotal management-defined performance measures,
pendapatan dan biaya, serta persyaratan baru subtotals of income and expenses, and
untuk agregasi dari disagregasi informasi includes new requirements for aggregation and
keuangan. disaggregation of financial information.
- Amendemen PSAK 413: “Penurunan Nilai” - Amendment of SFAS 413: “Impairment”
tentang penurunan nilai atas instrumen regarding the impairment of financial
keuangan yaitu aset keuangan berbasis syariah instruments, namely shariabased financial
dan kafalah untuk penjaminan risiko kredit. assets and kafalah for credit risk guarantees.
PSAK 413 diterapkan pada aset keuangan SFAS 413 is applied to sharia financial assets
syariah berupa hak tagih yang jumlah kas dan in the form of collection rights whose cash
waktu pembayarannya sudah ditentukan dalam amount and scheduled payment have been
akad. Perhitungan penurunan nilai dalam PSAK determined in the contract. The calculation of
413 menggunakan konsep ekspektasi kerugian impairment in SFAS 413 uses the concept of
(expected loss) yang perhitungannya expected loss whose calculation reflects the
mencerminkan jumlah tidak bias dan probabilitas unbiased and probabilityweighted amount and
tertimbang (unbiased and probability-weighted reasonable and supportable information. This
amount) dan informasi wajar dan tersokong calculation does not reflect the time value of
(reasonable and supportable information). money.
Perhitungan tersebut tidak mencerminkan nilai
waktu atas uang (time value of money).
153
Page 815
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
53. STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN BARU 53. NEW FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS
YANG TELAH DISAHKAN NAMUN BELUM ISSUED BUT NOT YET EFFECTIVE (continued)
BERLAKU EFEKTIF (lanjutan)
Mulai efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari 2027 Effective beginning on or after 1 January 2027
(lanjutan). (continued).
- Kafalah penjaminan risiko kredit ditentukan - The credit risk guarantee kafalah is determined
jumlah yang lebih tinggi antara jumlah provisi by the higher amount between the provision
yang dihitung berdasarkan PSAK 413 dengan amount calculated based on SFAS 413 and the
jumlah liabilitas yang telah dibentuk amount of liabilities that have been formed.
- Amandemen PSAK 401: “Penyajian dan - Amendment to SFAS 401: “Presentation and
Pengungkapan dalam Laporan Keuangan Disclosure in Sharia Financial Statements”
Syariah” tentang perubahan penyajian dan regarding changes in the presentation and
pengungkapan informasi dalam laporan disclosure of information in the comprehensive
penghasilan komprehensif dan catatan atas income statement and notes to the financial
laporan keuangan. Entitas disyarakan untuk statements. Entities are required to classify
melakukan pengklasifikasian penghasilan dan income and expenses into categories of
beban ke dalam kategori operasi, investasi, operations, investments, financing, corporate
pendanaan, zakat perusahaan, pajak zakat, income tax, and discontinued operations.
penghasilan dan operasi yang dihentikan. Selain Additionally, it is also required to present
itu, disyaratkan juga untuk menyajikan subtotal subtotals for operating profit or loss, profit or loss
laba rugi operasi, laba rugi sebelum pendanaan, before financing, corporate zakat, and income
zakat perusahaan, dan pajak penghasilan, serta tax, as well as profit or loss.
laba rugi.
Untuk mengkomunikasikan pandangan To communicate management's views on
manajemen atas aspek kinerja keuangan secara overall financial performance, PSAK 401
keseluruhan, PSAK 401 mensyaratkan mandates the disclosure of management's
pengungkapan ukuran kinerja tetapan performance measures. These changes result
manajemen. Perubahan ini mengakibatkan in a more consistent structure for the
struktur laporan penghasilan komprehensif yang comprehensive income statement and enhance
lebih konsisten dan meningkatkan comparability between entities.
komparabilitas antarentitas.
Pada saat penerbitan laporan keuangan, Bank masih As at the authorisation date of financial statements,
mempelajari dampak yang mungkin timbul dari the Bank is still evaluating the potential impact of
penerapan standar baru dan revisi tersebut serta these new and revised standards to the financial
pengaruhnya pada laporan keuangan. statements.
54. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 54. ADDITIONAL INFORMATION NOT REQUIRED
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN FINANCIAL ACCOUNTING
KEUANGAN INDONESIA STANDARDS
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is required by
yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan tidak applicable regulations and is not required by the
disyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan di Financial Accounting Standards in Indonesia.
Indonesia.
a. Kolektibilitas giro dan penempatan pada a. Collectibility of current accounts and
Bank Indonesia placements with Bank Indonesia
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As at 31 December 2025 and 2024, all current
seluruh giro dan penempatan pada Bank accounts and placements with Bank Indonesia
Indonesia diklasifikasikan “Lancar”. are classified as “Current”.
b. Kolektibilitas giro dan penempatan pada b. Collectibility of current accounts and
bank lain placements with other banks
31 Desember/December 2025 31 Desember/December 2024
Cadangan kerugian Cadangan kerugian
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Allowance for Allowance for
Jumlah/Total impairment losses Jumlah/Total impairment losses
Lancar 4,568,449 17,787 3,880,874 14,809 Current
154
Page 816
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
54. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 54. ADDITIONAL INFORMATION NOT REQUIRED
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN FINANCIAL ACCOUNTING
KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is required by
yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan tidak applicable regulations and is not required by the
disyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan di Financial Accounting Standards in Indonesia:
Indonesia: (lanjutan) (continued)
c. Kolektibilitas investasi pada surat berharga c. Collectibility of investments in marketable
securities
31 Desember/December 2025 31 Desember/December 2024
Cadangan kerugian Cadangan kerugian
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Allowance for Allowance for
Jumlah/Total impairment losses Jumlah/Total impairment losses
Lancar 59,682,602 32,114 62,251,806 35,288 Current
d. Kolektibilitas tagihan akseptasi d. Collectibility of acceptance receivables
31 Desember/December 2025 31 Desember/December 2024
Cadangan kerugian Cadangan kerugian
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Allowance for Allowance for
Jumlah/Total impairment losses Jumlah/Total impairment losses
Lancar 693,116 6,931 185,145 1,851 Current
e. Kolektibilitas piutang e. Collectibility of receivables
1) Kolektibilitas piutang murabahah adalah 1) Collectibility of Murabahah receivables as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 2025 31 Desember/December 2024
Cadangan kerugian Cadangan kerugian
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Allowance for Allowance for
Pokok/Principal impairment losses Pokok/Principal impairment losses
Lancar 143,378,540 1,678,284 138,808,664 1,720,199 Current
Dalam perhatian khusus 2,304,607 366,572 2,156,308 290,056 Special mention
Kurang lancar 939,997 332,157 885,705 299,394 Substandard
Diragukan 630,980 256,026 545,922 220,135 Doubtful
Macet 2,074,030 1,912,678 1,875,935 1,717,125 Loss
149,328,154 4,545,717 144,272,534 4,246,909
2) Kolektibilitas piutang istishna adalah 2) Collectibility of istishna receivables as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 2025 31 Desember/December 2024
Cadangan kerugian Cadangan kerugian
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Allowance for Allowance for
Pokok/Principal impairment losses Pokok/Principal impairment losses
Lancar - - 11 - Current
- - 11 -
3) Kolektibilitas piutang ijarah atas aset 3) Collectibility of ijarah receivables of assets
adalah sebagai berikut: as follows:
31 Desember/December 2025 31 Desember/December 2024
Cadangan kerugian Cadangan kerugian
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Allowance for Allowance for
Pokok/Principal impairment losses Pokok/Principal impairment losses
Dalam perhatian khusus 524 26 229 11 Special mention
Kurang lancar 69 10 259 39 Substandard
Diragukan 118 59 359 179 Doubtful
Macet 11,510 11,510 15,095 15,095 Loss
12,221 11,605 15,942 15,324
155
Page 817
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
54. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 54. ADDITIONAL INFORMATION NOT REQUIRED
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN FINANCIAL ACCOUNTING
KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is required by
yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan tidak applicable regulations and is not required by the
disyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan di Financial Accounting Standards in Indonesia:
Indonesia: (lanjutan) (continued)
e. Kolektibilitas piutang (lanjutan) e. Collectibility of receivables (continued)
4) Kolektibilitas piutang ijarah multijasa 4) Collectibility of multi-services ijarah as
adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 2025 31 Desember/December 2024
Cadangan kerugian Cadangan kerugian
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Allowance for Allowance for
Pokok/Principal impairment losses Pokok/Principal impairment losses
Lancar 150,563 1,712 168,722 1,794 Current
Dalam perhatian khusus 1,894 95 1,991 100 Special mention
Kurang lancar 702 105 209 32 Substandard
Diragukan 375 187 573 286 Doubtful
Macet 744 744 924 924 Loss
154,278 2,843 172,419 3,136
f. Kolektibilitas pinjaman qardh f. Collectibility of funds of qardh
31 Desember/December 2025 31 Desember/December 2024
Cadangan kerugian Cadangan kerugian
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Allowance for Allowance for
Jumlah/Total impairment losses Jumlah/Total impairment losses
Lancar 17,393,253 477,918 13,452,780 512,708 Current
Dalam perhatian khusus 50,358 6,563 43,157 6,536 Special mention
Kurang lancar 8,503 1,080 6,446 820 Substandard
Diragukan 13,013 5,811 6,855 3,084 Doubtful
Macet 256,801 256,801 264,546 264,546 Loss
17,721,928 748,173 13,773,784 787,694
g. Kolektibilitas pembiayaan mudharabah g. Collectibility of mudharabah financing
31 Desember/December 2025 31 Desember/December 2024
Cadangan kerugian Cadangan kerugian
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Allowance for Allowance for
Jumlah/Total impairment losses Jumlah/Total impairment losses
Lancar 2,864,007 26,154 2,869,536 25,945 Current
Dalam perhatian khusus - - - - Special mention
Macet 25,302 25,302 67,543 67,543 Loss
2,889,309 51,456 2,937,079 93,488
h. Kolektibilitas pembiayaan musyarakah h. Collectibility of musyarakah financing
31 Desember/December 2025 31 Desember/December 2024
Cadangan kerugian Cadangan kerugian
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Allowance for Allowance for
Jumlah/Total impairment losses Jumlah/Total impairment losses
Lancar 140,020,753 2,174,755 109,803,514 1,924,213 Current
Dalam perhatian khusus 3,072,139 1,987,571 2,791,965 1,928,640 Special mention
Kurang lancar 420,966 208,359 424,908 227,708 Substandard
Diragukan 147,940 41,927 128,828 26,567 Doubtful
Macet 1,209,976 1,209,975 1,038,003 1,038,003 Loss
144,871,774 5,622,587 114,187,218 5,145,131
156
Page 818
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
54. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 54. ADDITIONAL INFORMATION NOT REQUIRED
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN FINANCIAL ACCOUNTING
KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is required by
yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan tidak applicable regulations and is not required by the
disyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan di Financial Accounting Standards in Indonesia:
Indonesia: (lanjutan) (continued)
i. Piutang, pembiayaan dan pinjaman yang i. Restructured receivables, financing and
direstrukturisasi funds
Jumlah piutang, pembiayaan dan pinjaman Receivables, financing and funds that have been
yang diberikan yang telah direstrukturisasi restructured by the Bank as at
oleh Bank sampai dengan tanggal 31 December 2025 and 2024 are as follows:
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai
berikut:
31 Desember/December 2025
Pembiayaan Pembiayaan
Mudharabah/ Musyarakah/
Piutang/ Pinjaman Qardh/ Mudharabah Musyarakah Jumlah/
Receivables Funds of Qardh Financing Financing Total
Lancar 8,703,121 700,948 - 8,714,677 18,118,746 Current
Dalam perhatian khusus 414,477 7,250 - 2,749,353 3,171,080 Special mention
Kurang lancar 193,722 293 - 258,292 452,307 Substandard
Diragukan 113,101 462 - 32,725 146,288 Doubtful
Macet 869,940 238,888 21,961 705,458 1,836,247 Loss
Jumlah 10,294,361 947,841 21,961 12,460,505 23,724,668 Total
31 Desember/December 2024
Pembiayaan Pembiayaan
Mudharabah/ Musyarakah/
Piutang/ Pinjaman Qardh/ Mudharabah Musyarakah Jumlah/
Receivables Funds of Qardh Financing Financing Total
Lancar 2,441,493 455,249 - 6,991,160 9,887,902 Current
Dalam perhatian khusus 347,765 7,637 - 2,574,563 2,929,965 Special mention
Kurang lancar 300,854 449 - 315,892 617,195 Substandard
Diragukan 160,586 700 - 51,580 212,866 Doubtful
Macet 1,014,695 243,304 64,205 730,372 2,052,576 Loss
Jumlah 4,265,393 707,339 64,205 10,663,567 15,700,504 Total
j. Rasio Non-Performing Financing (“NPF”) j. Non-Performing Financing (“NPF”) Ratio
31 Desember/December 2025
Aset yang
Diperoleh untuk
Pembiayaan Pembiayaan Ijarah - Bersih/
Mudharabah/ Musyarakah/ Assets
Piutang/ Pinjaman Qardh/ Mudharabah Musyarakah Acquired for Jumlah/
Receivables Funds of Qardh Financing Financing Ijarah - Net Total
Jumlah saldo*) 149,494,653 17,721,928 2,706,308 144,831,031 3,866,097 318,620,017 Total balance*)
NPF - Bruto*) 3,658,525 278,317 25,302 1,778,882 12,609 5,753,635 NPF - Gross*)
Persentase NPF Percentage of NPF
- Bruto 2.45% 1.57% 0.93% 1.23% 0.33% 1.81% - Gross
NPF - Neto*) 1,145,049 14,624 - 318,620 12,609 1,490,902 NPF - Net*)
Persentase NPF Percentage of NPF
- Neto 0.77% 0.08% 0.00% 0.22% 0.33% 0.47% - Net
*) Diluar piutang, pinjaman qardh, pembiayaan mudharabah, dan *) Exclude receivables, funds of qardh, mudharabah financing, and
pembiayaan musyarakah kepada bank lain musyarakah financing to other banks
31 Desember/December 2024
Aset yang
Diperoleh untuk
Pembiayaan Pembiayaan Ijarah - Bersih/
Mudharabah/ Musyarakah/ Assets
Piutang/ Pinjaman Qardh/ Mudharabah Musyarakah Acquired for Jumlah/
Receivables Funds of Qardh Financing Financing Ijarah - Net Total
Jumlah saldo*) 144,460,906 13,773,784 2,744,964 114,135,639 3,122,255 278,237,548 Total balance*)
NPF - Bruto*) 3,324,983 277,847 65,765 1,591,738 17,254 5,277,587 NPF - Gross*)
Persentase NPF Percentage of NPF
- Bruto 2.30% 2.02% 2.40% 1.39% 0.55% 1.90% - Gross
NPF - Neto*) 1,071,774 9,398 - 299,461 17,254 1,397,887 NPF - Net*)
Persentase NPF Percentage of NPF
- Neto 0.74% 0.07% 0.00% 0.26% 0.55% 0.50% - Net
*) Diluar piutang, pinjaman qardh, pembiayaan mudharabah, dan *) Exclude receivables, funds of qardh, mudharabah financing, and
pembiayaan musyarakah kepada bank lain musyarakah financing to other banks
157
Page 819
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
54. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 54. ADDITIONAL INFORMATION NOT REQUIRED
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN FINANCIAL ACCOUNTING
KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is required by
yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan tidak applicable regulations and is not required by the
disyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan di Financial Accounting Standards in Indonesia:
Indonesia: (lanjutan) (continued)
k. Mutasi agunan yang diambil alih k. Movement of the foreclosed collaterals
Mutasi agunan yang diambil alih pada tanggal Movement of the foreclosed collaterals as at
31 Desember 2025 dan 2024: of 31 December 2025 and 2024 are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Saldo awal 711,370 825,759 Beginning balance
Penyelesaian (55,816) (114,389) Settlement
Saldo akhir 655,554 711,370 Ending balance
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (655,554) (711,370) impairment losses
- -
l. Kolektibilitas komitmen dan kontinjensi l. Collectibility of commitments and
contingencies
Kolektibilitas komitmen dan kontijensi dengan The collectibility of commitments and
risiko pembiayaan adalah sebagai berikut: contingencies with financing risk are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Lancar 8,225,630 4,542,007 Current
Dalam perhatian khusus 53,446 2,193 Special mention
8,279,076 4,544,200
m. Rasio Giro Wajib Minimum (“GWM”) m. The Minimum Statutory Reserve
Requirement (“GWM”) Ratio
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
Kewajiban Pemenuhan GWM: Fulfillment of GWM:
GWM Harian 0.00% 0.00% GWM Daily
GWM Rata-Rata 7.50% 7.50% GWM Average
Insentif GWM (4.50%) (4.00%) GWM Incentives
Disinsentif Rasio Intermediasi Macroprudential Intermediation Ratio
Makroprudensial (“RIM”) 0.17% 0.00% (“RIM”) Disincentives
Total Kewajiban Pemenuhan GWM 3.17% 3.50% Total of Fulfillment of GWM
Pemenuhan Penyangga Likuiditas Fulfillment of Macroprudential
Makroprudensial (“PLM”) Liquidity Buffer (“PLM”)
(d/h GWM Sekunder) 2.50% 3.50% (previously GWM Secondary)
Realisasi Pemenuhan GWM 7.17% 4.83% Realisation Fulfillment of GWM
Realisasi Pemenuhan GWM Rata-Rata 6.20% 3.74% Realisation Fulfillment of GWM Average
Realisasi Pemenuhan Penyangga Realisation Fulfillment of Macroprudential
Likuiditas Makroprudensial (“PLM”) Liquidity Buffer (“PLM”)
(d/h GWM Sekunder) 13.66% 11.31% (previously GWM Secondary)
Valuta asing Foreign currencies
Kewajiban Pemenuhan GWM 1.00% 1.00% Fulfillment of GWM
Realisasi Pemenuhan GWM 17.42% 1.46% Realisation Fulfillment of GWM
158
Page 820
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
54. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 54. ADDITIONAL INFORMATION NOT REQUIRED
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN FINANCIAL ACCOUNTING
KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is required by
yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan tidak applicable regulations and is not required by the
disyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan di Financial Accounting Standards in Indonesia:
Indonesia: (lanjutan) (continued)
m. Rasio Giro Wajib Minimum (“GWM”) m. The Minimum Statutory Reserve
(lanjutan) Requirement (“GWM”) Ratio (continued)
Rasio GWM pada tanggal 31 Desember 2025 The GWM ratio as at 31 December 2025 and
dan 2024 dihitung berdasarkan Peraturan 2024 are calculated based on Board of
Anggota Dewan Gubernur (“PADG”) No. Governors Members Regulations (“PADG”) No.
24/8/PADG/2022 tentang “Peraturan 24/8/PADG/2022 regarding ”The
Pelaksanaan Pemenuhan Giro Wajib Minimum implementation of Minimum Statutory Reserves
dalam Rupiah dan Valuta Asing bagi Bank in Rupiah and Foreign Currency for
Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Conventional Banks, Sharia Banks and Sharia
Unit Usaha Syariah”, sebagaimana telah diubah Business Units”, as last amended by PADG
terakhir dengan PADG No. 12 tahun 2023 No. 12 year 2023 dated 27 September 2023 and
tanggal 27 September 2023 dan mulai berlaku effectively came into force on 1 October 2023.
sejak tanggal 1 Oktober 2023. PADG baru The new PADG regulates every Sharia Bank
tersebut mengatur setiap Bank Umum Syariah and Sharia Business Unit to maintain GWM in
dan Unit Usaha Syariah untuk memelihara Rupiah and foreign exchange, the amount of
GWM dalam Rupiah dan valuta asing yang which is set at 7.5% and 1% of third party funds
besarnya ditetapkan sebesar 7,5% dan 1% dari (“TPF”) in Rupiah and foreign exchange.
dana pihak ketiga (“DPK”) dalam Rupiah dan
valuta asing.
Dalam perhitungan kewajiban pemenuhan In calculating the fulfillment of Rupiah statutory
GWM Rupiah, terdapat komponen insentif reserves, there is a GWM incentive component
GWM sesuai PADG No. 8 tahun 2025 tanggal which is in accordance with the PADG No. 8
27 Maret 2025 tentang “Perubahan Ketiga atas year 2025 dated 27 March 2025 concerning
Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor “Third amendment of Board of Governors
24/8/PADG/2022 tentang Peraturan Members Regulations (“PADG”) No.
Pelaksanaan Pemenuhan Giro Wajib Minimum 24/8/PADG/2022 regarding the implementation
dalam Rupiah dan Valuta Asing bagi Bank of Minimum Statutory Reserves in Rupiah and
Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Foreign Currency for Conventional Banks,
Unit Usaha Syariah”, serta disinsentif RIM Sharia Banks and Sharia Business Units”, as
sesuai Peraturan Bank Indonesia Nomor well as disincentives RIM according to Bank
21/12/PBI/2019 tanggal 25 November 2019 Indonesia Regulation Number 21/12/PBI/2019
tentang “Perubahan atas Peraturan Bank dated 25 November 2019 concerning
Indonesia Nomor 20/4/PBI/2018 tentang Rasio “Amendments to Bank Indonesia Regulation
Intermediasi Makroprudensial dan Penyangga Number 20/4/PBI/2018 concerning
Likuiditas Makroprudensial bagi Bank Umum Macroprudential Intermediation Ratio and
Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Macroprudential Liquidity Buffer for
Usaha Syariah”. Conventional Commercial Banks, Sharia
Commercial Banks, and Sharia Business Unit”.
Bank juga memiliki kewajiban untuk memenuhi Bank also has the obligation to fulfill
Penyangga Likuiditas Makroprudensial Macroprudential Liquidity Buffer as regulated by
sebagaimana diatur dalam PADG No. 11 Tahun PADG No. 11 year 2025 dated 1 June 2025
2025 tanggal 1 Juni 2025 tentang “Perubahan concerning “Eight amendment of Board of
Kedelapan atas Peraturan Anggota Dewan Governors Members Regulations (“PADG”) No.
Gubernur Nomor 21/22/PADG/2019 tentang 21/22/PADG/2019 regarding Macroprudential
Rasio Intermediasi Makroprudensial dan Intermediation Ratio and Macroprudential
Penyangga Likuiditas Makroprudensial bagi Liquidity Buffer for Conventional Commercial
Bank Umum Konvensional, Bank Umum Banks, Sharia Commercial Banks, and Sharia
Syariah, dan Unit Usaha Syariah”. Business Unit”.
159
Page 821
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
54. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 54. ADDITIONAL INFORMATION NOT REQUIRED
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN FINANCIAL ACCOUNTING
KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is required by
yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan tidak applicable regulations and is not required by the
disyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan di Financial Accounting Standards in Indonesia:
Indonesia: (lanjutan) (continued)
m. Rasio Giro Wajib Minimum (“GWM”) m. The Minimum Statutory Reserve
(lanjutan) Requirement (“GWM”) Ratio (continued)
Selain ketentuan di atas, berdasarkan In addition, based on Bank Indonesia
Peraturan Bank Indonesia (“PBI”) Regulation (“PBI”) No. 23/07/PADG/2021 which
No. 23/07/PADG/2021 yang berlaku sejak is effective from 1 May 2021 and Bank
1 Mei 2021 dan Peraturan Bank Indonesia Indonesia Regulation (“PBI”) No.
(“PBI”) No. 21/22/PADG/2019 yang berlaku 21/22/PADG/2019 which is effective from 28
sejak 28 November 2019, terdapat perubahan November 2019, there are changes in the
perhitungan GWM Financing to Deposit Ratio calculation of GWM Financing to Deposit Ratios
(“FDR”) menjadi RIM. Bank harus memelihara (“FDR”) to RIM. Bank must pay additional
tambahan GWM jika RIM Bank kurang dari Statutory Reserves if the Bank’s RIM is less
batas bawah 84% atau melebihi batas atas than the lower limit of 84% or exceeds the upper
target Bank Indonesia sebesar 94%. limit of the Bank Indonesia target of 94%.
Saldo giro pada Bank Indonesia disediakan The balance of current accounts with Bank
untuk memenuhi persyaratan GWM dari Bank Indonesia is maintained to meet the GWM of
Indonesia. Bank Indonesia.
Bank telah memenuhi ketentuan Bank As at 31 December 2025 and 2024, the Bank
Indonesia tentang GWM pada tanggal has complied with the Bank Indonesia
31 Desember 2025 dan 2024. regulations regarding the GWM.
n. Kewajiban Penyediaan Modal Minimum n. Minimum Required Capital Adequacy Ratio
(”KPMM”) (“CAR”)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As at 31 December 2025 and 2024, the CAR are
rasio KPMM Bank dihitung berdasarkan calculated based on OJK Regulation No.
Peraturan OJK No. 21/POJK.03/2014 tanggal 21/POJK.03/2014 dated 19 November 2014, as
19 November 2014 yang mencabut peraturan amended in previous regulation. The CARs as at
sebelumnya. Rasio KPMM pada tanggal 31 December 2025 and 2024 are as follows:
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai
berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Modal inti 48,109,082 41,685,617 Core capital
Modal pelengkap (maksimum Supplementary capital (maximum
100% dari modal inti) 120,000 160,000 100% over core capital)
Cadangan umum penyisihan General reserves of allowance for
kerugian aset produktif impairment losses on earning
(maksimum 1,25% dari Aset assets (maximum 1.25% of
Tertimbang Menurut Risiko Risk Weighted Assets
(”ATMR”)) 2,344,058 2,105,714 (”RWA”))
50,573,140 43,951,331
ATMR Risiko Kredit 187,167,249 168,052,923 RWA for Financing Risk
ATMR Risiko Pasar 3,974,723 1,693,430 RWA for Market Risk
ATMR Risiko Operasional 38,772,256 35,598,536 RWA for Operational Risk
229,914,228 205,344,889
Rasio KPMM Bank untuk Risiko Bank’s CAR for Credit Risk
Kredit dan Risiko Operasional 22.38% 21.58% and Operational Risk
Rasio KPMM Bank untuk Risiko
Kredit, Risiko Pasar Bank’s CAR for Credit Risk, Market Risk
dan Risiko Operasional 22.00% 21.40% and Operational Risk
Rasio KPMM yang diwajibkan 9.99% 9.99% Minimum CAR
160
Page 822
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
54. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 54. ADDITIONAL INFORMATION NOT REQUIRED
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN FINANCIAL ACCOUNTING
KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is required by
yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan tidak applicable regulations and is not required by the
disyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan di Financial Accounting Standards in Indonesia:
Indonesia: (lanjutan) (continued)
n. Kewajiban Penyediaan Modal Minimum n. Minimum Required Capital Adequacy Ratio
(”KPMM”) (lanjutan) (“CAR”) (continued)
Berdasarkan profil risiko Bank pada tanggal 31 Based on the risk profile as at 31 December
Desember 2025 dan 2024, yaitu satisfactory, 2025 and 2024, which is satisfactory, the
maka KPMM minimum pada tanggal 31 minimum CAR as at 31 December 2025 and
Desember 2025 dan 2024, ditetapkan sebesar 2024, was determined at 9% to less than 10%.
9% sampai dengan kurang dari 10%.
Selain wajib membentuk modal inti dan modal In addition to provide core capital and
pelengkap, Bank wajib untuk memenuhi supplementary capital, the Bank is required to
Countercyclical Buffer yang ditetapkan dalam provide Countercyclical Buffer ranging from 0%
kisaran 0% sampai dengan 2,5% dari ATMR to 2.5% of RWA based on POJK regulation No.
sesuai dengan POJK No. 21/POJK.03/2014 21/POJK.03/2014 regarding the Minimum
tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Required Capital Adequacy Ratio of Sharia
Bank Umum Syariah. Bank.
Hasil penilaian menunjukan bahwa Bank The assessment result shows that the Bank
mampu untuk memenuhi KPMM sesuai dengan has met the Minimum CAR in accordance with
profil risiko dan mampu memenuhi ketentuan its risk profile and met additional capital buffer
tambahan modal (buffer). requirement.
o. Rasio piutang, pembiayaan dan pinjaman o. Small business receivables, financing and
usaha kecil funds ratio
Rasio piutang, pembiayaan dan pinjaman The ratio of small business receivables,
usaha kecil terhadap jumlah piutang, financing and funds to total sharia receivables,
pembiayaan dan pinjaman syariah yang financing and funds are 16.52% and 18.86% as
diberikan Bank adalah sebesar 16,52% dan at 31 December 2025 and 2024, respectively.
18,86% masing-masing pada tanggal
31 Desember 2025 dan 2024.
p. Batas Maksimum Penyaluran Dana dan p. Maximum Limit for Distribution of Funds and
Penyaluran Dana Besar ("BMPD") Distribution of Large Funds (“BMPD”)
Dalam laporan Batas Maksimum Penyaluran Based on the Maximum Limit for Distribution of
Dana dan Penyaluran Dana Besar ("BMPD") Funds and Distribution of Large Funds (“BMPD”)
kepada Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal to the Financial Services Authority as at 31
31 Desember 2025 dan 2024 tidak terdapat December 2025 and 2024 there are no
piutang, pembiayaan dan pinjaman pihak terkait receivables, financing and funds related parties
yang melampaui ketentuan BMPD. which exceeded the BMPD regulation.
Pihak terkait dalam ketentuan BMPD adalah Related parties in BMPD regulation are
perorangan atau perusahaan yang mempunyai individuals or companies that have a controlling
hubungan pengendalian dengan Bank, baik relationship with the Bank, either directly or
secara langsung maupun tidak langsung, indirectly, through ownership, management
melalui hubungan kepemilikan, kepengurusan, and/or financial relationships.
dan/atau keuangan.
161
Page 823
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
54. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 54. ADDITIONAL INFORMATION NOT REQUIRED
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN FINANCIAL ACCOUNTING
KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is required by
yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan tidak applicable regulations and is not required by the
disyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan di Financial Accounting Standards in Indonesia:
Indonesia: (lanjutan) (continued)
q. Posisi Devisa Neto (“PDN”) q. Net Open Position (“NOP”)
Perhitungan PDN didasarkan pada Peraturan The NOP is calculated based on Bank Indonesia
Bank Indonesia No. 5/13/PBI/2003 tanggal Regulation No. 5/13/PBI/2003 dated 1 July 2003
1 Juli 2003 sebagaimana telah diubah terakhir which was last amended by Bank Indonesia
dengan Peraturan Bank Indonesia Regulation No. 17/5/PBI/2015 dated 29 May
No. 17/5/PBI/2015 tanggal 29 Mei 2015. 2015. Based on this regulation, the Bank is
Berdasarkan peraturan tersebut, Bank required to maintain NOP ratio at a maximum of
diwajibkan untuk menjaga rasio PDN 20% of the total capital. The NOP is the sum of
maksimum 20% dari jumlah modal. PDN the absolute values, which are stated in Rupiah,
adalah penjumlahan nilai absolut yang of the net difference between the assets and
dinyatakan dalam Rupiah dari selisih bersih liabilities denominated in each foreign currency
antara aset dan liabilitas dalam mata uang and the net difference of the receivables and
asing dan selisih bersih dari tagihan dan payables of commitments and contingencies
liabilitas komitmen dan kontinjensi yang dicatat recorded in the administrative accounts
dalam rekening administratif yang denominated in each foreign currency.
didenominasi dalam setiap mata uang asing.
PDN Bank pada tanggal 31 Desember 2025 The NOP of Bank as at 31 December 2025 and
dan 2024 adalah sebagai berikut: 2024 are as follows:
31 Desember/December 2025
Aset/ Liabilitas/ Posisi devisa neto/
Mata uang Assets Liabilities Net open position Currencies
Laporan Posisi Keuangan Statements of Financial Position
dan Rekening Administratif and Administrative Accounts
Dolar Amerika Serikat 33,500,018 31,948,350 1,551,668 United States Dollar
Riyal Saudi Arabia 2,832,466 4,082,659 1,250,193 Saudi Arabian Riyal
Dolar Singapura 147,817 142,217 5,600 Singapore Dollar
Euro Eropa 111,131 101,461 9,670 European Euro
Yuan China 9,280 51 9,229 Chinese Yuan
Dolar Australia 6,109 11 6,098 Australian Dollar
Dirham Uni Emirat Arab 3,648 - 3,648 United Arab Emirates Dirham
Pound Sterling Inggris 26,527 - 26,527 Great Britain Pound Sterling
Yen Jepang 10,603 11 10,592 Japanese Yen
Franc Swiss 1,787 - 1,787 Swiss Franc
Dolar Hong Kong 270 - 270 Hong Kong Dollar
2,875,282
Modal (Catatan 54n) 50,573,140 Capital (Note 54n)
Rasio PDN 5.69% NOP Ratio
Rasio PDN pada tanggal 31 Desember 2025 Net Open Position ratio as of 31 December
jika menggunakan modal bulan November 2025 2025 if calculated using November 2025 capital
adalah sebagai berikut: as follows:
Modal bulan November 2025/November 2025 Capital 49,810,163
Rasio PDN/NOP ratio 0.81%
162
Page 824
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
54. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 54. ADDITIONAL INFORMATION NOT REQUIRED
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN FINANCIAL ACCOUNTING
KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is required by
yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan tidak applicable regulations and is not required by the
disyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan di Financial Accounting Standards in Indonesia:
Indonesia: (lanjutan) (continued)
q. Posisi Devisa Neto (“PDN”) (lanjutan) q. Net Open Position (“NOP”) (continued)
31 Desember/December 2024
Aset/ Liabilitas/ Posisi devisa neto/
Mata uang Assets Liabilities Net open position Currencies
Laporan Posisi Keuangan Statements of Financial Position
dan Rekening Administratif and Administrative Accounts
Dolar Amerika Serikat 25,296,035 24,636,104 659,931 United States Dollar
Riyal Saudi Arabia 351,576 82,187 269,389 Saudi Arabian Riyal
Dolar Singapura 40,635 27,204 13,431 Singapore Dollar
Euro Eropa 22,580 17,507 5,073 European Euro
Yuan China 19,607 - 19,607 Chinese Yuan
Dolar Australia 9,329 210 9,119 Australian Dollar
Dirham Uni Emirat Arab 6,941 22 6,919 United Arab Emirates Dirham
Pound Sterling Inggris 6,510 - 6,510 Great Britain Pound Sterling
Yen Jepang 2,903 - 2,903 Japanese Yen
Dolar Hong Kong 262 - 262 Hong Kong Dollar
993,144
Modal (Catatan 54n) 43,951,331 Capital (Note 54n)
Rasio PDN 2.26% NOP Ratio
Rasio PDN pada tanggal 31 Desember 2024 Net Open Position ratio as of 31 December
jika menggunakan modal bulan November 2024 2024 if calculated using November 2024 capital
adalah sebagai berikut: as follows:
Modal bulan November 2024/November 2024 Capital 44,101,982
Rasio PDN/NOP ratio 2.25%
r. Manajemen risiko r. Risk management
Risiko operasional Operational risk
Risiko operasional adalah risiko kerugian yang Operational risk is the risk of loss resulting from
diakibatkan oleh ketidakcukupan dan/atau tidak inadequate and/or failed internal processes,
berfungsinya proses internal, kesalahan human error, system failures, and/or external
manusia, kegagalan sistem, dan/atau adanya events that affect the Bank’s operations.
kejadian-kejadian eksternal yang
mempengaruhi operasional Bank.
Pengelolaan risiko operasional selaras dengan Operational risk management is aligned with
pengembangan upaya pengendalian the development of internal control efforts. One
internal. Salah satu upaya yang dilakukan Bank of the efforts made by the Bank is the
dengan menerapkan pengendalian internal implementation of internal controls through the
melalui pemisahan tugas dan tanggung jawab segregation of duties and responsibilities
(segregation of duties) yaitu pemisahan fungsi (segregation of duties), namely the separation
(maker, checker, approver), mekanisme dual of functions (maker, checker, approver), dual
control dalam setiap transaksi, deviasi/otorisasi, control mechanisms in every transaction,
pembatasan otoritas sistem akses, peningkatan deviation/ authorisation, restrictions on access
kompetensi karyawan, dan pelaksanaan audit to the system authority, increasing employee’s
internal. competence and the implementation of internal
audit.
163
Page 825
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
54. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 54. ADDITIONAL INFORMATION NOT REQUIRED
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN FINANCIAL ACCOUNTING
KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is required by
yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan tidak applicable regulations and is not required by the
disyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan di Financial Accounting Standards in Indonesia:
Indonesia: (lanjutan) (continued)
r. Manajemen risiko (lanjutan) r. Risk management (continued)
Risiko operasional (lanjutan) Operational risk (continued)
Tindakan yang diambil oleh Bank untuk The actions taken by the Bank to minimise
meminimalkan risiko operasional di antaranya operational risks include the following:
sebagai berikut:
1) Menyusun Kebijakan, Standar Prosedur 1) Formulating Policies, Standard Operating
dan Petunjuk Teknis Operasional sebagai Procedures, and Operational Technical
panduan dalam penerapan manajemen Instructions as guidance for implementing
risiko operasional di seluruh unit kerja. operational risk management across all work
Ketentuan tersebut akan direview dan units. These provisions will be reviewed and
disosialisasikan secara berkala sesuai disseminated periodically in line with the
dengan kebutuhan dan perubahan kondisi Bank’s needs and changes in internal and
internal dan eksternal Bank. external conditions.
2) Membentuk fungsi pengelola yang terpisah 2) Establish a separate management function
dari satuan kerja operasional dengan tugas from the operational work unit with the task
memastikan penerapan manajemen risiko of ensuring the implementation of
operasional di unit kerja. Fungsi tersebut operational risk management in the work
dilaksanakan oleh Senior Operational Risk unit. This function is carried out by the Senior
Head (SORH) dengan mengkoordinir: Operational Risk Head (SORH) by
coordinating:
a) Decentralized Compliance & a) Decentralized Compliance &
Operational Risk (DCOR) di Kantor Operational Risk (DCOR) at the Head
Pusat; dan Office; and
b) Regional Business Control (RBC) di b) The Regional Business Control (RBC)
kantor Jaringan. at branch offices.
3) Menyiapkan tools penerapan manajemen 3) Preparing tools for implementation of
risiko operasional, antara lain Risk and operational risk management, including Risk
Control Self Assessment, Key Risk & Control Self Assessment, Key Risk
Indicator, Loss Event Database, Laporan Indicators, Loss Event Database,
Perangkat Risiko Operasional, dan Control Operational Risk Tools Reports and Control
Testing. Testing.
4) Melakukan kajian & analisis risiko 4) Conducting operational risk studies &
operasional, memberikan masukan/ analysis, providing input/opinions/reviews
opini/review atas usulan produk dan/atau on proposed new products and/or activities,
aktivitas baru, serta perubahan as well as changes and updates to the
pemutakhiran ketentuan operasional Bank. Bank's operational provisions.
5) Menerapkan Business Continuity 5) Applying a Business Continuity
Management (“BCM”) untuk memastikan Management (“BCM”) to ensure the
kelangsungan operasional Bank secara continuity of operations of the Bank despite
terus menerus meskipun terjadi gangguan the disturbance (disaster) and to protect the
(bencana) untuk melindungi kepentingan interests of stakeholders.
stakeholders.
164
Page 826
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
54. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 54. ADDITIONAL INFORMATION NOT REQUIRED
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN FINANCIAL ACCOUNTING
KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is required by
yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan tidak applicable regulations and is not required by the
disyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan di Financial Accounting Standards in Indonesia:
Indonesia: (lanjutan) (continued)
r. Manajemen risiko (lanjutan) r. Risk management (continued)
Risiko operasional (lanjutan) Operational risk (continued)
Tindakan yang diambil oleh Bank untuk The actions taken by the Bank to minimise
meminimalkan risiko operasional di antaranya operational risks include the following:
sebagai berikut: (lanjutan) (continued)
6) Melakukan proses rekrutmen yang 6) Conducting an adequate recruitment
memadai untuk memastikan integritas dan process to ensure the integrity and
kompetensi calon karyawan termasuk competence of prospective employees,
penerapan Know Your Employee (“KYE”), including the implementation of Know Your
memberikan pelatihan dan sertifikasi yang Employee (“KYE”), providing continuous
berkesinambungan, meningkatkan training and certification, enhancing risk
kesadaran risiko melalui berbagai program awareness through various risk awareness
risk awareness, serta menerapkan programs, and implementing reward and
kebijakan reward dan punishment yang punishment policies that encourage
mendorong peningkatan kinerja dan disiplin improved employee performance and
pegawai. discipline.
Risiko hukum Legal risk
Risiko hukum adalah risiko akibat tuntutan Legal risk is the risk due to lawsuits and/or
hukum dan/atau kelemahan aspek yuridis. weaknesses of juridical aspects. The
Timbulnya risiko hukum antara lain dapat emergence of legal risk can be caused by the
disebabkan karena ketiadaan peraturan absence of supporting laws and regulations or
perundang-undangan yang mendukung atau the weakness of the agreement, such as non-
kelemahan perikatan, seperti tidak dipenuhinya compliance with the legal terms of the contract
syarat sahnya kontrak atau pengikatan agunan or imperfect binding of collateral. As a company
yang tidak sempurna. Sebagai perusahaan governed by the laws of the Republic of
yang diatur oleh hukum Republik Indonesia, Indonesia, the Bank must comply with all
Bank harus selalu mematuhi semua hukum dan applicable laws and regulations issued by Bank
peraturan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia/Financial Service Authority (“OJK”)
Indonesia/Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) as a regulator in the banking industry in
sebagai regulator dalam industri perbankan di Indonesia as well as other regulations relating
Indonesia serta ketentuan lain yang berkaitan to business activities carried out by the Bank.
dengan kegiatan usaha yang dilakukan oleh
Bank.
Risiko hukum yang timbul dapat berupa Legal risk that arise can be in the form of claims
tuntutan kerugian material ataupun immaterial for material or immaterial losses if the Bank
apabila Bank tidak mematuhi ketentuan dan does not comply with the applicable rules and
peraturan yang berlaku. Jika terjadi tuntutan regulations. If there is a claim for losses against
kerugian terhadap Bank dalam jumlah yang the Bank in a material amount, it can directly
cukup material, maka secara langsung dapat affect the Bank's financial performance.
mempengaruhi kinerja keuangan Bank.
165
Page 827
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
54. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 54. ADDITIONAL INFORMATION NOT REQUIRED
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN FINANCIAL ACCOUNTING
KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is required by
yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan tidak applicable regulations and is not required by the
disyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan di Financial Accounting Standards in Indonesia:
Indonesia: (lanjutan) (continued)
r. Manajemen risiko (lanjutan) r. Risk management (continued)
Risiko hukum (lanjutan) Legal risk (continued)
Dalam mengelola risiko hukum, Bank In managing legal risk, the Bank performs
melakukan tindakan di antaranya: actions such as:
1) Melakukan reviu terhadap kebijakan dan 1) Conducting a review of policies and
prosedur operasi standar yang terkait standard operating procedures related to
dengan pengelolaan risiko hukum sesuai the management of legal risk in
dengan peraturan yang berlaku. accordance with applicable regulations.
2) Mengembangkan organisasi hukum yang 2) Developing a strong legal organisation.
kuat.
3) Standarisasi akad dan perjanjian kerja sama 3) Standardising contract and cooperation
sesuai dengan peraturan yang berlaku. agreement in accordance with applicable
regulations.
4) Menentukan kebijakan cadangan perkara. 4) Determining the case provision policy.
Risiko kepatuhan Compliance risk
Risiko kepatuhan adalah risiko yang timbul dari Compliance risk is the risk arising from the Bank
kegagalan Bank dalam mematuhi dan/atau failures in complying and/or applying applicable
menerapkan peraturan perundang-undangan laws and regulations and Sharia principles. In
yang berlaku dan prinsip-prinsip the banking industry, the Bank is required to
Syariah. Dalam industri perbankan, Bank wajib comply with regulations issued by the
mematuhi peraturan yang dikeluarkan oleh Government, Bank Indonesia, OJK and the
Pemerintah, Bank Indonesia, OJK, dan Dewan National Sharia Boards.
Syariah Nasional.
Secara umum, risiko kepatuhan terkait erat In general, this risk is closely related to
dengan hukum yang berlaku dan peraturan, compliance with applicable laws and
yang mengatur Bank, seperti: regulations, which governs the Bank, such as:
1) Rasio Kewajiban Penyediaan Modal 1) Capital Adequacy Ratio (“CAR”);
Minimum (“KPMM”);
2) Kualitas Aset Produktif; 2) Quality of Earning Assets;
3) Penyisihan Penghapusan Aset (“PPA”); 3) Allowance of Earning Assets (“PPA”);
4) Batas Maksimum Pemberian Pembiayaan; 4) Legal Lending Limit;
5) Good Corporate Governance (“GCG”); dan 5) Good Corporate Governance (“GCG”); and
6) Rencana Bisnis Bank (“RBB”). 6) Bank Business Plan (“RBB”).
Ketidakmampuan Bank untuk mengikuti dan The inability of the Bank to follow and comply
mematuhi semua hukum dan peraturan yang with all laws and regulations related to banking
terkait dengan kegiatan usaha perbankan dapat activities may affect the continuity of the Bank.
mempengaruhi kelangsungan Bank.
166
Page 828
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
54. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 54. ADDITIONAL INFORMATION NOT REQUIRED
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN FINANCIAL ACCOUNTING
KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is required by
yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan tidak applicable regulations and is not required by the
disyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan di Financial Accounting Standards in Indonesia:
Indonesia: (lanjutan) (continued)
r. Manajemen risiko (lanjutan) r. Risk management (continued)
Risiko kepatuhan (lanjutan) Compliance risk (continued)
Dalam mengelola risiko kepatuhan, Bank In managing the compliance risks, the Bank
melakukan tindakan di antaranya: performs actions such as:
1) Meningkatkan pemahaman tentang GCG 1) Improving understanding of GCG and the
dan kode etik. code of conduct.
2) Penguatan pelaksanaan GCG dan 2) Strengthening GCG implementation and
memastikan bahwa semua debitur ensuring that all financing debtors meet all
pembiayaan untuk memenuhi semua financing needs.
kebutuhan pembiayaan.
3) Menyusun dan menyampaikan laporan 3) Preparing and submitting GCG to Financial
GCG kepada Otoritas Jasa Keuangan. Services Authority.
4) Meningkatkan pelaksanaan Know Your 4) Increasing the implementation of the Know
Customer (“KYC”), Anti Pencucian Uang Your Customer (“KYC”), Anti Money
(“APU”), dan Pencegahan Pendanaan Laundering (“APU”) and the Prevention of
Teroris (“PPT”). Financing for Terrorism (“PPT”).
5) Meningkatkan pelaksanaan compliance 5) Improving the implementation of
certification. compliance certification.
6) Bekerja sama dengan Dewan Pengawas 6) Working closely with the Sharia Supervisory
Syariah dalam memastikan kepatuhan Bank Board in ensuring compliance of the Bank
terhadap prinsip syariah. with sharia principles.
7) Memberdayakan Kepatuhan Syariah untuk 7) Empowering Sharia Compliance to review
mereviu dan menganalisis kepatuhan dari and analyse the compliance of the Bank’s
produk Bank/kegiatan dengan prinsip products/activities with sharia principles.
syariah.
55. REKLASIFIKASI LAPORAN KEUANGAN 55. RECLASSIFICATION OF THE PRIOR YEAR
TAHUN SEBELUMNYA FINANCIAL STATEMENTS
Laporan posisi keuangan tanggal 31 Desember The statement of financial position as of
2024 dan laporan arus kas untuk tahun yang 31 December 2024 and statement of cash flow for
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 the year ended 31 December 2024 were classified
direklasifikasi terkait penyajian sertifikat investasi in relation to presentation of interbank mudharabah
mudharabah antarbank (“SIMA”) untuk investment certificate (“SIMA”) to conform with the
menyesuaikan dengan penyajian laporan posisi presentation of statement of financial position as of
keuangan tanggal 31 Desember 2025 dan laporan 31 December 2025 and statement of cash flow for
arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal the year ended 31 December 2025 as follows:
31 Desember 2025, yaitu sebagai berikut:
31 Desember/December 2024
Sebelum Setelah
reklasifikasi/ reklasifikasi/
Before Reklasifikasi/ After
LAPORAN POSISI KEUANGAN reclassification Reclassification reclassification STATEMENT OF FINANCIAL POSISTION
LIABILITAS LIABILITIES
Simpanan dari bank lain 4,151,348 (3,366,650) 784,698 Deposits from Other Banks
DANA SYIRKAH TEMPORER TEMPORARY SYIRKAH FUNDS
Sertifikat Investasi Mudharabah Interbank Mudharabah
Antarbank (“SIMA”) - 3,366,650 3,366,650 Investment Certificate (“SIMA”)
167
Page 829
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
55. REKLASIFIKASI LAPORAN KEUANGAN 55. RECLASSIFICATION OF THE PRIOR YEAR
TAHUN SEBELUMNYA (lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (continued)
31 Desember/December 2024
Sebelum Setelah
reklasifikasi/ reklasifikasi/
Before Reklasifikasi/ After
LAPORAN ARUS KAS reclassification Reclassification reclassification STATEMENT OF CASH FLOWS
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Kenaikan/(penurunan) liabilitas Increase/(decrease) in liabilities
Simpanan dari bank lain 2,390,047 (1,738,474) 651,573 Deposits from Other Banks
Dana Syirkah Temporer 27,023,092 1,738,474 28,761,566 Temporary Syirkah Funds
Dampak reklasifikasi SIMA terhadap laporan posisi The impact of SIMA reclassification on the
keuangan periode awal komparatif (1 Januari 2024) comparative initial period statement of financial
adalah tidak material yaitu terdapat pengurangan position (1 January 2024) is immaterial, namely
saldo liabilitas simpanan dari bank lain sebesar there is a reduction in the balance of deposit from
Rp1.628.176 dan penambahan dana syirkah other banks of Rp1,628,176 and an increase in
temporer sebesar Rp1.628.176. temporary syirkah funds of Rp1,628,176.
56. PERISTIWA SETELAH TANGGAL PERIODE 56. EVENT AFTER THE REPORTING DATE
PELAPORAN
Perubahan Anggaran Dasar dan penerbitan Amendment to the Articles of Association and
Surat Kuasa Khusus (SKK) Issuance of a Special Power of Attorney
Bank telah menyelenggarakan Rapat Umum The Bank held an Extraordinary General Meeting of
Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan tanggal Shareholders (“EGMS”) on 22 December 2025, with
22 Desember 2025 (“RUPSLB”) dengan salah satu one of the agenda items being the approval of
mata acara RUPSLB berupa persetujuan amendments to the Articles of Association (“AoA”),
perubahan Anggaran Dasar (“AD”), di mana salah whereby one of the key points of the AoA
satu poin penting perubahan AD Bank adalah amendment for the Bank is the granting of additional
penambahan hak istimewa pemegang saham Seri special rights to Series A Dwiwarna shareholders
A Dwiwarna berdasarkan ketentuan UU BUMN. based on the provision of SOE Law. The
Perubahan Anggaran Dasar Perseroan tersebut amendments to the Company’s AoA have been
telah mendapatkan persetujuan Kementerian approved by the Ministry of Law of the Republic of
Hukum Republik Indonesia Nomor AHU Indonesia under Decree No. AHU
0003351.AH.01.02.TAHUN 2026 Tentang 0003351.AH.01.02.TAHUN 2026 Regarding the
Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Approval of Amendments to the Articles of
Perseroan Terbatas PT Perusahaan Perseroan Association of the Limited Liability Company PT
(Persero) PT Bank Syariah Indonesia Tbk tanggal Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bank Syariah
23 Januari 2026 dan Penerimaan Pemberitahuan Indonesia Tbk dated 23 January 2026 and
Perubahan Anggaran Dasar dari Kementerian acknowledgment of notification No. AHU-AH.01.03-
Hukum Republik Indonesia Nomor AHU AH.01.03- 0019406 dated 23 January 2026.
0019406 tanggal 23 Januari 2026.
Dengan telah efektifnya perubahan Anggaran With the effective change of the Company's Articles
Dasar Perseroan maka secara administrasi of Association, the Company is administratively
Perseroan telah efektif berstatus sebagai Persero effective as a State-Owned Enterprise, so the name
sehingga penulisan nama Perseroan pada pasal 1 of the Company in Article 1 of the Articles of
Anggaran Dasar disesuaikan menjadi "PT Bank Association is adjusted to “PT Bank Syariah
Syariah Indonesia (Persero) Tbk" sebagaimana Indonesia (Persero) Tbk” as regulated by the
diatur dalam peraturan perundang-undangan yang applicable laws and regulations.
berlaku.
168
Page 830
The original financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN As of December 31, 2025 and
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk for the Year Then Ended
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
56. PERISTIWA SETELAH TANGGAL PERIODE 56. EVENT AFTER THE REPORTING DATE
PELAPORAN (lanjutan) (continued)
Perubahan Anggaran Dasar dan penerbitan Amendment to the Articles of Association and
Surat Kuasa Khusus (SKK) (lanjutan) Issuance of a Special Power of Attorney
(continued)
Setelah dilakukannya perubahan AD Perseroan Following the amendment of the Company’s AOA,
tersebut, Badan Pengaturan Badan Usaha Milik the State-Owned Enterprises Regulatory Agency /
Negara/BP BUMN (dahulu bernama Kementerian BP BUMN (previously known as Ministry of SOE)
BUMN) yang mewakili Pemerintah sebagai which represents the Government, as the holder of
pemegang saham Seri A Dwiwarna pada Series A Dwiwarna shares in the Company issued
Perseroan menerbitkan Surat Kuasa Khusus a Special Power of Attorney (“SPA”) No. SKK-
(“SKK”) Nomor SKK-7/BPU/01/2026 tanggal 27 7/BPU/01/2026 dated 27 January 2026, which
Januari 2026 yang melimpahkan sebagian hak dan transferred some of the rights and authorities of the
kewenangan dari pemegang saham Dwi warna Dwiwarna shareholders to PT Danantara Asset
kepada PT Danantara Asset Management (“DAM”) Management (“DAM”) as the Operational Holding of
selaku Holding Operasional BUMN berdasarkan SOE pursuant to the SOE Law, and revoked the
UU BUMN, dan mencabut SKK sebelumnya yang previous SKK granted to PT Bank Mandiri (Persero)
diberikan kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Tbk, one of the Bank's shareholders.
salah satu pemegang saham Bank. (“Bank Mandiri”)
(“Bank Mandiri”)
Dampak dari hal diatas adalah Bank Mandiri telah The impact of the above is that Bank Mandiri lost its
kehilangan pengendalian atas Bank sesuai dengan control over the Bank in accordance with the criteria
kriteria dari Standar Akuntansi Keuangan yang of prevailing Indonesian Accounting Standard since
berlaku di Indonesia sejak 27 Januari 2026, karena 27 January 2026, as the control has been
pengendalian tersebut telah berpindah ke DAM. transferred to DAM.
169
Page 831
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk Kantor Pusat Gedung The Tower Jl. Gatot Subroto No. 27 Kelurahan Karet Semanggi, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan 1293 Kontak BSI Call - 14040 Telp. 62081584114040 contactus@bankbsi.co.id Facebook: Bank Syariah Indonesia Instagram: @banksyariahindonesia Youtube: Bank Syariah Indonesia Twitter: bankbsi_id
Names mentioned 196 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Ir. H. Joko Widodo
p.5
unresolved
org
Bank Umum Syariah
p.7 ×4
unresolved
person
Pengantar Tanggung Jawab
· Sekretaris Perusahaan
p.7
unresolved
org
Bank Syariah
p.8 ×20
unresolved
org
Bank Emas BSI. Secara
p.9
unresolved
org
Bank Emas. Highlight Kinerja Bank Emas BSI
p.9
unresolved
org
Bank Indonesia
p.20 ×12
unresolved
org
Bank Lain Giro Wadiah
p.20
unresolved
org
Bank BSI Tahap II
p.26
unresolved
org
Bank BSI Tbk
p.26 ×10
unresolved
org
Bank Penyalur KPR Tapera Syariah
p.26
unresolved
org
Bank BSI Tahap II Tahun
p.26 ×4
unresolved
org
Indonesia Tbk
p.28 ×8
unresolved
org
Bank BSI Tahap
p.30
unresolved
org
Pusat Statistik
p.36 ×2
unresolved
org
Bank Sentral
p.38
unresolved
person
Whistleblowing System
· Komisaris
p.40
unresolved
person
DI BAWAH
· KOMISARIS
p.41
unresolved
person
Hadad
· Komisaris Utama
p.42 ×2
unresolved
org
Bank Syariah. Eksekusi
p.46
unresolved
org
Gizi
p.48
unresolved
org
Koperasi Desa
p.48
unresolved
org
Bank Sentral Amerika Serikat
p.49
unresolved
org
Gizi Nasional
p.53
unresolved
org
Kementerian Keuangan Republik Indonesia
p.53
unresolved
—
Persero
· Direktur
p.56
unresolved
person
PROF. DR. KH. HASANUDIN
p.61 ×4
unresolved
org
Syariah Indonesia Tbk
p.62 ×6
unresolved
org
Departemen Perbankan Sepanjang
p.63
unresolved
person
MBA
p.64 ×2
unresolved
org
Pengawas Syariah
· Komisaris
p.64
unresolved
person
Dr. H. Oni Sahroni
p.64 ×2
unresolved
person
Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen
p.64 ×2
unresolved
person
Prof. Dr. Jaih Mubarok
p.64 ×2
unresolved
org
Bank Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
p.64
unresolved
person
PROF. DR. JAIH MUBARAK
p.65 ×2
unresolved
org
Bank Negara Indonesia PENYESUAIAN NAMA PERUSAHAAN (Persero) Tbk
p.69 ×2
unresolved
org
Bank Syariah Indonesia Bank Syariah Indonesia Catatan
p.70
unresolved
org
BRIsyariah Tbk
p.72
unresolved
org
Bank BRIsyariah Tbk
p.72 ×20
unresolved
org
PT Bank Jasa Arta
p.72 ×3
unresolved
person
Liem Toeng Kie
p.72 ×2
unresolved
person
Jose Dima Satria
p.72 ×2
unresolved
org
PT Bank Syariah BRI
p.72 ×3
unresolved
person
Fathiah Helmi
p.72 ×4
unresolved
org
Menteri Helmi
p.72
unresolved
org
PT Bank Syariah Mandiri
p.72 ×7
unresolved
org
Menteri Hukum Modal
p.72
unresolved
org
PT Bank BNI Syariah
p.72 ×5
unresolved
org
Menteri Kehakiman
p.73
unresolved
org
Menteri Hukum dan HAM RI
p.73 ×6
unresolved
org
Menteri Negara BUMN
p.74
unresolved
org
Kementerian Keuangan System SyIAR Republik Indonesia
p.74
unresolved
org
PT Bank Rakyat Indonesia BRIsyariah
p.74
unresolved
org
Bank Jasa Arta. Bank Indonesia
p.74
unresolved
org
Kementerian Keuangan RI
p.75
unresolved
org
Bank BSI Negara
p.75
unresolved
org
PT Bank Syariah Indonesia LEGACY
p.77
unresolved
org
Rahn Tbk
p.78
unresolved
org
Bank Garansi
p.80 ×2
unresolved
org
PT PLN
p.80
unresolved
org
Bank Syariah Indonesia. BSI Deposito
p.81
unresolved
org
Bank Indonesia. Akad
p.83
unresolved
org
Bank Indonesia. BSI Cardless
p.86
unresolved
org
Bank Syariah Indonesia. BSI Aisyah
p.86
unresolved
org
Bank Syariah Indonesia. BSI Net
p.86
unresolved
org
Bank Top Up Melalui BSI
p.86
unresolved
person
H. Thamrin
p.90 ×2
unresolved
person
Dr. Ratulangi
p.90 ×2
unresolved
person
Prof. A Majid Ibrahim
p.90
unresolved
person
KH. Hasyim Ashari
p.94
unresolved
person
Ir. H. Juanda
p.94 ×2
unresolved
person
Dr. Cipto Mangunkusumo
p.95
unresolved
person
KH. Mansyur
p.96
unresolved
person
KH. Akhmad Muksin
p.97
unresolved
person
Ir. Pangeran Haji Muhammad Noor
p.97
unresolved
person
Dr. Sam Ratulangi
p.98
unresolved
org
Internasional
· Anggota
p.99
unresolved
person
Forum Komunikasi
· Direktur
p.99
unresolved
org
Bank Agen Penjual Efek Reksa Dana Indonesia
p.99
unresolved
org
Musyawarah Perbankan Daerah
p.99
unresolved
org
Sentral Efek Indonesia
p.99
unresolved
person
SEVP
· Director
p.101
unresolved
person
Muliaman Dharmansyah
· Komisaris Utama
p.110 ×2
unresolved
person
Mochamad Agus Rofiudin
· Komisaris
p.111 ×8
unresolved
org
Mandiri (Persero) Tbk
p.130 ×2
unresolved
org
Dasar Hukum Pengangkatan (Persero) Tbk
p.130
unresolved
org
PT Visionet Internasional
p.131
unresolved
org
Dasar Hukum Pengangkatan Indonesia Tbk
p.132 ×2
unresolved
org
Bank Syariah | 2025.
Indonesia
p.132 ×2
unresolved
org
Kepemilikan Saham Indonesia Tbk
p.132
unresolved
org
PT Bank Mada
p.133
unresolved
person
Ade Cahyo Nugraha
· Direktur
p.143
unresolved
person
Meidy Ferdiansyah
· Komisaris
p.143
unresolved
—
Institusi Lokal
p.144
unresolved
—
Institusi
p.144
unresolved
org
PT Bank Rakyat Indonesia REPUBLIK INDONESIA
p.146
unresolved
org
Bank Mandiri. Pemegang Saham
p.146
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Purwanto Susanti
p.149
unresolved
org
Young Global Limited
p.149
unresolved
org
PT Rajawali Tanjungsari
p.252
unresolved
org
PT Jalintim Adhi Abipraya
p.252
unresolved
org
PT PNM Investment Management Enjiniring
p.252
unresolved
org
PT Reasuransi Indonesia Utama
p.252
unresolved
org
PT PNM Ventura Syariah (Persero)
p.252
unresolved
org
PT Jaminan Pembiayaan Askrindo
p.252
unresolved
org
PT Reasuransi Nasional
p.252
unresolved
org
PT PNM Venture Capital Syariah
p.252
unresolved
org
PT Reasuransi Syariah Indonesia
p.252
unresolved
org
PT Rekayasa Engineering
p.252
unresolved
org
PT Jasa Prima Logistik Bulog
p.252
unresolved
org
PT Reska Multi
p.252
unresolved
org
PT Riset Perkebunan Nusantara
p.252
unresolved
org
PT Jasa Tirta Energi
p.252
unresolved
org
PT PP Infrastruktur
p.252
unresolved
org
PT Rolas Nusantara Medika
p.252
unresolved
org
PT Jasa Tirta Luhur
p.252
unresolved
org
PT Rumah Sakit Pelabuhan
p.252
unresolved
org
PT Rumah Sakit Pelni
p.252
unresolved
org
PT Jasamarga Gempol Pasuruan
p.252
unresolved
org
PT PP Semarang Demak
p.252
unresolved
org
PT Sahung Brantas Energi
p.252
unresolved
org
PT PP Sinergi Banjaratma
p.252
unresolved
org
PT Saka Energi Indonesia
p.252
unresolved
org
PT PP Tirta Riau
p.252
unresolved
org
PT Jasamarga Kunciran Cengkareng Realisasi Transaksi
p.252
unresolved
org
Milik
p.253 ×2
unresolved
org
Milik Daerah
p.253
unresolved
org
Pengelola Investasi
p.254
unresolved
org
Kementerian BUMN
p.254
unresolved
org
Bank Perbankan Syariah
p.298
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.