Back to announcement
20230704_MAPA_Informasi Transaksi Afiliasi_31336841_lamp8.pdf
Asset transaction Needs review MAPASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 67
Page 1
Kusnanto & rekan Independent Business Appraisers License : 2.19.0162 Indonesia
Page 2
No. : 00082/2.0162-00/BS/05/0153/1/VI/2023 28 Juni 2023 Kepada Yth. PT MAP AKTIF ADIPERKASA Tbk Gedung Sahid Sudirman Center Lantai 26 Jl. Jend. Sudirman Kav. 86 Jakarta Pusat 10220 U.p. : Direksi Hal : Pendapat Kewajaran atas Transaksi Dengan hormat, Pada tanggal 28 Juni 2023, MAP Active Philippines, Inc (selanjutnya disebut “MAPH”) dan Athletica International Holdings, Pte. Ltd (selanjutnya disebut “AIHP”) telah menandatangani Subscription Agreement (selanjutnya disebut “SA”), dimana MAPH telah menyetujui untuk melakukan penerbitan saham baru dan AIHP telah menyetujui untuk mengambil bagian atas seluruh seluruh saham baru yang diterbitkan oleh MAPH sejumlah 163.685 lembar saham dengan harga pelaksanaan sebesar PHP 4,00 ribu per lembar saham atau dengan jumlah keseluruhan sebesar PHP 654,74 juta (selanjutnya disebut “Transaksi”). Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (selanjutnya disebut “Perseroan”), pada tanggal 31 Desember 2022, AIHP dan MAPH merupakan entitas anak secara langsung dan tidak langsung Perseroan masing-masing dengan kepemilikan sebesar 100,00% dan kepemilikan efektif sebesar 92,50%. Sehubungan dengan Transaksi tersebut, manajemen Perseroan telah menunjuk Kantor Jasa Penilai Publik (selanjutnya disebut “KJPP”) Kusnanto & rekan (selanjutnya disebut “KR” atau “kami”) untuk memberikan pendapat sebagai penilai independen atas kewajaran Transaksi sesuai dengan surat penugasan No. KR/230315-002 tanggal 15 Maret 2023 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan. Selanjutnya, kami sebagai KJPP resmi berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 2.19.0162 tanggal 15 Juli 2019 dan terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar modal di Otoritas Jasa Keuangan (selanjutnya disebut “OJK”) dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal dari OJK No. STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023 (penilai bisnis), menyampaikan pendapat kewajaran (fairness opinion) (selanjutnya disebut “Pendapat Kewajaran”) atas Transaksi.
Page 3
ALASAN DAN LATAR BELAKANG TRANSAKSI
Perseroan merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka (publicly-held
company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Ruang lingkup
kegiatan usaha Perseroan meliputi perdagangan, jasa, industri, dan pengangkutan.
Perseroan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2015. Saat ini, kegiatan Perseroan
terutama dalam bidang perdagangan eceran atas produk sports, golf, kids, dan lifestyle di
lebih dari 1.000 toko/outlet yang berlokasi di Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, Medan,
Makassar, Batam, Manado, dan kota-kota lainnya di Indonesia. Perseroan berdomisili di
Gedung Sahid Sudirman Center Lantai 26, Jalan Jenderal Sudirman Kavling 86, Jakarta
10220, dengan nomor telepon: (021) 8064 8488, nomor faksimile: (021) 2788 9888, dan
email: corporate.secretary@map.co.id.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, struktur kepemilikan
Perseroan atas MAPH pada tanggal 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
Perseroan
100,00%
ASG Holding
AIHP
Company, Inc. (ASG)
92,50% 7,50%
MAPH
AIHP merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup (privately-held
company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Singapura. Ruang lingkup
kegiatan usaha AIHP adalah bergerak dalam bidang perdagangan besar (grosir) dan
perdagangan eceran (ritel) termasuk importir umum dan eksportir.
ASG merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup (privately-held
company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Filipina. Ruang lingkup kegiatan
usaha ASG adalah bergerak dalam bidang investasi sebagai perusahaan holding.
MAPH merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup (privately-held
company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Filipina. Ruang lingkup kegiatan
usaha MAPH adalah bergerak dalam bidang impor dan/atau perdagangan, secara grosir
(termasuk waralaba), dari barang-barang seperti namun tidak terbatas pada sepatu olahraga
dan fashion, pakaian, aksesoris dan produk terkait.
2
Page 4
Seiring dengan pemulihan ekonomi di berbagai sektor dan industri di Filipina, industri ritel
merupakan salah satu industri yang memiliki optimisme akan kinerja penjualan yang lebih
baik dengan adanya pencabutan pembatasan pergerakan, pemulihan pasar tenaga kerja,
peningkatan pariwisata, lonjakan belanja liburan, dan dimulainya kembali kelas tatap muka
diyakini sangat mendukung pertumbuhan ekonomi Filipina. Pertumbuhan ini juga dipicu oleh
faktor internal meliputi pertumbuhan ekonomi maupun sosial, peningkatan populasi,
pertumbuhan segmen kaum muda, perubahan tren konsumen, dan meningkatnya daya beli
konsumen. Hal ini mendorong Perseroan untuk terus meningkatkan bisnis aktif Perseroan
terutama pada bisnis ritel dan distribusi ke pasar Filipina. Dalam pengembangan bisnis ritel
dan distribusi tersebut, Perseroan memiliki strategi untuk mengembangkan MAPH sebagai
distributor sepatu olahraga, pakaian, aksesoris dan produk terkait.
Dalam rangka pengembangan bisnisnya, MAPH masih memerlukan dukungan pendanaan
antara lain untuk tambahan modal kerja dalam menambah lini produk baru dan menjaga
ketersediaan persediaan yang diharapkan dapat memperkuat portofolio bisnis MAPH
sebagai distributor sepatu olahraga, pakaian, aksesoris dan produk terkait dengan merek
internasional guna meningkatkan diversifikasi produk untuk memenuhi kebutuhan konsumen
yang kian variatif. Dengan demikian, Perseroan melalui AIHP melakukan Transaksi.
Dengan melakukan Transaksi, Perseroan berupaya untuk menjalankan strategi bisnisnya
dengan terus melihat adanya peluang dan potensi bisnis yang dapat memberikan tingkat
balikan investasi yang lebih memadai serta meningkatkan nilai kapitalisasi pasar Perseroan
secara konsolidasian dengan membuka banyak gerai dan kerjasama konsinyasi di berbagai
lokasi yang menjadi pusat perbelanjaan sehingga menjadi daya tarik dan memenuhi
kebutuhan masyarakat Filipina.
Setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan mengharapkan MAPH dapat mengembangkan
bisnis distribusi sepatu olahraga, pakaian, aksesoris dan produk terkait yang mendukung
pengembangan bisnis Perseroan ke pasar Filipina dan meningkatkan daya saing Perseroan
pada sehingga pada akhirnya diharapkan dapat mendorong peningkatan kinerja keuangan
konsolidasian Perseroan pada masa yang akan datang dan memberikan nilai tambah bagi
seluruh pemegang saham Perseroan.
Alasan dilakukannya Transaksi adalah sebagai berikut:
• Seiring dengan pemulihan ekonomi di berbagai sektor dan industri di Filipina, industri
ritel merupakan salah satu industri yang memiliki optimisme akan kinerja penjualan yang
lebih baik dengan adanya pencabutan pembatasan pergerakan, pemulihan pasar tenaga
kerja, peningkatan pariwisata, lonjakan belanja liburan, dan dimulainya kembali kelas
tatap muka diyakini sangat mendukung pertumbuhan ekonomi Filipina. Pertumbuhan ini
juga dipicu oleh faktor internal meliputi pertumbuhan ekonomi maupun sosial,
peningkatan populasi, pertumbuhan segmen kaum muda, perubahan tren konsumen,
dan meningkatnya daya beli konsumen. Hal ini mendorong Perseroan untuk terus
meningkatkan bisnis aktif Perseroan terutama pada bisnis ritel dan distribusi ke pasar
Filipina. Dalam pengembangan bisnis ritel dan distribusi tersebut, Perseroan memiliki
strategi untuk mengembangkan MAPH sebagai distributor sepatu olahraga, pakaian,
aksesoris dan produk terkait.
3
Page 5
• Dalam rangka pengembangan bisnisnya, MAPH masih memerlukan dukungan
pendanaan antara lain untuk tambahan modal kerja dalam menambah lini produk baru
dan menjaga ketersediaan persediaan yang diharapkan dapat memperkuat portofolio
bisnis MAPH sebagai distributor sepatu olahraga, pakaian, aksesoris dan produk terkait
dengan merek internasional guna meningkatkan diversifikasi produk untuk memenuhi
kebutuhan konsumen yang kian variatif.
• Dengan melakukan Transaksi, Perseroan berupaya untuk menjalankan strategi
bisnisnya dengan terus melihat adanya peluang dan potensi bisnis yang dapat
memberikan tingkat balikan investasi yang lebih memadai serta meningkatkan nilai
kapitalisasi pasar Perseroan secara konsolidasian dengan membuka banyak gerai dan
kerjasama konsinyasi di berbagai lokasi yang menjadi pusat perbelanjaan sehingga
menjadi daya tarik dan memenuhi kebutuhan masyarakat Filipina.
• Setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan mengharapkan MAPH dapat
mengembangkan bisnis distribusi sepatu olahraga, pakaian, aksesoris dan produk terkait
yang mendukung pengembangan bisnis Perseroan ke pasar Filipina dan meningkatkan
daya saing Perseroan pada sehingga pada akhirnya diharapkan dapat mendorong
peningkatan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan pada masa yang akan datang
dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.
• Dalam rangka pengembangan bisnis aktif Perseroan ke pasar Filipina, selain memiliki
lini bisnis distribusi melalui MAPH, Perseroan juga memiliki lini bisnis ritel melalui Planet
Sports, Inc. (selanjutnya disebut “PSI”), yang merupakan salah satu pelanggan MAPH.
Setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan mengharapkan dukungan pendanaan yang
diperoleh MAPH dapat mendukung kegiatan usaha PSI dalam bidang perdagangan ritel
untuk produk sepatu dan pakaian olahraga serta aksesoris dan produk-produk terkait.
Dengan sinergi kegiatan usaha MAPH dan PSI, Perseroan mengharapkan dapat
memangkas beban usaha yang pada akhirnya dapat memberikan kontribusi positif
terhadap laporan keuangan konsolidasian Perseroan.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, mengingat bahwa
pada tanggal 31 Desember 2022, AIHP dan MAPH merupakan entitas anak secara
langsung dan tidak langsung Perseroan masing-masing dengan kepemilikan sebesar
100,00% dan kepemilikan efektif sebesar 92,50%, maka Transaksi merupakan transaksi
afiliasi, sehingga Perseroan harus memenuhi Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tanggal
1 Juli 2020 tentang “Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan” (selanjutnya
disebut “POJK 42/2020”).
Selanjutnya, berdasarkan laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
(selanjutnya disebut “KAP”) Imelda & Rekan (selanjutnya disebut “IR”), jumlah ekuitas
Perseroan adalah sebesar Rp 4,49 triliun. Selanjutnya, berdasarkan SA, nilai transaksi atas
Transaksi tersebut adalah sebesar PHP 654,74 juta atau setara dengan Rp 184,82 miliar
dengan menggunakan asumsi kurs tengah Bank Indonesia per tanggal 31 Desember 2022
sebesar Rp 282,29 per PHP.
4
Page 6
Dengan demikian, jumlah nilai transaksi dari Transaksi tersebut mencerminkan kurang dari
20,00% ekuitas Perseroan per tanggal 31 Desember 2022, sehingga berdasarkan
keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Transaksi bukan merupakan
transaksi material sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tanggal
20 April 2020 tentang “Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha”.
Untuk transaksi yang tergolong dalam kategori transaksi afiliasi, POJK 42/2020
mensyaratkan adanya laporan pendapat kewajaran atas transaksi tersebut, yang disiapkan
oleh penilai independen.
Dengan demikian, dalam rangka pelaksanaan Transaksi tersebut, maka Perseroan
menunjuk penilai independen, KR untuk memberikan Pendapat Kewajaran atas Transaksi.
Selanjutnya, Pendapat Kewajaran ini hanya dapat digunakan sehubungan dengan
Transaksi dan tidak dapat digunakan untuk kepentingan lainnya. Pendapat Kewajaran ini
juga tidak dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi untuk menyetujui atau tidak
menyetujui Transaksi atau mengambil tindakan tertentu atas Transaksi.
OBJEK TRANSAKSI PENDAPAT KEWAJARAN
Objek transaksi dalam Pendapat Kewajaran atas Transaksi adalah transaksi dimana MAPH
telah menyetujui untuk melakukan penerbitan saham baru dan AIHP telah menyetujui untuk
mengambil bagian atas seluruh seluruh saham baru yang diterbitkan oleh MAPH sejumlah
163.685 lembar saham dengan harga pelaksanaan sebesar PHP 4,00 ribu per lembar
saham atau dengan jumlah keseluruhan sebesar PHP 654,74 juta.
MAKSUD DAN TUJUAN PENDAPAT KEWAJARAN
Maksud dan tujuan penyusunan laporan pendapat kewajaran atas Transkasi adalah untuk
memberikan gambaran kepada Direksi Perseroan mengenai kewajaran Transkasi dari
aspek keuangan dan untuk memenuhi ketentuan yang berlaku, yaitu POJK 42/2020.
Pendapat Kewajaran ini disusun dengan memenuhi ketentuan-ketentuan dalam Peraturan
OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang “Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
Pasar Modal” tanggal 25 Mei 2020 (selanjutnya disebut “POJK 35/2020”) serta Standar
Penilaian Indonesia (selanjutnya disebut “SPI”) 2018.
TANGGAL PENDAPAT KEWAJARAN
Pendapat Kewajaran atas Transaksi dalam Laporan Pendapat Kewajaran diperhitungkan
pada tanggal 31 Desember 2022. Tanggal ini dipilih atas dasar pertimbangan kepentingan
dan tujuan analisis Pendapat Kewajaran atas Transaksi.
5
Page 7
JENIS LAPORAN
Jenis Laporan Pendapat Kewajaran atas Transaksi ini merupakan laporan terinci.
DATA DAN INFORMASI YANG DIGUNAKAN
Dalam menyusun Pendapat Kewajaran ini, kami telah menelaah, mempertimbangkan,
mengacu, atau melaksanakan prosedur atas data dan informasi, antara lain sebagai berikut:
1. Keterbukaan Informasi sehubungan dengan Transaksi yang disusun oleh manajemen
Perseroan;
2. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh KAP IR sebagaimana tertuang dalam
laporannya No. 00100/2.1265/AU.1/05/0556-2/1/III/2023 tanggal 28 Maret 2023 dengan
pendapat wajar tanpa pengecualian dengan hal lain;
3. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh KAP IR sebagaimana tertuang dalam
laporannya No. 00096/2.1265/AU.1/05/0556-1/1/III/2022 tanggal 29 Maret 2022 dengan
pendapat wajar tanpa pengecualian dengan hal lain;
4. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh KAP IR sebagaimana tertuang dalam
laporannya No. 00088/2.1265/AU.1/05/1081-2/1/III/2021 tanggal 30 Maret 2021 dengan
pendapat wajar tanpa pengecualian dengan penekanan suatu hal dan hal lain;
5. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2019 yang telah diaudit oleh KAP IR sebagaimana tertuang dalam
laporannya No. 00105/2.1265/AU.1/05/1081-1/1/III/2020 tanggal 26 Maret 2020 dengan
pendapat wajar tanpa pengecualian dengan hal lain;
6. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2018 yang telah diaudit oleh KAP Satrio Bing Eny & Rekan (selanjutnya
disebut “SBER”) sebagaimana tertuang dalam laporannya
No. 00107/2.1097/AU.1/05/0558-2/1/III/2019 tanggal 15 Maret 2019 dengan pendapat
wajar tanpa pengecualian dengan hal lain;
7. Laporan keuangan MAPH untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
yang telah diaudit oleh KAP Reyes Tacandong & Co (selanjutnya disebut “RTC”)
sebagaimana tertuang dalam laporannya tanggal 15 Maret 2023 dengan pendapat wajar
tanpa pengecualian;
6
Page 8
8. Laporan keuangan MAPH untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021
yang telah diaudit oleh KAP RTC sebagaimana tertuang dalam laporannya tanggal
15 Maret 2022 dengan pendapat wajar tanpa pengecualian;
9. Laporan keuangan MAPH untuk untuk periode dari tanggal pendirian 4 Februari 2020
sampai dengan 31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh KAP RTC sebagaimana
tertuang dalam laporannya tanggal 22 Maret 2021 dengan pendapat wajar tanpa
pengecualian;
10. Laporan keuangan konsolidasian proforma Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021 sehubungan dengan Transaksi yang disusun oleh
manajemen Perseroan;
11. Proyeksi laporan keuangan konsolidasian Perseroan sebelum dan setelah Transaksi
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 – 2027 yang
disusun oleh manajemen Perseroan;
12. Laporan penilaian 100,00% saham MAPH per 31 Desember 2022 yang disusun oleh
KJPP KR sebagaimana tertuang dalam laporannya
No. 00072/2.0162-00/BS/05/0153/1/VI/2023 tanggal 23 Juni 2023;
13. SA;
14. Anggaran dasar Perseroan yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam akta No. 108
tanggal 18 Agustus 2021 oleh Hannywati Gunawan, S.H., notaris di Jakarta terkait
penyesuaian anggaran dasar Perseroan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Indonesia No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum
Pemegang Saham Perusahaan Terbuka;
15. Anggaran dasar MAPH yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Certificate of
Filling of Amended Articles of Incorporation tanggal 8 Agustus 2022 yang dibuat oleh
Regina Maym. Cajucom – De Guzman, Notaris di Baguio City mengenai perubahan
susunan pengurus MAPH;
16. Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan, yaitu Miquel Rodrigo Staal
dengan posisi sebagai Direktur, mengenai alasan, latar belakang, dan hal-hal lain yang
terkait dengan Transaksi;
17. Informasi mengenai rencana-rencana bisnis yang akan dilakukan oleh Perseroan di
masa mendatang;
18. Dokumen-dokumen lain yang berhubungan dengan Transaksi;
19. Data dan informasi industri berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia,
dan Bloomberg;
7
Page 9
20. Data dan informasi pasar berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia,
dan Bloomberg;
21. Data dan informasi ekonomi berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia,
dan Bloomberg;
22. Informasi lain dari pihak manajemen Perseroan serta pihak-pihak lain yang relevan
untuk penugasan; dan
23. Berbagai sumber informasi baik berdasarkan media cetak maupun elektronik dan hasil
analisis lain yang kami anggap relevan.
KONDISI PEMBATAS DAN ASUMSI-ASUMSI POKOK
Analisis Pendapat Kewajaran atas Transaksi dipersiapkan menggunakan data dan informasi
sebagaimana diungkapkan di atas, data dan informasi mana telah kami telaah. Dalam
melaksanakan analisis, kami bergantung pada keakuratan, kehandalan, dan kelengkapan
dari semua informasi keuangan, informasi atas status hukum Perseroan dan informasi-
informasi lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan atau yang tersedia secara umum
dan kami tidak bertanggung jawab atas kebenaran informasi-informasi tersebut. Segala
perubahan atas data dan informasi tersebut dapat mempengaruhi hasil akhir pendapat kami
secara material. Kami juga bergantung kepada jaminan dari manajemen Perseroan bahwa
mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan informasi-informasi yang diberikan
kepada kami menjadi tidak lengkap atau menyesatkan. Oleh karenanya, kami tidak
bertanggung jawab atas perubahan kesimpulan atas Pendapat Kewajaran kami dikarenakan
adanya perubahan data dan informasi tersebut.
Proyeksi laporan keuangan konsolidasian Perseroan sebelum dan setelah Transaksi
disusun oleh manajemen Perseroan. Kami telah melakukan penelaahan atas proyeksi
laporan keuangan tersebut dan proyeksi laporan keuangan tersebut telah menggambarkan
kondisi operasi dan kinerja Perseroan. Secara garis besar, tidak ada penyesuaian yang
signifikan yang perlu kami lakukan terhadap target kinerja Perseroan.
Kami tidak melakukan inspeksi atas aset tetap atau fasilitas Perseroan. Selain itu, kami juga
tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari Transaksi. Jasa-jasa yang kami
berikan kepada Perseroan dalam kaitan dengan Transaksi hanya merupakan pemberian
Pendapat Kewajaran atas Transaksi dan bukan jasa-jasa akuntansi, audit, atau perpajakan.
Kami tidak melakukan penelitian atas keabsahan Transaksi dari aspek hukum dan implikasi
aspek perpajakan. Pendapat Kewajaran atas Transaksi hanya ditinjau dari segi ekonomis
dan keuangan. Laporan Pendapat Kewajaran atas Transaksi bersifat non-disclaimer opinion
dan merupakan laporan yang terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat
rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan. Selanjutnya, kami juga telah
memperoleh informasi atas status hukum Perseroan dan MAPH berdasarkan anggaran
dasar Perseroan dan MAPH.
8
Page 10
Pekerjaan kami yang berkaitan dengan Transaksi tidak merupakan dan tidak dapat
ditafsirkan merupakan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit, atau
pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga
tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal,
kesalahan atau penyimpangan dalam laporan keuangan, atau pelanggaran hukum. Selain
itu, kami tidak mempunyai kewenangan dan tidak berada dalam posisi untuk mendapatkan
dan menganalisis suatu bentuk transaksi-transaksi lainnya di luar Transaksi yang ada dan
mungkin tersedia untuk Perseroan serta pengaruh dari transaksi-transaksi tersebut terhadap
Transaksi.
Pendapat Kewajaran ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
umum bisnis dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah terkait dengan Transaksi
pada tanggal Pendapat Kewajaran ini diterbitkan.
Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini, kami menggunakan beberapa asumsi, seperti
terpenuhinya semua kondisi dan kewajiban Perseroan serta semua pihak yang terlibat
dalam Transaksi. Transaksi akan dilaksanakan seperti yang telah dijelaskan sesuai dengan
jangka waktu yang telah ditetapkan serta keakuratan informasi mengenai Transaksi yang
diungkapkan oleh manajemen Perseroan.
Pendapat Kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan sebagian
dari analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan informasi dan analisis lainnya secara
utuh sebagai satu kesatuan dapat menyebabkan pandangan dan kesimpulan yang
menyesatkan atas proses yang mendasari Pendapat Kewajaran. Penyusunan Pendapat
Kewajaran ini merupakan suatu proses yang rumit dan mungkin tidak dapat dilakukan
melalui analisis yang tidak lengkap.
Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal penerbitan Pendapat Kewajaran sampai
dengan tanggal terjadinya Transaksi ini tidak terjadi perubahan apapun yang berpengaruh
secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penyusunan Pendapat
Kewajaran ini. Kami tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi,
memutakhirkan pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan kondisi, serta
peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini. Perhitungan dan analisis dalam
rangka pemberian Pendapat Kewajaran telah dilakukan dengan benar dan kami
bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran.
Kesimpulan Pendapat Kewajaran ini berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang
memiliki dampak material terhadap Transaksi. Perubahan tersebut termasuk, namun tidak
terbatas pada, perubahan kondisi baik secara internal pada Perseroan maupun secara
eksternal, yaitu kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis, perdagangan dan
keuangan, serta peraturan-peraturan pemerintah Indonesia dan peraturan terkait lainnya
setelah tanggal Laporan Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal
Laporan Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan terjadi perubahan-perubahan tersebut di atas,
maka Pendapat Kewajaran atas Transaksi mungkin berbeda.
9
Page 11
Analisis Pendapat Kewajaran atas Transaksi ini dilakukan dalam kondisi yang tidak
menentu, antara lain, namun tidak terbatas pada, tingginya tingkat ketidakpastian akibat
adanya pandemi wabah Covid-19. Prinsip kehati-hatian diperlukan dalam penggunaan
Laporan Pendapat Kewajaran, khususnya berkenaan perubahan yang terjadi dari tanggal
penilaian sampai dengan tanggal penggunaan Laporan Pendapat Kewajaran. Perubahan
asumsi dan kondisi serta peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini akan
berpengaruh secara material terhadap kesimpulan Pendapat Kewajaran.
TINGKAT KEDALAMAN INVESTIGASI
Dalam menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Transaksi, KR diberikan kesempatan
untuk melakukan inspeksi guna mendukung proses penyusunan Laporan Pendapat
Kewajaran.
INDEPENDENSI PENILAI
Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran atas Transaksi, KR bertindak secara
independen tanpa adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan
ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan. KR juga tidak memilki kepentingan
ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini. Selanjutnya, Laporan Pendapat
Kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak
manapun. Imbalan yang kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh kewajaran
kesimpulan yang dihasilkan dari proses analisis Pendapat Kewajaran ini dan KR hanya
menerima imbalan sesuai dengan surat penugasan No. KR/230315-002 tanggal
15 Maret 2023 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan.
KEJADIAN PENTING SETELAH T ANGGAL PENDAPAT KEWAJARAN (SUBSEQUENT EVENTS)
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, dari tanggal Pendapat
Kewajaran, yaitu tanggal 31 Desember 2022, sampai dengan tanggal diterbitkannya
Laporan Pendapat Kewajaran, tidak terdapat kejadian penting setelah tanggal Pendapat
Kewajaran (subsequent events), yang secara signifikan dapat mempengaruhi Pendapat
Kewajaran.
PENDEKATAN DAN PROSEDUR PENDAPAT KEWAJARAN ATAS TRANSAKSI
Dalam evaluasi Pendapat Kewajaran atas Transaksi ini, kami telah melakukan analisis
melalui pendekatan dan prosedur Pendapat Kewajaran atas Transaksi dari hal-hal sebagai
berikut:
I. Analisis atas Transaksi;
II. Analisis Kualitatif dan Kuantitatif atas Transaksi; dan
III. Analisis atas Kewajaran Transaksi.
10
Page 12
I. ANALISIS TRANSAKSI
Berdasarkan pendekatan dan prosedur Pendapat Kewajaran atas Transaksi
sebagaimana diuraikan di atas, analisis Transaksi adalah sebagai berikut:
I.A. Identifikasi dan Analisis Hubungan antara Pihak-pihak yang Bertransaksi
I.A.1. PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk
Dalam Transaksi, Perseroan merupakan entitas induk AIHP dan MAPH
merupakan entitas anak secara langsung dan tidak langsung Perseroan
masing-masing dengan kepemilikan sebesar 100,00% dan kepemilikan efektif
sebesar 92,50%, dimana MAPH telah menyetujui untuk melakukan penerbitan
saham baru dan AIHP telah menyetujui untuk mengambil bagian atas seluruh
seluruh saham baru yang diterbitkan oleh MAPH sejumlah 163.685 lembar
saham dengan harga pelaksanaan sebesar PHP 4,00 ribu per lembar saham
atau dengan jumlah keseluruhan sebesar PHP 654,74 juta.
Latar belakang, manajemen, kepemilikan saham, dan kegiatan usaha
Perseroan adalah sebagai berikut:
I.A.1.a. Latar Belakang
Perseroan didirikan berdasarkan Akta No. 40 tanggal 11 Maret 2015 dari
Notaris Hannywati Gunawan, S.H., Notaris di Jakarta. Akta pendirian tersebut
telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dengan Surat Keputusannya
No. AHU-0011719.AH.01.01.Tahun 2015 tanggal 13 Maret 2015.
Anggaran dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
dengan Akta No. 108 tanggal 18 Agustus 2021 dari Notaris Hannywati
Gunawan, S.H., Notaris di Jakarta, mengenai penyesuaian anggaran dasar
Perseroan dengan POJK 15/2020. Akta perubahan ini telah diterima dan
dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-AH.01.03-0456431 tanggal
4 Oktober 2021.
Perseroan berdomisili di Sahid Sudirman Center, Lantai 26, Jalan Jenderal
Sudirman Kavling 86, Jakarta 10220.
11
Page 13
I.A.1.b. Manajemen
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan pada tanggal
31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Virendra Prakash Sharma
Wakil Komisaris Utama : Tan Enk Ee
Komisaris Independen : Andy Nugroho Purwohardono
Direksi
Direktur Utama : Michael David Capper
Wakil Direktur Utama : Nicholas Jones
Direktur : Handaka Santosa
Direktur : Susiana Latif
Direktur : Miquel Rodrigo Staal
I.A.1.c. Kepemilikan Saham
Susunan pemegang saham Perseroan berikut dengan kepemilikannya pada
tanggal 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
(Dalam Rupiah)
Persentase
Pemegang Saham Jumlah Saham Jumlah Modal
Kepemilikan
PT Mitra Adiperkasa Tbk 1.962.299.080 68,84% 196.229.908.000
Montage Company Limited 213.897.320 7,50% 21.389.732.000
Virendra Prakash Sharma 5.616.800 0,20% 561.680.000
Susiana Latif 2.856.000 0,10% 285.600.000
Miquel Rodrigo Staal 1.221.800 0,04% 122.180.000
Michael David Capper 939.600 0,03% 93.960.000
Masyarakat (masing-masing dibawah 5%) 663.569.400 23,28% 66.356.940.000
Jumlah 2.850.400.000 100,00% 285.040.000.000
I.A.1.d. Kegiatan Usaha
Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan meliputi perdagangan, jasa, industri,
dan pengangkutan. Perseroan mulai beroperasi secara komersial pada tahun
2015. Saat ini, kegiatan Perseroan terutama dalam bidang perdagangan
eceran atas produk sports, golf, kids, dan lifestyle di lebih dari 1.000 toko/outlet
yang berlokasi di Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, Medan, Makassar, Batam,
Manado, dan kota-kota lainnya di Indonesia.
12
Page 14
I.A.1.e. Kegiatan Operasional dan Prospek Usaha
Ruang lingkup kegiatan Perseroan meliputi perdagangan, jasa, industri, dan
pengangkutan. Perseroan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2015.
Saat ini, kegiatan Perseroan terutama dalam bidang perdagangan eceran atas
produk sports, golf, kids dan lifestyle di lebih dari 1.000 toko/outlet yang
berlokasi di Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, Medan, Makassar, Batam,
Manado, dan kota-kota lainnya di Indonesia.
Dalam menjalankan kegiatan operasional Perseroan pada portofolio
perdagangan ritel, Perseroan berhasil mengelola beberapa lini usaha yang
terletak di Indonesia maupun di luar negeri dengan rincian sebagai berikut:
1. Lini Usaha Sports
Lini Sports yang jalankan oleh Perseroan merupakan jaringan gerai yang
menyediakan sepatu atletik, pakaian, dan peralatan olahraga dari portofolio
merek yang dikelola oleh Perseroan. Pada tahun 2022, lini usaha Sports
memberikan kontribusi sebesar 88,85% terhadap penjualan Perseroan.
2. Lini Usaha Leisure
Lini usaha Leisure Perseroan merupakan jaringan gerai yang memasarkan
dan mendistribusikan beragam produk alas kaki santai, pakaian, dan
aksesoris. Pada tahun 2022, lini usaha Leisure memberikan kontribusi
sebesar 10,31% terhadap penjualan Perseroan.
3. Lini Usaha Kids
Lini usaha Kids Perseroan merupakan jaringan bisnis yang menyediakan
beragam produk yaitu pakaian, mainan dan produk edukasi bagi
anak-anak. Pada tahun 2022, lini usaha Kids memberikan kontribusi
sebesar 0,85% terhadap penjualan Perseroan.
Perseroan mengelola segmen usaha ritel dan non-ritel dengan memanfaatkan
jaringan pemasaran konvensional maupun digital. Untuk mendukung strategi
pertumbuhan jangka panjang, manajemen Perusahaan menetapkan empat
inisiatif strategis, yaitu:
• Mengintegrasikan beragam kanal penjualan bagi konsumen di Indonesia;
• Meluncurkan strategi Regional Branded Commerce;
• Meluncurkan transformasi digital; dan
• Melakukan akuisisi atau kemitraan strategis.
13
Page 15
Perseroan menerapkan strategi Unifying Retail untuk mendorong permintaan
terhadap produk-produk Perseroan. Strategi ini mengintegrasikan kanal
penjualan online, offline dan program loyalti pelanggan menjadi satu jalur
komunikasi bagi pelanggan Perseroan.
Sejalan dengan rencana Perseroan dalam melakukan ekspansi untuk
mencapai pasar yang lebih luas di kawasan luar Indonesia yaitu Vietnam,
Filipina dan Thailand, dimana Perseroan menargetkan kenaikan jumlah pangsa
pasar bagi produk olahraga dan lifestyle.
I.A.2. Athletica International Holdings, Pte. Ltd
Dalam Transaksi, AIHP merupakan pihak yang telah setuju untuk mengambil
bagian atas seluruh saham baru yang diterbitkan oleh MAPH, yaitu sejumlah
163.685 saham dengan harga pelaksanaan sebesar PHP 4,00 ribu per lembar
saham atau dengan jumlah keseluruhan sebesar PHP 654,74 juta.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, pada
tanggal 31 Desember 2022, AIHP merupakan entitas anak Perseroan dengan
kepemilikan sebesar 100,00% serta merupakan entitas induk MAPH dengan
kepemilikan sebesar 92,50%.
Latar belakang, manajemen, kepemilikan saham, dan kegiatan usaha
Perseroan adalah sebagai berikut:
I.A.2.a. Latar Belakang
AIHP didirikan sebelumnya dengan nama MAP Aktif Adiperkasa Pte. Ltd.
berdasarkan Company Registration No. 201604211D. AIHP berdomisili di 180
Paya Lebar Road, 10-01 Yi Guang Factory Building, Singapura 409032.
Anggaran dasar AIHP telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
dengan Accounting and Corporate Regulatory Authority tanggal
14 Februari 2020, mengenai perubahan nama AIHP.
I.A.2.b. Manajemen
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi AIHP pada tanggal 31 Desember 2022
adalah sebagai berikut:
Direksi
Direktur : Susianna Latif
Direktur : Sharma Virendra Prakash
Direktur : Miquel Rodrigo Staal
Direktur : Sjeniwati Gusman
Direktur : Khoo Chin Inn
14
Page 16
I.A.2.c. Kepemilikan Saham
Pemegang saham AIHP pada tanggal 31 Desember 2022 adalah Perseroan
dengan jumlah lembar saham sebanyak 52.280.000 lembar saham dengan
nilai nominal SGD 1,00 per lembar saham.
I.A.2.d. Kegiatan Usaha
Ruang lingkup kegiatan usaha AIHP adalah bergerak dalam bidang
perdagangan besar (grosir) dan perdagangan eceran (ritel) termasuk importir
umum dan eksportir.
I.A.3. MAP Active Philippines, Inc
Dalam Transaksi, MAPH merupakan pihak yang telah melakukan penerbitan
saham baru sejumlah 163.685 saham dengan harga pelaksanaan sebesar
PHP 4,00 ribu per lembar saham atau dengan jumlah keseluruhan sebesar
PHP 654,74 juta dan seluruhnya diambil bagian oleh AIHP. Berdasarkan
keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, pada tanggal
31 Desember 2022, MAPH merupakan entitas anak Perseroan secara tidak
langsung dengan kepemilikan efektif sebesar 92,50%.
Latar belakang, manajemen, kepemilikan saham dan kegiatan usaha MAPH
adalah sebagai berikut:
I.A.3.a Latar Belakang
MAPH didirikan berdasarkan Articles of Incorporation dengan Company
Registration No. CS20200000427 tanggal 3 Februari 2020, dibuat dihadapan
Mae Ann F. Bulang, Notaris di Makati City, Filipina dan terdaftar di Securities
and Exchange Commission pada tanggal 4 Februari 2020.
Anggaran dasar MAPH yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam
Certificate of Filling of Amended Articles of Incorporation tanggal 8 Agustus
2022 yang dibuat oleh Regina Maym. Cajucom – De Guzman, Notaris di
Baguio City mengenai perubahan susunan pengurus MAPH;
Kantor pusat MAPH beralamat di W Global Center Lantai 6, 30th Street Corner
9th Avenue, Bonifacio Global City, Taguig City, Filipina.
15
Page 17
I.A.3.b. Manajemen
Susunan Komisaris dan Direksi MAPH pada tanggal 31 Desember 2022 adalah
sebagai berikut:
Komisaris
Presiden Komisaris : Miquel R. Staal
Direksi
Presiden Direktur : Jose Antonio S. Gonzalez
Direktur : Susianna Latif
I.A.3.c. Kepemilikan Saham
Susunan pemegang saham MAPH berikut dengan kepemilikannya pada
tanggal 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
(Dalam PHP)
Persentase
Pemegang Saham Jumlah Saham Jumlah Modal
Kepemilikan
Athletica International Holdings Pte. Ltd. 301.970 92,50% 1.207.880.000
Susiana Latif 1 0,00% 4.000
Miquel R. Staal 1 0,00% 4.000
ASG Holding Company, Inc. 24.484 7,50% 97.936.000
Jose Antonio S. Gonzales 1 0,00% 4.000
Jumlah 326.457 100,00% 1.305.828.000
I.A.3.d. Kegiatan Usaha
Ruang lingkup kegiatan usaha MAPH adalah bergerak dalam bidang impor
dan/atau perdagangan, secara grosir (termasuk waralaba), dari barang-barang
seperti namun tidak terbatas pada sepatu olahraga dan fashion, pakaian,
aksesoris dan produk terkait.
I.B. Analisis Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Transaksi
Pada tanggal 28 Juni 2023, MAPH dan AIHP telah menandatangani SA
sehubungan dengan Transaksi. Pokok-pokok kesepakatan penting dalam
SAadalah sebagai berikut:
• Pihak-pihak yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang bertransaksi berdasarkan SA adalah MAPH dan AIHP.
16
Page 18
• Objek dan Nilai Transaksi
Objek transaksi berdasarkan Transaksi adalah MAPH telah menyetujui
untuk melakukan penerbitan saham baru dan AIHP telah menyetujui untuk
mengambil bagian atas seluruh seluruh saham baru yang diterbitkan oleh
MAPH sejumlah 163.685 lembar saham dengan harga pelaksanaan
sebesar PHP 4,00 ribu per lembar saham atau dengan jumlah keseluruhan
sebesar PHP 654,74 juta.
Berdasarkan SA, setelah Transaksi menjadi efektif, penambahan modal
saham sejumlah 163.685 saham akan setara dengan 33,40%.
• Cara Pembayaran
Berdasarkan SA, pembayaran akan dilakukan secara tunai pada saat
tanggal SA ditandatangani.
• Hukum yang Berlaku
Hukum yang berlaku berdasarkan SA adalah hukum negara Republik
Filipina.
I.C. Analisis atas Manfaat dan Risiko dari Transaksi
Manfaat Transaksi adalah sebagai berikut:
• Seiring dengan pemulihan ekonomi di berbagai sektor dan industri di
Filipina, industri ritel merupakan salah satu industri yang memiliki optimisme
akan kinerja penjualan yang lebih baik dengan adanya pencabutan
pembatasan pergerakan, pemulihan pasar tenaga kerja, peningkatan
pariwisata, lonjakan belanja liburan, dan dimulainya kembali kelas tatap
muka diyakini sangat mendukung pertumbuhan ekonomi Filipina.
Pertumbuhan ini juga dipicu oleh faktor internal meliputi pertumbuhan
ekonomi maupun sosial, peningkatan populasi, pertumbuhan segmen kaum
muda, perubahan tren konsumen, dan meningkatnya daya beli konsumen.
Hal ini mendorong Perseroan untuk terus meningkatkan bisnis aktif
Perseroan terutama pada bisnis ritel dan distribusi ke pasar Filipina. Dalam
pengembangan bisnis ritel dan distribusi tersebut, Perseroan memiliki
strategi untuk mengembangkan MAPH sebagai distributor sepatu olahraga,
pakaian, aksesoris dan produk terkait.
• Dalam rangka pengembangan bisnisnya, MAPH masih memerlukan
dukungan pendanaan antara lain untuk tambahan modal kerja dalam
menambah lini produk baru dan menjaga ketersediaan persediaan yang
diharapkan dapat memperkuat portofolio bisnis MAPH sebagai distributor
sepatu olahraga, pakaian, aksesoris dan produk terkait dengan merek
internasional guna meningkatkan diversifikasi produk untuk memenuhi
kebutuhan konsumen yang kian variatif.
17
Page 19
• Dengan melakukan Transaksi, Perseroan berupaya untuk menjalankan
strategi bisnisnya dengan terus melihat adanya peluang dan potensi bisnis
yang dapat memberikan tingkat balikan investasi yang lebih memadai serta
meningkatkan nilai kapitalisasi pasar Perseroan secara konsolidasian
dengan membuka banyak gerai dan kerjasama konsinyasi di berbagai
lokasi yang menjadi pusat perbelanjaan sehingga menjadi daya tarik dan
memenuhi kebutuhan masyarakat Filipina.
• Setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan mengharapkan MAPH dapat
mengembangkan bisnis distribusi sepatu olahraga, pakaian, aksesoris dan
produk terkait yang mendukung pengembangan bisnis Perseroan ke pasar
Filipina dan meningkatkan daya saing Perseroan pada sehingga pada
akhirnya diharapkan dapat mendorong peningkatan kinerja keuangan
konsolidasian Perseroan pada masa yang akan datang dan memberikan
nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.
• Dalam rangka pengembangan bisnis aktif Perseroan ke pasar Filipina,
selain memiliki lini bisnis distribusi melalui MAPH, Perseroan juga memiliki
lini bisnis ritel melalui PSI, yang merupakan salah satu pelanggan MAPH.
Setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan mengharapkan dukungan
pendanaan yang diperoleh MAPH dapat mendukung kegiatan usaha PSI
dalam bidang perdagangan ritel untuk produk sepatu dan pakaian olahraga
serta aksesoris dan produk-produk terkait. Dengan sinergi kegiatan usaha
MAPH dan PSI, Perseroan mengharapkan dapat memangkas beban usaha
yang pada akhirnya dapat memberikan kontribusi positif terhadap laporan
keuangan konsolidasian Perseroan.
Risiko Transaksi adalah sebagai berikut:
• Perseroan dan AIHP mungkin akan kehilangan kesempatan untuk
memanfaatkan dana tersebut untuk investasi lain yang mungkin memiliki
tingkat balikan yang lebih menguntungkan dibandingkan dengan Transaksi.
• Terdapat kemungkinan dimana MAPH tidak dapat memaksimalkan
penggunaan dana atas yang diperoleh dari Transaksi yang pada akhirnya
berpotensi pada penurunan kinerja MAPH dan Perseroan sebagai entitas
induk MAPH.
• Dalam menjalankan kegiatan usahanya di bidang industri ritel, Perseroan
dan MAPH tidak terlepas dari berbagai risiko usaha yang dihadapi, antara
lain kebijakan/peraturan Pemerintah yang berpotensi memberikan dampak
bagi kelangsungan Perseroan dan MAPH.
18
Page 20
II. ANALISIS KUALITATIF ATAS TRANSAKSI
II.A. PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk
II.A.1. Latar Belakang
Perseroan didirikan berdasarkan Akta No. 40 tanggal 11 Maret 2015 dari
Notaris Hannywati Gunawan, S.H., Notaris di Jakarta. Akta pendirian tersebut
telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dengan Surat Keputusannya
No. AHU-0011719.AH.01.01.Tahun 2015 tanggal 13 Maret 2015.
Anggaran dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
dengan Akta No. 108 tanggal 18 Agustus 2021 dari Notaris Hannywati
Gunawan, S.H., Notaris di Jakarta, mengenai penyesuaian anggaran dasar
Perseroan dengan POJK 15/2020. Akta perubahan ini telah diterima dan
dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-AH.01.03-0456431 tanggal
4 Oktober 2021.
Perseroan berdomisili di Sahid Sudirman Center, Lantai 26, Jalan Jenderal
Sudirman Kavling 86, Jakarta 10220.
II.A.2. Kegiatan Usaha
Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan meliputi perdagangan, jasa, industri,
dan pengangkutan. Perseroan mulai beroperasi secara komersial pada tahun
2015. Saat ini, kegiatan Perseroan terutama dalam bidang perdagangan
eceran atas produk sports, golf, kids, dan lifestyle di lebih dari 1.000 toko/outlet
yang berlokasi di Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, Medan, Makassar, Batam,
Manado, dan kota-kota lainnya di Indonesia.
19
Page 21
II.B. Tinjauan Industri Ritel
II.B.1. Tinjauan Industri Ritel di Dunia
Di era perkembangan ekonomi, industri ritel berperan penting karena
merupakan bagian akhir dari rantai persediaan produk. Ritel memiliki fungsi
khusus dalam distribusi pemasaran seperti memudahkan konsumen untuk
mendapatkan barang maupun jasa yang dibutuhkan disertai dengan
penawaran aneka jenis barang dengan harga yang beragam. Klasifikasi jenis
ritel dapat dibedakan menjadi dua, pertama jenis ritel berdasarkan produk yang
dijual yang terbagi dalam tiga jenis yaitu product retail yang menjual barang,
service retail yang menawarkan jasa, dan non–store retail yang menggunakan
media tertentu untuk pemasaran produk meliputi vanding machine serta toko
online yang tergabung dalam e-commerce. Kedua, jenis ritel berdasarkan
kepemilikan yaitu kepimilikan ritel mandiri, warlaba, tmaupun kelompok usaha
dimana ritel mandiri beroperasi secara independen tanpa tergabung dengan
pihak manapun, sementara itu untuk ritel warlaba melibatkan perusahaan pusat
(franchisor) dan pengusaha turunan (franchisee) dalam memasarkan produk
yang sama kemudian untuk kelompok usaha merupakan jaringan ritel yang
saling terkait dalam satu manajemen, seperti swalayan maupun department
store.
Proyeksi Pendapatan Ritel E-Commerce Menurut Wilayah
Tahun 2023
(Dalam miliar USD)
Afrika
Australia & Ocenia
Eropa
Amerika Serikat (AS)
Asia
- 500,00 1.000,00 1.500,00 2.000,00 2.500,00
Amerika Serikat Australia &
Asia Eropa Afrika
(AS) Ocenia
Jumlah Pendapatan 2.055,00 1.137,00 722,40 49,00 40,20
Sumber: Statista
Berdasarkan data yang diperoleh dari Statista, jumlah pendapatan ritel
e-commerce tertinggi berada di wilayah Asia yang mencapai USD 2.055,00
miliar kemudian diikuti oleh AS dan Eropa dengan jumlah pendapatan masing-
masing sebesar USD 1.137,00 miliar dan USD 722,00 miliar.
20
Page 22
Menurut laporan yang dipublikasikan oleh The Business Research Company
dalam laporannya yang berjudul Supermarkets and Hypermarkets Global
Market Report 2023 – By Type, By Ownership, and By Application, pasar
supermarket dan hypermarket di dunia diperkirakan adalah sebesar USD
3.379,90 miliar dengan tingkat pertumbuhan majemuk tahunan (compound
annual growth rate/CAGR) sebesar 7,50% dibandingkan dengan tahun 2022.
Adanya ketidakpastian pasar yang mengganggu peluang pemulihan ekonomi di
dunia akibat pandemi Covid-19 masih berpengaruh terhadap munculnya
kebijakan baru di berbagai negara sehubungan dengan transaksi jual beli,
lonjakan harga komoditas, dan gangguan supply chain sehingga menyebabkan
inflasi barang dan jasa yang mempengaruhi pasar. Dalam merespon hal
tersebut maka dibutuhkan adanya inovasi dari pelaku industri melalui
pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi.
Proyeksi Pendapatan Ritel E-Commerce
Subsektor Makanan dan Minuman di AS
Tahun 2023 – 2027
(Dalam miliar USD)
400,00
350,00
300,00
250,00
200,00
150,00
100,00
50,00
-
2023 2024 2025 2026 2027
Jumlah Pendapatan 174,10 231,10 306,90 331,10 366,10
Sumber: Statista
Selanjutnya, seiring dengan pulihnya mobilitas masyarakat bisnis ritel makanan
dan minuman diperkirakan mengalami perkembangan dimana berdasarkan
data yang diperoleh dari Statista, pendapatan ritel e-commerce subsektor
makanan dan minuman di AS terus mengalami peningkatan pada tahun
2023 – 2027 masing-masing sebesar USD 48,45 miliar, USD 57,00 miliar,
USD 75,80 miliar, USD 24,20 miliar, dan USD 35,00 miliar atau setara dengan
38,56%, 32,74%, 32,80%, 7,89%, dan 10,57% dibandingkan dengan tahun-
tahun sebelumnya.
21
Page 23
Menurut laporan yang berjudul Global Retail Market Key Oppurtunities and
Strategies For 2022 – 2030 yang dipublikasikan oleh The Business Research
Company, pangsa pasar ritel di dunia pada tahun 2025 diperkirakan sebesar
USD 29,44 triliun dan mengalami kenaikan sampai dengan tahun 2030
mencapai USD 39,33 triliun dengan CAGR sebesar 6,30% dari tahun
2025 – 2030. Hal ini disebabkan oleh transformasi digital yang berpengaruh
signifikan terhadap kegiatan operasional industri ritel seperti adanya
ketersediaan internet of things, teknologi robotika, antarmuka pemograman
aplikasi yang berfungsi untuk menyalurkan penawaran dan diskon kepada
konsumen agar menjadi lebih mudah.
Perkembangan pasar ritel pada masa mendatang semakin pesat dengan
terbukanya peluang pasar, perkembangan usaha pada sektor makanan dan
minuman maupun sektor manufaktur serta adanya upaya dari pemerintah untuk
mengembangkan bisnis ritel dimana hal tersebut tercermin dari perkiraan
pendapatan maupun ukuran pasar yang menunjukkan peningkatan dari tahun
ke tahun. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut maka diperkirakan
bahwa industri ritel masih memiliki prospek pada masa mendatang sehingga
dapat berkontribusi positif terhadap perekonomian di dunia.
II.B.2. Tinjauan Industri Ritel di Filipina
Kebutuhan terhadap sektor ritel di Filipina terus mengalami peningkatan. Hal
tersebut terlihat dari beberapa faktor yang mendorong pertumbuhan industri
ritel di Filipina, antara lain pertumbuhan ekonomi, populasi, urbanisasi dan
adopsi teknologi. Pertumbuhan ekonomi yang stabil dan meningkat di Filipina
memberikan dampak positif bagi industri ritel di Filipina. Berdasarkan data dari
Bloomberg, pada Triwullan IV/2022, pertumbuhan ekonomi Filipina telah
mencapai sebesar 7,20% yang merupakan pertumbuhan yang lebih tinggi
dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Sehingga
pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu faktor industri ritel mengalami
peningkatan.
Pertumbuhan populasi dan urbanisasi juga menjadi faktor penting dalam
perkembangan industri retail di Filipina. Pertumbuhan populasi yang pesat di
negara ini menciptakan peluang pasar yang besar bagi industri retail,
sementara urbanisasi juga mendorong adopsi gaya hidup modern dan
peningkatan kualitas hidup, yang dapat memperkuat permintaan di sektor ritel.
Selain itu, adopsi teknologi juga merupakan faktor penting dalam
perkembangan industri retail di Filipina. Kemajuan teknologi telah
memungkinkan industri retail untuk meningkatkan efisiensi operasional,
meningkatkan pengalaman pelanggan, dan memperluas pasar melalui platform
e-commerce.
22
Page 24
(Dalam miliar USD)
Keterangan 2022 2023 2024 2025
Minuman 0,51 0,58 0,69 0,83
Makanan 1,61 1,92 2,41 3,04
Busana 1,72 2,12 2,57 3,13
Perabotan 0,57 0,68 0,79 0,92
Mainan 1,34 1,52 1,78 2,09
Elektronik 6,85 7,86 9,08 10,33
Media 0,41 0,43 0,45 0,48
Lainnya 2,61 3,05 3,47 4,46
Sumber: Statista
Berdasarkan data yang diperoleh dari Statista, pada tahun 2022, pendapatan
industri ritel e-commerce terbesar berasal dari pendapatan elektronik, busana,
dan makanan masing-masing sebesar USD 6,85 milliar, USD 1,72 miliar, dan
USD 1,61 miliar. Pendapatan industri ritel e-commerce diperkirakan terus
mengalami pertumbuhan dari tahun 2023, 2024, dan 2025, masing-masing
sebesar USD 18,16 miliar, USD 21,24 miliar, dan USD 25,28 miliar atau masing-
masing setara dengan 16,26%, 16,96%, dan 19,02%. Pertumbuhan ini dipicu
oleh pertumbuhan populasi yang pesat di Filipina sehingga menciptakan peluang
pasar yang besar bagi industri ritel.
Berdasarkan data yang diperoleh dari Technavio, pangsa pasar ritel di Filipina
pada tahun 2026 diproyeksikan mencapai USD 70,67 miliar dengan CAGR
sebesar 11,68%. Peningkatan pangsa pasar ritel di Filipina yang besar
dipengaruhi secara mayoritas oleh produk-produk makanan dengan munculnya
preferensi-preferensi terhadap makanan siap saji, termasuk daging olahan
dibandingkan dengan makanan rumahan.
Tren transformasi digital dan pandemi covid-19 telah mengubah sudut pandang
konsumen terhadap industri ritel di Filipina, dimana konsumen menginginkan
pelayanan belanja barang kebutuhan yang praktis, cepat, nyaman, dan aman.
Adopsi teknologi juga menjadi faktor penting dalam pertumbuhan industri ritel di
Filipina. Kemajuan teknologi telah memungkinkan industri ritel untuk
meningkatkan efisiensi operasional, meningkatkan pengalaman pelanggan, dan
memperluas pasar melalui platform e-commerce. Sehingga berdampak signifikan
terhadap tingkat pendapatan industri ritel di Filipina.
Pertumbuhan ekonomi yang stabil, pertumbuhan populasi dan urbanisasi, dan
adopsi teknologi yang semakin meningkat adalah faktor yang mendorong
pertumbuhan sektor ritel di Filipina. Dengan penerapan tren teknologi yang
cepat, berpengaruh terhadap perubahan gaya hidup konsumen yang merasa
nyaman dan mudah dalam melakukan kegiatan transaksi produk-produk ritel,
maka industri ritel di Filipina memiliki potensi pertumbuhan yang baik di masa
depan.
23
Page 25
II.C. Kegiatan Operasional dan Prospek Usaha
Ruang lingkup kegiatan Perseroan meliputi perdagangan, jasa, industri, dan
pengangkutan. Perseroan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2015.
Saat ini, kegiatan Perseroan terutama dalam bidang perdagangan eceran atas
produk sports, golf, kids dan lifestyle di lebih dari 1.000 toko/outlet yang
berlokasi di Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, Medan, Makassar, Batam,
Manado, dan kota-kota lainnya di Indonesia.
Dalam menjalankan kegiatan operasional Perseroan pada portofolio
perdagangan ritel, Perseroan berhasil mengelola beberapa lini usaha yang
terletak di Indonesia maupun di luar negeri dengan rincian sebagai berikut:
1. Lini Usaha Sports
Lini Sports yang jalankan oleh Perseroan merupakan jaringan gerai yang
menyediakan sepatu atletik, pakaian, dan peralatan olahraga dari portofolio
merek yang dikelola oleh Perseroan. Pada tahun 2022, lini usaha Sports
memberikan kontribusi sebesar 88,85% terhadap penjualan Perseroan.
2. Lini Usaha Leisure
Lini usaha Leisure Perseroan merupakan jaringan gerai yang memasarkan
dan mendistribusikan beragam produk alas kaki santai, pakaian, dan
aksesoris. Pada tahun 2022, lini usaha Leisure memberikan kontribusi
sebesar 10,31% terhadap penjualan Perseroan.
3. Lini Usaha Kids
Lini usaha Kids Perseroan merupakan jaringan bisnis yang menyediakan
beragam produk yaitu pakaian, mainan dan produk edukasi bagi
anak-anak. Pada tahun 2022, lini usaha Kids memberikan kontribusi
sebesar 0,85% terhadap penjualan Perseroan.
Perseroan mengelola segmen usaha ritel dan non-ritel dengan memanfaatkan
jaringan pemasaran konvensional maupun digital. Untuk mendukung strategi
pertumbuhan jangka panjang, manajemen Perusahaan menetapkan empat
inisiatif strategis, yaitu:
• Mengintegrasikan beragam kanal penjualan bagi konsumen di Indonesia;
• Meluncurkan strategi Regional Branded Commerce;
• Meluncurkan transformasi digital; dan
• Melakukan akuisisi atau kemitraan strategis.
24
Page 26
Perseroan menerapkan strategi Unifying Retail untuk mendorong permintaan
terhadap produk-produk Perseroan. Strategi ini mengintegrasikan kanal
penjualan online, offline dan program loyalti pelanggan menjadi satu jalur
komunikasi bagi pelanggan Perseroan.
Sejalan dengan rencana Perseroan dalam melakukan ekspansi untuk
mencapai pasar yang lebih luas di kawasan luar Indonesia yaitu Vietnam,
Filipina dan Thailand, dimana Perseroan menargetkan kenaikan jumlah pangsa
pasar bagi produk olahraga dan lifestyle.
II.D. Alasan Dilakukan Transaksi
Alasan dilakukannya Transaksi adalah sebagai berikut:
• Seiring dengan pemulihan ekonomi di berbagai sektor dan industri di
Filipina, industri ritel merupakan salah satu industri yang memiliki optimisme
akan kinerja penjualan yang lebih baik dengan adanya pencabutan
pembatasan pergerakan, pemulihan pasar tenaga kerja, peningkatan
pariwisata, lonjakan belanja liburan, dan dimulainya kembali kelas tatap
muka diyakini sangat mendukung pertumbuhan ekonomi Filipina.
Pertumbuhan ini juga dipicu oleh faktor internal meliputi pertumbuhan
ekonomi maupun sosial, peningkatan populasi, pertumbuhan segmen kaum
muda, perubahan tren konsumen, dan meningkatnya daya beli konsumen.
Hal ini mendorong Perseroan untuk terus meningkatkan bisnis aktif
Perseroan terutama pada bisnis ritel dan distribusi ke pasar Filipina. Dalam
pengembangan bisnis ritel dan distribusi tersebut, Perseroan memiliki
strategi untuk mengembangkan MAPH sebagai distributor sepatu olahraga,
pakaian, aksesoris dan produk terkait.
• Dalam rangka pengembangan bisnisnya, MAPH masih memerlukan
dukungan pendanaan antara lain untuk tambahan modal kerja dalam
menambah lini produk baru dan menjaga ketersediaan persediaan yang
diharapkan dapat memperkuat portofolio bisnis MAPH sebagai distributor
sepatu olahraga, pakaian, aksesoris dan produk terkait dengan merek
internasional guna meningkatkan diversifikasi produk untuk memenuhi
kebutuhan konsumen yang kian variatif.
• Dengan melakukan Transaksi, Perseroan berupaya untuk menjalankan
strategi bisnisnya dengan terus melihat adanya peluang dan potensi bisnis
yang dapat memberikan tingkat balikan investasi yang lebih memadai serta
meningkatkan nilai kapitalisasi pasar Perseroan secara konsolidasian
dengan membuka banyak gerai dan kerjasama konsinyasi di berbagai
lokasi yang menjadi pusat perbelanjaan sehingga menjadi daya tarik dan
memenuhi kebutuhan masyarakat Filipina.
25
Page 27
• Setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan mengharapkan MAPH dapat
mengembangkan bisnis distribusi sepatu olahraga, pakaian, aksesoris dan
produk terkait yang mendukung pengembangan bisnis Perseroan ke pasar
Filipina dan meningkatkan daya saing Perseroan pada sehingga pada
akhirnya diharapkan dapat mendorong peningkatan kinerja keuangan
konsolidasian Perseroan pada masa yang akan datang dan memberikan
nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.
• Dalam rangka pengembangan bisnis aktif Perseroan ke pasar Filipina,
selain memiliki lini bisnis distribusi melalui MAPH, Perseroan juga memiliki
lini bisnis ritel melalui PSI, yang merupakan salah satu pelanggan MAPH.
Setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan mengharapkan dukungan
pendanaan yang diperoleh MAPH dapat mendukung kegiatan usaha PSI
dalam bidang perdagangan ritel untuk produk sepatu dan pakaian olahraga
serta aksesoris dan produk-produk terkait. Dengan sinergi kegiatan usaha
MAPH dan PSI, Perseroan mengharapkan dapat memangkas beban usaha
yang pada akhirnya dapat memberikan kontribusi positif terhadap laporan
keuangan konsolidasian Perseroan.
II.E. Analisis Keuntungan dan Kerugian dari Transaksi
Keuntungan Transaksi adalah sebagai berikut:
• Seiring dengan pemulihan ekonomi di berbagai sektor dan industri di
Filipina, industri ritel merupakan salah satu industri yang memiliki optimisme
akan kinerja penjualan yang lebih baik dengan adanya pencabutan
pembatasan pergerakan, pemulihan pasar tenaga kerja, peningkatan
pariwisata, lonjakan belanja liburan, dan dimulainya kembali kelas tatap
muka diyakini sangat mendukung pertumbuhan ekonomi Filipina.
Pertumbuhan ini juga dipicu oleh faktor internal meliputi pertumbuhan
ekonomi maupun sosial, peningkatan populasi, pertumbuhan segmen kaum
muda, perubahan tren konsumen, dan meningkatnya daya beli konsumen.
Hal ini mendorong Perseroan untuk terus meningkatkan bisnis aktif
Perseroan terutama pada bisnis ritel dan distribusi ke pasar Filipina. Dalam
pengembangan bisnis ritel dan distribusi tersebut, Perseroan memiliki
strategi untuk mengembangkan MAPH sebagai distributor sepatu olahraga,
pakaian, aksesoris dan produk terkait.
• Dalam rangka pengembangan bisnisnya, MAPH masih memerlukan
dukungan pendanaan antara lain untuk tambahan modal kerja dalam
menambah lini produk baru dan menjaga ketersediaan persediaan yang
diharapkan dapat memperkuat portofolio bisnis MAPH sebagai distributor
sepatu olahraga, pakaian, aksesoris dan produk terkait dengan merek
internasional guna meningkatkan diversifikasi produk untuk memenuhi
kebutuhan konsumen yang kian variatif.
26
Page 28
• Dengan melakukan Transaksi, Perseroan berupaya untuk menjalankan
strategi bisnisnya dengan terus melihat adanya peluang dan potensi bisnis
yang dapat memberikan tingkat balikan investasi yang lebih memadai serta
meningkatkan nilai kapitalisasi pasar Perseroan secara konsolidasian
dengan membuka banyak gerai dan kerjasama konsinyasi di berbagai
lokasi yang menjadi pusat perbelanjaan sehingga menjadi daya tarik dan
memenuhi kebutuhan masyarakat Filipina.
• Setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan mengharapkan MAPH dapat
mengembangkan bisnis distribusi sepatu olahraga, pakaian, aksesoris dan
produk terkait yang mendukung pengembangan bisnis Perseroan ke pasar
Filipina dan meningkatkan daya saing Perseroan pada sehingga pada
akhirnya diharapkan dapat mendorong peningkatan kinerja keuangan
konsolidasian Perseroan pada masa yang akan datang dan memberikan
nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.
• Dalam rangka pengembangan bisnis aktif Perseroan ke pasar Filipina,
selain memiliki lini bisnis distribusi melalui MAPH, Perseroan juga memiliki
lini bisnis ritel melalui PSI, yang merupakan salah satu pelanggan MAPH.
Setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan mengharapkan dukungan
pendanaan yang diperoleh MAPH dapat mendukung kegiatan usaha PSI
dalam bidang perdagangan ritel untuk produk sepatu dan pakaian olahraga
serta aksesoris dan produk-produk terkait. Dengan sinergi kegiatan usaha
MAPH dan PSI, Perseroan mengharapkan dapat memangkas beban usaha
yang pada akhirnya dapat memberikan kontribusi positif terhadap laporan
keuangan konsolidasian Perseroan.
Kerugian Transaksi adalah sebagai berikut:
• Perseroan dan AIHP mungkin akan kehilangan kesempatan untuk
memanfaatkan dana tersebut untuk investasi lain yang mungkin memiliki
tingkat balikan yang lebih menguntungkan dibandingkan dengan Transaksi.
• Terdapat kemungkinan dimana MAPH tidak dapat memaksimalkan
penggunaan dana atas yang diperoleh dari Transaksi yang pada akhirnya
berpotensi pada penurunan kinerja MAPH dan Perseroan sebagai entitas
induk MAPH.
• Dalam menjalankan kegiatan usahanya di bidang industri ritel, Perseroan
dan MAPH tidak terlepas dari berbagai risiko usaha yang dihadapi, antara
lain kebijakan/peraturan Pemerintah yang berpotensi memberikan dampak
bagi kelangsungan Perseroan dan MAPH.
27
Page 29
III. ANALISIS KUANTITATIF ATAS TRANSAKSI
III.A. Analisis atas Kinerja Historis Perseroan
Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022 telah diaudit oleh KAP IR dengan pendapat wajar tanpa
pengecualian. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021 dan 2019 telah diaudit oleh KAP IR dengan
pendapat wajar tanpa pengecualian dengan hal lain. Laporan keuangan
Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 telah
diaudit oleh KAP IR dengan pendapat wajar tanpa pengecualian dengan
penekanan suatu hal dan hal lain. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 telah diaudit oleh KAP SBER
dengan pendapat wajar tanpa pengecualian dengan hal lain.
Ikhtisar data keuangan penting Perseroan adalah sebagai berikut:
III.A.1. Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31/12/22 31/12/21 31/12/20 31/12/19 31/12/18
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 1.341.637 662.414 599.348 545.965 467.205
Piutang usaha
Pihak berelasi 44.049 47.381 57.970 56.289 31.315
Pihak ketiga 357.324 238.057 197.120 140.063 143.663
Piutang lain-lain 45.489 31.081 35.947 55.940 117.637
Persediaan 2.733.298 2.278.559 2.278.434 1.786.524 1.626.662
Uang muka 180.813 74.414 38.194 145.679 116.296
Pajak dibayar di muka 91.739 146.033 145.021 46.442 63.803
Biaya dibayar di muka 40.054 25.637 50.998 326.354 274.564
Instrumen keuangan derivatif - - - 22 -
Jumlah Aset Lancar 4.834.403 3.503.576 3.403.032 3.103.278 2.841.145
ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan - bersih 49.235 53.495 43.643 16.620 23.499
Aset tetap 879.842 653.306 728.317 766.438 596.025
Aset hak guna 1.258.740 791.906 898.344 - -
Goodwill dan aset takberwujud lainnya 79.437 79.437 79.437 - -
Biaya lisensi yang ditangguhkan dan merk - bersih 11.121 15.111 17.764 17.073 2.998
Uang jaminan 255.018 187.138 177.415 150.335 121.486
Uang muka pembelian aset tetap 36.094 4.831 1.682 2.487 3.978
Aset tidak lancar lainnya 30.397 30.397 30.397 - -
Sewa dibayar di muka jangka panjang - - - 52.047 39.362
Merek - - - - 16.650
Jumlah Aset Tidak Lancar 2.599.884 1.815.621 1.976.999 1.005.000 803.998
JUMLAH ASET 7.434.287 5.319.197 5.380.031 4.108.278 3.645.143
28
Page 30
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31/12/22 31/12/21 31/12/20 31/12/19 31/12/18
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank 98.679 62.246 493.256 - -
Utang usaha
Pihak berelasi 14.746 4.213 5.406 671 2.331
Pihak ketiga 653.328 514.593 472.151 404.310 298.811
Utang lain-lain 325.899 244.013 300.683 191.661 148.836
Utang pajak 114.586 146.218 42.778 41.198 53.356
Biaya yang masih harus dibayar 353.614 202.561 111.090 196.686 157.212
Pendapatan diterima di muka 15.561 16.934 8.789 11.921 19.299
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun
Liabilitas sewa 568.148 392.426 388.070 - -
Utang pembelian kendaraan 620 1.165 1.932 2.361 2.137
Utang obligasi - - - - 468.906
Instrumen keuangan derivatif 531 233 51 1.438 1.426
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 2.145.712 1.584.602 1.824.206 850.246 1.152.314
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang
jatuh tempo dalam satu tahun
Liabilitas sewa 611.835 317.770 348.998 - -
Utang pembelian kendaraan 1.073 44 1.208 1.799 2.107
Liabilitas imbalan kerja 143.821 151.229 166.066 178.033 144.252
Liabilitas pajak tangguhan - bersih 1.483 323 1.006 3.251 1.719
Kewajiban pembongkaran aset 44.889 34.314 28.029 19.673 9.445
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 803.101 503.680 545.307 202.756 157.523
JUMLAH LIABILITAS 2.948.813 2.088.282 2.369.513 1.053.002 1.309.837
EKUITAS
Modal saham 285.040 285.040 285.040 285.040 285.040
Tambahan modal disetor - bersih 825.655 825.655 825.655 840.912 840.912
Penghasilan komprehensif lain 66.076 8.685 10.656 13 11.547
Selisih transaksi ekuitas dengan pihak non-pengendali (7.646) - - - -
Ekuitas entitas anak yang berasal dari kombinasi bisnis - - - 38.232 -
Saldo laba 3.301.331 2.111.657 1.875.832 1.888.572 1.195.395
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
induk 4.470.456 3.231.037 2.997.183 3.052.769 2.332.894
Kepentingan non-pengendali 15.018 (122) 13.335 2.507 2.412
JUMLAH EKUITAS 4.485.474 3.230.915 3.010.518 3.055.276 2.335.306
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 7.434.287 5.319.197 5.380.031 4.108.278 3.645.143
III.B.2. Aset
Jumlah aset Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021, 2020,
2019, dan 2018 masing-masing adalah sebesar Rp 7.434,29 miliar,
Rp 5.319,20 miliar, Rp 5.380,03 miliar, Rp 4.108,28 miliar, dan
Rp 3.645,14 miliar.
Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
sebesar Rp 2.115,09 miliar atau setara dengan 39,76% dibandingkan
dengan jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama
disebabkan oleh kenaikan kas dan setara kas, persediaan, dan aset
hak guna masing-masing sebesar Rp 679,22 miliar, Rp 454,74 miliar, dan
Rp 466,83 miliar.
29
Page 31
Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah aset Perseroan mengalami
penurunan sebesar Rp 60,83 miliar atau setara dengan 1,13% dibandingkan
dengan jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2020. Penurunan ini terutama
disebabkan oleh penurunan aset tetap dan aset hak guna masing-masing
sebesar Rp 75,01 miliar dan Rp 106,44 miliar yang disertai dengan kenaikan
kas dan setara kas serta piutang usaha – pihak ketiga masing-masing sebesar
Rp 63,07 miliar dan Rp 40,94 miliar.
Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
sebesar Rp 1.271,75 miliar atau setara dengan 30,96% dibandingkan dengan
jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2019. Kenaikan ini terutama
disebabkan oleh kenaikan persediaan dan aset hak guna masing-masing
sebesar Rp 491,91 miliar dan Rp 898,34 miliar yang disertai dengan penurunan
biaya dibayar di muka sebesar Rp 275,36 miliar.
Pada tanggal 31 Desember 2019, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
sebesar Rp 463,14 miliar atau setara dengan 12,71% dibandingkan dengan
jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2018. Kenaikan ini terutama
disebabkan oleh kenaikan persediaan dan aset tetap masing-masing sebesar
Rp 159,86 miliar dan Rp 170,41 miliar.
III.B.3. Liabilitas
Jumlah liabilitas Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021,
2020, 2019, dan 2018 masing-masing adalah sebesar Rp 2.948,81 miliar,
Rp 2.088,28 miliar, Rp 2.369,51 miliar, Rp 1.053,00 miliar, dan
Rp 1.309,84 miliar
Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
kenaikan sebesar Rp 860,53 miliar atau setara dengan 41,21% dibandingkan
dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini
terutama disebabkan oleh kenaikan utang usaha – pihak ketiga, biaya yang
masih harus dibayar, liabilitas sewa masing-masing sebesar Rp 138,74 miliar,
Rp 151,05 miliar, dan Rp 469,79 miliar.
Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
penurunan sebesar Rp 281,23 miliar atau setara dengan 11,87% dibandingkan
dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2020. Penurunan ini
terutama disebabkan oleh penurunan utang bank sebesar Rp 431,01 miliar
yang disertai dengan kenaikan utang pajak dan biaya yang masih harus
dibayar masing-masing sebesar Rp 103,44 miliar dan Rp 91,47 miliar.
Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
kenaikan sebesar Rp 1.316,51 miliar atau setara dengan 125,02%
dibandingkan dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2019.
Kenaikan ini terutama disebabkan oleh kenaikan utang bank dan liabilitas sewa
masing-masing sebesar Rp 493,26 miliar dan Rp 737,07 miliar.
30
Page 32
Pada tanggal 31 Desember 2019, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
penurunan sebesar Rp 256,84 miliar atau setara dengan 19,61% dibandingkan
dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2018. Penurunan ini
terutama disebabkan oleh penurunan utang obligasi sebesar Rp 468,91 miliar
yang disertai dengan kenaikan utang usaha – pihak ketiga, utang lain-lain, dan
biaya yang masih harus dibayar masing-masing sebesar Rp 105,50 miliar,
Rp 42,83 miliar, dan Rp 39,47 miliar.
III.B.4. Ekuitas
Jumlah ekuitas Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021,
2020, 2019, dan 2018 masing-masing adalah sebesar Rp 4.485,47 miliar,
Rp 3.230,91 miliar, Rp 3.010,52 miliar, Rp 3.055,28 miliar, dan
Rp 2.335,31 miliar.
Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
kenaikan sebesar Rp 1.254,56 miliar atau setara dengan 38,83% dibandingkan
dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama
disebabkan oleh laba bersih tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan
sebesar Rp 1.173,42 miliar.
Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
kenaikan sebesar Rp 220,40 miliar atau setara dengan 7,32% dibandingkan
dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama
disebabkan oleh laba bersih tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan
sebesar Rp 230,40 miliar.
Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
penurunan sebesar Rp 44,76 miliar atau setara dengan 1,46% dibandingkan
dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2019. Penurunan ini
terutama disebabkan oleh penurunan ekuitas entitas anak yang berasal dari
kombinasi bisnis sebesar Rp 38,23 miliar.
Pada tanggal 31 Desember 2019, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
kenaikan sebesar Rp 719,97 miliar atau setara dengan 30,83% dibandingkan
dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2018. Kenaikan ini terutama
disebabkan oleh laba tahun berjalan yang dibukukan oleh perseroan sebesar
Rp 686,87 miliar.
31
Page 33
III.B.5. Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31/12/22 31/12/21 31/12/20 31/12/19 31/12/18
Pendapatan bersih 9.801.240 6.042.002 4.781.480 7.472.911 6.245.547
Beban pokok penjualan 5.111.028 3.455.042 2.869.439 4.132.112 3.417.869
Laba kotor 4.690.212 2.586.960 1.912.041 3.340.799 2.827.678
Beban penjualan (2.680.626) (1.783.980) (1.575.954) (2.103.963) (1.737.799)
Beban umum dan administrasi (435.454) (323.510) (256.050) (269.110) (223.243)
Beban keuangan (68.271) (81.709) (97.268) (20.925) (313.212)
Keuntungan (kerugian) kurs mata uang asing - bersih (17.616) (4.596) 25.805 (3.362) (2.030)
Kerugian penghapusan atau penjualan aset tetap (12.162) (19.320) (21.727) (9.645) (10.708)
Penyisihan dan pemulihan penyisihan persediaan - bersih 29.622 (27.243) (21.385) (2.322) (38)
Penghasilan bunga 13.410 6.133 16.513 10.262 13.311
Keuntungan (kerugian) instrumen keuangan derivatif - bersih - 27 4.962 (7.632) 996
Day 1 gain - - - - 27.830
Keuntungan (kerugian) lain-lain - bersih 17.917 (8.748) 3.989 17.163 2.987
Laba (rugi) sebelum pajak 1.537.032 344.014 (9.074) 951.265 585.772
Manfaat (beban) pajak penghasilan - bersih (363.608) (113.619) 13.412 (264.400) (232.451)
Laba bersih tahun berjalan 1.173.424 230.395 4.338 686.865 353.321
Penghasilan komprehensif lainnya 60.360 (2.323) 10.418 (9.637) 10.043
Jumlah laba komprehensif tahun berjalan 1.233.784 228.072 14.756 677.228 363.364
Laba (rugi) bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan
kepada:
Pemilik entitas induk 1.174.747 257.388 2.078 686.771 353.411
Kepentingan non-pengendali (1.323) (26.993) 2.260 94 (90)
III.B.6 Pendapatan Bersih
Pendapatan bersih Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Desember 2022, 2021, 2020, 2019, dan 2018 masing-masing adalah
sebesar Rp 9.801,24 miliar, Rp 6.042,00 miliar, Rp 4.781,48 miliar,
Rp 7.472,91 miliar, dan Rp 6.245,55 miliar.
Pendapatan bersih Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022 mengalami kenaikan sebesar Rp 3.759,24 miliar atau
setara dengan 62,22% dibandingkan dengan pendapatan bersih untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.
Pendapatan bersih Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2021 mengalami kenaikan sebesar Rp 1.260,52 miliar atau
setara dengan 26,36% dibandingkan dengan pendapatan bersih untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020.
Pendapatan bersih Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020 mengalami penurunan sebesar Rp 2.691,43 miliar atau
setara dengan 36,02% dibandingkan dengan pendapatan bersih untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019.
Pendapatan bersih Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2019 mengalami kenaikan sebesar Rp 1.227,36 miliar atau
setara dengan 19,65% dibandingkan dengan pendapatan bersih untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018.
32
Page 34
III.B.7. Laba Bersih Tahun Berjalan
Laba bersih tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021, 2020, 2019, dan 2018
masing-masing adalah sebesar Rp 1.173,42 miliar, Rp 230,40 miliar,
Rp 4,34 miliar, Rp 686,87 miliar, dan Rp 353,32 miliar.
Laba bersih tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022 mengalami kenaikan sebesar Rp 943,03 miliar atau setara
dengan 409,31% dibandingkan dengan laba bersih tahun berjalan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.
Laba bersih tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2021 mengalami kenaikan sebesar Rp 226,06 miliar
dibandingkan dengan laba bersih tahun berjalan untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2020.
Laba bersih tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020 mengalami penurunan sebesar Rp 682,53 miliar atau
setara dengan 99,37% dibandingkan dengan laba bersih tahun berjalan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019.
Laba bersih tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2019 mengalami kenaikan sebesar Rp 333,54 miliar atau setara
dengan 94,40% dibandingkan dengan laba bersih tahun berjalan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018.
33
Page 35
III.B.8. Laporan Arus Kas Konsolidasian
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31/12/22 31/12/21 31/12/20 31/12/19 31/12/18
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan 9.700.582 6.019.897 4.732.247 7.472.465 6.302.868
Pembayaran kas kepada karyawan (979.637) (711.120) (704.726) (793.350) (640.052)
Pembayaran kas kepada pemasok (5.410.579) (3.424.244) (3.225.426) (4.124.263) (3.681.757)
Pembayaran kas untuk beban operasional lainnya (1.364.164) (969.433) (640.801) (1.501.974) (1.200.672)
Penerimaan restitusi pajak penghasilan 109.049 21.123 8.070 50.202 8.458
Pembayaran pajak penghasilan (409.481) (52.119) (109.710) (282.587) (240.210)
Pembayaran bunga dan beban keuangan - - - - (5.068)
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi 1.645.770 884.104 59.654 820.493 543.567
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penerimaan bunga 13.259 6.182 16.617 11.426 9.357
Penerimaan hasil penjualan aset tetap 253 919 1.943 1.083 4.374
Penambahan uang muka pembelian aset tetap (34.269) (4.831) (2.221) (2.226) (3.334)
Penempatan uang jaminan (68.273) (13.672) (1.509) (29.007) (19.088)
Perolehan aset tetap (340.837) (107.559) (104.092) (285.391) (252.913)
Akuisisi entitas anak - - (101.325) - 75
Perolehan merek - - - - (18.500)
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi (429.867) (118.961) (190.587) (304.115) (280.029)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penambahan utang bank 112.070 273.004 1.140.727 350.000 -
Penerimaan dari penerbitan modal disetor entitas anak dari
kepentingan non-pengendali 7.436 13.716 15.278 - 2.500
Kenaikan (penurunan) piutang dan utang kepada pihak
berelasi - bersih (4.318) 1.445 26.333 66.211 (71.353)
Pembayaran bunga dan beban keuangan (14.435) (36.239) (36.976) (10.728) -
Pembayaran utang pembelian aset tetap (31.873) (39.908) (43.948) (41.962) (39.187)
Pembayaran utang bank (79.410) (700.155) (732.270) (350.000) (25.000)
Pembayaran liabilitas sewa (termasuk beban bunga
liabilitas sewa) (526.150) (213.940) (184.827) - -
Pembayaran dividen tunai oleh entitas anak kepada
kepentingan non-pengendali - - (1) - (2)
Penerimaan sehubungan dengan penawaran umum perdana
dan pelaksanaan program management incentive plan - - - - 987.840
Pembayaran pokok obligasi - - - (479.103) (888.897)
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Pendanaan (536.680) (702.077) 184.316 (465.582) (34.099)
KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS 679.223 63.066 53.383 50.796 229.439
KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN 662.414 599.348 545.965 467.205 237.766
Peningkatan kas dan setara kas akibat
akuisisi entitas anak - - - 27.964 -
KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN 1.341.637 662.414 599.348 545.965 467.205
Arus Kas Dari Aktivitas Operasi
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021, 2020, 2019, dan
2018 masing-masing adalah sebesar Rp 1.645,77 miliar, Rp 884,10 miliar,
Rp 59,65 miliar, Rp 820,49 miliar, dan Rp 543,57 miliar.
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 1.645,77 miliar
terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar
Rp 9.700,58 miliar yang disertai dengan pembayaran kas kepada karyawan,
pembayaran kas kepada pemasok, dan pembayaran kas untuk beban
operasional lainnya masing-masing sebesar Rp 979,64 miliar,
Rp 5.410,58 miliar, dan Rp 1.364,16 miliar.
34
Page 36
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 884,10 miliar
terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar
Rp 6.019,90 miliar yang disertai dengan pembayaran kas kepada karyawan,
pembayaran kas kepada pemasok, dan pembayaran kas untuk beban
operasional lainnya masing-masing sebesar Rp 711,12 miliar,
Rp 3.424,24 miliar, dan Rp 969,43 miliar.
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 59,65 miliar
terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar
Rp 4.732,25 miliar yang disertai dengan pembayaran kas kepada karyawan,
pembayaran kas kepada pemasok, dan pembayaran kas untuk beban
operasional lainnya masing-masing sebesar Rp 704,73 miliar,
Rp 3.225,43 miliar, dan Rp 640,80 miliar.
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp 820,49 miliar
terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar
Rp 7.472,47 miliar yang disertai dengan pembayaran kas kepada karyawan,
pembayaran kas kepada pemasok, dan pembayaran kas untuk beban
operasional lainnya masing-masing sebesar Rp 793,35 miliar,
Rp 4.124,26 miliar, dan Rp 1.501,97 miliar.
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 sebesar Rp 543,57 miliar
terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar
Rp 6.302,87 miliar yang disertai dengan pembayaran kas kepada karyawan,
pembayaran kas kepada pemasok, dan pembayaran kas untuk beban
operasional lainnya masing-masing sebesar Rp 640,05 miliar,
Rp 3.681,76 miliar, dan Rp 1.200,67 miliar.
Arus Kas Untuk Aktivitas Investasi
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021, 2020,
2019, dan 2018 masing-masing adalah sebesar Rp 429,87 miliar,
Rp 118,96 miliar, Rp 190,59 miliar, Rp 304,12 miliar, dan Rp 280,03 miliar.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 429,87 miliar
terutama berasal dari penempatan uang jaminan dan perolehan aset tetap
masing-masing sebesar Rp 68,27 miliar dan Rp 340,84 miliar.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 118,96 miliar
terutama berasal dari perolehan aset tetap sebesar Rp 107,56 miliar.
35
Page 37
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 190,59 miliar
terutama berasal dari perolehan aset tetap dan akuisisi entitas anak
masing-masing sebesar Rp 104,09 miliar dan Rp 101,33 miliar.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp 304,12 miliar
terutama berasal dari perolehan aset tetap sebesar Rp 285,39 miliar.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 sebesar Rp 280,03 miliar
terutama berasal dari perolehan aset tetap sebesar Rp 252,91 miliar.
Arus Kas Dari (Untuk) Aktivitas Pendanaan
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021, 2019, dan
2018 masing-masing adalah sebesar Rp 536,68 miliar, Rp 702,08 miliar,
Rp 465,58 miliar, dan Rp 34,10 miliar. Arus kas bersih yang diperoleh dari
aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020 adalah sebesar Rp 184,32 miliar.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 536,68 miliar
terutama berasal dari pembayaran liabilitas sewa (termasuk beban bunga
liabilitas sewa) sebesar Rp 526,15 miliar.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 702,08 miliar
terutama berasal dari pembayaran utang bank sebesar Rp 700,16 miliar.
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 184,32 miliar
terutama berasal dari penambahan utang bank sebesar Rp 1.140,73 miliar
yang disertai dengan pembayaran utang bank dan pembayaran liabilitas sewa
(termasuk beban bunga liabilitas sewa) masing-masing sebesar
Rp 732,27 miliar dan Rp 184,83 miliar.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp 465,58 miliar
terutama berasal dari pembayaran utang bank dan pembayaran pokok obligasi
masing-masing sebesar Rp 350,00 miliar dan Rp 479,10 miliar yang disertai
dengan penambahan utang bank sebesar Rp 350,00 miliar.
36
Page 38
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 sebesar Rp 34,10 miliar
terutama berasal dari pembayaran pokok obligasi sebesar Rp 888,90 miliar
yang disertai dengan penerimaan sehubungan dengan penawaran umum
perdana dan pelaksanaan program management incentive plan sebesar
Rp 987,84 miliar.
III.B.9. Rasio-rasio Keuangan
Keterangan 31/12/22 31/12/21 31/12/20 31/12/19 31/12/18
Rasio Likuiditas
Lancar 2,25 2,21 1,87 3,65 2,47
Rasio Pengelolaan Aset
Perputaran jumlah aset 1,32 1,14 0,89 1,82 1,71
Ekuitas terhadap jumlah aset 0,60 0,61 0,56 0,74 0,64
Rasio Solvabilitas
Jumlah liabilitas terhadap jumlah aset 0,40 0,39 0,44 0,26 0,36
Jumlah liabilitas terhadap ekuitas 0,66 0,65 0,79 0,34 0,56
Rasio Profitabilitas
Marjin laba kotor 47,85% 42,82% 39,99% 44,71% 45,28%
Marjin laba bersih 11,97% 3,81% 0,09% 9,19% 5,66%
Imbal hasil aset 15,78% 4,33% 0,08% 16,72% 9,69%
Imbal hasil ekuitas 26,16% 7,13% 0,14% 22,48% 15,13%
III.B.10. Pengelolaan Aset
Rasio perputaran jumlah aset mencerminkan kemampuan Perseroan
dalam menghasilkan pendapatan dari jumlah investasi Perseroan. Pada
tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021, 2020, 2019, dan 2018, rasio
perputaran jumlah aset masing-masing adalah 1,32; 1,14; 0,89; 1,82; dan 1,71.
Rasio ekuitas terhadap jumlah aset menunjukkan perbandingan ekuitas
Perseroan terhadap jumlah aset Perseroan. Pada tanggal-tanggal
31 Desember 2022, 2021, 2020, 2019, dan 2018, rasio ekuitas terhadap jumlah
aset masing-masing adalah 0,60; 0,61; 0,56; 0,74; dan 0,64.
III.B.11. Solvabilitas
Solvabilitas menunjukkan kemampuan Perseroan untuk memenuhi seluruh
liabilitasnya, yang diukur dengan menggunakan dua pendekatan, yaitu melalui
perbandingan antara jumlah liabilitas dan jumlah aset dan melalui
perbandingan antara jumlah liabilitas dengan ekuitas.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021, 2020, 2019, dan 2018, rasio
jumlah liabilitas terhadap jumlah aset masing-masing adalah 0,40; 0,39; 0,44;
0,26; dan 0,36, sedangkan rasio jumlah liabilitas terhadap ekuitas masing-
masing adalah 0,66; 0,65; 0,79; 0,34; dan 0,56.
37
Page 39
III.B.12. Profitabilitas
Tingkat imbal hasil aset menunjukkan kemampuan Perseroan dalam
menghasilkan laba bersih dari aset yang dimilikinya. Imbal hasil aset untuk
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021, 2020,
2019, dan 2018, masing-masing adalah 15,78%, 4,33%, 0,08%, 16,72%, dan
9,69%.
Tingkat imbal hasil ekuitas menunjukkan kemampuan Perseroan dalam
menghasilkan laba bersih dari ekuitas yang ditanamkan. Imbal hasil ekuitas
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021,
2020, 2019, dan 2018 masing-masing adalah 26,16%, 7,13%, 0,14%, 22,48%,
dan 15,13%.
III.B. Analisis atas Kinerja Historis MAPH
Laporan keuangan MAPH untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022, 2021, dan untuk periode dari tanggal pendirian
4 Februari 2020 sampai dengan 31 Desember 2020 masing-masing telah
diaudit oleh KAP RTC dengan pendapat wajar tanpa pengecualian.
Ikhtisar data keuangan penting MAPH adalah sebagai berikut:
III.B.1. Laporan Posisi Keuangan
(Dalam ribuan PHP)
Keterangan 31/12/22 31/12/21 31/12/20
ASET
ASET LANCAR
Kas 65.110 102.347 9.099
Piutang usaha dan piutang lain-lain 919.524 455.176 113.029
Piutang pinjaman yang jatuh tempo dalam satu tahun 476.328 147.897 -
Persediaan 842.628 414.694 208.119
Biaya dibayar di muka dan aset lancar lain 201.062 84.865 35.903
Jumlah Aset Lancar 2.504.651 1.204.978 366.149
ASET TIDAK LANCAR
Piutang pinjaman setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo
dalam satu tahun 468.066 295.794 -
Aset tetap 35.195 10.068 1.936
Uang muka sewa 1.716 1.544 768
Aset pajak tangguhan 14.232 21.666 -
Jumlah Aset Tidak Lancar 519.208 329.072 2.704
JUMLAH ASET 3.023.860 1.534.051 368.853
38
Page 40
(Dalam ribuan PHP)
Keterangan 31/12/22 31/12/21 31/12/20
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha dan utang lain-lain 375.239 230.387 40.888
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 375.239 230.387 40.888
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang pinjaman 1.484.599 933.282 124.622
Liabilitas imbalan pasca kerja 6.990 4.656 -
Deposit saham untuk di masa mendatang - - 45.443
Liabilitas pajak tangguhan - - 119
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 1.491.589 937.937 170.184
JUMLAH LIABILITAS 1.866.828 1.168.324 211.072
EKUITAS
Modal saham 1.305.828 462.757 157.500
Kerugian kumulatif pengukuran kembali atas liabilitas imbalan
pasca kerja (282) - -
Saldo laba (defisit) (148.515) (97.031) 280
JUMLAH EKUITAS 1.157.032 365.726 157.780
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 3.023.860 1.534.051 368.853
III.B.2. Aset
Jumlah aset MAPH pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021, dan 2020
masing-masing adalah sebesar PHP 3.023,86 juta, PHP 1.534,05 juta, dan
PHP 368,85 juta.
Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah aset MAPH mengalami kenaikan
sebesar PHP 1.489,81 juta atau setara dengan 97,12% dibandingkan dengan
jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama
disebabkan oleh kenaikan piutang usaha dan piutang lain-lain, piutang
pinjaman, serta persediaan masing-masing sebesar PHP 464,35 juta,
PHP 500,70 juta, dan PHP 427,93 juta.
Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah aset MAPH mengalami kenaikan
sebesar PHP 1.165,20 juta atau setara dengan 315,90% dibandingkan dengan
jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama
disebabkan oleh kenaikan piutang usaha dan piutang lain-lain, piutang
pinjaman, serta persediaan masing-masing sebesar PHP 342,15 juta,
PHP 443,69 juta, dan PHP 206,58 juta.
III.B.3. Liabilitas
Jumlah liabilitas MAPH pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021, dan
2020, masing-masing adalah sebesar PHP 1.866,83 juta, PHP 1.168,32 juta,
dan PHP 211,07 juta.
Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah liabilitas MAPH mengalami kenaikan
sebesar PHP 698,50 juta atau setara dengan 59,79% dibandingkan dengan
jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama
disebabkan oleh kenaikan utang pinjaman sebesar PHP 551,32 juta.
39
Page 41
Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah liabilitas MAPH mengalami kenaikan
sebesar PHP 957,25 juta atau setara dengan 453,52% dibandingkan dengan
jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama
disebabkan oleh kenaikan utang pinjaman sebesar PHP 808,66 juta.
III.B.4. Ekuitas
Jumlah ekuitas MAPH pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021, dan
2020 masing-masing adalah sebesar PHP 1.157,03 juta, PHP 365,73 juta, dan
PHP 157,78 juta.
Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah ekuitas MAPH mengalami kenaikan
sebesar PHP 791,31 juta atau setara dengan 216,37% dibandingkan dengan
jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama
disebabkan oleh kenaikan modal saham sebesar PHP 843,07 juta.
Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah ekuitas MAPH mengalami kenaikan
sebesar PHP 207,95 juta atau setara dengan 131,79% dibandingkan dengan
jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama
disebabkan oleh kenaikan modal saham sebesar PHP 305,26 juta.
III.B.5. Laporan Laba Rugi Komprehensif
(Dalam ribuan PHP)
31/12/22 31/12/21 31/12/20
Keterangan
(1 Tahun) (1 Tahun) (11 Bulan)
Pendapatan 1.471.163 634.547 184.608
Beban pokok pendapatan 841.680 372.983 136.343
Laba kotor 629.484 261.565 48.266
Beban penjualan (427.385) (206.485) (14.281)
Beban umum dan administratif (201.857) (137.378) (33.377)
Beban bunga - - (6.009)
Rugi usaha 242 (82.299) (5.401)
Penghasilan (beban) lain-lain - bersih (44.198) (36.797) 5.801
Laba (rugi) sebelum beban pajak penghasilan (43.956) (119.096) 399
Beban (manfaat) pajak penghasilan (7.528) 21.785 (119)
Laba (rugi) periode/tahun berjalan (51.484) (97.311) 280
Pendapatan komprehensif lainnya (282) - -
Jumlah laba (rugi) komprehensif periode/tahun berjalan (51.765) (97.311) 280
III.B.6 Pendapatan
Pendapatan MAPH untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Desember 2022, 2021, dan untuk periode dari tanggal pendirian
4 Februari 2020 sampai dengan tanggal 31 Desember 2020 masing-masing
adalah sebesar PHP 1.471,16 juta, PHP 634,55 juta, dan PHP 184,61 juta.
Pendapatan MAPH untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
mengalami kenaikan sebesar PHP 836,62 juta atau setara dengan 131,84%
dibandingkan dengan pendapatan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2021.
40
Page 42
III.B.7. Laba (Rugi) Periode/Tahun Berjalan
Rugi tahun berjalan MAPH untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Desember 2022 dan 2021 masing-masing adalah sebesar PHP 51,48 juta
dan PHP 97,31 juta. Laba periode berjalan MAPH periode dari tanggal
pendirian 4 Februari 2020 sampai dengan tanggal 31 Desember 2020 adalah
sebesar PHP 0,28 juta.
Rugi tahun berjalan MAPH untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022 mengalami kenaikan sebesar PHP 45,83 juta atau setara
dengan 47,09% dibandingkan dengan rugi tahun berjalan MAPH untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.
III.B.8. Laporan Arus Kas
(Dalam ribuan PHP)
31/12/22 31/12/21 31/12/20
Keterangan
(1 Tahun) (1 Tahun) (11 Bulan)
ARUS KAS UNTUK AKTIVITAS OPERASI
Pendapatan sebelum beban pajak penghasilan (43.956) (119.096) 399
Penyesuaian untuk:
Beban bunga 59.325 32.093 6.009
Pendapatan bunga (44.078) (11.176) (5)
Depresiasi dan amortisasi 7.267 2.714 140
Penyisihan untuk peresediaan usang 5.200 21.068 -
Beban liabilitas imbalan pasca kerja 1.959 4.656 -
Keuntungan (kerugian) yang belum terealisasi dari
selisih kurs (546) 12.549 (5.599)
Kenaikan pada:
Piutang usaha dan piutang lain-lain (418.598) (331.030) (113.029)
Persediaan (433.134) (227.643) (208.119)
Beban dibayar di muka dan aset lancar lain (116.197) (48.962) (35.903)
Utang usaha dan utang lain-lain 88.686 165.274 34.879
Penerimaan bunga 89 58 5
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Operasi (893.982) (499.495) (321.222)
ARUS KAS UNTUK AKTIVITAS INVESTASI
Penerbitan piutang pinjaman (451.505) (437.937) -
Penambahan perolehan aset tetap (32.394) (10.846) (2.076)
Pembayaran untuk uang muka sewa (172) (776) (768)
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi (484.071) (449.560) (2.844)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan pinjaman dari pihak berelasi 1.074.218 920.104 179.884
Penerimaan dari:
Modal saham 484.560 230.738 157.500
Deposit saham untuk di masa mendatang - - 24.225
Pembayaran pinjaman kepada pihak berelasi (217.962) (99.780) (28.445)
Pembayaran beban bunga - (8.758) -
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan 1.340.816 1.042.303 333.164
KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS (37.237) 93.248 9.099
KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN 102.347 9.099 -
KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN 65.110 102.347 9.099
41
Page 43
Arus Kas untuk Aktivitas Operasi
Arus kas yang digunakan untuk aktivitas operasi MAPH untuk tahun yang
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021, dan untuk periode
dari tanggal pendirian 4 Februari 2020 sampai dengan tanggal
31 Desember 2020 masing-masing adalah sebesar PHP 893,98 juta,
PHP 499,50 juta, dan PHP 321,22 juta.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi MAPH untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar PHP 893,98 juta
terutama berasal dari kenaikan piutang usaha dan piutang lain-lain serta
kenaikan persediaan masing-masing sebesar PHP 418,60 juta dan
PHP 433,13 juta.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi MAPH untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar PHP 499,50 juta
terutama berasal dari pendapatan sebelum beban pajak penghasilan, kenaikan
pada piutang usaha dan piutang lain-lain, serta kenaikan persediaan masing-
masing sebesar PHP 119,10 juta, PHP 331,03 juta dan PHP 227,64 juta yang
disertai dengan kenaikan utang usaha dan utang lain-lain sebesar
PHP 165,27 juta.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi MAPH untuk periode
dari tanggal pendirian 4 Februari 2020 sampai dengan tanggal
31 Desember 2020 sebesar PHP 321,22 juta terutama berasal dari kenaikan
piutang usaha dan piutang lain-lain serta kenaikan persediaan masing-masing
sebesar PHP 113,03 juta dan PHP 208,12 juta.
Arus Kas untuk Aktivitas Investasi
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi MAPH untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021, dan untuk
periode dari tanggal pendirian 4 Februari 2020 sampai dengan tanggal
31 Desember 2020 masing-masing adalah sebesar PHP 484,07 juta,
PHP 449,56 juta, dan PHP 2,84 juta.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi MAPH untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar PHP 484,07 juta
terutama berasal dari penerbitan piutang sebesar PHP 451,51 juta.
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi MAPH untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar PHP 449,56 juta terutama
berasal dari penerbitan piutang sebesar PHP 437,94 juta.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi MAPH untuk periode
dari tanggal pendirian 4 Februari 2020 sampai dengan tanggal
31 Desember 2020 sebesar PHP 2,84 juta terutama berasal dari perolehan
aset tetap sebesar PHP 2,08 juta.
42
Page 44
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan MAPH untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021, dan untuk
periode dari tanggal pendirian 4 Februari 2020 sampai dengan tanggal
31 Desember 2020 masing-masing adalah sebesar PHP 1.340,82 juta,
PHP 1.042,30 juta, dan PHP 333,16 juta.
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan MAPH untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar PHP 1.340,82 juta
terutama berasal dari kenaikan penerimaan pinjaman dari pihak berelasi
sebesar PHP 1.074,22 juta.
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan MAPH untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar PHP 1.042,30 juta
terutama berasal dari kenaikan penerimaan pinjaman dari pihak berelasi
sebesar PHP 920,10 juta.
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan MAPH untuk periode
dari tanggal pendirian 4 Februari 2020 sampai dengan tanggal
31 Desember 2020 sebesar PHP 333,16 juta terutama berasal dari kenaikan
penerimaan pinjaman dari pihak berelasi dan penerimaan modal saham
masing-masing sebesar PHP 179,88 juta dan PHP 157,50 juta.
III.B.9. Rasio-rasio Keuangan
Keterangan 31/12/22 31/12/21 31/12/20
Rasio Likuiditas
Lancar 6,67 5,23 8,95
Rasio Pengelolaan Aset
Perputaran jumlah aset 0,49 0,41 0,55
Ekuitas terhadap jumlah aset 0,38 0,24 0,43
Rasio Solvabilitas
Jumlah liabilitas terhadap jumlah aset 0,62 0,76 0,57
Jumlah liabilitas terhadap ekuitas 1,61 3,19 1,34
Rasio Profitabilitas
Marjin laba kotor 42,79% 41,22% 26,14%
Marjin rugi usaha 0,02% -12,97% -2,93%
Marjin laba bersih -3,50% -15,34% 0,15%
Rugi usaha terhadap jumlah aset 0,01% -5,36% -1,60%
Imbal hasil aset -1,70% -6,34% 0,08%
Rugi usaha terhadap ekuitas -4,45% -26,61% 0,19%
Imbal hasil ekuitas -4,45% -26,61% 0,19%
43
Page 45
III.B.10. Pengelolaan Aset
Rasio perputaran jumlah aset mencerminkan kemampuan MAPH dalam
menghasilkan pendapatan dari jumlah investasi MAPH. Pada tanggal-tanggal
31 Desember 2022, 2021, dan 2020 rasio perputaran jumlah aset masing-
masing adalah 0,49; 0,41; dan 0,55.
Rasio ekuitas terhadap jumlah aset menunjukkan perbandingan ekuitas MAPH
terhadap jumlah aset MAPH. Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021,
dan 2020, rasio ekuitas terhadap jumlah aset masing-masing adalah 0,38;
0,24; dan 0,43.
III.B.11. Solvabilitas
Solvabilitas menunjukkan kemampuan MAPH untuk memenuhi seluruh
liabilitasnya, yang diukur dengan menggunakan dua pendekatan, yaitu melalui
perbandingan antara jumlah liabilitas dengan jumlah aset dan melalui
perbandingan antara jumlah liabilitas dengan ekuitas.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021, dan 2020 rasio jumlah
liabilitas terhadap jumlah aset masing-masing adalah 0,62; 0,76; dan 0,57,
sedangkan rasio jumlah liabilitas terhadap ekuitas masing-masing adalah 1,61;
3,19; dan 1,34.
III.B.12. Profitabilitas
Tingkat imbal hasil aset menunjukkan kemampuan MAPH dalam menghasilkan
laba bersih dari aset yang dimilikinya. Imbal hasil aset untuk tahun yang
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020 adalah sebesar 0,08%.
Tingkat imbal hasil ekuitas menunjukkan kemampuan MAPH dalam
menghasilkan laba bersih dari ekuitas yang ditanamkan. Imbal hasil ekuitas
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 adalah sebesar
0,19%.
44
Page 46
III.C. Analisis atas Laporan Proforma
Analisis atas Proforma Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan Sebelum
dan Setelah Transaksi.
Tabel di bawah ini menunjukkan ikhtisar mengenai proforma laporan posisi
keuangan konsolidasian Perseroan sebelum dan setelah Transaksi yang
disusun oleh manajemen Perseroan.
Ikhtisar data keuangan penting proforma pada tanggal 31 Desember 2022:
(Dalam jutaan Rupiah)
Setelah
Keterangan 31/12/22 Penyesuaian
Transaksi
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 1.341.637 - 1.341.637
Piutang usaha
Pihak berelasi 44.049 - 44.049
Pihak ketiga 357.324 - 357.324
Piutang lain-lain 45.489 - 45.489
Persediaan 2.733.298 - 2.733.298
Uang muka 180.813 - 180.813
Pajak dibayar di muka 91.739 - 91.739
Biaya dibayar di muka 40.054 - 40.054
Jumlah Aset Lancar 4.834.403 - 4.834.403
ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan - bersih 49.235 - 49.235
Aset tetap 879.842 - 879.842
Aset hak guna 1.258.740 - 1.258.740
Goodwill dan aset takberwujud lainnya 79.437 - 79.437
Biaya lisensi yang ditangguhkan dan merk - bersih 11.121 - 11.121
Uang jaminan 255.018 - 255.018
Uang muka pembelian aset tetap 36.094 - 36.094
Aset tidak lancar lainnya 30.397 - 30.397
Jumlah Aset Tidak Lancar 2.599.884 - 2.599.884
JUMLAH ASET 7.434.287 - 7.434.287
45
Page 47
(Dalam jutaan Rupiah)
Setelah
Keterangan 31/12/22 Penyesuaian
Transaksi
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank 98.679 - 98.679
Utang usaha
Pihak berelasi 14.746 - 14.746
Pihak ketiga 653.328 - 653.328
Utang lain-lain 325.899 - 325.899
Utang pajak 114.586 - 114.586
Biaya yang masih harus dibayar 353.614 - 353.614
Pendapatan diterima di muka 15.561 - 15.561
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun
Liabilitas sewa 568.148 - 568.148
Utang pembelian kendaraan 620 - 620
Instrumen keuangan derivatif 531 - 531
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 2.145.712 - 2.145.712
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang
jatuh tempo dalam satu tahun
Liabilitas sewa 611.835 - 611.835
Utang pembelian kendaraan 1.073 - 1.073
Liabilitas imbalan kerja 143.821 - 143.821
Liabilitas pajak tangguhan - bersih 1.483 - 1.483
Kewajiban pembongkaran aset 44.889 - 44.889
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 803.101 - 803.101
JUMLAH LIABILITAS 2.948.813 - 2.948.813
EKUITAS
Modal saham 285.040 - 285.040
Tambahan modal disetor - bersih 825.655 - 825.655
Penghasilan komprehensif lain 66.076 - 66.076
Selisih transaksi ekuitas dengan pihak non-pengendali (7.646) - (7.646)
Saldo laba 3.301.331 - 3.301.331
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
Induk 4.470.456 - 4.470.456
Kepentingan non-pengendali 15.018 - 15.018
JUMLAH EKUITAS 4.485.474 - 4.485.474
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 7.434.287 - 7.434.287
46
Page 48
(Dalam jutaan Rupiah)
Setelah
Keterangan 31/12/22 Penyesuaian
Transaksi
Pendapatan bersih 9.801.240 - 9.801.240
Beban pokok penjualan 5.111.028 - 5.111.028
Laba kotor 4.690.212 - 4.690.212
Beban penjualan (2.680.626) (2.680.626)
Beban umum dan administrasi (435.454) (435.454)
Beban keuangan (68.271) (68.271)
Keuntungan (kerugian) kurs mata uang asing - bersih (17.616) (17.616)
Kerugian penghapusan atau penjualan aset tetap (12.162) (12.162)
Penyisihan dan pemulihan penyisihan persediaan - bersih 29.622 29.622
Penghasilan bunga 13.410 13.410
Keuntungan (kerugian) instrumen keuangan derivatif - bersih - -
Day 1 gain - -
Keuntungan (kerugian) lain-lain - bersih 17.917 17.917
Laba sebelum beban pajak 1.537.032 - 1.537.032
Beban pajak penghasilan (363.608) - (363.608)
Laba bersih tahun berjalan 1.173.424 - 1.173.424
Pendapatan komprehensif lainnya 60.360 - 60.360
Jumlah laba komprehensif tahun berjalan 1.233.784 - 1.233.784
Laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 1.174.747 - 1.174.747
Kepentingan non-pengendali (1.323) - (1.323)
III.D. Analisis atas Laporan Penilaian 100,00% Saham MAPH
KR, KJPP resmi berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 2.19.0162
tanggal 15 Juli 2019 dan terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar
modal di OJK dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal
dari OJK No. STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023 (penilai bisnis), telah ditunjuk
oleh manajemen Perseroan sebagai penilai independen sesuai dengan surat
penugasan No. KR/230315-002 tanggal 15 Maret 2023 yang telah disetujui
oleh manajemen Perseroan untuk memberikan pendapat sebagai penilai
independen atas nilai pasar 100,00% saham minoritas MAPH. Hasil penilaian
atas 100,00% saham minoritas MAPH tersebut tertuang dalam laporan
penilaian 100,00% saham MAPH dengan No. 00072/2.0162-
00/BS/05/0153/1/VI/2023 tanggal 23 Juni 2023 dengan ringkasan sebagai
berikut:
1. Pihak-pihak yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang bertransaksi dalam Transaksi adalah MAPH dan AIHP.
2. Objek Penilaian
Objek Penilaian adalah nilai pasar 100,00% saham minoritas MAPH.
47
Page 49
3. Tujuan Penilaian
Tujuan penilaian adalah untuk memperoleh pendapat yang bersifat
independen tentang nilai pasar dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam
mata uang PHP dan/atau ekuivalensinya pada tanggal 31 Desember 2022.
4. Asumsi-asumsi dan Kondisi Pembatas
Penilaian ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
umum bisnis dan keuangan serta peraturan-peraturan Pemerintah yang
berlaku sampai dengan tanggal penerbitan laporan penilaian ini.
Penilaian Objek Penilaian yang dilakukan dengan metode diskonto arus kas
didasarkan pada proyeksi laporan keuangan yang disusun oleh manajemen
MAPH. Dalam penyusunan proyeksi laporan keuangan, berbagai asumsi
dikembangkan berdasarkan kinerja MAPH pada tahun-tahun sebelumnya
dan berdasarkan rencana manajemen di masa yang akan datang. Kami
telah melakukan penyesuaian terhadap proyeksi laporan keuangan tersebut
agar dapat menggambarkan kondisi operasi dan kinerja MAPH yang dinilai
pada saat penilaian ini dengan lebih wajar. Secara garis besar, tidak ada
penyesuaian yang signifikan yang kami lakukan terhadap target kinerja
MAPH yang dinilai. Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian
dan kewajaran proyeksi laporan keuangan berdasarkan kinerja historis
MAPH dan informasi manajemen MAPH terhadap proyeksi laporan
keuangan MAPH tersebut. Kami juga bertanggung jawab atas laporan
penilaian MAPH dan kesimpulan nilai akhir.
Dalam penugasan penilaian ini, kami mengasumsikan terpenuhinya semua
kondisi dan kewajiban Perseroan. Kami juga mengasumsikan bahwa dari
tanggal penilaian sampai dengan tanggal diterbitkannya laporan penilaian
tidak terjadi perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap
asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian. Kami tidak bertanggung
jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi, memutakhirkan
pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan kondisi serta
peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal surat ini.
Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada
keakuratan, kehandalan dan kelengkapan dari semua informasi keuangan,
dan informasi-informasi lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan
dan MAPH atau yang tersedia secara umum yang pada hakekatnya adalah
benar, lengkap, dan tidak menyesatkan dan kami tidak bertanggung jawab
untuk melakukan pemeriksaan independen terhadap informasi-informasi
tersebut. Kami juga bergantung kepada jaminan dari manajemen Perseroan
dan MAPH bahwa mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan
informasi-informasi yang diberikan kepada kami menjadi tidak lengkap atau
menyesatkan.
48
Page 50
Analisis penilaian Objek Penilaian dipersiapkan menggunakan data dan
informasi sebagaimana diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data
dan informasi tersebut dapat mempengaruhi hasil akhir pendapat kami
secara material. Kami tidak bertanggung jawab atas perubahan kesimpulan
atas penilaian kami maupun segala kehilangan, kerusakan, biaya ataupun
pengeluaran apapun yang disebabkan oleh ketidakterbukaan informasi
sehingga data yang kami peroleh menjadi tidak lengkap dan atau dapat
disalahartikan.
Karena hasil dari penilaian kami sangat tergantung dari data serta asumsi-
asumsi yang mendasarinya, perubahan pada sumber data serta asumsi
sesuai data pasar akan mengubah hasil dari penilaian kami. Oleh karena
itu, kami sampaikan bahwa perubahan terhadap data yang digunakan
dapat berpengaruh terhadap hasil penilaian dan bahwa perbedaan yang
terjadi dapat bernilai material. Walaupun isi dari laporan penilaian ini telah
dilaksanakan dengan itikad baik dan dengan cara yang profesional, kami
tidak dapat menerima tanggung jawab atas kemungkinan terjadinya
perbedaan kesimpulan yang disebabkan oleh adanya analisis tambahan,
diaplikasikannya hasil penilaian sebagai dasar untuk melakukan analisis
transaksi ataupun adanya perubahan dalam data yang dijadikan sebagai
dasar penilaian. Laporan penilaian Objek Penilaian bersifat non-disclaimer
opinion dan merupakan laporan yang terbuka untuk publik kecuali terdapat
informasi yang bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional
MAPH.
Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian Objek Penilaian tidak
merupakan dan tidak dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, suatu
penelaahan atau audit atau pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas
informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat dimaksudkan
untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan
atau penyimpangan dalam laporan keuangan atau pelanggaran hukum.
Selanjutnya, kami juga telah memperoleh informasi atas status hukum
MAPH berdasarkan anggaran dasar MAPH.
5. Metode Penilaian yang Digunakan
Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian Objek Penilaian adalah
metode diskonto arus kas (discounted cash flow [DCF] method) dan
metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek (guideline publicly
traded company method).
49
Page 51
Metode diskonto arus kas dipilih mengingat bahwa kegiatan usaha yang
dilaksanakan oleh MAPH di masa depan masih akan berfluktuasi sesuai
dengan perkiraan atas perkembangan usaha MAPH. Dalam melaksanakan
penilaian dengan metode ini, operasi MAPH diproyeksikan sesuai dengan
perkiraan atas perkembangan usaha MAPH. Arus kas yang dihasilkan
berdasarkan proyeksi dikonversi menjadi nilai kini dengan tingkat diskonto
yang sesuai dengan tingkat risiko. Indikasi nilai adalah total nilai kini dari
arus kas tersebut.
Metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek digunakan dalam
penilaian ini karena walaupun di pasar saham perusahaan terbuka tidak
diperoleh informasi mengenai perusahaan sejenis dengan skala usaha dan
aset yang setara, namun diperkirakan data saham perusahaan terbuka
yang ada dapat digunakan sebagai data perbandingan atas nilai saham
yang dimiliki oleh MAPH.
Pendekatan dan metode penilaian di atas adalah yang kami anggap paling
sesuai untuk diaplikasikan dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh
pihak manajemen Perseroan dan MAPH. Tidak tertutup kemungkinan untuk
diaplikasikannya pendekatan dan metode penilaian lain yang dapat
memberikan hasil yang berbeda.
Selanjutnya nilai-nilai yang diperoleh dari tiap-tiap metode tersebut
direkonsiliasi dengan melakukan pembobotan.
6. Kesimpulan Penilaian
Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah kami
terima dan dengan mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang
mempengaruhi penilaian, maka menurut pendapat kami, nilai pasar Objek
Penilaian pada tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar PHP 1,38 miliar.
50
Page 52
III.E. Analisis Inkremental
Dalam evaluasi Pendapat Kewajaran atas Transaksi ini, kami juga melakukan
analisis inkremental dengan mempertimbangkan hal-hal antara lain sebagai
berikut:
• Kontribusi nilai tambah terhadap perusahaan sebagai akibat dari transaksi
yang akan dilakukan, termasuk dampaknya terhadap proyeksi keuangan
Perseroan;
• Biaya atau pendapatan yang relevan;
• Informasi non-keuangan yang relevan; dan
• Prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam menentukan
rencana dan nilai transaksi dengan memperhatikan alternatif lain.
III.E.1. Kontribusi Nilai Tambah terhadap Perseroan
Berikut adalah proyeksi laporan laba rugi komprehensif Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 – 2027:
Sebelum Transaksi
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31/12/23 31/12/24 31/12/25 31/12/26 31/12/27
Pendapatan bersih 15.370.397 16.541.748 17.790.068 19.238.048 20.799.248
Beban pokok penjualan 8.050.424 8.812.767 9.388.186 10.188.402 10.975.318
Laba kotor 7.319.973 7.728.981 8.401.883 9.049.647 9.823.930
Beban usaha 5.085.623 5.272.913 5.440.368 5.627.064 5.812.729
Laba usaha 2.234.350 2.456.068 2.961.514 3.422.583 4.011.201
Beban lain-lain (131.401) (145.867) (137.152) (123.670) (118.488)
Laba sebelum beban pajak 2.102.949 2.310.200 2.824.363 3.298.913 3.892.713
Beban pajak penghasilan (466.922) (534.081) (577.868) (628.672) (682.868)
Laba bersih tahun berjalan 1.636.027 1.776.119 2.246.495 2.670.241 3.209.845
Setelah Transaksi
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31/12/23 31/12/24 31/12/25 31/12/26 31/12/27
Pendapatan bersih 15.370.397 16.639.701 18.013.988 19.501.951 21.113.001
Beban pokok penjualan 8.050.424 8.883.416 9.547.429 10.373.421 11.192.362
Laba kotor 7.319.973 7.756.285 8.466.559 9.128.530 9.920.639
Beban usaha 5.085.623 5.292.692 5.485.581 5.680.350 5.885.837
Laba usaha 2.234.350 2.463.594 2.980.978 3.448.180 4.034.802
Beban lain-lain (126.318) (118.952) (118.612) (118.588) (118.488)
Laba sebelum beban pajak 2.108.032 2.344.641 2.862.366 3.329.593 3.916.313
Beban pajak penghasilan (468.716) (542.692) (587.369) (636.342) (688.768)
Laba bersih tahun berjalan 1.639.316 1.801.949 2.274.997 2.693.251 3.227.545
Berdasarkan analisis tersebut di atas, proyeksi jumlah pendapatan bersih dan
laba bersih tahun berjalan Perseroan sebelum Transaksi masing-masing
adalah sebesar Rp 89,74 triliun dan Rp 11,54 triliun.
51
Page 53
Selanjutnya, proyeksi jumlah pendapatan bersih dan laba bersih tahun berjalan
Perseroan setelah Transaksi masing-masing adalah sebesar Rp 90,64 triliun
dan Rp 11,64 triliun.
Dengan demikian, berdasarkan proyeksi laporan laba rugi komprehensif
tersebut di atas, setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan berpotensi
memperoleh tambahan laba bersih tahun berjalan untuk tahun yang berakhir
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 – 2027, sehingga diharapkan dapat
meningkatkan kinerja keuangan Perseroan pada masa yang akan datang.
III.E.2. Biaya atau Pendapatan yang Relevan
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, tidak
terdapat biaya atau pendapatan yang relevan yang signifikan terkait dengan
Transaksi, selain yang telah diungkapkan dalam Laporan Pendapat Kewajaran.
III.E.3. Informasi Non-Keuangan yang Relevan
III.E.3.a. Produk yang dihasilkan
Ruang lingkup kegiatan usaha MAPH adalah bergerak dalam bidang impor
dan/atau perdagangan, secara grosir (termasuk waralaba), dari barang-barang
seperti namun tidak terbatas pada sepatu olahraga dan fashion, pakaian,
aksesoris dan produk terkait. Dengan demikian, produk MAPH adalah sepatu
olahraga dan fashion, pakaian, aksesoris dan produk terkait.
III.E.3.b. Pasar Geografis
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, pasar geografis MAPH adalah seluruh
wilayah Filipina.
III.E.3.c. Pesaing Usaha
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, pesaing usaha MAPH adalah sebagai
berikut:
• Primer Group of Companies;
• Sonak Corporation; dan
• Venice 66 Fashion Inc.
52
Page 54
III.E.3.d. Strategi dan Rencana Masa Depan (Business Plan)
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, strategi dan rencana masa depan
MAPH adalah sebagai berikut:
• Melakukan pengembangan merek yang dimiliki dengan strategi pemasaran
yang tepat sasaran; dan
• Terus melakukan akuisisi merek baru yang sesuai dengan pasar Filipina
yang dapat meningkatkan profitabilitas perusahaan.
III.E.3.e. Prosedur Pengambilan Keputusan atas Transaksi
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari manajemen Perseroan, proses
pengambilan keputusan atas Transaksi telah dilakukan melalui proses yang
sesuai prosedur internal Perseroan. Setelah menentukan rencana atas
Transaksi, Direktur harus memperoleh persetujuan dari Direktur Utama dan
Dewan Komisaris. Sebelum Direktur mengusulkan usulan rencana atas
Transaksi, Direktur telah melalui tahapan proses analisis internal, sebagaimana
konfirmasi dengan manajemen Perseroan. Dengan demikian, manajemen telah
mengikuti prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam
menentukan rencana dan nilai transaksi dengan memperhatikan alternatif lain.
53
Page 55
IV. ANALISIS ATAS KEWAJARAN TRANSAKSI
Analisis kewajaran Transaksi secara lengkap adalah sebagai berikut:
1. Sebagaimana penilaian yang dilakukan oleh KJPP KR terhadap 100,00%
saham minoritas MAPH sebagaimana termuat dalam laporannya
No. 00072/2.0162-00/BS/05/0153/1/VI/2023 tanggal 23 Juni 2023, nilai
pasar 100,00% saham minoritas MAPH adalah sebesar PHP 1,38 miliar.
Setelah Transaksi menjadi efektif, susunan pemegang saham MAPH
adalah sebagai berikut:
(Dalam PHP)
Persentase
Pemegang Saham Jumlah Saham Jumlah Modal
Kepemilikan
Athletica International Holdings Pte. Ltd. 301.970 61,61% 1.207.880.000
Athletica International Holdings Pte. Ltd. - Saham Baru 163.685 33,40% 654.740.000
ASG Holding Company, Inc. 24.484 5,00% 97.936.000
Susiana Latif 1 0,00% 4.000
Miquel R. Staal 1 0,00% 4.000
Jose Antonio S. Gonzales 1 0,00% 4.000
Jumlah 490.142 100,00% 1.960.568.000
Dengan pertimbangan nilai pasar 100,00% saham minoritas MAPH adalah
sebesar PHP 1,38 miliar dan setelah Transaksi menjadi efektif kepemilikan
AIHP atas MAPH sehubungan dengan Transaksi adalah sebesar 33,40%,
maka secara teoritis, AIHP perlu melakukan penambahan modal kepada
MAPH sebesar PHP 0,69 miliar, dengan perhitungan sebagai berikut:
(Dalam ribuan PHP)
Keterangan Nilai Pasar %
Nilai pasar 100,00% MAPH 1.382.468 66,60%
Transaksi Penambahan Modal 693.167 33,40%
Nilai pasar 100,00% HMI - setelah Rencana Transaksi 2.075.634 100,00%
Dengan demikian, nilai Transaksi sebesar PHP 654,74 juta adalah lebih
rendah dari nilai pasar atas 33,40% saham MAPH sebesar
PHP 693,17 juta, sehingga Perseroan berpotensi membukukan
keuntungan. Selisih nilai transaksi sebesar 5,54% tersebut telah sesuai
dengan POJK 35/2020, persentase mana tidak melebihi 7,50% dari nilai
pasar atas 33,40% saham MAPH sebesar PHP 693,17 juta.
54
Page 56
2. Berikut adalah proyeksi laporan laba rugi komprehensif Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 – 2027:
Sebelum Transaksi
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31/12/23 31/12/24 31/12/25 31/12/26 31/12/27
Pendapatan bersih 15.370.397 16.541.748 17.790.068 19.238.048 20.799.248
Beban pokok penjualan 8.050.424 8.812.767 9.388.186 10.188.402 10.975.318
Laba kotor 7.319.973 7.728.981 8.401.883 9.049.647 9.823.930
Beban usaha 5.085.623 5.272.913 5.440.368 5.627.064 5.812.729
Laba usaha 2.234.350 2.456.068 2.961.514 3.422.583 4.011.201
Beban lain-lain (131.401) (145.867) (137.152) (123.670) (118.488)
Laba sebelum beban pajak 2.102.949 2.310.200 2.824.363 3.298.913 3.892.713
Beban pajak penghasilan (466.922) (534.081) (577.868) (628.672) (682.868)
Laba bersih tahun berjalan 1.636.027 1.776.119 2.246.495 2.670.241 3.209.845
Setelah Transaksi
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31/12/23 31/12/24 31/12/25 31/12/26 31/12/27
Pendapatan bersih 15.370.397 16.639.701 18.013.988 19.501.951 21.113.001
Beban pokok penjualan 8.050.424 8.883.416 9.547.429 10.373.421 11.192.362
Laba kotor 7.319.973 7.756.285 8.466.559 9.128.530 9.920.639
Beban usaha 5.085.623 5.292.692 5.485.581 5.680.350 5.885.837
Laba usaha 2.234.350 2.463.594 2.980.978 3.448.180 4.034.802
Beban lain-lain (126.318) (118.952) (118.612) (118.588) (118.488)
Laba sebelum beban pajak 2.108.032 2.344.641 2.862.366 3.329.593 3.916.313
Beban pajak penghasilan (468.716) (542.692) (587.369) (636.342) (688.768)
Laba bersih tahun berjalan 1.639.316 1.801.949 2.274.997 2.693.251 3.227.545
Berdasarkan analisis tersebut di atas, proyeksi jumlah pendapatan bersih
dan laba bersih tahun berjalan Perseroan sebelum Transaksi masing-
masing adalah sebesar Rp 89,74 triliun dan Rp 11,54 triliun.
Selanjutnya, proyeksi jumlah pendapatan bersih dan laba bersih tahun
berjalan Perseroan setelah Transaksi masing-masing adalah sebesar Rp
90,64 triliun dan Rp 11,64 triliun.
Dengan demikian, berdasarkan proyeksi laporan laba rugi komprehensif
tersebut di atas, setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan berpotensi
memperoleh tambahan laba bersih tahun berjalan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 – 2027, sehingga
diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan Perseroan pada masa
yang akan datang.
55
Page 57
3. Perhitungan jumlah nilai kini dari proyeksi laba bersih tahun berjalan
konsolidasian Perseroan sebelum dan setelah Transaksi untuk tahun yang
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 – 2027 masing-masing
adalah sebesar Rp 10,36 triliun dan Rp 10,45 triliun. Dengan demikian,
jumlah nilai kini dari proyeksi laba bersih tahun berjalan konsolidasian
Perseroan setelah Transaksi untuk tahun yang berakhir pada tanggal-
tanggal 31 Desember 2023 – 2027 lebih besar daripada jumlah nilai kini
dari proyeksi laba bersih tahun berjalan konsolidasian Perseroan sebelum
Transaksi untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Desember 2023 – 2027. Dalam perhitungan nilai kini, digunakan tingkat
diskonto sebesar 12,35%, yang merupakan biaya modal ekuitas Perseroan,
yang ditentukan dengan menggunakan formula sebagai berikut:
ke = Rf + ( β x RPm ) – RBDS
dimana:
ke = Tingkat balikan yang diharapkan dari suatu sekuritas tertentu,
atau biaya modal ekuitas/saham biasa
Rf = Tingkat balikan yang tersedia untuk suatu sekuritas bebas risiko
(risk free rate)
β = Beta
RPm = Premi risiko ekuitas untuk pasar secara keseluruhan (equity risk
premium)
Rf adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen yang dianggap
tidak memiliki kemungkinan gagal bayar. Di Indonesia, instrumen bebas
risiko yang dapat dipilih adalah tingkat bunga Obligasi Pemerintah untuk
jangka panjang. Terkait dengan tanggal penilaian yang jatuh pada tanggal
31 Desember 2022, maka instrumen bebas risiko yang dipakai yaitu
obligasi Indonesia berjangka panjang dalam mata uang Rupiah dengan
jangka waktu 10 tahun dengan tingkat yield rata-rata sebesar 7,01%, yang
diperoleh dari Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA) dan angka tersebut
akan digunakan sebagai tingkat balikan bebas risiko.
RPm adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas risiko dengan
tingkat balikan investasi dalam bentuk penyertaan. Penentuan equity
market risk premium memasukkan premi untuk risiko spesifik negara
(country-specific risk premiums) seperti volatilitas harga saham untuk
menghasilkan base equity market risk premium. Dengan mengikutsertakan
risiko-risiko ini, dihasilkan tingkat diskonto yang mengakomodasi
perubahan-perubahan sentimen jangka pendek di sekuritas pada pasar
negara yang bersangkutan. Untuk penilaian ini, kami menggunakan tingkat
premi risiko sebesar 9,23%, yang diperoleh dari riset Aswath Damodaran
(New York University Business School) tahun 2022 yang diterbitkan pada
bulan Januari tahun 2023.
56
Page 58
Beta (β) adalah faktor untuk meliput risiko sistematis dari suatu ekuitas.
Beta akan dikalikan dengan market risk premium untuk mendapatkan equity
risk premium. Beta Perseroan diperoleh dari riset Bloomberg per tanggal
31 Desember 2022 sebesar 0,83.
Berdasarkan nilai beta tersebut, maka dengan menggunakan persamaan
CAPM dengan memperhitungkan rating-based default spread sebesar
2,33% diperoleh biaya modal atas ekuitas Perseroan sebagaimana tampak
dalam perhitungan di bawah ini:
ke = Rf + ( β x RPm ) – RBDS
= 7,01% + ( 0,83 x 9,23% ) – 2,33%
= 12,35%
Perhitungan jumlah nilai kini dari proyeksi laba bersih tahun berjalan
Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Desember 2023 – 2027 adalah sebagai berikut:
Sebelum Transaksi
(Dalam jutaan Rupiah)
Proyeksi
Keterangan
31/12/23 31/12/24 31/12/25 31/12/26 31/12/27
Laba bersih tahun berjalan 1.636.027 1.776.119 2.246.495 2.670.241 3.209.845
Faktor diskonto 0,9435 0,8901 0,8901 0,8901 0,8901
Nilai kini 1.543.592 1.580.924 1.999.605 2.376.782 2.857.083
Jumlah nilai kini 10.357.985
Setelah Transaksi
(Dalam jutaan Rupiah)
Proyeksi
Keterangan
31/12/23 31/12/24 31/12/25 31/12/26 31/12/27
Laba bersih tahun berjalan 1.639.316 1.801.949 2.274.997 2.693.251 3.227.545
Faktor diskonto 0,9435 0,8901 0,8901 0,8901 0,8901
Nilai kini 1.546.695 1.603.915 2.024.975 2.397.263 2.872.838
Jumlah nilai kini 10.445.686
4. Seiring dengan pemulihan ekonomi di berbagai sektor dan industri di
Filipina, industri ritel merupakan salah satu industri yang memiliki optimisme
akan kinerja penjualan yang lebih baik dengan adanya pencabutan
pembatasan pergerakan, pemulihan pasar tenaga kerja, peningkatan
pariwisata, lonjakan belanja liburan, dan dimulainya kembali kelas tatap
muka diyakini sangat mendukung pertumbuhan ekonomi Filipina.
Pertumbuhan ini juga dipicu oleh faktor internal meliputi pertumbuhan
ekonomi maupun sosial, peningkatan populasi, pertumbuhan segmen kaum
muda, perubahan tren konsumen, dan meningkatnya daya beli konsumen.
Hal ini mendorong Perseroan untuk terus meningkatkan bisnis aktif
Perseroan terutama pada bisnis ritel dan distribusi ke pasar Filipina. Dalam
pengembangan bisnis ritel dan distribusi tersebut, Perseroan memiliki
strategi untuk mengembangkan MAPH sebagai distributor sepatu olahraga,
pakaian, aksesoris dan produk terkait.
57
Page 59
5. Dalam rangka pengembangan bisnisnya, MAPH masih memerlukan
dukungan pendanaan antara lain untuk tambahan modal kerja dalam
menambah lini produk baru dan menjaga ketersediaan persediaan yang
diharapkan dapat memperkuat portofolio bisnis MAPH sebagai distributor
sepatu olahraga, pakaian, aksesoris dan produk terkait dengan merek
internasional guna meningkatkan diversifikasi produk untuk memenuhi
kebutuhan konsumen yang kian variatif.
6. Dengan melakukan Transaksi, Perseroan berupaya untuk menjalankan
strategi bisnisnya dengan terus melihat adanya peluang dan potensi bisnis
yang dapat memberikan tingkat balikan investasi yang lebih memadai serta
meningkatkan nilai kapitalisasi pasar Perseroan secara konsolidasian
dengan membuka banyak gerai dan kerjasama konsinyasi di berbagai
lokasi yang menjadi pusat perbelanjaan sehingga menjadi daya tarik dan
memenuhi kebutuhan masyarakat Filipina.
7. Setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan mengharapkan MAPH dapat
mengembangkan bisnis distribusi sepatu olahraga, pakaian, aksesoris dan
produk terkait yang mendukung pengembangan bisnis Perseroan ke pasar
Filipina dan meningkatkan daya saing Perseroan pada sehingga pada
akhirnya diharapkan dapat mendorong peningkatan kinerja keuangan
konsolidasian Perseroan pada masa yang akan datang dan memberikan
nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.
8. Dalam rangka pengembangan bisnis aktif Perseroan ke pasar Filipina,
selain memiliki lini bisnis distribusi melalui MAPH, Perseroan juga memiliki
lini bisnis ritel melalui PSI, yang merupakan salah satu pelanggan MAPH.
Setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan mengharapkan dukungan
pendanaan yang diperoleh MAPH dapat mendukung kegiatan usaha PSI
dalam bidang perdagangan ritel untuk produk sepatu dan pakaian olahraga
serta aksesoris dan produk-produk terkait. Dengan sinergi kegiatan usaha
MAPH dan PSI, Perseroan mengharapkan dapat memangkas beban usaha
yang pada akhirnya dapat memberikan kontribusi positif terhadap laporan
keuangan konsolidasian Perseroan.
KESIMPULAN
Berdasarkan ruang lingkup pekerjaan, asumsi-asumsi, data, dan informasi yang diperoleh
dari manajemen Perseroan yang digunakan dalam penyusunan laporan ini, penelaahan atas
dampak keuangan Transaksi sebagaimana diungkapkan dalam Laporan Pendapat
Kewajaran ini, kami berpendapat bahwa Transaksi adalah wajar.
58
Page 60
DISTRIBUSI PENDAPAT KEWAJARAN INI
Pendapat Kewajaran ini ditujukan untuk kepentingan Direksi Perseroan dalam kaitannya
dengan Transaksi dan tidak untuk digunakan oleh pihak lain atau untuk kepentingan lain.
Pendapat Kewajaran ini tidak merupakan rekomendasi kepada pemegang saham untuk
menyetujui Transaksi atau melakukan tindakan lainnya dalam kaitan dengan Transaksi dan
tidak dapat digunakan secara demikian oleh pemegang saham.
Pendapat Kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan sebagian
dari analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan isi Pendapat Kewajaran ini secara
keseluruhan dapat menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang
mendasari Pendapat Kewajaran ini.
Pendapat Kewajaran ini juga disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
umum bisnis dan keuangan serta peraturan yang ada pada saat ini. Kami tidak bertanggung
jawab untuk memutakhirkan atau melengkapi Pendapat Kewajaran kami karena peristiwa-
peristiwa yang terjadi setelah tanggal Pendapat Kewajaran ini. Pendapat Kewajaran ini tidak
sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan pihak yang berwenang dan stempel perusahaan
(corporate seal) dari KJPP Kusnanto & rekan.
Hormat kami,
KJPP KUSNANTO & REKAN
Willy D. Kusnanto
Pimpinan Rekan
Izin Penilai : B-1.09.00153
STTD : STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023
Klasifikasi Izin : Penilai Bisnis
MAPPI : 06-S-01996
59
Page 61
Lampiran A
PERNYATAAN PENILAI
1. KR tidak memiliki benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan ataupun
pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan.
2. KR tidak memiliki kepentingan atau keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini.
3. KR tidak memiliki pinjaman dengan Perseroan ataupun pihak-pihak yang terafiliasi
dengan Perseroan.
4. Laporan Pendapat Kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau
merugikan pihak manapun.
5. KR hanya menerima imbalan jasa sesuai dengan surat penugasan KR.
6. Perhitungan dan analisis dalam rangka pemberian Pendapat Kewajaran telah dilakukan
dengan benar dan kami bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran.
60
Page 62
Lampiran B
PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk
Proyeksi Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Sebelum Transaksi
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 - 2027
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31/12/23 31/12/24 31/12/25 31/12/26 31/12/27
Pendapatan bersih 15.370.397 16.541.748 17.790.068 19.238.048 20.799.248
Beban pokok penjualan 8.050.424 8.812.767 9.388.186 10.188.402 10.975.318
Laba kotor 7.319.973 7.728.981 8.401.883 9.049.647 9.823.930
Beban usaha 5.085.623 5.272.913 5.440.368 5.627.064 5.812.729
Laba usaha 2.234.350 2.456.068 2.961.514 3.422.583 4.011.201
Beban lain-lain (131.401) (145.867) (137.152) (123.670) (118.488)
Laba sebelum beban pajak 2.102.949 2.310.200 2.824.363 3.298.913 3.892.713
Beban pajak penghasilan (466.922) (534.081) (577.868) (628.672) (682.868)
Laba bersih tahun berjalan 1.636.027 1.776.119 2.246.495 2.670.241 3.209.845
PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk
Proyeksi Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Setelah Transaksi
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 - 2027
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31/12/23 31/12/24 31/12/25 31/12/26 31/12/27
Pendapatan bersih 15.370.397 16.639.701 18.013.988 19.501.951 21.113.001
Beban pokok penjualan 8.050.424 8.883.416 9.547.429 10.373.421 11.192.362
Laba kotor 7.319.973 7.756.285 8.466.559 9.128.530 9.920.639
Beban usaha 5.085.623 5.292.692 5.485.581 5.680.350 5.885.837
Laba usaha 2.234.350 2.463.594 2.980.978 3.448.180 4.034.802
Beban lain-lain (126.318) (118.952) (118.612) (118.588) (118.488)
Laba sebelum beban pajak 2.108.032 2.344.641 2.862.366 3.329.593 3.916.313
Beban pajak penghasilan (468.716) (542.692) (587.369) (636.342) (688.768)
Laba bersih tahun berjalan 1.639.316 1.801.949 2.274.997 2.693.251 3.227.545
61
Page 63
Lampiran C
PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk
Proyeksi Nilai Kini Laba Tahun Berjalan Sebelum Transaksi
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 - 2027
(Dalam jutaan Rupiah)
Proyeksi
Keterangan
31/12/23 31/12/24 31/12/25 31/12/26 31/12/27
Laba bersih tahun berjalan 1.636.027 1.776.119 2.246.495 2.670.241 3.209.845
Faktor diskonto 0,9435 0,8901 0,8901 0,8901 0,8901
Nilai kini 1.543.592 1.580.924 1.999.605 2.376.782 2.857.083
Jumlah nilai kini 10.357.985
PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk
Proyeksi Nilai Kini Laba Tahun Berjalan Setelah Transaksi
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 - 2027
(Dalam jutaan Rupiah)
Proyeksi
Keterangan
31/12/23 31/12/24 31/12/25 31/12/26 31/12/27
Laba bersih tahun berjalan 1.639.316 1.801.949 2.274.997 2.693.251 3.227.545
Faktor diskonto 0,9435 0,8901 0,8901 0,8901 0,8901
Nilai kini 1.546.695 1.603.915 2.024.975 2.397.263 2.872.838
Jumlah nilai kini 10.445.686
62
Page 64
Lampiran D
Analisis Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Transaksi
Pada tanggal 28 Juni 2023, MAPH dan AIHP telah menandatangani SA sehubungan
dengan Transaksi. Pokok-pokok kesepakatan penting dalam SAadalah sebagai berikut:
• Pihak-pihak yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang bertransaksi berdasarkan SA adalah MAPH dan AIHP.
• Objek dan Nilai Transaksi
Objek transaksi berdasarkan Transaksi adalah transaksi dimana MAPH telah menyetujui
untuk melakukan penerbitan saham baru dan AIHP telah menyetujui untuk mengambil
bagian atas seluruh seluruh saham baru yang diterbitkan oleh MAPH sejumlah 163.685
lembar saham dengan harga pelaksanaan sebesar PHP 4,00 ribu per lembar saham
atau dengan jumlah keseluruhan sebesar PHP 654,74 juta..
Berdasarkan SA, setelah Transaksi menjadi efektif, penambahan modal saham sejumlah
163.685 saham akan setara dengan 33,40%.
• Cara Pembayaran
Berdasarkan SA, pembayaran akan dilakukan secara tunai pada saat tanggal SA
ditandatangani.
• Hukum yang Berlaku
Hukum yang berlaku berdasarkan SA adalah hukum negara Republik Filipina.
63
Page 65
Lampiran E
Analisis atas Laporan Penilaian 100,00% Saham MAPH
KR, KJPP resmi berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 2.19.0162 tanggal 15 Juli
2019 dan terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar modal di OJK dengan Surat
Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal dari OJK No. STTD.PB-01/PJ-
1/PM.223/2023 (penilai bisnis), telah ditunjuk oleh manajemen Perseroan sebagai penilai
independen sesuai dengan surat penugasan No. KR/230315-002 tanggal 15 Maret 2023
yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan untuk memberikan pendapat sebagai penilai
independen atas nilai pasar 100,00% saham minoritas MAPH. Hasil penilaian atas 100,00%
saham minoritas MAPH tersebut tertuang dalam laporan penilaian 100,00% saham MAPH
dengan No. 00072/2.0162-00/BS/05/0153/1/VI/2023 tanggal 23 Juni 2023 dengan ringkasan
sebagai berikut:
1. Pihak-pihak yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang bertransaksi dalam Transaksi adalah MAPH dan AIHP.
2. Objek Penilaian
Objek Penilaian adalah nilai pasar 100,00% saham minoritas MAPH.
3. Tujuan Penilaian
Tujuan penilaian adalah untuk memperoleh pendapat yang bersifat independen tentang
nilai pasar dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam mata uang PHP dan/atau
ekuivalensinya pada tanggal 31 Desember 2022.
4. Asumsi-asumsi dan Kondisi Pembatas
Penilaian ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis
dan keuangan serta peraturan-peraturan Pemerintah yang berlaku sampai dengan
tanggal penerbitan laporan penilaian ini.
Penilaian Objek Penilaian yang dilakukan dengan metode diskonto arus kas didasarkan
pada proyeksi laporan keuangan yang disusun oleh manajemen MAPH. Dalam
penyusunan proyeksi laporan keuangan, berbagai asumsi dikembangkan berdasarkan
kinerja MAPH pada tahun-tahun sebelumnya dan berdasarkan rencana manajemen di
masa yang akan datang. Kami telah melakukan penyesuaian terhadap proyeksi laporan
keuangan tersebut agar dapat menggambarkan kondisi operasi dan kinerja MAPH yang
dinilai pada saat penilaian ini dengan lebih wajar. Secara garis besar, tidak ada
penyesuaian yang signifikan yang kami lakukan terhadap target kinerja MAPH yang
dinilai. Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi
laporan keuangan berdasarkan kinerja historis MAPH dan informasi manajemen MAPH
terhadap proyeksi laporan keuangan MAPH tersebut. Kami juga bertanggung jawab atas
laporan penilaian MAPH dan kesimpulan nilai akhir.
64
Page 66
Dalam penugasan penilaian ini, kami mengasumsikan terpenuhinya semua kondisi dan
kewajiban Perseroan. Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal penilaian sampai
dengan tanggal diterbitkannya laporan penilaian tidak terjadi perubahan apapun yang
berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian.
Kami tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi,
memutakhirkan pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan kondisi serta
peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal surat ini.
Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada keakuratan,
kehandalan dan kelengkapan dari semua informasi keuangan, dan informasi-informasi
lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan dan MAPH atau yang tersedia secara
umum yang pada hakekatnya adalah benar, lengkap, dan tidak menyesatkan dan kami
tidak bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan independen terhadap informasi-
informasi tersebut. Kami juga bergantung kepada jaminan dari manajemen Perseroan
dan MAPH bahwa mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan informasi-
informasi yang diberikan kepada kami menjadi tidak lengkap atau menyesatkan.
Analisis penilaian Objek Penilaian dipersiapkan menggunakan data dan informasi
sebagaimana diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data dan informasi tersebut
dapat mempengaruhi hasil akhir pendapat kami secara material. Kami tidak bertanggung
jawab atas perubahan kesimpulan atas penilaian kami maupun segala kehilangan,
kerusakan, biaya ataupun pengeluaran apapun yang disebabkan oleh ketidakterbukaan
informasi sehingga data yang kami peroleh menjadi tidak lengkap dan atau dapat
disalahartikan.
Karena hasil dari penilaian kami sangat tergantung dari data serta asumsi-asumsi yang
mendasarinya, perubahan pada sumber data serta asumsi sesuai data pasar akan
mengubah hasil dari penilaian kami. Oleh karena itu, kami sampaikan bahwa perubahan
terhadap data yang digunakan dapat berpengaruh terhadap hasil penilaian dan bahwa
perbedaan yang terjadi dapat bernilai material. Walaupun isi dari laporan penilaian ini
telah dilaksanakan dengan itikad baik dan dengan cara yang profesional, kami tidak
dapat menerima tanggung jawab atas kemungkinan terjadinya perbedaan kesimpulan
yang disebabkan oleh adanya analisis tambahan, diaplikasikannya hasil penilaian
sebagai dasar untuk melakukan analisis transaksi ataupun adanya perubahan dalam
data yang dijadikan sebagai dasar penilaian. Laporan penilaian Objek Penilaian bersifat
non-disclaimer opinion dan merupakan laporan yang terbuka untuk publik kecuali
terdapat informasi yang bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional MAPH.
Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian Objek Penilaian tidak merupakan dan
tidak dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit atau
pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut
juga tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian
internal, kesalahan atau penyimpangan dalam laporan keuangan atau pelanggaran
hukum. Selanjutnya, kami juga telah memperoleh informasi atas status hukum MAPH
berdasarkan anggaran dasar MAPH.
65
Page 67
5. Metode Penilaian yang Digunakan
Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian Objek Penilaian adalah metode
diskonto arus kas (discounted cash flow [DCF] method) dan metode pembanding
perusahaan tercatat di bursa efek (guideline publicly traded company method).
Metode diskonto arus kas dipilih mengingat bahwa kegiatan usaha yang dilaksanakan
oleh MAPH di masa depan masih akan berfluktuasi sesuai dengan perkiraan atas
perkembangan usaha MAPH. Dalam melaksanakan penilaian dengan metode ini,
operasi MAPH diproyeksikan sesuai dengan perkiraan atas perkembangan usaha
MAPH. Arus kas yang dihasilkan berdasarkan proyeksi dikonversi menjadi nilai kini
dengan tingkat diskonto yang sesuai dengan tingkat risiko. Indikasi nilai adalah total nilai
kini dari arus kas tersebut.
Metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek digunakan dalam penilaian ini
karena walaupun di pasar saham perusahaan terbuka tidak diperoleh informasi
mengenai perusahaan sejenis dengan skala usaha dan aset yang setara, namun
diperkirakan data saham perusahaan terbuka yang ada dapat digunakan sebagai data
perbandingan atas nilai saham yang dimiliki oleh MAPH.
Pendekatan dan metode penilaian di atas adalah yang kami anggap paling sesuai untuk
diaplikasikan dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh pihak manajemen
Perseroan dan MAPH. Tidak tertutup kemungkinan untuk diaplikasikannya pendekatan
dan metode penilaian lain yang dapat memberikan hasil yang berbeda.
Selanjutnya nilai-nilai yang diperoleh dari tiap-tiap metode tersebut direkonsiliasi dengan
melakukan pembobotan.
6. Kesimpulan Penilaian
Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah kami terima dan
dengan mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang mempengaruhi penilaian,
maka menurut pendapat kami, nilai pasar Objek Penilaian pada tanggal 31 Desember
2022 adalah sebesar PHP 1,38 miliar.
66
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.364
14491 ms
12 Sep 2026 22:10
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [{'area_sqm': None,
'category': 'OTHER',
'description': 'dalam Pendapat Kewajaran atas Transaksi adalah '
'transaksi dimana MAPH'}],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'MATERIAL_FACT',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': 'dalam Pendapat Kewajaran atas Transaksi adalah transaksi '
'dimana MAPH',
'object_truncated': True,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': None}