Skip to content
Back to announcement

20230703_MAPA_Informasi Transaksi Afiliasi_31335867_lamp5.pdf

Asset transaction Needs review MAPA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 58

Page 1
Kusnanto & rekan
 Independent Business Appraisers
License : 2.19.0162
Indonesia
Page 2
No. : 00076/2.0162-00/BS/02/0153/1/VI/2023                                 26 Juni 2023



Kepada Yth.

PT MAP AKTIF ADIPERKASA Tbk
Gedung Sahid Sudirman Center Lt. 26
Jl. Jend. Sudirman Kav. 86
Jakarta 10220

U.p. : Direksi

Hal : Pendapat Kewajaran atas Transaksi


Dengan hormat,

Pada tanggal 26 Juni 2023, PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (selajutnya disebut “Perseroan”)
dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (selanjutnya disebut “MAPI”) telah menandatangani
Perubahan dan Pernyataan Kembali atas Perjanjian Jasa Manajemen (selanjutnya disebut
“PPKPJM”), dimana Perseroan bermaksud untuk mengubah Perjanjian Jasa Manajemen
yang telah ditandatangani oleh Perseroan dan MAPI pada tanggal 2 Januari 2023
(selanjutnya disebut “PJM”) dan Term Sheet of Shared Service Agreement yang
sebelumnya telah ditandatangani oleh Perseroan dan MAPI pada tanggal 30 Maret 2015
(selanjutnya disebut “Term Sheet”) dengan memasukkan perubahan-perubahan
sebagaimana dimaksud dalam PPKPJM (selanjutnya disebut “Transaksi”).

Sehubungan dengan Transaksi tersebut, manajemen Perseroan telah menunjuk Kantor
Jasa Penilai Publik (selanjutnya disebut “KJPP”) Kusnanto & rekan (selanjutnya disebut
“KR” atau “kami”) untuk memberikan pendapat sebagai penilai independen atas kewajaran
Transaksi sesuai dengan surat penugasan No. KR/230512-001 tanggal 12 Mei 2023 yang
telah disetujui oleh manajemen Perseroan. Selanjutnya, kami sebagai KJPP resmi
berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 2.19.0162 tanggal 15 Juli 2019 dan terdaftar
sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar modal di Otoritas Jasa Keuangan (selanjutnya
disebut “OJK”) dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal dari OJK
No. STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023 (penilai bisnis), menyampaikan pendapat kewajaran
(fairness opinion) (selanjutnya disebut “Pendapat Kewajaran”) atas Transaksi.
Page 3
ALASAN DAN LATAR BELAKANG TRANSAKSI

Perseroan merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka (publicly-held
company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Ruang lingkup
kegiatan usaha Perseroan meliputi perdagangan, jasa, industri, dan pengangkutan. Saat ini,
kegiatan Perseroan terutama dalam bidang perdagangan eceran atas produk sports, golf,
kids, dan lifestyle di lebih dari 1.000 toko/outlet yang berlokasi di Jakarta, Bandung,
Surabaya, Bali, Medan, Makassar, Batam, Manado, dan kota-kota lainnya di Indonesia.
Perseroan berdomisili di Sahid Sudirman Center Lantai 26, Jalan Jenderal Sudirman Kavling
86, Jakarta 10220, dengan nomor telepon: (021) 8064 8488, nomor faksimile:
(021) 2788 9888, dan email: corporate.secretary@map.co.id.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, pada tanggal
31 Desember 2022, Perseroan merupakan entitas anak MAPI dengan kepemilikan sebesar
68,84%. MAPI merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka (publicy-
held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Ruang lingkup
kegiatan usaha MAPI adalah bergerak dalam bidang perdagangan eceran pakaian, sepatu,
aksesoris, tas dan peralatan olahraga di lebih dari 2.500 toko/outlet yang berlokasi di
Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, Medan, Makassar, Batam, Manado dan kota-kota lainnya
di Indonesia and Asia Tenggara.

Sebelumnya pada tanggal 30 Maret 2015, Perseroan dan MAPI telah menandatangani PJM
dan Term Sheet, dimana Perseroan sebagai entitas anak MAPI telah menerima jasa-jasa
sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Perseroan dari MAPI dengan rincian jasa yang
ditawarkan sebagai berikut:


  No                Keterangan

    1   Korporasi
    2   Informasi teknologi
    3   Keuangan dan akuntansi
    4   Sumber daya manusia
    5   Iklan dan promosi
    6   Administrasi hukum
    7   Distribusi
    8   Sekretaris perusahaan
    9   Urusan umum dan perijinan
   10   Komunikasi perusahaan
   11   Tanggung jawab sosial perusahaan
   12   Bendahara perusahaan
   13   Pengadaan barang
   14   Audit internal dan kepatuhan
   15   Pelatihan




                                            2
Page 4
Sehubungan dengan jasa-jasa yang ditawarkan oleh MAPI kepada Perseroan tersebut di
atas, dengan keunggulan akses terhadap jaringan distribusi yang luas dan pengalaman
serta keahlian yang dimiliki manajemen MAPI, MAPI terus berupaya untuk mendukung
kegiatan operasional grup dan seluruh portofolio bisnis MAPI, salah satunya adalah
Perseroan sebagai entitas anak yang bergerak di bidang ritel produk sports, golf, kids, dan
lifestyle sehingga diharapkan dapat mendukung manajemen Perseroan untuk memperkuat
model bisnis dan kegiatan operasional perusahaan, strategi perusahaan, akses finansial,
serta manajemen risiko yang pada akhirnya akan memberikan peluang bagi Perseroan
untuk dapat memaksimalkan efisiensi kegiatan dan aktivitas operasional Perseroan.

Dalam pengembangan rencana strategis Perseroan untuk menjangkau pangsa pasarnya,
Perseroan berada dalam satu area yang terintegrasi dengan MAPI, hal ini telah menciptakan
sinergi yang kuat antara Perseroan dan MAPI sebagai perusahaan ritel terkemuka serta
dapat meningkatkan minat para pemilik brand ternama untuk menjalin kerja sama dengan
Perseroan dan MAPI. Perseroan memandang dukungan dari MAPI sebagai entitas induk
dapat membantu akselerasi terhadap perkembangan bisnis dari Perseroan maupun MAPI.
Pengembangan bisnis tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap Perseroan dan
MAPI antara lain bertambahnya jaringan produk baru serta berpotensi dapat meningkatkan
pangsa pasar.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, saat ini, Perseroan
telah memperluas jaringan dan akses penjualan ke mancanegara dengan memiliki berbagai
portofolio bisnis melalui entitas anaknya yang berlokasi di luar Indonesia, seperti Vietnam,
Malaysia, Filipina, Singapura, Kamboja, dan Thailand. Hal ini meningkatkan kebutuhan
Perseroan akan pentingnya untuk menjaga proses kegiatan administrasi dan operasional
Perseroan dapat terselenggara dengan lancar sesuai dengan standar kualitas yang
ditetapkan untuk diterapkan pada perusahaan-perusahaan dalam kelompok usaha (grup)
MAPI dan Perseroan serta membatasi pengungkapan informasi dan data Perseroan yang
bersifat rahasia kepada pihak ketiga sehingga tercipta sinergi dalam penerapan kebijakan-
kebijakan terkait pelaksanaan kegiatan administrasi dan operasional antara Perseroan
dengan MAPI sebagai induk usaha, maka Perseroan melakukan Transaksi.

Dengan melakukan Transaksi, Perseroan dan MAPI telah sepakat untuk melakukan
perubahan atas biaya-biaya yang akan ditagihkan oleh MAPI kepada Perseroan, dimana
Perseroan akan memperoleh efisiensi atas biaya-biaya kegiatan operasional di berbagai sisi
sesuai dengan jasa-jasa yang ditawarkan oleh MAPI kepada Perseroan dibandingkan
dengan apabila Perseroan memiliki sumber daya manusia untuk masing-masing divisi
internal yang dibutuhkan Perseroan untuk menjalankan kegiatan operasional Perseroan.
Perseroan berkeyakinan bahwa Transaksi merupakan salah satu upaya Perseroan dalam
memenuhi kebutuhan dan menunjang kegiatan internal operasional Perseroan yang
berkesinambungan.

Setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan berharap dapat terus meningkatkan sinergi
kerjasama antara Perseroan dan MAPI dalam hal meningkatkan pertumbuhan bisnis dan
efisiensi biaya perusahaan untuk kinerja keuangan konsolidasian yang semakin baik dan
dapat memberikan kontribusi positif bagi seluruh pemangku kepentingan Perseroan pada
masa yang akan datang.




                                             3
Page 5
Alasan dilakukannya Transaksi adalah sebagai berikut:

•   Dengan keunggulan akses terhadap jaringan distribusi yang luas dan pengalaman serta
    keahlian yang dimiliki manajemen MAPI, MAPI terus berupaya untuk mendukung
    kegiatan operasional grup dan seluruh portofolio bisnis MAPI, salah satunya adalah
    Perseroan sebagai entitas anak yang bergerak di bidang ritel produk sports, golf, kids,
    dan lifestyle sehingga diharapkan dapat mendukung manajemen Perseroan untuk
    memperkuat model bisnis dan kegiatan operasional perusahaan, strategi perusahaan,
    akses finansial, serta manajemen risiko yang pada akhirnya akan memberikan peluang
    bagi Perseroan untuk dapat memaksimalkan efisiensi kegiatan dan aktivitas operasional
    Perseroan.

•   Dalam pengembangan rencana strategis Perseroan untuk menjangkau pangsa
    pasarnya, Perseroan berada dalam satu area yang terintegrasi dengan MAPI, hal ini
    telah menciptakan sinergi yang kuat antara Perseroan dan MAPI sebagai perusahaan
    ritel terkemuka serta dapat meningkatkan minat para pemilik brand ternama untuk
    menjalin kerja sama dengan Perseroan dan MAPI. Perseroan memandang dukungan
    dari MAPI sebagai entitas induk dapat membantu akselerasi terhadap perkembangan
    bisnis dari Perseroan maupun MAPI. Pengembangan bisnis tersebut dapat memberikan
    dampak positif terhadap Perseroan dan MAPI antara lain bertambahnya jaringan produk
    baru serta berpotensi dapat meningkatkan pangsa pasar.

•   Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, saat ini, Perseroan
    telah memperluas jaringan dan akses penjualan ke mancanegara dengan memiliki
    berbagai portofolio bisnis melalui entitas anaknya yang berlokasi di luar Indonesia,
    seperti Vietnam, Malaysia, Filipina, Singapura, Kamboja, dan Thailand. Hal ini
    meningkatkan kebutuhan Perseroan akan pentingnya untuk menjaga proses kegiatan
    administrasi dan operasional Perseroan dapat terselenggara dengan lancar sesuai
    dengan standar kualitas yang ditetapkan untuk diterapkan pada perusahaan-perusahaan
    dalam kelompok usaha (grup) MAPI dan Perseroan serta membatasi pengungkapan
    informasi dan data Perseroan yang bersifat rahasia kepada pihak ketiga sehingga
    tercipta sinergi dalam penerapan kebijakan-kebijakan terkait pelaksanaan kegiatan
    administrasi dan operasional antara Perseroan dengan MAPI sebagai induk usaha,
    maka Perseroan melakukan Transaksi.

•   Dengan melakukan Transaksi, Perseroan memperoleh efisiensi atas biaya-biaya
    kegiatan operasional di berbagai sisi sesuai dengan jasa-jasa yang ditawarkan oleh
    MAPI kepada Perseroan dibandingkan dengan apabila Perseroan memiliki sumber daya
    manusia untuk masing-masing divisi internal yang dibutuhkan Perseroan untuk
    menjalankan kegiatan operasional Perseroan. Perseroan berkeyakinan bahwa Transaksi
    merupakan salah satu upaya Perseroan dalam memenuhi kebutuhan dan menunjang
    kegiatan internal operasional Perseroan yang berkesinambungan.

•   Setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan berharap dapat terus meningkatkan sinergi
    kerjasama antara Perseroan dan MAPI dalam hal meningkatkan pertumbuhan bisnis dan
    efisiensi biaya perusahaan untuk kinerja keuangan konsolidasian yang semakin baik dan
    dapat memberikan kontribusi positif bagi seluruh pemangku kepentingan Perseroan
    pada masa yang akan datang.



                                             4
Page 6
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, mengingat bahwa
Perseroan merupakan entitas anak MAPI dengan kepemilikan sebesar 68,84% pada tanggal
31 Desember 2022 dan terdapat kesamaan pengurus Perseroan dan MAPI, maka Transaksi
merupakan transaksi afiliasi, sehingga Perseroan harus memenuhi Peraturan OJK
No. 42/POJK.04/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang “Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
Kepentingan” (selanjutnya disebut “POJK 42/2020”).

Selanjutnya, berdasarkan laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
(selanjutnya disebut “KAP”) Imelda & Rekan (selanjutnya disebut “IR”), jumlah ekuitas
Perseroan adalah sebesar Rp 4,49 triliun. Selanjutnya, berdasarkan PPKPJM, nilai transaksi
atas Transaksi tersebut adalah sebesar Rp 0,07 triliun.

Dengan demikian, jumlah nilai transaksi dari Transaksi tersebut mencerminkan kurang dari
20,00% ekuitas Perseroan per tanggal 31 Desember 2022, sehingga berdasarkan
keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Transaksi bukan merupakan
transaksi material sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tanggal
20 April 2020 tentang “Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha” (selanjutnya
disebut “POJK 17/2020”).

Untuk transaksi yang tergolong dalam kategori transaksi afiliasi, POJK 42/2020
mensyaratkan adanya laporan pendapat kewajaran atas transaksi tersebut, yang disiapkan
oleh penilai independen.

Dengan demikian, dalam rangka pelaksanaan Transaksi tersebut, maka Perseroan
menunjuk penilai independen, KR untuk memberikan Pendapat Kewajaran atas Transaksi.

Selanjutnya, Pendapat Kewajaran ini hanya dapat digunakan sehubungan dengan
Transaksi dan tidak dapat digunakan untuk kepentingan lainnya. Pendapat Kewajaran ini
juga tidak dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi untuk menyetujui atau tidak
menyetujui Transaksi atau mengambil tindakan tertentu atas Transaksi.


OBJEK TRANSAKSI PENDAPAT KEWAJARAN

Objek transaksi dalam Pendapat Kewajaran atas Transaksi adalah transaksi dimana
Perseroan bermaksud untuk mengubah PJM dan Term Sheet dengan memasukkan
perubahan-perubahan sebagaimana dimaksud dalam PPKPJM.




                                            5
Page 7
MAKSUD DAN TUJUAN PENDAPAT KEWAJARAN

Maksud dan tujuan penyusunan laporan pendapat kewajaran atas Transaksi adalah untuk
memberikan gambaran kepada Direksi Perseroan mengenai kewajaran Transaksi dari
aspek keuangan dan untuk memenuhi ketentuan yang berlaku, yaitu POJK 42/2020.

Pendapat Kewajaran ini disusun dengan memenuhi ketentuan-ketentuan dalam Peraturan
OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang “Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
Pasar Modal” tanggal 25 Mei 2020 (selanjutnya disebut “POJK 35/2020”).


TANGGAL PENDAPAT KEWAJARAN

Pendapat Kewajaran atas Transaksi dalam Laporan Pendapat Kewajaran diperhitungkan
pada tanggal 31 Desember 2022. Tanggal ini dipilih atas dasar pertimbangan kepentingan
dan tujuan analisis Pendapat Kewajaran atas Transaksi.


JENIS LAPORAN

Jenis Laporan Pendapat Kewajaran atas Transaksi ini merupakan laporan terinci.


DATA DAN INFORMASI YANG DIGUNAKAN

Dalam menyusun Pendapat Kewajaran ini, kami telah menelaah, mempertimbangkan,
mengacu, atau melaksanakan prosedur atas data dan informasi, antara lain sebagai berikut:

1. Keterbukaan Informasi sehubungan dengan Transaksi yang disusun oleh manajemen
   Perseroan;

2. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (selanjutnya disebut
   “KAP”) Imelda & rekan (selanjutnya disebut “IR”) sebagaimana tertuang dalam
   laporannya No. 00100/2.1265/AU.1/05/0556-2/1/III/2023 tanggal 28 Maret 2023 dengan
   pendapat wajar tanpa pengecualian dengan hal lain;

3. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh KAP IR sebagaimana tertuang dalam
   laporannya No. 00096/2.1265/AU.1/05/0556-1/1/III/2022 tanggal 29 Maret 2022 dengan
   pendapat wajar tanpa pengecualian dengan hal lain;

4. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh KAP IR sebagaimana tertuang dalam
   laporannya No. 00088/2.1265/AU.1/05/1081-2/1/III/2021 tanggal 30 Maret 2021 dengan
   pendapat wajar tanpa pengecualian dengan penekanan suatu hal dan hal lain;




                                           6
Page 8
5. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2019 yang telah diaudit oleh KAP IR sebagaimana tertuang dalam
   laporannya No. 00105/2.1265/AU.1/05/1081-1/1/III/2020 tanggal 26 Maret 2020 dengan
   pendapat wajar tanpa pengecualian dengan hal lain;

6. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2018 yang telah diaudit oleh KAP Satrio Bing Eny & Rekan (selanjutnya
   disebut      “SBER”)       sebagaimana         tertuang     dalam     laporannya
   No. 00107/2.1097/AU.1/05/0558-2/1/III/2019 tanggal 15 Maret 2019 dengan pendapat
   wajar tanpa pengecualian dengan hal lain;

7. Laporan keuangan konsolidasian proforma Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
   tanggal 31 Desember 2022 sehubungan dengan Transaksi yang telah dibuat oleh
   manajemen Perseroan;

8. Proyeksi laporan keuangan konsolidasian Perseroan sebelum dan setelah Transaksi
   untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 – 2027 yang
   disusun oleh manajemen Perseroan;

9. PPKPJM;

10. PJM;

11. Term Sheet;

12. Anggaran dasar Perseroan yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam akta No. 108
    tanggal 18 Agustus 2021 oleh Hannywati Gunawan, S.H., notaris di Jakarta terkait
    penyesuaian anggaran dasar Perseroan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
    Indonesia nomor 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat
    Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka;

13. Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan, yaitu Miquel Rodrigo Staal
    dengan posisi sebagai Direktur, mengenai alasan, latar belakang, dan hal-hal lain yang
    terkait dengan Transaksi;

14. Informasi mengenai rencana-rencana bisnis yang akan dilakukan oleh Perseroan di
    masa mendatang;

15. Dokumen-dokumen lain yang berhubungan dengan Transaksi;

16. Data dan informasi industri berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
    website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia,
    dan Bloomberg;

17. Data dan informasi pasar berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
    website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia,
    dan Bloomberg;




                                            7
Page 9
18. Data dan informasi ekonomi berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
    website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia,
    dan Bloomberg;

19. Informasi lain dari pihak manajemen Perseroan serta pihak-pihak lain yang relevan
    untuk penugasan; dan

20. Berbagai sumber informasi baik berdasarkan media cetak maupun elektronik dan hasil
    analisis lain yang kami anggap relevan.


KONDISI PEMBATAS DAN ASUMSI-ASUMSI POKOK

Analisis Pendapat Kewajaran atas Transaksi dipersiapkan menggunakan data dan informasi
sebagaimana diungkapkan di atas, data dan informasi mana telah kami telaah. Dalam
melaksanakan analisis, kami bergantung pada keakuratan, kehandalan, dan kelengkapan
dari semua informasi keuangan, informasi atas status hukum Perseroan dan informasi-
informasi lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan atau yang tersedia secara umum
dan kami tidak bertanggung jawab atas kebenaran informasi-informasi tersebut. Segala
perubahan atas data dan informasi tersebut dapat mempengaruhi hasil akhir pendapat kami
secara material. Kami juga bergantung kepada jaminan dari manajemen Perseroan bahwa
mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan informasi-informasi yang diberikan
kepada kami menjadi tidak lengkap atau menyesatkan. Oleh karenanya, kami tidak
bertanggung jawab atas perubahan kesimpulan atas Pendapat Kewajaran kami dikarenakan
adanya perubahan data dan informasi tersebut.

Proyeksi laporan keuangan konsolidasian Perseroan sebelum dan setelah Transaksi
disusun oleh manajemen Perseroan. Kami telah melakukan penelaahan atas proyeksi
laporan keuangan tersebut dan proyeksi laporan keuangan tersebut telah menggambarkan
kondisi operasi dan kinerja Perseroan. Secara garis besar, tidak ada penyesuaian yang
signifikan yang perlu kami lakukan terhadap target kinerja Perseroan.

Kami tidak melakukan inspeksi atas aset tetap atau fasilitas Perseroan. Selain itu, kami juga
tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari Transaksi. Jasa-jasa yang kami
berikan kepada Perseroan dalam kaitan dengan Transaksi hanya merupakan pemberian
Pendapat Kewajaran atas Transaksi dan bukan jasa-jasa akuntansi, audit, atau perpajakan.
Kami tidak melakukan penelitian atas keabsahan Transaksi dari aspek hukum dan implikasi
aspek perpajakan. Pendapat Kewajaran atas Transaksi hanya ditinjau dari segi ekonomis
dan keuangan. Laporan Pendapat Kewajaran atas Transaksi bersifat non-disclaimer opinion
dan merupakan laporan yang terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat
rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan. Selanjutnya, kami juga telah
memperoleh informasi atas status hukum Perseroan berdasarkan anggaran dasar
Perseroan.




                                             8
Page 10
Pekerjaan kami yang berkaitan dengan Transaksi tidak merupakan dan tidak dapat
ditafsirkan merupakan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit, atau
pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga
tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal,
kesalahan atau penyimpangan dalam laporan keuangan, atau pelanggaran hukum. Selain
itu, kami tidak mempunyai kewenangan dan tidak berada dalam posisi untuk mendapatkan
dan menganalisis suatu bentuk transaksi-transaksi lainnya di luar Transaksi yang ada dan
mungkin tersedia untuk Perseroan serta pengaruh dari transaksi-transaksi tersebut terhadap
Transaksi.

Pendapat Kewajaran ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
umum bisnis dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah terkait dengan Transaksi
pada tanggal Pendapat Kewajaran ini diterbitkan.

Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini, kami menggunakan beberapa asumsi, seperti
terpenuhinya semua kondisi dan kewajiban Perseroan serta semua pihak yang terlibat
dalam Transaksi. Transaksi akan dilaksanakan seperti yang telah dijelaskan sesuai dengan
jangka waktu yang telah ditetapkan serta keakuratan informasi mengenai Transaksi yang
diungkapkan oleh manajemen Perseroan.

Pendapat Kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan sebagian
dari analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan informasi dan analisis lainnya secara
utuh sebagai satu kesatuan dapat menyebabkan pandangan dan kesimpulan yang
menyesatkan atas proses yang mendasari Pendapat Kewajaran. Penyusunan Pendapat
Kewajaran ini merupakan suatu proses yang rumit dan mungkin tidak dapat dilakukan
melalui analisis yang tidak lengkap.

Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal penerbitan Pendapat Kewajaran sampai
dengan tanggal terjadinya Transaksi ini tidak terjadi perubahan apapun yang berpengaruh
secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penyusunan Pendapat
Kewajaran ini. Kami tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi,
memutakhirkan pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan kondisi, serta
peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini. Perhitungan dan analisis dalam
rangka pemberian Pendapat Kewajaran telah dilakukan dengan benar dan kami
bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran.

Kesimpulan Pendapat Kewajaran ini berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang
memiliki dampak material terhadap Transaksi. Perubahan tersebut termasuk, namun tidak
terbatas pada, perubahan kondisi baik secara internal pada Perseroan maupun secara
eksternal, yaitu kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis, perdagangan dan
keuangan, serta peraturan-peraturan pemerintah Indonesia dan peraturan terkait lainnya
setelah tanggal Laporan Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal
Laporan Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan terjadi perubahan-perubahan tersebut di atas,
maka Pendapat Kewajaran atas Transaksi mungkin berbeda.




                                             9
Page 11
Analisis Pendapat Kewajaran atas Transaksi ini dilakukan dalam kondisi yang tidak
menentu, antara lain, namun tidak terbatas pada, tingginya tingkat ketidakpastian akibat
adanya pandemi wabah Covid-19. Prinsip kehati-hatian diperlukan dalam penggunaan
Laporan Pendapat Kewajaran, khususnya berkenaan perubahan yang terjadi dari tanggal
penilaian sampai dengan tanggal penggunaan Laporan Pendapat Kewajaran. Perubahan
asumsi dan kondisi serta peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini akan
berpengaruh secara material terhadap kesimpulan Pendapat Kewajaran.


TINGKAT KEDALAMAN INVESTIGASI

Dalam menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Transaksi, KR diberikan kesempatan
untuk melakukan inspeksi guna mendukung proses penyusunan Laporan Pendapat
Kewajaran.


INDEPENDENSI PENILAI

Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran atas Transaksi, KR bertindak secara
independen tanpa adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan
ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan. KR juga tidak memilki kepentingan
ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini. Selanjutnya, Laporan Pendapat
Kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak
manapun. Imbalan yang kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh kewajaran
kesimpulan yang dihasilkan dari proses analisis Pendapat Kewajaran ini dan KR hanya
menerima imbalan sesuai dengan surat penugasan No. KR/230512-001 tanggal
12 Mei 2023 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan.


KEJADIAN PENTING SETELAH T ANGGAL PENDAPAT KEWAJARAN (SUBSEQUENT EVENTS)

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, dari tanggal Pendapat
Kewajaran, yaitu tanggal 31 Desember 2022, sampai dengan tanggal diterbitkannya
Laporan Pendapat Kewajaran, tidak terdapat kejadian penting setelah tanggal Pendapat
Kewajaran (subsequent events), yang secara signifikan dapat mempengaruhi Pendapat
Kewajaran.


PENDEKATAN DAN PROSEDUR PENDAPAT KEWAJARAN ATAS TRANSAKSI

Dalam evaluasi Pendapat Kewajaran atas Transaksi ini, kami telah melakukan analisis
melalui pendekatan dan prosedur Pendapat Kewajaran atas Transaksi dari hal-hal sebagai
berikut:

I. Analisis atas Transaksi;
II. Analisis Kualitatif dan Kuantitatif atas Transaksi; dan
III. Analisis atas Kewajaran Transaksi.




                                               10
Page 12
I.         ANALISIS TRANSAKSI

           Berdasarkan pendekatan dan prosedur Pendapat Kewajaran atas Transaksi
           sebagaimana diuraikan di atas, analisis Transaksi adalah sebagai berikut:

I.A.       Identifikasi dan Analisis Hubungan antara Pihak-pihak yang Bertransaksi

I.A.1.     PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk

           Dalam Transaksi, Perseroan merupakan pihak yang telah sepakat dengan
           MAPI untuk mengubah PJM dan Term Sheet dengan memasukkan perubahan-
           perubahan sebagaimana dimaksud dalam PPKPJM. Berdasarkan keterangan
           yang diperoleh dari manajemen Perseroan, pada tanggal 31 Desember 2022,
           Perseroan merupakan entitas anak MAPI dengan kepemilikan sebesar 68,84%.
           Latar belakang, manajemen, kepemilikan saham, dan kegiatan usaha
           Perseroan adalah sebagai berikut:

I.A.1.a.   Latar Belakang

           Perseroan didirikan berdasarkan Akta No. 40 tanggal 11 Maret 2015 dari
           Notaris Hannywati Gunawan, S.H., Notaris di Jakarta. Akta pendirian tersebut
           telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
           Republik         Indonesia      dengan          Surat        Keputusannya
           No. AHU-0011719.AH.01.01.Tahun 2015 tanggal 13 Maret 2015.

           Anggaran dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
           dengan Akta No. 108 tanggal 18 Agustus 2021 dari Notaris Hannywati
           Gunawan, S.H., Notaris di Jakarta, mengenai penyesuaian anggaran dasar
           Perseroan dengan POJK 15/2020. Akta perubahan ini telah diterima dan
           dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan
           Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-AH.01.03-0456431 tanggal
           4 Oktober 2021.

           Perseroan berdomisili di Sahid Sudirman Center, Lantai 26, Jalan Jenderal
           Sudirman Kavling 86, Jakarta 10220.

I.A.1.b.   Manajemen

           Susunan Dewan Komisaris dan Direksi                 Perseroan   pada   tanggal
           31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:

           Dewan Komisaris
           Komisaris Utama               :        Virendra Prakash Sharma
           Komisaris Independen          :        Andy Nugroho Purwohardono




                                             11
Page 13
           Direksi
           Direktur Utama                          :        Michael David Capper
           Wakil Direktur Utama                    :        Nicholas Jones
           Direktur                                :        Handaka Santosa
           Direktur                                :        Susiana Latif
           Direktur                                :        Miquel Rodrigo Staal

I.A.1.c.   Kepemilikan Saham

           Susunan pemegang saham Perseroan berikut dengan kepemilikannya pada
           tanggal 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:

                                                                                                  (Dalam Rupiah)
                                                                               Persentase
                       Pemegang Saham                       Jumlah Saham                        Jumlah Modal
                                                                               Kepemilikan
           PT Mitra Adiperkasa Tbk                             1.962.299.080           68,84%    196.229.908.000
           Montage Company Limited                               213.897.320            7,50%     21.389.732.000
           Virendra Prakash Sharma                                 5.616.800            0,20%        561.680.000
           Susiana Latif                                           2.856.000            0,10%        285.600.000
           Miquel Rodrigo Staal                                    1.221.800            0,04%        122.180.000
           Michael David Capper                                      939.600            0,03%         93.960.000
           Masyarakat (masing-masing dibawah 5%)                 663.569.400           23,28%     66.356.940.000
           Jumlah                                              2.850.400.000          100,00%    285.040.000.000



I.A.1.d.   Kegiatan Usaha

           Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan meliputi perdagangan, jasa, industri,
           dan pengangkutan. Perseroan mulai beroperasi secara komersial pada tahun
           2015. Saat ini, kegiatan Perseroan terutama dalam bidang perdagangan
           eceran atas produk sports, golf, kids, dan lifestyle di lebih dari 1.000 toko/outlet
           yang berlokasi di Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, Medan, Makassar, Batam,
           Manado, dan kota-kota lainnya di Indonesia.

I.A.1.e.   Kegiatan Operasional dan Prospek Usaha

           Ruang lingkup kegiatan Perseroan meliputi perdagangan, jasa, industri, dan
           pengangkutan. Perseroan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2015.
           Saat ini, kegiatan Perseroan terutama dalam bidang perdagangan eceran atas
           produk sports, golf, kids dan lifestyle di lebih dari 1.000 toko/outlet yang
           berlokasi di Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, Medan, Makassar, Batam,
           Manado, dan kota-kota lainnya di Indonesia.




                                                       12
Page 14
Dalam menjalankan kegiatan operasional Perseroan pada portofolio
perdagangan ritel, Perseroan berhasil mengelola beberapa lini usaha yang
terletak di Indonesia maupun di luar negeri dengan rincian sebagai berikut:

1. Lini Usaha Sports

    Lini Sports yang jalankan oleh Perseroan merupakan jaringan gerai yang
    menyediakan sepatu atletik, pakaian, dan peralatan olahraga dari portofolio
    merek yang dikelola oleh Perseroan. Pada tahun 2022, lini usaha Sports
    memberikan kontribusi sebesar 88,85% terhadap penjualan Perseroan.

2. Lini Usaha Leisure

    Lini usaha Leisure Perseroan merupakan jaringan gerai yang memasarkan
    dan mendistribusikan beragam produk alas kaki santai, pakaian, dan
    aksesoris. Pada tahun 2022, lini usaha Leisure memberikan kontribusi
    sebesar 10,31% terhadap penjualan Perseroan.

3. Lini Usaha Kids

    Lini usaha Kids Perseroan merupakan jaringan bisnis yang menyediakan
    beragam produk yaitu pakaian, mainan dan produk edukasi bagi
    anak-anak. Pada tahun 2022, lini usaha Kids memberikan kontribusi
    sebesar 0,85% terhadap penjualan Perseroan.

Perseroan mengelola segmen usaha ritel dan non-ritel dengan memanfaatkan
jaringan pemasaran konvensional maupun digital. Untuk mendukung strategi
pertumbuhan jangka panjang, manajemen Perusahaan menetapkan empat
inisiatif strategis, yaitu:

•   Mengintegrasikan beragam kanal penjualan bagi konsumen di Indonesia;

•   Meluncurkan strategi Regional Branded Commerce;

•   Meluncurkan transformasi digital; dan

•   Melakukan akuisisi atau kemitraan strategis.

Perseroan menerapkan strategi Unifying Retail untuk mendorong permintaan
terhadap produk-produk Perseroan. Strategi ini mengintegrasikan kanal
penjualan online, offline dan program loyalti pelanggan menjadi satu jalur
komunikasi bagi pelanggan Perseroan.

Sejalan dengan rencana Perseroan dalam melakukan ekspansi untuk
mencapai pasar yang lebih luas di kawasan luar Indonesia yaitu Vietnam,
Malaysia, Filipina, Singapura, Kamboja, dan Thailand, dimana Perseroan
menargetkan kenaikan jumlah pangsa pasar bagi produk olahraga dan lifestyle.




                                13
Page 15
I.A.2.     PT Mitra Adiperkasa Tbk

           Dalam Transaksi, MAPI merupakan pihak yang telah sepakat dengan
           Perseroan untuk mengubah PJM dan Term Sheet dengan memasukkan
           perubahan-perubahan sebagaimana dimaksud dalam PPKPJM. Berdasarkan
           keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, MAPI merupakan
           entitas induk dari Perseroan dengan kepemilikan sebesar 68,84%. Latar
           belakang, manajemen, kepemilikan saham dan kegiatan usaha MAPI adalah
           sebagai berikut:

I.A.2.a.   Latar Belakang

           MAPI didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 105 tanggal 23 Januari 1995
           oleh Julia Mensana S.H., Notaris di Jakarta. Akta pendirian ini telah
           mendapatkan pengesahan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
           Republik Indonesia No. C2-9243.HT.01.01.TH.95 tanggal 31 Juli 1995 serta
           diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.80 tanggal
           6 Oktober 1995, Tambahan No.8287.

           Anggaran dasar MAPI telah mengalami beberapa kali perubahan, dan
           perubahan terakhir sebagaimana tercantum di dalam Akta Notaris No. 114
           tanggal 19 Agustus 2021 yang dibuat oleh Hannywati Gunawan, S.H., Notaris
           di Jakarta, mengenai pengubahan anggaran dasar MAPI tentang penyesuaian
           anggaran dasar MAPI berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
           Indonesia No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat
           Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka. Perubahan anggaran dasar
           MAPI tersebut telah diberitahukan kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi
           Manusia Republik Indonesia sebagaimana tercantum di dalam bukti
           penerimaan dan pencatatan yang diterbitkan oleh Sistem Administrasi Badan
           Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
           dengan No. AHU-AH.01.03-0456432 tertanggal 4 Oktober 2021 serta
           diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 93 tanggal
           19 November 2021, Tambahan No. 36228.

I.A.2.b.   Manajemen

           Susunan Dewan Komisaris dan Direksi MAPI pada tanggal 31 Desember 2022
           adalah sebagai berikut:

           Dewan Komisaris
           Presiden Komisaris/
              Komisaris Independen     :        Sri Indrastuti Hadiputranto
           Wakil Presiden Komisaris/
              Komisaris Independen     :        Prabukusomo
           Komisaris                   :        Hendry Hasiholan Batubara




                                           14
Page 16
           Direksi
           Presiden Direktur                       :        Herman Bernhard Leopold Mantiri
           Wakil Presiden Direktur                 :        Virendra Prakash Sharma
           Direktur                                :        Susiana Latif
           Direktur                                :        Michael David Capper
           Direktur                                :        Handaka Santosa
           Direktur                                :        Sjeniwati Gusman

I.A.2.c.   Kepemilikan Saham

           Susunan pemegang saham MAPI berikut dengan kepemilikannya pada tanggal
           31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:

                                                                                                  (Dalam Rupiah)
                                                                               Persentase
                       Pemegang Saham                       Jumlah Saham                        Jumlah Modal
                                                                               Kepemilikan
           PT Satya Mulia Gema Gemilang                        8.466.000.000           51,19%    423.300.000.000
           Masyarakat (masing-masing dibawah 5%)               8.073.613.400           48,81%    403.681.000.000
           Jumlah                                             16.539.613.400          100,00%    826.981.000.000



I.A.2.d.   Kegiatan Usaha

           Ruang lingkup kegiatan usaha MAPI adalah bergerak dalam bidang
           perdagangan eceran pakaian, sepatu, aksesoris, tas dan peralatan olahraga di
           lebih dari 2.500 toko/outlet yang berlokasi di Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali,
           Medan, Makassar, Batam, Manado dan kota-kota lainnya di Indonesia dan Asia
           Tenggara.

I.B.       Analisis Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Transaksi

           Pada tanggal 26 Juni 2023, Perseroan dan MAPI telah menandatangani
           PPKPJM sehubungan dengan Transaksi. Pokok-pokok kesepakatan penting
           dalam PPKPJM adalah sebagai berikut:

           •   Pihak-pihak yang Bertransaksi

               Pihak-pihak yang bertransaksi berdasarkan PPKPJM adalah Perseroan dan
               MAPI.

           •   Objek dan Nilai Transaksi

               Objek transaksi berdasarkan PPKPJM adalah transaksi dimana Perseroan
               bermaksud untuk mengubah PJM dan Term Sheet dengan memasukkan
               perubahan-perubahan sebagaimana dimaksud dalam PPKPJM.




                                                       15
Page 17
•   Penunjukkan

    Berdasarkan PPKPJM, Perseroan dengan ini menunjuk MAPI untuk
    memberikan jasa-jasa dalam bidang sebagai berikut:

      No                Keterangan

        1   Korporasi
        2   Informasi teknologi
        3   Keuangan dan akuntansi
        4   Sumber daya manusia
        5   Iklan dan promosi
        6   Administrasi hukum
        7   Distribusi
        8   Sekretaris perusahaan
        9   Urusan umum dan perijinan
       10   Komunikasi perusahaan
       11   Tanggung jawab sosial perusahaan
       12   Bendahara perusahaan
       13   Pengadaan barang
       14   Audit internal dan kepatuhan
       15   Pelatihan


    Selanjutnya secara bersama-sama disebut (“Jasa-Jasa”)

•   Jangka Waktu

    Jangka waktu berdasarkan PPKPJM adalah berlaku sejak tanggal
    1 Juli 2023 sampai dengan 31 Desember 2023 (selanjutnya disebut
    “Jangka Waktu Awal”). Pada saat berakhirnya Jangka Waktu Awal,
    PPKPJM akan secara otomatis diperpanjang secara terus menerus untuk
    jangka waktu 1 tahun berikutnya kecuali diakhiri terlebih dahulu oleh salah
    satu pihak.




                                16
Page 18
•   Biaya Jasa dan Cara Pembayaran

    Berdasarkan PPKPJM, biaya jasa dan cara pembayaran atas Jasa-Jasa
    adalah sebagai berikut:

    -   Sehubungan dengan Jasa-Jasa, Perseroan wajib membayar kepada
        MAPI biaya pemberian jasa tahunan yang dihitung berdasarkan total
        biaya-biaya yang nyata dikeluarkan (dengan pembulatan keatas)
        sehubungan dengan pemberian Jasa-Jasa yang akan dilakukan oleh
        MAPI pada suatu tahun yang bersangkutan (selanjutnya disebut “Biaya
        Jasa Tahunan”). Jumlah biaya-biaya terkait pemberian Jasa-Jasa akan
        dihitung dengan menggunakan dasar perhitungan yang dihitung pada
        tanggal 31 Agustus di tahun sebelumnya atau pada suatu waktu lain
        sebagaimana disepakati bersama diantara Perseroan dan MAPI dengan
        rincian sebagai berikut:

         No.                 Jasa-Jasa                      Dasar Perhitungan

            1   Korporasi                          Waktu
            2   Informasi teknologi                Meter persegi dan jumlah toko, dll
            3   Keuangan dan akuntansi             Meter persegi
            4   Sumber daya manusia                Jumlah pegawai
            5   Iklan dan promosi                  Waktu
            6   Administrasi hukum                 Meter persegi
            7   Distribusi                         Jumlah pemberitahuan impor (PIB)
            8   Sekretaris perusahaan              Meter persegi
            9   Urusan umum                        Meter persegi
           10   Perijinan                          Jumlah ijin-ijin
           11   Komunikasi perusahaan              Meter persegi
           12   Tanggung jawab sosial perusahaan   Meter persegi
           13   Bendahara perusahaan               Meter persegi
           14   Pengadaan barang                   Meter persegi
           15   Audit internal dan kepatuhan       Jumlah toko
           16   Pelatihan                          Jumlah karyawan/partisipasi pelatihan



    -   Perseroan dan MAPI setuju bahwa Biaya Jasa Tahunan pada tahun
        berjalan dapat dinaikkan, berdasarkan kesepakatan Perseroan dan
        MAPI, dikarenakan perluasan dan perkembangan usaha Perseroan.

    -   Untuk tahun 2023, Perseroan dan MAPI sepakat bahwa biaya
        Jasa-Jasa untuk periode 1 Juli – 31 Desember 2023 berjumlah sebesar
        Rp 69.990.000.000 tidak termasuk PPN.

    -   Pembayaran Biaya Jasa Tahunan tersebut akan dilakukan per bulan,
        selambatnya 30 hari setelah Perseroan menerima tagihan yang
        dikirimkan MAPI.

•   Hukum yang berlaku

    Berdasarkan PPKPJM, hukum yang berlaku adalah hukum Republik
    Indonesia.


                                     17
Page 19
I.C.   Analisis atas Manfaat dan Risiko dari Transaksi

       Manfaat Transaksi adalah sebagai berikut:

       •   Dengan keunggulan akses terhadap jaringan distribusi yang luas dan
           pengalaman serta keahlian yang dimiliki manajemen MAPI, MAPI terus
           berupaya untuk mendukung kegiatan operasional grup dan seluruh
           portofolio bisnis MAPI, salah satunya adalah Perseroan sebagai entitas
           anak yang bergerak di bidang ritel produk sports, golf, kids, dan lifestyle
           sehingga diharapkan dapat mendukung manajemen Perseroan untuk
           memperkuat model bisnis dan kegiatan operasional perusahaan, strategi
           perusahaan, akses finansial, serta manajemen risiko yang pada akhirnya
           akan memberikan peluang bagi Perseroan untuk dapat memaksimalkan
           efisiensi kegiatan dan aktivitas operasional Perseroan.

       •   Dalam pengembangan rencana strategis Perseroan untuk menjangkau
           pangsa pasarnya, Perseroan berada dalam satu area yang terintegrasi
           dengan MAPI, hal ini telah menciptakan sinergi yang kuat antara Perseroan
           dan MAPI sebagai perusahaan ritel terkemuka serta dapat meningkatkan
           minat para pemilik brand ternama untuk menjalin kerja sama dengan
           Perseroan dan MAPI. Perseroan memandang dukungan dari MAPI sebagai
           entitas induk dapat membantu akselerasi terhadap perkembangan bisnis
           dari Perseroan maupun MAPI. Pengembangan bisnis tersebut dapat
           memberikan dampak positif terhadap Perseroan dan MAPI antara lain
           bertambahnya jaringan produk baru serta berpotensi dapat meningkatkan
           pangsa pasar.

       •   Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, saat
           ini, Perseroan telah memperluas jaringan dan akses penjualan ke
           mancanegara dengan memiliki berbagai portofolio bisnis melalui entitas
           anaknya yang berlokasi di luar Indonesia, seperti Vietnam, Malaysia,
           Filipina, Singapura, Kamboja, dan Thailand. Hal ini meningkatkan
           kebutuhan Perseroan akan pentingnya untuk menjaga proses kegiatan
           administrasi dan operasional Perseroan dapat terselenggara dengan lancar
           sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan untuk diterapkan pada
           perusahaan-perusahaan dalam kelompok usaha (grup) MAPI dan
           Perseroan serta membatasi pengungkapan informasi dan data Perseroan
           yang bersifat rahasia kepada pihak ketiga sehingga tercipta sinergi dalam
           penerapan kebijakan-kebijakan terkait pelaksanaan kegiatan administrasi
           dan operasional antara Perseroan dengan MAPI sebagai induk usaha,
           maka Perseroan melakukan Transaksi.




                                       18
Page 20
•   Dengan melakukan Transaksi, Perseroan memperoleh efisiensi atas biaya-
    biaya kegiatan operasional di berbagai sisi sesuai dengan jasa-jasa yang
    ditawarkan oleh MAPI kepada Perseroan dibandingkan dengan apabila
    Perseroan memiliki sumber daya manusia untuk masing-masing divisi
    internal yang dibutuhkan Perseroan untuk menjalankan kegiatan
    operasional Perseroan. Perseroan berkeyakinan bahwa Transaksi
    merupakan salah satu upaya Perseroan dalam memenuhi kebutuhan dan
    menunjang      kegiatan    internal   operasional     Perseroan     yang
    berkesinambungan.

•   Setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan berharap dapat terus
    meningkatkan sinergi kerjasama antara Perseroan dan MAPI dalam hal
    meningkatkan pertumbuhan bisnis dan efisiensi biaya perusahaan untuk
    kinerja keuangan konsolidasian yang semakin baik dan dapat memberikan
    kontribusi positif bagi seluruh pemangku kepentingan Perseroan pada
    masa yang akan datang.

Risiko Transaksi adalah sebagai berikut:

•   Apabila MAPI tidak dapat memenuhi kewajibannya dalam memberikan
    Jasa-jasa yang ditawarkan kepada Perseroan sebagaimana diatur dalam
    PPKPJM, maka hal ini berpotensi memberikan dampak bagi kinerja
    keuangan Perseroan di masa yang akan datang.

•   Dalam menjalankan kegiatan usahanya di bidang perdagangan, jasa,
    industri dan pengangkutan, Perseroan tidak terlepas dari berbagai risiko
    usaha yang dihadapi, antara lain kebijakan/peraturan Pemerintah yang
    berpotensi memberikan dampak bagi kelangsungan Perseroan.




                               19
Page 21
II.       ANALISIS KUALITATIF ATAS TRANSAKSI

II.A.     PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk

II.A.1.   Latar Belakang

          Perseroan didirikan berdasarkan Akta No. 40 tanggal 11 Maret 2015 dari
          Notaris Hannywati Gunawan, S.H., Notaris di Jakarta. Akta pendirian tersebut
          telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
          Republik         Indonesia      dengan          Surat        Keputusannya
          No. AHU-0011719.AH.01.01.Tahun 2015 tanggal 13 Maret 2015.

          Anggaran dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
          dengan Akta No. 108 tanggal 18 Agustus 2021 dari Notaris Hannywati
          Gunawan, S.H., Notaris di Jakarta, mengenai penyesuaian anggaran dasar
          Perseroan dengan POJK 15/2020. Akta perubahan ini telah diterima dan
          dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan
          Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-AH.01.03-0456431 tanggal
          4 Oktober 2021.

          Perseroan berdomisili di Sahid Sudirman Center, Lantai 26, Jalan Jenderal
          Sudirman Kavling 86, Jakarta 10220.

II.A.2.   Kegiatan Usaha

          Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan meliputi perdagangan, jasa, industri,
          dan pengangkutan. Perseroan mulai beroperasi secara komersial pada tahun
          2015. Saat ini, kegiatan Perseroan terutama dalam bidang perdagangan
          eceran atas produk sports, golf, kids, dan lifestyle di lebih dari 1.000 toko/outlet
          yang berlokasi di Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, Medan, Makassar, Batam,
          Manado, dan kota-kota lainnya di Indonesia.




                                           20
Page 22
II.B.     Tinjauan Industri Ritel

II.B.1.   Tinjauan Industri Ritel di Dunia

          Di era perkembangan ekonomi, industri ritel berperan penting karena
          merupakan bagian akhir dari rantai persediaan produk. Ritel memiliki fungsi
          khusus dalam distribusi pemasaran seperti memudahkan konsumen untuk
          mendapatkan barang maupun jasa yang dibutuhkan disertai dengan
          penawaran aneka jenis barang dengan harga yang beragam. Klasifikasi jenis
          ritel dapat dibedakan menjadi dua, pertama jenis ritel berdasarkan produk yang
          dijual yang terbagi dalam tiga jenis yaitu product retail yang menjual barang,
          service retail yang menawarkan jasa, dan non–store retail yang menggunakan
          media tertentu untuk pemasaran produk meliputi vanding machine serta toko
          online yang tergabung dalam e-commerce. Kedua, jenis ritel berdasarkan
          kepemilikan yaitu kepimilikan ritel mandiri, warlaba, tmaupun kelompok usaha
          dimana ritel mandiri beroperasi secara independen tanpa tergabung dengan
          pihak manapun, sementara itu untuk ritel warlaba melibatkan perusahaan pusat
          (franchisor) dan pengusaha turunan (franchisee) dalam memasarkan produk
          yang sama kemudian untuk kelompok usaha merupakan jaringan ritel yang
          saling terkait dalam satu manajemen, seperti swalayan maupun department
          store.

          Proyeksi Pendapatan Ritel E-Commerce Menurut Wilayah
          Tahun 2023
          (Dalam miliar USD)


                        Afrika

            Australia & Ocenia

                        Eropa

          Amerika Serikat (AS)

                             Asia

                                    -              500,00        1.000,00      1.500,00       2.000,00   2.500,00

                                                      Amerika Serikat                     Australia &
                                          Asia                              Eropa                        Afrika
                                                          (AS)                             Ocenia
           Jumlah Pendapatan            2.055,00        1.137,00            722,40          49,00        40,20

          Sumber: Statista


          Berdasarkan data yang diperoleh dari Statista, jumlah pendapatan ritel
          e-commerce tertinggi berada di wilayah Asia yang mencapai
          USD 2.055,00 miliar kemudian diikuti oleh AS dan Eropa dengan jumlah
          pendapatan   masing-masing    sebesar     USD   1.137,00  miliar dan
          USD 722,00 miliar.




                                                            21
Page 23
Menurut laporan yang dipublikasikan oleh The Business Research Company
dalam laporannya yang berjudul Supermarkets and Hypermarkets Global
Market Report 2023 – By Type, By Ownership, and By Application, pasar
supermarket dan hypermarket di dunia diperkirakan adalah sebesar
USD 3.379,90 miliar dengan tingkat pertumbuhan majemuk tahunan (CAGR)
sebesar 7,50% dibandingkan dengan tahun 2022. Adanya ketidakpastian pasar
yang mengganggu peluang pemulihan ekonomi di dunia akibat pandemi
Covid-19 masih berpengaruh terhadap munculnya kebijakan baru di berbagai
negara sehubungan dengan transaksi jual beli, lonjakan harga komoditas, dan
gangguan supply chain sehingga menyebabkan inflasi barang dan jasa yang
mempengaruhi pasar. Dalam merespon hal tersebut maka dibutuhkan adanya
inovasi dari pelaku industri melalui pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan
efisiensi.

Proyeksi Pendapatan Ritel E-Commerce
Subsektor Makanan dan Minuman di AS
Tahun 2023 – 2027
(Dalam miliar USD)

                   400,00


                   350,00


                   300,00


                   250,00


                   200,00


                   150,00


                   100,00


                    50,00


                        -
                             2023          2024     2025     2026     2027
      Jumlah Pendapatan     174,10        231,10   306,90   331,10   366,10
Sumber: Statista


Selanjutnya, seiring dengan pulihnya mobilitas masyarakat bisnis ritel makanan
dan minuman diperkirakan mengalami perkembangan dimana berdasarkan
data yang diperoleh dari Statista, pendapatan ritel e-commerce subsektor
makanan dan minuman di AS terus mengalami peningkatan pada tahun
2023 – 2027 masing-masing sebesar USD 48,45 miliar, USD 57,00 miliar,
USD 75,80 miliar, USD 24,20 miliar, dan USD 35,00 miliar atau setara dengan
38,56%, 32,74%, 32,80%, 7,89%, dan 10,57% dibandingkan dengan tahun-
tahun sebelumnya.




                                     22
Page 24
          Menurut laporan yang berjudul Global Retail Market Key Oppurtunities and
          Strategies For 2022 – 2030 yang dipublikasikan oleh The Business Research
          Company, pangsa pasar ritel di dunia pada tahun 2025 diperkirakan sebesar
          USD 29,44 triliun dan mengalami kenaikan sampai dengan tahun 2030
          mencapai USD 39,33 triliun dengan CAGR sebesar 6,30% dari tahun
          2025 – 2030. Hal ini disebabkan oleh transformasi digital yang berpengaruh
          signifikan terhadap kegiatan operasional industri ritel seperti adanya
          ketersediaan internet of things, teknologi robotika, antarmuka pemograman
          aplikasi yang berfungsi untuk menyalurkan penawaran dan diskon kepada
          konsumen agar menjadi lebih mudah.

          Perkembangan pasar ritel pada masa mendatang semakin pesat dengan
          terbukanya peluang pasar, perkembangan usaha pada sektor makanan dan
          minuman maupun sektor manufaktur serta adanya upaya dari pemerintah untuk
          mengembangkan bisnis ritel dimana hal tersebut tercermin dari perkiraan
          pendapatan maupun ukuran pasar yang menunjukkan peningkatan dari tahun
          ke tahun. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut maka diperkirakan
          bahwa industri ritel masih memiliki prospek pada masa mendatang sehingga
          dapat berkontribusi positif terhadap perekonomian di dunia.

II.B.2.   Tinjauan Industri Ritel di Indonesia

          Industri ritel di Indonesia telah memasuki pada era global retailing dimana
          meningkatnya persaingan antara pelaku bisnis bisnis ritel nasional dengan
          pelaku bisnis ritel asing yang secara positif mendorong industri ritel nasional
          agar mampu mengadopsi konsep baru serta beradaptasi dengan
          perkembangan teknologi. Agar mampu bersaing, pelaku usaha diharapkan
          mampu menicptakan strategi bukan hanya berfokus dalam menjaring serta
          memuaskan konsumen dalam waktu tertentu namun harus bisa menciptakan
          loyalitas konsumen.

          Pertumbuhan Triwulan Penjualan Ritel Berdasarkan Kota di Indonesia
          Tahun 2022

                                                                                            (Dalam %)
                                                                      2022
                        Kategori
                                                  Q1            Q2              Q3           Q4
          Surabaya                                       30            9              14            5
          Medan                                          12           12              14           24
          Manado                                          4           15               3            6
          Semarang                                        0          (10)            (11)         (18)
          Banjarmasin                                    (3)          (8)             42           30
          Makassar                                       (4)          (5)             12           12
          Bandung                                        (4)           6              (9)          (5)
          Jakarta                                       (16)          (6)              7            4

          Sumber: Survei Penjualan Eceran Desember 2022 - Bank Indonesia (BI)




                                                   23
Page 25
Menurut laporan yang berjudul Survei Penjualan Eceran – Desember 2022
yang dipublikasikan oleh BI, pada Q1 – Q4 2022, pertumbuhan triwulan
penjualan ritel tertinggi yaitu Kota Surabaya dengan pertumbuhan tertinggi
pada Q1/2022 yaitu sebesar 30,00%. Kemudian diikuti oleh Kota Medan
dengan pertumbuhan tertinggi pada Q4/2022 yaitu sebesar 24,00%, dan Kota
Manado dengan pertumbuhan tertinggi pada Q2/2022 yaitu sebesar 15,00%.
Namun demikian, penjualan ritel di Kota Jakarta mengalami fluktuasi dengan
penurunan tertinggi pada Q1/2022 yaitu sebesar 16,00% serta kenaikan
tertinggi pada Q3/2022 yaitu sebesar 7,00%.
Indeks Penjualan Rill Menurut Kategori
Periode Juli - Desember 2022

                                                                          2022
             Kategori
                                         Juli          Agustus    September   Oktober    November   Desember
Makanan, minuman, dan tembakau                  265         269         268        276        276        289
Peralatan informasi dan komunikasi              137         134         134        137        141        201
Suku cadang dan aksesori                        122         122         107        105        106        111
Bahan bakar kendaraan bermotor                  107          99          90         92         92         94
Perlengkapan rumah tangga lainnya               102         100          95         90         91         93
Barang lainnya                                   87          85          79         82         78         84
Barang budaya dan rekreasi                       70          65          60         59         59         62

Sumber: Survei Penjualan Eceran Desember 2022 - Bank Indonesia (BI)


Selanjutnya, kinerja penjualan eceran untu kategori makanan, minuman, dan
tembakau dengan Indeks Penjualan Rill (IPR) pada bulan Oktober, November,
dan Desember, hal ini tercermin dengan pertumbuhan kinerja IPR masing-
masing sebesar 2,91% (month to month/mtm), 0,32% (mtm), dan 4,57% (mtm).
Selanjutnya, untuk mengindikasikan kinerja penjualan eceran tumbuh lebih
tinggi, tercermin dari IPR kategori peralatan informasi dan komunikasi pada
November dan Desember masing-masing sebesar 141,00 dan 201,00 atau
tumbuh 3,01% (mtm) dan 42,94% (mtm).

Berdasarkan laporan dari Asosiasi Pengusaha Ritel di Indonesia, kinerja
penjualan ritel pada tahun 2023 diperkirakan mengalami pertumbuhan pada
kisaran 4,00% dimana hal tersebut sejalan dengan laporan dari Kementerian
Perekonomian yang menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional
diperkirakan mengalami pertumbuhan hingga kisaran 5,10%. Selain
dipengaruhi oleh sentimen berakhirnya pandemi dan mulai pulihnya
perekonomian nasional pertumbuhan industri ritel juga dipengaruhi oleh para
pelaku industri yang melakukan ekspansi penambahan gerai ritel baru.




                                                  24
Page 26
Proyeksi Pendapatan Ritel E-Commerce di Indonesia
Tahun 2023 – 2027
(Dalam miliar USD)

                   120,00



                   100,00



                    80,00



                    60,00



                    40,00



                    20,00



                        -
                            2023         2024    2025      2026        2027
      Jumlah Pendapatan     68,54        77,67   88,55     96,22      104,10
Sumber: Statista


Berdasarkan data yang diperoleh dari Statisa, pendapatan ritel e-commerce di
Indonesia pada tahun 2024 – 2027 terus mengalami kenaikan yaitu
masing-masing sebesar USD 9,13 miliar, USD 10,88 miliar, USD 7,67 miliar,
dan USD 7,88 miliar atau setara dengan 13,32%, 14,01%, 8,66%, dan 8,19%.

Jika dilihat dari berbagai faktor di atas maka dapat disimpulkan bahwa industri
ritel masih memiliki prospek pada masa mendatang dan berperan penting
sebagai salah satu industri strategis dalam kontribusinya terhadap
perekonomian nasional sehingga para pelaku industri diharapkan mampu untuk
mengetahui, memahami, dan menganalisa dengan baik tingkat kepuasan
pelanggan guna menciptakan sebuah strategi komunikasi dan pemasaran yang
efektif maupun efisien.




                                    25
Page 27
II.C.   Kegiatan Operasional dan Prospek Usaha

        Ruang lingkup kegiatan Perseroan meliputi perdagangan, jasa, industri, dan
        pengangkutan. Perseroan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2015.
        Saat ini, kegiatan Perseroan terutama dalam bidang perdagangan eceran atas
        produk sports, golf, kids dan lifestyle di lebih dari 1.000 toko/outlet yang
        berlokasi di Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, Medan, Makassar, Batam,
        Manado, dan kota-kota lainnya di Indonesia.

        Dalam menjalankan kegiatan operasional Perseroan pada portofolio
        perdagangan ritel, Perseroan berhasil mengelola beberapa lini usaha yang
        terletak di Indonesia maupun di luar negeri dengan rincian sebagai berikut:

        1. Lini Usaha Sports

            Lini Sports yang jalankan oleh Perseroan merupakan jaringan gerai yang
            menyediakan sepatu atletik, pakaian, dan peralatan olahraga dari portofolio
            merek yang dikelola oleh Perseroan. Pada tahun 2022, lini usaha Sports
            memberikan kontribusi sebesar 88,85% terhadap penjualan Perseroan.

        2. Lini Usaha Leisure

            Lini usaha Leisure Perseroan merupakan jaringan gerai yang memasarkan
            dan mendistribusikan beragam produk alas kaki santai, pakaian, dan
            aksesoris. Pada tahun 2022, lini usaha Leisure memberikan kontribusi
            sebesar 10,31% terhadap penjualan Perseroan.

        3. Lini Usaha Kids

            Lini usaha Kids Perseroan merupakan jaringan bisnis yang menyediakan
            beragam produk yaitu pakaian, mainan dan produk edukasi bagi
            anak-anak. Pada tahun 2022, lini usaha Kids memberikan kontribusi
            sebesar 0,85% terhadap penjualan Perseroan.

        Perseroan mengelola segmen usaha ritel dan non-ritel dengan memanfaatkan
        jaringan pemasaran konvensional maupun digital. Untuk mendukung strategi
        pertumbuhan jangka panjang, manajemen Perusahaan menetapkan empat
        inisiatif strategis, yaitu:

        •   Mengintegrasikan beragam kanal penjualan bagi konsumen di Indonesia;

        •   Meluncurkan strategi Regional Branded Commerce;

        •   Meluncurkan transformasi digital; dan

        •   Melakukan akuisisi atau kemitraan strategis.




                                        26
Page 28
        Perseroan menerapkan strategi Unifying Retail untuk mendorong permintaan
        terhadap produk-produk Perseroan. Strategi ini mengintegrasikan kanal
        penjualan online, offline dan program loyalti pelanggan menjadi satu jalur
        komunikasi bagi pelanggan Perseroan.

        Sejalan dengan rencana Perseroan dalam melakukan ekspansi untuk
        mencapai pasar yang lebih luas di kawasan luar Indonesia yaitu Vietnam,
        Malaysia, Filipina, Singapura, Kamboja, dan Thailand, dimana Perseroan
        menargetkan kenaikan jumlah pangsa pasar bagi produk olahraga dan lifestyle.

II.D.   Alasan Dilakukan Transaksi

        Alasan dilakukannya Transaksi adalah sebagai berikut:

        •   Dengan keunggulan akses terhadap jaringan distribusi yang luas dan
            pengalaman serta keahlian yang dimiliki manajemen MAPI, MAPI terus
            berupaya untuk mendukung kegiatan operasional grup dan seluruh
            portofolio bisnis MAPI, salah satunya adalah Perseroan sebagai entitas
            anak yang bergerak di bidang ritel produk sports, golf, kids, dan lifestyle
            sehingga diharapkan dapat mendukung manajemen Perseroan untuk
            memperkuat model bisnis dan kegiatan operasional perusahaan, strategi
            perusahaan, akses finansial, serta manajemen risiko yang pada akhirnya
            akan memberikan peluang bagi Perseroan untuk dapat memaksimalkan
            efisiensi kegiatan dan aktivitas operasional Perseroan.

        •   Dalam pengembangan rencana strategis Perseroan untuk menjangkau
            pangsa pasarnya, Perseroan berada dalam satu area yang terintegrasi
            dengan MAPI, hal ini telah menciptakan sinergi yang kuat antara Perseroan
            dan MAPI sebagai perusahaan ritel terkemuka serta dapat meningkatkan
            minat para pemilik brand ternama untuk menjalin kerja sama dengan
            Perseroan dan MAPI. Perseroan memandang dukungan dari MAPI sebagai
            entitas induk dapat membantu akselerasi terhadap perkembangan bisnis
            dari Perseroan maupun MAPI. Pengembangan bisnis tersebut dapat
            memberikan dampak positif terhadap Perseroan dan MAPI antara lain
            bertambahnya jaringan produk baru serta berpotensi dapat meningkatkan
            pangsa pasar.




                                        27
Page 29
        •   Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, saat
            ini, Perseroan telah memperluas jaringan dan akses penjualan ke
            mancanegara dengan memiliki berbagai portofolio bisnis melalui entitas
            anaknya yang berlokasi di luar Indonesia, seperti Vietnam, Malaysia,
            Filipina, Singapura, Kamboja, dan Thailand. Hal ini meningkatkan
            kebutuhan Perseroan akan pentingnya untuk menjaga proses kegiatan
            administrasi dan operasional Perseroan dapat terselenggara dengan lancar
            sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan untuk diterapkan pada
            perusahaan-perusahaan dalam kelompok usaha (grup) MAPI dan
            Perseroan serta membatasi pengungkapan informasi dan data Perseroan
            yang bersifat rahasia kepada pihak ketiga sehingga tercipta sinergi dalam
            penerapan kebijakan-kebijakan terkait pelaksanaan kegiatan administrasi
            dan operasional antara Perseroan dengan MAPI sebagai induk usaha,
            maka Perseroan melakukan Transaksi.

        •   Dengan melakukan Transaksi, Perseroan memperoleh efisiensi atas biaya-
            biaya kegiatan operasional di berbagai sisi sesuai dengan jasa-jasa yang
            ditawarkan oleh MAPI kepada Perseroan dibandingkan dengan apabila
            Perseroan memiliki sumber daya manusia untuk masing-masing divisi
            internal yang dibutuhkan Perseroan untuk menjalankan kegiatan
            operasional Perseroan. Perseroan berkeyakinan bahwa Transaksi
            merupakan salah satu upaya Perseroan dalam memenuhi kebutuhan dan
            menunjang      kegiatan    internal   operasional     Perseroan     yang
            berkesinambungan.

        •   Setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan berharap dapat terus
            meningkatkan sinergi kerjasama antara Perseroan dan MAPI dalam hal
            meningkatkan pertumbuhan bisnis dan efisiensi biaya perusahaan untuk
            kinerja keuangan konsolidasian yang semakin baik dan dapat memberikan
            kontribusi positif bagi seluruh pemangku kepentingan Perseroan pada
            masa yang akan datang.

II.E.   Analisis Keuntungan dan Kerugian dari Transaksi

        Keuntungan Transaksi adalah sebagai berikut:

        •   Dengan keunggulan akses terhadap jaringan distribusi yang luas dan
            pengalaman serta keahlian yang dimiliki manajemen MAPI, MAPI terus
            berupaya untuk mendukung kegiatan operasional grup dan seluruh
            portofolio bisnis MAPI, salah satunya adalah Perseroan sebagai entitas
            anak yang bergerak di bidang ritel produk sports, golf, kids, dan lifestyle
            sehingga diharapkan dapat mendukung manajemen Perseroan untuk
            memperkuat model bisnis dan kegiatan operasional perusahaan, strategi
            perusahaan, akses finansial, serta manajemen risiko yang pada akhirnya
            akan memberikan peluang bagi Perseroan untuk dapat memaksimalkan
            efisiensi kegiatan dan aktivitas operasional Perseroan.




                                        28
Page 30
•   Dalam pengembangan rencana strategis Perseroan untuk menjangkau
    pangsa pasarnya, Perseroan berada dalam satu area yang terintegrasi
    dengan MAPI, hal ini telah menciptakan sinergi yang kuat antara Perseroan
    dan MAPI sebagai perusahaan ritel terkemuka serta dapat meningkatkan
    minat para pemilik brand ternama untuk menjalin kerja sama dengan
    Perseroan dan MAPI. Perseroan memandang dukungan dari MAPI sebagai
    entitas induk dapat membantu akselerasi terhadap perkembangan bisnis
    dari Perseroan maupun MAPI. Pengembangan bisnis tersebut dapat
    memberikan dampak positif terhadap Perseroan dan MAPI antara lain
    bertambahnya jaringan produk baru serta berpotensi dapat meningkatkan
    pangsa pasar.

•   Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, saat
    ini, Perseroan telah memperluas jaringan dan akses penjualan ke
    mancanegara dengan memiliki berbagai portofolio bisnis melalui entitas
    anaknya yang berlokasi di luar Indonesia, seperti Vietnam, Malaysia,
    Filipina, Singapura, Kamboja, dan Thailand. Hal ini meningkatkan
    kebutuhan Perseroan akan pentingnya untuk menjaga proses kegiatan
    administrasi dan operasional Perseroan dapat terselenggara dengan lancar
    sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan untuk diterapkan pada
    perusahaan-perusahaan dalam kelompok usaha (grup) MAPI dan
    Perseroan serta membatasi pengungkapan informasi dan data Perseroan
    yang bersifat rahasia kepada pihak ketiga sehingga tercipta sinergi dalam
    penerapan kebijakan-kebijakan terkait pelaksanaan kegiatan administrasi
    dan operasional antara Perseroan dengan MAPI sebagai induk usaha,
    maka Perseroan melakukan Transaksi.

•   Dengan melakukan Transaksi, Perseroan memperoleh efisiensi atas biaya-
    biaya kegiatan operasional di berbagai sisi sesuai dengan jasa-jasa yang
    ditawarkan oleh MAPI kepada Perseroan dibandingkan dengan apabila
    Perseroan memiliki sumber daya manusia untuk masing-masing divisi
    internal yang dibutuhkan Perseroan untuk menjalankan kegiatan
    operasional Perseroan. Perseroan berkeyakinan bahwa Transaksi
    merupakan salah satu upaya Perseroan dalam memenuhi kebutuhan dan
    menunjang      kegiatan    internal   operasional     Perseroan     yang
    berkesinambungan.

•   Setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan berharap dapat terus
    meningkatkan sinergi kerjasama antara Perseroan dan MAPI dalam hal
    meningkatkan pertumbuhan bisnis dan efisiensi biaya perusahaan untuk
    kinerja keuangan konsolidasian yang semakin baik dan dapat memberikan
    kontribusi positif bagi seluruh pemangku kepentingan Perseroan pada
    masa yang akan datang.




                               29
Page 31
Kerugian Transaksi adalah sebagai berikut:

•   Apabila MAPI tidak dapat memenuhi kewajibannya dalam memberikan
    Jasa-jasa yang ditawarkan kepada Perseroan sebagaimana diatur dalam
    PPKPJM, maka hal ini berpotensi memberikan dampak bagi kinerja
    keuangan Perseroan di masa yang akan datang.

•   Dalam menjalankan kegiatan usahanya di bidang perdagangan, jasa,
    industri dan pengangkutan, Perseroan tidak terlepas dari berbagai risiko
    usaha yang dihadapi, antara lain kebijakan/peraturan Pemerintah yang
    berpotensi memberikan dampak bagi kelangsungan Perseroan.




                               30
Page 32
III.       ANALISIS KUANTITATIF ATAS TRANSAKSI

III.A.     Analisis atas Kinerja Historis Perseroan

           Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2022 telah diaudit oleh KAP IR dengan pendapat wajar tanpa
           pengecualian. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal 31 Desember 2021 dan 2019 telah diaudit oleh KAP IR dengan
           pendapat wajar tanpa pengecualian dengan hal lain. Laporan keuangan
           Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 telah
           diaudit oleh KAP IR dengan pendapat wajar tanpa pengecualian dengan
           penekanan suatu hal dan hal lain. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 telah diaudit oleh KAP SBER
           dengan pendapat wajar tanpa pengecualian dengan hal lain.

           Ikhtisar data keuangan penting Perseroan adalah sebagai berikut:

III.A.1.   Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
                                                                                                               (Dalam jutaan Rupiah)

                                  Keterangan                        31/12/22     31/12/21     31/12/20     31/12/19     31/12/18

           ASET
           ASET LANCAR
           Kas dan setara kas                                        1.341.637     662.414      599.348      545.965        467.205
           Piutang usaha
             Pihak berelasi                                             44.049       47.381       57.970       56.289        31.315
             Pihak ketiga                                              357.324      238.057      197.120      140.063       143.663
           Piutang lain-lain                                            45.489       31.081       35.947       55.940       117.637
           Persediaan                                                2.733.298    2.278.559    2.278.434    1.786.524     1.626.662
           Uang muka                                                   180.813       74.414       38.194      145.679       116.296
           Pajak dibayar di muka                                        91.739      146.033      145.021       46.442        63.803
           Biaya dibayar di muka                                        40.054       25.637       50.998      326.354       274.564
           Instrumen keuangan derivatif                                      -            -            -           22             -
           Jumlah Aset Lancar                                        4.834.403    3.503.576    3.403.032    3.103.278     2.841.145
           ASET TIDAK LANCAR
           Aset pajak tangguhan - bersih                                49.235      53.495       43.643       16.620         23.499
           Aset tetap                                                  879.842     653.306      728.317      766.438        596.025
           Aset hak guna                                             1.258.740     791.906      898.344            -              -
           Goodwill dan aset takberwujud lainnya                        79.437      79.437       79.437            -              -
           Biaya lisensi yang ditangguhkan dan merk - bersih            11.121      15.111       17.764       17.073          2.998
           Uang jaminan                                                255.018     187.138      177.415      150.335        121.486
           Uang muka pembelian aset tetap                               36.094       4.831        1.682        2.487          3.978
           Aset tidak lancar lainnya                                    30.397      30.397       30.397            -              -
           Sewa dibayar di muka jangka panjang                               -           -            -       52.047         39.362
           Merek                                                             -           -            -            -         16.650
           Jumlah Aset Tidak Lancar                                  2.599.884    1.815.621    1.976.999    1.005.000       803.998
           JUMLAH ASET                                               7.434.287    5.319.197    5.380.031    4.108.278     3.645.143




                                                               31
Page 33
                                                                                                                         (Dalam jutaan Rupiah)

                                   Keterangan                               31/12/22      31/12/21      31/12/20     31/12/19       31/12/18

           LIABILITAS DAN EKUITAS
           LIABILITAS
           LIABILITAS JANGKA PENDEK
           Utang bank                                                          98.679        62.246       493.256               -              -
           Utang usaha
             Pihak berelasi                                                    14.746         4.213         5.406          671          2.331
             Pihak ketiga                                                     653.328       514.593       472.151      404.310        298.811
           Utang lain-lain                                                    325.899       244.013       300.683      191.661        148.836
           Utang pajak                                                        114.586       146.218        42.778       41.198         53.356
           Biaya yang masih harus dibayar                                     353.614       202.561       111.090      196.686        157.212
           Pendapatan diterima di muka                                         15.561        16.934         8.789       11.921         19.299
           Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun
             Liabilitas sewa                                                  568.148       392.426       388.070            -              -
             Utang pembelian kendaraan                                            620         1.165         1.932        2.361          2.137
             Utang obligasi                                                         -             -             -            -        468.906
           Instrumen keuangan derivatif                                           531           233            51        1.438          1.426
           Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                   2.145.712     1.584.602     1.824.206     850.246       1.152.314
           LIABILITAS JANGKA PANJANG
           Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang
             jatuh tempo dalam satu tahun
             Liabilitas sewa                                                  611.835       317.770       348.998            -              -
             Utang pembelian kendaraan                                          1.073            44         1.208        1.799          2.107
           Liabilitas imbalan kerja                                           143.821       151.229       166.066      178.033        144.252
           Liabilitas pajak tangguhan - bersih                                  1.483           323         1.006        3.251          1.719
           Kewajiban pembongkaran aset                                         44.889        34.314        28.029       19.673          9.445
           Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                   803.101       503.680       545.307      202.756        157.523
           JUMLAH LIABILITAS                                                 2.948.813     2.088.282     2.369.513    1.053.002      1.309.837
           EKUITAS
           Modal saham                                                         285.040       285.040       285.040      285.040        285.040
           Tambahan modal disetor - bersih                                     825.655       825.655       825.655      840.912        840.912
           Penghasilan komprehensif lain                                        66.076         8.685        10.656           13         11.547
           Selisih transaksi ekuitas dengan pihak non-pengendali                (7.646)            -             -            -              -
           Ekuitas entitas anak yang berasal dari kombinasi bisnis                   -             -             -       38.232              -
           Saldo laba                                                        3.301.331     2.111.657     1.875.832    1.888.572      1.195.395
           Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
             induk                                                           4.470.456     3.231.037     2.997.183    3.052.769      2.332.894
           Kepentingan non-pengendali                                           15.018          (122)       13.335        2.507          2.412
           JUMLAH EKUITAS                                                    4.485.474     3.230.915     3.010.518    3.055.276      2.335.306
           JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                     7.434.287     5.319.197     5.380.031    4.108.278      3.645.143




III.B.2.   Aset

           Jumlah aset Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021, 2020,
           2019, dan 2018 masing-masing adalah sebesar Rp 7.434,29 miliar,
           Rp 5.319,20 miliar, Rp 5.380,03 miliar, Rp 4.108,28 miliar, dan
           Rp 3.645,14 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
           sebesar Rp 2.115,09 miliar atau setara dengan 39,76% dibandingkan
           dengan jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan kas dan setara kas, persediaan, dan aset
           hak guna masing-masing sebesar Rp 679,22 miliar, Rp 454,74 miliar, dan
           Rp 466,83 miliar.




                                                                       32
Page 34
           Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah aset Perseroan mengalami
           penurunan sebesar Rp 60,83 miliar atau setara dengan 1,13% dibandingkan
           dengan jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2020. Penurunan ini terutama
           disebabkan oleh penurunan aset tetap dan aset hak guna masing-masing
           sebesar Rp 75,01 miliar dan Rp 106,44 miliar yang disertai dengan kenaikan
           kas dan setara kas serta piutang usaha – pihak ketiga masing-masing sebesar
           Rp 63,07 miliar dan Rp 40,94 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
           sebesar Rp 1.271,75 miliar atau setara dengan 30,96% dibandingkan dengan
           jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2019. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan persediaan dan aset hak guna masing-masing
           sebesar Rp 491,91 miliar dan Rp 898,34 miliar yang disertai dengan penurunan
           biaya dibayar di muka sebesar Rp 275,36 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2019, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
           sebesar Rp 463,14 miliar atau setara dengan 12,71% dibandingkan dengan
           jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2018. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan persediaan dan aset tetap masing-masing sebesar
           Rp 159,86 miliar dan Rp 170,41 miliar.

III.B.3.   Liabilitas

           Jumlah liabilitas Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021,
           2020, 2019, dan 2018 masing-masing adalah sebesar Rp 2.948,81 miliar,
           Rp 2.088,28 miliar, Rp 2.369,51 miliar, Rp 1.053,00 miliar, dan
           Rp 1.309,84 miliar

           Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar Rp 860,53 miliar atau setara dengan 41,21% dibandingkan
           dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini
           terutama disebabkan oleh kenaikan utang usaha – pihak ketiga, biaya yang
           masih harus dibayar, liabilitas sewa masing-masing sebesar Rp 138,74 miliar,
           Rp 151,05 miliar, dan Rp 469,79 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
           penurunan sebesar Rp 281,23 miliar atau setara dengan 11,87% dibandingkan
           dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2020. Penurunan ini
           terutama disebabkan oleh penurunan utang bank sebesar Rp 431,01 miliar
           yang disertai dengan kenaikan utang pajak dan biaya yang masih harus
           dibayar masing-masing sebesar Rp 103,44 miliar dan Rp 91,47 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar Rp 1.316,51 miliar atau setara dengan 125,02%
           dibandingkan dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2019.
           Kenaikan ini terutama disebabkan oleh kenaikan utang bank dan liabilitas sewa
           masing-masing sebesar Rp 493,26 miliar dan Rp 737,07 miliar.




                                          33
Page 35
           Pada tanggal 31 Desember 2019, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
           penurunan sebesar Rp 256,84 miliar atau setara dengan 19,61% dibandingkan
           dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2018. Penurunan ini
           terutama disebabkan oleh penurunan utang obligasi sebesar Rp 468,91 miliar
           yang disertai dengan kenaikan utang usaha – pihak ketiga, utang lain-lain, dan
           biaya yang masih harus dibayar masing-masing sebesar Rp 105,50 miliar,
           Rp 42,83 miliar, dan Rp 39,47 miliar.

III.B.4.   Ekuitas

           Jumlah ekuitas Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021,
           2020, 2019, dan 2018 masing-masing adalah sebesar Rp 4.485,47 miliar,
           Rp 3.230,91 miliar, Rp 3.010,52 miliar, Rp 3.055,28 miliar, dan
           Rp 2.335,31 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar Rp 1.254,56 miliar atau setara dengan 38,83% dibandingkan
           dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh laba bersih tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan
           sebesar Rp 1.173,42 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar Rp 220,40 miliar atau setara dengan 7,32% dibandingkan
           dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh laba bersih tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan
           sebesar Rp 230,40 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
           penurunan sebesar Rp 44,76 miliar atau setara dengan 1,46% dibandingkan
           dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2019. Penurunan ini
           terutama disebabkan oleh penurunan ekuitas entitas anak yang berasal dari
           kombinasi bisnis sebesar Rp 38,23 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2019, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar Rp 719,97 miliar atau setara dengan 30,83% dibandingkan
           dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2018. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh laba tahun berjalan yang dibukukan oleh perseroan sebesar
           Rp 686,87 miliar.




                                          34
Page 36
III.B.5.   Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
                                                                                                                       (Dalam jutaan Rupiah)

                                   Keterangan                            31/12/22      31/12/21      31/12/20      31/12/19      31/12/18

           Pendapatan bersih                                              9.801.240     6.042.002     4.781.480     7.472.911     6.245.547
           Beban pokok penjualan                                          5.111.028     3.455.042     2.869.439     4.132.112     3.417.869
           Laba kotor                                                     4.690.212     2.586.960     1.912.041     3.340.799     2.827.678
           Beban penjualan                                               (2.680.626)   (1.783.980)   (1.575.954)   (2.103.963)   (1.737.799)
           Beban umum dan administrasi                                     (435.454)     (323.510)     (256.050)     (269.110)     (223.243)
           Beban keuangan                                                   (68.271)      (81.709)      (97.268)      (20.925)     (313.212)
           Keuntungan (kerugian) kurs mata uang asing - bersih              (17.616)       (4.596)       25.805        (3.362)       (2.030)
           Kerugian penghapusan atau penjualan aset tetap                   (12.162)      (19.320)      (21.727)       (9.645)      (10.708)
           Penyisihan dan pemulihan penyisihan persediaan - bersih           29.622       (27.243)      (21.385)       (2.322)          (38)
           Penghasilan bunga                                                 13.410         6.133        16.513        10.262        13.311
           Keuntungan (kerugian) instrumen keuangan derivatif - bersih            -            27         4.962        (7.632)          996
           Day 1 gain                                                             -             -             -             -        27.830
           Keuntungan (kerugian) lain-lain - bersih                          17.917        (8.748)        3.989        17.163         2.987
           Laba (rugi) sebelum pajak                                      1.537.032       344.014       (9.074)       951.265       585.772
           Manfaat (beban) pajak penghasilan - bersih                      (363.608)     (113.619)      13.412       (264.400)     (232.451)
           Laba bersih tahun berjalan                                     1.173.424      230.395         4.338       686.865        353.321
           Penghasilan komprehensif lainnya                                  60.360       (2.323)       10.418        (9.637)        10.043
           Jumlah laba komprehensif tahun berjalan                        1.233.784      228.072        14.756       677.228        363.364
           Laba (rugi) bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan
             kepada:
             Pemilik entitas induk                                        1.174.747      257.388         2.078       686.771        353.411
             Kepentingan non-pengendali                                      (1.323)     (26.993)        2.260            94            (90)



III.B.6    Pendapatan Bersih

           Pendapatan bersih Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
           31 Desember 2022, 2021, 2020, 2019, dan 2018 masing-masing adalah
           sebesar Rp 9.801,24 miliar, Rp 6.042,00 miliar, Rp 4.781,48 miliar,
           Rp 7.472,91 miliar, dan Rp 6.245,55 miliar.

           Pendapatan bersih Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2022 mengalami kenaikan sebesar Rp 3.759,24 miliar atau
           setara dengan 62,22% dibandingkan dengan pendapatan bersih untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.

           Pendapatan bersih Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2021 mengalami kenaikan sebesar Rp 1.260,52 miliar atau
           setara dengan 26,36% dibandingkan dengan pendapatan bersih untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020.

           Pendapatan bersih Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2020 mengalami penurunan sebesar Rp 2.691,43 miliar atau
           setara dengan 36,02% dibandingkan dengan pendapatan bersih untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019.

           Pendapatan bersih Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2019 mengalami kenaikan sebesar Rp 1.227,36 miliar atau
           setara dengan 19,65% dibandingkan dengan pendapatan bersih untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018.




                                                                    35
Page 37
III.B.7.   Laba Bersih Tahun Berjalan

           Laba bersih tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021, 2020, 2019, dan 2018
           masing-masing adalah sebesar Rp 1.173,42 miliar, Rp 230,40 miliar,
           Rp 4,34 miliar, Rp 686,87 miliar, dan Rp 353,32 miliar.

           Laba bersih tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2022 mengalami kenaikan sebesar Rp 943,03 miliar atau setara
           dengan 409,31% dibandingkan dengan laba bersih tahun berjalan untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.

           Laba bersih tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2021 mengalami kenaikan sebesar Rp 226,06 miliar
           dibandingkan dengan laba bersih tahun berjalan untuk tahun yang berakhir
           pada tanggal 31 Desember 2020.

           Laba bersih tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2020 mengalami penurunan sebesar Rp 682,53 miliar atau
           setara dengan 99,37% dibandingkan dengan laba bersih tahun berjalan untuk
           tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019.

           Laba bersih tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2019 mengalami kenaikan sebesar Rp 333,54 miliar atau setara
           dengan 94,40% dibandingkan dengan laba bersih tahun berjalan untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018.




                                         36
Page 38
III.B.8.   Laporan Arus Kas Konsolidasian
                                                                                                                         (Dalam jutaan Rupiah)

                                  Keterangan                            31/12/22       31/12/21       31/12/20       31/12/19       31/12/18

           ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
           Penerimaan kas dari pelanggan                                 9.700.582      6.019.897      4.732.247      7.472.465      6.302.868
           Pembayaran kas kepada karyawan                                 (979.637)      (711.120)      (704.726)      (793.350)      (640.052)
           Pembayaran kas kepada pemasok                                (5.410.579)    (3.424.244)    (3.225.426)    (4.124.263)    (3.681.757)
           Pembayaran kas untuk beban operasional lainnya               (1.364.164)      (969.433)      (640.801)    (1.501.974)    (1.200.672)
           Penerimaan restitusi pajak penghasilan                          109.049         21.123          8.070         50.202          8.458
           Pembayaran pajak penghasilan                                   (409.481)       (52.119)      (109.710)      (282.587)      (240.210)
           Pembayaran bunga dan beban keuangan                                   -              -              -              -         (5.068)
           Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi                   1.645.770       884.104         59.654        820.493        543.567
           ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
           Penerimaan bunga                                                 13.259          6.182         16.617         11.426          9.357
           Penerimaan hasil penjualan aset tetap                               253            919          1.943          1.083          4.374
           Penambahan uang muka pembelian aset tetap                       (34.269)        (4.831)        (2.221)        (2.226)        (3.334)
           Penempatan uang jaminan                                         (68.273)       (13.672)        (1.509)       (29.007)       (19.088)
           Perolehan aset tetap                                           (340.837)      (107.559)      (104.092)      (285.391)      (252.913)
           Akuisisi entitas anak                                                 -              -       (101.325)             -             75
           Perolehan merek                                                       -              -              -              -        (18.500)
           Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi                 (429.867)      (118.961)      (190.587)      (304.115)      (280.029)
           ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
           Penambahan utang bank                                          112.070        273.004       1.140.727       350.000                 -
           Penerimaan dari penerbitan modal disetor entitas anak dari
            kepentingan non-pengendali                                       7.436        13.716         15.278                 -        2.500
           Kenaikan (penurunan) piutang dan utang kepada pihak
            berelasi - bersih                                               (4.318)         1.445         26.333         66.211        (71.353)
           Pembayaran bunga dan beban keuangan                             (14.435)       (36.239)       (36.976)       (10.728)             -
           Pembayaran utang pembelian aset tetap                           (31.873)       (39.908)       (43.948)       (41.962)       (39.187)
           Pembayaran utang bank                                           (79.410)      (700.155)      (732.270)      (350.000)       (25.000)
           Pembayaran liabilitas sewa (termasuk beban bunga
            liabilitas sewa)                                              (526.150)      (213.940)      (184.827)               -              -
           Pembayaran dividen tunai oleh entitas anak kepada
            kepentingan non-pengendali                                             -              -           (1)               -           (2)
           Penerimaan sehubungan dengan penawaran umum perdana
            dan pelaksanaan program management incentive plan                      -              -              -            -        987.840
           Pembayaran pokok obligasi                                               -              -              -     (479.103)      (888.897)
           Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
            Aktivitas Pendanaan                                           (536.680)      (702.077)      184.316        (465.582)       (34.099)
           KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS                             679.223         63.066         53.383         50.796        229.439
           KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN                             662.414        599.348        545.965        467.205        237.766
           Peningkatan kas dan setara kas akibat
            akuisisi entitas anak                                                  -              -              -      27.964                 -
           KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN                           1.341.637       662.414        599.348        545.965        467.205




           Arus Kas Dari Aktivitas Operasi

           Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021, 2020, 2019, dan
           2018 masing-masing adalah sebesar Rp 1.645,77 miliar, Rp 884,10 miliar,
           Rp 59,65 miliar, Rp 820,49 miliar, dan Rp 543,57 miliar.

           Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 1.645,77 miliar
           terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar
           Rp 9.700,58 miliar yang disertai dengan pembayaran kas kepada karyawan,
           pembayaran kas kepada pemasok, dan pembayaran kas untuk beban
           operasional   lainnya    masing-masing      sebesar   Rp    979,64    miliar,
           Rp 5.410,58 miliar, dan Rp 1.364,16 miliar.




                                                                  37
Page 39
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 884,10 miliar
terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar
Rp 6.019,90 miliar yang disertai dengan pembayaran kas kepada karyawan,
pembayaran kas kepada pemasok, dan pembayaran kas untuk beban
operasional   lainnya    masing-masing      sebesar   Rp    711,12    miliar,
Rp 3.424,24 miliar, dan Rp 969,43 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 59,65 miliar
terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar
Rp 4.732,25 miliar yang disertai dengan pembayaran kas kepada karyawan,
pembayaran kas kepada pemasok, dan pembayaran kas untuk beban
operasional   lainnya    masing-masing      sebesar   Rp    704,73    miliar,
Rp 3.225,43 miliar, dan Rp 640,80 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp 820,49 miliar
terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar
Rp 7.472,47 miliar yang disertai dengan pembayaran kas kepada karyawan,
pembayaran kas kepada pemasok, dan pembayaran kas untuk beban
operasional   lainnya    masing-masing      sebesar   Rp    793,35    miliar,
Rp 4.124,26 miliar, dan Rp 1.501,97 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 sebesar Rp 543,57 miliar
terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar
Rp 6.302,87 miliar yang disertai dengan pembayaran kas kepada karyawan,
pembayaran kas kepada pemasok, dan pembayaran kas untuk beban
operasional   lainnya    masing-masing      sebesar   Rp    640,05    miliar,
Rp 3.681,76 miliar, dan Rp 1.200,67 miliar.

Arus Kas Untuk Aktivitas Investasi

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021, 2020,
2019, dan 2018 masing-masing adalah sebesar Rp 429,87 miliar,
Rp 118,96 miliar, Rp 190,59 miliar, Rp 304,12 miliar, dan Rp 280,03 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 429,87 miliar
terutama berasal dari penempatan uang jaminan dan perolehan aset tetap
masing-masing sebesar Rp 68,27 miliar dan Rp 340,84 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 118,96 miliar
terutama berasal dari perolehan aset tetap sebesar Rp 107,56 miliar.




                               38
Page 40
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 190,59 miliar
terutama berasal dari perolehan aset tetap dan akuisisi entitas anak
masing-masing sebesar Rp 104,09 miliar dan Rp 101,33 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp 304,12 miliar
terutama berasal dari perolehan aset tetap sebesar Rp 285,39 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 sebesar Rp 280,03 miliar
terutama berasal dari perolehan aset tetap sebesar Rp 252,91 miliar.

Arus Kas Dari (Untuk) Aktivitas Pendanaan

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021, 2019, dan
2018 masing-masing adalah sebesar Rp 536,68 miliar, Rp 702,08 miliar,
Rp 465,58 miliar, dan Rp 34,10 miliar. Arus kas bersih yang diperoleh dari
aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020 adalah sebesar Rp 184,32 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 536,68 miliar
terutama berasal dari pembayaran liabilitas sewa (termasuk beban bunga
liabilitas sewa) sebesar Rp 526,15 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 702,08 miliar
terutama berasal dari pembayaran utang bank sebesar Rp 700,16 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 184,32 miliar
terutama berasal dari penambahan utang bank sebesar Rp 1.140,73 miliar
yang disertai dengan pembayaran utang bank dan pembayaran liabilitas sewa
(termasuk beban bunga liabilitas sewa) masing-masing sebesar
Rp 732,27 miliar dan Rp 184,83 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp 465,58 miliar
terutama berasal dari pembayaran utang bank dan pembayaran pokok obligasi
masing-masing sebesar Rp 350,00 miliar dan Rp 479,10 miliar yang disertai
dengan penambahan utang bank sebesar Rp 350,00 miliar.




                               39
Page 41
            Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk
            tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 sebesar Rp 34,10 miliar
            terutama berasal dari pembayaran pokok obligasi sebesar Rp 888,90 miliar
            yang disertai dengan penerimaan sehubungan dengan penawaran umum
            perdana dan pelaksanaan program management incentive plan sebesar
            Rp 987,84 miliar.

III.B.9.    Rasio-rasio Keuangan


                                    Keterangan            31/12/22    31/12/21    31/12/20    31/12/19    31/12/18

            Rasio Likuiditas
            Lancar                                             2,25        2,21        1,87        3,65        2,47
            Rasio Pengelolaan Aset
            Perputaran jumlah aset                             1,32        1,14        0,89        1,82        1,71
            Ekuitas terhadap jumlah aset                       0,60        0,61        0,56        0,74        0,64
            Rasio Solvabilitas
            Jumlah liabilitas terhadap jumlah aset             0,40        0,39        0,44        0,26        0,36
            Jumlah liabilitas terhadap ekuitas                 0,66        0,65        0,79        0,34        0,56
            Rasio Profitabilitas
            Marjin laba kotor                                47,85%      42,82%      39,99%      44,71%      45,28%
            Marjin laba bersih                               11,97%       3,81%       0,09%       9,19%       5,66%
            Imbal hasil aset                                 15,78%       4,33%       0,08%      16,72%       9,69%
            Imbal hasil ekuitas                              26,16%       7,13%       0,14%      22,48%      15,13%




III.B.10.   Pengelolaan Aset

            Rasio perputaran jumlah aset mencerminkan kemampuan Perseroan
            dalam menghasilkan pendapatan dari jumlah investasi Perseroan. Pada
            tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021, 2020, 2019, dan 2018, rasio
            perputaran jumlah aset masing-masing adalah 1,32; 1,14; 0,89; 1,82; dan 1,71.

            Rasio ekuitas terhadap jumlah aset menunjukkan perbandingan ekuitas
            Perseroan terhadap jumlah aset Perseroan. Pada tanggal-tanggal
            31 Desember 2022, 2021, 2020, 2019, dan 2018, rasio ekuitas terhadap jumlah
            aset masing-masing adalah 0,60; 0,61; 0,56; 0,74; dan 0,64.

III.B.11.   Solvabilitas

            Solvabilitas menunjukkan kemampuan Perseroan untuk memenuhi seluruh
            liabilitasnya, yang diukur dengan menggunakan dua pendekatan, yaitu melalui
            perbandingan antara jumlah liabilitas dan jumlah aset dan melalui
            perbandingan antara jumlah liabilitas dengan ekuitas.

            Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021, 2020, 2019, dan 2018, rasio
            jumlah liabilitas terhadap jumlah aset masing-masing adalah 0,40; 0,39; 0,44;
            0,26; dan 0,36, sedangkan rasio jumlah liabilitas terhadap ekuitas
            masing-masing adalah 0,66; 0,65; 0,79; 0,34; dan 0,56.




                                                     40
Page 42
III.B.12.   Profitabilitas

            Tingkat imbal hasil aset menunjukkan kemampuan Perseroan dalam
            menghasilkan laba bersih dari aset yang dimilikinya. Imbal hasil aset untuk
            tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021, 2020,
            2019, dan 2018, masing-masing adalah 15,78%, 4,33%, 0,08%, 16,72%, dan
            9,69%.

            Tingkat imbal hasil ekuitas menunjukkan kemampuan Perseroan dalam
            menghasilkan laba bersih dari ekuitas yang ditanamkan. Imbal hasil ekuitas
            untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021,
            2020, 2019, dan 2018 masing-masing adalah 26,16%, 7,13%, 0,14%, 22,48%,
            dan 15,13%.

III.B.      Analisis atas Laporan Proforma

            Analisis atas Proforma Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan Sebelum
            dan Setelah Transaksi.

            Tabel di bawah ini menunjukkan ikhtisar mengenai proforma laporan posisi
            keuangan konsolidasian Perseroan sebelum dan setelah Transaksi yang
            disusun oleh manajemen Perseroan.

            Ikhtisar data keuangan penting proforma pada tanggal 31 Desember 2022:

                                                                                       (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                                               Setelah
                                    Keterangan                  31/12/22      Penyesuaian
                                                                                              Transaksi

            ASET
            ASET LANCAR
            Kas dan setara kas                                    1.341.637             -         1.341.637
            Piutang usaha
              Pihak berelasi                                         44.049             -            44.049
              Pihak ketiga                                          357.324             -           357.324
            Piutang lain-lain                                        45.489             -            45.489
            Persediaan                                            2.733.298             -         2.733.298
            Uang muka                                               180.813             -           180.813
            Pajak dibayar di muka                                    91.739             -            91.739
            Biaya dibayar di muka                                    40.054             -            40.054
            Jumlah Aset Lancar                                    4.834.403             -         4.834.403
            ASET TIDAK LANCAR
            Aset pajak tangguhan - bersih                            49.235             -            49.235
            Aset tetap                                              879.842             -           879.842
            Aset hak guna                                         1.258.740             -         1.258.740
            Goodwill dan aset takberwujud lainnya                    79.437             -            79.437
            Biaya lisensi yang ditangguhkan dan merk - bersih        11.121             -            11.121
            Uang jaminan                                            255.018             -           255.018
            Uang muka pembelian aset tetap                           36.094             -            36.094
            Aset tidak lancar lainnya                                30.397             -            30.397
            Jumlah Aset Tidak Lancar                              2.599.884             -         2.599.884
            JUMLAH ASET                                           7.434.287             -         7.434.287




                                                           41
Page 43
                                                                                      (Dalam jutaan Rupiah)

                                                                                                Setelah
                       Keterangan                             31/12/22       Penyesuaian
                                                                                               Transaksi

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank                                                         98.679                  -        98.679
Utang usaha
  Pihak berelasi                                                   14.746                  -        14.746
  Pihak ketiga                                                    653.328                  -       653.328
Utang lain-lain                                                   325.899                  -       325.899
Utang pajak                                                       114.586                  -       114.586
Biaya yang masih harus dibayar                                    353.614                  -       353.614
Pendapatan diterima di muka                                        15.561                  -        15.561
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun
  Liabilitas sewa                                                 568.148                  -       568.148
  Utang pembelian kendaraan                                           620                  -           620
Instrumen keuangan derivatif                                          531                  -           531
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                 2.145.712                  -      2.145.712
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang
jatuh tempo dalam satu tahun
   Liabilitas sewa                                                611.835                  -       611.835
   Utang pembelian kendaraan                                        1.073                  -         1.073
Liabilitas imbalan kerja                                          143.821                  -       143.821
Liabilitas pajak tangguhan - bersih                                 1.483                  -         1.483
Kewajiban pembongkaran aset                                        44.889                  -        44.889
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                  803.101                  -       803.101
JUMLAH LIABILITAS                                               2.948.813                  -      2.948.813
EKUITAS
Modal saham                                                       285.040                  -        285.040
Tambahan modal disetor - bersih                                   825.655                  -        825.655
Penghasilan komprehensif lain                                      66.076                  -         66.076
Selisih transaksi ekuitas dengan pihak non-pengendali              (7.646)                 -         (7.646)
Saldo laba                                                      3.301.331                  -      3.301.331
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
  Induk                                                         4.470.456                  -      4.470.456
Kepentingan non-pengendali                                         15.018                  -         15.018
JUMLAH EKUITAS                                                  4.485.474                  -      4.485.474
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                   7.434.287                  -      7.434.287




                                                 42
Page 44
                                                                                                (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                                                          Setelah
                                 Keterangan                            31/12/22        Penyesuaian
                                                                                                         Transaksi

         Pendapatan bersih                                               9.801.240                   -      9.801.240
         Beban pokok penjualan                                           5.111.028                   -      5.111.028
         Laba kotor                                                       4.690.212                  -      4.690.212
         Beban penjualan                                                 (2.680.626)                 -     (2.680.626)
         Beban umum dan administrasi                                       (435.454)                 -       (435.454)
         Beban keuangan                                                     (68.271)                 -        (68.271)
         Keuntungan (kerugian) kurs mata uang asing - bersih                (17.616)                 -        (17.616)
         Kerugian penghapusan atau penjualan aset tetap                     (12.162)                 -        (12.162)
         Penyisihan dan pemulihan penyisihan persediaan - bersih             29.622                  -         29.622
         Penghasilan bunga                                                   13.410                  -         13.410
         Keuntungan (kerugian) lain-lain - bersih                            17.917                  -         17.917
         Laba sebelum beban pajak                                        1.537.032                   -      1.537.032
         Beban pajak penghasilan                                          (363.608)                  -       (363.608)
         Laba bersih tahun berjalan                                      1.173.424                   -      1.173.424
         Pendapatan komprehensif lainnya                                    60.360                   -         60.360
         Jumlah laba komprehensif tahun berjalan                         1.233.784                   -      1.233.784
         Laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
           Pemilik entitas induk                                         1.174.747                   -      1.174.747
           Kepentingan non-pengendali                                       (1.323)                  -         (1.323)



III.C.   Analisis Inkremental

         Dalam evaluasi Pendapat Kewajaran atas Transaksi ini, kami juga melakukan
         analisis inkremental dengan mempertimbangkan hal-hal antara lain sebagai
         berikut:

         •   Kontribusi nilai tambah terhadap perusahaan sebagai akibat dari transaksi
             yang akan dilakukan, termasuk dampaknya terhadap proyeksi keuangan
             Perseroan;
         •   Biaya atau pendapatan yang relevan;
         •   Informasi non-keuangan yang relevan; dan
         •   Prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam menentukan
             rencana dan nilai transaksi dengan memperhatikan alternatif lain.




                                                        43
Page 45
III.D.1.   Kontribusi Nilai Tambah terhadap Perseroan

           Berikut adalah proyeksi laporan laba rugi komprehensif Perseroan untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 – 2027:

           Sebelum Transaksi
                                                                                                   (Dalam jutaan Rupiah)

                                   Keterangan        31/12/23      31/12/24      31/12/25      31/12/26      31/12/27

           Pendapatan bersih                         12.830.350    16.856.262    19.354.257    21.985.106    24.673.563
           Beban pokok penjualan                      6.899.900     9.174.789    10.595.725    12.096.178    13.636.943
           Laba kotor                                 5.930.450     7.681.473     8.758.532     9.888.928    11.036.620
           Beban usaha                                3.649.587     4.662.407     5.263.091     5.895.505     6.545.306
           Laba usaha                                 2.280.863     3.019.066     3.495.441     3.993.423     4.491.314
           Beban lain-lain                             (286.106)     (358.761)     (408.483)     (462.472)     (520.258)
           Laba sebelum pajak                         1.994.757     2.660.305     3.086.958     3.530.951     3.971.056
           Beban pajak penghasilan                     (438.847)     (585.267)     (679.131)     (776.809)     (873.632)
           Laba bersih tahun berjalan                 1.555.910     2.075.038     2.407.827     2.754.142     3.097.424




           Setelah Transaksi
                                                                                                   (Dalam jutaan Rupiah)

                                   Keterangan        31/12/23      31/12/24      31/12/25      31/12/26      31/12/27

           Pendapatan bersih                         12.830.350    16.856.262    19.354.257    21.985.106    24.673.563
           Beban pokok penjualan                      6.899.900     9.174.789    10.595.725    12.096.178    13.636.943
           Laba kotor                                 5.930.450     7.681.473     8.758.532     9.888.928    11.036.620
           Beban usaha                                3.649.587     4.662.407     5.263.091     5.895.505     6.545.306
           Laba usaha                                 2.280.863     3.019.066     3.495.441     3.993.423     4.491.314
           Beban lain-lain                             (248.743)     (316.728)     (361.196)     (409.274)     (460.409)
           Laba sebelum pajak                         2.032.120     2.702.338     3.134.245     3.584.149     4.030.905
           Beban pajak penghasilan                     (447.066)     (594.514)     (689.534)     (788.513)     (886.799)
           Laba bersih tahun berjalan                 1.585.053     2.107.824     2.444.711     2.795.636     3.144.106




           Berdasarkan analisis tersebut di atas, proyeksi jumlah pendapatan bersih dan
           laba bersih tahun berjalan Perseroan sebelum Transaksi masing-masing
           adalah sebesar Rp 95,70 triliun dan Rp 11,89 triliun.

           Selanjutnya, proyeksi jumlah pendapatan bersih dan laba bersih tahun berjalan
           Perseroan setelah Transaksi masing-masing adalah sebesar Rp 95,70 triliun
           dan Rp 12,08 triliun.

           Dengan demikian, berdasarkan proyeksi laporan laba rugi komprehensif
           tersebut di atas, setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan berpotensi
           memperoleh tambahan laba bersih tahun berjalan untuk tahun yang berakhir
           pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 – 2027, sehingga diharapkan dapat
           meningkatkan kinerja keuangan Perseroan pada masa yang akan datang.




                                                44
Page 46
III.D.2.     Biaya atau Pendapatan yang Relevan

             Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, tidak
             terdapat biaya atau pendapatan yang relevan yang signifikan terkait dengan
             Transaksi, selain yang telah diungkapkan dalam Laporan Pendapat Kewajaran.

III.D.3.     Informasi Non-Keuangan yang Relevan

III.D.3.a.   Jasa yang dihasilkan

             Perseroan merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan
             eceran atas produk sports, golf, kids, dan lifestyle di lebih dari 1.000 toko/outlet
             yang berlokasi di Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, Medan, Makassar, Batam,
             Manado, dan kota-kota lainnya di Indonesia. Berdasarkan keterangan yang
             diperoleh dari manajemen Perseroan, Perseroan menjalankan kegiatan usaha
             melalui beberapa entitas anak Perseroan yang bergerak dalam bidang ritel,
             dengan rincian produk sebagai berikut:

             •   Sepatu olahraga;
             •   Apparel olahraga;
             •   Sepatu;
             •   Mainan anak-anak;
             •   Pakaian pria dan wanita;
             •   Makanan dan minuman.

III.D.3.b.   Pasar Geografis

             Dalam menjalankan kegiatan usahanya, pasar geografis Perseroan meliputi
             Indonesia, Vietnam, Malaysia, Filipina, Singapura, Kamboja, dan Thailand.

III.D.3.c.   Pesaing Usaha

             Dalam menjalankan kegiatan usahanya, pesaing usaha Perseroan adalah
             PT Erajaya dan Kanmo Group.

III.D.3.d.   Strategi dan Rencana Masa Depan (Business Plan)

             Dalam menjalankan kegiatan usahanya, strategi dan rencana masa depan
             Perseroan adalah sebagai berikut:

             •   Menyatukan pengalaman opsi ritel;
             •   Mempercepat regional branded commerce;
             •   Melakukan perubahan digital & teknologi; dan
             •   Kemitraan atau akuisisi strategis.




                                              45
Page 47
III.D.3.e.   Prosedur Pengambilan Keputusan atas Transaksi

             Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, proses
             pengambilan keputusan atas Transaksi telah dilakukan melalui proses yang
             sesuai prosedur internal Perseroan. Setelah menentukan rencana atas
             Transaksi, Direktur harus memperoleh persetujuan dari Direktur Utama dan
             Dewan Komisaris. Sebelum Direktur mengusulkan usulan rencana atas
             Transaksi, Direktur telah melalui tahapan proses analisis internal, sebagaimana
             konfirmasi dengan manajemen Perseroan. Dengan demikian, manajemen telah
             mengikuti prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam
             menentukan rencana dan nilai transaksi dengan memperhatikan alternatif lain.




                                            46
Page 48
IV.   ANALISIS ATAS KEWAJARAN TRANSAKSI

      Analisis kewajaran Transaksi secara lengkap adalah sebagai berikut:

      1. Berdasarkan PPKPJM, Perseroan bermaksud untuk mengubah PJM dan
         Term Sheet dengan memasukkan perubahan-perubahan sebagaimana
         dimaksud dalam PPKPJM dan menetapkan bahwa untuk tahun 2023,
         Perseroan dan MAPI sepakat bahwa biaya Jasa-Jasa untuk periode 1 Juli –
         31 Desember 2023 berjumlah sebesar Rp 69.990.000.000 tidak termasuk
         PPN.

         Selanjutnya, sehubungan dengan Jasa-Jasa, Perseroan wajib membayar
         kepada MAPI Biaya Jasa Tahunan. Jumlah biaya-biaya terkait pemberian
         Jasa-Jasa akan dihitung dengan menggunakan dasar perhitungan yang
         dihitung pada tanggal 31 Agustus di tahun sebelumnya atau pada suatu
         waktu lain sebagaimana disepakati bersama diantara Perseroan dan MAPI
         dengan rincian dasar perhitungan sebagai berikut:

          No.                 Jasa-Jasa                       Dasar Perhitungan

             1   Korporasi                           Waktu
             2   Informasi teknologi                 Meter persegi dan jumlah toko, dll
             3   Keuangan dan akuntansi              Meter persegi
             4   Sumber daya manusia                 Jumlah pegawai
             5   Iklan dan promosi                   Waktu
             6   Administrasi hukum                  Meter persegi
             7   Distribusi                          Jumlah pemberitahuan impor (PIB)
             8   Sekretaris perusahaan               Meter persegi
             9   Urusan umum                         Meter persegi
            10   Perijinan                           Jumlah ijin-ijin
            11   Komunikasi perusahaan               Meter persegi
            12   Tanggung jawab sosial perusahaan    Meter persegi
            13   Bendahara perusahaan                Meter persegi
            14   Pengadaan barang                    Meter persegi
            15   Audit internal dan kepatuhan        Jumlah toko
            16   Pelatihan                           Jumlah karyawan/partisipasi pelatihan



         Dengan demikian, berdasarkan dasar perhitungan tersebut, Perseroan
         wajib membayar kepada MAPI sebesar jumlah Biaya Jasa Tahunan, biaya
         nyata mana yang dikeluarkan oleh MAPI pada suatu tahun yang
         bersangkutan untuk menyediakan Jasa-Jasa sesuai dengan kebutuhan
         Jasa-Jasa yang diterima oleh Perseroan.




                                                47
Page 49
2. Berikut adalah proyeksi laporan laba rugi komprehensif Perseroan untuk
   tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 – 2027:

   Sebelum Transaksi
                                                                                           (Dalam jutaan Rupiah)

                           Keterangan        31/12/23      31/12/24      31/12/25      31/12/26      31/12/27

   Pendapatan bersih                         12.830.350    16.856.262    19.354.257    21.985.106    24.673.563
   Beban pokok penjualan                      6.899.900     9.174.789    10.595.725    12.096.178    13.636.943
   Laba kotor                                 5.930.450     7.681.473     8.758.532     9.888.928    11.036.620
   Beban usaha                                3.649.587     4.662.407     5.263.091     5.895.505     6.545.306
   Laba usaha                                 2.280.863     3.019.066     3.495.441     3.993.423     4.491.314
   Beban lain-lain                             (286.106)     (358.761)     (408.483)     (462.472)     (520.258)
   Laba sebelum pajak                         1.994.757     2.660.305     3.086.958     3.530.951     3.971.056
   Beban pajak penghasilan                     (438.847)     (585.267)     (679.131)     (776.809)     (873.632)
   Laba bersih tahun berjalan                 1.555.910     2.075.038     2.407.827     2.754.142     3.097.424




   Setelah Transaksi
                                                                                           (Dalam jutaan Rupiah)

                           Keterangan        31/12/23      31/12/24      31/12/25      31/12/26      31/12/27

   Pendapatan bersih                         12.830.350    16.856.262    19.354.257    21.985.106    24.673.563
   Beban pokok penjualan                      6.899.900     9.174.789    10.595.725    12.096.178    13.636.943
   Laba kotor                                 5.930.450     7.681.473     8.758.532     9.888.928    11.036.620
   Beban usaha                                3.649.587     4.662.407     5.263.091     5.895.505     6.545.306
   Laba usaha                                 2.280.863     3.019.066     3.495.441     3.993.423     4.491.314
   Beban lain-lain                             (248.743)     (316.728)     (361.196)     (409.274)     (460.409)
   Laba sebelum pajak                         2.032.120     2.702.338     3.134.245     3.584.149     4.030.905
   Beban pajak penghasilan                     (447.066)     (594.514)     (689.534)     (788.513)     (886.799)
   Laba bersih tahun berjalan                 1.585.053     2.107.824     2.444.711     2.795.636     3.144.106




   Berdasarkan analisis tersebut di atas, proyeksi jumlah pendapatan bersih
   dan laba bersih tahun berjalan Perseroan sebelum Transaksi masing-
   masing adalah sebesar Rp 95,70 triliun dan Rp 11,89 triliun.

   Selanjutnya, proyeksi jumlah pendapatan bersih dan laba bersih tahun
   berjalan Perseroan setelah Transaksi masing-masing adalah sebesar
   Rp 95,70 triliun dan Rp 12,08 triliun.

   Dengan demikian, berdasarkan proyeksi laporan laba rugi komprehensif
   tersebut di atas, setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan berpotensi
   memperoleh tambahan laba bersih tahun berjalan untuk tahun yang
   berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 – 2027, sehingga
   diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan Perseroan pada masa
   yang akan datang.




                                        48
Page 50
3. Perhitungan jumlah nilai kini dari proyeksi laba bersih tahun konsolidasian
   Perseroan sebelum dan setelah Transaksi untuk tahun yang berakhir pada
   tanggal-tanggal 31 Desember 2023 – 2027 masing-masing adalah sebesar
   Rp 8,68 triliun dan Rp 8,82 triliun. Dengan demikian, jumlah nilai kini dari
   proyeksi laba bersih tahun berjalan konsolidasian Perseroan setelah
   Transaksi     untuk   tahun     yang    berakhir    pada    tanggal-tanggal
   31 Desember 2023 – 2027 lebih besar daripada jumlah nilai kini dari
   proyeksi laba bersih tahun berjalan konsolidasian Perseroan sebelum
   Transaksi     untuk   tahun     yang    berakhir    pada    tanggal-tanggal
   31 Desember 2023 – 2027. Dalam perhitungan nilai kini, digunakan tingkat
   diskonto sebesar 12,35%, yang merupakan biaya modal ekuitas Perseroan,
   yang ditentukan dengan menggunakan formula sebagai berikut:

   ke    =        Rf + ( β x RPm ) – RBDS

   dimana:

   ke        =   Tingkat balikan yang diharapkan dari suatu sekuritas tertentu,
                 atau biaya modal ekuitas/saham biasa
   Rf        =   Tingkat balikan yang tersedia untuk suatu sekuritas bebas risiko
                 (risk free rate)
   β         =   Beta
   RPm       =   Premi risiko ekuitas untuk pasar secara keseluruhan (equity risk
                 premium)

   Rf adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen yang dianggap
   tidak memiliki kemungkinan gagal bayar. Di Indonesia, instrumen bebas
   risiko yang dapat dipilih adalah tingkat bunga Obligasi Pemerintah untuk
   jangka panjang. Terkait dengan tanggal penilaian yang jatuh pada tanggal
   31 Desember 2022, maka instrumen bebas risiko yang dipakai yaitu
   obligasi Indonesia berjangka panjang dalam mata uang Rupiah dengan
   jangka waktu 10 tahun dengan tingkat yield rata-rata sebesar 7,01%, yang
   diperoleh dari Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA) dan angka tersebut
   akan digunakan sebagai tingkat balikan bebas risiko.

   RPm adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas risiko dengan
   tingkat balikan investasi dalam bentuk penyertaan. Penentuan equity
   market risk premium memasukkan premi untuk risiko spesifik negara
   (country-specific risk premiums) seperti volatilitas harga saham untuk
   menghasilkan base equity market risk premium. Dengan mengikutsertakan
   risiko-risiko ini, dihasilkan tingkat diskonto yang mengakomodasi
   perubahan-perubahan sentimen jangka pendek di sekuritas pada pasar
   negara yang bersangkutan. Untuk penilaian ini, kami menggunakan tingkat
   premi risiko sebesar 9,23%, yang diperoleh dari riset Aswath Damodaran
   (New York University Business School) tahun 2022 yang diterbitkan pada
   bulan Januari tahun 2023.




                                  49
Page 51
   Beta (β) adalah faktor untuk meliput risiko sistematis dari suatu ekuitas.
   Beta akan dikalikan dengan market risk premium untuk mendapatkan equity
   risk premium. Beta Perseroan diperoleh dari riset Bloomberg per tanggal
   31 Desember 2022 sebesar 0,83.

   Berdasarkan nilai beta tersebut, maka dengan menggunakan persamaan
   CAPM dengan memperhitungkan rating-based default spread sebesar
   2,33% diperoleh biaya modal atas ekuitas Perseroan sebagaimana tampak
   dalam perhitungan di bawah ini:

   ke            =        Rf + ( β x RPm ) – RBDS
                 =        7,01% + ( 0,83 x 9,23% ) – 2,33%
                 =        12,35%

   Perhitungan jumlah nilai kini dari proyeksi laba bersih tahun berjalan
   Perseroan   untuk   tahun     yang    berakhir  pada    tanggal-tanggal
   31 Desember 2023 – 2027 adalah sebagai berikut:

   Sebelum Transaksi
                                                                                          (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                         Proyeksi
                           Keterangan
                                               31/12/23     31/12/24     31/12/25     31/12/26     31/12/27
    Laba bersih tahun berjalan                  1.555.910    2.075.038    2.407.827    2.754.142     3.097.424
    Faktor diskonto                                0,9435       0,8398       0,7475       0,6654        0,5923
    Nilai kini                                  1.468.001    1.742.617    1.799.851    1.832.606     1.834.604
    Jumlah nilai kini                           8.677.679




   Setelah Transaksi
                                                                                          (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                         Proyeksi
                           Keterangan
                                               31/12/23     31/12/24     31/12/25     31/12/26     31/12/27
    Laba bersih tahun berjalan                  1.585.053    2.107.824    2.444.711    2.795.636     3.144.106
    Faktor diskonto                                0,9435       0,8398       0,7475       0,6654        0,5923
    Nilai kini                                  1.495.498    1.770.151    1.827.422    1.860.216     1.862.254
    Jumlah nilai kini                           8.815.540




4. Dengan keunggulan akses terhadap jaringan distribusi yang luas dan
   pengalaman serta keahlian yang dimiliki manajemen MAPI, MAPI terus
   berupaya untuk mendukung kegiatan operasional grup dan seluruh
   portofolio bisnis MAPI, salah satunya adalah Perseroan sebagai entitas
   anak yang bergerak di bidang ritel produk sports, golf, kids, dan lifestyle
   sehingga diharapkan dapat mendukung manajemen Perseroan untuk
   memperkuat model bisnis dan kegiatan operasional perusahaan, strategi
   perusahaan, akses finansial, serta manajemen risiko yang pada akhirnya
   akan memberikan peluang bagi Perseroan untuk dapat memaksimalkan
   efisiensi kegiatan dan aktivitas operasional Perseroan.




                                        50
Page 52
5. Dalam pengembangan rencana strategis Perseroan untuk menjangkau
   pangsa pasarnya, Perseroan berada dalam satu area yang terintegrasi
   dengan MAPI, hal ini telah menciptakan sinergi yang kuat antara Perseroan
   dan MAPI sebagai perusahaan ritel terkemuka serta dapat meningkatkan
   minat para pemilik brand ternama untuk menjalin kerja sama dengan
   Perseroan dan MAPI. Perseroan memandang dukungan dari MAPI sebagai
   entitas induk dapat membantu akselerasi terhadap perkembangan bisnis
   dari Perseroan maupun MAPI. Pengembangan bisnis tersebut dapat
   memberikan dampak positif terhadap Perseroan dan MAPI antara lain
   bertambahnya jaringan produk baru serta berpotensi dapat meningkatkan
   pangsa pasar.

6. Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, saat
   ini, Perseroan telah memperluas jaringan dan akses penjualan ke
   mancanegara dengan memiliki berbagai portofolio bisnis melalui entitas
   anaknya yang berlokasi di luar Indonesia, seperti Vietnam, Malaysia,
   Filipina, Singapura, Kamboja, dan Thailand. Hal ini meningkatkan
   kebutuhan Perseroan akan pentingnya untuk menjaga proses kegiatan
   administrasi dan operasional Perseroan dapat terselenggara dengan lancar
   sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan untuk diterapkan pada
   perusahaan-perusahaan dalam kelompok usaha (grup) MAPI dan
   Perseroan serta membatasi pengungkapan informasi dan data Perseroan
   yang bersifat rahasia kepada pihak ketiga sehingga tercipta sinergi dalam
   penerapan kebijakan-kebijakan terkait pelaksanaan kegiatan administrasi
   dan operasional antara Perseroan dengan MAPI sebagai induk usaha,
   maka Perseroan melakukan Transaksi.

7. Dengan melakukan Transaksi, Perseroan memperoleh efisiensi atas biaya-
   biaya kegiatan operasional di berbagai sisi sesuai dengan jasa-jasa yang
   ditawarkan oleh MAPI kepada Perseroan dibandingkan dengan apabila
   Perseroan memiliki sumber daya manusia untuk masing-masing divisi
   internal yang dibutuhkan Perseroan untuk menjalankan kegiatan
   operasional Perseroan. Perseroan berkeyakinan bahwa Transaksi
   merupakan salah satu upaya Perseroan dalam memenuhi kebutuhan dan
   menunjang      kegiatan    internal   operasional     Perseroan     yang
   berkesinambungan.

8. Setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan berharap dapat terus
   meningkatkan sinergi kerjasama antara Perseroan dan MAPI dalam hal
   meningkatkan pertumbuhan bisnis dan efisiensi biaya perusahaan untuk
   kinerja keuangan konsolidasian yang semakin baik dan dapat memberikan
   kontribusi positif bagi seluruh pemangku kepentingan Perseroan pada
   masa yang akan datang.




                              51
Page 53
KESIMPULAN

Berdasarkan ruang lingkup pekerjaan, asumsi-asumsi, data, dan informasi yang diperoleh
dari manajemen Perseroan yang digunakan dalam penyusunan laporan ini, penelaahan atas
dampak keuangan Transaksi sebagaimana diungkapkan dalam Laporan Pendapat
Kewajaran ini, kami berpendapat bahwa Transaksi adalah wajar.


DISTRIBUSI PENDAPAT KEWAJARAN INI

Pendapat Kewajaran ini ditujukan untuk kepentingan Direksi Perseroan dalam kaitannya
dengan Transaksi dan tidak untuk digunakan oleh pihak lain atau untuk kepentingan lain.
Pendapat Kewajaran ini tidak merupakan rekomendasi kepada pemegang saham untuk
menyetujui Transaksi atau melakukan tindakan lainnya dalam kaitan dengan Transaksi dan
tidak dapat digunakan secara demikian oleh pemegang saham.

Pendapat Kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan sebagian
dari analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan isi Pendapat Kewajaran ini secara
keseluruhan dapat menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang
mendasari Pendapat Kewajaran ini.

Pendapat Kewajaran ini juga disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
umum bisnis dan keuangan serta peraturan yang ada pada saat ini. Kami tidak bertanggung
jawab untuk memutakhirkan atau melengkapi Pendapat Kewajaran kami karena peristiwa-
peristiwa yang terjadi setelah tanggal Pendapat Kewajaran ini. Pendapat Kewajaran ini tidak
sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan pihak yang berwenang dan stempel perusahaan
(corporate seal) dari KJPP Kusnanto & rekan.



Hormat kami,
KJPP KUSNANTO & REKAN




Willy D. Kusnanto
Pimpinan Rekan

Izin Penilai     : B-1.09.00153
STTD             : STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023
Klasifikasi Izin : Penilai Bisnis
MAPPI            : 06-S-01996




                                            52
Page 54
                                                                             Lampiran A

                                PERNYATAAN PENILAI


1. KR tidak memiliki benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan ataupun
   pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan.

2. KR tidak memiliki kepentingan atau keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini.

3. KR tidak memiliki pinjaman dengan Perseroan ataupun pihak-pihak yang terafiliasi
   dengan Perseroan.

4. Laporan Pendapat Kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau
   merugikan pihak manapun.

5. KR hanya menerima imbalan jasa sesuai dengan surat penugasan KR.

6. Perhitungan dan analisis dalam rangka pemberian Pendapat Kewajaran telah dilakukan
   dengan benar dan kami bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran.




                                           53
Page 55
                                                                                                           Lampiran B

PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk
Proyeksi Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Sebelum Transaksi
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 - 2027

                                                                                                       (Dalam jutaan Rupiah)

                        Keterangan                      31/12/23       31/12/24      31/12/25      31/12/26      31/12/27

Pendapatan bersih                                        12.830.350    16.856.262    19.354.257    21.985.106    24.673.563
Beban pokok penjualan                                     6.899.900     9.174.789    10.595.725    12.096.178    13.636.943
Laba kotor                                                5.930.450     7.681.473     8.758.532     9.888.928    11.036.620
Beban usaha                                               3.649.587     4.662.407     5.263.091     5.895.505     6.545.306
Laba usaha                                                2.280.863     3.019.066     3.495.441     3.993.423     4.491.314
Beban lain-lain                                            (286.106)     (358.761)     (408.483)     (462.472)     (520.258)
Laba sebelum pajak                                        1.994.757     2.660.305     3.086.958     3.530.951     3.971.056
Beban pajak penghasilan                                    (438.847)     (585.267)     (679.131)     (776.809)     (873.632)
Laba bersih tahun berjalan                                1.555.910     2.075.038     2.407.827     2.754.142     3.097.424



PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk
Proyeksi Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Setelah Transaksi
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 - 2027

                                                                                                       (Dalam jutaan Rupiah)

                        Keterangan                      31/12/23       31/12/24      31/12/25      31/12/26      31/12/27

Pendapatan bersih                                        12.830.350    16.856.262    19.354.257    21.985.106    24.673.563
Beban pokok penjualan                                     6.899.900     9.174.789    10.595.725    12.096.178    13.636.943
Laba kotor                                                5.930.450     7.681.473     8.758.532     9.888.928    11.036.620
Beban usaha                                               3.649.587     4.662.407     5.263.091     5.895.505     6.545.306
Laba usaha                                                2.280.863     3.019.066     3.495.441     3.993.423     4.491.314
Beban lain-lain                                            (248.743)     (316.728)     (361.196)     (409.274)     (460.409)
Laba sebelum pajak                                        2.032.120     2.702.338     3.134.245     3.584.149     4.030.905
Beban pajak penghasilan                                    (447.066)     (594.514)     (689.534)     (788.513)     (886.799)
Laba bersih tahun berjalan                                1.585.053     2.107.824     2.444.711     2.795.636     3.144.106




                                                           54
Page 56
                                                                                                           Lampiran C

PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk
Proyeksi Nilai Kini Laba Bersih Tahun Berjalan Sebelum Transaksi
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 - 2027

                                                                                                       (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                                      Proyeksi
                       Keterangan
                                                         31/12/23        31/12/24     31/12/25     31/12/26     31/12/27
Laba bersih tahun berjalan                                1.555.910       2.075.038    2.407.827    2.754.142     3.097.424
Faktor diskonto                                              0,9435          0,8398       0,7475       0,6654        0,5923
Nilai kini                                                1.468.001       1.742.617    1.799.851    1.832.606     1.834.604
Jumlah nilai kini                                         8.677.679



PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk
Proyeksi Nilai Kini Laba Tahun Berjalan Setelah Transaksi
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 - 2027

                                                                                                       (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                                      Proyeksi
                       Keterangan
                                                         31/12/23        31/12/24     31/12/25     31/12/26     31/12/27
Laba bersih tahun berjalan                                1.585.053       2.107.824    2.444.711    2.795.636     3.144.106
Faktor diskonto                                              0,9435          0,8398       0,7475       0,6654        0,5923
Nilai kini                                                1.495.498       1.770.151    1.827.422    1.860.216     1.862.254
Jumlah nilai kini                                         8.815.540




                                                            55
Page 57
                                                                         Lampiran D

Analisis Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Transaksi

Pada tanggal 26 Juni 2023, Perseroan dan MAPI telah menandatangani PPKPJM
sehubungan dengan Transaksi. Pokok-pokok kesepakatan penting dalam PPKPJM adalah
sebagai berikut:

•   Pihak-pihak yang Bertransaksi

    Pihak-pihak yang bertransaksi berdasarkan PPKPJM adalah Perseroan dan MAPI.

•   Objek dan Nilai Transaksi

    Objek transaksi berdasarkan PPKPJM adalah transaksi dimana Perseroan bermaksud
    untuk mengubah PJM dan Term Sheet dengan memasukkan perubahan-perubahan
    sebagaimana dimaksud dalam PPKPJM.

•   Penunjukkan

    Berdasarkan PPKPJM, Perseroan dengan ini menunjuk MAPI untuk memberikan jasa-
    jasa dalam bidang sebagai berikut:

      No                Keterangan

        1   Korporasi
        2   Informasi teknologi
        3   Keuangan dan akuntansi
        4   Sumber daya manusia
        5   Iklan dan promosi
        6   Administrasi hukum
        7   Distribusi
        8   Sekretaris perusahaan
        9   Urusan umum dan perijinan
       10   Komunikasi perusahaan
       11   Tanggung jawab sosial perusahaan
       12   Bendahara perusahaan
       13   Pengadaan barang
       14   Audit internal dan kepatuhan
       15   Pelatihan




                                               56
Page 58
•   Jangka Waktu

    Jangka waktu berdasarkan PPKPJM adalah Jangka Waktu Awal. Pada saat berakhirnya
    Jangka Waktu Awal, PPKPJM akan secara otomatis diperpanjang secara terus menerus
    untuk jangka waktu 1 tahun berikutnya kecuali diakhiri terlebih dahulu oleh salah satu
    pihak.

•   Biaya Jasa dan Cara Pembayaran

    Berdasarkan PPKPJM, biaya jasa dan cara pembayaran atas Jasa-Jasa adalah sebagai
    berikut:

    -   Sehubungan dengan Jasa-Jasa, Perseroan wajib membayar kepada MAPI Biaya
        Jasa Tahunan. Jumlah biaya-biaya terkait pemberian Jasa-Jasa akan dihitung
        dengan menggunakan dasar perhitungan yang dihitung pada tanggal 31 Agustus di
        tahun sebelumnya atau pada suatu waktu lain sebagaimana disepakati bersama
        diantara Perseroan dan MAPI dengan rincian sebagai berikut:

         No.                 Jasa-Jasa                       Dasar Perhitungan

            1   Korporasi                           Waktu
            2   Informasi teknologi                 Meter persegi dan jumlah toko, dll
            3   Keuangan dan akuntansi              Meter persegi
            4   Sumber daya manusia                 Jumlah pegawai
            5   Iklan dan promosi                   Waktu
            6   Administrasi hukum                  Meter persegi
            7   Distribusi                          Jumlah pemberitahuan impor (PIB)
            8   Sekretaris perusahaan               Meter persegi
            9   Urusan umum                         Meter persegi
           10   Perijinan                           Jumlah ijin-ijin
           11   Komunikasi perusahaan               Meter persegi
           12   Tanggung jawab sosial perusahaan    Meter persegi
           13   Bendahara perusahaan                Meter persegi
           14   Pengadaan barang                    Meter persegi
           15   Audit internal dan kepatuhan        Jumlah toko
           16   Pelatihan                           Jumlah karyawan/partisipasi pelatihan



    -   Perseroan dan MAPI setuju bahwa Biaya Jasa Tahunan pada tahun berjalan dapat
        dinaikkan, berdasarkan kesepakatan Perseroan dan MAPI, dikarenakan perluasan
        dan perkembangan usaha Perseroan.

    -   Untuk tahun 2023, Perseroan dan MAPI sepakat bahwa biaya Jasa-Jasa untuk
        periode 1 Juli – 31 Desember 2023 berjumlah sebesar Rp 69.990.000.000 tidak
        termasuk PPN.

    -   Pembayaran Biaya Jasa Tahunan tersebut akan dilakukan per bulan, selambatnya
        30 hari setelah Perseroan menerima tagihan yang dikirimkan MAPI.

•   Hukum yang berlaku

    Berdasarkan PPKPJM, hukum yang berlaku adalah hukum Republik Indonesia.


                                                   57

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.68 MB
Published3 Jul 2023
Pages58
Characters153,011
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.364 10129 ms 12 Sep 2026 22:10
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [{'area_sqm': None,
             'category': 'OTHER',
             'description': 'dalam Pendapat Kewajaran atas Transaksi adalah '
                            'transaksi dimana'}],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': 'dalam Pendapat Kewajaran atas Transaksi adalah transaksi '
                'dimana',
 'object_truncated': True,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result