Skip to content
Back to announcement

20230808_FOLK_Informasi Transaksi Afiliasi_31359387_lamp4.pdf

Asset transaction Needs review FOLK

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 73

Page 1
LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
        RENCANA TRANSAKSI
               PINJAMAN
   PT MULTI GARAM UTAMA TBK
         KEPADA ENTITAS ANAK
  PT DRSOAP GLOBAL INDONESIA

No. 00031/2.0113-03/BS/05/0340/1/VIII/2023
         Tanggal : 3 Agustus 2023
                Atas Revisi
No. 00028/2.0113-03/BS/05/0340/1/VI/2023
           Tanggal : 20 Juni 2023




                                             1
Page 2
LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
        RENCANA TRANSAKSI
               PINJAMAN
   PT MULTI GARAM UTAMA TBK
         KEPADA ENTITAS ANAK
  PT DRSOAP GLOBAL INDONESIA

No. 00031/2.0113-03/BS/05/0340/1/VIII/2023
         Tanggal : 3 Agustus 2023
                Atas Revisi
No. 00028/2.0113-03/BS/05/0340/1/VI/2023
           Tanggal : 20 Juni 2023
Page 3
No. 00031/2.0113-03/BS/05/0340/1/VIII/2023                           Bekasi, 3 Agustus 2023


Kepada :
PT MULTI GARAM UTAMA TBK
Prosperity Tower 17-F
District 8, SCBD, Jalan Jenderal Sudirman Kavling 52-53
Kel. Senayan, Kec. Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Provinsi DKI Jakarta, 12190


Perihal: Laporan Pendapat Kewajaran Rencana Transaksi Pinjaman PT Multi Garam
           Utama Tbk kepada Entitas Anak yaitu PT Drsoap Global Indonesia


Dengan hormat,


KJPP Syarif, Endang & Rekan merupakan Kantor Jasa Penilai Publik yang telah memiliki
perizinan dan terdaftar berdasarkan lzin Usaha Kantor Penilai Publik No. 2.12.0113 dan
Surat lzin Penilai Publik No. B-1.12.00340 yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan
Republik lndonesia dan telah terdaftar sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal di Otoritas
Jasa    Keuangan   (OJK)   dengan   Surat   Tanda    Terdaftar   (STTD)   No. STTD.PB-08/PJ-
1/PM.02/2023.


Berdasarkan Surat Perjanjian Kerja No. 0052/SPK/MSE-01/ES/VII/2023, tanggal 25 Juli
2023, Kami telah melaksanakan Penilaian untuk memberikan Pendapat Kewajaran atas
Rencana Transaksi Pinjaman PT Multi Garam Utama Tbk (selanjutnya disebut “FOLK)
kepada Entitas Anak yaitu PT Drsoap Global Indonesia (selanjutnya disebut “DGI”) seperti
yang tertuang dalam laporan ini.


Latar Belakang


FOLK berencana melakukan transaksi Pinjaman Utang kepada Entitas Anak yaitu DGI. DGI
merupakan pihak yang terafiliasi dengan FOLK dari sisi kepemilikan saham maupun sisi
manajemen kepengurusan.


Nilai   Rencana    Transaksi   Pinjaman     antara   FOLK   dengan    DGI    adalah   sebesar
Rp6.528.700.000,- (Enam Miliar Lima Ratus Dua Puluh Delapan Juta Tujuh Ratus Ribu
rupiah). Nilai dari Rencana Transaksi tersebut adalah 9,33% terhadap jumlah ekuitas FOLK
yang sebesar Rp69.956.136.000,- (Enam Puluh Sembilan Miliar Sembilan Ratus Lima
Puluh Enam Juta Seratus Tiga Puluh Enam Ribu Rupiah) berdasarkan Laporan keuangan
Audit FOLK per 31 Desember 2022.


Rencana Transaksi tersebut memenuhi ketentuan peraturan tentang transaksi afiliasi
sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia

                                                                                              i
Page 4
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




          No. 42/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
          Benturan Kepentingan (selanjutnya disebut “Peraturan No. 42/POJK.04/2020”) karena
          transaksi dilakukan oleh pihak-pihak yang memiliki afiliasi dengan FOLK dari sisi
          kepemilikan saham maupun sisi manajemen kepengurusan. Rencana Transaksi tidak
          memenuhi ketentuan terkait transaksi material sebagaimana didefinisikan dalam
          Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 17/POJK.04/2020, tanggal 20
          April 2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (selanjutnya disebut
          “Peraturan No. 17/POJK.04/2020”) karena nilai rencana transaksi di bawah 20% dari
          ekuitas FOLK per 31 Desember 2022.


          Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian


          Kami telah menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dengan
          Laporan No. 00031/2.0113-03/BS/05/0340/1/VIII/2023, tanggal 3 Agustus 2023 atas
          revisi     No.00028/2.0113-03/BS/05/0340/1/VI/2023,          tanggal    20 Juni 2023.       Kami
          menyatakan bahwa membatalkan laporan penilaian sebelumnya. Hal yang menjadi objek
          revisi diantaranya adalah sebagai berikut:


          1.   Perubahan tanggal penilaian dari 31 Desember 2022 menjadi 31 Maret 2023;
          2.   Penyesuaian Laporan terkait perubahan pada Laporan keuangan Audit per 31
               Desember 2022.


          Tanggal Penilaian


          Tanggal Penilaian dalam laporan Pendapat Kewajaran ini adalah per 31 Maret 2023.


          Objek Penilaian


          Objek Pendapat Kewajaran dalam penugasan ini adalah Rencana Transaksi Pinjaman FOLK
          kepada Entitas Anak yaitu DGI.


          Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran


          Maksud dan tujuan dari laporan penilaian ini adalah pemberian Pendapat Kewajaran atas
          Rencana      Transaksi     Pinjaman   FOLK   kepada    Entitas   Anak       yaitu   DGI   sebesar
          Rp6.528.700.000,- (Enam Miliar Lima Ratus Dua Puluh Delapan Juta Tujuh Ratus Ribu
          rupiah).


          Pendekatan dan Metode


          Pendekatan dan Metode dalam penyusunan laporan Pendapat Kewajaran ini, diantaranya
          adalah:
          a.   Analisis transaksi;
          b.   Analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas rencana transaksi;

                                                                                                         ii
Page 5
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




          c.   Analisis atas kewajaran nilai transaksi;
          d.   Analisis atas faktor lain yang relevan.


          Asumsi dan Kondisi Pembatas


          Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini
          adalah:
          •    Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
          •    Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam
               Pendapat Kewajaran.
          •    Dalam menyusun laporan ini, penilai mengandalkan keakuratan dan kelengkapan
               informasi yang disediakan oleh atau data yang diperoleh dari informasi yang tersedia
               untuk publik dan informasi lainnya serta penelitian yang kami anggap relevan.
          •    Penilai menggunakan proyeksi keuangan sebelum dan setelah Rencana Transaksi serta
               Proforma Laporan Keuangan yang disampaikan oleh dengan mencerminkan kewajaran
               proyeksi keuangan dan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
          •    Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi
               keuangan yang telah disesuaikan.
          •    Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat
               rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional FOLK.
          •    Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan kesimpulan yang
               dihasilkan.
          •    Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum obyek Pendapat Kewajaran dari
               pemberi tugas.


          Kesimpulan

          A. Analisis Transaksi


               Pihak yang terlibat Transaksi antara lain:


                    1. PT Multi Garam Utama Tbk


                      FOLK didirikan berdasarkan Akta No. 6, tanggal 10 April 2019, dibuat di hadapan
                      Tri Theresa Tarigan, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Tangerang, yang telah
                      disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasar
                      kan Keputusan No. AHU-0019154.AH.01.01.Tahun 2019, tanggal 11 April 2019,
                      didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0059848.AH.01.11.Tahun 2019,
                      tanggal 11 April 2019, dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia
                      No. 075, tanggal 20 September 2022, Tambahan No. 032247.




                                                                                                   iii
Page 6
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                 2. PT Drsoap Global Indonesia


                    PT Drsoap Global Indonesia (”DGI”) didirikan berdasarkan Akta Notaris Adean
                    Halim, S.H., M.Kn., No. 2, tanggal 5 Agustus 2019 Notaris di Gresik. Akta
                    Pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
                    Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-0044219.AH.01.01. Tahun 2019,
                    tanggal 3 September 2019. Sampai dengan tanggal penilaian, FOLK merupakan
                    salah satu pemegang saham DGI dengan kepemilikan sebanyak 33,00%.



             Secara garis besar, berikut adalah informasi mengenai Rencana Transaksi Pinjaman FOLK
             kepada Entitas Anak yaitu DGI berdasarkan keterangan manajemen FOLK:


                 Pemberi Pinjaman               :   FOLK
                                                :   Danny Sutradewa yang mewakili dan selaku Direktur
                                                    Utama FOLK
                 Penerima Pinjaman              :   DGI
                                                :   Eunike Chistiani Santoso yang mewakili dan selaku
                                                    Direktur Utama DGI
                 Perjanjian                     :   Perjanjian      Pinjam     Meminjam     No. MGI/UP/II-
                                                    2023/003
                 Tanggal                        :   17 Februari 2023
                 Nilai                          :   Rp6.528.700.000,-
                 Penerimaan Pinjaman            :   Selambat-lambatnya tanggal 31 Juli 2023 (tanggal
                                                    IPO)
                 Pencairan Pinjaman             :   30 hari kerja setelah pemberi pinjaman menerima
                                                    keseluruhan dana dari IPO
                 Jatuh Tempo                    :   36 Bulan sejak tanggal pencarian pinjaman
                 Bunga                          :   6,5% per tahun
                 Jaminan                        :   Para pihak sepakat pemberian pokok pinjaman oleh
                                                    Pemberi Pinjaman kepada Penerima Pinjaman ini
                                                    tidak dijamin dengan jaminan khusus.


             Dengan terdapatnya hubungan afiliasi keterlibatan pihak-pihak dengan FOLK, maka
             Rencana Transaksi tersebut memenuhi ketentuan peraturan tentang transaksi afiliasi
             sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
             No. 42/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
             Benturan Kepentingan (selanjutnya disebut “Peraturan No. 42/POJK.04/2020”).


             Berdasarkan Laporan keuangan Audit FOLK per 31 Desember 2022, total ekuitas FOLK
             adalah sebesar Rp69.956.136.000,- (Enam Puluh Sembilan Miliar Sembilan Ratus Lima
             Puluh Enam Juta Seratus Tiga Puluh Enam Ribu Rupiah). Berdasarkan informasi dari
             manajemen     FOLK,    diketahui       bahwa   nilai    Rencana    Transaksi   adalah   sebesar



                                                                                                             iv
Page 7
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




             Rp6.528.700.000,- (Enam Miliar Lima Ratus Dua Puluh Delapan Juta Tujuh Ratus Ribu
             rupiah). Dengan demikian, persentase nilai transaksi terhadap ekuitas adalah sebesar
             9,33%.


             Berdasarkan Peraturan No. 17/POJK.04/2020, suatu transaksi dikategorikan sebagai
             transaksi material apabila nilai transaksi sama dengan 20% atau lebih dari ekuitas
             Perusahaan Terbuka.


             Dengan demikian, Rencana Transaksi bukan termasuk transaksi material sesuai dengan
             Peraturan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan
             Usaha Utama.


             Risiko terkait dengan adanya Transaksi adalah risiko gagal bayar (default) yang
             disebabkan kegagalan untuk melakukan pembayaran sisa pokok utang dan bunga pada
             waktu yang telah ditetapkan.


             Manfaat dari adanya Transaksi tersebut, DGI memperoleh tambahan modal kerja atau
             Operational Expense (Opex) untuk kelangsungan usahanya.

          B. Analisis Kualitatif


             FOLK didirikan berdasarkan Akta No. 6, tanggal 10 April 2019, dibuat di hadapan Tri
             Theresa Tarigan, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Tangerang, yang telah disahkan oleh
             Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Keputusan No. A
             HU-0019154.AH.01.01.Tahun 2019, tanggal 11 April 2019, didaftarkan dalam Daftar
             Perseroan     No.AHU-0059848.AH.01.11.Tahun    2019,   tanggal   11   April   2019,   dan
             diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 075, tanggal 20 September
             2022, Tambahan No. 032247.


             Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan
             Akta Notaris Tri Theresa Tarigan, S.H., M.Kn., No. 15, tanggal 28 November 2022 tentang
             Perubahan struktur kepemilikan modal, perubahan modal dasar dan tambahan modal
             ditempatkan. Perubahan ini telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak
             Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-0086920.AH.01.02
             Tahun 2022, tanggal 31 Desember 2022.


             Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan Pasal 3, kegiatan utama Perusahaan adalah
             dalam bidang aktivitas holding, aktivitas kantor pusat, aktivitas konsultasi manajemen
             lainnya, aktivitas konsultasi bisnis dan broker bisnis, penyediaan sumber daya manusia
             dan manajemen fungsi sumber daya manusia, jasa pendidikan manajemen dan
             perbankan, pendidikan bimbingan belajar, dan konseling siswa.




                                                                                                     v
Page 8
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




             Kantor Perusahaan berdomisili di Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD, Jalan Jenderal
             Sudirman Kav. 52-53, Kelurahan Senayan, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.


             PT Garam Ventura Indonesia merupakan entitas induk terakhir Perusahaan.


             Alasan Transaksi adalah Transaksi ini sinergis dengan rencana bisnis FOLK dalam
             pengembangan usaha di sektor omnichannel retail.


             Latar belakang Transaksi adalah untuk menjaga kelangsungan usaha dan kepercayaan
             pelanggan yang besar dan terus berkembang.


          C. Analisis Kuantitatif


             Kami melakukan analisa inkremental atas Rencana Transaksi Pinjaman FOLK kepada
             Entitas Anak yaitu DGI. Berdasarkan hasil analisis inkremental, Rencana Transaksi ini
             dapat memberikan nilai tambah sebagai berikut:
              • Pada pendapatan sebesar Rp3,00 miliar di tahun 2023 hingga mencapai Rp47,36
                 miliar pada tahun 2028;
              • Pada laba setelah pajak sebesar Rp124,30 juta di tahun 2023 hingga mencapai
                 Rp9,14 miliar pada tahun 2028.;
              • Pada aset sebesar Rp6,73 miliar pada tahun 2023 hingga mencapai Rp24,08 miliar
                 pada tahun 2028;
              • Pada liabilitas sebesar Rp6,71 miliar pada tahun 2023 sedangkan pada tahun 2028
                 mencapai Rp255,35 juta;
              • Pada ekuitas sebesar Rp124,30 juta pada tahun 2023 hingga mencapai Rp28,81
                 miliar pada tahun 2028; dan
              • Pada kas dan setara kas akhir sebesar Rp6,04 miliar di tahun 2023 hingga mencapai
                 Rp13,78 miliar pada tahun 2028.


             Berdasarkan analisis kelayakan, menunjukkan bahwa dengan dilakukannya transaksi
             didapat kriteria kelayakan dengan variabel-variabel sebagai berikut:
              • Net Present Value ( NPV ) > 0 --> Layak
                 NPV       yang   dihasilkan     menunjukkan       angka    yang   positif   yaitu   sebesar
                 Rp27.212.000.000,-.
              • Profitability Index ( PI ) > 1 --> Layak
                PI yang diperoleh adalah sebesar 1,90161 yang berarti lebih besar dari 1.
              • Break Event Point ( BEP )
                BEP yang dihasilkan sebesar Rp41.147.000.000,- atau 63,01% dari penjualan.

             Berdasarkan analisis sensitivitas, pada kondisi normal NPV yang dihasilkan adalah
             sebesar   Rp27,21      miliar,    jika   terjadi   perubahan   terhadap   pendapatan,   dimana
             pendapatan turun sampai dengan 20,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar
             negatif Rp28,89 miliar. Apabila terjadi perubahan terhadap struktur biaya, dimana



                                                                                                          vi
Page 9
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




             struktur biaya naik sampai dengan 20,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar
             negatif Rp5,75 miliar. Sedangkan apabila terjadi perubahan terhadap discount rate,
             dimana discount rate naik sampai dengan 20,00% maka NPV yang dihasilkan adalah
             sebesar Rp24,36 miliar.


             Pada analisis sensitivitas terlihat bahwa kelayakan DGI dengan dilakukannya transaksi
             lebih sensitif terhadap penurunan pendapatan.


          D. Analisis Kewajaran Nilai Transaksi


             Rencana Transaksi Pinjaman dari FOLK kepada DGI dilakukan untuk memberikan
             dukungan pembiayaan modal kerja kepada entitas anak untuk menjaga kelangsungan
             usaha dan agar mampu memaksimalkan peluang bisnis. Dimana hal tersebut sinergis
             dengan rencana bisnis FOLK dalam pengembangan usaha di sektor omnichannel retail.


             Pinjaman dari FOLK kepada DGI tidak dijamin dengan jaminan khusus, namun jika
             debitur dalam keadaan tidak mampu membayar maka debitur akan melakukan suatu
             kesepakatan    atau   pengalihan,    moratorium    (penundaan   pembayaran   hutang),
             reorganisasi atau kesepakatan lainnya. Jaminan juga diperoleh secara langsung maupun
             tidak langsung karena kedudukan FOLK sebagai induk perusahaan. Sebagai induk
             perusahaan, FOLK dapat mengendalikan pelunasan pinjaman pada saat jatuh tempo
             sehingga mengurangi risiko tidak tertagih.


             Berdasarkan hasil analisis inkremental, Rencana Transaksi Pinjaman dapat memberikan
             nilai tambah pada pendapatan sebesar sebesar Rp3,00 miliar di tahun 2023 hingga
             mencapai Rp47,36 miliar pada tahun 2028, pada laba setelah pajak sebesar Rp124,30
             juta di tahun 2023 hingga mencapai Rp9,14 miliar pada tahun 2028, pada aset sebesar
             Rp6,73 miliar pada tahun 2023 hingga mencapai Rp24,08 miliar pada tahun 2028, pada
             liabilitas sebesar Rp6,71 miliar pada tahun 2023 sedangkan pada tahun 2028 mencapai
             Rp255,35 juta, pada ekuitas sebesar Rp124,30 juta pada tahun 2023 hingga mencapai
             Rp28,81 miliar pada tahun 2028, dan kas dan setara kas akhir sebesar Rp6,04 miliar di
             tahun 2023 hingga mencapai Rp13,78 miliar pada tahun 2028.


             Berdasarkan hasil analisis kelayakan menunjukkan bahwa dengan dilakukannya transaksi
             adalah layak yang ditunjukkan dengan NPV positif Rp27.212.000.000,-, PI sebesar
             1,9016 dan BEP sebesar Rp41.147.000.000,- atau 63,01% dari penjualan. Dengan
             indikator tersebut, rencana transaksi layak dilaksanakan.


          E. Analisis Faktor-faktor Lain yang Relevan


             Seluruh dana yang diperoleh dari Penawaran Umum setelah dikurangi biaya-biaya yang
             berhubungan dengan Penawaran Umum ini akan digunakan:




                                                                                               vii
Page 10
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




             1. Sekitar 22,76% (dua puluh dua koma tujuh enam persen) akan dilakukan untuk
                 penyetoran modal kepada PT Finfolk Media Nusantara (“FMN”).
             2. Sekitar 19,00% (sembilan belas koma nol nol persen) akan digunakan Perseroan
                 untuk pembayaran jasa kontraktor dengan rincian sebagai berikut: renovasi terhadap
                 Gedung kantor, pembuatan studio, tempat workshop, meeting hall dan juga
                 pembelian peralatan perlengkapan di dalamnya.
             3. Sekitar 17,50% (tujuh belas koma lima nol persen) akan digunakan Perseroan untuk
                 pembelian saham PT Untung Selalu Sukses (USS).
             4. Sekitar 12,38% (dua belas koma tiga delapan persen) akan dipinjamkan kepada
                 PT Drsoap Global Indonesia (DGI). Pinjaman ini akan berupa pinjaman pemegang
                 saham ("shareholder's loan”).
             5. Sekitar 11,90% (sebelas koma sembilan nol persen) akan dipinjamkan kepada
                 PT Amazara Indonesia Mudakarya (AIM). Pinjaman ini akan berupa pinjaman
                 pemegang saham ("shareholder's loan”).
             6. Sekitar 6,54% (enam koma lima empat persen) akan dipinjamkan kepada PT Syca
                 Kreasi Indonesia (SKI). Pinjaman ini akan berupa pinjaman pemegang saham
                 ("shareholder's loan”).
             7. Sekitar 5,10% (lima koma satu nol persen) akan digunakan Perseroan untuk
                 pembelian software dengan rincian sebagai berikut jasa Enterprise Resource Planning
                 (ERP)     dan   jasa   Customer   Relationship   Management    (CRM)    dimana    akan
                 mengintegrasikan seluruh sumber daya Perseroan dan Entitas Anak. Selain itu akan
                 digunakan Perseroan untuk mengembangkan aplikasi (Folk Superapps).
             8. Sekitar 4,82% (empat koma delapan dua persen) akan digunakan Perseroan untuk
                 modal kerja Perseroan yaitu untuk pembayaran jasa Outsourcing dengan rincian
                 sebagai berikut marketing & sales agent, customer service, administration support,
                 jasa kebersihan dan keamanan.


             Dana yang akan digunakan dalam Rencana Transaksi pinjaman dari FOLK kepada DGI
             merupakan dana yang akan diperoleh FOLK dari Penawaran Umum. Dimana sekitar
             12,38% dari dana yang akan diperoleh FOLK dari Penawaran Umum akan dipinjamkan
             kepada DGI yang selanjutnya akan digunakan untuk:
             •   Sekitar 11,14% digunakan untuk kebutuhan pembelian persediaan produk; dan
             •   Sekitar 1,24% digunakan untuk biaya pemasaran seperti iklan, promosi dan kegiatan
                 branding lainnya.

          Pendapat Mengenai Kewajaran Transaksi


          Berdasarkan pertimbangan analisis transaksi, analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas
          Rencana Transaksi, analisis atas kewajaran nilai transaksi dan analisis faktor lain yang
          relevan, maka kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi Pinjaman FOLK kepada Entitas
          Anak yaitu DGI adalah Wajar.




                                                                                                     viii
Page 11
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




          Kesimpulan akhir di atas berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang memiliki dampak
          material terhadap Pinjaman kepada Entitas Anak yaitu DGI. Perubahan tersebut termasuk,
          namun tidak terbatas pada perubahan kondisi, baik secara internal maupun secara eksternal
          yaitu kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis, perdagangan dan keuangan
          serta peraturan-peraturan pemerintah Indonesia dan peraturan terkait lainnya setelah
          tanggal Laporan Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal Laporan
          Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan terjadi perubahan-perubahan tersebut di atas, maka
          kesimpulan mengenai kewajaran Rencana Transaksi Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak
          yaitu DGI ini mungkin berbeda.

          Hormat kami,
          KJPP SYARIF, ENDANG & REKAN




          Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert)
          Rekan
          MAPPI                 : No. 09-S-02341
          Izin Penilai          : No. B-1.12.00340
          Klasifikasi Izin      : Penilaian Bisnis
          Register              : No. RMK-2017.00303
          STTD OJK              : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
          STTD IKNB             : No. 173/NB.122/STTD-P/2019




                                                                                                 ix
Page 12
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                                           PERNYATAAN PENILAI


           Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai, kami yang bertanda
           tangan di bawah ini menyatakan bahwa :

           1.   Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat kewajaran ini kami telah bertindak secara
                independen tanpa adanya konflik dan tidak terafiliasi dengan FOLK, dan pihak-
                pihak yang terkait dengan rencana transaksi. Kami juga tidak mempunyai
                kepentingan atau keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan ini. Selanjutnya,
                Laporan Pendapat kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan
                atau kerugian pada pihak manapun. Imbalan yang kami terima adalah sama sekali
                tidak dipengaruhi oleh pendapat yang dihasilkan dari proses analisis pendapat
                kewajaran ini dan kami hanya menerima imbalan sesuai dengan yang tercantum
                pada Surat Perjanjian Kerja (SPK) No. 0052/SPK/MSE-01/ES/VII/2023, tanggal 25
                Juli 2023;
           2.   Perhitungan dan analisis dalam rangka pemberian Pendapat Kewajaran telah
                dilakukan dengan benar;
           3.   Penilai bertanggung jawab atas pendapat yang diberikan dalam rangka penugasan
                Pendapat kewajaran;
           4.   Penugasan penilaian profesional telah dilakukan terhadap Objek Penilaian pada
                tanggal Pendapat Kewajaran;
           5.   Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan
                Pendapat Kewajaran;
           6.   Kesimpulan Pendapat Kewajaran telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi
                pembatas;
           7.   Data ekonomi dan industri dalam Laporan Pendapat Kewajaran diperoleh dari
                berbagai sumber yang diyakini Penilai Usaha dapat dipertanggungjawabkan;
           8.   Penilaian dilakukan dengan memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
                Republik Indonesia No. 35/POJK.04/2020, SEOJK No. 17/SEOJK.004/2020, POJK
                No. 17/POJK.04/2020, dan Kode Etik Penilai Indonesia ("KEPI") serta Standar
                Penilaian Indonesia 2018 ("SPI 2018") yang ditetapkan oleh Masyarakat Profesi
                Penilai Indonesia ("MAPPI");
           9.   Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan
                dan/atau diselenggarakan oleh Asosiasi Profesi Penilai yang diakui Pemerintah;
           10. Tidak seorangpun, kecuali yang disebutkan dalam Laporan ini, telah menyediakan
                bantuan profesional dalam menyiapkan Laporan Penilaian.




                                                                                                 x
Page 13
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




          KJPP Syarif, Endang & Rekan menyatakan bahwa Para Penilai yang kami libatkan dalam
          penugasan Penilaian ini adalah Penilai profesional yang kompeten dan memiliki keahlian
          penilaian yang baik.


          Bekasi, 3 Agustus 2023
          No.    Nama                                                       Tugas        Tanda Tangan




           1.    Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert)                Penanggung      (....................)
                                                                            Jawab
                 MAPPI              : No. 09-S-02341
                 Izin Penilai       : No. B-1.12.00340
                 Klasifikasi Izin   : Penilaian Bisnis
                 Register           : No. RMK-2017.00303
                 STTD OJK           : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
                 STTD IKNB          : No.173/NB.122/STTD-P/2019



           2.    Meilindra Indriani, S.Si                                  Reviewer      (....................)
                 MAPPI              : No. 14-T-05006
                 Register           : No. RMK-2017.01002



           3.    Toyib Efendi, S.E., M.Ec.Dev                             Staf Penilai    (...................)
                 MAPPI              : No. 09-P-02398
                 Register           : No. RMK-2021.03694



           4.    Muhammad Rizal Hidayat, S.Pt                          Tenaga Inspeksi    (...................)
                 MAPPI              : No. 13-A-04453




                                                                                                xi
Page 14
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                                                                 DAFTAR ISI

          SURAT PENGANTAR .......................................................................................................... i
          PERNYATAAN PENILAI ...................................................................................................... x
          DAFTAR ISI ................................................................................................................... xii
          DAFTAR TABEL .............................................................................................................. xiv
          DAFTAR GAMBAR ...........................................................................................................xv
          1       PENDAHULUAN ..................................................................................................... 16
          1.1     Latar Belakang...................................................................................................... 16
          1.2     Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian .................................................................. 17
          1.3     Tanggal Penilaian ................................................................................................. 17
          1.4     Identitas Pemberi Tugas ....................................................................................... 17
          1.5     Objek Penilaian .................................................................................................... 17
          1.6     Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran ............................................. 18
          1.7     Benturan Kepentingan Atas Transaksi yang Akan Dilakukan.................................. 18
          1.8     Data, Informasi dan Prosedur yang Digunakan...................................................... 18
          1.9     Ruang Lingkup Penilaian ...................................................................................... 19
          1.10 Pendekatan dan Metode ....................................................................................... 20
          1.11 Asumsi dan Kondisi Pembatas .............................................................................. 20
          1.12 Kejadian Setelah Tanggal Penilaian ............................... Error! Bookmark not defined.
          2       ANALISIS TRANSAKSI ............................................................................................ 22
          2.1     Analisis Pengaruh Rencana Transaksi Terhadap Keuangan Perusahaan ................. 22
          2.2     Hubungan Pihak yang Akan Melakukan Transaksi ................................................. 22
          2.3     Materialitas Nilai Transaksi ................................................................................... 24
          2.4     Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati Dalam Transaksi ................................ 24
          2.5     Risiko dan Manfaat Transaksi Atas Transaksi yang Akan Dilakukan ....................... 25
          3       ANALISIS KELAYAKAN RENCANA PENGGUNAAN DANA ATAS RENCANA TRANSAKSI 26
          4       ANALISIS KUALITATIF............................................................................................ 27
          4.1     Riwayat Perusahaan Dan Sifat Kegiatan Usaha ....................................................... 27
          4.2     Riwayat Transaksi Pinjam Meminjam Dana ............................................................ 28
          4.3     Analisis Industri dan Bisnis ................................................................................... 30
          4.3.1 Tinjauan Makro Ekonomi Indonesia ...................................................................... 30
          4.3.2 Kondisi Industri .................................................................................................... 32
          4.4     Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan ....................................................... 35
          4.5     Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi ...................................................... 36
          4.6     Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif ................................................. 36
          4.7     Analisis Dampak leverage pada Keuangan ............................................................ 36
          4.8     Analisis Dampak Likuiditas pada Keuangan Perusahaan ........................................ 38
          5       ANALISIS KUANTITATIF ......................................................................................... 39
          5.1.1 Penilaian Kinerja Historis ...................................................................................... 39
          5.1.2 Penilaian Atas Proyeksi Keuangan ......................................................................... 50
          5.1.3 Analisis Rasio Keuangan ....................................................................................... 54
          5.1.4 Analisis Keuangan Sebelum Transaksi dan Setelah Transaksi Dilakukan ................ 57


                                                                                                                                        xii
Page 15
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




          5.1.5 Analisis Kemampuan Penerima Pinjaman untuk Melunasi Rencana Transaksi ........ 58
          5.1.6 Analisis Cash Management dan Financial Covenant dari Rencana Transaksi .......... 59
          5.1.7 Analisis Tingkat Suku Bunga ................................................................................. 60
          5.2    Analisis Inkremental ............................................................................................. 60
          5.2.1 Kontribusi Nilai Tambah dan Dampak Terhadap Proyeksi Keuangan...................... 60
          5.2.2 Biaya atau Pendapatan yang Relevan ..................................................................... 64
          5.2.3 Informasi Non Keuangan yang Relevan ................................................................. 64
          5.3    Analisis Sensitivitas .............................................................................................. 64
          6      ANALISIS ATAS JAMINAN ....................................................................................... 66
          7      ANALISIS KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI ......................................................... 67
          8      ANALISIS FAKTOR-FAKTOR LAIN YANG RELEVAN .................................................. 68
          9      PENDAPAT MENGENAI KEWAJARAN TRANSAKSI ..................................................... 69
          10     KUALIFIKASI PENILAI USAHA.................................................................................. 70
          11     KESIMPULAN ......................................................................................................... 71




                                                                                                                                   xiii
Page 16
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                                                            DAFTAR TABEL

          Tabel 1 Susunan Pemegang Saham DGI ......................................................................... 23
          Tabel 2 Nilai Transaksi Material ........................................................................................ 24
          Tabel 3 Perhitungan Analisis Kelayakan Transaksi (Rp.Juta) ............................................. 26
          Tabel 4 Susunan Pemegang Saham FOLK ......................................................................... 28
          Tabel 5 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran .............. 30
          Tabel 6 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Lapangan Usaha ........ 31
          Tabel 7 Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Skala Menengah Dan Besar ............. 33
          Tabel 8 Proyeksi DAR dan DER .......................................................................................... 37
          Tabel 9 Perbandingan DER dan DAR dengan Perusahaan Publik pada Industri Sejenis .... 37
          Tabel 10 Current Ratio dan Quick Ratio ............................................................................ 38
          Tabel 11 Proyeksi Current Ratio dan Quick Ratio ............................................................. 38
          Tabel 12 Kinerja Posisi Keuangan (Aset) FOLK (Rp.000) ................................................... 39
          Tabel 13 Kinerja Posisi Keuangan (Liabilitas dan Ekuitas) FOLK (Rp.000) ......................... 41
          Tabel 14 Kinerja Laba (Rugi) FOLK (Rp.000) ..................................................................... 43
          Tabel 15 Rasio Keuangan .................................................................................................. 47
          Tabel 16 Arus Kas FOLK (Rp.000) ..................................................................................... 48
          Tabel 17 Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta) .......................... 50
          Tabel 18 Proyeksi Laba Rugi Dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta)..................................... 52
          Tabel 19 Proyeksi Arus Kas Dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta) ...................................... 53
          Tabel 20 Rasio Keuangan .................................................................................................. 54
          Tabel 21 Proforma Posisi Keuangan DGI (Rp.000) ............................................................ 57
          Tabel 22 Proyeksi Arus Kas DGI dengan Adanya Transaksi Terkait Dengan Kemampuan
                        Melunasi Utang (Rp.Juta) ................................................................................... 59
          Tabel 23 Inkremental Posisi Keuangan (Rp.Juta) ............................................................... 60
          Tabel 24 Inkremental Laba Rugi (Rp.Juta) ......................................................................... 62
          Tabel 25 Inkremental Arus Kas (Rp.Juta)........................................................................... 62
          Tabel 26 Analisis Sensitivitas ............................................................................................ 64




                                                                                                                                    xiv
Page 17
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                                                        DAFTAR GAMBAR


          Gambar 1 Grafik Inflasi IHK dan Komponen .................................................................. 32
          Gambar 2 Inflasi Daerah ............................................................................................... 32
          Gambar 3 Pangsa Pasar untuk Kategori FMCG............................................................... 35
          Gambar 4 Analisis Sensitivitas ...................................................................................... 65




                                                                                                                                xv
Page 18
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




          1      PENDAHULUAN


          1.1    Latar Belakang


                 PT Multi Garam Utama Tbk (selanjutnya “FOLK”) didirikan di Jakarta berdasarkan
                 Akta Notaris Tri Theresa Tarigan, S.H., M.Kn., No. 6, tanggal 10 April 2019. Akta
                 Pendirian tersebut telah memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak
                 Asasi     Manusia   Republik   Indonesia   dengan   Surat   Keputusan   No. AHU-
                 0019154.AH.01.01 Tahun 2019, tanggal 11 April 2019.


                 Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
                 dengan Akta Notaris Tri Theresa Tarigan, S.H., M.Kn., No. 15, tanggal 28
                 November 2022 tentang Perubahan struktur kepemilikan modal, perubahan modal
                 dasar dan tambahan modal ditempatkan. Perubahan ini telah mendapatkan
                 pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
                 dengan Surat Keputusan No. AHU-0086920.AH.01.02 Tahun 2022, tanggal 31
                 Desember 2022.


                 FOLK berencana melakukan transaksi Pinjaman Utang kepada Entitas Anak yaitu
                 DGI sebesar Rp6.528.700.000,-. (Enam Miliar Lima Ratus Dua Puluh Delapan Juta
                 Tujuh Ratus Ribu rupiah).


                 Nilai dari Rencana Transaksi tersebut adalah 9,33% terhadap jumlah ekuitas FOLK
                 yang sebesar Rp69.956.136.000,- (Enam Puluh Sembilan Miliar Sembilan Ratus
                 Lima Puluh Enam Juta Seratus Tiga Puluh Enam Ribu Rupiah) berdasarkan Laporan
                 keuangan Audit FOLK per 31 Desember 2022.


                 Rencana Transaksi tersebut memenuhi ketentuan peraturan tentang transaksi
                 afiliasi sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
                 Republik Indonesia No. 42/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang
                 Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan (selanjutnya disebut
                 “Peraturan No. 42/POJK.04/2020”) karena transaksi dilakukan oleh pihak-pihak
                 yang memiliki afiliasi dengan FOLK dari sisi kepemilikan saham maupun sisi
                 manajemen kepengurusan. Rencana Transaksi tidak memenuhi ketentuan terkait
                 transaksi material sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa
                 Keuangan Republik Indonesia No. 17/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020
                 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (selanjutnya disebut
                 “Peraturan No. 17/POJK.04/2020”) karena nilai rencana transaksi di bawah 20%
                 dari ekuitas FOLK per 31 Desember 2022.




                                                                                               16
Page 19
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




          1.2    Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian


                 Kami telah menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dengan
                 Laporan No. 00031/2.0113-03/BS/05/0340/1/VIII/2023, tanggal 3 Agustus 2023
                 atas revisi No.00028/2.0113-03/BS/05/0340/1/VI/2023, tanggal 20 Juni 2023.
                 Kami menyatakan bahwa membatalkan laporan penilaian sebelumnya. Hal yang
                 menjadi objek revisi diantaranya adalah sebagai berikut:


                 1.   Perubahan tanggal penilaian dari 31 Desember 2022 menjadi 31 Maret 2023;
                 2.   Penyesuaian Laporan terkait perubahan pada Laporan keuangan Audit per 31
                      Desember 2022.


          1.3    Tanggal Penilaian


                 Tanggal Penilaian dalam laporan Pendapat Kewajaran ini adalah per 31 Maret
                 2023.


          1.4    Identitas Pemberi Tugas


                 Pemberi tugas dalam penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran ini adalah:


                 Nama Perusahaan           : PT Multi Garam Utama Tbk
                 Bidang Usaha              : Aktivitas holding, aktivitas kantor pusat, aktivitas
                                             konsultasi manajemen lainnya, aktivitas konsultasi
                                             bisnis dan broker bisnis, penyediaan sumber daya
                                             manusia dan manajemen fungsi sumber daya
                                             manusia, jasa pendidikan manajemen dan perbankan,
                                             pendidikan bimbingan belajar dan konseling siswa.
                 Alamat                    : District 8, SCBD, Jalan Jenderal Sudirman Kavling 52-
                                             53, Kel. Senayan, Kec. Kebayoran Baru, Jakarta
                                             Selatan, Provinsi DKI Jakarta
                 Telepon                   : (021) 50123124
                 Email                     : corporatesecretary@folkgroup.co
                 Situs                     : folkgroup.co


          1.5    Objek Penilaian


                 Objek Pendapat Kewajaran dalam penugasan ini adalah Rencana Transaksi
                 Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak yaitu DGI.




                                                                                                 17
Page 20
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




          1.6    Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran


                 Maksud dan tujuan dari laporan penilaian ini adalah pemberian Pendapat
                 Kewajaran     atas     Pinjaman   FOLK   kepada   Entitas     Anak   yaitu    DGI     sebesar
                 Rp6.528.700.000,-. (Enam Miliar Lima Ratus Dua Puluh Delapan Juta Tujuh Ratus
                 Ribu rupiah).


                 Dalam melakukan Penilaian Pendapat Kewajaran ini kami berpedoman pada
                 Peraturan        OJK      No. 35/POJK.04/2020        dan        Surat        Edaran      OJK
                 No. 17/SEOJK.004/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan
                 Penilaian Usaha di Pasar Modal, POJK No. 17/POJK.04/2020, Kode Etik Penilai
                 Indonesia ("KEPI"), serta Standar Penilaian Indonesia 2018 ("SPI 2018") yang
                 ditetapkan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia ("MAPPI").


          1.7    Benturan Kepentingan Atas Transaksi yang Akan Dilakukan


                 Rencana Transaksi melibatkan pihak yang secara kepentingan ekonomis dari
                 masing-masing pihak diketahui tidak ada benturan kepentingan atas Rencana
                 Transaksi yang akan dilakukan.


          1.8    Data, Informasi dan Prosedur yang Digunakan


                 Untuk dapat memberikan pendapat atas Kewajaran Rencana Transaksi, sebagai
                 Penilai Independen kami telah mempelajari, mempertimbangkan, mengacu atau
                 melaksanakan akan prosedur atas hal-hal sebagai berikut:
                 1.    Laporan Keuangan Konsolidasian FOLK dan entitas anak tanggal 31
                       Desember 2022 dan untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember
                       2021 dan 2020 No. 00773/3.0357/AU.1/05/1625-3/1/VII/2023, tanggal
                       17 Juli 2023 yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Doly Fajar Damanik, CPA
                       dari Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja, Suhartono dengan opini
                       wajar dalam semua hal yang material;
                 2.    Laporan Keuangan Konsolidasian FOLK dan entitas anak tanggal 31 Maret
                       2023 (Tidak Audit);
                 3.    Proyeksi Keuangan FOLK dengan dan tanpa transaksi;
                 4.    Proforma Keuangan FOLK tanggal 31 Maret 2023;
                 5.    Akta dan Legalitas Umum FOLK;
                 6.    Surat     Pernyataan   Manajemen     atas    Transaksi    Afiliasi     dan    Benturan
                       Kepentingan Indonesia No. 031a/Srt-MGU/VIII/2023, tanggal 1 Agustus
                       2023, dinyatakan bahwa Rencana Transaksi mengandung unsur transaksi
                       afiliasi dan tidak terdapat benturan kepentingan;
                 7.    Surat     Pernyataan   Manajemen    atas    Transaksi    Material    No.     031b/Srt-
                       MGU/VIII/2023, tanggal 1 Agustus 2023, dinyatakan bahwa Rencana
                       Transaksi tidak termasuk pada transaksi material;



                                                                                                           18
Page 21
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                 8.    Diskusi dengan manajemen FOLK yaitu Bapak Danny Sutradewa sebagai
                       Direktur Utama FOLK dan Komisaris DGI;
                 9.    Surat Pernyataan Manajemen atas kebenaran data dan informasi yang
                       diberikan No. 031c/Srt-MGU/VIII/2023, tanggal 1 Agustus 2023.


                 Prosedur yang Digunakan


                 Laporan dan fakta yang terkandung dalam Laporan adalah berdasarkan informasi
                 dan representasi yang disediakan oleh manajemen dan dikompilasi oleh Penilai.
                 Informasi yang terkandung dalam Laporan ini adalah benar dan akurat dalam
                 semua hal yang material, tidak menyesatkan, dan bahwa tidak ada fakta lainnya,
                 yang mana jika dihilangkan dapat membuat Laporan ini dan informasi atau
                 pernyataan di dalamnya menjadi menyesatkan.


                 Selain itu informasi lainnya seperti informasi pasar, industri, dan data lainnya yang
                 diperoleh dari data riset dari domain publik. Dalam penyusunan laporan ini, telah
                 dilakukan prosedur sebagai berikut: (i) FOLK telah diberikan kesempatan untuk
                 meminta dan me-review, dan telah menerima semua informasi yang diperlukan
                 untuk memeriksa kembali keakuratan informasi atau untuk melengkapi informasi
                 di dalamnya (ii) FOLK tidak bergantung kepada Penilai atau seseorang yang
                 memiliki hubungan afiliasi dengan Penilai atau pihak lain yang berafiliasi dengan
                 Penilai sehubungan dengan pemeriksaan keakuratan informasi atau keputusan.
                 Penyampaian dari Laporan ini atau setiap negosiasi yang dibuat berdasarkan
                 Laporan ini, dalam kondisi apapun, tidak dapat diimplikasikan bahwa informasi
                 yang terkandung adalah benar setelah tanggal Laporan ini. Prosedur lain yang
                 dilakukan Penilai adalah memeriksa dan menganalisa seluruh Dokumen Transaksi,
                 Laporan    Keuangan,   dan   tiap   bagian   dari   Rencana   Transaksi   dalam   hal
                 kewajarannya.


          1.9    Ruang Lingkup Penilaian


                 Pendapat Kewajaran (Fairness Opinion) merupakan suatu pernyataan yang
                 diberikan oleh Penilai Usaha untuk menyatakan bahwa suatu transaksi yang akan
                 dilakukan adalah wajar atau tidak wajar. Sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa
                 Keuangan (OJK) No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan
                 Penilaian Bisnis di Pasar Modal, pemberian pendapat kewajaran setelah dilakukan
                 analisis atas:
                 a. Nilai dari objek yang ditransaksikan;
                 b. Dampak keuangan dari transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan
                      pemegang saham;
                 c. Pertimbangan bisnis yang digunakan oleh manajemen perusahaan terkait
                      dengan Rencana Transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan
                      pemegangsaham.



                                                                                                   19
Page 22
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                 Nilai materialitas Rencana Transaksi diatur sesuai dengan No. 17/POJK.04/2020
                 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama.


                 Sehubungan dengan peraturan tersebut berkaitan dengan penunjukan Penilai
                 untuk memberikan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi, maka ruang
                 lingkup pendapat kewajaran berdasarkan pada analisis atas kewajaran dari
                 Rencana Transaksi tersebut.


          1.10   Pendekatan dan Metode


                 Sesuai dengan ruang lingkup penilaian, pendekatan dan metode yang digunakan
                 adalah:
                 a.   Analisis transaksi;
                 b.   Analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas rencana transaksi;
                 c.   Analisis atas kewajaran nilai transaksi;
                 d.   Analisis atas faktor lain yang relevan.


          1.11   Asumsi dan Kondisi Pembatas


                 Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam penyusunan Pendapat
                 Kewajaran ini adalah:


                 •    Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
                 •    Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan
                      dalam Pendapat Kewajaran.
                 •    Dalam   menyusun      laporan   ini,   penilai   mengandalkan    keakuratan   dan
                      kelengkapan informasi yang disediakan oleh FOLK atau data yang diperoleh
                      dari informasi yang tersedia untuk publik dan informasi lainnya serta
                      penelitian yang kami anggap relevan.
                 •    Penilai menggunakan proyeksi keuangan sebelum dan setelah Rencana
                      Transaksi serta Proforma Laporan Keuangan yang disampaikan oleh FOLK
                      dengan mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan dan kemampuan
                      pencapaiannya (fiduciary duty).
                 •    Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi
                      keuangan yang telah disesuaikan.
                 •    Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
                      bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional FOLK.
                 •    Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan kesimpulan
                      yang dihasilkan.
                 •    Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum obyek Pendapat
                      Kewajaran dari pemberi tugas.




                                                                                                    20
Page 23
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




          1.12   Kejadian Setelah Tanggal Penilaian


                 Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran Rencana Transaksi Pinjaman FOLK kepada
                 Entitas Anak yaitu DGI terdapat kejadian penting yang patut diketahui setelah
                 Tanggal Penilaian sampai dengan Tanggal Laporan Penilaian. Kejadian tersebut
                 adalah perubahan perjanjian pinjam meminjam antara FOLK dengan DGI yang
                 dimuat pada Adendum I tanggal 2 Agustus 2023 yang memuat informasi transaksi
                 berikut:


                 Pemberi Pinjaman           :   FOLK
                                            :   Andika Sutoro Putra yang mewakili dan selaku Wakil
                                                Direktur Utama FOLK
                 Penerima Pinjaman          :   DGI
                                            :   Ricky Subagio yang mewakili dan selaku Direktur
                                                DGI
                 Tanggal                    :   2 Agustus 2023
                 Nilai                      :   Rp6.528.700.000,-
                 Penerimaan Pinjaman        :   Selambat-lambatnya    tanggal    3   Agustus   2023
                                                (tanggal IPO)
                 Pencairan Pinjaman         :   30 hari kerja setelah pemberi pinjaman menerima
                                                keseluruhan dana dari IPO.
                 Jatuh Tempo                :   36 Bulan sejak tanggal pencarian pinjaman.
                 Bunga                      :   6,5% per tahun
                 Jaminan                    :   Para pihak sepakat pemberian pokok pinjaman oleh
                                                Penerima Pinjaman dan Penerima Pinjaman ini tidak
                                                dijamin dengan jaminan khusus.




                                                                                                21
Page 24
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




          2      ANALISIS TRANSAKSI


          2.1    Analisis Pengaruh Rencana Transaksi Terhadap Keuangan Perusahaan


                 Berdasarkan analisis terhadap Laporan posisi keuangan sebelum transaksi dan
                 posisi keuangan setelah transaksi pinjaman FOLK kepada entitas anak yaitu DGI,
                 mengakibatkan DGI mengalami peningkatan pendapatan sebesar Rp3,00 miliar di
                 tahun 2023 hingga mencapai Rp47,36 miliar pada tahun 2028, pada laba setelah
                 pajak sebesar Rp124,30 juta di tahun 2023 hingga mencapai Rp9,14 miliar pada
                 tahun 2028, pada aset sebesar Rp6,73 miliar pada tahun 2023 hingga mencapai
                 Rp24,08 miliar pada tahun 2028, pada liabilitas sebesar Rp6,71 miliar pada tahun
                 2023 sedangkan pada tahun 2028 mencapai Rp255,35 juta, pada ekuitas sebesar
                 Rp124,30 juta pada tahun 2023 hingga mencapai Rp28,81 miliar pada tahun
                 2028, dan kas dan setara kas akhir sebesar Rp6,04 miliar di tahun 2023 hingga
                 mencapai Rp13,78 miliar pada tahun 2028.


          2.2    Hubungan Pihak yang Akan Melakukan Transaksi


                 PT Drsoap Global Indonesia (”DGI”) didirikan berdasarkan Akta Notaris Adean
                 Halim, S.H., M.Kn., No. 2, tanggal 5 Agustus 2019 Notaris di Gresik. Akta
                 Pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
                 Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-0044219.AH.01.01. Tahun 2019,
                 tanggal 3 September 2019.


                 Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
                 dengan Akta Notaris No. 15, tanggal 21 Maret 2023 yang dibuat di hadapan Tri
                 Theresa Tarigan, S.H., M.H, M.Kn., Notaris di Kabupaten Tangerang, mengenai
                 penegasan atas peningkatan modal Perusahaan. Akta tersebut telah disetujui dan
                 oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat
                 Keputusan No. AHU-AH.01.03-0045040, tanggal 27 Maret 2023.


                 Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup usaha Perusahaan
                 adalah menjalankan usaha perdagangan besar kosmetik.


                 Sampai dengan tanggal penilaian, kepemilikan saham DGI terinci pada tabel
                 berikut:




                                                                                              22
Page 25
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                                          Tabel 1 Susunan Pemegang Saham DGI
                                               Seri     Jumlah Lembar    Persentase      Jumlah
                   Nama Pemegang Saham
                                              Saham        Saham         Kepemilikan      (Rp.)
                  Ricky Subagjo                 A              59.295        33,50%      59.295.000
                  Stefanie Santoso              A              59.295        33,50%      59.295.000
                  PT Multi Garam Utama
                                                A              31.410        17,75%      31.410.000
                  Tbk
                  PT Multi Garam Utama
                                                B              17.000          9,60%   1.500.000.000
                  Tbk
                  PT Multi Garam Utama
                                                C              10.000          5,65%   1.500.000.000
                  Tbk
                            Jumlah                            177.000       100,00%    3.150.000.000
                 Sumber: Manajemen DGI


                 Susunan kepemilikan saham DGI sampai dengan tanggal penilaian adalah sebagai
                 berikut:


                 Dewan Komisaris
                 Komisaris Utama                    :    Stefanie Santoso
                 Komisaris                          :    Danny Sutradewa


                 Direksi
                 Direktur Utama                     :    Eunike Christiani Santoso
                 Direktur                           :    Ricky Subagio
                 Direktur                           :    Meuthia Sylviana Hidayat



                 Hubungan antara FOLK dengan DGI dalam Rencana Transaksi adalah sebagai
                 berikut:


                 • FOLK sebagai pihak pemberi pinjaman dan DGI sebagai pihak penerima
                    pinjaman memiliki hubungan afiliasi karena kepemilikan 33,00% saham DGI
                    dimiliki oleh FOLK;
                 • Ibu Eunike Christiani Santoso yang merupakan Komisaris FOLK juga merupakan
                    Direktur Utama DGI;
                 • Ibu Stefanie Santoso yang merupakan Komisaris FOLK dan pemilik 2,73% saham
                    FOLK juga merupakan Komisaris Utama DGI dan pemilik 33,50% saham DGI;
                 • Bapak Danny Sutradewa yang merupakan Direktur Utama FOLK juga merupakan
                    Komisaris DGI;
                 • Bapak Ricky Subagio yang merupakan pemilik 2,73% saham FOLK juga
                    merupakan Direktur DGI.




                                                                                                  23
Page 26
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                 Dengan terdapatnya hubungan afiliasi keterlibatan pihak-pihak dengan FOLK,
                 maka Rencana Transaksi tersebut memenuhi ketentuan peraturan tentang
                 transaksi afiliasi sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa
                 Keuangan Republik Indonesia No. 42/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020
                 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan (selanjutnya
                 disebut “Peraturan No. 42/POJK.04/2020”).


          2.3    Materialitas Nilai Transaksi


                 Nilai Rencana Transaksi yang akan dilakukan merupakan transaksi material
                 dengan gambaran sebagai berikut:


                                             Tabel 2 Nilai Transaksi Material
                                                         Ekuitas             Nilai Rencana
                                                                                               Persentase
                                Uraian             31 Desember 2022           Transaksi
                                                                                                  (%)
                                                        (Rp.000)               (Rp.000)
                  Rencana Transaksi Pinjaman
                  FOLK kepada Entitas Anak                 69.956.136            6.528.700          9,33%
                  yaitu DGI


                 Berdasarkan Laporan keuangan Audit FOLK per 31 Desember 2022, total ekuitas
                 FOLK adalah sebesar Rp69.956.136.000,-. Berdasarkan informasi dari manajemen
                 FOLK, diketahui bahwa nilai Rencana Transaksi adalah sebesar Rp6.528.700.000,-
                 Dengan demikian, persentase nilai transaksi terhadap ekuitas adalah sebesar
                 9,33%.


                 Berdasarkan Peraturan No. 17/POJK.04/2020, suatu transaksi dikategorikan
                 sebagai transaksi material apabila nilai transaksi sama dengan 20% atau lebih dari
                 ekuitas Perusahaan Terbuka.


                 Dengan demikian, Rencana Transaksi bukan termasuk transaksi material sesuai
                 dengan       Peraturan   No. 17/POJK.04/2020      tentang     Transaksi     Material   dan
                 Perubahan Kegiatan Usaha Utama.


          2.4    Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati Dalam Transaksi


                 Berdasarkan informasi dari manajemen, terdapat perjanjian yang dilakukan
                 sehubungan dengan Rencana Transaksi Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak yaitu
                 DGI.


                 Secara garis besar, berikut adalah informasi mengenai Rencana Transaksi
                 Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak yaitu DGI berdasarkan keterangan manajemen
                 FOLK:



                                                                                                        24
Page 27
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                 Pemberi Pinjaman          :   FOLK
                                           :   Danny Sutradewa yang mewakili dan selaku Direktur
                                               Utama FOLK
                 Penerima Pinjaman         :   DGI
                                           :   Eunike Chistiani Santoso yang mewakili dan selaku
                                               Direktur Utama DGI
                 Perjanjian                :   Perjanjian   Pinjam   Meminjam      No. MGI/UP/II-
                                               2023/003
                 Tanggal                   :   17 Februari 2023
                 Nilai                     :   Rp6.528.700.000,-
                 Penerimaan Pinjaman       :   Selambat-lambatnya tanggal 31 Juli 2023 (tanggal
                                               IPO)
                 Pencairan Pinjaman        :   30 hari kerja setelah pemberi pinjaman menerima
                                               keseluruhan dana dari IPO
                 Jatuh Tempo               :   36 Bulan sejak tanggal pencarian pinjaman
                 Bunga                     :   6,5% per tahun
                 Jaminan                   :   Para pihak sepakat pemberian pokok pinjaman oleh
                                               Pemberi Pinjaman kepada Penerima Pinjaman ini
                                               tidak dijamin dengan jaminan khusus.



          2.5    Risiko dan Manfaat Transaksi Atas Transaksi yang Akan Dilakukan


                 Risiko terkait dengan adanya Transaksi adalah risiko gagal bayar (default) yang
                 disebabkan kegagalan untuk melakukan pembayaran sisa pokok utang dan bunga
                 pada waktu yang telah ditetapkan.


                 Manfaat dari adanya Transaksi tersebut, DGI memperoleh tambahan modal kerja
                 atau Operational Expense (Opex) untuk kelangsungan usahanya.




                                                                                             25
Page 28
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




          3      ANALISIS KELAYAKAN RENCANA PENGGUNAAN DANA ATAS RENCANA TRANSAKSI


                 Berikut ini disampaikan perhitungan terkait dengan analisis transaksi yang akan
                 dilakukan.
                                            Tabel 3 Perhitungan Analisis Kelayakan Transaksi (Rp.Juta)
                                Ke te ra nga n                    TOTAL          2023             2024             2025              2026              2027               2028
                                                                                 0,75             1,75             2,75              3,75              4,75               5,75



                  EBI TDA                                             95.473            4.507            8.966            12.811            17.867            22.602             28.719

                  CASH OUT FLOW
                    - Tax                                            (20.372)             (861)          (1.798)          (2.738)           (3.850)           (4.892)         (6.233)
                    - Interest ( i x T )                                   -                 -                -                -                 -                 -               -
                    - Investment Outlays - Eksisting                  (2.250)           (2.250)               -                -                 -                 -               -
                  + / - Working Capital                              (23.262)           (5.466)          (2.835)          (3.471)           (4.003)           (3.407)         (4.079)
                  TOTAL                                              (45.884)           (8.577)          (4.634)          (6.209)           (7.853)           (8.299)        (10.313)

                  NET CASH FLOW                                       49.589            (4.070)           4.332            6.602            10.014            14.304             18.407
                  Discount Factor                        13,65%                         0,9085           0,7993           0,7033            0,6188            0,5445             0,4791
                  DISCOUNTED CASH FLOW                                27.212            (3.697)           3.463            4.643             6.197             7.788              8.818

                  P ROCEED                                                              (4.070)            262             6.864            16.878            31.182             49.589

                  PRESENT VALUE KAS MASUK                             57.393             4.095            7.167            9.010            11.057            12.307             13.758
                  PRESENT VALUE KAS KELUAR                           (30.181)           (7.792)          (3.704)          (4.367)           (4.860)           (4.518)            (4.940)

                  NET PRESENT VALUE                                       NPV         27.212
                  PROFITABILITY INDEX                                       PI      1,90161

                  BREAK EVEN POINT                                        BEP
                      Penjualan                                                      25.687           48.549               66.270        86.980           105.031            126.828
                      Variable Cost                                                  12.909           24.117               32.543        42.230            50.421             60.208
                      Fixed Cost                                                      8.550           15.839               21.288        27.254            32.379             38.292
                  BEP                                                                17.187           31.472               41.828        52.974            62.274             72.898
                  BEP Rata-rata (Rp.Juta)                             41.147        66,91%           64,83%               63,12%        60,90%            59,29%             57,48%
                  BEP Rata-rata ( % )                                 63,01%




                 Berdasarkan analisis kelayakan, menunjukkan bahwa dengan dilakukannya
                 transaksi didapat kriteria kelayakan dengan variabel-variabel sebagai berikut:
                 • Net Present Value ( NPV ) > 0 --> Layak
                      NPV           yang               dihasilkan         menunjukkan               angka           yang            positif           yaitu             sebesar
                      Rp27.212.000.000,-.
                 • Profitability Index ( PI ) > 1 --> Layak
                   PI yang diperoleh adalah sebesar 1,90161 yang berarti lebih besar dari 1.
                 • Break Event Point ( BEP )
                   BEP yang dihasilkan sebesar Rp41.147.000.000,- atau 63,01% dari penjualan.




                                                                                                                                                                                 26
Page 29
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




          4      ANALISIS KUALITATIF


          4.1    Riwayat Perusahaan Dan Sifat Kegiatan Usaha

                 PT Multi Garam Utama Tbk (“FOLK”) didirikan berdasarkan Akta No. 6, tanggal 10
                 April 2019, dibuat di hadapan Tri Theresa Tarigan, S.H., M.Kn., Notaris di
                 Kabupaten Tangerang, yang telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
                 Manusia Republik Indonesia berdasarkan Keputusan No. AHU-0019154.AH.01.01.
                 Tahun 2019, tanggal 11 April 2019, didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-
                 0059848.AH.01.11.Tahun 2019, tanggal 11 April 2019, dan diumumkan dalam
                 Berita Negara Republik Indonesia No. 075, tanggal 20 September 2022, Tambahan
                 No. 032247.

                 Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
                 dengan Akta Notaris Tri Theresa Tarigan, S.H., M.Kn., No. 15, tanggal 28
                 November 2022 tentang Perubahan struktur kepemilikan modal, perubahan modal
                 dasar dan tambahan modal ditempatkan. Perubahan ini telah mendapatkan
                 pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
                 dengan Surat Keputusan No. AHU-0086920.AH.01.02 Tahun 2022, tanggal 31
                 Desember 2022.


                 Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan Pasal 3, kegiatan utama Perusahaan
                 adalah dalam bidang aktivitas holding, aktivitas kantor pusat, aktivitas konsultasi
                 manajemen lainnya, aktivitas konsultasi bisnis dan broker bisnis, penyediaan
                 sumber daya manusia dan manajemen fungsi sumber daya manusia, jasa
                 pendidikan manajemen dan perbankan, pendidikan bimbingan belajar, dan
                 konseling siswa.


                 Kantor Perusahaan berdomisili di Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD, Jalan
                 Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Kelurahan Senayan, Kecamatan Kebayoran Baru,
                 Jakarta Selatan.


                 PT Garam Ventura Indonesia merupakan entitas induk terakhir Perusahaan.


                 Susunan Pemegang Saham


                 Susunan Pemegang Saham FOLK per 31 Maret 2023 adalah sebagai berikut:




                                                                                                 27
Page 30
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                                         Tabel 4 Susunan Pemegang Saham FOLK
                                                          Jumlah Lembar        Persentase          Jumlah
                           Nama Pemegang Saham
                                                               Saham          Kepemilikan          (Rp.000)
                  PT Sumber Garam Pratam                       5.150.000             54,12%         36.565.000
                  PT Garam Ventura Indonesia                   2.330.000             24,49%         16.543.000
                  Uma Hapsari                                    360.000              3,78%          2.556.000
                  Ricky Subagjo                                  260.000              2,73%          1.846.000
                  Stefanie Santoso                               260.000              2,73%          1.846.000
                  Kalin Velicia                                  250.000              2,63%          1.775.000
                  Monica Tanty Oktaviany                         230.000              2,42%          1.633.000
                  Pamela                                         230.000              2,42%          1.633.000
                  Mandy                                          190.000              2,00%          1.349.000
                  PT Samudra Garam Ventura                       121.842              1,28%            865.078
                  Ricky Sukono                                      73.105            0,77%            519.046
                  Lawrence Kurnia Satyanagara                       60.921            0,64%            432.539
                                   Jumlah                      9.515.868          100,00%           67.562.663
                 Sumber: Laporan Keuangan Audited FOLK per 31 Maret 2023


                 Susunan Komisaris dan Direksi


                 Susunan Dewan Komisaris dan Direksi FOLK per 31 Maret 2023 adalah sebagai
                 berikut:


                 Dewan Komisaris
                 Komisaris Utama                         : Chandra
                 Komisaris                               : Eunike Christiani Santoso
                 Komisaris                               : Pamela
                 Komisaris                               : Stefanie Santoso
                 Komisaris                               : Uma Hapsari


                 Dewan Direksi
                 Direktur Utama                          : Danny Sutradewa
                 Direktur                                : Andika Sutoro Putra
                 Direktur                                : Bryan Purwa Hartono
                 Direktur                                : Mandy


          4.2    Riwayat Transaksi Pinjam Meminjam Dana


                 PT Rute Enampuluhenam Indonesia (“REI”)


                 Berdasarkan      perjanjian   tanggal   10   November       2022,    Perusahaan     dan      REI
                 mengadakan perjanjian pemberian pinjaman, dengan ketentuan sebagai berikut:




                                                                                                              28
Page 31
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                a) Kewajiban REI kepada Perusahaan sebesar Rp 500.000.000.
                b) Jangka waktu pinjaman adalah 12 (dua belas) bulan dimulai pada tanggal 10
                    November 2022 sampai dengan 10 November 2023.


                 PT Garam Ventura Indonesia (“GVI”)
                 Pada tanggal 27 Juli 2022, FOLK dan GVI (pihak berelasi yang memiliki kesamaan
                 pemilik) mengadakan perjanjian pinjaman. Dalam perjanjian tersebut disepakati
                 bahwa:
                 a) FOLK memiliki piutang sebesar Rp4.501.179.000,-.
                 b) Jangka waktu pinjaman berakhir pada tanggal 1 Agustus 2024.
                 c) Bunga 6% per tahun.


                 PT Sukses Sejahtera Selamanya (“SSS”)
                 Pada tanggal 9 November 2020, FOLK dan SSS (pihak berelasi yang memiliki
                 kesamaan pemilik) mengadakan perjanjian pinjaman. Dalam perjanjian tersebut
                 disepakati bahwa:
                 a) FOLK memiliki piutang sebesar Rp180.000.000,-.
                 b) Jangka waktu pinjaman berakhir pada tanggal 10 Februari 2021.
                 c) Bunga 1% per bulan dari jumlah total pinjaman yang dicairkan dan belum
                 dilunaskan oleh SSS.


                 Pada tanggal 28 Oktober 2021, FOLK dan SSS (pihak berelasi yang memiliki
                 kesamaan pemilik) mengadakan perjanjian pinjaman. Dalam perjanjian tersebut
                 disepakati bahwa:
                 a) FOLK memiliki piutang sebesar Rp120.000.000,-.
                 b) Jangka waktu pinjaman berakhir pada tanggal 28 April 2022.
                 c) Bunga 1,5% per bulan dari jumlah total pinjaman yang dicairkan dan belum
                 dilunaskan oleh SSS.


                 Pada tanggal 15 Desember 2021, FOLK dan SSS (pihak berelasi yang memiliki
                 kesamaan pemilik) mengadakan perjanjian pinjaman. Dalam perjanjian tersebut
                 disepakati bahwa:
                 a) FOLK memiliki piutang sebesar Rp120.000.000,-.
                 b) Jangka waktu pinjaman berakhir pada tanggal 15 Juni 2022.
                 c) Bunga 1,5% per bulan dari jumlah total pinjaman yang dicairkan dan belum
                 dilunaskan oleh SSS.


                 Pada tanggal 24 Januari 2022, FOLK dan SSS (pihak berelasi yang memiliki
                 kesamaan pemilik) mengadakan perjanjian pinjaman. Dalam perjanjian tersebut
                 disepakati bahwa:
                 a) FOLK memiliki piutang sebesar Rp200.000.000,-.
                 b) Jangka waktu pinjaman berakhir pada tanggal 24 Juli 2022.




                                                                                            29
Page 32
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                  c) Bunga 1,5% per bulan dari jumlah total pinjaman yang dicairkan dan belum
                  dilunaskan oleh SSS.


                  Berdasarkan addendum I, tanggal 25 Juli 2022 bahwa jangka waktu pelunasan
                  diperpanjang sampai tanggal 25 Juli 2023. Pada tanggal 31 Desember 2022, 31
                  Desember 2021 dan 2020, saldo piutang SSS yang dimiliki oleh FOLK masing-
                  masing sebesar Rp580.000.000,-, Rp431.800.000,-, dan Rp190.000.000,-.



          4.3     Analisis Industri dan Bisnis

          4.3.1   Tinjauan Makro Ekonomi Indonesia


                  Pertumbuhan Ekonomi

                  Pertumbuhan ekonomi triwulan I 2023 tercatat 5,03% (yoy), sedikit meningkat
                  dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar 5,01%
                  (yoy). Perkembangan positif ini didorong oleh tingginya ekspor dan meningkatnya
                  permintaan domestik sejalan dengan konsumsi rumah tangga dan konsumsi
                  Pemerintah yang meningkat serta investasi nonbangunan yang baik.


                   Tabel 5 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran




                  Sumber: Bank Indonesia


                  Pertumbuhan ekonomi juga didukung kinerja yang baik di seluruh Lapangan
                  Usaha (LU), dengan kontribusi yang besar tercatat pada LU Industri Pengolahan,
                  Perdagangan Besar dan Eceran, serta Transportasi dan Pergudangan.




                                                                                              30
Page 33
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                 Tabel 6 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Lapangan Usaha




                 Sumber: Bank Indonesia


                 Inflasi


                 Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) April 2023 secara bulanan tercatat 0,33%
                 (mtm), sehingga secara tahunan menurun dari 4,97% (yoy) pada Maret 2023
                 menjadi 4,33% (yoy). Penurunan inflasi terjadi di semua kelompok inflasi. Inflasi
                 inti April 2023 melambat dari 2,94% (yoy) menjadi 2,83% (yoy) dipengaruhi
                 ekspektasi inflasi dan tekanan imported inflation yang menurun serta pasokan
                 yang memadai dalam merespons kenaikan permintaan barang dan jasa. Sementara
                 itu, inflasi volatile food turun dari 5,83% (yoy) pada Maret 2023 menjadi 3,74%
                 (yoy) didukung pasokan pangan yang terjaga, di tengah pola kenaikan permintaan
                 musiman di periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Terus menurunnya
                 inflasi sebagai dampak positif dari konsistensi kebijakan moneter serta eratnya
                 sinergi pengendalian inflasi antara Bank Indonesia dan Pemerintah (Pusat dan
                 Daerah) dalam TPIP dan TPID melalui penguatan GNPIP di berbagai daerah. Dengan
                 perkembangan tersebut, Bank Indonesia meyakini inflasi inti tetap terkendali
                 dalam kisaran 3,0±1% di sisa tahun 2023 dan inflasi IHK dapat segera kembali ke
                 dalam kisaran sasaran 3,0±1% pada triwulan III 2023.




                                                                                               31
Page 34
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                                     Gambar 1 Grafik Inflasi IHK dan Komponen




                  Sumber: Bank Indonesia


                                             Gambar 2 Inflasi Daerah




                  Sumber: Bank Indonesia

          4.3.2   Kondisi Industri


                  Industri Manufaktur skala menengah dan besar mampu tumbuh sebesar 6,05
                  persen pada triwulan IV 2021. Industri manufaktur skala menengah dan besar
                  yang mengalami kenaikan tertinggi pada Triwulan IV tahun 2021 terhadap
                  Triwulan IV tahun 2020 adalah Industri Mesin dan Perlengkapan ytdl (KBLI 28)
                  sebesar 42,64 persen disusul oleh Industri Alat Angkutan Lainnya (KBLI 30)
                  sebesar 34,19 persen; dan Industri Kendaraan Bermotor, Trailer dan Semi Trailer
                  (KBLI 29) sebesar 33,52 persen. Peningkatan tersebut diakibatkan adanya
                  penurunan permintaan yang cukup dastis selama pandemi sehingga ketika
                  pandemi sudah mulai terkendali akibatnya permintaan tersebut cenderung naik
                  tajam.


                                                                                              32
Page 35
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                 Sementara itu, industri manufaktur skala menengah dan besar yang mengalami
                 penurunan terendah pada Triwulan IV tahun 2021 terhadap Triwulan IV tahun
                 2020 antara lain Jasa Reparasi dan Pemasangan Mesin dan Peralatan (KBLI 33)
                 mengalami kontraksi sebesar 41,95 persen; Industri Karet, Barang dari Karet dan
                 Plastik (KBLI 22) mengalami kontraksi sebesar 5,47 persen; Industri Komputer,
                 Barang Elektronik dan Optik (KBLI 26) turun sebesar 4,88 persen.


                 Tabel 7 Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Skala Menengah Dan Besar
                                       Berdasarkan Jenis Industri Per Triwulan, 2021
                  No.                                    Industri                          y-on-y
                  1        Industri Makanan                                                    0,04
                  2        Industri Minuman                                                    9,32
                  3        Industri Pengolahan Tembakau                                       11,31
                  4        Industri Tekstil                                                    9,79
                  5        Industri Pakaian Jadi                                               5,61
                           Industri Kulit, Barang dari Kulit dan Alas                         13,27
                  6        Kaki
                           Industri Kayu, Barang dari Kayu dan Gabus (Tidak Termasuk           4,81
                  7        Furnitur) dan Barang Anyaman dari Bambu, Rotan dan Sejenisnya
                  8        Industri Kertas dan Barang dari Kertas                              4,64
                  9        Industri Pencetakan dan Reproduksi Media Rekaman                    6,81
                  10       Industri Produk dari Batu Bara dan Pengilangan Minyak Bumi          8,69
                  11       Industri Bahan Kimia dan Barang dari Bahan Kimia                    3,12
                  12       Industri Farmasi, Produk Obat Kimia dan Obat Tradisional           23,06
                  13       Industri Karet, Barang dari Karet dan Plastik                      -5,47
                  14       Industri Barang Galian Bukan Logam                                 -1,99
                  15       Industri Logam Dasar                                               11,95
                  16       Industri Barang Logam, Bukan Mesin dan Peralatannya                 8,70
                           Industri Komputer, Barang Elektronik dan                           -4,88
                  17       Optik
                  18       Industri Peralatan Listrik                                          8,82
                  19       Industri Mesin dan Perlengkapan ytdl                               42,64
                  20       Industri Kendaraan Bermotor, Trailer dan Semi Trailer              33,52
                  21       Industri Alat Angkutan Lainnya                                     34,19
                  22       Industri Furnitur                                                  14,28
                  23       Industri Pengolahan Lainnya                                        -3,68
                  24       Jasa Reparasi dan Pemasangan Mesin dan Peralatan                  -41,95
                           Indonesia                                                           6,05
               Sumber: BPS


                 PDB industri kimia, farmasi, dan obat tradisional tercatat menurun 3,50% (yoy)
                 pada kuartal III/2022. Hal itu seiring dengan melandainya pandemi Covid-19 yang
                 menurunkan permintaan atas produk-produk industri ini.



                                                                                                    33
Page 36
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                 Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, produk domestik bruto (PDB) atas dasar
                 harga konstan (ADHK) dari industri kimia, farmasi, dan obat tradisional sebesar
                 Rp58,08     triliun   pada   kuartal     III/2022.    Nilai   tersebut   terkoreksi    3,50%
                 dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy) yang
                 sebesar Rp60,19 triliun.


                 Koreksi ini terjadi setelah industri kimia, farmasi, dan obat tradisional berhasil
                 meraih kinerja positif sepanjang pandemi Covid-19. Hal itu mengingat tingginya
                 permintaan masyarakat untuk produk-produk dari industri ini selama pagebluk.
                 Namun, permintaan atas produk industri kimia, farmasi, dan obat tradisional
                 mulai menurun sejalan dengan melandainya pandemi Covid-19. Kondisi ini
                 diperparah adanya kasus gagal ginjal akut misterius yang menimpa anak-anak
                 akibat cemaran etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) melebihi ambang batas
                 aman.     Atas   peristiwa   tersebut,    BPOM       memberikan    sanksi   terhadap    lima
                 perusahaan farmasi. Hal itu dilakukan dengan mencabut izin edar dari 73 obat
                 dari lima perusahaan farmasi tersebut per 9 November 2022. Adapun, industri
                 kimia merupakan salah satu subsektor dari industri pengolahan. Pada kuartal
                 III/2022, industri kimia berkontribusi terhadap PDB industri pengolahan sebesar
                 9,58%.


                 Di sisi lain pertumbuhan pesat sedang dialami oleh Industri kosmetika di
                 Indonesia karena permintaan masyarakat terkait hal-hal kecantikan semakin
                 tinggi. Data dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tercatat industri
                 kosmetika mengalami kenaikan jumlah perusahaan hingga 20,6% per September
                 2022.


                 Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Compas pada November 2022, pada
                 kategori FMCG di kedua marketplace utama di Indonesia Tokopedia dan Shopee
                 memiliki addressable market sbesar Rp50,9 triliun Gross Merchandise Value
                 (GMV). Tahun 2022 dapat dikatakan sebagai tahun gemilang untuk produk Beauty
                 & Care dengan pencapaian angka share 43,5% dari seluruh FMCG. Kategori utama
                 Beauty & Care berhasil mencapai angka Rp22,1 triliun dengan 652 juta uni terjual.




                                                                                                          34
Page 37
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                                   Gambar 3 Pangsa Pasar untuk Kategori FMCG




                 Sumber: Compas Market Insight FMCG E-Commerce Report 2022


          4.4    Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan


                 DGI merupakan brand Direct to Costumer yang menjual berbagai produk
                 perawatan rumah dan perawatan pribadi berkualitas tinggi dan ramah lingkungan.
                 Jaringan grosir dan pengecernya tersebar di seluruh Indonesia, dengan kehadiran
                 offline di Sumatera Utara, Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi Selatan. Produk DGI
                 dapat ditemukan di online marketplace dan retail store ternama seperti Grand
                 Lucky, Watsons, Ranch Market, dan Boots.


                 Prospek usaha FOLK sangat menjanjikan mengingat potensi pertumbuhan di
                 sektor omnichannel retail yang semakin besar. Sebagai perusahaan holding multi-
                 sektor, FOLK memiliki potensi untuk terus berkembang dan mencapai kesuksesan
                 di masa depan.


                 Di sektor omnichannel retail, FOLK memiliki keunggulan dalam ketiga brand
                 utamanya, yaitu Amazara, dr Soap, dan SYCA. Masing-masing brand memiliki ciri
                 khas dan pasar yang berbeda-beda, sehingga dapat menjangkau konsumen dari
                 berbagai lapisan masyarakat. FOLK terus berinovasi dalam mengembangkan
                 produk-produk     terbarunya    dan   memperluas     jangkauan     pasar   dengan
                 memanfaatkan teknologi dan e-commerce.


                 Dalam menghadapi persaingan, FOLK telah menyiapkan strategi yang kuat dan
                 berinovasi untuk terus bersaing di pasar. FOLK terus meningkatkan efisiensi
                 produksi dengan mencari beberapa alternatif manufaktur OEM dan manajemen
                 persediaan untuk memperoleh keuntungan yang lebih tinggi. FOLK juga terus
                 meningkatkan kualitas produk dan pelayanan untuk mempertahankan loyalitas
                 konsumen.


                                                                                                 35
Page 38
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                 Posisi FOLK di sektor omnichannel retail semakin kuat dengan munculnya tren
                 konsumen yang semakin sadar akan kualitas dan harga produk. FOLK memiliki
                 potensi untuk menjadi pemain kunci di sektor tersebut dengan meningkatkan
                 kualitas produk dan pelayanan serta memperluas jangkauan pasar melalui
                 teknologi dan e-commerce.


                 FOLK mengoperasikan bisnis omnichannel retail melalui tiga brand utama, yaitu
                 Amazara (AIM), dr Soap (DGI), dan SYCA (SKI). Meskipun bisnis Perusahaan relatif
                 baru di Indonesia, namun FOLK telah memperoleh kepercayaan pelanggan yang
                 besar dan terus berkembang.


                 Dalam segmen omnichannel retail, FOLK mengalami peningkatan yang signifikan
                 pada musim liburan dan perayaan, seperti Natal, Imlek, dan Lebaran, di mana
                 permintaan terhadap produk konsumen meningkat. Selain itu, FOLK juga mencatat
                 peningkatan penjualan selama akhir pekan dan hari-hari libur. Namun, FOLK terus
                 berinovasi dengan menghadirkan promo-promo menarik sepanjang tahun untuk
                 mempertahankan minat pelanggan.


          4.5    Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi


                 ➢   Alasan dilakukannya Rencana Transaksi pinjaman dana dari FOLK kepada DGI
                     adalah dalam rangka untuk memberikan dukungan pembiayaan modal kerja
                     kepada entitas anak untuk menjaga kelangsungan usaha dan agar mampu
                     memaksimalkan peluang bisnis. Dimana hal tersebut sinergis dengan rencana
                     bisnis FOLK dalam pengembangan usaha di sektor omnichannel retail.
                 ➢   Latar belakang Transaksi adalah untuk menjaga kelangsungan usaha dan
                     kepercayaan pelanggan yang besar dan terus berkembang.


          4.6    Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif


                 Keuntungan yang bersifat kualitatif adalah Pemberian Pinjaman dari FOLK akan
                 digunakan   untuk   memenuhi     kebutuhan    operasional   termasuk   kewajiban-
                 kewajiban DGI.


                 Kerugian yang bersifat kualitatif adalah jika kinerja DGI tidak sesuai dengan yang
                 ditargetkan dalam proyeksi keuangan tentunya akan berpengaruh terhadap
                 perspektif stakeholder DGI.


          4.7    Analisis Dampak leverage pada Keuangan


                 Analisis dampak leverage pada keuangan DGI dilakukan dengan menggunakan
                 rasio solvabilitas yaitu Debt to Asset Ratio (DAR) dan Debt to Equity Ratio (DER).


                                                                                                36
Page 39
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                 Selama tahun 2019 sampai dengan 31 Maret 2023, rata-rata DAR DGI adalah
                 sebesar 37,66%, dengan DAR pada 31 Maret 2023 sebesar 70,55%, yang artinya
                 bahwa utang DGI dapat dipenuhi oleh aset DGI. Sementara itu, rata-rata DER
                 adalah sebesar 90,56%, dengan DER pada 31 Maret 2023 sebesar 239,56% , yang
                 artinya bahwa utang DGI belum dapat dipenuhi oleh ekuitas.


                 Analisis Dampak leverage FOLK di masa yang akan datang terkait dengan Rencana
                 Transaksi Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak yaitu DGI dari hasil proyeksi DAR
                 dan DER adalah sebagai berikut:


                                                      Tabel 8 Proyeksi DAR dan DER
                                                                                                                      Rata-
                             Keterangan               2023       2024        2025       2026      2027     2028
                                                                                                                       rata
                  DER                                170,42%     80,68%    16,55%      11,36%     9,86%    7,84%      49,45%
                  DAR                                 63,02%     44,65%    14,20%      10,20%     8,97%    7,27%      24,72%


                 Berdasarkan hasil proyeksi dengan dilakukannya transaksi, DER lebih tinggi dan
                 DAR lebih rendah bila dibandingkan dengan kondisi historisnya.

                 Analisis dampak leverage juga dapat dilakukan dengan membandingkan DAR dan
                 DER dengan perusahaan pada industri perdagangan barang-barang kosmetik.

                      Tabel 9 Perbandingan DER dan DAR dengan Perusahaan Publik pada Industri
                                                                 Sejenis
                  Uraian    ADES.JK       KINO.JK     MBTO.JK      MRAT.JK      TCID.JK         UNVR.JK     VICI.JK      MICE.JK    DGI
                      DER     41,08%      125,07%       92,14%      58,39%          25,86%      291,29%      59,10%       52,20%   90,56%
                      DAR     27,86%        52,81%      46,69%      36,48%          20,54%        73,71%     35,55%       34,22%   37,66%


                 Dari tabel di atas, rata-rata DER DGI adalah sebesar 90,56% dan DAR sebesar
                 37,66%. Sedangkan untuk perusahaan terbuka pada industri perdagangan barang-
                 barang kosmetik rata-rata DER dan DAR selama 5 tahun sebelumnya adalah
                 sebagai berikut:
                  •     PT Akasha Wira Internasional Tbk (ADES.JK), diperoleh rata-rata DER sebesar
                        41,08% dan DAR sebesar 27,86%;
                  •     PT Kino Indonesia Tbk (KINO.JK), diperoleh rata-rata DER sebesar 125,07%
                        dan DAR sebesar 52,81%;
                  •     PT Martina Berto Tbk (MBTO.JK), diperoleh rata-rata DER sebesar 92,14% dan
                        DAR sebesar 46,69%;
                  •     PT Mustika Ratu Tbk (MRTA.JK), diperoleh rata-rata DER sebesar 58,39% dan
                        DAR sebesar 36,48%;
                  •     PT Mandom Indonesia Tbk (TCID.JK), diperoleh rata-rata DER sebesar 25,86%
                        dan DAR sebesar 20,54%;




                                                                                                                         37
Page 40
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                  •   PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR.JK), diperoleh rata-rata DER sebesar 291,29%
                      dan DAR sebesar 73,71%;
                  •   PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI.JK), diperoleh rata-rata DER sebesar
                      59,10% dan DAR sebesar 35,55%;
                  •   PT Multi Indocitra Tbk (MICE.JK), diperoleh rata-rata DER sebesar 52,20% dan
                      DAR sebesar 34,22%.


                 Berdasarkan rasio di atas, posisi DER dan DAR DGI cenderung berada di antara
                 kisaran DER dan DAR perusahaan pembanding yang bergerak pada industri
                 perdagangan barang-barang kosmetik.


          4.8    Analisis Dampak Likuiditas pada Keuangan Perusahaan


                 Berikut adalah kinerja likuiditas Keuangan DGI secara historis yang tercermin pada
                 Current Ratio dan Quick Ratio:

                                           Tabel 10 Current Ratio dan Quick Ratio
                                                     2023                                                    Rata-
                            Keterangan                          2022       2021       2020        2019
                                                    Maret                                                     rata
                 Current Ratio                     105,70%    149,70%    636,98%    1193,00%     241,02%    465,28%
                 Quick Ratio                        65,18%    120,53%    312,59%     892,32%     162,53%    310,63%


                 Analisis Dampak Likuiditas Keuangan DGI di masa yang akan datang terkait
                 dengan Rencana Transaksi Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak yaitu DGI dari hasil
                 proyeksi Current Ratio dan Quick Ratio adalah sebagai berikut:


                                           Tabel 11 Proyeksi Current Ratio dan Quick Ratio
                      Keterangan         2023     2024       2025        2026        2027        2028      Rata-rata

                  Current Ratio      542,98%    798,01%     825,93%    1147,10%    1542,96%    1942,42%    1133,23%
                  Quick Ratio        148,10%    207,71%     246,66%     282,18%     308,14%     334,26%     254,51%


                 Berdasarkan hasil proyeksi dengan dilakukannya transaksi, Current Ratio dan lebih
                 tinggi bila dibandingkan dengan kondisi historisnya, sehingga kemampuan
                 perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek akan semakin besar.




                                                                                                                 38
Page 41
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




          5          ANALISIS KUANTITATIF


          5.1        Penilaian Atas Potensi Pendapatan, Aset, Liabilitas, dan Kondisi Keuangan
                     Perusahaan


          5.1.1      Penilaian Kinerja Historis

                     Berdasarkan data Laporan Keuangan yang kami peroleh, kondisi keuangan FOLK
                     adalah sebagai berikut:

                     Kinerja Posisi Keuangan


                     Kinerja Posisi Keuangan FOLK selama per 31 Desember 2019 sampai dengan per
                     31 Maret 2023 adalah sebagai berikut:


                                          Tabel 12 Kinerja Posisi Keuangan (Aset) FOLK (Rp.000)
                                                  31 Mar 2023      2022          2021          2020              2019
                     KETERANGAN
                                                   Unaudted       Audited       Audited       Audited        Audited


              ASET
              Aset Lancar
              Kas dan Bank                         15.919.089     10.165.731     2.961.384     8.530.891     5.230.326
              Piutang usaha - Pihak ketiga          4.166.941      4.819.141     1.237.136      610.407           32.000
              Piutang usaha lain-lain
              > Pihak berelasi                        547.984        682.500      431.800       190.000                 -
              > Pihak ketiga                        9.393.537      3.298.399    10.094.771     7.302.408     3.012.624
              Persediaan                            8.245.303      6.144.383     4.954.085     1.331.739          14.809
              Pajak dibayar di muka                   237.733        152.592       21.037        72.822            1.002
              Uang muka                             4.368.066      4.179.845     1.587.280     2.925.832     2.158.500
              Beban dibayar di muka                   746.305        111.419      144.224        61.939            2.693
              Investasi lain-lain jangka pendek               -    8.961.809     5.992.488     5.497.826                -
              Uang jaminan                                    -       61.029              -             -               -
              Total Aset Lancar                    43.624.958     38.576.849    27.424.206    26.523.864    10.451.954


              Aset Tidak Lancar
              Aset pajak tangguhan - neto              94.807         94.807         5.212              -               -
              Aset Tetap
              Biaya Perolehan
              Kepemilikan Langsung                  2.537.657      2.421.559     1.095.035      368.691           38.202
              Aset hak-guna                         2.445.952      2.445.952      717.139       220.000                 -
              Total biaya perolehan                 4.983.609      4.867.512     1.812.174      588.691      4.983.609


              Akumulasi penyusutan
              Kepemilikan Langsung                   (957.531)     (695.969)     (293.768)      (59.189)    (1.735.463)
              Aset hak-guna                          (777.933)     (838.729)     (399.160)      (82.500)                -
              Jumlah akumulasi penyusutan          (1.735.463)    (1.534.698)    (692.927)     (141.689)    (1.735.463)
              Nilai Buku                            3.248.145      3.332.814     1.119.246      447.003      3.248.145
              Aset Tak berwujud                        99.468        106.550      144.993       128.393                 -
              Piutang lain-lain
              > Pihak berelasi                                -    4.501.113    20.239.954    17.515.454     1.679.924



                                                                                                            39
Page 42
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                                                31 Mar 2023    2022         2021            2020            2019
                   KETERANGAN
                                                 Unaudted     Audited      Audited      Audited         Audited
            Investasi pada entitas - Asosiasi        10.000     997.423     2.211.134    2.361.935      1.011.069
            Investasi lain-lain jangka
            panjang                              26.780.353   25.662.737   18.036.022    9.562.219      2.840.135
            Goodwill                              2.763.491    2.763.491
            Uang Jaminan                             72.729      21.700       73.729          20.000               -
            Total Aset Tidak Lancar              33.068.992   37.480.635   41.830.291   30.035.005      5.563.838


            TOTAL ASET                           76.693.950   76.057.484   69.254.497   56.558.869     16.015.792
           Sumber: Laporan Keuangan FOLK


                  Aset


                  Total aset FOLK dan Entitas Anak untuk periode yang berakhir pada tanggal 31
                  Maret 2023 adalah sebesar Rp76,69 miliar dimana terdapat peningkatan total aset
                  sebesar Rp636,47 juta atau sebesar 0,84% bila dibandingkan dengan saldo total
                  aset FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
                  2022. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh kenaikan persediaan pada aset
                  lancar sebesar Rp8,25 miliar.


                  Total aset FOLK dan Entitas Anak untuk periode yang berakhir pada tanggal 31
                  Desember 2022 adalah sebesar Rp76,06 miliar dimana terdapat peningkatan total
                  aset sebesar Rp6,80 miliar atau sebesar 9,82% bila dibandingkan dengan saldo
                  total aset FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
                  Desember 2021. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh kenaikan jumlah kas dan
                  bank pada aset lancar sebesar Rp7,20 miliar.


                  Total Aset FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
                  Desember 2021 adalah sebesar Rp69,25 miliar dimana terdapat kenaikan total
                  aset sebesar Rp12,70 miliar atau sebesar 22,45% bila dibandingkan dengan total
                  aset FOLK dan Entitas Anak untuk periode sebelumnya yang berakhir pada tanggal
                  31 Desember 2020. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh kenaikan investasi
                  lain-lain jangka panjang pada aset tidak lancar sebesar Rp8,47 miliar.


                  Total Aset FOLK dan Entitas Anak untuk periode yang berakhir pada tanggal 31
                  Desember 2020 adalah sebesar Rp56,56 miliar dimana terdapat peningkatan total
                  aset sebesar Rp40,54 miliar atau sebesar 253,14% bila dibandingkan dengan total
                  aset FOLK dan Entitas Anak untuk periode sebelumnya yang berakhir pada tanggal
                  31 Desember 2019. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh kenaikan piutang
                  lain-lain pihak berelasi pada aset tidak lancar sebesar Rp15,84 miliar.




                                                                                                       40
Page 43
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                                 Tabel 13 Kinerja Posisi Keuangan (Liabilitas dan Ekuitas) FOLK (Rp.000)
                                                      31 Mar 2023       2022          2021          2020            2019
                      KETERANGAN
                                                       Unaudited       Audited       Audited       Audited        Audited


         LIABILITAS DAN EKUITAS
         LIABILITAS JANGKA PENDEK
         Utang Usaha                                    1.818.642         733.200     1.341.212      161.173                -
         Utang Lain-lain                                  528.109         264.121       82.749        69.450         15.131
         Utang pihak berelasi                              86.402         181.788    13.324.424     4.093.450       194.788
         Beban Akrual                                     103.506         293.848      151.276        75.369         16.938
         Utang Pajak                                      633.497         588.611       97.852        13.029         23.443
         Pendapatan diterima di muka                       25.575         114.500       80.125          1.194               -
         Bagian liabilitas sewa yang jatuh tempo
         dalam waktu satu tahun                           292.962         292.962       96.962               -              -
         Total Liabilitas Jangka Pendek                 3.488.949       2.469.030    15.174.600     4.413.666       250.299


         LIABILITAS JANGKA PANJANG
         Liabilitas sewa setelah dikurangi bagian
         jatuh tempo dalam waktu satu tahun               741.975         741.975              -             -              -
         Liabilitas imbalan kerja                         238.898         238.898      209.899        73.654                -
         Total Liabilitas Jangka Panjang                  980.873         980.873      209.899        73.654                0
         TOTAL LIABILITAS                               4.469.822       3.449.903    15.384.499     4.487.319       250.299


         EKUITAS
         Modal saham                                   67.562.663      67.562.663    51.672.000    51.672.000     12.542.000
         Uang moka setoran modal                                   -             -             -             -     4.000.000
         Tambahan modal disetor                          (990.000)      (990.000)     (990.000)     (990.000)      (990.000)
         Selisih transaksi dengan pihak non
         pengendali                                    (2.109.075)     (2.109.075)             -             -              -
         Penghasilan komprehensif lain                     21.524          31.541       21.524               -              -
         Saldo laba                                     6.773.636       5.969.545       92.044        85.513         96.078
         Total Ekuitas yang dapat diatribusikan kpd
         pemilik entitas induk                         71.258.748      70.464.674    50.795.568    50.767.513     15.648.078


         Kepentingan non pengendali                       965.379       2.142.906     3.074.430     1.304.036       117.415


         Total Ekuitas                                 72.224.128      72.607.580    53.869.997    52.071.549     15.765.493


         TOTAL LIABILITAS AND EKUITAS                  76.693.950      76.057.484    69.254.497    56.558.869     16.015.792
        Sumber: Laporan Keuangan FOLK


                   Liabilitas


                   Total Liabilitas FOLK dan Entitas Anak untuk periode yang berakhir pada tanggal
                   31 Maret 2023 adalah sebesar Rp4,47 miliar dimana terdapat peningkatan total
                   liabilitas sebesar Rp1,02 miliar bila dibandingkan dengan total liabilitas FOLK dan
                   Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.
                   Peningkatan ini terutama disebabkan oleh peningkatan utang usaha pada liabilitas
                   jangka pendek sebesar Rp1,09 miliar.




                                                                                                             41
Page 44
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                 Total Liabilitas FOLK dan Entitas Anak untuk periode yang berakhir pada tanggal
                 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp3,45 miliar dimana terdapat penurunan total
                 liabilitas sebesar Rp11,93 miliar bila dibandingkan dengan total liabilitas FOLK
                 dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.
                 Penurunan ini terutama disebabkan oleh utang pihak berelasi pada liabilitas
                 jangka pendek sebesar Rp13,14 miliar.


                 Total Liabilitas FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
                 Desember 2021 adalah sebesar Rp15,38 miliar dimana terdapat peningkatan total
                 liabilitas sebesar Rp10,90 miliar bila dibandingkan dengan saldo liabilitas FOLK
                 dan Entitas Anak untuk periode sebelumnya yang berakhir pada tanggal 31
                 Desember 2020. Peningkatan ini terutama disebabkan meningkatnya utang pihak
                 berelasi pada liabilitas jangka pendek sebesar Rp9,23 miliar.


                 Total Liabilitas FOLK dan Entitas Anak untuk periode yang berakhir pada tanggal
                 31 Desember 2020 adalah sebesar adalah sebesar Rp4,49 miliar dimana terdapat
                 peningkatan total liabilitas sebesar Rp4,24 miliar bila dibandingkan dengan total
                 liabilitas FOLK dan Entitas Anak untuk periode sebelumnya yang berakhir pada
                 tanggal 31 Desember 2019. Peningkatan ini terutama disebabkan meningkatnya
                 utang pihak berelasi pada liabilitas jangka pendek sebesar Rp3,90 miliar.


                 Ekuitas


                 Total Ekuitas FOLK dan Entitas Anak untuk periode yang berakhir pada tanggal 31
                 Maret 2023 adalah sebesar Rp72,22 miliar dimana terdapat penurunan total
                 ekuitas sebesar Rp383,45 juta dibandingkan dengan saldo ekuitas FOLK dan
                 Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.
                 Penurunan ini disebabkan oleh menurunnya kepentingan non pengendali dari
                 tahun sebelumnya sebesar Rp1,18 miliar.


                 Total Ekuitas FOLK dan Entitas Anak untuk periode yang berakhir pada tanggal 31
                 Desember 2022 adalah sebesar Rp69,96 miliar dimana terdapat peningkatan total
                 ekuitas sebesar Rp16,09 miliar bila dibandingkan dengan saldo ekuitas FOLK dan
                 Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.
                 Peningkatan ini disebabkan oleh meningkatnya modal disetor dari tahun
                 sebelumnya sebesar Rp15,89 miliar.


                 Total Ekuitas FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
                 Desember 2021 adalah sebesar Rp53,87 miliar dimana terdapat kenaikan total
                 ekuitas sebesar Rp1,80 miliar bila dibandingkan dengan saldo ekuitas FOLK dan
                 Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020.
                 Kenaikan ini terutama disebabkan oleh kenaikan kepentingan non pengendali dari
                 tahun sebelumnya sebesar Rp1,77 miliar.



                                                                                               42
Page 45
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                   Total Ekuitas FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
                   Desember 2020 adalah sebesar Rp52,07 miliar dimana terdapat kenaikan total
                   ekuitas sebesar Rp36,31 miliar bila dibandingkan dengan saldo ekuitas FOLK dan
                   Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020.
                   Peningkatan ini disebabkan oleh meningkatnya modal disetor dari tahun
                   sebelumnya sebesar Rp39,13 miliar.


                   Kinerja Laba (Rugi)


                   Kinerja Laba (Rugi) FOLK selama per 31 Desember 2019 sampai dengan per 31
                   Maret 2023 adalah sebagai berikut:


                                                 Tabel 14 Kinerja Laba (Rugi) FOLK (Rp.000)
                                                         31 Mar 2023        2022           2021          2020          2019
                        KETERANGAN
                                                          Unaudited        Audited        Audited       Audited       Audited


           PENDAPATAN                                      7.525.202       40.237.613     23.800.668     6.459.455    1.186.857


           HARGA POKOK PENJUALAN                          (2.906.560)     (16.314.180)   (11.300.008)   (2.353.778)   (621.448)


           LABA (RUGI) BRUTO                               4.618.642       23.923.433     12.500.660     4.105.677     565.409


           BEBAN USAHA                                    (5.133.536)     (18.751.567)   (12.546.329)   (3.879.036)   (565.183)


           PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN                      151.641        3.959.242      1.033.421       719.693       59.480


           LABA (RUGI) USAHA                                (514.894)       5.171.866        (45.668)      226.641            225
           Penghasilan keuangan                              187.368          294.467        295.134       595.000     127.049
           Biaya Keuangan                                    (50.895)         (96.128)       (23.110)      (19.733)      (3.782)


           LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                   (378.421)       5.370.205        226.356       801.908     123.493


           MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN                          -     (168.866)        (46.085)             -             -
           Pajak kini                                                 -     (266.490)        (63.436)             -             -
           Pajak tangguhan                                            -        97.624         17.351              -             -


           LABA NETO PERIODE / TAHUN BERJALAN               (378.421)       5.201.339        180.271       801.908     123.493


           PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF
           LAINNYA
           Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba
           rugi
           Pengukuran kembali program imbalan
           pasti                                                      -        36.501        157.531              -             -
           Pajak penghasilan terkait                                  -        (8.030)       (12.139)             -             -


           PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN -
           NETO SETELAH PAJAK                                         -        28.471        145.393              -             -


           TOTAL LABA KOMPREHENSIF                          (378.421)       5.229.810        325.664       801.908     123.493




                                                                                                                43
Page 46
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                                                   31 Mar 2023         2022          2021           2020            2019
                      KETERANGAN
                                                    Unaudited       Audited         Audited        Audited         Audited
           PERIODE/TAHUN BERJALAN


           LABA NETO PERIODE / TAHUN BERJALAN
           YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
           Pemilik entitas induk                    (1.700.441)        5.056.659           6.530        (10.565)      96.078
           Kepentingan non pengendali                   1.322.020       144.681          173.741        812.473       27.415
           TOTAL                                        (378.421)      5.201.339         180.271        801.908     123.493
          Sumber: Laporan Keuangan FOLK


                   Pendapatan


                   Pendapatan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
                   Maret 2023 adalah sebesar Rp7,53 miliar atau setara dengan 18,70% dari
                   pendapatan per 31 Desember 2022.


                   Pendapatan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
                   Desember 2022 adalah sebesar Rp40,24 miliar dimana terdapat peningkatan
                   Pendapatan sebesar Rp16,43 miliar atau sebesar 69,06% bila dibandingkan
                   dengan Pendapatan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada
                   tanggal 31 Desember 2021. Peningkatan tersebut disebabkan oleh adanya
                   peningkatan penjualan barang sebesar Rp10,72 miliar.


                   Pendapatan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
                   Desember 2021 adalah sebesar Rp23,80 miliar dimana terdapat peningkatan
                   Pendapatan sebesar Rp17,34 miliar atau sebesar 268,46% bila dibandingkan
                   dengan Pendapatan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada
                   tanggal     31   Desember    2020.    Peningkatan    ini   terutama     disebabkan    oleh
                   peningkatan pendapatan penjualan barang sebesar Rp16,26 miliar.


                   Pendapatan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
                   Desember 2020 adalah sebesar Rp6,46 miliar dimana terdapat kenaikan
                   Pendapatan sebesar Rp1,19 miliar atau sebesar 444,25% bila dibandingkan
                   dengan Pendapatan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada
                   tanggal 31 Desember 2019. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh adanya
                   peningkatan pendapatan penjualan barang Rp5,37 miliar.


                   Laba Kotor


                   Beban Pokok Penjualan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada
                   tanggal 31 Maret 2023 adalah sebesar Rp2,91 miliar atau setara dengan 17,82%
                   dari beban pokok penjualan per 31 Desember 2022. Sehingga pada 31 Maret
                   2023, laba kotor FOLK dan Entitas Anak tercatat sebesar Rp4,62 miliar atau
                   19,31% dari tahun sebelumnya.


                                                                                                           44
Page 47
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                 Beban Pokok Penjualan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada
                 tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp16,31 miliar dimana terdapat
                 kenaikan sebesar Rp5,01 miliar atau sebesar 44,37% bila dibandingkan dengan
                 Beban Pokok Penjualan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada
                 tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan tersebut disebabkan oleh adanya kenaikan
                 persediaan awal barang dagangan sebesar Rp2,66 miliar. Sehingga pada 31
                 Desember 2022, laba kotor FOLK dan Entitas Anak tercatat sebesar Rp23,92 miliar
                 atau meningkat sebesar Rp11,42 miliar atau meningkat sebesar 49,46% dari tahun
                 sebelumnya.


                 Beban Pokok Penjualan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada
                 tanggal 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp11,30 miliar dimana terdapat
                 peningkatan sebesar Rp8,95 miliar atau sebesar 380,08% bila dibandingkan
                 dengan Beban Pokok Penjualan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir
                 pada tanggal 31 Desember 2020. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh
                 kenaikan pembelian barang dagangan sebesar Rp8,72 miliar. Sehingga pada 31
                 Desember 2021, laba kotor FOLK dan Entitas Anak tercatat sebesar Rp12,50 miliar
                 atau meningkat sebesar Rp8,39 miliar atau meningkat sebesar 204,47% dari tahun
                 sebelumnya.


                 Beban Pokok Penjualan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada
                 tanggal 31 Desember 2020 adalah sebesar Rp2,35 miliar dimana terdapat
                 peningkatan beban pokok penjualan sebesar Rp1,73 miliar atau sebesar 278,76%
                 bila dibandingkan dengan beban pokok penjualan FOLK dan Entitas Anak untuk
                 tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019. Peningkatan ini disebabkan
                 oleh adanya kenaikan pembelian barang dagangan Rp3,33 miliar. Sehingga pada
                 31 Desember 2020, laba kotor FOLK dan Entitas Anak tercatat sebesar Rp4,11
                 miliar atau meningkat sebesar Rp3,54 miliar atau meningkat sebesar 626,14% dari
                 tahun sebelumnya.


                 Laba Usaha


                 Beban Usaha FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
                 Maret 2023 adalah sebesar Rp5,13 miliar atau setara dengan 27,38% dari
                 pendapatan per 31 Desember 2022. Sehingga pada 31 Maret 2023, tercatat rugi
                 usaha FOLK dan Entitas Anak tercatat sebesar Rp514,89 juta atau negatif 9,96%
                 dari tahun sebelumnya.


                 Beban usaha FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
                 Desember 2022 adalah sebesar Rp18,75 miliar dimana terdapat kenaikan sebesar
                 Rp6,21 miliar atau sebesar 49,46% bila dibandingkan dengan Beban usaha FOLK
                 dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.



                                                                                             45
Page 48
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                 Kenaikan tersebut disebabkan oleh meningkatnya operasional dan perlengkapan
                 kantor pada biaya umum dan administrasi sebesar Rp7,41 miliar. Sehingga pada
                 31 Desember 2022, laba usaha FOLK dan Entitas Anak tercatat sebesar Rp5,17
                 miliar atau meningkat sebesar Rp5,22 miliar.


                 Beban usaha FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
                 Desember 2021 adalah sebesar Rp12,55 miliar dimana terdapat peningkatan
                 sebesar Rp8,67 miliar atau sebesar 223,44% bila dibandingkan dengan Beban
                 usaha FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
                 Desember 2020. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh kenaikan gaji dan
                 tunjangan karyawan sebesar Rp3,64 miliar. Sehingga pada 31 Desember 2021,
                 rugi usaha FOLK dan Entitas Anak tercatat sebesar Rp45,67 juta miliar atau
                 menurun sebesar 272,31 juta.


                 Beban usaha FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
                 Desember 2020 adalah sebesar Rp3,88 miliar dimana terdapat peningkatan Beban
                 usaha sebesar Rp3,54 miliar atau sebesar 586,33% bila dibandingkan dengan
                 Beban usaha FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
                 Desember 2019. Peningkatan ini disebabkan oleh adanya kenaikan gaji dan
                 tunjangan karyawan sebesar Rp1,15 miliar. Sehingga pada 31 Desember 2020,
                 laba usaha FOLK dan Entitas Anak tercatat sebesar Rp226,64 juta atau meningkat
                 sebesar Rp226,42 juta.


                 Laba (Rugi) Tahun Berjalan


                 Rugi bersih FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
                 Maret 2023 adalah sebesar Rp378,42 juta atau tercatat sebesar negatif 7,28% dari
                 tahun sebelumnya.


                 Laba bersih FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
                 Desember 2022 adalah sebesar Rp5,20 miliar meningkat sebesar Rp5,02 miliar
                 atau 2785,29% dari tahun sebelumnya.


                 Laba bersih FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
                 Desember 2021 adalah sebesar Rp180,27 juta menurun sebesar Rp621,64 juta
                 atau 77,52% dari tahun sebelumnya.


                 Laba bersih FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
                 Desember 2020 adalah sebesar Rp801,91 juta meningkat sebesar Rp678,42 juta
                 atau 549,36% dari tahun sebelumnya.




                                                                                              46
Page 49
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                 Rasio Keuangan

                 Berdasarkan atas kinerja keuangan FOLK dan Entitas Anak per 31 Desember 2019
                 sampai dengan per 31 Maret 2023, diperoleh hasil analisis rasio sebagai berikut:

                                                          Tabel 15 Rasio Keuangan
                                                           31 Mar
                           KETERANGAN                                  2022       2021           2020        2019       Average
                                                            2023


                  LIQUIDITY (%)
                  Current Ratio                            1250,38     1562,43    180,72          600,95     4175,79     1554,05
                  Quick Ratio                               575,70      606,91     27,67          207,11     2102,42      703,96
                  Working Capital to Total Assets Ratio      52,33       47,47     17,69           39,09       63,70       44,06
                  ACTIVITY
                  Total Assets Turnover (X)                   0,39        0,53      0,34            0,11        0,07        0,29
                  Inventory Turnover (X)                      1,41        2,66      2,28            1,77       41,96       10,02
                  Average Day's Inventory (Day)               259         137        160            207             9        154
                  Account Receivable Turnover (X)             7,22        8,35     19,24           10,58       37,09       16,50
                  Average Collection Period (Day)              51          44            19             34       10           32
                  Working Capital Turnover (X)                0,75        1,11      1,94            0,29        0,12        0,84
                  SOLVABILITY (%)
                  Total Debt to Equity Ratio                  6,27        4,90     30,29            8,84        1,60       10,38
                  Total Debt to Asset Ratio                   5,83        4,54     22,21            7,93        1,56        8,42
                  Long Term Debt to Equity Ratio              1,38        1,39      0,41            0,15        0,00        0,67
                  RENTABILITY (%)
                  Gross Profit Margin                        61,38       59,46     52,52           63,56       47,64       56,91
                  Operating Profit Margin                    -6,84       12,85     -0,19            3,51        0,02        1,87
                  Net Profit Margin                          -5,03       12,93      0,76           12,41       10,41        6,29
                  Rate of Return on Investment               -1,97        6,84      0,26            1,42        0,77        1,46
                  Rate of Return on Equity                   -2,12        7,38      0,35            1,58        0,79        1,60


                 Rasio Likuiditas
                 Rasio     likuiditas      menunjukkan     rata-rata    Current   Ratio       sebesar    1554,05%.
                 Sedangkan untuk quick ratio memiliki rata-rata sebesar 703,96%. Semakin besar
                 perbandingan aktiva lancar dengan utang lancar maka artinya semakin tinggi pula
                 kemampuan perusahaan dalam menutupi kewajiban lancarnya.


                 Rasio Aktivitas
                 Rasio aktivitas menggambarkan kemampuan Perseroan dalam memanfaatkan
                 aset-aset yang dimilikinya untuk menghasilkan kas dan pendapatan. Rata-rata
                 perputaran aset adalah sebanyak 0,29 kali per tahunnya. Rasio ini mengukur
                 aktivitas aset dan kemampuan perusahaan menghasilkan penjualan melalui
                 asetnya. Sementara itu, Rata-rata perputaran piutang Perseroan adalah sebanyak
                 16,50 kali per tahun atau setiap 31,51 hari. Rasio ini untuk mengukur berapa kali
                 piutang dapat diubah oleh perusahaan menjadi kas.




                                                                                                                 47
Page 50
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                 Rasio Solvabilitas
                 Rasio Solvabilitas menggambarkan kemampuan perusahaan untuk mengembalikan
                 pinjaman yang diberikan oleh kreditor baik dalam bentuk jangka pendek maupun
                 jangka panjang. Salah satu rasio solvabilitas adalah Debt to Equity Rasio (DER)
                 menunjukkan          besarnya      porsi   utang    terhadap   ekuitas   dalam     pembiayaan
                 perusahaan sedangkan Debt to Asset Rasio (DAR) menunjukkan posisi liabilitas
                 terhadap aset dalam pembiayaan perusahaan. Rasio solvabilitas menunjukkan
                 rata-rata DER sebesar 10,38%. Sementara itu rata-rata DAR adalah sebesar 8,42%.


                 Rasio Rentabilitas
                 Rasio Rentabilitas menggambarkan kemampuan yang dimiliki perusahaan untuk
                 menghasilkan sebuah laba. Rata-rata Gross Profit Margin sebesar 56,91%. Gross
                 Profit Margin merupakan perbandingan laba kotor dengan besarnya tingkat
                 pendapatan. Sementara itu rata-rata Net Profit Margin sebesar 6,29%. Net profit
                 margin merupakan rasio yang membandingkan antara laba bersih yang dihasilkan
                 perusahaan dari pendapatan bersih.


                 Arus Kas


                                                       Tabel 16 Arus Kas FOLK (Rp.000)
                              KETERANGAN                            2022          2021              2020               2019


                  ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
                  Penerimaan dari pelanggan                      36.689.983      23.252.869         5.882.242          1.154.857
                  Pembayaran kepada pemasok                     (20.826.102)    (12.403.763)       (6.426.867)         (621.448)
                  Pembayaran kepada karyawan                     (9.863.915)     (5.213.187)       (1.575.824)         (423.706)
                  Pembayaran kepada pihak ketiga lainnya         (5.014.492)     (1.037.570)       (2.871.813)        (3.848.472)
                  Penerimaan dari penghasilan keuangan               294.467        295.134           595.000            127.049
                  Pembayaran biaya keuangan                          (96.128)       (23.109)          (19.733)            (3.782)
                  Pembayaran pajak penghasilan                      (112.686)       (30.022)                -                  -
                  Kas Neto Diperoleh (Digunakan untuk)
                                                                    1.071.127     4.840.352        (4.416.995)        (3.615.502)
                  Aktivitas Operasi


                  ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
                  Penerimaan piutang lain-lain pihak
                                                                                    792.000                 -                  -
                  berelasi                                       16.140.391
                  Pembayaran piutang lain-lain pihak
                  berelasi                                          (149.750)    (3.758.300)      (16.025.531)        (3.012.624)
                  Penerimaan hasil penjualan investasi pada
                                                                                          -                 -                  -
                  entitas asosiasi                                  1.500.000

                  Akuisisi pada entitas anak
                                                                 (5.033.734)     (3.250.000)       (1.750.000)        (1.000.000)
                  Peningkatan investasi pada entitas
                  asosiasi                                          (150.000)       (12.750)       (1.350.000)        (1.000.000)

                  Peningkatan investasi lain-lain
                                                                (19.687.747)    (29.448.952)      (13.646.942)        (2.840.135)
                  Penerimaan hasil penjualan investasi lain-                     16.765.013         1.438.467                  -



                                                                                                                 48
Page 51
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                               KETERANGAN                          2022           2021           2020               2019
                  lain                                            12.966.717

                  Dividen dari investasi pada entitas asosiasi                            -        120.000                  -
                                                                           -

                  Perolehan aset tetap
                                                                  (1.646.525)     (350.342)        (13.078)           (38.202)

                  Perolehan aset takberwujud                                                                                -
                                                                     (16.844)       (52.500)       (84.020)
                  Kas Neto Diperoleh (Digunakan untuk)
                                                                   3.922.508    (19.315.831)   (31.311.103)        (7.890.960)
                  Aktivitas Investasi


                  ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN

                  Penerimaan dari setoran modal                                           -     35.130.000         12.542.000
                                                                  15.890.663

                  Penerimaan utang pihak berelasi                                12.860.051      3.898.662            194.788
                                                                     166.101

                  Pembayaran utang pihak berelasi
                                                                 (13.311.236)    (3.629.077)

                  Uang muka setoran modal                                                 -              -          4.000.000
                                                                           -

                  Pembayaran liabilitas sewa                                                             -                  -
                                                                   (534.816)      (325.000)
                  Kas Neto Diperoleh (Digunakan untuk)
                                                                   2.210.711      8.905.974     39.028.662         16.736.788
                  dari Aktivitas Pendanaan


                  Peningkatan (Penurunan) Neto Kas dan
                                                                   7.204.346     (5.569.506)     3.300.563          5.230.326
                  Setara Kas



                  Kas dan setara kas awal tahun                                   8.530.891      5.230.326                  -
                                                                   2.961.385


                  KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                  10.165.731      2.961.385      8.530.891          5.230.326

                 Sumber: Laporan Keuangan FOLK


                 Pada 31 Desember 2022, kas bersih yang diperoleh untuk aktivitas operasi
                 sebesar Rp1,07 miliar, dan kas bersih yang diperoleh untuk aktivitas investasi
                 sebesar Rp3,92 miliar serta kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan
                 sebesar Rp2,21 miliar sehingga terjadi kenaikan kas sebesar Rp7,20 miliar.


                 Pada tahun 2021, kas bersih yang diperoleh untuk aktivitas operasi sebesar
                 Rp4,84 miliar, dan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar
                 Rp19,32 miliar serta kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan sebesar
                 Rp8,91 miliar sehingga terjadi penurunan kas sebesar Rp5,57 miliar.


                 Pada tahun 2020, kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi sebesar
                 Rp4,42 miliar, dan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar
                 Rp31,31 miliar serta kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan sebesar
                 Rp39,03 miliar sehingga terjadi kenaikan kas sebesar Rp3,30 miliar.


                                                                                                              49
Page 52
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                  Pada tahun 2019, kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi sebesar
                  Rp3,62 miliar, dan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar
                  Rp7,89 miliar serta kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan sebesar
                  Rp16,74 miliar sehingga terjadi kenaikan kas sebesar Rp5,23 miliar.



          5.1.2   Penilaian Atas Proyeksi Keuangan


                  Kami telah menerima proyeksi keuangan tanpa dan dengan transaksi dari
                  manajemen. Kami tidak melakukan penyesuaian atas proyeksi keuangan tersebut.
                  Berdasarkan penilaian kami, proyeksi keuangan tersebut telah mencerminkan
                  kewajaran proyeksi keuangan dengan kemampuan pencapaiannya. Asumsi-asumsi
                  dasar utama penyusunan proyeksi dijelaskan sebagai berikut:
                  • Proyeksi keuangan disajikan mulai 1 April 2023 sampai dengan 31 Desember
                     2028.
                  • Proyeksi penjualan diproyeksikan meningkat dari sisi volume penjualan
                     maupun dari sisi kenaikan harga jual. Asumsi discount produk sebesar 21,31%;
                  • Rata-rata beban pokok penjualan selama proyeksi keuangan diasumsikan
                     sebesar 27,53% dari total penjualan.
                  • Beban umum dan administrasi diasumsikan sebesar 32,29% dari penjualan pada
                     tahun 2023; 32,66% dari penjualan pada tahun 2024; 32,53% dari penjualan
                     pada tahun 2025; 31,96% dari penjualan pada tahun 2026; 31,66% dari
                     penjualan pada tahun 2027; dan 31,44% dari penjualan tahun 2028.
                  • Pendapatan lain-lain diasumsikan sebesar Rp4,32 juta di tahun 2023; sebesar
                     Rp4,54 juta di tahun 2024; sebesar Rp4,76 juta di tahun 2025; sebesar Rp5,00
                     juta di tahun 2026; dan sebesar Rp5,25 juta di tahun 2027; dan sebesar Rp5,51
                     juta di tahun 2028.
                  • Pajak badan diasumsikan sebesar 22,00% dari pendapatan sebelum pajak.

                  Proyeksi Posisi Keuangan

                  Proyeksi laba rugi DGI selama tahun 2023 sampai dengan 2028 adalah sebagai
                  berikut:

                          Tabel 17 Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta)
                                   Uraian            2023       2024       2025       2026       2027        2028


                   ASET


                   Aset Lancar


                   Kas dan setara kas                 (349)      3.206      8.684     16.286     26.434      39.212
                   Piutang usaha                      3.424      4.494      5.663      6.838      7.899       8.708
                   Piutang lain-lain                        7          7          7          7          7           7


                                                                                                        50
Page 53
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                                      Uraian     2023        2024        2025        2026        2027        2028

                  Due related party                      -           -           -           -           -           -
                  Persediaan                      3.717       4.781       5.903       6.986       7.908       8.544
                  Uang muka pembelian               135         135         135         135         135         135
                  Biaya dibayar di muka                 85          85          85          85          85          85
                  Pajak dibayar di muka                 36          36          36          36          36          36
                  Investasi Lainnya                      -           -           -           -           -           -

                  Aset keuangan lancar lainnya           -           -           -           -           -           -

                  Jumlah                          7.055      12.743      20.512      30.373      42.503      56.726


                  Aset Tidak Lancar


                  Aset pajak tangguhan                  36          36          36          36          36          36
                  Aset tetap                      1.879       1.507       1.135         763         391             20
                  Aset takberwujud                       -           -           -           -           -           -

                  Investasi saham                        -           -           -           -           -           -

                  Investasi lainnya                      -           -           -           -           -           -

                  Refundable deposit                     -           -           -           -           -           -

                  Aset tidak lancar lainnya              -           -           -           -           -           -

                  Jumlah                          1.915       1.543       1.171         800         428             56


                  Jumlah Aset                     8.970      14.287      21.683      31.172      42.931      56.782


                                      Uraian     2023        2024        2025        2026        2027        2028



                  LIABILITAS DAN EKUITAS



                  Liabilitas


                  Liabilitas Jangka Pendek


                  Utang Usaha                      743          956       1.181       1.397       1.582       1.709
                  Utang lain-lain                 1.126        1.126      1.126       1.126       1.126       1.126
                  Due related party                     -            -          -            -          -           -
                  Beban akrual                     150          150        150          150        150         150
                  Utang pajak                      157          157        157          157        157         157
                  Unearned revenue                      -            -          -            -          -           -
                  Pendapatan diterima di muka           -            -          -            -          -           -
                  Liabilitas sewa                  291               -          -            -          -           -
                  Jumlah                          2.467        2.389      2.613       2.830       3.014       3.142


                  Liabilitas Jangka Panjang


                  Liabilitas imbalan kerja         245          329        433          557        698         851
                  Utang Leasing                    575          384        192               -          -      614
                  Intercompany Loan                     -            -          -            -          -           -
                  Jumlah                           821          713        625          557        698        1.464



                                                                                                        51
Page 54
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                                   Uraian            2023             2024         2025         2026        2027        2028



                  EKUITAS

                  Setoran modal                       3.150             3.150       3.150        3.150       3.150        3.150
                  Tambahan modal disetor                     -                 -          -             -          -           -
                  Laba ditahan                       (1.414)            2.532       8.035       15.295      24.635      36.068
                  Pendapatan komprehensif lainnya            -                 -          -             -          -           -
                  Laba tahun berjalan                 3.946             5.503       7.260        9.340      11.433      12.958
                  Jumlah ekuitas                      5.682           11.185       18.445       27.785      39.218      52.176


                  Jumlah Liabilitas dan Ekuitas       8.970           14.287       21.683       31.172      42.931      56.782


                 Selama periode proyeksi 2023-2028, jumlah aset DGI diproyeksikan akan terus
                 mengalami peningkatan yaitu dari sebesar Rp8,97 miliar pada tahun 2023 menjadi
                 sebesar Rp56,78 miliar pada tahun 2028. Peningkatan terutama sisi aset lancar
                 pada akun kas dan setara kas.

                 Pada sisi liabilitas, selama periode proyeksi 2023-2028, jumlah liabilitas
                 diperkirakan akan mengalami peningkatan yaitu dari sebesar Rp3,23 miliar pada
                 tahun 2023 menjadi sebesar Rp4,61 miliar pada tahun 2028. Perkembangan
                 liabilitas tersebut didominasi oleh adanya pinjaman FOLK kepada DGI pada tahun
                 2023 dan 2024 di sisi liabilitas jangka panjang sedangkan perkembangan yang
                 signifikan juga terjadi selama proyeksi keuangan di akun utang usaha pada
                 liabilitas jangka pendek.

                 Pada sisi ekuitas, selama periode 2023-2028, DGI diproyeksikan akan mengalami
                 peningkatan jumlah ekuitas. Pada tahun 2023, ekuitas DGI diperkirakan adalah
                 sebesar Rp5,68 miliar menjadi sebesar Rp52,18 miliar pada tahun 2028.
                 Peningkatan pada sisi ekuitas tersebut terutama terjadi pada akun laba ditahan.

                 Proyeksi Laba Rugi

                 Proyeksi laba rugi DGI selama tahun 2023 sampai dengan 2028 adalah sebagai
                 berikut:

                              Tabel 18 Proyeksi Laba Rugi Dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta)
                                     Uraian             2023            2024        2025         2026       2027        2028



                  Pendapatan dan penjualan                  31.247      41.011        51.674      62.400     72.075      79.464

                  Discount                                  (6.658)     (8.739)      (11.011)    (13.297)   (15.359)    (16.933)
                  Beban langsung dan beban pokok
                  penjualan                                 (9.044)    (11.633)      (14.364)    (16.999)   (19.242)    (20.790)


                  Laba bruto                                15.544      20.639        26.298      32.104     37.474      41.740


                  Beban usaha                           (10.490)       (13.588)      (16.995)    (20.134)   (22.822)    (25.133)



                                                                                                                   52
Page 55
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                                        Uraian                 2023            2024            2025           2026           2027        2028


                  Laba (rugi) usaha                               5.054         7.051               9.303      11.970         14.652      16.607


                  Pendapatan(beban) keuangan                             4               5               5               5          5           6


                  Laba sebelum pajak                              5.059         7.056               9.308      11.975         14.658      16.612


                  Beban pajak badan                             (1.113)        (1.552)          (2.048)        (2.634)        (3.225)     (3.655)


                  Laba tahun berjalan                             3.946         5.503               7.260       9.340         11.433      12.958



                 Pendapatan DGI setelah diskon pada tahun 2023 diperkirakan sebesar Rp24,59
                 miliar hingga tercatat sebesar Rp62,53 miliar di tahun 2028. DGI memproyeksikan
                 perkembangan laba kotor yaitu sebesar Rp15,44 miliar pada tahun 2023 menjadi
                 sebesar Rp41,74 miliar pada tahun 2028. Sedangkan laba bersih mencatatkan
                 perkembangan dari sebesar Rp3,95 miliar di tahun 2023 menjadi sebesar Rp12,96
                 miliar di tahun 2028.

                 Proyeksi Arus Kas

                 Proyeksi arus kas DGI selama tahun 2023 sampai dengan 2028 adalah sebagai
                 berikut:

                               Tabel 19 Proyeksi Arus Kas Dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta)
                                        Uraian                2023           2024            2025            2026            2027        2028




                  Arus Kas Dari Aktivitas Operasi


                  EBIITDA                                      5.426          7.423            9.675          12.341         15.024      16.979
                  Pembayaran Beban Pajak Penghasilan          (1.113)        (1.552)          (2.048)         (2.634)        (3.225)     (3.655)
                  Pembayaran Beban Bunga dan Keuangan                4               5               5              5               5           6
                  Liabilitas Imbalam Paska Kerja                  65                84           104             124            141         153
                  Perubahan Modal Kerja                       (4.851)        (1.921)          (2.067)         (2.042)        (1.798)     (1.319)
                  Kas Bersih diperoleh dari (digunakan utk)
                  Aktivitas Operasi                            (469)          4.038            5.670           7.794         10.148      12.164


                  Arus Kas Dari Aktivitas Investasi
                  Kas Bersih diperoleh dari (digunakan utk)
                  Aktivitas Investasi                                -               -               -               -              -           -


                  Arus Kas Dari Aktivitas Pendanaan
                  Finance Lease                                (192)           (483)           (192)           (192)                -       614
                  Intercompany Loan - Addition                       -               -               -               -              -           -
                  Intercompany Loan - Repayment                      -               -               -               -              -           -
                  Kas Bersih diperoleh dari (digunakan utk)
                  Aktivitas Pendanaan                          (192)           (483)           (192)           (192)                -       614


                  Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas dan
                  Setara Kas                                   (660)          3.555            5.478           7.602         10.148      12.777




                                                                                                                                    53
Page 56
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                                         Uraian                 2023        2024        2025          2026          2027          2028
                   Kas dan Setara Kas Awal Periode                 312        (349)       3.206         8.684        16.286        26.434


                   Kas dan Setara Kas Akhir Periode               (349)      3.206        8.684        16.286        26.434        39.212



                  Kenaikan bersih dan setara kas pada tahun 2023 negatif Rp348,62 juta dan
                  menjadi sebesar Rp39,12 miliar di tahun 2028.

          5.1.3   Analisis Rasio Keuangan

                  Berdasarkan atas proyeksi keuangan yang disampaikan, diperoleh hasil analisis
                  rasio atas proyeksi tersebut sebagai berikut:

                                                      Tabel 20 Rasio Keuangan
                          Keterangan                   2023     2024        2025         2026         2027         2028         Rata-rata


                   I.     RATIO LIKUIDITAS
                          Dengan
                          Current ratio               542,98%   798,01%     825,93%     1147,10%     1542,96%     1942,42%      1133,23%
                          Quick (acid test) ratio     148,10%   207,71%     246,66%      282,18%      308,14%      334,26%        254,51%
                          Working Capital to
                          Total Assets Ratio           71,63%    81,34%      83,86%       89,44%       92,83%       94,79%         85,65%
                          Tanpa
                          Current ratio               285,92%   533,43%     784,87%     1073,25%     1410,02%     1805,65%        982,19%
                          Quick (acid test) ratio     139,05%   188,41%     216,93%      241,87%      262,25%      277,40%        220,99%
                          Working capital to total
                          assets ratio                 51,14%    72,48%      82,54%       88,36%       91,98%       94,37%         80,14%
                          Dengan-Tanpa
                          Current ratio               257,07%   264,57%      41,06%       73,85%      132,94%      136,76%        151,04%
                          Quick (acid test) ratio       9,05%    19,30%      29,73%       40,31%       45,89%       56,85%         33,52%
                          Working capital to total
                          assets ratio                 20,49%     8,86%       1,31%        1,08%        0,85%        0,42%          5,50%


                   II.    RATIO LEVERAGE
                          Dengan
                          Total debt to equity
                          ratio                       170,42%    80,68%      16,55%       11,36%        9,86%        7,84%         49,45%
                          Total debt to total
                          assets ratio                 63,02%    44,65%      14,20%       10,20%        8,97%        7,27%         24,72%
                          Tanpa
                          Total debt to equity
                          ratio                        57,87%    27,73%      17,56%       12,19%        9,47%        8,83%         22,27%
                          Total debt to total
                          assets ratio                 36,66%    21,71%      14,93%       10,87%        8,65%        8,11%         16,82%
                          Dengan-Tanpa
                          Total debt to equity
                          ratio                       112,55%    52,95%      -1,00%       -0,83%        0,39%       -0,99%         27,18%
                          Total debt to total
                          assets ratio                 26,36%    22,94%      -0,73%       -0,66%        0,33%       -0,84%          7,90%


                   III.   RATIO AKTIVITAS
                          Dengan
                          Total assets turnover          2,18      2,21        2,60         2,20         1,81         1,57           2,09
                          Receivables turnover           9,13      9,13        9,13         9,13         9,13         9,13           9,13
                          Collection period               40           40          40           40           40           40             40
                          Working capital                3,05      2,71        3,10         2,46         1,95         1,65           2,49




                                                                                                                           54
Page 57
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                        Keterangan                      2023       2024          2025        2026        2027        2028         Rata-rata

                        turnover
                        Tanpa
                        Total assets turnover             3,48       2,87          2,38         2,00       1,68        1,40            2,30
                        Receivables turnover              9,13       9,13          9,13         9,13       9,13        9,13            9,13
                        Collection period                   40            40            40          40          40          40           40
                        Working capital
                        turnover                          6,81       3,96          2,89         2,27       1,83        1,48            3,21
                        Dengan-Tanpa
                        Total assets turnover            (1,30)     (0,66)         0,21         0,20       0,13        0,17           (0,21)
                        Receivables turnover                   -           -             -           -           -           -                -
                        Collection period                      -           -             -           -           -           -                -
                        Working capital
                        turnover                         (3,77)     (1,25)         0,21         0,19       0,12        0,17           (0,72)


                  IV.   RATIO KEUANGAN
                        Dengan
                        Gross profit margin             49,75%     50,33%        50,89%       51,45%     51,99%      52,53%          51,16%
                        Operating profit
                        margin                          16,46%     17,70%        18,77%       20,11%     21,17%      22,34%          19,42%
                        Net profit margin               11,88%     13,13%        14,65%       15,69%     16,51%      17,43%          14,88%
                        Return on investment,
                        ROI                             25,92%     28,97%        38,05%       34,49%     29,85%      27,33%          30,77%
                        Return on equity, ROE           70,10%     52,34%        44,34%       38,41%     32,80%      29,47%          44,58%
                        Tanpa
                        Gross profit margin             49,75%     50,33%        50,89%       51,45%     51,99%      52,53%          51,16%
                        Operating profit
                        margin                          16,18%     17,19%        18,00%       19,18%     20,33%      20,90%          18,63%
                        Net profit margin               12,63%     13,42%        14,05%       14,97%     15,86%      16,31%          14,54%
                        Return on investment,
                        ROI                             43,99%     38,52%        33,48%       29,96%     26,63%      22,82%          32,57%
                        Return on equity, ROE           69,45%     49,20%        39,36%       33,62%     29,15%      24,83%          40,94%
                        Dengan-Tanpa
                        Gross profit margin              0,00%      0,00%         0,00%        0,00%      0,00%       0,00%           0,00%
                        Operating profit
                        margin                           0,29%      0,51%         0,77%        0,93%      0,84%       1,44%           0,79%
                        Net profit margin               -0,74%     -0,29%         0,60%        0,73%      0,65%       1,12%           0,34%
                        Return on investment,
                        ROI                         -18,07%        -9,55%         4,56%        4,53%      3,22%       4,51%          -1,80%
                        Return on equity, ROE            0,65%      3,14%         4,98%        4,79%      3,65%       4,64%           3,64%



                 Rasio likuiditas
                 Rasio ini untuk mengetahui sampai seberapa jauh perusahaan dapat melunasi
                 liabilitas jangka pendeknya, semakin besar rasio yang diperoleh semakin lancar
                 pembayaran liabilitas jangka pendeknya.


                 Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
                 proyeksi, current ratio menunjukkan rata-rata sebesar 1133,23% dan quick ratio
                 menunjukkan rata-rata sebesar 254,51%.


                 Berdasarkan proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode
                 proyeksi,       current        ratio     menunjukkan          rata-rata     982,19%     dan     quick ratio
                 menunjukkan rata-rata sebesar 220,99%.




                                                                                                                             55
Page 58
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                 Rasio leverage
                 Rasio ini bertujuan untuk mengukur seberapa besar kegiatan operasi dibiayai oleh
                 modal pinjaman, semakin kecil rasio ini semakin bagus atau lancar.


                 Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
                 proyeksi total debt to equity ratio (DER) menunjukkan trend menurun dengan
                 rata-rata sebesar 49,45%, hal ini berarti setiap Rp1,- modal sendiri digunakan
                 untuk menjamin Rp0,50 hutang. Total debt to total asset ratio (DAR) menunjukkan
                 trend menurun dengan rata-rata sebesar 24,72%, hal ini berarti setiap Rp1,- aset
                 digunakan untuk menjaminan Rp0,25 hutang.


                 Berdasarkan proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode
                 proyeksi total debt to equity ratio (DER) menunjukkan trend menurun dengan
                 rata-rata sebesar 22,27%, hal ini berarti setiap Rp1,- modal sendiri digunakan
                 untuk menjamin Rp0,22 hutang. Total debt to total asset ratio (DAR) menunjukkan
                 trend menurun dengan rata-rata sebesar 16,82%, hal ini berarti setiap Rp1,- aset
                 digunakan untuk menjaminan Rp0,17 hutang.


                 Rasio Aktivitas
                 Rasio ini bertujuan untuk mengukur sampai seberapa jauh aktivitas perusahaan
                 dalam menggunakan dana-dananya secara efektif dan efisien.


                 Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
                 proyeksi rata-rata perputaran aset adalah sebanyak            2,09 kali per tahunnya.
                 Sementara itu, Rata-rata perputaran piutang adalah sebanyak 9,13 kali per tahun
                 atau setiap 40 hari.


                 Berdasarkan proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode
                 proyeksi rata-rata perputaran aset adalah sebanyak            2,30 kali per tahunnya.
                 Sementara itu, Rata-rata perputaran piutang adalah sebanyak 9,13 kali per tahun
                 atau setiap 40 hari.


                 Perputaran       aset   mengukur    aktivitas   aset   dan   kemampuan     perusahaan
                 menghasilkan penjualan melalui asetnya. Sementara itu, perputaran piutang untuk
                 mengukur berapa kali piutang dapat diubah oleh perusahaan menjadi kas.


                 Rasio Keuangan
                 Rasio     ini   bertujuan   untuk   kemampuan      yang   dimiliki   perusahaan   untuk
                 menghasilkan sebuah laba.


                 Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
                 proyeksi, rata-rata Gross Profit Margin adalah sebesar 51,16%. Sementara itu
                 rata-rata Net Profit Margin adalah sebesar 14,88%.


                                                                                                     56
Page 59
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                  Berdasarkan proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode
                  proyeksi, rata-rata Gross Profit Margin adalah sebesar 51,16%. Sementara itu
                  rata-rata Net Profit Margin adalah sebesar 14,54%.


                  Gross Profit Margin merupakan perbandingan laba kotor dengan besarnya tingkat
                  penjualan. Sementara itu, Net profit margin merupakan rasio yang
                  membandingkan antara laba bersih yang dihasilkan perusahaan dari pendapatan
                  bersih.

          5.1.4   Analisis Keuangan Sebelum Transaksi dan Setelah Transaksi Dilakukan

                  Berikut ini adalah posisi keuangan sebelum transaksi dan proforma posisi
                  keuangan setelah transaksi dilakukan:

                                             Tabel 21 Proforma Posisi Keuangan DGI (Rp.000)
                                         Uraian                  Historis       Penyesuaian     Proforma


                   ASET


                   ASET LANCAR
                   Kas dan Setara Kas                               619.563         6.528.700    7.148.263
                   Piutang Usaha                                  1.266.933                -     1.266.933
                   Piutang Lain-lain                                 21.165                -        21.165
                   > Pihak Berelasi                                         -              -               -
                   Persediaan                                       798.244                -       798.244
                   Uang Muka                                        200.808                -       200.808
                   Biaya Dibayar di muka                             59.386                -        59.386
                   Pajak Dibayar di muka                             93.209                -        93.209
                   Investasi lain-lain                                      -              -               -
                   Aset lancar lainnya                                      -              -               -
                   Jumlah Aset Lancar                             3.059.309         6.528.700    9.588.009




                   ASET TIDAK LANCAR
                   Aset Pajak Tangguhan                              72.141                -        72.141
                   Aset Tetap                                     2.213.728                -     2.213.728
                   Aset Takberwujud                                         -              -               -
                   Investasi pada Entitas Anak                              -              -               -
                   Investasi Lain-lain                                      -              -               -
                   Uang Jaminan                                             -              -               -
                   Aset Lainnya                                             -              -               -
                   Jumlah Aset Tidak Lancar                       2.285.868                -     2.285.868


                   JUMLAH ASET                                    5.345.177         6.528.700   11.873.877




                                                                                                        57
Page 60
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                                      Uraian                Historis       Penyesuaian     Proforma
                   LIABILITAS DAN EKUITAS


                   LIABILITAS JANGKA PENDEK
                   Utang Usaha                               1.429.315                -     1.429.315
                   Utang Lain-lain                             198.944                -       198.944
                   > Pihak berelasi                            897.931                -       897.931
                   Beban Akrual                                 26.289                -        26.289
                   Utang Pajak                                  48.966                -        48.966
                   Unearned revenue                                    -              -               -
                   Uang Muka Pelanggan                                 -              -               -
                   Liabilitas Sewa                             292.962                -       292.962
                   Jumlah Liabilitas Jangka Pendek           2.894.406                -     2.894.406




                   LIABILITAS JANGKA PANJANG
                   Imbalanan Paska Kerja                       134.639                -       134.639
                   Pembiayaan Leasing                          741.975                -       741.975
                   Utang pihak berelasi                                -       6.528.700    6.528.700
                   Jumlah Liabilitas Jangka Panjang            876.614         6.528.700    7.405.314


                   JUMLAH LIABILITAS                         3.771.021         6.528.700   10.299.721


                   EKUITAS
                   Modal Disetor                             3.150.000                -     3.150.000
                   Tambahan Modal Disetor                              -              -               -
                   Laba Ditahan                               (634.374)               -      (634.374)
                   Penghasilan komprehensif lainya                     -              -               -
                   Laba (Rugi) Tahun Ini                      (941.470)               -      (941.470)


                   Jumlah Ekuitas                            1.574.157                -     1.574.157
                   JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS             5.345.177         6.528.700   11.873.877


                  Penyesuaian yang terjadi pada transaksi ini adalah
                  a.   Penyesuaian kas dan setara kas merupakan penyesuaian atas penerimaan
                       utang pada akun bank dari FOLK sebesar Rp6.528.700.000,-.


                  b.   Penyesuaian utang pihak Berelasi sebesar Rp6.528.700.000,- merupakan
                       penyesuaian atas penerimaan utang jangka panjang dari FOLK.



          5.1.5   Analisis Kemampuan Penerima Pinjaman untuk Melunasi Rencana Transaksi

                  Berikut adalah proyeksi arus kas DGI dengan adanya Transaksi:




                                                                                                    58
Page 61
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                        Tabel 22 Proyeksi Arus Kas DGI dengan Adanya Transaksi Terkait Dengan
                                                    Kemampuan Melunasi Utang (Rp.Juta)
                                 Uraian                   2023        2024        2025        2026        2027         2028




                   Arus Kas Dari Aktivitas Operasi


                   EBIITDA                                    6.010    8.966      12.811      17.867      22.602      28.700
                   Pembayaran Beban Pajak
                   Penghasilan                            (1.148)     (1.798)     (2.738)     (3.850)     (4.892)     (6.233)
                   Pembayaran Beban Bunga dan
                   Keuangan                                   (420)    (420)              5          5           5            6
                   Liabilitas Imbalam Paska Kerja               71        99            133        173       205         244
                   Perubahan Modal Kerja                  (5.466)     (2.835)     (3.471)     (4.003)     (3.407)     (4.079)
                   Kas Bersih diperoleh dari
                   (digunakan utk) Aktivitas Operasi          (953)    4.012        6.740     10.192      14.514      18.637


                   Arus Kas Dari Aktivitas Investasi
                   Kas Bersih diperoleh dari
                   (digunakan utk) Aktivitas
                   Investasi                                     -           -            -          -           -            -

                   Arus Kas Dari Aktivitas
                   Pendanaan
                   Finance Lease                              (192)    (483)        (192)       (192)        614              -
                   Intercompany Loan - Addition               6.529          -            -          -           -            -
                   Intercompany Loan -
                   Repayment                                     -           -    (6.529)            -           -            -
                   Kas Bersih diperoleh dari
                   (digunakan utk) Aktivitas
                   Pendanaan                                  6.337    (483)      (6.721)       (192)        614              -


                   Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas
                   dan Setara Kas                             5.384    3.529             20   10.000      15.128      18.637


                   Kas dan Setara Kas Awal Periode             312     5.696        9.224      9.244      19.244      34.372


                   Kas dan Setara Kas Akhir Periode           5.696    9.224        9.244     19.244      34.372      53.009


                  Berdasarkan analisis terhadap arus kas yang tersedia dengan adanya transaksi,
                  total kas pada akhir periode tahun 2023-2028 diproyeksikan akan tetap positif.
                  Selama periode proyeksi, kas bersih yang diperoleh DGI telah cukup untuk
                  melunasi pembayaran utang sehubungan dengan transaksi.


          5.1.6   Analisis Cash Management dan Financial Covenant dari Rencana Transaksi


                  Berdasarkan         analisis         Cash    Management,       dari    Rencana     Transaksi       sebesar
                  Rp6.528.700.000,-, DGI berencana untuk melakukan pembayaran pinjaman
                  tersebut sejumlah melalui penerimaan kas dari pelanggan atas penjualan produk
                  household dan personal care yang dijalankannya.




                                                                                                                         59
Page 62
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                  Perlu kami jelaskan bahwa pada transaksi ini tidak ada financial covenant
                  sehubungan dengan rencana transaksi ini.


          5.1.7   Analisis Tingkat Suku Bunga
                  Rencana transaksi ini merupakan rencana pinjaman dengan tingkat bunga sebesar
                  6,5% yang tidak memerlukan jaminan/collateral dari debitur yang biasanya
                  jumlahnya lebih besar dari nilai yang dipinjamkan. Sehingga kami tidak
                  menemukan data pasar atas tingkat suku bunga yang sebanding untuk menjadi
                  acuan kewajaran atas tingkat suku bunga pinjaman yang diberikan oleh FOLK.



          5.2     Analisis Inkremental

          5.2.1   Kontribusi Nilai Tambah dan Dampak Terhadap Proyeksi Keuangan


                  Analisis inkremental dari Rencana Transaksi Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak
                  yaitu DGI dilakukan dengan membandingkan proyeksi tanpa dilakukannya
                  transaksi dan proyeksi dengan dilakukannya transaksi.


                  Inkremental Posisi Keuangan


                  Inkremental posisi keuangan adalah sebagai berikut:


                                                  Tabel 23 Inkremental Posisi Keuangan (Rp.Juta)
                                   Uraian                    2023       2024       2025       2026       2027        2028


                   ASET


                   Aset Lancar


                   Kas dan setara kas                          6.044     6.018        560      2.958      7.938      13.797

                   Piutang usaha                                329        826      1.600      2.694      3.612       5.191

                   Piutang lain-lain                                -          -          -          -          -           -

                   Due related party                                -          -          -          -          -           -

                   Persediaan                                   357        879      1.667      2.752      3.616       5.093

                   Uang muka pembelian                              -          -          -          -          -           -

                   Biaya dibayar di muka                            -          -          -          -          -           -

                   Pajak dibayar di muka                            -          -          -          -          -           -

                   Investasi Lainnya                                -          -          -          -          -           -

                   Aset keuangan lancar lainnya                     -          -          -          -          -           -

                   Jumlah                                      6.731     7.723      3.827      8.403     15.165      24.080



                   Aset Tidak Lancar


                   Aset pajak tangguhan                             -          -          -          -          -           -




                                                                                                                60
Page 63
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                                    Uraian          2023        2024            2025            2026            2027           2028

                  Aset tetap                               -            -               -               -              -              -

                  Aset takberwujud                         -            -               -               -              -              -

                  Investasi saham                          -            -               -               -              -              -

                  Investasi lainnya                        -            -               -               -              -              -

                  Refundable deposit                       -            -               -               -              -              -

                  Aset tidak lancar lainnya                -            -               -               -              -              -

                  Jumlah                                   -            -               -               -              -              -



                  Jumlah Aset                        6.731       7.723           3.827           8.403          15.165         24.080



                                      Uraian        2023         2024            2025            2026             2027            2028



                  LIABILITAS DAN EKUITAS



                  Liabilitas


                  Liabilitas Jangka Pendek


                  Utang Usaha                              71           176            333             550               723           1.019

                  Utang lain-lain                           -               -               -               -              -                -

                  Due related party                         -               -               -               -              -                -

                  Beban akrual                              -               -               -               -              -                -

                  Utang pajak                               -               -               -               -              -                -

                  Unearned revenue                          -               -               -               -              -                -

                  Pendapatan diterima di muka               -               -               -               -              -                -

                  Liabilitas sewa                           -               -               -               -              -                -

                  Jumlah                                   71           176            333             550               723           1.019


                  Liabilitas Jangka Panjang


                  Liabilitas imbalan kerja                  6           22              51             100               164              255

                  Utang Leasing                             -               -               -               -            614                -

                  Intercompany Loan                   6.529        6.529                    -               -              -                -

                  Jumlah                              6.535        6.550                51             100               778              255



                  EKUITAS

                  Setoran modal                             -               -               -               -              -                -

                  Tambahan modal disetor                    -               -               -               -              -                -

                  Laba (Rugi) ditahan                       -           124            997         3.443               7.753          13.664

                  Pendapatan komprehensif lainnya           -               -               -               -              -                -

                  Laba (Rugi) tahun berjalan           124              873       2.446            4.310               5.911           9.142

                  Jumlah ekuitas                       124              997       3.443            7.753           13.664             22.806



                  Jumlah Liabilitas dan Ekuitas       6.731        7.723          3.827            8.403           15.165             24.080




                                                                                                                        61
Page 64
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                 Dari tabel di atas diperkirakan nilai tambah atas aset sebesar Rp6,73 miliar pada
                 tahun 2023 hingga mencapai Rp24,08 miliar pada tahun 2028.

                 Dari sisi liabilitas, terdapat nilai tambah sebesar Rp6,71 miliar pada tahun 2023
                 sedangkan pada tahun 2028 mencapai Rp255,35 juta.

                 Pada ekuitas sebesar Rp124,30 juta pada tahun 2023 hingga mencapai Rp28,81
                 miliar pada tahun 2028.


                 Inkremental Laba Rugi


                 Inkremental laba rugi DGI adalah sebagai berikut:


                                                    Tabel 24 Inkremental Laba Rugi (Rp.Juta)
                                      Uraian                   2023            2024           2025          2026         2027        2028



                  Pendapatan dan penjualan                       3.003          7.538          14.596        24.580       32.956      47.364

                  Discount                                           (640)     (1.606)         (3.110)       (5.238)      (7.023)    (10.093)


                  Beban langsung dan beban pokok
                  penjualan                                          (869)     (2.138)         (4.057)       (6.696)      (8.798)    (12.392)


                  Laba bruto                                     1.494          3.794              7.428     12.646       17.135      24.879


                  Beban usaha                                        (910)     (2.251)         (4.292)       (7.120)      (9.557)    (13.158)


                  Laba (rugi) usaha                                   584       1.543              3.136      5.526        7.578      11.721


                  Pendapatan(beban) keuangan                         (424)          (424)             -              -          -           -


                  Laba sebelum pajak                                  159       1.119              3.136      5.526        7.578      11.721


                  Beban pajak badan                                   (35)          (246)          (690)     (1.216)      (1.667)     (2.579)


                  Laba tahun berjalan                                 124            873           2.446      4.310        5.911       9.142



                 Dari tabel di atas diketahui terdapat nilai tambah pada pendapatan sebesar Rp3,00
                 miliar di tahun 2023 hingga mencapai Rp47,36 miliar pada tahun 2028.
                 Selanjutnya pada laba setelah pajak sebesar Rp124,30 juta di tahun 2023 hingga
                 mencapai Rp9,14 miliar pada tahun 2028.


                                               Tabel 25 Inkremental Arus Kas (Rp.Juta)
                                      Uraian                  2023           2024           2025           2026          2027        2028




                  Arus Kas Dari Aktivitas Operasi


                  EBIITDA                                        584          1.543           3.136          5.526        7.578      11.721



                                                                                                                                62
Page 65
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                                        Uraian                2023       2024         2025         2026          2027        2028

                  Pembayaran Beban Pajak Penghasilan            (35)       (246)        (690)          (1.216)   (1.667)     (2.579)
                  Pembayaran Beban Bunga dan Keuangan          (424)       (424)              -             -            -           -
                  Liabilitas Imbalam Paska Kerja                     6          15           29            49           64          91
                  Perubahan Modal Kerja                        (615)       (914)       (1.404)         (1.962)   (1.609)     (2.761)
                  Kas Bersih diperoleh dari (digunakan utk)
                  Aktivitas Operasi                            (484)        (26)        1.071           2.397     4.366       6.473


                  Arus Kas Dari Aktivitas Investasi
                  Kas Bersih diperoleh dari (digunakan utk)
                  Aktivitas Investasi


                  Arus Kas Dari Aktivitas Pendanaan
                  Finance Lease                                      -           -            -             -       614        (614)
                  Intercompany Loan (addition)                 6.529             -            -             -            -           -
                  Intercompany Loan – Repayment                      -           -     (6.529)              -            -           -
                  Kas Bersih diperoleh dari (digunakan utk)
                  Aktivitas Pendanaan                          6.529             -     (6.529)              -       614        (614)


                  Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas dan
                  Setara Kas                                   6.044        (26)       (5.458)          2.397     4.980       5.859


                  Kas dan Setara Kas Awal Periode                    -    6.044         6.018             560     2.958       7.938


                  Kas dan Setara Kas Akhir Periode             6.044      6.018             560         2.958     7.938      13.797



                 Dari tabel di atas diperoleh nilai tambah kas dan setara kas akhir sebesar Rp6,04
                 miliar di tahun 2023 hingga mencapai Rp13,78 miliar pada tahun 2028.

                 Analisis Kelayakan

                 Berdasarkan analisis kelayakan, menunjukkan bahwa dengan dilakukannya
                 transaksi didapat kriteria kelayakan dengan variabel-variabel sebagai berikut:
                 • Net Present Value ( NPV ) > 0 --> Layak
                    NPV        yang        dihasilkan    menunjukkan     angka       yang    positif     yaitu   sebesar
                    Rp27.212.000.000,-.
                 • Profitability Index ( PI ) > 1 --> Layak
                   PI yang diperoleh adalah sebesar 1,90161 yang berarti lebih besar dari 1.
                 • Break Event Point ( BEP )
                   BEP yang dihasilkan sebesar Rp41.147.000.000,- atau 63,01% dari penjualan.

                 Sementara itu, tanpa dilakukannya transaksi didapat kriteria kelayakan dengan
                 variabel-variabel sebagai berikut:
                 • Net Present Value ( NPV ) > 0 --> Layak
                    NPV        yang        dihasilkan    menunjukkan     angka       yang    positif     yaitu   sebesar
                    Rp19.505.000.000,-.
                 • Profitability Index ( PI ) > 1 --> Layak
                   PI yang diperoleh adalah sebesar 1,93368 yang berarti lebih besar dari 1.
                 • Break Event Point ( BEP )



                                                                                                                        63
Page 66
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                     BEP yang dihasilkan sebesar Rp34.514.000.000,- atau 63,63% dari penjualan.

          5.2.2   Biaya atau Pendapatan yang Relevan


                  Transaksi         yang         dilakukan            menimbulan          biaya-biaya       sehubungan           dengan
                  pelaksanaan transaksi Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak yaitu DGI yang
                  termasuk tetapi tidak terbatas pada imbalan jasa, biaya dan/atau kompensasi
                  untuk underwriter, konsultan hukum, auditor, dan biaya terkait lainnya.

          5.2.3   Informasi Non Keuangan yang Relevan


                  Tidak terdaftar Informasi non keuangan yang relevan terkait Rencana Transaksi
                  Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak yaitu DGI.

          5.3     Analisis Sensitivitas


                  Analisis sensitivitas dilakukan terhadap adanya penurunan pendapatan, kenaikan
                  struktur biaya, kenaikan biaya investasi dan kenaikan discount rate yang
                  berpengaruh terhadap kelayakan DGI dengan dilakukannya transaksi yang
                  digambarkan dengan tabel dan grafik sensitivitas sebagai berikut:


                                                             Tabel 26 Analisis Sensitivitas
                                                                               KONDISI                       PERUBAHAN KONDISI
                                      Ke te ra nga n
                                                                               NORMAL         5,00%         10,00%         15,00%          20,00%

                    1. PENDAPATAN TURUN
                          Net Present Value (NPV) - Dalam Rp.Juta                    27.212        13.186           -840        -14.867         -28.893
                          Internal Rate of Return (IRR)                           147,44%         69,90%         10,02%    #NUM!           #NUM!
                          Return On Investment (ROI)                                30,77%        30,77%         30,77%         30,77%          30,77%
                          Profitability Index (PI)                                1,90161       1,43688        0,97215        0,50743         0,04270
                          Payback Period (PP)                                    1 Th 8 Bln    2 Th 9 Bln     5 Th 1 Bln     5 Th 9 Bln      5 Th 9 Bln
                          BEP                a. Dalam Rp.Juta                        41.147        41.147         41.147         41.147          41.147
                                             b. Dalam % Terhadap Pendapatan         63,01%        63,01%         63,01%         63,01%          63,01%


                    2. STRUKTUR BIAYA NAIK
                          Net Present Value (NPV) - Dalam Rp.Juta                    27.212        18.973         10.733          2.494            -5.745
                          Internal Rate of Return (IRR)                           147,44%         96,90%         57,73%         23,75%           -11,18%
                          Return On Investment (ROI)                                30,77%        30,77%         30,77%         30,77%            30,77%
                          Profitability Index (PI)                                1,90161       1,62862        1,35563        1,08264           0,80965
                          Payback Period (PP)                                    1 Th 8 Bln    2 Th 2 Bln     3 Th 1 Bln     4 Th 5 Bln        5 Th 9 Bln
                          BEP                a. Dalam Rp.Juta                        41.147        41.147         41.147         41.147            41.147
                                             b. Dalam % Terhadap Pendapatan         63,01%        63,01%         63,01%         63,01%            63,01%


                    3. DISCOUNT RATE NAIK
                           Net Present Value (NPV) - Dalam Rp.Juta                   27.212        26.462         25.737         25.036            24.359
                           Internal Rate of Return (IRR)                          147,44%       147,44%        147,44%        147,44%           147,44%
                           Return On Investment (ROI)                               30,77%        30,77%         30,77%         30,77%            30,77%
                           Profitability Index (PI)                               1,90161       1,89294        1,88430        1,87571           1,86715
                           Payback Period (PP)                                   1 Th 8 Bln    1 Th 8 Bln     1 Th 8 Bln     1 Th 8 Bln        1 Th 8 Bln
                           BEP                a. Dalam Rp.Juta                       41.147        41.147         41.147         41.147            41.147
                                              b. Dalam % Terhadap Pendapatan        63,01%        63,01%         63,01%         63,01%            63,01%




                                                                                                                                          64
Page 67
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




                                                        Gambar 4 Analisis Sensitivitas
                                   40.000
                    NPV (RpJuta)   20.000

                                         0
                                               NORMAL        5,00%        10,00%         15,00%        20,00%
                                   (20.000)

                                   (40.000)

                                          PENDAPATAN TURUN       STRUKTUR BIAYA NAIK       DISCOUNT RATE NAIK



                 Berdasarkan analisis sensitivitas, pada kondisi normal NPV yang dihasilkan adalah
                 sebesar Rp27,21 miliar, jika terjadi perubahan terhadap pendapatan, dimana
                 pendapatan turun sampai dengan 20,00% maka NPV yang dihasilkan adalah
                 sebesar negatif Rp28,89 miliar. Apabila terjadi perubahan terhadap struktur biaya,
                 dimana struktur biaya naik sampai dengan 20,00% maka NPV yang dihasilkan
                 adalah sebesar negatif Rp5,75 miliar. Sedangkan apabila terjadi perubahan
                 terhadap discount rate, dimana discount rate naik sampai dengan 20,00% maka
                 NPV yang dihasilkan adalah sebesar Rp24,36 miliar.


                 Berdasarkan grafik sensitivitas terlihat bahwa kelayakan DGI dengan dilakukannya
                 transaksi lebih sensitif terhadap penurunan pendapatan.




                                                                                                                65
Page 68
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




          6      ANALISIS ATAS JAMINAN


                 Perlu kami jelaskan bahwa pada transaksi ini tidak terdapat jaminan atas FOLK
                 kepada Entitas Anak yaitu DGI. Para pihak sepakat pemberian pokok pinjaman
                 oleh Peneriman Pinjaman dan Penerima Pinjaman ini tidak dijamin dengan jaminan
                 khusus.




                                                                                            66
Page 69
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




          7      ANALISIS KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI

                 Analisis yang dilakukan dalam menyusun pendapat kewajaran atas Rencana
                 Transaksi adalah dengan melakukan beberapa analisis transaksi, analisis kualitatif,
                 analisis kuantitatif, analisis kelayakan Rencana Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak
                 yaitu DGI dan analisis atas jaminan. Berikut ini adalah analisis Kewajaran Rencana
                 Transaksi:

                 a. Rencana    Transaksi    Pinjaman     dari   FOLK      kepada    DGI    dilakukan    untuk
                     memberikan dukungan pembiayaan modal kerja kepada entitas anak untuk
                     menjaga kelangsungan usaha dan agar mampu memaksimalkan peluang
                     bisnis. Dimana hal tersebut sinergis dengan rencana bisnis FOLK dalam
                     pengembangan usaha di sektor omnichannel retail.

                 b. Pinjaman dari FOLK kepada DGI tidak dijamin dengan jaminan khusus, namun
                     jika debitur dalam keadaan tidak mampu membayar maka debitur akan
                     melakukan suatu kesepakatan atau pengalihan, moratorium (penundaan
                     pembayaran hutang), reorganisasi atau kesepakatan lainnya. Jaminan juga
                     diperoleh secara langsung maupun tidak langsung karena kedudukan FOLK
                     sebagai   induk   perusahaan.       Sebagai     induk    perusahaan,      FOLK     dapat
                     mengendalikan     pelunasan   pinjaman        pada    saat    jatuh   tempo   sehingga
                     mengurangi risiko tidak tertagih.

                 c. Berdasarkan hasil analisis inkremental, Rencana Transaksi Pinjaman dapat
                     memberikan nilai tambah pada pendapatan sebesar sebesar Rp3,00 miliar di
                     tahun 2023 hingga mencapai Rp47,36 miliar pada tahun 2028, pada laba
                     setelah pajak sebesar Rp124,30 juta di tahun 2023 hingga mencapai Rp9,14
                     miliar pada tahun 2028, pada aset sebesar Rp6,73 miliar pada tahun 2023
                     hingga mencapai Rp24,08 miliar pada tahun 2028, pada liabilitas sebesar
                     Rp6,71 miliar pada tahun 2023 sedangkan pada tahun 2028 mencapai
                     Rp255,35 juta, pada ekuitas sebesar Rp124,30 juta pada tahun 2023 hingga
                     mencapai Rp28,81 miliar pada tahun 2028, dan kas dan setara kas akhir
                     sebesar Rp6,04 miliar di tahun 2023 hingga mencapai Rp13,78 miliar pada
                     tahun 2028.

                 d. Berdasarkan     hasil   analisis     kelayakan     menunjukkan         bahwa       dengan
                     dilakukannya transaksi adalah layak yang ditunjukkan dengan NPV positif
                     Rp27.212.000.000,-, PI sebesar 1,9016 dan BEP sebesar Rp41.147.000.000,-
                     atau 63,01% dari penjualan. Dengan indikator tersebut, rencana transaksi
                     layak dilaksanakan.




                                                                                                          67
Page 70
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




          8      ANALISIS FAKTOR-FAKTOR LAIN YANG RELEVAN


                 Seluruh dana yang diperoleh dari Penawaran Umum setelah dikurangi biaya-biaya
                 yang berhubungan dengan Penawaran Umum ini akan digunakan:
                 1. Sekitar 22,76% (dua puluh dua koma tujuh enam persen) akan dilakukan untuk
                    penyetoran modal kepada PT Finfolk Media Nusantara (“FMN”).
                 2. Sekitar 19,00% (sembilan belas koma nol nol persen) akan digunakan Perseroan
                    untuk pembayaran jasa kontraktor dengan rincian sebagai berikut: renovasi
                    terhadap Gedung kantor, pembuatan studio, tempat workshop, meeting hall
                    dan juga pembelian peralatan perlengkapan didalamnya.
                 3. Sekitar 17,50% (tujuh belas koma lima nol persen) akan digunakan Perseroan
                    untuk pembelian saham PT Untung Selalu Sukses (USS).
                 4. Sekitar 12,38% (dua belas koma tiga delapan persen) akan dipinjamkan kepada
                    PT Drsoap Global Indonesia (DGI). Pinjaman ini akan berupa pinjaman
                    pemegang saham ("shareholder's loan”).
                 5. Sekitar 11,90% (sebelas koma sembilan nol persen) akan dipinjamkan kepada
                    PT Amazara Indonesia Mudakarya (AIM). Pinjaman ini akan berupa pinjaman
                    pemegang saham ("shareholder's loan”).
                 6. Sekitar 6,54% (enam koma lima empat persen) akan dipinjamkan kepada
                    PT Syca Kreasi Indonesia (SKI). Pinjaman ini akan berupa pinjaman pemegang
                    saham ("shareholder's loan”).
                 7. Sekitar 5,10% (lima koma satu nol persen) akan digunakan Perseroan untuk
                    pembelian software dengan rincian sebagai berikut jasa Enterprise Resource
                    Planning (ERP) dan jasa Customer Relationship Management (CRM) dimana akan
                    mengintegrasikan seluruh sumber daya Perseroan dan Entitas Anak. Selain itu
                    akan digunakan Perseroan untuk mengembangkan aplikasi (Folk Superapps).
                 8. Sekitar 4,82% (empat koma delapan dua persen) akan digunakan Perseroan
                    untuk modal kerja Perseroan yaitu untuk pembayaran jasa Outsourcing dengan
                    rincian   sebagai   berikut   marketing   &   sales   agent,   customer   service,
                    administration support, jasa kebersihan dan keamanan.

                 Dana yang akan digunakan dalam Rencana Transaksi pinjaman dari FOLK kepada
                 DGI merupakan dana yang akan diperoleh FOLK dari Penawaran Umum. Dimana
                 sekitar 12,38% dari dana yang akan diperoleh FOLK dari Penawaran Umum akan
                 dipinjamkan kepada DGI yang selanjutnya akan digunakan untuk:
                •   Sekitar 11,14% digunakan untuk kebutuhan pembelian persediaan produk; dan
                •   Sekitar 1,24% digunakan untuk biaya pemasaran seperti iklan, promosi dan
                    kegiatan branding lainnya.




                                                                                                   68
Page 71
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




          9      PENDAPAT MENGENAI KEWAJARAN TRANSAKSI

                 Berdasarkan pertimbangan analisis transaksi, analisis kualitatif dan analisis
                 kuantitatif atas Rencana Transaksi, analisis atas kewajaran nilai transaksi dan
                 analisis faktor lain yang relevan, maka kami berpendapat bahwa Rencana
                 Transaksi Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak yaitu DGI yang akan dilakukan FOLK
                 adalah Wajar.

                 Kesimpulan akhir di atas berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang
                 memiliki dampak material terhadap Rencana Transaksi. Perubahan tersebut
                 termasuk, namun tidak terbatas pada perubahan kondisi, baik secara internal
                 maupun secara eksternal yaitu kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum
                 bisnis,   perdagangan   dan   keuangan   serta   peraturan-peraturan   pemerintah
                 Indonesia dan peraturan terkait lainnya setelah tanggal Laporan Pendapat
                 Kewajaran ini dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal Laporan Pendapat Kewajaran
                 ini dikeluarkan terjadi perubahan-perubahan tersebut di atas, maka kesimpulan
                 mengenai kewajaran Rencana Transaksi Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak yaitu
                 DGI ini mungkin berbeda.




                                                                                               69
Page 72
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




          10     KUALIFIKASI PENILAI USAHA

                 Kami adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang secara resmi telah ditetapkan
                 berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 1498/KM.1/2012, tanggal 28
                 Desember 2012, dengan nama Kantor Jasa Penilai Publik Syarif, Endang dan Rekan
                 dengan Izin KJPP No. 2.12.0113.

                 Penilai Usaha yang menandatangani laporan penilaian usaha ini merupakan Penilai
                 Usaha bersertifikat MAPPI dengan perizinan sebagai berikut:

                 MAPPI                 : No. 09-S-02341
                 Izin Penilai Publik   : No. B-1.12.00340
                 Klasifikasi izin      : Penilaian Bisnis
                 Register              : No. RMK-2017.00303
                 STTD OJK              : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
                 STTD IKNB             : No. 173/NB.122/STTD-P/2019




                                                                                             70
Page 73
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk




          11     KESIMPULAN

                 Atas dasar analisis yang kami lakukan terhadap Kewajaran Rencana Transaksi yang
                 meliputi analisis transaksi, analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas Rencana
                 Transaksi, analisis atas kewajaran nilai transaksi dan analisis faktor lain yang relevan,
                 maka kami berpendapat bahwa rencana transaksi pemberian Pinjaman FOLK kepada
                 Entitas Anak yaitu DGI adalah Wajar.




                                                                                                       71

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.97 MB
Published8 Aug 2023
Pages73
Characters214,193
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.273 9980 ms 12 Sep 2026 22:06
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'CONFLICT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': '2022-12-31',
 'value': '24'}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result