Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 100
Page 1
Page 2
PT Avia Avian Tbk
Leading with Color,
Inspiring with
Sustainability
PT Avia Avian Tbk (Avian Brands) terus melangkah menuju
masa depan yang berkelanjutan dan penuh warna melalui
komitmennya pada keberlanjutan di setiap aspek operasional.
Berhasil mempertahankan dominasinya sebagai merek cat nomor
1 di Indonesia, didukung oleh jaringan distribusi terluas yang
menjangkau berbagai wilayah hingga pelosok negeri. Keunggulan
ini diperkuat oleh portofolio produk yang semakin berkembang,
kapabilitas R&D yang modern, serta operasi manufaktur yang kuat
dan terintegrasi. Berbagai pencapaian nasional dan internasional
semakin menegaskan posisi kompetitif Avian Brands di tingkat
industri global, termasuk peningkatan rating keberlanjutan dan
berbagai sertifikasi independen yang relevan.
Sesuai dengan tema Sustainability Report tahun 2025: “Leading
with Color, Inspiring with Sustainability” menggambarkan
Laporan Keberlanjutan 2025
peran Avian Brands bukan hanya sebagai pemimpin pasar cat
di Indonesia, tetapi juga sebagai penggerak utama transformasi
keberlanjutan di industri ini. Tema ini menekankan bahwa inovasi
produk, kreativitas dalam solusi warna, serta komitmen terhadap
lingkungan dan keberlanjutan merupakan satu kesatuan yang
saling menguatkan. Avian Brands percaya bahwa kepemimpinan
pasar membawa tanggung jawab untuk memberikan dampak
yang lebih besar bagi konsumen, industri, dan lingkungan.
Tahun ini juga menjadi momentum penting dalam perjalanan
keberlanjutan Avian Brands. Peningkatan penilaian Sustainalytics
yang kini menempatkan perusahaan dalam kategori Low Risk,
perolehan skor EcoVadis yang semakin baik, keberhasilan dalam
penilaian FTSE Russell, serta konsistensi dalam MSCI Indonesia
Small Cap Index membuktikan bahwa upaya penguatan ESG
telah memberikan hasil nyata. Dengan tata kelola yang lebih
kuat, pengendalian rantai pasok yang terintegrasi, serta tenaga
profesional bersertifikasi, Avian Brands memperkuat langkahnya
sebagai pelopor sustainability di industri cat Indonesia
menghadirkan warna yang tidak hanya mempercantik, tetapi juga
menjaga masa depan.
Laporan Keberlanjutan 2025 1
Page 3
PT Avia Avian Tbk
Tentang Laporan Keberlanjutan
Ruang lingkup assurance pada tahun ini difokuskan pada Avian Brands Sustainability Strategy (ABSS) yang menjadi
kerangka utama implementasi ESG Avian Brands, mencakup 4 pilar prioritas: Product, Environment, People & Community, dan
Avian Brands 2025
Governance. Pendekatan ini memastikan bahwa pengukuran kinerja dan penyampaian informasi terkait ABSS telah dilakukan
secara transparan, konsisten, dan sesuai dengan prinsip materialitas serta ekspektasi pemangku kepentingan.
Dalam proses pemilihan lembaga assurance independen, Avian Brands memastikan bahwa keputusan dilakukan melalui
Laporan Keberlanjutan Avian Brands tahun 2025 merupakan laporan ke-5 yang diterbitkan secara tahunan sejak 2021. mekanisme tata kelola yang objektif dan transparan. Pemilihan mitra assurance mempertimbangkan kredibilitas, independensi,
Laporan ini menjadi wujud komitmen Avian Brands dalam memberikan informasi yang transparan dan komprehensif kepada kompetensi teknis, rekam jejak internasional, serta kesesuaian dengan kebutuhan strategis perusahaan dalam memperkuat
seluruh pemangku kepentingan mengenai kinerja keberlanjutan perusahaan di bidang ekonomi, sosial, lingkungan, dan tata kelola. keandalan pelaporan keberlanjutan. Melalui proses ini, Avian Brands menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan
kualitas pelaporan sekaligus membangun kepercayaan yang lebih kuat bagi seluruh pemangku kepentingan.
Melalui laporan ini, Avian Brands menegaskan arah strategis keberlanjutan yang terangkum dalam Avian Brands Sustainability
Strategy, yang dijalankan melalui 4 pilar utama: Product, Environment, People & Community, dan Governance. Keempat pilar
tersebut menjadi dasar bagi berbagai inisiatif Avian Brands dalam menghadirkan produk berkualitas dan ramah lingkungan,
melestarikan alam, memberdayakan manusia serta komunitas, dan menerapkan tata kelola perusahaan yang transparan dan
bertanggung jawab. Acuan penyusunan Laporan Keberlanjutan ini mengacu pada beberapa standar sebagaimana berikut:
Periode, Frekuensi, Penyajian Kembali Informasi,
dan Kontak Pelaporan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51/POJK.03/2017 Global Reporting Initiative (“GRI”) Standards
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga 2021 dengan opsi with Reference digunakan
Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik beserta sebagai acuan, sekaligus menunjukkan
turunannya, yaitu Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan dukungan terhadap pencapaian Tujuan
Republik Indonesia No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Avian Brands menyusun dan menerbitkan Laporan Keberlanjutan 1 kali dalam setiap tahun. Laporan periode sebelumnya dirilis
dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik. Development Goals/SDGs), dengan pada April 2024. Periode Laporan Keberlanjutan 2025 adalah 1 Januari 2025 hingga 31 Desember 2025. Laporan Keberlanjutan
penerapan awal (early adoption) standar GRI periode 2025 ini tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan dengan periode sebelumnya. Untuk memenuhi prinsip
103: Energy 2025 validitas, apabila ada pernyataan ulang atau pernyataan kembali informasi yang dimuat pada laporan sebelumnya karena
alasan tertentu, misalnya perbedaan metodologi atau cara perhitungan, kami memberi tanda: *disajikan kembali. Informasi
lebih lanjut terkait laporan ini dan muatan di dalamnya dapat diperoleh melalui:
Sustainability Accounting Standards Climate Disclosure Standards Board
Board (“SASB”) – Chemical Standards. (“CDSB”).
Dodik Moerdijanto Hera Septi Astuti
Sustainability Officer Sekretaris Perusahaan
(62-31) 8968000 (62-31) 99850500/99850600
Batasan dan Ruang Lingkup Pelaporan qas_4@avianbrands.com
corsec@avianbrands.com
investor.relations@avianbrands.com
Laporan Keberlanjutan Avian Brands memuat informasi sosial, penggunaan energi, dan emisi penyajian data masih www.avianbrands.com www.avianbrands.com
terkait penerapan prinsip keberlanjutan pada aspek terbatas pada PT Avia Avian Tbk (AVIA) di lokasi operasional
ekonomi, lingkungan, sosial, dan tata kelola di Avian Brands Avia Avian Sidoarjo (AAP) dan Avia Avian Serang (AAS),
Avian Innovation Center Gedung Avian Brands
dan seluruh Entitas Anak. Pada aspek ekonomi, informasi PT Tirtakencana Tatawarna (TKTW), dan PT Tirtakencana
keuangan disajikan berdasarkan Laporan Keuangan Batamindo (TKBI). Sementara itu, aspek tata kelola dan Jl. Raya Buduran No. KM 19 Jl. Ahmad Yani No. 317
Konsolidasian sehingga mencakup informasi Avian lingkungan hanya memuat data Avian Brands saja. Sidoarjo 61252 Surabaya 60234
Brands dan seluruh Entitas Anak. Sedangkan, pada aspek Jawa Timur, Indonesia Jawa Timur, Indonesia
Verifikasi dan Validasi (Assurance) Laporan
dari Pihak Eksternal
Untuk memastikan kualitas, akurasi, dan kredibilitas Standard (AA1000AS) dengan tingkat Type 2 – Moderate
informasi yang disampaikan, Laporan Keberlanjutan Assurance, yang mencakup evaluasi atas sistem pengelolaan
Avian Brands tahun 2025 telah melalui proses assurance data keberlanjutan, ketepatan metodologi pelaporan, serta
independen oleh Decar Verite Asia. Proses ini dilakukan tingkat konsistensi antara narasi dan data yang disajikan.
berdasarkan standar internasional AA1000 Assurance
2 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 3
Page 4
PT Avia Avian Tbk
Daftar Isi
76 Sertifikat Green Label 78 Kepuasan Pelanggan 79 Pengaduan Masalah Pelanggan
77 Daur Ulang Produk 79 Perlindungan Keamanan Informasi 80 Produk Bebas Rekayasa Genetik dan Bebas
Pengujian pada Hewan
1 Tema Laporan Keberlanjutan 2 Verifikasi dan Validasi (Assurance) Laporan dari Pihak Eksternal Kinerja
Pilar Lingkungan
2 Tentang Laporan Keberlanjutan Avian Brands 2025 3 Periode, Frekuensi, Penyajian Kembali Informasi, dan
Kontak Pelaporan
2 Batasan dan Ruang Lingkup Pelaporan 84 Capaian Kinerja Utama Pilar Lingkungan 92 Konsumsi Energi di Luar Organisasi 102 GHG Management Budget Plan
4 Daftar Isi 2025
93 Penggunaan Energi Terbarukan 102 Pengelolaan dan Pemanfaatan Limbah
84 Strategi Pengelolaan Dampak Lingkungan
Pengantar 94 Penggunaan Air 105 Keanekaragaman Hayati
85 Pengelolaan Lingkungan
Top Management 97 Pengelolaan Emisi 107 Biaya Lingkungan Hidup
87 Evaluasi Pengelolaan Lingkungan
6 8 100 Emisi Zat Perusak Ozon
Sambutan Komisaris Utama Sambutan Direktur Utama 88 Proses Produksi Berkelanjutan
101 Emisi Udara Nitrogen Oksida (NOx), Sulfur
90 Efisiensi Energi Oksida (SOx), dan Emisi Udara Signifikan
Sustainability in Motion: Lainnya
Highlights & Progress 2025 Kinerja Pilar Sumber Daya
10 Kinerja Produk dan Lingkungan 12 Kinerja Product Pillars Avian Brands 14 Kinerja People & Community Pillar Avian Manusia & Komunitas Sekitar
Brands
11 Kinerja Sosial dan Tata Kelola 13 Kinerja Environment Pillars Avian Brands 110 Capaian Kinerja Utama Pilar Sumber Daya 128 Remunerasi 137 Implementasi SMK3
15 Kinerja Governance Pillar Avian Brands Manusia & Komunitas Sekitar 2025
12 Kinerja Ekonomi Avian Brands 130 Program Tunjangan yang Mendukung 139 Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat
111 Pengelolaan Sumber Daya Manusia Semua Aspek Kehidupan
140 Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, dan
Strategi Keberlanjutan 112 Keberagaman dan Kesetaraan 132 Budaya dan Lingkungan Kerja Investigasi
Avian Brands 116 Rekrutmen dan Perputaran Karyawan 133 Pemberitahuan Minimum mengenai 141 Kinerja Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Perubahan di Lingkungan Kerja
120 Pengembangan Kompetensi Karyawan 142 Corporate Social Responsibility
18 Avian Brands Sustainability Strategy 21 Roadmap ESG Avian Brands 2030 24 Evaluasi Penerapan Strategi Keberlanjutan 133 Hubungan Industrial
125 Continuous Improvement Program 143 Program Pemberdayaan Masyarakat
19 Kebijakan Keberlanjutan Avian Brands 22 Dukungan Terhadap Tujuan Pembangunan 24 Tantangan dan Permasalahan Penerapan 134 Kebijakan Perlindungan Tenaga Kerja dan
Berkelanjutan “TPB” Prinsip Keberlanjutan dan Strategi ke Hak Asasi Manusia
126 Pengembangan SDM Eksternal 148 Avian Brands Peduli Mewarnai Indonesia
20 Tinjauan Manajemen Sustainability Depan
23 Strategi Keberlanjutan terkait Perubahan 136 Pengelolaan Sistem Manajemen Kesehatan
Iklim 26 Budaya Keberlanjutan 127 Evaluasi Kinerja dan Keselamatan Kerja
Tentang
Avian Brands Kinerja Pilar
Tata Kelola
32 Tata Kelola Keberlanjutan Avian Brands 40 Unit Bisnis, Produk, dan Segmentasi 51 Struktur Grup dan Entitas Anak
154 Capaian Kinerja Utama Pilar Tata Kelola 2025 159 Kode Etik dan Etika Bisnis Avian Brands 164 Pernyataan Tidak Berkontribusi terhadap
34 Identitas Avian Brands 46 Fasilitas Produksi 51 Skala Perusahaan Politik
154 Kebijakan Keberlanjutan Avian Brands 161 Pedoman Benturan Kepentingan
38 Visi Keberlanjutan Avian Brands 47 Produk Baru di Tahun 2025 52 Keanggotaan pada Asosiasi 164 Cybersecurity, Data Privacy, &
IT Governance
155 Rapat Umum Pemegang Saham 162 Pedoman Kebijakan Komunikasi
39 Misi Keberlanjutan Avian Brands 48 Rantai Pasok 53 Standar Pengelolaan Keberlanjutan
155 Dewan Komisaris 162 Kebijakan Anti-Fraud, Anti-Gratifikasi, dan 166 Sistem Pelaporan Pelanggaran
(Whistleblowing System)
39 Nilai-Nilai Perusahaan 50 Wilayah Operasional Pabrik dan 56 Leading with Color: Highlights & Anti-Korupsi
Pemasaran Milestones 2025
157 Direksi 167 Praktik Pengadaan yang Berkelanjutan
163 Tata Kelola Perpajakan
Penetapan 158 Manajemen Risiko Keberlanjutan
Topik Material
60 Proses Penetapan Topik Material 61 Topik Material Laporan Keberlanjutan 2025 62 Identifikasi Pemangku Kepentingan 169 Tanggung Jawab Laporan Keberlanjutan 191 Daftar Indeks Sustainability Accounting Standards Board (“SASB”)
Chemicals Sector Versi 2023-12
171 Survei Pembaca
192 Daftar Pengungkapan sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Kinerja 173 Tanggapan terhadap Survei Pembaca Laporan Tahun Sebelumnya No. 51/POJK.03/2017 (“POJK 51/2017”) dan Surat Edaran Otoritas
Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 16/SEOJK.04/2021 (“SEOJK
Pilar Produk 173 Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen 16/2021”)
177 ESG Performance Data 195 Daftar Indeks Climate Disclosure Standards Board (“CDSB”)
68 Capaian Kinerja Utama Pilar Produk 2025 72 Sistem Produksi yang Terintegrasi dan 74 Optimasi Produk dan Jasa yang
Bertanggung Jawab Tersertifikasi
69 Komitmen pada Keamanan dan Kualitas 185 Daftar Indeks GRI Standard 2021 – with Reference
Produk 73 Pasar yang Dilayani 75 Inovasi dan Pengembangan Produk
69 Kesehatan dan Keselamatan Produk dan Jasa
4 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 5
Page 5
Pengantar
Top Management
PT Avia Avian Tbk
Sambutan
Kepada seluruh pemangku kepentingan yang kami hormati,
Komisaris Utama
Dengan penuh rasa syukur, kebanggaan, dan cinta, kami menyampaikan Sustainability Report Avian Brands tahun 2025. Tahun
ini bukan semata rangkaian pencapaian, tetapi sebuah perjalanan perusahaan menjadi lokomotif industri dan pemimpin pasar,
sekaligus mempunyai orientasi terhadap Sustainability dengan memberi makna bagi lingkungan, manusia, dan masa depan.
Tema kami, “Leading with Color, Inspiring with Sustainability”, menggambarkan keyakinan bahwa warna dari perusahaan kami
tidak hanya memperindah ruang, tetapi juga membawa harapan, optimisme, dan perubahan positif. Melalui keberlanjutan,
kami memastikan bahwa setiap warna yang kami hadirkan tidak meninggalkan jejak negatif bagi bumi yang kita cintai.
Sepanjang 2025, Avian Brands kembali berhasil mempertahankan posisinya sebagai market leader dengan jangkauan pasar
Hermanto Tanoko yang luas, variasi produk yang lengkap, serta penjualan yang terus mendominasi industri cat dan pelapis nasional. Keberhasilan
Komisaris Utama ini bukan kebetulan tetapi hasil komitmen kolektif, kerja keras, dan ketulusan ribuan insan Avian Brands di seluruh Indonesia.
PT Avia Avian Tbk Pencapaian dan Pengakuan yang Membangun Kepercayaan
Kami bangga bahwa keberhasilan ini diakui melalui berbagai penghargaan nasional, sertifikasi resmi, serta penilaian
sustainability rating internasional yang menempatkan Avian Brands pada percentile rank yang tinggi dibanding perusahaan
sejenis di tingkat global. Keunggulan ini diperkuat oleh jaringan pemasaran yang luas, fasilitas produksi yang modern,
kemampuan riset dan inovasi yang kuat, serta pengendalian rantai pasok melalui vertical raw material yang semakin matang.
Di balik semua itu, berdiri sumber daya manusia yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki hati dan kepedulian dengan
sertifikasi profesional untuk memastikan mutu dan keselamatan selalu menjadi prioritas.
Komitmen keberlanjutan bagi kami tidak berhenti pada angka dan target. Ia hidup dalam cara kami bekerja, memilih bahan
baku, mengelola energi, melindungi air, mengurangi limbah, dan menciptakan inovasi yang lebih ramah lingkungan. Kami
percaya bahwa keberlanjutan adalah proses belajar bukan hanya tentang apa yang sudah dicapai, tetapi bagaimana kita terus
memperbaiki diri dari waktu ke waktu.
Melalui strategi dekarbonisasi, integrasi nilai ESG dalam tata kelola, inovasi produk rendah karbon, serta peningkatan efisiensi
operasional, kami terus bergerak menuju target jangka panjang, termasuk pengurangan emisi dan penguatan kontribusi bagi
ekonomi sirkular. Di saat yang sama, kami terus menjaga keselamatan kerja, mengembangkan kompetensi karyawan, dan
memperluas dampak sosial melalui program pemberdayaan masyarakat di sekitar operasional kami dan program CSR lainnya
yang mampu menjangkau penerima manfaat hingga ke pelosok negeri.
Kolaborasi untuk Masa Depan yang Berkelanjutan
Kami bersyukur dan berterima kasih, karena berhasil melampau batasan-batasan dan membuat perjalanan ini sebagai kolaborasi
dan keberhasilan bersama. Tidak ada satu pun pencapaian yang terjadi tanpa dukungan pelanggan, pemasok, komunitas lokal,
pemerintah, mitra usaha, investor, serta seluruh keluarga besar Avian Brands. Untuk itu, kami menyampaikan apresiasi yang tulus
bukan hanya karena telah mendukung kami, tetapi karena telah berjalan bersama dalam visi yang lebih besar: masa depan yang
lebih baik.
Laporan ini menjadi bukti komitmen kami. Namun lebih dari itu, ia adalah undangan-undangan untuk terus melangkah
bersama, membangun industri yang lebih bertanggung jawab, dan memastikan bahwa hari esok tetap layak dihuni oleh
generasi yang akan datang.
Dengan penuh optimisme, kami melanjutkan perjalanan ini: menghadirkan warna yang memperindah kehidupan, dan
keberlanjutan yang menjaga masa depan.
Dengan hormat,
Hermanto Tanoko
Komisaris Utama
PT Avia Avian Tbk (Avian Brands)
6 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 7
Page 6
Pengantar
Top Management
PT Avia Avian Tbk
Sambutan
Kepada seluruh pemangku kepentingan yang kami hormati,
Dengan penuh rasa syukur dan rasa tanggung jawab, kami mempersembahkan Sustainability Report Avian Brands tahun 2025.
Direktur Utama Laporan ini bukan sekadar dokumen, melainkan manifestasi dari komitmen kami untuk bertumbuh secara berkelanjutan,
menjaga etika bisnis, dan menciptakan nilai bagi lingkungan, pelanggan, masyarakat, dan generasi mendatang.
Tahun 2025 adalah momentum penting bagi Avian Brands. Di tengah perubahan global, ekspektasi pelanggan yang
meningkat, dan tantangan iklim yang semakin nyata, kami terus menjalankan strategi keberlanjutan yang fokus pada 4 pilar
utama: Product, Environment, People & Community, dan Governance. Keempat pilar ini membentuk fondasi Avian Brands
Sustainability Strategy sebuah perjalanan jangka panjang menuju operasi yang lebih bersih, produk yang lebih bertanggung
jawab, dan tata kelola yang lebih kokoh.
Wijono Tanoko
Direktur Utama Melalui Product Pillar, kami memperkuat komitmen pada kualitas, keamanan, transparansi informasi, serta inovasi formulasi
rendah karbon dan rendah VOC. Kami terus mendengarkan pelanggan, menyesuaikan standar, dan memastikan pengalaman
PT Avia Avian Tbk yang lebih baik di setiap titik layanan.
Pada Environment Pillar, kami meningkatkan efisiensi energi, mengelola air dan bahan baku secara lebih bijak, memperkuat
inisiatif circular economy, serta mengembangkan peta jalan dekarbonisasi melalui energi terbarukan, pengelolaan emisi,
dan produk rendah karbon. Langkah ini bukan hanya target operasional, tetapi kontribusi nyata kami dalam menghadapi
perubahan iklim.
Melalui People & Community Pillar, kami memastikan bahwa pertumbuhan perusahaan berjalan seiring dengan kesejahteraan
manusia. Kami memperluas program CSR, memperkuat komitmen terhadap HAM, DEI, keselamatan kerja, pelatihan
berkelanjutan, serta kesejahteraan karyawan sebagai pilar organisasi kami.
Pilar terakhir, Governance Pillar, memperkuat integritas perusahaan melalui tata kelola yang transparan, sistem whistleblowing
yang kuat, kepatuhan hukum, serta praktik pengadaan dan rantai pasok berkelanjutan termasuk penilaian pemasok,
penggunaan bahan baku terbarukan, dan optimalisasi logistik.
Walau pencapaian penting telah diraih, kami menyadari bahwa keberlanjutan adalah perjalanan panjang yang membutuhkan
konsistensi, inovasi, dan kolaborasi. Kami terus membuka ruang dialog, membangun kemitraan, serta menumbuhkan budaya
keberlanjutan di setiap bagian organisasi dari laboratorium formulasi hingga ke tangan pelanggan.
Terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan, karyawan, pelanggan, pemasok, investor, regulator, dan masyarakat,
yang telah menjadi bagian dari transformasi ini. Bersama, kita tidak hanya membangun produk dan bisnis, tetapi juga masa
depan yang lebih baik.
Dengan penuh optimisme, kami melanjutkan langkah ini untuk menghadirkan warna yang memperindah ruang hidup tanpa
mengorbankan planet yang kita tinggali bersama.
Dengan hormat,
Wijono Tanoko
Direktur Utama
PT Avia Avian Tbk (Avian Brands)
8 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 9
Page 7
Sustainability in Motion:
Highlights & Progress 2025
PT Avia Avian Tbk
Sustainability in Motion:
Highlights & Progress 2025 56,60% Penggunaan Material
Terbarukan dalam Proses Produksi
6,16% Peningkatan
57,76% Peningkatan
Medali Silver Ecovadis Reuse Cleaning Water
Low Risk Sustainalytics Terindeks FTSE Russell: Reuse Limbah B3
untuk Proses Produksi
dengan Skor 17,3 (Low Risk) FTSE4Good ESG Series dibandingkan Tahun
Percentile Rank Top 11% (Advanced) dibandingkan Tahun
Sebelumnya
Sebelumnya
Kinerja Sosial dan Tata Kelola
SRI-KEHATI, ESG Sector Leaders
MSCI Indonesia Small Cap Index IDX KEHATI, Indeks ESG Quality 45 IDX ESG Leaders
IDX KEHATI
35,38% Peningkatan Pelaksanaan
1,23% Penurunan Total Recordable Seluruh Karyawan termasuk
Program CSR Avian Brands Peduli,
Injury Rate (TRIR) Karyawan Karyawan Alih Daya Mendapatkan
dengan total investasi sebesar
Operasional Pabrik Avian Brands Fasilitas Medical Check-Up Rutin
Kinerja Produk dan Lingkungan 5.253 juta rupiah
5,36% Penggunaan Energi Listrik
27,26% Reduksi Emisi 97,36% Peningkatan Penggunaan
Terbarukan melalui Kerjasama 17,43% Penurunan Jumlah
Cakupan 1&2 dibandingkan Tahun Energi Terbarukan Solar Panel 20,00% Keterwakilan Perempuan 15,64% Peningkatan Jumlah
dengan PLTA Cirata dan Saguling Perputaran (Turnover) Karyawan
Baseline 2021 dibandingkan Tahun Sebelumnya dalam Jajaran Direksi Pelatihan Karyawan
dibandingkan Total Energi dibandingkan Tahun Sebelumnya
Carbon Offset melalui
62,30% Penggunaan Alat Berat Penanaman 15.165 pohon 40 Produk Ramah Lingkungan 100% Pemasok Kunci telah
Nol Kasus Pelanggaran HAM, 100%
Ramah Lingkungan di Gunung Arjuno dan 6.100 Bersertifikasi Green Label Singapore 74,84% Pelibatan Pemasok Lokal Menjalani Asesmen Keberlanjutan
karyawan mendapatkan sosialisasi
mangrove di Pantai Martajasah Dibandingkan Total Pemasok Aspek Lingkungan, Sosial, dan Tata
kebijakan HAM
Kelola
10 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 11
Page 8
Sustainability in Motion:
Highlights & Progress 2025
PT Avia Avian Tbk
Kinerja Ekonomi Avian Brands Kinerja Environment Pillar Avian Brands
Data tahun 2025 sebagai berikut:
Net Revenus (dalam jutaan Rupiah) Net Profit (dalam jutaan Rupiah)
Emisi Cakupan 1 & 2 Penggunaan Energi Terbarukan
Ton CO2e (GJ)
8.000.000 2.000.000 12.500,00 12.500,000
10.000,00 10.000,00
6.000.000 1.500.000
7.500,00 7.500,00
8.123.685
1.744.020
7.016.882
7.471.356
1.643.096
1.663.699
4.000.000 1.000.000 8.581,65 8.564,96 0 0
5.000,00 7.244,66 5.000,00
5.400
2.000.000 500.000 2.500,00 2.500,00
2.761.86 2.717,63
2.491,54 2.013,12 3.973,15
1.814,71
0 0 0,00 0,00
2023 2024 2025 2023 2024 2025 2023 2024 2025 2023 2024 2025
Emisi Cakupan 1 Emisi Cakupan 2 Solar PV REC
Tonase Produksi (Ton) Jumlah Pelanggan Total Konsumsi Energi Terbarukan & Tidak Terbarukan (GJ) Intensitas emisi Cakupan 1&2 (KgCO2e/Ton Produk)
200.000 60.000 125.000,00 25,00
150.000 100.000,00 20,00
40.000
75.000,00 15,00
227.266
60.109
180.540
197.339
100.000
100.722,08
101.477,45
56.878
58.600
99.930,92
17,21
24,55
23,34
20.000 50.000,00 10,00
50.000
25.000,00 5,00
0 0 0,00 0,00
2023 2024 2025 2023 2024 2025 2023 2024 2025 2023 2024 2025
Kinerja Product Pillar Avian Brands Penggunaan Kembali Efluen liter Rasio Penggunaan Material Terbarukan (%)
800.000,00 60,00
83,10% 2025
600.000,00
82,17% 2024 40,00
Rasio Produk Berbasis Air 82,14% 2023
400.000,00
56,60
682.495,60
651.724,00
50,70
56,30
642.887,00
20,00
200.000,00
0,00 0,00
2023 2024 2025 2023 2024 2025
Rasio Daur Pakai Air Limbah Industri (L/Ton Produk WB) Daur Ulang Limbah B3 (Ton)
6,00 5.000,00
Jumlah Produk Bersertifikasi GLS Pendapatan dari Produk Berkelanjutan 4.000,00
40,00 25,00% 4,00
3.000,00
20,00%
5,05
30,00
5,06
4,86
2.000,00
2,00
4.616,83
15,00%
2.048,80
2.882,28
20,00 1.000,00
10,00%
40
29
34
24,40%
0 0,00
11,40%
23,70%
10,00
5,00% 2023 2024 2025 2023 2024 2025
0,00 0,00%
2023 2024 2025 2023 2024 2025
12 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 13
Page 9
Sustainability in Motion:
Highlights & Progress 2025
PT Avia Avian Tbk
Kinerja People & Community Pillar Avian Brands Kinerja Governance Pillar Avian Brands
Jam Pelatihan Karyawan (Jam) Total Recordable Injury Rate (TRIR)* Persentase Karyawan Wanita terhadap Seluruh Persentase Karyawan Wanita di Level Manajer
150.000,00 1,00
Karyawan & Deputi Direktur
% %
30,00 15,00
0,80
100.000,00
0,60
20,00 10,00
0,40
14,02
125.554,50
144.528,75
50.000,00
14,60
72.184,75
23,26
14,23
20,32
22,62
0,20 10,00 5,00
0,80
0,57
0,81
0.00 0,00
2023 2024 2025 2023 2024 2025 0,00 0,00
2023 2024 2025 2023 2024 2025
* Lingkup data TRIR: AVIA (AAP dan AAS)
Persentase Perlibatan Pemasok Lokal
Program Avian Brands Peduli (Kegiatan) Nilai Investasi Program Avian Brands Peduli (Juta Rupiah) %
250,00 5.000 80,00
200,00 4.000
60,00
150,00 3.000
40,00
75,24
264
77,94
76,14
195
100,00 2.000
20,00
5.253
1.995
2.344
50,00 1.000
98
0,00 0 0,00
2023 2024 2025 2023 2024 2025 2023 2024 2025
100% pemasok kunci telah
menjalani proses asesmen
keberlanjutan
Kebijakan Keberlanjutan
yang Selaras dengan
Tata Kelola Perusahaan
Terbentuk 1 koperasi produsen yang terdiri
dari 20 anggota melalui Program Community
Development di Desa Wadungasih
14 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 15
Page 10
PT Avia Avian Tbk Strategi Keberlanjutan Avian Brands 16 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 17
Page 11
Strategi Keberlanjutan
Avian Brands
PT Avia Avian Tbk
Avian Brands Sustainability Strategy Kebijakan Keberlanjutan Avian Brands
Avian Brands Sustainability Strategy “ABSS” disusun sebagai kerangka strategis perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip Avian Brands telah menetapkan Kebijakan Keberlanjutan sebagai komitmen resmi perusahaan dalam menjalankan operasional
keberlanjutan ke dalam seluruh aktivitas bisnis. Strategi ini mencerminkan komitmen Avian Brands untuk menjalankan usaha yang bertanggung jawab, transparan, dan berorientasi pada keberlanjutan jangka panjang. Kebijakan ini ditandatangani
secara bertanggung jawab, dengan berlandaskan 4 pilar utama, yaitu Product Pillars, Environment Pillars, People & Community Pillars, oleh Direktur Utama sebagai bentuk komitmen tertinggi manajemen dan menjadi pedoman bagi seluruh unit bisnis dalam
dan Governance Pillars. Keempat pilar tersebut menjadi fondasi strategis yang mengarahkan Avian Brands dalam mendorong merancang dan melaksanakan kegiatan operasional yang selaras dengan prinsip-prinsip keberlanjutan.
pertumbuhan bisnis yang kuat, berkelanjutan, sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
Kebijakan Keberlanjutan Avian Brands disusun selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan “TPB” dan terintegrasi
dengan Avian Brands Sustainability Strategy “ABSS”, yang dijalankan melalui strategi 4 pilar berikut:
Produk Ramah Lingkungan Efisiensi Energi dan Pengurangan Emisi
1 2 3 4
Mengembangkan cat dengan kandungan Volatile Organic Menerapkan teknologi hemat energi serta secara bertahap
Compounds “VOC” rendah, bebas timbal, dan berbasis air untuk beralih ke sumber energi terbarukan.
mengurangi emisi karbon. Pilar Mutu Produk Pilar Sosial, Pilar Etika dan Pilar Pengadaan
dan Lingkungan Ketenagakerjaan, dan Tata Kelola Berkelanjutan
Produk Aman dan Beragam Pengelolaan Limbah dan Daur Ulang Hak Asasi Manusia
Berinvestasi dalam penelitian & pengembangan untuk Mengoptimalkan penggunaan bahan baku serta menerapkan
menciptakan solusi cat yang lebih aman bagi konsumen, sehat, sistem daur ulang dalam operasional untuk mengurangi limbah Kebijakan Keberlanjutan diintegrasikan dalam proses kerja, pengambilan keputusan, dan pengelolaan risiko di seluruh lini
menjangkau semua segmen pasar. industri.
organisasi. Penerapannya dilengkapi dengan mekanisme evaluasi berkala, pemantauan, audit internal dan eksternal, serta
Efisiensi Produksi keterlibatan pemangku kepentingan untuk memastikan keselarasan antara praktik di lapangan dan tujuan keberlanjutan
Program Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim
perusahaan. Melalui kebijakan ini, Avian Brands memastikan bahwa seluruh karyawan dan unit bisnis menjalankan prinsip
Menggunakan teknologi modern untuk meningkatkan efisiensi Serangkaian inisiatif strategis yang dirancang untuk mengurangi keberlanjutan secara konsisten, sistematis, dan terukur.
dan mengurangi dampak lingkungan selama proses produksi. dampak negatif dari perubahan iklim serta meningkatkan
ketahanan sistem sosial-ekonomi dan ekosistem terhadap efek
yang telah terjadi. Pemangku kepentingan dapat mengakses dokumen Kebijakan Keberlanjutan lengkap melalui tautan atau kode QR yang
Sertifikasi Produk disediakan pada laporan ini.
Memenuhi standar nasional dan internasional dengan
memperoleh sertifikasi, seperti SNI (Standar Nasional Indonesia),
ISO (untuk Sistem Manajemen), TKDN (Tingkat Komponen
Dalam Negeri), dan Green Label untuk produk ramah lingkungan.
Kebijakan Keberlanjutan Avian Brands
PRODUCT PILLAR ENVIRONMENT PILLAR https://avianbrands.com/viewer/
Kebijakan+Keberlanjutan+PT+Avia+Avian+Tbk/dokumen_
pendukung_202508041437_Kebijakan_Keberlanjutan_PT_Avia_Avian_Tbk.pdf
PEOPLE & COMMUNITY PILLAR GOVERNANCE PILLAR
Program CSR dan Pemberdayaan Masyarakat Kemitraan yang Bertanggung Jawab
Menyelenggarakan program edukasi, pelatihan keterampilan, Bekerja sama dengan pemasok dan mitra bisnis yang memiliki
serta donasi cat untuk fasilitas umum dan rumah ibadah. komitmen terhadap praktik bisnis yang etis dan berkelanjutan.
Kesehatan dan Keselamatan Kerja Keberlanjutan Rantai Pasok
Memastikan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi karyawan Mendorong praktik pengadaan yang berkelanjutan dengan
melalui standar keselamatan tinggi serta pelatihan rutin. memastikan penggunaan bahan baku yang bertanggung jawab.
Pengembangan Karyawan Transparansi dan Kepatuhan
Menyediakan program pelatihan dan pengembangan Menjalankan operasional dengan prinsip tata kelola yang
keterampilan untuk meningkatkan kapabilitas tenaga kerja. transparan serta patuh terhadap regulasi lingkungan dan sosial.
18 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 19
Page 12
Strategi Keberlanjutan
Avian Brands
PT Avia Avian Tbk
Tinjauan Manajemen Sustainability Roadmap ESG Avian Brands 2030
Roadmap ESG Avian Brands 2030
Tinjauan Manajemen Sustainability merupakan proses evaluasi (Baseline 2021) 2025 Progress
berkala yang dilakukan setiap kuartal untuk memastikan arah,
kualitas, dan efektivitas implementasi strategi keberlanjutan di
seluruh aktivitas PT Avia Avian Tbk. Kegiatan ini dipimpin oleh 50% Pengurangan Emisi GRK Cakupan 1 & 2 27,26% Pengurangan Emisi GRK Cakupan 1 & 2
manajemen puncak dan melibatkan perwakilan lintas fungsi serta
pemangku kepentingan internal yang relevan. Melalui forum ini,
perusahaan melakukan penilaian komprehensif terhadap capaian 20,00% Penyelesaian Inventarisasi Emisi Cakupan 3
30% Penyelesaian Inventarisasi Emisi Cakupan 3
(Kategori 4, 9, 11)
kinerja ESG, efektivitas program, dan kesesuaian strategi dengan
target jangka pendek maupun jangka panjang.
80% Rasio Produk Berbasis Air 83,10% Rasio Produk Berbasis Air
Tinjauan Manajemen Sustainability telah ditetapkan secara
formal dalam dokumen kebijakan internal perusahaan. Dalam
50 Jumlah Produk Bersertifikat Green Label Singapore 40 Jumlah Produk Bersertifikat Green Label Singapore
proses tinjauan, Tim Sustainability menyampaikan ringkasan
status pelaporan yang mencakup struktur laporan, sumber data,
cakupan informasi, serta keterkaitan dengan standar pelaporan 100% Fasilitas Manufaktur Bersertifikat ISO 14001 100% Fasilitas Manufaktur Bersertifikat ISO 14001
global. Agenda ini juga mencakup evaluasi aspek lingkungan,
seperti pengelolaan energi, air, limbah, dan emisi, serta aspek
sosial yang meliputi kesejahteraan karyawan, keselamatan kerja, 100% Fasilitas Manufaktur Bersertifikat ISO 50001 100% Fasilitas Manufaktur Bersertifikat ISO 50001
pengembangan kompetensi, pelaksanaan program Corporate
Social Responsibility “CSR”, dan pemenuhan prinsip Hak Asasi
Manusia “HAM”. Selain itu, tata kelola keberlanjutan termasuk 50% Rasio Penggunaan Material Terbarukan 56,60% Rasio Penggunaan Material Terbarukan
kepatuhan terhadap peraturan, manajemen risiko, anti-korupsi,
dan integritas operasional turut menjadi fokus utama penilaian.
40% Instalasi Energi Terbarukan di Area Produksi dan Gudang 33,33% Instalasi Energi Terbarukan di Area Produksi
Tinjauan ini juga berfungsi sebagai mekanisme untuk
mengidentifikasi gap, ketidaksesuaian data, serta area yang
100% Proses Limbah untuk Digunakan Kembali, 100% Proses Limbah untuk Digunakan Kembali,
memerlukan peningkatan, baik dari sisi teknis maupun Didaur Ulang, dan Dipulihkan Didaur Ulang, dan Dipulihkan
substansi. Risiko material yang berpotensi mempengaruhi bisnis
perusahaan, termasuk risiko iklim dan risiko operasional, dianalisis
untuk menentukan strategi mitigasi yang tepat. Masukan dari 100% Karyawan Pulang dengan Selamat Setiap Hari, dengan 100% Karyawan Pulang dengan Selamat Setiap Hari, dengan
Penurunan Tingkat Kecelakaan Kerja Sedikitnya 5% per Tahun Penurunan Tingkat Kecelakaan Kerja 1,23% tahun 2025
manajemen menjadi bagian penting dalam memperkuat pesan
strategis, arah kebijakan, serta prioritas keberlanjutan di periode
berikutnya. 100% Pemasok Utama Dinilai berdasarkan Kriteria 100% Pemasok Utama Telah Dinilai berdasarkan Kriteria
Keberlanjutan dan Tanggung Jawab Sosial pada Tahun 2030 Keberlanjutan dan Tanggung Jawab Sosial
Hasil Tinjauan Manajemen Sustainability kemudian
didokumentasikan dalam bentuk keputusan manajerial, 100% Peningkatan Jumlah Pemasok Packaging dan 100% Peningkatan Jumlah Pemasok Packaging dan
rekomendasi perbaikan, serta persetujuan rencana aksi lanjutan. Bahan Baku yang Telah Memenuhi Standar Keberlanjutan Bahan Baku yang Telah Memenuhi Standar Keberlanjutan
Rekomendasi tersebut mencakup peluang peningkatan kinerja, pada Tahun 2030 pada Tahun 2030
penguatan kompetensi internal, pemenuhan kebutuhan sumber
daya, hingga penetapan kebijakan baru maupun penyempurnaan 20 Miliar Rupiah Investasi untuk 13,45 Miliar Rupiah Investasi untuk
kebijakan yang telah berjalan. Setiap rekomendasi yang Program Avian Brands Peduli Program Avian Brands Peduli
disampaikan menjadi rujukan dalam implementasi program
keberlanjutan pada kuartal berikutnya, termasuk tindakan korektif 1. SRI-KEHATI,
yang dilakukan sesuai prosedur internal perusahaan. 2. ESG Sector Leaders IDX KEHATI,
Lolos 4 Sustainability Index Indonesia
3. Indeks ESG Quality 45 IDX KEHATI,
4. IDX ESG Leader
Melalui proses tinjauan yang terstruktur dan berbasis data ini,
Avian Brands memastikan bahwa keberlanjutan bukan hanya
deklarasi, tetapi bagian integral dari tata kelola bisnis yang 1. Ecovadis,
2. Sustainalytics,
terus berkembang, terukur, dan mampu memberikan nilai bagi Dievaluasi oleh 5 Lembaga Pemeringkat Keberlanjutan Global
3. FTSE Russell: FTSE4Good ESG Series,
perusahaan maupun pemangku kepentingan. 4. MSCI Indonesia Small Cap Index
20 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 21
Page 13
Strategi Keberlanjutan
Avian Brands
PT Avia Avian Tbk
Dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Strategi Keberlanjutan terkait Perubahan Iklim
Berkelanjutan (TPB)
Transisi keberlanjutan di Indonesia menandai fase penting 2. Keselarasan dengan tujuan iklim nasional dan global
dalam transformasi menuju sistem pembangunan yang Sebagai produsen cat dan pelapis berskala nasional,
Product Pillar Pengembangan produk ramah lingkungan dan berbasis lebih bertanggung jawab dan berorientasi jangka panjang. Avian Brands memiliki tanggung jawab dalam
1
inovasi teknologi. Pergeseran ini bukan hanya langkah strategis untuk mendukung target iklim Indonesia melalui efisiensi
Product Pillar berfokus pada peningkatan Peningkatan efisiensi penggunaan material dan energi mendukung mitigasi perubahan iklim, tetapi juga upaya proses produksi, pemilihan bahan yang lebih ramah
2 dalam proses produksi.
inovasi, kualitas, dan keamanan produk memperkuat daya saing industri nasional agar selaras dengan lingkungan, dan inovasi produk rendah karbon;
yang mendukung konsumsi dan produksi
bertanggung jawab. Kontribusi terhadap Implementasi Life Cycle Assessment (“LCA”) sebagai dasar tren global. Dalam konteks tersebut, akselerasi praktik bisnis 3. Meningkatnya ekspektasi pemangku kepentingan
3 evaluasi dampak produk.
SDGs diwujudkan melalui: berkelanjutan menjadi kebutuhan mendesak, termasuk di Pelanggan, regulator, investor, dan mitra bisnis kini
Edukasi keamanan produk kepada pelanggan dan sektor industri cat dan pelapis, agar mampu memberikan menuntut transparansi lebih tinggi, nilai lingkungan
4 masyarakat. kontribusi nyata terhadap agenda iklim nasional dan yang lebih besar, serta keberlanjutan rantai pasok,
Melalui agenda ini, Avian Brands mendukung penerapan global seperti Paris Agreement serta mendukung prioritas sehingga mendorong transformasi yang lebih luas
industri berkelanjutan dan mengurangi dampak lingkungan pembangunan nasional berkelanjutan. di dalam perusahaan; serta
dari rantai nilai produk. 4. Ketahanan finansial
Sebagai salah satu pemimpin industri manufaktur nasional, Investasi dalam efisiensi energi, pengurangan emisi,
Avian Brands menghadapi tantangan yang kompleks dalam serta inovasi berkelanjutan membutuhkan ketahanan
Environment Pillar Optimalisasi penggunaan energi bersih dan upaya
1
peningkatan efisiensi energi di seluruh pabrik;
mempercepat dekarbonisasi di seluruh rantai nilai mulai dari finansial yang kuat untuk menciptakan nilai jangka
pengadaan bahan baku, proses produksi, distribusi, hingga panjang bagi Pemegang Saham, pelanggan, dan
Environment Pillar menjadi fondasi upaya Pengurangan emisi gas rumah kaca melalui monitoring dan
mitigasi perubahan iklim dan pelestarian
2 manajemen yang terukur.
pasca konsumsi. Tantangan ini semakin besar di tengah masyarakat.
sumber daya alam. Kontribusi terhadap keterbatasan akses energi terbarukan dan masih tingginya
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (“TPB”) Program konservasi air, 3R limbah padat, dan pengelolaan
3 limbah B3 bertanggung jawab. ketergantungan terhadap material berbasis karbon. Bagi Avian Brands, keberlanjutan bukan sekadar
diwujudkan melalui:
Menyadari hal tersebut, Avian Brands menetapkan komitmen kewajiban kepatuhan, tetapi sebuah strategi bisnis inti
Perlindungan keanekaragaman hayati dan pengendalian
4 polusi udara. jangka panjang untuk memperkuat transisi menuju untuk memastikan ketahanan masa depan, memenuhi
operasional rendah karbon melalui peningkatan efisiensi ekspektasi pemangku kepentingan, dan mendukung
Upaya ini membuka ruang bagi transisi operasional yang lebih penggunaan sumber daya, inovasi produk ramah lingkungan, agenda pembangunan rendah karbon. Selaras dengan
hijau dan berdampak positif bagi ekosistem.
dan tata kelola keberlanjutan yang semakin kokoh. komitmen tersebut, Avian Brands menyeimbangkan
3 prioritas strategis: keamanan dan kualitas pasokan,
Kerangka strategi jangka panjang Avian Brands dibangun keberlanjutan lingkungan dan sosial, serta efisiensi biaya
People & Community Pillar Penyediaan lingkungan kerja aman, inklusif, dan berdasarkan 4 imperatif strategis utama: dan aksesibilitas produk. Kerangka sustainability trilemma
1 berlandaskan Hak Asasi Manusia. 1. Risiko iklim yang mengubah fundamental bisnis ini menjadi pedoman dalam pengambilan keputusan untuk
People & Community Pillar ini memperkuat 2 Kesetaraan kesempatan kerja tanpa diskriminasi. Dampak fisik perubahan iklim dan peraturan lingkungan memastikan daya saing industri manufaktur sekaligus
kontribusi Avian Brands dalam aspek sosial, yang semakin progresif mengharuskan Avian Brands memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan
Peningkatan kapabilitas karyawan melalui pembelajaran
tenaga kerja, dan dampak komunitas. 3
dan pelatihan berkelanjutan. memperkuat ketahanan operasional, perencanaan negara.
Kontribusi terhadap Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan (“TPB”) diwujudkan melalui: Program pemberdayaan masyarakat dan akses pendidikan investasi, dan manajemen risiko untuk memastikan
4
yang lebih luas. stabilitas usaha dalam jangka panjang;
Peluang kerja layak melalui standar etika, penghormatan
5
kebebasan berserikat, dan kesiapan masa pensiun. Sebagai bagian dari pendekatan transisi yang terstruktur, strategi ini juga terintegrasi dengan dokumen Climate Risk Report,
yang memetakan risiko fisik dan transisi iklim serta memberikan arah mitigasi dan adaptasi berbasis analisis materialitas dan
Melalui pilar ini, Avian Brands mendukung pertumbuhan
sosial-ekonomi yang adil dan bermartabat. skenario jangka panjang. Dokumen tersebut dapat diakses melalui website resmi Avian Brands.
Governance Pillar Pencegahan korupsi, penyuapan, penipuan, pencucian
1 uang, dan benturan kepentingan.
Governance Pillar menegaskan prinsip Perlindungan data dan keamanan informasi termasuk sistem
2 yang andal dan transparan.
tata kelola, etika bisnis, serta transparansi
rantai nilai. Kontribusi terhadap Tujuan
Netralitas politik dan pengelolaan risiko operasional berbasis
Pembangunan Berkelanjutan (“TPB”) 3 prinsip tata kelola yang kuat.
diwujudkan melalui:
Implementasi pengadaan berkelanjutan, seleksi pemasok
4 dengan standar lingkungan, sosial, HAM, serta pemberdayaan
pemasok lokal dan pemilik usaha perempuan.
Praktik sustainable procurement yang transparan dan
5
kompetitif.
Melalui tata kelola yang kuat, Avian Brands membangun
kepercayaan serta memperkuat kemitraan untuk keberlanjutan.
22 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 23
Page 14
Strategi Keberlanjutan
Avian Brands
PT Avia Avian Tbk
Evaluasi Penerapan Strategi Keberlanjutan No. Tantangan Respons Avian Brands
2. Produksi produk ramah lingkungan Avian Brands meningkatkan efisiensi operasional melalui teknologi produksi,
memerlukan bahan baku berstandar memperluas kemitraan dengan pemasok berkelanjutan, serta memperkuat
keberlanjutan yang seringkali memiliki kegiatan riset dan pengembangan untuk menghasilkan formulasi yang lebih
Sebagai bagian dari komitmen untuk memastikan implementasi keberlanjutan berjalan secara terarah dan berdampak, biaya lebih tinggi. ekonomis tanpa mengurangi standar keberlanjutan dan kualitas.
Avian Brands melaksanakan evaluasi penerapan strategi keberlanjutan secara berkala. Evaluasi ini dilakukan untuk meninjau
efektivitas kebijakan, target, dan program yang telah dijalankan dalam kerangka Avian Brands Sustainability Strategy (“ABSS”),
sekaligus memastikan keselarasan dengan dinamika bisnis, kebutuhan pemangku kepentingan, serta perkembangan regulasi B. Tantangan Eksternal
dan standar global. Proses evaluasi ini telah ditetapkan secara formal melalui kebijakan dan regulasi internal perusahaan.
No. Tantangan Respons Avian Brands
Proses evaluasi dilakukan pada seluruh pilar keberlanjutan dalam ABSS, yaitu: 1. Meningkatnya ekspektasi pemangku Avian Brands menetapkan target keberlanjutan yang terukur dan
kepentingan, termasuk investor, agar melaksanakan strategi pencapaian secara bertahap. Kemajuan implementasi
perusahaan menunjukkan capaian dievaluasi melalui indikator kinerja internal serta penilaian ESG eksternal untuk
1 2 3 4 keberlanjutan dalam waktu relatif cepat. memastikan yang transparan.
2. Perubahan dan tuntutan kepatuhan Avian Brands memantau perkembangan kebijakan dan melakukan
Product Pillar Environment Pillar People & Community Governance Pillar terhadap regulasi keberlanjutan, baik penyesuaian untuk memastikan keselarasan dengan persyaratan terbaru,
Pillar nasional maupun internasional. termasuk pelaporan, sertifikasi, dan standar industri.
Pelibatan pilar-pilar tersebut memastikan bahwa penilaian yang dilakukan mencakup keseluruhan aspek keberlanjutan 3. Keterbatasan kesadaran pelanggan Avian Brands meningkatkan edukasi publik mengenai manfaat produk
mengenai nilai tambah produk ramah berkelanjutan, termasuk aspek kesehatan dan keselamatan, serta memperluas
mulai dari inovasi produk, pengelolaan lingkungan, aspek sosial dan ketenagakerjaan, hingga tata kelola dan rantai pasok lingkungan dibandingkan produk variasi produk dengan rentang harga yang kompetitif untuk meningkatkan
berkelanjutan. konvensional. aksesibilitas pasar.
Dalam pelaksanaannya, evaluasi dilakukan bersama jajaran top manajemen serta unit kerja terkait melalui pemantauan kinerja,
Selain tantangan tersebut, Avian Brands melihat bahwa komitmen keberlanjutan bukan hanya kewajiban regulatif, tetapi juga
peninjauan kebijakan, analisis gap, dan penyelarasan program prioritas. Hasil evaluasi ini menjadi dasar bagi penyempurnaan
peluang strategis untuk inovasi, penguatan reputasi, dan penciptaan nilai jangka panjang. Melalui riset dan pengembangan
Roadmap ESG Avian Brands, peningkatan kapabilitas organisasi, serta penguatan budaya keberlanjutan di seluruh lini operasi.
yang berkesinambungan, Avian Brands berupaya memperluas portofolio produk berkinerja tinggi yang tetap memenuhi
prinsip keberlanjutan dan dapat menjadi standar baru di industri cat dan pelapis.
Melalui mekanisme evaluasi yang terstruktur dan berbasis ABSS, Avian Brands memastikan bahwa strategi keberlanjutan tidak
hanya berjalan sebagai komitmen, tetapi juga sebagai sistem yang terukur, berkelanjutan, dan berkontribusi nyata terhadap
pencapaian target jangka pendek, menengah, dan panjang perusahaan.
Peluang Strategis ke Depan
Tipe Peluang Potensial Potensi Dampak Finansial
Bahan Baku dan Sumber • Peningkatan penggunaan bahan baku rendah • Pengurangan biaya kepatuhan karbon di masa
Daya Rendah Karbon karbon, bio-based, dan berlabel hijau. depan.
Tantangan dan Permasalahan Penerapan • Pengembangan teknologi produksi bersih dan
rendah emisi.
• Peningkatan daya saing produk ramah
lingkungan.
Prinsip Keberlanjutan dan Strategi ke Depan
• Kolaborasi dengan pemasok untuk inovasi • Potensi sertifikasi dan akses pasar premium.
material berkelanjutan.
Efisiensi Sumber Daya • Optimalisasi energi dan air melalui digitalisasi • Penghematan biaya operasional.
dan Energi manufaktur. • Mengurangi risiko fluktuasi harga energi.
• Implementasi perangkat produksi hemat energi. • Peningkatan stabilitas operasional.
Dalam menerapkan prinsip keberlanjutan, Avian Brands menghadapi sejumlah dinamika yang muncul dari faktor internal • Pemantauan operasi berbasis IoT.
maupun eksternal. Tantangan tersebut tidak hanya terkait pemenuhan standar operasional berkelanjutan, tetapi juga Produk dan Layanan • Perluasan produk rendah VOC dan berbasis air • Pertumbuhan pendapatan dari segmen pasar
mencakup perubahan perilaku organisasi, kesiapan teknologi, akses bahan baku berkualitas, perubahan regulasi, serta Berkelanjutan untuk mendukung konsep green building. hijau.
ekspektasi pemangku kepentingan yang terus meningkat. • Pengembangan layanan solusi keberlanjutan • Loyalitas pelanggan dan diferensiasi pasar.
bagi pelanggan. • Memperkuat posisi kompetitif nasional dan
• Peningkatan investasi inovasi material rendah regional.
Sebagai bagian dari komitmen transformasi berkelanjutan, Avian Brands mengadopsi pendekatan adaptif dengan melakukan emisi.
evaluasi berkala, pembelajaran organisasi, dan penyesuaian strategi sesuai perkembangan kebutuhan pasar dan kebijakan
Akses Pasar dan • Ekspansi ke segmen pasar dengan preferensi • Biaya modal lebih rendah melalui pembiayaan
nasional maupun global. Melalui pendekatan tersebut, Avian Brands yakin mampu mengubah tantangan menjadi peluang Pembiayaan Hijau green products. hijau.
untuk memperkuat daya saing bisnis secara jangka panjang. • Pemanfaatan green financing dan insentif • Diversifikasi sumber pendapatan.
pemerintah. • Mitigasi risiko terkait perubahan regulasi energi
Informasi mengenai tantangan dan respons Avian Brands diuraikan sebagai berikut: • Keselarasan dengan kebijakan dekarbonisasi dan karbon.
nasional.
Ketahanan dan • Penguatan infrastruktur tahan iklim.
A. Tantangan Internal • Pengurangan risiko gangguan operasional
Transformasi Operasional • Pengembangan kompetensi SDM dengan akibat cuaca ekstrem.
teknologi hijau. • Stabilitas penyediaan bahan baku.
No. Tantangan Respons Avian Brands • Kolaborasi rantai pasok untuk meningkatkan • Efisiensi jangka panjang.
resiliensi operasional.
1. Membangun kesadaran dan budaya Avian Brands secara konsisten melaksanakan sosialisasi, pelatihan, dan
keberlanjutan di seluruh level organisasi. internal engagement untuk meningkatkan pemahaman dan integrasi nilai
keberlanjutan ke dalam proses kerja dan pengambilan keputusan.
24 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 25
Page 15
Strategi Keberlanjutan
Avian Brands
PT Avia Avian Tbk
Budaya Keberlanjutan
efisiensi energi, pengurangan limbah, efektivitas proses, Pelaksanaan program dilakukan secara rutin dan terstruktur.
keselamatan kerja, serta nilai tambah bagi pelanggan dan Setiap bulan, status perkembangan ide dan hasil
perusahaan. implementasi dilaporkan kepada Top Management sebagai
bagian dari proses pemantauan kinerja keberlanjutan. Selain
Untuk mendorong partisipasi aktif, Avian Brands itu, setiap tahun perusahaan menyelenggarakan Innovation
Program Sustainability Awareness
memberikan penghargaan bagi karyawan atau tim dengan Festival dan kompetisi internal untuk mempresentasikan
ide yang berhasil memberikan dampak signifikan pada ide terbaik, memperluas best practices, serta meningkatkan
perbaikan proses dan penghematan biaya operasional. motivasi dan kolaborasi antar tim. Program ini tidak hanya
Selain itu, tingkat partisipasi dan implementasi ide inovasi meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat
menjadi salah satu komponen dalam Key Performance budaya inovasi, keterlibatan karyawan, dan kesiapan
Indicator “KPI” bagi setiap unit kerja. perusahaan dalam beradaptasi terhadap tantangan bisnis
dan keberlanjutan di masa depan.
Program Employee Star
Avian Brands secara konsisten membangun dan memperkuat kesadaran keberlanjutan (sustainability awareness) sebagai
bagian dari budaya perusahaan melalui komunikasi internal yang terstruktur. Informasi tersebut disampaikan melalui
berbagai kanal komunikasi, antara lain media internal, media sosial resmi perusahaan, Avian Newsletter, serta Avian Learning
Management System (“LMS”).
Selain itu, Avian Brands secara berkala mempublikasikan informasi mengenai kinerja keberlanjutan, pencapaian perusahaan,
serta kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui media internal dan eksternal. Komunikasi ini juga merupakan bentuk
transparansi kinerja keberlanjutan Avian Brands terhadap pemangku kepentingan eksternal.
Sebagai bentuk apresiasi dan penguatan budaya keterlibatan karyawan dalam perjalanan keberlanjutan perusahaan, Avian Brands
Upaya peningkatan kesadaran tersebut diperkuat melalui program pelatihan keberlanjutan yang dirancang untuk memastikan mengimplementasikan Employee Star Program. Program ini dirancang untuk mendorong partisipasi aktif seluruh karyawan dalam
pemahaman dan kompetensi karyawan dalam mendukung implementasi strategi keberlanjutan perusahaan. Materi pelatihan berbagai inisiatif perusahaan yang berfokus pada inovasi, keselamatan, efisiensi, pengembangan diri, dan kolaborasi lintas fungsi.
mencakup berbagai topik utama seperti efisiensi energi, pengelolaan limbah B3, keselamatan dan kesehatan kerja, serta
pelaporan keberlanjutan. Informasi lebih lanjut terkait pelaksanaan pelatihan disajikan dalam pembahasan Kinerja Pilar Penilaian Employee Star dilakukan secara terstruktur melalui sistem yang telah terintegrasi dengan basis data aktivitas karyawan.
Sumber Daya Manusia & Komunitas Sekitar. Setiap individu dapat mengumpulkan skor berdasarkan keterlibatan dalam berbagai program dan kegiatan, antara lain:
• Gugus Kendali Mutu “GKM”;
• Suggestion System “SS”;
Program Continuous Improvement • Patroli Kesehatan, Keselamatan, dan Lingkungan (EHS Patrol);
• Partisipasi pelatihan dan pengembangan kompetensi;
Sebagai bagian dari upaya penguatan budaya keberlanjutan • Kontribusi konten internal seperti Avian Newsletter; serta
di seluruh lini bisnis, Avian Brands menerapkan Continuous • Keikutsertaan dalam kegiatan employee engagement dan event perusahaan.
Improvement Program sebagai mekanisme formal untuk
mendorong inovasi, efisiensi operasional, dan peningkatan Setiap aktivitas dinilai secara objektif melalui sistem digital yang memberikan bobot terukur sekaligus memastikan transparansi,
kinerja berkelanjutan. Program ini dijalankan dengan prinsip akuntabilitas, dan kemudahan pemantauan progres bagi karyawan dan manajemen. Pada akhir periode tertentu, rekapitulasi
bahwa setiap proses, sistem, maupun hasil kerja selalu skor diverifikasi dan disahkan oleh Top Management sebelum penetapan penerima Employee Star.
memiliki potensi untuk ditingkatkan melalui ide, kolaborasi,
dan evaluasi yang berkesinambungan. Penerima penghargaan dalam Employee Star mendapatkan pengakuan formal dan insentif sesuai kebijakan perusahaan.
Program ini meningkatkan motivasi dan kebanggaan karyawan, memperkuat budaya kerja berbasis kolaborasi dan inovasi,
Dalam implementasinya, program ini telah didukung oleh mendorong partisipasi aktif dalam pencapaian target keberlanjutan, serta mendorong perilaku positif yang selaras dengan
sumber daya manusia yang kompeten dan tersertifikasi, nilai perusahaan. Dengan demikian, kontribusi setiap individu diakui sekaligus menjadi bagian dari pembangunan budaya
serta unit fungsi khusus (Continuous Improvement) yang kerja yang adaptif, peduli, dan berkelanjutan.
bertanggung jawab dalam pengelolaan, pelaksanaan,
monitoring, dan pelaporan program. Setiap ide inovasi yang
diusulkan karyawan dinilai berdasarkan dampak terhadap
26 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 27
Page 16
Strategi Keberlanjutan
Avian Brands
PT Avia Avian Tbk
Digitalisasi Avian Portal Berbagai acara internal rutin diselenggarakan setiap tahunnya, termasuk:
• Employee Gathering;
• Perayaan ulang tahun perusahaan;
• Halal Bihalal; serta
• Penganugerahan bagi karyawan yang memasuki masa purna tugas/pensiun.
Kegiatan-kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mempererat hubungan antar karyawan, membangun rasa kebersamaan,
serta menggali nilai-nilai budaya perusahaan yang selaras dengan prinsip integritas, kolaborasi, dan kerja berorientasi hasil.
Secara tidak langsung, suasana kerja yang nyaman dan hubungan interpersonal yang kuat terbukti mendukung peningkatan
produktivitas dan retensi karyawan.
Program Employee Sports & Wellness
Sebagai bagian dari komitmen Avian Brands dalam memperkuat tata kelola keberlanjutan dan efisiensi operasional, perusahaan
telah mengimplementasikan transformasi digital melalui pengembangan Avian Portal. Platform ini menjadi sistem terintegrasi yang
berfungsi untuk memantau, mengelola, dan mendokumentasikan seluruh data kinerja keberlanjutan secara terpusat dan real-time,
sehingga mendukung proses pengambilan keputusan berbasis data (data-driven decision making) di seluruh level organisasi.
Avian Portal dikembangkan oleh tim profesional teknologi informasi Avian Brands yang memahami kebutuhan bisnis, struktur
proses operasional, dan indikator keberlanjutan perusahaan. Dengan demikian, sistem dapat dirancang secara adaptif, modular,
dan selaras dengan perkembangan kebutuhan perusahaan, standar industri, serta tren global dalam pelaporan keberlanjutan.
Portal ini telah terintegrasi dengan seluruh unit kerja dan departemen, sehingga mempermudah konsolidasi data, seperti
penggunaan energi dan air, pengelolaan limbah, parameter keselamatan kerja, inovasi karyawan, sertifikasi, serta kinerja
program ESG lainnya. Melalui dashboard pemantauan kinerja ESG di dalam Avian Portal, manajemen dapat melakukan evaluasi
rutin dan tinjauan kinerja bersama jajaran Top Management untuk memastikan perbaikan proses berjalan sesuai target. Untuk mendukung kesejahteraan fisik dan mental Program ini secara langsung meningkatkan kebugaran
karyawan, Avian Brands menyelenggarakan berbagai dan kesehatan fisik karyawan, membantu menurunkan
Selain fungsi tata kelola data, digitalisasi melalui Avian Portal juga memberikan dampak langsung terhadap efisiensi sumber kegiatan olahraga dan program kesehatan yang diarahkan risiko penyakit akibat pola hidup sedentari, serta
daya material. Dengan tersedianya seluruh dokumen, laporan, dan data secara digital, penggunaan kertas dapat dikurangi pada peningkatan kualitas hidup dan produktivitas kerja. memperkuat ikatan sosial dan kerja sama tim. Inisiatif ini
secara signifikan, mendukung paperless process dan tujuan pengurangan jejak karbon perusahaan. Perusahaan menyediakan fasilitas gym sebagai bagian dari juga menciptakan suasana kerja yang lebih dinamis dan
komitmen terhadap kesejahteraan karyawan. Karyawan produktif, menunjukkan bahwa kesejahteraan karyawan
juga aktif mengikuti berbagai kegiatan olahraga, mulai dari merupakan bagian integral dari strategi keberlanjutan
Avian Cultural Event program senam khusus wanita hingga komunitas sepak Avian Brands. Dengan penyediaan fasilitas dan peralatan
bola dan badminton, yang difasilitasi dan didukung penuh olahraga yang memadai, perusahaan memastikan seluruh
Sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya oleh perusahaan. karyawan memiliki akses terhadap gaya hidup sehat secara
keberlanjutan berbasis manusia (people-centered berkelanjutan.
sustainability), Avian Brands secara konsisten
mengembangkan program engagement antara perusahaan
dan seluruh karyawan melalui berbagai kegiatan budaya
dan kebersamaan. Program ini bertujuan menciptakan
lingkungan kerja yang positif, inklusif, dan harmonis,
sehingga dapat meningkatkan motivasi, kebanggaan,
loyalitas, serta kesejahteraan psikologis karyawan.
28 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 29
Page 17
PT Avia Avian Tbk Tentang Avian Brands 30 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 31
Page 18
Tentang Avian Brands PT Avia Avian Tbk
Tata Kelola Keberlanjutan Avian Brands
Avian Brands berkomitmen membangun organisasi yang menempatkan keberlanjutan sebagai inti dari strategi dan
operasional perusahaan. Untuk mendukung komitmen tersebut, Avian Brands membentuk Departemen Quality Assurance &
Sustainability ”QAS” yang berada di bawah pengawasan langsung Direksi. Struktur ini memastikan bahwa aspek keberlanjutan
termasuk pengelolaan ESG, strategi dekarbonisasi, mitigasi risiko, program pengembangan masyarakat, keanekaragaman
hayati, ekonomi sirkular, dan adaptasi perubahan iklim menjadi bagian integral dalam setiap keputusan strategis.
Direksi bertanggung jawab menetapkan arah, visi, dan misi keberlanjutan Avian Brands serta memastikan integrasi
keberlanjutan di seluruh fungsi bisnis. Implementasinya kemudian didelegasikan kepada departemen-departemen terkait
sesuai bidang masing-masing. Untuk memastikan eksekusi berjalan efektif, pemantauan dilakukan melalui pertemuan berkala,
pelaporan kinerja yang terstruktur, serta evaluasi kepatuhan terhadap standar keberlanjutan yang berlaku.
Departemen QAS berperan sebagai pusat koordinasi lintas fungsi dengan mandat untuk:
• Mengelola risiko dan peluang keberlanjutan;
• Memfasilitasi pencapaian target ESG dan strategi dekarbonisasi;
• Meningkatkan kualitas pelaporan keberlanjutan;
• Memperkuat implementasi hak asasi manusia dan praktik bisnis bertanggung jawab; serta
• Menumbuhkan kesadaran keberlanjutan di seluruh organisasi dan rantai nilai.
Melalui pendekatan tata kelola yang terarah ini, Avian Brands memastikan bahwa seluruh aspek operasional sejalan dengan
tujuan keberlanjutan perusahaan sekaligus memberikan nilai bagi lingkungan, masyarakat, Pemegang Saham, dan seluruh
pemangku kepentingan.
Diagram di bawah ini menggambarkan struktur tata kelola keberlanjutan Avian Brands:
Board of Directors
Business Strategy, Operations, and Integration
Executive Leadership
Quality Assurance and
Sustainability Department
Business Units
Sustainability Strategy and Operations; Innovation and
Implementation; Sustainability Reporting
Functional Sustainability All Departments
Keterangan:
Reporting Line
Coordination
32 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 33
Page 19
Tentang Avian Brands PT Avia Avian Tbk
Identitas
Avian Brands
PT Avia Avian Tbk*)
Kode Saham Bidang Usaha Kepemilikan Saham Kantor Pusat
AVIA Industri dan perdagangan cat serta tinta cetak,
PT Tancorp Surya Sentosa : 36,60% Jl. Raya Surabaya – Sidoarjo KM. 19
pernis, lak, perekat atau lem, mortar, atau beton Desa Wadungasih, Kec. Buduran, Sidoarjo 61252
PT Wahana Lancar Rejeki : 32,49%
siap pakai. Jawa Timur, Indonesia
Archipelago Investment Pte Ltd : 6,30%
Robert Christian Tanoko : 2,30% (62-31) 8968000
Rudi Tanoko : 1,68% corsec@avianbrands.com
Pencatatan Saham di Bursa Saham Tanggal Pendirian
Rony Tanoko : 0,04% investor.relations@avianbrands.com
Saham Treasuri : 4,26%
8 Desember 2021 1 Maret 1983 www.avianbrands.com
Masyarakat : 16,33%
di Bursa Efek Indonesia
(masing-masing di bawah 5%)
Modal Dasar Kantor Cabang
Dasar Hukum Pendirian
Gedung Avian Brands
Rp2.000.000.000.000,- PT Avia Avian didirikan berdasarkan Akta Pendirian
Perseroan Terbatas No. 06 tanggal 1 Maret 1983, Jl. Ahmad Yani No. 317
sebagaimana diubah dengan Akta No. 63 tanggal Surabaya 60234
23 Mei 1983, keduanya dibuat di hadapan Jawa Timur, Indonesia
Modal Ditempatkan dan Disetor Indrawati Setiabudhi, S.H., Notaris di Malang. (62-31) 99850500/99850600
Akta tersebut telah mendapatkan pengesahan
Rp619.535.556.000,- dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia
berdasarkan Keputusan Departemen Kehakiman Alamat Fasilitas Produksi
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan
No. C2-4948.HT01.01 Th83 tanggal 5 Juli 1983 dan Sidoarjo
Perubahan Akta Terakhir telah didaftarkan pada Pengadilan Negeri Malang Jl. Raya Surabaya – Sidoarjo KM. 19
No. 016/PP/PI/VIII/1983 tanggal 8 Agustus 1983. Media Sosial Desa Wadungasih, Kec. Buduran
Perubahan akta Avian Brands terakhir adalah Sidoarjo 61252
Akta No. 3 tanggal 10 April 2025, yang dibuat Jawa Timur, Indonesia
di hadapan Dr. Susanti S.H., M.Kn., Notaris di Total Karyawan (62-31) 8968000
Kota Surabaya mengenai Perubahan susunan
Avian Brands Serang
Direksi dan/atau Dewan Komisaris PT Avia
(termasuk Entitas Anak dan Karyawan Alih Daya)
Avian Tbk. Perubahan ini telah diberitahukan Jl. Raya Serang KM. 60
kepada Kementerian Hukum Republik Pria: Kawasan Pancatama 5 Kav. 50,
Indonesia berdasarkan Surat Penerimaan 7.160 Karyawan avian.brands Leuwilimus, Leuwi Limus, Cikande
Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan Wanita: Kabupaten Serang 42186
No. AHU-AH.01.09-0182183 tanggal 11 April 2025. Banten, Indonesia
2.170 Karyawan (62-254) 402655
*) Sepanjang tahun 2025, Avian Brands tidak melakukan perubahan nama.
@avianbrands
34 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 35
Page 20
Tentang Avian Brands PT Avia Avian Tbk
Highlight Avian Brands
Selama lebih dari 4 dekade, Avian Brands telah memberikan
warna bagi kehidupan jutaan keluarga Indonesia melalui
berbagai produk berkualitas tinggi, di antaranya Avian Cat
Kayu dan Besi, Avitex Cat Tembok, dan No Drop Cat Pelapis
Anti Bocor. Kehadiran Avian Brands bertujuan menghadirkan
manfaat nyata bagi masyarakat dan berkontribusi dalam
mewarnai Indonesia dengan solusi yang aman, inovatif, dan
ramah lingkungan.
“Avian Brands telah tumbuh menjadi pionir transformasi
dalam industri cat nasional melalui kombinasi keunggulan
produk, jaringan distribusi luas, dedikasi terhadap kualitas,
dan keandalan dalam satu ekosistem terpadu. Dengan lebih
dari 2.600 produk (SKU) yang menjangkau lebih dari 60.000
gerai ritel di seluruh Indonesia, Avian Brands memastikan
bahwa setiap warna yang diciptakan dapat hadir tepat
waktu dan dengan produk yang berkualitas.”
Perjalanan Avian Brands
Avian Brands adalah produsen cat dan pelapis
dekoratif terkemuka di Indonesia yang didirikan oleh
Bapak Soetikno Tanoko pada tahun 1978. Dalam
3. People & Community Pillar – pengembangan SDM dan
perjalanannya, Avian Brands terus mengembangkan
pemberdayaan masyarakat; serta
produk-produk yang memenuhi kebutuhan konsumen
4. Governance Pillar – tata kelola perusahaan yang kuat,
Indonesia, memadukan inovasi, kualitas, serta pemahaman
etis, dan transparan.
mendalam terhadap karakter iklim tropis. Dengan
komitmen kuat terhadap kualitas, keberlanjutan, dan
Pendekatan holistik ini memastikan perusahaan mampu
kepuasan pelanggan, Avian Brands kini menjadi salah satu
menciptakan dampak positif bagi pelanggan, karyawan,
perusahaan cat terbesar dan paling terpercaya di Indonesia. Produk-produk Avian Brands telah bersertifikasi SNI, Green
mitra usaha, lingkungan, komunitas, shareholder, dan
Label Singapore, dan standar mutu lainnya.
stakeholders lainnya.
Pabrik Avian Brands
Distribusi Nasional – Terluas di Indonesia Pemangku kepentingan dapat mengakses Avian Brands
Avian Brands mengoperasikan 2 fasilitas produksi Sustainability Strategy melalui tautan atau kode QR yang
terintegrasi secara vertikal, yang menjadikannya salah Untuk memperkuat ketersediaan produk hingga ke disediakan pada laporan ini.
satu industri cat dengan kapasitas dan efisiensi terbesar di seluruh pelosok Indonesia, Avian Brands didukung oleh
Indonesia. Fasilitas ini berlokasi di: PT Tirtakencana Tatawarna, perusahaan distribusi yang
Avian Brands Sustainability Strategy
• Sidoarjo, Jawa Timur; serta berdiri pada tahun 2001. Perusahaan ini:
• Serang, Banten. Fasilitas AIC dilengkapi dengan: • Mengoperasikan 129 pusat distribusi di seluruh
• Penggunaan panel solar photovoltaic; Indonesia, dari Sabang hingga Merauke;
Setiap fasilitas dilengkapi teknologi produksi modern untuk • Sistem keamanan dan sirkulasi udara yang optimal; serta • Menjangkau lebih dari 60.000 toko;
meningkatkan efisiensi, akurasi data, serta mendukung • Digitalisasi operasional riset melalui Laboratory • Didukung sistem teknologi informasi terintegrasi untuk
operasional yang lebih ramah lingkungan. Information Management System ”LIMS” yang terintegrasi menyediakan data real-time; serta
dengan ERP. • Memastikan rantai pasokan berjalan cepat, efisien, dan
responsif terhadap kebutuhan pelanggan.
Inovasi Melalui Avian Innovation Center Tim RDI Avian Brands terdiri dari berbagai divisi, termasuk
(“AIC”) Water-based Paint, Automotive Refinish, dan Architectural Komitmen Keberlanjutan
Coatings. Setiap tahun, tim R&D:
Avian Innovation Center (AIC), beroperasi sejak Mei 2020, • Mengembangkan lebih dari 20 produk baru, dimana Sebagai pemimpin industri cat di Indonesia, Avian Brands
merupakan pusat inovasi cat dan bahan bangunan terbesar 5–10 di antaranya berhasil dipasarkan ke seluruh berkomitmen menjalankan bisnis secara bertanggung jawab
di Indonesia. AIC menjadi motor penggerak lahirnya Indonesia; melalui Avian Brands Sustainability Strategy “ABSS“, yang
berbagai inovasi Avian Brands dan dirancang untuk • Menggunakan instrumen modern, seperti Rheology berfokus pada 4 pilar: https://avianbrands.com/viewer/
mendukung kreativitas, kolaborasi, serta praktik bisnis Profiling dan Gas Chromatography; 1. Product Pillar – menghadirkan produk aman, Avian+Brands+Sustainability+Strategy+2025/dokumen_
• Mengikuti standar pengujian internasional; serta berkualitas, dan berinovasi; pendukung_Avian_Brands_Sustainability_Strategy_2025.pdf
berkelanjutan.
• Menghasilkan inovasi-inovasi terdepan, termasuk 2. Environment Pillar – efisiensi energi, pengurangan
Avitex One Coat, cat tembok teknologi 1 lapis pertama emisi, circularity, dan pengelolaan limbah;
di Indonesia.
36 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 37
Page 21
Tentang Avian Brands PT Avia Avian Tbk
Visi Keberlanjutan Misi Keberlanjutan
Avian Brands Avian Brands
“Menjadi perusahaan
cat yang terintegrasi,
ramah lingkungan, terdepan,
dan terpercaya “ Memberikan nilai tambah bagi pemangku
di Indonesia.“ kepentingan melalui pengembangan beragam cat
berkualitas.”
Nilai-Nilai Perusahaan
C IN T A
Customer Focus Integrity Teamwork Agility
Mampu menjadikan pelanggan Kemampuan untuk menjadi bagian Kemampuan untuk bergerak cepat, fleksibel,
Berperilaku jujur dalam hal perkataan,
(internal dan eksternal) serta dari suatu kelompok, bekerja dengan dan tegas dalam mengantisipasi, memulai,
memiliki komitmen dan konsistensi
kebutuhan-kebutuhan mereka sebagai anggota kelompok, dan memberikan dan mengambil keuntungan dari peluang
dalam bertindak sesuai aturan, norma,
fokus utama dalam hubungan kerja yang kontribusi bagi pencapaian tujuan serta menghindari konsekuensi negatif dari
dan moralitas.
positif dan produktif. kelompok. perubahan.
38 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 39
Page 22
Tentang Avian Brands PT Avia Avian Tbk
Unit Bisnis, Produk, dan Segmentasi
Klasifikasi produk Avian Brands selaras dengan sistem segmentasi industri coatings internasional dan kaitannya dengan
Sustainable Product Framework adalah sebagai berikut:
Decorative Paints: Sustainable Home & Building Solutions
Mengacu pada struktur usaha yang tercantum dalam Laporan Keuangan Konsolidasian PT Avia Avian Tbk, Avian Brands
menjalankan kegiatan usaha dalam dua segmen utama yaitu Segmen Solusi Arsitektur dan Segmen Barang Dagangan.
Solusi Barang
Arsitektur Dagangan
Cat tembok adalah produk yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari konsumen. Fokus inovasi kami adalah
Kelompok produk solusi arsitektur merupakan Kelompok produk barang dagangan sebagian menyediakan cat tembok yang berdaya tutup tinggi, tahan lama, dan yang terpenting, rendah atau bahkan bebas Volatile
produk-produk utama yang dihasilkan Avian Brands besar merupakan produk pendukung dari solusi Organic Compounds “VOCs“.
yang terdiri dari cat tembok, cat kayu dan besi, cat arsitektur yang terdiri dari penjualan pipa, mebel,
pelapis anti bocor, perawatan kayu, serta solusi dan produk pendukung yang diperlukan dalam VOCs adalah senyawa kimia berbasis karbon yang mudah menguap pada suhu kamar. Senyawa ini banyak ditemukan dalam
arsitektur lainnya, termasuk cat atap, semen instan, proses pengecatan, seperti rol cat, kuas cat, pita berbagai produk sehari-hari, termasuk cat solvent-based, pelarut, perekat, dan bahan bangunan lainnya. Ketika senyawa ini
dan cat ulang otomotif. Per tanggal 31 Desember segel, dan ampelas. Barang dagangan tersebut tidak menguap, mereka melepaskan gas ke udara, baik di dalam ruangan maupun di lingkungan luar. Dampak keberadaan VOCs
2025, Avian Brands memiliki portofolio terdiversifikasi diproduksi oleh Avian Brands melainkan diperoleh dalam cat adalah ancaman signifikan terhadap kualitas udara dalam ruangan (indoor air quality), yang sangat penting bagi
sekitar lebih dari 2.600 SKU untuk produk solusi dari pihak afiliasi Avian Brands. Perdagangan kesehatan penghuni. Paparan jangka pendek dapat menyebabkan iritasi mata, hidung, dan tenggorokan, serta sakit kepala.
arsitektur yang Avian Brands pasarkan dan barang ini dilakukan oleh Entitas Anak Avian Brands, Sementara itu, paparan jangka panjang terhadap VOC tertentu telah dikaitkan dengan masalah kesehatan yang lebih
distribusikan mencapai 124 merek. Beberapa merek PT Tirtakencana Tatawarna. serius, termasuk kerusakan hati, ginjal, sistem saraf pusat, dan beberapa di antaranya bersifat karsinogenik. Oleh karena itu,
rumah tangga utama Avian Brands termasuk Avian, pengurangan kandungan VOCs telah menjadi fokus utama dalam industri cat global untuk memenuhi standar kesehatan dan
Avitex, dan No Drop. lingkungan yang semakin ketat.
Menyadari dampak tersebut, Avian Brands secara aktif memimpin transisi produk melalui inovasi berkelanjutan dengan fokus
pada cat rendah VOC (low-VOC) atau nol VOC (zero-VOC), terutama dalam lini produk berbasis air (water-based). Inovasi cat ini
menggantikan pelarut organik berisiko tinggi dengan air sebagai medium utama. Transisi ini bukan hanya tentang mematuhi
regulasi, tetapi merupakan bagian inti dari strategi ESG perusahaan untuk meminimalkan jejak lingkungan. Sebagian besar
Informasi lebih rinci mengenai portofolio dan spesifikasi produk dapat lini produk dekoratif premium kami adalah water-based dan termasuk dalam kategori Green Label Singapore. Formulasi ini
diakses melalui website resmi Avian Brands berikut. meminimalkan pelepasan bahan kimia berbahaya ke udara, secara langsung berkontribusi pada kesehatan penghuni dan
aplikator.
https://avianbrands.com/
Varian cat tembok Avian Brands sangat beragam, yang dapat diklasifikasikan menjadi kelompok premium, medium, dan
ekonomis.
• Cat tembok premium Avian dihadirkan melalui seri Lenkote Sunguard untuk interior dan Lenkote Supersilk untuk
eksterior, memberikan customer experience yang paling optimal dari segi ketahanan, fitur washable, maupun estetika;
Segmentasi ini tidak hanya mencerminkan fokus bisnis dan strategi pertumbuhan, tetapi juga diarahkan untuk mendukung • Cat tembok medium yang dikenal sangat luas oleh konsumen di Indonesia hadir melalui seri Avitex untuk penggunaan
tujuan keberlanjutan perusahaan melalui peningkatan porsi produk yang lebih aman bagi kesehatan manusia dan lingkungan. interior, eksterior, maupun multiguna seperti Avitex Gold yang dapat digunakan baik untuk eksterior maupun interior,
sedangkan Avitex Wizz menawarkan cat tembok yang lebih hemat dan efisien dengan kekentalan 40% lebih tinggi; serta
Avian Brands percaya bahwa pertumbuhan bisnis sejati tidak dapat dipisahkan dari tanggung jawab terhadap lingkungan dan • Cat tembok ekonomis banyak dihadirkan oleh Avian melalui seri merek Aries, Aries Gold dan Aries Bling, kemudian tersedia
masyarakat. Dalam setiap tetes cat yang kami produksi, terkandung komitmen terhadap kualitas, kesehatan, dan kelestarian juga merek Jasmine di sektor ekonomis, cat ekonomis bukan berarti tidak berkualitas, produk ini tetap diformulasikan
planet. Filosofi ini mendorong kami untuk terus berinovasi, beralih dari solusi konvensional menuju material yang lebih ramah dengan spesifikasi yang disesuaikan untuk dapat memberikan performa dekoratif yang baik.
lingkungan, sejalan dengan tuntutan pasar global dan agenda keberlanjutan nasional.
Sebagai bagian dari transisi menuju portofolio produk rendah dampak lingkungan, Avian Brands menerapkan prinsip
Sustainable Product Framework yang meliputi:
• Peningkatan proporsi produk berbasis air (water-based);
• Pengurangan penggunaan logam berat, seperti timbal dan krom;
• Pengembangan produk rendah emisi VOC;
• Efisiensi penggunaan sumber daya dalam formulasi dan kemasan; serta
• Penerapan konsep circularity yang mencakup reuse, recycle, dan redesign.
40 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 41
Page 23
Tentang Avian Brands PT Avia Avian Tbk
Waterproofing Coatings: High-Performance & Long-Life Durability Cat Dekoratif Kayu & Besi: Estetika dan Kebermanfaatan
Kerusakan akibat air merupakan tantangan keberlanjutan yang nyata karena dapat menyebabkan pemborosan energi dan
Melindungi material dasar kayu dan besi adalah kunci untuk seperti baru. Cat kayu & besi merupakan root history Avian
bahan bangunan. Di Indonesia, dengan iklim tropis, konsumen kerap menghadapi kelembaban dinding, paparan ekstrem
menjaga aset dan mendukung efisiensi sumber daya. Setiap Brands dan merupakan merek dagang yang paling dikenal
air dan panas matahari, serta serangan alkali/pengapuran. Produk waterproofing Avian Brands hadir sebagai lini pertahanan
barang di rumah tidak hanya menyimpan nilai kenangan masyarakat Indonesia, produk cat kayu & besi “Avian”
pertama, dirancang untuk melindungi integritas bangunan secara efektif dan tahan lama.
dan memorabilia, tetapi jika bukan karena memorinya, nilai menjadi flagship dengan membawa nama perusahaan,
fungsinya tetap tinggi meski warnanya mulai pudar. Produk didukung merek lain yang lebih ekonomis, seperti Avian
Dengan perlindungan jangka panjang ini, produk kami memperpanjang umur aset, mengurangi kebutuhan re-painting
kami memastikan bahwa aset-aset ini bertahan lebih lama Cling, Glovin dan Yoko, serta seri premium dengan merek
berulang, dan menekan pemborosan material, sekaligus berkontribusi pada pengurangan jejak karbon sepanjang siklus hidup
dan tampak tetap fresh sehingga seperti #JadiBaruLagi, Avian Platinum. Kami juga memformulasikan cat dengan
produk (life cycle impact reduction).
menunda kebutuhan untuk membeli lagi yang baru, fleksibilitas penggunaan tinggi, seperti Avian 3 in 1 Anti
sehingga kebutuhan yang lebih masif akan penebangan Karat yang dapat berfungsi sebagai cat dasar maupun cat
kayu atau produksi logam baru bisa diturunkan. top coat pada bidang besi maupun kayu.
No Drop. No Bochor Bochor! Cat Pelapis Anti-Bocor Nomor 1 di Indonesia
Aplikasi top coating pada kayu dan besi bekerja dengan Pada merek Avian Cling, kami mengembangkan cat kayu & besi
Merupakan merek unggulan yang menawarkan elastisitas tinggi dan ketahanan cuaca ekstrem, yang secara signifikan
prinsip yang sama: formula cat yang diikat oleh resin alkyd berpelarut air. Sejalan dengan semangat ramah lingkungan
memperpanjang usia pakai struktur bangunan. Dengan teknik waterproofing yang tepat serta didukung dengan produk yang
disebar di permukaan dengan bantuan pelarut non-polar, dan keberlanjutan, Avian Cling Water Based merupakan
dapat menjalankan tugas “menahan air” secara optimal, akan mengurangi kebutuhan akan perbaikan atau rekonstruksi yang
pelarut menguap, dan cat membentuk lapisan pelindung bentuk komitmen Avian Brands dalam memberikan produk
memakan energi dan bahan. No Drop merupakan brand yang sudah menjadi top of mind masyarakat Indonesia, yang menjadi
yang menutupi permukaan. Dengan cara ini, meja, kursi, dengan kualitas, fitur, dan performa yang sama dengan cat
andalan untuk semua kebutuhan pelapis anti-bocor. Merespon kebutuhan dari konsumen yang begitu beragam, Avian Brands
lemari, pagar, kusen pintu, sepeda anak, tiang besi, dan berbasis pelarut organik sembari memberi nilai tambah lewat
mengeluarkan banyak varian No Drop dengan fitur yang khusus, antara lain:
berbagai barang lainnya tetap terlindungi dan terlihat perhatian pada kesehatan konsumen Indonesia.
1. No Drop Anti Panas – cat eksterior yang mencegah panas masuk dan menurunkan suhu dalam ruangan;
2. No Drop Cat Dasar Anti Bocor – cat dasar dengan fitur negative waterproofing, tahan serangan alkali, dan mendukung
Cat Pelindung Kayu: Mempertahankan Keindahan Alam
daya tutup cat dekoratif di atasnya;
3. No Drop Toren/Tandon – melindungi tangki air dari kebocoran dan lumut;
4. No Drop Kolam Ikan – ramah lingkungan, tidak toksik bagi makhluk hidup, dan melindungi dari kebocoran;
5. No Drop Beton dan Batu Alam – pelapis anti-bocor untuk dinding beton atau batu alam;
6. No Drop Mortar, Tile Grout, dan Obat Cor – solusi konstruksi untuk mencegah kebocoran; serta
7. No Drop Tape, Serat Fiber, dan Membran – aplikasi praktis untuk retakan dan patahan material.
Dengan beragam varian ini, No Drop menghadirkan solusi waterproofing yang lengkap, aman, dan efektif untuk berbagai
kebutuhan bangunan di Indonesia.
Produk pelindung kayu merupakan produk yang dari permukaan kayu agar halus dan rata. Selanjutnya,
diformulasikan untuk menonjolkan estetika kambium alami produk Boyo/WoodEco Wood Stain diaplikasikan untuk
menjadi perhatian utama dari produk perabotan sehari-hari. mengeluarkan warna alami dari substrat kayu, dilanjutkan
Selain produk top coat yang memberi kesan warna dan kilap dengan Boyo Sanding Sealer untuk melindungi warna alami
yang menyegarkan, cat pelindung kayu merupakan cara lain kayu yang telah muncul, dan diakhiri dengan produk Boyo
untuk mengoptimalkan nilai estetika dan daya tahan furniture. Clear Coat untuk melindungi semua lapisan yang sudah
dibentuk sebelumnya sekaligus memberikan hasil tampilan
Avian Brands menawarkan Boyo Series dan WoodEco Series finishing yang natural glossy atau doff.
untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Seri penanganan
untuk perlindungan perabotan kayu interior dimulai dari
bidang atau media yang harus bersih dan kering, kemudian
diberikan Boyo Wood Filler sebagai pengisi pori-pori
42 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 43
Page 24
Tentang Avian Brands PT Avia Avian Tbk
Perlindungan kayu dengan aplikasi cat berlapis-lapis memberikan kedalaman estetika dan daya tahan yang maksimal. Untuk bersertifikat Green Label Singapore, dan memiliki daya pantul yang baik terbukti dengan sertifikat dari International Tennis
lini yang lebih ekonomis, cepat, dan praktis, produk politur atau varnis, seperti Boyo Politur Vernis, Boyo Politur Melamin, Federation “ITS“ Classified pada kategori 4 untuk pace “sedang-cepat”.
dan WoodEco Politur Eksterior/Interior dapat langsung memberikan warna sekaligus perlindungan pada substrat kayu.
Seri produk perlindungan kayu merupakan sektor yang sangat dekat dengan kebutuhan masyarakat Indonesia, mengingat Cat marka jalan kami diformulasikan agar tahan lama terhadap aktivitas lalu lintas berat dan cuaca ekstrem, memastikan navigasi
spektrum konsumen Indonesia yang menggunakan perabotan kayu. Memahami hal ini serta kesesuaian dengan karakteristik jalan yang aman dan mengurangi frekuensi pengecatan ulang. Diwakili oleh Avian Roadline Paint, Avian menawarkan cat
substrat kayu yang berasal dari organisme alami, kami menjalankan misi keberlanjutan dan ramah lingkungan pada banyak marka yang fleksibel digunakan pada jalan aspal, tempat penyeberangan, maupun lapangan parker.
produk di seri ini. Produk Boyo Wood Stain 2 in 1 (Eksterior & Interior), Boyo Politur Vernis, dan WoodEco Wood Stain
yang tersedia dalam varian berpelarut air sehingga mendukung keberlanjutan dan mengurangi dampak lingkungan.
Cat Aplikasi Praktis: Efisien dan Berdampak Rendah
Cat Otomotif: Presisi, Kualitas, dan Efisiensi Solusi ready-to-use ini memungkinkan pengecatan presisi pada skala kecil,
meminimalkan kebutuhan pembelian cat dalam volume besar, menekankan
pada formula yang mudah diaplikasikan oleh konsumen (Do-It-Yourself/“DIY“),
memberdayakan masyarakat untuk merawat aset mereka sendiri secara
efektif. Produk spray yang ditawarkan Avian terdiri dari produk cat otomotif,
cat politur vernis kayu, dan cat pelapis anti-bocor.
Suzuka Spray merupakan cat dengan kemasan aerosol spray yang memberi
kemudahan pada konsumen untuk mewarnai part-part body otomotif
mereka, tidak hanya media logam, Suzuka Spray juga bisa dipakai untuk
mewarnai bidang lain, seperti plastik, kayu, maupun dinding. Boyo Politur
Vernis Spray merupakan cat politur semprot untuk kayu yang mengandung
urethane, menawarkan aplikasi yang praktis dan mudah untuk perlindungan
Sektor otomotif menuntut kualitas dan performa cat yang tinggi, produk cat otomotif Avian melayani kebutuhan ini dengan perabotan kayu tanpa perlu melakukan pengenceran, serta dapat secara instan
mengintegrasikan prinsip efisiensi energi dan pengurangan limbah lewat performa cat yang optimal. Seri Cat otomotif Avian menampilkan estetika perabotan kayu yang konsumen miliki.
diwakili oleh merek Suzuka.
Tidak hanya itu, No Drop sebagai brand pelapis anti-bocor nomor 1 di Indonesia juga mengeluarkan varian DIY-nya,
Sistem pengecatan body otomotif diawali dari perbaikan dan meratakan permukaan, kemudian aplikasi surface filler atau No Drop Spray adalah inovasi aplikasi DIY yang sangat cocok untuk konsumen Indonesia, cocok dengan karakter iklim di
“dempul” menggunakan produk Suzuka Epoxy Filler atau bisa juga menggunakan Avian Epoxy Filler. Setelah diamplas, Indonesia yang membutuhkan produk waterproofing berkualitas dan pengaplikasian praktis pada retakan dinding maupun
permukaan kemudian diberi cat dengan Suzuka Cat Duco Otomotif untuk memberikan warna, dan diakhiri dengan Suzuka bagian-bagian lain yang ingin ditutup dari kebocoran.
4:1 PU Clear Coat yang merupakan produk pernis 2 komponen berbasis polyurethane yang memberikan finishing kilap tinggi
dan daya tahan cuaca yang kuat.
Penyediaan seri produk cat otomotif yang lengkap ini memberikan pilihan pada konsumen yang ingin melakukan perbaikan
body otomotif ringan secara pribadi, perbaikan body otomotif sedang maupun berat oleh bengkel. Dengan performa warna
yang tajam serta hasil akhir yang memberi kesan glossy dan wet look yang optimal, Suzuka dapat menjangkau konsumen pasar
cat otomotif dengan maksimal.
Cat Jalan/Lantai (Cat Lapangan Olahraga, Cat Paving, Cat Aspal): Fondasi Komunitas Berkelanjutan
Cat lapangan olahraga kami dirancang dengan ketahanan abrasi tinggi dan sifat anti-slip, yang meningkatkan keamanan
pengguna dan memperpanjang umur fasilitas publik. Dua varian cat lapangan yang disediakan oleh Avian adalah Avian Cat
Paving yang berbasis pelarut organik dan Avian Cat Lapangan yang berbasis pelarut air, keduanya sama-sama memiliki
ketahanan yang tinggi serta fitur anti-slip dan tahan gesekan. Pada produk Avian Cat Lapangan, yang merupakan produk
unggulan untuk cat lapangan, produk ini kami optimalkan untuk dapat diaplikasikan pada lapangan indoor maupun outdoor,
44 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 45
Page 25
Tentang Avian Brands PT Avia Avian Tbk
Fasilitas Produksi
Produk Baru Di Tahun 2025
Pengembangan produk merupakan salah satu pilar strategis Avian Brands dalam menghadirkan inovasi berkelanjutan dan
memperkaya portofolio yang kompetitif. Dengan mengedepankan pendekatan berbasis riset mendalam dan pemahaman
pasar yang tajam, Avian Brands secara proaktif merespons dinamika kebutuhan pelanggan serta tren industri yang terus
berkembang. Avian Brands berhasil meluncurkan 12 produk baru sepanjang tahun 2025, yang telah memenuhi standar
kualitas dan keberlanjutan.
Sunguard Basic Avian Platinum No Drop Spray No Drop Cat Dasar
Anti Bocor
• Anti Jamur dan Lumut • Sangat Kilap • Kedap Air • Kedap Air
• Daya Tutup Terbaik • Tidak Menguning • Elastis • Mencegah Tembok
Avian Brands mengoperasikan dua fasilitas produksi utama Seluruh fasilitas produksi Avian Brands telah tersertifikasi • Tahan Cuaca Ekstrem
• Super Cover Technology • Dapat Dicat Lembab
yang berlokasi di Sidoarjo, Jawa Timur dan Serang, Banten. 100% dengan standar internasional, yaitu ISO 9001:2015 • Tahan Alkali dan
Kedua fasilitas ini dirancang sebagai pusat manufaktur (Sistem Manajemen Mutu), ISO 14001:2015 (Sistem Efflorescence
modern yang terintegrasi, menjadikan Avian Brands Manajemen Lingkungan), ISO 45001:2018 (Sistem
sebagai salah satu produsen cat terbesar dan paling Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja),
maju di Indonesia. Sebagai bentuk komitmen terhadap ISO 50001:2018 (Sistem Manajemen Energi), serta
keberlanjutan operasional, kedua fasilitas produksi ISO/IEC 27001:2022 (Sistem Manajemen Keamanan
menerapkan prinsip efisiensi sumber daya, kendali mutu Informasi). Penerapan sistem manajemen terintegrasi
berbasis teknologi, keselamatan kerja, serta pengelolaan ini memperkuat tata kelola operasional, meningkatkan
dampak lingkungan yang bertanggung jawab. efisiensi, memitigasi risiko lingkungan, serta memastikan
proses produksi dijalankan secara konsisten, aman, dan
berkelanjutan.
Transformasi Digital untuk Efisiensi dan
Pengendalian Proses
Manufaktur Berkelanjutan dan Berdaya
Untuk memastikan proses produksi yang akurat dan Saing No Drop Kolam Ikan 2 No Drop Plamir No Drop Butyl Tape Anti Boyo Wood Stain 2 in 1
konsisten, Avian Brands menerapkan berbagai sistem Komponen Anti Bocor Bocor
otomasi dan digitalisasi, termasuk: Melalui pendekatan berbasis teknologi, efisiensi sumber
• Mudah Diaplikasikan • Anti Jamur dan Lumut • Elastis • Ramah Lingkungan
• Enterprise Resource Planning (“ERP“); daya, pengelolaan energi, dan budaya keselamatan kerja, • Tidak Beracun • Dapat Dicat • Kedap Air • Untuk Eksterior dan Interior
• Warehouse Management System (“WMS“); fasilitas produksi Avian Brands tidak hanya mendukung • Kedap Air • Elastis • Dapat Dicat • Anti Jamur dan Serangga
• Automatic Weighing System (“AWS“); skala produksi nasional, tetapi juga:
• Distributed Control System (“DCS“); • Mengurangi dampak lingkungan;
• Computerized Monitoring Board (“CMB“); • Meningkatkan ketahanan dan efisiensi operasional;
• Yard Management System (“YMS“); serta • Menjamin kepatuhan terhadap peraturan dan standar
• Computerized Maintenance Management System industri; serta
(“CMMS“). • Berkontribusi pada pencapaian target keberlanjutan
jangka panjang perusahaan.
Integrasi sistem digital ini memungkinkan optimalisasi
rantai pasok dari bahan baku hingga distribusi,
meminimalkan potensi error, meningkatkan traceability,
serta mendukung pengurangan penggunaan kertas
(paperless management), sejalan dengan komitmen
lingkungan Avian Brands.
46 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 47
Page 26
Tentang Avian Brands PT Avia Avian Tbk
Avian Epoxy Filler Avitex Wizz Cat Dasar Avitex TOP Giant Mortar 225 –
Plamir Instan Ekonomis
• Mudah Diamplas • 2x Lebih Kental • Warna Putih Bersih • Praktis
• Daya Rekat Terbaik • Cepat Kering • Daya Tutup Terbaik • Ekonomis
• Mengisi Pori Sangat • Daya Tutup Terbaik • Daya Sebar Terbaik • Menutup Retak Rambut
Sempurna dengan Sempurna
Rantai Pasok
Manajemen rantai pasokan menjadi hal yang penting untuk dikelola secara strategis sehingga mampu meningkatkan efisiensi
produksi dan kepuasan pelanggan. Avian Brands berusaha menciptakan, mengembangkan, dan mengevaluasi rantai pasokan
agar dapat selalu menjadi sistem yang relevan dalam mendukung proses produksi. Terdapat beberapa komponen yang
menjadi prioritas perusahaan dalam menetapkan rantai pasokan, yaitu:
1. Input > inovasi pengembangan produk dan pengadaan material;
2. Operations > mencakup operasional produksi, baik pembuatan hingga distribusi;
3. Utilization > pemanfaatan produk (use, reuse, recycle, reduce); serta
4. Emission Reduction > efisiensi penggunaan energi dan air untuk operasional bisnis.
Avian Brands memandang pengadaan material sebagai fondasi kualitas produk. Karena itu, pemilihan pemasok dilakukan
secara ketat untuk memastikan standar kualitas sekaligus menjaga daya saing. Selain mengandalkan pemasok eksternal,
perusahaan juga mengembangkan vertical raw material melalui integrasi bahan baku tertentu di dalam grup untuk
meningkatkan kontrol kualitas, stabilitas pasokan, dan efisiensi biaya.
Di sisi lain, Avian Brands tetap menyeimbangkan proporsi pemasok lokal dan internasional guna menciptakan ekosistem
usaha yang adil serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Melalui kombinasi integrasi vertikal dan kemitraan pemasok
yang kuat, perusahaan memastikan rantai pasokan berjalan efisien sekaligus memberikan kontribusi positif bagi aspek sosial
dan keberlanjutan.
48 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 49
Page 27
Tentang Avian Brands PT Avia Avian Tbk
Wilayah Operasional Struktur Grup dan Entitas Anak
Pabrik dan Pemasaran
PT Avia Avian Tbk
50,00% 99,99% 99,99% 67,00% 16,67%
PT Bangun Bersama PT Tirtakencana PT Solusi Rumah PT Multipro Paint
PT Dextone Lemindo
Solusindo Tatawarna Praktis Indonesia
99,98%
PT Tirtakencana
Batamindo
Skala Perusahaan
Tonase Produksi (Ton)
Fasilitas Produksi 200.000
Serang, Banten Jumlah Pekerja (Orang) 9.330 150.000
227.265
Kantor Cabang 100.000
180.540
197.339
Gayungan, Surabaya Fasilitas Produksi 2 (Sidoarjo dan Serang) 1 Karyawan Avian Brands (Orang) 1.632
50.000
2 Karyawan Alih Daya (Orang) 7.698
Fasilitas Produksi Kantor Cabang 1 (Surabaya) 0
Buduran, Sidoarjo 2023 2024 2025
Pendapatan Usaha
Wilayah Distribusi Produk (Juta Rupiah)
1.992.143 2.068.594 2.175.816
Pusat Distribusi yang Dimiliki Sepenuhnya 129
1.643.096 7.016.882 1.663.699 7.471.356 1.744.020 8.123.685
2023 2024 2025
Pusat Distribusi Mini yang Dimiliki Sepenuhnya 15
Penjualan Neto Laba Tahun Berjalan Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan
Pusat Distribusi Pihak Ketiga 38
Kapitalisasi
(Juta Rupiah)
Total Gerai Ritel yang Dipasok 60.055 1.245.498 1.429.095 1.544.155
2023 2024 9.540.224 2025
11.084.379
9.921.489 11.166.987 9.631.880 11.060.975
Total Aset Total Ekuitas Total Liabilitas
50 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 51
Page 28
Tentang Avian Brands PT Avia Avian Tbk
Keanggotaan pada Asosiasi Standar Pengelolaan Keberlanjutan
Avian Brands menyadari bahwa memperluas jaringan adalah salah satu langkah untuk tetap relevan dengan perkembangan Avian Brands berupaya untuk selalu bertanggung jawab dalam Pencapaian ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam
dunia dan mampu memperkuat perusahaan dalam menjalankan praktik usaha yang berkelanjutan. Untuk itu, Avian Brands melakukan proses bisnisnya. Hal ini dicerminkan perusahaan mengoperasikan bisnis secara efisien, berkualitas, aman,
berusaha terlibat aktif dalam kelompok atau asosiasi yang mampu memberikan informasi terkait dinamika kebutuhan bisnis, melalui kepatuhannya terhadap segala regulasi yang relevan dan berkelanjutan. Dengan meraih berbagai sertifikasi
ekonomi, hingga global. Berikut rincian keanggotaan Avian Brands dalam asosiasi: dengan sektor industri. Selain kepatuhan terhadap regulasi ISO, Avian Brands memastikan penerapan praktik terbaik
yang mengikat secara wajib, Avian Brands juga berupaya yang selaras dengan standar global serta mendukung
untuk terus meningkatkan tanggung jawab serta kepercayaan peningkatan kinerja operasional dan keberlanjutan.
No. Nama Skala Posisi Avian Brands
terhadap eksternal serta internal perusahaan melalui
1. Asosiasi Produsen Cat Indonesia (“APCI”) Nasional Anggota pemenuhan standar sertifikasi yang diterbitkan oleh lembaga Hingga akhir tahun 2025, Avian Brands telah memperoleh
2. Asosiasi Emiten Indonesia (“AEI”) Nasional Anggota nasional hingga internasional. Hingga akhir tahun 2025, Avian 5 sertifikasi ISO pada bidang-bidang utama, yaitu:
3. Asosiasi Resin Sintetik Indonesia (“ARSI”) Nasional Anggota Brands berhasil memperoleh sertifikasi berikut: 1. ISO 9001:2015 – Sistem Manajemen Mutu;
2. ISO 14001:2015 – Sistem Manajemen Lingkungan;
4. Asosiasi Pengusaha Indonesia (“APINDO”) Nasional Anggota
3. ISO 45001:2018 – Sistem Manajemen Keselamatan dan
International Standardization Kesehatan Kerja;
Organization (“ISO”) 4. ISO 50001:2018 – Sistem Manajemen Energi; serta
Keanggotaan United Nations Global Compact (“UNGC”) 5. ISO/IEC 27001:2022 – Sistem Manajemen Keamanan
Sertifikasi ISO merupakan standar internasional yang Informasi.
Pada tahun 2025, Avian Brands memperluas keterlibatannya digunakan untuk mengevaluasi dan mengakui efektivitas
dalam inisiatif keberlanjutan global dengan bergabung sistem manajemen Avian Brands di berbagai bidang.
sebagai anggota United Nations Global Compact (UNGC).
Melalui keanggotaan ini, Avian Brands menyelaraskan
strategi dan operasional perusahaan dengan Ten Principles
UNGC.
Sebagai anggota aktif, Avian Brands berpartisipasi dalam berbagai forum dan working group UNGC, sekaligus berkontribusi
pada penyusunan dan pelaporan Communication on Progress (“COP“) sebagai bentuk akuntabilitas tahunan atas
implementasi prinsip-prinsip UNGC. Melalui keikutsertaan ini, Avian Brands memperkuat komitmennya dalam membangun
rantai nilai yang bertanggung jawab, meningkatkan kinerja lingkungan, serta mendorong inovasi keberlanjutan di seluruh lini
bisnis.
Sertifikat UNGC 100% Wilayah Operasional 100% Wilayah Operasional 100% Wilayah Operasional
(Sidoarjo & Serang) (Sidoarjo & Serang) (Sidoarjo & Serang)
Informasi lengkap mengenai Sertifikat
ISO Avian Brands tersedia melalui
tautan dan barcode di bawah ini.
100% Wilayah Operasional 100%
(Sidoarjo & Serang) (Seluruh Avian Brands) https://avianbrands.com/tentang-
kami/sertifikasi-penghargaan/iso
Penerapan kelima standar ini memperkuat fondasi tata kelola operasional Avian Brands, memastikan proses kerja yang
konsisten, aman, efisien, serta mendukung tujuan keberlanjutan jangka panjang perusahaan.
52 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 53
Page 29
Tentang Avian Brands PT Avia Avian Tbk
Standar Nasional Indonesia (“SNI”) pemenuhan standar keberlanjutan yang ketat. Selain memperluas akses ke segmen pasar yang lebih peduli lingkungan,
keberadaan sertifikasi ini juga menjadi nilai tambah kompetitif, mengurangi jejak lingkungan, serta mendorong efisiensi dalam
SNI adalah standar yang berlaku di Indonesia untuk menjamin mutu, keamanan, dan performa produk agar sesuai dengan proses produksi dan penghematan biaya. Salah satu produk andalan yang telah mengantongi sertifikasi GLS berasal dari seri
ketentuan yang ditetapkan. Kepemilikan sertifikasi SNI menunjukkan komitmen Avian Brands dalam menyediakan produk Supersilk Semi Kilap, dan hingga akhir tahun 2025, total 40 produk Avian Brands telah berhasil memperoleh sertifikasi tersebut.
berkualitas tinggi yang tidak hanya memenuhi standar nasional, tetapi juga memiliki daya saing di pasar yang lebih luas.
Melalui sertifikasi ini, Avian Brands semakin memperkuat eksistensinya di pasar dalam negeri dan mendukung peningkatan
mutu setiap produk yang dipasarkan. Hingga akhir tahun 2025, Avian Brands telah memiliki 2 sertifikasi SNI untuk 3 jenis
Produk Avian Brands bersertifikat Green Label Singapore tersedia
produk, dengan rincian sebagai berikut: melalui tautan dan barcode di bawah ini.
Nama Sertifikasi Produk Tipe Lembaga Penerbit Masa Berlaku
SNI 3564:2014 Sunguard Eksterior Lembaga Sertifikasi Produk Chempack Balai 3 November 2026 PT Avia Avian TBK
Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Jalan Raya Surabaya-Sidoarjo
KM 19 East Java
Kimia, Farmasi, dan Kemasan Kementerian
Indonesia 612521
SNI 3564:2014 Avitex, Supersilk Interior Perindustrian Republik Indonesia 3 November 2026 SUPERSILK SEMI KILAP
032-219-3926
Environmentally Preferred Paints & Surface Coatings
(In accordance to SEC Green Label Category 32: Paints & Surface Coatings)
Validity: 9 December 2025 to 24 November 2027
Cheang Kok Chung
Informasi lengkap mengenai Sertifikat SNI Avian Brands tersedia Executive Director
melalui tautan dan barcode di bawah ini.
https://avianbrands.com/tentang-kami/sertifikasi-penghargaan/
green-label-singapura
Executive Director
Cheang Kok Chung
Tingkat Komponen Dalam Negeri (“TKDN”)
Validity: 9 December 2025 to 24 November 2027
(In accordance to SEC Green Label Category 32: Paints & Surface Coatings)
Environmentally Preferred Paints & Surface Coatings
032-219-3926
SUPERSILK SEMI KILAP
Sertifikasi TKDN diberikan sebagai bentuk pengakuan terhadap produk yang mengutamakan penggunaan bahan baku serta
Indonesia 612521
KM 19 East Java
komponen dalam negeri, sekaligus berperan dalam mendukung pertumbuhan industri lokal dan memperkuat kemandirian
Jalan Raya Surabaya-Sidoarjo
PT Avia Avian TBK
https://avianbrands.com/tentang-kami/sertifikasi-penghargaan/sni
ekonomi nasional. Sebagai bagian dari strategi keberlanjutan, Avian Brands secara konsisten berupaya memenuhi
persyaratan sertifikasi ini guna berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi daerah. Salah satu produk andalan yang telah
meraih sertifikasi TKDN adalah Supersilk Semi Kilap, yang mengusung kualitas unggul dengan dominasi kandungan lokal.
Hingga akhir tahun 2025, total 55 produk Avian Brands telah berhasil mendapatkan sertifikasi TKDN.
Green Label Singapore (“GLS”) Produk Avian Brands bersertifikat TKDN tersedia
melalui tautan dan barcode di bawah ini.
Sertifikasi GLS merupakan bentuk pengakuan terhadap produk yang memenuhi kriteria ramah lingkungan, setelah melalui SERTIFIKAT TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI
Sesuai dengan Peraturan Menteri Perindustrian No. 16/M-IND/PER/2/2011
evaluasi menyeluruh dari berbagai aspek, mulai dari kesesuaian terhadap prinsip keberlanjutan bagi konsumen hingga tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Tingkat Komponen Dalam
Negeri, hasil verifikasi atas capaian Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN)
adalah sebagai berikut:
penilaian menyeluruh terhadap siklus hidup produk melalui metode life cycle analysis. Pencapaian ini mencerminkan komitmen
Jenis Produk : Cat
Tipe : Cat Tembok Semi Kilap
Spesifikasi : Water Based, Interior
Kode HS : 32091090
Merk : -
Avian Brands dalam menghasilkan produk yang aman digunakan serta mendukung kelestarian lingkungan. Dikenal luas dan Nilai TKDN
Terbilang
Standard Produk :
:
:
58,99%
Lima puluh delapan koma sembilan sembilan
persen
-
diakui secara internasional, sertifikasi ini meningkatkan kepercayaan publik terhadap produk Avian Brands dengan menjamin
Sertifikat Produk : -
No. Laporan : TKDN - 1611 - 2501675
yang telah ditandasahkan oleh Kementerian Perindustrian dan berlaku 3
tahun terhitung sejak tanggal tanda sah,
diberikan kepada:
Nama Perusahaan : PT AVIA AVIAN Tbk
Alamat : Jl. Raya Surabaya - Sidoarjo KM. 19 desa
Wadungasih RT.11, RW.3, Wadungasih, Buduran,
Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, 61252
NPWP : 01.203.265.2-641.000
Jenis Industri : Industri Cat dan Tinta Cetak (KBLI: 20221)
No. Tanda Sah : 4314/SJ-IND.8/E-TKDN/3/2025
Jakarta, 25 Maret 2025
Kepala Pusat Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri
Heru Kustanto
https://avianbrands.com/tentang-kami/sertifikasi-penghargaan/tkdn
Heru Kustanto
Kepala Pusat Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri
Jakarta, 25 Maret 2025
No. Tanda Sah : 4314/SJ-IND.8/E-TKDN/3/2025
Jenis Industri : Industri Cat dan Tinta Cetak (KBLI: 20221)
NPWP : 01.203.265.2-641.000
Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, 61252
Wadungasih RT.11, RW.3, Wadungasih, Buduran,
Alamat : Jl. Raya Surabaya - Sidoarjo KM. 19 desa
Nama Perusahaan : PT AVIA AVIAN Tbk
diberikan kepada:
tahun terhitung sejak tanggal tanda sah,
yang telah ditandasahkan oleh Kementerian Perindustrian dan berlaku 3
No. Laporan : TKDN - 1611 - 2501675
54 55
Sertifikat Produk : -
Standard Produk : -
Laporan Keberlanjutan 2025 Terbilang
Nilai TKDN
:
:
persen
Lima puluh delapan koma sembilan sembilan
58,99%
Laporan Keberlanjutan 2025
Merk : -
Kode HS : 32091090
Spesifikasi : Water Based, Interior
Tipe : Cat Tembok Semi Kilap
Jenis Produk : Cat
adalah sebagai berikut:
Negeri, hasil verifikasi atas capaian Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN)
tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Tingkat Komponen Dalam
Sesuai dengan Peraturan Menteri Perindustrian No. 16/M-IND/PER/2/2011
SERTIFIKAT TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI
Page 30
Tentang Avian Brands PT Avia Avian Tbk
Leading with Color:
Highlights & Milestones 2025
Sepanjang tahun 2025, Avian Brands mencatat berbagai pencapaian penting yang memperkuat posisi perusahaan sebagai
pelaku industri yang berkomitmen pada keberlanjutan, kualitas, dan tanggung jawab sosial. Setiap langkah yang diambil
mencerminkan perjalanan transformatif menuju praktik operasional yang lebih transparan, adaptif, dan selaras dengan Avian
Brands Sustainability Strategy (“ABSS“).
2025 Perjalanan Avian Brands 2025
Januari Avian Brands berhasil mempertahankan 100% sertifikasi ISO 9001 dan ISO 27001 di seluruh fasilitas produksi.
Avian Brands lolos dan tergabung pada IDX ESG Leaders (IDX “ESGL”), sekaligus mengembangkan fasilitas kesehatan
Februari masyarakat Wadungasih melalui pembangunan jogging track bagi masyarakat sekitar. Pada periode ini, Avian Brands
juga mempertahankan sertifikasi ISO 50001 (Manajemen Energi) di seluruh fasilitas produksi serta melaksanakan
sosialisasi program keberlanjutan ke seluruh departemen untuk memperkuat budaya keberlanjutan internal.
Laporan Keberlanjutan Avian Brands periode tahun 2024 memperoleh assurance eksternal yang mengacu pada
Maret AA1000 Assurance Standard (AA1000AS), memperkuat validitas dan transparansi informasi keberlanjutan yang
dipublikasikan.
April Perusahaan secara resmi menjadi anggota United Nations Global Compact (“UNGC”), sekaligus melaksanakan Rapat
Umum Pemegang Saham (“RUPS”) sebagai bagian dari agenda tata kelola tahunan.
Perusahaan memperoleh sertifikasi ISO 14001 untuk Plant Serang, sekaligus melengkapi 100% sertifikasi Sistem
Mei Manajemen Lingkungan di seluruh fasilitas produksi. Pada periode yang sama, dilakukan pembaruan Kebijakan
Keberlanjutan, tinjauan manajemen, dan penguatan sistem pengelolaan data untuk memperkuat tata kelola ESG.
Plant Produksi Mortar berhasil memasang kemampuan energi terbarukan sebesar 500 MWh, diikuti prestasi penting
Juni berupa inklusi Avian Brands dalam berbagai indeks keberlanjutan, seperti FTSE4Good, SRI-KEHATI, ESGSKEHATI,
ESGQKEHATI.
Avian Brands meluncurkan Avian Brands Sustainability Strategy (“ABSS”) sebagai kerangka strategis jangka panjang
Juli
dalam pengelolaan keberlanjutan perusahaan.
Produksi Cat Water-Based di Plant Merapi menggunakan 50,42% listrik terbarukan dari PLTA Saguling, disertai
pembentukan Koperasi Kartini Mandiri Wadungasih sebagai inisiatif pemberdayaan ekonomi masyarakat Ring 1.
Agustus
Perusahaan juga mempertahankan Sertifikat Industri Hijau (“SIH”) selama 4 tahun berturut-turut, dan tahun 2025
merupakan surveillance ketiga.
Komitmen terhadap energi bersih diperluas melalui penerapan 55,14% listrik terbarukan di produksi
Cat Solvent-Based Plant Bromo dari PLTA Saguling. Pada bulan ini, Avian Brands juga meraih berbagai penghargaan,
September antara lain Environment and Social Innovation Award (“ENSIA”) dan Katadata ESG Award kategori Good Governance,
memperoleh peringkat A+ dalam Katadata ESG Index 2025 aspek kesetaraan gender, serta menyelenggarakan
pelatihan berkelanjutan termasuk ISO 31000 di seluruh plant.
Perusahaan mengimplementasikan program air bersih melalui pipanisasi bagi wilayah yang terdampak krisis air.
Oktober Avian Brands juga mencatat peningkatan skor EcoVadis, memperoleh penilaian Low Risk dari Sustainalytics, serta
ditetapkan sebagai Calon Kandidat Hijau pada PROPER Periode 2024–2025.
Avian Brands melaksanakan program beasiswa bagi anak karyawan sebagai bagian dari upaya peningkatan
November kesejahteraan dan dukungan terhadap pendidikan. Avian Brands mendapatkan penghargaan atas penilaian
Sustainability Report Tahun 2024 dengan peringkat A+ (top 6% terbaik Perusahaan Publik di Indonesia) dari FIHRRST
dan Moores Rowland
Desember Avian Brands meluncurkan laman keberlanjutan pada situs resmi Avian Brands, menerbitkan Investor
Sustainability Summary, serta mendapatkan penghargaan dari Asian Coatings & Ink Federation (“ACIF”) sebagai
Strong Performer - Asia Top 30 in the Paints & Coatings Category. Perusahaan juga melaksanakan aksi penanaman lebih
dari 6.000 mangrove di Pantai Martajasah dan kegiatan konservasi flora dan fauna yang terdaftar dalam IUCN Red List.
56 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 57
Page 31
PT Avia Avian Tbk Penetapan Topik Material 58 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 59
Page 32
Penetapan Topik Material PT Avia Avian Tbk
Proses Penetapan Topik Material PENENTUAN TOPIK MATERIAL KEBERLANJUTAN
Avian Brands melakukan peninjauan topik material setiap kepentingan internal dan eksternal agar perspektif yang
tahun agar tetap selaras dengan dinamika perusahaan dan diperoleh dapat komprehensif serta mencerminkan isu-isu
perubahan tren keberlanjutan global. Terdapat perbedaan yang paling relevan bagi Avian Brands. Seluruh proses ini
proses penentuan topik material pada tahun 2025 mengacu pada Dokumen Kebijakan Penetapan Topik Material
dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu topik material tahun Avian Brands sebagai pedoman resmi perusahaan, dan setiap
2025yangmengacupadapilardalamAvianBrandsSustainability tahapan proses penilaian telah diverifikasi secara independen
Strategy (“ABSS“). Dalam prosesnya, kami mengembangkan oleh pihak eksternal dalam proses Assurance. Validasi Manajemen dan Penetapan
platform digital sebagai media survei materialitas, serta Penetapan Prioritas Topik Material
melibatkan validasi top manajemen untuk menetapkan Adapun proses yang dilakukan dalam mengidentifikasi dan Hasil survei materialitas dikaji dan Penetapan 17 topik material yang
topik-topik prioritas. Proses ini juga melibatkan pemangku menentukan topik material untuk Laporan Keberlanjutan divalidasi oleh top manajemen dikelompokkan berdasarkan pilar
untuk menentukan dampak yang Avian Brands Sustainability Strategy
diuraikan sebagai berikut: paling signifikan dan relevan untuk sebagai dasar pelaporan dan strategi
pelaporan keberlanjutan. keberlanjutan perusahaan.
1 Identifikasi Isu dan Dampak Keberlanjutan
Tahap pertama adalah melakukan identifikasi dan penilaian terhadap berbagai isu dan dampak yang
3 4
berpengaruh terhadap perusahaan, baik dari lingkungan internal maupun eksternal. Proses ini bertujuan
untuk memperoleh pemahaman yang menyeluruh mengenai konteks organisasi dan faktor-faktor
yang mempengaruhi strategi keberlanjutan. Identifikasi dilakukan melalui kolaborasi antara pemangku 2 1
kepentingan, top manajemen, serta pakar yang relevan. Hasilnya adalah daftar isu signifikan yang berkaitan
dengan industri manufaktur kimia, khususnya sektor cat, yang kemudian menjadi dasar dalam menentukan
Penilaian Signifikansi Identifikasi Isu dan
topik-topik material.
Dampak Dampak Keberlanjutan
Setiap isu dinilai tingkat Identifikasi berbagai isu dan dampak
signifikansinya melalui survei yang berpengaruh terhadap perusahaan,
2 Penilaian Signifikansi Dampak materialitas digital “Avian Survey”
yang melibatkan pemangku
dengan melibatkan kolaborasi antara
pemangku kepentingan,
kepentingan internal dan eksternal top manajemen, serta pakar
guna menentukan tingkat untuk memahami konteks
kepentingan dan relevansi. bisnis dan industri.
Tahap selanjutnya adalah Avian Brands menilai tingkat signifikansi dari setiap isu yang telah diidentifikasi.
Penilaian ini melibatkan pemangku kepentingan internal dan eksternal melalui survei materialitas yang
dikembangkan secara digital melalui platform “Avian Survey”. Seluruh karyawan dapat mengakses survei ini
dengan mudah sehingga partisipasi menjadi luas dan representatif. Tahap ini menghasilkan pemeringkatan
isu dari yang paling signifikan hingga yang paling rendah relevansinya menurut pemangku kepentingan.
Temuan dari survei materialitas ini menjadi masukan strategis bagi perusahaan dalam menentukan arah
prioritas keberlanjutan.
Topik Material Laporan Keberlanjutan 2025
3 Validasi Manajemen dan Penetapan Prioritas
Pada penilaian materialitas tahun 2025, Avian Brands melakukan pembaruan topik material dibandingkan tahun sebelumnya,
salah satunya melalui penambahan topik GHG Management Budget Plan. Pembaruan ini mencerminkan respons perusahaan
Berdasarkan hasil penilaian signifikansi, Avian Brands menyusun prioritas isu keberlanjutan yang paling terhadap meningkatnya urgensi global atas risiko bisnis yang terkait dengan perubahan iklim. Melalui penetapan topik ini,
berdampak dan relevan. Pada tahap ini, top manajemen berperan dalam mengkaji dan memvalidasi hasil Avian Brands memperkuat komitmen dalam mengelola risiko iklim secara terencana serta mendorong penerapan praktik
penilaian materialitas untuk memastikan keselarasan dengan strategi bisnis, arah keberlanjutan perusahaan, keberlanjutan yang relevan, aplikatif, dan selaras dengan strategi perusahaan.
serta konteks pelaporan tahun 2025.
Product Pillar
4 Penetapan Topik Material
Pengelolaan Hubungan Pelanggan:
1. Kualitas dan Keamanan Produk
Isu-isu prioritas yang telah divalidasi selanjutnya ditetapkan sebagai topik material dalam Laporan 2. Persyaratan dan Umpan Balik Pelanggan
Keberlanjutan Avian Brands. Topik material ini menjadi dasar penyusunan strategi, target, dan pengungkapan
kinerja keberlanjutan yang selaras dengan Avian Brands Sustainability Strategy (ABSS), serta dipantau dan
dievaluasi secara berkala dengan mempertimbangkan dinamika bisnis, tren keberlanjutan global, dan
ekspektasi pemangku kepentingan.
60 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 61
Page 33
Penetapan Topik Material PT Avia Avian Tbk
4 Perhatian
Environment Pillar Pihak tersebut membutuhkan perhatian dari Avian Brands terkait isu ekonomi, lingkungan sosial, atau
tata kelola.
Perlindungan Lingkungan Perubahan Iklim
1. Air 1. Energi Bersih dan Terbarukan
2. Energi 2. Emisi 5
3. Limbah 3. Rencana Anggaran Pengelolaan GRK
Perspektif
4. Material Pihak tersebut dapat memberikan sudut pandang baru yang sebelumnya belum ada terhadap isu penting
yang relevan.
Berdasarkan penerapan prinsip tersebut, Avian Brands menetapkan kelompok pemangku kepentingan yang memiliki
keterkaitan tinggi dengan keberlangsungan operasional perusahaan. Kelompok tersebut mencakup pemangku kepentingan
People & Community Pillar internal dan eksternal. Masing-masing kelompok memiliki ekspektasi dan kebutuhan yang berbeda sehingga Avian Brands
menerapkan mekanisme pelibatan yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing pihak. Uraian mengenai kelompok
Pengembangan Sosial
pemangku kepentingan dan bentuk pelibatan yang dilakukan Avian Brands disajikan pada bagian berikutnya.
1. Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
2. Hak Asasi Manusia dan Ketenagakerjaan yang Adil
3. Kesehatan dan Keselamatan Kerja Pemangku Kepentingan Internal
Pemegang Saham dan Investor
Dasar Pemilihan: Topik Signifikan dan Kebutuhan Pemangku Kepentingan:
• Tanggung Jawab; • Pengembangan usaha;
Governance Pillar • Perspektif; serta • Kinerja keuangan dan operasional; serta
• Pengaruh. • Pembayaran dividen.
Tata Kelola Rantai Pasok Berkelanjutan Metode Pelibatan dan Frekuensi Pelaksanaan: Respons terhadap Kebutuhan Pemangku Kepentingan:
1. Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan 1. Seleksi dan Penilaian Pemasok • Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham setiap tahun • Menyusun strategi peningkatan kinerja ekonomi dan
2. Sistem Pelaporan Pelanggaran 2. Praktik Pengadaan Berkelanjutan atau sesuai kebutuhan; keberlanjutan usaha;
3. Pengelolaan Integritas dan Kepatuhan • Penyampaian Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan • Melakukan penyesuaian penerapan prinsip keberlanjutan
terhadap Hukum dan Peraturan setiap tahun; serta di Perseroan;
• Penyediaan sarana akses informasi. • Menetapkan kebijakan pembayaran dividen; serta
• Menyediakan informasi terkini mengenai Perseroan pada
berbagai media, seperti situs web Perseroan dan situs web
bursa efek.
Identifikasi Pemangku Kepentingan Karyawan
Dasar Pemilihan: Topik Signifikan dan Kebutuhan Pemangku Kepentingan:
Pelibatan pemangku kepentingan merupakan langkah penting bagi perusahaan untuk memahami dan memenuhi kebutuhan
• Tanggung Jawab; • Pengelolaan praktik ketenagakerjaan yang adil dan bertanggung
setiap kelompok yang berkaitan dengan operasional kami. Avian Brands melakukan identifikasi kelompok pemangku • Ketergantungan; jawab;
kepentingan dengan mengacu pada AA1000 Stakeholder Engagement Standard (“SES”). Proses ini memastikan bahwa • Pengaruh; serta • Kesehatan dan keselamatan kerja (“K3”);
setiap keputusan dan tindakan yang kami ambil selaras dengan kepentingan pemangku kepentingan serta mendukung • Perhatian. • Keberlangsungan usaha; serta
keberlangsungan usaha perusahaan. Pendekatan ini juga menjadi dasar dalam membangun dan menjaga hubungan yang • Pengembangan kompetensi dan karier.
konstruktif serta saling menguntungkan. Prinsip yang diterapkan berdasarkan AA1000 SES diuraikan sebagai berikut: Metode Pelibatan dan Frekuensi Pelaksanaan: Respons terhadap Kebutuhan Pemangku Kepentingan:
• Penyediaan sarana pengaduan karyawan; • Menyusun dan memenuhi kontrak kerja dan peraturan
• Pertemuan antara manajemen dengan perwakilan karyawan perusahaan terkait pengelolaan ketenagakerjaan;
1 Pengaruh melalui Lembaga Kerjasama Bipartit sesuai kebutuhan; serta • Menyediakan sarana dan/atau prasarana K3 yang memadai
Pihak tersebut memberikan pengaruh terhadap keputusan yang diambil oleh Avian Brands terkait • Pelaksanaan survei keluh kesah sesuai kebutuhan. di seluruh wilayah operasional; serta
• Mengadakan kegiatan pendidikan dan pelatihan serta promosi
kelangsungan usaha.
jabatan.
2 Ketergantungan
Avian Brands memiliki ketergantungan terhadap pihak tersebut, baik secara langsung maupun tidak
langsung.
3 Tanggung Jawab
Avian Brands memiliki tanggung jawab, baik saat ini atau di masa yang akan datang, terhadap pihak
tersebut.
62 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 63
Page 34
Penetapan Topik Material PT Avia Avian Tbk
Pemangku Kepentingan Eksternal
Distributor Pelanggan Toko
Dasar Pemilihan: Topik Signifikan dan Kebutuhan Pemangku Kepentingan: Dasar Pemilihan: Topik Signifikan dan Kebutuhan Pemangku Kepentingan:
• Tanggung Jawab; serta • Praktik pengadaan yang adil dan transparan; • Tanggung Jawab; • Informasi produk dan jasa;
• Ketergantungan. • Pemenuhan kontrak kerja; • Ketergantungan; serta • Komunikasi pemasaran;
• Hubungan bisnis yang produktif dan mutual; serta • Perhatian. • Kualitas produk dan jasa;
• Strategi rantai pasokan ramah lingkungan. • Pelabelan produk;
• Opini dan kebutuhan pelanggan; serta
Metode Pelibatan dan Frekuensi Pelaksanaan: Respons terhadap Kebutuhan Pemangku Kepentingan:
• Peningkatan kepuasan pelanggan.
• Pertemuan dengan pemasok sesuai kebutuhan; • Menyusun kontrak kerja yang menguntungkan kedua pihak;
• Pelaksanaan audit dan penilaian terhadap vendor secara • Melaksanakan pengadaan barang dan jasa sesuai dengan Metode Pelibatan dan Frekuensi Pelaksanaan: Respons terhadap Kebutuhan Pemangku Kepentingan:
periodik; serta prinsip GCG; • Pelaksanaan survei kepuasan pelanggan sesuai kebutuhan; serta • Memutakhirkan informasi produk dan jasa;
• Penyediaan sarana pengaduan bagi pemasok. • Memenuhi kewajiban dalam kontrak kerja; serta • Penyediaan sarana pengaduan bagi pelanggan. • Mendaftarkan produk Perseroan kepada lembaga sertifikasi;
• Memastikan vendor telah menerapkan praktik bisnis yang serta
memperhatikan dampak lingkungan. • Menjaga kualitas produk dan jasa, termasuk aspek kesehatan
dan keselamatan pelanggan.
Pemasok
Pelanggan Pengguna Produk
Dasar Pemilihan: Topik Signifikan dan Kebutuhan Pemangku Kepentingan:
• Tanggung Jawab; serta • Praktik pengadaan yang adil dan transparan; Dasar Pemilihan: Topik Signifikan dan Kebutuhan Pemangku Kepentingan:
• Ketergantungan. • Pemenuhan kontrak kerja; • Tanggung Jawab; • Informasi produk dan jasa;
• Hubungan bisnis yang produktif dan mutual; serta • Ketergantungan; serta • Komunikasi pemasaran;
• Strategi rantai pasokan ramah lingkungan. • Perhatian. • Kualitas produk dan jasa;
• Pelabelan produk;
Metode Pelibatan dan Frekuensi Pelaksanaan: Respons terhadap Kebutuhan Pemangku Kepentingan:
• Opini dan kebutuhan pelanggan; serta
• Pertemuan dengan pemasok sesuai kebutuhan; • Menyusun kontrak kerja yang menguntungkan kedua pihak;
• Peningkatan kepuasan pelanggan.
• Pelaksanaan audit dan penilaian terhadap vendor secara • Melaksanakan pengadaan barang dan jasa sesuai dengan
periodik; serta prinsip GCG; Metode Pelibatan dan Frekuensi Pelaksanaan: Respons terhadap Kebutuhan Pemangku Kepentingan:
• Penyediaan sarana pengaduan bagi pemasok. • Memenuhi kewajiban dalam kontrak kerja; serta • Pelaksanaan survei kepuasan pelanggan sesuai kebutuhan; serta • Memutakhirkan informasi produk dan jasa;
• Memastikan vendor telah menerapkan praktik bisnis yang • Penyediaan sarana pengaduan bagi pelanggan. • Mendaftarkan produk Perseroan kepada lembaga sertifikasi;
memperhatikan dampak lingkungan. serta
• Menjaga kualitas produk dan jasa, termasuk aspek kesehatan
dan keselamatan pelanggan.
Masyarakat
Dasar Pemilihan: Topik Signifikan dan Kebutuhan Pemangku Kepentingan: Media
• Tanggung Jawab; • Kesehatan dan keselamatan operasi;
• Perhatian; serta • Partisipasi Perseroan dalam membantu meningkatkan Dasar Pemilihan: Topik Signifikan dan Kebutuhan Pemangku Kepentingan:
• Perspektif. kesejahteraan masyarakat; serta • Tanggung Jawab; • Praktik kinerja dan program memelihara lingkungan hidup;
• Program pengembangan masyarakat. • Ketergantungan; serta • Tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan; serta
• Perhatian. • Kinerja ekonomi dan keuangan.
Metode Pelibatan dan Frekuensi Pelaksanaan: Respons terhadap Kebutuhan Pemangku Kepentingan:
• Penyediaan sarana komunikasi dan pengaduan bagi masyarakat • Membuka kesempatan kerja bagi masyarakat lokal; serta Metode Pelibatan dan Frekuensi Pelaksanaan: Respons terhadap Kebutuhan Pemangku Kepentingan:
sekitar. • Melaksanakan program CSR bagi masyarakat melalui Avian • Penyampaian Laporan Tahunan, Laporan Keberlanjutan, dan • Memastikan pemenuhan seluruh peraturan yang berlaku bagi
Brands Peduli. laporan lainnya setiap triwulan maupun tahunan; Perseroan; serta
• Penyampaian media press release dan konferensi pers; serta • Memastikan tanggung jawab perusahaan terhadap sosial dan
• Kunjungan media. lingkungan.
Pemerintah
Dasar Pemilihan: Topik Signifikan dan Kebutuhan Pemangku Kepentingan:
• Tanggung Jawab; serta • Kepatuhan terhadap peraturan terkait yang berlaku;
• Pengaruh. • Pembayaran kewajiban perpajakan dan penerimaan negara
bukan pajak (“PNBP”); serta
• Pengungkapan pelanggaran.
Metode Pelibatan dan Frekuensi Pelaksanaan: Respons terhadap Kebutuhan Pemangku Kepentingan:
• Penyampaian Laporan Tahunan, Laporan Keberlanjutan, dan • Memastikan pemenuhan seluruh peraturan yang berlaku bagi
laporan lainnya setiap triwulan maupun tahunan; Perseroan;
• Pembayaran dan pelaporan pajak dan PNBP untuk periode • Membayar kewajiban pajak dan PNBP;
bulanan maupun tahunan; serta • Melakukan sertifikasi dan penilaian oleh pihak eksternal; serta
• Penyediaan laporan pelanggaran melalui whistleblowing system. • Mengungkapkan insiden-insiden pelanggaran yang terjadi di
lingkungan Perseroan.
64 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 65
Page 35
PT Avia Avian Tbk PT Avia Avian Tbk Kinerja Pilar Produk “Kami berkomitmen untuk menghadirkan produk yang berkualitas tinggi, aman, dan bertanggung jawab sebagai bentuk tanggung jawab Avian Brands kepada pelanggan dan pemangku kepentingan. Setiap produk dikembangkan melalui proses yang mengedepankan standar mutu, keselamatan, dan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku, guna memastikan keandalan produk sepanjang siklus hidupnya. Melalui pengendalian kualitas yang ketat, inovasi berkelanjutan, serta penerapan prinsip keberlanjutan dalam desain dan formulasi produk, Avian Brands terus berupaya meningkatkan kinerja produk sekaligus meminimalkan potensi risiko terhadap konsumen dan lingkungan. Transparansi informasi produk, pelabelan yang akurat, serta komunikasi pemasaran yang bertanggung jawab menjadi bagian integral dari komitmen kami terhadap kepercayaan pelanggan. Pendekatan ini memastikan bahwa setiap produk Avian Brands tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar, tetapi juga mencerminkan nilai keberlanjutan, etika, dan keunggulan mutu. Dengan demikian, kami bertekad untuk memberikan nilai tambah jangka panjang bagi konsumen sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.” 66 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 67
Page 36
Kinerja Pilar Produk PT Avia Avian Tbk
Capaian Kinerja Utama Komitmen pada Keamanan dan
Pilar Produk 2025 Kualitas Produk
Avian Brands menempatkan keamanan, kualitas, dan Avian Brands juga berkomitmen menghadirkan produk
Peningkatan survei kepuasan pelanggan pada semester keberlanjutan sebagai prioritas utama dalam setiap produk dan layanan yang setara untuk semua lapisan masyarakat,
kedua tahun 2025, dengan skor 3,39 dari skala 4,00 atau yang dihasilkan. Kami berkomitmen menghadirkan produk dengan menyediakan pilihan produk yang ekonomis
kategori baik. yang tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumen, tetapi hingga premium sesuai mekanisme dan prosedur yang
juga ramah lingkungan serta sesuai dengan standar dan berlaku. Dengan demikian, seluruh konsumen dapat
Seluruh produk Avian Brands tidak terdapat penarikan sertifikasi baik nasional maupun internasional. Melalui merasakan manfaat dari produk yang aman, berkualitas,
Meluncurkan 12 produk baru sepanjang tahun 2025. kembali (product recall) sepanjang tahun 2025, strategi pengelolaan produk berkelanjutan, kami terus dan terjangkau. Untuk menjamin kredibilitas, Avian Brands
mencerminkan efektivitas sistem manajemen mutu meningkatkan mutu produk agar kompetitif di pasar, efisien secara konsisten mengikuti proses sertifikasi baik nasional
dan pengendalian proses produksi. dari sisi biaya, dan didukung dengan layanan yang andal, maupun internasional. Di antaranya adalah Standar
83,10% dari produk cat Avian Brands telah berbahan termasuk ketepatan waktu pengiriman serta kemampuan Nasional Indonesia (”SNI”) sebagai jaminan mutu produk
dasar air (water-based). memenuhi kebutuhan pelanggan. Evaluasi sistematis di pasar domestik, Green Label Certification dari Singapore
66,67% bahan baku utama telah diproduksi secara dilakukan secara berkala untuk memastikan efektivitas Environment Council sebagai pengakuan atas komitmen
internal melalui sistem vertical raw material integration, praktik keberlanjutan, sehingga setiap produk Avian Brands lingkungan, serta Tingkat Komponen Dalam Negeri
Peningkatan produk Green Label Singapura sebesar yang berkontribusi terhadap efisiensi rantai pasok dan mampu menjaga standar kualitas sekaligus mendukung (”TKDN”) yang memperlihatkan dukungan nyata terhadap
17,65% atau sebanyak 40 produk. pengurangan emisi transportasi. tercapainya tujuan keberlanjutan global. kemandirian industri nasional.
Selain itu, perusahaan menerapkan Standar Industri Hijau (”SIH”) guna memastikan efisiensi sumber daya dan minimisasi
Volume penjualan produk bersertifikasi Green Label dampak lingkungan. Komitmen ini diperkuat dengan berbagai standar ISO, meliputi:
Singapura mencapai 59.917 ton, atau setara dengan Memiliki 129 pusat distribusi yang dimiliki sepenuhnya,
• ISO 9001:2015 – Sistem Manajemen Mutu
32,43% dari total volume penjualan cat pada segmen 15 pusat distribusi mini yang dimiliki sepenuhnya,
• ISO 14001:2015 – Sistem Manajemen Lingkungan
Operasi Solusi Arsitektur, yang berkontribusi terhadap 38 pusat distribusi pihak ketiga, dan telah bekerja
proporsi nilai pendapatan produk ramah lingkungan • ISO 45001:2018 – Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja
sama dengan 60.055, memperluas jangkauan pasar
sebesar 24,44% dari total nilai penjualan cat di segmen • ISO 50001:2018 – Sistem Manajemen Energi
domestik.
yang sama. • ISO/IEC 27001:2022 – Sistem Manajemen Keamanan Informasi
Implementasi standar tersebut menjadi pondasi penting dalam menjaga mutu produk, meningkatkan efisiensi energi,
melindungi keamanan data, serta memastikan bahwa seluruh proses bisnis Avian Brands selaras dengan prinsip industri hijau,
Komitmen terhadap Pilar Produk berdaya saing, dan berkelanjutan.
Sebagai perusahaan yang berkomitmen pada keberlanjutan, Avian Brands menempatkan produk sebagai inti dari kontribusi
perusahaan bagi masyarakat dan lingkungan. Setiap tahapan dalam rantai nilai dirancang untuk memastikan bahwa produk
yang dihasilkan tidak hanya memenuhi standar kualitas, tetapi juga membawa manfaat jangka panjang. Komitmen pada
keamanan dan kualitas produk menjadi fondasi utama. Avian Brands terus memastikan bahwa seluruh produk dirancang, Kesehatan dan Keselamatan
Produk dan Jasa
diproduksi, dan diuji dengan standar keamanan tertinggi sehingga dapat digunakan secara aman oleh konsumen maupun
mitra bisnis.
Sejalan dengan itu, perusahaan menerapkan strategi pengelolaan produk berkelanjutan, mulai dari formulasi bahan baku,
proses produksi, hingga pendekatan daur hidup produk (life cycle approach). Pendekatan ini memungkinkan Avian Brands untuk Avian Brands menempatkan kesehatan dan keselamatan produk serta jasa sebagai prioritas utama dalam setiap aktivitas
meminimalisir dampak lingkungan, menjaga efisiensi penggunaan sumber daya, sekaligus meningkatkan nilai tambah produk. bisnisnya. Seluruh produk yang dihasilkan dipastikan memenuhi standar kualitas dan keamanan melalui penerapan
penatalaksanaan produk (product stewardship). Sebagai wujud komitmen tersebut, Avian Brands terus berinovasi dengan
Prinsip keberlanjutan juga diwujudkan dalam praktik pengadaan yang bertanggung jawab. Perusahaan secara konsisten mengarahkan portofolio produk cat menuju formulasi yang lebih ramah lingkungan. Kami juga memperkenalkan produk
berkolaborasi dengan pemasok yang memiliki komitmen serupa dalam hal etika, kepatuhan, dan tanggung jawab lingkungan, baru sebagai alternatif cat berbasis solvent dengan menghadirkan pilihan berbahan dasar air (water-based). Hingga saat ini,
sehingga tercipta rantai pasok yang transparan dan berkelanjutan. Dalam aspek pasar, Avian Brands memastikan bahwa sebanyak 83,10% dari portofolio produk Avian Brands telah menggunakan formula water-based, mencakup seluruh produk
pasar yang dilayani menerima produk sesuai kebutuhan dengan tetap memperhatikan keberagaman konsumen di berbagai cat.
segmen. Hal ini diikuti dengan optimasi produk dan jasa yang tersertifikasi, sebagai bentuk pengakuan eksternal atas mutu
dan kredibilitas yang ditawarkan. Selain itu, Avian Brands berhasil mencapai penggunaan bahan baku terbarukan sebesar 56,60% dari total kebutuhan bahan
baku. Seluruh produk water-based yang kami hasilkan juga telah bebas dari kandungan logam berat, sehingga menurunkan
Lebih jauh, Avian Brands senantiasa mengembangkan inovasi dan pengembangan produk untuk menjawab tren dan
risiko paparan berbahaya sekaligus mendukung upaya pengurangan dampak lingkungan. Dalam menjalankan operasionalnya,
tantangan masa depan. Melalui riset, teknologi, dan kreativitas, perusahaan berusaha menghadirkan solusi yang lebih ramah
lingkungan sekaligus memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna. Avian Brands menerapkan prinsip keberlanjutan di setiap aspek bisnis, termasuk pengembangan produk dan efisiensi proses
Seluruh upaya ini berpuncak pada kepuasan pelanggan sebagai indikator keberhasilan. Dengan mendengarkan kebutuhan
konsumen dan meresponsnya melalui produk serta layanan yang tepat, Avian Brands membangun kepercayaan jangka
panjang sekaligus memperkuat posisinya sebagai perusahaan manufaktur kimia yang inovatif, bertanggung jawab, dan
berorientasi keberlanjutan.
68 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 69
Page 37
Kinerja Pilar Produk PT Avia Avian Tbk
dilakukan terhadap 40 produk tersebut, mencakup bahan baku, formulasi, hingga metode penggunaan, untuk memastikan
produk tetap aman, sesuai regulasi, dan memenuhi ekspektasi pelanggan. Langkah ini memperkuat kepercayaan publik
terhadap produk-produk Avian Brands.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap keselamatan dan keberlanjutan, Avian Brands telah mengimplementasikan Global
Harmonized System (”GHS”) untuk klasifikasi dan pelabelan bahan kimia. Melalui GHS, setiap produk dilengkapi label dan tanda
keselamatan yang mudah dipahami sehingga baik karyawan maupun pelanggan memperoleh informasi yang jelas untuk
penggunaan produk secara aman. Seluruh informasi ini juga tersedia melalui situs web Avian Brands dalam bentuk MSDS serta
pelabelan pada setiap kemasan produk.
Selain itu, Avian Brands memastikan seluruh produk telah melalui uji kesesuaian dengan Standar Nasional Indonesia (”SNI”)
dan Standar Industri Hijau (”SIH”) dari Kementerian Perindustrian yang menekankan efisiensi sumber daya dan pengelolaan
ramah lingkungan. Sejalan dengan sertifikasi Green Label Singapore, produk Avian Brands dipastikan memiliki emisi rendah
serta bebas dari bahan kimia berbahaya. Pengujian rutin terhadap kandungan timbal (Pb) pada produk berbasis solvent
dilakukan untuk menjamin keamanan bagi pengguna maupun lingkungan.
Sejalan dengan prinsip clean production, Avian Brands berkomitmen untuk mengurangi dampak lingkungan dari proses
produksi, terutama melalui optimalisasi penggunaan material kemasan. Upaya efisiensi dilakukan melalui pengurangan
gramasi dan ukuran kemasan, antara lain dengan menurunkan berat kemasan kaleng metal dan plastik, mengganti material
berbahaya (toxic materials) dengan alternatif yang lebih ramah lingkungan, mengeliminasi penggunaan material plastik
tertentu, serta mengurangi berat kemasan berbahan kertas. Hingga tahun 2025, upaya tersebut berhasil mengefisiensikan
penggunaan kemasan sebesar 23,16 ton, atau mencapai 85,67% dibandingkan sebelum implementasi program.
Dalam menjalankan bisnisnya, Avian Brands tidak hanya berfokus pada produk yang memenuhi kebutuhan konsumen, tetapi
juga secara aktif mengembangkan produk cat ramah lingkungan. Contohnya adalah “No Drop Kolam Ikan 2 Komponen”,
yang diformulasikan khusus untuk pelapis kolam ikan yang tidak beracun dan aman bagi ekosistem akuatik; “Avitex TOP”,
cat plafon dan tembok berbahan dasar air yang mengurangi penggunaan pelarut solvent; serta “Sunguard Basic”, yang mampu
memberikan perlindungan dinding eksterior hingga 6 tahun berkat teknologi UV Shield tahan cuaca.
Kebijakan penggunaan material ramah lingkungan merupakan bagian integral dari strategi keberlanjutan Avian Brands
sebagaimana tercantum dalam Kebijakan Keberlanjutan Pilar Mutu Produk dan Lingkungan, poin 7 yaitu “Mendorong
produksi. Selama 1 tahun terakhir, perusahaan secara memastikan efisiensi biaya sekaligus menjaga konsistensi penggunaan material terbarukan dan bahan kimia yang ramah lingkungan” serta poin 8 “Melakukan efisiensi bahan baku
bertahap mengalihkan portofolio produk berbasis solvent mutu produk. Pengendalian kualitas dan keselamatan melalui pengawasan, penerapan, dan mendorong kegiatan desain atau pengembangan di seluruh lini perusahaan”.
menuju alternatif yang lebih ramah lingkungan, antara lain dimulai sejak tahap pengembangan di Laboratorium Kebijakan ini juga selaras dengan Manual ISO Integrated (ISO 9001, 14001, 45001, 50001) pada Klausul 8, Operasi, yang
cat berbahan dasar air (water-based) serta produk yang mulai Research, Development & Innovation (”RDI”), di mana mencakup pengendalian operasional bahan baku, persyaratan kualitas material, serta kepatuhan terhadap standar mutu.
menggunakan bahan baku terbarukan melalui pendekatan dilakukan penetapan karakteristik produk, pemilihan bahan Dengan demikian, Avian Brands berkomitmen untuk meminimalkan dampak lingkungan dari seluruh rantai pasokan dan
bio mass balance. Teknologi cat berbasis air yang digunakan baku, serta optimasi proses produksi yang tepat. proses produksi, memastikan setiap material yang digunakan aman bagi ekosistem maupun kesehatan manusia.
juga mampu menurunkan kandungan Volatile Organic
Compound (“VOC”), sehingga mengurangi dampak negatif Pada tahap pengadaan, tim pembelian melakukan evaluasi
terhadap kesehatan manusia, terutama saat pengaplikasian komprehensif terhadap profil pemasok, termasuk kinerja Evaluasi Kesehatan dan Keselamatan Produk dan Jasa
di dalam ruangan. pengelolaan energi di lokasi manufaktur serta analisis
rantai pasok untuk menjamin efisiensi biaya transportasi. Perusahaan secara aktif mengumpulkan umpan balik pelanggan terkait isu kesehatan dan keselamatan melalui pusat
Sebagai bagian dari komitmen terhadap tanggung jawab Setiap bahan baku maupun bahan kemas yang masuk harus pelayanan konsumen. Avian Brands memiliki layanan pengaduan terkait produk yang dikelola oleh Departemen Quality
etis, Avian Brands memastikan bahwa 100% produk memenuhi standar mutu melalui dokumen Material Safety Assurance. Pengaduan yang masuk dapat berupa kualitas produk, kemasan, hasil aplikasi, dan isi produk yang 100% telah
yang dihasilkan tidak melalui pengujian terhadap hewan Data Sheet (”MSDS”), Certificate of Analysis (”CoA”), dan ditindaklanjuti melalui proses investigasi dan respons layanan pelanggan. Selama tahun pelaporan, tidak terdapat insiden
(animal testing-free). Komitmen ini juga diberlakukan Technical Data Sheet (”TDS”). Selain memastikan keamanan, yang diklasifikasikan sebagai pelanggaran keselamatan produk selama periode pelaporan. Seluruh laporan yang masuk
kepada mitra dan pemasok melalui ketentuan kepatuhan penelaahan spesifikasi material juga dilakukan untuk dipastikan tidak mengarah pada risiko kesehatan atau keselamatan bagi pengguna. Selain itu, sepanjang tahun pelaporan,
yang sejalan dengan prinsip kesejahteraan hewan. Selain memastikan bahan yang digunakan mendukung prinsip tidak terdapat kasus product recall terkait aspek keselamatan produk. Seluruh produk yang dipasarkan memenuhi standar
itu, Avian Brands tidak menggunakan bahan baku hasil produk berkelanjutan dan ramah lingkungan. mutu internal perusahaan serta ketentuan perundangan yang berlaku.
rekayasa genetika (Genetically Modified Organism/”GMO”)
dalam formulasi produknya. Hingga akhir tahun 2025, Avian Brands telah memiliki Sebagai bagian dari upaya edukasi penggunaan produk yang aman, Avian Brands
sebanyak 40 produk cat yang bersertifikasi Green Label menyelenggarakan 12 sesi pelatihan, sosialisasi, atau product knowledge kepada pelanggan,
Dalam proses produksinya, Avian Brands Singapore (”GLS”). Sertifikasi ini membuktikan komitmen distributor, dan aplikator. Kegiatan ini mencakup panduan penggunaan produk yang benar,
mengimplementasikan sistem produksi terintegrasi yang perusahaan dalam menghasilkan produk dengan prosedur keselamatan kerja, serta penjelasan mengenai komponen bahan kimia dalam produk.
mencakup seluruh tahapan, mulai dari pemilihan bahan kandungan VOC rendah, bebas Alkylphenol Ethoxylates
baku hingga pengendalian kualitas akhir. Optimalisasi ini (”APEO”), dan bebas logam berat. Secara rutin, evaluasi
70 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 71
Page 38
Kinerja Pilar Produk PT Avia Avian Tbk
Sistem Produksi yang Terintegrasi dan Pasar yang Dilayani
Bertanggung Jawab
Dalam menghadapi dinamika pasar yang terus berkembang, Keamanan dan Kualitas Produk
Avian Brands menempatkan pemahaman mendalam
Avian Brands merupakan perusahaan pertama di industri Selain itu, Avian Brands secara aktif mengukur dan terhadap karakteristik dan kebutuhan pasar sebagai dasar Kebijakan keamanan produk merupakan bagian integral dari
cat Indonesia yang berhasil membangun rantai produksi mengelola kinerja lingkungannya melalui pendekatan Life utama dalam merumuskan strategi bisnis yang efektif dan Sistem Manajemen Produk Avian Brands yang berlandaskan
terintegrasi secara vertikal (vertical raw material Cycle Assessment (“LCA”), pemantauan emisi Gas Rumah berkelanjutan. Melalui pendekatan berbasis pelanggan ISO 9001:2015 – Sistem Manajemen Mutu. Standar ini
integration) dari hulu hingga hilir. Sistem ini memungkinkan Kaca (Greenhouse Gas emission monitoring), serta berbagai (customer-centric approach), perusahaan berkomitmen untuk memastikan seluruh tahapan proses, mulai dari pemilihan
perusahaan untuk mengendalikan mutu, ketersediaan, indikator keberlanjutan lainnya. Langkah ini dilakukan untuk menghadirkan produk dan layanan yang relevan dengan tren bahan baku, formulasi, produksi, hingga distribusi, berjalan
dan keberlanjutan bahan baku secara lebih baik, sekaligus memastikan perbaikan berkelanjutan dan menciptakan pasar, sekaligus memberikan nilai tambah jangka panjang sesuai standar internasional dan memenuhi persyaratan
memperkuat ketahanan rantai pasok. Bahan utama dampak positif jangka panjang terhadap lingkungan serta bagi seluruh pemangku kepentingan. keamanan.
seperti calcium carbonate, resin, additive, hingga kemasan masyarakat.
(packaging) atau sebanyak 66,67% bahan baku diproduksi
Selain itu, perusahaan juga menerapkan Manual ISO
secara mandiri oleh unit bisnis internal. Pendekatan ini Penerapan sistem produksi yang terintegrasi memberikan Lokasi Geografis Tempat Produk dan Jasa Integrated, yang mencakup pengelolaan mutu, keselamatan
tidak hanya menjamin konsistensi kualitas, tetapi juga keunggulan kompetitif sekaligus memperkuat komitmen Ditawarkan produk, serta aspek keberlanjutan dalam seluruh kegiatan
memberikan efisiensi biaya, mengurangi ketergantungan Avian Brands terhadap praktik produksi yang bertanggung
operasional. 2 departemen utama berperan penting dalam
terhadap pemasok eksternal, serta menurunkan jejak jawab dan berkelanjutan. Dengan mengelola sendiri Produk dan jasa Avian Brands beserta Entitas Anak telah pengelolaan mutu produk, yaitu:
karbon melalui pengurangan emisi transportasi. bahan baku utama, seperti resin, pigmen, dan kemasan, menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Dengan jaringan • Research, Development & Innovation (“RDI“), yang
perusahaan mampu menjaga konsistensi mutu produk, distribusi yang kuat dan kemitraan dengan ribuan toko bertanggung jawab atas pengembangan formulasi dan
Dengan integrasi vertikal dari hulu hingga hilir, Avian Brands mengendalikan biaya, serta meningkatkan efisiensi proses bahan bangunan, baik tradisional maupun modern, Avian inovasi produk; serta
menerapkan strategi yang mencakup backward integration inovasi. Tim Research, Development & Innovation (“RDI”) Brands mampu mempertahankan posisinya sebagai • Quality Control (“QC“), yang memastikan setiap produk
dan forward integration. Melalui backward integration, dapat menyesuaikan formulasi secara cepat dan fleksibel pemimpin pasar cat dekoratif domestik dengan pangsa memenuhi standar kualitas dan keamanan sebelum
perusahaan mengendalikan proses produksi bahan baku sesuai kebutuhan pasar tanpa bergantung pada pihak pasar sebesar 24%. Selain memperkuat penetrasi di pasar dilepas ke pasar.
dan formulasi untuk memastikan kualitas yang konsisten eksternal. dalam negeri, perusahaan juga terus mengeksplorasi
serta efisiensi biaya. Sementara itu, forward integration peluang ekspor untuk memperluas jangkauan pasar dan Sebagai bagian dari Klausul ISO 9001 tentang Pelepasan
memperkuat kapabilitas distribusi, pemasaran, dan Sistem integrasi ini juga memberikan ketahanan tinggi meningkatkan daya saing global. Produk, setiap produk Avian Brands wajib melalui proses
keterlibatan pelanggan sehingga keunggulan produk dapat terhadap fluktuasi pasokan global dan memastikan
evaluasi menyeluruh sebelum dipasarkan. Selain itu, sistem
secara optimal sampai ke konsumen akhir. Pendekatan ini keberlanjutan rantai pasok bahan baku. Selain mendukung
pengawasan melalui CCTV di area produksi dan gudang
mencerminkan efisiensi operasional dan pengelolaan rantai stabilitas operasional, pendekatan ini berkontribusi terhadap Sektor yang Dilayani diterapkan untuk menjamin keamanan dan integritas
nilai yang berkelanjutan. efisiensi energi, pengurangan emisi, serta optimalisasi
produk selama proses penyimpanan dan distribusi.
sumber daya, yang sejalan dengan prinsip produksi bersih Sektor utama yang dilayani Avian Brands mencakup
Dalam operasionalnya, Avian Brands mengadopsi (clean production) dan tujuan keberlanjutan perusahaan. pelanggan ritel, proyek konstruksi, dan segmen business- Untuk mendukung kelancaran dan keamanan distribusi,
digitalisasi dan otomasi yang dikembangkan oleh tim to-business (“B2B”). Untuk pelanggan ritel, Avian Brands Avian Brands telah memiliki serangkaian Standar
internal IT untuk meningkatkan efektivitas produksi Langkah-langkah tersebut menegaskan komitmen Avian melayani toko bahan bangunan tradisional maupun modern Operasional Prosedur (“SOP“) dan Work Instruction yang
sekaligus mendukung inisiatif green operation. Melalui Brands dalam menghadirkan sistem produksi yang trade outlet. Sementara di sektor proyek, perusahaan mencakup perencanaan, pengiriman, penanganan
penerapan indikator Overall Equipment Effectiveness terintegrasi, efisien, dan bertanggung jawab, dengan menyediakan produk untuk kebutuhan infrastruktur, komplain, hingga dokumentasi proses logistik.
(“OEE”) dan sistem Computerized Monitoring Board (“CMB”), menyeimbangkan kinerja ekonomi, sosial, dan lingkungan. bangunan komersial, dan jaringan ritel nasional. Diversifikasi
perusahaan dapat melakukan pemantauan kinerja Melalui model integrasi yang kuat, setiap produk Avian sektor ini memastikan Avian Brands mampu menjangkau Seluruh kebijakan ini memastikan rantai pasok dan distribusi
peralatan, pengendalian konsumsi energi, serta optimasi Brands tidak hanya menghadirkan standar kualitas berbagai segmen pelanggan, mulai dari masyarakat umum berjalan efisien, transparan, dan sesuai dengan standar
penggunaan bahan baku secara real-time. Teknologi ini terbaik, tetapi juga mencerminkan nilai keberlanjutan dan hingga institusi dan korporasi besar. mutu yang ditetapkan.
memastikan proses produksi berjalan efisien, hemat energi, tanggung jawab lingkungan yang menjadi bagian dari DNA
dan menghasilkan limbah seminimal mungkin. perusahaan.
Selama tiga tahun terakhir, tidak terdapat produk Avian
Jenis Pelanggan dan Penerima Manfaat Brands yang ditarik kembali (product recall) karena
ketidaksesuaian mutu atau keamanan. Hal ini mencerminkan
Pelanggan dan penerima manfaat produk Avian Brands efektivitas sistem pengendalian mutu dan penerapan tata
berasal dari beragam lapisan masyarakat mulai dari segmen kelola produksi yang konsisten di seluruh unit operasional.
ekonomi bawah, menengah, hingga atas. Di samping itu,
perusahaan juga melayani segmen korporasi dan proyek
komersial di berbagai wilayah Indonesia. Melalui produk
pelapis pelindung bangunan yang inovatif, aman, dan
ramah lingkungan, Avian Brands turut berkontribusi dalam
peningkatan kualitas hidup masyarakat serta mendukung
pembangunan berkelanjutan di sektor properti dan
konstruksi nasional.
72 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 73
Page 39
Kinerja Pilar Produk PT Avia Avian Tbk
Kepatuhan dan Tata Kelola Pemasaran Perusahaan secara tegas menghindari strategi pemasaran pihak independen yang berkompeten, guna memastikan Dalam bidang inovasi dan perlindungan kekayaan
yang menyesatkan atau berlebihan demi menjaga kredibilitas metodologi serta akurasi hasil pengukuran intelektual, Avian Brands telah memperoleh sertifikat
Sebagai wujud komitmen terhadap tata kelola yang baik kepercayaan publik. sesuai dengan standar internasional ISO 14040 dan paten atas sejumlah formulasi dan teknologi cat hasil riset
(good corporate governance), Avian Brands telah menerapkan ISO 14044. Langkah ini mencerminkan komitmen internal, menegaskan kemampuan inovatif perusahaan
Kebijakan Pencegahan Insider Trading sejak 27 Desember Strategi pemasaran Avian Brands dilaksanakan melalui Avian Brands terhadap transparansi, akuntabilitas, serta dalam menciptakan solusi pelapisan yang fungsional dan
2021. Kebijakan ini bertujuan menjaga integritas pasar, 2 pendekatan utama: peningkatan berkelanjutan dalam kinerja lingkungan. berkelanjutan.
mencegah konflik kepentingan, serta memastikan bahwa 1. Below-the-Line (BTL) Marketing, yang berfokus pada
seluruh aktivitas perdagangan efek Perseroan dilakukan interaksi langsung dengan pelanggan melalui program Selain itu, Avian Brands juga memiliki Sertifikat Tingkat Untuk produk khusus di sektor maritim, Avian Brands juga
secara adil, transparan, dan sesuai peraturan. Perusahaan loyalitas, pelatihan, dan kegiatan edukatif, guna Komponen Dalam Negeri (“TKDN”) sebagai wujud dukungan telah meraih sertifikasi dari Biro Klasifikasi Indonesia (“BKI”)
juga menetapkan pembatasan tegas terhadap penggunaan membangun hubungan jangka panjang. terhadap peningkatan kandungan lokal dan penguatan untuk produk cat anti-fouling, yang digunakan dalam aplikasi
informasi material yang belum dipublikasikan, guna 2. Above-the-Line (ATL) Marketing, yang mencakup promosi ekonomi nasional. Melalui penggunaan bahan baku lokal kapal dan infrastruktur kelautan. Sertifikasi ini memastikan
mencegah penyalahgunaan informasi untuk kepentingan melalui berbagai platform media massa, kolaborasi serta pemberdayaan pemasok domestik, perusahaan bahwa produk tersebut memenuhi standar keselamatan,
pribadi. dengan Key Opinion Leader (“KOL“) dan influencer, untuk berkontribusi dalam memperkuat rantai pasok nasional dan ketahanan, serta kinerja sesuai regulasi industri maritim
memperkuat citra merek dan memperluas jangkauan mendukung kemandirian industri. nasional dan internasional.
audiens.
Praktik Pemasaran yang Adil dan
Bertanggung Jawab Selama periode pelaporan, tidak terdapat laporan atau
pengaduan terkait ketidakpatuhan dalam penyampaian
Avian Brands berkomitmen untuk melaksanakan praktik
pemasaran yang etis, transparan, dan bertanggung jawab.
informasi produk maupun komunikasi pemasaran.
Keberhasilan ini mencerminkan konsistensi Avian Brands Inovasi dan Pengembangan Produk
Prinsip kejujuran dan keakuratan dijunjung tinggi dalam dalam menjunjung etika bisnis, transparansi, serta
setiap penyampaian informasi produk kepada pelanggan, komitmen terhadap tanggung jawab sosial dalam setiap Inovasi merupakan elemen strategis dalam pertumbuhan • Peralatan uji daya tahan cuaca dan korosi; serta
termasuk pada kegiatan promosi, iklan, dan sponsorship. kegiatan pemasaran dan komunikasi korporat. berkelanjutan Avian Brands. Kami percaya bahwa • Alat simulasi performa substrat dan aplikasi industri.
kemampuan untuk beradaptasi terhadap kebutuhan
pasar, perkembangan teknologi, serta tuntutan regulasi Dengan dukungan teknologi tersebut, setiap
menjadi landasan penting untuk mempertahankan daya pengembangan produk menjalani proses validasi berlapis,
Optimasi Produk dan Jasa yang Tersertifikasi
saing dan memberikan nilai tambah kepada pelanggan mulai dari formulation screening, performance testing, safety
maupun pemangku kepentingan. Oleh karena itu, Avian compliance, hingga market fit evaluation. Hal ini memastikan
Brands berkomitmen menghadirkan produk yang tidak bahwa seluruh produk yang dihasilkan dapat memenuhi
hanya unggul dalam kualitas, namun juga aman, ramah permintaan pasar, mematuhi regulasi yang berlaku, serta
Sebagai perusahaan manufaktur cat terdepan di Indonesia, • ISO 50001:2018 – Sistem Manajemen Energi, lingkungan, dan selaras dengan prinsip keberlanjutan memenuhi standar keberlanjutan perusahaan termasuk
Avian Brands berkomitmen untuk menghadirkan produk mengoptimalkan konsumsi energi dalam proses jangka panjang. pengurangan kandungan timbal dan krom, peningkatan
dan layanan yang tidak hanya unggul dalam kualitas, produksi guna mendukung efisiensi dan pengurangan
portofolio produk water-based, low-VOC, dan bebas logam
tetapi juga memenuhi standar keselamatan, keamanan, emisi karbon. Untuk mendukung ambisi tersebut, Avian Brands memiliki berat (heavy metal free).
dan keberlanjutan internasional. Upaya optimasi produk • ISO/IEC 27001:2022 – Sistem Manajemen Keamanan Departemen Research, Development, and Innovation
dan jasa dilakukan secara menyeluruh mulai dari tahap Informasi, menjamin perlindungan data perusahaan (“RDI“) yang beranggotakan tenaga ahli bersertifikasi, Tim RDI terdiri dari beberapa divisi riset tematik, antara lain:
penelitian dan pengembangan, proses produksi, hingga dan pelanggan terhadap potensi kebocoran serta berpengalaman, dan kompeten dalam pengembangan • Water-Based Paints;
distribusi, dengan berlandaskan pada sistem manajemen penyalahgunaan informasi. formulasi, peningkatan performa produk, rekayasa material, • Automotive Refinish Coatings;
yang terintegrasi dan tersertifikasi. serta riset bahan baku alternatif yang lebih berkelanjutan. • Protective & Industrial Coatings;
Selain sistem manajemen tersebut, Avian Brands juga Hingga akhir periode pelaporan, sebanyak 88 profesional • Decorative Architectural Solutions; serta
Avian Brands telah menerapkan 5 sistem manajemen telah memperoleh sertifikasi Green Label Singapore, yang tergabung dalam Divisi RDI. • Color Science & Formulation Technology.
bersertifikasi internasional, yang menjadi pilar utama dalam menegaskan bahwa produk-produk perusahaan memenuhi
menjaga keunggulan operasional dan konsistensi mutu kriteria ramah lingkungan internasional, termasuk kadar Komitmen perusahaan terhadap inovasi diperkuat dengan Setiap tahun, tim RDI menghasilkan lebih dari 20 produk
produk: Volatile Organic Compound (“VOC”) yang rendah, bebas keberadaan Avian Innovation Center, sebuah pusat inovatif, dengan 5–10 produk berhasil masuk tahap
• ISO 9001:2015 – Sistem Manajemen Mutu, menjamin Alkylphenol Ethoxylates (“APEO”), dan bebas logam berat. riset yang dirancang secara khusus sebagai ekosistem komersialisasi dan dipasarkan di Indonesia. Produk-produk
seluruh proses bisnis berjalan sesuai standar kualitas Sertifikasi ini menjadi bukti nyata komitmen Avian Brands pengembangan teknologi dan produk baru. Fasilitas ini tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumen
internasional untuk menghasilkan produk yang dalam menghadirkan produk dengan dampak lingkungan dilengkapi laboratorium modern, ruang riset formulasi, domestik, tetapi juga diarahkan untuk memenuhi standar
konsisten, andal, dan sesuai harapan pelanggan. yang minimal sekaligus aman bagi pengguna. fasilitas benchmarking, serta sistem pengujian mutu yang mutu internasional yang memungkinkan ekspansi pasar di
• ISO 14001:2015 – Sistem Manajemen Lingkungan, sesuai dengan standar industri dan regulasi nasional masa mendatang.
memastikan seluruh kegiatan operasional Dalam mendukung keberlanjutan di sepanjang siklus hidup maupun internasional.
memperhatikan perlindungan lingkungan, efisiensi produk, Avian Brands secara aktif melakukan kajian Life
sumber daya, serta pengendalian limbah dan emisi. Cycle Assessment (“LCA”) untuk mengukur dan mengelola Beberapa teknologi dan instrumen pengujian mutakhir
• ISO 45001:2018 – Sistem Manajemen Kesehatan dan dampak lingkungan dari setiap tahap produksi — mulai yang digunakan meliputi:
Keselamatan Kerja, menciptakan lingkungan kerja yang dari pemilihan bahan baku, proses manufaktur, distribusi, • Rheology Profiling;
aman, sehat, dan produktif bagi seluruh karyawan. hingga pasca penggunaan produk. Hasil LCA tersebut • Gas Chromatography;
telah diverifikasi melalui tinjauan kritis (critical review) oleh • Instrumen pengujian emisi VOC;
74 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 75
Page 40
Kinerja Pilar Produk PT Avia Avian Tbk
Salah satu pencapaian inovasi unggulan adalah peluncuran Sunguard Basic, cat eksterior premium berbahan dasar modified Pendapatan dari Produk Berkelajutan
acrylic, diformulasikan secara khusus untuk memberikan perlindungan dinding eksterior hingga 6 tahun. Fitur UV Shield
pada Sunguard Basic memberikan ketahanan terhadap cuaca sehingga warna cat tidak mudah pudar, yang dilengkapi fitur Inovasi berkelanjutan yang dilakukan oleh Avian Brands dalam menciptakan produk-produk ramah lingkungan telah
Super-Cover Technology, sehingga proses pengecatan menjadi lebih mudah dan cepat karena cat dapat menyebar lebih memberikan dampak positif terhadap perolehan pendapatan. Pada tahun 2025, Avian Brands berhasil mencatatkan volume
merata. Produk ini juga telah tersertifikasi Green Label Singapore. penjualan produk bersertifikasi Green Label sebesar 59.917 ton atau 32,43% dari total volume penjualan cat di segmen operasi
solusi arsitektur. Angka ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 54.798 ton atau 31,86%.
Avian Brands akan terus meningkatkan investasi pada penelitian, inovasi bahan baku alternatif, digitalisasi laboratorium,
dan pengembangan kompetensi SDM untuk memastikan pipeline inovasi berjalan konsisten dan mendukung roadmap Dari capaian tersebut, proporsi nilai pendapatan yang diperoleh dari produk-produk dengan sertifikasi Green Label mencapai
keberlanjutan perusahaan. 24,44% dari total nilai penjualan cat di segmen yang sama. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun
sebelumnya, di mana nilai pendapatan dari produk dengan Green Label tercatat sebesar 23,66%. Capaian ini mencerminkan
keberhasilan strategi Avian Brands dalam memperkenalkan dan memasarkan produk yang tidak hanya berkualitas tinggi,
tetapi juga memenuhi standar lingkungan yang ketat.
Sertifikat Green Label
Dalam upaya memperkuat penerapan praktik keberlanjutan Network (“GEN”) melalui Global Ecolabelling Network
Daur Ulang Produk
di seluruh lini bisnis, Avian Brands terus mengambil International Coordinated Ecolabelling System
langkah strategis dengan mendaftarkan produk-produk (“GENICES”). Sertifikasi ini mengacu pada standar ISO Sebagai bagian dari komitmen dalam mengurangi limbah dan mendukung penerapan prinsip ekonomi sirkular, Avian Brands
unggulannya untuk memperoleh sertifikat Green Label dari 14024 dan ISO 17065, dengan sistem verifikasi pihak menjalankan program pemanfaatan kembali produk yang tidak lagi dialokasikan untuk distribusi komersial. Produk tersebut
Green Label Singapore (“GLS“). Sertifikasi ini merupakan ketiga yang memastikan penilaian berbasis siklus hidup termasuk material yang berasal dari hasil produksi sebelumnya, stok yang tidak dilanjutkan (discontinued formulation), maupun
salah satu bentuk pengakuan internasional terhadap dilakukan secara transparan dan bebas dari potensi cat sisa dari kegiatan internal dan proyek tertentu.
komitmen perusahaan dalam menghadirkan produk yang greenwashing.
ramah lingkungan, aman digunakan, dan memiliki dampak 3. Peluang Pasar Baru Melalui proses evaluasi yang dikembangkan oleh tim teknis dan Divisi Research, Development, and Innovation (”RDI”), material
minimal terhadap ekosistem. Dengan memperoleh sertifikasi Green Label Singapore, tersebut diolah kembali agar dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan internal perusahaan. Proses ini dilakukan melalui tahapan
produk Avian Brands memiliki peluang lebih luas untuk penyaringan kualitas, penyesuaian formulasi, serta pengujian ulang untuk memastikan kesesuaian dengan standar mutu dan
Proses sertifikasi Green Label Singapore dilakukan melalui diakui di negara-negara anggota GEN lainnya, membuka keselamatan yang berlaku.
penilaian yang ketat dan komprehensif, meliputi berbagai akses menuju pasar ekspor baru serta memperkuat daya
aspek mulai dari pemilihan bahan baku, efisiensi proses saing di pasar internasional. Melalui program ini, Avian Brands tidak hanya mengurangi potensi timbulan limbah, tetapi juga mengoptimalkan pemanfaatan
produksi, pengelolaan limbah, hingga analisis siklus 4. Keunggulan Kompetitif sumber daya, mengurangi konsumsi bahan baku baru, serta mendukung strategi pengelolaan siklus hidup produk secara
hidup produk (Life Cycle Assessment/“LCA“). Pendekatan Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat lebih bertanggung jawab.
ini memastikan bahwa setiap produk Avian Brands yang terhadap isu lingkungan, sertifikasi Green Label
memperoleh sertifikat Green Label Singapore tidak hanya memberikan nilai diferensiasi yang signifikan bagi Inisiatif ini menjadi bagian penting dari upaya perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip recycle–reuse–recover dalam rantai
memenuhi standar kualitas tinggi, tetapi juga menunjukkan produk Avian Brands. Sertifikasi ini tidak hanya nilai, sekaligus memperkuat budaya operasional yang efisien dan berkelanjutan. Sepanjang tahun pelaporan, material sisa
tanggung jawab lingkungan dalam seluruh rantai nilai meningkatkan citra perusahaan sebagai merek hijau produksi dan produk non-komersial berhasil dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan internal berdasarkan hasil pengujian
produksinya. (green brand), tetapi juga menjadi faktor pembeda yang Quality Control (QC), sehingga tidak terdapat limbah residu yang signifikan yang dibuang dari proses produksi.
memperkuat keunggulan kompetitif di pasar.
Langkah ini sejalan dengan strategi keberlanjutan 5. Mengurangi Dampak Lingkungan
perusahaan untuk memastikan bahwa setiap produk yang Produk dengan label Green Label Singapore
dihasilkan aman bagi pelanggan dan ramah terhadap memastikan bahwa seluruh proses produksi telah
lingkungan, serta mendukung target pengurangan emisi
dan efisiensi sumber daya.
mempertimbangkan dampak lingkungan secara
menyeluruh, mulai dari bahan baku hingga pengemasan.
Kepuasan Pelanggan
Dengan demikian, pelanggan yang memilih produk
Manfaat Sertifikasi Green Label Singapore bagi Avian Brands: Avian Brands turut berkontribusi dalam pengurangan Sebagai perusahaan yang berorientasi pada pelanggan, Avian Brands memandang kepuasan pelanggan sebagai indikator
1. Pengakuan Luas emisi karbon dan limbah di sepanjang siklus hidup utama keberhasilan dan dasar dalam melakukan perbaikan berkelanjutan. Perusahaan secara konsisten melaksanakan survei
Sertifikasi Green Label Singapore diakui secara produk. kepuasan pelanggan setiap enam bulan sekali untuk mengukur persepsi pelanggan terhadap produk, layanan, serta kinerja
internasional dan menunjukkan bahwa produk Avian 6. Efisiensi dan Penghematan Biaya distribusi Avian Brands.
Brands telah memenuhi standar lingkungan yang ketat. Penerapan prinsip keberlanjutan yang menjadi
Pengakuan ini memperkuat reputasi Avian Brands bagian dari proses sertifikasi turut membantu Survei kepuasan pelanggan pada tahun 2025 dilaksanakan dua kali, yaitu pada semester 1 tahun 2025 dengan total responden
sebagai produsen cat berkelanjutan dan meningkatkan perusahaan meningkatkan efisiensi energi, air, dan sebanyak 163 dari 178 responden yang diundang, dan pada semester 2 tahun 2025 dengan total responden sebanyak 171 dari
kepercayaan pelanggan di pasar domestik maupun material, sehingga menghasilkan penghematan biaya 182 responden. Aspek yang dievaluasi meliputi kualitas produk, kualitas pengiriman, dan kualitas pelayanan.
global. operasional dan peningkatan produktivitas manufaktur.
2. Kredibilitas yang Terjamin Hal ini juga mendukung target Avian Brands untuk
Setiap sertifikat Green Label Singapore yang diperoleh mencapai operasi yang lebih hijau dan efisien secara
Avian Brands terakreditasi oleh Global Ecolabelling berkelanjutan.
76 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 77
Page 41
Kinerja Pilar Produk PT Avia Avian Tbk
Hasil survei menunjukkan bahwa total rata-rata gap realisasi pelanggan terhadap PT Avia Avian Tbk (Industri Cat) pada Seluruh tindak lanjut hasil monitoring dicatat secara sistematis untuk mendukung proses continuous improvement, sehingga
semester 1 tahun 2025 memiliki nilai sebesar 3,39 dari 4,00 dan pada semester 2 tahun 2025 sebesar 3,39 dari 4,00. memastikan bahwa setiap umpan balik pelanggan, hasil audit, maupun temuan non-kesesuaian dapat ditindaklanjuti dengan
Nilai tersebut mencerminkan bahwa kinerja Avian Brands telah berada dalam kategori baik, dan mendekati nilai target minimal cepat, efektif, dan berorientasi pada peningkatan kinerja berkelanjutan.
sebesar 3,50 dari 4,00.
Meskipun demikian, hasil evaluasi mengidentifikasi beberapa area yang masih perlu ditingkatkan, khususnya pada aspek
kualitas produk, seperti kualitas kemasan, kestabilan produk, kualitas cat, dan kesesuaian harga dengan produk, serta pada
aspek kualitas pengiriman, yaitu ketepatan kuantitas produk yang dikirim, ketepatan waktu pengiriman, dan ketepatan jenis Perlindungan Keamanan Informasi
produk yang dikirim. Temuan ini menjadi dasar bagi tim terkait untuk menetapkan tindakan perbaikan (corrective action)
dalam siklus peningkatan mutu berikutnya.
Sebagai perusahaan yang menjunjung tinggi kepercayaan pelanggan, mitra bisnis, dan karyawan, Avian Brands memandang
Survei Kepuasan Pelanggan keamanan informasi sebagai salah satu pilar utama dalam keberlanjutan usaha dan tata kelola perusahaan yang baik.
Perlindungan data dan informasi yang dikelola menjadi prioritas utama, sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap
prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Survey Kepuasan Pelanggan PT Avia Avian Tbk
Avian Brands memastikan bahwa setiap data dan dokumen perusahaan, termasuk informasi karyawan, kebijakan internal,
180 171
163
serta formulasi produk, dijaga kerahasiaannya dan dilindungi dari potensi penyalahgunaan, kehilangan, atau kebocoran
158
160 151 informasi. Komitmen ini diimplementasikan melalui Kebijakan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (“SMKI“) yang telah
140 disosialisasikan ke seluruh tingkatan organisasi dan menjadi panduan utama dalam setiap aktivitas pengelolaan data.
140
125
120
Sebagai bukti penerapan praktik terbaik dalam pengelolaan keamanan informasi, Avian Brands telah memperoleh sertifikasi
100 ISO/IEC 27001:2022 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi. Standar internasional ini menjadi dasar penerapan
80 sistem keamanan informasi yang komprehensif dan berkelanjutan di seluruh entitas perusahaan.
60
Dalam pelaksanaannya, perusahaan menerapkan serangkaian mekanisme pengendalian dan perlindungan data yang ketat,
40
antara lain:
20 • Manajemen kendali akses terhadap sistem dan data sensitif untuk memastikan hanya pihak berwenang yang dapat
3,31 3,40 3,41 3,41 3,39 3,39
0 mengaksesnya;
Semester I Semester II Semester I Semester II Semester I Semester II
Tahun 2023 Tahun 2023 Tahun 2024 Tahun 2024 Tahun 2025 Tahun 2025
• Standardisasi enkripsi data guna menjamin keamanan informasi digital;
• Review tahunan terhadap hak akses pengguna untuk menilai relevansi dan kepatuhan terhadap kebijakan internal;
Jumlah Responden Nilai Survei • Pengelolaan hak akses super user yang diawasi secara berkala untuk menghindari risiko penyalahgunaan; serta
• Audit keamanan informasi tahunan yang dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas kontrol dan sistem perlindungan data.
Kinerja Proses dan Kesesuaian Produk dan Jasa Selain itu, Avian Brands secara aktif melakukan pelatihan dan sosialisasi kepada karyawan mengenai pentingnya menjaga
keamanan informasi serta meningkatkan kesadaran akan potensi ancaman siber yang dapat mengganggu operasional
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat isu material terkait kinerja proses maupun kesesuaian produk dan jasa. Seluruh perusahaan.
indikator kinerja utama, termasuk pemenuhan realisasi permintaan pelanggan, kualitas produk, pencapaian Overall Equipment
Effectiveness (“OEE“), jumlah serta penanganan komplain pelanggan, dan hasil survey kepuasan pelanggan, menunjukkan Selama tahun pelaporan, tidak terdapat insiden kebocoran, kehilangan, atau penyalahgunaan data perusahaan, data karyawan,
kondisi yang terkendali dengan baik. maupun data pelanggan dan mitra bisnis perusahaan. Demikian pula, tidak ada pengaduan atau sanksi dari regulator atau
pihak eksternal terkait pelanggaran keamanan informasi. Capaian ini mencerminkan efektivitas sistem keamanan informasi
Kinerja yang konsisten ini merupakan hasil dari penerapan sistem manajemen mutu yang terintegrasi, koordinasi antar Avian Brands serta dedikasi perusahaan dalam menjaga kepercayaan seluruh pemangku kepentingan.
departemen yang efektif, serta komitmen untuk selalu menjaga kualitas dan keandalan produk yang diterima oleh pelanggan.
Ketidaksesuaian dan Tindakan Korektif
Pengaduan Masalah Pelanggan
Seluruh laporan ketidaksesuaian (non-conformity) dan tindakan korektif (corrective action) dimonitor secara berkala melalui
sistem pengendalian mutu internal. Proses pemantauan dilakukan secara terstruktur dan dipaparkan dalam rapat rutin
bulanan bersama penanggung jawab (PIC) terkait, dengan mekanisme pelaporan sebagai berikut: Avian Brands berkomitmen untuk memberikan layanan pelanggan yang responsif, transparan, dan profesional. Perusahaan
a. Direksi, melalui pemantauan Key Performance Indicator (“KPI“) bulanan dan Minutes of Meeting hasil pertemuan manajemen. menyadari bahwa umpan balik dari pelanggan merupakan elemen penting dalam peningkatan mutu produk dan layanan.
b. Departemen Operasional dan RDI (Research, Development & Innovation), untuk memastikan tindakan perbaikan produk Oleh karena itu, Avian Brands menyediakan saluran pengaduan yang mudah diakses melalui situs resmi perusahaan
dan formulasi berjalan tepat sasaran. di www.avianbrands.com pada menu Customer Care.
c. Departemen Operasional dan Support Function, dalam meninjau efektivitas proses operasional harian.
d. Departemen Operasional dan Procurement, untuk memastikan bahwa seluruh bahan baku, pemasok, dan proses
pengadaan memenuhi standar mutu dan keberlanjutan yang telah ditetapkan.
78 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 79
Page 42
Kinerja Pilar Produk PT Avia Avian Tbk
Platform tersebut dirancang agar pelanggan dapat dimana pelanggan dapat melakukan pengaduan langsung
dengan mudah menyampaikan pengaduan, keluhan, melalui Direct Message atau melalui informasi kontak
maupun masukan terkait produk dan jasa, mencakup whatsapp yang disediakan. Pengaduan yang masuk melalui
berbagai aspek seperti kualitas produk, pengiriman, dan kanal ini diproses secara langsung oleh tim Marketing
kemasan. Pelanggan juga dapat melampirkan dokumentasi Avian Brands.
pendukung seperti foto, untuk mempercepat proses
identifikasi dan penyelesaian masalah. Melalui sistem ini, Avian Brands tidak hanya menampung
keluhan pelanggan, tetapi juga menggunakannya sebagai
Seluruh laporan yang diterima akan dikelola oleh tim Quality sumber pembelajaran untuk peningkatan berkelanjutan
Assurance (QA) yang bertugas untuk menindaklanjuti (continuous improvement) dalam desain produk,
pengaduan secara cepat, tepat, dan sesuai dengan prosedur. pengemasan, distribusi, dan layanan purna jual.
Proses penyelesaian dilakukan dengan pendekatan yang
berfokus pada pelanggan (customer-centric approach), Selama tiga tahun terakhir, Avian Brands tidak menerima
memastikan bahwa setiap masalah memperoleh perhatian laporan pengaduan material maupun signifikan terkait
dan solusi yang memadai. produk dan/atau jasa yang diberikan. Pencapaian ini
mencerminkan keberhasilan sistem pengendalian mutu,
Selain itu, Avian Brands juga memiliki kanal pengaduan efektivitas manajemen keluhan, serta kepercayaan yang
khusus untuk produk No Drop yang dapat diakses tinggi dari pelanggan terhadap kualitas produk dan layanan
melalui media sosial instagram (@nodropindonesia), Avian Brands.
Produk Bebas Rekayasa Genetik dan
Bebas Pengujian pada Hewan
Avian Brands berkomitmen menjaga standar keamanan, termasuk simulasi laboratorium, uji aplikatif material,
etika, dan keberlanjutan yang tinggi dalam setiap tahapan performance testing, serta penggunaan teknologi uji
penelitian, formulasi, dan produksi. Hingga akhir periode non-biologis yang tidak menimbulkan dampak pada
pelaporan tahun 2025, Avian Brands menegaskan bahwa makhluk hidup.
seluruh produk yang dikembangkan dan dipasarkan tidak
mengandung Organisme Hasil Rekayasa Genetik (Genetically Kebijakan ini diperluas hingga ke rantai pasok.
Modified Organisms/GMO). Komitmen ini sejalan dengan Avian Brands mewajibkan mitra pemasok untuk mematuhi
prinsip transparansi, keamanan produk, dan tanggung standar etika yang sejalan, termasuk larangan penggunaan
jawab lingkungan yang menjadi pondasi dalam rantai nilai metode yang melibatkan pengujian hewan serta kepatuhan
perusahaan. terhadap regulasi keamanan bahan tanpa rekayasa genetika.
Penilaian ini menjadi bagian dari proses seleksi pemasok
Seluruh bahan baku yang digunakan dalam formulasi telah (supplier qualification process) dan audit berkelanjutan.
melalui proses seleksi ketat, termasuk verifikasi teknis,
penilaian keamanan, serta kesesuaian terhadap regulasi Dengan penerapan kebijakan secara konsisten, Avian
nasional maupun standar internasional yang berlaku terkait Brands menegaskan komitmennya terhadap:
keberlanjutan bahan, keamanan konsumen, dan kepatuhan • Keamanan konsumen;
industri. • Perlindungan makhluk hidup;
• Praktek sains yang bertanggung jawab; serta
Sebagai bagian dari penerapan prinsip keberlanjutan dan • Pengembangan produk yang berorientasi keberlanjutan.
etika bisnis, Avian Brands juga menerapkan kebijakan
tanpa pengujian kepada hewan (No Animal Testing) dalam Melalui pendekatan ini, Avian Brands memastikan bahwa
seluruh tahapan riset produk, validasi mutu, hingga proses inovasi dan pertumbuhan bisnis berjalan selaras dengan
komersialisasi. Pengujian dan verifikasi mutu dilakukan nilai etika, kesehatan konsumen, dan tanggung jawab sosial
melalui metode ilmiah yang telah diakui secara global, lingkungan.
80 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 81
Page 43
PT Avia Avian Tbk Kinerja Pilar Lingkungan “Kami senantiasa menerapkan pendekatan lingkungan yang bertanggung jawab di seluruh kegiatan operasional Avian Brands sebagai wujud komitmen dalam menjaga kelestarian alam dan keberlanjutan kehidupan di masa depan. Setiap langkah bisnis kami dirancang dengan mempertimbangkan dampak terhadap lingkungan, mulai dari proses produksi hingga distribusi produk. Dengan fokus pada efisiensi energi, pengelolaan sumber daya, pengurangan emisi, pengolahan limbah, serta upaya konservasi keanekaragaman hayati, Avian Brands berupaya meminimalkan jejak lingkungan sekaligus meningkatkan kinerja lingkungan secara berkelanjutan. Pendekatan ini memastikan bahwa pertumbuhan bisnis berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan, menciptakan harmoni antara tanggung jawab ekonomi dan keberlanjutan ekologi. Melalui inovasi hijau dan praktik operasional yang beretika, Avian Brands bertekad menjadi bagian dari solusi menuju masa depan yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan.” 82 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 83
Page 44
Kinerja Pilar Lingkungan PT Avia Avian Tbk
Capaian Kinerja Utama
5. Program Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim
Sebagai bagian dari tanggung jawab terhadap bumi, Avian Brands mengimplementasikan berbagai program mitigasi dan
Pilar Lingkungan 2025
adaptasi perubahan iklim, di antaranya:
• Inventarisasi dan pemantauan emisi GRK secara berkala untuk mengukur dan mengelola jejak karbon perusahaan;
• Inisiatif efisiensi energi dan penggunaan energi terbarukan, seperti optimalisasi sistem utilitas dan konversi
ke peralatan hemat energi;
• Program penghijauan dan offset karbon, melalui kegiatan penanaman pohon di sekitar area operasional, penanaman
mangrove, serta rehabilitasi pada wilayah yang terdampak lingkungan;
Avian Brands berhasil meraih penghargaan PROPER
• Manajemen risiko iklim, dengan melakukan penilaian risiko terhadap potensi dampak iklim ekstrim terhadap rantai
Hijau, menjadikannya satu-satunya perusahaan cat di
pasok dan fasilitas produksi; serta
Indonesia yang telah memperoleh penghargaan ini
• Integrasi prinsip adaptasi iklim dalam perencanaan bisnis, agar perusahaan tetap tangguh menghadapi perubahan
4 tahun berturut-turut sejak tahun 2022 hingga 2025
Penggunaan kembali air melalui program reuse kondisi lingkungan di masa depan;
dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
cleaning water meningkat 6,16% dibandingkan tahun 6. Pelestarian dan Konservasi Keanekaragaman Hayati
sebelumnya. Avian Brands menyadari pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem melalui perlindungan terhadap keanekaragaman
hayati di sekitar area operasional. Kami berkomitmen untuk menghindari aktivitas yang dapat mengganggu habitat alami,
serta mendukung upaya restorasi dan rehabilitasi lingkungan melalui kegiatan, seperti penanaman pohon, pemulihan
Mendaur ulang sludge dan cat sisa proyek sebanyak lahan hijau, dan konservasi mangrove di area terdampak.
Peningkatan penggunaan kembali limbah B3 sebanyak
4.380,99 ton meningkat 60,41% dibandingkan tahun
60,18% dibandingkan tahun sebelumnya.
sebelumnya. Selain itu, kami menjalin kerja sama dengan lembaga lingkungan dan pemerintah daerah untuk memperkuat program
biodiversity conservation, memastikan bahwa keberlanjutan lingkungan tidak hanya terbatas pada pengelolaan emisi dan
limbah, tetapi juga pada pemeliharaan keseimbangan ekosistem yang menopang kehidupan.
Penggunaan energi baru terbarukan dari energi listrik Jumlah alat berat ramah lingkungan sebanyak 38 unit
PLTA dan solar panel mencapai 9.373,15 GJ, meningkat atau 62,30% dari total keseluruhan. Selain itu, 100%
Melalui strategi ini, Avian Brands berupaya tidak hanya mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, tetapi juga
365,60% dibandingkan tahun sebelumnya. forklift telah menggunakan bahan bakar biosolar B40.
berkontribusi aktif dalam menjaga keanekaragaman hayati dan stabilitas ekosistem. Pendekatan ini sejalan dengan visi kami
untuk menjadi perusahaan manufaktur kimia yang berkelanjutan, berdaya saing global, dan bertanggung jawab terhadap
masa depan bumi.
Strategi Pengelolaan Dampak Lingkungan Pengelolaan Lingkungan
Avian Brands menyadari bahwa tantangan perubahan iklim 2. Penggunaan Material Ramah Lingkungan dan Kami menyadari bahwa setiap aktivitas manufaktur dan • Mendorong implementasi program efisiensi energi,
dan kerusakan lingkungan merupakan isu global yang Inovasi Produk distribusi produk Avian Brands memiliki potensi dampak pengurangan emisi, dan pengelolaan limbah terpadu;
membutuhkan aksi nyata dari seluruh sektor, termasuk Kami terus memperluas penggunaan bahan baku terhadap lingkungan, baik secara langsung maupun tidak serta
industri manufaktur. Sebagai perusahaan yang bergerak di water-based, low-VOC, APEO Free, dan Heavy Metal langsung, terutama dalam hal penggunaan sumber daya • Memastikan bahwa seluruh inisiatif lingkungan
bidang bahan pelapis dan kimia bangunan, kami memiliki Free, serta mengembangkan produk yang bersertifikasi alam, konsumsi energi, dan timbulnya emisi gas rumah selaras dengan tujuan keberlanjutan jangka panjang
tanggung jawab untuk memastikan setiap aktivitas Green Label Singapura. Seluruh proses formulasi kaca. Kesadaran ini menjadi dasar bagi Avian Brands untuk perusahaan.
operasional dilakukan secara bertanggung jawab terhadap mengacu pada prinsip Life Cycle Assessment (“LCA”) yang senantiasa menjalankan operasional secara bertanggung
lingkungan. diverifikasi oleh pihak independen untuk meminimalkan jawab dengan memperhatikan keseimbangan antara Dalam pelaksanaannya, Komite Pengelolaan Lingkungan
jejak lingkungan produk; pertumbuhan bisnis dan kelestarian lingkungan. bekerja secara lintas fungsi dan berkoordinasi dengan
Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan, Avian Brands 3. Pengelolaan Limbah dan Efisiensi Air departemen terkait, seperti Sustainability, Quality
menerapkan Strategi Pengelolaan Dampak Lingkungan Avian Brands menerapkan sistem pengelolaan limbah Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, Avian Assurance, Health Safety & Environment, General Affairs,
yang berfokus pada efisiensi sumber daya, pengurangan cair dan padat yang terintegrasi untuk memastikan Brands telah membentuk Komite Pengelolaan Lingkungan, serta Engineering untuk memastikan penerapan praktik
emisi, inovasi hijau, konservasi keanekaragaman hayati, seluruh limbah terolah sesuai standar lingkungan. Kami yang berperan dalam memastikan bahwa seluruh proses terbaik dalam pengelolaan dampak lingkungan di seluruh
serta kepatuhan terhadap regulasi lingkungan. Strategi ini juga berupaya meningkatkan efisiensi penggunaan air bisnis, mulai dari produksi, logistik, hingga inovasi produk, rantai nilai Avian Brands. Melalui struktur tata kelola
menjadi pedoman utama dalam menjaga keseimbangan melalui sistem reuse dan recycle di proses produksi; senantiasa sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan ini, Avian Brands berupaya memastikan bahwa setiap
antara pertumbuhan bisnis dan pelestarian ekosistem. 4. Edukasi dan Kolaborasi Lingkungan ketentuan regulasi lingkungan yang berlaku. keputusan bisnis mempertimbangkan aspek lingkungan
Avian Brands mendorong keterlibatan karyawan secara menyeluruh mulai dari penggunaan bahan baku,
Langkah-langkah strategis yang kami terapkan antara lain: dan mitra bisnis dalam menjaga lingkungan Komite ini bertugas untuk: proses produksi, distribusi, hingga daur hidup produk.
1. Peningkatan Efisiensi Energi dan Pengelolaan Emisi melalui kampanye internal, pelatihan, dan kegiatan • Menetapkan dan meninjau kebijakan lingkungan Pendekatan ini menjadi landasan bagi perusahaan dalam
Melalui penerapan Sistem Manajemen Energi environmental awareness. Kami juga berkolaborasi perusahaan; mengimplementasikan strategi dekarbonisasi, konservasi
ISO 50001:2018, Avian Brands melakukan pemantauan dengan komunitas lokal dalam program penghijauan, • Melakukan pemantauan dan evaluasi kinerja lingkungan sumber daya, dan inovasi hijau secara berkelanjutan.
dan optimalisasi penggunaan energi di seluruh fasilitas konservasi, dan pelestarian ekosistem sekitar wilayah secara berkala;
produksi. Kami juga secara bertahap mengadopsi operasional; • Mengidentifikasi serta mengelola risiko dan peluang
teknologi yang lebih efisien dan rendah emisi untuk terkait perubahan iklim;
mendukung transisi menuju operasi rendah karbon;
84 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 85
Page 45
Kinerja Pilar Lingkungan PT Avia Avian Tbk
Struktur Organisasi Komite Pengelolaan Lingkungan Dalam memastikan bahwa seluruh proses bisnis memberikan dampak lingkungan yang terkendali, Avian Brands telah
melaksanakan Life Cycle Assessment (“LCA”) dengan pendekatan cradle to grave, yang menganalisis seluruh tahapan siklus
hidup produk mulai dari perolehan bahan baku, proses produksi, distribusi, hingga tahap penggunaan dan akhir masa pakai
Ketua Komite produk. Hasil kajian LCA yang diverifikasi melalui tinjauan kritis oleh pihak independen menjadi dasar penting bagi Avian
Brands dalam merancang strategi pengelolaan lingkungan yang lebih terarah dan berbasis data (science-based approach).
Temuan dari kajian LCA ini juga menjadi salah satu indikator utama dalam penilaian kinerja lingkungan Avian Brands melalui
Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (”PROPER”) yang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Tim Efisiensi Air Tim Republik Indonesia. Selain fokus pada aspek pencegahan, Avian Brands turut melaksanakan berbagai inisiatif mitigasi
Tim Sistem Tim 3R Tim Penurunan Tim Life Cylce
Tim Efisiensi Tim 3R dan Penurunan Perlindungan
Manajemen Limbah Padat Emisi GRK & Assesment lingkungan, antara lain melalui kegiatan penanaman pohon untuk mengimbangi emisi karbon, peningkatan efisiensi energi
Energi Limbah B3 Beban Keanearagaman
Lingkungan Non-B3 Konvensional (LCA)
Pencemar Hayati dan air, serta pengurangan emisi gas rumah kaca. Upaya ini mencerminkan tekad perusahaan untuk tidak hanya mematuhi
regulasi, tetapi juga berkontribusi aktif dalam upaya nasional dan global menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi
Koordinator
Koordinator Koordinator Koordinator 3R Efesiensi Air Koordinator Koordinator dampak perubahan iklim.
Sistem Manajer Penurunan Manager Perlindungan
Pengurangan Limbah Padat dan Penurunan
Manajemen Energi Emisi GRK & Lingkungan Keanekaragaman
Limbah B3 Non-B3 Beban
Lingkungan Konvensional Hayati
Pencemar Air
Anggota Tim
Evaluasi Pengelolaan Lingkungan
Anggota Anggota Tim Anggota Tim
Anggota Tim Anggota Tim 3R Efesiensi Air Anggota Tim
Tim Sistem Auditor Penurunan Perlindungan
Pengurangan Limbah Padat dan Penurunan Penilaian Daur
Manajemen Energi Emisi GRK & Keanekaragaman
Limbah B3 Non-B3 Beban Hidup
Lingkungan Konvensional Hayati
Pencemar Air
Setiap karyawan yang memiliki tanggung jawab dalam secara eksplisit dalam Kebijakan Pengelolaan Lingkungan Avian Brands secara konsisten melaksanakan evaluasi Pada tahun buku 2025, Avian Brands berhasil
pengelolaan lingkungan di Avian Brands senantiasa Avian Brands, yang berfungsi sebagai panduan utama pengelolaan lingkungan secara berkala untuk memastikan mempertahankan peringkat PROPER Hijau, yang
dipastikan memiliki kemampuan, keahlian, dan pemahaman bagi seluruh unit kerja dalam melaksanakan operasional efektivitas, kepatuhan, dan kesinambungan dari seluruh mencerminkan penerapan praktik beyond compliance dalam
yang relevan terhadap prinsip keberlanjutan dan praktik yang ramah lingkungan, patuh terhadap regulasi, dan program yang telah diterapkan. Evaluasi ini menjadi bagian pengelolaan lingkungan, efisiensi energi, serta pelaksanaan
terbaik di bidangnya. Avian Brands menempatkan berorientasi pada masa depan yang berkelanjutan. penting dari mekanisme continuous improvement dalam program tanggung jawab sosial berbasis lingkungan.
kompetensi sumber daya manusia sebagai fondasi utama Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015, yang telah Pencapaian ini menegaskan posisi Avian Brands sebagai
dalam memastikan bahwa seluruh aktivitas operasional Avian Brands senantiasa menjalankan pengelolaan diimplementasikan di seluruh fasilitas produksi perusahaan. satu-satunya perusahaan cat di Indonesia yang berhasil
dijalankan dengan memperhatikan aspek perlindungan dan lingkungan secara komprehensif dan berkelanjutan meraih PROPER Hijau selama empat tahun berturut-turut
pelestarian lingkungan. di seluruh rantai operasionalnya. Sebagai langkah awal, Kegiatan evaluasi meliputi pemantauan kualitas lingkungan (2022–2025).
Avian Brands memastikan pemenuhan seluruh perizinan di setiap fasilitas operasional, termasuk pengujian kualitas
Komitmen ini diwujudkan melalui penerapan sistem lingkungan yang diwajibkan pemerintah sejak tahap awal air limbah, emisi udara, udara ambien, kebisingan, dan air Selain itu, Avian Brands juga memperoleh Sertifikat Industri
pengelolaan lingkungan yang terencana, terukur, dan kegiatan usaha melalui penyusunan dokumen Upaya tanah. Proses pemantauan dilakukan melalui kerja sama Hijau dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia,
berkesinambungan di seluruh fasilitas produksi. Avian Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan dengan laboratorium lingkungan terakreditasi, guna sebagai pengakuan atas keberhasilan perusahaan dalam
Brands telah mengimplementasikan Sistem Manajemen Lingkungan Hidup (“UKL-UPL”). Pemenuhan perizinan menjamin validitas dan keandalan hasil pengujian. Hasil menerapkan prinsip industri hijau, termasuk efisiensi
Lingkungan berbasis standar internasional ISO 14001 ini menjadi fondasi penting dalam memastikan seluruh pemantauan kemudian dilaporkan secara rutin kepada penggunaan energi dan sumber daya, pengurangan emisi,
yang pertama kali terverifikasi oleh lembaga sertifikasi aktivitas operasional sejalan dengan regulasi nasional serta instansi pemerintah di tingkat daerah dan pusat baik secara serta penerapan inovasi ramah lingkungan dalam proses
independen sejak tahun 2012. Penerapan standar ini prinsip tata kelola lingkungan yang baik (good environmental bulanan maupun semesteran sesuai dengan ketentuan produksi. Kedua pencapaian ini menegaskan komitmen
memastikan bahwa seluruh proses manufaktur, mulai dari governance). peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain Avian Brands untuk meningkatkan kinerja lingkungan
penggunaan bahan baku, pengolahan limbah, hingga pemantauan internal, Avian Brands juga berpartisipasi aktif secara berkelanjutan, tidak hanya dalam memenuhi
pengendalian emisi, berjalan sesuai regulasi nasional dan Sebagai wujud kepatuhan yang berkelanjutan, Avian Brands dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan kepatuhan regulasi, tetapi juga dalam berinovasi menuju
selaras dengan praktik terbaik global. secara rutin melakukan peninjauan dan pembaruan izin dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (“PROPER”) yang operasi manufaktur yang rendah karbon dan efisien sumber
lingkungan agar tetap relevan dengan perubahan kebijakan diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup daya.
Melalui penerapan ISO 14001, Avian Brands secara dan perkembangan program keberlanjutan perusahaan. dan Kehutanan (“KLHK”). Program ini menjadi tolok ukur
konsisten melakukan pemantauan, audit, dan evaluasi Setiap unit operasional meliputi pabrik, gudang, hingga nasional dalam menilai kinerja pengelolaan lingkungan
kinerja lingkungan untuk memastikan efektivitas sistem kantor pusat dan cabang telah menerapkan langkah- perusahaan di Indonesia.
yang diterapkan serta mendorong perbaikan berkelanjutan langkah pencegahan dampak negatif terhadap lingkungan
(continuous improvement). Setiap temuan audit dan hasil dengan mengintegrasikan prinsip eko-efisiensi dalam
pemantauan menjadi dasar dalam penyusunan rencana seluruh proses yang relevan. Pendekatan ini tidak hanya
peningkatan kinerja lingkungan, termasuk dalam aspek berfokus pada kepatuhan, tetapi juga pada optimalisasi
efisiensi energi, pengurangan limbah, dan pengelolaan penggunaan sumber daya dan pengurangan limbah
sumber daya secara bertanggung jawab. sebagai bagian dari komitmen peningkatan berkelanjutan
(continuous improvement).
Inisiatif ini mencerminkan komitmen jangka panjang Avian
Brands dalam menjaga keseimbangan antara keberlanjutan
bisnis dan kelestarian lingkungan hidup. Hal ini dituangkan
86 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 87
Page 46
Kinerja Pilar Lingkungan PT Avia Avian Tbk
Proses Produksi Berkelanjutan
Selama tahun 2025, Avian Brands berhasil merealisasikan Arah Strategis dan Peluang Keberlanjutan
berbagai inisiatif efisiensi kemasan, di antaranya:
• Mengurangi berat kemasan kaleng metal sebesar Avian Brands memandang pengelolaan material bukan
10,57%; sekadar pemenuhan regulasi, melainkan strategi bisnis
Avian Brands menyadari bahwa penggunaan material dalam Kebijakan ini juga tertuang dalam Manual ISO Integrated • Mengurangi berat kemasan plastik shrink film sebesar jangka panjang yang memperkuat daya saing. Hasil Risk &
proses produksi memiliki peran penting dalam menjaga (ISO 9001, 14001, 45001, 50001), khususnya pada Klausul 36,47%; Opportunity Assessment menunjukkan sejumlah peluang
keseimbangan antara kualitas produk, efisiensi operasional, 8 Operasi, yang mengatur pengendalian operasional bahan • Mengubah toxical material dan mengurangi berat yang mendukung keberlanjutan bisnis, antara lain:
dan tanggung jawab lingkungan. Sejalan dengan komitmen baku, mutu material, serta kepatuhan terhadap standar kemasan plastik pada shrink film produk Viplas yang 1. Pertumbuhan berkelanjutan melalui inovasi produk dan
keberlanjutan, Avian Brands menerapkan pendekatan lingkungan dan keselamatan. Melalui pendekatan ini, berkontribusi pada efisiensi kemasan sebesar 50%; perluasan jaringan distribusi nasional;
menyeluruh (holistic approach) dalam pengelolaan material Avian Brands berkomitmen untuk meminimalkan dampak • Mengeliminasi 100% material plasik pada ring segel 2. Ekspansi kapasitas produksi melalui pengoperasian
untuk memastikan setiap tahapan produksi berlangsung lingkungan di seluruh rantai pasok dan memastikan kemasan produk; pabrik baru di Serang dan pembangunan pabrik di
secara bertanggung jawab, efisien, dan ramah lingkungan. setiap material yang digunakan memiliki dampak minimal • Mengubah ukuran dan gramasi pada kemasan kardus Cirebon, guna memenuhi permintaan pasar yang
terhadap ekosistem maupun kesehatan manusia. produk Viplas yang berhasil mengefisiensikan 8,79%; meningkat;
Beberapa material yang digunakan dalam proses serta 3. Integrasi vertikal bahan baku (vertical raw material
manufaktur merupakan bahan kimia yang berpotensi • Mengurangi berat kemasan kertas produk dengan integration), yang memungkinkan Avian Brands
memberikan dampak negatif terhadap lingkungan apabila Proporsi Material dan Upaya Peningkatan efisiensi sebesar 41,67%. mengelola rantai pasok dari hulu ke hilir untuk
tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, Avian Brands Material Ramah Lingkungan memastikan kualitas, efisiensi, dan keberlanjutan
mengembangkan sistem pengelolaan material yang Secara keseluruhan, program ini menghasilkan efisiensi produksi. Sistem ini memperkuat ketahanan perusahaan
terintegrasi dengan Kebijakan Keberlanjutan Pilar Mutu Secara umum, material yang digunakan Avian Brands penggunaan kemasan sebesar 23,16 ton atau 85,67%, terhadap fluktuasi pasokan global dan mempercepat
Produk dan Lingkungan, yang memuat 2 komitmen utama, terbagi menjadi 2 kategori utama: dengan potensi penghematan biaya hingga Rp1,2 miliar. inovasi formulasi;
yaitu: • Material Terbarukan, seperti kalsium, bahan kemasan Langkah-langkah tersebut tidak hanya menekan limbah 4. Diversifikasi segmen pasar dengan memperluas lini
1. Mendorong penggunaan material terbarukan dan berbasis kertas atau karton, serta bahan dan aditif kemasan, tetapi juga memperkuat posisi Avian Brands bisnis proyek B2B dan komersial, termasuk kerja sama
bahan kimia ramah lingkungan; serta berbasis nabati. sebagai pelaku industri yang mengedepankan inovasi hijau dengan kontraktor, konsultan arsitek, dan sektor industri
2. Melakukan efisiensi bahan baku melalui pengawasan • Material Tak Terbarukan, seperti pelarut, pigmen, dan (green innovation). besar seperti pertambangan serta perkebunan; serta
dan inovasi desain produk di seluruh lini perusahaan. berbagai produk berbasis plastik. 5. Investasi berkelanjutan pada pengembangan SDM
dan inovasi produk hijau, mencakup cat low-VOC,
Inisiatif Daur Ulang Material dan Ekonomi heavy-metal-free, dan water-based, yang menjadi fondasi
Informasi mengenai penggunaan material dalam proses produksi cat diuraikan sebagai berikut: Sirkular bagi pertumbuhan usaha yang lebih bertanggung
jawab dan berdaya saing.
ton
Selain efisiensi, Avian Brands juga menerapkan prinsip
ekonomi sirkular melalui program penggunaan kembali Melalui berbagai langkah strategis tersebut, Avian Brands
limbah (reuse) dalam proses produksi. Salah satu inisiatif terus menegaskan komitmennya untuk mengintegrasikan
unggulan adalah pemanfaatan sludge cat berbasis air keberlanjutan ke dalam seluruh proses bisnis mulai
(water-based) dalam siklus produksi yang sama untuk dari pengadaan bahan baku hingga produk akhir yang
72.903,20
117.435,92
69.528,10
70.887,41
89.589,48
90.063,17
meminimalkan limbah B3. digunakan oleh konsumen. Pendekatan ini tidak hanya
mencerminkan tanggung jawab lingkungan, tetapi juga
Pada tahun 2025, Avian Brands berhasil mendaur ulang menjadi wujud nyata dari misi Avian Brands untuk “Memberi
sludge dan cat sisa proyek sebanyak 4.380,99 ton, meningkat Warna, Menjaga Kehidupan”.
60,41% dibandingkan tahun 2024, dengan rasio daur ulang
material sebesar 26,92 kg per ton produksi cat. Selain itu,
2023 2024 2025
program daur ulang solvent cuci pada produksi cat berbasis
Material Terbarukan Material Tak Terbarukan solvent juga menghasilkan 235,84 ton bahan baku daur
ulang, atau 8,58 kg per ton produksi cat berbasis solvent,
Avian Brands terus berupaya mengurangi ketergantungan terhadap material tak terbarukan dengan memperluas pemanfaatan yang berkontribusi pada penurunan pembuangan limbah
bahan ramah lingkungan. Hingga tahun 2025, sebanyak 56,60% material yang digunakan merupakan material terbarukan, B3 kepada pihak ketiga sebesar 3,32% dibandingkan tahun
meningkat dari 0,30% di tahun 2024 yang setara dengan 56,30% bahan ramah lingkungan. Peningkatan ini dicapai melalui sebelumnya.
strategi efisiensi, inovasi produk, serta optimalisasi proses produksi yang berorientasi pada prinsip reduce, reuse, dan recycle (3R).
Langkah-langkah ini memperlihatkan efektivitas penerapan
sistem closed-loop production, di mana limbah produksi
Program Efisiensi dan Inovasi Kemasan dimanfaatkan kembali menjadi bahan baku, sekaligus
mengurangi ketergantungan terhadap sumber material baru.
Sebagai bagian dari komitmen pengurangan dampak lingkungan, Avian Brands melaksanakan Program Efisiensi Kemasan,
yang berfokus pada pengurangan timbulan limbah dan optimalisasi penggunaan material. Upaya efisiensi dilakukan melalui:
• Pengurangan gramasi dan ukuran kemasan;
• Penggantian material dengan yang lebih ringan dan kuat; serta
• Pengurangan penggunaan kardus dan plastik.
88 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 89
Page 47
Kinerja Pilar Lingkungan PT Avia Avian Tbk
Efisiensi Energi
Seluruh inisiatif ini memperkuat posisi Avian Brands oleh Tim SMEn, dan hasilnya dilaporkan kepada Direksi
sebagai perusahaan manufaktur yang berorientasi pada untuk memastikan tindak lanjut perbaikan dilakukan secara
efisiensi energi dan inovasi lingkungan. Komitmen ini juga cepat dan tepat sasaran.
mendapatkan pengakuan eksternal melalui penghargaan
Silver Medal pada ajang Environmental & Social Innovation Melalui penerapan sistem manajemen energi yang kuat,
Avian Brands menyadari bahwa energi merupakan elemen sebanyak 38 unit atau 62,30% dari total alat berat
Awards 2025 yang diselenggarakan oleh SUCOFINDO, dalam digitalisasi pemantauan kinerja energi, serta serangkaian
vital dalam mendukung seluruh aktivitas operasional merupakan unit ramah lingkungan. Kami juga menerapkan
kategori Inovasi Lingkungan berkat program penurunan inovasi yang berfokus pada pengurangan konsumsi dan
perusahaan, mulai dari proses produksi, distribusi, upaya pengendalian emisi melalui forklift yang dilengkapi
emisi. emisi, Avian Brands menunjukkan langkah nyata menuju
hingga kegiatan perkantoran. Energi digunakan untuk dengan filter katalis pada sistem pembuangan gas
operasional manufaktur hijau yang efisien dan berkelanjutan.
menggerakkan mesin, peralatan, sistem utilitas, serta sehingga mengurangi emisi dari karbon monoksida
Sejak tahun 2022, Avian Brands telah memperoleh sertifikasi Ke depan, perusahaan akan terus memperluas penerapan
penerangan dan perangkat elektronik di kantor. Sumber dan nitrogen oksida. Selain itu, 100% forklift kami telah
ISO 50001:2018 untuk Sistem Manajemen Energi (“SMEn”), energi terbarukan dan memperkuat budaya efisiensi
energi utama yang digunakan perusahaan meliputi listrik, menggunakan bahan bakar solar B40, yaitu campuran
yang memastikan bahwa seluruh proses pengelolaan di seluruh lini bisnis, guna mendukung pencapaian target
Bahan Bakar Minyak (“BBM”), dan gas yang diperoleh dari bahan bakar diesel dengan 40% biodiesel (terbarukan).
energi dilakukan secara terstruktur dan berkesinambungan. dekarbonisasi dan keberlanjutan jangka panjang.
penyedia pihak ketiga. Seiring meningkatnya kesadaran Inisiatif ini merupakan implementasi komitmen perusahaan
Melalui sistem ini, perusahaan memantau konsumsi energi
terhadap keterbatasan sumber energi fosil dan dampaknya dalam mendukung penggunaan energi terbarukan dan
dan kinerja efisiensi secara berkala menggunakan indikator Adapun pedoman yang digunakan Avian Brands untuk
terhadap lingkungan, Avian Brands berkomitmen untuk pengurangan emisi karbon.
kinerja energi atau Energy Performance Indicators (“EnPIs”). menghitung total penggunaan energi mengacu pada
menggunakan energi secara efisien, bertanggung jawab,
Data penggunaan energi dikumpulkan secara real-time Pedoman Penyelenggaraan Inventarisasi Gas Rumah Kaca
dan secara bertahap beralih menuju sumber energi baru Efisiensi energi juga diwujudkan melalui pemanfaatan
melalui sistem digital terintegrasi “Avian Portal ESG”, yang Nasional Buku II – Volume 1: Metodologi Perhitungan
terbarukan yang lebih ramah lingkungan. atap fiber transparan di area produksi dan gudang untuk
memuat informasi terkini mengenai konsumsi listrik, gas, Tingkat Emisi Gas Rumah Kaca (Kegiatan Pengadaan dan
memaksimalkan pencahayaan alami pada siang hari, serta
dan bahan bakar, serta capaian efisiensi energi dari waktu Penggunaan Energi), yang selaras dengan praktik terbaik
Komitmen ini tertuang secara jelas dalam Kebijakan penggunaan lampu penerangan jalan berbasis tenaga
ke waktu. Evaluasi hasil pemantauan dilakukan setiap bulan internasional, seperti GHG Protocol dan ISO 50001:2018.
Keberlanjutan Pilar Mutu Produk dan Lingkungan, surya yang menggantikan sistem penerangan konvensional
khususnya pada poin kelima yang berbunyi: “Melakukan sepenuhnya. Inisiatif ini tidak hanya menekan konsumsi
upaya efisiensi energi serta memaksimalkan penggunaan listrik, tetapi juga memperkuat citra Avian Brands sebagai
energi baru terbarukan melalui pengawasan, penerapan, perusahaan yang konsisten dalam penerapan prinsip green Konservasi Energi dari Satuan Fisik ke TeraJoule (TJ)
dan mendorong kegiatan desain atau pengembangan di manufacturing.
seluruh lini perusahaan”. Prinsip ini menjadi landasan bagi
seluruh inisiatif efisiensi energi yang dijalankan Avian Brands Selain itu, re-layout gudang bahan baku dan gudang Penggunaan Energi (TJ) = Penggunaan Energi (satuan fisik) x Nilai Kalor (TJ/satuan fisik)
di setiap fasilitas produksi dan area operasional. produk jadi di pabrik Sidoarjo berhasil meningkatkan
efisiensi distribusi dan produktivitas proses muat. Hasil
Sumber: Pedoman Penyelenggaraan Inventarisasi Gas Rumah Kaca Nasional Buku II - Volume 1 Metodologi Perhitungan Tingkat Emisi Gas Rumah Kaca
Avian Brands telah melaksanakan berbagai inisiatif efisiensi implementasi ini menurunkan rata-rata manhours sebesar (Kegiatan Pengadaan dan Penggunaan Energi).
energi di seluruh fasilitasnya. Salah satu inovasi yang 11,52% dan menjadi salah satu proyek unggulan dalam
telah berhasil diterapkan adalah peningkatan efisiensi ajang Gugus Kendali Mutu (“GKM”) Plant Sidoarjo. Di sisi lain, Berdasarkan metodologi tersebut, informasi mengenai penggunaan energi Avian Brands pada seluruh aktivitas operasional
energi pada proses produksi pasta. Inovasi ini dilakukan re-engineering proses produksi resin juga memberikan diuraikan sebagai berikut:
melalui penyesuaian ukuran grinding media dan disk mixer, dampak signifikan terhadap efisiensi energi dengan
sehingga mampu menurunkan cycle time proses grinding menurunkan waktu siklus produksi dari 23,58 jam menjadi Konsumsi Energi di Dalam Organisasi
hingga 18,36%. Melalui optimalisasi ini, penggunaan energi 18,25 jam atau sekitar 22,60%, sekaligus meningkatkan
listrik berhasil dikurangi sebesar 29,90%, dari sebelumnya produktivitas resin solvent-based. Jenis Energi Satuan 2025 2024 2023
63.988,09 kWh menjadi 44.857,46 kWh. Selain itu, Avian
Brands berhasil menekan specific energy consumption dari Untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan
proses produksi pasta sebesar 23,34%, dari 219,02 kWh/ bakar solar, Avian Brands juga mengembangkan sistem Konsumsi Energi Tidak Terbarukan
ton menjadi 167,90 kWh/ton, tanpa mengurangi kualitas rail conveyor yang terhubung langsung antara pabrik Listrik* GJ 48.922,98 53.110,95 51.149,38
maupun kecepatan produksi. resin dan pabrik cat solvent-based. Inovasi ini berhasil BBM** GJ 2.871,91 2.857,66 3.405,69
menghemat 4.302 liter solar per tahun dan menurunkan
Gas*** GJ 39.554,03 43.495,72 43.561,14
Upaya lain yang dilakukan adalah reposisi jalur pipa emisi GRK sebesar 11,53 ton CO₂e per tahun. Keberhasilan
Total Konsumsi Energi
dan optimalisasi sistem kompresor udara, yang berhasil tersebut mendapat apresiasi berupa Penghargaan Utama Tidak Terbarukan
GJ 91.348,93 99.464,33 98.116,21
mengurangi konsumsi listrik sebesar 114.644,26 kWh/bulan, IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia 2022 dalam
Konsumsi Energi Terbarukan
setara dengan kontribusi pengurangan emisi gas rumah kategori Inovasi Internal.
kaca sebesar 99,74 tonCO2e. Upaya lain dilakukan pada Konsumsi energi listrik dari PLTA (dibeli) GJ 5.400,00 0,00 0,00
proses oven pencetakan kaleng cat, di mana penerapan Langkah lain yang dilakukan adalah modifikasi sistem Konsumsi solar panel (self generated)*** GJ 3.973,15 2.013,12 1.814,71
teknologi automatic change-over valve menurunkan pompa pada cooling tower, yang mampu menghemat Total Konsumsi Energi Terbarukan GJ 9.373,15 2.013,12 1.814,71
rasio konsumsi energi dari 0,44 menjadi 0,36 mmBTU/ton, energi sebesar 39,39% dan menghasilkan penghematan Total Penggunaan Energi Terbarukan
GJ 100.722,08 101.477,45 99.930,92
menunjukkan efisiensi energi yang signifikan. biaya operasional hingga Rp526,83 juta per tahun. Selain itu, dan Tidak Terbarukan
Avian Brands juga melakukan switching sistem insinerator
Sebagai bagian dari komitmen dekarbonisasi, Avian dan burner, yang meningkatkan efisiensi pembakaran serta * Penggunaan listrik pada lingkup AVIA (Pabrik Sidoarjo, Pabrik Serang, dan Kantor Pusat), TKTW, serta TKBI;
** Penggunaan Solar pada lingkup AVIA (Pabrik Sidoarjo dan Pabrik Serang); serta
Brands beralih menggunakan alat berat ramah lingkungan, menurunkan konsumsi energi gas di fasilitas produksi. *** Penggunaan gas dan solar panel pada lingkup AVIA (Pabrik Sidoarjo dan Pabrik Serang).
termasuk forklift bertenaga listrik. Hingga tahun 2025,
90 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 91
Page 48
Kinerja Pilar Lingkungan PT Avia Avian Tbk
Intensitas Energi 2025 2024 2023 Penggunaan Energi Terbarukan
GJ/Ton Produk GJ 0,14 0,17 0,18
kWh/Ton Produk GJ 38,21 47,20 49,74
9,31% 23,27% atau 8,16%
Konsumsi Energi Terbarukan 2.265,18 TonCO2e Penurunan Konsumsi Energi
Konsumsi Energi di Luar Organisasi
dari Total Penggunaan Energi Total Pengurangan Emisi Akibat Tidak Terbarukan
Penggunaan Energi Terbarukan
Avian Brands memahami bahwa tanggung jawab terhadap baku utama, distributor regional, dan penyedia jasa logistik Sebagai bagian dari komitmen Avian Brands dalam menerapkan praktik produksi berkelanjutan, perusahaan secara konsisten
pengelolaan energi tidak berhenti pada batas operasional pihak ketiga. Pendekatan kolaboratif ini memungkinkan berupaya mengurangi jejak karbon melalui peningkatan efisiensi energi dan percepatan transisi menuju penggunaan sumber
internal perusahaan semata. Sejalan dengan prinsip value perusahaan untuk mengidentifikasi area dengan konsumsi energi terbarukan. Sumber energi terbarukan Avian Brands diantaranya pemasangan panel surya dan penggunaan Renewable
chain sustainability, Avian Brands turut memantau dan energi tinggi dan mengembangkan strategi bersama guna Energy dengan bekerja sama dengan PLTA Cirata dan PLTA Saguling.
mengelola konsumsi energi yang terjadi di luar organisasi, menurunkan emisi tidak langsung yang timbul di sepanjang
yang secara langsung maupun tidak langsung berkontribusi rantai pasok. Selain pemanfaatan energi surya dan listrik berbasis REC, Avian Brands juga secara aktif melakukan pengendalian konsumsi energi
terhadap emisi Gas Rumah Kaca (“GRK”) Cakupan 3. tidak terbarukan, termasuk listrik konvensional, bahan bakar minyak (BBM), dan gas dari penyedia pihak ketiga. Pada tahun 2025,
Konsumsi energi di luar organisasi ini mencakup aktivitas Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Avian Brands total konsumsi energi tidak terbarukan tercatat menurun sebesar 8,16%, seiring dengan keberhasilan berbagai program efisiensi
transportasi dan distribusi, baik pada tahap hulu (upstream) secara aktif melakukan sosialisasi, pelatihan, dan audit energi yang diterapkan di seluruh lini operasional, serta didukung oleh peningkatan signifikan konsumsi energi terbarukan
yang mencakup Kategori 4: Distribusi dan Transportasi Hulu, keberlanjutan kepada para pemasok dan mitra distribusi. sebesar 365,60%.
dan tahap hilir (downstream) pada Kategori 9: Distribusi dan Melalui kegiatan ini, perusahaan mendorong penerapan
Transportasi Hilir. praktik efisiensi energi, penggunaan kendaraan hemat Avian Brands juga telah memperoleh Sertifikat Industri Hijau sebagai bentuk pengakuan atas penerapan sistem produksi yang
bahan bakar, serta peningkatan proporsi sumber energi efisien, ramah lingkungan, dan sesuai standar keberlanjutan industri nasional. Pencapaian ini memperkuat posisi Avian Brands
Sepanjang tahun 2025, total konsumsi energi di luar terbarukan dalam kegiatan transportasi dan logistik. sebagai pelaku industri cat yang berkomitmen terhadap energi bersih, inovasi hijau, dan pengurangan emisi karbon secara
organisasi Avian Brands tercatat sebesar 124.261,95 GJ, Sejumlah mitra transportasi Avian Brands juga telah berkelanjutan.
menunjukkan peningkatan/penurunan sebesar 4,27% berpartisipasi dalam inisiatif eco-driving program, yang
dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 119.167,55 GJ. Dari berfokus pada penghematan bahan bakar dan pengurangan
total tersebut, kategori transportasi dan distribusi hilir masih emisi karbon di sektor transportasi hilir.
menjadi penyumbang terbesar dengan nilai mencapai Panel Surya Energi Listrik Terbarukan
113.872,64 GJ atau sekitar 91,64% dari keseluruhan Selain itu, Avian Brands terus mengeksplorasi peluang
konsumsi energi di luar organisasi. Sementara itu, sisanya dekarbonisasi rantai pasok melalui penerapan sistem rute Pada tahun 2025, total penggunaan energi baru terbarukan Melanjutkan keberhasilan tersebut, pada tahun 2025
berasal dari aktivitas transportasi dan distribusi hulu, yang distribusi digital berbasis GPS dan telematics, yang membantu dari panel surya mencapai 3.973,15 GJ, meningkat sebesar Avian Brands memperkuat transisi menuju energi bersih
meliputi pengiriman bahan baku dari pemasok ke fasilitas mengoptimalkan rute pengiriman dan menekan konsumsi 97,36% dibandingkan tahun 2024, dan 495,88% dibandingkan dengan mulai bekerjasama dengan penyedia pembangkit
produksi Avian Brands. bahan bakar secara signifikan. Langkah ini tidak hanya dengan baseline tahun 2021 (666,77 GJ). Peningkatan ini energi terbarukan yaitu PLTA Cirata dan PLTA Saguling.
berdampak pada efisiensi energi, tetapi juga memperkuat utamanya didorong oleh program perluasan instalasi panel Pada tahun 2025, fasilitas produksi mortar telah
Perhitungan konsumsi energi di luar organisasi dilakukan integrasi data keberlanjutan lintas departemen dan mitra surya (solar panel) yang telah terealisasi sebanyak 33,33% menggunakan listrik terbarukan 100% dengan total
berdasarkan pendekatan GHG Protocol – Corporate Value eksternal. Komitmen Avian Brands terhadap pengelolaan di atap produksi dan gudang. Peningkatan penggunaan konsumsi sebesar 500 MWh. Sementara itu, fasilitas
Chain (Scope 3) Standard, serta mengacu pada pedoman IPCC konsumsi energi di luar organisasi merupakan bagian dari panel surya dibandingkan tahun 2024 berkontribusi pada produksi cat water-based di Plant Merapi menggunakan
Guidelines dan ISO 14064. Pendekatan ini digunakan agar strategi besar untuk menurunkan intensitas energi total dan pengurangan emisi GRK sebesar 959,89 ton CO₂e per tahun, listrik terbarukan yang bersumber dari PLTA Saguling
data yang dihasilkan dapat diintegrasikan dengan sistem memperluas dampak keberlanjutan di seluruh rantai nilai. yang setara dengan manfaat lingkungan dari penanaman sebesar 500 MWh, setara dengan 50,42% dari total konsumsi
inventarisasi emisi karbon perusahaan secara menyeluruh, Dengan pendekatan kolaboratif dan berbasis data, Avian 19.500 pohon akasia kurmis. Melihat kontribusi positif energi di plant tersebut. Pada fasilitas produksi cat di Plant
baik di tingkat operasional maupun rantai pasokan. Brands bertekad untuk menciptakan ekosistem industri cat energi terbarukan terhadap penurunan emisi, Avian Brands Bromo, konsumsi listrik terbarukan dari PLTA Saguling
yang lebih hijau, efisien, dan rendah karbon selaras dengan menargetkan instalasi energi terbarukan di area produksi juga mencapai 500 MWh, yang merepresentasikan 55,14%
Sejak tahun 2023, Avian Brands telah memulai program target nasional penurunan emisi GRK serta agenda transisi sebesar 40% pada tahun 2030. dari total konsumsi energi di plant tersebut. Penggunaan
pemetaan dan inventarisasi emisi Cakupan 3, dengan fokus energi Indonesia menuju Net Zero Emission 2060. energi listrik terbarukan ini menjadi tonggak penting bagi
utama pada aktivitas transportasi, distribusi, dan logistik. perusahaan dalam mencapai target jangka menengah untuk
Pada tahun 2025, upaya ini diperluas dengan melibatkan menurunkan 50% emisi pada tahun 2030 dan mendukung
lebih banyak mitra strategis, termasuk pemasok bahan Roadmap Net Zero Emission.
92 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 93
Page 49
Kinerja Pilar Lingkungan PT Avia Avian Tbk
Secara keseluruhan, implementasi panel surya dan energi intensitas energi per unit produk, dan mengelola basis
listrik terbarukan pada tahun 2025 meningkatkan proporsi data Energy Performance Indicator (“EnPI”) untuk keperluan Water Risk Filter Score Plant Serang
energi terbarukan sebesar 7,33% dan menghasilkan evaluasi serta peningkatan berkelanjutan.
Operational Risk Scores
pengurangan emisi sebesar 2.265,18 tonCO₂e. Capaian ini
menegaskan komitmen Avian Brands dalam mendorong Melalui strategi integratif yang melibatkan efisiensi energi
Basin Physical Risk 2,6
dekarbonisasi operasional melalui pemanfaatan energi lintas unit produksi, peningkatan kapasitas energi surya,
bersih secara bertahap. serta kerjasama dengan penyedia energi listrik terbarukan,
Avian Brands bertekad untuk terus meningkatkan proporsi
Seluruh proses pemantauan dan pengendalian penggunaan energi terbarukan dalam bauran energi perusahaan. Basin Regulatory Risk 1
energi terbarukan dilakukan secara digital melalui sistem Langkah ini merupakan bagian dari komitmen jangka
Portal Avian ESG, di bawah koordinasi Departemen QAS panjang Avian Brands dalam mendukung agenda transisi
dengan dukungan Tim Sistem Manajemen Energi (“SMEn”) energi nasional dan mewujudkan ekosistem industri yang
sebagai penanggung jawab teknis. Sistem ini secara lebih hijau, tangguh, dan berdaya saing global. Basin Reputational Risk 2,17
real-time merekam data konsumsi energi, memantau
WWF Water Risk Filter Levels
Penggunaan Air Very Low
(1,0-1,8)
Low
(1,8-2,6)
Medium
(2,6-3,4)
High
(3,4-4,2)
Very High
(4,2-5,0)
Sebagai bagian dari komitmen terhadap praktik operasional yang bertanggung jawab dan berkelanjutan, Avian Brands Pada tahun 2025, konsumsi air untuk kegiatan operasional pabrik dan domestik tercatat sebesar 186,11 megaliter, meningkat
memandang pengelolaan air sebagai aspek penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan serta efisiensi operasional. 35,31% dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh peningkatan aktivitas operasional pabrik,
Perusahaan secara konsisten mengimplementasikan berbagai program efisiensi air, inovasi konservasi, dan pemanfaatan termasuk kebutuhan utilitas, sistem pendingin, cleaning process, serta meningkatnya intensitas kegiatan produksi yang juga
kembali air limbah untuk memastikan setiap tetes air digunakan secara optimal. Upaya ini sejalan dengan prinsip reduce, reuse, tercatat naik sebesar 16,46%. Selain itu, peningkatan konsumsi air turut dipengaruhi oleh bertambahnya jumlah karyawan.
recycle dalam pengelolaan sumber daya alam.
Sejalan dengan hal tersebut, perusahaan secara paralel memperkuat strategi pengelolaan air melalui penerapan efisiensi
Sumber dan Penggunaan Air proses, pemanfaatan ulang air limbah terolah, serta pelaksanaan berbagai inisiatif konservasi air.
Avian Brands memperoleh pasokan air dari dua sumber utama, yaitu air tanah (sumur artesis) dan air dari pihak ketiga (PDAM).
Penggunaan air tanah di seluruh fasilitas produksi telah memperoleh izin resmi dari pemerintah daerah dan dilakukan sesuai Inisiatif Efisiensi dan Konservasi Air
dengan ketentuan lingkungan yang berlaku. Sementara itu, air dari pihak ketiga umumnya digunakan untuk keperluan
domestik dan operasional non-produksi. Avian Brands memastikan seluruh pengambilan air tanah dilakukan sesuai izin Untuk mendukung penggunaan air yang efisien dan berkelanjutan, Avian Brands menerapkan berbagai inisiatif konservasi air
pengambilan air baku yang dikeluarkan pemerintah daerah dan telah melalui analisis kelayakan lingkungan, sehingga tidak yang terintegrasi dalam kebijakan dan sistem manajemen lingkungan. Seluruh pemantauan dilakukan secara digital melalui
menimbulkan dampak negatif terhadap cadangan air tanah dan ekosistem setempat. Selain itu, Avian Brands secara berkala Portal Avian ESG dengan dukungan flowmeter di setiap titik pemakaian utama. Data pemakaian dan efisiensi air juga dilaporkan
meninjau risiko ketersediaan air di area operasional menggunakan platform Water Risk Filter dari World Wide Fund for Nature melalui Sertifikat Industri Hijau (SIH) yang diterbitkan oleh Kementerian Perindustrian RI sejak tahun 2022, serta penilaian PROPER
(WWF), yang menunjukkan lokasi pabrik berada pada kategori risiko rendah hingga sedang. Hal ini juga menunjukkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. Program efisiensi air yang telah dijalankan antara lain:
komitmen perusahaan untuk tidak melakukan pengambilan air tidak berada di wilayah risiko kelangkaan air yang tinggi.
1. Pemanfaatan Kembali Air Limbah Industri 3. Pengelolaan Limbah Cair Terintegrasi
Water Risk Filter Score Plant Sidoarjo Air bilasan hasil proses pembersihan dan sanitasi tangki Avian Brands mengoperasikan Sewage Treatment Plant
dimanfaatkan kembali sebagai bahan campuran dalam (STP) untuk mengolah limbah domestik dan Instalasi
Operational Risk Scores
proses produksi cat, tanpa mengurangi kualitas produk Pengolahan Air Limbah (IPAL) dengan teknologi
akhir. Pada tahun 2025, inisiatif ini berhasil menghemat filtrasi dan ozonisasi untuk air limbah industri. Proses
Basin Physical Risk 2,87 penggunaan air sebesar 682,50 megaliter, dengan rasio ini memastikan bahwa air limbah yang dilepaskan
penggunaan mencapai 5,05 L/ton produk water-based. ke lingkungan telah memenuhi baku mutu sesuai
2. Sistem Panen Air Hujan peraturan. Selama tahun 2025, tidak terdapat insiden
Upaya konservasi air yang dilakukan perusahaan ketidakpatuhan terhadap izin kualitas air maupun
Basin Regulatory Risk 1
adalah rainwater harvesting yang dirancang untuk pelanggaran baku mutu.
memanfaatkan air hujan untuk kegiatan non-produksi. 4. Penerapan Kran Sensor Hemat Air
Dalam satu tahun terakhir, program panen air hujan Sejak tahun 2020, seluruh fasilitas utama Avian Brands
Basin Reputational Risk 2,71 berhasil menghemat 2,36 megaliter air, setara dengan telah mengganti kran manual dengan kran sensor
efisiensi biaya sebesar 40,27 juta rupiah. Pemantauan otomatis. Teknologi ini mencegah pemborosan air akibat
dilakukan menggunakan flowmeter digital guna aliran yang tidak diawasi, dan berhasil mengurangi
WWF Water Risk Filter Levels
memastikan efektivitas sistem secara berkelanjutan. konsumsi air sekitar 0,98 megaliter setiap tahun di area
kerja dan fasilitas pendukung produksi.
Very Low Low Medium High Very High
(1,0-1,8) (1,8-2,6) (2,6-3,4) (3,4-4,2) (4,2-5,0)
94 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 95
Page 50
Kinerja Pilar Lingkungan PT Avia Avian Tbk
5. Penggunaan Chamber Wash untuk Proses Pencucian Sepanjang tahun 2025, Avian Brands telah berhasil Hasil pengujian laboratorium tersebut dilaporkan secara
Avian Brands mengembangkan chamber wash, alat bantu pencucian pompa dan selang packing yang mampu menghemat memastikan bahwa seluruh limbah cair yang dihasilkan rutin melalui Sistem Informasi Pelaporan Elektronik
air serta meningkatkan efektivitas pembersihan. Inovasi ini menggantikan metode manual yang sebelumnya menyebabkan dari kegiatan operasional telah memenuhi baku mutu Lingkungan Hidup (SIMPEL) yang dikelola oleh Kementerian
pemborosan air dalam jumlah besar. lingkungan sebagaimana ditetapkan dalam regulasi nasional Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Pelaporan
6. Optimalisasi Proses Tinting Cat dengan Teknologi Digital dan daerah. Pengelolaan air limbah industri mengacu pada ini menjadi bentuk transparansi dan akuntabilitas
Melalui sistem Datacolor Match Pigment (DMP), proses pencampuran warna dilakukan dengan presisi tinggi untuk Peraturan Gubernur Jawa Timur No. 52 Tahun 2014 tentang Avian Brands dalam memastikan kepatuhan terhadap
meminimalkan percobaan warna dan mengurangi kebutuhan air pencucian. Langkah ini secara langsung menurunkan Baku Mutu Air Limbah Industri Cat dan Tinta, serta Peraturan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta
volume air yang digunakan dalam proses tinting. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik tanggung jawab lingkungan di seluruh fasilitas produksinya.
7. Program Zero Spill Water Control Indonesia No. P.68/Menlhk/Setjen/Kum.1/8/2016 tentang
Untuk mencegah kehilangan air akibat tumpahan, Avian Brands menambahkan stik pelampung otomatis pada sistem Baku Mutu Air Limbah Domestik. Data penggunaan air dan Kepatuhan Avian Brands terhadap standar pengelolaan
pengisian bak air bahan baku. Inisiatif ini terbukti efektif dalam mengendalikan volume air yang digunakan, sekaligus efisiensi yang dicapai juga secara transparan dilaporkan air limbah yang ketat telah mendapatkan pengakuan
menekan biaya operasional air bersih. melalui Sertifikat Industri Hijau (SIH) yang diterbitkan oleh pemerintah melalui perolehan PROPER Peringkat
Kementerian Perindustrian Republik Indonesia sejak 2022. Hijau selama empat tahun berturut-turut (2022–2025).
Pencapaian ini tidak hanya menunjukkan keberhasilan
Penggunaan Air Untuk menjamin kualitas dan keandalan hasil pemantauan, perusahaan dalam menjaga kinerja lingkungan, tetapi
seluruh uji analisis terhadap air limbah dilakukan oleh juga mencerminkan implementasi sistem pengelolaan air
Megaliter laboratorium yang telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi limbah yang efektif, efisien, dan berorientasi pada perbaikan
Nasional (KAN). Proses pengujian dilakukan secara berkelanjutan.
2025 186,11 berkala menggunakan metode yang telah distandarisasi,
memastikan bahwa seluruh parameter kualitas air, seperti Ke depan, Avian Brands akan terus melakukan pemantauan
pH, BOD, COD, TSS, minyak dan lemak, serta logam dan evaluasi berkala terhadap kualitas air limbah melalui
berat berada di bawah ambang batas baku mutu yang sistem digital Portal Avian ESG, yang terintegrasi dengan
Year
2024 137,54
dipersyaratkan. data pemantauan di lapangan. Langkah ini bertujuan
memastikan bahwa setiap proses produksi berjalan sejalan
dengan prinsip keberlanjutan lingkungan, serta mendukung
2023 137,77 upaya nasional dalam menjaga kualitas air dan ekosistem
perairan.
0.00 50.00 100.00 150.00 200.00
Pelepasan air ke badan air/air limbah (Megaliter) 2025 2024 2023 Pengelolaan Emisi
Perubahan iklim global yang ditandai dengan peningkatan suhu rata-rata bumi menjadi tantangan besar bagi keberlanjutan
Domestik 5,35 4,68 3,71
kehidupan. Peningkatan emisi Gas Rumah Kaca (“GRK“) yang sebagian besar bersumber dari aktivitas manusia seperti
konsumsi energi fosil, proses industri, dan pengelolaan limbah mendorong perlunya aksi nyata dari seluruh sektor, termasuk
Industri 0,27 0,26 0,20
industri manufaktur.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan nasional, Avian Brands berkomitmen mendukung implementasi Peraturan
Rasio Daur Pakai Air Limbah Industri (Liter/Ton Produk Water-Based) Presiden No. 98 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon (NEK), yang bertujuan untuk mempercepat
pencapaian target Net Zero Emission (NZE) nasional tahun 2060 atau lebih cepat. Komitmen ini diinternalisasi dalam Roadmap
ESG Avian Brands, di mana perusahaan menargetkan:
• Penurunan emisi GRK Cakupan 1 & 2 sebesar 50% pada tahun 2030, dibanding baseline tahun 2021; serta
2025 2024 2023 • Pencapaian Net Zero Emission pada tahun 2050 dengan pengurangan emisi lebih dari 95% melalui transformasi operasional
berkelanjutan dan inisiatif offset karbon.
5,05
Strategi Pengurangan Emisi Cakupan 1 (Emisi Langsung)
4,86 5,06 Emisi Cakupan 1 berasal dari penggunaan bahan bakar fosil dalam kegiatan operasional. Avian Brands mengimplementasikan
strategi pengurangan emisi melalui 4 pendekatan utama:
1. Efisiensi Energi Operasional
Informasi lebih lanjut mengenai pengambilan air, pembuangan air, konsumsi air, dan penggunaan kembali efluen tercantum • Pemasangan roof panel transparan di fasilitas produksi dan gudang untuk memanfaatkan
pada tabel ESG Performance Data. cahaya alami;
• Penggunaan solar street lighting di area pabrik; serta
• Penggantian sistem transportasi material antar unit menjadi sistem piping transfer tertutup.
96 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 97
Page 51
Kinerja Pilar Lingkungan PT Avia Avian Tbk
2. Optimalisasi Proses Produksi Informasi mengenai emisi gas rumah kaca yang dihasilkan disajikan pada tabel berikut:
• Re-layout gudang bahan baku dan bahan jadi untuk menekan kebutuhan forklift;
• Re-engineering proses di Pabrik Resin untuk menghemat energi; serta
• Penggunaan rail conveyor menggantikan kendaraan operasional antarbangunan.
Emisi Gas Rumah Kaca yang Dihasilkan
3. Teknologi Rendah Emisi
• Konversi forklift diesel menjadi forklift listrik;
GHG
• Optimalisasi burner dan incinerator agar lebih efisien; serta
• Modifikasi sistem cooling tower pump untuk menekan konsumsi energi.
4. Program Carbon Offset
Avian Brands melaksanakan program penanaman pohon di area pabrik dan kawasan konservasi (lereng Gunung Arjuno
dan TKTW), serta penanaman mangrove di Pantai Martajasah, Bangkalan sebagai bagian dari inisiatif penyerapan karbon
alami serta komitmen dalam program biodiversitas.
Hydrifiuo
Rocarbons
Strategi Pengurangan Emisi Cakupan 2 (Konsumsi Energi Tidak Langsung) (HFC2)
Perfluoro Sulphur
Carbon Nitrous Oxide
1. Transisi Energi Terbarukan Carbons Hexafluoride
Dioxide (CO2) (N2O)
• Pemanfaatan panel surya (solar panel) di fasilitas produksi dan kantor pusat; serta (PFC5) (SF2)
• Pengadaan Renewable Energy Certificate (“ REC “) untuk memastikan pasokan listrik berasal dari energi bersih.
2. Efisiensi Penggunaan Listrik Methane (CH2)
• Penggantian seluruh sistem penerangan dengan lampu LED hemat energi; serta
• Implementasi smart energy monitoring system berbasis digital untuk pemantauan real-time.
Pemantauan dan Capaian Penurunan Emisi
Avian Brands menetapkan tahun 2021 sebagai baseline emisi GRK, sejalan dengan penerapan sistem digitalisasi Avian Portal
ESG yang memungkinkan pemantauan dan analisis intensitas emisi secara terintegrasi. 1 2 3
Penghitungan emisi dilakukan mengacu pada standar GHG Protocol, ISO 14064, dan pedoman IPCC (Intergovernmental Panel
on Climate Change). Pendekatan ini memastikan bahwa seluruh pengukuran dan pelaporan emisi gas rumah kaca dilakukan SCOPE 1 SCOPE 2 SCOPE 3
dengan standar metodologi yang akurat, konsisten, dan dapat diaudit secara ilmiah.
• Capaian 2025: Penurunan emisi Cakupan 1 & 2 sebesar 27,26% atau setara 3.649,40 tonCO₂e dibandingkan baseline 2021 DIRECT EMISSIONS INDIRECT EMISSIONS All Other INDIRECT EMISSIONS
From Owned or Controlled Source From the generation of purchased That Occur in A Company’s Value
(13.385,60 tonCO₂e).
energy consumed by the reporting Chain
company
Pengelolaan Emisi Cakupan 3 (Rantai Nilai)
REPORTING COMPANY REPORTING COMPANY DOWNSTREAM ACTIVITIES
Avian Brands mulai menginventarisasi emisi Cakupan 3 yang meliputi:
• Kategori 4: Transportasi dan distribusi hulu
Perhitungan emisi Cakupan 3 Kategori 4 (Upstream Transportation and Distribution) dilakukan berdasarkan data aktivitas
logistik dari mitra pemasok dan mitra distribusi, yang mencakup jenis transportasi, jenis bahan bakar, jarak tempuh, dan Upstream Downstream
Stationary Mobile Purchased
frekuensi pengiriman. Jenis emisi gas yang tercakup dalam perhitungan gas rumah kaca yaitu TonCO2 ekuivalen. Combustion Combustion Electricity
Trasnsportation Transportation
and Distribution and Distribution
• Kategori 9: Transportasi dan distribusi hilir
Perhitungan emisi Cakupan 3 Kategori 9 (Downstream Transportation and Distribution), dihitung dari emisi aktivitas
distribusi produk ke toko menggunakan data konsumsi solar, jarak tempuh, dan frekuensi pengiriman. Jenis emisi gas
yang tercakup dalam perhitungan gas rumah kaca yaitu TonCO2 ekuivalen.
• Kategori 11: Penggunaan produk terjual (Use of Sold Products) Use of Sold
Product
Perhitungan Cakupan 3 Kategori 11 (Use of Sold Products), Avian Brands menghitung emisi yang dihasilkan dari penggunaan
produk cat oleh konsumen, khususnya emisi Non-Methane Volatile Organic Compounds (NMVOC) yang dilepaskan selama
proses aplikasi pengecatan.
Upaya pengurangannya dilakukan melalui program Sustainable Procurement, termasuk audit pemasok dan penerapan kriteria
keberlanjutan. Hasil penilaian 2025 menunjukkan:
• 47 pemasok bahan baku lokal memenuhi 65,76% aspek keberlanjutan;
• 57 pemasok impor memenuhi 86,28% aspek keberlanjutan; serta
• 27 pemasok bahan kemas memenuhi 65,66% aspek keberlanjutan.
98 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 99
Page 52
Kinerja Pilar Lingkungan PT Avia Avian Tbk
2025 2024 2023
Emisi Udara Nitrogen Oksida (NOx),
Intensitas Emisi Gas Rumah Kaca 17,21
KgCO2e/Ton
23,26
KgCO2e/Ton
24,45
KgCO2e/Ton
Sulfur Oksida (SOx), dan Emisi Udara
Signifikan Lainnya
Cakupan 1 dan 2
Produk Produk Produk
2025 2024 2023
Sebagai perusahaan manufaktur yang beroperasi di sektor kimia, Avian Brands menyadari bahwa proses produksi cat dan
Intensitas Emisi Gas Rumah Kaca
Cakupan 1 dan 2 Dibandingkan 0,0012 0,0015 0,0016 pelapis berpotensi menghasilkan emisi udara konvensional, seperti Nitrogen Oksida (NOx), Sulfur Oksida (SOx), serta partikulat
KgCO2e/Rp KgCO2e/Rp KgCO2e/Rp dan senyawa organik volatil lainnya (Volatile Organic Compounds/”VOC”). Emisi-emisi ini, apabila tidak dikelola dengan baik,
dengan Pendapatan
dapat berdampak negatif terhadap kualitas udara, kesehatan masyarakat, dan keseimbangan ekosistem.
Sebagai bentuk tanggung jawab lingkungan, Avian Brands menerapkan sistem pengelolaan emisi udara yang sejalan
Informasi lebih lengkap mengenai data pengelolaan emisi Cakupan 1, 2, dan 3 dijelaskan pada tabel ESG Performance Data. dengan ketentuan baku mutu emisi industri, sebagaimana diatur dalam Peraturan Gubernur Jawa Timur No. 10 Tahun 2009
Lampiran I.X.
Pemantauan dan Evaluasi Berkelanjutan Untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi tersebut, Avian Brands melakukan langkah-langkah strategis berikut:
1. Penerapan sistem ventilasi dan filtrasi udara di area produksi untuk menangkap debu serta menekan emisi gas buang dari
Pemantauan emisi mencakup seluruh fasilitas operasional utama (Sidoarjo dan Serang), dengan jenis gas yang dihitung: proses pembakaran;
CO₂, CH₄, dan N₂O. Data emisi dikumpulkan bulanan melalui sistem Avian Portal ESG dan Energy Performance Indicator 2. Pemeliharaan rutin peralatan produksi dan pembakaran, guna menjamin efisiensi proses serta mencegah peningkatan
(“EnPI”), untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Dengan strategi ini, Avian Brands memperkuat posisinya kadar NOx dan SOx akibat pembakaran tidak sempurna;
sebagai industri cat dan pelapis yang berkomitmen terhadap pengelolaan karbon berkelanjutan, sejalan dengan visi menuju 3. Penggunaan bahan bakar dan pelarut rendah sulfur serta rendah volatilitas, untuk mengurangi emisi langsung dari proses
Net Zero Emission 2050 dan kontribusi terhadap mitigasi perubahan iklim global. produksi; serta
4. Pemantauan emisi berkala yang dilakukan oleh laboratorium terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (”KAN”) sesuai
standar SNI ISO/IEC 17025, guna memastikan keakuratan dan validitas hasil uji.
Emisi Zat Perusak Ozon Hasil pemantauan dalam kurun waktu 3 tahun terakhir diuraikan sebagai berikut:
Lapisan ozon memiliki peran vital dalam melindungi Untuk meminimalkan dampak lingkungan, Avian Brands
Baku Mutu
kehidupan di bumi dari paparan radiasi Ultraviolet (“UV”) telah menerapkan kebijakan substitusi bahan dan teknologi Parameter Satuan 2025 2024 2023
Pemerintah
yang berbahaya. Namun, aktivitas manusia yang melibatkan pendingin yang ramah ozon, antara lain:
penggunaan Bahan Perusak Ozon (“BPO”) seperti refrigeran 1. Mengganti seluruh unit pendingin ruangan dengan NOx mg/Nm3 650 31 4 10
dan gas propelan telah menimbulkan ancaman serius tipe R-410A yang bebas klorin dan memiliki Potensi SOx mg/Nm3 150 38 25 44
terhadap keseimbangan atmosfer. Kerusakan lapisan ozon Perusakan Ozon (“ODP”) sebesar nol;
* Nilai baku mutu disesuaikan berdasarkan Peraturan Gubernur Jawa Timur No. 10 Tahun 2009 Lampiran I.X.
dapat mempercepat pemanasan global, menurunkan 2. Menggunakan APAR berbahan non-CFC dan non-Halon,
kualitas air, serta berdampak negatif terhadap kesehatan sehingga tidak menghasilkan emisi yang berkontribusi Hasil pemantauan emisi tahun 2025 menunjukkan bahwa kadar NOx dan SOx di fasilitas produksi Avian Brands telah berada
manusia dan keanekaragaman hayati. terhadap pengikisan lapisan ozon; serta di bawah ambang batas baku mutu lingkungan yang ditetapkan pemerintah, dengan hasil pengujian menunjukkan tingkat
3. Melakukan pengawasan berkala terhadap refrigeran emisi yang aman dan terkendali. Temuan ini menjadi bukti nyata efektivitas penerapan sistem manajemen lingkungan yang
Menyadari hal tersebut, Avian Brands berkomitmen untuk di seluruh fasilitas guna mencegah kebocoran dan berkelanjutan di seluruh lini operasional perusahaan.
turut mendukung agenda global perlindungan ozon memastikan pengelolaan limbah refrigerant dilakukan
sebagaimana diamanatkan dalam Protokol Montreal dan sesuai prosedur ramah lingkungan. Selain memenuhi regulasi, Avian Brands juga berkomitmen untuk melakukan perbaikan berkelanjutan (continuous
peraturan nasional seperti Peraturan Menteri Lingkungan improvement) melalui:
Hidup dan Kehutanan No. P.73/MENLHK/SETJEN/ Sementara itu, hasil evaluasi terhadap seluruh kegiatan • Evaluasi rutin atas data pemantauan emisi untuk mengidentifikasi tren peningkatan atau penurunan;
KUM.1/12/2019 tentang Pengendalian Bahan Perusak Ozon. produksi menunjukkan tidak adanya penggunaan atau • Penggunaan teknologi efisiensi energi dan sistem pembakaran bersih (clean combustion system); serta
pelepasan BPO dalam proses manufaktur produk Avian • Integrasi hasil pemantauan ke dalam sistem Avian Portal ESG, sebagai bagian dari transparansi data dan pengambilan
Sebagai wujud tanggung jawab lingkungan, Avian Brands Brands. Hal ini menegaskan bahwa seluruh proses produksi keputusan berbasis bukti (data-driven decision-making).
telah melakukan inventarisasi menyeluruh terhadap potensi telah memenuhi standar lingkungan yang berlaku serta
penggunaan BPO di seluruh fasilitas operasional, baik di sejalan dengan prinsip produksi bersih (clean production). Melalui pendekatan ini, Avian Brands tidak hanya berupaya memenuhi standar kepatuhan lingkungan, tetapi juga berkontribusi
area pabrik maupun perkantoran. Berdasarkan hasil analisis, aktif dalam menjaga kualitas udara, mengurangi dampak perubahan iklim, dan mewujudkan praktik industri cat yang rendah
ditemukan bahwa potensi penggunaan BPO hanya terbatas Melalui langkah-langkah preventif ini, Avian Brands emisi dan berkelanjutan.
pada peralatan pendukung operasional, yaitu sistem berupaya tidak hanya mematuhi peraturan lingkungan
pendingin ruangan (air conditioner) dan Alat Pemadam Api hidup, tetapi juga berkontribusi aktif dalam menjaga
Ringan (“APAR”). keseimbangan atmosfer dan memperkuat ketahanan
iklim global. Komitmen ini merupakan bagian integral dari
strategi keberlanjutan perusahaan untuk terus mengadopsi
teknologi rendah emisi dan praktik ramah lingkungan
di seluruh rantai operasional.
100 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 101
Page 53
Kinerja Pilar Lingkungan PT Avia Avian Tbk
GHG Management Budget Plan
Sebagai penguatan tata kelola lingkungan, Avian Brands 2. Reuse Solvent Cuci
juga menerapkan pendekatan Life Cycle Assessment (LCA) Limbah solvent cuci dari proses pembersihan tangki
untuk mengidentifikasi dan meminimalkan dampak digunakan kembali sebagai campuran bahan baku
lingkungan pada seluruh siklus hidup produk, termasuk dalam produksi cat berbasis solvent.
Avian Brands telah menetapkan rencana pengelolaan Emisi Gas Rumah Kaca (“GRK”) yang terintegrasi dengan Roadmap ESG pada fase pasca produksi dan pengelolaan limbah. 3. Reuse Sludge
2030 dan target Net Zero. Perusahaan mengalokasikan anggaran khusus untuk inisiatif mitigasi emisi, yang meliputi: Pendekatan ini mendorong peningkatan efisiensi sumber Limbah sludge (limbah lumpur) cat water-based
1. Peningkatan efisiensi energi dan penggantian peralatan berintensitas energi tinggi, daya, pengurangan timbulan limbah, serta optimalisasi dimanfaatkan kembali untuk proses produksi cat water-
2. Perluasan kapasitas pembangkit listrik tenaga surya on-site, dan pemanfaatan kembali material secara bertanggung jawab. based dengan siklus yang sama.
3. Pemanfaatan tenaga listrik terbarukan melalui kerja sama dengan pembangkit PLTA. Alokasi anggaran dialokasikan dalam
bentuk CAPEX untuk investasi fasilitas dan OPEX untuk program monitoring & pemeliharaan. Limbah B3 yang tidak dapat dikelola secara internal,
Pengelolaan Limbah B3 diterapkan sistem pengumpulan, pemisahan, dan
Pelaksanaan dan pengawasan dilakukan oleh Tim Sistem Manajemen Energi (SMEn) bersama Departemen QAS, dengan penyerahan kepada mitra pengumpul, pengangkut,
dukungan langsung dari top manajemen. Untuk memastikan akurasi data, Avian Brands mengembangkan Portal Avian ESG Dalam pengelolaan limbah B3, Avian Brands menerapkan pengolah, dan pemanfaat yang memiliki izin resmi. Avian
yang memfasilitasi pemantauan real-time, pengumpulan data konsumsi energi, dan pelaporan emisi berdasarkan standar GHG berbagai strategi efisiensi dan pemanfaatan kembali melalui Brands mengelola kemasan B3 yang dikembalikan oleh
Protocol. KPI utama meliputi pengurangan tCO₂e per tahun dan intensitas energi (kWh/unit produk). Bukti dukungan anggaran prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R). Beberapa inisiatif distributor secara menyeluruh melalui kerja sama dengan
dan hasil pelaksanaan (kontrak PPA, invoice investasi, laporan monitoring Portal Avian ESG) disimpan untuk keperluan verifikasi internal untuk mengelola limbah B3 yang telah diterapkan pihak ketiga yang memiliki izin resmi sebagai transporter
eksternal dan penilaian EcoVadis. antara lain: dan pengelola limbah. Seluruh proses pengangkutan dan
1. Reuse Cat Sisa Proyek pengolahan dilakukan sesuai dengan ketentuan perizinan
Kami mengalokasikan budget khusus untuk pengembangan program-program yang mendukung pencapaian target emisi Cat sisa proyek yang dihasilkan akibat kerusakan dan sistem manifest limbah B3 yang berlaku. Selain itu,
GHG periode 2025-2030. Hingga akhir tahun 2025, alokasi budget GHG mencapai 4.213,94 miliar rupiah. kemasan, kesalahan pemesanan, atau faktor lainnya Avian Brands memanfaatkan sludge hasil proses produksi
disortir dan digunakan kembali. Cat yang memenuhi sebagai substitusi bahan baku dan sumber energi alternatif
Tahun OPEX (Juta Rupiah) CAPEX (Juta Rupiah) Total standar dimanfaatkan sebagai bahan baku alternatif melalui kerja sama dengan industri semen, serta pihak ketiga
atau diolah kembali menjadi produk dengan spesifikasi berlisensi lainnya. Pemanfaatan ini mendukung prinsip
2025 733,94 3.480,00 4.213,94 tertentu, sehingga tidak ada limbah cat sisa proyek yang ekonomi sirkular lintas industri. Inisiatif untuk mengelola
2026 880,73 4.176,00 5.056,73 terbuang. limbah B3 secara internal maupun eksternal menunjukkan
2027 1.056,88 5.011,20 6.068,08 bahwa Avian Brands telah mencapai zero waste to landfill
2028 1.268,26 6.013,44 7.281,70 untuk kategori limbah B3.
2029 1.521,91 7.216,13 8.738,04 Informasi mengenai timbulan limbah B3 serta pengelolaannya diuraikan pada tabel di bawah ini. Data pengelolaan limbah
2030 1.826,29 8.659,36 10.485,65 lebih lanjut dapat ditemukan pada ESG Performance Data.
Pengelolaan Limbah B3
Jenis Limbah Satuan 2025 2024 2023
Pengelolaan dan Pemanfaatan Limbah
Limbah B3 yang Dihasilkan
Padat Ton 753,03 723,45 868,98
Cair Ton 4.573,37 2.892,77 2.066,59
Kegiatan operasional Avian Brands menghasilkan berbagai jenis limbah, baik limbah padat maupun cair, yang dikategorikan Total Limbah B3 Ton 5.326,40 3.616,22 2.935,57
sebagai limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) serta limbah non-B3. Sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap Penggunaan Kembali Limbah B3
keberlanjutan, seluruh limbah tersebut dikelola secara bertanggung jawab untuk meminimalkan potensi dampak negatif Cat Sisa Proyek Ton 4.261,09 2.650,14 1.820,24
terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, kualitas tanah dan air, serta kondisi udara di sekitar wilayah operasional. Solvent Cuci Ton 235,84 151,19 166,27
Sludge Ton 119,90 80,95 62,29
Pengelolaan limbah Avian Brands dilakukan dengan mematuhi seluruh standar yang dipersyaratkan oleh peraturan perundang-
Total Penggunaan Kembali
undangan dan perizinan lingkungan yang berlaku. Melalui kepatuhan ini, Avian Brands memastikan bahwa seluruh limbah Ton 4.616,83 2.882,28 2.048,80
Limbah B3
diproses dan dibuang dalam batas baku mutu yang diizinkan. Pelaporan kinerja pengelolaan limbah juga dilakukan secara
Limbah B3 yang Diserahkan kepada Pihak Ketiga
rutin melalui program PROPER Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, serta melalui Sertifikat
Industri Hijau (SIH) dari Kementerian Perindustrian. Ini adalah bukti dan komitmen bahwa kinerja pengelolaan limbah telah Padat Ton 633,13 642,50 806,69
menaati peraturan yang berlaku dari Pemerintah. Cair Ton 76,44 91,44 80,08
Total Limbah B3 yang
Ton 709,57 733,94 886,77
Diserahkan kepada Pihak Ketiga
102 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 103
Page 54
Kinerja Pilar Lingkungan PT Avia Avian Tbk
Hasil dari upaya tersebut sangat positif, di mana selama tahun 2025, Avian Brands berhasil menghindari insiden tumpahan
yang melibatkan bahan kimia, minyak, bahan bakar, atau zat berbahaya lainnya. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa tidak
100%
Pengelolaan Limbah B3 oleh Pihak ada dampak negatif signifikan terkait dengan tumpahan dari aktivitas operasional Avian Brands.
Ketiga Bertanggung Jawab
Pengelolaan Sampah Sejenis Rumah Tangga
Sepanjang periode pelaporan, Avian Brands tidak menghasilkan limbah non-B3. Sampah yang dihasilkan dikategorikan
Keanekaragaman Hayati
sebagai sampah sejenis rumah tangga yang berasal dari aktivitas perkantoran, area kantin, fasilitas operasional, dan fasilitas
penunjang lainnya. Pengelolaan sampah sejenis rumah tangga dilakukan melalui pengelolaan eksternal dan internal.
Seluruh area operasional perusahaan tidak berada di dekat kawasan lindung, kawasan konservasi, atau wilayah dengan nilai
Pada pengelolaan secara eksternal, Avian Brands menjalin kerja sama dengan fasilitas pengelolaan sampah yaitu TPS 3R keanekaragaman hayati yang tinggi. Namun Avian Brands tetap menunjukkan komitmen melalui Kebijakan Keberlanjutan Pilar
Wadungasih Berseri berdasarkan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlaku. Lingkup dan perjanjian kerjasama ini mencakup Mutu Produk dan Lingkungan Poin 14 yaitu “Melakukan upaya perlindungan dan pelestarian keanekaragaman hayati”. Inisiatif
pengangkutan dan pengelolaan dengan pendekatan reduce, reuse, dan recycle (3R) di TPS 3R Wadungasih Berseri, sehingga yang dilakukan perusahaan adalah melalui penanaman pohon di wilayah konservasi lereng Gunung Arjuno, penanaman
Avian Brands tidak membuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sejalan dengan target perusahaan untuk mencapai mangrove di area pesisir, serta kegiatan penghijauan lingkungan perusahaan. Selain mendukung perlindungan ekosistem,
zero waste to landfill. program ini juga berkontribusi terhadap penyerapan emisi karbon sebagai bagian dari strategi mitigasi perubahan iklim
perusahaan.
Sedangkan, inisiatif pengelolaan secara internal dilakukan dengan pendekatan 3R di dalam TPS internal perusahaan.
Secara khusus, Avian Brands juga membentuk Tim Perlindungan Keanekaragaman Hayati, sebuah unit kerja khusus yang
berperan penting dalam pengelolaan seluruh aspek terkait pelestarian lingkungan hidup dan keanekaragaman hayati.
Total Sampah Sejenis Rumah Tangga yang Diolah Sepanjang Tahun 2025 Tanggung jawab tim perlindungan kehati mencakup pelaksanaan program sesuai kebijakan keberlanjutan, melakukan
pemantauan program, serta sebagai penghubung antara perusahaan dengan pihak eksternal, seperti komunitas petani lokal,
lembaga pengelola lingkungan, serta pemangku kepentingan lainnya.
Palet Kayu Bekas Sampah Plastik
Sistem pemantauan kegiatan penanaman pohon telah diintegrasikan melalui platform digital bernama “Portal Avian Digitalisasi
Reduce 1.084,41 ton Recycle 0,15 ton Tanaman”. Melalui sistem ini, perusahaan melalui tim perlindungan keanekaragaman hayati melakukan pemantauan real-time
(Repair Palet, Furniture Kreatif ) (Cikrak Inovatif, Pot Plastik ) terhadap berbagai jenis tanaman, lokasi penanaman, jumlah tanaman status pertumbuhan, serta informasi tanaman yang
menjelaskan nama latin dan potensi manfaat masing-masing tanaman.
Sampah Kertas Seragam Bekas
Recycle 0,34 ton Recycle 0,34 ton Penanaman Pohon di Wilayah Konservasi
(Crusher kertas untuk pengaman pengiriman Kain Majun Lereng Gunung Arjuno
barang, Kardus bekas untuk wadah
penyimpanan barang)
Program penanaman pohon di lereng Gunung Arjuno telah
Sampah Organik dilakukan sejak tahun 2022. Dalam pelaksanaan penanaman
pohon di wilayah konservasi melibatkan berbagai pihak
sejak tahap perencanaan.
Recycle 0,14 ton Recycle 3,85 ton
(Pupuk Cair Bio-Inokulum Plus) (Pupuk Padat)
Avian Brands memanfaatkan kembali sampah sejenis rumah tangga sebesar 1.089,23 ton menunjukkan peningkatan kinerja
dan kesungguhan perusahaan dalam mengurangi jejak lingkungan dari aktivitas operasional. Pencapaian ini sekaligus
menegaskan komitmen Avian Brands dalam melindungi lingkungan, mendukung ekonomi sirkular, serta menjaga kualitas
hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Informasi mengenai timbulan sampah sejenis rumah tangga serta pengelolaan lebih lanjut dapat ditemukan pada
ESG Performance Data.
Tumpahan Bahan Kimia, Minyak, Bahan Bakar, dan Zat Berbahaya Lainnya
Risiko tumpahan bahan kimia, minyak, bahan bakar, dan zat berbahaya lainnya dapat mengancam kualitas tanah, air, udara,
serta kesehatan manusia dan keanekaragaman hayati. Dalam menghadapi risiko ini, Avian Brands menerapkan kontrol dan
prosedur ketat untuk pengelolaan bahan berisiko tinggi secara efektif.
104 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 105
Page 55
Kinerja Pilar Lingkungan PT Avia Avian Tbk
Biaya Lingkungan Hidup
Program ini bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Penanaman Mangrove
Pasuruan sehingga dapat dijalankan sesuai kebijakan
pengelolaan hutan dan rencana rehabilitasi lingkungan di Selain penanaman di ekosistem darat, mulai tahun 2025
wilayah tersebut. Perusahaan juga melibatkan Lembaga Avian Brands juga memperluas inisiatif keanekaragaman
Pengelola Hutan Desa (“LPHD”), kelompok tani Desa Sebagai wujud komitmen terhadap keberlanjutan, Avian Brands mengalokasikan anggaran khusus untuk mendukung
hayati dengan penanaman mangrove di area pesisir Wisata
Jatiarjo, dan Kelompok Pengelola Kawasan Camping Ground pelaksanaan program pengelolaan lingkungan. Anggaran tersebut digunakan untuk kegiatan utama, seperti pengelolaan
Pantai Martajasah, Kabupaten Bangkalan. Sejumlah 6.000
Kampung Kopi Jatiarjo sebagai lembaga sosial masyarakat limbah, pemantauan emisi, serta inisiatif konservasi lingkungan. Pada tahun 2025, biaya lingkungan hidup yang dikeluarkan
bibit mangrove rhizophora sp, 100 bibit mangrove jenis
yang memahami karakteristik kawasan konservasi. Avian mencapai 1.098 juta rupiah. Peningkatan atau penurunan biaya pengelolaan lingkungan tidak selalu mencerminkan kinerja
sonneratia alba ditanam pada lahan seluas 2,7 hektar dengan
Brands juga telah mendapatkan piagam penghargaan lingkungan secara langsung. Avian Brands berfokus pada efektivitas program dan optimalisasi biaya, termasuk melalui efisiensi
melibatkan komunitas lokal yaitu Kelompok Tani Hutan
dari LPHD Desa Jatiarjo atas program penghijauan dan operasional dan penerapan praktik terbaik dalam pengelolaan lingkungan dan pengendalian emisi gas rumah kaca.
Aman Sentosa Lestari Desa Martajasah serta kerjasama
penanaman pohon di area konservasi lereng Gunung dengan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur dan Dinas
Arjuno. Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Bangkalan.
Hingga saat ini, total pohon yang ditanam mencapai lebih Penanaman mangrove ini diproyeksikan mampu menyerap
dari 15.000 pohon, dengan total luas wilayah penanaman karbon sebesar 287.751,00 ton CO₂e sepanjang siklus
sebesar 20,3 hektar. Jenis pohon yang ditanam dalam kegiatan
ini meliputi trembesi, akasia kurmis, beringin, dan alpukat.
pertumbuhannya, sekaligus berperan sebagai solusi
berbasis alam (nature-based solution) dalam upaya mitigasi
Pengaduan Masalah Lingkungan
Pohon-pohon ini dipilih karena memiliki potensi besar perubahan iklim. Selain kontribusinya terhadap penyerapan
dalam menyerap karbon dan memiliki daya tahan karbon, mangrove juga berfungsi penting dalam mencegah Avian Brands menyediakan mekanisme pengaduan bagi seluruh pemangku kepentingan yang terdampak atau berpotensi
terhadap kondisi tanah di daerah lereng, sehingga abrasi pantai, meningkatkan ketahanan wilayah pesisir, terdampak oleh permasalahan lingkungan yang timbul dari kegiatan operasional Perusahaan, termasuk namun tidak terbatas
dapat membantu meningkatkan stabilitas tanah serta menjaga keseimbangan kualitas air dan sedimen. pada aspek energi, emisi, air, limbah dan sampah, serta indikator lingkungan lainnya. Setiap pengaduan yang diterima akan
dan mencegah erosi. Inisiatif ini menjadikan area dicatat, diverifikasi, dan ditindaklanjuti secara profesional sesuai dengan prosedur yang berlaku. Dalam proses penanganannya,
konservasi lereng gunung arjuno sebagai carbon sink Dari perspektif keanekaragaman hayati, ekosistem Avian Brands mengedepankan komunikasi terbuka dan dialog konstruktif dengan pihak terkait, termasuk melalui koordinasi
alami dengan estimasi potensi serapan karbon sebesar mangrove merupakan habitat penting bagi berbagai spesies dengan masyarakat dan pemangku kepentingan setempat. Berdasarkan pencatatan Perusahaan, dalam tiga tahun terakhir
4.945,43 TonCO2e. Disamping itu, Avian Brands bersama fauna yaitu monyet ekor panjang (Macaca fascicularis), tidak terdapat pengaduan lingkungan yang bersifat material maupun signifikan.
kelompok tani Desa Jatiarjo terus melakukan pengawasan burung kuntul hitam (Egretta ardesiaca), burung kuntul
atas pertumbuhan pohon yang telah ditanam. Avian Brands putih (Egretta garzetta), dan burung layang-layang asia
melakukan upaya penyulaman terhadap pohon yang gagal (Hirundo rustica). Spesies pada ekosistem mangrove
tumbuh akibat faktor iklim maupun kondisi alam lainnya tersebut tercatat dalam IUCN Red List of Threatened Species,
yang menghambat pertumbuhan. sehingga keberadaan dan restorasi mangrove berkontribusi
pada upaya konservasi spesies dan perlindungan habitat
alami yang terdegradasi.
Program Penghijauan Lingkungan
Perusahaan
Selain penanaman di area konservasi, Avian Brands juga
menjalankan program penghijauan di ruang terbuka hijau
area pabrik dan distribusi (TKTW). Jenis pohon yang ditanam
meliputi tanaman hias, tanaman obat, dan tanaman buah.
Hingga akhir tahun 2025, perusahaan telah menanam
sebanyak 5.603 pohon di area pabrik dan distribusi yang
terdiri dari 147 jenis pohon. Program ini diperkirakan
menyumbang serapan karbon sebesar 413,18 ton CO₂e.
Informasi lebih detail mengenai program keanekaragaman
hayati dapat ditemukan pada Laporan Keanekaragaman
Hayati Avian Brands yang dapat diakses melalui website
resmi Avian Brands.
106 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 107
Page 56
PT Avia Avian Tbk PT Avia Avian Tbk Kinerja Pilar Sumber Daya Manusia & Komunitas Sekitar “Kami meyakini bahwa sumber daya manusia dan komunitas sekitar merupakan fondasi utama keberlanjutan Avian Brands. Oleh karena itu, perusahaan senantiasa mengedepankan pendekatan yang berpusat pada manusia dalam setiap kebijakan dan aktivitas operasional, dengan menjunjung tinggi nilai penghormatan terhadap martabat manusia, keadilan, keselamatan, dan kesejahteraan. Melalui pengelolaan SDM yang terstruktur, penguatan budaya kerja yang inklusif, pengembangan kompetensi berkelanjutan, serta penerapan sistem kesehatan dan keselamatan kerja yang komprehensif, Avian Brands berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang aman, adil, sehat, dan produktif bagi seluruh insan perusahaan. Pendekatan ini memastikan setiap individu memiliki ruang untuk tumbuh, berkembang, dan berkontribusi secara optimal dalam mendukung kinerja perusahaan. Seiring dengan itu, Avian Brands juga memperluas dampak keberlanjutan melalui pemberdayaan komunitas sekitar dan pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan yang terintegrasi. Melalui program CSR dan inisiatif ‘Avian Brands Peduli – Mewarnai Indonesia’, perusahaan hadir sebagai mitra pembangunan sosial yang aktif, memperkuat hubungan dengan masyarakat, serta menciptakan nilai bersama yang berkelanjutan. Dengan sinergi antara penguatan SDM internal dan kontribusi sosial eksternal, Avian Brands membangun ekosistem keberlanjutan yang inklusif, berkeadilan, dan berdampak nyata bagi kehidupan masyarakat.” 108 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 109
Page 57
Kinerja Pilar Sumber Daya
Manusia & Komunitas Sekitar
PT Avia Avian Tbk
Capaian Kinerja Utama Pilar Sumber Daya
Pemberdayaan dan Kemandirian Komunitas Sekitar
Manusia & Komunitas Sekitar 2025
Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR), Avian Brands berkomitmen untuk
berkontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional. Melalui berbagai program
community development yang dirancang berdasarkan prinsip ISO 26000: Guidance on Social Responsibility, kami berupaya
menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan dan memperkuat kemandirian masyarakat.
Fokus utama kegiatan pemberdayaan masyarakat meliputi pengembangan ekonomi lokal, pendidikan dan pelatihan
keterampilan, peningkatan kesehatan lingkungan, serta penyediaan infrastruktur dasar. Avian Brands juga terus
mengembangkan model kemitraan yang berorientasi pada pemberdayaan jangka panjang, bukan sekadar bantuan sesaat,
agar masyarakat sekitar dapat tumbuh bersama perusahaan secara berkelanjutan.
100% karyawan Avian Brands menerima program 264 total program CSR Avian Brands Peduli, meningkat
pengembangan kompetensi dengan total jam 26,14% dibandingkan tahun 2024 yang menjangkau
Pengelolaan Sumber Daya Manusia
mencapai 125.554,50 jam atau 13,46 jam per karyawan. 106 wilayah Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.
Merealisasikan 72 tema pelatihan terkait aspek Total Recordable Injury Rate (TRIR) karyawan di lokasi
keberlanjutan dengan total jam mencapai 3.989 jam pabrik Avian Brands menurun 1,23% dibandingkan Sumber Daya Manusia (“SDM“) merupakan elemen penting Avian Brands memiliki departemen khusus yang mengelola
dan diikuti oleh 1.686 karyawan. tahun 2024. bagi Avian Brands dalam mendukung keberlanjutan bisnis Sumber Daya Manusia yaitu Human Resource and General
dan pencapaian visi, misi, dan strategi perusahaan. Kebijakan Affair (“HRGA“) yang terdiri dari 2 fungsi utama, yaitu
Keberlanjutan dalam pilar Sosial, Ketenagakerjaan, dan People and Development & Recruitment yang berfokus
Nol kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia di lingkungan Avian Brands berhasil mencapai target kinerja K3: Zero Hak Asasi Manusia menjadi bukti keseriusan perusahaan pada pemenuhan kebutuhan tenaga kerja, manajemen
Avian Brands. Fatality, dan Zero Accident. untuk mendukung program-program terkait SDM. pengembangan talenta, dan pengembangan kompetensi,
Pendekatan pengelolaan SDM Avian Brands didasarkan serta Human Resource Operations (“HROps“) yang berperan
pada prinsip keadilan, inklusivitas, transparan, dan berbasis dalam administrasi ketenagakerjaan, sistem remunerasi,
meritokrasi serta memenuhi kepatuhan terhadap ketentuan serta kebutuhan operasional SDM.
Pilar Sumber Daya Manusia dan Komunitas Sekitar
ketenagakerjaan yang berlaku. Strategi Avian Brands
terhadap pengelolaan SDM berfokus pada penyediaan Pengelolaan SDM Avian Brands dilakukan secara profesional,
lingkungan kerja yang aman, nyaman, memotivasi, yang dibuktikan dengan sertifikat kompetensi yang relevan,
saling menghargai dan menghormati, sehingga mampu seperti BNSP Manajer Sumber Daya Manusia (Certified
Avian Brands meyakini bahwa keberlanjutan perusahaan kompetensi, merumuskan program pelatihan berbasis
mendorong potensi terbaik dari karyawan. Human Resource Manager/”CHRM”), Assessment Center
tidak hanya ditentukan oleh kinerja ekonomi dan inovasi kebutuhan, serta membangun sistem evaluasi kinerja yang
Assessor Certification (“ACAC”).
produk, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia objektif dan transparan.
(SDM) serta hubungan yang harmonis dengan komunitas
di sekitar wilayah operasional perusahaan. Kedua aspek ini Berbagai program pengembangan SDM dilaksanakan
menjadi fondasi penting dalam memastikan pertumbuhan secara terencana, mulai dari pelatihan teknis, HRGA
bisnis yang inklusif, beretika, dan berkelanjutan. pengembangan kepemimpinan, peningkatan keterampilan
digital, hingga penguatan budaya kerja berbasis kinerja
(performance-based culture). Melalui pendekatan ini, Avian
Sumber Daya Manusia yang Tangguh dan Brands memastikan setiap karyawan memiliki kesempatan
Kompeten yang setara untuk tumbuh bersama perusahaan dan POD & Recruitment HR Operations
memberikan kontribusi maksimal bagi kemajuan organisasi.
Avian Brands menempatkan pengelolaan SDM sebagai
prioritas strategis dalam mendukung pencapaian visi dan Selain pengembangan kompetensi, perusahaan juga
misi perusahaan. Kami berkomitmen untuk membangun menaruh perhatian besar terhadap kesejahteraan,
tenaga kerja yang kompeten, berintegritas, adaptif terhadap kesehatan, dan keselamatan kerja karyawan. Implementasi People Organization Personal Industrial HR Business
Culture Recruitment General Affair HRIS
Development Development Administration Relation Partner
perubahan, serta memiliki semangat inovasi tinggi. Sistem Manajemen K3 berbasis ISO 45001 diterapkan secara
konsisten untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman,
Setiap karyawan Avian Brands didorong untuk memiliki sehat, dan produktif. Avian Brands juga terus memperkuat
Avian Brands secara aktif melakukan evaluasi berkala terhadap seluruh program pengelolaan SDM. Evaluasi ini bertujuan
sertifikasi profesional sesuai keahlian di bidangnya sebagai budaya keselamatan melalui sosialisasi, pelatihan
bentuk pengakuan atas kompetensi dan keandalan mereka. berkala, serta kampanye internal yang dilakukan secara untuk memastikan bahwa setiap inisiatif dan kebijakan yang diterapkan selaras dengan praktik terbaik di industri sejenis
Upaya ini dilakukan melalui penyediaan berbagai program berkelanjutan di seluruh lini operasional. serta dapat mencapai target dan sasaran yang telah ditetapkan. Salah satu bentuk evaluasi yang dilakukan adalah mengkaji
pelatihan dan peningkatan kapasitas yang terstruktur dan ulang dokumen kebijakan maupun membuat SOP baru terkait pengelolaan SDM. Sepanjang tahun 2025, Avian Brands telah
berkesinambungan. Di sisi lain, penerapan prinsip kesetaraan, inklusivitas, dan melakukan penyusunan dan penelaahan atas efektivitas SOP untuk keseluruhan sebanyak 30 SOP, 19 standar, dan 23 form.
non-diskriminasi menjadi bagian integral dari kebijakan
Avian Brands memiliki Departemen People and Development ketenagakerjaan perusahaan. Kami menjamin kesempatan
(POD) yang secara khusus membidangi pengembangan yang setara bagi seluruh karyawan tanpa memandang gender,
talenta dan manajemen karir karyawan. Departemen ini usia, maupun latar belakang, serta memastikan terciptanya
berperan penting dalam merancang strategi pengembangan lingkungan kerja yang saling menghargai dan mendukung
keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance).
110 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 111
Page 58
Kinerja Pilar Sumber Daya
Manusia & Komunitas Sekitar
PT Avia Avian Tbk
Keberagaman dan Kesetaraan
Total Karyawan berdasarkan Gender dan Status Kerja**
2024 2023
Avian Brands menjunjung tinggi prinsip keberagaman dan kesetaraan dalam lingkungan kerja. Perusahaan berkomitmen Pria % Wanita % Pria % Wanita %
untuk memberikan kesempatan kerja yang adil dan perlakuan setara tanpa memandang gender, ras, agama, warna kulit, suku, Karyawan Purnawaktu 7.213 77,38 2.109 22,62 6.759 79,68 1.724 20,32
golongan, atau kondisi disabilitas. Komitmen ini juga mencakup upaya mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan Total 7.213 77,38 2.109 22,62 6.759 79,68 1.724 20,32
perempuan di seluruh tingkatan organisasi, termasuk pada level kepemimpinan dan posisi pengambilan keputusan.
Implementasi komitmen tersebut tercermin dalam kebijakan anti-diskriminasi yang tertuang dalam Etika Usaha dan Pedoman
Pria / % Wanita / %
Perilaku, serta diperkuat melalui kebijakan dan Standar Operasional Prosedur (“SOP“) Anti-Diskriminasi. Kebijakan ini berlaku
pada seluruh tahapan pengelolaan SDM, mulai dari proses rekrutmen, pengembangan kompetensi, penilaian kinerja, hingga
sistem karier dan pemberian hak-hak karyawan.
Penerapan prinsip keberagaman dan kesetaraan juga terlihat dalam komposisi tenaga kerja Avian Brands yang mencerminkan
variasi gender, usia, latar belakang pendidikan, dan peran di organisasi. Selain itu, Avian Brands memastikan lingkungan 7.160 / 76,74% 2025 2.170 / 23,26%
kerja yang inklusif melalui berbagai fasilitas pendukung seperti ruang laktasi, aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, serta Total 7.160 / 76,74% Total 2.170 / 23,26%
layanan kesehatan holistik yang dapat diakses seluruh karyawan.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, perusahaan secara tegas melarang segala bentuk diskriminasi, pelecehan, dan
perundungan (bullying) dalam bentuk apa pun. Avian Brands memegang prinsip bahwa keberagaman merupakan aset
penting dalam menciptakan budaya kerja yang saling menghormati, kolaboratif, dan inovatif, dimana setiap individu memiliki
kesempatan untuk berkontribusi dan berkembang secara optimal.
Informasi mengenai keberagaman dan kesetaraan melalui komposisi demografi karyawan diuraikan sebagai berikut: Total Karyawan berdasarkan Gender dan Jenjang Pendidikan
2024 2023
Demografi Karyawan
Pria % Wanita % Pria % Wanita %
Strata 2 19 54,29 16 45,71 20 63,33 12 36,67
Total Karyawan berdasarkan Gender dan Status Kepegawaian
Strata 1 1.241 64,30 689 35,70 1.229 67,10 601 32,90
2024 2023 Diploma (D3) 195 60,56 127 39,44 188 62,79 112 37,21
≤SMU dan Sederajat 5.758 81,82 1.279 18,18 5.321 84,19 999 15,81
Pria % Wanita % Pria % Wanita % Total 7.213 73,36 2.111 22,64 6.759 79,67 1.724 20,33
Karyawan Tetap 972 70,28 411 29,72 1.002 71,88 392 28,12
Karyawan Tidak Tetap 169 60,36 111 39,64 128 57,92 93 42,08
Pria / % Wanita / %
Alih Daya 6.072 79,28 1.587 20,72 5.629 81,96 1.239 18,04
Total 7.213 77,38 2.109 22,62 6.759 79,68 1.724 20,32
25 / 59,52% 17 / 40,48%
1.244 / 62,51% 746 / 37,49%
Pria / % Wanita / % 195 / 60,75% 126 / 39,25%
2025
5.696 / 81,64% 1.281 / 18,36%
Total 7.160 / 76,74% Total 2.170 / 23,26%
900 / 69,88% 388 / 30,12%
199 / 57,85% 2025 145 / 42,15%
6.061 / 78,73% 1.637 / 21,27%
Total 7.160 / 76,74% Total 2.170 / 23,26%
112 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 113
Page 59
Kinerja Pilar Sumber Daya
Manusia & Komunitas Sekitar
PT Avia Avian Tbk
Total Karyawan berdasarkan Gender dan Usia Total Jabatan Karyawan yang Dimiliki oleh Pria dan Wanita berdasarkan Usia di Tahun 2025
2024 2023 Level Jabatan*
Rentang Usia Entry-level Mid-level Senior-level Executive-level Total
Pria % Wanita % Pria % Wanita %
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
18–24 Tahun 1.143 71,35 459 28,65 1.109 75,34 363 24,66
18–24 Tahun 284 21 6 1 0 0 0 0 312
25–34 Tahun 3.709 76,49 1.140 23,51 3.428 78,80 922 21,20
25–34 Tahun 1.554 427 53 26 47 6 0 0 2.113
35–44 Tahun 1.840 81,92 406 18,08 1.744 83,05 356 16,95
35–44 Tahun 2.899 1.040 158 133 107 22 4 1 4.364
45–54 Tahun 460 82,44 98 17,56 430 84,48 79 15,52
45–54 Tahun 1.460 376 183 74 54 7 13 1 2.168
>55 Tahun 61 91,04 6 8,96 48 92,31 4 7,69
>55 Tahun 252 20 73 13 9 2 4 0 373
Total 7.213 77,38 2.109 22,62 6.759 79,68 1.724 20,32
Pria / % Wanita / % Implementasi Kesetaraan Gender
1.015 / 72,71% 381 / 27,29% Avian Brands berkomitmen bahwa prinsip keberagaman dan kesetaraan gender telah diterapkan dengan konsisten dalam
seluruh aspek pengelolaan SDM. Implementasi ini tidak hanya berlaku pada proses rekrutmen dan pengembangan kompetensi,
3.694 / 74,94% 1.235 / 59,52%
namun juga pada kesempatan promosi dan penempatan posisi strategis di seluruh jenjang organisasi.
1.882 / 81,19% 2025 436 / 18,81%
500 / 81,70% 112 / 18,39% Kesetaraan gender kami implementasikan untuk seluruh jenjang karyawan, mulai dari jenjang hingga karyawan pada peran
69 / 92,00% 6 / 8,00% kepemimpinan dan posisi pengambilan keputusan. Avian Brands berkomitmen untuk membuka ruang yang sama untuk
Total 7.160 / 76,74% Total 2.170 / 76,74% karyawan wanita untuk berkontribusi di level manajerial dan strategis melalui program pengembangan kepemimpinan,
kebijakan non-diskriminasi, dan sistem promosi berbasis kinerja serta kompetensi. Hingga akhir tahun 2025, keterwakilan
perempuan pada level Manajer dan Deputi Direktur di lingkup AVIA, TKTW, dan TKBI mencapai 38 orang atau 14,02% dari total
karyawan di level tersebut.
Total Karyawan berdasarkan Gender dan Jabatan
Keterlibatan Karyawan Wanita di Level Manajer dan Deputi Direktur
2024 2023
Pria % Wanita % Pria % Wanita %
Direksi / Executive-Level 5 83,33 1 16,67 5 83,33 1 16,67
Deputi Direktur / Executive-level 16 94,12 1 5,88 16 94,12 1 5,88 2025 2024 2023
Manajer / Senior-level 218 84,82 39 15,19 207 85,19 36 14,81
Supervisor / Mid-level 487 67,45 235 32,55 454 69,31 201 30,69
Staf / Entry-level 415 62,78 246 37,22 448 64,55 246 35,45
38 orang dari 271 40 Orang dari 37 Orang dari
Alih Daya / Entry-level 6.072 79,28 1.587 20,72 5.629 81,96 1.239 18,04
karyawan 274 Karyawan 260 Karyawan
Total 7.213 77,38 2.109 22,62 6.759 79,68 1.724 20,32
Pria / % Wanita / %
Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal
5 / 83,33% 1 / 16,67%
16 / 94,12% 1 / 5,88% Avian Brands berkomitmen untuk melibatkan pekerja dari masyarakat lokal dalam struktur organisasi. Ketentuan masyarakat
lokal yang dimaksud perusahaan adalah pekerja Warga Negara Indonesia (WNI), dan yang berasal dari wilayah operasi
217 / 85,43% 37 / 14,57%
2025 masing-masing unit bisnis. Hingga akhir periode pelaporan, sebanyak 90,18% karyawan merupakan tenaga kerja lokal.
473 / 65,69% 247 / 34,81% Sedangkan, proporsi manajemen senior yang merupakan tenaga kerja lokal yaitu 100%, sesuai ketentuan batasan. Hal ini
420 / 62,13% 256 / 37,87% mencerminkan upaya Avian Brands untuk memberdayakan sumber daya manusia lokal dan memperkuat hubungan dengan
6.029 / 78,74% 1.628 / 21,26% komunitas sekitar.
Total 7.160 / 76,74% Total 2.170 / 76,74%
Catatan:
* AVIA, TKTW, dan TKBI.
** Seluruh karyawan AVIA, TKTW, dan TKBI merupakan karyawan purnawaktu sehingga tidak memiliki karyawan paruh waktu.
114 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 115
Page 60
Kinerja Pilar Sumber Daya
Manusia & Komunitas Sekitar
PT Avia Avian Tbk
Informasi mengenai pelibatan tenaga kerja lokal dalam kegiatan operasional Avian Brands diuraikan sebagai berikut: Rekrutmen Karyawan Tetap berdasarkan Gender 2024* 2023*
Uraian Satuan 2025 2024 2023 Total % Total %
Total Tenaga Kerja Lokal Orang 8.414 8.387 7.577 Pria 135 65,53 167 67,89
Total Karyawan Orang 9.330 9.316 8.477 2025 Wanita 71 34,47 79 32,11
Persentase Tenaga Kerja Lokal % 90.18 90,03 89,38 Total Total 206 100,00 246 100,00
106
Proporsi manajemen senior yang merupakan tenaga kerja lokal % 100% 100% 100%
100,00%
Catatan:
* AVIA, TKTW, dan TKBI.
79 / 74,53% 27 / 25,47%
Rekrutmen dan Perputaran Karyawan Rekrutmen Karyawan Tetap berdasarkan Wilayah Operasional
Sejalan dengan penerapan prinsip keberagaman dan kebutuhan tenaga kerja yang selaras dengan percepatan AVIA 2024* 2023*
kesetaraan, Avian Brands telah menjalankan seluruh proses organisasi. Dengan merekrut dari luar, Avian Brands dapat
rekrutmen secara transparan dan bebas dari diskriminasi, menghadirkan talenta baru yang sesuai dengan kebutuhan 13 / 12,26% 20 / 18,87%
Total % Total %
serta tidak ada praktik rekrutmen fee atau kriteria gender dan standar Avian Brands. Kedua proses rekrutmen ini
tertentu yang diterapkan dalam seleksi calon karyawan. merupakan upaya Avian Brands untuk memperoleh Surabaya 19 9,22 31 12,60
Proses rekrutmen berlangsung secara selektif, di mana karyawan dengan kualitas dan kompetensi yang optimal. 2025 Sidoarjo 32 15,53 30 12,20
prosesnya berfokus pada kesesuaian antara kualifikasi Total Serang 13 6,31 10 4,07
pekerjaan dan kompetensi calon karyawan. Seluruh kandidat Hingga akhir tahun 2025, total karyawan tetap AVIA, TKTW, 63
yang memenuhi syarat akan diberikan kesempatan untuk dan TKBI yang berhasil direkrut mencapai 106 orang atau 59,43%
mengikuti proses rekrutmen, baik melalui e-recruitment di 8,23% dari total karyawan tetap, menurun dibandingkan
situs web Avian Brands, program talent pool Avian Brands. tahun sebelumnya sebanyak 206 orang. Penurunan ini
terutama dipengaruhi oleh peningkatan fokus Perusahaan 30 / 28,30%
Program rekrutmen lain yang dikembangkan adalah pada strategi perencanaan tenaga kerja yang lebih selektif
rekrutmen secara internal dan eksternal. Rekrutmen dan terukur, dengan penekanan pada retensi karyawan
TKTW & TKBI 2024* 2023*
internal mencakup program promosi, mutasi, dan rotasi serta pengembangan talenta internal guna mendukung
untuk karyawan tetap. Proses mutasi dan rotasi karyawan keberlanjutan organisasi. Sementara itu, total karyawan
didasarkan pada hasil evaluasi kinerja karyawan untuk tetap AVIA, TKTW, dan TKBI yang keluar berjumlah 180 Total % Total %
posisi yang dituju. Khusus untuk promosi, didasarkan orang atau 13,98% dari total karyawan tetap, menurun Area 1A Sumatra 6 2,91 13 5,29
pada penilaian dari atasan serta serangkaian assessment dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 218 orang. Utara
2025
lainnya yang mengukur potensi dan performa karyawan. Penurunan ini mencerminkan efektivitas strategi retensi dan Area 1B Sumatra 8 3,88 15 6,10
Total
Di sisi lain, rekrutmen eksternal dilakukan untuk memenuhi pengelolaan sumber daya manusia yang lebih optimal. Selatan
43
40,57% Area 2 2 0,97 6 2,44
Berikut disajikan infografis mengenai rekrutmen dan perputaran karyawan. Jabodetabekser
Area 3 Jawa Barat 7 3,40 11 4,47
Area 4 Jawa Tengah 15 7,28 8 3,25
Rekrutmen Karyawan Tetap Area 5 Jawa Timur 58 28,16 46 18,70
2 / 1,89% 15 / 14,15%
Area 6 Sulawesi 22 10,68 16 6,50
Rekrutmen Karyawan Tetap berdasarkan Usia 2024* 2023* 4 / 3,77% 6 / 5,66%
Area 7 Kalimantan 12 5,83 22 8,94
2 / 1,89% 3 / 2,83%
Area 8 Indonesia 12 5,83 36 14,63
0 / 0,00% 0 / 0,00%
Total % Total % 3 / 2,83% 5 / 4,72% Bagian Timur
>50 Tahun 2 0,97 0 0 3 / 2,83%
2025 36-50 Tahun 45 21,84 209 84,96
Total 18-35 Tahun 159 77,18 37 15,04 Total 106 100,00 246 100,00
106 <18 Tahun 0 0 0 0
100,00%
Total 206 100,00 246 100,00
96 / 90,57% 10 / 9,43%
116 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 117
Page 61
Kinerja Pilar Sumber Daya
Manusia & Komunitas Sekitar
PT Avia Avian Tbk
TKTW & TKBI 2024* 2023*
Perputaran Karyawan Total % Total %
Area 1A Sumatra 12 5,50 5 3,82
Utara
2025
Perputaran Karyawan Tetap berdasarkan Usia 2024* 2023* Total
Area 1B Sumatra 13 5,96 11 8,40
Selatan
107
6 / 3,33% 72 / 40,00% 59,44% Area 2 8 3,67 7 5,34
Total % Total % Jabodetabekser
>50 Tahun 16 7,34 11 8,40 Area 3 Jawa Barat 10 4,59 9 6,87
2025 36-50 Tahun 94 43,12 45 34,35 Area 4 Jawa Tengah 20 9,17 7 5,34
Total 18-35 Tahun 108 49,54 75 57,25 Area 5 Jawa Timur 38 17,43 15 11,45
180 5 / 2,78% 33 / 18,33%
<18 Tahun 0 0 0 0 Area 6 Sulawesi 24 11,01 14 10,69
100,00%
7 / 3,89% 11 / 6,11%
Total 218 100,00 131 100,00 Area 7 Kalimantan 21 9,63 17 12,98
8 / 4,44% 4 / 2,22%
Area 8 Indonesia 15 6,88 19 14,50
10 / 5,56% 13 / 7,22% Bagian Timur
102 / 56,67%
16 / 8,89% Total 218 100,00 131 100
Perputaran Karyawan Tetap berdasarkan Gender 2024* 2023*
130 / 72,22%
Total % Total % Perputaran Karyawan Tetap berdasarkan Sumber 2024* 2023*
Pria 162 74,31 100 76,34 114 / 63,33% 44 / 24,44%
2025 Wanita 56 25,69 31 23,66 Total % Total %
Total Total 218 100,00 131 100,00 Pensiun 5 2,29 7 5,34
180
100,00% 2025 Mengundurkan Diri 94 43,12 73 55,73
Total Pemutusan 81 37,16 42 32,06
180 Hubungan Kerja
100,00%
Meninggal Dunia 0 0 3 2,29
50 / 27,78%
Perubahan Status 38 17,43 6 4,58
Ketenagakerjaan
Total 218 100,00 131 100,00
22 / 12,22%
Perputaran Karyawan Tetap berdasarkan Wilayah Operasional
AVIA 2024* 2023*
13 / 7,22% 11 / 6,11%
Total % Total % Perputaran Karyawan Tetap berdasarkan Jabatan 2024* 2023*
Surabaya 4 2,08 6 4,58 65 / 36,11% 26 / 14,44%
2025 Sidoarjo 18 9,38 15 11,45 Total % Total %
Total Serang 9 4,69 6 4,58 Deputi Direktur 1 0,46 0 0
73
40,56% 2025 Manajer 33 15,14 19 14,50
Total Supervisor 128 58,72 83 63,36
180
Staf 56 25,69 29 22,14
100,00%
49 / 27,22% Total 218 100,00 131 100,00
89 / 49,44%
Catatan:
* AVIA, TKTW, dan TKBI.
118 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 119
Page 62
Kinerja Pilar Sumber Daya
Manusia & Komunitas Sekitar
PT Avia Avian Tbk
Pengembangan Kompetensi Karyawan
Avian Brands berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang suportif serta mendorong peningkatan kapasitas Seluruh program pelatihan dievaluasi secara berkala melalui pre-test dan post-test, survei kepuasan peserta, serta pemantauan
karyawan agar dapat berkembang dan mencapai potensi terbaiknya. Untuk mendukung tujuan tersebut, perusahaan peningkatan kompetensi. Melalui program ini, Avian Brands menjamin bahwa 100% karyawan telah mengikuti program
menyediakan anggaran pelatihan setiap tahun serta mengembangkan berbagai program pembelajaran berbasis competency pengembangan kompetensi, dan setiap karyawan memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang, dimana hal ini tentu
framework yang mencakup pelatihan dasar, teknis, non-teknis, kepemimpinan, dan sertifikasi. Dalam pelaksanaan program mendukung secara langsung terhadap pencapaian kinerja perusahaan secara keseluruhan.
pengembangan karyawan, Avian Brands bekerjasama dengan Tancorp dalam penyediaan modul, pelatih yang berkompeten,
serta pelaksanaan kegiatan. Adapun rangkaian program pelatihan yang diselenggarakan Avian Brands meliputi: Selain pembelajaran tentang kemampuan teknis dan non-teknis, Avian Brands juga secara konsisten menginternalisasi
nilai-nilai perusahaan CInTA melalui berbagai media komunikasi internal, seperti Avian Newsletter dan video edukasi yang
secara rutin diinformasikan kepada karyawan. Dalam platform Avian Newsletter juga berisikan informasi terkini dari perusahaan,
Pelatihan Dasar seperti produk baru yang diluncurkan, kegiatan CSR, safety campaign, prestasi perusahaan, dan informasi internal lainnya.
Pelatihan yang wajib diikuti oleh seluruh karyawan, seperti pelatihan-pelatihan yang terkait dengan Nilai- Secara keseluruhan, pada tahun 2025 telah terselenggara 207 program pengembangan yang telah mencakup 100% karyawan
Nilai Perusahaan (CInTA), GCG, Kode Etik, dan lain-lain. Avian Brands. Berikut ini disajikan informasi mengenai program pengembangan karyawan berisi tema pelatihan, jumlah
peserta, dan jam pelatihan.
Pelatihan Teknis Rata-Rata Jam Pelatihan Karyawan
2025* 2024* 2023*
Pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis karyawan dalam rangka meningkatkan
kemampuan dan kinerja sesuai dengan kebutuhan Avian Brands. Rata- Rata- Rata-
Uraian Rata Jam Rata Jam Rata Jam
Total Total Jam Total Total Jam Total Total Jam
Pelatihan Pelatihan Pelatihan
Karyawan Pelatihan Karyawan Pelatihan Karyawan Pelatihan
per per per
Pelatihan Non-Teknis Karyawan Karyawan Karyawan
Rata-Rata Jam Pelatihan berdasarkan Gender
Pelatihan untuk meningkatkan kemampuan non-teknis karyawan, seperti komunikasi efektif, berpikir kreatif
Pria 7.160 94.645,75 13,22 7.208 113.673,25 15,77 6.754 104.540,97 15,48
dan kritis, membangun tim, serta kemampuan lainnya yang berkaitan dengan kapasitas kepribadian individu.
Wanita 2.170 30.908,75 14,24 2.108 30.855,50 14,64 1.723 23.737,21 13,78
Total 9.330 125.554,50 13,46 9.316 144.528,75 15,51 8.477 128.278,18 15,13
Program Kepemimpinan Rata-Rata Jam Pelatihan berdasarkan Tingkat Jabatan
Deputi
17 90,00 5,29 17 133,00 7,82 17 107,50 6,32
Program yang ditujukan untuk mempersiapkan karyawan agar menjadi pemimpin melalui program Direktur
jenjang kepemimpinan. Manajer 254 4.497 17,70 257 5.442,50 21,18 243 6.235,35 25,66
Supervisor 720 10.698,75 14,86 722 12.848,75 17,80 655 18.008,25 27,49
Staf 8.333 110.262,75 13,23 8.320 126.104,50 15,16 7.562 103.927,08 13,74
Pelatihan Sertifikasi dan Standardisasi
Total 9.324 125.554,50 13,47 9.316 144.528,75 15,51 8.477 128.278,18 15,13
Pelatihan untuk memastikan keahlian teknis maupun keterampilan khusus karyawan telah terstandardisasi Catatan:
sesuai dengan fungsi pekerjaan mereka. * AVIA, TKTW, dan TKBI.
Salah satu fasilitas pengembangan kapasitas yang tersedia bagi seluruh karyawan adalah platform pembelajaran digital
Learning Management System (LMS). Melalui platform ini, karyawan dapat mengakses modul pelatihan, sosialisasi kebijakan,
dan kursus internal kapan pun dan di mana pun. Hingga tahun 2025, Avian Brands telah menyediakan 15 modul pembelajaran
digital baru dan mencatat total akses sebanyak 6.673 kali oleh karyawan dari berbagai departemen.
Selain pembelajaran digital, perusahaan juga menerapkan metode pengembangan lain seperti on-the-job training, knowledge
sharing, coaching, serta pelatihan/training tatap muka untuk keterampilan teknis dan non-teknis. Untuk memperkuat aspek
kemampuan kepemimpinan, Avian Brands juga menyelenggarakan program pelatihan khusus bagi karyawan yang berada di
level supervisor dan manajer agar mereka memiliki kemampuan dalam pengambilan keputusan, manajemen tim, pengelolaan
kinerja, serta kepemimpinan.
120 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 121
Page 63
Kinerja Pilar Sumber Daya
Manusia & Komunitas Sekitar
PT Avia Avian Tbk
Rata-Rata Jam Pelatihan Dewan Komisaris dan Direksi AVIA
Total Peserta Total Jam
No. Tema Pelatihan
(Orang) Pelatihan
2025 2024 2023
6 Awareness Apar AAS 13 26
Jabatan Rata-Rata Jam Rata-Rata Jam Rata-Rata Jam
Total Peserta Pelatihan per Total Peserta Pelatihan per Total Peserta Pelatihan per 7 Awareness ISO Terintegrasi (ISO 9001, 14001, 45001, 50001) 41 82
Anggota Anggota Anggota 8 Bantuan Hidup Dasar 2 4
Dewan Komisaris 3 4,33 1 7,00 2 8,75 9 Community Development 1 16
Direksi 5 16,1 5 9,90 5 36,70 10 ESG Disclosure: Peran Corporate Secretary dalam Penyampaian ESG Metrics melalui SPE-IDXnet 1 2
Total 8 11,69 6 9,07 7 28,71 11 Forklift Akademi 2 4
12 General Safety Meeting - Sosialisasi HIRADC 7 14
13 Halal Bihalal dan Sharing Session Form E020 Strategi ESG & Emisi GRK Untuk Eksekutif Perusahaan 1 5,5
Biaya Pelaksanaan Pengembangan Kompetensi Karyawan Tercatat
14 ISO 31000 Risk Management 25 400
15 ISPA: Dampak Dan Upaya Pencegahan di Lingkungan Kerja 2 2
2024*
16 ISSB: Applying the IFRS Sustainability Disclosure Standards 1 3,5
2025* 2023* 17 K3 Awareness 72 144
18 K3 Juru Las 1 40
19 Keahlian Perhitungan Life Cycle Assessment (KPLCA) 1 34
942,12 2.081,47 2.686,95
20 Kesehatan Mental Mengenali Tanda-Tanda Stres dan Kelelahan Kerja 107 214
21 Kesiapan Emiten Publik dan Optimalisasi POJK 14 tahun 2025 1 6,5
Juta Rupiah Juta Rupiah Juta Rupiah 22 Kesiapan Perusahaan dalam Menghadapi Volatilitas Pasar Global Perspektif Investor Relations dan 1 2
Corporate Secretary
Catatan: 23 Manajemen Limbah B3 52 104
* AVIA, TKTW, dan TKBI.
24 Memilih Alat Kontrasepsi Yang Tepat Bagi Pria dan Wanita 19 38
25 Menavigasi Tantangan ESG melalui Penguatan Kebijakan Good Corporate Governance 1 2
Pengembangan Kompetensi terkait Keberlanjutan 26 Menjaga Imunitas Tubuh Saat Musim Hujan 56 56
27 Operator Forklift 1 21
Internalisasi nilai keberlanjutan menjadi salah satu fokus utama Avian Brands untuk memastikan seluruh karyawan memiliki
pemahaman yang selaras mengenai isu-isu keberlanjutan serta mampu mengimplementasikannya dalam pekerjaan 28 P3K Awareness 11 22
sehari-hari. Upaya ini merupakan investasi jangka panjang perusahaan terhadap pengembangan kompetensi karyawan, yang 29 Penanggung Jawab Pengendalian Pencemaran Udara 1 21
dilaksanakan melalui kolaborasi Departemen People & Organization Development (POD) dan Departemen QA & Sustainability 30 Pencegahan Demam Berdarah di Lingkungan kerja 25 50
sebagai unit khusus yang menangani agenda keberlanjutan di Avian Brands. 31 Pencegahan Infeksi Saluran Kencing (ISK) 57 114
32 Pendalaman Peraturan Penggunaan Jasa AP dan/atau KAP dalam Kegiatan Jasa Keuangan (POJK 2 4
Salah satu program baru yang dijalankan di tahun 2025 adalah Sustainability Awareness Training yang diselenggarakan secara Nomor 9 Tahun 2023 & SE OJK Nomor 18/SEOJK.03/2023)
berkala untuk karyawan level staff, supervisor, hingga manajer. Kegiatan training tersebut mencakup pemahaman dasar 33 Pendalaman POJK No. 14/POJK.04/2022 tentang Penyampaian Laporan Keuangan Berkala 2 5
mengenai ESG dan sustainability, kinerja keberlanjutan perusahaan, benchmarking terhadap praktik terbaik industri, serta Emiten atau Perusahaan Publik
peran masing-masing unit/departemen dalam mendukung pencapaian target keberlanjutan Avian Brands. Melalui training 34 Pendalaman POJK No. 29/POJK.04/2016 & POJK No. 51/POJK.03/2017 2 5
ini, karyawan diharapkan dapat memahami konsep keberlanjutan secara teoritis, serta mampu mengintegrasikannya ke dalam
35 Pendalaman POJK Nomor 14/POJK.04/2019 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka 2 4
proses kerja, pengambilan keputusan, serta inisiatif perbaikan berkelanjutan di unit masing-masing. Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
36 Pendalaman POJK Nomor 29 Tahun 2023 tentang Buyback Saham 1 2
Hingga tahun 2025, Avian Brands telah memberikan pelatihan terkait keberlanjutan kepada 1.686 peserta, atau setara dengan
37 Pendalaman POJK Nomor 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan Atau Setiap Perubahan 2 4
18,07% dari total karyawan AVIA, TKTW, dan TKBI. Secara keseluruhan, pelatihan tersebut mencakup 72 tema pelatihan,
Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka Dan Laporan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahan
dengan total durasi mencapai 3.989 jam pelatihan (training hours). Ringkasan kegiatan pelatihan disajikan pada tabel berikut:
38 Penerapan dan Pemahaman POJK Nomor 14 Tahun 2025 tentang eRUPS eRUPO eRUPSu 2 3
39 Pengambilan Data Life Cycle Assessment (PPLCA) 1 34
Total Peserta Total Jam
No. Tema Pelatihan 40 Pengaruh Paparan Bahan Kimia Terhadap Kesehatan Pekerja 38 76
(Orang) Pelatihan
41 Pengaturan makan dan obat saat puasa Ramadhan 31 62
1 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin) 52 104
42 Penggunaan APD yang tepat untuk mencegah PAK 23 46
2 5R dan Manajemen Limbah 78 156
3 8 Waste 108 216
4 A Risk-Based Approach to ESG: Building Resilient, Responsible Businesses 1 1,5
5 Awareness APAR 84 252
122 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 123
Page 64
Kinerja Pilar Sumber Daya
Manusia & Komunitas Sekitar
PT Avia Avian Tbk
No. Tema Pelatihan
Total Peserta
(Orang)
Total Jam
Pelatihan Continuous Improvement Program
43 Peningkatan kapasitas Tim K3 dan tenaga kesehatan di perusahaan dalam upaya pelayanan 1 3
kesehatan pekerja hamil tahun 2025 Sebagai bagian dari komitmen Avian Brands untuk mengedepankan inovasi dan keberlanjutan operasional, perusahaan
44 Penyakit Jantung 61 122 mengimplementasikan budaya perbaikan berkelanjutan melalui program Continuous Improvement Program yang dikenal
45 Penyakit Menular Seksual 40 80
secara internal sebagai Gugus Kendali Mutu (“GKM”). Program ini menjadi wadah formal bagi seluruh karyawan untuk
berkontribusi dalam meningkatkan kualitas proses, efisiensi operasional, dan penerapan praktik ramah lingkungan di seluruh
46 Peraturan Bursa Nomor II-Q tentang Kegiatan Liquidity Provider Saham di Bursa dan Peraturan 2 4
Bursa Nomor III-Q tentang Liquidity Provider Saham di Bursa
rantai produksi.
47 Peraturan I-E tentang Kewajiban Penyampaikan Informasi oleh Perusahaan Tercatat 2 5
GKM mengadopsi pendekatan bottom-up, mendorong karyawan untuk berperan aktif mengidentifikasi peluang perbaikan di
48 Petugas K3 Kimia 1 48 area kerja masing-masing. Dengan demikian, setiap inovasi yang dihasilkan tidak hanya relevan secara operasional, tetapi juga
49 Plant Hygiene Program 293 618 selaras dengan kondisi nyata di lapangan dan berdampak langsung bagi peningkatan produktivitas serta penurunan risiko
50 Refreshment P3K 43 120 operasional maupun lingkungan.
51 Risk & Governance Summit 2025 2 13
52 Safety BA Tank 14 42
Program GKM di Avian Brands mencakup 2 kategori utamanya:
1. Internal Improvement Initiative (“I3”)
53 Seminar Capital Market Dialog: Seizing Opportunities Amid Global Policy Shifts 1 3
Program berbasis kelompok yang melibatkan kolaborasi lintas fungsi atau antar departemen untuk menghasilkan solusi
54 Seminar Emiten 2025, Navigating Global Dynamics: The Resilience of Indonesia's Economic and 1 3 perbaikan sistem, efisiensi proses, digitalisasi proses, optimasi energi, pengurangan limbah, serta peningkatan aspek
Financial System
keselamatan dan kesehatan kerja; serta
55 Sosialisasi Handling B3 dan Tanggap Darurat Tumpahan 14 28
2. Suggestion System (“SS”)
56 Sosialisasi kepada Penerbit Efek Penggunaan EASY dan Fasilitas terkait Emiten di KSEI 2 3 Program pengajuan ide individu yang bertujuan memberikan ruang bagi karyawan untuk menyampaikan gagasan praktis
57 Sosialisasi Kesehatan Gangguan Ergonomi 30 60 yang dapat segera diimplementasikan dan menghasilkan manfaat nyata, seperti peningkatan kualitas, penghematan
58 Sosialisasi Mandiri Inhealth 104 178,5 sumber daya, atau penyederhanaan proses.
59 Sosialisasi Menuju Status Gizi Normal 20 30
Seluruh ide dan usulan GKM disampaikan melalui sistem digital Portal Avian, yang memungkinkan proses evaluasi, verifikasi,
60 Sosialisasi POJK 45 Tahun 2024 tentang Pengembangan dan Penguatan Emiten dan Perusahaan 2 4
Publik implementasi, dan pemantauan hasil dilakukan secara transparan dan terstruktur. Usulan yang terbukti memberikan nilai
tambah signifikan mendapatkan apresiasi dalam bentuk pengakuan formal maupun insentif.
61 Sosialisasi POJK Nomor 14 tahun 2025 2 4
62 Sosialisasi POJK Nomor 45 Tahun 2024 tentang Pengembangan dan Penguatan Emiten dan 2 5
Pada tahun 2025, sebanyak 938 program hasil inisiasi karyawan berhasil diterapkan sehingga berkontribusi dalam efisiensi
Perusahaan Publik
operasional, dimana angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 25,23%. Hingga tahun 2025, program inisiasi ini telah
63 Sosialisasi POJK Nomor 9 Tahun 2025 tentang Dematerialisasi Efek Bersifat Ekuitas dan 2 5
Pengelolaan Aset yang tidak Diklaim di Pasar Modal
berjalan selama 13 tahun.
64 Sosialisasi Program Sustainability 63 142,5
65 Sosialisasi Safety Driving 40 40
66 Sosialisasi SEOJK Nomor 10/SEOJK.04/2025 2 4
67 Transformasi Industri Manufaktur: Dari Kepatuhan ESG Menuju Efisiensi Energi & Digitalisasi 2 4
68 Webinar IDX-S&P Global : Value and Benefits of 2025 S&P Global Corporate Sustainability 2 4
Assessment (CSA)
69 Webinar Penyegaran POJK No. 15/POJK.04/2022 dan POJK No. 29 Tahun 2023 Bagi Emiten 2 5
Perusahaan Publik
70 Webinar Sosialisasi ESG Reporting 2 3 Gugus Kendali Mutu (“GKM”) Suggestion System (“SS”)
19 919
71 Webinar Sustainable Landscape of Indonesia's Capital Market 1 2
72 Zero Accident di Industri manufaktur 2 4
Komitmen terhadap penerapan prinsip ESG dan keberlanjutan juga secara aktif dijalankan oleh jajaran Dewan Komisaris dan
Direksi Avian Brands melalui kegiatan pengembangan kompetensi yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Sesuai dengan
Piagam Dewan Komisaris dan Direksi, Avian Brands mewajibkan kedua organ tersebut untuk memperbarui pengetahuan dan
kompetensi terkait perkembangan terkini di bidang keberlanjutan, perekonomian, keuangan, industri, serta peraturan yang
relevan dengan penerapan ESG dan kegiatan usaha Perseroan.
Informasi mengenai pengembangan kompetensi Dewan Komisaris dan Direksi disajikan secara lengkap dalam Laporan
Tahunan Avian Brands Tahun 2025.
124 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 125
Page 65
Kinerja Pilar Sumber Daya
Manusia & Komunitas Sekitar
PT Avia Avian Tbk
Pengembangan SDM Eksternal Evaluasi Kinerja
Sebagai bagian dari komitmen dalam membangun keberlanjutan yang lebih luas, Avian Brands tidak hanya berfokus pada Avian Brands melaksanakan evaluasi kinerja karyawan secara periodik sebagai bagian dari upaya mempertahankan dan
peningkatan kompetensi SDM internal, namun juga menyelenggarakan pengembangan kapasitas untuk para pemangku meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kami telah memiliki kebijakan terkait evaluasi kerja yang dilengkapi dengan
kepentingan eksternal. Dalam hal ini, perusahaan secara aktif melibatkan mitra kerja dalam sosialisasi komitmen dan standar standarisasi form evaluasi kinerja karyawan tahunan. Departemen HR sebagai penanggung jawab utama berkolaborasi
keberlanjutan, sekaligus mengembangkan talenta masa depan seperti program magang sebagai bagian dari strategi talent dengan Kepala Departemen masing-masing unit berperan dalam pelaksanaan evaluasi kerja yang memberikan gambaran
pipeline. menyeluruh mengenai kompetensi inti sesuai value CInTA dan kompetensi umum yang mencakup penilaian terhadap aspek
1. Pelatihan bagi Mitra Kerja accountability, problem solving, work resilience, dan work presence.
Avian Brands juga memberikan Sustainability Awareness bagi vendor dan mitra kerja perusahaan, termasuk pemasok dan
distributor. Inisiatif ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kapasitas pemangku Evaluasi kinerja dilakukan dengan mempertimbangkan posisi, tanggung jawab, dan jabatan masing-masing karyawan. Untuk
kepentingan eksternal serta komitmen mendukung praktik bisnis yang bertanggung jawab di sepanjang rantai pasok karyawan alih daya, penilaian kinerja sepenuhnya dikelola oleh perusahaan mitra yang mempekerjakan mereka, namun tetap
(sustainable procurement). Melalui program ini, para mitra kerja perusahaan diberikan pemahaman tentang kebijakan mengacu pada standar yang telah ditetapkan oleh Avian Brands.
keberlanjutan perusahaan, serta serta kewajiban kepatuhan yang harus dipenuhi dalam proses kerja sama. Informasi lebih
lanjut terkait kebijakan dan pelaksanaan program yang mendukung penerapan pengadaan berkelanjutan dapat dibaca Metode evaluasi kinerja yang digunakan Avian Brands menggunakan 9 Grid Box Method yang merupakan alat untuk mengukur
pada sub pembahasan Praktik Pengadaan Berkelanjutan. potensi dan performa karyawan. Pendekatan ini membantu Avian Brands dalam merancang program pengembangan yang
2. Program Magang Mahasiswa tepat terkait promosi, pengembangan karier karyawan, dan perencanaan suksesi. Tujuannya agar setiap karyawan dapat
Selain mendukung pengembangan kapasitas mitra kerja, Avian Brands juga berkontribusi dalam pengembangan talenta berkembang sesuai dengan potensi dan kinerja mereka.
melalui program magang bagi siswa SMK dan mahasiswa. Program ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan perusahaan
terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penyelarasan kompetensi dengan kebutuhan industri. Avian
Brands berpartisipasi dalam Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (“MSIB”) dari Kementerian Pendidikan Jenis Evaluasi Kinerja Karyawan
dan Kebudayaan Republik Indonesia, serta Program MagangHub dari Kementerian Ketenagakerjaan. Selama periode
16–24 minggu, peserta magang terlibat dalam proyek sesuai dengan bidang studi mereka, serta mendapatkan bimbingan
(mentorship) langsung dari para profesional Avian Brands. Melalui program magang ini, peserta memperoleh pengalaman
dan pemahaman praktis mengenai dunia kerja, serta peningkatan kompetensi baik teknis maupun non-teknis untuk
persiapan memasuki dunia profesional.
Sebagai bagian dari upaya pengelolaan pengembangan kompetensi karyawan, Departemen HR secara rutin melakukan
evaluasi atas efektivitas seluruh program pengembangan kompetensi karyawan. Evaluasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi
area yang memerlukan peningkatan sehingga setiap rencana pengembangan program dapat tetap relevan, adaptif, dan
sesuai dengan kebutuhan organisasi serta dinamika industri. instrumen strategis dalam membangun kapabilitas organisasi Matriks Kompetensi Performance Appraisal Assessment
jangka panjang. Proses pengukuran pemenuhan Proses pengukuran pemenuhan Proses pengukuran potensi dan
kompetensi teknis serta kompetensi dalam mendukung performa yang dilakukan secara
rencana pengembangan dalam pekerjaan, yang meliputi periodik dengan menggunakan
mendukung pekerjaan secara pencapaian kinerja, budaya assessment tools sebagai salah satu
teknis. kerja (CInTA), kompetensi dasar pertimbangan pemberian
umum, kedisiplinan kerja, dan promosi dan pemetaan talenta.
kepemimpinan.
Penghargaan Kinerja Karyawan
Hingga akhir tahun 2025, 100% karyawan Avian Brands telah menjalani evaluasi kinerja tahunan. Bagi karyawan dengan
pencapaian tertinggi, Avian Brands memberikan penghargaan khusus sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi yang mereka
berikan untuk perusahaan. Penghargaan kinerja sebagai “Best Employee” merupakan bentuk dukungan yang dapat memotivasi
karyawan lainnya untuk terus meningkatkan kualitas dan produktivitas kerja. Bentuk penghargaan lain yang dilakukan
perusahaan melalui program Continuous Improvement Program (CIP). Penghargaan yang diberikan berupa insentif finansial
dan non-finansial, termasuk program pengembangan karir.
126 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 127
Page 66
Kinerja Pilar Sumber Daya
Manusia & Komunitas Sekitar
PT Avia Avian Tbk
Remunerasi
Avian Brands menetapkan kebijakan remunerasi sebagai dasar dalam memberikan penghargaan yang adil dan kompetitif guna Secara keseluruhan, besaran upah terendah yang diterima karyawan Avian Brands pada tahun 2025 lebih tinggi dibandingkan
mendukung motivasi, retensi, serta pengembangan talenta di seluruh jenjang organisasi. Struktur remunerasi mencakup gaji ketentuan UMK daerah. Avian Brands juga memastikan bahwa mitra penyedia tenaga kerja alih daya menerapkan standar
pokok, tunjangan, dan insentif yang ditetapkan berdasarkan jabatan, kinerja individu dan unit kerja, serta mempertimbangkan upah sesuai ketentuan UMK. Dalam hal ini, Avian Brands menjamin bahwa 100% gaji pokok yang diberikan berada di atas
keselarasan dengan standar industri. batas UMK yang berlaku.
Ketentuan remunerasi bagi karyawan diatur dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB), Peraturan Perusahaan, serta Kebijakan Perbandingan Upah Karyawan AVIA di Tingkat Terendah dengan UMK
Keberlanjutan Avian Brands. Seluruh kebijakan remunerasi tersebut dipantau dan dievaluasi secara berkala oleh Komite
Nominasi dan Remunerasi, termasuk kebijakan dan prosedur nominasi dan remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi,
Rasio Upah Karyawan
guna memastikan penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance). Upah Karyawan Tetap Tetap Terendah
Upah Minimum Regional
Wilayah Operasional Terendah Dibandingkan Upah
Informasi lebih rinci mengenai kebijakan, struktur, dan implementasi remunerasi Avian Brands disajikan dalam Laporan (Rp)
(Rp) Minimum Regional
Tahunan (Annual Report) Avian Brands Tahun 2025. (%)
Surabaya 5.300.000 4.961.753 106,82
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM Sidoarjo 5.187.094 4.870.511 106,50
Serang 5.024.000 4.857.353 103,43
DEWAN KOMISARIS
1:1
Perbandingan Upah Karyawan Avian Brands Pria dan
Wanita pada Tingkat Jabatan yang Sama
Selain gaji pokok, Avian Brands juga menyediakan tunjangan dan bonus tahunan bagi seluruh karyawan tetap maupun
kontrak. Evaluasi kompensasi dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan peluang peningkatan dan kondisi bisnis
perusahaan. Informasi terkait fasilitas yang diterima karyawan diuraikan sebagai berikut:
HERMANTO TANOKO MOHAMMAD NOOR RACHMAN SOEJOETI Fasilitas yang Diterima Karyawan Avian Brands
Komisaris Utama Komisaris Independen
Fasilitas Karyawan Tetap Karyawan Kontrak
KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI Gaji Pokok
BPJS Ketenagakerjaan
BPJS Kesehatan
Tunjangan Hari Raya Keagamaan
Bonus Tahunan*
Tunjangan Uang Makan dan Transportasi
MOHAMMAD NOOR RACHMAN SOEJOETI HERMANTO TANOKO IWAN SIGIT
Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Shift Malam dan Uang Lembur*
Asuransi*
Avian Brands menjamin bahwa remunerasi diberikan setara untuk posisi yang sepadan, tanpa membedakan gender atau faktor
SARA, dengan rasio remunerasi pria dan wanita yang setara (1:1). Pada posisi strategis dan kepemimpinan, Dewan Komisaris * Hanya berlaku untuk karyawan di level tertentu.
dan Direksi juga menerima remunerasi yang disesuaikan dengan pencapaian KPI masing-masing. Selain itu, Avian Brands juga
mengimplementasikan skema Long-Term Incentive Plan (LTIP) dalam bentuk pemberian saham atau opsi saham kepada jajaran
pimpinan tertentu sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi strategis dan pencapaian kinerja jangka panjang perusahaan.
Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi retensi talenta dan hal ini juga mendukung keberlanjutan pertumbuhan perusahaan.
128 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 129
Page 67
Kinerja Pilar Sumber Daya
Manusia & Komunitas Sekitar
PT Avia Avian Tbk
Rasio Kompensasi Total Tahunan Sepanjang tahun 2025, karyawan wanita AVIA, TKTW, dan TKBI (di luar karyawan alih daya) yang mengajukan cuti melahirkan
sebanyak 71 orang dan karyawan pria yang mengajukan dispensasi sebanyak 53 orang. Dari jumlah tersebut, 100% karyawan
Rasio kompensasi total tahunan menjadi indikator bagi kami untuk menilai keseimbangan antara remunerasi tertinggi yang wanita maupun pria telah kembali bekerja pada tahun pelaporan. Informasi lebih lengkap diuraikan sebagai berikut:
diterima oleh karyawan dan rata-rata kompensasi di Avian Brands. Kami secara aktif mengevaluasi rasio ini untuk memastikan
bahwa kompensasi yang diberikan mencerminkan kontribusi karyawan secara adil serta sejalan dengan pencapaian tujuan Total Karyawan yang Mengambil Dispensasi/Cuti Melahirkan
bisnis jangka panjang Avian Brands. Dalam menentukan rasio kompensasi, kami mempertimbangkan kinerja keseluruhan
2025* 2024* 2023*
Avian Brands serta kontribusi individu, untuk memastikan bahwa struktur remunerasi Avian Brands telah proporsional. Uraian
Pria % Wanita % Total Pria % Wanita % Total Pria % Wanita % Total
Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku juga menjadi fokus utama guna menjaga transparansi
dan akuntabilitas dalam pengelolaan Avian Brands. Perseroan belum mengungkapkan rasio total kompensasi tahunan karena Karyawan
yang berhak
data tersebut dianggap bersifat rahasia. mendapat 53 42,74 71 57,26 124 40 28,78 99 71,22 139 63 48,46 67 51,54 130
dispensasi/cuti
melahirkan
Karyawan yang
mengambil
53 42,74 71 57,26 124 40 28,78 99 71,22 139 63 48,46 67 51,54 130
dispensasi/cuti
melahirkan
Karyawan yang
Program Tunjangan yang Mendukung
kembali bekerja
pada periode
pelaporan
53 42,74 71 57,26 124 40 48,78 42 51,22 42 63 70,00 27 30,00 90
Semua Aspek Kehidupan
setelah
dispensasi/
cuti melahirkan
berakhir
Karyawan
Program Pensiun Cuti Melahirkan yang kembali
bekerja setelah
dispensasi/
Avian Brands menempatkan kesejahteraan karyawan Kebijakan cuti melahirkan bagi karyawan wanita dan cuti melahirkan
51 68,92 23 31,08 74 40 48,78 42 51,22 42 63 70,00 27 30,00 90
berakhir,
sebagai salah satu pilar penting dalam strategi keberlanjutan dispensasi bagi karyawan pria yang mendampingi yang masih
perusahaan. Kebijakan keberlanjutan pilar sosial, pasangannya ketika masa persalinan diimplementasikan dipekerjakan 12
bulan setelah
ketenagakerjaan, dan Hak Asasi Manusia menyebutkan Avian Brands sesuai dengan ketentuan yang diatur kembali bekerja
bahwa Avian Brands menjamin kesiapan karyawan dalam dalam Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang
Catatan:
menghadapi masa purna kerja. Kami berkomitmen Ketenagakerjaan, yang telah diperbarui oleh Undang- * AVIA, TKTW, dan TKBI.
memberikan perlindungan finansial jangka panjang bagi Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Omnibus
seluruh karyawan. Masa pensiun ditetapkan berdasarkan Law). Kebijakan ini juga sesuai Undang-undang Nomor 4
jabatan dan entitas: di AVIA, usia pensiun adalah 57 tahun Tahun 2024 tentang Kesejahteraan Ibu dan Anak pada Fase Tunjangan Karyawan
bagi staf dan 65 tahun bagi karyawan dengan jabatan Seribu Hari Pertama Kehidupan.
supervisor ke atas, sedangkan di TKTW dan TKBI seluruh Avian Brands senantiasa memperhatikan kesejahteraan karyawan dan memberikan remunerasi sesuai dengan peraturan
karyawan memasuki masa pensiun pada usia 57 tahun. Avian Brands memberikan cuti melahirkan maupun hari ketenagakerjaan. Avian Brands menyediakan remunerasi, baik dalam bentuk gaji pokok maupun tunjangan, yang bersaing
istirahat melahirkan karena gugur kandungan selama untuk menarik dan mempertahankan talenta terbaik. Besaran remunerasi tersebut ditetapkan berdasarkan peraturan yang
Pelaksanaan program persiapan masa pensiun dijalankan 90 hari kalender kepada karyawan wanita. Cuti ini dapat berlaku, evaluasi internal terhadap keselarasan dengan standar industri, dan level jabatan masing-masing karyawan. Avian
dengan memberikan pembekalan life skills seperti pelatihan digunakan untuk mempersiapkan diri sebelum persalinan Brands senantiasa menjamin bahwa sistem remunerasi yang dijalankan telah adil dan setara dengan rasio remunerasi
dan sosialisasi mengenai dana pensiun. Selain itu, program serta mendapatkan waktu yang cukup untuk pemulihan karyawan wanita dan pria yaitu satu berbanding satu (1:1). Avian Brands menjamin bahwa tidak terdapat kesenjangan upah
pensiun untuk karyawan tetap Avian Brands dikelola oleh setelah melahirkan. Sedangkan bagi karyawan pria, untuk posisi yang setara. Dewan Komisaris dan Direksi juga menerima remunerasi yang setara berdasarkan capaian KPI yang
BPJS Ketenagakerjaan, dimana karyawan memberikan Avian Brands juga memberikan hak cuti khusus selama 2 telah ditetapkan.
kontribusi sebesar 1% dan Avian Brands berkontribusi hari kerja berturut-turut untuk mendampingi pasangan
sebesar 2% dari gaji dasar. Kontribusi ini dialokasikan secara mereka selama proses persalinan. Kebijakan ini merupakan Avian Brands juga memiliki SOP Manajemen Pengupahan yang didalamnya mengatur tentang insentif karyawan. Pendapatan
rutin untuk membangun dasar finansial yang memadai bagi wujud komitmen Avian Brands dalam mendukung peran yang diterima karyawan terdiri atas pendapatan upah dan non-upah, termasuk tunjangan dan lainnya.
karyawan setelah pensiun. Pada tahun 2025, total kontribusi aktif kedua orang tua dalam pengasuhan anak, sekaligus
mencapai Rp1,50 miliar, meningkat 5,46% dibandingkan memastikan keseimbangan antara kehidupan kerja dan
tahun sebelumnya sebesar Rp1,42 miliar. Dukungan ini keluarga.
menjadi wujud penghargaan perusahaan atas dedikasi dan
kontribusi mereka selama masa kerja di Avian Brands.
130 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 131
Page 68
Kinerja Pilar Sumber Daya
Manusia & Komunitas Sekitar
PT Avia Avian Tbk
Budaya dan Lingkungan Kerja Pemberitahuan Minimum Mengenai
Perubahan di Lingkungan Kerja
Avian Brands berkomitmen menciptakan budaya dan Fasilitas Pendukung Work-Life Balance
lingkungan kerja yang mendukung produktivitas,
kenyamanan, dan kesejahteraan bagi seluruh karyawan. Avian Brands menyediakan berbagai fasilitas inovatif Sebagai bagian dari komitmen Avian Brands dalam Dalam situasi tertentu di mana perubahan organisasi
Lingkungan kerja yang positif dan nyaman menjadi pondasi untuk mendukung terciptanya work–life balance sekaligus menciptakan hubungan industrial yang harmonis, dapat berpotensi mempengaruhi hubungan kerja, Avian
utama untuk mendukung produktivitas dan meningkatkan menciptakan pengalaman kerja yang nyaman, sehat, dan transparan, dan berkeadilan, kami senantiasa memastikan Brands senantiasa memastikan bahwa proses pengambilan
engagement karyawan terhadap perusahaan. Avian Brands menyenangkan bagi seluruh karyawan. Komitmen ini terjalinnya komunikasi yang terbuka dan efektif dengan keputusan, komunikasi, dan implementasi dilakukan
menerapkan keseimbangan kehidupan kerja dan pribadi diwujudkan melalui penyediaan berbagai fasilitas yang seluruh karyawan. Avian Brands memahami bahwa setiap berdasarkan prinsip kehati-hatian, penuh tanggung jawab,
(Work-Life-Balance) sebagai bagian dari budaya kerja, membantu karyawan dapat menjalankan tugas dengan perubahan signifikan dalam kegiatan operasional dapat serta menghormati hak-hak karyawan. Seluruh proses
sebagaimana komitmen ini tercantum dalam Kebijakan optimal tanpa mengabaikan waktu istirahat, kesehatan, dan berdampak pada keberlangsungan pekerjaan, proses kerja, tersebut dilaksanakan dengan mematuhi regulasi nasional,
Keberlanjutan Pilar Sosial, Ketenagakerjaan, dan Hak Asasi kesejahteraan. serta dinamika organisasi. termasuk Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021 tentang
Manusia. Penerapan ini diwujudkan melalui kebijakan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja dan
jam operasional kerja sesuai peraturan serta penyediaan Untuk mendorong promosi gaya hidup sehat, Avian Brands Oleh karena itu, apabila terjadi perubahan operasional Waktu Istirahat, serta Pemutusan Hubungan Kerja.
berbagai fasilitas yang membantu karyawan menjaga menghadirkan fasilitas pusat kebugaran, program olahraga yang bersifat material termasuk namun tidak terbatas pada
keseimbangan antara tanggung jawab profesional dan rutin seperti futsal dan badminton yang diselenggarakan restrukturisasi organisasi, ekspansi usaha, pembukaan Sebagai organisasi yang menghargai keberlanjutan sosial
kehidupan pribadi. sebagai salah satu kegiatan Paguyuban PT Avia Avian Tbk, unit baru, penutupan fasilitas, penggabungan kegiatan dan tata kelola yang baik, Avian Brands menempatkan
serta kegiatan senam rutin khusus bagi karyawan wanita operasional, alih daya sebagian proses bisnis, atau kesejahteraan karyawan sebagai prioritas utama. Oleh
sebagai bagian dari program kesehatan yang inklusif. perubahan struktur kerja lainnya Avian Brands berkomitmen karena itu, setiap proses perubahan dilakukan melalui
Jam Operasional Avian Brands Program olahraga tersebut menunjukkan bahwa Avian untuk menyampaikan informasi kepada karyawan secara pendekatan yang mengedepankan dialog sosial, konsultasi,
Brands memberikan anggaran khusus untuk mendukung tepat waktu sesuai ketentuan yang berlaku. serta asas musyawarah untuk mencapai keputusan terbaik
Jam operasional di Avian Brands telah diatur untuk kegiatan ini. Selain itu, perusahaan juga menyediakan ruang bagi seluruh pihak.
memastikan efisiensi kerja sekaligus memberikan waktu laktasi sebagai fasilitas pendukung bagi karyawan wanita.
istirahat yang memadai bagi seluruh karyawan. Di AVIA, Berkaitan dengan menjaga kesehatan mental, perusahaan
Hubungan Industrial
karyawan menjalani jam kerja selama 8 jam per hari dengan juga menyediakan layanan konseling dengan tim Human
5 hari kerja dalam seminggu, sehingga total waktu kerja Resource sebagai sarana pendampingan ketika karyawan
mencapai 40 jam per minggu. Pengaturan ini memberikan membutuhkan dukungan terkait pekerjaan maupun
karyawan AVIA dua hari penuh untuk beristirahat setiap kesejahteraan pribadi.
minggunya, sehingga mendukung keseimbangan antara
pekerjaan dan kehidupan pribadi. Avian Brands juga menghadirkan ruang kerja yang fleksibel,
Kebebasan Berkumpul dan Berserikat
dimana terdapat ruang kerja non-formal seperti taman
Sementara pada TKTW dan TKBI, jam kerja disesuaikan Avian Brands berkomitmen untuk menghormati, melindungi, dan memenuhi hak dasar karyawan, termasuk hak untuk
di dalam area kantor, sepeda statis untuk aktivitas ringan
dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing bagian. berserikat dan berkumpul sebagaimana diatur dalam regulasi ketenagakerjaan di Indonesia serta prinsip-prinsip Hak Asasi
sambil bekerja, dan area perpustakaan sebagai alternatif
Karyawan di bagian administrasi perkantoran bekerja selama Manusia internasional. Sebagai bagian dari praktik ketenagakerjaan yang bertanggung jawab, Avian Brands memberikan
ruang kerja. Perusahaan juga menyediakan area interaktif
8 jam per hari, 5 hari kerja per minggu, dengan total waktu ruang bagi setiap karyawan untuk memilih secara bebas dan sukarela apakah mereka ingin bergabung dengan organisasi
lain seperti fasilitas kantor yang representatif dan museum
kerja 40 jam per minggu. Sedangkan karyawan operasional pekerja atau tidak, tanpa adanya tekanan, pembatasan, atau bentuk diskriminasi apa pun.
cat “Avian World” (Museum Cat Pertama di Indonesia) sebagai
di cabang bekerja 7 jam per hari dari Senin hingga Jumat ruang edukasi interaktif bagi karyawan maupun pemangku
dan 5 jam pada Sabtu, dengan total kerja tetap 40 jam per Komitmen ini telah dinyatakan secara resmi dalam Kebijakan Keberlanjutan Pilar Sosial, Ketenagakerjaan, dan Hak Asasi
kepentingan lainnya yang berkunjung. Kehadiran berbagai
minggu. Pengaturan ini memberikan karyawan di bagian Manusia (point 9), yang tersedia secara publik melalui situs resmi perusahaan. Kebijakan tersebut menegaskan bahwa
fasilitas ini dirancang untuk menciptakan lingkungan kerja
administrasi perkantoran waktu istirahat selama dua hari kebebasan berserikat merupakan hak fundamental dan bagian dari budaya kerja yang inklusif dan menghargai keberagaman
yang lebih seimbang, kreatif, inspiratif, dan mendukung
per minggu, sedangkan karyawan di bagian operasional pandangan.
kualitas hidup karyawan secara menyeluruh.
mendapatkan waktu istirahat satu hari per minggu.
Saat ini, Avian Brands memiliki dua serikat pekerja yang telah terdaftar di instansi terkait, yaitu Serikat SPI Paguyuban
Pada unit kerja dan level karyawan tertentu, AVIA Keluarga Besar PT Avia Avian Tbk dan Serikat PB.GB.IK. Sarbumusi PT Avia Avian Tbk. Keberadaan organisasi pekerja ini
melaksanakan sistem kerja shift, yang pengaturannya menjadi salah satu pilar pendukung terciptanya lingkungan kerja yang demokratis, setara, serta berbasis dialog sosial. Sampai
disesuaikan dengan kondisi pekerjaan. Jika terjadi dengan akhir tahun 2025, total karyawan tetap AVIA yang tergabung dalam Serikat SPI Paguyuban mencapai 483 orang dan
kelebihan waktu kerja, perusahaan menghitungnya sebagai 50 orang pada Serikat PB.GB.IK. Sarbumusi. Secara keseluruhan, keterlibatan karyawan dalam serikat pekerja mencapai 30,16%
lembur dan memberikan kompensasi sesuai ketentuan dari total karyawan Avian Brands.
ketenagakerjaan yang berlaku. Selain itu, Avian Brands
menyediakan waktu istirahat pada jam-jam tertentu untuk
menjaga kenyamanan dan kesejahteraan karyawan selama
bekerja.
132 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 133
Page 69
Kinerja Pilar Sumber Daya
Manusia & Komunitas Sekitar
PT Avia Avian Tbk
Komunikasi dan Hubungan Industrial Hak Asasi Manusia dalam Rantai Pasok
Untuk menjaga hubungan industrial yang konstruktif dan Sejalan dengan hal tersebut, Avian Brands juga menerapkan Selain implementasi HAM di operasional perusahaan, Avian Brands juga mengintegrasikan nilai-nilai Hak Asasi Manusia sebagai
berkesinambungan, Avian Brands menerapkan prinsip Peraturan Perusahaan yang berlaku di seluruh entitas usaha. kebijakan yang wajib dipenuhi oleh para pemasok perusahaan dalam proses kerja sama. Avian Brands memastikan bahwa
komunikasi yang terbuka, saling menghormati, serta Dokumen ini menjelaskan secara jelas hak dan kewajiban seluruh pemasok telah memenuhi kebijakan ini dan seluruh proses produksi maupun operasional mereka tidak melibatkan
penyelesaian isu ketenagakerjaan melalui mekanisme karyawan dan manajemen, prosedur penyelesaian masalah pelanggaran HAM, seperti eksploitasi tenaga kerja atau diskriminasi.
dialog sosial. Perusahaan menyediakan wadah formal bagi ketenagakerjaan, serta standar perilaku yang harus dipatuhi
perwakilan manajemen dan serikat pekerja untuk berdiskusi seluruh pihak untuk menciptakan lingkungan kerja yang Sebagai bagian dari pemantauan risiko HAM, Avian Brands telah melakukan Human Rights Risk–Impact Assessment (HRIA)
mengenai berbagai topik terkait ketenagakerjaan, aman, saling menghargai, dan produktif. yang diperbarui pada 2024. Risiko yang diidentifikasi perusahaan terkait hak asasi manusia antara lain:
kesejahteraan, keselamatan kerja, produktivitas, dan
pengembangan kebijakan internal. Human Rights Risk-Impact Assesment (“HRIA”)
Pertemuan ini dilaksanakan secara berkala dengan prinsip
transparansi, kesetaraan, serta objektivitas dalam setiap
pengambilan keputusan. Hasil diskusi terdokumentasi
PEKERJA DI BAWAH
dalam bentuk risalah rapat (Minutes of Meeting), yang DISKRIMINASI REMUNERASI
UMUR
menjadi dasar dalam penetapan tindak lanjut, kebijakan
baru, maupun evaluasi kebijakan yang sudah berjalan.
KEBEBASAN
Kebijakan Perlindungan Tenaga Kerja
PERDAGANGAN BERSERIKAT &
PEKERJA PAKSA
MANUSIA PERUNDINGAN
dan Hak Asasi Manusia
BERSAMA
Kebijakan Anti-Pekerja Anak dan Pekerja Paksa
Kebijakan dalam Menghormati Hak Asasi Manusia
Avian Brands memastikan pengelolaan SDM selalu mematuhi ketentuan ketenagakerjaan, termasuk usia minimum bekerja.
Perusahaan secara tegas melarang pekerja anak dengan menetapkan usia minimum karyawan adalah 18 tahun, sebagaimana
Avian Brands memandang penting terhadap perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) dalam seluruh operasional Avian Brands.
tercantum pada Kebijakan Keberlanjutan Avian Brands Pilar Sosial, Ketenagakerjaan, dan Hak Asasi Manusia pada poin 6. Hingga
Komitmen ini diwujudkan melalui Kebijakan Etika Usaha dan Pedoman Perilaku, yang secara jelas mengatur standar perilaku
akhir tahun 2025, Avian Brands berhasil menjaga lingkungan kerja yang bebas dari pekerja anak, baik di area operasional
dan hubungan kerja antara perusahaan dan seluruh Insan Avian Brands. Dokumen ini menjadi pedoman utama dalam
maupun dalam rantai pasokan Avian Brands.
memastikan setiap individu diperlakukan dengan adil, setara, dan bermartabat, tanpa diskriminasi dalam bentuk apa pun.
Kami menyelaraskan kebijakan ini dengan prinsipal poin 1 dan 2 dari UN Global Impact.
Avian Brands juga menjalankan kebijakan anti-pekerja paksa yang tercantum dalam Kebijakan Keberlanjutan Avian Brands
Pilar Sosial, Ketenagakerjaan, dan Hak Asasi Manusia pada poin 12. Terkait dengan hal ini, Avian Brands telah mengidentifikasi
dan melarang sejumlah aktivitas yang termasuk kerja paksa sebagaimana diuraikan berikut:
1. Perekrutan dengan Paksaan: Melarang segala bentuk 7. Pembatasan Kontrak: Tidak memaksa karyawan
perekrutan karyawan yang melibatkan ancaman, menandatangani kontrak yang membatasi hak mereka
Kebijakan Etika Usaha dan Pedoman Perilaku pemaksaan, perbudakan, atau penipuan; untuk memutuskan kontrak;
https://avianbrands.com/viewer/AVIA_ 2. Perampasan Dokumen Identitas: Tidak diperbolehkan 8. Pembatasan Gerak Karyawan: Karyawan bebas bergerak
Etika+dan+Pedoman+Perilaku+Rev.2+tanggal+24+Maret+2022/AVIA_Etika_Usaha_ mengambil, merusak, atau menyembunyikan dokumen selama jam kerja, termasuk ke toilet atau untuk minum,
dan_Pedoman_Perilaku_Rev.2_tanggal_24_Maret_2022.pdf identitas asli milik karyawan; tanpa pembatasan;
3. Pembebanan Biaya Perekrutan: Avian Brands tidak 9. Pemaksaan Lembur: Tidak ada paksaan untuk bekerja
memungut biaya perekrutan dari calon karyawan; lembur atau pemberian hukuman bagi yang menolak;
4. Keuntungan Tidak Sah dari Perekrutan: Tidak menerima serta
keuntungan apa pun, baik material maupun non- 10. Target Kerja yang Tidak Manusiawi: Avian Brands tidak
Hak Asasi Manusia dalam Operasional Perusahaan material, dari kegiatan perekrutan karyawan; menetapkan target kerja yang mengharuskan karyawan
5. Setoran Tidak Sah: Menolak segala bentuk setoran bekerja tanpa jeda atau meninggalkan tempat kerja.
Implementasi hak asasi manusia dalam lingkungan operasional perusahaan juga didukung oleh komitmen yang tercantum dari karyawan, kecuali yang diwajibkan oleh undang
dalam Kebijakan Keberlanjutan Avian Brands Pilar Sosial, Ketenagakerjaan, dan Hak Asasi Manusia. Kebijakan ini telah undang;
disosialisasikan kepada seluruh karyawan, termasuk karyawan baru dalam kegiatan induction sehingga 100% karyawan telah 6. Pinjaman yang Mengikat Karyawan: Avian Brands
tercakup dalam pemahaman dasar prinsip HAM serta tanggung jawab mereka dalam menciptakan lingkungan yang aman tidak memberikan pinjaman dengan syarat mengikat
dan menghormati hak-hak individu. karyawan dalam hubungan kerja sebagai jaminan;
134 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 135
Page 70
Kinerja Pilar Sumber Daya
Manusia & Komunitas Sekitar
PT Avia Avian Tbk
Kebijakan Anti-Pelecehan dan kebijakan ini, maka kami segera mengambil tindakan untuk Struktur Pengelola SMK3
Non-Diskriminasi menyelidiki dan menyelesaikan laporan. Siapa pun yang
terbukti melakukan pelecehan serius akan diberhentikan Avian Brands memastikan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dilakukan secara efektif
Kami menyadari bahwa terdapat risiko diskriminasi, sebagai karyawan Avian Brands, hal yang sama juga berlaku melalui penyediaan sumber daya yang memadai, baik dari segi kompetensi, personel, maupun fasilitas pendukung. Struktur
pelecehan, dan kekerasan seksual terhadap semua karyawan, pada perwakilan pemasok dan mitra kerja. Sebagai upaya pengelola SMK3 berada di bawah tanggung jawab Direktur, yang memegang peran utama dalam implementasi seluruh
baik di lingkungan Avian Brands maupun di pemasok Avian mitigasi, Avian Brands memastikan bahwa kebijakan kebijakan dan program K3 berjalan sesuai standar yang ditetapkan. Dalam pelaksanaannya, Direktur didukung oleh Komite
Brands. Untuk mencegah dan melindungi semua karyawan anti-pelecehan dan non-diskriminasi telah disosialisasikan Panitia Pembina Kesehatan dan Keselamatan Kerja (P2K3) yang berperan sebagai kelompok yang mengawasi dan memberikan
dari pelecehan, Avian Brands memberlakukan sanksi tegas dan dipahami oleh seluruh karyawan. panduan terkait kebijakan K3 di seluruh lingkungan kerja Avian Brands.
bagi siapapun yang terbukti melakukan tindak pelecehan.
Hal ini juga tercantum dalam Kebijakan Keberlanjutan Dengan dukungan dari Komite P2K3, Direktur dapat secara efektif mengarahkan dan mengawasi seluruh inisiatif K3, melakukan
Avian Brands Pilar Sosial, Ketenagakerjaan, dan Hak Asasi Mekanisme Pengaduan Hak Asasi penilaian risiko secara berkala, dan menerapkan tindakan perbaikan yang diperlukan untuk meningkatkan keselamatan di
Manusia pada poin 4, yaitu “Mewujudkan lingkungan kerja Manusia tempat kerja.
yang aman, nyaman, memotivasi, saling menghargai dan
menghormati, serta bebas dari segala bentuk pelecehan” Avian Brands menyediakan mekanisme pengaduan
Ketua
dan poin 7, yaitu “Memberikan kesempatan kerja dan terkait kejadian HAM yang transparan dan aman melalui Chief Operating Officer
perlakuan yang setara tanpa memandang gender, ras, Whistleblowing System (WBS). Setiap pengaduan yang
agama, warna kulit, suku, golongan, dan tanpa diskriminasi diterima melalui sistem WBS akan diproses secara adil,
kepada penyandang disabilitas.” objektif, dan sesuai dengan prinsip-prinsip HAM, untuk
memastikan bahwa hak-hak individu dilindungi dan Wakil Ketua
Deputy Operational Director
Avian Brands memiliki sistem manajemen yang sejalan pelanggaran HAM dapat segera ditangani dengan tepat.
dengan Kebijakan Etika Usaha dan Pedoman Perilaku Dengan langkah-langkah tersebut, kami berkomitmen
Sekretaris
yang mengatur mengenai Etika Perusahaan dengan Insan untuk menjaga keamanan operasional Avian Brands dengan
Perusahaan. Kebijakan ini berlaku untuk setiap individu tetap menghormati dan melindungi hak-hak setiap individu,
Kordinator EHS
di Avian Brands dalam rangka melindungi karyawan sesuai dengan nilai-nilai CInTA yang Avian Brands junjung.
pria dan wanita di dalam Avian Brands, serta melindungi Implementasi kebijakan ini juga membuahkan hasil positif,
seluruh karyawan dari perlakuan yang tidak diinginkan dan di mana sepanjang tahun pelaporan tidak terdapat kejadian
melaporkan insiden terkait dengan pelecehan tersebut. pelanggaran HAM yang terjadi di lingkungan Avian Brands.
Jika ada risiko maupun terjadi hal yang menentang Koordinator Koordinator Koordinator Koordinator Koordinator Koordinator
Koordinator
Tim Koordinator Koordinator Pump Koordinator
Tanggap Health & Penanganan Floor Pengendalian
Pemadam Keamanan Elektrikal Operation & First Aider
Darurat Environmental Bahan Kimia Warden Emisi
Kebakaran Hydrant
Pengelolaan Sistem Manajemen Kesehatan
dan Keselamatan Kerja Implementasi SMK3
Avian Brands berkomitmen untuk menjamin keselamatan, perusahaan dan merupakan tanggung jawab seluruh Avian Brands menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) secara menyeluruh sesuai standar
kesehatan, dan kenyamanan seluruh Insan Avian Brands. tingkatan manajemen. internasional, peraturan nasional, dan praktik keselamatan terbaik di industri. Implementasi ini difokuskan pada penguatan
Komitmen ini diwujudkan melalui prinsip “Safety First” 3. Avian Brands memiliki 41 dokumen pendukung budaya sadar K3, peningkatan kompetensi karyawan, dan penerapan sarana pengendalian risiko yang memadai.
yang menegaskan bahwa keselamatan merupakan prioritas kebijakan K3 berupa SOP, Form, Instruksi Kerja, dan
utama bagi seluruh karyawan dan pemangku kepentingan. Standard terkait K3 yang dapat diakses secara digital
Sebagai panduan komitmen dan arahan pelaksanaan Sistem melalui Portal Avian Management System. Penguatan Budaya & Awareness K3
Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3), Avian
Brands menetapkan dokumen kebijakan antara lain: Target Avian Brands terhadap SMK3 adalah zero fatality dan Avian Brands secara konsisten membangun budaya sadar keselamatan melalui berbagai kegiatan komunikasi dan sosialisasi
1. Kebijakan Keberlanjutan Avian Brands pada Pilar zero accident. Untuk mencapai target dan implementasi SMK3 yang dilakukan di seluruh area operasional. Tim SMK3 secara rutin melakukan briefing rutin, promosi K3, sosialisasi prosedur
Sosial, Ketenagakerjaan, dan Hak Asasi Manusia, yang yang optimal, Avian Brands melakukan langkah pencegahan keselamatan, serta safety talk yang menjadi bagian dari aktivitas harian sehingga setiap karyawan memahami potensi bahaya
menekankan pada penyediaan kondisi lingkungan kerja insiden dengan pendekatan proaktif melalui penilaian di lingkungan kerja dan langkah pencegahan yang harus diambil. Selain itu, Avian Brands juga menerapkan prinsip 5R (Ringkas,
yang aman dan sehat, serta menyediakan akses layanan risiko, pelatihan dan simulasi keselamatan secara rutin, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin) untuk menjaga kebersihan, kerapian, dan keteraturan area kerja.
kesehatan holistik, termasuk konseling, pemeriksaan serta partisipasi karyawan dalam safety inspection. Seluruh
kesehatan rutin, promosi gaya hidup sehat, serta sarana karyawan Avian Brands termasuk mitra kerja telah diberikan
penunjang inklusi seperti ruang laktasi dan akses sosialisasi mengenai kebijakan SMK3 Avian Brands. Kami Pelatihan dan Kompetensi Terkait K3
disabilitas. juga telah mematuhi dan berpedoman terhadap regulasi
2. Kebijakan K3 yang tertuang dalam Manual ISO Integrated, nasional maupun internasional terkait K3. Sejalan dengan Avian Brands menyediakan peningkatan kompetensi dan keterampilan karyawan yang
bahwa Avian Brands berkomitmen terhadap K3 sebagai itu, 100% atau seluruh lokasi operasional Avian Brands berkaitan dengan K3. Secara berkala, kami mengadakan pelatihan tanggap darurat seperti
bagian yang tidak terpisahkan dari seluruh aktivitas telah memiliki ISO 45001:2018 tentang Sistem Manajemen firefighting training menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang dilakukan setiap
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) sejak tahun 2020. tiga bulan, pelatihan fire hydrant yang dilaksanakan setiap enam bulan di pabrik Sidoarjo dan
136 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 137
Page 71
Kinerja Pilar Sumber Daya
Manusia & Komunitas Sekitar
PT Avia Avian Tbk
Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat
pabrik Serang, pelatihan evakuasi (evacuation drill) setiap enam bulan yang bertujuan untuk menguji respons karyawan dalam
situasi kebakaran atau gempa bumi, serta pelatihan mengenai penanganan tumpahan limbah dan bahan berbahaya beracun
setiap enam bulan. Berbagai program pelatihan preventif ini mendukung pemahaman yang kuat bagi seluruh karyawan jika
terjadi kondisi darurat. Program pelatihan yang dijalankan dapat ditemukan pada pembahasan mengenai Pengembangan
Kompetensi Keberlanjutan. Avian Brands memiliki komitmen kuat untuk memastikan ketangguhan perusahaan dalam menghadapi situasi darurat
dan bencana, baik yang bersumber dari faktor internal maupun eksternal. Melalui struktur Panitia Pembina Keselamatan
dan Kesehatan Kerja (P2K3), perusahaan menunjuk Koordinator Tanggap Darurat yang bertanggung jawab dalam
Pengendalian Risiko di Area Kerja mengkoordinasikan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta pengendalian seluruh program kesiapsiagaan. Komitmen ini
diwujudkan melalui:
Selain mengadakan pelatihan, Avian Brands juga memperhatikan langkah pengendalian risiko di area kerja dengan memasang 1. Avian Brands menyusun Laporan Tanggap Kebencanaan yang memuat pemetaan kerentanan dan risiko bencana,
tanda-tanda bahaya yang jelas di seluruh area kerja. Pemantauan area kerja juga dilakukan melalui CCTV untuk mendeteksi dan penyusunan SOP dan pedoman internal, serta program tanggap darurat yang disesuaikan dengan karakteristik risiko di
mengatasi potensi risiko. Penggunaan APD juga diwajibkan untuk seluruh karyawan sebagai langkah pencegahan terhadap setiap fasilitas
risiko di lingkungan kerja. 2. Seluruh potensi bahaya dianalisis menggunakan metode Hazard Identification Risk Assessment and Determining Control
(HIRADC). Metode ini digunakan untuk mengidentifikasi sumber potensi bahaya, termasuk kebakaran, tumpahan bahan
kimia, bencana alam, hingga risiko utilitas. Hasil penilaian risiko menjadi dasar penentuan tindakan pengendalian teknis,
Fasilitas dan Akses Kesehatan administratif, maupun prosedural untuk menurunkan tingkat risiko ke level yang dapat diterima
3. Avian Brands menyediakan sarana dan prasarana pendukung tanggap darurat, seperti jalur evakuasi, titik kumpul,
Avian Brands berkomitmen menyediakan fasilitas kesehatan yang memadai bagi seluruh karyawan. Seluruh atau 100% peralatan darurat, dan sistem alarm yang dipelihara secara berkala agar selalu dalam kondisi siap pakai.
karyawan tetap maupun kontrak memiliki akses yang sama terhadap layanan kesehatan yang sesuai dengan risiko pekerjaan 4. Avian Brands secara berkala melaksanakan program pelatihan dan simulasi darurat untuk meningkatkan kapasitas
mereka. Hal ini merupakan upaya perusahaan untuk mencegah timbulnya penyakit akibat kerja, mendeteksi kondisi kesehatan karyawan. Kegiatan kesiapsiagaan ini mencakup fire drill, spill drill, latihan evakuasi gempa, dan latihan evakuasi banjir.
sedari dini sehingga penanganan secara cepat dapat dilakukan saat terjadi keadaan darurat. Sejumlah program dan fasilitas Selain itu, Tim Keadaan Tanggap Darurat (TKTD) diberikan pelatihan teknis khusus agar mampu berperan sebagai
kesehatan yang disediakan antara lain: responder utama pada keadaan darurat.
Mengikutsertakan karyawan Avian Brands dalam asuransi kesehatan, yang meliputi asuransi dari Badan Penyelenggara
Jaminan Sosial (“BPJS”) sesuai ketentuan ketenagakerjaan, baik BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan. Avian Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran
1 Brands juga mengikutsertakan anggota keluarga karyawan dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu
Indonesia Sehat (“JKN-KIS”) sesuai dengan ketentuan Undang-Undang No. 24 Tahun 2011. Sejak tahun 2023 hingga saat Risiko kebakaran merupakan salah satu aspek keselamatan kerja yang mendapat perhatian tinggi di Avian Brands, mengingat
ini, program tersebut telah mencakup seluruh karyawan bersama anggota keluarganya; karakteristik bahan baku dan proses produksi yang memiliki tingkat inflamabilitas tertentu. Untuk menjaga keamanan
karyawan dan keberlangsungan operasional, Avian Brands menerapkan sistem pencegahan dan pengendalian kebakaran
Menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan tahunan yang mencakup pemeriksaan fisik, spirometri, thorax, urine lengkap,
yang terstruktur, berbasis identifikasi risiko, dan sejalan dengan regulasi keselamatan kerja.
2 darah lengkap, dan audiometri. Sejak tahun 2023 hingga saat ini, Avian Brands telah mengikutsertakan seluruh karyawan
alih daya dalam program medical check-up sesuai paparan dan risiko kerja;
Pendekatan pengelolaan risiko kebakaran dimulai dengan identifikasi bahaya melalui metode HIRADC (Hazard Identification
Menyediakan Ruangan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (“P3K”) yang secara khusus menanggulangi perawatan Risk Assessment and Determining Control) guna memetakan sumber potensi kebakaran di seluruh fasilitas. Hasil pemetaan
ini digunakan sebagai dasar perancangan perlindungan kebakaran, baik yang bersifat aktif seperti APAR, hydrant, fire alarm
3
pertama apabila terdapat kecelakaan kerja atau karyawan yang mengalami masalah kesehatan di tempat kerja. Ruangan
P3K ini aktif beroperasi selama jam produksi perusahaan berlangsung dari pukul 07.30 - 16.00 WIB dengan dibantu system, dan sprinkler maupun pasif melalui pengaturan jalur evakuasi, akses aman, dan infrastruktur pendukung lainnya.
tenaga ahli, yaitu satu dokter dan satu perawat; serta
Untuk memastikan kesiapsiagaan di lapangan, Avian Brands membentuk Tim Keadaan Tanggap Darurat (TKTD) atau Unit
Penanggulangan Kebakaran sesuai Permenaker No. 186/1999. Tim ini menjalankan pelatihan kebakaran secara berkala setiap
4 Mengikutsertakan karyawan dalam program asuransi kesehatan swasta.
enam bulan dan bertanggung jawab dalam simulasi serta respons kedaruratan.
Upaya pencegahan diperkuat melalui pemeriksaan rutin sistem kelistrikan, penangkal petir, dan infrastruktur utilitas lainnya
untuk mengurangi potensi gangguan teknis sebagai penyebab kebakaran. Selain itu, inspeksi dan audit internal dilakukan
secara berkala guna mengevaluasi efektivitas sistem pengendalian dan memastikan seluruh area kerja tetap berada pada
tingkat risiko yang dapat diterima.
138 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 139
Page 72
Kinerja Pilar Sumber Daya
Manusia & Komunitas Sekitar
PT Avia Avian Tbk
Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Kinerja Kesehatan dan Keselamatan Kerja
dan Investigasi
Statistik Kinerja K3 Avian Brands
Avian Brands menerapkan proses identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan investigasi insiden sebagai bagian penting dari
implementasi SMK3. Proses ini dilakukan secara sistematis untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja maupun penyakit
akibat kerja, sekaligus memastikan pengendalian risiko dilaksanakan secara efektif di seluruh area operasional. Proses Jumlah Jam Kerja
dimulai dengan melakukan identifikasi potensi bahaya di seluruh area kerja, dengan perhatian khusus pada bahaya yang
terkait dengan aktivitas produksi, penggunaan bahan kimia, pengoperasian peralatan, serta aktivitas kerja lainnya. Identifikasi (jam)
dilakukan melalui inspeksi rutin, observasi lapangan, laporan karyawan, dan evaluasi area kerja. 25.000.000
20.000.000
Setelah potensi bahaya teridentifikasi, Avian Brands melakukan penilaian risiko untuk mengukur kemungkinan terjadinya
Berhasil Mempertahankan 15.000.000
insiden dan tingkat keparahan dampaknya terhadap kesehatan maupun keselamatan kerja. Hasil penilaian ini menjadi dasar
13.629.504 15.370.005 15.578.504
penetapan prioritas risiko dan penyusunan tindakan pengendalian. Seluruh pengendalian risiko disusun mengikuti hirarki
Zero Accident & 10.000.000
pengendalian, yaitu eliminasi, substitusi, rekayasa, pengendalian administratif, dan penggunaan alat pelindung diri (APD).
Zero Fatality 5.000.000
3.506.349 3.691.036 3.741.957
Selain itu, Avian Brands menerapkan prosedur investigasi insiden yang komprehensif untuk setiap kejadian kecelakaan kerja, -
baik insiden ringan, near miss, maupun kejadian yang berpotensi serius. Prosedur ini mencakup pelaporan, pengumpulan 2023 2024 2025
bukti, analisis akar penyebab, serta penetapan tindakan perbaikan dan pencegahan agar insiden serupa tidak terulang. Setiap
hasil investigasi juga digunakan sebagai bahan evaluasi untuk menyempurnakan prosedur kerja dan meningkatkan efektivitas
Total Recordable Injury Rate (TRIR) Lost Time Injury Rate (LTIR)
pengendalian risiko. Identifikasi bahaya risiko dalam operasional Avian Brands dan pengendaliannya lebih lengkap diuraikan
sebagai berikut:
4,00 3,00
3,50
Kegiatan 2,50
Jenis Bahaya Lokasi Eliminasi dan Pengendalian Alat Pelindung Diri (“APD”) 3,00
Berbahaya 2,50 2,00
2,00 3,15 2,34 3,02 1,50
Proses polimerisasi/ • Overheating reaction RDI – Resin • Menyediakan sistem • Sepatu boot;
esterifikasi process; penanggulangan kebakaran • Kacamata pengamanan 1,50 2,71 1,95 1,99
1,00
• Bahan kimia panas; aktif berupa smoke detector (safety goggles); 1,00
• Panas water bath/ dan water sprinkler; • Respirator; 0,50 0,50
0,57 0,81 0,80
heating mantle; serta • Memasang local exhaust; • Sarung tangan karet; serta 0,27
- -
• Kebakaran. • Menggunakan bahan isolator • Celemek kerja. 2023 2024 2025 2023 2024 2025
untuk mengurangi panas;
• Menyediakan sarana kerja
yang sesuai pelatihan Operasi Manufaktur (AVIA) Distribusi & Transportasi (TKTW)
dan sosialisasi Safety Data
Sheet (“SDS”) pada setiap
bahan kimia berbahaya Avian Brands berupaya mempertahankan dan meningkatkan kinerja K3 guna mencapai target zero accident & zero fatality.
serta mengendalikan Kinerja K3 karyawan operasional pabrik Avian Brands pada tahun 2025 adalah terjadi penurunan 1,23% nilai Total Recordable
penggunaannya sesuai Injury Rate (TRIR) dibandingkan tahun sebelumnya, yang menunjukkan peningkatan efektivitas program pengelolaan risiko
dengan SDS; serta
dan pencegahan kecelakaan.
• Menyediakan sarana
penyimpanan dan
penanganan bahan kimia di Sementara itu, kinerja TRIR pada entitas anak perusahaan (TKTW) mengalami peningkatan sebesar 28,81%, yang dipengaruhi
tempat kerja dan peralatan oleh karakteristik kegiatan usaha sebagai perusahaan distribusi dengan tingkat risiko operasional yang lebih tinggi, khususnya
keadaan darurat.
pada aktivitas transportasi dan logistik. Mayoritas insiden berasal dari kejadian terkait kendaraan dan aktivitas transportasi,
Mengoperasikan • Tangan teriris atau Metal Prod – Menyediakan fasilitas tombol • Sarung tangan pengaman seiring meningkatnya intensitas distribusi dan mobilitas operasional.
mesin cutting terjepit; serta Kerinci emergency pada setiap mesin (safety gloves); serta
• Tertimpa benda cutting. • Kacamata pengaman (safety
berat (cutting sheet). goggles) Sepanjang tahun 2025, tercatat 50 kejadian kecelakaan, di mana 60,00% di antaranya merupakan insiden transportasi
(number of transport incidents). Data ini menjadi dasar bagi Avian Brands untuk memperkuat program pencegahan
Membersihkan tangki • Terkena (kontak) Paint Prod- • Memaksimalkan fungsi dust • PPE masker khusus debu;
proses (pekerjaan di bahan kimia; Merapi collector; serta kecelakaan, khususnya pada aktivitas transportasi, melalui peningkatan standar keselamatan berkendara, program pelatihan
ruang terbatas) • Terpeleset/jatuh; • Penyediaan spill control kit • Kacamata pengaman (safety safety/defensive driving, serta pemantauan risiko operasional untuk menekan potensi kecelakaan kerja di masa mendatang.
• Paparan debu dan (dikerjakan minimal 2 orang); goggles)
bahan kimia; serta serta
Data statistik K3 Avian Brands yang lebih lengkap, meliputi jumlah fatalitas, jumlah kecelakaan kerja serius, jumlah kecelakaan
• Bahaya atmosfer • Penggunaan alat gas detector.
udara. kerja tercatat, jumlah insiden transportasi, jumlah insiden terkait process safety, serta indikator Fatal Incident Rate, Lost Time
Injury Rate, dan Total Recordable Injury Rate, disajikan dalam lampiran ESG Performance Data.
140 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 141
Page 73
Kinerja Pilar Sumber Daya
Manusia & Komunitas Sekitar
PT Avia Avian Tbk
Pengaduan Masalah Ketenagakerjaan dan K3 4. The Environment – mendukung upaya pelestarian lingkungan melalui program mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.
5. Fair Operating Practices – menjunjung tinggi etika bisnis dan antikorupsi.
Pengaduan masalah terkait dengan ketenagakerjaan serta kesehatan dan keselamatan kerja dapat disampaikan melalui 6. Consumer Issues – memastikan keamanan dan kualitas produk untuk konsumen.
kotak suara maupun survei keluh kesah yang dilaksanakan Avian Brands setiap satu tahun sekali. Setiap pengaduan yang 7. Community Involvement and Development – berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
masuk akan diproses dan ditindaklanjuti dengan baik dan profesional. Selain itu, keberadaan serikat pekerja di lingkungan
Avian Brands juga dapat menjadi salah satu media bagi karyawan untuk menyampaikan pengaduan terkait ketenagakerjaan Dengan menerapkan prinsip-prinsip ISO 26000, Avian Brands memastikan bahwa program CSR yang dijalankan:
dan K3 sehingga akan menjadi salah satu topik konsultasi dan perundingan dengan Avian Brands dalam pertemuan rutin • Selaras dengan standar internasional;
setiap 6 bulan sekali. Sepanjang 3 tahun terakhir, Avian Brands tidak menerima laporan terkait masalah ketenagakerjaan serta • Relevan dengan kebutuhan masyarakat;
kesehatan dan keselamatan kerja. • Mendukung pembangunan berkelanjutan; serta
Memperkuat peran perusahaan dalam menciptakan dampak sosial yang positif.
Corporate Social Responsibility
Program Pemberdayaan Masyarakat
Ringkasan Capaian 4. Evaluasi dampak, untuk menilai perubahan sosial,
• Merealisasikan program Avian Brands Peduli sebanyak ekonomi, dan lingkungan yang dihasilkan dari setiap
264 program, meningkat 35,38% dibandingkan tahun program. PERMATA Wadungasih
2024 sebanyak 195 program;
• Program CSR Avian Brands Peduli telah menjangkau Dengan pendekatan ini, Avian Brands berkomitmen bahwa PERMATA Wadungasih (Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Wadungasih) merupakan rangkaian program pemberdayaan
106 wilayah Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia; serta CSR bukan sekadar donasi, melainkan investasi sosial yang masyarakat yang ditujukan bagi warga Desa Wadungasih, wilayah yang terdampak langsung oleh aktivitas operasional Avian
• Investasi CSR Avian Brands Peduli sebesar 5.253 juta menciptakan nilai jangka panjang bagi komunitas dan Brands. Implementasi program CSR PERMATA Wadungasih terbagi menjadi tiga program, yaitu:
rupiah, meningkat 124,10% dibadingkan tahun 2024. bisnis. 1. Program penguatan kelompok UMKM,
2. Program pelatihan kelompok UMKM, dan
Avian Brands menjalankan program Corporate Social 3. Program pembentukan kelembagaan koperasi
Responsibility (“CSR”) sebagai bagian integral dari komitmen Integrasi ISO 26000 dalam Pelaksanaan Selain pelaksanaan program berjalan, pada tahun 2025 perusahaan juga melakukan pelaporan atas program pemberdayaan
perusahaan untuk menciptakan nilai bagi masyarakat dan CSR masyarakat tahun 2024 yang telah menunjukkan praktik baik (good practices), ditandai dengan munculnya indikator
lingkungan. Seluruh inisiatif CSR kami selaras dengan pilar kemandirian pada masyarakat penerima manfaat.
People & Community dalam Avian Brands Sustainability
Strategy serta mendukung Tujuan Pembangunan Program CSR yang dilaporkan dalam proses monitoring dan evaluasi kemandirian tersebut adalah program ketahanan pangan
Berkelanjutan (“SDGs”). lokal, yang mencakup kegiatan budidaya ikan lele berbasis sistem bioflok serta pemanfaatan lahan melalui urban farming.
CSR Avian Brands difokuskan pada program-program yang Secara keseluruhan, seluruh kegiatan dalam CSR PERMATA Wadungasih merupakan bagian dari Program Community
memberikan dampak nyata dan jangka panjang, dengan Development (Pemberdayaan Masyarakat) Avian Brands yang berorientasi pada penguatan kapasitas ekonomi, sosial, dan
prioritas pada tiga bidang utama: pendidikan, tanggap keberlanjutan masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan.
bencana, dan pembangunan lingkungan hidup.
Melalui pendekatan yang berkelanjutan, Avian Brands
berupaya memastikan bahwa setiap program CSR tidak
hanya bersifat filantropis, tetapi juga memberikan manfaat
jangka panjang dan menciptakan dampak sosial yang Sebagai landasan dalam melaksanakan tanggung jawab
signifikan. sosial, Avian Brands mengacu pada standar ISO 26000:
Guidance on Social Responsibility. ISO 26000 memberikan
panduan komprehensif mengenai bagaimana perusahaan
Pendekatan Berbasis Dampak menjalankan praktik bisnis yang etis dan bertanggung
(Impact-Based CSR) jawab secara sosial.
Seluruh inisiatif CSR Avian Brands dirancang menggunakan Dalam konteks CSR, penerapan ISO 26000 diwujudkan
pendekatan need-based dan impact-based, yang meliputi: melalui tujuh core subjects yang menjadi acuan:
1. Pemetaan kebutuhan masyarakat berdasarkan kondisi 1. Organizational Governance – memastikan tata kelola
sosial-lingkungan di sekitar wilayah operasional. CSR yang transparan dan akuntabel.
2. Kolaborasi dengan pemangku kepentingan lokal, 2. Human Rights – mengedepankan penghormatan hak
termasuk pemerintah daerah, lembaga pendidikan, asasi manusia dalam seluruh aktivitas operasional dan
komunitas, dan mitra organisasi. program sosial.
3. Pelaksanaan program yang berorientasi hasil, 3. Labour Practices – memperhatikan aspek
memastikan bahwa bantuan yang diberikan relevan, ketenagakerjaan, termasuk kesehatan dan keselamatan
efektif, dan berkelanjutan. kerja serta kesetaraan kesempatan.
142 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 143
Page 74
Kinerja Pilar Sumber Daya
Manusia & Komunitas Sekitar
PT Avia Avian Tbk
Penguatan UMKM Desa Wadungasih Peningkatan Kapasitas Masyarakat Pelaku UMKM
Perekonomian Desa Wadungasih saat ini didominasi oleh sektor perdagangan, dengan aktivitas Usaha Mikro, Kecil, dan 1. Pelatihan Social Media & E-Commerce Kelompok UMKM
Menengah (UMKM) yang beragam serta memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Penguatan kelompok UMKM Pelatihan Social Media dan E-Commerce dirancang untuk meningkatkan kapasitas digital marketing anggota kelompok
menjadi langkah strategis dalam mendorong pergerakan ekonomi lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. UMKM. Melalui program ini, peserta dibekali pemahaman mengenai strategi pemanfaatan media sosial sebagai sarana
promosi, teknik penyusunan konten yang menarik dan komunikatif, serta pengelolaan online shop pada berbagai platform
Pada tahun 2025, Avian Brands melaksanakan serangkaian kegiatan dukungan bagi UMKM di Desa Wadungasih, yang meliputi e-commerce. Sebagai bagian dari upaya community development, kegiatan ini memberikan keterampilan praktis pemasaran
penyediaan peralatan usaha, dukungan bahan/modal usaha, serta fasilitasi kemasan produk bagi kelompok UMKM binaan. digital, serta membuka peluang perluasan jangkauan pasar produk UMKM hingga ke tingkat yang lebih luas. Selain aspek
Selain dukungan sarana dan prasarana, perusahaan juga menyelenggarakan kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas, dengan pemasaran, pelatihan ini juga mencakup peningkatan kapasitas manajerial usaha, khususnya dalam perencanaan usaha,
tujuan membekali pelaku UMKM dengan pengetahuan dan keterampilan yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. penganggaran, serta pencatatan dan pelaporan keuangan kelompok UMKM.
Seluruh program dan bentuk dukungan tersebut dirancang berdasarkan hasil kajian sosial (social mapping) serta evaluasi 2. Pelatihan Desain Packaging Produk
program, sehingga implementasinya selaras dengan kebutuhan nyata kelompok sasaran dan berorientasi pada keberlanjutan Pelatihan Desain Packaging Produk bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kelompok UMKM dalam merancang
dampak ekonomi masyarakat. kemasan yang menarik, fungsional, dan sesuai dengan kebutuhan pasar, sehingga mampu memperkuat branding dan
daya saing produk. Sebagai bagian dari upaya lanjutan community development, Avian Brands melaksanakan pelatihan
1. Pemberian Dukungan Alat, Bahan, dan Kemasan Produksi Untuk Masyarakat Pelaku UMKM ini dengan menyasar berbagai kelompok usaha, tidak hanya UMKM binaan perusahaan, tetapi juga BUMDes Desa
Program pemberian dukungan alat produksi, bahan, dan kemasan merupakan upaya lanjutan Avian Brands dalam Wadungasih serta pelaku usaha makanan individu lainnya di lingkungan desa. Program ini difokuskan untuk mendorong
mengoptimalkan kinerja kelompok UMKM binaan, yaitu kelompok SIIIP (produk olahan kelor) dan kelompok ECO (produk proses upscaling kemasan produk UMKM SIIIP dan ECO, sehingga produk memiliki standar visual dan fungsional yang
olahan ikan lele). Program ini merupakan bagian dari inisiatif community development perusahaan dalam memperkuat lebih kompetitif di pasar. Pelatihan ini diikuti oleh 30 pelaku usaha Desa Wadungasih, yang sebagian besar merupakan
kapasitas produksi dan daya saing usaha masyarakat. kelompok perempuan rentan sebagai penerima manfaat utama, sehingga program juga berkontribusi pada aspek inklusi
sosial dan pemberdayaan ekonomi perempuan.
Melalui penyediaan peralatan produksi yang lebih modern, dukungan bahan produksi, serta fasilitasi kemasan produk, Avian
Brands menunjukkan komitmen dalam menjawab tantangan sosial-ekonomi Desa Wadungasih, khususnya ketidakseimbangan 3. Pelatihan Penguatan Organisasi UMKM
antara pertumbuhan penduduk usia produktif dan ketersediaan keterampilan berwirausaha maupun kesempatan kerja yang Pelatihan Penguatan Organisasi UMKM merupakan langkah strategis Avian Brands dalam meningkatkan kapasitas
memadai. kelembagaan kelompok UMKM SIIIP (produk olahan kelor) dan ECO (produk olahan ikan lele) di Desa Wadungasih. Melalui
program ini, perusahaan berupaya memperkuat tata kelola organisasi, sistem administrasi, serta kapasitas manajerial
Pelaksanaan program ini bertujuan untuk mendorong proses produksi yang lebih efektif dan efisien, meningkatkan kualitas kelompok agar lebih profesional, adaptif, dan berdaya saing.
dan kuantitas hasil produksi, serta memperluas jangkauan pemasaran produk UMKM hingga ke luar wilayah Desa Wadungasih.
Pada akhirnya, program ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi kelompok UMKM dan meningkatkan Melalui penguatan organisasi, diharapkan kelompok UMKM mampu mengelola keuangan dengan lebih transparan,
kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. mengambil keputusan secara partisipatif, serta membangun jejaring kemitraan yang mendukung ekspansi usaha. Adapun
materi yang diberikan dalam pelatihan mencakup manajemen keuangan sederhana dan teknik pencatatan administrasi.
4. Pelatihan Literasi Keuangan UMKM
Program Pelatihan Literasi Keuangan UMKM dilaksanakan sebagai upaya mendukung peningkatan kapasitas pelaku usaha
lokal dalam pengelolaan finansial yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Inisiatif ini dirancang untuk memberdayakan
30 pelaku usaha Desa Wadungasih termasuk kelompok perempuan rentan agar mampu memahami perencanaan,
penganggaran, serta pencatatan keuangan yang menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan usaha.
5. Pembuatan Kelembagaan Unit Usaha
Pembentukan kelembagaan unit usaha merupakan bagian dari komitmen Avian Brands dalam memperkuat fondasi
usaha kelompok UMKM binaan melalui pendekatan keberlanjutan dan pengembangan kapasitas organisasi. Pada tahun
2025, inisiatif ini diwujudkan melalui pendirian koperasi produsen bagi kelompok UMKM SIIIP dan ECO, sebagai langkah
strategis untuk menghadirkan legalitas usaha, tata kelola yang lebih terstruktur, serta membuka akses pembiayaan dan
kemitraan yang lebih luas. Program ini dikembangkan melalui kolaborasi multipihak, yang melibatkan Pemerintah Desa
Wadungasih, BUMDes, serta kelompok PKK. Pendekatan partisipatif tersebut memastikan bahwa koperasi tidak hanya
berfungsi sebagai wadah usaha, tetapi juga sebagai ruang pemberdayaan masyarakat serta penguatan peran perempuan
dalam pengembangan ekonomi lokal.
Pembentukan koperasi dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari rapat pembentukan, penyusunan AD/ART,
penetapan struktur organisasi, hingga pendampingan administrasi dan legalitas bersama notaris dan Dinas Koperasi. Pada
tahun yang sama, koperasi produsen “Kartini Mandiri Wadungasih” resmi memperoleh akta badan hukum, NPWP, NIB, serta
rekening bersama sebagai identitas operasional. Pasca legalisasi, monitoring dan evaluasi dilakukan secara berkala untuk
mendampingi implementasi tata kelola, partisipasi anggota, serta perkembangan fungsi ekonomi
koperasi. Melalui program ini, perusahaan berharap dapat menumbuhkan model kelembagaan
yang inklusif, adaptif, dan mampu mendorong keberlanjutan usaha berbasis komunitas.
144 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 145
Page 75
Kinerja Pilar Sumber Daya
Manusia & Komunitas Sekitar
PT Avia Avian Tbk
Program Kerja Sama Penjualan Hasil Produksi UMKM Pilar Pembangunan Lingkungan Hidup Pemanfaatan Lahan Urban Farming
Program Pemanfaatan Lahan Urban Farming merupakan
Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan dalam melalui pembuatan identitas usaha yang lebih profesional. Avian Brands menyadari potensi lingkungan yang bagian dari inisiatif Kampung Hijau Berseri yang dilaksanakan
pilar Community Development, PT Avia Avian Tbk terus Perusahaan juga menyediakan ruang dialog melalui sesi dapat dikembangkan sejalan dengan peluang untuk di Desa Wadungasih, wilayah ring 1 operasional perusahaan.
mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui kolaborasi evaluasi berkala untuk memastikan keberlanjutan kolaborasi meminimalkan dampak terhadap lingkungan. Avian Brands Program ini bertujuan meningkatkan ketahanan pangan
yang inklusif dan berdampak. Salah satu inisiatif yang dan peluang pengembangan lebih lanjut. meyakini bahwa kedua hal tersebut dapat berkontribusi lokal melalui optimalisasi lahan terbatas menjadi area
dijalankan adalah Program Kerja Sama Penjualan Produk dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. produktif untuk budidaya sayuran seperti cabai, tomat,
UMKM bersama kelompok usaha lokal, termasuk UMKM di Sebelum kerja sama dimulai, perusahaan melakukan proses terong, sawi pakcoy, dan kelor. Melalui kegiatan ini,
kawasan sekitar operasional perusahaan dan Badan Usaha pendampingan dan penilaian awal untuk memastikan Pipanisasi Air Bersih Desa Wotan masyarakat memperoleh akses terhadap sumber pangan
Milik Desa (BUMDes). kesiapan mitra, termasuk aspek kualitas produk, standar Program pembangunan jaringan pipa dan penyaluran sehat sekaligus mengurangi ketergantungan pada pasokan
higienitas, konsistensi produksi, dan kemampuan distribusi. air bersih langsung ke rumah-rumah warga, memberikan pasar. Hasil panen saat ini dimanfaatkan untuk konsumsi
Sebelum kerja sama dimulai, perusahaan melakukan proses Proses ini dilakukan melalui mekanisme capacity building akses air bersih yang lebih mudah, terjangkau, dan andal rumah tangga, dengan potensi pengembangan menjadi
pendampingan dan penilaian awal untuk memastikan berupa pelatihan, pendampingan teknis, serta evaluasi rutin bagi masyarakat setempat. Dampaknya tidak hanya sumber pendapatan tambahan pada fase lanjutan program.
kesiapan UMKM, termasuk aspek kualitas produk, standar untuk mendorong peningkatan kualitas layanan dan daya meningkatkan sanitasi dan kesehatan masyarakat, tetapi
higienitas, konsistensi produksi, dan kemampuan distribusi. saing usaha. juga memperkuat produktivitas warga, mendukung aktivitas Pelaksanaan program dilakukan melalui kolaborasi
Proses ini dilakukan melalui mekanisme capacity building pendidikan, serta menciptakan lingkungan pemukiman bersama pemerintah desa, kelompok PKK, pengelola TPST,
berupa pelatihan, pendampingan teknis, serta evaluasi Melalui inisiatif ini, PT Avia Avian Tbk berharap dapat yang lebih layak dan sehat. dan BUMDes, sehingga memastikan pengelolaan yang
rutin. Seiring berjalannya program, UMKM menunjukkan menciptakan model kemitraan yang berkesinambungan partisipatif dan berkelanjutan. Dukungan perusahaan
peningkatan dalam berbagai aspek seperti standar kemasan, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi multipihak, berupa bibit, alat pertanian, serta fasilitas pendukung
kualitas produk, tata kelola distribusi, serta branding sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi lokal yang termasuk Pemerintah Desa Wotan, tokoh masyarakat, serta telah memungkinkan komunitas untuk mengelola lahan
mandiri, produktif, dan berdaya saing. kelompok warga setempat. Pemerintah desa turut berperan secara mandiri. Selain memberikan manfaat ekonomi dan
dalam proses perencanaan, koordinasi pelaksanaan di sosial, program ini juga berperan sebagai sarana edukasi
lapangan, hingga pembentukan mekanisme pengelolaan lingkungan bagi anak-anak PAUD dan TK. Dampak program
Pilar Pendidikan bersama warga agar infrastruktur yang dibangun dapat turut mencakup inovasi praktik pertanian lahan sempit
dimanfaatkan dan dipelihara dalam jangka panjang. melalui penanaman sistem polybag.
Apresiasi Anak Karyawan Avian Brands yang Berprestasi
Avian Brands meluncurkan program pemberian beasiswa yang bertujuan untuk mendorong kemajuan pendidikan di kalangan Pelaksanaan program pipanisasi ini turut mendukung
keluarga besar Avian Brands dan masyarakat sekitar. Pada tahun 2025, Avian Brands memberikan beasiswa kepada 14 siswa pencapaian Sustainable Development Goal (SDG) 6: Clean Pilar Tanggap Bencana
dari jenjang SD, SMP, dan SMA yang merupakan anak-anak karyawan Avian Brands yang berhasil meraih prestasi luar biasa, Water and Sanitation, yang menekankan pentingnya
yakni dengan menempati peringkat 3 besar di kelasnya. Beasiswa ini merupakan bentuk apresiasi Avian Brands terhadap ketersediaan air bersih dan akses sanitasi layak bagi seluruh Sepanjang 2025, Avian Brands dalam pilar tanggap bencana
semangat dan usaha mereka dalam meraih prestasi akademik. lapisan masyarakat. Lebih dari itu, program ini menjadi berfokus pada pemberian bantuan kepada kelompok
bagian dari strategi Avian Brands dalam membangun masyarakat yang dikategorisasikan sebagai kelompok
Membangun Masa Depan Anak hubungan yang inklusif dan berkelanjutan dengan rentan.
bersama SMK Tanoko masyarakat melalui pilar pendidikan, kesehatan, lingkungan,
Avian Brands juga memberikan beasiswa untuk dan pemberdayaan ekonomi. Bantuan Paket Sembako
siswa yatim piatu dari Sekolah Menengah Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat rentan,
Kejuruan (SMK) Tanoko, yang merupakan Bagi Avian Brands, inisiatif ini menunjukkan penerapan Avian Brands menyalurkan 500 bantuan paket sembako
bagian dari Hermanto Tanoko Foundation (HTF). prinsip tanggung jawab sosial perusahaan secara nyata, ke sejumlah gereja di wilayah Surabaya. Program ini
Beasiswa ini memberikan pendidikan akademis terukur, dan relevan dengan kebutuhan komunitas di sekitar bertujuan membantu kelompok masyarakat yang
dan non-akademis secara penuh, sehingga wilayah operasional. Melalui kolaborasi berkelanjutan dan membutuhkan, khususnya lansia, keluarga prasejahtera,
diharapkan dapat memberikan akses yang lebih pemberdayaan masyarakat, program ini dapat menjawab serta individu dengan keterbatasan akses pemenuhan
baik bagi anak-anak yang membutuhkan untuk kebutuhan mendesak terkait penyediaan air bersih, serta kebutuhan dasar. Melalui dukungan ini, perusahaan
melanjutkan pendidikan mereka dan mencapai membangun fondasi sosial dan ekonomi yang lebih kuat berharap dapat berkontribusi dalam menjaga ketahanan
potensi terbaik. untuk masa depan desa. pangan, memperkuat solidaritas sosial, serta menciptakan
lingkungan yang inklusif tanpa membedakan latar belakang
Di samping pemberian beasiswa, Agustus agama maupun sosial penerima manfaat. Program ini juga
tahun 2025 menjadi tahun di mana Avian sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung
Brands melaksanakan serangkaian pelatihan ketahanan komunitas (community resilience) sebagai bagian
dan keterampilan kepada para siswa-siswi SMK dari pilar tanggap bencana.
Tanoko sebagai dukungan akan perbaikan
kualitas pendidikan. Dengan para narasumber
yang berasal dari praktisi perusahaan, Avian
Brands berhasil memberikan materi terkait
public speaking, basic painting, dan budaya
kerja kepada 66 siswa siswi yang tersebar di tiga
tingkat SMK Tanoko.
146 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 147
Page 76
Kinerja Pilar Sumber Daya
Manusia & Komunitas Sekitar
PT Avia Avian Tbk
Meningkatkan Kepedulian Melalui Program Donor Darah
Avian Brands secara rutin melaksanakan kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial dan kontribusi nyata dalam Petik Laut
mendukung ketersediaan stok darah di fasilitas kesehatan selama setahun 4 kali. Program ini diikuti oleh karyawan secara
sukarela serta terbuka bagi pihak eksternal melalui kolaborasi dengan lembaga donor darah resmi. Melalui kegiatan ini, Sebagai bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat pesisir, Avian Brands
perusahaan ingin menumbuhkan budaya berbagi, meningkatkan kesehatan masyarakat, serta mendukung layanan medis menyalurkan bantuan charity berupa cat dalam rangka mendukung pelaksanaan tradisi Petik Laut. Bantuan ini
bagi kelompok yang membutuhkan, khususnya pasien darurat, ibu melahirkan, serta penderita penyakit kronis. Inisiatif ini digunakan untuk pengecatan kapal dan fasilitas pendukung nelayan, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap
sekaligus mencerminkan komitmen Avian Brands dalam membangun lingkungan kerja yang peduli, sehat, dan berorientasi keberlanjutan aktivitas melaut serta peningkatan keselamatan dan kenyamanan kerja nelayan. Melalui inisiatif ini,
pada dampak sosial positif. Avian Brands tidak hanya berkontribusi pada pelestarian budaya lokal, tetapi juga memperkuat hubungan kolaboratif
dengan komunitas pesisir di berbagai wilayah Indonesia.
Bantuan Qurban Idul Adha
Pada momentum Idul Adha, Avian Brands menyalurkan bantuan hewan qurban kepada masyarakat sekitar wilayah Sepanjang tahun 2025, Avian Brands telah mendukung 9 program pelaksanaan Petik Laut di berbagai daerah di
operasional perusahaan. Penyaluran bantuan dilakukan bekerja sama dengan lembaga keagamaan dan aparatur desa. Melalui Indonesia sebagaimana diuraikan berikut:
program ini, perusahaan berharap dapat memperkuat nilai gotong royong dan solidaritas sosial yang menjadi bagian dari 1. Petik Laut Pagatan, Batulicin 2025
tradisi masyarakat. Inisiatif ini menjadi kontribusi nyata Avian Brands dalam mendukung kesejahteraan dan harmoni sosial di 2. Petik Laut dan Pengecatan Perahu Pacu Jalur di Kuansing Taluk Kuantan, Riau
lingkungan komunitas sekitar. 3. Petik Laut dan Pengecatan Perahu bersama Komunitas HNR, Sampit
4. Petik Laut dan Pesta Rakyat Nelayan di Kampung Bahari Nusantara Jamarang, Makassar Selatan
5. Petik Laut Kaduara Timur, Pamekasan
6. Petik Laut dan Pengecatan Perahu Pacu Jalur Kelurahan Peranap, Riau
7. Petik Laut dan Pengecatan Perahu Desa Tanjung Seloka, Kalimantan Selatan
Avian Brands Peduli Mewarnai Indonesia 8. Petik Laut Selat Lembeh, Manado
9. Petik Laut Tasyakuran Nelayan Desa Glodog & Lerankulon, Kabupaten Tuban
Sejak awal pendiriannya, semangat mewarnai Indonesia dengan produk Avian Brands telah menjadi bagian dari identitas dan
visi perusahaan. Nilai tersebut diwujudkan secara nyata melalui program “Avian Brands Peduli”, sebagai platform tanggung
Pengecatan Sarana Peribadatan Pengecatan Sarana Pendidikan
jawab sosial perusahaan (CSR) yang berfokus pada kegiatan karitatif berbasis pemberdayaan komunitas.
Selain dukungan kepada masyarakat nelayan melalui Sepanjang tahun 2025, Avian Brands secara aktif
Program ini mengintegrasikan berbagai inisiatif sosial yang menitikberatkan pada dukungan terhadap sektor pendidikan, program Petik Laut, Avian Brands secara berkelanjutan mendukung program pengecatan dan perbaikan
lingkungan, pelestarian budaya lokal, serta penguatan infrastruktur sosial masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, Avian melaksanakan program tanggung jawab sosial lainnya fasilitas pendidikan di berbagai wilayah Indonesia
Brands Peduli merealisasikan rangkaian kegiatan pengecatan berbasis komunitas yang mencakup: berupa bantuan cat bagi tempat ibadah. Inisiatif ini sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap
diarahkan untuk mendukung kegiatan sosial dan penguatan sektor pendidikan dan peningkatan
1. pengecatan perahu nelayan dalam tradisi Petik Laut, keagamaan masyarakat melalui perbaikan kualitas kualitas lingkungan belajar. Inisiatif ini bertujuan untuk
2. pengecatan tempat ibadah, sarana ibadah serta infrastruktur komunitas, sehingga menciptakan ruang belajar yang lebih layak, aman,
3. pengecatan sarana pendidikan, serta tercipta lingkungan yang lebih layak, bersih, dan dan nyaman bagi peserta didik serta tenaga pendidik,
4. pengecatan fasilitas umum dan ruang publik. nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sekaligus mendukung keberlangsungan aktivitas
spiritual maupun sosial. belajar mengajar di lingkungan sekolah. Terdapat
Seluruh kegiatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai bentuk bantuan fisik, tetapi juga menjadi simbol kehadiran Avian 74 kegiatan yang telah direalisasikan sepanjang tahun
Brands dalam memperkuat hubungan sosial, menjaga nilai budaya, serta meningkatkan kualitas lingkungan hidup masyarakat. Sepanjang tahun 2025, Avian Brands telah mendukung 2025, beberapa diuraikan sebagai berikut:
55 program pengecatan sarana peribadatan di 1. Pengecatan Sekolah Kristen Generasi Unggul
berbagai daerah di Indonesia, beberapa kegiatan (GENU), Kupang
diuraikan sebagai berikut: 2. Pengecatan Sekolah Kristen Reohobot Oelebo
1. Pengecatan Masjid Daarussalaam, Tangerang (SKRO), Kupang
2. Pengecatan Masjid Baiturrohman, Ciamis 3. Pengecatan Sekolah Tinggi Agama Kristen (STAK),
3. Pengecatan Gereja Paroki St. Bernardus Abbas Kupang
Tokojaeng, Lembata, NTT 4. Pengecatan Mural di Kota Lama Surabaya bersama
4. Pengecatan Masjid Raya Nur Addin, Tebing Tinggi, Universitas Ciputra Surabaya
Sumatera Utara 5. Pengecatan Yayasan Peduli Anak, Sumbawa
Jumlah Wilayah yang Terwarnai Avian Brands
5. Pengecatan Masjid Assomad, Semarang 6. Pengecatan Sekolah SMP Binar, Pamekasan
106 34
6. Pengecatan Masjid Al-Qosim, Semarang 7. Pengecatan Sekolah SMAN 12, Kupang
7. Pengecatan Mushola Baitul Muslim, Purwokerto 8. Pengecatan Perpustakaan Desa Curug Sangereng
8. Pengecatan Masjid Abdus Salam, Gresik bersama Universitas Pradita, Tangerang
Kabupaten/Kota Provinsi
9. Pengecatan Gereja Katolik Paroki Santo Clemens, 9. Pengecatan Sekolah SD (MI) Mathla’ul Anwar TKL,
Kolaka Mauk, Tangerang
10. Pengecatan Masjid Purisejahtera, Sidoarjo 10. Pengecatan Sekolah SD (MI) Raudlatul Hidayah 2,
Mauk
148 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 149
Page 77
Kinerja Pilar Sumber Daya
Manusia & Komunitas Sekitar
PT Avia Avian Tbk
Pengecatan Fasilitas Umum
Sepanjang tahun 2025, Avian Brands melaksanakan program pengecatan dan perbaikan fasilitas umum di berbagai
daerah di Indonesia sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kualitas lingkungan hidup
masyarakat. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan, serta estetika ruang publik yang
digunakan dalam aktivitas sehari-hari masyarakat. Melalui inisiatif ini, Avian Brands berkontribusi dalam menciptakan
lingkungan sosial yang lebih layak, sehat, dan inklusif, sekaligus memperkuat peran fasilitas umum sebagai ruang
interaksi sosial dan pelayanan publik. Terdapat 86 kegiatan yang telah direalisasikan sepanjang tahun 2025, beberapa
diuraikan sebagai berikut:
1. Pengecatan Kantor Koramil 0816/06 Tanggulangin, Sidoarjo
2. Pengecatan RW 05 Dukuh Menanggal, Surabaya
3. Pengecatan Polsek Buduran, Sidoarjo
4. Pemberian Cat untuk Kegiatan Ruwat Desa di Banjarkemantren, Sidoarjo
5. Pengecatan Kantor Disperindag Kabupaten Sidoarjo
6. Pengecatan Koramil 0816/03 Buduran, Sidoarjo
7. Pengecatan Korem 084/V Surabaya
8. Pengecatan Berm di Jalan Pahlawan - A.Yani Sidoarjo
9. Pemberian Cat untuk Revitalisasi Kampung Tanjung Kait, Mauk
10. Pengecatan 20 Gapura Kreatif bersama Mitra10 Jambi
11. Pengecatan Kelurahan Pematang Reba, Rengat
12. Pemberian Cat untuk Lomba Mural Dinding Tanggul Sungai Bantaran Klego Pekalongan
13. Pengecatan Kelurahan Nginden Jaya II, Jangkungan, Kec. Sukolilo, Surabaya
14. Pengecatan Gedung Pangkalan TNI AL, Mataram
15. Pemberian Cat untuk Event 28Build bersama Habitat for Humanity Indonesia 2025 di 3 lokasi Yogyakarta, Gresik,
dan Balaraja
Pengaduan Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Sepanjang 3 tahun terakhir, Avian Brands tidak menerima laporan pengaduan yang bersifat material dan signifikan terkait
masalah program CSR, pemberdayaan masyarakat, maupun program Avian Brands Peduli yang dijalankan. Selain itu, seluruh
program yang dilaksanakan juga tidak memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap masyarakat lokal, baik secara aktual
maupun potensial. Program-program tersebut justru mampu memberikan manfaat yang signifikan dan berkelanjutan bagi
masyarakat, dan kami akan terus berupaya meningkatkan kontribusi tersebut terhadap kesejahteraan masyarakat di sekitar
Avian Brands secara berkesinambungan.
150 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 151
Page 78
PT Avia Avian Tbk PT Avia Avian Tbk Kinerja Pilar Tata Kelola “Kami senantiasa mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dalam seluruh aktivitas bisnis Avian Brands sebagai fondasi utama dalam membangun perusahaan yang berintegritas, transparan, dan bertanggung jawab. Setiap proses pengambilan keputusan dirancang untuk menjunjung tinggi etika, kepatuhan, serta akuntabilitas guna memastikan keberlanjutan usaha dalam jangka panjang. Melalui penguatan struktur organisasi, peran aktif organ tata kelola, penerapan manajemen risiko keberlanjutan, serta implementasi kebijakan dan pedoman perusahaan yang komprehensif, Avian Brands terus membangun sistem tata kelola yang andal dan adaptif terhadap dinamika bisnis dan regulasi. Pendekatan ini memastikan bahwa operasional perusahaan berjalan secara profesional, terkendali, dan berorientasi pada perlindungan kepentingan seluruh pemangku kepentingan. Dengan menjadikan tata kelola sebagai pilar strategis keberlanjutan, Avian Brands berkomitmen menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, kepatuhan hukum, dan kepercayaan publik. Melalui praktik tata kelola yang beretika dan berkelanjutan, perusahaan bertekad memperkuat fondasi organisasi yang resilien, kredibel, dan berdaya saing dalam menghadapi tantangan masa depan.” 152 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 153
Page 79
Kinerja Pilar Tata Kelola PT Avia Avian Tbk
Capaian Kinerja Utama Rapat Umum Pemegang Saham
Pilar Tata Kelola 2025
Sebagai perusahaan terbuka, Avian Brands memastikan bahwa tata kelola perusahaan dijalankan dengan prinsip transparansi,
akuntabilitas, dan perlindungan terhadap hak seluruh Pemegang Saham. Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS“) berperan
Memperbarui dan menerbitkan Kebijakan sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi, termasuk dalam menetapkan kebijakan strategis perusahaan, pengawasan
Keberlanjutan Avian Brands sebagai respons terhadap kinerja organ perusahaan, serta arah pengembangan jangka panjang Avian Brands.
regulasi terbaru dan standar global industri;
Pelaksanaan RUPS dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, termasuk Undang-Undang
Perseroan Terbatas, peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK“), mekanisme pasar modal, serta Anggaran Dasar Perseroan.
Menerapkan dan membuat pelatihan ISO 31000:2018 Melalui mekanisme ini, seluruh Pemegang Saham baik institusi, publik, maupun Pemegang Saham mayoritas memiliki
100% penanganan Sistem Pelaporan Pelanggaran
tentang Sistem Manajemen Risiko kepada seluruh kesempatan setara untuk menggunakan haknya, antara lain menghadiri rapat, memberikan suara, mengajukan pertanyaan
(whistleblowing system);
kepala departemen; atas agenda yang dibahas, serta memperoleh informasi yang relevan mengenai kondisi dan kinerja perusahaan.
Avian Brands menyelenggarakan 2 jenis RUPS sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yaitu:
100% kepatuhan Kode Etik & Pedoman Perilaku di Sepanjang tahun pelaporan, tidak terdapat kasus
• RUPS Tahunan, yang wajib dilaksanakan maksimal 6 bulan setelah tahun buku berakhir dan membahas agenda wajib
seluruh rantai nilai oleh seluruh karyawan dan mitra korupsi, suap, maupun gratifikasi yang melibatkan
seperti pengesahan kinerja tahunan, penetapan auditor eksternal, serta keputusan lain yang relevan bagi keberlangsungan
kerja; karyawan maupun manajemen; serta
bisnis; serta
• RUPS Luar Biasa, yang diselenggarakan sesuai kebutuhan dalam rangka pengambilan keputusan strategis yang bersifat
Sepanjang tahun pelaporan, Avian Brands tidak mendesak dan tidak dapat menunggu hingga penyelenggaraan RUPS Tahunan berikutnya.
Avian Brands tidak memberikan kontribusi politik, baik
menerima sanksi denda atau tindakan hukum
dalam bentuk dana, barang, maupun fasilitas kepada
signifikan, baik dari lembaga berwenang maupun dari Dalam setiap pelaksanaan RUPS, Avian Brands memberikan akses informasi yang memadai kepada seluruh Pemegang Saham
partai politik, kandidat, atau kegiatan politik tertentu.
Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia; melalui publikasi resmi, situs web perusahaan, serta penyediaan dokumen pendukung rapat sebelum pelaksanaan. Langkah
ini memastikan bahwa proses pengambilan keputusan dilakukan secara etis, transparan, informatif, dan partisipatif.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), pelaksanaan RUPS
mendukung akuntabilitas dan pengawasan terhadap kinerja Direksi dan Dewan Komisaris, sekaligus memperkuat kepercayaan
Pemegang Saham dan pemangku kepentingan terhadap keberlanjutan pertumbuhan Avian Brands.
Kebijakan Keberlanjutan Avian Brands Informasi lebih lengkap mengenai pelaksanaan RUPS, agenda, hasil keputusan, dan statistik partisipasi Pemegang Saham
tersedia dalam Laporan Tahunan (Annual Report) Avian Brands yang dapat diakses melalui situs resmi perusahaan.
Avian Brands telah menetapkan Kebijakan Keberlanjutan sebagai komitmen resmi perusahaan dalam menjalankan
operasional yang bertanggung jawab, transparan, dan berorientasi pada keberlanjutan jangka panjang. Kebijakan ini
ditandatangani oleh Direktur Utama sebagai bentuk komitmen tertinggi manajemen dan menjadi pedoman bagi seluruh
unit bisnis dalam merancang dan melaksanakan kegiatan operasional yang selaras dengan prinsip-prinsip keberlanjutan.
Dewan Komisaris
Kebijakan Keberlanjutan Avian Brands mencakup aspek Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (“ESG”), serta diintegrasikan dalam Dewan Komisaris merupakan organ penting dalam struktur tata kelola Avian Brands yang memegang peran pengawasan
proses kerja, pengambilan keputusan, dan pengelolaan risiko di seluruh lini organisasi. Penerapannya dilengkapi dengan strategis. Dalam menjalankan mandatnya, Dewan Komisaris memastikan bahwa seluruh arah kebijakan perusahaan,
mekanisme evaluasi berkala, pemantauan, audit internal dan eksternal, serta keterlibatan pemangku kepentingan untuk proses pengambilan keputusan, serta implementasi sistem manajemen telah sejalan dengan prinsip tata kelola yang baik
memastikan keselarasan antara praktik di lapangan dan tujuan keberlanjutan perusahaan. (Good Corporate Governance/”GCG”), regulasi yang berlaku, serta komitmen keberlanjutan jangka panjang (ESG Commitment).
Melalui kebijakan ini, Avian Brands memastikan bahwa seluruh karyawan dan unit bisnis menjalankan prinsip keberlanjutan Dengan peran yang bersifat oversight, Dewan Komisaris bertugas memberikan arahan strategis, memastikan adanya sistem
secara konsisten, sistematis, dan terukur. Pemangku kepentingan dapat mengakses dokumen Kebijakan Keberlanjutan kontrol internal yang memadai, serta melakukan pengawasan terhadap kinerja Direksi dalam mengimplementasikan strategi
lengkap melalui tautan atau kode QR yang disediakan pada laporan ini. bisnis dan keberlanjutan.
Sebagai wujud penerapan prinsip independensi, transparansi, integritas, dan akuntabilitas, Dewan Komisaris memprioritaskan
pendekatan berbasis risiko dan dampak, yang tidak hanya mencakup aspek finansial tetapi juga aspek non-finansial, seperti
lingkungan, sosial, budaya organisasi, keberagaman, rantai pasok, kecukupan sistem keselamatan kerja, dan tata kelola risiko
Kebijakan Keberlanjutan Avian Brands yang bertanggung jawab.
https://avianbrands.com/viewer/
Kebijakan+Keberlanjutan+PT+Avia+Avian+Tbk/dokumen_
pendukung_202508041437_Kebijakan_Keberlanjutan_PT_Avia_Avian_Tbk.pdf
154 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 155
Page 80
Kinerja Pilar Tata Kelola PT Avia Avian Tbk
Direksi
Peran Dewan Komisaris dalam Pengawasan Kinerja Keberlanjutan
Selama tahun 2025, Dewan Komisaris melakukan pengawasan berkelanjutan terhadap implementasi strategi, kebijakan, dan
target ESG Avian Brands, termasuk Roadmap Keberlanjutan perusahaan. Pengawasan dilakukan melalui rapat rutin dengan
Direksi dan Komite terkait untuk memastikan: Direksi merupakan organ eksekutif yang bertanggung Unit Keberlanjutan yang berada di bawah koordinasi Direksi
• Integrasi indikator keberlanjutan ke dalam strategi bisnis dan kebijakan operasional; jawab atas pengelolaan operasional, implementasi strategi bertanggung jawab melakukan pemantauan kemajuan,
• Penurunan dampak lingkungan melalui manajemen energi, air, bahan kimia, emisi GRK, dan limbah; bisnis, dan pencapaian target kinerja perusahaan. Dengan penyusunan pelaporan ESG, serta pemenuhan standar
• Kepatuhan perusahaan terhadap regulasi nasional dan internasional terkait lingkungan, ketenagakerjaan, dan keselamatan; mandat pelaksanaan (executive execution role), Direksi global, seperti GRI, SASB, ISSB/IFRS S1-S2, dan kerangka
• Penghormatan hak asasi manusia dan hak pekerja, termasuk non-diskriminasi dan keterlibatan pekerja dalam forum memastikan bahwa seluruh operasi perusahaan berjalan lembaga pemeringkatan ESG.
formal; serta sesuai kebijakan, strategi, dan arahan Dewan Komisaris,
• Pengelolaan risiko keberlanjutan sebagai bagian dari Enterprise Risk Management (“ERM”). termasuk implementasi prinsip keberlanjutan sebagai
bagian dari model bisnis perusahaan. Komposisi dan Keselarasan Keahlian
Dalam konteks ini, Dewan Komisaris berperan memastikan bahwa agenda keberlanjutan tidak hanya dijalankan namun juga
dievaluasi secara berkala melalui indikator kinerja yang terukur. Direksi berkomitmen memasukkan prinsip keberlanjutan Direksi Avian Brands terdiri dari lima anggota dengan
ke dalam keputusan operasional, transformasi sistem, keahlian yang mencakup operasional, rantai pasok,
penyediaan sumber daya, serta perumusan strategi manajemen risiko, inovasi produk, keuangan, serta
Komposisi dan Independensi jangka panjang yang menciptakan nilai bagi pemangku pengembangan pasar. Kombinasi keahlian ini memperkuat
kepentingan. kemampuan manajemen dalam mengeksekusi strategi
Struktur Dewan Komisaris Avian Brands telah disusun untuk memenuhi ketentuan pasar modal serta prinsip tata kelola
berkelanjutan secara komprehensif.
yang sehat. Pada tahun 2025, Avian Brands mencatat bahwa 67% dari total anggota Dewan Komisaris merupakan anggota
independen. Persentase ini meningkat 50% dibandingkan tahun 2024. Peningkatan ini menunjukkan komitmen berkelanjutan
Peran Direksi dalam Pelaksanaan Strategi
perusahaan dalam memperkuat kualitas tata kelola dan fungsi pengawasan dewan.
Keberlanjutan Mekanisme Rapat dan Pemantauan
Selama tahun 2025, Direksi berperan aktif dalam memastikan Untuk memastikan pencapaian target keberlanjutan, Direksi
Pedoman Kerja dan Evaluasi penerapan prinsip ESG melalui langkah-langkah berikut: menyelenggarakan:
• Menentukan target dan indikator kinerja keberlanjutan • Rapat internal rutin Direksi;
Pelaksanaan tugas Dewan Komisaris berpedoman pada Piagam Dewan Komisaris yang ditetapkan pada 16 Agustus 2021. Piagam
dalam KPI operasional; • Rapat gabungan dengan Dewan Komisaris; serta
tersebut mengatur mandat, Kode Etik, mekanisme rapat, dan batasan kewenangan, termasuk peran dalam memantau kinerja
• Mengawasi pelaksanaan program dekarbonisasi, • Forum evaluasi lintas fungsi dan unit operasional.
keberlanjutan. Evaluasi tahunan dilakukan untuk memastikan efektivitas pengawasan serta penyelarasan prioritas ESG di masa
efisiensi energi, dan circular product/materials;
mendatang.
• Integrasi prinsip keberlanjutan ke dalam rantai pasok, Melalui mekanisme ini, Direksi memantau capaian target
investasi teknologi, dan pengembangan produk ramah ESG, efektivitas mitigasi risiko, dan kesiapan implementasi
Informasi lebih lanjut mengenai susunan Dewan Komisaris, peran & tanggung jawab, pelatihan dan pengembangan kompetensi,
lingkungan; program strategis keberlanjutan.
nominasi dan remunerasi Dewan Komisaris, pelaksanaan rapat, dan proses evaluasi kinerja tersedia dalam Laporan Tahunan
• Mengelola aspek kepatuhan lingkungan dan sosial
2025 Avian Brands.
sesuai standar nasional dan internasional; serta
• Memastikan budaya perusahaan mendukung etika bisnis,
keselamatan kerja, inovasi, serta kolaborasi lintas fungsi.
Informasi lebih lanjut mengenai susunan Direksi, peran & tanggung jawab, pelaksanaan tugas, pelatihan dan pengembangan
kompetensi, nominasi dan remunerasi Direksi, serta evaluasi kinerja dapat ditemukan di Laporan Tahunan 2025 Avian Brands.
Ringkasan Perbedaan Fokus Kinerja di Sustainability antara Komisaris dan Direksi
Aspek Dewan Komisaris Direksi
Fungsi Utama Pengawasan (Oversight) Pelaksanaan (Execution)
Fokus ESG Strategi, risiko, kepatuhan, governance Implementasi, operasionalisasi, kinerja
Tanggung Jawab Menilai keselarasan ESG dengan model bisnis Menjalankan dan mencapai target ESG
Rapat tingkat pengawasan, evaluasi,
Mekanisme Eksekusi program, monitoring KPIs, pelaporan
arahan strategis
156 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 157
Page 81
Kinerja Pilar Tata Kelola PT Avia Avian Tbk
Manajemen Risiko Keberlanjutan Kode Etik dan Etika Bisnis Avian Brands
Avian Brands menerapkan pendekatan manajemen risiko Dalam penerapannya, manajemen risiko keberlanjutan Kode Etik dan Etika Bisnis Avian Brands merupakan bagian dari praktik tata kelola perusahaan yang baik, yang disusun untuk
keberlanjutan untuk memastikan seluruh risiko termasuk mencakup proses sistematis yang meliputi identifikasi risiko, menjunjung etika usaha, integritas, dan transparansi dalam seluruh kegiatan Perseroan. Kode etik ini berlaku bagi seluruh
risiko Lingkungan, Sosial, Tata Kelola (“ESG”), dan risiko analisis tingkat kemungkinan dan dampak, penetapan prioritas insan Avian Brands, termasuk Dewan Komisaris, Direksi, karyawan, serta pihak yang bekerja atas nama perusahaan.
perubahan iklim dikelola secara sistematis, terukur, dan risiko berdasarkan tingkat materialitas, serta pemantauan dan
terintegrasi dengan strategi bisnis perusahaan. Pendekatan evaluasi secara berkala. Kerangka kerja ini tidak bersifat statis,
ini didasarkan pada kerangka Enterprise Risk Management melainkan diperbarui sesuai dinamika regulasi, perkembangan Etika Usaha dan Pedoman Perilaku
(“ERM”) dan selaras dengan regulasi nasional serta acuan industri, perubahan iklim, serta perubahan ekspektasi
standar internasional ISO 31000:2018 Risk Management – pemangku kepentingan. Dengan demikian, Avian Brands Avian Brands secara berkala melakukan sosialisasi Etika Usaha dan Pedoman Perilaku kepada seluruh pihak yang berkewajiban,
Principles and Guidelines. dapat memastikan penerapan manajemen risiko yang adaptif guna memastikan pemahaman dan kepatuhan yang menyeluruh. Sosialisasi ini dilakukan melalui berbagai media internal
dan relevan dengan kondisi terkini. serta situs web Avian Brands yang dapat diakses oleh pihak internal maupun eksternal.
Skema Risk Management yang diterapkan Seluruh proses berjalan dengan mengacu pada toleransi Adapun Etika Usaha dan Pedoman Perilaku Avian Brands tersebut mengatur beberapa aspek perilaku yang diuraikan sebagai
Avian Brands: risiko yang telah ditetapkan oleh Manajemen. Infrastruktur berikut:
tata kelola ini memperkuat proses pengambilan keputusan
perusahaan serta memastikan bahwa risiko-risiko yang Standar Etika Usaha: Standar Pedoman Perilaku:
memiliki keterkaitan dengan aspek keberlanjutan dapat
dimitigasi secara tepat dan terukur. 1. Kepatuhan terhadap Hukum dan Peraturan; 1. Komitmen Individu;
2. Etika Perusahaan dengan Insan Perusahaan; 2. Komunikasi dan Penyampaian Informasi;
Proses Manajemen Risiko
Selain meningkatkan ketahanan usaha dan menjaga reputasi 3. Etika Perusahaan dengan Konsumen; 3. Menjaga Kerahasiaan Data, Informasi Rahasia, dan
Cakupan, Konteks, dan Kriteria perusahaan, penerapan manajemen risiko keberlanjutan 4. Etika Perusahaan dengan Pemegang Saham; Informasi Material Perusahaan;
juga berfungsi sebagai katalis penciptaan nilai tambah. 5. Etika Perusahaan dengan Pesaing; 4. Penggunaan Teknologi Perusahaan;
Penilaian Risiko
Pemantauan & Peninjauan
6. Etika Perusahaan dengan Media Massa; 5. Kerja Sama antar Insan Perusahaan;
Komunikasi & Konsultasi
Melalui pendekatan ini, Avian Brands dapat mendorong
Identifikasi Risiko efisiensi operasional, meningkatkan inovasi, memperkuat 7. Etika Perusahaan dengan Mitra Kerja; 6. Kesetaraan Perlakuan dan Pemberian Kesempatan;
kepatuhan terhadap regulasi, serta mendukung pencapaian 8. Tanggung Jawab kepada Pemerintah; 7. Kepatuhan terhadap Hukum dan Peraturan;
Analisa Risiko target keberlanjutan jangka panjang. Dengan demikian, 9. Tanggung Jawab kepada Masyarakat dan 8. Pemberian dan Penerimaan Gratifikasi;
manajemen risiko menjadi pondasi penting dalam Lingkungan; serta 9. Integritas Pelaporan Keuangan;
Evaluasi Risiko
mewujudkan visi keberlanjutan Avian Brands sekaligus 10. Tanggung Jawab dalam Berinovasi. 10. Perlindungan Aset Perusahaan;
Perlakuan Risiko membangun kepercayaan jangka panjang dari para 11. Perencanaan dan Penggunaan Anggaran; serta
pemangku kepentingan. 12. Kesehatan dan Keselamatan Kerja dan Lingkungan
Perekaman & Pelaporan 13. Benturan Kepentingan.
Tujuan penerapan manajemen risiko keberlanjutan di Avian
Brands dirumuskan sebagai berikut:
1. Melindungi keberlanjutan usaha dari risiko signifikan Dokumen lengkap Kode Etik Avian Brands dapat diakses di website Avian Brands berikut.
yang dapat menghambat pencapaian target dan
strategi perusahaan;
Sebagai fondasi, Avian Brands telah menetapkan Pedoman 2. Membangun kerangka kerja pengelolaan risiko yang
Implementasi Manajemen Risiko Tingkat Grup (Group konsisten di seluruh proses bisnis dan fungsi operasional; Informasi lengkap mengenai Dokumen Etika Usaha dan Pedoman Perilaku
Risk Management Implementation Guidelines) yang 3. Mendorong tindakan proaktif, sehingga risiko tidak Avian Brands tersedia melalui tautan dan barcode di bawah ini.
berlaku bagi seluruh unit dan anak perusahaan. Pedoman ini hanya dikendalikan tetapi juga menjadi sumber peluang
mengatur prinsip, tata kelola, peran, proses, dan mekanisme dan keunggulan kompetitif; https://avianbrands.com/viewer/AVIA_
pelaporan risiko sehingga pengelolaan risiko dilakukan 4. Mendorong kehati-hatian dalam pengambilan Etika+dan+Pedoman+Perilaku+Rev.2+tanggal+24+Maret+2022/AVIA_Etika_
Usaha_dan_Pedoman_Perilaku_Rev.2_tanggal_24_Maret_2022.pdf
secara konsisten di seluruh organisasi. Melalui kerangka keputusan, guna memastikan pertumbuhan yang
ini, Avian Brands memastikan bahwa risiko khususnya beretika dan berkelanjutan; serta
risiko keberlanjutan dan perubahan iklim tidak hanya 5. Membangun budaya sadar risiko dan keberlanjutan,
diidentifikasi dan dikendalikan, tetapi juga diintegrasikan sehingga penerapan manajemen risiko menjadi bagian
dalam pengambilan keputusan strategis dan operasional. integral dari perilaku organisasi.
Sejalan dengan komitmen keberlanjutan, Avian Brands senantiasa melakukan peninjauan risiko secara terukur untuk
memahami potensi dampak terhadap strategi, operasional, keamanan produk, sumber daya, rantai pasok, pemangku
kepentingan, dan lingkungan. Melalui pendekatan ini, Avian Brands dapat mengurangi dampak negatif yang mungkin timbul
sekaligus mengoptimalkan peluang keberlanjutan yang mendukung ketahanan usaha dalam jangka panjang.
158 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 159
Page 82
Kinerja Pilar Tata Kelola PT Avia Avian Tbk
Etika Perusahaan dengan Pemegang Saham Hingga akhir periode pelaporan, Avian Brands tidak pernah terlibat dalam tindakan hukum terkait perilaku anti persaingan
maupun pelanggaran undang-undang antipakat dan monopoli di mana Avian Brands diidentifikasi sebagai peserta. Hal ini
Avian Brands memiliki Etika Usaha dan Pedoman Perilaku yang di dalamnya terdapat poin secara khusus mengatur hubungan dibuktikan dengan Avian Brands tidak serta nama Avian Brands tidak tercatat dalam situs web database dugaan pelanggaran
Etika Perusahaan dengan Pemegang Saham. Berdasarkan kebijakan ini, Avian Brands berkomitmen memberikan perlakuan oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Republik Indonesia. Selain itu, Avian Brands tidak dihadapkan pada persaingan
yang setara dan adil kepada seluruh Pemegang Saham, sesuai dengan jumlah dan jenis saham yang dimiliki. Setiap Pemegang usaha dan penguasaan pasar yang signifikan dengan perusahaan lain, yang menunjukkan komitmen Avian Brands untuk
Saham memiliki hak untuk menggunakan hak-haknya sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar Avian Brands dan peraturan beroperasi secara etis dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
perundang undangan yang berlaku. Selain itu, Avian Brands juga senantiasa menyediakan informasi yang sudah terbuka bagi
publik kepada Pemegang Saham secara lengkap, akurat, aktual, tidak menyesatkan, dan mudah diakses sesuai ketentuan Dalam rangka mendukung kebijakan ini, Avian Brands juga telah menerapkan mekanisme pelaporan melalui sistem
perundang-undangan yang dilakukan melalui satu pintu. Seluruh insan Avian Brands juga memiliki kewajiban untuk: whistleblowing, yang memungkinkan pihak internal maupun eksternal untuk melaporkan segala isu terkait persaingan yang
1. Tidak membocorkan atau menyebarluaskan informasi rahasia Avian Brands; serta tidak sehat.
2. Tidak menyalahgunakan informasi material untuk kepentingan pribadi atau yang dapat merugikan perusahaan.
Komitmen ini diperkuat dengan Kebijakan Pencegahan Insider Trading (27 Desember 2021) untuk memastikan aktivitas
perdagangan efek Avian Brands dilakukan secara adil, transparan, dan sesuai peraturan, sekaligus melindungi kepentingan
perusahaan dan Pemegang Saham.
Pedoman Benturan Kepentingan
Etika Perusahaan dengan Mitra
Avian Brands menerapkan Pedoman Benturan Kepentingan yang bertujuan agar setiap keputusan dan tindakan diambil
Avian Brands berkomitmen untuk membangun hubungan bisnis dengan mitra kerja dan pemasok yang adil, transparan, dengan objektivitas, integritas, dan transparansi, tanpa dipengaruhi oleh kepentingan pribadi. Pedoman ini berlaku bagi
dan saling menguntungkan. Pemilihan mitra dan pemasok dilakukan berdasarkan kompetensi, integritas, kredibilitas, dan seluruh insan perusahaan, termasuk Dewan Komisaris, Direksi, dan karyawan, serta mendukung terciptanya hubungan yang
kinerja yang dapat dipertanggungjawabkan. Seluruh kerjasama dijalankan secara profesional dan terdokumentasi dengan adil dengan pemangku kepentingan.
baik. Sebelum memulai kerja sama, setiap calon mitra dan pemasok diwajibkan mendaftar melalui proses yang dibantu oleh
Departemen Procurement, termasuk menandatangani berbagai form, seperti Form GCG, Form Kode Etik, dan dokumen terkait Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat indikasi terjadinya benturan kepentingan dalam setiap keputusan dan kebijakan
lainnya. Avian Brands juga mencegah konflik kepentingan dan praktik persaingan tidak sehat, serta melakukan evaluasi kinerja perusahaan. Pedoman ini membantu Avian Brands menjaga kepercayaan dan integritas perusahaan, sekaligus menunjukkan
secara berkala untuk memastikan kepatuhan terhadap standar etika yang ditetapkan. bahwa kinerja tata kelola Avian Brands telah berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan dan Good Corporate Governance.
Informasi lengkap mengenai Dokumen Kode Etik Mitra Kerja Avian Brands Informasi lengkap mengenai Pedoman Benturan Kepentingan Avian Brands
tersedia melalui tautan dan barcode di bawah ini. tersedia melalui tautan dan barcode di bawah ini.
https://avianbrands.com/viewer/AVIA_ https://avianbrands.com/viewer/AVIA_
Kode+Etik+Mitra+Kerja+Rev+1+tanggal+27+Des+2021/AVIA_Kode_Etik_Mitra_ Pedoman+Benturan+Kepentingan+Rev+1+tanggal+27+Des+2021/AVIA_
Kerja_Rev_1_tanggal_27_Des_2021.pdf Pedoman_Benturan_Kepentingan_Rev_1_tanggal_27_Des_2021.pdf
Kepatuhan dan Sanksi Pelanggaran Kode Etik
Seluruh pedoman perilaku telah dilaksanakan dengan baik oleh Avian Brands. Penyimpangan terhadap Kode Etik dan standar
etika akan dikenakan sanksi sesuai kebijakan perusahaan.
Langkah-Langkah Hukum untuk Perilaku Anti-Persaingan, Praktik Antipakat, dan
Monopoli
Avian Brands menegaskan komitmen terhadap praktik persaingan yang sehat melalui Kebijakan Etika Usaha dan Pedoman
Perilaku. Avian Brands berkomitmen untuk mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan yang relevan mengenai
persaingan usaha dalam rangka menjaga integritas dan mendorong praktik bisnis yang etis.
160 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 161
Page 83
Kinerja Pilar Tata Kelola PT Avia Avian Tbk
Pedoman Kebijakan Komunikasi
Tinjauan Risiko Anti-Korupsi
Selain melakukan langkah preventif, Avian Brands juga melakukan pemetaan dan analisis risiko melalui tinjauan risiko anti-
korupsi. Tinjauan ini dilakukan oleh Komite Good Corporate Governance (“GCG“) dan Komite Audit Internal terhadap potensi
Avian Brands telah menerapkan Pedoman Kebijakan Komunikasi untuk mengatur interaksi kami dengan Pemegang Saham, risiko terjadinya korupsi dan tindakan kecurangan yang tidak sejalan dengan prinsip GCG.
Otoritas Pasar Modal, dan komunitas pasar modal. Berdasarkan pedoman ini, Avian Brands secara rutin menyampaikan
informasi penting, termasuk kinerja keuangan, operasional, tata kelola perusahaan, program keberlanjutan, dan isu material Avian Brands telah melakukan evaluasi risiko korupsi di 100% area pemeriksaan, yaitu 437 area. Dari hasil evaluasi ini, terdapat
lainnya, dengan menjamin informasi tersebut akurat, lengkap, terkini, dan mudah diakses. Pedoman ini juga menegaskan 1 temuan anti-korupsi kategori major. Menindaklanjuti temuan ini, Unit Audit Internal bersama dengan manajemen telah
perlakuan yang adil terhadap seluruh pemegang saham, sehingga hak-hak mereka dihormati dan dijalankan sesuai prinsip mengambil langkah-langkah korektif yang sesuai dengan prosedur dan regulasi yang berlaku, guna memastikan bahwa risiko
keadilan. tersebut dapat diminimalkan dan tidak menimbulkan dampak negatif terhadap operasional Avian Brands.
Informasi lengkap mengenai Pedoman Kebijakan Komunikasi Avian Brands
tersedia melalui tautan dan barcode di bawah ini. Tata Kelola Perpajakan
https://avianbrands.com/viewer/AVIA_ Pengelolaan perpajakan juga menjadi poin penting bagi Kami juga melibatkan konsultan pajak yang bekerja
Pedoman+Kebijakan+Komunikasi+tanggal+27+Des+2021/AVIA_Pedoman_
Kebijakan_Komunikasi_tanggal_27_Des_2021.pdf Avian Brands dalam mematuhi prinsip GCG dan praktik sama dengan Avian Brands sebagai mitra strategis.
bisnis berkelanjutan. Struktur pengelolaan perpajakan Mereka membantu memastikan bahwa Avian Brands
Avian Brands berada di bawah Direktur Keuangan selalu mengikuti perkembangan terbaru dalam regulasi
dan Hubungan Investor yang menangani keuangan, perpajakan dan menerapkan peraturan tersebut secara
akuntansi, dan pajak perusahaan. Avian Brands mengacu benar. Di samping itu, Avian Brands secara berkala
pada ketentuan peraturan perundang-undangan terkait melakukan audit internal dan eksternal untuk memverifikasi
perpajakan yang berlaku di Indonesia, antara lain kepatuhan perpajakan sehingga menjaga transparansi dan
Undang-Undang No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi integritas dalam setiap transaksi. Selain itu, Avian Brands
Kebijakan Anti-Fraud, Anti-Gratifikasi, Peraturan Perpajakan (HPP) dan Undang-Undang No. 11
Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
telah menetapkan mekanisme pelaporan pelanggaran
untuk menanggulangi potensi pelanggaran atau tindakan
dan Anti-Korupsi tidak etis yang berkaitan dengan pajak.
Pelaporan Pajak
Avian Brands berkomitmen menjaga integritas, transparansi, dan reputasi perusahaan melalui penerapan kebijakan anti-fraud,
anti-gratifikasi, dan anti-korupsi di seluruh kegiatan operasional. Komitmen ini ditunjukkan sebagaimana tercantum dalam Terkait dengan kewajiban perpajakan, Avian Brands hanya beroperasi di wilayah Indonesia tanpa memiliki cabang atau kantor
Kode Etik dan Etika Usaha serta Pedoman Perilaku. Kebijakan ini secara eksplisit melarang praktik korupsi, penyuapan, gratifikasi, operasional di luar negeri. Oleh karena itu, seluruh kewajiban dan pelaporan pajak Avian Brands terfokus pada yurisdiksi
dan penipuan, termasuk pemberian atau penerimaan hadiah, hiburan, atau keuntungan lain yang dapat mempengaruhi Indonesia. Adapun pajak yang dibayarkan Avian Brands selama 3 tahun terakhir diuraikan sebagai berikut:
pengambilan keputusan secara tidak wajar. Definisi mengenai penyuapan, korupsi, pencucian uang, konflik kepentingan, dan
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
perilaku yang dapat diterima dijelaskan secara rinci dalam dokumen Kode Etik Mitra Kerja.
Uraian 2025 2024 2023
1 2 3 Pajak Penghasilan 723.597 741.678 696.167
Pajak Bumi dan Bangunan 2.186 2.116 2.015
Kebijakan Kode Etik dan Etika Kode Etik Mitra Kerja, yang mengatur Kebijakan Keberlanjutan Pilar Etika Pajak Pertambahan Nilai 371.172 369.131 382.045
Usaha, yang memuat prinsip-prinsip perilaku yang diharapkan dari mitra dan Tata Kelola, yang memperkuat Total Pembayaran Pajak 1.096.955 1.112.925 1.080.227
integritas, larangan penyuapan, dan pemasok, termasuk definisi dan prinsip GCG dalam aktivitas
gratifikasi, serta perilaku yang dapat larangan praktik penyuapan, konflik perusahaan. Penjaminan atas pengungkapan pajak Avian Brands dilakukan melalui audit keuangan yang dibahas detail di Laporan Tahunan
diterima di seluruh aktivitas bisnis. kepentingan, dan pengelolaan Avian Brands 2025. Avian Brands juga menyediakan saluran pelaporan melalui sistem WBS sebagai wadah pelaporan aman
hadiah atau hiburan. terkait perilaku tidak etis atau pelanggaran hukum terkait pajak.
Sebagai bagian dari komitmen penerapan kebijakan anti-fraud, anti-gratifikasi, dan anti-korupsi, Avian Brands secara rutin Bantuan Finansial yang Diterima dari Pemerintah
menyelenggarakan program pelatihan dan sosialisasi untuk seluruh karyawan serta organ tata kelola. Program ini mencakup
sosialisasi mengenai prinsip-prinsip Kode Etik, penjelasan perilaku yang dapat diterima, larangan praktik korupsi, gratifikasi, Sepanjang tahun 2025, tidak ada bantuan finansial yang diterima oleh Avian Brands dalam bentuk apapun dari pemerintah
dan penyuapan. Selain itu, penandatanganan Pakta Integritas merupakan sarana karyawan dalam memahami dan menyetujui manapun untuk operasi apapun. Selain itu, tidak ada keterlibatan pemerintah dalam bentuk apapun dalam struktur
komitmen integritas dalam menjalankan tugasnya. Inisiatif lain untuk menanamkan budaya etika dan kepatuhan sejak awal kepemilikan saham Avian Brands.
juga dilakukan saat program induksi bagi karyawan baru.
162 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 163
Page 84
Kinerja Pilar Tata Kelola PT Avia Avian Tbk
Kepatuhan terhadap Hukum dan Peraturan 4. Mematuhi undang-undang serta peraturan lokal, regional, dan nasional yang berlaku terkait dengan keamanan informasi.
Kebijakan tersebut senantiasa Avian Brands integrasikan ke dalam proses bisnis sehari-hari, memastikan bahwa setiap
Avian Brands berkomitmen untuk memastikan bahwa Dewan Komisaris, Direksi, pejabat, karyawan, serta pihak-pihak yang aktivitas operasional didukung oleh sistem yang andal, transparan, dan terjamin keamanannya.
berelasi menjalankan seluruh kegiatan usaha dengan menjunjung tinggi integritas, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap
hukum serta peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sepanjang periode pelaporan, Avian Brands tidak menerima Selain itu, kebijakan tersebut juga telah dikomunikasikan kepada seluruh tingkatan manajemen dan memastikan bahwa
sanksi denda maupun tindakan hukum yang bersifat signifikan, baik dari lembaga berwenang maupun dari Otoritas Jasa seluruh karyawan memiliki kesadaran dalam mendokumentasikan, memelihara, mengimplementasikan, meninjau secara
Keuangan dan Bursa Efek Indonesia. Kinerja kepatuhan ini mencerminkan penerapan tata kelola perusahaan yang baik serta berkala, dan menyediakan informasi sistem manajemen keamanan informasi kepada pihak terkait. Upaya ini tidak hanya
upaya berkelanjutan Perseroan dalam memastikan seluruh aktivitas operasional dilaksanakan sesuai dengan ketentuan bertujuan untuk melindungi aset informasi Avian Brands, tetapi juga untuk mendukung kepuasan pelanggan, memastikan
hukum dan regulasi yang berlaku. kualitas layanan yang unggul, dan menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.
Tata Kelola IT (IT Governance)
Pernyataan Tidak Berkontribusi terhadap Politik Departemen IT Avian Brands secara rutin melakukan manajemen review terkait pengelolaan IT perusahaan yang melibatkan
top manajemen dan manajer representatif. Dalam manajemen review ini, disampaikan sasaran terkait pengelolaan IT yang
ingin dicapai, seperti Key Performance Indicators (“KPIs”), serta bagaimana realisasi dan keberlanjutan implementasinya ke
depan. Salah satu sasaran terkait pengelolaan IT Avian Brands adalah aspek keamanan yang berfokus pada pencegahan
Avian Brands menegaskan komitmen kuat untuk menjaga Perusahaan memastikan bahwa seluruh lokasi disrupsi operasional serta perlindungan dari serangan virus dan malware. Sebagai langkah antisipasi terhadap ancaman
integritas, independensi, dan netralitas politik dalam seluruh operasionalnya bebas dari keberpihakan terhadap partai keamanan, prosedur mitigasi telah dirumuskan Avian Brands secara terperinci sesuai dengan ketentuan ISO 27001. Berbagai
aspek pengelolaan bisnis. Penerapan komitmen ini didukung politik, individu politik, atau kepentingan politik tertentu praktik tata kelola IT yang mendukung keberlanjutan bisnis antara lain:
oleh Kebijakan Keberlanjutan Pilar Etika dan Tata Kelola yang yang dapat mempengaruhi keputusan bisnis secara 1. Audit internal rutin untuk memantau kepatuhan terhadap prosedur keamanan dan standar ISO 27001:2022;
secara tegas menetapkan kebijakan political involvement tidak etis. Prinsip ini menjadi dasar bagi setiap kebijakan, 2. Disaster Recovery Plan (DRP), di mana menjadi langkah antisipasi bencana atau gangguan besar yang telah Avian
policy yang melarang keterlibatan perusahaan dalam keputusan, dan kegiatan operasional Avian Brands, termasuk Brands siapkan dengan membangun pusat pemulihan bencana (disaster recovery center) di Avian Innovation Center dan
aktivitas politik baik secara material maupun non-material, dalam interaksi dengan pemangku kepentingan dan pihak menyiapkan rencana pemulihan untuk memastikan operasi dapat kembali normal secepat mungkin;
serta melarang penggunaan jabatan, wewenang, atau aset eksternal. Dengan demikian, perusahaan menolak segala 3. Backup dan Restore Data, di mana menjadi agenda rutin harian Avian Brands untuk menjaga ketersediaan data, diikuti
perusahaan untuk mempengaruhi kebijakan publik atau bentuk kontribusi politik, baik secara langsung maupun dengan simulasi pemulihan (restore) guna memastikan integritas dan keandalan data; serta
mendukung kepentingan politik pribadi, serta mewajibkan tidak langsung, yang berpotensi menimbulkan konflik 4. Simulasi Bencana Tahunan, di mana Avian Brands melaksanakan simulasi bencana alam dan skenario failover secara
pelaporan atas potensi konflik kepentingan politik. kepentingan atau risiko praktik korupsi. tahunan untuk menguji kesiapan sistem dalam menghadapi keadaan darurat.
Privasi dan Keamanan Data
Cybersecurity, Data Privacy, & IT Governance Avian Brands mengelola data pribadi karyawan, konsumen,
dan mitra kerja dengan mengedepankan kebijakan dan
prinsip keamanan informasi Avian Brands. Departemen IT
Keamanan informasi, privasi data, dan tata kelola teknologi berkelanjutan dari sistem manajemen keamanan informasi secara konsisten melakukan berbagai inovasi IT terbaru
informasi menjadi tanggung jawab Avian Brands untuk dengan cara: untuk mengoptimalkan keputusan perusahaan yang
menyediakan sistem yang andal dan mengacu pada 1. Menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan berbasis data, mempercepat otomatisasi, serta memperkuat
ISO 27001:2022 sebagai standar internasional tentang data dengan cara mengelola semua aset informasi perlindungan atas seluruh data perusahaan. Pengembangan
Information Security Management System (“ISMS”). Kebijakan (termasuk data pribadi) secara bertanggung jawab IT yang direalisasikan antara lain:
ini mencakup perlindungan data dan sistem informasi serta mengambil segala tindakan pencegahan terhadap 1. Perlindungan Data & Vulnerability Management, dimana
perusahaan secara keseluruhan, termasuk untuk karyawan, pengungkapan yang tidak diizinkan, kehilangan, dan Avian Brands proaktif mengelola risiko kerentanan
konsumen, dan mitra kerja. kerusakan data; sistem dengan mengidentifikasi aset informasi, menilai
2. Mengambil tindakan koreksi untuk menangani dan titik lemah, pengelompokan risiko, dan melakukan
mencegah terjadinya insiden keamanan informasi pengujian secara berkala;
Sistem Manajemen Keamanan Informasi serta memastikan peningkatan berkelanjutan terhadap 2. Backup & Restore Data, dimana Avian Brands
sistem manajemen keamanan informasi; menjalankan backup system management secara rutin
Avian Brands menerapkan Kebijakan Sistem Manajemen 3. Meningkatkan kompetensi karyawan dengan untuk memulihkan data yang rusak atau hilang dan
Keamanan Informasi PT Avia Avian Tbk yang berlaku sejak menyediakan pelatihan keamanan informasi, meminimalkan gangguan operasional; serta
tanggal 1 Juli 2024. Berdasarkan kebijakan tersebut, Avian menyediakan infrastruktur, dan meningkatkan 3. User Awareness terhadap Ancaman Siber, yang
Brands senantiasa melakukan proses peningkatan yang kesadaran akan pentingnya mengelola aset informasi merupakan program sosialisasi rutin mengenai phising,
secara bertanggung jawab; serta malware, ransomware, dan praktik keamanan digital
lainnya.
164 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 165
Page 85
Kinerja Pilar Tata Kelola PT Avia Avian Tbk
Sistem Pelaporan Pelanggaran Praktik Pengadaan yang Berkelanjutan
(Whistleblowing System)
Sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan, Hasil evaluasi menunjukkan bahwa tidak ada kontraktor, mitra,
Avian Brands telah menerapkan Kebijakan Green Procurement maupun pemasok yang dilaporkan menimbulkan dampak
Avian Brands berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang adil, transparan, dan akuntabel melalui penerapan Sistem dalam proses pemilihan kontraktor, mitra, dan pemasok. negatif terhadap lingkungan akibat aktivitas operasional
Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System/”WBS”). WBS merupakan saluran aman bagi seluruh pemangku kepentingan, Melalui kebijakan ini, Avian Brands memastikan bahwa mereka. Hingga saat ini, Avian Brands telah melakukan
baik internal maupun eksternal untuk melaporkan dugaan kecurangan, pelanggaran hukum, atau penyimpangan dari prinsip- seluruh pihak dalam rantai pasok turut mendukung prinsip penilaian terhadap 148 pemasok utama yang mewakili 80%
prinsip Good Corporate Governance (“GCG”), termasuk fraud, korupsi, dan penyuapan. keberlanjutan yang menjadi landasan utama perusahaan. dari total nilai pembelian perusahaan. Pada tahun pelaporan,
Pendekatan ini selaras dengan Kebijakan Keberlanjutan 100% pemasok utama telah menandatangani Kode Etik Mitra
Pengelolaan WBS menjadi tanggung jawab Komite GGC yang tersedia 24 jam sehari melalui berbagai saluran dan menjamin Avian Brands, yang terdiri dari kebijakan umum sebagai Kerja atau pernyataan komitmen pengadaan berkelanjutan
perlindungan identitas pelapor. Komite GGC menindaklanjuti setiap laporan dengan mengumpulkan data, dokumen, dan pondasi praktik bisnis berkelanjutan, serta kebijakan khusus sebagai bentuk kepatuhan terhadap standar lingkungan,
bukti relevan; laporan yang didukung bukti diteruskan ke tahap penyelidikan dan disampaikan kepada Direksi, sedangkan yang mengatur berbagai aspek operasional, mencakup sosial, dan tata kelola yang ditetapkan perusahaan. Dari
laporan tanpa bukti memadai diinformasikan kepada pelapor bahwa pengaduannya tidak dapat diproses lebih lanjut. mutu, lingkungan, sosial, ketenagakerjaan, hak asasi hasil asesmen, hasil penilaian selama 3 tahun terakhir
manusia, etika, tata kelola, dan pengadaan berkelanjutan. menunjukkan peningkatan signifikan. Pada tahun 2025, Avian
Avian Brands secara rutin menginformasikan mengenai WBS kepada seluruh karyawan, agar mereka mengetahui cara Seluruh prinsip tersebut diimplementasikan melalui 4 pilar Brands telah menilai 20% pemasok utama yang mewakili 80%
melaporkan dugaan pelanggaran dengan aman dan terlindungi. Mekanisme dan kontak pelaporan WBS pada Avian Brands utama pengelolaan keberlanjutan Avian Brands. dari total nilai pembelian perusahaan. Dari total tersebut, 47
diuraikan sebagai berikut: pemasok bahan baku lokal telah menerapkan 65,76% aspek
Dalam pelaksanaannya, Avian Brands secara konsisten keberlanjutan, 57 pemasok bahan baku impor mencapai
Mekanisme WBS pada Avian Brands diuraikan sebagai berikut: melakukan engagement dengan pemasok dan distributor 86,28%, dan 27 pemasok bahan kemas telah menerapkan
melalui berbagai inisiatif, seperti sosialisasi, pelatihan, 65,66% aspek keberlanjutan
dan audit terkait praktik pengadaan berkelanjutan.
Proses pemilihan pemasok telah diintegrasikan dengan
DISKRIMINASI
prinsip keberlanjutan melalui kuesioner asesmen ESG Pelatihan Sustainable Procurement
(Environmental, Social, and Governance) yang mencakup
aspek-aspek penting, seperti kepatuhan terhadap standar Dalam mendukung kebijakan pengadaan keberlanjutan,
Pemeriksaan Terindikasi Pelaporan kepada lingkungan, efisiensi energi, pengelolaan air dan limbah, Avian Brands melakukan peningkatan kompetensi bagi para
Laporan Masuk Investigasi
Awal Pelanggaran Manajemen serta praktik sosial yang mencakup etika bisnis, pemenuhan staf maupun karyawan yang terlibat dalam proses pengadaan
hak tenaga kerja, Keselamatan dan Kesehatan Kerja barang dan jasa. Avian Brands juga menganggarkan dana
(“K3“), serta pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial rutin untuk menyelenggarakan pelatihan untuk seluruh
Perusahaan (“CSR“). staf dari Departemen Procurement sebagai buyer yang
terdiri dari technical training dan functional training. Seluruh
Tidak Terindikasi Selain itu, pemasok bahan baku berbasis kayu dan staf dari Departemen Procurement atau 100% buyer telah
Pelanggaran kertas dalam rantai pasok Avian Brands telah dilengkapi mendapatkan pelatihan yang berkaitan dengan pengadaan
dengan sertifikasi kehutanan berkelanjutan, seperti berkelanjutan.
Forest Stewardship Council (FSC) dan Programme for the
Pelapor akan Diinformasikan Endorsement of Forest Certification (PEFC). Sertifikasi tersebut Selain itu, Avian Brands terus memperkuat kolaborasi
Update atas Hasil dari mencerminkan komitmen terhadap pengelolaan sumber dengan pemasok lokal untuk mendukung pertumbuhan
Investigasi Kasus Perbaikan Kelemahan Kontrol dan daya dan bahan baku yang bertanggung jawab. ekonomi daerah dan ketahanan rantai pasok nasional. Dalam
Case Closed
Sanksi atas Tindakan Indisipliner
3 tahun terakhir, perusahaan berfokus pada peningkatan
proporsi pengeluaran kepada pemasok lokal, sebagaimana
Setiap laporan pengaduan pelanggaran Asesmen Keberlanjutan untuk Pemasok ditunjukkan dalam data pengeluaran Avian Brands untuk
dapat disampaikan kepada:
periode 2023–2025. Langkah ini mencerminkan komitmen
Komite Good Corporate (62) 81138505000 Sebagai bagian dari peningkatan transparansi dan perusahaan dalam memperkuat ekonomi lokal sekaligus
Governance akuntabilitas rantai pasok, Avian Brands juga melakukan mengurangi emisi yang timbul dari rantai logistik global.
Gedung Avian Brands www.avianbrands.com audit kepatuhan terhadap vendor pengelola limbah B3
Jl. Ahmad Yani No. 317 untuk memastikan mereka menjalankan praktik sesuai Sejalan dengan Pilar Keempat Kebijakan Keberlanjutan
Surabaya 60234
peraturan dan prosedur yang berlaku. Selain itu, audit juga Avian Brands, praktik pengadaan berkelanjutan tidak
Jawa Timur, Indonesia pengaduan@avianbrands.com
dilakukan terhadap transporter dan mitra logistik, guna berhenti pada tahap evaluasi dan audit, tetapi juga
memastikan seluruh aktivitas transportasi bahan baku mencakup kolaborasi aktif dengan mitra bisnis. Avian
Selama tahun 2025, terdapat 3 laporan pengaduan yang masuk melalui WBS yang terdiri dari 1 laporan major dan 2 laporan no maupun produk mengikuti standar keselamatan, kepatuhan Brands secara rutin melibatkan pemasok dalam forum dan
issue. Seluruh laporan telah ditindaklanjuti dan diselesaikan sesuai tingkat kesalahan dan kebijakan perusahaan. hukum, dan prinsip ramah lingkungan.
166 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 167
Page 86
Kinerja Pilar Tata Kelola PT Avia Avian Tbk
Tanggung Jawab Laporan Keberlanjutan
survei pemangku kepentingan untuk menilai topik materialitas keberlanjutan serta meningkatkan kesadaran terhadap isu-isu
ESG. Perusahaan juga telah menyelenggarakan sosialisasi dan pelatihan mengenai pelaporan Emisi Gas Rumah Kaca (“GRK”)
Cakupan 3, agar para pemasok memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai kontribusi mereka dalam upaya pengurangan
emisi di sepanjang rantai pasok.
Dengan pendekatan strategis ini, Avian Brands berupaya membangun rantai pasok yang transparan, bertanggung jawab,
dan berdaya saing tinggi, memastikan bahwa keberlanjutan tidak hanya menjadi komitmen internal, tetapi juga menjadi
budaya yang dijalankan bersama oleh seluruh mitra bisnis. Melalui sinergi antara kebijakan, asesmen ESG, dan kolaborasi Pernyataan Anggota Dewan Komisaris dan Anggota Direksi
yang berkelanjutan, Avian Brands menegaskan perannya dalam menciptakan rantai pasok yang mendukung pertumbuhan tentang Tanggung Jawab atas Laporan Keberlanjutan 2025
ekonomi, sosial, dan lingkungan secara seimbang. PT Avia Avian Tbk
Proporsi Pengadaan dari Pemasok Lokal
Uraian Satuan 2025 2024 2023 Kami, yang bertanda tangan di bawah ini, menyatakan bahwa seluruh informasi dalam Laporan Keberlanjutan PT Avia Avian Tbk
Total Pemasok Lokal Total Perusahaan 237 217 219 (“Avian Brands”) tahun 2025 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi
Total Pemasok Total Perusahaan 316 285 281 Laporan Keberlanjutan Avian Brands.
Persentase Pengadaan dari Total Pemasok Lokal % 75,24 76,14 77,94
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Konflik Mineral Surabaya, 16 Maret 2026
Avian Brands berkomitmen untuk menggunakan bahan baku yang bebas dari mineral yang berpotensi terkait konflik seperti
timah, tantalum, tungsten, dan emas (3TG). Komitmen ini dituangkan dalam Kebijakan Keberlanjutan, khususnya pada Pilar Dewan Komisaris,
Pengadaan Berkelanjutan, dimana kriteria pemilihan vendor, mitra kerja, dan pemasok mencakup persyaratan bahwa seluruh
proses pengadaan mereka tidak melibatkan mineral konflik. Ketentuan tersebut telah diintegrasikan ke dalam Kode Etik Mitra
Kerja, yang secara eksplisit menyatakan larangan penggunaan bahan baku yang berasal dari mineral konflik atau sumber yang
tidak bertanggung jawab.
Setiap pemasok diminta memberikan pernyataan kepatuhan terkait sumber bahan baku yang digunakan serta memastikan Hermanto Tanoko
bahwa mineral yang berpotensi termasuk kategori 3TG tidak berasal dari rantai pasok yang berisiko. Pemasok mengisi Form
Komisaris Utama
Asesmen Vendor yang didalamnya memuat pertanyaan mengenai proses eksplorasi bahan baku yang bebas konflik mineral.
Avian Brands juga melakukan peninjauan berkala terhadap pemasok untuk memastikan bahwa tidak ada bahan baku baru
yang secara tidak disengaja mengandung mineral 3TG. Avian Brands juga menetapkan prosedur untuk menangani temuan
terkait hal ini. Pemasok yang tidak memberikan respons setelah beberapa kali permintaan klarifikasi atau yang menunjukkan
ketidaksesuaian akan dikenakan proses peninjauan ulang dan dapat diputuskan untuk dihentikan kerjasamanya melalui
Mohammad Noor Rachman Soejoeti Oscar Christian Maria Jozef Wezenbeek
mekanisme sesuai prosedur perusahaan. Jika ditemukan indikasi material yang berisiko, Avian Brands akan meminta klarifikasi,
Komisaris Independen Komisaris Independen
mendorong tindakan korektif, atau mengharuskan pemasok mengganti sumber material dengan pemasok yang memenuhi
ketentuan keberlanjutan.
Sebagai bentuk penguatan tata kelola, Avian Brands menyediakan mekanisme pelaporan (grievance mechanism) yang dapat
Direksi,
digunakan oleh pihak internal dan eksternal untuk menyampaikan kekhawatiran maupun laporan potensi penggunaan
mineral konflik dalam rantai pasok. Seluruh laporan dicatat, dianalisis, dan ditindaklanjuti sesuai prosedur pengelolaan
keluhan perusahaan.
Avian Brands terus memperkuat praktik pengawasan rantai pasok melalui rencana untuk menyusun penilaian risiko pemasok
dan peningkatan proses uji tuntas (due diligence). Langkah ini dilakukan agar perusahaan dapat melakukan verifikasi Wijono Tanoko Ruslan Tanoko
sumber bahan baku yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Perusahaan juga akan memperluas proses verifikasi serta Direktur Utama Wakil Direktur Utama
meningkatkan komunikasi dengan pemasok untuk mencegah penggunaan material yang bersumber dari rantai pasok berisiko.
Robert Christian Tanoko Kurnia Hadi Sinanto Angelica Tanisia Jozar
Direktur Direktur Direktur
168 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 169
Page 87
PT Avia Avian Tbk
Survei Pembaca
1. Dengan pertimbangan Anda, seberapa besar Anda mau merekomendasikan Laporan Keberlanjutan ini untuk dibaca oleh
rekan atau sejawat Anda?
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Sama sekali tidak Sangat merekomendasikan
2. Apakah informasi yang ada, sudah cukup bagi Anda untuk menarik kesimpulan?
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Sama sekali tidak Sangat merekomendasikan
3. Apakah tampilan Laporan Keberlanjutan ini (tata letak, infografis, dan elemen desain lainnya) cukup menarik dan
membantu saat membaca?
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Sama sekali tidak Sangat merekomendasikan
4. Topik keberlanjutan mana yang paling menarik bagi Anda?
Halaman ini sengaja dikosongkan.
5. Saran dan masukan Anda bagi laporan kami selanjutnya
Topik :
Bahasa :
Desain :
Data :
6. Informasi Anda
Nama :
Usia :
Pekerjaan:
Laporan Keberlanjutan 2025 171
Page 88
PT Avia Avian Tbk
Tanggapan terhadap Survei Pembaca
7. Identitas Menurut Kategori Pemangku Kepentingan
1. Pelanggan
2.
3.
Pegawai/Organisasi Pegawai
Pemegang Saham
Laporan Tahun Sebelumnya
4. Pemerintah, Regulator, atau Legislatif
5. Mitra Kerja Perseroan tidak mendapat tanggapan dari para pemangku kepentingan setelah diterbitkannya Laporan Keberlanjutan 2024.
Dengan demikian, dalam laporan ini tidak terdapat informasi secara spesifik tentang tindak lanjut yang diambil Perseroan atas
6. Media Massa
tanggapan dari pemangku kepentingan tahun sebelumnya.
7. Masyarakat
8. Lain-Lain, sebutkan ..........................................................................................................................................................................................
8. Apakah Anda bersedia untuk dihubungi terkait dengan informasi keberlanjutan kami selanjutnya? Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen
Ya Alamat email yang bisa dihubungi:
Tidak .......................................................................................................................................................................................................................
Laporan Keberlanjutan telah melalui proses assurance oleh lembaga assurance independen, yaitu Decar Verite Asia berdasarkan
AA1000 Assurance Standard (AA1000AS) dengan tingkat Type 2 - Moderate Assurance. Laporan tersebut mencakup verifikasi
atas data kinerja pilar produk, lingkungan, sumber daya manusia & komunitas sekitar, dan tata kelola yang diungkapkan dalam
Mohon lembar umpan balik ini dikirimkan ke: Laporan Keberlanjutan Avian Brands, selaras dengan Avian Brands Sustainability Strategy (ABSS).
PT Avia Avian Tbk
Gedung Avian Brands
Jl. Ahmad Yani No. 317
Surabaya 60234, Jawa Timur, Indonesia
corsec@avianbrands.com
investor.relations@avianbrands.com
PT Avia Avian Tbk akan memperlakukan informasi Anda sebagai rahasia dan tidak dipergunakan untuk tujuan lainnya.
172 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 173
Page 89
PT Avia Avian Tbk
Pernyataan Assurance Independen - Melakukan tinjauan awal atas topik material dalam Inklusivitas
No. DECAR-IAS/024/II/2026 Laporan Keberlanjutan untuk menyusun daftar bukti
Avian Brands telah mengidentifikasi pemangku kepentingan
yang diperlukan guna memastikan akurasi dan
signifikan dengan mengacu pada AA1000SES dan melibatkan
kredibilitas informasi;
setiap kelompok melalui mekanisme yang sesuai untuk
Diterbitkan oleh Decar Verite Asia - Berinteraksi dengan pihak-pihak yang bertanggung
memahami kepentingan dan perhatian mereka. Mekanisme
Atas pengungkapan tertentu dalam ruang lingkup penugasan, sebagaimana tercantum dalam Laporan Keberlanjutan 2025 jawab atas pengelolaan topik material;
tersebut mencakup survei keluhan karyawan, pertemuan
PT Avia Avian Tbk. - Mengevaluasi sistem manajemen dalam proses
bipartit rutin dengan perwakilan karyawan, serta survei
pengumpulan, kompilasi, perhitungan, pelaporan, dan
kepuasan pelanggan. Perusahaan juga melaksanakan survei
Kepada: Para Pemangku Kepentingan PT Avia Avian Tbk validasi data;
materialitas yang melibatkan pemegang saham, karyawan,
Sebagai penyedia jasa assurance keberlanjutan independen yang berlisensi, Decar Verite Asia telah ditunjuk oleh PT Avia - Memverifikasi informasi dan bukti terkait dengan
distributor, pemasok, masyarakat, pelanggan, dan media
Avian Tbk (“Avian Brands”) untuk memberikan assurance independen atas informasi yang disajikan dalam Laporan referensi dan kriteria yang digunakan;
untuk memastikan bahwa perspektif pemangku
Keberlanjutan PT Avia Avian Tbk Tahun 2025 (“Laporan Keberlanjutan”) untuk periode 1 Januari 2025 sampai dengan 31 - Menyampaikan rekomendasi guna memberikan
kepentingan dipertimbangkan dalam penentuan topik
Desember 2025. kesempatan dilakukannya perbaikan apabila
material. Berdasarkan hal tersebut, Decar Verite Asia
diperlukan;
menyatakan bahwa Avian Brands telah menerapkan prinsip
- Menelaah konten akhir Laporan Keberlanjutan;
Tujuan evaluasi atas pengungkapan terpilih serta pengujian inklusivitas.
- Menyusun surat pernyataan assurance dan
berbasis sampel terhadap bukti pendukung untuk menilai
Tujuan assurance ini adalah untuk memberikan opini management letter, yang kemudian memperoleh
kesesuaian, keandalan, dan kualitas informasi terhadap
independen atas informasi kualitatif dan kuantitatif Avian persetujuan sesuai dengan protokol assurance Decar Materialitas
kriteria yang telah ditetapkan.
Brands yang termasuk dalam ruang lingkup penugasan, Verite Asia.
Melalui survei materialitas, setiap kelompok pemangku
termasuk sistem manajemen pendukungnya, sebagaimana
diungkapkan dalam Laporan Keberlanjutan. Pekerjaan Referensi dan Kriteria kepentingan menilai dampak yang ditimbulkan oleh
Batasan Perusahaan. Hasil penilaian tersebut dianalisis dan
assurance dilaksanakan dalam ruang lingkup dan batasan
Decar Verite Asia melaksanakan penugasan assurance diklasifikasikan berdasarkan tingkat signifikansinya, di mana
yang telah ditetapkan; oleh karena itu, pernyataan ini tidak Decar Verite Asia merencanakan dan melaksanakan
sesuai dengan AA1000 Assurance Standard v3 (2020). isu dengan peringkat tinggi dan menengah ditetapkan
dimaksudkan sebagai dasar untuk menafsirkan tingkat pekerjaan untuk memperoleh informasi yang memadai guna
Sesuai dengan persyaratan assurance Tipe 2, pekerjaan yang sebagai topik material, yang selanjutnya ditelaah dan
keberlanjutan maupun kinerja keseluruhan Avian Brands. mendukung suatu kesimpulan pada Tingkat Assurance
dilakukan mencakup evaluasi atas keandalan dan kualitas
Moderat. Proses tersebut mencakup penelaahan dokumen disetujui oleh Direksi. Pendekatan ini memastikan bahwa
kinerja keberlanjutan serta informasi yang diungkapkan,
tata kelola dan data relevan, serta rekalkulasi terbatas topik yang paling relevan dan signifikan dapat diidentifikasi
Ruang Lingkup selain juga penilaian atas kesesuaian terhadap AA1000
dengan menggunakan pendekatan sampling berbasis risiko serta diprioritaskan untuk ditindaklanjuti secara tepat.
AccountAbility Principles Standard (2018). Data dan
Decar Verite Asia melaksanakan penugasan assurance Tipe untuk mengurangi, namun tidak menghilangkan, risiko Berdasarkan proses tersebut, Decar Verite Asia
informasi kinerja tertentu dinilai dengan mengacu pada:
2 atas topik-topik terpilih yang diungkapkan dalam Laporan kesalahan. Decar Verite Asia tidak memberikan assurance menyimpulkan bahwa Avian Brands telah menerapkan
- Peraturan Otoritas Jasa Keuangan: POJK No. 51/2017
Keberlanjutan, selaras dengan Avian Brands Sustainability atas data keuangan, karena Avian Brands telah menunjuk
dan SEOJK No. 16/2021; dan prinsip materialitas.
Strategy (ABSS), yang mencakup area sebagai berikut: pihak lain untuk melakukan audit atas laporan keuangan.
- Standar GRI 2021.
• Pengelolaan Hubungan Pelanggan Assurance atas emisi GRK dilakukan berdasarkan
1. Kualitas dan Keamanan Produk perhitungan internal Avian Brands yang ditelaah Responsivitas
2. Persyaratan dan Umpan Balik Pelanggan Tanggung Jawab menggunakan pendekatan sampling. Tidak terdapat standar
lainnya yang diterapkan dalam proses verifikasi emisi GRK Pada tahun 2025, Avian Brands memperbarui Kebijakan
• Perlindungan Lingkungan Keberlanjutan untuk memperkuat dan menyelaraskan
1. Air PT Avia Avian Tbk tersebut.
komitmennya dengan perkembangan isu ESG, kebutuhan
2. Energi bisnis, serta ekspektasi pemangku kepentingan. Perusahaan
Bertanggung jawab atas penyusunan data dan informasi
3. Limbah Pernyataan Kompetensi dan Independensi juga menyusun Avian Brands Sustainability Strategy (ABSS)
sesuai dengan praktik pelaporan yang berlaku umum.
4. Material yang mencakup seluruh topik material yang telah
Tanggung jawab ini mencakup memastikan keakuratan dan Decar Verite Asia merupakan penyedia jasa assurance
• Perubahan Iklim diidentifikasi serta menetapkan ESG Roadmap 2030 yang
kelengkapan informasi yang dilaporkan, menetapkan serta independen yang berlisensi. Tim kami memiliki keahlian
1. Energi Bersih dan Terbarukan memuat tujuan dan target spesifik. Roadmap tersebut
memelihara pengendalian internal yang relevan dengan teknis, kompetensi, serta pengalaman yang memadai untuk
2. Emisi mencakup strategi terkait perubahan iklim, termasuk
penyusunan laporan, memastikan data kinerja disajikan melaksanakan penugasan assurance atas aspek lingkungan,
3. Rencana Anggaran Pengelolaan GRK komitmen untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar
secara wajar sesuai dengan standar yang berlaku, serta sosial, dan topik lainnya sesuai dengan AA1000 Assurance
• Pengembangan Sosial 50% pada tahun 2030 serta meningkatkan penggunaan
memastikan bahwa data dan informasi tidak diubah atau Standard v3. Tidak terdapat anggota tim assurance yang
1. Tanggung Jawab Sosial Perusahaan energi bersih. Dengan demikian, Avian Brands telah
diamendemen dalam bentuk apa pun setelah proses memiliki hubungan bisnis dengan Avian Brands di luar
2. Hak Asasi Manusia dan Ketenagakerjaan yang Adil menunjukkan penerapan prinsip responsivitas.
assurance dilakukan. penugasan ini. Decar Verite Asia melaksanakan penugasan
3. Kesehatan dan Keselamatan Kerja
• Tata Kelola assurance ini secara independen dan objektif tanpa adanya
Decar Verite Asia benturan kepentingan. Dampak
1. Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan
2. Sistem Pelaporan Pelanggaran Bertanggung jawab untuk mengevaluasi isi Laporan Avian Brands telah menetapkan proses untuk
3. Pengelolaan Integritas dan Kepatuhan terhadap Keberlanjutan dan menilai bukti yang diperoleh atas subjek Kepatuhan terhadap Standar AA1000 Accountability mengidentifikasi, memantau, mengukur, mengevaluasi, dan
Hukum dan Peraturan dan kriteria yang telah disepakati, sesuai dengan ruang Principles (2018) mengelola dampak materialnya. Perusahaan telah
• Rantai Pasok Berkelanjutan lingkup penugasan yang disetujui bersama dengan Avian
Brands. Decar Verite Asia menyimpulkan bahwa pengungkapan mengembangkan 40 produk ramah lingkungan yang
1. Seleksi dan Penilaian Pemasok
2. Praktik Pengadaan Berkelanjutan terpilih yang termasuk dalam ruang lingkup assurance, tersertifikasi Green Label Singapura, meningkatkan
Data dan informasi dalam pengungkapan yang ditentukan, sebagaimana tercantum dalam Laporan Keberlanjutan, penggunaan energi terbarukan sekaligus menurunkan emisi
Metodologi telah sesuai dengan Standar AA1000 Accountability Cakupan 1 dan Cakupan 2, menurunkan tingkat kecelakaan
termasuk namun tidak terbatas pada komitmen, inisiatif,
dan kinerja, telah dilakukan assurance dengan Tingkat Tim melakukan kegiatan berikut untuk memberikan opini Principles (2018). kerja tercatat, serta memperkuat program pelatihan
Assurance Moderat. Prosedur yang dilakukan meliputi assurance: karyawan. Pencapaian tersebut juga memperoleh
pengakuan dari lembaga pemeringkat eksternal.
Halaman 1 dari 3 Halaman 2 dari 3
174 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 175
Page 90
PT Avia Avian Tbk
ESG Performance Data*
*Data disajikan hingga tiga angka di belakang koma
Sustainalytics mengklasifikasikan Avian Brands sebagai pada Standar GRI. Pengungkapan mengenai pendekatan
manajemen atas topik material secara umum telah disajikan Topik Pengungkapan
perusahaan berisiko rendah dengan skor 17,3, yang Deskripsi Satuan 2025 2024 2023
menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun 2024. secara wajar. Prinsip-prinsip untuk mencapai kualitas GRI GRI
Berdasarkan hal tersebut, Decar Verite Asia menyimpulkan pelaporan keberlanjutan yang baik juga telah diterapkan.
bahwa Avian Brands telah menerapkan prinsip dampak. Dokumen pendukung yang relevan telah disampaikan GRI 201: Kinerja Ekonomi 2016
secara memadai selama proses assurance.
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan
POJK No.51/2017 dan SEOJK No.16/2021
Kesimpulan
Pengungkapan yang disajikan dalam Laporan Keberlanjutan Pendapatan Juta Rupiah 8.198.865,000 7.562.742,000 7.186.331,000
telah selaras dengan persyaratan pengungkapan Berdasarkan metodologi yang diterapkan dan bukti yang
sebagaimana diatur dalam POJK No. 51/POJK.03/2017 dan diperoleh dalam lingkup engagement assurance ini, tidak Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021. ada hal yang menjadi perhatian kami yang menyebabkan
kami percaya bahwa pengungkapan terpilih dalam Laporan Biaya Operasional Juta Rupiah 5.249.582,000 4.689.910,000 4.470.422,000
Keberlanjutan disajikan secara keliru secara material.
Kepatuhan terhadap Standar GRI 2021 Pengungkapan terpilih dalam Laporan Keberlanjutan telah Nilai ekonomi Gaji dan Tunjangan Karyawan Juta Rupiah 913.818,000 779.291,000 707.405,000
disusun dan disajikan secara wajar, dalam semua hal yang
Decar Verite Asia menyatakan bahwa pengungkapan yang langsung yang Pembayaran kepada Penyedia
disajikan telah selaras dengan pernyataan Avian Brands
material, sesuai dengan kriteria yang berlaku. Prosedur yang 201-1 Juta Rupiah 1.322.550,000 1.350.681,000 1.367.055,000
dilakukan telah mengurangi risiko kesalahan, namun tidak dihasilkan dan Modal
bahwa Laporan Keberlanjutan disusun dengan mengacu didistribusikan
menghilangkan risiko tersebut sepenuhnya.
Pembayaran kepada Pemerintah Juta Rupiah 397.073,000 380.615,000 482.000,000
Bogor, 23 Februari 2026 Investasi Masyarakat Juta Rupiah 7.740,000 4.944,000 3.940,000
Ditandatangani atas nama Decar Verite Asia
Total Nilai Ekonomi yang
Juta Rupiah 7.890.763,000 7.205.441,000 7.030.822,000
Didistribusikan
Corey Pernieda
Nilai Ekonomi yang Ditahan Juta Rupiah 308.102,000 357.301,000 155.509,000
Direktur
GRI 205: Antikorupsi 2016
Decar Verite Asia
Persentase karyawan yang telah
diinformasikan tentang Kebijakan 100% atau seluruh karyawan serta organ tata kelola
Komunikasi %
Kode Etik, Etika Usaha, dan telah menerima program pelatihan dan sosialisasi
dan pelatihan
Pedoman Perilaku mengenai mengenai prinsip-prinsip Kode Etik,
205-2 tentang kebijakan
penjelasan perilaku yang dapat diterima, larangan
dan prosedur Persentase karyawan yang telah praktik korupsi, gratifikasi, dan penyuapan. Informasi
antikorupsi diinformasikan tentang Kebijakan % selengkapnya dapat ditemukan pada halaman 159.
dan Prosedur Antikorupsi
Jumlah temuan insiden
korupsi yang terbukti dan telah Jumlah 1 1 0
Insiden korupsi diselesaikan
yang terbukti dan
205-3 Jumlah karyawan yang dikenai
tindakan yang
diambil sanksi disiplin atau diberhentikan
Jumlah 1 1 0
karena tidak mematuhi kebijakan
anti-korupsi
GRI 301: Materials 2016
Material tak terbarukan yang
Ton 90.063,168 69.528,100 70.887,410
digunakan
Material yang Material terbarukan yang
digunakan Ton 117.435,918 89.589,480 72.903,200
301-1 digunakan
berdasarkan berat
atau volume Total material yang digunakan Ton 207.499,085 159.117,580 143.790,610
Persentase material terbarukan
% 56,596% 56,304% 50,701%
yang digunakan
Halaman 3 dari 3
176 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 177
Page 91
PT Avia Avian Tbk
Topik Pengungkapan Topik Pengungkapan
Deskripsi Satuan 2025 2024 2023 Deskripsi Satuan 2025 2024 2023
GRI GRI GRI GRI
Penggunaan Kembali Material berdasarkan Jenis Produk Kategori 4: Distribusi dan
GJ 10.389,315 10.359,372
Transportasi Hulu Data belum
Sludge & Cat Sisa Proyek Ton 4.380,988 2.731,090 1.882,530 tersedia
Konsumsi energi Kategori 9: Distribusi dan
Solvent Cuci Ton 235,842 151,190 166,270 103-3 GJ 113.872,638 108.808,180 karena masih
hulu dan hilir Transportasi Hilir
dalam proses
Total Penggunaan Kembali Total konsumsi energi di luar inventarisasi
Ton 4.616,830 2.882,280 2.048,800 GJ 124.261,953 119.167,552
Material organisasi
Material input dari Rasio Penggunaan Kembali Material berdasarkan Jenis Produk kWh/Ton 38,207 46,992 49,575
301-2 daur ulang yang 103-4 Intensitas energi Intensitas energi
kg/Ton GJ/Ton 0,138 0,169 0,178
digunakan Sludge & Cat Sisa Proyek 26,920 16,970 11,910
Produk Cat
Jumlah pengurangan konsumsi
kg/Ton Program pengurangan konsumsi energi
Pengurangan energi yang dicapai sebagai akibat
Produk 103-5 GJ selengkapnya dapat dilihat pada bab Efisiensi Energi
Solvent Cuci 8,577 6,812 5,680 konsumsi energi langsung dari inisiatif efisiensi dan
Solvent- halaman 90.
konservasi
Based
GRI 303: Air dan Efluen 2018
Rasio Pemakaian Material Daur
% 2,225% 1,811% 1,425% m³ 128.938,000 88.270,000 99.320,000
Ulang Pengambilan air tanah
Produk Sepanjang tahun 2023-2025, seluruh produk Avian (groundwater) Megaliter 128,938 88,270 99,320
pemerolehan kg/Ton Brands dapat terserap dengan baik di pasar dan tidak
301-3 Sludge & Cat Sisa Proyek m³ 62.800,000 54.210,000 42.360,000
ulang dan material Produk Cat terdapat produk yang ditarik kembali terkait dengan Pengambilan air pihak ketiga
kemasannya ketidaksesuaian produk ataupun sebab lainnya. (third-party water) Megaliter 62,800 54,210 42,360
GRI 103: Energy 2025
Total air yang diambil dari semua m³ 191.738,000 142.480,000 141.680,000
Konsumsi Energi Tidak Terbarukan 303-3 Pengambilan Air
sumber Megaliter 191,738 142,480 141,680
GJ 48.922,978 53.110,950 51.149,380 Total pengambilan air dari daerah
Konsumsi energi listrik
kWh 13.589.716,120 14.753.041,667 14.208.160,980 dengan stres air tinggi atau sangat Megaliter
tinggi Avian Brands tidak melakukan pengambilan air dari
Konsumsi energi solar GJ 2.871,914 2.857,657 3.405,693 daerah dengan stres air tinggi atau sangat tinggi.
Persentase air yang diambil dari Selengkapnya dapat dilihat pada halaman 94.
Konsumsi energi gas GJ 39.554,034 43.494,898 43.561,136 daerah dengan stres air tinggi atau %
sangat tinggi
Total Konsumsi Energi Tidak GJ 91.348,927 99.463,504 98.116,208
Pelepasan Air ke Badan Air/ Air Limbah
Terbarukan kWh 25.374.701,810 27.628.751,207 27.254.502,228
m³ 5.350,000 4.680,000 3.710,000
Konsumsi Energi Terbarukan Domestik
Megaliter 5,350 4,680 3,710
GJ 5.400,000 0,000 0,000 Pelepasan Air ke
Konsumsi energi listrik dari PLTA 303-4 Badan Air/ Air m³ 274,200 257,300 198,400
kWh 1.500.000,000 0,000 0,000 Limbah Industri
Megaliter 0,274 0,257 0,198
Konsumsi energi Konsumsi solar panel GJ 3.973,150 2.013,120 1.814,710
103-2 m³ 5.624,200 4.937,300 3.908,400
dalam organisasi (self generated) Total Pelepasan Air ke Badan Air/
kWh 1.103.652,660 559.200,000 504.086,111 Air Limbah Megaliter 5,624 4,937 3,908
GJ 9.373,150 2.013,120 1.814,710
Total konsumsi energi terbarukan m³ 186.113,800 137.542,700 137.771,600
kWh 2.603.652,660 559.200,000 504.086,111 Total air yang dikonsumsi
Megaliter 186,114 137,543 137,772
Total Konsumsi Energi
Avian Brands melakukan analisis risiko air melalui
GJ 100.722,076 101.476,624 99.930,918 Water Risk Filter dari World Wide Fund for Nature, yang
Total konsumsi energi terbarukan menunjukkan bahwa seluruh lokasi pabrik Avian
dan tidak terbarukan Total air yang dikonsumsi dari
kWh 27.978.354,470 28.187.951,207 27.758.588,339 Brands berada di level risiko sangat rendah dan
daerah dengan stres air tinggi atau m³
medium. Hal ini menunjukkan bahwa Avian Brands
Persentase Energi sangat tinggi
tidak mengonsumsi air di daerah dengan risiko air
Persentase energi terbarukan 303-5 Konsumsi air tinggi atau sangat tinggi. Selengkapnya dapat dilihat
% 9,306% 1,984% 1,816% pada halaman 94.
dibanding total energi
Persentase air yang dikonsumsi
Persentase listrik yang disediakan
dari daerah dengan stres air tinggi % 0,000 0,000 0,000
oleh pihak ketiga dibanding total % 48,572% 52,338% 51,185%
atau sangat tinggi
energi
m3/Ton
0,988 0,746 0,810
Produk
Intensitas Air
Megaliter/
0,000988 0,000746 0,000807
Ton Produk
178 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 179
Page 92
PT Avia Avian Tbk
Topik Pengungkapan Topik Pengungkapan
Deskripsi Satuan 2025 2024 2023 Deskripsi Satuan 2025 2024 2023
GRI GRI GRI GRI
GRI 305: Emisi 2016 Penggunaan Kembali Limbah B3
Emisi Langsung dari Pembakaran Cat Sisa Proyek Ton 4.261,088 2.650,140 1.820,240
TonCO2e 2.279,774 2.506,914 2.510,732
Stasioner
Emisi GRK Solvent Cuci Ton 235,842 151,190 166,270
305-1 langsung Emisi Langsung dari Pembakaran
TonCO2e 211,768 210,718 251,129
(Cakupan 1) Bergerak Sludge Ton 119,900 80,950 62,290
Total Emisi Cakupan 1 TonCO2e 2.491,543 2.717,632 2.761,861 Total Penggunaan Kembali Limbah
Ton 4.616,830 2.882,280 2.048,800
B3
Emisi GRK Emisi Tidak Langsung dari Konsumsi
TonCO2e 7.244,655 8.564,959 8.581,653
305-2 tidak langsung Listrik yang Dibeli dari PLN Limbah B3 yang Diserahkan kepada Pihak Ketiga Berizin
(Cakupan 2) Total Emisi Cakupan 2 TonCO2e 7.244,655 8.564,959 8.581,653 Padat Ton 633,127 642,500 806,690
Kategori 4: Transportasi dan Cair Ton 76,440 91,440 80,080
TonCO2e 766,088 602,990 Limbah yang
Distribusi Hulu
Data belum 306-4 dialihkan dari Total Limbah B3 yang Diserahkan
Kategori 9: Transportasi dan pembuangan Ton 709,567 733,940 886,770
Emisi GRK TonCO2e 8.396,753 8.111,540 tersedia kepada Pihak Ketiga Berizin
305-3 (Cakupan 3) tidak Distribusi Hilir karena masih
3R Sampah Sejenis Rumah Tangga
langsung lainnya Kategori 11: Penggunaan Produk dalam proses
TonCO2e 51.601,323 54.342,140 inventarisasi
yang Dijual Data belum
tersedia
Total Emisi Cakupan 3 TonCO2e 60.764,164 63.056,670 Total 3R Sampah Sejenis Rumah
Ton 1.089,230 1.617,399 karena masih
Tangga
Total Emisi Scope 1 dan 2 TonCO2e 9.736,198 11.282,591 11.343,514 dalam proses
inventarisasi
KgCO2e/
17,212 23,335 24,546 Data belum
Ton
Sampah Sejenis Rumah Tangga tersedia
Intensitas emisi TonCO2e/
305-4 Intensitas emisi GRK Cakupan 1 0,017 0,023 0,025 yang diserahkan/dikelola Pihak Ton 97,230 96,320 karena masih
GRK Ton
dan 2 Ketiga (TPS 3R Wadungasih Berseri) dalam proses
TonCO2e/ inventarisasi
Ribu 0,0000012 0,0000015 0,0000016 Pengelolaan limbah B3 dilakukan melalui kerjasama
Rupiah Limbah B3 yang diarahkan dengan pihak ketiga (transporter, pengumpul, dan
Emisi GRK berkurang sebagai Program pengurangan emisi GRK selengkapnya ke pembuangan di tempat Ton pengelola), sehingga tidak ada limbah B3 yang
Pengurangan emisi pembuangan akhir (TPA) diserahkan ke TPA. Selengkapnya dapat dilihat pada
305-5 akibat langsung inisiatif TonCO2e dapat dilihat pada bab Pengelolaan Emisi halaman
GRK halaman 103.
pengurangan 97-98.
Berdasarlan hasil evaluasi terhadap seluruh kegiatan Pembuangan Efluen dari Proses
Limbah yang
produksi, menunjukkan tidak adanya penggunaan Water Treatment Plant dan Sewage Megaliter 5,470 5,180 3,830
Emisi zat perusak 306-5 diarahkan ke
305-6 Emisi zat perusak ozon (ODS) CFC-ton atau pelepasan BPO dalam proses manufaktur Treatment Plant
ozon (ODS) pembuangan
produk Avian Brands. Informasi selengkapnya dapat Pengelolaan Sampah Sejenis Rumah Tangga
dilihat pada halaman 100. dilakukan melalui kerjasama dengan pihak ketiga
Sampah Sejenis Rumah Tangga
Nitrogen Oksida (TPS 3R Wadungasih Berseri), sehingga tidak ada
yang diarahkan ke pembuangan di Ton
(NOx), Belerang Nitrogen Oksida (NOx) mg/Nm3 31 4 21 Sampah Sejenis Rumah Tangga yang diserahkan
tempat pembuangan akhir (TPA)
305-7 Oksida (SOx), ke TPA. Informasi selengkapnya dapat dilihat pada
dan Emisi Udara halaman 104.
Sulfur Oksida (SOx) mg/Nm3 38 25 40
Signifikan Lainnya GRI 308: Penilaian Lingkungan Pemasok 2016
GRI 306: Limbah 2020 Sepanjang tiga tahun terakhir, seluruh pemasok
Seleksi Pemasok
Limbah berbahaya (B3) Persentase pemasok baru yang baru telah diseleksi menggunakan kriteria
Baru dengan
308-1 diseleksi menggunakan kriteria % lingkungan melalui kuesioner asesmen ESG Avian
Menggunakan
Padat Ton 753,027 723,450 868,980 lingkungan Brands. Informasi selengkapnya dapat dilihat pada
Kriteria Lingkungan
halaman 167.
Cair Ton 4.573,370 2.892,770 2.066,590
Total limbah berbahaya (B3) yang
Ton 5.326,397 3.616,220 2.935,570
Limbah yang dihasilkan
306-3
dihasilkan
Sampah Sejenis Rumah Tangga
Data belum
tersedia
Total timbulan sampah sejenis
Ton 1.186,460 1.713,719 karena masih
rumah tangga
dalam proses
inventarisasi
180 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 181
Page 93
PT Avia Avian Tbk
Topik Pengungkapan Topik Pengungkapan
Deskripsi Satuan 2025 2024 2023 Deskripsi Satuan 2025 2024 2023
GRI GRI GRI GRI
GRI 403: Kesehatan dan Keselamatan Kerja 2018 GRI 404: Pelatihan dan Pendidikan 2016
Karyawan yang Mendapatkan MCU Orang 1.228 1.019 1.380 Rata-rata jam Rata-rata jam pelatihan per tahun Jam
13,457 15,510 15,130
pelatihan per per karyawan Pelatihan
Kinerja K3 Operasi Manufaktur (AVIA) 404-1
tahun per Rata-rata jam pelatihan Dewan Jam
karyawan 11,688 9,417 28,714
Jumlah fatalitas sebagai akibat Komisaris dan Direksi Pelatihan
Jumlah 0 0 0
kecelakaan kerja (Number of Fatality) Persentase Persentase total karyawan
Jumlah kecelakaan kerja serius karyawan yang berdasarkan jenis kelamin dan
yang tidak termasuk kematian Jumlah 1 0 0 menerima tinjauan berdasarkan kategori karyawan 100% atau seluruh karyawan telah menjalani
(Lost Time Injury) 404-3 rutin terhadap yang menerima tinjauan % evaluasi kinerja tahunan. Informasi selengkapnya
kinerja dan rutin terhadap kinerja dan dapat dilihat pada halaman 127.
Jumlah kecelakaan kerja yang pengembangan pengembangan karier selama
Jumlah 3 3 2 karier periode pelaporan.
tercatat (LTI, MTI, FTI)
Jumlah Insiden Transportasi GRI 405: Keanekaragaman dan Peluang Setara 2016
(Number of Transport Incidents)
Keberagaman Dewan Komisaris Berdasarkan Usia dan Gender
Catatan: Insiden transportasi Jumlah 0 0 0
merupakan bagian dari total Laki-Laki
kecelakaan kerja tercatat
> 50 tahun Jumlah 3 2 2
Process Safety Incidents Jumlah 0 1 0
30 - 50 tahun Jumlah 0 0 0
Jumlah jam kerja Jam 3.741.957,000 3.691.036,000 3.506.349,000
< 30 tahun Jumlah 0 0 0
Per
Tingkat kematian per 1.000.000 Total Dewan Komisaris Laki-Laki Jumlah 3 2 2
1.000.000 0,000 0,000 0,000
jam kerja (Fatal Incident Rate)
jam
Rasio Dewan Komisaris Laki-Laki % 100% 100% 100%
Tingkat kecelakaan kerja serius Per
per 1.000.000 jam kerja 1.000.000 0,267 0,000 0,000 Perempuan
(Lost Time Injury Rate/LTIR) jam > 50 tahun Jumlah 0 0 0
Tingkat kecelakaan kerja tercatat Per
30 - 50 tahun Jumlah 0 0 0
per 1.000.000 jam kerja 1.000.000 0,802 0,813 0,570
(Total Recordable Injury Rate/TRIR) jam < 30 tahun Jumlah 0 0 0
403-9 Kecelakaan kerja Kinerja K3 Distribusi & Transportasi (TKTW) Total Dewan Komisaris Perempuan Jumlah 0 0 0
Jumlah fatalitas sebagai akibat Rasio Dewan Komisaris Perempuan % 0% 0% 0%
kecelakaan kerja (Number of Jumlah 0 0 0
Fatality) Total Dewan Komisaris
Jumlah 3 2 2
Keseluruhan
Jumlah kecelakaan kerja serius
Keanekaragaman
yang tidak termasuk kematian Jumlah 31 30 37 Keberagaman Direksi Berdasarkan Usia dan Gender
405-1 badan tata kelola
(Lost Time Injury) dan karyawan Laki-Laki
Jumlah kecelakaan kerja yang
Jumlah 47 36 43 > 50 tahun Jumlah 2 2 2
tercatat (LTI, MTI, FTI)
Jumlah Insiden Transportasi 30 - 50 tahun Jumlah 2 2 2
(Number of Transport Incidents)
< 30 tahun Jumlah 0 0 0
Catatan: Insiden transportasi Jumlah 30 34 36
merupakan bagian dari total Total Direksi Laki-Laki Jumlah 4 4 4
kecelakaan kerja tercatat
Rasio Direksi Laki-Laki % 80% 80% 80%
Process Safety Incidents Jam 0 0 0
Perempuan
Per
Jumlah jam kerja 1.000.000 15.578.206,000 15.370.005,000 13.629.504,000 > 50 tahun Jumlah 0 0 0
jam
30 - 50 tahun Jumlah 1 1 1
Per
Tingkat kematian per 1.000.000 < 30 tahun Jumlah 0 0 0
1.000.000 0,000 0,000 0,000
jam kerja (Fatal Incident Rate)
jam
Total Direksi Perempuan Jumlah 1 1 1
Tingkat kecelakaan kerja serius Per
per 1.000.000 jam kerja (Lost Time 1.000.000 1,990 1,952 2,715 Rasio Direksi Perempuan % 20% 20% 20%
Injury Rate/LTIR) jam Total Direksi Keseluruhan Jumlah 5 5 5
Tingkat kecelakaan kerja tercatat Rasio keterlibatan karyawan
per 1.000.000 jam kerja (Total Jumlah 3,017 2,342 3,155 perempuan di level manajemen % 14,022% 14,599% 14,231%
Recordable Injury Rate/TRIR) (Manajer & Deputi Direktur)
Penyakit akibat
403-10 Jumlah kasus penyakit akibat kerja Jumlah 0,00 0,00 0,00
kerja
182 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 183
Page 94
PT Avia Avian Tbk
Topik
GRI
Pengungkapan
GRI
Deskripsi Satuan 2025 2024 2023 Daftar Indeks GRI Standar 2021 – with Reference
Rasio gaji pokok
dan remunerasi
Rasio gaji pokok dan remunerasi
405-2 perempuan Rasio 1:1 1:1 1:1 Pernyataan
perempuan dibandingkan laki-laki
dibandingkan PT Avia Avian Tbk telah melaporkan sesuai dengan Standar GRI untuk periode dari 1 Januari - 31 Desember 2025
laki-laki Penggunaan
GRI 406: Non-Diskriminasi 2016 GRI 1 yang
GRI 1: Foundation 2021
digunakan
Selama tiga tahun terakhir, tidak terdapat insiden
diskriminasi yang terjadi di lingkungan Avian Brands
Jumlah total insiden diskriminasi GRI
Jumlah berdasarkan mekanisme pengaduan yang diterima
selama periode pelaporan
melalui Whistleblowing System (WBS). Informasi Pengungkapan Lokasi Pengungkapan
Index
selengkapnya dapat dilihat pada halaman 134.
Selama tiga tahun terakhir, tidak terdapat insiden GRI 2: Pengungkapan Umum 2021
Insiden pelanggaran Hak Asasi Manusia yang terjadi di
Jumlah total insiden pelanggaran 1 Organisasi dan praktik pelaporan
diskriminasi lingkungan Avian Brands berdasarkan mekanisme
Hak Asasi Manusia selama periode Jumlah
406-1 dan tindakan pengaduan yang diterima melalui Whistleblowing
pelaporan 2-1 Rincian organisasi Identitas Avian Brands - halaman 34
perbaikan yang System (WBS). Informasi selengkapnya dapat dilihat
dilakukan pada halaman 136.
2-2 Entitas yang termasuk dalam pelaporan keberlanjutan Batasan dan Ruang Lingkup Pelaporan - halaman 2
100% atau seluruh karyawan telah menerima
training dan sosialisasi mengenai pemahaman Periode, Frekuensi, Penyajian Kembali Informasi, dan Kontak
Training internal kepada seluruh 2-3 Periode pelaporan, frekuensi, dan kontak pelaporan
dasar prinsip HAM serta tanggung jawab mereka Pelaporan - halaman 3
karyawan terkait Kebijakan Hak %
dalam menciptakan lingkungan yang aman
Asasi Manusia (HAM) Periode, Frekuensi, Penyajian Kembali Informasi, dan Kontak
dan menghormati hak-hak individu. Informasi 2-4 Penyajian kembali informasi
selengkapnya dapat dilihat pada halaman 134. Pelaporan - halaman 3
GRI 413: Masyarakat Setempat 2016 Verifikasi dan Validasi (Assurance) Laporan dari Pihak Eksternal -
2-5 Penjaminan eksternal
halaman 2
Operasi dengan Jumlah pelaksanaan program
Program 264 195 98
Keterlibatan Corporate Social Responsibility 2 Aktivitas dan pekerja
Masyarakat Lokal,
413-1
Penilaian Dampak, Investasi program Corporate Social Identitas Avian Brands - halaman 34
dan Program Juta Rupiah 5.253 2.344 1.995 Unit Bisnis, Produk, dan Segmentasi - halaman 40
Responsibility
Pengembangan 2-6 Aktivitas, rantai nilai, dan hubungan bisnis lainnya Fasilitas Produksi - halaman 46
GRI 414: Penilaian Sosial Pemasok 2016 Rantai Pasok - halaman 48
Pasar yang Dilayani - halaman 73
Persentase pemasok yang telah 100% atau seluruh pemasok telah diinformasikan
diinformasikan tentang Kebijakan % mengenai Kebijakan Kode Etik dan Pedoman Perilaku. 2-7 Tenaga kerja Demografi Karyawan - halaman 112
Kode Etik dan Pedoman Perilaku Setiap calon mitra dan pemasok wajib mengikuti
proses persyaratan kerja sama serta menandatangani 2-8 Pekerja yang bukan pekerja langsung Demografi Karyawan - halaman 112
Persentase pemasok target yang
Seleksi pemasok dokumen yang ditetapkan, termasuk Kebijakan Kode
telah menandatangani dokumen 3 Tata Kelola
baru dengan % Etik dan Pedoman Perilaku. Informasi selengkapnya
414-1 Kode Etik, Etika Usaha, dan
menggunakan dapat dilihat pada halaman 159-160.
Pedoman Perilaku Dewan Komisaris - halaman 155
kriteria sosial 2-9 Struktur dan komposisi tata kelola
Selama tiga tahun terakhir, 100% atau seluruh pemasok Direksi - halaman 157
Persentase pemasok baru yang
baru telah diseleksi menggunakan kriteria sosial Dewan Komisaris - halaman 155
diseleksi dengan menggunakan %
melalui kuesioner asesmen ESG Avian Brands. Informasi 2-10 Pencalonan dan pemilihan badan tata kelola tertinggi
kriteria sosial Direksi - halaman 157
selengkapnya dapat dilihat pada halaman 167.
GRI 416: Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan 2016 Tata Kelola Keberlanjutan Avian Brands - halaman 32
2-11 Ketua badan tata kelola tertinggi
Rapat Umum Pemegang Saham - halaman 155
Penilaian dampak
Selama tiga tahun terakhir, tidak terdapat insiden Tinjauan Manajemen Sustainability - halaman 20
kesehatan dan Insiden ketidakpatuhan terhadap
yang diklasifikasikan sebagai pelanggaran Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasi Tata Kelola Keberlanjutan Avian Brands - halaman 32
416-1 keselamatan dari kesehatan dan keselamatan Jumlah 2-12
keselamatan produk. Informasi selengkapnya dapat pengelolaan dampak Dewan Komisaris - halaman 155
berbagai kategori produk dan jasa
dilihat pada halaman 71.
produk dan jasa Direksi - halaman 157
GRI 417: Pemasaran dan Pelabelan 2016 Tinjauan Manajemen Sustainability - halaman 20
Tata Kelola Keberlanjutan Avian Brands - halaman 32
Insiden 2-13 Delegasi tanggung jawab untuk mengelola dampak
ketidakpatuhan Insiden ketidakpatuhan terkait Dewan Komisaris - halaman 155
417-2 terkait informasi informasi dan pelabelan produk Jumlah Direksi - halaman 157
dan pelabelan dan jasa Selama tiga tahun terakhir, tidak terdapat laporan
atau pengaduan terkait ketidakpatuhan dalam Tinjauan Manajemen Sustainability - halaman 20
produk dan jasa
penyampaian informasi & pelabelan produk Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan Tata Kelola Keberlanjutan Avian Brands - halaman 32
2-14
Insiden maupun komunikasi pemasaran. keberlanjutan Dewan Komisaris - halaman 155
ketidakpatuhan Insiden ketidakpatuhan terkait Direksi - halaman 157
417-3 Jumlah
terkait komunikasi komunikasi pemasaran
pemasaran 2-15 Konflik kepentingan Pedoman Benturan Kepentingan - halaman 161
GRI 418: Privasi Pelanggan 2016 Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System) - halaman 166
2-16 Komunikasi masalah penting
Pengaduan yang Pengaduan Masalah Lingkungan - halaman 107
berdasar mengenai
Selama tiga tahun terakhir, tidak terdapat laporan
pelanggaran
Jumlah total pengaduan atas atau pengaduan terkait ketidakpatuhan dalam
418-1 terhadap privasi Jumlah
pelanggaran privasi pelanggan penyampaian informasi & pelabelan produk
pelanggan dan
maupun komunikasi pemasaran.
hilangnya data
pelanggan
184 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 185
Page 95
PT Avia Avian Tbk
GRI GRI
Pengungkapan Lokasi Pengungkapan Pengungkapan Lokasi Pengungkapan
Index Index
2-17 Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi Pengembangan Kompetensi terkait Keberlanjutan - halaman 122 GRI 202: Keberadaan Pasar 2016
Dewan Komisaris - halaman 155 Rasio standar upah karyawan pemula berdasarkan jenis Remunerasi - Perbandingan Upah Karyawan AVIA di Tingkat
2-18 Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi 202-1
Direksi - halaman 157 kelamin terhadap upah minimum regional Terendah dengan UMK - halaman 128
2-19 Kebijakan remunerasi Remunerasi - halaman 128 Proporsi manajemen senior yang berasal dari
202-2 Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal - halaman 115
masyarakat setempat
2-20 Proses untuk menentukan remunerasi Remunerasi - halaman 128
GRI 203: Dampak Ekonomi Tidak Langsung 2016
2-21 Rasio kompensasi total tahunan Rasio Kompensasi Total Tahunan - halaman 130
Pipanisasi Air Bersih Desa Wotan - halaman 147
203-1 Investasi infrastruktur dan dukungan layanan
4 Strategi, kebijakan, dan praktik Pemanfaatan Lahan Urban Farming - halaman 147
Pernyataan tentang strategi pembangunan Sambutan Komisaris Utama - halaman 6 203-2 Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal - halaman 115
2-22
berkelanjutan Sambutan Direktur Utama - halaman 8
GRI 204: Praktik Pengadaan 2016
Avian Brands Sustainability Strategy - halaman 18
2-23 Komitmen kebijakan 204-1 Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal Proporsi Pengadaan dari Pemasok Lokal - halaman 168
Kebijakan Keberlanjutan Avian Brands - halaman 19
Dukungan Terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) - GRI 205: Antikorupsi 2016
halaman 22
Avian Brands Sustainability Strategy - halaman 18 Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko terkait
2-24 Menanamkan komitmen kebijakan 205-1
Kebijakan Keberlanjutan Avian Brands - halaman 19 korupsi
Tinjauan Manajemen Sustainability - halaman 20 Kebijakan Anti-Fraud, Anti-Gratifikasi, dan Anti-Korupsi -
Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan dan
Strategi Keberlanjutan Terkait Perubahan Iklim - halaman 23 205-2 halaman 162
prosedur antikorupsi
ESG Performance Data - GRI 205: Antikorupsi 2016 - halaman 177
Pengaduan Masalah Pelanggan - halaman 79 Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang
Pengaduan Masalah Lingkungan - halaman 107 205-3
2-25 Proses untuk memperbaiki dampak negatif diambil
Mekanisme Pengaduan Hak Asasi Manusia - halaman 136
Pengaduan Masalah Ketenagakerjaan dan K3 - halaman 142 GRI 206: Perilaku Antipersaingan 2016
Mekanisme untuk mencari nasihat dan mengemukakan Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System) - halaman Langkah-langkah hukum untuk perilaku antipersaingan, Langkah-Langkah Hukum untuk Perilaku Anti-Persaingan, Praktik
2-26 206-1
masalah 166 praktik antipakat dan monopoli Antipakat, dan Monopoli - halaman 160
2-27 Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan Kepatuhan terhadap Hukum dan Peraturan - halaman 164 GRI 207: Pajak 2019
Keanggotaan pada Asosiasi - halaman 52 207-1 Pendekatan terhadap pajak
2-28 Asosiasi keanggotaan
Keanggotaan United Nations Global Compact (UNGC) - halaman 52 Tata Kelola Perpajakan - halaman 163
207-2 Tata kelola, pengontrolan, dan manajemen risiko pajak
5 Keterlibatan pemangku kepentingan
GRI 301: Material 2016
2-29 Pendekatan keterlibatan pemangku kepentingan Identifikasi Pemangku Kepentingan - halaman 62
Strategi Pengelolaan Dampak Lingkungan - halaman 84
2-30 Perjanjian perundingan kolektif Kebebasan Berkumpul dan Berserikat - halaman 133 3-3 Manajemen topik material
Proses Produksi Berkelanjutan - halaman 88
GRI 3: Topik Material 2021 Material yang digunakan berdasarkan berat atau ESG Performance Data - GRI 301: Material 2016 - halaman 177
301-1
volume Proses Produksi Berkelanjutan - halaman 88
3-1 Proses untuk menentukan topik material
Penetapan Topik Material - halaman 60 ESG Performance Data - GRI 301: Material 2016 - halaman 178
301-2 Material input dari daur ulang yang digunakan
3-2 Daftar topik material Inisiatif Daur Ulang Material dan Ekonomi Sirkular - halaman 89
ESG Performance Data - GRI 301: Material 2016 - halaman 178
GRI 103: Energi 2025 301-3 Produk pemerolehan ulang dan material kemasannya
Keamanan dan Kualitas Produk - halaman 73
103-1 Kebijakan dan komitmen energi Penggunaan Energi - halaman 90 GRI 303: Air dan Efluen 2018
Konsumsi energi dan pembangkitan energi mandiri di Strategi Pengelolaan Dampak Lingkungan - halaman 84
103-2 3-3 Manajemen topik material
dalam organisasi Penggunaan air - halaman 94
Penggunaan Energi - halaman 91-92
103-3 Konsumsi energi hulu dan hilir ESG Performance Data - GRI 103: Energi 2025 - halaman 178 303-1 Interaksi dengan air sebagai sumber daya bersama Penggunaan air - halaman 94
103-4 Intensitas energi Manajemen dampak yang berkaitan dengan
303-2 Penggunaan air - halaman 95
pembuangan air
103-5 Pengurangan konsumsi energi Penggunaan Energi - halaman 90-91
303-3 Pengambilan air
GRI 201: Kinerja Ekonomi 2016
303-4 Pembuangan air ESG Performance Data - GRI 303: Air dan Efluen 2018 - halaman 179
Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan
201-1 ESG Performance Data - GRI 201: Kinerja Ekonomi 2016 - halaman 177
didistribusikan 303-5 Konsumsi air
Implikasi finansial serta risiko dan peluang lain akibat
201-2 Strategi Keberlanjutan Terkait Perubahan Iklim - halaman 23
dari perubahan iklim
Kewajiban program pensiun manfaat pasti dan program Program Tunjangan yang Mendukung Semua Aspek Kehidupan -
201-3
pensiun lainnya halaman 130
201-4 Bantuan finansial yang diterima dari pemerintah Bantuan Finansial yang Diterima dari Pemerintah - halaman 163
186 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 187
Page 96
PT Avia Avian Tbk
GRI GRI
Pengungkapan Lokasi Pengungkapan Pengungkapan Lokasi Pengungkapan
Index Index
GRI 305: Emisi 2016 Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja tentang Pengelolaan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja
403-4
kesehatan dan keselamatan kerja - halaman 136
3-3 Manajemen topik material Pengelolaan Emisi - halaman 97
Pelatihan pekerja mengenai kesehatan dan keselamatan
403-5 Implementasi SMK3 - halaman 137
305-1 Emisi GRK langsung (Cakupan 1) kerja
305-2 Emisi GRK tidak langsung energi (Cakupan 2) 403-6 Peningkatan kualitas kesehatan pekerja Fasilitas dan Akses Kesehatan - halaman 138
ESG Performance Data - GRI 305: Emisi 2016 - halaman 180
Pengelolaan Emisi - halaman 97-100 Pencegahan dan mitigasi dampak-dampak kesehatan
305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya
403-7 dan keselamatan kerja yang secara langsung terkait Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, dan Investigasi - halaman 140
305-4 Intensitas emisi GRK hubungan bisnis
Pekerja yang tercakup dalam sistem manajemen Pengelolaan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja
305-5 Pengurangan emisi GRK Pengelolaan Emisi - halaman 97 403-8
kesehatan dan keselamatan kerja - halaman 136
305-6 Emisi zat perusak ozon (ODS) Emisi Zat Perusak Ozon - halaman 100 Kinerja Kesehatan dan Keselamatan Kerja - halaman 141
403-9 Kecelakaan kerja ESG Performance Data - GRI 403: Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Nitrogen Oksida (NOx), Belerang Oksida (SOx), dan Emisi Emisi Udara Nitrogen Oksida (NOx), Sulfur Oksida (SOx), dan Emisi
305-7 2018 - halaman 182
Udara Signifikan Lainnya Udara Signifikan Lainnya - halaman 101
Kinerja Kesehatan dan Keselamatan Kerja - halaman 141
GRI 306: Limbah 2020 403-10 Penyakit akibat kerja ESG Performance Data - GRI 403: Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Strategi Pengelolaan Dampak Lingkungan - halaman 84 2018 - halaman 182
3-3 Manajemen topik material
Pengelolaan dan Pemanfaatan Limbah - halaman 102 GRI 404: Pelatihan dan Pendidikan 2016
306-1 Timbulan limbah dan dampak signifikan terkait limbah Pengelolaan dan Pemanfaatan Limbah - halaman 102
3-3 Manajemen topik material Pengembangan Kompetensi Karyawan - halaman 120
Pengelolaan Limbah B3 - halaman 103
306-2 Manajemen dampak signifikan terkait limbah Rata-rata jam pelatihan karyawan - halaman 121
Pengelolaan Sampah Sejenis Rumah Tangga - halaman 104
404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan ESG Performance Data - GRI 404: Pelatihan dan Pendidikan 2016 -
306-3 Limbah yang dihasilkan halaman 183
ESG Performance Data - GRI 306: Limbah 2020 - halaman 180 Pengembangan Kompetensi Karyawan - halaman 120
306-4 Limbah yang dialihkan dari pembuangan
Pengelolaan dan Pemanfaatan Limbah - halaman 102-104 Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan Pengembangan Kompetensi terkait Keberlanjutan- halaman 122
404-2
306-5 Limbah yang diarahkan ke pembuangan dan program bantuan peralihan Continuous Improvement Program - halaman 125
Pengembangan SDM Eksternal - halaman 126
GRI 308: Penilaian Lingkungan Pemasok 2016
Evaluasi Kinerja - halaman 127
Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin
3-3 Manajemen topik material Praktik Pengadaan yang Berkelanjutan - halaman 167 404-3 ESG Performance Data - GRI 404: Pelatihan dan Pendidikan 2016 -
terhadap kinerja dan pengembangan karier
halaman 183
Seleksi Pemasok Baru dengan Menggunakan Kriteria
308-1 Asesmen Keberlanjutan untuk Pemasok - halaman 167 GRI 405: Keanekaragaman dan Peluang Setara 2016
Lingkungan
Dampak lingkungan negatif dalam rantai pasokan dan 3-3 Manajemen topik material Keberagaman dan Kesetaraan - halaman 112
308-2 Praktik Pengadaan yang Berkelanjutan - halaman 167
tindakan yang telah diambil
ESG Performance Data - GRI 405: Keanekaragaman dan Peluang
405-1 Keanekaragaman badan tata kelola dan karyawan
GRI 401: Kepegawaian 2016 Setara 2016 - halaman 183
3-3 Manajemen topik material Rekrutmen dan Perputaran Karyawan - halaman 116 Remunerasi - halaman 128
Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan
405-2 ESG Performance Data - GRI 405: Keanekaragaman dan Peluang
dibandingkan laki-laki
401-1 Perekrutan karyawan baru dan pergantian karyawan Rekrutmen dan Perputaran Karyawan - halaman 116 Setara 2016 - halaman 184
Tunjangan yang diberikan kepada karyawan Fasilitas yang Diterima Karyawan Avian Brands - halaman 127 GRI 406: Nondiskriminasi 2016
401-2 purnawaktu yang tidak diberikan kepada karyawan Program Tunjangan yang Mendukung Semua Aspek Kehidupan -
pada kurun waktu tertentu atau paruh waktu halaman 128 3-3 Manajemen topik material Keberagaman dan Kesetaraan - halaman 112
Program Tunjangan yang Mendukung Semua Aspek Kehidupan - ESG Performance Data - GRI 406: Non-Diskriminasi 2016 - halaman
401-3 Cuti melahirkan Insiden diskriminasi dan tindakan perbaikan yang
halaman 128 406-1 184
dilakukan
Mekanisme Pengaduan Hak Asasi Manusia - halaman 136
GRI 402: Hubungan Tenaga Kerja/Manajemen 2016
GRI 407: Kebebasan Berserikat dan Perundingan Kolektif 2016
Periode pemberitahuan minimum terkait perubahan Pemberitahuan Minimum mengenai Perubahan di Lingkungan
402-1
operasional Kerja - halaman 133 3-3 Manajemen topik material Hubungan Industrial - halaman 131
GRI 403: Kesehatan dan Keselamatan Kerja 2018 Operasi dan pemasok di mana hak atas kebebasan
407-1 Kebebasan berkumpul dan berserikat - halaman 133
berserikat dan perundingan kolektif mungkin berisiko
Pengelolaan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja
3-3 Manajemen topik material
- halaman 136 GRI 408: Pekerja anak 2016
Pengelolaan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja 3-3 Manajemen topik material Kebijakan Anti-Pekerja Anak dan Pekerja Paksa - halaman 135
- halaman 136
403-1 Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap
Struktur Pengelola SMK3 - halaman 137 408-1 Kebijakan Anti-Pekerja Anak dan Pekerja Paksa - halaman 135
Implementasi SMK3 - halaman 137 insiden pekerja anak
Pengidentifikasian bahaya, penilaian risiko, dan
403-2 Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, dan Investigasi - halaman 140
investigasi insiden
403-3 Layanan kesehatan kerja Fasilitas dan Akses Kesehatan - halaman 138
188 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 189
Page 97
PT Avia Avian Tbk
GRI
Index
Pengungkapan Lokasi Pengungkapan Daftar Indeks Sustainability Accounting
GRI 409: Kerja Paksa atau Wajib Kerja 2016 Standards Board (SASB) Chemicals Sector
3-3 Manajemen topik material
Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap
Kebijakan Anti-Pekerja Anak dan Pekerja Paksa - halaman 135
Kebijakan Anti-Pekerja Anak dan Pekerja Paksa - halaman 135
Versi 2023-12
409-1
insiden kerja paksa atau wajib kerja Praktik Pengadaan yang Berkelanjutan - halaman 167
GRI 411: Hak Masyarakat Adat 2016
Topik Kode Metrik Metrik Pengungkapan
Seluruh wilayah operasional Avian Brands tidak berada di tanah
atau area yang termasuk wilayah masyarakat adat. Meskipun Pengelolaan Emisi - halaman 97
Insiden pelanggaran yang melibatkan hak-hak Emisi Cakupan 1 Global Bruto, Persentase yang
411-1 begitu, kami berkomitmen untuk memberikan dampak positif RT-CH-110a.1. ESG Performance Data - GRI 305: Emisi
masyarakat adat Tercakup dalam Regulasi Pembatasan Emisi
bagi masyarakat sekitar melalui berbagai kegiatan community 2016 - halaman 180
Emisi Gas
development dalam program Corporate Social Responsibility Pembahasan tentang Strategi atau Rencana Jangka
Rumah Kaca
GRI 413: Masyarakat Setempat 2016 Panjang dan Pendek untuk Mengelola Emisi
RT-CH-110a.2 Pengelolaan Emisi - halaman 97
Cakupan 1, Target Pengurangan Emisi, serta Analisis
Corporate Social Responsibility - halaman 142 Kinerja terhadap Target Tersebut
3-3 Manajemen topik material
Avian Brands Peduli Mewarnai Indonesia - halaman 148
Emisi Udara Nitrogen Oksida (NOx),
Emisi Udara dari Polutan Berikut:
Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal - halaman 115 Sulfur Oksida (SOx), dan Emisi Udara
Operasi dengan Keterlibatan Masyarakat Lokal, (1) NOx (Tidak Termasuk N2O), (2) SOx, (3) Volatile
413-1 Corporate Social Responsibility - halaman 142 Kualitas Udara RT-CH-120a.1 Signifikan Lainnya - halaman 101
Penilaian Dampak, dan Program Pengembangan Organic Compounds (“VOC”), dan (4) Hazardous Air
Avian Brands Peduli Mewarnai Indonesia - halaman 148 ESG Performance Data - GRI 305: Emisi
Pollutants (“Haps”)
Operasi yang secara aktual dan yang berpotensi 2016 - halaman 180
ESG Performance Data - GRI 413: Masyarakat Setempat 2016 -
413-2 memiliki dampak negatif signifikan terhadap (1) Total Energi yang Dikonsumsi, (2) Persentase Konsumsi Energi di Dalam Organisasi -
halaman 184
masyarakat setempat Listrik dari Jaringan, (3) Persentase Energi halaman 91
Pengelolaan Energi RT-CH-130a.1
Terbarukan, dan (4) Total Energi yang Dihasilkan ESG Performance Data - GRI 103: Energi
GRI 414: Penilaian Sosial Pemasok 2016
Sendiri 2015 - halaman 178
3-3 Manajemen topik material Praktik Pengadaan yang Berkelanjutan - halaman 167
(1) Total Air yang Diambil, (2) Total Air yang
ESG Performance Data - GRI 303: Air dan
Seleksi pemasok baru dengan menggunakan kriteria RT-CH-140a.1 Dikonsumsi; Persentase Masing-Masing di Wilayah
414-1 Efluen 2018 - halaman 179
sosial Praktik Pengadaan yang Berkelanjutan - halaman 167 dengan Tekanan Air Dasar Tinggi atau Sangat Tinggi
Operasi yang secara aktual dan yang berpotensi ESG Performance Data - GRI 414: Penilaian Sosial Pemasok 2016 -
halaman 184 Pengelolaan Air Jumlah insiden ketidakpatuhan yang terkait ESG Performance Data - GRI 303: Air dan
414-2 memiliki dampak negatif signifikan terhadap RT-CH-140a.2
dengan izin, standar, dan regulasi kualitas air. Efluen 2018 - halaman 179
masyarakat setempat
Deskripsi risiko pengelolaan air dan diskusi
GRI 415: Kebijakan Publik 2016 RT-CH-140a.3 mengenai strategi dan praktik untuk memitigasi Penggunaan Air - halaman 94
3-3 Manajemen topik material risiko tersebut
Pernyataan Tidak Berkontribusi Terhadap Politik - halaman 164 Pengelolaan Limbah B3 - halaman 103
415-1 Kontribusi politik Pengelolaan Limbah (1) Jumlah Limbah B3 yang dihasilkan,
RT-CH-150a.1 ESG Performance Data - GRI 306:
B3 (2) Persentase daur ulang
Limbah 2020 - halaman 180
GRI 416: Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan 2016
Diskusi mengenai proses keterlibatan untuk
3-3 Manajemen topik material Kesehatan dan Keselamatan Produk dan Jasa - halaman 69 Pelibatan Pemangku Kepentingan
Hubungan Masyarakat RT-CH-210a.1 mengelola risiko dan peluang yang terkait dengan
(Masyarakat) - halaman 64
kepentingan komunitas
Penilaian dampak kesehatan dan keselamatan dari
416-1 Kesehatan dan Keselamatan Produk dan Jasa - halaman 69
berbagai kategori produk dan jasa Kinerja Kesehatan dan Keselamatan
(1) Total Recordable Incident Rate (“TRIR”) dan (2) Kerja - halaman 141
Evaluasi Kesehatan dan Keselamatan Produk dan Jasa - halaman 71
Insiden ketidakpatuhan sehubungan dengan dampak RT-CH-320a.1 tingkat fatalitas untuk (a) karyawan langsung dan ESG Performance Data - GRI 403:
416-2 ESG Performance Data - GRI 416: Kesehatan dan Keselamatan Kesehatan &
kesehatan dan keselamatan dari produk dan jasa (b) karyawan kontrak. Kesehatan dan Keselamatan Kerja 2018
Pelanggan 2016 - halaman 184 Keselamatan Tenaga - halaman 182
GRI 417: Pemasaran dan Pelabelan 2016 Kerja
Deskripsi Upaya untuk Menilai, Memantau, dan Pengelolaan Sistem Manajemen
3-3 Manajemen topik material Praktik Pemasaran yang Adil dan Bertanggung Jawab - halaman 74 RT-CH-320a.2 Mengurangi Paparan Risiko Kesehatan Jangka Kesehatan dan Keselamatan Kerja -
Panjang (Kronis) bagi Karyawan dan Pekerja Kontrak halaman 136
Persyaratan untuk pelabelan dan informasi produk dan
417-1 Kepatuhan dan Tata Kelola Pemasaran - halaman 74 Desain Produk untuk
jasa Pendapatan dari Produk yang Dirancang untuk Pendapatan dari produk berkelanjutan
Efisiensi Tahap RT-CH-410a.1
Efisiensi Sumber Daya Selama Fase Penggunaan - halaman 77
Insiden ketidakpatuhan terkait informasi dan pelabelan ESG Performance Data - GRI 417: Pemasaran dan Pelabelan 2016 - Penggunaan
417-2
produk dan jasa halaman 184
ESG Performance Data - GRI 417: Pemasaran dan Pelabelan 2016 -
417-3 Insiden ketidakpatuhan terkait komunikasi pemasaran
halaman 184
GRI 418: Privasi Pelanggan 2016
3-3 Manajemen topik material Cybersecurity, Data Privacy, & IT Governance - halaman 164
Pengaduan yang berdasar mengenai pelanggaran Cybersecurity, Data Privacy, & IT Governance - halaman 164
418-1 terhadap privasi pelanggan dan hilangnya data ESG Performance Data - GRI 418: Privasi Pelanggan 2016 - halaman
pelanggan 184
190 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 191
Page 98
PT Avia Avian Tbk
Topik Kode Metrik Metrik Pengungkapan No. Indeks Nama Indeks Pengungkapan
(1) Persentase Produk yang Mengandung Bahan C.3 Skala Perusahaan 34-36; 50
Berbahaya bagi Kesehatan dan Lingkungan Kesehatan dan Keselamatan Produk
Kategori 1 dan 2 Menurut Sistem Klasifikasi dan dan Jasa - halaman 69 C.4 Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan 34-36; 40-46
RT-CH-410b.1
Pelabelan Bahan Kimia yang Terharmonisasi Secara Evaluasi Kesehatan dan Keselamatan C.5 Keanggotaan pada Asosiasi 52
Pengelolaan Global (GHS), (2) Persentase Produk Tersebut yang Produk dan Jasa - halaman 71
Keselamatan & Telah Melalui Penilaian Bahaya. C.6 Perubahan Organisasi Bersifat Signifikan 3; 35
Lingkungan untuk Penjelasan Direksi
Bahan Kimia Kesehatan dan Keselamatan Produk
Diskusi Tentang Strategi untuk (1) Mengelola
dan Jasa - halaman 69 D.1 Penjelasan Direksi 6-9
RT-CH-410b.2 Bahan Kimia yang Menjadi Perhatian dan (2)
Inovasi dan Pengembangan Produk -
Mengembangkan Alternatif Dengan Dampak yang Tata Kelola Keberlanjutan
halaman 75
Lebih Rendah Terhadap Manusia atau Lingkungan
Sertifikat Green Label - halaman 76 E.1 Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan 128
Persentase Produk berdasarkan Pendapatan yang Produk Bebas Rekayasa Genetik E.2 Pengembangan Kompetensi terkait Keuangan Berkelanjutan 121-124
Organisme Hasil
RT-CH-410c.1 Mengandung Organisme yang Dimodifikasi secara dan Bebas Pengujian pada Hewan -
Rekayasa Genetika E.3 Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan 20; 23
Genetik (GMO) halaman 80
E.4 Hubungan dengan Pemangku Kepentingan 62
Tinjauan Manajemen Sustainability -
Diskusi mengenai posisi korporasi terkait peraturan halaman 20 E.5 Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan 20
Manajemen
pemerintah atau usulan kebijakan yang membahas Strategi Keberlanjutan terkait
Lingkungan Hukum & RT-CH-530a.1 Kinerja Keberlanjutan
faktor lingkungan dan sosial yang memengaruhi Perubahan Iklim - halaman 23
Regulasi
industri Evaluasi Penerapan Strategi F.1 Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan 26-29; 130-132
Keberlanjutan - halaman 24
Kinerja Ekonomi
Process Safety Incidents Count (PSIC), Process Safety ESG Performance Data - GRI 403: Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi,
F.2 12; 163; 177
Keselamatan RT-CH-540a.1 Total Incident Rate (PSTIR), dan Process Safety Kesehatan dan Keselamatan Kerja 2018 Pendapatan dan Laba Rugi
Operasional, Incident Severity Rate (PSISR) - halaman 182
Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen
Kesiapsiagaan, & F.3 12; 163; 177
Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
Tanggapan Darurat ESG Performance Data - GRI 403:
RT-CH-540a.2 Jumlah insiden transportasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja 2018 Kinerja Lingkungan
- halaman 182
Umum
F.4 Biaya Lingkungan Hidup 107
Aspek Material
F.5 Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan 88; 177-178
Aspek Energi
F.6 Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan 91-93; 178-179
90-94
Daftar Pengungkapan sesuai Peraturan Otoritas
F.7 Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
Aspek Air
Jasa Keuangan No. 51/POJK.03/2017
F.8 Penggunaan Air 94-96
Aspek Keanekaragaman Hayati
(POJK 51/2017) dan Surat Edaran Otoritas Jasa F.9
Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki
Keanekaragaman Hayati
105-106
Keuangan Republik Indonesia F.10
Aspek Emisi
Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati 105-106
No. 16/SEOJK.04/2021 (SEOJK 16/2021) F.11 Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan berdasarkan Jenisnya 97-100; 180
F.12 Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan 97-100
Aspek Limbah dan Efluen
No. Indeks Nama Indeks Pengungkapan F.13 Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan berdasarkan Jenis 102-104
A.1 Penjelasan Strategi Keberlanjutan 18-19; 21-23 F.14 Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen 102-104
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan F.15 Tumpahan yang Terjadi (jika ada) 104
B.1 Ikhtisar Kinerja Ekonomi 12; 177 Aspek Pengaduan terkait Lingkungan Hidup
B.2 Ikhtisar Kinerja Lingkungan Hidup 13; 21; 178-181 F.16 Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan 107
B.3 Ikhtisar Kinerja Sosial 14; 21; 181-184 Kinerja Sosial
Komitmen LJK, Emiten, atau Perusahaan Publik untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau
Profil Perusahaan F.17 69-71
Jasa yang Setara kepada Konsumen
C.1 Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan 38-39
C.2 Alamat Perusahaan 35
192 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 193
Page 99
PT Avia Avian Tbk
No. Indeks Nama Indeks Pengungkapan Daftar Indeks Climate Disclosure Standards
Aspek Ketenagakerjaan
F.18 Kesetaraan Kesempatan Bekerja 112
Board (“CDSB”)
F.19 Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa 135
F.20 Upah Minimum Regional 129 No. Indeks Nama Indeks Lokasi Pengungkapan
F.21 Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman 130-132
Tata Kelola Keberlanjutan Avian Brands - halaman 32
F.22 Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai 120-126 REQ-01 Tata Kelola Struktur Organisasi Komite Pengelolaan Lingkungan -
Aspek Masyarakat halaman 86
F.23 Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar 115-116; 142 Avian Brands Sustainability Strategy - halaman 18
Kebijakan Keberlanjutan Avian Brands - halaman 19
F.24 Pengaduan Masyarakat 150 Pengelolaan Kebijakan, Strategi, dan Target Lingkungan
REQ-02 Roadmap ESG Avian Brands 2030 - halaman 21
serta Sosial
F.25 Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) 142-150 Strategi Keberlanjutan terkait Perubahan Iklim -
halaman 23
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
Tantangan dan Permasalahan Penerapan Prinsip
F.26 Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan 40-45; 47; 75 REQ-03 Risiko dan Peluang Bisnis
Keberlanjutan dan Strategi ke Depan - halaman 24-25
F.27 Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan 69-71; 76 Penggunaan Energi - halaman 90
F.28 Dampak Produk/Jasa 40-45 Penggunaan Air - halaman 94
Pengelolaan Emisi - halaman 97
F.29 Jumlah Produk yang Ditarik Kembali 71 Pengelolaan dan Pemanfaatan Limbah - halaman 102
REQ-04 Sumber Dampak Lingkungan dan Sosial
F.30 Survei Kepuasan Pelanggan terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan 78 Keberagaman dan Kesetaraan - halaman 112
Remunerasi - halaman 128
Lain-lain Corporate Social Responsibility - halaman 142
G.1 Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada) 2; 173-176 Praktik Pengadaan yang Berkelanjutan - halaman 167
G.2 Lembar Umpan Balik 171-172 Sustainability in Motion: Highlights & Progress 2025 -
REQ-05 Kinerja dan Analisis Perbandingan halaman 10-15
G.3 Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan Tahun Sebelumnya 173 ESG Performance Data - halaman 177
G.4 Daftar Pengungkapan sesuai POJK 51/2017 192-194 Avian Brands Sustainability Strategy - halaman 18
Strategi Keberlanjutan terkait Perubahan Iklim -
REQ-06 Prospek Keberlanjutan halaman 23
Tantangan dan Permasalahan Penerapan Prinsip
Keberlanjutan dan Strategi ke Depan - halaman 24-25
REQ-07 Batasan Organisasi Batasan dan Ruang Lingkup Pelaporan - halaman 2
Tentang Laporan Keberlanjutan Avian Brands 2025 -
REQ-08 Kebijakan Pelaporan
halaman 2
Periode, Frekuensi, Penyajian Kembali Informasi, dan
REQ-09 Periode Pelaporan
Kontak Pelaporan - halaman 3
Periode, Frekuensi, Penyajian Kembali Informasi, dan
REQ-10 Penyajian Ulang
Kontak Pelaporan - halaman 3
Tentang Laporan Keberlanjutan Avian Brands 2025 -
REQ-11 Kepatuhan
halaman 2
Verifikasi dan Validasi (Assurance) Laporan dari Pihak
REQ-12 Penjaminan Eksternal - halaman 2
Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen - halaman 173
194 Laporan Keberlanjutan 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 195
Page 100
Names mentioned 55 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Tirtakencana Tatawarna
p.3 ×3
unresolved
org
PT Tirtakencana
p.3 ×2
unresolved
person
Sambutan
· Komisaris Utama
p.4 ×3
unresolved
org
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
p.4
unresolved
person
Melalui Product Pillar
· Direktur Utama
p.6
unresolved
org
Avia+Avian
p.11 ×4
unresolved
org
Departemen Quality Assurance
p.18
unresolved
org
Departemen QAS
p.18
unresolved
org
Indonesia Archipelago Investment Pte Ltd
p.19
unresolved
person
Indrawati Setiabudhi
p.19
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.19
unresolved
org
Departemen Kehakiman
p.19
unresolved
org
Pengadilan Negeri Malang
p.19
unresolved
org
PT Avia
p.19
unresolved
org
Avian Tbk.
p.19
unresolved
person
Soetikno Tanoko
p.20
unresolved
org
PT Bangun Bersama
p.27
unresolved
org
PT Multipro Paint
p.27
unresolved
org
PT Dextone Lemindo Solusindo
p.27
unresolved
org
PT Tirtakencana Batamindo Skala Perusahaan Tonase Produksi
p.27
unresolved
person
Brands
· Anggota
p.28
unresolved
org
Asosiasi Pengusaha Indonesia (“APINDO”)
p.28
unresolved
—
100% Wilayah Operasional
p.28
unresolved
org
Kementerian Indonesia
p.29
unresolved
org
Menteri Perindustrian
p.29 ×2
unresolved
org
Kementerian Perindustrian
p.29 ×3
unresolved
org
Koperasi Kartini Mandiri Wadungasih
p.30
unresolved
org
Departemen Quality
p.37
unresolved
org
Departemen Research
p.39
unresolved
org
Departemen Operasional dan RDI
p.41
unresolved
org
Departemen Operasional dan Support Function
p.41
unresolved
org
Departemen Operasional dan Procurement
p.41
unresolved
org
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
p.44
unresolved
org
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Tim Efisiensi Air
p.45
unresolved
org
Kementerian Perindustrian Republik Indonesia
p.45
unresolved
org
Kementerian Lingkungan Hidup
p.45
unresolved
person
Deputi
· Direktur
p.59
unresolved
person
Rata-Rata Jam Pelatihan
· Komisaris
p.63
unresolved
org
Departemen People & Organization Development
p.63
unresolved
org
Departemen QA & Sustainability
p.63
unresolved
person
Piagam
· Komisaris
p.64
unresolved
org
Komisi Pengawas Persaingan
p.82
unresolved
org
KPPU
p.82
unresolved
org
Departemen Procurement
p.82
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.