Back to announcement
Final Report 2025 - RD Indeks KISI MSCI.pdf
Financial statement Text extracted XKMSSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 25
Page 1
REKSA DANA INDEKS KISI MSCI INDONESIA ETF LAPORAN KEUANGAN PADA TANGGAL DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2025 DAN LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Page 2
REKSA DANA INDEKS KISI MSCI INDONESIA ETF
DAFTAR ISI
Halaman
SURAT PERNYATAAN MANAJER INVESTASI DAN BANK KUSTODIAN
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
LAPORAN KEUANGAN
1. Laporan Posisi Keuangan 1
2. Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain 2
3. Laporan Perubahan Aset Bersih 3
4. Laporan Arus Kas 4
5. Catatan atas Laporan Keuangan 5
Page 3
Page 4
Page 5
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN No. 00015/2.0641/AU.1/09/1670-1/1/II/2026 Para Pemegang Unit Penyertaan, Manajer Investasi dan Bank Kustodian Reksa Dana Indeks KISI MSCI Indonesia ETF Opini Kami telah mengaudit laporan keuangan Reksa Dana Indeks KISI MSCI Indonesia ETF (“Reksa Dana”) yang terdiri dari laporan posisi keuangan tanggal 31 Desember 2025, serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan aset bersih dan laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, termasuk informasi kebijakan akuntansi material. Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan Reksa Dana Indeks KISI MSCI Indonesia ETF tanggal 31 Desember 2025, serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Basis Opini Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan pada laporan kami. Kami independen terhadap Reksa Dana sesuai dengan Kode Etik Profesi Akuntan Publik yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia, sebagaimana berlaku untuk audit atas laporan keuangan entitas dengan akuntabilitas publik di Indonesia. Kami juga telah memenuhi tanggung jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis bagi opini audit kami. Hal Audit Utama Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut pertimbangan profesional kami, merupakan hal yang paling signifikan dalam audit kami atas laporan keuangan periode kini. Hal-hal tersebut disampaikan dalam konteks audit kami atas laporan keuangan secara keseluruhan, dan dalam merumuskan opini kami atas laporan keuangan terkait, kami tidak menyatakan suatu opini terpisah atas hal audit utama tersebut. Hal audit utama yang teridentifikasi dalam audit kami diuraikan sebagai berikut: Keberadaan dan Penilaian Portofolio Efek, dan pengakuan Pendapatan Investasi Portofolio efek merupakan bagian signifikan dari aset Reksa Dana pada tanggal 31 Desember 2025. Pendapatan investasi merupakan hasil yang diperoleh dari portofolio efek untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025. Kami fokus pada penilaian dan keberadaan atas portofolio efek dan ketepatan pengakuan pendapatan investasi. Jumlah portofolio efek Reksa Dana adalah sebesar Rp 168.604.979.980, merujuk pada Catatan 3 atas laporan keuangan pada tanggal 31 Desember 2025.
Page 6
Bagaimana audit kami merespons Hal Audit Utama antara lain
- Melakukan rekonsiliasi data portofolio efek dengan sistem pengelolaan investasi terpadu
(S-Invest).
- Kami membandingkan nilai wajar portofolio efek berdasarkan laporan keuangan yang kami terima
dari Bank Kustodian dan Manajer Investasi dengan harga pasar yang dikeluarkan Bursa Efek
Indonesia (BEI).
- Secara sampel, kami memeriksa transaksi pembelian dan penjualan atas portofolio efek Reksa
Dana untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2025.
- Secara sampel, kami memeriksa dokumen pendukung terkait penerimaan investasi dari
pendapatan dividen dan melakukan perhitungan ulang atas keuntungan/kerugian yang telah/belum
direalisasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.
Hal Lain
Laporan keuangan Reksa Dana tanggal 31 Desember 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal tersebut diaudit oleh auditor independen lain yang dalam laporannya menyatakan opini tanpa
modifikasian atas laporan keuangan tersebut pada tanggal 19 Maret 2025.
Tanggung Jawab Manajer Investasi dan Bank Kustodian dan Pihak yang Bertanggung Jawab
atas Tata Kelola Laporan Keuangan
Manajer Investasi dan Bank Kustodian bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar
laporan keuangan tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan atas
pengendalian internal yang dianggap perlu oleh Manajer Investasi dan Bank Kustodian untuk
memungkinkan penyusunan laporan keuangan yang bebas dari kesalahan penyajian material, baik
yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan.
Dalam penyusunan laporan keuangan, Manajer Investasi dan Bank Kustodian bertanggung jawab
untuk menilai kemampuan Reksa Dana dalam mempertahankan kelangsungan usahanya,
mengungkapkan, sesuai dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan usaha, dan
menggunakan basis akuntansi kelangsungan usaha, kecuali Manajer Investasi dan Bank Kustodian
memiliki intensi untuk melikuidasi Reksa Dana atau menghentikan operasi, atau tidak memiliki alternatif
yang realistis selain melaksanakannya.
Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bertanggung jawab untuk mengawasi proses pelaporan
keuangan Reksa Dana.
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan
Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan secara
keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun
kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor yang mencakup opini kami. Keyakinan memadai
merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit yang
dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan selalu mendeteksi kesalahan penyajian material ketika
hal tersebut ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan dan
dianggap material jika, baik secara individual maupun secara agregat, dapat diekspektasikan secara
wajar akan memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna berdasarkan laporan
keuangan tersebut.
Page 7
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami menerapkan pertimbangan
profesional dan mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. Kami juga:
• Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan, baik
yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan melaksanakan prosedur
audit yang responsif terhadap risiko tersebut, serta memeroleh bukti audit yang cukup dan tepat
untuk menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak terdeteksinya kesalahan penyajian material
yang disebabkan oleh kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan oleh kesalahan, karena
kecurangan dapat melibatkan kolusi, pemalsuan, penghilangan secara sengaja, pernyataan salah,
atau pengabaian pengendalian internal.
• Memeroleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan audit untuk
merancang prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan
menyatakan opini atas efektivitas pengendalian internal Reksa Dana.
• Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi
dan pengungkapan terkait yang dibuat oleh Manajer Investasi dan Bank Kustodian.
• Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh Manajer Investasi
dan Bank Kustodian dan, berdasarkan bukti audit yang diperoleh, apakah terdapat suatu
ketidakpastian material yang terkait dengan peristiwa atau kondisi yang dapat menyebabkan
keraguan signifikan atas kemampuan Reksa Dana untuk mempertahankan kelangsungan
usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu ketidakpastian material, kami
diharuskan untuk menarik perhatian dalam laporan auditor kami ke pengungkapan terkait dalam
laporan keuangan atau, jika pengungkapan tersebut tidak memadai, harus menentukan apakah
perlu untuk memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami didasarkan pada bukti audit yang diperoleh
hingga tanggal laporan auditor kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa depan dapat
menyebabkan Reksa Dana tidak dapat mempertahankan kelangsungan usaha.
• Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan secara keseluruhan, termasuk
pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan mencerminkan transaksi dan peristiwa yang
mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai penyajian wajar.
Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, antara lain,
ruang lingkup dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan audit signifikan, termasuk setiap
defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang teridentifikasi oleh kami selama audit.
Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bahwa
kami telah mematuhi ketentuan etika yang relevan mengenai independensi, dan mengomunikasikan
seluruh hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap secara wajar berpengaruh terhadap independensi
kami, dan, jika relevan, langkah yang diambil untuk menghilangkan ancaman atau pengamanan yang
diterapkan.
Page 8
Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada Manajer Investasi dan Bank Kustodian dan pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola, kami menentukan hal-hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas laporan keuangan periode kini dan oleh karenanya menjadi hal audit utama. Kami menguraikan hal audit utama tersebut dalam laporan auditor kami, kecuali peraturan perundang- undangan melarang pengungkapan publik tentang hal tersebut atau ketika, dalam kondisi yang sangat jarang terjadi, kami menentukan bahwa suatu hal tidak boleh dikomunikasikan dalam laporan kami karena konsekuensi yang merugikan dari mengomunikasikan hal tersebut akan diekspektasikan secara wajar melebihi manfaat kepentingan publik atas komunikasi tersebut. RAMA WENDRA Kantor Akuntan Publik Pandapotan Gabriel, CA, CPA Nomor Izin Akuntan Publik AP. 1670 Jakarta, 27 Februari 2026
Page 9
REKSA DANA INDEKS KISI MSCI INDONESIA ETF
LAPORAN POSISI KEUANGAN
31 DESEMBER 2025
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Desember 2025 31 Desember 2024
ASET
Portofolio efek 2f,3
Efek ekuitas 168.604.979.980 158.452.355.600
Kas di bank 2c,2f,4,14 1.345.280.856 3.115.265.719
Piutang dividen 2f,5 791.996.361 936.049.153
Piutang lain-lain 3.634.389 -
JUMLAH ASET 170.745.891.586 162.503.670.472
LIABILITAS
Utang pembelian kembali
unit penyertaan 2f,6 - 31.513.195
Beban akrual 2d,2f,7,14 293.057.200 307.712.945
JUMLAH LIABILITAS 293.057.200 339.226.140
NILAI ASET BERSIH
Jumlah Kenaikan Nilai Aset Bersih 170.452.834.386 162.164.444.332
Penghasilan Komprehensif Lain - -
JUMLAH NILAI ASET BERSIH 170.452.834.386 162.164.444.332
Jumlah unit penyertaan yang beredar 8 146.000.000,0000 139.400.000,0000
NILAI ASET BERSIH PER UNIT
PENYERTAAN 2e 1.167,4852 1.163,3030
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara
keseluruhan.
2
Page 10
REKSA DANA INDEKS KISI MSCI INDONESIA ETF
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 2025 2024
PENDAPATAN 2g,9
Pendapatan investasi
Pendapatan dividen 9.040.596.164 22.088.249.107
Keuntungan (kerugian) investasi
yang telah direalisasi (5.672.949.487 ) 15.254.316.661
Keuntungan (kerugian) investasi
yang belum direalisasi 51.837.259 (54.658.611.204 )
Pendapatan lainnya 26.082.667 54.750.196
Jumlah Pendapatan (kerugian) 3.445.566.603 (17.261.295.240 )
BEBAN 2g
Beban investasi
Jasa pengelolaan investasi 2d,10,14 (1.154.547.889 ) (2.040.650.588 )
Jasa kustodian 11,14 (192.424.648 ) (377.519.498 )
Lain-lain 12 (386.535.663 ) (461.927.885 )
Beban lainnya (5.216.532 ) (10.950.039 )
Jumlah Beban (1.738.724.732 ) (2.891.048.010 )
LABA (RUGI) SEBELUM
PAJAK PENGHASILAN 1.706.841.871 (20.152.343.250 )
PAJAK PENGHASILAN 2h,13 - -
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN 1.706.841.871 (20.152.343.250 )
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Yang tidak akan direklasifikasi lebih
lanjut ke laba rugi - -
Yang akan direklasifikasi lebih lanjut
ke laba rugi - -
Jumlah Penghasilan Komprehensif Lain - -
JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
TAHUN BERJALAN 1.706.841.871 (20.152.343.250 )
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara
keseluruhan.
3
Page 11
REKSA DANA INDEKS KISI MSCI INDONESIA ETF
LAPORAN PERUBAHAN ASET BERSIH
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Penghasilan Komprehensif Lain
Transaksi Yang tidak
dengan Jumlah akan Yang akan
Pemegang Kenaikan direklasifikasi direklasifikasi
Unit Nilai lebih lanjut ke lebih lanjut ke Jumlah
Penyertaan Aset Bersih laba rugi laba rugi Jumlah Aset Bersih
Aset bersih pada
31 Desember 2023 383.988.175.284 94.296.134.930 - - - 478.284.310.214
Perubahan aset bersih
tahun berjalan
Rugi tahun berjalan - (20.152.343.250 ) - - - (20.152.343.250 )
Transaksi dengan pemegang
Unit Penyertaan
Distribusi kepada
pemegang
Unit Penyertaan - - - - - -
Penjualan Unit
Penyertaan 34.353.953.716 - - - - 34.353.953.716
Pembelian kembali
Unit Penyertaan (330.321.476.348 ) - - - - (330.321.476.348 )
Penghasilan komprehensif
lain tahun berjalan - - - - - -
Aset bersih pada
31 Desember 2024 88.020.652.652 74.143.791.680 - - - 162.164.444.332
Perubahan aset bersih
tahun berjalan
Laba tahun berjalan - 1.706.841.871 - - - 1.706.841.871
Transaksi dengan pemegang
Unit Penyertaan
Distribusi kepada
pemegang
Unit Penyertaan - - - - - -
Penjualan Unit
Penyertaan 48.153.231.894 - - - - 48.153.231.894
Pembelian kembali
Unit Penyertaan (41.571.683.711 ) - - - - (41.571.683.711 )
Penghasilan komprehensif
lain tahun berjalan - - - - - -
Aset bersih pada
31 Desember 2025 94.602.200.835 75.850.633.551 - - - 170.452.834.386
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara
keseluruhan.
4
Page 12
REKSA DANA INDEKS KISI MSCI INDONESIA ETF
LAPORAN ARUS KAS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2025 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Pembelian aset keuangan - efek ekuitas (88.984.069.332 ) (67.632.515.383 )
Penjualan aset keuangan - efek ekuitas 73.210.332.724 346.793.793.550
Penerimaan dividen 9.184.648.956 21.155.542.425
Penerimaan bunga 20.866.135 43.800.157
Pembayaran beban operasi (1.751.798.334 ) (3.006.647.498 )
Kas Bersih yang Diperoleh dari
(Digunakan untuk) Aktivitas Operasi (8.320.019.851 ) 297.353.973.251
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penambahan unit penyertaan 48.153.231.894 34.353.953.716
Perolehan kembali unit penyertaan (41.603.196.906 ) (330.289.963.153 )
Distribusi kepada pemegang unit penyertaan - -
Kas Bersih yang Diperoleh dari
(Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan 6.550.034.988 (295.936.009.437 )
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DI BANK (1.769.984.863 ) 1.417.963.814
KAS DI BANK PADA AWAL TAHUN 3.115.265.719 1.697.301.905
KAS DI BANK PADA AKHIR TAHUN 1.345.280.856 3.115.265.719
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara
keseluruhan.
5
Page 13
REKSA DANA INDEKS KISI MSCI INDONESIA ETF
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2025
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. U M U M
a. Pendirian dan Informasi Umum
Reksa Dana Indeks KISI MSCI Indonesia ETF (“Reksa Dana”) merupakan Reksa Dana
berbentuk Kontrak Investasi Kolektif berdasarkan Undang-undang Pasar Modal
No. 8 Tahun 1995 dan Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal (“Bapepam”),
yang kemudian berganti nama menjadi Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
(“Bapepam-LK”), No. Kep-22/PM/1996 tanggal 17 Januari 1996 yang telah diubah beberapa
kali, dan terakhir diganti dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 4 Tahun 2023
mengenai Perubahan Kedua Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 23/POJK.04/2016
tentang Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif serta Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan No. 48/POJK.04/2015 tanggal 29 Desember 2015 mengenai Pedoman Pengelolaan
Reksa Dana Terproteksi, Reksa Dana dengan Penjaminan dan Reksa Dana Indeks.
Kontrak Investasi Kolektif (“KIK”) Reksa Dana antara PT Korea Investment Management
Indonesia (d/h PT KISI Asset Management) sebagai Manajer Investasi dan PT Bank KEB Hana
Indonesia sebagai Bank Kustodian dituangkan dalam Akta No. 3 tanggal 1 September 2020 di
hadapan Leolin Jayayanti, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, dan selanjutnya Manajer Investasi
mengalami perubahan nama menjadi PT Korea Investment Management Indonesia berdasarkan
Akta Notaris No. 282 tanggal 26 November 2025 yang dibuat oleh Jimmy Tanal, S.H., M.Kn.,
Notaris berkedudukan di Jakarta Selatan.
Tanggal efektif Reksa Dana adalah 11 November 2020 berdasarkan Surat Efektif Otoritas Jasa
Keuangan No. S-1133/PM.21/2020. Sesuai KIK, tahun buku Reksa Dana mencakup periode
dari tanggal 1 Januari dan berakhir pada tanggal 31 Desember.
Sesuai dengan pasal 4 dari Akta No. 3 tersebut di atas, tujuan Reksa Dana adalah untuk
memberikan hasil investasi yang setara dengan kinerja Indeks MSCI Indonesia dengan
menggunakan metode pengelolaan investasi pasif.
Dengan memerhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan ketentuan-ketentuan
lain dalam Kontrak, Manajer Investasi akan menginvestasikan dana pada Reksa Dana dengan
kebijakan sebagai berikut:
(1) Minimum 80% (delapan puluh persen) dan maksimum 100% (seratus persen) dari Nilai
Aktiva Bersih pada Efek bersifat ekuitas yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia serta
terdaftar dalam Indeks MSCI Indonesia; dan
(2) Minimum 0% (nol persen) dan maksimum 20% (dua puluh persen) dari Nilai Aktiva Bersih
pada instrumen pasar uang dalam negeri yang mempunyai jatuh tempo tidak lebih dari
1 (satu) tahun dan/atau deposito sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang
berlaku di Indonesia.
Manajer Investasi dapat menempatkan jumlah tertentu dari aset Reksa Dana dalam bentuk kas
antara lain untuk keperluan penyelesaian transaksi Efek, pemenuhan pembayaran kewajiban
kepada Pemegang Unit Penyertaan dan pembayaran biaya-biaya yang menjadi beban
Reksa Dana sebagaimana diatur dalam Kontrak dan Prospektus.
PT Korea Investment Management Indonesia (d/h PT KISI Asset Management) sebagai Manajer
Investasi didukung oleh tenaga profesional yang terdiri dari Komite Investasi dan Tim Pengelola
Investasi. Komite Investasi akan mengarahkan dan mengawasi Tim Pengelola Investasi dalam
menjalankan kebijakan dan strategi investasi sehari-hari sesuai dengan tujuan investasi. Tim
Pengelola Investasi bertugas sebagai pelaksana harian atas kebijakan, strategi dan eksekusi
investasi yang telah diformulasikan bersama dengan Komite Investasi. Komite Investasi dan Tim
Pengelola Investasi tahun 2025 dan 2024 terdiri dari:
6
Page 14
REKSA DANA INDEKS KISI MSCI INDONESIA ETF
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2025
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. U M U M (Lanjutan)
2025
Komite Investasi Tim Pengelola Investasi
Ketua - Arfan Fasri Karniody Ketua - Barkah Supriyadi
Anggota - Budianto Kuling Anggota - Devin Tedja
- Choi Ji Hun - Okky Saputra
- Christian Anderson Y.
2024
Komite Investasi Tim Pengelola Investasi
Ketua - Mustofa Ketua - Josephin
Anggota - Budianto Kuling Anggota - Devin Tedja
- Arfan Fasri Karniody
b. Penyelesaian Laporan Keuangan
PT Korea Investment Management Indonesia (d/h PT KISI Asset Management) selaku Manajer
Investasi dari Reksa Dana dan PT Bank KEB Hana Indonesia selaku Bank Kustodian dari
Reksa Dana, bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan yang telah
diotorisasi untuk terbit pada tanggal 27 Februari 2026.
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL
Kebijakan akuntansi yang penting dan diterapkan secara konsisten adalah sebagai berikut:
a. Pernyataan Kepatuhan
Laporan keuangan disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) di Indonesia
yang terdiri dari Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar
Akuntansi Keuangan (ISAK) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan
Akuntan Indonesia (DSAK-IAI).
Penyusunan laporan keuangan Reksa Dana berdasarkan Keputusan Ketua Bapepam-LK atas
Peraturan No. VIII.G.8 tentang Pedoman Akuntansi Reksa Dana dan Peraturan No. X.D.1
tentang Laporan Reksa Dana yang telah diperbarui dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No. 33/POJK.4/2020 tentang Penyusunan Laporan Keuangan Produk Investasi Berbentuk
Kontrak Investasi Kolektif dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 14/SEOJK.04/2020
tentang Pedoman Perlakuan Akuntansi Produk Investasi Kontrak Investasi Kolektif.
b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan
Laporan keuangan disusun atas dasar akrual menggunakan konsep biaya historis, kecuali untuk
laporan arus kas dan beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain
sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut.
Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan
arus kas dalam aktivitas operasi dan pendanaan. Aktivitas investasi tidak dikelompokkan
terpisah karena aktivitas investasi adalah aktivitas operasi utama Reksa Dana.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan adalah Rupiah, yang
merupakan mata uang fungsional Reksa Dana.
7
Page 15
REKSA DANA INDEKS KISI MSCI INDONESIA ETF
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2025
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
Kebijakan akuntansi yang diadopsi adalah konsisten dengan kebijakan Akuntansi tahun
keuangan sebelumnya, kecuali bagi pengadopsian PSAK dan ISAK baru dan revisian yang
berlaku efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025. Perubahan kebijakan Akuntansi Reksa
Dana, dibuat sebagaimana disyaratkan sesuai dengan ketentuan transisi yang relevan terkait
dengan PSAK dan ISAK tersebut.
c. Kas di Bank
Merupakan saldo kas yang dimiliki Reksa Dana yang merupakan simpanan yang sewaktu-waktu
bisa dicairkan.
d. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Reksa Dana menerapkan PSAK No. 224, “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”, Reksa Dana
melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi. Transaksi ini dilakukan berdasarkan
persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak, dimana persyaratan tersebut mungkin tidak
sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak berelasi.
Seluruh transaksi dan saldo yang material dengan pihak-pihak berelasi telah diungkapkan
dalam catatan atas laporan keuangan Reksa Dana.
Sesuai dengan Keputusan Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 2A
No. KEP-04/PM.21/2014 tentang Pihak Berelasi Terkait Pengelolaan Reksa Dana Berbentuk
Kontrak Investasi Kolektif, menegaskan bahwa Manajer Investasi merupakan pihak berelasi
dengan Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif dan Bank Kustodian bukan
merupakan pihak berelasi dengan Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif.
e. Nilai Aset Bersih Reksa Dana
Nilai aset bersih Reksa Dana dihitung setiap akhir hari bursa dengan Portofolio Reksa Dana
dinilai menggunakan harga pasar wajar yang ditetapkan oleh Lembaga Penilaian Harga Efek
(LPHE) sebagai harga acuan bagi Manajer Investasi, sesuai dengan peraturan Bapepam-LK
No. IV.C.2.
Nilai aset bersih dihitung berdasarkan nilai aset bersih pada akhir hari bursa yang bersangkutan,
setelah penyelesaian pembukuan Reksa Dana dilaksanakan, tetapi tidak termasuk permohonan
pembelian dan atau pelunasan yang diterima oleh Bank Kustodian pada hari yang sama.
f. Instrumen Keuangan
Reksa Dana mengklasifikasikan aset dan liabilitas keuangannya ke dalam kategori berikut:
1) Biaya perolehan diamortisasi;
2) Nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL”).
Klasifikasi tersebut tergantung dari tujuan perolehan aset keuangan dan liabilitas keuangan
tersebut dan ditentukan pada saat awal pengakuannya.
1) Aset keuangan
Reksa Dana menetapkan klasifikasi aset keuangan setelah pengakuan awal dan, jika
diperbolehkan dan sesuai, akan melakukan evaluasi atas klasifikasi ini pada setiap akhir
tahun keuangan.
8
Page 16
REKSA DANA INDEKS KISI MSCI INDONESIA ETF
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2025
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
Aset keuangan Reksa Dana terdiri dari kas di bank, piutang dividen dan piutang lain-lain
yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
serta portofolio efek - efek ekuitas yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur
pada nilai wajar melalui laba rugi.
Suatu aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut
terpenuhi:
• Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset
keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
• Persyaratan kontraktual aset keuangan yang menimbulkan arus kas yang semata dari
pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan yang diklasifikasi sebagai biaya perolehan
diamortisasi diukur pada nilai wajarnya, ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan
secara langsung. Pendapatan bunga dihitung dengan menggunakan metode suku bunga
efektif dan diakui dalam laba rugi.
Aset keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi adalah aset keuangan yang dimiliki untuk
diperdagangkan. Aset keuangan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk diperdagangkan jika
diperoleh terutama untuk tujuan dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat dan terdapat
bukti dari pola yang sebenarnya untuk mengambil keuntungan jangka pendek.
2) Liabilitas keuangan
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi dan liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi,
mana yang sesuai. Pada tanggal pelaporan, Reksa Dana tidak memiliki liabilitas keuangan
selain yang diklasifikasikan sebagai biaya perolehan diamortisasi. Reksa Dana menetapkan
klasifikasi atas liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.
Liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi, dengan menggunakan
metode suku bunga efektif. Keuntungan dan kerugian diakui di dalam laba rugi ketika
liabilitas dihentikan pengakuannya, dan melalui proses amortisasi.
Liabilitas keuangan Reksa Dana terdiri dari beban akrual dan dan utang pembelian kembali
unit penyertaan.
3) Penghentian pengakuan
Suatu aset keuangan dihentikan pengakuannya apabila hak untuk menerima arus kas aset
telah berakhir.
Pada penghentian aset keuangan secara keseluruhan, selisih antara nilai tercatat dengan
jumlah yang akan diterima dan semua kumulatif keuntungan atau kerugian yang telah diakui
di dalam penghasilan komprehensif lain diakui di dalam laba rugi.
Semua pembelian dan penjualan yang lazim atas aset keuangan diakui dan dihentikan
pengakuannya pada saat tanggal perdagangan, yaitu tanggal Reksa Dana berkomitmen
untuk membeli atau menjual aset.
Pembelian atau penjualan yang lazim adalah pembelian atau penjualan aset keuangan
berdasarkan kontrak yang mensyaratkan penyerahan aset dalam kurun waktu yang
ditetapkan dengan peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar.
9
Page 17
REKSA DANA INDEKS KISI MSCI INDONESIA ETF
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2025
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
4) Saling hapus instrumen keuangan
Aset dan liabilitas keuangan dapat saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan
posisi keuangan ketika, dan hanya ketika, Reksa Dana memiliki hak yang berkekuatan
hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan terdapat
niat untuk menyelesaikan secara bersih, atau merealisasikan aset dan menyelesaikan
liabilitas secara simultan.
Pendapatan dan beban disajikan bersih hanya jika diperkenankan oleh standar akuntansi.
5) Penurunan nilai aset keuangan
Dalam PSAK No. 109, provisi penurunan nilai atas aset keuangan diukur menggunakan
model kerugian kredit ekspektasian dan berlaku untuk aset keuangan yang diukur pada
biaya perolehan diamortisasi.
Terdapat 2 (dua) basis pengukuran atas kerugian kredit ekspektasian, yaitu kerugian kredit
ekspektasian 12 bulan atau kerugian kredit sepanjang umurnya. Reksa Dana akan
melakukan analisis pengakuan awal menggunakan kerugian kredit ekspektasian 12 bulan
dan akan berpindah basis apabila terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan setelah
pengakuan awal.
g. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Pendapatan bunga dari jasa giro diakui secara akrual berdasarkan proporsi waktu. Pendapatan
dividen dari efek ekuitas diakui pada saat tanggal ex-dividend. Keuntungan (kerugian) investasi
yang telah dan belum direalisasi diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
lain tahun berjalan.
Beban jasa pengelolaan investasi, beban jasa kustodian, beban jasa S-invest dan beban jasa
lain-lain diakui secara akrual harian.
h. Perpajakan
Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif adalah subyek pajak penghasilan sesuai
dengan Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak No. SE-18/PJ.42/1996 tanggal 30 April 1996
mengenai perpajakan Reksa Dana. Berdasarkan peraturan tersebut, obyek pajak penghasilan
terbatas hanya pada penghasilan yang diterima oleh Reksa Dana, sedangkan pembagian laba
kepada pemegang unit penyertaan termasuk laba dari perolehan kembali unit penyertaan bukan
merupakan obyek pajak penghasilan.
Pendapatan yang dikenakan pajak penghasilan final tidak lagi dilaporkan sebagai pendapatan
kena pajak dan semua beban yang berhubungan dengan pendapatan yang dikenakan pajak
penghasilan final tidak boleh dikurangkan.
Pajak kini ditentukan berdasarkan kenaikan aset bersih yang dapat diatribusikan kepada
pemegang unit dari taksiran penghasilan kena pajak dalam tahun bersangkutan yang dihitung
berdasarkan tarif pajak yang berlaku.
i. Informasi Segmen
Bentuk pelaporan segmen adalah segmen berdasarkan investasi Reksa Dana. Segmen
investasi adalah komponen investasi Reksa Dana yang dapat dibedakan berdasarkan jenis
portofolio efek dan komponen tersebut memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko
dan imbalan segmen lain.
10
Page 18
REKSA DANA INDEKS KISI MSCI INDONESIA ETF
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2025
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PORTOFOLIO EFEK
Akun ini terdiri dari:
31 Desember 2025
Harga Rasio Nilai Pasar
Perolehan Terhadap Jumlah
Rata-rata Nilai Pasar Investasi
Lembar Saham Investasi (Rp) (Rp) (%)
Efek Ekuitas
4.708.500 PT Bank Central Asia Tbk. 37.430.179.739 38.021.137.500 22,55
5.788.900 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 25.154.657.224 21.187.374.000 12,57
3.168.200 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 13.900.251.021 16.157.820.000 9,58
4.204.800 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. 14.007.586.278 14.632.704.000 8,68
1.718.420 PT Astra International Tbk. 9.249.177.431 11.513.414.000 6,83
84.680 PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. 8.077.738.612 8.552.680.000 5,07
1.230.780 PT Amman Mineral Internasional Tbk. 10.085.848.765 7.907.761.500 4,68
681.820 PT Barito Renewables Energy Tbk. 6.899.967.081 6.613.654.000 3,92
1.989.980 PT Barito Pacific Tbk. 2.200.804.417 6.507.234.600 3,86
1.265.820 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. 4.898.634.424 5.531.633.400 3,28
4.813.620 PT Bumi Resources Minerals Tbk. 4.932.783.026 5.294.982.000 3,14
734.380 PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. 6.518.457.558 5.140.660.000 3,05
75.828.020 PT Goto Gojek Tokopedia Tbk. 5.686.492.828 4.852.993.280 2,88
1.908.220 PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. 3.172.766.080 4.465.234.800 2,65
127.020 PT United Tractors Tbk. 3.027.872.294 3.747.090.000 2,22
1.585.560 PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. 3.655.133.326 3.131.481.000 1,86
626.340 PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. 3.585.584.404 2.824.793.400 1,68
372.300 PT Indofood Sukses Makmur Tbk. 2.546.263.283 2.522.332.500 1,50
110.837.360 Jumlah 168.604.979.980 100,00
31 Desember 2024
Harga Rasio Nilai Pasar
Perolehan Terhadap Jumlah
Rata-rata Nilai Pasar Investasi
Lembar Saham Investasi (Rp) (Rp) (%)
Efek Ekuitas
4.823.240 PT Bank Central Asia Tbk. 36.802.827.777 46.664.847.000 29,46
5.930.076 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 26.880.542.096 24.194.710.080 15,28
3.246.626 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 13.549.645.973 18.505.768.200 11,68
4.306.066 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. 15.471.322.926 11.669.438.860 7,36
1.760.622 PT Astra International Tbk. 9.845.144.581 8.627.047.800 5,44
1.297.814 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. 4.820.279.882 5.645.490.900 3,56
78.342.800 PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. 6.020.677.660 5.483.996.000 3,46
677.484 PT Chandra Asri Pacific Tbk. 6.196.314.732 5.081.130.000 3,21
567.358 PT Amman Mineral Internasional Tbk. 4.773.914.093 4.808.359.050 3,03
1.624.010 PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. 3.667.616.028 4.628.428.500 2,92
129.642 PT United Tractors Tbk. 3.095.823.659 3.471.164.550 2,19
641.240 PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk 3.968.938.407 3.052.302.400 1,93
381.956 PT Indofood Sukses Makmur Tbk. 2.477.977.067 2.941.061.200 1,86
1.203.022 PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. 2.382.023.566 2.923.343.460 1,84
1.834.504 PT Kalbe Farma Tbk. 3.029.388.911 2.494.925.440 1,57
202.130 PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. 1.852.750.492 2.299.228.750 1,45
2.038.028 PT Barito Pacific Tbk. 1.932.296.664 1.874.985.760 1,18
214.676 PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. 2.161.729.635 1.459.796.800 0,92
851.734 PT Merdeka Copper Gold Tbk. 2.583.053.219 1.375.550.410 0,87
663.544 PT Unilever Indonesia Tbk. 3.417.143.293 1.250.780.440 0,79
110.736.572 Jumlah 158.452.355.600 100,00
4. KAS DI BANK
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, akun ini merupakan dana milik Reksa Dana yang
ditempatkan di PT Bank KEB Hana Indonesia masing-masing sebesar Rp 1.345.280.856 dan
Rp 3.115.265.719.
11
Page 19
REKSA DANA INDEKS KISI MSCI INDONESIA ETF
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2025
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
5. PIUTANG DIVIDEN
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, akun ini merupakan piutang dividen masing-masing
sebesar Rp 791.996.361 dan Rp 936.049.153.
6. UTANG PEMBELIAN KEMBALI UNIT PENYERTAAN
Pada tanggal 31 Desember 2024, akun ini merupakan utang pembelian kembali unit penyertaan
sebesar Rp 31.513.195.
7. BEBAN AKRUAL
Akun ini terdiri dari:
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Jasa pengelolaan investasi 103.440.874 96.670.860
Jasa kustodian 17.240.146 16.111.810
Lain-lain 172.376.180 194.930.275
Jumlah 293.057.200 307.712.945
8. UNIT PENYERTAAN BEREDAR
Jumlah unit penyertaan yang dimiliki oleh Pemodal dan Manajer Investasi adalah sebagai berikut:
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Persentase (%) Unit Persentase (%) Unit
Pemodal 100,00 146.000.000,0000 100,00 139.400.000,0000
Manajer investasi - - - -
Jumlah 100,00 146.000.000,0000 100,00 139.400.000,0000
9. PENDAPATAN
Akun ini terdiri dari:
2025 2024
Pendapatan investasi
Pendapatan dividen 9.040.596.164 22.088.249.107
Keuntungan (kerugian) investasi
yang telah direalisasi (5.672.949.487 ) 15.254.316.661
Keuntungan (kerugian) investasi
yang belum direalisasi 51.837.259 (54.658.611.204 )
Pendapatan lainnya - jasa giro 26.082.667 54.750.196
Jumlah 3.445.566.603 (17.261.295.240 )
12
Page 20
REKSA DANA INDEKS KISI MSCI INDONESIA ETF
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2025
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
10. BEBAN JASA PENGELOLAAN INVESTASI
Beban jasa pengelolaan investasi merupakan beban yang dibayarkan kepada PT Korea Investment
Management Indonesia (d/h PT KISI Asset Management) sebagai Manajer Investasi, maksimum
sebesar 1,00% per tahun yang dihitung secara harian dari nilai aktiva bersih Reksa Dana
berdasarkan 365 hari kalender per tahun atau 366 hari kalender per tahun untuk tahun kabisat dan
dibayarkan setiap bulan.
Beban jasa pengelolaan investasi yang dibebankan masing-masing sebesar Rp 1.154.547.889 dan
Rp 2.040.650.588 untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.
11. BEBAN JASA KUSTODIAN
Akun ini merupakan beban pengelolaan administrasi dan imbalan jasa penitipan atas aset Reksa
Dana pada PT Bank KEB Hana Indonesia sebagai Bank Kustodian, maksimum sebesar 0,18% per
tahun yang dihitung secara harian dari nilai aktiva bersih Reksa Dana berdasarkan 365 hari
kalender per tahun atau 366 hari kalender per tahun untuk tahun kabisat dan dibayarkan setiap
bulan.
Beban jasa kustodian yang dibebankan masing-masing sebesar Rp 192.424.648 dan
Rp 377.519.498 untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.
12. BEBAN LAIN-LAIN
Beban lain-lain merupakan biaya untuk honorarium tenaga ahli, administrasi bank, S-invest dan
biaya transaksi jual beli efek ekuitas.
Beban lain-lain yang dibebankan adalah masing-masing sebesar Rp 386.535.663 dan
Rp 461.927.885 untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.
13. PERPAJAKAN
Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum beban pajak penghasilan menurut laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain dengan taksiran penghasilan kena pajak yang dihitung oleh Reksa
Dana brakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:
2025 2024
Laba (rugi) sebelum beban pajak penghasilan 1.706.841.871 (20.152.343.250 )
Beda temporer:
Kerugian (keuntungan) yang belum
direalisasikan selama tahun berjalan (51.837.259 ) 54.658.611.204
Beda tetap:
Beban untuk menagih dan memelihara
penghasilan yang bukan obyek pajak
atau pajaknya bersifat final 1.738.724.732 2.891.048.010
Pendapatan yang pajaknya bersifat final
dan bukan obyek pajak:
Dividen (9.040.596.164 ) (22.088.249.107 )
Jasa giro (26.082.667 ) (54.750.196 )
Kerugian (keuntungan) yang telah
direalisasikan selama tahun berjalan 5.672.949.487 (15.254.316.661 )
Taksiran penghasilan kena pajak - -
13
Page 21
REKSA DANA INDEKS KISI MSCI INDONESIA ETF
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2025
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. PERPAJAKAN (Lanjutan)
Reksa Dana menyerahkan SPT Tahunan berdasarkan perhitungan sendiri (self-assessment).
Berdasarkan perubahan terakhir atas Undang-undang Ketentuan Umum Perpajakan pada tahun
2007, Otoritas Pajak dapat melakukan pemeriksaan atas perhitungan pajak dengan menetapkan
atau mengubah besarnya kewajiban pajak dalam waktu lima tahun sejak tanggal terutangnya pajak.
14. TRANSAKSI DENGAN MANAJER INVESTASI DAN BANK KUSTODIAN
Sifat hubungan dengan Manajer Investasi dan Bank Kustodian adalah sebagai berikut:
a. PT Korea Investment Management Indonesia (d/h PT KISI Asset Management) adalah Manajer
Investasi Reksa Dana.
b. PT Bank KEB Hana Indonesia adalah Bank Kustodian Reksa Dana.
Saldo dan transaksi Reksa Dana dengan Manajer Investasi dan Bank Kustodian pada tahun 2025
dan 2024 adalah sebagai berikut:
2025
Manajer Investasi Bank Kustodian
Laporan Posisi Keuangan:
Kas di bank - 1.345.280.856
Beban akrual 103.440.874 17.240.146
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
Komprehensif Lain:
Beban investasi 1.154.547.889 192.424.648
2024
Manajer Investasi Bank Kustodian
Laporan Posisi Keuangan:
Kas di bank - 3.115.265.719
Beban akrual 96.670.860 16.111.810
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
Komprehensif Lain:
Beban investasi 2.040.650.588 377.519.498
Tidak ada pembelian dan penjualan yang dilakukan melalui PT Korea Investment Management
Indonesia (d/h PT KISI Asset Management) untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Desember 2025 dan 2024.
14
Page 22
REKSA DANA INDEKS KISI MSCI INDONESIA ETF
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2025
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
15. INFORMASI SEGMEN USAHA
Segmen usaha Reksa Dana dibagi berdasarkan jenis portofolio efek yakni efek ekuitas dan lain-lain.
Klasifikasi tersebut menjadi dasar pelaporan informasi segmen Reksa Dana.
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
2025
Efek Ekuitas Lain-lain Jumlah
Pendapatan investasi
Pendapatan dividen 9.040.596.164 - 9.040.596.164
Kerugian investasi
yang telah direalisasi (5.672.949.487 ) - (5.672.949.487 )
Keuntungan investasi
yang belum direalisasi 51.837.259 - 51.837.259
Pendapatan lainnya - 26.082.667 26.082.667
Jumlah pendapatan 3.419.483.936 26.082.667 3.445.566.603
Jumlah beban (1.733.508.200 ) (5.216.532 ) (1.738.724.732 )
Laba sebelum beban
pajak penghasilan 1.685.975.736 20.866.135 1.706.841.871
Beban pajak penghasilan - - -
Laba tahun berjalan 1.685.975.736 20.866.135 1.706.841.871
Penghasilan komprehensif lain
Yang tidak akan direklasifikasi
lebih lanjut ke laba rugi - - -
Yang akan direklasifikasi
lebih lanjut ke laba rugi - - -
Jumlah laba komprehensif
tahun berjalan 1.706.841.871
Laporan Posisi Keuangan
31 Desember 2025
Efek Ekuitas Lain-lain Jumlah
Aset
Aset segmen 169.396.976.341 - 169.396.976.341
Aset yang tidak dialokasikan - 1.348.915.245 1.348.915.245
Jumlah aset 169.396.976.341 1.348.915.245 170.745.891.586
Liabilitas
Liabilitas segmen - - -
Liabilitas yang tidak dialokasikan - 293.057.200 293.057.200
Jumlah liabilitas - 293.057.200 293.057.200
15
Page 23
REKSA DANA INDEKS KISI MSCI INDONESIA ETF
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2025
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
15. INFORMASI SEGMEN USAHA (Lanjutan)
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
2024
Efek Ekuitas Lain-lain Jumlah
Pendapatan investasi
Pendapatan dividen 22.088.249.107 - 22.088.249.107
Keuntungan investasi
yang telah direalisasi 15.254.316.661 - 15.254.316.661
Kerugian investasi
yang belum direalisasi (54.658.611.204 ) - (54.658.611.204 )
Pendapatan lainnya - 54.750.196 54.750.196
Jumlah pendapatan (kerugian) (17.316.045.436 ) 54.750.196 (17.261.295.240 )
Jumlah beban (2.880.097.971 ) (10.950.039 ) (2.891.048.010 )
Laba (rugi) sebelum beban
pajak penghasilan (20.196.143.407 ) 43.800.157 (20.152.343.250 )
Beban pajak penghasilan - - -
Laba (rugi) tahun berjalan (20.196.143.407 ) 43.800.157 (20.152.343.250 )
Penghasilan komprehensif lain
Yang tidak akan direklasifikasi
lebih lanjut ke laba rugi - - -
Yang akan direklasifikasi
lebih lanjut ke laba rugi - - -
Jumlah rugi komprehensif
tahun berjalan (20.152.343.250 )
Laporan Posisi Keuangan
31 Desember 2024
Efek Ekuitas Lain-lain Jumlah
Aset
Aset segmen 159.388.404.753 - 159.388.404.753
Aset yang tidak dialokasikan - 3.115.265.719 3.115.265.719
Jumlah aset 159.388.404.753 3.115.265.719 162.503.670.472
Liabilitas
Liabilitas segmen - - -
Liabilitas yang tidak dialokasikan - 339.226.140 339.226.140
Jumlah liabilitas - 339.226.140 339.226.140
16
Page 24
REKSA DANA INDEKS KISI MSCI INDONESIA ETF
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2025
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
16. IKHTISAR KEUANGAN SINGKAT REKSA DANA
Berikut ini adalah ikhtisar rasio-rasio keuangan Reksa Dana. Rasio-rasio ini dihitung berdasarkan
Surat Keputusan Ketua BAPEPAM No. KEP-99/PM/1996 tanggal 28 Mei 1996:
2025 2024
Kenaikan (penurunan) hasil investasi (%) 0,36 (9,76 )
Kenaikan (penurunan) hasil investasi setelah
memperhitungkan beban penjualan (%) 0,36 (9,76 )
Beban investasi (%) 1,00 0,87
Perputaran portofolio 0,42 0,20
Persentase penghasilan kena pajak (%) - -
Tujuan tabel tersebut adalah semata-mata untuk membantu memahami kinerja dari Reksa Dana
selama periode pelaporan dan seharusnya tidak dianggap sebagai indikasi bahwa kinerja masa
mendatang akan sama dengan kinerja masa lalu.
17. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
Aset keuangan Reksa Dana terdiri dari portofolio efek, kas di bank, piutang dividen dan piutang lain-
lain. Liabilitas keuangan Reksa Dana terdiri dari beban akrual dan utang pembelian kembali unit
penyertaan.
Reksa Dana memiliki beberapa eksposur risiko terhadap instrumen keuangan dalam bentuk risiko
pasar, risiko kredit, risiko likuiditas, risiko suku bunga dan risiko perubahan kondisi ekonomi dan
politik. Adapun seluruh aktivitas utama Reksa Dana dilakukan dalam mata uang Rupiah sehingga
tidak menimbulkan risiko nilai tukar. Kebijakan Manajer Investasi dan Bank Kustodian Reksa Dana
terhadap risiko keuangan dimaksudkan untuk meminimalisir potensi dan dampak keuangan yang
mungkin timbul dari risiko-risiko tersebut. Dalam kaitannya dengan hal ini, Manajer Investasi dan
Bank Kustodian Reksa Dana tidak memperkenankan adanya transaksi derivatif yang bertujuan
spekulatif.
Berikut ini adalah ikhtisar tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan Reksa Dana:
a. Risiko Pasar
Risiko pasar adalah risiko fluktuasi nilai efek sebagai akibat dari perubahan harga pasar.
Portofolio yang dikelompokkan sebagai instrumen keuangan untuk diperdagangkan adalah
obligasi, di mana setiap perubahan harga efek akan memengaruhi laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain Reksa Dana. Tujuan dari kebijakan manajemen terhadap risiko
harga adalah untuk mengurangi dan mengendalikan risiko pada besaran yang dapat diterima
(acceptable parameters) dan sekaligus mencapai tingkat pengembalian investasi secara
optimal.
Terkait dengan hal tersebut, Manajer Investasi dan Bank Kustodian Reksa Dana melakukan
telaah terhadap kinerja portofolio efek secara periodik bersamaan dengan pengujian terhadap
relevansi instrumen tersebut terhadap rencana strategis jangka panjang.
Perubahan harga portofolio efek utang dipengaruhi oleh beberapa variabel antara lain kondisi
perekonomian, dimana setiap perubahan akan memengaruhi laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain. Manajer Investasi dan Bank Kustodian belum melakukan evaluasi terhadap
variabel tersebut serta dampaknya terhadap laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
lain.
17
Page 25
REKSA DANA INDEKS KISI MSCI INDONESIA ETF
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2025
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
17. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)
b. Risiko Kredit
Risiko kredit adalah risiko dimana salah satu pihak yang terkait dalam instrumen keuangan
gagal dalam memenuhi kewajibannya dan menyebabkan pihak lain mengalami kerugian
keuangan. Risiko ini secara umum akan timbul dari simpanan di bank dan piutang bunga.
Manajer Investasi dan Bank Kustodian Reksa Dana mengelola risiko terkait simpanan di bank
dengan senantiasa memonitor tingkat kesehatan bank yang bersangkutan. Manajer Investasi
dan Bank Kustodian Reksa Dana juga menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pemilihan
instrumen keuangan dan melakukan diversifikasi portofolio efek.
c. Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas (risiko pendanaan) adalah risiko di mana Reksa Dana akan mengalami kesulitan
dalam memeroleh dana tunai dalam rangka memenuhi komitmennya atas instrumen keuangan.
Pengelolaan terhadap risiko ini dilakukan antara lain dengan senantiasa menjaga komposisi
portofolio sesuai dengan Kebijakan Investasi sebagaimana diatur dalam KIK Reksa Dana.
Selain itu Reksa Dana juga menerapkan manajemen kas yang mencakup proyeksi hingga
beberapa periode ke depan, menjaga profil jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan serta
senantiasa memantau rencana dan realisasi arus kas.
d. Risiko Suku Bunga
Risiko suku bunga arus kas merupakan risiko bahwa arus kas di masa mendatang atas
instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan tingkat suku bunga pasar. Risiko suku
bunga juga mencakup risiko bahwa nilai instrumen keuangan akan berfluktuasi sebagai akibat
dari perubahan tingkat suku bunga pasar. Reksa Dana terekspos terhadap berbagai risiko yang
timbul dari fluktuasi tingkat suku bunga pasar tersebut.
Saat ini, Reksa Dana tidak memiliki kebijakan formal lindung nilai atas risiko tingkat suku bunga.
e. Risiko Perubahan Kondisi Ekonomi Dan Politik
Sistem ekonomi terbuka yang dianut oleh Indonesia sangat rentan terhadap perubahan ekonomi
internasional. Perubahan kondisi perekonomian dan politik di dalam maupun di luar negeri atau
peraturan khususnya di bidang pasar uang, pasar modal, dan pajak merupakan faktor yang
dapat mempengaruhi kinerja Reksa Dana.
18. STANDAR AKUNTANSI BARU
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK-IAI”) telah menerbitkan
standar baru, amendemen dan interpretasi berikut, berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai
pada 1 Januari 2026 adalah sebagai berikut:
- Amendemen PSAK No. 109 dan PSAK No. 107 “Pengungkapan tentang Klasifikasi dan
Pengukuran Instrumen Keuangan”
Selain itu, Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK-IAI”) juga telah
menerbitkan standar baru, amendemen dan interpretasi berikut, berlaku efektif untuk tahun buku
yang dimulai pada 1 Januari 2027 adalah sebagai berikut:
- PSAK No. 118 “Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan”
Reksa Dana sedang menganalisis dampak penerapan standar akuntansi dan interpretasi tersebut di
atas terhadap laporan keuangan Reksa Dana.
18
Names mentioned 48 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Kustodian Reksa Dana Indeks KISI MSCI Indonesia
p.5
unresolved
person
RAMA WENDRA Kantor Akuntan Publik Pandapotan Gabriel
p.8 ×2
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Pandapotan Gabriel
p.8
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal
p.13
unresolved
org
Bapepam
p.13 ×3
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
p.13
unresolved
org
Bapepam-LK
p.13 ×6
unresolved
org
Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif
p.13 ×2
unresolved
org
Reksa Dana Terproteksi
p.13
unresolved
org
Reksa Dana Indeks. Kontrak Investasi Kolektif
p.13
unresolved
org
PT Korea Investment Management Indonesia
p.13 ×7
unresolved
person
Leolin Jayayanti
· Notaris
p.13
unresolved
person
Jimmy Tanal
· Notaris
p.13
unresolved
org
Departemen Pengawasan Pasar Modal
p.15
unresolved
org
Reksa Dana Nilai
p.15
unresolved
org
Chandra Asri Petrochemical Tbk.
p.18 ×2
unresolved
org
PT Indah Kiat Pulp
p.18
unresolved
org
Paper Tbk.
p.18
unresolved
org
Bank Kustodian Reksa Dana. Saldo
p.21
unresolved
org
Bank Kustodian Reksa Dana
p.24 ×5
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.